WorldWideScience

Sample records for radioaktivitas alam sampel

  1. Sampel Susu Formula dan Praktik Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Nuraini

    2013-07-01

    Full Text Available Cakupan pemberian air susu ibu (ASI eksklusif di Kota Pagar Alam, tahun 2011 sekitar 43% tergolong rendah. Sebaliknya, pemberian susu formula meningkat tiga kali lipat dari 10,3% menjadi 32,5%. Iklan susu formula telah menyentuh bidan swasta dan puskesmas melalui pendekatan produsen susu formula dan pemberian susu formula secara gratis kepada ibu menyusui. Penelitian yang bertujuan mengetahui determinan kegagalan praktik pemberiaan ASI eksklusif di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan ini menggunakan desain studi unmatching kasus kontrol. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia 7 _ 12 bulan. Penarikan sampel dilakukan dengan metode proportional random sampling. Variabel terikat praktik adalah pemberian ASI eksklusif, variabel bebas adalah pemberian sampel susu formula. Ibu yang mendapat sampel susu formula dan yang tidak mendapat dukungan tenaga kesehatan berisiko 3,67 dan 4,2 kali lebih besar untuk tidak memberikan ASI eksklusif. The coverage of exclusive breastfeeding in the City of Pagar Alam in 2011 was by 43%. Advertising of infant formula has reached privately practicing midwives or health centers. The approach from infant formula manufacturers to midwives in health centers is by providing free milk formula to nursing mothers to be distributed under the pretext of promotion. The objective of this study is to analyze the determinants of exclusive breastfeeding practice failures in the City of Pagar Alam of South Sumatra Province. The population study with an unmatched case-control design was conducted in the City of Pagar Alam. The population was all breastfeeding mothers who had babies in the city of Pagar Alam of South Sumatra Province. The research subjects are breastfeeding mothers who had babies aged 7 - 12 months who selected with proportional random sampling method. The variables of the study included the dependent variable, i.e, the practice of exclusive breastfeeding, the independent variable, i.e, promotion of

  2. PETA KENDALI X DENGAN UKURAN SAMPEL DAN INTERVAL PENGAMBILAN SAMPEL YANG BERVARIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanti Octavia

    2000-01-01

    Full Text Available Shewhart X chart is widely used in statistical process control for monitoring variable data and has shown good performance in detecting large mean shift but less sensitive in detecting moderate to small process shift. X chart with variable sample size and sampling interval (VSSI X chart is proposed to enhance the ability of detecting moderate to small process shift. The performance of VSSI X chart is compared with those of Shewhart X chart, VSS X chart (Variable Sample Size X chart and VSI X chart (Variable Sampling Interval X chart. Performance of these control charts is presented in the form of ATS (Average Time to Signal which is obtained from computer simulation and markov chain approach. The VSSI X chart shows better performance in detecting moderate mean shift. The simulation is then continued for VSSI X chart and VSS X chart with minimum sample size n 1=1 and n 1=2. Abstract in Bahasa Indonesia : Peta kendali X Shewhart telah umum digunakan dalam pengendalian proses statistis untuk data variabel dan terbukti berfungsi dengan baik untuk mendeteksi pergeseran rerata yang besar, namun kurang cepat dalam mendeteksi pergeseran rerata yang sedang hingga kecil. Untuk mengatasi kelemahan ini, diusulkan penggunaan peta kendali X dengan ukuran sampel dan interval pengambilan sampel yang bervariasi (peta kendali VSSI. Kinerja peta kendali X VSSI dibandingkan dengan kinerja peta kendali Shewhart, peta kendali X VSS (peta kendali X dengan ukuran sampel yang bervariasi, dan peta kendali X VSI (peta kendali X dengan interval waktu pengambilan sampel yang bervariasi. Kinerja peta kendali dinyatakan dalam nilai ATS (Average Time to Signal yang didapatkan dari hasil simulasi program komputer maupun perhitungan Rantai Markov. Peta kendali X VSSI terbukti mempunyai kinerja yang lebih baik dalam mendeteksi pergeseran rerata yang sedang. Selain itu juga disimulasikan penggunaan peta kendali X VSSI dan peta kendali X VSS dengan ukuran sampel minimum n1=1 dan n1

  3. Penduga Rataan Geometrik pada Sampel Himpunan Terurut untuk Distribusi Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukma Adi Perdana

    2018-03-01

    Full Text Available Pada kajian ini, dikembangkan sebuah estimator atau penduga untuk rataan geometrik pada desain sampel himpunan terurut. Sampel himpunan terurut adalah sekolompok unit sampel yang diambil dari populasi dimana anggota populasinya diurutkan sebelumnya berdasarkan variabel tertentu yang memiliki korelasi yang kuat dengan populasi yang dibicarakan sebelum pengukuran yang nyata terhadap anggota populasi yang dibicarakan dimana hal ini akan mengurangi biaya dan waktu perhitungan. Kajian dilakukan untuk menginvestigasi bias dan efisiensi relatif dari penduga rataan geometrik yang dikembangkan dan perbandingan efisiensi relatif dilakukan untuk data dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil kajian menunjukkan penduga pada sampel himpunan terurut mengungguli penduga pada sampel acak sederhana.

  4. PEMANFAATAN KULIT KAYU ANGSANA (Pterocarpus indicus SEBAGAI SUMBER ZAT WARNA ALAM PADA PEWARNAAN KAIN BATIK SUTERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wiji Lestari

    2017-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian pemanfaatan kulit kayu angsana (Pterocarpus indicus sebagai sumber zat warna alam untuk pewarnaan kain batik sutera. Ekstraksi ZWA dilakukan dengan pelarut air dengan variasi suhu ekstraksi 75 °C dan 100 °C. Pewarnaan zat warna alam kemudian diaplikasikan pada kain batik sutera pada kondisi pencelupan asam (pH 4 dan basa (pH 10. Mordan awal yang digunakan adalah tawas dan jirak. Diakhir pewarnaan alam dilakukan fiksasi dengan menggunakan tawas dan tunjung. Berdasar hasil penelitian, kulit kayu angsana terbukti dapat digunakan sebagai sumber zat warna alam untuk batik sutera. Ketuaan warna paling tinggi diperoleh pada pewarnaan batik sutera dengan menggunakan mordan jirek pada suhu ekstraksi 100 °C dalam kondisi pencelupan basa dengan fiksator tunjung. Arah warna yang dihasilkan adalah coklat tua pada suasana pencelupan asam dengan fiksasi tunjung, coklat kemerahan pada suasana  pencelupan asam fiksasi tawas, coklat kemerahan pada suasana  pencelupan basa fiksasi tawas dan coklat tanah pada suasana  pencelupan basa dengan fiksasi tunjung. Hasil uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian dari sampel pewarnaan menunjukkan kualitas baik yaitu pada skala 4-5 (Baik. Study on utilizationof angsana (Pterocarpus indicus as natural dye for silk batik has been conducted. The study was aimed to determine the quality of the natural dyeing of the bark of angsana by use jirak (Symplocos fasciculata Zoll. and alum as the natural mordant. Extraction of natural dye was carried out using water by varying the extraction temperature of 75 and 100 °C. The coloration was applied to silk batik at both acid (pH 4 and basic (pH 6 impregnations. The mordant employed  were alum and jirak. The last stage was fixation using alum and ferrosulfate. Based on the results, angsana was proved to be used as a source of natural dyes for silk batik. The highest color intensity was obtained by using angsana bark extract and jirak as mordant at

  5. Isolasi Dye Organik Alam dan Karakterisasinya Sebagai Sensitizer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurussaniah Nurussaniah

    2018-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengisolasi dan karakteristik dye organik alam sebagai sensitizer. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan, isolasi dye organik alam, karakterisasi sifat optik, analisis dan menyimpulkan. Isolasi dye organic alam dilakukan untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Penelitian ini menggunakan bahan alam yaitu jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata. Karakterisasi optik dye organik alam dalam penelitian ini dilihat dari spektrum absorbansi yang diukur menggunakan Spektrophotometer Uv-Vis. Spektrum absorbansi dye diukur dalam kuvet optik, pada panjang gelombang 350-800 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi dye organik alam diperoleh melalui metode ekstraksi, yaitu suatu metode untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Proses ekstraksi dilakukan dengan melarutkan biji jagung (Zea mays dan daging buah labu kuning (Cucurbita moschata dalam pelarut etanol dengan konsentrasi 1:5. Karaktistik optik jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata  menunjukkan panjang gelombang yaitu berada pada cahaya tampak dengan rentang panjang gelombang 350 – 500 nm.  Dengan demikian  dye  beta-karoten yang berasal dari jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata dapat dimanfaatkan sebagai sensitizer dalam prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC.

  6. PEMBELAJARAN AGAMA DAN LINGKUNGAN DALAM KULTUR SEKOLAH ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdulloh Hadziq

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi tentang konsep integrasi agama dan lingkungan alam dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di PAUD Sekolah Alam Ungaran (SAUNG Semarang dan dampaknya terhadap perilaku peserta didik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sekolah mengintegrasikan pembelajarannya melalui sunnah kauniyah di alam sekitar serta kehidupan sosial yang dipadukan dengan ajaran Islam. Model pembelajarannya menggunakan metode integratif dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning. Hal tersebut didukung dengan desain kelas seperti saung, kurikulum yang memadukan sumber ajaran Islam dengan kondisi lingkungan sekitar dan kegiatan–kegiatan di luar kelas, sehingga dapat memberi dampak bagi peserta didik dalam menumbuhkan kesadaran dan kecintaannya terhadap alam.Kata kunci: Pembelajaran agama, lingkungan, sekolah alam, PAUD

  7. PEMERIKSAAN BAKTERI LEPTOSPIRA PADA SAMPEL DARAH MANUSIA SUSPECT LEPTOSPIROSIS MENGGUNAKAN METODE PCR (POLYMERASE CHAIN REACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sefrita Tri Utami

    2014-01-01

    Full Text Available ABSTRACTLeptospirosis is a zoonotic disease, which is caused by leptospira. Leptospirosis cases often show no specificclinical symptoms and is difficult to diagnose without testing samples in the laboratory. Testing using PCR(Polymerase Chain Reaction is considered more accurate than the other methods. Components required in theexamination Leptospira bacteria in human blood samples using PCR method is DNA template, DNA polymeraseenzyme, forward primer (PU1 and SU1 and reverse primer (Lep R1, nuclease free water, Mg 2 +, and dNTPs.Examination of Leptospira bacteria in human blood samples include sampling, DNA isolation, examination byPCR, and electrophoresis running.Key words: leptospirosis, Leptospira, PCR methodsABSTRAKLeptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Kasus leptospirosis seringtidak menunjukkan gejala klinis yang spesifik dan sulit didiagnosis tanpa pengujian sampel di laboratorium.Pengujian dengan menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction dinilai lebih akurat dibandingkandengan metode yang lain. Komponen-komponen yang dibutuhkan dalam pemeriksaan bakteri Leptospira padasampel darah manusia menggunakan metode PCR adalah DNA template, enzim polymerase, Primer PU 1 danPrimer SU 1, Primer Lep R1, air, Mg2+ , dan dNTP. Pemeriksaan bakteri Leptospira pada sampel darah manusiameliputi pengambilan sampel, isolasi DNA, pemeriksaan dengan metode PCR, dan running elektroforesis.Kata kunci: leptospirosis, Leptospira, metode PCR

  8. HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM TERPADU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Try Susanti

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara kepercayaan diri (self-efficacy dan prestasi akademik siswa pada sekolah menengah. Sampel penelitian ini berjumlah 37 orang siswa sekolah tahun akademik 2014/2015 yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran kepercayaan diri (self – efficacy menggunakan skala The Teacher Efficacy Scale, sedangkan pengukuran prestasi siswa menggunakan nilai rata-rata rapor siswa. Analisis data menggunakan korelasi product moment.  Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan diri (self-efficacy diri siswa memiliki hubungan dengan prestasi akademik siswa pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam terpadu (Biologi.  Semakin tinggi kepercayaan diri (self efficacy siswa, semakin tinggi prestasi mereka, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri (self-efficacy siswa maka semakin rendah prestasi akademik mereka pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (Biologi.   Kata kunci: Self Efficacy, Prestasi, Siswa                 Abstract   [Relationship between self-efficacy and academic achievement in science subjects  (Biology].The aim of the study was to  investigate the relation between self-efficacy  and academic achievement in high school students. In this study, 37 students in the academic year 2014/2015 were selected by means of total sampling. To measure self efficacy, The Teacher Efficacy Scale  was used. To measure achievement score grade point average (school report in classes was used.  To analyze data product moment correlation analysis was used.  Analysis of data revealed that self –efficacy are correlated with academic achievement in Biology. The higher the students' self efficacy, the higher the student achievement in science subject (Biology. Conversely, the lower the students' self-efficacy, the lower the learning achievements of students in science subjects (Biology.  Keywords: Sel -f Efficacy, Achievement, Student

  9. PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN METODE SIANMETHEMOGLOBIN DENGAN DAN TANPA SENTRIFUGASI PADA SAMPEL LEUKOSITOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    wahdah norsiah

    2015-12-01

    hemoglobin levels over the patient's clinical condition. Keywords: sianmethemoglobin methods, centrifugation, leukocytosis Abstrak: Pemeriksaan kadar hemoglobin metode sianmethemoglobin dipengaruhi leukositosis yang menyebabkan pengukuran absorban meningkat signifikan dan kadar hemoglobin meningkat palsu maka sampel darah yang sudah diencerkan dengan larutan Drabkins di sentrifugasi 3000 rpm selama 10 menit kemudian absorban supernatant diukur dengan fotometer pada λ 546 nm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemeriksaan kadar hemoglobin metode siamethemoglobin dengan dan tanpa sentrifugasi pada sampel leukositosis. Jenis penelitian merupakan penelitian observasional laboratorik. Rancangan penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Sampel penelitian diambil dari sisa sampel darah pasien yang sudah diperiksa jumlah leukositnya lebih dari 20.000/µL dengan Hematology Analyzer (CEL-DYN Ruby Pebruari-April 2014, dan dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan kriteria jumlah leukosit yaitu kelompok 1. 20.000/µL-29.999/µL, kelompok II. 30.000/µL-39.999/µL, kelompok III. 40.000/µL-49,999/µL, kelompok IV. Lebih dari 50.000/µL. Jumlah sampel yang diambil adalah 20 sampel setiap kelompok, jumlah sampel seluruhnya 80 sampel. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan yang bermakna kadar hemoglobin metode siamethemoglobin dengan dan tanpa sentrifugasi pada sampel leukositosis dengan nilai p = 0,000 lebih kecil dari α 0,05. Kekeruhan leukositosis berpengaruh terhadap selisih kadar hemoglobin dengan dan tanpa sentrifugasi, semakin tinggi jumlah leukosit semakin besar selisih kadar hemoglobin, hasil penelitian pemeriksaan kadar hemoglobin berdasarkan kriteria jumlah leukosit diperoleh selisih kadar hemoglobin dengan dan tanpa sentrifugasi pada kelompok I. 0,22 ± 0,07 g/dL, kelompok II 0,40 ± 0,22 g/dL, kelompok III. 0,44 ± 0,14 g/dL,kelompok IV. 0,85 ± 0,41 g/dL. Pemeriksaan kadar hemoglobin metode sianmethemoglobin pada sampel leukositosis dengan jumlah

  10. Disposal of toxic waste to Kualiti Alam

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wilfred Paulus; Nik Marzukee; Syed Abd Malik

    2005-01-01

    The mandate to manage radioactive waste in this country was given to the Radioactive Waste Management Centre, MINT as the only agency allowed to handle the waste. However, wastes which are produced at MINT also include the non-radioactive toxic waste. The service to dispose off this non-radioactive toxic waste has been given to Kualiti Alam, the only company licensed to carry out such activity. Up to now, MINT's Radioactive Waste Management Centre has delivered 3 consignments of such waste to the company. This paper will detail out several aspects of managing the waste from the aspects of contract, delivering procedure, legislation, cost and austerity steps which should be taken by MINT's staff. (Author)

  11. ADSORPSI POLUTAN ION DIKROMAT MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM TERMODIFIKASI AMINA (Adsorption of Dichromate Ions Pollutant Using Ammine Modified-Natural Zeolites

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sri Kunarti

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Kromium (VI merupakan polutan logam berat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan oleh karena itu pengambilan ion Cr(VI dalam air penting dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Proses adsorpsi merupakan salah satu teknik sederhana yang dapat digunakan untuk pengambilan ion logam. Pada penelitian ini telah dilakukan kajian adsorpsi ion dikromat sebagai model limbah Cr(VI dalam air menggunakan adsorben zeolit alam termodifikasi amina. Penelitian diawali dengan preparasi adsorben zeolit alam termodifikasi amina. Preparasi dimulai dengan pencucian zeolit alam menggunakan akuades, kemudian refluks zeolit alam menggunakan HCl 3M. Zeolit hasil refluks selanjutnya dimodifikasi menggunakan garam ammonium kuarterner, N-cethyl-N,N,N-trimethylammonium bromide (CTAB dan amina primer, propilamin (PA. Zeolit alam (Z, zeolit teraktivasi asam (ZA dan zeolit hasil modifikasi amina selanjutnya digunakan sebagai adsorben untuk adsorpsi anion dikromat. Karakterisasi adsorben dilakukan dengan mengunakan metode spektroskopi infaramerah dan difraksi sinar-X, sedangkan jumlah anion dikromat yang teradsorpsi dianalisis dengan spektroskopi serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel zeolit mengandung mineral klinoptilolit, mordernit dan kuarsa. Struktur zeolit tidak mengalami kerusakan oleh perlakuan termal dan perlakuan kimia. Modifikasi zeolit meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit alam. Ion dikromat dapat teradsorpsi dengan lebih baik oleh zeolit termodifikasi amina daripada zeolit teraktivasi asam dan zeolit tanpa modifikasi, dengan kemampuan adsorpsi zeolit termodifikasi CTAB (CTAB-Z lebih besar daripada zeolit termodifikasi propilamin (PA-Z. Adsorpsi ion dikromat pada adsorben zeolit berlangsung baik dengan urutan CTAB-Z > PA-Z > ZA > Z, dengan kemampuan adsorpsi masing-masing sebesar 1,96; 1,74; 0,90 dan 0,48 mg/g. Adsorpsi anion dikromat oleh zeolit termodifikasi CTAB merupakan adsorpsi kimia (kemisorpsi dengan energi adsorpsi sebesar

  12. Peningkatan Kesejahteraan Perajin Batik Tulis Melalui Penerapan Teknologi Pemungutan Zat Warna Alam

    OpenAIRE

    Prima Astuti Handayani; Catur Rini Widyastuti; Adhi Setiawan

    2013-01-01

    Seiring kemajuan teknologi zat warna alam tergeser oleh keberadaan zat warna sintetis. Penggunaan zat warna alam masih tetap dijaga keberadaannya khususnya pada pembatikan. Kain batik yang menggunakan zat warna alam memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki nilai seni dan warna khas, tidak bersifat karsiogenik, ramah lingkungan serta berkesan etnik dan eksklusif. Zat warna alam coklat untuk pewarnaan batik dapat diperoleh dari kulit soga tingi melalui proses ekstraksi dengan pelarut eta...

  13. Desain Rancang Bangun Dapur Umum Portable dalam Penanggulangan Bencana Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Farid Hidayanto

    2017-03-01

    ABSTRAK   Indonesia merupakan daerah rawan bencana. Memenuhi kebutuhan logistik korban dan petugas diperlukan dapur umum. Dapur umum yang ada umumnya berupa tenda peleton, bangunan yang dijadikan posko, atau mobil yang dimodifikasi. Dapur umum yang ada sifatnya darurat, seadanya dan lokasinya jauh dari lokasi bencana. Dari masalah tersebut perlu desain dapur umum untuk penanggulangan bencana alam, yang bisa memenuhi kebutuhan, baik petugas maupun korban. Dalam mendesain menggunakan metode Pahl dan Beitz dengan langkah-langkah Perencanaan dan penjelasan tugas, Perancangan konsep, Perancangan bentuk, dan Perancangan detail. Pengumpulan data menggunakan metode Individual Questionnaire dan Focus Group Discussion yang hasilnya didapatkan atribut yang diperlukan dalam desain. Hasil dari penelitian berupa desain dapur umum untuk penanggulangan bencana alam yang portable, mudah dirakit dan dibongkar, dan dapat didirikan di lokasi yang beraneka kondisi, mudah dioperasikan, mampu menampung fasilitas dan kebutuhan. Desain dapur umum yang dihasilkan dalam bentuk model tiga dimensi berskala, blue print spesifikasi teknis, dan protoype.   Kata kunci: bencana alam, desain, dapur umum, portable.

  14. JENIS HERPETOFAUNA DI CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM PENGANDARAN JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafa'at Ariful Huda

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to determine the type of Herpetofauna that often appear in the area Cikamal and Cirengganis. This research was conducted in West Java precisely in Nature Tourism and Pangandaran Nature Reserve. The method used in this research is descriptive qualitative with field research approach (VES. Visual Encounter Survey (VES along the river and river body. The data obtained is analyzed first with the calculation of the number and calculation of the percentage of research results. From the results of this study get 2 types of herpetofauna consisting of amphibians and reptiles. Amphibians consist of a type of frog and type of bangkong. While only the type of lizard reptile found in the two locations. Amphibians and reptiles are found: Type of frog (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae, type of bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae and Lizard Type (Spenomorphus sp.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Herpetofauna yang sering muncul di daerah Cikamal dan Cirengganis. Penelitian ini dilakukan di Jawa Barat tepatnya di Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan riset lapangan (VES. Visual Encounter Survey (VES dengan menyusuri Sungai dan badan Sungai. Data yang diperoleh dianalisis terlebih dahulu dengan perhitungan jumlah dan perhitungan persentase hasil penelitian. Dari hasil penelitian kali ini mendapatkan 2 jenis herpetofauna yang terdiri dari amfibi dan reptil. Amfibi terdiri dari jenis katak dan jenis bangkong. Sedangkan reptil hanya jenis kadal yang di temukan di dua lokasi tersebut. Amfibi dan reptil yang ditemukan yaitu: Jenis katak (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae, jenis bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae dan Jenis Kadal (Spenomorphus sp.

  15. Alam-Pedja sai sõsara / Martin Pau

    Index Scriptorium Estoniae

    Pau, Martin, 1975-

    2007-01-01

    Laeva, Tähtvere ja Tartu valla maadel sündis ligi 18 ruutkilomeetri suurune Kärevere looduskaitseala, mille põhiväärtuste hulka kuuluvad näiteks väike-konnakotkad ja mitmed teised ohustatud liigid. Lisaks kaart: Kärevere ja Alam-Pedja looduskaitseala

  16. The assessment of ambient air pollution pattern in Shah Alam ...

    African Journals Online (AJOL)

    This study implements the statistical analysis to establish the association between air pollution trends with the industrial activities in Shah Alam, Selangor. PCA used to identify most significant parameters contributing to air pollution and it sources of pollutions, whereas SPC used to determine the pattern and contribution ...

  17. Penggunaan Zat Warna Alam untuk Kulit Non Konvensional

    OpenAIRE

    Kasmudjiastuti, Emiliana

    2006-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan zat warna alam pada kulit non konvensional dengan mordan yang ramah lingkungan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : bahan baku berupa kulit biawak, kulit ular kobra, dan kulit ikan kakap awet kering, bahan pewarna dari ekstrak larutan kayu secang, tegeran, nangka, mahoni dan tingi, bahan penyamak krom dan syntan, alum sebagai mordan serta bahan pembantu untuk penyamakan. Tahapan penelitian meliputi persiapan ekstrak larutan zat w...

  18. Pengaruh Unsur Alam terhadap Minat Berkunjung Kembali di Mal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Septriani Dewi

    2016-12-01

    Full Text Available Pusat perbelanjaan yang berkonsep alam dianggap lebih diminati pengunjung. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh unsur-unsur alam terhadap minat konsumen untuk berkunjung kembali. Variabel yang akan dikaji terdiri dari variabel bebas, yaitu air (diam-bergerak dan vegetasi (tanaman rendah-tanaman tinggi, dan variabel terikat, yaitu persepsi alam dan sikap berkunjung kembali. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen stimulus-respon melalui pendekatan kuantitatif dengan prinsip between-subject factorial design. Simulasi gambar digital dari interior pusat perbelanjaan pada 4 kondisi sebagai kombinasi variabel tersebut di atas digunakan sebagai stimulus percobaan, di mana 4 kelompok responden, masing-masing 20 orang, akan menilai stimulus eksperimen dalam kondisi berbeda, atas dasar persepsi alam dan sikap berkunjung kembali. Data eksperimen dihitung dan dianalisa dengan statistik one-way ANOVA. Efek kombinasi variabel air bergerak dan tanaman tinggi ternyata tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi alam responden. Efek kombinasi variabel air diam dengan tanaman tinggi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat responden untuk berkunjung kembali. Namun, efek kombinasi variabel air mengalir dengan tanaman rendah cenderung lebih mengundang persepsi alam yang baik dan minat berkunjung kembali. Hasil eksperimen ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perkembangan ilmu desain dan sebagai salah satu referensi bagi desainer dan pengembang.Kata Kunci: mal; minat berkunjung; persepsi alam; perilaku konsumen.Effects of Natural Elements on Interest to Revisit a MallShopping malls with a natural concept are more attractive to visitors. This study examined the influence of natural interior design elements on client interest to revisit a mall. The assessed elements consisted of independent variables, namely water (still-standing/flowing and vegetation (ground plants/potted plants, and dependent variables, namely nature

  19. Peningkatan Kesejahteraan Perajin Batik Tulis Melalui Penerapan Teknologi Pemungutan Zat Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2013-02-01

    Full Text Available Seiring kemajuan teknologi zat warna alam tergeser oleh keberadaan zat warna sintetis. Penggunaan zat warna alam masih tetap dijaga keberadaannya khususnya pada pembatikan. Kain batik yang menggunakan zat warna alam memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki nilai seni dan warna khas, tidak bersifat karsiogenik, ramah lingkungan serta berkesan etnik dan eksklusif. Zat warna alam coklat untuk pewarnaan batik dapat diperoleh dari kulit soga tingi melalui proses ekstraksi dengan pelarut etanol. Tujuan spesifik dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah perajin batik Desa Pandan Kabupaten Rembang mampu membuat zat warna batik dari alam, untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang dilakukan meliputi metode ceramah mengenai pembuatan zat warna; metode praktek tentang proses pembuatan zat warna dari kulit soga tingi; metode tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan, dan evaluasi untuk memperoleh gambaran penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan.

  20. INTERKALASI XILENOL ORANGE PADA ZEOLIT ALAM LAMPUNG SEBAGAI ELEKTRODA ZEOLIT TERMODIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyah Fitriyah

    2016-07-01

    Full Text Available Zeolit terbagi menjadi zeolit alam dan zeolit sintesis, kapasitas adsorpsi zeolit alam umumnya lebih rendah daripada zeolit sintesis, sehingga untuk meningkatkan kapasitas adsorpsinya, karakter permukaan zeolit alam perlu diubah dengan melakukan proses modifikasi permukaan melalui berbagai metode, salah satunya dengan metode interkalasi. Tujuan penelitian ini yaitu menginterkalasi zat warna xilenol orange ke dalam zeolit alam Lampung dan mengaplikasikannya sebagai elektroda zeolit termodifikasi. Melalui proses interkalasi diharapkan dapat meningkatkan kegunaan dan nilai tambah dari zeolit. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa xilenol orange (XO dapat diinterkalasikan ke dalam zeolit, hal ini dapat dilihat dari pita spektrum FTIR yang memiliki serapan pada bilangan gelombang 1383 cm-1, yaitu menunjukkan serapan dari S=O simetris dan asimetris pada gugus –SO3H,hal ini diduga karena XO memiliki gugus SO3 sehingga menyebabkan adanya serangan pada proton zeolit. Berdasarkan penelitian dapat disarikan bahwa xilanol orange dapat terinterkalasi pada zeolit alam Lampung dan dapat dimanfaatkan sebagai elektroda pendeteksi logam.

  1. Pra Desain Pabrik Dimethyl Ether (DME dari Gas Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Puspitasari Yudiputri

    2014-09-01

    Full Text Available Berdasarkan data PT Pertamina (Persero, total konsumsi LPG 2008 mencapai 1,85 juta ton dan 600.000 ton di antaranya untuk program konversi. Pada 2009 kebutuhan LPG akan meningkat menjadi 3,67 juta ton dan 2 juta ton di antaranya untuk program konversi sampai akhir tahun. Namun, sumber pasokan LPG dari dalam negeri diperkirakan tidak akan beranjak dari angka 1,8 juta ton per tahun dalam beberapa tahun mendatang. Sehingga, Indonesia harus menutup kebutuhan dengan mengimpor LPG dalam jumlah cukup besar. Maka dari itu dibutuhkan bahan bakar gas lain yang mampu mengatasi permasalahan yang ditimbulkan tersebut. Dimethyl Ether (DME merupakan senyawa ether yang paling sederhana dengan rumus kimia CH3OCH3. Produksi DME dapat dihasilkan melalui sintesis gas alam. DME berbentuk gas yang tidak berwarna pada suhu ambien, zat kimia yang stabil, dengan titik didih -25,1oC. Tekanan uap DME sekitar 0,6 Mpa pada 25oC dan dapat dicairkan seperti halnya LPG. Viskositas DME 0,12-0,15 kg/ms, setara dengan viskositas propana dan butane (konstituen utama LPG, sehingga infrastruktur untuk LPG dapat juga digunakan untuk DME. Berdasarkan data Departemen ESDM pada Januari 2012, total cadangan gas alam Indonesia tercatat mencapai 150,70 Trillion Square Cubic Feet (TSCF. Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 103,35 TSCF merupakan gas alam terbukti, sementara 47,35 TSCF sisanya masih belum terbukti. Berdasarkan hal tersebut, diketahui bahwa senyawa DME merupakan senyawa yang sesuai untuk bahan substitusi LPG. Dan ditinjau dari analisa ekonomi, didapatkan besar Investasi : $ 636,447,074.69 ; Internal Rate of Return\t: 20.51%; POT: 4.13 tahun; BEP : 37.36 %; dan NPV 10 year : $ 518,848,692. Dari ketiga parameter sensitifitas yaitu fluktuasi biaya investasi, harga bahan baku, dan harga jual dari produk, terlihat bahwa ketiganya tidak memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kenaikan atau penurunan nilai IRR pabrik. Sehingga pabrik DME dari Gas Alam ini layak untuk

  2. Teknik Pewarnaan Agel dengan Zat Warna Alam dari Daun Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2011-04-01

    Full Text Available ABSTRAKAgel (Corypha gebanga BL merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia dan telah dimanfaatkan oleh para perajin untuk dibuat menjadi berbagai jenis barang kerajinan bernilai ekonomis. Namun proses pewarnaan yang sering digunakan selama ini adalah pewarnaan menggunakan zat warna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Hal ini terjadi karena masih banyak kendala dalam pewarnaan alam, salah satunya adalah warna yang didapatkan menjadi kusam. Untuk itu diperlukan penelitian teknik pewarnaan yang tepat untuk memperoleh hasil yang optimal. Daun jati dipilih menjadi bahan dasar zat warna alam karena jumlah yang melimpah di Indonesia, regenerasi yang cukup cepat dibandingkan bahan pewarna alam dari kayu, dan termasuk jenis zat warna yang memiliki afinitas besar terhadap serat selulose. Penelitian ini bertujuan memperoleh suhu, lama perendaman, dan proses mordan yang tepat untuk pewarnaan agel dengan zat warna alam dari daun jati. Metoda eksperimental dengan tahapan; penelitian bahan baku, uji kekuatan tarik sebelum dan sesudah diwarna, diproses mordan, diwarna dengan variasi suhu (60°C, 80°C, 100°C dan waktu pencelupan 30 menit, pengujian (ketahanan luntur warna terhadap cuci, gosok, dan sinar matahari, dan ketuaan warna. Hasil pengujian ketuaan warna pada suhu 100°C didapatkan warna paling tua (penyerapan optimal dengan %T (Transmitansi terkecil, suhu 80°C %T lebih tinggi dari pada suhu 100°C, dan pada suhu 60° C %T memiliki nilai tertinggi dengan warna kurang tua. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap cuci,gosok, dan sinar matahari baik. Sesudah pewarnaan tidak menurunkan kekuatan tarik.Kata kunci: agel, daun jati, ketuaan warna, suhu,warna alamABSTRACTAgel (Corypha gebanga BL grow widely in Indonesia and has been used by craftmen as material for various kinds of valuable handicrafts. However the coloring process of agel still use the staining with synthetic dyes that are less environmentally friendly. It is caused by

  3. Assessment at Al-Ameer signalized intersection in Samawa city

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Hasan

    2018-01-01

    Full Text Available The aim of this paper is to evaluate traffic performance of Al-Ameer signalized intersection in Samawa city, which fits with the prevailing conditions and geometric properties of the intersection. The technique of video recording has used for collection the traffic volume data for all approaches. These data are abstracted from video films. SYNCHRO 8 software was used to evaluate and analyze the intersection and choose the best suggestion. The evaluation process result showed that the intersection is operated with level of service (LOS F. By suggestion of several strategies which vary from signal optimization to geometric improvements. The best solution has been found by suggestion an overpass at the east-west direction, and the level of service has improved from (LOS F to (LOS C, this result is considered an acceptable and economical solution for the existing problems at intersection.

  4. Behaviour of Spinner Dolphin at Sha\\'ab Samadai, Marsa Alam, Red ...

    African Journals Online (AJOL)

    . Samadai, Marsa Alam, Red Sea. The data were collected from October 2005 until. September 2006 using surface observations. Four objectives were studied: arrival and departure time of dolphins, distribution of dolphin movements within the ...

  5. Limbah Serutan Kayu Matoa (Pometia Pinnata) Sebagai Zat Warna Alam Pada Kain Batik Serat Selulosa

    OpenAIRE

    Haerudin, Agus; Farida, Farida Farida

    2017-01-01

    Potensi limbah sumber daya alam di Indonesia hususnya limbah kayu-kayuan sangat melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dan belum miliki nilai jual yang sangat tinggi, salah satunya serutan kayu matoa. Pada penelitian ini mencoba melakukan ekperimen limbah serutan kayu matoa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku zat warna alam yang akan diaplikasikan pada kain batik serat selulosa.Tujuan dari penelitian ini ingin melihat arah warna yang dihasilkan dari ekstraksi limbah serutan kayu mato...

  6. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata Alam Dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  7. Komposisi Kimia, Kadar Albumin dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa striata Alam dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  8. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BENCANA ALAM BERVISI SETS TERINTEGRASI DALAM IPA DENGAN MEDIA ANIMASI DAN LEMBAR PERTANYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. Ferawati*

    2012-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keefektifan pembelajaran bencana alam banjir bervisi SETS terintegrasi dalam materi IPA pokok bahasan Perubahan Lingkungan Fisik dengan media animasi dan lembar pertanyaan sebagai solusi alternatif mengatasi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap bencana alam banjir melalui pembelajaran formal sejak dini. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design dengan objek siswa kelas IV SD Tahun Ajaran 2010/2011. Hasil belajar siswa pada materi IPA, bencana alam banjir dan ketuntasan belajar dianalisis dengan uji signifikansi gain. Hasil analisis data menunjukkan siswa yang dikenai pembelajaran bencana alam banjir bervisi SETS terintegrasi dalam materi IPA dengan media animasi dan lembar pertanyaan lebih baik daripada siswa yang dikenai pembelajaran bencana alam banjir bervisi SETS terintegrasi dalam materi IPA dengan media LKS dan pertanyaan mandiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bencana alam banjir bervisi SETS yang terintegrasi dalam materi IPA pokok bahasan Perubahan Lingkungan Fisik dengan media animasi dan lembar pertanyaan lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bencana alam dan IPA.This study aims to determine the effectiveness of flood natural disasters learning based on SETS vision integrated to Science subject: Physical Environment Changes applying animation media and the question sheet as an alternative solution to overcome the lack of earlier understanding of society to flood natural disasters. Experimental research design: Control Group Pretest-posttest was used with fourth grade students of elementary school of Bandarharjo 02 academic year 2010/2011 used as the research object. Students’ learning outcomes of science: flood natural disasters topic and students’ achievement were analysed through the use of significance gain test. The results of the analysis of experimental data showed the experiment class

  9. Penelitian Nilai Beban Pencemaran Pada Beberapa Ekstrak Zat Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kun Lestari

    2016-04-01

    Full Text Available Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan pengujian terhadap ekstrak pekat (0,75-1,00° Be dari 13 jenis sumber ZWA dari beberapa daerah di Indonesia yaitu: bakau, secang. sonokeling. bayam, markisa. bengkirai, nangka, pinus, kruing, kara benguk, tingi, tegeran dan mengkudu. Bahan pencemaran dinyatakan terhadap nilai BOD5, COD dan kandungan Fe (besi dalam ekstrak pekat yang telah tersimpan selama ±12 bulan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa kadar BOD5 dan COD dari 13 jenis ekstrak ZWA mempunyai nilai 1700 mg/l. Tujuh jenis ekstrak ZWA yaitu ekstrak dari kayu nangka, kayu pinus. kayu kruing, kulit kara benguk, kulit kayu tingi, kayu tegeran dan akar mengkudu mempunyai nilai BOD5 dan COD 1000 mg/l, sedangkan ekstrak kulit batang bakau, kayu secang, kayu sonokeling, kayu buyam, kulit buah markisa dan kayu bengkirai mempunyai nilai BOD5 dan COD antara 1100 - 1700 mg/I. Dibandingkan dengan beban pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair pada pencelupan batik menggunakan zat warna sintetis (ZWS seperti Indigosol yang mempunyai nilai BOD5 = 3.053 mg/I, COD = 10.230 mg/I, dan Naphtol yang mempunyai nilai BOD5 = 5.411 mg/I, COD= 19.921 mg/I maka beban pencemaran ekstrak pekat ZWA masih jauh lebih kecil. Melihat perbandingan COD/BOD5 (=1,3-1,6, beban pencemaran ekstrak pekat ZWA dapat dikelompokkan ke dalam golongan air limbah rumah tangga (COD/BOD5 (2.Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan

  10. AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laeli Kurniasari

    2012-04-01

    penggunaan zeolit sebagai adsorben uap air. Proses pengeringan dengan menggunakan zeolit sebagai adsorben ini memungkinkan operasi pengeringan dilakukan pada suhu rendah sehingga sesuai untuk bahan yang tidak tahan panas. Zeolit alam merupakan salah satu alternatif bahan adsorben. Akan tetapi zeolit ini harus diaktivasi terlebih dahulu untuk mendapatkan zeolit dengan kemampuan adsorpsi yang tinggi. Proses aktivasi pada zeolit akan merubah rasio Si/Al zeolit, polaritas serta afinitas zeolit terhadap air dan meningkatkan pori-pori zeolit Adsorpsi zeolit alam dilakukan dengan dua cara yaitu dengan NaOH dan dengan panas. Pada aktivasi dengan NaOH, zeolit dicampur dengan NaOH 0,5-2N selama 2 jam pada suhu 60-900C. Sementara pada aktivasi fisis, zeolit dipanaskan pada 200-5000C selama 2-5 jam. Untuk mengetahui perubahan struktur pori zeolit maka dilakukan analisa SEM dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi zeolit maka dilakukan analisa daya adsorpsi zeolit terhadap uap air pada berbagai suhu dan berbagai kelembaban relatif. Hasil menujukkan bahwa pada aktivasi dengan NaOH diperoleh kondisi aktivasi terbaik adalah NaOH 1N pada pemanasan 700C dengan daya adsorpsi 0,171 gr uap air/gr adsorben. Sementara untuk aktivasi dengan panas, kondisi aktivasi terbaik adalah pemanasan 3000C selama 3 jam dengan daya adsorpsi 0,137 gr uap air/gr adsorben.

  11. MODEL PEMILIHAN BAHAN PEWARNA ALAM COKLAT BATIK TULIS SOLO DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini Hartini

    2014-05-01

    Full Text Available Pewarna alami batik diklaim lebih ramah lingkungan dan telah terbukti menghasilkan emisi yang lebih rendah. Untuk itu penggunaan pewarna alam khususnya batik sangat dianjurkan. Sebuah sentra batik Laweyan di Solo telah memulai penggunaan pewarna alam sejak beberapa tahun yang lalu. Warna yang dominan digunakan adalah warna coklat karena ciri khas batik Solo yang paling banyak menggunakan warna coklat soga. Untuk menghasilkan warna coklat di sentra tersebut banyak pilihan bahan pewarna alam yang digunakan. Penelitian ini bermaksud mengembangkan model pemilihan alternatif bahan alam berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Tahapan dalam pemilihan yaitu menggali kriteria yang berpengaruh, melakukan pembobotan kriteria dan melakukan pembobotan pada alternatif yang ada. Penelitian ini menggunakan metode AHP  dalam pengolahan data sehingga dapat diketahui bahan alam apa yang tepat untuk menghasilkan warna coklat sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada. Dari hasil penelitian faktor yang berpengaruh dalam pemilihan bahan alam yaitu 4 variabel 6 kriteria dan 14 sub kriteria. Dari beberapa kriteria tersebut bahan alam yang terpilih adalah jalawe untuk menghasilkan warna coklat. Kata Kunci : batik, pewarna alam, analytical hierarchy process (AHP, laweyan, batik tulis Abstract Natural dyes of batik has claimed to be more environmentally friendly and has been known lower emissions. The use of natural dyes for batik especially highly recommended. A center of batik Laweyan in Solo has initiated use of natural dyes since a few years ago. The dominant colors used are brown because typical Solo batik are the most widely use soga brown color. To produce a brown color in the center of a large selection of natural dyes are used. During this time they are using all these ingredients. This study intends to develop a model of natural selection of alternative materials based on existing criteria. Stages in the selection criteria, namely digging influential,  weighting

  12. OPTIMASI PENCELUPAN KAIN BATIK KATUN DENGAN PEWARNA ALAM TINGI (Ceriops tagal DAN INDIGOFERA Sp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2017-06-01

    Full Text Available Pencelupan menggunakan zat warna alam pada proses pembuatan batik dilakukan berulang kali agar dihasilkan warna yang kuat. Sedangkan, penyerapan warna oleh serat kain dibatasi oleh kejenuhan serat. Pencelupan berulang tanpa memperhatikan hasil yang diperoleh dapat menambah biaya, tenaga, dan waktu proses pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengulangan pencelupan yang optimum dalam menghasilkan warna kain batik katun yang kuat. Penelitian dilakukan menggunakan media kain katun, zat warna alam tingi dan indigofera, serta bahan fiksasi kapur, tunjung, dan tawas. Pewarnaan dilakukan secara berulang masing-masing 5, 8, 11, dan 14 kali pencelupan. Fiksasi warna tingi dengan menggunakan tawas, kapur, dan tunjung dilakukan setelah proses pewarnaan. Pengujian pada kain katun batik meliputi ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari dan pencucian, serta uji beda warna (L*a*b*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum pencelupan untuk memperoleh arah warna coklat tua/gelap menggunakan pewarna alami tingi dengan fiksasi tunjung adalah 5 dan 8 kali pencelupan, untuk tawas 11 kali pencelupan. Fiksasi dengan tunjung menghasilkan warna kain katun batik lebih tua apabila dibandingkan dengan fiksasi tawas. Perlakuan optimum dalam pencelupan menggunakan pewarna alam indigofera pada kain katun batik adalah sebanyak 8 kali pencelupan dengan hasil arah warna biru paling kuat.Kata Kunci : pencelupan, batik, warna alam, tingi, indigofera 

  13. Meta-Analysis of Jelajah Alam Sekitar (JAS) Approach Implementation in Learning Process

    Science.gov (United States)

    Ngabekti, S.; Ridlo, S.; Peniati, E.; Martanto, R.

    2017-01-01

    The results of tracer studies on the approach of Jelajah Alam Sekitar (JAS) or environment exploring learning has been detected is used in eight provinces in Indonesia and studied in the learning begin primary school to college. Then, how the effectiveness of the implementation of the JAS approach in improving the learning process. This study uses…

  14. Membaca Pertanda Zaman (Eksploitasi Alam oleh Manusia: Sebuah Interpretasi dalam Karya Seni Patung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Budhi Wantoro

    2014-11-01

    Full Text Available Membaca Pertanda Zaman (Eksploitasi Alam oleh Manusia: Sebuah Interpretasi dalamKarya Seni Patung mewakili bentuk-bentuk eksploitasi alam yang dilakukan olehmanusia adalah sebuah konsep penciptaan karya seni patung sebagai ungkapanpribadi penulis dalam menanggapi, merespons, dan merasakan fenomena eksploitasiyang kebablasan. Berdasarkan observasi, ide, dan sikap kreatif, penulis mencobamenafsirkan dan merepresentasikan gejala serta bentuk eksploitasi alam tersebutdalam bahasa patung yang kaya dengan unsur bentuk, ruang, dan volume. Konsepini, menjadikan alam sebagai objek eksploitasi yang direpresentasikan dalam bentukbatu alami yang sekaligus menjadi media penulis untuk membaca pertanda zaman.Selain itu, konsep etika lingkungan seperti Biosentrime dan konsep kejawen,yaitu Hamemayu Hayuning Bawana (bhs. Jawa yang menjadi jiwa agar kelahiranpatung tersebut menjadi simbol keseimbangan antara manusia dan alam. Dalamhal ini sebongkah batu sebagai metafora dari alam dipecah, diiris, dibor, dan digesersebagai sebuah simbol bentuk eksploitasi yang dilakukan manusia terhadap alam.Kontradiksi antara manusia berteknologi dengan alam, dimetaforakan dalam prosesberkarya, yaitu dengan menggunakan peralatan mekanik ataupun mesin. Alat tersebutsebagai ekses dari perlakukan manusia terhadap alam demi kepentingan dankelangsungan hidup manusia. Sikap penulis yang tetap menghargai alam ditranformasikandalam wujud karya dengan membiarkan karakter batu tetap terjaga alamiahnya.Hasil penciptaan karya seni patung ini, selain memunculkan nilai estetik danbermakna simbolis, juga memberikan corak baru dalam seni rupa khususnya senipatung, serta memberikan ciri khas jati diri penulis dalam penciptaan seni patung. Understanding the Sign of an Era: Nature Exploitation by Human Being- anInterpretation on the Works of Sculpture. Understanding the sign of an era throughthe art of sculpture is one of writer’s expressions in interpreting the form of natureexploitation by

  15. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap variasi strip hitam dan putih pada dasar badan oranye, jenis warna dianalisis menggunakan ImageJ 1.49s, persentase penutupan warna dilakukan dengan Adobe Photoshop CS5. Pola warna dikarakterisasi oleh strip hitam tebal, tipis, gelap, pudar, terputus, bergabung, serta strip putih normal, pelana, spot, melebar, dan terputus. Warna hitam alam dikarakterisasi oleh hue (H: 300-60º, saturation (S: 8%-56%, brightness (B: 3%-19%, sedangkan budidaya H: 300-23º, S: 9%-71%, B: 4%-20%. Warna oranye alam H: 19-33º, S: 88%-98%, B: 47%-85%, dan budidaya H: 14-29º, S: 86%-99%, B: 38%-82%. Warna putih alam H: 36-270º; S: 1%-13%, B: 66%-88%, dan budidaya H: 0-229º, S: 0%-14%, B: 55%-87%. Persentase penutupan warna badan didominasi warna oranye dengan rata-rata 45% untuk populasi alam dan 57% untuk populasi budidaya. Keragaan warna ikan clown Biak dapat diarahkan pada pembentukan strain misbar, picasso, spot (domino, dan onyx. Metode analisis gambar digital sangat potensial digunakan untuk analisis keragaan warna ikan hias.

  16. Aplikasi Zat Warna Alam Pada Tenunan Serat Doyo Untuk Produk Kerajinan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dana Kurnia Syabana

    2013-06-01

    Full Text Available AbstrakIsu global akan bahan baku, proses dan produk yang ramah lingkungan semakin berkembang. Pemanfaatan serat alam non tekstil sebagai bahan baku dan penggunaan pewarnaan alam merupakan salah satu alternatif cara untuk menghasilkan produk ramah lingkungan. Tanaman doyo merupakan penghasil serat alam yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tenun. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan proses pewarnaan alami pada tenunan serat doyo yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan pencelupan panas selama 30 menit menggunakan zat warna alam seperti Tingi, Tegeran dan Jalawe dengan rasio konsentrasi 1:10 fiksasi tawas (50g/l, kapur (40g/l dan tunjung (20g/l. Hasil pencelupan pada tenunan serat doyo diuji ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari menggunakan standar skala abu-abu. Dari pengujian diperoleh hasil bahwa ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari pada tenunan serat doyo untuk pewarnaan Tingi dan Tegeran berada pada skala 5 (baik sekali, sementara pengunaan pewarna Jalawe dengan fiksasi kapur dan campuran kapur-tunjung berada pada skala 4-5 (baik. Dari skala hasil uji ini dapat disimpulkan bahwa pewarnaan alam dapat diterapkan pada serat doyo. Kata Kunci: zat warna alam, serat doyo, uji ketahanan luntur warna terhadap cahaya AbstractGlobal issue of raw materials, processes and products that are environmentally friendly growing. Using of Non Textile natural fiber as raw material and natural dying are one of alternatives way to produce friendly products. Doyo Plant is producing natural fibers that have been used as raw material weaving craft. The purpose of this research is to apply the process of natural dyeing in an environmentally friendly woven fiber doyo. The research was conducted by immersion heat for 30 minutes using natural dyes such as Tingi, tegeran and Jalawe with concentration ratio 1:10 fixation alum (50g / l, lime (40g / l and Tunjung (20g / l. The result of dyeing woven fiber doyo tested

  17. Pengaruh Komposisi Resin Alami Terhadap Suhu Pelorodan Lilin Untuk Batik Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivin Atika

    2013-07-01

    Full Text Available AbstrakLilin batik merupakan komponen yang penting dalam pembuatan batik warna alam. Selama ini, lilin yang beredar di pasaran adalah untuk pewarna sintetis. Lilin tersebut membutuhkan suhu yang tinggi untuk proses pelorodannya. Suhu pelorodan yang tinggi mengakibatkan warna alam menjadi luntur. Penelitian Pengaruh Komposisi Resin Alami Terhadap Suhu Pelorodan Lilin Untuk Batik Warna Alam bertujuan untuk mendapatkan komposisi lilin klowong yang sesuai untuk proses pembuatan batik warna alam. Kegiatan ini dibatasi pada penelitian komposisi lilin klowong dengan melakukan variasi berat resin alami yaitu damar matakucing, gondorukem, suhu pelorodan 60, 80, 100 ⁰C dan jenis kain katun prima, primisima. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi lilin klowong untuk  batik warna alam yang baik dengan komposisi damar mata kucing (1 bag.; gondorukem (3 bag.; kote (2 bag.; parafin (1 bag.; lilin bekas (2 bag.; dan kendal (1 bag.. Lilin batik tersebut memiliki titik leleh campuran 38 ⁰C serta jumlah lilin terlepas 80 % pada suhu pelorodan 60 ⁰C dan 100 % pada suhu pelorodan 80 ⁰C. Kata kunci: lilin klowong batik, warna alam, komposisi AbstractBatik wax is important component of natural batik making. These times, the market wax is suitable only for synthetic colorant. These wax needs higher temperature on wax removing process. High temperature wax removal process can cause the natural color to exceed. Identification of Natural Resin Composition Effect on Wax Removing Temperature For Batik Natural Dye aims to obtain suitable composition of klowong wax for natural batik dyeing process. This activity is limited to the identification of klowong wax composition by varying the natural resins weight damar matakucing, gondorukem, wax removing process temperature 60, 80, 100 ⁰C and kind of cotton cloth prima, primisima. From the results obtained good klowong wax for natural batik dyeing with material  compositions: damar mata kucing (1 pc.; gondorukem

  18. Studi Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Zat Fiksasi Terhadap Kualitas Warna Kain Batik Dengan Pewarna Alam Limbah Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum)

    OpenAIRE

    Amalia, Rizka; Akhtamimi, Iqbal

    2016-01-01

    Pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan menggunakan zat warna alami dan zat warna sintetis. Keunggulan zat warna alam antara lain lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Salah satu zat warna alam yang berasal dari limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kulit buah rambutan. Kelemahan dari penggunaan pewarna alam yaitu ketahanan luntur warna dan intesitas (ketuaan) warna yang relatif kurang baik. Penggunaan zat fiksasi adalah salah alternatif untuk memecahkan ...

  19. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula) POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    OpenAIRE

    Ruby Vidia Kusumah; Sawung Cindelaras; Anjang Bangun Prasetio

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula) populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap varias...

  20. Optimasi Pencelupan Kain Batik Katun Dengan Pewarna Alam Tingi (Ceriops Tagal) Dan Indigofera SP

    OpenAIRE

    Pujilestari, Titiek

    2017-01-01

    Pencelupan menggunakan zat warna alam pada proses pembuatan batik dilakukan berulang kali agar dihasilkan warna yang kuat. Sedangkan, penyerapan warna oleh serat kain dibatasi oleh kejenuhan serat. Pencelupan berulang tanpa memperhatikan hasil yang diperoleh dapat menambah biaya, tenaga, dan waktu proses pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengulangan pencelupan yang optimum dalam menghasilkan warna kain batik katun yang kuat. Penelitian dilakukan menggunakan media kain katu...

  1. Densitas Dan Jenis Pakan Burung Rangkong (Rhyticeros Cassidix) Di Cagar Alam Tangkoko Batuangus

    OpenAIRE

    Mangangantung, Brayen

    2015-01-01

    Penelitian burung rangkong sulawesi sudah banyak dilakukan tetapi informasi mengenai densitas dan jenis pakannya masih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui densitas dan jenis pakan burung rangkong sulawesi (Rhyticeros cassidix) di Cagar Alam Tangkoko Batuangus, Sulawesi Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2014. Penelitian ini menggunakan metode garis transek (Transek Line) yang berjumlah 3 garis transek dengan panjang 2 km dan lebar transek 400 m, mula...

  2. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata) Alam Dan Hasil Budidaya

    OpenAIRE

    Ekowati Chasanah; Mala Nurilmala; Ayu Ratih Purnamasari; Diini Fithriani

    2015-01-01

    Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata) telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasu...

  3. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGEMBAN PADA PEWARNAAN ALAM BATIK KAIN CAMPURAN CHIEF VALUE OF COTTON (CVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haerudin

    2016-12-01

    Full Text Available Mekanisme pewarnaan alam pada batik untuk kain campuran chief value of cotton (CVC membutuhkan suatu zat pengemban (Carrier  yang berfungsi membuka pori-pori serat, sehingga dapat meningkatkan daya difusi zat warna pada serat, salah satu komersial zat pengemban yang umum digunakan adalah carrier T59. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan konsentrasi  Carrier T59 pada pewarnaan alam batik kain campuran CVC, dilihat dari hasil evaluasi uji ketahanan luntur warna pada pencucian dan gosokan serta hasil uji ketuaan warna. Metode yang digunakan ekperimen variasi carrier T59 dengan dua perlakuan proses iring cuci dan tidak cuci. Dari hasil pengamatan didapatkan dimana penambahan konsentrasi carrier T59 memberikan pengaruh pada nilai uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian, gosokan dan ketuaan warna konsentrasi carreir T59 yang paling baik pada konsentrasi 10 gram/liter. Tingkat ketuaan warna meningkat dengan ada penambahan konsentrasi carrier. Proses iring cuci dan tidak cuci setelah proses simultan tidak banyak memberikan pengaruh karena tidak ada kenaikan nilai uji yang signifikan.Kata kunci : Kain Campuran CVC, Zat Pengemban (Carrier, Zat Warna Alam, Batik. 

  4. APLIKASI INSEMINASI BUATAN PADA UDANG WINDU, Penaeus monodon ALAM MENGGUNAKAN SUMBER DAN JUMLAH SPERMATOFOR YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2017-01-01

    Full Text Available Salah satu kendala utama dalam domestikasi udang windu adalah rendahnya tingkat perkawinan secara alami dalam wadah budidaya. Hal yang sama terjadi pada udang windu alam yang digunakan di unit pembenihan. Salah satu upaya untuk mendapatkan telur fertil adalah melalui inseminasi buatan (IB. Inseminasi buatan merupakan teknik mentransfer spermatofor dari induk jantan dengan cara memasukkannya ke dalam telikum udang betina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa reproduksi udang windu betina alam pasca-inseminasi menggunakan sumber dan jumlah spermatofor induk jantan alam yang berbeda. Penelitian dilakukan dua tahap yaitu 1 IB menggunakan spermatofor induk jantan dari perairan Sulawesi Selatan (SS dan spermatofor induk jantan dari Aceh (SA dan 2 IB menggunakan jumlah spermatofor berbeda yaitu satu spermatofor (S-1 dan dua spermatofor (S-2 pada udang windu betina alam. Inseminasi spermatofor dilakukan pada induk udang windu betina setelah dua hari moulting. Hasil yang diperoleh pada IB tahap pertama menunjukkan bahwa daya tetas telur udang windu betina alam lokal tidak dipengaruhi oleh sumber (lokasi asal udang jantan, di mana daya tetas telur relatif sama pada kedua perlakuan, yaitu 61,6% pada SS dan 61,7% pada SA. IB pada tahap kedua menunjukkan bahwa daya tetas telur fertil yang diperoleh pada S-2 sebesar 40,5%; lebih rendah dari S-1 sebesar 44%. One of the main constraints in the domestication of black tiger shrimp is very low natural mating in the tank. Similar condition have been happened in commercial hatcheries. An effort to improve the eggs fertility is through artificial insemination (AI. This study aimed to know reproductive performance of wild black tiger shrimp after insemination with different sources and numbers of spermatophore. This study consisted of two trials.The first one was AI using spermatophores of wild male obtained from two different locations, namely from South Sulawesi (SS and Aceh (SA. The second trial was

  5. Astarabadi and Alame Majlesi’s Faith Studies and the Mullasdra’s Impression on Alame’s thoughts

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Mahdi Emamijomeh

    2011-08-01

    Full Text Available Ekhbarigari doctrine, was founded by Astarabadi in 11th century of Hejirah As we will explain that he had a special theory in faith that Alame found it a very interesting subject to work on. We should know, Allame showed that he had the knowledge in faith studies from Astarabad ’s theories but without all the ambiguities in them, he tried to work on making his theories clearer and more correct.   So we can differenciate between Astarabadi and Allame’s theories in faith study and name the allame’s theory as a very special theory in Isfahan Ekhbarigari doctrine, but the most important thing that we try to discuss in this article is proving that Mullasadra has a very important part in balancing and moderating the Allame’s theories. So for saying and proving all these things we should start from a summary of the Astarabadi’s theories .

  6. Desain Rantai Pasok Gas Alam Cair (LNG untuk Kebutuhan Pembangkit Listrik di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arya Satya Dharma Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki gas alam yang melimpah, namun kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan gas tersebut untuk kebutuhan listrik di Indonesia yang sekarang sedang dalam krisis terutama di Indonesia Timur. Salah satu penyebab krisis tenaga listrik yang terjadi di Indonesia adalah tingginya nilai harga bahan bakar minyak, dimana High Speed Diesel Oil merupakan bahan bakar utama bagi pembangkit listrik di Indonesia. Gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG dapat menjadi solusi alternatif bahan bakar bagi pembangkit listrik di Indonesia.Studi kali ini bertujuan untuk pemanfaatan gas alam cair (LNG untuk kebutuhan pembangkit listrik di Indonesia Timur dengan menentukan pola distribusi LNG dengan menggunakan Blok Masela sebagai sumber LNG dan menggunakan kapal untuk mendistribusikannya. Terdapat 39 pembangkit yang tersebar di 4 pulau yaitu Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Kapal yang digunakan untuk mendistribusikan terdapat 5 kapal dengan ukuran 2500 m3, 7500 m3, 10000 m3, 19500 m3, 23000 m3. Untuk mendapatkan rute distribusi, studi ini menggunakan metode Linear Programing dan dalam Vehicle Routing Problem. Hasil optimasi pada distribusi ini adalah rute dan kapal yang optimal / terbaik dengan biaya ekonomi yang minimal.Dari hasil penelitian ini pembangkit akan dibagi menjadi 5 cluster dimana terdapat 5 rute yang terpilih dengan menggunakan 6 kapal yaitu 5 kapal ukuran 2500 m3 dan 1 kapal dengan ukuran 7500m3. Biaya total yang diperlukan dalam mendistribusikan LNG sebesar US$ 111,863,119.15 untuk Opex dan US$ 283,967,000.00 untuk Capex. Hasil dari kajian ekonomi menunjukan bahwa margin penjualan yang terpilih adalah antara US$ 3.5 sampai US$ 3.9 dengan payback period selama 6.8 – 4.7 tahun tahun dari waktu operasi 20 tahun.

  7. ALAM/CLAM and some applications of computer algebra systems to problems in general relativity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Russell-Clark, R.A.

    1973-01-01

    This paper is divided into three parts. Part A presents a historical survey of the development of the system, a brief description of its features and, finally, a critical assessment. ALAM and CLAM have been used in many problems in General Relativity; the vast majority of these belong to a set of standard calculations termed ''metric applications''. However, four large non-standard applications have been attempted successfully and these are described in Part B. CAMAL is the only other system which has been used extensively for work in relativity. CAMAL has played an important role in two research projects and details of these are given in Part C

  8. SELEKSI BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PEMIJAHAN INDUK ALAM DENGAN KARAKTER NACRE PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2014-03-01

    Full Text Available Kualitas induk secara fenotip dan genotif berpengaruh terhadap kualitas benih tiram mutiara yang akan dihasilkan. Penggunaan induk yang berasal dari habitat yang berbeda dalam kegiatan pembenihan diharapkan dapat menghasilkan benih tiram mutiara dengan kualitas fenotip dan genotif yang baik. Salah satu sifat yang menarik untuk dijadikan target dalam program pemuliaan tiram mutiara adalah warna mutiara yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas benih tiram mutiaram(Pinctada maxima hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih dari tiga habitat yang berbeda dan mengetahui keragaan genetik induk (F0 dan turunannya (F1. Induk yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiram dengan karakter nacre putih dari tiga lokasi perairan (Bali, Karawang, dan Dobo serta dilakukan pemijahan dari masing-masing populasi tersebut. Keragaan genetik dari semua populasi dianalisa dengan menggunakan PCR RFLP. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masa inkubasi telur hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih terlihat lebih lama dibandingkan dengan tiram mutiara pada umumnya. Benih yang dihasilkan pertumbuhannya bervariasi, didominasi dengan benih berukuran sedang dengan sintasan berkisar 0,4-9%. Keragaan genetik F0 dan F1 berdasarkan nilai heterozigositas, tiram dari perairan Bali menunjukkan nilai keragaman yang paling baik (0,2726. Sementara karakter nacre dari benih yang diperoleh menunjukkan bahwa 48% memiliki nacre putih, 24% kuning dan warna lain sebanyak 28%.

  9. Modelling of PM10 concentration for industrialized area in Malaysia: A case study in Shah Alam

    Science.gov (United States)

    N, Norazian Mohamed; Abdullah, M. M. A.; Tan, Cheng-yau; Ramli, N. A.; Yahaya, A. S.; Fitri, N. F. M. Y.

    In Malaysia, the predominant air pollutants are suspended particulate matter (SPM) and nitrogen dioxide (NO2). This research is on PM10 as they may trigger harm to human health as well as environment. Six distributions, namely Weibull, log-normal, gamma, Rayleigh, Gumbel and Frechet were chosen to model the PM10 observations at the chosen industrial area i.e. Shah Alam. One-year period hourly average data for 2006 and 2007 were used for this research. For parameters estimation, method of maximum likelihood estimation (MLE) was selected. Four performance indicators that are mean absolute error (MAE), root mean squared error (RMSE), coefficient of determination (R2) and prediction accuracy (PA), were applied to determine the goodness-of-fit criteria of the distributions. The best distribution that fits with the PM10 observations in Shah Alamwas found to be log-normal distribution. The probabilities of the exceedences concentration were calculated and the return period for the coming year was predicted from the cumulative density function (cdf) obtained from the best-fit distributions. For the 2006 data, Shah Alam was predicted to exceed 150 μg/m3 for 5.9 days in 2007 with a return period of one occurrence per 62 days. For 2007, the studied area does not exceed the MAAQG of 150 μg/m3

  10. The Epidemiological And Susceptibility Study Of Inpatient Blood Cultures In Amir Alam Hospital 1998 - 2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karimi Shahidi M

    2002-07-01

    Full Text Available Sepsis is one of the most critical medical emergency situations. Treatment with anti microbial drugs should be initiated as soon as samples of blood and other relevant sites have been cultured. Available information about patterns of anti microbial Susceptibility among bacterial isolates from the community, the hospital, and the patient should be taken in to account. It is important, pending culture results, to initiate empirical anti microbial therapy."nMaterials and methods: In a descriptive study during 3 years (1377-1379, microbial and anti microbial susceptibility patterns evaluated in Amir alam clinical laboratory on 2000 specimen of blood culture received from 765 hospitalized patients at Amir Alam hospital wards."nResults: 113 specimens from 77 patient (10 percent were positive for microbial growth. Enterobacter, S. aureus, S.epidermidis, Pneumococci, Ecoli, and Pseudomonas were the most common isolated etiologic agents(80 percent . The most common organism was Entenobacter in 1377, S.aureus in 1378 and pseudomonas in 1379 There were significant change in patlern of organisms, increase resistance to some important available antibiotics and change in antibiotic susceptibility pattern during three years (disc diffusion method."nConclusions: According to Results of this study due to change in pattern of organism and their antibiotic susceptibility, dynamic microbiological study provide important data for Ordering empirical and culture oriented treatment of patients with bacteremia, Sepsis, anti microbial Chemotherapy, anti microbial susceptibility empirical anti microbial therapy, microbial pattern.

  11. Pengaruh Ekstraksi Zat Warna Alam dan Fiksasi Terhadap Ketahanan Luntur Warna pada Kain Batik Katun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKain katun merupakan jenis kain yang terbuat dari serat kapas, mempunyai sifat mudah menyerap  bahan alami maupun kimia dan banyak digunakan untuk bahan media batik. Telah dilakukan penelitian ekstraksi pada lima jenis zat warna alam dengan menggunakan air. Variasi antara bahan pembawa zat warna dengan air adalah 1 : 6 dan 1 : 8. Fiksasi dilakukan dengan menggunakan kapur, tunjung, tawas, campuran kapur dengan tetes dan tanpa fiksasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan air pada ekstraksi dan bahan fiksasi terhadap ketahanan luntur warna pada kain. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstraksi zat warna alam dari daun indigo, daun mangga, kulit kayu nangka, kulit buah manggis dan biji buah kesumba dengan menggunakan air sebanyak 6 dan 8 bagian, memberikan hasil yang tidak jauh berbeda. Jenis zat warna alam dan bahan fiksasi yang diaplikasikan untuk pembatikan kain katun yang memberikan ketahanan luntur baik adalah: kulit buah manggis dengan fiksasi kapur, tawas dan tanpa fiksasi, biji buah kesumba/bixa dengan fiksasi tunjung dan tawas, kulit kayu nangka dengan fiksasi tunjung, daun mangga dengan fiksasi tawas. Daun indigo mempunyai ketahanan luntur warna yang baik sampai sangat baik terhadap pencucian, tetapi kurang baik sampai baik terhadap sinar terang hari. Penggunaan fiksasi campuran kapur dan tetes tebu menghasilkan ketahanan luntur warna pencucian dan sinar terang hari lebih rendah dibanding fiksasi dengan kapur. Ketahanan luntur dari kelima zat warna alam terhadap pencucian lebih baik dibanding ketahanan luntur terhadap sinar terang hari. Kata kunci: zat warna alam, ekstraksi, fiksasi, katunABSTRACTThe cotton fabric is a type of fabric made from cotton fiber, its easily absorbed material both natural and chemical, and widely used as a material for batik.Research extraction of five types of natural dyes made with a variety of colour materials carrier and the use of water is 1:6 and 1:8. Fixation of color on

  12. KONDISI RUMPUT LAUT ALAM DI PERAIRAN PANTAI UJUNG GENTENG, SUKABUMI DAN LABUHANBUA, SUMBAWA: POTENSI KARBON BIRU DAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2015-06-01

    Full Text Available Sumberdaya rumput laut alam yang berlimpah di perairan Indonesia merefleksikan besarnya potensi penyerapan karbon oleh rumput laut untuk mengurangi gas rumah kaca, CO2, yang merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya fenomena perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serapan karbon oleh rumput laut alam di kawasan pesisir Labuhanbua, Kabupaten Sumbawa, NTB dan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengumpulan data lapangan berdasarkan titik-titik pengamatan yang disebar pada transek garis yang tegak lurus terhadap garis pantai; meliputi data luas tutupan, jenis, dan kandungan karbon rumput laut alam yang dominan ditemukan pada kedua lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis rumput laut yang ditemukan di kawasan pantai Ujung Genteng terdiri atas 36 spesies dan di Labuhanbua 28 spesies. Berdasarkan besarnya simpanan karbon dalam bentuk biomassa pada berbagai spesies rumput laut alam di kedua lokasi penelitian, maka Sargassum sp., Padina sp., Dictyota dichotoma, Hydroclathrus clatratus, Gracilaria sp., G. foliifera, G. salicornia, Gelidium sp., dan Turbinaria sp., merupakan spesies potensial yang berperan sebagai media penyimpanan karbon biru, dan semua jenis tersebut dapat dikembangkan melalui aktivitas budidaya.

  13. MODEL PENGELOLAAN LINGKUNGAN TAMAN WISATA ALAM GUNUNG MEJA MANOKWARI PAPUA BARAT (Model Environmental Management of Meja Mountain Natural Manokwari West Papua (Model Environmental Management of Meja Mountain Natural Manokwari West Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Natalsen Basna

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Model pengelolaan lingkungan hutan Taman Wisata Alam Gunung Meja mencapai lingkungan keberkelanjutan apabila aspek ekologis, ekonornis, dan sosial budaya yang dinarnis diperlukan suatu konsep model lingkungan yang permanen dalam pengelolaannya. Model lingkungan adalah perwakilan sebuah objek dalam bentuk aktual atau situasi rill yang ditentukan secara sadar dan terencana. Penelitian ini bertujuan (i menganalisis model sistem blok, (2 mengontruksi model rekayasa struktur hutan tanaman lokal campuran sebagai pengedalian lingkungan masa kini, (3 mengonstuksi model arahan lingkungan pengelolaan wisata alam yang berbasis bisnis konservasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memadukan sumber informasi lingkungan dari data penginderaan jauh, peta tematik, sistem informasi geografis (SIG, dan survei lapangan. Populasi sampel mengenai kerusakan lingkungan dipilih dari peta satuan lahan sesuai dengan liputan citra lansat thematic mapper (TM atau enhanced thematic mapper (ETM seluruh kawasan dan survei lapangan.Hasil penelitian, adalah (1 perumusan model berdasarkan kondisi permasalahan yang terdiri atas model sistem blok berdasarkan blok daerah datar, daerah tangkapan air satu atau daerah dengan kerapatan hutan yang tinggi, blok kerapatan sedang atau daerah tangkapan air dua, blok daerah pernanfaatan dan blok rehabilitasi; (2 mengontruksi model rekayasa struktur hutan tanaman lokal campuran untuk pengendalian lingkungan masa kini berdasarkan stratifikasi tajuk; dan (3 menginstruksi model arahan pengelolaan lingkungan wisata alam yang berbasis bisnis konservasi berdasarkan pada pengembagan jalur pariwisata dan model pengembangan bisnis konservasi. ABSTRACT Model environmental management of forests Meja Mountain Natural Park has achieved thenvironmental aspects of sustainability where ecological, economic and socio-cultural dynamic. At present a concept model of the environment, that can be permanently implied in its management is

  14. Peluang dan Tantangan Undang-undang Desa dalam Upaya Demokratisasi Tata Kelola Sumber Daya Alam Desa: Perspektif Agraria Kritis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Shohibuddin

    2016-11-01

    Full Text Available Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa-terlepas dari terobosan politiknya dalam menggulirkan demokratisasi relasi negara-desa-memiliki keterbatasan mendasar terkait isu sumber daya alam di desa mengingat krisis agraria dan krisis ekologi yang terjadi di pedesaan. Selain tidak banyak mengelaborasi aspek-aspek penting dari isu sumber daya alam, UU Desa juga hanya memberikan kewenangan yang minim terhadap swakelola sumber daya alam desa oleh pemerintah desa serta tidak menyentuh ketimpangan akses warga desa terhadap sumber daya alam setempat. Dihadapkan pada tantangan struktural demikian, perjuangan "otonomi desa" akan sulit mendorong transformasi sosial yang berarti tanpa melibatkan upaya penataan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pada saat yang sama, perjuangan "keadilan sosial-ekologis" akan sulit tampil sebagai agenda kolektif desa tanpa mengupayakan demokratisasi yang lebih dalam di internal desa sendiri. Tulisan ini menawarkan kerangka perjuangan "demokratisasi tata kelola sumber daya alam desa" sebagai konvergensi strategis dari dua perjuangan sebelumnya: "otonomi desa" dan "keadilan sosial-ekologis". Hal ini diupayakan melalui tiga agenda konkret yang saling terkait: penguatan kewenangan desa atas sumber daya alam setempat, demokratisasi relasi-relasi sosio-agraria di desa, dan pembalikan krisis pedesaan untuk merevitalisasi basis-basis produksi desa.Law Number 6 of 2014 on Village-apart from its political contribution in democratizing state-village relation-has a fundamental limitation on natural resource issues in the village in the light of agrarian and ecological crises. This Law offers a minor elaboration on natural resource issues and provides limited authority to the village on this field, while no reference is made to the problem of inequality in community's access to local natural resources. Confronted with such structural challenges, it is argued that "struggle for village autonomy" will

  15. PEMANFAATAN ZAT WARNA ALAM DARI LIMBAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN KAKAO SEBAGAI BAHAN PEWARNA KAIN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian pemanfaatan limbah perkebunan kelapa sawit dan kakao sebagai bahan pewarna pada batik bertujuan untuk menggali sumber daya alam limbah perkebunan yang belum dimanfaatkan dan mencoba bahan baku baru untuk pewarna batik. Limbah perkebunan cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao merupakan sisa hasil proses pengolahan yang tidak termasuk dalam produk utama yang dianggap berpotensi menjadi beban pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan ini dibatasi pada pengambilan zat warna dari cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao dengan memakai pelarut air dan pelarut organik. Zat warna alam yang diperoleh digunakan sebagai pewarna pembatikan pada kain katun dan sutera. Fiksasi dilakukan dengan tiga jenis fiksator yaitu tawas, kapur dan tunjung. Pewarnaan dilakukan pada kain katun dan sutera dengan sistem celupan dingin sebanyak enam kali. Pengujian dilakukan terhadap ketahanan luntur warna akibat pencucian dan gosokan, arah dan beda warna. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan rata-rata menunjukan hasil cukup sampai baik sekali (3-5. Nilai kelunturan warna terhadap pencucian pada kain katun dengan pewarna cangkang kelapa sawit lebih baik daripada kulit buah kakao. Arah warna cangkang kelapa sawit menunjukkan warna coklat muda sampai coklat tua, sedang kulit buah kakao memberikan arah warna abu-abu sampai coklat tua. Pembacaan uji beda warna diperoleh rata-rata warna berada pada daerah antara kuning ke merah. Kata Kunci: cangkang kelapa sawit, kulit buah kakao, warna alam, batik  ABSTRACTUtilization of plantation waste as batik dyes research aims to explore the plantation waste potential asraw materials for batik dyeing. Plantation waste of palmkernel shell and cocoa fruit peel are side products of the main process thatbecome environmental pollution if not managed properly. This activity is restricted to making dyes from palmkernel shells and cocoa fruit peel by using water

  16. DAMPAK PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM KAWAH PUTIH TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sopa Martina

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Tourism activity has been shown to promote the growth of the economy through investment and employment opportunities. not only have an impact on the socio-economic dimension alone, but also socio-cultural dimensions even touching the physical environment. Impact on the various dimensions are not only positive but also negative impact. As one of the tourist destinations are Parks Nature White crater located Ciwidey village. The purpose of this study to determine the impact of tourism activities in the Natural Park of the White crater Ciwidey village social and economic communities. This study used a qualitative approach. Data was collected through direct observation. The results showed that tourism activities in Taman Wisata Kawah Putih positive effect in terms of the economy can increase the income of local communities, while the negative impacts in terms of the erosion of the social is the problem - the value of local community norms that tend to mimic the behavior of tourists visiting from outside the area even from abroad.   Keywords : Parks Nature, Social, Economic     Abstrak - Kegiatan pariwisata telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan perekonomian melalui peluang investasi dan peluang kerja. tidak hanya berdampak pada dimensi sosial ekonomi semata, tetapi juga menyetuh dimensi sosial budaya bahkan lingkungan fisik. Dampak terhadap berbagai dimensi tersebut bukan hanya bersifat positif tetapi juga berdampak negatif. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata adalah Taman Wisata Alam Kawah Putih yang terletak Desa Ciwidey. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak kegiatan pariwisata di Taman Wisata Alam Kawah Putih Desa Ciwidey terhadap sosial dan ekonomi di masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi secara langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pariwisata di Taman Wisata Kawah Putih berpengaruh positif dilihat dari segi

  17. EFEKTIVITAS METODE TRANSFEKSI DALAM TRANSFER GEN PADA ZIGOT IKAN CUPANG ALAM (WILD BETTA, Betta imbellis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anjang Bangun Prasetio

    2013-08-01

    dan 3:1 dengan jumlah ulangan masing-masing sebanyak enam kali. Sebagai kontrol, ditambahkan juga perlakuan non transfeksi (non transgenik yaitu tanpa penyisipan gen GFP maupun RFP. Pengamatan dilakukan sejak perkembangan zigot mulai dari penghitungan derajat penetasan (HR dan sintasan larva (SR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan transfeksi tidak memperlihatkan pola yang jelas dari setiap perlakuan, namun secara umum tidak berbeda signifikan dengan kontrol non transgenik. PCR pada embrio dan larva menunjukkan hasil positif di mana DNA teramplifikasi pada ukuran sekitar 0,6 kb untuk beberapa ulangan. Dari hasil yang diperoleh ini dapat ditarik kesimpulan bahwa metode transfeksi efektif digunakan untuk transfer gen ikan cupang alam, wild betta (Betta imbellis.

  18. KEBERTAHANAN RUMAH GADANG DAN PERUBAHAN SOSIAL DI WILAYAH BUDAYA ALAM SURAMBI SUNGAI PAGU, KABUPATEN SOLOK SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafwan Syafwan

    2016-03-01

    Artikel ini merupakan intisari dari penelitian yang dilaksanakan di sebuah wilayah yang pernah diusulkan kepada UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia tentang kebertahanan rumah gadang yang terdapat di wilayah budaya Alam Surambi Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Fenomena ini unik, karena kontradikitif dengan fenomena umumnya di wilayah-wilayah lain di Minangkabau, di mana terdapat kecendrungan rumah gadang makin lama makin punah sebagai dampak perubahan sosio-kultural pada masyarakat Minangkabau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Penelitian ini menemukan enam faktor penyebab fenomena kebertahanan rumah gadang di wilayah ini, yaitu 1 faktor menegakkan harkat, martabat dan kehormatan kaum dan gelar kepenghuluan yang melekat pada kaum, 2 faktor merantau, 3 faktor asas patah tumbuh hilang berganti, 4 faktor lokal jenius “mangguntiang sibak baju”, 5 faktor lokal jenius “balah pinang” dan 6 faktor kawasan destinasi wisata. Kata Kunci: warisan dunia, budaya, kebertahanan, rumah gadang.

  19. ASEI-SEIR model with vaccination for dengue control in Shah Alam, Malaysia

    Science.gov (United States)

    Tay, Chai Jian; Teh, Su Yean; Koh, Hock Lye

    2018-03-01

    Epidemiology modelling provides an understanding of the underlying mechanisms that influence the spread of dengue disease. The most common mathematical models used are the compartment models abbreviated by ASI-SIR, ASEI-SIR and ASEI-SEIR. This paper starts with a discussion of these common models, followed by the derivation of the basic reproduction number (Ro) of each model. The value of Ro in ASI-SIR model is higher than that in ASEI-SIR and ASEI-SEIR models due to the exclusion of exposed adult mosquito in ASI-SIR model. Further, sensitivity analysis on Ro indicates that natural mortality and biting rate of adult mosquito have significant effects on dengue transmission dynamics. Next, an in-house mathematical model named MOSSEIR is developed, based upon the ASEI-SEIR compartment model, in which both mosquito and human populations are considered. The mosquito population is divided into four compartments consisting of aquatic mosquito, susceptible, exposed and infected adult mosquito; while the human population is classified into four compartments comprising susceptible, exposed, infected and recovered human. MOSSEIR is then used to replicate the number of dengue cases in 2010 for Shah Alam, a capital city of Selangor with high incidence of dengue fever. Finally, effectiveness of control strategies, including mosquito breeding sites control, fogging and vaccination, are evaluated for Shah Alam. Simulation results indicate that these three control strategies can significantly reduce dengue transmission, in theory. In reality, the effectiveness of traditional control methods such as elimination of mosquito breeding sites and fogging is below expectation due to non-compliance. Therefore, the adoption of a safe, effective and affordable vaccine remains the best prospect for controlling dengue.

  20. LIMBAH SERUTAN KAYU MATOA (Pometia pinnata SEBAGAI ZAT WARNA ALAM PADA KAIN BATIK SERAT SELULOSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haerudin

    2017-06-01

    Full Text Available Potensi limbah sumber daya alam di Indonesia hususnya limbah kayu-kayuan sangat melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dan belum miliki nilai jual yang sangat tinggi, salah satunya serutan kayu matoa. Pada penelitian ini mencoba melakukan ekperimen limbah serutan kayu matoa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku zat warna alam yang akan diaplikasikan pada kain batik serat selulosa.Tujuan dari  penelitian ini ingin melihat arah warna yang dihasilkan dari ekstraksi limbah serutan kayu matoa dengan melakukan beberapa perlakuan variasi suhu ekstrkasi 75°C dan 100°C dengan pelarut air, dalam suasana larutan celup pH asam 4 dan pH basa 10, serta perlakuan mordan akhir tawas 70 g/l dan tunjung 30 g/l, dari hasil ekperiment dilakukan uji beda warna (L, a, b dan uji ketahanan luntur warna pada pencucian.            Hasil uji beda warna (L,a,b pencelupan kayu matoa pada kain katun menghasilkan beda warna dengan kain standar uji dimana secara visualisasi dengan perlakuan suasana celup pH asam dengan mordan akhir tawas menghasilkan arah warna coklat sedang, dan dengan perlakuan mordan akhir tunjung menghasilkan arah warna coklat tua. Pada perlakuan suasana larutan celup pH basa dengan perlakuan mordan akhir tawas menghasilkan arah warna coklat muda serta dengan perlakuan mordan akhir tunjung mendapatkan arah warna coklat sedang. Dari hasil uji ketahanan luntur warna pada pencucian secara umum nilai yang diperoleh 4-5 dalam kategori baik.  

  1. Site suitability to tourist use or management programs South Marsa Alam, Red Sea, Egypt

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AMRO ABD-ELHAMID ABD-ELGAWAD

    2011-01-01

    Full Text Available Ammar MSA, Hassanein M, Madkour HA, Abd-Elgawad AE. 2011. Site suitability to tourist use or management programs South Marsa Alam, Red Sea, Egypt. Nusantara Bioscience 3: 36-43. Twenty sites in the southern Egyptian Red Sea (Marsa Alam-Ras Banas sector were surveyed principally for sensitivity significance throughout the periode 2002-2003. Sensitivity of the study area was derived from internationally known criteria, the key words of each criterion and a brief description of its use was described. The present study assigned for the first time a numerical total environmental significance score that gives a full sensitivity significance evaluation for any site to decide to select either for tourist use or management purposes. However, the results of the study still have the availability to arrange sites with respect to one criterion or only two or many of the used criteria whichever needed. Sites selected for protection are categorized as belonging to the following protected area categories: sites 7, 10 (category vi, site 18 (category ib, site 5 (category iv, sites 16, 17 (category ii. Sites selected for tourist uses are suggested to be classified into 2 categories: first category sites (sites 1, 3, 8, 11, 13, 15 which are recommended as tourist use sites with management of the sensitive resources beside non consumptive recreational activities like swimming, diving, boating, surfing, wind-surfing, jet skiing, bird watching, snorkelling, etc.; second category sites (sites 2, 4, 6, 9, 12, 14, 19, 20 which are recommended as tourist use sites with both non consumptive and managed consumptive recreational activities like fishing.

  2. Vesicular-arbuscular mycorrhizal status of plant species in the peat swamp forest of Setia Alam Jaya, Sebangau, Central Kalimantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suciatmih Suciatmih

    2003-06-01

    Full Text Available In order to describe the vesicular-arbuscular mycorrhizal (VAM status of plants growing on peat soil, a study was carried out inthe peat swamp forest of Setia Alam Jaya in Sebangau, Central Kalimantan. Out of 146 plant root samples belonging to 48 plantspecies from 25 families examined, all plants colonized by VAM fungi namely 14 (29.2% high level, 32 (66.7% medium level, and 2(4.1% low level respectively.

  3. Vesicular-arbuscular mycorrhizal status of plant species in the peat swamp forest of Setia Alam Jaya, Sebangau, Central Kalimantan

    OpenAIRE

    Suciatmih Suciatmih

    2003-01-01

    In order to describe the vesicular-arbuscular mycorrhizal (VAM) status of plants growing on peat soil, a study was carried out inthe peat swamp forest of Setia Alam Jaya in Sebangau, Central Kalimantan. Out of 146 plant root samples belonging to 48 plantspecies from 25 families examined, all plants colonized by VAM fungi namely 14 (29.2%) high level, 32 (66.7%) medium level, and 2(4.1%) low level respectively.

  4. KONTAMINASI MERKURI PADA SAMPEL LINGKUNGAN DAN FAKTOR RISIKO PADA MASYARAKAT DARI KEGIATAN PENAMBANGAN EMAS SKALA KECIL KRUENG SABEE PROVINSI ACEH (Mercury Contamination in the Environmental Samples and Risk Factors in Inhabitants of the Small Scale Gold

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofia Sofia

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kegiatan penambangan emas skala kecil dengan teknik amalgamasi dapat memberikan peluang introduksi merkuri (Hg ke lingkungan dan manusia. Penelitian kontaminasi Hg pada air minum, ikan, rambut kepala manusia, dan faktor risiko pada manusia telah dilakukan di wilayah Krueng Sabee, Provinsi Aceh. Metode pengambilan dan pengujian sampel yang mengandung Hg dilakukan dengan prosedur SNI, EPA dan WHO. Rancangan cross sectional survey dilakukan pada empat desa dengan 72 responden yang dipilih secara acak. Wawancara dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mendapatkan informasi terkait faktor risiko kesehatan. Pengukuran konsentrasi Hg untuk sampel air dan ikan dilakukan dengan Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometer dan untuk sampel rambut kepala menggunakan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry. Analisis data dilakukan dengan analisis varian, uji t sampel bebas, dan uji t satu sampel. Model prediksi dihasilkan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi Hg pada sampel air sumur sebesar 0,24 ± 0,25 µg/L; sampel ikan: Rastrellinger kanagurta,149,46 ± 2,00 µg/g, Selaroides sp, 58,6 ± 3,01 µg/g, Euthynnus affinis, 46,3 ± 2,98 µg/g; dan pada rambut kepala mulai dari 11,2 ± 4,02 µg/g hingga 48,3 ± 22,29 µg/g. Faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap konsentrasi Hg pada responden adalah status bekerja di Krueng Sabee, lokasi, lama tinggal, status pekerja tambang dan lama penggunaan pembakar amalgam. Faktor-faktor risiko ini memberi peran sebesar 45,8% terhadap akumulasi Hg di dalam rambut kepala responden.   ABSTRACT Small-scale gold mining activities with amalgamation process can contribute the entry of mercury (Hg into environment and humans. Research on Hg contamination in drinking water, fish, human head hair, and risk factors has been conducted in the area of Krueng Sabee, Aceh Province. Methods of samples collection and Hg concentrations testing conducted

  5. STATUS KEPEMILIKAN LAHAN DAN MODAL SOSIAL DESA PATENGAN DAN DESA ALAM ENDAH KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jadda Muthiah

    2017-05-01

    Full Text Available Patengan and Alam Endah villages located in the Rancabali District South Bandung. Both villages have identical characteristics to the region that most of the people engaged in agricultural with variations in the tourism sector. The identical characteristic make social capital comparation can be done. Differences in the two villages is contained in land tenure wich unlike Alam Endah Village that have private land tenure, Patengan Village are in state land tenure. The field research was conducted in June 2016. The depth interviews were conducted using a semi-structured questioner developed by Social Capital Assessment Tool (SCAT. Research is done by carefully observing the phenomenon using participant observation approach. Research showed that land tenure have effect on social capital (especially on trust, norm, caring and proactive action element which happened because public concern over restrictions on access to natural resources increase the value of social capital because people tend to give positive responses to avoid conflict. In contrary, a figure that have influence toward natural resources access followed by other society member makes social capital inevitable increase. Key word: Alam Endah Village, land tenure, Patengan Village, social capital  

  6. Struktur Vegetasi Kawasan Hutan Alam dan Hutan Rerdegradasi di Taman Nasional Tesso Nilo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Kusumo

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan Tesso Nilo merupakan kawasan dengan tingkat keanekaragaman tanaman berpembuluh dan merupakan habitat bagi satwa terancam punah yaitu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus. Kawasan ini tidak luput dari kegiatan perambahan dan di konversi menjadi perkebunan dan permukiman. Pembukaan lahan hutan akan mengakibatkan rusaknya fungsi hutan dan mengakibatkan musnahnya berbagai jenis flora dan fauna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh perambahan hutan terhadap strukur vegetasi kawasan hutan. Metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan sampling vegetasi petak dalam jalur dilokasi hutan alam dan hutan terdegradasi akibat perambahan. Hasil dianalisis untuk mengetahui kelimpahan vegetasi, indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman (Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambahan hutan mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur vegetasi. Perambahan mengakibatkan penurunan jumlah kelimpahan vegetasi, nilai keanekaragaman, dan dominansi jenis (indeks nilai penting baik pada tingkat semai, pancang, tiang dan pohon. Kata kunci: Taman Nasional Tesso Nilo, struktur vegetasi, perambahan ABSTRACT Tesso Nilo forest is an area with a greater diversity of vascular plants and habitat for an endangered species, namely the Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae and the Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus. This area was not spared from encroachment and conversion to plantations and settlements. Forest clearing will cause damage to forest functions and lead to the extinction of various species of flora and fauna. The purpose of this study was to determine the consequences caused by the encroachment of the structure of forest vegetation. The method used was a survey by sampling vegetation plots in the path of the location of natural forests and forests degraded due to encroachment. The results were analyzed to determine the

  7. PERANGKAT PEMBELAJARAN PERISTIWA ALAM DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Sunarsih

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran IPA dengan model pembelajaran cooperative learning tipe inside outside circle untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir kognitif dan menumbuhkan kemampuan komunikasi ilmiah siswa yang valid materi peristiwa alam. Uji coba skala terbatas dilakukan di SDN 02 Ambowetan. Uji coba skala luas kelas eksperimen SDN 01 Ambowetan VA, sedangkan kelas kontrol SDN 01 Ambowetan VB. Desain uji coba penelitian ini nonequivalent control group design. Prosedur pengembangan dan penelitian dikembangkan mengacu model pengembangan Dick dan Carry terdiri 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian diperoleh pengembangan perangkat pembelajaran menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe inside outside circle berupa silabus, RPP, bahan ajar, lembar tes formatif, lembar observasi kemampuan komunikasi ilmiah, dan angket respon siswa valid, efektif, dan praktis diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar materi peristiwa alam. Perangkat pembelajaran valid dengan nilai skor validitas akhir 3,43. Perangkat pembelajaran efektif terlihat peningkatan hasil uji N-gain menunjukkan hasil 0,50 pada klasifikasi tingkat sedang dan prosentase kemampuan ilmiah kelas eksperimen hasil sebesar 82%. Kriteria praktis dari nilai angket menunjukkan respon siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (73% > 67 %.Purpose of this study is produce device the learning cooperative learning type inside outside circle to improve cognitive ability students and foster communication skills scientific a valid on material natural events. Trials limited scale in the SDN 02 Ambowetan. Trials wide scale for experimental class in the SDN 01 Ambowetan 5A, while the control class SDN 01 Ambowetan 5B. Design wide scale nonequivalent control group design. Procedures the development and developed research Dick and Carry consisting of 4 stage define, design, develop, and disseminate

  8. Essential and toxic elements in foods of dietary intake from Shah Alam, Selangor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Suziana Ismail; Zaini Hamzah; Abdul Khalik Wood

    2005-01-01

    There is growing concern all over the world on health-related problems due to the foods consumed by the people. One of the area is the human exposure to metals (essential as well as toxic) which can be studied using a various techniques. Variety of daily food samples collected from various food outlets in a different area were studied. The selected foods were collected from various restaurant and food stalls around Shah Alam, Selangor. The chosen sets, including breakfast, lunch and dinner, were blended together, dried, and analyzed for its elemental contents using neutron activation analysis (NAA technique. The results show a variation of elemental contents in relation to the type of foods studied. The Na ranges from 0.91 to 4.1%, K ranges from 1.65% to 3.35%, Ca ranges from 1.03 to 21.39 ppm, Zn ranges from 11.32 to 18.49 ppm, Co ranges from 0.10 to 0.19 ppm, Mn ranges from 0.12 to 0.55 ppm, Cr ranges from 0.52 to 1.06 ppm and As ranges from 0.25 to 0.92 ppm. (Author)

  9. Meta-analysis of Jelajah Alam Sekitar (JAS Approach Implementation in Learning Procces

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Ngabekti

    2017-04-01

    Full Text Available The results of tracer studies on the approach of Jelajah Alam Sekitar (JAS or environment exploring learning has been detected is used in eight provinces in Indonesia and studied in the learning begin primary school to college. Then, how the effectiveness of the implementation of the JAS approach in improving the learning process. This study uses meta-analysis-data in the form of descriptive exploratory qualitative. Data was taken from the various thesis, and research faculty in the last 10 years. Data analysis was performed by calculating the percentage of the same findings for similar problems. The results showed a wide range of studies using different methods and approach such as qualitative descriptive, quasi-experimental, PTK and R and D to produce evidence that the approach JAS effective when applied in teaching, especially teaching biology in a variety of teaching materials. Various studies have shown the approach JAS managed to increase learning outcomes, can differentiate learning outcomes between treatment and control groups in which the treatment group had a mean score higher. Models/strategies/methods centered learning students are very relevant to implementation approach JAS making it seem more real, like a model of cooperative learning, think pair share, strategy role-playing, the investigation group, learning cycle 5e, hands-on activity, and so on, making it possible to continuously assessed and developed in the paradigm of competency-based curriculum developed.

  10. Pembelajaran Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini di Sekolah Alam Exelentia Pamekasan Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Nikmatul Rabbiyanti

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini ingin mengetahui pola pembelajaran Bahasa Inggris Pada UsiaDini di Sekolah Alam Excelentia Pamekasan Madura, termasuk kelebihan, dan kelemahannya. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pembelajaran bahasainggris di PAUD SAE Pamekasan menggunakan dua pola pembelajaran yaitu: 1 Bahasa Inggris sebagai media/materi pembelajaran dengan menggunakanaktivitas Indoor maupun outdoor, seperti: songs, story tellings, project, question and answer, games, brainstorming, group discussion, dengan pendekatannatural approach, total physical response, audio lingual method. Aktivitas pembelajaran tersebut dibantu dengan media flashcards, realia, audio visual,worksheet dan lain lain. 2 Bahasa Inggris sebagai media instruksi dalamsemua mata pelajaran dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari di SAE Pamekasan. Kelebihan Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD SAEPamekasan adalah: a Situasi dan lingkungan belajar yang menyenangkan, b Fasilitator yang memiliki keterampilan cukup baik, c Jumlah peserta didikyang terbatas/kelas kecil, d Lengkapnya sarana dan prasarana yangmendukung pembelajaran, e Materi yang menyenangkan dan mudah dipahami, f Tidak ada pekerjaan rumah, g Peran serta orang tua dalamproses pembelajaran bahasa Inggris yang cukup baik. Kelemahannya adalah: aPenggunaan Bahasa Ibu (bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran, b Pronunciation fasilitator yang terkadang tidak sesuaidengan ejaan dan pelafalan yang benar, c Pencampuran jenjang pendidikan dalam satu lokasi pembelajaran yang membuat sesama siswa salingmengganggu konsentrasi.

  11. GAYA HIDUP DAN STATUS KESEHATAN SOPIR BUS SUMBER ALAM DI KABUPATEN PURWOREJO, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Musbyarini

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} The general objective of this research was to analyze the correlation between life style with health status of Sumber Alam’s Drivers in Purworejo District, Central Java. The research was conducted using cross sectional study design from July through August 2009 in PO Sumber Alam Purworejo District. Sample was chosen by simple random sampling which resulted 67 drivers. Almost all the samples (91% had smoking habit and all of the samples had no habit on alcohol drinking. More than half (58.2% had excersice habit. The physical activity levels in work day was higher than that in holiday  (p   Key words : life style, nutritional status, and health status

  12. KAJIAN FILOSOFIS TERHADAP PEMIKIRAN HUMAN- EKOLOGI DALAM PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM (Philosophical Studies of Human Ecology Thinking on Natual Resource Use

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaidy Armawi

    2013-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian inibertujuan untuk memberikan alternatif solusi terhadap upaya mengurangi dampak kerusakan lingkungan akibat ekploitasi sumberdaya alam yang dilakukan manusia melalui proses pembangunan dengan pendekatan filosofi apakah hakikat dan esensi dari manusiadan bagaimana kedudukannya di alam semesta ini? Apa yang harus dilakukan manusia untuk menjaga dan mengembangkan kehidupan diri dan lingkungannya?Penelitian merupakan penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif. Metoda yang digunakan adalah  verstehen,interpretasi,  hermeneutika dan heuristik. Hasil  penelitian menunjukkan bahwaproses pembangunan dan upaya manusia dalam melakukan eksploitasi sumberdaya alam yang tidak rasional dan hanya mementingkan “syahwat” keserakahan dan kenikmatan (hedonisme telah memberi andil yang cukup penting dalam membentuk selera konsumtifisme. Eksploitasi sumberdaya alam berdasarkan pandangan yang individualistik-materialistik, telah menyebabkan timbulnya konflik-konflik yang berakibat pada korban manusia dan kerusakan lingkungan serta menciptakan jurang pemisah antara kesejahteraan dan kemiskinan. Oleh karena itu, dalam pembangunan diperlukan kerangka pemikiran yang bersifat antro-ekologis-filsafati (human ecology. Karena dengan kerangka pemikiran atau paradigma tersebut berbagai dimensi dapat terangkum di dalameksistensi manusia dan eksistensi lain menurut ukuran kemanusiandi dalam dirinya. Dengan demikian,apa yang dikatakan pembangunan yang berwajah insani dan lestari lingkungannya dalam pertimbangan dimensi waktu, manusia, alam serta dimensi religius dapat terbawa. Analisa dampak lingkungan dalam perencanaan pembangunan tidak cukup hanya dengan mempertimbangkan aspek teknis seperti analisa kerusakan, pencemaran dan kelestarian lingkungan, akan tetapi aspek non-teknis, yakni nilai etis yang didasarkan pada kearifan manusia dan kearifan lokal juga penting diperhatikan,agar tidak terjadi penolakan-penolakan dan konflik antarunsur ekologi

  13. ANALISIS USAHA TENUN IKAT BERBASIS PEWARNA ALAM DI KABUPATEN SUMBA TIMUR: Kasus di Kecamatan Kambera dan Umalulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murniati -

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembuatan kain tenun ikat Sumba Timur menggunakan pewarna alam dari bagian tumbuhan. Kerajinan tersebut sudah berkembang dari semula bersifat subsisten menjadi komersial. Namun pengembangannya belum optimal dan belum mendapat dukungan secara signifikan dari para pihak terkait. Penelitian bertujuan menganalisis usaha tenun ikat, meliputi  proses dan biaya produksi serta pendapatan pengrajin, jenis-jenis tumbuhan pewarna yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pengrajin, para pihak terkait dan dukungan yang diperlukan untuk keberlanjutan dan pengembangan usaha. Penelitian dilakukan di tiga kelurahan/desa pada Bulan Februari dan Juni 2014 melalui metode wawancara, dialog dan pengamatan lapangan. Usaha kerajinan tenun ikat di Kabupaten Sumba Timur tergolong industri mikro. Tenaga kerja berasal dari anggota keluarga terutama ibu dan anak wanita. Biaya produksi dan harga jual produk (selendang, sarung dan kain sangat bervariasi antar pengrajin. Rata-rata volume kerja pengrajin 7,91 unit benang per tahun dan rata-rata pendapatan pengrajin Rp1.133.122,- per bulan. Dua jenis tumbuhan yang digunakan sebagai sumber pewarna alam utama adalah Indigofera tinctoria L. dan Morinda citrifolia L. yang dipungut dari alam. Belum ada usaha budidaya jenis-jenis tersebut secara signifikan. Produktivitas kerja pengrajin belum optimal dan bahan baku sumber pewarna alam semakin sulit diperoleh. Produk kain tenun masih terpaku pada motif dan warna atau corak tradisional sehingga segmen pasarnya terbatas. Untuk menjamin keberlanjutan dan pengembangan usaha tenun ikat di Sumba Timur, budidaya jenis-jenis tumbuhan penghasil pewarna alam sudah sangat mendesak dilakukan. Perlu pula mengenalkan jenis-jenis tumbuhan penghasil warna alternatif.  Untuk memperluas segmen pasar diperlukan pengenalan motif dan warna atau corak alternatif sehingga produknya lebih bervariasi.         Kata kunci: Tenun ikat,  pewarna alam,  pengrajin, biaya produksi, volume kerja

  14. KERTAS SENI BERBAHAN LIMBAH PEWARNA ALAM RUMPUT LAUT JENIS SARGASSUM, ULVA DAN PELEPAH PISANG ABAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guring Briegel Mandegani

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKKertas seni merupakan kerajinan tangan dengan bahan dasar berbagai macam tanaman berserat. Serat pisang abaka, serat jerami dan serat padi telah mampu diolah menjadi kertas seni secara mandiri tanpa bahan perekat tambahan. Selama ini industri kertas seni yang ada sebagian besar menggunakan bahan baku pelepah pisang raja, pisang abaka, jerami, serat padi dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan keanekaragaman bahan baku, di antaranya dengan memanfaatkan material dari rumput laut maupun limbah rumput laut limbah pewarna alam tekstil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter kertas seni yang terbuat dari limbah pewarna alam dari rumput laut Sargassum sp. dan Ulva serta kombinasinya dengan material serat pisang abaka. Bahan baku pelepah pisang abaka dan limbah rumput laut diolah dengan cara pencacahan dengan ukuran 2-3 cm, direbus dengan soda api selama 2 jam, kemudian disaring dan didinginkan. Bahan kemudian saling dikombinasi dan dijadikan pulp menggunakan mesin blender. Pulp kemudian dicetak dan dianalisis secara fisik. Limbah rumput laut jenis Sargassum sp. dan Ulva dalam keadaan murni (100% tidak dapat digunakan sebagai bahan pembuatan produk kertas seni, dikarenakan kandungan selulosa yang masih di bawah 40% sehingga kertas yang dihasilkan dari proses pencetakan bersifat rapuh, mudah sobek dan tidak rekat antara satu dengan yang lain. Sedangkan kertas dengan campuran serat pisang abaka, menghasilkan kualitas kertas seni dengan kekuatan fisik yang lebih baik daripada kertas seni murni dari rumput laut Sargassum sp. dan Ulva. Kata Kunci: kertas seni, rumput laut, Sargassum sp., Ulva, pisang abaka  ABSTRACTPaper art is a craft that uses a wide variety of fibrous plants. Abaca, straw and rice fibers can be processed into paper art independently without additional adhesive material. During this time, the existing art paper industries use many raw materials such as banana, abaca, etc., Therefore, it is

  15. Prevalence of Methicillin and Vancomycin resistant Staphylococcus aureus colonization in nasopharynx; Amir-Alam hospital, 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasibi M

    2007-07-01

    Full Text Available Background: Staphylococcus aureus is one of the most common causes of nosocomial infections with high morbidity and mortality rate. Traditionally, methicillin resistant staphylococcus aureus has been considered a major nosocomial pathogen in healthcare facilities, but in the past decade, it has been observed emerging in the community as well. Informations regarding hospital microbial colonization could be an important step for prevention of nosocomial infections. Our objective was clarifying the prevalence of methicillin resistant and vancomycin resistant staphylococcus aureus colonization in nasopharynx. Methods: A descriptive cross sectional study was carried on 106 patients and nursing staff of surgery and hemodialysis wards in Amir-Alam hospital from April 2005 to July 2005. The samples were collected from nasal region of cases using cotton swab by two experienced technician and were sent to laboratory for culture and antibiogram. Results: Twenty six (29.5% out of 106 cases were nasopharyngeal carriers of staphylococcus aureus. Eight cases (7.5% had methicillin resistant staphylococcus aureus. The most frequent colonization rate was seen in hemodialysis nursing staff and in all of them methicillin resistant staphylococcus aureus was reported. Carrier rates in hemodialysis patients were twice compared to surgery ward patients. The interesting point was that no sample of vancomycin resistant staphylococcus aureus was isolated. Conclusion: Prevalence of methicillin resistant staphylococcus aureus colonization seems to be increased; therefore proper management for controlling this problem is mandatory. The results of the present study suggest that the prevalence of methicillin resistant staphylococcus aureus infections is higher than was expected in Iran and vigorous preventive strategies should therefore be taken to stop the growth of this major health problem.

  16. Arima and integrated arfima models for forecasting air pollution index in Shah Alam, Selangor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lim, Ying Siew; Lim, Ying Chin; Pauline, Mah Jin Wee

    2008-01-01

    Air pollution is one of the major issues that has been affecting human health, agricultural crops, forest species and ecosystems. Since 1980, Malaysia has had a series of haze episodes and the worst ever was reported in 1997. As a result, the government has established the Malaysia Air Quality Guidelines, the Air Pollution Index (API) and Haze Action Plan, to improve the air quality. The API was introduced as an index system for classifying and reporting the ambient air quality in Malaysia. The API for a given period is calculated based on the sub-index value (sub-API) for all the five air pollutants, namely sulphur dioxide (SO 2 ), nitrogen dioxide (NO 2 ), ozone (O 3 ), carbon monoxide (CO) and particulate matter below 10 micron size (PM 10 ). The forecast of air pollution can be used for air pollution assessment and management. It can serve as information and warning to the public in cases of high air pollution levels and for policy management of many different chemical compounds. Hence, the objective of this project is to fit and illustrate the use of time series models in forecasting the API in Shah Alam, Selangor. The data used in this study consists of 70 monthly observations of API (from March 1998 to December 2003) published in the Annual Reports of the Department of Environment, Selangor. The time series models that were being considered were the Integrated Autoregressive Moving Average (ARIMA) and the Integrated Long Memory Model (ARFIMA) models. The lowest MAE, RMSE and MAPE values were used as the model selection criteria. Between these two models considered, the integrated ARFIMA model appears to be the better model as it has the lowest MAPE value. However, the actual value of May 2003 falls outside the 95% forecast interval, probably due to emissions from mobile sources (i.e., motor vehicles), industrial emissions, burning of solid wastes and forest fires. (author)

  17. POLITIK KOLONIAL DAN PERKEMBANGAN SENI TARI DI PURO PAKUALAMAN PADA MASA PEMERINTAHAN PAKU ALAM IV (1864-1878

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HY. Agus Murdyastomo

    2012-06-01

    Full Text Available Pusat budaya di Yogyakarta selama ini yang lebih banyak diketahui oleh masyarakat adalah Kraton Kasultanan Yogyakarta,  tetapi sesungguhnya selain Kraton Kasutanan masih terdapat pusat budaya yang lain yaitu Pura Paku Alaman. Di Kadipaten telah terlahir tokoh-tokoh yang sangat memperhatikan kelestarian budaya Jawa khususnya seni tari tradisi. Salah satunya adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam IV, yang pada masa ia berkuasa, budaya Barat yang dibawa oleh kaum kolonialis melanda daerah jajahan. Hadirnya budaya asing tentu sulit untuk ditolak. Namun demikian denga piawainya KGPAA Paku Alam IV, justru mengadopsi budaya Barat, tetapi ditampilkan dengan rasa dan estetika Jawa, dalam bentuk tari klasik. Sehingga pada masanya lahir repertoar tari baru yang memperkaya seni tari tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perkembangan seni tari di Pura Pakualaman pada masa pemerintahan KGPAA Paku Alam IV, dan hal-hal apa yang melatarbelakangi penciptaannya. Dalam rangka mewujudkan rekonstruksi ini dilakukan dengan metode sejarah kritis, yang tahapannya meliputi Pertama, Heuristik, atau pencarian dan pengumpulan sumber data sejarah, yang dalam hal ini dilakukan di BPAD DIY, dan di Perpustakaan Pura Pakualaman. Di kedua lembaga tersebut tersimpan arsip tentang Paku Alaman, dan juga naskah-naskah yang berkaitan dengan penciptaan tari. Kedua, Kritik, atau pengujian terhadap sumber-sumber yang terkumpul, sumber yang telah terkumpul diuji dari segi fisik untuk memperoleh otentisitas, kemudian membandingkan informasi yang termuat dengan informasi dari sumber yang berbeda, untuk memperoleh keterpercayaan atau kredibilitas.  Ketiga, Interpretasi yaitu informasi yang ada dikaji untuk diangkat fakta-fakta sejarahnya, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah kisah sejarah. Untuk memperkuat interpratasi dan pemaknaan rangkaian fakta digunakan juga pendekatan budaya dalam hal ini digunakan teori akulturasi dan asimilasi. Keempat Kisah yang

  18. Analisis Koefisien Absorpsi Bunyi Pada Komposit Penguat Serat Alam Dengan Menggunakan Alat Uji Tabung Impedansi 2 Microphone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cok Istri Putri Kusuma Kencanawati

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Dalam perambatannya gelombang bunyi dapat di halangi dengan menggunakan suatu medium yang memiliki sifat-sifatkedap suara, sehingga energi yang ditransmisikan akan mampu dikurangi/dihambat oleh medium tersebut. Salah satumetode yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kemampuan peredaman (koefisien absorpsi suatu mediumterhadap gelombang bunyi yang datang dapat diketahui dengan menggunakan Tabung Impedansi 2 Microphone.Sedangkan sebagai mediumnya adalah panel komposit. Mengingat dalam perkembangan ilmu bahan saat ini banyak digunakan komposit dengan penguat serat alam, dan salah satu sifat yang dikaji adalah sifat akustiknya. Kajian ini lebihmenitik beratkan sifat akustik komposit berpenguat serat alam, mengingat selama ini banyak serat alam yang terbuangpercuma menjadi limbahsehingga mencemari lingkungan. Jenis-jenis serat alam yang digunakan sebagai penguatantara lain : serat serabut kelapa, serat jerami, serat batang pisang, serat nenas, serat kapuk dan serat batang kelapasawit, sedangkan frekuensi pengukuran koefisien absorpsi terhadap medium ini berkisar anatra 200 hz sampai dengan1400 hz, dengan ketebalan spesiemn uji antara 2 mm sampai dengan 4 mmdengan menggunakan metode pengujianTabung impedansi 2 mikrophone, sesuai dengan standart ISO 10534-2:1998 and American Standart forTestingMaterials (ASTM E1050-98. Dalam kajian ini diperoleh kesimpulan bahwa pada frekuensi rendah koefisienabsorpsi bahan cukup tinggi antara 0,4 sampai dengan 0,6 dan kemampuan serap bunyi ini akan menurun denganmeningkatnya frekuensi, sedangkan pengaruh ketebalan bahan juga mempengaruhi sifat akustiknya.Kata kunci: komposit, serat alam, koefisien absorpsi, tabung impedansi Abstract: In the propagation of sound waves can be prevented by using a medium that has properties soundproofed, so that thetransmitted energy to be able to be reduced / inhibited by the medium. One method that can be used to determine theability of damping (absorption coefficient of a

  19. Gambir (Uncaria gambir Roxb Sebagai Pewarna Alam Kain Batik Sutera, Katun, dan Rayon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofyan Sofyan

    2016-12-01

    Full Text Available Gambier (Uncaria gambir Roxb. is one of main commodities in West Sumatra Province where most of the products are exported in raw gambier form. Many benefits that can be derived from gambier, but there is no diversify of this product. The research was aimed to use gambier as natural dyes in batik fabric and to see the quality of the batik that had been dyed. The study was conducted by varying the type of fabric (silk, cotton, and rayon and the type of mordant or color fixer namely lime (CaO, alum (Al2(SO43, and ferous salt (FeSO4. The fabrics which had been dyed were tested color direction, color fastness of washing, light, rubbing, moreover acid and alkaline perspiration. The results showed that the color direction was brownish with different color darkness depending on the type of mordant used. The results of testing on color fastness were good to excellent averagely. In term of the type of fabric, from the three types of fabric used, silk gave the best result in terms of color fastness of washing and perspiration of acid and alkaline with average test results was good to excellent (scale 4-5. The use of different types of mordant had not given significant effect on testing of color fastness to light and rubbing. ABSTRAKGambir (Uncaria gambir Roxb. merupakan salah satu komoditi unggulan Provinsi Sumatera Barat dimana hampir sebagian besar produknya diekspor dalam bentuk gambir mentah. Sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh dari gambir, namun belum ada hilirisasi produk ini di dalam negeri. Tujuan penelitian adalah menggunakan gambir sebagai pewarna alam pada kain batik dan melihat kualitas kain batik yang telah diwarnai. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan jenis kain (sutera, katun, dan rayon dan jenis mordan atau pembangkit warna yaitu kapur (CaO, tawas (Al2(SO43, dan tunjung (FeSO4. Kain yang telah diwarnai dilakukan pengujian arah/beda warna, ketahanan luntur warna terhadap pencucian, sinar, gosokan, dan keringat asam dan basa

  20. STUDI PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT FIKSASI TERHADAP KUALITAS WARNA KAIN BATIK DENGAN PEWARNA ALAM LIMBAH KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium Lappaceum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Amalia

    2016-12-01

    Full Text Available Pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan menggunakan zat warna alami dan zat warna sintetis. Keunggulan zat warna alam antara lain lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Salah satu zat warna alam yang berasal dari limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kulit buah rambutan. Kelemahan dari penggunaan pewarna alam yaitu ketahanan luntur warna dan intesitas (ketuaan warna yang relatif kurang baik. Penggunaan zat fiksasi adalah salah alternatif untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan konsentrasi dan jenis zat fiksasi kapur, tawas dan tunjung pada proses fiksasi terhadap daya tahan luntur dan penodaan warna kain batik katun yang dicelup dengan zwa ekstrak kulit buah rambutan. Bahan yang digunakan adalah kain batik katun yang dicelup dengan ekstrak zwa kulit buah rambutan, kemudian dilanjutkan pengerjaan fiksasi pada larutan kapur dengan variasi konsentrasi 5 g/l, 25 g/l dan 45 g/l pada setiap zat fiksasi sebagai variabel bebas dan variabel terikat yaitu ketahanan luntur dan penodaan warna terhadap pencucian. Hasil uji ketahanan luntur dan penodaan warna menunjukkan bahwa penggunaan zat fiksasi tawas didapatkan nilai ketahanan luntur yang lebih baik dibandingkan dengan zat fiksasi kapur dan tunjung sedangkan pada konsentrasi zat fiksasi yang berbeda menunjukkan bahwa pada penggunaan konsentrasi bahan fiksasi yang lebih tinggi (25% dan 45%, nilai greyscale dan stainingscale akan semakin baik.Kata kunci : rambutan, pewarna alam, kain, fiksasi

  1. "The Tower in Red and Yellow": Using Children's Drawings in Formative Research for "Alam Simsim," an Educational Television Series for Egyptian Children.

    Science.gov (United States)

    Montasser, Alyaa; Cole, Charlotte; Fuld, Janice

    2002-01-01

    Provides examples from a study of six test segments of the television series "Alam Simsim," the Egyptian "Sesame Street," to illustrate how a systematic analysis of children's artwork can be used with other research tools to gain feedback from children. Shows how formative research is used to bring children into the production…

  2. Penyuluhan Dan Pelatihan Teknologi Pemanfaatan Tanaman Obat Berbasis Kearifan Dan Sumber Daya Alam Lokal Untuk Perbaikan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Karangsari Wedomartani Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2017-02-01

    Full Text Available Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pemanfaatan tanaman obat berbasis kearifan dan sumber daya alam lokal untuk perbaikan tingkat kesehatan masyarakat desa karangsari wedomartani Sleman. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan wawasan, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan kepada warga terutama para remaja dan  ibu –ibu dalam memanfaatkan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai minuman kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016 dengan peserta kegiatan adalah remaja dan ibu-ibu PKK desa Wedomartani Sleman. Kegiatan ini diawali dengan analisis permasalahan di lapangan, diikuti oleh persiapan rancangan  pelaksanaan program, pelatihan dan sosialisasi program yang dilengkapi alat dan bahan serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi serta pengarahan pembuatan minuman kesehatan berbasis sumber daya alam local. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% para peserta pelatihan merasakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan memiliki kemauan yang kuat untuk belajar hal baru. Dengan pelatihan yang berkelanjutan,diharapkan peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup bahkan menunjang kebutuhan ekonomi.   Kata kunci: Tanaman obat, sumber daya alam local

  3. Vegetasi Habitat Komodo dalam Bentang Alam Riung dan Pulau Ontoloe di Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willem Amu Blegur

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji vegetasi habitat komodo dalam bentang alam Riung dan Ontoloe. Ekosistem karst mendominasi di Riung dan Ontoloe. Lokasi kajian merupakan taman nasional yaitu CA Wolo Tado, CA Riung dan TWAL 17 Pulau. Taman nasional ditetapkan pada tahun 1992 dan 1996. Pembakaran sabana di hutan sabana atau savanna woodland dengan skala kecil menjaga ketersediaan sabana di Pulau Besar, Flores. Sabana tersebut merupakan sumber makanan bagi pakan komodo yaitu rusa (Cervus timorensis. Sebaliknya, di Pulau Kecil atau Ontoloe tidak ada pembakaran sabana berskala kecil. Secara khusus, penelitian ini, mempelajari: a tipe ekosistem penyusun bentang alam Pulau Besar dan Pulau Kecil; b cacah jenis, densitas dan growth form vegetasi habitat; c kualitas ἀsiko kimia tanah yaitu temperatur, tekstur, pH, NO3, NH4,  PO4, K tersedia; udara yaitu temperatur dan salinitas air ekosistem hutan bakau. Data dikoleksi dengan  kuadrat plot dengan bantuan transek. Ukuran plot pada ekosistem hutan bakau, hutan ekoton dan hutan legong 20mx20m dengan ulangan 4x. Sedangkan  padang rumput yang jarang pohon, ukuran plot 100mx100m dengan ulangan 4x. Data dicuplik berupa: cacah jenis, densitas dan growth form penyusun vegetasi.  Data ἀsikokimia  tanah, udara dan air dicuplik di bawah kanopi dan gap kanopi. Hasil yang diperoleh tipe ekosistem habitat di Pulau Besar lebih banyak daripada di Pulau Kecil yaitu ekosistem hutan bakau, hutan ekoton, hutan sabana, dan hutan legong. Cacah jenis, densitas dan growth form di Pulau Besar juga lebih tinggi daripada di Pulau Kecil. Hal ini merespon tekstur tanah, kadar NO3, kadar NH4 dan temperatur. Pada Pulau Kecil, ditemukan ancaman dengan densitas yang cukup tinggi per 4 ha yaitu sapling L. glauca 179 individu, A. lebbeck 353 individu dan semak L. camara 169 individu. Hal ini membuktikan bahwa pembakaran hutan sabana dengan skala kecil menjaga ketersediaan sabana di Pulau Besar, sehingga komodo akan terlindungi.   This study

  4. PROSFEKTIF METODE SAMPEL DARAH KERING DALAM BIOANALISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supandi Supandi

    2017-08-01

    Full Text Available Biosampling of dried blood spot method became lately very interested in bioanalysis, some of the advantages given in this method compared to conventional venous canulla (venipuncture; less invasive making it more pleasant for the patient or subject, requires small volume, requires simple transportation process and storage did not need special equipment, suod stabilizes analit and reduces risk of infection. The method of dried blood spot is done by invasive light on the finger or heel prick and then spike on filter paper and dried at room temperature or under nitrogen flow with controlled humidity and stored in bag with desiccant packages, than it analyzed using validation bioanalyzing method. Dried blood spot method can be applied on bioanalysis test for pharmacokinetic, toksikokinetic , epidemiologic and Teurapeutic drug monitoring.

  5. Improving Energy Conservation Using Six Sigma Methodology at Faculty of Computer and Mathematical Sciences (FSKM), Universiti Teknologi Mara (UiTM), Shah Alam

    OpenAIRE

    Nur Hidayah binti Mohd Razali; Wan Mohamad Asyraf

    2014-01-01

    Electrical consumption is increasing rapidly in Malaysia due to the sustenance of a modern economy way of living. Recently, the Vice Chancellor of University Technology MARA, Tan Sri Dato? Professor Ir Dr Sahol Hamid Abu Bakar has shown a great deal of concern regarding the high electrical energy consumption in UiTM?s main campus in Shah Alam. This study seeks to evaluate the factors that contribute to high electrical energy consumption in the Faculty of Computer and Mathematical Sciences (FS...

  6. PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN CUPANG ALAM (Betta imbellis YANG DIBERI HORMON PERTUMBUHAN REKOMBINAN MELALUI PERENDAMAN DAN PAKAN ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Primanita Hayuningtyas

    2017-01-01

    Full Text Available Pemberian hormon pertumbuhan rekombinan (recombinant growth hormone/rGH dapat meningkatkan pertumbuhan ikan. Pemberian rGH yang berasal dari ikan kerapu kertang (rEIGH diharapkan meningkatkan pertumbuhan ikan cupang alam (Betta imbellis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan ikan cupang alam (Betta imbellis yang telah diberi rGH ikan kerapu kertang (rEIGH melalui perendaman dan pakan alami. Pemberian rGH dilakukan melalui perendaman dengan dosis yang sama 1,5 mg/L pada larva umur lima hari. Kejut salinitas pada 20 ppt selama 90 detik dilakukan sebelum direndam dalam 100 mL larutan rGH selama satu jam. Pemberian rGH dilanjutkan setelah satu minggu menggunakan pakan alami yang sudah diperkaya rGH dengan dosis 0; 0,3; 3; dan 30 mg/L; serta kontrol tanpa perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Pakan alami yang digunakan meliputi nauplii Artemia, Moina, cacing Tubifex, dan bloodworm yang diberi secara bertahap mengikuti bukaan mulut, dengan frekuensi pemberian dua kali sehari. Pemberian pakan rGH dilakukan dua kali dalam seminggu pada hari senin dan kamis dan diberikan pada pagi hari saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi terbaik adalah pemberian rGH melalui perendaman 1,5 mg/L yang dikombinasikan dengan oral dosis 3 mg/L air. Laju pertumbuhan ikan cupang yang dihasilkan sebesar 5,54% dan rataan bobot akhir 1,03 ± 0,26 g atau sekitar 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan kontrol (P<0,05. Pemberian rGH melalui perendaman saja sudah dapat meningkatkan pertumbuhan ikan cupang alam tetapi akan lebih baik jika dikombinasikan dengan pemberian rGH melalui pakan alami dosis berkisar 0,3-3 mg/L. The used of recombinant growth hormone (rGH for wild betta fish could enhance growth performance. The use of rGH of giant grouper fish (rEIGH is expected to enhance the growth performance of wild betta fish. The aim of this study is to determine the performance of wild betta fish treated with the

  7. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  8. Quality of life among residents in a sub-urban area. Case study: Puncak Alam, Selangor, Malaysia.

    Science.gov (United States)

    Leh, Oliver Ling Hoon; Mahbot, Norseha Mohd; Asma Aqmalina Hadzaman, Nur; Azyyati Marzukhi, Marlyana; Abdullah, Jamalunlaili

    2018-02-01

    Along with the sub-urbanisation, people working in urban can stay in the sub-urban areas. Sub-urban housing areas provide cheaper and larger houses and more greenery environment. However, the residents are required to travel in longer distance. The effect on Quality of Life (QOL) due to the migration to sub-urban areas may not be positive even with the better environmental quality and lower direct housing cost. Puncak Alam, a new sub-urban area in Selangor, Malaysia had been chosen as the study area to examine the change of QOL among the residents after they moved into the study area. Through a questionnaire survey, the satisfaction of residents on the various aspects/indicators of QOL were examined. Through the statistical analysis, it is found that slightly more than half of the respondents felt that the QOL was dropped after they were moved to the study area. The sub-urban area did provide better quality for their residents. It had increased respondents’ satisfaction on most of the indicators in the aspects of economic, social and physical. However, due to the decreasing of satisfaction in job opportunities, family life, social activities, safety, and transportation system, most of the respondents were felt that their QOL were dropped.

  9. STUDY ON MACROZOOBENTHOS COMMUNITY IN THE WATERS OF THE RIVER AIR PERIKAN MUNICIPALITY OF PAGAR ALAM SOUTH SUMATRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rafles Tampubolon

    2017-11-01

    Full Text Available The research entitled “ Study on Macrozoobenthos Community in the Waters of the River Air Perikan Pagar Alam Municipality”, was conducted from November 2007 until March 2008. The aims of the research: to know about composition, density, diversity index, dominancy index, and similarity index, which based on the different microhabitat types. Sampling was carried out on November 2007. Five sampling stations were determined by survey method and the Purposive Sampling method was used at each sampling point to find stony, gravel, sandy and leaf pack area as a different microhabitat substrate. Twenty one orders (Ephemeroptera, Trichoptera, Diptera, Plecoptera, Collembola, Hemiptera, Odonata, Coleoptera, Lepidoptera, Megaloptera, Hymenoptera, Orthoptera, Decapoda, Plesiopora, Tricladida, Amphipoda, Isopoda, Mesogastropoda, Ctenobranchiata, Eulamellibranchiata, and Rhynchobdellida which are consisted of 70 families and 151 genera were identified from four types of substrates on each sampling station. According to this research, station 4 has the highest in composition (80 genera, and the lowest one at station 1(33 genera. The highest abundance was 12589 ind./m2 found in the station 5, and the lowest one was in the station 1 approximately 880 ind./m2. For the diversity index value, station 3 was the highest (3.1 and the lowest one was station 5 (1.9. The Dominancy index was found in station 5 at the sandy substrates was approximately 0,8 index, which dominated by Tubifex sp. There were differences species composition on each station.

  10. Mortality and length of therapy in soft tissue infections, Sina and Amir-Alam Hospitals (1989-99

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Geranpaieh L

    2002-11-01

    Full Text Available Introduction: Necrotizing soft tissue infections are one of the most dreaded infections in human and result in a very high rate of mortality. The treatment of these infections must be very aggressive and consists of radical debridement of all necrotic tissue accompanied by appropriate antibiotics. Materials and methods: This study was undertaken to assess the mortality rate, the time from diagnosis to cure, and some of the parameters which may affect mortality in our patients. In this descriptive, retrospective study first files from patients attended by necrotizing soft tissue infections including Fournier's gangrene or disease, gas gangrene, hemolytic streptococcal infections, myonecrosis, necrotizing fascitis and related subjects in Sina and Amir-Alam hospitals from 1989 to 1999 were studied. Data were extracted and analyzed by SPSS. Results: The total number of cases was 36. The median age was 47.69 years. Seven of the patients were female. The median time from onset to cure was 10 days. The most common site affected was the perineum and the most common etiology was perianal abscess. Diabetes mellitus was the underlying disease mostly observed. Half of the patients had received inappropriate treatments. In this group mortality was higher. Conclusion: It is crucial that general practitioners be acquainted with the diagnosis of necrotizing soft tissue infections so that patients are referred immediately to surgical centers. In our referral center the mortality was acceptable but it can be lowered further. The sex, sites of infection, underlying disease and etiologies in our patients were similar to patient in other countries except for alcoholism. It appears that data in foreign texts can be attributed to Iranian patients.

  11. KUASA DI WARIS: EKSPLOITASI KELAS UNTUK MEMPEREBUTKAN SUMBERDAYA ALAM (Power of Waris: Class Exploitation for Struggle to Obtain Natural Resources

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amilda Amilda

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Thesis ini mengkaji konflik kelas antara kelas dominan (Waris dan masyarakat Kubu dalam mengakses sumberdaya alam. Penelitian ini mempertanyakan mengapa konflik kelas yang mengeksploitasi masyarakat Kuhu masih terus dilakukan. Thesis ini dilakukan secara kualitatif dengan data yang didapat dari wawancara tidak terstruktur dengan orang Kubu dan Waris. Penelitian ini menemukan bahwa proses eksploitasi ini terjadi oleh karena klaim orang Waris terhadap tanah. Orang Kubu harus memberikan sebagian dari produk kayunya kepada Waris sebagai bentuk pembayaran pada Waris yang memiliki anak. Orang Kubu berusaha melawan eksploitasi ini dengan menyudutkan orang Waris secara moral dan menrhangun perlawanan dalam bentuk penyelundupan kayu dan penjualan kayu pada pihak lain. Proses perlawanan ini nrembentuk sejarah eksistensi orang Kuhu. Proses eksploitasi antar kelas ini terus berlanjut karena mereka saling membutuhkan. Orang Waris membutuhkan orang Kubu untuk mencukupi kebutuhan mereka, sementara orang Kubu berkepentingan untuk menjaga identitasnya dengan melakukan perlawanan   ABSTRACT This thesis discusses the inter-classes conflict between the waris as the dominant class, and the Kubu People as the subordinate one in their struggle to obtain the access to natural resources. The research is based on the question of why does the class conflict that exploited the Kubu by the waris is still maintained. This thesis is based on a qualitative research, and the data were obtained by using the unstructured interview with the Kubu and the waris. The result of the research shows that the relationship of exploitation between waris and Kubu is based on the claim of the land from the waris in which the Kubu got their income from that so-called waris land. Kubu people have to give a part of their woods-product to the waris as a payment for the protection. Such exploitation happened because the market economic system has widely use in woods product. Kubu People

  12. HUTAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT HATAM DI LINGKUNGAN CAGAR ALAM PEGUNUNGAN ARFAK (Forest In Hatam Community Live On Arfak Mountains Natural Reserve Environment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susan Trida Salosa

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Pegunungan Arfak adalah suatu wilayah dengan keunikan tersendiri di wilayah Propinsi Papua Barat. Wilayah ini didominasi oleh gunung-gunung yang tinggi dan ekosistemnya adalah ekosistem daerah pegunungan dan alpin, serta mengingat keunikan flora, fauna dan lingkungannya, maka wilayah ini ditetapkan sebagai Cagar AlamPegunungan Arfak. Wilayah Pegunungan Arfak ditempati oleh suku besar Arfak yang salah satu sub sukunya adalah sub suku Hatam. Hutan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Hatam. Terbentuknya kabupaten-kabupaten pemekaran secara tidak langsung akan berakibat terhadap kelestarian jenis yang ada di cagar alam. Analisis SWOT yang digunakan dalam studi ini dimaksudkan untuk merumuskan strategi-strategi yang memungkinkan untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat dan menjaga kelestarian cagar alam. Penelitian dilaksanakan di kampung Anggra dan Apui di Distrik Minyambouw pada bulan Juni 2013. Hasil studi menunjukkan bahwa hutan sangat berperan dalam kehidupan masyarakat terutama dalam mengaplikasi nilai budaya dalam kehidupan masyarakat. Strategi yang tepat untuk menjaga kelestarian hutan dan mengakomodasi kepentingan masyarakat diharapkan agar didasarkan pada kearifan masyarakat dalam memanfaatkan hutan. ABSTRACT Arfak Mountains is a region with its own uniqueness in the Province of West Papua. This region is dominated by high mountains with particularities of flora and fauna in ecosystems of mountain and alpine. Therefore, it is designated as a Natural Reservation of Arfak Mountains. Arfak Mountains region is occupied by a large tribe of Arfak which is Hatam is one of its sub-tribe. Forests are part of Hatam people's lives. Establishment of districts expansion will indirectly result in the preservation of species in natural reservation. SWOT analysis used in this study is intended to look at the potential strategies in accomodating people interest and preserving the natural reservation. The study was conducted in villages of

  13. Optimalisasi Peran Kodim Dalam Penanganan Tanggap Darurat Bencana Alam Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Di Kodim 0613/Ciamis Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ito Hediarto

    2016-12-01

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Optimalisasi Peran Komando Distrik Militer 0613/Ciamis Dalam Penanganan Tanggap Darurat Bencana Alam Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah.Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, yang dilakukan terhadap 10 orang, yaitu Komandan, Staf dan anggota Kodim 0613/Ciamis, selain itu juga melalui observasi serta studi pustaka untuk diperoleh data lalu dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini memberikan jawaban bahwa Kodim 0613/Ciamis dapat berperan maksimal dalam menangani tanggap darurat bencana alam di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Kegiatan dilakukan melalui  pengkajian secara cepat dan penentuan status terhadap lokasi kerusakan dan sumber daya, penyelamatan atau evakuasi dan perlindungan kelompok rentan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan kondisi darurat.Kegiatan pengkajian cepat dilakukan bila ada informasi bencana di wilayah Ciamis, dengan segera informasi tersebut diolah, penyelamatan atau evakuasi dilakukan oleh Kodim 0613/Ciamis setelah terjadi bencana dan bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Ciamis, pemenuhan kebutuhan dasar dilakukan oleh Kodim 0613/Ciamis dalam rangka melaksanakan program tanggap darurat bencana, pemulihan kondisi darurat dilakukan kerjasama antara aparat TNI, Polri, dan masyarakat serta pemerintah daerah. Keberhasilan Kodim 0613/Ciamis dalam menangani tanggap darurat memberikan dampak yang positif terhadap situasi kondisi sosial di Kabupaten Ciamis, dan berimplikasi terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Ciamis yang meliputi ketahanan idiologi, ketahanan politik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial budaya dan ketahanan pertahanan keamanan.Untuk lebih mengoptimalkan  peran dari Kodim 0613/Ciamis dalam menangani tanggap darurat, maka perlu diciptakan mekanisme yaitu Dandim diberikan peran yang lebih besar dalam mengambil tindakan saat tanggap darurat. Bupati dapat menunjuk Komandan Kodim sebagai komandan posko

  14. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES BUDIDAYA KARET ALAM DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY: STUDI KASUS DI PT. XYZ (The Increase of Natural Rubber Plantations Productivity with Green Productivity Approach: a Case Study at PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marimin Marimin

    2014-02-01

    Full Text Available Indonesia is the second largest natural rubber producer in the world with 28% of the total world production in 2010. In line with the growth of the world’s automotive industry, the needs of natural rubber as a complementary synthetic rubber products will also increase. The main objective of this research was to find the best alternative strategy to increase the productivity of the natural rubber plantations through the green productivity (GP approach. The case study was conducted at PT. XYZ, a private company which runs the plantation and processing of natural rubber businesses. The material flow analysis was performed to identify the seven green wastes. The best alternative strategy was determined by using the  analytical Hierarchy Process (AHP model developed into several improvement scenarios. The measurement of  the alternative strategy performance was rated as the future Green Productivity Index (GPI and compared with the value of current GPI, which had been calculated in the PT. XYZ, as the case study. The results of this research was  able to provide the best productivity improvement strategy, the level of company’s productivity which has been achieved, and the productivity levels of the implementation of the strategy chosen. Keywords: aHP, green productivity,  green wastes, natural rubber, green productivity index, latex   ABSTRAK Indonesia merupakan negara kedua penghasil karet alam terbesar di dunia dengan produksi sebesar 28% dari total produksi dunia di tahun 2010. Sejalan dengan bertumbuhnya industri otomotif dunia, kebutuhan karet alam sebagai produk komplementer karet sintetik akan turut mengalami peningkatan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merumuskan alternatif strategi terbaik pada peningkatan produktivitas proses budidaya karet alam melalui pendekatan konsep Green Productivity (GP. Studi kasus dilakukan di PT. XYZ, perusahaan swasta yang bergerak dibidang usaha perkebunan dan pengolahan karet alam. analisis

  15. Speech Rehabilitation For 10 Alaryngeal Patients Using Tracheoesophageal Puncture And Prosthesis Insertion In Amir Alam And Imam Khomeini Hospitals 2002-2003

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.T. Khorsi Ashtiani

    2006-05-01

    Full Text Available Background and Aim: Total laryngectomy following laryngeal cancer has many sequelae , that loss of voice is the most important of them. Tracheoesophageal puncture (TEP and prosthesis insertion has evolved into the most widely used and accepted technique for vocal rehabilitation. Materials and Methods: 10 patients that underwent TEP in Amir Alam and Imam Khomeini hospitals from Feb. 2002 through Nov. 2003; were included in this study. Prosthesis insertion in 4 patients is primary and in 6 patients is secondary; and all patients are men. Results: The age of patients was between 50 to 70. 90% of patients had history of cigarette smoking and 10% of them had history of drinking alcohol. Salivary leakage was seen in 30% of patients that was improved with conservative management. Fluency of speech in 30% of patients and intelligibility of speech & voice quality in 40% of patients is good. Conclusion: We could conclude that TEP has less complication & better speech results of other vocal rehabilitation methods. Carefully selection of patients & size of prosthesis has important role in results of TEP.

  16. Pengambilan Sampel Berdasarkan Peringkat Pada Analisis Regresi Linier Sederhana

    OpenAIRE

    Wijayanti, Pritha Sekar; Ispriyanti, Dwi; Wuryandari, Triastuti

    2013-01-01

    Ranked Set Sampling and Ranked Set Sampling concomitant are more efficient than Simple Random Sampling. This can be determined by calculating the Relative Precision which is a ratio value from the variance of the mean from each sampling technique. From the research of Ranked Set Sampling, obtained , and so Ranked Set Sampling is more efficient than Simple Random Sampling. For the research of Ranked Set Sampling concomitant, obtained , and so Ranked Set Sampling concomitant is more efficie...

  17. PENGARUH METODE DAN UKURAN SAMPEL TERHADAP VARIANSI SKOR HASIL PENYETARAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Rijanto

    2013-01-01

    ______________________________________________________________ THE IMPACT OF METHODS AND SAMPLE SIZE TO THE SCORE VARIANCE OF EQUATING RESULT Abstract This study was aimed to obtain information on the difference of score variance as a result of equating linear method and equipercentile method for the sample size of 200, 400, and 800 in the Final Examinition of National Standardized Schools. The method used was a simulation of variables equating method and the number of respondents. The population are examinees from the 2008/2009 elementary school final examination for science class in East Jakarta. Random sampling with replacement technique was used. The hypotheses were tested using similarity variance. The results with α = 0,05 showed that: (1 the equated score variance from equiper-centile method (σ2ekp200 was not different from the equated score variance from linear method (σ2lin200 for the sample size of 200, (2 the equated score variance from equipercentile method (σ2ekp400 was not different from the equated score variance from linear method (σ2lin400 for the sample size of 400, and (3 the equated score variance from equipercentile method (σ2ekp800 was different from the equated score variance from linear method (σ2lin800 for the sample size of 800. Keywords: score variance, equating, equipercentile method, linear method

  18. An Analysis of Environmental Dimensions Affected in Adoption of Hydrogen Fuel Cell Vehicles: A Study in Shah ALAM Industrial AREA, Selangor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siron Rusinah

    2016-01-01

    Full Text Available The aim of the study is to identify the perceptions of respondents on environmental dimensions hat affected in adoption of hydrogen fuel cell vehicles. The study was conducted at Shah Alam industrial areas of Selangor, Malaysia, with the number of respondents are 120 respondents with various job positions that related with engineering and automobiles industry. The findings of the research shows that the dimensions of HFCV Internal Environmental total score of the items statement is 3.40 with the percentage of agreement in implementation is 3.72 percent, HFCV Environmental Information Systems shows that the total score of the items statement is 3.63 with the percentage of agreement on use to great extend is 42.5 percent, HFCV Cooperation with Customers shows that the total score of the items statement is 3.81 with the percentage of agreement on implementation is 44.2 percent. The findings on HFCV Eco Design shows that the total score of items statement is 4.02 with the percentage of agreement on implementation is 42.3 percent, HFCV Environmental Organizational Culture shows that the total score of the items statement is 3.37 with the percentage of agreement is 34.2 percent, HFCV Environmental Leadership shows that the total score of the items statement is 3.34 with the percentage of agreement is 48.2 percent. HFCV Proactive Green Innovation shows that the total score of items statement is 4.10 ahead of automobile got the highest mean score of 4.32 with the percentage of agreement is 41 percent. HFCV Environmental performance shows that the total score of the items statement is 3.87 with the percentage of agreement is 39 percent and the last environmental dimensions was HFCV Environmental Risks shows that the total score of the item statement is 4.00 with the percentage of agreement is 40 percent

  19. PENGUKURAN TINGKAT DAYA SAING DAERAH BERDASARKAN VARIABEL PEREKONOMIAN DAERAH, VARIABEL INFRASTRUKTUR DAN SUMBER DAYA ALAM, SERTA VARIABEL SUMBER DAYA MANUSIA DI WILAYAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Irawati

    2012-10-01

    Full Text Available Daya saing wilayah menunjukkan kemampuan suatu wilayah menciptakan nilai tambah untuk mencapai kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan dengan tetap terbuka pada persaingan domestik dan  internasional. Pengembangan wilayah di kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Provinsi Sulawesi  Tenggara merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing tersebut, walaupun  dalam pengembangannya  menghadapi permasalahan-permasalahan yang antara lain disebabkan oleh kurang berkembangnya sumber  daya manusia yang diakibatkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan rendahnya kualitas hidup  masyarakat serta kurangnya prasarana dan sarana untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.  Perbandingan relatif tingkat daya saing antar kota kabupaten tersebut; berdasarkan 3 (tiga variabel yaitu  tingkat  perekonomian daerah,  ketersediaan  infrastruktur  dan  sumber  daya  alam,  serta  ketersediaan  dan kualitas sumber daya manusia; dilakukan untuk melihat sejauh mana daerah-daerah tersebut memiliki  keunggulan  untuk  mengatasi  persamalahan-permasalahan  dalam pengembangan wilayahnya. Kata kunci: Pengembangan Wilayah, Daya Saing. Abstract The competitiveness of the region demonstrated the ability of an area to create added value to achieve a high and sustainable prosperity to remain open to domestic and international competition. Development areas in the cities and districts in Southeast Sulawesi is an effort to enhance the competitiveness, even in the face of development issues among others caused by the lack of development of human resources caused by low levels of education and poor quality of life and the lack of infrastructure and facilities to support the welfare of the community. Comparison of the relative level of competitiveness between the city districts; based on 3 (three variables, namely the level of the regional economy, the availability of infrastructure and natural resources, as well as the availability and quality of human resources

  20. Geochemical and Radiological Characteristics of Harvested Rainwater and Surficial Soil in El-Alamein-Alam El-Rum area, Western Mediterranean Coastal Zone, Egypt

    International Nuclear Information System (INIS)

    El-Sayed, S.A.; Ramadan, A.A.; Salama, M.H.; Diab, M.

    2015-01-01

    This study deals with investigating the geochemical and radiological properties of surficial soil and harvested rainwater in Al-Alamein-Alam El-Rum area located in the western Mediterranean coastal zone of Egypt. Forty five water and soil samples were investigated. The surficial soil has heterogeneous physical, chemical and radiological properties and the texture was dominated by sand clayey loam and sandy loam. The salinities were varied from non-saline (EC=1.25 dS/m) to strongly saline (EC=38 dS/m) and the pH ranged from slightly alkaline (7.6) to strongly alkaline (8.95). The major part of soil samples has chemical composition dominated by Na + and Cl - ions and occasionally Mg2 + and SO 4 2 - ions indicating the existence of different chemical facies. The radioactivity level indicated the dominance of 40 K followed by 226 Ra and 232 Th radionuclides and the average radioactivities in the surficial soil samples were 16.59, 11.75, 290.80 and 1.79 Bq/kg for 226 Ra, 232 Th, 40 K and 137 Cs, respectively. The heterogeneity in major ion and radioactivity concentrations were attributed to the variation in chemical and radionuclide compositions of the exposed rocks in the area where the soils are originated. The harvested rainwater is fresh (EC ranged from 0.24 to 0.83 dS/m) and has alkalinity nature varied between slightly alkaline (pH=7.27) and alkaline (pH=8.69). Its chemical composition was prevailed by Na + and HCO 3 - ions and sometimes Ca 2+ and/or Mg 2+ and SO 4 2 - ions reflecting the presence of various hydrochemical facies. It shows the same trend of radionuclide dominance of soils ( 40 K > 226 Ra > 232 Th). The radioactivity concentrations in harvested water samples were 19, 1.01 and 14.0 Bq/l for 226 Ra, 232 Th and 40 K, respectively, while the water samples have 137 Cs concentrations under the detection limit and the water rocks interaction is the main reason causing the variation in major ions and radionuclide concentrations. The obtained chemical and

  1. Kajian Sebaran Radioaktif Gamma dalam Lingkungan Airtanah di Sisi Selatan Gunungapi Merapi, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas R. P. Lakafi

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Radioaktif alam adalah radioaktif yang berasal dari radiasi yang ada di bumi. Radionuklida alam penyumbang terbesar terhadap besarnya paparan gamma ke manusia adalah anak luruh Uranium-238 (U-238. Radionuklida tersebut akan sangat berbahaya bagi manusia jika mencemari airtanah yang akan digunakan manusia.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persebaran radioaktivitas gamma dalam airtanah bebasdi daerah penelitianakibat erupsi Gunungapi Merapi 2010 dan merumuskan upaya strategik pengelolaan lingkungan untuk menangani permasalahan potensi terkontaminasinya airtanah oleh radioaktif. Penelitian ini menggunakan metode survey.Metode sistematik berdasarkan grid untuk menentukan titik sampel dan pola aliran airtanah. Untuk memperoleh data kualitas airtanah menggunakan metode purposif dengan mempertimbangkan titik sampel yang diambil harus berada pada satu jalur aliran airtanah yang ditunjukkan dalam pola aliran airtanah. Data yang diperoleh berupa data aktivitas radioaktif dan dosis efektif. Tujuan kedua dicapai dengan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sebaran dosis efektif sebagai acuan alternatif strategi pengelolaan lingkungan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, aktivitas radioaktif gamma U-238 pada airtanah dilokasi penelitian masih aman karena masih di bawah baku mutu berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir nomor: 02/Ka-BAPETEN/V-99 tentang baku tingkat radioaktivitas lingkungan yaitu 1x103 Bq/liter untuk syarat aktivitas U-238 di air. Dari hasil pengujian didapati bahwa, aktivitas U-238 rentang  yaitu 0,123±0,04 Bq/liter sampai 0,283±0,011 Bq/liter. Untuk dosis efektif didapati bahwa sebaran dosis efektif di daerah penelitian juga masih sangat rendah dan aman yaitu berada pada 4,00 µSv/tahun hingga 8,14 µSv/tahun. Dosis efektif di daerah penelitian masih jauh di bawah batas ambang yang ditentukan

  2. STUDI PENGARUH JUMLAH PENGUNJUNG TERHADAP KEANEKAAN JENIS DAN KEMELIMPAHAN BURUNG DI KAWASAN WISATA ALAM KOPENG (Study on Effect of Visitor Number to The Species Variety and The Abundance of Birds in Kopeng Natural Tourism Area

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Nur Utami

    2007-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian yang dilakukan di Kawasan Wisata Alam (KWA Kopeng ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pengunjung terhadap keanekaan jenis dan kemelimpahan burung di KWA Kopeng; mengetahui keanekaan jenis dan kemelimpahan burungterhadap tingkat kepuasan pengunjung; serta untuk memberikan arahan pengelolaan pengunjung berdasarkan hasil penelitian. Pengamatan burung dan pengunjung dilakukan dengan metode point count. Titik pengamatan dipilih secara representatif menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan peta kawasan hutan wisata dan pengecekan lapangan dilakukan pembagian lokasi titik pengamatan sebanyak 21 titik. Titik pengamatan berbentuk lingkaran dengan radius 20 m, kemudian titik-titik pengamatan yang telah terpilih dipetakan dan didokumentasikan untuk memudahkan pengamatan pada periode berikutnya. Waktu pengamatan adalah selama dua (kali hari Minggu. Hari Minggu dipilih atas pertimbangan kemudahan perjumpaan dengan pengunjung. Selain dilakukan pengukuran terhadap variabel-variabel terpilih (dalam rangka memperoleh data primer, juga dilakukan pengumpulan data sekunder yang meliputi data kondisi umum lapangan dan sistem pengelolaan kawasan. Data primer yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan model regresi linier sederhana dan korelasi peringkat Spearman, masing-masing untuk mengetahui pengaruh jumlah pengunjung (variable bebas terhadap keanekaan jenis burung dan jumlah kemelimpahan burung (variabel-variabel bergantung; dan untuk mengetahui korelasi antara variabel keanekaan jenis burung maupun variabel kemelimpahan burung dengan variabel kepuasan pengunjung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah pengunjung tidak berpengaruh nyata terhadap keanekaan jenis dan kemelimpahan burung di Kawasan Wisata Alam Kopeng; terdapat korelasi yang negatif antara keanekaan jenis dan kemelimpahan burung dengan tingkat kepuasan pengunjung.   ABSTRACT The aims of this research were to know the effect of the

  3. Kritik al-Ghazali terhadap Kekekalan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sahidi Mustafa

    2015-09-01

    Full Text Available The concept of the creation of universe offered by Neo-Platonism philosopher such as al-Kindi, al-Farabi, and Ibnu Sina are philosophical concept existed and came as an early moment of development of Islamic philosophy interrelated to God, ultimately about his Existence and Characteristics. One of the topics is how God created the universe. According to al-Farabi and Ibnu Sina, God created this universe by way of emanation in order to prevent Himself from the new attitudes. Consequently, universe has eternal feature (qadim as God as well, in the case of everything overflowed from qadim is also qadim. Al-Ghazali refuted this theory because it contradicted with al Qur’an’s thought which clearly explained that God created the entire universe. The universe should not qadim and it means that God existed in the first, and then created universe later as we know today. On the contrary, in the view of Muslim philosopher, the universe should be qadim because God created it from all eternity. For them, it is impossible that God existed by Himself without any creation before. God, according to them is impossible to be changed, so that is impossible as well if God changed from did not create yet before and then creates. Al-Ghazali persistently opposed the concept of eternity. Al Ghazali saw if this universe is qadim so it is impossible that universe created by God. The concept of qadim will led to the conclusion that universe born by itself, it was not created by God. This critique has been written by al-Ghazali in Tahafut al-Falasifah. This paper will present the concept of eternity which was discussed by al-Farabi and Ibn Sina and al Ghazali’s critique toward it as well.

  4. Memberdayakan Masyarakat Lewat Penyiaran Berita Bencana Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Nadhya Abrar

    2008-03-01

    Full Text Available In reporting natural disaster, the press should empower audiences. How the press should shape the news in order to empower audiences? Departure from literatures review, this article suggests several guidelines, namely: (i pushing audiences thinking creatively; (ii avoiding “news maker authorities”; (iii avoiding influence of bureaucrat and foundation institution; (iv creating discourses carefully; (v explaining risks after having natural disaster; and (vi helping audiences define fear feeling correctly.

  5. Pengaruh Holding Time Terhadap Kekeruhan Pada Sampel Air Sungai Babura Dengan Metode Turbidimetri

    OpenAIRE

    Ashari, Dian

    2010-01-01

    Turbidity define the water optic determined based on amount of lihgts absorbed by materials in water. Turbidity caused by organic and inorganic materials which suspended and solved (such as mud and smooth sand), also organic and inorganic materials which in form of plankton and other microorganism. In this case, I study about holding time influence to turbidity, on trial this show very influencing a period of holding time to turbidity. Where a period of holding time at maximum turbidity sampl...

  6. ANALISIS UNSUR Ag PADA SAMPEL CAIR DENGAN LASER INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sinaga Natalia Declarossy

    2014-02-01

    Full Text Available It has been done research on the analysis of Ag element in the liquid electrolyte with Laser Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS through electrolysis method. Observations conducted by LIBS using Nd-YAG laser (1064nm, 7ns. Prior to analyze, first looking for the optimum conditions of experiments had been done. The results showed that the optimum laser energy to the characterization of the elements Ag was 100 mJ and optimum conditions of electric current and time deposition on electrolysis process were 4.93 mA and 10 minutes, respectively. These conditions, next, for the application of quantitative analysis of Ag solution that started from concentration 300 ppm to the lowest concentration and limit of detection obtained 1 ppm.

  7. Penerapan Reverse Engineering Dalam Penentuan Pola Interaksi Sequence Diagram Pada Sampel Aplikasi Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vierdy Sulfianto Rahmadani

    2015-04-01

    Full Text Available The purpose of this research is to apply the application of reverse engineering to determine interaction patterns of the Sequence diagram that can be used by system analysts as a template for designing UML sequence diagrams. Sample applications from android are used as dataset for reverse engineering and pattern identification. The first step is collecting application datasets. The next stage is identifying the features and applications activity, reverse engineering to obtain a sequence diagram model, and then synthesize all of the models into an interaction pattern of sequence diagram. The final step is to test the patterns by implementing it in an application development case stud. The evaluation results concludes that interaction patterns of sequence diagram designs obtained in reverse engineering steps is able to be implemented in software development that contained similar features with the obtained features in this research.

  8. VARIAN NON-DELESI 9 PASANG BASA DNA MITOKONDRIA MANUSIA SAMPEL FORENSIK BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gun Gun Gumilar

    2005-06-01

    Full Text Available One of human mitochondrial DNA (mtDNA variant is a 9 base pairs (bp deletion in the COII/tRNALys intergenic region. In construction mtDNA nomenclature, 9-bp deletion database consist of primary and secondary data is needed, including Bali bombing forensic samples. Here we report a 9-bp non- deletion mtDNA variant from Bali bombing forensic samples to complete primary data. Polymerase Chain Reaction (PCR technique with 2 set primer was used to detect 9-bp deletion. The PCR result was detected by agarose gel electrophoresis, which showed two bands (0.1 and 0.4 kb for non-deletion variant control, and one band (0.4 kb for deletion variant control. If the sample has 9-bp deletion, only one of the primer pairs could amplify a fragment of 0.4 kb. If the sample does not have 9-bp deletion, the other primer pair will amplify a 0.1 kb product. The result showed that none of the 24 samples has 9-bp deletion. These results are contributed to the human mtDNA database and nomenclature construction. Keywords: mtDNA, 9-bp deletion, PCR

  9. Kajian Dampak Perubahan Garis Pantai Terhadap Penggunaan Lahan Berdasarkan Analisa Penginderaan Jauh Satelit Di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur

    OpenAIRE

    Prameswari, Siti Rahmi; D. S, Agus Anugroho; Rifai, Azis

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Perubahan garis pantai terhadap Perubahan lahan pesisir di Kecamatan Paiton dalam jangka waktu 16 tahun dengan menggunakan analisa penginderaan jauh satelit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yakni metode penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya yang berkaitan dengan fenomena alam sedangkan metode pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling Method yaitu ...

  10. STRATEGI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM BERBASIS MASYARAKAT DI TAMAN WISATA ALAM PENELOKAN KABUPATEN BANGLI

    OpenAIRE

    IWAYAN GEDE BUDIANA; N.K Mardani; I NYOMAN SUNARTA

    2015-01-01

    Natural resources of forests is one of the natural wealth that has a very strategic value. Although these natural resources belong to the category potential of renewable natural (renewable), the management of the natural wealth of this should really be done in a wise, prudent and professional. The purpose of this study to determine the public perception of forest management at Natural Tourism Park (1WA) Penelokan and formulate a strategy of community-based naturalresource conservation in the ...

  11. STRATEGI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM BERBASIS MASYARAKAT DI TAMAN WISATA ALAM PENELOKAN KABUPATEN BANGLI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IWAYAN GEDE BUDIANA

    2015-06-01

    Full Text Available Natural resources of forests is one of the natural wealth that has a very strategic value. Although these natural resources belong to the category potential of renewable natural (renewable, the management of the natural wealth of this should really be done in a wise, prudent and professional. The purpose of this study to determine the public perception of forest management at Natural Tourism Park (1WA Penelokan and formulate a strategy of community-based naturalresource conservation in the 1WA Penelokan. Public perception of the spread of the questionnaire obtained by the method of purposive sampling. Further identification of internal and internal factors to formulate conservation strategies by u sing SWOT analysis. The results showed people's perception about the functioning of 1WA Penelokan stated that forests have many functions (multiple functions. Public perception of management policies that 1WA Penelokan community does not know the regulations related to forest management. Public Perception of Institutional Management in Penelokan 1WA stated that they are not part of forest management institutions. Public perceptions of the Rights and Obligations of Civil Society in the Management of 1WA Penelokan society have the perception that forests are publicly owned assets (common property. Community-based conservation strategy that is obtained by optimizing the management of natural resources Penelokan 1WA -based society, optimizing the ecological functions of 1WA Penelokan with community involvement, empowering communities to preserve 1WA Penelokan, optimize community participation in natural resource management 1WA Penelokan, improve education and socialization programs related institutions to the community, improve coordination among stakeholders in the management of 1WA Penelokan, improve the quality of the human resources about the function of 1WA Penelokan, socialize legislation to improve environmental quality, coordinate the relations between stakeholders to pressure changes in the function of forests, increase socialization and coordination to reduce damage forest environments, improve the quality of human resources management agencies in providing socialization and counseling, and optimize the role of stakeholders to suppress the loss of forest land.

  12. Potensi Bakteri Penambat Nitrogen dan Penghasil Hormon IAA Dari Sampel Rhizosfer Paku Epifit Di Mulut Gua Anjani, Kawasan Karst Menoreh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Joko Purnomo

    2017-08-01

    Berdasarkan penelitian didapatkan hasil pengukuran fiksasi nitrogen pada media NB dengan panjang gelombang 420 nm, pada jam ke 24 didaptkan hasil, isolat T1 memiliki rerata 0,416, G2 sebesar 0,408, dan R2 sebesar 0,402. Kemudian pengukuran pada jam ke 48 didapatkan hasil rerata untuk T1 sebesar 0,457, G2 sebesar 0,635 dan R2 sebesar 0,628. Kemudian dari hasil pengukuran terhadap kepadatan sel pada media NFM diketahui bahwa pada jam ke 24, isolat T1 memiliki rerata 1,605, G2 sebesar 1,682 dan R2 sebesar1,679. Kemudian pada jam ke 48 didapat rerata T1 sebesar 1,764, G2 sebesar 1,725 dan R2 sebesar 1,773.

  13. Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Kadar Sampel Alang-Alang (Imperata Cylindrica) dalam Etanol melalui Metode Difusi Cakram

    OpenAIRE

    Mulyadi, Moh; Wuryanti, Wuryanti; Sarjono, Purbowatiningrum Ria

    2017-01-01

    Bakteri merupakan mikroorganisme yang berada di sekitar kita. Penelitian yang sering dilakukan untuk mencari sumber alternatif lain yang berfungsi sebagai antibakteri karena adanya beberapa bakteri yang menjadi resisten terhadap suatu antibakteri. Bahan-bahan yang dilaporkan memiliki aktifitas antibakteri diantaranya adalah alang-alang. Alang-alang berkhasiat untuk obat radang ginjal akut, antibakteri, muntah darah, kencing nanah dan mimisan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Kosentra...

  14. KETERAMPILAN DASAR KINERJA ILMIAH PADA MAHASISWA CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thoha Firdaus

    2017-09-01

    Full Text Available Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan dasar kinerja ilmiah pada mahasiswa calin guru fisika. Metode yang digunakan adalah survey dengan sampel 36 mahasiswa calon guru fisika. Teknik pengumpulan data menggunakan angket respon mahasiswa terhadap keterlaksanaan kegiatan praktikum dan wawancara dengan dosen pengampu. Hasil menunjukkan bahwa 50% mahasiswa mengalami kesulitan dalam menganalisis data dan membuat kesimpulan.

  15. HARGA OPTIMALTIKET MASUK WISATA ALAM BANTIMURUNG, SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    wahyudi isnan

    2017-02-01

    Rp75.000 diperoleh penerimaan sebesar Rp18.230.700.000. Nilai kesediaan membayar rata-rata dari pengunjung adalah sebesar Rp118.032, dengan harga tiket masuk sebesar Rp75.000 maka, rata-rata pengunjung akan mendapatkan surplus konsumen sebesar Rp43.032. Jika yang diinginkan oleh pengelola adalah kenaikan jumlah penerimaan, maka harga tiket masuk dapat dinaikkan menjadi Rp75.000.

  16. Diplomasi Bencana Alam Sebagai Saran Meningkatkan Kerjasama Internasional

    OpenAIRE

    Herningtyas, Ratih; Surwandono, Surwandono

    2014-01-01

    This paper aims to examine how the issue of disasters in Indonesia can be modified into a positive social capital to solve social, economic, political and social culture's problems in disaster prone areas. Indonesia is very vulnerable to natural disasters. Some of the latest and most destructive natural disasters are the earthquake followed by tsunami that hit Aceh Indonesia on 2004, earthquake hit Yogyakarta and Central Java earthquake on 2006 and volcanic eruption of Mount Merapi Yogyakarta...

  17. Review: Sumber dan Pemanfaatan Zat Warna Alam untuk Keperluan Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPada umumnya pewarna sintetis memiliki beberapa keunggulan antara lain; jenis warna beragam dengan rentang warna luas, ketersediaan terjamin, cerah, stabil, tidak mudah luntur, tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, daya mewarnai kuat, mudah diperoleh, murah, ekonomis, dan mudah digunakan. Namun demikian penggunaan pewarna sintetis dapat menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan serta berpengaruh kurang baik terhadap semua bentuk kehidupan. Pewarna alami bersifat tidak beracun, mudah terurai, dan ramah lingkungan. Sumber utama pewarna alami adalah tumbuhan dan mikroorganisme, warna yang dihasilkan beragam seperti; merah, oranye, kuning, biru, dan coklat. Kelompok penting senyawa kimia pewarna alami adalah karotenoid, flavonoid, tetrapirroles, dan xantofil. Pewarna alami dapat digunakan pada industri tekstil, makanan, farmasi, kosmetik, kerajinan dan penyamakan kulit. Peningkatan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, menjadikan pewarna alami sebagai pewarna yang dianjurkan, disamping itu produk industri dengan pewarna alami memiliki pasar yang baik. Kata Kunci: pewarna alami, sumber, senyawa kimia, kegunaan ABSTRACTIn general, synthetic dyes have several advantages, among others; a variety of colors with wide color range, availability is assured, bright, stable, not easily fade, resistant to various environmental conditions, strong coloring power, easily available, cheap, economical, and easy to use. However, the use of synthetic dyes can cause health and environmental problems as well as the unfavorable impact of all forms of life. Natural dyes are non-toxic, biodegradable, and environmentally friendly. The main sources of natural dyes are plants and microorganisms, which produced a variety of colors such as; red, orange, yellow, blue, and brown. An important group of chemical compounds of natural dyes are carotenoids, flavonoids, tetrapirroles, and xantophylls. Natural dyes can be used in the textile industry, food, pharmaceutical, cosmetics, handicrafts and leather tanning. Increased concern for health and the environment to make natural dyes for coloring the main alternative to synthetic dyes, in addition to products with natural dyes have a good market. Keywords: natural dyes, source, chemical compounds, usability

  18. Khazana Warna Berdasarkan Hasana Alam dan Budaya Nusantara (1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mita Purbasari

    2011-04-01

    Full Text Available Using colors for designing purpose is become an important part of designer, such as graphic designer, interior, product, least but not last for architect and artist. Like humans, color need to have a name to identify according to its character, psychology and emotional effect. This research applied the qualitative and quantitative method to give a brief description about color’s name and propose new color naming which based on character, nature, and imagery it evokes. This research will use quantitative and qualitative methods to describe the color names and color names of the new proposed based on the audience choice. Data collected will be used as a proposal of naming colors in Indonesian language that uses the unique natural and cultural riches of Indonesia itself.  

  19. State of Pharmacy Education in Bangladesh | Alam | Tropical ...

    African Journals Online (AJOL)

    The current state of pharmacy education in Bangladesh and identification of the current gaps in terms of manpower development for the pharmaceutical sector are described in this paper. Information for the preparation of this paper was obtained from documents and interviews of stakeholders drawn from regulatory, ...

  20. URGENSI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN (ISLAM D ALAM PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Widiansyah

    2016-11-01

    Full Text Available World development and changes have many impacts to human beings. The changes happen almost in every aspect of life, including physical and nonphysical aspects. The physical changes includes means of communication, transportation, building facilities, agriculture, and many others. The other includes values and norms, tradition, mental attitude, family life pattem, work culture, daily life pattem, etc. These changes bring not only positive effects, but also negative ones to human beings. To increase social welfare, counseling has a significant role to solve social problems, especially in supporting education process and changing its target’s behavior.

  1. Penggunaan Karet Alam pada Pembuatan Apron untuk Mesin Pemintalan

    OpenAIRE

    Luftinor, Luftinor

    2010-01-01

    The Research aims to increase the use of natural rubber in the textile industry especially is ring spinning machine, the research done by varying the amount of apron manufacture of natural rubber (SIR 20), synthetic rubber (SBR), and filler materials (carbon black) in 3 levels of each treatment each 25 phr, 50 phr and 75 phr, obtained nine kinds of rubber compounds. The nine kinds of vulcanized rubber compounds to obtain finished goods apron, next physics test. Physical properties test result...

  2. PENYELESAIAN KONFLIK PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERBASIS PRANATA ADAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulastriyono Sulastriyono

    2014-12-01

    Full Text Available Conflict resolution of natural resources management is considered to be based on adat institutions when a conflict is resolved by adat law justice system in an adat forum by applying adat norms. Government, adat law community, and the private sector parties must be serious in empowering adat institutions. The seriousness of the government towards the recognition of adat intitution is outlined in the legislation. The seriousness of the adat law community is shown by receiving critically and carefully various new values that are good for strengthening the social life of the next community. The position and status of members of adat law communities are not only as a passive recipient of the local culture, but also as an actor, creator, and innovator agents of adat institutions. Members of adat law communities as active subjects carry out innovation and revitalization of adat institutions in order to adjust to the challenges of the times. The seriousness of the private sector is manifested in the willingness form of consultation with members of adat law communities to understand the feelings of the heart and the willingness of members of adat law communities.

  3. Khazana Warna berdasarkan Alam dan Budaya Nusantara (2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mita Purbasari

    2011-10-01

    Full Text Available More than any other element of design, color has the ability to makes us aware of what we see, for nothing has meaning without color. Color naming tries to describe color of objects surrounding us. The physiology of the eye and how light imparts color to objects, as well as the psychological and cultural factors involved in perception. These factors in turn affect whether an artist chooses to use local, optical, or arbitrary color. The color defines our world. Just like the previous paper, this research uses quantitative and qualitative methods to describe the color names and color names of the new proposed based on the audience choice. Data collected will be used as a proposal of naming colors in Indonesian language that uses the unique natural and cultural riches of Indonesia itself.  

  4. TITIK TOLAK EPISTEMOLOGIS FILSAFAT ALAM SEMESTA IMMANUEL KANT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miska M. Amien

    2017-03-01

    Full Text Available Immanuel Kant denied metaphysical thought. According to Kant, men are not able to understand the nature of something but phenomena. So also in terms of the universe, men can not attain the nature of universe but phenomena that rose from universe. In this context, Kant denied traditional cosmology. However, Kant develops his own cosmology. He talks about the origin of cosmos. Although the origin of cosmos can not retrace clearly, but it is able to understood by nebular theory. Kant explained space and time base on epistemological principles. Space and time are an image in human mind, they rose in the same time, and the other things came later.

  5. Penggunaan zat warna alam untuk kulit non konvensional

    OpenAIRE

    Emiliana Kasmudjiastuti

    2006-01-01

    The objective of this experiment was to apply the natural dyes for non conventional leather with mordant environmental friendly. This research used lizard skins, cobra skins and kakap fish skins from dried preservation; woods extract of secang, tegeran, nangka, mahoni and tinggi; chrome and syntan as tanning agent; alum as mordant and material additives for tanning. The methods of this research were preparation of solution extract, tanning and testing. The principles of dyeing with the natura...

  6. Penggunaan zat warna alam untuk kulit non konvensional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emiliana Kasmudjiastuti

    2006-07-01

    Full Text Available The objective of this experiment was to apply the natural dyes for non conventional leather with mordant environmental friendly. This research used lizard skins, cobra skins and kakap fish skins from dried preservation; woods extract of secang, tegeran, nangka, mahoni and tinggi; chrome and syntan as tanning agent; alum as mordant and material additives for tanning. The methods of this research were preparation of solution extract, tanning and testing. The principles of dyeing with the natural dyes used natural dyes withoud mixed dyestuffs and mordant environtment friendly. The research results showed that the natural dyes from secang woods, tegeran woods, nangka woods, mahoni woods and tingi bark were acid dyes with pH of 4 – 5 and they could be applied on lizard skins, cobra skins and kakap fish skins. The natural dyes from mahoni woods had superior acid resistance (sulphate acid, formic acid and acetate acid, the value was 4/5 (grey scale and also they had the dry and wet rub fastness which were better than those of natural dyes from secang, tegeran, nangka, and tinggi.

  7. Perspektif Islam Tentang Resiprositas Hubungan Pelestarian Alam dan Kehidupan Sosial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hidayat Wakhid Udin

    2016-09-01

    Full Text Available Within philosophical and spiritual spheres, Islam is perceived as to have strong legitimation to develop universal ecological ethics. Ecology, as a place where the harmony and unity between humans and cosmological aspects rest, should be an important matter of emphasis in the future. However, there have been ecological crises caused by the shifting nature of knowledge and technology from evolution into revolution ones. Employing descriptive-analytical method, this article seeks to scrutinize reciprocal relation between environmental preservation and social lives. Using Islam’s perspective on ecological aspect, the study also attempt to offer solution toward ecological problems faced by human nowadays. The study finds that there is a strong reciprocal relation between natural preservation and alleviation of such social problems as poverty. In addition, the study offers a solution what so-called ecological awareness to deal with ecological problems faced by human nowadays. The study would argue, moreover, that formulation of the ecological ethics promulgated by Islam through al-Qur’ân is a concept which puts strong emphasis on such noble values as respect and appreciation towards the nature. This is because Islam views the nature as an integral and pivotal part of human’s lives. Therefore, they should built a mutual-symbiotic relation in order to create what so-called ecological equilibrium.

  8. Penelitian pemanfaatan lateks alam iradiasi pada pembuatan sepatu kanvas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murwati Murwati

    1996-06-01

    Full Text Available The aim of the research is to applicate irradiation natural latex as cement material for sole and foxing of convas shoes. The process of shoe manufacturing is carried out using steam vulcanization system. Shoe production is tested their cemented strenght consisting of cemented strength testing of sole to canvas, and foxing testing to canvas. The result of cemented strength of canvas shoes Li compared with sulphuric vulcanization latex LA based on SNI -12-0172-1987, Canvas shoes for general purposes, proved that cemented strength of sole to canvas shoes Li = 10.660 N/6 mm is lower compared with canvas shoes LA. Cemented strenght of foxing to canvas shoes Li = 11.892 N/6 mm is higher compared with canvas LA. Cemented strength result to all testings of canvas shoes Li fulfills specification of SNI-12-0172-1987, Canvas shoes for general purposes, in addition irradiation natural latex can be used as cemented material in shoes manufacturing.

  9. PANDANGAN GABRIEL MARCEL TENTANG MANUSIA DALAM KONTEKS PERISTIWA BENCANA ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septiana Dwiputri Maharani

    2012-08-01

    Full Text Available In this time, there are a lot of accidents, like flood, landslide, fire, dryness, storm, tsunami, earthquake, and mount eruption. A lot of victims in these disasters. The victim have never represented an object choice, even victim have never chosen. Social reality describing to live together that demand a good social relationship and interaction of intersubjectivity. The Gabriel Marcel’s concept is the most relevant concept. The problems are what is the nature of “I” according to Marcel? How about the concept of relation of intersubjectivity? What is the concept of Love and Hope? What relevancy the Gabriel Marcel’s concept with human and emphaty with the victim of disaster? The Result of research are: According to Marcel’s view of existence of human being cannot be objectivied. The existence is my real experience as a subject in the world. In other word, existence represents the complexity of all factors that signs my live. Because of Marcel’concept gave appreciation for relation, he sure that man is the dynamic creature, always be achieve the level of to be. This level require to be confessed because to become to be myself, somebody will depend on its relationship. Intersubjective relationship according to Marcel marked with attendance. The mystery of human being is on this relationship. Attendance represents the meeting I – Thou, not only be comprehended simply as a meeting someone in the space. Attendance realized with the love, and faithfulness. These unsure are the important elements in understand and feel disaster victim, not as an object felt pity. Expectation will penetrate the certainty, which can make the calm human being and not afraid to death, also for the disaster. Expectation will appear the belief. Despair becaused of losing the expectation, belief, and love. These elements will realize the awareness to the eternity love, inclusive of God. Love represents the philosophic key on Marcel’concept which find the balance solution. Love gives the meaning of intersubjective relationship. With Love, the object will never died. Love gives the eternity meaning, to remove the hate each other, like expectation when removing the fear, despair. The contrary, expectation gives someone the confidence, certainty to uncertainty. Love and expectation confirm the self- faithfulness to the others inclusive of God.

  10. PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA SUMBER DAYA ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariman Satria

    2016-06-01

    Dalam ius constitutum SDA, paling tidak pertanggungjawaban pidana korporasi diatur oleh lima undangundang. Pertama UU perikanan dan kehutanan memiliki rumusan yang sama bahwa korporasi sebagai pembuat–pengurus dipidana. Kedua, UU perkebunan, korporasi sebagai pembuat–korporasi dipidana. Ketiga, UU lingkungan hidup, korporasi sebagai pembuat–korporasi dan orang yang memberi perintah dipidana. Keempat, UU minerba, korporasi sebagai pembuat–pengurus dan korporasi yang dipidana. Tegasnya ada inkonsistensi dalam pengaturan pertanggungjawaban pidana korporasi di sektor SDA sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum.

  11. Obligasi Bencana Alam dengan Suku Bunga Stokastik dan Pendekatan Campuran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Anggraini

    2016-06-01

    Full Text Available This study contains the group claims model as discussed by (Lee, 2007  for the pricing of natural disaster bonds. This research was conducted with several stages. First make the formula of bond price with stochastic interest rate and disaster event following non homogeneous poisson process. It further estimates the parameters of disaster loss data from the Insurance Information Institute (III from 1989 to 2012 and interest rates from the Federal Reserve Bank. Because the determination of aggregate distribution is difficult to be exact, numerical calculation is done by mixed approach method (Gamma and Inverse Gaussian to determine the solution of natural disaster bond price. Finally, shows how the impact of financial risk and disaster risk on the price of natural disaster bonds.

  12. Alam Semesta dalam Persepektif Al-Qur’an dan Hadits

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Juabdin sada

    2017-08-01

    Full Text Available Al-Qur'an is a book of guidance. Allah revealed her to explain to the people the things that can not be understood by human reason, as the essence of faith and rituals of the foundations of ethical and legal useful to regulate the social interaction between human beings. The Qur'an also speaks of the universe, which includes everything that is in the heavens and the earth. Even more than a thousand verses that speak of it to prove the power, knowledge, and infinite wisdom of the creator who is capable of creating eliminate and restore the original natural kebentuk keep this feast.                Her light will continue to burn for millions of years without outages, this is a result of the interaction of atoms in the star's known the term "process of fusion of atomic nuclei". Nature is now expanding. If we want to see his origin, should we go back to the past until we find the first material. This material has a very high energy intensity that makes the crisis, the first material that later exploded and turned into clouds of smoke. From the cloud of smoke that God created a vortex that collects a number of matter and energy around the center of gravity (vortex. Collection of materials and energy that accumulates in him until the power of His celestial body formed into multi-faceted.                Big Bang Theory, which by empirical science is regarded as a fact, only a theory. An indication of this is already in the Koran 1400 years ago. This makes the Qur'an as a pioneer of this theory and provides a solid foundation for the Big Bang theory as a fact for their instructions in the Koran. On that basis, the universe was first a solid material (still -bersatu period, then the material is exploded (the period of separation, and then turned into a puff of smoke (smoke period. Scientists empirical claim that nature turns into a cloud of dust, while the Koran says, "Then, he headed to the sky and the (sky was still in the form of smoke, and He said to it and to the earth, 'Come both of you, according to my commandments with obedient or forced. 'They said,' We came obediently. ' "(Fushshilat: 11.

  13. PENGEMBANGAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM FOSIL KAYU DI DAERAH GORONTALO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarty Suly Eraku

    2017-08-01

    Full Text Available Gorontalo area is part of the arc volcano - plutonic North Sulawesi predominantly volcanic rocks and intrusif rock Eocene to Quaternary. The tectonic position makes the Gorontalo area of natural resource mining prospects both metallic and non metallic minerals. One of them is a non-metal potential of petrified wood. The purpose of this study to analyze the condition of geomorphology, lithology, stratgraphy, and determine the nature of the physical characteristics of petrified wood in order to formulate feasibility as gemstones. The method used qualitative and quantitative results of the field survey which is then compiled the results of the laboratory. Field analysis in the form of geological mapping, sampling and documentation of geological data. The laboratory analysis conducted mineralogical and geochemistry analysis in the form of X-Ray Diffraction (XRD and X-Ray Fluorescence (XRF. Dissemination of research results, the petrified wood in Tohupo River and Molannihu River. Petrified wood found in fluvial and alluvial sediment in tuffaceous sandstone layer with two types of  insitu and transported. Results of laboratory analysis both mineralogy and gochemistry indicates that the mineral constituent of petrified wood are Quartz (SiO2 with good quality so worty as a gemstone because of its aesthetic, translucent and hardness 7 Mohs Scale.

  14. Bencana Alam Tak Terhindarkan: Sebuah Tinjauan Pariwisata Nias

    OpenAIRE

    -, Suparwoko

    2016-01-01

    Indonesian  tourism was grief due to the Bali bombing on October 12, 2002. The tsunami on December 2004 also made the Indonesian tourism was sorrow. The Aceh tsunami devastating some regions of Aceh and North Sumatra had killed more than 125.000 people. The sad feeling from the disaster was not overyet; however, the earthquake in Nias, North Sumatra, was happened just several months after the Aceh tsunami. Because of the Nias victims were more than 500 people, this Nias disaster was proposed ...

  15. Vene riigiduuma juubel Peterburis kulges endiste alamate seltsis / Igor Taro

    Index Scriptorium Estoniae

    Taro, Igor

    2006-01-01

    Vene Riigiduuma juubeli tähistamisel Peterburis Tauria palees viibis Eesti delegatsioon, kuhu kuulusid Riigikogu esimees Toomas Varek, Riigikogu liige Ela Tomson ja Eesti suursaadik Venemaal Marina Kaljurand. Eesti rahva nimel esines Toomas Varek. Reageeringutest Gruusia parlamendi spiikri Nino Burdzhanadze kõnele

  16. Physical Analysis Work for Slope Stability at Shah Alam, Selangor

    Science.gov (United States)

    Ishak, M. F.; Zaini, M. S. I.

    2018-04-01

    Slope stability analysis is performed to assess the equilibrium conditions and the safe design of a human-made or natural slope to find the endangered areas. Investigation of potential failure and determination of the slope sensitivity with regard to safety, reliability and economics were parts of this study. Ground anchor is designed to support a structure in this study. Ground anchor were implemented at the Mechanically Stabilized Earth (MSE) wall along Anak Persiaran Jubli Perak to overcome the further cracking of pavement parking, concrete deck and building of the Apartments. A result from the laboratory testing of soil sample such as index test and shear strength test were applied to the Slope/W software with regard to the ground anchors that were implemented. The ground anchors were implemented to increase the value of the factor of safety (FOS) of the MSE Wall. The value of the factor of safety (FOS) before implementing the ground anchor was 0.800 and after the ground anchor was implemented the value increase to 1.555. The increase percentage of factor of safety by implementing on stability of slope was 94.38%.

  17. PEMBUATAN PUPUK FOSFAT DARI BATUAN FOSFAT ALAM SECARA ACIDULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faleh Setia Budi

    2012-02-01

    Full Text Available Phosphate rock containing P2O5 can be used as raw material of phosphate fertilizer. Phosphate rock canbe found in many areas in Indonesia, but its P2O5-content is relative low. In this research, phosphate rockfrom Rembang (P2O5-content 11.37% is used as raw material for phosphate fertilizer production byacidulation process using phosphoric acid solution. Operation variables are phosphoric acid concentration(10, 20, 30, 40 %-vol, spraying model of phosphoric acid solution (one hole and many holes, andspraying position of phosphoric acid solution (end, centre, end & centre. The result shows that theincrease of phosphoric acid concentration is proportional to P2O5-content in phosphate fertilizer withhighest P2O5-content in the amount of 18.29%. One-hole spraying model and end-position spraying giveshighest phosphate fertilizer yield in amount of 169.5 grams.

  18. ALAM SEMESTA (LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN DALAM PERSPEKTIF BUDHISME NICHIREN DAISHONIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu Wilujeng

    2014-11-01

    Full Text Available Abstract Buddhism taught by Sidhartha Gautama in India about two thousand years B.C. has spread throughout the world. From India to Tibetan Buddhism evolved, China and into Japan. Buddhism in Japan has distinct characteristics compared to Buddhism elsewhere. In Japan, Buddhism is mixed with a strong Japanese spirituality. This paper is the result of a brief research on the book, as well as the Buddhists by means of dialogue. The general objective of this paper is to get a general idea of ​​the concept of Nichiren cosmology, particularly on the subject of the universe (environment and life. The specific objective of this paper is the growing awareness to be open to understand other religions. It takes an attitude to want to investigate a  religion without fanaticial attitude or prejudice. Key words: Nichiren Daishonin, Universe, Life

  19. Analisis Usaha €“ Usaha Pemasaran dan Pengaruhnya terhadap Volume Penjualan Produk Batu Alam (Kasus Usaha Dagang Batu Alam Kota Pekanbaru)

    OpenAIRE

    ", Ruzikna; Muslia, Arini Muslia

    2015-01-01

    The study aimed to : (a) evaluate the bussiness marketting and sales volume effect on Natural Stones Product, and (b) evaluate the constraints on marketting the natural stones Product. The study used qualitative and describtive approach, till no requirement on hypothesis testing. Data collecting was conducted by proposing the quesioner, interview, and observation to bussinessmen of the natural stones product of Pekanbaru. The result, concluded the busssiness marketting on sales natural stones...

  20. Clonidine Reduce Bleeding Of Endoscopic Sinus Surgery Amir Alam Hospital (1398-2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hajy Mohammadi F

    2002-09-01

    Full Text Available This study was conducted to evaluate effect of clonidine as a premedication on endoscopic sinus surgery bleeding."nMethods and Materials: during a randomized double blind clinical trial we compared two groups of patients who scheduled for endoscopic sinus surgery for polypectomy and etmoidectomy. 216 patients randomly assigned in two groups.In first group 2 hours befor surgery a 0.2mg tablet of clonidine orally adminestered to patients and in second group a 100 mg tablet of vit Bj(with same size and color- as"nplacebowas adminestered to patients. The amount of bleeding measured in two groups."nResults: mean bleeding volume in clonidine group was 113+76 ml and in control group was 211 + 113 ml. There was a significant statistical difference between two groups (pO.0001."nConclusion: Clonidine as premedication can reduce bleeding of endoscopic sinus surgery significantly.

  1. Studi Hubungan Struktur Mikro dan Keaktifan Zeolit Alam Akibat Proses Pengasaman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Cuaca Vahindra Suriawan

    2012-11-01

    Full Text Available Natural zeolite is known as metal pollutant adsorbent in industrial waste treatment. As initial study for utilization ofnatural zeolite from Indonesia for metal pollutants adsorbent in liquid waste, then the physical properties should berecognized first. Activation is the first step in order to the natural zeolite able to adsorb the metal pollutants in the waste.One method to activate is by applying acid solution such as sulfuric acid (H2SO4 to activate the natural zeolite. The purposeof this research is to observe the change on microstructure of natural zeolite obtained from the mining at Tasikmalaya, WestJava, Indonesia due to chemical activated, to be compared to one without chemical activation. The variation of concentrationof H2SO4 namely: 2 4 , 6, 8, and 10 % , with 30 minutes soaking time , in a room temperatur. The microstructure then isobserved by using optical microscope following standard for ceramography. The change in microstructure then is analyzedand studied to be related with the ability of natural zeolite in adsorb the metal pollutant. The level activity of the zeolite canbe recognized by measuring its porosity.

  2. Penggunaan zeolit alam untuk mengurangi kandungan krom dan nh4+ dalam air limbah penyamakan kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supraptiningsih Supraptiningsih

    2006-07-01

    Full Text Available Leather tanning waste water contains chemical compounds, such as chromium and NH4+ in high concentration, so if they are thrown away without treatment they will make some problems. The aims of this research is to adsorb the cations in leather tanning waste water i.e chromium and NH4+ used natural zeolite as an adsorbent. Research was done by comparing amount of chromium and NH4+ in effluent waste water treatment unit with amount of chromium and NH4+ after being adsorbed by zeolite in a batch system. The result of this research showed that efficiency difference between using zeolite and waste water treatment unit was significant. The optimal condition to reduce chromium and NH4+ was by using 300 grams per liter waste, zeolite particle size was 50-60 mesh, contact time was 24 hours and pH 8±0,1. In this condition, zeolites could reduce chromium from 3728,56mg/l to 365,39 mg/l or 90,20%, and NH4+ from 3040,02 mg/l menjadi 209,76 mg/l or 93,10%. Waste water treatment unit could reduce chromium 63,55% and NH4+ 56,75%.

  3. KONTRIBUSI TAMAN WISATA ALAM BANTIMURUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD KABUPATEN MAROS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Fitri Syam

    2017-06-01

    Full Text Available Fitri Nur Syam, 2016. "The Contribution of the Nature Park Bantimurung Against Local Revenue (PAD Maros". Thesis Supervised by Dr. H. A. Arifuddin Mane, SE, M.Si, SH, MH as a supervisor I and Drs.Syamsuddin Djafar SE., M.Si as Supervisor II. This study aims to determine the magnitude Contributions Levy Park Nature Bantimurung to local revenue (PAD Maros. The research was conducted at the Department of Tourism and Maros. Data used in the thesis, is derived from PAD report Maros 2011-2013 period and some literature review. Data analysis method used is descriptive analysis method is to describe how much the contribution levy Bantimurung Against Nature Park Local Revenue Maros. Based on the results of the analysis that the value of PAD acceptance Maros continuously increased from 2011 to 2015. On the other hand, the value of levy receipts TWAB fluctuate, ie from 2011 to 2012 has increased the amount of Rp 2,596,094,700, an increase amounting to 57.65%, whereas from 2012 to 2013 the value of the levy TWAB decreased by Rp 1,977,385,700, or decreased (-27.8%. Selanjutanya, from 2013 to 2014 the value of retribution TWAB rise again, but the increase is small with only Rp 1,538,205,400, an increase of 30.03%. But from 2014 to 2015 the value of retribution decreased again by Rp 227 134 100 or decreased (-3.4%. In general, the value of the contribution to the PAD TWAB Maros from 2011-2015 epidemic is still relatively small, even declining since 2013. From the calculation of value contribution TWAB retribution against PAD Maros years 2011-2015 shows that the greatest value of the contribution that only happens in 2012 which reached 8.26%, while the value of the contribution of three years thereafter relatively small, especially in 2015 which only amounted to 4.61%.

  4. KAJIAN POTENSI DAN DAYA DUKUNG TAMAN WISATA ALAM BUKIT KELAM UNTUK STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Purwanto

    2014-12-01

    Full Text Available It is believed that ecotourism can increase community welfare and natural resource sustainability. Ecoutourism development in Bukit Kelam natural tourism park (TWABK need to be based on the function and carrying capacity of the area, so that it must be discovered the object potential and tourism attraction. The study aimed to: (1 identify and analyze the object potential and natural tourism attraction in TWABK; (2 analyze carrying capacity of TWABK for ecotourism development, (3 identify and analyze the stakeholders of TWABK; and (4 formulate the strategies of ecotourism development in TWABK. Analysis guide of ADO-ODTWA Dirjen PHKA 2003 is used to analyze the object potential and natural tourism attraction. The criteria of Physical Carrying Capacity (PCC, Real Carrying Capacity (RCC and Efective Carrying Capacity (ECC is used to analyze the carrying capacity of TWABK. Stakeholder Grid is used to analyze the stakeholders and the ecotourism development strategies of TWABK which formulated by using SWOT analysis. Some objects in TWABK are feasible for ecotourism development, which are: bukit Kelam landscape, Kelam ring road, climbing transect, the hill peak, the foothills area, the hillside, spiritual tourism of Maria cave and agro tourism. The ECC of TWABK area for ecoutourism is 196 persons/day, with slope correction factor, soil erosion sensitivity, landsape potential, climate and wildlife disturbance (swallow birds spawn season. The stakeholders of TWABK is divided into four categories, which are: the key players (the ministry of forestry, the ministry of tourism and creative economy, the agency of cultural and tourism of Sintang district, the agency of forestry and plantation of Sintang district and the community,the context setters (the NGOs, the crowd (private sectors and the subjects (visitors, academics, and refill drinking water company. The ecotourism development strategy formulation of TWABK results 9 strategies, which are: area stabilization, management plan formulation, ecotourism development according to the potency and carrying capacity of the area, publication and promotion, protection of the area, management collaboration, environmental education and counseling, community development,and ecotourism impacts monitoring and evaluation. Keywords: carrying capacity, ecotourism, strategy

  5. Peningkatan mutu blanket karet alam melalui proses predrying dan penyemprotan asap cair

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afrizal Vachlepi

    2017-06-01

    Full Text Available Most of Indonesian rubber products SIR 20 are made from the material of raw rubber obtained from smallholders. However, the quality of this material is not good enough. Thus, quality improvement has to be carried out by manufacturers. The liquid smoke used during the blanket hanging process can improve the quality of the rubber products SIR 20. This research aimed to determine and study the effects of liquid smoke spraying and blanket hanging duration on the drying factor, the dry rubber content, technical quality, vulcanization characteristics, and physical properties of vulcanized natural rubber. Treatments consisted of various hanging duration (6, 8, and 10 days, and without hanging and spraying (with and without spraying of liquid smoke. The results showed that the spraying of liquid smoke on natural rubber blankets could improve the technical quality of the natural rubber, especially the values of Po and PRI. The spraying of liquid smoke could reduce the blanket hanging duration to 6-8 days. The blankets sprayed with liquid smoke had the optimum cure time of around 15 minutes and 19 seconds and the scorch time of around 3 minutes and 22 seconds. These values indicated that the vulcanization characteristics of blankets which were sprayed with liquid smoke were generally better than those of blankets which were not sprayed with liquid smoke

  6. Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata Alam dan Budaya di Kabupaten Tapanuli Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rotua Kristin Simamora

    2016-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know the role of local government in developing the tourism potential of nature and cultural tours in North Tapanuli Regency. In this study the method used is descriptive qualitative approach is exemplary. The source of the data in this study there are two primary data and secondary data. The technique of data collection is done Field Research (Fieldwork such as observation, interviews and Library research (Research Libraries. The analysis will be used by the author is descriptive qualitative. The results of research on the role the role of tourism in the development of the potential of tourism in North Tapanuli Regency is dominant as a facilitator as compared with other roles as motivators and dinamisator. The role of the facilitator is seen primarily in terms of the provision of the infrastructure objects are still largely borne by the Fund's channelling aid, a stimulant for people who want to develop a tourism objects, tourism promotion efforts, as well as facilities provided on such third-party investors and entrepreneurs to develop business tourism sights in North Tapanuli Regency.

  7. PENGARUH DOSIS P DALAM FOSFAT ALAM PADA PENINGKATAN BIOMASA Azolla microphylla Kaulfuss

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahmudah Hamawi

    2015-12-01

    Full Text Available Azolla microphylla is one of the green resources fertilizer, adding natural P respectively will increase the biomass including. The on time embedding of azolla are able to provide nutrition to the plants such as rice especially N. The experiment was conducted in Desember 2nd , 2006 - April 5th , 2007 in Tegalgondo, Karangploso, Malang, East Java ( 550 m up sea level. The experiment applied Randomized Block Design (RBD under two factors, dose and embedding time with three replications. The doses were applied are P0 = 0 kg ha-1; P1 = 25 kg P ha-1; P2 = 50 kg P ha-1; and P3 = 75 kg P ha-1 . The embedding times were a day before planting, 50 % azolla in 14, 28 and 24 days after planting, 50 % azolla in 21 and 49 days after planting, and 50 % azolla in 35 day after planting. The parameters of observation were wet weigh of azolla; N, P , K contents before and after treatments and azolla decompositions. The result showed 75 kg P ha-1 with interaction of azolla embedding, was the most effective dose to increased azolla biomass.

  8. Keunikan Budaya dan Keindahan Alam sebagai Citra Destinasi Bali menurut Wisatawan Australia Lanjut Usia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Bagus Rai Utama

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract In recent years, many has begun to doubt the continued existence of Bali’s nature and culture in shaping its destination image. The current research was conducted to confirm the existence of culture and nature as the determining factors of Bali’s image as a tourism destination by selecting elderly Australian tourists as respondents, because this group tends to be more loyal and have longer average length of stay compared to other groups of tourists. This research aims to confirmatively answer the existence of Bali’s culture and nature as the destination’s identity and tourism image. The two main research questions are (1 what is the relationship between motivation, destination creation, and destination identity in forming the destination image of Bali? (2 how is the structural model of Bali’s destination image according to elderly Australian tourists? This research was conducting using survey method and quantitative analysis technique, involving 160 elderly Australian tourists. Findings from SEM analysis indicate that internal motivation influences destination image, while destination identity influences destination image, and destination creation also influences destination image. The research concludes that according to elderly Australian tourists, Bali’s culture and nature are remain strong factors in forming the island’s destination image.

  9. MISKONSEPSI MATERI FOTOSINTESIS DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA DI SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Izza Aliyatul Muna

    2012-12-01

    Full Text Available Abstract: The quality of science education that is still unsatisfying can be effected by misconceptions and learning conditions that less pay attention to learners’ preconceptions. Misconception is frequently happened among students in all levels of education, including elementary school students, secondary schools students, up to university or college students and even someone who have already worked. The most common misconceptions are caused by the initial concept (preconception in which it was taken to formal education. As a result, many of elementary school students are encountered with misconception. Since childhood, people have already constructed such concepts through daily experiences, and it is possible to say that they have undergone a process of learning early. The cause of misconceptions that happen to learners are vary, including learners from itself, educators, textbooks, contexts, and methods of teaching. All science materials are possible to create misconception among learners, for instance, photosynthesis. The example of misconceptions in this material include the process of photosynthesis in which students assume that it occurs only during the day with the help of sunlight, only plants whose green leaf that capable to have photosynthesis; chlorophyll present in the leaves alone, as well as plants perform photosynthesis during the day while at night plants do breathe. The misconception is a major problem in learning science as it can disrupt the formation of a scientific conception.

  10. Social Determinants of Health: Perspective of the ALAMES Social Determinants Working Group

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    José Carlos Escudero

    2008-11-01

    Full Text Available Introduction The recent discussion of the social determinants of health, which has been promoted by the WHO as a way to approach global health conditions is neither a new nor a foreign subject for Latin American social medicine or collective health. Indeed, this approach to health derives from the principles of 19th century European social medicine which accepted that the health of the population is a matter of social concern, that social and economic conditions have an important bearing on health and disease, and that these relationships should be subjected to scientific enquiry. (Rosen, 1985:81 The specific socio-historical conditions of Latin America in the 1970’s fostered the development of an innovative, critical, and socially-based based health analysis, which was seen in an evolving theoretical approach with deep social roots. (Cohn, 2003 This analysis calls for scientific work which is committed to changing living and working conditions and to improving the health of the popular classes. (Waitzkin y col. 2001; Iriart y col. 2002. From its beginning, this school of socio-medical thought recognized that collective health has two main areas of research: 1 the distribution and determinants of health and disease and 2 the interpretation, technical knowledge, and specialized practices concerning health, disease, and death. The goal is to understand health and disease as differentiated moments in the human lifecycle, subject to permanent change, and expressing the biological nature of the human body under specific forms of social organization, all this in such a way as to allow discussion of causality and determination. (Breilh y Granda,1982; Laurell, 1982. Latin American social medicine criticized biomedical and conventional epidemiological approaches for isolating health and disease from social context, misinterpreting social processes as biological, conceptualizing health phenomena in individualistic terms, and adopting the methodological procedures of the natural sciences

  11. DAMPAK PENERAPAN KUOTA IMPOR TERHADAP PERMINTAAN KARET ALAM INDONESIA OLEH NEGARA CHINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ridho Syaffendi

    2013-12-01

    Full Text Available Indonesia is once country with an open economy, trade is one way to get the source of income for the country. therefore, Indonesian trying to be a exporters some excellent products, especially in the area of ​​rubber plantations. This study aims to look and identify the impact of the adoption quota production of natural rubber to Indonesia and other major rubber producing countries in the ASEAN region, in this study using a rubber commodity time series data to be analyzed quantitatively through descriptive models and quantitative models. Deskritptif model used is multiple linear regression model. the results of this study demand for natural rubber imports from ASEAN countries China is influenced by several variables that the price of natural rubber, synthetic rubber prices , income per capita , exchange rates , and dummy variables. Judging from the competitiveness of Indonesia's natural rubber can not compete in terms of price with natural rubber Thai state, due to Indonesia's natural rubber are substitutes for natural rubber Thailand, while for Malaysia, Indonesia's natural rubber relationship is complementary.

  12. An Archeological Overview and Management Plan for the Tarheel Army Missile Plant Alamance County, North Carolina.

    Science.gov (United States)

    1984-05-21

    factory planning engineer, noted that bedrock lies about 22 feet be- low the surface in the eastern portion of the main plant area, but had not...Carolina Press. Lee, James B. 1983. Personal communication. Factory Planning Engineer, Western Electric Company, Tarheel Army Missile Plant. Lefl1cr, Hugh

  13. VizieR Online Data Catalog: The SDSS Photometric Catalogue, Release 12 (Alam+, 2015)

    Science.gov (United States)

    Alam, S.; et al.

    2016-03-01

    Data Release 12 (DR12) is the final data release of the SDSS-III, containing all SDSS observations through July 2014. It includes the complete dataset of the BOSS and APOGEE surveys, and also newly includes stellar radial velocity measurements from MARVELS. The principal changes from previous versions are summarized at http://www.sdss.org/dr12/whatsnew/ (1 data file).

  14. KAJIAN KARAKTERISTIK HABITAT RAFFLESIA (Rafflesia patma BLUME. DI CAGAR ALAM BOJONGLARANG JAYANTI, CIANJUR, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Adlan Ali

    2016-01-01

    Full Text Available Bojonglarang Jayanti Nature Reserve one of habitat Rafflesia patma. The purpose of this research  to identify biotic and abiotic habitat characteristic of R. patma in Bojonglarang Jayanti Nature Reserve. Research conducted in March until April, using single plot analysis habitat to take physical and biotic data as well as the study of literature for climate data retrieval. R. patma habitat have lowland and coastal forest vegetation types  with dominant species Cyathocalys biovulatus. Fauna that be a benefit to the life of Rafflesia are 19 species from 15 Family. There are 90 individual R.patma found at altitude 0-100 m above sea level, slope average 14.73%, the distance from the coast beach 758 m, a distance from the water 12 m, litter thickness 1.7 cm, and the type of soil is Podsolic with low nutrient content and acidic pH. R. patma habitat has C climate type.  Key word : Abiotic, Biotic, Habitat, Population, R. Patma

  15. PERFORMA BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PERSILANGAN INDUK ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2015-09-01

    Full Text Available Tiram mutiara merupakan salah satu komoditas andalan dalam budidaya laut. Masalah utama yang dihadapi adalah pasok benih baik kuantitas maupun kualitas. Upaya perbaikan dilakukan dengan perkawinan silang antar varietas tiram dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas benih Tiram Mutiara (Pinctada maxima baik secara fenotip maupun genotip. Induk yang disilangkan secara resiprokal mempunyai karakter nacre putih (P dan kuning (K baik populasi Bali maupun Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persilangan dua populasi tersebut menghasilkan tiga varietas yaitu: varietas I (K x P, varietas II (K x K dan varietas III (P x K. Nilai SR pada fase pediveliger dari ketiga varietas menghasilkan sintasan berturut-turut 65%, 59%, dan 45%. Pertumbuhan varietas III menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan kisaran panjang cangkang 3,0-4,5 cm pada umur dua bulan pemeliharaan. Analisis genetik dengan RAPD-DNA menunjukkan bahwa induk-induk yang berhasil memijah mempunyai variasi genetik 0,3755; 0,3938; dan 0,1600. Sedangkan turunan F1 mempunyai variasi genetik lebih rendah yaitu: 0,2738; 0,2667; dan 0,0924.

  16. Analisis dan Strategi Komunikasi Perancangan Program Edutainment “Seri Aktivitas Alam: Gunung Meletus”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas James Darmawan

    2015-01-01

    Full Text Available The process of visual communication strategies can be created into a good persuasive invitation. This study depicted the issues in the world of children when dealing with nature activity within the scope of volcano eruptions. This study was conducted with a qualitative approach and triadic, ethnographic in children psychological and behavioral conditions after volcanic eruption disaster. Research found the common thread between supporting and main theory related to visual communication strategies. It, then, described in detail the development of communicators to become a mascot, continued on the delivery of messages through the comics, and invited the target to experience design experience. 

  17. Penelitian pengaruh campuran karet alam dan karet nitril kompon sol sepatu terhadap sifat swelling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofyan Karani

    1997-06-01

    Full Text Available The objective of this research is to find the quality of oil resistant soles indicated by swelling test in Benzol. The compound is made of natural rubber (RSS and synthetic rubber (NBR the part of which vary from 45/55; 50/50; 55/45. The result of the test indicates that the sole compound of RSS 45 part and NBR 55 part gives the best oil resistant.

  18. Pengaruh suhu vulkanisasi terhadap sifat mekanis vulkanisat karet alam dan karet akrilonitril-butadiena

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Norma Arisanti Kinasih

    2015-12-01

    Full Text Available Natural and acrylonitrile-butadiene rubbers possess different vulcanization characteristics. Selection of the vulcanization system and temperature affects the mechanical properties of vulcanized natural rubber (NR and acrylonitrile-butadiene rubber (NBR. In the present work, the effect of vulcanization temperature (150, 160, 170 and 180oC on the mechanical properties of NR and NBR vulcanizates was studied. The effect of different vulcanization system (semi efficient, efficient and sulfur donor was studied in NR blends, while the effect of different acrylonitrile content (26, 28 and 33 wt % was studied in NBR blends. The NBR curing characteristics and mechanical properties data showed that vulcanization at low temperature (150oC was suitable for low acrylonitrile-NBR, whereas that at high temperature (170oC was suitable for high acrylonitrile-NBR. In addition, the semi efficient system at low temperature vulcanization (150oC was suitable for natural rubber.

  19. Pengaruh suhu vulkanisasi terhadap sifat mekanis vulkanisat karet alam dan karet akrilonitril-butadiena

    OpenAIRE

    Norma Arisanti Kinasih; Muhammad Irfan Fathurrohman; Dadang Suparto

    2015-01-01

    Natural and acrylonitrile-butadiene rubbers possess different vulcanization characteristics. Selection of the vulcanization system and temperature affects the mechanical properties of vulcanized natural rubber (NR) and acrylonitrile-butadiene rubber (NBR). In the present work, the effect of vulcanization temperature (150, 160, 170 and 180oC) on the mechanical properties of NR and NBR vulcanizates was studied. The effect of different vulcanization system (semi efficient, efficient and sulfur d...

  20. PENGARUH TEMPERATUR EKSTRAKSI ZAT WARNA ALAM DAUN JATI TERHADAP KUALITAS DAN ARAH WARNA PADA BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Satria

    2016-12-01

    Full Text Available Negative impacts especially synthetic dye carcinogenic effect on the environment and the user so natural coloring is now starting to be used because environmentally friendly. The influence of temperature variations on the quality and color direction using natural color teak leaves for batik cloth needs to be examined because the color of the fabric will decline due pelorodan process. The young leaves teak (Tectona grandis have a wide and large size, used to dye woven materials, have reddish brown color. The method used was variation temperature extraction of 50°C, 75°C and 100°C, fixation of alum, lime, prusi and lotus as well as testing the quality and direction of color. Variations in temperature extraction of teak leaves on cotton fabric and silk using a waterbath expected to know the quality and direction of the colors in batik. Results of testing the fastness to light and washing 40°C for extraction of teak leaf temperature of 50°C, 75°C and 100°C in cotton and silk with fixation alum, lime, prusi or lotus shows good scale with a value of 4 or 4-5. Natural color solution teak leaves with extraction temperature of 100°C resulted in the highest wavelength is 788.50 nm and the absorbance of the total of 0.1402 Abs. Color direction that produced show reddish color will be more visible at 100°C with a fixation alum or lime while prusi or lotus browned.

  1. Potensi Wisata Alam di Pematang Tanggang Desa Negeri Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus

    OpenAIRE

    Bobby Affandy; Agus Setiawan; Duryat Duryat

    2016-01-01

    Pematang tanggang has a lot of potential tourism resources. Hawever there is no sufficient information about the aspects supporting the area to be developed as a tourist destination. The aims of the study were to examine the potential and natural touristic attraction in pematang tanggang, and to calculate the beauty value of those potential. Direct observation and interview were employed as the data collection methods, accidental sampling was used as the respondent determined. Scenic beau...

  2. LANSKAP EKOLOGI KESERASIAN DAN KEMENARIKAN KEPARIWISATAAN ALAM DI WILAYAH YOGYAKARA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad muhamad

    2014-06-01

    Full Text Available This study examines the extent of landscape ecology and attractiveness of the natural environment in the tourism area in the region north of Yogyakarta. Yogyakarta northern region has objects and natural tourism attractions of the venture capital in its tourism development footprint. The compatibility and attractiveness level of the environment is one of the most important factors to determine the region’s level of potential environmental compatibility and attractiveness, so that the characteristics and the distribution pattern of the attractiveness and harmony of nature in the tourism region can be known. The results showed that the landscape level of ecological harmony and the attractiveness of the environment after the 2010 eruption had a significant amount of the index. The higher the quality of the natural (physical environment and social (human and socioeconomic culture is, the higher the level of harmony and attractiveness of the region. Landscape ecology establishes harmony between the social component (population and the natural environment (bio-physical, suchthat they form a potential tourist attraction at the site of nature tourism in the region north of Yogyakarta.

  3. MODEL PENGELOLAAN CAGAR ALAM TELUK ADANG DALAM UPAYA KONSERVASI SUMBERDAYA LINGKUNGAN DI KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firman Firman

    2017-09-01

    Full Text Available This study aims to analyze Resources potentials (R, Organizations (O and Norm (N conservation center of Adang Bay nature reserve and village conservations area and formulate management model of Adang Bay nature reserve in the effort of conservation of environmental resources in Paser Regency of East Kalimantan.    The research was conducted in eight villages with in Adang Bay reserve area (Padang Pangrapat village, Pondong Baru village, Pasir Mayang village, Muara Adang village, Air Mati village, Teluk Waru village, Muara Telake village, and Petiku village the study was conducted in May to September 2016. The analysis used was qualitative descriptive with data collection methods by triangulation in – depth interview, observation, and FGD, researchers information were selected by the purposive method.    The result of this research is to know the potential of resources contained in Adang Bay Nature reserve area of 18.956 Ha of mangrove area, community resources that live in the area as many as 14.767 people and Adang bay areas are very suitable for aquaculture of fish pond and shrimp, and the high spirit of community mutual corporation in eight conservation village, the Adang Bay Nature Reserve consist of eight definitive villages so that 30 % empowerment budget is available, as well as BUMDes that can be collaborated as a conservation village promotion effort.    Adang Bay Nature Reserve Management Model that supports is Collaborative Management Model, with this model the existence of Adang Bay Reserve does not change the status of the area. The management program stages are directed to protection, preservasion, and utilization with consideration of social, economy and ecology in Adang Bay area.

  4. WISATA ALAM TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK: SOLUSI KEPENTINGAN EKOLOGI DAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meti Ekayani

    2014-04-01

    Full Text Available The extended of Gunung Halimun Salak National Park (TNGHS coverage area pose a conflict of interest which is trade-off between the interests of the TNGHS main functions as conservation areas (ecological interests and interests of local people who use the forest for economic needs. One of the intangible environmental services of TNGHS is natural tourism in the used zone which can be a win-win solution alternative to the trade off of conservation and economic interests in conservation area. Natural tourism in national parks is a payments for ecosystem services (PES scheme that will provide added value, both conservation and economic benefits as non-exploited activity that will not endanger the national parks preservation. Therefore, in this study, how the natural tourism activities in TNGHS can support conservation and local economic improvement is examined. The high economic value of tourism and economic impact i.e. multiplier effect and job opportunity demonstrate that natural tourism in TNGHS as environmental services is very important. Natural resources and the beauty of nature in TNGHS should be preserved to keep the sustainability of natural tourism, because without the conservation of natural resource thus will be no natural tourism, which means there will be no economic benefit to the community.

  5. Pengaruh penggunaan bahan pewarna alam dari ekstrak kayu terhadap sifat fisis kulit ikan kakap merah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emiliana Kasmudjiastuti

    2002-06-01

    Full Text Available Abstract The objective of this research is to identify the effect of some natural dye of wood extract to the physical properties (tensile strength, elongation and rub fastness resistance of kakap (Lutjanidae fish skin leather. Fifteen pieces of dry preserved kakap fish skin were used in this research, and tanned using syntan and alum. The dyeing process was done using natural dyes of wood extract of Caesalpinia sappan L, Artocarpus heterophyllus, Swietenia mahagoni JACQ, Maclura cochinensis, and Ceriops tagal. The result of research indicated that the kind of applied natural dyes were not affect the physical properties of Kakap fish skins. The fish skins dyed using the such natural dyes was able be utilised as material in leather goods manufacturing. One of the five types of natural dye used in this research, Swietenia mahagoni JACQ wood extract produced the best dyed leather having good tensile strength, elongation/flexibility and the colour fastness. The tensile strength was 213,15 kg/cm2, flexibility 56% and colour fastness with wet white cloth 3/4 (grey scale value and with dry white cloth 4/5 (grey scale value, respectively

  6. Pengaruh Konsentrasi Amonium Laurat Terhadap Kekuatan Tarik dan Kemuluran serta Ketahanan Sobek Film Lateks Karet Alam

    OpenAIRE

    Hussudur, Misbah

    2011-01-01

    An investigation about the influence of ammonium laurate concentration to natural rubber latex film was obtained using the immersion method. The variation of ammonium laurate concentration was used 0%; 0,05%; 0,07%; and 0,09% with vulcanization time used was for 30 minutes and vulcanization temperature was used 1000C. The physics characteristic witch analized were tensile strength, elongation and tear strength and the structure of resulting surfaces were tested with analysis of SEM. rom this ...

  7. Improved 10Be and 26Al-AMS with a 5 MV spectrometer

    International Nuclear Information System (INIS)

    Xu Sheng; Dougans, Andrew B.; Freeman, Stewart P.H.T.; Schnabel, Christoph; Wilcken, Klaus M.

    2010-01-01

    Detector and ion source changes have increased Be and Al count rates and reduced measurement background at SUERC. Low energy 16 MeV 26 Al 3+ ions can be separated from interferences by adopting thin silicon nitride membrane detector windows. In contrast, a thick Havar detector window is used to preferentially slow boron ions for simplified 10 Be vs. 10 B separation without an additional gas cell.

  8. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI DATA WAREHOUSE METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, GEOFISIKA DAN BENCANA ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Safril

    2014-05-01

    Full Text Available BMKG telah memiliki data berasal dari beberapa sistem basis data historis (legacy system baik yang telah tersimpan dalam sistem informasi database maupun data dalam bentuk lembar kerja (worksheet. Data lama ini sering tidak digunakan ketika  sistem database baru dikembangkan. Agar data lama tetap dapat digunakan, diperlukan integrasi data lama dan baru. Data warehouse adalah konsep yang digunakan untuk mengintegrasikan data dalam penyimpanan sistem database terpadu BMKG. Integrasi data dilakukan dengan melakukan ekstraksi dari sumber data dengan mengambil item data yang diperlukan. Sumber data diperoleh dari sistem informasi yang ada di kelompok meteorologi, klimatologi dan geofisika. Proses integrasi data dimulai dengan ekstraksi (extraction kemudian dilakukan penyeragaman (transformation sehingga sesuai dengan format yang digunakan untuk kepentingan analisis. Selanjutnya dilakukan proses penyimpanan dalam data warehouse (loading. Prototipe data warehouse yang dibangun mencakup proses input data melalui ekstraksi data lama maupun data baru menggunakan media perangkat lunak akuisisi data. Hasil keluaran (output berupa laporan data dengan perioda data sesuai dengan kebutuhan.   The data collections of BMKG is captured from the legacy systems that is stored in the information systems or data worksheet. Sometimes the legacy system is not used when the new DBMS has been developed. In order the legacy system usefull for DBMS of BMKG, the data is integrated from the legacy systems to the new database systems. Data warehouse is the concept to integrate data to the BMKG Data Base Management System (DMBS. To integrate data, data is integrated the data sources from legacy systems that has been stored in the meteorology, climatology and geophysic information system. The next steps is transformed to data that has the format accordance with the weather analysis requirement. Finally, data must be loaded into the data warehouse.  The data warehouse prototype that it is developed consist of data input troughout extract from historical data and new data use with the data acquisition software. The result is data report that is accordance with the BMKG requirement to analyse the data.

  9. Focussing on recycling attitudes of engineering students at UiTM Shah Alam - towards zero discharge

    Science.gov (United States)

    Sharifah, A. S. A. K.; Khamaruddin, P. F. M.; Mohamad, N. N.; Saharuddin, M. Q.

    2018-03-01

    The generation of municipal solid waste (MSW) in Malaysia over the past 10 years has increased by 95 percent due to rapid development in the urban areas. 16.76 million tonne of waste is expected to be generated by Malaysian in the year 2020. Presently, there are about 70 percent of waste produced reported to be collected and 95 percent of it are disposed in landfills with only 5 percent left are being recycled. A 40 percent reduction of waste disposed to landfill by year 2020, through recycling and intermediate treatments such as waste to energy, composting and material recovery is very much needed as opening new landfills are not socially attractive. It clearly shows the awareness in reducing waste through recycling is still at infancy among Malaysians. Hence, a proper solid waste management should be enhanced through education among youngsters to ensure an integrated solid waste management towards zero discharge is achievable. The purpose of the research is two-fold. Firstly, to determine the recycling practices awareness among engineering students through manual and on-line survey. Secondly, a study on the effectiveness of recycling bins at the engineering students’ centre. The data collected were analyzed using statistical analysis. Results show that there is significant relationship (precycling using Chi square test. However, there is an insignificant relationship (p>0.05) between knowledge and awareness of students towards recycling using partial correlation. Nevertheless, it is important to note that recycling practices through the provision of well-designed recycling bins and continuous education will ensure a sound society upholding a Zero Discharge attitude in the future.

  10. Hak Asasi Manusia (Human Rights dalam Menangani Krisis Alam Sekitar: Perspektif Seyyed Hossein Nasr

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zul`Azmi Yaakob

    2012-12-01

    Full Text Available ‘Human rights’ are the basic rights and fundamental freedoms. Today’s human rights movements also concern on nature in resolving the environmental crisis. Within the freedom of thought and expression, this trend has extended dramatically in recent years, as many people have been surrounded by massive pollutions such as global warming and water crisis. Many environments have been greatly altered by human activities. On the right track, scholars and scientists have taken risks to test so many ideas and approaches that could lead to exponential changes to improve or even preserve the natural environment. Although ‘human rights’ has been used popularly in recent decades, Seyyed Hossein Nasr argues that the term should be blamed for the environmental crisis we are presently facing. As one of the most important and foremost Muslim philosophers in the world today, Nasr emphasizes that the environmental crisis is created by the crisis of human value in their philosophy of human rights based on human ‘freedom’. Nasr’s writings on human rights can be observed in his Islam and the Environmental Crisis (1990, Islam and the Challenge of the 21st Century (1993 and Religion and the Order of Nature (1996. This semantic study is to show that human rights’ philosophy is too dangerous to nature, tracking on the unconditional absolute rights. Through semantic analysis, the study finds that ‘human rights’ are related to secular philosophy which enthrones the unlimited human freedom, and at the same time against the order of nature as Divine Order.

  11. Analisis Pengembangan Objek Wisata Pemandian Alam Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalingun, Provinsi Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Pardede, Novitasari

    2015-01-01

    Forest use is often done by direct benefits (tangible) and indirect benefits (intangible). Indirect benefits (intangible) such as forest benefits in the form of immaterial or utilization of environmental services like nature which refers to the ecological principle can be used as an alternative to support long-term development of the country. One of the benefits that can be gained is the development of natural forest areas for ecotourism. This study aims to: (1) analyzing the potential attrac...

  12. KEANEKARAGAMAN ANGGREK ALAM DAN KEBERADAAN MIKORIZA ANGGREK DI DUSUN TURGO PAKEM, SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Sugiyarto

    2016-10-01

      This research aims to identify the diversity of orchids and to find the existence of mycorrrhizal symbiont in wild orchid roots in Turgo village, Pakem Sleman.                 The samples of orchids and orchid roots were done by taking samples in Puspa Forest of Turgo Village, Pakem Sleman Yogyakarta. This research were exploration research on existing orchids’ diversity. The methods that have been used to identify the existing orchid species in the forest, isolation, and characterization mycorrhizal fungi is PDA (potato dextrose agar. Measurement of environmental factors for including edhapic factors were humidity, pH, soil temperature, and microclimate factors were air temperature, air humidity, and light intensity. The mycorrhizal infection was done by observing of mycorrhizal fungi existence.            The results of the research are retrieved 8 species of orchids are Zeuxine petakinensis, Dendrobium sagittatum, Bulbophyllum chaetonium, Dendrobium mutabile, Eria retusa, Eria oblitterata, Pholidota carnea, Rhomboda velutina. Some orchids in the forest are dormant, therefore it couldn’t be identified. The mycorrhizal symbiosis from microscopic characterization had been known as different on each mychorriza. The mycorrhizal fungi that have been identified were genus of Rhizoctonia, Glomus, Chaetonium, Scopulariopsis and Trichoderma.   Keywords: orchid species, mychorrhiza, orchid fungi

  13. Pengaruh Substitusi Pozolan Alam (Tras terhadap Semen pada Kuat Tarik Campuran CTRB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joice Waani

    2015-10-01

    Full Text Available The use of Cement Treated Recycling Base (CTRB material in Indonesia, is a very well established practice in Indinesia. This mixture containing Reclaimed Asphalt Pavement (RAP and Reclaimed Aggregate Materials (RAM and stabilized with portland cement as pavement structural base layer. This technique has been applied in the field in some pavement major rehabilitationand reconstruction projects successfully. However, identical to other cementitious stabilized materials, this CTRB material is prone to cracks during service. For that reason, the use of cement as a stabilized material in CTRB has to be reviewed thoroughly before implementation in the field. The use of recyclable materials in pavement applications is not only environmentally friendly, but also can reduce the cost of materials in a particular project. In addition, a reduction in the use of cement in the CTRB material has a potential to reduce anticipated cracks that influence the physical characteristic of the mixtures. In this research project, the Indirect Tensile Strength (ITS Test was conducted to review the influence of partial cement replacement with natural pozzolan (trass to the mechanical properties of the CTRB to withstand tensile stress. A lower ITS value correlates to the shrinkage cracking tendency of the material. The results show that the increase in the percentage of cement replacement correlates well to the increase of the ITS values. Direct correlations exist for 15% and 30% cement replacement of the 4% to 6% CTRB cement content with 40% RAP-60% RAM and 60% RAP – 40% RAM combinations.

  14. Film Animasi sebagai Medium Dokumentasi Kekayaan Alam, Intelektual, Budaya, dan Dinamika Sosial Politik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiyansah Ardiyansah

    2012-10-01

    Full Text Available Animation is a medium that has the ability to represent a visual phenomenon as a whole. Animation is not just a work of image-driven, but the work depicted motion, as expressed by Norman McLaren, Canadian animator Academy Award winner. As the interpretation of the motion, the animation is not subject to the laws of nature, so there is no limitation including movements that cannot be done in the real world or recorded in the live-action movie. So is the characterization or characterizations in the animation can be so free and open more opportunities for exploration. This advantage makes the animation a favorite medium to draw the attention of the audience, especially in the growing era of digital animation technology. Animation is now not only used for entertainment purposes, but has penetrated other fields such as education, tourism, health care, and so on. As a cultural product, animation, as well as films and works of art of human culture in general, is a historical marker that describes the spirit of an era that functions inherent in the animated film documentation of socio-political dynamics of a nation in a given period. This paper describes the process of documentation of natural, intellectual, cultural and socio-political dynamics in countries that intensively utilize the medium of animation.  

  15. INTEGRASI-INTERKONEKSI ILMU PERSPEKTIF TAFSIR SOSIAL TAM (TUHAN ALAM DAN MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imron Muttaqin

    2014-12-01

    Full Text Available As a great project, the integration and the inter-connection knowledge need a complex system include philosophy that combine the substantive and position of God (meta-cosmos, macro-cosmos (Nature, and micro-cosmos (The human. The knowledge dichotomy in Islam must be reunited by integration and inter-connection, but that efforts need setting of the mindset to avoid an error logical thinking of understanding about substantive, position and goal. The Social Tafseer TAM (God, Nature and Human is one of alternative way to build the Islamic true logical thinking because it has many purposes in finding Allah`s blessing and also a systematic characteristic in the processes.

  16. PEMAHAMAN EPISTEMOLOGIS CALON MAHASISWA MENGENAI ILMU-ILMU SOSIAL DAN ILMU-ILMU ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindito Aditomo

    2017-06-01

    Full Text Available Epistemological understanding is an important part of college students’ intellectual development. The present study examines the structure of epistemological understanding on a sample of students in an Indonesian university. The study also compares epistemological understanding of the social and natural science disciplines. Participants were mostly female (58%, on average 17.9 years, and enrolled in either a social science (fashion design, law, and psychology; N = 575 or natural sciences study programme (engineering, pharmacy, and biology; N = 924. A Likert-type instrument was used to measure three dimensions of epistemological understanding regarding authority as a source of knowledge, the subjectivity of knowledge, and the changeability of knowledge. Eigen values and scree plot in the exploratory factor analysis indicate a four-factor solution. These factors referred to the three hypothesised dimensions, and one additional dimension reflecting beliefs related specifically to factual knowledge. Additional analyses show that knowledge in the social sciences are seen as more subjective and uncertain. Furthermore, while students generally trust epistemic authorities from both fields, the trust towards authority in the social sciences is associated with a belief that knowledge is subjective. The reverse pattern was found for the natural sciences. A possible explanation is that social science students recognised but were uncomfortable with the subjective nature of their discipline, and hence sought certainty from epistemic authorities.

  17. KEANEKARAGAMAN ANGGREK EPIFIT DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM DANAU BUYAN-TAMBLINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ayu Agung Pradnya Paramitha

    2013-04-01

    Full Text Available Orchids are often found growing naturally in the tropical rain forest. Destruction of tropical rain forests can reduce the germplasms of natural orchids. One of the tropical rain forest areas which is often visited by tourists in Bali is Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park. Research conducted from December 2011 until April 2012. The results showed that in the Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park there are 30 species of epiphyte orchids. The epiphyte orchids which have the highest individual number is Appendicula elegans Rchb. f with total individual number was 198 individuals/ha. The Shannon-Wienner diversity index value of epiphyte orchid in Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park is 1,1561.

  18. KERAGAMAN ANGGREK EPIFIT DI KAWASAN HUTAN ALAM DESA PETARIKAN, KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT - KALIMANTAN TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Dwi Yulia

    2008-07-01

    Full Text Available A study on the diversity of epiphytic orchids in the natural forest at the Village Petarikan, District Kotawaringin Barat, Central Kalimantan was carried out. All routes in the area of study were investigated. The number of epiphytic orchids found was 32 genera, consisting of 99 species. The most common species were those of genera Bulbophyllum and Dendrobium. Some of them were endemic to Kalimantan, i.e. Dendrobium nabawanense, Bulbophyllum beccarii, Dendrochilum oxylobum, Liparis lobongensis and Porpax borneensis. These orchids were frequently found on Saraca declinata, Dipterocarpus sp. and Durio zibethinus.

  19. POPULASI DAN HABITAT Nepenthes ampullaria Jack. DI CAGAR ALAM MANDOR, KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maysarah .

    2017-04-01

    Full Text Available Nepenthes ampullaria Jack. is a species which adapted on the nutrient-poor areas in Mandor nature reserve.  Its could be increasing the quality of Mandor nature reserve as protected area. This research aims to study the population and habitat of N. ampullaria in the Mandor nature reserve. This study was conducted at two habitats, heath forest and peat swamp forest. Observations were made on, population abundance and habitat factors of  N. ampullaria. The results showed that the highest population density of N. ampullaria was in heath forest. Their are growth in groups. Vegetation analysis showed that constituent species habitat of N. ampullaria consist of 69 species from 39 familly. Result of identification to insects showed Formicidae is dominant family that trapped in pitcher of N. ampullaria. Temperature and humidity in N. ampullaria’s habitat has been switable for requirements growth of pitcher plant. Rainfall during the study was normally. Ratio of sand and soil on both affected the improvement of individual N. ampullaria in Mandor nature reserve. Keywords: habitat, Mandor nature reserve, Nepenthes ampullaria Jack, population

  20. Kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Bingkai Otonomi Khusus di Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efendi Efendi

    2017-04-01

    ABSTRACT: Papua Province has a lot of natural resources, but the people still live poverty. The condition has caused a conflict in Papua. In order to handle the problems, the Act Number 21, 2001 has awarded the province as special autonomy with several authorities; one of these is in the field of managing natural resources. The provision in the field of managing natural resources is aiming at increasing the income of people of Papua Province hence they will be living in wealth and prosperity.

  1. ANALISIS SPASIAL SUMBERDAYA ALAM PERKEBUNAN KARET RAKYAT KOTA BANJARBARU DENGAN MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasumahadi Kasumahadi

    2016-10-01

    Full Text Available The processing of remote sensing and field survey data that applying Geographic Information System (GIS was important to do in order to collect the basic data and an accurate information about rural rubber plantation natural resources. The !st threemonthly 2013 statistical report of Banjarbaru City plantation, showed that rural rubber plantation was 986 Ha’s width. Thus data, comprehensively not adequate to answer the exact/certain width of rural rubber plantation in Banjarbaru. So, it was considered necessarily to complete them with such Geographic Information. This research was aimed (1 to determine the exact width of rural rubber plantation area; and (2 to make a thematic map of rural rubber plantation natural resources. This research was conducted in Cempaka village, Banjarbaru City, south Kalimantan Province. This research was occupied by collecting important data and information, then analyzed them by using GIS. The primary data were collected by taking coordinate points on field with Global Positioning System (GPS tool, and analyzed them by using GIS spatial analysis. The result showed that the width of rural rubber plantation based on year 2007 quickbird survey was 1.357,82 Ha which withdrawn in the map of rural rubber plantation natural resources in Cempaka Village, Banjarbaru City. Thus, according to year 2010 alos-avnir mulispektral classification resulted that the width was 999 Ha, withdrawn in the landcover map of Cempaka Village banjarbaru City. We might conclude that the width of rural rubber plantation in Cempaka Village based on quickbird survey in 2007 was 419,82 Ha larger than 938 Ha statistical data of rural rubber plantation in Cempaka, and it was 61 Ha larger if compared with 2010 alos-avnir mulispektral classification. Those data were included in two (2 different map of rural rubber plantation natural resources in Cempaka Village Banjarbaru City.

  2. PANDANGAN ULAMA BALANGAN TENTANG PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BATUBARA DI BALANGAN DALAM PERSPEKTIF EKO-SUFISME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridhatullah Assya’bani

    2014-04-01

    Full Text Available It starts from a consciousness that how importance of the role of scholars in their assessments and views onsocial reality, particularly on the issue of environmental crisis that occurred to the people in Balangan regency. Based on the research, the writers found a classification of the scholars’ views on coal mining and natural resources exploitation and the environmental impacts and social impact as the result. The first view, they agree fully to coal mining activities. Second view, they disagree on coal mining activity. The third view, the scholars who do not give a clear view or grey view to coal mining activities. Based the analysis conducted by the writers by using the eco-sufism concepts as theoretical basis, the writers concluded that their views who disagree with coal mining activity is based on the view of environmental ethics in accordance with the concept of eco-sufism.

  3. Keefektifan Kerja Sama Antarlembaga dalam Operasi Pemulihan Bencana Alam Banjir Studi Empirik di Provinsi DKI Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Rita

    2014-05-01

    Full Text Available Research on the effectiveness of interagency cooperation in recovery operation of natural disaster in DKI Jakarta regions combines between the research of interagency cooperation in disaster context and the research of interagency cooperation in public services. This research is deepened by comparing the perception of governmental organization and Non Governmental Organization (NGO. The aim of this research is to do the empirical test of the relationship of situational factors to interagency processes and outcomes. This research is not only to test the hyphotesis but also to observe the phenomenon in the interagency cooperation. The result of this reasearch shows that the perception of the leader of governmental organization toward communication is higher than the perception of leader of NGO. Cooperation between governmental and NGO within the effort to serve the disaster DKI Jakarta regions becomes a model of partnership interagency cooperation.

  4. Pengaruh pemlastis nabati terhadap sifat elastomer termoplastik berbasis campuran karet alam/poli propilena

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wahini Nurhajati

    2015-12-01

    Full Text Available Vegetable plasticizer is a plasticizer that is derived from renewable raw materials, that are used as an alternative to petroleum-based plasticizer. The purpose of this research was to compare the effect of the vegetable and plasticizer with petroleum plasticizers on the mechanical properties of (Thermoplastic Elastomer TPE. Vegetable plasticizer used in this study is a modified castor oil. Natural rubber/polypropylene (KA/PP based TPE was made in an internal mixer at a temperature of 180ºC with a variousvarious ratio KA/PP ratio and type of plasticizer. In general, modified castor oil as a plasticizer has a more positive effect on the mechanical properties of TPE in various ratios of KA/PP, is mainly related to improvement of properties of tensile strength, elongation at break and flexing resistance 100 kcs. The best formula of TPE is a TPE that is composed of KA/PP 60/40 using modified castor oil. XRD results showed that TPE is dominated by amorphous phase.

  5. Integrasi Budaya Jawa Pada Pengembangan Bahan Ajar Bumi Dan Alam Semesta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto -

    2014-01-01

    Full Text Available Kesulitan siswa dalam mempelajari IPA salah satunya disebabkan oleh sebagian besar materi IPA diadopsi dari sains Barat. Padahal budaya yang mendasari pengembangan sains Barat tidak sama dengan budaya Jawa, maka pembelajaran sains berpotensi menimbulkan kesenjangan (clash dengan sains lokal. Kesulitan lain disebabkan oleh pembelajaran IPA selama ini dilakukan memisahkan antara konten IPA dan pedagoginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Budaya Jawa dalam pembelajaran IPA yang meliputi proses dan produk (materi IPA menjadi satu kesatuan pengetahuan (Pedagogical Content Knowledge/PCK. Metode penelitian ini adalah penelitan pengembangan (R&D. Tahap-tahap penelitian meliputi (1 studi pendahuluan; (2 pengembangan PCK; (3 validasi PCK; dan (4 pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dikembangkan layak untuk diujicobakan pada tingkat yang lebih luas dalam perkuliahan Fisika Sekolah Menengah. Western-adoption of most material of science causes student’s difficulties in learning science. Meanwhile, the culture base of Western science development is different from the Javanese one. This is why science learning causes potentially clash to local science. Other difficulty is caused by learning science which has been done by separating content from its pedagogy. This study aims to integrate Javanese culture into science teaching that include process and product to become a unified science knowledge (Pedagogical Content Knowledge/PCK. The research method used was a research & development (R & D, with the stages of (1 preliminary study, (2 development of PCK, (3 validation PCK, and (4 product development. The results showed that the developed modul decent for piloting at a broader level in High School Physics class.

  6. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade children, those were Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving,  and Expert Problem Solving. This patterns showed a stage of problem solving development of school-age children. It was concluded that problem solving ability grows during the development of human.

  7. Variasi Temporal dan Stabilitas Fisik dan Kimia Senyawa Bioaktif Karotenoid Rumput Laut Coklat Turbinaria decurrens

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Susilowati

    2014-06-01

    Full Text Available Pada pengembangan senyawa bioaktif karotenoid dari rumput laut coklat Turbinaria decurrens sebagai produk nutrasetikal atau pangan fungsional, pengetahuan mengenai variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa tersebut merupakan hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid dari T. decurrens. Bahan baku T. decurrens diambil dari Pantai Binuangeun, Banten. Kuantifikasi kadar karotenoid pada sampel dilakukan terhadap ekstrak kasar etanol dari sampel dengan menggunakan teknik spektrofotometri UV-Vis. Variasi temporal kadar karotenoid dilakukan dengan pengambilan sampel pada musim penghujan (Februari, musim peralihan (April dan Oktober, serta musim kemarau (Juni dan Agustus, pada tahun 2012. Analisis variabel air (DO, pH, suhu, temperatur, salinitas, fosfat, dan nitrogen anorganik terlarut dari titik pengambilan sampel juga dilakukan, untuk mengetahui faktor utama yang mempengaruhi produksi senyawa ini di alam. Analisis stabilitas senyawa dilakukan dengan perlakuan penambahan asam, basa, oksidator, dan suhu. Hasil pengujian menunjukan bahwa kadar karotenoid temporal dari alga ini berkisar 0,002–0,063 mg/g (bobot segar. Analisis korelasi terhadap variabel air menunjukkan bahwa kadar karotenoid dipengaruhi faktor musim, tidak tergantung pada variabel air lokal. Terkait dengan probabilitas fungsinya dalam fotosintesis, kadar tertinggi senyawa ini terdapat pada musim penghujan. Karotenoid dapat meluruh sebesar 84% pada perlakuan asam, 15% pada perlakukan basa, 28% pada perlakukan oksidasi, dan 15% pada suhu tinggi (70 oC. Dengan demikian, pada pengembangannya sebagai produk pangan fungsional atau nutrasetikal, diperlukan teknik mikroenkapsulasi untuk menjaga stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid T. decurrens.

  8. Sebaran Potensi Budaya Prasejarah di Enrekang, Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernadeta Kuswarini Wardaninggar

    2016-12-01

    Kabupaten Enrekang merupakan salah satu daerah yang terletak di bagian utara Sulawesi Selatan yang memiliki wilayah perbukitan dan pegunungan. Potensi temuan-temuan prasejarah di Enrekang diperoleh dari serangkaian kegiatan survei permukaan dengan teknik pencuplikan sampel yang menunjukkan ciri-ciri teknologi prasejarah. Temuan-temuan survei adalah lukisan cap tangan di dinding tebing karst, gua-gua dengan temuan artefak batu, tulang, tembikar dan wadah kubur dari kayu yang disebut mandu atau duni. Selain itu juga ditemukan situs megalitik di atas puncak gunung yang memiliki peninggalan seperti lumpang batu, fragmen tembikar dan susunan batu yang merupakan pembatas daerah permukiman. Secara makro, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran situs-situs prasejarah dalam rangka memahami karakter budaya Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enrekang memiliki diversitas budaya prasejarah yang memiliki aksesibiltas dengan sumber daya alam yang sekaligus menunjang permukiman manusia masa praneolitik hingga persentuhan budaya Austronesia sekitar 3,500 tahun yang lalu dengan pemanfaatan sumber-sumber alamnya.

  9. Pelaksanaan Perlindungan Satwa Langka Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Dan Ekosistemnya (Studi Di Seksi Konservasi Wilayah I Surakarta Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah)

    OpenAIRE

    Budiman, Arief

    2014-01-01

    Illegal wildlife trade is a serious threat to the conservation of wildlife in Indonesia. Wildlife illegally traded based on the facts found in the field are mostly caught from the wild, instead of breeding. Natural Resources Conservation Center as an institution that has an important role in rescue efforts are strategic and Endangered species protection of law number 5 of 1990 on Conservation of Biological Resources and Ecosystems This study to determine how the efforts of the Conservation Se...

  10. Exploration of barriers to breast-self examination among urban women in Shah Alam, Malaysia: a cross sectional study.

    Science.gov (United States)

    Al-Dubai, Sami Abdo Radman; Ganasegeran, Kurubaran; Alabsi, Aied M; Abdul Manaf, Mohd Rizal; Ijaz, Sharea; Kassim, Saba

    2012-01-01

    Breast cancer is the most common cancer among women in Malaysia. Barriers for practicing breast self examination (BSE) await exploration. To assess the practice of BSE and its correlated factors and particularly barriers amongst urban women in Malaysia. This cross-sectional study was conducted with 222 Malaysian women using a self-administered questionnaire. The mean (SD) age was 28.5 (±9.2) years, 59.0% were university graduates. Of the total, 81.1% were aware of breast cancer and 55% practiced BSE. Amongst 45% of respondents who did not practice BSE, 79.8% did not know how to do it, 60.6% feared being diagnosed with breast cancer, 59.6% were worried about detecting breast cancer, 22% reported that they should not touch their bodies, 44% and 28% reported BSE is embarrassing or unpleasant, 29% time consuming, 22% thought they would never have breast cancer or it is ineffective and finally 20% perceived BSE as unimportant. Logistic regression modeling showed that respondents aged ≥45 years, being Malay, married and having a high education level were more likely to practice BSE (pcultural, perception and environmental factors were identified as barriers. BSE practice was associated significantly with socio-demographic factors and socioeconomic status.

  11. Strategi Pemasaran Gadget Dengan Menggunakan Metode Rantai Markov Dan Teori Permainan (Studi Kasus: Mahasiswa Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam).

    OpenAIRE

    Pakpahan, Endang J

    2016-01-01

    In line with the development of the times, technology is one important aspect which is also experiencing rapid development. Both in the field of telecommunications, information, and more. Various products are created to support the development of the times and people are increasingly thinking and creativity to poduce better products than before. This has resulted in intense competition among similar industries to scramble consumer in the market. Gadget is a small electronic device that has a ...

  12. KAJIAN GEOLOGI LINGKUNGAN PADA LOKASI PENAMBANGAN BATUAN DIABAS GUNUNG PARANG DALAM RANGKA KONSERVASI BATUAN DI CAGAR ALAM GEOLOGI KARANGSAMBUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Mustofa Nur

    2012-02-01

    Full Text Available Diabas Parang hill is one of location which conservated in area conservation of geological Karangsambung.Now, it is threatened, because there are many mines at surrounding it. Activities of mining not care science andenvironmental conservation.Impact of mining so cause change of topography/morphology, slope become more steep, and mining locationbecome potentially accure rock fall and landslide. Pursuant to result of laboratory analysis, engineeringproperties diabas Parang hill strongless than andesit so it is only fulfil for trotoir.For diabas conservation which is protected so need affort to stop activity of mining. The effort can do seekingaltenative location for mine and/or to change mine activities.

  13. KAJIAN GEOLOGI LINGKUNGAN PADA LOKASI PENAMBANGAN BATUAN DIABAS GUNUNG PARANG DALAM RANGKA KONSERVASI BATUAN DI CAGAR ALAM GEOLOGI KARANGSAMBUNG

    OpenAIRE

    Arief Mustofa Nur

    2012-01-01

    Diabas Parang hill is one of location which conservated in area conservation of geological Karangsambung.Now, it is threatened, because there are many mines at surrounding it. Activities of mining not care science andenvironmental conservation.Impact of mining so cause change of topography/morphology, slope become more steep, and mining locationbecome potentially accure rock fall and landslide. Pursuant to result of laboratory analysis, engineeringproperties diabas Parang hill strongless than...

  14. Kajian Geologi Lingkungan pada Lokasi Penambangan Batuan Diabas Gunung Parang dalam Rangka Konservasi Batuan di Cagar Alam Geologi Karangsambung

    OpenAIRE

    Mustofa Nur, Arief

    2011-01-01

    Diabas Parang hill is one of location which conservated in area conservation of geological Karangsambung.Now, it is threatened, because there are many mines at surrounding it. Activities of mining not care science andenvironmental conservation.Impact of mining so cause change of topography/morphology, slope become more steep, and mining locationbecome potentially accure rock fall and landslide. Pursuant to result of laboratory analysis, engineeringproperties diabas Parang hill strongless than...

  15. Play Therapy Untuk anak-anak Korban Bencana Alam Yang Mengalami Trauma (Post Traumatic Stress Disorder/PTSD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Nawangsih

    2016-02-01

    Full Text Available Anywhere in the world, natural disasters events cause loss of life, moreover a deep sorrow and fear for the victims. They were in a state of very uneasy, very scared, never-ending anxiety, and become prone to panic. These conditions called post-traumatic stress disorder (PTSD as a continuous maladaptive reaction to a traumatic experience. In contrast to adults, children are in a state highly vulnerable to the impact caused by a traumatic event. Children with PTSD may show confusion or agitation. This condition brings suffering prolonged, if not given proper treatment. It required a specific intervention design for children with PTSD namely Play Therapy techniques. This intervention is one way that can be used to understand the world of children through playing, so that when used in the right circumstances can be meaningful as physical activity as well as therapy.

  16. Ketahanan N-pentana Dan Sifat Mekanis Vulkanisat Karet Perapat Dari Campuran Karet Alam/akrilonitril-butadiena Dengan Kompatibiliser

    OpenAIRE

    Kinasih, Norma Arisanti; Fathurrohman, Muhammad Irfan

    2016-01-01

    The improvement of the compatibility of natural rubber (NR)/acrilonitrile-butadiene rubber (NBR) blend on rubber seal vulcanizate has been done by the addition of chloroprene rubber (CR) or epoxidized natural rubber (ENR) as compatibilizer. Rubber seal compound was made of NR and NBR blend (BN) with CR (BCR), and ENR with epoxy content of 10% (BENR10), 20% (BENR20), 30% (BENR30), 40% (BENR40), and 50% (BENR50). The composition in each formula was homogenized, with comparison of NR:NBR at 40:6...

  17. Pemanfaatan limbah kulit singkong termodifikasi alkanolamida sebagai bahan pengisi dalam produk lateks karet alam: Pengaruh waktu vulkanisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamidah Harahap

    2015-06-01

    Full Text Available The purpose of this research was to study the effect of drying time on the mechanical properties of natural rubber latex filled with cassava peel waste modified alkanolamide. Cassava peel is a waste, containing cellulose which is potential as fillers in natural rubber latex products. Cassava peel waste was dried and milled until the size of 100 mesh. Alkanolamide is one type of non-ionic surfactant which is synthesized from RBDPS (Refined Bleached Deodorized Palm Stearin and diethanolamine. Alkanolamide has polar group which can modified cassava peel waste and make strong chemical bonding with natural rubber latex. The production of natural rubber latex products was started from pre-vulcanization at 70°C until the system was cured and the chloroform number has reached number 3. Natural rubber latex was formed into films by coagulant dipping and drying method at 120°C for 10 minutes and 20 minutes. Results show that longer drying time will improve the crosslink density and tensile strength of natural rubber latex products until the addition of 15 phr cassava peel waste powder

  18. Kepemimpinan Desa dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Aras Lokal di Tiga Desa Lereng Gunung Ungaran, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Seftyono

    2016-10-01

    Full Text Available The interaction between the village leader or Lurah and citizens can be regarded as a fundamental process. Because, in this level leaders and the led will be interact intensively. This is in contrast to the higher levels of government, for example, at the district level, the city, even at the national level. At this lowest level, interaction and relations, social control, policies, support, and the rejection of the program will often occur. In the context of the wider innovation, village leaders are also required to develop social capital in managing human resource potential that exists. Therefore, the development of village- based management of village, hence, the development effort is the development that relies on strength, characteristics, and independent initiative of the village. Interaksi antara kepala desa atau lurah dan warga di aras lokal dapat dikatakan sebagai proses yang fundamental. Sebab, pada level inilah pemimpin dan yang dipimpin akan bertemudan saling berinteraksi dan berrelasi secara intensif. Hal ini berbeda dengan level pemerintahan yang lebih tinggi, misalnya pada tingkat kecamatan, kabupaten/kota, bahkan pada level nasional. Pada level terendah inilah, interaksi dan relasi, kontrol sosial, kebijakan, dukungan, maupun penolakan pro-gram akan sering terjadi. Dalam konteks inovasi yang lebih luas, pemimpin-pemimpin desa juga di-tuntut untuk mengembangkan modal sosial dalam mengelola potensi sumber daya manusia yang ada. Sebab, pembangunan desa yang dilakukan berbasis pengelolaan sumber daya desa, maka, pem-bangunan yang diupayakan adalah pembangunan yang mengandalkan pada kekuatan, karakteris-tik, dan inisiatif mandiri desa.

  19. AUTEKOLOGI PURNAJIWA (EUCHRESTA HORSFIELDII (LESCH. BENN. (FABACEAE DI SEBAGIAN KAWASAN HUTAN BUKIT TAPAK CAGAR ALAM BATUKAHU BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutomo -

    2010-06-01

    Full Text Available Purnajiwa, which lives in highland jungles in Bali, is a famous medicinal plant in Bali and its presence in the wild is now under threat due to over exploitation and the destruction of its habitat. Batukahu nature reserves are one of its remaining habitats. This preliminary study aimed to describe purnajiwa’s habitat in Batukahu nature reserves. Purnajiwa was found in shaded areas with light intensity range from 55-65%. It grows under the shading of Laportea sp., Ficus sp., Syzygium zollingerianum, and Sauraria sp. Purnajiwa grows on soil with 6,7-6,8 range of pH with litter thickness of 3-7 cm. Purnajiwa also associated with the surrounding understorey vegetation such as Diplazium proliferum (IVI = 54,6 and Oplismenus compositus L. (IVI = 40. Result from this study gave usefull information for the purpose of its acclimatization and propagation in ex-situ conservation for its sustainable resources.

  20. Tingkat Kesukaan Rusa Bawean (Axis kuhlii terhadap Jenis-Jenis Tumbuhan Bawah di Suaka Margasatwa dan Cagar Alam Pulau Bawean

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sena Adi Subrata

    2013-01-01

    Full Text Available Level of Food Preference of Bawean Deer (Axis kuhlii on Food Species in Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island This research has a background on the importance of food preference of Rusa Bawean (Axis kuhlii. This information can be used to ensure the adequacy of preferred food availability within their habitat. This paper aimed to estimate food preference of Rusa Bawean employing faecal analysis. The technique was selected because it is safe for the animal and is easy in data analysis and interpretation. To achieve the aim, quasi experimental design was applied to 30 vegetation plots and 60 faecal samples. Data was collected during January 2005 and June 2006 in the area of Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island. Data was analyzed with chi-square test and food selection index. Result shows Rusa Bawean have preferences on some of food species, and they do not select their food species randomly according to its abundance.  Preferred food species include Kabak-kabakan alas (Brachiaria distachya, Talioar (Panicum cordayum, Gadung (Dioscorea hispida, Andudur (Caryota mitis, Rombok putih (Merremia peltata, Pele (Urena lobata and Kabak-kabakan merah (Ischaemum timorense. Whereas avoided food species include Lating-latingan (Scleria hebecarpa, Ancucu (Pericampylus glaucus, Lambu Merah (Paspalum conjugatum, Alang-alang (Imperata cylindrica, Padi-padian (Centotheca lappacea, Lente-lentean (Fimbristylis dichotoma, Taliata (Lygodium circinnatum dan Kayu sape (Symplocos adenophylla.

  1. Penggunaan Citra Satelit untuk Mengetahui Persebaran Dacrycarpus imbricatus (Blume de Laub. di Bukit Tapak, Cagar Alam Batukahu Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rajif Iryadi

    2017-07-01

    Full Text Available Pleaides image is an important asset to obtain data and information with regard to the structure of the vegetation in the forest that are difficult to measure directly as the area is inaccessible and has a large coverage. Dacrycarpus imbricatus (Blume de Laub. is the one of typical plants on the Tapak Hill which has the conservation and economic values. This study aimed to determine the location and distribution of D. imbricatus using Pleaides satellite image that had a high spatial resolution. The determination of site characteristics was conducted by visual interpretation of high resolution satellite imagery Pleiades 2014 and elevation spatial data. Pleaides accuracy in the identification cover of D. imbricatus reached 96.83% and total accuracy mapping reached 93.38% with kappa coefficient of 88.64%. The distribution of D. imbricatus in Tapak Hill showed actual habitat range narrower than of its potential, which was distributed on the elevation of 1,321 – 1,800 m asl with a percentage of 89,52% from its total cover. About 79.29% of the coverage laid on the slope of 25.1 to 55%, whereas the rest on the slope of >25%. This information is important related to sustainability and conservation efforts for this gymnosperm plant in Tapak Hill.

  2. Laju Pertumbuhan dan Produksi Jintan Hitam (Nigella sativa L. dengan Aplikasi Pupuk Kandang Sapi dan Fosfat Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taopik Ridwan

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACT Black cumin (Nigella sativa L. is a medicinal plant and spices belongs to the Ranunculaceae family. Black cumin seed contains some  secondary compounds and rich in nutrition that are beneficial  to health. The objective of this research was to investigate the effect of organic fertilizer rates on plant growth and production of black cumin (Nigella sativa L.. This research was conducted at Manoko Lembang, Bandung Barat from October 2012 to January 2013. The experiment was arranged in a randomized complete block design with three replications. The treatment consists of two factors, i.e. cow manure and rates of rock phosphate. Rates of cow manure applied were 0, 10, 20, and 30 ton ha-1, and rates of rock phosphate were 0, 40, 80, and 120 kg P2O5 ha-1. The results showed that cow manure increased plant height, leaf number, branch  number, flower  number, fresh weight and dry weight of branch, leaf and total plant weight. Rock phosphate fertilizer increased  leaf  area  and  leaf  area index of plant. Fertilizers that can efficiently increase production was 10 tons cow manure ha-1 and 40 kg P2O5 ha-1.Keywords: cow manure, growth, Nigella sativa L, production, rock phosphate

  3. Preparasi Katalis Cu/Silika Gel dari Kristobalit Alam Sabang serta Uji Aktivitasnya pada Reaksi Dehidrogenasi Etanol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surya Lubis

    2009-06-01

    Full Text Available Cu/Silica gel catalyst preparation by using silica content which is obtained from Sabang natural crystobalit has been done. Isolated silica from crystobalit is reacted with natrium hidroxide to produce silicate natrium that reacted further with sulphate acid to produce silica gel. Silica gel is characterized by infra red spektroscopy dan BET test. BET test result showed that silica gel obtained has specific surface area 260,04 m2/gram and ion Cu  impregnation into silica gel pores produce Cu/silica gel catalyst with spesific surace area 158,53 m/gram ith Cu2+ metal content = 193 ppm. Catalyst activation test Cu/silica gel at dehidrogenation reaction of etanol to produce asetaldehide was done at temperature 100oC – 300oC. Reseach showed that the highest asetaldehide consentration (20,24% is obtained at temperature 300oC.   Keywords: asetaldehide, crystobalit, Cu/silica gel, dehidrogenation, ethanol

  4. Penelitian “polymer blend” high styrene rubber dengan karet alam untuk “sponnge middle sole”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Penny Setyowati

    1999-07-01

    Full Text Available The objective of this research was find optimum composision of polymer blend of High Styrene Rubber (HSR and Natural Rubber (SIR 3L for preparation sponge middle sole that save the best fisical properties, strong, flexible, light, stable and thermoplastic properties. The formulation of rubber compound has to be researched as much as 3 formalition MS 1, MS II and MS III with variation of SIR 3L, HSR and HAF black as follows, MS I 70-30-20 phr ; MS II 80-20-30 PHR and MS III 90-10-40 phr . From the fisical test analysis, optimum formulation to be reached at the compound formualtion MS III with result of fisical test as follows : Tensile strength : 0.572 kg/mm2 ; Elongation at break : 204% ; Hardness share A : 55,8 : Density 0,728 gr/cm3 : Tear Resistance : 0,296 kg/mm2 and Compression Set 22,042%.

  5. Pendugaan Dinamika Struktur Tegakan Hutan Alam Bekas Tebangan (Estimation of Stand Structure Dynamics of Logged-over Natural Forests

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhdin .

    2011-07-01

    Full Text Available Dynamics of stand structure (DST, which could indicate the growth performance of logged-over forests, mayvary depending on various factors, e.g. stand density, initial stand structure, species composition, time afterlogging, and environmental factors (rainfall, elevation, etc..  The variations of such factors could result in thevariations of DST’s components (e.g. proportion of trees upgrowth and staying. However, this study, which used75 permanent sample plots data of lowland and dryland natural forests in Kalimantan, showed that the proportionof trees upgrowth and staying could not be predicted satisfactorily using the number of trees, stand basal area,time after logging, and elevation as independent variables in multiple linear regression models. The regressionmodels produced unrealistic projections of stand structures.  In contrast, the projection of stand structures usingthe DST’s components that were calculated using arithmetic mean was better than that of the regression models.Keywords: stand structure projection, upgrowth, natural forest, logged-over area

  6. Variasi Genetik Trenggiling Sitaan di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan Berdasarkan Control Region DNA Mitokndria (GENETIC VARIATION ON CONFISCATED PANGOLIN OF SUMATRA, JAWA, AND KALIMANTAN BASED ON CONTROL REGION MITOCHONDRIAL DNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirdateti Wirdateti

    2017-06-01

    Full Text Available High levels of illegal trading on Java pangolin (Manis javanica, Desmarest. 1822 for the basic ingredient of Traditional Chinese Medicine have caused sharp decline in its wild population. The purposes of this study were to assess the level of quality and genetic diversity, and to identify the origin of the confiscated individuals by molecular analysis. The original species used as a control were obtained from known areas in Java, Kalimantan, and Sumatera. Molecular analysis was carried out using non-coding region control region (D-loop of mitochondrial DNA (mtDNA. The results of phylogenic tree analysis showed that 44 confiscated pangolins were from Kalimantan (24 individuals, from Sumatra (seven individuals, and from Java (13 individuals. As many as 19 haplotypes were found on the basis of their base substitutions consisting of nine from Kalimantan, seven from Java and three from Sumatra. Average genetic distance (d between those from Kalimantan-Java was d = 0.0121 ± 0.0031; those from Borneo-Sumatra was d =0.0123 ± 0.0038 and those from Sumatra-Java was d = 0.0075 ± 0.038, respectively. Overall genetic distance between populations was d = 0.0148 ± 0.0035, with the nucleotide diversity (ð of 0.0146. These results indicate that over 50% of pangolins seized came from Kaimantan, and Kalimantan populations show a separate group with Java and Sumatra with boostrap 98%. ABSTRAK Tingginya tingkat perburuan trenggiling (Manis javanica; Desmarest 1822 Indonesia untuk diperdagangkan secara illegal sebagai bahan dasar obat terutama di China, menyebabkan terjadinya penurunan populasi di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kualitas dan keragaman genetik trenggiling serta mengetahui asal usul satwa sitaan berdasarkan analisis molekuler. Sebagai kontrol asal usul trenggiling sitaan digunakan sampel alam berdasarkan sebaran populasi yang diketahui pasti yang berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Analisis molekuler menggunakan

  7. Korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interinsisal dan tinggi wajah secara sefalometri (Cephalometric correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pricillia Priska Sianita K

    2013-12-01

    Full Text Available Background: In a disaster or criminal case, comprehensive information is needed for identification process of each victim. Especially for some cases that only leave skull without any information that could help the identification process, including face reconstruction that will be needed. One way of identifications is specific face characteristic, race, some head-neck measurements, such as facial morphology index, interincisal angle and facial height. Purpose: The aim of study was to determine the correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height through cephalometric measurement. Methods: The samples were cephalogram of 31 subjects (Deutro-Malayid race who met the inclusive criteria. Cephalometric analysis were done to all samples and followed by Pearson Correlation statistical test. Results: The correlation was found between facial morphology index and facial height, but no correlation between facial morphology index and interincisal angle. Conclusion: The study showed that the cephalometric measurement of facial morphology index and facial height could be used as the additional information for identification process.Latar belakang: Dalam bencana alam atau kasus kriminal informasi yang komprehensif diperlukan untuk proses identifikasi masing korban. Khususnya pada beberapa kasus yang hanya meninggalkan tengkorak tanpa informasi yang dapat membantu proses identifikasi, termasuk rekonstruksi wajah yang akan dibutuhkan. Salah satu cara identifikasi karakteristik wajah tertentu, ras, beberapa pengukuran kepala leher, seperti indeks morfologi wajah, sudut interincisal dan tinggi wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interincisal dan tinggi wajah melalui pengukuran sefalometrik. Metode: Sampel penelitian adalah cephalogram dari 31 subyek ras Deutro - Malayid ras yang memenuhi kriteria inklusif. Analisis cephalometri dilakukan pada semua sampel dan dilanjutkan

  8. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS INTEGRASI ISLAM-SAINS UNTUK PESERTA DIDIK DIFABEL NETRA MI/SD KELAS 5 SEMESTER 2 MATERI POKOK BUMI DAN ALAM SEMESTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. Yuliawati

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk menghasilkan modul pembelajaran sains Madrasah Ibtidaiyah untuk peserta didik difabel netra berbasis integrasi Islam-sains yang memiliki karakter tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Modul pembelajaran yang telah dikembangkan mendapatkan penilaian baik menurut penilaian ahli media, pendidik SD dan SLB, dengan persentase keidealan 74,31%. Berdasarkan hal tersebut, modul Braille ini layak digunakan peserta didik sebagai media belajar mandiri dalam melaksanakan pembelajaran sains. For research purposes is to produce science learning modules Madrasah Ibtidaiyah for learners with disabilities blind Islam-science-based integration with certain characteristics. This research is development research. Learning modules that have been developed to get good ratings according to media expert assessment, elementary and special educators, with a percentage of 74.31% ideals. Based on this, the Braille module learners fit for use as a medium of self study in implementing science lessons.

  9. PENGUSAHAAN TERUMBU KARANG SECARA BERKELANJUTAN (Studi Kasus Perubahan Usaha Terumbu Karang Alam ke Budidaya Terumbu Karang di Pulau Serangan, Kccamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar-Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARSONETRI ARSONETRI

    2015-05-01

    Full Text Available Illegal coral extraction (taking coral from nature as an unsustainable effort affected the degradation of coral reef ecosystem and coastal environment. However, 1t continually happens in Indones1a, particularly in Scr,rngan Island, Bali. The stakeholder in coral extraction effort have gamed good advantages (benefits making a legally and sustainable clTort such as coral culture still difficult. This study 1s specifically examines the methods of coral culture 1s better and profitable than the methods of coral extraction from nature. Thus, encouragmg all parlles involved (stakeholder, especially fishem1an to apply the coral culture. The research is observed and compared between coral extraction from nature fisherman and coral culture fisherman in Serangan Island, the feasibility, benefits and fisherman's perception. It is also explain the role of government toward of coral extraction and culture. 1he result shows the benefit or advantage of coral culture is higher than coral extraction from nature. It demonstrated by NPV (Net Present Value and CBR (Cost Benefit Ratio of coral culture is higher than coral extraction from nature. Therefore, coral culture is economically feasible to replace coral extraction from nature. The fisherman's perception is very pos1llve regarding coral culture effort and implementation replacing coral extraction from nature. In this effort, the government's role is very important in provision mcentive such as modal and subs1d1es, trainings and increasing fisherman capacity building, market insurance, and easier to obtain permits of coral culture.

  10. PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI MAJEMUK DAN BATUAN FOSFAT ALAM TERHADAP SERAPAN P OLEH TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L. DI TANAH ANDISOLS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Maryanto

    2010-09-01

    Full Text Available The aims of the experiment were to study the effect of Compound Biofertilizer (CB and Rock Phosphate (RP on the several soil chemistry properties of Andisols as well as the P-uptake by lettuce. The research had been conducted in the greenhouse of Agriculture Faculty, Unsoed at Karangreja, Purbalingga, since May up to August, 2009. The experiment was arranged in factorial 4 x 4 based on Completely Block Randomyzed Design with three replications. The firsrt factor was the concentration of CB consists of 4 levels, i.e. 0, 1, 2 and 3 %; and the second factor was the dosage of RP consists of 4 levels, i.e. 0; 25, 50 and 75 kg P2O5 per hectare.  The variables observed were the soil pH, exchangeable aluminium, the availability of P, P-uptake by plant, plant height, number of leaf, fresh weight of plant and dry weight of plant. The data collected was analyzed using Fisher and DMR-test. The results indicated that the application of 75 kg P2O5 of RP could increase soil pH, reduce exchangeable-Al, increase the availability of P in the soil, P-uptake by plant, the fresh weight and dry weight of plant. The application of 2% concentration of CB could reduce exchangeable-Al, increase the availability of P in the soil, P-uptake by plant, the fresh weight and dry weight of plant.

  11. Workplace Spirituality Tenaga Kependidikan Universitas Brawijaya (Studi Pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Dan Matematika Serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutan Rachman WHS

    2014-12-01

    Full Text Available Konsep pengembangan manusia secara menyeluruh merupakan solusi atas perubahan fenomena sosial saat ini yang menyebabkan kehidupan seseorang tidak menyatu karena lingkungan pekerjaan atau tempat kerja hanya menjadi tempat untuk mencari hal-hal profan (duniawi dan tidak mempunyai ruang untuk sesuatu yang sakral atau suci. Akibat dari adanya pemisahan ini, seseorang lebih terfokus hidupnya untuk menggeluti dunia karir tanpa memperhatikan kehidupan batinnya. Fenomena tersebut menumbuhkan kesadaran untuk menghubungkan aspek spiritualitas individu dengan pengelolaan pekerjaan  atau lingkungan kerja, melalui konsep workplace spirituality,. Dalam studi akademis, workplace spirituality merupakan bidang yang masih baru dan masih terus dikembangkan, namun sebagian besar studi masih dilakukan di Amerika Serikat dan Kanada, dan sangat sedikit sekali yang dilakukan di luar kedua negara tersebut. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bermaksud untuk memperkaya topik workplace spirituality dari sudut pandang administrator publik di Indonesia melalui pendekatan fenomenologi, dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menghasilkan dua sudut pandang terkait workplace spirituality, pertama adalah sudut pandang agama dan yang kedua adalah sudut pandang intrinsik  -  alamiah, kedua sudut pandang tersebut sama – sama bertujan untuk memberikan makna dalam bentuk ekspresi positif dalam lingkungan kerja. Penelitian lebih jauh juga dibutuhkan untuk memperkokoh konsep ini, baik melalui metode kualitatif maupun kuantitatif.Kata kunci: Agama, Perilaku, Spiritual, Tuhan, Workplace Spirituality,

  12. TATA KELOLA PENANGGULANGAN BENCANA ALAM Suatu Deskripsi Inter-Relasi dan Kesiapan Para Pihak dalam rangka Rehabilitasi-Rekonstruksi Rumah Warga Terdampak Pascagempa di Kabupaten Tanah Datar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin -

    2015-03-01

    Full Text Available At the time of the earthquake affecting substantial losses due to the damage they cause, usually very high expectations of the people to the government for rehabilitation and reconstruction (rehabilitation and reconstruction of homes affected. Therefore readiness to undertake the rehabilitation of earthquake remains an important concern by the parties in the response to natural disasters, both government and society.  This study is a qualitative study to describe the experience of the parties in order to direct the rehabilitation of houses affected by the earthquake of 2007 in Tanah Datar, West Sumatra province. The results of this study found the application of the principles of transparency, participation and accountability in the interrelation between the government and society in the process of preparation and implementation of the rehabilitation of earthquake-affected neighborhoods. Open governance practices have proven quite successful even minimize complaints and public protests or other social conflict that impacts are not uncommon in post-disaster management in the region. Experiences of good practice organizing the rehabilitation of houses affected by the earthquake in Tanah Datar this would even be used as a pilot, and learning resources of many parties in implementing the governance of disaster management in the various regions

  13. Perbedaan Teknik Mordanting terhadap Hasil Pencelupan Zat Warna Alam Ekstrak Daun Sambang Darah (Excoecaria Cochinchinensis) dengan Mordan Tawas pada Bahan Sutera

    OpenAIRE

    Sulityowati, Dwi Oktarina; Adriani, Adriani; Novrita, Sri Zulfia

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan warna (hue), gelap terang warna (value) dan kerataan warna pada hasil pencelupan bahan sutera menggunakan ekstrak daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis) dengan mordan tawas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari 15 orang panelis, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan ANOVA dan Persentase. Warna yang dihasilkan pada pencelupan bahan sutera me...

  14. Sifat Tahan Luntur dan Intensitas Warna Kain Sutera Dengan Pewarna Alam Gambir (Uncaria gambir Roxb Pada Kondisi Pencelupan dan Jenis Fiksator Yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Failisnur Failisnur

    2014-06-01

    Full Text Available Gambier (Uncaria gambir Roxb contains tannin compounds that can be used as a dye for textile products. Tannins are complex compounds in plant tissues when reacted with certain metal ions will form a specific colour. Result of strength and colour direction depend on dyeing condition and kind of fixator in fixation process. Purpose of the research to decide a right of dyeing condition and kind of fixator which were desired in order to produce colour variation, colour strength value, and a good colour fastness. The dyeing was conducted in hot condition (60-70ºC in room temperature (27-30ºC with fixator Al2(SO43, CaO,, and FeSO4. Result of the research was found a colour direction that was variative enough on silk fabrics started from yellow, golden yellow, brownish red, brown, moss green until blackish green. The optimum condition was obtained in hot dyeing (60-70ºC, kind of fixator CaO that produced intensity and higher darkness colour (K/S value as high as 19.174 and colour fastness of washing 40oC, bright light and heat pressure was good and very good (4-5.ABSTRAK Gambir (Uncaria gambir Roxb mengandung senyawa tanin yang dapat digunakan sebagai pewarna pada produk tekstil. Tanin merupakan senyawa komplek pada jaringan tumbuhan yang bila direaksikan dengan ion-ion logam tertentu akan membentuk warna yang spesifik. Intensitas dan arah warna kain yang dihasilkan sangat ditentukan oleh kondisi saat pencelupan dan jenis fiksator pada proses fiksasi. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kondisi pencelupan yang tepat dan pemilihan jenis fiksator yang diinginkan dalam menghasilkan variasi warna, nilai intensitas dan ketahanan luntur warna yang baik. Pencelupan dilakukan dalam suasana panas (60-70ºC dan pada suhu kamar (27-30ºC, dengan pembangkit warna (fiksator Al2(SO43 (tawas, CaO(kapur tohor dan FeSO4 (tunjung.  Hasil penelitian didapatkan arah warna yang cukup variatif pada kain sutera mulai dari kuning, kuning keemasan, merah kecoklatan, coklat, hijau lumut sampai hijau kehitaman.  Kondisi optimum diperoleh pada pencelupan panas (60-70ºC, jenis fiksator CaO yang menghasilkan intensitas dan ketuaan warna lebih tinggi (nilai K/S sebesar 19,174 dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian 40ºC, sinar terang hari dan penekanan panas bernilai baik sampai sangat baik (4-5.

  15. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PARADIGMA PEDAGOGI IGNATIAN (REFLEKTIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albertus Hartana

    2016-04-01

    Full Text Available The Ignatian Pedagogy Paradigm is an art of thinking and doing something thoughtfully that incorporate humanistic values into learning subjects consciously. This paradigm endorses meaning of each topic within in learning materials based on students’ own experience. Students take into their consciousness life values (Reflective Moment with\\in learning materials by themselves or by their groups in order that they can practice it in daily life (Action. Researcher elaborates action research method for resolving learning problems within Fifth Grade (second group of Kanisius Elementary School Students of Sengkan Yogyakarta during natural sciences class. Researcher implements Ignatian Pedagogy Paradigm within the method. The research follows the guidance prepared by Bruce W. Tuckman and Brian E. Happer (2012. First cycle shows that mean value is 13,85 for students learning outcomes. Second cycle shows that mean value is 15,03 for students learning outcomes. The average difference between the first cycle and the second is 1,175. It says that learning outcomes of the first cycle is lower than the second; and of the second cycle is higher than the first. Value of “t” Test by counting is 2,466; and Value of “t” Test according to the statistic table is 2,000 with 0,016 score of probability and by 0,05 significant level. The research shows that the value of “t” Test by counting is higher than value of “t” Test according the statistic table. It means that implementation Ignatian Pedagogy in natural sciences subject improves study results of Fifth Grade (Second Group of Kanisius Elementary School Students of Sengkan Yogyakarta. First cycle shows that mean value is 108,23 for students learning motivation. Second cycle shows that mean value is 116,05 for students learning motivation. The value difference between the first and the second is 7,825. It says that learning motivation of the first cycle is lower than the second; and of the second cycle is higher than the first. Value of “t” Test by counting is 2,572; and Value of “t” Test according to the statistic table is 2,000 with 0,012 score of probability and by 0,05 significant level. The research shows that the value of “t” Test by counting is higher than value of “t” Test according the statistic table. It means that the implementation of Ignatian Pedagogy in natural sciences subject improves learning motivation of Fifth Grade (Second Group of Kanisius Elementary School Students of Sengkan Yogyakarta. Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif adalah cara berpikir dan bertindak yang menyaturagakan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam setiap materi ajar. Para siswa tidak hanya difasilitasi mengetahui materi ajar saja, tetapi juga untuk menemukan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap materi ajar. Para siswa aktif mencari sendiri dan atau bersama-sama dengan teman sebaya, nilai-nilai kemanusiaan dari setiap materi ajar (refleksi dan mewujudnyatakan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata (aksi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK, untuk membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di kelas VB Sekolah Dasar Kanisius Sengkan Yogyakarta, dalam proses pembelajaran IPA dengan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif. Peneliti mengadopsi model PTK yang dirancang oleh Bruce W. Tuckman and Brian E. Happer (2012. Nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah 13,85 dan siklus 2 adalah sebesar 15,03 dengan demikian diperoleh perbedaan rata-rata sebesar 1,175 dimana nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah lebih rendah dan hasil belajar siklus 2 adalah lebih tinggi. Dari uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,466 dan t tabel sebesar 2,000 dengan probabilitas sebesar 0,016 pada taraf signifikansi 0,05. Karena nilai t hitung lebih besar dari tabel dan karena probabilitasnya jauh di bawah 0,05, maka penerapan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (reflektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VB SD Kanisius Sengkan Yogyakarta, dalam pembelajaran IPA. Hasil penelitian tentang motivasi berprestasi siswa diperoleh bahwa nilai rata-rata motivasi berprestasi siklus 1 adalah 108,23 dan siklus 2 adalah sebesar 116,05,  dengan demikian diperoleh perbedaan rata-rata sebesar 7,825 dimana nilai rata-rata motivasi berprestasi siklus 1 adalah lebih rendah dan nilai rata-rata motivasi berprestasi siklus 2 adalah lebih tinggi. Dari uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,572 dan t tabel sebesar 2,000 dengan probabilitas sebesar 0,012 pada taraf signifikansi 0,05. Karena nilai t hitung lebih besar dari tabel dan karena probabilitasnya jauh di bawah 0,05, maka penerapan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif juga dapat meningkatkan motivasi berprestasi belajar siswa kelas VB SD Kanisius Sengkan, Yogyakarta dalam pembelajaran IPA.

  16. Penelitian “rubber blend” antara karet alam rss dengan karet sintesis jsr 0061 untuk sol ringan sesuai sni 12-0778-1989

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Penny Setyowati

    1997-12-01

    Full Text Available The objective of this research is to find composision of rubber blend of RSS and JSR 0061 and Carbon black for preparation light rubber sole compound and stabile on high process temperature that give the best fisical properties and the best sole product at moulding vulcanization trial. The best rubber compound to be reached at the compound formulation R III with composision of RSS 90 phr, JSR 0061 10 phr dan carbon black 40 phr.

  17. “KULIAH versus ORGANISASI” STUDI KASUS MENGENAI STRATEGI BELAJAR PADA MAHASISWA YANG AKTIF DALAM ORGANISASI MAHASISWA PECINTA ALAM UNIVERSITAS DIPONEGORO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasinta Karina Caesari

    2015-07-01

    Full Text Available The aim of this research is to describe about students who active in W organization of Diponegoro University concerned with their role and status as student and member of its organization. This research had done to two subjects of W organization members. This research uses a case study qualitative research method and using descriptive data analizing technique. The result of research shows that learning strategy that use by those subjects could be categorized as surface learning approaches. Those subjects would like and easy to do the organization assignment although they delay assignment conveniently than academic assignment. Those subjects prefer to do assignment close to the deadline and often cheat their friends’ assignment. The attendances of subjects in learning activities were less and they often order to their friend to fill the attendance list. Academic achievement of those subjects has decrease, expecially in the third grade. W organization has important to those subjects, because they get some advantages, include new environment, learning and refreshing environment, and expand the communication network. Keywords: Learning stratgey, students, natural lovers’ organization

  18. PEMODELAN SISTEM PENGUSAHAAN WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI, JAWA BARAT (Modelling of Nature Tourism Management System in Gunung Ciremai National Park, West Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ai Yuniarsih

    2014-10-01

    The utilization of national park’s natural resources which is limited on nature tourism and environmental services needs proper management plan that can meet the ecological goal and socio-economical goal. Therefore this research aimed to build the model of Gunung Ciremai National Park (TNGC natural resources utility development which could reach the ecological’s goal and socio-economical’s goal. Method used in this research was Dynamic Sistem Analysis with STELLA 9.02 software. Based on the previous study, nature tourism management was the prioritized activity chosen by the community.  Result of the simulation based on the recent condition showed that if there was not change in key variables for  the next ten years, there was   increase in tourist number, community income and government income, but decrease in forest cover which only reached 46.63 % of the TNGC area. Simulation with development scenario showed the significant increase in tourist number, community income and government income and the forest cover reached 68.64 % of TNGC area. The nature tourism management model was very influenced by stakeholders’ role, especially in managing promotion, restoration, forest protection, tourism site quality improvement and accesibilities, improving TNGC’s human resources capacity and competency, and  increasing community participation in the management.

  19. ISO 9000 ACCEPTANCE AND THE MODERATING EFFECT OF THE IMPLEMENTATION STRATEGY: THE CASE OF THE FACULTY OF BUSINESS MANAGEMENT, UNIVERSITI TEKNOLOGI MARA, SHAH ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noraini Ismail

    2006-01-01

    Full Text Available Academic institutions in the country are at present re-examining their business philosophy and trying to deliver quality education to remain attractive. Pressed by globalization, liberalization and accelerating competition, the education industry is facing up to these challenges by becoming more innovative in its transformation. Getting the ISO 9000 certification is quite a trendy phenomenon nowadays. But how do the academics react to this management system innovation? This paper tests a model of innovation acceptance (ISO 9000 certification that conceptualizes interest, knowledge, involvement and perceived value as independent variables and implementation strategy as the moderator. One hundred and fifty structured questionnaires were distributed to the academic staff of the Faculty of Business Management where ISO initiatives were underway. The study shows that there is a significant correlation between perceived value with interest, knowledge, acceptance of innovation and implementation. Hierarchical multiple regression analysis indicates that the implementation strategy (participative strategy enhances the relationship between interest and innovation acceptance. Interest can be cultivated, knowledge disseminated and involvement maximized through an implementation strategy that co-opts the staff from the inception of the change initiative.

  20. Pengaruh sistem vulkanisasi konvensional (CV dan semi efisien (SEV terhadap sifat aging dan termal vulkanisat campuran karet alam dan karet butil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Yuniari

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this research was to study the effect of CV and SEV curing systems on aging and thermal properties of natural rubber and butyl rubber blends. The mixing of rubber and rubber chemicals using two roll-mills and the vulcanization process was carried out by the hydraulic press at 160° C and 150 kg/cm2. The research design used two variations; first, the CV curing system (accelerator/sulfur (1.0/2.5 phr and SEV curing system (accelerator/sulfur (2.1/1.5 phr, second, the ratio of natural rubber/butyl: 100/0; 95/5; 90/10; 85/15; 80/20; 75/25; 70/30; 65/35; 60/40 and 55/45 phr. The parameter observed were tensile strength, elongation at break, hardness before and after aging and thermal properties, e.g.TG/DTA and DSC. The results showed that CV curing systems provided tensile, elongation at break properties gave higher quality and better aging properties. TG/DTA analysis of vulcanizates processed with CV curing systems provided slightly better thermal stability than of the SEV curing system.

  1. MODEL PENGATURAN PENGUNJUNG PADA KAWASAN WISATA ALAM PEGUNUNGAN DENGAN FUNGSI LINDUNG DAN INTENSITAS WISATA TINGGI DI KAWASAN WISATA KLUSTER GUNUNG PATUHA, KABUPATEN BANDUNG

    OpenAIRE

    Kastolani, Wanjat; Rahmafitria, Fitri

    2015-01-01

    ABSTRACT Patuha Mountain Cluster is a part of South Bandung Region which has beautiful scenery of mountainous forest landscape. The uniqueness and its beauty become the main factors of its popularity as nature based tourism area. But the characteristic of mountainous region make this area stated by the government as preservation area (PP. No.72 th 2010), so the management should has specific program that appropriate for preservation function also for tourism purpose. This research is condu...

  2. Health-related Quality of Life in Young Adult Girls with Dysmenorrhea among University Medical Students in Shah Alam, Malaysia: A Cross-sectional Study

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kumeshini Sukalingam

    2016-10-01

    Full Text Available Dysmenorrhea is a notably serious crisis among young adult girls and it distresses their quality of life. After menarche, most young adult girls suffer severe pain, irregular menses, too much bleeding, and dysmenorrhea. It is a common gynecological complication affecting more than half of the young adult girls resulting in episodic school absenteeism coupled with a negative impact on social behavior, educational, and sports activities. This study was a cross-sectional descriptive, conducted from September to November 2013 among 210 young adult, female medical students of Management and Science University, using a semi-structured questionnaire. The questionnaire used in this study was associated with the health-related quality of life among young adult girls; questions were related to demography, family menstrual history, prevalence, symptoms, absentees of school, involvement in sports activities, and self-care strategies. This survey was completed and the data was analyzed for the results with percentages and chi-square test applied.

  3. Qanun raqam 68 li-sanat 1968 fi sha'n al-ta'lim al-am (Law No. 68 of 1968 Concerning General Education).

    Science.gov (United States)

    United Arab Republic.

    This document is an English-language abstract (approximately 1,500 words) of a law passed by the UAR legislation covering elementary, preparatory, and secondary education. This law covers general regulations common to all three stages of education, the objectives of which are defined as the general intellectual, physical, moral, civic and national…

  4. TRANSMISI TRANSOVARIAL VIRUS DENGUE PADA TELUR NYAMUK AEDES AEGYPTI(L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Magdalena Desiree Seran

    2013-03-01

    Full Text Available Abstract. The ability of dengue virus to maintain its existence in nature through two mechanisms, both horizontal and vertical transmission (transovarial of the infective female mosquitoes to the next generation. This study aims to investigate the transovarial transmission and transovarial infection rate (TIR of dengue virus in eggs Aedes aegypti infected mother has a peroral virus DEN-2. This study is an experimental study in the laboratory. The population of the study was Ae. aegypti adults who have previously been infected with DEN-2 virus orally and proved to be infected with DEN-2 transovarially (Fl. The research sample was egg of Ae. aegypti from F2 generation which colonized from DEN-2 transovarially infected Ae. aegypti (Fl. Egg squash preparations made as many as 50 samples from jive difJerent mosquito parents. The presence of dengue virus antigen in mosquitoes FO and Fl were checked by SPBC immunocytochemistry method and using monoclonal antibodies DSSC7 (l: 50 as standardized primary antibodies. The results shows the existence of transovarial transmission of dengue virus in eggs Ae. aegypti (F2 were seen in squash preparations in the form of a brownish color egg spread on embryonic tissues (TIR= 52%. It concludes that dengue virus is able to be transmitted vertically through the egg. Keywords: transovarial transmission, eggsquash, Aedes aegypti, transovarial infection rate (TIR Abstrak. Kemampuan virus dengue untuk mempertahankan keberadaanya di alam dilakukan melalui dua mekanisme yaitu transmisi horizontal dan dengan transmisi vertikal (transovarial yaitu dari nyamuk betina infektif ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya transmisi transovarial dan transovarial infection rate (TIR virus dengue pada telur Ae. aegypti yang induknya telah diinfeksi virus DEN-2 secara peroraI. Penelitian merupakan jenis penelitian eksperimental di laboratorium. Populasi penelitian adalah Ae. aegypti betina dewasa yang

  5. ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN IDENTIFIKASI MIKOFLORA DARI RIZOSFER TANAH PERTANIAN TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L. SEBAGAI BAHAN AJAR KINGDOM FUNGI UNTUK SISWA KELAS X SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yesy Maulina Nadhifah

    2016-10-01

    Full Text Available Agricultural area, particularly in the rhizosfer area there are various species of mold which lives mainly in the soil. The students have known molds which live in nature but they have not recognized mold which lives in the soil. It is required to develop a teaching material in the form of module which is created based on a research result. The results of this study were; (1 it has been discovered 7 species of mold, which are Trichoderma harzianum, Penicillium nalgiovense, Penicillium corylophilum, Penicillium funiculosum, Penicillium camemberti, Aspergillus ochraceus, dan Penicillium citrinum, (2 the most dominant mold species was Trichoderma harzianum with the total number 1,8 x 104 cfu for every gram soil sample, and (3 there has been arranged of the learning module about fungi kingdom for students in high school level. Tanah pertanian, khususnya di daerah rizosfer, merupakan habitat dari berbagai spesies kapang yang hidup di dalamnya. Para siswa telah mengenal kapang yang tumbuh di alam tetapi mereka belum mengenal kapang yang hidup di dalam tanah pertanian. Perlu dikembangkan sebuah bahan ajar berupa modul yang dibuat berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini, meliputi (1 ditemukan 7 spesies kapang, yaitu Trichoderma harzianum, Penicillium nalgiovense, Penicillium corylophilum, Penicillium funiculosum, Penicillium camemberti, Aspergillus ochraceus, dan Penicillium citrinum, (2 spesies kapang yang paling dominan adalah Trichoderma harzianum dengan total jumlah 1,8 x 104 cfu/g sampel tanah, dan (3 telah tersusun bahan ajar Biologi berupa modul Kingdom Fungi para siswa SMA.

  6. PERILAKU DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DENGAN SISTEM SANITASI TERPUSAT DI KECAMATAN GUBENG SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2008-06-01

    Full Text Available Pertambahan jumlah penduduk berpengaruh pada peningkatan jumlah limbah domestik yang dihasilkan, sehingga membawa dampak terjadinya pencemaran lingkungan alam. Salah satu wadah penampung limbah domestik adalah saluran-saluran drainase. Seringkali pula berfungsi sebagai tempat buangan limbah dari kegiatan dapur dan kamar mandi beserta tinjanya. Saluran Kalidami adalah salah satu saluran hulu yang berasal dari 3 buah anak saluran yakni saluran Pucang Anom Timur, Saluran Pucang Adi, dan Saluran Kertajaya, yang semuanya itu bermuara di Saluran Kalidami. Kualitas Saluran Kalidami terkait dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor : 02 tahun 2004, tentang Pengolahan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air sebagai badan air dengan klasifikasi kelas III. Salah satu poko permasalahan dalam melihat pengelolaan saluran-saluran tersebut adalah peran serta masyarakat, yang dalam hal ini merupakan kajian dalam penelitian ini. Peran serta masyarakat terkait dengan bagaimana sikap dan perilaku masyarakat tersebut terhadap obyeknya. Studi kasus dalam penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana peran serta masyarakat di sepanjang anak Saluran Kalidami terhadap pengelolaan limbah cair domestik di sepanjang saluran drainase tersebut. Tujuan penelitian untuk melihat peran serta masyarakat di sepanjang saluran tersebut. Penelitian bersifat deskriptif, dengan teknik penarikan sampling random /acak terhadap sampel penelitian. Metode pengumpulan data adalah observasi dan survei lapangan, serta wawancara terbuka maupun wawancara dengan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan tinkat pemahaman responden positif, demikian pula untuk sikap masyarakatnya. Namun tidak berhubungan dan berkontribusi terhadap perilaku dan peranserta masyarakat. Sehingga disimpulkan bahwa aspek ekonomi tidak berkaitan dengan faktor peranserta masyarakat, namun lebih pada aspek nilai budaya masyarakat

  7. KADAR GLUKOSA DARI HIDROLISIS SELULOSA PADA ECENG GONDOK MENGGUNAKAN Trichoderma viride DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purbowatiningrum R Sarjono

    2012-11-01

    Full Text Available Telah kita ketahui bahwa eceng gondok merupakan salah satu sumber selulosa yang melimpah di alam dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbon bagi jamur Trichoderma viride. Eceng gondok memiliki bobot kering selulosa 21,5%, hemiselulosa 33,9% dan lignin 7,01%. Trichoderma viride adalah jamur saprofit yang berpotensi memproduksi selulase yang mampu mendegradasi ikatan β-1,4-glikosida pada rantai selulosa untuk menghasilkan glukosa. Glukosa dapat dimanfaatkan dalam produksi sirup gula, asam organik dan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Trichoderma viride yang mampu tumbuh pada media pertumbuhan hasil modifikasi eceng gondok serta memperoleh temperatur optimum aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis eceng gondok dan waktu fermentasi terbaik dalam menghasilkan glukosa. Proses pertama adalah persiapan sampel enceng gondok meliputi delignifikasi, kurva pertumbuhan Trichoderma viride dibuat dalam media modifikasi eceng gondok untuk mengetahui waktu optimum pertumbuhan Trichoderma viride. Penentuan temperatur optimum dan waktu fermentasi terbaik dari aktivitas Trichoderma viride didasarkan pada glukosa yang dihasilkan dari hidrolisis selulosa pada eceng gondok menggunakan metode Nelson Somogyi. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Trichoderma viride mampu tumbuh pada media modifikasi eceng gondok. Temperatur optimum aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis selulosa pada eceng gondok adalah 35oC dan waktu fermentasi terbaik dihasilkannya glukosa pada jam ke-96 yaitu sebesar 1,3864 mg/L.

  8. PERBEDAAN TINGKAT STRES LUTUNG JAWA (Trachypitecus auratus PADA KANDANG PERAWATAN DAN KANDANG KARANTINA DI JAVAN LANGUR CENTER (JLC DITINJAU DARI KADAR KORTISOL DAN RASIO NEUTROFIL PERLIMFOSIT (N/L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Dini Danafi

    2017-11-01

    Full Text Available Lutung Jawa (Trachypithecus auratus adalah satwa endemik Jawa dan Bali. Populasi lutung Jawa semakin mengalami penurunan dan masuk kategori satwa yang dilindungi. Penurunan populasi lutung jawa dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang diperparah dengan tingginya tingkat stres pada satwa. Javan Langur Center yang berlokasi di Cangar, Batu merupakan salah satu tempat untuk merehabilitasi lutung Jawa sebelum dilepasliarkan ke alam. Javan Langur Center terdiri dari tiga kandang yaitu kandang perawatan, kandang karantina dan kandang sosialisasi. Respon stress pada primata dapat dievaluasi dengan menggunakan indikator pengukuran hormon kortisol dan rasio neutrofil per limfosit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kortisol dan rasio neutrofil per limfosit sebagai indikator stres pada lutung Jawa di kandang perawatan dengan kandang karantina. Lutung Jawa dengan umur 2-7,5 tahun dan berjenis kelamin jantan dan betina. Pengukuran kadar kortisol dengan metode ELISA Indirect gelombang pada 450 nm dan diferensial leukosit diukur dengan hematology analizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel pada kandang perawatan memiliki rata-rata kadar kortisol yang lebih tinggi (116,1 ng/mL daripada kandang karantina (87,5 ng/mL, dan pengukuran rasio N/L pada kandang perawatan lebih tinggi (11,3 daripada kandang karantina (1,2.

  9. HUBUNGAN KEKERABATAN BEBERAPA POPULASI KERANG HIJAU (Perna viridis DI INDONESIA BERDASARKAN SEKUEN CYTROCROME B mtDNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Sudradjat

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kekerabatan stok kerang hijau (Perna viridis di beberapa perairan Indonesia sebagai informasi dasar bagi program pemuliaan. Sampel kerang hijau yang berasal dari populasi alam perairan Tanjung Kait, Kamal, Panimbang, Cirebon, Pasuruan, Kenjeran, dan Pangkep diambil secara acak. Amplifikasi PCR dan sekuensing mitokondria daerah cytochrome B adalah HCO (F: 5’-TAA ACT TCA GGG TGA CCA AAA AAT CA-3’ (26 bp dan LCO (R: 5’-GGT CAA CAA ATC ATA AAG ATA TTG G-3’ (25 bp. Sekuen DNA yang diperoleh digunakan untuk analisis homologi, analisis genetic distance dan analisis kekerabatan. Hasil analisis homologi susunan nukleotida berdasarkan BLAST-N terhadap sekuen mtDNA Perna viridis yang tersimpan di Genebank menunjukkan similaritas 97%. Hasil analisis didapatkan jarak genetik yang terdekat adalah populasi Tanjung Kait dengan Kenjeran sedangkan jarak genetik terjauh adalah populasi Cirebon dengan Kamal. Hubungan kekerabatan yang ditunjukkan dengan dendrogram diperoleh 2 kelompok yaitu 6 populasi membentuk satu kelompok dan populasi Cirebon membentuk kluster tersendiri. Sekuens tersebut mungkin dapat digunakan sebagai penanda dalam program breeding kerang hijau di Indonesia

  10. GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MULTIGRAVIDA TENTANG SIBLING RIVALRY (KECEMBURUAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP KEDATON BANDAR LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ike Ate Yusvika

    2016-04-01

    Full Text Available Gambaran Pengetahuan Ibu Multigravida tentang Sibling Rivalry (Kecemburuan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung. Persaingan antara saudara sibling rivalry (cemburu kepada saudara kandung merupakan salah satu alasan terkuat anak-anak bertengkar. Salah satu peristiwa kunci dalam kehidupan adalah kelahiran adik baru. Kehamilan itu sendiri merupakan waktu yang ideal untuk memahami darimana bayi berasal dan bagaimana bayi itu dilahirkan. Ibu yang memiliki cukup pengetahuan tentang penanganan sibling rivalry akan segera cepat mengenali reaksi sibling rivalry pada anaknya terutama pada awal-awal kelahiran bayinya dan mengetahui cara yang tepat mengurangi efeknya terhadap anaknya yang lain. Sibling rivalry (kecemburuan yang tidak diatasi pada masa awal anak-anak dapat menimbulkan delayed effect, yaitu dimana pola perilaku tersimpan di bagian alam bawah sadar pada usia 12 tahun hingga 18 tahun dan dapat muncul kembali bertahun-tahun kemudian dalam berbagai bentuk dan perilaku psikologikal yang merusak.Tujuan penelitian adalah diketahui gambaran pengetahuan ibu multigravida tentang sibling rivalry di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah seluruh ibu multigravida di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung yang berjumlah 40 responden, yang diambil sebagai sampel penelitian, analisa yang digunakan adalah univariat untuk mengetahui presentase. Hasil analisa data didapatkan ibu multigravida dengan kategori pengetahuan kurang baik tentang sibling rivalry sebanyak 22 orang atau 55%, kategori pengetahuan baik sebanyak 18 orang atau 45%. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa masih kurangnya pengetahuan ibu multigravida tentang sibling rivalry dan diharapkan bagi wilayah Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung untuk meningkatkan promosi kesehatan seperti penyuluhan tentang sibling

  11. The Utilization of ALOS PALSAR Image to Estimate Natural Forest Biomass: Case Study at Bogani Nani Wartabone National Park (Pemanfaatan Citra ALOS PALSAR dalam Menduga Biomasa Hutan Alam: Studi Kasus di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlita Indah Wahyuni

    2014-12-01

    Full Text Available The development of remote sensing technology makes it possible to utilize its data in many sectors including forestry. Remote sensing image has been used to map land cover and monitor deforestation. This paper presents utilization of ALOS PALSAR image to estimate and map aboveground biomass at natural forest of Bogani Nani Wartabone National Park especially SPTN II Doloduo and SPTN III Maelang. We used modeling method between biomass value from direct measurement and digital number of satellite image. There are two maps which present the distribution of biomass and carbon from ALOS PALSAR image with 50 m spatial resolution. These maps were built based on backscatter polarization of HH and HV bands. The maps indicate most research area dominated with biomass stock 0-5.000 ton/ha.

  12. Pengaruh Faktor Individual Wisatawan dan Kinerja Bauran Pemasaran terhadap Nilai Jasa Pariwisata Alam (The Effect of Individual Tourist and the Mixed Marketing to Services Value on Nature-Based Tourism Services

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry Purnomo

    2011-07-01

    Full Text Available Perum Perhutani, an Indonesian State Owned Forest Company has been developed nature-based tourism services(a tourism services based on nature or environment services since 1978. Ecotourism is considered as potentialalternative answering the change of paradigm of forest products which had been ignoring forest resourcesproduct as part of the forest products. However, these ecotourism objects have not been optimally managed yet.This research was conducted by the use of descriptive and verificative methods. Structural Equation Modelingwas employed as tool analyses in order to determine proper modeling approach and its solution.  The researchresults showed that internal, external individual factors, and mixed marketing performance gave a significantinfluence to the tourism service value.  A deeper analysis revealed that among the aspects, mixed marketingperformance which was consisted of product, price, place, promotion, people, physical evidence, and processshowed the most significant effect to the tourism service value.  In the other side, the results also showed that themost dominant factor that causing tourist hedonism was services value incrementy. The analyses finally showed thatthe increasing tourist hedonism through the offering a superior service value will  form a superior customer value.Keywords: nature-based tourism, individual factors, services marketing value, mixed marketing, hedonism

  13. MANAJEMEN KONFLIK DALAM PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP LEWAT PELAKSANAAN HUKUM ADAT SASI (Conflict Management in the Use of Natural Resources and Environmental Conversation through the Realization of Sasi Traditional Law

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Lucas Kusapy

    2005-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Hukum adat Sasi ditetapkan melalui institusi adat atau Pemerintahan Tradisional di desa. Hukum tersebut mencakup pola sanksi atau hukuman yang diberikan kepada pelanggar hukum. Pola hukuman adalah dalam bentuk denda material dengan membayar barang antik atau uang, Hukuman fisik berupa kerja paksa di kebun atau lingkungan desa, sedangkan sanksi sosial berupa pengucilan dari desa. Ditemukan bahwa warga masyarakat desa sangat patuh terhadap pelaksanaan hukum adat sasi. Hal ini karena tidak saja mereka takut terhadap sanksi, tetapi juga bahwa mereka menyadari bahwa hukum adat Sasi dapat mencegah konflik antar warga.   ABSTRACT Sasi Traditional Law is determined through a traditional institution or Traditional Government in the village. It includes the patterns of sanctions or punishment which are applied to the offenders of law. The pattern of punishment is in the form of material fine using ancient, antique goods and money. The physical punishment is in the form of forced labor at the village gardens or environment, while the social sanction is in the form of punishment to eviction from the village. It is found that members of the village community are very obedient and submissive towards the realization of Sasi Traditional Law. This is because not only they are afraid of the sanctions but also they realize that the Sasi Traditional Law set them apart from conflict among the citizen.

  14. Trends during operation and maintenance in power plants. Alarm management and 3D-simulation; Trends bei Bedienung und Wartung im Kraftwerk. Alam-Management und 3D-Simulation

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Langlotz, Kati; Brandt, Gerhard [ABB AG, Mannheim (Germany). Div. Energietechnik

    2009-11-16

    Two manifestations of overburdening can be observed in staff of modern, highly complex power plants with numerous components that need to be monitored from the control station and maintenanced by the service department: The operators of the control station often have to deal with too much information at the same time, while the service staff often have too little information. The operating staff are often swamped with messages and information, while the repair staff has a hard time identifying the relevant components in the vast arsenal of equipment. New ergonomic concepts are needed in order to ensure an efficient and cost-effective operation of power plants.

  15. Pengaruh Konsentrasi H2so4 Dan Berat Dari Bentonit Alam Teraktivasi Dan Komersil Terhadap Adsorpsi Logam Kadmium (Cd) Dan Tembaga (Cu) Dalam Larutan Standar Dalam Metode Spektrofotometri Serapan Atom

    OpenAIRE

    Ramadani, Eko

    2011-01-01

    The various concentration effect’s of H2SO4 and weight of activated bleaching earth and commercial to adsoption of cadmium metal (Cd) and copper (Cu) in standard solution using Atomic Absorption Spectrophotometric method has been studied. Bleaching earth activation process assessed various concentration of H2SO4 which is 0,4; 0,8; 1,2; 1,6; and 2,0 M. 1, 2, 3, 4, and 5 g activated bleaching earth and commercial added into cadmium standard solution (Cd) and copper (Cu) , stirred up to 6 hours,...

  16. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Membaca Al Qur’an tentang Perintah Menjaga Kelestarian Alam Melalui Teknik Mind Mapping pada Siswa Kelas XI IPS2 SMA 1 Cepiring Semester 2 Tahun Pelajaran 2015-2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aliyah

    2017-04-01

    Full Text Available This study aims to know what the using of mind mapping learning model can improve the activity and outcomes of learning of reading the Qur'an class XI SMAN IPS2 1 Cepiring Kendal in the academic year 2015/2016. This study design using classroom action research (Class Research and Development. Depending on the action, it can be concluded that: Using learning model mind map/mind mapping can improve learning outcomes recitation class XI student of SMAN 1 Cepiring IPS2 Kendal in academic year 2015/2016 from pre-conditions that they have not been able reading makhroj aspect, tajwid fluently to be able makhroj, tajweed and tartil fluently. Average value learning and reading outcomes also increased 70.52 into 86.88.

  17. AGROFORESTRI BERBASIS ROTAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI BARITO SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanna Maria Rotinsulu

    2017-02-01

    Full Text Available South Barito is an area of rattan and rattan production center of the province of Central Kalimantan, on the other hand is one area that has natural conditions very conducive to the development of rattan. This study reveals how patterns in addition to planting and processing of rattan traditionally also analyze the socio-economic level of society. Research conducted in South Barito regency, District Karau in Two Villages is Bangkuang and New Salat. The village of the second sample is determined gardens and population are farmers who cultivate cane with sampling methods by simple random sampling, because the peasant population is homogeneous, the number of samples in each village 34 respondents or 68 farmers overall. The result showed that in general the rattan garden where the studies were not well-maintained, where the average of respondents (45% said that maintenance is only performed at the time of going to the harvesting or one for rattan planting. Besides the low price of rattan is led to a reduction of land management / rattan gardens intensively. and production of rattan average yield of 2.6 tons ha-1 or 245.5 clumps of cane ha-1. For the villagers of business administration studies despite conditions that are considered less favorable, but they still look forward to the Government's policy to remain aligned to the Farmers Rattan. In addition, because cane is inherited and used as a hallmark of South Barito society in general. Barito Selatan merupakan daerah penghasil rotan dan sentra produksi rotan provinsi Kalimantan Tengah, selain itu merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi alam yang sangat mendukung bagi perkembangan rotan. Penelitian ini selain untuk mengungkapkan bagaimana pola tanam dan pengolahan rotan secara tradisional juga  menganalisis tingkat sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Barito Selatan, Kecamatan Karau di Dua Desa yaitu Bangkuang dan Salat Baru. Dari kedua Desa tersebut

  18. Pengaruh Parameter Fisika dan Mikrobiologi Leachet terhadap Kesehatan Lingkungan di TPA Muara Fajar Rumbai Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riski Novera Yenita

    2015-11-01

    Full Text Available Secara umum kondisi sampah kota memperlihatkan karakteristik yang khas. Kondisi sampah kota memiliki komposisi terbesar sampah organik dengan nilai rata-rata 79,164%, sedangkan sampah anorganik hanya sebesar 20,836%. Jenis penelitian ini adalah metode survey, dimana TPA Muara Fajar Pekanbaru dijadikan lokasi pengambilan sampel. Sampel yang diambil kemudian dianalisis kadar fisika dan biologi leachet di laboratorium, selanjutnya data yang didapat dilakukan analisis secara deskriptif sesuai dengan SNI 06-2412-1991. Sumber data penelitian yaitu wawancara, observasi dan pemeriksaan laboratorium. Dua kode sampel pada air lindi didapatkan hasil analisis bahwa pada kode sampel I dan II suhu yang didapatkan adalah 25oC. TSS pada kode sampel I didapatkan hasil sebesar 70 mg/l dan kode sampel II 190 mg/l. pH pada kode sampel I dan II didapatkan hasil sebesar 8, sedangkan untuk kadar E.Coli pada kode sampel I dan II didapatkan hasil tidak terhingga. 

  19. Analisis Rantai Nilai (Value Chain) pada Komoditas Lada di Desa Trigadu Kecamatan Galing Kabupaten Sambas

    OpenAIRE

    -, Mardian; Kusrini, Novira; -, Maswadi

    2013-01-01

    Penelitian ini untuk mengetahui aktor rantai nilai komoditas lada, keuntungan petani, marjin pemasaran lada, dan mengkaji potensi dan hambatan rantai nilai komoditas lada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling untuk mengambil lembaga pemasaran dan informan kunci, sedangkan sampel petani dilakukan dengan sampel acak sederhana. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 responden yang terdiri dari 4 peny...

  20. Senyawa Flavonoida, Fenil Propanoida dan Alkaloida

    OpenAIRE

    Sovia Lenny

    2006-01-01

    06003489 Sebagian besar senyawa organik bahan alam adalah senyawa-senyawa aromatik. senyawa-senyawa ini tersebar luas sebagai zat warna alam yang menyebabkan warna pada bunga, kayu pohon tropis, bermacam-macam kapang dan lumut termasuk zat warna alizarin, oleh Sovia Lenny

  1. Seisuslikud kohtud : talurahvakohtud / Ilmar Rebane

    Index Scriptorium Estoniae

    Rebane, Ilmar, 1907-2001

    1982-01-01

    Mõisniku kohus ja kodukari, adra- ehk haagikohus, sillakohus, mõisakohus, asehalduskord, alam-maakohus, alam- ja ülemkorrakohus, vallakohus, kihelkonnakohus, kihelkonna politseikohus, mõisapolitsei, kogukonnapolitsei, kreisikohus, ülem-talurahvakohus. Lisatud väljavõtteid regulatiivist "Iggaüks"

  2. Journal of Chemical Sciences | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Journal of Chemical Sciences. Sayed Alam. Articles written in Journal of Chemical Sciences. Volume 116 Issue 1 January 2004 pp 29-32 Full Papers. Synthesis and studies of antibacterial activity of pongaglabol · Sayed Alam Zakaria Sarkar Azizul Islam · More Details Abstract Fulltext PDF. Pongaglabol ...

  3. Sadhana | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Sadhana. S S Alam. Articles written in Sadhana. Volume 34 Issue 2 April 2009 pp 235-241. Sequential Bayesian technique: An alternative approach for software reliability estimation · S Chatterjee S S Alam R B Misra · More Details Abstract Fulltext PDF. This paper proposes a sequential Bayesian approach ...

  4. PENGEMBANGAN TEKNIK TRITIK JUMPUTAN DENGAN SISTEM LIPAT IKAT DAN LIPAT JELUJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryawati Ristiani

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKTritik jumputan adalah proses pewarnaan rintang pada kain dengan menggunakan bahan perintang seperti tali, benang atau sejenisnya menurut corak-corak tertentu. Pada umumnya motif yang dihasilkan dari teknik tritik jumputan adalah bulat-bulat dan garis berupa motif  seperti biji mentimun berderet. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan teknik tritik jumputan sehingga menghasilkan motif selain bulat dan garis. Metode yang digunakan dalam  kegiatan ini  adalah  metode ujicoba  pengembangan tritik jumputan dengan teknik lipat ikat dan lipat jelujur. Hasil ujicoba dianalisa secara kualitatif dengan pengamatan visual dan uji kesukaan. Analisa kuantitatif dilakukan melalui uji laboratorium dan uji kesukaan berdasarkan pengukuran Likert dengan skala 5. Kegiatan ini menghasilkan enam belas teknik lipat tritik jumputan yang terdiri dari sembilan teknik lipat ikat dan tujuh teknik lipat jelujur. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat, cahaya, dan penekanan panas pada kain warna sintetis maupun alam menunjukkan rata-rata 4-5 (baik. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap gosokan menunjukkan  rata-rata  3-4 (cukup baik. Hasil uji kesukaan terhadap 10 sampel produk jumputan teknik lipat, menunjukkan bahwa rata-rata responden menilai bagus, dengan nilai rata-rata 116,4.Kata kunci: Teknik lipat, kain, pewarnaan, tritik jumputan ABSTRACT Tritik jumputan is resist dyeing technique on textiles by using rope, yarn or others as resisting materials, following certain motifs. The most common motifs of tritik jumputan are circles and lines, such as a row of cucumber seeds. The purpose of this research is to develop tritik jumputan techniques to produce motif other than circles and lines. The method of this research is experimental exploration of tritik Jumputan motif with folded tie and folded hem technique. The results are analyzed qualitatively by visual observation, being watched with eyes (observe and

  5. Problem Solving-Based Experiment untuk Meningkatkan Keterampilan Penalaran Ilmiah Mahasiswa Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Gina Nugraha

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract As one of the foundations in the development of technology, physics must be supported by experimental activities that are able to develop a scientist's skills, such as scientific reasoning skills. Experiments with cookbook methods that have been conducted in various experimental activities are considered not able to maximize the potential of students because it does not provide wide opportunities for students to explore. One of the solutions to develop the scientific reasoning skills of physics students is the problem solving-based experiment approach. The research was conducted by one group pretest-posstest design to 20 physics students as research sample. The research instrument used is the scientific reasoning instrument test developed by Lawson which is known as Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR and student work sheet instrument (LKM containing problems in daily life and questions about: tools and materials, prediction, exploration, measurement, analysis and conclusions. The results show all aspects of scientific reasoning being measured, i.e. 1 conservation of matter and volume, 2 proportional thinking, 3 identification and control of variables, 4 probabilistic thinking, 5 correlative thinking, and 6 hypothetic-deductive thinking has increased. Based on the result of research can be concluded that the problem solving-based experiment can improve the scientific reasoning skills of physics students. Keywords: Problem solving, experiment, scientific reasoning skills Abstrak Fisika sebagai salah satu pondasi ilmu dalam perkembangan teknologi harus didukung dengan kegiatan eksperimen yang mampu menumbuhkembangkan keterampilan seorang ilmuwan, diantaranya keterampilan penalaran ilmiah dalam menyikapi fenomena alam. Eksperimen dengan metode cookbook yang selama ini menjamur dalam berbagai kegiatan eksperimen dipandang tidak mampu memaksimalkan potensi mahasiswa karena tidak memberikan kesempatan yang luas kepada

  6. Pengaruh SSP tematik terhadap peningkatkan karakter kejujuran dan disiplin peserta didik kelas I SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masnur Masnur

    2017-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, pengaruh Subject Specific Pedagogy (SSP tematik dan pembelajaran tematik yang tidak menggunakan SSP tematik terhadap peningkatan karakter kejujuran dan disiplin peserta didik pada tema peristiwa alam semester genap kelas I SDN di Kecamatan Ujung kota Parepare tahun ajaran 2013/2014. Penelitian eksperimen semu dengan nonequivalent groups pretest-posttest design ini mengandung satu variabel bebas dan dua variabel terikat. Variabel bebas adalah Subject Specific Pedagogy (SSP tematik sedangkan variabel terikat adalah karakter kejujuran dan disiplin. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas I SDN di Kecamatan Ujung Kota Parepare. Sampel dipilih dengan tekhnik purposive sampling, sehingga didapat tiga kelas sebagai sampel penelitian. Kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 diberi perlakuan menggunakan SSP tematik, dan kelompok kontrol diberi perlakuan menggunakan pembelajaran tematik yang tidak menggunakan SSP tematik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan teknik observasi. Teknik angket digunakan untuk mengetahui nilai karakter kejujuran dan disiplin peserta didik. Teknik observasi digunakan untuk mengungkap perilaku karakter kejujuran dan disiplin peserta didik. Teknik analisis data digunakan adalah Analisys of Variance (ANOVA dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian ini adalah SSP tematik secara signifkan berpengaruh positif terhadap peningkatan karakter kejujuran peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran tematik yang tidak menggunakan SSP tematik diperoleh p < α yaitu p = 0,000 < α = 0,05 dengan F = 27,890; dan karakter disiplin peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran tematik diperoleh p < α yaitu p = 0,000 < α = 0,05 dengan F= 9,294. Kata kunci: Subject Specific Pedagogy tematik, kejujuran, disiplin The effect of SSP thematic on the increase of characters honesty and discipline of grade 1 elementary school students Abstract The

  7. Analisis Risiko Tanah Longsor Desa Tieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elna Multi Astuti

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Desa Tieng Kecamatan Kejajar secara umum memiliki kondisi topografi yang dapat menjadi faktor penyebab terjadinya tanah longsor seiring dengan perkembangan perkembangan aktivitas manusia. Untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya bencana alam tanah tanah longsor, maka perlu disediakan peta risiko tanah tanah longsor di Desa Tieng yang merupakan perpaduan antara peta bahaya dan peta kerentanan sebagai bahan pertimbangan yang penting dalam pencegahan dan penanggulangan tanah longsor. Penyusunan peta bahaya, kerentanan, dan risiko tanah longsor menggunakan ArcGIS dan ILWIS dengan menggunakan parameter hujan, lereng lahan, geologi, keberadaan sesar, kedalaman tanah, penggunaan lahan, infrastruktur, kepadatan pemukiman. Skoring dan pemberatan digunakan dalam penentuan peta bahaya dan  kerentanan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan metode pengambilan sampel acak berstrata dengan berdasarkan zona bahaya tanah longsor di lokasi penelitian.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zona tingkat bahaya tanah longsor terbagi menjadi 3 zona yaitu zona bahaya tinggi, sedang, dan rendah. Wilayah pemukiman berada pada zona bahaya tinggi dan sedang. Tingkat kerentanan total merupakan fungsi dari tingkat kerentanan fisik, sosial, dan ekonomi. Tingkat kerentanan fisik menggunakan faktor persentase kawasan terbangun, kepadatan bangunan, dan jenis material banguan. Tingkat kerentanan sosial menggunakan faktor kepadatan penduduk, persentase penduduk usia tua-balita, dan penduduk wanita. Tingkat kerentanan ekonomi menggunakan faktor persentase rumah tangga yang bekerja di sektor rentan, dan persentase rumah tangga miskin. Masyarakat Desa Tieng membuat sistem terassering untuk berkebun dan membuat bangunan penahan dari batu untuk mengurangi bahaya tanah longsor.  Kesimpulan penelitian ini Desa Tieng berada pada risiko tanah longsor sedang dan tinggi. Penduduk yang berada pada zona risiko tinggi sebaiknya direlokasi terutama penduduk

  8. ANALISIS SEKUEN GEN GLUTATION PEROKSIDASE (GPX1 SEBAGAI DETEKSI STRES OKSIDATIF AKIBAT INFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Yuniastuti

    2013-02-01

    Full Text Available Glutation merupakan antioksidan yang berperan dalam fungsi imun, dan diekspresikan secara genetik oleh urutan gen yang membentuk protein enzim Glutation Peroxidase (GPx1. Bila ekspresi gen berubah maka terjadi perubahan fungsi glutation dan kerentanan terhadap stress oksidatif. Metode yang digunakan adalah Kasus-kontrol. Sampel yang digunakan adalah sampel darah. Kelompok kasus adalah sampel darah pasien tuberkulosis paru sedangkan kelompok kontrol adalah sampel darah orang sehat. Pemeriksaan gen Glutation peroxidase (GPx1 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR untuk melihat pita DNA pada pasien tuberkulosis par serta elektroforesis produk PCR-RFLP gen GPx1 kelompok sampel tuberkulosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara polimorfisme gen GPx1 (p=0,365 pasein tuberkulois dengan individu sehat, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat deteksi kerentanan terhadap stress oksidatif pada pasien tuberkulosis. Perlu penelitian lanjutan yang menggunakan sampel lebih besar dan populasi etnik yang berbeda.

  9. Deteksi Antibodi terhadap Cysticercus Cellulosae pada Babi Lokal yang Dipotong di Tempat Pemotongan Babi Panjer, Denpasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Ngurah Swacita

    2016-03-01

    Full Text Available Sistiserkosis merupakan penyakit yang bersifat zoonosis yang disebabkan oleh larva cacing pita Taenia solium yang disebut Cysticercus cellulosae. Di Indonesia terdapat tiga provinsi yang berstatus endemik penyakit sistiserkosis, salah satunya adalah provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi antibodi terhadap C. cellulosae pada babi lokal yang dipotong di tempat pemotongan babi Panjer, Denpasar. Sampel penelitian adalah 270 sampel serum babi lokal yang dipotong di tempat pemotongan babi Panjer, Denpasar Selatan. Babi lokal ini berasal dari Nusa Penida, Karangasem dan Negara. Sampel serum diuji dengan metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay indirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibodi C. cellulosae terdeteksi pada 33 sampel. Disimpulkan bahwa terdeteksi antibodi C. cellulosae pada 33 sampel dari 270 sampel serum babi lokal yang dipotong di tempat pemotongan babi Panjer, Denpasar.

  10. Pra Desain Pabrik Substitute Natural Gas (SNG dari Low Rank Coal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Permatasari

    2014-09-01

    Full Text Available Substitute Natural Gas (SNG merupakan campuran gas hidrokarbon dengan sifat mirip seperti gas alam yang dapat diproduksi dari gasifikasi dengan bahan baku berupa batubara atau biomassa. Gasifikasi adalah proses perubahan bahan baku padat menjadi gas. Dengan mengubah bahan baku padat menjadi gas, maka material yang tidak diinginkan yang terkandung di dalam bahan baku tersebut seperti senyawa sulfur, karbon dioksida dan abu dapat dihilangkan dengan menggunakan metode tertentu sehingga dapat dihasilkan gas bersih yang disebut dengan syngas. Syngas yang memiliki kandungan utama CO dan H2 kemudian dikonfersi menjadi SNG yang berupa metana (CH4 melalui proses metanasi sehingga menghasilkan produk utama berupa CH4. SNG merupakan suatu bahan bakar baru yang dapat digunakan industri untuk menggantikan gas alam. Permintaan gas alam masa mendatang diperkirakan akan tumbuh cukup pesat terkait dengan upaya industri untuk beralih ke gas untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM. Gas alam dan minyak bumi sebagai salah satu sumber daya alam memiliki manfaat yang sangat banyak dalam menunjang berbagai sektor kehidupan manusia. Banyaknya manfaat dari sumber daya alam gas alam menyebabkan banyaknya kebutuhan akan gas alam di dunia, dimana kebutuhan tersebut terus bertambah setiap tahunnya. Padahal gas alam yang selama ini banyak dimanfaatkan berbagai sektor di Indonesia sifatnya tidak terbarukan (non renewable serta cadangannya diperkirakan akan menurun. Pemerintah harus menggalakkan pengembangan sumber energy alternative pengganti gas alam dan minyak bumi sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 5 tahun 2006. Salah satu energi potensial yang dapat menggantikannya adalah SNG dari batubara. Indonesia memiliki cadangan batubara dalam jumlah yang sangat banyak. Wilayah Indonesia diketahui memiliki potensi endapan batubara yang sangat luas. Data dari Pusat Sumber Daya Geologi (2006 menyebutkan bahwa wilayah Sumatera Selatan memiliki jumlah cadangan batubara kualitas

  11. William Blake's Treatment of Nature in His Selected Poems

    OpenAIRE

    Ningrum, Suriati

    2010-01-01

    Di dalam skripsi ini, saya menganalisis perlakuan-perlakuan atau sikap Blake terhadap alam. Perlakuan-perlakuan yang ditemukan di dalam puisi-puisi Wlliam Blake.; “Spring”, “The Lamb”, “The Tiger”dan “Night”. Beberapa perlakuan yang saya analisis di dalam skripsi ini adalah berhubungan dengan simbol-simbol alam. Tujuan saya dalam menganilisis skripsi ini adalah untuk menafsirkan dan mengidentifikasi perlakuan-perlakuan Blake terhadap alam. saya menafsirkan bahwa dalam puisi-puisi Blake yang t...

  12. Pemanfaatan Pohon Loba (Symplocos Fasciculata Zoll.) Sebagai Pembangkit Warna Alam Pada Kerajinan Tenun Di Desa Pejeng, Tampak Siring, Gianyar, Bali [Use of Loba Tree (Symplocos Fasciculata Zoll.) as Natural Dye Mordant in Home Weaving Industry in Pejeng Village, Tampak Siring, Gianyar, Bali

    OpenAIRE

    Hanum, SF; Darma, IDP; Sumerta, IMd

    2012-01-01

    Indonesia's plant diversity potentially as natural dyes. A general process in dyeing with natural dyes needed mordanting workmanship on the material to be dyed/stamped. The process of mordanting is done by immersing the material into the metal salts, such as aluminum, iron,tin or chrome. Amid fears of negative impacts caused by dyes and synthetic mordant to health and the environment, people begin to look back the use of natural dyes. So far, the material used for mordanting is alum; though L...

  13. Research Article Special Issue

    African Journals Online (AJOL)

    pc

    2017-11-10

    Nov 10, 2017 ... Malaysia. 2Faculty of Civil Engineering, Universiti Teknologi MARA, 40450 Shah Alam, Selangor,. Malaysia ... could be developed and applied in industry. Keywords: ..... Research Journal of Textile and Apparel, 2010,.

  14. Journal of Chemical Sciences | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    Author Affiliations. Sayed Alam1 Zakaria Sarkar2 Azizul Islam2. Department of Chemistry, Bangladesh Institute of Technology, Rajshahi 6204, Bangladesh; Department of Chemistry, University of Rajshahi, Rajshahi 6205, Bangladesh ...

  15. Synthesis and antibacterial profile of novel azomethine derivatives ...

    African Journals Online (AJOL)

    3, Banjara hills, Hyderabad, India, 3Universiti Teknologi MARA. (UiTM), Faculty of Pharmacy, Puncak Alam Campus, Selangor D.E, Malaysia ... Results: The structures of azomethine were in full agreement with their spectral data. Among all ...

  16. KAJIAN KONSERVASI Pinus merkusii strain Tapanuli DI SUMATERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendi Suhendi

    2017-01-01

    Full Text Available Di Indonesia, Pinus yang tumbuh secara alami hanyalah Pinus merkusii di Sumatera yang terdiri dari strain Tapanuli, strain Kerinci dan strain Aceh. Berdasarkan persebarannya, strain Tapanuli tidak banyak dijumpai karena tercampur dengan jenis-jenis kayu daun lebar. Secara alami, strain Tapanuli ditemukan di Cagar Alam Dolok Sipirok dan Cagar Alam Dolok Saut. Dalam bentuk hutan tanaman, strain Tapanuli dibuat oleh masyarakat atau rakyat dengan anakan alam dan diambil secara cabutan di Tegakan Benih Dolok Tusam, dan sekarang sudah habis ditebang karena digantikan oleh tanaman kopi. Di wilayah kerja Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Utara hampir tidak pernah didapatkan informasi tentang keberadaan strain Tapanuli. Konservasi in situ dalam bentuk Cagar Alam perlu dilengkapi dengan konservasi ex situ. Sebagai langkah awal konservasi, terlebih dahulu perlu dikaji permudaan alamnya. Di samping itu, analisis kebijakan berkaitan dengan pentingnya eksplorasi dengan metode sensus pada semua kawasan konservasi di Sumatera perlu dipertimbangkan, dan pertemuan formal antar pengambil kebijakan di Departemen Kehutanan perlu direkomendasikan

  17. Collection d'entretiens avec des chercheurs participant à des ...

    International Development Research Centre (IDRC) Digital Library (Canada)

    Costa Rica, Guatemala, and Nicaragua). Ritesh Kumar Wetlands International - South Asia (India). Muhammad Shah Alam Khan Bangladesh University of Engineering and Technology (India, Bangladesh, Nepal, and Pakistan). Osvaldo Girardin

  18. Research Article Special Issue

    African Journals Online (AJOL)

    pc

    2017-11-10

    Nov 10, 2017 ... Malaysia ngineering, UniversitiTeknologi MARA, 40450 Shah Alam, Selangor, ... contamination due to activities such as processing, combustion and disposal of fossil fuels ... plant, in the atmosphere and even in food [17].

  19. Ärge põletage toiduvilja! / Heiki Raudla

    Index Scriptorium Estoniae

    Raudla, Heiki, 1975-

    2007-01-01

    13.-15. märtsini Alam-Saksimaal Papenburgis toimunud energiakultuuride kasvatamisele pühendatud kongressil esitasid teadlased, ettevõtjad ja poliitikategelased oma pildi, millises suunas peaks bioenergia tootmine ja kasutamine arenema

  20. Jaak Adamson - ainuke Eesti kodanik Slovakkias / Anneli Ammas

    Index Scriptorium Estoniae

    Ammas, Anneli, 1962-

    2003-01-01

    Maalikunstnik lahkus Eestist 23 aastat tagasi. Elab Alam-Tatrates väikeses külakeses. Kastellaanimaja galerii näitus "Lahtilagunemine. Lennufragmendid" on inspireeritud Slovakkia eraldumisest Tšehhi küljest

  1. Research Article Special Issue

    African Journals Online (AJOL)

    pc

    2017-11-10

    Nov 10, 2017 ... r and Mathematical Sciences, UniversitiTeknologi MARA, Shah Alam, ... Students consider mathematics and statistics is the same. ..... [10] Nor A C M, Zamalia M, Nor A M G. Application of Raschmeasurement model in.

  2. American Society for Dermatologic Surgery

    Science.gov (United States)

    ... medical attendees. Your input is critical to future programming as we plan the 2018 ASDS Annual Meeting, ... 2017 recipients were Murad Alam, MD, MBA; Seemal R. Desai, MD; Jeffrey S. Dover, MD; George J. Hruza, ...

  3. Beblabadan Bahasa Bali Dalam Perspektif Ekolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ngurah Adi Rajistha

    2016-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan (1 kategori gramatikal dari leksikon alam yang digunakan dalam beblabadan, (2 konstruksis sintaksis dari beblabadan yang mengandung leksikon alam, dan (3 tiga dimensi praksis sosial dari beblabadan. Data penelitian ini diperoleh dari buku Basita Paribasa karangan W. Simpen AB. Data yang dikumpulkan adalah berupa frasa dan klausa. Hasil analisis disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ada tiga temuan dalam analisis ini yaitu (1 kategori gramatikal dari leksikon alam dalam beblabadan adalah verba seperti mabawang (berlaku sebagai bawang dan nomina seperti jaka (pohon enau; (2 Konstruksi sintaksis dari beblabadan (metafora yang mengandung leksikon-leksikon alam tersebut antara lain frasa nomina seperti base wayah (seperti daun sirih tua, frasa verba seperti mabawang putih (seperti bawang putih, dan klausa seperti ental magulung (daun lontar digulung; dan (3 dimensi praksis sosial dari beblabadan (metafora ditunjukkan oleh pola-pola acuan tertentu.

  4. PERAN LABORATORIUM DALAM MEMPELAJARI PERILAKU MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T. Dicky Hastjarjo

    2016-06-01

    pelajari mental (mind/kesadaran dengan memakai metode eksperimen sebagai metode fisiologi/ilmu alam, sehingga pada masa lalu istilah psikologi eksperimen dengan psikologi fisiologi dapat saling dipertukarkan (Hilgard, 1987

  5. Alamethicin permeabilizes the plasma membrane and mitochondria but not the tonoplast in tobacco (Nicotiana tabacum L. cv Bright Yellow) suspension cells

    DEFF Research Database (Denmark)

    Matic, S.; Geisler, D.A.; Møller, I.M.

    2005-01-01

    remained intact, as indicated by an unaffected tonoplast proton gradient. Low-flux permeabilization of plasma membranes and mitochondria at moderate AlaM concentrations was reversible and did not affect cell vigour. Higher AlaM concentrations induced cell death. After the addition of catalase that removes...... concentrations. Possible uses and limitations of this method for plant cell research are discussed.......The ion channel-forming peptide AlaM (alamethicin) is known to permeabilize isolated mitochondria as well as animal cells. When intact tobacco (Nicotiana tabacum L.) Bright Yellow-2 cells were treated with AlaM, the cells became permeable for low-molecular-mass molecules as shown by induced leakage...

  6. Knowledge and attitudes of dentists toward shortened dental arch ...

    African Journals Online (AJOL)

    2015-08-03

    Aug 3, 2015 ... about dentists' opinion regarding function, esthetic, and comfort in patients with SDA. ... Restorative Dentistry, Faculty of Dentistry, University Technology MARA, Shah Alam, Malaysia ..... J Public Health Dent 1992;52:102‑10.

  7. Daya Dukung Jalur Pendakian Bukit Raya Di Taman Nasional Bukit Baka Raya Kalimantan Barat

    OpenAIRE

    Toto Aryanto; Hartuti Purnaweni; Tri Retnaningsih Soeprobowati

    2017-01-01

    ABSTRAK Adanya upaya penyelamatan hutan dan peningkatan nilai manfaatnya, pada saat ini mulai dilakukan pemanfaatan jasa lingkungan, salah satunya melalui kegiatan pariwisata alam. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya sebagai kawasan konservasi telah dimanfaatkan sebagai kegiatan pariwisata alam dan salah satunya adalah pendakian Bukit Raya. Selain memilki dampak positif, kegiatan pendakian juga memiliki dampak negatif jika tidak memperhatikan daya dukung lingkungan jalur pendakian itu se...

  8. Studi Geokimia Mineral Serisit pada Endapan Tembaga Sangkaropi dan Rumanga Sulawesi Selatan

    OpenAIRE

    Irvan Ria, Ulva

    2012-01-01

    Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui proses alterasi terhadap pembentukan mineral serisit pada endapan tembaga, (2) mengetahui penyebab perbedaan konsentrasi tembaga di Sangkaropi dan Rumanga. Penelitian lapangan dan pengambilan sampel dilakukan pada endapan tembaga yang tersingkap di daerah Sangkaropi dan Rumanga, Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif ex post facto. Data mineralogi dan geokimia diperoleh dari analisis sampel batuan menggunakan mikroskop ...

  9. Analisa Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Konsumen Dengan Variabel Customer Experience Sebagai Variabel Perantara Di Ciputra Waterpark Surabaya

    OpenAIRE

    setiawan, sally eva; michelle, gabriella; japarianto, edwin

    2014-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh experiential Marketing terhadap customer loyalty melalui customer experience. Desain penelitian kausal. Variabel penelitian adalah experiential Marketing (sense, feel, think, act, dan relate), customer experience, dan customer loyalty. Sampel penelitian sebanyak 190 sampel dan teknik analisis menggunakan structural equation model. Pengujian hipotesis menunjukkan variabel feel dan relate yang berpengaruh terhadap customer experience dan c...

  10. ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli

    OpenAIRE

    ANGGREINI, RAHAYU

    2015-01-01

    2015 RAHAYU ANGGREINI coli Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi cemaran bakteri E. coli O157:H7 pada daging sapi di kota Makassar. Sampel pada penelitian ini sebanyak 72 sampel Kata Kunci : Daging sapi, pasar tradisional, E. coli, E. coli O157:H7, kontaminasi bakteri, identifikasi E. coli O157:H7.

  11. Perbandingan Gratification Sought Dan Gratification Obtained Pendengar Terhadap Program Stasiun Radio (Studi Komparatif tentang Motif dan Kepuasan Pendengar terhadap Program Stasiun Radio Kiss FM dan Prambors Medan di Kalangan Mahasiswa FISIP USU

    OpenAIRE

    Hutapea, Darma Lestari

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepuasan ynag dicari (gratification sought) dan kepuasan yang diperoleh (gratification obtained) pendengar radio Kiss FM dan Prambors FM Medan dengan menggunakan perspektif Uses and Gratification. Model ini menekankan bahwa khalayak adalah pihak yang aktif terhadap penggunaan media. Khalayak bebas mengkonsumsi media yang disukainya. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jumlah sampel y...

  12. ANALISIS RASIO ALTMAN MODIFIKASI PADA PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI

    OpenAIRE

    Anita Tri Widiyawati; Supri Wahyudi Utomo; Nik Amah

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio Altman Modifikasi terhadap prediksi kebangkrutan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sejumlah 32 perusahaan property dan real estate yang menerbitkan laporan keuangannya selama tahun 2011-2013. Teknik analisis data menggunakan regresi logisti...

  13. Analisis Perceived Quality, Perceived Value, Switching Cost dan Kepuasan sebagai Pembentuk Loyalitas Nasabah” (Studi Nasabah di Bri Cabang Solo Slamet Riyadi)

    OpenAIRE

    Dewi, Maya Trisna

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pengaruh perceived value terhadap customer satisfaction, 2) pengaruh perceived quality terhadap customer satisfaction, 3) pengaruh customer satisfaction terhadap customer loyalty, 4) pengaruh customer satisfaction terhadap switching cost, 5) pengaruh switching cost terhadap customer loyalty. Penelitian ini dilakukan di BRI Cabang Solo Slamet Riyadi dengan menggunakan sampel sebanyak 110 responden. Metode sampel dengan purposive sampling. Hasil ...

  14. Analisa Pengaruh Advertising Awareness Terhadap Brand Equity Dengan Brand Awareness Dan Brand Image Sebagai Variabel Intervening Dengan Studi Kasus Iklan Indomie Goreng Kuah Di Youtube

    OpenAIRE

    Gunawan, Vincent Jonathan

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Advertising Awareness dan Brand Equity terhadap brand image dan brand awareness sebagai variable intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode non probability sampling dengan software PLS. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Advertising Awareness berpengaruh positif signifikan terhadap Brand Awareness (1), Brand Awareness berpenga...

  15. GAMBARAN CEMARAN JAMUR PADA KOSMETIK BEDAK BAYI DAN BAYANGAN MATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-10-01

    Full Text Available Kosmetik merupakan komoditi yang digunakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Salah satu penyebab kerusakan kosmetik adalah pencemaran mikroba baik jamur maupun bakteri. Pencemaran dapat berasal dari air, bahan baku yang digunakan, serta ruangan tempat pembuatan. Di pasaran kemungkinan terkait terhadap kondisi tempat penyimpanan dan kemasan yang tidak memadai dari kosmetik itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis jamur yang sering terdapat di udara yang dapat mencemari kosmetik bedak bayi dan bayangan mata.Hasil penghitungan jumlah jamur pada bedak bayi yang diambil dari pabrik didapat 2 sampel (20% tidak memenuhi syarat jumlah jamur dan keduanya adalah Penicillium sp. sedangkan pada bedak bayi yang diambil dari pasar didapat 3 (30% sampel tidak memenuhi syarat jumlah jamur, 1 sampel (10% mengandung Aspergillus sp., 2 sampel (20%mengandung jenis jamur di luar 6 jamur yang diuji. Hasil penghitungan jumlah jamur pada bayangan mata yang diambil dari pabrik didapat 5 sampel (26,3% tidak memenuhi syarat jumlah jamur, 4 sampel (21,1% mengandung jenis jamur Penicillium sp. dan 1 sampel (5,26% mengandung Aspergillus sp.. Hasil penghitungan jumlah jamur pada bayangan mata yang didapat dari pasar didapat 1 sampel (5,26% mengandung jamur di luar 6 jamur yang diidentifikasi. 

  16. Pengaruh Relationship Marketing terhadap Loyalitas Pengguna Kartu KFC Music Httter pada KFC Sudirman Pekanbaru

    OpenAIRE

    Nursanti, Aida

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabelrelationship marketing yang ditinjau dari variabel kepercayaan, komunikasi,shared value dan empati terhadap loyalitas pengguna kartu KFC Music Hitterpada KFC Sudirman Pekanbaru.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probabilitysampling (purpossive sampling), dan sampel yang digunakan dalam penelitian iniberjumlah 97orang yang telah menjadi anggota KFC Music Hitter. Dalampenelitian ini variabel bebasny...

  17. PERMODELAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL SECARA TERPADU YANG BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS PULAU RAAS KABUPATEN SUMENEP MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Waluyo

    2013-04-01

    Full Text Available Negara Indonesia adalah negara maritim yang memiliki banyak pulau baik yang bernama maupun yang belum bernama. Salah satunya adalah pulau Raas Madura, dimana pulau ini memiliki sumber daya alam yang melimpah di sepanjang garis pantainya. Dibalik melimpahnya sumber daya alam tersebut masih terdapat masyarakat yang sebagian besar prasejahtera. Pemanfaatan yang berlebih (over exploitation dan krisis ekonomi yang menyebabkan terjadinya persaingan untuk memperoleh sumber daya alam yang tersisa sehingga mengakibatkan terjadinya degradasi sumber daya alam. Sistem pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang secara terpadu yang dapat mengatisipasi terjadinya degradasi sumber daya alam tersebut. Upaya ini harus didukung oleh pemerintah untuk memberikan kesejahteraan mayarakat di darah pesisir di pulau-pulau kecil. Kata kunci : sumber daya alam, Over exploitation, degradasi, pengelolaan terpadu MODELLING OF COMMUNITY BASED INTEGRATED COASTAL AND SMALL ISLAND MANAGEMENT (CASE STUDY OF RAAS ISLAND SUMENEP DISTRICT MADURA Indonesia is a maritime nation consists of small islands. One of them is the Raas island of Madura. This island has abundant natural resources along its coastline however most of the population lives under the poverty line. Over exploitation of fisheries resources and economic crisis caused competition to obtain the remaining of natural resources resulting in the degradation of natural resources. Integrated coastal and small island management is expected to prevent the degradation. This effort should be supported by the government in order to provide prosperity for the coastal community.Key words : natural resources, over exploitation, degradation, integrated management

  18. ANALISA THERMOGRAVIMETRY PADA PIROLISIS LIMBAH PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Setiawan

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakterisasi degradasi termal dari limbah pertanian untuk dijadikan suatu bahan bakar padat alternatif. Penelitian diawali dengan tahap pengumpulan bahan yang dilanjutkan penyeragaman ukuran sampel uji hingga berukuran 20 mesh. Setelah itu masing-masing sampel dikeringkan hingga kadar air maksimal 12 %. Sebelum Sampel seberat 20 gram diuji pirolisis dengan menempatkan sampel dalam reaktor yang telah dialiri nitrogen dengan laju 100 ml/menit. Sampel diuji dengan kondisi heating rate 15 oC/menit, temperatur akhir 600 oC dan holding time 10 menit. Data yang didapat berupa penurunan massa dan perubahan temperatur dicatat dalam laptop dengan menggunakan software RS-Key, Ms Excel dan Adam.NET Utility. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan campuran serbuk gergaji dan jerami memiliki temperatur pirolisis paling rendah, sementara campuran sekam padi dan kulit singkong memiliki massa arang paling banyak.

  19. Deteksi Leptospira Patogen Pada Tersangka Penderita Leptospirosis Di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Widiastuti

    2017-02-01

    Full Text Available AbstractUp to March 2012, there were increasing leptospirosis cases in Ponorogo. A total of 11 cases of leptospirosis were reported by the Ponorogo District Health Center. This study aims to detect pathogenic Leptospira bacteria using Polymerase Chain Reaction (PCR in suspected leptospirosis in Ponorogo. Collection of blood samples carried out by the local health care medical personnel (doctor, midwife or nurse was accompanied by a team of researchers. Subjects were people with fever (temperature >380C or fever accompanied by headache, muscle aches, and rash conjunctivitis. Blood and urine samples were taken purposively. Active case detection was also conducted in communities around the previous patients who had a history of infection risk and relationship of leptospirosis. Further blood samples examined by two different methods, Lepto Tek Lateral Flow and Polymerase Chain Reaction (PCR. Ninety blood and urine samples was collected. Four samples were positive for pathogenic Leptospira DNA consisted of two samples of blood (whole blood and two samples of urine. PCR-positive samples in the blood has negative results of Lepto Tek examination. While the PCR-positive samples in the urine, Lepto Tek was positive. Lepto tek showed lower sensitivity in early detection of leptospirosis. Examination of blood and urine samples using PCR can support the early discovery of leptospirosis cases.Keywords: Leptospirosis, Ponorogo, PCRAbstrakSampai dengan bulan Maret 2012 terjadi peningkatan kasus leptospirosis di Ponorogo. Sebanyak 11 kasus leptospirosis dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi bakteri Leptospira patogen menggunakan teknik Polimerase Chain Reaction (PCR pada tersangka penderita leptospirosis di Kabupaten Ponorogo. Pengumpulan sampel darah dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas setempat (dokter, bidan atau perawat didampingi oleh tim peneliti terhadap penduduk yang mengalami demam (suhu badan

  20. INVESTIGATION OF BIOFLOCCULANT AS RENEWABLE DEWATERING AID IN SLUDGE TREATMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MOHAMMED SAEDI JAMI

    2018-06-01

    Full Text Available Sludge treatment is one of the most important and expensive steps in water and wastewater treatment plants. Chemical conditioners such as polyaluminum chloride, aluminum sulfate, Fenton’s reagent, gypsum, and polyacrylamide can produce byproducts that cause health and environmental problems. Moringa oleifera (MO seeds can be used as a natural alternative to chemical conditioners. The bioactive materials have to be extracted from MO seeds for better performance. In this study, the treatment methods of MO seeds were the bioactive extraction by NaCl (1 M and oil extraction by hexane solvent, as well as the untreated (crude seeds powder. Synthetic sludge samples were prepared using kaolin suspension (5% w/v. The most effective coagulant-form was determined based on the values of settling velocity (Vs and sludge volume index (SVI. Results showed that extraction by NaCl gave the best results of 0.41 cm/min of settling velocity and 63.39 ml/g of SVI. A SVI value greater than 150 ml/g indicates poor settling qualities whereas the control sludge of the current study was 100 ml/g. The most effective coagulant-form was optimized with respect to three process conditions: MO seeds dosage, mixing speed, and contact time. The experiments were designed using 2 Level Factorial-Design by Design-Expert software. The optimum process conditions were seeds dosage of 3246 mg/l, mixing speed of 102 rpm, and mixing time of 29 min. MO seeds can be considered as a natural coagulant that can be used as main sludge conditioner. ABSTRAK: Rawatan kotoran mendapan adalah salah satu rawatan penting dan termahal dalam merawat air dan sisa­ kumbahan loji. Perapi kimia seperti poli-aluminium klorida, aluminium sulfida, reagen Fenton, gipsum, dan poli-akrilamida menghasilkan sisa, di mana memberi kesan kepada kesihatan dan alam sekitar. Benih Moringa oleifera (MO boleh digunakan sebagai bahan ganti semula jadi kepada perapi kimia. Bahan bio-aktif perlu diekstrak daripada benih

  1. Morfological Variation of Endemic Fish Rainbow Celebensis (Telmatherina celebensis Boulenger in Lake Towuti, South Sulawesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S.H. Nasution

    2007-08-01

    Full Text Available Rainbow Celebensis (Telmatherina celebensis Boulenger is one of endemic fish is a part of richness of biodiversity and world heritage in Lake Towuti. Rainbow Celebensis have beautiful colour especially in male, so that it is an economically and potentially as ornamental freshwater fish. It should be protected from threats because to fear decrease offish population in nature. This research is to know morphological variation of endemic fish rainbow Celebensis based on standard morphometric character in several stations. This research is conducted in Lake Towuti, South Sulawesi from March 2002 until April 2003 in four stations were I: Bakara Cape, II: inlet of Lake Towuti for River Tominanga, III: Loeha Island, IV: outlet of Lake Towuti to River Hola-hola. Sample were collected using experimental gillnet sized of 3A, 1, lA, and VA inch. Measuring offish standard morphometric character to be down on Kottelat et al. (1993 with modification covering 14 characters. The result of univariate and multivariate analysis towards standard morphometric character, could be said that male and female at I, II, III, and IV station is same tendency or to be deacended from one fish population. The characteristic to have influence of male are body hight and length from mouth to first pectoral fin, whereas in female are forskal length, total length, and basic length of second pectoral fin. Key words: Morphological variation. Telmatherina celebensis, lake Towuti.   ABSTRAK Rainbow Selebensis adalah salah satu jenis ikan endemik dan merupakan bagian dari kekayaan sumberdaya hayati dan world heritage, yang terdapat di Danau Towuti. Rainbow Selebensis memiliki warna tubuh yang indah, terutama pada ikan jantan sehingga ikan tersebut berpotensi sebagai ikan hias air tawar yang bernilai ekonomis. Ikan ini perlu dilindungi dari ancaman kepunahan karena dikhawatirkan akan terjadi penurunan populasi ikan tersebut di alam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat variasi

  2. KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN REPRODUKSI ABALON Haliotis squamata Reeve (1846 TURUNAN KETIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2018-01-01

    Full Text Available Pengamatan pertumbuhan dan reproduksi abalon Haliotis squamata dilakukan di hatcheri Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP Gondol, Bali. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang keragaan pertumbuhan dan performansi reproduksi abalon turunan ketiga. Induk H. squamata turunan kedua hasil seleksi yang digunakan untuk menghasilkan benih turunan ketiga mempunyai ukuran panjang cangkang 6,5-7,0 cm. Benih dipelihara dalam bak beton berukuran 2,5 m x 1,2 m x 1,0 m yang diberikan feeding plate sebagai substrat penempelan dan dilengkapi dengan sistem aerasi dan sistem air mengalir. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan adalah diatom jenis Nitzschia sp. dan Melosira sp. yang telah ditumbuhkan terlebih dahulu pada feeding plate sebelum penebaran benih. Benih F-3 dipelihara sampai menjadi calon induk untuk diamati perkembangan reproduksinya. Pengambilan sampel pertumbuhan dilakukan setiap 10 hari. Pengamatan reproduksi dilakukan pada saat abalon mulai tumbuh gonad sampai matang gonad stadia-III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan abalon sangat dipengaruhi ketersediaan pakan pada plate terutama pada hari ke-50. Proporsi jantan-betina abalon F-3 (3,3:1 meningkat dibandingkan dengan F-0 dari alam (2,5:1 menunjukkan ketidakseimbangan jumlah individu yang dapat disebabkan oleh tekanan seleksi. Abalon turunan ketiga pada umur 16 bulan mulai matang gonad dan dapat digunakan sebagai induk untuk pemijahan. Observation on the growth and reproduction development of Haliotis squamata had been undertaken in the hatchery of the Institute for Mariculture Research and Development (IMRAD Gondol, Bali. The research was aimed to study of the growth and reproduction performance of filial-3 abalone in supporting seed production in hatchery. Larvae were obtained from natural spawning of filial-2 abalone broodstock with the length shell of 6.5-7.0 cm in the hatchery. Larvae were reared in 2.5 m x 1.2 m x 1.0 m

  3. Identification of Pathogenic Leptospira in Rat and Shrew Populations Using rpoB Gene and Its Spatial Distribution in Boyolali District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Widiastuti

    2016-08-01

    Ngemplak dan Desa Jeron Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction dilakukan pada 104 sampel ginjal tikus dari dua lokasi penelitian. Analisis spasial sederhana dilakukan untuk memetakan sebaran tikus yang positif Leptospira. Terdapat enam sampel positif gen rpoB Leptospira pada Rattus tanezumi, Rattus argentiventer dan Suncus murinus. Lima dari keenam sampel menunjukkan hubungan kekerabatan yang paling dekat dengan Leptospira borgpetersenii serovar Sejroe berdasarkan gen rpoB. Satu isolat tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan serovar manapun yang masuk dalam cluster. Analisis spasial berdasarkan jarak aktivitas harian tikus menunjukkan tikus positif Leptospira ditemukan berada dalam kisaran 30 meter dan 150 meter dari penderita leptospirosis.

  4. Respon Imun Anak Babi Pasca Vaksinasi Hog Cholera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Jayanata

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antibodi maternal terhadap titer antibodi anak babi yang di vaksin hog cholera umur 7 hari. Penelitian menggunakan tujuh sampel babi dari induk yang divaksin secara teratur yang diberikan perlakuan vaksinasi pada umur 7 hari. Pengambilan sampel serum dilakukan pravaksinasi (7 hari, dan satu minggu serta dua minggu pasca vaksinasi. Untuk menentukan titer antibodi virus Hog cholera pada sampel anak babi dilakukan uji ELISA. Data yang diperoleh kemudian dianalisis mengunakan paired sampel T test antara titer antibodi hog cholera. Hasil paired sample T test menunjukkan terjadinya penurunan titer antibodi maternal yang nyata (p<0,05 pada pra vaksinasi ( umur 7 hari dengan satu minggu pasca vaksinasi dan sangat nyata (p<0,01 dengan hari dua minggu pasca vaksinasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa antibodi maternal yang tinggi akan mengakibatkan penurunan pada titer antibodi pasca vaksinasi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui waktu vaksinasi yang efektif

  5. Walton: Building a Global Brand Through Internationalization

    DEFF Research Database (Denmark)

    Rana, Mohammad Bakhtiar; Tarikul Islam, Mohammad; Dholakia, Nikhilesh

    and internationalisation in the generations that had followed him. Alam has led the internationalisation of the Walton brand since the creation of Walton in 2007, and its recent strategic expansion – the establishment of a subsidiary in Stuttgart, Germany – left him poised to expand Walton’s reach to both EU...... whether Walton could really compete with leading international brands, given its limited managerial talents and incremental innovation, and establish itself as a true global brand in near future. In early 2000, the management of RB group, comprising five brothers including Alam, realised......On August 28, 2015, Ashraful Alam, Managing Director of Rizvi and Brothers (the RB Group, precursor to Walton HIL) was flying from Dhaka to Frankfurt to attend the International Trade Fair. In the plane, he began thinking about his veteran grandfather, who had sown the seed of entrepreneurship...

  6. Paruman Tapakan Barong dalam Ritual Tapak Pertiwi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Dana

    2013-11-01

    Full Text Available Paruman Tapakan Barong on Tapak Pertiwi Ritual. Ritual tapak pertiwi siklus pelaksanaan ritual tahunandalam perhitungan kalender Bali, diselenggarakan terpusat dalam Paruman Tapakan Barong di Pura Natar SariApuan. Pelaksanaan ritual ini dihadiri oleh berbagai bentuk tapakan barong yang datang dari berbagai daerah sewilayah Bali Tengah yang memperoleh kekuatan pasupati di Pura Natar Sari Apuan. Aktivitas ritual ini bermaknamenyatunya kekuatan dewa sebagai simbol (purusa dengan dewi pertiwi simbol (pradana. Pertemuan keduaunsur kekuatan suci itu melahirkan gerak kehidupan, menyucikan alam semesta dari segala pengaruh negatif yangmengancam hidup dan kehidupan umat manusia di alam semesta ini. Oleh karena itu, masyarakat Hindu di Balimenghadirkan berbagai bentuk ritual keagamaan untuk menghormati menyatunya energi alam positif dan negatifdalam beragam wujud, termasuk ritual tapak pertiwi.

  7. Prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku

    OpenAIRE

    Kholifah, Kholifah; Bahari Nurdin, Wira; Harimei, Bambang; Yusuf, Muhammad

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku. Sperma sapi (semen) sebagai sampel utama dan besi sebagai sampel pembanding. Nitrogen cair sebagai bahan pendingin untuk membekukan semen dalam tangki kriogenik. Motility Analysis Semen dilakukan untuk mengetahui gerakan massa atau kualitas semen. Hasil Motility Analysis Semen menggunakan mikroskop menunjukkan bahwa semen Messi memiliki kualitas yang baik dengan gerakan massa (+++) dan semen Ro...

  8. FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2014

    OpenAIRE

    Dien Gusta Anggraini Nursal; Pratiwi Tamela; Fitrayeni Fitrayeni

    2017-01-01

    Preeklampsia merupakan penyakit yang disebabkan kehamilan dan penyebab kematian maternal. Angka kejadian preeklampsia di RSUP. DR. M. Djamil Padang Tahun 2014 adalah 20,14%. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUP DR. M. Djamil Padang tahun 2014. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan kasus kontrol. Jumlah sampel 34 kasus dan 34 kontrol, perbandingan 1:1. Pengambilan sampel menggunakan teknik systema...

  9. Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Rsup Dr. M. Djamil Padang Tahun 2014

    OpenAIRE

    Nursal, Dien Gusta Anggraini; Tamela, Pratiwi; Fitrayeni, Fitrayeni

    2015-01-01

    Preeklampsia merupakan penyakit yang disebabkan kehamilan dan penyebab kematian maternal. Angka kejadian preeklampsia di RSUP. DR. M. Djamil Padang Tahun 2014 adalah 20,14%. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUP DR. M. Djamil Padang tahun 2014. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan kasus kontrol. Jumlah sampel 34 kasus dan 34 kontrol, perbandingan 1:1. Pengambilan sampel menggunakan teknik systema...

  10. PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH PADA CITRA MEREK DAN NIAT BELI PADA WARUNK UPNORMAL

    OpenAIRE

    Siswanto, Mita

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh electronic word of mouth pada citra merek dan niat beli pada Warunk Upnormal. Penelitian ini mengambil responden mahasiswa yang ada di Yogyakarta. Jumlah sampel yang valid dan dipakai dalam penelitian ini adalah 202 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling, dengan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner online. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana, dan analisis regresi...

  11. Hubungan Self-esteem dan Penggunaan Media Sosial Instagram dengan Perilaku Narsisme di Kalangan Siswa Kelas VIII Smpk Penabur Bintaro Jaya

    OpenAIRE

    Wibowo, Yonatan; Silaen, Sondang Maria J

    2018-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan self-esteem dan penggunaanmedia sosial Instagram dengan perilaku narsisme di kalangan siswa kelas VIII SMPK Penabur Bintaro Jaya.Dalam penelitian ini terdapat tiga variabel, yaitu perilaku narsisme sebagai variabel terikat serta self-esteem danpenggunaan media sosial Instagram sebagai variabel bebas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelasdelapan tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengambilan sampel dalam penelitia...

  12. Studi Perilaku Masyarakat Tentang Penanganan Sampah di Tinjau dari Aspek 3r di Lingkungan Perumahan Cendana Kelurahan Dulalowo Kecamatan Kota Tengah Tahun2012

    OpenAIRE

    Laysa, Sukmawati

    2012-01-01

    Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perilaku masyarakat tentang penanganan sampah[ ditinjau dari aspek 3R di lingkungan Perumahan Cendana. Pengambilan sampel dilakukan secara non random dengan teknik sampling jenuh, dengan jumlah sampel merupakan keseluruhan populasi yaitu 28 rumah. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dengan menggambarkan masing-masing variabel melalui penskoran dan persentase pada variabel yang di...

  13. Analisis Finansial Dan Strategi Pengembangan Usaha Serat Kelapa (Coco Fiber)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses produksi usaha serat kelapa, untuk menganalisis usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis sudah layak atau tidak, untuk menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara secara purposive (sengaja) dan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan pertimbangan bahwa responden/sampel penelitian adalah ...

  14. Hubungan Beberapa Faktor Sosial Ekonomi Dengan Sikap Petani Cabai Merah Terhadap Teknologi Pembuatan Pupuk Bokashi.

    OpenAIRE

    Samosir, Lenny Dinamaria

    2011-01-01

    Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara kelompok atas dasar kelompok petani peserta pelatihan pembuatan pupuk bokashi dan nonpeserta pelatihan pembuatan pupuk bokashi yang diusahan pada lahan cabai sebanyak 22 sampel. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1. Sikap petani cabai terhadap teknologi pembuatan bokashi di Desa Sondi Raya adalah positif yaitu dari 22 orang petani cabai, 13 orang (59,09 %) memiliki sikap positif dan 9 orang (40,91 %) mem...

  15. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Fenolik Dari Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.)

    OpenAIRE

    Dungir, Stevi G; Katja, Dewa G; Kamu, Vanda S

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan total senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit buah manggis. Sampel yang digunakan adalah kulit buah manggis segar dan kering, diekstraksi dengan pelarut air panas dan metanol selama 24 jam. Metode penelitian ini dilakukan dengan menentukan kandungan total senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan menggunakan metode penangkal radikal bebas DPPH. Kandungan total senyawa fenolik tertinggi pada ekstrak metanol sampel kering ...

  16. Pemurnian Silika Pada Abu Layang Dari Pembangkit Listrik Di Paiton (PT YTL) Dengan Pelarutan Asam Klorida Dan Aqua Regia

    OpenAIRE

    Anggia, Denida Mega; Suprapto, Suprapto

    2016-01-01

    Penelitian mengenai pemurnian silika melalui pelarutan menggunakan asam klorida (HCl) dan aqua regia pada abu layang yang berasal dari PT YTL, Paiton, telah dilakukan.Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsentrasi asam dan waktu pelarutan HCl. Pengaruh pelarutan unsur Fe, Ca, dan Al dari sampel juga diteliti.Dari hasil XRD abu layang, terkandung mineral quartz, mullite, hematite dan kalsium oksida. Kondisi paling baik pada saat pelarutan sampel adalah menggunakan pelarutan a...

  17. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Oleh Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Babalan Tahun Pembelajaran 2013/2014

    OpenAIRE

    ulfa, warni atul

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap kemampuan menulis teks eksposisi oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Babalan tahun pembelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Babalan, yang berjumlah 200 orang dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menentukan satu kelas yang dijadikan wakil populasi dengan menggunakan teknik Random Sampling...

  18. Polimorfisme Genetik DNA Mikrosatellite GEN BoLA Lokus DRB3 Pada Sapi Bali (Bos Indicus)

    OpenAIRE

    Puja , I Ketut; Wandia, I Nengah; Suastika, Putu; Sulabda, I Nyoman

    2011-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi dasar mengenai distribusi frekuensi lokus DRB3 gen BoLa (bovine lymphocyte antigen) pada sapi Bali. Untuk isolasi DNA digunakan sampel darah sapi Bali yang diambil dari populasi sapi Bali yang berasal dari Bali dan sapi Bali yang berasal dari Nusa Penida. Jumlah sampel untuk sapi Bali yang berasal dari Bali adalah 22 ekor dan sapi yang berasal dari Nusa Penida 21 ekor. Jumlah allel lokus DRB3 pada sapi...

  19. PENGARUH ROLE CONFLICT, ROLE AMBIGUITY, SELF-EFFICACY, SENSITIFITAS ETIKA PROFESI, GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA AUDITOR DENGAN EMOTIONAL QUOTIENT SEBAGAI VARIABEL MODERATING

    OpenAIRE

    Meilda Wiguna

    2015-01-01

    Abstrak: Penelitian ini menguji pengaruh role stress, role ambiguity, self-efficacy, sensitifitas etika profesi, gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor dengan emotional quotient sebagai variabel moderating. Responden dalam penelitian ini adalah para auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru, Batam, Medan.Jumlah auditor yang menjadi sampel penelitian ini adalah 145 auditor dari 29 Kantor Akuntan Publik. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposi...

  20. Pengaruh Role Conflict, Role Ambiguity, Self-efficacy, Sensitifitas Etika Profesi, Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Auditor dengan Emotional Quotient sebagai Variabel Moderating

    OpenAIRE

    Wiguna, Meilda

    2014-01-01

    : Penelitian ini menguji pengaruh role stress, role ambiguity, self-efficacy, sensitifitas etika profesi, gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor dengan emotional quotient sebagai variabel moderating. Responden dalam penelitian ini adalah para auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru, Batam, Medan.Jumlah auditor yang menjadi sampel penelitian ini adalah 145 auditor dari 29 Kantor Akuntan Publik. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive samp...

  1. ANALISIS KADAR SIKLAMAT PADA ES KRIM DI KOTA BANJARBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlailah Nurlailah

    2017-07-01

    Full Text Available Pemanis merupakan salah satu komponen yang sering ditambahkan dalam bahan makanan. Pemanis buatan yang banyak beredar di masyarakat adalah siklamat. Konsumsi siklamat yang melebihi dosis akan mengakibatkan kanker kandung kemih. Selain itu akan menyebabkan tumor paru, hati, dan limfa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya siklamat dalam es krim yang melebihi ambang batas yang dipersyaratkan. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif. Sampel penelitian adalah es krim produksi rumah tangga dari seluruh pedagang es krim di Banjarbaru utara yaitu dengan jumlah 11 pedagang es krim. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar siklamat yang terdapat dalam es krim. Hasil penelitian menunjukkan dari 11 sampel es krim yang diperiksa, 9 sampel mengandung siklamat dengan kadar tertinggi 7,37 g/kg sebagai asam siklamat. Kesimpulan penelitian ini adalah es krim yang mengandung siklamat ditemukan sebanyak 82% (9 sampel, sedangkan 18% (2 sampel lainnya negatif, dari 9 sampel yang positif mengandung siklamat, 89% tidak memenuhi syarat PERMENKES Nomor 208 tahun 1985 yaitu melebihi 2 gr/kg sebagai asam siklamat. Perlu dilakukan pemeriksaan yang lebih spesifik untuk analisis kadar siklamat dengan metode lain seperti Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT

  2. THE IMPACT OF GOVERNMENT POLICY IMPLEMENTATION ON THE LIMITATION OF IMPORT CATTLE TO COMPANY’S STRATEGY IN THE FRAMEWORK OF MAINTAINING COMPANY PERFORMANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marhendra A.V.H.

    2017-11-01

    Full Text Available This research aims to determine the company's strategy in order to maintain the company's performance as a result of import cattle quota restriction. The policy of import cattle restriction imposed by the Indonesian government certainly has a significant impact on cattle importing companies, especially PT Karunia Alam Sentosa Abadi (KASA, Lampung - Indonesia. PT Karunia Alam Sentosa Abadi (KASA enforces various-new business strategies to maintain the company performance from quota import policy. The results of the study show that there are several strategies applied by the company such as Volume to Performance Strategy, Average Daily Gain (ADG improvement, Marketing Network Evaluation, Leasing Company Facilities, and Daily Workforce Reduction.

  3. On the uniqueness of static perfect-fluid solutions in general relativity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Beig, R.; Simon, W.

    1990-01-01

    Following earlier work of Masood-ul-Alam, we consider a uniqueness problem for nonrotating stellar models. Given a static, asymptotically flat perfect-fluid spacetime with barotropic equation of state ρ(p), and given another such spacetime which is spherically symmetric and has the same ρ(p) and the same surface potential: we prove that both are identical provided ρ(p) satisfies a certain differential inequality. This inequality is more natural and less restrictive that the conditions required by Masood-ul-Alam. 30 refs. (Authors)

  4. Kajian Pengaruh Radiasi Sinar Gamma Terhadap Susut Bobot Pada Buah Jambu Biji Merah Selama Masa Penyimpanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Akrom

    2014-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan radiasi pada sampel jambu biji merah (psidium guajava linn pada variasi dosis 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, dan 1 kGy menggunakan sinar gamma dengan sumber isotop Co-60 serta sampel yang tidak diradiasi sebagai sampel kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi sinar gamma terhadap susut bobot sebagai indikasi dari terjadinya perlambatan proses fisiologis pada buah jambu biji merah selama masa penyimpanan. Sampel jambu biji merah diradiasi sesuai dosis yang ditentukan kemudian disimpan dalam wadah plastik selama 8 hari masa penyimpanan. Hari ke 4 dan ke 8 dilakukan evaluasi terhadap massa sampel untuk mengetahui penyusutan bobot yang terjadi. Hasilnya menunjukkan bahwa sampel yang tidak diradiasi mengalami penyusutan bobot rata-rata 20.27% dan sampel yang diradiasi mengalami penyusutan bobot rata-rata sebesar 1.23 – 5.98%. Perlakuan radiasi gamma mampu memperlambat proses fisiologis dimana terjadi perlambatan penyusutan bobot pada buah jambu biji merah selama masa penyimpanan. The samples of red guava (psidium guajava linn have been irradiated at variation doses of 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, and 1 kGy using gamma rays with Co-60 isotope source and un-irradiated samples as control. The purpose of this research was to determine the effect of gamma irradiation on shrinkage weights as indication of slowing in physiological processes on red guava fruit during storage. Red guava fruit samples were irradiated in certain doses then saved in plastic pan during 8 days storage time. The fourth and eighth day sample mass was measured to determine the shrinkage of the weight. The result showed that un-irradiated sample was shrinkage weighted average 20.27% and the samples were irradiated shrinkage weight by an average of 1.23 to 5.98%. Gamma irradiation is able to slow the physiological processes which cause shrinkage weight on red guava fruit during storage.

  5. BERMULA DARI MIMPI MEWUJUDKAN INOVASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.K. Herliansyah

    2012-06-01

    Full Text Available Kemakmuran suatu bangsa tergantung pada kemampuannya memanfaatkan sumbersumberalam dan mengembangkan serta memproduksi suatu produk. Bahkan kemampuanmengembangkan serta memproduksi suatu produk merupakan komponen terpentingpenentu tingkat kemakmuran ekonomi suatu bangsa. Bukti-bukti telah menunjukkan banyakbangsa-bangsa di dunia yang miskin sumber alam, tetapi memiliki tingkat kemakmuranyang tinggi karena keunggulannya dalam kemampuan mengembangkan serta memproduksiproduk-produk baru dan unggul.

  6. Author Details

    African Journals Online (AJOL)

    Afifi, A. Vol 10 (2008) - Articles Behaviour of Spinner Dolphin at Sha\\'ab Samadai, Marsa Alam, Red Sea, Egypt Abstract · Vol 3, No 2 (2006) - Articles Clinical Fact of Rectal Duplication with gastric heterotopy. Abstract · Vol 5, No 1 (2008) - Articles Trichobezoar with small bowel obstruction in children: Two cases report

  7. 3 FI :LU S :_U4 ~- Z )~f

    African Journals Online (AJOL)

    supplies, a successful offensive under Genl. Rommel was ..... Halfway House, Alam Barghut and the coast- al plain. Orders were .... Boxes established to protect the rear of the Gaza'a. Line, ..... of drawing the Allied armour to the north while the ...

  8. List of participants

    Indian Academy of Sciences (India)

    List of participants. Abbas Sohrab, BARC, Mumbai, India. Achary S N, BARC, Mumbai, India. Acharya Prashant G, JMS College, Ahmedabad, India. Aggarwal S K, BARC, Mumbai, India. Agrawal Ashish, BARC, Mumbai, India. Alam Md Sayem, AMU, Aligarh, India. Alamelu D, BARC, Mumbai, India. Aldona Rajewska, IAE ...

  9. (Blumeria graminis f. sp. tritici) in wheat

    African Journals Online (AJOL)

    Tuoyo Aghomotsegin

    2017-01-04

    Jan 4, 2017 ... 2007; Zhang et al., 2008; Li et al., 2011; Alam et al.,. 2013; Quijano et al., 2015; ..... structure of the eastern US w heat pow dery mildew population. Plant. Dis. ... Collinearity-based marker mining for the fine mapping of Pm6, a ...

  10. Development of somaclones in sugarcane genotype BF-162 and ...

    African Journals Online (AJOL)

    pris

    2012-02-21

    Feb 21, 2012 ... Baksha R, Alam R, Karim MZ, Paul SK, Hossain MA, Miah MAS,. Rahman ABMM (2002). In vitro Shoot Tip Culture of Sugarcane. (Saccharum officinarum) Variety Isd 28. Int. Quarterly J. Biotech. 1: 67-72. Brisibe E, Miyake AH, Taniguchi T, Maeda E (1994). Regulation of somatic embryogenesis in long-term ...

  11. Corruption and the Body Politic in Post-Colonial Ghana: A Re ...

    African Journals Online (AJOL)

    Corruption has been an important subject of analysis by social scientists for many years (Bayley 1966; Huntington 1968, 1990; Gould 1980, 1989; Ali 1985; Crowder 1987; Kimenyi 1987; Alam 1989; Mbaku 1991; Couch et. al. 1992 etc.). In the 1960s, however, two major events rekindled interest in the study of corruption, ...

  12. Prantslased otsisid eestlaste juurest virmalisi / Henry Schmidt

    Index Scriptorium Estoniae

    Schmidt, Henry

    2002-01-01

    XI Põhjamaade kultuurifestival "Les Boréales" Prantsusmaal Caenis kutsus peakülaliseks Eesti. Eesti kunsti esindanud Raivo Kelomees Tartu Kõrgema Kunstikooli ja Jaan Toomik EKA üliõpilastega näitasid oma videokunsti, Liina Siibi näitus oli Alam-Normandia kunstikeskuses

  13. 76 FR 43603 - Changes in Flood Elevation Determinations

    Science.gov (United States)

    2011-07-21

    .... Hawaii: Hawaii (FEMA Docket No.: B- Unincorporated areas January 3, 2011; The Honorable William P. May 10, 2011 155166 1191). of Hawaii County (10- January 10, 2011; Kenoi, Mayor, Hawaii 09-3793P). The Hawaii Tribune- County, 25 Aupuni Herald. Street, Hilo, HI 96720. North Carolina: Alamance (FEMA Docket No.: B...

  14. The Kinetics and Dynamics of Elementary Gas-Phase Reactions

    Science.gov (United States)

    2002-09-01

    Philip James Alam Hasson Sarah Wright Kevin Hickson Delphine Chastaing Peter Barnes Simon Beach Paul Barrass David Carty Alejandra Paramo ...Ghana micghosei@yahoo.com Professor Richard Palmer University of Birmingham, UK R.E.Palmer@bham.ac.uk Ms Alejandra Paramo University of

  15. Aerobic methanotrophic communities at the Red Sea brine-seawater interface

    KAUST Repository

    Abdallah, Rehab Z.

    2014-09-23

    Abdallah RZ, Adel M, Ouf A, Sayed A, Ghazy MA, Alam I, Essack M, Lafi FF, Bajic VB, El-Dorry H and Siam R (2014) Aerobic methanotrophic communities at the Red Sea brine-seawater interface. Front. Microbiol. 5:487. doi: 10.3389/fmicb.2014.00487

  16. Attitudes toward Learning about and Working with Computers of Students at UiTM

    Science.gov (United States)

    Hashim, Rugayah; Mustapha, Wan Narita

    2004-01-01

    The purpose of this study was to assess the attitudes toward learning about and working with computers of Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam students. Attitudes were studied in an attempt to ascertain factors such as anxiety, confidence, liking and, usefulness at the university level. A total of 300 students at various stages of education…

  17. Pramana – Journal of Physics | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    symmetric. pp 317-329. Exact travelling wave solutions of the (3+1)-dimensional mKdV-ZK equation and the (1+1)-dimensional compound KdVB equation using the new approach of generalized (′/)-expansion method · Md Nur Alam M Ali Akbar ...

  18. Quantitative determination of alliin in dried garlic cloves and ...

    African Journals Online (AJOL)

    chromatography. Nasir A Siddiqui*, Ramzi A Mothana and Perwez Alam. Department of Pharmacognosy, College of Pharmacy, King Saud University, PO Box 2457, Riyadh ... Methods: A direct high-performance thin-layer chromatographic (HPTLC) method was developed to ... and medicinal plant which possesses several.

  19. Simulasi Pengaruh Kandungan CO2 dalam Gas Umpan terhadap Reforming dan Shift Converter Sistem Pabrik Amoniak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefry Yusuf

    2015-12-01

    Full Text Available Perubahan produksi dan pangsa pasar gas alam domestik maupun global mempengaruhi suplai terhadap pabrik pupuk-amoniak baik dari sisi jumlah, komposisi maupun harga. Kondisi ini memungkinkan pabrik amoniak menerima jenis gas alam berat kaya dengan CO2 (raw gas maupun gas alam  ringan minim CO2 (treated gas. Pada penelitian ini telah dilakukan analisa pengaruh perubahan  komposisi gas alam terutama kandungan CO2 dengan variasi 0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 dan 50% vol terhadap operasional reforming dan shift converter sistem pabrik amoniak-2 PT. PI Mexisting dengan metodelogi simulasi mengggunakan Aspen HYSYS V8.0. Untuk memproduksi amoniak dengan jumlah yang sama, hasil studi menunjukkan penambahan CO2 dalam gas umpan akan meningkatkan pressure drop sistem, laju pembentukan komponen hidrogen turun sementara konsumsi energi bertambah di reforming, beban katalis shift converter dan beban feed gas compressor meningkat. Kandungan CO2 sebesar 7% vol masih mungkin diaplikasikan, mengingat ada batasan beban peralatan.

  20. Eichhornia crassipes

    African Journals Online (AJOL)

    user

    chromatography, before and after treatment of the root biomass with mineral acid and organic solvent. .... From thermodynamics, the adsorption free energy, ∆Ga, is given by: R a. K. RT ..... Khan MR, Mozumder SI, Islam A, Prasad DMR, Alam MM (2012). ... Steele DF, Moreton RC, Staniforth JN, Young PM, Tobyn MJ, Edge S.

  1. Sakslaste natura on etem / Viio Aitsam

    Index Scriptorium Estoniae

    Aitsam, Viio, 1955-

    2004-01-01

    Erametsaliidul külas olnud Saksa metsandusspetsialistid jagasid siinseile oma kogemusi. Alam-Saksimaa Weser-Emsi piirkonna põllumajanduskoja metsanduseksperdi Alexandet Rosenbergi ja Erametsaliidu juhatuse esimehe Jaanus Auna arvamustest. Lisa: mõningaid meetmeid Eesti metsade Natura elupaigatüüpide säilitamiseks

  2. Virtual Reality Simulator Developed Welding Technology Skills

    Science.gov (United States)

    Yunus, Faizal Amin Nur; Baser, Jamil Abd; Masran, Saiful Hadi; Razali, Nizamuddin; Rahim, Bekri

    2011-01-01

    The purpose of this study was to identify the suitability of VR welding simulator application towards CBT in developing welding skills upon new trainees at the Centre of Instructor and Advanced Skills Training (CIAST) Shah Alam Selangor and National Youth Skills Institute (IKBN) Pagoh Johor. The significance of the study was to create a…

  3. Data visualization of temporal ozone pollution between urban and ...

    African Journals Online (AJOL)

    ... this study was conducted with the aim to assess and visualize the occurrence of potential Ozone pollution severity of two chosen locations in Selangor, Malaysia: Shah Alam (urban) and Banting (sub-urban). Data visualization analytics were employed using Ozone exceedances and Principal Component Analysis (PCA).

  4. Eestimaa aadlimehest seikleja reis Egiptusesse ja Nuubiasse / Sergei Stadnikov

    Index Scriptorium Estoniae

    Stadnikov, Sergei, 1956-

    2012-01-01

    Alexander von Uexküll rändas koos prantsuse oreintalisti Théodore-Antoine-Lopez de la SaiteTrinité de Lessepsiga. Nad jõudsid üsna kaugele Alam-Nuubia sügavusse. Esimese eestimaalasena nägi Alexander von Uexküll Abu Simbeli templeid

  5. R B Misra

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Sadhana. R B Misra. Articles written in Sadhana. Volume 34 Issue 2 April 2009 pp 235-241. Sequential Bayesian technique: An alternative approach for software reliability estimation · S Chatterjee S S Alam R B Misra · More Details Abstract Fulltext PDF. This paper proposes a sequential Bayesian ...

  6. Chemical control of blossom blight disease of sarpagandha caused ...

    African Journals Online (AJOL)

    ONOS

    2010-09-20

    Sep 20, 2010 ... Chemical control of blossom blight disease of sarpagandha caused by Colletotrichum capsici. R. S. Shukla, Abdul-Khaliq and M. Alam*. Department of Plant Pathology, Central Institute of Medicinal and Aromatic Plants, Council of Scientific and Industrial. Research, P. O. CIMAP, Lucknow–226 015, India.

  7. Fulltext PDF

    Indian Academy of Sciences (India)

    Guthikonda Nagaraju, School of Physics, University of Hyderabad,. Hyderabad, India. Haldar Sudip Kumar, Lady Brabourne College, Kolkata, India. Jagtap B N, Bhabha Atomic Research Centre, Mumbai, India. Jain Jinesh, National Energy Technology Laboratory, Mississippi, USA. Jane Alam Mohammad, Aligarh Muslim ...

  8. Anirban Mukhopadhyay: Examining migration and adaptation in deltas

    International Development Research Centre (IDRC) Digital Library (Canada)

    Following master's degrees in marine science and remote sensing and GIS, Anirban completed his PhD in multi-hazard coastal vulnerability modeling. His last project was ... Shah Alam Khan est professeur à la Bangladesh University of Engineering and Technology et directeur de l'Institute of Water and Flood Managemen.

  9. EFFECT OF LEAD ACETATE

    African Journals Online (AJOL)

    MICROSOFT

    increase in the production of poultry meat at a reasonable cost (Alam et al., ...... 36(4): 537-541. Taggart MA, Figuerola J, Green AJ, Mateo R, Deacon C, Osborn D, ... selenium, lead and copper levels in the livers and bones of five waterfowl ...

  10. Kõik kuninganna lapsed / Ian Buruma ; tõlkinud Külli-Riin Tigasson

    Index Scriptorium Estoniae

    Buruma, Ian

    2011-01-01

    Monarhia on sageli populaarne vähemuste hulgas, Hollandi kuninganna Beatrix ei tõmba piire oma alamate seas nende rahvuse või usu põhjal. Aristokraatlik tava seista kõrgemal natsionalismi väiklusest võib olla parim argument, miks monarhia säilitamist toetada

  11. Wanted: Low-Income High Achievers

    Science.gov (United States)

    Fischer, Karin

    2007-01-01

    This article deals with issues of community-college transfers of students from Alamance Community College to the University of North Carolina at Chapel Hill. This article discusses the involvement of the Jack Kent Cooke Foundation in the issue of community-college transfer. The Jack Kent Cooke Foundation, based in Lansdowne, Va., near Washington,…

  12. Pemanfaatan Limbah Tanaman Rambutan sebagai Pupuk dan Sirup di Kelurahan Ngadirgo Mijen Semarang

    OpenAIRE

    Dzakiy,, M. Anas; Sulistyoningsih, Mei; Ristanto, Sigit; Rakhmawati, Reni; Handayani, Diana Endah

    2013-01-01

    Indonesia memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat melimpah tetapi keberadaannya belum mampu dimanfaatkan secara maksimal. Kelurahan Ngadirgo Mijen Semarang memiliki potensi tanaman rambutan yang melimpah tetapi ironisnya masih banyak masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Tujuan dari IbM ini meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Ngadirgo melalui optimalisasi pemanfaatan tanaman rambutan. Program IbM meliputi brainstorming enterpreneurship dan strategi mengoptimalisasi poten...

  13. Berlusconist saab seadusi väänates jälle "puhas poiss" / Ülle Toode

    Index Scriptorium Estoniae

    Toode, Ülle, 1969-

    2008-01-01

    Itaalia parlamendis hääletatakse seadusemuudatuse üle, mille vastuvõtmise korral peatuksid peaminister Silvio Berlusconi korruptsiooniprotsessid, samuti seaduse üle, mis annaks immuniteedi neljale riigi kõrgemaile poliitilisele juhile - presidendile, peaministrile, parlamendi alam- ja ülemkoja esimeestele. Lisa: Berlusconit süüdi mõistetud ei ole

  14. Surprise and Deception in the Early War Years, 1940-1942

    Science.gov (United States)

    1993-04-15

    second plan was tu be a iariation of the "Haversack Ruse". The terrain around the Alam Haifa ridge contained an area known as the Ragil depression, which...encountered the soft sands of the Ragil . His armored vehicles were mired in the sand and made easy targets for the RAF fighters. For three days, the

  15. Inde | Page 72 | CRDI - Centre de recherches pour le ...

    International Development Research Centre (IDRC) Digital Library (Canada)

    The collection covers three critical dimensions of making evaluation matter in development processes and change in South Asia: context, methods, and use. ... Shah Alam Khan est professeur à la Bangladesh University of Engineering and Technology et directeur de l'Institute of Water and Flood Management de cet ...

  16. Pramana – Journal of Physics | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Pramana – Journal of Physics; Volume 69; Issue 3. Computation of triple differential cross-sections with the inclusion of exchange effects in atomic K-shell ionization by relativistic electrons for symmetric geometry. S Dhar M R Alam. Research Articles Volume 69 Issue 3 September 2007 pp 387-394 ...

  17. Preoperative diagnosis of hydatid cyst of the breast: a case report

    African Journals Online (AJOL)

    abp

    2013-03-12

    Mar 12, 2013 ... Preoperative diagnosis of hydatid cyst of the breast: a case report. Ali Alamer1,& ... of cases have been diagnosed post-operatively with no complete radiology workup. ... It׳s challenging to differentiate it from other tumors. Only few ... in the bone, 1.5% in spleen, 1% in the muscle, and 0.5% in brain. [2].

  18. Jahan et al., Afr J Tradit Complement Altern Med. (2015) 12(4):134 ...

    African Journals Online (AJOL)

    Proff.Adewunmi

    Nusrat Jahan 1, Md. Asiful Islam 2, Fahmida Alam 2, Siew Hua Gan 2* and Md. Ibrahim Khalil 1, 2*. 1 Department of Biochemistry and Molecular Biology, Jahangirnagar University, Savar, Dhaka-1342, Bangladesh,. 2 Human Genome Centre, School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia, 16150 Kubang Kerian, ...

  19. Ethnic Minorities and the Politics of Identity in Iran

    DEFF Research Database (Denmark)

    Elling, Rasmus Christian; Saleh, Alam

    2016-01-01

    their discussions with others. Here, Alam Saleh, Lecturer in Middle Eastern Politics, University of Exeter, and Rasmus Christian Elling, Assistant Professor of Iranian Studies, University of Copenhagen, introduce each other's recent books on ethnic minorities, identity and nationalism in post-revolution Iran...

  20. Microstructure and oxidation performance of a γ–γ ′ Pt-aluminide ...

    Indian Academy of Sciences (India)

    Administrator

    examined and its cyclic oxidation performance at 1100 °C in air is ... mechanical properties of the alloy (Alam et al 2010a). In ... enhances the adherence of the alumina scale and, thereby, .... ture of coatings in as-coated condition: (a) γ–γ ′ coating and (b) ..... ture corrosion (eds) D R Holmes and A Rahmel (London:.

  1. JARINGAN SOSIAL PEMASARAN PADA KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL BANTEN

    OpenAIRE

    Suwaib Amiruddin

    2014-01-01

    Nelayan tradisional memiliki karakteristik ketergantungan terhadap kondisi alam dan hasil tangkapan yang diperoleh. Selain itu ketergantungan terjadi pula pada aspek permodalan dan jaringan sosial pemasaran. Penelitian ini mengeksplorasi karakteristik nelayan tradisional, proses dan jaringan sosial pemasaran antar kelompok dan jaringan sosial pemasaran melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan penelitian adalah pemilik modal, pemil...

  2. Taking Care of Business: Bridging the Skills Gap

    Science.gov (United States)

    Gatewood, Algie

    2017-01-01

    This brief article describes how Alamance Community College, a mid-sized community college sandwiched between two of North Carolina's largest metropolitan markets in Raleigh-Durham and Greensboro-Winston-Salem, has developed several new study programs and initiatives to better service business and industry. Among other things, Almanac has…

  3. and Three-Photon Absorption Properties of PRODAN based chemo ...

    Indian Academy of Sciences (India)

    Mehboob

    Solvent dependent One-, Two- and Three-Photon Absorption. Properties of PRODAN based chemo-sensors. Md. Mehboob Alam, Mausumi Chattopadhyaya. Department of Chemistry, University of Calcutta, 92 A.P.C. Road, Kolkata - 700009,. India. CONTENTS. 1) Optimized coordinates of all the systems in Gas phase and ...

  4. The Pattern of Soviet Conduct in the Third World. Review and Preview. Part 4

    Science.gov (United States)

    1983-03-07

    shoe is now on the olner foot. H recent study by Jan Navous and Michael Marrese arrives at tne conclusion that, in 1980 dollars, the U.S. suosicizec...particularly Abdulhafiz Abdurabbuh for his article in Akhbar al- Alam-i Islami, "Communist Terror against Islam". -- MSE, 3/1977, pp. 18-20, "A biased

  5. Ilves urges closer ties while in Austria / Ella Karapetyan

    Index Scriptorium Estoniae

    Karapetyan, Ella

    2010-01-01

    President Toomas Hendrik Ilvese ametlik visiit Austria Vabariiki 22.11.2010 - 24.11.2010. Eesti riigipea pidas kõne Austria Majanduskojas Eesti-Austria majandusfoorumil, kohtus Alam-Austria Liidumaa parlamendi presidendi Hanz Penz'i ning Austria presidendi Heinz Fischeriga. Presidentide kohtumisel räägiti EL-i laienemispoliitikast, energiajulgeoleku probleemidest, Euroopa naabruspoliitikast ja idapartnerlusest

  6. Fulltext PDF

    Indian Academy of Sciences (India)

    Alam M N see Banerjee A K. 643. Arvind. Quantum entanglement and quantum compu- tational algorithms. 357. Quantum entanglement in the NMR imple- mentation of the Deutsch–Jozsa algorithm. L705. Atkinson David. Bell's inequalities and Kolmogorov's axioms. 139. Baheti K see Khanna R K. 755. Balachandran A P.

  7. Case report

    African Journals Online (AJOL)

    ebutamanya

    6 août 2015 ... Galasso L. Lipomas of corpus callosum. Neuroanatomy. 2009;. 8:39-42. Google Scholar. 2. Alam A, Ram S, Sahu S. Lipoma of the corpus callosum: diagnosis using magnetic resonance imaging. MJAFI. 2006;. 62:299-300. PubMed | Google Scholar. 3. Bagdatoglu H, Ildan F, Doganay M, Goçer I, Cetinalp E ...

  8. Journal of Chemical Sciences | Indian Academy of Sciences

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Journal of Chemical Sciences. Mausumi Chattopadhyaya. Articles written in Journal of Chemical Sciences. Volume 126 Issue 4 July 2014 pp 1217-1226. Ab initio study of solvent-dependent one-, two- and three-photon absorption properties of PRODAN-based chemo-sensors · Md Mehboob Alam Mausumi ...

  9. PEMILIHAN ADSORBEN UNTUK PENJERAPAN KARBON MONOKSIDA MENGGUNAKAN MODEL ADSORPSI ISOTERMIS LANGMUIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliusman Yuliusman

    2013-11-01

    Full Text Available ADSORBENT SELECTION FOR CO ADSORPTION USING LANGMUIR ISOTHERMIC ADSORPTION MODEL. The objective of this research is to choose the adsorbent that can be applied to decrease toxicity level and to purify fire smoke. In case of fire, toxicity level is high due to carbon monoxide. Adsorbent is chosen based on its ability to adsorb carbon monoxide using volumetric method in constant temperature. Materials to be tested are natural zeolite, active carbon, TiO2, CuO, MgO. Due to existence of organic and mineral polluters, natural zeolite needs to be activated prior to adsorption test using fluoride acid (HF, chloride acid (HCl, ammonium chloride (NH4Cl and followed by calcination process. Result shows that activation of natural zeolite can increase Si/Al ratio and surface area. According to Langmuir adsorption model obtained, adsorption capacity of active carbon and natural zeolite are the highest. At 1 atmospheric pressure, adsorption capacity are 0.0682 mmol/g for active carbon, 0.0464 for activated natural zeolite with particle size of 400 nm, and 0.0265 mmol/g for activated natural zeolite with particle size of (37-50 μm. Penelitian ini bertujuan untuk memilih adsorben yang dapat diaplikasikan untuk menurunkan tingkat racun dan menjernihkan asap kebakaran. Pada kasus kebakaran tingkat racun asap disebabkan tingginya kandungan karbon monoksida. Proses pemilihan adsorben dilihat pada kemampuan adsorben mengadsorpsi karbon monoksida, yang dilakukan dengan metode volumetrik pada temperatur konstan. Material yang diuji adalah zeolit alam, karbon aktif, TiO2, CuO, MgO. Zeolit alam banyak terdapat pengotor baik organik maupun mineral, oleh karena itu sebelum dilakukan uji adsorpsi, zeolit alam terlebih dahulu diaktifasi menggunakan larutan asam florida (HF, asam khlorida (HCl dan larutan amonium khlorida (NH4Cl, dilanjutkan dengan proses kalsinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifasi zeolit alam dapat meningkatkan rasio Si/Al dan luas permukaan

  10. Desain Pabrik Synthetic Gas (Syngas dari Gasifikasi Batu Bara Kualitas Rendah sebagai Pasokan Gas PT Pupuk Sriwidjaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Iswanto

    2015-12-01

    Full Text Available Menurut data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM tahun 2013, cadangan gas bumi Indonesia saat ini sebesar 170 TSCF dan akan habis dalam kurun waktu 59 tahun, dengan estimasi tidak ada peningkatan atau penurunan produksi. Di lain pihak, industri-industri kimia di Indonesia, semisal industri pupuk, sangat mengandalkan pasokan gas alam sebagai bahan baku pupuk maupun sumber energi. Permasalahan utama yang dihadapi industri pupuk dewasa ini adalah kurangnya pasokan gas alam untuk proses produksi. Di PT Pupuk Sriwidjaja misalnya, kebutuhan gas alam rata-rata untuk proses produksi amonia dan urea mencapai 225 MMSCFD. Namun, pasokan gas dari Pertamina selalu kurang dari jumlah tersebut. Karena selalu berulang, maka hal ini akan mengganggu kinerja PT Pupuk Sriwidjaja sebagai garda terdepan pertahanan pangan nasional bersama petani. Salah satu jenis sumber daya alam yang potensial mengganti dan atau mensubtitusi pemakaian gas alam adalah Synthetic Gas (Syngas. Syngas merupakan gas campuran yang komponen utamanya adalah gas karbon monoksida (CO dan hidrogen (H2 yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dan juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan zat kimia baru seperti metana, amonia, dan urea. Syngas dapat diperoleh dari proses gasifikasi batu bara dimana batu bara diubah dari bentuk padat menjadi gas. Batu bara yang merupakan bahan baku pembuatan syngas jumlahnya sangat melimpah di Indonesia. Menurut data dari Kementrian ESDM tahun 2011, total sumber daya batu bara di Indonesia diperkirakan 119,4 miliar ton, dimana 48%-nya terletak di Sumatera Selatan dan 70% deposit batu bara di Sumatera Selatan tersebut adalah batu bara muda berkualitas rendah. Deposit batu bara terbesar di Sumatera Selatan terletak di Kab. Muara Enim yang letaknya tidak terlalu jauh dengan PT Pupuk Sriwidjaja. Ditambah lagi dengan adanya PT Bukit Asam sebagai produsen terbesar batu bara di Kab. Muara Enim tentu akan mempermudah pasokan batu bara

  11. Pengaruh Antikoagulan dan Waktu Penyimpanan Terhadap Profil Hematologis Tikus (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769 Galur Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laksmindra Fitria

    2017-06-01

    Full Text Available Darah merupakan komponen penting karena menunjukkan kondisi fisiologis individu. Oleh  karena  itu  darah  menjadi salah  satu  parameter  pokok  dalam penelitian praklinik/ biomedik. Hematologi merupakan ilmu yang mempelajari kondisi sel-sel darah perifer dalam kondisi normal maupun patologis. Parameter pemeriksaan hematologis yang rutin dilakukan antara lain profil eritrosit dan leukosit. Sampel darah yang diterima kadangkala tidak langsung diperiksa karena berbagai alasan. Untuk menjaga supaya kondisinya tidak rusak, maka sampel darah ditambah antikoagulan dan disimpan di dalam lemari pendingin selama beberapa jam hingga beberapa hari. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari profil eritrosit dan leukosit pada sampel darah tikus (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769 Galur Wistar yang sehat/normal dengan antikoagulan EDTA atau Heparin dan variasi waktu penyimpanan (0, 6, 18, 24, dan 48 jam. Untuk pembahasan lebih lanjut, data dianalisis secara statistik berdasarkan ANOVA two-factor (P0,05. Disimpulkan bahwa pemeriksaan profil hematologis yang terbaik adalah menggunakan darah tanpa antikoagulan namun harus langsung dilakukan segera setelah sampel diperoleh (sebelum darah mengalami koagulasi. Apabila tidak memungkinkan, maka dapat digunakan EDTA atau Heparin, dan jenis antikoagulan harus dijelaskan dalam pelaporannya. Pemeriksaan darah dengan antikoagulan hendaknya juga tetap dilakukan segera setelah sampel diterima (tidak ditunda.

  12. Pola Proses Penyebaran dan Penerimaan Informasi Teknologi Kamera DSLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Setyawan

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak   Kamera DSLR sebagai sebuah produk inovasi memiliki cara tersendiri untuk dapat diterima dan diadopsi oleh sebuah sistem sosial khususnya fotografer non profesional di Kota Solo. Difusi inovasi menjelaskan secara sistematis bagaimana sebuah produk inovasi DSLR disebarluaskan dan diterima oleh golongan inovasi di dalamnya. Sebagai sebuah bentuk komunikasi khusus, dalam teori difusi inovasi terdapat dua pokok utama kajian komunikasi, yakni bagaimana seorang komunikator maupun komunikan dalam golongan inovasi bertindak untuk menyebarkan pesan dan menerima pesan. Kedua pokok bahasan ini yang menjadi kunci bagaimana sebuah produk inovasi mampu efektif disebarkan dan diterima (diadopsi oleh golongan inovasi di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode studi kasus. Studi kasus cocok digunakan bila penelitian berkenaan dengan how dan why. Peneliti menjabarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam bentuk narasi. Sampel dari populasi yang diambil melalui proses teknik cuplikan dengan maximum variation sampling atau pengambilan sampel variasi maksimum. Selain menggunakan teknik sampel variasi maksimum, peneliti menggunakan teknik cuplikan snowball sampling. Peneliti mengambil sampel fotografer non profesional di Kota Solo. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview (wawancara mendalam dan observasi lingkungan terhadap sampel penelitian. Untuk validasi data, peneliti menggunakan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memiliki memiliki karakteristik dan saluran komunikasi komunikasi tersendiri ketika mereka menerima informasi mengenai inovasi dan memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Hal ini misalnya bisa dilihat dari pemilihan media dalam berkomunikasi dan menggunakan berbagai media untuk referensi mengumpulkan informasi terkait dengan inovasi.   Kata kunci: difusi inovasi, innovator, early adopter, early majority, late majority, pola komunikasi.

  13. Identifikasi Pewarna Sintetis Pada Produk Pangan Yang Beredar di Jakarta dan Ciputat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Ode Sumarlin

    2017-03-01

    Full Text Available Warna merupakan faktor yang dapat digunakan sebagai indikator kesegaran atau kematangan suatuproduk. Warna merupakan daya tarik terbesar untuk menikmati aroma makanan. Warna dalammakanan dapat meningkatkan penerimaan konsumen tentang sebuah produk. Namun, penggunaanpewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena dapat merugikankesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring pewarna sintetis berbagai produk makananyang dikonsumsi oleh masyarakat. Metode analisis kualitatif yang digunakan adalah kromatografikertas. Sementara analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Pewarna sintetis yangterkandung dalam sebagian besar sampel yang dianalisis adalah pewarna yang memungkinkanpenggunaannya untuk makanan oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI seperti sunset yellow, ponceau4R, tartrazine, dan carmoisin. Namun sampel krupuk pati mengandung zat yag dilarang yaituRhodamin B dengan konsentrasi 2,1892 ppm. Sampel mengandung zat pewarna campuran dari duaatau tiga jenis warna tunggal seperti es limun botol/orange (Amaranth,Tartrazine dan KuningFCF/Sunset Yellow dan sampel permen merah (Ponceau 4R, Kuning FCF. Namun sebagian besarberupa pewarna tunggal. Pewarna sintetik yang ada dalam sampel permen kuning sebesar 22,642ppm dan 9,0119 ppm pada mie basah.

  14. PATHOGENIC LEPTOSPIRA CONTAMINATION IN HOUSEHOLD WATER IN SETTLEMENT AREA OF DEMAK REGENCY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Widiastuti

    2016-01-01

    Full Text Available Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis penting di dunia termasuk Indonesia. Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui kontak dengan air yang terkontaminasi bakteri Leptospira patogen. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi Leptospira patogen pada air konsumsi di pemukiman Kabupaten Demak. Penelitian observasional ini dilaksanakan pada bulan Juli 2014. Sebanyak 15 sampel air konsumsi dikumpulkan dari area pemukiman di sekitar kasus leptospirosis terbaru di Kabupaten Demak. Sampel diperiksa menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR untuk mendeteksi kontaminasi Leptospira patogenik dengan gen target LipL32. Lima sampel (46,7% menunjukkan kontaminasi positif dari spesies patogenik dari Leptospira berdasarkan PCR. Leptospira patogenik dapat dideteksi dalam lingkungan Demak dan ini berpotensi menyebabkan terjadinya penularan leptospirosis. Kata kunci: Leptospira, air konsumsi, Demak

  15. IDENTIFIKASI KAPANG PADA KECAP KEDELAI MANIS PRODUKSI LOKAL KEDIRI DENGAN METODE PENGENCERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Durroh Humairoh

    2017-03-01

    Full Text Available Kecap kedelai merupakan salah satu produk fermentasi yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu di berbagai negara termasuk Indonesia. Namun kecap kedelai manis merupakan produk kecap kedelai yang merupakan produk khas Indonesia. Faktor keamanan pangan berkaitan dengan tercemar tidaknya pangan oleh cemaran mikrobiologis, logam berat, dan bahan kimia yang membahayakan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kapang dan jenis kapang yang ditemukan pada sampel kecap produk lokal Kediri. Penelitian ini menggunakan metode pengenceran hingga 101 dari 10 sampel kecap kedelai manis produksi lokal Kediri dengan merek yang berbeda. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada sampel kecap kedelai manis ditemukan jumlah kapang sebanyak < 50 koloni/ml pada setiap sampelnya dan jenis kapang yang ditemukan meliputi Penicillium sp., Aspergillus sp., Rhizopus sp., dan Mucor sp. sehingga dapat disimpulkan bahwa kecap produksi Kediri aman dikonsumsi karena sesuai standar yang ditetapkan Pemerintah dalam SNI 3543: 2013.   Kata kunci: Jumlah koloni, Jenis kapang, Kecap kedelai manis, produk lokal Kediri

  16. Tingkat Ketergantungan, Kompleksitas Pemerintah, dan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiara Pandansari

    2016-12-01

      Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah, serta menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tingkat pengungkapan diukur dengan menggunakan Modified LGA Index, sedangkan sebagai variabel bebas yang digunakan adalah tingkat ketergantungan daerah, dan kompleksitas pemerintahan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh ukuran sampel yaitu 32 laporan keuangan pemerintah daerah. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengungkapan pada masing-masing sampel. Rata-rata nilai pengungkapan sebesar 58,46  persen. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Umum dan tingkat ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan,  tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Khusus, dan kompleksitas pemerintah tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

  17. PENGARUH PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP SUASANA PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN PADA PELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayogo Pangestu

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatar belakangi oleh hipotesis peneliti yang menduga adanya pengaruh antara pendidikan matematika realistik yang diterapkan guru dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan di kelas. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendidikan Matematika Realistik terhadap suasana pembelajaran yang terjadi di kelas. Penelitian dilaksanakan di SDN Cempaka Putih 01 Ciputat, kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan angket sebagai instrumen pokok. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas IV-B yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampeling jenuh. Instrumen yang diberikan adalah angket dengan pernyataan untuk pendidikan matematika realistik sebanyak 12 pernyataan dan kesenangan belajar siswa sebanyak 15 pernyataan. Analisis data menggunakan korelasi dan regresi sederhana, diperoleh nilai rhitung sebesar 0,675, sedangkan rtabel pada taraf signifikan 0,5 yaitu sebesar 0,355. Maka dapat dikatakan bahwa rhitung > rtabel. Hal ini menunjukan adanya pengaruh yang kuat antara pendidikan matematika realistik terhadap suasana pembelajaran yang menyenangkan.

  18. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BEJ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Yendrawati

    2017-03-01

    Full Text Available Timeliness represented a very important matter in determining financial statementvalue. This research was purposed to investigate the influence of audit delay factors, namelycompany size, company that announced loss, level of company profitability, auditor’s opinionand industrial sector. Audit delay could affect the timeliness of accounting information releases,and it would be known that timeliness was associated with the market reaction to theinformation released. Sampels were selected by method of purposive sampling. Regressionanalysis was used to investigate audit delay factors. The results could be interpreted thataudit delays tended to be longer for the company that announced loss in non-manufacture’ssampel, auditor’s opinion in overall sampel and auditor’s opinion in non-manufacture’s sampel.

  19. PENGARUH PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG PADA TIKUS JANTAN (Rattus Norvegicus TERHADAP FSH DAN LH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Edward

    2010-09-01

    Full Text Available AbstrakKemajuan teknologi informasi membawa dampak terhadap perubahan gaya hidup masyarakat, termasuk perubahan pola konsumsi makanan yang lebih banyak mengkonsumsi jenis makanan cepat saji, makanan kemasan dan makanan awetan yang belakangan ini semakin banyak dijual dipasar tradisional dan swalayan. Penggunaan bahan tambahan makanan sering dijumpai, salah satunya adalah bahan penyedap yang banyak sekali digunakan seperti senyawa L-asam glutamat yang digunakan dalam bentuk garam yaitu monosodium glutamat (MSG. Berbagai merk dagang MSG telah dikenal dimasyarakat secara luas seperti ajinomoto, vetsin, micin, sasa, miwon dan sebagainya.MSG adalah garam monosodium dengan asam glutamat yang sering digunakan sebagai bahan penyedap masakan untuk merangsang selera makan. Pemberian MSG mengakibatkan gangguan hormonal pada hewan coba, ion glutamat dalam sirkulasi portal akan mempengaruhi hipotalamus dalam memproduksi GnRH yang selanjutnya akan mengganggu hipofise anterior dalam memproduksi FSH dan LH. Fungsi FSH adalah untuk bekerja pada tubulus seminiferus terutama pada sel sertoli untuk meningkatkan spermatogenesis, sedangkan LH berfungsi pada sel Leydig untuk mengatur sekresi testosteron.Penelitian ini bersifat eksperimen dengan rancangan post only group design. Penelitian dilakukan di laboratorium Biologi dan laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Unand Padang dari tanggal 20 Desember 2009 sampai 30 Februari 2010. Populasi adalah tikus putih jantan strain Jepang (Rattus norvegicus yang berasal dari laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unand. Sampel berjumlah 20 ekor dibagi atas 4 kelompok dengan satu kelompok kontrol dan tiga kelompok perlakuan. Dosis MSG yang digunakan yaitu P1= 4800 mg/kgbb/hari, P2=7200 mg/kgbb/hari dan P3= 9600 mg/kgbb/hari diberikan peroral sebanyak dua siklus epitel seminiferus. Analisa dengan uji Anova dengan derajat kepercayaan 95% dan jika bermakna dilanjutkan dengan uji Multiple Comparissons jenis

  20. ANALISIS PROFIT MARJIN SUSU SAPI PERAH DI KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Kristoro

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Agribisnis ternak sapi perah merupakan komponen peting dalam usaha tani bagi kesejahteraan penduduk pedesaan, karena pemeliharaan pada skala kecil dapat membantu pendapatan dengan pemanfaatan sumberdaya alam yang tersedia di sekitarnya, maka diperlukan studi mengenai sistem pemasaran emping mlinjo. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini : (1 Bagaiman distribusi pemasaranya pada komoditas susu sapi perah di Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Tumur.. (2 Seberapa besar marjin keuntungan yang di nikati masing – masing pelaku tata niaga susu sapi perah.Lokasi penelitian ditentukan pada lima Desa yang ada di Kecamatan Ungaran Barat dan Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2012-Desember 2013. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 peternak susu sapi perah, 1 KUD pedagang pengumpul, 1 IPS ( industry pengolah susu , 31 pedagang pengecer melalui teknik Analisis Cost Benefit. Data dianalisis secara deskriptif terhadap pola distribusi, margin pemasaran dihitung dengan nilai prosentase marjin pemasaran dan bagian yang diterima produsen. Hasil penelitian yaitu di Kecamatan Limpung terdapat dua saluran distribusi, yaitu Pertama; Peternak ke KUD ,KUD ke industry pengolahan susu, Industri pengolahan susu ke konsumen ; kedua, Peternak ke Konsumen. Margin pemasaran tertinggi pada Susu sapi perah tertinggi terjadi pada pengrajin/pengolah (Rp.4.250, Peternak ke KUD (Rp. 50, KUD ke Pengelolah susu (Rp. 200 dan pola yang kedua Peternak Ke Konsumen (Rp. 2.110.Saran dalam penelitian ini yaitu; (1 Dalam pola saluran distribusi yang di gunakan di Kecamatan Ungaran Barat dan Timur Keuntungan terbesar di nikmati oleh industry pengolah susu (IPS Bila peternak menjual hasil produksinya ke KUD. Diharapkan pemerintah dapat mengontrol Industry pengolah susu agar tidak menentukan harga terlalu rendah. (2 Dari perhitungan biaya dan manfaat usah sapi perah di Kecamatan Ungaran Barat

  1. IMPLEMENTASI RELATIONSHIP MARKETING UNTUK MENCIPTAKAN CUSTOMER SATISFACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinda Frismandiri

    2008-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menguji dampak relationship marketing inputs melalui understanding customer expectation, building service partnership, total quality management, dan empowering employees terhadap customer satisfaction. Penelitian dilakukan pada nasabah Bank Central Asia Cabang Malang. Sampel diambil dengan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 nasabah. Metode analisis menggunakan Regresi Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa understanding customer expectation, building service partnership, total quality management, dan empowering employees teruji mampu menciptakan customer satisfaction nasabah. Di antara variabel relationship marketing inputs ternyata building service partnership memberikan dampak yang paling besar dalam menciptakan customer satisfaction nasabah.

  2. Identifikasi Boraks dalam Bakso di Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Jawa Barat dengan Metode Analisa Kualitatif

    OpenAIRE

    Mega Efrilia; Tria Prayoga; Nur Mekasari

    2016-01-01

    Already a research identification of boraks in meatball a sell is Kelurahan Bahagia, Nort Bekasi East Java. A research as a purpose for identification boraks in meatball with a metode analysis kualitatif that is a burn of fire a testing colour with a turmeric paper with ake use AgNO3, and BaCl2. Sampel in take by metode random sampel plainin meatball a sell a is Kelurahan Bahagia Nort Bekasi. On a test result, the testing in apprearance meatball of in point negatif contain boraks because meat...

  3. RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOURAL THERAPY (REBT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI REMAJA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Anggreiny

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang bertujuan menguji pengaruh terapi Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT untuk meningkatkan regulasi emosi  pada remaja korban kekerasan seksual. Sampel penelitian adalah remaja korban kekerasan seksual dan memiliki kesulitan dalam regulasi emosi (skor DERS > 132 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian diketahui berjumlah dua orang. Alat ukur yang digunakan adalah Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh REBT untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Pada kedua subjek, aspek strategy  mengalami peningkatan yang menunjukkan subjek mulai mampu menemukan cara dalam meregulasi emosi.

  4. VALUASI EKONOMI BIODIVERSITY KARS: STUDI KASUS VALUASI EKONOMI KAWASAN KARS MAROS, SULAWESI SELATAN (Economic Valuation of Karst Biodiversity: A Case Study of Karst Region in Maros, South Sulawesi, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gustami Gustami

    2002-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi total dari kawasan kars Maros Sulawesi Selatan. Studi berlokasi di Taman Wisata Alam bantimurung, Cagar Alam Karaenta, dan Taman Wisata Alam Gua Pattunang. Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Collaborative Environmental Project in Indonesia (CEPI dengan melibatkan Staf Bapedal Regional III Makassar, Pemda Maros, Universitas Muhammadiyah dan Universitas Hasanuddin Ujung Pandang. Pendekatan biaya perjalanan adalah yang pertama dikaji untuk menghitung nilai guna langsung dari kegiatan rekreasi. Penghitungan nilai tidak langsung keberadaan kawasan kars beserta hutannya yang didasarkan pada nilai dari fungsinya sebagai sumber air dan pencegah terjadinya banjir dan longsor. Nilai preservasi kawasan kars yang dinilai dengan menghitung keinginan membayar pengunjung untuk konservasi kupu-kupu dan kumbang,perbaikan lingkungan terutama yang berkaitan dengan kebersihan, keindahan dan kesejukan dengan jumlah kunjungan pertahun. Berdasarkan hasil analisis, nilai ekonomi total yang terdiri dari nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung serta nilai bukan guna (non use value yang berupa nilai preservasi adalah Rp. 639,556,607,830,-. Walaupun kenyataannya masih banyak nilai ekonomi lain yang belum dikaji, namun studi ini telah mengungkapkan sebagian nilai ekonomi kawasan kars yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar ataupun masyarakat di luar yang mengunjungi kawasan ini untuk menikmati fenomena “kars tropika klasik” Maros.   ABSTRACT The objective of this study is to assess total economic values of karst region in Maros, South Sulawesi, spesifically at Taman wisata alam Bantimurung, Cagar alam Karaenta, and Taman Wisata Alam Gua Pattunuang. This activity was a joint project between the Ministry of Environmental Republic of Indonesia and the Collaborative Environmental Project in Indonesia (CEPI involving staff of BAPEDAL Regional III, Makassar, local government of

  5. Arahan Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Nepa Berdasarkan Preferensi Pengunjung Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tadaki Santoso Hasegawa

    2017-03-01

    Full Text Available Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, memiliki kawasan wisata pantai Nepa, yang terdiri dari 6 potensi wisata di 3 desa, yakni wisata alam pantai Nepa, wisata alam hutan kera Nepa, makam petilasan Raden Segoro, wisata arung laut, wisata budaya Rokat Tase’, dan wisata buatan waduk Nipah, di Desa Batioh, Desa Nepa, dan Desa Montor. Penelitian deskriptif ini menggunakan analisis deskriptif, yang digunakan untuk mencapai sasaran pertama analisis potensi wisata, sasaran kedua analisis preferensi pengunjung, hingga sasaran terakhir merumuskan arahan pengembangan kawasan wisata pantai Nepa berdasarkan preferensi pengunjung. Rumusan arahan pengembangan kawasan tersebut menghasilkan arahan pengembangan berupa penyediaan, perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan akses prasarana dan sarana pariwisata, peningkatan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan dan sikap masyarakat terhadap pengunjung dengan nilai-nilai sapta pesona, penambahan jenis atraksi wisata, penyediaan akomodasi, peningkatan partisipasi masyarakat, dan promosi kawasan, untuk setiap potensi wisata.

  6. Latin American Social Medicine and the Report of the WHO Commission on Social Determinants of Health

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RAFAEL GONZALEZ GUZMAN

    2009-06-01

    Full Text Available In October 2008 the Latin American Social Medicine Association (ALAMES organized an international workshop entitled “The Social Determinants of Health.” Representatives of ALAMES’ seven regions participated in discussions of the various consultative papers prepared by the working groups of the WHO Commission on the Social Determinants of Health as well as the Commission’s final report. The workshop considered how ALAMES should respond to the work of the Commission. In this paper we summarize the main points outlined in the position paper prepared by the Organizing Committee1 as well as a synopsis of the main contributions made by each of the workshop’s study sections.

  7. POTENSI “IKAN MURAI AIR TAWAR” (Gymnothorax polyuranodon SEBAGAI IKAN HIAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Musa

    2011-12-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi sumberdaya alam hayati termasuk di dalamnya ikan-ikan air tawar, payau, dan laut yang prospeknya dikembangkan sebagai komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Ikan murai air tawar (Gymnothorax polyuranodon merupakan salah satu spesies ikan yang sebarannya cukup luas di Indonesia. Dalam siklus hidupnya ikan murai ini hidup di air tawar, payau dan laut. Corak warna coklat kekuningan dengan bintik hitam bulat yang tidak teratur pada kepala seperti pita-pita yang warnanya memanjang yang lengkap serta bentuknya yang mirip ular menyebabkan ikan murai ini juga dijadikan ikan hias. Tiga kali koleksi ikan murai di alam telah dilakukan di Sungai Lasusua, Sulawesi Tenggara pada September 2008, Oktober, dan November 2009.

  8. Moral Islam dalam Membangkitkan Etos Ekonomi Umat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Rahmat Effendi

    2007-03-01

    Al-Qur’an menganjurkan kita untuk menggunakan sumber kekayaan alam. Al-Qur’an merangsang akal kita, mengarahkannya kepada pandangan dunia yang dikelilingi oleh alam yang diciptakan untuk dimanfaatkan oleh manusia. Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa memanfaatkan semua itu terfokus dalam dua hal: Pertama, ilmu atau sains yang berdiri di atas fondasi rasio dan akal budi. Melalui akal budi ini, Allah membedakan manusia dari hewan. Kedua, bekerja; Ilmu tidak bermanfaat kalau tidak dipraktekkan dengan bekerja. Bekerja dibutuhkan bukan hanya sekali waktu, tetapi terus menerus. Bekerja dibutuhkan untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik dan untuk mencapai karunia Allah. Bekerja di dalam Islam adalah suatu kewajiban bagi mereka yang mampu. Tidak dibenarkan bagi seorang muslim berpangku tangan dengan alasan “mengkhususkan waktu untuk beribadah” atau bertawakal kepada Allah. Tidak dibenarkan pula bagi seorang muslim bersandar pada bantuan orang lain sedangkan ia memiliki kemampuan.

  9. Oxidation and reduction of pyridine nucleotides in alamethicin-permeabilized plant mitochondria

    DEFF Research Database (Denmark)

    Johansson, F.I.; Michalecka, A.M.; Møller, I.M.

    2004-01-01

    method to permearbilize mitochondria and study the highly branched electron-transport chain in potato tuber (Solanum tuberosum) and pea leaf (Pisum sativum) mitochondria. We show that AlaM permeabilized the inner membrane of plant mitochondria to NAD(P)H, allowing the quantification of internal NAD......M-treated mitochondria was much higher than what has been previously measured by other techniques. Our results also show a difference in substrate specificities for complex I in mitochondria as compared with inside-out submitochondrial particles. AlaM facilitated the passage of cofactors to and from the mitochondrial...... environment not only in plant mitochondria but also in other membrane-enclosed compartments, such as intact cells, chloroplasts and peroxisomes....

  10. Pre-Deployment Handbook: Afghanistan (post 2014)

    Science.gov (United States)

    2014-05-01

    rainfalls. MAJOR CITIES Northern Plains 107 Mazar-e-Sharif (pop. 300,000+). Mazar-e-Sharif ( Tomb of the Chosen One) is named for its...League (Rabitat al-Alam al-Islami) and Egyptian -based Muslim Brotherhood (Jamaat al-Ikhwan al-Muslimin). TAXATION AND STATE-BUILDING...Shia practice of venerating saints and constructing tombs over prophet’s graves are seen as heretical ‘polytheistic’ innovations by Salafists. In

  11. Functionalization of Semiconductor Nanomaterials for Optoelectronic Devices And Components

    Science.gov (United States)

    2015-03-04

    pristine single and multiwalled carbon nanotubes as different stacking layers in bulk heterojunction solar cells,” M. Alam Khan, Michio Matsumura and M. O...Phys. Lett. 102, 051904 (2013). http://dx.doi.org/10.1063/1.4789908 13. “Synthesis of iron pyrite nanocrystals utilizing trioctylphosphine oxide ...O. Manasreh, IEEE Electron Device Letters (Submitted). 20. “Characteristics of p-ZnO/n-GaN heterojunction photodetector,” Abla Al-Zouhbi, N. S

  12. Les changements climatiques et l'urbanisation menacent les ...

    International Development Research Centre (IDRC) Digital Library (Canada)

    5 sept. 2014 ... Cette perception correspond-elle aux données scientifiques ? Shah Alam Khan. Dans les quatre villes étudiées, on observe effectivement de réels changements dans les précipitations annuelles, mais pas nécessairement une diminution. À Gurgaon, il y aurait diminution selon l'opinion générale, ce qui ...

  13. Le CRDI en Indonésie

    International Development Research Centre (IDRC) Digital Library (Canada)

    l'État dans l'île de Java. Soutenu par le CRDI, l'institut Lembaga Alam Tropika Indonesia. (ou LATIN) a conçu un modèle de cogestion des forêts qui met à contribution les collec- tivités et le gouvernement dans trois dis- tricts. Ainsi, les agriculteurs disposent d'un meilleur accès aux ressources de la forêt. Évaluation des ...

  14. Pelayanan Tiket Domestik Dan Fasilitas Kemudahan Pada PT.Indonesia Air Asia Station Medan

    OpenAIRE

    Ridha Hafny S.

    2011-01-01

    Dengan di dukukung potensi sumber daya alam di Sumatera Utara banyak kita temukan objek – objek wisata. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri dapat menikmati indahnya corak kebudayaan. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri umumnya mengambil jarur singkat dengan menggunakan alat angkutan udara. Sebagai pelopor Low Cost Carrier, Indonesia AirAsia menjadi pilihan semua kalangan yang akan bepergian menggunakan transportasi udara. Walaupun beberapa pelayanan dikurangi akan tetapi tergant...

  15. Pengaruh Konsentrasi Tawas terhadap Ketuaan dan Ketahanan Luntur Warna pada Pencelupan Kain Sutera dengan Zat Warna Gambir

    OpenAIRE

    Dwi Suheryanto; Tri Haryanto

    2016-01-01

    Zar warna gambir diperoleh dari hasil ekstrak tanaman gambir yang merupakan saah satu tanaman komoditi ekspor unggulan Sumatera Barat yang memberikan devisa cukup besar dengan prospek pengembangan yang cukup baik. Zat warna gambir adalah zat wama alam jenis mordan-dye dan  tidak tahan terhadap garam yang dipakai dalam pencucian. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian memegang peranan penting dan sebagai penentu kualitas produk batik. Untuk meningkatkan kualitas hasil celupan zat warna gamb...

  16. Pengaruh Konsentrasi Tawas Terhadap Ketuaan Dan Ketahanan Luntur Warna Pada Pencelupan Kain Sutera Dengan Zat Warna Gambir

    OpenAIRE

    Suheryanto, Dwi; Haryanto, Tri

    2008-01-01

    Zar warna gambir diperoleh dari hasil ekstrak tanaman gambir yang merupakan saah satu tanaman komoditi ekspor unggulan Sumatera Barat yang memberikan devisa cukup besar dengan prospek pengembangan yang cukup baik. Zat warna gambir adalah zat wama alam jenis mordan-dye dan tidak tahan terhadap garam yang dipakai dalam pencucian. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian memegang peranan penting dan sebagai penentu kualitas produk batik. Untuk meningkatkan kualitas hasil celupan zat warna gamb...

  17. Senyawa Organik Dalam Air Minum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-09-01

    Full Text Available Kadar zat   organik   yang berlebihan dalam  air  minum  tidak diperbolehkan karena selain menimbulkan warna, bau dan  rasa yang tidak  diinginkan, juga mungkin bersifat toksik baik secara langsung maupun setelah bersenyawa dengan zat lain yang ada.Zat organik yang ada dalam air minum dapat berasal dari alam atau sebagai dampak dari kegiatan manusia.

  18. Temporal Variation of Ambient PM10 Concentration within an Urban-Industrial Environment

    Science.gov (United States)

    Wong, Yoon-Keaw; Noor, Norazian Mohamed; Izzah Mohamad Hashim, Nur

    2018-03-01

    PM10 concentration in the ambient air has been reported to be the main pollutant affecting human health, particularly in the urban areas. This research is conducted to study the variation of PM10 concentration at the three urban-industrial areas in Malaysia, namely Shah Alam, Kuala Terengganu and Melaka. In addition, the association and correlation between PM10 concentration and other air pollutants will be distinguished. Five years interval dataset (2008-2012) consisting of PM10, SOX, NOX and O3 concentrations and other weather parameters such as wind speed, humidity and temperature were obtained from Department of Environment, Malaysia. Shah Alam shows the highest average of PM10 concentration with the value of 62.76 μg/m3 in June, whereas for Kuala Terengganu was 59.29 μg/m3 in February and 46.61 μg/m3 in August for Melaka. Two peaks were observed from the time series plot using the averaged monthly PM10 concentration. First peak occurs when PM10 concentration rises from January to February and the second peak is reached in June and remain high for the next two consecutive months for Shah Alam and Kuala Terengganu. Meanwhile the second peak for Melaka is only achieved in August as a result of the transboundary of smoke from forest fires in the Sumatra region during dry season from May to September. Both of the pollutants can be sourced from rapid industrial activities at Shah Alam. PM10 concentration is strongly correlated with carbon monoxide concentration in Kuala Terengganu and Melaka with value of r2 = 0.1725 and 0.2744 respectively. High carbon monoxide and PM10 concentration are associated with burning of fossil fuel from increased number of vehicles at these areas.

  19. Perancangan Media Informasi Tentang Safari Poo Paper Bagi Pengunjung Bali Safari and Marine Park

    OpenAIRE

    Liang, Nikita; Kurniawan, Daniel

    2014-01-01

    Bali Safari and Marine Park, bagian dari Taman Safari Indonesia, berada pada baris depan perlindungan satwaliar di Indonesia dan berperan aktif dalam USAha penyelamatan satwa Indonesia dari kepunahan. Sebagai kebunbinatang terkemuka di Indonesia, Bali Safari and Marine Park memanfaatkan koleksi satwanya untuk berbagiilmu pada khalayak luas melalui program-program berbasis edukasi, konservasi, riset, dan rekreasi alam. Salahsatu program konservasi yang ada ialah pemanfaatan kotoran gajah untuk...

  20. The Awareness of Baba Nyonya Food amongst Culinary Arts Students in Management and Science University

    OpenAIRE

    Ahmad R. Albattat; Liyana Asmara; Nur Aainaa Bakri; Nur Syazwani Norzaman

    2017-01-01

    Baba Nyonya food is a wonderful combination of Malay and Chinese cuisine with influences from Indonesia, Thailand, India, Holland, Portugal and England. Nyonya food presents the unique identity which combined culture and heritage, adapting ingredients and recipes. The purpose of this study is to find out awareness among Culinary Art students in the Management and Science University (MSU), Shah Alam about Baba Nyonya food, and to identify the uniqueness of Baba Nyonya’s food. In this study, re...

  1. Health & Life: A tribute to the late Edmundo Granda Ugalde

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaida Betancourt

    2009-06-01

    Full Text Available At the initiative of several Ecuadorian organizations – the National Council of Health (CONASA, the University of Cuenca, the National University of Loja, and the National Council of Higher Education (CONESUP – and with the collaboration of both the Pan-American Health Organization (PAHO and the Latin American Social Medicine Association Social (ALAMES, we are publishing the selected writings of Edmundo Granda as well as a volume of tributes.

  2. Implementation of MEE (Madical, Education, Eco-Tourism): a Strategy for Collaborative Forest Management in Meru Betiri National Park

    OpenAIRE

    Santoso, Budi; Manan, Abdul; Kurniawan, Andik

    2014-01-01

    Global issues of greenhouse effect include the depletion of the ozone layer and the increases surface temperature. Response to these issues is attempted to empower and enhance the role of community participation in sustainable and equitable forest resource management. Since 1993, Indonesian NGO Konservasi Alam Indonesia Lestari (KAIL) starts empowering the forest buffer community with MEE (Medical, Education, Ecotourism) site model. Purpose of this paper is to describe the model of MEE in emp...

  3. Beliefs and perception about mental health issues: a meta-synthesis

    OpenAIRE

    Choudhry, Fahad Riaz; Mani, Vasudevan; Ming, Long Chiau; Khan, Tahir Mehmood

    2016-01-01

    Fahad Riaz Choudhry,1 Vasudevan Mani,2 Long Chiau Ming,3,4 Tahir Mehmood Khan5 1Psychology Department, Jeffrey Cheah School of Medicine and Health Sciences, Monash University Malaysia, Sunway City, Selangor, Malaysia; 2College of Pharmacy, Qassim University, Buraidah, Al-Qassim, Kingdom of Saudi Arabia; 3Vector-borne Diseases Research Group (VERDI), Pharmaceutical and Life Sciences CoRe, Universiti Teknologi MARA, Shah Alam; 4Brain Degeneration and Therapeutics Group, Faculty of Pharmacy, Un...

  4. 7 CFR 1005.51 - Class I differential, adjustments to Class I prices, and Class I price.

    Science.gov (United States)

    2010-01-01

    ... KY BELL 21013 0.50 KY BOURBON 21017 0.40 KY BOYLE 21021 0.40 KY BREATHITT 21025 0.70 KY BRECKINRIDGE... WOODFORD 21239 0.40 NC ALAMANCE 37001 0.30 NC ALEXANDER 37003 0.45 NC ALLEGHANY 37005 0.45 NC ANSON 37007 0... 37073 0.20 NC GRAHAM 37075 0.45 NC GRANVILLE 37077 0.30 NC GREENE 37079 0.40 NC GUILFORD 37081 0.30 NC...

  5. Urgensi Pengaturan Disclosure Requirements sebagai Syarat Aplikasi Hak Paten dalam Pemanfaatan Sumber Daya Genetik di Indonesia

    OpenAIRE

    Cendhayanie, Rara Amalia

    2013-01-01

    Sumber daya genetik (SDG) merupakan salah satu bagian dari sumber daya hayati (biological resources) dimana SDG mempunyai peranan yang penting sebagai fondasi yang pada intinya untuk menjamin keberlangsungan hidup umat manusia. Keberadaan Negara berkembang salah satunya adalah Indonesia dengan berbagai kekayaan alam dan potensi lainnya seperti SDG menjadi salah satu perhatian penting di tingkat Internasional khususnya dalam hal ini pemanfaatan SDG untuk berbagai kepentingan, yang kian meningk...

  6. Physical Fitness and Metabolic Profile among Malay Undergraduates of a Public University in Selangor Malaysia

    OpenAIRE

    M. Emad; M. Kandiah; W. K. Lim; M. Y. Barakatun-Nisak; A. Rahmat; S. Norasruddin; M. Appukutty

    2017-01-01

    This study investigated health-related components of physical fitness consisting of morphological fitness (body fat % or BF %; Body Mass Index or BMI; and waist circumference or WC), metabolic fitness (blood glucose, lipid profiles and haemoglobin) and aerobic capacity (VO2max). This crosssectional study involved 324 undergraduates recruited voluntarily by systematic random sampling from a public university in the city Shah Alam, Selangor Malaysia. The respondents’ aerobic capacity was measur...

  7. Tingkat Kesadaran dan Kepedulian Konsumen terhadap Environmental Values yang Menentukan Efektivitas Green Marketing

    OpenAIRE

    Saragih, Rintan

    2016-01-01

    Kesadaran dunia terhadap lingkungan mulai bergema dan menjadi pusat perhatian seiring adanya Perubahan iklim akibat pemanasan global yang membuat cuaca tidak menentu dan banyaknya bencana alam. Salah satu biang utama masalah lingkungan adalah household product yang menyebabkan penumpukan sampah, pembuangan limbah kimia, pemborosan energi listrik dan gas buangan alat elektronik seperti AC dan kulkas turut andil dalam menipiskan lapisan ozon. “Green Marketing” kemudian menjadi alternatif strate...

  8. Bridging the Economic Development Gap: Establishing a Practical Military Expeditionary Economics Continuum

    Science.gov (United States)

    2013-04-05

    The Military Expeditionary Economics Continuum Stage of Emergency Grants Savings Plans Microcredit Soft Loans...Transformation:Assessing and Improving the Impact of Microcredit ." Microcredit Summit Meeting of Councils. Abidjan, Côte d’Ivoire: www.microcreditsummit.org, 1999...Jahangir, M., and Alam Chowdhury. "Poverty and Microfinance: An Investigation into the Role of Microcredit in Reducing the Poverty Level of Borrowing

  9. Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kandungan Klorofil-a Dan -C Zooxanthellae Dari Isolat Karang Lunak Zoanthus SP.

    OpenAIRE

    Sayekti, Sundari; Harpeni, Esti; Muhaemin, Moh

    2017-01-01

    Terumbu karang sangat sensitif terhadap Perubahan alam, salah satunya seperti peningkatan intensitas cahaya. Intensitas cahaya akan mempengaruhi pigmen klorofil-a dan –c alga simbion zooxanthellae yang hidup di dalam jaringan karang, sebab intensitas cahaya memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis pada zooxanthellae. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap kandungan klorofil -a dan -c pada zooxanthellae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agust...

  10. Hubungan Eksekutif Dan Legislatif Dalam Penetapan Perda APBD Tahun 2014 di Kabupaten Barru

    OpenAIRE

    SRI RAMADANI, RESKY

    2014-01-01

    2014 INTISARI RESKY SRI RAMADANI, Nomor pokok E121 10 105, Program Studi Ilmu Pemerintahan Jurusan Ilmu Politik Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, menyusun skripsi dengan judul : ???HUBUNGAN EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF DALAM PENETAPAN PERDA APBD TAHUN 2014 DI KABUPATEN BARRU??? di bawah bimbingan Dr. H. A. Samsu Alam, M.Si dan Dr. Nurlinah, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterkaitan eksekutif dan legisl...

  11. PERBEDAAN TINGKAT STRES LUTUNG JAWA (Trachypitecus auratus) PADA KANDANG PERAWATAN DAN KANDANG KARANTINA DI JAVAN LANGUR CENTER (JLC) DITINJAU DARI KADAR KORTISOL DAN RASIO NEUTROFIL PERLIMFOSIT (N/L)

    OpenAIRE

    Eko Dini Danafi; Djoko Winarso; Rahadi Swatomo; Ahmad Fauzi; Ida Masnur; Iwan Kurniawan; Nurina Titisari

    2017-01-01

    Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) adalah satwa endemik Jawa dan Bali. Populasi lutung Jawa semakin mengalami penurunan dan masuk kategori satwa yang dilindungi. Penurunan populasi lutung jawa dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang diperparah dengan tingginya tingkat stres pada satwa. Javan Langur Center yang berlokasi di Cangar, Batu merupakan salah satu tempat untuk merehabilitasi lutung Jawa sebelum dilepasliarkan ke alam. Javan Langur Center terdiri dari tiga kandang yaitu k...

  12. Pemberdayaan Usaha Sektor Maritim (Pariwisata melalui Humas Internasional dengan Pendekatan Marketing Public Relations

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Yuningsih

    2002-06-01

    Full Text Available Kondisi usaha sektor maritim bidang pariwisata saat ini mengalami ketertinggalan dan sulit berkembang, karena belum terpanggilnya sumber-sumber investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Padahal, potensi usaha pariwisata bahari di Indonesia sebagai wi/ayah kepulauan sangat besar, tersedia .'lumber daya alam yang melimpah dan tersebar di berbagai wilayah, maka itulah peranan humas sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan citra pariwisata Indonesia melalui pendekatan Marketing PR. agar hasilnya lebih efektifdan eflsien dalam penggunaan pembiayaan publikasi

  13. PERAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI (Studi di PAUD Geger Sunten, Desa Suntenjaya)

    OpenAIRE

    Iis Nurhayati

    2018-01-01

    Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang menentukan terbentuknya kepribadian anak. Dalam hal ini maka diperlukan berbagai rangsangan untuk membentuknya. Banyak cara yang dilakukan dalam  memberikan rangsangan pada anak usia dini salah satuya melalui pendekatan berbasis alam seperti permainan tradisional. Permainan tradisional bukan sekedar permainan yang bertujuan menghibur anak-anak, tapi juga bersifat mendidik serta berfungsi membantu anak-anak dalam membentuk karakter. Kondisi l...

  14. Kosmologis Tetabuhan dalam Upacara Ngaben

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Cau Arsana

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1 mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2 menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upacara ngaben yang teraplikasi lewat penggunaan tetabuhan dalam prosesi upacara ngaben. Penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben berkaitan erat dengan aspek-aspek kosmologis. Suara yang dijadikan dasar dari nada-nada gamelan Bali adalah suara (bunyi yang keluar dari alam. Suara tersebut digabungkan menjadi sepuluh suara yaitu panca suara patut pelog dan panca suara patut slendro yang menyebar ke seluruh penjuru alam. Tetabuhan dalam upacara ngaben, melalui jalinan nada-nada merupakan manifestasi dari pemujaan kepada ista dewata sebagai cermin konsep keseimbangan mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos.   Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1 mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2 menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upacara ngaben yang teraplikasi lewat penggunaan tetabuhan dalam prosesi upacara ngaben. Penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben berkaitan erat dengan aspek-aspek kosmologis. Suara yang dijadikan dasar dari nada-nada gamelan Bali adalah suara (bunyi yang keluar dari alam. Suara tersebut digabungkan menjadi sepuluh suara yaitu panca suara patut pelog dan panca suara patut slendro yang menyebar ke seluruh penjuru alam. Tetabuhan dalam upacara ngaben, melalui jalinan nada

  15. (Components in Music-Culture)

    OpenAIRE

    Sunarto, -

    2007-01-01

    Seorang filsuf wanita dari Amerika Serikat, Susanne K. Langer, pernah berucapbahwa, musik telah mampu merasuk ke dalam umat manusia setua umurmanusia di bumi ini. Musik telah membentuk suatu buaya tersendiri di anaraseni-seni yang lainnya. Ia hadir di setiap saat dalam suatu budaya di mana punbudaya itu tumbuh. Ada semacam universalitas: di mana ada budaya di situ pulamusik bereksistensi. Rangkaian yang membentuk komunitas dalam musik itusendiri hadir sebagai sebuah harmonisasi dari alam yang...

  16. KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA RAWAN PANGAN UNTUK PEMANTAUAN KONSUMSI DALAM PWSPG DI DUA DESA IDT DI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis terhadap karakteristik rumah tangga dari data penelitian tentang metode kualitatif untuk menggambarkan perubahan konsumsi secara kuantitatif di dua desa tertinggal di Kabupaten Boyolali. Analisis ini bertujuan untuk mencari karakteristik rumah tangga rawan pangan untuk pemantauan konsumsi dalam PWS-PG (Pemantauan Wilayah Setempat Pangan dan Gizi. Sampel adalah rumah tangga (RMT dengan keadaan sosial ekonomi rendah atau miskin. Sampel dipilih oleh pamong desa dan kepala dusun secara purposive sebanyak 50 rumah tangga di masing-masing desa. Jumlah sampel seluruhnya adalah 100 rumah tangga. Daya yang dikumpulkan yaitu data konsumsi pangan dan sosial ekonomi keluarga meliputi jumlah anggota rumah tangga, mata pencaharian, tingkat pendidikan kepala keluarga, keadaan perumahan dan pemilikan barang berharga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 RMT yang diamati, 64 RMT diantaranya mengalami penurunan konsumsi pada musim paceklik, dengan karakteristik yaitu 79 RMT (79% mempunyai anggota rumah tangga lebih dari 4 orang, 48 RMT (48% dengan pendidikan KK kurang dari 6 tahun, 78 RMT (78% dengan keadaan perumahan sedang (dinding papan dan lantai tanah dan 52 RMT (52% tidak memiliki barang berharga. Hasil Analisis T-test Proporsi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata antara perubahan konsumsi energi dengan jumlah anggota rumah tangga, tingkat pendidikan kepala keluarga, keadaan perumahan dan pemilikan barang berharga. Pemilihan 10 KK sampel untuk pemantauan konsumsi pangan dalam PWS-PG di tingkat dusun, tetap dapat dilakukan dengan kriteria yang sudah ada yaitu pemilikan lahan sempit dan pekerjaan tidak tetap.

  17. PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM MENGAMBIL KREDIT PADA AL-GIFFARI FINANCE

    OpenAIRE

    GIFFARI, ABIZAR

    2016-01-01

    2015 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran melalui word of mouth terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit pada Al-Giffari Finance. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 70 Responden yang merupakan sebagian dari populasi penelitian karena menggunakan teknik sampling Slovin. Metode pengumpulan data adalah dengan menyebarkan kuisioner yang kemudian diolah dengan menggunakan analisis regeresi berganda. Uji yang digunakan untuk me...

  18. Kualitas Corporate Social Responsibility Dan Penghindaran Pajak Dengan Kinerja Laba Sebagai Moderator

    OpenAIRE

    Tjondro, Elisa; Widuri, Retnaningtyas; Maria Katopo, Jacqueline

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh kualitas corporate social responsibility (CSR) terhadap penghindaran pajak dengan kinerja laba sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan CSR award sebagai indikator kualitas corporate social responsibility (CSR). Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Sampel penelitian sebanyak 137 Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan 615 pengamatan. Hasil penelitian membuktikan kualitas corporate social respon...

  19. Analisa Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Salon Madass

    OpenAIRE

    Surianto, Allan Richardo

    2017-01-01

    Penelitian membahas pengaruh service quality terhadap customer loyatly dengan customer satisfaction sebagai variabel intervening di Salon Madass Surabaya. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden pelanggan Salon Madass yang sudah pernah melakukan transaksi lebih dari 3 kali. Pengukuran dilakukan dari variabel service quality (X1) dengan indikator Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangible, variabel customer satisfaction (Y1) dengan indikator Fulfillment, Pleasure, Ambivala...

  20. Pengaruh Customer Service Quality, Customer Perceived Value, Customer Satisfaction, Customer Trust Dan Switching Barriers Terhadap Customer Retention.

    OpenAIRE

    Hardjanti, Adiati; Amalia, Dinna

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh customer service quality, customer perceived value, customer satisfaction, customer trust dan switching barriers terhadap customer retention. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian hipotesis (testing hypotesis). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan keseluruhan hipotesis diuji dengan metode structural equation modeling yang menggunakan Amos 7.0. Data dalam peneliti...

  1. Perceived Organizational Support, Job Satistaction Dan Organizational Citizenship Behavior Pada PT. Bank Maluku Cabang UTAMA Kota Ambon

    OpenAIRE

    Waileruny, Hulawa Theresia

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk menguji Perceived Organizational Support, Job Satisfaction dan Organizational Citizenship Behavior pada PT. Bank Maluku Cabang Utama Kota Ambon. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 103 orang karyawan PT. Bank Maluku Cabang Utama Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data penelitian diperoleh melalui kuesioner penelitian yang telah diisi oleh responden. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan validitas, relia...

  2. Tingkat Kepuasan Karyawan Perusahaan Swasta dalam Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

    OpenAIRE

    Siagian, Matias

    2012-01-01

    Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif yang mengkaji masalah pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagai hak karyawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan karyawan yang bermukim di desa Mulyorejo, sebuah desa industri, dalam pelayanan Jamsostek khususnya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. Sampel penelitian terdiri dari 70 keluarga karyawan peserta Jamsostek. Data dikumpulkan dengan menggunakan kue...

  3. Pengaruh Persepsi Tentang Sertifikasi Guru, Strategi Penyelesaian Konflik, dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Guru SMKN

    OpenAIRE

    Atmadji Sutikno, Tri

    2013-01-01

    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang sertifikasi guru, strategi penyelesaian konflik, motivasi kerja, terhadap produktivitas kerja. Populasi penelitian adalah guru-guru SMKN Malang Raya sedangkan sampel (278 guru) diambil secara acak. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi tentang sertifikasi guru, strategi penyelesaian konflik, motivasi kerja dalam kategori tinggi, dan produktivitas...

  4. Pengaruh Marketing Mix Dan Brand Image Terhadap Customer Satisfaction Dan Customer Loyalty Di Restoran X Surabaya

    OpenAIRE

    Wijaya, Kevin; Sutejo, Andrew Robby Darmawan

    2017-01-01

    Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Marketing Mix dan Brand Image yang dijalankan oleh restoran X Surabaya terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen. Penelitian ini menggunakan penelitian quantitatif, sampel yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh 100 konsumen yang pernah makan di restoran X. Dengan menggunakan metode analisa Partial Least Square, hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing mix mempunyai pengaruh positif significant terhadap kepua...

  5. PENGARUH PERSONALITY TRAITS TERHADAP PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

    OpenAIRE

    Subiaktono -

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh ciri-ciri kepribadian yang terdiri dari agreeableness, conscientiousness, body focus, materialism and need for arousal pada perencanaan keuangan keluarga. Sampel dari penelitian ini adalah pegawai Bank BTN Cabang Semarang dengan alat analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel-variabel independen (Agreeableness, Conscientiousness, Body Focus, Materialism, dan Need for arrousal) mempunyai pen...

  6. Peningkatan Kekuatan Otot Pernapasan dan Fungsi Paru melalui Senam Asma pada Pasien Asma

    OpenAIRE

    Sahat, Camalia S; Irawaty, Dewi; Hastono, Sutanto Priyo

    2011-01-01

    Pasien asma mengalami bronchospasme dan bronchokontriksi yang dapat menyebabkan penurunan fungsi pernapasan. Penelitianbertujuan mengidentifikasi pengaruh senam asma terhadap peningkatan kekuatan otot pernapasan dan fungsi paru pasien asmadi perkumpulan senam asma. Desain penelitian yaitu kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol. Sampel berjumlah 50pasien, diambil dengan purposive sampling, dan terdiri atas kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkanhubungan antara se...

  7. Pengaruh Career Development Opportunities, Support Work-life Policies Dan Reward Terhadap Komitmen Afektif Karyawan Di Artotel Surabaya

    OpenAIRE

    Wicaksono, Satria; Bieantri, Hasry Azalea

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari career development opportunities, support work-life policies danreward terhadap komitmen afektif karyawan Artotel Surabaya serta mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap komitmen afektif karyawan Artotel Surabaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan analisa kausal. Kuesioner disebarkan kepada 42 anggota sampel untuk diteliti dengan melakukan survei. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa variabel career...

  8. Model Servqual Dengan Pendekatan Structural Equation Modeling (Studi Pada Mahasiswa Sistem Informasi)

    OpenAIRE

    Nurfaizal, Yusmedi

    2015-01-01

    Penelitian ini berjudul “MODEL SERVQUAL DENGAN PENDEKATAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Studi Pada Mahasiswa Sistem Informasi)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model Servqual dengan pendekatan Structural Equation Modeling pada mahasiswa sistem informasi. Peneliti memutuskan untuk mengambil sampel sebanyak 100 responden. Untuk menguji model digunakan analisis SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangibility, reliability responsiveness, assurance dan emphaty mempunyai pengaruh...

  9. Analisis Finansial dan Strategi Pengembangan USAha Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Serat Kelapa (Coco Fiber) (Studi Kasus : Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris; Ayu, Salmiah, Sri Fajar

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan bagaimana proses produksi USAha serat kelapa (coco fiber), menganalisis USAha serat kelapa (coco fiber) sudah layak atau tidak, dan menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk USAha serat kelapa (coco fiber) di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu, yaitu di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode teknik purposive sampli...

  10. Pengaruh Peranan Franchisor Terhadap Suksesnya Bisnis Franchise Pada Alfamart Kota Medan

    OpenAIRE

    Fathia, Syarifah

    2016-01-01

    120502362 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh peran franchisor terhadap keberhasilan usaha bisnis franchise pada Alfamart Kota Medan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara yang dilakukan pada Franchisor dan Franchisee Darusalam Medan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yaitu Franchise Relation Alfamart Medan dan Franchisee Darusalam Medan. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa peran franchisor seperti training, support service, co...

  11. PEMBENTUKAN KESADARAN MEREK MELALUI PILIHAN MEDIA DAN PESAN IKLAN YANG EFEKTIF (Studi Pada PT. Ace Jaya Proteksi Cabang Pekanbaru)

    OpenAIRE

    Afred Suci

    2016-01-01

    Abstrak: Penelitian dilakukan di PT. ACE Jaya Proteksi cabang Pekanbaru guna menganalisis seberapa besar nasabah menyadari keberadaan merek perusahaan dengan adanya media dan pesan iklan. Populasi penelitian adalah nasabah ACE Jaya Proteksi cabang Pekanbaru. Dengan menggunakan formulasi dari Djarwanto dan Subagyo diperoleh jumlah sampel sebanyak 96 orang yang kemudian digenapkan menjadi 100 orang nasabah. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bah...

  12. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MELAKUKAN MIGRASI ULANG-ALIK

    OpenAIRE

    Budi Susetyo Hutomo

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitian untuk menganalisis pengaruh variabel pendapatan, pendidikan, status pernikahan, kepemilikan tanah, jenis kelamin, dan umursecara parsialterhadap keputusan tenaga kerja asal KabupatenSemarang dalam melakukan migrasi ulang-alik. Dalam penelitian ini mengunakan data primer melalui instrumen kuesioner terhadap sampel yaitu sebanyak 100 responden, dan menggunakan data sekunder yaitu data dari instansi terkait serta literatur buku. Penelitian ini dilakukan di terminal Ungaran...

  13. Pengaruh Perceived Quality dan Perceived Value terhadap Purchase Intention

    OpenAIRE

    Saputri, Stella Meiliana; Kurniawati

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived quality dan perceived valueterhadap purchase intention. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dataprimer.Data dikumpulkan langsung melalui penyebaran kuisioner kepada 160responden.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakanpurposive sampling.Uji instrumen data menggunakan validitas dan reliabilitas.Uji hipotesismenggunakan Structure Equation Model (SEM).Hasil pengujian hipotesa menunjukkanterda...

  14. Pengaruh Relationship Marketing Dan Customer Satisfaction Terhadap Customer Loyalty Pada Penjualan Sepeda Motor Honda Di PT Enam Tiga Sejahtera Tahun 2013

    OpenAIRE

    ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd; ., Jumati

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh; (1) relationship marketing terhadap customer satisfaction, (2) relationship marketing terhadap customer loyalty, (3) customer satisfaction terhadap customer loyalty, (4) pengaruh relationship marketing terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang telah membeli membeli sepeda motor Honda di PT Enam Tiga Sejahtera tahun 2013, jumlah sampel sebanyak 97 responden, dengan teknik peng...

  15. Keragaman dan Peran Biologi Arthrophoda pada Sawah Irigasi dan Tegalan

    OpenAIRE

    Suwarno, Suwarno

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman arthropoda dan peran biologinya pada tanah sawah irigasi dan tegalan. Penelitian ini dilaksanakan di daerah persawahan di daerah Sragen pada bulan Maret – Mei 2016. Metode Penelitian dengan menggunakan pitfall trap atau perangkap jebakan yang diletakkan area persawahan dan tegalan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan purposive sampling. Sampel arthropoda yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis di Laboratorium pendidikan Biologi. ...

  16. Potensi Material Sampah Combustible pada Zona Pasif TPA Jatibarang Semarang sebagai Bahan Baku RDF (Refuse Derived Fuel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Natasya Hutabarat

    2018-03-01

    Full Text Available Abstrak: Peningkatan jumlah timbulan sampah menyebabkan meningkatnya kebutuhan lahan pada TPA Jatibarang. Untuk menghindari terjadinya kekurangan lahan perlu dilakukan penanganan pada sampah yakni dengan mengubah sampah menjadi sumber energi seperti bahan baku RDF (Refused Derived Fuel. RDF merupakan salah satu teknik penanganan sampah dengan mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat yaitu bahan bakar. Sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku RDF dengan cara menganalisis nilai kalor yang dihasilkan. Untuk menganalisis nilai kalor pada sampah combustible zona pasif TPA Jatibarang dapat dilakukan dengan cara pengujian sampel sebanyak 100 gram dengan alat bom kalorimeter. Sampel tersebut diambil pada kedalaman 0-3 m dengan metode random sampling. Kemudian akan didapat nilai kalor tinggi yang dihasilkan sampel tersebut. Nilai Kalor Tinggi yang dihasilkan sampel tersebut sebesar 5,25 kkal/ton pada kedalaman 0-1 m, 5,76 kkal/ton pada kedalaman 1-2 m dan 6,31 kkal/ton pada kedalaman 2-3 m. Nilai kalor tinggi yang dihasilkan sampah combustible tersebut menunjukkan bahwa semakin rendah kedalaman sampah maka akan semakin tinggi nilai kalor yang dihasilkan dan sampah tersebut berpotensi sebagai bahan baku RDF.

  17. STRATEGI SEGMENTASI PASAR TERHADAP VOLUME PENJUALAN BUSANA MUSLIM PADA CV RABBANI ASYSA MAKASSAR

    OpenAIRE

    KARASE, HASNAWATI

    2014-01-01

    2014 Hasnawati Karase Haris Maupa Mukhtar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi segmentasi pasar terhadap volume penjualan busana muslim pada CV Rabbani Asysa Makassar. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) mengenai segmentasi pasar Rabbani Makassar dengan mengambil sampel sebanyak 75 responden. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel strategi segmentasi pasar yang terdiri dari segmentasi geografis, segmentasi demografis, segm...

  18. Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Kepercayaan Pelanggan sebagai Variabel Intervening (Studi pada Toko Alfamidi Jalan Sudanco Supriyadi No. 02 Malang)

    OpenAIRE

    Yuni, Yuni; Sarwoko, Endi; Hariyanto, Sugeng

    2015-01-01

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh customer relationship management terhadap loyalitas pelanggan, kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan, serta pengaruh customer relationship management terhadap loyalitas pelanggan melalui kepercayaan pelanggan. Populasi adalah pelanggan Toko Alfamidi Jalan Sudanco Supriyadi Nomor 02 Malang yang aktif melakukan pembelian. Sampel berjumlah 90 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisis data menggu...

  19. Identifikasi Dan Uji Kepekaan Kuman Aerob Pada Alpeolitis Pascapencabutan Gigi

    OpenAIRE

    Rehatta Yongki, Dr.med.dent

    2002-01-01

    Dosen Pada Bagian Konservasi dan Bedah Mulut FKG Unhas Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kuman aerob yang dominan pada alveolitis pascapencabutan gigi dan untuk mengetahui perbedaan kepekaan kuman aerob yang dominan dari Alveolitis terhadap beberapa antiobiotik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif dan uji laboratorium. Sampel sebanyak 32 orang yang diambil secara Purpose Sampling. Soket diteliti secara cermat, dilakukan pengambilan usapan . Untuk mengiden...

  20. PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SAGA DAN DAUN SIRIH TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS SKRIPSI Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Kedokteran Gigi

    OpenAIRE

    USEMAHU, RIFDATUL AHWAL

    2015-01-01

    2015 Latar Belakang: Bakteri adalah salah satu mikroorganisme yang menyebabkan penyakit, salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Daun sirih dan daun saga memiliki sifat antibakteri karena mempunyai zat aktif yang berguna untuk meghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan efektivitas antara daun saga dan daun sirih. Metodologi : Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratories. Sampel penelitian ini adalah ...

  1. Pengaruh Green Practice Terhadap Green Consumer Behavior Di the Kemangi Restaurant, Hotel Santika Pandegiling Surabaya

    OpenAIRE

    Budiantoro, Anastasia Vianney; Irawan, Andrew; Kristanti, Monika; Aprilia, Adriana

    2015-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh green practice terhadap green consumer behavior di The Kemangi Restaurant. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisa regresi linier berganda. Penulis menggunakan 100 sampel untuk diteliti dengan melakukan survei kepada konsumen The Kemangi Restaurant. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa ketiga variabel bebas berpengaruh positif. Namun, hanya variabel green donation yang memiliki pengaruh positif ...

  2. PENGARUH MATERIALISM HAPPINESS, MATERIALISM CENTRALITY DAN MATERIALISM SUCCESS TERHADAP IMPULSIVE BUYING DAN EFEKNYA PADA COMPULSIVE BUYING BEHAVIOR (Studi empiris pada mahasiswa yang berbelanja pakaian di department store di Yogyakarta)

    OpenAIRE

    DITASARI, VALENTINA

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dimensi materialisme (materialism happiness, centrality, dan success) terhadap impulsive buying dan efeknya pada compulsive buying behavior. Penelitian ini menggunakan responden mahasiswa dan mahasiswi yang berada di beberapa Universitas di Yogyakarta sebagai obyek penelitian. Sampel pada penelitian ini adalah responden yang pernah dan cenderung sering melakukan pembelian atau berbelanja pakaian di Departement Store yang ada di Yogyakarta. ...

  3. TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN DI KFC MAKASSAR TOWN SQUARE

    OpenAIRE

    RAMADHANI, IRMA

    2017-01-01

    2017 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di KFC Makassar Town Square. Penelitian ini dilaksanakan terhadap pelanggan KFC Makassar Town Square yang telah bertransaksi lebih dari satu kali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan. Jumlah sampel penelitian 83 pelanggan KFC Makassar Town. Analisis data menggunak...

  4. Identifikasi Gen Transgenik pada Produk Susu Bubuk Kedelai dan Susu Formula Soya dengan Metode PCR (Polymerase Chain Reaction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Krisna Wardani

    2018-01-01

      Kebutuhan kedelai yang mencapai 2,2 juta ton/tahun memaksa Indonesia mengimpor sebanyak 1,62 juta ton. Sebagian besar kedelai impor berupa kedelai transgenik. Dengan munculnya kedelai transgenik di Indonesia, perlu adanya pelabelan Produk Rekayasa Genetika (PRG untuk memenuhi hak-hak konsumen. Teknik yang dilakukan untuk mendeteksi PRG salah satunya menggunakan metode PCR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya gen transgenik pada produk susu bubuk kedelai dan formula soya, sehingga produk dapat digolongkan sebagai PRG atau tidak. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui suhu annealing optimum pada primer yang digunakan. Hasil penelitian didapatkan suhu annealing optimum primer CaMV 35S promotor adalah 60oC. Sedangkan untuk primer gen EPSPS-CP4 suhu annealing optimumnya 59oC. Untuk primer NOS terminator suhu annealing optimum tidak ditemukan. Dari amplifikasi DNA sampel, 6 sampel susu bubuk kedelai dan 5 sampel formula soya terdapat sisipan gen EPSPS-CP4 dan gen Promotor CaMV 35S. Dengan demikian 11 sampel tersebut dapat dikatakan sebagai PRG.   Kata kunci: Produk rekayasa genetika; PCR; formula soya; susu kedelai bubuk; kedelai transgenik

  5. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    OpenAIRE

    Eko Hariadi

    2007-01-01

    Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB), pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe res...

  6. PEMANFAATAN METODE AERASI DALAM PENGOLAHAN LIMBAH BERMINYAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arsawan

    2012-11-01

    Full Text Available Oily waste can pollute environment. One of the method used to process the oily waste is aerationmethod. This researce is carried out by taking oily waste PT. Indonesia Power Business Unit Electric PowerStation Bali at Pasanggaran Denpasar, aimed at increase quality of the waste.The sampel used is waste of PT. Indonesia Power Electric Power Station Business Unit of Bali. Thesampel is intercepted and retained in a retaining box, and 11,12 litters are then taken to be put intotreatment tank. Aeration treatment duration given varies, such as 12 hours, 24 hours, 48 hours, and 72 hoursfor the sampel with air flow speed of 0,6m/s. The treatment is also done with adding sampel with mud of 1%of the whole sampel volume. The relation between Aerating duration with oil contents, oil layer, BOD value,COD value, TDS value and TSS value will be analyzed with simple correlation and descriptive analysis.Aeration treatment can reduce the contents of oil in waste and separate oil accumulated in the waterso that the oil can be depressed up. Aeration treatment can also lower BOD value, COD value, TDS valueand TSS value because giving oxygen in to waste will meet the needs of oxygen of disentanglingmicroorganism in the waste water and the needs of oxygen for oxidation of chemicals in the waste.Therefore, aeration treatment can increase quality of the waste.

  7. Pengaruh Jamu Dengan Tribulus Terrestris Terhadap Kualitas Sperma Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)

    OpenAIRE

    Pelealu, Delano; Tendean, Lydia; Wantouw, Benny

    2015-01-01

    : Tribulus terrestris dikenal sebagai bahan yang dapat memperbaiki kualitas sperma. Salah satu jenis jamu yang diproduksi di Indonesia mengandung Tribulus terrestris Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jamu dengan Tribulus terrestris terhadap konsentrasi, motilitas, dan morfologi spermatozoa tikus wistar jantan (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Sampel 9 ekor tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) dibagi menjadi 3 kelompok yakni, kelompok P0 ...

  8. PERBEDAAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA ANTARA SISWA YANG BERKEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT PADA SISWA SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011

    OpenAIRE

    Noviyanti Kartika Dewi

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvert . Penelitian ini juga ingin mengetahui perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvert Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Madiun, sebesar 735 siswa. Teknik sampel...

  9. Analisis Pengaruh Ukuran Kantor Akuntan Publik, Audit Fee, Audittenure, Dan Karakteristik Komite Audit Terhadap Audit Quality Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    William, Richi

    2017-01-01

    130503129 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran kantor akuntan publik, audit fee, audit tenure, dan karakteristik komite audit terhadap kualitas audit pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Indikator karakteristik komite audit yaitu gender dan usia komite audit. Populasi penelitian ini sebanyak 151 perusahaan manufaktur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh 27 perusahaan s...

  10. Resistensi dan Sensitivitas Bakteri terhadap Antibiotik di RSU dr. Soedarso Pontianak Tahun 2011-2013

    OpenAIRE

    Nurmala Nurmala; IGN Virgiandhy; Andriani Andriani; Delima F. Liana

    2015-01-01

    Salah satu upaya untuk mengurangi resistensi, pemberian antibiotik harus berdasarkan pola bakteri penyebab infeksi dan kepekaan bakteri terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini untukmengetahui pola bakteri, resistensi dan sensitivitasnya terhadap antibiotik di RSU dr. SoedarsoPontianak tahun 2011-2013. Penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif dilakukan RSU dr. Soedarso, Pontianak. Sampel penelitian adalah hasil pemeriksaan kultur dan uji kepekaan spesimen pus pasien yang diperi...

  11. Risk Factors of Premature Rupture of Membrane

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryuni Maryuni

    2017-02-01

    ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Sampel terdiri dari 114 orang kasus ibu yang mengalami KPD dan kontrol sebanyak 228 ibu bersalin yang tidak mengalami KPD. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko terhadap kejadian KPD yaitu usia, paritas, pendidikan. Berdasarkan analisis multivariat, didapatkan faktor yang paling dominan berisiko terhadap kejadian KPD yaitu pendidikan.

  12. RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI DETEKSI KEJENUHAN OKSIGEN DALAM DARAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Salamah

    2016-12-01

    Full Text Available Kekurangan atau kelebihan oksigen dalam darah akan menimbulkan penyakit dan gangguan kerja tubuh. Pada tingkat tertentu, penyakit tersebut dapat meninbulkan resiko kematian. Oleh karena itu, informasi tentang kejenuhan oksigen dalam darah menjadi hal yang penting untuk dideteksi. Salah satu insturmentasi yang digunakan untuk memantau kejenuhan oksigen dalam darah adalah dengan pulse oximetry. Dalam penelitian ini dirancang bangun pulse oximetry berbasis personal computer menggunakan LED merah dan inframerah sebagai sumber cahaya sedang sensor cahaya yang digunakan adalah fotodioda. Pulse oximetry yang dirancang adalah instrumentasi non invasive yang mana driver LED diletakkan pada ujung jari. Cahaya LED yang terserap jari akan menjadi sinyal yang diumpankan ke fotodioda yang selanjutnya sinyal tersebut akan diubah menjadi sinyal digital oleh Arduino dan diproses lebih lanjut oleh personal computer untuk menampilkan grafik pulse oximetry tersebut. Perangkat lunak untuk mengolah data keluaran Arduino menggunakan Delphi 7, Microsoft Exel dan Mat Lab sebagai perangkat lunaknya. Hasil penelitian ini diperoleh sinyal Photopletysmography (PPG Ujung Jari yang representatif  dengan sinyal PPG referensi. Pengujian pulse oximetry yang telah dirancang adalah 16 dengan sampel uji random. Dari sampel tersebut, diperoleh 13 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen normal dan 3 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen tidak normal.

  13. Perbedaan Kadar Calprotectin Sebelum Dan Sesudah Radioterapi Pada Pasien Karsinoma Nasofaring Akibat Infeksi Epstein-Barr Virus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rurie Ratna Shantiningsih

    2016-11-01

    Full Text Available Latar belakang: Epstein-Barr Virus (EBV adalah anggota herpes virus berkaitan dengan etiologi karsinoma nasofaring (KNF. Pada pasien KNF jumlah monosit dalam sel darah tepi mengalami penurunan dan kebanyakan masih dalam bentuk immature sehingga menurunkan respon imun pasien serta meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit periodontal. Radioterapi merupakan salah satu metode terapi yang banyak digunakan untuk kasus KNF. Calprotectin diproduksi dalam sitoplasma sel monosit dan levelnya meningkat pada beberapa penyakit inflamasi, termasuk inflamasi jaringan periodontal, ditandai dengan peningkatan kadar calprotectin pada cairan sulkus gingiva (CSG. Tujuan: mengkaji perbedaan kadar calprotectin pada pasien KNF sebelum dan setelah dilakukan radioterapi, pada sel monosit, serum dan CSG. Metode Penelitian: sepuluh pasien KNF akibat infeksi EBV digunakan sebagai subjek dalam penelitian ini. Lima orang sebagai sampel kelompok sebelum radioterapi dan 5 orang sebagai sampel kelompok sesudah radioterapi. Dari masing-masing pasien diambil sel monosit dan serum darah tepi serta CSG. Kadar calprotectin diukur menggunakan metode ELISA. Hasil: kadar calprotectin pada kelompok sampel sebelum radioterapi lebih rendah dibandingkan kelompok sam pel sesudah radioterapi dilihat melalui sel monosit dan serum darah tepi. Sementara dari CSG, kadar calprotectin kelompok sampel sebelum radioterapi nampak lebih tinggi dibanding kelompok sesudah radioterapi. Hasil analisis statistik Anova menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05. Kesimpulan: terdapat perbedaan kadar calprotectin pada sel monosit, serum darah tepi dan CSG pasien KNF antara sebelum dan sesudah radioterapi. Pada sel monosit dan serum darah tepi, terjadi penurunan kadar calprotectin, sementara pada CSG terjadi peningkatan kadar calprotectin antara sebelum dan sesudah radioterapi.

  14. PROFIL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS KELASS SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN KPS DAN MENINGKATKAN PKS SISWA (STUDI KASUS DI SMPN 1 KOTA JAMBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarno Sukarno

    2014-10-01

    Full Text Available Kegiatan Belajar Mengajar (KBM sains di tingkat SMP bertujuan untuk mengembangkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan menanamkan Penguasaan Konsep Sains (PKS. Oleh karena itu, KBM sains harus memberikan peluang untuk mengembangkan KPS dan PKS secara bersama-sama dan tidak terpisahkan. KBM sains berbasis Kegiatan Eksplorasi Lingkungan Alam di Sekitar Sekolah (KELASS dianggap mampu memberikan ruang yang luas untuk mengembangkan KPS siswa dan PKS. Oleh karena itu, penelitian kualitatif ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan KBM sains berbasis KELASS dan implikasinya terhadap KPS dan PKS siswa. Data hasil wawancara, observasi dan tes menunjukkan bahwa faktor pendukung KBM sains berbasis KELASS adalah sarana dan prasarana (indoor dan outdoor yang memadai. Sedangkan kendala utama bagi para guru sains adalah tidak adanya bahan ajar sains yang berorientasi pada eksplorasi lingkungan alam sekitar sekolah untuk mengembangkan mahasiswa KPS dan PKS. Oleh karena itu, perlu dikembangkan bahan ajar sains yang dapat mempermudah guru sains dalam melakukan KBM sains berbasis KELASS.   Kata kunci:    eksplorasi lingkungan alam di sekitar sekolah, keterampilan proses sains, penguasaan konsep sains

  15. Evaluation of the nature, origin and potentiality of the subsurface Middle Jurassic and Lower Cretaceous source rocks in Melleiha G-1x well, North Western Desert, Egypt

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamed M. El Nady

    2015-09-01

    Full Text Available The present work aims to evaluate the nature and origin of the source rock potentiality of subsurface Middle Jurassic and Lower Cretaceous source rocks in Melleiha G-1x well. This target was achieved throughout the evaluation of total organic carbon, rock Eval pyrolysis and vitrinite reflectance for fifteen cutting samples and three extract samples collected from Khatatba, Alam El Bueib and Kharita formations in the studied well. The result revealed that the main hydrocarbon of source rocks, for the Middle Jurassic (Khatatba Fm. is mainly mature, and has good capability of producing oil and minor gas. Lower Cretaceous source rocks (Alam El Bueib Fm. are mature, derived from mixed organic sources and have fair to good capability to generate gas and oil. Kharita Formation of immature source rocks originated from terrestrial origin and has poor to fair potential to produce gas. This indicates that Khatatba and Alam El Bueib formations take the direction of increasing maturity far away from the direction of biodegradation and can be considered as effective source potential in the Melleiha G-1x well.

  16. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM EKOWISATA “LEPEN ADVENTURE”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri Nazarullail

    2017-08-01

    Full Text Available This study aimed to describe the community development through ecotourism program. This study used a qualitative research method with case study approach, and using data analysis interactive model. The results showed that the background of the emergence of ecotourism programs is to look at the natural potential that can be used as travel, ecotourism gave the changes to their economic advancement. Ecotourism development stages starting from identification of empowering agents to exploit the potential of nature into ecotourism activities that can empower local communities. The principles that appear on ecotourism are: (1 natural-based, (2 ecological value, (3 an insight into the environment, (4 the benefits to the local community, (5 the appeal and visitor satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui program ekowisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang kemunculan program ekowisata adalah dengan melihat potensi alam yang dapat dimanfaatkan sebagai wisata, ekowisata meberikan perubahan terhadap adanya peningkatan ekonomi. Tahapan pengembangan ekowisata dimulai dari identifikasi agen pemberdayaan untuk memanfaatkan potensi alam menjadi kegiatan ekowisata yang dapat memberdayakan masyarakat lokal. Prinsip-prinsip yang muncul pada ekowisata tersebut, meliputi (1 berbasis alam, (2 nilai ekologis, (3 wawasan lingkungan hidup, (4 manfaat bagi masyarakat lokal, dan (5 daya tarik dan kepuasan pengunjung.

  17. Nonlinear stability, bifurcation and resonance in granular plane Couette flow

    Science.gov (United States)

    Shukla, Priyanka; Alam, Meheboob

    2010-11-01

    A weakly nonlinear stability theory is developed to understand the effect of nonlinearities on various linear instability modes as well as to unveil the underlying bifurcation scenario in a two-dimensional granular plane Couette flow. The relevant order parameter equation, the Landau-Stuart equation, for the most unstable two-dimensional disturbance has been derived using the amplitude expansion method of our previous work on the shear-banding instability.ootnotetextShukla and Alam, Phys. Rev. Lett. 103, 068001 (2009). Shukla and Alam, J. Fluid Mech. (2010, accepted). Two types of bifurcations, Hopf and pitchfork, that result from travelling and stationary linear instabilities, respectively, are analysed using the first Landau coefficient. It is shown that the subcritical instability can appear in the linearly stable regime. The present bifurcation theory shows that the flow is subcritically unstable to disturbances of long wave-lengths (kx˜0) in the dilute limit, and both the supercritical and subcritical states are possible at moderate densities for the dominant stationary and traveling instabilities for which kx=O(1). We show that the granular plane Couette flow is prone to a plethora of resonances.ootnotetextShukla and Alam, J. Fluid Mech. (submitted, 2010)

  18. Prinsip Kehati-Hatian di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Ode Angga

    2017-06-01

    Full Text Available Prinsip Kehati-Hatian di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dalamPeraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Maluku bertujuan untuk mengetahui hakekat prinsip kehati-hatian dalam Rencana Tata Ruang Wilayah di Provinsi Maluku.Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap azas-azas hukum, kaedah-kaedah hukum dalam arti nilai (norma peraturan hukum konkrit dan sistem hukum.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekaan filosofis (philosophicalapproach, pendekatan konseptual (conseptual approach, pendekatan perundang-undangan (statute approach. Hasil yang diperoleh bahwa prinsip kehati-hatian dalam Perda RTRW Provinsi Maluku No. 16 Tahun 2013 dilakukan pencegahan secara dini, pencegahan antisipatif, kehati-hatian (Prudential Principles terhadap perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta penataan ruang. Filosofis pengaturan prinsip kehati-hatian dalam Perda RTRW Provinsi Maluku bahwa mengingat fungsi ruang sebagai tempat manusia dan makhluk hidup lain, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya, pada dasarnya ketersediaannya tidak tak terbatas. Berkaitan itu untuk mewujudkan rencana tata ruang wilayah Provinsi Maluku yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan perlu dilakukan rencana tata ruang wilayah yang dapat mengharmonisasi lingkungan alam dan lingkungan buatan  mampu mewujudkan keterpaduan penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan, serta dapat memberikan perlindungan terhadap fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan hidup akibat pemanfaatan ruang. 

  19. TANAH LONGSOR : MEMPERKECIL RESIKO BENCANA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ( Studi Kasus : Kecamatan Kokap, Kulon Progo, DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Aan Jiwa Permana

    2012-03-01

    Full Text Available Setiap saat Indonesia mengalami ancaman bencana alam. Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya bencana alam yang beruntun menimpa negara ini. Mulai dari tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor, dan gempa. Dengan adanya hal-hal semacam ini, terpikirkan bagaimana caranya untuk melakukan pencegahan awal agar dampak kerugian material dan korban yang ditimbulkan dapat lebih diminimalisir. Misalnya saja bencana tanah longsor sering terjadi di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini terjadi karena penambangan dan minimnya daerah tangkapan air sehingga menjadi penyebab maraknya kasus-kasus longsor di Kulon Progo baik karena aktivitas penambangan yang dilakukan legal atau ilegal. Khusus daerah yang menjadi sasaran penambangan emas di Yogya adalah Kecamatan Kokap. Sehingga menyebabkan banyak kejadian tanah longsor di daerah tersebut. Dengan kondisi daerah yang sering mengalami bahaya longsor, nampaknya perlu dikembangkan sebuah sistem informasi geografis yang dapat membantu dalam manajemen resiko bencana tanah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Sehingga nantinya jika sistem ini dapat dikembangkan, dapat membantu melakukan analisis resiko dari dampak bencana tanah longsor di era cyber seperti saat ini. Lokasi yang menjadi titik rawan bencana, diharapkan dapat dideteksi dan hasilnya dapat dianalisis untuk kepentingan lebih lanjut. Hasil dari penelitian ini adalah sudah dapat menghasilkan peta bahaya longsor dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.   Kata-kata kunci: Tanah Longsor,  Bencana Alam,  Sistem Informasi Geografis.

  20. Phenotypic plasticity of mesenchymal stem cells is crucial for mesangial repair in a model of immunoglobulin light chain-associated mesangial damage.

    Science.gov (United States)

    Herrera, Guillermo A; Teng, Jiamin; Zeng, Chun; Xu, Hongzhi; Liang, Man; Alexander, J Steven; Liu, Bing; Boyer, Chris; Turbat-Herrera, Elba A

    2018-01-01

    Mesangiopathies produced by glomerulopathic monoclonal immunoglobulin light chains (GLCs) acting on the glomerular mesangium produce two characteristic lesions: AL-amyloidosis (AL-Am) and light chain deposition disease (LCDD). In both cases, the pathology is centered in the mesangium, where initial and progressive damage occurs. In AL-Am the mesangial matrix is destroyed and replaced by amyloid fibrils and in LCDD, the mesangial matrix is increased and remodeled. The collagen IV rich matrix is replaced by tenascin. In both conditions, mesangial cells (MCs) become apoptotic as a direct effect of the GLCs. MCs were incubated in-vitro with GLCs and animal kidneys were perfused ex-vivo via the renal artery with GLCs, producing expected lesions, and then mesenchymal stem cells (MSCs) were added to both platforms. Each of the two platforms provided unique information that when put together created a comprehensive evaluation of the processes involved. A "cocktail" with growth and differentiating factors was used to study its effect on mesangial repair. MSCs displayed remarkable phenotypic plasticity during the repair process. The first role of the MSCs after migrating to the affected areas was to dispose of the amyloid fibrils (in AL-Am), the altered mesangial matrix (in LCDD) and apoptotic MCs/debris. To accomplish this task, MSCs transformed into facultative macrophages acquiring an abundance of lysosomes and endocytotic capabilities required to engage in phagocytic functions. Once the mesangial cleaning was completed, MSCs transformed into functional MCs restoring the mesangium to normal. "Cocktail" made the repair process more efficient.

  1. Bakteri Legionella pneumophila Terdeteksi pada Air Kolam Renang di Kota Surabaya dengan Nested Polymerase Chain Reaction (LEGIONELLA PNEUMOPHILA BACTERIADETECTED IN SWIMMING POOL WATER OF SURABAYA BY USING NESTED POLYMERASE CHAIN REACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eduardus Bimo Aksono

    2017-06-01

    Full Text Available Legionella pneumophila is a Gram-negative bacillus that causes nosocomial and community-acquired pneumonia. The aim of this research was to detect the presence of bacteria of L. pneumophila species in the swimming pools water of Surabaya city by using nested Polymerase Chain Reaction (PCR assay of a specific gene for L. pneumophila (mip gene. This study used purposive sampling method. A total of 10 water samples were collected from five swimming pools consisting of 200 mL water for each swimming pool. The results showed that of 10 samples tested by nested PCR, one sample was positive for L. pneumophila, and nine samples were negative. L. pneumophila were found in pool water samples with a higher temperature (>30ºC.Serogrouping analysis of positive sample that L. pneumophila bacteria detected in the water sample of swimming pool in Surabaya was L. pneumophila serogroup 9 (98% and serogroup 10 (98%. L. pneumophila detection of bacteria is expected to raise the awareness of physician and microbiologists about the transmission of L. pneumophila and will also be useful for controlling the agents. ABSTRAK Legionella pneumophila adalah bakteri Gram-negatif berbentuk batang yang dapat menyebabkan penyakit nosokomial dan pneumonia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan bakteri L. pneumophila pada air kolam renang di Kota Surabaya dengan menggunakan nested Polymerase Chain Reaction (PCR berbasis gen spesifik L. pneumophila (mip gene. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sebanyak sepuluh sampel diambil dari lima kolam renang. Sampel diambil sebanyak 200 mL dari air kolam renang di setiap lokasi. Hasil dari 10 sampel yang diuji menggunakan nested PCR, satu sampel menunjukkan hasil positif untuk L.pneumophila, dan sembilan sampel menunjukkan hasil negatif. Bakteri L. pneumophila ditemukan pada sampel air kolam dengan suhu yang lebih tinggi (>30ºC. Satu sampel positip tersebut ketika dilanjutkan terhadap analisis serogrup

  2. PEMODELAN FAKTOR K BERBASIS RASTER SEBAGAI MASUKAN PEMODELAN EROSI DI DAS MERAWU, BANJARNEGARA, PROVINSI JAWA TENGAH (Modeling of Raster-Based of K Factor as Input for Erosion Modeling at Merawu Catchment, Banjarnegara, Central Java Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sulistyo

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketelitian absolut pemodelan faktor K berbasis raster sebagai masukan dalam pemodelan erosi Universal Soil Loss Equation (USLE di Daerah Aliran Sungai (DAS Merawu, Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.Metode yang digunakan adalah dengan mengambil 30 sampel tanah secara stratified random sampling berdasarkan bentuklahan DAS Merawu. Sampel tanah tersebut kemudian dianalisis di laboratorium sehingga diperoleh tekstur, permeabilitas, bahan organik, dan struktur yang diperlukan untuk menghitung faktor K menggunakan rumus yang sudah ada. Dari 30 sampel yang diambil, 24 sampel digunakan untuk menghitung faktor K dalam pemodelan, sedangkan 6 sampel lainnya digunakan sebagai uji model. Pengeplotan nilai K pada sampel di atas peta dilakukan sesuai dengan lokasi sampel, kemudian dilakukan digitasi dan rasterisasi dan dilakukan interpolasi spasial untuk memperoleh Peta K untuk setiap piksel dengan metode Kriging. Hasil pemodelan K tersebut (Kmodel kemudian diuji pada 6 lokasi (Kaktual untuk mengetahui ketelitian pemodelan. Kmodel dikatakan teliti jika memiliki nilai ≥ 80% terhadap Kaktual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan faktor K berbasis raster di DAS Merawu mempunyai ketelitian melebihi nilai ambang yang ditetapkan, yaitu sebesar 89,068%, yang menunjukkan bahwa peta hasil pemodelan menggunakan analisis Kriging dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut dalam menghitung erosi. ABSTRACT The research was aimed at knowing the absolute accuracy of modeling of raster-based K factor as input for Universal Soil Loss Equation (USLE erosion modeling at Merawu Catchment, Banjarnegara, Central Java Province. Methodology applied was by taking 30 soil samples of stratified random sampling based on landform of Merawu Catchment. Those 30 soil samples then were analised in a laboratory to get their texture, permeability, organic matter, and structure for K factor computation using the existing formula. From 30

  3. EFISIENSI CONSTRUCTION WETLAND TYPHA SP. SEBAGAI PENGOLAH AIR LIMPASAN JALAN RAYA SECARA ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudatin Windraswara

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bersifat desain eksperimental pada skala laboratorium untuk mengetahui kemampuan Typha latifolia. sebagai tanaman wetland dalam mereduksi BOD dan COD yang berasal polutan air limpasan jalan raya sebagai bagian dari sistem drainase yang berkelanjutan. Sampel dalam penelitian ini adalah air limpasan jalan yang berasal dari air hujan yang kemudian masuk ke saluran pengumpul (drainase jalan. Habitat wetland disimulasikan menggunakan kolom dengan tabung yang memiliki volume kosong 20 liter. Susunan tabung adalah sebagai berikut; tanaman wetland, air, pasir dan batu kerikil. Satu tabung lagi akan berlaku sebagai kontrol dengan susunan yang sama tanpa tanaman wetland. Desain tabung memiliki spesifikasi sebagai berikut bahan acrylic dengan ukuran diameter 9,7 cm, tinggi 40 cm, volume 20 liter, media pasir setinggi 10 cm, kerikil 15 cm, kemudian diisi air setinggi 15 cm dari batas kerikil. Nilai BOD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 104 mg/l sedangkan nilai BOD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 44 mg/l dari nilai semula 104 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman tersebut mampu menghilangkan nilai BOD sebesar 65% atau BOD removal sebesar 65%. Nilai COD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 309 mg/l dari nilai semula 210 mg/l sedangkan nilai COD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 210 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman Typha latifolia mampu menghilangkan nilai COD sebesar 58,6% atau COD removal sebesar 58,6%. Kedua parameter tersebut telah sesuai dengan baku mutu Kepmen LH no 112 tahun 2003 dan Kepmen LH no 51 tahun 1999.

  4. PENILAIAN PEDOFILIA MENGGUNAKAN RESPON HEMODINAMIK OTAK TERHADAP STIMULI SEKSUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kuhelan Mahendran

    2015-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Menilai secara akurat orientasi seksual seseorang sangat penting dalam melakukan penanganan terhadap pelaku kekerasan seksual pada anak. Phallometry adalah metode standar untuk mengidentifikasi orientasi seksual; tetapi, metode ini telah banyak dikritik oleh karena bersifat intrusif dan reliabilitasnya terbatas. Tujuan:Untuk mengevaluasi apakah pola respon spasial terhadap stimuli seksual yang ditandai oleh adanya perubahan blood oxygen level-dependent signal (BOLDmemfasilitasi proses identifikasi pedofilia. Desain:Selama dilakukan pemeriksaan magnetic resonance imaging fungsional (fMRI, ditampilkan gambar anak-anak dan dewasa tanpa busana dengan jenis kelamin sama atau berbeda terhadap sampel penelitian (kelompok pedofil dan kontrol. Kami mengkalkulasi perbedaan BOLDterhadap stimuli sexual anak-anak dan dewasa pada setiap sampel. Hasil foto dengan kontras kemudian dimasukkan sesuai dengan kelompoknya untuk dianalisis perbedaan pemetaan otak antara kelompok pedofil dan kontrol. Kami mengkalkulasi nilai ekspresi yang sesuai dengan hasil kelompok bagi setiap sampel. Nilai ekspresi tersebut dibedakan menjadi 2 algoritma klasifikasi: analisis Fisher linear discriminant dan analisis -nearest neighbor. Prosedur klasifikasi tersebut telah divalidasi silang menggunakan metode leave-one-out. Lokasi:Bagian Kedokteran Seksual, Fakultas Kedokteran Universitas Christian Albrechts di Kiel, Jerman. Sampel:Kami merekrut 24 sampel dengan pedofil yang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak perempuan (n=11 atau laki-laki (n=13 pre pubertas dan 32 kontrol laki-laki sehat yang memiliki ketertarikan seksual terhadap wanita (n=18 atau pria (n=14 dewasa. Pengukuran luaran utama:Angka sensitivitasdan spesifisitas dari kedua algoritme klasifikasi. Hasil:Akurasi klasifikasi tertinggi dicapai dengan analisis diskriminan linear Fisher, yang menunjukkan akurasi rata-rata 95% (100% spesifisitas, 88% sensitivitas. Simpulan:Pola respon otak fungsional terhadap

  5. SENYAWA KIMIA DAN ARAH WARNA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan Linn DAN GAMBIR (Uncaria gambir PADA BERBAGAI KONDISI EKSTRAKSI UNTUK PEWARNAAN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAKTumbuhan pembawa warna mengandung senyawa kimia yang berbeda beda baik jumlah maupun jenis senyawanya. Senyawa-senyawa dominan pembawa warna mempunyai ketahanan tertentu pada berbagai kondisi suhu . Suhu ekstraksi zat warna alam dari tumbuhan mempengaruhi arah warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan arah warna kayu secang dan gambir. Ekstraksi zat warna alam dilakukan pada berbagai variasi suhu pemanasan yaitu 50 oC, 75 oC, 100 oC dan perendaman dalam alkohol selama 7 (tujuh hari pada suhu kamar. Zat warna alam yang diperoleh diaplikasikan untuk pewarna batik pada kain katun dan sutera. Arah warna ditentukan melalui fiksasi menggunakan tawas, kapur dan tujung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ekstraksi berpengaruh pada senyawa kimia zat warna alam kayu secang dan gambir.  Jumlah senyawa zat warna alam pada kayu secang semakin berkurang seiring dengan peningkatan suhu ekstraksi.  Pada gambir jumlah senyawa zat warna paling banyak diperoleh pada suhu ekstraksi 75 oC. Senyawa zat warna dominan pada kayu secang adalah cyclohexanone sedang pada gambir  adalah methyl 3,4 dideutero 3 nonenoate 3. Arah warna kayu secang merah sampai merah kecoklatan dan pada gambir warna kecoklatan sampai coklat tua.ABSTRACTColor bearing plant contains chemical compounds that vary both the number and types of compounds. Compounds dominant color carriers having different resistance at various temperature conditions. The temperature of the extraction of natural dyes from plants affects the direction of color. This study aims to determine the content of chemical compounds and direction color of Caesalpinia sappan Linn and Uncaria gambir. Extraction of natural dyes made at various heating temperature is 50 ° C, 75 ° C, 100 ° C and soaking in alcohol for seven (7 days at room temperature. Natural dyes obtained is applied to dye batik on cotton and silk. Directions color is determined by fixation using alum, lime and

  6. PEMETAAN ASET PENGHIDUPAN PETANI DALAM MENGELOLA HUTAN RAKYAT DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL (The Farmer Livelihood Asset Mapping on Community Forest Management in Gunungkidul District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvi Nur Oktalina

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Petani dalam mengelola sumberdaya alam memerlukan aset. Aset penghidupan petani (sumberdaya manusia, sumberdaya alam, finansial, fisik dan sosial sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan penghidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur level aset penghidupan yang digunakan petani dalam mengelola hutan rakyat. Pendekatan penelitian dengan survei di 6 desa di Kabupaten Gunungkidul yaitu Nglanggeran, Katongan, Dengok, Sodo, Girimulyo dan Jepitu. Jumlah responden di setiap desa 30 orang, sehingga total responden adalah 180 petani. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara random. Teknik skoring dengan pembobotan digunakan untuk mengukur level aset yang digunakan petani dalam mengelola hutan rakyat berdasarkan pada Multicriteria Analysis (MCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani hutan rakyat di zona Batur Agung (bagian utara Gunungkidul menggunakan aset berdasarkan prioritasnya yaitu aset sumberdaya manusia, sosial, sumberdaya alam, fisik dan finansial. Urutan penggunaan aset petani di zona Ledok Wonosari (bagian tengah adalah aset sosial, sumberdaya manusia, finansial, fisik dan sumberdaya alam. Bagi petani di zona Pegunungan Seribu prioritas penggunaan aset adalah aset fisik, finansial, sosial, sumberdaya manusia dan sumberdaya alam. ABSTRACT Farmers manage natural resources require asset. Farmer livelihood assets (human resources, natural resources, financial, physical and social greatly affect to the achievement of the livelihood objectives. The objective of this study is to measure the level of livelihood assets used by farmers in managing community forests. Data collected by survey in 6 village in Gunungkidul i.e. Nglanggeran, Katongan, Dengok, Sodo, Girimulyo and Jepitu village by interviewing 30 respondents each village, so the total respondents are 180 respondents. Weighted scoring technique used to measure the level of assets used by farmers in managing community forests based on Multicriteria Analysis

  7. Kandungan bahan tambahan pangan berbahaya pada makanan jajanan anak sekolah dasar di Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yhona Paratmanitya

    2016-08-01

    dengan keracunan akibat penyebab lain, misalnya obat, kosmetika, dan lain-lain. Salah satu penyebab keracunan makanan adalah adanya cemaran kimia dalam makanan tersebut, seperti boraks, formalin dan rhodamin-B. Dalam data tersebut, diketahui 2,93% sampel makanan jajanan pada anak sekolah mengandung boraks, 1,34% mengandung formalin, dan 1,02% mengandung rhodamin-B. Akumulasi bahan-bahan tersebut di dalam tubuh dapat berdampak negatif bagi kesehatan.Tujuan: Mengetahui persentase makanan jajanan anak sekolah dasar (SD yang tercemar bahan tambahan pangan berbahaya (boraks, formalin, rhodamin-B di Kabupaten Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan survei. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan 68 SD di Kabupaten Bantul sebagai sampel. Seluruh makanan jajanan yang dijajakan baik di luar maupun di kantin sekolah dan diduga mengandung bahan kimia berbahaya diuji kandungan cemaran kimianya yaitu kandungan boraks, formalin dan rhodamin-B. Pengujian kualitatif kandungan boraks menggunakan kurkumin, formalin menggunakan KMnO4, dan rhodamin-B menggunakan test kit Rhodamin-B. Hasil: Terdapat 107 sampel makanan dari 68 SD yang diuji. Jenis makanan jajanan yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya yang paling banyak dijajakan di SD adalah jenis bakso (bakso, bakso tusuk, bakso goreng yaitu sejumlah 22,4% dari seluruh sampel jajanan. Di antara 98 sampel yang diuji kandungan boraks dan formalinnya, 15 sampel (15,3% positif mengandung boraks dan 25 sampel (25,5% positif mengandung formalin. Di antara 15 sampel yang diuji kandungan rhodamin-B-nya,7 sampel (46,7% positif mengandung rhodamin-B. Terdapat 34 SD (50% yang tidak terdapat jajanan yang tercemar bahan kimia berbahaya. Kesimpulan: Persentase makanan jajanan anak SD yang mengandung boraks, formalin dan rhodamin-B masih cukup tinggi.KATA KUNCI: makanan jajanan, boraks, formalin, rhodamin-B

  8. SKRINING FITOKIMIA TANAMAN OBAT DI KABUPATEN BIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sry Agustina

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK : Telah dilakukan penelitian tentang skrining fitokimia tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat Bima sebagai obat tradisional. Beberapa jenis tanaman yang digunakan oleh masyarakat Bima sebagai obat-obatan tradisional diantaranya kunyit, temulawak, jahe, kulit buah delima dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman obat lokal yang berperan aktif dalam penyembuhan penyakit. Tanaman obat yang dianalisis pada penelitian ini adalah rimpang kunyit (Curcumma longa Linn, rimpang jahe (Zingiber officinale, rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza, rimpang lengkuas (Alpinia galanga, daun jambu biji (Psidium guajava, daun sirsak (Annona muricata L., daun sirih (Piper betle L., daun salam (Syzygium polyanthum, kulit buah delima (Punica granatum dan daun kecubung (Datura metel L. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode penapisan/skrining fitokimia untuk mendeteksi kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, steroid/terpenoid, saponin dan tanin. Dari hasil skrining fitokimia ekstrak etanol tanaman obat yang telah dianalisis menunjukkan bahwa 10 sampel mengandung flavonoid, 9 sampel mengandung alkaloid, 9 sampel mengandung steroid, 4 sampel mengandung terpenoid, 5 sampel mengandung saponin dan 7 sampel mengandung tanin.   ABSTRACT : A research on the phytochemical screening of medicinal plants are often used by Bima community as a traditional medicine was been done. Some types of plants used by Bima community as traditional medicines such as turmeric, ginger, pomegranate skin and so on. This study aims to determine the content of active compound contained in local medicinal plants an active compound in the healing of disease. Medicinal plants are analyzed in this study are turmeric, ginger rhizome, rhizome of ginger, galangal rhizome, the leaves of guava, soursop leaves, betel leaves, bay leaves, bark and leaves of pomegranate. The

  9. STRATEGI PENINGKATAN PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yekti Widodo

    2012-11-01

    Full Text Available STRATEGY TO IMPROVEMENT EXCLUSIVE BREASTFEEDING COVERAGEBackground: Exclusive breastfeeding practice in Indonesia not yet gratified, ranging from 3,6% up to 27,5%. Therefore require to be developed a promotion strategy to motivate the exclusive breastfeeding, by entangling target of besides mother with given by a complete information about exclusive breastfeeding. Objectlves: Knowing exclusive breastfeeding promotion impact to coverage of exclusive breastfeeding. Methods: This research represent the research observational, with kohort design. Sampel research is all pregnancy women which old age its pregnancy have entered the third trimester. All sampel research given the counselling with interpersonal communication and non-formal condition and also the discussion with husband, parent, grandmother. At this research the strategy counselling to motivate the exclusive breastfeeding by giving information about exclusive breastfeeding, creating condition and environment supporting, improving husband involvement, other family member, traditional birth attendant, cadre, and rural midwife (bidan di desa and also lessen the negative consequence, like busy, baby rewel, and insufficient breastfeeding. Counselling conducted by special worker which have been trained, since the pregnant women in third trimester until the baby 4 month ages. Results: Total sampel in this research is 221 all family have been given the motivation for the pracllcaly of exclusive breastfeeding. From 221 sampel gave the motivation 110 sampel (49,8% earning given exclusive breastfeeding during 4 month, while 111 sampel (50,2% cannot given exclusive breastfeeding because some reason among other things: husband, arent, and or parent in law not support, feel too busy, child need the practice eat, fear later child become difficult eat. This applying counselling strategy can motivate the mother to give the exclusive breastfeeding during 4 month reach 49,8%. This matter indicate that this

  10. Feel Experience Dan Think Experience Marketing Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Hidayati

    2017-12-01

      Key Word: feel experience, think experience marketing, customer loyalty, customer satisfaction   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung feel experience dan think experience marketing terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental. Teknik penarikan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa feel experience mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen. Think experience marketing mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas konsumen.    Kata  kunci: feel experience, think experience marketing, loyalitas konsumen, kepuasan konsumen

  11. IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI PADA KONSEP FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ade Mustakim

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap miskonsespsi siswa di beberapa SMAN se-Kota Tangerang Selatan pada konsep Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan teknik propotional stratified random sampling, sehingga didapatkan sampel dari strata atas, tengah dan bawah sebanyak 1 sekolah dengan masing-masing sekolah diambil 2 kelas. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa Tes Pilihan Ganda Beralasan Terbuka disertai kolom CRI. Dari penelitian ditemukan bahwa persentase siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 37,69 % dan persentase tersebut lebih kecil dibandingkan dengan persentase siswa yang tidak tahu konsep. Miskonsepsi yang dialami siswa banyak terjadi pada waktu penggunaan gas untuk fotosintesis dan respirasi tumbuhan.

  12. HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN MOTIVASI WIRAUSAHA PEBISNIS DARING (ONLINE DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasundari Yasundari

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara penggunaan media sosial Instagram dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family dalam meningkatkan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan teknik analisis data inferensial. Teknik pengambilan data berupa kuesioner (angket, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Kuesioner dibagikan kepada sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dengan teknik pengukuran menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung kuat dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family. Penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung sedang dengan peningkatan produktivitas. Motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family memiliki hubungan yang signifikan cenderung cukup sedang dengan peningkatan produktivitas. Saran bagi pebisnis daring anggota SFS Family, agar dapat lebih kompak dan memaksimalkan penggunaan media sosial Instagram dan lebih berhati-hati dengan cybercrime yang sangat rentan di transaksi dunia daring.

  13. Konservatisme Akuntansi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hans Hananto Andreas

    2017-04-01

    Dalam penyajian laporan keuangan yang berkualitas, perusahaan dihadapkan oleh pertimbangan yang salah satunya adalah penerapan konservatisme akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh company growth, profitability, dan investment opportunity set (IOS terhadap penerapan prinsip konservatisme akuntansi. Konservatisme akuntansi dalam penelitian ini diukur menggunakan perhitungan total akrual. Total akrual adalah selisih antara laba sebelum extraordinary item ditambah dengan depresiasi dikurangi dengan arus kas operasi untuk mengetahui apakah perusahaan menggunakan konservatisme akuntansi tinggi atau rendah di dalam perusahaan. Sampel yang digunakan sebanyak 114 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI di tahun 2012 dan 2013. Metoda pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Alat analisis yang digunakan untuk pengujian adalah regresi linier berganda yang sebelumnya harus lolos uji asumsi klasik. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan company growth, profitability dan investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

  14. Provision of Informed Consent towards the Level of Anxiety in Pre-operative Patients at Mamuju District Public Hospital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Appulembang

    2017-08-01

    Tindakan pembedahan merupakan salah satu tindakan medis yang dapat mendatangkan stressor sehingga menimbulkan kecemasan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian informed consent terhadap tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Mamuju. Populasi pada penelitian ini adalah pasien pra-operasi. Sampel ditentukan dengan menggunakan pendekatan accidental sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi experimental design melalui pendekatan non-equivalent time sample design yang dianalisis dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian informed consent terhadap tingkat kecemasan pasien. Dapat disimpulkan pemberian informed consent dapat menurunkan kecemasan pasien pra-operasi di RSUD Kabupaten Mamuju.

  15. ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERAWATAN GIGI DI KLINIK GIGI MY DENTAL CARE SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adityarani Putranti

    2016-10-01

    Full Text Available Kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan jasa layanan kesehatan membuat ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang baik juga semakin tinggi. Pelayanan gigi dan mulut, merupakan salah satu pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat. Klinik gigi My Dental Care Surabaya merupakan salah satu klinik gigi yang terletak di Surabaya Selatan. Klinik Gigi My Dental Care memiliki permasalahan belum tercapainya target jumlah kunjungan pasien sebesar 120 pasien per bulan selama tahun 2013-2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pengumpulan data secara cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling dan jumlah sampel sebesar 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada pasien yang melakukan perawatan gigi di Klinik Gigi My Dental Care Surabaya. Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Pelayanan, Klinik Gigi My Dental Care Surabaya

  16. PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuryaningsih Dwi Lestari

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporategovernance terdiri dari kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen, komite audit dan leverage terhadapkinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2011-2012.Sampel penelitian ini adalah 134 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2011-2012. Data laporan keuangan diperoleh dari annual report masing-masing perusahaan yang didapat dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id dan Indonesian Capital Market Directory (ICMD. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.Sedangkan Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Proporsi dewan komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Serta leverage berpengaruh terhadap kinerja keuangan

  17. ANALISIS RASIO ALTMAN MODIFIKASI PADA PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Tri Widiyawati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio Altman Modifikasi terhadap prediksi kebangkrutan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sejumlah 32 perusahaan property dan real estate yang menerbitkan laporan keuangannya selama tahun 2011-2013. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik (logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 working capital/total asset tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan; (2 retained earning/total asset tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan; (3 earning before interest and tax/total asset berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan; (4 market value of equity/book value of equity tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan; (5 rasio Altman Modifikasi secara simultan berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan. Rasio Altman Modifikasi terbukti secara bersama-sama dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan.

  18. Identifikasi Boraks dalam Bakso di Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Jawa Barat dengan Metode Analisa Kualitatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Efrilia

    2016-03-01

    Full Text Available Already a research identification of boraks in meatball a sell is Kelurahan Bahagia, Nort Bekasi East Java. A research as a purpose for identification boraks in meatball with a metode analysis kualitatif that is a burn of fire a testing colour with a turmeric paper with ake use AgNO3, and BaCl2. Sampel in take by metode random sampel plainin meatball a sell a is Kelurahan Bahagia Nort Bekasi. On a test result, the testing in apprearance meatball of in point negatif contain boraks because meatball not a springy, bases in one day, colour not white, and slimy in one day. in akualitatif this testing 15 sample meatball with test burn of fire, by test colour a using turmeric paper, and BaCl2 negatif contain a boraks.

  19. PENGARUH PERSONALIZATION, COMPUTER SELF EFFICACY, DAN TRUST TERHADAP PERCEIVED USEFULLNESS PADA PENGGUNA INTERNET BANKING DI PT. BANK BRI (Persero, Tbk. CABANG MADIUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoyok Sugiantoro

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personalization terhadap perceived usefulness, pengaruh computer self efficacy terhadap perceived usefulness, pengaruh trust terhadap perceived usefulness, dan pengaruh secara simultan personalization, computer self efficacy, dan trust terhadap perceived usefulness. Populasi dalam penelitian ini adalah semua nasabah pengguna internet banking di Bank BRI KCP Dolopo Madiun hingga akhir bulan Mei 2014, yaitu sejumlah 157 orang. Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga jumlah sampel penelitian ini sebanyak 157 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel personalization berpengaruh terhadap perceived usefulness, variabel computer self efficacy berpengaruh terhadap perceived usefulness, variabel trust berpengaruh terhadap perceived usefulness, serta variabel personalization, computer self efficacy, dan trust secara simultan berpengaruh terhadap perceived usefulness pada pengguna layanan internet banking di PT. Bank BRI (Persero, Tbk Cabang Madiun.

  20. SISTEM PENGENALAN CITRA JENIS-JENIS TEKSTIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Fadlil

    2012-04-01

    Full Text Available Sistem pengenalan untuk identifikasi tekstil berbasis komputer merupakan proses memasukkan informasi berupa citra kain ke dalam komputer. Selanjutnya komputer menterjemahkan serta mengidentifikasi jenis kain tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem identifikasi tekstil yang memanfatkan mikroskop digital untuk akuisisi data citra kain. Selanjutnya dilakukan pemrosesan awal, ekstraksi ciri dan pengklasifikasi. Pada pengembangan sistem ini terdiri 2 yaitu tahap penetuan pola standar referensi dan pengujian. Data yang digunakan sebagai standar refrensi sebanyak 5 sampel untuk masing-masing jenis kain yaitu blacu, finished dan rajut. Sedangkan untuk pengujian unjuk kerja sistem menggunakan 100 sampel untuk masingmasing jenis kain. Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan dengan melakukan variasi ukuran citra dan metode metrik jarak. Hasil pengujian sistem identifikasi citra kain menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi sebesar 93% untuk ukuran citra asli 600x800 dengan metode ekstraksi ciri histogram dan teknik klasifikasi metrik jarak Squared Chi Squared.

  1. Profil Kemandirin Belajar Siswa SMP dalam Pembelajaran Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Alif Syibli

    2018-03-01

    Full Text Available Abstrak Melihat kondisi para pelajar sekarang, dapat dilihat berbagai karakteristik pelajar yang sangat bermacam-macam. Ada pelajar yang aktif dan juga pasif. Ada pelajar yang mandiri dan ada yang bergantung pada orang lain. Pada penelitian ini peneliti akan mendeskripsikan kemandirian belajar siswa MTSN 5 Jombang, dimana diambil sampel siswa yang berkemandirian belajar rendah, sedang dan tinggi dari angket yang diberikan beserta konsultasi dengan guru. Setelah sampel diambil peneliti melakukan wawancara dan membandingkan transkip nilai siswa selama satu semester. Hasil yang didapatkan, siswa yang berkemandirian tinggi memiliki sedikit kendala dalam belajarnya dan mampu menyelesaikan sendiri. Sedangkan siswa yang berkemandirian belajar rendah sulit untuk menyelesaikan kendala belajarnya. Tingkat kemandirian belajar juga berpengaruh pada nilai yang diperoleh. Siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi memperoleh nilai diatas rata-rata teman sekelasnya. Begitupula sebaliknya, siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah memperoleh nilai dibawah rata-rata teman sekelasnya. Kata Kunci : Matematika, Kendala belajar, Kemandirian belajar

  2. ANALISIS OPINION SHOPPING, SIZE, LIQUIDITY, KUALITAS AUDIT TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TEKSTIL DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kevin Martio

    2014-03-01

    Full Text Available Opini audit yang diberikan oleh auditor merupakan informasi penting bagi pengguna laporan keuangan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai beberapa faktor yang dapat digunakan untuk memprediksi probabilitas opini audit going concern. Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah opinion shopping, size, liquidity, dan kualitas audit. Studi ini pada perusahaan manufaktur sektor tekstil dan garment yang listing di BEI periode 2010-2013. Metode pengambilan Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan 60 sampel yang telah mengalami pengamatan selama 4 tahun. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan regresi logistik. Penelitian ini membuktikan bahwa opinion shopping, size, dan liquidity berpengaruh negatif terhadap opini audit going concern dan dan kualitas audit berpengaruh positif terhadap opini audit going concern.

  3. HUBUNGAN KEBIASAAN SENAM, ASUPAN KALSIUM DAN VITAMIN C DENGAN DENSITAS MASSA TULANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ginta Siahaan

    2015-09-01

    Osteoporosis pada perempuan di mulai pada usia 30 tahun dan meningkat secara nyata di usia 50 tahun, atau sekitar usia menopause dan prevalensi nya 80 persen terjadi pada kaum perempuan. Pencegahannya dengan melakukan olahraga dan memperhatikan asupan makanan tinggi kalsium, dan vitamin C. Tujuan penelitian adalah mengetahui kebiasaan berolahraga senam, asupan kalsium dan vitamin C dengan densitas massa tulang peserta senam di komplek Asia Mega Mas Sukaramai Medan tahun 2013. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain penelitian cross sectional. Perhitungan sampel menggunakan rumus statistik didapatkan jumlah 67 orang orang. Penentuan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis bivariat digunakan uji chi square, dilanjutkan uji logistik regresi multivariat untuk melihat variabel yang paling mempengaruhi densitas massa tulang. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna untuk ketiga variabel independent yang mempengaruhi densitas massa tulang (p 30 tahun sebaiknya kegiatan olahraga diikuti dengan asupan kalsium yang cukup untuk mencegah terjadi pengeroposan tulang (osteoporosis yang lebih cepat.

  4. Nilai Kalor Bakar Limbah Padat (HuWAC Sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Produksi Batu Bata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soeparjono Soeparjono

    2009-02-01

    Full Text Available Menipisnya persediaan minyak bumi dan sulitnya mendapatkan kayu bakar dengan harga murah sebagai bahan bakar untuk kalangan industri kecil produksi batu bata, diperlukan adanya pemikiran mencari bahan bakar alternatif dan murah. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai kalor bakar limbah HuWAC sebagai bahan bakar alternatif untuk produksi batu merah. Sasarannya limbah HuWAC pabrik monosodium glutamat AJINOMOTO Mojokerto dengan sampel acak yang dikeringkan panas matahari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan deskriptif. Unsur-unsur yang terbakar dalam sampel dilakukan koreksi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan alat Kalorimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor bakar yang dihitung dengan formula Dulong, LVH = 2614 kcal/kg dan HHV = 2745 kcal/kg, sedangkan dari alat Kalorimeter Hgr = 2728 kcal/kg. Hal ini menunjukkan bahwa HuWAC dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif di kalangan industri kecil produksi batu bata.

  5. Karakteristik Reverse Transcriptase Gen Polymerase Virus Hepatitis B Pada Penderita Hepatitis B Kronis Asimptomatik Pra-Pengobatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Turyadi Turyadi

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Antiviral nucleos(tide analogue (NUCs merupakan pengobatan utama pada hepatitis B kronis (HBK. Pemberian jangka panjang dinilai cukup efektif menekan progresivitas penyakit, namun dapat menimbulkan mutasi resisten. Studi ini melihat karakteristik gen polimerase yang berkaitan dengan resistensi NUCs pada penderita HBK asimptomatik pra-pengobatan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hepatitis, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta. Sebanyak 38 sampel individu dengan hepatitis B surface antigen (HBsAg positif dikarakterisasi dengan PCR-sekuensing. Genotipe dan subtipe ditentukan berdasarkan sekuens HBsAg. Sebanyak 37 (97,4% sampel menunjukkan mutasi rtQ238H/N dan satu sampel wildtype. Sebanyak 23 (62,2% memiliki mutasi rtQ238H, 10 (27,0% rtQ238N, dan empat (10,8% dengan mutasi ganda rtA194T dan rtQ238H. Genotipe B ditemukan pada 26 (68,4% sampel, genotipe C pada 11 (28,9%, dan genotipe D pada satu (2,6% sampel. Secara statistik, mutasi rtQ238H berasosiasi dengan genotipe B (p<0,001 dan mutasi rtQ238N dengan genotipe C (p<0,001. Subtipe ayw ditemukan pada 25 (65,8% sampel, adr pada 11 (28,9%, dan adw pada dua (5,3% sampel. Sebagian besar sampel tidak menunjukkan mutasi yang berkaitan dengan resistensi NUCs, sehingga pemberian NUCs masih. Mutasi rtQ238H merupakan varian yang berkaitan dengan genotipe B dan rtQ238N dengan genotipe C. Kata kunci: virus hepatitis B; mutasi; pengobatan; polymerase.   Reverse-Transcriptase Characteristics of Hepatitis B Virus Polymerase Gene in Treatment-Naïve Asymptomatic Chronic Hepatitis B Individuals Abstract Nucleos(tide analogues (NUCs remain the main treatment for chronic hepatitis B (CHB. Long-term use of NUCs significantly reduces disease progression; however, it might lead to resistance-associated mutations. We studied characteristics of polymerase gene related to NUCs resistance in naïve hepatitis B surface antigen (HBsAg-positive individuals. The research was done at Laboratory of Hepatitis

  6. PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alang Wiyuda

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, dewan komisaris, komite audit yang diprosikan kedalam good corporate governance dan profitabilitas, ukuran perusahaan, tipe industri (profile, leverage diprosikan kedalam karakteristik perusahaan terhadap luas pengungkapan corporate social responsibility. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas pengungkapan corporate social responsibility, sedangkan variabel independenya adalah kepemilikan institusional, dewan komisaris, komite audit, profitabilitas, ukuran perusahaan, tipe industri (profile, leverage. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 106 sampel amatan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa variabel kepemilikan institusional, dewan komisaris, dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap luas pengungkapan corporate social responsibility. Variabel komite audit berpengaruh negatif terhadap luas pengungkapan corporate social responsibility. Variabel ukuran perusahaan, tipe industri (profile, dan leverage tidak berpengaruh terhadap luas pengungkapan corporate social responsibility.

  7. KEJADIAN KOLONI JAMUR PADA PENDERITA OTORE DENGAN BERBAGAI PENYEBAB DI POLIKLINIK THT RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNHAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sedjawidada R

    2014-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian survey dengan pendekatan deskriptif tentang Kejadian Koloni Jamur pada Penderita Otore dengan Berbagai Penyebab di Poliklinik THT Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Sampel yang diteliti adalah eksudat yang diambil dari liang telinga luar setiap telinga yang menderita Otitis eksterna superfisialis basah, Otitis media supuratif akut perforasi, Otitis media supuratif kronik benigna aktif. Dari total sampel sejumlah 103 yang dipilih secara consecutive sampling didapatkan adanya koloni jamur pada otitis eksterna superfisialis basah sebesar 57,8% dengan jenis jamur Aspergillus niger 17,9%, Candida albicans 13,3% dan Aspergillus fumigatus 8,9%. Koloni jamur pada OMSA perforasi sebesar 44,4% dengan jenis jamur Aspergillus fumigatus 11,1%, Candida albicans 11,1% dan Aspergillus niger 5,6%. Koloni jamur pada OMSK benigna aktif sebesar 25% dengan jenis jamur Apergillus fumigatus 17,5%, Aspergillus niger 2,5% dan Candida albicans 2,5%.[MEDICINA 2009;40:21-6].

  8. ANALISIS KELAYAKAN ISI BUKU TEKS MATA PELAJARAN EKONOMI SMA KELAS X BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATAUAN PENDIDIKAN ( KTSP DI KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Koeri Ulinuha

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah buku teks ekonomi SMA kelas X yang digunakan di Kabupaten Semarang sudah memenuhi standar kelayakan isi buku teks ekonomi menurut BSNP. Dan manfaat penelitian ini dapat memilih dan mempertimbankan dalam memilih buku teks pelajaran untuk refrensi belajar baik pihak siswa, guru dan pihak sekolahPenelitian ini dilakuakan terhadap isi buku teks pelajaran yang dianalisis secara kualitatif. Sehingga penelitian ini disebut penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang di gunakan adalah adalah teknik triangulasi. Analisis buku teks ekonomi untuk SMA kelas X melibatkan 5 orang penilai, yaitu 5 guru ekonomi. Dari 5 SMAN yang mengunakan buku teks pelajaran ekonomi dengan pengarang Alam S. dan penerbit Esis. Teknik pengumpulan data dengan lembar penilaian buku teks ekonomi dari BSNP dan menggunakan teknik wawancara terhadap dua guru ekonomi untuk memperkuat hasil dari penilaian dari buku teks ekonomi kelas X.Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa hasil penilaian yang berupa skor penilian dan hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa buku ekonomi SMA Kelas X karangan Alam S. yang digunakan di Kabupaten Semarang sudah memenuhi standar kelayakan isi menurut BSNP. Buku teks ekonomi untuk SMA Kelas X karangan Alam S. dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran ekonomi di SMA kelas X. Selain itu, perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis buku teks ekonomi lain yang digunakan di Kabupaten Semarang.. The purpose of this research was to know whether textbooks high school economics class X used in Semarang Regancy already meet the standards of eligibility of the contents of the textbook economics according to BSNP. Analysis of economic text books for high school classes X involves 5 persons appraisers, i.e. 5 economics teacher. From 5 SMAN using textbook economics lessons with author and Publisher Alam S. Esis.. Data collection techniques

  9. Analisis Plagiat dalam Penulisan Laporan Ilmiah Kelas XI Smk Sakti Gemolong Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2015/2016

    OpenAIRE

    Sari, Dwi Ratna; Arfa, Mecca

    2016-01-01

    Penelitian ini berjudul “Analisis Plagiat dalam Penulisan Laporan Ilmiah Kelas XI SMK Sakti Gemolong Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2015/2016”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai tindakan plagiat, serta menganalisis tipe-tipe plagiat dan faktor-faktor yang menyebabkan tindakan plagiat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling....

  10. Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya Pada Siswa Kelas X Smk Saraswati 3 Tabanan

    OpenAIRE

    I PUTU AGUNG UTAMA MAS; Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya pada siswa kelas X SMK Saraswati 3 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental lapangan dengan pola The Post-test Only Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini berjumlah 11 kelas dan sampel berjumlah 4 kelas. Data motivasi siswa dikumpulkan menggunakan lembar koesioner dan data hasil belajar Senam Indonesia ...

  11. The Impact of Client Importance on Earnings Management and Going-concern Opinion: Empirical Evidence From Indonesia

    OpenAIRE

    Susanto, Amelia; Herusetya, Antonius

    2014-01-01

    Penelitian ini menguji pengaruh kepentingan klien terhadap independensi auditor yang diukur dengan manajemen laba berbasis akrual dan opini going-concern. Sampel penelitian terdiri dari 1.080 observasi dalam tahun-perusahaan dari perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan delapan tahun pengamatan (2004-2011). Dengan menggunakan pooled OLS, kami menemukan bahwa kepentingan terhadap klien (client importance) berpengaruh negatif terhadap manajemen laba akrual. Kami juga menemukan ...

  12. Simulasi Low Density Parity Check (Ldpc) dengan Standar Dvb-t2

    OpenAIRE

    Kurniawan, Yusuf; Hafizh, Idham

    2014-01-01

    Artikel ini berisi implementasi simulasi encoding-decoding yang dilakukanpada suatu sampel data biner acak sesuai dengan standar yang digunakanpada Digital Video Broadcasting – Terrestrial 2nd Generation (DVB-T2),dengan menggunakan MATLAB. Low Density Parity Check (LDPC)digunakan dalam proses encoding-decoding sebagai fitur untuk melakukankoreksi kesalahan pada saat pengiriman data. Modulasi yang digunakandalam simulasi adalah BPSK dengan model kanal AWGN. Dalam simulasitersebut, diperbanding...

  13. Analisis Niat Penggunaan E-filing Di PT “X” Dan Pt”y” Surabaya Dengan Structural Equation Modeling

    OpenAIRE

    Jimantoro, Christina; Tjondro, Elisa

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, sikap penggunaan, norma subjektif dan persepsi kemampuan mengontrol terhadap niat penggunaan e-filing oleh wajib pajak orang pribadi. Sampel penelitian ini adalah 64 karyawan PT “X” dan PT “Y” di Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling berbasis Variance (Partial Least Square).Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh persepsi kegunaan dan kemudahan terhad...

  14. Pengaruh Customer Relationship Management (CRM) Terhadap Customer Satisfaction Dan Customer Loyalty Pada Pelanggan Sushi Tei Surabaya

    OpenAIRE

    Chandra Dewi, Ayu Abriyanti

    2015-01-01

    Manajemen hubungan pelanggan (CRM) merupakan bagian dari strategi pemasaran untuk memuaskan, dan menjaga loyalitas pelanggan. CRM dapat menjadi stimulus terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen, bahwa CRM yang tepat berdampak pada kepuasan dan selanjutnya akan mempengaruhi loyalitas pelanggan. Populasi penelitian adalah seluruh pelanggan Sushi Tei Surabaya, dan sampel sebanyak 86 pelanggan Sushi Tei yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dan teknik analisis yang digunakan adalah Gener...

  15. Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Fashion Lokal dan Impor

    OpenAIRE

    Setiawan, Evelyn

    2014-01-01

    Abstrak: Analisis Sikap Konsumen Terhadap Produk Fashion Lokal dan Impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap produk fashion lokal dan impor yang akan berpengaruh terhadap keputusan konsumsi. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 1.000 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi swasta terbesar di Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Surabaya merasa bangga d...

  16. Peran Mediasi Citra Merek dan Persepsi Risiko pada Hubungan antara Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan Minat Beli (Studi pada Konsumen Kosmetik E-Commerce di Solo Raya)

    OpenAIRE

    Zahra Noor Eriza

    2017-01-01

    Abstrak Electronic word of mouth (E-WOM) banyak dimanfaatkan konsumen untuk menggali informasi mengenai suatu produk. Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber di internet akan mempengaruhi persepsi konsumen terhadap citra merek, risiko dan mendorong minat beli konsumen. Penelitian ini menganalisis peran mediasi citra merek dan persepsi risiko pada hubungan E-WOM dan minat beli. Sampel penelitian ini terdiri dari 149 konsumen di Solo Raya yang telah melakukan pembelian kosmetik melalui...

  17. LAJU PENURUNAN LOGAM BERAT PLUMBUM (PB) DAN CADMIUM (CD) OLEH EICHORNIA CRASSIPES DAN CYPERUS PAPYRUS (The Diminution Rate Of Heavy Metals, Plumbum And Cadmium By Eichornia Crassipes And Cyperus)

    OpenAIRE

    Tosepu, Ramadhan

    2012-01-01

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis lama waktu (hari) laju penurunan logam berat plumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cyperus papyrus. (2) membandingkan laju penurunan logam lumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cyperus papyrus. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar dengan pemeriksaan sampel air dilakukan di Laboratotium Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik dengan uji T test d...

  18. Mengembangkan Self Concept Siswa Melalui Model Pembelajaran Concept Attainment

    OpenAIRE

    Sumartini, Tina Sri

    2015-01-01

    Dalam pembelajaran matematika, siswa masih kurang memiliki self concept yang positif. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan self concept siswa adalah model concept attainment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan self concept siswa setelah mendapatkan model pembelajaran concept attainment. Penelitian ini berbentuk one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMK di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel d...

  19. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang)

    OpenAIRE

    Ahwy Oktradiksa

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2) Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan me...

  20. Analisis Persepsi Leadership Dan Kewirausahaan Dalam Mencapai Visi Teacherprenuership Dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang)

    OpenAIRE

    Oktradiksa, Ahwy

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2) Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik p...

  1. Analisis Mutasi Gen Protein X Virus Hbv Pada Penderita Hepatitis B Akut Di Manado

    OpenAIRE

    Fatimawali; Kepel, Billy

    2014-01-01

    Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan hepatitis B kronis menjadi kanker hati antara lain mutasi pada gen x. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gen protein x virus HBV dan menganalisis apakah terjadi mutasi gen yang terkait dengan munculnya tumor ganas sirosis hati (HCC). Penelitian ini menggunakan primer untuk proses nested PCR yang telah dirancang sebelumnya. Proses nested PCR terhadap 10 sampel DNA HBV pasien dilakukan untuk mengamplifikasi fragmen DNA gen x dilanjutkan ...

  2. Pengaruh Customer Perceived Value Terhadap Customer Satisfaction PT. Xyz

    OpenAIRE

    Sucahyo, Martinus Wilman

    2017-01-01

    Penelitian ini membahas tentang Customer Perceived Value terhadap Customer Satisfaction PT. XYZ. Dalam penelitian ini, Customer Perceived Value diukur melalui dimensi Core Product Value, Service Value dan Relationship Value. Masing-masing dimensi ini akan diuji pengaruhnya terhadap Customer Satisfaction, baik secara simultan maupun secara parsial, serta dimensi mana yang paling berpengaruh terhadap Customer Satisfaction. Sampel penelitian berjumlah 100 pelanggan PT. XYZ. Data penelitian diola...

  3. Hubungan Antara Body Image Dan Self-esteem Pada Dewasa Awal Tuna Daksa

    OpenAIRE

    Sari, Dahlia Nur Permata

    2012-01-01

    Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh body image terhadap selfesteem pada dewasa awal tuna daksa. Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara body image dan self-esteem pada dewasa awal tuna daksa. Semakin positif body image maka semakin tinggi self-esteem yang dimiliki, begitu juga sebaliknya, semakin negatif body image maka semakin rendah self-esteem yang dimiliki. Sampel penelitian sebanyak 30 dewasa awal tuna daksa yang memiliki cacat tubuh seteleh kelahiran. D...

  4. Pemanfaatan Green Roof sebagai Media Filter Air Hujan di Kota Pontianak

    OpenAIRE

    Uria Karlena Sely Sakong

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh green roof terhadap kualitas air hujan di KotaPontianak. Pengaruh tersebut dipelajari dengan cara membandingkan antara kualitas air hujan yang melewatigreen roof dengan kualitas air yang tidak melewati green roof. Penelitian diawali dengan merancang danmembuat model green roof. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak empat kali dan diuji di laboratoriumterhadap parameter pH, kekeruhan, Pb terlarut dan E.Col...

  5. RISIKO KEJADIAN MEDICATION ERROR DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN

    OpenAIRE

    Ningsih, Yunita; Maidin, Alimin; Kapalawi, Irwandy

    2015-01-01

    Kejadian medication error merupakan indikator penting keselamatan pasien. Medication error yang terjadi di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin tahun 2013 terdapat 4 kasus dan tahun 2014 terdapat 1 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran risiko kejadian medication error.Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik total sampling sebanyak 115 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat. Hasil peneli...

  6. Pengaruh Family Control, Firm Size, Firm Risk, Dan Firm Life Cycle Terhadap Profitabilitas Dan Nilai Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi

    OpenAIRE

    Servin, Servin

    2014-01-01

    This study aims to examine the effect of family control, firm size, firm risk, and firm lifecycle towards profitability and firm's value. Sampels were taken from 27 consumer goodscompanies, listed in Indonesia Stock Exchange, ranging from 2010 – 2012. The hypotheseswere tested using multiple regression analysis. In this study, profitability was measured byROA (Return on Asset) and firm's value was measured by Tobin's q. The result were, familycontrol and life cycle stage-growth had negative i...

  7. PENGARUH FREE CASH FLOW DAN STRUKTUR KEMPEMILIKAN TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO

    OpenAIRE

    Jurica Lucyanda; Lilyana -

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan menguji bagaimana free cash flow dan struktur kepemilikan berpengaruh terhadap dividend payout ratio pada perusahaan nonkeuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Penelitian ini menggunakan data empiris dari Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 70 perusahaan per tahun untuk tiga periode (2007-2009). Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa variabel yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhad...

  8. PEMANFAATAN RUMPUT LAUT NON-KOMERSIL SEBAGAI BIOKONTROL PENYAKIT ???ICE-ICE??? PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI, SERTA KUANTITAS DAN KUALITAS KARAGINAN

    OpenAIRE

    Zainuddin, Elmi Nurhaidah; . A. Manggau, Marianti; Badraeni

    2014-01-01

    Penyakit ???ice-ice??? pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii berdampak signifikan terhadap penurunan produksi rumput laut di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Untuk mengatasi permasalahan ini maka telah dilakukan penelitian untuk mencegah penyakit ???ice-ice??? pada rumput laut K. alvarezii dengan menggunakan rumput laut non-komersil. Sampel dari rumput laut K. alvarezii yang berpenyakit ???ice-ice??? telah diambil dari beberapa lokasi budidaya rumput laut, sepe...

  9. Ketahanan hidup 5 tahun pada pasien kanker payudara

    OpenAIRE

    Sinaga, Evi Susanti; Ahmad, Riris Andono; Hutajulu, Susanna Hilda

    2017-01-01

    Latar belakang: Berdasarkan data Globocan tahun 2012, insidensi kanker yang tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara. Kejadian kanker payudara di Indonesia menduduki peringkat tertinggi diderita oleh perempuan. Masih banyak kematian yang disebabkan oleh kanker payudara. Ketahanan hidup pasien tergantung beberapa faktor yang sangat penting untuk diidentifikasi.Metode: penelitian ini mengunakan rancangan kohort rertrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang pe...

  10. Hubungan Tingkat Upah dengan Produktivitas Kerja pada Perusahaan Kecap Sumber Rasa di Desa Temukus

    OpenAIRE

    ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., I Ketut Alit Wiantara

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat upah terhadap produktivitas kerja pada Perusahaan kecap sumber rasa di Desa Temukus. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 orang karyawan pada Perusahaan tersebut. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah korelasi produk moment. Alat uji yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Pemberian upah tenaga kerja di Perusahaan Kecap Sumber R...

  11. Gaya Hidup Minum Kopi Konsumen Di the Coffee Bean & Tea Leaf Plasa Tunjungan Surabaya

    OpenAIRE

    suisa, Kelvianto; febrilia, veronica; santoso, thomas

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya hidup minum kopi konsumen di The Coffee Bean & Tea Leaf Plasa Tunjungan Surabaya. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif terhadap 100 responden sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup minum kopi konsumen di The Coffee Bean & Tea Leaf Plasa Tunjungan Surabaya didominasi oleh responden berjenis kelamin laki-laki, berusia 21-30 tahun, mempunyai pendidikan terakhir diploma/S1, berprofesi s...

  12. Determinan Penggunaan Informasi Akuntansi Pada Usaha Kecil Menengah (UKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilia Whetyningtyas

    2016-08-01

    ABSTRAK Penelitian ini menguji pengaruh  skala usaha, pelatihan akuntansi, dan ekspektasi kinerja  terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UKM. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik usaha kecil dan menengah di kota Kudus, sejumlah 52 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa skala usaha, pelatihan akuntansi dan ekspektasi kerja  berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi UKM.   Kata kunci: Skala Usaha, Pelatihan Akuntansi, Ekspektasi Kinerja, Informasi Akuntansi

  13. Analisa Pengaruh Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Pembelian Di Airbnb

    OpenAIRE

    Sompie, Evelien Alim; Gunawan, Melissa

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh persepsi risiko guest terhadap keputusan pembeliannya di Airbnb. Penelitian ini menggunakan data berupa data primer dengan menyebarkan kuesioner secara online. Sampel yang digunakan adalah guest yang pernah menggunakan Airbnb dalam kurun waktu satu tahun ini (April 2016 – April 2017). Jumlah responden penelitian ini adalah 112 guest Airbnb. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah uj...

  14. Uji Infeksi Mycosphaerella spp Terhadap Bibit Eucalyptus spp

    OpenAIRE

    Lidya Morita Sondang

    2009-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketahanan 2 klon Eucalyptus spp yaitu Eucalyptus grandis x Eucalyptus pellita dan Eucalyptus grandis x Eucalyptus urophylla terhadap Mycosphaerella spp serta mengetahui virulensi Mycospaherella spp pada 2 kelas umur (2 dan 3 bulan) pada tanaman Eucalyptus spp. Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel bibit tanaman Eucalyptus grandis x Eucalyptus pellita dan Eucalyptus grandis x Eucalyptus urophylla dari pembibitan PT.Toba Pulp...

  15. PENGARUH ROLE STRESSOR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI JAWA TENGAH

    OpenAIRE

    Indah Anisykurlillah; Agus Wahyudin; Kustiani -

    2014-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh role conflict, role ambiguity dan role overload pada kepuasan kerja, pengaruh role conflict, role ambiguity dan role overload pada komitmen organisasi serta pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner di mana subyek penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntansi Publik ( KAP ) di Jawa Tengah. Sampel yang diambil adalah non probabi...

  16. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta

    OpenAIRE

    Siti Nurul Hidayati; Hamam Hadi; W. Lestariana

    2016-01-01

    Latar belakang. Obesitas pada anak dan remaja meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Namun belum jelas apakah remaja yang obesitas berisiko mengalami hiperlipidemia Tujuan. Menilai hubungan antara indeks masa tubuh (IMT), asupan karbohidrat dan lemak dengan hiperlipidemia pada murid SLTP yang obesitas. Metoda. Penelitian cross sectional di Yogyakarta. Sampel 109 murid SLTP dengan IMT = persentile-95 kurve IMT dari NCHS-CDC, dipilih secara acak dari muri...

  17. Pengaruh Lama Perendaman dan Jenis Minuman Beralkohol Bir dan Tuak terhadap Kekerasan Email Gigi Manusia (In Vitro)

    OpenAIRE

    Magista, Malida; Nuryanti, Archadian; Wahyudi, Ivan Arie

    2014-01-01

    Erosi gigi merupakan hilangnya lapisan email gigi karena asam. Jenis asam, pH rendah, serta kandungan kalsium, fosfat, dan fluoride pada bir dan tuak diduga merupakan faktor kimiawi penyebab erosi gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan jenis minuman beralkohol bir dan tuak terhadap kekerasan email gigi manusia (in vitro). Penelitian ini menggunakan 14 sampel gigi premolar pertama atas. Setiap gigi dibagi menjadi 2 bagian, bukal dan palatal. kemudian dibagi m...

  18. Pengaruh Lama Perendaman Dan Jenis Minuman Beralkohol Bir Dan Tuak Terhadap Kekerasan Email Gigi Manusia (in Vitro)

    OpenAIRE

    Magista, Malida; Nuryanti, Archadian; Wahyudi, Ivan Arie

    2014-01-01

    Erosi gigi merupakan hilangnya lapisan email gigi karena asam. Jenis asam, pH rendah, serta kandungan kalsium, fosfat, dan fluoride pada bir dan tuak diduga merupakan faktor kimiawi penyebab erosi gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan jenis minuman beralkohol bir dan tuak terhadap kekerasan email gigi manusia (in vitro). Penelitian ini menggunakan 14 sampel gigi premolar pertama atas. Setiap gigi dibagi menjadi 2 bagian, bukal dan palatal. kemudian dibagi m...

  19. Keragaman Genetik Gen Hormon Pertumbuhan (GH|MboII pada Itik Sikumbang Janti Menggunakan Penciri PCR-RFLP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T.D. Nova

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman gen hormon pertumbuhan (GH dengan enzim MboII pada itik Sikumbang Janti dengan menggunakan penciri PCR-RFLP (polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism. Penelitian ini menggunakan sebanyak 50 sampel darah itik Sikumbang Janti. Sampel darah itik Sikumbang Janti diambil melalui vena achilaris sebanyak ± 1 ml. DNA sampel darah diisolasi menggunakan protocol Genomik DNA Purification Kit (Promega. DNA total diamplifikasi menggunakan sepasang primer F : 5’-CTG GAG CAG GCA GGA AAA TT-3’ dan R: 5’-TCC AGG GAC AGT GAC TCA AC-3’ yang menghasilkan fragmen exon 1 gen GH dengan panjang 801 bp. Produk amplifikasi direstriksi dengan menggunakan MboII yang mengenali situs pemotongan GAAGA (N/8↓ . Dari 46 sampel hasil restriksi diperoleh dua posisi. Pada posisi 618 bp dengan genotip yaitu genotip heterozigot (+/- yang terdiri dari 3 pita (266 bp, 535 bp dan 801 bp, genotip homozigot (+/+ yang terdiri dari 3 pita (109 bp, 266 bp, 426 bp dan genotip homozigot (-/- yang terdiri dari 1 pita ( 801 dan terdapat dua tipe alel, yaitu alel (+ dan all (-, all (+ sebesar 0,79 dan alel (- sebesar 0,21. Sedangkan pada posisi 727 bp memiliki genotip yaitu genotip heterozigot (+/- yang terdiri dari 3 pita (109 bp, 266 bp, 426 bp, dan genotip homozigot (-/- yang terdiri dari 3 pita dan terdapat dua tipe alel, yaitu frekuensi alel (+ sebesar 0,61 dan frekuensi alel (- sebesar 0,39. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gen GH-MboII memiliki keragamanan yang tinggi serta menunjukkan adanya keseimbangan atau tidak menyimpang dari keseimbangan Hardy Weinberg pada posisi keragaman 618 bp dan pada posisi 727 dalam ketidakseimbangan Hardy Weinberg.

  20. Hubungan Adopsi Ifrs Psak No.16 (Revisi 2007 Dengan Discretionary Accruals Sebagai Alat Manajemen Laba Serta Pengaruhnya Terhadap Nilai Perusahaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    andi son

    2017-07-01

    Full Text Available The purpose of this study to determine the effect of earnings management on firm performance. Earnings management proxy by discretionary accruals, firm performance meausured by Tobins’s Q. The study used secondary data listed in Indonesia Stock Exchange on manufacturing company period 2013 – 2015 and result sampel 33 firm-years. Data analysis with regression. The result show earnings management negative effect on firm performance, and supported Huang et. al. (2009.