WorldWideScience

Sample records for pertumbuhan dan hasil

  1. Pengaruh Waktu Aplikasi Pyraclostrobin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.)

    OpenAIRE

    Muryasani, Ayu Ainullah; Sulistyaningsih, Endang; Susila Putra, Eka Tarwaca

    2018-01-01

    Pemberian pyraclostrobin yang merupakan fungisida dari jenis strobilurin memiliki kemampuan untuk memacu sintesis prekursor IAA yaitu L-tryptopha yang dapat memicu pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu aplikasi pyraclostrobin terbaik terhadap pertumbuhan, hasil dan kesehatan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilakukan di Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ngipiksari, Sleman, Yogyakarta pada bulan Februari-Agustu...

  2. TINGKAT HIDUP DAN PERTUMBUHAN AVOKAD HASIL SAMBUNG PUCUK ENTRES YANG DISIMPAN DALAM PELEPAH BATANG PISANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lazarus Agus Sukamto

    2014-01-01

    Full Text Available Buah avokad mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik bagi masyarakat khususnya kandungan lemak tidak jenuh dan protein yang tertinggi bila dibandingkan jenis buah lain. Untuk tujuan komersial, tanaman avokad perlu diperbanyak secara vegetatif untuk memperoleh bibit yang telah terbukti kualitas dan kuantitas tinggi, serta berbuah lebih awal. Keberhasilan penyambungan sangat dipengaruhi oleh kesegaran entres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dan pertumbuhan sambungan tanaman avokad dengan menggunakan entres yang disimpan dalam pelepah batang pisang selama dua hingga sembilan hari. Parameter pengamatan meliputi persentase tingkat hidup sambungan, pertumbuhan panjang, jumlah daun, jumlah cabang, dan panjang percabangan batang atas setiap bulan sampai enam bulan. Data pertumbuhan dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Lama penyimpanan entres berpengaruh terhadap tingkat hidup hasil sambungan dan pertumbuhan batang atas avokad. Rerata tingkat hidup bibit sambungan avokad terus menurun dari 99,5% pada umur satu bulan sampai 71% pada umur enam bulan setelah penyambungan, tetapi tidak mengalami penurunan setelah lima bulan penyambungan. Penyimpanan entres avokad dalam pelepah pisang dapat dipertahankan kesegarannya selama sembilan hari, yaitu tingkat hidup sambungan 60% - 84% enam bulan setelah penyambungan. Ada kecenderungan bahwa makin lama penyimpanan entres, makin menurun pertumbuhan batang atas avokad; sebaliknya makin lama umur penyambungan, makin meningkat pertumbuhan batang atas avokad, kecuali jumlah cabangnya yang relatif tidak meningkat setelah dua bulan penyambungan.

  3. KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN VARIASI GENETIK ABALON Haliotis squamata Reeve (1846 HASIL SELEKSI F-1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2015-12-01

    Full Text Available Produksi benih abalon Haliotis squamata skala massal di hatcheri telah berhasil dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali. Permasalahan utama dalam budidaya abalon adalah pertumbuhan yang lambat. Keadaan tersebut diduga karena pengaruh faktor genetik dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan pertumbuhan dan variasi genetik abalon tumbuh cepat hasil seleksi individu. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pembentukan populasi F-1 mempunyai pertumbuhan yang lebih baik dengan F-1 kontrol. Peningkatan bobot yang dicapai 22,15 g atau 17,93% lebih baik dibandingkan F-1 kontrol. Keragaman genetik F-1 terseleksi yang ditunjukkan dari nilai heterozigositas adalah (Ho. 0,023 terjadi penurunan 21,7% jika dibandingkan F-0. Hal ini dapat terjadi karena hilangnya beberapa allele dalam proses seleksi. Terdapat hubungan antara jumlah heterozigot pada lokus tertentu dengan pertumbuhan abalon. Hasil ini diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan produksi benih yang mempunyai performa fenotipe dan genotipe unggul sehingga dapat mendukung kegiatan budidaya abalon yang berkelanjutan.

  4. PERFORMA PERTUMBUHAN, KOEFISIEN VARIASI, DAN HETEROSIS HASIL PERSILANGAN IKAN PATIN (Pangasius sp. PADA TAHAP PENDEDERAN II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jadmiko Darmawan

    2017-05-01

    Full Text Available Hibridisasi merupakan salah satu teknik pemuliaan ikan dalam rangka mendapatkan varietas unggul sehingga mampu meningkatkan nilai produksi suatu komoditas ikan yang dibudidayakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan, koefisien variasi, dan nilai heterosis dari hasil persilangan tiga spesies ikan patin sebagai tetua, yaitu patin siam (Pangasianodon hypophthalmus, patin jambal (Pangasius djambal, dan patin nasutus (Pangasius nasutus pada tahap pendederan II. Induk ikan patin siam dan patin jambal yang digunakan merupakan ikan yang sudah dirilis sebagai ikan budidaya, sedangkan induk ikan patin nasutus berasal dari perairan umum dan sedang dalam proses domestikasi sebagai ikan budidaya. Persilangan yang dibuat adalah: A f  patin jambal >0,05. Ikan patin SN memiliki performa yang lebih baik dari tetuanya dengan nilai heterosis bobot akhir, LPS bobot, panjang total, LPS panjang total, dan sintasan berturut-turut sebesar 110,87%; 19,78%; 36,14%, 36,09%; dan 15,04%; serta nilai koefisien variasi berkisar antara 0,00-11,08. Bobot akhir, panjang total dan sintasan ikan patin SJ juga lebih baik dari tetuanya dengan nilai heterosis berturut-turut sebesar 46,00%; 11,27%; dan 2,27%; namun untuk heterosis LPS bobot dan LPS panjang total bernilai negatif (-6,65% dan -1,01%, serta nilai koefisien variasi berkisar antara 0,00-12,75. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ikan patin hibrida SN berpotensi sebagai ikan budidaya dalam rangka peningkatan produksi ikan patin daging putih selain dari ikan patin hibrida  SJ (pasupati yang telah dirilis ke masyarakat. Hybridization is a fish breeding technique in order to obtain high yielding varieties as to increase the production value of a farmed fish. The purpose of this study was to evaluate the growth performance, the coefficient of variation and heterosis value of the result of crossing three species of catfish as a parent, which was striped catfish

  5. Pengaruh Waktu Pemberian Pupuk Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Paprika (Capsicum Annum Var Grossum L.)

    OpenAIRE

    Milla, Yulius Ndara; Widnyana, I Ketut; Pandawani, Ni Putu

    2016-01-01

    Paprika (Capsicum annum var grossum L.) adalah tumbuhan penghasil buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atau Solanaceae. Sama dengan jenis cabai lainnya. Paprika memiliki nilai jual yang bagus, permintaan pasar akan sayuran ini juga terus meningkat, terutama permintaan dari banyak restoran dan hotel berkembang di Bali. Kenyataan ini bisa dimanfaatkan dengan mengembangkan budidaya tanaman paprika untuk memasok kebutuhan pasar akan paprika yang kian hari kian me...

  6. Pengaruh kadar krom limbah lumpur industri penyamakan kulit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. R. Budi Darmawan

    2010-06-01

    Full Text Available Abstract The aim of the experiment was to study the effect of chrom content of leather tanning industry waste ti the growth and yield of mustards. The experiment used factorial design 2x3 factors, and 2 control were used and the treatments were arranged in a complete randomized design with 15 experimental pots for replication. The first factor was variety of mustard; consisting of 2 kinds, i,e, green mustard (caisim dan bitter mustard (leaf mustard. The second factor was the amount of leather tanning industrial waste, consisting of 3 levels, i.e.500, 1000 and 1500 mg/kg Cr/polybag (125,250, 375 g waste mud/polybag. Waste mud was added in the polybag after 1 week plantation. Controls were madewith code S1L1C0, S2L1C0 whereas L1C0 = without waste mud added. The observed parameters were plant height, leaf number, fresh weight (shoots-roots, dry weight (shoots-roots, leaf area, neg assimilation rate, relative growth rate and leaf area ratio. The results showed that there were interactions between varieties of mustard and the amount of leather tanning industrial waste for all parameters. The addition of leather tanning waste until 1000 mg/kg soil gave fine growth and yields for all mustard varieties.

  7. Pertumbuhan dan Hasil Seledri (Apium graveolens L. pada Sistem Hidroponik Sumbu dengan Jenis Sumbu dan Media Tanam Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riana Pradina Embarsari

    2015-12-01

    Full Text Available Tanaman seledri dipergunakan sebagai pelengkap masakan ataupun sebagai obat. Tingginya permintaan seledri dalam bentuk segar oleh masyarakat  Indonesia belum dapat terpenuhi, selain itu tanaman seledri bersifat aditif dalam bahan makanan sehingga dipergunakan dalam jumlah sedikit tetapi penting. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2014 di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dengan ketinggian sekitar 700-800 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 2 taraf, yaitu kain sumbu bahan wol dan kain sumbu bahan katun. Faktor ke dua adalah media tanam yang terdiri dari beberapa 5 taraf yaitu media tanam 100% kompos, media tanam 50% kompos + 50% arang sekam, media tanam 25% kompos daun bambu + 75% arang sekam, media tanam 75% kompos daun bambu + 25% arang sekam dan media tanam 100% arang sekam. Sehingga terdapat 10 kombinasi taraf perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali.Uji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan. Parameter utama yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah batang, dan bobot segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis sumbu dan media tanam pada tinggi tanaman dari umur 3 MST sampai umur 8 MST dengan perlakuan (s2m2, pada jumlah batang terjadi interaksi pada umur 6 dan 8 MST dengan perlakuan (s2m3, bobot segar terjadi interaksi umur 8 MST dengan perlakuan (s2m2. Jenis sumbu dan media tanam yang paling baik pada umur 8 MST terhadap tinggi tanaman dan bobot segar adalah (s2m2 sedangkan pada jumlah batang terdapat pada perlakuan (s2m3. Celery plant is used as a food supplement or as a medicine. The high demand in the form of fresh celery by the people of Indonesia has not been met by supply, besides celery plants are additive in food ingredients also used in small amounts but vital. The experiment was conducted in May until August 2014 at screen house

  8. Pengaruh Pemberian Berbagai Bentuk Azolla Dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Var. Saccharata)

    OpenAIRE

    Putra, Dwi Firmansyah; Soenaryo, Soenaryo; Tyasmoro, Setyono Yudo

    2013-01-01

    Jagung manis sangat responsif terhadap pupuk N, agar kebutuhan N terpenuhi dan memberikan nilai tambah dapat menyuburkan tanah tanpa menurunkan produktifitas jagung manis, maka diperlukan penyeimbang berupa pupuk organik yang memiliki kandungan N tinggi. Pupuk organik potensial yang memiliki kandungan N tinggi yaitu Azolla. Azolla dapat ditemukan dalam 3 bentuk yaitu Azolla segar, Azolla kering dan kompos Azolla. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Azolla segar, Azolla...

  9. Dampak belanja irigasi dan jaringan terhadap output PDRB sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi

    OpenAIRE

    Aminah, Siti; Parmadi, Parmadi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Belanja irigasi dan jaringan serta perkembangan output GDP sektor pertanian Kota Jambi selama periode tahun 2005-2015 dan menganalisis pengaruh belanja irigasi dan jaringan terhadap  GDP Output sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan Selama periode penelitian tahun 2005-2015 dengan rata-rata pertumbuhan 61,98%, nilai rata-rata PDRB harga berlaku Kota Jambi sebesar 157.601,68 dalam juta rupi...

  10. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia, sehingga dapat diatasi dengan penyediaan pangan asal pertanian dan peternakan sesuai kebutuhan. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan yang diarahkan pada peningkatan produksi pangan asal daging sapi dan tanamanm pangan beras. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkanmenjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya.Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas. Dalam pencapaian swasembada pangan perlu difokuskan pada terwujudnya ketahanan pangan dan pengembangan teknologi pangan, diharapkan mampu memfasilitasi program pasca panen dan pengolahan hasil pertanian, secara efektif, serta mendukung kebijakan pemerintah, lebih memperhatikan masalah ketahanan pangan yang ada di Indonesia.

  11. Pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan pada jarak tanam yang berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayuningsih Ria Sapitri

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to determine the best planting space on the growth of regenerated tissue culture Kappaphycusalvarezii. The completely randomized design (CRD was utilized in this study, thre treatment was four different planting spaces; P1: 15cm, P2: 20 cm, P3: 25 cm, and P4: 30 cm with initial weight of 100g/hill. Every treatment has four replicates (four rafts. The data were subjected to one way of analysis of variance (ANOVA at 5% of error levels and followed by Least Significant Difference (LSD test. The Anova test showed that planting space gave a significant affect on weight gain and growth rate where the best planting space was 25 cm with weight gain and growth rate of 331.4 g and 4.87% perday, respectively. Keywords: K.alvarezii;space; tissue culture regenerated;growth;photosynthesis   Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jarak tanam optimum untuk pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 4 perlakuan menggunakan bibit hasil kultur jaringan dengan jarak tanam yang berbeda yakni P1: jarak tanam 15cm , P2: jarak tanam 20 cm, P3: jarak tanam 25 cm, dan P4: jarak tanam 30 cm dengan berat awal 100 g/rumpun, masing-masing perlakuan dengan empat kali ulangan pada 4 rakit. Data penelitian yang diperoleh, ditabulasi menggunakan Microsoft excel dan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA pada taraf kesalahan 5%, kemudian dilakukan uji lanjut dengan uji Least Significant Difference (LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan rumput laut (P<0,05, dimana jarak tanam terbaik adalah 25 cm dengan pertambahan bobot 331,4 g dan laju pertumbuhan 4,87% per hari. Kata Kunci: K. alvarezii; Jarak tanam; kultur jaringan; pertumbuhan; fotosintesis

  12. PENGARUH FOTOPERIODE TERHADAP AKTIFITAS PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yuda Setiawan

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fotoperiode terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan patin siam (Pangasius hypopthalmus. Hasil penelitian diperoleh data laju pertumbuhan bobot relative tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata – rata 1713,3, laju pertumbuhan panjang relative tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata –rata 145,7, laju pertumbuhan harian tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata – rata 5,17, dan kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata – rata 89,3.  Hasil statistik menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang sangat nyata antar perlakuan yang diberikan, dan hasil uji lanjutan menyatakan bahwa  perlakuan A berbeda sangat nyata dibandingkan dengan perlakuan lainnya.  Kemudian hasil perhitungan lanjutan terhadap parameter penunjang berupa faktor kondisi, juga diperoleh nilai tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata – rata 0,82 dan  efesiensi pakan tertinggi pada perlakuan A (0 T : 24 G dengan nilai rata –rata 159,6 serta data kualitas air yang masih berada pada kisaran dan standar hidup yang diinginkan.   Data pertumbuhan dan kelangsungan hidup menunjukan bahwa semakin lama waktu gelap yang diberikan, semakin baik pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, karena suasana gelap memberikan pengaruh terhadap nafsu makan ikan uji, sesuai dengan kebiasaan hidupnya yang aktif pada malam hari (nocturnal.  Berarti hasil penelitian ini menjawab hipotesis,  terima  H1 dan tolak Ho  dimana fotoperiode yang diberikan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan uji.

  13. Determinan penerimaan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Hastuti, Dwi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Kontribusi penerimaan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, serta menganalisis perkembangan penerimaan daerah yang diwakilkan dari perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan juga menganalisis pengembangan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. (2) Penelitian ini di maksudkan untuk memperoleh jawaban atas seberapa besar pengaruh PAD, DAU, DAK, dan DB...

  14. UJI POTENSI Gliocladium sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Herlina

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakMikroorganisme tanah seperti Gliocladium sp dapat bertindak sebagai dekomposer dan juga sebagai agen pengendali hayati patogen tanaman hal ini memberikan harapan untuk mengurangi penggunaan pupuk dan fungisida sintetik. Tujuan penelitian untuk menguji potensi biofertililzer Gliocladium sp terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. Variabel bebas yaitu bioferlizer Gliocladium sp  dengan dosis (g/tanaman 0,50, 100, 150, dan 200 .Variabel tergantung adalah pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah  tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan b. Parameter hasil tanaman yang diukur adalah berat buah setelah panen. Hasil uji Anava satu jalan menunjukkan bahwa pemberian Gliocladium sp perpengaruh terhadap tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan klorofil b, berat tomat  . Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa dosis 100, g 150 g dan 200 g tidak berbeda signifikan terhadap tinggi tanaman, dosis 150g dan 200 g tidak berbedan nyata dalam pembentukan klorofil a dan klorofil b. Pemberian Gliocladium dosis 150g paling tinggi terhadap berat buah. Simpulan dalam penelitian ini bahwa pemberian Gliokompos sp berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. AbstractSoil microorganisms such as Gliocladium sp. can play role in the decomposition and can also become the biological control of pathogenic plants. The animal is potentially reduce the use of fertilizers and synthetic fungidid. The aim of the study was to test the potential effect of biofertililzer Gliocladium sp. on the growth and production of tomatoes. The independent variables was biofertilizer Gliocladium sp. at various dosages (g/plant of 0, 50, 100, 150, dan 200. The dependent variables were the growth and the production of tomatoes. The growth parameter measured were plant height, as well as a and b chlorophyl contents.  The crop parameter was the fruit weight post-harvest.  A one-way anova showed that Gliocladium sp. affected the

  15. PENGARUH VARIETAS DAN SISTEM BUDIDAYA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KANDUNGAN GIZI JAGUNG (ZEA MAYS L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yukarie Ayu Wulandari

    2016-06-01

    Full Text Available Jagung merupakan bahan pangan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pangan lokal, pakan, dan bahan baku industri. Mengingat pentingnya jagung, maka perlu adanya upaya untuk peningkatan produktivitasnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan sistem budidaya terhadap pertumbuhan, produksi, dan kandungan gizi jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama varietas (Srikandi Putih-1 dan Srikandi Kuning-1 dan anak petak sistem budidaya (organik dan inorganik yang diulang lima kali. Hasil menunjukkan bahwa varietas Srikandi Putih-1 memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, lingkar batang, pati, dan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 memberikan hasil tertinggi pada produksi, protein dan lemak. Sistem budidaya inorganik memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversihasil/ha, patidan protein. Interaksi varietas Srikandi Putih-1 dengan sistem budidaya organik memberikan hasil tertinggi terhadap jumlah daun, lingkar batang dan kandungan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara inorganik memberikan hasil tertinggi terhadap bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversi hasil ha-1 dan kandungan protein. Kandungan pati tertinggi pada varietas Srikandi Putih-1 yang dibudidayakan secara inorganik, sedangkan kandungan lemak tertinggi pada varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara organik.

  16. Pengaruh Beberapa Dosis Kompos Dan Azolla ( Azolla Pinnata R. B ) Segar Pada Pertumbuhan Dan Hasil 2 Varietas Tanaman Wortel ( Daucus Carotta L. )

    OpenAIRE

    Huda, M. Syahrial; Widaryanto, Eko; Nugroho, Agung

    2016-01-01

    Wortel termasuk jenis sayuran umbi yang bernilai ekonomis penting di dunia. Salah satu factor budidaya wortel adalah tanah yang tidak hanya sebagai media akar tanaman namun sebagai media tanaman dapat menyerap nutrisi, air dan oksigen. Salah satu peranan bahan organik adalah memperbaiki sifat fisik tanah. Azolla (Azolla pinnata) ialah tumbuhan paku air yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan organik untuk memperbaiki agregat tanah. Tujuan penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh dosis kom...

  17. PERTUMBUHAN DAN VARIASI GENETIK IKAN BANDENG, Chanos chanos DARI PROVINSI ACEH, BALI, DAN GORONTALO, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Budi Moria Sembiring

    2018-01-01

    Full Text Available Ikan bandeng, Chanos chanos merupakan salah satu ikan ekonomis penting di Asia. Sejak tahun 1995, di Indonesia sebagian besar benih bandeng diproduksi dari hatchery sekitar Dusun Gondol, Bali Utara baik untuk pasar domestik maupun perdagangan internasional. Dalam rangka meningkatkan kualitas benih, perlu dilakukan perbaikan induk secara genetik menggunakan populasi yang unggul. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data laju pertumbuhan dan variasi genetik induk ikan bandeng yang berasal dari lokasi perairan Aceh, Bali, dan Gorontalo. Pertumbuhan ikan bandeng diamati melalui pengukuran panjang dan bobot benih hingga ukuran 500 g (calon induk, serta variasi genetik diamati menggunakan metode RFLP DNA. Benih dan calon induk masing-masing dianalisis sebanyak 15 ekor. Hasil pengamatan pertumbuhan ikan bandeng mulai dari benih hingga menjadi calon induk, menunjukkan bahwa ikan bandeng dari Aceh dan Bali mempunyai pertumbuhan panjang dan bobot yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan ikan bandeng dari Gorontalo, walaupun secara statistik tidak berbeda nyata (P0.05 were observed among the populations. The genetic analysis showed five haplotypes composite from four restriction enzymes i.e., Mbo I, Hae III, Hha I, and Nla IV at on cytochrome-b sequen. The average number of restriction site was 1-3 haplotypes. Aceh and Bali populations have lower genetic variations (0.080 and 0.000 compared to Gorontalo (0.115.

  18. PENGARUH PERBEDAAN TINGKAT PROTEIN DAN RASIO PROTEIN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SEPAT (Trichogaster pectoralis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syachradjad Fran

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat protein dan energi pakan terbaik pada ikan sepat. Manfaat penelitian ini untuk dapat dijadikan informasi dasar mengenai tingkat protein dan energi yang sesuai bagi kebutuhan konsumsi pakan dan pertumbuhan benih ikan sepat. Ikan uji yang digunakan ikan sepat (Trichogaster pectoralis dengan bobot individu berkisar antara 5±2 gram dan panjang baku berkisar 5±3 cm. Penelitian dilakukan secara eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 6 macam perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang diberikan terdiri atas tingkat  energi protein yang berbeda, yaitu perlakuan A (2800 kkal/35%, perlakuan B (3150 kkal/35%, perlakuan C (3150 kkal/40%, perlakuan D (3600 kkal/ 40%, perlakuan E (3600 kkal/45%, dan perlakuan F (4050 kkal/45%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, efisiensi pakan, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan tingkat protein 40% dan energi 3150 kkal/kg menghasilkan pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, dan efisiensi pemberian pakan yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kelangsungan hidup ikan sepat berkisar antar 96,67-100%. Kualitas air (suhu, pH, DO, NH3, dan CO2 pada tiap perlakuan masih memenuhi standar untuk  kehidupan ikan sepat.

  19. Karakter Morfologi dan Pertumbuhan Tiga Jenis Cacing Tanah Lokal Pekanbaru pada Dua Macam Media Pertumbuhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Indriyani Roslim

    2013-03-01

    Full Text Available Limbah organik dari limbah rumah tangga, pertanian, perkebunan, dan peternakan sering menimbulkan masalah, karena mencemari lingkungan. Cacing tanah dapat menggunakan limbah organik tersebut sebagai media pertumbuhannya dan juga merombaknya menjadi pupuk kasting. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan tiga jenis cacing tanah yang ditemui di kota Pekanbaru pada dua media pertumbuhan. Tiga jenis cacing tanah yang diteliti adalah Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, Perionyx sp1 (Cacing Merah, dan Perionyx sp2 (Cacing Susu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Faktorial Lengkap. Masing-masing cacing tanah ditumbuhkan pada dua media, yaitu serasah dan campuran kotoran sapi+tanah, di dalam pot plastik. Medium tanpa cacing tanah digunakan sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan cacing tanah Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, Perionyx sp1 (Cacing Merah, dan Perionyx sp2 (Cacing Susu memiliki perbedaan karakter morfologi pada panjang tubuh, warna kulit, jumlah segmen, tipe prostomium, jumlah seta per segmen, warna dan posisi klitellum, posisi dan jumlah lubang jantan. Medium campuran kotoran sapi+tanah lebih cocok untuk pertumbuhan Perionyx sp2 (Cacing Susu, media serasah untuk pertumbuhan Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, dan media kotoran sapi saja tanpa penambahan tanah untuk Perionyx sp1 (Cacing Merah.Organic waste produced from household, agriculture, plantation, and animal husbandry may cause environmental pollution. Earthworms can utilize this organic waste for their growth medium and decompose them to produce casting fertilizer. The objective of this study was to analyze the growth of three earthworm species from Pekanbaru using two types of media, i.e. Perionyx sp1 (Cacing Merah, Perionyx sp2 (Cacing Susu, and Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh. All these earthworms were grown in litter media and manure-soil mixture. Media without the earthworms were used as control. The experiment design used in this

  20. Pengaruh Pemberian Pyraclotrobin Terhadap Efisiensi Penyerapan Nitrogen Dan Kualitas Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merr.)

    OpenAIRE

    Mansur, Mansur; Ashari, Sumeru; Kuswanto, Kuswanto

    2015-01-01

    Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) adalah tanaman kacang-kacangan (Leguminosae) yang menjadi komoditas tanaman pangan penting karena tingginya kandungan protein. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pyraclostrobin terhadap efisiensi penyerapan nitrogen, pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman kedelai. Bahan penelitian yang digunakan adalah benih kedelai varietas wilis, pyraclostrobin dan pupuk urea 46% N. Rancangan yang digunakan adalah rancangan tersarang yang terdiri da...

  1. Daya Hambat Ekstrak Aloe Vera terhadap pertumbuhan Staphylococcus Aureus

    OpenAIRE

    Rahmat, drg.Sp,Pros

    2011-01-01

    Dari hasil penelitian , maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak Aloe Vera dapat menghambat pertumbuhan bakteri Stafhylococcus aureus, dan kadar hambat minimal ekstrak Aloe Vera adalah pada konsentrasi 25%. Tujuan Penelitan Ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak Aloe vera dalam menghambat pertumbuhan bakteri Stafhylococcus aureus dan daya hambat menimal, (DHM) terhadap pertumbuhan bakteri tersebut. Metode yang digunakan adalah pertumbuhan ekstrak Aloe vera, penegnceran ekstrak , pemur...

  2. Pengaruh Konsentrasi Subletal Deltametrin terhadap Nutrisi dan Pertumbuhan Tanaman Padi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Ratna

    2011-12-01

    Full Text Available Increasing the reproductive capacity through increasing plant growth and nutrition is one plausible mechanism of resurgence. This research was intended to determine the effect of deltamethrin on plant vigor and nutrition contents. The experiment was carried out outdoor. The treatments tested were deltamethrin (50 ppm, buprofezin (100 ppm, and control (water. Insecticide applications were applied one time (at age 26 d or 50 d and two times (at age 26 and 50 d. Deltamethrin applications as many as two times did not increase the total chlorophyll and the photosynthesis rate, nutrients (total nitrogen, total protein, total sugar, total reducing sugar at aged 26 d, and sucrose, growth (plant height and number of tillers, and yield (number of panicles. However, application of deltamethrin at aged 26 d increased the amount of asparagine. Asparagine is known to be associated with the feeding rate of Nilaparvata lugens stimulation. Therefore, increasing level of asparagine after application of deltamethrin at sublethal concentration was considered as one of the factors that might be involved in the mechanism of N. lugens resurgence. Salah satu mekanisme resurjensi adalah peningkatan reproduksi hama melalui peningkatan nutrisi dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh deltametrin terhadap kandungan nutrisi dan vigor tanaman. Pengujian dilakukan di lapangan. Perlakuan yang diuji adalah deltametrin 50 ppm, buprofezin 100 ppm, dan kontrol (air. Aplikasi insektisida dilakukan satu kali masing-masing pada umur tanaman 26 dan 50 hst dan dua kali pada umur 26 dan 50 hst. Aplikasi deltametrin sebanyak dua kali tidak meningkatkan total klorofil dan laju fotosintesis, nutrisi (total nitrogen, total protein, total gula, total gula reduksi pada 26 hst, dan sukrosa kecuali asparagin, pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah anakan, dan hasil (jumlah malai tanaman. Oleh karena asparagin berperan sebagai pemacu laju makan Nilaparvata

  3. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai(Glycine max pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsih Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Ultisol merupakan salah satu jenis tanah asam yang memiliki kelarutan Al, Fe, dan Mn tinggi, serta kandungan P dan Moyang rendah. KelarutanAl dan Fe yangtinggiakan menjerap fosfat, sehingga ketersediaan dan serapan P bagi tanaman menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi ketidaktersediaan P pada tanah Ultisol yaitu dengan penambahan asam humat. Asam humat merupakan makromolekul polielektrolit yang memiliki gugus fungsional seperti -COOH, -OH fenolat, maupun -OH alkoholat,sehingga asam humat memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh asam humat terhadap serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai (2 menentukan konsentrasi asam humat yang paling baikdalam meningkatkan serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Pengelompokan didasarkan atas perbedaan intensitas cahaya yang ada di rumah kaca. Perlakuan berupa konsentrasi asam humat, dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 0 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan 1600 ppm. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, luas daun, bobot basah, dan bobot kering, P tersedia serta P tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakananalisis ragam pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Apabila hasil perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat berpengaruh terhadap serapan P dan pertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol. Asam humat 1200 ppm merupakan perlakuan paling baik dalam meningkatkan ketersediaan P, sehingga mampu meningkatkanpertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol.

  4. MODEL MULTILEVEL PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-24 BULAN DAN VARIABEL YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irianton Aritonang

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan umum penelitian ini untuk mengkaji bagaimana berbagai variabel mempengaruhi pertumbuhan anak usia 0-24 bulan di kabupaten Sleman. Penelitian noneksperimen desain korelasional ini dilakukan pada 272 anak usia 0-24 bulan yang diambil secara acak stratifikasi dari dua kecamatan (Sleman dan Moyudan yang ditentukan secara purposif. Analisis multilevel pertumbuhan anak dilakukan dengan program Stata-10 dan analisis jalur dilakukan dengan program Amos-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel berat badan lahir, jenis kelamin dan strata usia anak dan status gizi ibu dengan pertumbuhan anak pada level-1 dan ada hubungan variabel hasil penimbangan pada level-2, sedangkan pada level 3 ada hubungan yang tidak signifikan hasil penimbangan dan pencapaian program. Hasil analisis jalur yang mempengaruhi pertumbuhan anak 0-24 bulan, yakni variabel endogenous terdiri dari status gizi ibu, pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, pertumbuhan anak indeks BB/U, hasil penimbangan tingkat dusun dan hasil program tingkat desa. Sedangkan variabel exogenous terdiri dari sikap ibu terhadap posyandu, berat badan lahir, jenis kelamin dan stratifikasi usia anak. Kata kunci: Model multilevel, Pertumbuhan anak 0-24 bulan ______________________________________________________________ A MULTILEVEL MODEL FOR THE GROWTH OF CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AND THE VARIABLES AFFECTING IT Abstract The main objective of this study is to investigate how various variables contribute to the growth of children between 0-24  months old in Sleman Regency. This study was a non-experimental correlational design which was conducted on 272 children aged 0-24 months, selected using the purposive stratified random sampling technique from 21 hamlets in two districts (Sleman and Moyudan. The multilevel analysis of children’s growth of was carried out using the Stata-10 program and the path analysis using the Amos-8 program. The results show  that there is a significant

  5. DINAMIKA SISTEM KOTA-KOTA DAN PEMILIHAN ALTERNATIF PUSAT PERTUMBUHAN BARU DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sriyanto Prakoso

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menganalisa dinamika dan variasi perkembangan sistem kota-kota dan karakter kekotaan, guna memilih atau menentukan alternatif pengembangan pusat pusat baru di Propinsi sehingga pembangunan lebih merata. Penelitian menggunakan metode deskriptifianalitis dengan analisis data sekunder. Lingkup daerah penelitian meliputi seluruh desa di Propinsi DIY, sejumlah 438 desa yang tersebar di lima Kabupaten. Variabel yang digunakan meliputi variabel demografis untuk menganalisa sistem dan hirarki kota-kota dan variabel karakter kekotaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Index primacy, Analisis Faktor, Crosstab dan Korelasi, Pembuatan Tipologi Wilayah. Sedangkan analisis spasial atau pemetaan dengan program Arc View. Hasil penelitian menunjukkan, dinamika sistem kota-kota di Propinsi DIY sepanjang tahun 1960-2002 memperlihatkan gejala primacy atau pemusatan perkembangan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya (pinggiran. Hal tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan perkembangan wilayah dan beban kota semakin meningkat. Semakin tinggi peringkat wilayah, semakin dinamis perubahan yang terjadi, sena semakin tinggi karakter kekotaan yang dimilikinya. Fenomena pemusatan perkembangan yang tedadi di kota Yogyakarta dan sekitarnya merupakan bukti empiris pemusatan sistem perkotaan. Berdasarkan analisis yang komprehensif, ditetapkan kluster pusat pertumbuhan baru di lima Kabupaten Kota, yaitu Kluster Sentolo (Kabupaten Kulonprogo, Kluster Srandakan-Galur (Kabupaten Bantul, Kluster Playen-Patuk (Kabupaten Gunung Kidul, Kluster Tempel-Sleman (Kabupaten Sleman, dan Kluster Giwangan (Kota Yogyakarta. Penelitian merekomendasikan redistribusi hasil-hasil pembangunan melalui pengembangan dan penguatan pusat pertumbuhan baru, pembentukan tata ruang perwilayahan dan sistem perkotaan yang fungsional. Pusat pertumbuhan baru harus `mandiri. dan diintegrasikan dengan wilayah belakangnya (hinterland, sehingga tercipta keterkaitan fisik

  6. PENGARUH KEMISKINAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN BELANJA MODAL TERHADAP IPM JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denni Sulistio Mirza

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this study is to know the influences of poverty, economic growth and capital expenditures to the Human Development Index (HDI in Central Java. The result of Panel data regression indicates that poverty significantly and negative related to IPM. The economic growth has positive and significant impact on IPM. Next, the capital expenditures have a positive and significant effect on the HDI. It is recommended that the planning policy of government does not only view the achievement of economic growth but also the target of human development. It is because economic growth has not been able enough to improve the quality of human resources, especially in the aspects of education, health and income.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan belanja modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Jawa Tengah. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Disarankan agar dalam merencanakan kebijakan pemerintah tidak hanya melihat dari pencapaian target peningkatan pertumbuhan ekonomi saja namun juga target peningkatan pembangunan manusia karena pertumbuhan ekonomi sendiri belum memadai untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada aspek pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat.

  7. PENGARUH KADAR TRIPTOPAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN KRABLET KEPITING BAKAU, Scylla serrata SELAMA MASA PENDEDERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2017-01-01

    Full Text Available Kepiting bakau bersifat kanibal dan cenderung memiliki laju pertumbuhan yang lambat ketika diberi pakan buatan. Triptopan adalah salah satu asam amino esensial untuk pertumbuhan dan merupakan prekursor pembentukan serotonin yang dapat mengontrol sifat agresif pada beberapa vertebrata. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis optimum triptopan pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan krablet selama masa pendederan. Empat dosis penambahan L-triptopan dalam pakan yaitu: 0% (A; 0,25% (B; 0,5% (C; dan 1,0% (D dengan kadar triptopan dalam pakan berturut-turut 0,41%; 0,52%; 0,67%; dan 0,96%; serta kontrol berupa pakan rebon kering (E yang mengandung triptopan sebanyak 0,79%. Hewan uji yang digunakan adalah krablet kepiting bakau berumur 3-5 hari sejak memasuki stadia krablet. Krablet dipelihara dalam bak fiber berukuran 1,0 m x 1,0 m x 0,5 m sebanyak 15 unit dengan kepadatan masing-masing 50 ekor/m2. Selama lima minggu pemeliharaan, krablet diberi pakan uji sebanyak 30%-15%/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krablet yang diberi pakan mengandung triptopan 0,67% menunjukkan laju pertumbuhan tertinggi dan berbeda nyata (P0.05 among the treatments.

  8. OPTIMALISASI FERMENTOR UNTUK PRODUKSI ETANOL DAN ANALISIS HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khak

    2015-04-01

    Full Text Available Produksi etanol dilakukan dengan beberapa perlakuan antara lain pengenceran larutan stok menjadi 4 variasi konsentrasi, penambahan nutrisi, pengaturan pH, sterilisasi bahan, pendinginan, penambahan inokulum Saccharomyces cerevisiae. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi pemanfaatan fermentor dan Gas Chromatography untuk fermentasi etanol dan analisis hasilnya. Fermentasi dilakukan selama 96 jam dan pengambilan sampel dilakukan setiap 24 jam. Pengujian hasil fermentasi dilakukan dengan cara melakukan uji kadar alkohol metode conway, uji kadar alkohol metode GC setelah dilakukan pemekatan 5 kali dengan cara destilasi, uji gula dengan metode DNS untuk mengetahui sisa gula yang digunakan dalam fermentasi, uji TPC dan kekeruhan untuk mengetahui pertumbuhan sel Saccharomyces cerevisiae. Hasil uji dibuat grafik dan dianalisis menggunakan SPSS untuk mengetahui penambahan kadar alkohol tiap jam fermentasi, untuk mengetahui apakah data dianggap linier secara statistik dan untuk mengetahui berapa waktu optimal produksi etanol dengan kadar tertinggi. Hasil menunjukkan waktu optimal pemanfaatan fermentor adalah 72 jam dengan kemurnian etanol tertinggi 43,44%.

  9. Efektifitas Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum sebagai Additif Pakan dan Antimikrobia terhadap Pertumbuhan Bakteri Anaerob dan Coliform Secara In Vivo pada Ayam Pedaging

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J.R. Manullang

    2015-10-01

    Full Text Available Jahe merah (Zingiber officinale Var. Rubrum dikenal sebagai bakteriasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakterial bubuk jahe terhadap pertumbuhan bakteri anaerob dan coliform (Escherichia coli dan Salmonella sp. secara in vivo pada Broiler. Penelitian ini menggunakan dua puluh empat DOC dengan berat badan 40,7 g. Pemberian bubuk jahe diberikan pada Broiler selama 5 hari dengan konsentrasi ekstrak jahe merah yaitu, 0,5, 1, dan 1,5% per kg pakan. Peubah yang diamati adalah berat badan, asupan pakan dan koloni bakteri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh ekstrak jahe merah pada total koloni bakteri yang cenderung menurun dengan semakin tinggi konsentrasi ekstrak jahe merah, semakin tinggi efek hambatan pertumbuhan bakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak jahe merah memiliki sejumlah aktivitas antibakteri untuk pertumbuhan bakteri anaerob dan coliform (E. coli dan Salmonella sp..

  10. Pertumbuhan dan Mutu Fisik Bibit Jabon (Anthocephalus Cadamba Miq.) di Polibag dan Politub

    OpenAIRE

    Junaedi, Ahmad

    2010-01-01

    Informasi pertumbuhan dan mutu fisik bibit jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) di wadah bibit dengan volume yang berbeda diperlukan sebagai bagian yang akan diperhitungkan dalam pemilihan wadah bibit yang akan digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan dan mutu fisik bibit jabon yang disapih pada wadah bibit polibag (volume 300 cm3) dan politub (volume 60 cm3). Tahapan penelitian meliputi : pembibitan serta pengamatan pertumbuhan dan penilaian mutu fisik bibit jabon yang ...

  11. PERBEDAAAN PADAT TEBAR TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST PEURULUS LOBSTER PASIR (Panulirus homarus PADA BAK TERKONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Cokrowati

    2012-10-01

    Full Text Available Prospek budidaya Panulirus homarus menjanjikan dari segi ekonomi dan keadaan alam di wilayah NTB serta merupakan spesies komoditi ekspor utama di Indonesia.Potensi akuakultur lobster pasir tentunya membutuhkan teknik budidaya yang sesuai agar mendapatkan hasil yang optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan padat tebar terhadap pertumbuhan dan nilai Survival rate (SR serta untuk mengetahui padat tebar yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan nilai SR optimum post puerulus Panulirus homarus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan faktor tunggal yaitu padat tebar dengan densitas 20 ekor/m2, 40 ekor/m2, 60 ekor/m2, dan 80 ekor/m2. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan perbedaan padat tebar berpengaruh (P<0,05 terhadap pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Nilai SGR dan SR tertinggi terdapat pada kepadatan 20 ekor/m2 sebesar 2,15425% dengan nilai SR 75%, dengan kualitas air sebagai faktor pembatas dengan nilai rata-rata pH 7,2, suhu 26,930 C, salinitas 34,4 ppt dan DO 5,86 mg/l nilai tersebut dalam batas toleransi  sebagai kehidupan biota air khususnya  lobster pasir. Kata kunci : Panulirus homarus, padat tebar, survival rate

  12. KERAGAAN BIOREPRODUKSI DAN PERTUMBUHAN TIGA POPULASI IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Val. 1840

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2015-03-01

    Full Text Available Ikan baung (Hemibagrus nemurus Val. 1840 termasuk kelompok catfish bernilai ekonomis, di Asia populer dengan nama “green catfish”. Informasi tentang variasi genetik dan keragaan bioreproduksi dari ketiga kandidat populasi hasil kegiatan 2011, yaitu: populasi Cisadane (Sdn, Cirata (Crt, dan Serayu (Sry telah dijadikan informasi dasar dalam keperluan seleksi atau persilangan antar strain agar diperoleh ikan yang cepat tumbuh. Populasi Serayu menunjukkan tingkat variasi genetik paling kecil, namun memiliki aspek bioreproduksi lebih baik, sementara populasi Cirata menunjukkan kekerabatan dan variasi genetik lebih tinggi dari populasi Serayu dan Cisadane. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan bioreproduksi dan pertumbuhan hasil persilangan dari tiga populasi yang digunakan. Keturunan hasil persilangan antara ketiga populasi telah diamati pada aspek Spesific Growth Rate (SGR, bobot akhir, dan sintasan (SR pada stadia benih umur 42 hari, serta parameter bioreproduksi dari masing-masing populasi induk antara lain: perkembangan gonad, fekunditas, dan indeks ova somatik. Hasil persilangan antara populasi Sdn x Sry menghasilkan nilai heterosis tertinggi pada parameter SGR (8,72%; heterosis sintasan tertinggi dicapai oleh persilangan Sry dengan Sdn (45,45%; sedangkan bobot akhir dicapai oleh persilangan Crt dengan Sdn (22,08%. Persilangan dua arah antara populasi Cisadane dan populasi Cirata adalah persilangan dengan respons tertinggi pada parameter SR dan bobot akhir nilai IOS (Indeks Ova Somatik Cisadane 15,9% dan Cirata 20,7%.

  13. EFISIENSI PENGGUNAAN Trichoderma sp UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM (Fusarium oxysporium DAN PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN PISANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bukhari Bukhari

    2018-02-01

    Full Text Available             Penelitian ini dilakukan di Pante Cermin  Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie.  pada bulan Maret  sampai dengan bulan Agustus 2015, dengan tujuan untuk mengetahui efisiensi penggunaan Trichoderma sp terhadap pertumbuhan beberapa jenis bibit Pisang (Musa Paracica L.  Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola faktorial dengan faktor yang diteliti  adalah Jenis pisang  dan dosis trichoderma.  Kedua faktor terdiri dari 4 taraf yaitu: Pisang Barangan (J1,pisang Ambon (J2, pisang Raja (G3 dan pisang Geupok (J4.  Sedangkan dosis  Tricoderma sp  yaitu :TO = 0 g/ bibit T1 = 15 g/ bibit  T2 = 30 g/ bibit  dan T3 = 45 g/ bibit.  Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali,  yang menghasilkan 48 satuan percobaan.            Untuk mengetahui pengaruh masing-masing perlakuan serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit pisang, dilakukan analisis ragam (Uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ pada taraf 5%.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisul pertumbuhan bibit pisang yang baik diantara 4 jenis yang diteliti ditunjukkkan oleh pisang Barangan namun secara statistika tidak berbeda dengan pisang 3 jenis pisang lainnya.  Namun pemberian trichoderma sampai umur 4 bulan belum memeperlihatkan pertumbuhan dan intensitas serangan yang berbeda nyata, sehingga harus diperpanjang masa penelitian menjadi 6 Bulan.   Setelah 6 bulan  penelitian ternyata telah ada perbedaan pertumbuhan dan    intensitas serangan,  dimana intensitas serangan yang paling besar diperlihatkan oleh T0 (tanpa pemberian trichoderma . Sedang intensitas serangan terkecil diperlihatkan oleh T3 (Dosis trichoderma sp 45 gr/bibit pisang. Jenis pisang tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan Intensitas serangan layu fusarium. serta  interaksi   kedua faktor tersebut berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit pisang dan intensitas serangan penyakit layu

  14. ANALISIS PENGEMBANGAN SEKTOR BASIS EKONOMI DAN POTENSI PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BLORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayik Kartika Sari

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keadaan pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor basis ekonomi, dan faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora tahun 1990-2013 dengan menggunakan alat analisis basis ekonomi dan persamaan simultan dengan metode Two Stage Least Squared (2SLS. Variabel endogen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dan upah minimum, sedangkan variabel eksogennya adalah angkatan kerja, tabungan, pengeluaran pemerintah daerah, dan jumlah penduduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 sektor basis ekonomi di Kabupaten Blora yang diperoleh dari analisis basis ekonomi yaitu sektor pertambangan dan galian; sektor pertanian; dan sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan. Berdasarkan hasil uji persamaan simultan menunjukkan bahwa variabel tabungan, pengeluaran pemerintah daerah, upah minimum, dan jumlah penduduk merupakan faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora. Saran dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Blora harus mengembangkan ketiga sektor basis ekonomi dan faktor yang berpengaruh dominan tersebut serta harus melakukan proteksi terutama untuk sektor basis ekonomi, sehingga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora.  The purpose of this research was to determine and analyze the condition of economic growth, the economic base sector for development, and factors which have a dominant influence on the economic growth in Blora years 1990-2013 and used analysis of the economic base and the analysis of simultaneous equations with Two Stage Least Square method (2SLS. The rate of economic growth, regional income, and the minimum wage is an endogenous variable, while the labor force, savings, regional government expenditure, and resident are exogenous variable. The results showed that there are three sectors of the economic base in Blora

  15. POTENSI MAGGOT UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN STATUS KESEHATAN IKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melta Rini Fahmi

    2016-11-01

    Full Text Available Penggunaan maggot sebagai pakan alternatif ikan telah dikaji di Loka Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar (LRBIHAT, Depok. Maggot merupakan larva serangga black soldier (Hermetia illusence yang dapat mengkonversi material organik menjadi biomassanya. Salah satu keunggulan maggot adalah dapat diproduksi dalam berbagai ukuran, sesuai dengan kebutuhan. Penyimpanan maggot pada suhu rendah dapat menghambat pertumbuhan dan mempertahankan kehidupannya. Produksi maggot pada ukuran kecil dimulai dari penyediaan telur, penetasan, dan pembesaran dalam media PKM (Palm Kernel Meal atau bungkil kelapa sawit, pemanenan dan penyimpanan dalam suhu rendah. Nilai nutrisi maggot pada umur 6-7 hari adalah protein: 60,2%; lemak: 13,3%; abu: 7,7%; karbohidrat: 18,8%. Percobaan pemanfaatan maggot sebagai suplemen pakan diujikan terhadap ikan Balashark (Balantiocheilus melanopterus Bleeker ukuran 2,0 ± 0,2 g. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pemberian maggot memberikan pertumbuhan dan sintasan yang lebih baik. Dampak penambahan maggot pada ikan terlihat signifikan terhadap gambaran darah ikan yang menunjukkan daya tahan tubuh ikan yang lebih baik. Maggot utilization as fish feed alternative has been studied at Loka Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar (LRBIHAT, Depok. Maggot is an insect larvae of black soldier (Hermetia illusence that can convert organic material to its body biomass. One of the advantages in maggot culture is that it can be produced in different sizes according to fish requirement. Keeping maggot at low temperature can delay its growth while keeping it alive. Production of small size maggot starts from eggs preparation, hatching, and rearing in media of PKM (Palm Kernel Meal or coconut oil cake of palm, cropping and then keeping it in low temperature. Nutritional value of maggot at the age of 6-7 days is as follows: protein, 60.2%, fat; 13.3%, ash; 7.7%, carbohydrate; 18.8%. Trial feeding using maggot as feed supplement was done on Balashark

  16. PENGARUH MEDIA KOMPOS DAN ASAL BENIH KRANJI (Pongamia pinnata TERHADAP PERTUMBUHAN TINGGI BIBIT DI PERSEMAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Aminah

    2014-11-01

    Full Text Available Salah satu hal terpenting dalam penyediaan bibit tanaman adalah media yang digunakan dalam pembibitan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media kompos yang diberikan dan asal benih kranji (Pongamia pinnata terhadap pertumbuhan tinggi bibit di persemaian.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan benih yang berasal dari Bangka, Carita, Batukaras dan banyuwangi.  Masing-masing bibit hasil perkecambahan dilakukan penyapihan dalam polybag dan dilakukan pengukuran sebanyak 3 kali.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada α = 5% pertumbuhan bibit tanaman kranji sangat dipengaruhi oleh penggunaan jenis kompos dan tidak dipengaruhi oleh lokasi asal benih. Pembibitan tanaman kranji lebih membutuhkan pupuk kompos sebagai pemberi nutrisi dan perbaikan struktur media.   Media is an important in the making seedling and it use in the production of cultivated seeds have economic value, is easily available and the range of non-destructive.  Determination of nutrients in the medium nursery is one of the factors to produce seedlings with a good quality.   The aim of research is produce of good seedling based on the compost type (conventional and brand and origin of seed (Bangka, Carita and Banyuwangi. The result is  α = 5% come from type of compost (conventional of randomized block design with 4 treatments. Compost, besides as fertilizer also contribute improving the structure of media for producing kranji (Pongamia pinnata seedlings.

  17. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang  benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkan menjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya. Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas.ECONOMIC GROWTH AND IN INDONESIA NEEDS FOODABSTRACTGrowth effect economic on food requirements, accordance with increasing the sheer the number residents. Food needs can be met in Indonesia, almost all, of the domestic potential, except for the origin of food commodities imported meat and soybeans are still in deficit, while for rice, corn, beans and potatoes, eggs, chicken, and milk have a surplus high. The purpose of this article to find out of economic and food needs in Indonesia. Household income levels can be one measure reflects the ability to access food consumption is required along with diversity. The growth of most food commodities are higher every year is rice, while the contribution of beef in meeting the needs of animal protein ranks second after the poultry.

  18. PENGUATAN KELEMBAGAAN DI INDUSTRI PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN EKONOMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Permono Nugroho

    2012-06-01

    Full Text Available Penguatan kelembagaan di Industri pertaniaan diharapkan akan mampu memberikan andil bagi peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, bila didukungan oleh pemerintah, BULOG dan KUD. Penguatan kelembagaan BULOG (Badan Urusan Logistik yang bertugas sebagai pengendali harga dengan mengoptimalkan perannya sebagai penampung hasil pertanian terutama padi dan KUD (Koperasi Unit desa sebagai penyalur sarana pertanian bagi petani. Pemerintah berperan sebagai supporting system dalam mendukung penuh kedua lembaga tersebut dengan adanya kebijakan (regulasi dan pendanaan. Dukungan dari ke tiga elemen tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Industri pertanian akan semakin maju dengan adanya potensi pendapatan yang meningkat. Investasi akan dengan sendirinya tercipta dan sumber daya akan dapat diserap untuk kegiatan industri pertanian. Trickle Down Effect dan Multiplier Effect akan tercipta karena angkatan kerja akan terserap dalam sector pertanian sehingga angka kemiskinan di sector pertanian akan berkurang. Import beras hanya melukai kerja keras para petani maka seharusnya pemerintah memberikan akses yang maksimal bagi petani sehingga kedepan Indonesia mampu mejaga ketahanan pangan tanpa bergantung dari import.

  19. PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN CUPANG ALAM (Betta imbellis YANG DIBERI HORMON PERTUMBUHAN REKOMBINAN MELALUI PERENDAMAN DAN PAKAN ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Primanita Hayuningtyas

    2017-01-01

    Full Text Available Pemberian hormon pertumbuhan rekombinan (recombinant growth hormone/rGH dapat meningkatkan pertumbuhan ikan. Pemberian rGH yang berasal dari ikan kerapu kertang (rEIGH diharapkan meningkatkan pertumbuhan ikan cupang alam (Betta imbellis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan ikan cupang alam (Betta imbellis yang telah diberi rGH ikan kerapu kertang (rEIGH melalui perendaman dan pakan alami. Pemberian rGH dilakukan melalui perendaman dengan dosis yang sama 1,5 mg/L pada larva umur lima hari. Kejut salinitas pada 20 ppt selama 90 detik dilakukan sebelum direndam dalam 100 mL larutan rGH selama satu jam. Pemberian rGH dilanjutkan setelah satu minggu menggunakan pakan alami yang sudah diperkaya rGH dengan dosis 0; 0,3; 3; dan 30 mg/L; serta kontrol tanpa perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Pakan alami yang digunakan meliputi nauplii Artemia, Moina, cacing Tubifex, dan bloodworm yang diberi secara bertahap mengikuti bukaan mulut, dengan frekuensi pemberian dua kali sehari. Pemberian pakan rGH dilakukan dua kali dalam seminggu pada hari senin dan kamis dan diberikan pada pagi hari saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi terbaik adalah pemberian rGH melalui perendaman 1,5 mg/L yang dikombinasikan dengan oral dosis 3 mg/L air. Laju pertumbuhan ikan cupang yang dihasilkan sebesar 5,54% dan rataan bobot akhir 1,03 ± 0,26 g atau sekitar 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan kontrol (P<0,05. Pemberian rGH melalui perendaman saja sudah dapat meningkatkan pertumbuhan ikan cupang alam tetapi akan lebih baik jika dikombinasikan dengan pemberian rGH melalui pakan alami dosis berkisar 0,3-3 mg/L. The used of recombinant growth hormone (rGH for wild betta fish could enhance growth performance. The use of rGH of giant grouper fish (rEIGH is expected to enhance the growth performance of wild betta fish. The aim of this study is to determine the performance of wild betta fish treated with the

  20. FORMULASI AUKSIN (INDOLE ACETIC ACID DAN SITOKININ (KINETIN, ZEATIN UNTUK MORFOGENESIS SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN, SINTASAN DAN LAJU REGENERASI KALUS RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum

    2013-03-01

    Full Text Available Interaksi auksin dan sitokinin dianggap penting untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan dalam kultur jaringan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi auksin dan sitokinin yang optimum untuk morfogenesis kalus rumput laut K. alvarezii, dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan, sintasan, dan laju regenerasi kalus. Kultur kalus dilakukan pada media cair dengan formulasi zat pengatur tumbuh (ZPT indole acetic acid (IAA : kinetin : zeatin, dengan komposisi konsentrasi sebagai berikut: A 0,4:0:1 mg/L; B 0,4:0,25:0,75 mg/L; C 0,4:0,5:0,5 mg/L; D 0,4:0,75: 0,25 mg/L; E 0,4:1:0 mg/L; kontrol (tanpa ZPT. Desain penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan pengulangan tiga kali untuk masing-masing perlakuan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan harian, sintasan, laju regenerasi, panjang tunas, dan morfologi tunas. Analisis data dilakukan dengan uji keragaman (ANOVA dan hasil yang diperoleh disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum untuk morfogenesis rumput laut K. alvarezii adalah formula A dengan komposisi IAA : zeatin = 0,4:1 mg/L. Penggunaan formula zat pengatur tumbuh yang berbeda berpengaruh nyata (P0,05 terhadap sintasan kalus. Tunas rumput laut K. alvarezii mulai terbentuk pada hari ke-15 masa kultur.

  1. PENINGKATAN KUALITAS WARNA KUNING DAN MERAH SERTA PERTUMBUHAN BENIH IKAN KOI MELALUI PENGAYAAN TEPUNG KEPALA UDANG DALAM PAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Subamia

    2016-04-01

    Full Text Available Ikan hias koi merupakan salah satu produk perikanan yang budidayanya telah dikuasai oleh petani ikan di beberapa daerah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas warna benih ikan hias koi melalui pengayaan tepung kepala udang dalam pakan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan dosis tepung kepala udang dalam formulasi pakan sebagai sumber karotenoid yaitu: 0% (kontrol, 5%, 10%, 15%. Pakan yang diberikan diformulasikan dengan isoprotein (30%, dan isolipid (15%. Ikan yang digunakan adalah benih dan ditempatkan dalam hapa-hapa di kolam. Pengamatan yang dilakukan selama pemeliharaan adalah parameter kualitas warna yang dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan TCF (Toca Color Finder, sedangkan pengukuran kuantitatifnya dilakukan dengan pengukuran total karotenoid pakan dan jaringan tubuh ikan. Selain itu, dilakukan pula pengamatan parameter pertumbuhan panjang, dan bobot yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas warna pada ikan koi optimal pada pemberian tepung kepala udang sebesar 10% dicirikan dari nilai warna kuning dan merah. Selama penelitian juga diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan bobot dan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik bobot dan panjang tubuh, dan sintasan pada semua perlakuan.

  2. Produksi Ruang Kekuasaan di Pulau Jawa Abad ke-16-17 dan Dampaknya pada Pertumbuhan Kota

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafid Setiadi

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak Studi ini membahas keterkaitan antara tradisi kekuasaan, produksi ruang, dan pertumbuhan kota. Tujuan utamanya adalah untuk memahami secara mendalam pola dan proses spasial produksi ruang kekuasaan dan implikasinya pada pertumbuhan kota. Lingkup penelitian mencakup situasi geopolitik di Pulau Jawa selama abad ke-16 hingga ke-17 ketika Kesultanan Mataram memegang dominasi kekuasaan berlandaskan tradisi sawah. Metode analisis yang diterapkan mengacu pada pemikiran hermeneutika yang mengedepankan metode pembacaan teks. Data penelitian berasal dari sumber-sumber sekunder terutama berupa hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam bentuk artikel, buku, peta maupun makalah seminar.  Hasil analisis memperlihatkan bahwa selama rentang waktu tersebut pola dan proses spasial produksi ruang kekuasaan didominasi oleh netralisasi dan pembentukan wilayah pinggiran sebagai konsekuensi dari absolutisme kekuasaan raja.  Modus produksi ini menyebabkan terjadinya likuidasi politik terhadap kota-kota tertentu yang ditandai oleh perubahan identitas kota, terutama di wilayah pesisir.   Abstract This study discusses the relations between the tradition of power, the production of space, and city growth. This study primarily aimed to comprehend the spatial pattern and process of the production of authority space and its implications for city growth. It covers the geopolitical situation in Java during the 16th and 17th centuries when the Mataram Sultanate ran a dominant power based on ricefield tradition. The analysis method applied in this study referred to hermeneutical thinking, which foregrounds a text reading method. The research data was obtained from secondary resources, especially published research in the forms of articles, books, maps, and seminar papers. The analysis results showed that the spatial pattern and process of authority space production within these centuries were dominated by neutralization and the formation of peripheries, i

  3. TRANSMISI GEN PhGH DAN PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN LELE AFRIKA (Clarias gariepinus TRANSGENIK GENERASI KETIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Huria Marnis

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi transmisi transgen PhGH dan performa ikan lele Afrika transgenik generasi ketiga (F3 yang meliputi pertumbuhan, rasio efisiensi konversi pakan, konsentrasi hormon pertumbuhan dan hormon IGF-I. Ikan lele transgenik F3 telah diproduksi dengan meyilangkan ikan lele transgenik F2 dengan non-transgenik. Deteksi transgen (PhGH dilakukan menggunakan metode PCR. Analisis hormon pertumbuhan dan hormon insuline-like growth factor (IGF-I menggunakan sampel serum darah dan metode enzyme linked immunosorbent assay (ELISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lele transgenik F3 yang digunakan pada pengujian ini terdeteksi positif membawa transgen dengan ukuran fragmen gen sebesar 1.500 bp. Transmisi transgen dari induk F2 ke F3 berkisar 0-75%. Pertumbuhan bobot populasi ikan lele transgenik F3 lebih tinggi 51,26% dibandingkan dengan ikan lele non-transgenik (P<0,05. Pertumbuhan bobot populasi ikan transgenik mencapai 484±60,3 g, sedangkan pertumbuhan bobot ikan non-transgenik 319,98±65,3 g. Nilai rasio konversi pakan ikan lele transgenik F3 sebesar 0,89 sedangkan non-transgenik 1,30. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi pakan ikan lele transgenik F3 lebih tinggi dibandingkan dengan ikan non-transgenik (P<0,05. Ikan lele transgenik mempunyai konsentrasi hormon pertumbuhan (5,67±2,65 ng/mL yang lebih tinggi (P<0,05 jika dibandingkan dengan ikan lele non-transgenik (3,00±1,41 ng/mL. Ikan lele transgenik juga memiliki kandungan hormon IGF-I (6,63±0,11 ng/mL lebih tinggi (P<0,05 dibandingkan dengan ikan lele non-transgenik (5,38±0,63 ng/mL. Tingginya konsentrasi hormon pertumbuhan dan hormon IGF-I dapat mewakili performa pertumbuhan dan efisiensi penggunaan pakan pada ikan lele transgenik. The aim of this study was to determine the transmission of a transgene (PhGH and to evaluate the performance of F3 transgenic African catfish, such as body weight, feed conversion ratio (FCR, growth hormone and IGF-I hormone

  4. Hubungan Pembangunan Industri Pelancongan Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Beberapa Negara Utama ASEAN.

    OpenAIRE

    Othman, Redzuan; Salleh, Norlida Hanim Mohd

    2008-01-01

    ABSTRAK Penulisan ini bertujuan mengkaji corak hubungan antara pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan industri pelancong di beberapa negara utama ASEAN iaitu Malaysia, Thailand, Singapura dan Indonesia. Khususnya kajian cuba menguji hipotesis sama ada perkembangan industri pelancongan sebagai perangsang kepada pertumbuhan ekonomi (tourism-led economic growth - (TLG) atau pertumbuhan ekonomi sebagai perangsang kepada perkembangan industri pelancongan (economic growth-led tourism – GLT). Un...

  5. PENGARUH INVESTASI PMA, PMDN, APBD DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Wahyudihantoro

    2017-06-01

    Full Text Available Pembangunan ekonomi adalah usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup suku bangsa yang seringkali diukur dengan tinggi rendahnya pendapatan riil per kapita. Jadi tujuan pembangunan ekonomi di samping untuk menaikkan pendapatan nasional riil juga untuk meningkatkan produktivitas (Irawan dan Suparmoko, 1992: 5. Secara umum pembangunan ekonomi juga bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, menjaga keseimbangan ekonomi negara dan pendistribusian pendapatan yang merata. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Adakah pengaruh Penanaman Modal asing (PMA, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN, Tenaga Kerja dan APBD baik secara bersama-sama maupun secara sendiri-sendiri terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur pada tahun 2010-2012. Sampel  pada penelitian ini seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur.. Metode pengumpulan data menggunakan data skunder. Metode Analisis menggunakan analisis regresi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Secara bersama- sama Investasi PMA, PMDN, APBD dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten / Kota Di Jawa Timur memiliki pengaruh positif dan signifikan pada taraf 5%.  Economic development is the efforts to improve the lives of the peoples who are often measured by the level of real income per capita. So the purpose of economic development in addition to raise real national income as well as to improve productivity (Irawan and Suparmoko, 1992: 5. In general, economic development also aims to achieve a sufficiently high economic growth, keeping the country's economic balance and equitable distribution of income. The problem in this research is there any influence of foreign Investment (PMA, Domestic Investment (DCI, Labor  and budget either jointly or individually to economic growth in East Java in 2010-2012. Samples in this study all regencies / cities in East Java .. Methods of data collection using secondary data. Analysis Method using regression analysis. Based on the results of the

  6. DAYA HAMBAT JUS KULIT APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill. TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli PENYEBAB MASTITIS PADA SAPI PERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puguh Surjowardojo

    2016-08-01

    Full Text Available Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill. sering dikonsumsi baik secara segar maupun diolah menjadi keripik apel. Pengolahan ini menghasilkan limbah berupa kulit. Kandungan kulit apel Manalagi berupa saponin, flavonoid, tannin, polifenol dan katekin yang dapat berperan sebagai antibakteri, kandungan ini dapat dimanfaatkan sebagai pengganti larutan teat dipping iodip untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli penyebab mastitis pada sapi perah. Tujuan penelitian ini untuk menentukan apakah jus kulit apel Manalagi dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli penyebab mastitis pada sapi perah serta untuk mengetahui konsentrasi yang lebih baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcusaureus dan Escerichia coli. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium dengan cara diffusi sumurandengan analisis yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan juskulit apel Manalagi dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteristaphylococcus aureus dan Escherichia coli secara signifikan (P<0,01 dengan hasil terbaik terhadapbakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan konsentrasi 30% sedangkan untuk bakteriEscherichia coli menggunakan konsentrasi 10%. Namun, penggunaan jus kulit apel Manalagi belumdapat mengimbangi iodip dalam menghambat bakteri Escherichia coli. Kesimpulan dari penelitian iniadalah jus kulit apel Manalagi dapat digunakan untuk larutan antiseptik alami untuk teat dipping padasapi perah. Kata kunci: Staphylococcus aureus, Eschericia coli, zona hambat bakteri, mastitis.

  7. PENGARUH SUHU DAN KELEMBABAN TERHADAP PERTUMBUHAN Fusarium verticillioides BIO 957 DAN PRODUKSI FUMONISIN B1 (The Effect of Temperature and Humidity on the Growth of Fusarium verticillioides Bio 957 and Fumonisin B1 Productions

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Rahayu

    2015-09-01

    dan kedelai masing-masing yaitu 374 dan 67 ppb, pengamatan pada suhu 30 °C pada jagung dan 20 °C pada kedelai, keduanya pada kelembaban yang sama (90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Bio 957 mampu tumbuh dengan baik dan menghasilkan konsentrasi FB1 paling tinggi pada jagung dan kedelai pada suhu 20 dan 30 °C dengan kelembaban 90%. Pada suhu 40 °C dengan kelembaban 70, 80 dan 90%,  Bio 957 tidak menunjukkan adanya pertumbuhan, sehingga pembentukan FB1 dapat dihindari. Kata kunci: Fumonisin B1, Bio 957, kelembaban, suhu

  8. Analisa pertumbuhan keausan pahat karbida coated dan uncoated pada alloy steel AISI 4340

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sobron Lubis

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Keausan pahat merupakan data yang sangat penting dalam perencanaan pemesinan. Penelitian ini menjelaskan tentangpercobaan pertumbuhan keausan pahat pada karbida coated dan uncoated dalam pembubutan bahan alloy steel AISI 4340.Penelitian dilakukan dengan memperhatikan pertumbuhan keausan pada menit 12, 24, 36, 48, 60 sampai didapat VB sebesar0.3 mm untuk kedua mata pahat, sedangkan kondisi pemotongan lain seperti gerak makan, kedalaman potong, kecepatanpotong konstan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara ilmiah pertumbuhan keausan yang terjadi pada mata pahatkarbida coated dan uncoated pada proses pemotongan alloy steel AISI 4340. Metode grafik digunakan untuk analisispercobaan, untuk melihat perbandingan pertumbuhan keausan mata pahat karbida coated dan uncoated serta mekanismekeausan yang terjadi, serta korelasi pertumbuhan keausan dengan kekasaran permukaan benda kerja. Hasil penelitianmendapatkan keausan pahat karbida coated pada menit 60 dengan VB sebesar 0.366 mm, sedangkan pada karbida uncoatedpada menit 36 sebesar 0.45 mm. Mekanisme keausan yang terjadi adalah keausan adhesi.Kata Kunci: Pahat potong karbida, baja paduan, keausan pahat, keausan tepi. Abstract: A tool life is an important data in planning a machining process. In this research, an experiment describe about growth of toolwear on carbide coated and uncoated cutting tools used in turning process of an alloy steel of AISI 4340. The experiment wasconducted by observing the growth of tool wear on minutes 12, 24, 36, 48, 60 until get VB 0.3 mm for both of cutting tools, whilethe other cutting conditions such a feed rate, depth of cut, cutting speed constant. The purpose of this experiment is to examinescientifically the growth of tool wear on carbide coated and uncoated in turning process of and alloy steel of AISI 4340. Graphicalmethod used for analisis of the experiment, to compare the growth of tool wear on cutting tool carbide coated and uncoated, andthe

  9. ANALISIS PENGARUH UMK TERHADAP JUMLAH TENAGA KEJA, KESEJAHTERAAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rindang Rahma Virginanda

    2017-06-01

    Full Text Available Upah masih menjadi salah satu persoalan yang selalu menjadi sorotan terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini mengingat bahwa upah merupakan komponen terbesar dari pendapatan seseorang sehingga tingkat upah merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan kesejahteraan masyarakat dari suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum terhadap Jumlah Tenaga Kerja, Kesejahteraan tenaga dan Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan hanya satu variabel dependen yang tidak berpengaruh dengan variabel independen yaitu variabel jumlah tenaga kerja, dan ada dua variabel dependen yang berpengaruh terhadap variabel independen yaitu variabel kesejahteraan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah UMK tidak berpengaruh terhadap jumlah tenaga kerja di Jawa Tengah, jika UMK mengalami perubahan maka jumlah tenaga kerja yang diambil akan tetap sama dengan jumlah tenaga kerja pada awal yang di pekerjakan dan UMK berpengaruh terhadap kesejahteraan di Jawa Tengah, jadi jika ada perubahan UMK maka akan mempengaruhi kesejahteraan tenaga kerja tersebut karena saling berpengaruh serta UMK berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, jika ada perubahan UMK maka pertumbuhan ekonomi juga akan berubah karena kedua variabel tersebut saling berpengaruh satu sama lain. Wages still one issue that is always in the spotlight, especially in developing countries like Indonesia. It is given that wages are the largest component of a person's income so that the wage rate is one indicator that can reflect the public welfare of a country. This study aimed to analyze the effect of the Minimum Wage to Total Employment in Central Java, to analyze the effect of minimum wage on the welfare of workers in Central Java and to analyze the effect of minimum wage to economic growth in Central Java. The conclusion of this study is the Minimum Wages District ( UMK do not affect the

  10. ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN RETRIBUSI DAERAH KABUPATEN KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elly Rosalina

    2017-06-01

    Full Text Available Kontribusi yang diberikan oleh retribusi daerah terhadap PAD di Kabupaten Kudus sudah cukup besar, namun masih belum optimal dan bahkan kecenderungan menurun, sehingga perlu ditemukan permasalahannya dan dipecahkan agar tidak memberikan gangguan bagi penerimaan asli daerah dan kinerja pemerintahan Kabupaten Kudus. Variabel-variabel penelitian yaitu jumlah rumah sakit dan puskesmas, penerbitan KTP dan akta catatan sipil, jumlah kendaraan bermotor bersama-sama merupakan penyumbang bagi penerimaan retribusi daerah dalam bentuk pos pungutan retribusi daerah. Berdasarkan analisis dapat diperoleh hasil bahwa jumlah rumah sakit dan puskesmas memberikan kontribusi bagi pos retribusi pelayanan kesehatan dengan rata-rata sebesar 66,3% per tahun yang tumbuh cenderung meningkat dari tahun 2001 hingga tahun 2011 dan menurun pada tahun 2012 dan 2013, jumlah penerbitan KTP dan akta catatan sipil memberikan kontribusi bagi pos retribusi ganti cetak KTP, KK dan akta catatan sipil dengan rata-rata sebesar 1,73% per tahun dengan pertumbuhan cenderung meningkat dari tahun 2001 hingga 2008 dan mengalami penurunan pada tahun 2009 hingga 2013, jumlah kendaraan diproyeksikan oleh pos penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi terminal, retribusi tempat parkir dan retribusi ijin trayek dengan rata-rata sebesar 7,62% per tahun dengan pertumbuhan rata-rata 20% pertahun.  Retribution income in Kudus gives a big contribution into government self-income, but in the last years the retribution income of Kudus region is not significant and it tends to attenuate. Considering to this current background, it is necessary to ascertain and solve the issues, particularly in order to bear the governmental self-income and disrupt to the work of the regional government of Kudus. The research variables are the number of hospital and puskesmas, the number of civilian registration and the number of vehicle. These variables in the

  11. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii YANG TERKONTAMINASI EPIFIT DI PERAIRAN SUMENEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Arisandi

    2013-10-01

    Full Text Available Peningkatan suhu musim kemarau yang relatif tinggi memicu peningkatan kontaminasi penyakit dan epifit di perairan Sumenep, sehingga mempengaruhi rata-rata pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kontaminasi epifit, terhadap pertumbuhan K. alvarezii di perairan Sumenep.  Penelitian dilakukan menggunakan metode budidaya dalam rakit apung, thallus K. alvarezii yang terkontaminasi epifit diamati serta dihitung rata-rata pertumbuhan hariannya.  Hasil penelitian menunjukkan,kontaminasi epifitmenyebabkanrata-rata pertumbuhan harian K. alvareziimenurunhingga-0,07% sampai 0,92%, oleh karena itu K. alvareziiyang telah terkontaminasiharus segera dipanen.Kata Kunci: epifit, pertumbuhan, K. alvarezii

  12. Efektivitas Pupuk Organik Dan Pupuk N Pada Pertumbuhan Bibit Eboni (Diospyros Celebica Bakh.)

    OpenAIRE

    Siregar, Hartutiningsih M; Utami, Ning Wikan

    2002-01-01

    Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan tanaman keras dan termasuk jenis kayu mewah yang tumbuh alami di Sulawesi.Masalah yang dihadapi adalah pertumbuhan bibit yang lamban sehingga diperlukan percobaan tentang media pertumbuhan bibit yang sesuai. Bahan yang digunakan adalah bibit eboni berumur 6 bulan dengan pertumbuhan seragam.Percobaan I: Bibit ditanam pada polybag berkapasitas 5 kg yang masing-masing berisi campuran media tanam yakni A (tanah); B (tanah:kompos = 1:1); C (tanah:pupuk ka...

  13. KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN REPRODUKSI ABALON Haliotis squamata Reeve (1846 TURUNAN KETIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2018-01-01

    Full Text Available Pengamatan pertumbuhan dan reproduksi abalon Haliotis squamata dilakukan di hatcheri Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP Gondol, Bali. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang keragaan pertumbuhan dan performansi reproduksi abalon turunan ketiga. Induk H. squamata turunan kedua hasil seleksi yang digunakan untuk menghasilkan benih turunan ketiga mempunyai ukuran panjang cangkang 6,5-7,0 cm. Benih dipelihara dalam bak beton berukuran 2,5 m x 1,2 m x 1,0 m yang diberikan feeding plate sebagai substrat penempelan dan dilengkapi dengan sistem aerasi dan sistem air mengalir. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan adalah diatom jenis Nitzschia sp. dan Melosira sp. yang telah ditumbuhkan terlebih dahulu pada feeding plate sebelum penebaran benih. Benih F-3 dipelihara sampai menjadi calon induk untuk diamati perkembangan reproduksinya. Pengambilan sampel pertumbuhan dilakukan setiap 10 hari. Pengamatan reproduksi dilakukan pada saat abalon mulai tumbuh gonad sampai matang gonad stadia-III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan abalon sangat dipengaruhi ketersediaan pakan pada plate terutama pada hari ke-50. Proporsi jantan-betina abalon F-3 (3,3:1 meningkat dibandingkan dengan F-0 dari alam (2,5:1 menunjukkan ketidakseimbangan jumlah individu yang dapat disebabkan oleh tekanan seleksi. Abalon turunan ketiga pada umur 16 bulan mulai matang gonad dan dapat digunakan sebagai induk untuk pemijahan. Observation on the growth and reproduction development of Haliotis squamata had been undertaken in the hatchery of the Institute for Mariculture Research and Development (IMRAD Gondol, Bali. The research was aimed to study of the growth and reproduction performance of filial-3 abalone in supporting seed production in hatchery. Larvae were obtained from natural spawning of filial-2 abalone broodstock with the length shell of 6.5-7.0 cm in the hatchery. Larvae were reared in 2.5 m x 1.2 m x 1.0 m

  14. Pemanfataan Pupuk Daun, Air Kelapa dan Bubur Pisang sebagai Komponen Medium Pertumbuhan Plantlet Anggrek Dendrobium Kelemense

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uhwatul Hasanah

    2014-09-01

    Full Text Available Bahan alternatif alami diperlukan untuk menggantikan bahan kimia yang mahal untuk kegiatan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh merk, konsentrasi pupuk daun, interaksinya terhadap pertumbuhan plantlet anggrek Dendrobium dan menentukan konsentrasi yang paling optimal dalam menginduksi pertumbuhan plantlet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu merk pupuk dan konsentrasi pupuk, masing-masing dengan tiga taraf perlakuan yaitu merk pupuk (growmore, hyponex, gandasil dan konsentrasi (1 g/l, 2 g/l, 3 g/l. Pertumbuhan plantlet anggrek pada penelitian ini diukur berdasarkan parameter tinggi plantlet, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar. Data dianalisis dengan anava dua arah, bila signifikan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil anava menunjukkan merk pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan jumlah daun, luas daun dan jumlah akar, konsentrasi pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan panjang akar sedangkan interaksi merk pupuk dengan konsentrasi pupuk signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan luas daun. Kombinasi perlakuan yang paling optimal yang menginduksi penambahan tinggi plantlet dan luas daun adalah pupuk hyponex dengan konsentrasi 2 g/l (5,40 cm dan 5,43 cm2. Untuk mendapatkan pertumbuhan plantlet paling tinggi dan luas daun paling optimal digunakan media pupuk hyponex dengan konsentrasi pupuk 2 g/l.Natural alternative materials needed to replace expensive chemicals for tissue culture activities. This study aimed to examine the influence of the brand, the concentration of foliar fertilizer, interaction on the growth of dendrobium orchid Dendrobium and determine the optimal concentration in inducing the growth of plantlets. Experiments were carried out with completely randomized factorial design consisting of two treatments, the brand of fertilizer and manure concentration, each with three levels

  15. PENGGUNAAN ALGORITMA NDVI DAN EVI PADA CITRA MULTISPEKTRAL UNTUK ANALISA PERTUMBUHAN PADI (STUDI KASUS : KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Hafizh S

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang merupakan daerah sentra pertanian dimana sektor ini menyumbang 43% dari total PDRB (Produk Domestik Regional Bruto. Strategi yang tepat dan cepat harus dicanangkan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan bahan pokok tersebut. Teknologi penginderaan jauh dapat mengakomodir informasi suatu objek secara cepat dan akurat tanpa harus berinteraksi langsung dengan objek dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi yang diinginkan. Pembangunan model - model estimasi produktivitas pada beberapa komoditas vegetasi pertanian seperti padi telah digunakan sejak dua dekade lalu. Dari berbagai macam permodelan vegetasi, indeks vegetasi yang paling umum digunakan adalah NDVI (Normalized Difference Vegetation Index dan EVI (Enhanced Vegetation Index. Hasil dari penelitian ini adalah penentuan fase pertumbuhan , masa tanam, dan masa panen tumbuhan padi pada citra MODIS L1B. Masa tanam padi di kabupaten Indramayu berada pada bulan Juni dan Desember 2011, masa panen berada pada bulan  Mei dan September 2011. Citra Aster digunakan sebagai data pendukung untuk menentukan korelasi linear  terhadap data lapangan (fieldspectometer. Korelasi yang dihasilkan Antara Modis - Aster sebesar 0.9576 pada EVI dan 0.9654 pada NDVI; Modis - Fieldspectometer sebesar 0.8798 pada EVI dan 0.9077 pada NDVI; dan pada Aster - Fieldspectometer sebesar 0.9220 pada EVI dan 0.9460 pada NDVI. Korelasi dari ketiga data tersebut memiliki hubungan yang cukup kuat dikarenakan nilai yang dihasilkan mendekati nilai 1.

  16. Uji Daya Hambat Sabun Cair Cuci Tangan pada Restoran Waralaba di Kota Padang Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisha Fazlisia

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakSabun cair cuci tangan terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Sebagian besar restoran waralaba di Kota Padang menyediakan sabun cair cuci tangan yang telah diencerkan. Proses pengenceran mengubah kemampuan sabun dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian bertujuan untuk menguji daya hambat sabun cair cuci tangan pada restoran waralaba di Kota Padang terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus. Sampel diambil dari empat restoran waralaba dan diuji dengan metode difusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat sabun dapat menghambat pertumbuhan S. aureus namun hanya sebagian yang memiliki daya hambat terhadap E. coli. Median daya hambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus pada setiap periode yaitu 0, 7.4, 7.3 dan 0, 26.1, 23.3. Nilai maksimum daya hambat pertumbuhan E.coli dalam tiga periode yaitu 19.5, 35.4, 27.1 dan 20.7, 40.2, 36.6 untukS. aureus. Daya hambat minimum terhadap kedua bakteri adalah 0.00. Hal tersebut dapat dipengaruhi komposisi dan konsentrasi antiseptik, antibakteri, pH sabun, pengenceran dan struktur dinding sel bakteri. Disimpulkan bahwa sabun cair cuci tangan yang diuji memiliki kemampuan lebih besar dalam menghambat pertumbuhan S.aureus daripada E.coli.Kata kunci: sabun cair cuci tangan, restoran, pengenceran, uji daya hambat, pertumbuhan bakteriAbstractLiquid hand soaps proved to inhibit Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacterial growth. In Padang, most of Restaurants provide diluted liquid hand soaps. Research found dilution changed soap ability to inhibit bacterial growth. The purpose of this study was to examine the ability of Padang City Restaurants’ liquid hand soaps to inhibit E. coli and S. aureus bacterial growth. The samples were taken from four restaurants and examined by using diffusion method. The results showed all of them could inhibit S. aureus but only a half inhibited Escherichia coli bacterial growth. Median for E. coli and S

  17. Pengaruh Nilai Tukar Terhadap Ekspor Dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia [The Effect of Exchange Rates on Exports and its Impact on Indonesia's Economic Growth

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annaria Magdalena Marpaung

    2017-09-01

    pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis data dilakukan dengan analisis jalur, dengan menggunakan data historis 1970-2015. Hasil penelitian menunjukkan: (a Nilai tukar (Rp/USD secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor Indonesia, dengan total pengaruh sebesar 71,57%, (b Perubahan ekspor secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan total pengaruh sebesar 65,29%, (c Perubahan kurs secara parsial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan total pengaruh sebesar 1,19% dan (d Perubahan nilai tukar dan perubahan ekspor memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan pengaruh langsung 77,38% dan pengaruh tidak langsung-6,36% dan kedua variabel eksogen berpengaruh sebesar 71,02% terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

  18. PENGARUH KONDISI KEUANGAN, PERTUMBUHAN DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badingatus Solikhah

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian tentang going concern ditujukan untuk menguji secara empiris dampak kondisi keuangan corporate, perkembangan corporate dan opini audit tahun lalu terhadap opini audit going concern Data dikumpulkan dengan menggunakan content analysis dan metode dokumentasi dan diproses dengan Logistic Regression. Berdasarkan hasil penelitian, bukti empiris yang ditemukan adalah bahwa kondisi keuangan corporate opini audit tahun lalu berdampak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Namun sebaliknya variabel pertumbuhan corporate terbukti tidak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. AbstractThe going concern research has a goal for testing empirically the effect of corporate financial condition, corporate growth, and last year audit opinion towards going concern audit opinion The data were collected by using content analysis and documentation methods, and processed by means of Logistic Regression. Based on the result of the study, empirical evidence is found that corporate financial condition and last year audit opinion has significant effect towards going concern audit opinion acceptance. In the contrary, corporate growth variable is proven insignificant towards going concern audit opinion acceptance.Keywords: audit opinion; going concern; logistic regression

  19. Daya hambat xylitol dan nistation terhadap pertumbuhan Candida albicans (in vitro (Inhibition effect of xylitol and nistatin combination on Candida albicans growth (in vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Kartimah Djajusman

    2014-09-01

    Full Text Available Background: The growth of Candida albicans can be controlled by using antifungal such as nystatin. These days we found that using antifungal is not enough to control Candida albicans, we also have to control the intake of sugar by using xylitol. Purpose: Purpose of the study was to determine the optimal inhibitory concentration of xylitol-nystatin in the Candida albicans growth. Methods: This was an in-vitro study using an antimicrobial test of serial dilution with xylitol-nystatin and sucrose–nystatin consentration of 1%, 3%, 5%, 7%, 9%, and 10%.Growth inhibition of C. albicans was determined by the inhibition zone of xylitol + nystatin on C. albicans culture media (in vitro Results: The result of study was the inhibitory consentration of xylitol-nystatin to inhibit Candida albicans growth was 3%-10%. Conclusion: The study showed that combination of xylitol and nystation could inhibit the growth of Candida albicans.Latar belakang: Pertumbuhan Candida albicans dapat dikontrol dengan menggunakan antijamur seperti nistatin. Penggunakan antijamur saja tidak cukup untuk mengontrol Candida albicans, namun perlu pula mengontrol asupan gula dengan menggunakan xylitol. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi hambat optimal xylitol-nistatin dalam pertumbuhan Candida albicans. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian in vitro menggunakan uji antimikroba pengenceran serial dengan xylitol-nistatin dan nystatin-sukrosa konsentrasi 1%, 3 %, 5 %, 7%, 9%, dan 10%. Daya hambat pertumbuhan C. albicans diukur dari zona hambat xylitol + nistatin pada media kultur C. albicans (in vitro Hasil: Konsentrasi penghambatan xylitol-nistatin untuk menghambat pertumbuhan Candida albicans adalah 3-10%. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi xylitol dan nystation bisa menghambat pertumbuhan Candida albicans.

  20. Ketersediaan Nitrogen Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L. yang Diperlakukan dengan Pemberian Pupuk Kompos Azolla

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Amir

    2014-01-01

    Full Text Available DOWNLOAD PDFPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui kadar  nitogen  tanah  dan  pertumbuhantanaman bayam yang diberi pupuk kompos Azolla. Penelitian ini menggunakan rancanganacak kelompok (RAK yang terdiri atas 2 kelompok, dimana tiap kelompok terdiri atas 4perlakuan dan  1  kontrol  dengan  3  ulangan.  Parameter  pengamatan adalah  pertumbuhantanaman bayam yang meliputi tinggi tanaman (cm, berat kering tanaman bayam (gram,kadar amonium (NH4+ dan nitrat (NO3- pada tanah serta kadar nitrat (NO3- air lindihan.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pupuk  kompos  Azolla  mulai  berpengaruh  nyataterhadap  tinggi  tanaman  sejak  pengamatan  minggu  ke-tiga  dan  berpengaruh  nyata  pulaterhadap berat kering tanaman bayam. Pemberian pupuk kompos Azolla berpengaruh nyataterhadap kadar amonium dan nitrat tanah masing-masing pada minggu ke dua dan mingguke  dua  dan  ke  empat.  Disamping  itu  pemberian  pupuk  tersebut  juga  berpengaruh  nyataterhadap kadar nitrat pada air lindihan.Kata kunci : Pupuk kompos Azolla, pertumbuhan tanaman bayam, nitrogen tanah

  1. PENGARUH STARVASI RANSUM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN, SINTASAN, DAN PRODUKSI UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei DALAM WADAH TERKONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwardi Tahe

    2008-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengurangan ransum pakan secara periodik terhadap pertumbuhan, sintasan, produksi, rasio konversi pakan, dan efisiensi pakan pada pemeliharaan udang vanamei dalam wadah terkontrol. Penelitian dilakukan menggunakan 12 akuarium berukuran 50 cm x 75 cm x 60 cm dan dilengkapi dengan sistem aerasi. Hewan uji adalah pascalarva udang vanamei dengan bobot awal rata-rata 0,18 ± 0,02 g yang ditebar dengan kepadatan 50 ekor/akuarium. Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan yang masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah starvasi (pemuasaan melalui pengurangan ransum pakan secara periodik yaitu A pengurangan ransum pakan 75%, B pengurangan ransum pakan 50%, C pengurangan ransum pakan 25%, dan D kontrol (tanpa pengurangan ransum pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan ransum pakan secara periodik tidak berpengaruh nyata (P > 0,05 terhadap pertambahan bobot biomassa, laju pertumbuhan harian, sintasan, produksi, dan rasio konversi pakan serta mampu meningkatkan efisiensi pakan sekitar 16,04%—21,97%. Penghematan penggunaan pakan untuk udang vanamei dapat dilakukan dengan pengurangan ransum pakan hingga 75% bobot biomassa/minggu. The aim of this study was to know the effect of starvation period by a gradual decrease in feed amounts on the growth, survival rate, productivity, food conversion ration (FCR, and food efficiency rate of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei in controlled containers. Twelve of 50 cm x 75 cm x 60 cm aquaria with aeration systems were used in this experiment. In each aquarium, we stocked 50 post larvae (PL with average weight of 0.18 ± 0.02 g. Four treatments, comprising, A a 75% decrease in feed, B a 50% decrease in feed, C a 25% decrease in feed, and D control (without feed reduction with three replications were employed in the experiment following complete randomized design (DSG. The results

  2. SISTEM PEMANTAU PERTUMBUHAN POHON DI AREA HUTAN PENAMPUNG AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE PENGINDERAAN JAUH (INDERAJA DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG DI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahaya Jatmoko

    2015-05-01

    Full Text Available Salah satu penyebab terjadinya tanah longsor dan banjir adalah rusaknya kawasan hutan, namun karena illegal logging , pembukaan ilegal taman , dan perambahan hutan memicu pencabutan hak pengusahaan hutan ( HPH , yang diserahkan kepada kendali lokal , tapi tidak berjalan dengan baik . Dari area data akses terbuka pada tahun 2010 ada sekitar 20 juta hektar dan tidak ditindaklanjuti pengelolaannya.Hutan yang telah mengalami kerusakan akibat penebangan liar perlu direhabilitasi.Dengan menggunakan data spasial ini , kegiatan rehabilitasi dapat diidentifikasi dan dimonitor dengan lebih baik. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memantau kegiatan rehabilitasi yang dalam penelitian ini menggunakan data Landsat TM, Data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis ( GIS merupakan suatu metode yang dapat diterapkan bersama-sama , untuk memantau dan menganalisa data dengan cepat dan akurat . Penelitian ini menggunakan data penginderaan jauh dengan mengumpulkan fitur tutupan lahan di daerah tertentu yang terjangkau ke seluruh pelosok area hutan penampung air tanah di Provinsi Jawa Tengah . Sistem Informasi Geografis digunakan untuk menangkap dan menganalisa data pertumbuhan pohon . Hasil yang diharapkan adalah terwujudnya sistem informasi geografis yang dapat memantau pertumbuhan pohon di area hutan penampung air tanah di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kata Kunci : data spasial, Landsat TM, Remote Sensing

  3. PROBLEM BASED LEARNING, MOTIVASI BELAJAR, KEMAMPUAN AWAL, DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vebriyanti Dwi Anggraini1

    2014-06-01

    Abstrak: Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Kemampuan Awal, dan Hasil Belajar Siswa SMK. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Problem Based Learning (PBL, motivasi belajar, dan kemampuan awal terhadap hasil belajar siswa SMK. Digunakan kuasi eksperimen dengan rancangan non­equivalent control group design. Kelompok eksperimen dan kontrol direkrut secara assigment random sampling. Subjek berjumlah 75 siswa Kelas XI Tahun 2012/2013. Tes digunakan untuk mengukur ke­mampuan awal dan hasil belajar, dan self-inventory digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa. Data dianalisis dengan Analisis Varian Tiga Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok pembelajaran PBL dengan kelompok pembelajaran konven­sional, antara kelompok siswa yang bermotivasi belajar tinggi dan rendah, dan antara kelompok siswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah. Ada interaksi yang signifikan antara model pembelajaran, motivasi belajar, dan kemampuan awal terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hasil belajar siswa tergantung dari model pembelajaran, motivasi belajar, dan kemampuan awal siswa.

  4. KINETIKA PERTUMBUHAN MIKROBIA DAN KEMUNDURAN MUTU BAKSO BERPELAPIS EDIBLE AKTIF BERBASIS PATI KIMPUL (Xanthosoma sagittifolium PADA BERBAGAI KETEBALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warkoyo Warkoyo

    2015-11-01

    kemunduran mutu bakso terlapisi edible aktif berbasis pati umbi kimpul (X. sagittifolium dengan berbagai ketebalan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah ketebalan pelapis edible yang berbeda (0,43; 0,48; 0,53; 0,58 mm. Parameter pengamatan meliputi jumlah mikrobia (total mikrobia dan Pseudomonas aeruginosa, kadar protein, TVB-N, susut bobot, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan pelapis edible aktif berpengaruh nyata terhadap populasi mikrobia, dan TVB-N, serta berpengaruh tidak nyata terhadap kadar protein, susut bobot, dan tekstur bakso. Pertumbuhan mikrobia (TPC dan P. aeruginosa berubah secara eksponensial dengan laju peningkatan sebesar 0,049-0,055 per jam untuk TPC, dan 0,071-0,075 per jam untuk P. aeruginosa atau sebesar 0,026 per mm.jam kali ketebalan. Kadar TVB-N bakso berubah secara linier dengan laju peningkatan sebesar 0,132-0,153 mg/100g.jam atau sebesar 0,206 mg/100g.mm.jam kali ketebalan. Pelapis edible aktif berbasis pati X. sagittifolium yang diinkorporasi kalium sorbat dengan tebal 0,43 mm dapat meningkatkan umur simpan bakso sampai 4 kali lebih lama dibandingkan bakso tanpa pelapis. Kata kunci: Ketebalan pelapis edible aktif, kinetika kemunduran mutu

  5. REGENERASI DAN PERBANYAKAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii HASIL TRANSFORMASI GEN SUPEROKSIDA DISMUTASE (MaSOD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2017-01-01

    Full Text Available Transformasi gen superoxide dismutase (MaSOD pada rumput laut Kappaphycus alvarezii menggunakan Agrobacterium tumefacient telah dilakukan secara in vitro. Transformasi gen MaSOD ke dalam genom rumput laut diharapkan dapat mengurangi cekaman oksidatif terutama yang disebabkan oleh perubahan suhu, salinitas, dan cemaran logam di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk regenerasi rumput laut hasil introduksi gen MaSOD dan non-transgenik pada labu kultur. Regenerasi dan perbanyakan rumput laut hasil transformasi gen MaSOD dilakukan di laboratorium pada labu kultur yang diletakkan dalam “culture chamber” yang dilengkapi dengan aerasi menggunakan media kultur yang diperkaya dengan pupuk PES, Grund, Conwy, dan SSW sebagai kontrol, salinitas 20, 25, 30, 35, dan 40 g/L, pH 4, 5, 6, 7, dan 8. Intensitas cahaya antara 500-2.000 lux dengan fotoperiode terang dan gelap 8:16; 12:12; dan 16:8. Untuk merangsang pertumbuhan eksplan dilakukan pemeliharaan dengan penambahan hormon tumbuh IAA dan BAP dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1. Penelitian dilakukan secara bertahap. Evaluasi transgenik dilakukan menggunakan teknik PCR. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sintasan yang paling tinggi diperoleh menggunakan media PES (94%, salinitas 30 g/L (90%, pH 7 (96%, intensitas cahaya pada 1.500 lux (80%, fotoperiode 12:12 (84%, komposisi ZPT dengan campuran IAA dan BAP dengan perbandingan 2:1. Hasil analisis PCR memperlihatkan K. alvarezii transgenik putatif mengandung transgen MaSOD sebanyak 78% dari hasil transformasi. Superoxide dismutase transformation (MaSOD gene of seaweed Kappaphycus alvarezii mediated by Agrobacterium tumefacient has been successfully done in vitro. MaSOD genes introduced into the seaweed genome is expected to reduce oxidative stress caused by environmental conditions such as changes in temperature, salinity and metal contamination of the water. This study aimed to regenerate both the MaSOD transformed seaweed and non-transgenic in a

  6. ESTIMASI PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT DAN TANTANGAN PEREKONOMIAN TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ansofino

    2015-07-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam periode perencanaan tahun 2013 diperkirakan akan tumbuh sebesar 6,3% s/d 6,8%. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional terutama di dorong oleh semakin membaiknya kinerja balance of payment terutama mulai membaiknya eksport yang selama krisis global mengalami penurunan yang lambat (slowdown. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang terus membaik (recovery, tahun 2012 telah mencapai 6,35% keadaan ini sudah mendekati sebelum keadaan krisis. Sehingga jika dibandingkan dengan target laju pertumbuhan yang ditetapkan dalam RPJM II Sumatera Barat untuk tahun 2014 adalah sebesar 7,12%, optimis akan tercapai dengan baik. Namun, jika harga komoditi ekspor dunia masih belum membaik justru membuat pertumbuhan menjadi melambat di tahun 2014.

  7. Hasil Cetak Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik Sebagai Alat Bukti Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Daring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Hardinanto

    2016-12-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan dunia menjadi sangat cepat sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat berbagai kemudahan terhadap mobilitas masyarakat. Arus perkembangan informasi antar negara tidak dapat lagi dikendalikan oleh pemerintah, sehingga peran dalam mengendalikan arus mobiltias penduduk melalui jejaring sosial. Pertumbuhan yang seperti ini mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat seluruh dunia, lintas batas negara. Kejahatan jenis baru sebagai dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Kejahatan menggunakan media teknologi informasi atau komputer dan internet disebut Computer Related Crime atau Cybercrime. Kedudukan alat bukti sebagai penegak hukum pidana materiil menjadi parameter hakim untuk memutus suatu perkara. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan ruang terhadap hasil cetak alat bukti elektronik dalam cybercrime sebagai alat bukti yang sah. Hasil cetak alat bukti elektronik sah apabila alat bukti elektronik itu dapat dijamin keasliannya. Dengan demikian kedudukan alat bukti elektronik dalam cybercrime memiliki kriteria yang ketat dibanding alat bukti konvensional. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach, pendekatan kasus (case approach serta pendekatan konseptual (conceptual approach Kata kunci: alat bukti elektronik, cybercrime. 

  8. Penambahan Sabut Kelapa Pada Media Tanam Dan Frekuensi Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) Di Main Nursery

    OpenAIRE

    Juanda, Chriso

    2017-01-01

    100301129 Chriso Juanda, ?Penambahan Sabut Kelapa Pada Media Tanam Dan Frekuensi Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Main Nursey? , dibawah bimbingan Charloq dan Revandy I.M. Damanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon penambahan sabut kelapa pada media tanam dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2017 hingga Maret 2017 di PPKS Aek Pancur, Kecamat...

  9. PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias gariepinus HASIL SELEKSI DAN NON-SELEKSI PADA PEMELIHARAAN DI KOLAM TANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi

    2016-12-01

    Full Text Available Ikan lele (Clarias gariepinus merupakan salah satu komoditas budidaya air tawar yang populer di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ikan lele di antaranya melalui perbaikan kualitas genetik. Upaya peningkatan kualitas genetik ikan lele untuk mempercepat pertumbuhan dilakukan melalui proses seleksi. Pengujian performa ikan lele hasil seleksi (strain Mutiara pada skala komersial dilakukan dengan membandingkannya dengan strain non-seleksi (strain Paiton. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan produktivitas dan profitabilitas budidaya ikan lele hasil seleksi dan non-seleksi yang dibesarkan di kolam tanah pada skala komersial. Ikan lele ukuran sekitar 2,5 g dipelihara di kolam tanah berukuran 50 m2 dengan kepadatan 200 ekor/m2. Pemeliharaan dilakukan sampai ikan mencapai ukuran panen (sekitar 100 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan hasil seleksi memiliki laju pertumbuhan spesifik lebih tinggi (5,75 ± 1,25 g/hari, konversi pakan lebih rendah (0,90 ± 0,08, dan periode pemeliharaan lebih singkat (68 ± 13 hari dibandingkan ikan non-seleksi (4,33 ± 0,70 g/hari; 1,09 ± 0,01; 90 ± 12 hari. Berdasarkan analisis bioekonomi, budidaya pembesaran ikan lele hasil seleksi mampu menekan biaya produksi hingga Rp2.365,00/kg dan mendatangkan rasio keuntungan (61,09 ± 5,17% hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan non-seleksi (32,54 ± 4,12%. African catfish (Clarias gariepinus is one of the freshwater aquaculture commodity that are popular in Indonesia. Various attempts had been conducted to increase its productivity including through genetic quality improvement. Efforts to improve the genetic quality of African catfish on growth trait was conducted by selection method. Evaluation the performance of improved strain of African catfish (Mutiara strain on a commercial scale was done by comparing with local (non-improved strain (Paiton strain. The purpose of this study was to compare the productivity and

  10. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  11. PERBEDAAN POLA PERTUMBUHAN TINGGI BADAN, TINGGI DUDUK, INDEKS SKELIK ANTARA ANAK-ANAK DAERAH RURAL DAN URBAN USIA 7-15 TAHUN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Wijanarko

    2014-09-01

    Full Text Available Status  gizi  merupakan  salah  satu tolok  ukur  yang  sering  digunakan  untuk  menilai  perkembangan  dan pertumbuhan individu. Salah satu indikator penilaian status gizi adalah pertumbuhan tinggi badan pada anak-anak.  Tinggi  badan  sering  digunakan  sebagai  indikator  karena  mudah  diukur  dan  diamati.  Tinggi badan  merupakan  hasil  penambahan  tinggi  duduk  dan  panjang  tungkai.  Pertumbuhan  indikator  ini dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor  diantaranya  lingkungan  tempat  tinggal  dan  status  ekonomi.  Daerah rural,  umumnya  memiliki  tingkat  aktivitas  yang  tinggi  dan  mempunyai  penghasilan  rata-rata  yang  lebih rendah  dibandingkan  daerah  urban.  Penelitian  bertujuan  mengkaji  perbedaan  pola  pertumbuhan  tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks skelik pada anak-anak rural dan urban di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan  crosssectional. Rata-rata tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks  skelik pada anak rural dibandingkan dengan anak  urban  untuk  mengetahui  signifikansi  perbedaannya.  Analisis  data  yang  digunakan  adalah  ANOVA satu arah dengan menggunakan program olah data SPSS. Sebelum dilakukan tes ANOVA, terlebih dahulu dilakukan uji normalitasan distribusi data sampel penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa pada anak urban memiliki rata-rata tinggi badan dan tinggi duduk yang lebih tinggi dibandingkan anak rural (p<0,05. Rata-rata  indeks  skelik  pada  anak  urban  lebih  besar dibandingkan  anak  rural.  Lonjakan  pertumbuhan terjadi  paling  cepat  pada  saat  pubertas,  dan  anak  urban  memiliki  onset  terjadinya  pubertas  yang  lebih cepat  dibandingkan  rural.  Kesimpulan:  Pada  studi  ini  adalah  anak  urban  memiliki  onset  pubertas  yang lebih cepat dibandingkan anak rural. Hal ini

  12. MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amos Patiung

    2017-04-01

    Full Text Available The aim of this study is to describe STAD cooperative learning model improves the students activeness and mathematics achievements. This study use action research approach. The subject of this study is researcher selft and 37 eight-th grade student of SMPN 2 Malinau as participants. Framework of this study consist of plan, do, observation, and reflection. Collecting data method use observation, test, and interviews method. Analysing data use description analysis. Based on the result, it is concluded that STAD that improve student activiness and mathematics achievements include: (1 using power point to serve information, (2 setting heterogent group, (3 advice and guiding students while discussion, (4 using PPT for group presentation, (5 giving quiz in last section, (6 explaining miss understanding problem, and (7 giving awards.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas VIII-1 SMPN 2 Malinau Kota sebanyak 37 siswa. Rancangan dalam penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa STAD yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa meliputi: (1 menyajikan informasi dengan menggunakan bantuan power point, (2 pembentukan kelompok secara heterogen, (3 bimbingan dan arahan selama diskusi kelompok dilaksanakan, (4 presentasi kelompok menggunakan media power point, (5 pemberian kuis disetiap akhir pembelajaran, (6 pembahasan soal-soal yang masih kurang dipahami siswa, dan (7 pemberian penghargaan.

  13. STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH, INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA SEMARANG MELALUI MICE (MEETING, INCENTIVE, CONVENTION DAN EXHIBITION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tika Putri Pratiwi

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan sektor industri dan pariwisata. Langkah awal pemerintah yang serius dalam mengolah kedua industri ini yaitu dengan menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition. Penelitian ini bertujuan untuk memilih strategi apa yang dapat dilakukan dalam pembangunan Kota Semarang Melalui MICE. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil pengisian kuesioner oleh pihak dinas dan Swasta. Data sekunder dalam penelitian ini berupa data-data yang diperoleh dari dinas terkait serta Badan Pusat Statistik (BPS Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang dan jurnal serta literatur yang berkaitan dengan penelitian. Metode analisis yang digunakan yaituAnalitical Hierarki Process (AHP dan diolah menggunakan expert choice versi 9.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembangunan Kota Semarang melalui MICE dapat mengutamakan pada kriteria (1 peningkatan sektor investasi dengan bobot tertinggi yaitu sebesar 0,614 dan dilanjutkan dengan (2 memperbaiki pertumbuhan ekonomi kota dengan bobot 0,260, sehingga akan membantu dalam (3 peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang melalui MICE dengan bobot 0,126. Berdasarkan temuan tersebut, saran yang dapat disampaikan yaitu Memperkenalkan Kota Semarang melalui jalur promosi dengan menggunakan media-media sosal dan media elektronik. Hal tersebut merupakan salah satu alternatif membuka investasi yang lebih luas di Kota Semarang, sehingga tidak hanya masyarakat dalam negeri namun masyarakat internasional juga dapat lebih mengenal Kota Semarang. Memperbanyak even berskala nasional maupun internasional yang diselenggarakan di Kota Semarang dan lebih memperkenalkan Kota Semarang baik di dalam maupun di luar negeri. Memberikan pelatihan

  14. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata Alam Dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  15. Komposisi Kimia, Kadar Albumin dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa striata Alam dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  16. KEPRIBADIAN SISWA DAN DISIPLIN BELAJAR SEBAGAI INTERVENING PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Febriyani

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh langsung lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonomi maupun pengaruh tidak langsung melalui kepribadian siswa dan disiplin belajar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah sejumlah 152 siswa. Sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin sebanyak 110 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data adalah analisis deskriptif, analisis jalur, dan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, kepribadian siswa serta disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi, (2 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap kepribadian siswa, (3 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan kepribadian siswa terhadap disiplin belajar, (4 kepribadian siswa secara signifikan memediasi pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonomi, (5 disiplin belajar secara signifikan memediasi pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan kepribadian siswa terhadap hasil belajar ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepribadian siswa dan disiplin belajar memediasi pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonom. Saran yang dapat diberikan adalah pihak keluarga dan pihak sekolah mampu melakukan perbaikan kualitas lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi. The purposes of this study were to analyze the direct effect of family and school environment for towards economics study result or or indirect effect through students’ personality and study discipline. The population in this research is The research \\ XI social grade in SMA Muhammadiyah Wonosobo with a total of 152 students. It used 110 students as the sample by

  17. Pertumbuhan dan Perkembangan Uterus dan Plasenta Babi dengan Superovulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    REVOLSON ALEXIUS MEGE

    2007-03-01

    Full Text Available Forty eight gilts with average body weight of 107.83 ± 5.08 kg were used in experiments to study the use of pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG and human chorionic gonadotrophin (hCG as superovulation agent in gilts to increase piglet production. Four groups of twelve gilts were injected with PMSG dan hCG dose levels of 0, 600, 1200, and 1800 IU/gilt. Injections were conducted three days before estrus. During gestation, gilts were placed in colony pigpens. On days 15, 35, and 70 of gestation, gilts were slaughtered in order to measure the number of corpus luteum, growth and development of the uterus and placenta. Blood samples were collected to determine progesterone and estradiol concentrations. The resuts showed that superovulation dose levels of 600 to 1200 IU/gilt increased progesterone and estradiol secretions, growth and development of the uterus and placenta in gestation ages of 15, 35, and 70 days. It is concluded that superovulation with dose of 600 to 1200 IU can improve the gilts reproduction.

  18. Identifikasi Pertumbuhan Jamur Aspergillus Sp pada Roti Tawar yang Dijual di Kota Padang Berdasarkan Suhu dan Lama Penyimpanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Khaira Mizana

    2016-08-01

    Full Text Available AbstrakPangan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan kudapan di Indonesia adalah roti tawar. Jamur merupakan mikroorganisme utama yang berperan penting dalam proses pembuatan dan pembusukan roti. Aspergillus merupakan kontaminan umum pada berbagai substrat di daerah tropis maupun subtropik. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pertumbuhan jamur Aspergillus sp yang disimpan pada suhu kamar dan suhu di kulkas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan jamur pada suhu kamar lebih cepat dibandingkan suhu kulkas. Pada suhu kamar 25C-28C, jamur Aspergillus sp tumbuh mulai hari ke-3 (33,3% diikuti pada hari ke-4 (66,7%, sedangkan pada suhu kulkas (10C-15C mulai tumbuh pada hari ke-5. Temperatur  ini juga berhubungan dengan kelembaban relatif karena semakin tinggi suhu maka  kelembaban relatif semakin rendah dan sebaliknya, semakin rendah suhu maka kelembaban relatif  akan semakin tinggi. Kesimpulan studi ini ialah terdapat perbedaaan pertumbuhan jamur Aspergillus sp yang disimpan pada suhu kamar dan suhu di kulkas walaupun perbedaannya tidak terlalu besar.Kata kunci: roti tawar, aspergillus sp, suhu, lama penyimpanan AbstractThe popular foods consumed by Indonesian citizens is loaves. Fungus is the main microorganism which has the main role in the process of loaves production and decomposition. Aspergillusis the eukaryotes microorganism that has the widest spread in the nature. This worm is also spreading in various substrates in the tropical and sub-tropical areas. The objective of this study was to compare the growth of Aspergillus sp stored in the room temperature and refrigerator temperature This research is analytic experimental. The results of this research showed  that the growth of fungus in the room temperature is faster than refrigerator temperature. In the room temperature, the fungus growth starts in the day-3 (33.3% that is followed by dy-4 (66

  19. DAMPAK FOREIGN DIRECT INVESTMENT TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA; Studi Makroekonomi dengan Penerapan Data Panel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Kholis

    2013-11-01

    Full Text Available FDI (Foreign Direct Investment is believed to be one important source of financing for developing countries including Indonesia. The presence of FDI is expected to provide a substantial contribution to development through the transfer of assets, technology and managerial skills to improve an economic growth. This research analyzes the effect of FDI on economic growth in Indonesia in the period 2006 to 2010. The method of analysis used Pooled Least Square (PLS. The variables employed in this study are economic growth, growth of FDI, growth of export and growth of import. By applying the panel data model is expected to be known to what extent the presence of FDI in promoting economic growth in Indonesia. Calculation results showed that the growth of FDI and import growth have a negative impact on economic growth in Indonesia, while the growth of exports has a positive effect on economic growth. These results indicate that the main driver of economic growth still depends on exports. FDI (Foreign Direct Investment diyakini menjadi salah satu sumber penting pembiayaan bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Kehadiran FDI diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan melalui transfer aset, teknologi dan keterampilan manajerial untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menganalisis pengaruh FDI terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada periode 2006 hingga 2010. Metode analisis yang digunakan Pooled Least Square (PLS. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan FDI, pertumbuhan ekspor dan pertumbuhan impor. Dengan menerapkan model data panel ini diharapkan akan diketahui sejauh mana kehadiran FDI dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pertumbuhan FDI dan pertumbuhan impor berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sedangkan pertumbuhan ekspor memiliki efek positif pada pertumbuhan ekonomi. Hasil ini

  20. ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI DAN POLA PERTUMBUHAN IKAN UCENG (Nemacheilus fasciatus DALAM PEMELIHARAAN DI AKUARIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vitas Atmadi Prakoso

    2017-12-01

    Full Text Available Ikan uceng (Nemacheilus fasciatus merupakan salah satu spesies ikan air tawar di Indonesia dengan nilai ekonomi cukup tinggi yang ketersediaannya masih mengandalkan penangkapan di alam, sehingga diperlukan upaya domestikasi untuk menjaga kelestariannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengamati biologi reproduksi dan pola pertumbuhan ikan uceng di lingkungan buatan (akuarium. Ikan uceng hasil tangkapan alam dari Sungai Progo, Temanggung, Jawa Tengah (panjang total 5,55 ± 0,53 cm; bobot 2,49 ± 0,24 g diadaptasikan selama 12 bulan di akuarium (40 cm × 30 cm × 30 cm dengan sistem air mengalir yang dilengkapi dengan aerator. Ikan uceng diberi Tubifex, hingga sampai akhirnya dapat beradaptasi dengan pakan komersial. Pakan komersial yang diberikan yaitu sebesar 3% per hari dari biomassa tubuh dengan frekuensi dua kali sehari. Data biologi reproduksi diperoleh melalui koleksi data panjang total, bobot badan, bobot gonad, fekunditas, diameter telur, dan indeks kematangan gonad. Data pola pertumbuhan diperoleh dengan koleksi data panjang, bobot, dan sintasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk betina yang gonadnya berkembang mempunyai warna bintik hitam yang jelas, sebaliknya induk jantan warna bintik hitam memudar. Indeks kematangan gonad (IKG yang diamati pada ikan uceng setelah 12 bulan pemeliharaan yaitu berkisar antara 0,007-0,027 pada jantan dan 0,13-0,25 pada betina. Kisaran diameter telur yang diamati yaitu berkisar antara 0,61-0,68 mm, dengan fekunditas 680-4.198 butir. Sedangkan pola pertumbuhannya menunjukkan bahwa ikan uceng betina dan jantan memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b= 2,739 pada betina; b= 2,895 pada jantan. Nilai faktor kondisi Fulton (K pada ikan uceng yang diamati yaitu 0,44-1,07 (rata-rata ± SD: 0,70 ± 0,11 pada betina dan 0,37-0,72 (rata-rata ± SD: 0,60 ± 0,06 pada jantan. Dari pengamatan ini ditemukan bahwa proses perkembangan kematangan gonad ikan uceng di akuarium lebih lambat dibandingkan

  1. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Aktivitas industri yang berkembang dan terkait dengan perekonomian perdesaan di DAS Progo sampai dewasa ini masih merupakan suatu harapan. Hal ini karena sektor industri manufaktur dianggap memiliki kemampuan besar dalam memecahkan masalah berkaitan dengan aspek pendapatan, kesempatan kerja maupun penyerapan tenaga kerja, tetapi kenyataannya di berbagai tempat kemampuannya masih disangsikan karena berbagai sebab. Kesenjangan ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk (1 memahami karakteristik faktor-faktor produksi dan faktor lokasi industri, serta pengaruhnya terhadap perkembangan Industri Hasil Pertanian Pangan (IHP; (2 mengkaji efek pelipatgandaan aktifitas IHP terhadap penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha; (3 dan mengkaji hubungan antara kebijaksanaan pembangunan industri oleh pemerintah, khususnya pembinaan usaha terhadap perkembangan IHP di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pengusaha IHP. Lokasi desa yang dipilih sebagai sampel kasus desa penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu Desa Trimurti Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Desa Banyuraden Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Desa Sumurarum Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Responden adalah petani sekaligus pengusaha IHP, dengan jumlah sampel masing-masing desa 40 KK petani pengusaha IHP ditentukan dengan cara kuota. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi parsial dan ganda serta uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya ekonomi IHP di ketiga desa kasus penelitian dapat berkembang, ditunjukkan oleh adanya perkembangan kesempatan usaha, dan kesempatan kerja, dan juga berpengaruhnya terhadap perkembangan perekonomian desa-desa tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan proses produksi IHP. Perkecualian terjadi di Desa Banyuraden karena lokasinya dekat Kota Yogyakarta, dimana pengaruh faktor

  2. PEMANFAATAN PAKAN ISO PROTEIN DENGAN KADAR KARBOHIDRAT DAN LEMAK YANG BERBEDA UNTUK PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ningrum Suhenda

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pemanfaatan pakan dengan variasi kadar karbohidrat dan lemak untuk pertumbuhan benih patin jambal telah dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ikan, Bogor. Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Sebagai perlakuan yaitu pakan dengan variasi kadar karbohidrat dan lemak. Kadar lemak pakan berkisar antara 4% sampai 10% sedangkan kadar karbohidrat berkisar antara 20% sampai 40%. Pakan diberikan dalam bentuk remah sebanyak 12% dari bobot total ikan per hari untuk 2 minggu ke-1 dan 10% untuk 2 minggu ke-2. Wadah penelitian yang digunakan yaitu akuarium dengan volume air 50 liter yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi dan pemanas air dengan debit 4 liter/menit. Benih ikan patin jambal dengan bobot rata-rata 0,326 g ditebar dalam akuarium dengan padat penebaran 50 ekor/akuarium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan variasi kadar lemak dan karbohidrat memberikan laju pertumbuhan spesifik tubuh, bobot akhir rata-rata, konversi pakan, retensi protein, dan rasio efisiensi protein yang tidak berbeda nyata (P>0,05. Nilai retensi lemak antar perlakuan berbeda nyata (P0.05 among the treatments for the average final body weight, specific growth rate, feed conversion ratio, protein retention, and protein efficiency ratio. However, there was a significant difference (p>0.05 for lipid retention values. The lowest lipid retention (47.20% was found in treatments containing lipid level of 10% and carbohydrate level of 20%. These values did not differ significantly (p>0.05 with other diet treatments that have lipid levels of 8% and carbohydrate of 32% (the ratio between carbohydrate and lipid was 4. Diet treatments that have ratio of 4 between carbohydrate and lipid showed specific growth rate of 9.10%, feed conversion ratio of 0.85, protein retention of 42.87%, and protein efficiency ratio of 3.36. The average final body weight for the diet was 4.17 g per

  3. KERAGAAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio STRAIN MAJALAYA, LOKAL BOGOR DAN RAJADANU DI KOLAM CIJERUK, BOGOR-JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Otong Zenal Arifin

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strain ikan mas yang memiliki keragaan pertumbuhan yang baik sebagai spesies kandidat untuk program seleksi. Tiga strain ikan mas (majalaya, lokal Bogor, dan rajadanu dipelihara dalam jaring yang diletakkan di kolam Instalasi Penelitian Cijeruk, Bogor selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata untuk parameter pertambahan bobot dan sintasan dari 3 strain ikan mas yang diuji, sedangkan untuk pertambahan panjang individual (mm per bulan ada perbedaan yang sangat nyata (P<0,05. Strain ikan mas rajadanu memiliki pertambahan panjang terbaik (16,0 ± 1,41 dan berbeda dengan majalaya (10,3 ± 4,50 serta lokal (10,8 ± 2,06. Objective of this study is to produce good performance of common carp by comparing three promising strains majalaya, local, and rajadanu. The study was carry out using floating net cages placed in earthen pond at The Cijeruk Germ Plasm Research Station. During the study, growth and survival rate were observed were observed for six weeks. The results indicated there was no significant difference for growth of weight and survival rate. However, growth of standard length was significantly different (P<0.05. Rajadanu made the best growth of standard length (16.0 ± 1.41 and was different from majalaya (10.3 ± 4.50 and local strain (10.8 ± 2.06.

  4. KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK : REFLEKSI HASIL PENELITIAN EMPIRIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulius Jogi Christiawan

    2002-01-01

    Full Text Available The quality of auditing is determined by both competency and independency. The results of the previous researches on this problem reveal that profession as accountants has begun not attractive anymore for most people, and has begun altered by other professions. This phenomenon can influence the quality of students who want to apply for studying in accounting field, eventually it will lower the competence of their graduates. Moreover, the research show that the curriculum of teaching in accounting department nowadays seems cannot support appropriately the competence of the graduates. The research also empirically proves that experiences will affect the capability of auditors to find out all errors in their clients' financial statement, and trainings which are conducted both inside and outside their work places will enhance their expertise in dealing with auditing. For those reasons, information based on experiences from public accountant firms and professional accountant organizations are really needed to develop a set of curriculum for formal accounting education and trainings. The results of research on the independency show that in making the decision, public accountants sometimes are influenced by the aim on how they can keep up their clients as long as possible. However there are other factors which can alleviate the influence. Moreover, other research gives some evidences that separating auditing staff that carries out consulting services can increase their independence. The impact of social and corporate culture on an auditor will influence his or her independence. Abstract in Bahasa Indonesia : Kualitas audit ditentukan oleh dua hal yaitu kompetensi dan independensi. Hasil penelitian tentang kompetensi menunjukkan bahwa profesi akuntansi mulai tidak menarik dan tergeser oleh profesi yang lain. Hal ini berdampak terhadap kualitas calon mahasiswa yang memasuki pendidikan formal akuntansi, yang pada akhirnya akan membuat rendah kompetensi

  5. Tembaga (Cu Menurunkan Kandungan Pigmen dan Pertumbuhan Mikroalga Merah, Porphyridium cruentum (Effect of Copper on Pigments Content and Growth of Red Microalgae, Porphyridium cruentum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Hafiz Pranajaya

    2014-06-01

    Full Text Available Logam berat tembaga (Cu merupakan salah satu pencemar yang paling mengkhawatirkan di wilayah pesisir dan lautan. Berbagai metode telah banyak dikembangkan untuk mengatasi dan mengurangi pencemaran logam berat, baik secara fisika, kimia dan biologi. Masalah teknis dan biaya yang mahal menyebabkan manusia menggunakan cara biologis (bioremediasi. Salah satu diantaranya menggunakan mikroalga Porphyridium cruentum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat konsentrasi logam berat Cu terhadap kandungan klorofil, pigmen fikobiliprotein dan pertumbuhan mikroalga P. cruentum. Bibit mikroalga diperoleh dari Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Situbondo. Rancangan penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium. Konsentrasi logam berat Cu yang digunakan adalah 0 ppm sebagai kontrol, 1, 2, 3  dan 4 ppm. Logam berat Cu dianalisa menggunakan AAS dan pigmen (klorofil dan fikobiliprotein menggunakan spektrofotometri UV-Vis.Hasil yang didapat menunjukkan bahwa logam berat Cu dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01 terhadap kandungan pigmen (klorofil dan fikobiliprotein, BCF dan pengaruh nyata (P<0,05 terhadap laju pertumbuhan P. cruentum. Semakin tinggi logam berat Cu membuat laju pertumbuhan, kandungan pigmen (klorofil dan fikobiliprotein, dan BCF pada P. cruentum semakin menurun. Prosentase penyerapan logam berat Cu tertinggi sebesar  13,1 % (1 ppm, 8,2 % (2 ppm, 6,9 % (3 ppm, dan 2,6% (4 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa P. cruentum berpotensi sebagai bioremediator. Kata kunci: Porphyridium cruentum; pigmen; klorofil; fikobiliprotein; pertumbuhan; tembaga   Copper (Cu is one of heavy metals and the most pollutant at seawater ecosystem. Various methods have been developed to reduce heavy metal pollution with in physics, chemistry and biology method. Technical problems and high costs cause human use biological method (bioremediation. One of them used microalgae Porphyridium

  6. KONDISI SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA BEKAS TAMBANG NIKKEL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TRENGGULI DAN MAHONI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merryana Kiding Allo

    2017-06-01

    Full Text Available Mining activities through land clearing, dredging and backfilling will lead to changes in the ecosystem. Land conditions badly damaged among other unproductive, high erosion and loss of top soil layer of soil. The physical properties of the soil pH is acid soil, the texture increased dust causes soil compacted is difficult to be processed and chemical properties of the soil decreased to lower and lower, that it can not support the root system of plants and would affect the plant growth is not normally. The need for nutrients origin of organic fertilizers and inorganic fertilizers combined with the planting hole and alcosorb can spur the growth of trengguli and mahoni that is expected to speed up the recovery process mined lands of nickel. Planting  trengguli and mahogany produced by percentage grew to 95% by using a experiments using completely randomized design (CRD with a combination of the size of the hole, the dosage of fertilizer and alcosorb on trengguli and mahoni plants produce the best height and diameter growth on the kind trengguli obtained from treatment of the planting hole size 0.30 mx 0.40 mx 0.30 m ( A2 15 kg of organic fertilizer (B3 with alcosorb 3 gr and the best diameter growth in mahoni generated by the use of manure dosage of 7.5 kg and 7.5 gr NPK (B2. Kegiatan penambangan secara land clearing, pengerukan dan penimbunan  akan menyebabkan perubahan ekosistem. Kondisi lahan rusak berat antara lain tidak produktif, terjadi erosi berat dan hilangnya lapisan top soil tanah. Sifat fisik fisik pH tanah menjadi masam, tekstur debu meningkat menyebabkan pemadatan tanah sukar diolah dan sifat kimia tanah menurun menjadi makin rendah, sehingga tidak dapat mendukung sistem perakaran tanaman dan akan berdampak pertumbuhan tanaman tidak normal. Kebutuhan akan unsur hara asal pupuk organik maupun pupuk anorganik yang dikombinasikan dengan lubang tanam dan alcosorb dapat memacu pertumbuhan tanaman jenis trengguli dan mahoni yang

  7. Analisis Pengaruh Kurs Rupiah, Laju Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Pertumbuhan Ekspor terhadap Total Pembiayaan Perbankan Syariah dengan Dana Pihak Ketiga sebagai Variabel Moderating

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syukuri Ahmad Rifai

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine the effect of the rupiah exchange rate, inflation, money supply and the growth of exports to total Islamic banking financing by using third party funds as a moderating variable. The population in this study is all Islamic banking in Indonesia both Islamic Banks or Business Unit of Sharia in 2007-2015. The sample is the entire population with time series data as much as 108 of data. The method used is multiple regression analysis. The results of this study showed that simultaneous variable rupiah exchange rate, inflation, the money supply and export growth significantly influence the total financing of Islamic banking in Indonesia. Meanwhile, third-party funds moderating influences the rupiah exchange rate, inflation and export growth to the total financing of Islamic banking in Indonesia Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kurs rupiah, inflasi, jumlah uang beredar dan pertumbuhan ekspor terhadap total pembiayaan perbankan syariah dengan menggunakan dana pihak ketiga sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perbankan syariah di Indonesia baik Bank Umum Syariah atau pun Unit Usaha Syariah tahun 2007-2015. Sampelnya adalah seluruh populasi dengan data time series sejumlah 108. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel kurs rupiah, inflasi, jumlah uang yang beredar dan pertumbuhan ekspor berpengaruh signifikan terhadap total pembiayaan perbankan syariah di Indonesia. Sedangkan, dana pihak ketiga memoderasi pengaruh kurs rupiah, inflasi dan pertumbuhan ekspor terhadap total pembiayaan perbankan syariah di Indonesia

  8. PENGEMBANGAN SISTEM DATABASE HASIL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNNES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatyantoro Andrasto

    2013-02-01

    Full Text Available Belum adanya database hasil skripsi dan tugas akhir pada jurusan Teknik Elektro UNNES yang baik berakibat memungkinkannya terjadi duplikasi atau penyalahgunaan hasil skripsi atau tugas akhir tahun yang lalu digunakan lagi untuk proposal skripsi atau tugas akhir pada tahun sekarang atau yang akan datang. Sehingga hal ini akan memberikan efek negatif pada perkembangan karya ilmiah/akademik di jurusan Teknik Elektro UNNES khususnya dan dunia akademik di Indonesia pada umumnya. Metode yang diterapkan pada pembuatan database ini adalah membuat prototype kemudian dilakukan proses mencoba dan meminta pendapat orang yang mendata dan menyimpan hasil skripsi dan tugas akhir di jurusan Teknik Elektro UNNES. Hasil penelitian ini berupa sistem database berbasis web sehingga dapat dilakukan input data, edit data maupun melihat data skripsi dan tugas akhir yang ada di jurusan Teknik Elektro UNNES dari manapun, tidak harus datang ke UNNES hanya untuk melihat maupun melakukan edit data oleh admin.

  9. STUDI PERTUMBUHAN LAMUN Enhalus sp DALAM UPAYA PENGELOLAAN PESISIR DI PULAU TANAKEKE

    OpenAIRE

    Syarifuddin Kune

    2016-01-01

    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan dengan membandingkan pertumbuhan E. acoroides pada satu perlakukan dengan perlakuan lainnya.  Perlakuan A = lamun E. acoroides tanpa kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii,  B = lamun E. acoroides dengan kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii di atasnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pertumbuhan E. acoroides pada semua hamparan baik dengan dan tanpa aktivitas budidaya rumput laut K. alvarezii tidak berbeda nyata...

  10. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, AKTIVITAS DAN SIKAP PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI, MELALUI METODE DISKUSI, OBSERVASI, DAN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Lestari Purnomowati

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan diskusi, melakukan observasi, dan bereksperimen, maka persepsi terhadap fisika sebagai objek menjadi berubah lebih baik. Adanya interaksi siswa dengan media pembelajaran karena kegiatan mendiskusikan, mengobservasi, dan melakukan eksperimen mendorong siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang

  11. Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Teori Konstruktivisme Berbasis Media Wondershare Quizcreator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyo Adi Nugroho

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika dengan menerapkan teori belajar konstruktivisme dan memanfaatkan media Wondershare Quiz Creator. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data peneliti diuji dengan metode triangulasi data dan display data. Hasil penelitian menunjukan keaktifan siswa meningkat setelah diterapkan metode belajar konstruktivisme. Hal tersebut berpengaruh pada hasil belajar siswa yang meningkat dari siklus I rata-ratanya adalah 74.86 dan pada siklus II adalah 80.55. Kesimpulan penelitian pada artikel ini adalah penerapan metode belajar konstruktivisme dengan memanfaatkan media belajar Wondershare Quiz Creator telah berhasil meningkatkan keaktifan dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Pacarmulyo Wonosobo.

  12. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Fadillah

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian ini adalah eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan model pembelajaran mind mapping dengan kemampuan komunikasi matematika dan kelompok kontrol diberikan model pembelajaran jigsaw dengan kemampuan komunikasi matematika. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematika dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 10 Tangerang di Propinsi Banten dengan subjek sampel adalah siswa kelas VIII sebanyak dua kelas dari sepuluh kelas yang ada dipilih secara acak. Analisis data yang digunakan adalah analisis perbandingan dengan Uji-t dan uji Anova, pada taraf signifikansi alpha=0,05. Dari analisis data disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.

  13. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BIOLOGY ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY (BETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Arum Sasi Mahardika

    2016-08-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran BETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi  kelas X SMA Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 7 Malang pada bulan Februari-Mei 2016. Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif diukur melalui tes tulis sedangkan ranah afektif dan psikomor diukur melalui observasi selama pembelajaran. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif dianalisis menggunakan uji statistik dengan bantuan Software SPSS 22.0 for Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh strategi BETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif; afektif kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol; psikomotor kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.

  14. SELEKSI RUMPUT LAUT Kappaphycus striatum DALAM UPAYA PENINGKATAN LAJU PERTUMBUHAN BIBIT UNTUK BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Parenrengi

    2017-01-01

    Full Text Available Budidaya rumput laut di Indonesia semakin berkembang seiring dengan peningkatan permintaan bahan baku industri untuk pasar domestik dan eksport. Rumput laut Kappaphycus striatum, salah satu spesies rumput laut komersil, telah intensif dibudidayakan di perairan pantai. Saat ini, masalah utama yang dihadapi pembudidaya adalah rendahnya kualitas bibit yang berasal dari hasil budidaya. Seleksi varietas merupakan salah satu metode yang diharapkan dapat meningkatkan laju pertumbuhan rumput laut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh seleksi varietas terhadap pertumbuhan rumput laut sehingga dapat dilakukan produksi bibit unggul untuk keperluan budidaya. Budidaya rumput laut K. striatum telah dilakukan di Teluk Laikang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan metode long line. Seleksi varietas dilakukan berdasarkan parameter laju pertumbuhan harian (LPH dan metode seleksi mengacu pada protokol seleksi yang telah dikembangkan pada rumput laut K. alvarezii. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPH bibit hasil seleksi lebih tinggi (P

  15. PENGARUH KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN TIK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr Heri Sutarno

    2011-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi guru TIK berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran TIK. Penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah sampel, dengan responden siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode survey eksplanatory. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan 3 (tiga cara, yaitu: Nilai Skala (Nilai Interval, untuk mengetahui kondisi dari masing-masing variabel; Analisis varians (ANOVA satu jalur; dan Korelasi untuk mengetahui keterhubungan variabel. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa kompetensi pedagogik guru TIK yang ada di sekolah sampel tergolong cukup (56,07%, kompetensi kepribadian tergolong cukup (53,72%, kompetensi sosial tergolong cukup (45,22% dan kompetensi profesional tergolong tinggi (61,20%. Keterhubungan antara kompetensi guru dengan motivasi belajar diperkuat dengan kurangnya tingkat signifikansi sehingga dapat disimpulkan bahwa ada keterhubungan antara keempat kompetensi guru tersebut terhadap motivasi siswa untuk belajar mata pelajaran TIK. Secara parsial hanya kompetensi kepribadian (53,72% dan kompetensi profesional (61,20% yang terbukti dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa. Untuk hasil belajar, dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata keterhubungan antara kompetensi guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar sangat kecil (50%. Sebagai saran dari penelitian ini yaitu instansi pencetak guru harus memastikan agar mahasiswa yang dididiknya memiliki kemampuan kompetensi guru seperti tertulis dalam PP No. 74 tahun 2008 sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, yang pada akhirnya keberadaan guru benar-benar bermakna dalam sebuah pembelajaran. Kata Kunci: guru TIK, kompetensi guru, motivasi, hasil belajar

  16. UJI IRITASI DAN AKTIVITAS PERTUMBUHAN RAMBUT TIKUS PUTIH: EFEK SEDIAAN GEL APIGENIN DAN PERASAN HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Sri Kuncari

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPerasan seledri (Apium graveolens L. biasa dipergunakan untuk memacu pertumbuhan rambut. Salah satu senyawa utama yang terkandung di dalam seledri adalah apigenin. Penelitian ini membahas tentang pengaruh pemakaian gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri sebagai penumbuh rambut, meliputi uji iritasi dan aktivitas pertumbuhan rambut pada tikus putih jantan galur Spraque-Dawley. Uji iritasi menggunakan metode Kamkaen dan Rao, sedangkan uji aktivitas penumbuh rambut menggunakan metode Hattori-Ogawa dan Suzuki-Hamada. Berdasarkan indeks iritasi primer, semua formulasi gel tidak potensial menyebabkan iritasi pada kulit tikus putih (p>0,05. Gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri menunjukkan aktivitas lebih baik dalam memacu pertumbuhan rambut (p<0,05 dibandingkan kontrol tanpa perlakuan. Apigenin menunjukkan aktivitas lebih baik (p<0,05 dalam meningkatkan ketebalan rambut dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Namun perlakuan perasan herba seledri tidak nyata (p>0,05 meningkatkan ketebalan rambut. Dapat disimpulkan bahwa gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada tikus putih dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Kata kunci : seledri, apigenin, gel, iritasi kulit, penumbuh rambutAbstractCelery (Apium graveolens L. juice is widely used for promoting hair growth. One of the main compounds in celery is apigenin. This research discusses about the effect of gel containing apigenin and celery juice application as hair growth in term of skin irritation and its hair growth activity on Spraque-Dawley male mice. The irritation test was Kamkaen and Rao methods, while hair growth activity was HattoriOgawa and Suzuki-Hamada methods. Based on primary index irritation, all of the gel formulations did not signifiantly potential in resulting skin irritation on the mice (p>0,05. Gel containing apigenin andcelery juice showed better activity in promoting hair growth (p<0,05 than

  17. Kajian Efektivitas dan Efisiensi Rantai Distribusi Hasil Tangkapan Menggunakan Alat Tangkap Purse Seine di Tpi Paiton dan Tpi Mayangan Probolinggo

    OpenAIRE

    Huda, M Miftachul; Sutjipto, Darmawan Ockto; Jauhari, A Alfan

    2013-01-01

    Rantai distribusi merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan suatu kegiatan penyaluran hasil tangkapan untuk mencapai konsumen. Jumlah rantai yang ada didalam suatu kegiatan distribusi juga mempengaruhi dari harga dan kualitas barang yang di distribusikan. Ikan yang merupakan barang mudah rusak, memerlukan perhatian khusus untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensinya dalam proses distribusinya. Khususnya distribusi ikan berasal dari Tempat Pelelangan Ikan Paiton dan Tempat Pelelan...

  18. Bacillus NP5 Improves Growth Performance and Resistance Against Infectious Myonecrosis Virus in White Shrimp (Litopenaeus vannamei (Bacillus NP5 Meningkatkan Pertumbuhan dan Ketahanan Terhadap Infeksi Virus Myonecrosis pada Udang Putih (L. vannamei

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widanarni Widanarni

    2015-07-01

    Full Text Available Infectious Myonecrosis (IMN merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang udang vaname. Probiotik banyak digunakan pada budidaya udang karena terbukti mampu mengurangi serangan penyakit pada udang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian probiotik Bacillus NP5 melalui pakan terhadap kinerja pertumbuhan, respons imun, dan resistensi udang vaname terhadap infeksi Infectious Myonecrosis Virus (IMNV. Udang vaname Litopenaeus vannamei (2.41±0.07 g ekor-1 diberi pakan yang disuplementasi probiotik Bacillus NP5 dengan dosis yang berbeda, 102 CFU.g-1 (A, 104 CFU.g-1 (B, 106 CFU.g-1 (C, dan kontrol tanpa suplementasi probiotik (kontrol negatif, KN; kontrol positif, KP selama 30 hari dan dengan tiga ulangan untuk masing-masing dosis, kemudian KP, perlakuan A, B, dan C diuji tantang secara intramuskular dengan IMNV (100 µl.ekor-1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa udang vaname yang diberi pakan dengan suplementasi probiotik mempunyai laju pertumbuhan harian (LPH, rasio konversi pakan (RKP, dan respons imun yang lebih tinggi. Udang tersebut juga mempunyai total hemocyte count (THC dan resistensi terhadap IMNV yang lebih tinggi dibandingkan kontrol positif. Konsentrasi probiotik 106 CFU.g-1 memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan, respon imun, dan resistensi udang vaname terhadap infeksi IMNV. Kata kunci: probiotik, Bacillus NP5, Litopenaeus vannamei, pertumbuhan, IMNV Infectious Myonecrosis (IMN is one of the most prevalent white shrimp diseases. Probiotics are widely used in shrimp cultivation because they have been proven to reduce shrimp disease outbreak. This study aimed to observe the effect of oraly administered probiotic Bacillus NP5 on the white shrimp's growth performance, immune response, and resistance to Infectious Myonecrosis Virus (IMNV infection. White shrimp Litopenaeus vannamei (2.41±0.07 g individual-1 were fed with a feed supplemented with different doses of the probiotic Bacillus NP5, i

  19. KINETIKA PERTUMBUHAN MIKROBIA DAN KEMUNDURAN MUTU BAKSO DAGING TERLAPISI PATI UMBI KIMPUL (Xanthosoma sagittifoliumYANG DIINKORPORASI KALIUM SORBAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warkoyo Warkoyo

    2015-05-01

    dan 0,036 kali konsentrasi kalium sorbat. Pelapis edible aktif berbasis pati X. sagittifolium yang diinkorporasi kalium sorbat 0,6% dapat meningkatkan umur simpan bakso sampai 4 hari, sementara bakso tanpa pelapis hanya bertahan kurang dari 1 hari. Kata kunci: Pelapis edible aktif, kinetika pertumbuhan mikrobia, kalium sorbat

  20. KAJIAN MACAM LIMBAH DAN PENAMBAHAN TEPUNG TONGKOL JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Setyarini

    2016-12-01

    Full Text Available One limiting for factor the production of oyster mushrooms was difficult to obtain the raw material of sengon wood sawdust, meanwhile, the production of oyster mushroom necessary need the nutrients in the form of bran or cornmeal. The purpose of this study was to study planting medium, the concentration of corn cob flour, and to find the effective interaction of these two factors on growth and yield of oyster mushroom. This study used a completely randomized design (CRD with two factors, concentration of media and corn cob flour. The media used in this study are sengon sawdust, glugu sawdust, acacia wood sawdust, rice straw and bagasse, while the concentration of corn cob flour was 0% per baglog, 1% per baglog, 2% per baglog, 3% per baglog and 4% per baglog. Data analysis was using F test level 5% and continued with Duncan test. The results of this study showed that sawdvst sengon media generally give better effect to the growth and yield of oyster mushroom, while corn cob flour treatment concentration was not known exactly in enhancing the growth and yield of oyster mushroom. Treatment of media accelerate the deployment of mycelium old, when appearing pin head, increasing the number of fruiting bodies in a single clump and increasing the mushroom fruit body weight. Extra flour treatment corncob accelerate as emerging pin head, increasing the number of fruiting bodies in a clump and increase total body weight of mushrooms.

  1. PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Djunaedy

    2009-03-01

    Full Text Available The purpose of this Research to determine the effect of fertilizer type and dose of bokashi of growth and yield bean (Vigna sinensis L.. Results of research: 1 bokashi fertilizer and chicken manure effect on plant length and number of leaves at the age of 24 days after the plant, 2 dose of fertilizer bokashi or chicken manure is best for the total fruit weight per plant is 20 tons / ha.

  2. Pengaruh Lama dan Waktu Peneduhan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau Varietas Camar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Heru Pamungkas

    2014-02-01

    Full Text Available A study on the effect of length time shading (approx 70 % of sun rise intensity to the growth and yield of Camar mung bean variety was conducted in Nogotirto, Gamping, Yogyakarta. The experiment was arranged in a Randomized Complete Block Design with 3 replications. The treatment were 6 levels of length and time of shading of Camar mung bean variety, i.e.: shading at the whole life cycles (A, the first half life cycles (B, the second half life cycles (C, the first quarter life cycles (D, the second quarter life cycles (E and no shading at the whole life cycles or control (F.The result showed that the length and time of shading affected the growth and yield of Camar mung bean variety significantly except for the number of root - pimples, the number of effective root - pimples and weight of 100 grain per plant parameters. In accordance with the control, the shading at the first quarter and second quarter or at last life cycles gave no significant different in the growth and yield. The yield of that treatments ware 1.77, 1.72 and 1.82 tons seed per hectare. While in accordance with the control, the shading at the first half, the second half and at the whole life cycles gave the lower growth and yields. The decreasing at the yields were 28.95, 32.96 and 42.36 %.

  3. PERAN KESIAPAN BELAJAR DALAM MEMEDIASI PENGARUH KESIAPAN BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Tsabitah

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kreativitas dan fasilitas melalui kesiapan belajar terhadap hasil belajar baik secara langsung maupun tidak langsung. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS MAN 1 Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket/kuesioner dan dokumentasi. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu hasil belajar. Variabel independennya yaitu kreativitas siswa dan fasilitas belajar. Variabel interveningnya adalah kesiapan belajar. Hasil uji hipotesis parsial menunjukkan bahwa ada pengaruh kreativitas siswa terhadap hasil belajar akuntansi, fasilitas belajar terhadap hasil belajar akuntansi dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar akuntansi. Hasil uji hipotesis secara tidak langsung menunjukkan bahwa ada pengaruh kreativitas siswa terhadap hasil belajar melalui kesiapan belajar dan ada pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar melalui kesiapan belajar. Simpulan dari penelitian ini yaitu kreativitas siswa, fasilitas belajar dan kesiapan belajar secara parsial mempengaruhi hasil belajar akuntansi kemudian kreativitas siswa dan fasilitas belajar berpengaruh terhadap hasil belajar akuntansi melalui kesiapan belajar. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah pihak sekolah dan pihak rumah mulai memperhatikan perkembangan kreativitas anak dan terpenuhinya kebutuhan fasilitas belajar serta kesiapan belajar pada siswa. This study aimed to examine the influence of student creativity, school facilities, and study readiness toward learning outcome of XI IPS student at MAN 1 Semarang and then the positive influence student creativity, school facilities through study readiness as mediating variable toward accounting learning outcome. Data collection method in this research using questionnaires / questionnaire and documentation. The dependent variable in this research is accounting learning outcome. Independent variables namely student creativity

  4. PENGEMBANGAN SOFTSKILL DAN HASIL BELAJAR KIMIA DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN 5-E (ENGAGEMENT, EXPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Budi WK,

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia dan Soft skill mahasiswa dengan menggunakan strategi pembelajaran 5-E((Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahap. Tiap tahap terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNNES. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa jurusan Kimia UNNES meningkat. Rerata hasil belajar tahap I adalah 64,62, tahap II adalah 75,85, dan pada tahap III adalah 79,77. Hasil rerata soft skill mahasiswa yang memenuhi kriteria tinggi dan sangat tinggi meningkat dari tahap 1 (77%, tahap 2 (80% dan tahap 3 (92%.

  5. ALGORITMA RC4 DALAM PROTEKSI TRANSMISI DAN HASIL QUERY UNTUK ORDBMS POSTGRESQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Ariyanto

    2009-01-01

    Full Text Available In this research will be worked through about how cryptography RC4's algorithm implementation in protection to query result and of query, security by encryption and descryption up to both is in network. Implementation of this research which is build software in client that function access databases that is placed by the side of server. Software that building to have facility for encryption and descryption query result and of query that is sent from client goes to server and. transmission query result and of query can secure its security. Well guaranted transmission security him of query result and of query can be told to succeed if success software can encryption query result and of query which transmission so that in the event of scanning to both, scanning will not understand data content. Conclusion of this research that is woke up software succeed encryption query and result of query which transmission between application of client and of server databases. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada penelitian ini dibahas mengenai bagaimana mengimplementasikan algoritma kriptografi RC4 dalam proteksi terhadap query dan hasil query, pengamanan dilakukan dengan cara melakukan enkripsi dan dekripsi selama keduanya berada di dalam jaringan. Pengimplementasian dari penelitian ini yaitu membangun sebuah software yang akan diletakkan di sisi client yang berfungsi mengakses database yang diletakkan di sisi server. Software yang dibangun memiliki fasilitas untuk mengenkripsi dan mendektipsi query dan hasil query yang dikirimkan dari client ke server dan juga sebaliknya. Dengan demikian tramsmisi query dan hasil query dapat terjamin keamanannya.Terjaminnya keamanan transmisi query dan hasil query dapat dikatakan berhasil jika software berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan sehingga apabila terjadi penyadapan terhadap keduanya, penyadap tidak akan mengerti isi data tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu software yang dibangun

  6. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADA MEDIA TANAH YANG MENGANDUNG TIMBAL (Pb TERHADAP PERTUMBUHAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Listiatie Budi Utami

    2016-06-01

    pupuk organik dengan dosis 0 gram, 50 gram, 100 gram, 150 gram, 200 gram, dan 250 gram dalam 2 kg tanah dari TPA Piyungan, Bantul. Setiap perlakuan diulang 4 kali dan dilakukan selama 4 minggu. Pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, dan berat basah tanaman. Pada minggu ke-4, dilakukan pengukuran kadar timbal (Pb dalam daun. Dilakukan uji ANOVA dan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kangkung darat. Dosis yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kangkung darat adalah 200 gram dalam 2 kg tanah. Pemberian pupuk organik tidak dapat menurunkan kandungan Pb dalam tanaman kangkung darat.

  7. PROFIL PERTUMBUHAN, ENZIMATIS, DAN NUTRISI IKAN BANDENG (Chanos chanos GENERASI KEDUA (G-2 TERSELEKSI DENGAN MENERAPKAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP PEMELIHARAAN LARVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2017-12-01

    Full Text Available Isu nasional menurunnya produksi budidaya ikan bandeng di tambak pantai utara Pulau Jawa didugasebagai akibat rendahnya kualitas benih produk Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT di Bali, yang secara kontinu merupakan sumber utama pasok benih. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas benih, antara lain kualitas telur dan induk, serta manajemen pemeliharaan induk dan larva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan,aktivitas enzim pencernaan dan nutrisi benih ikan bandeng dari HSRT dan generasi kedua (G2 terseleksi yang dipelihara berdasarkan standar operasional prosedur. Penelitian dilakukan di tambak Pejarakan, dengan hewan uji benih produk HSRT dan benih generasi ke-2 (G-2 terseleksi dengan panjang total rata-rata 11,79 ± 1,64 mm, masing-masing dengan padat tebar 5.000 ekor/petak dengan luasan 0,5 Ha/petak, diberi pakan jenis pelet kering berkadar protein 25 % dan dipelihara selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan performa benih ikan bandeng dipengaruhi oleh sumber induk dan manajemen pemeliharaan saat larva. Pertumbuhan benih ikan bandeng asal HSRT dengan SOP pemeliharaan larva menunjukkan peningkatan laju pertumbuhan panjang dan bobot sebesar 10,11% dan 47,18% lebih tinggi dibandingkan benih G2-terseleksi, dan 13,82% dan 50,55% lebih tinggi dibandingkan benih HSRT tanpa SOP. Aktivitas enzimatis pada benih HSRT dengan SOP lebih efisien dibandingkan benih G2-terseleksi. Aktivitas enzimatis pada benih HSRT tanpa SOP adalah yang paling rendah dimana hal ini terlihat dari laju pertumbuhannya yang juga paling rendah. Benih HSRT yang dipelihara dengan SOP mampu menekan rasio konversi pakan sebesar 28,29% lebih rendah dibandingkan benih G2-terseleksi, dan 22,64% dibandingkan benih HSRT yang dipelihara tanpa SOP. Currently, there is a national concern regarding the decreasing of milkfish production from ponds in North Java allegedly due to a low quality of milkfish seed produced by small-scale hatcheries in Bali, which

  8. PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonarlianto Tembang

    2017-06-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Inpres Mangga Dua Merauke. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian ini terdapat peningkatan motivasi belajar siswa rata-rata 74,91% pada siklus I menjadi 87,27% pada siklus 2. Peningkatan hasil belajar kognitif siswa meningkat pada siklus I sebesar 68,81% pada siklus II mencapai 86,36%. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

  9. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TUTIK YULIANI

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan dan  pendapatan  antar Kabupaten di Kalimantan Timur serta membuktikan apakah Hipotesis U terbalik berlaku di Propinsi Kalimantan Timur. Untuk mengetahui seberapa besar ketimpangan pendapatan digunakan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil,.Berdasarkan indeks Wiliamson menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pembanguan antar kabupaten di Kalimantan Timur sebesar 0.69 di tahun 2010 menjadi 0.72 di tahun 2012. Sedangkan dari hitungan Entropi Theil menunjukkan bahwa rata-rata selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pendapatan sebesar 17.45. Setelah dilakukan analisis Kuznets menunjukkan bahwa di Kalimantan Timur selama tahun 2010 sampai dengan 2012 berlaku hukum Kuznets.This study aims to find out the development and income inequality inter regency in East Kalimantan and prove whether the inverted U hypothesis applied in the East Kalimantan. To find out how much income inequality, the writer used Williamson and Theil's Entropy Index. Based on Williamson index, it indicates that there is income inequality inter regency in East Kalimantan during 2010 to 2012, at 0.69 in 2010 to 0.72 in 2012. Whereas Entropy Theil calculation shows that on average during 2010 to 2012, there was income inequality by 17.45. Meanwhile, Kuznets analysis shows that Kuznets law applied in East Kalimantan during 2010 to 2012.

  10. Evaluasi keseragaaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PRIATNA SASMITA

    2011-05-01

    Full Text Available Sasmita P. 2011. Evaluasi keseragaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera. Bioteknologi 8: 10-17. Pembentukan galur haploid ganda dalam kultur antera bertujuan untuk mempercepat perolehan galur murni. Seleksi karakter yang diinginkan dapat dilakukan langsung terhadap progeni hasil kultur antera pada generasi awal. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi, keseragaman, dan kestabilan galur haploid ganda, serta mendapatkan putatif galur-gallur haploid ganda sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan galur harapan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap diulang lima kali. Perlakuannya aadalah 111 galur haploid ganda hasil kultur antera generasi pertama (DH1. Percobaan kedua menggunakan rancangan petak terpisah dengan perlakuan petak utama adalah galur haploid ganda hasil kultur antera dan perlakuan anak petaknya generasi galur haploid ganda kedua (DH2 hingga kelima (DDH5. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setiap tanaman dalam galur yang sama memiliki karakter agronnomi seragam, sedangkan tanaman antar galur berbeda memiliki karakter agronomi beragam. Hasil evaluasi lebih lanjut terhadap tiga dari 111 galur haploid ganda yang berasal dari generasi kedua hingga kelima menunjukkan tidak terdapat perbedaan karakter antar generasi untuk setiap p galur yang sama. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pula bahwa karakteristik agronomi galur haploid ganda stabil dari generasi ke generasi.

  11. KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DENGAN PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP-TIMED PAIR SHARE (REMAP-TMPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatia Rosyida

    2016-04-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Reading-Concept Map-Timed Pair Share (Remap-TmPS terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Pretes-Postest Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 dan X MIA 3 di SMAN 2 Batu. Data keterampilan metakognitif  dan hasil belajar kognitif diperoleh dari tes essay. Data tersebut dianalisis mengunakan uji anacova. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS berpengaruh terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa.

  12. PENERAPAN SQ3R BERBANTUNAN REKA CERITA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Rahmawati

    2018-01-01

    Full Text Available Penggunaan model dan metode sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Di SDN 1 Bojong masih banyak siswa yang kurang mengerti akan pentingnya membaca, siswa menganggap bahwa membaca itu membosankan khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelaksanaan penelitian tindakan dilakukan di SDN 1 Bojong untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian dilakukan pada kelas 4 dengan jumlah siswa 27, 11 laki-laki dan 16 perempuan. Setelah penelitian dilaksanakan maka peneliti memperoleh adanya peningkatan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dengan menerapkan SQ3R sebagai model pembelajaran dengan berbantuan Reka Cerita Gambar. Peningkatan tersebut ditunjukkan dalam pencapaian hasil belajar siswa yang dapat lebih dari atau sama dengan KKM yang sudah ditentukan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 75. Pada siklus 1 siswa yang dapat mencapai nilai ≥75 berjumlah 17 dari 27 siswa atau sebanyak 63% dari 100% dan pada siklus 2 siswa yang telah mencapai nilai ≥75 berjumlah 21 dari 27 siswa atau sebanyak 78% dari 100%. Maka terlihat adanya peningkatan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dan penelitian menggunakan model pembelajaran SQ3R dinyatakan berhasil.

  13. PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE, KETERAMPILAN METAKOGNITIF, DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Amnah S.

    2012-05-01

    Full Text Available Abstract: Think-Pair-Share Learning, Meta-cognitive Skills and Cognitive Learning Outcomes. The study investigates the effects of meta-cognitive skills based Think-Pair-Share cooperative learning on meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes of 11th grade students of Senior High Schools in Pekanbaru. The sample consists of 11th grade students of SMA 9 as an experiment group and 11th grade students SMA 10 as a control group. Based on analyzing the data using ANCOVA, the results show that there is a signifi­cant difference in meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes of the students in the experimental and the control groups, and there is no significant difference between students who have high and low academic levels in their meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes. Abstrak: Pembelajaran Think-Pair-Share, Keterampilan Metakognitif, dan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh pembela­jaran koperatif Think-Pair-Share terha­dap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa SMA. Sampel dipilih secara acak dari popu­lasi 13 SMA di Pekanbaru. Dengan menggunakan ANAKOVA, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat per­bedaan yang nyata keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa di kelompok eksperimental dan kelompok control, dan tidak ada perbedaan yang nyata antara siswa berkemampuan akademik tinggi dan akademik rendah pada keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitifnya.

  14. Implementasi Estimator Kecepatan Pertumbuhan Mikroorganisme pada Bioreaktor Anaerob

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewinta Ria Wardhani

    2013-03-01

    Full Text Available Mikroba memiliki peranan yang sangat penting dalam produktivitas biogas pada pengolahan limbah bahan organik khususnya kotoran ternak pada bioreaktor anaerob, dimana dalam pengolahanya bakteri dipengaruhi oleh nutrisi, pH dan temperatur. Sehingga akan mempengaruhi produk biogas yang dihasilkan. Agar mendapatkan hasil biogas yang diharapkan maka diperlukan sebuah monitoring kecepatan pertumbuhan mikroorganisme. Namun saat ini belum ada alat untuk memonitoring secara langsung sehingga diperlukan sebuah estimator untuk memprediksi pertumbuhan mikroorganisme, untuk memprediksi pertumbuhan mikroorganisme berdasarkan parameter pH dan volume yang diukur. Estimator bekerja berdasarkan model matematis dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan arsitektur Backpropagation dengan metode Lavenberg Marquardt. Estimator yang telah dihasilkan secara offline memiliki input berupa pH dan volume yang dianalogikan melalui tegangan dari potensiometer. Pada penelitian ini akan di implementasikan estimator kecepatan pertumbuhan mikroorganisme (µ secara online pada bioreaktor anaerob yang digunakan untuk mengekstrak kotoran ternak. Dari pengukuran secara online dan offline didapatkan nilai µ terbaik pada pengukuran secara online yaitu 7,5 pada pH 7,45 dan volume 0,05 L sedangkan nilai µ terbaik pada simulasi 7,3092 pada pH 5,47 dan volume 0,0106 L

  15. Keefektifan Model Pembelajaran LC 5E Dan TSTS Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Asmawati

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar pada pembelajaran Learning Cycle 5E (LC 5E dan kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS berbantuan LKPD dapat mencapai KKM yang ditetapkan sekolah; untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pem-belajaran ekspositori, serta apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berban-tuan LKPD lebih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi. Analisis data hasil belajar meliputi uji nor-malitas, uji homogenitas, uji perbedaan rata-rata, uji scheffe, dan uji proporsi. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD telah mencapai KKM, sedangkan hasil belajar pada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD dan pembelajaran ekspositori belum mencapai KKM. Selain itu, rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pembelajaran eks-positori, sedangkan rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD le-bih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Kata kunci:       hasil belajar; LC 5E; TSTS  AbstractThe purposes of this research are to find out whether the learning outcomes in the Learning Cycle 5E (LC 5E and the cooperative Two Stay Two Stray (TSTS assisted LKPD may attain the KKM settled by the school; to find out whether the average of the learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, and whether the average of the learning outcome in the LC 5E assisted LKPD is better than TSTS assisted LKPD. The data of the research were obtained by testing and observation methods. The data analysis of learning outcomes included normality test, homogeneity test, mean difference test, Scheffe test, and proportions test. The research outcome indicated that the learning outcome in the implementation of

  16. PERBEDAAN HASIL TANGKAPAN HIU DARI RAWAI HANYUT DAN DASAR YANG BERBASIS DI TANJUNG LUAR, LOMBOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Arifin Sentosa

    2016-11-01

    Full Text Available Aktivitas penangkapan hiu sebagai target tangkapan utama bagi perikanan rawai di Tanjung Luar, Lombok Timur berlangsung sepanjang tahun dengan upaya penangkapan yang terus meningkat. Tingginya upaya penangkapan dapat meningkatkan jumlah dan jenis hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan hiu dari alat tangkap rawai hanyut dan rawai dasar yang dioperasikan oleh nelayan yang berbasis di PPI Tanjung Luar, Lombok Timur. Data tangkapan diperoleh melalui catatan enumerator di Tanjung Luar, Lombok Timur pada Januari – November 2015. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan perhitungan laju tangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju tangkap rawai hiu yang dioperasikan nelayan Tanjung Luar berfluktuasi tiap bulan dengan rerata 73,98±40,58 kg/hari dan rerata laju pancing 4,32±2,23 ekor/100 pancing. Laju tangkap cenderung mulai mengalami peningkatan mulai bulan April dan mencapai puncaknya sekitar November. Laju tangkap rawai hanyut lebih tinggi dibandingkan rawai dasar. Total hasil tangkapan didominasi oleh Carcharhinus falciformis (42,12%, Prionace glauca (10,51% dan C. limbatus (10,32% dimana C. falciformis dan P. glauca cenderung lebih banyak tertangkap oleh rawai hanyut sedangkan C. limbatus banyak tertangkap oleh rawai dasar. Jenis hiu hasil tangkapan rawai dasar lebih beragam (26 jenis dibanding rawai hanyut (18 jenis. Rawai hanyut cenderung lebih banyak menangkap jenis hiu dengan status konservasi rawan dan langka menurut Daftar Merah IUCN serta masuk dalam Appendiks CITES.

  17. PENGARUH PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DAN DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Warige Hadinata

    2017-07-01

    Full Text Available The research aims to determine the effect of STAD and discussion on learning outcomes of classroom learning for science at 4th grade. The design of this research used a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. Research was conducted in the 4th grade students of SDN 2 Kekeri West Lombok It’s consist of 19 students in 4th grade/a as an STAD and 19 students at 4th grade/b as the discussion. Analysis of learning outcomes data using the Independent Sample T Test with IBM SPSS 24. The analysis showed: (1 there were no significant differences in learning outcomes among students that learned STAD and students that learned discussion. (2 STAD and discussion has an effect on student learning outcomes of 4th grade. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar STAD dan diskusi pelajaran IPA kelas IV. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan bentuk nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 2 Kekeri Lombok Barat terdiri dari 19 siswa kelas IV/a dengan STAD dan 19 siswa kelas IV/b dengan diskusi. Analisis data hasil belajar menggunakan Independent Sample T Test dengan IBM SPSS 24. Hasil analisis menunjukkan (1 tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan STAD dan siswa yang dibelajarkan diskusi. (2 STAD dan diskusi mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas IV.

  18. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Yashinta Afoan

    2016-10-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif melalui pendekatan Think Pair Share terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan tes esai hasil belajar. Data hasil wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan tes esai hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dilihat dari rata-rata pretest sebesar 34,06% mengalami peningkatan pada posttest sebesar 83,13 % dengan rata-rata peningkatann pretest ke posttest sebesar 49,06 %, dan ketuntasan klasikal hasil belajar sebesar 87,50% begitu juga dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS aktivitas belajar siswa dapat ditingkatkan.

  19. Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu sebagai Pupuk Cair Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)

    OpenAIRE

    Aliyenah, Aliyenah; A Napoleon, A Napoleon; Yudono, Bambang

    2015-01-01

    Penelitian tentang Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Cair Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) ini telah dilaksanakan pada Ja-nuari - Maret 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan limbah cair industri tahu agar dapat digunakan sebagai pupuk cair organik untuk tanaman kangkung darat. Penelitian ini dilakukan dengan meng-gunakan Rancang Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan konsentrasi pupuk cair organik dari ...

  20. KONTRIBUSI SELF CONCEPT MATEMATIS DAN MATHEMATICS ANXIETY TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Subhan Pamungkas

    2015-05-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji hubungan antara self concept dan kecemasan matematika dengan hasil belajar mahasiswa tingkat awal. Penelitian ini didasari oleh sebagian besar mahasiswa awal program studi pendidikan matematika masih merasa cemas ketika berhadapan dengan persoalan matematika dalam mata kuliah kalkulus I, selain itu dilihat dari performa mahasiswa ketika menyelesaikan persoalan matematika timbulnya rasa tidak pecaya diri atas kemampuan yang dimilikinya. Sehingga ketika akan menyelesaikan persoalan mahasiswa selalu bergantung kepada temannya, dengan tujuan memperoleh keyakinan atas jawabannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, metode ini digunakan untuk melihat seberapa kuat dan seberapa besar pengaruh self concept dan kecemasan matematika dengan hasil belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2013/2014, sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 88 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Kalkulus I. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self concept matematis dan skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara self concept dan kecemasan terhadap matematika dengan hasil belajar mahasiswa.DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.9.1.2191.01 - 10

  1. Karakteristik Enzim Digesti, Protease dan Amilase, Ikan Gurami (Osphronemus gouramy Lac. pada Fase Pertumbuhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Susilo

    2015-05-01

    Full Text Available Suatu penelitian untuk mengetahui karakteristik enzim digesti, protease dan amilase pada ikan gurami, Osphronemus gouramy Lac., telah dilakukan dengan metode survey. Jumlah ikan yang digunakan untuk penelitian sebanyak 25 ekor yang dikelompokan menjadi tiga kelompok ukuran13,29, 35,86 dan 91,86 g/ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas protease digesti ikan gurami berbeda secara signifikan pada segmen usus dan pH buffer yang berbeda (P.05, namun berbeda secara signifikan diantara ukuran ikan yang berbeda (P<.05, dan aktivitas amilase tertinggi dijumpai pada ikan dengan ukuran terkecil. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa aktivitas protease dan amilase dijumpai sepanjang saluran digestinya baik pada ikan yang berukuran kecil maupun besar. Aktivitas protease umumnya tinggi pada suasana asam dan netral pada usus depan dan tengah. Aktivitas protease ikan yang berukuran besar lebih rendah dari pada ikan yang berukuran lebih kecil. Aktivitas amilase tidak terdapat perbedaan diantara segmen usus yang diuji, namun aktivitas amilase tertinggi dijumpai pada ikan dengan berat rata-rata 13,29 g/ekor

  2. PENGARUH PERMAINAN CALL CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Machin

    2012-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan call cards terhadap hasil belajar dan aktivitas pembelajaran. Aktivitas pembelajaran yang diukur meliputi aktivitas individual siswa dan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan call cards berkontribusi sebesar 46% terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa yang diberi media permainan call cards lebih baik daripada hasil belajar siswa yang tidak diberi mediapermainan call cards. Dengan demikian, media permainan call cards dapat menjadi alternatif dalam pencapaian hasil belajar biologi yang lebih baik.   Research purposes to determine the effect of call cards game against learning outcomes and learning activities. Learning activities that were measured included the activity of individual student and teacher performance. This research was experimental. The results showed that the media play call cards account for 46% of the student learning outcomes. Learning outcomes of students who were given media cards call the game better than the learning outcomes of students who were not given mediapermainan call cards. Thus, the media play call cards can be an alternative in achieving the learning outcomes of biology better.

  3. Pengembangan Dana Zakat, Infak, Shadaqah dan Wakaf Terhadap Pertumbuhan Industri Keuangan Non Bank Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Makhrus Ahmadi

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari upaya pengembangan zakat, infak, shadaqah dan wakaf (Ziswaf kedalam program yang lebih bersifat jangka panjang, bentuk akad yang tepat dalam melakukan sindikasi program lintas lembaga Ziswaf dan keuangan syariah, serta bentuk integrasi program lembaga ziswaf dengan Industri Keuangan Non Bank yang berbasis syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (contens analysis, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi dan kecukupan referensi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dan disajikan secara diskriptif. Selain itu, kecukupan data-data perpustakaan yang dipelajari telah dikumpulkan sebelumnya serta data yang sudah terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif dan induktif.   Hasil penenelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan zakat, infak, shadaqah dan wakaf (Ziswaf kedalam program yang lebih bersifat jangka panjang dilakukan dengan memperkuat program dalam berbagai sektor. Oleh sebab itu, diperlukan pola dan bentuk program yang lebih kreatif dalam penyediaan program pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang terkumpul sebagai tidak terlalu banyak terserap dalam kegiatan charity, melainkan dapat dioptimalkan dengan menyediakan program yang lebih memberdayakan mustahik/dhuafa dalam jangka panjang. Bentuk akad yang tepat dalam melakukan sindikasi program lintas lembaga Ziswaf dan keuangan syariah dapat dilakukan dengan akad percampuran dalam hukum islam sebenarnya lebih dikenal dengan istilah syirkah atau musyarakah. Sementara bentuk integrasi program lembaga ziswaf dengan Industri Keuangan Non Bank yang berbasis syariah dapat dilakukan bila terjalin kerjasama dalam pelaksanaan pilot project yang memungkinkan lembaga yang terlibat aktif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang telah ditentukan sebelumnya. Kata-kata kunci : zakat, wakaf, keuangan

  4. PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, SIKAP, DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ngafifi

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1 Aktivitas Belajar Siswa, (2 Sikap Siswa, dan (3 Hasil Belajar IPS siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Sukoharjo, Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK yang terlaksana dalam dua siklus dengan menggunakan desain Kemmis & Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1 Terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa; pada akhir siklus I dengan rata-rata 67,84 menjadi 81,20 pada akhir siklus II. (2 Ada peningkatan nilai sikap siswa. Rata-rata nilai sikap siswa pada akhir siklus I 77,20 menjadi 84,49 pada akhir siklus II. (3 Terjadi Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal dengan nilai rata-rata 65,58, pada akhir siklus I menjadi 79,10, dan pada akhir siklus II menjadi 85,90.Kata Kunci: model Think Pair Share, media pembelajaran, hasil belajar

  5. “How to Track Baby Feedings” Penerapan Model Dokumentasi Dengan Menggunakan Software Sebagai Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Bayi

    OpenAIRE

    Dwi Susanti, Henny

    2014-01-01

    “How To Track Baby Feedings” Penerapan Model Dokumentasi Dengan Menggunakan Software Sebagai Upaya Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Bayi“How to Track Baby Feedings” Implementation Documentation Model by Using Software as an Effort to Improve Growth and Development in InfantsHenny Dwi SusantiFakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah MalangJl. Bendungan Sutami 188A Malang 65145E-mail : Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran tubuh, sedangkan perk...

  6. PENGARUH KUALITAS AUDIT, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2011-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Ratna Sari

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit, pertumbuhan perusahaan, likuiditas dan solvabilitas terhadap opini audit going concern. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013 terdiri dari 148 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang menghasilkan 92 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif dan analisis regresi logistik. Dalam penelitian ini dibuktikan bahwa kualitas audit berpengaruh signifikan positif, pertumbuhan perusahaan berpengaruh signifikan negatif, rasio likuiditas berpengaruh signifikan negatif dan rasio solvabilitas berpengaruh signifikan positif terhadap opini audit going concern.

  7. Pengaruh Campuran Ampas Tebu Dan Alang-Alang (Imperata Cylindrica) Sebagai Media Pertumbuhan Terhadap Kandungan Nutrisi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

    OpenAIRE

    Naila, Ishmatun; Purnomo, Adi Setyo

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas tebu dan alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap kandungan nutrisinya. Ampas tebu dan alang-alang dipilih sebagai media pertumbuhan alternatif, karena tidak hanya mengandung lignoseluosa, tapi juga tersedia berlimpah di lingkungan. Variasi komposisi ampas tebu:alang-alang yang digunakan adalah 75:25 (A1); 50:50 (A2); 25:75 (A3); 0:100 (A4); dan 100:0 (A5). Pada penelit...

  8. STRATEGI PEMBELAJARAN, KEMAMPUAN AKADEMIK, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Karmana

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: The Learning Strategy, Academic Capability, Problem Solving Skills, and Cognitive Achievement In Biology. This study investigates the effects of learning strategy, academic capability, and their interaction on problem solving skills, critical thinking, metacognitive awareness, and cognitive achievement in biology. This is a quasi experimental study using pretest-posttest non-equivalent control group design. The sample includes 60 tenth grade students of Senior High School 4 Mataram. Instru­ments used are a test and a questionnaire. The data are analyzed using ANCOVA and follow up tests using LSD. Based on the data analysis, the following conclusions are drawn (1 there are effects of PBL strategy and integrated PBL and STAD on problem solving skill, critical thinking, and cognitive achievement in biology, but not on metacognitive awareness, (2 there is an effect of academic compe­tency on cognitive achievement in biology, but not on problem solving skill, critical thinking, and meta­cognitive awareness, and (3 there are no effects of learning strategy and academic competency interac­tion on problem solving skill, critical thinking, metacognitive awareness and learning cognitive achievement in biology. Abstrak: Strategi Pembelajaran, Kemampuan Akademik, Kemampuan Pemecahan Masalah, dan Hasil Belajar Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran, ke­mampuan akademik, dan interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap kemam­puan pemecahan masalah, kemam­puan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi siswa SMA. Penelitian kuasi-eksperimental ini melibatkan 60 siswa kelas X SMA Negeri 4 Mataram yang datanya dikumpul­kan menggunakan tes dan angket yang dianalisis menggunakan Anakova. Hasilnya menunjukkan bahwa (1 ada pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif biologi

  9. PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Suseno

    2017-10-01

    Berdasarkan pengalaman mengajar di SMPN 01 Bang Haji, ternyata masih banyak yang mengalami kesulitan dalam memahami persamaan linear dua variabel. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa belajar di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK dengan dua siklus, siklus I terdiri atas 9 pertemuan, dan siklus II 6 pertemuan. Subjek penelitian adalah 24 orang siswa kelas VIII, 6 orang laki-laki, dan 18 orang perempuan. Kegiatan penelitian pada tanggal 16 Januari sampai 17 Maret 2017. Kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT telah terlaksana dengan sangat baik, keaktifan belajar siswa yang diperoleh dari hasil observasi dan angket berada pada kategori tinggi dan baik, hasil belajar siswa mencapai 87,5 % dan telah mencapai nilai ≥ 70.

  10. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KESADARAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMA DALAM MATERI POKOK ASAM BASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwiek Tamsyani

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil belajar penyebaran dengan model pembelajaran penemuan dan inkuiri terbimbing menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan desain faktorial 2 × 2. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Takalar. Sampel penelitian dipilih dengan random sampling teknik acak kelas yang terdiri atas 2 kelas. Kelas XI IPA 1 (34 peserta didik sebagai kelas eksperimen 1 dibelajarkan dengan model pembelajaran penemuan dan kelas XI IPA 2 (33 peserta didik sebagai kelas eksperimen 2 dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Instrumen penelitian menggunakan yaitu, angket Inventori Kesadaran Meta kognitif dan tes hasil belajar. Penggunaan program SPSS versi 20.0 menunjukkan bahwa 5 soal essay valid dengan reliabilitas sebesar instrumen sebesar 0.699. Data penelitian dianalisis pada taraf signifikan α = 0.05 dengan uji anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran penemuan, hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. (2 Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik dengan kesadaran metakognitif tinggi, hasil belajar peserta didik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai hasil belajar dengan kesadaran metakognitif rendah. (3 Terjadi interaksi antara model pembelajaran dan kesadaran metakognitif dalam mempengaruhi hasil belajar SMA Negeri 2 Takalar. Jadi, ada pengaruh antara model pembelajaran dan kesadaran metakognitif terhadap hasil belajar peserta didik SMA Negeri 2 Takalar dalam materi pokok asam basa.

  11. PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathia Rosyida

    2018-01-01

    Full Text Available Abstract: This research was intended to describe: (1 to what extent does reading ability influence students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro; (2 the what extent do students' learning activities in the school influence students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro; (3 whether or not reading ability and students learning activities at school simultaneously influence the students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro. Based on a simple correlation analysis it was found that the correlation between reading ability and learning outcomes was positive. Regression calculation result between reading ability (X1 and learning outcomes (Y can be expressed in regression equation Y = 52.116 + 0,338 X1. The result of regression calculation between learning activity (X2 and learning outcomes (Y can be expressed in regression equation Y = 82.310-0.109 X2. The value of Fo is smaller than Ft (0.452 3.44 with degree of freedom df1 = 2 and df2 = 77 for 0.05 significance level. Thus, there is a significant corelation between reading ability and learning activities simultaneously towards students learning outcomes. Keywords: learning, Bahasa Indonesia, reading ability, learning activities, learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan deskripsi tentang: 1. Sejauhmana kontribusi yang diberikan oleh kemampuan membaca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. 2. Sejauhmana kontribusi yang diberikan oleh aktivitas belajar siswa di sekolah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. 3. Apakah kemampuan membaca dan aktivitas belajar siswa di sekolah memberikan kontribusi secara simultan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. Dari analisis korelasi sederhana ditemukan bahwa korelasi antara kemampuan

  12. PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI PASAR SASARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wildan Iltizam Ilhaq

    2016-11-01

    Full Text Available Latar belakang penelitian ini adalah karena kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada materi pasar sasaran siswakelas X Pemasaran 2 SMK N 9 Semarang Tahun Ajaran2015/2016 melalui penerapan model Problem Based Learning.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, dimana setiap siklus meliputi proses perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 9 Semarang dengan subjek penelitian adalah 36 siswa pada kelas X Pemasaran 2 tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi aktivitas belajar , lembar diskusi dan soal tes evaluasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklusI. Pada siklus I rata-rata skor aktivitas siswa mencapai 60,7% dan pada siklus II meningkat 18,46% menjadi 79,16%. Kemudian rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,01 dan pada siklus II meningkat menjadi 83,9. Presentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 63,9% dan pada siklus II meningkat 22,21% menjadi 86,11%. The background of this research was because of lack of students in learning activities so that the effect on student learning outcomes are less than optimal. The purpose of this research was to increase activity and outcomes of learning on market target subject of 10th grade Marketing Students 2 in SMK Negeri 9 Semarang 2015/2016 by implementing Problem Based Learning model. This research was a Class Action Research held by two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. This research was held in SMK Negeri 9

  13. STUDI PERTUMBUHAN LAMUN Enhalus sp DALAM UPAYA PENGELOLAAN PESISIR DI PULAU TANAKEKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifuddin Kune

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan dengan membandingkan pertumbuhan E. acoroides pada satu perlakukan dengan perlakuan lainnya.  Perlakuan A = lamun E. acoroides tanpa kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii,  B = lamun E. acoroides dengan kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii di atasnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pertumbuhan E. acoroides pada semua hamparan baik dengan dan tanpa aktivitas budidaya rumput laut K. alvarezii tidak berbeda nyata. Secara kuantitatif pada hamparan tanpa aktivitas budidaya rumput laut K. alvarezii (A, rata-rata pertumbuhan E. acoroides 1,1695 cm/hari, dan pada kawasan dengan aktivitas budidaya rumput laut K. alvarezii dan hutan mangrove (B, rata-rata pertumbuhan 1,1365 cm/hari.  Hasil pengukuran kualitas air menunjukan  bahwa suhu air, salinitas, pH, kecepatan arus, DO dan kecerahan tidak berbeda nyata antara area lamun E. acoroides dengan maupun tanpa aktivitas budidaya rumput laut K. alvarezii.  Nitrat dan fosfat lebih banyak terdeteksi pada perlakuan lamun E. acoroides dengan budidaya rumput laut K. alvarezii di atasnya (B dibandingkan tanpa kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii (A

  14. Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Alamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 12/30 Kanaungan Kabupaten Pangkep . dengan penerapan pendekatan saintifik maka kreativitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan tiap siklus pembelajaran terdiri atas (1 Perencanaan (2 Pelaksanaan (3 Observasi dan (4 Refleksi. Perangkat pembelajaran yang digunakan meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kerja siswa (LKS, buku siswa, lembar evaluasi. Instrumen meliputi Lembar Pengamatan keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran, Lembar aktivitas siswa mengikuti pembelajaran serta angket respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Kurikulum yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP tahun 2006 dengan materi pokok bumi dan alam semesta. Adapun data yang dianalisis sebagai hasil penelitian meliputi: (1 Keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa mengikuti pembelajaran (2 Kreativitas siswa (3, Hasil belajar siswa (4, Respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Dari hasil analisis data selama tiga siklus menunjukkan bahwa: (1 keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran mencapai tingkat persentase ketercapaian 84% atau ada pada kategori “sangat baik (2 aktivitas siswa mengikuti pembelajaran mencapai kategori “efektif”,(3 kreativitas siswa menunjukkan 100% siswa kreatif, (4 hasil belajar siswa ranah kognitif dengan rata-rata kelas 84 ranah sikap dengan rata-rata 88, dan ranah psikomotor dengan rata-rata 81 dengan kategori tuntas, dan ketuntasan individu mencapai 92% dengan kategori “tuntas”, (5 Respon siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai tingkat “positif” atau pada kategori (Senang, Baru, Menarik, dan Ya. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan analisis data

  15. MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN PENGARUNHYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI DI SMAN 14 PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri wahyuni

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Make amatch terhadap hasil belajar ekonomi kelas X SMAN 14 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK, dimana dalam suatu kelas diberikan tindakan (action. Dalam satu kelas diberikan tindakan untuk memperbaiki suatu keadaan dimana dalam proses pembelajaran dilihat masih rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran dan menyebabkan hasil Belajar rendah. Lokasi Tempat penelitian ini adalah SMAN 14 Padang Jalan Indarung Karang Putih. Dimana Yang menjadi objek Penelitian ini adalah kelas X1. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian spiral, satu putaran terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut: Perencanaan (planning, yakni persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan PTK. Berdasarkan dari data diatas maka model pembelajaran make AMatch dapat meningkatkan hasil Belajar ekonomi siswa di SMAN 14 Padang. Untuk itu dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Hasil Belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus satu, siklus dua dan siklus tiga. Dengan adanya penerapan model pembelajaran Make Amatch ini adanya pengaruh yang siknifikan antara model pembelajaran make Amatch terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA 14 Padang. Dengan Demikian Model pembelajaran ini bisa digunakan untuk proses pembelajaran ekonomi berikutnya.

  16. Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Swandhana

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: This research and development aimed to produce a module of Employee Administration based on Guided Inquiry Learning Strategy for the twelfth grade students of Office Administration program, to determine the feasibility of the module developed through validation, and to know whether there is an improvement towards independent learning and students’ ourcomes before and after using the module This research and development used 4D model. It consisted of 4 stages of development: define, design, develop, and disseminate. It was obtained the average sore of post-test 91.76 in the experimental class, and the results of material and module validation reached 90.66% and 88.30%.  The result of questionnaire distribution of independent learning using the module showed 90%. Thus, from the results of this research showed that the Employee Administration module was applicable and able to improve independent learning and students’ outcomes. It was suggested to use this module as a supporting alternative for learning Employee Administration, specifically on material of discharging employees and pension. ABSTRAK: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk siswa SMK kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran., mengetahui kelayakan modul yang telah dikembangkan melalui hasil validasi, dan mengetahui apakah terjadi peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan 4D model. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Diperoleh hasil rata rata nilai post test 91,76 pada kelas eksperimen, hasil validasi oleh ahli materi dan ahli modul mencapai hasil 90,66% dan 88,30%, hasil penyebaran angket kemandirian belajar siswa dengan menggunakan modul juga mencapai persentase 90

  17. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP KONSEP BANGUN RUANG MATERI LUAS DAN VOLUME BALOK DAN KUBUS MENGGUNAKAN METODE DRILL SEKOLAH SMP ISLAM AL-GHAZALI KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Purnamasari

    2017-12-01

    Full Text Available Sebagai pendidik, guru memiliki tanggung jawab besar terkait dengan kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa terhadap materi yang disampaikan mengingat kemampuan dasar siswa terhadap materi belajar. Matematika berbeda-beda. Oleh itu guru harus pandai memilih strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan keadaan kelas. Pembelajaran drill merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang menggabungkan antara belajar individu dan kelompok. Pada pembelajaran ini siswa terlebih dahulu diharuskan memahami materi dan mengerjakan soal yang ada secara individu, setelah itu siswa berdiskusi dengan teman satu kelompoknya untuk saling berbagi hasil pemikiran masing-masing. Keberhasilan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dilihat dari hasil belajar yang diperoleh berupa nilai ulangan harian yang dilaksanakan dalam tiap akhir siklus.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika pada materi kubus dan balok dengan penerapan metode drill. Penelitian ini diperuntukan bagi kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes dan non tes. Instrumen tes berupa tes tulis yang digunakan untuk mengukur hasil dan ketuntasan belajar, sedangkan instrumen non tes berupa lembar observasi dan wawancara, yang digunakan untuk melihat aktivitas siswa dan peneliti dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I, siklus II, dan siklus III. Data tentang hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok, pada siklus I persentase sebesar 57,7%, pada siklus II persentase meningkat menjadi 84,62%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada  materi kubus dan balok.

  18. Penerapan Pembelajaran Drill dan Bermain Terhadap Hasil Belajar Servis Bawah Dalam Permainan Bolavoli Pada Siswa Kelas VII SMPN 2 Banyuwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panji Sekar Pambudi

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1 Perbedaan pengaruh antara pendekatan pembelajaran drill dan bermain terhadap hasil belajar servis bawah dalam permainan bolavoli; 2 Efektifitas pembelajaran drill dan pembelajaran bermain terhadap hasil belajar servis bawah dalam permainan bolavoli. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Banyuwangi dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 75 siswa yang terbagi menjadi 3 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 25 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif dan komparatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes servis bawah bolavoli, dengan mencatat hasil nilai pre-test maupun post-test pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pendekatan pembelajaran driil dan bermain berbeda secara signifikan, analisa Tamhane nilai Sig. = 0,019 kelompok 2 (8,92 dengan beda rata-rata sebesar 5,80

  19. PENGARUH MODEL DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN DASAR SENAM LANTAI PADA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK UNDIKSHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Putu Spyana Wati Kadek Yogi Parta

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD. (2 menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai antara mahasiswa yang belajar dengan media VCD dan media gambar. (3 menjelaskan pengaruh interaktif antara model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 156 mahasiswa. Sampel diambil 4 kelas dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan ANACOVA faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1 terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD (F = 64.805; p<0.05, dimana hasil belajar kemampuan dasar senam lantai pada mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD, (2 terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara media pembelajaran VCD dengan media pembelajaran gambar terbukti pada nilai (F= 52.577; p<0.05, (3 terdapat pengaruh interaktif antara media dan model pembelajaran terhadap hasil belajar kemampuan dasar senam lantai terbukti pada nilai (F= 88.185; p<0.005.

  20. PENGARUH DESENTRSLISASI FISKAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KETIMPANGAN WILAYAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1991 - 2012

    OpenAIRE

    Raditya, Theresia Dyah Okta

    2015-01-01

    Desentralisasi fiskal merupakan salah satu kebijakan yang dilaksanakan pemerintah daerah untuk mengurangi ketimpangan wilayah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di suatu wilayah. Salah satu indikator sederhana untuk kesejahteraan rakyat adalah pertumbuhan ekonomi. Namun, kecenderungan yang terjadi di negara berkembang adalah ketimpangan wilayah meningkat searah dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta ...

  1. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING CHIPS DAN FAN-N-PICK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Petrus Logo Radja

    2017-09-01

    Full Text Available This study is aimed to describe how Talking Chips and Fan-N-Pick learning model to improve VIII D class students’ motivation and learning outcomes at SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. The study is a Classroom Action Research (CAR study. The study consists of four phases, i.e. plan, action, observation, and reflection. The phases in CAR are conducted in 2 cycles. The subject of the study is 20 VIII D class students of SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. The collected data consists of students’ motivation and learning result test. The result of the study shows that there is an improvement on students’ motivation in the first cycle and the high criteria is improved to very high criteria in the end of the second cycle. The improvement is also occurred in students’ learning outcome and implementation whether it is from the students or the teacher. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran Talking Chips dan Fan-N-Pick untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII-D di SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Penelitian ini terdiri atas empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Tahapan dalam PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII-D SMP Kristen Citra Bangsa Kupang yang berjumlah 20 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah motivasi siswa dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada siklus I dengan kriteria tinggi meningkat menjadi sangat tinggi pada akhir siklus II. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar siswa dan keterlaksanaan pembelajaran baik oleh guru dan siswa.

  2. EFEKTIFITAS METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW DAN METODE KONVENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resi Mayangsari

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012 dan untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah penggunaan metode (PQ4R pada mata pelajaran IPS ekonomi satndar kompetensi uang dan lembaga keuangan efektif untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penggunaan metode (PQ4R lebih efektif daripada metode konvensional pada pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai rata- rata post test untuk kelas eksperimen sebesar 78,57 dan kelas kontrol sebesar 75,31. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, dan lebih efektif dibandingkan metode konvensional terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kabupaten Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Saran dalam penelitian ini yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran (PQ4R dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bagi guru dalam rangka menambah variasi model mengajar karena efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, perlu adanya belajar kelompok yang efektif untuk melatih tingkat sosial siswa, dan perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam rangka untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Goals to be achieved in this study was to determine whether the use of the method (PQ4R can improve learning outcomes and learning activities of high school class X PGRI Gumelar

  3. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir)

    OpenAIRE

    Edi, Syafri

    2016-01-01

    The increasing demand for vegetables should be offset by the increasing of production. Kangkung is one of short-lived plants and the price can be reached by various circles of society. Therefore, kangkung can be used as food diversification in Indonesia. To get good quality vegetables and optimal yield, fertilization is a very important technology. Fertilization aims to add nutrients to the plants so that the plants can grow and produce well. The study aims to determine the effect of using or...

  4. EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummu Kalsum

    2011-09-01

    Full Text Available White oyster mushroom is kind of consumed mushroom that has delicious taste and efficacious drug. Mushroom need nutrition addition to increase growth and development so that better production, like nutrition from rice washing water. The contain are carbon element, nitrogen, mineral and vitamin B. This experiment aim to determine addition of rice washing water effect, optimal volume and time interval on growth and yield of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus. This experiment is carried out at mushroom’s house Maduraya Agro Kamal. The research design used was factorial completely randomized design with two factors. First factor is addition rice washing water volume with 4 level, that is without addition rice washing water (A0, addition rice washing water as much as 20 ml/1000 g substrat (A1, 40 ml/1000 g substrat (A2 and 60 ml/1000 g substrat (A3. Second factor is addition time interval that consists of 2 level, that is 2 days (B1 and 4 days (B2. Experiment result shows that interaction between volume treatment and addition time interval give effect on fruit body total. Addition rice washing water volume treatment give real effect on maximal pileus fruit width. While addition time interval treatment does not give significant difference on all parameters but it can increase pileus fruit width, total weight and biological efficiency. Interaction of volume treatment and addition time interval is the best combination is volume treatment 40 ml/1000 g substrat with time interval 2 days (A2B1, this matter is showed in lot fruit body total as big as 8,871 fruit. Addition rice washing water volume 40 ml/1000 g substrat is the best volume that indicated from first bud appear, first harvest time, total weight and biological efficiency.

  5. Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Salak (Salacca Edulis) Yang Menjual Hasil Panen Ke Pabrik Dan Luar Pabrik Di Kabupaten Tapanuli Selatan

    OpenAIRE

    Matovani, Lolisa Efa; Tarigan, Kelin; Kesuma, Sinar Indra

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani salak diberbagai tingkat sakala USAha, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menjual hasil panen ke pabrik dan luar pabrik, dan untuk menganalisis tingkat kelayakan USAha tani salak didaerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan sentra produksi salak di Sumatera Utara dan terdapat pabrik pengolahan salak. Me...

  6. FLUKTUASI DAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TUNA NERITIK TERTANGKAP JARING INSANG DI PERAIRAN LAUT CINA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Wujdi

    2016-03-01

    Full Text Available Saat ini tuna neritik merupakan komoditas penting perikanan di Indonesia, namun ketersediaan data dan informasi hasil tangkapan jenis tuna ini masih tergolong kurang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai sebaran daerah penangkapan, fluktuasi hasil tangkapan tuna neritik yang tertangkap jaring insang yang beroperasi di Laut Cina Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui program enumerasi monitoring hasil tangkapan harian di Pemangkat pada tahun 2011-2012. Hasil menunjukkan daerah penangkapan tersebar di perairan Laut Cina Selatan pada koordinat 01°03’ LS-04°57’ LU; dan 104°65’-110°00’ BT. Hasil tangkapan jenis tuna neritik menunjukan variasi yang cenderung sama dimana puncak hasil tangkapan terjadi pada bulan Oktober dan November. Pola CPUE berfluktuasi dan cenderung mengalami peningkatan dan puncaknya terjadi pada bulan November 2011 dan 2012, yaitu 402,85 dan 444,57 kg/hari/trip. Secara statistik hasil tangkapan pada periode 2011-2012 tidak berbeda nyata (p<0,05. Komposisi hasil tangkapan bulanan jenis tuna neritik bervariasi berdasarkan atas spesies yang didominasi oleh Euthynnus affinis (49,7% diikuti dengan Thunnus tonggol (33,4%; Scomberomorus commerson (15,9%; dan Scomberomorus guttatus (1%. Kelimpahan Euthynnus affinis terjadi pada musim timur hingga musim peralihan 2 (Juni- November, sedangkan kelimpahan Thunnus tonggol terjadi pada musim barat (Januari-Februari. Nowadays, neritic tuna just become an important commodity Indonesia. However, the information about catch of tuna neritic species in Indonesia still quite lacks. This This study aims to obtain information about catch fluctuation, monthly catch per unit of effort, and catch composition of neritic tuna species caught by gill net operated in the South China Sea. Data was collected by daily catch monitoring program by enumerator in Pemangkat during period 2011-2012. The result showed that gillnetter fishing ground is scattered between 01°03

  7. SARANA PENGUJIAAN MUTU MAKANAN PADA BEBERAPA PABRIK MAKANAN YANG MEMPRODUKSI PRODUK OLAHAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-10-01

    Full Text Available Seiring dengan berkembangnya industri makanan dan minuman maka berbagai jenis produk makanan instan/siap saji banyak membanjiri pasar. Di satu sisi konsumen diuntungkan dengan kemudahan pengadaan dan penyajian namun di sisi lain dapat menimbulkan kerugian berupa kemungkinan terjadinya penurunan atau penyimpangan mutu keamanan produk, terutama makanan yang berisiko tinggi sebagai penyebab penyakit dan keracunan. Yaitu produk : sapi, ayam, kambing dll. Penelitian ini merupakan survei eksplorasi yang dilakukan di pabrik makanan yang mengolah makanan dengan resiko tinggi yaitu pabrik produk olahan hasil peternakan dan perikanan. Pengambilan sampel ditentukan secara purposif, berdasarkan data dari Ditjen POM tahun 1997 ada 26 pabrik yang tersebar di 4 wilayah yaitu : Jakarta 5 pabrik, Botabek (Bogor, Tangerang dan Bekasi 10 pabrik, Bandung 6 pabrik serta Surabaya dan sekitarnya 5 pabrik Pengamatan dilakukan dengan mendatangi tiap pabrik untuk mendapatkan data berupa jenis pengujian yang dilakukan, yang meliputi jenis pengujian yang dilakukan sendiri, jenis pengujian yang dilakukan di tempat lain serta sarana yang dipunyai pabrik untuk melakukan uji mutu produk. Hasil penelitian menunjukkan 18 pabrik ( 78,3 % mempunyai sertifikat analisis bahan baku. Pengujian mutu terhadap bahan baku secara fisika umumnya dilakukan semua pabrik. Jenis pengujian bahan baku yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia dilakukan oleh 2 pabrik (8,7%, 8 pabrik (34,8% dan 13 pabrik (56,5%; mikrobiologi 9 pabrik (39,13%, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,3%. Untuk pengujian produk jadi yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia   dilakukan pada 3 pabrik (13,04%, 17 pabrik (73,91% dan 3 pabrik (13,04%; pengujian mikrobiologi dilakukan pada 9 pabrik (39,13 %, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,39%. Peralatan uji kimia yang dimiliki oleh pabrik yaitu : Spektrofotometer UV dimiliki

  8. Desain Produk Kerajinan dan Ornamen Bangunan Bergaya Etnik Dayak dari Hasil Pengolahan Injeksi Limbah Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarto -

    2016-03-01

    ABSTRAK   Dengan meningkatnya penggunaan plastik di Indonesia umumnya dan Kalimantan pada khususnya maka akan meningkatkan juga jumlah limbah plastik yang akan dihasilkan. Dengan menggunakan alat pemanas limbah plastik yang digerakkan dengan hydraulic berkapasitas 3 (tiga ton mampu menghasilkan produk kerajinan dan orna- ment bangunan yang berkualitas baik, ini terlihat pada hasil uji alat sehingga proses re- cycle dapat berlangsung. Dengan pemanasan pada mesin pencetak menggunakan suhu 2700-2800  pada cetakan kayu bengkirai kombinasi plat besi, plastik kresek (HDPE limbah rumah tangga dapat dicetak menjadi modul bermotif Dayak yang selanjutnya dapat digunakan untuk ornamen bangunan. Dihasilkan modul plastik injeksi yang kemudian dapat dirangkai menjadi ornamen bangunan. Untuk dapat digunakan sebagai ornamen bangunan modul-modul hasil injeksi plastik tadi di rekatkan pada bingkai kayu dimaksudkan agar memudahkan pada saat di gabungkan sebagai ornamen bangunan.   Kata kunci : Plastik, Pemanas, Cetakan, modul, Dayak

  9. PENGARUH INTERNAL LOCUS OF CONTROL DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MELALUI DISIPLIN BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risnaeni

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung internal locus of control dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar melalui disiplin belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 3 Pemalang tahun ajaran 2015/2016. Sampel yang diambil sebanyak 105 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis jalur dan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan (1 Ada pengaruh internal locus of control terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 6,4% (2 Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 4,6% (3 Ada pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 9,6% (4 Ada pengaruh internal locus of control terhadap disiplin belajar siswa sebesar 37,2% (5 Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap disiplin belajar siswa sebesar 30,2% (6 Ada pengaruh internal locus of control melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 18,5% (7 Ada pengaruh fasilitas belajar melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 14%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh internal locus of control dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening. Saran yang dapat diberikan adalah memperbaiki indikator-indikator yang masih rendah sehingga hasil belajar akan semakin baik. The purpose is this study is to analyze the direct and indirect effect of internal locus of control and learning facilities toward learning outcomes through learning self-discipline. The population of the research is all of the 11th social students class at SMA N 3 Pemalang academic year 2015/2016. The researcher took 105 students as the sample. The researcher collects the data by using documentation and questionnaire. The result of this research shown

  10. PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERRED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiatush Shoolihah

    2012-10-01

    Full Text Available Pembelajaran merupakan proses interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa agar siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kegiatan tersebut. Hasil observasi awal menunjukan banyak siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara belum memenuhi KKM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together; serta menganalisis hasil belajar lebih tinggi yang mana hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament atau Numberred Heads Together. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara, dengan teknik pengambilan sampel menggunkan cluster random sampling yang menghasilkan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji tahap akhir, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together. Serta hasil belajar kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada kelas yang menggunakan metode pembelajaran Numberred Heads Together. � In teaching and learning education, teachers play an important role as a facilitator in optimizing the activity of students. Teachers are expected to use appropriate teaching methods to involve more students in the teaching-learning process. The results of preliminary observations suggest that class VIII (65,3% who have not completed the economic value of the material perpetrators of the economic activities in Indonesia. Results are not optimal because attention of students are less, participation of children less comprehensive, students have a fairly good activity, but not channeled properly. The procedure of this research is a cyclical activity that consists of two cycles where each cycle includes planning, implementation of the action

  11. Pertumbuhan Dan Produktivitas Sawi Pak Choy (Brasica Rapa L.) Pada Umur Transplanting Dan Pemberian Mulsa Organik

    OpenAIRE

    Pribadi, Gandhi Yudhistira; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik

    2014-01-01

    Potensi produksi tanaman pak choy belum optimal, rendahnya produksi pak choy dikarenakan pada teknik budidayanya petani cendrung tidak memperhatikan kondisi lingkungan mikro dan masih belum adanya standart transplanting yang tepat. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan teknik budidaya pak choy dengan penggunaan mulsa dan saat transplanting yang tepat. Dilaksanakan pada bulan Mei - Juli 2013 di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji - Batu. Penelitian menggunakan Ranca-ngan Acak Kelompok Faktoria...

  12. PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA DAN TEKNOLOGI TERHADAP HASIL PRODUKSI SUSU KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satya Nugroho

    2014-09-01

    Full Text Available Currently, most of milk in Indonesia should be imported. It is about 78,89 %, and the rest, that is about 22,11% is from local production or local dairy farmers. However, there are some problems faced by the dairy farmers in Kecamatan Musuk. They are capital, workforces, and technology. This study aims at knowing the influence of capital, workforces, and technology to the milk production in Kecamatan Musuk. Ordinary Least Square (OLS was applied for analizing the data. The results show that the regression coefficient values of each independent variable (the variables of capital, workforces, and technology positively influence the production of milk. Based on the T-test (partial, the capital and workforces influence positively and significantly to the production. In addition, technology also has positive effect to the milk production, but it is not significant. Finally, based on F-test, the milk production is influenced by the capital, workforces and technology. It is 87%. Saat ini sebagian besar susu di Indonesia masih harus di impor (sekitar 78,89%, sedangkan 22,11%nya di pasok dari produksi susu domestik yang sebagian besar dihasilkan oleh peternak sapi perah rakyat. Namun ada beberapa permasalaham yang kerap dihadapi oleh peternak sapi perah di Kecamatan Musuk, baik dari segi permodalan, tenaga kerja maupun teknologi yang dipakai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penggunaan faktor produksi modal, tenaga kerja dan teknologi terhadap hasil produksi susu sapi perah di Kecamatan Musuk. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda atau Ordinary Least Square (OLS.Hasil analisis diperoleh bahwa nilai koefisien regresi masing-masing variabel bebas yaitu variabel Modal, Tenaga Kerja, dan Teknologi berpengaruh secara positif terhadap produksi susu sapi perah. Dari hasil uji-t (parsial modal dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan sedangkan teknologi berpengaruh positif namun tidak

  13. KAJIAN KONSEPTUAL MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholiqul Amin

    2017-07-01

    Full Text Available Abstract: Conceptual Analysis of  Web basis Blended learning teaching model to improve the student’s achievement and motivation.. In this article, describe the content of some research result journals which is focuses on the blended learning teaching model. The research result which is analyzed based on searching result of online journal database such as database Education Resources Information Center (ERIC, The turkish Online Journal of Education Tecnology (TOJET dan Academics’ research center (ARC. In this article, for about twenty international journals focused on blended learning teaching model. This article discuss based on blended learning limitation. i.e.  the concept of blended learning, research method, technique of collecting data, research  instrument, data analysis. The discussion of this article partly as a reference to conduct further research. The result of this conceptual study from some journals show that blended learning is a mix method among conventional learning and online learning. The students expected to be actively to find out the learning technique  which is comfortable for the students. Teacher has a function as mediator, facilitator, and also as a friend who always build conducive situation for the students. Blended learning will also strength conventional model through the development of technology for education. Beside, the result of the journals can be concluded that the average of the research result in blended learning also contribute to the student’s achievement . Keywords:  Abstrak: Kjian Konseptual Model Pemebelajaran Blended Learning berbasis web untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar. Pada artikel ini memaparkan kajian isi jurnal dari beberapa hasil penelitian yang difokuskan pada model pembelajaran blended learning. Hasil jurnal penelitian yang dianalisis berdasarkan dari hasil penelusuran database jurnal online seperti database Education Resources Information Center (ERIC, The

  14. PENGARUH PENGGUNAAN MODUL KONTEKSTUAL BERPENDEKATAN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Ria Pratama

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak _________________________________________________________________________________________________________________ Kebutuhan terhadap bahan ajar yang dapat meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar peserta didik menuntut guru untuk dapat membuat bahan ajar yang ideal. Bahan ajar yang dapat mengaitkan materi dengan fenomena dalam kehidupan sehari-hari dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Kebermaknaan dalam pembelajaran juga dibutuhkan dalam mata pelajaran IPA agar peserta didik dapat mengetahui manfaat pembelajaran yang dilakukan. SETS merupakan pendekatan yang mengaitkan materi dengan aspek sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam pembelajaran. Penerapan pendekatan SETS pada bahan ajar sangat ideal untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi serta belajar menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh modul kontekstual berpendekatan SETS terhadap hasil belajar dan kemandirian peserta didik kelas VII SMP. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VII A-VII H SMP Negeri 10 Semarang tahun pelajaran 2015/2016, sedangkan sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul berpengaruh terhadap hasil belajar dan kemandirian peserta didik. Hal tersebut dilihat dari hasil korelasi yang menunjukkan korelasi penggunaan modul dengan kemandirian, hasil belajar afektif, dan hasil belajar psikomotorik dalam kategori kuat, dan dalam kategori sangat kuat pada hasil belajar kognitif. Besar pengaruh penggunaan modul terhadap kemandirian sebesar 60,22% berdasarkan data observasi, dan 47,61% berdasarkan data angket. Sedangkan besar pengaruh penggunaan modul terhadap hasil belajar kognitif adalah sebesar 82

  15. PENGGUNAAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN ANDRAGOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA RSBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Umriyah

    2012-01-01

    Full Text Available Andragogi merupakan teori pembelajaran orang dewasa. Konsep pembelajaran orang dewasa merupakan pembelajaran yang berpola non otoriter. Berdasarkan ciri-ciri biologis maupun psikologis sebagian besar siswa SMA telah memasuki usia dewasa, sehingga pendekatan andragogi agaknya lebih sesuai. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yaitu mengembangkan bahan ajar dengan pendekatan andragogi, bertujuan untuk memperoleh bahan ajar yang dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa  kelas X-2 SMA Islam Sudirman Ambarawa tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi dan  test hasil belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan digunakannya bahan ajar dengan pendekatan andragogi, skor kreativitas  dan hasil test kognitif siswa rata-rata meningkat.Andragogy is adult learning theory. Adult learning concept is learning activity that gets to pattern non authoritarian. Based on biological characteristics and also psychological a large part Senior High School students  have entered adult age, so pedagogy approach (education for children was not suitable anymore for them, it seems that andragogy (education for adult is more suitable. This research is development research which develop learning material in andragogy approach, has an aim to get a learning material that can develop creativity and studying result. The research is executed in X2 class at Sudirman Islamic Senior High School of Ambarawa, academic year 2010 / 2011 which is chosen bases random sampling. Data taking is done by documentation method, observation and learning result test.  Data analysis  indicate   an  improving  of average  value  in creativity and learning result.

  16. Hasil skrining berdasarkan metode MNA (mini nutritional assestment tidak berpengaruh terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut usia di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hardi Prasetyo

    2016-08-01

    of result screening during initial hospitalization to discharge status of eldery patients based on MNA method was RR 1.29. This indicated that malnourished patient were at risk for uncovered discharged as much as 1.29 greater than those not malnourhized.Conclusions: There was no impact of screening result in admission to length of stay. There was impact of nutritional status to length of discharged status.KEYWORDS: discharge home, length of stay, nutritional status in initial admission.ABSTRAKLatar belakang: Pertumbuhan penduduk lanjut usia (umur ≥60 tahun meningkat secara cepat pada abad 21 ini, yang pada 2000 di seluruh dunia telah mencapai 425 juta jiwa (± 6,8%. Jumlah ini diperkirakan akan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat pada 2025. Di Indonesia, persentase lanjut usia pada 1995 mencapai 7,5%. Dengan meningkatnya angka harapan hidup, jumlah lanjut usia pun akan bertambah banyak. Hal ini terkait dengan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan lanjut usia. Pada lanjut usia, masalah gizi erat kaitannya dengan penyakit. Salah satu faktor yang menyebabkan lanjut usia menjadi rawan gizi yaitu peningkatan morbiditas penyakit. Dengan meningkatnya risiko penyakit dan disertai gangguan nutrisi pada lanjut usia, perlu dilakukan identifikasi risiko malnutrisi pada lanjut usia sedini mungkin. Penilaian status gizi awal pasien masuk rumah sakit sangat penting dilakukan secara rutin karena dapat menggambarkan status gizi pasien saat itu, mendeteksi pasien-pasien yang berisiko tinggi, dan membantu mengidentifikasi perawatan gizi secara spesifik pada masing-masing pasien sehingga dukungan nutrisi yang tepat dapat diterapkan untuk meningkatan status gizi pasien.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hasil skrining awal berdasarkan metode MNA (mini nutritional assessment terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut pada ruang rawat inap penyakit dalam dan saraf di RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional

  17. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auliah Sumitro H

    2017-09-01

    Full Text Available This research aims to improve motivation and student learning outcomes in applying Problem Based Learning model. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects of the reasearch was the fourth graders of SD Inpres Bangkala III Makassar city in the academic year of 2016/2017. The research data obtained through observation and test. The result showed an increase in student motivation of the fourth aspect with detail, on aspect of attention increased by 11,28% from 73,04 in the first cycle to 84,32% in the second cycle, the relevance aspect increasde by 9,64% of 76.55% in the first cycle to 86,19% in the second cycle, the aspect of confidence increased by 10,62% of 71.56% in the first cycle to 82.18% in the second cycle, and on aspects of satisfaction increased by 14,88% of 71,79% in the first cycle to 86.67% in the second cycle. Learning outcome increased by 14,29% of 71,42 in the first cycle to 85,71 in the second cycle. This result indicate problem based learning model can improve motivation and student learning outcomes. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa menerapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Inpres Bangkala III Kota Makassar tahun pelajaran 2016/2017. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian ini terjadi peningkatan motivasi siswa pada keempat aspek dengan rincian, pada aspek attention sebesar 11,28% dari 73,04% pada siklus I menjadi 84,32% pada siklus II, pada aspek relevance meningkat sebesar 9,64% dari 76,55% pada siklus I menjadi 86,19% pada siklus II, pada aspek confidence meningkat sebesar 10,62% dari 71,56% pada siklus I menjadi 82,18% pada siklus II, dan pada aspek satisfaction meningkat sebesar 14,88% dari 71,79% pada siklus I menjadi 86,67% pada siklus II. Hasil belajar meningkat sebesar 14

  18. Perbandingan Hasil Deteksi Plagiarisme Dokumen dengan Metode Jaro-Winkler Distance dan Metode Latent Semantic Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tinaliah Tinaliah

    2018-01-01

    Full Text Available Various methods are applied in the application of plagiarism detection to help check the similarity of a document. Jaro-Winkler Distance can measure the distance between two strings. However, this method basically depends on the position of the word. Latent Semantic Analysis emphasizes the words contained in the document regardless of its linguistic character. This study compares the results of plagiarism detection using the Jaro-Winkler Distance and the Latent Semantic Analysis method. From comparing results of  Jaro-Winkler Distance method and Latent Semantic Analysis method, Jaro-Winkler Distance method is better than Latent Semantic Analysis method if using the same test data. Jaro-Winkler Distance method will give plagiarism result 100% and Latent Semantic Analysis method will give plagiarism result 97,14%. Beragam metode diterapkan dalam aplikasi deteksi plagiarisme untuk membantu mengecek tingkat kesamaan sebuah dokumen. Metode Jaro-Winkler Distance dapat mengukur kesamaan antara dua buah string dan sangat bergantung pada urutan atau posisi kata. Latent Semantic Analysis mementingkan kata-kata yang terkandung di dalam dokumen tanpa memperhatikan karakter linguistiknya. Penelitian ini melakukan perbandingan hasil deteksi plagiarisme dengan menggunakan metode Jaro-Winkler Distance dan metode Latent Semantic Analysis. Hasil pendeteksian plagiarisme dokumen menggunakan metode Jaro-Winkler Distance memberikan hasil yang lebih baik daripada metode Latent Semantic Analysis, yaitu jika data yang dibandingkan sama persis maka akan menghasilkan nilai plagiat sebesar 100%, sedangkan metode Latent Semantic Analysis menghasilkan nilai plagiat sebesar 97,14%.

  19. PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI THINK PAIR SHARE (TPS DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erika Puspitasari

    2016-07-01

    Full Text Available This study aims to improve motivation and learning outcomes through the Think Pair Share (TPS. Subjects were students of class IV SDN Margomulyo 02 Blitar. Type of research is classroom action research. Collecting data using questionnaires and test sheets. Data were analyzed using descriptive analysis. Results penilitian namely (1 there is an increased motivation to learn through TPS with an average score of the first cycle to the second cycle of 18%. (2 there is an increase learning outcomes through TPS with an average score of the first cycle to the second cycle by 14%. Advice given more time guiding students through group discussion so that students can actively work together in groups. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi dan hasil belajar melalui Think Pair Share (TPS. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Margomulyo 02 Blitar. Jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan lembar angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penilitian yaitu (1 terdapat peningkatan motivasi belajar melalui TPS dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 18%. (2 terdapat peningkatan hasil belajar melalui TPS dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 14%. Saran yang diberikan lebih membimbing siswa saat diskusi kelompok agar siswa secara aktif dapat bekerja sama dalam kelompok.

  20. ANCAMAN DI BALIK HASIL LAUT DI PERAIRAN TELUK JAKARTA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Wisaksono

    2012-10-01

    Full Text Available Tidak dapat dipungkiri dan disangsikan bahwa bahan makanan yang berasal dari hasil perikanan laut mempunyai kadar nilai gizi tinggi. lkan laut misalnya selain dagingnya mudah dicerna, juga kandungan protein, vitamin, mineral serta lemak tak jenuh sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Jenis-jenis ikan laut segar yang banyak dikonsumsi dan disajikan di restoran seafood adalah ikan tongkol, tengiri, kakap, kerang, cumi, sotong, udang, kepiting, rajungan, dan lain sebagainya.Hasil penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indoneia (YLKI bekerjasama dengan IPB tahun 1997 menunjukkan bahwa contoh komoditi hasil laut yang diperoleh mengandung logam berat Hg adalah dari kelompok kerang-kerangan (Bivalvia yaitu kerang darah, hijau dan tahu.

  1. EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878 DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846 DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker, 1863

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2011-08-01

    Full Text Available Pengembangan budidaya ikan patin jambal maupun ikan patin nasutus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor patin daging putih sulit direalisasikan karena keterbatasan fekunditas dan pematangan gonad induk betinanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas patin daging putih adalah melalui hibridisasi, yakni hibridisasi antara betina patin siam dengan jantan patin jambal maupun jantan patin nasutus. Hal ini dikarenakan patin siam memiliki keunggulan fekunditas yang tinggi, sedangkan patin jambal maupun patin nasutus memiliki keunggulan daging yang putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik patin hibrida tersebut, termasuk pada tahap-tahap awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik embriogenesis dan perkembangan ontogeni morfologis larva patin hibrida tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa embriogenesis patin hibrida siam-jambal dan hibrida siam-nasutus serupa, tetapi perkembangan patin hibrida siam-nasutus sedikit lebih cepat. Pada suhu 28oC-29oC, larva patin hibrida siam-nasutus mulai menetas 20 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,34±0,14 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,71±0,28 mm3 yang terserap 50% pada umur 24 jam dan relatif habis terserap pada umur 54 jam. Larva patin hibrida siam-jambal mulai menetas 21 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,47±0,13 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,42±0,08 mm3 yang terserap 50% pada umur 30 jam dan habis terserap pada umur 60 jam. Perkembangan larva kedua patin hibrida tersebut hingga menyerupai morfologi ikan patin dewasa juga relatif serupa, tetapi patin hibrida siam-nasutus menunjukkan keragaan pertumbuhan yang lebih bagus, menghasilkan heterosis berdasarkan pertambahan panjang total selama 10 hari masa pemeliharaan sebesar 20,20%, sedangkan pada patin hibrida siam-jambal sebesar -4,15%.

  2. Perbedaan Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hijau ( Piper betle L. dan Daun Sirih Merah ( Piper crocatum Ruiz & Pav terhadap Pertumbuhan Escherichia coli

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tristika Aulia Syahrinastiti

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakSirih hijau (Piper betle L. dan sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav dipercaya memiliki khasiat mencegah penyakit infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh Escherichia coli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perbedaan daya hambat ekstrak daun sirih hijaudan daun sirih merah terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain post test only control group. Penelitian dilakukan di laboratorium mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Hasil penelitian adalah: 1. Efek daya hambat ekstrak daun sirih merah pada konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%, yaitu 0,6cm, 1,1cm, 1,2cm, dan 1,2cm; 2. Ekstrak daun sirih hijau tidak memiliki efek daya hambat pada konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Kesimpulan eksperimen ini adalah ekstrak daun sirih merah memiliki efek daya hambat lebih baik daripada ekstrak daun sirih hijau.Kata kunci: ekstrak daun sirih hijau, ekstrak daun sirih merah, escherichia coli, daerah bebas hambat AbstractGreen betel (Piper betle L. and red betel (Piper crocatum Ruiz & Pav are trusted of possessing an efficacy of preventing urinary tract infection caused by Eschericia coli. The objective of this study was to explain the difference of inhibition zones between the green betel and the red betel towards the growth of Eschericia coli. The type of this research was experimental study with post test only control group design. This research was carried out in Microbiology Laboratory, Faculty of Medicine Andalas University.The results of this research were: 1.The inhibition zones of red betel extract in concentration of 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% were 0.6 cm, 1.1 cm, 1.2 cm, and 1.2 cm; 2. The extract of green betel had none of inhibition zones in concentration of of 2.5%, 5%, 7.5%, and 10%. In conclusion, the red betel extract has better inhibition zones than the green betel extrac.Keywords: green betel extract, red betel extract, eschericia coli, inhibition zone

  3. PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilang Ramadan

    2018-01-01

    Full Text Available Abstract: The aim of this study was to determine the effect of Reciprocal teaching styles and teaching styles Exercise as well as learning motivation towards learning outcomes Lay UpShoot.The research was conducted on students and SMA Negeri 1 Cigugur. This study uses a treatment by the level of 2 x 2. The sample consisted of 28 students as well as students. The data analysis technique is a two-track analysis of variance (ANOVA and then followed by Tukey's test at a significance level α = 0, 05. The results of this study indicate that (1. Value of learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment higher Reciprocal teaching style with the results of 50% (14 above the average of the value style of teaching exercises that only 39.29% (11 above average in SMA 1 Cigugur. (2. Value learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment of Reciprocal teaching style of learning motivation high (A1B1is higher than the value of teaching style Exercise high learning motivation (A2B1in SMA Negeri 1 Cigugur. (3. Value learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment of Reciprocal teaching style low learning motivation (A1B2is lower than the value of teaching style Exercise low learning motivation (A2B2in SMA Negeri 1 Cigugur. Keyword: Reciprocal teaching styles, teaching styles Exercise, learning motivation Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari gaya mengajar Resiprokal dan gaya mengajar Latihan serta motivasi belajar terhadap hasil belajar Lay Up Shoot. Penelitian ini dilakukan pada siswa maupun siswi SMA Negeri 1 Cigugur. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Sampel terdiri dari 28 siswa maupun siswi. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA dan selanjutnya dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0, 05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1. Nilai hasil belajar Lay Up Shoot pada perlakuan gaya mengajar Resiprokal lebih tinggi dengan hasil 50% (14 orang di atas rata

  4. PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dearlina Sinaga

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas belajar ekonomi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri-1 Pancur Batu yang berjumlah 38 orang. Data hasil belajar diperoleh lewat teknik tes, sedangkan data kreativitas belajar siswa lewat teknik observasi. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata pretes adalah 62,89 dimana hanya 37% siswa yang memenuhi Standart Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM. Setelah diadakan tindakan siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 75 dengan 71% siswa mencapai SKBM, pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 79 dengan 87% siswa memenuhi ketuntasan. Kreativitas juga mengalami peningkatan dari 59% pada siklus I menjadi 78% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model STAD hasil belajar ekonomi meningkat sebesar 16% dari siklus I ke II serta dapat meningkatkan kreativitas sebesar 19% dari perbandingan siklus I dan siklus II. Kata Kunci: model STAD, hasil belajar, kreativitas belajar THE APPLICATION OF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION LEARNING MODEL TO IMPROVE THE LEARNING OUTCOMES AND CREATIVITY IN LEARNING ECONOMICS Abstract: The purpose of this research is to improve the learning outcomes and creativity in learning economics. This Classroom Action Research (CAR was carried out using the model of Student Teams Achievement Division. The research subjects were students of class VIII-2 of SMP N 1 Pancur Batu with the total of 38 students. Data for outcomes analysis were collected through test and observation sheet. The results show that the average value of the pre-test is 62.89 in which only 37% of students meet the Minimum Standards Mastery Learning (SKBM. After the first cycle, the average value increases to 75 with 71% of students achieving SKBM, and after the second cycle

  5. KOMPARATIF PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE FLASH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Khairudin

    2013-02-01

    Full Text Available Keterampilan mengetik sepuluh jari buta yang dimiliki oleh siswa kelas X jurusan Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 2 Pekalongan masih rendah. Salah satu cara untuk mengingkatkan hasil belajar siswa dalam� pembelajaran ketrampilan komputer dan pengelolaan informasi (KKPI pada standar kompetensi mengetik sepuluh� jari� yaitu dengan� media pembelajaran Adobe Flash menggunakan model pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran berbasis komputer. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AP1 dan X AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.Instrumen pengumpulan data ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh siklus I bahwa� hasil� belajar� siswa� pada pembelajaran mengetik� menggunakan media pembelajaran Adobe Flash mengalami peningkatan nilai dari rata-rata 103 cpm pada siklus 1 menjadi 113 cpm dan 112 cpm pada siklus 2 walaupun masih tergolong baik. Perolehan nilai� ini masuk dalam kategori� mampu menguasai praktik mengetik yang artinya bahwa kecepatan mengetik menggunakan media pembelajaran adobe flash dengan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran berbasis komputer dapat meningkatakan hasil belajar siswa. � Abstract ___________________________________________________________________ Skill typing using 10 fingers blind possessed by a student x of administrative offices in public smk 2 pekalongan still low. One way to mengingkatkan study result of the students in learning a craft a computer and information management ( kkpi competency standard on typing using 10 fingers namely by media of learning adobe flash use the model of learning cooperative and a model of learning dna-based computer. The subject of the research is student X and X class AP1 AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan school year 2011/2012. This research procedure is a

  6. KOMPARATIF PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE FLASH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Khairudin

    2012-06-01

    Full Text Available Keterampilan mengetik sepuluh jari buta yang dimiliki oleh siswa kelas X jurusan Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 2 Pekalongan masih rendah. Salah satu cara untuk mengingkatkan hasil belajar siswa dalam� pembelajaran ketrampilan komputer dan pengelolaan informasi (KKPI pada standar kompetensi mengetik sepuluh� jari� yaitu dengan� media pembelajaran Adobe Flash menggunakan model pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran berbasis komputer. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AP1 dan X AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.Instrumen pengumpulan data ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh siklus I bahwa� hasil� belajar� siswa� pada pembelajaran mengetik� menggunakan media pembelajaran Adobe Flash mengalami peningkatan nilai dari rata-rata 103 cpm pada siklus 1 menjadi 113 cpm dan 112 cpm pada siklus 2 walaupun masih tergolong baik. Perolehan nilai� ini masuk dalam kategori� mampu menguasai praktik mengetik yang artinya bahwa kecepatan mengetik menggunakan media pembelajaran adobe flash dengan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran berbasis komputer dapat meningkatakan hasil belajar siswa. Skill typing using 10 fingers blind possessed by a student x of administrative offices in public smk 2 pekalongan still low. One way to mengingkatkan study result of the students in learning a craft a computer and information management ( kkpi competency standard on typing using 10 fingers namely by media of learning adobe flash use the model of learning cooperative and a model of learning dna-based computer. The subject of the research is student X and X class AP1 AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan school year 2011/2012. This research procedure is a cycle of activity that consists of two cycles, where each cycle consists of

  7. PENGARUH FLUKTUASI TINGGI MUKA AIR TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN DI SUNGAI DAN RAWA MAHAKAM HULU KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaluddin Kasim

    2015-12-01

    Full Text Available Beberapa penelitian menyebutkan bahwa fluktuasi tinggi muka air (TMA dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan di perairan sungai dan rawa namun tidak terhadap semua jenis ikan.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil tangkapan jenis ikan sungai dan rawa sungai Mahakam yang mendapat pengaruh fluktuasi TMA dan jenis ikan yang tidak mendapatkan pengaruh langsung oleh fluktuasi TMA. Data mengenai hasil tangkapan ikan yang berasal dari alat tangkap pancing dan jaring diperoleh melalui enumerator di Tempat Pendaratan Ikan (TPI Selili Kota Samarinda pada periode 2007-2012, sedangkan nilai rata-rata Tinggi Muka Air (TMA DAS Mahakam secara bulanan diperlukan sebagai salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap hasil tangkapan beberapa jenis ikan sungai dan rawa. Data dianalisis dengan metode regresi linear sederhana dan penentuan perbedaan hasil tangkapan pada musim hujan, peralihan dan kemarau dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hasil tangkapan ikan berkorelasi kuat (r=0,7 terhadap Tinggi Muka air (TMA dengan arah hubungan negatif atau berkebalikan, yakni semakin tinggi nilai TMA maka hasil tangkapan semakin rendah. Jenis ikan sungai dan rawa seperti patin, nila, sepat siam (Trichogaster pectoralis, lais dan betok (Anabas testudineus merupakan jenis ikan yang hasil tangkapannya dipengaruhi secara signifikan (P0,05 oleh fluktuasi TMA.   Some studies have showed that water level fluctuation may have a significant correlation to the catch of several commercial fish target in inland fishery and does not influence directly the cath of some commercial fish. This study aimed to determine which species are directly influenced and such species not inluenced by water level fluctuation for its catches. Catch data obtained from hand line and gill net are recorded by enumerators at Fish Landing Sites of Selili, Samarinda during the period of 2007-2012, while the data of surface water

  8. STATUS KEKEBALAN DAN FAKTOR RISIKO TOXOPLASMOSIS PADA WANITA USIA SUBUR HASIL RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rabea Pangerti Jekti

    2015-04-01

    Full Text Available Toxoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Diperkirakan sekitar 30 - 50% populasi dunia telah terinfeksi oleh toxoplasma, sebagian besar tanpa gejala. Penderita dengan kekebalan tubuh yang kuat apabila terinfeksi T. gondii pada umumnya tidak mengalami keadaan patologik yang nyata walaupun pada beberapa kasus dapat juga mengalami pembesaran kelenjar limfe, rasa lelah yang berlebihan, miokarditis akut, miositis hingga radang otak. Analisis ini bertujuan untuk mengukur hubungan kekebalan tubuh (titer antibodi pada wanita usia subur  terhadap kejadian toxoplasmosis  dan faktor risiko tingkat kekebalan tubuh. . Analisis ini menggunakan data potong lintang Riskesdas 2007. Subjek adalah wanita usia subur (WUS yang berusia 15-45 tahun. Kekebalan terhadap toxoplasmosis dilihat dengan mengukur kadar immunoglobulin G (IgG melalui tehnik ELISA (toxolisa. Subjek dikatakan tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis jika toxolisanya <32 IU Sampel yang terpilih di analisis lebih lanjut untuk mengetahui faktor demografi, risiko, dan perilaku yang berhubungan dengan status kekebalan toksoplasmosis. Jumlah sampel yang terpilih dan mempunyai data yang lengkap sejumlah 6068 subjek dari 10521 women in repeoductive age. Hasil menunjukkan bahwa 63,7% memiliki kekebalan, dan 36,3% tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis.  WUS yang berusia 15-17 tahun mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk tidak memiliki kekebalan toxoplasmosis yaitu sebesar 26% (ORs=1,26, 95% CI 1,03-1,55, p=0,027, begitu juga dengan WUS yang berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT dan pelajaryaitu 16% (ORs=1,16, 95% CI 1,04-1,30, p=0,007, dan WUS yang berstatus kawin yaitu 30% (ORs=1,30, 95% CI 1,13-1,49, p=0,000. WUS yang berusia 15-17 tahun, berstatus kawin, dan IRT serta pelajar, merupakan kelompok yang berisiko tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis, sehingga perlu kewaspadaan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap toxoplasmosis.   Kata kunci

  9. Perbandingan Efektivitas Daya Hambat Kotrimoksazol Generik dan Paten terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli sebagai Penyebab Infeksi Saluran Kemih secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puti Anggun Sari

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi saluran kemih merupakan salah satu infeksi yang sering ditemukan setelah infeksi saluran napas. Penyebab terbanyak infeksi saluran kemih adalah Escherichia coli. Kotrimoksazol merupakan kombinasi dari dua obat yaitu trimetoprim dan sulfametoksazol serta salah satu contoh antibiotik yang merupakan first-line therapy untuk infeksi saluran kemih. Kotrimoksazol terbagi menjadi dua jenis obat yaitu obat generik dan paten. Akan tetapi, belakangan ini penggunaan obat generik mulai menurun di masyarakat dan masyarakat cenderung meragukan kualitasnya. Padahal masyarakat yang akan diuntungkan jika mengetahui mutu obat generik tidak kalah dengan obat paten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas daya hambat kotrimoksazol generik dan paten terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebagai penyebab infeksi saluran kemih secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan desain cross-sectional study. Penelitian ini menggunakan 19 sampel isolat bakteri dari pasien infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh Escherichia coli di RSUP Dr. M. Djamil yang ditentukan rumus minimal adequate sample size menggunakan metode difusi cakram dan dilihat perbandingan antara zona bebas kuman yang dibentuk oleh obat generik dan paten tersebut. Data yang diperoleh akan diolah secara statistik dengan uji hipotesis t-independent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 17 sampel tidak didapatkan zona bebas kuman baik pada kotrimoksazol generik atau paten. Sedangkan pada 2 sampel lainnya didapatkan zona bebas kuman pada kedua obat kotrimoksazol generik dan paten. Setelah dilakukan analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji t-independent test didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara sensitivitas bakteri Escherichia coli penyebab infeksi saluran kemih terhadap kotrimoksazol generik dan paten. Sedangkan resistensi yang terjadi pada 17 sampel lain diduga disebabkan penggunaan

  10. Perkembangan hasil tangkapan per upaya dan pola musim penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Provinsi JawaTimur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2013-08-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi Jawa Timur, daerah penangkapan WPP 573,sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan hasil tangkapan per upaya penangkapan dan pola musim yang terjadi di Perairan Prigi khususnya pada perikanan cakalang yang menjadi komoditi utama hasil pelagis besar. Nilai Catch per Unit Effort (CPUEdan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer dari data trip kapal di syahbandar dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Prigi dari tahun 2000 – 2011 yang dilakukan analisis dengan menggunakan regresi sederhana dan menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CPUE tertinggi terjadi pada tahun 2002 sebesar 27,9 ton/tahun serta terendah pada tahun 2001 sebesar 0,5 ton/tahun dengan pola musim yaitu hasil tangkapan tinggi/musim tangkapterjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September sedangkan musim paceklik terjadi pada bulan Januari – Mei , Agustus dan Desember.

  11. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADA MEDIA TANAH YANG MENGANDUNG TIMBAL (Pb TERHADAP PERTUMBUHAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Listiatie Budi Utami

    2016-11-01

    Full Text Available Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir. merupakan tanaman hiperakumulator  logam timbal (Pb, padahal kangkung darat banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kandungan timbal (Pb kangkung darat pada berbagai dosis pupuk organik; serta untuk mengetahui dosis pupuk organik yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan menurunkan kandungan timbal (Pb dalam kangkung darat. Penelitian dilakukan secara Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan pemberianpupuk organik dengan dosis 0 gram, 50 gram, 100 gram, 150 gram, 200 gram, dan 250 gram dalam 2 kg tanah dari TPA Piyungan, Bantul. Setiap perlakuan diulang 4 kali dan dilakukan selama 4 minggu. Pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, dan berat basah tanaman. Pada minggu ke-4, dilakukan pengukuran kadar timbal (Pb dalam daun. Dilakukan uji ANOVA dan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kangkung darat. Dosis yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kangkung darat adalah 200 gram dalam 2 kg tanah. Pemberian pupuk organik tidak dapat menurunkan kandungan Pb dalam tanaman kangkung darat.

  12. PENERAPAN JIGSAW PUZZLE COMPETITION DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Yulianti

    2012-01-01

    Full Text Available Untuk mengatasi kurangnya minat dan hasil belajar fisika siswa dilakukan penelitian melalui kegiatan pembelajaran fisikakontekstual berbantuan jigsaw puzzle competititon. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 18 Semarang.Penelitian ini telah dilakukan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition mampu meningkatan minat danhasil belajar siswa kelas VII H SMPNegeri 18 Semarang tahun pelajaran 2008/2009 secara signifikan. Agar lebih efektif sebaiknyadikembangkan pembelajaran kontekstual dengan metode lain agar diperoleh peningkatan minat dan hasil belajar Model ini perludiaplikasikan dalam pembelajaran fisika untuk materi yang lain. To overcome the problem of lack of students' interest as well as their achievements a Jigsaw Puzzle Competition in physicscontextual learning process was done. The students from VIIHclass of Junior High School 18 Semarang academic year 2008/2009were chosen as the subjects. The result of this research shows that contextual teaching and learning using Jigsaw PuzzleCompetition approach was not only increase the students' interest but also improve their achievements. In order to get moreeffective result, it is necessary to develop contextual teaching and learning by combining them with other method. Because of thegreat benefit of this model, it is necessary to apply this model to other physics learning concepts.Keywords: Jigsaw Puzzle Competition, contextual, interest;

  13. ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL AIR DI DAS CISADANE HULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nilda Nilda

    2015-08-01

    Full Text Available Air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia. Terdapat beberapa faktor utama penyebab perubahan sumber daya air, diantaranya adalah perubahan penutupandan pengelolaan lahan yang meningkatkan kekedapan lahan.Salah satu tujuan pengelolaan DAS adalah mencapai kondisi tata air optimal yang dapat dikenali dari sifat aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui distribusi perubahan penggunaan lahan yang terjadi di wilayah DAS Cisadane Hulu dari tahun 2003 sampai 2010; (2 mengetahui perubahan hasil air akibat distribusi perubahan penggunaan lahan. Daerah kajian penelitian adalah DAS Cisadane Hulu dengan luasan sekitar 22.288,01 ha. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu analisis perubahan penggnaan lahan dan prediksi aliran dengan model HEC-HMS. Dalam penelitian ini digunakan peta pengunaan lahan dari BIG (Badan Informasi Geospasial tahun 2003 dan Peta Penggunaan Lahan tahun 2010 hasil interpretasi Citra ALOS. Selanjutnya kedua peta tersebut dianalisis dengan metoda tabel silang (cross tabel untuk memperoleh data perubahan penggunaan lahan dari setiap kelas penggunaannya. Kedua data series penggunaan lahan ini digunakan sebagai input pada model prediksi debit aliran HEC-HMS. Selanjutnya dibangun juga skenario-skenario untuk melihat dampak perubahan lahan terhadap debit aliran di DAS Cisadane Hulu. Metode bilangan kurva (SCS-CN dipilih untuk menghitung besar curah hujan efektif, yaitu dari pengurangan curah hujan bruto dengan berbagai bentuk kehilangan air (loss. Transformasi dari curah hujan efektif menjadi hidrograf aliran langsung (direct runoff diperoleh dengan menggunakan metode hidrograf satuan SCS Curve Number. Selama kurun waktu 2003 – 2010 terjadi perubahan penggunaan lahan di DAS Cisadane Hulu. Luas Hutan bertambah 223,78 ha, pemukiman 214,78 ha, rumput/tanah kosong 85, 73 ha, dan gedung 12, 64 ha. Terjadi penguarangan luas semak belukar 225,64 ha, tegalan/ladang 145,92 ha, sawah irigasi 124

  14. Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Dan Mikoriza Terhadap Intensitas Serangan Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia Solanacearum), Pertumbuhan, Dan Hasil Tanaman Tomat

    OpenAIRE

    Aulia, Fatimatul; Susanti, Hilda; Fikri, Edwin Noor

    2016-01-01

    The research about the effect of applications biofertilizer and mycorhiza to intensity attack of bacterial wilt disease, growth, and yield of tomato was conducted in trial garden of Agriculture Faculty Lambung Mangkurat University from November 2015 until February 2016. The experiment was arranged in a completely randomized design with one factor, four treatments (no treatment (control), biofertilizer, mycorhiza, and biofertilizer + mycorhiza), and five replications. The results of experimen...

  15. Pertumbuhan, Hasil dan Analisis Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L. yang Diperlakukan dengan Pupuk Organik dan Biourin di Lahan Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I MADE SUKADANA

    2015-09-01

    Full Text Available Growth, Yield, and Production Analysis of Maize (Zea mays L. Treated by Organic Fertilizer and Cow Biourine in Dry Land Maize productivity in Bali is still low at around 3.4 ton/ha. Low soil fertility is one of the factors contributable to the low productivity of maize. Soil condition at the research field has low level of fertility with low levels of nitrogen and C-organic. This research aims at finding out the impact of organic fertilizers and cow biourine to the growth and yield of maize in dry land and to analyze it gross margin. Experiment was designed with randomized block design (RBD with two factors and four replications. The dosage of the first factor namely without organic fertilizer, cow organic fertilizer 15 tonnes/ha and worm casting fertilizer 15 tonnes/ha, whereas dosage of cow biourine namely 0 liter, 1.000 liters, 2.000 liters and 3.000 liters/ha respectively for the second factor. The research results show that there is highly significant interaction (p<0.01 between organic fertilizers and cow biourine to the number of leaves aged at 21, 35, 49 and 63 dap, trunk diameter, dry matter weight/plant, number of cobs/plant, and harvest index, however it shows significant interaction (p<0.05 to leave area index (LAI at age 35 dap and soil pH at harvest. The combination of worm casting fertilizer of 15 tonnes/ha with cow biourine 2.000 liters/ha resulted in the highest dry weight of seed/ha to 4,09 tonnes/ha, an increase of 69,71% compared to no fertilizer. The relationship between organic fertilizer and cow biourine to the dry matter yield follows a quadratic pattern, hence 15 tonnes/ ha worm casting fertilizer and 2000 liters/ha of cow biourine resulted in optimum yield from this research. Result from the gross margin analysis shows that revenue received at Rp 8.7935 million based on the price of dry shelled corn at Rp 2.150/kg does not cover the high variable cost at Rp 26.664,500.

  16. PENGARUH MEDIA TANAM DAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOI (Brassica juncea L. DENGAN SISTEM HIDROPONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Balia Perwitasari

    2012-03-01

    Full Text Available Pakchoi (Brassica juncea L.. is one kind of a vegetable crop that has high economic value and high nutrition. The technology of hydroponic is one of alternative cultivation using other media than soil substrates and nutrients. The purpose of this research is to determine the effect of media composition and nutrition on growth and yield of  pakchoi crops and find out which treatment is best for plant growth and yield of pakchoi. Researchcarried outinthe gardenexperiment ina plastichouse, Faculty ofAgriculture, University ofTrunojoyoMadura, at an altitude of±5 mabove sea level, temperature29ºC, and± 75% RH. The research was conductedin December2011 toFebruary2012.The analysis was usednonfaktorialRAL. Treatmentwithcomposemediatypes(raw rice husk, rice huskcharcoal, sand andnutrients(no nutrients, premiumnutrition, nutritiongoodplant. There are ninetreatment, threereplicationsandthreesamples ofthe plant, furthertestswere analyzed byDMRT5%. Results showedthe treatmentcompositionandnutrientmediaprovidesignificantly differentresultsatdifferent ages ofobservationson eachvariableobservation. The besttreatmentcompositioncontained in thehusk charcoalandnutrientmediagoodplant(M2N2. Evidenced by theaverage ofthe highestresultson the length ofthe plant(29.38cm, number of leaves(22.22 strands, leaf area(3226.79 cm2, wetweight(242.19 g and dry weight(13, 27g totalplantpakchoiat age4 MST.

  17. PEMBERIAN KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL WORTEL (Daucus carota DAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L. DENGAN BUDIDAYA TUMPANGSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trias Budi Rahayu

    2016-03-01

    Full Text Available Intercropping cultivation model is commonly used in organic farming system. The system is aimed to save land and fertilizer aside from creating biodiversity in a portion of a planting. The research was conducted in Permata Hati Farm, Ciburial Village, Cisarua Sub district, Bogor Regency, West Java from October 2012 to January 2013. The purposes of the research are: a to know the effect of goat dung application toward the growth and yield of organically managed carrot and scallion intercropping, and b to determine the best quantity of goat dung to promote growth and yield of carrot and scallion intercropping. Randomized Completely Block Design (RCBD with 6 treatments and 3 replications was used in this experiment. The treatments applied were 0 ton ha- 1, 5 ton ha-1, 10 ton ha-1, 15 ton ha-1, 20 ton ha-1, and 25 ton ha-1 of goat dung. Duncan’s Multiple Range Test (DMRT at the confidence level of 95% was used to analyze the result. The application of 15 ton ha-1 goat dung affected scallion’s height and number of seedlings as well as carrot’s biomass and height. This dosage resulted in the best yield of scallion and carrot intercropping.

  18. MEKANISME PERHITUNGAN KEUNTUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BAGI HASIL (STUDI TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BPRS HIKMAH WAKILAH BANDA ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wardiah Wardiah

    2013-06-01

    Full Text Available This study aims to determine the process of calculating the profit of mudharabah financing at BPRS Hikmah Wakilah from an Islamic perspective and its influence on profit sharing. It also aims to explore the mechanism of adjusting the profit-sharing ratio, and the effect of calculating the profitability of mudharabah financing on profit sharing. The method of this research is descriptive analysis. The research data is collected through library research and field research. The results showed that the calculation of profit sharing PT. BPRS Hikmah Wakilah uses revenue sharing system in accordance with the National Sharia Board Fatwa No.15/DSN-MUI/IX/2000 About Principles of Distribution of Business Results in Sharia Financial Institutions. While in the calculation of profit, the BPRS refers to the percentage of total financing and average income earned by the customer and projected the same profit sharing during the financing period. Profit calculation significantly affects the percentage of profit sharing and the period of profit received by the bank. =========================================== Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah pada BPRS Hikmah Wakilah ditinjau menurut hukum Islam, mekanisme penyesuaian nisbah pembagian keuntungan, serta pengaruh perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah terhadap bagi hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui library research dan field research. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan bagi hasil, PT. BPRS Hikmah Wakilah menggunakan sistem revenue sharing sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional No.15/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Prinsip Distribusi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah. Sementara dalam melakukan perhitungan keuntungan, BPRS merujuk pada persentase jumlah pembiayaan dan pendapatan rata

  19. Meningkatkan Percaya Diri dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Mata Pelajaran Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Junaida

    2016-07-01

    Full Text Available Abstract : This research is aimed at generating module and determine the feasibility of the module, the difference in learning outcomes, as well as differences confidence of students who use the modules with students who do not use the module Providing Services to Customers Based Guided Inquiry. This research method using the 4D model of Thiagarajan, et al. through four stages, namely to define, design, develop, and disseminate. The results showed a very valid and worthy module used in learning. In addition, it was also the average difference in student learning outcomes experimental class and control class, namely 87.96 and 77.94. The results of the analysis of overall confidence also shows that there are differences in the level of confidence of students in the experimental class control class. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul dan mengetahui tingkat kelayakan modul, perbedaan hasil belajar, serta perbedaan percaya diri siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak menggunakan modul Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry. Metode penelitian ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan, dkk. melalui 4 tahapan, yaitu mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Hasil penelitian menunjukkan modul sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, diketahui juga perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu 87,96 dan 77,94. Hasil analisis percaya diri secara keseluruhan juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tingkat percaya diri siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol.

  20. STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SQUARE DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MAPEL TIK KELAS X SMA N 1 SUKASADA

    OpenAIRE

    Putu Deli Januartini; Ketut Agustini; I Gede Partha Sindu

    2016-01-01

    Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Square dan Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa, (2) hasil belajar yang lebih baik antara model pembelajaran Think Pair Square  atau  Think Pair Share, (3) motivasi belajar siswa, (4) respon siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Sampel dalam penel...

  1. PENGARUH REGENERASI KOLOM ALUMINA ASAM TERHADAP RECOVERY DAN KUALITAS 99mTc HASIL EKSTRAKSI PELARUT MEK DARI 99Mo HASIL AKTIVASI NEUTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adang H G

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK PENGARUH REGENERASI KOLOM ALUMINA ASAM TERHADAP RECOVERY DAN KUALITAS 99mTc HASIL EKSTRAKSI PELARUT MEK DARI 99Mo HASIL AKTIVASI NEUTRON. Melalui kerjasama antara PTRR-BATAN, Chiyoda dan JAEA Jepang telah dilakukan pemurnian 99mTc dari 99Mo hasil aktivasi neutron dengan menggunakan metode kromatografi kolom alumina asam terhadap hasil ekstraksi MEK (Metil Etil Keton. Pemurnian 99mTc dengan metode kolom alumina asam hanya dapat digunakan satu kali dan pemurnian berikutnya harus diganti dengan kolom baru. Hal ini dinilai kurang praktis dan juga memerlukan biaya yang mahal. Dalam penelitian ini dicoba penggunaan kolom alumina asam untuk pemurnian 99mTc lebih dari satu kali dengan melakukan proses regenerasi dengan cara melewatkan larutan HNO3 0,1N setiap kali proses pemurnian selesai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan larutan 99mTc yang dapat digunakan untuk penandaan kit radiofarmaka. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah recovery, profil elusi, pH, kemurnian radiokimia dan kemurnian radionuklida (lolosan 99Mo. Hasil penelitian yang dilakukan selama 5 hari telah diperoleh pH ~5, recovery > 60 %, kemurnian radiokimia > 95 % dan lolosan 99Mo tidak terdeteksi. Dari hasil perlakuan terhadap kolom alumina asam dengan larutan HNO3 0,1 N disimpulkan bahwa kolom alumina asam tidak perlu diganti setiap hari. Kata kunci: 99mTc, 99Mo, MEK, kolom alumina asam, kemurnian radiokimia. ABSTRACT Purification of 99mTc from 99Mo activation using acidic alumina column chromatography system from MEK (Methyl Ethyl Keton extraction has been carried out through cooperation between PTRR - BATAN, Chiyoda and JAEA Japan. This method has a limitation that acidic alumina column for purification of 99mTc can be used only once, for the next purification acidic alumina column should be replaced with new column, so it is less practical and also requires high cost. This study aims to obtain a 99mTc solution can be use for labelling of a

  2. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata) Alam Dan Hasil Budidaya

    OpenAIRE

    Ekowati Chasanah; Mala Nurilmala; Ayu Ratih Purnamasari; Diini Fithriani

    2015-01-01

    Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata) telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasu...

  3. PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR SISWA KELAS XI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Kusuma Fajarwati

    2017-03-01

    Full Text Available This study conducted a quasi-experiment to determine whether the PjBL can increase problem solving abilities and psychomotor skills of students. Data analysis was performed using SPSS obtained from the pretest and posttest students. Based on the results of the analysis, problem-solving skills of students experienced a significant increase of 15.17% with a corrected value of 58.12 in the control group and an increase of 31.27% with a corrected value of 68.65 in the experimental class. Psychomotor Skills students experienced a significant increase of 0.53% with a corrected value of 52.58 in the control group and 10.92% in the experimental class with a corrected value of 66.16. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui apakah PjBL dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah dan hasil belajar psikomotor siswa. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS yang diperoleh dari hasil pretes dan postes siswa. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, keterampilan memecahkan masalah siswa mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 15,17% dengan nilai terkoreksi sebesar 58,01 pada kelas kontrol dan peningkatan sebesar 31,27% dengan nilai terkoreksi sebesar 68,65 pada kelas eksperimen. Hasil belajar psikomotor siswa mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 0,53% dengan nilai terkoreksi 52,58 pada kelas kontrol dan 10,92% pada kelas eksperimen dengan nilai terkoreksi sebesar 66,16.

  4. PENGARUH KEMAMPUAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MELALUI FASILITAS BELAJAR DI RUMAH DAN MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Susanti

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh langsung kemampuan ekonomi orang tua terhadap hasil belajar pengantar akuntansi maupun pengaruh tidak langsung melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 3 Randudongkal berjumlah 110 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis jalur dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara langsung kemampuan ekonomi orang tua, fasilitas belajar di rumah, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pengantar akuntansi secara berturut-turut sebesar 27,9%, 17,3%, dan 44,6%. Sedangkan pengaruh kemampuan ekonomi orang tua secara tidak langsung melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar secara berturut-turut sebesar 11,1% dan 12,3%. Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui motivasi belajar sebesar 17,6%. Total pengaruh kemampuan ekonomi orang tua terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar secara berturut-turut sebesar 39,0% dan 40,2%. Total pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui motivasi belajar sebesar 34,9%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan ekonomi orang tua, fasilitas belajar di rumah serta motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar pengantar akuntansi baik secara langsung atau pun tidak langsung. Saran yang dapat diberikan adalah pihak orang tua mampu mengoptimalkan penggunaan kemampuan ekonomi orang tua untuk meningkatkan hasil belajar pengantar akuntansi. Para guru hendaknya mampu menciptakan kondisi belajar yang mampu meningkatkan hasil belajar siswa. The purpose of this study were to analyze the direct effect of parents’ economic capacity toward learning outcome or

  5. UKURAN PARTIKEL DAN KONFORMASI KRISTAL ZEOLIT-A HASIL SINTESIS DENGAN PENAMBAHAN TETRAPROPILAMMONIUM HIDROKSIDA (TPAOH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul - Widiastuti

    2014-12-01

    nilai x adalah 0; 0,0385; 0,0577; 0,0770; 0,1540 dan 4,1602. Metode hidrotermal digunakan dalam penelitian ini dengan kondisi suhu  hidrotermal 100°C dan waktu kristalisasi selama 5 jam dengan pH pencucian 8. Hasil karakterisasi menggunakan FT-IR (Fourier Transform – Infrared Spectroscopy dan XRD (X-Ray Diffraction  menunjukkan bahwa zeolit A yang disintesis dengan x = 4,1602 memiliki kekristalan terendah. Hal ini diperkirakan terjadi karena masa TPAOH yang digunakan empat kali lebih besar daripada masa penyusun zeolit (Si dan Al. Berdasarkan hasil karakterisasi menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy dan PSD (Particle Size Distribution, dapat diketahui bahwa TPAOH berpengaruh terhadap konformasi kristal dan rata-rata ukuran kristalnya.  Terbentuknya konformasi kristal seperti rantai disebabkan oleh adanya interaksi elektrostatik antara muatan positif pada TPA+ dan muatan negatif dari kerangka zeolit. Zeolit A yang disintesis dengan x = 0,1540 memiliki ukuran partikel rata-rata 2,024 µm yang lebih kecil dari daripada zeolit A tanpa TPAOH yaitu sebesar 3,534 µm. Kata kunci : ukuran partakel rata-rata; konformasi kristal; TPAOH; zeolite A 

  6. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Happy Komike Sari

    2016-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa. Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD. This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

  7. Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya Pada Siswa Kelas X Smk Saraswati 3 Tabanan

    OpenAIRE

    I PUTU AGUNG UTAMA MAS; Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya pada siswa kelas X SMK Saraswati 3 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental lapangan dengan pola The Post-test Only Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini berjumlah 11 kelas dan sampel berjumlah 4 kelas. Data motivasi siswa dikumpulkan menggunakan lembar koesioner dan data hasil belajar Senam Indonesia ...

  8. KUALITAS SOAL UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA PROGRAM IPA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Heri Sulistiawan

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas soal Ujian Sekolah Matematika program IPA dan kontribusi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah enam SMA Swasta Yayasan Katolik di Kota Yogyakarta. Sampel adalah lima SMA yang representatif dalam menggambarkan ciri populasi. Naskah soal ditelaah tiga orang ahli untuk analisis kualitas soal secara kualitatif. Jawaban siswa dianalisis secara Teori Tes Klasik dan Teori Respons Butir untuk mengetahui kualitas soal secara kuantitatif. Skor Ujian Sekolah dikorelasikan terhadap nilai Ujian Nasional untuk mengukur kontribusinya. Hasil penelitian: (1 kualitas soal secara kualitatif adalah sangat baik (satu SMA, baik (dua SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (2 secara kuantitatif menurut Teori Tes Klasik adalah cukup baik (satu SMA, kurang baik (tiga SMA, dan tidak baik (satu SMA, dengan reliabilitas Alpha termasuk reliabel; (3 secara kuantitatif menurut Teori Respons Butir adalah baik (tiga SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (4 Indeks konsistensi analisis butir soal termasuk cukup konsisten; (5 korelasi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional termasuk kategori besar; (6 berdasarkan telaah validitas isi perangkat, lebih dari 90% soal valid dan skor Ujian Sekolah valid/akurat dalam memprediksi hasil Ujian Nasional. Kata kunci: kualitas soal, ujian sekolah, matematika, ujian nasional   THE QUALITY OF MATHEMATICS SCHOOL EXAMINATION OF SCIENCE MAJOR AND ITS CONTRIBUTION TO THE RESULT OF NATIONAL EXAMINATION Abstract The purpose of this research is to describe the quality of Mathematics School Examination of Science Major and the contribution of School Examination scores to the result of National Examination. This research is a descriptive explorative research with survey approach. The population in this research are six Senior High Schools in

  9. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2007-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  10. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  11. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  12. MENGENAL LEBIH DEKAT KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2015-06-01

    Full Text Available Kerapu bebek/kerapu tikus/humpback grouper (Cromileptes altivelis merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya laut yang memiliki nilai jual tinggi. Sebelum berkembangnya kerapu hibrid, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, sudah berhasil mengembangkan pembenihan ikan kerapu bebek meskipun sintasan yang diperoleh masih bervariasi. Pemantauan benih hasil budidaya sebagian besar terfokus pada pertumbuhan dan jika sudah mencapai ukuran konsumsi bisa dijual atau diekspor ke Hongkong. Sebagai institusi penelitian nampaknya masih perlu mengupas lebih detail komoditas yang dikembangkan. Beberapa catatan yang dapat diperhatikan, untuk lebih mengenal komoditas kerapu bebek, sebelum dijadikan sebagai ikon jenis ikan yang pernah memiliki masa kejayaan, karena saat ini popularitasnya relatif menurun karena ada larangan ekspor dan masuk dalam satwa CITES. Catatan tersebut antara lain; kerapu bebek selama fase yuwana (2-3 bulan dapat dijadikan sebagai kandidat ikan hias dengan performasi bintik bintik hitam pada permukaan tubuh yang merupakan keunikan tersendiri, karena jumlah dan polanya berbeda antara satu individu dengan yang lainnya serta akan bertambah jumlahnya seiring dengan bertambahnya umur dan bobot badan. Spot/bintik hitam kemungkinan identik dengan sidik jari manusia, yang bisa digunakan untuk membedakan antara satu individu dengan individu lainnya dalam satu populasi. Gonad kerapu bebek turunan pertama (F1 dengan umur dan kisaran bobot badan yang kurang lebih sama (600-900 g, menunjukkan 95% berada pada fase betina. Sementara pematangan dan pembentukan gonad jantan pada kerapu bebek hasil budidaya dapat dipacu dengan rangsangan hormonal dan pemberian pakan segar dengan kualitas yang baik. Dari hasil pengamatan diperoleh informasi bahwa kerapu bebek hasil budidaya dapat memijah dengan baik dan menghasilkan turunan generasi kedua (F2, akan tetapi kualitas telur dan larva yang dihasilkan masih lebih rendah bila

  13. Pengaruh Simultan Parameter Suhu dan Konsentrasi Larutan NaOH Terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Cellulose Powder pada Proses Delignifikasi Tongkol Jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2015-08-01

    Full Text Available Jagung merupakan sumber karbohidrat ketiga di Indonesia setelah padi dan ketela. Produksi jagung Indonesia meningkat terus menerus selama 10 tahun terakhir, yang diikuti dengan konsekuensi meningkatnya tongkol jagung sebagai produk ikutan pertanian jagung. Jumlah tongkol jagung dapat mencapai 40% dari produksi jagung. Fakta ini menunjukkan semakin tinggi potensi tongkol jagung untuk dapat dimanfaatkan bagi penunjang kehidupan manusia. Pemanfaatan tongkol jagung secara langsung sebagai bahan bakar maupun tidak langsung, yaitu melalui tahapan proses fisika dan kimia, sebelum dimanfaatkan langsung, telah mulai banyak menarik perhatian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menambah informasi pengolahan tongkol jagung menghasilkan selulosa powder yang dapat digunakan sebagai cellulose gel, selulose membrane filter penjernihan air maupun sebagai bahan baku turunan senyawa selulosa, seperti selulosa asetat, carboxy methyl cellulose dan nitro selulosa.Proses pengolahan tongkol jagung menjadi cellulose prowder dilakukan dalam tiga tahapan proses, masing-masing untuk menghilangkan komponen hemiseluola, lignin dan warna dalam tongkol jagung. Proses tahap pertama menggunakan larutan asam nitrat 7,5% pada suhu 80 o C selama 2 jam, dilanjutkan dengan proses tahap kedua menggunakan larutan NaOH selama 2 jam dengan variasi suhu 80 sampai 100 o C dan variasi konsentrasi NaOH dari 1 N sampai 3 N dan selanjutnya proses tahap ketiga menggunakan hydrogen peroksida dengan konsentrasi 4%, suhu 80 o C dan waktu 2 Jam. Keberhasilan proses diidentifikasi dengan kuantitas dan kualitas hasil cellulose powder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang baik dalam tahap proses delignifikasi adalah suhu antara 85 sampai 95 o C dan konsentrasi NaOH antara 1,25 N sampai 2 N. Produk pengolahan dari tongkol jagung, dengan proses tiga tahap ini diperoleh hasil cellulose powder warna putih dengan kadar   selulosa sekitar 88 sampai 90%, dengan yield investor sekitar 30

  14. PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays, L. VARIETAS BISI-2 PADA PASIR REJECT DAN PASIR ASLI DI PANTAI TRISIK KULONPROGO (The Growth of Maize Crop (Zea mays L. BISI-2 Variety on Rejected and non Rejected Sand at Pantai Trisik Kulon Progo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ekowati

    2011-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Lahan pasir di pesisir Kabupaten Kulon Progo yang sekarang ditanami berbagai komoditi pertanian seperti cabe, semangka, jagung akan ditambang untuk diekstrak mineral besinya. Rencananya setelah diekstrak mineral besinya, pasir sisa (pasir reject akan dikembalikan sebagai material reklamasi untuk dapat ditanami kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan media tanam berupa pasir reject dan pasir asli serta dosis pupuk kandang dan pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L. varietas BISI-2 di Pantai Trisik Kulon Progo. Dosis pupuk yang diberikan ialah 0 Kg pupuk kandang dan 0 g NPK (kontrol; 0 Kg pupuk kandang dan 75 g NPK; 2,5 Kg pupuk kandang dan 0 g NPK; 1,25 Kg pupuk kandang dan 112,5 g NPK; 2,5 Kg pupuk kandang dan 75 g pupuk NPK; dan 3,75 Kg pupuk kandang dan 37,5 g NPK. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering tajuk, waktu berbunga, jumlah tongkol, berat tongkol, panjang tongkol, dan diameter tongkol. Data yang diperoleh diuji dengan analisis variansi (Anava dan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tinggi, jumlah daun, berat kering tajuk, jumlah tongkol, berat tongkol, panjang tongkol dan diameter tongkol tanaman jagung pada pasir reject lebih tinggi daripada pasir asli sedangkan rerata waktu berbunga tanaman jagung pada pasir reject lebih lama daripada pasir asli. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan vegetatif tanaman jagung paling optimal diperoleh pada dosis 1,25 Kg pupuk kandang dan 112,5 g pupuk NPK sedangkan pertumbuhan generatif tanaman jagung paling optimal diperoleh pada dosis 3,75 Kg pupuk kandang dan 37,5 g pupuk NPK.   ABSTRACT Sand in the coastal District of Kulon Progo land which is now planted with various agricultural commodities such as pepper, watermelon, corn, will be mined to extract its iron minerals. In the mining plan, after the iron

  15. Hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan gabus (Channa striata Bloch, 1793 yang dibesarkan di rawa lebak, Provinsi Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Muthmainnah

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan gabus (Channa striata telah dipelihara di rawa lebak Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin dan Mariana Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada Mei hingga November 2013. Hasil penelitian menunjukkan hubungan panjang berat tidak menunjukkan perbedaan nyata antara rawa Sekayu dan Mariana dengan nilai b di bawah nilai 3 yang berarti pertumbuhan ikan gabus tersebut allometrik negatif. Ikan gabus yang dipelihara di rawa lebak Mariana menghasilkan faktor kondisi 0,884 lebih tinggi daripada di rawa lebak Sekayu 0,839, yang menunjukkan bahwa kondisi lingkungan rawa lebak Mariana lebih mendukung untuk pertumbuhan ikan gabus.

  16. Proses dan Hasil Belajar pada Prakerind Bidang Keahlian Kendaraan Ringan: Studi Kasus pada Industri Pasangan SMKN 3 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuneldi Miswardi

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di tempat kerja dalam pelaksanaan praktek kerja industri (pra-kerind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah empat manager/pihak DUDI yang mengelola pelaksanaan prakerind dan tujuh siswa yang terlibat dalam ke-giatan prakerind pada empat DUDI  tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wa-wancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1 Pengaturan belajar siswa di tempat kerja dengan membatasi jumlah siswa dalam pekerjaan dan menjadikan siswa sebagai helper mekanik. 2 Proses pembelajaran siswa di tempat kerja: (a belajar melalui pekerjaan dengan mengikuti mekanik; (b peran mekanik: memberikan ke-sempatan kepada siswa untuk melakukan pekerjaan secara langsung dengan bimbingan dan pengawas-an, memberikan penilaian terhadap kinerja siswa; (c cara siswa mendapatkan kompetensi di tempat kerja: (1 berkomunikasi dan bersosialisasi, (2 rajin dan ulet, (3 memiliki inisiatif dan aktif; (d pe-ngetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh siswa di tempat kerja:  (1 pengetahuan tentang du-nia kerja bengkel otomotif  dan pengalaman kerja pada pekerjaan yang sesungguhnya, (2 kategori kompetensi siswa yang diperoleh dalam prakerind untuk kategori bengkel besar dan kecil adalah kate-gori specialist, sedangkan untuk kategori bengkel menengah masih dalam kategori orang yang belum berpengalaman, (3 sikap siswa sesuai dengan budaya kerja di DUDI yaitu kerja keras dan peduli mutu. Kata kunci: Pembelajaran di tempat kerja

  17. BAGI HASIL DAN BANK SYARI’AH (Solusi terhadap Bunga Bank

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto Rudy Haryanto

    2012-07-01

    Full Text Available Abstract: To save money in terms of investation is one of bank’s functions. Interest and production sharing are kinds of investation in banking system. Interest is a marketable entry in conventional banking, however production sharing is known in syari’ah banking system. Some people argue that interest cannot be seperated from the banking activity, in fact Islam recommends the followers to avoid it; hence it could be substituted with term of production sharing. It matches the priciple of musyarakah and mudharabah as being taught by Rasûlullâh SAW. Bank interest is considered ribâ (excessive interest and it is forbidden in Islam. Moreover, production sharing is more useful and beneficial for people. Unfortunately, the value of production sharing (syarî’ah banking product is lower than the value of banking interest (conventional banking product due to the fact that the ralationship established by syari’ah banking and its customer is based on the principle of gotong royong (mutual coorporation and production sharing partnership. Key Words: ribâ, musyarakah, mudharabah, dan bagi-hasil  

  18. ANALISIS MISKONSEPSI SISWA TERHADAP MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp DENGAN MENGGUNAKAN TWO-TIER DIAGNOSTIC INSTRUMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Viyandari

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi yang dialami siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp, mengetahui persentase terjadinya miskonsepsi siswa, dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, didapat persentase kesulitan siswa untuk masing-masing konsep pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan sebagai berikut: konsep kelarutan 21, 79%, konsep has ii kali kelarutan 17, 70%, konsep pengaruh ion senama terhadap kelarutan 39,81 %, konsep pengaruh pH terhadap kelarutan 23,85%, serta konsep reaksi pengendapan 14,48%.This study aims to investigate the students' misconceptions on the material solubility and solubility product (Ksp, determine the percentage of the student misconceptions, and determine the factors that cause it. This research was conducted with descriptive methods. Based on the analysis of the survey data, the percentage obtained difficulty for each student in the material concept of solubility and solubility product as follows: 21.79% solubility concept, the concept of solubility product of 17.70%, its namesake concept ion effect on solubility 39.81 %, the concept of the effect of pH on the solubility of 23.85%, and 14.48% precipitation reaction concept.

  19. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richie Erina

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1 keterampilan proses sains peserta didik, (2 hasil belajar kognif peserta didik, dan (3 proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (2 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (3 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36 dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05. Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1 the science process skills of the students, (2 the cognitive learning outcomes of the students, (3 the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the

  20. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ali Akbar

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penggunaan Sargassum aquifolium dengan konsentrasi dan lama waktu perendaman yang berbeda terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui pengaruh penggunaan S. aquifolium terhadap persentase kadar karaginan K. alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 berupa konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium dan faktor 2 berupa perlakuan lama perendaman. Faktor 1 terdiri atas 4 perlakuan konsentrasi perendaman yaitu kontrol (K0, konsentrasi 5% (K1, 10% (K2, 15% (K3. Faktor 2 terdiri atas 3 taraf yaitu lama perendaman 30 menit (T1, 60 menit (T2 dan 90 menit (T3.  Data variabel penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Perlakuan K1T3 (perendaman dengan konsentrasi 5% selama 90 menit menunjukkan hasil tertinggi dari perlakuan lainnya, nilai laju pertumbuhan spesifik 6.11%, pertumbuhan mutlak 663.89 gram, berat kering 197.80 gr dan nilai kadar karaginan yaitu 53.33%. Berat kering terendah diperoleh pada perlakuan K3T3 (perendaman dengan konsentrasi 15% selama 90 menit. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii dan kadar karaginan tertinggi adalah 53.33% terdapat pada perlakuan  konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium 5% dengan perendaman selama 90 menit.Kata Kunci: berat kering, ekstrak, karaginan, perendaman, pertumbuhan.GROWTH PERFORMANCE OF Kappaphycus alvarezii WITH ADDING Sargassum aquifolium EXTRACTABSTRACTThis research purpose is to study the effect of adding Sargassum aquifolium extract dan time of submersion for growth performance and carrageenan content of Kappaphycus alvarezii. This research

  1. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPA SMK DENGAN MODEL KONTEKSTUAL BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.N. Hayati

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian pengembangan pada pembelajaran IPA SMK dengan model kontekstual berbasis proyek untuk meningkatkan hasil belajar dan KPS siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid dengan rata-rata 3,68, dan efektif karena telah mampu memenuhi indikator yang diharapkan, yaitu: terdapat peningkatan KPS dengan skor rata-rata 72,85 dan ketuntasan klasikal 80,6% (29 dari 36 siswa telah tuntas; terdapat peningkatan hasil belajar kognitif siswa, yaitu rata-rata meningkat dari 58,33 menjadi 81,39 dan ketuntasan klasikal 92% (33 dari 36 siswa telah tuntas; rata-rata hasil belajar afektif dan psikomotorik siswa juga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ≥ 70; serta sebanyak 91,18% (31 dari 34 siswa memberikan respon baik terhadap pembelajaran kontekstual berbasis proyek. This research is though development of science learning at vocational school using contextual model based on project to improve the learning result and science process skill students. The teaching and learning advise used in teaching “ways in handling waste” topic using contextual model based on project valid with average 3,68, effective because is able to complete the indicator, there is an increase of Science Process Skill with an average score of 72,85 and 80,6% completeness classical or 29 among 36 students have completed. There is an increase students’ cognitive learning outcomes, the average increased from 58,33 to 81,39 and 92 % classical completeness, or 33 among 36 students have completed. The average of affective and psychomotor learning outcomes students’ achieve well defined indicators of success, were ≥ 70. A total of 91,18% or 31 among 34 students responded well to the project based learning.

  2. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karya Sinulingga

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar Fisika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar semester I Tahun Pembelajaran 2012/2013 berjumlah 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling, diambil 2 kelas yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer dan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data pretes diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 37,25 dan kelas kontrol 36,63. Hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan á = 0,05 diperoleh thitung = 0,369 dan ttabel = 1,991. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer berbasis mind map pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Setelah pembelajaran diberikan kemudian pada kedua kelas dilakukan postes. Untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 72,50 dan untuk kelas kontrol diperoleh 60,63. Hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh hitung t = 4,479 dan tabel t = 1,666. Karena hitung t > tabel t maka hipotesis (Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok besaran Fisika dan satuannya di kelas X semester I SMA Negeri 5 Pematangsiantar T.P 2012/2013.

  3. APLIKASI ABU SEKAM PADA KONDISI DIBAWAH KAPASITAS LAPANG PADA LIMA VARIETAS PADI GOGO: HASIL DAN KOMPONEN HASIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahadiyat Yugi Rahayu

    2010-09-01

    Full Text Available Objective of the study was to know application of burned-rice husk under lower soil field capacity on yield and yield components. The pot study was done at wire house Faculty of Agriculture Jenderal Soedirman University. Randomized complete block design was applied with the factors of variety (Situ patenggang, Limboto, Towuti, Batutegi dan Aek sibundong and burned-rice husk (0, 2, 4, 6 t/ha, and three times replication.  The result showed that application of burned-rie husk up to 6 t/ha could not improve yield and yield component at all varieties. Towuti and Aek sibundong varieties resulted the higher numbers of tiller and panicle, and weight of grain wth the values of 38,8 and 41,8; 26,31 and 27,71; 36,06 and 37,24 g, respectively. Aek sibundong had a highest value of 1000 seeds weight of 25,09 g. Batu tegi resulted the highest value on  panicle length and, number of grain per panicle and per pot of 23,62; 206,71 and  2540,58, respectively

  4. Morfologi dan Pertumbuhan Planlet Hasil Induksi Poliploidi melalui Perlakuan Kolkisin pada Kuncup Bunga Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis (L. Blume

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tubagus Kiki Kawakibi Azmi

    2016-06-01

    Full Text Available Induction of polyploid gametes is one of useful plant polyploidization methods. Some of its benefits are to obtain triploid and tetraploid progenies at the same time by cross and self pollination. Previous research showed that some morphological characters which could be the indications of polyploidy plantlets before the analysis of chromosome number. Colchicine treatment on flower bud of diploid Phalaenopsis amabilis was conducted to determine the effect of colchicine on flower bud development, plantlets morphology and growth, and potential of polyploidy induction based on plantlets morphology. Colchicine concentrations in the experiment were 0, 50, 500, 1,000, and 2,000 mg L-1, with three days duration of treatments with aluminium foil wraps on flower buds. The results showed that high colchicine concentrations (2,000 mg L-1 inhibited flowers blooming of treated flower buds. Based on morphological characters, plantlets were classified into normal and putative polyploid plantlets. Putative polyploid plantlets from colchicine with the concentration of 50, 500, and 1,000 mg L-1 were 71.2, 86.4, and 100.0% respectively.Keywords: colchicine concentration, morphological characters, normal plantlets, putative polyploidy, reproductive organ

  5. PENGARUH MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PEMANFAATAN BIOFLOK UNTUK PERTUMBUHAN IKAN BANDENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2011-12-01

    Full Text Available Upaya konversi limbah budidaya ikan menjadi bioflok mulai banyak dilakukan oleh pembudidaya untuk memperbaiki kualitas air dan menekan biaya pakan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan bioflok sebagai makanan ikan bandeng melalui pengaturan dosis pemberian pakan. Perlakuan yang dicobakan adalah ikan uji dipelihara dengan: (A bioflok tanpa diberi pemberian pakan buatan, (B bioflok + pakan buatan sebanyak 2,5% per hari, (C bioflok + pakan buatan sebanyak 5% perhari, (D pemberian pakan buatan sebanyak 5%/hari tanpa bioflok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan bandeng ukuran awal rata-rata 1,6 g yang hanya diberi bioflok dapat tumbuh dengan laju pertumbuhan 1,82%/hari, namun laju pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan yang diberi pakan buatan 5%/hari yaitu 2,01%/hari. Tanpa memperhitungkan jumlah pemberian molase, ikan yang diberi pakan buatan sebanyak 2,5%/hari dalam media bioflok, dapat meningkatkan efisiensi pakan sebanyak 58,5% dan efisiensi pemanfaatan protein sebanyak 59,2%. Kandungan TAN, nitrit dan oksigen terlarut dalam media budidaya cukup baik bagi pertumbuhan ikan bandeng.

  6. Laju Pertumbuhan SomatikKappaphycus alvarezii Di Perairan Desa Sathean Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nally Y.G.F. Erbabley

    2014-05-01

    Full Text Available Rumput laut Kappaphycus alvareziidijadikan unggulan bagi pengembangan dan peningkatan komoditi sumber daya laut di Maluku Tenggara dan merupakan komoditas unggulan yang ditetapkan oleh PEMDA Maluku Tenggara. Aspek penting dan karakteristik menguntungkan yang berkaitan dengan pengembangan budidaya rumput laut ini antara lain meliputi aspek ekonomi, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan harian (pertumbuhan somatik Kappaphycus alvarezii varieatas hijau dan coklatdi perairan desa Sathean Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara.Penelitian dilakukan di perairan desa Sathean pada bulan Januari-September 2013 dengan 2 (dua perlakuan bibit yang dipelihara selama 6 kali musim tanam.Pemeliharaan Kappaphycus alvarezii menggunakan metode longline. Hasil penelitian menunjukanparameter kualitas air diamati secara in-situ selama pemeliharaan berlangsung.Oksigen terlarut (DO pada stasiun I - III berkisar antara 3.4-4.58  ppm,  suhu  300C,  salinitas  antara  27-32  ppt,  pH  berkisara  antara  8.15-8.26. Sedangkan nilai nitrit (NO2 0.009 mg/L, nitrat (NO3 < 5 mg/L,  ammonia (NH3 berkisar antara 0.0010– 0.126mg/L dan phosphat (PO4 berkisar antara <0.25 mg/L.Laju pertumbuhan harian dan laju pertumbuhan rata-rata harian Kappaphycus alvarezii selama pemeliharaan (42 hari adalah nilai rata-rata pengukuran rumpur laut pada long line 1- long line 5, dengan periode penanaman I - IV di desa Sathean diperoleh untuk bibit varietas hijau (BHT berat rata-rata tertinggi ditemukan pada periode penanaman IV pada long line 4 dengan berat yaitu 407 gr sedangkan nilai rata-rata terendah ditemukan pada periode penanaman I pada long line 5 dengan berat 24 gr. Sebaliknya berat  rata-rata rumput laut dengan bibit varietas coklat (BCT ditemukan bahwa berat tertinggi masih pada periode ke IV long line ke 2, dengan berat 427 gr sedangkan berat terendah ditemukan pada periode penanaman I long line 5 dengan berat 52 gr. Waktu tanam pada bulan

  7. PERFORMANSI PERTUMBUHAN DAN REPRODUKSI UDANG WINDU ASAL TAMBAK YANG DIBERI KOMBINASI PAKAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asda Laining

    2014-03-01

    105.000-135.000 (120.000 untuk 40FF60DP. Kadar DHA, EPA, dan ARA dalam karkas induk yang diberi pakan 40FF60DP tertinggi dibandingkan dua pakan lainnya. Alkalinitas selama pemeliharaan berlangsung baik untuk uji pakan fase prematurasi maupun maturasi relatif rendah yaitu < 85 mg/L. Berdasarkan perkembangan gonad secara alami pada fase prematurasi, udang windu yang diberi pakan 40FF60DP memberikan performansi yang lebih baik dan pada fase maturasi pun kombinasi pakan 40FF60DP memberikan performansi reproduksi yang relatif sama dengan 100FF dan lebih baik dibandingkan dengan 40FF60SP.

  8. TEKNIK PENGATURAN AIR PADA INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI-BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO UNTUK MENINGKATKAN POPULASI RHIZOBACTERIA, EFISIENSI PENGGUNAAN AIR, PERAKARAN TANAMAN, DAN HASIL TANAMAN PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hingdri -

    2013-03-01

    Full Text Available Teknik pengaturan air pada budidaya tanaman padi melalui Intensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui aktivitas rhizobacteria, tingkat efisiensi penggunaan air, perkaran tanaman, dan hasil tanaman pada berbagai teknik pengaturan air.Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Tanjungsari pada inceptisol pada skala pot plastik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK faktor tunggal dengan 16 perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu terdiri dari kombinasi antara perlakuan air dan empat varietas. Perlakuan air: tinggi muka air + 5cm, 0 cm, – 5 cm dan  – 10 cm. Empat varietas: Ciherang, Sintanur, Inpari 13 dan Fatmawati..Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruhnyata terhadap populasi Rhizobacteria, perkembangan akar, dan hasil tanaman. Perlakuan tinggi muka air – 10 cm varietas Fatmawati memberikan hasil tertinggi pada volume akar 186,67 ml, populasi bakteri Azotobacter sp. (1,43 x 1010 CFU g-1, bakteri pelarut fosfat (6,07 x 108 CFU g-1, hasil tanaman tertinggi 95,9 g rumpun-1 setara dengan 9,14 ton ha-1 serta meningkatkan efisiensi penggunaan air 47,1 % dibandingkan dengan pengenangan 5 cm.Kata kunci:  Teknik pengaturan air, efisiensi penggunaan air, IPAT-BO, populasi rhizobakteria

  9. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS XII SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Yulianingsih

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS dengan pendekatan inkuiri. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMK NU Tenggarang Bondowoso tahun ajaran 2016/2017. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 69,69% dengan rincian pada aspek attention sebesar 73,16% pada siklus I menjadi 92,53% pada siklus II, pada aspek relevance sebesar 79,20% pada siklus I menjadi 95,07% pada siklus II, pada aspek confidence sebesar 73,70% pada siklus I menjadi 89,40% pada siklus II, dan pada aspek satisfaction sebesar 72,69% pada siklus I menjadi 91,43% pada siklus II. Begitupula hasil belajar afektif yang diperoleh selama proses pembelajaran berlangsung juga mengalami peningkatan persentase yaitu 76,22% pada siklus I dan 83,67% pada siklus II. Untuk keterlaksanaan proses pembelajaran juga menunjukkan peningkatan dari 92,22% pada siklus 1 dan 95,66% pada siklus II. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TPS dengan pendekatan inkuiri dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

  10. PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY DAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fiky Ernawati

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar pada mata pelajaran IPA setelah menggunakan pendekatan pembelajaran Guided Discovery dengan pendekatan pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning pada siswa  kelas  IV SD Negeri  3  Kramatwatu.  Metode  penelitian yang digunakan adalah metode kuasi ekpserimen, sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Ada dua kelas dalam penelitian ini, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu siswa  kelas  IV-A  terdiri  dari  35  siswa  yang  diberikan  perlakuan  dengan pendekatan pembelajaran Guided Discovery dan kelas kontrol yaitu siswa kelas IV-B terdiri dari 33 siswa yang diberikan perlakuan pendekatan pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning. Ada pun teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tes hasil belajar berupa posttest serta nontes berupa dokumentasi.   Berdasarkan   hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada hasil belajar IPA siswa kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen yaitu 76,07 dan kelas kontrol memperoleh rata-rata 69,34. Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Guided Discovery, Contextual Teaching and Learning   Abstract. This research attempts to know the comparison of the results learning on subject’s science  class  after  using  learning  guided  discovery  approach  with  contextual teaching  and  learning  approach  to  their  student’s  grade  4  of  public  school Kramatwatu  7.  Research methodology used  is the method quasi  experiments, while design research used is non equivalent control group design.There are two classes  in  this  research,  namely  experiment  group  and  control  groups.  The experiment group that is a

  11. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Think Pair Share Berbasis Kurikulum 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Alfian Irawan

    2015-11-01

    Full Text Available This research aims to determine the Increase Activity and Student’s Results in Analysis and Market Research subject for the tenth grade students of Marketing 1 at SMK Negeri 1 Pasuruan in 2014/2015 academic year. The type of this research is classroom action research (CAR. Subjects are the tenth grade students of Marketing 1 class X SMK 1 Pasuruan in 2014/2015 academic year. Data collection was done by using tests, observations, field notes, interviews, student questionnaire responses and documentation. The research is implemented within two cycles. Each cycle includes four phases of activities, which are: 1 planning the action, 2 implementing the action, 3 observation, and 4 reflection. The research findings showed that the implementation Think Pair Share that is: (a thinking, (b pairing (c sharing. Results of the research showed that (1 Implementation of the learning goes well, as evidenced by an increase in activity and student learning outcomes, (2 learning activities of students increased from 37.91% the percentage of the first cycle to 87.60% in the second cycle, (3 the results of student learning consists of cognitive, affective, and psychomotor percentage 44.19% increase from the first cycle to 85.56% in the second cycle (4 barriers that occur can be overcome with the reflection solutions in the form of advice from teachers subjects and observer (5 The response of students to the implementation of cooperative learning model of TPS to get a good appreciation and enthusiasm by the students with an average value of percentage of 87.76%. One of the constraints of the application of the learning model think pair share that need better time management so that teachers should be more careful in managing time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran analisis dan riset pasar kelas X Pemasaran 1 semester genap 2014/2015 di SMK PGRI 3 Malang. Jenis penelitian ini

  12. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI B PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK PGRI II SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Mediatati

    2012-06-01

    Full Text Available Hasil pengamatan peneliti terhadap pembelajaran PKn di kelas XI B SMK PGRI II Salatiga, nampak bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi. Pembelajaran lebih berpusat pada guru dan menekankan pada pembelajaran secara individual, sehingga tingkat keaktifan siswa rendah (34,25% dari seluruh siswa di kelas . Hal ini juga berdampak kepada rendahnya hasil belajar yang mencapai 62,17 persen siswa di bawah KKM ( 75 . Terkait masih rendahnya keaktifan siswa serta rendahnya hasil belajar siswa tersebut, maka dilakukan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together, sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang lebih tepat. Indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa meningkat lebih dari 80 persen dari jumlah siswa dan hasil belajar siswa mencapai KKM (≥ 75 meningkat 100 persen. Selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe learning together keaktifan belajar siswa dapat meningkat, karena siswa diberdayakan dan diberi kepercayaan untuk kritis dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Ketercapaian persentase rata-rata keaktifan belajar siswa mencapai 71,4 persen pada siklus I yang lebih baik dari rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus yang hanya mencapai 34,25 persen saja, pada siklus II meningkat menjadi 91,4 persen. Dampak positif dari meningkatnya keaktifan belajar siswa adalah pada hasil belajar siswa yang juga meningkat, semula nilai rata-rata 72,43 pada pra siklus menjadi 75,86 pada siklus I dan 80,92 pada siklus II. Ketercapaian KKM (75, semula 37,83 persen pada pra siklus meningkat menjadi 81,08 persen pada siklus I dan menjadi 100 persen pada siklus II.

  13. PENGARUH KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN TERHADAP HASIL BELAJAR TAFSIR MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuryamin Nuryamin

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to determine the effect of the ability to read and write al Quran on Tafseer learning achievement of the second semester students of the Department of Islamic Education and Teaching Faculty UIN Alauddin Makassar academic in year 2013/2014. The method used was quantitative. The variables in this research was the ability to read and write the Koran (X, and Tafseer learning achievement (Y. The population in this study is the second semester students of 2013/2014. The number of respondents were 40 students that was taken by using purposive sampling. The analysis technique used to answer the hypothesis in this study was a descriptive and simple regression analysis. The results showed that the ability to read and write the Koran (X did not significantly affect the Tafseer learning achievement with the R2 values of 0.081 and 0.075 was the level of significance. The implications of this research is that UIN Alauddin Makassar give much more attention to improve the students’ ability to read and write the Koran. Therefore, it can provide quality improvement of the students themselves. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan baca tulis al-Qur’an terhadap hasil belajar tafsir mahasiswa semester II angkatan 2013/2014 Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif. Varia-bel dalam penelitian ini adalah Kemampuan baca tulis al-Qur’an (X, dan hasil belajar tafsir (Y. Populasi dalam penelitian ini adalah maha­siswa semester II angaktan 2013/2014. Jumlah responden sebanyak 40 Mahasiswa dengan memakai purposive sampling. Adapun teknik analisis yang digunakan untuk men­jawab hipotesis dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan baca tulis al-Qur’an (X berpengaruh namun tidak signifikan terhadap nilai hasil belajar tafsir

  14. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBASIS EDUCATIVE GAMES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS IV KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Mita Sri Mahendra Yanti

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving berbasis Educative Games terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA kelas IV di Gugus IV Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 231 siswa, dan sampel berjumlah 77 siswa. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan yakni Manova berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1 terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2 terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan 3 terdapat perbedaan secara simultan antara kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.

  15. EFEK VITAMIN C DALAM MEDIUM DMEM TERHADAP PERTUMBUHAN SEL PARU-PARU FETUS HAMSTER SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ema Kurnia W,

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek vitamin C dalam medium DMEM terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah vitamin C dalam medium DMEM yang berpengaruh paling efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 6 perlakuan dan 2 ulangan. Masing-masing perlakuan tersebut adalah vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM. Vitamin C dengan berbagai konsentrasi tersebut ditambahkan ke dalam medium DMEM dan selanjutnya digunakan untuk menumbuhkan sel paru-paru fetus hamster. Sel paru-paru fetus hamster diisolasi dari fetus hamster berumur 2 hari, ditumbuhkan dalam medium DMEM yang sudah ditambah dengan vitamin C dengan berbagai konsentrasi dan diinkubasi dalam inkubator CO2 5% pada suhu 370C selama beberapa hari sampai biakan sel-sel tersebut konfluen. Setelah konfluenbiakan sel diamati persentase konfluen, viabilitas dan abnormalitas sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM dalam medium DMEM mampu menghasilkan persentase konfluen berturut-turut 50%, 65%, 72.5%, 82.5%, 87.5%, dan 92.5% dan persentase viabilitas sel sebesar 89%, 94.5%, 94%, 93%, 94%, dan 96.5%. Sedangkan konsentrasi vitamin C yang efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro adalah konsentrasi 25mM.

  16. STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH, INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA SEMARANG MELALUI MICE (MEETING, INCENTIVE, CONVENTION DAN EXHIBITION)

    OpenAIRE

    Tika Putri Pratiwi

    2015-01-01

    Abstrak ___________________________________________________________________ Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan sektor industri dan pariwisata. Langkah awal pemerintah yang serius dalam mengolah kedua industri ini yaitu dengan menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Penelitian ini bertujuan untuk memilih strategi apa yang dapat dilakukan dalam pembangunan Kota...

  17. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH BERBANTUAN SLIDE SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF IPS DAN KETERAMPILAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Udin Cahya Ari Prastya

    2016-08-01

    guru dengan siswa dan siswa dengan siswa, hal ini memicu siswa dalam pengembangan keterampilan sosial. Oleh karena itu diperlukan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran interaktif. Salah satu model pembelajaran interaktif adalah model pembelajaran kooperataif Make A Match. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif  dan jenis eksperimen semu, desain eksperimen semu yang digunakan adalah ”non equivalent control group design”, dengan menggunakan uji t-test independent yang dibantu dengan software SPSS 16 dalam menganalisis data. Dari hasil penelitian setelah kelas eksperimen di berikan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif make a match berbantuan slide share didapatkan data postes kelas kontrol rata-rata kelas 66,15 sedangkan kelas eksperimen 75,18, untuk keterampilan sosial skor rata rata kelas kontrol 45 dan kelas eksperimen 61. Data hasil uji t menyatakan hasil belajar kognitif yang di ukur dari gain skor pretes dan postes bahwa nilai signifikannya adalah 0.000 dan untuk keterampilan sosial nilai signifikannya 0.000. Sehingga dapat diketahu bahwa 0.000 < 0.05, dengan demikian dapat di ambil keputusan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif make a match berbantuan slide share terhadap hasil kognitif belajar dan keterampilan sosial siswa.

  18. PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI ANTARA MODEL THINK-PAIR-SHARE DAN MODEL CONCEPT MAPPING PADA SISWA SMA 1 NGUTER SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Mahardani

    2014-02-01

    Full Text Available Pemilihan model belajar yang tepat oleh guru dalam proses belajar mengajar mampu menciptakan suasana belajar yang efektif dan menyenangkan, serta dapat mempermudah siswa dalam menerima dan memahami materi yang dipelajari. Hal itu terlihat pada pencapaian hasil belajar yang berkualitas ditunjukkan dengan capaian nilai diatas standar ketuntasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran adalah dengan menerapkan model pembelajaran think pair share dan concept mapping. Sampel dalam penelitian ini yaitu 72 siswa kelas X SMA I Nguter Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuisioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan analisis frekuensi dan uji statistik t tes. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya perbedaan, hal ini ditunjukkan dengan uji t diperoleh t hitung = 2.31 > t tabel = 1.99 yang berada pada daerah penolakan Ho untuk α = 5% dengan dk = 36+36-2 = 70. Disimpulkan bahwa model pembelajaran concept mapping lebih baik dibanding model pembelajaran think pair share dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selection of an appropriate model of learning by the teacher in the learning process to create an effective learning environment and fun, and can facilitate students to receive and understand the material being studied. It was seen on achieving quality learning outcomes indicated by values ​​above performance standards mastery. One way that can be done by the teacher in learning is to apply a think pair share and concept mapping learning model. The sample for this study are 72 students grade ten in SMA 1 Nguter Sukoharjo . Data collection techniques were used questionnaires, observation, and documentation. Data analysis techniques in this research were used descriptive statistical analysis of the frequency and statistical test by t test. Based on these results reveal differences, as shown by the t

  19. Pengaruh Temperatur, Massa Zink, Substrat Dan Waktu Tahan Terhadap Struktur Dan Morfologi Zno Hasil Sintesis Dengan Metode Chemical Vapour Transport (CVT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arisela Distyawan

    2013-09-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 Material Zink Oksida (ZnO telah berhasil disintesis menggunakan metode Chemical Vapour Transport dengan bahan dasar prekursor berupa serbuk Zn yang dipanaskan hingga mencapai temperatur uap dalam furnace horisontal. Adapun variasi yang diberikan dalam penelitian adalah berupa temperatur pemanasan (850, 900, dan 950oC, massa prekursor Zn (0,15, 0,25, dan 0,35g, lama waktu sputtering substrat (90 dan 180 detik, dan waktu tahan khusus untuk mengetahui initial growth ZnO (10, 20, 30, 40, 50, dan 60 menit. Pembentukan Zink Oksida (ZnO dikonfirmasi melalui data X-RD, dimana telah terbentuk material ZnO dengan struktur hexagonal wurtzite. Berdarsarkan data XRD juga diketahui ukuran kristal pada sampel sputtering 90 detik mengalami penurunan bersamaan penambahan massa Zn. Dari hasil pengamatan SEM didapatkan bahwa morfologi permukaan lapisan tipis ZnO terdiri dari berbagai macam bentuk berupa nanoparticle, nanowires, nanorods, dan nanotetrapod. Lapisan Zno paling tebal sebesar ±350 nm pada sampel 950oC-0,15g sputter 90 detik. Semakin tinggi temperatur operasi berdampak peningkatan ukuran partikel. Pengujian FTIR turut menguatkan terbentuknya lapisan tipis di permukaan substrat Alumina. Hal ini didasarkan terjadinya penyerapan vibrasi yang membentuk lekukan pada kisaran area 509 cm-1 dari masing-masing sampel.

  20. Pengaruh Fungi Indigenous Toleran Zn terhadap Pertumbuhan Bibit Jagung di Media Tailing Steril

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Santi

    2015-07-01

    Full Text Available Keberadaan logam Zn dalam jumlah tertentu di tailing pasca tambang akan berdampak pada rendahnya populasi mikroba tanah dan menghambat pertumbuhan tanaman. Aplikasi pemanfaatan fungi indigenus dari lahan tercemar merupakan salah satu usaha dalam memperbaiki sifat tanah untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi fungi dan toksisitas Zn terhadap pertumbuhan jagung pada fase VE-V9 di media tailing steril.  Fungi diisolasi dari tailing lahan pasca penambangan timah di Sungailiat  Bangka. Tiga isolat dari 15 isolat dipilih untuk pengujian pengaruh inokulasi fungi terhadap pertumbuhan jagung. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK dua faktor dengan perlakuan jenis fungi dan konsentrasi Zn. Isolat yang digunakan toleran terhadap Zn pada konsentrasi 0-25 ppm dan mampu menghasilkan fitohormon. Hasil percobaan di rumah kaca menunjukkan bahwa inokulasi fungi nyata memperbaiki pertumbuhan jagung, dibandingkan tanpa inokulan. Serapan tertinggi ditunjukkan oleh isolat R 7J1, namun pertumbuhan jagung terbaik didapatkan dari inokulasi isolat B 2J1. The existence of Zn metal in a certain amount in the post tin mine tailings will result in low soil microbial populations and inhibit plant growth. Application of indigenous fungi utilization on contaminated land is one effort to improve soil properties for plant growth.This study aimed to determine the effect of inoculation of fungi and toxicity of zinc on the growth of corn in the phase of VE-V9 in sterile tailings medium. Fungi were isolated from post tin mining tailings tin lands in Bangka Sungailiat. Three isolates from 15 isolates were selected to test the effect of fungal inoculation on the growth of corn. Experiment used a Randomized Complete Block Design (RCBD two factors with fungi and Zn concentration treatments.Tolerant isolates used were at a concentration of 0-25 ppm Zn and capable to produce phytohormones. Result of experiment in greenhouse

  1. Pengaruh Jumlah Kelas dan Skema Klasifikasi terhadap Akurasi Informasi Penggunaan Lahan Hasil Klasifikasi Berbasis Objek dengan Teknik Support Vector Machine di Sebagian Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aria Jaka Dwiputra

    2016-10-01

    Full Text Available Produksi peta penggunaan lahan dari data geospasial satelit harus memperhatikan resolusi spasial yang digunakan, dengan menggunakan ilmu penginderaan jauh secara digital akurasi informasi geospasial tematik yang diperoleh dari data geospasial satelit dapat diukur secara kuantitatif. Jumlah kelas penggunaan lahan, skema klasifikasi, dan teknik ekstraksi informasi akan berpengaruh dalam overall accuracy.Penelitian ini menggunakan tiga variasi jumlah kelas dan skema klasifikasi yaitu 4, 7, dan 10 kelas penggunaan lahan. Tiga variasi tersebut diekstraksi dari citra ALOS AVNIR – 2 dengan resolusi 10 meter menggunakan metode klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine. Sesuatu yang lain dari klasifikasi berbasis objek adalah proses segmentasi yang mengelompokkan objek tutupan lahan dalam satu bagian, dan algoritma SVM mengklasifikasikan citra segmentasi dengan memanfaatkan empat tipe kernel yaitu linier, radial basis function, sigmoid, dan polynomial. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas empat menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 87.2666% serta nilai koefesien kappa 0.8048 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas tujuh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 79.8021% serta nilai koefesien kappa 0.7293 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas sepuluh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 73.3377% serta nilai koefesien kappa 0.6466 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas sepuluh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine dan ditambah dengan data bantu berupa

  2. UJI KUALITATIF DAN KUANTITATIF EKSTRAK Sargassum sp. DAN Gracilaria sp. SEBAGAI INHIBITOR BIO-KOROSI PADA BAJA KARBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isriyanti Affifah

    2016-07-01

    Full Text Available Korosi atau perkaratan logam merupakan proses oksidasi suatu logam dengan udara atau elektrolit. Udara atau elektrolit tersebut akan mengalami reduksi, sehingga proses korosi merupakan proses elektrokimia. Pada penelitian sebelumnya diketahui bahwa korosi yang disebabkan mikroorganisme pengoksidasi besi (Thiobacillus ferooxidans memiliki peranan yang cukup signifikan terhadap kerugian ekonomi bagi industri. Lapisan biofilm yang dihasilkan mikroorganisme pada permukaan logam dapat mengubah karakteristik elektrokimia permukaan logam tersebut dan dapat menginduksi terjadinya korosi. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian ini dilakukan ekstraksi Sargassum sp. dan Gracilaria sp. yang diduga efektif menginhibisi pertumbuhan mikroba pengoksidasi besi (Thibacillus ferooxidans yang biasanya terdapat di bangunan bawah laut. Hasil ekstraksi Sargassum sp. dan Gracilaria sp. menggunakan pelarut metanol-kloroform (1:1 memberikan yield terhadap berat basah sebesar 44,5% dan 36,5%. Ekstrak tersebut diuji bioaktivitasnya terhadap pertumbuhan T. ferooxidans secara kualitatif (kasat mata dan kuantitatif (metode weight-loss. Melalui kurva pertumbuhan diketahui bahwa T. ferooxidans mampu tumbuh sampai hari ke-7 dan mengalami fasa stasioner pada hari ke-8. Analisis metode weight-loss dilakukan menggunakan coupon dengan luas permukaan 3,6 cm2. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak Gracilaria sp mampu menginhibisi 29,3% lebih efektif daripada biocide komersial.

  3. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii YANG TERKONTAMINASI EPIFIT DI PERAIRAN SUMENEP

    OpenAIRE

    Arisandi, Apri; Farid, Akhmad; Rokhmaniati, Sri

    2013-01-01

    Peningkatan suhu musim kemarau yang relatif tinggi memicu peningkatan kontaminasi penyakit dan epifit di perairan Sumenep, sehingga mempengaruhi rata-rata pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kontaminasi epifit, terhadap pertumbuhan K. alvarezii di perairan Sumenep.  Penelitian dilakukan menggunakan metode budidaya dalam rakit apung, thallus K. alvarezii yang terkontaminasi epifit diamati serta dihitung rata-rata pertumbuhan hariannya.  H...

  4. Pengumuman Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap Bank Indonesia sebagai Upaya untuk Melakukan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (Suatu Tinjauan dari Sisi Audit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Barbara Gunawan

    2015-12-01

    Full Text Available Peralihan dari ordebaru ke orde reformasi berimplikasi pada tuntutan untuk melakukan perbaikan fundamental di segala bidang dan institusi pemerintahan, termasuk Bank Indonesia (BI. BI sebagai bank sentral yang selama orde baru memiliki kesan tertutup dan selalu dipandang berhasil dalam menjalankan fungsinya, kini mendapat tuntutan gencar untuk melakukan upaya keterbukaan dan dipertanyakan akuntabilitasnya. Salah satu perwujudan akuntabilitas BI adalah dilakukannya audit terhadap BI oleh auditor independen dan mengumumkan hasilnya pada masyarakat luas. Artikel ini bertujuan untuk memberikan tinjauan terhadap kinerja BI, khususnya pengumuman hasil audit BPK, dari sisi audit. 

  5. PENGARUH BERBAGAI RASIO ENERGI PROTEIN PADA PAKAN ISO PROTEIN 30% TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mas Bayu Syamsunarno

    2011-04-01

    Full Text Available Tujuan percobaan ini adalah untuk menentukan rasio energi protein optimum yang menghasilkan pertumbuhan maksimum benih ikan patin (Pangasius hypophthalmus. Percobaan menggunakan 5 (lima pakan iso protein dengan rasio energi protein berbeda, yaitu: 8,5; 9,0; 9,5; 10,0; dan 10,5 kkal DE/g protein. Benih patin berukuran 1,84±0,02 g ditebar secara acak ke dalam 15 akuarium (50 cm x 40 cm x 35 cm dengan kepadatan 20 ekor per akuarium. Benih ikan patin tersebut diberi pakan uji dua kali sehari sekenyangnya (satiation selama 40 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kandungan protein tubuh tertinggi dihasilkan oleh pakan dengan rasio energi protein 9,0 kkal DE/g protein, sedangkan lemak tubuh terendah dicapai oleh perlakuan 8,5 kkal DE/g protein. Namun, protein karkas adalah sama untuk perlakuan 8,5–9,5 kkal DE/g protein dan kandungan lemak karkas terendah dicapai oleh 8,5 kkal DE/g protein. Konsumsi pakan, retensi protein, dan pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh pakan dengan rasio energi protein 9,0 kkal DE/g protein (P0,05. Oleh karena itu, kandungan optimum rasio energi protein 9,0 kkal DE/g protein memberikan pertumbuhan tertinggi pada benih ikan patin

  6. PENGARUH MINAT DAN CARA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X IPS MAN 1 KOTA MAGELANG TAHUN AJARAN 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayidah Meyanasari

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh secara simultan maupun parsial antara minat belajar dan cara belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang tahun ajaran 2015/2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang tahun ajaran 2015/2016 sejumlah 151 siswa dan sampel dalam penelitian adalah seluruh populasi yang berjumlah 151 siswa. Variabel dependen dalam penelitian ini ialah hasil belajar (Y sedangkan variabel independennya meliputi hasil minat belajar (X1 dan cara belajar (X2. Metode pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh secara simultan antara minat belajar dan cara belajar terhadap hasil belajar sebesar 33,8%. Secara parsial minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 3,42%. Cara belajar berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 13,54%. Simpulan dari penelitian ini ialah minat belajar dan cara belajar berpengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang. The purpose of this research is to find out whether there was a simultaneously or partially influence between the interest and learning method toward the learning outcomes of Economics of the tenth grade social students of MAN 1 Magelang in the academic year of 2015/2016. The population of this research was all of the tenth grade social students of MAN 1 Magelang in the academic year of 2015/2016 (151 students and so was the sample. The dependent variable of this research was the learning outcomes (Y while the independent variable were learning interest (X1 and learning method (X2. Questionnaire and documentation were used as the method of collecting the data. The analytical method used in this research were descriptive statistic and doubled linier regression. The result of the research showed

  7. RELOKASI SUMBER GEMPA DI DAERAH SUMATERA BAGIAN UTARA MENGGUNAKAN HASIL INVERSI SIMULTAN RELOKASI DAN KECEPATAN GELOMBANG P TIGA DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jajat Jatnika

    2016-03-01

    Full Text Available Penujaman miring antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia memberikan pengaruh yang besar terhadap kondisi tektonik dan vulkanik di Sumatera bagian utara. Subduksi tersebut mengakibatkan terbentuknya deretan gunung api dan zona sesar yang terbentang di pulau Sumatera. Seismisitas yang tinggi di wilayah Sumatera bagian utara tidak hanya diakibatkan oleh pengaruh dari subduksi saja, namun dapat juga diakibatkan karena keberadaan sesar aktif dan aktivitas gunung api yang berada di darat pulau Sumatera. Oleh karena itu perlu dilakukan penentuan sumber gempa yang akurat dan presisi. Salah satu faktor yang mempengaruhi penentuan sumber gempa adalah model kecepatan yang digunakan. Dengan menggunakan program Simulps12 yang secara simultan menghitung kecepatan 3-D gelombang P dengan hasil relokasi gempanya, diharapkan dapat menentukan sumber gempa sesuai dengan kondisi tektonik sebenarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah waktu tiba gelombang P dan parameter gempa dari katalog BMKG 2009-2012 dan katalog PASSCAL Februari-Mei 1995. Penjejakan sinar gelombang menggunakan metode pseudo-bending sedangkan metode LSQR teredam digunakan dalam teknik inversinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa gempa hasil relokasi mengalami perubahan posisi baik secara horisontal maupun secara vertikal. Beberapa gempa menunjukan perubahan jarak horisontal yang besar yaitu sekitar 40-70 km. Sedangkan secara vertikal hampir setengah data mengalami perubahan kedalaman hingga 60 km. Setelah relokasi terlihat distribusi gempa dangkal di darat lebih berimpit dengan zona sesar Sumatera. Hal ini juga mengindikasikan bahwa zona sesar Sumatera sangat aktif dimana kedalaman gempa yang terjadi tidak lebih dari 50 km.   The oblique subduction between the Indo-Australian plate and Eurasian plate in northern Sumatra gives a great influence on volcanic and tectonic conditions. The subduction resulted in the formation of a row of volcanoes and fault zones that lie on the island

  8. HUBUNGAN ANTARA PERTUMBUHAN DENGAN KEBERADAAN GEN TAHAN PENYAKIT MAJOR HISTOCOMPATIBILITY COMPLEX (MHC PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Primanita Hayuningtyas

    2016-04-01

    Full Text Available Wabah penyakit koi herpes virus (KHV di Indonesia yang terjadi sejak tahun 2002 merupakan salah satu faktor yang memicu kemerosotan produksi ikan mas budidaya. Pembentukan strain unggul ikan mas tahan KHV dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut. Pemilihan genotip ikan mas tahan KHV dengan marka molekuler gen major histocompatibility complex class II (MHC-II, khususnya pada alel Cyca DAB 1*05 akan membantu dalam kegiatan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen MHC-II pada populasi dasar G0 ikan mas strain Rajadanu dan hubungannya dengan pertumbuhan (bobot. Metode deteksi keberadaan gen MHC-II pada dua kelompok ikan dengan ukuran berbeda dilakukan dengan teknik PCR. Hubungan antara pertumbuhan ikan mas dengan persentase kemunculan gen MHC-II dianalisis dengan menggunakan program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences, sehingga diperoleh korelasi di antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan dengan persentase keberadaan gen MHC-II berkorelasi negatif dengan nilai R = -0,742. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin cepat pertumbuhan populasi ikan mas maka semakin sedikit persentase individu yang mempunyai gen MHC-II pada setiap populasi ikan mas. Sehingga populasi ikan mas yang pertumbuhannya lambat memiliki tingkat persentase positif MHC-II lebih tinggi (85,71%-100% dibandingkan populasi ikan mas yang pertumbuhannya cepat (42,86%-85,71%.

  9. PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W.F Edi Hanzen

    2016-11-01

    Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998. Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.

  10. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP DI KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erman Sutarno

    2015-02-01

    and the students can easily check their own progress, (5 every segment of this model was completed with reinforcement to improve the learning quality. Keywords: Learning Model, Interactive Multimedia, Experiential Learning Cycle. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Pengukuran berbasis multimedia interaktif  yang dapat meningkatkan hasil dan kemandirian belajar siswa di SMP kelas VII. Penelitian dilaksanakan di SMP di Kota Bandung menggunakan pendekatan research and development. Proses dilaksanakan melalui tahapan: studi pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. Instrumen yang digunakan pada tahap studi pendahuluan adalah studi pustaka dan survei lapangan; tahap pengembangan model dilakukan berupa penyusunan draf awal model, uji-coba terbatas, dan uji-coba diperluas; tahap validasi model berupa eksperimen pre-test treatment post-test dengan menggunakan matching pretest-posttest control group design. Penelitian ini menggunakan profil model pembelajaran experiential learning cycle dari teori belajar Kolb (1994 dengan karakteristik: (1 mengintegrasikan pengalaman awal siswa dengan pengalaman scientific (ilmiah, (2 belajar sambil bekerja (work-base laboratory, (3 pendidikan yang bersifat kooperatif (bekerja sama dalam konteks sosial, dan (4 menjamin penguasaan kompetensi dasar pengukuran arus, meter, kilogram yang memadai. Hasil uji efektivitas melalui model pembelajaran berbasis multimedia interaktif  dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Beberapa temuan terpenting adalah: (1 model ini dapat meningkatkan kompetensi belajar siswa pada ranah kognitif, (2 melalui perangkat lunak keterampilan siswa dapat meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok belajar, melatih berfikir kreatif, dan berkomunikasi, (3 mampu menerapkan berbagai kemampuan dengan terampil ketika mengerjakan LKS. Beberapa rekomendasi penelitian untuk guru, sekolah, pemerintah adalah: (1 Multimedia interaktif melalui animasi yang didisain

  11. Pengaruh Pemberian Pyraclostrobin Terhadap Efisiensi Pupuk Nitrogen Dan Kualitas Hasil Tanaman Jagung (Zea Mays L.)

    OpenAIRE

    Kaido, Boris; Kuswanto, Kuswanto; Wicaksono, Karuniawan Puji

    2013-01-01

    Jagung adalah tanaman komoditas utama di Indonesia sebagai bahan baku makanan dan pakan. Pyraclostrobin adalah salah satu fungisida yang diasumsikan memberi efek untuk meningkatkan efisiensi nitrogen dalam tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektifitas Pyraclostrobin dalam meningkatakan amilosa pada biji jagung. Perlakuan kombinasi nitrogen dan pyraclostrobin menunjukkan perbedaan yang signifikan untuk semua parameter. Tetapi perlakuan ini tidak signifikan pada parameter umur be...

  12. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASKES DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK (PENJASKES, MATEMATIKA, DAN BAHASA INDONESIA) DI KELAS I SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

    OpenAIRE

    Sri Suparyati

    2011-01-01

    Suparyati, Sri. 2011. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Penjaskes dengan Menggunakan Model Pembelajaran Tematik (Penjaskes, Matematika, dan Bahasa Indonesia) di Kelas I SD Negeri Utama 2 Tarakan. Dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan dua siklus, siklus I dan siklus II dilaksanakan dalam satu kali tatap muka. Subyek penelitian adalah siswa kelas I-2 SD Negeri Utama 2 Tarakan semester I tahun pembelaj...

  13. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PASAR DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 24 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diinul Qoyyimah

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi SMP Negeri 24 Semarang pada pokok bahasan pasar masih rendah sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih dibawah KKM. Salah satu penyebabnya karena guru masih menerapkan metode belajar yang sama dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan rendahnya perolehan hasil belajar. Melalui penerapan metode ceramah bervariasi dan resitasi diharapkan siswa dapat belajar dengan santai dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode resitasi, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dilakukan dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa materi pasar pada kelas VIII SMP Negeri 24 Semarang tahun 2013/2014. The students’ activity in VIII class of economic subject in SMP Negeri 24 Semarang in the subject matter of market topic is still low so it has the impact on the students’ learning outcome which is still under KKM requirements. One of the causes is because the teachers are still apply the same learning method in a long time so it resulted in low learning outcomes acquisition.through the application of various conventional methods and recitation are expected that students can learn easily and pleasure in participating of learning process. This study aims to determine the application of recitation method which can improve the activity and students’ learning outcomes. The research method using classroom action research. The research procedure begins with planning, implementation, observation and reflection. Methods of data collection carried out by documentation and test. The result of research states that there is an increasing activity and students’ learning outcomes in the

  14. Penambahan xylitol dalam glukosa, sukrosa terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans (in vitro (The Additional xylitol in glucose and sucrose on growth of Mutans Streptococci (in vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilowati Susilowati

    2014-12-01

    xylitol dan sukrosa, dan kelompok kombinasi xylitol dan glukosa. Pada ketiga kelompok tersebut dilakukan pengujian terhadap pertumbuhan S.mutans dalam berbagai konsentrasi. Hasil: Konsentrasi hambat minimum xylitol terhadap S. mutans adalah sebesar 0,625%. Pada penambahan xylitol dalam sukrosa terjadi penghambatan S. mutans pada konsentrasi 0,625% dan 2,5%. Pada penambahan xylitol dalam glukosa terjadi penghambatan S. mutans pada semua konsentrasi. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi xylitol dengan glukosa dan dengan sukrosa dapat menghambat pertumbuhan S.mutans.

  15. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MELALUI METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 5 METRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wari Prastiti

    2016-03-01

    Hasil penelitian adalah: (1 Terjadi peningkatan rata-rata aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus III dengan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 70,3 % tergolong cukup aktif, nilai rata-rata aktivitas pada siklus II adalah 74,4 % tergolong cukup aktif, dan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus III adalah 84,0 % tergolong aktif, (2  Terjadi penurunan rata – rata hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan nilai rata – rata hasil belajar siswa sebesar 78 pada siklus II menjadi 52 pada siklus III, (3 Terjadi peningkatan rata – rata  hasil belajar siswa dari nilai 52 siklus II menjadi 88 siklus III. Dengan demikian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division (STAD Melalui Metode Eksperimen berhasil untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.

  16. Pengaruh Sistem Tanam Benih Langsung (TABELA, SRI (System of Rice Intensification dan Konvensional terhadap Gulma dan Hasil Padi (Oryza sativa L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    dessy sarfika

    2018-01-01

    Full Text Available Produksi padi pada tahun  2014 menurun dari tahun sebelumnya, tahun 2013 produksi padi mencapai 71.279.709 ton, sedangkan pada tahun 2014 produksi padi hanya mencapai 70.846.465 ton. Penurunan produksi padi dapat disebabkan oleh sistem tanam tanaman padi yang digunakan petani. Di Indonesia telah dikenal beberapa sistem tanam padi yaitu padi dengan sistem tanam benih langsung (tabela, SRI (System of Rice Intentification dan sistem konvensional. SRI termasuk dalam sistem tanam pindah (tapin bibit yang menggunakan sistem pengairan berselang namun berbeda dengan sistem tapin konvensional yang menggunakan sistem pengairan penggenangan pada lahan atau media tanam. Sistem tanam benih langsung dilakukan dengan cara menyemai benih ke lahan dengan kondisi air pada lahan macak-macak. Kondisi pengairan pada masing-masing sistem tanam yang berbeda menyebabkan adanya OPT. Salah satu OPT yang keberadaannya dipengaruhi  oleh sistem tanam yaitu gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada media pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Dari hasil penelitian semua perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini, perlakuan sistem tanam konvensional dengan umur bibit 16 hari merupakan perlakuan yang terbaik dikarenakan populasi gulma yang rendah serta jumlah anakan, jumlah, malai, panjang malai, jumlah bulir per malai dan berat gabah tanaman padi memiliki rerata yang tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Kata Kunci : Sistem tanam, gulma, hasil padi

  17. PENGARUH KETEPATAN TERAPI DAN KEPATUHAN TERHADAP HASIL TERAPI HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adam M. Ramadhan

    2014-12-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian. Komplikasi pembuluh darah yang disebabkan hipertensi dapat menyebabkan kematian jantung koroner, infark jantung, stroke, dan gagal ginjal. Pemberian obat antihipertensi tunggal maupun kombinasi sangatlah penting bagi pasien tergantung pada tekanan darah dan ada tidaknya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penggunaan obat antihipertensi di poliklinik penyakit dalam instalasi rawat jalan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, ketepatan terapi dan hasil terapi serta pengaruh kepatuhan dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian dilakukan dengan rancangan studi observasional dengan pengambilan data secara prospektif, kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh untuk melihat ketepatan terapi dan kepatuhan pasien hipertensi. Penilaian keberhasilan terapi  The Seventh Report of Joint National Committee (JNC VII on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure tahun 2003, sedangkan penilaian kepatuhan menggunakan kuisoner new 8-item self report Morisky Medication Adherence Scale (MMAS. Berdasarkan penelitian, obat antihipertensi yang digunakan adalah terapi tunggal dan kombinasi. Penggunaan terapi tunggal sebesar (20% yang terbanyak adalah golongan CCB (8% sedangkan penggunaan terapi kombinasi sebesar (80% yang paling banyak adalah golongan ARB dengan CCB sebesar (55%. Dari 100 pasien rawat jalan yang termasuk kriteria inklusi ada (93% mendapatkan tepat terapi antihipertensi, dan (7% mendapatkan tidak tepat terapi antihipertensi, sedangkan (91% mendapatkan tepat dosis antihipertensi, dan 9% mendapatkan tidak tepat dosis antihipertensi. Penilaian tekanan darah pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis dan tekanan darahnya mencapai target terapi masing-masing sebesar (68% dan (68%. Pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis tetapi tekanan darah tidak tercapai masing-masing sebesar (25% dan (23%. Sedangkan pasien yang mendapatkan (tidak tepat obat dan dosis

  18. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 9B SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SMP NEGERI 2 TUNTANG - SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Muah

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada materi peluang dengan penerapan model pembelajaran PBI bagi kelas 9B Semester Gasal SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten Semarang. Hasil penelitian kondisi awal menggunakan wawancara, observasi dan analisis butir soal, siswa kelas 9B ini memiliki keaktifan belajar yang kurang, kemudian berdampak pada hasil belajar siswa rendah juga. Berdasarkan kondisi awal tersebut, perlu dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK dengan mengetahui model prosedur penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart berupa model penelitian yang spiral yang pada umumnya direncanakan terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1 tahap pelaksanaan tindakan (planning, 2 tahap pelaksanaan tindakan (acting, 3 tahap pengamatan (observing, dan 4 tahap refleksi (reflecting. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 9B SMP Negeri 2 Tuntang yang terdiri dari 32 orang siswa. Data diperoleh melalui tes kognitif dan lembar observasi siswa. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBI dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukan dengan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan sebelum penelitian ini dilakukan dimana keaktifan belajar siswa secara individu 14% dan keaktifan belajar siswa secara kelompok 50% dan hasil belajar matematika siswa pada materi sebelumnya juga menunjukkan hasil belajar yang rendah dimana dari 32 siswa 6.25% siswa mendapatkan nilai tuntas dengan rata-rata 34,3. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar matematika. Lembar observasi pada siklus I menunjukkan keaktifan siswa secara individu meningkat menjadi 27.4% dan keaktifan belajar siswa secara kelompok 65% dan

  19. PERFORMA BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PERSILANGAN INDUK ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2015-09-01

    Full Text Available Tiram mutiara merupakan salah satu komoditas andalan dalam budidaya laut. Masalah utama yang dihadapi adalah pasok benih baik kuantitas maupun kualitas. Upaya perbaikan dilakukan dengan perkawinan silang antar varietas tiram dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas benih Tiram Mutiara (Pinctada maxima baik secara fenotip maupun genotip. Induk yang disilangkan secara resiprokal mempunyai karakter nacre putih (P dan kuning (K baik populasi Bali maupun Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persilangan dua populasi tersebut menghasilkan tiga varietas yaitu: varietas I (K x P, varietas II (K x K dan varietas III (P x K. Nilai SR pada fase pediveliger dari ketiga varietas menghasilkan sintasan berturut-turut 65%, 59%, dan 45%. Pertumbuhan varietas III menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan kisaran panjang cangkang 3,0-4,5 cm pada umur dua bulan pemeliharaan. Analisis genetik dengan RAPD-DNA menunjukkan bahwa induk-induk yang berhasil memijah mempunyai variasi genetik 0,3755; 0,3938; dan 0,1600. Sedangkan turunan F1 mempunyai variasi genetik lebih rendah yaitu: 0,2738; 0,2667; dan 0,0924.

  20. PENGARUH SELF REGULATED LEARNING LINGKUNGAN KELUARGA, DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI KELAS X AKUNTANSI SMK PL TARCISIUS SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Anto Permana

    2015-11-01

    Full Text Available Hasil belajar pengantar akuntansi dipengaruhi oleh berbagai faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengaruh self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi kelas X Akuntansi SMK PL Tarcisius Semarang secara simultan maupun parsial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi kelas X akuntansi SMK PL tarcisius semarang secara simultan maupun parsial. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK PL Tarcisius Semarang sebanyak 148 siswa, dan sampel sebanyak 108 siswa yang dilihat dari rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel terikat yaitu hasil belajar pengantar akuntansi (Y, variabel bebas yaitu lingkungan sekolah (X1, lingkungan keluarga (X2 dan disipin belajar (X3. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan angket. Pengolahan data dengan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Secara simultan ada pengaruh positif dan signifikan self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi. Secara partial ada pengaruh positif dan signifikan self regulated learning terhadap hasil belajar pengantar akuntansi, ada pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar pengantar akuntansi, ada pengaruh positif dan signifikan disiplin belajar terhadap hasil belajar pengantar akuntansi. Introduction of learning outcomes accounting is influenced by various factors both internal factors and external factors. Issues examined in this study was the influence of self-regulated learning, family environment, and the discipline of learning to

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS KEWIRAUSAHAAN DI KOTA SURABAYA DAN KOTA DENPASAR HASIL GEM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yogo Aryo Jatmiko

    2018-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas kewirausahaan di kota Surabaya dan kota Denpasar berdasarkan faktor-faktor: knowledge of other entrepeneurs, perception of opportunities, perception of self-capabilities dan fear failure dengan variabel jenis kelamin (gender sebagai variabel kontrol. Data yang digunakan adalah data dari global entrepeneurship monitor (GEM. Dalam studi ini, data yang digunakan adalah data cross-sectional untuk survei tahun 2013, baik untuk kota Surabaya maupun kota Denpasar. Model yang digunakan adalah analisis regresi logistik sequential untuk memprediksi keterlibatan faktor dengan aktivitas kewirausahaan. Kota Surabaya tidak signifikan dipengaruhi oleh knowledge of other entrepeneurs. Untuk kota Denpasar, variabel perception of self-capabilities dan fear to fail tidak signifikan mempengaruhi aktivitas kewirausahaan di kota Denpasar. Variabel gender berpengaruh secara signifikan di kota Surabaya, tetapi tidak di kota Denpasar.

  2. Pengaruh komposisi komposit al2o3/ysz dan variasi feed rate terhadap ketahanan termal dan kekuatan lekat pada Ysz-al2o3/ysz double layer tbc

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parindra Kusriantoko

    2014-03-01

    Full Text Available TBC (Thermal Barrier Coating dengan YSZ-Al2O3/YSZ top coat (TCdan MCrAlY sebagai bond coat (BC yang selanjutnya disebut sebagai YSZ-Al2O3/YSZ double layer TBC dibuat dengan menggunakan metode flame spray.Hasil pelapisan sebelum dan sesudah diuji termal dikarakterisasi menggunakan SEM, EDX dan XRD.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semakin tinggi powder feed rate akan berpengaruh pada morfologi permukaan lapisan. Feed rate makin rendah menyebabkan struktur yang cenderung kasar dan tidak padat dan cenderung berporos. Lapisan komposit Al2O3/YSZ juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan TGO (Thermally Grown Oxide setelah dilakukan uji termal, dimana komposisi paling bagus dengan pertumbuhan TGO paling rendah adalah 15%Al2O3/8YSZ. Hasil pengujian TGA menunjukkan semua sampel mulai teroksidasi pada temperatur 1000-1030oC dan didapatkan sampel paling stabil adalah 15% Al2O3/8YSZ 14 dan 20 gr/min. Dari pengujian XRD sampel yang memiliki fasa yang paling stabil adalah 15%Al2O3/8YSZ dengan fasa t-ZrO2 dan m-ZrO2. Dari pengujian Thermal Torch dan Pull Off komposisi 15%Al2O3/8YSZjuga memiliki ketahanan terhadap pengerusakan yang paling baik dan kelekatan yang baik sebesar 10 MPa.

  3. PENGEMBANGAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Rosana

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan soft skills bukanlah hal baru dalam bidang pendidikan, karena landasan untuk pengembangannya sudah sangat jelas, UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1 Ayat 1. Perlunya pengembangan soft skills di program kelas internasional terkait dengan permasalahan yang muncul di rintisan program kelas internasional yang sudah diselenggarakan di Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY.  Dari kelas rintisan  tersebut dapat teramati pada proses perkuliahan sering terlihat keraguan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam perkuliahan. Selain karena kendala yang muncul akibat keterbatasan mahasiswa dalam menguasai percakapan bahasa Inggris, sehingga mereka memerlukan waktu lebih lama untuk menyimak isi perkuliahan,  tapi juga yang tampak menonjol adalah pengaruh dari kurang berkembangnya soft skills mahasiswa.Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Random Pre-tes Post-test Control Group. Dalam rancangan ini, pengambilan subyektidak dilakukan secara rambang. Rancangan ini dipilih karena selama eksperimentidak memungkinkan untuk mengubah kelas yang telah ada. Pra tes digunakan untukmenyetarakan pengetahuan awal kedua kelompok sedangkan post tes digunakan untukmengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk mengetahui perkembangan soft skillsselama dan setelah proses belajar. Kegiatan belajar yang dilakukan dengan berbasis konteks, menyebabkan peserta didik aktif merumuskan pertanyaan, mencari sumber informasi dan mengumpulkan informasi dari sumber, mengolah informasi yang sudah dimiliki, merekonstruksi data/fakta/nilai, menyajikan hasil rekonstruksi/proses pengembangan nilai. Hal ini menumbuhkan soft skills pada diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar yang terjadi di kelas pembelajaran, lingkungan kampus, dan tugas-tugas di luar kampus. Pengembangan soft skills ini berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa baik secara proses maupun produk yang di

  4. PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI PADA KONDISI CEKAMAN AIR DAN PEMBERIAN MIKOKOMPOS (Growth and Yield of Soybean (Glycine max (L) Merril) Under Water Stress Conditions and Mycocompost Application)

    OpenAIRE

    Buhaira, .; Soverda, Nerty; Lestari, Ardiyaningsih Puji; Achnopa, Yudi

    2013-01-01

    Thi research was conducted to increase soybean tolerance to drought and soil fertility by applying compost and   arbuscular mycorhiza fungi. This system will create environmental friendly agriculture or agricultural system focusing on utilizing biological manure which can improve land productivity. Experiment was arranged in completely randomized design with two treatment factors and three replicated . First factor is type of compost, municipal waste compost , cow manure compost, chicken manu...

  5. Pengaruh Jenis Dan Waktu Pemberian Bokashi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays L. Saccharata Sturt) Varietas Super Sweet

    OpenAIRE

    Setiani, Wike

    2014-01-01

    Effect of Type and Bokashi Application Time on the Growth and Yield of Sweet Corn (Zea mays L. saccharata Sturt), Super Sweet variety. Objectives of the research were to know the effect of Bokashi types and application time as well as their interactions on the growth and yield of sweet maize. The research lasted for about four months, started from February 2013 to May 2013, carried out in Dempar Village, Nyuatan Sub-District of West Kutai District, East Kalimantan Province. The research em...

  6. Pengaruh Penggunaan Mulsa Alang-Alang, Kenikir dan Kirinyu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Di Tanah Mediteran pada Musim Penghujan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyono Mulyono

    2015-08-01

    Full Text Available The study was held inSimo village, Boyolali, Central Java.The study used field experiments with a single factor that arranged in randomized completely block design.The treatments were control (P0, Alang-alang as mulch (P1, Kirinyu as mulch (P2, and Kenikir as mulch (P3, each treatment was repeated three times.The parameters were plant height, number of leaf, fresh weight of plant, dry weight of plant, number of tuberper hill, weight of tuber per hill, yield, fresh weight and dry weight of weeds. The results showed that mulch grass, kirinyu and kenikir was not significantly affect plant height, leaf number, number of tubers per hill and yield per hectare.Mulching grass, and kenikir kirinyu affected on plant fresh weight, dry weight and plant weight of tubers per hill.Mulching kenikir improved the plant fresh weight, dry weight of plants and weight of tubers per hill.Morover, Alang-alang, Kirinyu, and Kenikir as organic mulch significanly decreased the growth and abundant of weed and improved the growth of shallot plant. Alang-alang was the most highest decreasing the growth of weed.

  7. Kajian Jumlah Biji per Lubang Tanam dan Paket Pupuk terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L. Varietas Vima-1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I PUTU PANCA DIANTARA PUTRA

    2016-05-01

    Full Text Available Study of the Number of the Amount of Beed a Hole Planting and Packages Fertilizer onGrowth and Yield of Mung Bean (Vigna radiata L. Varieties Vima-1. Mung bean (Vignaradiata L. is one of bean plant – nuts for many consumption in Indonesia. The low productwas’nt cultivation techniques that supposed to, including the amount of seed each holeplanting and fertilizer giving them. The study aims to determine the amount seed hole theplanting and fertilizer best to the growth and yield of mung bean varieties vima-1. Researchcarried out in Subak Basangbe, Perean Kangin village, Baturiti – Tabanan, in October –December, 2014. The study was designed using a factorial randomized block design. The firstfactor the amount of seed a hole planting (1, 2, 3 seed, factor two of fertilizer (organicfertilizer compost, fertilizer chemical urea + TSP + KCl, organic fertilizer liquid biourin,organic fertilizer compost and fertilizer chemical urea + TSP + KCl, organic fertilizercompost and organic fertilizer liquid biourin, fertilizer chemical urea + TSP + KCl andorganic fertilizer liquid biourin. The growth of mung bean varieties Vima-1 is mainly ofplant height and number of leaves affected very real by the number of seeds planting hole andfertilizer package. Treatment of the amount of seed planting hole and fertilizer packages tovery significant effect on yield components, especially the number of pods and number ofseeds of plants on mung bean varieties Vima-1. Treatment of the amount of seed planting holeaffects most of the components of plant growth and yield components of mung bean. Thehighest yield on three planting seeds per hole that is 3,67 t / ha dry weight oven.

  8. ANALISIS KADAR HARA PUPUK ORGANIK KASCING DARI LIMBAH KANGKUNG DAN BAYAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfayetti Elfayetti

    2017-04-01

    Full Text Available Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang holistik yang mendukung dan mempercepat biodeversiti, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah(International Federation of Organic Agriculture Movements,2014. Geografi Pertanian merupakan mata kuliah di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed. Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi yang diterapkan di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed merupakan matakuliah wajib pada semester genap, tepatnya pada semester IV (empat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pertumbuhan berat cacing tanah pada pupuk kascing dari limbah kangkung dan bayam dan untuk mengetahui kandungan hara N, P, K dan pH kascing dari limbah kangkung dan bayam pada tanah ultisol. Untuk mengatasi permasalahan pada pupuk organik, maka harus diupayakan bagaimana memperoleh pupuk yang memiliki unsur hara yang padat dan pengadaannya relatif murah dan mudah. Pemanfaatan limbah organik untuk budidaya cacing tanah merupakan salah satu tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Rendahnya bahan organik, N, P, K menunjukkan bahwa tanah pada percobaan ini membutuhkan bahan organik. Pemberian bahan organik seperti cacing diharapkan dapat meningkatkan Produktivitas Ultisol dimana Kascing mempunyai sifat-sifat kimia, fisika, dan biologi tanah yang baik, sehingga dapat meningkatkan serapan hara dan pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa : 1. Jenis makanan berpengaruh terhadap pertumbuhan cacing tanah dan kualitas kascing yang dihasilkan. 2.Terdapat perbedaaan pada bobot cacing tanah yang dihasilkan dengan adanya perbedaan jenis makanan. Jenis makanan bayam memberikan tingkat pertumbuhan cacing tanah terbaik dengan terjadinya pertambahan bobot sebesar 650 gram yang awalnya hanya 250 gram. 3. Dari beberapa parameter sifat kimia dan biologi kascing, maka jenis makanan bayam memberikan nilai N tertinggi yaitu 0,52 dan pada pakan kangkung terdapatnilai p tertinggi yaitu 0,35. Kata Kunci

  9. Analisis Efisiensi Pemanfaatan Makanan Oleh Larva Spodoptera Litura F dan Crocidolamia Pavonama (Lepidoptera : Noctuidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Sayuthi

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT. Nutrisi diperlukan oleh serangga untuk pertumbuhan dan perkembangannya, sebagai sumber energi, perbaikan jaringan dan reproduksi. Kebutuhan nutrisi serangga pada umumnya berupa :asam amino, protein, air dan  : mineral, vitamin-vitamin, asam nukleat dan nukleotida, sterol, asam lemak dan factor lipogenik. Tujuan praktikum ini adalah untuk mengetahui efisiensi pemanfaatan pakan daun brokoli, daunt alas, daun bawang, daun kangkung dan daun kacang panjang oleh larva S. litura dan C. pavonama. Bahan-bahannya adalah daun brokoli, daun bawang, daun kangkung, daun kacang panjang, dan daun bawang, Larva Spodoptera litura dan Larva C. pavonama. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL terdiri dari 6 perlakuan (jenis pakan dan 10 ulangan. Hasil percobaan di Analisis Ragam, dan dilanjutkan dengan Uji BNT 5%. Hasil penelitian, nilai LK, dan LKR dan DC tertinggi terdapat pada daun singkong, dan terendah pada daun brokoli. Nilai LP, LPR, ECI dan ECD tertinggi pada daun brokoli, sedangkan nilai LP dan LPR terendah pada daun bawang, dan nilai ECI dan ECD terendah pada daun singkong.

  10. Cemaran Kapang pada Pakan Sapi dan Uji In Vitro Sirih terhadap Pertumbuhan Kapang Aspergillus flavus (MOLD CONTAMINATION IN CATTLE FEED AND IN VITRO ASSAY OF PIPER BETEL AGAINTS GROWTH OF MOLD CONTAMINANT ASPERGILLUS FLAVUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Zainuddin Ahmad

    2017-09-01

    . Penicillium sp and 17 species of mold were the most frequently found compared to other fungi. Powders the best form of the piper betel as antimold. ABSTRAK Cemaran kapang pada pakan dan bahan penyusunnya adalah penting sebab kapang yang tergolong patogenik dan toksigenik dapat mencemari dan menyebabkan mikosis dan mikotoksikosis pada ternak sapi. Informasi mengenai kapang pencemar diperlukan dalam usaha pengendaliannya. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui daun sirih (Piper betle mempunyai aktivitas antikapang yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data cemaran kapang pada pakan ternak sapi dan bahan penyusunnya dari propinsi Banten, Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, serta menguji sirih sebagai obat herbal antikapang yang telah terpilih dari tanaman obat tradisional asli Indonesia. Isolasi dan  identifikasi kapang telah dilakukan pada tepung, gliserida, onggok, jagung, kacang, kelapa, kopi, konsentrat, lamtoro, nenas, beras, rumput, sawit, singkong, ampas tahu, tepung ikan, tepung tulang dari provinsi Banten, Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Isolasi dilakukan dengan membiakkan sampel pada media agar, Kapang yang sudah tumbuh pada media diidentifikasi. Pakan yang telah dicampur dengan ektrak dan serbuk ditambahkan inokulum kapang, kemudian diinkubasi. Setelah 3-7 hari diinkubasi, dihitung colony forming unit (CFU yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pakan tercemar kapang, tetapi levelnya masih berada di bawah batas ambang. Cemaran kapang pada tepung, jagung, konsentrat, dan ampas tahu melebihi batas ambang. Kapang-kapang tersebut adalah Aspergillus sp, A. amstelodami, A. clavatus, A. candidus, A. flavus, A. fumigatus, A. glaucus, A. niger, Cladosporium sp., Curvularia sp., Fusarium sp., Hyphomycetes sp., Miselia sterilata, Mucor sp., Paecilomyces sp., Penicillium sp., dan Rhizopus sp. Kapang Penicillium sp adalah yang paling banyak ditemukan pada pakan yakni sebanyak 2,56.107 CFU. Uji in vitro menunjukkan bahwa

  11. STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI DAN METODE PEMBELAJARAN CERAMAH BERVARIASI BERBANTUAN KARTU SOAL KOMPETENSI DASAR JURNAL KHUSUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devina Asri Laras

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan metode Team Assisted Individualization berbantuan kartu soal pada kompetensi dasar jurnal khusus. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS SMA N 2 Purbalingga. Sampel penelitian adalah XII IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode tes dan metode observasi. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode TAI sebesar 22,23. Rata-rata hasil belajar siswa dengan metode TAI sebesar 84,11 lebih tinggi dibandingkan dengan metode ceramah bervariasi sebesar 79,88. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode TAI lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan metode ceramah bervariasi berbantuan kartu soal. The purpose of this study is to determine: the improvement of student learning achievement with Team Assisted Individualization using card question about the basic competence special journal. This study is a quasi-experimental nonequivalent control group. The study population was all students in class XII IPS SMA N 2 Purbalingga. The samples were XII IPS 1 as the experimental class and class XII IPS 2 as a control. The method of collecting data in this study is the test and observation method. Hypothesis testing using independent sample t-test and paired sample t-test. The results showed an increase in student learning achievement after treatment TAI method of 22.23. Average student learning outcomes with TAI method of 84.11 is higher than the lecture method varies by 79.88. The conclusion of this research is the application of the method is more effective TAI improve student learning outcomes than the lecture variation method using question

  12. KETENTUAN NASAB ANAK SAH, TIDAK SAH, DAN ANAK HASIL TEKNOLOGI REPRODUKSI BUATAN MANUSIA: antara UU Perkawinan dan Fikih Konvensional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afif Muamar

    2016-05-01

    suatu kelanjutan logis atau salah satu produk jadi dari apa yang sering disebut sebagai hukum Islam. Karena itu, peraturan hukum di Indonesia–seperti Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI—juga harus menjadi rujukan utama dalam menjawab permasalahan yang bisa saja suatu saat menimbulkan keresahan di masyarakat mengenai kepastian hukumnya.

  13. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BENTUK PASAR DENGAN METODE COURSE REVIEW HORAY (CRH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR KELAS VIII SMP N 1 BULU KABUPATEN SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyaningsih Setyaningsih

    2013-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi bentuk pasar dengan metode Course Review Horay (CRH berbantuan media gambar kelas VIII SMP N 1 Bulu Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP N 1 Bulu. Data aktivitas siswa dan guru diperoleh dari lembar observasi. Data hasil belajar diperoleh dari soal evaluasi siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh aktivitas siswa siklus I sebesar 70,83% meningkat menjadi 87,50% pada siklus II. Sedangkan aktivitas guru dalam siklus I sebesar 71,86% meningkat menjadi 90,6% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar kognitif menunjukkan pada siklus I sebesar 72,67 meningkat menjadi 83,20 pada siklus II. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 70% meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi bentuk pasar dengan metode Course Review Horay (CRH berbantuan media gambar siswa kelas VIIIA SMP N 1 Bulu Kabupaten Sukoharjo. This research is aimed to increasing activity and student learning results in the subject matter of market forms material by using Course Review Horay (CRH method and image as media in VIIIA class of SMP N 1 Bulu. The design is Classroom Action Research (CAR consisting of two cycles, each cycle including planning, action, observation and reflection. The subjects of research were 30 students of the VIIIA class of SMP N 1 Bulu. Student and teacher activity data were obtained from observation sheet. Results learning data were obtained from test evaluation of the first cycle and second cycle. Based on the results research was obtained in the first cycle of student activities at 70,83% increased to 87,50 in the

  14. Penerapan Model Pembelajaran Treffinger dengan Bantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Terpadu pada Siswa Kelas VII SMP Frater Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Indah Sari

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah  jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Terpadu melalui penerapan model pembelajaran Treffinger dengan bantuan media audio visual pada materi ekosistem siswa kelas VII SMP FRATER Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas belajar siswa dan evaluasi pada setiap akhir siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan dilengkapi dengan tabel frekuensi dan presentase. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan terjadi peningkatan hasil belajar siswa, siklus I sebanyak 14 orang dengan presentase 37,83%, sedangkan pada siklus II sebanyak 32 orang dengan persentase 86,48%. dan terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa, Semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA Terpadu pada siklus I 50,15% dan  meningkat pada siklus II menjadi 80,05%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Treffinger dengan bantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA Terpadu pada materi ekosistem pada siswa kelas VII A SMP FRATER Makassar.Kata kunci: model pembelajaran treffinger, hasil belajar, ipa terpadu.ABSTRACTThis study is classroom action research study that aims to increase activity and study results of Integrated Science of  student by using Treffinger model with audio visual media on ecosystem material of Class VII Student at SMP Frater Makassar. Data collection used in this study was observation and achievement test in the end of every cycle. Analytical data by using descriptive statistical analysis include the frequency tables and percentages. The results of this study indicate that: Treffinger  model with audio visual media showed a positive tendency from 14 students with 37,83% in cycle I and improve to 32 students with 86,48% in cycle II and showed a positive tendency on student’s activity in study. Student

  15. Akselerasi Pertumbuhan Cendana (Santalum album dengan Aplikasi Unsur Hara Makro Ensensial pada Tiga Jenis Tanah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Faridah

    2014-01-01

    Full Text Available Cendana (Santalum album Linn. merupakan satu dari pilihan penting untuk digunakan dalam program rehabilitasi lahan-lahan kritis di Indonesia. Upaya untuk mempercepat tingkat pertumbuhannya menjadi sangat penting karena pertumbuhannya yang lambat mengganggu tingkat keberhasilan program rehabilitasi hutan. Mempertimbangkan permasalahan tersebut, studi ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan formulasi pendekatan untuk mempercepat pertumbuhan cendana melalui aplikasi unsur hara makro esensial yang dibutuhkan cendana pada tiga tipe tanah, dalam bentuk pupuk biologi seperti biofosfo dan biosulfo. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk: 1 Pengaruh jenis media tanah (Grumusol (Vertisol, Mediteran (Alfisol dan Regosol (Entisol terhadap pertumbuhan semai cendana, 2 Pengaruh jenis dan dosis pupuk (biosulfo, biofosfo, dan NPK terhadap pertumbuhan semai cendana, dan 3 Pengaruh jenis media tanah, jenis serta dosis pupuk terhadap ketersediaan hara pada tanah dan jaringan daun tanaman. Penelitian dilakukan di Lab. Silvikultur Intensif, Klebengan, Fakultas Kehutanan UGM dengan menggunakan anakan cendana umur enam bulan. Desain Rancangan Acak Lengkap (RAL digunakan dengan perlakuan berupa 3 tipe tanah (Grumusol (Vertisol, Mediterran (Alfisol dan Regosol (Entisol, 3 tipe pupuk (biosulfo, biofosfo, dan NPK, serta 5 dosis pupuk (0; 2,5; 5; 7,5 dan 10 g dengan 5 ulangan untuk setiap unit eksperimen. Parameter yang diukur meliputi tingkat pertumbuhan tanaman (pertumbuhan tinggi & diameter, panjang akar dan tingkat kandungan hara pada tanah dan jaringan daun tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah Mediteran secara positif mempengaruhi semua parameter pertumbuhan diikuti oleh Regosol dan Grumusol, sementara aplikasi jenis dan dosis pupuk yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pertumbuhan. Tanah Mediteran memiliki kandungan N dan K paling tinggi dibandingkan dengan jenis tanah Regosol dan Grumusol, sementara tanah

  16. KADAR GLUKOSA DARI HIDROLISIS SELULOSA PADA ECENG GONDOK MENGGUNAKAN Trichoderma viride DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purbowatiningrum R Sarjono

    2012-11-01

    Full Text Available Telah kita ketahui bahwa eceng gondok merupakan salah satu sumber selulosa yang melimpah di alam dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbon bagi jamur Trichoderma viride. Eceng gondok memiliki bobot kering selulosa 21,5%, hemiselulosa 33,9% dan lignin 7,01%. Trichoderma viride adalah jamur saprofit yang berpotensi memproduksi selulase yang mampu mendegradasi ikatan β-1,4-glikosida pada rantai selulosa untuk menghasilkan glukosa. Glukosa dapat dimanfaatkan dalam produksi sirup gula, asam organik dan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Trichoderma viride yang mampu tumbuh pada media pertumbuhan hasil modifikasi eceng gondok serta memperoleh temperatur optimum aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis eceng gondok dan waktu fermentasi terbaik dalam menghasilkan glukosa. Proses pertama adalah persiapan sampel enceng gondok meliputi delignifikasi, kurva pertumbuhan Trichoderma viride dibuat dalam media modifikasi eceng gondok untuk mengetahui waktu optimum pertumbuhan Trichoderma viride. Penentuan temperatur optimum dan waktu fermentasi terbaik dari aktivitas Trichoderma viride didasarkan pada glukosa yang dihasilkan dari hidrolisis selulosa pada eceng gondok menggunakan metode Nelson Somogyi. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Trichoderma viride mampu tumbuh pada media modifikasi eceng gondok. Temperatur optimum aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis selulosa pada eceng gondok adalah 35oC dan waktu fermentasi terbaik dihasilkannya glukosa pada jam ke-96 yaitu sebesar 1,3864 mg/L.

  17. Penentuan Letak dan Kapasitas Optimal Bank Kapasitor pada Jaring Transmisi 150 kV Sumatera Utara Menggunakan Artificial Bee Colony Algorithm

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andita Noor Shafira

    2017-01-01

    Full Text Available Listrik merupakan suatu kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi untuk menjamin keberlangsungan hidup masyarakat masa kini. Kebutuhan ini terus meningkat seiring dengan pertumbuhan beban yang semakin bertambah dari tahun ke tahun. Pertumbuhan beban yang diikuti dengan peningkatan permintaan suplai daya reaktif akibat beban bersifat induktif meningkat menyebabkan perencanaan dan operasi dari sistem interkoneksi menjadi lebih kompleks sehingga kualitas sistem menjadi kurang dapat diandalkan. Aliran daya reaktif dapat menyebabkan drop tegangan dan kerugian daya dalam sistem transmisi. Untuk itu dilakukan penentuan letak dan kapasitas kapasitor shunt untuk mengurangi kerugian daya dengan menggunakan Newton-Raphson dan metode optimisasi Artificial Bee Colony Algorithm. Pada percobaan ini dilakukan pemasangan lima kapasitor dengan jumlah koloni sebesar 50 dan Max Cycle Number sebesar 150. Hasil simulasi menggunakan metode Artificial Bee Colony Algorithm menunjukkan bahwa pemasangan kapasitor pada Jaring Transmisi 150 kV Sumatera Utara dapat menurunkan kerugian daya aktif sebesar 8,37%.

  18. PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS DILENGKAPI MEDIA REALIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Setiyarini

    2013-11-01

    Full Text Available Based on result of observed in VII grades of SMP Negeri 2 Tegineneng, in learning process students participant is low so learning process is not active. That’s conditions make the result of biological studies was low. The purpose of this research is to improve activity studies and the result of biological studies using the Cooperative learning of think pair share method with a realia media in VII grades of SMP Negeri 2 Tegineneng, amounting to 30 students. This study is a Classroom Action Research (PTK with two cycle each consisting of three sessions. Activity of studies has incrased from cycle I to cycle II. 16.67% for attendtioning of teacher, 14,99% for thingking the work papper, 18,32% for pairing on discuss, and 19,99% for sharing the result of discuss on class. Data on students’ cycle I into cycle II incrased of 13,34% was passing the exam. From the result of these studies suggest that the teacher to apply these method in teaching science, especially biology. Kata kunci: Think pair share, media realia, aktivitas dan hasil belajar biologi

  19. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN MANFAAT PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DRILL AND PRACTICE KELAS X SMA N 1 BAWANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristia Arif

    2015-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran drill (latihan and practice pada standar kompetensi menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan nasional pada siswa kelas X SMA 1 Bawang dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa ? Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.F SMA 1 Bawang yang berjumlah 27 orang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari 1 perencanaan untuk membuat instrumen penelitian lainnya, 2 Pelaksanaan, melaksanakan pembelajaran kearsipan pokok sistem kartu kendali, 3 Observasi / pengamatan, 4 refleksi, menganalisis data hasil pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model drill (latihan and practice hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada masing-masing siklus, hal ini terlihat dari adanya peningkatan pada masing-masing siklus yaitu hasil tes siklus I nilai rata-rata 72 dan siklus II rata-rata 78.Dari lembar observasi siswa dari siklus I aktivitas siswa sebanyak 64,28% dan pada siklus II meningkat menjadi 92,85%.Hasil pengamatan pada guru siklus I sebesar 72,5% dan pada siklus II sebesar 92,5%. The problems examined in this study is whether the application of learning models drill and practice the standard of competence to explain the benefits of the national income accounts in class X SMA 1 Bawang can enhance learning activities and student learning outcomes? The subjects of this study were high school students XF SMA 1 Bawang, amounting to 27 people. This study uses a Class Action Research consisting of two cycles. Each cycle is a series of activities consisting of 1 planning to make other research instruments, 2 Implementation, implementing learning basic filing system controller card, 3 Observation / observation, 4 reflection, analyzing the observed data. The results show that by applying the model drill and practice learning

  20. CANDRA NAYA ANTARA KEJAYAAN MASA LALU DAN KENYATAAN SEKARANG (Hasil Penelitian tahun 1994- 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Widayati

    2003-01-01

    Full Text Available The peacefulness of Candra Naya ancient building has lately begun to be disturbed again because of many kinds of polemics on printed and electronic media as well as on millis. This happens because there is a present decision made by the owner, namely PT Bumi Perkasa Permai to Indonesian Chinese Fund. It happens that at present this Fund wants to build Indonesian Chinese Museum at TMII (Mini Beautiful Indonesian Park and that Fund makes a request that it is allowed to move the Candra Naya building to TMII so that it can be a part of the Museum building. This writing is meant to give information on the process side of field observation having been done for years. The nature of this writing is neutral that there is no siding with anyone. And thank you to PT Bumi Perkasa Permai to give me opportunity to research the conservation building. The review includes historical and temporary demolition data. It also does the data of conservation accomplishments which have been done till the crisis era in 1998. After all, however, the activities stop Abstract in Bahasa Indonesia : Kedamaian bangunan kuno Candra Naya akhir-akhir ini terusik oleh adanya polemik, baik dari media cetak maupun elektronik. Hal ini terjadi karena adanya sebuah pernyataan yang dibuat oleh pemiliknya, yaitu PT Bumi Perkasa Permai kepada sebuah paguyuban Indonesia-Cina. Masalahnya adalah bahwa paguyuban tersebut berniat mendirikan sebuah museum Indonesia-Cina di TMII (Taman Mini Indonesia Indah dan ingin mengajukan permohonan untuk memindahkan bangunan Candra Naya tersebut ke TMII, yang nantinya direncanakan untuk menjadi bagian dari bangunan museum tersebut. Tulisan ini berisi informasi, melalui proses pengamatan lapangan yang dibuat pada tahun-tahun yang lalu. Sifat dari tulisan ini adalah netral dan tidak memihak pada siapapun. Terima kasih pada PT Bumi Perkasa Permai yang telah memberikan kepada saya kesempatan untuk meneliti bangunan konservasi tersebut. Isi dari tulisan ini

  1. Persaingan Tanaman Jagung (Zea Mays) dan Rumput Teki (Cyperus Rotundus) pada Pengaruh Cekaman Garam (NaCl)

    OpenAIRE

    Pranasari, Rizka Amalia; Nurhidayati, Tutik; Purwani, Kristanti Indah

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan Zea mays yang bersaing dengan Cyperus rotundus pada pengaruh cekaman garam (NaCl).Metode yang digunakan replacement series menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 ulangan. Dengan perlakuan cekaman garam (NaCl) 0ppm, 500ppm, 1000ppm, dan 1500ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kultur tunggal terjadi persaingan intraspesies antara Zea mays maupun Cyperus rotundus sedangkan pada kultur campuran terjadi persaingan interspesies ant...

  2. Perbandingan Hasil Pemodelan Aliran Satu Dimensi Unsteady Flow dan Steady Flow pada Banjir Kota

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Tigor Oktaga

    2016-06-01

    Full Text Available One dimensional flow is often used as a flood simulation for the planning capacity of the river. Flood is a type of unsteady non-uniform flow, that can be simulated using HEC-RAS. HEC-RAS software is often used for flood modeling with a one-dimensional flow method. Unsteady flow modeling results in HEC-RAS sometimes refer to error and warning due to unstable analysis program. The stability program among others influenced bend in the river flow, the steep slope of the river bottom, and changes in cross-section shape. Because the flood handling required maximum discharge and maximum flood water level, then a steady flow is often used as an alternative to simulate the flood flow. This study aimed to determine the advantages and disadvantages of modeling unsteady non-uniform and steady non-uniform flow. The research location in the Kanal Banjir Barat, in the Semarang City. Hydraulics modeling uses HEC-RAS 4.1 and for discharge the plan is obtained from the HEC-HMS 3.5. Results of the comparison modeling hydraulics the modeling of steady non-uniform flow has a tendency water level is higher and modeling of unsteady non-uniform flow takes longer to analyze. Results of the comparison the average flood water level maximun is less than 15%  (± 0,3 meters, that is 0.27 meters (13.16% for Q50, 0.25 meters (11.56% for Q100, dan 0.16 meters (4.73% for Q200. So the modeling steady non-uniform flow can still be used as a companion version the modeling unsteady non-uniform flow.

  3. Karakterisasi Arang dan Gas-gas Hasil Pirolisis Limbah Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Raju

    2016-10-01

    Full Text Available Empty fruit bunch (EFB and shell of oil palm are potential sources of bioenergy because they contain lignocellulose (cellulose, hemycellulose and lignin which can be converted to bio-oil (liquid, char, or combustible gases by pyrolysis process. Operating temperature of the pyrolysis process will influence the composition of the liquid, char and gases, as well as its characteristics. The objective of this study is to characterize the pyrolysis product of both empty fruit bunch and shell as affected by the pyrolysis temperature. The experiment was conducted by using a lab scale pyrolysis reactor, specially designed with controlable temperature. The temperature of the pyrolysis process was controled at 300°C, 400°C, 500°C, and 600°C level, and the product was measured and analysed. The result showed that pyrolysis of shell produced char, liquid and gases at the range of 34.99 - 63.78%, 22.76 - 43.28% and 13.47 - 21.73%, in mass fraction respectively. While pyrolysis of empty fruit bunch produced char, liquid and gases at the range of 30.66 - 64.7%, 16.25 - 29.16% and 18.98 - 44.49%, in mass fraction respectively. Increasing temperature resulted in increasing calorific value of the pyrolysis char from shell and empty fruit bunch in range of 25.64 – 29.60 kJ/g and 24.50 – 27.86 kJ/g, respectively. However, the calorific value of pyrolysis gases was decreasing with the increasing temperature in range of 12.18 kJ/g – 20.05 kJ/g and 11.98 kJ/g – 15.94 kJ/g, respectively. The gas calorific value did not account H2 gas, which might be the cause of the phenomenon. Shell pyrolysis temperature increasing caused the increasing of CO concentration in range 2.86% - 18.42% while the CH4 concentration increased at 400°C level afterwards decreased at higher temperature level in range of 0.89% - 2.84%. The increasing of EFB pyrolysis temperature increased CO dan CH4 concentration in range 3.8% - 15.74% and 0.29% - 0.76%, respectively.

  4. EFEKTIVITAS METODE PEMBERIAN TUGAS (RESITASI BERBANTUAN MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR UANG DAN PERBANKAN SMA N 1 KOTA MUNGKID KABUPATEN MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Widhiantari

    2012-06-01

    Full Text Available Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh. Penggunaan metode pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar yang akan dicapai. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif oleh guru Metode Pembelajaran Resitasi Berbantuan Modul Pembelajaran. Metode ini dapat melatih siswa untuk berfikir aktif. Permasalahan dalam penelitian ini apakah pembelajaran dengan menggunakan metode Resitasi berbantuan modul pembelajaran lebih dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan apakah lebih efektif penggunaan metode pembelajaran Resitasi berbantuan modul pembelajaran dibandingkan metode konvensional berbantuan modul pembelajaran. Penelitian ini adalah peneltian quasi eksperimen yang dilaksanakan di SMA N 1 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang. Sample diambil diambil dari dua kelas yang paling homogen yaitu kelas X F sebagai kelas eksperimen dan kelas X G� sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu penggunaan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran di kelas eksperimen lebih efektif. Ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. � The success of the learning process in schools can be seen from the results obtained studying. Use of the method of learning affects the learning outcomes to be achieved. One method of learning that can be used as an alternative by teacher recitation Assisted Learning Method Learning Module. This method can train students to think actively. Problems in this study whether learning by using the method of recitation more can improve student learning outcomes and whether more effective use of the method of recitation-assisted learning module-assisted learning compared to conventional methods of learning modules. The study was a quasi experiment conducted other research in SMA N 1 Kota Mungkid, Magelang regency

  5. KERAGAMAN PERTUMBUHAN BIBIT GEMPOL(Nauclea orientalis L. DARI BEBERAPA POHON INDUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawati Purwaka Putri

    2017-02-01

    persemaian dari 64 pohon induk yang berasal dari Majalengka (Jawa Barat dan Banten.Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 64 pohon induk/famili gempol, dengan tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari enam bibit. Variabel yang diamati adalah diameter dan tinggi bibit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pohon induk berpengaruh nyata terhadap diameter dan tinggi bibit gempol. Pertumbuhan diameter yang terbaik ditunjukkan oleh pohon induk 16 yaitu sebesar 5,4 cm. Pertumbuhan tinggi terbesar (32,88 cm dihasilkan oleh bibit yang berasal dari pohon induk 10.

  6. Pengaruh Motivasi Belajar dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mata Diklat Membuat Dokumen SMK PGRI 1 Mejobo Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ichsan Arbai,

    2012-10-01

    Full Text Available Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari faktor internal maupun faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara �motivasi belajar dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI mata diklat membuat dokumen di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus tahun ajaran 2011/2012 serta seberapa besar pengaruhnya terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian populasi, dimana semua siswa kelas XI jurusan administrasi perkantoran menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil uji validitas angket, didapatkan bahwa 40 soal yang diuji cobakan kepada 30 responden terdapat 32 soal yang valid, karena memiliki rhitung> rtabel = 0,361, sisanya terdapat 3 soal yang tidak valid, karena memiliki rhitung 0,60. Student learning outcomes are influenced by various factors, both internal and external factors. This study aims to determine whether there is influence between motivation and learning facilities for class XI students' eyes on vocational education and training to make the documents of the Holy Mejobo PGRI 1 academic year 2011/2012 as well as how big the impact on learning outcomes. This study is a population study, in which all students majoring in office administration class XI becomes the object of research. Based on the results of testing the validity of the questionnaire, found that 40 questions that tested the 30 respondents there were 32 questions are valid, because it has rhitung> rtabel = 0.361, the rest are three questions that are not valid, because it has rhitung 0.60.

  7. Keragaman Genetik Gen Hormon Pertumbuhan (GH|MboII pada Itik Sikumbang Janti Menggunakan Penciri PCR-RFLP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T.D. Nova

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman gen hormon pertumbuhan (GH dengan enzim MboII pada itik Sikumbang Janti dengan menggunakan penciri PCR-RFLP (polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism. Penelitian ini menggunakan sebanyak 50 sampel darah itik Sikumbang Janti. Sampel darah itik Sikumbang Janti diambil melalui vena achilaris sebanyak ± 1 ml. DNA sampel darah diisolasi menggunakan protocol Genomik DNA Purification Kit (Promega. DNA total diamplifikasi menggunakan sepasang primer F : 5’-CTG GAG CAG GCA GGA AAA TT-3’ dan R: 5’-TCC AGG GAC AGT GAC TCA AC-3’ yang menghasilkan fragmen exon 1 gen GH dengan panjang 801 bp. Produk amplifikasi direstriksi dengan menggunakan MboII yang mengenali situs pemotongan GAAGA (N/8↓ . Dari 46 sampel hasil restriksi diperoleh dua posisi. Pada posisi 618 bp dengan genotip yaitu genotip heterozigot (+/- yang terdiri dari 3 pita (266 bp, 535 bp dan 801 bp, genotip homozigot (+/+ yang terdiri dari 3 pita (109 bp, 266 bp, 426 bp dan genotip homozigot (-/- yang terdiri dari 1 pita ( 801 dan terdapat dua tipe alel, yaitu alel (+ dan all (-, all (+ sebesar 0,79 dan alel (- sebesar 0,21. Sedangkan pada posisi 727 bp memiliki genotip yaitu genotip heterozigot (+/- yang terdiri dari 3 pita (109 bp, 266 bp, 426 bp, dan genotip homozigot (-/- yang terdiri dari 3 pita dan terdapat dua tipe alel, yaitu frekuensi alel (+ sebesar 0,61 dan frekuensi alel (- sebesar 0,39. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gen GH-MboII memiliki keragamanan yang tinggi serta menunjukkan adanya keseimbangan atau tidak menyimpang dari keseimbangan Hardy Weinberg pada posisi keragaman 618 bp dan pada posisi 727 dalam ketidakseimbangan Hardy Weinberg.

  8. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN SISWA KELAS XI AP SMK YPE NUSANTARA SLAWI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Mersita

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran langsung mampu meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran kearsipan siswa kelas XI AP SMK YPE Nusantara Slawi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP 2 yang berjumlah 40 siswa. Prosedur penelitian tindakan ini terdiri dari tiga siklus. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes evaluasi dan lembar pengamatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 62,5%, dengan nilai rata-rata sebesar 73. Nilai tertinggi siklus I adalah 85 dan nilai terenah 60. Pada siklus II ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebesar 75%, dengan rata-rata 79,13. Nilai tertinggi siklus II adalah 90 dan nilai terendah 70. Pada siklus III ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 87,5%, dengan rata-rata 85. Nilai tertinggi siklus II adalah 100 dan nilai terendah 70. Rata-rata aktivitas belajar siklus I sebesar 67,36%, meningkat pada siklus II menjadi 76,36%, dan meningkat lagi pada siklus III sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajraan langsung (Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Saran dalam penelitian ini adalah guru perlu memberikan motivasi kepada siswa karena dapat meningkatkan antusiasme siswa dalam kegiatan belajarnya.. this purpose of this research is to find out application model of direct instruction can increase activity and student’s learning outcomes in archieve lesson that student of class XI AP 2 SMK YPE Nusantara Slawi. Subject of this research was the 40 students of XI AP 2. Procedure of this research consisted of three cycles. Data collecting instrument used in this research was the evaluation test items and student observation sheets. Research result showed that learning result completeness classically in cycle I, was about 62,5 %, with mean score about 73. The

  9. KAJIAN PEMANFAATAN AIR PASANG DAN AMELIORASI TERHADAP PELARUTAN SENYAWA TOKSIK DAN HASIL PADI SAWAH DI TANAH GAMBUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Supriyo

    2015-06-01

    Full Text Available The goal of this research was study on the usage of tidal water swamps and amelioration on silute of toxsic substance, growth and yield of rice on peat soils. Field experimental was conducted in Pangkoh X Bloch A (Kanamid Jaya village, Kapus District, Central Kalimantan in 2015 DS on peats soil, sapric degree maturity with 60 cm thickness. Factorial experiments were arraged in Spli-split plots designs with foor replications. As a mains plot (usage of tidal water i,e application of neap tide conserve in sawah plots, flushing water one day befor neap tide next periods (L1 and application of tidal water in neap tide period conseve water one days (24 hours on sawah plots and flushing water naturaly (Lo. Sub plots (A two ameliorant and fertilizers level i.e 4,85 t dolomit + 5,96 t farm yard manure + 119 kg Urea + 119 kg SP 36 + 80 kg KCl/ha (A1 and 50 kg urea + 50 kg SP 36 per ha as a control (Ao. Sub-sub plots (varieties consisted Martapura and IR 66. Minimum tillage was conducted in plot size 5 m x 6 m, ameliorant was applied in the soil 2 weeks before planting. Seedling were transplanted by 25 days after sowing at 25 cm x 25 cm plant spacing. An experimental were conducted in two seasons i,e wet seasons (WS and dry seasons (DS. Second experimental were conducted to add urea fertilizer only such as farmer practices. Parameters were colected i.e (a peat chemichal properties such as Soil-pH, Ecm Avl-P, Exch-H, Exch-Al and Excaheble base such as Ca, Mg, K and Na, (b Toxsic substant dilute such as H+, Al+3 dan Fe+2-dillute at 2, 4, 6 and 8 weeks after planting (WAP. (c Yield component and yield rice (conversion of kernel weight at plot size 2,5 m x 2,5 m in a hectares on 14 % water contents. Research result showed that (a interaction of usage of tidal water at neap tide was conserve in sawah plots during 24 hours and flushing water naturaly (L1 with ameliorant and fertilizer levels (A1 equivalent (4.800 dolomite + 5.860 FYM +119 urea + 119 SP36

  10. PENERAPAN METODE DISKUSI SYNDICATE GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTARA KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 2 BANYUBIRU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meita Lusianti

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Banyubiru belum terlihat optimal. Proses pembelajaran berpusat pada guru sehingga siswa belum terlibat langsung untuk aktif dalam pembelajaran. Kondisi tersebut mempengaruhi hasil penerimaan siswa terhadap materi pembelajaran yang berakibat rendahnya hasil ulangan harian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua siklus. Kegiatan dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 72,93 dengan ketuntasan klasikal 67%. Rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 79,20 dengan ketuntasan klasikal 90%. Adapun hasil analisis aktivitas siswa pada siklus I mencapai 61% dan pada siklus II meningkat menjadi 81%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode diskusi Syndicate Group dapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Banyubiru tahun ajaran 2013/2014. Student activity in learning activities at SMP Negeri 2 Banyubiru seen optimum yet. Learning proces centre on teacher so the student not involve direct to active in the learning. That condition influential student outcome about learning material that come about student daily test outcome low. The research as a purpose to increase activity and student outcome learning. This research doing on two cycle. Activity in every cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Research result got average of cognitive learning outcome in cycle I is 72,93 with classical totally 67%. Average of learning outcome in cycle II is 79,20 with classical totally 90%. There is student activity analysis outcome on cycle I reach 61% and on cycle II rises become 81%. Grounded on research result that, be able take conclusion that implementation Syndicate

  11. PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU MELALUI MOTIVASI BELAJAR SMP NEGERI 1 AMBARAWA (Studi Kelas VII Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Maratus Sholekhah

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar IPS Terpadu melalui motivasi belajar kelas VII SMP Negeri 1 Ambarawa. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ambarawa yang berjumlah 269 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 81 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu fasilitas belajar (X1, lingkungan keluarga (X2, motivasi belajar (Y1 sebagai variabel interfening dan Hasil Belajar (Y2 sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data: observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis yaitu analisi deskriptif persentase. Uji asumsi klasik: normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas. Sedangkan uji hipotesis: uji parsial, uji signifikansi simultan, regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y₁= 0,638 X₁+ 0,58 X₂+0,723+e₁ dan Y₂= 0,639 X₁+0,572 X₂+0,725+e₂. Secara deskriptif penelitian menunjukkan bahwa kategori fasilitas belajar, dan lingkungan keluarga adalah sedang. Pengaruh fasilitas belajar terhadap motivasi belajar sebesar 63,8%, lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar sebesar 58%, pengaruhnya positif dan signifikan. Sedangkan pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan keluarga secara bersama berpengaruh terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 41,9% dan sisanya sebesar 58,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. The purpose of this study was to determine the effect of learning facilities and family environment on Integrated Social Science learning Outcomes through sudents’ motivation SMP Negeri 1 Ambarawa. The population of this study of 269 students and sample of 81 students. The population of this study was the entire seventh grade students of SMP Negeri 1 Ambarawa, amounting to 269 students. This study used a

  12. PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardjo Supardjo

    2015-07-01

    Full Text Available PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al. Penelitian bahan bakar U-7Mo/Al tipe pelat dilakukan dalam rangka pengembangan bahan bakar U3Si2/Al untuk mendapatkan bahan bakar baru yang memiliki densitas uranium lebih tinggi, stabil selama digunakan sebagai bahan bakar di dalam reaktor dan mudah dilakukan proses olah ulangnya. Lingkup penelitian meliputi pembuatan: paduan U-7Mo dengan teknik peleburan, pembuatan serbuk U-7Mo dengan dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill, IEB U-7Mo/Al dengan teknik kompaksi pada tekanan 20 bar, dan PEB U-7Mo/Al dengan teknik pengerolan panas pada temperatur 425oC. Paduan U-7Mo hasil proses peleburan cukup homogen, berat jenis 16,34 g/cm3 dan bersifat ulet, kemudian dibuat menjadi serbuk dengan cara dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill. Serbuk U-7Mo hasil proses kikir berbentuk pipih, kontaminan Fe cukup tinggi, sedangkan serbuk hasil proses hydride - dehydride - grinding mill, cenderung equiaxial dengan kontaminan yang rendah. Kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al dengan densitas uranium 7 gU/cm3 dan diperoleh produk dengan kualitas yang hampir sama. Hasil uji IEB U-7Mo/Al berukuran 25 x 15 x 3,15±0,05 mm, tidak terdapat cacat/retak, distribusi U-7Mo di dalam matriks cukup homogen dan tidak terdapat pengelompokan/aglomerasi U-7Mo yang berdimensi >1 mm. PEB U-7Mo/Al hasil pengerolan dengan tebal akhir 1,45 mm, memiliki ketebalan meat rerata 0,60 mm dan tebal kelongsong 0,4 mm dan terdapat 1 titik pengukuran kelongsong dengan ketebalan 0,15 mm. Dengan membandingkan penggunaan kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut, IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al yang dihasilkan memiliki kualitas hampir sama. Namun demikian penggunaan serbuk U- 7Mo hasil proses hydride - dehydride - grinding mill lebih baik karena proses pengerjaannya lebih cepat dan impuritas dalam

  13. STIMULASI PERTUMBUHAN JUVENIL ABALON, Haliotis squamata DENGAN PEMBERIAN HORMON REKOMBINAN IKAN rElGH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyah Husnul Khotimah

    2017-01-01

    Full Text Available Masalah yang paling utama dalam budidaya abalon tropis adalah pertumbuhan yang lambat. Penggunaan rElGH (recombinant giant grouper, Epinephelus lanceolatus growth hormone untuk menstimulasi pertumbuhan beberapa spesies ikan sudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji akselerasi pertumbuhan juvenil abalon tropis, Haliotis squamata setelah diberi perlakuan perendaman hormon rekombinan ikan kerapu kertang, Epinephelus lanceolatus pada frekuensi yang berbeda. Ada empat perlakuan frekuensi perendaman rElGH yaitu 4, 9, 16 kali, dan tanpa perendaman (kontrol. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Perendaman dilakukan selama tiga jam, dengan interval waktu empat hari. Kepadatan abalon tropis 100 ekor/L air laut yang mengandung 30 mg rElGH. Wadah untuk perendaman berupa beaker glass yang dilengkapi dengan aerasi. Penelitian dilakukan selama tujuh bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abalon tropis yang direndam rElGH dengan frekuensi empat kali menghasilkan pertumbuhan bobot tubuh dan panjang cangkang tertinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya (P<0,05. Sintasan abalon tropis yang diberi perlakuan perendaman hormon rElGH lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol. The most crucial problem in tropical abalone aquaculture is the slow growth of the species. Studies investigating the use of rElGH (recombinant giant grouper, Epinephelus lanceolatus growth hormone for promoting growth have been performed in various species. This research aimed to examine the growth acceleration of tropical abalone, Haliotis squamata juvenile after being treated in different immersion frequencies of recombinant giant grouper, Epinephelus lanceolatus growth hormone (rElGH. There were four treatments of rElGH immersion frequency: 4, 9, 16 times and without rElGH immersion (control. Each treatment was performed in triplicates. Immersion was performed for 3 hours, at 4-day intervals and a density of 100 tropical abalones in 1 L seawater containing 30

  14. KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ANTIBAKTERI HASIL PURIFIKASI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L. Physicochemical and Antibacterial Properties of Degummed Calophyllum inophyllum L. Seed Oil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sawarni Hasibuan

    2013-11-01

    minyak biji nyamplung untuk aplikasi sabun kesehatan. Rancangan yang digunakan pada proses purifikasi nyamplung adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga faktor yaitu konsentrasi asam fosfat 20%, suhu, dan lama pemanasan. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik purifikasi diperoleh pada penggunaan H3PO4 20% sebanyak 0,2% pada suhu 80 oC selama 15 menit. Komponen asam lemak utama pada minyak nyamplung hasil purifikasi adalah asam palmitat, asam stearat, asam oleat dan asam linoleat dengan total asam lemak mencapai 98,19 persen dari total asam lemak penyusun minyak nyamplung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak nyamplung mengandung komponen steroid, flavonoid, saponin, dan triterpenoid serta memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus namun sebaliknya bagi Escheria coli. Kata kunci: Calophyllum inophyllum, purifikasi, fraksi padat, antibakteri, antioksidan

  15. PEMBERIAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS BREVIS DAN PREBIOTIK OLIGOSAKARIDA PADA BENIH PATIN SIAM (Pangasionodon hypophthalmus YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuke Eliyani

    2013-08-01

    Lactobacillus brevis, prebiotik oligosakarida dan sinbiotiknya terhadap jumlah bakteri Lactobacillus sp. dan total bakteri dalam usus, total eritrosit, total leukosit, diferensial leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, tingkat pertumbuhan, serta FCR benih ikan patin siam yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Hasil uji karakteristik menunjukkan bahwa jenis probiotik dan patogen adalah Lactobacillus sp. dan Aeromonas hydrophila. Pada uji in vivo digunakan lima perlakuan yang terdiri atas K(+, K(-, probiotik (pro, prebiotik (pre serta sinbiotik (sin. Bakteri Lactobacillus sp. ditemukan di usus pada perlakuan probiotik dan sinbiotik dengan kisaran jumlah sekitar 101 sampai 106 (CFU/g. Total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik berbeda nyata (P<0,05 dengan kontrol pada beberapa waktu pengamatan. Tingkat sintasan terendah diperoleh pada perlakuan K(+ sebesar 43,33±11,55; sedangkan empat perlakuan lainnya memperoleh nilai 100%. Tingkat pertumbuhan harian berbeda nyata antar perlakuan, nilai terbaik dicapai pada perlakuan pemberian sinbiotik sebesar 3,370±0,14. Nilai FCR perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik menunjukkan beda nyata dengan kontrol. Perlakuan sin, pre, pro memberikan nilai yang lebih baik pada total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, pertumbuhan, dan FCR dibandingkan kontrol.

  16. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL DI SMK NEGERI 1 KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nela Veristika

    2012-06-01

    Full Text Available Peran aktif siswa pada pembelajaran adalah hal yang penting agar hasil belajar tercapai dengan optimal. Dari data awal yang diperoleh menunjukkan bahwa di kelas X Pemasaran 3� ada 20 siswa (56% dari 36 siswa yang belum tuntas pada nilai menerapkan prinsip profesional kerja. �Dari hasil observasi yang dilakukan dalam pembelajaran menerapkan prinsip profesional kerja di SMK Negeri 1 Kudus hasil tersebut belum optimal karena perhatian siswa kurang, partisipasi anak kurang menyeluruh, saat pembelajaran berlangsung guru masih menggunakan model konvensional (ceramah dimana pembelajaran didominasi oleh guru sehingga siswa tidak tertarik. Hal ini menyebabkan keaktifan siswa kurang dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Dengan adanya kondisi tersebut guru diharapkan dapat menggunakan metode pembelajaran yang tepat sehingga siswa terlibat aktif dalam proses belajar-mengajar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hasil baik pada siklus I, siklus II maupun siklus III terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa meningkat yaitu dari data awal yaitu sebesar 71 menjadi 74 pada siklus I, 75 pada siklus II dan 82 pada siklus III. �Sedangkan untuk ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari data awal sebesar 44% menjadi 59% pada siklus I, 74% pada siklus II dan 88% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (ceramah. The students active role in learning process is important in order to achieve optimal learning output. From beginning data which is gotten indicate that in the X grade of Marketing 3, there were 20 students (55% of the 36 students who have failed in the value of applying the professional working principle. The results of the study of applying the professional working principle in the SMK Negeri 1 Kudus are not optimal because of

  17. HUBUNGAN KOMPOSISI TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Seasty Handayani

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyzed the association of percent body fat and nutritional status on sexual development in adolescence girls in urban and rural areas. A cross sectional study involved 100 students of 8th grade junior high school. Age of menarche and breast growth used as sexual development indicators. Results showed that proportion of subjects with stunting and severe stunting was higher in rural area (34% than urban area (14%. Subjects in urban area had earlier age of menarche (18%. Breast growth of subjects in urban and rural areas were in midpuberty phase. Statistical analysis showed a correlation between nutritional status (BMI/U and percent body fat, nutritional status and sexual development, as well as percent body fat and sexual development (p<0.05.Keywords: age of menarche, breast growth, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persen lemak tubuh dan status gizi dengan perkembangan seksual pada remaja putri di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 100 siswi kelas VIII SMP. Usia menarche dan pertumbuhan payudara digunakan sebagai indikator perkembangan seksual. Hasil penelitian menunjukkan proporsi subjek pendek dan sangat pendek lebih banyak terdapat di SMP desa (34% dibandingkan SMP kota (14%. Subjek di SMP kota mengalami menarche lebih awal (18%. Pertumbuhan payudara subjek di SMP kota maupun di SMP desa berada pada fase midpubertas. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (IMT/U dengan persen lemak tubuh, status gizi dengan perkembangan seksual dan persen lemak tubuh dengan perkembangan seksual (p<0.05.Kata kunci: persen lemak tubuh, pertumbuhan payudara, usia menstruasi

  18. EFEKTIVITAS AIR REBUSAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Dewi Dwiyanti

    2015-06-01

    , Saponin, dan Antrakuinon yang berkhasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas air rebusan daun Binahong terhadap pertumbuhan Salmonella typhi secara in vitro. Jenis penelitian ini adalah true eksperiment dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design dan metode yang digunakan adalah difusi (sumuran dengan 5 perlakuan. Konsentrasi air rebusan daun Binahong yang dgunakan adalah 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil penelitian didapatkan zona hambat air rebusan daun Binahong terhadap Salmonella typhi pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% adalah 0 mm, sedangkan pada konsentrasi 100% didapatkan zona hambat sebesar 11 mm. Kesimpulan penelitian ini adalah air rebusan daun Binahong pada konsentrasi 100% memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan Salmonella typhi, namun hasil ini belum efektif karena masih dalam kategori resisten. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk meningkatkan konsentrasi air rebusan daun binahong atau menggunakan ektrak alkohol daun binahong untuk menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Kata kunci : Air rebusan daun Binahong, Salmonella typhi, antibakteri.

  19. PENGARUH FASILITAS BELAJAR, PENGELOLAAN KELAS, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI MA AL-ASROR KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prastiwi Yuliani

    2014-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas belajar, pengelolaan kelas, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar siswa MA Al-Asror Kota Semarang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Al-Asror Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa MA Al-Asror kurang optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel bebas yang dikaji dalam penelitian ini adalah Fasilitas belajar (X1, Pengelolaan kelas (X2, Lingkungan Keluarga (X3. Variabel terikat adalah Hasil Belajar (Y2 dan Variabel intervening adalah Motivasi Belajar (Y1. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis uji jalur (path analysis. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y1 = 3,515 + 0,371X1 + 0,32X2 + 0,290X3 dan Y2 = 50,776 + 0,245X1 + 0,272X2 + 0,210X3 + 0,263Y1. Hasil análisis jalur menunjukkan bahwa pengaruh langsung (FB-HB sebesar 24,5%, (PK-HB sebesar 27,2%, (LK-HB sebesar 21%, (MB-HB sebesar 26,3%, dan pengaruh tidak langsung (FB-MB-HB sebesar 34,2%, (PK-MB-HB sebesar 35,6%, (LK-MB-HB sebesar 28,6%. This research aims to determine the effect of learning facilities, classroom management, and family environment on learning outcomes through student motivation MA Al - Asror Semarang. The subjects were students of class XI MA Al - Asror Semarang. The background of this research is the student learning outcomes MA Al - Asror less than optimal. This research is a quantitative study. The independent variables were examined in this study is learning facilities (X1, classroom management (X2, Family Environment (X3. The dependent variable is the Learning Outcomes (Y2 and the intervening variable is motivation to learn (Y1. Data collection methods used are documentation and questionnaires. Methods of data analysis was descriptive analysis and analysis of the percentage of test paths ( path analysis

  20. PERANAN PRAKTIKUM RIIL DAN PRAKTIKUM VIRTUAL DALAM MEMBANGUN KREATIFITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widodo

    2016-11-01

    Penelitian ini mengkaji perbedaan pembelajaran praktikum virtual dan praktikum riil dalam membangun keterampilan berpikir kreatif siswa. Sampel penelitian adalah 53 siswa kelas X salah satu SMA Negeri di Bandung. Instrumen kegiatan praktikum terdiri dari lembar kerja siswa (LKS untuk kegiatan praktikum riil dan software praktikum virtual dan instrumen pengumpul data. Keterampilan berpikir kreatif siswa diukur dengan menggunakan tes keterampilan berpikir kreatif berupa delapan soal esai tentang materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor kelas praktikum riil lebih tinggi dari pada rerata skor pada kelas praktikum virtual. Selain itu, praktikum riil juga bisa meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada semua aspek keterampilan berpikir kreatif (flexibility, fluency, elaboration dan originality. Hal ini menunjukkan bahwa praktikum riil memberikan kondisi yang lebih baik untuk pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa.

  1. UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKAMELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL BERBANTUAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS 5 SDN LODOYONG 03 – AMBARAWA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nova Dinda Taurina

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa guru kurang optimal dalam pembelajaran matematika. Metode pembelajaran yang sering digunakan adalah ceramah, dan guru tidak menggunakan alat peraga dalam pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan rendahnya keaktifan siswa dan berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Sebanyak 62% atau 13 siswa dari 21 siswa tidak dapat mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70. Berdasar dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa Tahun Pelajaran 2013/2014 melalui pendekatan CTL berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 berjumlah 21 siswa, yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitiannya berupa lembar evaluasi berbentuk isian dan uraian, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta lembar wawancara guru dan siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini sebesar 80% atau sekitar 17 siswa harus mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70 dan harus aktif dalam pembelajaran. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada pra siklus hanya 8 siswa (38% yang tuntas dan 13 siswa lainnya (62% belum tuntas. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 13 siswa (62%, sedangkan 8 siswa (38% belum tuntas. Kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 17 siswa (81% yang tuntas, dan hanya 4 siswa (19% yang belum tuntas. Hal tersebut berarti bahwa penelitian ini berhasil, karena telah mencapai

  2. PERFORMA PERTUMBUHAN KRABLET KEPITING BAKAU (Scylla olivacea DENGAN FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN BERBEDA PADA STADIA PENDEDERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaruddin Kamaruddin

    2016-12-01

    Full Text Available Salah satu upaya untuk menekan tingkat kanibalisme dan memicu pertumbuhan krablet kepiting bakau adalah dengan pemberian pakan yang cukup, baik jumlah maupun mutu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan sintasan krablet kepiting bakau dengan frekuensi pemberian pakan berbeda pada stadia pendederan. Hewan uji berupa krablet kepiting bakau dengan bobot awal 0,037 ± 0,005 g dan lebar karapas awal 3,43 ± 0,42 mm; menggunakan sembilan unit fiber gelas dengan ukuran masing-masing 1 m x 1 m x 0,5 m. Hewan uji ditebar dengan kepadatan 50 ekor/m2. Perlakuan yang diujicobakan adalah frekuensi pemberian pakan per hari, yaitu: (A dua kali (pukul 08.00 dan 18.00, (B tiga kali (pukul 08.00, 13.00, dan 18.00, dan (C empat kali (pukul 08.00, 13.00, 18.00, dan 23.00. Pakan yang digunakan berupa pelet dengan kandungan protein kasar 46,5%; lemak 8,8%; dan energi total 18,8 MJ/kg. Dosis pakan harian sebanyak 30%-15% bobot badan secara menurun hingga akhir penelitian. Setelah lima minggu pemeliharaan didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa pertumbuhan, sintasan, konsumsi pakan harian, rasio konversi pakan, dan rasio efisiensi protein tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05 di antara perlakuan. Namun demikian, pemberian pakan empat kali sehari cenderung menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dan dengan ukuran krablet yang lebih seragam. One of technique to reduce cannibalism and to stimulate the growth of mud crab is by providing an adequate feed that meet the requirement level of the crablet. The objecive of this study was to evaluate the growth and survival of crablet fed artificial diet with different feeding frequencies during nursery stage. The treatments were different feeding frequencies namely (A 2 times (08:00 and 18:00, (B 3 times (08:00, 13:00, and 18:00 and (C 4 times (08:00, 13:00, 18:00 and 23:00. Feeding rate was from 30 to 15 % of biomass/day. Feed used in the feeding trial was a dry pellet (1.2 mm size containing 46

  3. UJI ZONA HAMBAT EKSTRAK DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Ririn Chandrika Sari

    2015-04-01

    Full Text Available Resistensi Staphylococcus aureus dan MRSA terhadap antibiotika spektrum luas mendorong berbagai penelitian untuk menemukan senyawa aktif yang sensitif dan efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penghambatan ekstrak daun putri malu (Mimosa pudica terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan MRSA.Penelitian terhadap aktivitas antimikrobial ekstrak daun putri malu dilakukan dengan metode agar difusi cakram dengan menggunakan metode Kirby-Bauer.Suspensi bakteri disesuaikan dengan standar kekeruhan Mc Farland 0.5. Biakan bakteri dalam cawan petri masing-masing diberikan 6 perlakuan, yaitu kontrol positif (amoxicillin atau vancomycin, kontrol negatif (alkohol, serta ekstrak daun putri malu dengan konsentrasi 25 mcg/ml, 50 mcg/ml, 75 mcg/ml dan 100 mcg/ml. Pertumbuhan Staphylococcus aureus dihambat secara signifikan oleh ekstrak daun putri malu, dengan efek inhibisi pada semua konsentrasi secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kontrol positif (p<0.05. Zona inhibisi Staphylococcus aureus pada konsentrasi 25 mcg/ml adalah 28.86 mm dan telah memenuhi kriteria sebagai antimikrobial sensitif berdasarkan Clinical and Laboratory Standard Institute (CLSI. Inhibisi pertumbuhan MRSA secara signifikan terjadi pada semua konsentrasi ekstrak daun putri malu dibandingkan dengan kontrol negatif (p=0.00. Zona inhibisi terbesar ditemukan pada konsentrasi 100 mcg/ml dengan diameter sebesar 14.16 mm dan memiliki efek antimikrobial sebanding dengan vancomycin dalam menghambat pertumbuhan MRSA (p=0.186. Hasil uji agar difusi cakram menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam ekstrak daun putri malu memiliki aktivitas antimikrobial yang tinggi terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA secara in vitro.

  4. Pengayaan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (Tkks) dengan Spent Earth terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.)Merril) di Lahan Gambut

    OpenAIRE

    Adwa, Tengku Yulia Ispi; ', Nelvia

    2014-01-01

    This research aims to study the effect composting of oil palm empty fruit bunches enriched spent earth to the growth and yield of soybean. This research conducted on peat soil at Kualu Nenas village, Tambang sub-district, Kampar Regency starts from March to June 2013. The material used was soybean variety Grobogan, empty fruit bunches of oil palm (EFBOP) compost and spent earth (spent earth is a byproduct of vegetable oil processing). Research carried out experimentally using complete randomi...

  5. PERTUMBUHAN MATA TUNAS JERUK KEPROK (CITRUS NOBILIS HASIL OKULASI PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN UMUR BATANG BAWAH ROUGH LEMON (C. JAMBHIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatiek Kartika Suharsi

    2013-08-01

    Full Text Available The objective of this study was to evaluate keprok (Citrus nobilis budding seed development on various growing media and age of C. jambhiri rootstock. The design of experiment was complete randomized groups with 2 factors and 3 replications. The growing media consisted of soil, charcoal husk, sheep’s manure, compost, and vermi-compost. Rough lemon citrus rootstock’s age were 8, 11, and 14 months. The results showed that the growing media of soil:charcoal husk:compost or vermicompost mixture of [1:1:1] (v:v:v was the best media for increasing keprok bud growing. Rough lemon rootstock of 8 and 11 months age were the best rootstock for keprok. Rough lemon rootstock of 14 month age stimulated growth of keprok bud faster than that of 8 and 11 month age of rootstock.

  6. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L. terhadap Cekaman Kekeringan di Lahan Pasir Pantai pada Tahun Pertama Siklus Produksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Made Arya Parwata

    2014-07-01

    Full Text Available ABSTRACTDevelopment of Jatropha, an important tropical biofuel crop, to coastal sandy soil is an urgent situation due to more limited of fossil fuel in one side, and high potency of coastal sandy land that has not been utilized yet. Tolerant and sensitive genotypes of Jatropha were treated with drought stress using watering interval, and their responds on the vegetative growth and yield were studied in this reasearch. Drought stress significantly decreased all vegetative growth parameters observed, except the number of branch. Different jatropha genotypes had different number of branch, number of leaf, root surface area, total of root length, root diameter, plant dry weight, shoot root ratio and light absorption. IP-1A genotype had the highest yield, i.e 33.54 g of dry seed plant-1 (equal to 0.15 ton ha-1, in the first year.Keywords: biofuel, sand, watering

  7. Studi Efisiensi Penyisihan COD dalam Lindi dengan Sistem Evapotranspirasi Menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza dan Rumput Belulang (Eleusine indica

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrus Zaman

    2017-11-01

    Full Text Available COD dalam lindi merupakan salah satu parameter yang secara umum berada pada konsentrasi yang tiggi sebagai salah satu hasil biodegradasi material organik dan anorganik dalam sampah di TPA. Sistem evapotranspirasi yang menggunakan tumbuhan lokal merupakan salah satu sistem yang menjanjikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efisiensi penyisihan COD dalam lindi dengan reaktor evapotranspirasi secara kontinyu yang menggunakan tumbuhan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza dan Rumput Belulang (Eleusine indica. Hasil uji menunjukkan efisiensi pada semua reaktor mulai sekitar hari ke 3 hingga hari ke 25 mengalami fluktuasi yang cenderung menurun (dari ± 75% menjadi ± 50%, tetapi hari selanjutnya cenderung meningkat. Pola tersebut dipengaruhi oleh peran media tanam, bakteri dalam media tanam, bakteri pada akar tumbuhan dan aktivitas metabolisme tumbuhan uji. Secara keseluruhan reaktor yang menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza lebih fluktuatif dibandingkan denga menggunakan Rumput Belulang (Eleusine indica yang dipengaruhi pola pertumbuhan dan perkembangannya.

  8. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PARADIGMA PEDAGOGI IGNATIAN (REFLEKTIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albertus Hartana

    2016-04-01

    cycle is higher than the first. Value of “t” Test by counting is 2,572; and Value of “t” Test according to the statistic table is 2,000 with 0,012 score of probability and by 0,05 significant level. The research shows that the value of “t” Test by counting is higher than value of “t” Test according the statistic table. It means that the implementation of Ignatian Pedagogy in natural sciences subject improves learning motivation of Fifth Grade (Second Group of Kanisius Elementary School Students of Sengkan Yogyakarta. Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif adalah cara berpikir dan bertindak yang menyaturagakan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam setiap materi ajar. Para siswa tidak hanya difasilitasi mengetahui materi ajar saja, tetapi juga untuk menemukan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap materi ajar. Para siswa aktif mencari sendiri dan atau bersama-sama dengan teman sebaya, nilai-nilai kemanusiaan dari setiap materi ajar (refleksi dan mewujudnyatakan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata (aksi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK, untuk membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di kelas VB Sekolah Dasar Kanisius Sengkan Yogyakarta, dalam proses pembelajaran IPA dengan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif. Peneliti mengadopsi model PTK yang dirancang oleh Bruce W. Tuckman and Brian E. Happer (2012. Nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah 13,85 dan siklus 2 adalah sebesar 15,03 dengan demikian diperoleh perbedaan rata-rata sebesar 1,175 dimana nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah lebih rendah dan hasil belajar siklus 2 adalah lebih tinggi. Dari uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,466 dan t tabel sebesar 2,000 dengan probabilitas sebesar 0,016 pada taraf signifikansi 0,05. Karena nilai t hitung lebih besar dari tabel dan karena probabilitasnya jauh di bawah 0,05, maka penerapan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (reflektif dapat meningkatkan hasil belajar

  9. IMPLEMENTASI MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN “ECONOMICS MODULE” DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI DAN AKTIVITAS SISWA KOMPETENSI DASAR PASAR MODAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Aisyatul Ulya

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui: Implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi dan hasil belajar ekonomi lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Serta implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan aktivitas siswa dan aktivitas siswa lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model konvensional.Penelitian ini menggunakanTrue experimental design. Populasinya adalahsiswa kelas XIIIS di SMA Negeri 3 Demak tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 5 kelas sebanyak 182 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling yang kemudian didapat sampel kelas XI IIS 3 sebagai kelas eksperimen dan XI IIS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan tesdan observasi.Pengujian H1 yaitu menggunakan uji paired sample t-tets, uji H2 menggunakan independent sample t-test, pengujian H3 menggunakan uji paired sample t-tets danuji H4 menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar setelah perlakuan dengan modelReciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari rata-rata nilaipost-test kelas eksperimen sebesar 86,1 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 80. Terdapat peningkatan pada aktivitas siswa setelah perlakuan model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari total nilai rata-rata pada pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir pada kelas eksperimen sebesar 59,29 lebih tinggi dibandingkan total nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 39,43. Saran dari penelitian ini diharapkan agar guru ekonomi menerapkan modelReciprocal Teaching berbantuan Economics Module karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi pada kompetensi dasar pasar modal dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran ekonomi. The purpose in this research is to find out: the

  10. Kemampuan Daya Hambat Bahan Aktif Beberapa Merek Dagang Hand sanitizer terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Srikartika

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakHand sanitizer sebagai pembersih tangan antiseptik inovatif saat ini, sering menjadi alternatif pengganti cuci tangan dengan sabun dan air. Mencuci tangan dengan hand sanitizer merupakan salah satu cara memelihara kebersihan tangan agar terhindar dari penyakit  yang disebabkan oleh flora normal di kulit yang berpotensi patogenik seperti bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini adalah menilai kemampuan daya hambat beberapa merek dagang hand sanitizer terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap pada empat macam hand sanitizer dengan tiga kali pengulangan. Data diolah secara manual dan menggunakan analisis varians (ANOVA dilanjutkan dengan uji pos-hoc dengan Tukey HSD dan independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan aktif hand sanitizer mampu mengurangi pertumbuhan Staphylococcus aureus secara signifikan. Perbedaan prosentase rerata pengurangan jumlah koloni pada waktu 30 detik berkisar antara 57,65%-72,45%, sedangkan pada waktu 1 menit berkisar 67,88%-82,65%. Hasil analisis menunjukkan perbedaan bermakna terhadap perlakuan, antar perlakuan dan waktu yang diujikan dengan nilai signifikasi p <0,05. Didapatkan hand sanitizer lebih efektif menghambat pertumbuhan pada waktu 1 menit daripada 30 detik. Hand sanitizer yang mengandung alkohol 70% dan triklosan 0,05% memiliki kemampuan daya hambat lebih baik terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.Kata kunci: bahan aktif, hand sanitizer, Staphylococcus aureus AbstractHand sanitizer is one of the ways for maintaining the hand hygiene. Hand sanitizer as an innovative antiseptic product at this time, becomes an alternative hand washing with soap and water. It prevents  the disease that can be caused by normal flora that potentially pathogenic bacterium such as Staphylococcus aureus. The objective of this study was to evaluate the inhibition ability of several trademarks hand sanitizer on the growth of

  11. POTENSI PERKEMBANGAN WILAYAH DAN KAITANNYA DENGAN TATA RUANG DI KAWASAN LERENG MERAPI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luthfi Muta'ali

    2016-10-01

    merekomendasikan untuk menggeser arah perkembangan kawasan lereng Merapi ke arah barat dan selatan, dengan membangun pusat-pusat pertumbuhan baru. Selain itu perlu kontrol dan pengenclallan peruntukan fungsi taia ruang secara ketat terutama pada wilayah ape I dan 11. Sedangkan untuk mengembangkan desa-desa yang memiliki not (MCI rpnclah (tine diperlukan redistribusi hasil-hasil pembangunan.

  12. Pengaturan Hasil Agroforestry Jabon (Neolamarckia Cadamba Miq.) dan Kapulaga (Amomum Compactum) di Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat

    OpenAIRE

    Indrajaya, Yonky; Siarudin, M

    2015-01-01

    Agroforestry dapat berkontribusi pada pendapatan petani, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pola agroforestry jabon-kapulaga telah banyak diterapkan oleh petani di Pakenjeng, Garut, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen optimal agroforestry jabon-kapulaga menggunakan metode modeling bioekonomik yang dimodifikasi dari model Faustmann. Hasil penelitian menunjukkan: 1) daur optimal agroforestry jabon-kapulaga sesuai daur biologis tegakan jabon adalah lima tahun; 2) d...

  13. Model Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Yang Efektif Dikaitkan Dengan Kompetensi Di Peradilan Agama Dalam Rangka Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Supriyatni B

    2017-06-01

    Full Text Available Penyelesaian sengketa ekonomi syariah yang efektif (win win solution merupakan suatu keniscayaan dalam setiap aktifitas bisnis. Semakin berkembang ekonomi syariah dan aktifitas bisnis maka kemungkinan jumlah sengketapun akan meningkat. Berkembangnya ekonomi  dan bisnis yang didasarkan prinsip syariah menyebabkan jenis-jenis sengketa juga semakin beragam baik pola dan jenisnya. Pengadilan Agama sebagai lembaga litigasi yang memiliki kewenangan absolut dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah menjadi perhatian mengingat selama ini dikenal sebagai lembaga litigasi yang hanya menyelesaikan sengketa dalam bidang hukum keluarga. Permasalahan yang muncul, bagaimana modelnya dikaitkan dengan kompetensi Pengadilan Agama. Penelitian ini bertujuan menemukan model sebagai solusi mengenai penyelesaian sengketa ekonomi syariah yang efektif di Pengadilan Agama dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan, secara yuridis normatif, dengan pendekatan deskriftif analitis, yaitu menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat, segala fakta dan permasalahan yang diteliti dikaitkan dengan teori-teori hukum dan  praktik. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis secara yuridis kualitatif. yang merupakan suatu metode untuk menganalisis data dengan mempergunakan perundang-undangan yang berlaku dan antara satu dengan yang lainnya tidak boleh saling bertentangan, memperhatikan khierarkhi dengan tujuan untuk mewujudkan kepastian hukum, serta melaksanakan amanat Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman yang menyatakan bahwa hakim wajib mencari dan menggali hukum yang hidup di dalam masyarakat, atau lebih dikenal dengan “the living law”, baik itu yang tertulis maupun tidak tertulis (Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penyelesaian sengketa yang cepat, murah, transparan, adil serta menjamin kepastian hukum menjadi tolok ukur bagi para investor. Oleh karena itu, menjadi penting keberadaan Peradilan Agama untuk

  14. PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER DAN KONDISI EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU MELALUI PERHATIAN ORANG TUA SISWA (studi kelas VIII SMP N 32 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurensia Ajeng Martrianingtyas

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan karakter dan kondisi ekonomi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran ips terpadu melalui perhatian orang tua. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 32 Semarang yang berjumlah 249 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 72 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu pendidikan karakter (XI, kondisi ekonomi (X2, hasil belajar (Y sebagai variabel terikat dan perhatian orang tua (y1 sebagai variabel intervening.Metode pengumpulan data: dokumentasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase.Uji asumsi klasik:multikolinieritas, heteroskesdastisitas. Sedangkan uji hipotesis:uji parsial, uji signifikan simultan, regresi linier berganda, dan koefisien determinasi.Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y1= 0,821X₁+ 0,821X₂ dan Y2 = 0,476X₁+ 0,369X₂+ 0,165Y₁. Secara deskriptif penelitian menunjukkan bahwa kategori pendidikan karakter, dan kondisi ekonomi adalah sedang. Pengaruh pendidikan karakter terhadap hasil belajar sebesar 29,6%. kondisi ekonomi terhadap hasil belajar sebesar 27,1%, pengaruhnya positif dan signifikan. Sedangkan pengaruh pendidikan karakter dan kondisi ekonomi secara bersama berpengaruh terhadap hasil belajar melalui perhatian orang tua sebesar 18,5% dan sisanya sebesar 71,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Based on the result of observation, it indicates that students achievement are less optimal. It might happen because of the effect of character education, economy conditions, and parents attention. The purpose of this research is to find out the effect of character education, economy condition towards students achievement through parents attention for eighth grade students of SMP N 32 Semarang. In this research,population at the

  15. Pertumbuhan Setek Sambung Kina (Cinchona sp. Klon QRC Akibat Perbedaan Panjang Setek Batang Atas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Santoso

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi panjang setek terhadap  pertumbuhan setek sambung kina (Cinchona sp klon QRC telah dilaksanakan di kebun percobaan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK Gambung, Kabupaten Bandung, dengan ketinggian kurang lebih 1300 meter di atas permukaan laut, jenis tanah Andisol, tipe iklim B menurut klasifikasi Schmidt dan Fergusson (1951 dengan curah hujan rata-rata antara 2000 - 3000 mm per tahun dan suhu rata-rata 13,5oC- 21,1oC.  Kelembaban relatif antara 68% sampai 97%. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan 5 perlakuan dan diulang lima kali. Jumlah tanaman per plot adalah 50 tanaman: perlakuan panjang setek terdiri dari  5 cm,  7 cm,  9 cm, 11 cm, dan 13 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panjang setek sambung atas yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda terhadap persentase setek hidup, panjang setek, jumlah daun, jumlah akar dan panjang akar bibit kina di pembibitan. Penggunaan setek sambung dengan panjang 7 cm,  memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit sambung kina (Cinchona ledgeriana Moens di pembibitan yang ditunjukkan oleh persentase hidup, jumlah daun, tinggi bibit dan jumlah akar yang lebih tinggi dibanding perlakuan yang lain. The objective of this research was to evaluate the effect of variation in the length of cuttings on the growth of grafted cutting of cinchona (Cinchona  Sp. clone QRC. The research was conducted in Gambung Experimental Garden, Research Institute for Tea and Cinchona, Bandung at 1,300 m above sea level, Andisol soil type with type B of climate according to the classification of Schmidt and Fergusson (1951, average of rainfall between 2,000 mm – 3,000 mm per year, average temperature of 13,5oC – 21,1oC, and relative humidity of 68% – 97%. The research used randomized block design (RBD with five treatments and five replications. The treatment was length of cutting was consisted of 5, 7, 9, 11, and 13 cm. The

  16. Isolasi dan Karakterisasi Bakteriosin yang Dihasilkan Oleh Lactobacillus lactis dari Sedimen Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rofiq Sunaryanto

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi bakteriosin yang dihasilkan oleh Lactobacillus lactis yang berasal dari sedimen laut. Karakterisasi bakteriosin meliputi uji aktivitas antimikroba, stabilitas terhadap suhu, pH, penambahan enzim, surfaktan, dan stabilitas bakteriosin terhadap penyinaran lampu UV. Aktivitas antimikroba bakteriosin diuji melawan bakteri uji Escherichia coli ATCC 25922, Enterococcus faecalis ATCC 29212, Bacillus subtilis ATCC 66923, Staphyllococcus aureus ATCC 25923, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus casei, dan Candida albican. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteriosin mampu menghambat pertumbuhan E.coli ATCC 25922, E. faecalis ATCC 29212, S. aureus ATCC 25923 dan B. subtilis ATCC 66923, namun demikian tidak mampu menghambat pertumbuhan L. plantarum, L. bulgaricus, L. casei, dan C. albican. Bakteriosin yang dihasilkan oleh Lactobacillus lactis stabil terhadap pemanasan sampai dengan suhu 70 °C dan stabil pada rentang pH 3 sampai dengan 7. Aktivitas bakteriosin hilang dengan penambahan tripsin, pepsin, dan proteinase-K, namun aktivitas bakteriosin stabil terhadap penambahan a-amilase. Penambahan tween 20, tween 80, dan EDTA mampu meningkatkan aktivitas bakteriosin sebesar 1,1 sampai dengan 1,2 kali dibandingkan dengan tanpa penambahan surfaktan. Penyinaran lampu UV selama 15 menit tidak berpengaruh terhadap aktivitas bakteriosin.

  17. Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Belimbing Manis (Averrhoa carambola terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus pneumoniae secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Risandi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakBuah belimbing manis (Averrhoa carambola merupakan salah satu tanaman Indonesia yang diyakini memiliki khasiat obat. Salah satu manfaat yang dapat diambil dari sari buah belimbing manis (Averrhoa carambola adalah dapat mengobati radang tenggorokan. Radang tenggorokan merupakan salah satu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Tujuan penelitian ini adalah menentukan daya hambat ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae  secara in vitro. Metode studi ini ialah eksperimental dengan desain postest only control group design yang dilakukan di Laboratorium Biota Sumatera Universitas Andalas dan Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dari Agustus sampai Oktober 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola dengan konsentrasi yaitu 5%, 10%, 15% dan 20% tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae.  Hal ini terbukti karena tidak terbentuk zona hambat pada agar darah dan tidak terdapat pengaruh lama kontak ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola  terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae secara in vitro. Ekstrak buah belimbing manis tidak memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae.Kata kunci: ekstrak buah belimbing manis, Streptococcus pneumoniae, daya hambat Abstract             Star fruit (Averrhoa carambola is a Indonesian plant that is believed to have medicinal properties. One of the benefits that can be drawn from the juice of star fruit (Averrhoa carambola is the ability to treat strep throat. Strep throat is a bacterial infection caused by Streptococcus pneumoniae. The objective of this study was to determine the inhibitory extract of star fruit (Averrhoa carambola on the growth of the bacterium Streptococcus pneumoniae in vitro. This was an experimental  research  with design

  18. Peningkatan Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar IPA Biologi Peserta Didik Kelas VIIIA-1 MTsN Watampone melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pujiati Pujiati

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, motivasi belajar dan hasil belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di MTsN  1 Watampone Kabupaten Bone. Subjek  penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIIA-1 dengan jumlah peserta didik 32 orang. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016, bulan Januari sampai bulan April 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 aktivitas belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari  62,25% menjadi 87,5% melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing (2 motivasi  belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari 85,71% menjadi 87,06%  melalui model pembelajaran inkuri terbimbing (3 . Hasil   belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari 59,37% menjadi 87,5%  melalui model pembelajaran inkuri terbimbing.Kata kunci: pendekatan saintifik, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif biologi.ABSTRACTThis study aims to determine the increase activity, motivation and learning outcomes of science biology for VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone through guided inquiry learning model. This study is classroom action research conducted in MTsN 1 Watampone, Bone. The subjects were students of Class of VIIIA-1 with the number of students is 32. This research was conducted in the second semester of 2015/2016 academic year, January to April 2016. Results showed that (1 the activity of students to learn science biology of VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone increased from 62.25% to 87.5% through the inquiry guided learning model, (2 motivation to learn science biology of Students of VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone increased from 85.71% to 87.06% through the inquiry guided learning model, (3 Biological science learning

  19. HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN HASIL PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA DI PUSKESMAS BRANGSONG 2 KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frida Cahyaningrum

    2017-09-01

    Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,00; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,05; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,73. Simpulan: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA.

  20. PERBEDAAN DAYA HAMBAT PASTA GIGI BERBAHAN HERBAL TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Susi

    2015-09-01

    Full Text Available AbstrakKaries gigi dan penyakit periodontal dapat dicegah dengan mengontrol pembentukan plak secara teratur. Penggunaan pasta gigi herbal dapat memberikan efek kimia untuk mengontrol pembentukan plak. Studi terdahulu mendapatkan bahwa pasta gigi herbal dapat mengurangi jumlah bakteri utama pada rongga mulut yaitu Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan daya hambat beberapa pasta gigi herbal (mengandung siwak, cengkeh, dan daun sirih terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Metode penelitian adalah eksperimental dengan meletakkan cakram yang sudah direndam dengan pasta gigi ke medium agar darah yang mengandung koloni Streptococcus mutans. Uji daya hambat bakteri dilakukan dengan metode difusi. Terbentuknya zona bening di sekitar koloni bakteri menunjukkan adanya penghambatan pertumbuhan bakteri uji. Hasil uji satu arah ANOVA menunjukkan adanya perbedaan daya hambat yang bermakna antar pasta gigi herbal yang digunakan (p<0.05. Ketiga pasta gigi didapakan memiliki kemampuan antibakteri kuat dengan rata-rata zona hambat 16.075 mm, 13.375 mm dan 11.080 mm. Jadi dapat disimpulkan bahwa pasta gigi herbal mempunyai efek anti bakteri terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans dengan efek anti bakteri terkuat di tunjukkan oleh pasta gigi mengandung cengkeh.AbstractDental caries and periodontal disease can be eliminated by regularly control plaque formation. The usage of herbal toothpaste is able to give chemical effect toward plaque control. Previous studies shown that the usage of herbal toothpaste was able to reduce the growth of Streptococcus mutans, the main bacteria in the mouth. The study aimed at investigating the difference of zone of inhibition of several herbal toothpastes (siwak- , cloves- , and betel leaves- contained toward the growth of Streptococcus mutans.This study was experimental research using disc that had been immersed and subsequently put it onto Blood agar medium that contain Streptococcus mutans

  1. FERMENTASI BUNGKIL KOPRA DENGAN Rhizopus sp. DAN PEMANFAATANNYA DALAM PAKAN PEMBESARAN IKAN BANDENG DI TAMBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2014-12-01

    Full Text Available Bungkil kopra (BK hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan lemak yang lebih rendah dibandingkan yang tidak difermentasi, sehingga memiliki potensi dan perlu dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan-ikan herbivora-omnivora seperti ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan mengamati pemanfaatan bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. sebagai sumber protein dalam pakan untuk pembesaran ikan bandeng di tambak. Penelitian dilakukan dengan menggunakan empat petak tambak masing-masing berukuran 2.500 m2/petak. Ikan uji yang digunakan adalah yuwana ikan bandeng berukuran awal rata-rata 10 g/ekor yang ditebar dengan kepadatan 1.500 ekor/petak, dan diaplikasikan pakan uji pada saat ikan berukuran rata-rata 65 g. Pakan uji yang digunakan adalah pakan buatan yang berbahan baku utama (A tepung bungkil kopra tanpa fermentasi, dan (B tepung bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik ikan, rasio konversi pakan, dan sintasan ikan tidak berbeda nyata (P>0,05 di antara kedua perlakuan. Namun ikan yang diberi pakan uji B memiliki produksi yang lebih tinggi (P<0,05 daripada yang diberi pakan uji A. Bungkil kopra yang difermentasi dengan Rhizopus sp. dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan bandeng.

  2. Pengaruh pemberian pakan berupa campuran pelet ikan, ulat tepung (Tenebrio molitor, dan ganggang merah (Gracilaria foliifera terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan sidat (Anguilla bicolor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD A. AZIZ HENDITAMA

    2015-05-01

    Full Text Available Henditama MAA, Harini M, Budiharjo A. 2015. The effect of giving mixtured feed of fish pellet, mealworm (Tenebrio molitor and red algae (Gracilaria foliifera to the growth and survival rate of eel (Anguilla bicolor. Bioteknologi 12: 22-28. High demand of eels (Anguilla bicolor in the world has not followed by the capability of domestic production. The purpose of this research are to determine the effect and the precise composition of the feed mixture in the form of fish pellets, mealworms (Tenebrio molitor, red algae (Gracilaria foliifera to the growth and survival rate of eels. This research used completely randomized design with four variations of mixtured feed in the form of fish pellet, mealworms, and red algae specifically P1 (100% ; 0% ; 0%, P2 (75% ; 20% ; 5%, P3 (50% ; 45% ; 5%, P4 (25% ; 70% ; 5%. This research also has been done in 90 days with feeding in twice a day. The data of growth, survival rate, and water quality was collected once a week. The data result has been analized by ANOVA. The data result showed that have a real different to continue to the next analysis of DMRT with test level 5% to locate the differences between treatments. The eels growth after feeding a mixture feed in the form of fish pellets, mealworms, and red alga, specifically: P1 (K 26.3167 gram; P2 20.3167 gram; P3 28.2500 gram; and P4 22.0000 gram. The eels survival rate, specifically P1 (K 26.67%; P2 33.33%; P3 30%; dan P4 26.67%. Furthemore, the exact composition that give the best effect of growth and survival rate to eels is 50% fish pellets, 45% mealworms and 5% red alga.

  3. IMPLEMENTASI METODE THINK PAIR SHARE (TPS BERBANTUAN MEDIA POWER POINT PADA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN POKOK BAHASAN PROPOSAL USAHA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfiyatun Lutfiyatun,

    2012-10-01

    Full Text Available Alat dan metode pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang penting. Penerapan metode dan alat pembelajaran yang kurang tepat dapat berdampak terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK N 1 Dukuhturi tahun 2011/2012. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol menggunakan metode metode ceramah� dan kelas eksperimen menggunakan metode think pair share berbantuan media power point sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian terdiri dari metode pembelajaran, keaktifan dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil test, lembar observasi, dan penyebaran angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Persentase keaktifan pada keaktifan siswa kelas kontrol yaitu 46%, 50%, 54%, 58%, kelas eksperimen yaitu 74%, 78%, 84%, dan 86%. Sedangkan. hasil belajar pada kelas kontrol yaitu rata-rata nilai pre test 67,30 dan rata-rata nilai post test 71,90. hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu rata-rata nilai pre test 68,10 dan rata-rata nilai post test 80,31. Tanggapan siswa pada kelas eksperimen dalam kategori sangat tinggi yaitu 85,19%, sedangakan pada kelas kontrol dalam kategori tinggi yaitu 63,75%. Tools and methods learning is an important component of learning. The less proper tools and methods application can influence to the students being active and the results of the students learning. The population of this research are studens of class XI SMK N 1 Dukuhturi 2011/2012. This research is an experiment research which use two classes that is control class and experiment class. Control class uses lecture methods and experiment class uses think pair share (TPS menthods which is helped by power point media as a research sample. The variables of this

  4. IMPLEMENTASI MODEL LEARNING CYCLE “5E” DISERTAI LKS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN PROSES SAINS, DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Purwanto

    2014-05-01

    Full Text Available This research aims to implement the model learning cycle "5E" accompanied by worksheets to increase activity, science process skills and student learning outcomes. This model provides student involvement and hands-on experience for students, develop a collaborative manner with the group and share your knowledge with other students. Conclusions of this study is the implementation model of learning cycle "5E" with worksheets may enhance the activity, science process skills, and student learning outcomes of  X8 in the second semester  at senior high school 4th Metro on academic year 2011/2012. The increase can be observed as follows: the activity of reading the literature by 23%, experiment activity (drawing objects of observation by 25%, in a group discussion activity by 23%, the activity of asking questions by 17%, and argues activity by 10%. In the process skills of science students on aspects of the skill increased by 25% using the tool, the object classifies 30%, the cooperation within the group by 22%, delivering the acquisition of 23%. Learning outcomes of students has increased by 4% which is in cycle I of 71% to 75% in cycle II. As for the improvement of pre-survey to cycle II by 56% which is 19% in pre-survey become to 75% in Cycle II.   Kata kunci: model learning cycle "5E" disertai LKS, aktivitas belajar, keterampilan proses sains, hasil belajar

  5. Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning (PjBL pada Materi Ekosistem terhadap Sikap dan Hasil Belajar Siswa SMAN 2 Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susriyati Mahanal

    2010-05-01

    Full Text Available The objective of this research was to know the effect of Project Based Learning (PjBL to the attitude and student cognitive achievement in SMAN 2 Malang. This research applied quasy experimental with non-equivalent control group design. The populations of this research is all student of class X SMAN 2 Malang on academic year 2008/2009. The samples of this research were class X7 as experimental (PjBL and class X8 as control (conventional. The instrument of this research namely cognitive achievement test and attitude scale questionnaire to river ecosystem. This research data are quantitative data consisted by score cognitive achievement and attitude scale questionnaire to river ecosystem, collected on 14 Maret until 31 May 2009. Data were analysed by bilinear covariant statistical analysis (Ancova, continued with LSD test. The result of this research indicated that there were PjBL toward the cognitive achievement and student attitude to river ecosystem. Students with PjBl having attitude higher 11,65% from conventional students. Beside, students with PjBl having cognitive achievement higher 81,05% from conventional students. Based on this research, the researcher suggest to the teacher that this strategy can be implemented in biology learning.   Kata kunci: Project Based Learning, sikap terhadap ekosistem sungai, hasil belajar

  6. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENERAPAN STRATEGI PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hidayathuz Zahra

    2013-11-01

    Full Text Available Students achievement in Biology Class XI IPA1 SMA Muhammadiyah 1 Metro is still low, in learning process students participant is low so learning process is not active. From that coundition the researcher aplly PQ4R Strategy (Preview, Question, Read, Relfect, Recite, and Review. This strategy can help students to remember in reading comprehension, asking question and answering question that given by the teacher. In this reseach is Class Room Active Reseach (CAR. This reseach is purpose to increase the activity and students result of the study of XI IPA1 SMA Muhammadiyah 1 Metro. Data of students activities in the class are: students who give attention to the teacher explanation is 87,7%, reading activity is 81,5%, asking question activity 21%, doing an examination is 84,2%, and activity make outhine is 75,4%. The result study of the students in Pra-CAR in cycle II is increasing to be 24,5%, on the Pra-CAR 46,5% to be 71%. While the increasing of cycle I to cycle II is 58% from cycle I from 13% to be 71% to cycle II.A. Kata kunci: PQ4R aktivitas belajar, hasil belajar

  7. Pengaruh Aerasi dan Sumber Nutrien terhadap Kemampuan Alga Filum Chlorophyta dalam Menyerap Karbon (Carbon Sink untuk Mengurangi Emisi CO2 di Kawasan Perkotaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lancur Setoaji

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian terkait mitigasi pemanasan global, khususnya dalam penyerapan karbon dioksida (CO2, menjadi fokus utama di kalangan ilmuwan dunia. Secara alamiah, karbon dioksida dapat diserap oleh tumbuhan hijau, laut, karbonasi batuan kapur, dan alga. Pigmen hijau dalam alga atau klorofil dapat menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis. Alga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga cocok digunakan sebagai carbon sink. Penelitian terkait carbon sink ini bertujuan untuk menentukan kemampuan rata-rata serapan CO2 oleh alga di kawasan perkotaan dan menentukan pengaruh aerasi dan variasi sumber N terhadap pertumbuhan dan perkembangan alga. Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan reaktor dengan proses batch. Sampel alga yang digunakan didapatkan dari hasil pengembangbiakan yang bersumber dari perairan di kawasan perkotaan. Penelitian ini menggunakan dua variabel uji, yaitu aerasi dan sumber nutrien. Jumlah karbon dioksida yang diserap didapatkan dari perbandingan stoikiometri pada reaksi fotosintesis.  Berdasarkan perbandingan stoikiometri tersebut diketahui bahwa 1 gram sel alga yang terbentuk sebanding dengan 1,92 gram CO2 yang diserap. Dari hasil penelitian, alga dengan penambahan pupuk urea dapat menyerap 4,87 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,84 mg CO2/hari dengan aerasi. Sedangkan alga dengan penambahan pupuk NPK dapat menyerap 3,61 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,01 mg CO2/hari dengan aerasi.

  8. IDENTIFIKASI SENYAWA EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss SEBAGAI ANTIBAKTERI SECARA KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP BAKTERI Stahpylococcus aureus DAN Escherichia coli

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfijrin Ramadhani

    2017-03-01

    Full Text Available Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya sarana kesehatan membuat penyakit infeksi semakin meningkat. Pengobatan secara alami sekarang menjadi pilihan baru sebagai antibakteri, salah satunya adalah mimba. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri, akan tetapi belum diketahui senyawa apa yang berperan sebagai antibakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di dalam daun mimba senyawa yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan dengan metode KLT Bioautografi langsung, dimana hasil maserasi esktrak etanol daun mimba yang telah dielusi ditempelkan ke media yang telah ditanami bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Zona hambat yang terbentuk dilakukan identifikasi senyawa dengan menggunakan pereaksi semprot Dragendorf, FeCl3, Sitroborat, Lieberman Bouchardat, dan SbCl3. Hasil uji KLT-Bioautografi menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona bening masing-masing dengan Rf 0,4 pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Senyawa yang berperan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli diduga adalah senyawa saponin dimana terbentuk warna ungu dengan pereaksi SbCl3.

  9. PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR, PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI PADA SISWA KELAS X AKT SMK NEGERI 2 BLORA TAHUN AJARAN 2012/2013 (MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Putri

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar siswa kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013 sejumlah 120 siswa. Metode pengumpulan data: dokumentasi, angket. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif, analisis konfirmatori, dan analisis Structural Equation Modeling (SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga motivasi belajar; adanya pengaruh langsung dan tidak langsung antara kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar. This study has a purpose to find out the effect of learning creativity, the using of power point as a learning media, and family environment toward to learning result through learning motivation of the student of class X AKT SMK Negeri 2Blora year 2012/2013.The population of this study are all the student of grade X AKT SMK negri 2 blora year 2012/2013, (120.The method of gathering the data : documentation, questionnaire. The method of analyzing data: descriptive analyzing, confirmatory analyzing, and structural equation modeling (SEM analysing. The result of this study show that there is a significant positif effect and significant among the creativity of learning, the using of power point as a learning media, and family condition according to the study result through learning motivation; The results of studies using SEM analysis showed that there is a direct and the indirect influence of learning creativity, the using of power point as a learning media, and family environment toward to learning result.

  10. PENGARUH 2,4-D TERHADAP HIPOKOTIL DAN KOTILEDON KEDELAI VARIETAS SLAMET YANG DITUMBUHKAN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Budisantoso

    2015-02-01

    Full Text Available Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh 2,4-D terhadap pertumbuhan dan perkembangan hipokotil dan kotiledon kedelai varietas Slamet dalam kultur in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL, perlakuan yang dicobakan adalah larutan 2,4-D yang terdiri dari 4 level konsentrasi yaitu 0 mg/L; 20 mg/L; 40 mg/L dan 60 mg/L dan masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Parameter perkembangan eksplant yang diamati meliputi prosentase pertumbuhan melalui pembentukan kalus maupun proses embriogenesis, waktu tumbuh kalus, berat basah kalus dan jenis kalus yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplant hipokotil maupun kotiledon kedelai varietas Slamet yang ditumbuhkan dalam media MS dengan perlakuan 2,4-D 20-60 mg/L tidak menghasilkan kalus maupun tanaman melalui proses embriogenesis, eksplant berwarna coklat dan mati. Setelah perlakuan konsentrasi hormon diubah menjadi 0, 5, 10 dan 15 mg/L, kalus tumbuh pada eksplant hipokotil dengan perlakuan 2,4-D 5 mg/L, sedangkan eksplant kotiledon kalus tumbuh pada media dengan perlakuan 2,4-D 15 µM.

  11. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADA MEDIA TANAH YANG MENGANDUNG TIMBAL (Pb) TERHADAP PERTUMBUHAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.)

    OpenAIRE

    Listiatie Budi Utami; Ulfah Rachmawati

    2016-01-01

    Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) merupakan tanaman hiperakumulator  logam timbal (Pb), padahal kangkung darat banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kandungan timbal (Pb) kangkung darat pada berbagai dosis pupuk organik; serta untuk mengetahui dosis pupuk organik yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan menurunkan kandungan timbal (Pb) dalam kangkung darat. Penelitian dilakukan secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan...

  12. KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI PENENTU STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Maftukhah

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, pertumbuhan asset, ROA, DPR, net sales, fixed asset ratio dan corporate tax rate terhadap DER pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2004-2008. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sepuluh perusahaan manufaktur. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Data yang diteliti diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD masing-masing perusahaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel dummy untuk kepemilikan manajerial dan ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DER. Variabel pertumbuhan aset dan DPR berpengaruh positif dan signifikan terhadap DER. Variabel kepemilikan isntitusional berpengaruh positif dan  signifikan terhadap DER. Sedangkan net sales, fixed asset ratio dan corporate tax rate berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap DER. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai adjusted R2 sebesar 33,4%.  The objective of this research is to analyze the influence of managerial ownership, institutional ownership, asset growth, ROA, DPR, net sales, fixed asset ratio and corporate tax rate toward stock DER manufacturing company that listed on Indonesian Stock Exchange in the period of 2004-2008. Sample of this research consists of 10 manufacturing company. Purposive sampling methods were used as samples determining method. Data were provided by Indonesian Capital Market Directory (ICMD for each company. Analysis technique that used in this research is multiple linier regression. The result of this research shows that Managerial ownership as dummy variable and ROA have a negative and significant influence toward DER. Asset growth and DPR have a positive and significant influence toward DER. Institutional ownership have a positive and

  13. PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE (QWL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DISIPLIN DAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titik Nurbiyati

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh antara variable Quality of Work Life (QWL terhadap kinerja karyawan dengan disiplin dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Data dalam riset ini menggunakan data primer dengan menggunakan alat analisis regresi dan analisis path. Dari analisis data diperoleh hasil secara parsial QWL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai namun tidak berpengaruh terhadap disiplin kerja. Secara simultan QWL, disiplin kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu ada pengaruh tidak langsung (QWL terhadap kinerja melalui disiplin kerja lebih kecil dibandingkan pengaruh langsung terhadap kinerja. Kemudian ada pengaruh tidak langsung (QWL terhadap kinerja melalui kepuasan kerja lebih besar dibandingkan pengaruh langsung (QWL terhadap kinerja. Nilai R Square sebesar 0,553 yang artinya variabel QWL, kepuasan kerja dan disiplin kerja mempengaruhi kinerja hanya sebesar 55,30 % sedangkan 44,7% dipengaruhi faktor lain. Rekomendasi dari hasil riset ini variabel QWL kategori pertumbuhan dan perkembangan perlu adanya program Training Need Analysis (TNA guna memenuhi kebutuhan tenaga kependidikan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Sedangkan variabel QWL kategori kompensasi perlu mengadakan salary survey terhadap perguruan tinggi yang dipilih secara sampling yang bertujuan untuk melakukan perbandingan data mengenai kebijakan, praktek dan metode penggajian. Perlu dilakukan riset lanjutan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kinerja selain faktor QWL, disiplin kerja dan kepuasan kerja.Kata Kunci: Quality of Work Life (QWL, Disiplin Kerja, Kepuasan kerja dan Kinerja Karyawan

  14. SINTESIS FOSFOLIPID MENGANDUNG ASAM LEMAK w-3 DARI FOSFOLIPID KEDELAI DAN MINYAK KAYA ASAM LEMAK w-3 DARI HASIL SAMPING PENGALENGAN TUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teti Estiasih

    2013-03-01

    Full Text Available Synthesis of Phospholipid Containing w-3 Fatty Acids from Soy Phospholipidsand Fish Oil Enriched with w-3 Fatty Acids from Tuna Canning Processing Teti Estiasih, Moch. Nur, Jaya Mahar Maligan, Satrio Maulana ABSTRAK Keunggulan fosfolipid dapat ditingkatkan dengan menggabungkan asam lemak w-3, terutama EPA (eicosapentaenoicacid, C20:5w-3 dan DHA (docosahexaenoic acid, C22:6w-3, pada struktur fosfolipid sehingga diperoleh fosfolipidterstruktur. Strukturisasi fosfolipid kedelai komersial dilakukan dengan cara mengganti asam lemak dari fosfolipidkedelai dengan asam lemak w-3 dari minyak kaya asam lemak w-3 dari hasil samping pengalengan tuna. Sintesisfosfolipid terstruktur dilakukan secara asidolisis enzimatis dengan menggunakan lipase dari R. miehei. Faktor yangdikaji pada proses sintesis ini adalah konsentrasi enzim dan lama sintesis. Tingkat inkorporasi EPA dan DHA padastruktur fosfolipid dipengaruhi oleh konsentrasi enzim. Pada konsentrasi enzim yang rendah, peningkatan lama reaksisetelah tingkat inkoporasi optimum tercapai cenderung menyebabkan penurunan tingkat inkorporasi EPA+DHA. Padakonsentrasi enzim yang tinggi, lama reaksi tampaknya tidak mempengaruhi tingkat inkorporasi. Tingkat inkorporasiDHA lebih tinggi dari EPA sehingga fosfolipid terstruktur yang dihasilkan sangat sesuai digunakan untuk produk panganyang memerlukan kadar DHA tinggi. Ada preferensi inkorporasi EPA+DHA pada fosfatidiletanolamin dibandingkanjenis fosfolipid yang lain.Kata kunci: Fosfolipid terstruktur, asam lemak w-3, EPA, DHA, asidolisis enzimatis ABSTRACT The superiority of soy phospholipids could be obtained by incorporation of w-3 fatty acids into phospholipids structure,especially EPA (eicosapentaenoic acid, C20:5w-3 and DHA docosahexaenoic acid, C22:6w-3. Structurization ofcommercial soy phospholipids was conducted by replacement of natural fatty acids in soy phospholipids by w-3 fattyacids from w-3 fatty acids enriched Þ sh oil from tuna canning processing

  15. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henok Siagian

    2012-12-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Fisika siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pancur Batu, di mana dari kelas X-A sebagai kelas eksperimen (strategi pembelajaran Genius Learning dan kelas X-B sebagai kela kontrol (pembelajaran konvensional dengan masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan menggunakan metode groups pretest-posttest desaign dalam pengambilan data penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa dengan strategi pembelajaran Genius Learning mengalami peningkatan. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif diperoleh dari test hasil belajar yang diperoleh untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan stategi pembelajaran Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.

  16. MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK KELAS VIII MTs NEGERI TEBING TINGGI EMPAT LAWANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dianti Asmayani

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractMost of teaching and learning process that used by the teacher is lecturing method. It could be the reason that the students feel bored and effects to their bad score. In order to solve these problems, the teacher should select the appropriate method which could stimulate students to think and active in the teaching and learning process. The result of the study showed that inquiry method could improve students score on Aqidah Akhlak subject especially on Mukjizat dan kejadian luar biasa lainya material.  Moreover, it was found that there was a significant difference in students’ achievement between the students who were taught by the application of inquiry model on those who were not. The result could be seen that mean score of the students was 17. The post-test score was 10.08, and KKM was 47.37%. Moreover perbedaan t0 is higher than  either at significant level of 5% or at significant level of 1%, it was 2,00  <  5,19 > 2,65.  Keywords: inquiry learning model, result of the study, subject learning

  17. Pemodelan Sistem Informasi Untuk Mengukur Kualitas Kinerja Perguruan Tinggi dengan Pendekatan Balanced Scorecard dan Blue Ocean Strategy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlinah Baharuddin

    2016-01-01

    Full Text Available Semakin tingginya persaingan saat ini, khususnya perguruan tinggi bidang pendidikan, memunculkan kebutuhan strategi bisnis untuk bertahan. Pemodelan Sistem Informasi dengan pendekatan Balanced Scorecardkini merupakan salah satu tujuan dalam pencapaian pengukuran hasil kinerja untuk mencapai sasaran perguruan tinggi serta menciptakan inovasi solusi dengan menerapkan Blue Ocean sehingga selaras dengan strategi bisnis yang dijalankan. Pemodelan sistem informasi yang akan dibahas adalah menggunakan strategi bisnis Balanced Scorecard (BSC diintegrasikan dengan Blue Ocean Strategy (BOS. Dengan sifat-sifat pada BSC dan BOS, model ini menjawab kebutuhan Strategi Sistem Informasi pada perguruan tinggi yang berkarakteristik dinamis, inovatif, dan tingkat persaingan tinggi dengan hasil pencapaian kinerja yang terukur. Pemodelan sistem informasi diimplementasikan pada Universitas Pancasakti Makassar. Hasil menunjukkan komponen-komponen perguruan tinggi yang dipetakan ke dalam 4 perspektif BSC, yaitu perspektif pelanggan, finansial, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan dan kanvas strategi serta kerangka kerja 4 langkah pada BOS yaitu kurangi-tingkatkan-hapus-ciptakan. Hasil penelitian berupa pengukuran penilaian kinerja dengan program aplikasi berbasis web, yang merupakan bagian dari sistem informasi management perguruan tinggi. Sistem ini memberikan informasi kepada seluruh anggota yang terkait tentang kualitas kinerja. Kata kunci : Balanced Scorecard(BSC; Kualitas kinerja; Blue ocean strategy(BOS; Web; Perguruan tinggi

  18. PENGARUH PENERAPAN SISTEM MOVING CLASS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK NEGERI 9 SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stefhani Tantra Sintara

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan sistem moving class dan motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran pengantar administrasi perkantoran siswa kelas XI secara simultan maupun parsial. Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 105 siswa. Peneliti mengambil teknik sensus, yaitu mengambil keseluruhan populasi sebagai objek penelitian. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini adalah penerapan sistem moving class (X1, motivasi belajar (X2 dan hasil belajar (Y. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil dari analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan Y = 6,164+0,883X1+0,300X2+ e. Ada pengaruh secara simultan antara penerapan sistem moving class dan motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar 51,8%, sedangkan pengaruh secara parsial penerepan sistem moving class sebesar 28,84% dan motivasi belajar sebesar 10,63%. The problem that had been studied in this research is whether there is influence of moving class implementation and learning motivation toward eleventh grade students’ achievement of introductory office administration lesson simultaneously and partially. The population that had been studied in this research is eleventh grade students of office administration major in the academic year of 2014/2015, as many as 105 students. The researcher took a census technique which take the whole population as the object of the research. An investigated variable in this research is the implementation of moving class system (X1, learning motivation (X2, and the result of the study (Y. The data were collected using questionnaireand documentation. The analysis of the data is usingdescriptive analysis and bifiliar regression analysis. The result of the linear regression analysis obtained an

  19. PRODUKTIVITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus PADA MEDIA LIMBAH SEKAM PADI DAN DAUN PISANG KERING SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparti Suparti

    2015-08-01

    Full Text Available Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus merupakan jenis jamur pangan yang banyak dikonsumsi mengandung protein 27%. Kandungan protein pada jamur tiram putih dapat dipengaruhi oleh komposisi media tanam seperti selulosa, hemiselulosa, lignin dan nutrisi tambahan. Sekam padi dan daun pisang kering merupakan salah satu limbah organik yang dapat digunakan sebagai media alternatif untuk meningkatkan produktivitas jamur tiram putih.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas jamur tiram putih yang ditumbuhkan pada media  limbah sekam padi dan daun pisang kering sebagai media alternatif. Jenis penelitian eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap (RAL dua faktor yaitu faktor 1 penambahan sekam padi dan faktor 2 daun pisang kering (0%, 5%, 10%, 15%, masing-masing  dengan empat perlakuan dan dua kali ulangan.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa penambahan sekam padi dan daun pisang kering  15% (S3T3 memberikan pengaruh nyata terhadap lama penyebaran miselium, jumlah badan buah dan berat segar jamur tiram putih.Perlakuan yang paling baik untuk pertumbuhan jamur pada perlakuan S3T3, dengan rata-rata lama penyebaran miselium 25,5 hari, jumlah badan buah 64,5 buah dan berat segar yang dihasilkan 402,5. Hasil data tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

  20. ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI DENITRIFIKASI SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI NITROGEN ANORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairul Syahputra

    2011-08-01

    Full Text Available Denitrifikasi merupakan salah satu proses utama yang mengurangi kandungan senyawa nitrogen anorganik di lingkungan. Proses ini dapat digunakan untuk mengatasi kelebihan senyawa nitrogen anorganik yang tinggi di kolam budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi isolat bakteri denitrifikasi sebagai agen bioremediasi senyawa nitrogen anorganik. Sebanyak 21 isolat bakteri pereduksi nitrat berhasil diisolasi dari medium pengkayaan dengan konsentrasi nitrat 100 µM dan 1500 µM. Sebanyak 6 isolat merupakan kelompok bakteri denitrifikasi (fermentatif negatif dan 15 isolat termasuk kelompok bakteri fermentatif. Berdasarkan hasil seleksi didapatkan isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemampuan reduksi nitrat yang tinggi. Aktivitas reduksi nitrat terjadi dari awal inkubasi, di mana aktivitas paling cepat terjadi pada fase eksponensial pertumbuhan bakteri. Isolat HNF5 dan LNF memiliki kecepatan maksimum reduksi nitrat (Vmaks 0,17 mM.h-1 dan 0,16 mM.h-1 dengan nilai konstanta Michaelis-Menten (Km 0,40 mM dan 0,28 mM. Identifikasi dengan sekuen 16S-rRNA memperlihatkan bahwa isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemiripan dengan Pseudomonas aeruginosa.

  1. PENGGUNAAN INTERNET DAN E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN PERTEMUAN / RAPAT KELAS X JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK YPPM BOJA KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junita Sesarianti,

    2012-10-01

    Full Text Available Dalam dunia pendidikan hasil belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari proses belajar mengajar. Hal ini dapat terjadi dikarenakan hasil belajar sangat mempengaruhi guru dan siswa. Hasil belajar siswa penting bagi guru dikarenakan guru mampu mengetahui tingkat keberhasilan dalam memberikan suatu materi pembelajaran melalui hasil belajar siswa sehingga seorang guru dapat melakukan evaluasi apabila hasilnya kurang maksimal. Dengan media pembelajaran yang menggunakan internet nilai yang diperoleh para siswa jauh lebih baik jika dibandingkan dengan nilai tugas praktik yang jauh dari kriteria ketuntasan minimum,� SMK YPPM Boja Kabupaten Kendal pada kelas X AP1 terdapat 20 siswa (60,20%� tidak tuntas, sedangkan untuk kelas X AP2 terdapat 22 siswa (60,82% berada pada kriteria tidak tuntas. Terdapat dugaan adanya ketidaktuntasan nilai siswa disebabkan karena kurang efektifnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam mengajar.. Pada SMK YPPM Boja belum menggunakan internet sebagai media pembelajaran yang bisa mempermudah dan meningkatkan hasil belajar siswa-siswinya, sementara ini pembelajarannya sekedar mengenalkan apa itu internet secara umum dan hanya digunakan hal-hal yang tidak bermanfaat dan berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian di peroleh data sebagai berikut : rata-rata nilai pre-test pada kelas kontrol adalah 66,48 dan pada kelas eksperimen adalah 62,32, berarti rata-rata hasil pre-test antara kedua kelas tersebut hasilnya tidak berbeda jauh. rata-rata nilai post-test pada kelas kontrol adalah 72,51 dan pada kelas eksperimen adalah 73,41. Hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata yang diperoleh kelompok eksperimen adalah 73,41 dan nilai rata-rata yang diperoleh oleh kelompok kontrol adalah 66,48. Hasil belajar siswa yang menggunakan media internet dan e-learning lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran

  2. ANALISA DAN PERANCANGAN WEB SITE SOCIAL-COMMERCE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Supriyati

    2016-04-01

    Full Text Available Pertumbuhan internet mengubah perilaku konsumen dalam mengambil keputusan. Pertukaran informasi melalui media sosial menjadi referensi penting bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Transaksi bisnis secara online dan kesuksesan e-commerce tergantung pada ketepatan desain dari sebuah produk. Setiap situs social commerce, paling tidak mempunyai satu set minimal fitur desain social commerce. UMKM merupakan salah satu tiang ekonomi bangsa. Salah satu permasalahan pada UMKM adalah pemasaran produk. Untuk membangun UMKM yang lebih kuat dalam pemasaran maka perlu dibuat website yang mampu memasarkan produk secara lebih luas. Dengan adanya social commerce, akan mampu memasarkan produk, merekomendasi produk dan menampilkan berbagai informasi produk-produk UMKM. Sebelum membangun sistem, didahului dengan perancangan sistem, perancangan ini menggunakan UML (Unified Modeling Language. Hasil penelitian ini berupa rancangan website social commerce untuk UMKM. Kata kunci: social commerce, UMKM, UML.

  3. Pemurnian Minyak Ikan Patin dari Hasil Samping Pengasapan Ikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rodiah Nurbayasari

    2017-05-01

    Full Text Available Isi perut merupakan hasil samping pengasapan ikan patin (Pangasius hypophthalmus yang jumlahnya mencapai 5-6%/hari dari jumlah ikan yang diasap. Jumlah hasil samping yang besar tersebut apabila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Masyarakat pengolah di Kabupaten Kampar, Riau telah mengekstraksi isi perut tersebut menjadi minyak ikan kasar dengan produksi 110 L/hari. Untuk itu diperlukan teknologi pemurnian yang dapat meningkatkan nilai ekonomi minyak ikan kasar yang ada. Penelitian ini bertujuan melakukan pemurnian minyak kasar hasil samping pengasapan ikan patin dengan menggunakan empat metode pemurnian. Masing-masing metode pemurnian tersebut memiliki perbedaan seperti konsentrasi bentonit, waktu dan suhu proses, konsentrasi NaOH pada proses netralisasi, dan penggunaan asam sitrat atau natrium klorida pada proses degumming. Bahan penelitian yang digunakan adalah dua jenis minyak ikan patin kasar yaitu hasil ekstraksi isi perut ikan patin dengan pengukusan dan hasil ekstraksi dengan pemanasan. Sebelum dan setelah dimurnikan, minyak ikan dianalisis bilangan asam lemak bebas, bilangan peroksida, bilangan iodin, warna, dan profil asam lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minyak ikan hasil ekstraksi dengan pengukusan yang dimurnikan menggunakan metode I, terjadi penurunan nilai asam lemak bebas sebesar 50,79%; peroksida sebesar 23,75%; dan peningkatan angka iodin 20,99%. Sedangkan pada minyak ikan hasil ekstraksi dengan pemanasan yang telah dimurnikan menggunakan metode II terjadi penurunan nilai asam lemak bebas sebesar 50,30%; peroksida 49,77%; dan peningkatan angka iodin 30,92% Pemurnian minyak ikan patin terbaik dihasilkan dari minyak hasil ekstraksi dengan pengukusan yang dimurnikan dengan metode I dan minyak hasil ekstraksi dengan pemanasan yang dimurnikan dengan metode II karena telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh International Association of Fish Meal Manufactures, International Fish Oil Standard, dan standar

  4. DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN RAMBUTAN RAPIAH (Nephelium lappaceum L. TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TEMULAWAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Istri Mirah Dharmadewi

    2015-12-01

    Full Text Available Rambutan rapiah (Nephelium lappaceum L. merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat yang termasuk kedalam family Sapindaceae. Rambutan mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang tumbuh disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun rambutan rapiah terhadap pertumbuhan temulawak serta mengetahui kemampuan tanaman temulawak untuk bertahan terhadap pemberian ekstrak daun rambutan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, jumlah tunas dan berat rimpang yang diamati pada akhir pengamatan. Pemberian ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 5%,10%,15%, 20% mengakibatkan tinggi tanaman, panjang daun, lebardaun, jumlah daun dan berat rimpang lebih rendah jika dibandingkan dengan kontrol.

  5. PENGARUH PEMBERIAN TUMBUHAN AIR PADA AIR LIMBAH RUMAH TANGGA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy SEBAGAI INFORMASI BAGI MASYARAKAT TENTANG PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafzon Exaputra

    2016-05-01

    Full Text Available Utilization fern (Azolla pinnata and water hyacinth (Eichhornia crassipes in addition to preserving the environment also produces elements that are needed for the growth of living things. Household wastewater by plants Azolla pinnata and hyacinth will return sustainability, and can be used as a maintenance gourami (Osphronemus gouramy.        The purpose of this research are: (1 to determine the effect of aquatic plants in domestic wastewater to the quality of the water quality standard household waste and growth of carp (Osphronemus gouramy. (2 to find out which one is better growth of carp (Osphronemus gouramy in household waste water between the new and old by fern (Azolla pinnata and by plants hyacinth (Eichhornia crassipes. (3 as a source of information for the public about environmental pollution and recycling of waste water by using plants in domestic wastewater.        This type of research experiments. Samples of each treatment 20 fish carp with 4 treatments. Treatment I (wastewater new households by ferns, treatment of II (wastewater new households by plants hyacinth, Treatment III (domestic wastewater long by ferns, treatment IV (household wastewater long by water hyacinth plants. The measured parameters ie width, length and weight of carp within a certain period. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA two lanes and qualitative analysis.        The results obtained by analysis of existing water plants on the effect of domestic wastewater on growth of carp (Osphronemus gouramy, as well as the provision of fern (Azolla pinnata provides the most good influence on the growth of carp. Kata Kunci: Tumbuhan air, air limbah rumah tangga, pertumbuhan ikan gurami.

  6. PENGARUH KONSENTRASI ANTIMIKROORGANISME, MEDIA FERMENTASI, DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP PERTUMBUHAN Absidia corymbifera (Cohn Sacc. & Trotter DARI JAMUR ENDOFIT Fusarium nivale (Fr. Ces.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suciatmih Suciatmih

    2012-12-01

    Full Text Available Fusarium nivale (Fr. Ces., an endophytic fungi from Dendrobium crumenatum Sw. (pigeon orchidshowed an antimicroorganism activity against Absidia corymbifera (Cohn Sacc. & Trotter, causing of human zygomycosis. The aim of this study is to find out the effect of concentration of antimicroorganism agent, fermentation medium, and incubation time to control A. corymbifera by F. nivale; and to make curve of F. nivale growth and curve of its antimicrobial production. Five different concentrations of antimicroorganism agent (0, 75, 150, 225, and 300 ul, four different fermentation media (PotatoDextrose Yeast, Tauge Extract Broth , Kedelai Extract Broth , and Jagung Extract Broth, and eight different incubation times (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, and 7 days were chosen for this experiment. Parameters of the study were change of filtrate pH, dry weight of mycelial cell of F. nivale, and percentage inhibition of mycelial growth of A. corymbifera. The results indicated that antimicroorganism agent concentration of 150 ul applied and potato dextrose yeast medium were the most effective to inhibit A.corymbifera. The antimicroorganism agent was produced during growth of the fungi. The production of antimicroorganism agent coinced with the decrease in pH from 6.0 to 4.81; and the increase in pH from4,81 to 7.24-8.01. A optimum activity of antimicroorganism agent (31,23 during growth of fungi occurred on the 2th day of incubation. Keywords: A. corymbifera; aktivitas antimikroorganisme; F. nivale; persentase hambatan pertumbuhan miselium A. corymbifera

  7. PEUBAH KUALITAS AIR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa DI TAMBAK TANAH SULFAT MASAM KECAMATAN ANGKONA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2009-04-01

    Full Text Available Rumput laut (Gracilaria verrucosa telah dibudidayakan di tambak tanah sulfat masam dengan kualitas dan kuantitas produksi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peubah kualitas air yang mempengaruhi laju pertumbuhan rumput laut di tambak tanah sulfat masam Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Pemeliharaan rumput laut dilakukan di 30 petak tambak  terpilih selama 6 minggu. Bibit rumput laut dengan bobot 100 g basah ditebar dalam hapa berukuran 1,0 m x 1,0 m x 1,2 m. Peubah tidak bebas yang diamati adalah laju pertumbuhan relatif, sedangkan peubah bebas adalah peubah kualitas air yang meliputi: intensitas cahaya, salinitas, suhu, pH, karbondioksida, nitrat, amonium, fosfat, dan besi. Analisis regresi berganda digunakan untuk menentukan peubah bebas yang dapat digunakan untuk memprediksi peubah tidak bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan relatif rumput laut di tambak tanah sulfat masam berkisar antara 1,52% dan 3,63%/hari dengan rata-rata 2,88% ± 0,56%/hari. Di antara 9 peubah kualitas air yang diamati ternyata hanya 5 peubah kualitas air yaitu: nitrat, salinitas, amonium, besi, dan fosfat yang mempengaruhi pertumbuhan rumput laut secara nyata. Untuk meningkatkan pertumbuhan rumput laut di tambak tanah sulfat masam Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur dapat dilakukan dengan pemberian pupuk yang mengandung nitrogen untuk meningkatkan kandungan amonium dan nitrat serta pemberian pupuk yang mengandung fosfor untuk meningkatkan kandungan fosfat sampai pada nilai tertentu, melakukan remediasi untuk menurunkan kandungan besi serta memelihara rumput laut pada salinitas air yang lebih tinggi, tetapi tidak melebihi 30 ppt. Seaweed (Gracilaria verrucosa has been cultivated in acid sulfate soil-affected ponds with relatively high quality and quantity of seaweed production. A research has been conducted to study water quality variables that influence the

  8. Strategi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM Berbasis Kaizen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Suranta Meliala

    2016-04-01

    Perekonomian adalah salah satu faktor kemajuan suatu negara. Setiap negara bersaing ketat untuk meningkatkan produktvitas perekonomiannya. Perekonomian Indonesia saat ini menempati urutan ke 17 dunia. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat signifikan ternyata tidak lepas dari peran dari usaha kecil dan menengah (UKM yang menopang pertumbuhan ekspor dan impor, salah satu UKM yang bisa diunggulkan adalah UKM pembuatan sepatu. Peran UKM yang begitu besar dan signifikan harus terus dijaga dan dikembangkan untuk bisa bersaing pada era persaingan global seperti penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA pada januari 2015. Permasalahan yang mengganggu perkembangan dan produktivitas dari UKM sepatu, khususnya di sekitar Kota Medan akan dibagi kedalam 4 kategori, yaitu:(1 manusia, (2 proses, (3 fasilitas, dan (4 Persaingan usaha. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa permasalahan yang paling utama yang mempengaruhi perkembangan UKM sepatu di Kota Medan adalah sumber daya manusianya. Pemecahan permasalahan ini akan dilakukan dengan strategi Kaizen (5S yang akan dipadukan dengan konsep Training within industry (TWI dan konsep P-Course. Perbaikan ini akan menghasilkan strategi-strategi untuk peningkatan produktivitas kerja UKM secara keseluruhan dengan fokus utama adalah pekerja dan sistem kerjanya. Strategi ini diharapkan mampu membenahi kelemahan UKM sepatu yang ada, guna menghadapi ketatnya persaingan global yang akan datang.  Kata kunci: Usaha kecil dan menengah (UKM, kaizen, training within industry (TWI,konsep p-course, konsep 5S

  9. KARAKTERISASI DAN EVALUASI POPULASI ABALON Haliotis squamata SECARA MOLEKULER, MORFOMETRIK, DAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2017-10-01

    Full Text Available Abalon merupakan salah satu komoditas penting gastropoda laut. Tingginya permintaan abalon ini mengakibatkan menipisnya stok di alam. Oleh karena itu, upaya keberhasilan budidaya abalon perlu didukung oleh jenis unggul. Indikasi awal suatu jenis unggul dapat dilakukan dengan menganalisis potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan analisis gen 16S rRNA, karakter morfolologi, dan biologi dianalisis secara deskriptif dengan metode kajian pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan keragaman inter populasi Haliotis squamata mendeteksi adanya tujuh haplotipe yang terbagi dalam dua kelompok. Penyertaan H. diversicolor sebagai outgroup dalam pengujian memperlihatkan bahwa populasi H. squamata dari Pulau Bali dan beberapa lokasi di Pulau Jawa berada dalam satu kelompok yang terpisah dengan outgroup. Hasil ini kongruen dengan analisis morfometrik terdapat perkembangan pertumbuhan cangkang yang asimetri pada populasi Banten. Pertumbuhan asimetri merupakan indikasi spesifik untuk populasi Banten atau merupakan gejala abnormalitas yang dapat diakibatkan oleh faktor penurunan kualitas genetik atau lingkungan. Karakter biologi terlihat proporsi daging dan gonad berbeda pada populasi Banten dengan indikasi adanya pertumbuhan asimetri. Rasio gonad dan daging populasi Banyuwangi berbeda nyata (P<0,05 dengan populasi lainnya. Abalone is arguably one of the highly valued and sought-after marine gastropods. However, the over-exploitation of this species has exhausted its wild stock. To overcome this challenge, the culture technique and management of this species must be established and continually improved. One of the ways is through producing superior broodstocks. An initial assessment of a genetically superior broodstock can be done using the potential genetic analysis. This recent research employed the analysis to study the species’ 16S rRNA gene. To complement the study, the morphometric and biological characteristics of the species were

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBIAYAAN BERBASIS BAGI HASIL (EQUITY FINANCING PADA BANK SYARIAH X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Priyanto

    2016-09-01

    Full Text Available This study aims to determine the factors that affect the equity financing at the Islamic Banking which covers quantitative financing profit and loss sharing and to formulate policies to be performed by the management in maintaining the financing growth. The study was conducted by utilizing Autoregressive Distributed Lag (ARDL model with variables including BI rate and inflation as the external factor. The test results of both external factors indicated a negative impact on both financing. BI rate as an indicator of the government's policy becomes the fastest variable affecting the equity financing i.e. at lag 1. Inflation comes as the macroeconomic indicator at lags 2, 9 and 10. All internal factors have a negative impact on both financing types except for the cost of education and training, and autoregressive variables. The fund of the third party influences the sharing of profit and loss (mudharabah at lag 1 and at 9, meanwhile the capital adequacy ratio affects the profit sharing (mudharabah at lag 8, and it affects the loss sharing (musyarakah at lag 6. The cost of education and training has an effect on loss sharing at lag 5, and Islamic banking basic education affects profit financing at lag 2 whereas the trend of financing profit sharing is at lag 8 and loss sharing at lags 1 and 2 and since it autoregressive, it affects each financing of the current period.Keywords: autoregressive, dynamic, mudaraba, musharaka, profit and loss sharing financingABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pembiayaan berbasis bagi hasil pada Bank Syariah yang meliputi pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara kuantitatif dan merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat dilakukan manajemen dalam menjaga pertumbuhan pembiayaannya. Penelitian dilakukan menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL Model dengan variabel yang digunakan meliputi BI Rate dan inflasi sebagai faktor eksternal. Hasil pengujian kedua faktor eksternal

  11. Permen dan Jelli Sebagai Produk Inovasi dari Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmir Edwar

    2015-06-01

    Full Text Available Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta alkaloid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Pasak bumi juga mempunyai senyawa aktif flavonoid yang berfungsi untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang, antioksidan, dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk permen dan jelli dari bagian akar, batang, daun, ranting, dan kulit pasak bumi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan memudahkan akses bagi masyarakat luas untuk mendapatkan khasiat zat aktif yang dikandung tumbuhan tersebut dalam bentuk produk inovatif.  Standard produk yang dihasilkan (permen dan jelli mengacu kepada SNI 3547.1:2008 tentang kembang gula keras dan SNI No. 3547.2:2008 tentang kembang gula lunak. Berdasarkan hasil pengujian permen, semua parameter yaitu kadar air, abu, gula, sukrosa, Zn, Hg, Pb, As, Angka Lempeng Total, Coliform, Ecoli, Salmonella dan Kapang/Khamir memenuhi syarat, kecuali untuk parameter Cu dengan nilai antara 3,48–8,17% tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan yaitu maksimal 2%. Sedangkan produk jelli sebagian besar memiliki kadar air bervariasi antara 18,20–39,45% tidak memenuhi standar  yang dipersyaratkan maksimal 20%. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan nilai tambah dan nilai jual dari tumbuhan pasak bumi berupa produk permen dan jelli yang memiliki cita rasa, keunggulan dan manfaat bagi kesehatan.ABSTRAKPasak bumi (Eurycoma longifolia Jack merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta

  12. Pengaruh Ozonated Water sebagai Antiseptik dalam Menghambat Pertumbuhan Staphilococcus Aureus (in vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulita Kristanti

    2012-06-01

    Full Text Available Latar Belakang. Penelitian seputar ozonazed water akhir-akhir ini cukup banyak diminati karena bahan ini mempunyai potensi antibakteria yang menjanjikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ozonated water pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus Aureus. Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencampurkan 1 ml larutan bakteri 106 CFU/ml dengan 10 ml ozonated water konsentrasi 4 ppm selama 10 detik (kelompok I, 20 detik (kelompok II, 30 detik  (kelompok III, dan 40 detik (kelompok IV, akuades (kontrol negatif kemudian semua diencerkan dengan akuabides 10ml. selanjutnya dari masing-masing kelompok diambil 0,01 ml untuk ditanam pada MHA, inkubasi 24 jam pada suhu 370 C dalam anaerobic jar kemudian dilakikan perhitungan koloni. Data dianalisis dengan Avana satu jalur dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil. Avana satu jalur memperlihatkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan. Uji LSD menunjukkan perbedaan rerarta yang bermakna (p<0,05 antar kelompok I, II, III, IV dengan kelompok V (akuedes terdapat perbedaan rerata yang bermakna antara kelompok I dan kelompok VI (iod. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok II, III, IV terdapat kelompok VI (oid. Uji korelasi Produk Momen Pearson menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat kuat. Kesimpulan. Ozonated Water 4 ppm memiliki daya antibakreri dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus Aureus. Semakin lama waktu kontak, daya anti bakterinya semakain besar.   Background. Some previous research show that the antibacterial effect of ozonated water is very promi-sing. The aim of this study was to know the antibacterial effect of ozonated water on staphylococcus aureus. Method. One ml of 106 CFU/ ml S. aureus suspension was mixed with 10 ml ozonated water for 10 second (group I, 20 second (group II, 30 second (group III, 40 second (group IVAs negative control S. aureus was mixed with aquadest (group V, and as positive control S. aureus was mixed

  13. PERFORMA PERTUMBUHAN KRABLET KEPITING BAKAU, Scylla olivacea, YANG DIBERI PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA SELAMA PERIODE PENDEDERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2016-12-01

    Full Text Available Jumlah pemberian pakan yang tepat sangat penting dalam periode pendederan krablet kepiting bakau karena pada periode tersebut tingkat kanibalisme krablet sangat tinggi. Informasi dosis pemberian pakan pada krablet ini masih sangat kurang khususnya dengan penggunaan pakan buatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan sintasan krablet kepiting bakau yang diberi pakan buatan dengan dosis berbeda selama periode pendederan. Hewan uji yang digunakan adalah krablet kepiting bakau dengan bobot awal rata-rata 0,038 g dan lebar karapas awal rata-rata 3,25 mm. Krablet dipelihara dalam bak berukuran 1,0 m × 1,0 m × 0,5 m sebanyak sembilan unit, dengan kepadatan awal masing-masing 50 ekor/bak. Tiga level dosis pakan harian yang dicobakan yaitu: 20%, 30%, dan 40% dari biomassa dan diberikan pada pagi dan sore hari selama lima minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua minggu pertama periode pendederan, pemberian dosis pakan 20% memiliki sintasan yang lebih rendah (P0,05 di antara perlakuan. Pada pendederan krablet kepiting bakau, dosis pemberian pakan harian sebaiknya sebanyak 30% pada dua minggu pertama hingga krablet berukuran 0,2-0,3 g (lebar karapas 8-10 mm, selanjutnya 20% pada minggu ke-3, 15% pada minggu ke-4, dan 10% pada minggu ke-5. Appropriate feeding rate applied during nursery of mud crab crablet is important due to high cannibalism occurred at this stage. The information on feeding rates for crablet during nursery is still limited, in particularly the used of artificial diet. This study aims to evaluate the growth performance and survival rate of mud crab crablet fed artificial feed at different feeding rates during the nursery. The crablets with average initial weight of 0.038 g and initial carapace width of 3.25 mm were used in this study. The crablets were stocked in nine tanks sizing of 1.0 m × 1.0 m × 0.5 m each, with the initial density of 50 crablets/tank. Three daily feeding rates were tested at 20%, 30

  14. Analisis Efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil Dengan Pendekatan Two Stage Data Envelopment Analysis (Studi Kasus Kantor Cabang BMT MMU Dan BMT UGT Sidogiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Mahbubi Ali

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil (BMT dengan mengambil studi kasus BMT MMU dan BMT UGT Sidogiri Pasuruan tingkat cabang dengan total sampel 50 cabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Two Stage DEA. Tahap pertama mengukur tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan DEA. Tahap kedua menguji faktor-faktor internal dan eksternal, yang mempengaruhi tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan pendekatan Tobit. Hasil penghitungan DEA menunjukkan, efisiensi overall technical BMT MMU (0,84 dan BMT UGT (0,88 pada tahun 2008 masih kurang optimal. Penyebab utama inefisiensi untuk BMT MMU adalah penyaluran pembiayaan, sementara sumber utama inefisiensi BMT UGT adalah penghimpunan dana pihak ketiga yang kurang maksimal. Hasil pengolahan Tobit menunjukkan bahwa kekuatan modal dan ukuran BMT memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap efisiensi overall technical pada dua BMT. Sementara dari sisi eksternal, PDRB perkapita memiliki pengaruh negatif secara signifikan. Adapun pertumbuhan pengangguran, tingkat pendidikan, dan komitmen keberagamaan tidak berpengaruh secara signifikan.JEL Classification : G21, R15Keywords : Efisiensi, BMT, Two Stage DEA

  15. HUBUNGAN PANJANG BOBOT, FAKTOR KONDISI DAN STRUKTUR UKURAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru DI PERAIRAN SELAT BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Wujdi

    2016-03-01

    Full Text Available Ikan lemuru merupakan jenis ikan hasil tangkapan utama kegiatan perikanan di perairan Selat Bali yang status pemanfaatannya sudah mengalami lebih tangkap dan memerlukan upaya pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang dan bobot, faktor kondisi, serta struktur ukuran ikan lemuru di perairan Selat Bali. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2010 hingga Desember 2011 dengan metode survei dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang dan bobot ikan lemuru mengikuti persamaan W=0,007FL3,167 dan memiliki pola pertumbuhan allometrik positif (b>3 namun pada setiap bulannya mengalami perubahan pola pertumbuhan. Nilai faktor kondisi relatif berkisar antara 0,95-1,28 dan berfluktuasi setiap bulannya. Hasil ini diduga dipengaruhi oleh ketersediaan makanan. Ikan lemuru berukuran kecil atau “sempenit” (<11 cmFL banyak tertangkap pada bulan Agustus dan September 2010 serta Juli dan November 2011 dan diduga pada waktu tersebut terjadi awal rekruitmen.   Bali sardinella (“lemuru” is mostly caught by fishers in the Bali Strait waters, and its status predicted have overfishing so that it needs to manage this resources. The purpose of this study to investigate the length-weight relationship, the condition factors and size structure of lemuru in the Bali Strait waters. The data was collected through survey and direct observation in the field from August 2010 to December 2011. The result of this study shows that length-weight relationship could be described as W = 0.007 FL3, 167. Nevertheless,  it is change on the growth pattern by monthly. The value of relative condition factors of lemuru were ranging from 0.95 to 1.28 and very fluctuated by monthly. It is predicted that influenced by feed availability in Bali Strait waters. The smaal size of lemuru, namely “sempenit (<11 cmFL are dominantly caught during August to September 2010 and July and November 2011 that indicated

  16. KARAKTERISASI ENZIM KITOSANASE DAR] ISOLAT BAKTERI KPU 2123 DAN APLIKASINYA UNTUK PRODUKS1 OLIGOMER KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusro Nuri Fawzya

    2009-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan sebagian dari rangkaian penelitian mengenai eksplorasi enzim kitinolitik dari mikroba lingkungan laut, khususnya dari limbah udang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi isolat bakteri KPU 2123 dari limbah udang, mengkarakterisasi dan mengaplikasikan enzim kitosanase yang dihasilkan oleh bakteri tersebut untuk produksi oligomer kitosan dan menguji bioaktivitas oligomer kitosan tersebut sebagai antitumor dan antibakteri. Karakterisasi enzim dilakukan dengan menguji aktivitas enzim pada berbagai suhu dan pH. Selain itu juga ditentukan besarnya aktivitas yang tersisa setelah enzim diinkubasi pada suhu dan lama waktu tertentu. Pengaruh ion logam terhadap aktivitas enzim juga dilihat dengan mereaksikan enzim dengan 1 mM ion logam dalam bentuk larutan khlorida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis gen 16S-rRNA, isolat bakteri KPU 2123 memiliki kemiripan 95% dengan Stanotrophomonas maltophilia. Enzim kitosanase dari isolat ini bekerja optimal pada suhu 50 ºC dan pH 6. Enzim ini cukup stabil pada suhu 37 ºC selama 120 menit. Penambahan ion logam berpengaruh terhadap aktivitas enzim. Ion logam Zn²+ (sebagai garam klorida 1 mM menghambat 100% aktivitas enzim tersebut. Penggunaan enzim kitosanase dalam menghidrolisis substrat kitosan, menghasilkan oligomer kitosan yang mengandung tetramer, pentamer dan heksamer Oligor kitosan tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus sebesar 10,06% dan dapat menyebabkan kematian sel HeLa dengan LC50 pada dosis 120 ppm.

  17. Pemanfaatan Hasil Eksplorasi Plasmanutfah Jeruk Nusantara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emi Budiyati

    2016-03-01

    Full Text Available Indonesia memiliki keanekaragaman  jenis jeruk unggul  lokal maupun nasional   yang tersebar diseluruh nusantara dari sabang sampai merauke,  dan berpotensi  dikembangkan serta didayagunakan untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral masyarakat seiring  dengan bertambahnya penduduk yang terus meningkat dari tahun ketahun.  Penelitian  bertujuan untuk identifikasi hasil eksplorasi plasmanutfah jeruk nusantara  berdasarkan kemanfaatan sesuai jenisnya.  Penelitian dilakukan dari tahun 2010 -2013  diseluruh daerah sentra jeruk  Maluku Utara, Maluku tenggara,  Kalimantan Timur, dan Jawa Timur. Metodologi dengan  survei  dan exploratif,  kordinasi dengan Diperta, BPTP, Kebun Raya LIPI serta wawancara dengan penduduk lokal.  Hasil penelitian telah mendapat 30 Asesi Jeruk yang terdiri  citrus  reculata, citrus maxima,  citrus  ambicarpha dan   citrus aurantivolia dan  Menjadi  3 macam jenis berdasarkan pemanfaatannya  yaitu sebagai  buah segar (Pamelo, Keprok dan Manis, olahan dan jenis  biofarmaka (Nipis. Nipis Jumbo, Jerpaya, dan  Jari Buda membukaKata kunci:   buah, eksplorasi, jeruk, plasmanutfah, varietas

  18. PENGARUH HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF AKUNTANSI, PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 KENDAL TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviana Noviana

    2013-02-01

    Full Text Available Sekolah Menengah Kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan untuk siap kerja sesuai dengan bidang keahliannya. Kondisi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2012/2013 terdapat 66,67% atau 34 siswa yang bekerja diluar bidang akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi, program praktik kerja industri, dan self efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian akuntansi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2013/2014 baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah uji pengaruh dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII program keahlian akuntansi sejumlah 105 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode angket/kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi berganda, uji koefisien determinasi (R2, uji simultan (F, dan uji parameter individual (t. Hasil penelitian ini adalah secara parsial ada pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi sebesar 25,70%, program praktik kerja industri sebesar 23,20%, dan self efficacy sebesar 32,90% terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII. Sedangkan secara simultan ada pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi, program praktik kerja industri, dan self efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian akuntansi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2013/2014 sebesar 43,10%. Vocational High School is an educational institution that produces graduates ready to work according to their expertise. Conditions at SMK Negeri 1 Kendal Academic Year 2012/2013 there are 66.67 % or 34 students working beyond the field of accounting The purpose of this study was to determine the effect of the learning outcomes of productive subjects accounting, on the job training program, and self-efficacy on job readiness class XII students accounting skills program at SMK Negeri 1 Kendal

  19. PENGOPTIMALAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN AUDITING II DENGAN MEMANFAATKAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maylia Pramono Sari

    2011-06-01

    Full Text Available Pengembangan metode pengajaran auditing adalah pembuatan bahan ajar multimedia. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa jurusan akuntansi memiliki persepsi awal mengenai pengetahuan auditing yang baik dan mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar. Selain itu juga terjadi kenaikan keaktivan mahasiswa setelah adanya penerapan model pendekatan bahan ajar multimedia pada mata kuliah auditing II. Penelitian ini juga menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test dan hasil menunjukkan bahwa nilai tes sebelum adanya tindakan dan setelah adanya tindakan relatif berbeda. Hal ini berarti model pendekatan penalaran dan sistem pada mata kuliah auditing efektif dalam meningkatkan prestasi belajar. Kata Kunci : Auditing, Bahan Ajar Multimedia, Hasil Belajar

  20. DAYA HAMBAT INFUSA RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa Linn TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli dan Vibrio sp. pada IKAN KERAPU LUMPUR (Epinephelus tauvina di PASAR KEDONGANAN KABUPATEN BADUNG, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Sinta Puspa Dewi

    2017-09-01

    inhibited turmeric infusa rhizome is determined by counting the population of bacteria test after treatment by the method of dilution sampling (Plating Method. The results showed that turmeric rhizome infusion was able significantly (P<0,05 inhibitionto the growth of E. coli and Vibrio sp. both in vitro and in vivo. The control (0% in vitro population E. coli and Vibrio sp. each of 5,23x102 CFU/g and 4,98x102 CFU/g higher than with the treatment of concentration 5%, 10%, 15% and 20%. Population E. coli and Vibrio sp. in testing by in vivo (concentration 0% each is obtained 4,17x102 CFU/g dan 4,20x102 CFU/g in statistic is different (P<0,05 with the concentration 10%, 15% and 20%. Keywords: Epinephelus tauvina, Curcuma longa Linn, E. coli, Vibrio sp.

  1. NILAI CERNA DAN BIODEGRADASI THEOBROMIN POD KAKAO DENGAN PERLAKUAN FERMENTASI MENGGUNAKAN INOKULUM MULTI MIKROBIA (Digestibility Value and Theobromine Biodegradation of Cocoa Pod with Treatment of Fermentation Using Multi Microbial Inoculum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Wulandari

    2014-07-01

    SBP terhadap nilai cerna serat dan biodegradasi theobromin. Pod kakao difermentasi dalam kondisi anaerob pada suhu ruang. Kadar inokulum yang ditambahkan adalah 0; 0,05; dan 0,1 %. Selama fermentasi dilakukan pengambilan sampel pada hari ke-0, 3, dan 6 untuk mengetahui pertumbuhan bakteri selama fermentasi pod kakao, perubahan pH, perubahan nilai cerna, dan degradasi theobromin selama fermentasi, kemudian dilanjutkan dengan isolasi bakteri untuk mengetahui karakteristik isolat bakteri dari pod kakao terfermentasi dengan cara isolat yang diperoleh diuji kemampuannya dalam menghasilkan enzim selulase (CMC-ase dan β-glukoseidase dan kemampuannya dalam mendegradasi theobromin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama fermentasi pod kakao terjadi kenaikan populasi bakteri asam laktat dan bakteri total, penurunan pH, kenaikan nilai cerna serat, dan penurunan kandungan theobromin dalam pod kakao. Perubahan parameter tersebut lebih nyata terjadi pada pod kakao yang difermentasi dengan kadar air 40% dan diinokulasi dengan SBP® dosis 0,05% dengan lama fermentasi 6 hari. Penurunan theobromin pada pod kakao fermentasi terbesar mencapai 17,02%. Kenaikan nilai cerna serat dan penurunan kandungan theobromin selama fermentasi pod kakao oleh inokulan SBP dikonfirmasi dengan karakteristik isolat-isolat bakteri yang diperoleh dari pod kakao yang terfermentasi. Ada 8 isolat bakteri yang mampu menghasilkan enzim CMC-ase dan β-glukosidase dengan tingkat produksi yang berbeda-beda. Beberapa isolat bakteri juga mampu menurunkan kandungan theobromin dalam kultur cair sampai sebesar 27,07%. Kata kunci: Pod kakao, theobromin, nilai cerna serat, selulase

  2. Relationship Between Light Intensity and Abundance of Dinoflagellate in Samalona Island, Makassar (Keterkaitan Intensitas Cahaya dan Kelimpahan Dinoflagellate di Pulau Samalona, Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albida Rante Tasak

    2015-06-01

    Full Text Available Cahaya merupakan salah satu faktor penting dalam proses fotosintesis dinoflagellate dan pertumbuhan variabilitas harian. Intensitas cahaya memengaruhi aktivitas fotosintesis dan kelimpahan dinoflagellate. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan pola kecenderungan kelimpahan dinoflagellate dan klorofil serta lama penyinaran terhadap kelimpahan dinoflagellate di Perairan Pulau Samalona. Penelitian dilakukan dengan menginkubasi sampel dinoflagellate kedalam botol sejak pagi-sore hari dengan inkubasi waktu pengamatan setiap 2 jam dengan ulangan sebanyak 3 kali. Pengambilan mencakup kelimpahan dinoflagellate, nutrient dan intensitas cahaya dalam perairan. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai intensitas cahaya berkisar antara 50–3000 lux; kelimpahan dinoflagellate berkisar antara 9–1105 sel.L-1, dan kandungan klorofil a lebih dominan dengan kisaran  0.00069–0.50321 µg.L-1. Intensitas cahaya mempengaruhi kelimpahan dinoflagellate, namun pengaruh kandungan nutrient sangat kecil terhadap kelimpahan dinoflagellate. Pola kelimpahan dinoflagellate bervariasi dari pagi hingga sore hari yang dipengaruhi oleh intensitas cahaya dalam melakukan proses fotosintesis serta kondisi lingkungan lain seperti klorofil a dan nutrient. Hasil penelitian ini memberikan informasi variasi temporal harian kelimpahan dinoflagellate di Pulau Samalona, Makassar.

  3. Studi Numerik Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas Pada Heat Recovery Steam Generator di PT Gresik Gases and Power Indonesia (Linde Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhika Suryananda

    2012-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi, sehingga menuntut peningkatan efisiensi dari power plant sebagai salah satu produsen energi. Pada saat ini power plant yang memiliki efisiensi paling tinggi adalah combined cycle power plant. Pada sistem combined cycle tersebut terdapat komponen Heat Recovery Steam Generator (HRSG yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dari power plant dengan  cara menggunakan sisa panas dari gas buang  (exhaust gas turbine dan digunakan untuk memproduksi uap (steam untuk proses selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode numerik (CFD dengan software FLUENT 6.3.26. Pemodelan yang dilakukan pada penelitian ini adalah 3 dimensi, aliran steady, turbulence model yang dipakai Relizable k-ε model dengan reaksi pembakarannya menggunakan spesies transport. Mixture materials yang digunakan merupakan methane-air. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data yang di ambil di PT. GRESIK GASES and POWER INDONESIA.. Hasil yang didapatkan pada simulasi ini adalah bentuk bodi seperti enlargement, contraction, dan elbow memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap distribusi temperatur, terkanan, dan kecepatan pada HRSG. Error dari hasil simulasi numerik dan referensi CCR sebagai berikut pada secondary superheater sebesar 8 %, pada primary superheater sebesar 6%, pada evaporator sebesar 0.00008% dan yang terakhir pada economizer sebesar 92 % . Penyebab perbedaan antara numerik dengan data CCR  adalah kurang akuratnya proses simulasi dan simplifikasi dari jajaran heat exchanger terutama pada bagian economizer.

  4. AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH ADAS (Foeniculum vulgare, Mill PADA Vibrio harveyi DAN Vibrio alginolyticus Antibacterial Activity of Fennel (Foeniculum vulgare Mill Extract on Vibrio alginolyticus and Vibrio harveyi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budianto Budianto

    2015-10-01

    Pada penelitian ini menggunakan ekstrak air dari buah adas untuk mengetahui aktivitas antibakteri terhadap Vibrio harveyi dan Vibrio alginolyticus dengan menggunakan metode uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC dan difusi cakram kertas. Hasil yang diperoleh pada uji MIC, konsentrasi terkecil untuk menghambat pertumbuhan adalah 0,060 g/ml, untuk kedua spesies bakteri. Variasi perlakuan pada uji cakram kertas yaitu konsentrasi A (0,065 g/ml, B (0,070 g/ml, C (0,075 g/ml, D (0,080 g/ml, E (0,085 g/ml, F (0,090 g/ml dan kontrol (0,000 g/ml, hasil yang diperoleh adalah konsentrasi 0,090 g/ml memiliki diameter zona hambat tertinggi sebesar 11,17 ± 0,5 mm (V. harveyi dan 12,53 ± 1,14 mm (V. alginolyticus, sehingga dapat disimpulkan bahwa buah adas (F. vulgare Mill memiliki peranan ekologi yang sangat penting sebagai bahan pengobatan alternatif dalam pengendalian penyebaran penyakit Vibriosis yang disebabkan oleh V. harveyi dan V. alginolyticus. Kata kunci: Foeniculum vulgare Mill, Vibrio harveyi, Vibrio alginolyticus, uji MIC dan difusi cakram kertas

  5. Kontribusi Motivasi Berprestasi dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Meperbaiki Sistem Suspensi pada Siswa Program Keahliaan Teknik Kendaraan Ringan SMK Bhara Trikora II Paguyangan Brebes Tahun Ajaran 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Imam Alimudin

    2014-12-01

              Based on the results obtained the following results: (1 simultaneously there is a positive and significant contribution to the achievement motivation (X1 and creativity in learning (X2 to improve the learning outcomes of the suspension system (Y; (2 there is a partial positive and significant contribution to the achievement motivation (X1 to improve the learning outcomes of the suspension system (Y; (3 there is a partial positive and significant contribution to the creativity of learning to improve the learning outcomes of the suspension system (Y on the student engineering program light vehicles Vocational School Bhara Trikora II Paguyangan Bradford School Year 2014/2015Kontribusi Motivasi Berprestasi dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Meperbaiki Sistem Suspensi pada Siswa Program Keahliaan Teknik Kendaraan Ringan SMK Bhara Trikora II Paguyangan Brebes Tahun Ajaran 2014/2015

  6. PENGARUH PAKAN ALAMI Chaetoceros spp. TERHADAP PERKEMBANGAN DAN SINTASAN LARVA UDANG WINDU, Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2015-09-01

    Full Text Available Pakan alami berupa mikroalga merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan usaha pembenihan udang windu, Penaeus monodon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan alami, Chaetoceros spp., yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan larva udang windu. Penelitian ini menggunakan 15 buah bak fiber berukuran 60 cm x 40 cm x 50 cm dengan volume 120 liter yang disi air sebanyak 100 liter. Kepadatan naupli adalah 90 ekor/liter atau 9.000 ekor/bak dan lima jenis pakan alami Chaetoceros spp. yang diuji yaitu: Chaetoceros simplex, Chaetoceros ceratosporum, Chaetoceros calcitrans, Chaetoceros amami, dan Chaetoceros gracilis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kelima jenis pakan alami memberikan laju perkembangan larva yang relatif sama sampai stadia PL-1. Aplikasi Chaetoceros gracilis memberikan sintasan larva udang windu tertinggi yaitu 41,48% dan dengan Chaetoceros simplex memberikan sintasan larva terendah (28,02%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa aplikasi Chaetoceros spp. yang berbeda pada pemeliharaan larva berpengaruh terhadap sintasan larva udang windu, namun tidak berpengaruh terhadap laju metamorfosis larva. Aplikasi Chaetoceros gracilis sebagai pakan alami adalah terbaik untuk sintasan larva udang windu.

  7. METODE SPEOS (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN DAN SUGESTIF DAPAT MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    diah eka nugraheni

    2017-04-01

    Full Text Available Target pencapaian ASI eksklusif  masih Rendah  yaitu  33,6% (SDKI 2010. ASI eksklusif dimaksudkan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga setiap ibu akan memberikan ASI eksklusif kepada bayi (PP no.23, 2012, masalah ASI  tidak keluar di hari pertama kelahiran harus diantisipasi sejak kehamilan melalui konseling laktasi, tetapi penyebaran informasi di antara petugas belum dioptimalkan sehingga perlu dilakukan  alternatif cara merangsang produksi susu (Wiwin W, 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode SPEOS (Pijat endorphin, oksitosin dan sugestif untuk meningkatkan produksi susu dan berat badan bayi. Desain penelitian ini digunakan Percobaan Quasi dengan sampel ibu nifas primipara diberi metode intervensi SPEOS pada hari postpartum pertama mulai 1-6 jam sampai minggu keempat, produksi ASI diukur sebelum dan setelah intervensi untuk melihat produksi susu dan peningkatan berat badan bayi. Data dianalisis univariat analisis dan analisis Wilcoxon uji bivariat dan analisis multivariat untuk mengontrol faktor pembaur dengan analisis ANCOVA. Hasil menunjukkan efek metode SPEOS rata-rata produksi susu dari 131,87 (p=0,00 dan peningkatan bayi rata-rata berat 483,30 g (p 0,00, umur dan makanan yang dikonsumsi oleh ibu selama studi (gizi ibu tidak mempengaruhi produksi susu, sedangkan efek IMD pada produksi susu dengan 0,389 r persegi (p 0,04. Kesimpulan: metode SPEOS berpengaruh pada produksi susu dan peningkatan berat badan bayi pada ibu nifas di Kota Bengkulu di BPM, 2016.Diharapkan semua petugas kesehatan yang memberikan bayi untuk dapat menggunakan metode sebagai prosedur standar dalam SPEOS merangsang produksi susu untuk meningkatkan target pemberian ASI eksklusif.

  8. Pengaruh Tingkat EC (Electrical Conductivity terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L. pada Sistem Instalasi Aeroponik Vertikal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pusdima Rahma Pratiwi

    2015-07-01

    Full Text Available Kebutuhan akan tanaman sawi semakin meningkat, sehingga diperlukan teknologi yang dapat memaksimalkan hasil serta memperbaiki teknik budidaya, salah satunya teknik budidaya aeroponik vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sawi yang terbaik terhadap pengaruh tingkat EC pada larutan nutrisi. Penelitian ini dilaksanakan di daerah Bekasi Timur dengan ketinggian 25 m di atas permukaan laut, dimulai pada bulan April 2014 sampai Juli 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yaitu A (Tingkat EC 1 mS cm-1, B (Tingkat EC 1,5 mS cm-1, C (Tingkat EC 2 mS cm-1, dan D (Tingkat EC 2,5 mS cm-1 dengan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat EC berpengaruh terhadap tinggi tanaman sawi pada umur 14 dan 18 hst, luas daun pada umur 26 dan 30 hst, panjang akar pada umur 30 hst, dan bobot basah pada umur 30 hst. Tingkat EC 2,5 mS cm-1 memberikan pengaruh baik terhadap bobot basah. The increasing need of mustard require technologies that can maximize result and improve cultivation, one of them is aeroponic vertical cultivation technique. This research aimed to know the best response of mustard growth on influence of nutrient EC level. This research was carried out in Bekasi Timur with altitude of 25 m above sea level, form April 2014 to July 2014. The design used was Randomized Block Design with 4 treatments that A (EC level 1 mS cm-1, B (EC level 1,5 mS cm-1, C (EC level 2 mS cm-1, and D (EC level  2,5 mS cm-1 with 4 replications. The results showed that EC level affected on plant height at 14 and 18 dap, leaf area at 26 and 30 dap, root length at 30 dap, and wet weight at the age of 30 dap. The EC level 2,5 mS cm-1had better effect on wet weight.

  9. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS MIKORIZA PADA KOMPOS SAMPAH KOTA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril) DALAM KEADAAN CEKAMAN AIR (Mycorrhizal Doses Effect of Various Cities Compost Trash on Plant Growth and Yields of S

    OpenAIRE

    Afriyon, Rendra; Soverda, Nerty; Myrna, Nyimas

    2014-01-01

    The study was conducted in order to see the effect of mycorrhiza on municipal solid waste compost on the growth and yield of soybean under water stress conditions. The research also aims to obtain doses of mycorrhiza plus municipal waste compost is best for the growth and yield of soybean in the state of water stress. The study was conducted using a completely randomized design (CRD) is a factor, giving Mycorrhizae. Media used in all treatments and so on municipal solid waste compost added 20...

  10. Pertumbuhan dan Keseragaman Warna Bulu Ayam Persilangan Balik (BC2 Hasil Seleksi Genetik Persilangan Ayam Pelung dengan Ayam Pedaging (GROWTH AND PLUMAGE COLOR UNIFORMITY OF BACK CROSS (BC2CHICKEN RESULTED FROM GENETICS SELECTION OF PELUNG CHICKEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayudha Bahana I. Perdamaian

    2018-01-01

    Full Text Available Research aim to derive an excellent hybrid to be positioned as meat-type chicken. An excellent breed which possess uniform morphological character was archived by genetic selection through back-crossed mating shceme in focus on growth rate and plumage color uniformity. Day Old Chicken (DOC resulted from parent stock broiler cobb 500 and Pelung chicken originated from Cianjur district, West java mating were intensively reared for seven week from hatch. Each chicken weighted every seven day and morphological character assessed at seven weeks old. Observe variable are heterocyst, coefficient Inbreeding (Fx, Inbreeding rate (F, plumage and shank characteristic proportion, and its frequency gene alteration through selection. After serial genetic selection, the BC2 chicken has 1129 g body weight and uniform morphological character. Overall body weight of BC3 chicken offspring from BC2 and F1 was deteriorated compared its broiler predecessor because of Inbreeding depression (Fx: 0.4375; F: 0.3125 and heterocyst decrement (H: -39.33 however, morphological appearance were highly resemble pelung chicken. Based on these finding, BC2 chicken was promised meat-type hybrid chicken which has fast growth rate and similar morphological character.

  11. Pengaruh Sumber Daya Perusahaan dan Orientasi Wirausaha Terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah [Effect of Corporate Resources and Entrepreneur Orientation on Small and Medium Business Performance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jein Sriana Toyib

    2017-09-01

    Full Text Available The intense competition between economic operators including those in Small and Medium Scale Enterprises (SMEs is a challenge that must be encountered in the era of the ASEAN Economic Community. The development of SMEs needs to be concerned since it is a potential sector to boost economic growth, employment and also directly drive the local economy. The study aims to analyze the influence of company resources and entrepreneurial orientation on the performance of SMEs in Manokwari. This was a quantitative research, with associative research method. The research population was all SMEs listed in Department of Cooperatives and SMEs Manokwari District. 100 samples of SMEs were chosen using accidental sampling technique. Data were obtained by giving questionnaires and interviews to SMEs in Manokwari. Multiple regression analysis was applied for data analysis.  Results of the study shows that both company resources and entrepreneurial orientation have significant affect on the performance of SMEs in Manokwari. Bahasa Indonesia Abstrak: Persaingan yang ketat antara pelaku ekonomi termaksud pelaku usaha kecil dan menengah merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Perhatian terhadap perkembangan usaha kecil dan menengah perlu terus dilakukan karena usaha kecil dan menengah adalah sektor yang potensial mendorong pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja dan secara langsung mengerakan ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh sumber daya perusahaan dan orientasi wirausaha terhadap kinerja usaha kecil dan menengah di kabupaten Manokwari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh usaha kecil menengah yang tercatat di Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Manokwari. Sampel penelitian berjumlah 100 UKM yang diambil dengan mengunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui  penyebaran kuesioner dan wawancara langsung

  12. Pertumbuhan Chlorella sp. pada beberapa konsentrasi limbah batubara (The growth rate of the Chlorella sp. at different concentrations of coal waste water

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zerli Selvika

    2016-12-01

    Full Text Available Chlorella sp. is a single-celled microalga that mostly grows in marine waters. Chlorella sp. can grow in heavy polluted waters and therefore it has potency as a bioremediation agent. This study aimed was to analyze the effect of coal on the growth of Chlorella sp. in plant isolation media and the quality of water in plant isolation media for Chlorella sp. The complete randomized design with 4 treatments of coal concentration was used in this study. Four concentration concentrations were tested namely, 0 ppt, 1 ppt, 3 ppt and 5 ppt. The results revealed that coal with different concentrations gave no significant effect on the growth of Chlorella sp. (p> 0.05. The density among the concentrations of 0 ppt, 1 ppt, 3 ppt and 5 ppt were not significantly different. In addition, the coal concentration gave no significant effect on temperature, salinity and potential hydrogen (pH (p>0.05. The Chlorella sp. can grow in the polluted water by coal, and therefore this alga can be used as potential organisms for bioremediation of coal waste. Chlorella sp. merupakan mikroalga bersel satu yang banyak tumbuh di perairan laut. Chlorella sp. dapat tumbuh di perairan yang tercemar berat sehingga berpotensi sebagai bioremediator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi batubara terhadap pertumbuhan Chlorella sp. dan kualitas air pada media kultur Chlorella sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen skala laboratorium. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan konsentrasi batubara 0 ppt, 1 ppt, 3 ppt dan 5 ppt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batubara dengan konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan Chlorella sp (P>0,05. Kepadatan antara konsentrasi 0 ppt, 1 ppt, 3 ppt dan 5 ppt tidak terlalu jauh berbeda. Konsentrasi batubara juga tidak berpengaruh nyata terhadap parameter suhu, salinitas dan derajat keasaman (pH (p>0,05. Chlorella sp

  13. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  14. Aplikasi Trichoderma Harzianum Terhadap Hasil Tiga Varietas Kentang Di Dataran Medium

    OpenAIRE

    Hermawan, Rifqi; Maghfoer, Mochammad Dawam; Wardiyati, Tatik

    2013-01-01

    Faktor kelestarian lingkungan menyebabkan ekstensifikasi lahan pertanian kentang di dataran tinggi tidak dapat dilakukan, sehingga dataran medium menjadi alternatif eksplorasi lahan budidaya kentang. Untuk meningkatkan produktivitas kentang di dataran medium disamping pemilihan bibit yang tepat adalah dengan menggunakan Trichoderma harzianum. Trichoderma harzianum selain berperan antagonis terhadap pathogen, juga berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui produksi auksin dan pros...

  15. Analisis Kondisi dan Proyeksi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2016-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1 Menganalisis kondisi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi; (2 Proyeksi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi dalam 5 tahun mendatang yang mencakup persediaan, kebutuhan dan kesesuaian persediaan dengan kebutuhan tenaga kerja. Data yang digunakan data sekunder meliputi jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja, PDRB dan data pendukung lainnya. Untuk menganalisis kondisi ketenagakerjaan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan ukuran-ukuran ketenagakerjaan. Proyeksi persediaan tenaga kerja diperoleh dari proyeksi TPAK dan proyeksi penduduk. Proyeksi Proyeksi TPAK dengan metode pertumbuhan eksponensial. Proyeksi penduduk didasarkan hasil proyeksi penduduk Indonesia 2010 – 2035 per provinsi yang telah disusun oleh Badan Pusat Statistik RI. Proyeksi kebutuhan tenaga kerja menggunakan Employment Elasticity berdasarkan derivasi fungsi produksi Cobb-Douglas dengan 2 input. Hasil penelitian menemukan: 1 Mayoritas penduduk yang bekerja di Provinsi Jambi bekerja pada sektor pertanian dan pada status usaha sektor informal, dengan  pendidikan umumnya SMP ke bawah  dan jam kerja lebih dari 35 jam seminggu; 2Rata-rata Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK di Provinsi Jambi adalah sebesar 66,74 persen pertahun dengan rata-rata Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT di Provinsi Jambi adalah sebesar 4,66 persen pertahun; Berdasarkan proyeksi terhadap ketenagakerjaan di Provinsi Jambi maka pada Tahun 2020 di perkirakan jumlah angkatan kerja yang ada di Provinsi Jambi sebanyak 1.938.058 orang sementara jumlah kebutuhan tenaga kerja atau kesempatan kerja di Provinsi Jambi diperkirakan hanya sebanyak 1.903.625 orang, dengan surplus tenaga kerja sebanyak 34.433 orang. Kata kunci: Angkatan Kerja, Pengangguran, Persediaan tenaga kerja, Kebutuhan Tenaga Kerja

  16. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIFTIPETPS TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri wahyuni

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar ekonomi ujian mid semester II siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013 masih rendah di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional kelas X SMAN 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan skor tes hasil belajar ekonomi siswa, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 76,15 dan kelas kontrol 68,13. Hasil analisis uji-Z, diperoleh Zhitung (47,18 > Ztabel (1,645 yang berarti hipotesis diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPSlebih tinggi dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional siswa kelas X SMAN 7 Padang. Untuk itu peneliti menyarankan agar guru‑guru bidang studi ekonomi khususnya SMAN 7 Padang dan guru SMA pada umumnya dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dan kepada peneliti yang berminat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada materi yang berbeda.

  17. PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandi -

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: Contextual Teaching and Learning and Biology Learning Achievement among Senior High School Students. This quasi experimental study was designed to explain the effects of inquiry learning of Contextual Teaching and Learning (CTL, learning community of CTL, and entry behavior on Biology learning achievement of senior high school students of Bengkulu. The subjects were randomly selected from year-10 classes of eight schools and assigned to eight experimental classes. The study shows that: (1 the inquiry learning of CTL has no effect on the students’ cognitive learning achievement; (2 the learning community, particularly the extended one, of CTL  contributes to the students’ cognitive learning achievement; and (3 the students’ entry behavior did not affect their cognitive learning achievement when the students learned through inquiry process of CTL. Abstrak: Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1 pengaruh pendekatan kontekstual melalui strategi inkuiri terhadap hasil belajar kognitif siswa; 2 pengaruh pendekatan kontekstual melalui masyarakat belajar terhadap hasil belajar kognitif siswa; dan 3 pengaruh kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar kognitifnya, pada pembela­jaran kontekstual melalui strategi inkuiri tingkat 1 dan 2. Penelitian dilakukan terhadap siswa-siswa pada pembelajaran biologi di 8 buah kelas X, masing-masing dari salah satu SMAN Bengkulu yang dipilih secara random. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen Pretest-posttest Nonequivalent Control Group Design dengan rancangan penelitian faktorial 2 x 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 pendekatan kontekstual melalui strategi inkuiri, tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA 2 pendekatan kontekstual melalui masyarakat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA di mana hasil belajar kognitif melalui masyarakat belajar

  18. KEBIJAKAN PENGELOLAAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN TUNA LONGLINE DI SAMUDERA HINDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Nugraha

    2013-11-01

    Full Text Available Tuna longline atau rawai tuna merupakan salah satu alat tangkap yang sangat efektif untuk menangkap tuna. Selain efektif alat tangkap ini juga merupakan alat tangkap yang selektif terhadap hasil tangkapannya. Namun demikian, alat tangkap ini masih menimbulkan suatu masalah dimana ikan hasil tangkapan yang diperoleh tidak semuanya merupakan hasil tangkapan utama (target species, ada sebagian yang merupakan hasil tangkapan sampingan (by-catch. Sebagian besar hasil tangkapan sampingan tuna longline memiliki nilai ekonomis, hanya jenis pari lumpur dan ikan naga yang tidak memiliki nilai ekonomis. Namun demikian, justru yang tidak memiliki nilai ekonomis mendominasi hasil tangkapan sampingan pada perikanan tuna longline. Oleh karena itu perlu adanya tindak lanjut dengan menyusun peraturan atau regulasi yang terkait dengan pengelolaan ikan hasil tangkapan sampingan dan pengelolaan yang benar terhadap hasil tangkapan tersebut beserta habitatnya agar terjaga kelestarian sumberdayanya dan juga tetap menjadi sumber pendapatan masyarakat.Tulisan ini membahas secara ringkas tentang isu hasil tangkapan sampingan pada perikanan tuna longline, komposisi jenisnya, pemanfaatannya dan kebijakannya. Tuna longline is one of the most effective fishing gears to catch tuna. In addition, this fishing gear is selective to catch tuna. However, this gear is still causing a problem where some species other than their target species were caught as by-catch. Most of by-catch species from the tuna longliners have an economic value, except pelagic stingrays and lancetfish. In fact, these by-catch species (non economical-valued species dominated the longline catch. Therefore, it is needed to develop rules or regulations related to the management of the fish by-products, and properly manage the fishing activities on these by-catch species and habitat preservation to preserve its resources and also remain as a source of income. This paper briefly discusses the issue of by

  19. Pembiayaan Bagi hasil Sektor Usaha Mikro di BMT Hasanah Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arlinta Prasetian Dewi

    2016-05-01

    Abstrak: Pembiayaan merupakan salah satu produk lembaga keuangan yang banyak diminati. BMT sebagai lembaga keuangan mikro yang menjalankan operasional kerjanya dengan prinsip syariah, identik dengan pembiayaan bagi hasil. Meskipun demikian, tingkat pembiayaan bagi hasil pada sebagian lembaga keuangan masih rendah. Hal ini dikarenakan pembiayaan bagi hasil masuk dalam kategorihigh risk, karena keuntungan maupun kerugian akan ditanggung oleh kedua belah pihak. Pembiayaan bermasalah di BMT Hasanah saat ini mecapai 10%, jika tidak segera diambil tindakan kemungkinan bertambah akan tinggi. Maka, penelitian memfokuskan bagaimana kesesuaian pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dengan fatwa DSN MUI sekaligus manajemen resikonya terhadap pembiayaan yang bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, mekanisme pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dibagi menjadi beberapa tahapan, tahap pemeriksaan, tahap analisa dan tahap pencairan dana. Siklus manajemen resiko diawali dengan Identifikasi resiko, pengukuran resiko dan pengelolaan resiko. Pengelolaan resiko BMT Hasanah melalui tindakan prefentif, revitalisasi dan kuratif/ pengambil alihan agunan. Untuk meminimalisir resiko, BMT mengelompokkan strategi kedalam tiga kelompok, yaitu: strategi penyaluran pembiayaan, strategi pengumpulan piutang dan strategi jaminan.

  20. EFEKTIVITAS DAN KONSTRIBUSI PENERIMAAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afita Lianawati

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana tingkat efektivitas dan konstribusi penerimaan pajak BPHTB terhadap PAD di Kabupaten Semarang setelah pengalihan 2011-2014. Metode analisis data menggunakan analisis pertumbuhan pajak BPHTB selama dipungut oleh Pemerintah Daerah, analisis efektivitas digunakan untuk mengetahui seberapa besar pencapaian target pajak BPHTB, analisis konstribusi digunakan untuk melihat seberapa besar sumbangan pajak BPHTB dan analisis forcasting untuk mengetahui bagaimana proyeksi penerimaan pajak BPHTB di Kabupaten Semarang. Hasil penelitian diperoleh kondisi penerimaan pajak BPHTB selama periode setelah pengalihan tahun 2011-2014 mengalami pertumbuhan yang baik di tahun 2012  namun pada tahun 2014 pajak PBHTB menurun. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pertumbuhan pajak BPHTB berfluktuatif, pemungutan pajak BPHTB di Kabupaten Semarang selama empat tahun setelah pengalihan tergolong sangat efektif dengan rata-rata efektivitas 109%, konstribusi pajak BPHTB terhadap PAD sangat kurang dengan rata-rata 8,87%,  dan proyeksi pajak pada tahun 2015-2017 mengalami kenaikan, ada 2 kendala yang dihadapi Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD yaitu kendala yang bersifat internal dan eksternal. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu Pemerintah Daerah bergerak cepat dalam menilai dan mendata langsung kelapangan sehingga potensi pajak BPHTB dapat dipungut secara maksimal, Kementerian dan Agraria segera memformulasikan NJOP dengan menerapkan Zona Nilai Tanah (ZNT.  Purpose of this study was to analyze how the effectiveness and contribution of tax revenue to the Local Revenue BPHTB in Semarang district during the period after the transfer of 2011-2014. The data used is four years from 2011-2014. Data were collected by interview, observation, documentation. In the method of data analysis using growth analysis is used to determine how the growth trend BPHTB tax Effectiveness Analysis is used

  1. INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwedi Sarwedi

    2002-01-01

    Full Text Available There have been many studies on the determinants of foreign direct investment or FDI. Howerer, they are different both in the methodologies and the results. Although the influence of many factors that are assumed to be fixed (ceteris paribus are very strong-such as macroeconomic variables GDP, economic growth and inflation, they left various conclusions and debates. FDI can be one of the important sources of capital in developing countries, and contribute, the national development by transfer of asset, management, and technology to stimulate the economy of the country. The research model uses some domestic characteristics, that will be combined in a short and long run period by using OLS. The Error Correction Model (ECM and Granger Causality Test, are applied to the determine the factors that influence the foreign direct investment (FDI in Indonesia within 1978 -2001. The result shows that economic variables such as GDP, growth, wage and export have positive effect to FDI. While non-economic variables such as Political Stability (SP shows a negative effect. This conclusion is in a harmony with the empirical study done by Schneider and Frey (1986 that politicaal stability has a negative relations ship with FDI. Abstract in Bahasa Indonesia : Saat ini sudah terdapat banyak studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi investasi asing langsung (foreign direct investment atau FDI. Namun demikian metodologi yang digunakan dan hasil studi masih sangat bervariasi. Meskipun faktor-faktor yang dianggap tetap (ceteris paribus pengaruhnya sangat kuat, seperti variabel makro ekonomi yaitu pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi dan inflasi, tetapi masih juga terdapat kesimpulan yang berbeda dan menimbulkan berbagai perdebatan. FDI menjadi salah satu sumber pembiayaan (modal yang penting bagi negara berkembang, dan mampu memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pembangunan melalui transfer asset dan manajemen, serta transfer teknologi guna mendorong

  2. UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI METODE INKUIRI YANG MENGGUNAKAN KOMIK BIOLOGI SISWA KELAS VII A MTs NEGERI METRO TAHUN PELAJARAN 2011/2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hesty Wahyuningsih

    2013-05-01

    Full Text Available The purposes of this research were (1 to improve students’ learning activity by using inquiry method with biology comics for the students of VII A MTs Negeri Metro (2 to improve students’ achievement in learning biology by using inquiry method with biology comics for the students of VII A MTs Negeri Metro. The results of this research were (1 learning through inquiry method which uses biology comics can improve students’ activity during the learning process. From the data of observation, the students achievements increase from cycle I to cycle II (from 46.6% to 55.28%, it means that the increasing is about 8.68% (2 learning through inquiry method which uses biology comics can improve students’ activity during the learning process, the students achievements increase from cycle II to cycle III (from 60% to 76.7%, it means that the increasing is about 16, 7%.   Kata kunci: metode inkuiri, media komik biologi, aktivitas belajar, hasil belajar biologi

  3. ASAI ISOLAT BAKTERI KITINOLITIK BACILLUS SP. BK17 PADA MEDIA PEMBAWA TANAH GAMBUT DAN KOMPOS JANJANG KELAPA SAWIT DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR PATOGEN SCLEROTIUM ROLFSII DAN FUSARIUM OXYSPORUM PADA KECAMBAH CABAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deswidya Hutauruk

    2016-10-01

    Full Text Available Assay of chitinolytic bacterial isolate of Bacillus sp. Bk17 in peat and palm oil bunch compost as carrier media in inhibiting Sclerotium rolfsii and Fusarium oxysporum of chilli seedlings. Sclerotium rolfsii and Fusarium oxysporum have been known as causal agents of seedling-off of chilli. Biological control has been used as an alternative control to replace chemical control. This study was aimed to determine the viability and ability of chitinolityc bacteria Bacillus sp. BK17 in carrier media of peat and palm oil bunch compost and in growing media to control seedling-off caused by S. rolfsii dan F. oxysporum of chilli. Our previous study showed that Bacillus sp. BK17 could reduce disease severity and intensity. Bacterial viability was measured as colony number grown after 90 days of storage in minimum salt medium with colloidal chitin as sole C source. Reduction of disease infection was measured as seedling number infected by S. rolfsii dan F. oxysporum. Seedling performances were measured as seedling height, leaf number and dry-weight after 30-days of growth. The result showed that bacterial cell viability was still high in both peat and palm oil bunch compost both with and without colloidal chitin addition after 90 days of storage. It was also shown that during application bacterial cell could grow. Seedling performaces i.e. seedling height, leaf number and dry-weight showed to be normal or even increase compared to those of pathogenic fungal inoculation only and (- control.

  4. Evaluasi Sifat Morpologi dan Teknologi Pengolahan pada Gabah dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    2017-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  5. Evaluasi Sifat Morpologi Dan Teknologi Pengolahan Pada Gabah Dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    1982-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  6. Aplikasi Berbagai Bahan ZPT Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco Airy Shaw

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Kurniati

    2017-07-01

    Full Text Available Kemiri Sunan  merupakan tanaman alternatif penyediaan bahan bakar nabati dan bahan baku berbagai produk industri. Kulit benih kemiri yang keras menjadi penghalang dalam perkecambahan. Kondisi ini dapat diperbaiki dengan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT eksogen alami seperti umbi bawang merah sumber auksin, rebung bambu sumber giberelin, bonggol pisang dan air kelapa sebagai sumber sitokinin. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan berbagai bahan ZPT alami atau kombinasinya untuk menstimulasi perkecambahan dan pertumbuhan bibit kemiri sunan asal biji. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2016, rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Kelompok yang diulang tiga kali, dengan perlakuan: a0 : kontrol (tanpa ZPT; a1 : ekstrak umbi bawang merah (BM; a2 : ekstrak rebung bambu (RB; a3: ekstrak bonggol pisang (BP;   a4 : air kelapa (AK; a5: BM + RB; a6 : BM + BP;  a7 : BM + AK; a8 : RB+ BP; a9 : RB+ AK;  a10  : BP+ AK; a11  : BM + RB + BP + AK. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda terhadap daya kecambah, tinggi bibit umur 30 hari setelah tanam (HST, 37 HST, 44 HST, dan 51 HST, juga jumlah daun pada 51 HST. Aplikasi zpt BP + AK menghasilkan daya kecambah paling baik (97,78 %, namun tidak berbeda dengan aplikasi RB + BP; BM+ RB+ BP+ AK; BM + AK. Aplikasi zpt asal BP + AK menghasilkan tinggi bibit tertinggi (13,57 cm. Jumlah daun terbanyak dihasilkan pada aplikasi BP + AK (1,45 helai. Secara umum zpt bonggol pisang + air kelapa memberikan hasil paling baik, namun umbi bawang merah maupun rebung bambu mempunyai harapan untuk dikembangkan. Candlenut cv. Sunan is alternative biofuels plant also as raw of many industrial products. Its hard pulp seed becomes barrier of germination. This condition can be overcome by  giving natural plant growth regulators (PGRs, i,e shallot as auxin source, bamboo shoot as gibberellin source, banana bulb and coconut water as sources of cytokinin. The research aim was knowing effect of

  7. TEKNIK ISOLASI - IDENTIFIKASI Yersinia pestis SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT PES (HASIL PELATIHAN DI BALAI BESAR VETERINER BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Marbawati

    2012-11-01

    Full Text Available Teknik isolasi dan identifikasi Y. pestis mempunyai prinsip- prinsip umum pertumbuhan yaitu terdiri dari tiga tahap yaitu: tahap pengkayaan, seleksi pada media agar dan uji biokimia. Tahap pengkayaan dilakukan dengan cara menimbang sebanyak 10-25 gram spesimen kemudian dimasukkan dalam blender atau plastik steril dan ditambah 90-225 ml media pengkayaan (dapat menggunakan Buffered Peptone Water (BPW, Brain Heart Infusion (BHI atau menggunakan Nutrient Broth. Setelah itu dibuat suspensi spesimen 10%, kemudian dilakukan homogenisasi selama ± 2 menit dan diinkubasikan pada suhu 37 derajat Celcius selama 24 jam.

  8. ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khafid

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting, dan untuk menganalisa dampak  kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting  pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif  dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Abstract The purposes of this research are to analyze the implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting, and to analyze the effects of implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting on KPRI performance  in Semarang Municipality. The population are 62 KPRIs in Semarang.However, there are only twenty nine KPRIs become the samples. The methods for collecting the data are documentation and questionairre. Then, for analyzing the data, it requires descriptive analysis and inferential analysis. The results of study shows that KPRIs in Semarang Municipality are categorized as fair and hypothesis states that the level of implementation compliance of PSAK 27 is influencial to the business has successfully proven.Keywords:  cooperative accounting; compliance

  9. PENGARUH FLIPPED MASTERY CLASSROM TERHADAP PEROLEHAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridha

    2016-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi flipped mastery classroom terhadap perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa pada matakuliah psikologi pendidikan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang semester genap tahun ajaran 2015/2016 pada kelas utuh. Kelas eksperimen dibelajarkan dengan strategi flipped-mastery classroom dan kelas kontrol dibelajarkan dengan strategi tradisional.  Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen Non Equivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi flipped mastery classroom memberikan pengaruh positif terhadap perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa. Perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi flipped-mastery lebih tinggi secara signifikan dari pada perolehan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi tradisional.

  10. Kemampuan Daya Hambat Bahan Aktif Beberapa Merek Dagang Hand sanitizer terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

    OpenAIRE

    Putri Srikartika; Netti Suharti; Eliza Anas

    2016-01-01

    AbstrakHand sanitizer sebagai pembersih tangan antiseptik inovatif saat ini, sering menjadi alternatif pengganti cuci tangan dengan sabun dan air. Mencuci tangan dengan hand sanitizer merupakan salah satu cara memelihara kebersihan tangan agar terhindar dari penyakit  yang disebabkan oleh flora normal di kulit yang berpotensi patogenik seperti bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini adalah menilai kemampuan daya hambat beberapa merek dagang hand sanitizer terhadap pertumbuhan Sta...

  11. Pengembangan pemakaian hasil samping agroindustri berbahan dasar jagung sebagai alternatif bahan baku pakan ikan kerapu tikus Cromileptes altivelis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Agus Suprayudi

    2015-03-01

    impact to feed palatability (shown by total feed consumption value and digestibility of protein. The increasing level of DDGS and hominy more than 10% reduced palatability and protein digestibility. Based on this research, DDGS and hominy can be used up to 10% in the feed formulation of humpback grouperKeywords: digestibility, growth performance, DDGS, hominy, humpback grouper, Cromileptes altivelisABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah jagung dari industri etanol dalam bentuk distillate dried grain with soluble (DDGS dan homini sebagai bahan baku pakan terhadap kinerja pertumbuhan ikan kerapu bebek Cromiliptes altivelis. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah juvenil ikan kerapu bebek berukuran 11‒14 g. Ikan dipelihara dalam karamba jaring apung yang berukuran 3×1,5×2 m3 dengan kepadatan 167 ekor/jaring. Ikan diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari. Untuk menjaga agar jaring tetap bersih maka dilakukan pergantian jaring setiap satu sampai dua minggu sekali. Ikan dipelihara selama lima bulan dan setiap bulan dilakukan sampling. Tiga macam pakan digunakan dalam penelitian ini dengan kadar protein 47% dan rasio energi protein 10 kkal/g protein. Pakan A adalah pakan yang tidak mengandung DDGS dan homini, pakan B mengandung DDGS 6,13% dan 4% (total 10,13%, dan pakan C mengandung DDGS 15,05% dan Homini 4% (total 19,5%. Untuk mengevaluasi ketercernaan nutrien maka kromium oksida (Cr2O3 digunakan sebagai penelusur. Penelitian ketercernaan dilakukan di laboratorium dengan menggunakan fiber dengan volume 800 L. Rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan dua ulangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketercernaan nutrien tidak berbeda sampai total kadar DDGS dan homini 10,13% (pakan B dan peningkatan DDGS serta homini sampai 19,05% (pakan C menurunkan nilai ketercernaan. Ikan yang diberi pakan dengan DDGS sebesar 10,13% (pakan B memiliki nilai efisiensi pakan, sintasan, laju

  12. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA N 1 PENENGAHAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suratijo Suratijo

    2015-11-01

    belajar, hasil belajar

  13. IDENTIFIKASI IKAN CUPANG (Betta imbelis TRANSGENIK FOUNDER MEMBAWA GEN PENYANDI HORMON PERTUMBUHAN; Identification of Transgenic Founder Betta Fish (Betta imbelis Carry Growth Hormone Gene.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Kusrini

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi keberhasilan introduksi gen penyandi hormon pertumbuhan (Growth Hormone, GH pada induk F-0 ikan Betta imbellis. Ikan transgenik F-0 dibuat dengan menggunakan metode transfeksi. Identifikasi dilakukan menggunakan metode RT-PCR. RNA total diekstraksi dari embrio pooled sample hasil persilangan induk transgenik dan non-transgenik. Berdasarkan analisis ekspresi gen pada embrio juga menunjukkan adanya aktivitas ekspresi gen GH pada semua perlakuan dibandingkan dengan kontrol (embrio hasil persilangan non-transgenik x non-transgenik. Jumlah individu induk F-0 yang membawa gen GH eksogen berdasarkan analisis PCR dengan DNA template dari sirip ekor adalah sebanyak 16%. Individu positif membawa gen GH eksogen tersebut dibesarkan lebih lanjut untuk memproduksi Betta imbellis transgenik F-1. Kandidat ikan transgenik jantan F-0 dikawinkan dengan ikan non-transgenik betina, sedangkan transgenik F-0 betina dikawinkan dengan non-transgenik jantan. Sebanyak 30-50 butir embrio hasil pemijahan F-0 digabung, kemudian DNA genom diekstrak. Sebagian embrio digunakan untuk ekstraksi RNA total untuk analisis ekspresi mRNA GH eksogen. Hasil analisis PCR menunjukkan bahwa semua sampel embrio dari induk transgenik F-0 dapat terdeteksi gen GH eksogen, sedangkan untuk kontrol (non-transgenik tidak terdeteksi. Ekspresi mRNA juga terdeteksi pada embrio F-1. Dengan demikian, metode transfeksi embrio Betta imbellis efektif digunakan untuk menghasilkan ikan transgenik, dan sangat berpotensi menghasilkan individu F-1 Betta imbellis dengan pertumbuhan lebih cepat. The study was conducted to identify the successful introduction of the growth hormone gene (Growth Hormone, GH on the F-0 Betta imbellis broodstock. The F-0 transgenic fish was made through transfection methods. Identification was done using RT-PCR method. Total RNA was extracted from pooled embryos sample. Based on the analysis of gene expression in embryos also showed

  14. PENGEMBANGAN MOBILE ADVERTISING SEBAGAI SARANA PROMOSI TOKO ROTI DAN KUE MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Arfiani

    2016-07-01

    Full Text Available Pertumbuhan pengguna layanan mobile data dan mobile internet di Indonesia meningkat pesat dibandingkan voice dan sms. Sehingga kehidupan manusia bagai tak terpisah antara jarak, tempat, dan waktu. Dengan mudahnya manusia dapat melakukan komunikasi dan mengakses informasi tak peduli dimanapun dia tempatnya. Apalagi dengan beragamnya alat komunikasi yang kini beredar ditengah masyarakat, salah satunya adalah smartphone android. Permasalahan yang umum dihadapi adalah bagaimana membangun suatu aplikasi pada platform Android untuk pencarian lokasi toko roti dan kue beserta alamatnya. Hal tersebut telah terjawab dengan adanya sistem operasi android yang open source, Dengan adanya aplikasi ini maka pengguna yang mempunyai tingkat kesibukan atau mobilitas yang tinggi tidak perlu lagi mencari lokasi toko roti dengan mencari ataupun bertanya dimana lokasi toko roti yang terdekat, karena Aplikasi ini telah menyediakan fitur pencarian secara lengkap, sehingga pengguna dapat mencari lokasi toko roti yang terdekat kapanpun dan dimanapun hanya dengan ponsel Android yang dimilikinya. Kelebihan aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu mencari lokasi toko roti dan kue berdasarkan jenis tokonya serta lokasi yang terdekat dari posisi kita berada. Aplikasi ini akan menampilkan secara detail informasi dari toko yang ada berupa nama, alamat, nomor telepon, gambar / foto dan tampilan peta yang bersumber dari Google Maps.Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa aplikasi dapat memberikan informasi lokasi toko kepada pengguna, melakukan panggilan telepon ke toko yang dituju, melakukan share promosi, serta menampilkan map sekaligus rute terpendek menuju lokasi merchant yang ingin dituju. Rute terpendek yang didapat telah mampu menemukan lokasi tujuan dengan jarak yang relative pendek dan tergambar dalam google map. Kata Kunci : Android, Mobile Application, Rute Terpendek, Location Based Service,

  15. PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR JASA PASCAKEBIJAKAN UPAH MINIMUM DI PROVINSI BANTEN (PERIODE TAHUN 2001–2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Findi Alexandi

    2014-09-01

    , investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Kedua, hasil estimasi model sektor jasa menunjukan bahwa variabel UMK, konsumsi, investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan kontribusi PDRB sektor pertanian dan sektor jasa, memperhitungkan tingkat upah, dan memerhatikan kondisi lapangan pekerjaan di sektor tersebut.Kata kunci: sektor pertanian,  tenaga kerja, upah minimum, PDRB, Banten

  16. Pengaruh Online Customer Review dan Rating Terhadap Kepercayaan dan Minat Pembelian pada Online Marketplace di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Farki

    2017-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi telah membuat pergeseran perilaku berbelanja pelanggan dari offline ke online di seluruh dunia termasuk Indonesia, salah satunya ditandai dengan pertumbuhan e-commerce di seluruh dunia yang sedang mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu fitur yang terdapat pada online shop, Online Customer Review (OCR baru-baru ini mendapat perhatian yang cukup besar, baik dalam komunitas akademis maupun bisnis pada hubungannya dengan minat pembelian pelanggan. OCR dianggap merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam memengaruhi kepercayaan maupun minat pembelian pelanggan. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa OCR memiliki pengaruh terhadap minat pembelian pelanggan di online shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak OCR pada online marketplace di Indonesia dengan menambahkan variabel baru yaitu rating. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM dengan 313 responden dikumpulkan dari pengguna internet yang pernah berbelanja di online marketplace. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah OCR baik review maupun rating terbukti memiliki hubungan terhadap minat pembelian pelanggan dan menjadi salah satu fitur yang penting, namun bukan faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu perusahaan online marketplace harus menjadikan review dan rating sebagai salah satu tools marketing utama yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

  17. Sistem Bagi Hasil Dalam Perjanjian Waralaba (“Franschise” Perspektif Hukum Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Sulistyaningsih

    2017-02-01

    Full Text Available Franchise (waralaba merupakan suatu bisnis yang telah teruji keberhasilannya, sehingga banyak usaha yang kemudian diwaralabakan. Hal ini tak terkecuali mulai dikenal dan digunakan oleh para pengusaha yang menjalankan bisnisnya menggunakan prinsip Syariah. Walaupun waralaba dalam hukum ekonomi Islam masih dianggap suatu hal baru namun sudah banyak menarik perhatian para pengusaha untuk menekuninya, dengan alasan bahwa waralaba lebih menguntungkan dan tidak bertentangan dengan konsep Syariah. Salah satu ciri khas waralaba adalah adanya royalty, yaitu pembagian keuntungan antar franchisor dan franchisee dengan ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Adapun waralaba Syariah, sistim pembagian keuntungannya menggunakan sistim bagi hasil. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana sistim bagi hasil dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam, dan bagaimana cara mengatasi kendala dalam sistim bagi hasil dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Adapun penarikan sampelnya menggunakan purposive sampling. Alat penelitian meliputi studi kepustakaan dan wawancara. Selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pembagian keuntungan dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam menggunakan sistim bagi hasil, dengan prosentase yang bervariatif yaitu: 50:50 atau 60:40 tergantung kesepakatan para pihak (franchisor dan franchisee. Kendala yang sering terjadi dalam perjanjian waralaba, yaitu ketika terjadi kerugian, ketidakseimbangan antara prestasi yang diberikan dengan keuntungan (bagi hasil, dan adanya pembagian keuntungan yang kurang transparan. Penyelesaian kendala-kendala tersebut terutama dalam pembagian keuntungan biasanya diselesaikan secara musyawarah mufakat, pembayaran ganti rugi, atau jika tidak tercapai dapat

  18. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE CIRC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Salantina

    2018-01-01

    Full Text Available Keberhasilan belajar matematika, salah satunya ditentukan oleh minat siswa, dan untuk membangkitkan minat siswa tersebut ditentukan oleh kemampuan guru dalam menggunakan pendekatan mengajarnya yang dapat mengakibatkan siswa lebih tertarik, mengerti, berperan serta aktif, mencari dan menemukan sendiri. Untuk bahan penelitian, pokok bahasan yang diambil adalah perbandingan senilai (seharga dan perbandingan berbalik nilai (berbalik harga. Dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC,ternyata hasil belajar dapat meningkat bila dibandingkan dengan hasil belajar sebelumnya.Hal ini diduga karena guru kurang tepat dalam mengambil model pembelajaran untuk materi tersebut. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan perbandingan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Kuningan tahun pelajaran 2015/2016, dengan jumlah siswa 40 orang yang terdiri dari 18 siswa putri, dan 22 siswa putra. Prosedur tindakan kelas ini ditempuh dalam 3 siklus. Langkah-langkah siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Cara pengambilan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes, penilaian kinerja, dan observasi. Sebagai tolok ukur keberhasilan adalah nilai rata-rata silkus I, II, dan III berturut-turut 63,4, 63,0, 65,6 dan ketuntasan belajar klasikal berturut-turut 72,5%, 67,5%, dan 80,0%. Simpulan yang dapat peneliti ambil adalah penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Cooperative Integrated Reading And Compositon (CIRC dapat meningkatkan hasil belajar. Sedangkan peneliti menyarankan guru hendaknya menggunakan model pembelajaran ini untuk pokok-pokok bahasan perbandingan. Kata kunci: Penerapan Model Pembelajaran Tipe CIRC.

  19. Desain dan Uji Kinerja Fungsional Sistem Penggerak dan Kendali ROVERGARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Fikri Pomalingo

    2017-04-01

    Full Text Available Abstract The high population rate has an impact on increasing of land function change from agricultural land become housing and commercial building. As a result, it is difficult to get land for planting in the urban area. Therefore, this research is aimed to design equipment that can be used for planting in the narrow land using vertical gardening. This paper will report about design and functional testing of drive and control system on ROVERGARD. Drive system is based on water pump with additional gear train and chainsprocket mechanism. Control system use was on open loop type based on timer. The performance test of drive system was focused on electrical energy consumption and rotational speed of the system that was measured by multifunctional mini ammeter and tachometer. The control system was tested during 4 days, to evaluate their performances between set point and actual timing while filling water tank and rotate the system at maximal load condition. Electrical power consumption was 208 W at average rotational speed 2703 rpm. Increasing load caused an increase of energy consumption but made the drive rotation decline. The position control performance had on position error around 50 cm. Consequently, setting time on timer must be adjusted. Abstrak Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, mengakibatkan tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan perumahan dan komersial. Masalah ini mengakibatkan sulitnya mencari lahan pertanian di daerah padat penduduk khususnya perkotaan. Oleh karena itu perlu dirancang sebuah alat yang dapat digunakan untuk bercocok tanam di lahan sempit. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain dan menguji sistem penggerak dan kendali pada ROVERGARD. Sistem penggerak berasal dari pompa air yang dimodifikasi. Sedangkan sistem kendali menggunakan tipe open loop berbasis waktu dimana timer sebagai komponen utamanya. Pengujian kinerja penggerak difokuskan pada konsumsi listrik dan rpm yang diukur menggunakan

  20. Perbedaan Intensitas Penyengatan Meningeal Hasil MRI antara Sekuens T2 FLAIR Post Contrast dan T1WI Post Contrast Gadolinium-DTPA dalam Mendeteksi Penyangatan Meningeal pada Kasus Meningitis Tuberkulosis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Hendarin

    2017-09-01

    Full Text Available Diagnosis meningitis TB terutama pada kasus possible dan probable sulit ditegakkan. Pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA adalah modalitas radiologi yang paling sensitif untuk membantu mendiagnosis penyakit ini. Penyangatan meningeal di daerah basal merupakan gambaran MRI yang paling banyak ditemukan pada meningitis TB. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR dengan T1WI pada pasien meningitis tuberkulosis menggunakan pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan Januari 2015–Juni 2016. Subjek penelitian sebanyak 21 orang dengan meningitis TB dilakukan pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA. Analisis statistik komparatif dilakukan untuk menguji perbedaan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR post contrast dengan T1WI post contrast. Hasil penelitian menujukkan rerata peningkatan intensitas sinyal meningen sekuen T2-FLAIR (∆T2-FLAIR sebesar 360,59±182,19 aμ sedangkan T1WI (∆T1WI sebesar 126,47±72,57 aμ. Hasil uji statistik menggunakan uji T pada derajat kepercayaan 95% menunjukkan perbedaan yang bermakna ∆T2-FLAIR dengan ∆T1WI pada nilai p=0,000. Sebagai simpulan didapatkan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR post contrast lebih besar daripada T1WI post contrast pada kasus meningitis TB.  [MKB. 2017;49(3:172–78] Kata kunci: Meningitis tuberkulosis, MRI sekuens T1WI dan T2-FLAIR, penyangatan meningeal Difference between Gadolinium-DTPA Enhanced T2 FLAIR Sequence and T1WI Sequence MRI in Detecting Meningeal Enhancement in Tuberculous Meningitis The diagnosis of TB meningitis, especially in possible and probable cases, is difficult. Contrast-enhanced MRI of the head with Gadolinium-DTPA is the most sensitive imaging modality that supports diagnosis of this disease. The most common presentation of TB meningitis in MRI is basal meningeal enhancement

  1. Keefektivan Trichoderma harzianum sebagai Agens Pengendali Hayati Penyakit Pembuluh kayu (Vascular Streak Dieback Pada Tanaman Kakao Klon ICCRI 03 dan TSH 858

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    joko susiyanto

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPenyakit Pembuluh Kayu (PPK/ Vascular Streak Dieback (VSD merupakan penyakit penting yang menyerang perkebunan kakao yang disebabkan oleh patogen Oncobasidium theobromae. Penggunaan cendawan Trichoderma harzianum sebagai agens antagonis karena mempunyai kemampuan dalam menghambat pertumbuhan cendawan patogen. Pengujian keefektivan cendawan T. harzianum isolat Jember dan isolat Banyuwangi pada beberapa konsentrasi dalam mengendalikan penyakit pembuluh kayu (PPK/VSD telah dilaksanakan dikebun percobaan pusat penelitian kopi dan kakao Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dan pengamatan setiap minggu. Perlakuan yang digunakan dalam keefektivan yaitu: (1 T. harzianum isolat Jember dengan konsentrasi 108 spora/ml, (2 T. harzianum isolat Jember dengan konsentrasi 109 spora/ml, (3 T. harzianum isolat Jember dengan konsentrasi 1010 spora/ml, (4 T. harzianum isolat Banyuwangi konsentrasi 108 spora/ml, (5 T. harzianum isolat Banyuwangi konsentrasi 109 spora/ml, (6 T. harzianum isolat Banyuwangi konsentrasi 1010 spora/ml, dan Kontrol menggunakan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa T. harzianum  baik isolat Jember dan Banyuwangi cukup efektif menekan perkembangan penyakit pembuluh kayu (PPK/VSD. Perlakuan T. harzianum terbaik dalam mengendalikan penyakit (PPK/VSD ditunjukkan oleh perlakuan T. harzianum  isolat Jember  109 spora/ml dengan nilai IP sebesar 0,71 % pada klon ICCRI 03, sedangkan pada klon TSH 858 isolat Banyuwangi konsentrasi 1010 spora/ml dengan nilai 7,38%. Kategori Tingkat Efikasi (TE tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan isolat Jember konsentrasi 109 spora/ml dengan nilai sebesar 95,3% pada klon ICCRI 03, sedangkan pada klon TSH 858 isolat banyuwangi konsentrasi  1010 spora/ml dengan nilai 80,55%. Hasil uji t tanpa memperhatikan perlakuan pada Tingkat Efikasi (TE klon ICCRI 03 menunjukkan hasil berbeda nyata dengan nilai TE lebih tinggi/terbaik bila dibandingkan dengan nilai TE klon TSH 858. 

  2. Studi Keamanan dan Keandalan Suplai Sistem Kelistrikan Bali Sesuai Rencana Operasi SUTET 500 kV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bawa Adiputra

    2014-12-01

    Full Text Available Kondisi eksisting kelistrikan Bali hingga tahun 2013 disuplai oleh tiga pembangkit tenaga listrik dan sebuah sistem interkoneksi Jamali dengan keseluruhan daya suplai sebesar 676 MW. Berdasarkan peramalan beban sistem Bali 2013-2030 diperoleh rata-rata pertumbuhan beban 6,61%. Berdasarkan hal tersebut PT PLN (Persero merencanakan penambahan pasokan daya listrik ke pulau Bali dengan penambahan kabel laut, suplai melalui SUTET 500 kV interkoneksi Jawa-Bali, serta pembangunan PLTU Celukan Bawang 980 MW. Dengan beroperasinya unit-unit tersebut diperlukan analisis keamanan suplai sistem kelistrikan Bali, dengan dua skenario. Skenario 1 yaitu sistem Bali hanya menerima pasokan dari PLTU Celukan Bawang pada tahun 2016 sebesar 380 MW. Skenario 2, PLTU Celukan Bawang beroperasi sebesar 380 MW tahun 2016, kemudian pada tahun 2020 dan 2022 menambah daya masing-masing 300 MW. Selain analisis keamanan suplai dilakukan juga analisis keandalan dengan beroperasinya SUTET 500 kV di Bali. Analisis keandalan SUTET 500 kV menggunakan tiga skenario. Skenario 1 SUTET beroperasi dari Paiton sampai di GITET Gilimanuk, Skenario 2 SUTET beroperasi dari PAITON sampai di GITET New Kapal, dan Skenario 3 SUTET beroperasi dari Paiton sampai di GITET Kapal. Dari hasil analisis keamanan suplai diperoleh skenario 1, pada tahun 2022 beban puncak mencapai 1304,10 MW dan pada kondisi N-1 mengalami krisis daya listrik -48,3 MW. Skenario 2, pada tahun 2028 dengan beban puncak 1862,60 MW dan pada kondisi N-1 mengalami krisis daya listrik -6,8 MW. Sedangkan analisis keandalan beroperasinya SUTET 500 kV di Bali diperoleh: Skenario 1 nilai SAIFI = 2,0 kali/km/tahun dan nilai SAIDI = ±10 menit/tahun, Skenario 2 nilai SAIFI = 3,1 kali/km/tahun dan nilai SAIDI = ±15 menit/tahun, Skenario 3 nilai SAIFI = 3,3 kali/km/tahun dan nilai SAIDI = ±17 menit/tahun.

  3. DARI METOBU HINGGA MEKAMBO: PERTUMBUHAN PEMUKIMAN KOTA KOLAKA PADA ABAD XX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basrin Melamba

    2013-01-01

    Full Text Available This paper describes the growth of Kolaka city in Bone in XX century. In early XX century, Kolaka became the capital of onderafdeeling Kolaka since 1911. In 1912 indirectly the influence of this policy was the development and repair of city facilities in the form of port medium, warehouse, office of toll and duty, and road network in Kolaka. Those settlement growths in Kolaka affected the economic activity and commerce. The settlement and physical region got much better especially after Dutch government settled the resident settlement with the settlement model following the centripetal roadway pattern with the village (kampung pattern (o’kambo. The resident settlement pattern also followed the coastline of Mekongga and Bone Bay. Exploiting the nickel mine yielded the urban symptom in the center of area of nickel mining. Key words: growth, settlement, Kolaka city  Makalah ini menjelaskan tentang pertumbuhan Kota Kolaka di Bone pada abad XX. Pada awal abad XX, Kolaka menjadi ibukota daerah setingkat kabupaten (onderafdeeling Kolaka sejak tahun 1911. Pada tahun 1912 secara tidak langsung pengaruh dari kebijakan ini adalah adanya pengembangan dan perbaikan fasilitas kota dalam bentuk sarana pelabuhan, gudang, kantor tol dan pajak, serta jaringan jalan di Kolaka. Pertumbuhan pemukiman di Kolaka tersebut mempengaruhi kegiatan ekonomi dan perdagangan. Pemukiman dan fisik wilayah menjadi jauh lebih baik terutama setelah Pemerintah Belanda menyelesaikan pemukiman penduduk dengan model pemukiman yang mengikuti pola jalan sentripetal dengan pola kampung (o'kambo. Pola pemukiman penduduk juga mengikuti garis pantai Teluk Mekongga dan Bone. Memanfaatkan tambang nikel juga menghasilkan gejala urban di tengah area pertambangan nikel.Kata kunci: pertumbuhan, pemukiman, kota Kolaka

  4. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SDN Brayublandong Mojokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maaratus Solikhah

    2015-08-01

    Full Text Available Pembelajaran matematika di kelas III SDN Brayublandong masih menggunakan pembelajaran bersifat teacher centered dengan metode konvesional sehingga mengakibatkan siswa pasif dan hasil belajarnya kurang optimal. Siswa kelas III SDN Brayublandong memiliki berbagai karakteristik kecerdasan yang beragam. Oleh karena kecerdasan siswa beragam, dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk dapat memfasilitasi setiap kecerdasan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perangkat pembelajaran, mengetahui pengaruh, dan mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis multiple intelligences  terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah True Experimental Design dengan desain Pretest-Postest control group design. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas III SDN Brayublandong yang dipilih secara acak.Data hasil instrumen tes dianalisis dengan uji statistik. Hasil rata-rata uji gain ternormalisasi sebesar 0,72 dengan kategori tinggi, hasil uji determinasi memiliki pengaruh sebesar 63% dan analisis uji-t menunjukkan bahwa thitung sebesar 6,008 > ttabel sebesar 2,080, artinya terdapat pengaruh antara pembelajaran berbasis Multiple Intelligences terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Brayublandong. Efektivitas pembelajaran berbasis Multiple Intelligences dilihat dari rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,04 > KKM, rata-rata aktivitas guru= 3,88 dengan kriteria sangat baik, rata-rata aktivitas siswa = 3,58 dengan kriteria sangat baik, dan rata-rata respon positif siswa = 97,39% dengan kriteria sangat kuat. Kata kunci: pembelajaran berbasis multiple intelligences, hasil belajar

  5. Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar ditinjau dari Motivasi Belajar PLC di SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bekti Wulandari

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman sistem kendali PLC antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan siswa yang diajar dengan metode demonstrasi, (2 pengaruh interaksi antara metode PBL dan metode demonstrasi dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa, (3 perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial yang dilakukan dengan memberikan perlakuan metode pembelajaran. Analisis data dalam penelitian ini  menggunakan uji-t dan ANAVA dengan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi, (2 tidak terdapat pengaruh interaksi antara metode PBL dan demonstrasi dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar, (3 terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi ditinjau dari motivasi tinggi dan rendah. Kata kunci: metode pembelajaran, Problem-Based Learning, motivasi belajar, hasil belajar

  6. PEMANFAATAN DAUN TANAMAN BERKAYU SEBAGAI PUPUK ORGANIK TANAMAN SAYURAN DAN JAGUNG - (UTILIZATION OF WOODY PLANT LEAVES AS ORGANIC FERTILIZER FOR VEGETABLES AND CORN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dody Priadi

    2017-12-01

    . Meskipun hasil ujicoba kompos tidak menunjukkan perbedaan yang nyata secara statistik pada setiap parameter pertumbuhan ketiga jenis tanaman uji tersebut namun secara umum media yang terbaik untuk kangkung darat adalah perbandingan kompos dan tanah (3:1, sedangkan untuk jagung manis dan cabe keriting masing-masing adalah 1:3 dan 2:2.Kata kunci: aplikasi kompos, daun tanaman berkayu, kompos, pupuk organik

  7. Implementasi WhatsApp Mobile Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pokok Bahasan Pengenalan Komponen Elektronika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrik Pratama

    2016-09-01

    Full Text Available Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini yakni kurangnya optimalisasi peran media sosial  berbasis android smartphone khususnya WhatsApp Messenger dalam upaya meningkatkan hasil belajar. Peran media sosial lebih banyak digunakan sebagai komunikasi secara online, seperti chatting, pemberitahuan kabar, undangan, hiburan, dan promosi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Whatsapp Mobile Learning sebagai upaya meningkatkan hasil belajar pada pokok  bahasan Konsep Dasar Elektronika. Penelitian yang akan dilakukan  menggunakan  metode  penelitian  tindakan  kelas  (PTK. Tahapan  penelitian  yang  dilakukan  meliputi  tahap  perencanaan,  pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 21 mahasiswa SMT gasal tahun akademik 2015/2016 Program Studi Pendidikan Teknik Elektro IKIP PGRI Madiun. Data yang diperoleh berupa hasil dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menyatakan bahwa implementasi whatsapp sebagai mobile learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pokok bahasan pengenalan komponen elektronika. Pada siklus I, pertemuan I ketercapaian pembelajaran sebesar 45% dan meningkat pada pertemuan II menjadi 60%. Pada siklus II, ketercapaian pembelajaran juga meningkat pada pertemuan III menjadi 75% dan pertemuan IV sebesar 82%. Dalam hal ini I capaian peningkatan hasil belajar mahasiswa melebihi indikator kinerja yaitu 80% sehingga pembelajaran dikatakan berhasil.

  8. Perbedaan Kadar Feritin Serum Pada Penyandang Talasemia β Mayor yang Mengalami Hipotiroid dan Eutiroid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhan Nasaruddin

    2018-01-01

    Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan feritin serum tidak berbeda pada kelompok hipotiroid dan eutiroid, tetapi berbeda pada hipotiroid nyata dan subklinis. Hasil penelitian mendorong dilakukan evaluasi profil tiroid secara rutin sejak dini.

  9. Karakterisasi Permen Jeli yang Dibuat dari Hasil Formulasi Jelly Powder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellya Sinurat

    2010-06-01

    Full Text Available Penelitian karakterisasi permen jeli dengan bahan baku formula jelly powder telah dilakukan. Formula jelly powder terdiri dari campuran karaginan murni, konjak, dekstrosa, dan KCl. Jelly powder ini digunakan untuk pembuatan permen jeli dengan variasi 3,5; 4,0; 4,5; dan 5,0%. Sebagai pembanding digunakan produk permen jeli impor berbahan dasar karaginan yang sudah ada di pasaran. Untuk mengetahui kualitas permen jeli, parameter yang diamati meliputi aktivitas air, sifat fisik (kekerasan, kelengketan, dan elastisitas serta nilai organoleptik (kenampakan, bau, rasa, tekstur, elastisitas, transparansi, dan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi  jelly powder menyebabkan meningkatnya kekerasan, kelengketan, dan elastisitas permen jeli. Nilai organoleptik untuk rasa, tekstur, elastisitas, transparansi, dan penerimaan yang paling baik menurut panelis adalah pada konsentrasi jelly powder 4,5%

  10. DISTRIBUSI NITROGEN DAN FOSFOR PADA BUDIDAYA IKAN GABUS (Channa striata DENGAN APLIKASI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes DAN PROBIOTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adang Saputra

    2018-01-01

    Full Text Available Permasalahan yang dihadapi pembudidaya ikan dengan sistem intensif adalah meningkatnya limbah yang terakumulasi pada air dan sedimen. Limbah budidaya ikan pada umumnya berupa padatan dan nutrien terlarut pada air terutama nitrogen dan fosfor. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji distribusi nitrogen total dan fosfor total pada budidaya ikan gabus secara intensif yang diberi eceng gondok Eichhornia crassipes dan probiotik (Pseudomonas aeruginosa dan Achromobacter insuavis. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan pemberian kombinasi eceng gondok dan probiotik (A, pemberian eceng gondok (B, dan pemberian probiotik (C, masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Benih ikan gabus yang digunakan berukuran panjang 14,74 ± 0,01 cm dan bobot 25,53 ± 0,09 g dengan padat tebar 175 ekor/kolam (50 ekor/m3. Selama 90 hari masa pemeliharaan, ikan gabus diberi pakan berupa pelet dengan kandungan protein sekitar 30%. Jumlah pemberian pakan 5% dari biomassa dengan frekuensi pemberian empat kali dalam sehari (pagi, siang, sore, dan malam. Hasil penelitian menunjukkan nitrogen dan fosfor pada budidaya ikan gabus terdistribusi pada eceng gondok, sedimen, air, dan ikan. Eceng gondok menyerap nitrogen dan fosfor paling tinggi (P<0,05 dibandingkan air, ikan, dan sedimen. Laju pertumbuhan spesifik bobot (4,37 ± 0,01%/hari dan biomassa (1,88 ± 0,01 g ikan gabus tertinggi dicapai pada pemberian kombinasi eceng gondok dan probiotik. Hasil ini dapat dijadikan landasan untuk pengelolaan limbah nitrogen dan fosfor pada budidaya ikan gabus secara intensif. One of the problems in intensive aquaculture system is the the accumulation of waste in the water and sediment. Aquaculture wastes are discharged into the water in form of solids and dissolved nutrients which mostly consisted of nitrogen and phosphorus. The purpose of this study was to study the dynamics of total nitrogen and phosphorus in an intensive aquaculture media supplied with water

  11. Analisis Ekosistem TIK Indonesia Untuk Mendorong Perkembangan Industri Local dan Ekonomi Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyantina Heppy Anandhita

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak             Sektor TIK merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi sehingga kondisi ekosistem TIK menjadi faktor penting dalam pembangunan. Model New ICT Ecosystem dirumuskan Profesor Martin Fransman  membagi ekosistem TIK menjadi 4 layer yaitu elemen jaringan (layer1, jaringan (layer2, platform, konten dan aplikasi (layer3 dan konsumen final (layer 4. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan bagi pelaku industri ekosistem TIK Indonesia serta rekomendasi strategi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri TIK local dan ekonomi kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui FGD dan dept interview dengan narasumber pakar TIK, MIKTI, Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Detiknas. Dari hasil studi, peluang terbesar Indonesia untuk bersaing dalam industri TIK berada dalam layer 3 yaitu industri konten dan aplikasi. Sedangkan melalui analisis SWOT disimpulkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan industri local dan ekonomi kreatif diperlukan strategi antara lain kerjasama sektor pemerintah dan swasta untuk membangun inkubasi TIK dan technopark, kebijakan pemerintah memberikan insentif, proteksi maupun promosi kepada industri TIK domestik. Strategi yang dapat dilakukan Pemerintah untuk mengurangi ketergantungan komponen LN dari industri elektronika dan telekomunikasi dengan pelaksanaan rencana aksi peraturan TKDN industri TIK dan fasilitasi akses finansial/pembiayaan bagi industri. Strategi lainnya adalah peningkatan kualitas tenaga kerja TIK dengan fasilitasi sertifikasi kompetensi (SKKNI bidang kominfo.   Abstract The ICT sector is an important driver of economic growth. “New ICT Ecosystem” model was formulated by Professor Martin Fransman divides ICT Ecosystem in  4 layers, networked element (layer1,: networks (layer2, platform, content and application (layer3, and final consumer.  The purpose of  the study  was to understand the opportunities and

  12. Peningkatan Produktivitas Lahan Gambut melalui Teknik Ameliorasi dan Inokulasi Mikroba Pelarut Fosfat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Nur Istina

    2014-12-01

    Full Text Available Keterbatasan lahan potensial menyebabkan perluasan areal pertanian mengarah pada lahan gambut. Kendala pengembangan lahan gambut adalah rendahnya kandungan hara tersedia bagi tanaman. Fosfat (P merupakan salah satu unsur hara makro yang penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman, disisi lain ketersediaan hara ini pada lahan gambut terbatas karena ikatan asam organik dan sifat yang mudah tercuci. Penelitian untuk menguji pengaruh ameliorasi dan inokulasi mikroba pelarut fosfat terhadap ketersediaan hara P di lahan gambut dilakukan di kebun pembibitan kelapa sawit petani di Riau dari Oktober 2013 - Maret 2014, menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dengan 30 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi : tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, kandungan hara tanaman, dan bobot biomasa bibit setelah 5 bulan di pembibitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ameliorasi menggunakan kompos tandan kosong kelapa sawit mampu meningkatkan P tersedia, serapan P oleh batang dan akar, berat brangkasan dan berat kering batang. Sedangkan mikroba pelarut fosfat berpengaruh secara tidak nyata.The limitation of potential land leads agricultural development expansion to the peat soil area. Constrain of the peatland development is the low nutrient content that is required by plant. Phosphate is one of major growth and production limiting nutrient because of the solublelize of the organic acids and immobility The research was conducted from October 2013 – March 2014 at the farmer main nursery in Riau province to test the effect of amelioration and phosphate solubilizing microbe inoculation on P availability on palm oil seedling growth and production at peatland, used Randomized Block Design with 30 treatments and 3 replications. The parameters observed were plant height, leaf number, leaf width, leaf length, stem diameters, nutrient contents, also fresh and dry weight after 5 months at the

  13. Perbandingan Inklinasi dan Ukuran Rahang antara Orang Jawa Buta dan Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Christnawati

    2016-10-01

    Full Text Available Latar Belakang. Penglihatan merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk mengontrol postur kepala. Postur kepala berhubungan dengan kompleks kraniofasial. Maksila dan mandibula merupakan bagian dari kompleks kraniofasial. Pada orang buta terjadi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan daerah orbita karena tidak adanya rangsang. Tujuan Penelitian adalah untuk mempelajari perbandingan inklinasi dan ukuran rahang berdasarkan jenis kelamin antara orang Jawa buta dan normal. Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 53 subjek, terdiri dari 25 orang buta ( 12 orang laki-laki dan 13 orang perempuan dan 28 orang normal (14 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Setiap subjek penelitian dilakukan pengambilan sefalogram lateral pada posisi alamiah kepala, kemudian dilakukan penapakan pada kertas kalkir di atas iluminator. Pengukuran sembilan parameter inklinasi dan ukuran maksila dan mandibula dilakukan pada hasil penapakan. Data dianalisis dengan uji Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak bermakna (p<0,05. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal dan kelompok buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta (p<0,05. Kesimpulan Ukuran maksila laki-laki buta lebih besar daripada perempuan normal. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal lebih besar daripada perempuan normal, laki-laki buta, dan perempuan buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta.   Background Vision is one of the factors involved in the control of head posture. The posture of the head is related to craniofacial complex. Maxilla and mandible are part of craniofacial complex. In the blind there are deviations of growth and development of the orbital region in the absence of stimuli. The purpose of this study was to compare the inclinations and sizes of maxilla and mandible

  14. Pengaruh Macam dan Waktu Aplikasi Bahan Organik pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L. Var. Kawi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Edy Suminarti

    2015-07-01

    Full Text Available Diversifikasi pangan merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi kondisi rawan pangan.  Hal ini menjadi penting karena setiap tahun luas lahan basah telah mengalami penyusutan sekitar 0,1% dari total luas lahan di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, dan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, maka pemanfaatan ubi jalar sebagai sumber bahan pangan alternatif perlu dilakukan. Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang macam dan waktu aplikasi bahan organik yang tepat telah dilakukan di Desa Landungsari, Kabupaten Malang. Rancangan yang digunakan adalah Petak Terpisah, macam bahan organik ditempatkan pada petak utama, terdiri dari 3 macam, yaitu  pupuk kandang sapi, kompos azolla dan kompos sampah kota.  Waktu aplikasi bahan organik sebagai anak petak, terdiri dari 3 macam, yaitu : 30 hari sebelum tanam, 15 hari sebelum tanam dan bersamaan tanam. Pengumpulan data dilakukan secara destruktif, meliputi  komponen pertumbuhan dan panen, analisis pertumbuhan tanaman dan analisis tanah. Uji F taraf 5% ditujukan untuk menguji pengaruh perlakuan, sedang perbedaan diantara rata-rata perlakuan didasarkan pada nilai BNT taraf 5%. Interaksi nyata terjadi pada sebagian besar parameter yang diamati, dan hasil umbi tertinggi didapatkan pada kompos sampah kota yang waktu aplikasinya dilakukan 30 hari sebelum tanam : 28,03 ton umbi ha-1. Food diversification is a precise step to anticipate food shortage condition. It becomes important because wetland area is decreasing of approximately 0,1% each year of total area in Indonesia. Related to that point, also in order to meet food national demand, utilization of sweet potato as alternative food resource needs to be done. Research aimed to get information about proper kind and application time of organic matter had been done at Landungsari, Malang. The design used was Split Plot, kind of organic matter was placed as main plot, consisting of 3 kinds, ie: cow manure, azzola

  15. ANALISIS PERIZINAN PENDIRIAN ALFAMART DAN DAMPAK NEGATIF TERHADAP PERUSAHAAN PERORANGAN DI SEKITARNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ghassan Niko Hasbi

    2016-03-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia sekarang ini, menjadikan perusahaan-perusahaan waralaba lokal semakin berkembang pesat diantaranya Alfamart dan Indomaret. Pesatnya pertumbuhan penjualan sistem waralaba disebabkan faktor popularitas franchise.  Hal ini tercermin dari kemampuannya untuk menawarkan suatu bidang usaha yang probabilitas keberhasilannya tinggi. Namun keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dampak negatif yang timbul terhadap perusahaan perorangan disekitarnya. Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya jarak yang sangat berdekatan antar minimarket bisa berdampak negatif karena mereka akan berlomba-lomba untuk mendapatkan konsumen yang banyak dengan cara program diskon melalui kartu anggota (member card dan program diskon produk pada bulan-bulan tertentu, sehingga efeknya juga akan berdampak pada pengusaha kecil di sekitar minimarket , karena dengan modal yang kecil tidak akan bisa bersaing dengan minimarket tersebut. Ini merupakan salah satu indikator persaingan tidak sehat yaitu persaingan usaha yang dilakukan dengan cara menghambat terjadinya persaingan di antara pelaku usaha dimana yang melihat kondisi pasar yang tidak sehat (Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Upaya pemerintah Kota Magelang untuk mengatasi semakin banyaknya toko modern  maka dikeluarkan kebijakan dari Walikota yaitu dengan membatasi jumlah toko modern di Kota Magelang yaitu hanya 20 gerai. Hal ini tentu saja sangat membantu pedagang kecil atau perusahaan perseorangan yang ada di Kota Magelang. Selain itu juga digalakkan program kemitraan usaha antara toko modern dengan UMKM yang ada di wilayah Kota Magelang dalam hal kerjasama pemasaran yaitu dalam bentuk (1Memasarkan barang produk UMKM yang dikemas atau dikemas ulang (repacking dengan merek pemilik barang, toko modern atau merek lain yang disepakati dalam rangka meningkatkan nilai jual barang(2 Memasarkan produk

  16. PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2016-12-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara terbatas dengan sebagian guru IPA fisika MTs di kecamatan Camplong Kabupaten Sampang didapatkan informasi bahwa hasil belajar siswa masih rendah dibawah KKM yang sudah ditentukan pihak sekolah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran, proses pembelajaran masih bersifat teacher centered sehingga sebagian besar siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan nyata. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar IPA fisika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Experimen dengan menggunakan Nonrandomized Control Group Pretest-Postest Design dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif bentuk pilihan ganda. Tes ini terdiri dari empat pilihan (opsi dan hasilnya diuji melalui statistik uji “t”. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,81 sedangkan ttabel sebesar 2,021 pada taraf signifikansi 0,05 atau dapat diketahui thitung > ttabel. Dari perhitungan N-gain, dapat dinyatakan bahwa peningkatan hasil belajar fisika yang diterapkan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari pada pembelajaran konvensional yaitu 0,71 > 0,52. Berdasarkan hasil analisis statistika dan deskriptif maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa di kelas VIII MTs.

  17. Pengaruh Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Terhadap Hasil Belajar Pada Mata KuliahBiologi Dan Genetika Manusia Mahasiswa D3 Perekam Medik Dan Informatika Kesehatan Tahun Akademik 2016/2017

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Fajar Nurhastuti

    2017-04-01

    Full Text Available Background of the study : The purpose of this research was to know the effect of applicting teaching strategy ”Active Knowledge Sharing” to the achievement of lecture “ Biologi dan Genetika Manusia” for students of  D3 Medical recorder and health informatics in the Academic year of 2016/2017.Purpose : This research was include in experimental design with quantitative approach. Design of research was “Posttest Only Control Group Design” with applicating teaching strategy “Active Knowledge Sharing “ on experiment group and conventional teaching on control group. Reseach population was all of student D3 Medical recorder and health informatics academic year of of 2016/2017. Sample technique was use Purposive Sampling, so took students of the first semester as an object of research. Collecting data technique was use multiple choice test, essay test, observation paper, and school documentation. To exam the hypothesis was using T-test. Conclusion : Result of this research was teaching strategy “Active Knowledge Sharing” directly affecting on the achievement of affective, kognitive, and psikomotor of the students in the first semester D3 Medical recorder and health informatics STIKES Buana Husada Ponorogo.

  18. ISOLASI DAN KULTUR PROTOPLAS RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii DI LABORATORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2007-12-01

    Full Text Available Isolasi protoplas rumput laut K. alvarezii, telah dilakukan dalam rangka penyiapan protoplas untuk penyilangan melalui fusi protoplas. Metode yang digunakan antara lain melalui cara kimia dengan melisis tallus rumput laut dengan campuran enzim komersial, kemudian enzim yang berasal dari viscera keong mas baik yang segar maupun yang beku, dengan media kultur yang digunakan pada pemeliharaan makro algae antara lain Conwy, PES, dan air laut steril. Tallus rumput laut yang digunakan berasal dari bagian pangkal, tengah dan ujung. Protoplas yang hidup diuji menggunakan evans blue 0,1%, hormon perangsang tumbuh yang digunakan pada media pertumbuhan antara lain auxin, IAA, dan Kinetin. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah protoplas hidup, pertumbuhan, dan sintasan.  Hasil percobaan memperlihatkan bahwa enzim yang paling baik digunakan adalah campuran enzim komersial dengan media kultur Conwy dengan jumlah protoplas mencapai 19,8 x 106 sel/mL, bagian tallus yang paling baik adalah bagian pangkal berkisar antara 8,1x106 hingga 18,8 x 106 sel/ mL.  Perangsang tumbuh yang paling baik adalah auxin. Filamen terbentuk setelah 5 hari dengan fotoperiod L:D=12:12. Isolation of seaweed’s protoplast Kappaphycus alvarezii had been done to provide protoplast for crossbreeding purpose by protoplast fusion. The method was chemically done by lyses of tallus used commercial enzyme mixture, enzyme from viscera of snail both fresh and frozen, culture media were Conwy (CW, PES, and sterile sea water (SSW which were used to maintain the macro algae. Part of used tallus were upper, middle and tip of tallus. The viable protoplast was examined by using 0.1% evans blue and the growth-stimulating hormone were auxin, IAA, and Kinetin. Observation was concerned to the amount of viable protoplast, the growth, and the long live. Result showed that the best enzyme was commercial enzyme mixture with Conwy as the best culture media, provided protoplast until 19.8 x 106 cell/mL. The

  19. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiti Leatemia

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2 pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% atau á=0,5  menggunakan SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1 Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar  antara kelompok strategi SQ4R tipe bantuan multimedia dan buku teks, (2 ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok pengetahuan awal tinggi dan rendah, (3 tidak ada perbedaan yang signifikan antara pembelajar diverger dan assimilator,  (4 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar, (5 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, (6 ada pengaruh interaksi an-tara pengetahuan awal dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, dan, (7 ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Kata kunci: strategi SQ4R tipe bantuan, multimedia, pengetahuan awal, gaya belajar,  hasil  belajar

  20. FORMULASI DAN APLIKASI PAKAN BUATAN BERBASIS RUMPUT LAUT UNTUK PENDEDERAN BENIH TERIPANG PASIR (Holothuria scabra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Adiasmara Giri

    2018-01-01

    Full Text Available Teripang merupakan salah satu komoditas perikanan penting dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi di Asia. Teknologi pembenihan teripang sudah mulai dikembangkan dan telah mampu memproduksi benih secara massal untuk budidaya. Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan budidaya teripang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa formula pakan berbasis rumput laut untuk pendederan teripang pasir. Empat pakan percobaan diformulasi menggunakan kombinasi beberapa jenis bahan baku, khususnya rumput laut. Pakan dibuat dalam bentuk pelet dengan kandungan protein 14% dan lemak 4,5%. Kontrol adalah pakan berupa bentos segar. Benih teripang pasir yang digunakan berukuran bobot 2,0 ± 0,6 g dengan panjang 2,8 ± 0,5 cm. Benih teripang dipelihara dalam bak persegi berkapasitas 150 L dengan kepadatan 50 ekor per bak. Benih teripang diberi pakan percobaan sekali dalam sehari pada sore hari. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap terdiri atas lima perlakuan pakan dan empat ulangan. Percobaan berlangsung selama 120 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa benih teripang pasir yang diberi pakan buatan menghasilkan pertumbuhan (pertambahan bobot 341,3%-386,8% dan sintasan (92,5%-97,5% lebih tinggi dan berbeda nyata (P0,05. Kandungan protein teripang yang diberi pakan buatan (22,3%-24,4% lebih tinggi (P0.05. Protein content of sea cucumber fed the artificial feeds was significantly higher (22.3%-24.4% (P<0.05 than that of the control (18.4%. Results of this study indicated that juveniles of sea cucumber could utilize artificial feed properly and Sargassum sp. based diet could be applied for nursery of sea cucumber juveniles.

  1. Pengaruh Ekstrak Alang-alang, Babadotan dan Teki terhadap Penyakit Antraknosa pada Buah Pisang Kultivar Cavendish

    OpenAIRE

    Intan Zahara Arie; Joko Prasetyo; Efri Efri

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak alang-alang (Imperata cylindrica), teki (Cyperus rotundus), dan babadotan (Ageratum conyzoides) terhadap pertumbuhan dan sporulasi Colletotrichum musae. Penelitian juga bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak alang-alang, teki dan babadotan terhadap keparahan penyakit antraknosa secara in vivo.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, dari bulan Juni sampai dengan September 2014....

  2. PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITOID PADA AGROEKOSISTEM KEDELAI DENGAN APLIKASI DAN TANPA APLIKASI INSEKTISIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrival Hendrival

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Sistem pengelolaan tanaman kedelai dengan penggunaan insektisida sintetik yang intensif akan menurunkan keanekaragaman jenis Hymenoptera parasitoid. Penelitian bertujuan untuk memban-dingkan keanekaragaman Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai dengan dan tanpa aplikasi insektisida sintetik. Pengumpulan data serangga menggunakan perangkap dari jaring serangga dan nampan kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif kedelai dengan aplikasi insektisida lebih rendah dibandingkan dengan yang tanpa aplikasi insektisida, yang keduanya tergolong sedang. Indeks kemerataan jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif dari kedua agroekosistem kedelai tergolong tinggi. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif dari agroekosistem kedelai dengan aplikasi insektisida tergolong rendah (0<2,3955≤2,5, sedangkan pada fase generatif tergolong sedang (0<3,6118≤4. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif (0<2,6229≤4 dan generatif (0<3,8287≤4 dari agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida tergolong sedang. Komunitas Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida memiliki kemiripan lebih rendah daripada yang dengan aplikasi insektisida. Aplikasi insektisida mempengaruhi indeks kekayaan jenis pada fase generatif dan kemiripan komunitasnya, yaitu nilainya lebih rendah daripada yang tanpa insektisida. Abstract The management system of soybean agroecosystem with an intensive use of synthetic insecticides will reduce the diversity of parasitoid Hymenoptera species. The study aimed to compare the diversity of the parasitoids in soybean agroecosystem with and without insecticide application. The collection of the parasitoid used insect net and yellow tray. The results showed that the diversity index of the parasitoids during vegetative and generative growth of the soybean with the insecticide application was lower than the one without

  3. Keterkaitan Dinamika Penduduk dan Kinerja Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiani Hardiani

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak. The study aimed to analyze: (1 The dynamics of population in districts/cities in Jambi province that include population condition and growth as well as the quality of population; (2 The relationship between dynamics of population and economic development performance. The data were analyzed in descriptive quantitative and qualitative methods using demographic indicators. Furthermore, to analyze the relationship between dynamics of population and economic development performance, correlation analysis was used. Results indicated that: 1 The total population in Jambi province is relatively small in number with low population density but with high inequality of population distribution among districts/cities; 2 Jambi province is one of the areas in Indonesia with a relatively rapid population growth; 3 Population’s age structure in Jambi province is no longer belong in the young age structure, but doesn’t meet the category of old age structure; 4 Compared to other provinces in Indonesia, education and health conditions in Jambi province has been relatively adequate; 5 Poverty level in Jambi province is relatively low compared with national poverty level, with declines that also is faster in comparative; 7 There is a positive correlation between quantity of population and economic growth but no correlation between quality of population and economic growth in Jambi province. Keywords: Education, Health, Poverty Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1 Dinamika penduduk pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang mencakup kondisi dan perkembangan kuantitas penduduk serta kualitas penduduk (2 Keterkaitan dinamika penduduk dan kinerja pembangunan ekonomi pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan memanfaatkan indikator-indikator kependudukan. Selanjutnya untuk menganalisis keterkaitan dinamika penduduk dan kinerja pembangunan ekonomi digunakan analisis korelasi.  Hasil

  4. Penerapan Model Pembelajaran TPS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD No 1 Mengwitani

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W Daniel Winantara

    2017-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani setelah diterapkannya model pembelajaran think pair share (TPS. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 32 orang. Data penelitian ini tentang hasil belajar yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penelitian yang diperoleh yaitu persentase rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 75,31% yang berada pada kategori sedang dan pada siklus II menjadi 80,15% yang berada pada kategori tinggi. Dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 65,62% dan pada siklus II mencapai 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani.

  5. Pengaruh Pendekatan Cooperative Learning Tipe (TPS Think, Pair, and Share Terhadap Hasil Belajar PKn di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyani Puteri Ramadhani

    2017-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kebon Baru 10 Pagi dengan sampel penelitian siswa kelas V pada semester II tahun pelajaran 2016-2017. Sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar tes yang dilakukan setelah materi pembelajaran diberikan lembar tes untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa, yang sebelumnya telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas dengan justifikasi ahli dan dianalisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Hasil pengujian normalitas menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal. Hasil pengujian homogenitas menunjukan bahwa kedua kelas tersebut homogen. Setelah dilakukan uji persyaratan analisis, maka dilakukan uji hipotesis dengan perhitungan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t maka hipotesis nol (Ho ditolak dan hipotesis kerja (H1 diterima. Dari perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi hasil penelitian ini adalah penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share pada pembelajaran PKn dapat  diterapkan guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

  6. Potensi Arang Hasil Pirolisis Tempurung Kelapa sebagai Material Karbon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meytij Jeanne Rampe

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian pengembangan material karbon dari arang hasil pirolisis tempurung kelapa. Penelitian bertujuan mempelajari penggunaan polivinil alkohol (PVA sebagai stimulan dalam pengembangan arang terhadap sifat-sifat fisikokimia material karbon. Kalsinasi, pencampuran, dan sintering temperatur tinggi dilakukan pada proses penerapan teknologi karbon. Metode analisis X-ray Diffraction (XRD, Scanning Electron Microscopy (SEM, Energy Dispersive Spectroscopy (EDS untuk pengujian struktur kristal, topografi permukaan berupa struktur mikro dan analisis unsur material karbon. Karakteristik produk material karbon menunjukkan perubahan karakter di mana terjadi perubahan sifat fisikokimia dari arang amorf menjadi karbon dengan struktur semi-kristalin.Kata kunci: Arang, Tempurung Kelapa, Pirolisis, Karbon

  7. PENERAPAN METODE SELEKSI FITUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL DIAGNOSIS KANKER PAYUDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvira Sukma Wahyuni

    2016-04-01

    Full Text Available Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan peforma klasifikasi pada diagnosis kanker payudara dengan menerapkan seleksi fitur pada beberapa algoritme klasifikasi. Penelitian ini menggunakan database kanker payudara Wisconsin Breast Cancer Database (WBCD. Metode seleksi fitur F-score dan Rough Set akan dipasangkan dengan beberapa algoritme klasifikasi yaitu SMO (Sequential Minimal Optimization, Naive Bayes, Multi layer Perceptron, dan C4.5. Penelitian ini menggunakan 10 fold cross validation sebagai metode evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan algoritme klasifikasi MLP dan C4.5 mengalami peningkatan peforma klasifikasi secara signifikan setelah dipasangkan dengan seleksi fitur rough set dan F-score, Naive Bayes menunjukan peforma terbaik ketika dipasangkan dengan metode seleksi fitur F-score saja, sedangkan SMO tidak menunjukkan peningkatan peforma klasifikas ketika dipasangkan pada kedua seleksi fitur. Kata kunci: kanker payudara, seleksi fitur, klasifikasi.

  8. ANALISIS PENGARUH UMUR, PENDIDIKAN, DAN UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zakaria Firmansyah

    2017-06-01

    Full Text Available Produktivitas merupakan salah satu indikator yang paling penting dari kegiatan ekonomi. Produktivitas merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi penting, yaitu sebagai leverage (leverage untuk pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang. Itulah salah satu alasan mengapa negara-negara saat ini banyak telah berusaha untuk meningkatkan  produktivitas. Masalah ketenagakerjaan didominasi oleh kemampuan produktivitas tenaga kerja masih belum memadai baik dari segi pendidikan, pengalaman kerja dan lain-lain Satu hanya untuk pekerja di mitra industri rambut Purbalingga bahwa sebagian besar pekerja perempuan tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, Regresi Pengujian, dan Asumsi Klasik Uji. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara bersama-sama Umur, Pendidikan, dan Upah dampak positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di rambut Industri Mitra Purbalingga dibuktikan dari hasil uji F untuk dan nilai prob. F-hitung (0.000000 <5%. R2 = 0,98673. berarti bahwa 98,6 persen dari kemampuan variasi set variabel independen (independent yang digunakan dalam model ini dapat menjelaskan variasi dalam produktivitas tenaga kerja di mitra industri rambut di Purbalingga. Sedangkan 1,4 persen sisanya  dipengaruhi  oleh  variasi dalam variabel dependen dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian yaitu 3 variabel independen digunakan untuk memiliki pengaruh yang signifikan pada α = 5% dari produktivitas tenaga kerja di mitra Industri Rambut di Purbalingga variabel ini adalah usia, pendidikan, dan Upah. Productivity is one of the most important indicator of economic activity . Productivity is a key driver of economic growth vital , namely as leverage ( leverage for national economic growth in the long term. That's one reason why today many countries have sought to improve productivity. Employment issues are dominated by the

  9. Identifikasi dan Tingkat Penerapan Inovasi Teknologi Padi Sawah di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafruddin Syafruddin

    2016-07-01

    Full Text Available Pencapaian tingkat swasembada dan ketahanan pangan khususnya beras tidak terlepas dari beberapa dukungan seperti sumberdaya alam dan penerapan inovasi teknologi. Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah penghasil beras yang cukup besar di Sulawesi Tengah yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru produksi beras Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah menetapkan wilayah ini, sebagai daerah penyangga beras terbesar di Sulawesi Tengah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk : 1. Mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tingkat penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dan 2. Menetapkan arahan dan alternatif teknologi yang potensial untuk pengembangan lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu tahap 1 Desk study dan 2. Penelitian Lapangan. Desk study dilakukan dengan cara penelusuran pustaka dan diskusi dengan stake holders lainnya. Untuk Penelitian lapangan dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan kondisi sosial ekonomi dan budaya serta pengamatan tingkat penerapan inovasi teknologi melalui pendekatan Partisifatif Rural Aprasial atau Pengenalan Desa Secara Partisifatif (PRA. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi perluasan areal persawahan dan peningkatan luas tanam karena didukung oleh iklim dan irigasi yang cukup baik. Tingkat penerapan teknologi masih cukup rendah terutama penggunaan varietas unggul, benih unggul dan bermutu serta pemupukan. The achievement level of self-sufficiency and food security, particularly in rice production should be supported by natural resources and the application of technology innovation.  Parigi Moutong Regency is one of the largest rice producer areas in Central Sulawesi, which is expected to be a new growth source area of national rice production in Indonesia. Local government

  10. Identifikasi dan Pengendalian Jamur Busuk Putih Buah Salak dengan Ekstrak Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries Pratomo

    2009-12-01

    dari isolat. Bunga kecombrang diekstrak dengan cara Soxhlet dalam alkohol. Alkohol diuapkan dengan rotavapor dan ekstrak kasar dilarutkan dalam air suling. Pengujian pengaruh ekstrak bunga kecombrang dilakukan secara in vitro dan penyemprotan pada buah yang sudah dipetik dan buah pada tandan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patogen busuk putih buah salak adalah Chalaropsis sp. Buah salak lepas tandan lebih rentan terhadap infeksi Chalaropsis dari pada yang masih menempel. Berdasarkan pengujian in vitro, ekstrak bunga kecombrang pada konsentrasi 48–50% dapat menghambat pertumbuhan koloni Chalaropsis sp. hingga 90 %. Penyemprotan ekstrak bunga kecombrang mampu menghambat pertumbuhan Chalaropsis sp. pada buah salak lepas tandan atau yang menempel tandan. Ekstrak pekat dapat 100% melindungi buah salak dari infeksi oleh Chalaropsis sp.

  11. ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN KIMIA KALUS Sonchus arvensis L. HASIL PERTUMBUHAN SECARA KULTUR JARINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katno Katno

    2012-10-01

    Full Text Available Plant tissue culture tecnique can be used to produce chemical compound or secondary metabolites from medicinal plant. The chemical compound of medicinal plants sometime produced locally within the callus. These compounds are generally identical with the one produced by medicinal plantgrowth in the field. Sonchus arvensis (tempuyung used as diuretic and anti-kidney stone. The flavonoid compound of Sonchus arvensis related to such activities are Apigenin 7-glucoside and Luteolin 7-glucoside. The both compounds of Sonchus arvensis are active as anti-kidney stone and diuretic by plant tissue  culture. The reseach was carried out in plants tisue culture laboratory at BPTO Tawangmangu from June to Jully 2002. The callus of Sonchus arvensis  aged of 50 days was analized with spot test and TLC methode. The result was compared to the chemical compounds from Sonchus arvensis which growth in the field. The result showed that chemical compound from  the callus and the plant growth in the field were identical.

  12. Analisis Hasil Filtering Karous-Hjelt Berdasarkan Beda Spasi Dalam Penggambaran Struktur Bawah Permukaan Tanah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftakhul Maulidina

    2017-04-01

    Full Text Available Struktur penyusun tanah di setiap wilayah dapat digambarkan melalui pemodelan berdasarkan nilai resistivitas material penyusunnya. Tujuan penelitian ini membuat penggambaran struktur bawah permukaan tanah melalui filtering Karous-Hjelt dengan variasi spasi. Adapun spasi dalam pengambilan data di lapangan adalah spasi 1 meter dan spasi 0,5 meter pada masing-masing line. Penelitian ini sekaligus melengkapi hasil penelitian sebelumnya tentang penentuan struktur bawah permukaan tanah di sekitar Candi Gambar Wetan (Maulidina, 2015. Data yang dimasukkan merupakan data hasil pengukuran Very Low Frequency Electromagnetic di area Candi Gambar Wetan. Metode yang digunakan yaitu pengolahan