WorldWideScience

Sample records for miokarden perfuzionen indeks

  1. INDEKS SUBYEK DAN PENULIS

    OpenAIRE

    JABM Vol 1

    2015-01-01

    INDEKS SUBYEKAHP, 75analisis implementasi, 118ANP, 34bank syariah, 75Bapertarum-PNS, 46BI Rate, 23Biaya, 108budaya perusahaan,1 CFA, 1chi-square, 88corporate social responsibility (CSR), 118credit analyst, 23eksekusi strategi, 46EOQ, 108faktor organisasi, 56faktor psikologi, 56frekuensi, 108green value stream mapping,65indeks produktivitas hijau, 65industri pertambangan, 118IPA, 118job demands, 12job resources, 12kinerja karyawan, 1kinerja PNS faktor individu, 56korespondensi, 88kredit macet,...

  2. INDEKS SUBYEK DAN PENULIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    JABM Vol 1

    2015-12-01

    Full Text Available INDEKS SUBYEKAHP, 75analisis implementasi, 118ANP, 34bank syariah, 75Bapertarum-PNS, 46BI Rate, 23Biaya, 108budaya perusahaan,1 CFA, 1chi-square, 88corporate social responsibility (CSR, 118credit analyst, 23eksekusi strategi, 46EOQ, 108faktor organisasi, 56faktor psikologi, 56frekuensi, 108green value stream mapping,65indeks produktivitas hijau, 65industri pertambangan, 118IPA, 118job demands, 12job resources, 12kinerja karyawan, 1kinerja PNS faktor individu, 56korespondensi, 88kredit macet, 98layanan haji, 75LC, 34LED, 65 loans outstanding, 23 Matriks IE, 98model bisnis kanvas, 75motivasi kerja, 1nilai tukar, 23NPL, 23pemisahan fungsi RM, 23peningkatan kinerja karyawan, 34persediaan, 108personal resources, 12perumahan,46pinjaman, 98PLS, 56prioritas strategi, 46produktivitas hijau, 65promosi, 88QSPM, 98ritel, 88ROP,108SEM, 1SWOT, 118SWOT, 75SWOT, 98thurstone, 88trade operations, 34VSM, 34work engagement, 12INDEKS PENULISAffandi, M. Joko, 56Anas, Nasrudin, 75 Arkeman, Yandra, 34, 65Ayu, Diah Restu, 12 Baga, Lukman M., 118Bahara, Rizal, 65Beik, Irfan Syauqi, 46, 75Daryanto, Heny K.,  98Djunaedi, Rizkiaji Rikky, 118Ernanto, Bambang, 1Fahmi, Idqan, 46 Fariyanti, Anna,  23Hasbullah, Rokhani, 108Irawan, Andi, 56Juanda, Bambang, 23Krisnatuti, Diah,  118M. Baga, Lukman, 1Maarif, M. Syamsul, 12, 56Machfud, 108Marimin, 34, 65Maulana, Agus, 98Mitrady, Isyana, 98 Murti, Andreas, 34Nugraha, Andreas Setya, 88 Sahara, 88Setiyaningsih, 23Suharjo, Budi, 88Suhartoyo,46 Sukmawati, Anggraini, 12Sunarti, Diah Restu, 1Susanti, Lidya, 108Tanjung, Hendri,  75

  3. SOSIAL MEDIA DAN PERUBAHAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risnah Risnah

    2015-12-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah mahasiswa semester II, IV, dan VI Jurusan Keperawatan yang menggunakan internet secara aktif dan karak-teristiknya, membandingkan hasil belajar mahasiswa semester II-III, IV-V, dan VI-VII Jurusan Keperawatan, dan mengetahui pengaruh sosial media (facebook dan twitter terhadap perubahan indeks prestasi mahasiswa, dengan jumlah res-ponden sebanyak 150 orang. Penelitian ini adalah deskriptif dengan desain pene-litian kausal. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berupa kuesio-ner, dengan jumlah responden sebanyak 150 orang. Adapun hasil penelitian me-nunjukkan bahwa indeks prestasi mahasiswa dengan penggunaan sosial media umumnya responden menyatakan sosial media tidak mempengaruhi indeks prestasi. Dari hasil analisis uji statistik diperoleh terdapat pengaruh antara sosial media (facebook dan twitter dengan indeks prestasi. Dengan begitu, penggunaan sosial media harus digunakan sebagaimana mestinya, agar mahasiswa/i yang ak-tif pengunaan sosial media tidak mempengaruhi indeks prestasinya.

  4. INDEKS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Firdaus

    2015-07-01

    Full Text Available AbstrakIndeks aktivitas antioksidan dikembangkan guna standarisasi kekuatan aktivitas antioksidan baik dariekstrak maupun senyawa murni. Metode ini dikembangkan berdasar pereduksian radikal difenilpikrilhidrasil.Rumput laut cokelat diketahui mempunyai komponen aktif yang bersifat antioksidan. Tujuan penelitian iniadalah untuk menentukan indeks aktivitas antioksidan ekstrak Sargassum aquifolium. S. aquifolium didapatkandari perairan pantai pulau Talango, Kabupaten Sumenep. S. aquifolium dibersihkan, dicuci, dikeringkan,ditepungkan dan dimaserasi etanol, aseton 70%, metanol, etanol 80%, metanol 80%, dan air (1:3 b/v tigakali pada suhu 4oC selama 24 jam. Fitrat digabungkan, dipekatkan, dan dikeringkan untuk mendapatkanekstrak. Ekstrak selanjutnya diuji kemampuannya dalam mereduksiradikal difenilpikrilhidrasil. Penurunanserapan radikaldifenil pikrilhidrasil diamati dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 517 nm. Hasilmenunjukkan bahwa konsentrasi hambatan 50% ekstrak metanol S. aquifolium lebih kecil dibanding ekstraklainnya. Indeks aktivitas antioksidan ekstrak metanol S. aquifolium sebesar 0,54. Berdasar indeks aktivitasantioksidan maka ekstrak metanol S. aquifolium tergolong antioksidan sedang dan berpotensi dikembangkansebagai nutraseutikal beraktivitas antioksidan.

  5. Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD Guna Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihsana Sabriani Borualogo

    2006-09-01

    Untuk itu, pemerintah daerah dapat menjalin kerjasama kemitraan dengan perguruan tinggi untuk dapat melakukan upaya optimalisasi PAUD guna meningkatkan IPM di Jawa Barat. Dengan kerjasama kemitraan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan indeks rata-rata lama sekolah dan indeks melek huruf, sehingga IPM di Jawa Barat akan meningkat.

  6. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  7. Dampak Guncangan Variabel Makroekonomi terhadap Beta Indeks Sektoral di BEI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernawati Alena

    2017-09-01

    Full Text Available Changes in macro Economic factors will increase or decrease systematic risk potentially. Systematic risk is measured using beta (β of a security to the market risk. Beta value can be used as a tool to predict the level of risk of certain conditions on the market as a result of changes in Economic conditions. This study aims to determine the impact of shocks in macroEconomic variables against beta sectoral indices in Indonesia Stock Exchange. MacroEconomic variables used were fed rate, Dow Jones Indexes, inflation, industrial production Index (IPI, exchange rate (Rate, oil price and interest rate (SBI. The method used is the analysis of VAR / VECM using impulse response (IRF and forecast Error variance decomposition (FEVD in the period of 2001–2015. The results showed that stock Index of agriculture and mining sector has an aggressive stock because it has an average beta value >1, Property and Real Estate were sector with defensive stock characteristics because it has an average beta < 1. MacroEconomic variables which has the most influence on beta of sectoral Indexes are inflation, interest rates and oil price. Beta of sectoral agricultural, various industry, consumer goods and finance were the most affected by macroEconomic shock variables. Keywords: beta, sectoral stock Indexes, macroeconomic variables, impulse response function, FEVDAbstrak: Perubahan-perubahan yang terjadi pada faktor makroekonomi berpotensi untuk meningkatkan atau menurunkan risiko sistematis. Risiko sistematis diukur dengan menggunakan beta (β pasar, yaitu beta dari suatu sekuritas terhadap risiko pasar. Nilai beta dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi tingkat risiko terhadap kondisi tertentu pada pasar akibat dari perubahan kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak guncangan variabel makroekonomi terhadap beta indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia. Variabel makroekonomi yang digunakan adalah fed rate, dow jones, inflasi, indeks

  8. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN INDEKS HARGA SAHAM DI JAKARTA ISLAMIC INDEX SELAMA TAHUN 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lely Fera Triani

    2014-03-01

    Indeks harga saham gabungan merupakan cerminan dari kegiatan pasar modal secara umum. Pergerakan indeks harga saham gabungan yang meningkat menunjukkan kondisi pasar modal sedang bullish, sebaliknya jika menurun menunjukkan kondisi pasar modal sedang bearish. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi, seperti: volume perdagangan saham, nilai tukar, dan Suku Bunga Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis: pengaruh faktor makro ekonomi melalui volume perdagngan saham, nilai tukar, dan suku bunga Indonesia terhadap Indeks harga saham gabungan di Jakarta Islamic Index. Sampel dari penelitian ini adalah: volume perdagangan saham, nilai tukar, suku bunga Indonesia, dan Indeks harga saham gabungan di Jakarta Islamic Index dengan menggunakan data harian selama tahun 2011, sehingga data pada observasi (n = 247. Ada pengaruh faktor ekonomi makro yang diwakili oleh volume transaksi, dan tingkat suku bunga terhadap indeks harga saham gabungan. Variabelnilai tukar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Hasil perhitungan yang diperoleh nilai F = 27,416; menjadi jelas bahwa perubahan dalam volume transaksi, nilai tukar, dan nilai suku bunga berpengaruh signifikan secara bersama-sama Indeks Harga Saham Gabungan.

  9. Identifikasi Indikator dalam Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM untuk Meningkatkan Nilai Sub-Indeks Penyakit Menular

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Dharmayanti

    2018-01-01

    Full Text Available Sejak tahun 2009, Kementerian Kesehatan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan telah merumuskan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM untuk menggambarkan kesehatan masyarakat Indonesia. Tahun 2013, IPKM dijabarkan dalam tujuh subindeks yaitu kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan. Penyakit diare dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA pada balita serta pneumonia merupakan penyakit infeksi yang digunakan dalam perhitungan subindeks penyakit menular dalam IPKM 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi indikator-indikator dalam IPKM yang dapat meningkatkan nilai subindeks penyakit menular. IPKM merupakan komposit dari 30 indikator kesehatan utama yang dihitung dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2013. Disain Riskesdas 2013 merupakan survei potong lintang dengan jumlah sampel yaitu seluruh rumah tangga di 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota di Indonesia. Analisis data menggunakan regresi linier. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa indikator cakupan akses sanitasi (p = 0,000, cakupan air bersih (p = 0,027, serta cakupan perilaku masyarakat dalam bercuci tangan dengan benar (p = 0,001 memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai subindeks penyakit menular. Sehingga diharapkan dengan adanya peningkatan cakupan tiga indikator diatas, maka nilai tiga subindeks (penyakit menular, kesehatan lingkungan, dan perilaku kesehatan akan turut meningkat. Oleh karena itu, apabila kabupaten/kota ingin meningkatkan nilai subindeks penyakit menular, yang perlu diperhatikan yaitu intervensi terhadap lingkungan dan perilaku manusia. Dengan demikian, nilai IPKM kabupaten/kota juga akan meningkat. Kata kunci: Lingkungan, penyakit menular, perilaku. Identification of Public Health Development Index (PHDI Indicators to Increase the Value of Sub-Index of Communicable Disease Abstract Since 2009, Ministry of Health through

  10. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma Di RSU Dr. Soedarso Pontianak

    OpenAIRE

    Fuad Akbar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yang penderitanya telah mencapai 300 juta orang. Pada saat ini, pencapaian dan pemeliharaan kontrol asma dalam jangka waktu yang lama merupakan tujuan dari terapi asma. Peningkatan indeks massa tubuh berperan dalam memperburuk tingkat kontrol asma Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kontrol asma pada pasien asma di RSU dr. Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian ini...

  11. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  12. Die invloed van ‘n intensiewe opleidingsprogram op die Kardio Stres-indeks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tammy Claassen

    2012-03-01

    Full Text Available Mense ondervind baie stressors in hul alledaagse lewe, wat ‘n groot uitwerking het op daagliksefunksionering. Kardio Stres-indeks (KSI is ‘n nie-indringende mate van die stres wat die hartervaar. KSI (uitgedruk as ‘n persentasie berekeninge word gebaseer op die duur van die QRSkompleks, hart tempo, ritme en standaardafwyking van die RR-interval (RRSD spesifieke parameters.

  13. Evaluasi Indeks Keandalan Sistem Jaringan Distribusi 20 KV di Surabaya Menggunakan Loop Restoration Scheme

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gheschik Safiur Rahmat

    2013-09-01

    Full Text Available Saat ini keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan hal yang sangat penting terhadap penyaluran listrik ke konsumen, terutama pada kontinyuitas pelayanan daya. Pada Tugas Akhir ini untuk mengevaluasi indeks keandalan sistem distribusi 20 KV di Surabaya yaitu dengan menggunakan Loop Restoration Scheme (LRS yang mana merupakan sebuah metode untuk pengontrolan sistem distribusi pada feeder untuk meningkatkan keandalan. Dengan menerapkan konfigurasi dari LRS maka akan didapatkan nilai Indeks Keandalan yang dihasilkan ketika terjadi gangguan pada sebuah sistem distribusi, dengan ditunjang data-data pada setiap feeder, maka data tersebut akan diolah dan simulasikan untuk mengetahui keandalan dari sebuah sistem distribusi tersebut setelah diterapkannya LRS. Berdasarkan hasil analisa dari penerapan Loop Restoration Scheme pada sistem distribusi ini didapatkan perbaikan nilai indeks keandalan, yaitu pada saat kondisi normal konfigurasi PLN pada simulasikan didapatkan SAIFI sebesar 4.7721 (f/cost.year, SAIDI sebesar 12.078 (h/cost.year dan CAIDI sebesar 2.531(h/cost.interruption, sedangkan setelah diterapkankonfigurasi Loop Restoration Scheme (LRSdidapatkan SAIFI sebesar0.4797 (f/cost.year, SAIDIsebesar2.1401 (h/cost.year, danCAIDI sebesar4.461 (h/cost.interruption. Jika melihat dari hasil kedua simulasi yang telah dilakukan terlihat adanya perbedaan yang cukup signifikan, hal ini dikarenakan pada konfigurasi LRS dilakukan penambahan Sectional Switch dan Automatic Recloser pada setiap penyulang.

  14. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  15. INDEKS MITOSIS UJUNG AKAR KECAMBAH CABE BESAR (Capsicum annuum L. SETELAH PERLAKUAN SUSPENSI Trichoderma sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PetroneLa Deno Raja

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks mitosis ujung akar kecambah cabe besar (Capsicum annuum L. setelah perlakuan suspensi Trichoderma sp. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Udayana dari Oktober 2013-November 2013. Metode yang digunakan adalah metode squash, biji cabe untuk kontrol direndam dalam air ± 6 jam, untuk perlakuan biji setelah direndam air, direndam lagi dalam suspensi Trichoderma sp. 10-7 selama ± 6 jam, selanjutnya dikecambahkan. Ujung akar kecambah 2 mm dipotong, difiksasi dalam larutan farmer ± 2-24 jam, dihidrolisis dalam larutan 3N HCL ± 2-5 menit dan kemudian pewarnaan dengan aceto orcein ± 5 menit. Pengamatan dilakukan dengan mikroskop binokuler, data pembelahan tiap fase mitosis dihitung (%, dicatat dan difoto, dan dianalisis dengan menggunakan uji paired T tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichoderma sp. berpengaruh terhadap indeks mitosis sel ujung akar Capsicum annuum L.,  pada fase metafase berbeda nyata antara kontrol dan perlakuan, sedangkan pada fase profase, anafase dan telofase berbeda tidak nyata.  Pada perlakuan persentase fase profase, metafase, anafase dan telofase (77,14%; 12,96 %; 5,88 % dan 5,23 % lebih tinggi dari kontrol (66,40 %; 5,44 %; 4,96 % dan 4,66 %.

  16. Gambaran Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Tegal Angus pada Era Jaminan Kesehatan Nasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Yusnita

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Puskesmas sebagai salah satu badan layanan publik perlu menyusun indeks kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan. Perubahan puskesmas pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN menyangkut peran sebagai gate keeper untuk mengendalikan rujukan berjenjang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat indeks kepuasan masyarakat (IKM, deskripsi unsur-unsur IKM, dan unsur yang memengaruhi kepuasan pada pelayanan Puskesmas Tegal Angus pada era JKN. Penelitian ini adalah penelitian survei masyarakat. Penelitian dilakukan di Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten selama bulan Mei­­­­­–Agustus 2016. Metode yang digunakan adalah studi potong lintang dengan responden adalah pasien yang telah mendapatkan pelayanan di puskesmas. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner indeks kepuasan masyarakat sesuai KepmenPAN RI Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004. Hasil penelitian ini menunjukkan IKM di Puskesmas Tegal Angus bernilai 63,5 yang termasuk kategori baik. Unsur pelayanan yang menyusun IKM sebagian besar masuk kategori baik. Unsur pelayanan yang masuk kategori kurang baik adalah kedisiplinan petugas pelayanan, kepastian jadwal dan biaya pelayanan, serta kecepatan pelayanan. Hasil peneltian ini dapat menjadi bahan penilaian terhadap unsur pelayanan yang masih perlu perbaikan dan menjadi pendorong setiap puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Abstract Puskesmas as one of public health services should measure community satisfaction index (IKM to ensure the qualtity of service. The role as gate keeper especially for referral system in National Health Coverage (JKN is very challenging. The is research aim to understand level of community satisfaction index (IKM, describe indicators in satisfaction index and discover which indicator need to be increased. This is a survey study using cross sectional method. This study was held in Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga

  17. SELEKSI PADA SAPI ACEH BERDASARKAN METODE INDEKS SELEKSI (IS DAN NILAI PEMULIAAN (NP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya P. B. P

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil seleksi pada calon induk (heifer dan calon pejantan (bull sapi Aceh menggunakan metode nilai pemuliaan (NP dan indeks seleksi (IS terhadap performans berat badan. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data recording ternak dari tahun 2010 sampai 2014 yang meliputi data silsilah ternak, data kelahiran dan dan data berat badan di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU-Hijauan Pakan Ternak (HPT Sapi Aceh Indrapuri. Data recording ternak yang diperoleh digunakan untuk mengestimasi heritabilitas, korelasi genetik dan korelasi fenotip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa heritabilitas berat sapih (BS, berat setahunan (BY dan berat akhir (BAtermasuk kategori tinggi. Korelasi genetik BS dengan BY dan BS dengan BA termasuk kategori positifsedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat 14 ekor heifer (48%dan bull (53%yang memiliki peringkat NPBA dan IS yang sama dari masing-masing 29dan 26 ekorsapi yang diuji.Metode IS dapat digunakan sebagai salah satu kriteria seleksi ternak yang lebih akurat.

  18. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta

    OpenAIRE

    Siti Nurul Hidayati; Hamam Hadi; W. Lestariana

    2016-01-01

    Latar belakang. Obesitas pada anak dan remaja meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Namun belum jelas apakah remaja yang obesitas berisiko mengalami hiperlipidemia Tujuan. Menilai hubungan antara indeks masa tubuh (IMT), asupan karbohidrat dan lemak dengan hiperlipidemia pada murid SLTP yang obesitas. Metoda. Penelitian cross sectional di Yogyakarta. Sampel 109 murid SLTP dengan IMT = persentile-95 kurve IMT dari NCHS-CDC, dipilih secara acak dari muri...

  19. Cryptosporidium sebagai Indikator Biologi dan Indeks Nsf-Wqi untuk Mengevaluasi Kualitas Air (Studi Kasus: Hulu Sungai Citarum, Kabupaten Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tastaptyani Kurnia Nufutomo

    2017-11-01

    Full Text Available Kualitas air yang menurun di Hulu Sungai Citarum dapat disebabkan oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut dapat diketahui dari parameter fisika, kimia dan biologi. Parameter biologi yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas air adalah  mikroorganisme patogen yang menimbulkan penyakit di sistem pencernaan seperti diare akut, yaitu Coliform dan Cryptosporidium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kualitas air di Hulu Sungai Citarum dengan indeks kualitas air NSF-WQI, mengetahui hubungan dan pengaruh parameter fisik dan kimia air terhadap parameter biologi, menentukan faktor utama dari parameter air yang paling berpengaruh dan mengetahui hubungan serta pengaruh faktor utama tersebut terhadap Cryptosporidium. Metode yang digunakan adalah  mengambil sampel di tiap stasiun dengan composite, mengidentifikasi dan analisis Coliform dengan MPN dan identifikasi Crytosporidium dengan Ziehl Neelsen staining, kemudian menganalisis parameter kimia dan fisika dengan indeks NSF-WQI, lalu data tersebut diolah menggunakan metode statistik PCA. Hasil pengukuran kualitas air berdasarkan NSF-WQI adalah kualitas air di Hulu Sungai Citarum termasuk kategori buruk dan medium. Keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum disebabkan oleh 2 (dua faktor utama, yaitu faktor pertama terdiri dari DO, turbiditas, NO2, NH4 dan total Colifom, sedangkan faktor kedua terdiri dari TSS, COD dan PO4. Kedua faktor tersebut tidak signifikan dengan keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum. Kata kunci: Cryptosporidium, Hulu Sungai Citarum, Indeks NSF-WQI, Kualitas Air

  20. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Cedera Ligamen Krusiat Anterior pada Atlet Cabang Olahraga Kontak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rurin Ardiyanti

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakCedera Ligamen Krusiat Anterior (LKA adalah trauma pada atlet yang memerlukan tindakan bedah dan berrisiko menjadi osteoartritis. Berbagai macam faktor dapat menyebabkan cedera LKA, seperti Indeks Massa Tubuh (IMT yang merupakan salah satu faktor risiko cedera LKA. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan IMT dengan cedera LKA. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional. Sampel adalah 271 atlet diambil dari seluruh cabang olahraga kontak di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur. Data yang diperoleh berupa IMT dan kejadian cedera LKA pada atlet dalam 1 tahun, kemudian dianalisis dengan uji kemaknaan Fisher. Peneliti menemukan 7% (19 orang mengalami cedera LKA. Penelitian ini menemukan bahwa presentase cedera LKA pada IMT tinggi (>24,9 kg/m2 dua kali lebih banyak dibanding pada IMT tidak tinggi (≤24,9 kg/m2, yaitu 12,5% dan 6,5%. Pada uji Fisher tidak ditemukan hubungan antara IMT dan cedera LKA (p>0,05.  Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat risiko cedera LKA pada atlet dengan IMT tinggi, namun tidak signifikan secara statistik. Banyak faktor risiko cedera LKA lainnya yang tidak dapat dikontrol melalui metodologi penelitian ini.Kata kunci: indeks massa tubuh, cedera ligamen krusiat anterior, atlet AbstractAnterior Cruciate Ligament (ACL injuries are common on athletes that need surgical treatment and a risk to become osteoarthritis. There are many factors contributed to ACL injury. Body Mass Index (BMI is one of ACL injury risk factor. The objective of this study was to determine the relationship between BMI and ACL injury. This was an observasional analitic study. The sample was 271 contact sport athletes at KONI East Java. Data about BMI and ACL injury on the athlete for 1 year was collected. The data then was analysed by Fisher test. There were 7% (19 persons of athletes suffers from ACL injury. This study found that the proportion of ACL injury on athlete with high BMI (>24,9 kg/m2 was twice

  1. PERBEDAAN WAKTU REAKSI PADA BERBAGAI DURASI LATIHAN DAN INDEKS MASSA TUBUH PADA TIM FUTSAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Gede Windhu Saputra

    2015-06-01

    Full Text Available Futsal merupakan salah satu olahraga permainan bola yang kini makin digemari oleh banyak orang. Permainan futsal membutuhkan kondisi jasmani, kemampuan menggiring bola, mencetak gol, dan menghadang lawan yang baik. Berbagai kemampuan tersebut membutuhkan latihan rutin, indeks massa tubuh (IMT, serta waktu reaksi yang optimal agar dapat bermain dengan baik. Penelitian ini ingin melihat bagaimana perbedaan waktu reaksi pada berbagai durasi latihan dan IMT pada pemain tim futsal FK UNUD. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis potong lintang dengan melihat perbedaan waktu reaksi berdasarkan durasi latihan dan IMT. Dari hasil uji T menunjukkan tidak didapatkan perbedaan bermakna dari rata-rata waktu reaksi (p>0,05 antara pemain yang berlatih kurang dari 5 jam per minggu (266,67 milidetik ± 22,223 dibandingkan dengan pemain yang berlatih lebih dari 5 jam per minggu (305,67 milidetik ± 45,247. Tidak didapatkan pula perbedaan signifikan (p>0,05 antara pemain yang memiliki indeks massa tubuh dibawah 25 kg/m2 (283,80 milidetik ± 37,067 dan yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari sama dengan 25 kg/m2 (302,40 milidetik ± 51,897. Kesimpulan dari penelitian ini tidak didapatkan perbedaan waktu reaksi yang signifikan antara kelompok pemain yang berlatih kurang dari 5 jam per minggu dibandingkan dengan kelompok pemain yang berlatih lebih dari sama dengan 5 jam per minggu. Tidak didapatkan perbedaan waktu reaksi yang signifikan pada kelompok pemain dengan IMT kurang dari 25 kg/m2 dibandingkan dengan kelompok pemain dengan IMT lebih dari sama dengan 25 kg/m2.    

  2. Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Nitrit Oksid pada Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nidia Purwadianti

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakObesitas merupakan masalah kesehatan yang kompleks dengan penyebab multifaktorial. Obesitas berkaitan erat dengan peningkatan risiko sejumlah komplikasi seperti hipertensi. Salah satu mekanisme yang menghubungkan obesitas dengan hipertensi adalah disfungsi endotel sebagai akibat penurunan kadar nitrit oksid (NO. Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT merupakan salah satu indikator untuk menentukan obesitas. .Tujuan penelitian ini ialah menentukan hubungan IMT dengan kadar nitrit oksid pada masyarakat etnik Minangkabau. Desain penelitian adalah studi potong lintang dengan populasi masyarakat etnik Minangkabau usia 30 – 65 tahun di 4 kecamatan terpilih di Kota Padang. Jumlah subjek sebanyak 130 orang. Data responden merupakan data sekunder yang dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan uji beda rerata dengan metode independent sample t-test. Hasil penelitian pada kelompok obesitas diperoleh p-value = 0,982 dengan r = -0,003. Pada kelompok tidak obesitas didapatkan p-value = 0,924 dan r = -0,013. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar NO. Kadar nitrit oksid rerata pada responden obesitas adalah 28,37±17,45 μmol/L dan tidak obesitas adalah 23,91±11,55 μmol/L dengan p-value=0,084. Terdapat perbedaan rerata kadar NO kelompok obesitas dan tidak obesitas pada masyarakat etnik Minangkabau di Kota Padang namun tidak bermakna secara statistik. Diharapkan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang mempengaruhi kadar NO selain IMT.Kata kunci: indeks massa tubuh, kadar nitrit oksid, obesitas AbstractObesity is a complex health problem with multifactorial causes. Obesity is strongly related to risk increase of many complications such as hypertension. One of the mechanisms that links obesity and hypertension is endhotelial disfunction due to nitric oxide (NO level decrease. Body Mass Index (BMI measurement is one of the indicators to determine obesity

  3. Indeks Massa Ventrikel Kiri dengan Disfungsi Diastole pada Pasien Konsentrik Penyakit Jantung Hipertensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaerul Achmad

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Hipertrofi ventrikel kiri ditunjukkan secara objektif dengan peningkatan indeks massa ventrikel kiri (IMVK. Peningkatan massa ventrikel kiri dan dilatasi jantung ruang adalah parameter untuk penyakit jantung hipertensi (PJH. Remodeling jantung ini mengubah fungsi jantung yang mengakibatkan disfungsi diastolik. Penelitian ini bertujuan menemukan korelasi antara IMVK dan disfungsi diastolik pada pasien PJH konsentrik. Terdapat 49 pasien PJH konsentrik. Dari 49 pasien, 43 pasien dilibatkan, 15 laki-laki (35% dan 28 perempuan (65% memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di Cardiac Centre RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode 1 Oktober 2014–15 February 2015. Pemeriksaan tinggi dan berat badan menggunakan alat SMIC ZT 120. Pemeriksaan ekokardiografi standar dilakukan dan fungsi diastolik dinilai dengan pemeriksaan E/e' menggunakan mesin ekokardiografi Vivid 7. Usia rata-rata subjek adalah 56,56 tahun dan indeks massa tubuh rata-rata adalah 25,96 kg/m2. Tekanan darah sistole rata-rata 145,51 (SD 21,969 mmHg dan diastole rata-rata 85,13 (SD 10,227 mmHg. Frekuensi denyut jantung rata-rata 74,07 kali/menit. Fraksi ejeksi rata-rata 73,02. Obat yang secara teratur diminum oleh subjek angiotensin-converting enzyme inhibitor pada 17 orang (40%, calcium channel blocker 19 orang (44%, beta-blocker 15 orang (35%, angiotensin II reseptor blocker 9 orang (21%, dan diuretik 4 orang (9%. Nilai IMVK rata-rata 130,36 (SD 21,077 g/m2. Nilai E/e' rata-rata 10,56 (SD 2,761. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara IMVK dan derajat disfungsi diastolik (p=0,73. Data IMVK dan derajat tingkat disfungsi diastolik terdistribusi normal. Simpulan, tidak terdapat hubungan antara IMVK dan disfungsi diastolik pada pasien PJH jenis konsentrik. Abstract Left ventricular hypertrophy was shown with increased left ventricular mass index (LVMI. Increased left ventricular mass and cardiac chamber dilatation are parameters for hypertensive

  4. Korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interinsisal dan tinggi wajah secara sefalometri (Cephalometric correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pricillia Priska Sianita K

    2013-12-01

    Full Text Available Background: In a disaster or criminal case, comprehensive information is needed for identification process of each victim. Especially for some cases that only leave skull without any information that could help the identification process, including face reconstruction that will be needed. One way of identifications is specific face characteristic, race, some head-neck measurements, such as facial morphology index, interincisal angle and facial height. Purpose: The aim of study was to determine the correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height through cephalometric measurement. Methods: The samples were cephalogram of 31 subjects (Deutro-Malayid race who met the inclusive criteria. Cephalometric analysis were done to all samples and followed by Pearson Correlation statistical test. Results: The correlation was found between facial morphology index and facial height, but no correlation between facial morphology index and interincisal angle. Conclusion: The study showed that the cephalometric measurement of facial morphology index and facial height could be used as the additional information for identification process.Latar belakang: Dalam bencana alam atau kasus kriminal informasi yang komprehensif diperlukan untuk proses identifikasi masing korban. Khususnya pada beberapa kasus yang hanya meninggalkan tengkorak tanpa informasi yang dapat membantu proses identifikasi, termasuk rekonstruksi wajah yang akan dibutuhkan. Salah satu cara identifikasi karakteristik wajah tertentu, ras, beberapa pengukuran kepala leher, seperti indeks morfologi wajah, sudut interincisal dan tinggi wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interincisal dan tinggi wajah melalui pengukuran sefalometrik. Metode: Sampel penelitian adalah cephalogram dari 31 subyek ras Deutro - Malayid ras yang memenuhi kriteria inklusif. Analisis cephalometri dilakukan pada semua sampel dan dilanjutkan

  5. Hubungan Kadar Ft4 Dengan Kejadian Tirotoksikosis berdasarkan Penilaian Indeks New Castle Padawanita Dewasa di Daerah Ekses Yodium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harsa Rusda

    2013-05-01

    Full Text Available AbstrakTirotoksikosis merupakan manifestasi klinis yang terjadi akibat peningkatan kadar hormon tiroid dalam darah. Kelebihan yodium merupakan salah satu penyebab terjadinya tirotoksikosis. Ini ditandai dengan hasil pemeriksaan kadar Ekskresi Yodium Urin (EYU > 199 μg/L. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar FT4 dengan kejadian tirotoksikosis berdasarkan penilaian indeks New Castle pada wanita dewasa di daerah ekses yodium. Metode: Penelitian dilakukan dengan menganalisis data yang dikumpulkan secara Cross Sectional Study terhadap 37 wanita dewasa menggunakan metoda total sampling di Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak Kabupaten Dharmasraya yang merupakan daerah ekses yodium (median EYU 323,5 μg/L. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan penilaian Indeks New Castle dan pengambilan darah untuk dilakukan pemeriksaan kadar FT4 dalam serum. Hasil: Analisis univariat didapatkan jumlah penduduk wanita dewasa dengan kadar FT4 meningkat sebanyak 14 persen dan nilai rata-rata 1,71 ng/dl. Penilaian indeks New Castle dalam kategori doubtful 16 persen dan tidak ditemukan penduduk yang termasuk dalam kategori toxic. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square, didapatkan p value=1. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar FT4 dalam serum dengan kejadian tirotoksikosis pada wanita dewasa di derah ekses yodium. Saran: Perlu dilakukan penyuluhan mengenai asupan yodium kepada masyarakat dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah dalam mengambil kebijakan terhadap pemberian kapsul yodium serta melakukan kontrol kadar EYU secara teratur dan berkala.Kata kunci: FT4, tirotoksikosis, indeks New Castle, wanita, ekses yodium, tiroidAbstractThyrotoxicosis is a clinical manifestation that occurs due to elevated levels of thyroid hormones in the blood. Iodine excess is one of the causes of thyrotoxicosis. This is indicated by the results of urine iodine excretion levels (EYU

  6. PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY INDEKS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (STUDY PADA PERUSAHAAN INFRASTRUKTUR, UTILITAS, DAN TRANSPORTASI YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Mar’atus Sholihah

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate social responsibility indeks terhadap kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini, kinerja keuangan perusahaan diukur dengan menggunakan ROA (Return On Asset. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang listing di Bursa Efek Indonesia dan menerbitkan annual report pada tahun 2010-2012 di website www.idx.co.id dengan menggunakan metode purposive judgemen. Metode analisis yang digunakan pada penelitian regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa variabel corporate social responsibility (CSR berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Sementara hasil uji signifikasi diketahui corporate social responsibility indeks secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, hanya variabel kontrol leverage saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan

  7. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  8. PEMETAAN FAKTOR C YANG DITURUNKAN DARI BERBAGAI INDEKS VEGETASI DATA PENGINDERAAN JAUH SEBAGAI MASUKAN PEMODELAN EROSI DI DAS MERAWU (C Factor Mapping Derived from Various Vegetation Indeces of Remotely Sensed Data for Erosion Modeling at Merawu Catchment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sulistyo

    2011-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai indeks vegetasi yang diturunkan dari data penginderaan jauh dalam pemetaan faktor C sebagai masukan dalam pemodelan erosi USLE (Universal Soil Loss Equation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis data penginderaan jauh Landsat 7 ETM + sehingga menghasilkan berbagai indeks vegetasi yang kemudian dilakukan analisis korelasi dengan Faktor C yang diukur di lapangan pada 45 lokasi. Dari analisis ini diperoleh suatu model untuk pemetaan faktor C (C model dari berbagai indeks vegetasi. Peta faktor C yang diperoleh kemudian dilakukan validasi pada 48 lokasi sehingga akan diketahui keakuratan hasil pemodelan. Dalam penelitian ini dikaji 11 (sebelas indeks vegetasi yang diturunkan dari data penginderaan jauh, yaitu ARVI, MSAVI, TVI, VIF, NDVI, TSAVI, SAVI, EVI, RVI, DVI, dan PVI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 indeks vegetasi yang dikaji terdapat 8 indeks vegetasi yang menghasilkan peta faktor C dengan ketelitian yang tinggi, yaitu MSAVI, TVI, VIF, NDVI, TSAVI, SAVI, EVI, dan RVI. Indeks vegetasi yang menggunakan rumus yang lebih kompleks menghasilkan koefisien korelasi yang lebih tinggi dibanding dengan indeks vegetasi yang menggunakan rumus yang sederhana. Indeks vegetasi yang mempertimbangkan latar belakang tanah (MSAVI dan TSAVI mempunyai koefisien korelasi lebih tinggi dibanding dengan koefisien korelasi yang tidak mempertimbangkan latar belakang tanah. ABSTRACT The research was aim at studying C factor mapping derived from various vegetation indices of remotely-sensed data as input for USLE (Universal Soil Loss Equation erosion modeling at Merawu Catchment. Methodology applied was by analyzing remote sensing data of Landsat 7 ETM+ to obtain various vegetation indices for correlation analysis with C Factor measured directly from 45 locations on the field. The analysis resulted models for C factor mapping from various vegetation indices (Cmodel. These

  9. Avaliação do desempenho hidráulico da bomba injetora Indek, para fertigação Hydraulic performance of Indek injection pump for fertigation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    André L. T. Fernandes

    2003-12-01

    Full Text Available Para que se possa obter bom rendimento das culturas, torna-se necessário o fornecimento de água e nutrientes às plantas. A prática que faz a aplicação simultânea de água e nutrientes ou defensivos, é denominada quimigação e, para sua utilização racional, é essencial o conhecimento das características dos equipamentos utilizados. Este trabalho teve como objetivo avaliar o desempenho hidráulico da bomba injetora de fertilizantes da marca Indek, visando ao desenvolvimento e a calibração de um modelo matemático que relacionasse as condições de operação (regulagens do curso do êmbolo da bomba, pressão na linha de injeção e pressão de sucção com a vazão de injeção de fertilizantes no sistema de irrigação. Através de ensaios em laboratório, simulando condições de campo, obtiveram-se os valores de vazão final injetada a partir dos quais se elaborou um modelo matemático, o qual estimou satisfatoriamente a vazão injetada pela bomba, em diversos pontos de regulagem do sistema injetor. O modelo proposto ajustou-se bem às regulagens do êmbolo de 20, 30 e 40 mm. Na regulagem de 10 mm, não se obteve boa correlação entre os valores estimados e os observados de vazão de injeção.In order to obtain good yields of crops, the supply of water and nutrients is essential to plants. A practice that makes the simultaneous application of water and nutrients or agricultural chemicals is called quimigation and its rational use, depends on complete knowledge of the hydraulic performance of the injection system. This study intended to evaluate the hydraulic performance of a injector pump of fertilizers (Indek with the development and the calibration of a mathematical model to relate the operational conditions (tuning of the course of the pump’s pistols, injection and suction pressure with injection of fertilizers in irrigation systems. Through trials in the laboratory, simulating field conditions, the values of final flow

  10. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  11. Hubungan Kadar FT4 dengan Gejala Klinis yang Terkait Efek Simpatis berdasarkan Indek Wayne pada Nagari Koto Salak Kabupaten Dharmasraya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nining Kurniawati

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPeningkatan aktivitas saraf simpatis dapat terjadi pada keadaan hipertiroid dan sebaliknya pada hipotiroid. Pengukuran kadar hormon tiroid dilakukan dengan mengukur kadar FT4, FT3, TSH, dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kadar FT4 dengan gejala klinis yang terkait efek simpatis di Nagari Koto Salak Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Hasil penelitian didapatkan subjek dengan peningkatan kadar FT4 12,96%. Subjek dengan gejala klinis palpitasi, penurunan berat badan, nervous, berkeringat lebih dan tremor jari halus dengan persentase berturut-turut adalah 42,59%, 38,89%, 46,30%, 25,93% dan 44,44%. Analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square diperoleh hasil tidak ada hubungan hubungan kadar FT4 dengan 5 gejala klinis yang terkait efek simpatis berdasarkan indeks Wayne (p > 0.05. Penelitian ini masih sederhana dan belum bisa menunjukkan adanya hubungan antara kadar FT4 dengan gejala klinis yang terkait efek simpatis. Sebaiknya untuk penelitian yang akan datang diharapkan dapat memiliki jumlah sampel yang banyak dan cakupan gejala klinis lain yang terlibat dalam aktivitas saraf simpatis yang lebih luas sehingga dapat lebih lengkap dan spesifik.Kata kunci: Kadar FT4, efek simpatis, gejala klinis AbstractIncreased sympathetic nerve activity may occur in the state of hyperthyroidism and conversely in hypothyroidism. Measurement of thyroid hormone levels is done by measuring the levels of FT4, FT3, TSH, etc. The objective of this study was to identify the relation between FT4 levels and the clinical symptoms of sympathetic effects in Nagari Koto Salak Kabupaten Dharmasraya. This research used cross sectional study design. According to the research found that subjects with elevated levels of FT4 12.96%. There are subjects with clinical symptoms of palpitations, weight loss, nervousness, sweating more and fine finger tremor by the following

  12. PERBEDAAN POLA PERTUMBUHAN TINGGI BADAN, TINGGI DUDUK, INDEKS SKELIK ANTARA ANAK-ANAK DAERAH RURAL DAN URBAN USIA 7-15 TAHUN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Wijanarko

    2014-09-01

    Full Text Available Status  gizi  merupakan  salah  satu tolok  ukur  yang  sering  digunakan  untuk  menilai  perkembangan  dan pertumbuhan individu. Salah satu indikator penilaian status gizi adalah pertumbuhan tinggi badan pada anak-anak.  Tinggi  badan  sering  digunakan  sebagai  indikator  karena  mudah  diukur  dan  diamati.  Tinggi badan  merupakan  hasil  penambahan  tinggi  duduk  dan  panjang  tungkai.  Pertumbuhan  indikator  ini dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor  diantaranya  lingkungan  tempat  tinggal  dan  status  ekonomi.  Daerah rural,  umumnya  memiliki  tingkat  aktivitas  yang  tinggi  dan  mempunyai  penghasilan  rata-rata  yang  lebih rendah  dibandingkan  daerah  urban.  Penelitian  bertujuan  mengkaji  perbedaan  pola  pertumbuhan  tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks skelik pada anak-anak rural dan urban di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan  crosssectional. Rata-rata tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks  skelik pada anak rural dibandingkan dengan anak  urban  untuk  mengetahui  signifikansi  perbedaannya.  Analisis  data  yang  digunakan  adalah  ANOVA satu arah dengan menggunakan program olah data SPSS. Sebelum dilakukan tes ANOVA, terlebih dahulu dilakukan uji normalitasan distribusi data sampel penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa pada anak urban memiliki rata-rata tinggi badan dan tinggi duduk yang lebih tinggi dibandingkan anak rural (p<0,05. Rata-rata  indeks  skelik  pada  anak  urban  lebih  besar dibandingkan  anak  rural.  Lonjakan  pertumbuhan terjadi  paling  cepat  pada  saat  pubertas,  dan  anak  urban  memiliki  onset  terjadinya  pubertas  yang  lebih cepat  dibandingkan  rural.  Kesimpulan:  Pada  studi  ini  adalah  anak  urban  memiliki  onset  pubertas  yang lebih cepat dibandingkan anak rural. Hal ini

  13. Kualitas Air Sumur Gali Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Berdasarkan Indeks Most Probable Number (MPN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randa Novalino

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakDiare merupakan salah satu penyakit yang ditularkan melalui air terkontaminasi oleh agen penyebab seperti bakteri Coliform.  Menurut data Dinas Kesehatan Kota (DKK Padang pada tahun 2011, kejadian diare di Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang merupakan kasus tertinggi di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kualitas air sumur gali di Kelurahan Lubuk Buaya berdasarkan Indeks Most Probable Number (MPN menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI No. 416 tahun 1990. Sampel penelitian ini adalah  air sumur gali yang digunakan di beberapa Rukun Tetangga (RT, yang diambil secara acak dari beberapa Rukun Warga (RW yang telah dipilih sebelumnya, sehingga didapatkan 15 sampel. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu pengambilan sampel air sumur gali sekaligus observasi faktor yang mempengaruhi kualitas air dan pemeriksaan mikrobiologi dengan metode Most Probable Number (MPN Test. Tes ini terdiri dari tes presumtif dan tes konfirmatif yang disesuaikan dengan Permenkes RI. Hasil penelitian ialah 73,33% dari jumlah sumur yang diperiksa tidak memenuhi standar Permenkes R.I. karena mengandung Coliform > 50 pada setiap 100 ml air. Hanya 26,6% sumur yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi yaitu lokasi sumber pencemaran, dinding parapet, drainase, tutup sumur dan sarana pengambilan air.Kata kunci: kualitas air sumur gali, MPN, coliform AbstractDiarrhea is one of the diseases that  transmitted through contaminated water by causative agent, one of which is coliform bacteria. According to data from City Health Department Padang in 2011, the incidence of diarrhea in Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah – Padang is the highest case in the city of Padang. The objective of this study was to determine the water quality of wells dug in Kelurahan Lubuk Buaya by Most Probable Number Index (MPN according regulation of Indonesian health

  14. KEPERCAYAAN DIRI (SELF ESTEEM YANG RENDAH MENINGKATKAN RISIKO KENAIKAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT PADA REMAJA DI DUA SEKOLAH DI JAKARTA SELATAN TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kencana Sari

    2016-09-01

    hubungan antara lingkungan di mana seseorang hidup adalah penting untukmengatasi masalah kesehatan gizi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaralingkungan obesogenic dan perubahan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini merupakan studi timeseries. Subjek terdiri dari siswa kelas XI dan XII SMAN 70 dan 47 di Jakarta Selatan. Sekolah dibedakansebagai lingkungan obesogenic (SMAN 70 dan lingkungan non obesogenic (SMAN 47 berdasarkanpengamatan lingkungan sekolah terhadap jarak dan kepadatan restoran siap saji. Didapat 152 respondenberusia 15-18 tahun dengan status gizi tidak obese (IMT < 30. Pengumpulan data dilakukan dua kalidengan interval waktu enam bulan. Data sosio-demografi dikumpulkan dengan kuesioner. IMT dihitungberdasarkan berat dan tinggi badan. Perubahan IMT dikategorikan menjadi peningkatan dan penurunandibanding pengukuran pertama kali pada enam bulan yang lalu. Bivariat dan uji statistik multivariatdilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan terdapat 90 (58,5 %responden mengalami penurunan IMT dan 64 (41,5% responden mengalami peningkatan IMT.Lingkungan obesogenic (adj.OR= 0,42; 95% CI = 0,21- 0,84 , dan mengendarai mobil atau motor dari/kesekolah (adj OR=0,25; 95 % CI = 0,09-0,73 berisiko terhadap penurunan BMI. Self esteem yang rendahberisiko terhadap peningkatan IMT (adj. OR = 2,54; 95 % CI = 1,26-5,11. Lingkungan obesogenic sekitarsekolah, jenis transportasi merupakan faktor penentu penurunan IMT pada remaja. Sementara self esteemyang rendah merupakan faktor penentu dalam meningkatkan IMT pada remaja. Bimbingan dan konseling diperlukan remaja untuk memotivasi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka terutama dalammenghadapi masalah sehingga tidak menjadikan makan sebagai salah satu jalan keluar.Kata kunci: Remaja, indeks massa tubuh, kepercayaan diri

  15. PERFORMANS DAN INDEKS KELEMBABAN SUHU KELINCI JANTAN (Lepus nigricollis YANG DIPELIHARA DENGAN LUAS LANTAI KANDANG DAN DIBERI RANSUM DENGAN IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Puspani

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan mempelajari indeks kelembaban suhu atau temperature humidity index dan performans kelinci jantan lokal pada kepadatan ternak berbeda dan diberi ransum dengan imbangan energi protein berbeda telah dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola Faktorial 2 x 3 dengan empat kali ulangan (blok. Sebagai perlakuan pertama adalah imbangan energi dan protein pada ransum (R yang terdiri dari ransum dengan kandungan energi termetabolis 2500 kkal/kg dan protein kasar 17% dengan imbangan energi dan protein 147 (R1, ransum dengan kandungan energi termetabolis 2800 kkal/kg dengan kandungan protein kasar 18,5% dengan imbangan energy dan protein 151 (R2. Sebagai perlakuan kedua adalah luas lantai kandang (L yang terdiri dari 3500 cm2 (L1, 1750 cm2 (L2 dan 1166 cm2 (L3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim mikro pada perlakuan tingkat kepadatan ternak dan ransum dengan imbangan energi dan protein yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05 terhadap kelembapan udara, temperatur udara, “temperature humidity index” dan radiasi matahari. Performans pada perlakuan ransum dengan imbangan energy dan protein R1 menyebabkan konsumsi air, ransum, berat badan akhir dan pertambahan berat badan lebih tinggi (P0,05. Performans pada perlakuan tingkat kepadatan ternak L2 dan L3 menyebabkan konsumsi air dan ransum lebih tinggi sehingga berat badan akhir pada kandang L2 dan L3 juga lebih tinggi dibandingkan L1 kecuali pertambahan berat badan dan FCR memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan iklim mikro pada kandang dengan perlakuan ransum dengan imbangan energi dan protein berbeda serta perlakuan dengan tingkat kepadatan ternak berbeda. Kelinci yang diberi ransum dengan imbangan energi dan protein 147 (R1 menghasilkan performans lebih tinggi daripada imbangan energi dan protein 151 (R2. Kelinci yang dipelihara pada tingkat

  16. Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhidajah Nurhidajah

    2017-02-01

    Full Text Available The process of germination of grains such as rice, could increase some nutritional values of  amino acids and dietary fiber. Red rice and its sprouts are believed to be able to decrease blood glucose in patients with diabetes mellitus (DM. The aim of this study was to evaluate the hypoglycemic effect of red rice sprouts in STZ-NA induced diabetic rats on blood glucose level, insulin level, and HOMA-IR and HOMA-β index. This experimental study was conducted based on randomized post test only control group design using 24 male Wistar rats aged 2.5 months. Rats were divided into 4 groups, one group without induction of STZ-NA fed with a standard diet (control and three groups of STZ- NA induced with a standard diet, red rice and red rice germ. Experiments were conducted for 6 weeks. The results showed that sprouted red rice lowered blood glucose levels by 61.88 % and the value of HOMA-IR (insulin resistance parameters by 56.82%. Insulin level increased by 16.35 % and HOMA-β by 763.6 %. This study showed that red rice germ was able to decrease blood glucose levels and increase insulin resistance of DM rats and the strength of the pancreatic beta cells.   ABSTRAK Proses perkecambahan biji-bijian seperti beras, dapat meningkatkan beberapa nilai gizi seperti asam amino dan serat pangan. Beras merah dan kecambahnya diyakini mampu menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes melitus (DM. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efek hipoglikemik kecambah beras merah pada tikus diabetes yang diinduksi STZ-NA terhadap kadar glukosa darah, insulin, serta indeks HOMA-IR dan HOMA β. Penelitian ini bersifat eksperimental in vivo pada hewan coba tikus Wistar jantan usia 2,5 bulan sebanyak 24 ekor dengan desain penelitian randomized post test only control group. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 1 kelompok tanpa induksi STZ-NA dengan diet standar dan 3 kelompok diinduksi STZ-NA dengan diet standar, beras merah dan kecambah beras merah

  17. Hubungan Indeks Masa Tubuh dan Lingkar Perut dengan Low Density Lipoprotein pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medika Prasetya

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Berat badan dengan Indeks Masa Tubuh (IMT lebih dari 30 kg/m2  pada laki-laki dan wanita akan meningkatkan risiko Penyakit Jantung Koroner (PJK 4 kali lipat. Tingginya proporsi penyakit kardiovaskuler pada etnikMinangkabau/Padang diperkirakan berkaitan dengan tingginya prevalensi dislipidemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan IMT dan Lingkar perut (LP dengan kadar Low density Lipoprotein (LDL pada pasien penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr M Djamil Padang. Penelitian ini mengunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan mengumpulkan data primer berupa tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut dan data sekunder berupa kadar LDL dari rekam medik pasien. Populasi studi adalah semua penderita jantung koroner dengan LDL diatas normal yang berusia 20 tahun sampai 64 tahun lebih yang berasal dari Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Barat  telah  berobat di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Dr M. Djamil pada bulan Mei tahun 2012 serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian.  LP yang tidak normal 20 orang (54,1% yang kadar LDL tinggi. Hasil statistik diperoleh nilai p=0,02 yang berarti ada perbedaan proporsi kadar LDL tinggi antara responden LP  tidak normal  dengan kadar LDL tinggi. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 2,64, artinya LPresponden yang tidak normal mempunyai peluang 2,64 kali untuk kadar LDL tinggi  dibandingkan responden yang LP normal. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan IMT dengan kadar LDL. Yang menunjukan adanya hubungan adalah antara LP dengan kadar LDL tinggi.Kata kunci: IMT, LP, penyakit jantung koroner Abstract Weight gain by Body Mass Index (BMI over 30 kg/m2 both in men and women will increase 4-fold risk of Coronary Heart Disease (CHD. The high proportion of cardiovascular disease in ethnic Minangkabau/Padangassociated to higher prevalence of dyslipidemia.  The objective of this study was to determine the

  18. Analisa Korelasi Return IndeksIndeks Saham terhadap Indeks Harga Saham Gabungan pada Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyono Mulyono

    2015-08-01

    Full Text Available Stock market generally has the stock price index that measures the performance of stock trading, the Indonesia Stock Exchange has a stock price index that is widely known as Jakarta Composite Index (IHSG. During its development, the Indonesia Stock Exchange has many alternative indexes that measure the performance of stock trading. Research that is to be conducted on the correlation between return of the stock index listed in Indonesia Stock Exchange and return of Jakarta Composite Index. Return stock index listed on the Indonesia Stock Exchange, namely, LQ45 Index, Jakarta Islamic Index (JII, KOMPAS100 Index, BISNIS-27 Index, PEFINDO25 Index and SRI-KEHATI Index, has a close relationship with the return Jakarta Composite,Index which is a reflection of the movement of all existing stock in the market. Return of stocks index that have the highest coefficient correlation is KOMPAS100 In dex, which have return index coefficient correlation is 0.949, thus KOMPAS100 Index that consisting of 100 stocks, based on the results of the study can be used as an alternative investment to get a return that is at least equal or close to the yield given by Jakarta Composite Index(IHSG that consists of 445 stocks

  19. APLIKASI SIG UNTUK PEMETAAN INDEKS KEPEKAAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PESISIR CILACAP DAN SEGARA ANAKAN (GIS Application for Environmental Sensitivity Index Mapping Case Study in Cilacap Coastal Area and Segara Anakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utantyo Utantyo

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Sumberdaya pesisir dapat menerima dampak dari kecelakaan tumpahan minyak. Polusi minyak dapat terjadi dalam berbagai situasi lingkungan. Dalam hal ini, inventarisasi pesisir secara detil dikombinasikan dengan indeks sensitivitas memungkinkan ketersediaan informasi pada tingkat yang lebih baik bagi perencana pengelolaan tumpahan minyak. Sistem Informasi Geografis (SIG=Geographic Information System dapat meningkatkan penggunaan data yang dibutuhkan dalam menanggapi adanya tumpahan minyak tersebut serta perencanaan darurat. Studi ini dilakukan untuk mempelajari sensitivitas lingkungan dan mengkombinasikannya untuk membentuk prototipe sistem informasi sensitivitas lingkungan. Dengan menggunakan SIG di daerah pesisir Segara Anakan dan Cilacap. Salah satu strategi yang penting di dalam perencanaan darurat adanya tumpahan minyak adalah memprioritaskan respons tumpahan. Lingkungan pesisir dapat dikuantitatifkan dengan menetapkan skema klasifikasi indeks sensitivitas lingkungan (ISE=Environmemntal Sensitivity Index: ESI. Sensitivitas lingkungan mencerminkan derajad reaksi dari wilayah pesisir untuk bertatran dan pulih ketika terjadi bencana tumpahan minyak. Metode untuk menetapkan ISE adalah dengan mengkombinasikan factor-faktor yang terkait dari suatu sensitivitas lingkungan, antara lain (a paparan terhadap energi gelombang dan pasut, (b pelerengan garis pantai, (c jenis substrata, dan (d produktivitas biologi. Studi ini menekankan kemampuan SIG untuk memvisualisasikan dan memodernkan faktor-faktor sensitivitas lingkungan secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIG untuk mengelola memanipulasi dan menayangkan data pesisir yang relevan dapat dilaksanakan dan dapat dicatat keunggulannya di dalam upaya pemetaan sensitivitas lingkungan. Dalam penelitian ini wilayah pesisir Cilacap memiliki sensitivitas medium, karena daerah tersebut dibatasi oleh garis pantai ESI 5 (dengan panjang 11,6 km, dan dengan ESI 6 Sungai Donan (12,3 km

  20. VOLATILITAS INDEKS KOMPOSIT PASAR MODAL ASEAN-3

    OpenAIRE

    Anhar Fauzan Priyono

    2016-01-01

    Rapid integration between domestic and world economy in the last decade has been a major issue. For Indonesia, the situation has been accelerated by the adoption of floating exchange rate regime in 1997, also with the development of Indonesia stock exchange.   One notable financial variable that often exposed to external shocks is stock market index. This research will analyzed the behavior of 3 major stock market indices in ASEAN, those are Jakarta Composite Index (JCI), Kuala Lumpur...

  1. EVALUASI KEAMANAN DAM JATILUHUR BERBASIS INDEKS RESIKO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Avazbek Ishbaev

    2014-12-01

    Full Text Available The dams have very important roles to agricultural activities. Especially, West Java with 240,000 hectares of agricultural land, needs a good dam structure that can be used sustainably. Jatiluhur dam in Purwakarta, West Java is one of big dams in Indonesia which has important rules not only for Purwakarta but also for Jakarta, Karawang and Bekasi residents. A study and observation about safety and dam stability is needed to prevent any damage. The purpose of this research were to identify parameters that influenced dam safety and to evaluate dam reliability based on index tools. Analysis was done using risk index tools. The result showed that the condition of the dam of Jatiluhur is still satisfied with indicators, "Idam"-750. The total index risk was 127.22 and the safety factor was 83.04 out of 100. Therefore, Jatiluhur dam could be classified as safe and no need for particular treatments. Jatiluhur dam can be operated in normal condition or abnormal condition with periodic monitoring. Keywords: dam safety, evaluation, Jatiluhur Dam, risk index tools

  2. UV-indeks og dets betydning

    DEFF Research Database (Denmark)

    Wulf, Hans Christian; Eriksen, Paul

    2010-01-01

    The published UV index refers to the expected UV intensity at mid day, when the solar elevation is at its maximum. In Scandinavia, the maximum UV index is seven around midsummer. When the UV index is three, the erythema-weighted dose will be three Standard Erythema Dose (SED) in the hour with max...... a sunburn already when the UV index is higher than two....

  3. Indeks Subjek Volume 31, Tahun 2011

    OpenAIRE

    Volume 31, Tahun 2011, Indeks Subjek

    2012-01-01

    Acid hydrolysis 384Activated carbon 30Adsorption 30Adsorption by active carbon 305Adsorption isotherm 30Afl atoxin B1 168Agroecotourism 139Alcohol 325Alkali 190Ana apple juice 352Analytical Hierarchy Process (AHP) 139Anthocyanidin 93Anthocyanin 93Antibacterial activity 305Antioxidant 290Antiplatelet 52Audit 1Autooxidation 281

  4. VOLATILITAS INDEKS KOMPOSIT PASAR MODAL ASEAN-3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anhar Fauzan Priyono

    2016-12-01

    Full Text Available Rapid integration between domestic and world economy in the last decade has been a major issue. For Indonesia, the situation has been accelerated by the adoption of floating exchange rate regime in 1997, also with the development of Indonesia stock exchange.   One notable financial variable that often exposed to external shocks is stock market index. This research will analyzed the behavior of 3 major stock market indices in ASEAN, those are Jakarta Composite Index (JCI, Kuala Lumpur stock index (KLSE, and Singapore stock index (STI. The employment of volatility model is chosen to figured the behavior of those 3 indices, and to analyze the aggregate investment in each stock market. Observation will be based upon monthly basis, from 2010 until 2015.   The findings in this research are (i similarity in the movement behavior of ASEAN-3 stock market indices, (ii Indonesia stock market shows the highest aggregate investment return relative to Malaysia and Singapore, (iii Singapore stock market shows the lowest aggregate investment risk relative to Indonesia and Malaysia, as the representation of more developed stock market.   Keywords: ASEAN-3, integration, aggregate investment, volatility model

  5. Analisis Pengaruh Indeks Bursa Saham Asing Dan Kurs Dolar Amerika Serikat Terhadap Indeks Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    Siregar, Adlin Syahputra Angkasa

    2011-01-01

    Examining the development of the Indonesia Stock Exchange is an interesting and challenging since the government removed the foreign ownership limit on the Indonesia Stock Exchange September 1997. In relative terms, the amount of factors influence the foreign stock market indices of the development of a stock shows the stock level of integration with world capital markets. Stock markets are more integrated with world capital markets, which are more influenced by foreign factors, the potential...

  6. Metode Perhitungan Angka Indeks Produktivitas Menggunakan Model Marvin E Mundel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryadi Sarjono

    2001-03-01

    Full Text Available There are several measures and methods to basically perform the productivity of calculation. Marvin E Mundel (1978 methods uses calculation approach  index number, which is amount that shows the difference change of time between basic period and actual period. The result can be decrease, stabil, or increase.

  7. ANALISIS BELANJA PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN LUWU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zul Putra S

    2017-03-01

    The method used in this research is using Regression analysis showed that the variables of education spending and health spending affect the human development index in Luwu district, while the variable economic spending is very positive and significant impact on the human development index in Luwu district.

  8. RELASI RATING OBLIGASI DAN MARKET INDEKS PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amirah -

    2010-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh perubahan rating obligasi baik saat di upgrade dan downgrade pada kepekaan hubungan antara return saham dan return pasar. Selain itu, penelitian ini menguji pengaruh perubahan rating obligasi terhadap intercept dan koefisien dalam model. Purposive sampling digunakan sebagai metode sampling dengan persyaratan semua penerbitan saham dan obligasi diambil dari Bursa Efek Indonesia pada 2000-2007 dan regresi linier sederhana dengan variabel dummy digunakan sebagai metode statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan perubahan rating obligasi yang telah diupgrade yang menurunkan sensitivitas hubungan antara return saham dan return pasar. Sebaliknya, perubahan rating downgrade obligasi meningkatkan sensitivitas hubungan antara return saham dan return pasar. Dampak dari perubahan rating obligasi yang tidak signifikan karena perubahan rating obligasi telah diantisipasi oleh para investor. The purpose of this research is to examine the effect of obligation rating change both in upgrade and downgrade on the sensitivity of relationship between stock return and return market. In addition, this study examine the effect of obligation rating change to the intercept and coefficient in the model. Purposive sampling is used as sampling method with the requirement of all publishing stock and obligation taken from Indonesian Stock Exchange in 2000-2007 and simple linier regression with dummy variable is used as statistic method.  The result of this research shows that upgraded obligation rating change which decreases the sensitivity of relationship between stock return and market return. On the opposite, the downgrade obligation rating change increases the sensitivity of relationship between stock return and return market. The effect of obligation rating change which is not significant since the obligation rating change has been anticipated by the investors.

  9. STRATEGI AKTIF PASIF DALAM OPTIMALISASI PORTOFOLIO SAHAM INDEKS LQ-45

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Khajar

    2017-03-01

    Full Text Available The objective of investors to invest their money in the stock exchange was to maximize return although theywere subject to constraints, primarily risk. Return was the motivating force in the investment process. It was thereward for undertaking the investment. To overcome and lesson the risk, an investor needed to make diversificationthrough the formation of portfolio. The aim of this research was to know the return and risk from theactive and passive strategy in the stocks of LQ45, for 6 months periods, August 2009 until January 2010. Theactive strategy used the single index model and passive used the LQ45 share itself. The results of this researchindicated that active strategy (single index model: return portfolio was 5.43% and risk was 4.03%. Passivestrategy (following the index: return portfolio was 2% and risk was 3.5% and there was a linear relationshipbetween an asset’s risk and its required rate of return, the bigger the amount of return, the bigger the risk takenby investors or the reverse. The finding showed that between the two strategies, the return and risk of activestrategy as a whole was bigger than that of the passive strategy.

  10. PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN PELANGGAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iva Nurdiana Nurfarida

    2015-05-01

    Full Text Available Customer satisfaction index (CSI can be used by companies as a measure of the level of customer satisfaction. CSI also be used to compare the performance of products/services with competitors. CSI measurement results can be used to set a strategy to improve the quality of services in order to increase customer satisfaction in the future. Some CSI measurement model has been applied in previous studies, but all have the same focus, comparing the value to the customer expectations. This research use Importance-Performance (IP Analysis model to measure the level of customer satisfaction of PDAM Malang Regency. IP-Analysis will give information about elements are a priority, what elements need to be maintained, the element that is not a priority to be addressed, and that high last element that has been good, but not an important element for customers. The results showed that the priority of the elements that must be addressed by PDAM Malang Regency to improve customer satisfaction is about the terms of service, fairness in service, as well as courtesy and hospitality.

  11. INDEKS KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN TARAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprapto Suprapto

    2015-12-01

    indices “Shanon-Wiener” (H’ was 1.7 to 2.5; species richness indices of “Margalef” (R1 are between 7-8; evenness indices of “Pielou” (E 1 was 0,5 and dominant indices “Pielou” (E an average of 0.4.

  12. Pressivabaduse indeks nõuab pimedat usaldust / Tarmu Tammerk

    Index Scriptorium Estoniae

    Tammerk, Tarmu, 1961-

    2006-01-01

    Eelmisel nädalal avaldas Pariisis peakorterit omav ajakirjanduse pressivabaduse organisatsioon Reporters sans frontieres (RSF) maailma riikide pressivabaduse indeksid. Eesti on tõusnud mulluselt 11. kohalt 6. kohale. Selgitab Avaliku Sõna Nõukogu ja Pressinõukogu esimees, praegune Agence France Presse'i korrespondent Tarmu Tammerk. Lisa: Tabel

  13. Indeks Penilaian Kematangan (Maturity Manajemen Keamanan Layanan TI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farroh Sakinah

    2014-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI dalam mendukung terselenggaranya pelayanan yang optimal menjadi kebutuhan utama organisasi saat ini. Jaminan pengelolaan layanan dan keamanan yang baik menjadi salah satu tolok ukurnya. Pengimplementasian sebuah standar menjadi salah satu solusinya meskipun penggunaan satu buah standar dirasa belum maksimal melihat cakupan yang disediakan kurang luas sehingga diadakannya upaya penggabungan beberapa standar dengan harapan standar-standar tersebut dapat saling melengkapi. Pengimplementasian beberapa standar ini dapat dimonitoring tingkat kematangannya (maturity dengan menggunakan alat ukur penilaian kematangan (maturity. Alat ukur kematangan (maturity manajemen keamanan layanan ini merupakan gabungan pemetaan dari control objective IT Governance COBIT 4.1 yang dipenuhi kebutuhan manajemen layanannya sesuai dengan Service Management di dalam ITIL v3 (Information Technology Infrastructure Library. Selanjutnya kebutuhan manajemen layanan ini diukur dengan maturity level COBIT 4.1 dan disesuaikan dengan framework ISO 27000 untuk memaksimalkan manajemen keamanan informasi.

  14. Indeks Massa Tubuh dengan Keseimbangan Statis Pengguna Transtibial Prosthesis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rachmat

    2017-11-01

    Full Text Available The balance of a person's body is affected by the Body Mass Index. Body Mass Index is the easiest way to estimate obesity as well as to be highly correlated with body fat mass, but it is also important to identify obese patients who have a risk of medical complications. Purpose of this study was to know correlation body mass index with the static balance of transtibial prosthesis user. The study was a quantitative research with a cross-sectional design. Location research in BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta with sample were patients with post-amputation of transtibial as many as 15 people. Analysis of data was used correlation Pearson test. There was a correlation between body mass index with the static balance of transtibial prosthesis user, the coefficient correlation of -0.646 with significant and levels of correlation moderate. The value of normal body mass index has the highest static balance than lean body mass index and fat. Mass Index of the skinny body has a moderate static balance. Obese body mass index has the lowest static balance of body mass index thin and normal.

  15. PENYUSUNAN INDEKS PSIKOMETRIK KEWIRAUSAHAAN PERBANDINGAN MAHASISWA INDONESIA DAN MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isteti binti Murni

    2016-05-01

    Full Text Available This research aims to analyze an instrument to measure the entrepreneurship index to compare between the two countries among the students have entrepreneurial potential. Based on Entrepreneurship index (NorAishah 2007 version of the instrument was translated into Indonesian language. These same instrument with two different languages was tested in both countries to determine if the items’reliability will have almost similar scores. The number of samples for both countries were more than 262 students. The results showed that the total Cronbach Alpha values were almost the same for both countries after dropping some items with less than 0.5 Cronbach Alpha values. For example, the Cronbach Alpha values for the Malaysian version were the attitude (0.882, entrepreneurial thinking (0.962 and entrepreneurial behavior (0.785.  The Cronbach Alpha values for the Indonesion version were the attitude (0.785, entrepreneurial thinking (0.620 and entrepreneurial behavior (0.910.  In comparison, the Malaysian version scored a little bit higher than her counterpart in Indonesia. However, on administering the instrument in its own language in the two countries on their undergraduates found that the Indonesian students scored higher for all of the three components. This result could explain for the cultural reasons of the higher scores in terms of Indonesian students’ attitude, thinking and behavior than the Malaysian students.  

  16. Pengukuran Kinerja Portofolio Saham Menggunakan Model Black-litterman Berdasarkan Indeks Treynor, Indeks Sharpe, Dan Indeks Jensen (Studi Kasus Saham-saham Yang Termasuk Dalam Jakarta Islamic Index Periode 2009-2013)

    OpenAIRE

    Azizah, Siti; Sugito, Sugito; Prahutama, Alan

    2014-01-01

    The composing of portfolio is one of the way to minimize the risk of investment. Through portfolio, it is expected that some stocks still give return when other stocks are loss. From this composed portfolio, every investor expect appropriate return. The higher the return is better. Black-Litterman Model is the method which optimize the investor's return by giving difference financial capital proportion for every stocks of portfolio. This method combines both the aspect historical data and the...

  17. "Parema elu indeks" näitab Eesti nõrkusi / Argo Ideon

    Index Scriptorium Estoniae

    Ideon, Argo, 1966-

    2011-01-01

    Majanduskoostöö- ja arenguorganisatsiooni (OECD) 50. aastapäeva puhul avaldatud 34 liikmesriigi võrdlus 11 valdkonnas näitab, et vaid 24% Eesti elanikest on oma eluga rahul. Kümnepallisüsteemis saab Eesti OECD riikide võrdluses kehvad hinded. Diagramm

  18. Estimasi asupan indeks glikemik dan beban glikemik dengan kontrol gula darah pasien diabetes melitus tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sinta Mukti Permatasari

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Non-infectious disease (NID has become a public health problem both globally, regionally, nasionally, and locally. One of NID that takes a lot of attention is diabetes mellitus (DM. Risk of complication is higher due to lack of attention to lifestyle including diet. The concept of the glycemic index classifies carbohydrate is considered better in controlling blood sugar. However, some studies say otherwise. Therefore, research needs to be done by combining carbohydrate quantity concept (glycemic load and glycemic index Objective: To identify the relationship between estimated dietary glycemic index and glycemic load with blood sugar control, as well as to identify other factors associated with glycemic control of patients with type 2 diabetes mellitus Method: This is an observational study with cross-sectional design. The population study were all outpatients with type 2 diabetes mellitus in Dr.Sardjito hospital Yogyakarta in 2014. Sampling method using a consecutive sampling with sample size of 79 people. Interviews regarding the identity of the respondents through questionnaires, physical activity (IPAQ, and semi-quantitative food frequency (SQFFQ. Blood sugar control (HbA1C obtained from respondent’s medical record. The data were processed using univariable analysis (descriptive, bivariate (chi-square, and multivariate (GLM Results: Most respondents were blood sugar uncontrolled (84,81%. Average of dietary GI and GL was 63,26±3,23 and 127,65±43,02. Bivariate test showed that the dietary GI and GL each has a RP value 1,023 and 1,002, and statistically significant (p0,05 Conclusion: There is a relationship between dietary GI, GL, and eating schedule with blood sugar control (HbA1C, but there was no correlation between duration of diabetes, nutritional status, physical activity, and education level with blood sugar control (HbA1C

  19. Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Indeks Lingkungan pada Jaringan Sensor Nirkabel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Naufal Prasetyo

    2016-04-01

    Full Text Available Nowadays, the major environmental issues that faced by campus stakeholders is climate change mitigation and campus sustainability. Universities of the world, including in Indonesia, efforts to reduce carbon emissions, manage and improve the development of a sustainable campus. The need for the information of environmental data in the form of gas concentration CO, NO2, particulate matter, temperature, humidity and luminous intensity accurately and real-time using a wireless sensor network. This data is processed using a decision support system to determine the environmental index. This research aims to design a decision support system to determine environmental index on wireless sensor networks. This decision support system is developed using PHP programming language, CodeIgniter framework and MySQL database. The method that used is Simple Additive Weighting (SAW based on the order of several calculation requirements, the calculation of daily values, the daily scores, geomean of daily scores and weight for each parameter, which in finally is used to determine the environmental index. The results of this research is to show the quality of the environmental index, the graph visualization of environmental index, data for each parameter and the solutions based on index so that it can provide environment information for civitas academica and accurate feedback for decision makers or campus policy to formulate and evaluate policies in a sustainable campus development.

  20. Hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT dan Kebiasaan Mengkonsumsi Lemak dengan Tekanan Darah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Said Mardani

    2011-11-01

    Full Text Available Tekanan darah tinggi (hipertensi merupakan salah satu pencetus utama terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah (cardiovascular disease. Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 31,7% dari total penduduk yang berusia >18 tahun. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah diantaranya kelebihan berat badan dan kebiasaan mengkonsumsi lemak tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara IMT dan kebiasaan mengkonsumsi lemak dengan tekanan darah pada penduduk Kelurahan Tangkerang Tengah Kota Pekanbaru. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sebagai populasi seluruh penduduk Kelurahan Tangkerang Tengah yang berusia 30 tahun keatas berjumlah 15.018 jiwa. Sampel penelitian diambil sebanyak 300 responden dengan teknik Probability Proportionate to Size (PPS. Hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi 29%, overweight/obesitas 23,7%, dan kebiasaan mengkonsumsi lemak tinggi 17,7%. Hasil analisis hubungan antara IMT dan tekanan darah didapatkan nilai p = 0,018 dan OR = 2,036 (95% CI:1,1643,561, sedangkan analisis hubungan kebiasaan mengkonsumsi lemak dengan tekanan darah didapatkan nilai p = 0,041 dan OR = 1,987 (95% CI:1,074-3,677. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan kebiasaan mengkonsumsi lemak dengan tekanan darah penduduk Kelurahan Tangkerang Tengah Pekanbaru.

  1. Kinerja Keuangan Memediasi Dana Perimbangan, Alokasi Belanja Daerah Pada Indeks Pembangunan Manuasia dan Pertumbuhan Ekonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Ari Aryawati

    2018-01-01

    Full Text Available The aim of this study was to analyzes whether the fiscal balance transfer, regional allocation budget and regional financial performance directly affects the human development index and economic growth in the Regency / City throughout West Nusa Tenggara Province and indirect effect of fiscal balance transfer and regional allocation budget on human development index and economic growth with the financial performance as a mediating variable. Analysis of the data in this research used Partial Least Square (PLS analysis. The results of the analysis show that there are positive affect between fiscal balance transfer and regional allocation budget on economic growth. Regional allocation budget has negative affect to HDI. Regional allocation budget influence partial mediation on human development index and economic growth with regional financial performance as a mediating variable.The result of this study, to maximize the HDI and economic growth of West Nusa Tenggara Province should consider the amount of fiscal balance transfer, regional allocation budget and regional financial performance because the variables are proven to affect HDI and economic growth of West Nusa Tenggara Province either directly or indirectly. Keywords: HDI, Economic Growth, Regional Financial Performance

  2. Perilaku Masyarakat Dan Indeks Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Di Kota Cimahi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2010-06-01

    Full Text Available Dengue haemorhagic fever (DHF was one of most dangerous disease in Indo-nesia. The number of case showed increased year by year since first time observed. Vector control that used by government always using Insecticides. A continuity of it can caused resistances of mosquito, and it will be more dangerous. In District Cimahi, vector control doing by mosquitoes habitat eradication (PSN for last 3 years. It done by invite people to participate to make environment clean. Every week, people on duty going house to house to check water container condition. They also give support and suggest how to prevent breeding mosquitoes to people. The aim of this research is to evaluate knowledge, practice and attitude people about DBD and to count Entomology Index in district Cimahi. This research observe that globally people attitude is good, knowledge is middle and prac-tice still bad. Larvae Free Index (Angka Bebas Jentik when observe show that in Cibabat first week still below national Larvae Free Index. In Pasirkaliki, first week and second week Larvae Free Index below national Larvae Free Index.

  3. Indeks Pertumbuhan Larva Aedes aegypti L. Yang Terdedah Dalam Ekstrak Air Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2013-02-01

    Full Text Available Abstracts. The control of dengue fever (DBD vector generally use the synthetic insecti­cides, however it's utilization had negative effect to the environment. Jengkol (Pithecellobium lobaturn was one of the plants which could be used as larvacide alternative because it had phenolate acid, alkaloid, terpenoid and saponin in its rind. This research was conducted to know the growth index of Aedes aegypti larvae which was soaked in the extract ofP. lobaturn rind. This experiment used P. lobaturn rind ekstract at concentration 36%, 18%, 9% and 0% . The data were analyzed by using Zhang et.al methode (1993. The P. lobaturn rind extract were toxic to larvae especially in first and second instar at concentration 17,94% respectively. Relativelly growth index range from 0,817-1, it is mean that some larvae were stuned, and some were growth into the next phase.Key words: Aedes aegypti, Jengkol, LCso, growth index.

  4. ADA HUBUNGAN YANG BERMAKNA ANTARA SARAPAN PAGI DENGAN INDEKS PRESTASI ANAK SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septi Eka Nuryanti

    2014-08-01

    Full Text Available Background:Breakfast is an important meal before doing physical activity on the day. Breakfast could improve children’sattention,memory and information processingwhile theyarestudyingat schools. Basedon the interview conducted in preliminary study, sixout of 10 children said that they sometimes hadbreakfast, twochildren said that they rarelyhad breakfast, andonly twochildren said that they alwayshadbreakfast.Objectives:This study aimed to investigatethe corelation between breakfast activitywiththeachievement of school index in students of SD N 1 Pundong Bantul.Methods:This research used observational study design with cross-sectional approach. Samples were recruitedby total sampletechnique, consisted of 43 students. The research instrument was a questionnaire..Data were analysed using Chi-square.Results:Most of students had good achievement indexesas many as 19 children (44.2%.Most of students hadbreakfast as many as 24 children (55.8%. Thechi-squaretest showed significancewith p-value=0,03(p<0.05.Conclusion:This studyshowed that there was a significant correlationbetween breakfast activity and achievement indexat school.Schoolsneed to provide healtheducationabout the benefits of breakfast andmotivatestudentsto have breakfast before leaving for school.

  5. ANALISIS EKSPOR-IMPOR DAN INDEKS HARGA KONSUMEN PADA PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darman Darman

    2017-04-01

    Full Text Available This study aims to assess and analyze the Effect of Export, Impor and Consumer Price Index in economic growth in Indonesia from 2000 to 2014. This research uses quantitative descriptive approach with the nature of verification explanatory method. The data used are secondary data in the form of Export, Import, and the Consumer Price Index of Indonesian Economic Growth (GDP in 2000-2014. The results showed that export push the GDP more effectively: compared to import sector and CPI. Regression analysis showed that the constant value of GDP was 0.526. Also, the Export Coefficients value is 0.015, the Import Coefficients value is -0,026 and CPI is -0.2303. Meaning that 1 percent of the value of exports will increase GDP by 1.5 percent, 1 percent of imports will lower the value of GDP by 2.6 percent and 1 percent of the CPI will lower the value of GDP by 23.03 percent. This means that Exports variable boots GDP more effective from Import sector and the Consumer Price Index. Significance test results showed that the variables of export, import and CPI jointly influence economic growth (GDP with the alpha (a of 5% as shown by the F-statistic significant value of 0.74, greater than a=0,05. In other words, the independent variabel (exports, imports and CPI jointly affect the dependent variable (GDP

  6. PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN PENGGUNA DATA TERHADAP PELAYANAN PADA BADAN PUSAT STATISTIK KOTA SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Permono Nugroho

    2016-08-01

    Full Text Available This research aims was to figure out user’s satisfaction index towards this public service toward Central Bureau of Statistics (BPS. BPS is a non-ministry government institution implements the bureaucracy reform, and provides comprehensive, accurate, and sophisticated statistics in order to create a System of National Statistics. The data analysis technique for this research is Users (people who once used The Central Bureau of Statistic Service Satisfaction Index, counted through weighted average values of some service elements based on Number 63/KEP/M.PAN/7/2003. Among the 120 users of The Central Bureau of Statistics, this research shows that The Satisfaction Index reaches 75.31 (good, but it still need to be improved remember there are some indicators showing a not quite good Performance Index. Totally 20 out of 24 indicators are categorized into ‘good service’, while the other fours indicator need to be enhanced and improved.

  7. PERMODELAN INDEKS HARGA KONSUMEN INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INTERVENSI MULTI INPUT

    KAUST Repository

    Novianti, Putri Wikie

    2017-01-24

    There are some events which are expected effecting CPI’s fluctuation, i.e. financial crisis 1997/1998, fuel price risings, base year changing’s, independence of Timor-Timur (October 1999), and Tsunami disaster in Aceh (December 2004). During re-search period, there were eight fuel price risings and four base year changing’s. The objective of this research is to obtain multi input intervention model which can des-cribe magnitude and duration of each event effected to CPI. Most of intervention re-searches that have been done are only contain of an intervention with single input, ei-ther step or pulse function. Multi input intervention was used in Indonesia CPI case because there are some events which are expected effecting CPI. Based on the result, those events were affecting CPI. Additionally, other events, such as Ied on January 1999, events on April 2002, July 2003, December 2005, and September 2008, were affecting CPI too. In general, those events gave positive effect to CPI, except events on April 2002 and July 2003 which gave negative effects.

  8. Perilaku Masyarakat Dan Indeks Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Di Kota Cimahi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract. Dengue haemorhagic fever (DHF was one of most dangerous disease in Indo­nesia. The number of case showed increased year by year since first time observed. Vec­tor control that used by government always using Insecticides. A continuity of it can caused resistances of mosquito, and it will be more dangerous. In District Cimahi, vector control doing by mosquitoes habitat eradication (PSN for last 3 years. It done by invite people to participate to make environment clean. Every week, peo­ple on duty going house to house to check water container condition. They also give sup­port and suggest how to prevent breeding mosquitoes to people. The aim of th is research is to evaluate knowledge, practice and attitude people about DBD and to count Entomology Index in district Cimahi. This research observe that globally people attitude is good, knowledge is middle and prac­tice still bad. Larvae Free Index (Angka Bebas Jentik when observe show that in Cibabat first week still below national Larvae Free Index. In Pasirkaliki, first week and second week Larvae Free Index below national Larvae Free Index.Key Words: knowledge, attitude, practice, larvae free index

  9. HUBUNGAN STATUS DAN KONSUMSI GIZI SEBAGAI CONSUMTIVE BEHAVIOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP BESARAN INDEKS DMFT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek Lely Pratiwi

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Based on house hold survei in 2001 it showed that the community behavior in maintaining dental health was still low. The dental condition of the people who complained of having dental problem was very bad, which was shown by the fact that from out of 6-7 teeth which were in bad condition, 4-5 teeth had already been pulled out. Methods: Data were based on the Riskesdas year 2007. The dependent variables were DMFT data in ordinal scales. The independent variables were the nutritional and consumption status, central obese, socioeconomic factors data in nominal scales. Multivariate analysis was done by ordinal regression. Results: Results indicated that the nutritional and consumption status, central obese; socioeconomic faktors: age, sex, household expenditure per capita, Jobs description were significantly associated toDMFT index p = 0.000 (p < 0.05, pada a< 0.05. Recommendation: Socialitation of dental health education was important enhance the awareness brushing teeth correctly and on right times. Socialization of using a pasta maintaining fluoride was for people to all various age group especially for female, because of female was much time for a message dental health education at family especially for a children. Dental health education was important enhance the awareness brushing teeth correctly and on right times for a pregnant women besides a comsumption calsium is enough to construct for bone and teeth was to sustain caries. It was also needed to encourage the important comsumption fruits and vegetable 5 a cup per ones day for a becomes system value of community. Key words: Index DMFT, Nutritional and Consumtive States, Socioeconomic factors

  10. Penambahan kelapa (Cocos nucifera dan kacang tolo (Vigna unguiculata terhadap nilai indeks glikemik singkong (Manihot utilissima

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Astuti

    2013-07-01

    Full Text Available Backgound: The glycemic index (GI is a notion that defences the glycaemic potency of foods. Foods with low GI will be digested and turned into glucose gradually and slowly. As a result blood glucose peak will not be so high and its fluctuation relatively in short time. Although cassava is a good source of carbohydrate, it has a high GI and low protein. Its GI factor needs to be reduced by any efforts to make it a healthy alternative food in spite of rice. Objective: To analize the effect of adding coconut and black-eyed pea to the GI factor of cassava. Method: The study used experimental observation design. There were three groups of treatment with 9 persons in each goup. After fasting for 10 hours, blood glucose were tested and 50 g of true glucose were given. Blood glucose of the subjects were tested again after 30, 60, 90 and 120 minutes giving true glucose. Next on the seventh day, they were given boiled cassava, cassava with coconut (sawut and cassava with black-eyed pea (gintul. After which their blood glucose were also tested. Results: GI factor of steam cassava, shredded cassava and shredded cassava with black-eyed pea (gintul was 100,40; 70,90; and 61,88; respectively. There was a significant difference of GI level between three products (p=0,031. Conclusion: Food processing by adding coconut and black-eyed pea has effect in reducing the GI level of cassava.

  11. PENGARUH BANYAKNYA PESERTA TES, BUTIR, PILIHAN JAWABAN, SERTA INDEKS KESULITAN TERHADAP STATISTIK DAYA PEMBEDA DAN RELIABILITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Hasmy

    2014-12-01

    Full Text Available This research was conducted to see the effect of the number of testee (sample size, the number of items (test length, the number of options, and index of difficulty to various item discrimination statistics and test reliability. The data used are simulated data and analyzed using the Test Analysis Program (TAP version 6.65 with a full factorial design. In general, the results show that the number of testee, the number of items, and index of difficulty (except number of options significantly affect the various item discrimination statistics and test reliability. The statistics are robust to these three factors is only the Mean of Item Discrimination and Spearman Brown’s 1-2 Split-Half, while the most sensitive is Split-Half Odd-Even statistic.

  12. INDEK MASSA TUBUH (IMT PADA WANITA USIA SUBUR HIPERTIROID DI DAERAH MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Supadmi

    2017-10-01

    Full Text Available The problems of nutrition are both of less and over diet. There are causedunbalance of eating pattern. Women of child bearing age with hyperthyroidismwill decreased their body weight even though their appetite still good. The dataof Healthy Ministry at 2007 shown that 30 million of 118 million women of childbearing age are suffer less chronic energy. The result of Riskesdas at 2007shown that prevalence of obesity on women are 23,8%. To know the relationshipbetween hyperthyroid with BMI and to know the ratio of prevalence of Body MassIndex with hyperthyroid and normothyroid. The research used cross sectionaldesign with quantitative analyzed. The sample of research consist two groupof sample. The first group, women of childbearing age with hyperthyroid; andsecond group, women of childbearing age with normothyroid. Each group consistof 50 women of childbearing age. Range of age is 15 – 49 years old. The locationof research is at Magelang Central Java. BMI value of women of child bearingage average 23 with standard deviation 4,07. The lowest and the highest valueof BMI are 16 and 44. Age mean of Women of child bearing age is 34 years oldwith Standard Deviation 5,98. Hyperthyroid relation with BMI (p=0,05; RP=0,30;95% CI: 0,090,05; RP = 0,93; 95% CI:0,18

  13. PERMODELAN INDEKS HARGA KONSUMEN INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INTERVENSI MULTI INPUT

    KAUST Repository

    Novianti, Putri Wikie; Suhartono, Suhartono

    2017-01-01

    -searches that have been done are only contain of an intervention with single input, ei-ther step or pulse function. Multi input intervention was used in Indonesia CPI case because there are some events which are expected effecting CPI. Based on the result, those

  14. Analisis Kualitas Pelayanan Dengan Menggunakan Fuzzy Servqual, Kuadran IPA, Dan Indeks Pgcv

    OpenAIRE

    Rosyidah, Hanik; Wuryandari, Triastuti; Rusgiyono, Agus

    2015-01-01

    Quality of service (service quality) require attention in the field of service. A service is considered and perceived as good if it can meet the customer's requirement and expectation. This study aims to determine the suitability and student's expectation of existing services and to determine which services should be prioritized to be improved . The method used is the Servqual gap scores to determine the level of customer satisfaction or provided service based on expectations and performance....

  15. Indeks Massa Tubuh (IMT/U berhubungan dengan daya ingat anak usia 5-6 tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Palupi

    2017-05-01

    Full Text Available Background: Lack of nutrient during the early-life might impair the brain development which is not able to be paid-off on later life.  Objectives: To explore the potential relationship between a series of nutritional status (weight-for-age, height-for-age and BMI-for-age and a series of brain development indicators (memory, learning, attention, IQ and EQ. Methods: Brain development indicators were assessed using Projective Multi-phase Orientation method. This study was conducted among 118 boys and 103 girls age 5-6 years old from 5 different rural and urban areas in Bogor, West-Java, Indonesia, between November 2012 to December 2013. Non-parametric test and Principal Component Analysis were applied for data analysis. Results: There was a positive relationship (p<0.05 between BMI and memory ability but failed to reveal any significant differences between the cognitive abilities assessed and two other child growth indicators (weight-for-age and height-for-age. A Mann-Whitney U test showed that children with BMI-for-age z score ≥ -3 (n=170 had significantly (p<0.05 better memory’s ability (50.49±11.92 compared to children with BMI-for-age z score < -3 (n=51 (46.65±11.13. Conclusions: BMI-for-age was potential as a predictor for brain development of children age 5-6 years old. Correlation between the balance proportion of weight and height and the optimal hippocampal development in early-life stage was suspected as the reason behind this evidence.Latar belakang: Kekurangan gizi pada masa awal kehidupan diprediksi mampu mempengaruhi perkembangan otak yang tidak mungkin untuk diperbaiki pada tahap perkembangan berikutnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi hubungan antara status gizi (BB/U, TB/, dan IMT/U dengan beberapa indikator perkembangan otak (memory, learning, attention, intelligence quotient (IQ, dan emotional quotient (EQ. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang melibatkan 118 anak laki-laki dan 103 anak perempuan berusia 5 sampai 6 tahun, yang berasal dari 5 daerah yang berbeda di Bogor, Jawa Barat, Indonesia, pada bulan November 2012 hingga Desember 2013. Status gizi diukur menggunakan metode pengukuran antropometri. Beberapa indikator perkembangan otak diukur menggunakan metode projective multi-phase orientation. Data survei dianalisa dengan uji non-parametrik (Mann withney U dan Kruskal Wallis menggunakan SPSS 16.0 dan principal component analysis menggunakan Unscrambler 10.2. Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan (p<0,05 antara IMT/U dan daya ingat, akan tetapi tidak berhasil mengungkapkan hubungan antara beberapa indikator perkembangan otak yang dianalisa dengan parameter status gizi yang lain (BB/U dan TB/U. Uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa anak dengan nilai z skor IMT/U ≥ -3 (n=170 secara signifikan (p<0,05 memiliki daya ingat yang lebih baik (50,49±11,92 dibandingkan dengan anak yang nilai z skor IMT/U < -3 (n=51 (46,65±11,13.Kesimpulan: IMT/U berpotensi sebagai prediktor awal terhadap kualitas perkembangan otak pada anak usia 5 sampai 6 tahun. Hubungan antara proporsi keseimbangan tinggi dan berat badan terhadap perkembangan hippocampus diprediksi menjadi alasan dibalik penemuan ini.KATA KUNCI: anak usia 5-6 tahun, kemampuan kognitif, status gizi

  16. PERBANDINGAN PENGARUH INTERBANK OFERED RATE TERHADAP INDEKS SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatang Anantatur

    2015-07-01

    Full Text Available This study aimed to determine the correlation of interbank offered rate against Islamic stock index associated with behavioral perspective of investors in the stock market of sharia in each country and to examine whether there is a significant difference between the index of sharia that are in Indonesia and Malaysia. This study uses an analytical tool that is by simple linear regression statistical test to measure the level of effect between variables partially, with a focus on the two countries, Indonesia and Malaysia in the period 2010-2012. Research outcome of the average monthly on secondary data between period 2010-2012, reveals that in Indonesia, independent variable affected significantly to Shariah index JII ( Jakarta Islamic Index , but there is a difference, compared with Malaysia that the interbank offered rate did not significantly affect KLSI (Kuala Lumpur Sharia Index.

  17. MAKANAN TAMBAHAN DENGAN INDEKS GLIKEMIK TINGGI UNTUK PEMENUHAN GIZI ANAK SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S.S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available High Glycaemic Snack Foods for Nutrition Completion of School Children.School lunch program had been launched since 1996, but there is still some problem especially related to the portion size and portion's nutritional value. This study tried to developed snack foods for school children with portion size of 300 Kcal and 5-7 g protein, and evaluated for their glycaemic index and organoleptic quality. Basic ingredients for food formulation were carbohydrate sources: rice, glutinous rice, cassava, or sago; protein sources: soybean, chick peas, peanut, mungbean or tempe; besides other ingredients such as sugar, coconut oil, grated coconut or coconut milk those were added to increase palatability and energy content. Carbohydrate and protein sources were processed under optimal treatment, which were: soaking at pH 5.8-9.6 and followed by overnight drying and roasting at 75-125o C for 30 minutes. Those treatments were to reduce portion size and to increase the glycaemic index. This study involved adult women and school children to evaluate the portion size and the organoleptic quality. Snack foods in form of smooth or coarse sweet jellied dough had good acceptability. The glycaemic index of 15 snack foods are varied between: 64-99. These indexes are considered as moderate to high. Further study is needed to evaluate the energy effectiveness of the snack foods on maintaining and enhancing the work performances of school children.Keywords: formulated food, nutrients, organoleptic evaluation, glycaemic index.

  18. VALIDITAS INDEKS KESEGARAN JASMANI MODUL SUSENAS 1995 PADA KELOMPOK UMUR 20--39 TAHUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianty P.

    2012-09-01

    Full Text Available In 1995, the National Social Economy Survey (NSES collected fitness data through Questionnaire Module NSES. The method is efficient and practical to collect community based data, since it was asked through questionnaire without VO2max measurement and can be done by non-medical workers. In 1998, study of diagnostic test was conducted to validate physical fitness index based on fitness data from the Module Susenas questionnaire of 1995. A sample of two hundred and thirty five respondents at the 20—39 age groups was selected purposively from Kebon Manggis residents, Jakarta. The results showed that reliability index of module Susenas 1995 were good enough. The optimum cut-off score for men at the age of 20—29 is 48/60, with sensitivity 86.4% and specificity 27.8%; the optimum cut-off score for women is 16/18, with sensitivity 62.5% and specificity 44.0%. The optimum cut-off score for men at the age of30—39 is 40/48, with sensitivity 83.0% and specificity 66.7%; for women is 36/48, with sensitivity 78.8% and specificity 57.1%.

  19. PENGARUH PEMBERIAN SUSU TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH DAN KEPADATAN TULANG PUNGGUNG REMAJA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Suryono

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Milk is the best source of calcium and many studies suggest that adolescence who drink milk or eat other dairy foods have stronger bones and better nutritional status. The objectives of this study were to determine effect of high calcium and fresh milk on nutritional status and bone density. Variables measured in this study were body mass index and bone density of trunk. Samples were 55 adolescent boys aged 17 to 19 years old (students of TPB IPB. The study was conducted at TPB IPB dormitory during four months. The design of this study was nested randomized design with two factors. Two kinds of milk (fresh milk and high calcium milk and 3 levels of volume (250 ml, 500 ml, and 750 ml were used. Results of the study indicated that high calcium milk consumption was able to increase body mass index and bone density of trunk. It was found that high calcium consumption showed very highly significant effect (P Keywords: milk consumption, adolescence, nutritional status, bone density of trunk.

  20. PENDETEKSIAN KEBERFUNGSIAN BUTIR PEMBEDA DENGAN INDEKS VOLUME SEDERHANA BERDASARKAN TEORI RESPONS BUTIR MULTIDIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Retnawati

    2013-12-01

    Abstract The aim of the studi is to identify differential item fungtioning (DIF based on item response theory using bidimensional model. This study uses explorative quantitative approach. Data used in this study is a mathematics test of national exam 2003 data which has been proved to contain 2-dimensions (Badrun Kartowagiran & Heri Retnawati, 2007. The simple volume indices are used to detect DIF which is the development of the simple area indices. The testee are grouped based on their gender, groups of male students and female students. The item parameter estimation was performed with BILOG and TESTFACT, and then to estimate volume and draw the surface characteristics curve was conduct with MAPLE. The results showed that of the 28 items analyzed, 2 items potentially contained uniform DIF and 26 items potentially contained a non-uniform DIF.Keywords: unidimensional IRT, multidimensional IRT, DIF, UPD, SPD

  1. Pengaruh Beberapa Indeks Saham dan Indikator Ekonomi Global terhadap Kondisi Pasar Modal Indonesia

    OpenAIRE

    Rahyuda, Henny; Purbawangsa, Ida Bagus Anom; Andiyasa, I Gusti Agus

    2014-01-01

    Indonesian capital market is highly developed capital markets in recent years. With the growing world of investment and finance , the events that occurred in other countries, be it stock index or economic indicator will have an impact to the Indonesian state. This study aimed to determine the effect of several stock indices and global economic indicators to the condition of the Indonesian Capital Market. Global stock indices used in this study is the Dow Jones index, Nikkei 225 index, Shangha...

  2. PEMODELAN DISTRIBUSI TINGKAT IMBAL HASIL INDEKS HARGA DI TUJUH BURSA ASIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Brady Rikumahu

    2017-03-01

    Full Text Available This paper examines the return distributions of 7 markets in the Asian region, namely Hongkong, Indonesia, Malaysia, Korea, Japan, Shanghai, and Singapore, to find out whether the return distributions in those markets follow a specific distribution. Using data from January 2000 to September 2009, the return distributions of each market were constructed and was first fitted to the normal distribution to find out whether or not each market behaves according to the standard theory of finance and investment – which stated that the financial time series follow a random walk – and thus would fit the normal distribution. The result of fitting the return distributions of the 7 markets to normal distribution shows that none of the return distributions follows the normal distribution as evident from the leptokurtic phenomena marked by the excess kurtosis compared to the normal distribution curve and also from the fatter than normal distribution tails and the existence of returns that lie outside the area predictedby the normal distribution.The return distributions were then fitted to a series of theoretical probability distribution. Each of the distribution was fitted to the theoretical. The results are: the Hongkong and Shanghai markets follow the Laplace distribution while the other five markets: Indonesia, Malaysia, Korea, Japan, and Singapore follow the Johnson SU distribution.

  3. PERBANDINGAN IMPLEMENTASI ISO DAN PELUNCURAN ENTERPRISE RESOURCES PLANNING TERHADAP INDEKS KINERJA KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sautma Ronni Basana

    2017-03-01

    Full Text Available Recently, companies implemented projects which applied on companies’ overall system. These recent bestpractices of pursuing companies’ effectiveness and efficiency would be implementation of ISO 9000 and ERP.Previous research showed that these two projects could bring benefits for these companies which implementedit. However, it had not been compared which project would bring more benefits to these companies. Thisresearch observed 35 companies which consisted of 15 companies in food and beverages industry, 9 companiesin pharmaceutical industry, 4 companies in cigarettes industry, 4 companies in cosmetics industry, and 3companies in household appliances industry. The data were taken by observing and recording the valueswhich related to COGS (cost of goods sold, total inventory, net income, gross income, operating income, pretaxincome, cash flow operation, total liabilities, and total asset after ISO and ERP implementation. The resultsshowed that there was no significant difference of the ISO and ERP implementation on the factors of inventoryturnover, and weeks of supply. While the other factors showed significant differences between the implementationof ERP and ISO. Net profit margin, gross profit margin, and operating profit margin showed better resulton ERP launching. On the other hand, pretax margin showed better than ISO 9000 implementation. Overall,ERP implementation showed better results compared with ISO 9000.

  4. ANALISIS KINERJA REKSADANA SAHAM DAN REKSADANA INDEKS DALAM PENILAIAN TINGKAT EFISIENSI PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tona Aurora Lubis

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT The objectives of this research are: first, to know whether LQ-45 Index Fund performs better than the equity mutual fund in Indonesian capital market; second, to measure the level of Indonesian capital efficiency. Results show that the raw performance and risk-adjusted performance of the LQ-45 Index Fund is better than the performance of all equity mutual funds (concurrently. For the investors who wish to invest their capital in equity mutual fund, however, we have found two individual equity mutual fund which perform better than the LQ-45 Index Fund, that is Phinisi Dana Saham and Rencana Cerdas. The result of this research also shows that the excess performance of the LQ-45 Index Fund is smaller than the excess performance of (individual equity mutual fund. From this result, we may conclude that Indonesian capital market is an inefficient capital market.   Keywords: Equity Mutual Fund, Index Fund, Efficiency Market

  5. Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Bolu Kukus yang Terbuat Dari Tepung Ubi Jalar dan Rumput Laut

    OpenAIRE

    Alamsyah, Wahidatul Ukhra

    2016-01-01

    Steamed sponge cake made from purple sweet potato flour and seaweed flour is an alternative food are subsituting wheat flour with purple sweet potatoes and seaweeds. Purple sweet potatoes contents much β-carotene which is caused this steamed sponge cake as a kind of cake rich in antioxidants. Purple sweet potato can be processed into refined products, one of them into flour. Through the purple sweet potato flour caan also be processed into steamed sponge cake. To enrich the fiber, steamed spo...

  6. Koefesien Kappa sebagai Indeks Kesepakatan Hasil Diognosis Mikroskopis Malaria di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fridolina Mau

    2015-07-01

    Full Text Available AbstractBlood slide examination is used as standard malaria diagnosis in Indonesia. Quality assurance for malaria microscopic examination is an important issue in the monitoring and supervision of the administration of antimalarials drugs. This step was done to determine the accuracy of thediagnosis, thus could be used for further evaluation in improving the skills of microscopic health centre personnel. This study aims to determine the accuracy of malaria microscopic examination at Primary health centre and District Health Office personnels in Belu District, Nusa Tenggara Timur.The study was an observational research with cross sectional approach. The competency of primary health center and district healt office microscopist in examining malaria blood smears were evaluated using standard blood smears compared with smears from Passive Case Detection (PCD activities. Performance in preparing blood smear were evaluatied by observation and filling the checklist. The study was conducted in April - Juni 2012 in Belu District, NTT. Quality assurance was assessed based on the results of cross-checking and assessments of Kappa coefficient between primary health centre and district Health office microscopic personnel and those between district health centers and Department of parasitology, faculty of Medicine, (Gadjah Mada University certified microscopicpersonnel. Result shows that the strength of agreement between the Primary Health Centre and the District Health Office microscopic personnel centers was "good" (kappa 0.61 to 0.80, while those between District Health Office and Department of Parasitology UGM showed poor agreement (0,20– 0,40Keywords : microscopic examination of malaria, Belu District, cross check, KappaAbstrakPemeriksaan sediaan darah masih merupakan baku emas penegakan diagnosis malaria di Indonesia. Pemantapan kualitas mikroskopis malaria merupakan hal penting dalam pemantauan dan pengawasan pemberian obat anti malaria yang tepat sasaran. Pemantapan dilakukan untuk mendapatkan ketepatan diagnosis dan sebagai bahan evaluasi dalam upaya perbaikan keterampilan mikroskopis dijarak yang akan datang. Metode penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pemeriksaan mikroskopis malaria pada tenaga mikroskopis malaria di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kemampuan diagnosis malaria petugas mikroskopis Puskesmas dan kabupaten dievaluasi dengan pemberian sediaan darah baku maupun sediaan darah yang didapat dari Passive Case Detection (PCD. Evaluasi kinerja dilakukan dengan pengamatan dan pengisian checklist oleh peneliti. Penelitian dilakukan pada bulan April - Juni 2012 di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pemantauan kualitas dinilai berdasarkan hasil cross check dan penilaian koefisien Kappa antara tenaga mikroskopis Puskesmas dan mikrokopis dinas kesehatan kabupaten dengan mikroskopis parasitologiFakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM yang tersertifikasi, hasil kesepakatan diagnosis menunjukan kekuatan kesepakatan antara mikroskopis Puskesmas dan mikroskopis dinas kesehatan kabupaten “baik” (Kappa 0,61-0,80 sedangkan Kappa antara kabupaten denganFK UGM nenunjukan “kurang” (0,20-0,40.Kata kunci : pemeriksaan mikrokopis malaria, kabupaten Belu, cross check, Kappa

  7. Pemetaan Indeks Stabilitas Tanah Menggunakan SINMAP di Sub-DAS Rawatamtu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Nafiza Andalina

    2014-04-01

    Full Text Available The research shows the application of Soil Stability Index Mapping (SINMAP to predict the potential of landslide hazard. The study was conducted at Rawatamtu sub-Watershed, located at Jember Regency. Input data for this study are: (1 digital elevation model (DEM, (2 physical preperties of soil, (3 rainfall data, and (4 other GIS layers collected from the study area. The DEM was obtained from ASTER GDEM2. SINMAP calculate the soil stability index based on combination effect of: slope stability, soil properties, land use and rainfall intensity. Then, interaction of those four factors are integrated on SINMAP and are classified as soil stability index. About 50 locations were surveyed by GPS and optical camera to interpret the map qualitatively. Result show the stable zone (index value > 1.5 occupied about 64.7 % of the watershed area. Area that classified in the upper and bottom limit of landslide (i.e. potentially subject to landslide hazard are located at both mountain areas (Mount Argopuro and Raung of the sub-watershed.

  8. PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM – SAHAM PERBANKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Yuniarti

    2017-03-01

    Full Text Available When Investor making an investment, they willing to get an optimal return, but on the reality, investor facedby uncertainty called risk. By making diversification, investor can be done by forming combination ofportfolio to reduce the rate of risk and optimizes the rate of expected return. This research aimed atanalyzing the form of optimal portfolio at the stocks of banking by using Single Index Model based onportfolio chosen theory which was increased first time by Markowitz (1952. Data used was secondary dataconsisting the data of banking stocks price which was in LQ-45 during 2009. By using single index modelwhere the combination of optimal portfolio was consisted of return and risk level of banking stock individually,composition of each candidate forming optimal portfolio was stock of BRI Bank, BCA, and BNI

  9. PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, UTANG LUAR NEGERI DAN KEMISKINAN (KAJIAN TEORITIS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Susilowati

    2015-01-01

    Full Text Available This study was conducted with the intention of examining the causal relationship between the following variables: Human Development Index (HDI, foreign debt, poverty, and economic growth. The data used in this investigation was secondary data from 1990 to 2013 which then analyzed by applying Granger causality tests performed six times that ultimately obtained the following results: (1 there was no causal relationship between Human Development Index (HDI and Foreign Debt (AD; (2 there was a one-way causal relationship between foreign debt (AD and poverty; (3 there was a one-way causal relationship between economic growth with Foreign Debt (AD; (4 there was no causal relationship between poverty with Human Development Index (HDI; (5 there was no causal relationship between Economic Growth and Human Development Index (HDI; and (6 there was a one-way causal relationship between economic growth and poverty.

  10. PENENTUAN HARGA PREMI ASURANSI PERTANIAN BERBASIS INDEKS CURAH HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBANGKIT DISTRIBUSI EKSPONENSIAL CAMPURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SAYID QOSIM

    2018-05-01

    Full Text Available Agricultural insurance is an insurance in agriculture sector that is relatively newly introduced in Indonesia. Agricultural insurance based on rainfall index is one of the risk management tool to keep farmers in case of crop failure. This study aims to determine the steps in determining the value of rainfall index on agricultural insurance and calculate the value of agricultural insurance premiums based on simulated rainfall index by Stochastic weather generator with mixed exponential distribution. The results of this study provide value if the amount of rainfall 103,71 mm so that the amount of premium payments equal to Rp19.016, and if the rainfall is high 128.35 mm then the amount of premium payment equal to Rp1.088.000.

  11. Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar USD/Rupiah, Dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indek Harga Saham Gabungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Senen Machmud

    2013-04-01

    Full Text Available This study was conducted to analyze the effect of variable inflation rates, exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate on JCI. Research hypothesis: 1.Variabel inflation rate (X1, affect the JCI, 2.Variabel exchange rate of USD / IDR (X2 effect on JCI, 3.Variabel SBI rate (X3 influence the JCI, 4.Variabel inflation (X1, the exchange rate of USD / IDR (X2 and SBI interest rate (X3, simultaneously affect the JCI. The data were analyzed secondary data, time series with the period April 2007 to March 2009. Data collection was obtained by downloading the http://www.idx.co.id/ site, to obtain monthly JCI, and http: // www.bi.go.id/web/id/, to obtain data on inflation, the data exchange rate of USD / IDR and SBI rate. Data processing is intended to measure the relationship of causality (cause-effect, the independent variable or the independent variable, the dependent variable or dependent variable. Appropriate analytical tools for this purpose is a multiple regression analysis. Media processing of data to test the hypothesis of this study using SPSS (Statistical Product and Service Solutions. Regression analysis, concluded that together (simultaneously, all three variables, namely the rate of inflation, exchange rate USD / IDR and rate of SBI rates significantly affect the JCI. In partial significance test variable inflation rate does not affect the JCI, while the variable exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate showed significant results with a coefficient of 0.18 and 3.29. Recommendations that can be given is, the investor community should be more selective in choosing stocks that want to have. Macroeconomic variables should be examined carefully in conjunction with the JCI, primarily SBI interest rate, given the impact that a significant and dominant with coefficient of 3.29%. The Government as Regulator, then monetary policy can be taken is to control inflation by targeting low inflation, stabilize the SBI interest rate and stabilize the rupiah exchange rate against the US dollar, given the changes in these variables affect the JCI. Control variables SBI certainly should be preferred for the formulation of monetary policy, given the variables have a significant effect as well as dominant against JCI.

  12. Pemberian kombinasi probiotik dan zinc terhadap perubahan kadar hemoglobin, albumin, dan indeks massa tubuh pada pasien tuberkulosis paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meika Rahmawati Arifah

    2016-07-01

    Full Text Available Background: TB patients are generally the most productive age group and suffer from chronic energy deficiency. Therefore, patients with TB requires a combination of chemotherapy and supplementary feeding as probiotics and zinc to boost the immune response and nutritional status. Objective: To analyze the effect of a combined of probiotics and zinc on the changes of hemoglobin, albumin level, and BMI. Method: This study is a quasi-experimental, randomized design with pre-post test control group involving 52 respondents. They were divided into two groups. The treatment group was given a combination of 1 capsule of probiotics (2 billion probiotics and zinc 20 mg per day for 28 days. The analysis is paired t-test, independent t-test, Mann-Whitney, Pearson, Spearman, Covariance. Results: There was an increase in hemoglobin (p=0.01, albumin (p=0.01 and BMI (p=0.01. There is no difference between the two groups in the levels of hemoglobin parameter (p=0.21 and BMI (p=0.12, whereas there is a difference parameter albumin levels (p=0.01. The effectiveness of interventions is 4% for hemoglobin levels, 16% to albumin, and 1% for IMT. Conclusion: Probiotics and zinc for 28 days in patients with pulmonary tuberculosis may increase levels of hemoglobin, albumin, and BMI, but there is no significant difference in the changes of BMI. The most powerful influence of intervention effectiveness is on albumin.

  13. Analisis Pengaruh Hari Perdagangan dan Nilai Tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erric Wijaya

    2011-09-01

    Full Text Available Before making investment decisions, investors need to analyze the pattern of trading days which change daily because of investors’ behavior in stock trading activity that affects the pattern of daily stock price movements. Changes in macro variables like exchange rates for instance, also can affect share price. To determine the influence of independent variables (day of the week effect and exchange rate on the dependent variable (Jakarta Composite Index (JCI, a research is conducted using multiple linear regression analysis. The initial test uses a test of normality and is resumed by testing multiple linear regression analysis and classical assumption. The hypothesis test uses t-statistics and F-statistics with a significance level of 5%. A descriptive statistics implies that there is an effect of trading days on stock prices. However, using backward stepwise linier regression model and multivariate analysis, the result indicates that there is no effect of trading days on stock prices. Using multivariate data analysis, it is found that stock prices is influenced by exchange rate.

  14. Indeks Masa Tubuh dan Konsumsi Nutrisi pada Populasi Autis yang Mendapat Pendidikan di Sekolah Khusus Penyandang Autis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Prijatmoko

    2015-10-01

    Full Text Available Body mass index is commonly used as a measure of nutritional status. Changes in body mass index is not only associated with normal growth and development but also associated with individual health risk. Autistic child suffer from a self-centered mental state from which reality tend to be excluded. All aspect associated with health maintenance in autistic children are mostly depending on other. This study aimed to assess body mass index and nutrients consumption of autistic children who study in special school in Malang which is specially designed for autistic child. All students were recruited for the study. Height was measured using a digital scale while microstoise was used to determine body weight. A 24 hour recall food consumption method was applied in this study by interviewing their teachers, parents and other individual who involved in nursing the child. Sibling with the nearest age and living in the same house is used as control population. Data collected was analyzed using the student t test or chi square if necessary. This study found that the autistic children showed to have a higher body mass index, consumed higher energy food and drink more water compare to that of the control population.

  15. Batasan indeks massa tubuh dan lingkar perut diabetesi di Indonesia untuk prediksi abnormalitas kadar HDL-kolesterol dan tekanan darah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazarina Nazarina

    2014-10-01

    Full Text Available Background: According to National Basic Health Survey (Riskesdas 2007 and 2013 in Indonesia, diabetes prevalence had been increasing from 1,1% to 1,5%. Diabetic tends to have obesity related to abnormal blood lipid level and high blood pressure which lead to some complications such as cardiovascular diseases and hypertension. Therefore early prevention of complications is needed. Objective: This study was to identify body mass index (BMI and waist circumference (WC cut-off point in Indonesian diabetic as the predictor of lipid profile and high blood pressure abnormality. Method: The Crossectional study using secondary data, Riskesdas 2007. Subjects in this study were 615 diabetics who admitted been diagnosed as diabetes by physicians and/or had oral glucose test result ≥ 200 mg%. Data that had been analyzed were lipid profile (total cholesterol, LDL-chol, HDL-chol and systolic-diastolic blood pressure, BMI (kg/cm2, WC (cm, lifestyle, and subject’s characteristic. Receiver Operating Characteristic (ROC is used to identify BMI and WC cut-off point for predicting lipid profile and blood pressure abnormality. Results: On the average, subjects have high blood pressure and dyslipidemia. Both IMT and LP are able to predict high blood pressure and low HDL-chol significantly (AUC ≥ 59; all p>0,05. BMI=23 kg/cm2 can predict low HDl-chol (Se=63,3%; Sp=54,0%; p=0,04, high systolic (Se=68,3%; Sp=60,6%; p=0,000 and diastolic (Se=68,3%; Sp=60,6%; p=0,000 blood pressure in men, whereas in women can predict only low HDL-chol (Se=72,3%; Sp=47,8%; p=0,000. LP=80 cm can screen high systolic (Se=73,8%; Sp=63,6%; p=0,000 and diastolic (Se=72,4%; Sp=55,3%; p=0,000 blood pressure in men and high systolic blood pressure in women (Se=71,5%; Sp=52,6%; p=0,000. However, to predict low HDL-chol in women, cut-off point of LP is 78 cm (Se=74,2%; Sp=41,5%; p=0,003. Conclusion: Although BMI and LP can be used to predict high blood pressure and low HDL-chol, however, both measures have the different function when they are applied to both gender. To predict low HDL-chol in men and women, BMI=23 kg/cm2 can be used, and LP=80 cm can be applied to screen high systolic blood pressure in both genders. Nevertheless, more research is needed to show the consistency of these results, such as using better study design and considering for confounding variables (ethnic, diabetes duration, lifestyle, hypertension, and diabetes medicine.

  16. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dan Aktivitas Fisik Dengan Indeks Massa Tubuh Pada Remaja Di SMA Santo Thomas 1 Medan

    OpenAIRE

    Tarigan, Stefanie

    2014-01-01

    Teenagers have a tendency to eat irregularly, consume snacks, and eat meals outside home like fast food. Fast food has a high level of fat, sweetener, and sodium which can lead to weight gain. Physical inactivity is a risk factor for obesity and other chronic disease. Obesity is a weight gain causing by excessive fat accumulation that can measure by body mass index. Body mass index is a valid method to measure nutritional status. The objective of this research is to identify the relations...

  17. Hubungan Kecanduan Online Game Dengan Indeks Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2012

    OpenAIRE

    Chandrasegaran, Swapna

    2016-01-01

    Background: The market share of online games are among the teens. Online gaming addiction (addiction to online games) is an extension of internet addiction (addiction to the internet). Online gaming addiction is a bound state of a person in a very strong habit and difficulties in letting go of the habbit of playing online game. Gaming addiction can cause significant losses. One disadvantage is that the player can be remiss in real life because they get deeply involved in the game. The phenome...

  18. Pengaruh Curah Hujan Rata-rata Tahunan terhadap Indeks Erosi dan Umur Waduk pada DAS Citarum Hulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bakhtiar Bakhtiar

    2014-11-01

    Full Text Available The aim of this study is to find out the effect of annual rainfall on the erosion index and the life of a reservoir. The erosion index is defined as the total soil loss divided by the tolerable soil loss. The life of a reservoir is affected by the amount of sediment flowing into the reservoir and sediment trap, which is a function of the effective capacity of the reservoir and the inflowing water. Soil and Water Assessment Tool (SWAT version 2005 model was incorporated into this study to simulate hydrological processes taking place in the catchment. ArcSWAT (ArcGIS Interface for SWAT 2005 program was used as a preprocessing tool to write in input files to be executed by SWAT.SWAT model involves a great number of parameters. Hence, its reliability depends so much on the data availability and some parameter adjustments. From the calibration and validation results on annual data, the model is considerably of good performance. This was proven from the coefficient of correlation (r, coefficient of determination (R2, model efficiency (ME, and index of agreement (IA which are close to 1 except for the sediment inflow. The difference between the observed and simulated sediment inflow resulted because the SWAT model accounts for the annual variation in precipitation and mean inflow discharge which is not manifested in the observed data. The modeling results revealed that the average inflowing sediment into the reservoir is 5,102,000 ton/year resulting in 46.18 year effective life of the reservoir which corresponds to the critical degree of 1.15. The graph plotting the values of the sediment inflow and the critical degree of the reservoir life reveals a linear relationship.

  19. KOMPOSISI GIZI, INDEKS WARNA PUTIH, DAN PROFIL GRANULA PATI PADA MODIFIED CASSAVA FLOUR (MOCAF YANG DIFORTIFIKASI DENGAN IODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Supadmi

    2017-03-01

    Full Text Available Background. Modified cassava flour (Mocaf, high amylose carbohydrate source, was made from available easy to find cassava. It used as the vehicle for potassium iodide (KIO3 in iodization program for IDD alleviation. Objectives. To analyze nutritional composition at various KIO3 concentration, to evaluate brightness (L* and whiteness index (WI at different KIO3 and package type during storage, and to analyze starch granule profile. Method. This study is a complete randomized experiment. Mocaf was separated and packed into several types of material packages made of polyethylene (PE, polypropylene (PP, and aluminum foil (AF. Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan test. Results. There were no significant differences among moisture, ash, protein, and fat content from various KIO3 concentrations (p>0.05, however starch and amylose showed significant differences (p<0.05. The range of sample compositions were11.57±0.05-11.73±0.09% wb moisture, 0.91±0.02-1.00±0.01% db ash, 1.13±0.008-1.16±0.02% db protein, fat content around 0.35±0.005% dB at all fortification concentrations, 88.61±0.05–91.50±0.18% db starch, and 31.91±0.25–33.76±0.15% db amylose. The level of brightness (L* among samples packed in PE, PP, and AL was significantly different (p<0.05, at a range of 88.59±0.22-89.45±0.21%, 88.83±0.13-89.62±0.10%, and 89.36±0.44-89.97±0.01%, respectively. Whiteness index (WI for those packed in PE, PP, and AL was also significantly different (p<0.05, at a range of 87.02±0.29 – 90.56±0.07%, 87.12±0.21% - 90.58±0.62%, and 87.42±0.45 – 91.27±0.19%, respectively. The starch granule of mocaf was round, oval, and partially truncated, with particle size ranged between 1.523 - 20.464 μm. Conclusion. KIO3 fortified mocaf had similar nutritional composition at various fortification levels and packages, with good brightness (L* and whiteness index(WI. Recommendation. Mocaf is feasible as wheat flour substitution and fortification vehicle alternative for iodization.

  20. Polimorfisme Gen MMP-9, Ekspresi MMP-9, dan Indeks Apoptosis Sel Serviks pada Kehamilan 21–36 Minggu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Udin Sabarudin

    2011-12-01

    Full Text Available Over expression and premature activation of matrix metalloproteinase (MMP can lead to degradation of amnion chorionic membrane which clinically called premature rupture of membrane (PROM. Increasing MMP activity caused by matrix metalloproteinase-9 (MMP-9 gene polymorphism (C-1562T will be followed by apoptosis. This study was aimed to find the differences between MMP-9 expression and cervical apoptotic index (AI and also MMP-9 (C-1562T polymorphism on 21–36 weeks of pregnancy with or without PROM. This was case control study and conducted in Dr. Hasan Sadikin Hospital and Bandung Networking Hospitals (May−November 2009. There were no significant correlation between MMP-9 expression and cervical AI in every variable on both groups. Three cases of PROM were found in mothers below 20 years of age. Women with 28−34 weeks of pregnancy had a greater risk for PROM than 21−28 weeks. Pregnant women with body mass index (BMI 19−26, had risk to have PROM. Only one sample that showed a MMP-9 (C-1562T polymorphism in the premature labor with PROM group. It can be concluded that there are no significant correlation between MMP-9 expression and cervical cells AI on both groups as well as MMP-9 (C-1562T polymorphism which can alter MMP-9 expression.

  1. ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR, TINGKAT SUKU BUNGA DAN INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM Studi Kasus Pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Mardiyati

    2013-04-01

    Full Text Available This study aims to analyze the effect of variable exchange rates, interest rates and inflation on share prices of listed property sector in Indonesia Stock Exchange. The population in this study is a company incorporated in the listed property sector in Indonesia Stock Exchange (BEI for the period from 2007 to 2011. Samples obtained using purposive sampling method to obtain 48 companies. This study uses Ordinary Least Square analysis to determine the effect of independent variables on the stock price index of the listed property sector in Indonesia Stock Exchange. Based on t test, the exchange rate a significant negative effect on property sector stock price index, while the variable interest rates have a positive but not significant and variable inflation is positive but not significant effect on the property sector stock price index. Results simultaneously with the F test showed that all the independent variables significantly influence the stock price index property sector. So that only the exchange rate has an influence on stock price index of listed property sector in Indonesia Stock Exchange.

  2. Determination Of Refractive Index And Reflectivity Of Thin Layer With Optical Absorption Method; PENENTUAN INDEKS BIAS DAN REFLEKTIVITAS LAPISAN TIPIS DENGAN METODA SERAPAN OPTIK

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hariyanto, Sigit; Budianto, Anwar; Subarkah,; Atmono, Trimarji [Yogyakarta Nuclear Research Center, National Nuclear Energy Agency, Yogyakarta (Indonesia)

    1996-04-15

    . The refractive index and reflectivity of ASi:H and Si Ox thin layer have been observed by optical absorption methods. Measurement has been done after the preparation of optical system which consists of a halogen lamp light source, monochromator, sample and light detector. The Monochromator output showed that measured halogen lamp spectrum light is between 470 nm -750 nm. The maximum voltage of halogen lamp is 220 Volt, the output light increases in intensity while the wave length increases. The inclination of intensity decrease at the wave length of 725 nm. The result of the calculation of refractive index varies in accordance with the wave length. The average refractive index of ASi:H is nf a = 1.753. The total reflectivity of air-thin layer-substrate is Rt a = 0.315. The refractive index of Si Ox sample is nf b2.182 and the total reflectivity is Rt b=O,514.

  3. HUBUNGAN ANTARA INDEKS VEGETASI NDVI (NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX DAN KOEFISIEN RESESI BASEFLOW PADA BEBERAPA SUBDAS PROPINSI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bokiraiya Latuamury

    2013-06-01

    Full Text Available The background of this research is the decrease of environment capacity in cacthment ecosystem, especially impact of vegetation forest on behavior streamflow. The indicators of cacthment destruction can be seen through hydrograph characteristics. Evaluation of cactment respons of flow hydrographic as an evaluation tools of river catchment responses becomes very important to analyze because it is a benchmark in determination several policy about flood, drough, sedimentation and landslide handling. The research purpose is to analyze the relationship between vegetation index NDVI (Normalized Difference Vegetation Index and the characteristic of baseflow recession coefficient at several subcatchment areas in province of Central Java and Specific District of Yogjakarta.The method of this research is surveillance on data recording of AWLR (Automatic Water Level Recorder and data of River Flow Measuring Stations in order to separate the baseflow by calibration curve, and image interpretation of Landsat ETM+ for the transformation of vegetation index (NDVI-Normalized Difference Vegetation Index.The analysis on recession coefficient data (Krb and NDVI were correlated to analyze the strength of relationship between these two parameters. The results of statistical analysis on index NDVI and recession coefficient showsthat NDVI and recession coefficient value at R2 is 0.1427, F = 2.17 which is not significant at 1% significance level of 0.1646. The result shows a very weak correlation of 0.077 which mean that vegetation density (NDVI indexhas a very weak control on low flows. Basically, river baseflow is a genetic component of river flow which comes from aquifer storage and/or other low flow sources. Thus, geology and soil have a significant effect on baseflow.

  4. HUBUNGAN ANTARA INDEKS VEGETASI NDVI (NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX DAN KOEFISIEN RESESI BASEFLOW PADA BEBERAPA SUBDAS PROPINSI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bokiraiya Latuamury

    2013-06-01

    has a very weak control on low flows. Basically, river baseflow is a genetic component of river flow which comes from aquifer storage and/or other low flow sources. Thus, geology and soil have a significant effect on baseflow.

  5. PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG PADA NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Yang Masuk Indeks LQ45 Di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zanera Saroh Firdausya

    2016-04-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the effect of managerial ownership, institutional ownership, board size, independent board size, board size and the size of the value of the company on the companies included in the LQ 45 index in Indonesia Stock Exchange. The sampling method used was purposive sampling. Of the population of firms that  enter  in  LQ  45  during  the  period  of  2009-2011,  taken  nineteen  sampel. Alat  companies  that  meet  the  criteria  of  analysis  used  is  multiple  linear regression analysis by first covering the classical assumption of normality test, multikolonieritas, autocorrelation, heteroskedasticity. is partially managerial ownership. While the variable institutional ownership, board size, board size independent, board size and size has no effect on firm value. Keywords: agency theory, corporate governance, corporate performance

  6. HUBUNGAN FAKTOR RESIKO KARIES DALAM SALIVA DENGAN INDEKS DMF-T PADA PENDERITA DM TIPE II DI RSCM SUB BAGIAN ENDOKRIN (Laporan Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buddiwati Punta

    2015-07-01

    Full Text Available Dental caries is a multifactorial disease. The most important factors in the development of caries is saliva. Reduced salivary secretion in patients with type 2 diabetes melitus to the occurrence of caries have yielded controversial results. The aim of the study was to find out whether the risk factors of the saliva i.e. saliva secretion rate, buffer capacity, salivary S. mutans, salivary Lactobacilli, alone or in combination, could be used for prediction of caries activity. Thirty patients with type 2 diabetes mellitus and age range 46-73 participated. Diabetic status was determined by fasting plasma glucose is >126mg/dl, 2-hour plasma glucose is >140mg/dl. Decayed, missing, and filled teeth indices were determined by means of clinical examination. Stimulated saliva with parafin was measured for flow rate and buffer capacity, level of S. mutans & Lactobacilli were analyzed with dentobuff and dentocult. There was no decrease in salivary secretion in patients with type 2 diabetes melitus. Significant corellation were found between buffer capacity, and combination of the S. mutans & Lactobacilli counts in caries activity.

  7. HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TENTANG KARIES GIGI TERHADAP INDEKS DMF-T PADA SISWA SD KELAS VI DI DAERAH KUMUH DAN TIDAK KUMUH KECAMATAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Ariningrum

    2012-11-01

    Full Text Available In Indonesia town people are being increase almost twofold. Than many people have to stay in the slum areas. The health of teeth and mouth service in health centres (puskesmas is given toothache for low income people and specially for anxious people to toothache. The percentage of the toothache, pulpitis and periapical membrane diseases for people took the fourth rank from nine non contagious diseases at Kecamatan Penjaringan are 2.9% in 1999. The objectives of the research were to determine the relations of knowledge, attitude, and behavior aspect about dental caries with DMF-T index. The other objecllves were to determine the classification of slum and non­ slum areas regarding  the knowledge, attitude, and behavtor about caries on the elementary school students 6th class. Results by simple linear regression showed that DMF-T index were influenced by variables of knowledge (p = 0.041. Results by multiple linear regression showed that DMF-T index is influenced by variable of knowledge and attitude about dental (p knowledge = 0.010 and p attitude = 0.046. Results by t test proved there were the significant differences in the knowledge and attitude between elementary school students 6th class in the slum and non-slum area (p knowledge= 0.001 and p attitude= 0.029. Dental healthy of elementary school students 6th class were mfluenced by knowledge. If the variables of knowledge, attitude, and behavior were analyzed together, just variables of knowledge and attitude that influenced caries dentis (DMF-T index. The classification slum and non-slum areas influenced the knowledge and attitude of the students about dental caries.   Key words:  knowledge, attitude, practice, index DMF- T. slum and non-slum area

  8. Elujõulisuse indeks ja kohalike omavalitsusüksuste elujõulisus = Viability index and viability of local government units in Estonia / Kaja Sõstra

    Index Scriptorium Estoniae

    Sõstra, Kaja

    2004-01-01

    Inglise k. lk. 23-29. Elujõulisuse indeksi komponentide valikukriteeriumidest Eestis, indeksite ja osaindeksite arvutusmetoodikast, elujõulisuse indeksi väärtuse ning muude geograafiliste, majanduslike ja demograafiliste näitajate seostest, kohalike omavalitsuste pingerida elujõulisuse indeksi ja osaindeksite alusel. Tabelid. Diagrammid

  9. Determinant Faktor Yang Mempengaruhi Islamic Social Reporting Pada Perusahaan Pertanian Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI Tahun 2012-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Hidayah

    2017-12-01

    The results of this research indicated that there was a significant influence among all independent variables simultaneously against the dependent variable. Partially it indicated that profitability, proportion of independent commissioner, the size of the company, and the age of the company which has an influence on disclosure of Islamic Social Reporting.

  10. Penggunaan Metode Capital Asset Pricing Model (Capm) Dalam Menentukan Saham Efisien (Studi Pada Saham-saham Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks Kompas100 Periode 2010-2013)

    OpenAIRE

    Saputra, Wildan Deny

    2015-01-01

    Capital Asset Pricing Model (CAPM) is method that used to make an estimate of the expected returns of an investment. CAPM explain about relation between expected returns and risk of shares. The research is descriptive research with the quantitative analysis which aims to know the performance of shares listed in the index kompas100 2010-2013 period based on the return and the risk of shares and know of efficient shares and inefficient shares based on CAPM method. Sample of the research are 37 ...

  11. Penerapanimetodeicapitaliassetipricingimodeli(capm) Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Investasi Saham (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks Idx30 Periode Juli 2012-juni 2015)

    OpenAIRE

    Haidiati, Din; Topowijono,; Azizah, Devi Farah

    2016-01-01

    This research aims to classify efficient shares and inefficient shares using CAPM method so investors are able to make a precise investment decision. CAPM method is used to assess the relation between risk and expected return of investment. The type of research is descriptive research with quantitative approach. The research population consists of 30 companies which had been listed on IDX30 in 2012-2015 and 15 companies among them are the research sample. The result showed that the majority o...

  12. ANALISIS VARIABEL-VARIABEL FUNDAMENTAL YANG BERPENGARUH TERHADAP PRICE EARNING RATIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN SAHAM (Studi Pada Saham-Saham indeks LQ 45 di Bursa Efek Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianti - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   The existence of the Indonesian Capital Market is very important for Indonesian economic activity, due to the fact that capital market development is one indicated of the betterment of national economy. In terms of investment, capital market development is determined by the economic fundamentals, public company performance, and investor’s tendency to invest. Stock, being the main investment object, offers several preferences to choose by the investor, one of which is LQ 45 stock indices. The Jakarta Stock Exchange (JSX focus is put on the trade of LQ 45 stock indices. Therefore, it is necessary to evaluate the LQ 45 stock indices by taking into account the four main variables as suggested by the Gordon model. In line with the above, this study concerns stock evaluation based on the fundamental analysis by the price earning ratio approach. Explanatory variable is dividend payout ratio, return on equity, earning growth and financial leverage, dependent variable is price earning ratio. Purposive random sampling and multiple regression using 16 emittent of LQ 45 stock indices samples were used]. The aims of this research is to know the influence of the fundamental variables on the price earning ratio, and the naturalness of LQ 45 stock indices value. The samples used are the big, established and stable companies included in  calculation of LQ 45 indices, and thus would not apply to non LQ 45 indices at the JSX from 1999 through 2000. The results of the study indicate that (1 out of the four explanatory variables used: dividend payout ratio, return on equity, earning growth and financial leverage whereas simultaneously, all the variables showed significant influence; (2 dividend payout ratio was the most significant explanatory variable influencing the price earning ratio; (3 based on the price earning ratio analysis, no natural value was evidence of LQ 45 stock indices at the JSX.   Keywords: Price Earning Ratio as Bases in Stock Valuation

  13. PENGARUH EARNINGS, OPERATING CASH FLOW DAN ASSET GROWTH TERHADAP STOCK RETURN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA INDEKS LQ 45 UNTUK PERIODE 2009-2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulius ,

    2017-02-01

    Full Text Available The objective of this research is to test the impact of earnings, operating cash flow and asset growth to firm’s stock return which listed in LQ 45 index in Indonesian for 2009-2011. The result of this research is earnings, operating cash flow and asset growth have not significant effect to stock return both when those variabels is tested separately or silmutaneously. This result show that earnings, operating cash flow and asset growth are not only the one to be the basis of consideration for investor to make investment to get the stock return. Therefore, for making investment, investor should consider other factors which effect the firm’s stock return as macro economics and politics. Furthermore, from this result, be expected an improvement of quality financial statement which addopted IFRS. Keyword: Earnings, Operating Cash Flow, Asset Growth, Stock Return.

  14. ¬SOSIAL EKONOMI DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT PRIA DEWASA DALAM KAITANNYA DENGAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DI PERDESAAN DAN PERKOTAAN BOGOR-JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Anna Marliyati

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}             The objectives of this research was to study social economy and body mass index of men and it’s correlation with risk factor of coronary heart disease in rural and urban of Bogor, West Java. The amount of samples were 100 adult men aged 25-39 of years. Samples were devided into two categories of expense which as ³ Rp 500.000/cap/month,- (high income. Results of this study showed that using independent t-test there was a significant difference between low income and high income samples in rural area in the case of family size, education level, income per capita, total expenditure, nutritional knowledge score and HDL cholesterol level. In urban area, we found significance difference in the case of family size, education level, income per capita, total expenditure, total cholesterol level, LDL and HDL cholesterol level between low income and high income samples. Spearman rank correlation test in rural area showed significance correlation between education level, income per capita, total expenditure, and nutritional knowledge score with HDL cholesterol level. Income per capita and total expenditure correlated significantly with total cholesterol level and BMI correlated significantly with level of triglyceride. Meanwhile, in urban area we found significant correlation between education level, total expenditure, nutritional knowledge score, and BMI with total cholesterol level. Education level and nutritional knowledge score correlated significantly with LDL cholesterol level, and BMI correlated significantly with level of triglyceride.   Key Words :      Social economy, body mass index, risk factor of coronary heart desease

  15. Statistika

    Index Scriptorium Estoniae

    2003-01-01

    Mõningate korruptsioonialaste kohtuotsuste ülevaade 2000-2003, TI Altkäemaksu maksjate indeks (BPI), korruptsiooni tajumise indeks aastatel 1998-2002, Rahvusliku terviklikkuse süsteemi organisatsioonid Eestis

  16. ANALISIS FUNDAMENTAL MAKRO DAN INTEGRASI PASAR SAHAM DUNIA DENGAN BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Gede Sri Artini

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara harga saham dengan kinerja ekonomi makro, dan penelitian mengenai integrasi Pasar Modal internasional.Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini dibatasi pada pertumbuhan PDB, tingkat suku bunga SBI dan nilai Kurs dolar Amerika terhadap Rupiah dan Indeks saham digunakan adalah Indeks Dow Jones, Indeks Saham Australia, Indeks Shanghai dan Indeks Singapura. Data dikumpulkan dari tahun 2011 sampai tahun 2015 secara bulanan dengan teknik analisis regresi linier dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS

  17. Isolasi, Karakterisasi dan Potensi Bakteri Aerob sebagai Pendegradasi Limbah Organik

    OpenAIRE

    Zahidah, Dinda; Shovitri, Maya

    2013-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri aerob yang mampu mendegradasi amilum, protein dan selulosa. Penelitian ini berhasil memurnikan dan mengkarakterisasi isolat bakteri C5 yang cenderung masuk ke genus Bacillus. Berdasarkan uji kualitatif amilolitik, selulolitik dan proteolitik, diketahui bahwa isolat C5 memiliki indeks amilolitik (IA) sebesar 0.93, indeks selulolitik (IS) sebesar 1.95 dan indeks proteolitik (IP) sebesar 1.39

  18. Nacionalinės vertybinių popierių biržos LITIN indeksų prognozavimas dirbtinių neuroninių tinklų metodais

    OpenAIRE

    Plikynas, Darius; Simanauskas, Leonas; Būda, Sigitas

    2001-01-01

    The aim of this article is to inform about ongoing research on artificial neural networks [ANN] applications for prognoses of Lithuania National Stock Exchange indexes LITIN, LITIN-A, LITIN-VVP. Analysis for entropy shows accidentnest of the variations and correspondingly shows possibilities to find economic factors, which may influence Stock Exchange variations. Some indicators and indexes very clearly correlate with LITIN, LITIN-A, LITIN-VVP indexes. It helps to include such indicators in t...

  19. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Dana Bantuan Keuangan Provinsi terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Jumlah Penduduk sebagai Variabel Moderating pada Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Siagian, Wenny Novianty

    2016-01-01

    The purpose of this research is to determine whether Regional Revenue, Balanced Budget and Provincial Financing Fund effect on the Human Development Index either partially or simultaneously. In addition, this study also analyzes whether the Population as moderating variable can strengthen or weaken the influence of Regional Revenue, Balanced Budget and Provincial Financing Fund on the Human Development Index. The population of this research is the districts or cities administration of North S...

  20. ANALISIS KARAKTERISTIK SPASIAL KABUPATEN TAKALAR BERBASIS GIS DAN REMOTE SENSING MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT

    OpenAIRE

    Sidra, Sidra

    2017-01-01

    Metode penginderaan jauh digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang suatu obyek dipermukaan bumi yang kemudian akan dianalisis. Metode remote sensing ini akan menghasilkan citra. Pemanfaatan citra landsat khususnya digunakan untuk mengidentifikasi indeks vegetasi dan indeks air disuatu wilayah. Sistem informasi geografis mempunyai kemampuan dalam mengolah informasi yang kemudian akan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospasial. Data tersebut dapat digunakan untuk menganalisis...

  1. PERNIKAHAN PONORAGAN DI KABUPATEN PONOROGO, JAWA TIMUR (Kajian Semiotika Visual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Setia Dewi

    2017-12-01

    Full Text Available Studi ini dimasudkan untuk menelusuri makna khususnya ikon, indek dan simbol yang terdapat dalam pernikahan ponoragan tersebut. Hasil penelitian ini secara teoritik dapat menjelaskan tentang teori semiotika visual dan mengembangkan konsep tentang makna dari ikon, indeks dan simbol pada pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang berkarakter lokal. Penelitian ini memadukan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Instrumen utama berupa rekaman video dan foto pernikahan ponoragan. Instrumen pendukung berupa wawancara dengan perias, budayawan, pengantin dan sesepuh pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa timur. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan perekaman di lapangan. Data yang diperoleh dari hasil observasi, dokumenatsi, perekaman dan wawancara dengan narasumber digabungkan untuk memperoleh gambaran makna ikon, indeks dan simbol yang mewakili dalam lingkup pernikahan ponoragan. Hasil makna ikon, indeks dan simbol yang diperoleh dari analisis hubungan diantaranya, selanjutnya diinterpertasi, dianalisis untuk memperoleh gambaran menyeluruh makna ikon, indeks dan simbol pernikahan ponoragan.

  2. Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20 kV PT.PLN Rayon Lumajang dengan Metode FMEA (Failure Modes and Effects Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fatoni

    2017-01-01

    Full Text Available Saat ini tingkat keandalan dari suatu sistem distribusi adalah sangat penting guna menjamin kontinuitas supply tenaga listrik kepada konsumen. Karena itu, disadari pentingnya otomatisasi sistem distribusi yang salah satunya dapat dicapai dengan menggunakan sectionalizer. Tugas Akhir ini dibuat dengan tujuan menghitung indeks keandalan dari sistem distribusi 20 kV Rayon Lumajang. Metode yang digunakan adalah FMEA (Failure Mode and Effect Analysis, di mana indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan dalam mencari indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Sejumlah studi kasus dilakukan guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer dan juga fuse di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem. Pada akhirnya, solusi optimal akan memberikan nilai indeks keandalan sistem distribusi yang terbaik. Berdasarkan hasil analisa, dengan penambahan fuse pada penyulang sukodono dapat menaikkan Indeks Keandalan SAIFI yang semula bernilai 6.6088 menjadi bernilai 5.4176, lalu dengan adanya penambahan sectionalizer pada penyulang sukodono maka dapat menaikkan indeks keandalan SAIDI yang awalnya bernilai 7.6737  menjadi bernilai 6.4431.

  3. Eesti langeb korruptsiooni tabelis / Sirje Rank

    Index Scriptorium Estoniae

    Rank, Sirje, 1966-

    2003-01-01

    Eesti on uurimisfirma Transparency International koostatud korruptsiooni tajumise indeksi tabelis 133 riigi seas 33. kohal, olles võrreldes eelmise aastaga langenud neli kohta. Tabel: korruptsiooni tajumise indeks 2003. aastal erinevates riikides

  4. Aktsiaturge ohustab ebakindluse edasine suurenemine / Pertti Rahnel

    Index Scriptorium Estoniae

    Rahnel, Pertti

    2007-01-01

    Maailma finantsturgudel toimuv kriis on tõsiseim alates 1998. aastast, ajendiks Ameerika Ühendriikide investeerimispanga Bear Stearns kahe hedge-fondi pankrotistumine. Lisa: Standard & Poors 500 indeks 6. juuli-17. oktoober 2007

  5. Born : vastutustundlikud tulevikus edukad / Kerstin Born ; interv. Kristo Kiviorg

    Index Scriptorium Estoniae

    Born, Kerstin

    2007-01-01

    Vastutustundliku ettevõtluse Euroopa organisatsiooni CSR Europe'i juht Kerstin Born vastab küsimustele ettevõtete vastutustundlikkuse kohta ühiskonnas. Vt. samas: Käivitus vastutustundliku ettevõtluse indeks

  6. How costly is it for the Bank of Latvia to support a credible peg? / Viktors Stebunovs

    Index Scriptorium Estoniae

    Stebunovs, Viktors

    2001-01-01

    Kuna Läti lati fikseeritud kursi toetamine on Läti panga jaoks üsna kulukas, vaadeldakse alternatiivseid võimalusi kursi hoidmiseks - vahetuskurss, katteta intressipariteet ja turusurve indeks. Lisa

  7. Riikide majandusvabaduse hindamise metoodikad ning majandusvabadus Eestis / Mario Lambing

    Index Scriptorium Estoniae

    Lambing, Mario

    2005-01-01

    Heritage Foundationi ja The Wall Street Journali uuringust "Majandusvabaduse indeks" ning Fraseri instituudi poolt koostatavast raportist "Majandusvabadus maailmas". Tabelid: Majandusvabaduse indeksite kajastatavad valdkonnad ning nende väärtused Eestis; Majandusvabaduse edetabelid. Graafik: Eesti hinne ja koht majandusvabaduse indeksites

  8. Puti povõshenija effektivnosti proizvodstva / Ain Alvela

    Index Scriptorium Estoniae

    Alvela, Ain, 1967-

    2008-01-01

    Kulude kokkuhoid aitab saavutada kõrgemat tootlikkust. Vt. samas: Indeks rosta proizvoditelnosti za period 2000-2007gg., %. Kommenteerivad: Aleksandr Miina, Ants Pak, Kaul Aulasmägi, Veljo Haube ja Kuido Kuntro

  9. Kondisi oral higiene dan karies gigi pada vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan

    OpenAIRE

    Prawira, Albert

    2011-01-01

    Perbedaan pola makan antara vegetarian dan non vegetarian dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi oral higiene dan karies gigi pada umat vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan. Jenis penelitian adalah survei deskriptif. Sampel terdiri atas 74 vegetarian dan 65 non vegetarian. Pemeriksaan oral higiene dan karies gigi masing-masing menggunakan indeks OHIS Greene dan Vermillion dan indeks DMFT Klein, se...

  10. MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN KINERJA AGROINDUSTRI PANGAN LOKAL SAGU DI PROPINSI MALUKU: SUATU PENDEKATAN MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Natelda Rosaldiah Timisela

    2014-07-01

    berlangsung baik dan lancar. Hasil analisis terhadap pengukuran indeks struktural statistik seperti indeks pengukuran GFI (0,901, AGFI (0,857, TLI (0,994, CFI (0,995, CMIN/DF (1,022, RMSEA (0,015, probabilitas (0,423 dan nilai χ2 (84,834. Data tersebut berada dalam rentang nilai yang diharapkan memenuhi kriteria. Kata kunci:  Manajemen rantai pasok, kinerja agroindustri, pangan lokal, dan model persamaan struktural

  11. Keanekaragaman makrofauna tanah pada lahan tanaman padi dengan sistem rotasi dan monokultur di Desa Banyudono, Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AYU OKTARIANA VIDYA

    2014-05-01

    Full Text Available Vidya AO, Sugiyarto, Sunarto. 2013. Diversity of soil macrofauna on the ricefield with rorarion and monoculture systems in Banyudono Village, Boyolali. Bioteknologi 11: 19-22. Makrofauna tanah berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah persawahan. Perbedaan sistem pengelolaan lahan mempengaruhi populasi dan komposisi makrofauna tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman makrofauna tanah pada lahan tanaman padi dengan sistem rotasi dan monokultur di Desa Banyudono Boyolali, Jawa Tengah. Koleksi makrofauna dalam tanah dilakukan dengan metode hand sorting. Lokasi sampling ditentukan dengan metode purposive sampling, yang masing-masing stasiun terdapat 5 titik sampling. Indeks dinyatakan dengan indeks keanekaragaman Simpson. Perbandingan studi komunitas antar penggunaan lahan dinyatakan dengan Indeks Similaritas Sorensen. Hubungan antara keanekaragaman makrofauna tanah dengan faktor lingkungan abiotik dianalisis dengan korelasi Pearson. Berdasarkan penelitian ini ditemukan 3 phylum yaitu annelida, arthopoda dan mollusca. Indeks keanekaragaman makrofauna dalam tanah tertinggi adalah pada lahan tanaman padi monokultur umur 80 hari (0,66. Berdasarkan hasil korelasi pearson menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman makrofauna dalam tanah berhubungan kuat dengan suhu tanah (-0,732.

  12. Pengaruh Pola MACD Histogram IHSG Terhadap Pola MACD Histogram Perusahaan Dari Daftar Indeks LQ45 (Periode Februari s.d Juli 2015 Bursa Efek Jakarta [Effect of MACD Histogram IHSG Patterns to Patterns of Companies Listed on the Jakarta Stock Exchange LQ-45 (Period February till July 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Fatkhurrokhim

    2015-09-01

    Full Text Available The purpose of this study is to determine the effect of MACDIHSG pattern to the MACD Company pattern in the L045 index on the period of February until July 2015 at the Indonesia Stock Exchange. This study also aims to facilitate investors to make investment decisions in the stock market. This study provides benefits to capital market investors, especially for stock investors in the Indonesia Stock Exchange as a mean of enhancing their insights in the development of technical analysis on investing. For the general public as well in order to know that investing in the stock market differs from gambling since there are analyzes that easy and can be applied very simply. In addition, this research aims to enhance the reader's desire to invest in the stock market. The samples were the closing data price of IHSG and shares ofLQ45 in the period of February until July 2015 in the Indonesia Stock Exchange. Based on the hypothesis testing, it can be explained that the MACD Histogram IHSG has a significant effect on 38 issuers listed in LQ45. As for the difference between the MACD Histogram effect against one company with another company that is very small. From the 38 stocks that rank on the top 3 company, the Summarecon Agung Tbk is on the top 1, that amounted to 98.3348%, then Alam Sutera Reality Lestari Tbk amounted to 98.2376%, and Adhi Katya (Persero Tbk amounted to 98.1320%. The third of these shares have MACD Histogram movement that approaching the MACD Histogram IHSG.

  13. Studi Perencanaan Migrasi Sistem Digital Oleh Penyelenggara Radio Trunking di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Awangga Febian Surya Admaja

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem Radio Trunking merupakan sistem radio yang berbasis repeater untuk satu atau lebih menara dengan menggunakan lebih dari satu frekuensi, dimana pengguna secara semi-privat dapat memiliki kanal tersendiri untuk melakukan pembicaraan secara grup. Di Indonesia, alokasi pada pita frekuensi radio trunking analog direncanakan akan digunakan untuk trunking digital, dimana aplikasi sistem radio trunking  yang baru harus menggunakan teknologi trunking digital dan sistem analog yang ada disyaratkan untuk beralih ke teknologi digital. Studi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kesiapan dari penyelenggara radio trunking di Indonesia dalam melakukan migrasi radio trunking digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan didukung dengan data kuantitatif untuk menunjukkan nilai indeks kesiapan dari penyelenggara radio trunking. Studi ini menghasilkan nilai indeks kesiapan dari sampel penyelenggara radio trunking dengan skema perencanaan migrasi sesuai dengan nilai indeks kesiapan.

  14. Fosfortab fra det dyrkede areal til Stevning Dam, Hindemaj og Haderslev Dam

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Hans Estrup; Heckrath, Goswin; Thodsen, Hans

    Størrelsen af dyrkningsbidraget til søerne i Haderslev Dam-systemet er vurderet med to forskellige metoder til at udgøre ca. 42 % af den samlede tilførsel. En risikokortlægning med det nye, danske P-indeks viser, at i alt 15 % af det dyrkede areal er i højrisiko mht. fosfortab. P-indeks-kortlægni......Størrelsen af dyrkningsbidraget til søerne i Haderslev Dam-systemet er vurderet med to forskellige metoder til at udgøre ca. 42 % af den samlede tilførsel. En risikokortlægning med det nye, danske P-indeks viser, at i alt 15 % af det dyrkede areal er i højrisiko mht. fosfortab. P...

  15. PERBAIKAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL DENGAN PENDEKATAN METODE OWAS (Studi kasus di UD. Rizki Ragil Jaya – Kota Cilegon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Susihono

    2012-04-01

    Full Text Available Perbaikan postur kerja penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan pekerja dalam melakukan aktifitas kerja. Gangguang pada sistem musculoskeletal seminimal mungkin terjadi. Pada aktifitas proses produksi pembuatan kripik singkong teridentifikasi bahwa postur kerja memiliki potensi menimbulkan cidera sehingga perlu dilakukan perbaikan metode kerja guna menurunkan indeks resiko kerja. Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS digunakan untuk mengevalusi dan menganalisa sikap kerja sehingga diperoleh kategori dan rekomendasi metode kerja yang baru. Perhitungan indek resiko kerja dilakukan agar dapat mengklasifikasikan kategori pekerjaan yang dilakukan. Perancangan mesin dengan menggunakan data antropometri dan data hasil rekomendasi OWAS. Hasil analisis OWAS menunjukkan bahwa sebelum perbaikan masuk pada kategori 3 yang artinya memerlukan perbaikan dengan segera dan 2 yang artinya memerlukan perbaikan dimasa mendatang, sedangkan setelah perbaikan diperoleh kategori 1 yang artinya tidak ada masalah pada sistem musculoskeletal. Indeks resiko sebelum perbaikan sebesar 243 satuan, setelah perbaikan menjadi 129 satuan artinya pekerjaan mempunyai resiko yang kecil (minimum risk

  16. ANALISIS POSISI RECLOSER TERHADAP KEANDALAN KINERJA PENYULANG SEMPIDI BERBASISKAN SOFTWARE ETAP POWERSTATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Sunaya

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis koordinasi recloser yang terdapat pada penyulang Sempidi untuk meningkatkan keandalan kinerja dari penyulang tersebut. Keandalan yang diharapkan adalah keandalan dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Untuk mengetahui keandalan dalam penyaluran tenaga listrik kepada konsumen perlu diperhitungkan indeks keandalannya. Indeks keandalan menjadi indikator dinyatakan dalam suatu besaran probabilitas yang bertujuan meminimalkan nilai SAIDI dan SAIFI, yaitu 1,8805505 jam/pelanggan tahun dan 5,8200455 kegagalan/pelanggan tahun, serta nilai fitness sebesar 0,091366843 untuk recloser pada posisi 10. Teknik yang digunakan dalam evaluasi keandalan sistem distribusi yaitu metode analisis dengan formula SAIDI dan SAIFI serta metode simulasi dengan memanfaatkan software ETAP powerstation

  17. Erakordne aeg või valed mudelid? / Erik Aru

    Index Scriptorium Estoniae

    Aru, Erik

    2008-01-01

    Paul De Grauwe, Leonardo Iania ja Pablo Rovira Kaltwasser arvutasid välja börsidel erakordsemate päevade esinemise tõenäosuse. Nende järelduse kohaselt ei ole mitte praegune aeg erakordne, vaid finantsmudelid on valed. Lisa: Indeks Dow Jones Industrial Average oktoobrikuus

  18. Kasv on liikumas Euroopast välja / Tarvo Vaarmets

    Index Scriptorium Estoniae

    Vaarmets, Tarvo

    2007-01-01

    Ilmunud ka: Delovõje Vedomosti 11. juuli lk. 11. Templeton Asset Managementi juhtiv fondihaldur Mark Mobiuse hinnangul on Poola, Ungari ja teiste Ida-Euroopa riikide aktsiad muutunud kalliks, mistõttu peidavad suuremat väärtust muud maailma piirkonnad. Diagramm: Brasiilia aktsiaturu indeks. Lisa: Maailma börside liikumine

  19. HUBUNGAN OBESITAS DAN PENYAKIT KRONIS TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN (ANALISIS DATA RISKESDAS DAN SUSENAS 2007)

    OpenAIRE

    Andi Leny Susyanty; Pujiyanto Pujiyanto

    2015-01-01

    Kabupaten Bantul Yogyakarta dapat dikatakan tingkat ekonomi masyarakatnya tergolong masih.rendah namun Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat ( IPKM) relatif cukup tinggi. Membalikkan suatu asumsi bahwa status kesehatan suatu masyarakat yang cukup tinggi terkait erat dengan kemajuan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Ada dugaan faktor sosial budaya masyarakat setempat ikut menentukan tingginya status kesehatan di daerah tersebut. Untuk itu telah dilakukan studi menggunakan pendekatan etnog...

  20. Dow Jones tugevdab oma koostist / Virge Lahe

    Index Scriptorium Estoniae

    Lahe, Virge

    2008-01-01

    USA tööstusettevõtteid koondav indeks Dow Jones vahetab nimekirjast välja kaks firmat ning lisab finants- ja kütusesektori osakaalu suurendamiseks Bank of America ja Chevroni. Vt. samas: Dow Jonesi tööstuskeskmisse lisandumine pole aktsiatele tiibu andnud; Dow Jonesi tööstuskeskmine

  1. Eestlased kuuluvad Euroopa Liidus pessimistide hulka / Henrik Ilves

    Index Scriptorium Estoniae

    Ilves, Henrik

    2008-01-01

    Euroopa Komisjoni poolt avaldatud majandususalduse indeksi langus näitab inimeste kindlustunde vähenemist kogu Euroopas, eestlaste usk elujärje paranemisse on üks pessimistlikumaid. Diagramm: Euroopa majandususalduse indeks (ESI). Vt. samas: Kogu Euroopas mustad toonid

  2. Meie tervishoiusüsteemis on parim hinna ja kvaliteedi suhe Euroopas / Hannes Danilov

    Index Scriptorium Estoniae

    Danilov, Hannes, 1954-

    2007-01-01

    Rootsis asuva rahvusvahelise uurimisorganisatsiooni Health Consumer Powerhouse korraldatud uuringust, millega selgitatakse välja kõigi Euroopa Liidu riikide tervishoiusüsteemide n-ö patsiendisõbralikkuse indeks. Artikli autor võrdleb Eesti tulemusi Soome, Rootsi, Läti ja Leedu tulemustega

  3. Novembri hädaturg - Dubai / Romet Kreek

    Index Scriptorium Estoniae

    Kreek, Romet, 1972-

    2008-01-01

    Novembris osutus europõhiselt maailma halvimaks aktsiaturuks Araabia Ühendemiraatide Dubai börs, mis kukkus kuu ajaga 33 protsenti. Investorid kardavad, et majandussurutis kukutab nafta hinda edasi ning kompaniid vähendavad kulutusi. Vt. samas: 10 halba aktsiaturgu novembris; 10 head aktsiaturgu novembris. Diagramm: Dubai börsi indeks

  4. Naised teaduses = Women in research / Aavo Heinlo

    Index Scriptorium Estoniae

    Heinlo, Aavo

    2006-01-01

    Naiste osa teadus- ja arendustegevuses. Naised ja mehed akadeemilise karjääri tüüpilistel astmetel Euroopa Liidus ja Eestis. Naiste karjäär ja klaaslae indeks (Glass Ceiling Index), sooline palgalõhe. Tabelid, diagrammid

  5. Efektifitas Propolis Toothpaste sebagai Initial Therapy pada Mild Gingivitis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kasuma

    2015-02-01

    Full Text Available Karakteristik gingivitis ringan adalah terjadinya perubahan warna gusi, edema ringan, tidak ada pendarahan dan tanpa ada rasa nyeri. Jika pasien tidak mendapatkan perawatan yang tepat, gingivitis dapat berubah menjadi periodontitis yang menyebabkan kerusakan jaringan tulang rahang alveolar, menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut secara lokal dan sistemik melalui pembuluh darah. Pemilihan terapi yang tepat sangat penting untuk mengurangi prevalensi dari penyakit ini. Selain proses scaling dan kontrol plak, penggunaan pasta gigi propolis dapat digunakan sebagai terapi awal. Komposisi pasta gigi yang mengandung propolis memiliki efek anti-inflamasi yang bermanfaat sebagai salah satu terapi awal untuk mengobati gingivitis ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Indeks gingiva dari 15 pasien diukur sebelum dan sesudah penggunaan pasta gigi propolis. Analisis data dilakukan dengan cara univariat untuk menggambarkan masing-masing variabel dengan Kolmogorov-Smirnof Test. Perbedaan indeks gingiva antara sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung propolis dianalisis dengan uji T berpasangan. Pasta gigi yang mengandung propolis ini terbukti efektif dalam terapi awal gingivitis ringan dengan rata-rata pengurangan skor indeks gingiva sebelum dan sesudah adalah 0,40 ± 0,04. Terdepat perbedaan yang signifikan (p <0,05 antara rata-rata penurunan nilai gingiva indeks sebelum dan setelah penggunaan pasta gigi yang mengandung propolis.

  6. Börsiindeks Talse kerkis eelmisel aastal 57,1%

    Index Scriptorium Estoniae

    2005-01-01

    Tallinna börsi indeks Talse tõusis 2004. aastaga 448,82 punktini, börsiettevõtete turuväärtus kasvas 4,59 mld euroni, edukalt käivitus Tallinnas, Riias ja Helsingis kasutusele võetud kauplemissüsteem SAXESS, kasvas piiriüleste väärtpaberitehingute hulk

  7. POTENSI ATMOSFER DALAM PEMBENTUKAN AWAN KONVEKTIF PADA PELAKSANAAN TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA DI DAS KOTOPANJANG DAN DAS SINGKARAK 2010

    OpenAIRE

    Syaifullah, M Djazim

    2011-01-01

    Kajian potensi atmosfer terhadap proses pembentukan dan pertumbuhan awan konvektifpada saat pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah dilakukan dengan datapengamatan sounding dari stasiun Tabing Sumatera Barat. Sebanyak 330 buah datapengamatan harian jam 00Z dan 12Z dari Juni sampai dengan Nopember 2010 telahdianalisis. Dengan aplikasi RAOB analisis dilakukan untuk menentukan parameterdan indeks radiosonde sebagai penduga potensi atmosfer di wilayah tersebut. Hasilanalisis kandungan ...

  8. Productivity, the Malmquist index and the empirical study of banks in Estonia / Ly Kirikal

    Index Scriptorium Estoniae

    Kirikal, Ly

    2005-01-01

    Pankade tegevus hõlmab mitmeid sisendeid ja väljundeid ning lihtne tulu-kuluanalüüs ei pruugi alati anda piisavat tulemust muutuste hindamiseks. Tootlikkus ja Malmquisti indeks Eesti pankade näitel. Tabelid. Skeem. Graafikud

  9. MLU and IPSyn measuring absolute complexity / Lea Nieminen

    Index Scriptorium Estoniae

    Nieminen, Lea

    2009-01-01

    Mõõdetakse soome laste spontaanseid lauseid struktuurilise keerukuse mõõtmiseks kasutatavate vahenditega, nagu VKP (väljendite keskmine pikkus) ja produktiivse süntaksi indeks IPSyn, et kindlaks teha, milliseid aspekte kumbki mõõdik näitab

  10. Kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward

    2014-08-01

    Full Text Available Pengamatan kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari telah dilakukan pada bulan Juni 2011. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Kandungan logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks (Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Pb berkisar 3,704-21,892 ppm, Cd 0,784-1,385 ppm, Cu 3,451-12,193 ppm, Zn 24,838-69,973 ppm, dan Ni 37,289-72,329 ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup 2010 dan baku mutu sedimen Ontario (Ontario Sediment Guideline 2008. Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara sungai dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai. Berdasarkan nilai indeks geoakumulasi (I-geo sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak tercemar oleh Pb, Cu, Zn, dan Ni (I_geo<0, dan tercemar sedang oleh Cd (1indeks beban pencemaran (PLI, sedimen di perairan ini belum tercemar oleh logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni.

  11. Plaque index between blind and deaf children after dental health education

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cynthia Carissa

    2011-03-01

    Full Text Available Background: Difficulty in mobility and motor coordination could affect the health at teeth and mouth. Dental health education of the blind and deaf children differs according their limitation. Blind and deaf children need a particular guidance in dental health education to promote oral hygiene as normal children do. Purpose: The objective of this study was to observe the difference of plaque index between blind and deaf children before and after dental health education. Methods: This research used purposive sampling technique. Twenty-three blind children were taken as samples from SLB-A Negeri Bandung and 31 deaf children from SLB-B Cicendo Bandung. The data were then collected through plaque index examination using modified patient hygiene performance (PHP test. Results: The result descriptively showed that plaque index average value of 23 blind children before dental health education was 3.0725 and after, was 1.7970. On the other hand, the plaque index average of deaf children before dental health education was 2.7474 and after was 1.5. Conclusion: It is concluded that plaque index of deaf children is better than blind children before and after dental health education.Latar belakang: Kesulitan dalam pergerakan dan koordinasi motorik akan memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut anak buta dan tuli akan berbeda tergantung tingkat kekurangan mereka. Anak tunanetra dan anak tunarungu membutuhkan pendidikan khusus berupa pendidikan kesehatan gigi untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut serupa dengan anak normal. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan indeks plak antara anak-anak buta dan tuli sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dua puluh tiga anak tunanetra diambil sebagai sampel dari SLB-A Negeri Bandung dan 31 anak tunarungu dari SLB-B Cicendo Bandung. Data tersebut kemudian dikumpulkan melalui pemeriksaan indeks plak menggunakan indeks

  12. DISEASE DETECTION FROM FIELD SPECTROMETER DATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    O. H. Tawfik

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACT: Oil palm plants have been planted in large scale of areas. Ganoderma disease has been recognized and diagnosed in oil palm plants to infect almost half of the oil palm plants in Malaysia. To deal with this problem, the use of vegetation indices analysis on hyper spectral field data we will examine the ability of this data in discrimination between Ganoderma disease stages in oil palm plants which will be helpful in control the spread of the diseases. By using vegetation indices the oil palm plants could be classified into 1 (T1 healthy, 2 (T2 semi healthy and 3 (T3 severe damage plant classes accurately. The results showed that the best vegetation index is the Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 among the vegetation indices to discriminate between oil palm health stages. It was realized that the modification that was applied to the Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 index of Narrowband greenness VIs has been exhibited an acceptable results in differentiate between the oil palm plant stage 1 (T1 healthy and stage 2 (T2 semi healthy. ABSTRAK: Tanaman kelapa sawit ditanam secara meluas.  Penyakit ganoderma dikenali dan didiagnosikan menjangkiti hampir separuh tanaman kelapa sawit di Malaysia. Untuk mengawal penyakit ini daripada merebak, analisis indeks tanaman dijalankan ke atas data kawasan spektrum melampau di mana keupayaan data ini diuji dalam membezakan peringkat-peringkat penyakit Ganoderma terhadap tanaman kelapa sawit. Dengan menggunakan indeks tanaman, kelapa sawit dapat diklasifikasikan kepada 1 (T1 sihat, 2 (T2 separa sihat dan 3 (T3 rosak; kelas tanaman dengan tepat. Keputusan menunjukkan indeks tanaman terbaik sebagai Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 yang merupakan indeks tanaman dalam membezakan peringkat kesihatan kelapa sawit. Adalah didapati pengubahsuaian terhadap indeks Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 yang juga indeks Jalur Sempit Hijau VI telah memberikan keputusan yang munasabah dalam

  13. Avislæsning gennem 20 år

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigurd Bennike

    1991-09-01

    Full Text Available Hvis man vil forstå udviklingen på dagbladsområdet, er det nødvendigt, men langtfra tilstrækkeligt at kende til avisernes oplagstal; man må des- uden have oplysninger om læserne, blandt andet deres demografiske karakteristika: disse oplysninger findes i et "media indeks". Sigurd Ben- nike, mangeårog drivkraft i Dansk Media Komite, præsenterer her i over- sigtsform 20 års talmateriale med tilhørende forklaringer fra Dansk Media Indeks. Tallene indeholder oplysninger om den andel af befolkningen der læser hverdagsavis, læserprofilen for forskellige dagbladstyper samt en række forskellige kontaktparametre, bl.a. dagbladenes stærke og svage sider i forhold til andre medier, læsested og -tidspunkt.

  14. PENERAPAN METODE PENDEKATAN TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rukmi Sari Hartati

    2010-07-01

    Full Text Available Metode pendekatan teknik dipergunakan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi dengan menentukan lokasi recloser yang optimal pada penyulang- penyulang yang akan ditingkatkan keandalannya, sehingga diperoleh nilai indeks keandalan yang lebih baik. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode tersebut untuk meningkatkan keandalan pada penyulang Penebel dan Marga untuk memenuhi target PLN ke depan yakni mencapai WCS (World Customer Service serta WCC (World Class Company yaitu SAIFI = 3 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI = 100 menit/pelangggan/tahun. Dari hasil penelitian pada 2 penyulang tersebut diperoleh nilai indeks keandalan SAIDI dan SAIFI untuk kedua penyulang tersebut sudah mendekati target WCS dan jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelum dipasang recloser. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pendekatan teknik untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi cocok untuk diterapkan, terutama pada sistem distribusi di Bali.

  15. SIMULASI POLA MEDAN ELEKTROMAGNET PADA PANDU GELOMBANG PERSEGI DENGAN DUA PARAMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujito

    2015-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan visualisasi pola medan elektromagnetik 4 moda terendah pada pandu gelombang persegi untuk moda berorde tinggi, yaitu moda TE00, TE01, TE10 dan TE11. Konstanta propagasi sebagai salah satu parameter yang digunakan untuk mengkarakter moda gelombang optik diformulasikan secara semi analitik. Hal ini dikarenakan formulasi konstanta propagasi efektif moda gelombang tidak dapat diturunkan secara eksak. Beberapa bagian dipecahkan menggunakan penyelesaian analitik, sedangkan beberapa bagian diselesaikan melalui analisa numerik secara komputasional dengan menggunakan perangkat lunak Matlab. Analisis karakter pola medan dilakukan dengan menggunakan prinsip Variasional fungsi trial polinom Hypergeometri, sedangkan profil indeks bias berbentuk secant hyperbolik. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan berbagai orde moda menunjukkan kesesuaian terhadap metode indeks efektif dan mampu mendeskripsikan pola medan.

  16. Baltikumi aktsiaturud tõusevad enne kui reaalmajandus / Paul Lukka

    Index Scriptorium Estoniae

    Lukka, Paul

    2008-01-01

    Autori hinnangul on jahtuvas Balti majanduses märgata positiivseid tendentse ning kuna inflatsioon on jõudnud oma kõrgpunkti, võib juba oodata selle langemist. Enamike börsiettevõtete ühtlasest langemisest võivad enim võita pikaajalised investorid. Tabel: Positiivsed näited Leedu börsi ettevõtete tulemustest. Graafik: OMX Baltic Benchmark GI Indeks

  17. Geografia osadnictwa - wstęp

    OpenAIRE

    Szymańska, Daniela

    2013-01-01

    Plik zawiera: wstęp, spis treści, literaturę i indeks rzeczowy. Geography of settlements, village and rural settlements, city and urban settlements, settlement system, Smart city, Geography of settlements, village and rural settlements, city and urban settlements, settlement system, Smart city, Geografia osadnictwa, Geography of settlements, wieś i osadnictwo wiejskie, village and rural settlements, miasto i osadnictwo miejskie, city and urban settlements, system osadniczy, settlemen...

  18. Electro-optic modulation measurement technique and enhancement

    DEFF Research Database (Denmark)

    Jacobsen, Rune Shim

    2005-01-01

    indeks bølgeleder blev påbegyndt. Når denne koefficient opnås i en sådan bølgeleder vil fremtidige forsøg kunne fastlægge hvor stor den inducerede ikke-lineare koefficient i silicium kan blive. Fremtidige forsøg vil også fastlægge om den inducerede effekt eksisterer for hurtig elektrisk modulation....

  19. Ülevaade peamistest majandusindikaatoritest 1993-2000. a. ning prognoos 2001. a.

    Index Scriptorium Estoniae

    2001-01-01

    Sisemajanduse koguprodukt, tarbijahinna indeks, väliskaubandus, tööhõive, tööstustoodang, elanike sissetulekud, jae-ettevõtete kaubakäive. Diagrammid ja tabel: tähtsamad majandusindikaatorid ja nende prognoos 2001.a. Järgneb: Konjunktuur, juuni, nr. 2, 2001, lk. 36-38. Ilmunud ka: Konjunktuur : Quarterly Review of the Estonian Economy, mai, nr. 1, 2001, lk. 43-45; juuli, nr. 2, 2001, lk. 34-36

  20. KAOS HADIS SEBAGAI MEDIA DAKWAH DAN KOMUNIKASI ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Aflaha

    2017-12-01

    Artikel ini ingin melihat mengungkap bagaimana maraknya kaos hadis atau kaos dakwah yang berlandaskan pada hadis-hadis Nabi Muhammad saw. Pengamatan fenomena ini dalam kerangka living hadis, kemudian akan dikaji dengan menggunakan pendekatan teori semiotika komunikasi Chalres Sanders Pierce yang meliputi ikon, indeks, dan simbol. Dari sini diharapkan tulisan ini mampu memberikan penjelasan secara komprehensif tentang adanya fenomena tersebut, dan memantik kreasi komunikasi dalam dakwah Islam yang lebih luas tanpa tensi dalam memandang ragam persepsi.

  1. PENAMPILAN REPRODUKSI SAPI POTONG DI KABUPATEN BOJONEGORO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Nur Ihsan

    2012-04-01

    Full Text Available abstrak Suatu penelitian untuk mengevaluasi penampilan reproduksi yang diukur berdasarkan indeks fertilitas pada sapi potong telah dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro. Dalam penelitian ini digunakan sampel pemilik sapi yang diambil secara acak dari 11 kelompok peternak yang terdapat di wilayah kerja inseminator di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Variabel yang diukur meliputi Days open (DO, Service per Conception (S/C, Calving Interval (CI, Conception Rate (CR dan indeks fertilitas (IF. Hasil penetlitian menunjukkan bahwa IF sapi Peranakan Ongole, Limosin dan Simental masing-masing pada paritas 2 dan 3 adalah 47.5 dan 50.6. Disimpulkan bahwa indeks fertilitas masing-masing bangsa sapi maupun paritas tidak menunjukkan perbedaan. Kata kunci: indeks fertilitas, paritas dan sapi potong   REPRODUCTIVE PERFORMANCE OF BEEF CATTLE IN BOJONEGORO REGENCY ABSTRACT The research for evaluation reproductive performance measured by fertility index of beef cattle has carried out at Bojonegoro regency. The materials used in this study is to beef cattle (Ongole, Limousin and Simental filial, used the gathering of secondary data from 11 farmer group in Tambakrejo district, Bojonegoro regency. The observed variables are Service per conception (S / C, Days open (DO, Calving interval (CI, Conception rate (CR and Fertility index. The experiment showed that  fertility index for Ongole, Limosin and Simental filial in second and thirh parity is 47.5 and 50.6 respectively.  It was concluded  that there was  not  difference of fertility index between Ongole,  Limousin and Simental filial on 2nd and 3th parity. Key words : Fertility index, parity and beef cattle

  2. Traditional values and Inglehart constructs / Zoltan Lakatos

    Index Scriptorium Estoniae

    Lakatos, Zoltan

    2015-01-01

    Autor väidab, et Ronald Ingleharti kolm kõige mõjukamat kultuuriväärtuste mõõtmise instrumenti – postmaterialismi indeks, eneseväljenduslikud väärtused ja traditsioonilised vs sekulaarsed väärtused – võivad hägustada väärtusi indiviidi tasandil ning pakub välja alternatiivse meetodi, teiste riikide seas käsitletakse ka Eestit

  3. Latvian economic reforms - experience and lessons / Ojars Kehris

    Index Scriptorium Estoniae

    Kehris, Ojars

    2002-01-01

    Iseseisva Läti üle kümne aastase ajaloo jooksul läbi viidud peamistest majandusreformidest - saavutused ja ebaõnnestumised. Diagrammid: inimarengu indeks, SKT 1999. aastal ja inflatsioon 1996-2000 EL-is, Kesk- ja Ida-Euroopa riikides, Balti riikides ja SRÜ-s; SKT kasv aastas Saksamaal (1948-1960); Jaapanis (1948-1960), Indoneesias (1970-1993) ja Lõuna-Koreas (1956-1987)

  4. Perbedaan Kadar Kolesterol Total Dan Trigliserida Pada Wanita Vegetarian Tipe Vegan Dan Non-vegan

    OpenAIRE

    Pamungkas, Mira Rizky; Margawati, Ani

    2013-01-01

    Latar Belakang : Wanita vegetarian non-vegan berisiko memiliki kadar kolesterol total dan trigliserida yang tinggi dibandingkan dengan vegan. Hal tersebut berkaitan dengan vegetarian non-vegan masih mengkonsumsi produk hewani antara lain susu, telur dan produk olahannya. Selain itu, faktor usia, lama menjadi vegetarian, indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Metode : Desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif kualitatif. Jum...

  5. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  6. Audit Dan Investigasi Sistem Keamanan Jaringan Komputer Di Lingkungan Kampus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sakti P.

    2014-07-01

    Full Text Available AbstrakPemanfaatan internet untuk bidang pendidikan telah banyak membantu civitas akademika di lingkungan kampus dalam proses belajar mengajar. Selain memberikan dampak positif, penggunaan internet juga tak lepas dari efek negatif, antara lain issue keamanan jaringan komputer lingkungan kampus. Untuk kepentingan tersebut, penelitian ini ditujukan untuk melakukan audit dan investigasi jaringan kompuer kampus untuk menemukan celah kemanan dan memetakan serangan-serangan yang ada. Untuk proses audit, Indeks KAMI (SNI ISO 27000 digunakan sebagai standar keamanan komputer di Indonesia. Sedangkan untuk proses investigasi menggunakan SNORT yang merupakan pendeteksi serangan pada jaringan komputer. Dari hasil investigasi dengan SNORT didapatkan 80 jenis serangan dengan 315838 kali percobaan serangan selama 30 hari. Jenis serangan paling banyak mengarah ke WEB-PHP Wordpress dengan 99665 kali percobaan. Dari hasil evaluasi Indeks KAMI, tingkat kematangan pengamanan informasi lingkungan kampus adalah pada Tingkat I+, yang artinya bahwa kampus telah secara aktif menerapkan kerangka kerja dasar.Kata kunci: SNORT, Indeks KAMI, network attack.AbstractUtilization of the Internet for education has helped many academic community on campus in the learning process . In addition to providing a positive impact , the use of the internet is also not free from the negative effects, among other issues the campus computer network security . For this purpose , this study aimed to conduct audits and investigations kompuer campus network to find security holes and map the existing attacks . For the audit process , WE Index ( ISO 27000 was used as a standard computer security in Indonesia . As for the investigation process that is using Snort detection of computer network attacks . From the investigation results obtained with Snort 80 type attack with 315 838 times during a 30-day trial attacks . Most types of attacks leading to the WEB - PHP WordPress with 99 665 trials . WE

  7. Harapan Dan Persepsi Konsumen Pada Penerapan Keamanan Pangan Di Restoran Jamoo Hotel Shangri-la Surabaya

    OpenAIRE

    Herfangsyah, Dionisia Devi; Handoko, Danica Wahyudi; Siaputra, Hanjaya

    2015-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui harapan dan persepsi konsumen pada penerapan keamanan pangan di Restoran Jamoo Hotel Shangri-La Surabaya. Hotel Shangri-La menjalankan sistem keamanan pangan sesuai dengan Shangri-La Food Safety Management System untuk memenuhi harapan dan meningkatkan kepuasan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik analisa nilai rata-rata dan kesenjangan jasa, indeks kepuasan konsumen, dan analisis kuadran untuk mendes...

  8. PENGARUH LETAK GEOGRAFIS SEKOLAH TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismah Ismah

    2015-07-01

    Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik dengan teknik regresi berganda dengan variabel dummy. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa: terdapat pengaruh yang positif antara letak geografis sekolah terhadap konsentrasi belajar matematika siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan angka indeks korelasi product moment 0,303. Sedangkan tingkat pengaruh yang diperoleh dari letak geografis sekolah dengan konsentrasi belajar sebesar 9,2%.

  9. Guncangan Variabel Makroekonomi Terhadap Jakarta Islamic Index (JII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pribawa E Pantas

    2017-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif, hal ini ditunjukkan dengan semakin besarnya nilai kapitalisasi serta minat investor dalam berinvestasi di pasar modal syariah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara empiris pengaruh jangka pendek dan jangka panjang variabel makroekonomi terhadap Jakarta Islamic Indeks (JII serta menganalisis kecepatan respon Jakarta Islamic Indeks (JII terhadap guncangan makroekonomi pada periode Januari 2011 – Desember 2016. Variabel makroekonomi yang digunakan antara lain inflasi, suku bunga bank Indonesia, nilai tukar, dan harga minyak dunia. Metode analisis menggunakan Vector Error Correction Model (VECM dengan innovation accounting berupa Impulse Response Function (IRF dan Forecasting Error Variance Decomposition (FEVD dari data agregat Jakarta Islamic Indeks (JII. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guncangan variabel inflasi direspon negatif oleh JII, sedangkan variabel, suku bunga bank Indonesia, nilai tukar tukar, dan harga minyak dunia direspon positif oleh JII. Penelitian ini  juga  mengungkapkan bahwa guncangan yang paling cepat direspon oleh JII adalah variabel suku bunga bank Indonesia (15 diikuti variabel nilai tukar (16, inflasi (17, dan harga minyak dunia(17

  10. KEANEKARAGAMAN JENIS KRUSTASEA DI KAWASAN MANGROVE KABUPATEN PURWOREJO, JAWA TENGAH (Biodiversity of Crustacea in Mangrove Area, Purworejo Regency, Central Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Mardiyanto Rahayu

    2017-05-01

    Full Text Available dan pendidikan. Luas kawasan mangrove di Kabupaten Purworejo semakin berkurang akibat adanya penebangan, pemukiman, tambak, dan pertanian. Ada tiga stasiun, yaitu mangrove lebat (Desa Gedangan, mangrove sedang (Desa Jatikontal, dan mangrove jarang (Desa Ngentak. Ditemukan 19 jenis dari 6 famili krustasea yaitu Ocypodidae, Sesarmidae, Portunidae,Alpheidae, Palaemonidae, dan Penaeidae. Terdapat empat jenis krustasea bernilai ekonomi tinggi. Kepadatan krustasea tertinggi di stasiun I, terendah di stasiun III. Indeks keanekaragaman (H’ krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori sedang dengan. Indeks keseragaman (E krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori sedang. Indeks  dominansi (C krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori rendah. Vegetasi mangrove pada stasiun I adalah Rhizophora mucronata, Nypa fruticans, Sonneratia alba, dan Hibiscus tiliaceus. Vegetasi mangrove pada stasiun II adalah Sonneratia caseolaris, Rhizophora stylosa, N.fruticans, H.tiliaceus, dan Morinda citrifolia.Vegetasi mangrove pada stasiun III adalah S.alba, S.caseolaris, N.fruticans, dan R.mucronata. Kondisi faktor lingkungan di seluruh stasiun relatif baik untuk kehidupan mangrove dan krustasea.   Kata Kunci: krustasea, mangrove, Purworejo, keanekaragaman   Kata Kunci: krustasea, mangrove, Purworejo, keanekaragaman

  11. IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS OF INDONESIA UNIVERSITY OF EDUCATION (UPI LIBRARY SERVICES TO OPTIMIZE ACADEMIC AND RESEARCH QUALITY IMPROVEMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uyu Wahyudin

    2015-06-01

    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan yang diberikan perpustakaan UPI kepada mahasiswa, mengetahui dan menganalisis sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan perpustakaan UPI, dan mengetahui kesesuaian antara kinerja pelayanan dengan harapan atau kepentingan mahasiswa pengguna jasa layanan perpustakaan UPI dengan menggunakan analisis kepentingan dan kinerja (importance-performance analysis. Penelitian ini menggunakan desain gabungan antara kualitatif dengan kuantitatif untuk mengetahui indeks kepuasan mahasiswa dari layanan perpustakaan UPI. Teknik analisis datanya dilakukan dengan menggunakan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM yang dihitung dengan menggunakan nilai rata-rata tertimbang masing-masing unsur pelayanan. Importance-Performance Analysis dugunakan untuk melihat tingkat kesesuaian antara harapan dan kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan perpustakaan UPI termasuk dalam kategori baik. Unsur pelayanan yang dirasakan paling baik adalah berkaitan dengan keamanan pelayanan sedangkan pelayanan yang dinilai rendah adalah kedisiplinan petugas pelayanan. Selaian itu, ditemukan juga unsur pelayanan yang dinilai oleh responden sangat penting tetapi kinerjanya masih kurang memuaskan, unsur pelayanan yang dinilai oleh responden kinerjanya telah sesuai dengan kepentingan dan harapan pelanggan, sehingga dapat memuaskan pelanggan, unsur pelayanan yang menurut responden dianggap kurang penting pengaruhnya bagi pengguna jasa dan kinerjanya juga kurang bagus, dan unsur-unsur pelayanan yang menurut responden pelaksanaannya sangat baik tetapi kurang penting pengaruhnya bagi pelanggan. Kata kunci: Kualitas pelayanan, Indeks Kepuasan Mahasiswa, Importance-Performance Analysis, Perpustakaan, Mutu penelitian

  12. Analisis Kontribusi Teknologi Dan Produktivitas Di PT. Surya Jaya Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Veronika Yulia Kusumawati

    2014-09-01

    Full Text Available Abstrak   Teknologi memiliki peranan penting dalam perkembangan berbagai industri.Pentingnya pengetahuan mengenai produktivitas merupakan sarana untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan Technology Contribution Coefficient (TCC untuk mengukur kandungan teknologi, pembobotan kriteria dengan Analytical Hierarchy Process (AHP, pengukuran produktivitas dengan American Productivity Center (APC, dan diagram Ishikawa untuk menganalisis permasalahan di PT. Surya Jaya, Tulungagung. Hasil penelitian menyajikan : 1 Skor TCC sebesar 0.49 dengan komponen yang memberikan kontribusi penting secara berturut-turut adalah Humanware>Orgaware>Inforware>Technoware.2 Indeks produktivitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai sebesar 102,38 dan 104, 3 Indeks profitabilitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 sebesar 102,57 dan 104,47, 4 Indeks perubahan harga tidak mengalami kenaikan maupun penurunan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai 1,00, 5 Strategi yang harus diperbaiki berdasarkan diagram Ishikawa meliputi semua input yaitu bahan baku, tenaga kerja, energi dan modal.   Kata Kunci :Produktivitas, TCC, AHP, APC

  13. Analisis Sektor/Sub Sektor Unggulan di Kabupaten Bungo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gafur Gafur

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract. This study aimed to analyze the leading sectors in Bungo. The method used is Location Quotient (LQ, Dynamic Location Quotient (DLQ, specialization index, Growth Ratio Model (MRP. Based on analysis of LQ and DLQ, there are only two basis sectors at present and in the future, namely the construction sector and trade, hotels and restaurants. Based on the analysis of Specialization Index, in Bungo Regency has a concentration of the economy in the agricultural sector and the manufacturing sector. Based on MRP analysis also showed that prominent sector growth at the level of Bungo and Jambi Province, namely electricity, gas and water supply; the building sector; and trade, hotels and restaurants. Keywords : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, Specialization Index, Growth Ratio Model   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan di Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan (MRP. Berdasarkan analisis LQ dan DLQ,  hanya ada 2 sektor yang menjadi sektor basis pada saat ini dan pada masa yang akan datang yaitu sektor bangunan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Berdasarkan analisis Indeks Spesialisasi, di Kabupaten Bungo telah terjadi konsentrasi ekonomi pada sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Berdasarkan analisis MRP juga dapat diketahui bahwa sektor yang menonjol pertumbuhannya pada tingkat Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi yaitu sektor listrik, gas dan air bersih; sektor bangunan; serta sektor perdagangan, hotel dan restoran. Kata Kunci : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan

  14. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TUTIK YULIANI

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan dan  pendapatan  antar Kabupaten di Kalimantan Timur serta membuktikan apakah Hipotesis U terbalik berlaku di Propinsi Kalimantan Timur. Untuk mengetahui seberapa besar ketimpangan pendapatan digunakan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil,.Berdasarkan indeks Wiliamson menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pembanguan antar kabupaten di Kalimantan Timur sebesar 0.69 di tahun 2010 menjadi 0.72 di tahun 2012. Sedangkan dari hitungan Entropi Theil menunjukkan bahwa rata-rata selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pendapatan sebesar 17.45. Setelah dilakukan analisis Kuznets menunjukkan bahwa di Kalimantan Timur selama tahun 2010 sampai dengan 2012 berlaku hukum Kuznets.This study aims to find out the development and income inequality inter regency in East Kalimantan and prove whether the inverted U hypothesis applied in the East Kalimantan. To find out how much income inequality, the writer used Williamson and Theil's Entropy Index. Based on Williamson index, it indicates that there is income inequality inter regency in East Kalimantan during 2010 to 2012, at 0.69 in 2010 to 0.72 in 2012. Whereas Entropy Theil calculation shows that on average during 2010 to 2012, there was income inequality by 17.45. Meanwhile, Kuznets analysis shows that Kuznets law applied in East Kalimantan during 2010 to 2012.

  15. PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITOID PADA AGROEKOSISTEM KEDELAI DENGAN APLIKASI DAN TANPA APLIKASI INSEKTISIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrival Hendrival

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Sistem pengelolaan tanaman kedelai dengan penggunaan insektisida sintetik yang intensif akan menurunkan keanekaragaman jenis Hymenoptera parasitoid. Penelitian bertujuan untuk memban-dingkan keanekaragaman Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai dengan dan tanpa aplikasi insektisida sintetik. Pengumpulan data serangga menggunakan perangkap dari jaring serangga dan nampan kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif kedelai dengan aplikasi insektisida lebih rendah dibandingkan dengan yang tanpa aplikasi insektisida, yang keduanya tergolong sedang. Indeks kemerataan jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif dari kedua agroekosistem kedelai tergolong tinggi. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif dari agroekosistem kedelai dengan aplikasi insektisida tergolong rendah (0<2,3955≤2,5, sedangkan pada fase generatif tergolong sedang (0<3,6118≤4. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif (0<2,6229≤4 dan generatif (0<3,8287≤4 dari agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida tergolong sedang. Komunitas Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida memiliki kemiripan lebih rendah daripada yang dengan aplikasi insektisida. Aplikasi insektisida mempengaruhi indeks kekayaan jenis pada fase generatif dan kemiripan komunitasnya, yaitu nilainya lebih rendah daripada yang tanpa insektisida. Abstract The management system of soybean agroecosystem with an intensive use of synthetic insecticides will reduce the diversity of parasitoid Hymenoptera species. The study aimed to compare the diversity of the parasitoids in soybean agroecosystem with and without insecticide application. The collection of the parasitoid used insect net and yellow tray. The results showed that the diversity index of the parasitoids during vegetative and generative growth of the soybean with the insecticide application was lower than the one without

  16. Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu Superfamili Papilionoidae di Banyuwindu, Limbangan Kendal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Oqtafiana

    2013-03-01

    Full Text Available Kupu-kupu turut memberi andil dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, Daerah Aliran Sungai (DAS dan persawahan.Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang ada di Banyuwindu, Limbangan Kendal. Sampel penelitian ini adalah jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang teramati di Banyuwindu Limbangan Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, DAS dan persawahan. Penelitian dilakukan dengan metode Indeks Point Abudance (IPA atau metode titik hitung.Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62 jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang terdiri dari 737 individu yang tergolong kedalam empat famili yaitu Papilionidae, Pieridae, Lycaenidae dan Nymphalidae. Hasil analisis indeks keanekaragaman jenis berkisar antara 2,74-3,09, indeks kemerataan jenis berkisar antara 0,86-0,87 dan memiliki dominansi berkisar antara 0,07-0,09. Indeks keanekaragaman jenis dan indeks kemerataan jenis tertinggi tercatat pada habitat permukiman yaitu 3,09 dan 0,87 dan memiliki dominansi 0,07 sedangkan terendah tercatat pada habitat persawahan yaitu 2,74 dan 0,86 dan memiliki dominansi 0,07.Butterfly also contribute in maintaining the ecological balance and enrich biodiversity. The aim of this research was to determine the diversity of butterflies’ superfamily Papilionoidae in Banyuwindu Hamlet Limbangan Sub district Kendal Regency, especially in the secondary forest habitat, settlements, river flow area (RFA and rice field. The population in this research were all kinds of butterflies’ Papilionoidae superfamily in Banyuwindu, Limbangan Kendal. The sample was kind of butterfly superfamily Papilionoidae that observed in Banyuwindu Limbangan Kendal

  17. Relationship between salivary fluor concentration and caries index in 12–15 years old children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyana Pratiwi

    2012-03-01

    Full Text Available Background: Dental caries is a bacterial infection leading to dissolution and localized damage of hard tissues. The assessment of caries risk is based on several caries indicators including clinical conditions (DMF-T index, environment (fluor, and general health. Purpose: The objective of this study was to assess the relationship between salivary fluor concentration and caries index in children aging 12–15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Methods: This study is an observational analytical study using crosssectional approach and is conducted in a field trial manner. The study sample consists of 80 students in the age of 12 to 15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII selected through Probability Sampling manner using simple random sampling method. Results: The result of this study shows a DMF-T index of 4.32 and salivary fluor concentration mean of 0.018. Pearson Product Moment correlation test shows that there is a weak correlation between salivary fluor concentration and DMF-T index. Conclusion: It is concluded that the salivary fluor concentration has an insignificant correlation with the DMF-T index since the fluor concentration in saliva is very low.Latar belakang: Karies gigi adalah penyakit infeksi bakteri yang berakibat pada disolusi dan kerusakan terlokalisasi jaringan keras. Penilaian risiko karies berdasarkan atas beberapa indikator karies yaitu kondisi klinis (indeks DMF-T, lingkungan (fluor, dan kesehatan umum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi fluor yang terdapat dalam saliva dengan indeks karies pada anak usia 12-15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di lapangan. Sampel penelitian sebanyak 80 orang siswasiswi usia 12–15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan yang dipilih secara Probability Sampling dengan metode simple random sampling. Hasil

  18. PENGGUNAAN METODE SURVEI PUPA UNTUK MEMPREDIKSI RISIKO PENULARAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI LIMA WILAYAH ENDEMIS DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Shinta

    2013-05-01

    Full Text Available Abstrak Demam berdarah dengue (DBD adalah salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Untuk saat ini, belum ada obat atau vaksin untuk mencegah DBD. Oleh karena itu pencegahan dan pengendalian vektor menjadi sangat penting. Indikator yang digunakan untuk melakukan surveilans dalam pengawasan kepadatan populasi Ae. aegypti dan memprediksi risiko penularan adalah pupa indeks. Pupa indeks digunakan untuk mengukur HPI, CPI, pupa/orang, pupa/rumah, dan pupa/ kontainer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui habitat reproduksi terbesar, kepadatan penduduk dan persentase pupa di lima kecamatan di DKI Jakarta yaitu Johar Baru (Jakarta Pusat, Tanjung Priok (Jakarta Utara, Kramat Jati (Jakarta Timur, Kebun Jeruk (Jakarta Barat, dan Cilandak (Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan habitat pupa Ae. Aegypti, yaitu kontainer air (bak mandi, bak WC, drum, tempayan, bak wudhu, dan bak tandu, wadah air  tidak permanen (barang bekas, bekas sumur, vas/pot bunga, kolam/akuarium, tempat minum unggas, tatakan dispenser, wastafel dan bath tube, habitat alami (potongan bambu dan pelepah daun. Nilai rata-rata indeks pupa di lima wilayah penelitian adalah CPI = 8,45%; HPI = 23,98%; pupa/orang = 0,65; pupa/rumah = 3,58; dan pupa/kontainer = 0,96. Ada konsistensi nomor indeks di semua wilayah penelitian;  Jika indeks HPI tinggi, indeks pupa lainnya akan tinggi juga. Kata kunci: Aedes aegypti, pupa indeks, DBD Abstract Dengue fever is one of the most concerning health problems in Indonesia. For this time, there are merely no known medicines or vaccines to prevent this disease from manifesting. Rigorous studies are still conducted intensively.  Hence, vector prevention and control efforts become very important. Indicator used here to conduct surveillance, measure Ae.aegypti population density and predict transmission risk was pupa index. Pupa index was used to measure HPI, CPI

  19. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  20. PENERAPAN SIX SIGMA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BIMOLI CLASSIC (Studi Kasus : PT. SALIM IVOMAS PRATAMA – BITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prudensy F. Opit

    2012-02-01

    Full Text Available Salah satu metode yang digunakan untuk memberikan solusi peningkatan standar proses internal perusahaan yang bertujuan untuk meminimasi defect atau nonconforming sehingga trend kegagalan produk menurun untuk tiap periodenya adalah metode Six Sigma. Melalui penerapan siklus DMAIC (Define, Measure, Improve, Analyze, and Control dalam Six Sigma, maka indeks kapabilitas proses (Cp serta Defect per Million Opportunies (DPMO dapat diketahui. Penelitian ini dilakukan pada PT. Salim Invomas Pratama-Bitung, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan minyak goreng dengan menggunakan bahan baku kelapa sawit, dimana salah satu produk yang dihasilkan adalah Bimoli gelon 5 liter (classic. Dari karateristik kualitas Peroxide Value (PV yang diukur oleh perusahaan selama satu periode (Februari-Maret 2007, kadar PV dengan batas maksimum 3% sering mengalami penyimpangan. Melalui pengolahan data serta analisis dengan menggunakan siklus DMAIC, didapatkan Cp sebesar 1,11 dengan nilai DPMO sebesar 3,4. Kata Kunci :        Pengendalian Kualitas, Six Sigma, DMAIC, DPMO, SOP, Indeks Kapabilitas Proses     One of method used to give solution of corporate internal process standard improvement, whose goal to minimalize defect or nonconforming, so trend of product  decrease for each period is six sigma method. Through DMIAC  cycle (Define, Measure, Improve, Analyze, and Control on six sigma, The  capability Index (CP and defect per million opportunities (DPMO will be knew. This reaserch was be done by PT Salim Invomas Pratama , Bitung, is one of edible oil corporate, one of product is bimoli. From quality characteristic in one period (February-March 2007 . PV content has 3 % as maximum limit. Trough data process and analysis use DMAIC, get 1,11 as CP and 3,4 s DPMO point  Keywords :Quality Control, Six Sigma, DMAIC, DPMO, SOP, Indeks Kapabilitas Proces

  1. Ekstraksi Oleoresin dari Limbah Penyulingan Pala Menggunakan Ultrasonik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Normalina Arpi

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran partikel limbah penyulingan pala (Myristica fragrans Houtt. dan suhu ekstraksi terhadap rendemen dan mutu oleoresin pala yang dihasilkan pada proses ekstraksi pelarut menggunakan bantuan ultrasonik. Etanol mutu teknis (technical grade digunakan sebagai pelarut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK Faktorial dengan ulangan sebagai kelompok yang terdiri dari ukuran partikel bahan (P yaitu P1= 10 mesh, P2= 40 mesh dan P3= 60 mesh dan suhu ekstraksi (S yaitu S1= 40oC, S2= 50oC dan S3= 60oC. Analisis oleoresin pala yang dilakukan meliputi analisis awal (kadar air dan kadar abu dan analisis akhir (bobot jenis, indeks bias, dan sisa pelarut. Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap rendemen dan mutu oleoresin yang dihasilkan. Rendemen tertinggi sebesar 7,16% diperoleh pada  ukuran partikel 10 mesh dan suhu 60oC. Hasil analisis bobot jenis oleoresin menunjukkan bahwa bobot jenis tertinggi yaitu 1,250 dihasilkan pada suhu ekstraksi 50oC. Sementara itu, hasil analisis indeks bias oleoresin menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap oleoresin pala dimana ukuran partikel 40 mesh pada suhu ekstraksi 40oC dan 60oC  serta ukuran partikel 60 mesh pada suhu 50oC memiliki nilai indeks bias yang lebih tinggi yaitu berkisar antara 1,476 hingga 1,480. Hasil analisis sisa pelarut juga menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap tingginya sisa pelarut, dimana ukuran partikel 10 mesh mengandung sisa pelarut 0,229% dan suhu ekstraksi 40oC mengandung sisa pelarut 0,265%.

  2. Prikladnost metode spontanog emulgiranja u izradi nanoemulzija za oftalmičku primjenu

    OpenAIRE

    Pintur, Matej

    2017-01-01

    Nanoemulzije predstavljaju relativno nov terpaijski sustav s nekoliko prednosti u usporedbi s klasičnim terpijskim oblicima. Naročito su zanimljivi kao topikalni oftalmički oblici jer omogućuju bolju apsorpciju lijeka kroz barijere oka. Pripravljeno je nekoliko nanoemulzija različitih sastava metodom spontanog emulgiranja te im je ispitana veličina čestica, indeks polidisperznosti i zeta potencijal. Najbolja svojstva pokazale su nanoemulzije kod kojih je kao surfaktant korišten Cremophor EL, ...

  3. Tiedustelu avoimista lähteistä metatiedon avulla

    OpenAIRE

    Glad, Timo

    2013-01-01

    Tämän opinnäytetyön tarkoituksena on selvittää avoimiin lähteisiin perustuvaa tiedustelua ja sen hyödyntämistä organisaatioiden julkaisemien dokumenttien metatiedon analysoinnissa. Tutkimuksen menetelmänä on dokumenttianalyysi. Avoimiin lähteisiin pohjautuvan tieduste- luprosessin lähteenä käytetään NATO:n sekä YK:n julkaisemia ohjeistuksia. Työ toteutettiin valitsemalla viisi yritystä joiden julkaisemat, ja Google-hakupalvelun indek- soimat, dokumentit kerättiin ja analysoitiin metatiedo...

  4. iktisat ve işletmede istatistiksel anlamda indeksin önemi ve hesaplama teknikleri üzerine bir açıklama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adnan MAZMANOĞLU

    2012-04-01

    Full Text Available Bu makalemizde doğrudan matematiksel hesaplamalarla ilgili olmakla beraber, indeks veya indeks sayılarının, bir değişkenin veya değişkenler grubunun zaman veya mekân (bölge içerisindeki değişimlerini gösteren istatistiksel bir ölçü olduğunu derinlemesine incelemeye çalışacağız (Yoğurtçugil, 1977. İşletme, İktisat ile ilgili konularda kullanılması yaygın olmakla beraber diğer alanlarda da kullanılan indeks, ekonomik yaşamın vazgeçilmez kavramları olan fiyat veya miktar karşılaştırmaları yapmak, üretim veya fiyatların zaman içindeki gelişmelerini izlemek indekslerle mümkündür. Fiyatlardaki, üretimdeki ve yaşama düzeylerindeki değişimi ölçmekten başka, farklı yıllar ya da farklı bölgeler için öğrencilerin zekâ oranlarını karşılaştırmak da indekslerle (indeks sayılarıyla yapılabilmektedir. Örneğin nasıl ki paranın satın alma gücündeki değişebilirlik nedeniyle anlamlı karşılaştırmalar yapabilmek için bazı malların fiyatları yükseltilirken bazılarınki düşürülüyorsa, bu inceleme için indeksleri bilmenin gerekli olduğunu göstereceğiz ( Akdeniz, 1984.

  5. THE GRANGER CAUSALITY TESTS FOR THE FIVE ASEAN COUNTRIES STOCK MARKETS AND MACROECONOMIC VARIABLES DURING AND POST THE 1997 ASIAN FINANCIAL CRISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2005-01-01

    Full Text Available This study seeks to examine the existence of Granger-causality among stock prices indices and macroeconomic variables in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the countries, a Granger-causality test based on the vector autoregressive (VAR analytical framework was employed to empirically reveal the causality among the variables. This research finds that there were few Granger causalities found between the country's wtock price index and macroeconomic variables. This indicates that the linkages between domestic stock price movements and macroeconomic factors were very. Due to that, the ASEAN stock markets were crelatively unable to efficiently capture changes in economic fundamentals during the observation period in most of the countries in accordance to the literature in emerging stock markets, and that the influence of specific macroeconomic factors on the domestic economies differ across countries. This also implies that the stock markets do not seem to have played a significant role in most countries' economies, and macroeconomic variables are unlikely to be appropriate indicators to predict not only the future behaviour of other macroeconomic variables, but also that of the stock market price indices. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini mencoba untuk menganalisis keberadaan Granger-causality antara indeks harga saham dan variabel-variabel ekonomi makro di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia; Malaysia; Filipina; Singapore; dan Thailand yang berfokus pada periode terjadinya krisis keuangan Asia pada tahun 1997 dan sesudahnya. Dengan mempergunakan data time series bulanan dari setiap negara tersebut, tes Granger-causality yang didasarkan pada kerangka analisa VAR (vector autoregressive diaplikasikan untuk mengungkap secara empiris hubungan kausal antar variabel. Dari hasil tes

  6. Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Profitabilitas Pt. Telkom Tbk Sebagai Pemenang Csr Award 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Ekasari

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap profitabilitas PT.TELKOM Tbk yang memperoleh penganugerahan CSR Award 2008. Penelitian ini menggunakan CSR Disclosure Indeks (CSRI dengan indikator GRI (Global Reporting Initiative sebagai variabel independen serta tiga variabel dependen profitabilitas perusahaan yang terdiri dari ROA, ROE, dan EPS. Hasil penelitian ini membuktikan penerapan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan EPS, namun penerapan CSR berpengaruh secara signifikan terhadap ROE. Hal ini dapat dikarenakan krisis ekonomi global yang terjadi pada tahun 2008 sehingga hasil penelitian ini kurang efektif dan mayoritas investor berorientasi pada kinerja jangka pendek jadi belum mulai menjadikan informasi CSR perusahaan sebagai salah satu tolok ukur dalam investasi.

  7. Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko A Hasthoro

    2016-08-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan tata kelola publik terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Pelaksanaan pemerintahan umum diukur dengan menggunakan transparansi pemerintah daerah, akuntabilitas pemerintah daerah, budaya hukum, dan partisipasi masyarakat. Sejumlah lima puluh pemerintah daerah yang disurvei oleh Tansparency International Indonesia pada tahun 2010 digunakan sebagai sampel. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa budaya hukum yang ditunjukkan oleh indeks persepsi korupsi, dan partisipasi masyarakat yang diwakili oleh jumlah pemilih pemilu memiliki pengaruh signifikan positif pada kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemilu yang adil mendorong kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak yang meningkatkan pendapatan asli.

  8. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna esinduslikust küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  9. ISLAM, BUDAYA KORUPSI DAN GOOD GOVERNANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Fawaid

    2012-03-01

    Full Text Available AbstractThe phenomenon and corruption action still becomes a fact that cannot be finished. One of causes is mentality of the world. It makes the cause why corruption becomes a massive culture. Beside restraining orientation of the world, good governance must become the priority. The result is that corruption does not become the culture anymore, and slowly but sure, it can be eliminated, or at least it can decrease.Kata-kata kuncikorupsi, budaya korupsi, indeks persepsi korupsi, good governance

  10. KERAGAAN BIOREPRODUKSI DAN PERTUMBUHAN TIGA POPULASI IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Val. 1840

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2015-03-01

    Full Text Available Ikan baung (Hemibagrus nemurus Val. 1840 termasuk kelompok catfish bernilai ekonomis, di Asia populer dengan nama “green catfish”. Informasi tentang variasi genetik dan keragaan bioreproduksi dari ketiga kandidat populasi hasil kegiatan 2011, yaitu: populasi Cisadane (Sdn, Cirata (Crt, dan Serayu (Sry telah dijadikan informasi dasar dalam keperluan seleksi atau persilangan antar strain agar diperoleh ikan yang cepat tumbuh. Populasi Serayu menunjukkan tingkat variasi genetik paling kecil, namun memiliki aspek bioreproduksi lebih baik, sementara populasi Cirata menunjukkan kekerabatan dan variasi genetik lebih tinggi dari populasi Serayu dan Cisadane. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan bioreproduksi dan pertumbuhan hasil persilangan dari tiga populasi yang digunakan. Keturunan hasil persilangan antara ketiga populasi telah diamati pada aspek Spesific Growth Rate (SGR, bobot akhir, dan sintasan (SR pada stadia benih umur 42 hari, serta parameter bioreproduksi dari masing-masing populasi induk antara lain: perkembangan gonad, fekunditas, dan indeks ova somatik. Hasil persilangan antara populasi Sdn x Sry menghasilkan nilai heterosis tertinggi pada parameter SGR (8,72%; heterosis sintasan tertinggi dicapai oleh persilangan Sry dengan Sdn (45,45%; sedangkan bobot akhir dicapai oleh persilangan Crt dengan Sdn (22,08%. Persilangan dua arah antara populasi Cisadane dan populasi Cirata adalah persilangan dengan respons tertinggi pada parameter SR dan bobot akhir nilai IOS (Indeks Ova Somatik Cisadane 15,9% dan Cirata 20,7%.

  11. AKUMULASI TIMBAL (PB DAN STRUKTUR STOMATA DAUN PURING (CODIAEUM VARIEGATUM LAM. BLUME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Sulistiana

    2016-12-01

    Full Text Available Tanaman mempunyai kemampuan untuk mengatasi atau mengeliminir pencemaran udara yang terjadi di kota, salah satunya adalah tanaman puring. Stomata adalah salah satu organ tumbuhan yang digunakan untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Fungsi utama stomata adalah sebagai tempat pertukaran gas, seperti CO2 yang diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Namun, stomata juga bertindak sebagai salah satu jalur masuknya polutan khususnya polutan yang berasal dari udara. Untuk mempertegas pengaruh akumulasi timbal terhadap daun tanaman puring secara morfologi yang telah dilakukan oleh Sulistiana dan Setijorini tahun 2014, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melakukan pengamatan anatomi daun terutama struktur stomata daun tanaman puring. Penelitian bertujuan membandingkan struktur stomata antar kultivar puring dan membuktikan adanya hubungan antara akumulasi timbal (Pb dengan struktur stomata daun dari beberapa kultivar puring. Bahan penelitian yang digunakan adalah daun segar dari 13 kultivar tanaman puring yang ditanam di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Kademangan, Tangerang Selatan. Pengamatan struktur stomata daun dilakukan dengan cara pembuatan preparat paradermal Parameter yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah stomata, jumlah sel epidermis, panjang stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata. Hasil yang diperoleh adanya korelasi positif antara kadar Pb dan struktur stomata daun kultivar puring melalui parameter-paramater yang diamati terutama jumlah stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata.

  12. HUBUNGAN IMT, RLPP DAN RIWAYAT DIABETES PADA KELUARGA DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PNS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafifatul Auliya Rahmy

    2015-03-01

    Full Text Available Diabetes melitus (DM adalah penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. DM dan komplikasinya menyebabkan sekitar 4% kematian dari seluruh total kematian di dunia dan 3% di Di Indonesia. Skrining melalui pemeriksaan kadar gula darah sangat diperlukan untuk mencegah DM. Penelitian ini bertujuan  mengetahui kadar gula darah dan hubungan indeks massa tubuh, rasio lingkar pinggang pinggul dan riwayat diabetes pada keluarga dengan kadar gula darah. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional pada PNS di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan bulan Februari - April 2014. Jumlah sampel berdasarkan hasil perhitungan sampel sebanyak 147 responden yang dipilih secara random. Analisis yang digunakan meliputi analisis univariat dan bivariat (regresi linear sederhana dan ­t test independen. Rata-rata kadar gula darah yang didapatkan adalah 177,52±27,67 mg/dl, rata-rata IMT adalah 23,93±4,20 m/kg2 pada perempuan dan 26,23±4,07 m/kg2 pada laki-laki dan rasio lingkar pinggang pinggul adalah 0,87±0,06 pada perempuan dan 0,90±0,04 pada laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh, rasio lingkar pinggang pinggul dan riwayat diabetes pada keluarga dengan kadar gula darah (p value < 0,05. Pencegahan DM dapat dilakukan dengan skrining khususnya pada kelompok berisiko dengan pemantauan status gizi.

  13. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  14. EKTOPARASIT (FLEAS PADA RESERVOIR DI DAERAH FOKUS PEST DI KABUPATEN BOYOLALI PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ramadhani

    2016-09-01

    cheopsis yang mengandung Yersinia pestis. Kabupaten Boyolali merupakan salah satu daerahfocus pest di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies tikus dan pinjal, menghitung kepadatan tikus, infestasi pinjalpada tikus dan indeks pinjal sebagai indikator kerentanan terhadap penularanpest. Penelitian merupakan survei deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua tikus dan pinjalyang adadi Kabupaten Boyolali. Sampel adalah tikus dan pinjalyang berhasil ditangkap menggunakan life trap dengan umpan kelapa bakar dan ikan asinyang diletakkandi dalam dan luar rumah (masing-masing2 perangkap. Tikus disisir untuk mendapatkan pinjal. Hasil penelitian menunjukkan jumlah tikusyang tertangkap247 ekor. Terdapat4 jenis tikus dan mamalia kecil yang ditemukan R. tanezumi,R. tiomanicus,R. exulans,N. fulvescens dan S.murinus dengantrap succes sebesar5,71%. Hanya3 jenis tikus dan S.murinus yang terinfeksi pinjal. Spesies pinjalyang ditemukan X. cheopis dan S. cognatus. Indeks pinjal khusus : Xenopsylla cheopis sebesar1,67; indeksflea (pinjal Stavilus cognatus0,88 dan indeks pinjal umum2,55. Indikator sistem kewaspadaan terhadap penularan pest dengan indeks pinjal khusus >1 dan indeks pinjal umum >2, maka KecamatanSelo perlu waspada terhadap kemungkinan penularanpest di wilayahnya sehingga perlu upaya pengendalian populasi tikus dan pinjal.Kata kunci: ektoparasit,reservoir, fleas, pest

  15. Pengaruh Olahraga Jalan Cepat dan Diet terhadap Tekanan Darah Penderita Prahipertensi Pria

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustafa Kamal

    2013-01-01

    Full Text Available Diet mengendalikan hipertensi orang Indonesia di Jakarta (dietary approach to stop hypertension for Indonesian at Jakarta, disingkat DASHI-J dan olahraga jalan cepat dapat mengurangi berat badan dan menurunkan tekanan darah pada pasien prahipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi diet dan olahraga tersebut dengan desain penelitian clinical trial terhadap 100 laki-laki berusia 25 – 55 tahun di PT Krama Yudha Ratu Motor. Responden dialokasikan secara acak dalam 4 kelompok perlakuan meliputi kelompok diet (A, kelompok olahraga jalan cepat (B, kelompok diet dan olahraga jalan cepat (C, dan kelompok kontrol (D. Kelompok A dan C menerima diet 5 hari dalam seminggu selama 8 minggu. Kelompok diet DASHI-J diberikan makan siang dan makan malam. Setelah 2 bulan intervensi, berat badan, indeks massa tubuh, visceral fat, body fat, lingkar perut, tekanan darah sistolik dan diastolik, kolesterol serum dari semua kelompok menurun secara signifikan. Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok diet DASHI-J dan olahraga jalan cepat dengan penurunan berat badan 4,18 kg, indeks massa tubuh 1,50 kg/m2, tekanan darah 12,00 mmHg/8,60 mmHg. Diet DASHI-J dan olahraga jalan cepat berperan menurunkan berat badan, indeks massa tubuh, serta tekanan darah sistolik dan diastolik. Dietary approach to stop hypertension for Indonesian at Jakarta (DASHI-J and brisk walking exercise could reduce body weight and blood pressure of males prehypertension. The objective of the study was to evaluate DASHI-J by an experimental clinical trial conducted with 100 male subjects, aged 25 – 55 years divided randomly into 4 groups: DASHI-J diet group (A, brisk walking exercise group (B, DASHI-J and brisk walking exercise group (C, and control group (D. Group A and C got 5 days a week for 8 weeks diet. DASHI-J group was given lunch and dinner. After 2 months of intervension, the body weight, body mass index, body fat, visceral fat, waist circumference, systole, diastole, cholesterol

  16. Studi Keandalan Ketersediaan Daya Pembangkit Listrik pada Jaringan Daerah “X”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SYAHRIAL SYAHRIAL

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAKKeandalan tenaga listrik didefinisikan sebagai peluang dari suatu peralatan untuk beroperasi sesuai dengan fungsinya dalam suatu selang waktu tertentu dan dalam suatu kondisi operasi tertentu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik konsumen. Keandalan ketersediaan daya suatu sistem pembangkit dapat diketahui berdasarkan indeks keandalan yaitu LOLP (Loss of Load Probability dan UE (Unserved Energy. Penelitian dilakukan dengan merancang 2 model konfigurasi sistem pembangkit berdasarkan nilai beban puncak, kemudian mengambil data laju kegagalan dan laju perbaikan dari masing-masing komponen sistem pembangkit yang selanjutnya dipakai untuk menghitung nilai FOR (Forced Outage Rate. Nilai FOR yang telah diperoleh digunakan untuk menghitung nilai indeks keandalan menggunakan metode segmentasi. Konfigurasi sistem pembangkit skenario ke-2 memiliki nilai indeks keandalan lebih kecil dibandingkan dengan konfigurasi sistem pembangkit skenario ke-1 yaitu dengan LOLP sebesar 0,0000088248 hari/tahun dan UE sebesar 0,0584 KWH/tahun dengan total perkiraan biaya pada konfigurasi ini sebesar Rp 587.567.108,00.Kata kunci: Keandalan, metode segmentasi, LOLP, FOR, UEABSTRACTThe reliability of electric power is defined as the chance of an apparatus to operate in accordance with its function in a certain interval of time and in a certain operating conditions, so as to meet the electricity needs of consumers. The reliability of a power generation system availability can be determined based on the reliability index is LOLP (Loss of Load Probability and UE (Unserved Energy. The study was conducted by designing two models generating system configuration based on the value of the peak load, and then retrieve the data failure rate and the rate of repair of the individual components of the next generation system which is used to calculate the value FOR (Forced Outage Rate. FOR Value that has been obtained is used to calculate the reliability index using segmentation

  17. Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdiana Mutmainah

    2016-04-01

    ditetapkan secara purposive random sampling. Kualitas air yang diukur meliputi; pH, suhu, salinitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kecerahan, BOD5, bau, lapisan minyak dan sampah. Data tersebut kemudian dipetakan dan dianalisis menggunakan software Ocean Data View (ODV, kemudian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk wisata bahari serta karakteristik pantai untuk indeks kesesuaian kawasan wisata rekreasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pantai Ganting sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi dan berenang (indeks 77, kategori S1 dan sesuai untuk kegiatan wisata berperahu, banana boat dan jet ski (indeks 16, kategori S2. Kata kunci:kualitas perairan; wisata bahari; Pantai Ganting.

  18. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES BUDIDAYA KARET ALAM DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY: STUDI KASUS DI PT. XYZ (The Increase of Natural Rubber Plantations Productivity with Green Productivity Approach: a Case Study at PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marimin Marimin

    2014-02-01

    aliran material dilakukan dengan menggunakan peta aliran material hijau untuk menganalisa tujuh jenis sumber pembangkit limbah hijau (seven green wastes.  Alternatif strategi terbaik ditentukan dengan menggunakan model Analytical Hierarchy Process (aHP yang kemudian dikembangkan menjadi beberapa rancangan skenario perbaikan. Pengukuran kinerja alternatif strategi ini selanjutnya dinilai sebagai indeks produktivitas hijau (GPI perbaikan (future dan dibandingkan dengan nilai indeks GPI saat ini (current, yang telah dihitung pada studi kasus yang dilakukan. Hasil penelitian ini  mampu memberikan informasi strategi peningkatan produktivitas terbaik, tingkat produktivitas yang telah dicapai perusahaan, dan tingkat produktivitas hasil penerapan strategi terpilih. Kata kunci: aHP, green productivity, green wastes, indeks produktivitas hijau, karet alam, lateks

  19. Gambaran Status Gizi Anak Talasemia β Mayor di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dona Mirsa Putri

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak  Talasemia merupakan penyakit kronik yang membutuhkan transfusi setiap bulan, karena eritrosit lebih cepat lisis dibandingkan eritrosit normal. Komplikasi dan efek penyakit ini banyak, antara lain pertumbuhan, perkembangan, dan status gizinya. Penelitian ini bertujuan  mengetahui gambaran  status gizi anak talasemia β mayor Penelitian iniadalah penelitian deskriptif yang  dilakukan pada bulan Februari 2012 - Maret 2013 di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan sampel anak talasemia β mayor. Pemeriksaan yang dilakukan adalah mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar lengan. Hasil pemeriksaan dimasukkan dalam tabel persentil NCHS dan penilaian status gizi berdasarkanDepartemen Kesehatan Repubik Indonesia.Hasil penelitian ini terdapat 15 anak talasemia β mayor, dengan rata-rata umur kelompok 5-10 tahun. Frekuensi terbanyak indeks tinggi badan per umur yaitu 70%-90% (60%.. Frekuensi terbanyak indeks berat badan per umur adalah 60%-80% (66.7%. Frekuensi terbanyak indeks lingkar lengang atas per umur adalah 70%-85% (80%. Simpulan dari hasil penelitian status gizi anak talasemia β mayor adalah gizi kurang.Kata kunci: Status gizi, talasemia β mayorAbstract Thalassemia is a chronic disease who needs blood tranfusion every month because the abnormal erythrocyte has short life time compared with the normal erythrocyte. There are so many complications and effects of this disease, such as growth and nutritional status. The aim of this research is to describe chlidren's nutritional status with thalassemia beta major. This research is a descriptive research. It has been done since February 2012 - March 2013 at RSUP Dr.  M. Djamil Padang. The sampling is children with thalassemia beta major. The examination are stature, weight, and upper arm circumference and the result is entered into NHCS percentil and assessment of Nutritional based on health department of Indonesia. From this research, there are 15 children who are suffering thalassemia

  20. Studi Keandalan Ketersediaan Daya Pembangkit Listrik pada Jaringan Daerah “X”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SYAHRIAL SYAHRIAL

    2018-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Keandalan tenaga listrik didefinisikan sebagai peluang dari suatu peralatan untuk beroperasi sesuai dengan fungsinya dalam suatu selang waktu tertentu dan dalam suatu kondisi operasi tertentu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik konsumen. Keandalan ketersediaan daya suatu sistem pembangkit dapat diketahui berdasarkan indeks keandalan yaitu LOLP (Loss of Load Probability dan UE (Unserved Energy. Penelitian dilakukan dengan merancang 2 model konfigurasi sistem pembangkit berdasarkan nilai beban puncak, kemudian mengambil data laju kegagalan dan laju perbaikan dari masing-masing komponen sistem pembangkit yang selanjutnya dipakai untuk menghitung nilai FOR (Forced Outage Rate. Nilai FOR yang telah diperoleh digunakan untuk menghitung nilai indeks keandalan menggunakan metode segmentasi. Konfigurasi sistem pembangkit skenario ke-2 memiliki nilai indeks keandalan lebih kecil dibandingkan dengan konfigurasi sistem pembangkit skenario ke-1 yaitu dengan LOLP sebesar 0,0000088248 hari/tahun dan UE sebesar 0,0584 KWH/tahun dengan total perkiraan biaya pada konfigurasi ini sebesar Rp 587.567.108,00. Kata kunci: Keandalan, metode segmentasi, LOLP, FOR, UE ABSTRACT The reliability of electric power is defined as the chance of an apparatus to operate in accordance with its function in a certain interval of time and in a certain operating conditions, so as to meet the electricity needs of consumers. The reliability of a power generation system availability can be determined based on the reliability index is LOLP (Loss of Load Probability and UE (Unserved Energy. The study was conducted by designing two models generating system configuration based on the value of the peak load, and then retrieve the data failure rate and the rate of repair of the individual components of the next generation system which is used to calculate the value FOR (Forced Outage Rate. FOR Value that has been obtained is used to calculate the reliability index using

  1. Struktur Vegetasi Kawasan Hutan Alam dan Hutan Rerdegradasi di Taman Nasional Tesso Nilo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Kusumo

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan Tesso Nilo merupakan kawasan dengan tingkat keanekaragaman tanaman berpembuluh dan merupakan habitat bagi satwa terancam punah yaitu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus. Kawasan ini tidak luput dari kegiatan perambahan dan di konversi menjadi perkebunan dan permukiman. Pembukaan lahan hutan akan mengakibatkan rusaknya fungsi hutan dan mengakibatkan musnahnya berbagai jenis flora dan fauna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh perambahan hutan terhadap strukur vegetasi kawasan hutan. Metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan sampling vegetasi petak dalam jalur dilokasi hutan alam dan hutan terdegradasi akibat perambahan. Hasil dianalisis untuk mengetahui kelimpahan vegetasi, indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman (Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambahan hutan mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur vegetasi. Perambahan mengakibatkan penurunan jumlah kelimpahan vegetasi, nilai keanekaragaman, dan dominansi jenis (indeks nilai penting baik pada tingkat semai, pancang, tiang dan pohon. Kata kunci: Taman Nasional Tesso Nilo, struktur vegetasi, perambahan ABSTRACT Tesso Nilo forest is an area with a greater diversity of vascular plants and habitat for an endangered species, namely the Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae and the Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus. This area was not spared from encroachment and conversion to plantations and settlements. Forest clearing will cause damage to forest functions and lead to the extinction of various species of flora and fauna. The purpose of this study was to determine the consequences caused by the encroachment of the structure of forest vegetation. The method used was a survey by sampling vegetation plots in the path of the location of natural forests and forests degraded due to encroachment. The results were analyzed to determine the

  2. KAJIAN ASPEK FISIKA, KIMIA, DAN BIOLOGI PERAIRAN SITU RAWABEBEK, KARAWANG, DALAM RANGKA PENGELOLAAN PERIKANAN BERBASIS BUDI DAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Gunadi

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian tentang aspek-aspek fisika, kimia, dan biologi perairan bekas galian pasir telah dilakukan di Situ Rawabebek Kabupaten Karawang. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan data dasar bagi penyusunan model pengelolaan perikanan di perairan bekas galian pasir berdasarkan prinsip perikanan berbasis budi daya (culture-based fisheries, CBF. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa fluktuasi air di Situ Rawabebek mencapai hingga 1,90 m dan sangat dipengaruhi oleh ketinggian air Sungai Citarum. Nilai semua parameter kualitas air berada dalam kisaran yang layak untuk mendukung kehidupan ikan sementara kadar logam berat berada dalam ambang aman untuk kehidupan organisme akuatik termasuk ikan dan kesehatan manusia. Indeks keragaman plankton (Indeks Shanon-Wiener pada setiap stasiun dan musim pengamatan berkisar antara 3,95—4,52 yang berarti bahwa komunitas plankton di Situ Rawabebek stabil dan perairannya dalam kondisi belum tercemar. Jenis ikan yang teramati untuk mengetahui pola reproduksinya di Situ Rawabebek antara lain lalawak (Puntius bramoides, paray (Rasbora argyrotaenia, dan seren (Cyclocheilichthys apogon dengan tingkat Indeks Kematangan Gonad (IKG masing-masing 3,43%; 12,82%; dan 3,95%. Dari analisis terhadap kondisi fisika, kimia, dan biologinya disimpulkan bahwa perairan bekas galian pasir Situ Rawabebek cukup layak untuk pengembangan perikanan berbasis budi daya. A study on the physical, chemical, and biological aspects of the abandoned sand mining reservoir was conducted in Rawabebek Reservoir (Karawang Regency, West Java. This study aimed to develop a model of fisheries management in the reservoir based on the culture based fisheries (CBF system. The study showed that the fluctuation of water level in the Rawabebek Reservoir was monitored up to 1.90 m and highly influenced by the water level of Citarum River. The average value of all water quality parameters and heavy metals were in the suitable range for aquatic organism, fish and

  3. PENDEKATAN MULTI DIMENSIONAL SCALING UNTUK EVALUASI KEBERLANJUTAN WADUK CIRATA - PROPINSI JAWA BARAT (Multidimensional Scaling Approach to Evaluate Sustainability of Cirata Reservoir – West Java Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholil Kholil

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Waduk Cirata merupakan salah satu waduk di Indonesia yang memiliki peran sangat besar bagi pembangunan ekonomi, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA. Pertumbuhan Keramba Jaring Apung (KJA dan perkembangan permukiman di sekitar waduk, serta perubahan tataruang di DAS Citarum untuk kegiatan permukiman, industri, pertanian, dan peternakan menyebabkan peningkatan sedimentasi dan penurunan kualitas air waduk, sehingga berpengaruh terhadap kinerja dan keberlajutan waduk. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberlanjutan waduk dengan menggunakan metode Multidimesional Scaling berdasarkan 5 dimensi yaitu ekologi dan tata ruang, ekonomi, sosial dan budaya, peraturan dan kelembagaan, dan infrastruktur dan teknologi. Hasil analisis MDS menunjukkan bahwa dimensi ekologi dan tataruang, dan peraturan dan kelembagaan kurang berlanjut dengan nilai indeks keberlanjutan masing-masing 45,76 dan 42,24. Sementara untuk dimensi ekonomi, sosial dan budaya, dan infrastruktur dan teknologi memiliki nilai indeks keberlanjutan masing-masing 63,12; 64,42 dan 68,64 yang berarti hanya masuk kategori cukup berlanjut. Atribut yang paling sensitif yang mempengaruhi indeks keberlanjutan ekologi dan tataruang adalah laju sedimentasi, jumlah KJA dan kualitas air waduk. Pada dimensi peraturan dan kelembagaan adalah lemahnya koordinasi, perijinan dan penegakan hukum. Untuk menjamin keberlanjutan kinerja Waduk Cirata perlu dilakukan pengendalian penggunaan lahan di DAS Citarum dan permukiman di sekitar waduk, pengetatan perijinan, dan penegakan hukum. ABSTRACT Cirata reservoir is one of the reservoirs in Indonesia, that plays an important role for economic development as a Hydroelectric Power Plant. The development of settlement around the dam, and land use change of Citarum’s watershed for industrial activities, agriculture, and animal husbandry have increased the erosion, sedimentation and degradation water quality of reservoir. This paper will discuss

  4. Oral health knowledge among parents of autistic child in Bandung-Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yetty Herdiyati Nonong

    2014-09-01

    Full Text Available Background: Autistic children as well as other special needs individual demand special care given by their parents. But there exist limited awareness among parents in Indonesia society, especially with regard to their oral health. Purpose: The study was aimed to assess the oral health related knowledge, attitude and behavior of the parents; and oral health status of their autistic children in comparison with non-autistic children. Methods: Total of 56 children (23 autistic and 23 normal between 7-12 years was included in this study. Data on parents’ knowledge, attitude, oral health practice and behavior of their children were gathered from the questionnaires. The oral health status of the children was recorded using deft and DMFT caries index. Results: All obtained data were analyzed using sPss version 13 to correlate the index of the sample. It showed that caries index of autistic child was lower and limited oral health knowledge among parents. Conclusion: There is need of greater awareness to be spread among the population of Indonesia about the existing professional help for the special children and educate the parents to maintain their child’s oral health for a better quality of life.Latar belakang: Anak autis seperti juga individu berkebutuhan khusus lainnya memerlukan perhatian khusus dari orang tuanya. Namun banyak keterbatasan kesadaran orang tua dalam masyarakat Indonesia, terutama berkaitan dengan kesehatan mulut anak autis mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengetahuan kesehatan gigi, perilaku orang tua dan anak mereka yang autis. Metode: Data pengetahuan orang tua dikumpulkan dari kuesioner dan status kesehatan mulut anak dicatat menggunakan indeks karies DMFT dan deft. sejumlah 56 anak (23 autis dan 23 non-autis sebagai kelompok kontrol usia 7-12 tahun ikut serta dalam penelitian ini. Hasil: Data yang didapatkan dianalisis menggunakan sPss versi 13 untuk mengkorelasikan indeks subjek. Hasil menunjukkan indeks

  5. APLIKASI PROGRAM TRANSYT PADA SIMPANG DI BAWAH JENUH Studi Kasus : Simpang Airlangga dan Simpang Udayana Kotamadya Mataram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Suteja

    2002-01-01

    Full Text Available An intersection is a critical area of conflicting traffic caused by the conflict problems of traffic movement. This conflicting traffic leads to driver delay, accident and traffic jam. A high traffic flow increases problems due to vehicle conflict, traffic light should be set up in order to separate and merge vehicle movement within traffic flow. A coordination of undersaturated intersections could reduce delay, travel time and travel cost. A computer program called TRANSYT was used to coordinate two undersaturated intersection discussed in this project. Research variables included were traffic volume, saturation flow, speed, traffic light setting and geometrical data of the intersections. The output of TRANSYT showed that the initial performance index was Rp.12.623.500/hour and could be reduced to Rp.8.165.250/hour after coordination of the two intersections. Total delay decreased 35.7 % from the initial delay, and the travel time was 12.5% faster. The optimum offset value of both intersection coordinated was found and the minimum performance index was attained using 90 second cycle time. Abstract in Bahasa Indonesia: Persimpangan merupakan salah satu lokasi yang rawan terhadap kemacetan akibat konflik pergerakan kendaraan. Konflik pergerakan ini menyebabkan tundaan, kecelakaan serta kemacetan. Arus lalu lintas yang terlalu tinggi menimbulkan masalah karena adanya konflik yang meningkat, maka pemasangan lampu lalu lintas perlu dilakukan. Pengkoordinasian dua simpang dibawah jenuh (undersaturated yang dianalisa, dimaksudkan untuk mengurangi tundaan, waktu perjalanan dan biaya perjalanan yang terjadi. Dari hasil analisa dengan menggunakan Program TRANSYT diperoleh kinerja simpang seperti nilai indek kinerja sebelum koordinasi sebesar Rp.12.149.550/jam dan Rp.8.164.300/jam setelah dikoordinasi, tundaan total yang terjadi berkurang 35,7 % dari tundaan sebelum dikoordinasikan dan waktu perjalanan yang lebih cepat 12,5 % dari waktu perjalanan semula

  6. Karakteristik Beras Analog Berindeks Glisemik Rendah dari Oyek dengan Penambahan Berbagai Jenis Kacang-Kacangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kanetro

    2018-01-01

    Full Text Available The aim of this research was to determine the best legumes for increasing protein of artificial rice that was made of dried growol or oyek based on physical, sensory charactersitics and glycemic index. The experiment design of this research was randomized complete design with the single factor of legumes type, that were soybean mungbean, vevet bean, and cowpeas. The first step of artificial rice processing was mixing dried oyek and legumes flour with 3:7 ratio. The next step was forming the dough into the same as rice, steaming, and drying for producing artificial rice that could be stored. The products of artificial rice were analyzed for texture, colour, and preference level of dried and steamed procuct, proximate composition of dried product, and glycemic index (IG of steamed product. The result of this research showed that the type of legumes affected the physical and sensory characteristic of artificial rice. The best legumes for producing artificial rice was mungbean. The preference level of the best product was better than the other legumes, and the same as original rice. The proximate composition especially protein content of the best product was the same as original rice, and its IG was be categorized in low IG food product. ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan menentukan jenis kacang-kacangan yang tepat untuk meningkatkan kadar protein beras analog dari growol kering atau oyek berdasarkan sifat fisik, kimia, sensoris, dan indeks glisemik. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan acak lengkap faktor tunggal yaitu jenis kacang-kacangan yang meliputi kacang kedelai, tunggak, koro, dan kacang hijau. Beras analog/artificial dibuat melalui tahap pembuatan adonan yang terdiri campuran tepung kacang-kacangan dan tepung oyek dengan perbandingan 3:7. Selanjutnya dibentuk menyerupai beras, dikukus, dan dikeringkan sehingga diperoleh beras analog yang dapat disimpan. Produk kering dan produk yang siap dikonsumsi (nasi analog selanjutnya dianalisis

  7. Et essay om konkurrenceevnens mangfoldige rødder

    DEFF Research Database (Denmark)

    Pedersen, Kurt

    2012-01-01

    Konkurrenceevnen dukker jævnligt op i den politiske og økonomiske debat. Spørger man til, hvad det er for en størrelse, får man et mere eller mindre kompliceret indeks, der viser hvordan valutakurs og nominalløn har udviklet sig over en periode i forhold til vore samhandelspartnere. Det er...... ændringen i vor konkurrenceevne, der finder udtryk, ikke begrebet som sådant. I dette lille essay anlægges en bred teorihistorisk vinkel med henblik på at få begrebet som sådant indkredset. Dets eklektiske natur afskærer os dog fra at angive en mere præcis definition....

  8. Total working period and other risk factors related to eating protein foods habits among civil pilots in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Imelda Hutabarat

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar belakang: Kebiasaan makan protein yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit ginjal dan hati serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan terjadinya inkapasitasi pada pilot. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor sosiodemografi dan faktor lainnya terhadap kebiasaan makan protein berlebih pada pilot sipil di Indonesia. Metode: Penelitian potong lintang menggunakan data sekunder Survei kebiasaan makan, minum dan latihan fisik pada pilot  sipil di Indonesia 2016. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik demografi, kebiasaan latihan fisik, pengetahuan, indeks massa tubuh dan karakteristik penerbangan. Analisis regresi cox dipakai untuk menganalisis faktor-faktor dominan yang berhubungan dengan kebiasaan makan protein berlebih. Hasil: Di antara 528 pilot yang berusia 19-64 tahun, 194 (36.74% pilot memiliki kebiasaan makan protein berlebih. Lama masa kerja dan indeks massa tubuh menjadi faktor risiko dominan yang berkaitan dengan kebiasaan makan protein berlebih pada pilot. Jika dibandingkan dengan pilot dengan lama masa kerja 1 – 9 tahun, pilot dengan masa kerja 10 – 40 tahun berisiko 35% lebih kecil memiliki kebiasaan makan protein berlebih (RRa = 0.65 ; 95% CI 0.49 – 0.87. Jika dibandingkan dengan pilot dengan indeks massa tubuh normal, pilot yang overweight berisiko 34% lebih  kecil  memiliki kebiasaan makan protein berlebih (RRa = 0.66 ; 95% CI 0.47 – 0.93. Kesimpulan: Masa kerja yang lebih panjang dan overweight merupakan faktor protektif terhadap risiko kebiasaan makan protein berlebih Kata kunci: kebiasaan makan protein, lama masa kerja, indeks massa tubuh, pilot sipil Indonesia       ABSTRACT Background: Excessive protein eating habits may cause kidney and liver disease and increase the risk of cardiovascular disease leading to incapacitation of the pilot. The purpose of this study was to identify sociodemographic and other factors on protein eating habits among civilian

  9. KOMUNITAS ARTHROPODA TANAH DI KAWASAN SUMUR MINYAK BUMI DI DESA MANGUNJAYA, KECAMATAN BABAT TOMAN, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risda Muli

    2016-03-01

    Full Text Available Pencemaran tanah yang diakibatkan oleh penambangan minyak bumi berpengaruh terhadap lingkungan, vegetasi, dan kelimpahan arthropoda. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dampak pencemaran minyak bumi di tanah terhadap komunitas Arthropoda. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan struktur komunitas arhtropoda tanah di sekitar lokasi eksplorasi minyak bumi. Kelembapan, pH, suhu tanah, dan kadar TPH tanah diukur dan dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap indeks keanekaragaman, dominansi, dan kemerataan arthropoda. Penelitian dilakukan di sumur minyak bumi Desa Mangunjaya Kecamatan Babat Toman pada tanggal 19-24 Februari 2015. Arthropoda dikoleksi menggunakan pit fall traps dan corong barlese-tullgren, pengambilan sampel dilakukan di 96 titik. Identifikasi arthropoda dilakukan di Laboratorium Entomologi Jurusan Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian. Analisis kadar TPH tanah menggunakan metode Gravimetri dilakukan di Laboratorium Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata TPH dan pH tanah di lokasi eksplorasi minyak bumi yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih rendah daripada eksplorasi oleh masyarakat. Kelembaban dan suhu tanah di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih tinggi daripada di lokasi eksplorasi masyarakat. Kadar TPH, pH, kelembaban, dan suhu tanah tidak berpengaruh terhadap indeks keanekaragaman, dominansi, dan kemerataan arhtropoda. Rata-rata indeks keanekaragaman arthropoda tergolong rendah dengan nilai indeks kurang dari 1. Soil contamination caused by the extraction of petroleum affects the environment, vegetation, and abundance of arthropods. Therefore, it is necessary to study the impact of oil pollution on the ground against arthropod community. The research has conducted to determine the differences of terrestrial arthropod around petroleum exploration. Moisture, pH, temperature, and soil TPH (Total Petroleum Hydrocarbon

  10. Mokytojų darbe patiriamo streso sąsaja su fiziniu aktyvumu ir nutukimu

    OpenAIRE

    Kruoliūtė, Vitalija

    2014-01-01

    Darbo objektas: mokytojų darbe patiriamo streso sąsaja su nutukimu ir fiziniu aktyvumu. Tikslas:ištirti mokytojų darbe patiriamo streso, nutukimo ir fizinio aktyvumo sąsajas. Uždaviniai: 1. Palyginti kūno masės indeksą jaunesnių ir vyresnių mokytojų bei vyrų ir moterų grupėse. 2. Palyginti mokytojų fizinį aktyvumą turinčių ir neturinčių antsvorio grupėse. 3. Įvertinti mokytojų darbe patiriamo streso, nutukimo ir fizinio aktyvumo sąsajas. Tyrimo metodai: 1. Literatūros ap...

  11. Strategi Pengembangan Usaha Kecap Cemara Dengan Metode Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard Pada UKM Cemara Food, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tio Wahyu Nugraha

    2016-04-01

    Full Text Available Meningkatnya jumlah pesaing menyebabkan UKM Cemara Food seakan terjebak dalam kondisi persaingan yang sangat kompetitif karena kompetisi pasar. Minimnya inovasi dalam hal manajerial produksi dan operasi membuat strategi yang diterapkan perusahaan menjadi tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada. Sehingga diperlukan penelitian ini untuk melihat kondisi kinerja perusahaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk 1 Menganalisis kinerja UKM Cemara Food. dan 2 Memformulasikan rancangan strategi pengembangan untuk produk kecap Cemara. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja perusahaan adalah Balanced Scorecard, sedangkan untuk memformulasikan strategi menggunakan pendekatan Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard. Nilai R/C Ratio sebesar 1,25 dan ROE sebesar 16,4% menunjukan penggunaan modal dan aliran keuangan perusahaan sudah dapat dikatakan baik meski harus ditingkatkan lagi efisiensinya. Nilai CSI sebesar 71% yang berarti bahwa indeks kepuasan keseluruhan konsumen yang dihitung berdasarkan atribut produk berada pada kriteria puas.

  12. Perancangan Coupled Fuzzy Logic Controller pada Prototipe Mesin Computer Numerical Control (CNC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nabilla Gustiviana

    2012-09-01

    Full Text Available Tingkat ketelitian mesin CNC dalam membuat suatu kontur merupakan hal yang penting. Adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja saat melakukan gerakan feeding dalam membentuk suatu kontur dapat berakibat pada kesalahan bentuk kontur yang akan dihasilkan apabila di tiap sumbunya dikontrol secara individu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancang kombinasi antara Fuzzy Logic Controller sebagai kontroler individu yang mengatasi permasalahan di tiap sumbu, dengan kontroler koordinasi, yaitu Cross-Coupled Controller. Algoritma dari kontroler ini dibuat dengan menggunakan software LabView 8.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menambahkan kontroler koordinasi, dapat memperbaiki nilai indeks performansi sebesar 37,5% untuk kontur linier dan 2,78% untuk kontur lingkaran

  13. Struktur Komunitas Ikan Karang di Perairan Kendari (Community Structure of Coral Reef Fishes at Kendari Waters

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Adrim

    2012-09-01

    Full Text Available Keberadaan ikan karang merupakan salah satu bioindikator terhadap kondisi terumbu karang yang baik. Penelitian ikan karang di perairan Kendari bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, kelimpahan, sebaran, dan struktur komunitas ikan karang di perairan tersebut. Pengumpulan data dilakukan bulan Juli 2011 pada lima lokasi di bagian utara dan selatan Kendari. Data dihimpun dengan menggunakan teknik Underwater Visual Census (UVC dan metode transek (Line Intersept Transect, LIT dengan peralatan SCUBA. Total jenis ikan karang terkumpul sebanyak 111 jenis yang mewakili 24 famili, terdiri dari 31 jenis ikan target (ikan konsumsi, 17 jenis ikan indikator (indicator species, dan kelompok major 63 jenis. Kelornpok ikan pangan (target yang dominan; Caesio cuning, Siganus vulpinus dan Ctenochaetus striatus. Jenis yang paling dominan dari ikan indikator adalah Chaetodon octofasciatus. Sedangkan kelompok lainnya (major yang dominan adalah Pomacentrus smithii, Chrysiptera rollandi, Chrysiptera springeri, dan Pomacentrus alexanderae. Nilai Indeks keanekaragaman berkisar 1,36– 3,23. Indeks dominasi Margalef (d berkisar 4,74–8,66. Indeks kemerataan Pielou (J’=H’/logeS diperololeh pada kisaran 0,38–0,81 . Hasil analisis kluster pada matrik kesamaan Bray-Curtis 37 % diperoleh dendrograrn yang menunjukkan dua pengelompokan stasiun. Berdasarkan ordinasi sampel dengan MDS diperoleh dari kesamaan (stress= 0 dengan jelas menunjukkan dua komunitas yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan sebagai data dasar untuk pengelolaan daerah pesisir bagi pemerintahan daerah (PEMDA. Kata kunci: ikan karang, struktur komunitas, indeks ekologi, perairan Kendari. Coral reef Fishes is one of bio-indicators for good condition coral reef ecosystem. A study on coral reef fishes in the Kendari waters was aimed to find out species composition, abundance, distribution and community structure of coral reef fishes in that area. The study was conducted in

  14. SURVEILLANCE OF SEAPORT RODENTS AND ITS PARASITES AT SEMARANG, CENTRAL JAVA, AND UJUNG PANDANG, SOUTH SULAWESI, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. C. Megawe

    2012-09-01

    Full Text Available Survai rodent dan pinjal dilakukan di pelabuhan Semarang dan Ujung Pandang pada bulan Desember 1984 — Mei 1985. Pada survai tersebut ditemukan 3 jenis tikus yaitu Rattus norvegicus, R. r. diardii dan R. exulans dan satu jenis cecurut Suncus murinus. Jenis tikus yang banyak di­temukan di pelabuhan Semarang adalah R. r. diardii sedang di pelabuhan Ujung Pandang adalah R. norvegicus. Pinjal Xenopsylla cheopis ditemukan di kedua daerah yang disurvai, infestasi lebih tinggi pada R. norvegicus dan R. r. diardii daripada R. exulans dan S. murinus. Indeks pinjal di pelabuhan Ujung Pandang dan sekitarnya 4 kali lebih besar daripada di Semarang. Hasil uji kerentanan pinjal menunjukkan bahwa pinjal di kedua daerah pelabuhan tersebut masih peka terhadap DDT 4%, malathion 0,5% dan fenitrothion 1%.

  15. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok dan Taut Silang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Purwaningsih

    2017-03-01

    Full Text Available Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS sebagai inisiatordan N,N’-metilena-bis-akrilamida (MBAAm. Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity produk hasil rekayasa. Spektra FTIR dan mikrografmenunjukkan bahwa kopolimerisasi cangkok dan taut silang telah terjadi pada biopolimer selulosajerami padi. Produk hasil rekayasa memiliki ketahanan termal yang lebih baik dan indeks kristalinitasyang lebih tinggi dari isolat selulosanya. Nisbah dan efisiensi pencangkokan berturut-turut adalah66,14-78.15% dan 13,23-16.63%. Swelling capacity sebelum proses hidrolisis berkisar antara 8,16-12,20 g g-1. Proses hidrolisis terhadap produk hasil rekayasa mampu meningkatkan swelling capacityhingga 12,5 kali kapasitas awal.

  16. PENGARUH RISIKO SISTEMATIS DAN RISIKO TIDAK SISTEMATIS TERHADAP EXPECTED RETURN SAHAM DALAM RANGKA PEMBENTUKAN PORTOFOLIO SAHAM LQ-45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN SINGLE INDEX MODEL PERIODE TAHUN 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Paramitasari

    2015-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh risiko sistematis dan risiko sistematis pada hasil saham yang diharapkan portofolio terhadap perusahaan LQ45 dengan menggunakan model indeks tunggal. Populasi penelitian ini adalah semua saham yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia. Sampel dari penelitian ini adalah saham dari kategori LQ45 dan ini ditentukan secara purposive sampling, dan itu terdiri dari 37 saham. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Parsial dan simultan, hasilnya menunjukkan bahwa risiko sistematis dan risiko sistematis berpengaruh signifikan terhadap pengembalian yang diharapkan dari portofolio saham. Hasil ini menunjukkan perubahan variasi risiko sistematis dan risiko tidak sistematis digunakan untuk memprediksi perubahan variasi keuntungan yang diharapkan dari portofolio saham. Hasil ini sesuai dengan teori bahwa hubungan positif dan linier antara laba yang diharapkan dan risiko.

  17. SURVEILLANCE OF SEAPORT RODENTS AND ITS FLEA-INDICES IN CILACAP, CENTRAL JAVA AND PANJANG, SUMATERA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. C. Megawe

    2012-09-01

    Full Text Available Suatu survai terhadap tikus dan pinjal telah diselenggarakan di daerah pelabuhan Cilacap dan Panjang, pada November 1985 sampai Maret 1986. Dalam survai itu diidentifikasi empat spesies tikus, yaitu Rattus r. diardii, R. norregicus, Bandicota indica, dan Mus musculus, serta seekor insektivora, Suncus murinus. Kepadatan polusi binatang-binatang ini rendah di dalam pelabuhan dan sedang di perkampungan sekitarnya. R.r. diardii terbukti merupakan tikus yang terbanyak dijumpai baik di pelabuhan maupun di perkampungan sekitar. Kepadatan Xenopsylla cheopis ternyata rendah baik pada tikus-tikus maupun insektivora di kedua daerah pelabuhan. Indeks pinjal spesifik tertinggi didapatkan pada R.r. diardii. Tes kerentanan X. cheopis terhadap insektisida dengan menggunakan DDT 4%, melathion 0,5% dan fenit rothion 1% menunjukkan bahwa pinjal itu lebih sensitif terhadap melathion dan fenitrothion dibanding terhadap DDT, di kedua daerah pelabuhan.

  18. PERFORMA REPRODUKSI IKAN LELE MUTIARA (Clarias gariepinus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2016-12-01

    Full Text Available Ikan lele Mutiara merupakan salah satu strain ikan lele Afrika (Clarias gariepinus yang memiliki keunggulan performa pertumbuhan, efisiensi pakan, keseragaman ukuran, serta ketahanan terhadap penyakit dan lingkungan. Pengggunaan benih ikan lele Mutiara dalam kegiatan budidaya dapat menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi, sehingga permintaan benihnya semakin meningkat. Jumlah dan kualitas benih yang dihasilkan ditentukan oleh karakteristik reproduksi induknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa reproduksi ikan lele Mutiara, antara lain umur awal matang gonad, indeks gonadosomatik dan ovisomatik, fekunditas, derajat fertilisasi, derajat penetasan, dan waktu rematurasi. Penentuan umur awal matang gonad dilakukan melalui pembedahan calon induk ikan lele Mutiara sejak berumur empat bulan. Pengamatan indeks gonadosomatik dan ovisomatik, fekunditas, derajat fertilisasi, derajat penetasan, dan waktu rematurasi dilakukan terhadap induk ikan lele Mutiara berumur 10 bulan yang digunakan dalam proses pemijahan alami dan buatan. Calon induk dan induk ikan lele Mutiara yang digunakan pada penelitian ini dipelihara dalam kolam tanah dan diberi pakan buatan komersial dengan kadar protein 30% untuk calon induk dan 35% untuk induk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan lele Mutiara mulai matang gonad pada umur lima bulan. Induk jantan ikan lele Mutiara yang matang gonad memiliki indeks gonadosomatik sebesar 0,22%-1,47%; sedangkan indeks ovisomatik induk betina berkisar 10,30%-21,33%; dengan fekunditas berkisar 72.700-165.900 butir/kg bobot induk (rata-rata 102.400 ± 25.000 butir/kg bobot induk. Pemijahan buatan induk ikan lele Mutiara menghasilkan derajat fertilisasi berkisar 76,53%-99,22% (rata-rata 91,48 ± 5,38% dan derajat penetasan berkisar 64,93%-91,96% (rata-rata 80,45 ± 6,28%. Waktu rematurasi induk jantan ikan lele Mutiara sekitar dua minggu, sedangkan pada induk betina selama 1,5 bulan. Mutiara is one of several strains

  19. ARE THE FIVE ASEAN STOCK PRICE INDICES DYNAMICALLY INTERACTED?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2005-01-01

    Full Text Available This study seeks to examine the dynamic interactions of stock price indices in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the stock price indices countries, a vector error correction model (VECM is employed to empirically examine the interaction among the variables. The finding is that the five ASEAN stock market prices were found to be integrated with two cointegrating vectors during the sample period, and that accounting innovation analyses show the short run dynamic interactions among those stock markets. The important implication might be drawn from the finding is that portfolio diversification across the five ASEAN stock markets is unlikely to reduce investment risk due to high degree of financial integration of these markets. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi ini bertujuan meneliti interaksi dinamis antara indeks harga saham yang terdapat di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailan yang terjadi selama masa krisis finansial Asia tahun 1997 dan periode sesudahnya. Dengan menggunakan data time series bulanan indeks harga saham dari kelima negara tersebut selama periode penelitian, suatu vector error correction model (VECM diaplikasikan untuk meneliti secara empiris interaksi dinamis yang terjadi diantara berbagai variabel yang dipergunakan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ditemukan dua vektor kointegrasi (cointegration vector selama masa penelitian, dan analisa inovasi akuntansi (accounting innovation analyses menunjukan adanya interaksi dinamis jangka pendek diantara pasar saham tersebut. Implikasi penting yang mungkin perlu diperhatikan dari penemuan ini adalah bahwa diversifikasi portofolio saham pada lima pasar saham tersebut agaknya tidak akan secara signifikan mengurangi tingkat resiko investasi. Hal ini dikarenakan oleh tingginya

  20. Aplicación de Dispositivos Móviles en la Medición de los Niveles de Radiación Ultravioleta y su Validación en el Distrito de Chulucanas Región Piura Perú

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lorena Rubio Rubio

    2017-02-01

    Full Text Available Se denomina App a una aplicación de software que se instala en dispositivos móviles con la finalidad de facilitar al usuario la consecución de tareas, operaciones o gestiones del día a día. La presente investigación desarrolla un análisis sobre la eficiencia de las aplicaciones móviles en la medición de niveles de radiación ultravioleta en el distrito de Chulucanas, con el objetivo de verificar la confiabilidad de los datos obtenidos y fomentar una cultura de prevención a la sobreexposición solar en la población chulucanense para evitar enfermedades relacionadas a la radiación UV. La metodología empleada considera la información procedente de tres aplicaciones móviles previamente seleccionadas, World UV, Uv-Indeks y NoTeQuemes descargadas gratuitamente. La toma de datos es realizada en tres puntos georreferenciados del distrito de Chulucanas que son, ciudad de Chulucanas, caserío Chapica Campanas y caserío Papelillo, la medición se efectúa cinco veces al día cada dos horas, iniciándose a las 8:00 a.m y culminando a las 4:00 p.m, por un período de un mes. Los resultados obtenidos indican la influencia horaria y diaria sobre el desarrollo del nivel de radiación ultravioleta. En los sectores observados se determina que la hora de mayor impacto ocurre al medio día solar, en cuanto al tipo de aplicación móvil más adecuada se considera a UV Indeks por ser el de mejor respuesta de acuerdo a los resultados obtenidos en la bibliografía consultada.

  1. STATUS GIZI PADA BALITA DAN ANAK VEGETARIAN DI KOMUNITAS ASRAM SRI SRI RADHA MADHAVA, DESA SIANGAN, KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ayu Risma Pramita

    2015-06-01

    Full Text Available Masalah gizi adalah salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang belum tuntas ditanggulangi di dunia. Berdasarkan data Riskesdas 2010, prevalensi balita yang mengalami gizi buruk secara nasional adalah 4,9%, gizi kurang 13%, dan gizi lebih 5,8%. Asram Sri Sri Radha Madhava berada di wilayah kerja Puskesmas Gianyar II. Masyarakat tersebut adalah kelompok vegetarian lakto mulai dari remaja, hamil, sampai pada anak yang dilahirkan. Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Gianyar II tahun 2012 terjadi masalah gizi kurang sebesar 2,3%. Pada tahun 2013 di Puskesmas Gianyar II tercatat masalah gizi kurang pada balita meningkat menjadi 5%, sedangkan jumlah balita gizi buruk adalah sebesar 2%. Puskesmas Gianyar II belum dapat mencapai target yakni 0% untuk balita gizi buruk maupun gizi kurang. Balita dan anak-anak Asram jarang mengikuti kegiatan Posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangannya sulit untuk dipantau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi bayi dan balita serta anak vegetarian di komunitas Asram Sri Sri Radha Madhava. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross-sectional deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan serta wawancara. Status gizi pada 36 orang yang termasuk kelompok balita dan anak vegetarian dilihat berdasarkan indeks berat badan terhadap umur (BB/U, tinggi badan terhadap umur (TB/U, berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB, dan indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U dari grafik WHO. Sebagian besar tergolong gizi baik berdasarkan BB/U (80,6%, TB/U normal (72,2%, BB/TB normal (63,9%, dan IMT/U normal (72,2%. Sebanyak 2,8% termasuk kategori obese, 11,1% kategori gemuk (overweight dan 13,9% kategori kurus (underweight.

  2. SISTEM PEMBAGIAN KELAS KULIAH MAHASISWA DENGAN METODE K-MEANS DAN K-NEAREST NEIGHBORS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Aditra Pradnyana

    2018-01-01

    Full Text Available Permasalahan yang terjadi saat pembentukan atau pembagian kelas mahasiswa adalah perbedaan kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa di setiap kelasnya yang dapat berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran yang berlangsung. Pengelompokkan mahasiswa dengan kemampuan yang sama merupakan hal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang dilakukan. Dengan pengelompokkan mahasiswa yang tepat, mereka akan dapat saling membantu dalam proses pembelajaran. Selain itu, membagi kelas mahasiswa sesuai dengan kemampuannya dapat mempermudah tenaga pendidik dalam menentukan metode atau strategi pembelajaran yang sesuai. Penggunaan metode dan strategi pembelajaran yang tepat akan meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Pada penelitian ini dirancang sebuah metode baru untuk pembagian kelas kuliah mahasiswa dengan mengkombinasikan metode K-Means dan K-Nearest Neighbors (KNN. Metode K-means digunakan untuk pembagian kelas kuliah mahasiswa berdasarkan komponen penilaian dari mata kuliah prasyaratnya. Adapun fitur yang digunakan dalam pengelompokkan adalah nilai tugas, nilai ujian tengah semester, nilai ujian akhir semester, dan indeks prestasi kumulatif (IPK. Metode KNN digunakan untuk memprediksi kelulusan seoarang mahasiswa di sebuah matakuliah berdasarkan data sebelumnya. Hasil prediksi ini akan digunakan sebagai fitur tambahan yang digunakan dalam pembentukan kelas mahasiswa menggunakan metode K-means. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Live Cycle (SDLC dengan model waterfall. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa jumlah cluster atau kelas dan jumlah data yang digunakan mempengaruhi dari kualitas cluster yang dibentuk oleh metode K-Means dan KNN yang digunakan. Nilai Silhouette Indeks tertinggi diperolah saat menggunakan 100 data dengan jumlah cluster 10 sebesar 0,534 yang tergolong kelas dengan kualitas medium structure.

  3. Pengambilan Minyak Atsiri dari Bunga Kenanga Menggunakan Metode Hydro-Distillation dengan Pemanas Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Aris Setyawan

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses penyulingan minyak kenanga dengan menggunakan metode Hydro-distillation dengan pemanas microwave. Selain itu, juga untuk mempelajari beberapa faktor yang berpengaruh seperti kondisi operasi daya microwave, rasio massa bahan terhadap pelarut air, dan kondisi bunga segar atau layu. Metode pemisahan minyak atsiri yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hydrodistillation dengan pemanas microwave dalam keadaan atmosferik. Pertama-tama sampel bunga segar (S dan bunga layu (L yang telah dirajang dimasukkan ke dalam labu distiller bervolume 1000 mL sebanyak 100, 150, dan 200 gram untuk sampel bunga segar dan layu. Kemudian ditambahkan 300 mL aquades, sehingga rasio massa terhadap volume distiller yang digunakan berturut-turut adalah 0,4; 0,45; dan 0,5. Kondensor dialiri dengan air dan mulai dilakukan pemanasan menggunakan alat microwave pada daya 264, 400, dan 600 Watt. Proses pemisahan dilakukan selama 180 menit dengan pengamatan setiap 20 menit. Pada setiap pengamatan akan diperoleh minyak atsiri dan air distilat. Air distilat dimasukkan kembali ke dalam labu distiller dengan volume secukupnya untuk merendam bunga yang masih didalam labu. Sedangkan, minyak atsiri yang diperoleh ditampung dan diukur volume serta massanya, dan disimpan di dalam botol kecil. Dari hasil penelitian diperoleh data % rendemen, dan sifat fisik minyak kenanga berupa specific gravity, indeks bias, bilangan asam dan kadar β-caryophyllene dalam minyak kenanga. Dan dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa (1 metode Microwave Hydro distillation dapat digunakan untuk mengambil minyak atsiri dalam bunga kenanga, (2 minyak kenanga yang dihasilkan melalui metode Microwave Hydrodistillation memiliki properti fisik (indeks bias, specific gravity, dan bilangan asam yang memenuhi SNI, (3 bunga kenanga segar memiliki % rendemen lebih besar daripada bunga layu, dan (4 untuk mendapatkan % rendemen yang maksimum, rasio yang

  4. PENENTUAN TINGKAT KEKERINGAN LAHAN BERBASIS ANALISA CITRA ASTER DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Pujian Hadi

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Kekeringan lahan yang melanda suatu daerah menimbulkan dampak yang besar terhadap produktivitas lahan pertanian. Terjadinya kekeringan ini disebabkan oleh defisit air akibat kurangnya hujan yang jatuh, laju infiltrasi air yang tinggi serta jenis tanaman yang tidak sesuai dengan ketersediaan air. Untuk meminimalkan dampak yang terjadi akibat kekeringan lahan maka perlu dilakukan antisipasi dengan mengetahui defisit dan surflus air lahan melalui data curah hujan serta kemampuan tanah menahan air (water holding capasity. Untuk keperluan analisis kekeringan lahan dapat menggunakan citra penginderaan jauh dan neraca air lahan sebagai pengetahuan awal guna perencanaan antisipasi kekeringan lahan sehingga kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi setiap saat. Penelitian ini dilakukan di sebagian wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan penelitian ini adalah : (1 Mengkaji akurasi berbagai saluran TIR Citra Aster untuk mendapatkan informasi sebaran suhu permukaan, (2 Mengkaji sebaran kekeringan melalui indeks TVDI (Temperature Vegetation Dryness Indeks yang diekstrak dari suhu permukaan (Land Surface Temperature dan indeks NDVI. (3 Mengkaji tingkat kekeringan lahan dengan menggunakan metode Thornthwaite-Mather,  (4 Mengkaji pola tanam yang sesuai diterapkan di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran 13 Citra Aster memiliki akurasi paling tinggi jika dibandingkan dengan saluran 10,11,12, serta 14 Citra Aster karena memiliki selisih paling kecil dengan suhu permukaan lapangan. Berdasarkan analisis RMS difference diperoleh nilai 1,140. Luas sebaran kekeringan berdasarkan indeks TVDI pada seluruh penggunaan lahan dengan tingkat kekeringan tinggi, sedang dan rendah masingmasing melanda daerah seluas 2.922,8 Ha (4,6%, 20.286,16 Ha (32,11% serta 39.962,72 Ha (63,26%. Dari total luas 2.922,8 Ha lahan yang dilanda kekeringan dengan tingkat kekeringan tinggi (kering/kurang air seluas 2.069,47 Ha merupakan sawah tadah hujan. Analisis

  5. GAMBARAN ANTI HBc POSITIF PADA DONOR DARAH DENGAN HbsAG NEGATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susila Sastri

    2009-09-01

    Full Text Available AbstrakPemeriksaan HBsAg saja untuk skrining hepatitis B (HBV belum dapat menjamin donor darah bebas dari HBV sehingga darah donor belum memenuhi persyaratan untuk ditransfusikan. Darah donor yang akan ditranfusikan hendaklah memenuhi syarat diantaranya donor tidak pernah menderita HBV. Skrining darah donor terhadap HBV pada PMI hanya dengan uji HBsAg saja dimana HBsAg akan negatif pada stadium HBV tertentu, pada hal donor menderita atau dalam masa penyembuhan HBV. Anti-HBc dapat memberi informasi tentang perjalanan HBV bila digabungkan dengan marker HBV lain dan anti-HBc bertahan lebih lama dalam darah dibandingkan dengan marker lain. Donor darah HBsAg negatif dengan anti-HBc positif dari beberapa penelitian terdahulu masih ada yang mengandung HBV-DNA dan dapat menularkan HBV.Telah dilakukan penelitian terhadap donor darah dengan melakukan uji anti-HBc secara deskriptif terhadap donor darah dengan HBsAg negatif (n=100 pada UTD PMI Cabang Padang secara cross sectional study. Sampel diambil secara proportional random sampling. Darah sampel adalah darah HBsAg negatif dengan VDRL, HVC, HIV  negatif , semuanya diperiksa dengan dengan ELISATujuan penelitian untuk melihat gambaran anti-HBc positif pada donor darah dengan HBsAg negatif dan melihat hubungan antara indeks HBsAg dengan indeks anti-HBc. Pemeriksaan anti-HBc dilakukan dengan ELISA, alat dan reagen keluaran yang sama.Hasil penelitian menunjukkan frekuensi anti-HBc positif pada donor darah dengan HBsAg negatif sebanyak 27%, terutama pada laki-laki berumur antara 20-29 tahun (44,4%. Terdapat korelasi positif antara indeks HBsAg negatif dengan indeks anti-HBc (r = 0,02. Anti-HBc positif banyak ditemukan pada indeks HBsAg negatif 0,21-0,60 (76%.Kesimpulan, darah donor dengan HBsAg negatif yang selama ini dianggap aman untuk transfusi terbukti masih mungkin menularkan HBV dengan ditemukannya anti-HBc yang positif. Karena itu perlu pemeriksaan lanjutan DNA HBV pada donor darah dengan Hbs

  6. Oral hygiene and number of oral mucosal lesion correlate with oral health-related quality of life in elderly communities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Agustina

    2014-03-01

    usia di kota Yogyakarta. Metode: Tujuhpuluh tiga lansia sebagai subjek dalam penelitian ini. Data kualitas hidup berdasarkan kesehatan mulut dan status kesehatan mulut diperoleh dari modifikasi kuesioner Indeks Dampak Kesehatan Gigi terhadap Kehidupan Sehari-hari dan dari pemeriksaan intraoral. Pemeriksaan intra oral terdiri atas jumlah lesi mukosa rongga mulut, kebersihan mulut, indeks DMFT dan status jaringan periodontal. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Pearson product moment correlation. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks DMFT adalah 16,9 dan 63% subjek ditemukan dengan gingivitis, subjek rata-rata memiliki kebersihan mulut yang cukup dan setiap subjek rata-rata memiliki dua lesi mukosa mulut. Rerata kualitas hidup berdasarkan kesehatan mulut adalah 27,2 dan tergolong memuaskan. Kebersihan mulut dan jumlah lesi mukosa mulut memiliki korelasi dengan kualitas hidup berbasis kesehatan rongga mulut dengan masing-masing r adalah -0,236 (Sig. : 0,045 dan -0,288 (Sig. : 0,013. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa kebersihan mulut dan jumlah lesi mukosa mulut berkorelasi dengan kualitas hidup berbasis kesehatan rongga mulut pada masyarakat lanjut usia di kota Yogyakarta.

  7. ANALISIS KOMPARATIF DAN EKSPLORATIF TERHADAP KUALITAS PELAYANAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI KOTA PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nalim Nalim

    2015-12-01

    , teknologi modern dan peningkatan sistem penyedia layanan (Al-Eisa dan Alhemoud: 2009. Bahkan, di pasar global, kualitas pelayanan semakin penting untuk kelangsungan hidup bank (Ashfaq Ahmad, dkk: 2010. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang dirasakan dapat mempengaruhi tingkat kepuasan nasabah yang memenuhi layanan (Berndt, 2009. Penelitian ini mencoba mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah memilih bank (syariah atau konvensional, mengetahui indeks layanan bank syariah dan konvensional, serta mengetahui perbedaan kualitas layanan antara bank syariah dankonvensional. Instrumen pengukuran kualitas pelayanan yang digunakan adalah model SERVQUAL yang diusulkan oleh Parasuraman (1994. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan komparatif (uji t. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui data responden secara deskriptif sedangkan uji t digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel dengan menggunakan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat dimensi layanan yaitu tangible, assurance, reliability dan emphaty, bank syariah memperoleh indeks tertinggi untuk dimensi tangible dengan skor 3,69. Demikian pula untuk bank konvensional, skor tertinggi pada dimensi tangible sebesar 3,65. Temuan lain dalam penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas pelayanan bank syariah dan konvensional, dimana indeks kualitas pelayanan bank syariah dan konvensional berturut-turut sebesar 3,53 dan 3,50.

  8. ANALISIS SPASIAL DISTRIBUSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD KOTA BONTANG, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Tri Boewono

    2013-02-01

    telah dilakukan pada tahun 2008 sebagai usaha untuk mengetahui distribusi dan pemetaan kasus digunakan geographical information system (GIS, sehubungan dengan breeding habitat positip jentik nyamuk vektor. Penelitian dilakukan di dua wilayah yaitu Kelurahan  Belimbing (Kecamatan Bontang Barat dan Kelurahan  Gunung Elai (Kecamatan Bontang Utara. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan strategi spesifik pengendalian DBD berdasarkan breeding habitat positip jentik nyamuk vektor, angka bebas jentik (ABJ, status kerentanan nyamuk vektor terhadap insektisida dan distribusi dan pemetaan kasus dengan menggunakan sistem informasi geografi (SIG dan distance index analyses (analisis indek jarak. Hasil penelitian ditemukan bahwa rerata ABJ daerah penelitian adalah 31,90-67,50% (standar nasional 95,00%, nyamuk vektor DBD  Ae. aegypti diketahui sudah resisten terhadap insektisida Malation and Lambdacyhalotrin, kematian kurang dari 70,00%.  Insektisida temefos (konsentrasi aplikasi 1g/10 liter air masih efektif terhadap jentik nyamuk vektor. Distribusi kasus DBD ditemukan menggerombol/berkelompok (clusters/gregorious dan analisis indek jarak diketahui bahwa hanya 35,62% dari jumlah kasus, tersebar pada radius 360 meter.  Kenyataan tersebut merefleksikan bahwa penularan DBD pada umumnya disebabkan oleh mobilitas manusia.. Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan sangat diperlukan guna memberikan semangat kepada penduduk untuk berpartisipasi terhadap program pengendalian vektor DBD khususnya pemberantasan sarang nyamuk vektor (PSN, sebagai usaha pelestarian. Kata Kunci: DBD, Distribusi spasial, Indek Jarak Kasus, Kota Bontang.

  9. KERAGAAN REMATURASI GONAD INDUK TERIPANG PASIR, Holothuria scabra DENGAN PEMBERIAN JENIS PAKAN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Budi Moria Sembiring

    2017-10-01

    Full Text Available Rematurasi gonad induk teripang pasir Holothuria scabra yang sudah memijah masih banyak masalah, padahal rematurasi diperlukan untuk keberlanjutan pemijahan dan penyediaan benih. Tujuan penelitian adalah memperoleh jenis pakan yang dapat mempercepat proses rematurasi gonad terhadap induk alam yang sudah dipijahkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan untuk pembenihan teripang di hatcheri, serta mengetahui performa benih yang dihasilkan secara fenotipe dan genotipe. Penelitian rematurasi gonad dengan pemberian pakan berbeda telah dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut, Gondol. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental secara rancangan acak lengkap dengan perlakuan perbedaan jenis pakan, yaitu: A Ulva sp. dan bentos; B Gracilaria sp. dan bentos, dan C bentos saja. Dosis pemberian pakan sebanyak 4% dari bobot badan dengan frekuensi pemberian 1 kali/hari. Setiap perlakuan terdiri atas tiga ulangan. Jumlah induk setiap ulangan sebanyak tiga ekor dengan ukuran panjang dan bobot 13,08 ± 2,04 cm dan 182,75 ± 47,74 g. Benih yang dihasilkan sebelum induk dirematurasi dan setelah rematurasi diamati performa fenotipe dan genotipenya. Analisis genotipe menggunakan metode mikrosatellit dengan empat lokus (Hsc-11; Hsc-28; Hsc-49; dan Hsc-59. Parameter yang diamati meliputi frekuensi pemijahan induk teripang, tingkat kematangan gonad, indeks gonadosomatik, fekunditas, diameter telur, pertumbuhan benih F-1 sebelum dan sesudah rematurasi, serta performa genotipe benih tersebut. Data indeks gonad somatik dan diameter telur dianalisis dengan ANOVA, sedangkan data pertumbuhan, pemijahan, dan fekunditas disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan dapat mempercepat rematurasi gonad dan induk teripang memijah setelah dua bulan pemeliharaan. Jenis pakan bentos menghasilkan indeks gonadosomatik dan diameter telur lebih baik dibandingkan dengan perlakuan pakan lainnya (P0,05. Successful rate

  10. Ekologi Trofik Komunitas Ikan di Perairan Segara Menyan, Subang, Jawa Barat (Trophic Ecology of the Fish Community in Segara Menyan Coastal Lagoon, Subang, West Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Zahid

    2015-09-01

    Full Text Available Pengetahuan mengenai ekologi trofik merupakan dasar dalam memahami ekosistem secara keseluruhan yang dapat dijelaskan melalui pola hubungan trofik interspesies ataupun interserikat. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan ekologi trofik meliputi indeks trofik dan jenis makanan dominan, serikat dan tingkat trofik, dan variasi spasial dan temporal komunitas ikan di estuari Segara Menyan. Pengambilan ikan contoh dilakukan setiap bulan pada zona berbeda. Ikan contoh dipisahkan berdasarkan waktu dan lokasi pengamatan, dianalisis isi saluran pencernaannya. Analisa data meliputi indeks vakuitas, jumlah total organisme makanan, jenis makanan dominan, luas relung makanan, dan tingkat trofik.  Pada pengamatan 106 spesies ikan, sebanyak 1-380 saluran pencernaan ikan diamati. Sebanyak lima dari 106 spesies memiliki nilai indeks vakuitas “0” dan jumlah makanan yang dikonsumsi bervariasi mulai dari empat hingga 27 jenis makanan. Secara umum, luas relung ikan adalah rendah berkisar 0,20-0,78 dan kebanyakan berada pada kisaran 0,20-0,48. Zooplankton merupakan jenis makanan paling dominan dikonsumsi oleh ikan. Komunitas ikan dikelompokkan dalam tujuh serikat trofik, yaitu detritivora, fitoplanktivora, zooplanktivora, zoobentivora, moluskivora, krustasivora, dan pisivora. Tingkat trofik komunitas ikan berkisar 2,05-4,73. Faktor perubahan ontogenetik, persediaan makanan, karakteristik habitat, dan ruaya beberapa spesies ikan memengaruhi variasi spasio-temporal jejaring makanan di Segara Menyan. Kata kunci: interaksi trofik, laguna, ikan, variasi spasio-temporal, serikat trofik Knowledge of trophic ecology is one way to understanding the whole ecosystem which explained by trophic relationship pattern (interspecies or interguild. The objective research was described of the trophic ecology, i.e. trophic index and dominant prey, trophic guild and trophic level, and spatio-temporal variation of fish community in Segara Menyan coastal lagoon. Fish were collected

  11. DNA BARCODING IKAN HIAS INTRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melta Rini Fahmi

    2017-05-01

    Full Text Available Identifikasi spesies menjadi tantangan dalam pengelolaan ikan hias introduksi baik untuk tujuan budidaya maupun konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi molekuler ikan hias introduksi yang beredar di pembudidaya dan pasar ikan hias Indonesia dengan menggunakan barcode DNA gen COI. Sampel ikan diperoleh dari pembudidaya dan importir ikan hias di kawasan Bandung dan Jakarta. Total DNA diekstraksi dari jaringan sirip ekor dengan menggunakan metode kolom. Amplifikasi gen target dilakukan dengan menggunakan primer FishF1, FishF2, FishR1, dan FishR2. Hasil pembacaan untai DNA disejajarkan dengan sekuen yang terdapat pada genbank melalui program BLAST. Identifikasi dilakukan melalui kekerabatan pohon filogenetik dan presentasi indeks kesamaan dengan sekuen genbank. Hasil identifikasi menunjukkan sampel yang diuji terbagi menjadi lima grup, yaitu: Synodontis terdiri atas lima spesies, Corydoras: empat spesies, Phseudoplatystoma: tiga spesies, Botia: tiga spesies, dan Leporinus: tiga spesies dengan nilai boostrap 99-100. Indeks kesamaan sekuen menunjukkan sebanyak 11 spesies memiliki indeks kesamaan 99%-100% dengan data genbank yaitu Synodontis decorus, Synodontis eupterus, Synodontis greshoffi, Botia kubotai, Botia lohachata, Rasbora erythromicron, Corydoras aeneus, Gyrinocheilus aymonieri, Eigenmannia virescens, Leporinus affinis, Phractocephalus hemioliopterus. Dua spesies teridentifikasi sebagai hasil hibridisasi (kawin silang yaitu Leopard catfish (100% identik dengan Pseudoplatystoma faciatum dan Synodontis leopard (100% identik dengan Synodontis notatus. Hasil analisis nukleotida penciri diperoleh tujuh nukleotida untuk Synodontis decora, 10 nukleotida untuk Synodontis tanganyicae, 13 nukleotida untuk Synodontis euterus, empat nukleotida untuk Synodontis notatus, dan 14 untuk Synodontis grashoffi. Kejelasan identifikasi spesies ikan menjadi kunci utama dalam budidaya, perdagangan, manajemen, konservasi, dan pengembangan

  12. Mapping of leptospirosis risk factor based on remote sensing image in Tembalang, Semarang City, Central Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunaryo Sunaryo

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan menular kepada manusia melalui kontak dengan urine hewan dan lingkungan yang terkontaminasi bakteri leptospira. Kecamatan Tembalang merupakan daerah endemis leptospirosis selama tiga tahun terakhir. Tujuan penelitian ini mengkaji kegunaan citra penginderaan jauh untuk pemetaan faktor risiko lingkungan leptospirosis.Metode: Penelitian ini menggunakan cara potong lintang, subyek sebanyak 246 dipetakan dengan GPS. Dengan program ArcGis 9.2 kasus leptospirosis ditumpang susun dengan citra Quickbird, kemudian dilakukan interpretasi kenampakan visual, dan dilakukan digitasi layar untuk identifi kasi faktor risiko secara visual.Hasil: Berdasarkan visualisasi digital diperoleh data bahwa kasus leptospirosis tahun 2009 terbanyak tersebar membentuk klaster di wilayah Tembalang dengan indeks jarak terdekat 0,009 km, sedangkan indeks jarak terjauh 18 km. Kasus lebih banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja laki-laki, secara temporal kasus meningkat pada musim kemarau, antara bulan Juli dan Agustus. Hasil interpretasi visual dan digitasi diperoleh peta penggunaan lahan, badan air, pemukiman, area luasan banjir, kerapatan vegetasi dan ketinggian tempat.Kesimpulan: Citra penginderaan jauh resolusi spasial tinggi sangat baik untuk pemetaan faktor risiko leptospirosis. Sebaran kasus leptospirosis membentuk klaster di wilayah Tembalang, kasus didominasi anakanakdan remaja laki-laki. (Health Science Indones 2012;1:45-50Kata kunci: citra penginderaan jauh, leptospirosis, Tembalang AbstractBackground: Leptospirosis is a zoonotic disease, caused by leptospira bacteria and transmitted to human by contact though contaminated animal urine and environment. Tembalang Sub District is endemic area ofleptospirosis and increased at last three years. The aim of this research was to study the ability and usefulness of image remote sensing for mapping as distribution

  13. KEANEKARAGAM MANGROVE DI WILAYAH TAPAK, TUGUREJO, SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NKT Martuti

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak __________________________________________________________________________________________ Konversi kawasan mangrove menjadi lahan tambak ikan/udang merupakan penyebab utama rusaknya ekosistem mangrove di Indonesia. Eksploitasi kawasan mangrove yang terus menerus dilakukan berpotensi mereduksi keanekaragaman spesies tumbuhan yang memiliki peran dan fungsi utama secara ekologis. Dusun Tapak merupakan salah satu wilayah di Kota Semarang yang ekosistem mangrovenya masih terjaga. Pengumpulan data primer pada penelitian ini meliputi pengukuran sebaran vegetasi mangrove. Data vegetasi mangrove dianalisis untuk mendapatkan Indeks Nilai Penting (INP dan Indeks Keanekaragaman. Pada tingkat pertumbuhan pohon, Avicennia marina merupakan spesies yang memiliki nilai penting tertinggi pada S II (300 %, S III (287,14 %, dan S IV (186,08 %, sedangkan spesies Rhizophora mucronata memiliki nilai penting tertinggi pada S I (232,06. Berdasarkan hasil analisis vegetasi mangrove di Wilayah Tapak, terdapat 5 spesies mangrove yang berhasil dijumpai, yaitu Rhizophora mucronata, Avicennia marina, Excoecaria aghalloca, Brugueira cylindrical, dan Xylocarpus mocullensis. Hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa Nilai Keanekaragaman mangrove wilayah Tapak rendah (0-0,469.  Hal ini dikarenakan ekosistem mangrove Wilayah Tapak merupakan ekosistem buatan, dengan jenis dan jumlah mangrove yang dominan terdiri dari Rhizophora mucronata dan Avicennia marina.   Abstract __________________________________________________________________________________________ The conversion of the mangrove conservation area into fish/shrimp ponds has been the major cause of the destruction of mangrove ecosystem in Indonesia. The ongoing exploitation of mangrove area potentially reduces the plant species diversity of the area. The mangrove area in Tapak Sub-Village of Semarang City is relatively conserved. The primary data collected in this research consisted of the mangrove vegetation

  14. ANALISIS KEBERLANJUTAN KAWASAN USAHA PERKEBUNAN KOPI (KUPK RAKYAT DI DESA SIDOMULYO KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elida Novita

    2012-05-01

    Full Text Available Sustainability Analysis of Smallholder Coffee Plantation at Sidomulyo Village, Jember District ABSTRAK Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo merupakan salah satu sentra produksi kopi rakyat utama di Kabupaten Jember. Perkembangan produksi dan harga kopi dunia yang tidak pasti dapat berimplikasi terhadap keberlanjutan usaha pertanian kopi rakyat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberlanjutan usaha kopi rakyat di Desa Sidomulyo, Kabupaten Jember. Berdasarkan purposive and random sampling survey, penelitian ini menggunakan kuesioner dan diskusi dengan pihak terkait dalam pengambilan data. Dimensi ekologi, sosial kelembagaan, ekonomi dan teknologi dianalisis dengan menggunakan program Rap-Coffee hasil modifi kasi dari program Rapfi sh. Berdasarkan simulasi program Rap-Coffee untuk keempat dimensi keberlanjutan, maka Indeks Keberlanjutan KUPK Desa Sidomulyo adalah 59,5 % yang berarti berlanjut. Indeks keberlanjutan ini dapat ditingkatkan melalui perbaikan terhadap faktor pengungkit (indikator sensitif. Oleh karena itu di dalam perencanaan kebijakan untuk pengembangan KUPK Desa Sidomulyo sebaiknya memprioritaskan pada peningkatan indikator yang memiliki sensitivitas tinggi di masing-masing dimensi. Kata kunci: Kopi, analisis keberlanjutan, perkebunan rakyat   ABSTRACT Sidomulyo village, Silo region is one of main small holder coffee producer at Jember district. Unpredictable world production and price can cause unsustainability of small holder coffee production. The research objective was to evaluate sustainability of small holder coffee plantation in Sidomulyo, Jember district. Based on purposive and random sampling survey, questionnaire and discussion with key persons were implemented in this research in collecting data. Dimension of ecology, social institutional, economic and technology were analyzed using Rap-Coffee program modified from Rapfi sh software. The result reveals that from four dimensions implemented in this research, the

  15. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  16. Optimasi Lahan dengan Sistem Tumpangsari Jagung Manis (Zea mays saccharata, Strurt dan Kangkung Sutera (Ipomea reptans di Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surtinah Surtinah

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan rancangan lingkungan acak lengkap dengan 3 kali ulangan, dan rancangan perlakuan yaitu waktu tanam kangkung sebagai tanaman tumpangsari pada budidaya jagung manis ( K yang terdiri dari : k1 =  waktu tanam bersamaan; k2 = waktu tanam kangkung 1 minggu setelah tanam jagung manis; k3 = waktu tanam kangkung 2 minggu setelah tanam jagung manis; k4 = waktu tanam kangkung 3 minggu setelah tanam jagung manis; k5= penanaman jagung manis tunggal dengan waktu tanam = k1; k6 = penanaman kangkung tunggal dengan waktu tanam = k1.      Hasil penelitian menunjukan bahwa kangkung sutera dapat ditanam bersamaan dengan waktu tanam jagungmanis, sampai dengan tiga minggu setelah tanam jagung manis.  Hasil jagung manis tidak dipengaruhi oleh waktu tanam kangkung sutera yang berbeda. Nilai Kesetaraan Lahan pada sistem tumpangsari jagung manis dengan kangkung sutera adalah 1,83. Indeks Persaingan antara jagung manis dan kangkung sutera adalah 1,73. Kata kunci : Jagung manis, Kangkung sutera, Tumpangsari, NKL, Indeks Persaingan. Research conducted experiments using a completely randomized design environment with three replications, and design of treatment that is the time of planting silk kale as secondary crops to the cultivation of sweet corn (K consisting of: k1 = planting at the same time; k2 = time of planting silk kale 1 week after planting sweet corn; k3 = time of planting silk kale 2 weeks after planting sweet corn; k4 = time of planting silk kale 3 weeks after planting sweet corn; K5 = single planting sweet corn planting time = k1; k6 = single silk kale planting time = k1. The results showed that silk kale can be planted together with sweet corn planting time, up to three weeks after planting sweet corn. Results of sweet corn is not influenced by the timing of planting different silk kale. Land values in the cropping system Equality sweet corn with silk kale is 1.83. Competition index between

  17. Pengaruh (pH Saliva terhadap Terjadinya Karies Gigi pada Anak Usia Prasekolah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Ayu Lely

    2017-12-01

    Full Text Available AbstractDental caries is a multifactorial process that occurs through the interaction between teeth and saliva as host, the bacteria in the oral cavity, as well as easily fermented foods. Saliva is one of the factors that have a major influence on the severity of dental caries. The aim of this study was to determine the relationship of salivary pH with dental caries among 564 preschool-age children in DIY Province and Banten Province. The results showed that pH levels of the preschool-age children’saliva are more than 75% basic ranging between 6.8 to 8.0 and the highest levels are in Serang District. Index def-t in Serang District is highest (8.83 and the lowest one is in Yogyakarta City (4.97. The mean number of cavities/ decay more than missing teeth or filling teeth. The study indicates that the acidity of saliva among preschool children in the two provinces is not associated with the occurrence of dental caries.It is more likely due to the habit of drinking sweet milk or eating sticky foods.Key words: thepH of saliva, dental caries,sweet food, sticky foods, preschool childrenageAbstrakKaries gigi merupakan proses multifaktor yang terjadi melalui interaksi antara gigi dan saliva sebagai pejamu, bakteri didalam rongga mulut, serta makanan yang mudah difermentasikan. Saliva merupakan salah satu faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap keparahan karies gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH saliva terhadap terjadinya karies gigi pada anak usia prasekolah. Penelitian dilakukan secara potong lintang pada 564 orang anak usia prasekolah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Provinsi DIY dan Provinsi Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat keasaman (pH saliva pada anak-anak usia prasekolah lebih dari 75% bersifat basa berkisar antara 6,8-8,0 dan tertinggi di Kabupaten Serang. Indeks def-t tertinggi 8,83 di Kabupaten Serang dan yang terendah 4,97 di Kotamadya Yogyakarta. Rerata jumlah gigi berlubang

  18. Community Structure of Riparian Community of Sematang Borang River of South Sumatera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yetty Hastiana

    2015-12-01

    Full Text Available Vegetasi riparian adalah sebagai ekoton antara habitat teresterial dengan sistem perairan (sungai. Penyangga riparian berfungsi untuk menjaga kelestarian fungsi sungai dengan cara menahan atau menangkap tanah (lumpur yang tererosi serta unsur hara dan bahan kimia termasuk pestisida yang terbawa dari lahan dibagian kiri kanan sungai agar tidak masuk ke perairan. Sungai Sematang Borang merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS Musi, Sungai Sematang Borang memiliki karaketeristik struktur sungai dengan panjang seitar 5 km, lebar sungai mencapai 70 m dan kedalaman sekitar 10 m. Saat ini sungai ini mulai terancam mengalami penurunan kualitas baik fisik, kimia maupun biologi Selain kehilangan habitat alami ikan yang akan berdampak pada penurunan kelimpahan dan biodiversity, perairan ini juga mengalami abrasi pada sisi kiri kanan tebing sungai. Keberadaan vegetasi riparian menjadi penting, selain untuk mencegah abrasi, juga berperan dalam produksi serasah. Produksi serasah berkontribusi dalam transfer bahan organik vegetasi ke dalam tanah. Unsur hara yang dhasilkan dari proses dekomposisi serasah dalam tanah sangat penting bagi kelangsungan hidup vegetasi dan sebagai sumber detritus bagi ekosistem dalam menyokong kehidupan organisme akuatik. Pentingnya kontribusi vegetasi riparian dalam suatu ekosistem, maka perlu dilakukan penelitian terhadap diversitas dan profil vegetasi. Kajian aspek vegetasi, diperkuat dengan melakukan pengamatan terhadap kondisi fisik kimia perairan Sematang Borang. Parameter fisik kimiaperairan yang diamati meliputi: suhu, kedalaman, kecepatan arus, COD, BOD, DO, pH, dan Salinitas. Penelitian menerapkan metode ekologi deskriptif kuantitatif dan kualitatif, untuk analisis kualitas fisik kimia perairan didukung analisis laboratorium dan survei. Hasil penelitian teridentifikasi 15 species riparian dengan kategori indeks keanekaragaman riparian 0,09-1,03 dan memiliki pola penyebaran cenderung berkelompok

  19. STATUS PEMANFAATAN DAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN TENGGIRI (Scomberomorus spp. DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaluddin Kasim

    2016-03-01

    Full Text Available Ikan tenggiri (Scomberomorus spp. di Laut Jawa merupakan jenis ikan pelagis ekonomis penting yang banyak dieksploitasi karena permintaan dan harga yang tinggi. Agar pengelolaan dapat dilakukan dengan benar maka   diperlukan informasi mengenai status pemanfaatan dan musim penangkapannya. Data primer untuk  penelitian ini diperoleh dengan metode wawancara sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui pencatatan hasil tangkapan ikan tenggiri periode 1999-2012 oleh enumerator di PPN Pekalongan dan kajian hasil peneitian terdahulu. Metode analisis model surplus produksi dan indeks musim penangkapan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Maximum Sustainable Yield (MSY ikan tenggiri di Laut Jawa sebesar 438 ton sedangkan effort maksimum sebesar 1000 trip setara jaring insang (gill net < 30 GT. Nilai CPUE cenderung menurun selama periode tahun 1999 hingga tahun 2012 yakni sebesar 1,73 ton/trip pada tahun 2005 menjadi hanya sebesar 0,37 ton/trip pada tahun 2011. Indeks musim Penangkapan (IMP menunjukkan bahwa ikan tenggiri melimpah pada periode Maret sampai dengan Juni dan periode Oktober hingga Desember sepanjang tahun. Narrow-barred spanish mackerel (Scomberomorous commerson is an economically important pelagic species in Java Sea that continue to be exploited due to the high demand and prices. The research regarding status of utilization and fishing season was conducted in order to obtain the optimal efforts and sustainable management. The research was conducted through interviews method to fishermen while the secondary data collected during the period of 1999-2012 through field enumerators in PPN Pekalongan as well as reviewing previous research studies. The results showed that Maximum Sustainable Yield (MSY was 243.5 tons, while the maximum effort as much as 1000 trips equivalent to gill nets. Catch Per Unit Effort (CPUE was declined during the period 1999 through 2012 of 0.251 tons / trip in 2005 became 0.052 tons

  20. POLA RASIO KEUANGAN PADA SAAT UP STREAM DAN DOWN STREAM DI INDUSTRI REALESTAT YANG GO PUBLIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Sukardi Kodrat

    2006-01-01

    Full Text Available This research has purpose to explain differences on indicator financial ratio in up and down stream condition. This research uses real estate industries listed on Jakarta Stock Exchange as a sample. Sample selection is performed based on purposive sampling method with object to gain sample according to the research aim. Based on those criteria, there are 18 companies, which have fulfilling the conditions needed, starting from 1994 until 2002. The classification of business cycle on up and down stream conditions to used stock pricing indexes of property and real estate which calculated by arithmatic mean method. Based on those criteria, the classifications from 1994 until 1997 are represented by up stream condition and from 1998 until 2002 are represented by down stream condition. The result shows indicators: profitability ratios, gross margin ratios, capital turnover ratios, asset to equity ratios, growth ratios, liquidity ratios, leverage ratios, and cash flow ratios are different in up and down stream conditions, both simultaneously and partially. Simultaneously, there is a significant difference between up and down stream condition with wilks lambda of 0,346 and p value of 0,000. This research shows financial ratio indicator has differences on business cycle. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitan ini mempunyai tujuan untuk mengetahui perbedaan indikator rasio keuangan pada kondisi up stream dan down stream. Penelitian ini menggunakan sampel pada industri di sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling yaitu sampel diambil berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian ini. Berdasarkan kriteria tersebut, terdapat 18 perusahaan yang dapat dijadikan sampel mulai tahun 1994 sampai dengan 2002. Untuk menentukan perubahan business cycle pada kondisi up stream dan down stream dilakukan dengan menggunakan indeks harga saham di sektor properti

  1. Evaluation of PMSG (Oodev® application on hepatosomatic and gonadosomatic index of snakehead fish

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Akbar Hutagalung

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRACT Snakehead fish (Channa striata is a freshwater fish commodities that have high economic value, while their needs depend on natural catching. In general, hormonal induction commonly used for the efficiency of female parent utilization and enhancement quality and quantity of fish fry. One of the hormones that can be used is pregnant mare serum gonadotropin (PMSG and antidopamine with trademark Oodev®. These hormones contain many elements follicle stimulating hormone (FSH which can trigger the early stages of gonad maturity. The purpose of this research was to determine the effectiveness of hormone PMSG on gonadosomatic index (GSI and hepatosomatic index (HSI. The size of female fish was 30−40 cm, weighing of 500−700 g, adapted in the aquarium and then induced with different doses of PMSG, namely: treatment A dose: 0.75 mL/kg; B: 1.0 mL/kg; C: 1.25 mL/kg; D: 1.5 mL/kg and be repeated three times. Fishes were then reared up to 72 hours to determine the development of GSI and HSI. The results showed that the best treatment was at dose of 1.25 mL/kg with GSI and HSI values of 1.37% and 3.35%, respectively. Keywords: PMSG, GSI, HSI, snakehead fish  ABSTRAK Ikan gabus (Channa striata merupakan salah satu komoditas air tawar yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Saat ini pemenuhan kebutuhan hanya bergantung pada hasil penangkapan dari alam. Pada umumnya cara pemijahan buatan dengan induksi hormon dilakukan untuk efisiensi penggunaan induk serta peningkatan kualitas dan kuantitas benih ikan. Salah satu hormon yang dapat digunakan adalah pregnant mare serum gonadotropin (PMSG dan antidopamin dengan merk dagang Oodev®. Hormon-hormon tersebut banyak mengandung unsur follicle stimulating hormon (FSH yang dapat memicu kematangan gonad tahap awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas hormon PMSG terhadap nilai indeks gonadosomatik (IGS dan indeks hepatosomatik (IHS. Induk ikan gabus yang digunakan berukuran 30−40 cm

  2. PENGEMBANGAN MODEL PREDIKSI MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO BERBASIS HASIL ANALISIS DATA WIND PROFILER RADAR (WPR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naziah Madani

    2014-07-01

    Full Text Available Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kajian mengenai MJO sebagai salah satu osilasi dominan di kawasan ekuator. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model prediksi MJO berdasarkan analisis data WPR. Pada penelitian ini kejadian MJO diidentifikasi dari data kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di kawasan Pontianak, Manado, dan Biak. Sebelum data angin zonal ini dimanfaatkan untuk melihat perilaku MJO, maka data angin tersebut  terlebih dahulu dibandingkan dengan data indeks MJO yaitu RMM1 dan RMM2. RMM1 dan RMM2 merupakan sepasang indeks untuk memonitor kejadian MJO secara realtime. Hasil analisis Power Spectral Density (PSD data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb menunjukkan adanya sinyal MJO kuat yang dicirikan dengan adanya osilasi sekitar 45 harian. Hasil korelasi dan regresi juga menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara kedua data tersebut. Hal tersebut mengindikasikan bahwa data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb dapat digunakan untuk analisis MJO. Pada penelitian ini, prediksi MJO didasarkan pada data kecepatan angin zonal menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Melalui metode ini, model yang mendekati data deret waktu kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di Pontianak adalah ARIMA(2,0,0, model prediksi untuk Manado adalah ARIMA(2,1,2, sedangkan untuk Biak adalah ARIMA(0,1,3. Model-model tersebut bermanfaat untuk melihat perilaku sinyal MJO pada data angin zonal berkaitan dengan pola curah hujan di wilayah kajian.   Background of this research is to study the importance of MJO as one of the predominant peak oscillation in the equator area. This study aims to make prediction models of MJO based on the analysis of zonal wind speed data observed by WPR that compared by the MJO index data, namely RMM1 and RMM2. The results of PSD show strong MJO signal of 45 day periods oscillations. The result of corrrelation and regression analyses also show significant relationship between both data. Therefore

  3. Potensi Ekowisata Danau di Kawasan Kamipang Kalimantan Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Decenly -

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengakaji potensi ekowisata di Kawasan Kamipang. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pra survei, survei dan analisis laboratorium. Pra survei dilakukan untuk menentukan 3 (tiga stasiun pengukuran kualitas air dan 3 (tiga posisi transek untuk analisis vegetasi. Survei meliputi pengukuran kualitas air danau, inventarisasi keanekaragaman ikan, analisis vegetasi, serta presepsi masyarakat lokal, pengunjung dan stakeholder. Analisis laboratorium yang meliputi identifikasi ikan dan tumbuhan. Potensi aspek abiotik dan sosial akan diuraikan secara deskriptif dan potensi aspek biologi dianalisis dengan pendekatan Indeks keanekaragaman ikan dan Indeks Nilai Penting (INP untuk vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa potensi abiotik yaitu berupa danau-danau alami dengan kondisi hidrologi yang cukup baik (nilai BOD berkisar antara 2-4 mg/L dengan kekeruhan kurang dari 25 NTU dan iklim tropis dengan tanah yang subur, sedangkan potensi biologi yaitu berupa keanekaragaman ikan dan tumbuh-tumbuhan di sekitar danau ditambah dengan keberadaan ikan dan tumbuhan yang termasuk dalam The IUCN Red List of Threatened Species 2013 dengan kategori Least Concern yaitu Ikan Peang (Channa maurilius, Balida (Notopterus chitala dan Tumbuhan Kantong Semar (Nepenthes gracilis. Adapun potensi sosial berupa keunikan budaya dan kesenian tradisional. The study was aimed to evaluate the potential of ecotourism in Kamipang Region. The study was conducted through several stages of pre-survey, survey, and laboratory analysis. The pre-survey was conducted to determine three (3 water quality monitoring stations and three (3 transect positions for vegetation analysis. The survey included the measurement of lake water quality, the inventory of fish biodiversity, the vegetation analysis, and the perception of the local community, visitors and stakeholders. Laboratory analysis included the identification of fishes and plants. The

  4. ANALISIS KINERJA REKSADANA SYARIAH DI PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinayanti Rasyad Dini Onasis

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reksadana syariah, dengan mengukur tingkat keuntungan (rate of return yang diperoleh dan risiko (risk yang menyertai investasi tersebut. Dalam penelitian ini runtun waktu atau time-series bersifat data bulanan yaitu dari Januari 2013 – Oktober 2015. Reksadana syariah yang memenuhi periode penelitian ini terdiri dari 3 (tiga reksadana, sedangkan reksadana konvensional yang dijadikan pembanding berjumlah 21 reksadana. Seluruh reksadana yang diteliti merupakan reksadana campuran.Untuk menghitung kinerja historis reksadana selama periode penelitian digunakan metode time-weighted rate of return dan risiko (risk yang ditanggung reksadana dihitung sebagai standar deviasi dari kinerja reksadana yang bersangkutan. Metode Sharpe digunakan untuk perbandingan sekaligus pemeringkatan kinerja reksadana berdasarkan risk-adjusted return.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata return yang diperoleh dari investasi pada reksadana syariah hampir menyamai rata-rata return reksadana konvensional, sedangkan rata-rata risiko (risk yang menyertai reksadana syariah lebih rendah dari pada rata-rata risiko pada reksadana konvensional. Hasil perhitungan dengan indeks Sharpe memberikan hasil indeks yang bernilai negatif, sehingga pemeringkatan kinerja reksadana berdasarkan risk-adjusted return tidak dapat dilakukan. Abstract : This Research aims to analyze the performance of Islamic mutual funds, by measuring the rate of profit (rate of return earned and risk (risk that accompanies the investment. In this study, time series or time-series is monthly data are from January 2013 - October 2015. sharia mutual funds that meet the research period consisted of three (3 mutual funds, whereas conventional mutual fund is used as a comparison amounted to 21 funds. The entire funds studied are mixed funds.To calculate the historical performance of mutual funds during the research period used method of time

  5. Optimal Design Of Renewable Energy Systemusing Genetic Algorithm Case Study In Parangtritis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SRI UTAMI

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Andil pariwisata terhadap perkembangan regional sangat besar begitu juga andilnya terhadap permasalahan lingkungan.Untuk mengurangi aspek negatif terhadap lingkungan serta meningkatkan penghematan, sistem energi terbarukan menempati prioritas penting dalam bidang pariwisata. Konfigurasi optimal sistem energi terbarukan direncanakan menggunakan Algoritma Genetika. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimasi sistem energi terbarukan di Parangtritis, Kretek, Bantul, Jawa Tengah. Sistem yang dirancang terdiri dari sel surya dan turbin angin, sedangkan sistem penyimpanannya menggunakan baterai dan fuel cell. Algoritma ini meminimisasi fungsi objektif biaya total yang terdiri dari biaya investasi, biaya penggantian serta biaya operasi dan perawatan. Kehandalan sistem dievaluasi menggunakan indeks Equivalent Loss Factor (. Indeks ini memberikan informasi jumlah energi yang tidak dapat dipasok oleh sistem energi terbarukan. Hasil simulasi memperlihatkan jumlah optimal sistem energi terbarukan dicapai dengan jumlah sel surya sebanyak 3, baterai 48,turbin angin sebanyak 36, elektroliser sebanyak 3, tangki hidrogen 2 dan fuel cell sebanyak 8. Nilai ELF yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0.01.  Abstract  Tourism has a massive contribution to regional development and shares environmental issues. Reducing reliances on fossil fuel, it is not still adequating energy consumption yet to cause development of renewable energy in crucial position for tourism desicition. An optimal configuration of renewable energy system was planned by Genetic Algorithm in this work. This research conducted to optimize renewable  energy system in Parangtritis, Kretek, Bantul Central Java. The system consisted of solar cells and wind turbines, andthe batteries and fuel cells were as storage system. The algorithm minimize objective function of total cost consisted of investment, replacement as well as operating and maintenance costs. A reability evaluation of the

  6. PENERAPAN PENGUKURAN NILAI WAJAR PSAK-KONVERGENSI IFRS DAN DAMPAKNYA PADA PILIHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Khomsatun

    2016-08-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to investigate the impact of the compulsory measurement of fair value and choice on the comparability of financial statements. This study uses data from nonfinancial public companies listed on the BEI. The method of determining the appeal level using the Taplin index and the increase or decrease of the appeal rate using the different test of Mc Nemar and Wilcoxon. The results show that there is no increase in the comparability of financial statements for accounting policies required to use value measurement. The accounting policy allowed to choose the method of measurement is also not proven there is a decrease in the comparability of financial statements. Differences in appeals occur only in the accounting policies of fixed assets that have increased appeal. This study shows that before and after the adoption of new standards related to fair value measurement, the financial reporting appeal level is still high. This study also indicates that the fair value measurement for the accounting policy allowed to select the measurement method is still low. Keyword: Measurement of Fair Value; Power of Appeals; Choice of Accounting, Index-Taplin   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak pengukuran nilai wajar yang diwajibkan dan pilihan terhadap daya banding laporan keuangan.Penelitian ini menggunakan data perusahaan publik non keuangan yang tercatat di BEI. Metode penentuan tingkat daya banding dengan menggunakan indeks Taplin dan peningkatan atau penurunan tingkat daya banding menggunakan uji beda Mc Nemar dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan daya banding laporan keuangan untuk kebijakan akuntansi yang diwajibkan menggunakan pengukuran nilai.Kebijakan akuntansi yang diperbolehkan memilih metode pengukuran juga tidak terbukti terdapat penurunan daya banding laporan keuangan.Perbedaan daya banding terjadi hanya pada kebijakan akuntansi Aset Tetap yang mengalami kenaikan

  7. KEPRIBADIAN DOSEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicky Dwi Saputra

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan penurunan prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro dan menganalisis pengaruh kepribadian dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari 100 mahasiswa program Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  yang memiliki jangka waktu minimal lima semester studi. Pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan kuesioner diberikan melalui teknik purposive sampling. Jenis sampling yang digunakan adalah kuota sampling, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi berganda dan nilai jangka indeks menggunakan SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis kepribadian empat (optimis, mudah tersinggung, melankolis dan apatis memiliki dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dengan pengaruh 43,3% sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain.This study aimed to determine factor causing degradation of achievement learn student in Faculty of Economics and Business University Diponegoro and analyse influence personality of lecturer to achievement learn student. Research data collected from 100 students in the program of Accounting, Management, and IESP (Economics of Development Studies that has minimal period of five semesters of study. The questions using a questionnaire administered through purposive sampling technique. The type of sampling that used was quota sampling, then analyzed using multiple regression and the value of the index run with SPSS 16. The analysis showed that all four personality types (sanguine, choleric, melancholic and phlegmatic has a positive and significant impact on learning achievement. With the influence of 43.3% while 56.7% are influenced by other variables

  8. Analisis Vegetasi di Hutan Mbeji Daerah Wonosalam Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Munawwaroh

    2016-03-01

    Full Text Available Analisis vegetasi terhadap hutan perlu dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang terdapat di hutan tersebut sehingga mempermudah didalam melakukan pemeliharaan dan pemberdayaan hutan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hayati dan struktur vegetasi (frekuensi, kerapatan, dominansi, dan Indeks Nilai Penting di hutan mbeji, Wonossalam, Jombang. Pada penelitian ini digunakan metode point centered quarter. Pennelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Hasil penelitian menujukkan padaHutan Mbeji terdapat 11 jenis pohon yang teridentifikasi dan 15 spesies tumbuhan, dimana ada 10 spesies yang telah teridentifikasiNilai penting  tumbuh-tumbuhan di Hutan Mbeji di daerah Wonosalam Jombang  pada tingkat pohon paling tinggi adalah pohon randu (Ceiba petandra  sebesar 57,42 % sedangkan nilai INP paling rendah dari jenis pohon andong (Rhadamnia cinerea yaitu sebesar 6,06 %. Pada sapling nilai penting yang paling tinggi adalah talas (Colocasia esculenta yaitu sebesar 49,23 %. Sedangkan, nilai INP paling rendah dari jenis nanas (Ananas comosus, nangka (Artocarpus heterophyllus, tapak liman (Elephantopus scaber, semak A, semak B, semak C, semak E, dan semak F yaitu sebesar 6,35 %. Tingginya nilai INP menunjukkan bahwa jenis-jenis tersebut dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya yang lebih baik dibanding jenis lainnya.

  9. ALGORITMA ESTIMASI KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN PADI DENGAN DATA AIRBORNE HYPERSPECTRAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdi Sukmono

    2015-02-01

    Full Text Available Klorofil merupakan pigmen yang paling penting dalam proses fotosintesis. Tanaman sehat yang mampu tumbuh maksimum umumnya  memiliki jumlah klorofil yang lebih besar daripada tanaman yang tidak sehat. Dalam Estimasi kandungan klorofil tanaman padi dengan airborne hyperspectral dibutuhkan algoritma khusus untuk mendaaptkan akurasi yang baik. Objek dari penelitian ini mengembangkan reflektan in situ menjadi model algoritma   estimasi kandungan klorofil tanaman padi untuk airborne hyperspectral.  Dalam penelitian ini beberapa indeks vegetasi seperti normalized difference vegetation index (NDVI, modified simple ratio (MSR  , modified/transformed chlorophyll absorption ratio index (MCARI, TCARI dan bentuk integrasi (MCARI/OSAVI and TCARI/OSAVI digunakan untuk membentuk model estimasi dengan metode regresi linear. Selain itu juga digunakan  Blue/Green/Yellow/Red Edge Absorption Clhorophyll Index. Dari proses regresi di dapatkan tiga ground model yang mempunyai korelasi kuat (R2≥0.5 terhadap klorofil tanaman padi. Ketiga model tersebut yaitu MSR (705,750 dengan R2 sebesar 0.51, TCARI/OSAVI (705, 750 dengan R2 sebesar 0.52 dan REACL 2 dengan R2 sebesar 0.57. Dari ketiga tersebut dipilih groun model terbaik REACL 2 untuk di upscalling ke model algoritma airborne hyperspectral.  Pembentukan algoritma dengan data airborne hyperspectral sensor Hymap dan REACL 2 menghasilkan model algoritma ( Klorofil (SPAD unit = 3.031((B22-B18/(B18-B13 + 31.596 dengan R2 sebesar 0.78

  10. Perancangan Model Dashboard untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilhamsyah Ilhamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengambil keputusan dalam menentukan strategi kedepan pembinaan mahasiswa dilingkungan Jurusan Sistem Informasi FMIPA Untan Pontianak. Batasan sistem dashboard pada penelitian ini dalam bentuk sebuah model wireframe perancangan dashboard dimana model tersebut akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi system. Input dari sistem berupa data Penerimaan Mahasiswa Baru dari data mahasiswa 2014 sampai 2015. Data monitoring mahasiswa dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil pengolahan data dan analisis berupa dashboard monitoring mahasiswa dan indeks performance KPI sistem informasi dan tingkat kualitas mahasiswa serta jurusan sistem informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak, disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan dashboard. Hasil analisis menggunakan model dashboard taktikal menujukkan bahwa model tersebut dapat dijadikan acuan sebagai parameter dalam menetapkan KPI monitoring mahasiswa Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak.

  11. Identification of creat (Andrographis paniculata Ness as basic for concervation and make use of germ plasm

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    BAMBANG PUJIASMANTO

    2007-07-01

    Full Text Available This research is to learn the creat potention for cultivated as medical material producer plant. So that, the limited creat as medical material not occur. The method of research which used is survey. The survai include identification and creat distribution pattern. There was used vegetative analysis with quadrat method. The research result showed that 1 in creat habitat find out 11 species of tree, 20 species herba (include creat, and 16 species grasses, 2 The highest of importance value indeks Tectona grandis L. (tree group, Andrographis paniculata Ness (herb group, and Portulaca oleraceae L. (grasses group, 3 Distribution pattern of creat is clumped, and the herb others is uniform, 4 The creat growth on the common under shading Tectona grandis L. tree. The results of this research are domestication concept and theories which to basic the cultivated technology packet of creat wild plant which the statue increased be medical material produce crop. In the next ,expected can used for get conclusion policy of medical crop and planning, especially on creat propertion of creat medical material.

  12. THE MAYA INDEX ANALYSIS ON DENGUE PATIENT HOUSEHOLD IN BANJAR CITY, 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pandji Wibawa Dhewantara

    2015-07-01

    Full Text Available Salah satu faktor risiko kejadian DBD di antaranya adalah ketersediaan kontainer tempat perkembangbiakan vektor. Tahun2012 dilakukan survei observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 100 rumah penderita DBD di KotaBanjar. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat risiko penularan DBD melalui pendekatan analisis Maya Index. Datayang dikumpulkan meliputi jenis, jumlah kontainer, dan jumlah kontainer mengandung larva Aedes sp. Kontainer yangditemukan dikategorikan menjadi Controllable Container dan Disposable Container untuk mengetahui Breeding Risk Index(BRI dan Hygene Risk Index (HRI. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui proporsi jumlah dan jenis kontainer.Maya index diperoleh dari hasil pengkategorian rasio BRI dan HRI. Container Index dan Breteau Index dihitung untukmengetahui kepadatan larva. Hasil pengamatan ditemukan sebanyak 915 kontainer yang terdiri dari jenis controllablecontainers (93% dan disposable containers (7%. Jenis kontainer yang dominan adalah tempayan tanah liat (15,52%, bakair (14,35%, pot bunga (48,47%, dan penampung air pada dispenser (7%. Larva Aedes sp. banyak ditemukan pada bak air(48,57% dan penampung air pada dispenser (22,86%. Sementara, botol bekas (35,3% dan kaleng bekas (26,1%merupakan jenis disposable container yang paling banyak ditemukan. Analisis menunjukkan sebagian besar rumahberkategori BRI tinggi (93% dan HRI rendah (92%. Berdasarkan Maya Index, rumah penderita termasuk dalam kategoririsiko sedang (97% dengan CI dan BI masing-masing sebesar 3,85% dan 35. Studi ini menyimpulkan bahwa sebagian besarrumah penderita masih memiliki potensi penularan infeksi virus Dengue.Kata kunci: DBD, risiko perkembangbiakan larva, kontainer, indeks risiko kebersihan, Maya Index

  13. Pengaruh Latihan Traditional Push Up, Plyometric Push Up, dan Incline Push Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Lengan, dan Daya Tahan Otot Lengan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febriyan Dwi Cahyono

    2018-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan performa fisik otot lengan siswa ekstrakulikuler putra SMAN 2 Lamongan yang memiliki kelemahan saat dilakukan evaluasi fisik. Empat puluh siswa sehat dengan melihat status gizi melalui indeks masa tubuh (IMT dipilih sesuai dengan kriteria dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan traditional push up, plyometric push up, incline push up dan kelompok kontrol. Push up 30 detik, push up 60 detik dan medicine ball test digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja. Ketiga kelompok berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok traditional push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan, kelompok plyometric push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan power, dan kelompok incline push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan.  Disimpulkan dari penelitian ini bahwa pelatihan traditional push up, plyometric push up dan incline push up ketiganya efektif untuk peningkatan kinerja tubuh bagian atas.

  14. Valuasi kesadaran lingkungan, corporate social responsibility terhadap kualitas laba dengan moderasi komite audit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronny Bagus Witjaksono

    2018-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui valuasi kesadaran lingkungan dan Corporate Social Responsbility dengan moderasi komite audit.  Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi 135 BUMN bidang kontruksi dan industri properti sebanyak 96 BUMN. Pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 49 BUMN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara kesadaran lingkungan terhadap kualitas laba BUMN. Ada pengaruh yang signifikan antara Corporate Social Responsibility terhadap kualitas laba BUMN. Namun Komite Audit independen tidak memoderasi pengaruh CSR terhadap kualitas laba BUMN.Temuan penelitian ini adalah rata-rata industri konstruksi menyajikan kesadaran lingkungan tidak begitu terperinci baik dari aspek akuntansi dan faktor keuangan, litigasi lingkungan, pencegahan polusi lingkungan, dan aspek lainnya, hanya menunjukkan bahwa perusahaan telah melakukan kegiatan sosial yang berkaitan dengan lingkungan dan sebagai voluntary disclosure. Semakin tinggi indeks CSR maka semakin tinggi kualitas laba perusahaan kontruksi dan sebagai mandatory disclosure. Komite audit independen belum berperan dalam meningkatkan kualitas laba, karena masih sebatas memenuhi syarat dari Otoritas Jasa Keuangan.

  15. Maturity Gonad Sea Cucumber Holothuria scabra Under The Month Cycle

    Science.gov (United States)

    Penina Tua Rahantoknam, Santi

    2017-10-01

    Gonad maturity level of the sea cucumber Holothuria scabra is important to note for selection of parent ready spawn. Sea cucumbers are giving a reaction to the treatment of excitatory spawn mature individuals only. For the determination of the level of maturity of gonads of sea cucumbers, the necessary observation of the gonads are microscopic, macroscopic and gonad maturity gonado somatic indeks (GSI). GSI value is important to know the changes that occur in the gonads quantitatively, so that time can be presumed spawning (Effendie, 1997). Reproductive cycle can be determined by observing the evolution of GSI. The study of sea cucumbers Holothuria scabra gonad maturity conducted in Langgur, Southeast Maluku. Observations were made at every cycle of the moon is the full moon phase (BP) and new moon (BB) in the period January 29, 2017 until July 23, 2017. Observations H. scabra gonad maturity level is done with surgery, observation and calculation GSI gonad histology. GSI highest value obtained in May that full moon cycle at 90% of individuals that are in the spawning stage (phase 5), then 70% of the individuals that are in the spawning stage (phase 5) in March that the full moon cycle. The results obtained show that the peak spawning H. scabra period January 2017 to July 2017 occurred on the full moon cycle in May.

  16. PENERAPAN DATAMINING PADA POPULASI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA BERDASARKAN PROVINSI MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mhd Gading Sadewo

    2017-09-01

    Full Text Available Ayam bukanlah makanan yang asing bagi penduduk Indonesia. Makanan tersebut sangat mudah dijumpai dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun tingkat konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan Negara tetangga. Penelitian ini membahas tentang Penerapan Datamining Pada Populasi Daging Ayam Ras Pedaging di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan K-Means Clustering. Sumber data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan dokumen-dokumen keterangan populasi daging ayam yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik Nasional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari tahun 2009-2016 yang terdiri dari 34 provinsi. Variable yang digunakan (1 jumlah populasi dari tahun 2009-2016. Data akan diolah dengan melakukan clushtering dalam 3 clushter yaitu clusther tingkat populasi tinggi, clusther tingkat populasi sedang dan rendah. Centroid data untuk cluster tingkat populasi tinggi 4711403141, Centroid data untuk cluster tingkat populasi sedang 304240647, dan Centroid data untuk cluster tingkat populasi rendah 554200. Sehingga diperoleh penilaian berdasarkan indeks populasi daging ayam dengan 1 provinsi tingkat populasi tinggi yaitu Jawa Barat, 6 provinsi tingkat populasi sedang yaitu Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dan 27 provinsi lainnya termasuk tingkat populasi rendah. Hal ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah, provinsi yang menjadi perhatian lebih pada populasi daging ayam berdasarkan cluster yang telah dilakukan

  17. THE EFFECT OF CORPORATE GOVERNANCE DISCLOSURE ON INVESTOR REACTIONS WITH PROFITABILITY AS MODERATING VARIABLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariadi K.L.

    2017-08-01

    Full Text Available The aim of this research is to understand how Corporate Governance affects investor’s reaction in capital market by profitability as a moderating variable. This research uses secondary data obtained from Indonesian Stock Exchange. Investor’s reaction is measured by Cumulative Abnormal Return, which happened around the time of annual report publication. Corporate Governance are measured by Institutional ownership, ownership by board of commissioner, audite commite, and independent commissioner. Profitability as moderating variabel is measured by Return on Asset. This research was done to 25 companies which were listed in Indeks LQ 45 in Indonesian Stock Exchange during 2015-2016. Data analysis techniques used in this research are regresion analysis and moderated regresion analysis (MRA. The result shows that corporate governance (Institutional ownership, ownership by board of commissioner, audite commite, and independent commissioner negatively affect Cumulative Abnormal Return. Profitability as a moderating variable was able to explain the relationship of corporate governance (ownership by board of commissioner and audite commite affect significantly to Cumulative Abnormal Return partially. Corporate governance does not have any impact to Cumulative Abnormal Return value, because of the implementation of corporate governance in Indonesia is not provide optimum results mean while in the process of considering corporate governance practices take time to know the benefits.

  18. Ayat-ayat Al-Quran Berkaitan Bisnes: Satu Kupasan Buku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Anisah Atan @ Yaakub

    2017-06-01

    Full Text Available Al-Quran adalah rujukan utama ajaran Islam, mengandungi prinsip-prinsip asas untuk setiap permasalahan dalam kehidupan manusia.Untuk mendapat pandangan Islam tentang bisnes, penulis ingin mengetahui terlebih dahulu apa AlQuran kata mengenai bisnes. Beberapa rujukan telah dibuat, termasuk pencarian dalam indeks terjemahan Al-Quran, penulis tidak menemukan analisa yang sebegitu lengkap seperti yang terdapat di dalam buku The CommercialTheological Terms in The Koran oleh Charles C. Torrey. Buku ini membahagikan ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan bisnes kepada 2 kategori. Ayat-ayat yang membicarakan dunia bisnes sebenar dan ayat-ayat Al-Quran yang menggunakan istilah-istilah dunia bisnes untuk menerangkan teologi Islam. Ternyata banyak sekali ayat Al-Quran berbicara tentang dunia bisnes sebenar, tetapi lagi banyak menggunakan istilah-istilah dunia bisnes untuk teologi Islam yang mana bilangannya menghampiri 370 ayat. Walau pun buku ini mendapat kritikan kerana penulisnya seorang orientalis Yahudi, namun analisanya terhadap ayat-ayat berkaitan bisnes sangat lengkap dan terperinci.

  19. ANALISIS STRUKTUR PERILAKU DAN KINERJA PASAR (STRUCTURE, CONDUCT AND MARKET PERFORMAN KOMODITI PADI DI DESA BUNGA RAYA DAN DESA KEMUNING MUDA KECAMATAN BUNGA RAYA KABUPATEN SIAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NOVIA DEWI

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja pemasaran beras di Kabupaten Bunga Raya. Lokasi penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purpossive sampling yaitu dua desa menjadi sentra produksi padi. Responden penelitian adalah petani padi dan semua agensi pemasaran yang terlibat dalam pemasaran beras dari petani sebagai produsen ke pedagang besar sebagai konsumen. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga saluran pemasaran beras yaitu saluran pemasaran I petani menjual kepada pedagang pengumpul dan kemudian dijual ke pedagang besar, saluran pemasaran II petani menjual ke pedagang pengumul yang memiliki penggilingan padi kemudian dijual ke pedagang grosir dan saluran pemasaran III yaitu petani menjual langsung ke pedagang grosir. Struktur pasar beras adalah pasar oligopsoni karena dilihat dari jumlah pembeli yang relatif sangat sedikit, kemudian dilihat dari nilai market share, rasio konsentrasi dan indeks Herfindahl dari pedagang manapun menunjukkan nilai yang tidak terlalu berbeda. Petani sebagai produsen adalah penerima harga (price taker, dimana petani sebagai produsen mendapatkan perubahan nilai harga lebih kecil dibandingkan dengan pedagang grosir sebagai konsumen. Margin pemasaran terlihat dari setiap saluran pemasaran yang terjadi menunjukkan bahwa margin dan keuntungan paling banyak didapat oleh pedagang yang melakukan lebih banyak fungsi pemasaran.

  20. Perkembangan hasil tangkapan per upaya dan pola musim penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Provinsi JawaTimur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2013-08-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi Jawa Timur, daerah penangkapan WPP 573,sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan hasil tangkapan per upaya penangkapan dan pola musim yang terjadi di Perairan Prigi khususnya pada perikanan cakalang yang menjadi komoditi utama hasil pelagis besar. Nilai Catch per Unit Effort (CPUEdan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer dari data trip kapal di syahbandar dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Prigi dari tahun 2000 – 2011 yang dilakukan analisis dengan menggunakan regresi sederhana dan menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CPUE tertinggi terjadi pada tahun 2002 sebesar 27,9 ton/tahun serta terendah pada tahun 2001 sebesar 0,5 ton/tahun dengan pola musim yaitu hasil tangkapan tinggi/musim tangkapterjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September sedangkan musim paceklik terjadi pada bulan Januari – Mei , Agustus dan Desember.

  1. PENGGUNAAN ALGORITMA NDVI DAN EVI PADA CITRA MULTISPEKTRAL UNTUK ANALISA PERTUMBUHAN PADI (STUDI KASUS : KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Hafizh S

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang merupakan daerah sentra pertanian dimana sektor ini menyumbang 43% dari total PDRB (Produk Domestik Regional Bruto. Strategi yang tepat dan cepat harus dicanangkan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan bahan pokok tersebut. Teknologi penginderaan jauh dapat mengakomodir informasi suatu objek secara cepat dan akurat tanpa harus berinteraksi langsung dengan objek dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi yang diinginkan. Pembangunan model - model estimasi produktivitas pada beberapa komoditas vegetasi pertanian seperti padi telah digunakan sejak dua dekade lalu. Dari berbagai macam permodelan vegetasi, indeks vegetasi yang paling umum digunakan adalah NDVI (Normalized Difference Vegetation Index dan EVI (Enhanced Vegetation Index. Hasil dari penelitian ini adalah penentuan fase pertumbuhan , masa tanam, dan masa panen tumbuhan padi pada citra MODIS L1B. Masa tanam padi di kabupaten Indramayu berada pada bulan Juni dan Desember 2011, masa panen berada pada bulan  Mei dan September 2011. Citra Aster digunakan sebagai data pendukung untuk menentukan korelasi linear  terhadap data lapangan (fieldspectometer. Korelasi yang dihasilkan Antara Modis - Aster sebesar 0.9576 pada EVI dan 0.9654 pada NDVI; Modis - Fieldspectometer sebesar 0.8798 pada EVI dan 0.9077 pada NDVI; dan pada Aster - Fieldspectometer sebesar 0.9220 pada EVI dan 0.9460 pada NDVI. Korelasi dari ketiga data tersebut memiliki hubungan yang cukup kuat dikarenakan nilai yang dihasilkan mendekati nilai 1.

  2. Functional properties of α-lactalbumin and β-lactoglobulin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zoran Herceg

    2004-06-01

    Full Text Available Whey proteins are commonly used in the food industry due to their nutritive value and functional properties. The most important functional properties of whey proteins are solubility, viscosity, water holding capacity, emulsification and foaming. The aim of this study was to determine functional properties of main whey protein fractions (α-lactalbumin and β-lactoglobulin which have the biggest influence on the functional properties of whey proteins. Particle size analysis and specific area of α-lactalbumin and β-lactoglobulin were performed by «Mie – theory» of «light scatering» using «Malvern Mastersizer X». The results of this analysis have shown that β-lactoglobulin had higher particle size and specific area than α-lactalbumin.By examining functional properties (solubility, dispersibility, emulsifiying properties – emulsion activity index (EAI and emulsion stability index (ESI and foaming properties of α-lactalbumin and β-lactoglobulin, it has been established that β-lactoglobulin has higher solubility, dispersibility, emulsifiying properties as well as foaming properties than α-lactalbumin. Rheological properties of protein suspensions were determined by rotational viscosimeter, Brookfiel DV-III at temperature 25°C. Rheological parameters, flow behavior indeks (n and consistency coefficient (k were determined by the power-law model. The results of investigation have shown that 10% suspenzion of α-lactalbumin and β-lactoglobulin are non-Newtonian fluids and they exhibited pseudoplastic properties.

  3. Capital Asset Pricing Model Testing at Warsaw Stock Exchange: Are Family Businesses the Remedy for Economic Recessions?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jacek Lipiec

    2014-07-01

    Full Text Available In this article, we test the capital asset pricing model (CAPM on the Warsaw Stock Exchange (WSE by measuring the performance of two portfolios composed of construction firms: family-controlled and nonfamily controlled. These portfolios were selected from the WIG-Construction (WIG—Warszawski Indeks Giełdowy—Warsaw Stock Exchange Index. The performance of both portfolios was measured in the period from 2006 to 2012 with respect to three sub-periods: (1 pre-crisis period: 2006–2007; (2 crisis period: 2008–2009; and (3 post-crisis period: 2010–2012. This division was constructed in this way to find out how family firms performed in crisis times in relation to nonfamily firms. In addition, the construction portfolio was chosen due to its sensitivity to recessions. When an economy faces a downturn, construction firms are among the first to be exposed to risk. The performance was measured by using the capital asset pricing model with statistical inference. We find that public family firms significantly outperformed non-family peers in the crisis times.

  4. PENYERAPAN KARBON PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas DI PERAIRAN TELUK GERUPUK, LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2013-08-01

    Full Text Available Pengikatan karbon oleh algae fotoautotrofik berpotensi untuk mengurangi pelepasan CO2 ke atmosfer dan dapat membantu mencegah percepatan terjadinya pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penyerapan karbon pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas berdasarkan aktivitas fotosintesis serta variabel-variabel yang mempengaruhinya. Budidaya rumput laut dilakukan dengan metode long-line di perairan Teluk Gerupuk, Lombok Tengah pada satu unit long-line dengan luas area 1.250 m2. Selama penelitian, dilakukan pengujian terhadap sampel rumput laut dan sampel air laut dari lokasi budidaya yang diambil pada hari ke-0, 10, 20, 30, dan 45 pemeliharaan. Laju penyerapan karbon total berdasarkan biomassa panen pada G. gigas hampir 300% lebih tinggi dibandingkan K. alvarezii. Selain itu, laju pertumbuhan dan produksi karbohidrat pada G. gigas juga lebih tinggi, yang mengindikasikan laju fotosintesis yang lebih tinggi, dan didukung oleh indeks percabangan yang juga lebih tinggi. Potensi penyerapan karbon di perairan Teluk Gerupuk mencapai 6.656,51 ton C/tahun untuk budidaya K. Alvarezii dan 19.339,02 ton C/tahun untuk budidaya G. gigas. Penyerapan karbon berhubungan dengan kandungan pigmen dan laju pertumbuhan rumput laut, serta konsentrasi CO2 dan kecerahan perairan.

  5. Impact of Women’s Empowerment on Infant Mortality in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanik Stiyaningsih

    2017-05-01

    Secara umum, otonomi dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan. Kurangnya otonomi dan pemberdayaan perempuan dapat menyebabkan hasil negatif pada kesehatan dan kematian anak. Belum terdapat penelitian terkini yang menganalisis hubungan antara pemberdayaan perempuan dan kematian bayi di Indonesia. Penelitian ini berusaha mengisi kekosongan tersebut dengan menelusuri pengaruh pemberdayaan perempuan terhadap kematian bayi di Indonesia. Sampel berjumlah 9.754 perempuan berusia 15-49 tahun yang terakhir melahirkan pada periode tahun 2007-2012 diambil dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Pemberdayaan perempuan diukur dengan menggunakan indeks komposit yang dibangun dari delapan indikator dari tiga dimensi pemberdayaan perempuan, yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan di bidang ekonomi, partisipasi dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan, dan kebebasan untuk berpindah. Selanjutnya, estimasi dampak pemberdayaan perempuan pada kematian bayi menggunakan model regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan tingkat pemberdayaan yang lebih baik akan memiliki peluang yang lebih rendah untuk mengalami kejadian kematian bayi. Hal ini menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan untuk mengurangi kematian bayi.

  6. Kombinasi Steganografi Berbasis Bit Matching dan Kriptografi DES untuk Pengamanan Data

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetiyo

    2015-05-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan kombinasi steganografi dan kriptografi untuk pengamanan data dengan tidak mengubah kualitas media cover. Metode steganografi yang digunakan dengan melakukan pencocokan bit pesan pada bit MSB citra. Proses pencocokan dilakukan secara divide and conquer. Hasil indeks posisi bit kemudian dienkripsi menggunakan algoritma kriptografi Data Encryption Standard (DES. Masukkan data berupa pesan teks, citra, dan kunci. Output yang dihasilkan berupa chiperteks posisi bit yang dapat digunakan untuk merahasiakan data. Untuk mengetahui isi pesan semula diperlukan kunci dan citra yang sama. Kombinasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk pengamanan data. Kelebihan metode tersebut citra tidak mengalami perubahan kualitas dan kapasitas pesan yang disimpan dapat lebih besar dari citra. Hasil pengujian menunjukkan citra hitam putih maupun color dapat digunakan sebagai cover, kecuali citra 100% hitam dan 100% putih. Proses pencocokan pada warna citra yang bervariasi lebih cepat. Kerusakan pesan dengan penambahan noise salt and peper mulai terjadi pada nilai MSE 0,0067 dan gaussian mulai terjadi pada nilai MSE 0,00234. 

  7. PENGARUH KEMISKINAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN BELANJA MODAL TERHADAP IPM JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denni Sulistio Mirza

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this study is to know the influences of poverty, economic growth and capital expenditures to the Human Development Index (HDI in Central Java. The result of Panel data regression indicates that poverty significantly and negative related to IPM. The economic growth has positive and significant impact on IPM. Next, the capital expenditures have a positive and significant effect on the HDI. It is recommended that the planning policy of government does not only view the achievement of economic growth but also the target of human development. It is because economic growth has not been able enough to improve the quality of human resources, especially in the aspects of education, health and income.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan belanja modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Jawa Tengah. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Disarankan agar dalam merencanakan kebijakan pemerintah tidak hanya melihat dari pencapaian target peningkatan pertumbuhan ekonomi saja namun juga target peningkatan pembangunan manusia karena pertumbuhan ekonomi sendiri belum memadai untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada aspek pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat.

  8. EXPORT AND IMPORT PERFORMANCE OF INDONESIA’S AGRICULTURE SECTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Ervani

    2015-07-01

    Full Text Available This paper aims to examine the export and import performance in comparative advantage of Indonesia’s agriculture sector. It focuses on measuring the comparative advantage using the Trade Balance Index (TBI by Lafay method.The data is based on exports and imports of Indonesian agriculture sector. By applying Lafay Trade Balance Index (TBI methods, it can be concluded that Indonesian agriculture commodity shows the positive value of TBI for export-import volume and export-import value. It means that Indonesia becomes net-exporter and has specialization in exporting agriculture commodity.Tulisan ini bertujuan untuk menguji kinerja ekspor dan impor dalam keunggulan komparatif sektor pertanian di Indonesia. Fokus penelitian ini adalah pengukuran keunggulan komparatif menggunakan Trade Balance Index (TBI dengan metode Lafay. Data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada ekspor dan impor sektor pertanian Indonesia. Dengan menerapkan metode Lafay Perdagangan Indeks Balance (TBI, bisa disimpulkan bahwa komoditas pertanian Indonesia menunjukkan nilai positif untuk TBI volume ekspor-impor dan nilai ekspor-impor. Ini berarti bahwa Indonesia disebut sebagai net-eksportir dan memiliki spesialisasi dalam ekspor komoditas pertanian.

  9. PROTEKSI VAKSIN MONOVALEN DAN KOKTAIL SEL UTUH TERHADAP KO-INFEKSI Mycobacterium fortuitum DAN Aeromonas hydrophila PADA IKAN GURAME, Osphronemus gouramy Uni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uni Purwaningsih

    2014-08-01

    serangan agen patogen. Pemberian vaksin diharapkan dapat merangsang respons imun spesifik dan non spesifik pada ikan. Keberhasilan vaksinasi dipengaruhi oleh konsentrasi antigen, reaksi silang dan kompetisi di antara antigen yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level proteksi vaksin monovalen dan koktail sel utuh terhadap ko-infeksi M. fortuitum dan A. hydrophila pada ikan gurame. Respons imun perlakuan vaksin monovalen maupun koktail pada gurame pasca ko-infeksi menunjukkan nilai parameter-parameter yaitu: hematokrit, hemoglobin, indeks fagositik, persentase fagositik, titer antibodi, uji respiratory burst (NBT, aktivitas komplemen, dan diferensial leukosit yang berbeda nyata (P<0,05 dibanding kontrol. Vaksin monovalen A. hydrophila menunjukkan nilai RPS sebesar 92,3% dan monovalen M. fortuitum sebesar 78,6% setelah ditantang dengan infeksi tunggal bakteri homolog namun menunjukkan proteksi yang rendah terhadap ko-infeksi. Vaksin koktail 50Mf :50Ah memberikan proteksi yang lebih baik dari vaksin monovalen pasca uji tantang dengan ko-infeksi bakteri M. fortuitum dan A. hydrophila.

  10. Pengaruh ENSO (El Niño and Southern Oscillation terhadap transpor massa air laut di Selat Malaka

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad

    2012-04-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengaruh ENSO (El Niño and Southern Oscillation di Selat Malaka dengan memakai indek osilasi selatan Samudera Pasifik dalam menentukan kondisi Normal, El Niño dan La Nina sebagai analisis transpor massa air laut, elevasi muka laut dan densitas laut. Metode penelitian menggunakan persamaan Navier-Stokes dengan gaya pembangkit pasang surut, angin dari National Centers for Environmental Prediction (NCEP Tahun 1980-2007, Salinitas (Levitus dan Boyer, 1994a dan Temperatur (Levitus dan Boyer, 1994b. Persamaan gerak air laut tersebut dimodelkan dengan model Hamburg Shelf Ocean Model (HAMSOM. Hasil-hasil menunjukkan bahwa transpor di bagian barat laut Selat Malaka pergerakannya melemah dan transpor di bagian tenggara pergerakannya menguat dibandingkan pada kondisi tahun Normal dan La Nina. Sedangkan elevasi muka air di Selat Malaka pada kondisi tahun El Niño lebih rendah dibandingkan pada kondisi Normal dan La Nina. Selanjutnya densitas permukaan laut di Selat Malaka pada kondisi tahun Normal, El Niño dan La Nina berkisar 18,5 s/d 20,5 kg/m3. Densitas laut lapisan 30-50 m di Selat Malaka pada kondisi tahun Normal, El Niño dan La Nina berkisar 19 s/d 21 kg/m3. Densitas permukaan laut dan densitas laut kedalaman 30-50 m di bagian tenggara Selat Malaka pada kondisi El Niño lebih besar dibandingkan pada tahun Normal maupun tahun La Nina.

  11. THE INSECT GROWTH REGULATOR, TRIFLUMURON (OMS-2015 AGAINST AEDES AEGYPTI IN JAKARTA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Soekirno

    2012-09-01

    Full Text Available Uji laboratorium dan lapangan dengan IGR Triflumuron (OMS-2015 terhadap larva nyamuk Aedes aegypti telah dilakukan di Jakarta. Uji laboratorium dilakukan dengan 6 variasi dosis, yaitu 0,004; 0,011; 0,034; 0,10; 0,33 dan 1,0 ppm Triflumuron terhadap perkembangan larva nyamuk Ae. aegypti di dalam tempayan. Dari uji laboratorium dapat diketahui bahwa Triflumuron dengan dosis 0,004 ppm dapat menekan perkembangan pupa untuk menjadi dewasa dalam waktu 2 minggu, sedangkan dosis 0,10 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 4 minggu dan dosis 1,0 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 8 minggu. Uji lapangan dengan menggunakan Triflumuron di daerah pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, seluas 27 hektar dengan dua kali perlakuan, dengan dosis 0,042 dan 0,075 ppm, terjadi penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa dan indeks pupa menjadi 0 dalam 4 hari setelah perlakuan. Penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa terlihat setelah 2 minggu se­sudah perlakuan dengan tidak berhasilnya larva/pupa menjadi nyamuk dewasa. 

  12. Sebaran Spasial Komunitas Lamun di Pulau Bone Batang Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dody Priosambodo

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian mengenai sebaran spasial komunitas lamun dilakukan di pulau Bone Batang, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik habitat dan faktor lingkungan khususnya pada fauna yang hidup pada spesies lamun dan sebaran spasialnya. Data kepadatan lamun diperoleh dari 8 stasiun disekitar pulau. Komposisi spesies lamun pada kawasan terumbu karang diamati dengan metode Tarp. Melalui persamaan Bay-Curtis dan analisis n-MDS, hasil menunjukkan bahwa komposisi lamun dari stasiun yang ada pada pulau Bone Batang terdiri atas spesies yang sama dengan Indeks kesamaan lebih dari 75% kecuali pada stasiun 2 dan 3. Komposisi lamun dibagi dalam 3 kelompok. Analisis korespondensi menunjukkan bahwa sebaran spasial dari stasiun berbeda dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat. Thalassia hemprichii mendominasi stasiun 1, 3, 7, 8 sementara Cymodea rotundata mendominasi stasiun 2, 5, 6. Spesies perintis contohnya Halodule uninervis dan Halophila ovalis mendominasi stasiun 3 dan 4. Spesies lamun terbesar Enhalus acoroides mendominasi stasiun 7 dan 8. Sebaran spasial dan komposisi spesies juga menunjukkan bahwa padang lamun di Bone Batang dalam tahap dewasa. Fauna yang hidup di padang lamun Bone Batang melimpah dan didominasi spesies liang. Dapat disimpulkan, bahwa campuran komunitas lamun dengan beragam spesies lamun dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat dan fauna yang hidup di dalamnya.Kata kunci: Sebaran Spasial, Lamun, Asosiasi Fauna, Sulawesi Selatan

  13. EVALUASI REPRODUKSI TIGA POPULASI IKAN PATIN SIAM Pangasionodon hypophthalmus PADA GENERASI KEDUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sularto Sularto

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk mengetahui keragaan trait reproduksi ikan patin siam generasi F-1. Ikan uji yang digunakan adalah tiga populasi patin siam hasil seleksi pada tahun 2004. Ikan dipelihara dalam jaring yang ditempatkan dalam kolam 6.000 m2 dengan kedalaman antara 1,25-1,5 m. Pakan berupa pelet komersial dengan kadar protein 28% diberikan sebanyak 2% bobot biomassa/hari. Parameter yang diamati adalah perkembangan gonad, fekunditas, fertilitas, dan daya tetas. Parameter pendukung adalah kualitas air dan tingkat curah hujan. Pengamatan perkembangan gonad dilakukan setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan patin populasi Sukamandi mempunyai fekunditas tertinggi yaitu 201.319 butir/kg induk diikuti oleh populasi Jakarta 163.348 butir dan populasi Sukabumi 132.340 butir. Nilai indeks ovosomatik tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi sebesar 16,52%, diikuti populasi Jakarta 14,63% dan populasi Sukabumi 10,79%. Diameter oosit terbesar terdapat pada populasi Jakarta yaitu 1,08 mm; demikian pula panjang larva tertinggi pada populasi Jakarta yaitu 3,79 mm. Derajat fertilitas tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi yaitu 67,88%; sedangkan derajat penetasan tertinggi terdapat pada populasi Sukabumi yaitu 96,67%.

  14. Analisa Keekonomian Tarif Penjualan Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya 1 MWp Bangli Dengan Metode Life Cycle Cost

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Ketut Sugirianta

    2016-11-01

    Full Text Available Kebijakan feed-in tariff (FiT telah diterapkan di banyak negara dalam rangka meningkatkan pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan sebagai sumber energi alternatif. Melalui Permen KESDM No. 17 tahun 2013, pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan kebijakan FiT untuk PLTS yang mempergunakan system photovoltaic. Dikeluarkannya kebijakan ini,  dengan harapan dapat menarik minat para investor untuk membangun PLTS dalam rangka mencapai target bauran energi nasional yang optimal pada tahun 2025 dimana peran energi baru dan terbarukan sebesar 23%. Metode yang dipergunakan dalam menghitung tarif penjualan listrik adalah metode Life Cycle Cost (LCC, merupakan metode yang menghitung keseluruhan biaya sebuah sistem mulai dari perencanaan, pembangunan, operasional & maintenance, penggantian peralataan, dan salvage value selama umur hidup sistem tersebut. Tarif penjualan listrik dalam paper ini dihitung dengan menambahkan margin keuntungan pada hasil perhitungan Levelized Cost of Energy (LCoE, dan nilai LCoE adalah total present value LCC dibagi dengan total present value energi yang dibangkitkan. Hasil perhitungan mendapatkan tarif penjualan listrik sebesar Rp. 1.981/kWh yang memenuhi harga patokan tertinggi FiT. Untuk menganalisa secara ekonomi kelayakan nilai penjualaan listrik ini, dipergunakan 4 metode yaitu  metode Pay Back Period (PBP, Net Present Value (NPV, Inernal Rate of Return (IRR dan Profitability Indek (PI.

  15. ANALISIS DAYA SAING KEDELAI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwono Sarwono

    2014-09-01

    Full Text Available RCA (Revealed Comparative Advantage index of soybean in Indonesia from 1983 up to 2013 is less than one, mostly. It means that the competitiveness of soybean in Indonesia is low. The purpose of this study is to analyze the factors influence the soybean competitiveness. OLS (Ordinary Least Square was used as the analysis method. Hypotheses test based on that analysis model is not bias, so that, classic divergence test is needed. It is for getting the Best Linier Unbiased Estimator (BLUE appraisal. T statistic and F statistic were also applied. The result of this research shows that production and export have positive and significant influence. In addition, exchange rate and government policy do not influence the Indonesia soybean competitiveness.Indeks RCA (Revealed Comparative Advantage kedelai Indonesia dari tahun 1983-2013 kecenderungan bernilai kurang dari satu yang berarti daya saing kedelai Indonesia rendah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kedelai Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS.Pengujian hipotesis berdasarkan model analisis tersebut tidak bias maka perlu dilakukan uji penyimpangan klasik yang tujuannya agar diperoleh penaksiran yang bersifat Best Linier Unbiased Estimator (BLUE.Pengujian statistik menggunakan uji t statistikdan uji f statistik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produksi dan ekspor berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap daya saing kedelai Indonesia. Nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah tidak berpengaruh terhadap daya saing kedelai Indonesia.

  16. The Abudance Of Makrozoobenthos On Different Break Water In Semarang And Demak Coastal Area

    Science.gov (United States)

    Kristiningsih, A.; Sugianto, D. N.; Munasik; Pribadi, R.; Suprijanto, J.

    2018-02-01

    The coast of Semarang and Demak has suffered some damage to its coastal areas. This damage is caused by natural factors and also human activities. There are number of mitigation methods such as hard, soft and hybrid that available for mitigation erosion. In Semarang and Demak coastal area using hard and hybrid option as their mitigation erotion. Breakwater is one of the way beach structure that often used as mitigation erosion di coastal area. Breakwater will cause sediment deposits that will become the living place of various organisms such as makrozoobenthos. The aim of this research is compare the abudance of makrozoobenthos in different type breakwater in Semarang and Demak coastal area.This research held on December 2016 - January 2017 in five different location with different breakwater type. Hard structure in Mangkang (West Semarang), Morosari (Demak district) and Tambak Lorok (North Semarang) and the hybrid engineering in Morosari 2 (Demak district) and Timbulsloko (Demak district). The method used in this study is descriptive comparative. Makrozoobenthos has been found in each station and the highest indeks is in hybrid engineering location. Polychaeta is a genus that dominates at every location because muddy sand is its main habitat.

  17. Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Akar Wangi Menggunakan Metode Steam - Hydro distillation dan Hydro distilation dengan Pemanas Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulana M Al Hanief

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh minyak atsiri dari akar wangi dengan modifikasi metode steam-hydro distillation dan hydro distillation yaitu menggunakan pemanasan microwave kemudian membandingkan hasilnya dengan penelitian sebelumnya. Modifikasi ini diharapkan lebih efisien dalam masalah lama penyulingan dan kualitas serta kuantitas rendemen minyak yang lebih baik dan banyak. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu steam-hydro distillation dan hydro distillation dengan pemanfaatan gelombang mikro. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian adalah akar wangi jenis pulus wangi yang tumbuh di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Variabel yang digunakan adalah bahan baku yang dicacah dan bahan baku utuh dengan variasi massa bahan 50 gr, 60, gr, 70 gr, 80 gr, dan 90 gr dengan pelarut air sebanyak 450 ml dalam labau distiller berukuran 1000 ml. Lama penyulingan adalah lima jam dengan pengamatan tiap 30 menit serta daya yang digunakan adalah 400 Watt. Analisa terhadap hasil minyak atsiri yang diperoleh antara lain analisa GC-MS, spesific gravity, indeks bias, dan bilangan asam. Hasil dari penelitian ini dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu yang tidak memanfaatkan gelombang mikro. Dari hasil penelitian diperoleh % rendemen kumulatif, sifat fisik, sifat kimia, dan kandungan komponen minyak dari metode steam-hydro distillation lebih baik dibandingkan metode hydro distillation ditandai dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan SNI.  Sementara itu jika dibandingkan dengan metode terdahulu dapat disimpulkan bahwa penggunaan gelombang mikro lebih efisien dalam waktu dan kuantitas serta kualitas minyak yang lebih baik dibandingkan tanpa penggunaan gelombang mikro

  18. Value at Risk on Composite Price Share Index Stock Data

    Science.gov (United States)

    Oktaviarina, A.

    2018-01-01

    The financial servicest authority was declared Let’s Save Campaign on n commemoration of the World Savings Day that falls on this day, October 31, 2016. The activity was greeted enthusiastically by Indonesia Stock Exchange by taking out the slogan Let’s Save The Stocks. Stock is a form of investment that is expected to benefit in the future despite has risks. Value at Risk (VaR) is a method that can measure how much the risk of a financial investment. Composite Stock Price Indeks is the stock price index used by Indonesia Stock Exchange as stock volatility benchmarks in Indonesia. This study aimed to estimate Value at Risk (VaR) on closing price Composite Price Share Index Stock data on the period 20 September 2016 until 20 September 2017. Box-Pierce test results p value=0.9528 which is greater than a, that shows homoskedasticity. Value at Risk (VaR) with Variance Covariance Method is Rp.3.054.916,07 which means with 99% confindence interval someone who invests Rp.100.000.000,00 will get Rp.3.054.916,07 as a maximum loss.

  19. Potential Analysis of Thunderstorm Occurrence Using SWEAT Method at Meteorology Station Sultan Iskandar Muda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulfah Kurnia

    2018-01-01

    Full Text Available Salah satu hal penting dalam mengutamakan keselamatan penerbangan ialah informasi meteorologi yang tepat dan akurat terutama mengenai kondisi cuaca buruk seperti thunderstorm. Oleh karena itu, perlu dilakukan prakiraan potensi terjadinya thunderstorm, sehingga pihak maskapai penerbangan dapat menyesuaikan prosedur keselamatan baik pada saat take off, on the route, maupun landing. Pada penelitian ini dilakukan analisis data radiosonde pada 2 (dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan untuk memprakirakan potensi terjadinya thunderstorm selama periode April-Desember 2016 dan Januari-Maret 2017. Data radiosonde tersebut diperoleh dari Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda yang telah diukur setiap dua kali dalam satu hari. Waktu pengukurannya ialah pada pukul 00Z dan pukul 12Z. Dengan menggunakan Software Rawinsonde Observation (RAOB versi 5.7, dilakukan pengolahan data radiosonde sehingga diperoleh informasi parameter atmosfer seperti temperatur, titik embun, dan kecepatan angin. Parameter atmosfer tersebut dapat digunakan untuk memprakirakan potensi terjadinya thunderstorm selama dua belas jam kedepan, yaitu dengan menggunakan metode SWEAT (Severe Weather Threat sehingga diperoleh SWEAT Indeks untuk setiap pengukuran radiosonde. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui SWEAT Indeks untuk wilayah Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda berkisar antara 39,8 - 355,4. Hasil analisis metode SWEAT diverifikasi dengan data aktual (data synop yang diamati di Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda dan diketahui persentase kesesuaian antara data prakiraan dengan kondisi aktual yaitu 58,62-66,67%.   One of the most important things in aviation safety is the accurate information of meteorology especially on bad weather conditions as thunderstorm. Therefore, need to forecast about potential occurrence of thunderstorm, so the airlines can adjust safety aviation when take of, an the route, and landing. In this research was analysis of

  20. STUDI KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN DI DAERAH BUDIDAYA PERIKANAN LAUT DI TELUK KAPING DAN TELUK PEGAMETAN, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bejo Slamet

    2012-11-01

    Full Text Available The purpose of this study was to know the coastal environmental quality of Kaping and Pegametan Bay coastal area. Thestudy was conducted from 14 stations with 3 replicates of water sampling and 5 replicates of makrozoobenthos sampling.The result showed that water quality namely TSS, DO, NH3 and BOD5 were still in line criterion stated by office of KLH(2004. About 49 species of makrozoobenthos were examined, with abundance of makrozoobenthos was 58-209 ind./ 1,125 cm2 anddiversity indeks was 1,56-2,91. The result on the integrated water quality analyses showed that the water quality all of station wasclassified to light pollution.This result showed that the enviromnental of Kaping Bay dan Pegametan Bay coastal area was competent for mariculturealthough lower compered with control. For the continuity of fisheries aquaculture in Kaping Bay dan Pegametan Bay, Long termeffort in environment conservation is needed better stretegy and action in an integrated and sustainable manners.

  1. Validation of the high performance leadership competencies as measured by an assessment centre in-basket

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. H. Spangenberg

    2003-10-01

    Full Text Available The purpose of this study was to validate Schroder’s High Performance Leadership Competencies (HPLCs, measured by a specially designed In-basket, against multiple criteria. These consisted of six measures of managerial success, representing managerial advancement and salary progress criteria, and a newly developed comprehensive measure of work unit performance, the Performance Index. An environmental dynamism and complexity questionnaire served as moderator variable. Results indicated disappointing predictive validity quotients for the HPLCs as measured by an In-basket, in contrast to satisfactory predictive and construct validity obtained in previous studies by means of a full assessment centre. The implications of the findings are discussed and suggestions are made for improving the validity of the In-basket. Opsomming Die doel van hierdie studie was die validering van Schroder se Hoëvlak Leierskapsbevoegdhede, gemeet deur ‘n spesiaal ontwerpte Posmandjie, teen veelvoudige kriteria. Dit behels ses metings van bestuursukses wat bestuursbevorderings- en salarisvorderingskriteria insluit, sowel as ‘n nuutontwikkelde, omvattende meting van werkeenheidsprestasie, die Prestasie indeks. ‘n Vraelys wat die dinamika en kompleksiteit van die omgewing meet, het as moderator veranderlike gedien. Resultate dui op teleurstellende geldigheidskwosiënte vir die Hoëvlak Leierskapsbevoegdhede soos gemeet deur ‘n posmandjie, in teenstelling met bevredigende voorspellings- en konstrukgeldigheid wat in vorige studies deur middel van ‘n volle takseersentrum verkry is. Die bevindinge word bespreek en voorstelle word gemaak om die geldigheidskwosiënte te verbeter.

  2. Enamel defect of primary dentition in SGA children in relation to onset time of intrauterine growth disturbance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti Soewondo Sjarif

    2013-06-01

    kehamilan lanjut: panjang dan berat badan lahir lebih rendah dari normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti perbedaan keparahan defek email gigi sulung pada anak KMK berdasarkan saat terjadinya gangguan hambatan pertumbuhan intrauterin. Metode: Jenis penelitian adalah epidemiologi dengan studi Kohort. Ponderal indeks digunakan untuk menentukan tipe KMK subjek terdiri dari anak KMK usia 9-42 bulan, 82 tipe asimetri dan 47 tipe simetri, 200 anak dengan berat lahir normal sebagai kontrol. Pemeriksaan intra oral dilakukan untuk menentukan skor defek email yaitu dengan menggunakan skoring modifikasi DDE indek dari FDI. Subjek di teliti dengan interval 3 bulan, t-test digunakan untuk menentukan perbedaan defek email pada KMK simetri dan asimetri sedangkan chi square menentukan perbedaan RRR (Rasio Resiko Relatif. Hasil: Hasil menunjukan bahwa skor defek enamel pada KMK simeteri lebih tinggi secara signifikan dibanding pada KMK asimetri dan RRR pada defek berat lebih tinggi pada KMK simetri pada gigi anterior dan kaninus. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa defek email lebih parah bila terjadi pada awal masa kehamilan (tipe simetri dibanding bila terjadi pada saat kehamilan lanjut (tipe asimetri.

  3. ANALISIS PERBANDINGAN PENENTUAN HARGA CALL OPTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE BLACK-SCHOLES DAN METODE SIMULASI MONTE CARLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krishna Kusumahadi

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - This study was conducted to determine the accuracy of the Black-Scholes method compared with the Monte Carlo simulation method to predict the price of a call option on KOMPAS 100 Index at maturity in 1 month, 2 months, and 3 months. The method used in this research is descriptive analysis by using historical data and perform price comparisons with absolute error value to determine whether the Black-Scholes method is more accurate than the method of Monte Carlo simulation in maturities. Result from this research; found that the price value at maturity absolute error for 1 month is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0:03. Value price absolute error at maturity for 2 months is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0.03. Value price absolute error on the maturity using Black-Scholes method for 3 months is 3.48 and 2.99 for the Monte Carlo method. Judging from the data obtained that the Monte Carlo method is more accurate than the Black-Scholes method to predict the price of the call option KOMPAS 100 Stock Index in the period of 1 month, 2 months, and 3 months. Implications for investors and capital market participants is when investors want to invest in stocks included in the KOMPAS 100 Index, Monte Carlo simulation method could be use to predict the price of the call option.  It is also advisable to compare with other methods such as GARCH, Neural Network, etc.   Keywords: Black-Scholes, Monte Carlo, Garch, and Artificial Neural Networks.   Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan Metode Black Scholes dibandingkan dengan Metode Simulasi Monte Carlo dalam memprediksi harga call option Indeks KOMPAS 100 pada saat jatuh tempo 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan data-data historis, dan melakukan perbandingan nilai price absolute error untuk mengetahui

  4. THE CLOWER CONSTRAINTS MODEL DARI SURPLUS ATAU DEFISIT FISKAL PEMERINTAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonni Manurung

    2006-01-01

    di atas. Model yang dibangun berhubungan dengan neraca bank sentral, pembatas anggaran intertemporal pada expected utility maksimum, untuk menahan uang primer dan deposito. Evaluasi dari stabilitas surplus dan defisit fiskal diamati dari giro wajib minimum, produk domestik bruto, indeks harga umum, dan tingkat bunga. Hasil studi bahwa giro wajib mnimum, produk domestik bruto, indeks harga umum, dan tingkat bunga berhubungan dengan surplus atau defisit fiskal. Kontribusi dari giro wajib minimum dan tingkat suku bunga terhadap surplus atau defisit fiskal relatif tinggi. Hasil ini menunjukan bahwa clower constraint model dapat menjelaskan perlunya koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan fiskal masih lemah, dan menyebabkan siklus real bisnis menurun., dan inflasi maupun tingkat bunga yang tinggi. Pada sisi lain terjadinya kebijakan moneter yang sangat kuat menyebabkan surplus fiskal yang relatif tinggi. Evaluasi dar hal ini adalah dibutuhkan oteritas moneter dan pemerintahan yang hati-hati dalam membuat kebijakan moneter dan fiskal, agar tercipta iklim ekonomi yang dinamis, inflasi rendah, giro wajib minimum yang rendah, tingkat bunga yang rendah, serta keseimbangan dinamis antara sektor moneter dan fiskal. Kata kunci:. Surplus dan defisit fiskal, clower constraint model, moneter, fiskal.

  5. Sintesis Asam Etoksi Lignosulfonat sebagai Surfaktan dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Ardinal

    2017-12-01

    keberhasilan sulfonasi diketahui dengan SEM-EDX. Uji sifat surfaktan yang dilakukan antara lain: penentuan konsentrasi kritis misel (KKM dengan metode turbidimetri, pengukuran kestabilan busa, indeks emulsi dan kestabilan emulsi. Isolasi lignin dari TKKS menghasilkan padatan cokelat terang lignin dengan rendemen 27,8%. Alkilasi lignin dengan DES menghasilkan etoksi lignin dengan rendemen 83,0%. Sulfonasi etoksi lignin dengan natrium bisulfit menghasilkan asam etoksi lignosulfonat dengan rendemen 88,5%. Keberhasilan reaksi sulfonasi etoksi lignin dikonfirmasi dari kenaikan persen atom oksigen menggunakan SEM-EDX. Senyawa asam etoksi lignosulfonat sebagai surfaktan memiliki KKM 1,6 g/L, pada konsentrasi surfaktan 1,5 g/L dan volume busa stabil selama 100 menit. Surfaktan asam etoksi lignosulfonat memiliki indeks emulsi 35% pada sistem bensin-air dan 56% pada sistem minyak goreng-air. Emulsi yang terbentuk pada kedua sistem stabil selama empat hari pengukuran.

  6. ANALISIS KESENJANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panji Irawan Yogyadipratama

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah (1 mengetahui bagaimana perkembangan tingkat ketimpangan pembangunan ekonomi Provinsi Jawa Tengah menurut Indeks Williamson; (2 mengetahui sejauh mana pengaruh angkatan kerja terhadap tingkat pembangunan ekonomi Provinsi Jawa Tengah; dan (3 mengetahui bagaimana pengaruh alokasi dana bantuan pembangunan kabupaten/kota terhadap pembangunan ekonomi Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan digunakan data panel, data time series (tahun 2002-2011 dan cross section (35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda data panel dengan metode FEM digunakan alat bantu software Eviews 7. Hasil penelitian adalah menunjukan(1 ketimpangan pembangunan ekonomi antar daerah di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung dengan menggunakan indeks Williamson selama periode 2008-2011 menunjukkan ketimpangan semakin melebar; (2 alokasi dana bantuan pembangunan dari pemerintah pusat yang tidak merata dan daerah yang mendapat bantuan terlalu besar dapat meningkatkan tingkat ketimpangan antar daerah. Hal ini akibat pembangunan yang terkonsentrasi dengan daerah-daerah yang sudah maju dibandingkan daerah yang masih tertinggal, karena daerah yang maju memiliki fasilitas lebih baik dari daerah yang belum maju; dan (3 nilai R2 sebesar 0,9949 artinya variasi variabel ketimpangan pembangunan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah dapat dijelaskan oleh variabel-variabel angkatan kerja dan alokasi dana pembangunan daerah sebesar 95,5% sedangkan sisanya sebesar 0,05% dijelaskan faktor-faktor lainnya di luar model. The purpose of this study were (1 to know how the development level of inequality of economic development in Central Java Province according to Williamson Index; (2 determine the extent of the influence of the labor force to the

  7. Effect of Enriched Feed by n-3 fatty acids and 2% of n-6 fatty acid on Danio rerio Reproduction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.B.P Utomo

    2007-07-01

    Full Text Available This experiment was conducted to determine the optimum n-3 fatty acid level in the diet containing 2 % of n-6 fatty acid on the reproductive performance of zebra fish (Danio rerio. There experimental diets containing 0.0; 1.0; 1.5 % n-3 fatty acid with 2.0 % n-6 fatty acid was fed to the fish, three times daily, at satiation, for two months. In order to evaluate the gonadal development of the broodstock, two gonads og fish was used for histologis preparation in every 7 days. At the end of the second month, reproductive performance was evaluated through parameters of gonad somato indeks, fecundity, fertilization rate, hatching rate, yolk egg absorbtion rate, survival rate of 3 days old larvae. Sample of fish also was taken for proximate composition as the end of this experiment. Results shows that at the fifth weeks of this experiment, gonad of fish fed on 1.0 % of n-3 fatty acid and 2.0 % n-6 fatty acid already produce eggs with the some size, while others. Still produce small size of eggs. It was found also that the whole body of fish fed an diet with 1.0% n-3 fatty acid contain the highest protein level compare to two other diets. Based on the evaluation of reproduction performance parameters, it was concluded that the optimum dietary level of n-3 fatty acid with 2.0 % n-6 fatty acid for Danio rerio was 0.81 - 0.90 %. Keywords: essential fatty, acids, reproduction, zebra fish, Danio rerio   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asam lemak n-3 optimum dalam pakan yang mempunyai kadar asam lemak n-6 tetap. Tiga macam pakan dengan kadar asam lemak n-3 berbeda yaitu 0.0; 1.0; dan 2.0 % diberikan pada ikan dengan bobot rata-rata 0.12 g. Pakan diberikan secara at satiation, 4 kali sehari selama 60 hari. Setiap 7 hari sekali diambil sampel ikan untuk pembentukan preparat histologi gonad dengan tujuan untuk mengevaluasi perkembangan gonad. Pada akhir penelitian, induk dipijahkan dan dievaluasi performan reproduksi berdasarkan

  8. POLA BEROBAT GIGI DAN STATUS KESEHATAN GIGI DI PROVINSI BANGKA BELITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fx. Sintawati

    2017-01-01

    Full Text Available Abstak:Latar Belakang: Provinsi Bangka Belitung merupakan wilayah dengan tingkat kerusakan gigi penduduknya tertinggi di Indonesia. Pada Riskesdas 2007 dilaporkan di Provinsi Bangka Belitung, penduduk usia 12 tahun ke atas pernah mengalami karies sebesar 86,8 % dan yang mengalami karies aktif yang belum memperoleh perawatan sebesar 50,8%. Dari penelitian terdahulu di Provinsi Bangka Belitung diketahui bahwa rata-rata 5 gigi per-orang pernah mengalami kerusakan meliputi 3,6 gigi dicabut, 0,35 gigi dibiarkan karies tanpa perawatan dan hanya 0,05 yang ditumpat.  Ini mengambarkan situasi layanan kesehatan gigi di Provinsi Bangka Belitung yang didominasi oleh pelayanan pencabutan gigi.  Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui status kesehatan gigi dan pola berobat gigi di Provinsi Bangka Belitung. Metode: Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan rancangan cross sectional (potong lintang, adapun  jumlah responden penelitian  adalah 1152 orang. Hasil: Status kesehatan gigi terendah (indeks DMF-T tertinggi  pada  golongan usia > 60 tahun dimana pada perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Upaya untuk mengatasi  sakit  gigi atau kelainan gigi yang paling banyak  adalah dengan pencabutan gigi (77,6%, pemberian obat untuk menghilangkan rasa sakit (77,3%, konseling atau penyuluhan (34,8%, dan penambalan gigi (33,1%. Kesimpulan: Status kesehatan gigi di Provinsi Bangka Belitung sangat rendah, dengan indeks DMF-T yang sangat tinggi dijumpai pada golongan umur > 60 tahun, diikuti golongan umur  35-44 tahun. Upaya pengobatan yang dilakukan  lebih banyak pencabutan gigi, ini berarti upaya perawatan/pengobatan yang dilakukan masyarakat sudah sangat terlambat. Saran: Perlu peningkatan kemampuan pelayanan kesehatan gigi dan juga akses ke tempat pelayanan kesehatan gigi  karena ini berhubungan erat dengan kejadian karies gigiABSTRACT Background: Bangka Belitung Province is the region with the highest population rate of tooth decay in

  9. STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL SEBAGAI PREDIKSI BERAT DAN PANJANG BAYI LAHIR DI KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR: STUDI KOHOR PROSPEKTIF TUMBUH KEMBANG ANAK TAHUN 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anies Irawati

    2015-04-01

    dianalisis adalah data tahun 2012 – 2013 pada 220 ibu dan bayi. Analisis data menggunakan regresi logistik ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekitar 6 persen bayi lahir dengan berat <2500 g dan 26,4 persen bayi lahir dengan berat <3000 g. Sekitar 30,1 persen bayi lahir pendek (<48 cm dan 62,6 persen bayi lahir dengan panjang lahir <50 cm (standard WHO 2006. Rerata TB pra hamil 151,9±5,6 cm dan rerata Indeks Massa Tubuh (IMT pra hamil 20,6±3,1 kg/m2. IMT ibu pra hamil merupakan faktor risiko utama berat bayi lahir <3000 g setelah dikontrol variabel tinggi badan ibu, pertambahan berat badan selama hamil, umur ibu, paritas, sakit diare, konsumsi energi dan protein serta jenis kelamin bayi. Tinggi badan ibu merupakan faktor risiko utama panjang lahir <50 cm setelah dikontrol variabel IMT ibu pra hamil, umur ibu, paritas, pertambahan berat badan selama hamil, sakit diare, konsumsi energi dan protein. Status gizi ibu pra-hamil merupakan faktor risiko berat dan panjang bayi lahir. [Penel Gizi Makan 2014, 37(2: 119-128]Kata kunci: bayi, berat lahir, indeks massa tubuh, panjang lahir, wanita hamil

  10. Sifat Fisik Pati Ganyong (Canna edulis Kerr. Termodifikasi dan Penambahan Gum Xanthan untuk Rerotian (Physical Characteristics of Modified Canna edulis Kerr. Starch and Gum Xanthan for Bakeries

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parwiyanti Parwiyanti

    2016-12-01

    dengan uji BNJ (α = 0,05. Parameter yang diamati swelling power (SP, indeks kelarutan dalam air (IKA, indeks absobsi air (IAA, derajat pengembangan (DP, dan densitas kamba (DK pati ganyong termodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi pati ganyong dengan kombinasi perlakuan suhu dan waktu HMT serta konsentrasi GX menghasilkan pati termodifikasi dengan sifat fisik yang berbeda nyata antar perlakuan maupun pati alaminya.  Modifikasi pati ganyong dengan HMT pada suhu 80 °C, waktu 8 jam, kadar air pati 15 % dan konsentrasi gum xanthan 1 % dapat menghasilkan pati ganyong yang sifat fisiknya mendekati tepung terigu kadar protein sedang dan berbeda dengan pati ganyong alami. Sifat fisik pati ganyong termodifikasi tersebut adalah SP 16,90 ± 0,48 g/g, IKA 10,28 ± 0,25 %, IAA 112,58 ± 0,38 %, DP 0,94 ± 0,11 mL/g, dan DK 0,73 ± 0,026 g/mL. Kata kunci: Pati ganyong; gum xanthan; HMT; modifikasi; sifat fisik

  11. ANALISIS KEMAMPUAN MENATA ARSIP SISWA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Aprilia Kartini

    2016-02-01

    Full Text Available Salah satu kemampuan yang harus dimiliki Program Administrasi Perkantoran adalah kompetensi dasar penataan dokumen. Kompetensi yang diharapkan dari kompetensi penataan dokumen adalah dapat menyimpan dan menemukan kembali dokumen/arsip sesuai dengan sistem yang diterapkan dalam perusahaan. Pembelajaran yang terjadi di SMK PGRI 2 Salatiga, siswa jurusan Administrasi Perkantoran tidak mendapatkan praktik menemukan kembali arsip/dokumen serta tidak ada laboratorium khusus kearsipan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kemampuan lulusan dari siswa-siswanya. Kemampuan tersebut akan berujung pada kemampuan lulusan dalam memenuhi standar kerja suatu perusahaan atau organisasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI Jurusan Administrasi Perkantoran SMK PGRI 2 Salatiga yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan angka indeks. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam menata dokumen/arsip dengan angka indeks adalah sebesar 68,85 hal tersebut menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kemampuan yang sedang, walaupun secara teori pemahaman siswa sudah cukup baik namun secara praktik siswa masih memiliki kekurangan yaitu siswa kurang menguasai dalam praktik mengindeks, memberikan kode penyimpanan, pencatatan kartu pinjam arsip, membaca kode penyimpanan dan prosedur penemuan kembali arsip/dokumen. Siswa juga belum diajarkan praktik penyimpanan sistem wilayah, sistem nomor dan sistem subjek/perihal sehingga kemampuan meraka dalam sistem penyimpanan tersebut masih kurang serta siswa juga belum diajarkan praktik penemuan kembali surat/arsip. Office Administration program is one of the must have skills that are the basis of the competencies document setup. Learning happens in SMK PGRI 2 Salatiga , students in Administrative

  12. Studi kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan pitalebar pada jaringan bergerak seluler [The study of subscriber satisfaction on quality of broadband service on cellular mobile network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2016-12-01

    Full Text Available Teknologi telekomunikasi seluler terus berevolusi. Dimulai dari teknologi seluler generasi pertama (1G yang berbasis teknologi analog, kini kita dapat menikmat layanan pitalebar nirkabel berbasis teknologi seluler generasi keempat (4G. Studi ini dilakukan untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan pitalebar pada jaringan bergerak (mobile baik kualitas layanan yang bersifat teknis maupun non-teknis, dengan cara menyebarkan kuesioner kepada pelanggan 3G dan 4G di 12 lokasi survei. Analisis dilakukan dengan menggunakan indeks kepuasan konsumen dan analisis kepentingan dan kinerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada umumnya pelanggan puas dengan kualitas layanan data yang diberikan oleh pihak penyedia layanan. Namun demikian, masih diperlukan perbaikan-perbaikan mengingat indeks kepuasan konsumen lebih mendekati batas bawah dari kategori puas tersebut. Berdasarkan hasil analisis kepentingan dan kinerja terhadap diketahui bahwa pada skala 5(lima, rata-rata tingkat kepentingan dan kinerja untuk semua parameter kualitas layanan berturut-turut sebesar 4,04 dan 3,43. Terdapat dua parameter masuk kuadran tingkatkan kinerja,  empat parameter berada di kuadran pertahankan kinerja, dua parameter  memiliki kinerja yang dianggap berlebihan dan sisanya yaitu dua parameter masuk dalam kategori prioritas rendah. Penyedia layanan harus memprioritaskan perbaikan pada parameter-parameter yang masuk dalam kategori tingkatkan kinerja, yaitu kehandalan jaringan dan kecepatan perbaikan jaringan ketika jaringan mengalami gangguan.*****Mobile telecommunications technology continues to evolve. Starting from the first-generation mobile technology (1G, we are now able to enjoy wireless broadband service based on fourth-generation cellular technology (4G. This study was conducted to measure customer satisfaction against quality of service (QoS parameters of broadband on mobile networks, including technical QoS as well as non-technical QoS. Data

  13. KARAKTERISASI GENETIKA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii YANG DIBUDIDAYAKAN DI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Parenrengi

    2016-11-01

    Full Text Available Karakterisasi genetika rumput laut Kappaphycus alvarezii telah dilakukan dengan menggunakan teknik Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD dengan tujuan untuk mengetahui variasi genetika rumput laut K. alvarezii dari beberapa lokasi budi daya di Sulawesi Selatan yakni Polmas, Pinrang, Takalar, dan Bantaeng. Sampel dipreservasi dengan menggunakan larutan TNES-Urea sebelum ekstraksi DNA. Ekstraksi genom DNA dilakukan dengan menggunakan metode konvensional fenol-khloroform. Amplifikasi DNA dilakukan dengan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR. Untuk dokumentasi riset, hasil PCR dielektroforesis pada agarosa gel dengan menggunakan buffer TBE. Data dianalisis menggunakan program Tools for Population Genetic Analyses (TFPGA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima “primers” (P-40, P-50, DALRP, Ca01, dan Ca-02 yang digunakan dapat menghasilkan beberapa fragmen spesifik yang mengindikasikan fragmen spesifik spesies dan lokasi budi daya K. alvarezii. Keragaan genetika intra dan inter lokasi rumput laut menunjukkan variasi yang relatif kecil yang ditandai dengan rendahnya perbedaan jumlah/ukuran fragmen DNA, polimorfisme, indeks similaritas, dan jarak genetikanya. Total fragmen yang didapatkan dari lima primer adalah 47—55 pada ukuran fragmen 175—2.600 bp, sedangkan polimorfisme dan indeks similaritas masing-masing adalah 3,6%—31,0% dan 0,79%—0,99%. Jarak genetika antar beberapa lokasi K. alvarezii berkisar antara 0,1758—0,5689 di mana kekerabatan yang terdekat didapatkan antara Takalar dan Bantaeng. Genetic characterization of seaweed Kappaphycus alvarezii was observed using Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD technique to reveal the genetic variability of seaweed from different locations in South Sulawesi. The sample of farmed seaweed K. alvarezii was collected from Polmas, Pinrang, Takalar, and Bantaeng. Genomic DNA was extracted by using the conventional method of phenol-chloroform. Sample was preserved by TNES-Urea buffer prior to

  14. KUALITAS DIET DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGETAHUAN GIZI, STATUS SOSIAL EKONOMI, DAN STATUS GIZI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Muslihah

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of study was to assess the diet quality and its relation to nutrition knowledge, body mass index (BMI, and socio economic status (SES among adults person. The cross sectional study was conducted with 100 adults aged ≥25 years old from Kedung Kandang sub district, Malang. Dietary quality was assessed using two non-consecutive 24-h dietary recalls and semi quantitative FFQ. Nutrition knowledge questionnaire was modified from Parmenter and Wardle. The most subjects were middle SES and the BMI were normal and overweight. The average of diet quality score was 7.14±1.96 with dietary diversity score 1.93±0.43; micronutrient adequacy score 2.3±1.4; prevention NCD score 2.87±0.92. Nutrition knowledge score was 43.3±24.6 with dietary recommendation 9.3±3.6; sources of nutrients 14±11.5; choosing foods 6.3±4.9; diet-disease relationships 13.7±8.6. Nutrition knowledge score was no correlation with BMI, dietary diversity, prevention NCD score, but positively associated with SES, quality diet, micronutrient adequacy score. SES was no associated with BMI and quality diet index. Dietary diversity score was associated with BMI. Diet quality score was associated with nutrition knowledge but no correlation with BMI and SES. The conclusion is diet quality and nutrition knowledge was still poor and not correlated with BMI and SES, but only nutrition knowledge score.Keywords: diet quality, nutrition knowledge, socio economic statusABSTRAKTujuan penelitian mengkaji kualitas diet dan hubungannya dengan pengetahuan gizi, indek massa tubuh (IMT, dan status sosial ekonomi (SSE pada orang dewasa. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional study pada 100 orang dewasa usia ≥25 tahun dari Kecamatan Kedung Kandang, Malang. Kualitas makanan diukur dengan 24-hour recall selama dua hari yang tidak berurutan dan semi quantitative FFQ, kuesioner pengetahuan gizi terstruktur dimodifikasi dari Parmenter dan Wardle. Umumnya subjek dengan SSE

  15. Etnobotani Upacara Kasada Masyarakat Tengger, di Desa Ngadas, Kecamatan Malang, Poncokusumo, Kabupaten Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nindya Helvy Pramita

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi masyarakat, mengetahui  jenis-jenis  tanaman  yang  digunakan  untuk upacara  Kasada serta  mengetahui  peran  serta  masyarakat  Tengger  di Desa    Ngadas dalam mengkonservasi  tanaman  yang  digunakan upacara  Kasada.  Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  metode survei,  observasi  dan wawancara semi  terstruktur  dengan menggunakan  50  responden.  Analisis penggunaan tumbuhan  dengan menggunakan  rumus  indeks  konsensus / fidelity  level. Hasil  penelitian ini  menunjukkan  persepsi  masyarakat sangat tinggi terhadap pelaksanaan  upacara  Kasada  serta  penyerahan  hasil  bumi. Tanaman yang  digunakan  untuk  upacara  Kasada  meliputi  16  jenis tanaman. Nilai  penggunaan  tanaman  tertinggi  adalah  edelweis (Anaphalis longifolia 96%,  padi  (Oryza  sativa  94%,  kentang (Solanum tuberosum 90%,  bawang  prei  (Allium  fistulosum  86%, putihan(Buddleja asiatica  84%, kubis  (Brassica  oleraceae  80%, antinganting  (Fuchsia magellanica  78%, pisang  raja  (Musa  paradisiaca 74%,  telotok  (Curculigo latifolia  70%, kenikir/gumitir  (Cosmos caudatus  68%,  pinang  (Areca catechu  dan beringin  (Ficus benjamina    46%,  danglu  (Engelhardia spicata  40%,  janur daun kelapa  (Cocos  nucifera  30%,  sirih  (Piper  betle 28%,  dan  jagung(Zea mays  24%.  Upaya  konservasi  keanekaragaman hayati  yang dilakukan  oleh masyarakat  Tengger  telah  berkembang  sejak lama, khususnya  pada masyarakat  yang  memiliki  pengetahuan lokal. Konservasi  dilakukan dengan menanam  flora  tersebut  di ladang, pekarangan  dan  jalan-jalan sekitar desa. Konsep pengelolaannya mengacu  pada  pemanfaatan  berkelanjutan  untuk memperoleh dinamika  ekosistem  yang  selaras  dan  seimbang  bagi kehidupan masyarakat Tengger.Kata  kunci: Desa  Ngadas,  indek

  16. SEBARAN ASPEK KERUANGAN TIPE LONGSORAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI ALO PROVINSI GORONTALO (Spread of Spatial Aspect of Landslide Types at Alo Watershed in Gorontalo Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitryane Lihawa

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebaran aspek keruangan tipe longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo telah dikaji dan dievaluasi menggunakan bentuk Peta Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000. Lokasi penelitian ini meliputi seluruh wilayah DAS Alo Provinsi Gorontalo dengan luas 7.588 Ha. Penentuan sampel penelitian dilakukan secara Accidental Sampling yaitu dengan melakukan penelusuran di seluruh wilayah yang rawan longsor di DAS Alo untuk menemukan titik-titik kejadian longsoran. Dalam pengkajian tipe dan sebaran longsoran, dilakukan pengamatan dan pengukuran terhadap kejadian longsoran yang terjadi pada seluruh wilayah DAS Alo yaitu sejumlah 15 (lima belas titik kejadian longsoran.  Tipe longsoran ditentukan melalui pengukuran dan pengamatan morfometri longsoran untuk menentukan indeks klasifikasi longsoran dan hasil analisis tersebut di plot ke dalam Peta Lokasi Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000 untuk mengetahui sebaran keruangan dari kejadian longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo. Berdasarkan analisis morfometri dan indeks klasifikasi longsoran menunjukkan bahwa tipe longsoran yang terjadi adalah rotational slide, planar slide, slide flow dan rock block slide. Kejadian longsoran yang terjadi di DAS Alo Provinsi Gorontalo tersebar pada wilayah dengan kemiringan lereng curam dan sangat curam dengan bentuk permukaan lereng cembung dan cenderung lurus. Kejadian longsoran juga terjadi pada wilayah dengan tekstur tanah lempung dan lempung berlanau, serta jenis batuan vulkanik dan batuan beku yang mengandung silika tinggi dan telah mengalami pelapukan. Berdasarkan wilayah  administrasi, kejadian longsoran tersebar di wilayah Kecamatan Tibawa, Kecamatan Pulubala dan Kecamatan Isimu Utara.    ABSTRACT Distribution of spatial aspect of landslide at ALO Watershed of Gorontalo Province has been studied by providing it through form of spread landslide maps at scale of 1 : 50.000. Research site involved all areas of ALO Watershed in Gorontalo Province as having an

  17. Gender as a predictor for academic achievement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Lestari

    2012-07-01

    Full Text Available Latar belakang: Profesionalisme adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh profesi dokter agar dapat menjaga kepercayaan masayarakat pada profesi ini. Mengembangkan atribut profesionalisme selama masa studi merupakan langkah yang dapat dilakukan oleh institusi pendidikan untuk mengembangkan profesionalisme siswa. Meskipun demikian, professionalism mungkin tidak hanya berpengaruh pada kinerjanya sebagai dokter kelak, namun juga akan berpengaruh pada kinerja ketika masih menjadi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi dan atribut profesionalisme dengan keberhasilan akademik siswa. Metode: Subjek penelitian potong lintang ini terdiri dari mahasiswa tahun ke 4 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula Semarang semester Tahun ke empat. Data mengenai atribut profesionalisme dinilai dengan menggunakan inventory “Penilaian profesionalisme mahasiswa kedokteran”, yang disusun dengan menggunakan metode Delphi oleh beberapa ahli dari berbagai bidang. Data mengenai keberhasilan akademik siswa yang diketahui dari indeks prestasi akademik (IPK dikumpulkan dari Unit IT FK Unissula. Data dianalisis memakai regresi Cox dengan waktu yang konstan menggunakan STATA versi 9. Hasil: Sebanyak 86.25% (207 dari 240 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil akhir analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat satupun atribut profesionalisme yang merupakan prediktor keberhasilan akademik yang dicerminkan IPK. Meskipun demikian, gender merupakan faktor yang dapat memprediksi keberhasilan akademik mahasiswa FK Unissula. Mahasiswa perempuan dibandingkan mahasiswa laki-laki 35% lebih tinggi mendapat nilai IPK [risiko relatif suaian (RRa = 1, 35; 95 interval kepercayaan (CI = 1, 05-1, 74. Kesimpulan: Mahasiswa perempuan dibandingkan laki-laki lebih berhasil untuk mendapatkan nilai indeks prestasi kumulatif. (Health Science Indones 2010; 1: 43 - 50 Kata kunci: gender, atribut

  18. ANALISIS DAYA SAING EKSPOR SEKTOR UNGGULAN DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Santi Wahyuningsih

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi industri unggulan yang ada di Jawa Tengah, dan kemudian industri unggulan tersebut diidentifikasi mana saja yang mempunyai daya saing ekspor. Penelitian ini menggunakan data PDRB Jawa Tengah dan PDB Tahun 2010-2015, Tabel Input Output Jawa Tengah Tahun 2013, serta data Ekspor-Impor Jawa Tengah Tahun 1997-2015. Data tersebut diperoleh dari data sekunder, yaitu dengan memanfaatkan data yang telah tersedia pada instansi terkait. Penelitian ini mengunakan alat analisis Indeks Daya Penyebaran (IDP, Indeks Derajat Kepekaan (IDK dan Revealed Comparative Advantage (RCA. Dari hasil IDP dan IDK terdapat 9 industri unggulan di Jawa Tengah yaitu industri pengolahan dan pengawetan ikan, industri minyak dan lemak, industri penggilingan padi, industri tepung terigu dan tepung lainnya, industri makanan ternak, industri pemintalan, industri tekstil, industri kayu dan bahan bangunan dari kayu, serta industri karet dan barang dari karet. Tetapi dari 9 industri unggulan tersebut yang memiliki daya saing ekspor tinggi hanya ada 3 industri yaitu industri dengan IDP>1, IDK>1 dan RCA>1 yang meliputi industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sektor industri yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui ekspor dan memiliki daya saing ekspor yang sangat bagus serta memilki harga jual tinggi yaitu hanya industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Maka dari itu sebaiknya kebijakan pemerintah lebih ditekankan pada sektor hulu dan sektor hilir dari industri-industri tersebut. This research’s aim is to identify the leading manufactures in central Java then identify which of those industries have the export competitiveness. This study used data of Central Java’s Gross Domestic Regional Product (GDRP and Gross National Product (GNP on 2010-2015, Input Output Table on 2013, as

  19. STUDI BIO-EPIDEMIOLOGI DAN ANALISIS SPASIAL KASUS MALARIA DAERAH LINTAS BATAS INDONESIA – MALAYSIA (PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Tri Boewono

    2013-02-01

    Dinas Kesehatan. Walaupun demikian, kasus malaria masih banyak ditemukan beberapa tahun lalu. Penelitian komprehensif telah dilakukan untuk mengetahui distribusi spasial kasus malaria dengan pemetaan menggunakaan geographical information system (GIS sehubungan dengan distribusi breeding habitat positip jentik nyamuk vektor. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan strategi pengendalian vektor malaria spesifik, berdasarkan beberapa faktor bionomik, distribusi spasial kasus malaria dan breeding habitat positip jentik nyamuk vektor  dengan pemetaan GIS dan analisis indek jarak (distance index analyses dan status kerentanan vektor malaria terhadap insektisida.  Hasil penelitian ditemukan bahwa tiga spesies nyamuk dicurigai sebagai vektor malaria seperti: Anopheles balabacensis dan Anopheles maculatus (daerah pegunungan di pedalaman, seperti Desa Sungai Limau and Lapio, sebagai breeding habitat adalah air sumur/perigi, kolam dan parit. Daerah pantai, Desa Sungai Nyamuk dan Liang Bunyu, kolam dan lagoon/goba air payau ditemukan sebagai breeding habitat nyamuk Anopheles sundaicus (dicurigai sebagai vektor malaria. Vektor malaria (An. balabacensis and An. maculatus, ditemukan sudah resisten terhadap insektisida Permetrin dan Lambdacyhalotrin tetapi masih toleran terhadap Malation. Insektisida alternatif perlu dipertimbangkan dalam pengendalian vektor malaria.  Analisis spasial diketahui bahwa kasus malaria tersebar mengelompok clumped/cluster, buffer zones terhadap breeding habitat (< 400 meter sebagai indikasi penularan lokal/setempat (indigenous sehubungan dengan perilaku vektor  dan kurang disebabkan  mobititas manusia.  Pengendalian vektor malaria di Desa Sungai Limau (daerah endemis perlu diperhatikan secara khusus,  Manajemen vektor secara terpadu baik aplikasi dalam rumah  (indoors treatment seperti indoor residual spraying/IRS (penyemprotan insektisida pada dinding rumah, atau distribusi kelambu berinsektisida (LLIN dan aplikasi breeding habitat jentik nyamuk

  20. DETERMINAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI TINGKAT PROVINSI (DETERMINANTS OF STUNTING IN CHILDREN 2-3 YEARS OF AGE AT PROVINCE LEVEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Mulyati

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar belakang: Prevalensi pendek (stunting pada balita masih 36,6 persen. Tingginya prevalensi stunting pada anak balita merupakan refleksi masalah gizi ibu selama kehamilan dan erat kaitannya dengan kemiskinan. Secara agregat, IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat merupakan indikator kemajuan pembangunan kesehatan dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia termasuk salah satu dari 24 indikator dalam IPKM. Tujuan analisis: mempelajari determinan faktor yang menjadi pembeda terhadap tinggi rendahnya prevalensi stunting pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Metode: analisis ini merupakan studi populasi. Data yang dianalisis adalah data agregat dari variabel IPKM, KEK pada ibu hamil dan rumah tangga defisit energi dari data Riskesdas 2007. Sementara variabel IPM dan kemiskinan tahun 2007 dari data BPS. Dalam analisis ini, stunting pada anak usia 2-3 tahun merupakan variabel terikat, sedangkan variabel lainnya merupakan variabel bebas. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi dan uji diskriminan. Hasil Analisis: Secara bivariat tidak ditemukan korelasi antara KEK pada bumil dengan stunting pada anak usia 2-3 tahun, namun ditemukan korelasi antara stunting dengan IPKM (r=-0,67; p=0,000, IPM (r=-0,52; p=0,002 dan kemiskinan (r=0,58;p=0,003. Hasil uji diskriminan menunjukkan bahwa IPKM adalah faktor pembeda antara prevalensi stunting rendah dan stunting tinggi pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Kontribusi varian IPKM terhadap perbedaan kedua kelompok stunting sebesar 34 persen. Fungsi diskriminan yang dihasilkan Z = -6.491 + 17.853 *IPKM dengan kemampuan prediksi sebesar 78,8 persen. Kesimpulan: IPKM merupakan faktor pembeda antara prevalensi stunting tinggi dan rendah pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi.     ABSTRACT Background: Stunting prevalence in children 2-3 years of age is still 36.6 percent, the high stunting in the age group shows that nutrition problem in mother during pregnancy is highly

  1. Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Kusuma Wardani

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThis study aims to determine the influence of ownership structure on firm value of financial performance and debt policy as an intervening variable. Data used in this research is secondary data obtained from the OSIRIS database and indexes that are the result of previous research. This study used the path analysis conducted using the Eviews 6.0 and SPSS 17 programs. From the results of data analysis can be concluded that in Indonesia (1 the ownership structure proxied by insider ownership has no relationship with debt policy; (2 the ownership structure proxied by insider ownership has relationship with financial performance; (3 debt policy has not affect stock prices, as a proxy of firm value; (4 there is a positive influence on financial performance with corporate values; and (5 there is no influence of ownership structure on corporate value through debt policy and financial performance as an intervening variable.Keywords: ownership structure, firm value, debt policy, financial performanceAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja keuangan yang mana kebijakan hutang sebagai variabel intervening. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari database OSIRIS dan indeks yang merupakan hasil dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis yang dilakukan dengan menggunakan program Eviews 6.0 dan program SPSS 17. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Indonesia (1 struktur kepemilikan yang ditunjukkan oleh insider ownership tidak memiliki hubungan dengan kebijakan utang; (2 struktur kepemilikan yang ditunjukkan oleh insider ownership memiliki hubungan dengan kinerja keuangan, (3 kebijakan hutang tidak mempengaruhi nilai perusahaan yang diproksi oleh harga saham; (4 ada pengaruh positif kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, dan (5 tidak ada pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan

  2. Pengaruh Pelapis Bionanokomposit terhadap Mutu Mangga Terolah Minimal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ata Aditya Wardana

    2017-04-01

    Full Text Available Abstract Minimally-processed mango is a perishable product due to high respiration and transpiration and microbial decay. Edible coating is one of the alternative methods to maintain the quality of minimally - processed mango. The objective of this study was to evaluate the effects of bionanocomposite edible coating from tapioca and ZnO nanoparticles (NP-ZnO on quality of minimally - processed mango cv. Arumanis, stored for 12 days at 8°C. The combination of tapioca and NP-ZnO (0, 1, 2% by weight of tapioca were used to coat minimally processed mango. The result showed that application of bionanocomposite edible coatings were able to maintain the quality of minimally-processed mango during the storage periods. The bionanocomposite from tapioca + NP-ZnO (2% by weight of tapioca was the most effective in reducing weight loss, firmness, browning index, total acidity, total soluble solids ,respiration, and microbial counts. Thus, the use of bionanocomposite edible coating might provide an alternative method to maintain storage quality of minimally-processed mango. Abstrak Mangga terolah minimal merupakan produk yang cepat mengalami kerusakan dikarenakan respirasi yang cepat, transpirasi dan kerusakan oleh mikroba. Edible coating merupakan salah satu alternatif metode untuk mempertahankan mutu mangga terolah minimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pelapis bionanokomposit dari tapioka dan nanopartikel ZnO (NP-ZnO terhadap mutu mangga terolah minimal cv. Arumanis yang disimpan selama 12 hari pada suhu 8oC. Kombinasi dari tapioka dan NP-ZnO (0, 1, 2% b/b tapioka digunakan untuk melapisi mangga terolah minimal. Hasil menunjukkan bahwa pelapisan bionanokomposit mampu mempertahankan mutu mangga terolah minimal selama penyimpanan. Bionanokomposit dari tapioka + NP-ZnO (2% b/b tapioka paling efektif dalam menghambat penurunan susut bobot, kekerasan, indeks pencoklatan, total asam, total padatan terlarut, respirasi dan total

  3. Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Peran Banyak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nur Rachmah

    2015-04-01

    Full Text Available This study aimed at identifying and understanding more deeply the self-regulated learning of students with high GPA, who had multiple roles (as housewife and worker also. The approach employed in this study was qualitative-phenomenological approach. The subjects of the study were selected by purposive sampling technique and the data were collected using techniques of observations and in-depth interviews. The results indicated that the four subjects conducted self-regulation in learning through regulating the cognition, motivation, behavior and emotion. Moreover, the subjects performed context regulation in order to achieve certain learning objectives. Self-regulated learning performed by the subjects was influenced by specific precipitating situations and the characteristics of each related individual. It was also strengthened by social support given to them. Keywords: self-regulated learning, student, many roles Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih mendalam bagaimana regulasi diri dalam belajar (self regulated learning mahasiswa yang memiliki banyak peran (sebagai ibu rumah tangga dan bekerja dengan indeks prestasi tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah meng¬gunakan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa empat orang subjek menggunakan regulasi diri dalam belajar berupa regulasi kognitif, regulasi motivasi, regulasi perilaku dan regulasi emosi. Selain itu subjek juga melakukan regulasi konteks agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan oleh para subjek dipengaruhi oleh situasi pencetus dan karakteristik tiap individu bersangkutan. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan juga tidak terlepas dari dukungan sosial yang diberikan kepada mereka. Kata kunci: regulasi diri dalam belajar, mahasiswa, peran

  4. PERANGKAT BANTU UNTUK OPTIMASI QUERY PADA ORACLE DENGAN RESTRUKTURISASI SQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darlis Heru Murti

    2006-07-01

    Full Text Available Query merupakan bagian dari bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language yang berfungsi untuk mengambil data (read dalam DBMS (Database Management System, termasuk Oracle [3]. Pada Oracle, ada tiga tahap proses yang dilakukan dalam pengeksekusian query, yaitu Parsing, Execute dan Fetch. Sebelum proses execute dijalankan, Oracle terlebih dahulu membuat execution plan yang akan menjadi skenario dalam proses excute.Dalam proses pengeksekusian query, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja query, di antaranya access path (cara pengambilan data dari sebuah tabel dan operasi join (cara menggabungkan data dari dua tabel. Untuk mendapatkan query dengan kinerja optimal, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan dalam menyikapi faktor-faktor tersebut.  Optimasi query merupakan suatu cara untuk mendapatkan query dengan kinerja seoptimal mungkin, terutama dilihat dari sudut pandang waktu. Ada banyak metode untuk mengoptimasi query, tapi pada Penelitian ini, penulis membuat sebuah aplikasi untuk mengoptimasi query dengan metode restrukturisasi SQL statement. Pada metode ini, objek yang dianalisa adalah struktur klausa yang membangun sebuah query. Aplikasi ini memiliki satu input dan lima jenis output. Input dari aplikasi ini adalah sebuah query sedangkan kelima jenis output aplikasi ini adalah berupa query hasil optimasi, saran perbaikan, saran pembuatan indeks baru, execution plan dan data statistik. Cara kerja aplikasi ini dibagi menjadi empat tahap yaitu mengurai query menjadi sub query, mengurai query per-klausa, menentukan access path dan operasi join dan restrukturisasi query.Dari serangkaian ujicoba yang dilakukan penulis, aplikasi telah dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembuatan Penelitian ini, yaitu mendapatkan query dengan kinerja optimal.Kata Kunci : Query, SQL, DBMS, Oracle, Parsing, Execute, Fetch, Execution Plan, Access Path, Operasi Join, Restrukturisasi SQL statement.

  5. Kajian Gender Leadership And Inequality Pada Perguruan Tinggi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswachyu Dhaniarti

    2017-10-01

    Full Text Available Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (2013, menyatakan meskipun Indonesia, Laos, dan Kamboja telah melakukan berbagai macam program kesetaraan gender, tiga negara tersebut termasuk negara dengan indeks ketimpangan gender yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki masih dominan di masing-masing indikator, baik ketenagakerjaan, pendidikan maupun keterwakilan di parlemen. Pentingnya masalah pengambilan keputusan pada perempuan telah diakui dalam kerangka tujuan pembangunan milenium. Salah satu indikator untuk memantau Millennium Development Goal 3 tentang kesetaraan gender. Penelitian McKinsey and Company (2008 dalam bukunya yang berjudul Women Matter 2 menunjukan bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas dapat memberikan perusahaan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, organisasi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Narotama, Surabaya sedangkan untuk survey dan pengambilan data dilakukan pada Kementerian Ristek Dikti (PT se-Indonesia dan Kopertis VII wilayah Jawa Timur (PTS se-Jawa Timur. Lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas Perguruan Tinggi diharapkan dapat memberikan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Dampaknya adalah meningkatnya peringkat Perguruan Tinggi dengan Rektor Perempuan, dalam klasifikasi dan pemeringkatan PT Kementerian Ristek Dikti sebagai gambaran perbaikan

  6. MEASUREMENT OF THE STUDENTS’ ATTITUDE TOWARD A WHOLE-LANGUAGEAPPROACH-BASED LECTURE USING SCORE QUESTIONNAIRES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nizamuddin Sadiq

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: The objective was to investigate students’ attitude toward the implementation of a whole language approach on Reading and Writing for Occupational Purposes Course in the academic year of 2013/2014. The approaches employed were phonological and phoneme awareness, phonic and word study, fluency, vocabulary, comprehension skills and strategies, and writing. The participants were 15 students of the English Language Education Department, Universitas Islam Indonesia. SCORE questionnaire using the Likert’s scale was the instrument. Calculation was to find out score index and categorization by following Riduwan’s (2007 score interpretation criteria. The findings showed that in the simple category, two of ten questions were agreed absolutely (100%, in the clear category, all questions were agreed for 80 %, in the original category, five of thirteen questions reached majority of agreement (100%, in the relevant category, one of five questions was agreed absolutely (100%, and in the enjoyable category, all questions were agreed by 93%. Keywords: a whole language approach, SCORE, score interpretation criteria PENGUKURAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PERKULIAHAN BERBASIS A WHOLE LANGUAGE APPROACH DENGAN KUESIONER SCORE Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengukur sikap mahasiswa terhadap pelaksanaan a whole language approach dalam perkuliahan Reading and Writing for Occupational Purposes Course tahun akademik 2013/2014. Pendekatan yang diterapkan adalah kesadaran fonetik dan fonemik, pelafalan dan kata, kelancaran, kosakata, keterampilan dan strategi membaca komprehensif, dan menulis. Responden penelitian ini adalah 15 maahsiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia. Kuesioner SCOREs dengan skala Likert sebagai instrumen. Penghitungan ditujukan kepada skor indeks dan kategorisasi mengikuti criteria interpretasi skor Riduwan (2007. Hasilnya menunjukkan bahwa pada kategori simple, dua pertanyaan disetujui mutlak (100%, pada kategori

  7. KAJIAN PENERIMAAN APLIKASI DROPBOX DALAM PEKERJAAN KELOMPOK SISWA: STUDI KASUS SMK SETIA NEGARA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Yulistyanti

    2016-04-01

    Full Text Available Salah satu teknologi baru mengalami perkembangan pesat teknologi komputasi awan (cloud storage. SMK Setia Negara Depok adalah sekolah kejuruan yang mempromosikan pengembangan dan penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Oleh karena itu, sekolah merasa perlu untuk memperkenalkan media penyimpanan dan berbagi data pada siswa bahwa tidak ada hambatan untuk penyelesaian tugas, yaitu aplikasi Dropbox. Model yang digunakan dari Technology Acceptance Model (TAM untuk menyertakan dua variabel eksternal, yaitu CSE dan TT dan 4 menerima variabel PEOU, PU, ATT dan IU untuk mengetahui aplikasi Dropbox penerimaan teknologi. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi atau moderasi antara jenis kelamin / seks dan tingkat / kelas. Pengambilan sampel menggunakan kuesioner dengan 176 responden. Metode pengolahan data menggunakan Model Structural Equation (SEM dengan menggunakan AMOS 18.0. Dari hasil yang sudah di peroleh yaitu Para siswa/i SMK Setia Negara Depok sudah cukup siap dan menerima teknologi aplikasi Dropbox untuk digunakan menyelesaikan tugas kelompok siswa yang dijelaskan melalui hubungan kausal indeks terhadap penerimaan teknologi aplikasi Dropbox di SMK Setia Negara. Dengan jumlah responden yaitu 176 Ditinjau dari indentitas responden pada penelitian, responden yang memiliki jumlah lebih banyak adalah siswa kelas X1I (63.6%, jenis kelamin perempuan (77.3%, yang merupakan gabungan dari siswa kelas XI dan XII. Penilaian disini diantaranya berdasarkan pria dan wanita, setelah dilakukan penelitian pria tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan wanita sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi, itu terdapat pengaruh yang signifikan. Dan juga Penilaian disini menggunakan tingkatan/kelas, yaitu XI dan XII, setelah dilakukan penelitian tingkatan/kelas XI tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan tingkatan/kelas XII sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi

  8. Efektifitas siwak (Salvadora persica dan pasta gigi siwak terhadap akumulasi plak gigi pada anak-anak (Effectiveness of Siwak (Salvadora persica and siwak toothpaste on dental plaque accumulation in children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Bramanti

    2014-09-01

    Full Text Available Background: siwak contain of salvadorine with an antiseptic effect. There were many reports about antibacterial effect of siwak on the cariogenic bacterial, pathogen periodontal, and dental plaque accumulation. Purpose: The study was aimed to determine the effect of siwak and siwak toothpaste on accumulated dental plaque in children. Methods: The subjects were 39 teenage children in range of age 12-15 years old, and were divided on 3 groups. Each subject group was asked to brush their teeth 3 times a day using siwak; siwak toothpaste; and toothpaste with no additional substance as control, respectively. After brushing for a week, plaque scoring was performing using Modified Personal Hygiene Performance Index (PHP-M. Data were analysed using one way Anova. Results: The plaque score on siwak group lower significantly than control group, but there was no significant difference between siwak group and siwak toothpaste group. Conclusion: The study suggested that siwak and siwak toothpaste had the same effect on decreasing plaque accumulation in children.Latar belakang: siwak mengandung salvadorine yang berefek sebagai antiseptik. siwak juga dilaporkan memiliki efek antibakteri terhadap bakteri kariogenik dan pathogen periodontal, dan menghambat pembentukan plak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek siwak dan pasta gigi siwak terhadap akumulasi plak pada anak. Metode: subyek penelitian adalah 39 anak remaja berusia 12-15 tahun yang dibagi dalam 3 kelompok. setiap subyek dalam kelompok yang sama diminta untuk menyikat gigi sehari 3 kali dengan menggunakan siwak; pasta gigi siwak; dan pasta gigi murni tanpa tambahan bahan sebagai control. setelah selama seminggu menyikat gigi, dilakukan pengukuran skor plak menggunakan indeks PHP-M. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova satu jalur. Hasil: skor plak kelompok siwak lebih rendah secara signifikan dibanding kelompok pasta gigi murni, namun antara kelompok siwak dan pasta gigi siwak

  9. ACCOUNTING INNOVATION ANALYSIS FOR THE STOCK PRICES AND MACROECONOMIC FACTORS OF FIVE ASEAN COUNTRIES DURING AND POST THE 1997 ASIAN FINANCIAL CRISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2004-01-01

    Full Text Available This paper seeks to examine some of the dynamic interactions of stock prices and macroeconomic factors in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the countries, accounting innovation analyses based on vector autoregressive (VAR analytical framework is employed to empirically examine the interaction among the variables. This research reveals that, firstly, a shock to a particular variable in the model results in various contemporaneous reactions by other variables across the countries during the sample period. Secondly, the general forecast error variance decomposition results likely reinforce the outcomes of the general impulse response analyses in most of the countries. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini ditujukan untuk mengkaji berbagai interaksi dinamik yang terjadi antara indeks harga saham dan factor-faktor ekonomi makro di kelima negara-negara ASEAN, yaitu Indonesia; Malaysia; Filipina; Singapura; dan Thailand pada saat dan setelah berlangsungnya krisis keuangan Asia tahun 1997. Dengan menggunakan data time series bulanan dari negara-negara tersebut, accounting innovation analysis yang didasarkan atas kerangka analisa vector autoregressive (VAR diaplikasikan untuk menguji secara empiris interaksi dinamik antara berbagai variabel tersebut. Penelitian ini mengungkapkan bahwa, pertama, suatu goncangan terhadap suatu variabel tertentu di dalam model menghasilkan berbagai reaksi temporer oleh variabel-variabel lainnya di seluruh negara-negara tersebut selama periode penelitian. Kedua, hasil-hasil analisa general forecast error variance decomposition nampaknya cenderung memperkuat hasil-hasil dari analisa general impulse response di sebagian besar negara-negara ASEAN tersebut. Kata kunci: analisa accounting innovation, krisis keuangan Asia, pasar modal, faktor-faktor ekonomi makro

  10. Evaluasi Tingkat Kematangan Proses Pengelolaan Data Pada Sistem Informasi E-Learning SMKN 1 Jenangan Menggunakan Cobit Quickstart

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwiyono Ariyadi

    2016-05-01

    Full Text Available SMKN 1 Jenangan telah mengadopsi TI sebagai sarana pendukung kegiatan pendidikan, salah satunya adalah e-learning sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran. Pengelolaan manajemen data e-learning ini merupakan hal penting karena data sangat diperlukan dalam administrasi harian guru bahkan juga untuk keperluan administrasi akreditasi. Saat ini pengelolaan manajemen data masih belum optimal, hal ini terlihat guru sering kehilangan data e-learning-nya saat terjadi perbaikan sistem. Backupan data belum dilakukan oleh sebagian besar guru sebagai pengguna e-learning. Perlu adanya suatu perencanaan tata kelola TI yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sistem e-learning di sekolah tersebut, sehingga e-learning ini bisa berjalan optimal sesuai yang diharapkan. COBIT merupakan framework yang bisa digunakan untuk menyusun Tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara internasional. Versi yang sederhana adalah COBIT Quickstart. Penelitian ini menggunakan model tingkat kematangan yang bertujuan untuk memperoleh data kondisi aktual pada domain DS 11(mengelola data dengan mempertimbangkan nilai indek kematangan (maturity index pada 6 atribut kematangan yaitu: Awareness and Communication (AC, Policies, Standards and Procedures (PSP, Tools and Automation (TA, Skill and Expertise (SE. Responsibilities and Accountabilities (RA, Goal Setting and Measurement (GSM. Kondisi saat ini (as-is terdapat tiga atribut berada pada level 1(inisialisasi, yaitu atribut RA, GSM dan AC, sedangkan lainnya sudah berada pada level dua(dapat diulang. Ini tergambar dengan kondisi sebagai berikut : peran dan tanggungjawab dalam manajemen data server belum ada kejelasan, kegiatan pengawasan terkait keamanan, backup data serta penghapusan data belum dilaksanankan, serta kesadaran terkait proses DS 11 baru sebagian pengguna SI yang peduli. Rekomendasi tindakan perbaikan merupakan proses perbaikan secara alamiah, serta merupakan proses pembelajaran

  11. Potensi sinbiotik lokal terhadap respon imun non spesifik udang vaname (Litopenaeus vannamei

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indri Saputri Ramadhani

    2017-09-01

    Full Text Available The aims of the study were to examine the exact percentage of prebiotics in sinbiotics, administered through feed, so as to enhance nonspecific immune responses in white shrimp. The sweet potato extract was used as prebiotic, combined with local isolated Bacillus sp. D2.2 as a probiotic applied simultaneously as a synbiotic. The feed was treated with 0% sinbiotic treatment (treatment A / control, 0% prebiotic and 6% probiotics (B treatment, 2% prebiotic and 6% probiotics (treatment C, 4% prebiotics and 6% probiotics (treatment D. Examination of nonspecific immune responses to shrimp included total hemocyte count (THC, phagocytosis activity (AP, phagocytosis index (IP, phenoloxidase activity (PO, and superoxide dismutase activity (SOD. Observation of the non-specific immune response of vaname shrimp after treatment showed that treatment C was the best prebiotic  to increase non-specific immune response in vaname shrimp. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari persentase prebiotik yang tepat dalam sinbiotik, yang diberikan melalui pakan, sehingga dapat meningkatkan respon imun nonspesifik pada udang vaname. Dalam penelitian ini digunakan ekstrak tepung ubi jalar sebagai prebiotik, dikombinasikan dengan isolat lokal Bacillus sp. D2.2 sebagai probiotik yang diaplikasikan secara bersamaan sebagai sinbiotik. Pakan yang diberikan adalah pakan dengan perlakuan 0% sinbiotik (perlakuan A/kontrol, 0% prebiotik dan 6% probiotik (perlakuan B, 2% prebiotik dan 6% probiotik (perlakuan C, 4% prebiotik dan 6% probiotik (perlakuan D. Pemeriksaan respon imun nonspesifik pada udang meliputi total hemocyte count (THC, aktivitas fagositosis (AF, indeks fagositosis (IF, aktivitas phenoloxidase (PO, dan aktivitas superoxide dismutase (SOD. Pengamatan pada respon imun non spesifik udang vaname setelah diberi perlakuan menunjukan bahwa perlakuan C merupakan persentase prebiotik terbaik untuk meningkatkan respon imun non spesifik pada udang vaname.

  12. Ocena prehranskega stanja starejših v socialnovarstvenem zavodu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nika Urh

    2017-09-01

    Full Text Available Uvod: Eden od dejavnikov kakovosti življenja starejših v socialnovarstvenem zavodu je prehrana. Namen raziskave je bil proučiti prehransko stanje in ponuditi predloge za izboljšanje prehrane starejših v socialnovarstvenem zavodu. Metode: V raziskavi je bila uporabljena kvantitativna opisna metoda raziskovanja. Analizirani so bili dnevni jedilniki v socialnovarstvenem zavodu in na vzorcu starejših (n = 48 izvedena analizo dejanskega vnosa hranil in prehranskega statusa. Prehransko stanje je bilo ugotovljeno na podlagi indeksa telesne mase in vprašalnika Mini prehranski pregled. Vključeni v raziskavo so imeli prehrano, pri kateri dietne prilagoditve niso bile potrebne. Rezultati: Povprečna energijska vrednost ponujenih jedilnikov je znašala 8457 kJ (2021 kcal na dan, 17 hranil je odstopalo od priporočil. Moški (M in ženske (Ž se statistično pomembno razlikujejo v deležu ostanka maščob (μM = 16 %, μŽ = 24 %; p = 0,036, holesterola (μM = 15 %, μŽ = 26 %; p = 0,035, vitamina D (μM = 15 %, μŽ = 27 %; p = 0,017 in vitamina B12 (μM = 17 %, μŽ = 25 %; p = 0,016. Indeks telesne mase je pokazal, da nihče od starejših, ki so bili vključeni v raziskavo, ni bil podhranjen ali v kategoriji debelost III. stopnje. Diskusija in zaključek: Raziskava je potrdila potrebo po sistematičnem spremljanju kakovosti prehrane starejših v socialnovarstvenih zavodih. Da bi starejšim zagotovili ustrezno prehransko oskrbo, je potrebno sodelovanje medpoklicnega tima s starejšimi in njihovimi družinskimi člani.

  13. SISTEM PENGELOLAAN ARSIP DI KANTOR PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yudha Primantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, kendala-kendala yang dihadapi setra upaya-upaya untuk mengatasi kendala dalam sistem pengelolaan arsip. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun subyek penelitian ini adalah petugas Sub.Bag. Umum dan petugas kearsipan di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan hasil wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat teknik yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, simpulan verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani tahap pertama pengumpulan warkat, selanjutnya memeriksa tanda-tanda pelepasan oleh pimpinan, penetapan indeks, pemberian kode warkat, penyortiran, penyimpanan dan penataan warkat, pemeliharaan dan pengamanan arsip, penyusutan arsip, pemusnahan arsip. Kendala yang dihadapi pada saa tmemerikasa tanda-tanda pelepasan serta pendistribusian surat. Upaya yang dilakukan dengan mengirim surat kembali serta menyerahkan kepada pimpinan. The purpose of this study was to determine the records management system in the Office of Perum Perhutani Central Java Regional Division, constraints faced by Setra's efforts to overcome the obstacles in the archive management system. This study used a qualitative approach. The subject of this research is Sub.Bag officer. General and archival officer in the Office of the Regional Division Perhutanioffice Central Java Province. Data were collected by using interviews and documentation. Data were analyzed using four techniques of data collection, data reduction, data presentation, verification conclusions. The results show records management system in the first phase of the Office Perhutanioffice collection slips, then check for signs of release by the leadership, the determination of the index, script coding, sorting, storage and slips

  14. Pajanan Kebisingan dan Hipertensi di Kalangan Pekerja Pelabuhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Harianto

    2013-12-01

    Full Text Available Penyakit kardiovaskular menempati urutan ke-4 atau 15% dari penyebab kematian yang berhubungan dengan pekerjaan. Hipertensi yang merupakan salah satu penyakit pembuluh darah, dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Sebagian besar penderita hipertensi di Indonesia tidak terdeteksi, sementara mereka yang terdeteksi umumnya tidak menyadari kondisi penyakitnya dan hanya sebagian kecil yang berobat secara teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi hipertensi pada pekerja pelabuhan di wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan serta faktor-faktor risiko yang berpengaruh. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang; subjek diperoleh dari hasil survei penyakit tidak menular tahun 2011 oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Tarakan. Subjek yang terkumpul adalah 361 pekerja. Nilai pengukuran tekanan darah menggunakan nilai baku dari JNC VII tahun 2003. Prevalensi hipertensi ditemukan lebih rendah daripada angka nasional dan provinsi, yaitu 21,88%. Pajanan kebisingan dikaitkan dengan usia, riwayat keluarga hipertensi, stres, indeks massa tubuh dan berhubungan dengan hipertensi. Cardiovascular disease range ranks fourth or 15 % of the causes of death related to job. Hipertension is one of cardiovascular disease thet is known as silent killer because of lack of simptom. Most of hypertension patients in Indonesia are not detected, while they are whose detected do not conscious their disease condition and only little who get the treatment regularly. The objective of this study was to know the prevalence and risk factors of hypertension among harbor worker at Port Health Office Class II of Tarakan with it’s associated risk factors. The study design used was crosssectional. The study used secondary data source of noncommunicable disease survey, 2011 at Port Health Office of Tarakan. The subjects were 361 workers. Value of blood pressure measurement using the raw value of the JNC VII IN 2003. The

  15. A comparison of nutrition knowledge, attitudes and dairy consumption of school children according to age and gender

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irena Colić Barić

    2001-01-01

    Full Text Available Besides traditional nutrients, milk and dairy products contain some health promoting components. The aim of this study was to detect the frequency and preferences among dairy products in school children according to age and gender. The subjects were 234 healthy children at age 10-11 years and 14-15 years from two primary schools in Zagreb. Number of participants was well balanced according to age and gender. Dietary data were collected using specially designed food frequency questionnaire (FFQ. By additional questionnaire some anthropometric parameters as well as food preferences, attitudes and nutrition knowledge on milk and dairy products were collected. According to the results the intake of milk is significantly different (p< 0.05 to gender but not to age. 91 % children consume milk, 2.3 cups/day in average. Soft drinks, fruit juices, beverages and similar drinks are consumed more often than milk. Pudding and ice cream had the highest frequency among dairy products consumed. Milk and dairy frequency intake according to age and gender are still not significantly different. Children mostly consume fresh milk (68.7%. Girls at age 14-15 years consume light milk ( ≤1.6 % fat more than younger children and boys at the same age. 86 % of children is well informed about nutritional facts linked to milk and dairy products and they are mostly educate by parents. Among anthropometric parameters a statistically significant difference (p<0.05 was observed in height with regard to gender, only among older children, and for both height and, weight and body mass indeks (BMI with regard to age.

  16. PENENTUAN NILAI TUKAR MATA UANG ASING DENGAN MENERAPKAN KONSEP PARITAS DAYA BELI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ivan Haryanto

    2000-01-01

    Full Text Available The concept of relative purchasing power parity is applied to evaluate the exchange rates for currencies such as: the German Mark, Japanese Yen, British Poundsterling, French Franc, Swedish Krona, Italian Lira, and the Canadian Dollar against the USA dollar. Another objective of the study is to evaluate the sensitivity of consumer price indices to exchange rates for each country as well as to test for differences between atual exchange rates and their PPP predicted rates. The results show that in the long-run, actual exchange rates continually move toward the purchasing power predicted rates. On the other hand, in the short-run, the actual and parity exchange rates often experience disequilibrium. It was also found that positive changes in society's purchasing power caused positive changes in the actual exchange rates in every country except Japan. Abstract in Bahasa Indonesia : Konsep paritas daya beli relatif diterapkan untuk mengukur nilai tukar mata uang beberapa negara yaitu - Mark Jerman, Yen Jepang, Poundsterling Inggris, Franc Perancis, Krona Swedia, Lira Italia dan Dolar Kanada, terhadap Dolar Amerika. Selain itu, penelitian ini bertujuan melihat sensitivitas perubahan indeks harga konsumen terhadap perubahan nilai tukar mata uang tiap negara terhadap Dolar Amerika serta menguji apakah terdapat perbedaan secara signifikan antara nilai tukar aktual dengan nilai tukar berdasarkan konsep paritas daya belinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, nilai tukar aktual akan bergerak kembali mendekati nilai tukar paritas daya belinya. Sebaliknya dalam jangka pendek, nilai tukar aktual dan nilai tukar paritas daya belinya seringkali mengalami disekuilibrium. Ditemukan juga bahwa setiap perubahan positif daya beli masyarakat menyebabkan adanya perubahan positif nilai tukar aktual mata uang setiap negara, kecuali negara Jepang. Kata kunci: paritas daya beli, mata uang, kurs valuta asing

  17. Zasady prezentacji składników pozostałego wyniku całościowego – praktykasprawozdawcza spółek należących do WIG 30 oraz DAX w latach 2012–2013 

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jacek Gad

    2015-04-01

    Full Text Available Celem artykułu jest wskazanie wpływu nowelizacji MSR 1 z roku 2012 na prezentację składników pozostałego wyniku całościowego przez spółki należące do indeksów WIG 30 oraz DAX. Część teoretyczną artykułu opracowano z wykorzystaniem studiów literatury krajowej i zagranicznej. Część empiryczną opracowano na podstawie informacji prezentowanych w raportach rocznych spółek z warszawskiego indeksu WIG 30 oraz niemieckiego indeksu DAX. Na przestrzeni lat 2012–2013 zmieniła się forma prezentacji składników pozostałego wyniku całościowego. Dotyczy to zarówno spółek z indeksu WIG 30, jak i DAX. Zidentyfikowano cztery główne warianty prezentacji składników pozostałego wyniku całościowego. Zdaniem autora kolejne warianty charakteryzują się rosnącą przejrzystością informacyjną sprawozdania z pozostałego wyniku całościowego. Praktyka sprawozdawcza spółek z indeksu DAX wyprzedza praktykę sprawozdawczą spółek z indeksu WIG 30. Do analizy uzyskanych wyników wykorzystano następujące statystyki opisowe: średnią arytmetyczną, odchylenie standardowe, medianę, percentyle. W ramach badania wykorzystano także wskaźnik podobieństwa struktur.

  18. DETERMINAN KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Yudhi Pramono

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pengeluaran pemerintah daerah sektor pendidikan, pengeluaran pemerintah daerah sektor kesehatan, rasio ketergantungan penduduk dan pendapatan perkapita terhadap pembangunan manusia yang diukur dengan IPM. Populasi penelitian terdiri dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dan Biro Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dalam periode 2009 sampai 2013. Variabel penelitian ini indeks pembangunan manusia, pengeluran pemerintah daerah sektor pendidikan, pengeluaran pemerintah daerah sektor kesehatan, rasio ketergantungan penduduk, dan pendapatan perkapita. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi data panel model efek tetap (FEM dengan metode Generalized Least Square (GLS. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pengeluaran pemerintah daerah sektor pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, pengeluaran pemerintah daerah sektor kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, rasio ketergantungan penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, sementara pendapatan perkapita tidak berpengaruh secara signifikan terhadap IPM. This research has purpose to analyze how much influence of the local government expenditure in educational sector, local government expenditure in health sector, dependency ratio, and per capita income of a human development measured by HDI. the population of this research consists of 35 regionals in Central Java and region bureau money secretary of Central Java province among 2009 and 2013 period. the variables used in this research are HDI, local government expenditure in educational sector, local government expenditure in health sector, dependency ratio, and per capita income. in this research, quantitative and regression analysis of Fixed Effect Model is used as well as

  19. WAHHABISM, IDENTITY AND SECULAR RITUAL: Graduation at an Indonesian High School

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inayah Rohmaniyah

    2012-01-01

    Full Text Available This paper concerns the social and ritual construction of social identities at Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (PPMWI, a theologically Wahhabi oriented pesantren (traditional Islamic school in Central Java, Indonesia. We focus on the inter-play of religious and secular symbols in the school’s graduation ceremonies (wisuda for secondary school students and the ways it contributes to the construction of individual and social identities. Our analysis builds on Turner’s studies of the processual logic of rites of passage, Moore and Meyerhoff’s distinction between religious and secular ritual and Tambiah’s application of the Piercian concept of indexical symbols to the analysis of ritual. Theoretically we will be concerned with ritual, cognitive and social processes involved in the construction of religious identities. Empirically, we critique the common assumption that Salafi, and more specifically, Wahhabi, religious teachings contribute to the construction of exclusivist identities, social conflict and violence. In the case we are concerned with, religious tolerance and non-violence are among the defining features of Wahhabi identity.[Tulisan membahas konstruksi identitas ritual dan sosial pada sebuah pesantren yang berorientasi teologi Wahhabi, yaitu Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (PPMWI. Diskusi akan difokuskan pada saling silang simbol-simbol agama dan sekuler dalam peringatan wisuda siswa menengah pertama serta signifikansinya dalam konstruksi identitas sosial dan individual. Analisis tulisan ini berdasarkan studi Turner mengenai logika proses dalam daur ritus (the processual logic of rites of passage, pembagian ritual agama dan sekuler oleh Moore dan Meyerhoff serta konsep Piercian mengenai indek simbolis dalam ritual oleh Tambiah. Secara teoritis, artikel ini akan mendiskusikan ritual, kognisi, dan proses sosial yang menjadi bagian dalam konstruksi identitas agama. Selain itu, penulis juga melakukan

  20. Employee-satisfaction: A triangulation approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. J. Visser

    1997-06-01

    Full Text Available The research on employee-satisfaction was conducted in the manufacturing industry. The sample consisted of 543 employees. The methodology could be described as a "triangulation approach" where a combination of quantitative and qualitative measurements were utilised and the results of both types of measurement integrated in the study of the construct. The research confirms existing findings that although the measurement of dimensions such as equitable rewards, working conditions, supportive colleagues, job content, etc. yield results on the level of employee-satisfaction, a single question, namely, "How satisfied are you with your job?" compares favourably with the general index. The findings also suggest the advantage of complimenting the quantitative data with qualitative information. The conclusions confirm the value of a qualitative method in cross-cultural research in an African environment. Opsomming Die navorsing omtrent werknemerstevredenheid is uitgevoer in die vervaardigingsbedryf. Die steekproef het bestaan uit 543 werknemers. Die metode van ondersoek kan beskryf word as 'n "driekantige benadering" (triangulation approach waar daar van kwantitatiewe en kwalitatiewe meting gebruik gemaak is en die resultate geihtegreer is in die bestudering van die konstruk. Die navorsing bevestig bestaande bevindinge dat die meting van dimensies soos vergelykbare belonings, werkstoestande, ondersteunende kollegas, inhoud van werk, ens. resultate lewer rakende die vlak van werknemerstevredenheid, 'n enkel vraag, naamlik, "Hoe tevrede is jy met jou werk?" gunstig vergelyk met die algemene indeks. Die bevindinge dui ook op die voordele van 'n benadering waar die kwantitatiewe data gekomplimenteer word deur kwalitatiewe inligting soos verkry uit individuele onderhoude. Die gevolgtrekkings bevestig die waarde wat die kwalitatiewe navorsingsmetode inhou vir kruis-kulturele navorsing in 'n Afrika konteks.

  1. POSISI DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPOR BUAH-BUAHAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Pradipta

    2015-02-01

    penelitian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi aliran ekspor buah Indonesia ke negara tujuan meliputi harga ekspor, populasi, jarak ekonomi, GDP riil dan per kapita, nilai tukar riil, indeks harga konsumen Indonesia, dan variabel dummy krisis yang terjadi di Eropa.Kata kunci : Daya saing, EPD, gravity model, RCA

  2. Penyimpangan Pola Prevalensi Hipertensi di Indonesia – Penyusulan oleh Perempuan pada Usia 28 Tahun: Masukan untuk Perbaikan Pelayanan Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Isfandari

    2017-03-01

    Full Text Available AbstractThis policy paper intends to provide inputs for community health program development on highblood pressure (HBP prevention and treatment improvement. The latest two consecutive NationalHealth Surveys in 2010 and 2013 revealed deviant pattern of HBP among pre menopause females.Earlier take-over of HBP prevalence is observed between females on males. Exploration on HBPrisk by age and sex was performed. The findings showed higher prevalence of HBP risk amongfemales. Age, obesity, emotional distress, and contraceptive use contribute to HBP occurrence.Result of analysis was inconclusive to identify precise risk of earlier take over of high blood pressure.It could probably due to hormonal contraceptive use and higher prevalence of risk among females.Since there was already higher health service utilization, it is recommended that the existing noncommunicable diseases (NCD prevention and monitoring program is expanded to provide servicefor young females. Among the service provided are motivation for healthy diet, physical activity,mental health service and family planning.Key words: NCD, hypertension, gender, health service, IndonesiaAbstrakArtikel kebijakan ini bertujuan memberi masukan perbaikan program pencegahan dan penangananhipertensi di puskesmas dan masyarakat. Riskesdas 2010 dan 2013 menunjukkan fenomenayang berbeda dengan negara lain. Prevalensi hipertensi perempuan pre menopause lebih tinggidibandingkan lelaki. Tujuan analisa untuk melakukan eksplorasi faktor risiko yang menyebabkanterjadinya penyusulan prevalensi hipertensi pada usia relatif muda. Usia, indeks massa tubuh,distress emosional , jenis kelamin dan penggunaan kontrasepsi merupakan faktor kontributor yangdianalisa. Hasil menunjukkan usia merupakanmerupakan kontributor tertinggi terjadinya hipertensi.Prevalensi hipertensi perempuan non pengguna kontrasepsi tidak berbeda dengan lelaki, sedangkanpengguna kontrasepsi hormonal memiliki risiko lebih tinggi terhadap hipertensi

  3. PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM-SAHAM PADA PERIODE BULLISH DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suramaya Suci Kewal

    2013-04-01

    Full Text Available Abstrak: Pembentukan Portofolio Optimal Saham-Saham Pada Periode Bullish Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusun portofolio optimal saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan model indeks tunggal pada periode Bullish. Periode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2009-2011. Hasilnya adalah tersusunnya sebuah portofolio saham yang terdiri dari empat saham, yaitu ASRI (48,72%, INDF (28,24%, BBNI (16,32%, dan BKSL (6.71%. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam return saham dari portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam risiko saham yang termasuk dalam portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Kata kunci: portofolio optimal, model single-index   Abstract: Establishment of Optimal Portfolio Shares On Bullish Period In Indonesia Stock Exchange. This study was conducted in order to establish an optimal portfolio of stocks listed on the Indonesia Stock Exchange using a single index model on Bullish conditions. Period of research used in this study is 2009-2011. The result is the formation of a stock portfolio consisting of four stocks, namely ASRI (48.72%, INDF (28.24%, BBNI (16.32%, and BKSL (6.71%. The test results of the first hypothesis suggests that there are differences in stock returns a stock portfolio of candidates as compared to the noncandidate portfolio. The results of testing the second hypothesis suggests that there is no difference in the risk of stocks included in candidate portfolios as compared to the noncandidate portfolio. Keywords: optimal portfolios, single-index models

  4. PENGUKURAN NILAI TUKAR NELAYAN DI KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Budiono

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian  bertujuan untuk mengukur nilai tukar nelayan dan tingkat ekonomi kesejahteraan nelayan di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif.  Data yang didapat dengan metode survei,  sedangkan data sekunder  dari instansi pemerintah terkait.  Nilai tukar nelayan yang diukur selama bulan nopember 2012 – pebruari 2013.  Penelitian menggunakan formula Indeks Laspeyres yang dikembangkan dan pengujian dengan teori ekonomi kesejahteraan. Perhitungan nilai tukar nelayan dalam  penelitian didapatkan enam  formula, yaitu (1 NTN-pemilik  (2 NTN-perseorangan  (3 NTN-juragan (4 NTN-ABK terampil (5 NTN- ABK biasa  dan (6 NTN-tradisional.  Hasil penelitian memperlihatkan NTN Kabupaten Tanah Laut berada diatas seratus dan INTN berada diatas satu.  Sedangkan tingkat ekonomi kesejahteraan nelayan mengalami kenaikan. Purpose of the research was to measure trade turn and economic welfare of  fisherman living  in the Sea Land Regency  South Borneo Province.  The research use descriptive method in valving that primary data were obtained by survey and secondary data oven collected from relevant government agencies.  Exchange rate index of thratmen was measured during 4 months (November 2012 – February 2013.  Index formulation was developed Laspeyres the economic welfare of the fisherman. Analysis of fisherman trade term found 6 formulation, in cloding (1 NTN-owner (2 NTN-individual (3-NTN squire (4 NTN-skilled crew (5 NTN-ordinary crew and (6 NTN-traditional. Research results showed that NTN for Tanah Laut district was above 100  and INTN was above 1.  Eventhough economic welfare of fisherman was increase.

  5. CO-INTEGRATION DAN CONTAGION EFFECT ANTARA PASAR SAHAM SYARIAH DI INDONESIA, MALAYSIA, EROPA, DAN AMERIKA SAAT TERJADINYA KRISIS YUNANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tara Ninta Ikrima

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis di Yunani terhadap pergerakan harga saham syariah di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis co-integrasi dan efek penularan (contagion effect yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini dilakukan karena ada perbedaan antara hasil penelitian tentang US Subprime Mortgage periode krisis tentang dampak pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan VAR (Vector Auto Regressive dan VECM (Vector Error Correction Model untuk menguji hipotesis dengan EViews 6 digunakan sebagai alat analisis statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harga saham penutupan mingguan yang diambil dari perwakilan pasar saham syariah masing-masing negara, JII untuk Indonesia, DJIMY untuk Malaysia, DJIM US, dan MSCI untuk Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa Krisis Yunani tidak memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga saham Islam di AS, Malaysia, Indonesia, dan Eropa. Namun ada co-integrasi dan penularan berpengaruh terhadap harga saham Islam di empat wilayah saat krisis Yunani itu terjadi. The objective of the study was to analyze the Greece’s crisis impacts toward the movement of Islamic stock prices in Indonesia, Malaysia, USA, and Europe. Moreover, this study also analyzed co-integration and contagion effect which occurred during the period. VAR (Vector Auto Regressive and VECM (Vector Error Correction Model with eviews 6 were used to test the hypothesis as the statistical analysis tools. The data of this study were the weekly closing stock price indices taken from the representatives of Islamic stock markets of each country; JII in Indonesia, DJIMY in Malaysia, DJIM in USA, and MSCI in Europe. The result showed that the Greece’s crisis did not give any influence toward the movement of Islamic stock prices in USA, Malaysia, Indonesia, and Europe. However; there were co-integration and contagion effect which influenced on Islamic

  6. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  7. Peran Strategis Profesi Public Relations dalam Membangun Kemitraan Berbasis Nilai Spiritual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Yuningsih

    2006-12-01

    Full Text Available Fokus penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis realitas sosial yang terjadi di kalangan profesi public relations (PR, sebagai profesi yang diharapkan mampu berperan secara strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Jawa Barat Tujuan penelitian ini yakni untuk menjawab: 1 Bagaimana peran  profesi public relations dalam membangun nilai-nilai utama dari corporate culture di  perusahaan atau organisasinya ?; 2 Bagaimana peran profesi PR dalam mentransformasi dan mensosialisasikan nilai-nilai spiritual corporate social responsibility di  perusahaan atau organisasinya ?; 3 Bagaimana peran perusahaan atau organisasinya dalam meningkatkan IPM di Jawa Barat ?; 4 Faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam upaya peningkatan IPM di Jawa Barat ?; dan 5 Kendala apa saja yang dihadapi dalam membangun kemitraan dengan pemerintah dan komunitas sipil lainnya untuk berpartisipasi dalam peningkatan IPM di Jawa Barat ? Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada para praktisi dan akademisi public relations di Jawa Barat, yang hadir pada Seminar Public Relations  dan Musyawarah Daerah Humas 2006, BPC Cabang Bandung-Jawa Barat, tanggal 13 September 2006, di Hotel Savoy Homan Bandung. Peneliti juga melakukan wawancara mendalam kepada para narasumber yang sekaligus menjadi responden dalam penelitian ini. Dari 70 kuesioner yang disebarkan, hanya sebanyak 52 yang bisa diolah dan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa: 1 Profesi PR berperan strategis dalam membangun nilai-nilai utama yang akan menjadi fondasi bagi bangunan budaya perusahaan (corporate culture dimana ia berkarya; 2 Profesi PR juga berperan strategis dalam proses transformasi dan sosialisasi nilai-nilai spiritual yang diwujudkan ke dalam peluncuran program-program CSR perusahaan/lembaga; 3 Peran perusahaan/ lembaga dalam meningkatkan IPM adalah menjalin kemitraan dengan pemerintah dan komunitas sipil

  8. Karakteristik Pengembangan Tes Keterampilan Berpiki Kritis Bumi dan Antariksa Untuk Calon Guru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Ramlan Ramalis

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract The purpose of this study was to analyze the characteristics of the f critical thinking skills test and measurement errors according to classical test theory and item response theory. The test is based on the basic concepts and essential principles of the Earth Space, with reference to the core critical thinking skills. The research method used a mixed methods design with embedded experimental models. The analysis in this study is based on 41 responses of students teacher prospective who have taken IPBA courses at the Physics education department of FPMIPA UPI. Based on classical test theory indicates that of 18 test items were analyzed 15 items were good quality, reliability index of 0.89. From information function and standard error measurement of item response theory, the overall conclusion of this evaluation is that the model 2PL is better to use when evaluating the test. Keywords: critical thinking skills, earth and space, classical test theory, item response theory Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik tes keterampilan berpikir kritis serta kesalahan pengukuran menurut teori tes klasik dan teori respons item. Tes disusun berdasarkan konsep dasar dan prinsip esensial sains Bumi dan Antariksa, dengan mengacu pada inti keterampilan berpikir kritis. Metode penelitiannya menggunakan mixed methods dengan desain embedded experimental model. Analisis dalam penelitian ini didasarkan pada respons 41 mahasiswa calon guru yang telah mengambil matakuliah IPBA di departemen pendidikan Fisika FPMIPA UPI. Berdasarkan teori tes klasik menunjukkan bahwa dari 18 item tes yang dianalisis 15 item yang berkualitas baik, indeks reliabilitas 0,89. Dari fungsi informasi dan pengukuran kesalahan baku pada teori respons item, kesimpulan keseluruhan dari evaluasi ini adalah bahwa model 2PL adalah lebih baik untuk digunakan ketika mengevaluasi tes. Kata-kata kunci: keterampilan berpikir kritis, bumi dan antariksa, teori tes klasik

  9. Pemberian paket gizi masyarakat proyek NICE berpengaruh terhadap kinerja posyandu, tetapi tidak meningkatkan status gizi balita di Provinsi NTB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solikin Solikin

    2016-08-01

    of children under five at Province of NTB in 2011.KEYWORDS: NICE project, nutritional status, performance of posyandu, children under fiveABSTRAKLatar belakang: Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi balita underweight di atas prevalensi nasional, yaitu sebesar 30,5 persen tahun 2010. Proyek perbaikan gizi NICE (nutrition improvement through community empowerment dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pelayanan gizi masyarakat. Salah satu programnya adalah paket gizi masyarakat (PGM yang mendapat alokasi dana paling tinggi dibanding proyek NICE yang lain.Tujuan: Mengevaluasi pengaruh pemberian PGM di Provinsi NTB terhadap peningkatan status gizi balita indeks berat badan menurut umur dan kinerja posyandu.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif pada bulan Januari sampai dengan April 2012. Penelitian menggunakan rancangan one group pre and post test design. Penelitian dilaksanakan di 4 kabupaten/kota wilayah NICE mencakup 72 desa/kota yang mendapat PGM dengan jumlah posyandu sebanyak 533 dan 7.975 balita. Pengukuran kinerja posyandu menggunakan kuesioner yang diadopsi dari baseline data collection for NICE project, pengukuran berat badan menggunakan dacin dan indepth interview dilakukan pada pengelola PGM sebelum dan sesudah PGM. Pemilihan subjek penelitian dilakukan secara simple random sampling. Analisis data menggunakan paired t-test.Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kinerja posyandu (nilai p<0,001, 95% CI: 9,885763-11,05232 dan status gizi balita menurut indeks BB/U (nilai p< 0,001, 95% CI: -1,233254-1,321063 antara sebelum dan sesudah pemberian PGM. Kinerja posyandu meningkat setelah pemberian PGM, namun belum mampu meningkatkan status gizi balita (indeks BB/U di Provinsi NTB tahun 2011. Terdapat faktor pendukung pemberian PGM di antaranya kualitas sumber daya manusia (SDM kelompok gizi masyarakat (KGM, keterlibatan lintas sektor, desa/ kelurahan, dan tokoh masyarakat

  10. Increasing Thai Catfish's Immunity (Pangasius hypophthalmus Fowler Using Ascorbic Acid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    , Ilmiah

    2007-08-01

    Full Text Available ABSTRACTAn experiment to determine Thai catfish's (Pangasius hypophthalmus Fowler immunity was carried out using different levels of ascorbic acid (0, 1.000, 2.000 and 3.000 mg/kg feed.  Fish of 15-20 g in weight were kept in aquaria for 6 weeks with density of 15 fish/aquaria.  Feed was given at 5-10 % of total biomass with frequency of three times a day.  The blood sampling was taken every week and the challenge test with Aeromonas hydrophila (106cells/mm3 injection intramuscular was done on the 30th day.   The result of this experiment shown that feed with ascorbic acid of 2.000 mg/kg was elevated the cellular responses such as: leucocyte total (34.850 cels/mm3, differential of leucocyte (lymphocyte: 72,2%, monocyte: 8,0%, neutrophyl: 7,8%, phagocytic index (13% and humoral response (titre antibody: 0.829 serum aglutination unit, which at the same time proves high level of survival rate against the artificial injection using A. hydrophila. Key words :  Ascorbic acid, fish immunity, Thai catfish, Pangasius hypophthalmus.   ABSTRAK Suatu penelitian telah dilakukan di laboratorium dengan menggunakan ikan jambal Siam (Pangasius hypophthalmus Fowler untuk melihat tingkat kekebalan ikan dengan menambahkan vitamin C pada pakan (0, 1.000, 2.000 dan 3.000 mg/kg pakan.  Ikan jambal Siam ukuran 15-20 g dipelihara dalam aquarium selama 6 minggu dengan kepadatan 15 ekor/wadah.  Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari sebanyak 5-10% dari bobot biomasa, pengambilan contoh darah dilakukan setiap minggu dan uji tantang dilakukan pada hari ke-30 dengan bakteri Aeromonas hydrophila (106 sel/mm3 secara intramuskular.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vitamin C sebanyak 2.000 mg/kg pakan menyebabkan meningkatnya respon seluler antara lain: total lekosit (34.850 sel/mm3, jenis lekosit (limfosit: 72,2%, monosit: 8,0%, netrofil: 7,7% dan trombosit: 17,6% indeks fagositik 13% dan respon humoral (titer antibodi: 0,829 unit serum aglutinasi

  11. RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putra R.A.

    2013-05-01

    Full Text Available Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing

  12. PENGUKURAN KEPUASAN PASIEN BERBASIS METODE KEPMENPAN NO. 25 TAHUN 2004

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adila Kasni Astiena

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakRumah Sakit Achmad Mohctar (RSAM Bukittinggi adalah rumah sakit milik Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang sejak beberapa tahun lalu menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD yang menuntut adanya akuntabilitas keuangan dan layanan. Dalam KEPMENPAN No. 25/2004 dinyatakan bahwa setiap instansi pemerintah wajib menyelenggarakan survey kepuasan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien, kinerja pelayanan, mutu pelayanan dan prioritas peningkatan kualitas pelayanan berdasarkan KEPMENPAN No. 25/2004. Disain penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan pada Bulan Mei hingga Juni 2013 di RSAM. Populasi penelitian adalah semua pasien yang datang ke RSAM pada waktu penelitian dilaksanakan. Sampel penelitian 500 orang. Teknik pengambilan sampel Random Block Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua item pertanyaan dinyatakan valid dan reliabel. Indeks kepuasan pasien adalah 76, mutu pelayanan “B”, kinerja unit pelayanan “Baik”. Prioritas peningkatan kualitas layanan pada unsur: prosedur pelayanan, persyaratan pelayanan, kedisiplinan petugas, kecepatan pelayanan, keadilan mendapatkan pelayanan, kewajaran biaya, kepastian biaya dan kepastian jadwal pelayanan.AbstractAhmad Mochtar Hospital (RSAM is one of the hospitals owned by West Sumatra Province. RSAM has been implementing financial management strategy of district public service agencies (BLUD since a few years ago that required financial and service accountability. KEPMENPAN No. 25/2004 states that each public service agency should undergo a public satisfaction survey. The objective of this study is to measure patient satisfaction, service performance, service quality, and the priority of service improvement based on KEPMENPAN method. The design of this study was descriptive quantitative. The population of this study was all patients visiting RSAM from May to June 2013, 500 patients were

  13. BERBAGI BUKU, BERBAGI ILMU UNPAD 2013: KONTRIBUSI UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PEMBINAAN MINAT BACA MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN DAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wina Erwina

    2014-11-01

    ABSTRAK Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki angka buta aksara mencapai angka 10 %.  Indeks Pembangunan Manusia  (IPM di Jawa Barat terus ditingkatkan. Berbagai program dicanangkan untuk mendongkrak angka IPM tersebut agar menjadi lebih baik. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah peningkatan minat baca masyarakat. Sumber inspirasi kegiatan ini adalah bahwa perpustakaan Desa dan TBM (Taman Bacaan Masyarakat di Jawa Barat belum memiliki solusi praktis mengatasi masalah dalam mengembangkan perpustakaan/TBM yang mereka kelola. Belum ada kesiapan dalam menyelenggarakan layanan perpustakaan/TBM berbasis sistem. perpustakaan/TBM  masih memerlukan tambahan bahan bacaan. Pihak pengelola belum memiliki Tenaga Teknis yang siap mengelola koleksi bahan bacaan. Metode yang dilakukan adalah Survey Kebutuhan Informasi, Pendidikan dan Pelatihan , Konsultasi dan Focus Group Discussion (FDG serta simulasi Ipteks, yakni diperkenalkan kepada para pengelola taman bacaan masyarakat dan perpustakaan desa adalah Sofware Pustaka Access Versi 0.1. Software ini dimanfaatkan untuk pengolahan koleksi bahan pustaka dengan mengunakan software Pustaka Acces Versi 0.1 yang digagas dan dikembangkan oleh staf pengajar pada Departemen Ilmu Informasi dan perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. Karya Utama kegiatan ini adalah berupa Software Pustaka Acces Versi 0.1, Modul  Pengolahan Koleksi, Modul Perpustakaan Sekolah dan Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat. Software “Pustaka Access versi 0.1” dikembangkan dengan menggunakan Database Microsoft Access 2007.Oleh karena itu, Software ini hanya bisa digunakan pada komputer yang sudah terinstal Microsoft Office 2007 (atau Microsoft Office versi yang lebih baru. Modul pengolahan koleksi merupakan pedoman yang dapat digunakan dalam mengoperasikan system pengolahan koleksi berbasis elektronik. Modul perpustakaan sekolah, dapat digunakan bagi sekolah dalam menjalankan pengelolaan perpustakaan sekolahnya secara ringkas

  14. INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    2000-01-01

    merupakan kewajiban antara dua pihak yang terikat dalam kontrak untuk memenuhi perjanjian dalam kontrak. Tulisan ini akan membahas definisi, terminologi, profil keuntungan dan penggunaan kedua instrumen derivatif tersebut untuk strategi hedging perusahaan. Adapun untuk sarana hedging dapat digunakan komoditas, logam berharga, indeks saham, tingkat suku bunga, dan kurs nilai tukar. Kata kunci: opsi beli, opsi jual, futures/forwards, lindung nila

  15. PARAMETER POPULASI IKAN BARAU (Hampala macrolepidota Kuhl & van Hasselt 1923 DI DANAU KERINCI, JAMBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Samuel

    2016-03-01

    Full Text Available Pengelolaan sumber daya ikan barau di Danau Kerinci, Jambi perlu dilakukan agar populasi ikan ini tetap lestari dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Untuk itu dilakukan penelitian selama periode April - Oktober 2013, dengan tujuan untuk mengevaluasi parameter pertumbuhan, mortalitas dan laju penangkapan ikan barau (Hampala macrolepidota. Parameter yang diperoleh dianalisis untuk dapat dijadikan bahan masukan dalam upaya pengelolaan ikan barau. Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan yang menggunakan jaring dengan ukuran mata jaring dari 1,0 – 4,5 inci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ikan barau di Danau Kerinci didominasi ukuran panjang individu antara 22,5-27,5 cm dengan frekuensi 30,6%. Pola pertumbuhan ikan adalah isometrik. Panjang asimtotik (L∞=43 cm dan koefisien pertumbuhan (K=0,66 per tahun. Indeks performansi pertumbuhan (Φ'=3,086, laju mortalitas alami (M=1,15 per tahun, laju mortalitas penangkapan (F=0,78 per tahun, laju mortalitas total (Z=1,93 per tahun dan laju eksploitasi populasi ikan barau (E ada sebesar 0,40. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa tekanan penangkapan terhadap ikan barau relatif masih kecil sehingga upaya penangkapan ikan barau di Danau Kerinci, Jambi masih dapat ditingkatkan untuk meningkatkan pendapatan nelayan setempat. Management of hampala barb fish resources in Lake Kerinci, Jambi is necessary to ensure the fish populations remain sustainable and can be utilized in a sustainable manner. For the reason, research was conducted during the period of April-October, 2013, with the aims to evaluate the parameters of growth, mortality and the fishing rate of hampala barb (Hampala macrolepidota. Parameters obtained, were analyzed to be used as an input in the management of hampala barb fish. Fish samples were obtained from catches of fishermen using nets with mesh sizes of 1.0 to 4.5 inches. Results showed that the population of hampala barb fish in Lake Kerinci  were

  16. Accuration of Time Series and Spatial Interpolation Method for Prediction of Precipitation Distribution on the Geographical Information System

    Science.gov (United States)

    Prasetyo, S. Y. J.; Hartomo, K. D.

    2018-01-01

    The Spatial Plan of the Province of Central Java 2009-2029 identifies that most regencies or cities in Central Java Province are very vulnerable to landslide disaster. The data are also supported by other data from Indonesian Disaster Risk Index (In Indonesia called Indeks Risiko Bencana Indonesia) 2013 that suggest that some areas in Central Java Province exhibit a high risk of natural disasters. This research aims to develop an application architecture and analysis methodology in GIS to predict and to map rainfall distribution. We propose our GIS architectural application of “Multiplatform Architectural Spatiotemporal” and data analysis methods of “Triple Exponential Smoothing” and “Spatial Interpolation” as our significant scientific contribution. This research consists of 2 (two) parts, namely attribute data prediction using TES method and spatial data prediction using Inverse Distance Weight (IDW) method. We conduct our research in 19 subdistricts in the Boyolali Regency, Central Java Province, Indonesia. Our main research data is the biweekly rainfall data in 2000-2016 Climatology, Meteorology, and Geophysics Agency (In Indonesia called Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) of Central Java Province and Laboratory of Plant Disease Observations Region V Surakarta, Central Java. The application architecture and analytical methodology of “Multiplatform Architectural Spatiotemporal” and spatial data analysis methodology of “Triple Exponential Smoothing” and “Spatial Interpolation” can be developed as a GIS application framework of rainfall distribution for various applied fields. The comparison between the TES and IDW methods show that relative to time series prediction, spatial interpolation exhibit values that are approaching actual. Spatial interpolation is closer to actual data because computed values are the rainfall data of the nearest location or the neighbour of sample values. However, the IDW’s main weakness is that some

  17. PERBANDINGAN PROGNOSIS SUBTIPE MOLEKULER KANKER PAYUDARA ANTARA PASIEN KANKER PAYUDARA WANITA USIA MUDA DAN TUA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Irwan

    2015-12-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian sebelumnya menunjukkan bahwa subtipe molekuler kanker payudara memiliki perbedaan distribusi dan efek prognostik antara usia muda dan tua, sedangkan data lokal maupun nasional tidak ada penulis temukan. Metode : Penelitian komparatif dengan metode cross sectional. Dilakukan bulan Januari – April 2015, sampel 96 penderita kanker payudara wanita usia ≤ 40 tahun dan > 40 tahun yang tercatat di rekam medis dan registrasi kanker payudara dari tahun 2012 – 2014. Hasil : Kejadian kanker payudara wanita usia muda di RSUP dr. M. Djamil Padang selama 3 tahun (2012-2014 yaitu 27,1% dan usia tua 72,9%. Analisa bivariat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara berbagai karakteristik tumor dengan kejadian residif dan meninggal pada usia muda. Sedangkan pada usia tua, terdapat hubungan yang signifikan antara ukuran tumor dan metastasis terhadap kejadian residif dan meninggal. Kesimpulan : Ada perbedaan karakteristik dan gambaran subtipe molekuler kanker payudara antara usia muda dan tua, usia muda tumor cenderung berukuran besar, kelenjar getah bening positif, adanya invasi limfovaskuler, grade tumor tinggi, indeks proliferasi Ki67 tinggi serta reseptor hormon negatif. Terdapat kecenderungan perbedaan prognosis kanker payudara wanita antara usia muda dan tua berdasarkan subtipe molekuler namun tidak bermakna secara statistik.AbstractPrevious study showed that molecular subtypes of breast cancer have different distribution and prognostic effect between the young and adult, whereas it cannot found in the local and national data. Method : Comparative research with cross sectional design. Held in January-April 2015, Ninety six samples of breast cancer women with age ≤ 40 years old and > 40 years old that has been recorded in medical records and breast cancer registration from year 2012-2014. Result : Breast cancer that happened to young women at General Hospital dr. M. Djamil Padang for 3 years (2012-2014 are 27,1% and the adult

  18. KINERJA USAHA TANAMAN HIAS POTONG PT PESONA DAUN MAS ASRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Arief Bangun Sanjaya

    2017-01-01

    manajerial untuk Pesona Daun Mas Asri. Hasil pengukuran menunjukan kinerja dariPesona Daun Mas Asri termasuk sangat baik dengan nilai mencapai 78,04%. Pada setiap sasaran strategis mencapai kinerja yang baik. Namun, target pada sasaran strategis tingkat pertumbuhan penjualan dan kegiatan pemasaran menunjukan perlu pengembangan karena sasaran strategis tersebut masuk ke dalam skala penilaian rata-rata (average.Kata kunci: balanced scorecard, evaluasi kinerja, indeks kinerja, KPI, tanaman hias potong

  19. KUALITAS JASA UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGUJIAN SERTIFIKASI MUTU BARANG-LEMBAGA TEMBAKAU JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Setiadevi

    2015-03-01

    Full Text Available This study aims to 1 analyze the methods and the customer satisfaction measurement results; 2 analyze the satisfaction of customer based on alternatives method by using Servqual approach and EPA; 3 Analyze the comparison between method and the customer satisfaction measurement results; 4 formulate recommendations for improvement of measurement methods and results of customer satisfaction in the Technical Implementation Unit Testing Certification-Institute for Product Quality Tobacco Jember. The processing of the data in this study was used the analysis of Service Quality (Servqual and Expectation-Performance Analysis (EPA. The results of this study including: 1 Attributes which are considered sufficient by the IKM UPT measurement result  are nine attributes: the effectiveness and efficiency of service, courtesy, friendliness, and obtain justice and other services; 2 Attribute selected as a top priority improvements based on EPA method is the availability of equipment and the latest technology; 3 Methods and results of measuring the level of customer satisfaction can be compared based on: the number of dimensions and attributes of service; outputs and implications of measurement methods; measurement results; 4 Recommendations for improvement, the management should renew equipment and the latest technology in testing and calibration laboratories, and increase equipment and the latest technology at the service of fumigation.Keywords: EPA, service quality, servqual, UPT PSMB-LT JemberABSTRAKPenelitian ini bertujuan 1 menganalisis metode dan hasil pengukuran indek kepuasan masyarakat; 2 menganalisis tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan alternatif metode melalui pendekatan Servqual dan EPA; 3 menganalisis perbandingan antara metode dan hasil pengukuran kepuasan pelanggan; 4 merumuskan rekomendasi perbaikan metode dan hasil pengukuran kepuasan pelanggan pada Unit Pelaksana Teknis Pengujian Sertifikasi Mutu Barang-Lembaga Tembakau Jember. Pengolahan

  20. Pemanfaatan Gambir sebagai Bahan Dasar Pembuat Tinta Spidol Ramah Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inda Three Anova

    2017-12-01

    85%, gliserin 3%, polietylen glikol 2%, dan propilen glikol 5% serta penambahan pengawet kristal violet 1%. Karakteristik tinta spidol berupa partikel dengan ukuran 15,44 d.nm dengan indek polidiversitas 0,186 dan berat jenis 1,0254, tinta berwarna  hitam, homogen, tulisan tidak terputus-putus dan waktu kering 6 menit.

  1. PENGARUH VARIABEL INTERNAL DAN EKSTERNAL PERUSAHAAN TERHADAP RISIKO SISTEMATIS SAHAM PADA KONDISI PASAR YANG BERBEDA (STUDI PADA SAHAM-SAHAM ILQ 45 DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nining Setyowati Dwi Andayani

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Fluktuasi harga saham di pasar modal sebagai cerminan ketidakpastian kondisi pasar secara langsung maupun tidak akan berpengaruh terhadap pertimbangan investor dalam mengambil keputusan investasi.  Investor yang rasional, pengambilan keputusan investasi didasarkan pada penilaian return maupun risiko yang terkandung dalam alternatif investasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi internal dan eksternal perusahaan terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar yang berbeda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data laporan keuangan harga saham.  Populasi penelitian adalah seluruh emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45 selama periode 1999 sampai 2003.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknk purposive sampling dan menghasilkan 15 emiten yang memenuhi syarat ditetapkan sebagai sampel. Dengan melakukan analisis regresi linier berganda terhadap variabel penelitian, diperoleh hasil bahwa secara simultan variabel-variabel internal dan eksternal perusahaan berpengaruh terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar bullish maupun bearish. Secara parsial, variabel TATO, DER, ROI, PER berpengaruh secara signifikan terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar bullish, dengan variabel TATO yang dominan mempengaruhi.  Sedangkan pada kondisi pasar bearish, variabel CR, TATO, DER, PER, PBV, dan AS berpengaruh secara signifikan terhadap risiko sistematis saham, dengan variabel AS yang dominan mempengaruhi.   Kata kunci: risiko sistematis, pasar bullish, pasar bearish     ABSTRACT   Fluctuation of stock price in the capital market as an indicator of uncertainty market, it can influence any investment decision of investors. Any rational investors, their investment decisions  are based on return valuation and risk assessment in any investment alternatives.  This research aimed to analyze effects of internal and external variables on the systematic risk of stock at different condition

  2. ANALISIS DETERMINAN DAN PENGARUH STUNTING TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DI KUPANG DAN SUMBA TIMUR, NTT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intje Picauly

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe research was conducted to find out determinant factors that can cause the incidence of stunting and how it may affect elementary school children performance. The research areas were selected based on the difference access of nutrition information. Kabupaten Sumba Timur and Kota Kupang were selected as research areas. Related primary data was taken covering anthropometric index namely body height for age (HFA; weight for age (WFA, and weight for height (WFH, and academic school performances before and after research treatment. Other data was collected by interview using questionnaires. Regression analysis was used to know determinant factors that may bring about stunting. The results showed that determinant factors of stunting were family income, mother’s nutrition knowledge, child care practices, the history of infection, immunization, protein intake, and mother education. While, stunted elementary school children had low academic performances. The higher level of stunting is the lower academic performance of elementary school children.Keywords: academic performances, determinant of Stunting, elementary school studentsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting serta dampaknya terhadap prestasi anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur. Lokasi penelitian sengaja diambil dua wilayah yang berbeda jangkauan informasi tentang gizi dan manfaatnya serta ketersediaan sarana prasarana yang dapat digunakan untuk pencapaian kondisi bebas masalah gizi. Subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini masing-masing sebanyak 265 siswa di Kota Kupang dan 274 di Kabupaten Sumba Timur. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang meliputi data indeks antropometri (TB/U; BB/U; BB/TB dan data hasil pengukuran nilai siswa. Selain itu data–data lain dilengkapi dan diukur menggunakan instrumen kuesioner yang bersifat terstruktur. Analisis

  3. Keragaman Semut pada Ekosistem Tanaman Kakao di Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Ikbal

    2014-12-01

    Banjaroya menunjukkan bahwa secara keseluruhan keadaan ekosistem pada tanaman kakao masih tergolong stabil atau mantap dikategorikan sebagai medium (H’>1-3. Sementara itu, hasil analisis indeks dominasi (C menunjukkan bahwa komunias semut pada setiap dusun cenderung didominasi oleh satu spesies (C mendekati 0. Hubungan antara kondisi habitat dengan keragaman semut didiskusikan dalam tulisan ini.

  4. REPRESENTASI FANATISME SUPPORTER DALAM FILM ROMEO DAN JULIET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Rizky Gunanto

    2015-11-01

    tentang tanda, berfungsinya makna dan produksi makna. Teori dari Charles Sanders Peirce disebut triangle meaning (segitiga makna, diantaranya tanda, objek ( acuan tanda, dan interpretant (pengguna tanda. Tipe penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode penelitian dengan analisis semiotik yang memfokuskan pada makna masing-masing tanda baik berupa ikon, indeks, maupun symbol. Unit analisis ini berupa gambar dari sign dalam film “ Romeo Juliet”.Ruang lingkup penelitian fanatisme supporter yang akan diteliti memfokuskan pada setiap adegan yang mengandung unsur fanatisme yang dianalisis melaui semotika Peirce.

  5. BIOLOGI REPRODUKSI IKAN SUMPIT (Toxotes microlepis Gunther 1860 DI PERAIRAN SUNGAI MUSI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Komang Suryati

    2015-12-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan sumpit sebagai ikan hias secara terus menerus di SungaiMusi oleh para nelayan akan mengakibatkan penurunan populasi ikan tersebut. Ikan sumpit termasuk ikan yang bernilai ekonomis tinggi, harganya di pasaran Rp 150.000,-. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan sumpit sebagai salah satu informasi untuk mendukung pelestarian ikan sumpit agar populasi ikan sumpit tetap terjaga. Penelitian dilakukan pada setiap bulan sejak Juni hingga Oktober 2011. Pengambilan sampel Ikan sumpit dilaksanakan di Perairan Sungai Musi dari Borang sampai Sungsang. Hasil penelitianmenunjukkan rasio kelamin antara ikan jantan dan ikan betina terjadi ketidakseimbangan dimana rasio kelamin ikan jantan jauh lebih banyak dibandingkan rasio kelamin ikan betina (2:1. Rata-rata nilai Indeks Gonad Somatik ikan sumpit berkisar antara 4,27±1,27. Nilai dari fekunditas ikan sumpit betina secara keseluruhan berkisar 6.655-72.726 butir/individu. Kisaran diameter telurnya antara 0,27 – 0,95 mm. Ukuran pertama kali matang gonad pada panjang total 134,97 mm untuk ikan jantan dan 116,31 mm untuk ikan betina. Fishing activity of archer fish as ornamental fish continuously in Musiriver by fisher will decrease it population. The price is Rp 150.000,-/fish in market so that Archer fish has high economy value. Therefore it was necessary to study the reproductive biology of archerfish that may be used as a reference for better management in order to achieve stability of its population. The research was conducted every month from June to October 2011 in downstream ofMusiriver South Sumatera. Result of this research showed that proportion between male and female were not equal (2:1. Gonad Somatic Index of archer fish values ranged 4,27 ± 1,27 and the fecundity of the female is estimated between 6655 to 72726 eggs. The average diameter of mature egss ranged form 0.27 to 0.95 mm. Length of first

  6. PERAMALAN DERET WAKTU MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI BASIS RADIAL (RBF DAN AUTO REGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DT Wiyanti

    2013-07-01

    Full Text Available Salah satu metode peramalan yang paling dikembangkan saat ini adalah time series, yakni menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data masa lampau yang dijadikan acuan untuk peramalan masa depan. Berbagai penelitian telah mengusulkan metode-metode untuk menyelesaikan time series, di antaranya statistik, jaringan syaraf, wavelet, dan sistem fuzzy. Metode-metode tersebut memiliki kekurangan dan keunggulan yang berbeda. Namun permasalahan yang ada dalam dunia nyata merupakan masalah yang kompleks. Satu metode saja mungkin tidak mampu mengatasi masalah tersebut dengan baik. Dalam artikel ini dibahas penggabungan dua buah metode yaitu Auto Regressive Integrated Moving Average (ARIMA dan Radial Basis Function (RBF. Alasan penggabungan kedua metode ini adalah karena adanya asumsi bahwa metode tunggal tidak dapat secara total mengidentifikasi semua karakteristik time series. Pada artikel ini dibahas peramalan terhadap data Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB dan data inflasi komoditi Indonesia; kedua data berada pada rentang tahun 2006 hingga beberapa bulan di tahun 2012. Kedua data tersebut masing-masing memiliki enam variabel. Hasil peramalan metode ARIMA-RBF dibandingkan dengan metode ARIMA dan metode RBF secara individual. Hasil analisa menunjukkan bahwa dengan metode penggabungan ARIMA dan RBF, model yang diberikan memiliki hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan penggunaan salah satu metode saja. Hal ini terlihat dalam visual plot, MAPE, dan RMSE dari semua variabel pada dua data uji coba. The accuracy of time series forecasting is the subject of many decision-making processes. Time series use a quantitative approach to employ data from the past to make forecast for the future. Many researches have proposed several methods to solve time series, such as using statistics, neural networks, wavelets, and fuzzy systems. These methods have different advantages and disadvantages. But often the problem in the real world is just too complex that a

  7. Interest to be Teacher and Cumulative Grade Point Average (CGPA Analyzed by the Admissions of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sofyan

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract This study aims to explore the interest to be teacher for FITK (Faculty of Tarbiyah and Teachers Training students associated with the other types of variables such as gender, origin of High School, Cumulative Grade Point Average (CGPA, and the admission types to UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. A survey method was administered to students in Science Education department from three courses, by200 people as samples. The instruments were an open questionnaire to record the factual data and an enclosed questionnaire to asses their interest. The data analysis employed the descriptive and inferential techniques. The results showed that the students’ interest to be teacher is quite high. There was no interest different between male and female students based on the educational background and the entrance types to UIN. Even though based on gender women’s CGPA was relatively higher than men’s, generally, there was no distinction of students CGPA based on the educational background, and admission of UIN Jakarta.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswa FITK menjadi guru ditinjau dari berbagai latar belakang seperti jenis kelamin, asal SLTA, indeks Prestasi Kumulatif (IPK, dan jalur masuk UIN. Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini difokuskan pada mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA, dari 3 angkatan dengan sample data sebanyak 200 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terbuka untuk mencatat data faktual dan kuesioner tertutup untuk menilai  minat mahasiswa.  Teknik analisis data ini bersifat deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat mahsiswa menjadi guru cukup tinggi. Tidak ditemukan perbedaan minat antara mahasiswa dan mahasiswi yang didasarkan pada asal sekolah SLTA dan jalur masuk UIN. Meskipun berdasarkan  pengelompokan IPK  sesuai jenis kelamin yang relatif lebih tinggi adalah perempuan, secara umum, tidak terdapat perbedaan IPK mahasiswa berdasarkan latar belakang

  8. Kvantitativna analiza utjecaja porasta razine Jadranskog mora na hrvatsku obalu: GIS pristup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fran Domazetović

    2017-01-01

    Full Text Available Procjene za prosječan porast morske razine na globalnoj razini do kraja 21. stoljeća najčešće variraju od 0,18 m do ≥ 1 m u odnosu na današnju razinu. Ako se razmatraju procjene koje obuhvaćaju i otapanje grenlandskog i antarktičkog ledenog pokrova, tada se može očekivati porast morske razine od 5 i više m. Sukladno s globalnim promjenama, razina Jadranskog mora također je u porastu. Radi analize potencijalne ugroženosti hrvatske obale od porasta morske razine, izrađena su tri modela porasta razine Jadranskog mora (od 1 m, 3 m i 6 m. Na temelju modela analizira se utjecaj porasta morske razine na različite socioekonomske segmente obalnog prostora. Cilj je istraživanja definirati najugroženije dijelove hrvatske obale. Kako bi se mogli diferencirati najugroženiji dijelovi, izrađen je Indeks ugroženosti obalnih općina ( . U izradi Indeksa koristili su se analizom utjecaja dobiveni kvantitativni podaci o prostornom obuhvatu poplavnih zona te ugroženosti stanovništva i prometne infrastrukture obalne zone. Navedenim su varijablama s pomoću Analitičkog hijerarhijskog procesa (AHP pridruženi različiti težinski koeficijenti, ovisno o važnosti varijable. Pri analizi svih triju modela uočeno je kako se Zadar i njegova okolica ističu kao najugroženije područje hrvatske obale. Zbog toga je na primjeru Zadra izvršena znatno detaljnija analiza mikrolokacijskog utjecaja porasta morske razine. Podaci dobiveni analizom različitih modela pokazuju kako je gotovo cijela hrvatska obala ugrožena, ali i da postoji velik nerazmjer u razini ugroženosti pojedinih dijelova hrvatske obale. Važnost je ovog istraživanja u tome što ono predstavlja temelj za pravovremenu adaptaciju na negativne utjecaje budućeg porasta razine Jadranskog mora.

  9. Dengue Hemorrhagic Fever Tranmission Risk Level on Three Local Health Center in Three Endemic District in South Sulawesi Province, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dicky Andiarsa

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat risiko penularan DBD di wilayah endemis DBD di Kabupaten Bone, Kota Palopo dan Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan Bulan Mei-Juni 2015 pada rumah tangga secara sistematik sampling sebanyak 100 rumah pada setiap wilayah kerja puskesmas endemis DBD tertinggi di Kab. Bone (Watampone, Kota Palopo (Wara dan Kota Makassar (Mangasa Provinsi Sulawesi Selatan. Data dianalisis untuk menunjukkan indikator surveilans larva (HI, CI, dan BI dan density figure. Data disajikan dengan jumlah larva berdasarkan jenis kontainer, persentase dan distribusi kontainer. Nilai ABJ ketiga puskesmas termasuk rendah Watampone: 53%, Wara: 54%, Mangasa: 68%. Persentase CI (angka container larva tertinggi adalah Puskesmas Watampone (17, 78%, selanjutnya Wara (17,71% dan Mangasa (15,47%. Berdasarkan perhitungan HI, CI dan BI, density figure dari ketiga kabupaten pada kategori sedang hingga tinggi dan Maya index menunjukkan tingkat risiko penularan DBD sedang. Hasil menunjukkan bahwa Density figure pada kontainer rumah tangga yang diperiksa sedang hingga tinggi. Kampanye pencegahan DBD yang kuat, deteksi kasus dari rumah ke rumah dan upaya persuasif yang mengedukasi mengenai hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar ikut berpartisipasi dan lebih waspada terhadap DBD.Kata Kunci: DBD, larva, Aedes aegypti, kontainer, Maya IndeksAbstract. The aim of this research is to determine of transmission risk level of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF endemic area in District of Bone, Municipal of Palopo, and Municipal of Makassar, South Sulawesi province. Study held in May-June 2015 to 100 households by systematically sampling method in three highest local healthcare center work area in each endemic in District of Bone (Watampone, Municipal of Palopo (Wara, and Municipal of Makassar (Mangasa, South Sulawesi Province. Data analyzed to show the indicators of DHF surveillance (House

  10. Potensi Ekowisata di Kawasan Mangrove, Desa Mororejo, Kabupaten Kendal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haikal Hilman Fahrian

    2015-09-01

    Full Text Available Desa Mororejo memiliki kawasan mangrove yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasi adalah dengan menjadikan kawasan ekowisata. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus-November 2014 yang dilakukan melalui survei yang dilanjutkan dengan kegiatan pengamatan kondisi fisik kimia dan biologi kawasan, inventarisasi keanekaragaman fauna, analisis vegetasi, serta pengambilan data persepsi masyarakat lokal. Analisis data menggunakan analisis kesesuaian wisata mangrove dan analisis SWOT (Strengths–Weakness–Opportunity–Treats. Berdasarkan hasil penelitian, kawasan mangrove Desa Mororejo didominasi oleh tiga jenis mangrove yaitu Rhizophora mucronata,  Rhizophora stylosa, dan Avicennia marina. Fauna yang ditemukan antara lain burung, ikan, dan crustacea. Indeks kesesuaian untuk kegiatan wisata mangrove termasuk kategori sesuai bersyarat (63.24%. Strategi alternatif pengelolaan ekowisata mangrove yang diprioritaskan meliputi: melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan ekowisata (skor 2,834; meningkatkan peran serta Dinas terkait (skor 2.517; dan adanya zonasi wilayah supaya tidak terjadi gesekan dengan berbagai pihak (skor 2.25. Mangrove areas at Mororejo village have not been optimally utilized. One effort to accelerate the optimalization of the area is by empowering its ecotourism. The study was conducted in August-November 2014 using a survey method, inventory of assorted fauna, vegetation analysis, and data collection of local community perception. Data analysis was conducted by feasibility analysis and SWOT (Strengths–Weakness–Opportunity–Treats analysis to determine the alternatives strategy in exploring the potency of eco-tourism. Based on the result of this study, mangrove areas in Mororejo were dominated by three types of mangrove, i.e. Rhizopora mucronata, Rhizopora stylosa, and Avicennia marina. Fauna found in the areas were birds, fish, and crustacean. Feasibility index for

  11. Fermentasi Biji Kakao Kering Menggunakan Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus lactis, dan Acetobacter aceti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulono Apriyanto

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kimia pada fermentasi biji kakao kering jemur. Biji kakao kering jemur yang diperoleh dari petani memiliki kadar air yang tidak seragam. Guna menimalkan kegagalan fermentasi maka biji kakao kering jemur diperoleh melalui pengeringan biji kakao segar menggunakan kabinet dryer dengan sebelumnya dikondisikan pada suhu seperti pengeringan dengan sinar matahari, dan masing ditentukan kadar gula reduksinya. Percobaan fermentasi biji kakao kering dilakukan fermentasi pada wadah fermentasi dengan jumlah biji 150 g setiap wadah. Sebelum difermentasi terlebih dahulu biji kakao kering jemur direhidrasi agar didapat kadar air mendekati biji segar, kemudian biji kakao kering jemur diinkubasi selama enam hari dan tanpa dibalik selama fermentasi. Setiap perlakuan diulangi tiga kali dan diamati tiap 24 jam sampai 120 jam. Kadar gula reduksi (kontrol 4,49–11,45%, inokulum diawal (IA 4,69–11,55%, inokulum bertahap (IB 4,64–11,54%, kadar asam tertitrasi (kontrol 4,48–6,45%, inokulum diawal (IA 4,64–6,39%, inokulum bertahap (IB  4,45–6,59%, populasi Saccharomycescerevisiae (kontrol 5,56–7,28 (log CFU/g, inokulum diawal (IA 6,45–8,75 (logCFU/g, inokulum bertahap (IB 6.88 – 8.99 (logCFU/g, Lactobacillus lactis (kontrol 6,66–8,15 (log CFU/g, inokulum diawal (IA 7,65–8,21(log CFU/g, inokulum bertahap (IB 7,66–8,95 (log CFU/g dan Acetobacter aceti (kontrol 4,26–6,95% (log CFU/g, inokulum diawal (IA 4,85–7,40 (log CFU/g, inokulum bertahap (IB 4,35–7,91 (log CFU/g dalam pulp fermentasi diamati selama proses fermentasi. Untuk mengetahui kualitas biji kakao dilakukan pengukuran pH (kontrol 5,67–3,98, inokulum diawal (IA 5,67–3,55, inokulum bertahap (IB 5,67–3,50, kadar etanol (kontrol 0,3–0,5%, inokulum diawal (IA 0,3–0,52%, inokulum bertahap (IB 0,35–0,53% dan indeks fermentasi selama fermentasi (kontrol 0,31–0,88, inokulum diawal (IA 0,32–0,99, inokulum bertahap (IB 0,33–1,03. Kata

  12. Deoxypyridinoline level in gingival crevicular fluid as alveolar bone loss biomarker in periodontal disease

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Wulan Suci Dharmayanti

    2012-06-01

    sebagai biomarker kehilangan tulang alveolar pada penyakit periodontal. Metode: Penelitian ini menggunakan 24 subyek penelitian yaitu 24 orang dengan penyakit periodontal dan 6 orang tidak menderita penyakit periodontal. Pembagian penyakit periodontal berdasarkan indeks periodontal. Cairan krevikular gingival diambil dari bagian mesial gigi posterior atas dengan menggunakan paper point dan diukur kadar deoksipiridinolin dengan menggunakan teknik ELISA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kadar deoksipiridinolin seiring dengan tingkat keparahan penyakit periodontal. Hasil statistik juga menunjukkan ada perbedaan rata-rata antara subyek penelitian yang tidak menderita penyakit dengan subyek yang menderita penyakit periodontal (p<0,05. Kesimpulan: Kadar deoksipiridinolin pada cairan krevikular gingival dapat digunakan sebagai biomarker kehilangan tulang alveolar pada penderita penyakit periodontal.

  13. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  14. The efficacy of honey solution as plaque reducing agent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Nurul M

    2010-06-01

    sebagai kontrol. Hasil: Didapatkan peningkatan bermakna indeks plak dalam setiap kelompok penelitian, tetapi tidak berbeda antara ketiga kelompok pada setiap hari dalam waktu penelitian. Namun ditemukan nilai p sejak hari 1 (0,766 menurun secara bertahap ke hari ke 4 (0,076. Kesimpulan: Sifat antimikroba larutan madu sebagai obat kumur belum menunjukkan pengaruh bermanfaat untuk menghambat pembentukan plak gigi hingga hari ke 4 penelitian.

  15. Microbial abundance and diversity in water, and immune parameters of red tilapia reared in bioflocs system with different fish density (25 fish/m3, 50 fish/m3, and 100 fish/m3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frid Agustinus

    2010-07-01

    perbedaan yang nyata. Semua perlakuan menunjukkan kecenderungan peningkatan kelimpahan bakteri seiring dengan masa pemeliharaan. Terdapat 4 genus bakteri yang hanya ditemukan pada kolam bioflok yaitu Acinetobacter sp., Corynobacterium sp., Listeria sp., dan Pseudomonas sp yang diduga berperan dalam pembentukan bioflok. Persentase indeks fagositik pada ikan dengan perlakuan bioflok lebih tinggi dibanding kontrol, yang mengindikasikan peran bioflok sebagai stimulus sistem imun.Kata kunci: bioflok, nila merah, bakteri, gambaran darah.

  16. KOMPETISI PERIKANAN TANGKAP SKALA KECIL DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN PRIGI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahida Kartika Sari

    2015-12-01

    Full Text Available Kondisi perikanan tangkap skala kecil yang bersifat multigear dan multispecies menyebabkan meningkatnya tekanan terhadap kondisi sumberdaya ikan. Informasi mengenai status sumberdaya ikan yang ada sangat diperlukan untuk perencanaan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji diversitas hasil tangkapan, tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan, serta pengelompokkan alat tangkap di PPN Prigi. Data diperoleh dari statistik perikanan PPN Prigi periode 2010-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indek keragaman hasil tangkapan paling besar adalah pancing ulur yaitu 1,64. Secara umum nilai CPUE menurun setiap tahunnya dengan rata-rata CPUE tertinggi adalah jaring insang yaitu 0,30 ton/trip/tahun. Sedangkan pengelompokkan alat tangkap yang sering terjadi yaitu antara pancing ulur dengan jaring klitik. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingkat keragaman hasil tangkapan masing-masing alat tangkap tinggi. Most of small-scale fisheries are multispecies and multi gear so that small-scale fisheries management is very complex. However, information on small-scale fisheries is scarce. Therefore, information on small-scale fisheries is indispensable for sustainable fisheries management planning. This study aims to describe the condition of small-scale fisheries, primarily examine the diversity of the catch, the level of utilization of fish resources, and the grouping of fishing gear in Prigi Fishing Port. Data were analyzed from fisheries statistic data of Prigi fishing port during 2010-2014. The result of this study showed that the greatest diversity of fishing gear ctches occured in handlines is 1,64. In generally, the CPUE deccline annualy by an average of the highest CPUE is a gillnets of 0.30 ton/trip/year. On the other hand, the results of PCA analysis shows that in general, hand lines is often grouped with monofilament gillnet (klitik. The grouping was expected caused by the similarities of

  17. Pendugaan tingkat pemanfaatan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Skipjack fishing activity in Prigi waters mostly used purse seine and troll line. The aims of the research was to determinate the utilization rate of skipjack. Catch per Unit Effort (CPUE, Maximun Sustainable Yield (MSY, and IMP were calculated from primary data of ship log book and secondary data were the statistic report of PPN Prigi from year 2000 - 2011. The research was conducted frm Februari to Nopember 2013.  The result showed that fishing season occurred on June to July and from September to November, where the peak season at September with Effort value (EMSY  was 245 trip/year and number of catch sustainable (hMSY was 1.219 ton/year. The highest Estimation of Utilization rate (196.98% was occurred on 2002, while the lowest (73.54% was recorded on 2011. In addition the average value was 106% indicate the overfishing, therefore it is crucial to plan the sustainable fisheries management in relation to protect the skipjack fishery in Prigi waters. Keywords: Utilization Rate; Skipjack; Prigi Waters   Abstrak. Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan cakalang. Nilai Catch per Unit Effort (CPUE, Maximum Sustainable Fisheries (MSY, dan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer berupa log book kapal dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi dari tahun 2000 - 2011. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Nopember tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa Pola Musim Penangkapan terjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September dengan nilai effort lestari (EMSY sebesar 245 trip/tahun dan total hasil tangkapan lestari (hMSY sebesar 1.219 ton/tahun. Hasil pendugaan terhadap tingkat pemanfaatan menunjukkan hasil tertinggi dengan nilai sebesar 196

  18. MODEL MULTILEVEL PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-24 BULAN DAN VARIABEL YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irianton Aritonang

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan umum penelitian ini untuk mengkaji bagaimana berbagai variabel mempengaruhi pertumbuhan anak usia 0-24 bulan di kabupaten Sleman. Penelitian noneksperimen desain korelasional ini dilakukan pada 272 anak usia 0-24 bulan yang diambil secara acak stratifikasi dari dua kecamatan (Sleman dan Moyudan yang ditentukan secara purposif. Analisis multilevel pertumbuhan anak dilakukan dengan program Stata-10 dan analisis jalur dilakukan dengan program Amos-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel berat badan lahir, jenis kelamin dan strata usia anak dan status gizi ibu dengan pertumbuhan anak pada level-1 dan ada hubungan variabel hasil penimbangan pada level-2, sedangkan pada level 3 ada hubungan yang tidak signifikan hasil penimbangan dan pencapaian program. Hasil analisis jalur yang mempengaruhi pertumbuhan anak 0-24 bulan, yakni variabel endogenous terdiri dari status gizi ibu, pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, pertumbuhan anak indeks BB/U, hasil penimbangan tingkat dusun dan hasil program tingkat desa. Sedangkan variabel exogenous terdiri dari sikap ibu terhadap posyandu, berat badan lahir, jenis kelamin dan stratifikasi usia anak. Kata kunci: Model multilevel, Pertumbuhan anak 0-24 bulan ______________________________________________________________ A MULTILEVEL MODEL FOR THE GROWTH OF CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AND THE VARIABLES AFFECTING IT Abstract The main objective of this study is to investigate how various variables contribute to the growth of children between 0-24  months old in Sleman Regency. This study was a non-experimental correlational design which was conducted on 272 children aged 0-24 months, selected using the purposive stratified random sampling technique from 21 hamlets in two districts (Sleman and Moyudan. The multilevel analysis of children’s growth of was carried out using the Stata-10 program and the path analysis using the Amos-8 program. The results show  that there is a significant

  19. PENGEMBANGAN METODE SINTESIS FURFURAL BERBAHAN DASAR CAMPURAN LIMBAH PERTANIAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PRINSIP GREEN CHEMISTRY (Development Of Synthesis Method Of Furfural From Compost Heap Mixture To Reach Out Green Chemistry Principles

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mitarlis Mitarlis

    2011-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian pengembangan metode sintesis furfural dengan bahan dasar campuran limbah pertanian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan waktu pemanasan dan konsentrasi asam optimum serta mewujudkan prinsip green chemistry. Dalam penelitian ini digunakan campuran limbah pertanian ampas tebu, limbah daun nanas dan limbah tanaman jagung dengan perbandingan 1:1:1. Proses sintesis melalui tahap hidrolisis pentosan, dehidrasi, dan siklodehidrasi untuk membentuk furfural dengan menggunakan alat refluks termodifkasi. Identifikasi furfural menggunakan uji warna dengan anilin asetat, uji indeks bias, spektrofotometer UV-Vis, dan IR, serta GC. Analisis pemenuhan prinsip green chemistry menggunakan daftar ceck 12 prinsip green chemstry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Waktu pemanasan dan konsentrasi asam sulfat optimum pada pembuatan furfural dari campuran limbah pertanian adalah 5 jam dan konsentrasi asam sulfat 10% (1,876 M dengan rendemen sebesar 5,58%. Metode sintesis furfural yang dikembangkan dapat memenuhi 11 dari 12 prinsip green chemistry yang telah ditetapkan. ABSTRACT The study of developing furfural synthesis method  from  compost heap mixture had been done to determine  optimum condition for this process and  to reach out the green chemistry principles. In this research, the compost heap mixture is from three kinds of compost heap (bagasse, pineapple leaf, waste of corn plant with same amount (1:1:1. The steps of furfural production process are hydrolysis of pentose by sulfuric acid, dehydration, and cyclodehydration to form furfural. It was produced by using a modification reflux apparatus. Identify of furfural product by  using qualitative analysis color test with aniline acetate, refractive index test, UV-Vis,  IR spectrophotometer, and GC. Green chemistry principles are analyzed by using check list of 12 principles of green chemistry.  Based on this research was obtained that the optimum concentration of sulfuric acid is

  20. KANDUNGAN KADMIUM (Cd PADA TANAH DAN CACING TANAH DI TPAS PIYUNGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Cadmium (Cd Content in Soil and Earthworms in Piyungan Controlled Landfill Municipal Waste Disposal, Bantul Yogyakarta Special District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heny Mayasari Setyoningrum

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Analisis kandungan logam berat cadmium (Cd pada tanah dan cacing tanah telah dilakukan di TPAS Piyungan Bantul untuk mengetahui tingkat pencemaran Cd dalam tanah. Penelitian dibagi menjadi penelitian di lapangan yang meliputi pengambilan sampel tanah-cacing tanah dan pengukuran parameter lingkungan, serta penelitian di laboratorium yang meliputi analisis kandungan kadmium, bahan organik dan tekstur tanah. Tingkat pencemaran kadmium ditentukan menggunakan Indeks Kontaminasi-Polusi. Hasil penelitian memperlihatkan kandungan kadmium pada tanah di TPAS Piyungan antara tidak terdeteksi (< 0.01 – 0.47 ppm. Kandungan kadmium di TPAS Piyungan lebih rendah dibandingkan jumlah maksimum kadmium yang diperbolehkan di tanah dan khusus untuk zona III dan zona I titik sampling 1 dan 2 lebih tinggi dari standar kandungan kadmium pada tanah yang bebas polusi, sedangkan kandungan kadmium pada tanah kontrol lebih rendah dibandingkan kandungan kadmium secara umum pada tanah bebas polusi tersebut. Kandungan kadmium dalam tanah di lokasi TPAS tidak selalu lebih tinggi bila dibanding kontrol. Cacing tanah mengandung kadmium antara 0.35 – 0.45 ppm, kandungan kadmium dalam cacing tanah di beberapa lokasi TPAS lebih rendah dibanding kontrol. Tingkat pencemaran kadmium di TPAS Piyungan berada pada tingkat kontaminasi sangat ringan hingga kontaminasi sangat berat. Lokasi TPAS yang masih aktif digunakan memiliki tingkat kontaminasi lebih tinggi bila dibanding lokasi lain. Rasio kadmium pada tanah dan cacing tanah di TPAS Piyungan adalah 0.13 : 1.75.   ABSTRACT Cadmium (Cd analysis has been done at Piyungan TPAS (Piyungan TPAS, stands for Tempat Pembuangan Akhir Sampah for knowing the level of Cd contamination insoil. The research was divided into in-sites study, which consisted of soil and earthworms sampling, and soil environmental factors measurement, and laboratory analysis, which consisted of cadmium content, organic compounds and soil textures analysis

  1. PEMODELAN B-SPLINE DAN MARS PADA NILAI UJIAN MASUK TERHADAP IPK MAHASISWA JURUSAN DISAIN KOMUNIKASI VISUAL UK. PETRA SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Budiantara

    2006-01-01

    adalah mendapatkan model terbaik mengenai nilai ujian masuk terhadap nilai IPK (Indek Prestasi Kumulatif mahasiswa jurusan Disain Komunikasi Visual tahun 1999 di Universitas Kristen Petra Surabaya dengan analisis regresi, baik parametrik maupun nonparametrik. Pendekatan regresi parametrik menggunakan regresi linear sederhana, kuadratik dan kubik, sedangkan regresi nonparametrik digunakan B-Spline dan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS. Secara keseluruhan, model terbaik dipilih berdasarkan koefisien determinasi terbesar. Namun demikian untuk MARS, model terbaik dipilih berdasarkan pada GCV, minimum MSA dan koefisien determinasi terbesar. Kata kunci: regresi nonparametrik, B-Spline, MARS, koefisien determinasi.

  2. Identification of Water Quality Significant Parameter with Two Transformation/Standardization Methods on Principal Component Analysis and Scilab Software

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jovan Putranda

    2016-09-01

    Full Text Available Water quality monitoring is prone to encounter error on its recording or measuring process. The monitoring on river water quality not only aims to recognize the water quality dynamic, but also to evaluate the data to create river management policy and water pollution in order to maintain the continuity of human health or sanitation requirement, and biodiversity preservation. Evaluation on water quality monitoring needs to be started by identifying the important water quality parameter. This research objected to identify the significant parameters by using two transformation or standardization methods on water quality data, which are the river Water Quality Index, WQI (Indeks Kualitas Air, Sungai, IKAs transformation or standardization method and transformation or standardization method with mean 0 and variance 1; so that the variability of water quality parameters could be aggregated with one another. Both of the methods were applied on the water quality monitoring data which its validity and reliability have been tested. The PCA, Principal Component Analysis (Analisa Komponen Utama, AKU, with the help of Scilab software, has been used to process the secondary data on water quality parameters of Gadjah Wong river in 2004-2013, with its validity and reliability has been tested. The Scilab result was cross examined with the result from the Excel-based Biplot Add In software. The research result showed that only 18 from total 35 water quality parameters that have passable data quality. The two transformation or standardization data methods gave different significant parameter type and amount result. On the transformation or standardization mean 0 variances 1, there were water quality significant parameter dynamic to mean concentration of each water quality parameters, which are TDS, SO4, EC, TSS, NO3N, COD, BOD5, Grease Oil and NH3N. On the river WQI transformation or standardization, the water quality significant parameter showed the level of

  3. ANALISIS PERKEMBANGAN WILAYAH, PEMUSATAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN HUTAN DAN KAITANNYA DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MERAPI (The Analysis of Area Development, Change Decentralization, Forest Use, and Their Relationship with Social

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiaji Setiaji

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Dinamika wilayah desa tercermin dari perubahan terus menerus yang berkaitan dengan berbagai faktor lingkungan hidup.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan dan dinamika perubahan penggunaan lahan, pemusatan dan pertumbuhan penggunaan lahan, serta dampak sosial budaya masyarakat petani hutan rakyat di Kecamatan Cangkringan. Metode yang digunakan analisis loqation quotient (LQ, skalogram, korelasi, observasi, dan kuisioner. Hubungan LQ dengan indeks perkembangan desa (IPD menggunakan analisis korelasi, dengan parameter nilai LQ, jumlah sarana prasarana, jumlah penduduk, serta nilai IPD. Berdasar nilai IPD, kelurahan yang mempunyai nilai IPD tertinggi adalah Argomulyo (72,952, nilai IPD sedang adalah Umbulharjo (50,971, Kepuharjo (48,781, Wukirsari (40,695 dan Glagaharjo (36,599, sedangkan kelurahan dengan nilai IPD terendah tidak ada. Berdasar hirarki wilayah dan nilai IPD tahun 2011 kelurahan di dataran bagian atas umumnya mempunyai hirarki yang lebih rendah. Hanya variabel IPD yang signifikan berpengaruh terhadap LQ pemukiman. Budaya, regulasi, dan kesepakatan masyarakat menjadi modal sosial untuk menangani perubahan. ABSTRACT The dynamics of rural areas is reflected in the continuous changes associated with various environmental factors. The purpose of this research is to identify the changes and the dynamics of land use changes, the centralization and the growth in land use, as well as the social and cultural impacts of community forest farmers in Cangkringan. The method used in the analysis stage was Loqation Quotient (LQ, schallogram, correlation, observation, and questionnaires. The relationship LQ with rural development index (IPD used correlation analysis, with parameter values LQ, the amount of infrastructure, population, and the value of IPD. Based on the IPD value, villages that had the highest IPD value was Argomulyo (72.952, the average IPD value was Umbulharjo (50.971, Kepuharjo (48.781, Wukirsari (40.695, and

  4. OPTIMASI JUMLAH RUMPON, UNIT ARMADA DAN MUSIM PENANGKAPAN PERIKANAN TUNA DI PERAIRAN PRIGI, JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erfind Nurdin

    2016-05-01

    Full Text Available Sebagai alat bantu penangkapan ikan, rumpon berfungsi untuk menarik kelompok ikan agar berkumpul di sekitarnya. Dalam jangka pendek rumpon dapat meningkatkan produksi hasil tangkapan, efisiensi dan efektivitas operasi penangkapan ikan. Namun rumpon juga dapat berdampak negatif terhadap keberlajutan stok sumberdaya. Penelitian ini dilakukan di PPN Prigi, Jawa Timur, dengan tujuan untuk mengkaji status pemanfaatan perikanan tuna, optimasi jumlah unit armada dan rumpon serta musim penangkapan ikan.  Beberapa analisis yang digunakan antara lain linear goal programming (LGP, fishing power indeks (FPI, catch per unit of effort (CPUE, maximum sustainable yield (MSY, dan untuk mengetahui pola musim tangkap menggunakan Metode Persentase Rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan terdapat indikasi pemanfaatan perikanan tuna yang berlebih pada tingkat pengupayaan yang melampaui batas maksimum (MSY = 2334,9 ton/tahun.  Jumlah optimum untuk armada jaring insang sebanyak 43 unit, pancing tonda 63 unit dan rumpon 33 unit pada luasan area penelitian 8.940 km². Musim tangkap berlangsung pada Bulan Juni sampai Desember dengan puncak musim di bulan Juli.    Fish Aggregating Device (FADs has a function to attract and aggregate fish schooling. In short term, the advantage of FADs used is to increase the efficiency and effectiveness of fishing operations and the fish caught by the fishers; however FADs might also result a negative impact on the sustainability of fish stock.This study was conducted in fishing area of Prigi National Fishing Port, East Java. The objective of this study is to investigate the tuna fisheries status, optimization number of fishing units and number of FADs. Some analysis methods applied in this study were linear goal programming (LGP, fishing power index (FPI, catch per unit of effort (CPUE, maximum sustainable yield (MSY, and analysis of fishing season using the Average Percentage Methods. The results showed that the tuna fisheries in

  5. ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Susanto

    2015-04-01

    Analisis Kerja PAD, yang merupakan pengukuran saham dan pertumbuhan, sehingga diklasifikasikan hasilnya dengan pemetaan kemampuan keuangan daerah berdasarkan metode kuadran. Penelitian ini menarik beberapa kesimpulan yaitu: (1 secara umum, kontribusi PAD (share terhadap total pendapatan daerah Propinsi NTB TA 2003-2007 rendah, meskipun pertumbuhan PAD yang tinggi; (2 didasarkan pada pengukuran Kemampuan Index Keuangan (IKK, Propinsi NTB berada di indeks skala 0541. Selain itu, klasifikasi berdasarkan tingkat kriteria kemampuan keuangan daerah, kemampuan keuangan daerah di Propinsi NTB pada 2003-2007 adalah propinsi dengan kemampuan finansial yang tinggi. Ada beberapa saran yang dapat ditawarkan kepada Pemerintah Propinsi NTB; pertama, meningkatkan pangsa PAD di Propinsi NTB melalui penggalian potensi sumber PAD. Kedua, menyangkut dengan efisiensi biaya daerah, mengingat proporsi pencapaian PAD ini cukup kecil dibandingkan dengan alokasi biaya daerah

  6. KAJIAN EFEK MULTIPLIER PRODUK UNGGULAN BERBASIS KLUSTER UKM PENGOLAHAN IKAN ASAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmar Ardhi Hidayat

    2015-05-01

    Full Text Available The purpose of this research are to analyze scale of production of leading commodities and multiplier effect of cultivation and smoked fish in Wonosari, Bonang Demak. This research applies census method in collecting data from all business unit which identified as leading commodities in Wirosari Village, Bonang, Demak Regency. Regarding survey conducted, there are 18 catfish breeders and 49 smoked fish small business used as respondent. Primary data used in this research are rate of production in basis goods, land area, capital, raw materials, manpower, and income multiplier. To support empirical discussion, tools of analysis used in this research are descriptive statistics and income multiplier. Results of this research are primary commodities in Wonosari Village are smoked fish and fresh cat fish. Total production of smoked fish reaches 6.4 Ton each day for with type of smoked fish such as river cat fish, tongkol, sting-ray, cat fish, and other river fish. Meanwhile total production of catfish breeding reaches 105 Ton in first harvest after 2-3 months. Based on that number, smoked fish business promise higher profit than profits catfish breeding. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi dan efek multiplier produk unggulan budidaya dan pengasapan ikan di Desa Wonosari, Bonang Kabupaten Demak. Penelitian mengunakan metode sensus dengan mencari data dari semua unit usaha yang merupakan produk unggulan di Desa Wirosari, Bonang Kecamatan Demak. Responden yang diperoleh sejumlah 18 pembudidaya ikan dan 49 usaha pengasapan ikan. Data primer yang akan digunakan yaitu data jumlah produksi komoditas unggulan, luas lahan, jumlah modal, bahan baku, tenaga kerja, dan multiplier pendapatan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, dan indeks multiplier pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan Desa Wonosari Kecamatan Bonang Kabupaten Demak adalah Ikan Asap dan Budidaya Ikan Lele

  7. UJI IRITASI DAN AKTIVITAS PERTUMBUHAN RAMBUT TIKUS PUTIH: EFEK SEDIAAN GEL APIGENIN DAN PERASAN HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Sri Kuncari

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPerasan seledri (Apium graveolens L. biasa dipergunakan untuk memacu pertumbuhan rambut. Salah satu senyawa utama yang terkandung di dalam seledri adalah apigenin. Penelitian ini membahas tentang pengaruh pemakaian gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri sebagai penumbuh rambut, meliputi uji iritasi dan aktivitas pertumbuhan rambut pada tikus putih jantan galur Spraque-Dawley. Uji iritasi menggunakan metode Kamkaen dan Rao, sedangkan uji aktivitas penumbuh rambut menggunakan metode Hattori-Ogawa dan Suzuki-Hamada. Berdasarkan indeks iritasi primer, semua formulasi gel tidak potensial menyebabkan iritasi pada kulit tikus putih (p>0,05. Gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri menunjukkan aktivitas lebih baik dalam memacu pertumbuhan rambut (p<0,05 dibandingkan kontrol tanpa perlakuan. Apigenin menunjukkan aktivitas lebih baik (p<0,05 dalam meningkatkan ketebalan rambut dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Namun perlakuan perasan herba seledri tidak nyata (p>0,05 meningkatkan ketebalan rambut. Dapat disimpulkan bahwa gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada tikus putih dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Kata kunci : seledri, apigenin, gel, iritasi kulit, penumbuh rambutAbstractCelery (Apium graveolens L. juice is widely used for promoting hair growth. One of the main compounds in celery is apigenin. This research discusses about the effect of gel containing apigenin and celery juice application as hair growth in term of skin irritation and its hair growth activity on Spraque-Dawley male mice. The irritation test was Kamkaen and Rao methods, while hair growth activity was HattoriOgawa and Suzuki-Hamada methods. Based on primary index irritation, all of the gel formulations did not signifiantly potential in resulting skin irritation on the mice (p>0,05. Gel containing apigenin andcelery juice showed better activity in promoting hair growth (p<0,05 than

  8. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2018-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Alat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%. Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara. ABSTRACT An instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  9. KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN APOTEK DAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN YANG BERLAKU (STUDI KASUS DI KOTA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Roza Yulia

    2016-09-01

    menganalisis tingkat kepuasaan dan harapan konsumen serta prioritas perbaikan atribut pada dimensi pelayanan apotek di Kota Depok Selanjutnya, untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen di Kota Depok terhadap standar pelayanan kefarmasian di apotek, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Metode analisi dalam penelitian ini menggunakan analisis gap berdasarkan konsep Service quality (Servqual, Indeks Kepuasan Pelanggan (Costumer Satisfaction Index/CSI dan Importance Performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan untuk kualitas pelayanan apotek di Kota Depok adalah dalam kategori 'cukup' tapi masih di bawah kategori 'puas'. Sementara atribut pelayanan yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah: kehadiran apoteker di apotek, kelengkapan obat, dan tanggapan dari petugas apotek atas pertanyaan konsumen mengenai obat-obatan yang mereka dapatkan. Di sisi lain, pengetahuan responden tentang pelayanan kefarmasian di apotek yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah masih kurang.Kata kunci: apotek, kepuasan konsumen, pelayanan kefarmasian, servqual, IPA

  10. Follow-up of Impaired Glucose Tolerance Basic Health Survey 2007 in Jakarta in 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurentia Mihardja

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAKLatar Belakang:Toleransi Glukosa Terganggu (TGT atau Pre Diabetes merupakan keadaan yang belum termasuk kategori diabetes tetapi glukosa darah lebih tinggi dari normal. TGT merupakan faktor risiko terjadinya diabetes mellitus (DM, penyakit jantung koroner, stroke. Metode: Dilakukan penelitian follow up responden TGT Riskesdas 2007 pada tahun 2009 untuk mengetahui status hiperglikemianya apakah telah menjadi DM, tetap TGT atau Normal. Hasil:Didapatkan setelah 2 tahun 7,2% telah menjadi DM, 47,8% tetap TGT, 4,3% berubah menjadi gangguan glukosa puasa dan 40,7% menjadi normal toleransi glukosa. Kebiasaan perilaku, keadaan biologis seperti indeks massa tubuh, obesitas sentral, dislipidemia tidak berbeda signifikan antara tahun 2009 dibandingkan 2007. Dari analisis didapatkan pada kelompok TGT yang menjadi DM lingkar pinggang meningkat tapi tidak signifikan dan Homa IR (resistensi insulin lebih tinggi (p < 0,05 dibandingkan kelompok lainnya. Saran:Disarankan agar pembuat program melakukan intervensi pada kelompok TGT agar tidak menjadi DM dan mencegah timbulnya komplikasi penyakit degeneratif.Kata kunci: Toleransi Glukosa Terganggu, obesitas sentral, DKI JakartaABSTRACTBackground: Impaired glucose tolerance (IGT or pre diabetes is not categorized as diabetes yet but blood glucose level is more than normal. IGT is the risk factor for diabetes mellitus, coronary disease and stroke. Methods: In 2009, a cross-sectional study was conducted in DKI Jakarta to follow up 78 subjects identified as IGT in Basic Health Survey (Riskesdas 2007. It aimed to assess the hyperglycemia status of the IGT subjects, whether developing into diabetes mellitus or becoming normal glucose tolerance or just remained IGT. Results: We found over two years for IGT subjects, 7.2% progressed to diabetes mellitus, 47.8% remained impaired glucose tolerance, 4.3% changed to impaired fasting glucose and 40.7% reverted to normal glucose tolerance. Life style and biological factors

  11. Pengaruh Kerapatan Vegetasi Penutup Lahan terhadap Karakteristik Resesi Hidrograf pada Beberapa Subdas di Propinsi Jawa Tengah Dan Propinsi DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bokiraiya Latuamury

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi DIY, dilatarbelakangi oleh penurunan daya dukung lingkungan seperti rusaknya kawasan hutan dan berkurangnya luas tutupan lahan hutan, yang dapat mempengaruhi perilaku aliran air. Dengan adanya perubahan tutupan lahan akan berdampak pada berubahnya sifat-sifat hidrologi seperti koefisien aliran, debit dan karakteristik hidrograf aliran. Indikator kerusakan hutan dapat dilihat dari karakteristik hidrograf. Evaluasi respon DAS berupa hidrograf aliran akibat adanya perubahan penutup lahan menjadi sangat penting untuk dianalisis karena merupakan tolok ukur dalam setiap penentuan kebijakan terkait dengan penanganan banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1. mengkaji karakteristik kerapatan vegetasi penutup lahan dan keterkaitannya dalam ekosistem DAS, (2. mengkaji karakteristik aliran dasar (koefisien resesi  pada beberapa sub-DAS tersebut, dan (3. menganalisis pengaruh kerapatan vegetasi penutup lahan terhadap karakteristik hidrograf aliran khususnya aliran dasar pada sub DAS yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei data sekunder pada rekaman data AWLR/SPAS untuk analisis resesi hidrograf dan koefisien resesi (Krb, dan interpretasi citra Landsat ETM+ untuk transformasi indeks vegetasi NDVI dikorelasikasi dengan data kerapatan vegetasi untuk mempresentasikan karakteristik kerapatan vegetasi. Selanjutnya hasil transformasi indeks vegetasi NDVI kemudian diujikorelasikan dengan karakteristik resesi (koefisien resesi untuk menganalisis pengaruh kerapatan vegetasi penutup lahan terhadap karakteristik resesi hidrograf. Hasil uji statistik NDVI dengan koefisien resesi menunjukkan terdapatnya korelasi antara nilai NDVI dan koefisien resesi pada R2 = 0,1427, F = 2.17 tidak berpengaruh nyata pada taraf signifikan 1% sebesar 0.1646 (lampiran 1.2b. Analisis korelasi antara variabel independen (NDVI penutup lahan dengan variabel

  12. ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI DAN POLA PERTUMBUHAN IKAN UCENG (Nemacheilus fasciatus DALAM PEMELIHARAAN DI AKUARIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vitas Atmadi Prakoso

    2017-12-01

    Full Text Available Ikan uceng (Nemacheilus fasciatus merupakan salah satu spesies ikan air tawar di Indonesia dengan nilai ekonomi cukup tinggi yang ketersediaannya masih mengandalkan penangkapan di alam, sehingga diperlukan upaya domestikasi untuk menjaga kelestariannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengamati biologi reproduksi dan pola pertumbuhan ikan uceng di lingkungan buatan (akuarium. Ikan uceng hasil tangkapan alam dari Sungai Progo, Temanggung, Jawa Tengah (panjang total 5,55 ± 0,53 cm; bobot 2,49 ± 0,24 g diadaptasikan selama 12 bulan di akuarium (40 cm × 30 cm × 30 cm dengan sistem air mengalir yang dilengkapi dengan aerator. Ikan uceng diberi Tubifex, hingga sampai akhirnya dapat beradaptasi dengan pakan komersial. Pakan komersial yang diberikan yaitu sebesar 3% per hari dari biomassa tubuh dengan frekuensi dua kali sehari. Data biologi reproduksi diperoleh melalui koleksi data panjang total, bobot badan, bobot gonad, fekunditas, diameter telur, dan indeks kematangan gonad. Data pola pertumbuhan diperoleh dengan koleksi data panjang, bobot, dan sintasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk betina yang gonadnya berkembang mempunyai warna bintik hitam yang jelas, sebaliknya induk jantan warna bintik hitam memudar. Indeks kematangan gonad (IKG yang diamati pada ikan uceng setelah 12 bulan pemeliharaan yaitu berkisar antara 0,007-0,027 pada jantan dan 0,13-0,25 pada betina. Kisaran diameter telur yang diamati yaitu berkisar antara 0,61-0,68 mm, dengan fekunditas 680-4.198 butir. Sedangkan pola pertumbuhannya menunjukkan bahwa ikan uceng betina dan jantan memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b= 2,739 pada betina; b= 2,895 pada jantan. Nilai faktor kondisi Fulton (K pada ikan uceng yang diamati yaitu 0,44-1,07 (rata-rata ± SD: 0,70 ± 0,11 pada betina dan 0,37-0,72 (rata-rata ± SD: 0,60 ± 0,06 pada jantan. Dari pengamatan ini ditemukan bahwa proses perkembangan kematangan gonad ikan uceng di akuarium lebih lambat dibandingkan

  13. Pneumonia pada Anak Balita di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Anwar

    2014-05-01

    Full Text Available Pneumonia adalah penyakit infeksi yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2007 melaporkan bahwa kematian balita di Indonesia mencapai 15,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinan terjadinya pneumonia pada balita di Indonesia. Desain penelitian ini adalah potong lintang dengan menggunakan data Riskesdas 2013. Kriteria sampel adalah balita (0 – 59 bulan yang menjadi responden Riskesdas 2013. Variabel dependen adalah kejadian pneumonia balita, sedangkan variabel independennya adalah karakteristik individu, lingkungan fisik rumah, perilaku penggunaan bahan bakar, dan kebiasaan merokok. Penetapan kejadian pneumonia berdasarkan hasil wawancara, dengan batasan operasional diagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan dan/atau dengan gejala pneumonia dalam periode 12 bulan terakhir. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 82.666 orang. Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling berperan dalam kejadian pneumonia balita adalah jenis kelamin balita (OR = 1,10; 95% CI = 1,02 - 1,18, tipe tempat tinggal (OR = 1,15; 95% CI = 1,06 – 1,25, pendidikan ibu (OR = 1,20; 95% CI = 1,11 – 1,30, tingkat ekonomi keluarga/kuintil indeks kepemilikan (OR = 1,19; 95% CI = 1,10 – 1,30, pemisahan dapur dari ruangan lain (OR = 1,19; 95% CI = 1,05 – 1,34, keberadan/kebiasaan membuka jendela kamar (OR = 1,17; 95% CI = 1,04 – 1,31, dan ventilasi kamar yang cukup (OR = 1,16; 95% CI = 1,04 – 1,30. Disimpulkan bahwa faktor sosial, demografi, ekonomi dan kondisi lingkungan fisik rumah secara bersama-sama berperan terhadap kejadian pneumonia pada balita di Indonesia. Pneumonia is an infectious disease which is a major cause of mortality in children under five years of age in the world. National Basic Health Research 2007 reported that infant mortality in Indonesia has reached 15.5%. The objective of the study was to identify the determinant factors related to the incidence of

  14. Korelasi pengukuran antropometri dengan tekanan darah dan angiotensinogen plasma pada dewasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desmawati Desmawati

    2014-12-01

    Full Text Available Prevalensiobesitas makin lama makin meningkat. Obesitas berhubungan dengan peningkatankadar angiotensinogen (AGT plasma dan tekanan darah. Salah satu pengukuran statusgizi dengan antropometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pengukuranantropometri dengan tekanan darah dan kadar AGT plasma pada orang dewasa etnikMinangkabau.Sebanyak 75 subyek berusia 35 - 54 tahun di Padang diambil secara random. Seluruh subyekdiwawacara untuk mengetahui karakteristik dan tingkat aktivitas fisik. Pengukuran persentaselemak tubuh dan antropometri ( indeks massa tubuh /lMT dan lingkar pinggang / LP, tekanandarah dan pemriksaan kadar AGT plasma juga dilakukan. Data dianalisis menggunakan ujikorelasi.Rata - rata IMT subyek adalah 26.297 t 4.03 kglm2. Sebanyak 92.1% subyek mempunyai LPlebih besar dari normal. Rata-rata tekanan darah sistolik adalah 145.47 r 19.40 dan tekanandarah diastolik 87.33 t 8.75 mmHg. Rerata kadarAGTplasma adalah 79.4d0 xfi.Ag ng/mL.tidak terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan tekanan darah dan terdapat korelasiyang lemah dengan kadarAGT plasma (r=0.291, p=0.011. LP mempunyai korelasi lemahdengan tekanan darah sistolik (r=0.298, p=0.009, dengan TDD (r=0.298, p=6.999, dan jugadengan kadar AGT plasm a (r=0.347 , p=0.002.These result show a moderate correlation between BMI with plasma AGT levels in adultMinangkabau ethnic group. There is also a weak correlation between WC with BP and plasmaAGT levels.AbstrackPrevalence of obesity increased and related with increased of pasma angiotensinogen (AGTlevels and blood pressure. This study aimed to determine the correlation of antropometric withblood pressure (BP and plasma AGT levels in adult Minangkabau ethnic.Seventy five adult, 35-54 years old, in Padang were enrolled randomely. All subjects wereinterviewed to determine the characteristics and physicai activity. Body fat percentagemeasurement, anthropometric (body mass inde/BMl and wrist circumference/ WC, bloodpressure and

  15. ANALISIS SPASIAL DAN TEMPORAL DATA LIGHTNING DETECTOR TAHUN 2009-2015 DI STASIUN GEOFISIKA SANGLAH DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Dedy Pratama

    2017-10-01

    Full Text Available Tahun 2016 dicanangkan sebagai Tahun Data BMKG. Pengamatan kelistrikan udara dengan Lightning Detector di Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar sejak bulan Agustus 2008 telah memiliki data yang banyak. Untuk jangka panjang, data tersebut dapat digunakan untuk mengetahui pola sambaran petir wilayah Bali baik secara spasial maupun temporal. Jumlah data yang cukup banyak perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui pola sambaran petir yang terekam oleh sensor dan membuat perbandingan dengan citra satelit. Data yang digunakan adalah hasil rekaman petir Cloud to Groud (CG. Data petir CG digunakan karena sambaran petir CG merupakan sambaran petir yang berdampak langsung pada kehidupan manusia. Pemetaan spasial baik dalam penentuan lokasi sambaran CG pada klaim asuransi dan kejadian Mesoscale Convective System (MCS pada daerah stratiform dari data citra satelit Multifunctional Transport Satellites (MTSAT dan National Oceanic and Atmospheric Administrastion (NOAA. Dari hasil pemetaan spasial menunjukan bahwa sebagian besar sambaran petir terkonsentrasi pada radius sekitar 50 km dari sensor. Untuk grafik temporal menunjukan bahwa pada musim penghujan grafik petir menunjukan pola semidiurnal dengan dua puncak pada sore hari dan dinihari. Ketika musim peralihan grafik puncak sambaran petir pada dinihari melemah sehingga tampak pola satu puncak diurnal. Sedangkan pada musim kemarau grafik sambaran petir menunjukan pola acak. Fenomena cuaca skala menengah seperti siklon tropis dan perubahan Indeks Nino 3.4 sangat berpengaruh terhadap aktivitas sambaran petir di wilayah Bali. The year 2016 was declared as the Year of Data BMKG. Since August 2008, observations the air electricity using Lightning Detector Sanglah Denpasar Geophysics Station have had a lot of data. For the long term, these data can be used to determine the pattern of lightning strikes on Bali region both spatially and temporally. The amount of data is pretty much needs to be done further

  16. Profil jaringan lunak wajah kasus borderline maloklusi klas I pada perawatan ortodonti dengan dan tanpa pencabutan gigi (Facial soft tissue profile on borderline class I malocclusion in orthodontic treatment with or without teeth extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pinandi Sri Pudyani

    2013-12-01

    tanpa pencabutan masih menjadi kontroversi, terutama pada kasus borderline, sehingga diperlukan lebih banyak data dan informasi untuk menetapkan rencana perawatan yang tepat agar didapatkan hasil perawatan optimal. Tujuan: Studi ini bertujuan meneliti perubahan profil jaringan lunak wajah sesudah perawatan ortodonti dengan pencabutan dan tanpa pencabutan. Metode: Pengukuran dilakukan pada 28 sefalogram lateral yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu 13 sefalogram lateral untuk kasus dengan pencabutan gigi dan 15 sefalogram lateral untuk kasus tanpa pencabutan gigi. Kriteria subjek penelitian adalah maloklusi klas I yang dirawat dengan teknik straightwire, hubungan skeletal klas I, berusia 18–30 tahun, overjet normal antara 2–4 mm, diskrepansi panjang lengkung antara 2,5–5 mm, Indeks Fossa Canina (IFC antara 37%-44%, tidak menggunakan alat ekstraoral, dan perawatan dengan pencabutan 4 premolar kedua atau tanpa pencabutan. Pada tiap sefalogram dilakukan pengukuran sudut nasolabial, sudut labiomental, dan pengukuran linier posisi bibir atas dan bawah terhadap garis E Ricketts sebelum dan sesudah perawatan ortodonti. Hasil: Pada kelompok pencabutan terdapat perubahan posisi bibir atas dan bawah terhadap garis E Ricketts (p<0,05, namun tidak terdapat perubahan sudut nasolabial dan sudut labiomental (p>0,05. Pada kelompok tanpa pencabutan tidak terdapat perubahan pada sudut nasolabial, sudut labiomental, dan posisi bibir (p>0,05. Terdapat perbedaan sudut nasolabial, sudut labiomental, dan posisi bibir antara kelompok dengan pencabutan dan tanpa pencabutan sesudah perawatan ortodonti (p<0,05. Simpulan: Profil jaringan lunak wajah kelompok yang dirawat dengan pencabutan gigi menjadi lebih retrusi daripada profil jaringan lunak wajah kelompok yang dirawat tanpa pencabutan.

  17. Inhibition of dental plaque formation by toothpaste containing propolis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurin Aisyiyah Listyasari

    2012-12-01

    pembentukan membran bakteri Streptococcus mutans yang berperan pada pembentukan plak gigi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pasta gigi dengan kandungan propolis terhadap pembentukan plak gigi. Metode: Menggunakan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Hidayatullah Yayasan Al-Burhan, Gedawang, Semarang, sebanyak 30 santri dibagi dalam dua kelompok secara acak yaitu kelompok kontrol diberikan pasta gigi tanpa kandungan propolis dan kelompok perlakuan diberikan pasta gigi dengan kandungan propolis. Plak diukur dengan menggunakan indeks plak menurut Sillness and Loe sesudah menggunakan pasta gigi dalam jangka waktu kurang lebih empat jam. Data diolah menggunakan program komputer dengan analisis statistik non parametrik Mann-Whitney dan taraf signifikansi diterima bila p < 0,05. Hasil: Analisis statistik non parametrik Mann-Whitney menghasilkan perbedaan rerata bermakna (p < 0,05 antara kelompok kontrol dan perlakuan sebesar 0,002. Nilai tengah skor plak pada kelompok kontrol sebesar 3,41 dan pada kelompok perlakuan sebesar 0,58. Kesimpulan: Penggunaan pasta gigi dengan kandungan propolis dapat menghambat pembentukan plak gigi.

  18. KUALITAS SOAL UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA PROGRAM IPA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Heri Sulistiawan

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas soal Ujian Sekolah Matematika program IPA dan kontribusi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah enam SMA Swasta Yayasan Katolik di Kota Yogyakarta. Sampel adalah lima SMA yang representatif dalam menggambarkan ciri populasi. Naskah soal ditelaah tiga orang ahli untuk analisis kualitas soal secara kualitatif. Jawaban siswa dianalisis secara Teori Tes Klasik dan Teori Respons Butir untuk mengetahui kualitas soal secara kuantitatif. Skor Ujian Sekolah dikorelasikan terhadap nilai Ujian Nasional untuk mengukur kontribusinya. Hasil penelitian: (1 kualitas soal secara kualitatif adalah sangat baik (satu SMA, baik (dua SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (2 secara kuantitatif menurut Teori Tes Klasik adalah cukup baik (satu SMA, kurang baik (tiga SMA, dan tidak baik (satu SMA, dengan reliabilitas Alpha termasuk reliabel; (3 secara kuantitatif menurut Teori Respons Butir adalah baik (tiga SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (4 Indeks konsistensi analisis butir soal termasuk cukup konsisten; (5 korelasi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional termasuk kategori besar; (6 berdasarkan telaah validitas isi perangkat, lebih dari 90% soal valid dan skor Ujian Sekolah valid/akurat dalam memprediksi hasil Ujian Nasional. Kata kunci: kualitas soal, ujian sekolah, matematika, ujian nasional   THE QUALITY OF MATHEMATICS SCHOOL EXAMINATION OF SCIENCE MAJOR AND ITS CONTRIBUTION TO THE RESULT OF NATIONAL EXAMINATION Abstract The purpose of this research is to describe the quality of Mathematics School Examination of Science Major and the contribution of School Examination scores to the result of National Examination. This research is a descriptive explorative research with survey approach. The population in this research are six Senior High Schools in

  19. Sustainable River Water Quality Management in Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Al-Mamun

    2013-04-01

    , kualiti air di pedalaman Malaysia (terutama sungai semakin merosot. Kebanyakan sungai tercemar akibat pencemaran di punca sumber air dan pencemaran di bukan punca sumber air. Punca sumber air dipantau dan dikawal oleh Jabatan Alam Sekitar (JAS, tetapi sejumlah besar pencemaran adalah sisa yang tidak dirawat dan air larian ribut. Walau bagaimanapun, ia tidak terlambat untuk mengambil beberapa langkah berani untuk mengawal pencemaran di punca sumber air dan sisa tidak dirawat kerana langkah ini memainkan peranan penting bagi kebersihan sungai. Kertas kerja ini mengkaji prosedur dan garis panduan sedia ada berkaitan perlindungan kualiti air sungai di Malaysia. Ada kemungkinan bahawa had kumbahan dan pelepasan efluen dalam Akta Kualiti Alam Sekitar (EQA boleh menimbulkan halangan terhadap mencapai kualiti air yang baik di dalam sungai seperti yang dikehendaki oleh Piawaian Kualiti Kebangsaan Air (NWQS. Sebagai contoh, Ammoniakal Nitrogen (NH3-N dikenal pasti sebagai salah satu bahan pencemar utama yang menyebabkan banyak sungai tercemar tetapi ia tidak dianggap sebagai parameter pemantauan dalam EQA hingga peraturan baru diterbitkan pada tahun 2009. Yang menghairankan, peraturan baru menetapkan had efluen perindustrian dan kumbahan dibenarkan pada kepekatan NH3-N yang agak tinggi (5 mg / l, dan ini mungkin menyebabkan nilai Indeks Kualiti Air (WQI sungai rendah. Persekitaran air adalah sistem dinamik. Menjalankan semakan berkala mengenai syarat pemantauan, mengesan bahan pencemaran di dalam kumbahan, efluen dan aliran, dan semakan piawaian kualiti air yang wajar adalah perlu bagi pengurusan sumber air lestari di negara ini. KEYWORDS:Environmental Quality Act (EQA; point source (PS; non-point source (NPS; sustainable uses; Water Quality Index (WQI

  20. Pemetaan Gerakan Literasi Digital di Lingkup Universitas Negeri Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Amelia Jordana

    2017-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Konten digital pada masa ini dapat diakses dengan mudah oleh beragam kalangan. Walau begitu, masih terdapat kesenjangan dalam penggunaan internet di kalangan masyarakat Indonesia. Hal itulah yang melatarbelakangi upaya berbagai pihak untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarat Indonesia. Penelitian ini mencoba untuk memetakan gerakan literasi digital yang dilakukan di lingkup Universitas Negeri Yogyakarta (UNY. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan data wawancara mendalam terhadap pelaku kegiatan dengan menggunakan instrumen dari Jaringan Pegiat Literasi Digital. Sejumlah lima belas kegiatan literasi digital di lingkup UNY dianalisis dan digolongkan kedalam enam pendekatan literasi media berdasarkan hasil indeks latar belakang, metode, dan praktek dari kegiatan tersebut. Dari hasil analisis, sejumlah satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Protectionism, empat kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Active Audience, tujuh kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Critical Analytical, satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Creative Media, dan dua kegiatan literasi lainnya tergolong dalam pendekatan gabungan. Satu kegiatan mengadopsi gabungan pendekatan Media Creative dan pendekatan Media Fun, sedangkan kegiatan lainnya mengadopsi gabungan antara pendekatan Critical Analytical dan Media Fun. Kesimpulan yang didapatkan yaitu pihak-pihak penyelenggara yang berkecimpung dalam dunia Ilmu Komunikasi cenderung lebih mengenal beragam variasi pendekatan. Sehingga, dalam program literasi digital yang diusungnya, pendekatan yang dibawa disesuaikan dengan target yang akan dituju. ABSTRACT In the age of digital world, anybody can easily access the digital content. However, there is still a gap within the internet usage amongst Indonesian people. This is exactly the reason behind the efforts of various communities in order to improve digital capabilities of Indonesian

  1. A Multilingual, Multicultural and Explanatory Music Education Dictionary for South Africa --- Using Wiegand's Metalexicography to Establish its Purposes, Functions and Nature

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Smit

    2012-09-01

    en verklarende opvoedkundige musiekwoordeboek vir Suid-Afrika te bepaal. Spesifieke tipes woordeboeke het spesifieke doelstellings. Vakwoordeboeke behoort die doelstelling te hê om inligting oor kennis in vakgebiede oor te dra. Hulle behoort ook kommunikasiekonflikte op te los. Die ware doelstellings van vakwoordeboeke is, volgens Wiegand, om óf linguistiese inligting oor terme oor te dra, óf ensiklopediese inligting, of albei. Die behoeftes van die gebruikers moet in ag geneem word wanneer die funksies van 'n woordeboek bepaal word. Wanneer nagedink word oor die funksies van 'n woordeboek wat musiekterme uit Suid-Afrika bevat, moet ook sosiale faktore in die Suid-Afrikaanse musiekopvoeding in ag geneem word. Die beplande woordeboek sal 'n linguistiese en 'n kommunikatiewe funksie hê. Dit sal ook 'n kognitiewe en wetenskaplike funksie hê om in 'n opvoedkundige behoefte te voorsien. Wat die aard van die woordeboek betref, sal dit elemente van verskillende tipes woordeboeke moet bevat, soos verklarende woordeboeke, vertalende woordeboeke en aanleerderswoordeboeke. 'n Tematiese rangskikking sal gevolg word, aangevul deur 'n alfabetiese indeks. Twee weergawes van die woordeboek sal gepubliseer moet word, naamlik 'n meer akademiese weergawe vir spesialiste, met meer tipes inligting, en 'n meer populêre weergawe vir niespesialiste.

    Sleutelwoorde: multikulturele woordeboek; veeltalige woordeboek; verklarende woordeboek; vakwoordeboek; wiegand; doelstellings van woordeboeke; funksies van woordeboeke; ensiklopediese inligting; linguistiese inligting; woordeboekgebruik; protokolle; aanleerdersleksikografie

     

  2. KOMPOSISI JENIS,KEPADATANDANKEANEKARAGAMAN JUVENILIKANPADAPADANGLAMUNGUGUS PULAUPARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isa Nagib Edrus

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian tentang juvenil di padang lamun Pulau Pari pada bulan Juni 2009 bertujuan untukmengetahui komposisi jenis, kepadatan dan keanekaragaman juvenil ikan. Sampling dilakukan pada siang hari dengan menggunakan jaring arad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis ikan yang tertangkap terdiri dari 55 jenis yang berasal dari 42 marga dan 23 suku. Sebanyak 52 jenis (98% tergolong juvenil. Ikan dengan status penghuni tetap sebanyak 31 jenis, musiman 11 jenis, dan penghuni tidak tetap 14 jenis. Kelompok ikanmajor terdapat 34 jenis, kelompok ikan target 20 jenis dan kelompok ikan indikator 2 jenis. Kepadatan antar lokasi berkisar antara 0,05 - 0,34 indivdu/m2 dengan ratarata 0,2 individu/m2 atau setara dengan 2.000 ekor per ha. Indeks keanekaragaman (H berkisar antara 1,3 - 2,7. Jenis jenis yang mendominasi hasil tangkapan antara lain adalah Apogon margaritophorus, A.ceramensis, Acreichthys tomentosus, Halichoeres argus, Lethrinus harax, Papilloculiceps longiceps dan Cheilodepterus quinquelineatus. Tidak terdapat korelasi antara habitat (substrat, jenis, tutupan serta jumlah tegakan lamun/m2 terhadap pola keanekaragaman juvenil ikan. Oleh karena itu perlu sampling yang lebih intensif (siang dan malamhari, saat pasang dan surut, dan sampling di pulau-pulau lainnya yang terdapat di Kepulauan Seribu. This study conducted in the seagrass beds of Pari Islands in June 2009. The aims are to assess the fish juvenile resources in terms of species diversity, stocks, composition, predominant, and group status. Data were collected using an arad net for juvenile. A total of 56 species of fish juveniles belong to 42 genus and 24 families were collected from seagrass bed of Pari Island. Those were consisted of 52 species (98% that classified as juveniles. Among of them (31 species were resident fishes that use seagrass in their whole live, 11 species of seasonal/traveller fishes, and 14 species of non-resident fishes. From the total 55 species

  3. Enzimatik, asidik ve sulu ekstraksiyon metotları ile çiriş (Asphodelus aestivus Brot. yumrularının HPLC ile şeker kompozisyonları

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dr. Eyyüp KARAOĞUL

    2018-04-01

    Full Text Available Çalışmanın amacı çiriş otu (Asphodelus aestivus Brot. yumrularının ekstraksiyon verimlerini ve çözünebilir şeker kompozisyonlarını incelemektir. Çiriş yumrularının ekstraksiyon işlemleri; 150 µL, 300 µL ve 450 µL hacimlerinde Gluko-Amilaz, α-Amilaz ve eşit oranlarda α-Amilaz&Gluko-Amilaz enzim takviyeleri 60 dk, 90 dk, 120 dk ve 180 dk sürelerinde saf su ve 0,8 M ve 1,6 M konsantrasyonunda asetik ve sülfürik asit takviyeleri ile yapılmıştır. Bu yumrularda şeker kompozisyonlarının tespiti için yüksek performanslı sıvı kromatografisi ve refraktif-indeks dedektörü (HPLC-RID cihazı kullanılmıştır. Çiriş otu yumrularının ekstraksiyon verimleri gravimetrik yöntemle tespit edilmiştir. Çiriş otu yumrularında şeker kompozisyonlarının belirlenmesi için glukoz, galaktoz, ksiloz, fruktoz ve sukroz referans olarak kullanılmış ve bunların kalibrasyon grafikleri çizilmiştir. Elde edilen sonuçlara göre uygulanan farklı ekstraksiyon türleri, hem verimlerin hem de şeker birimlerinin farklı oranlarda çıkmasına sebep olmuş; genellikle ekstraksiyon verimleri % 81-96 arasında seyretmiştir. Ancak en yüksek ekstraksiyon verimi(% 96, enzim veya asit takviyeleri ile yapılan metotların aksine, bir katkının olmadığı saf su ekstraksiyonunda tespit edilmiştir. Çiriş otu yumruları içerisinde glukoz, galaktoz, ksiloz, fruktoz ve sükroz şeker kompozisyonları belirlenmiştir. Çiriş yumrularından elde edilen şekerlerin ana bileşimleri, sükroz için enzimatik metotta 2.510 µg/ml, asidik metotlarda ksiloz için 1.043 µg/ml ve galaktoz için 2.180 µg/ml olarak tespit edilmiştir. Bazı şeker birimleri ise ekstraksiyon metoduna bağlı olarak hidroliz edilememiştir. Elde edilen sonuçlardan ekstraksiyon metotları oligomer veya polimer formunda olan karbonhidratları hidroliz ederek sükroz oranının daha yüksek çıkmasına sebep olduğu anlaşılmıştır. Ekstraksiyona

  4. ANALISIS MODEL FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI INFEKSI KECACINGAN YANG DITULARKAN MELALUI TANAH PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI DISTRIK ARSO KABUPATEN KEEROM, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Semuel Sandy

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah masih merupakan masalah kesehatan di daerah pedesaan. Parasit cacing yang paling banyak menginfeksi adalah Ascaris lumbricoides, Cacing tambang (hookworm dan Trichuris trichiura. Penyakit ini umumnya terkait dengan faktor sosial-ekonomi, perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian bertujuan mengetahui prevalensi infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah pada siswa sekolah dasar (SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom dan mengetahui hubungan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah terhadap status gizi, status anemia, sosial ekonomi orang tua murid, sanitasi lingkungan dan higiene perorangan. Penelitian menggunakan metode potong lintang (cross sectional dengan melakukan pengukuran antropometri tinggi badan, berat badan, pengukuran kadar Hb untuk melihat status anemia pada 224 murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom. Pengumpulan data sosial-ekonomi, sanitasi, higiene perorangan mengunakan kuesioner. Pemeriksaan infeksi kecacingan menggunakan metode Kato-Katz dan pengukuran variable intensitas infeksi berdasarkan metode WHO. Analisis statistik bivariat dan multivariat digunakan untuk melihat variabel faktor risiko yang berperan dalam penularan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah. Hasil penelitian menunjukkan infeksi kecacingan pada anak sekolah dasar didapatkan sebesar 29,9% dari 224 murid SD. Jumlah murid sekolah dasar yang terinfeksi ascariasis 23,2%, terinfeksi cacing tambang 7,6% dan terinfeksi trikhuriasis 4,9%. Sedangkan murid SD yang mengalami anemia 12,5% dan indeks massa tubuh (IMT kurang 79,5%. Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik diperoleh variabel faktor risiko yang berkaitan dengan infeksi kecacingan STH yaitu: kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dengan air dan sabun (OR = 0,33; 95% CI 0, 14-0, 78 dan nilai p = 0,012. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian infeksi kecacingan yang

  5. ANALISIS KONVERGENSI ANTAR PROVINSI DI INDONESIA SETELAH PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TAHUN 2001-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Syah Malik

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi seperti suku bangsa, budaya, sumber daya alam, pendidikan, sosial dan ekonomi di setiap daerah. Untuk mengatur tingkat keanekaragaman tersebut, pembangunan di tingkat daerah diatur oleh pemerintah pusat dengan menjadikan Pulau Jawa sebagai pusat perekonomian nasional. Hal tersebut membuat provinsi-provinsi yang kaya sumber daya alam menuntut pemberian transfer anggaran yang lebih dan pemberian hak dan wewenang kepada tiap-tiap daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan di tingkat daerah. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu pertama, mengindentifikasi tingkat konvergensi di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Kedua, menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA, dana perimbangan dan  Indeks Pembangunan Manusia (IPM terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Data penelitian  adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghitungan konvergensi sigma menggunakan standar deviasi log PDRB per kapita antar provinsi, sementara penghitungan konvergensi beta menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terjadi konvergensi sigma dan konvergensi beta setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Variabel PMA, dana perimbangan dan IPM berpengaruh posittif terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Indonesia is a country which has many kinds of ethnic groups, cultures, natural resources, educations, socials, and economics in every region. To manage the diversity, development at the local level is set by the central government by becoming the Island of Java as the center of the national economy. That problem makes the provinces which are rich in natural resources demand for more budget transfers and ask for grant rights and

  6. INVESTIGATION OF BIOFLOCCULANT AS RENEWABLE DEWATERING AID IN SLUDGE TREATMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MOHAMMED SAEDI JAMI

    2018-06-01

    MO bagi memberi kesan terbaik. Dalam kajian ini, kaedah rawatan menggunakan benih MO adalah dari ekstrak bio-aktif NaCl (1 M dan ekstrak minyak dari bahan larut hexane, serta serbuk benih tidak dirawat (mentah. Sampel sintetik kotoran mendapan disediakan dengan menggunakan ampaian kaolin (5% w/v. Bentuk kogulan yang paling efektif didapati berdasarkan nilai halaju malar (Vs dan indeks ketumpatan kotoran mendapan (SVI. Keputusan menunjukkan ekstrak NaCl memberi keputusan terbaik pada halaju malar 0.41 cm/min dan bacaan pada SVI 63.39 ml/g. Nilai SVI lebih besar daripada 150 ml/g menunjukkan kualiti kadaran malar kurang baik berbanding 100 ml/g kajian kawalan semasa kotoran mendapan. Bentuk kogulan yang paling efektif telah dioptimumkan pada tiga keadaan proses: dos benih MO, halaju campuran dan tempoh campuran. Eksperimen dibentuk menggunakan 2 Level Factorial-Design daripada perisian Design-Expert. Keadaan optimum proses adalah pada 3246 mg/l dos benih, 102 rpm halaju campuran, dan tempoh campuran selama 29 min. Benih MO boleh di kategori sebagai kogulan semula jadi dan boleh digunakan sebagai perapi utama bagi kotoran mendapan.

  7. PANJANG BADAN LAHIR PENDEK SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR DETERMINAN KETERLAMBATAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN JATICEMPAKA, KECAMATAN PONDOK GEDE, KOTA BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurillah Amaliah

    2016-06-01

    Bekasi. Populasi adalah anak umur 6-23 bulan dengan total sampel diperoleh 95 umur 6-23 bulan. Status gizi dihitung berdasarkan indeks TB/U. Perkembangan diukur berdasarkan alat ukur Denver Developmental Screening Test II. Data jenis kelamin, umur, morbiditas, berat badan dan panjang badan lahir dan karakteristik keluarga dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin, umur dan panjang badan lahir berhubungan bermakna dengan tumbuh kembang anak. Panjang badan lahir merupakan salah satu determinan pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak yang panjang badan lahirnya pendek memiliki peluang 3 kali lebih besar mengalami mengalami stunting dan keterlambatan perkembangan (OR adj=3,08 ; CI 95% 1,03-9,15 setelah dikontrol oleh variabel umur anak, jenis kelamin anak dan tingkat pendidikan ayah. Pola konsumsi gizi seimbang baik pada saat kehamilan dan awal kehidupan anak serta dukungan pengetahuan ayah tentang gizi dan kesehatan diperlukan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Kata kunci: Panjang badan, tumbuh kembang, anak baduta

  8. VALUASI EKONOMI PEMANFAATAN HASIL HUTAN YANG TIDAK DAPAT DIPASARKAN PADA KAWASAN HUTAN LINDUNG TAMAN HUTAN RAYA SULTAN ADAM KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munandar Munandar

    2017-06-01

    Full Text Available The research identified  potential, kinds of  non marketable forest  products, and calculating  the economic value of non marketable forest products in Sultan Adam Grand Forest Park. Identifying the species  was conducted on  the sample of 100 hectares  width  by creating line plot sampling of width 20 meters  and 1000 meters length. Data  were analyzed to explain types of species, frequency, relative frequency, density and relative density. Calculating   the value of non marketable forest products was done  by  making Contingent Valuation Method (CVM survey. Amount of Willingness to Pay (WTP directly ask to the 243 respondents using questionnaire. The result of research, non marketable flora consist of  7 species of used as food ingredients, 2 types species of medicinal and tonic, a species potent to cosmetics substitution, one type of pest poison, one of handy craft. There are 8 species of birds among of them are endangered species like hornbill (Buceros rhinoceros and haruai or Kalimantan Peacock ( Argusius argus.The Large mammals such as deer (Cervus unicolor, bark deer (Muntiacus muntjak and wild boar (Sus barbatus still found in it’s footprints and be informed by local people Willingness to Pay of locally perspective was Rp.494,483,164.61 per year or Rp. 7,271.81 per hectare per year as preferences to non marketable forest products they used. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi jenis dan menghitung nilai ekonomi hasil hutan yang tidak dapat dipasarkan di Tahura Sultan Adam. Identifikasi spesies dilakukan pada sampel seluas 100 hektar dengan membuat jalur pengamatan selebar 20 meter dan panjang 1000 meter. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menjelaskan jenis-jenis yang ada, frekuensi, frekuensi relatif, kerapatan relatif dan  indeks nilai pentingnya. Penghitungan nilai ekonomi hasil hutan yang tidak dapat dipasarkan dilaksanakan dengan membuat survai langsung menggunakan Contingent Valuation Method (CVM

  9. MOTIVASI DAN PILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramita Andarwati

    2017-01-01

    karir mahasiswa dan motivasi yang mendasarinya. Metode: Jenis penelitian observasional yang dilakukan pada Maret hingga September 2014. Sampel adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga periode 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dandiskusi kelompok terarah Responden ditanyakan tentang pilihan karier dan motivasinya. Analisis data menggunakan uji chi square dan thematic-content analysis. Hasil: Didapat response rate responden sebesar 95,2% (n = 180. Sebagian besar, 62,2% responden memilih karir sebagai klinisi di mana peminatan terbanyak (20,4%adalah spesialis ilmu penyakit dalam. Sementara itu, latar belakang sosial mahasiswa (daerah asal, pendidikan akhir dan profesi orang tua, sumber dana untuk kuliah, kemampuan akademis (Indeks Prestasi Kumulatif dan pengalaman selama masa pendidikan tidak berhubungan dengan pilihan karir (klinisi dan non klinisi. Diungkapkan bahwa keseimbangan karier dan kehidupan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan mendasari pemilihan spesialis. Kesimpulan: Motivasi utama yang mendasari pilihan karir adalah keseimbangan kehidupan pekerjaan dan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan. Saran: Institusi pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didiknya melalui metode pengajaran yang menarik dan menciptakan lingkungan akademis agar mendukung tumbuhnya minat mempelajari ilmu kedokteran nonklinis dan klinis secara berimbang.  

  10. Penerapan european foundation for quality management’s (efqm excellence model pada sistem pengukuran kinerja jurusan Teknik Mesin Universitas Udayana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Dwi Budiana Penindra

    2018-01-01

    , dari 40 stakeholder requirement dijabarkan menjadi 15 KPI. Implementasi pada semester genap 2014/2015 menunjukkan peningkatan sebesar 83,92 % dari periode sebelumnya dengan Indeks Performance Indicator sebesar 773,35. Kata kunci: Pengukuran kinerja, European Foundation for Quality Management’s (EFQM Execellence Model, Metode Objectives Matrix (OMAX, Integrated Performance Measurement Systems (IPMS, dan Analytical Hierarcy Process (AHP Abstract Globalization is a phenomenon that can not be avoided in the governance of our lives where competition between countries become more open, especially in the field of human resources. To deal with the situation, the college is expected to be the center of the implementation and development of higher education that generate benefits and improve the quality of life of society, nation and state. Department of Mechanical Engineering is one of the departments that have earned accreditation from BAN PT where currently only 20% of accredited departments in the university. In order to improve its performance, it would need to design an integrated performance measurement system which is now the Department of Mechanical Engineering has not had a good performance measurement system yet. Enhancing performance measurement systems that already exist, analysis, design and implementation of performance measurement system will be done with the European Foundation for Quality Management's (EFQM excellence model wherein the method is integrated by several methods, namely Methods Objectives Matrix (OMAX, Integrated Performance Measurement Systems (IPMS, and Hierarcy Analytical Process (AHP in the Department of Mechanical Engineering University of Udayana. Steps or details of the research methods to be expected is as following steps: Selection Method of Measuring Productivity, Types and Data Collection Methods, Identification Indicators or the Criterion productivity will be measured, Giving Weights From Each KPI The Measured, Data Processing or

  11. KONDISI HABITAT DAN EKOSISTEM MANGROVE KECAMATAN SIMPANG PESAK, BELITUNG TIMUR UNTUK PENGEMBANGAN TAMBAK UDANG (Habitat Conditions and Mangrove Ecosystem in Simpang Pesak District, East Belitung for Development of Shrimp Pond

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Juwita

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Kondisi habitat dan eksosistem mangrove menjadi aspek penting dalam pengembangan usaha perikanan budidaya di wilayah pesisir. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kondisi habitat dan ekosistem mangrove berdasarkan kualitas perairan, tanah, dan vegetasi mangrove serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan di empat desa Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur pada bulan April – November 2013. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air seperti salinitas 28–30, suhu 27–36 oC, pH 7–7,5, kecerahan 50–70, TSS 11–85 mg/L dan kekeruhan 0,91–46,00 NTU, yang rata-rata tidak melebihi ambang batas baku mutu untuk tambak udang dan biota laut, sedangkan kualitas tanah yaitu tekstur tanah (liat berpasir, pH tanah 4,8–6,8 dan bahan organik tanah 9–13% juga menunjukkan nilai yang tidak lebih dari ambang batas yang ditentukan. Kajian lainnya yaitu kondisi mangrove dengan kisaran indeks nilai penting 0–300 menunjukkan mangrove yang berperan dalam ekosistem tersebut dan dalam status mutu baik yang didukung dengan kerapatan 460 pohon/hektar. Oleh karena itu, nilai kerapatan yang tinggi dapat mendukung kegiatan pengembangan tambak udang yaitu dengan konsep ramah lingkungan (silvofisheries. Selain secara ekologi, secara sosial masyarakat juga mendukung pengembangan budidaya tambak udang (wawancara dengan menyediakan (sewa lahan dan tidak mengabaikan kerusakan lingkungan yaitu tetap mempertahankan mangrove. ABSTRACT This research discusses about conditions of habitats and mangrove ecosystems which become an important aspect to develop a good aquaculture in coastal areas. This study aims to analyze the condition of the habitat and mangrove ecosystem based on the quality of water, soil, vegetation of mangroves, and socio-economic conditions of the social community. The study was conducted in four villages in Simpang Pesak, East Belitung Regency from April to November 2013. The results showed the indicator for water

  12. Efektifitas Berkumur dengan Larutan Teh Rosella dalam Menghambat Plak Gigi Serta Mempercepat Penyembuhan Gingivitis Pasca Scaling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nasri Nasri

    2017-05-01

    penyembuhan gingivitis pascaskeling. Metode analisis yang digunakan adalah uji paired sample t-test untuk analisis perbandingan pre test dan post test pada masing-masing kelompok dan uji independent sample t-test untuk analisis perbandingan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan jumlah sampel sebanyak 120 orang. Kelompok perlakuan berkumur dengan teh rosella dan kelompok kontrol berkumur dengan air garam. Berkumur dilakukan pada pagi dan malam hari selama lima hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah indeks gingiva Loe dan Sillness 1963. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan  peradangan gingiva skor plak baik pada kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol. Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (p < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa berkumur dengan teh rosella lebih efektif menghambat pembentukan plak dan mempercepat penyembuhan gingivitis pasca scaling. Kata kunci: Gingivitas, plak, rosella

  13. Health status of an elderly population in Sharpeville, South Africa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilna H Oldewage-Theron

    2008-11-01

    huishoudelike behoeftes gerapporteer wat dui op huishoudelike voedselin-sekuriteit. Daaglikse dieetinnames (gemiddeld± standaardafwyking [SA] van die vroue was onderskei- delik 5 395±2 946 kJ energie, 47±27 g proteïen, 28±21 g vet en 196±123 g koolhidrate in vergelyking met 8 641±3 799 kJ, 86±48 g, 49±32 g en 301±139 g vir die mans. Die meerderheid (83.6% van die vroue was oorgewig (liggaamsmassa-indeks [LMI] >25 of vetsugtig (LMI > 30 en 78% het ’n middel-bo-armomtrek (MUAC van > 21.7 cm gehad. Gemiddelde mikronutriëntinnames was laag in vergelyking met die verwysingstandaarde en serumsink was suboptimaal. Vetsug, hipertensie en verhoogde totale serumcholesterolvlakke het op ‘n verhoogde risiko van kardiovaskulêre siekte gedui. Die resultate het dus bewys dat lae inkomste, huishoudelike voedselin-sekuriteit en die risikofaktore wat met wanvoeding en leefstylsiektes geassosieer word, teenwoordig was.

  14. Eating habit and other factors related to anemia in civil female flight attendant in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resna Nurhantika Sary

    2015-01-01

    Full Text Available AbstractLatar belakang: Anemia masih merupakan masalah kesehatan pada wanita yang dapat mengganggu performa kerja termasuk pramugari. Tujuan penelitian ialah untuk mengidentifiasi faktor-faktor dominan terhadap anemia pada pramugari. Metode: Penelitian potong lintang dengan metode sampling purposif pada pramugari yang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala di Balai Kesehatan Penerbangan pada 1-15 Mei 2013. Data dikumpulkan menggunakan formulir khusus untuk penelitian ini. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik demografi dan pekerjaan, kebiasaan makan, riwayat haid, indeks masa tubuh (IMT, serta kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin berasal dari rekam medik di Balai Kesehatan Penerbangan.  Anemia ialah jika kadar hemoglobin kurang dari 12 g/dl. Hasil: Di antara 225 pramugari yang melakukan pemeriksaan kesehatan, 185 d pramugari berusia 18-46 tahun bersedia untuk berpartisipasi studi ini, dan 28,1% menderita anemia. Frekuensi makan daging merah per minggu, masa kerja total, jenis penerbangan, dan menstruasi merupakan faktor risiko yang dominan yang berhubungan dengan anemia. Faktor risiko yang paling dominan adalah makan daging merah / minggu. Pramugari yang makan daging 3 kali atau lebih dalam per minggu dibandingkan yang kurang dari 3 kali per minggu berisiko 43% lebih kecil mengalami anemia [risiko relatif suaian (RRa = 0,57; 95% interval kepercayaan (CI = 0,32–1,03; P = 0,064]. Pramugari yang mengalami menstruasi berlebihan dibandingkan yang menstruasi normal memiliki risiko 3,5 kali lebih tinggi mengalami anemia (RRa = 3,45; P = 0,000. Kesimpulan: Kebiasaan makan daging kurang dari tiga kali seminggu dan yang mengalami menstruasi berlebihan memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia di antara Pramugari di Indonesia. (Health Science Indones 2014;2:67-72Kata kunci: anemia, pramugari, daging merah, menstruasi, IndonesiaAbstractBackground: Anemia is a health problem in women that can interfere work performance including female flight

  15. Total flying hours and risk of high systolic blood pressure in the civilian pilot in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferdi Afian

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak Latar belakang: Tekanan darah sistolik tinggi di antara pilot sipil antara lain akan menyebabkan gangguan kardiovaskular sehingga akan mengganggu kelancaran penerbangan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor dominan terhadap tekanan darah sistolik tinggi pada pilot sipil. Metode: Penelitian potong lintang dengan metode sampling purposif pada pilot yang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala di Balai Kesehatan Penerbangan pada tanggal 18-29 Mei 2015. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik demografi dan pekerjaan, klinis, kebiasaan olahraga, kebiasaan makan, indeks massa tubuh dan riwayat penyakit. Tekanan darah sistolik tinggi ialah tekanan darah sistolik140 mmHg atau lebih. Hasil: Dari 690 pilot yang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, 428 pilot laki-laki bersedia berpartisipasi mengikuti penelitian ini. Usia dan riwayat penyakit hipertensi merupakan faktor risiko dominan yang berhubungan dengan tekanan darah sistolik tinggi. Jika dibandingkan dengan pilot usia 19-39 tahun, yang berusia 40-65 tahun mempunyai 15,1 kali lipat lebih besar risiko terkena tekanan darah sistolik tinggi [rasio odds suaian (ORa= 15,12; p= 0,001]. Pilot dengan riwayat penyakit hipertensi dibandingkan dengan yang tidak ada riwayat memiliki risiko tekanan darah sistolik tinggi 93,2 kali lipat lebih besar (ORa= 93,21; p= 0,001 Kesimpulan: Usia 40-65 tahun dan memiliki riwayat hipertensi meningkatkan risiko tekanan darah sistolik tinggi di antara pilot sipil di Indonesia. Kata kunci: tekanan darah sistolik, total jam terbang, pilot sipil, Indonesia.  Abstract Background: Systolic high blood pressure among civilian pilots among others will cause cardiovascular disease and this condition will disrupt the flight.The purpose of this study was to identified the dominant factors related to high systolic blood pressure in the civilian pilots. Methods: A cross-sectional study with a purposive sampling method on a pilot who performed periodic

  16. STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI FURNITURE ROTAN INDONESIA DI KAWASAN ASEAN DAN TIONGKOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Eko Setyawan

    2016-11-01

    ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN Tiongkok serta faktor-faktor yang memengaruhinya dan kemudian menyimpulkan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saingnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan Diamond’s Porter, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN dan Tiongkok dalam kurun waktu 2001 hingga 2014 berfluktuasi dan sebenarnya masih mempunyai daya saing meskipun kecil, hal ini dapat dilihat dari semua nilai indeks NRCA nilainya positif. Pada Fixed Effect Model (FEM, variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap NRCA adalah harga ekspor, volume ekspor, harga furniture rotan dunia, harga rotan mentah dunia, jumlah perusahaan industri rotan di Indonesia, produksi rotan riil di Indonesia, nilai produksi rotan di Indonesia, investasi industri rotan di Indonesia, tenaga kerja langsung industri rotan, besarnya suku bunga pinjaman Bank, pemberlakuan ACFTA dan kebijakan pelarangan ekspor rotan mentah maupun setengah jadi. Untuk mampu meningkatkan daya saing furniture rotan Indonesia, pemerintah harus mendirikan pusat pengembangan atau pelatihan dan pengembangan desain yang inovatif maupun standart mutu furniture rotan Indonesia. Hal ini juga didukung dengan adanya jaminan ketersediaan bahan baku rotan dan peningkatan teknologi industri pengolahan rotan. Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah perbaikan infrastruktur maupun rantai distribusi, perbaikan sistem informasi pasar rotan serta penguatan brand image furniture rotan Indonesia.Kata Kunci: daya saing furniture rotan, diamond’s porter, normalized revealed comparative advantage, fixed effect model

  17. ANALISIS POLA INTERAKSI SERANGGA-GLMA PADA EKOSISTEM SAWAH SURJAN DAN LEMBARAN YANG DIKELOLA SECARA ORGANIK DAN KONVENSIONAL (Analysis of Insect-Weed Interaction Pattern in Surjan and Lembaran Rice Farm Ecosystems under Organic and Conventional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tien Aminatun

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur food web dalam pola interaksi serangga-gulma pada ekosistem sawah surjan dan lembaran yang dikelola secara organik dan konvensional.        Penelitian dilakukan pada enam petak sawah surjan dan enam petak sawah lembaran di daerah Kulon Progo dalam dua musim tanam pada bulan Desember 2009 sampai Juli 2010.  Baik sawah surjan maupun sawah lembaran, masing-masing dibedakan dalam dua pengelolaan, yaitu pengelolaan organik dan konvensional, dengan ulangan masing-masing tiga petak.  Lima plot ukuran 1x1 m ditempatkan pada masing-masing petak yang tidak diubah posisinya sampai berakhir satu musim tanam. Inti dari penelitian lapangan ini adalah menghitung jenis dan kelimpahan gulma setiap tiga minggu sekali untuk setiap petak, demikian juga untuk jenis dan kelimpahan dari serangga herbivora untuk setiap jenis tanaman/gulma pada setiap plot. Analisis data dilakukan dengan program Bipartite in R statistics 2.12.0, dan dilakukan uji pengaruh tipe sawah dan cara pengelolaan lahan terhadap struktur dan network level (jumlah jenis trofik atas, jumlah jenis trofik bawah, keterhubungan, diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi dengan menggunakan General Linear Model (GLM dalam program SPSS 17.0. Hasil penelitian sawah surjan yang dikelola secara organik mempunyai pola interaksi serangga-gulma yang lebih kompleks dengan lebih banyak link interaksi, jumlah jenis trofik atas dan bawah, indeks diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi yang lebih tinggi, serta keterhubungan (connectance yang lebih rendah.  ABSRACT The aims of this research was to analyse food web structure of insect-weed interaction in surjan and lembaran rice field ecosystems under organic and conventional managements. We observed six rice fields of local farms called “surjan” rice fields, and six rice fields of “lembaran” farms in Kulon Progo District, central Java, in two planting seasons in December 2009 until

  18. PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP KLAIM GIZI KAITANNYA DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU IBU HAMIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinda Damayanti

    2016-09-01

    ibu yang tidak mengonsumsi produk susu ibu hamil. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor yang dipilih secara purposif. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah karakteristik individu, pengetahuan gizi, pengetahuan klaim gizi, persepsi dan sikap klaim gizi, sedangkan variabel independen penelitian ini adalah keputusan pembelian produk susu ibu hamil. Analisis statistik yang digunakan adalah Mann Whitney dan regresi logistik. Lama pendidikan, pendapatan keluarga, pendapatan per kapita dan pengetahuan gizi pada subjek yang mengonsumsi produk susu lebih baik daripada subjek yang tidak mengonsumsi produk susu ibu hamil. Keputusan pembelian susu produk ibu hamil akan meningkat 3,99 kali ketika pendidikan subjek lebih dari 9 tahun, meningkat 4,18 kali ketika pendapatan keluarga lebih dari Rp 1.500.000 per bulan, dan 3,69 kali ketika indeks persepsi lebih dari 65. Penelitian ini diharapkan dapat menambah kesadaran pentingnya untuk memahami klaim gizi yang ada di dalam makanan, khususnya produk susu ibu hamil juga dapat membantu industri makanan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian produk susu ibu hamil.Kata kunci: ibu hamil, keputusan pembelian, klaim gizi, produk susu ibu hamil

  19. Perubahan Ketebalan Jaringan Fibroglandular pada Pemeriksaan Ultrasonografi Payudara Perempuan Menopause yang Mendapat Terapi Hormon Tibolon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Viscanita Viscanita

    2015-12-01

    Full Text Available Penggunaan terapi hormon memiliki efek samping pada payudara yang dapat terdeteksi pada ultrasonografi (USG berupa peningkatan ketebalan jaringan fibroglandular yang berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Hingga saat ini masih terdapat kontroversi mengenai efek samping terapi hormon tibolon terhadap payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan ketebalan jaringan fibroglandular setelah terapi hormon tibolon. Penelitian ini berlangsung dari bulan Desember 2013 hingga Agustus 2015 di Departemen Radiologi RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo dengan desain penelitian berupa studi kuasi eksperimental dengan amandemen berupa pengambilan data USG payudara sebelum dan sesudah terapi hormone tibolon. Pengukuran dengan USG payudara dilakukan di empat regio (superior, inferior, medial dan lateral yang kemudian dilakukan analisis terhadap rerata perubahan ketebalan jaringan fibroglandular sebelum dan sesudah terapi hormone tibolon. Dari 40 subjek yang dianalisis, terdapat 36 subjek yang mengalami peningkatan ketebalan jaringan fibroglandular. Terdapat  perbedaan bermakna (p<0,001 pada ketebalan jaringan fibroglandular payudara sebelum dan sesudah 3 bulan pemberian tibolon. Indeks massa tubuh (p = 0,020 dan riwayat kontrasepsi hormonal (p=0,015 merupakan faktor yang memengaruhi peningkatan ketebalan jaringan fibroglandular payudara sesudah terapi hormon tibolon. Sedangkan paritas, usia melahirkan anak pertama, riwayat menyusui, usia menarke, usia menopause dan riwayat kontrasepsi hormonal tidak berhubungan. Kata kunci: terapi hormon, tibolon, ketebalan jaringan fibrogandular payudara   Changes in Fibroglandular Tissue on Breast Ultrasound in Postmenopausal Women Undergoing Tibolon Hormone Abstract Theuse of hormone therapy has side effects in the breast which detected on ultrasound by increasing the thickness of breast fibroglandular tissue associated with increased risk of breast. Until now there is still controversy regarding the

  20. Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku terhadap Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Status Kesehatan Periodontal Pra Lansia di Posbindu Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Culia Rahayu

    2014-06-01

    Full Text Available Proses penuaan merupakan salah satu faktor sistemik yang mempengaruhi respon tubuh terhadap terjadinya penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status kesehatan periodontal pra lansia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental, dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 225 orang pra lansia dari 9 Posbindu di Kecamatan Indihiang Tasikmalaya, yang diambil dengan cara purposive sampling. Variabel pengaruh terdiri dari pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Variabel pengetahuan diukur menggunakan kuesioner tertutup dengan pilihan jawaban benar atau salah. Variabel sikap dan perilaku diukur menggunakan kuesioner dibuat menurut skala Likert. Kuesioner telah diuji validitas (koefisien korelasi ≥ 0,30 dan uji reliabilitas (alpha cronbach >0,60. Variabel terpengaruh adalah status kesehatan periodontal yang diukur menggunakan indeks CPITN. Analisa data menggunakan analisis korelasi dan regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut mempunyai hubungan signifikan terhadap status kesehatan periodontal (F =30,681 dan p =0,001, dan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 29,4% (R² = 0,294 terhadap status kesehatan periodontal. Perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut memberikan kontribusi pengaruh paling besar terhadap status kesehatan periodontal yaitu sebesar 6,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, semakin baik status kesehatan periodontal pra lansia. Perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut memberikan kontribusi pengaruh paling besar terhadap status kesehatan periodontal pra lansia. Correlation Between Knowledge, Attitude

  1. Colonization of Coral Communities in the Krakatau Islands Strict Marine Nature Reserve, Indonesia (Kolonisasi Komunitas Karang di Kepulanan Krakatau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Singgih Afifa Putra

    2014-06-01

    Full Text Available Pulau-pulau Krakatau memiliki dinamika secara geomorfologi, dan berbagai perubahan fisik yang berlangsung memberikan dampak terhadap biota, termasuk pada proses dan tingkat pergantian suksesi komunitasnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kondisi terkini dan proses kolonisasi komunitas karang, termasuk status kerusakan komunitas karang dan disturbansi lingkungan yang mempengaruhinya. Line intercept transect dilakukan di enam stasiun pada dua kedalaman yang berbeda yakni 5 dan 10m. Sedangkan observasi terhadap komunitas koral dilakukan dengan perekaman video. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suksesi atau perkembangan komunitas (i.e. kolonisasi karang yang dijumpai di Pulau Anak Krakatau masih mengindikasikan tahap awal kolonisasi, berbeda dengan komunitas karang yang dijumpai di Pulau Rakata dan Panjang. Diversifikasi komunitas karang di kedua pulau tersebut, menunjukkan dominansi spesies oportunis dan pioner (i.e. Pocillopora dan Seriatopora yang umum dijumpai di Anak Krakatau sudah tergantikan. Dominansi dari beberapa spesies karang telah mengindikasikan terjadinya proses eksklusi kompetitif di antara komunitas karang. Tiga tipe komunitas karang yang dijumpai dapat dibedakan menurut karakteristik masing-masing kawasan, yaitu komunitas kawasan terpapar, semi terpapar/terlindung, dan terlindung. Kerusakan komunitas karang di Krakatau berdasarkan kriteria indeks kerusakan karang (CDI sudah termasuk kedalam kategori wilayah “hot spot”, dimana sangat memerlukan perhatian, pengawasan, pengamatan atau restorasi komunitas karang. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa terjadinya kolonisasi dan tingkat kerusakan komunitas karang perlu menjadi acuan dalam pengelolaan kawasan terumbu karang di Cagar Alam Laut Krakatau. Kata kunci: kolonisasi, suksesi; komunitas karang; pengelolaan; Krakatau Krakatau Islands diversity is geomorphologically dynamic, and these physical changes influence on organisms including community successional

  2. Depth of poverty in an informal settlement in the Vaal region, South Africa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilna Oldewage-Theron

    2010-05-01

    indeks vir die meet van armoede. Die hoofdoel van hierdie studie was om 'n armoedemodel vir die dieptemeting van armoede in 'n informele nedersetting in die Vaal-area toe te pas, en om die impak van moontlike aktiwiteite wat inkomste genereer in dieselfde gemeenskap te bepaal. 'n Vraelys wat ontwerp is om armoede aan te dui en te meet is ewekansig aan 429 huishoudings in die informele nedersetting uitgedeel om te voltooi en die armoedemodel is toegepas om die diepte van armoede te meet. Die resultate het getoon dat 286 huishoudings in armoede leef. Die impak van ekstra inkomste op armoedevlakke is in die 286 huishoudings bepaal. Die resultate het verder getoon dat die werkloosheidsvlak 91% was en dat die gemiddelde maandelikse huishoudelike inkomste R612.50 was. Die gemiddelde armoedegaping was R1017.21, met 'n armoedegapingverhouding van 56%. Die armoedemodel het getoon dat 'n verhoging van R500 in maandelikse huishoudelike inkomste die armoedegapingverhouding na 35% verlaag het. Die resultate het bewys dat hierdie 'n armoedige gemeenskap met kroniese voedselonsekerheid was. Die uitkoms van die studie sal gebruik word vir die beplanning en implementering van gemeenskapgebaseerde ingrypings om volhoubare inkomste te genereer om stedelike voedselsekerheid te bevorder en die armoede in hierdie gemeenskap te verlig.

  3. SAINTIFIKASI JAMU SEBAGAI UPAYA TEROBOSAN UNTUK MENDAPATKAN BUKTI ILMIAH TENTANG MANFAAT DAN KEAMANAN JAMU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2013-03-01

    . Namun demikian, sebagai pengobatan tradisional, jamu masih dianggap kekurangan bukti ilmiah dalam hal khasiat dan keamanan. Di pihak lain, terdapat tuntutan yang tinggi untuk menggunakan jamu dalam pelayanan kesehatan, termasuk arahan Presiden lndonesia untuk mengangkat jamu sebagai alternatif terapi pada pelayanan kesehatan. Solusi terhadap hal ini, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Saintifikasi Jamu untuk menyediakan bukti ilmiah terkait khasiat dan keamanan jamu melalui penelitian dan pengembangan. Saintifikasi Jamu dipandang sebagai upaya terobosan untuk mempercepat penelitian jamu di sisi hilir. Sebagai pengobatan tradisional, jamu menggunakan pendekatan naturopati, diarahkan pada penyembuhan dari pada menyingkirkan penyakit sebagaimana kedokteran alopati. Kedokteran konvensional, menggunakan pendekatan alopati, menerapkan terapi radikal seperti obat dan bedah. Saintifikasi jamu mencoba mensintesis pendekatan naturopati dan alopati menjadi kedokteran integratif. Konsekuensinya, evaluasi outcome klinik untuk Saintifikasi Jamu menggunakan pendekatan holistik, sebagai filosofi kedokteran integratif. Outcome klinik tidak hanya diukur dengan parameter objektif (pengukuran fisik dan hasil laboratorium namun juga parameter subjektif (outcome penilaian sendiri oleh pasien, kualitas hidup, dan indeks kebugaran. Dengan diperolehnya bukti ilmiah khasiat dan keamanan jamu, diharapkan dapat dipercepat integrasi jamu dalam pelayanan kesehatan formal. Kata kunci: Saintikasi Jamu, upaya terobosan, pendekatan naturopati, pendekatan alopati, kedokteran integratif, pendekatan holistik

  4. PENCEMARAN KADMIUM DI SEDIMEN WADUK SAGULING PROVINSI JAWA BARAT (Cadmium Pollution in Saguling DAM Sediment West Java Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Sungai Citarum Hulu merupakan sumber air utama Waduk Saguling. Kualitas air sungai ini telah mengalami penurunan bahkan terpantau beberapa logam berat terkandung dalam air Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pencemaran Cd di sedimen Waduk Saguling pada dua musim yang berbeda. Lokasi penelitian dilakukan di 10 titik di Waduk Saguling. Penelitian mengkaji perbedaan konsentrasi Cd pada Bulan Juli 2015 mewakili musim kemarau dan Bulan November 2015 mewakili musim hujan. Sedimen yang diperiksa merupakan sedimen permukaan pada kedalaman 0-10 cm pada dasar waduk. Konsentrasi Cd di sedimen dianalisis menggunakan ICP-MS. Tingkat pencemaran sedimen akibat Cd dinilai dengan menggunakan dua metode yaitu: faktor contaminasi/contamination factor, CF dan indeks pencemaran logam/Metal Pollution Index, MPI. Berdasarkan hasil penelitian konsentrasi Cd dalam air selama satu dekade mulai tahun 2008-2014 cenderung mengalami peningkatan, dengan konsentrasi berkisar antara 0 mg/L-0,14 mg/L. Konsentrasi rata-rata Cd di sedimen Waduk Saguling pada Bulan Juli 2015 mewakili musim kemarau sebesar 13,54 mg/kg, sedangkan pada Bulan November 2015 mewakili musim hujan sebesar 21,08 mg/kg. Konsentrasi Cd di sedimen Waduk Saguling tidak memenuhi baku mutu kualitas sedimen berdasarkan baku mutu yang berlaku di Australian dan New Zaeland mengingat Indonesia belum memiliki baku mutu kualitas sedimen yaitu sebesar 1,5 mg/kg. Hasil penilaian kualitas sedimen dengan menggunakan metode CF di semua titik penelitian di Waduk Saguling termasuk kategori terkontaminasi sangat tinggi sedangkan berdasarkan hasil penilaian dengan MPI kualitas sedimen Waduk Saguling termasuk kategori tercemar oleh logam berat Cd. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pengelolaan Waduk Saguling mengenai kondisi pencemaran logam berat yang telah terjadi di waduk tersebut. ABSTRACT Citarum river is the main water source for Saguling Dam. The river waters quality

  5. KINERJA INVESTASI JASA PENGUJIAN TABLEWARE UNTUK PRODUK KREATIF KERAMIK PADA BTIKK-BPPT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Normal

    2017-05-01

    kelayakan investasi, yaitu: hasil analisis payback period adalah 4,65 tahun, dimana nilainya lebih pendek dari rentang waktu investasi 10 tahun; hasil analisis net present value adalah Rp.206.043.764,69, di mana itu bernilai positif; hasil analisis indeks profitabilitas 1,41, dimana nilainya lebih dari dari 1,00; hasil analisis internal rate of return adalah 18,93%, dimana nilainya lebih dari dari 10,00%; dan break even point menghasilkan 2.567,56 unit sampel atau Rp.256.911.104,11, dimana itu lebih kecil daripada 6.300,00 unit sampel atau Rp.783.000.000,00. Untuk semua kriteria, analisis investasi jasa pengujian (kenampakan dan kegunaan, kekerasan, ketahanan terhadap kejut suhu, penyerapan air, kelarutan Pb & Cd, ketahanan terhadap glasir, dan kuat pukul adalah layak untuk dilanjutkan.

  6. Several dominants risk factors related to obesity in urban childbearing age women in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kencana Sari

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Prevalensi kegemukan pada perempuan semakin meningkat terutama di daerahperkotaan yang dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis beberapa faktor risiko dominan terhadap obesitas pada wanita usia subur usia yang tinggaldi daerah perkotaan di wilayah perkotaan di Indonesia.Metode: Naskah ini memakai sebagian data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2007 data. Subjek terdiridari 76408 wanita di usia subur (15-49 years tinggal di daerah perkotaan yang dengan status gizi normaldan gemuk yang berasal dari 258366 rumah tangga. Data Riskesdas tentang faktor-faktor sosio-demografidan lainnya dikumpulkan dengan kuesioner. Status gizi diukur dengan menggunakan indeks massa tubuh(IMT yang dikategorikan menjadi normal, (18,5–24,9 dan gemuk (27 atau lebih. Analisis menggunakanregresi Cox dengan waktu yang tetap.Hasil: Pada analisis ini terdapat 18,8% (14357 wanita obese dan 81.2% (62052 normal. Wanita berusia 25-49 tahun memiliki 3,5 kali lipat risiko lebih besar menjadi obese [risiko relatif suaian (RRa = 3,49; P= 0,000],dan yang bercerai atau menikah berisiko 2,5 kali lipat lebih tinggi terhadap obesitas (masing-masing RRa =2,58; P = 0,000 dan RRa = 2.62; P = 0,000. Wanita tidak bekerja berisiko lebih tinggi untuk menjadi obese(RRa = 1,06; p = 0,000. Selanjutnya, mengkonsumsi protein berlebih, dan sering makan makanan berlemakmemiliki risiko lebih tinggi terhadap obesitas, (RRa = 1,09; P = 0,000 dan RRa = 1,17; P = 0,000.Kesimpulan: Wanita berusia 25-49 tahun, bercerai atau menikah, pengangguran, mengkonsumsi proteinberlebih, dan sering mengkonsumsi makanan berlemak mempunyai risiko obesitas lebih tinggi. (HealthScience Journal of Indonesia 2015;6:63-8Kata kunci: obesitas, perkotaan, wanita usia subur AbstractBackground: The prevalence of women suffered from obesity is elevating, mostly in urban areas. Thiscould lead problems especially for chronic diseases. This study aimed to

  7. SPESIES TIKUS, CECURUT DAN PINJAL YANG DITEMUKAN DI PASAR KOTA BANJARNEGARA, KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Supriyati

    2014-01-01

    dan pendekatancross sectional. Data tikus dari penangkapan tikus menggunakan live trap. Populasi adalah fauna tikus yanghidup di Pasar Kota Banjarnegara. Sampel adalah tikus yang tertangkap menggunakan perangkap yang diberiumpan kelapa bakar dan mentimun. Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tikus yangtertangkap sebanyak 33 ekor .Tikus yang banyak tertangkap adalah Rattus tanezumi (84,85% dan paling sedikittertangkap Rattus norvegicus (3,03%. Tikus berjenis kelamin jantan lebih banyak ditemukan 20 ekor (60,61%daripada tikus betina 13 ekor (39,39%. Tikus sebagian besar terdapat di dalam los pasar (77,42% daripada diluar los pasar (22,58%. Trap success tikus sebesar 8,25% dengan keberhasilan penangkapan paling tinggi padahari ke-2 (4,5%. Trap success berdasarkan lokasi penangkapan di dalam los pasar lebih besar (6,5% daripadaluar los pasar (1,75%. Jumlah pinjal yang menginfestasi spesies tertangkap sebanyak 67 ekor. Spesies pinjalyaitu Xenopsylla cheopis. Indeks umum pinjal sebesar 2,03 melebihi standar. Perlu dilakukan pengendalian tikusdan pinjal (Xenopsylla cheopis.Kata kunci: keberhasilan penangkapan, tikus, pinjal

  8. ANALISIS KAUSALITAS VOLATILITAS NILAI TUKAR MATA UANG DENGAN KINERJA SEKTOR KEUANGAN DAN SEKTOR RILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh Nurrohim

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Fundamental ekonomi yang salah satunya nilai tukar mata uang lebih dominan untuk dikaji. Nilai tukar yang berfluktuatif juga mempunyai keterkaitan dengan sektor rill, dalam hal ini fenomena nilai tukar yang berfluktuatif berdampak langsung mempengaruhi inflasi begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas dan kointegrasi antara nilai tukar dengan IHSG dan nilai tukar dengan inflasi. Penelitian ini menggunakan data bulana periode Januari 1999-Desember 2012, data diperoleh dari Bank Indonesia (BI dan Badan Pusat Statistik (BPS. Alat analisis menggunakan uji kausalitas Granger untuk mengetahui hubungan sebab-akibat dan uji kointegrasi untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa nilai tukar dengan indeks harga saham gabungan (IHSG ada terjadi hubungan kausalitas satu arah, dan dari uji kointegrasi menunjukkan terdapat hubungan jangka panjang untuk periode Januari 1999-Desember 2012. Untuk hasil penelitian lain uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa nilai tukar dengan inflasi ada juga terjadi hubungan kausalitas satu arah, dan dari uji kointegrasi menunjukkan terdapat hubungan jangka panjang untuk periode Januari 1999-Desember 2012. Berdasarkan dari penelitian ini Bank Indonesia harus dapat mengendalikan volatilitas nilai tukar yang optimal dalam rangka pencapaian kestabilan harga dan investasi. Perlunya juga peran pemerintah untuk membantu bank sentral dalam upaya mengendalikan nilai tukar agar fundamental ekonomi terjaga stabil dan kuat. Abstract ______________________________________________________________ Economic fundamentals that one exchange is dominant for review. The exchange rate has also fluctuated linkages with the real sector, in this case the phenomenon of fluctuating exchange rates affect inflation directly affects vice versa. This study aims to

  9. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN SERTA DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMK DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI GAME ADOBE FLASH CS 4.0

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martin Bernard

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa yang pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik daripada pembelajaran kontekstual dengan cara biasa, menalaah asosiasi kemampuan komunikasi dan penalaran matematika siswa, asosiasi skala disposisi dan kemampuan komunikasi dan asosiasi skala disposisi dan kemampuan penalaran. Serta bagaimana menelaah kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa terhadap pendekatan pembelajaran. Metode penelitian yang dipakai adalah menggunakan kuasi eksperimen. Dimana metode ini terdiri dua kelas, bahwa kelas pertama diberi perlakuan yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual menggunakan game Adobe Flash CS 4.0 dan kelas yang kedua yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual dengan cara biasa. Populasi yang diambil di sekolah SMK Mahardika dan sampelnya adalah 40 siswa kelas X.1 sebagai kelas Kontrol dan 42 siswa kelas X.2 sebagai kelas Eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa 10 butir soal diantaranya 5 soal kemampuan komunikasi dan 5 soal kemampuan penalaran berbentuk uraian yang telah diuji validitas, realibilitas, derajat pembeda dan indeks kesukaran. Untuk angket skala disposisi yang digunakan adalah angket skala Linkert yang berbentuk ordinal yang akan dikonversi ke bentuk interval melalui Method Seccessive Interval (MSI. Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran serta disposisi matematik siswa dengan pendekatan kontekstual melalui Game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran cara biasa, adanya asosiasi antara kemampuan komunikasi dan penalaran tetapi tidak ada asosiasi antara disposisi dengan kemampuan komunikasi dan penalaran.   Kata Kunci    :   Komunikasi, Penalaran, Skala Disposisi, Pendekatan Kontekstual, Adobe Flash CS 4     ABSTRACT This study aimed to examine the

  10. ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN BERDASARKAN KOMUNITAS MEIOBENTOS DAN KUALITAS SEDIMEN DI PANTAI DAN AREA PERTAMBAKAN, PESISIR SRIWULAN KABUPATEN DEMAK (The Quality Analysis of Aquatic Environment based on Meiobentos Community and Sediment Quality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhandis Sidqi

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK  Tujuan studi ini meliputi (1 menentukan kualitas lingkungan daerah pesisir dan tambak ikan, kualitas sedimen, dan komunitas meiobentos, (2 menemukan hubungan antara kualitas sedimen dan meiobentos, dan (3 menentukan tingkat produktivitas peikampungan tambak ikan berdasarkan jarak, tingkat polusi dan destruksi. Parameter kualitas air dianalisis menggunakan metode deskriptif-komparatif, sedangkan parameter sedimen dianalisis menggunakan PCA (Principal Component Analisys untuk menentukan distribusi spasial pada setiap stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Komunitas meiobentos diperiksa dengan menggunakan CA (Factorial Correspondence Analysis untuk mendeteksi tingkat distribusi spasial yang juga berdasarkan stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Data tersebut dianalisis menggunakan korelasi dan regresi untuk memahami pengaruh parameter bebas terhadap produktivitas tambak ikan. Kemudian tes statistik non parametric dari Kruskall Wallis digunakan untuk membedakan produktivitas pada 3 desa berdasarkan jarak terhadap sumber pencemaran dan tingkat destruksi tambak ikan. Penelitian ini menemukan bahwa nilai parameter kualitas air (muddy, TSS NH3, NO2, beyond threshold level, negative redox potential (Eh sediment value/reduction zone, and IMLP adalah moderat. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi air di daerah penelitian tidak stabil. Penelitian juga menunjukkan nilai indeks diversitas yang rendah, dominasi organisme meiobentos tertentu, dan konformitas antar komunitas bentos. Hasil tes statistik Kruskall Wallis menunjukkan adanya signifikansi antara produktivitas tambak ikan dengan factor jarak dan tingkat destruksi diantara 3 desa dalam daerah penelitian yaitu Bedono, Sriwulan. Purwosari yaitu dengan nilai produktivitas 0.65,0.56, 0.41 ton/hektar/tahun.   ABSTRACT The objective of this study area to determine the environmental quality of coastal area and fish ponds which are on water quality, sediment quality, and Meiobentos

  11. FORMULASI NANOPARTIKEL EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine americana (Aubl Merr DENGAN VARIASI KONSENTRASI KITOSAN-TRIPOLIFOSFAT (TPP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ermina Pakki

    2016-12-01

    Full Text Available Ekstrak etanol Bawang dayak (Eleutherine americana (Aubl Merr. diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang kuat sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi sistem penghantaran nanopartikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi kitosan – tripolifosfat (TPP terhadap karakteristik fisik dari nanopartikel. Ekstrak bawang dayak diformulasi dalam bentuk nanopartikel dengan metode gelasi ionik dengan variasi konsentrasi polimer kitosan : tripolifosfat yaitu 0,5% : 0,5% (F1, 0,75% : 0,5% (F2, dan 1% : 0,5% (F3. Parameter pengujian meliputi penentuan ukuran dan indeks polidispersitas nanopartikel menggunakan particle size analyzer, pengamatan morfologi menggunakan scanning electron microscopy, pengukuran efisiensi penjerapan, dan disolusi in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel F1, F2, dan F3 memiliki ukuran masing-masing sebesar 256,30 nm, 376,28 nm dan 419,18 nm dengan distribusi ukuran yang relatif homogen dan efisiensi penjerapan masing-masing sebesar 69,54%, 77,51% dan 79,79%. Pengamatan morfologi dari nanopartikel menunjukkan bentuk partikel yang mendekati spheris (bulat dengan permukaan yang kasar. Profil pelepasan obat dari nanopartikel F1, F2, dan F3 pada jam ke-8 masing-masing sebesar 71,19 % (F1, 74,97% (F2 dan 80,55% (F3. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak bawang dayak dapat diformulasi dalam ukuran nanopartikel dengan karakteristik fisik yang bervariasi tergantung pada konsentrasi kitosan dan tripolifosfat yang digunakan. Kata Kunci:   Bawang dayak (Eleutherine americana (Aubl Merr., antioksidan, nanopartikel, kitosan, tripolifosfat, gelasi ionik. ABSTRACT Bawang dayak (Eleutherine americana (Aubl Merr. ethanol extract had been known to have excellent antioxidant activity that has the potential to be developed into a nanoparticle delivery systems. This study aims to determine the effect of varying concentrations of chitosan

  12. Enamel defect of deciduous teeth in small gestational age children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti S Syarif

    2010-06-01

    terjadi saat prenatal. Adanya malnutrisi prenatal dapat mengakibatkan kelahiran bayi dengan kecil masa kehamilan. Kecil masa kehamilan (KMK adalah bayi dengan berat badan lahir di bawah -2SD nilai normal atau dibawah persentil 10 kurva pertumbuhan intra uterin Lubchenco. Kondisi ini terjadi sebagai akibat intra uterine growth restriction (IUGR yang mengakibatkan defek perkembangan organ tubuh, termasuk gigi sulung karena masa kritis pertumbuhan dan perkembangan gigi sulung terjadi pada periode prenatal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui insidensi defek email gigi sulung pada anak KMK dan mengetahui besarnya risiko KMK untuk terjadinya defek email pada gigi sulungnya. Metode: Disain penelitian adalah epidemiologi dengan consecutive admission. Sample terdiri dari 153 anak KMK berusia 9–48 bulan. Diperoleh 59 tipe simetri dan 94 tipe asimetri dengan indeks Ponderal. Sebagai kontrol diperiksa 390 anak Sesuai masa kehamilan (SMK berusia 4–48 bulan. Pemeriksaan intra oral dilakukan untuk melihat ada tidaknya defek. Tipe defek adalah hipoplasia dan hipokalsifikasi. Uji Chi-kuadrat digunakan untuk menguji risiko relatif defek email pada anak KMK dan SMK. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan insidensi defek email pada anak KMK sebesar 86,92% dan pada anak dengan sesuai masa kehamilan (SMK sebesar 23,08%, dengan jumlah defek terbanyak adalah hipokalsifikasi sebanyak 66,60%. Dengan p < 0,05 anak KMK berisiko 79% untuk mengalami defek email gigi sulung. Kesimpulan: Dari penelitian ini disimpulkan bahwa anak KMK berisiko 79% mengalami defek email gigi sulung dengan tipe defek terbanyak adalah hipokalsifikasi.

  13. Hubungan Status Gizi, Asupan Besi, dan Magnesium dengan Gangguan Tidur Anak Usia 5-7 Tahun di Kampung Melayu, Jakarta Timur Tahun 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    William Cheng

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakTidur adalah hal yang penting bagi anak karena terjadi peningkatan aktivitas susunan saraf pusat tertentu untuk memberikan efek fisiologis bagi tubuh. Banyak faktor yang menyebabkan gangguan tidur, salah satu yang dapat dimodifikasi adalah faktor nutrisi. Aspek nutrisi yang diperkirakan berkaitanadalah status gizi, asupan besi, dan asupan  magnesium. Status gizi merupakan parameter secara umum keseimbangan antara derajat kebutuhan fisik anak terhadap nutrien. Besi dan magnesium berhubungan karena mempengaruhi substansi yang berperan dalam pengaturan fisiologi tidur. Penelitian ini merupakan studi  observasi-analitik untuk mengetahui  hubungan status gizi, asupan besi, dan asupan magnesium dengan gangguan tidur pada anak usia 5-7 tahun dengan metode cross-sectional  dari data sekunder pada anak-anak di Posyandu Kampung Melayu, berupa status antopometri, asupan besi, asupan magnesium, dan skor gangguan tidur dengan kuesioner Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC. Gangguan tidur dinyatakan bila skor SDSC melewati angka39. Prevalensi anak yang mengalami gangguan tidur pada penelitian ini adalah 23,1%. Pada uji chi square untuk hubungan indeks Berat Badan/Umur dan Tinggi Badan/Umur dengan gangguan tidur didapatkan p>0,05 yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan secara statistik. Pada uji chi square untuk hubungan asupan besi dan magnesium dengan gangguan tidur, didapatkan p>0,05 yang menandakan tidak terdapat hubungan secara statistik.Kata kunci: asupan besi, asupan  magnesium, gangguan tidur, dan status gizi.AbstractSleep is essential for children because there is enhancement of neural system activities that give physiologic effects for the body. There are several factors that relate with sleep disturbances, where one of the modifiable factors is nutrition. Nutritional status, iron intake, and magnesium intake are examples of nutrition that are believed to relate with sleep. Nutritional status represents thebalance between

  14. Faktor-faktor yang Memengaruhi Insiden Miopia Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martga Bella Rahimi

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Miopia merupakan kelainan refraktif yang paling banyak ditemukan di dunia. Hampir 90% miopia terjadi di negara berkembang. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan insiden miopia seperti jenis kelamin, indeks masa tubuh (IMT, aktivitas dekat (dengan atau tanpa layar, aktivitas jauh (dengan atau tanpa layar, sosioekonomi, orangtua menderita miopia, serta riwayat kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara faktor-faktor tersebut dan insiden miopia pada siswa Sekolah Menengah Atas(SMA di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada siswa SMA di Kota Padang yang berusia 15-17 tahun, dengan desain case-control study, population based dengan jumlah sampel 140 orang, yang terdiri dari 70 orang untuk kelompok kontrol dan 70 orang untuk kelompok kasus. Dikelompokkan setelah menguji ketajaman visus. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pengisian kuesioner. Selanjutnya, data diolah dengan uji statistik chi-square. Aktivitas dekat dengan layar, IMT dan aktivitas jauh dengan layar merupakan faktor dominan yang memengaruhi insiden miopia pada siswa SMA di Kota Padang. Dibuktikan juga bahwa jenis kelamin, sosioekonomi, orangtua menderita miopia, riwayat lahir prematur ataupun BBLR tidak  memengaruhi insiden miopia. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan positif antara faktor risiko dengan insiden miopia.Kata kunci: miopia, faktor risiko, pelajar SMAAbstract Myopia is the most common refractive error in the world. Almost 90% of myopia patients are found in the developing countries. There are several factors suspected to be related to the incidence of myopia, such as gender, body mass index, close-range activities (with or without screen, distance activities (with or without screen, socioeconomic state, history of myopia in parents, and history of prematurity or low birth weight. The objective of this study was to determine the relation of those

  15. PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT YANG BERMUKIM DI KAWASAN BANTARAN SUNGAI TERHADAP PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI KARANG ANYAR KOTA TARAKAN (Influence of The Behavior of Citizens Residing in Riverbanks to The Decrease of Water Quality in The River of Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Puspita

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Data Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Tarakan menyatakan bahwa kualitas air Sungai Karang Anyar Kota Tarakan yaitu parameter COD, amoniak dan TSS tahun 2010-2013 melebihi baku mutu. Penurunan kualitas air tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif antara lain digunakan untuk teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan menghitung status mutu air Sungai Karang Anyar menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode kualitatif antara lain digunakan untuk observasi, wawancara mendalam kepada swasta dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yaitu perilaku masyarakat yang membuang air limbah domestik langsung ke sungai mempengaruhi parameter COD melebihi baku mutu karena air limbah yang dibuang terdapat busa sabun berasal dari buangan air cucian. Air limbah domestik yang dibuang langsung ke sungai berasal dari sisa memasak sehingga diduga menyebabkan amoniak juga melebihi baku mutu. Perilaku masyarakat yang tidak mengolah kotoran ayam dapat mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena kotoran ayam membusuk dan mengalir ke sungai. Perilaku masyarakat yang mengambil tanah dari bukit/gunung tidak mempengaruhi parameter TSS karena dipengaruhi mengambil tanah dari bukit/gunung dilakukan pada curah hujan menurun/kemarau. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena air limbah domestik yang organik dan kotoran ayam membusuk yang telah tertimbun lama di dasar sungai akan terangkat. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai tidak mempengaruhi parameter TSS karena kegiatan menambang pasir tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada curah hujan. Sebagai kesimpulan adalah tidak semua perilaku masyarakat yang bermukim dan berkegiatan di kawasan bantaran sungai mengakibatkan penurunan kualitas air sungai.   ABSTRACT

  16. Performance of broodstock and hybrid juvenile of Egyptian and sangkuriang Clarias gariepinus strains

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Zulfania

    2016-02-01

    nyata (P>0,05 pada seluruh parameter reproduksi, kecuali indeks gonadosomatik (GSI pada induk betina. Derajat pembuahan dan penetasan telur pada seluruh persilangan tidak berbeda nyata (P>0,05. Pertumbuhan benih persilangan MM lebih tinggi, dibandingkan benih hasil persilangan lain. Nilai heterosis panjang total, panjang standar, dan bobot tubuh yang dihasilkan pada setiap stadia pendederan bervariasi, sedangkan nilai heterosis kelangsungan hidup menunjukkan hasil seluruhnya positif dibandingkan rataan galur murni. Heterosis pertumbuhan benih persilangan SM pada pendederan ketiga menunjukkan hasil yang positif (2,61% untuk panjang total; 2,16% untuk panjang standar dan 4,79% untuk bobot tubuh. Nilai heterosis kelangsungan hidup benih persilangan MS (24,20% untuk panjang total; 103,13% untuk panjang standar dan 11,62% untuk bobot tubuh lebih tinggi dibandingkan benih persilangan SM (6,86%, 48,57% dan 3,09% pada setiap stadia pendederan. Kata kunci: ikan lele Afrika, hibridisasi intraspesifik, pertumbuhan, kelangsungan hidup, heterosis 

  17. Pembuatan dan Karakterisasi Tinta Serbuk Printer Berbahan Baku Arang Aktif dari Limbah Padat Pengolahan Gambir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudo Purnomo

    2017-12-01

    tersebut. Arang aktif dilakukan aktifasi menggunakan aktifator H3PO4 pada konsentrasi 0, 5 dan 10% selama 24 jam, kemudian didinginkan dan dicuci untuk menghilangkan sisa H3PO4, dan selanjutnya dikeringkan dalam oven pada suhu 115 oC selama 24 jam. Proses penghalusan menggunakan ball milling selama 2 jam dengan kecepatan 500 rpm. Hasil pengujian kadar karbon terikat berkisar antara 43-51%. Hasil pengujian morfologi dengan alat Scanning Electron Microscope memperlihatkan serbuk karbon yang dihasilkan belum mempunyai ukuran seragam. Ukuran partikel serbuk rata-rata 5-10 µm dengan indek polidispersitas sebesar 0,9. Kandungan unsur mineral yang terbanyak dari hasil analisis serbuk karbon adalah unsur Ca, Mg, K, Si, Fe, dan P. Uji coba kualitas cetak berdasarkan ISO/IEC 19752:2004 menggunakan printer laser belum memberikan hasil yang optimal.

  18. The relationship determination between menarche and the peak of skeletal maturation using hand wrist and cervical vertebrae index

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Mardiati

    2014-06-01

    Full Text Available Background: Menarche and skeletal maturation indices are physiological maturation indicators that can be used to establish the maturation stage of individual patient in orthodontic treatment, especially in orthodontic growth modification and orthognatic surgery. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between menarche and the peak of skeletal maturation using hand-wrist and cervical vertebrae indexes. Methods: This was an observational diagnostic research with 220 female of Deutero-Malay Indonesian subjects aged 8-17 years from Dental Hospital Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran, and some privates orthodontic practice in Bandung. All subjects had hand-wrist radiograph and lateral cephalogram. Menarche data were collected through interview with the subjects and their parents. There were 89 subjects who already had menarche but only 84 of them remembered the month and year of their menarche. The stage of hand-wrist skeletal maturation was analyzed using Fishman method and cervical vertebrae maturation was analyzed using Baccetty et.al., method. Results: The result indicates that the menarche age of Indonesian DeuteroMalay subject were 12.47 ± 0.73 year. The youngest age of were 10.92 ± 0.0 year and the oldest were 13.83 ± 0.23 year. Conclusion: Menarche could be used as an indicator that the pubertal growth peak has been exceeded and to predict the end of the pubertal growth. This study showed that 0.49 years after MP3cap stage of hand-wrist skeletal maturation index and 0.69 years after CVMS2 stage of cervical vertebrae skeletal maturation index, the subject of Indonesian Deutero-Malay will have their menarche. Latar belakang: Menarke dan indeks maturasi skeletal merupakan indikator maturasi fisologis yang dapat digunakan untuk menentukan tahap maturasi pasien pada perawatan ortodonti modifikasi pertumbuhan dan bedah ortognati. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara menarke dengan

  19. Çiftçilerin Bürokratik Bilgi ve Becerilerine Etki Eden Faktörler; Tokat İli Örneği

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gungor Karakas

    2017-03-01

    Full Text Available Bu çalışmanın amacı, kırsal alanda yaşayan üreticilerin bürokratik bilgi ve becerilerinin gelişmesini etkileyen bazı faktörlerin belirlemesidir. Bu amaca ulaşmak için kırsal alanda yaşayan 110 çiftçi ile yüz yüze anket yapılmıştır. Anketler 2013 yılında Tokat ili merkez köylerinde gerçekleştirilmiştir. Bürokratik süreçler konusundaki bilgi ve becerilerinin gelişmesinde etkili olan faktörlerin belirlenmesi amacıyla, sırasıyla açımlayıcı faktör analizi ve doğrulayıcı faktör analizi kullanılmıştır. Yapılan açımlayıcı faktör analizi sonucunda 4 faktörlü ve 10 değişkenli bir yapı ortaya çıkmıştır. Toplam varyansın % 76,063’ünü açıklayan bu faktörler ve güvenilirlik katsayıları; Örgütlenme Eğilimi (0,803, Bürokratik İşlem Deneyimi (0,701, Desteklerden Yararlanma Yoğunluğu (0,900 ve Yakın Çevre İletişimi (0,601 olarak belirlenmiştir. Yapılan doğrulayıcı faktör analizi sonuçlarına göre uyum endeks değerleri; GFİ: 0,938, CFİ; 0,934 ve NFİ; 0,913 olarak hesaplanmıştır. Ayrıca elde edilen RMSEA ve CMİN/DF katsayılarının da uygun ve anlamlı olması elde edilen sonuçların teoriye uygun olduğuna işaret etmektedir. Elde edilen bu katsayıların istenen uyum indeks değerlerinin anlamlı olması sonuçların teoriye uygun olduğuna işaret etmektedir. Sonuç olarak Tokat ili kırsal alanda yaşayan çiftçilerin bürokratik bilgi ve becerilerinde etkili faktörler; tarımsal örgütlenmelerin içinde yer almak, kamu dairelerinde yapılan resmi işlem deneyimi, tarımsal desteklerden faydalanma girişimleri ve yakın çevre iletişimi olarak belirlenmiştir.

  20. Burdur İli Anason (Pimpinella anisum L., Kişniş (Coriandrum sativum L. ve Rezene (Foeniculum vulgare Mill. Agro-Ekosistemlerinde Böcek Biyolojik Çeşitliliklerinin Belirlenmesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gökhan AYDIN

    2014-02-01

    Full Text Available Bu çalışma, Burdur ilinde kültürü yapılan önemli tıbbi ve aromatik bitkilerden pestisit uygulaması yapılmayan ve periyodik olarak münavebe yöntemi uygulanan anason (Pimpinella anisum L., kişniş (Coriandrum sativum L. ve rezene (Foeniculum vulgare Mill. agro-ekosistemlerinde böcek biyolojik çeşitliliklerinin araştırılması amacı ile böcek aktivitesinin yoğun olduğu 2009 yılı nisan ve eylül ayları arasında yapılmıştır. Çukur tuzak örnekleme yönteminin uygulandığı habitatlardaki böcek biyolojik çeşitlilik değerleri Shannon-Wiener ve Simpson çeşitlilik, Simpson dominantlık, Shannon Populasyon yoğunluk ilişkisi parametreleri kullanılarak hesaplanmıştır. Buna göre hesaplanan biyolojik çeşitlilik indekslerinde rezene agro-ekosisteminde hem Shannon-Wiener hem de Simpson çeşitlilik indeks değerleri sırası ile 2.5838 ve 0.8742 ile diğer agro-ekosistemlere göre en yüksek bulunmuştur. Simpson dominantlık parametre sonucuna göre ise 0.2025 değeri ile kişniş agro-ekosistemi, anason ve rezene agro-ekosistemlerine göre dominantlığın en yüksek olduğu tarım alanı olarak belirlenmiştir. Habitatlardaki populasyon yoğunluk ilişkisi incelendiğinde Shannon Evenness değeri anason agro-ekosisteminde en dengeli olarak bulunmuş ve 0.7333 olarak hesaplanmıştır. Bu sonuçlara göre pestisit uygulaması yapılmayan ve periyodik olarak münavebe yöntemi uygulanan agro-ekosistemlerdeki böcek türleri ve birey sayılarından elde edilen çeşitlilik değerlerinin doğal habitatlara benzerlik gösterdiği ortaya çıkartılmıştır. Anahtar kelimeler: Tür Zenginliği, Shannon-Wiener Çeşitlilik, Simpson Dominantlık, Populasyon Yoğunluk İlişkisi, Çukur Tuzak

  1. KAJIAN KELAYAKAN MODEL PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN RAKYAT POLA MANDIRI BERBASIS AGROFORESTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djohar Efendi

    2017-06-01

    Full Text Available The analysis about the financial advisability of agroforestry-based, autonomous HTR development was done using the concept of “present worth” or “present value” by using investment index or criteria: Net Present Value (NPV, Internal Rate of Return (ORR, and Gross Benefit Cost Ratio (Gross BCR. The values of NPV, BCR dan IRR calculated using interest rate of 15% for 30 consecutive years of cultivation starting from the largest were as follows: 1 Jabon & corn:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Rubber, jabon  & corn:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Rubber & corn: NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR  = 1,31 dan IRR = 34,75 %, 4 Rubber, mahogany & corn: NPV = Rp.26.348.000,-, BCR  = 1,23 dan  IRR = 31,25%, and 5 Mahogany & corn:    NPV = Rp. 8.924.000,-,  BCR  = 1,11 dan IRR = 17,45%. Financially, using interest rate of 15% and within 30 years of cultivation, the implementation of agroforestry-based, autonomous HTR development with the plants combinations of rubber & corn; mahogany & corn; rubber, jabon & corn; and rubber, mahogany & corn, is advisable to improve the income of the farmers. Kajian mengenai kelayakan finansial pembangunan HTR pola mandiri berbasis agroforestri,  dianalisis   dengan  menggunakan   konsep  "present   worth"  atau  "present value"  dengan  menggunakan indeks  atau  kriteria  investasi: Net  Present   Value (NPV,   Internal  Rate  of Return  ORR,  dan   Gross Benefit  Cost Ratio  (Gross BCR. Besamya  nilai  NPV,  BCR  dan  IRR  dengan  menggunakan   suku  bunga  15 % selama jangka   pengusahaan    30  tahun   berturut-turut    mulai  dari   yang   lebih  besar  adalah: 1 Jabon &jagung:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Karet.jabon   &jagung:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Karet &jagung   : NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR

  2. PEMODELAN OPTIMASI MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PRODUK/KOMODITAS JAGUNG Optimization Model Of Corn Supply Chain Risk Mitigation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharjito Suharjito

    2012-03-01

    sehingga produk pertanian sulit untuk ditangani. Tingginya tingkat kebergantungan dan kompleksitas dari jaringan rantai pasok produk pertanian menjadikan rantai pasok lebih rentan terhadap gangguan. Risiko ganguan rantai pasok dapat terjadi secara internal (relasi antara organisasi dengan jaringan pemasok dan eksternal (antara jaringan pemasok dengan lingkungannya. Oleh karena itu perlu pengendalian risiko rantai pasok agar dapat menghindarkan akibat berkelanjutan yang dapat terjadi pada setiap titik dalam jaringan pasokan. Tujuan dari kajian ini adalah menjelaskan suatu model evaluasi dan manajemen risiko rantai pasok produk pertanian. Hasil validasi model dapat mengidentifikasi risiko setiap tingkatan rantai pasok dan memberikan usulan tindakan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risikonya. Nilai indeks risiko pada tingkat petani sebesar 26 % yang lebih tinggi daripada risiko pada tingkat pengumpul (8,78 % dan distributor (8,31 %. Model dapat mengoptimalkan jadwal tanam petani untuk mengurangi risiko pasokan dan harga, selain itu juga telah dimodelkan optimasi pemilihan pemasok pada tingkat pengumpul dan distributor dengan pertimbangan minimalisasi risiko dan optimalisasi keuntungan.   Kata kunci: Evaluasi risiko, manajemen rantai pasok, risiko pasokan komoditas jagung.

  3. Penyebab Kelelahan Kerja pada Pekerja Mebel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Lusiana Setyowati

    2014-05-01

    Full Text Available Di industri modern, kelelahan kerja adalah fenomena kompleks yang disebabkan berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi kelelahan pada pekerja mebel. Penelitian dilaksanakan pada Februari – Maret 2013 di suatu perusahaan mebel di Kabupaten Jepara. Penelitian ini adalah dengan desain potong lintang melibatkan 70 orang responden. Kelelahan kerja diukur menggunakan reaction timer, stres kerja diukur menggunakan General Health Questionnaire-12. Monoton kerja, kerja lembur, motivasi, konflik kerja diukur dengan wawancara. Status gizi diukur dengan indeks massa tubuh (IMT. Rata-rata intensitas kebisingan atau Level Equivalent diukur dengan sound level meter, penerangan lokal diukur dengan lux meter, iklim kerja dengan questemp, dan beban kerja diukur dengan denyut nadi. Data diuji dengan kai kuadrat dan multivariat dianalisis dengan visual partial least square. Kelelahan kerja dipengaruhi oleh umur (nilai p = 0,018, monoton kerja (nilai p = 0,053, dan konflik kerja (nilai p = 0,019. Menurut analisis multivariat, kelelahan kerja dipengaruhi langsung oleh konflik kerja, stres kerja, lingkungan fisik, dan kapasitas kerja. Secara tidak langsung, kelelahan kerja dipengaruhi motivasi melalui stres kerja dan melalui beban kerja dan stres kerja, beban kerja melalui stres kerja dan melalui kapasitas kerja. Faktor yang memengaruhi kelelahan kerja adalah konflik kerja, lingkungan fisik tempat kerja, kapasitas kerja, dan stres kerja. In modern industries, fatigue is complex phenomenon caused by various factors. This study aimed to find out the factors related to fatigue case of furniture workers. This study was conducted in February - March 2013 at a furniture company in Jepara. Desaign of this study was cross-sectional method with 70 respondents. Fatigue was measured using reaction timer, General Health Questionnaire-12 was used to measure psychological distress. Monotony, overtime work, motivation and conflict

  4. Pengaruh Aktivitas Masyarakat terhadap Kerusakan Hutan Mangrove di Rarowatu Utara, Bombana Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wa Alimuna

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan mangrove penting keberadaannya karena memberikan fungsi ekologi dan fungsi ekonomis bagi kehidupan masyarakat pesisir. Kerusakan hutan mangrove yang terjadi bersumber dari perilaku masyarakat untuk membuka lahan tambak, budidaya perikanan, dan penebangan liar karena semakin besarnya permintaan terhadap produksi kayu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1 mengkaji tingkat kerusakan hutan mangrove; 2 mengkaji aktivitas masyarakat yang mempengaruhi kerusakan hutan mangrove; 3 mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas masyarakat terhadap kerusakan hutan mangrove; 4 mengkaji peran serta masyarakat dalam mengelola hutan mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan tabel silang, kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui perhitungan INP (Indeks Nilai Penting diketahui bahwa jenis vegetasi mangrove yang mendominasi dan memiliki peranan penting pada hutan mangrove di Desa Watumentade adalah jenis Bruguiera gymnorrhiza (tingkat semai (92,21, tingkat sapihan (87,98, dan tingkat pohon (139,84, dan di Desa Tunas Baru adalah jenis Rhizophora mucronata (tingkat semai (67,52, tingkat sapihan (73,52, dan tingkat pohon (80,88. Aktivitas masyarakat yang mempengaruhi terjadinya kerusakan hutan mangrove meliputi kegiatan pertambakan, dan penebangan liar yang digunakan sebagai kayu bakar dan bahan bangunan. Faktor-faktor kondisi sosial ekonomi yang mempengaruhi ativitas masyarakat meliputi pendidikan formal, pengetahuan, dan pendapatan masyarakat. Faktor tingkat pendidikan, pengetahuan (fungsi dan manfaat hutan mangrove, kerusakan hutan mangrove, dan pencegahan kerusakan hutan mangrove, dan pendapatan berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dalam bentuk penggunaan lahan pertambakan yang menyebabkan kerusakan terhadap hutan mangerove. Peranserta masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove ditujukan

  5. PENILAIAN KERENTANAN PANTAI DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN TUBAN TERHADAP ANCAMAN KERUSAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marita Ika Joesidawati

    2016-11-01

    Full Text Available Analisa Kerentanan Pantai ini dilakukan di wilayah pesisir pantai utara Jawa Timur khususnya Kabupaten Tuban  dengan panjang pantai 65 km. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pengolahan data penginderaan jauh untuk penentuan parameter terkait CVI (Coastal Vulnerability Index terhadap ancaman kerusakan dan  untuk mengetahui tingkat kerentanan pantai yang diperlukan untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi dalam meminimalkan dampak kerusakan pantai. Langkah dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan hidro-oseanografi dan data geologi dan informasi dari kerusakan pesisir dari data sekunder dan survey lapangan secara langsung. Pemanfaatan data penginderaan jauh dari satelit sensor optis serta sistem informasi geografis dapat memberikan informasi spasial sebagian besar parameter-parameter yang diperlukan dalam perhitungan Indeks Kerentanan Pantai. Parameter indeks kerentanan pantai (Coastal Vulnerability Index/CVI yang digunakan dalam pembobotan Kerentanan pantai  terhadap ancaman kerusakan menggunakan 10  variabel fisik pantai, yaitu: (1. Geomorfologi pantai (GF,  (2 Ketinggian Permukaan Tanah (Elevasi/E, (3 Tunggang pasut (Tidal Range rata-rata (TR,(4 Tinggi Gelombang Signifikan (SHW (5 Kenaikan Muka Air Laut Relatif (SLR, (6 Perubahan Garis Pantai (PGP, (7 Penggunaan Lahan (PL, (8 Litologi (L, (9  Luas Kerusakan Pantai (KP, (10 Lebar sabuk hijau (SH. Pengelompokan kelas dilakukan dengan membaginya berdasarkan persen dengan kisaran antar kelas 20%. Nilai yang kurang dari sama dengan 20% termasuk kelas tidak rentan, 20% – 40% termasuk dalam kelas kurang rentan, 40% – 60% kelas sedang, 60% – 80% masuk dalam kelas rentan, dan lebih dari 80% masuk  kelas sangat rentan. Berdasarkan hasil survey, perhitungan dan analisa terhadap seluruh data, diperoleh nilai CVI wilayah pesisir pesisir utara Kabupaten Tuban  yang terdiri dari 5  Kecamatan pantai dikelompokkan menjadi 4 kategori kerentanan terhadap ancaman kerusakan

  6. MODEL PENGENDALIAN TERPADU VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhid Darwin

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakSalatiga  merupakan  salah  satu  kota  di  Jawa  Tengah  yang  termasuk  sebagiai  wilayah  endemisitas  tinggi demam  berdarah  dengue. Angka  Kematian  Kasus  (CFR  DBD  cenderung  berfluktuasi  yaitu  Tahun  2008 sebesar  1,39%  pada  72  kasus,  Tahun  2009  dengan  109  kasus,  CFR  0,92%  dan  Tahun  2010  terdapat  155 kasus,  CFR  0%. Pemberantasan  Sarang  Nyamuk  (PSN  sebagai  kegiatan  yang  strategis  sampai  saat  ini belum  optimal dilaksanakan.  Alternatif  pengendalian  vektor  DBD  pada  penelitian  ini mengkombinasikan pengendalian kimiawi (pemakaian gorden berisektisida sipermethrin plus etil selulosa dengan pengendalian hayati menggunakan predator larva Mesocyclops aspericornis. Pemilihan metode pengendalian berdasarkan kebiasaan nyamuk menggigit orang (antropofilik di dalam rumah dan beristirahat di tempat-tempat gelap (fototropi  negatif,  lembab  dan  status  kerentanan  terhadap  insektisida  serta  daya  predasi  M.aspericornis terhadap  jentik  nyamuk  Ae.  aegypti. Tujuan  penelitian  adalah  untuk  mengendalikan  Ae.  aegypti  secara terpadu melaluipengendalian hayati (M. aspericornis dan aplikasi gorden berinsektisida sipermethrin10EC plus etil sellulosa 0,1%. Rancangan penelitian adalah eksperimen semu dengan pre-posttest group design pada  penurunan  indikator  entomologi  dan  posttest  control  group  design  untuk  pengujian  efikasi  gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa terhadap vektor DBD. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan  signifikan  angka  bebas  jentik  (ABJ  sebesar  96,27%  dari  semula  85,05%,  ovitrap  indeks  dari 14,49% turun menjadi 8,88% dan daya bunuh gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa terhadap nyamuk Ae. aegypti 82,93% pada minggu ke-15 (3 bulan.Kata Kunci:DBD, angka bebas jentik, M. aspericornis dan gorden berinsektisida

  7. Przydatność rokownicza nowych markerów w przewlekłej skurczowej niewydolności serca = The prognostic usefulness of new markers in chronic systolic heart failure

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnieszka Surowiec

    2015-08-01

      Streszczenie Przewlekła skurczowa niewydolność serca (PNS jest chorobą o złożonej symptomatologii. PNS dzieli się na skurczową oraz na niewydolność serca (NS z zachowaną frakcją wyrzutową. Choroba ta występuje u około 1-2% dorosłych w krajach rozwiniętych, natomiast u osób >70 roku życia odsetek ten stanowi >10%. Niewydolność serca stanowi jedną z wiodących przyczyn śmierci i niepełnosprawności na świecie, ponadto charakteryzuje się stale rosnącą zapadalnością. W przebiegu tej choroby w mięśniu sercowym dochodzi do niekorzystnych zmian, które mogą zostać zatrzymane lub nawet cofnięte poprzez wczesne, odpowiednie i zintensyfikowane leczenie. Chorzy na PNS stanowią niejednorodną grupę, a wpływ na stężenie peptydów natriuretycznych mają różne czynniki kliniczne, takie jak wiek, płeć, funkcja nerek, funkcja tarczycy, indeks masy ciała oraz niedokrwistości. Ponadto ocena stężenia peptydów natriuretycznych nie charakteryzuje wszystkich mechanizmów, które stanowią podłoże niewydolności serca. Zarówno chorzy ze skurczową PNS jak i chorzy z zachowaną frakcją wyrzutową mają podobne objawy, ale różne przyczyny patofizjologiczne NS oraz odmienną odpowiedź na leczenie. Na skutek tych wszystkich ograniczeń peptydów natriuretycznych w dalszym ciągu poszukuje się nowych markerów, które w lepszy i dokładniejszy sposób będą oceniały rokowanie chorych na PNS w praktyce klinicznej. Celem pracy jest przedstawienie roli wybranych nowych markerów w stratyfikacji ryzyka chorych z przewlekłą skurczową niewydolnością serca.   Abstract Chronic systolic heart failure (CHF is a disease with complex symptomatology. Chronic CHF can divided into systolic and heart failure (NS with preserved ejection fraction. Approximately 1-2% of adults suffer from the disease in the developed countries, whereas it affects >10% of  patients > 70 years of age. Heart failure is one of the leading causes of death and

  8. Kajian Status Trofik Sebagai Dasar Strategi Penataan Lingkungan di Telaga Merdada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Kusumawati

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Telaga Merdada adalah sebuah danau kaldera di dataran tinggi Dieng. Jumlah besar vegetasi antara tanah dan air dihilangkan untuk ekspansi pertanian, terutama untuk pertanian kentang. Aplikasi pupuk di pertanian kentang di telah intensif digunakan. Kegiatan yang berlebihan ini mengekspos ekosistem air tawar di Danau Merdada, yang mengakibatkan eutrofikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi lingkungan dari Merdada Lake, menentukan negara tropik, dan mengusulkan strategi pengelolaan lingkungan di wilayah Merdada Lake untuk mengontrol negara tropik. Sampel dikumpulkan pada tanggal 1 Agustus 2009. -3rd Lima titik sampling dalam Merdada Lake dikumpulkan di berbagai kedalaman. Pada setiap titik pengambilan sampel, transparansi air, Clorophyll-a, DO, pH, suhu, diukur. Lebih lebih, dinamika hara air dan sedimen yang diamati. Negara tropik ditentukan dengan menggunakan indeks Carlson dan OECD. Parameter kualitas tanah sekitarnya Merdada Lake diamati, termasuk topografi, permeabilitas, tekstur, struktur, dan kedalaman kolom tanah. Negara trofik dari Merdada Lake menurut konsentrasi nutrisi dan air transparansi menunjukkan bahwa Merdada Lake telah di tingkat hipertrofi, namun sehubungan dengan konsentrasi Clorophyll-dalam badan air, Merdada Lake masih dalam tingkat oligotrophic. Hasil ini menunjukkan bahwa Merdada Lake berada dalam kondisi tidak sehat. Konsentrasi tinggi nutrisi di Merdada Lake dapat menyebabkan ganggang mekar sehubungan dengan peningkatan transparansi air. Strategi yang diusulkan untuk mengurangi nutrisi di Merdada Lake adalah dengan aerasi dan penghapusan sedimen harus dipertimbangkan. Strategi yang diusulkan pengelolaan lingkungan untuk mengontrol eutrofikasi di jangka panjang adalah untuk mengelola wilayah cekungan luar dan danau riparian dengan pendekatan abiotik, biotik dan budaya. Lebih lebih, perencanaan penggunaan lahan, seperti penggunaan lahan zonasi, sehubungan dengan danau daya dukung dan

  9. Analisis Spasial Kejadian Filariasi di Kabupaten Demak Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjazuli Nurjazuli

    2018-04-01

    Full Text Available Latar Belakang: Filariasis merupakan salah satu penyakit tular vektor yang kurang mendapatkan perhatian, termasuk kelompok Neglected Tropical Diseases (NTDs. Kabupaten Demak merupakan salah satu wilayah di Propinsi Jawa Tengah  yang merupakan daerah endemis filarisis (mf rate>1%. Kejadian filarisis di daerah ini diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan fisik dan biologis (nyamuk yang mempunyai peran penting dalam penyebaran penyakit filarisis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya penderita baru,  mengidentifikasi kondisi lingkungan fisik dan biologi yang berkaitan dengan sebaran filarisis di Kabupaten Demak. Matede: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sebanyak 30 kasus filariasis dijadikan indek kasus yang selanjutnya dipilih secara purposif sebanyak 140 yang tinggal di sekitar 30 kasus tersebut untuk dilakukan pengamblan darah jari. Observasi lingkungan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan (breeding places dan resting places dari yang diduga sebagai nyamuk vektor filariasis. Penangkapan nyamuk dilakukan di sekitar rumah penderita filariasis. Pengukuran koordinat kasus filariais dilakukan dengan pesawat Geographic Positioning System (GPS. Pemeriksaan darah jadi jari dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA Propinsi Jawa Tengah. Sedang bedah nyamuk dilakukan di Balai Penelitian Vektor Penyakit Banjarnegara. Analisis data dlakukan secara deskriptif, analisis spasial dilakukan dengan software ArcGis 9.3. Hasil: Penelitian ini tidak menemukan penderita baru filarisis (mf rate=0%. Sebanyak 129 ekor nyamuk telah dilakukan pembedahan dengan hasil semuanya negatip cacing filaria. Hasil identifikasi nyamuk menemukan spesies nyamuk Culex quinquefasciatus merupakan nyamuk yang dominan (72,86% di lokasi penelitian.Terdapat breeding places (40% berupa genangan air terbuka (SPAL dan resting places (83,3% berupa semak-semak di sekitar rumah penderita. Analisis spasial

  10. PENERAPAN MODEL BRAND EQUITY TEN PADA UPBJJ-UT BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Surapto

    2015-04-01

    Universitas Terbuka. Hal ini ditunjukkan dengan nilai tertinggi yang diterima untuk tingkat menyukai merek yang 70%. Hasil dari analisis perilaku pasar ukuran mengenai pangsa pasar menunjukkan bahwa pangsa pasar dari Universitas Terbuka diperkirakan 0,24%. Cakupan distribusi menunjukkan bahwa Universitas Terbuka Bogor telah mencapai hingga 89,45%. Dalam kesimpulan ditemukan bahwa indeks ekuitas merek sepuluh dari Universitas Terbuka adalah 42,36, yang menunjukkan bahwa ekuitas mereknya masih rendah dan tidak kuat.

  11. Biyolojik Çeşitlilikte Bitki-Böcek Etkileşimi: Tarım Alanları, Doğal ve Yarı Doğal Habitatlar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gökhan AYDIN

    2014-07-01

    Full Text Available Bu çalışmada böcek biyolojik çeşitlilik parametrelerinin karşılaştırılması amacı ile Isparta İli Atabey İlçesi'nde mera, ardıç ormanı, ağaçlandırılmış alan, tıbbi ve aromatik bitkiler bahçesi, kiraz ve elma agro-ekosistemleri seçilmiştir. Böceklerin örneklenmesinde kullanılan çukur tuzak örnekleme yönteminden elde edilen veriler kullanılarak, habitatlar arasında benzerlik, çeşitlilik, dominantlık ve populasyon yoğunluk ilişkileri ölçülmüştür. Buna göre çeşitliliğin ve tür zenginliğinin hesaplanmasında kullanılan Shannon-Wiener, Simpson ve Margalef parametre sonuçları en yüksek 2.382, 0.874 ve 4.091 ile ağaçlandırılmış alanda kaydedilmiştir. Habitatlardaki dominantlığın belirlenmesinde kullanılan Simpson dominantlık indeks değeri en yüksek 0.8004 ile mera habitatında kaydedilmiştir. Shannon ve Simpson populasyon yoğunluk ilişkisi en yüksek 0.7951 ve 0.3953 ile ağaçlandırılmış alanda, en düşük ise 0.2253 ve 0.0961 ile mera habitatında hesaplanmıştır. Seçilen habitatlar arasında tür zenginlikleri karşılaştırıldığında kiraz agro-ekosisteminin 25 tür ile en fazla türü bünyesinde barındıran habitat olduğu belirlenmiştir. Habitatlarda yaşayan böcek türleri göz önüne alınarak değerlendirilen sınıflandırma (cluster analiz sonuçlarına göre en benzer habitatların %58.68 ile seçilen iki agro-ekosistem (kiraz ve elma olduğu, ardıç ormanı habitatının ise diğer tüm habitatlara yalnızca %9.98 oranında benzediği hesaplanmıştır. Sonuç olarak Isparta ili Atabey İlçesi'nde belirlenen agro-ekosistemler ile birlikte seçilen doğal ve yarı-doğal habitatların çeşitlilik açısından birbirlerinden farklı olduğu ve kendilerine özgü böcek türlerini bünyelerinde barındırdıkları ayrıca yıpranan ve tarım alanı olarak kullanılan habitatların böcek populasyon yoğunluk ilişkilerinin yıpranmamış ve do

  12. NILAI-NILAI BUDAYA YANG MENDASARI PEMERATAAN MAKANAN YANG DAPAT MENUNJANG GIZI KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2014-05-01

    distributed to the people who came to the house who conducted the “selametan” and distributed also to the neighbouring households. This tradition allows every family to get adequate nutrition both in quantity and quality due to the variation of the food. The sharing of food among households through social tradition will always happen in the community lives in Gadingsari village and will continue as long as people still cling to the cultural values of solidarity and a high tolerance to the fellow community. The sharing of good food among the people will give extra nutrition to the family, and indirectly affect the health status of mother and child. Cultural values are still strongly held by the community as a form of solidarity as well as a high tolerance among them.Keywords : Cultural Values, Equity , Food , Nutrition , FamilyAbstrakHasil analisis Riskesdas 2010 menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul Yogyakarta termasuk 10 besar dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang mempunyai Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM cukup baik yaitu sebesar 0,69148. IPKM yang merupakan komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan termasuk didalamnya kesehatan ibu dan anak. Jika mendasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan yang signifikan kemajuan ekonomi suatu masyarakat dengan tingginya status kesehatan masyarakat maka untuk daerah Bantul menjadikan suatu pertanyaan, karena jumlah keluarga pra-sejahtera atau keluarga miskin di kabupaten tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diungkap berbagai faktor endogen; salah satunya faktor sosial budaya yang diduga ikut berperan menunjang status kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut. Daerah penelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul Yogyakarta, yang mana kasus kematian bayi dan balita sedikit. Data berupa berbagai informasi budaya kaitannya dengan KIA dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil dan atau pernah

  13. Yeni Ad, Yeni Sayı, Yeni Web Sayfası ve Zengin İçerik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ömer Aslan

    2016-06-01

    çinde tamamlanan doktora tezlerinin künye bilgileri ile özetlerinin dergimiz aracılığı ile uluslararası indekslere dâhil olması ve yurt dışından ulaşılabilir olması hedeflendi. Ayrıca İngilizce olarak hazırlanan tezlerin Türkçe özetleri de yayımlanarak okuyucularımızın bilgisine sunuldu.Dergimiz, Uluslararası ATLA Religion Database indeks tarafından 20/05/2016 itibariyle taranmaya başlandı. ATLA indeks, taradığı dergilere ait makale bilgilerini EBSCO aracılığı ile binlerce kütüphane aboneliği üzerinden kullanıcılara ulaştırmaktadır. 15 Haziran 2016 itibari ile ATLA Religion indeksine Türkiye merkezli -birisi dergimiz olmak üzere- sadece üç dergi taranmaktadır. Dergimizde yayımlanan her bir makale, ATLA indekste taranmaya başlamamız ile birlikte, yazarlarına doçentlik başvurusunda ÜAK'ın belirlediği "uluslararası" kategoride puan katkısı sağlayacaktır.Ocak-Haziran döneminde dergimizin tanınırlığını artırmak amacıyla uluslararası Açık Erişim sağlayıcılarına üye olundu ve sosyal medya hesapları oluşturuldu. Ayrıca titizlikte uyguladığımız makale ön değerlendirme ve hakem süreçleri daha objektif bir hale getirilerek, ilgili değerlendirme formları yeni web sitemizde ilan edildi. Ön değerlendirmede, makalelerin Türkçe ve İngilizce başlıklarının, özetleri ve anahtar kelimelerinin ilgili bilim dalının akademik kriterlerine uygunluğu incelenmektedir. Ayrıca makalede geçen şahıs adlarının, eser isimlerinin ve kavramların yazımının Türkiye Diyanet Vakfı İslâm Ansiklopedisi’nin imlâ esaslarına uygunluğu da kontrol edilmektedir. Çalışmanın dipnot ve kaynakça yazımının ise Chicago referans stiline tam mutabık olması özellikle talep edilmektedir. Makale yazım ilkeleri hakkında Yazar Rehberimize müracaat edilebilir.Dergimizin kalitesine katkı sağlaması amacıyla ön değerlendirmeden geçen her bir makale, uluslararası saygın akademik yayın kurulu

  14. Yeni Ad, Yeni Sayı, Yeni Web Sayfası ve Zengin İçerik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ömer Aslan

    2016-06-01

    çinde tamamlanan doktora tezlerinin künye bilgileri ile özetlerinin dergimiz aracılığı ile uluslararası indekslere dâhil olması ve yurt dışından ulaşılabilir olması hedeflendi. Ayrıca İngilizce olarak hazırlanan tezlerin Türkçe özetleri de yayımlanarak okuyucularımızın bilgisine sunuldu.Dergimiz, Uluslararası ATLA Religion Database indeks tarafından 20/05/2016 itibariyle taranmaya başlandı. ATLA indeks, taradığı dergilere ait makale bilgilerini EBSCO aracılığı ile binlerce kütüphane aboneliği üzerinden kullanıcılara ulaştırmaktadır. 15 Haziran 2016 itibari ile ATLA Religion indeksine Türkiye merkezli -birisi dergimiz olmak üzere- sadece üç dergi taranmaktadır. Dergimizde yayımlanan her bir makale, ATLA indekste taranmaya başlamamız ile birlikte, yazarlarına doçentlik başvurusunda ÜAK'ın belirlediği "uluslararası" kategoride puan katkısı sağlayacaktır.15 Haziran 2016 itibariyle dergimizi tarayan ulusal ve uluslararası indeksler şunlardır:Arastirmax Scientific Publication Index (2001- -TUBİTAK - ULAKBİM TR Dizin Sosyal ve Beşeri Bilimler Veri Tabani (2012 - -Index Copernicus International  (2015- -Open Academic Journals Index  (2015- -Türk Eğitim İndeksi (2015 - -The European Reference Index for the Humanities and the Social Sciences (2016 - -Directory of Research Journals Indexing: DRJI (2016 - -Eurasian Scientific Journal Index (2016 - -Scientific Indexing Services: SIS (2016 -Scholar Article Impact Factor: SAIF (2016 - -Sosyal Bilimler Atıf Dizini: SOBIAD (2016 - -EBSCO / ATLA Religion database©: ATLA RDB© (2016 - -Public Knowledge Project Index (2016- -      http://cumhuriyet.dergipark.gov.tr/cuifd/page/dizinlenme-bilgileriOcak-Haziran döneminde dergimizin tanınırlığını artırmak amacıyla uluslararası Açık Erişim sağlayıcılarına üye olundu ve sosyal medya hesapları oluşturuldu. Ayrıca titizlikte uyguladığımız makale ön değerlendirme ve hakem süreçleri daha objektif bir

  15. Landfill site selection using GIS technology and the analytic hierarchy process / Методы ГИС технологии аналитического иерархического процесса при определении местоположения свалок / Određivanje lokacije deponije primenom GIS tehnologije i analitičkog hijerarhijskog procesa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dragoljub J. Sekulović

    2016-07-01

    jedan od najčešćih načina odlaganja otpada. Izbor lokacije deponije je komplikovan i dug proces koji uključuje zakonske regulative, ekološke, ekonomske i socijalne parametre radi smanjenja negativnog uticaja na životnu sredinu. Izbor test-područja pogodne lokacije za deponiju na području opštine Nevesinje (Republika Srpska izvršen je primenom analitičkog hijerarhijskog procesa (AHP i GIS tehnologije. Analizirano je 8 kriterijuma: geologija, udaljenost od naselja, udaljenost od putne mreže, udaljenost od reka, vegetacija, nagiba terena, nadmorske visine i ekspozicija. Primenom AHP definisani su relativni težinski faktori za svaki kriterijum, a njihovom linearnom kombinacijom s rangom svake ćelije određen je indeks pogodnosti. On je reklasifikovan u pet klasa pogodnosti, pri čemu 67,0% prostora pripada području zabrane, 11,0% niske pogodnosti, 6,1% umerene pogodnosti, 5,9% visoke pogodnosti i 10,0% području veoma visoke pogodnosti. Predložene su dve potencjalne lokacije za izgradnju deponije, ali pre donošenja konačne odluke potrebno je izvršiti obilazak lokacije i analizirati dodatne parametre.