WorldWideScience

Sample records for miokarden perfuzionen indeks

  1. INDEKS SUBYEK DAN PENULIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    JABM Vol 1

    2015-12-01

    Full Text Available INDEKS SUBYEKAHP, 75analisis implementasi, 118ANP, 34bank syariah, 75Bapertarum-PNS, 46BI Rate, 23Biaya, 108budaya perusahaan,1 CFA, 1chi-square, 88corporate social responsibility (CSR, 118credit analyst, 23eksekusi strategi, 46EOQ, 108faktor organisasi, 56faktor psikologi, 56frekuensi, 108green value stream mapping,65indeks produktivitas hijau, 65industri pertambangan, 118IPA, 118job demands, 12job resources, 12kinerja karyawan, 1kinerja PNS faktor individu, 56korespondensi, 88kredit macet, 98layanan haji, 75LC, 34LED, 65 loans outstanding, 23 Matriks IE, 98model bisnis kanvas, 75motivasi kerja, 1nilai tukar, 23NPL, 23pemisahan fungsi RM, 23peningkatan kinerja karyawan, 34persediaan, 108personal resources, 12perumahan,46pinjaman, 98PLS, 56prioritas strategi, 46produktivitas hijau, 65promosi, 88QSPM, 98ritel, 88ROP,108SEM, 1SWOT, 118SWOT, 75SWOT, 98thurstone, 88trade operations, 34VSM, 34work engagement, 12INDEKS PENULISAffandi, M. Joko, 56Anas, Nasrudin, 75 Arkeman, Yandra, 34, 65Ayu, Diah Restu, 12 Baga, Lukman M., 118Bahara, Rizal, 65Beik, Irfan Syauqi, 46, 75Daryanto, Heny K.,  98Djunaedi, Rizkiaji Rikky, 118Ernanto, Bambang, 1Fahmi, Idqan, 46 Fariyanti, Anna,  23Hasbullah, Rokhani, 108Irawan, Andi, 56Juanda, Bambang, 23Krisnatuti, Diah,  118M. Baga, Lukman, 1Maarif, M. Syamsul, 12, 56Machfud, 108Marimin, 34, 65Maulana, Agus, 98Mitrady, Isyana, 98 Murti, Andreas, 34Nugraha, Andreas Setya, 88 Sahara, 88Setiyaningsih, 23Suharjo, Budi, 88Suhartoyo,46 Sukmawati, Anggraini, 12Sunarti, Diah Restu, 1Susanti, Lidya, 108Tanjung, Hendri,  75

  2. STUDI TINGKAT KERAPATAN MANGROVE MENGGUNAKAN INDEKS VEGETASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hernandi Kustandiyo

    2015-02-01

    Full Text Available Ekosistem mangrove adalah salah satu obyek yang bisa diidentifikasi dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh. Letak geografis ekosistem mangrove yang berada pada daerah peralihan darat dan laut memberikan efek perekaman yang khas jika dibandingkan obyek vegetasi darat lainnya. Efek perekaman tersebut sangat erat kaitannya dengan karakteristik spektral ekosistem mangrove, hingga dalam identifikasi memerlukan suatu transformasi tersendiri. Pada umumnya untuk deteksi vegetasi digunakan transformasi indeks vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran dan luasan vegetasi hutan mangrove; dan menentukan tingkat kerapatan atau kesehatan vegetasi mangrove menggunakan indeks vegetasi NDVI dan EVI dari citra Landsat dan SPOT di daerah Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah. Ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem penting di kawasan pesisir pantai terus mengalami tekanan di seluruh dunia. Lokasi penelitian Tugas Akhir ini berada di Segara Anakan yang terletak di Kabupaten Cilacap, Propinsi Jawa Tengah, tepatnya pada 7˚30’ - 7˚44’ LS dan 109˚03’ – 109˚42’ BT. Indeks vegetasi merupakan suatu algoritma yang diterapkan terhadap citra satelit, untuk menonjolkan aspek kerapatan vegetasi ataupun aspek lain yang berkaitan dengan kerapatan. Metode analisa indeks vegetasi yang digunakan pada penelitian kali adalah NDVI (Normalized Difference Vegetation Index dan EVI (Enhanced Vegetation Index.Luas  tutupan  lahan  yang didapatkan dari citra Landsat 5 TM tahun 2000 sebesar 50,214.87 ha dan citra SPOT-4 tahun 2008 sebesar 29,774.16 ha. Sedangkan luasan mangrove yang pada tahun 2001 sebesar 5722.74 ha sedangkan pada tahun 2008 sebesar 5453.32 ha. Sehingga bisa disimpulkan terjadi pengurangan luasan mangrove sebesar 269.42 ha.

  3. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putriaji Hendikawati

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengungkap dan menganalisis faktor-faktor yangmempengaruhi perolehan indeks prestasi mahasiswa. Populasi penelitian adalahmahasiswa program studi Pendidikan Matematika FMIPA Unnes dan dipilih sampelsebanyak 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster randomsamplingdengan sampel penelitian berjumlah 114 mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi (IP mahasiswa dipengaruhioleh beberapa variabel antara lain: variabel suasana hati, membagi waktu, hubungandengan keluarga, penjelasan dosen, suasana tempat tinggal, kegiatan selain kuliah, bakat,adaptasi lingkungan, pantauan orang tua, perhatian orang tua, pergaulan, makan dan gizi,IQ dan EQ, kemampuan sosialisasi, kondisi keuangan, suasana belajar kampus, pancaindera kemampuan menangkap materi, dan olahraga. Setelahdilakukan analisis faktor danproses reduksi diperoleh5 faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa. Lima faktor tersebutadalah Faktor Manajemen Diri, Faktor Lingkungan Sekitar, Faktor Kondisi Eksternal,Faktor Kondisi Fisik dan Faktor Olahraga.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa serta para dosen khususnyapenentu kebijakan di jurusan Matematika FMIPA Unnes, untuk mengembangkan sertameningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa yang berhubungan dengankebijakan dalam kampus agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan IPmahasiswa. Kata kunci: analisis faktor, indeks prestasi, mahasiswa.

  4. INDEKS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Firdaus

    2015-07-01

    Full Text Available AbstrakIndeks aktivitas antioksidan dikembangkan guna standarisasi kekuatan aktivitas antioksidan baik dariekstrak maupun senyawa murni. Metode ini dikembangkan berdasar pereduksian radikal difenilpikrilhidrasil.Rumput laut cokelat diketahui mempunyai komponen aktif yang bersifat antioksidan. Tujuan penelitian iniadalah untuk menentukan indeks aktivitas antioksidan ekstrak Sargassum aquifolium. S. aquifolium didapatkandari perairan pantai pulau Talango, Kabupaten Sumenep. S. aquifolium dibersihkan, dicuci, dikeringkan,ditepungkan dan dimaserasi etanol, aseton 70%, metanol, etanol 80%, metanol 80%, dan air (1:3 b/v tigakali pada suhu 4oC selama 24 jam. Fitrat digabungkan, dipekatkan, dan dikeringkan untuk mendapatkanekstrak. Ekstrak selanjutnya diuji kemampuannya dalam mereduksiradikal difenilpikrilhidrasil. Penurunanserapan radikaldifenil pikrilhidrasil diamati dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 517 nm. Hasilmenunjukkan bahwa konsentrasi hambatan 50% ekstrak metanol S. aquifolium lebih kecil dibanding ekstraklainnya. Indeks aktivitas antioksidan ekstrak metanol S. aquifolium sebesar 0,54. Berdasar indeks aktivitasantioksidan maka ekstrak metanol S. aquifolium tergolong antioksidan sedang dan berpotensi dikembangkansebagai nutraseutikal beraktivitas antioksidan.

  5. INDEKS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad - Firdaus

    2014-06-01

    Full Text Available Indeks aktivitas antioksidan dikembangkan guna standarisasi kekuatan aktivitas antioksidan baik dariekstrak maupun senyawa murni. Metode ini dikembangkan berdasar pereduksian radikal difenilpikrilhidrasil.Rumput laut cokelat diketahui mempunyai komponen aktif yang bersifat antioksidan. Tujuan penelitian iniadalah untuk menentukan indeks aktivitas antioksidan ekstrak Sargassum aquifolium. S. aquifolium didapatkandari perairan pantai pulau Talango, Kabupaten Sumenep. S. aquifolium dibersihkan, dicuci, dikeringkan,ditepungkan dan dimaserasi etanol, aseton 70%, metanol, etanol 80%, metanol 80%, dan air (1:3 b/v tigakali pada suhu 4oC selama 24 jam. Fitrat digabungkan, dipekatkan, dan dikeringkan untuk mendapatkanekstrak. Ekstrak selanjutnya diuji kemampuannya dalam mereduksiradikal difenilpikrilhidrasil. Penurunanserapan radikaldifenil pikrilhidrasil diamati dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 517 nm. Hasilmenunjukkan bahwa konsentrasi hambatan 50% ekstrak metanol S. aquifolium lebih kecil dibanding ekstraklainnya. Indeks aktivitas antioksidan ekstrak metanol S. aquifolium sebesar 0,54. Berdasar indeks aktivitasantioksidan maka ekstrak metanol S. aquifolium tergolong antioksidan sedang dan berpotensi dikembangkansebagai nutraseutikal beraktivitas antioksidan.Kata kunci: difenilpikrilhidrasil, ekstrak, indeks aktivitas antioksidan, Sargassum aquifolium

  6. PERANAN INFLASI, BI RATE, KURS DOLLAR (USD/IDR DALAM MEMPENGARUHI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kukuh Listriono

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris mengenai Pengaruh Tingkat Inflasi, BI Rate, Kurs Dollar (USD/IDR terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG. IHSG merupakan salah satu indeks yang sering diperhatikan investor ketika berinvestasi di Bursa Efek Indonesia. Oleh karena itu, penulis ingin meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap IHSG. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data closing price bulanan dari tingkat inflasi, BI RATE, Kurs USD/IDR dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG periode Januari 2006 sampai Desember 2013. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yang mana semua populasi dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Tingkat Inflasi, BI Rate dan Kurs Dollar (USD/IDR berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG. Pengujian secara simultan variabel Tingkat Inflasi, BI Rate dan Kurs Dollar (USD/IDR berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG.

  7. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  8. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN INDEKS HARGA SAHAM DI JAKARTA ISLAMIC INDEX SELAMA TAHUN 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lely Fera Triani

    2014-03-01

    Indeks harga saham gabungan merupakan cerminan dari kegiatan pasar modal secara umum. Pergerakan indeks harga saham gabungan yang meningkat menunjukkan kondisi pasar modal sedang bullish, sebaliknya jika menurun menunjukkan kondisi pasar modal sedang bearish. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi, seperti: volume perdagangan saham, nilai tukar, dan Suku Bunga Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis: pengaruh faktor makro ekonomi melalui volume perdagngan saham, nilai tukar, dan suku bunga Indonesia terhadap Indeks harga saham gabungan di Jakarta Islamic Index. Sampel dari penelitian ini adalah: volume perdagangan saham, nilai tukar, suku bunga Indonesia, dan Indeks harga saham gabungan di Jakarta Islamic Index dengan menggunakan data harian selama tahun 2011, sehingga data pada observasi (n = 247. Ada pengaruh faktor ekonomi makro yang diwakili oleh volume transaksi, dan tingkat suku bunga terhadap indeks harga saham gabungan. Variabelnilai tukar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Hasil perhitungan yang diperoleh nilai F = 27,416; menjadi jelas bahwa perubahan dalam volume transaksi, nilai tukar, dan nilai suku bunga berpengaruh signifikan secara bersama-sama Indeks Harga Saham Gabungan.

  9. Dampak Indeks Konektivitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK terhadap Pertumbuhan Perekonomian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wahyuningsih

    2013-12-01

    Full Text Available Dalam Masterplan Percepatan dan perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI, perhatian utama adalah penyediaan infrastruktur pendorong konektivitas, diantaranya teknologi informasi dan komunikasi (TIK. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui indeks konektivitas di Kabupaten Sidoarjo. Pengukuran indeks konektivitas dengan model yang diadopsi dari ICT Pura, meliputi ICT usage, ICT readiness, ICT capability dan ICT impact dan sampel dari masyarakat dan pelaku ekonomi. Hasilnya menunjukan indek konektivitas menurut masyarakat pada level rentang 2-4 artinya konektivitas sudah memadai sedang menurut pelaku ekonomi pada level 1,5- 2,5 artinya konektivitas sudah ada namun belum dapat mempengaruhi peningkatan perekonomian.

  10. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  11. SISTEM REKOMENDASI INDEKS WEB DENGAN METODE FREQUENT TERMS BERBASIS MULTI INSTANCE LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darlis Herumurti

    2007-01-01

    Full Text Available Web index page is well known as page that arranges information by giving the title and short explanation about the information, where the complete information will be presented in other page. However since the amount of information become accumulate, the existence of a lot of index page exactly cause difficulty on getting information because it is possible to direct users into a mount of irrelevant information. Without a system which can help user navigation, the process of seeking the expected information is equal to a trial and error processing. In this paper, web index recommendation system is investigated which involved the activity of user on accessing the index page. This system will arrange the frequent term in index page and then implement Multi Instance Learning to give recommendation of the new index page automatically. The algorithm is citation kNN that will be adapted into fretCit kNN by implementing the minimal Hausdorff distance in measuring the distance. The experiments show that from the several test of users, the system give performance in average recommendation until 82,41% accuracy with 66,71% recall. Abstract in Bahasa Indonesia : Halaman indeks dikenal sebagai halaman yang mengelompokkan informasi-informasi, dengan memberikan judul serta penjelasan singkat tentang suatu informasi, dimana informasi lengkap akan dipresentasikan pada halaman-halaman lain. Namun dengan ketersediaan informasi yang menjadi semakin menumpuk, keberadaan halaman indeks yang semakin banyak justru menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan informasi karena mungkin akan mengarahkan pada banyak informasi yang tidak relevan. Tanpa adanya sebuah sistem yang dapat membantu navigasi user, untuk mencari informasi yang diinginkan sama saja dengan sebuah kegiatan trial dan error. Dalam penelitian ini, dirancang sebuah sistem rekomendasi indeks web yang melibatkan aktifitas user dalam mengakses halaman indeks. Sistem ini mengelompokkan frequent terms pada halaman

  12. Konsentrasi merkuri dan hubungannya dengan indeks kepadatan keong popaco (Telescopium telescopium) di Kao Teluk, Halmahera Utara

    OpenAIRE

    Ardan Samman; Djamar T.F. Lumban Batu; Isdradjad Setyobudiandi

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi merkuri pada air laut, sedimen dan keong popaco (T. telescopium), serta hubungannya dengan indeks kepadatan. Sampling dilakukan pada tiga stasiun yaitu di muara Sungai Balaotin, Cibok dan Kobok. Analisis konsentrasi merkuri menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi merkuri pada air laut pada ketiga stasiun di Perairan Kao Teluk berkisar antara 0,000239-0,000560 ppm. Konsentrasi merkuri pada ...

  13. Die invloed van ‘n intensiewe opleidingsprogram op die Kardio Stres-indeks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tammy Claassen

    2012-03-01

    Full Text Available Mense ondervind baie stressors in hul alledaagse lewe, wat ‘n groot uitwerking het op daagliksefunksionering. Kardio Stres-indeks (KSI is ‘n nie-indringende mate van die stres wat die hartervaar. KSI (uitgedruk as ‘n persentasie berekeninge word gebaseer op die duur van die QRSkompleks, hart tempo, ritme en standaardafwyking van die RR-interval (RRSD spesifieke parameters.

  14. ANALISIS INDEKS VEGETASI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT FORMOSAT-2 DI DAERAH PERKOTAAN (STUDI KASUS: SURABAYA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agneszia Anggi Ashazy

    2015-02-01

    Full Text Available Wilayah Surabaya Timur memiliki lahan konservasi, tambak, boezem, dan wilayah RTH berupa hutan mangrove yang cukup luas sehingga memiliki andil dalam kontribusi sebaran vegetasi kota Surabaya. Oleh karena itu, dibutuhkan pemantauan luasan vegetasi pada daerah tersebut.Dengan adanya teknologi penginderaan jauh, kini pengamatan wilayah perkotaan menggunakanketelitian spasial yang tinggi salah satunya adalah dengan satelit FORMOSAT-2.Indeks vegetasi adalah suatu formulasi pengolahan data inderaja secara digital yang dapat diarahkan secara khusus untuk mengkaji informasi tematik dari lahan bervegetasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra FORMOSAT-2dapat digunakan untukmenganalisa data indeks vegetasi dengan menggunakan algoritma NDVI,EVI2, dan SAVI. Indeks vegetasi SAVI menghasilkan keakurasian hubungan yang lebih baik dibandingkan metode NDVI dan EVI2 dimana koefisien determinasi dari metode SAVI adalah 0,9469. Luasan tutupan vegetasi sebesar 1276,86 ha atau 15,87% dari luas Surabaya Timur yang berarti hanya menyumbang 3,86% dari luas kota Surabaya. Sawah merupakan alokasi tutupan lahan yang paling luas memiliki repersentasi vegetasi dari luas wilayah Surabaya timur. Luas repersentasi vegetasi di wilayah Surabaya Timur yang paling dominan ada pada kisaran 25-50%.

  15. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  16. ANALISIS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Fauziah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengungkapan tanggungjawab sosial bank syariah di Indonesia berdasarkan pada indeks Islamic Social Reporting (ISR. Obyek dari penelitian ini adalah tujuh bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan tahun 2011 yang dipublikasikan pada masing-masing bank. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan skore indek IRS tertinggi adalah Bank Muamalat Indonesia dengan skore 73% dan skore terendah adalah Bank Panin Syariah dengan skore 41%. This research is intended to compare the social responsibility disclosure of Islamic banking in Indonesia based on the Islamic Social Reporting (ISR index. The object of this research is taken from seven Islamic bankings in Indonesia. This research use the data from the annual report which was published in 2011 by the banks. The content analysis is implemented for analyzing the data. The results show that the highest score of social responsibility disclosure is Bank Muamalat Indonesia with the score of 73% and the lowest score is Panin Bank Syariah with the score of 41%.

  17. INDEKS MITOSIS UJUNG AKAR KECAMBAH CABE BESAR (Capsicum annuum L. SETELAH PERLAKUAN SUSPENSI Trichoderma sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PetroneLa Deno Raja

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks mitosis ujung akar kecambah cabe besar (Capsicum annuum L. setelah perlakuan suspensi Trichoderma sp. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Udayana dari Oktober 2013-November 2013. Metode yang digunakan adalah metode squash, biji cabe untuk kontrol direndam dalam air ± 6 jam, untuk perlakuan biji setelah direndam air, direndam lagi dalam suspensi Trichoderma sp. 10-7 selama ± 6 jam, selanjutnya dikecambahkan. Ujung akar kecambah 2 mm dipotong, difiksasi dalam larutan farmer ± 2-24 jam, dihidrolisis dalam larutan 3N HCL ± 2-5 menit dan kemudian pewarnaan dengan aceto orcein ± 5 menit. Pengamatan dilakukan dengan mikroskop binokuler, data pembelahan tiap fase mitosis dihitung (%, dicatat dan difoto, dan dianalisis dengan menggunakan uji paired T tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichoderma sp. berpengaruh terhadap indeks mitosis sel ujung akar Capsicum annuum L.,  pada fase metafase berbeda nyata antara kontrol dan perlakuan, sedangkan pada fase profase, anafase dan telofase berbeda tidak nyata.  Pada perlakuan persentase fase profase, metafase, anafase dan telofase (77,14%; 12,96 %; 5,88 % dan 5,23 % lebih tinggi dari kontrol (66,40 %; 5,44 %; 4,96 % dan 4,66 %.

  18. Konsentrasi merkuri dan hubungannya dengan indeks kepadatan keong popaco (Telescopium telescopium di Kao Teluk, Halmahera Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardan Samman

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi merkuri pada air laut, sedimen dan keong popaco (T. telescopium, serta hubungannya dengan indeks kepadatan. Sampling dilakukan pada tiga stasiun yaitu di muara Sungai Balaotin, Cibok dan Kobok. Analisis konsentrasi merkuri menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi merkuri pada air laut pada ketiga stasiun di Perairan Kao Teluk berkisar antara 0,000239-0,000560 ppm. Konsentrasi merkuri pada sedimen berkisar antara 0,003-0,08 ppm. Konsentrasi merkuri pada keong berkisar antara 0,06-0,15 ppm. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut, dan US Environmental Protection Agency tentang baku mutu sedimen, serta World Health Organization/Food and Agriculture Organization (WHO/FAO tentang keamanan pangan maka kandungan merkuri pada air, sedimen dan keong popaco masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara konsentrasi merkuri pada air dan sedimen dengan indek kepadatan keong popaco, dimana pada kepadatan tinggi maka kandungan merkuri cenderung rendah.

  19. Gambaran Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Tegal Angus pada Era Jaminan Kesehatan Nasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Yusnita

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Puskesmas sebagai salah satu badan layanan publik perlu menyusun indeks kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan. Perubahan puskesmas pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN menyangkut peran sebagai gate keeper untuk mengendalikan rujukan berjenjang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat indeks kepuasan masyarakat (IKM, deskripsi unsur-unsur IKM, dan unsur yang memengaruhi kepuasan pada pelayanan Puskesmas Tegal Angus pada era JKN. Penelitian ini adalah penelitian survei masyarakat. Penelitian dilakukan di Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten selama bulan Mei­­­­­–Agustus 2016. Metode yang digunakan adalah studi potong lintang dengan responden adalah pasien yang telah mendapatkan pelayanan di puskesmas. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner indeks kepuasan masyarakat sesuai KepmenPAN RI Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004. Hasil penelitian ini menunjukkan IKM di Puskesmas Tegal Angus bernilai 63,5 yang termasuk kategori baik. Unsur pelayanan yang menyusun IKM sebagian besar masuk kategori baik. Unsur pelayanan yang masuk kategori kurang baik adalah kedisiplinan petugas pelayanan, kepastian jadwal dan biaya pelayanan, serta kecepatan pelayanan. Hasil peneltian ini dapat menjadi bahan penilaian terhadap unsur pelayanan yang masih perlu perbaikan dan menjadi pendorong setiap puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Abstract Puskesmas as one of public health services should measure community satisfaction index (IKM to ensure the qualtity of service. The role as gate keeper especially for referral system in National Health Coverage (JKN is very challenging. The is research aim to understand level of community satisfaction index (IKM, describe indicators in satisfaction index and discover which indicator need to be increased. This is a survey study using cross sectional method. This study was held in Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga

  20. ALTERNATIF INDEKS GIZI SEIMBANG UNTUK PENILAIAN MUTU GIZI KONSUMSI PANGAN WANITA DEWASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvia Mawarti Perdana

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to develop a balanced diet index (BDI in relation to nutritional quality of the diet (NQ in Indonesian adult females. This study used food consumption data from the Basic Health Research (Riskesdas of 2010. The food consumption data were collected using 24-h food recall method through a cross-sectional study. Total subject of this study was 61,759 adult females19—55 years. The NQ of 16 nutrients was used as a gold standard in the validity testing. The results showed that the simplest and the most valid measurement was BDI3-60 (correlation coefficients with the NQ=0.7 which was based on three levels of scoring system (0, 5, and 10 and six food groups (carbohydrate food sources, animal protein food, plant protein food, vegetable, fruit, and milk, without considering fat, saturated fat, cholesterol, and sodium. The mean score of BDI3-60 was 31.0±12.1.Keywords: adult females, balanced diet index, nutritional qualityABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan indeks gizi seimbang (IGS sebagai pendekatan untuk menilai mutu gizi pangan (MGP bagi wanita dewasa Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2010. Penelitian ini menggunakan data konsumsi pangan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010. Pengumpulan data konsumsi pangan menggunakan metode food recall 1x24 jam dengan desain studi cross-sectional. Studi ini menggunakan 61 759 orang subjek wanita dewasa berusia 19—55 tahun. MGP dari 16 zat gizi digunakan sebagai standar dalam pengujian validitas IGS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IGS3-60 adalah indeks gizi seimbang yang paling valid dan sederhana (korelasi koefisien dengan MGP sebesar 0.7 yang dikembangkan berdasarkan tiga tingkat skor (nol, lima, dan 10 dan enam kelompok pangan (pangan karbohidrat, protein hewani, kacang-kacangan, sayur, buah, dan susu, tanpa mempertimbangkan lemak total, lemak jenuh, kolesterol, gula tambahan, dan natrium. Skor rata-rata IGS3-60 pada wanita dewasa adalah 31.0±12

  1. APLIKASI ANALISIS KLASTER DAN INDEKS TRIX UNTUK MENGKAJI VARIABILITAS STATUS TROFIK DI TELUK PEGAMETAN, SINGARAJA, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Turmuzi Tammi

    2015-06-01

    klaster dan indeks TRIX telah menunjukkan secara jelas bahwa kondisi kawasan klaster K1 lebih baik dibandingkan kawasan klaster K2. Kawasan K1 masih dapat dikembangkan untuk budidaya laut keramba jaring apung (KJA, namun dalam perkembangannya, budidaya laut secara terintegrasi berbasis integrated multi-trophic aquaculture (IMTA dapat diterapkan guna menjaga daya dukung lingkungan perairan Teluk Pegametan. Tren secara temporal menunjukkan pola yang mengikuti fluktuasi air atau pasang surut, serta jadwal kematian massal ikan setiap tahunnya dan berbeda nyata pada saat Agustus hingga September-Oktober. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi tentang kondisi perairan Teluk Pegametan sehingga dapat dilakukan pengelolaan kawasan yang lebih baik untuk kegiatan budidaya laut yang berkelanjutan.

  2. PENENTUAN INDEKS BIAS KACA TBZP TERDEDAH ION Nd3+ DENGAN METODE SUDUT BREWSTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Pramuda

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak __________________________________________________________________________________________ Kaca tellurite merupakan material yang sangat menjanjikan untuk aplikasi laser dan optika non linear. Pengukuran indeks bias merupakan salah satu bagian dari penentuan sifat fisik optik yang penting untuk mengestimasi sifat-sifat laser kaca. Penelitian ini bertujuan menentukan dan menganalisis indeks bias kaca berbasis tellurite TBZP Terdedah ion Nd3+ yang telah berhasil difabrikasi dengan teknik melt quenching dengan komposisi 55TeO2-2Bi2O3-(38-x ZnO-5PbO-xNd2O3(% mol(x=0,5; 1; 1,5; 2; 2,5. Indeks bias kaca diukur dengan metode sudut brewster pada mode tranverse magnetic (TM.  Pada mode TM dapat ditentukan besar sudut brewster dan nilai reflektansi minimum kaca. Hasil penelitian menunjukkan kaca TBZP terdedah ion Nd3+ yang telah berhasil dipabrikasi memiliki indeks bias kaca yang tergolong tinggi meningkat dari 1,825 ke 2,081 seiring meningkatnya konsentrasi modifier Nd2O3 dari 0,5 % mol ke 2,5 % mol. Penambahan kation pada jaringan struktur kaca memberikan pengaruh pada struktur kaca dan mengarah ke perubahan lokal dari distribusi ikatan Bridging Oxygen (BO dan Non Bridging Oxygen (NBO. Penambahan konsentrasi Nd3+ menyebabkan terjadinya peningkatan pada nilai parameter sifat fisik lain seperti massa molar, massa jenis, volume molar, dan molar refraction.   Abstract __________________________________________________________________________________________ Tellurite glass is a promising material for laser applications and non-linear optics. The measurement of the refractive index is a part of the  physical properties determination that is important for estimating the optical properties of glass laser. This research determined and analyzed the refractive index of tellurite-based glass TBZP dopedNd3+fabricated by melt quenching technique with composition 55TeO2-2Bi2O3-(38-x ZnO-5PbO-xNd2O3(mol%(x=0,5; 1; 1,5; 2; 2,5. The refractive index of glass

  3. Analisis kualitas perairan berdasarkan metode indeks pencemaran di Pesisir Timur Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guntur Guntur

    2017-04-01

    Full Text Available Pollution has become the serious problem in aquatic ecosystems in Indonesia including east part of the coastal area of Surabaya City. One of the methods that can be used to analyze water quality in the coastal area is pollution index method. The method can provide information related to existing water quality in respect of utilization plan. The purpose of this study is to analyze the water quality in the coastal area in East part of Surabaya City based on the physical and chemical parameters, and then, analyze the data using pollution index method. The sampling points of this study are 10 areas in the coastal area in East Part of Surabaya City. The result of this study showed that the water parameters in the sampling points are described as follows: salinity (23.2 ± 7.33‰, pH (7.156 ± 0.356, dissolved oxygen (9.46 ± 3.364 mg/L, temperature (29 ± 1.4 °C, total suspended solid (91.9 ± 109.3 mg/L, fisibility  (25.15 ± 8.9 cm, ammonia (1.3 ± 1.1 mg/L, nitrate (0.095 ± 0.14 mg/L dan biological oxygen demand (3.738 ± 0.956 mg/L. This study indicated that the value of pollution index in East Part of Surabaya City coastal area is 4.6 that indicated the areas are slightly polluted. Pencemaran merupakan sebuah permasalahan bagi sebagian besar wilayah perairan di Indonesia termasuk wilayah perairan di pesisir timur kota Surabaya. Salah satu cara untuk menganalisis kualitas perairan di wilayah pesisir adalah dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode ini dapat memberikan informasi mengenai kondisi perairan sesuai peruntukannya. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis kondisi perairan Pesisir Timur Kota Surabaya berdasarkan parameter fisika dan kimia serta menganalisa nilai indeks pencemaran Perairan Pesisir Timur Kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel di 10 titik di Perairan Pesisir Timur Kota Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata parameter fisika dan kimia adalah sebagaimana

  4. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Cedera Ligamen Krusiat Anterior pada Atlet Cabang Olahraga Kontak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rurin Ardiyanti

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakCedera Ligamen Krusiat Anterior (LKA adalah trauma pada atlet yang memerlukan tindakan bedah dan berrisiko menjadi osteoartritis. Berbagai macam faktor dapat menyebabkan cedera LKA, seperti Indeks Massa Tubuh (IMT yang merupakan salah satu faktor risiko cedera LKA. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan IMT dengan cedera LKA. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional. Sampel adalah 271 atlet diambil dari seluruh cabang olahraga kontak di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur. Data yang diperoleh berupa IMT dan kejadian cedera LKA pada atlet dalam 1 tahun, kemudian dianalisis dengan uji kemaknaan Fisher. Peneliti menemukan 7% (19 orang mengalami cedera LKA. Penelitian ini menemukan bahwa presentase cedera LKA pada IMT tinggi (>24,9 kg/m2 dua kali lebih banyak dibanding pada IMT tidak tinggi (≤24,9 kg/m2, yaitu 12,5% dan 6,5%. Pada uji Fisher tidak ditemukan hubungan antara IMT dan cedera LKA (p>0,05.  Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat risiko cedera LKA pada atlet dengan IMT tinggi, namun tidak signifikan secara statistik. Banyak faktor risiko cedera LKA lainnya yang tidak dapat dikontrol melalui metodologi penelitian ini.Kata kunci: indeks massa tubuh, cedera ligamen krusiat anterior, atlet AbstractAnterior Cruciate Ligament (ACL injuries are common on athletes that need surgical treatment and a risk to become osteoarthritis. There are many factors contributed to ACL injury. Body Mass Index (BMI is one of ACL injury risk factor. The objective of this study was to determine the relationship between BMI and ACL injury. This was an observasional analitic study. The sample was 271 contact sport athletes at KONI East Java. Data about BMI and ACL injury on the athlete for 1 year was collected. The data then was analysed by Fisher test. There were 7% (19 persons of athletes suffers from ACL injury. This study found that the proportion of ACL injury on athlete with high BMI (>24,9 kg/m2 was twice

  5. Estimasi Nilai VaR Dinamis Indeks Saham Menggunakan Peak-Over Threshold dan Block Maxima

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komang Dharmawan

    2013-10-01

    Full Text Available Kejadian ekstrim pada bidang finansial pada periode 2008/2009  telah menyadarkan para praktisi maupun peneliti di bidang finansial untuk mengevaluasi kembali teknik-teknik pemodelan risiko finansial.  Ini menegaskan bahwa diperlukan model-model matematika atau teknik pemodelan yang lebih baik di bidang manajemen risiko finansial yang dapat mengatisipasi adanya kejadian-kejadian yang jarang muncul seperti pada periode tahun tersebut di atas. Metode yang paling sesuai dalam menangani kejadian kejadian ekstrim seperti ini adalah Extreme Value Theory (EVT. Dalam pemodelan Value at Risk(VaR, tingkat pengembalian (return suatu data finansial biasanya ditaksir menggunakan suatu pendekatan yang mengasumsikan bahwa data tersebut terdistrubusi secara normal. Namun asumsi ini tidak merefleksikan perilaku nilai return yang sesungguhnya, sebab distribusi data finansial menunjukkan adanya ekor distribusi yang lebih gemuk (heavy-tail, yaitu ekor distribusi turun lebih pelan dibandingkan dengan ekor distribusi normal.  Ini berarti peluang munculnya nilai ekstrim lebih besar. Sehingga pendekatan secara konvensional dianggap mengabaikan nilai-nilai ekstrim ini. Paper ini membahas penerapkan EVT pada data finansial. Kemudian menghitung nilai VaR dinamis dari nilai indeks IHSG (Jakarta Stock Exchange periode 28 Desember 2007-28 Desembar 2012. EVT dipakai untuk memprediksi VaR statis dan EVT-GARCH(1,1 dipakai untuk memprediksi VaR dinamis.

  6. PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, KURS, DAN PERTUMBUHAN PDB TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suramaya Suci Kewal

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: The Effect of Inflation, interest rate, exchange rate, and GDP growth Toward Indonesia Composite Index. This research aims to investigate empirically the effect of selected macroeconomic variables, i.e., inflation rate, Bank Indonesia Certificate rate, the exchange rate on IDR, and GDP growth on Indonesia Composite Index at The Indonesia Stock Exchanges (IDX. This paper examines the direct effect of selected macroeconomic variabel on Indonesia Composite Index. The paper employs a regression model analysis. The result indicates that only the exchange rate on IDR significantly effects to Indonesia Composite Index. The inflation rate, Bank Certificate rate, and GDP growth do not effect to Indonesia Composite Index. This research only covers four selected macroeconomic variables. Therefore, further research should examine other potential macroeconomic variables.   Keywords: macroeconomic variables, Indonesia Composite Index   Abstrak: Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan PDB Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara empiris pengaruh variabel-variabel makroekonomi, yaitu : tingkat inflasi, suku bunga sertifikat Bank Indonesia, kurs, dan tingkat pertumbuhan GDP terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa hanya kurs yang berpengaruh secara signifikan terhadap IHSG, sedangkan tingkat inflasi, suku bunga SBI dan pertumbuhan PDB tidak berpengaruh terhadap IHSG. Penelitian ini hanya menggunakan empat variabel makroekonomi, sehingga penelitian selanjutnya perlu menemukan variabel makroekonomi lain yang diduga berpengaruh terhadap IHSG.   Kata kunci : variabel makroekonomi, IHSG.

  7. Prediksi Skala Indeks Artroplasti Pada Gonartrosis Akhir (Siaga Untuk Menilai Keberhasilan Penggantian Sendi Lutut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Rahadian Rahim

    2009-09-01

    Full Text Available Knee replacement (KR is an expensive operation, in order to have cost effective benefit, a predictor for the operative outcome is required. SIAGA (Skala Indeks Artroplasti pada Gonartrosis Akhir prediction score model and SIAGA survival prediction can be used as predictors for outcome result in knee arthroplasty . The ambispective kohort study was performed on 189 KR operation for 161 arthritis patients at Siaga Raya Hospital Jakarta, period 1990-2003, using survival analysis, diagnostic and reliability test. The results were as follow: ratio female:male: 4.1:1. The age between 44-87 years old with an average 66.4 years old. Survival rate as much as 170 cases, loss to follow up 15 cases and death 2 cases. The PSL survival analysis for degenerative gonarthrosis remains at 96.6% but the survival analysis for rheumatoid arthritis decreased from 95% to 85%. The COX regression analysis are significant for all diagnostic variables: gender, age, stage, bone mass index, underlying disease, previous therapy, and body mass index. The reliability values SIAGA A1 prediction, SIAGA A2 prediction, SIAGA B1 prediction and SIAGA B2 prediction were achieved agreement value in 82-91% range, Kappa 0.2–0.5 range and p = 0,000. We conclude the SIAGA predictions can be used as predictor for knee arthroplasty outcome.

  8. PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING PADA MATERI INDEKS HARGA DAN INFLASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Chayyi

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan penggunaan metode pembelajaran pemecahan masalah ( problem solving dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam materi indeks harga dan inflasi kelas X Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Tros o Pecangaan Jepara. P enelitian ini me nggunakan Quasi Eksperimental Design . Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara Tahun Ajaran 2012/2013. Dengan teknik purposive sampling terpilih 2 sampel yaitu kelas XC sebagai kelas eksperimen dan kelas XB sebagai kelas kontrol. Hasil belajar pada kelas eksperimen diperoleh uji gain pada kelas eksperimen sebesar 0,77 dengan kategori tinggi sedangkan uji gain pada kelas kontrol sebesar 0,45 dengan ketegori sedang. Hal ini menunjukkan pembelajaran dengan metode pemecahan masalah ( problem solving lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan penjabaran diatas peneliti memberikan saran kepada guru untuk mencari metode pembelajaran aktif se perti metode pembelajaran pemecahan masalah agar siswa lebih tertarik dan aktif dalam pembelajaran.

  9. Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Nitrit Oksid pada Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nidia Purwadianti

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakObesitas merupakan masalah kesehatan yang kompleks dengan penyebab multifaktorial. Obesitas berkaitan erat dengan peningkatan risiko sejumlah komplikasi seperti hipertensi. Salah satu mekanisme yang menghubungkan obesitas dengan hipertensi adalah disfungsi endotel sebagai akibat penurunan kadar nitrit oksid (NO. Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT merupakan salah satu indikator untuk menentukan obesitas. .Tujuan penelitian ini ialah menentukan hubungan IMT dengan kadar nitrit oksid pada masyarakat etnik Minangkabau. Desain penelitian adalah studi potong lintang dengan populasi masyarakat etnik Minangkabau usia 30 – 65 tahun di 4 kecamatan terpilih di Kota Padang. Jumlah subjek sebanyak 130 orang. Data responden merupakan data sekunder yang dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan uji beda rerata dengan metode independent sample t-test. Hasil penelitian pada kelompok obesitas diperoleh p-value = 0,982 dengan r = -0,003. Pada kelompok tidak obesitas didapatkan p-value = 0,924 dan r = -0,013. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar NO. Kadar nitrit oksid rerata pada responden obesitas adalah 28,37±17,45 μmol/L dan tidak obesitas adalah 23,91±11,55 μmol/L dengan p-value=0,084. Terdapat perbedaan rerata kadar NO kelompok obesitas dan tidak obesitas pada masyarakat etnik Minangkabau di Kota Padang namun tidak bermakna secara statistik. Diharapkan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang mempengaruhi kadar NO selain IMT.Kata kunci: indeks massa tubuh, kadar nitrit oksid, obesitas AbstractObesity is a complex health problem with multifactorial causes. Obesity is strongly related to risk increase of many complications such as hypertension. One of the mechanisms that links obesity and hypertension is endhotelial disfunction due to nitric oxide (NO level decrease. Body Mass Index (BMI measurement is one of the indicators to determine obesity

  10. INDEKS ENTOMOLOGI DAN KERENTANAN LARVA Aedes aegypti TERHADAP TEMEFOS DI KELURAHAN KARSAMENAK KECAMATAN KAWALU KOTA TASIKMALAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hubullah Fuadzy

    2015-10-01

    Full Text Available AbstrakSalah satu upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti adalah menggunakan larvasida sintetis seperti temefos. Pemanfaatan temefos secara terus menerus dan berulang merupakan faktor risiko terjadinya resistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan indeks entomologi dan status kerentanan larva Ae. aegypti terhadap temefos di Kelurahan Karsamenak Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap. Populasi adalah larva nyamuk Ae. aegypti yang diperoleh dari 289 rumah penduduk di Kelurahan Karsamenak, dan sampel adalah 700 larva Ae. aegypti strain Karsamenak. Bioassay menggunakan metode Elliot dan Polson dengan konsentrasi diagnostik WHO sebesar 0,02 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa House Index (HI 24,9; Container Index (CI 9,05; Breteau Index (BI 29,07; dan Density Figure (DF 4. Larva Ae. aegypti umumnya ditemukan di Bak Mandi penduduk. Kemudian untuk membunuh 95% larva Ae. aegypti dibutuhkan konsentrasi temefos sebesar (LC95 0,02416 ppm (0,01917 ­ 0,03330 ppm dan RR95 3,02. Kelurahan Karsamenak termasuk wilayah yang potensial untuk penularan penyakit Demam Berdarah Dengue, dan larva Ae. aegypti terindikasi telah resisten terhadap temefos.Kata Kunci : Resisten, Aedes aegypti, temefos, kerentananAbstractOne effort for controlling Aedes aegypti as dengue vector is using synthetic larvacide such as temephos. Utilization of temephos continuously and repeatedly a risk factor for resistance. The objective of this study were to determine the entomology index and susceptibility of Ae. aegypti larvae against temephos in endemic areas of dengue fever in the Karsamenak District Kawalu of Tasikmalaya. The research was a true experimental study with a complete randomized design. The population were the larvae of Ae. aegypti were derived from 289 houses of resident in the Village Karsamenak and the sample was 700 larvae of Ae. aegypti strains Karsamenak. The Bioassay used Elliot and

  11. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT dengan Usia Menarche pada Siswi SMP Negeri 1 Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Nurul Yuda Putra

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakBeberapa dekade terakhir ini, telah terjadi kecenderungan onset menarche dini yang dikaitkan dengan nutrisi yang lebih baik. Penelitian yang telah ada menemukan penurunan usia menarche yang diiringi oleh peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT yang terjadi dalam 25 tahun terakhir. Onset menarche yang lebih cepat juga ditemukan pada anak yang gemuk dibandingkan yang kurus. IMT rendah menunjukkan tidak terpenuhinya nutrisi yang dapat mempengaruhi kecepatan tumbuh–kembang anak. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan  IMT dengan usia menarche. Penelitian cross-sectional study ini dilakukan terhadap 77 siswi yang dipilih melalui teknik proportional random sampling dan wawancara menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul lalu dianalisis dengan uji korelasi spearman. Hasil studi ini adalah rata-rata IMT 19,93 (±3,162 kg/m2dan rata-rata usia menarche adalah 11,75 tahun dengan usia termuda 9 tahun dan tertua 14 tahun. Ditemukan adanya hubungan antara IMT dengan usia menarche dengan nilai p=0,000 (p<0,05 dan r=-0,429. Kesimpulan studi ini ialah semakin tinggi IMT, maka semakin cepat terjadi menarche.Kata kunci: IMT, usia menarche, menarche AbstractThe last decades, there has been a trend of earlier onset of menarche is associated with better nutrition. Several studies have found a decrease in age of menarche is accompanied by an increase in Basal Metabolism Index (BMI. Rapid onset of menarche also found in obese children than lean. Low BMI show no fulfillment of nutrients that can affect the growth and development speed in children. The objective of this study was to determine the relationship between BMI with age at menarche. This cross sectional study was conducted on 77 female students who were selected through proportional random sampling technique. The data was collected by questionnaires and interviews, than was analyzed by Spearman correlation test. The results of this study was the average BMI 19.93 (±3.162 kg / m2, and

  12. Korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interinsisal dan tinggi wajah secara sefalometri (Cephalometric correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pricillia Priska Sianita K

    2013-12-01

    Full Text Available Background: In a disaster or criminal case, comprehensive information is needed for identification process of each victim. Especially for some cases that only leave skull without any information that could help the identification process, including face reconstruction that will be needed. One way of identifications is specific face characteristic, race, some head-neck measurements, such as facial morphology index, interincisal angle and facial height. Purpose: The aim of study was to determine the correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height through cephalometric measurement. Methods: The samples were cephalogram of 31 subjects (Deutro-Malayid race who met the inclusive criteria. Cephalometric analysis were done to all samples and followed by Pearson Correlation statistical test. Results: The correlation was found between facial morphology index and facial height, but no correlation between facial morphology index and interincisal angle. Conclusion: The study showed that the cephalometric measurement of facial morphology index and facial height could be used as the additional information for identification process.Latar belakang: Dalam bencana alam atau kasus kriminal informasi yang komprehensif diperlukan untuk proses identifikasi masing korban. Khususnya pada beberapa kasus yang hanya meninggalkan tengkorak tanpa informasi yang dapat membantu proses identifikasi, termasuk rekonstruksi wajah yang akan dibutuhkan. Salah satu cara identifikasi karakteristik wajah tertentu, ras, beberapa pengukuran kepala leher, seperti indeks morfologi wajah, sudut interincisal dan tinggi wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interincisal dan tinggi wajah melalui pengukuran sefalometrik. Metode: Sampel penelitian adalah cephalogram dari 31 subyek ras Deutro - Malayid ras yang memenuhi kriteria inklusif. Analisis cephalometri dilakukan pada semua sampel dan dilanjutkan

  13. Hubungan Kadar Ft4 Dengan Kejadian Tirotoksikosis berdasarkan Penilaian Indeks New Castle Padawanita Dewasa di Daerah Ekses Yodium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harsa Rusda

    2013-05-01

    Full Text Available AbstrakTirotoksikosis merupakan manifestasi klinis yang terjadi akibat peningkatan kadar hormon tiroid dalam darah. Kelebihan yodium merupakan salah satu penyebab terjadinya tirotoksikosis. Ini ditandai dengan hasil pemeriksaan kadar Ekskresi Yodium Urin (EYU > 199 μg/L. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar FT4 dengan kejadian tirotoksikosis berdasarkan penilaian indeks New Castle pada wanita dewasa di daerah ekses yodium. Metode: Penelitian dilakukan dengan menganalisis data yang dikumpulkan secara Cross Sectional Study terhadap 37 wanita dewasa menggunakan metoda total sampling di Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak Kabupaten Dharmasraya yang merupakan daerah ekses yodium (median EYU 323,5 μg/L. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan penilaian Indeks New Castle dan pengambilan darah untuk dilakukan pemeriksaan kadar FT4 dalam serum. Hasil: Analisis univariat didapatkan jumlah penduduk wanita dewasa dengan kadar FT4 meningkat sebanyak 14 persen dan nilai rata-rata 1,71 ng/dl. Penilaian indeks New Castle dalam kategori doubtful 16 persen dan tidak ditemukan penduduk yang termasuk dalam kategori toxic. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square, didapatkan p value=1. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar FT4 dalam serum dengan kejadian tirotoksikosis pada wanita dewasa di derah ekses yodium. Saran: Perlu dilakukan penyuluhan mengenai asupan yodium kepada masyarakat dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah dalam mengambil kebijakan terhadap pemberian kapsul yodium serta melakukan kontrol kadar EYU secara teratur dan berkala.Kata kunci: FT4, tirotoksikosis, indeks New Castle, wanita, ekses yodium, tiroidAbstractThyrotoxicosis is a clinical manifestation that occurs due to elevated levels of thyroid hormones in the blood. Iodine excess is one of the causes of thyrotoxicosis. This is indicated by the results of urine iodine excretion levels (EYU

  14. Analisis Pengaruh Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga SBI terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2006-2009

    OpenAIRE

    Pasaribu, Tulus G.

    2011-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga SBI terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia selama periode 2006-2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari data harian dan bulanan yang dipublikasikan oleh OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries), Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia dan diolah menggunakan An...

  15. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  16. Hubungan IMT (Indeks Massa Tubuh dengan Ketahanan (Endurance Kardiorespirasi pada Mahasiswa Pendidikan Dokter Unand 2009-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Jayusfani

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakSaat ini terjadi peningkatan kelebihan berat badan terutama pada generasi muda disebabkan oleh diet yang tidak tepat dan gaya hidup yang tidak aktif. Peningkatan berat badan ini akan berakibat pada penurunan daya tahan kardiorespirasi hingga berdampak pada kapasitas kerja fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT dengan ketahanan kardiorespirasi pada mahasiswa FK Unand. Penelitian dilakukan pada mahasiswa FK Unand Padang dari Desember 2012 sampai Februari 2013. Studi observasional analitik ini menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah subjek 30 orang. Ketahanan kardiorespirasi didapat dengan menghitung nilai VO2maks menggunakan tes ergometer sepeda metode Astrand 6 minute cycle test. Dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis statistik yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menemukan bahwa rerata IMT 23,2 ± 5,1 dan rerata volume oksigen maksimal 39,5 ± 12,1. Uji regresi linear menunjukkan terdapat hubungan antara IMT dengan ketahanan kardiorespirasi dengan tingkat hubungan sedang (r=0,567, p<0,05 dengan pengaruh sebesar 32,1% (R2=0,321 dan persamaan regresi yang didapat adalah Y=70,827 – 1,349X. Kesimpulan hasil studi ini adalah semakin tinggi indeks massa tubuh semakin rendah ketahanan kardiorespirasi.Kata kunci: volume oksigen maksimal, indeks massa tubuh, ketahanan kardiorespirasi AbstractNowadays, there are many cases about increasing the weight of body, especially at younger generation. It is caused by anappropriate diet and inactive lifestyle. Increasing of weight will cause declining of cardiorespiratory endurance. So that, it will impact on physical work capacity. The objective of this study was to determine the relationship between cardiorespiratory with Body Mass Index (BMI in medical student of Andalas University.The research was done on medical student of Andalas University Padang in December 2012 until February 2012

  17. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Derajat Kerusakan Sendi pada Pasien Osteoartritis Lutut di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Mutiwara

    2016-08-01

    Full Text Available AbstrakOsteoartritis lutut adalah salah satu penyakit sendi degeneratif  yang sering ditemukan di Indonesia. Pada pemeriksaan radiologi sendi lutut penderita osteoartritis terdapat kelainan yang dapat dinilai berdasarkan kriteria Kellgren dan Lawrence. Salah satu faktor resiko utama yang mengakibatkan kerusakan sendi pada penderita osteoartritis lutut adalah kegemukan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT dengan derajat kerusakan sendi pada penderita osteoatritis lutut di RSUP Dr M Djamil. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan jumlah sampel 24 pasien. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi  menurut American College of Rheumatology 1997 di Poli Rematik RSUP Dr M Djamil, dilakukan penghitungan IMT dan penilaian derajat kerusakan sendi berdasarkan pemeriksaan Rontgen dengan menggunakan kriteria Kellgren dan Lawrence. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 88,9% pasien yang bertubuh gemuk memiliki derajat osteoartritis yang lebih berat. Analisis uji chi-square terhadap  IMT dengan derajat kerusakan sendi pada pasien osteoartritis lutut memperlihatkan hubungan yang bermakna dengan nilai p = 0,003 (p<0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan derajat kerusakan sendi pada pasien osteoartritis lutut.Kata kunci: osteoartritis lutut, IMT, derajat kerusakan sendi AbstractKnee osteoarthritis is a common degenerative joint disease in Indonesia. The radiograph of knee osteoarthritis shows changes of knee joint which assessed based on Kellgren and Lawrence criteria. One of the major risk factor that lead joint damage in patient with knee osteoarthritis is obesity. The objective of this study was to determine association between Body Mass Index (BMI and degree of joint damage in knee osteoarthritis patient at DR. M. Djamil hospital. This was a cross sectional study on 24 knee osteoarthritis

  18. PEMETAAN FAKTOR C YANG DITURUNKAN DARI BERBAGAI INDEKS VEGETASI DATA PENGINDERAAN JAUH SEBAGAI MASUKAN PEMODELAN EROSI DI DAS MERAWU (C Factor Mapping Derived from Various Vegetation Indeces of Remotely Sensed Data for Erosion Modeling at Merawu Catchment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sulistyo

    2011-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai indeks vegetasi yang diturunkan dari data penginderaan jauh dalam pemetaan faktor C sebagai masukan dalam pemodelan erosi USLE (Universal Soil Loss Equation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis data penginderaan jauh Landsat 7 ETM + sehingga menghasilkan berbagai indeks vegetasi yang kemudian dilakukan analisis korelasi dengan Faktor C yang diukur di lapangan pada 45 lokasi. Dari analisis ini diperoleh suatu model untuk pemetaan faktor C (C model dari berbagai indeks vegetasi. Peta faktor C yang diperoleh kemudian dilakukan validasi pada 48 lokasi sehingga akan diketahui keakuratan hasil pemodelan. Dalam penelitian ini dikaji 11 (sebelas indeks vegetasi yang diturunkan dari data penginderaan jauh, yaitu ARVI, MSAVI, TVI, VIF, NDVI, TSAVI, SAVI, EVI, RVI, DVI, dan PVI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 indeks vegetasi yang dikaji terdapat 8 indeks vegetasi yang menghasilkan peta faktor C dengan ketelitian yang tinggi, yaitu MSAVI, TVI, VIF, NDVI, TSAVI, SAVI, EVI, dan RVI. Indeks vegetasi yang menggunakan rumus yang lebih kompleks menghasilkan koefisien korelasi yang lebih tinggi dibanding dengan indeks vegetasi yang menggunakan rumus yang sederhana. Indeks vegetasi yang mempertimbangkan latar belakang tanah (MSAVI dan TSAVI mempunyai koefisien korelasi lebih tinggi dibanding dengan koefisien korelasi yang tidak mempertimbangkan latar belakang tanah. ABSTRACT The research was aim at studying C factor mapping derived from various vegetation indices of remotely-sensed data as input for USLE (Universal Soil Loss Equation erosion modeling at Merawu Catchment. Methodology applied was by analyzing remote sensing data of Landsat 7 ETM+ to obtain various vegetation indices for correlation analysis with C Factor measured directly from 45 locations on the field. The analysis resulted models for C factor mapping from various vegetation indices (Cmodel. These

  19. APLIKASI MODEL FOREST CANOPY DENSITY CITRA LANDSAT 7 ETM UNTUK MENENTUKAN INDEKS LUAS TAJUK (CROWN AREA INDEX DAN KERAPATAN TEGAKAN (STAND DENSITY HUTAN RAWA GAMBUT DI DAS SEBANGAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.M. Sukarna R.M. Sukarna

    2016-10-01

    Bayangan Index (SSI integrasi nilai SI dan TI. Hasil integrasi VD dan SSI menghasilkan model Forest Canopy Density (FCD, yang digunakan untuk menentukan nilai dari header indeks lebar (Indeks atau Cai di Area Crown dan variasi kepadatan berdiri (Stand Density atau SD. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa antara FCD dan Cai memiliki model hubungan non-linear (peringkat polinomial 2 dengan R = 0,87. Pada hubungan antara Cai dan model SD memiliki hubungan dengan linier R = 0,97. Dengan model dasar diketahui hubungan matematis antara yang paling optimal dan FCD adalah pada nilai utama Cai = 5 m2 / ha.

  20. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  1. DISTRIBUSI SPASIAL KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD, ANALISIS INDEKS JARAK DAN ALTERNATIF PENGENDALIAN VEKTOR DI KOTA SAMARINDA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Tri Boewono

    2013-02-01

    Kalimantan Timur dan dilaporkan endemis di enam wilayah kecamatan. Berbagai cara pengendalian telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota, tetapi kasus DBD masih ditemukan sepanjang tahun.  Penelitian komprehensif telah dilakukan untuk menentukan distribusi spasial kasus DBD dengan pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG, berkaitan dengan habitat positif jentik. Penelitian dilakukan dilima (5 wilayah kalurahan endemis yaitu: Desa Pelita Kecamatan Samarinda Utara, Desa Sambutan Kecamatan Samarinda Ilir, Desa Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu, Desa Harapan Baru Kecamatan Samarinda Seberang dan Desa  Karang Asam Ilir  Kecamatan Sungai Kunjang. Tujuan penelitian adalah menentukan strategi pengendalian vektor spesifik berdasarkan distribusi spasial/ pemetaan kasus DBD dengan sistem informasi geografi (SIG, Index jarak (distance index kasus DBD, angka bebas jentik (ABJ serta status kerentanan nyamuk vektor Ae. aegypti terhadap insektisida. Hasil survei jentik ditemukan bahwa rata-rata ABJ di daerah penelitian jauh lebih rendah daripada standar nasional 95,0%. Uji susceptibility vektor DBD Ae. aegypti telah resisten terhadap insektisida Malathion, Permethrin, Lambdasihalothrin dan Bendiocarb, sehingga diperlukan insektisida alternatif. Distribusi kasus DBD Kota Samarinda ditemukan mengelompok distance index rata-rata 75 meter sebagai indikasi penularan lebih disebabkan perilaku nyamuk vektor. Pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan sebagai usaha memberikan motivasi kepada kelompok masyarakat potensial seperti PKK, Dasa Wisma, kader kesehatan dan posyandu, untuk berpartisipasi dalam program pengendalian vektor DBD.   Kata kunci: DBD, Distribusi spasial, Jarak indeks kasus, Kota  Samarinda

  2. KEPERCAYAAN DIRI (SELF ESTEEM YANG RENDAH MENINGKATKAN RISIKO KENAIKAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT PADA REMAJA DI DUA SEKOLAH DI JAKARTA SELATAN TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kencana Sari

    2016-09-01

    hubungan antara lingkungan di mana seseorang hidup adalah penting untukmengatasi masalah kesehatan gizi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaralingkungan obesogenic dan perubahan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini merupakan studi timeseries. Subjek terdiri dari siswa kelas XI dan XII SMAN 70 dan 47 di Jakarta Selatan. Sekolah dibedakansebagai lingkungan obesogenic (SMAN 70 dan lingkungan non obesogenic (SMAN 47 berdasarkanpengamatan lingkungan sekolah terhadap jarak dan kepadatan restoran siap saji. Didapat 152 respondenberusia 15-18 tahun dengan status gizi tidak obese (IMT < 30. Pengumpulan data dilakukan dua kalidengan interval waktu enam bulan. Data sosio-demografi dikumpulkan dengan kuesioner. IMT dihitungberdasarkan berat dan tinggi badan. Perubahan IMT dikategorikan menjadi peningkatan dan penurunandibanding pengukuran pertama kali pada enam bulan yang lalu. Bivariat dan uji statistik multivariatdilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan terdapat 90 (58,5 %responden mengalami penurunan IMT dan 64 (41,5% responden mengalami peningkatan IMT.Lingkungan obesogenic (adj.OR= 0,42; 95% CI = 0,21- 0,84 , dan mengendarai mobil atau motor dari/kesekolah (adj OR=0,25; 95 % CI = 0,09-0,73 berisiko terhadap penurunan BMI. Self esteem yang rendahberisiko terhadap peningkatan IMT (adj. OR = 2,54; 95 % CI = 1,26-5,11. Lingkungan obesogenic sekitarsekolah, jenis transportasi merupakan faktor penentu penurunan IMT pada remaja. Sementara self esteemyang rendah merupakan faktor penentu dalam meningkatkan IMT pada remaja. Bimbingan dan konseling diperlukan remaja untuk memotivasi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka terutama dalammenghadapi masalah sehingga tidak menjadikan makan sebagai salah satu jalan keluar.Kata kunci: Remaja, indeks massa tubuh, kepercayaan diri

  3. Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhidajah Nurhidajah

    2017-02-01

    Full Text Available The process of germination of grains such as rice, could increase some nutritional values of  amino acids and dietary fiber. Red rice and its sprouts are believed to be able to decrease blood glucose in patients with diabetes mellitus (DM. The aim of this study was to evaluate the hypoglycemic effect of red rice sprouts in STZ-NA induced diabetic rats on blood glucose level, insulin level, and HOMA-IR and HOMA-β index. This experimental study was conducted based on randomized post test only control group design using 24 male Wistar rats aged 2.5 months. Rats were divided into 4 groups, one group without induction of STZ-NA fed with a standard diet (control and three groups of STZ- NA induced with a standard diet, red rice and red rice germ. Experiments were conducted for 6 weeks. The results showed that sprouted red rice lowered blood glucose levels by 61.88 % and the value of HOMA-IR (insulin resistance parameters by 56.82%. Insulin level increased by 16.35 % and HOMA-β by 763.6 %. This study showed that red rice germ was able to decrease blood glucose levels and increase insulin resistance of DM rats and the strength of the pancreatic beta cells.   ABSTRAK Proses perkecambahan biji-bijian seperti beras, dapat meningkatkan beberapa nilai gizi seperti asam amino dan serat pangan. Beras merah dan kecambahnya diyakini mampu menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes melitus (DM. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efek hipoglikemik kecambah beras merah pada tikus diabetes yang diinduksi STZ-NA terhadap kadar glukosa darah, insulin, serta indeks HOMA-IR dan HOMA β. Penelitian ini bersifat eksperimental in vivo pada hewan coba tikus Wistar jantan usia 2,5 bulan sebanyak 24 ekor dengan desain penelitian randomized post test only control group. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 1 kelompok tanpa induksi STZ-NA dengan diet standar dan 3 kelompok diinduksi STZ-NA dengan diet standar, beras merah dan kecambah beras merah

  4. Hubungan Indeks Masa Tubuh dan Lingkar Perut dengan Low Density Lipoprotein pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medika Prasetya

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Berat badan dengan Indeks Masa Tubuh (IMT lebih dari 30 kg/m2  pada laki-laki dan wanita akan meningkatkan risiko Penyakit Jantung Koroner (PJK 4 kali lipat. Tingginya proporsi penyakit kardiovaskuler pada etnikMinangkabau/Padang diperkirakan berkaitan dengan tingginya prevalensi dislipidemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan IMT dan Lingkar perut (LP dengan kadar Low density Lipoprotein (LDL pada pasien penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr M Djamil Padang. Penelitian ini mengunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan mengumpulkan data primer berupa tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut dan data sekunder berupa kadar LDL dari rekam medik pasien. Populasi studi adalah semua penderita jantung koroner dengan LDL diatas normal yang berusia 20 tahun sampai 64 tahun lebih yang berasal dari Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Barat  telah  berobat di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Dr M. Djamil pada bulan Mei tahun 2012 serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian.  LP yang tidak normal 20 orang (54,1% yang kadar LDL tinggi. Hasil statistik diperoleh nilai p=0,02 yang berarti ada perbedaan proporsi kadar LDL tinggi antara responden LP  tidak normal  dengan kadar LDL tinggi. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 2,64, artinya LPresponden yang tidak normal mempunyai peluang 2,64 kali untuk kadar LDL tinggi  dibandingkan responden yang LP normal. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan IMT dengan kadar LDL. Yang menunjukan adanya hubungan adalah antara LP dengan kadar LDL tinggi.Kata kunci: IMT, LP, penyakit jantung koroner Abstract Weight gain by Body Mass Index (BMI over 30 kg/m2 both in men and women will increase 4-fold risk of Coronary Heart Disease (CHD. The high proportion of cardiovascular disease in ethnic Minangkabau/Padangassociated to higher prevalence of dyslipidemia.  The objective of this study was to determine the

  5. Indeks Glisemik Umbi-Umbian

    OpenAIRE

    Marsono, Yustinus

    2016-01-01

    A new approach based on glycemic index was suggested in selecting foods for the diabetes patients. A study on glycemic index of selected tuber foods has been conducted to provide Glycemic Index (GI) of the foods. The tubers including Taro (Xanthosoma violaceum SCHOOT), Yam (Dioscorea aculeata LINN), edible canna (Canna edulis KER), arrowroot (Maranta arundinacea LINN) and sweet potato (Ipomoea balatas POIR) were selected. The foods were analyzed for total sugar and starch after streaming. Ten...

  6. Analisa Korelasi Return IndeksIndeks Saham terhadap Indeks Harga Saham Gabungan pada Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyono Mulyono

    2015-08-01

    Full Text Available Stock market generally has the stock price index that measures the performance of stock trading, the Indonesia Stock Exchange has a stock price index that is widely known as Jakarta Composite Index (IHSG. During its development, the Indonesia Stock Exchange has many alternative indexes that measure the performance of stock trading. Research that is to be conducted on the correlation between return of the stock index listed in Indonesia Stock Exchange and return of Jakarta Composite Index. Return stock index listed on the Indonesia Stock Exchange, namely, LQ45 Index, Jakarta Islamic Index (JII, KOMPAS100 Index, BISNIS-27 Index, PEFINDO25 Index and SRI-KEHATI Index, has a close relationship with the return Jakarta Composite,Index which is a reflection of the movement of all existing stock in the market. Return of stocks index that have the highest coefficient correlation is KOMPAS100 In dex, which have return index coefficient correlation is 0.949, thus KOMPAS100 Index that consisting of 100 stocks, based on the results of the study can be used as an alternative investment to get a return that is at least equal or close to the yield given by Jakarta Composite Index(IHSG that consists of 445 stocks

  7. Analisa Korelasi Return Indeks Indeks Saham Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Pada Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyono

    2015-08-01

    performance of stock trading. Research that is to be conducted on the correlation between return of the stock index listed in Indonesia Stock Exchange and return of Jakarta Composite Index. Return stock index listed on the Indonesia Stock Exchange, namely, LQ45 Index, Jakarta Islamic Index (JII, KOMPAS100 Index, BISNIS-27 Index, PEFINDO25 Index and SRI-KEHATI Index, has a close relationship with the return Jakarta Composite Index which is a reflection of the movement of all existing stock in the market. Return of stocks index that have the highest coefficient correlation is KOMPAS100 Index, which have return index coefficient correlation is 0.949, thus KOMPAS100 Index that consisting of 100 stocks, based on the results of the study can be used as an alternative investment to get a return that is at least equal or close to the yield given by Jakarta Composite Index (IHSG that consists of 445 stocks.

  8. EKSTRAK DAUN KAPULAGA MENURUNKAN INDEKS ATHEROGENIK DAN KADAR GULA DARAH TIKUS DIABETES INDUKSI ALLOXAN (Cardamom Extract Leaves Decreased Atherogenic Indexs and Blood Glucose Level of Diabetic Rats Alloxans-Induced

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Winarsi

    2013-11-01

    indeks atherogenik menurun dari 0,61 menjadi 0,38 (P<0.05. Kesimpulannya, ekstrak daun kapulaga berpotensi sebagai antiatherogenik, menurunkan kadar glukosa darah, dan mempertahankan berat badan tikus diabetes. Kata kunci: Ekstrak daun kapulaga, diabetes- alloxan, tikus

  9. OPTIMASI KONSENTRASI GUM ARAB DAN EKSTRAK REMPAH-REMPAH PADA EDIBLE COATING BERAS CEPAT TANAK DENGAN INDEKS GLISEMIK RENDAH Optimation of Gum Arabic and Spices Extract Concentration to Edible Coating of Low Glycemic Index Quick Cooking Rice

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ch. Lilis Suryani

    2012-05-01

    Full Text Available Quick cooking rice is pragelatinised rice that required short cooking time. However, the Glycemic Index (GI of quick cooking rice was quite high, so that less suitable for diabetes mellitus patients. Spices extract (ginger, cinnamon, clove had ability to reduce GI because of their phenolic content. The purposes of this research was to produce quick cooking rice coated with gum arabic that enriched with spices extracts (BCTER, so had low glycemic index. Quick cooking rice was coated with gum arabic (20, 30 and 40 % and enriched with spices extracts (15, 20 and 15 %. The parameters that was analysis were moisture and phenolic content, phenol retention, texture, acceptability and glycemic index. The research showed that acceptable BCTER was produce by coated with 40 % gum arabic that enriched by 20 % spice extracts concentration. Cooked  BCTER had moisture content 53.82 %, phenol content 50.00 ppm, texture with resistance to force 6.98 N and deformation 32.45 %. Phenol retention of BCTER was 48.96 %, and the glycemic index (GI was 45.34. ABSTRAK Beras cepat tanak adalah beras yang telah mengalami proses pragelatinisasi sehingga memerlukan waktu pemasakan yang lebih singkat. Namun beras cepat tanak memiliki Indeks Glikemik (IG yang cukup tinggi, sehingga kurang cocok untuk penderita diabetes mellitus. Ekstrak rempah-rempah (jahe, kayu manis, cengkeh diketahui memiliki kemampuan menurunkan IG karena mengandung senyawa fenolik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan beras cepat tanak yang mempunyai IG rendah dengan pelapisan edible film gum arab yang diperkaya ekstrak rempah-rempah (BCTER. Beras cepat tanak dilapisi dengan larutan edible coating gum arab (20, 30 dan 40 % b/v yang diperkaya dengan ekstrak rempah-rempah (15, 20 dan 15 % b/v. Parameter yang diuji adalah kadar air, fenol, retensi fenol, tekstur, uji tingkat kesukaan dan penentuan IG BCTER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BCTER yang terbaik adalah beras dengan edible coating gum

  10. Bioindication on the basis of benthic diatoms: Advantages and disadvantages of the Polish phytobenthos lake assessment method (IOJ – the Diatom Index for Lakes / Bioindykacja na podstawie okrzemek bentosowych: Mocne i słabe strony polskiej metody oceny jezior na podstawie fitobentosu (IOJ – Indeks Okrzemkowy Jezior

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bielczyńska Aleksandra

    2015-12-01

    Full Text Available Wrażliwość okrzemek na presje antropogeniczne (np. eutrofizację lub zakwaszenie wód skutkuje ich szerokim zastosowaniem w bioindykacji. W wielu krajach na świecie podjęto się opracowania lub stosowania opracowanych już indeksów biotycznych opartych na okrzemkach fitobentosowych, służących ocenie stanu wód. Od 2000 roku w krajach członkowskich Unii Europejskiej odbywa się to w ramach wdrażania Ramowej Dyrektywy Wodnej. Wyniki uzyskane przy użyciu polskiej metody oceny jezior na podstawie okrzemek epifitycznych (IOJ - Indeks Okrzemkowy Jezior, znacznie odbiegają od wyników jakie dają pozostałe metody oceny stanu ekologicznego. W niniejszym artykule podjęto się prześledzenia literatury naukowej dotyczącej fitobentosu w bioindykacji w celu zidentyfikowania silnych i słabych stron polskiej metody IOJ oraz wskazania potencjalnych kierunków udoskonalenia metody. Prześledzono literaturę dokumentującą zmienność fitobentosu związaną z jego siedliskiem, zmienność przestrzenną w skali jeziora oraz zmienność w sezonie wegetacyjnym. Przytoczone piśmiennictwo wskazuje na to, że doprecyzowanie wytycznych do procedury poboru prób oraz zwiększenie liczby stanowisk badawczych mogłoby zwiększyć funkcjonalność polskiej metody oceny jezior. Zasugerowano również, że warto podjąć się przetestowania wpływu zmienności sezonowej zespołu fitobentosu na jego wartość bioindykacyjną.

  11. EVALUASI KEAMANAN DAM JATILUHUR BERBASIS INDEKS RESIKO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Avazbek Ishbaev

    2014-12-01

    Full Text Available The dams have very important roles to agricultural activities. Especially, West Java with 240,000 hectares of agricultural land, needs a good dam structure that can be used sustainably. Jatiluhur dam in Purwakarta, West Java is one of big dams in Indonesia which has important rules not only for Purwakarta but also for Jakarta, Karawang and Bekasi residents. A study and observation about safety and dam stability is needed to prevent any damage. The purpose of this research were to identify parameters that influenced dam safety and to evaluate dam reliability based on index tools. Analysis was done using risk index tools. The result showed that the condition of the dam of Jatiluhur is still satisfied with indicators, "Idam"-750. The total index risk was 127.22 and the safety factor was 83.04 out of 100. Therefore, Jatiluhur dam could be classified as safe and no need for particular treatments. Jatiluhur dam can be operated in normal condition or abnormal condition with periodic monitoring. Keywords: dam safety, evaluation, Jatiluhur Dam, risk index tools

  12. PENGUJIAN INDEKS GLIKEMIK DARI BERAS KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunung Nurjanah

    2012-11-01

    Full Text Available STUDY ON GLYCEMIC INDEX OF RICE CLAIMED AS HEALTH-FOOD.Background: Daily consumption of high glycemic index foods, in long run can cause manifestation and development of diabetes, besides development of complication caused by diabetes. Now a days many kind of rice as health-foods are offered in the market. This rice are claimed to have many health benefits including managing diabetes due to low glycemic index. Objectives: There is still lack of information about GI on foods, so it is needed to study the value of GI. The information is important to the consumer and all health practitioners. Methods: The study used 3 kinds of rice that meant to lower blood glucose. GI was determined in vivo using 6 healthy women as subjects. Results: Results indicated that health food rice in the market has GI = 54 (Low GI with relatively high in protein and fiber, while newly explored rice has Gla 68 dan 71 (moderate to high GI. Low GI rice no need to be added with common rice, and it is better not to polish the rice to keep flber content high and the GI value low.Keyword: glycemic index, health food, rice, diabetes, obesity, diet. 

  13. PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN PELANGGAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iva Nurdiana Nurfarida

    2015-05-01

    Full Text Available Customer satisfaction index (CSI can be used by companies as a measure of the level of customer satisfaction. CSI also be used to compare the performance of products/services with competitors. CSI measurement results can be used to set a strategy to improve the quality of services in order to increase customer satisfaction in the future. Some CSI measurement model has been applied in previous studies, but all have the same focus, comparing the value to the customer expectations. This research use Importance-Performance (IP Analysis model to measure the level of customer satisfaction of PDAM Malang Regency. IP-Analysis will give information about elements are a priority, what elements need to be maintained, the element that is not a priority to be addressed, and that high last element that has been good, but not an important element for customers. The results showed that the priority of the elements that must be addressed by PDAM Malang Regency to improve customer satisfaction is about the terms of service, fairness in service, as well as courtesy and hospitality.

  14. Indeks Penilaian Kematangan (Maturity Manajemen Keamanan Layanan TI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farroh Sakinah

    2014-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI dalam mendukung terselenggaranya pelayanan yang optimal menjadi kebutuhan utama organisasi saat ini. Jaminan pengelolaan layanan dan keamanan yang baik menjadi salah satu tolok ukurnya. Pengimplementasian sebuah standar menjadi salah satu solusinya meskipun penggunaan satu buah standar dirasa belum maksimal melihat cakupan yang disediakan kurang luas sehingga diadakannya upaya penggabungan beberapa standar dengan harapan standar-standar tersebut dapat saling melengkapi. Pengimplementasian beberapa standar ini dapat dimonitoring tingkat kematangannya (maturity dengan menggunakan alat ukur penilaian kematangan (maturity. Alat ukur kematangan (maturity manajemen keamanan layanan ini merupakan gabungan pemetaan dari control objective IT Governance COBIT 4.1 yang dipenuhi kebutuhan manajemen layanannya sesuai dengan Service Management di dalam ITIL v3 (Information Technology Infrastructure Library. Selanjutnya kebutuhan manajemen layanan ini diukur dengan maturity level COBIT 4.1 dan disesuaikan dengan framework ISO 27000 untuk memaksimalkan manajemen keamanan informasi.

  15. NILAI INDEKS GLIKEMIK BERBAGAI PRODUK OLAHAN SUKUN (Artocarpus altilis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rakhmawati FKR

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} A new approach based on glycemic index was suggested in choosing foods as a source of carbohydrate. A study on glycemic index of selected Indonesian food has been conducted such as breadfruit which is a source of carbohydrate. The objective of this study was to analyze glycemic index value of breadfruit products such as fried breadfruit, steamed breadfruit, boiled breadfruit, and breadfruit cookies. These processing was choosen based on common method of breadfruit cooking in Indonesia. Breadfruits from Kudus were selected. That breadfruit had processed into four kinds of breadfruit products namely fried breadfruit, steamed breadfruit, boiled breadfruit, and breadfruit cookies. The foods were analyzed the nutrient composition of the four breadfruit products. Six healthy subjects (3 males and 3 females with BMI between 18.5 and 22.9 kg/m2 were selected. GI value of four breadfruit products determined by standard method (Miller 1996. Measurement of GI was conducted after approval of the Ethics Committee (No. LB.03.04/KE/4914/2010 received. Proximate analysis showed that nutrient contents of the products were as follows : moisture content (wet based, wb of breadfruit products such as fried breadfruit, steamed breadfruit, boiled breadfruit, and breadfruit cookies were 51.01%, 71.75%, 79.91%, and 4.24% respectively, protein content (dry based, db were 1.22%, 2.11%, 3.2%, and 3.53% respectively, fat content (db were 20.07%, 0.61%, 0.73, and 30.12% respectively, carbohydrate by difference content (db were 73.36%, 90.30%, 90.78%, and 64.37% respectively, and total dietary fiber content (db were 16.5%, 25.76%, 30.47%, and 4.36% respectively.  The result showed that glycemic index of fried breadfruit, steamed breadfruit, boiled breadfruit, and breadfruit cookies were 82, 89, 85, and 80 respectively. Those four products were classified as high GI category. Statistical analysis showed that treatment did not affect the GI value. Key words: glycemic index, steamed breadfruit, boiled breadfruit, breadfruit cookies

  16. HUBUNGAN NILAI KURS DENGAN INDEKS HARGA SAHAM PERTANIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vania Jessica Tedjamulia

    2017-03-01

    Full Text Available This study was conducted to test the independent variable exchange rate USD/IDR, EUR/IDR, JPY/IDR, andthe dependent variable agricultural stock index during five years (2008-2012. Sampling technique used waspurposive sampling method. Data analysis technique used was Auto Regressive Distributed Lag (ARDLproposed by Pesaran et al. (2001 in order to investigate the order of co-integration. Hypothesis test used wasF-test to test the simultaneous effect and t-test for testing the partial regression coefficient with a significancelevel of 5%. F-test results indicated that exchange rate of USD/IDR, EUR/IDR, and JPY/IDR gave significanteffect on agriculture stock index. The t-test results indicated that the variable exchange rate of USD/IDR, EUR/IDR and JPY/IDR gave partially significant effect on agricultural stock index period 2008-2012. Adjusted Rsquare (R2 was 7,8%. The statistical results of Auto Regressive Distributed Lag indicated that changes inUSD/IDR and JPY/IDR were negatively related to changes in stock price index of agriculture. EUR/IDR hada positive impact to the stock price index of agriculture

  17. STRATEGI AKTIF PASIF DALAM OPTIMALISASI PORTOFOLIO SAHAM INDEKS LQ-45

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Khajar

    2017-03-01

    Full Text Available The objective of investors to invest their money in the stock exchange was to maximize return although theywere subject to constraints, primarily risk. Return was the motivating force in the investment process. It was thereward for undertaking the investment. To overcome and lesson the risk, an investor needed to make diversificationthrough the formation of portfolio. The aim of this research was to know the return and risk from theactive and passive strategy in the stocks of LQ45, for 6 months periods, August 2009 until January 2010. Theactive strategy used the single index model and passive used the LQ45 share itself. The results of this researchindicated that active strategy (single index model: return portfolio was 5.43% and risk was 4.03%. Passivestrategy (following the index: return portfolio was 2% and risk was 3.5% and there was a linear relationshipbetween an asset’s risk and its required rate of return, the bigger the amount of return, the bigger the risk takenby investors or the reverse. The finding showed that between the two strategies, the return and risk of activestrategy as a whole was bigger than that of the passive strategy.

  18. Apibendrintų Gini indeksų taikymas reitingavimo modeliuose

    OpenAIRE

    Pranckevičiūtė, Milda

    2014-01-01

    Tarptautinių atsiskaitymų banko (BIS) Bazelio II susitarimo nuostatos dėl bankų minimalaus kapitalo apibrėžia reikalavimus kredito rizikos skaičiavimui. Kredito rizikos vertinimo metodai leidžia naudoti vidines įmonių reitingavimo sistemas. Vienas svarbiausių reitingavimo modelio uždavinių – į modelį parinkti tokius finansinius ar nefinansinius rodiklius, kurie geriausiai klasifikuotų įmones pagal jų finansinio pajėgumo lygį. Populiariausias statistinis atrankos rodiklis yra tikslumo koeficie...

  19. Metode Perhitungan Angka Indeks Produktivitas Menggunakan Model Marvin E Mundel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryadi Sarjono

    2001-03-01

    Full Text Available There are several measures and methods to basically perform the productivity of calculation. Marvin E Mundel (1978 methods uses calculation approach  index number, which is amount that shows the difference change of time between basic period and actual period. The result can be decrease, stabil, or increase.

  20. PENILAIAN INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN UNTUK MENENTUKAN WILAYAH KONSERVASI IKAN BELIDA (Chitala lopis DI SUNGAI KAMPAR, RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Wibowo

    2015-12-01

    secondary data of environmental parameter.While fish-related coefficient growth, condition factor, the b value, broad niches and stomach fullness index were conjoined as secondary data from fish perspective. Assessment of water quality were conducted using the weighting scoring method. The relationship analysis of between water quaility and condition factor was performed using principal component analysis and cluster analysis. The results reveal that Kuala Tolam has the highest water quality index, opposite to Teso and Rantau Baru sampling station, where as these two station display the worst. Based on the assessment, Kuala Tolam stasion is the most suitable candidate designated as conservation area. It was summary that water quality index related to giant featherback’s growth (b value and K value, with the strongest relationship with K value.

  1. Perilaku Masyarakat Dan Indeks Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Di Kota Cimahi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2010-06-01

    Full Text Available Dengue haemorhagic fever (DHF was one of most dangerous disease in Indo-nesia. The number of case showed increased year by year since first time observed. Vector control that used by government always using Insecticides. A continuity of it can caused resistances of mosquito, and it will be more dangerous. In District Cimahi, vector control doing by mosquitoes habitat eradication (PSN for last 3 years. It done by invite people to participate to make environment clean. Every week, people on duty going house to house to check water container condition. They also give support and suggest how to prevent breeding mosquitoes to people. The aim of this research is to evaluate knowledge, practice and attitude people about DBD and to count Entomology Index in district Cimahi. This research observe that globally people attitude is good, knowledge is middle and prac-tice still bad. Larvae Free Index (Angka Bebas Jentik when observe show that in Cibabat first week still below national Larvae Free Index. In Pasirkaliki, first week and second week Larvae Free Index below national Larvae Free Index.

  2. Dow Jonesi indeks kukkus läbi 10 000 punkti taseme / Annika Matson

    Index Scriptorium Estoniae

    Matson, Annika, 1976-

    2004-01-01

    Jätkuvad sise- ja välispoliitilised probleemid langetavad USA börsiindekseid, mistõttu börsianalüütikud prognoosivad baasintressi tõstmist juba juunis. Diagramm: USA keskpank tõstis intresse viimati nelja aasta eest

  3. "Parema elu indeks" näitab Eesti nõrkusi / Argo Ideon

    Index Scriptorium Estoniae

    Ideon, Argo, 1966-

    2011-01-01

    Majanduskoostöö- ja arenguorganisatsiooni (OECD) 50. aastapäeva puhul avaldatud 34 liikmesriigi võrdlus 11 valdkonnas näitab, et vaid 24% Eesti elanikest on oma eluga rahul. Kümnepallisüsteemis saab Eesti OECD riikide võrdluses kehvad hinded. Diagramm

  4. Koefesien Kappa sebagai Indeks Kesepakatan Hasil Diognosis Mikroskopis Malaria di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fridolina Mau

    2015-07-01

    Full Text Available AbstractBlood slide examination is used as standard malaria diagnosis in Indonesia. Quality assurance for malaria microscopic examination is an important issue in the monitoring and supervision of the administration of antimalarials drugs. This step was done to determine the accuracy of thediagnosis, thus could be used for further evaluation in improving the skills of microscopic health centre personnel. This study aims to determine the accuracy of malaria microscopic examination at Primary health centre and District Health Office personnels in Belu District, Nusa Tenggara Timur.The study was an observational research with cross sectional approach. The competency of primary health center and district healt office microscopist in examining malaria blood smears were evaluated using standard blood smears compared with smears from Passive Case Detection (PCD activities. Performance in preparing blood smear were evaluatied by observation and filling the checklist. The study was conducted in April - Juni 2012 in Belu District, NTT. Quality assurance was assessed based on the results of cross-checking and assessments of Kappa coefficient between primary health centre and district Health office microscopic personnel and those between district health centers and Department of parasitology, faculty of Medicine, (Gadjah Mada University certified microscopicpersonnel. Result shows that the strength of agreement between the Primary Health Centre and the District Health Office microscopic personnel centers was "good" (kappa 0.61 to 0.80, while those between District Health Office and Department of Parasitology UGM showed poor agreement (0,20– 0,40Keywords : microscopic examination of malaria, Belu District, cross check, KappaAbstrakPemeriksaan sediaan darah masih merupakan baku emas penegakan diagnosis malaria di Indonesia. Pemantapan kualitas mikroskopis malaria merupakan hal penting dalam pemantauan dan pengawasan pemberian obat anti malaria yang tepat sasaran. Pemantapan dilakukan untuk mendapatkan ketepatan diagnosis dan sebagai bahan evaluasi dalam upaya perbaikan keterampilan mikroskopis dijarak yang akan datang. Metode penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pemeriksaan mikroskopis malaria pada tenaga mikroskopis malaria di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kemampuan diagnosis malaria petugas mikroskopis Puskesmas dan kabupaten dievaluasi dengan pemberian sediaan darah baku maupun sediaan darah yang didapat dari Passive Case Detection (PCD. Evaluasi kinerja dilakukan dengan pengamatan dan pengisian checklist oleh peneliti. Penelitian dilakukan pada bulan April - Juni 2012 di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pemantauan kualitas dinilai berdasarkan hasil cross check dan penilaian koefisien Kappa antara tenaga mikroskopis Puskesmas dan mikrokopis dinas kesehatan kabupaten dengan mikroskopis parasitologiFakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM yang tersertifikasi, hasil kesepakatan diagnosis menunjukan kekuatan kesepakatan antara mikroskopis Puskesmas dan mikroskopis dinas kesehatan kabupaten “baik” (Kappa 0,61-0,80 sedangkan Kappa antara kabupaten denganFK UGM nenunjukan “kurang” (0,20-0,40.Kata kunci : pemeriksaan mikrokopis malaria, kabupaten Belu, cross check, Kappa

  5. Indeks Massa Tubuh (IMT/U berhubungan dengan daya ingat anak usia 5-6 tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Palupi

    2017-05-01

    Full Text Available Background: Lack of nutrient during the early-life might impair the brain development which is not able to be paid-off on later life.  Objectives: To explore the potential relationship between a series of nutritional status (weight-for-age, height-for-age and BMI-for-age and a series of brain development indicators (memory, learning, attention, IQ and EQ. Methods: Brain development indicators were assessed using Projective Multi-phase Orientation method. This study was conducted among 118 boys and 103 girls age 5-6 years old from 5 different rural and urban areas in Bogor, West-Java, Indonesia, between November 2012 to December 2013. Non-parametric test and Principal Component Analysis were applied for data analysis. Results: There was a positive relationship (p<0.05 between BMI and memory ability but failed to reveal any significant differences between the cognitive abilities assessed and two other child growth indicators (weight-for-age and height-for-age. A Mann-Whitney U test showed that children with BMI-for-age z score ≥ -3 (n=170 had significantly (p<0.05 better memory’s ability (50.49±11.92 compared to children with BMI-for-age z score < -3 (n=51 (46.65±11.13. Conclusions: BMI-for-age was potential as a predictor for brain development of children age 5-6 years old. Correlation between the balance proportion of weight and height and the optimal hippocampal development in early-life stage was suspected as the reason behind this evidence.Latar belakang: Kekurangan gizi pada masa awal kehidupan diprediksi mampu mempengaruhi perkembangan otak yang tidak mungkin untuk diperbaiki pada tahap perkembangan berikutnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi hubungan antara status gizi (BB/U, TB/, dan IMT/U dengan beberapa indikator perkembangan otak (memory, learning, attention, intelligence quotient (IQ, dan emotional quotient (EQ. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang melibatkan 118 anak laki-laki dan 103 anak perempuan berusia 5 sampai 6 tahun, yang berasal dari 5 daerah yang berbeda di Bogor, Jawa Barat, Indonesia, pada bulan November 2012 hingga Desember 2013. Status gizi diukur menggunakan metode pengukuran antropometri. Beberapa indikator perkembangan otak diukur menggunakan metode projective multi-phase orientation. Data survei dianalisa dengan uji non-parametrik (Mann withney U dan Kruskal Wallis menggunakan SPSS 16.0 dan principal component analysis menggunakan Unscrambler 10.2. Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan (p<0,05 antara IMT/U dan daya ingat, akan tetapi tidak berhasil mengungkapkan hubungan antara beberapa indikator perkembangan otak yang dianalisa dengan parameter status gizi yang lain (BB/U dan TB/U. Uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa anak dengan nilai z skor IMT/U ≥ -3 (n=170 secara signifikan (p<0,05 memiliki daya ingat yang lebih baik (50,49±11,92 dibandingkan dengan anak yang nilai z skor IMT/U < -3 (n=51 (46,65±11,13.Kesimpulan: IMT/U berpotensi sebagai prediktor awal terhadap kualitas perkembangan otak pada anak usia 5 sampai 6 tahun. Hubungan antara proporsi keseimbangan tinggi dan berat badan terhadap perkembangan hippocampus diprediksi menjadi alasan dibalik penemuan ini.KATA KUNCI: anak usia 5-6 tahun, kemampuan kognitif, status gizi

  6. Koefesien Kappa sebagai Indeks Kesepakatan Hasil Diognosis Mikroskopis Malaria di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fridolina Mau

    2015-07-01

    Full Text Available AbstractBlood slide examination is used as standard malaria diagnosis in Indonesia. Quality assurance for malaria microscopic examination is an important issue in the monitoring and supervision of the administration of antimalarials drugs. This step was done to determine the accuracy of thediagnosis, thus could be used for further evaluation in improving the skills of microscopic health centre personnel. This study aims to determine the accuracy of malaria microscopic examination at Primary health centre and District Health Office personnels in Belu District, Nusa Tenggara Timur.The study was an observational research with cross sectional approach. The competency of primary health center and district healt office microscopist in examining malaria blood smears were evaluated using standard blood smears compared with smears from Passive Case Detection (PCD activities. Performance in preparing blood smear were evaluatied by observation and filling the checklist. The study was conducted in April - Juni 2012 in Belu District, NTT. Quality assurance was assessed based on the results of cross-checking and assessments of Kappa coefficient between primary health centre and district Health office microscopic personnel and those between district health centers and Department of parasitology, faculty of Medicine, (Gadjah Mada University certified microscopicpersonnel. Result shows that the strength of agreement between the Primary Health Centre and the District Health Office microscopic personnel centers was "good" (kappa 0.61 to 0.80, while those between District Health Office and Department of Parasitology UGM showed poor agreement (0,20– 0,40Keywords : microscopic examination of malaria, Belu District, cross check, KappaAbstrakPemeriksaan sediaan darah masih merupakan baku emas penegakan diagnosis malaria di Indonesia. Pemantapan kualitas mikroskopis malaria merupakan hal penting dalam pemantauan dan pengawasan pemberian obat anti malaria yang tepat sasaran. Pemantapan dilakukan untuk mendapatkan ketepatan diagnosis dan sebagai bahan evaluasi dalam upaya perbaikan keterampilan mikroskopis dijarak yang akan datang. Metode penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pemeriksaan mikroskopis malaria pada tenaga mikroskopis malaria di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kemampuan diagnosis malaria petugas mikroskopis Puskesmas dan kabupaten dievaluasi dengan pemberian sediaan darah baku maupun sediaan darah yang didapat dari Passive Case Detection (PCD. Evaluasi kinerja dilakukan dengan pengamatan dan pengisian checklist oleh peneliti. Penelitian dilakukan pada bulan April - Juni 2012 di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pemantauan kualitas dinilai berdasarkan hasil cross check dan penilaian koefisien Kappa antara tenaga mikroskopis Puskesmas dan mikrokopis dinas kesehatan kabupaten dengan mikroskopis parasitologiFakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM yang tersertifikasi, hasil kesepakatan diagnosis menunjukan kekuatan kesepakatan antara mikroskopis Puskesmas dan mikroskopis dinas kesehatan kabupaten “baik” (Kappa 0,61-0,80 sedangkan Kappa antara kabupaten denganFK UGM nenunjukan “kurang” (0,20-0,40.Kata kunci : pemeriksaan mikrokopis malaria, kabupaten Belu, cross check, Kappa

  7. "Parema elu indeks" näitab Eesti nõrkusi / Argo Ideon

    Index Scriptorium Estoniae

    Ideon, Argo, 1966-

    2011-01-01

    Majanduskoostöö- ja arenguorganisatsiooni (OECD) 50. aastapäeva puhul avaldatud 34 liikmesriigi võrdlus 11 valdkonnas näitab, et vaid 24% Eesti elanikest on oma eluga rahul. Kümnepallisüsteemis saab Eesti OECD riikide võrdluses kehvad hinded. Diagramm

  8. PENGARUH SUKU BUNGA SBI, NILAI TUKAR, DAN INDEKS PASAR DUNIA PADA IHSG DI BEI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugraha I Wayan Wahyu

    2015-10-01

    Full Text Available Composite Stock Price Index (CSPI is an indicator that used to know the progress of the Indonesian capital market, so can be used as a reflection of Indonesian National Economy . CSPI is influencedby  several  factors,  including  interest  rates,  exchange  rates,  in  particular  US  market  index  (Dow Jones and market index of Japan (Nikkei 225. The purpose of this study is to determine the effect ofSertifikat Bank Indonesia (SBI interest rate, exchange rate, the Dow Jones and the Nikkei 225 Indexes on CSPI. This study used 60 samples, which consists of monthly data of all variables during the year 2009-2013. The data were analyzed by using multiple linear regression. The findings show that SBI interest rate and exchange rate has a negative effect on CSPI. Meanwhile, the Dow Jones and the Nikkei 225 Indexes has a positive impact on CSPI.

  9. PERBANDINGAN IMPLEMENTASI ISO DAN PELUNCURAN ENTERPRISE RESOURCES PLANNING TERHADAP INDEKS KINERJA KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sautma Ronni Basana

    2017-03-01

    Full Text Available Recently, companies implemented projects which applied on companies’ overall system. These recent bestpractices of pursuing companies’ effectiveness and efficiency would be implementation of ISO 9000 and ERP.Previous research showed that these two projects could bring benefits for these companies which implementedit. However, it had not been compared which project would bring more benefits to these companies. Thisresearch observed 35 companies which consisted of 15 companies in food and beverages industry, 9 companiesin pharmaceutical industry, 4 companies in cigarettes industry, 4 companies in cosmetics industry, and 3companies in household appliances industry. The data were taken by observing and recording the valueswhich related to COGS (cost of goods sold, total inventory, net income, gross income, operating income, pretaxincome, cash flow operation, total liabilities, and total asset after ISO and ERP implementation. The resultsshowed that there was no significant difference of the ISO and ERP implementation on the factors of inventoryturnover, and weeks of supply. While the other factors showed significant differences between the implementationof ERP and ISO. Net profit margin, gross profit margin, and operating profit margin showed better resulton ERP launching. On the other hand, pretax margin showed better than ISO 9000 implementation. Overall,ERP implementation showed better results compared with ISO 9000.

  10. Indeks Pertumbuhan Larva Aedes aegypti L yang Terdedah Dalam Ekstrak Air Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2009-12-01

    Full Text Available The control of dengue fever (DBD vector generally use the synthetic insecticides, however it’s utilization had negative effect to the environment. Jengkol (Pithecellobium lobatum was one of the plants which could be used as larvacide alternative because it had phenolate acid, alkaloid, terpenoid and saponin in its rind. This research was conducted to know the growth index of Aedes aegypti larvae which was soaked in the extract of P. lobatum rind. This experiment used P. lobatum rind ekstract at concentration 36%, 18%, 9% and 0% . The data were analyzed by using Zhang et.al methode (1993. The P. lobatum rind extract were toxic to larvae especially in first and second instar at concentration 17,94% respectively. Relativelly growth index range from 0,817-1, it is mean that some larvae were stuned, and some were growth into the next phase.

  11. Efektivitas karet alam termoplastik sebagai peningkat indeks viskositas minyak pelumas kendaraan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Puspitasari

    2016-06-01

    Full Text Available Diversification of rubber goods are highly needed to enhance natural rubber domestic consumption. One of the efforts is by using thermoplastic natural rubber that is synthesized from emulsion graft copolymerization of natural rubber latex with thermoplastic monomer as index viscosity improver of lubricating oil. The research aimed to study the effect of thermoplastic natural rubber (natural rubber–styrene copolymer addition, at various concentration, into base paraffinic lube oil (HVI 60 and HVI 650 on index viscosity value of lubricating oil. The result showed that emulsion graft copolymerization at composition ratio of natural rubber to styrene monomer 85:15, at 65oC for 7 hours, with addition of 1% ammonium peroxidisulfate as initiator and 2% sodium dodecyl sulfate as surfactant produced thermoplastic natural rubber (TPNR, copoly NR-ST with grafting efficiency of 56,48%. The TPNR can be functioned properly as index viscosity improver at 5% concentration to base paraffinic lube oil either HVI 60 or HVI 650. The obtaining new lubricating oils could fulfill the index viscosity standard requirement refered to Decree of Directorat General of Oil and Gas No 85K/34/DDJM/1998, and could compete with the commercial lubricating oil type 20W-50, 10W-40, and 15W-40.

  12. NILAI INDEKS GLIKEMIK BEBERAPA JENIS PENGOLAHAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Nur Amalia

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 The implementation of glycemic index can be used as basis for selecting carbohydrate food source to enhance and or to maintain health. The objective the following study was to analyze the glycemic indices of sweet corn with three different cooking methods.  Glycemic index values of boiled, sauted and grilled sweet corn were 41.22, 31.08 and 55.31 respectively. Based on those results, grilled sweet corn was classified as food with medium glycemic index, whereas both of boiled and sauted sweet corn were classified as food with low glycemic index. Key words: glycemic index, sweet corn

  13. VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (PERIODE MEI 2011-SEPTEMBER 2015 DENGAN MODEL ECM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhistira Ardana

    2016-10-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the effect of macroeconomic variables on Indonesian Islamic stock index. Macroeconomic variables used is the interest rate of Bank Indonesia (BI-rate, inflation, exchange rate, Bank Indonesia Certificates Sharia (SBIS and world oil prices. The data used in this research is secondary data during the period May 2011 until September 2015 using a model error correction model (ECM where the end result is going to measure the effect of macroeconomic variables on Indonesian Sharia Stock Index in the short term and long term.

  14. ANALISIS KINERJA REKSADANA SAHAM DAN REKSADANA INDEKS DALAM PENILAIAN TINGKAT EFISIENSI PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tona Aurora Lubis

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT The objectives of this research are: first, to know whether LQ-45 Index Fund performs better than the equity mutual fund in Indonesian capital market; second, to measure the level of Indonesian capital efficiency. Results show that the raw performance and risk-adjusted performance of the LQ-45 Index Fund is better than the performance of all equity mutual funds (concurrently. For the investors who wish to invest their capital in equity mutual fund, however, we have found two individual equity mutual fund which perform better than the LQ-45 Index Fund, that is Phinisi Dana Saham and Rencana Cerdas. The result of this research also shows that the excess performance of the LQ-45 Index Fund is smaller than the excess performance of (individual equity mutual fund. From this result, we may conclude that Indonesian capital market is an inefficient capital market.   Keywords: Equity Mutual Fund, Index Fund, Efficiency Market

  15. Pengaruh Indeks Harga Saham Syariah Internasional dan Variabel Makro Ekonomi Terhadap Jakarta Islamic Index

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan Syauqi Beik

    2015-03-01

    Full Text Available The Impact of International Islamic Stock Market and Macroeconomic Variables Towards Jakarta Islamic Index (JII This research atempts to examine the impact of international Islamic stock market and macroeconomic variables towards Jakarta Islamic Index (JII. By using Vector Error Correction Model (VECM as the method, this research utilizes time series monthly data from January 2007 to October 2012. The finding shows that JII is positively significantly affected by DJIEU, DJIMY and IPI, and it is negatively significantly affected by DJIJP, IMUS, M2 and SBIS.JII reaches its stability condition fastest when dealing with money supply shock. This study recommends: strengthening coordination between monetary authority and financial services authority, strengthening real sector of the economy, minimizing the influence of interest Rate towards Islamic financial market, and developing early warning system to anticipate financial crises.  DOI:10.15408/aiq.v6i2.1228

  16. Penambahan kelapa (Cocos nucifera dan kacang tolo (Vigna unguiculata terhadap nilai indeks glikemik singkong (Manihot utilissima

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Astuti

    2013-07-01

    Full Text Available Backgound: The glycemic index (GI is a notion that defences the glycaemic potency of foods. Foods with low GI will be digested and turned into glucose gradually and slowly. As a result blood glucose peak will not be so high and its fluctuation relatively in short time. Although cassava is a good source of carbohydrate, it has a high GI and low protein. Its GI factor needs to be reduced by any efforts to make it a healthy alternative food in spite of rice. Objective: To analize the effect of adding coconut and black-eyed pea to the GI factor of cassava. Method: The study used experimental observation design. There were three groups of treatment with 9 persons in each goup. After fasting for 10 hours, blood glucose were tested and 50 g of true glucose were given. Blood glucose of the subjects were tested again after 30, 60, 90 and 120 minutes giving true glucose. Next on the seventh day, they were given boiled cassava, cassava with coconut (sawut and cassava with black-eyed pea (gintul. After which their blood glucose were also tested. Results: GI factor of steam cassava, shredded cassava and shredded cassava with black-eyed pea (gintul was 100,40; 70,90; and 61,88; respectively. There was a significant difference of GI level between three products (p=0,031. Conclusion: Food processing by adding coconut and black-eyed pea has effect in reducing the GI level of cassava.

  17. Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Indeks Lingkungan pada Jaringan Sensor Nirkabel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Naufal Prasetyo

    2016-04-01

    Full Text Available Nowadays, the major environmental issues that faced by campus stakeholders is climate change mitigation and campus sustainability. Universities of the world, including in Indonesia, efforts to reduce carbon emissions, manage and improve the development of a sustainable campus. The need for the information of environmental data in the form of gas concentration CO, NO2, particulate matter, temperature, humidity and luminous intensity accurately and real-time using a wireless sensor network. This data is processed using a decision support system to determine the environmental index. This research aims to design a decision support system to determine environmental index on wireless sensor networks. This decision support system is developed using PHP programming language, CodeIgniter framework and MySQL database. The method that used is Simple Additive Weighting (SAW based on the order of several calculation requirements, the calculation of daily values, the daily scores, geomean of daily scores and weight for each parameter, which in finally is used to determine the environmental index. The results of this research is to show the quality of the environmental index, the graph visualization of environmental index, data for each parameter and the solutions based on index so that it can provide environment information for civitas academica and accurate feedback for decision makers or campus policy to formulate and evaluate policies in a sustainable campus development.

  18. MAKANAN TAMBAHAN DENGAN INDEKS GLIKEMIK TINGGI UNTUK PEMENUHAN GIZI ANAK SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S.S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available High Glycaemic Snack Foods for Nutrition Completion of School Children.School lunch program had been launched since 1996, but there is still some problem especially related to the portion size and portion's nutritional value. This study tried to developed snack foods for school children with portion size of 300 Kcal and 5-7 g protein, and evaluated for their glycaemic index and organoleptic quality. Basic ingredients for food formulation were carbohydrate sources: rice, glutinous rice, cassava, or sago; protein sources: soybean, chick peas, peanut, mungbean or tempe; besides other ingredients such as sugar, coconut oil, grated coconut or coconut milk those were added to increase palatability and energy content. Carbohydrate and protein sources were processed under optimal treatment, which were: soaking at pH 5.8-9.6 and followed by overnight drying and roasting at 75-125o C for 30 minutes. Those treatments were to reduce portion size and to increase the glycaemic index. This study involved adult women and school children to evaluate the portion size and the organoleptic quality. Snack foods in form of smooth or coarse sweet jellied dough had good acceptability. The glycaemic index of 15 snack foods are varied between: 64-99. These indexes are considered as moderate to high. Further study is needed to evaluate the energy effectiveness of the snack foods on maintaining and enhancing the work performances of school children.Keywords: formulated food, nutrients, organoleptic evaluation, glycaemic index.

  19. Habitat Aedes Pradewasa dan Indeks Entomologi di 11 Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    lasbudi pertama ambarita

    2016-12-01

    Full Text Available Dengue fever and dengue haemorrhagic fever still becomes public health problems in South Sumatera Province with all of its regencies/cities have infested with Aedes aegypti. This research aimed to determine Aedes entomological indices and its breeding habitats. The research located at 11 regencies/cities, where in every regencies/cities determined two clusters (village based on incidence rate in the last three years. Survey of preadult mosquito was carried out inside and outside areas of 1181 houses using single larva method with modification. The survey found that the dengue vector indices for house index, breteau index, and container index were at range 22,6% - 60,6%, 26,4 – 154,1 and 8,0% - 36,2%  respectively. The most dominant water holding containers found infested with pre-adults mosquito were cement tanks (33,4%, followed by buckets (18,2% and drums (14,7%. Inside houses, larva or pupae found dominants in cement tanks (44,3%, buckets (19,5% and drums (13,9%, while outside of the house were used containers (20,7%, followed by drums (16,7%, buckets (15,0% and used tires (11,9%. Statistical analysis by chi-square test showed a significant relationship between infested of Aedes pre-adults with characteristic of  containers (colours, volume, location found and containers. Larval survey by visiting houses should carry out routinely and integrated into dengue vector control program.

  20. PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM – SAHAM PERBANKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Yuniarti

    2017-03-01

    Full Text Available When Investor making an investment, they willing to get an optimal return, but on the reality, investor facedby uncertainty called risk. By making diversification, investor can be done by forming combination ofportfolio to reduce the rate of risk and optimizes the rate of expected return. This research aimed atanalyzing the form of optimal portfolio at the stocks of banking by using Single Index Model based onportfolio chosen theory which was increased first time by Markowitz (1952. Data used was secondary dataconsisting the data of banking stocks price which was in LQ-45 during 2009. By using single index modelwhere the combination of optimal portfolio was consisted of return and risk level of banking stock individually,composition of each candidate forming optimal portfolio was stock of BRI Bank, BCA, and BNI

  1. Estimasi asupan indeks glikemik dan beban glikemik dengan kontrol gula darah pasien diabetes melitus tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sinta Mukti Permatasari

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Non-infectious disease (NID has become a public health problem both globally, regionally, nasionally, and locally. One of NID that takes a lot of attention is diabetes mellitus (DM. Risk of complication is higher due to lack of attention to lifestyle including diet. The concept of the glycemic index classifies carbohydrate is considered better in controlling blood sugar. However, some studies say otherwise. Therefore, research needs to be done by combining carbohydrate quantity concept (glycemic load and glycemic index Objective: To identify the relationship between estimated dietary glycemic index and glycemic load with blood sugar control, as well as to identify other factors associated with glycemic control of patients with type 2 diabetes mellitus Method: This is an observational study with cross-sectional design. The population study were all outpatients with type 2 diabetes mellitus in Dr.Sardjito hospital Yogyakarta in 2014. Sampling method using a consecutive sampling with sample size of 79 people. Interviews regarding the identity of the respondents through questionnaires, physical activity (IPAQ, and semi-quantitative food frequency (SQFFQ. Blood sugar control (HbA1C obtained from respondent’s medical record. The data were processed using univariable analysis (descriptive, bivariate (chi-square, and multivariate (GLM Results: Most respondents were blood sugar uncontrolled (84,81%. Average of dietary GI and GL was 63,26±3,23 and 127,65±43,02. Bivariate test showed that the dietary GI and GL each has a RP value 1,023 and 1,002, and statistically significant (p0,05 Conclusion: There is a relationship between dietary GI, GL, and eating schedule with blood sugar control (HbA1C, but there was no correlation between duration of diabetes, nutritional status, physical activity, and education level with blood sugar control (HbA1C

  2. PENDETEKSIAN KEBERFUNGSIAN BUTIR PEMBEDA DENGAN INDEKS VOLUME SEDERHANA BERDASARKAN TEORI RESPONS BUTIR MULTIDIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Retnawati

    2013-12-01

    Abstract The aim of the studi is to identify differential item fungtioning (DIF based on item response theory using bidimensional model. This study uses explorative quantitative approach. Data used in this study is a mathematics test of national exam 2003 data which has been proved to contain 2-dimensions (Badrun Kartowagiran & Heri Retnawati, 2007. The simple volume indices are used to detect DIF which is the development of the simple area indices. The testee are grouped based on their gender, groups of male students and female students. The item parameter estimation was performed with BILOG and TESTFACT, and then to estimate volume and draw the surface characteristics curve was conduct with MAPLE. The results showed that of the 28 items analyzed, 2 items potentially contained uniform DIF and 26 items potentially contained a non-uniform DIF.Keywords: unidimensional IRT, multidimensional IRT, DIF, UPD, SPD

  3. PENGARUH PEMBERIAN SUSU TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH DAN KEPADATAN TULANG PUNGGUNG REMAJA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Suryono

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Milk is the best source of calcium and many studies suggest that adolescence who drink milk or eat other dairy foods have stronger bones and better nutritional status. The objectives of this study were to determine effect of high calcium and fresh milk on nutritional status and bone density. Variables measured in this study were body mass index and bone density of trunk. Samples were 55 adolescent boys aged 17 to 19 years old (students of TPB IPB. The study was conducted at TPB IPB dormitory during four months. The design of this study was nested randomized design with two factors. Two kinds of milk (fresh milk and high calcium milk and 3 levels of volume (250 ml, 500 ml, and 750 ml were used. Results of the study indicated that high calcium milk consumption was able to increase body mass index and bone density of trunk. It was found that high calcium consumption showed very highly significant effect (P Keywords: milk consumption, adolescence, nutritional status, bone density of trunk.

  4. Pemetaan Indeks Stabilitas Tanah Menggunakan SINMAP di Sub-DAS Rawatamtu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Nafiza Andalina

    2014-04-01

    Full Text Available The research shows the application of Soil Stability Index Mapping (SINMAP to predict the potential of landslide hazard. The study was conducted at Rawatamtu sub-Watershed, located at Jember Regency. Input data for this study are: (1 digital elevation model (DEM, (2 physical preperties of soil, (3 rainfall data, and (4 other GIS layers collected from the study area. The DEM was obtained from ASTER GDEM2. SINMAP calculate the soil stability index based on combination effect of: slope stability, soil properties, land use and rainfall intensity. Then, interaction of those four factors are integrated on SINMAP and are classified as soil stability index. About 50 locations were surveyed by GPS and optical camera to interpret the map qualitatively. Result show the stable zone (index value > 1.5 occupied about 64.7 % of the watershed area. Area that classified in the upper and bottom limit of landslide (i.e. potentially subject to landslide hazard are located at both mountain areas (Mount Argopuro and Raung of the sub-watershed.

  5. HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KAPASITAS VITAL PARU-PARU GOLONGAN USIA MUDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizaldy Pinzon

    2012-09-01

    Full Text Available Obesity is one of the risk factors for many metabolic and cardiovascular diseases. Vital capacity measurement is one of the health procedures to show lung function. Vital capacity can be predicted by knowing age and height. Vital capacity percentage shows the result of vital capacity in measurement compared with the predicted vital capacity. Sixty six healthy volunteers (n=66 are used in this study. The results show that vital capacity percentage are higher in normal-thin volunteers with % RBW (Relative Body Weight < 90% than the normal-normal high weight volunteers with % RBW (Relative Body Weight < 90-110%. If the findings are compared by using statistical methods, the results show no significance differences (p>0,05.

  6. TINGKAT KERENTANAN DAN INDEKS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN BANTARKAWUNG KABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zayinul Farhi

    2016-10-01

    ABSTRACT Bantarkawung is one of the sub distict in Brebes regency which has many landslide occurences. Therefore, it is necessary to map susceptibility and vulnerability and to value community preparedness index. The aims of this research were to determine landslide susceptibility, determine vulnerability of element at risk (people and settlement based on susceptibility zone toward landslide disaster, valuate community preparedness index, and analize relationship between susceptibility and community preparedness index toward landslide disaster.

  7. Indek Prants - silmapaistmatu niiditõmbaja / Nele Laanemäe

    Index Scriptorium Estoniae

    Laanemäe, Nele

    2005-01-01

    Portree Eesti ärimehest Indrek Prantsust, kelle osalusel on rajatud logistikafirma AS S-Marten, hulgikaubandusfirma AS Sales-Star, jaekaubandusfirma AS EhitusService ning jaekaubanduskett Säästumarket. Ärimees omab firmade võrgustiku kaudu osalust Eesti Raudtees. Lisa: Haare

  8. Indek Prants - silmapaistmatu niiditõmbaja / Nele Laanemäe

    Index Scriptorium Estoniae

    Laanemäe, Nele

    2005-01-01

    Portree Eesti ärimehest Indrek Prantsust, kelle osalusel on rajatud logistikafirma AS S-Marten, hulgikaubandusfirma AS Sales-Star, jaekaubandusfirma AS EhitusService ning jaekaubanduskett Säästumarket. Ärimees omab firmade võrgustiku kaudu osalust Eesti Raudtees. Lisa: Haare

  9. Model Prediksi Indeks Massa Tubuh Remaja Berdasarkan Riwayat Lahir dan Status Gizi Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Demsa Simbolon

    2013-08-01

    Full Text Available Usia remaja merupakan salah satu kelompok umur rentan terhadap masalah gizi sebagai akibat riwayat lahir dan status gizi buruk sebelumnya yang konsekuensinya buruk dalam daur hidup berikutnya. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS dengan desain studi longitudinal, bertujuan memperoleh model prediksi IMT remaja berdasarkan riwayat lahir dan status gizi anak. Sampel berjumlah 837 balita dipilih secara multistage random sampling. Riwayat lahir diukur dari berat lahir dan umur kehamilan. Pengukuran status gizi dilakukan mulai balita sampai remaja (15 - 19 tahun. Analisis menggunakan regresi logistik multinomial. Rata-rata berat lahir bayi perempuan 147 gram lebih rendah dibandingkan bayi laki-laki. Terdapat 7,4% berat bayi lahir rendah, dengan prevalensi tertinggi pada perempuan (9,3%. Terdapat masalah gizi ganda pada balita yaitu 47% stunting, 29,7% underweight, 10% wasting, dan 13,9% gemuk/obesitas. Sebesar 51,7% balita mengalami gangguan pertumbuhan dengan stunting sebagai kontribusi terbesar. Risiko remaja gemuk/obesitas diprediksi dari kelahiran prematur, stunting usia 8 - 12 tahun, dan gemuk/obesitas usia 8 - 12 tahun. Risiko remaja kurus diprediksi dari IMT kurus saat berusia 5 - 9 tahun dan usia 8 - 12 tahun. Perlu intervensi yang diprioritaskan pada remaja perempuan untuk mencegah kelahiran prematur dan fetal programming, serta evaluasi program Pemberian Makan Tambahan (PMT pada balita yang lebih memfokuskan pada penambahan berat badan tanpa mempertimbangkan tinggi badan. Adolescents is one of the age groups vulnerable to nutritional problems as a result of poor birth history and nutritional status, and then have bad consequences the next life cycle. Research using data Indonesia Family Life Survey (IFLS with longitudinal study designs to predict adolescent body mass index based on the history of birth and child nutritional status. Sample consisted of 837 children selected by multistage random sampling. History of birth measured from birth weight and gestational age. Measurement of nutritional status was conducted from under five years children to adolescence (15 - 19 years. Analysis using multinomial logistic regression. Average birth weight women 147 grams lower than men. There is a 7.4% LBW, with the highest prevalence in women (9.3%. There are multiple nutritional problems are 47 % stunting, 29.7% underweight, 10% wasting, and 13.9% overweight/ obesity. 51.7% of children under five years of growth faltering, stunting as the highest contribution. The risk of overweight/ obesity adolescent can be predicted from the premature birth, stunted aged 8 - 12 years, and overweight/ obese aged 8 - 12 years. Risk of underweight adolescents predicted from underweight aged 5 - 9 years and 8 - 12 years. It should be prioritized intervention in young women to prevent preterm birth, as well as the evaluation of the supplementary feeding programs are more focused on weight gain without considering the height.

  10. HUBUNGAN STATUS DAN KONSUMSI GIZI SEBAGAI CONSUMTIVE BEHAVIOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP BESARAN INDEKS DMFT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek Lely Pratiwi

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Based on house hold survei in 2001 it showed that the community behavior in maintaining dental health was still low. The dental condition of the people who complained of having dental problem was very bad, which was shown by the fact that from out of 6-7 teeth which were in bad condition, 4-5 teeth had already been pulled out. Methods: Data were based on the Riskesdas year 2007. The dependent variables were DMFT data in ordinal scales. The independent variables were the nutritional and consumption status, central obese, socioeconomic factors data in nominal scales. Multivariate analysis was done by ordinal regression. Results: Results indicated that the nutritional and consumption status, central obese; socioeconomic faktors: age, sex, household expenditure per capita, Jobs description were significantly associated toDMFT index p = 0.000 (p < 0.05, pada a< 0.05. Recommendation: Socialitation of dental health education was important enhance the awareness brushing teeth correctly and on right times. Socialization of using a pasta maintaining fluoride was for people to all various age group especially for female, because of female was much time for a message dental health education at family especially for a children. Dental health education was important enhance the awareness brushing teeth correctly and on right times for a pregnant women besides a comsumption calsium is enough to construct for bone and teeth was to sustain caries. It was also needed to encourage the important comsumption fruits and vegetable 5 a cup per ones day for a becomes system value of community. Key words: Index DMFT, Nutritional and Consumtive States, Socioeconomic factors

  11. HUBUNGAN PERILAKU ORAL HYGIENE, SOSIAL EKONOMI, BUDAYA MEROKOK, AKSES PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP BESARAN INDEKS DMFT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek L. Pratiwi

    2012-11-01

    Full Text Available Background: In Indonesia, the National Health Survey by Department of Health year 2001 showed that about 70% of people 10 years old and aboved had dental impairment. The dental impairment for persons aged 12 years old reached 43.9%, for people aged 15 years old reached 37.4%, for people aged 18 years old reached 51.1%, for people aged 35-44 years old reached 80.1%, and for people aged 65 years old and aboved reached 96.7%. Methods: Data were based on the Riskesdas year 2007 data. The dependent variables were DMFT index, data in ordinal scales. The independent variables were oral hygiene behaviors, socioeconomic factors, smoking habits, access to health facilities data in nominal scales. Multivariate analysis was done by ordinal regression. Results: Results indicated that the oral hygiene behaviors; socioeconomic factors: age, household expenditure per capita, smoking and access to health facilities: duration of time to health facilities were significantly associated to DMFT index. Meanwhile the distance to health facilities was not significantly associated to the DMFT index, p = 0.777. Recommendation: Health education is important to enhance the awareness brushing teeth correctly and on exact times for people at the lowest household expenditure per capita (quintile 1 to be a need and become a value in the community, and especially in the lowest household expenditure group. It needs a cross subsidy to enhance the ability to buy teeth pasta containing flouride and brush teeth that are affordable by low in comepeople including farmers/fishermen/workers and non workers. Was also needed to enhance accessibility for access to health facilities, especially dental services in remote, islands, and borders areas; either infrastructures, instruments facilities and dental health staffs. Besides, it needs to socialize the danger of smoking to impairment of teeth. Key words: DMFT index, the oral hygiene behaviors; socioeconomic, smoking and access to health facilities.

  12. Indek Gingiva sebagai Indikator Klinis Akurat di dalam Pencerminan Kualitas Host pada Penyakit Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Rubianto

    2015-09-01

    Full Text Available Multifactorial is the etiology of periodontal diseases and there is homeostasis in balance from host and local factor. To determine the diagnosis and etiology accurately, ideal examination clinically radiographically and laboratorically should be done. SInce laboratoric xamination is expensive, we need to search a naccurate clinical indicator which can reflect the internal equality to the external local factors. The purpose of this study was to prove the equality of the clinical indicator (gingival index to the laboratoric indicator, especially associated with regeneration and host resistance. Nineteen patients with periodontal disease for whom ginigvectomy was indicated were divided into 2 groups: the first group got gingivectomy with the application of periodontal pack, while for the second group sterile gauze was applied as control. Excised gingiva was examined pathobiologically for PMNL. macrophages, lymphocytes and fibroblasts. The examination was done on day 1, 5 and 7 after gingivectomy of the 2 groups. The Anova and Multiple Regression Test showed an equality of GI to the laboratoric component examined.

  13. SPORTSKI OBJEKTI – INDEKS ISKORISTIVOSTI “ARENA” U RAZLIČITIM SPORTOVIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danijela Bonacin

    2008-08-01

    Full Text Available This paper represents logical presentation of usefulness index of sport ‘’arenas’’. That kind of evaluation consist field dimensions, as well as sport match of particular duration. We analyze technical data (dimensions and duration with 30 typical situations chosen to represent sport activities in general. Results show that it is possible to derive usefulness index very efficiently. Arenas were classified in three logical groups: 1 ‘’small sports’’ with index less then 10 (judo, table tennis, boxing, bowling,..., 2 mostly indoorsport games (basketball, volleyball, gymnastics, hokey,…, and 3 disciplines in natural surround with index larger then 100 (football, javelin throwing, skiing, parachuting, auto-sports, sailing,…. Few disciplines show some variations of that rule. We suggest more detailed evaluation of applied index and its application in concrete practical conditions.

  14. Validitas Indeks Densitas Tulang Mandibula POSTUR-P dalam Memprediksi Densitas Tulang Perempuan Pascamenopause

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Linda Kusdhany

    2015-10-01

    Full Text Available Osteoporosis is a silent disease, i.e. the disease will progress without symptoms or pain until bones start to break. Densitometry examinations to diagnose osteoporosis is relatively expensive for most people in Indonesia. Kusdhany et al have produced a mandibular density index specific for Deutero-malay postmenopausal women (POSTUR-P. This index can be used to predict osteoporosis risk in mandibular and other bones. The objective of this research was to try out POSTUR-P before using it in the community. The study was a diagnostic test, on 31 Teratai clinic postmenopausal patients of Ciptomangunkusumo Hospital between 50-75 years of age from June to October 2004 and fulfilling inclusion criteria. Densitometry on lumbal and femur bones was used as a gold standard. The result of this study showed that POSTUR-P has high sensitivity and moderate specificity, and appears to be a good screening tool to indicate osteoporosis cases.

  15. PERMODELAN INDEKS HARGA KONSUMEN INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INTERVENSI MULTI INPUT

    KAUST Repository

    Novianti, P.W.

    2017-01-24

    There are some events which are expected effecting CPI’s fluctuation, i.e. financial crisis 1997/1998, fuel price risings, base year changing’s, independence of Timor-Timur (October 1999), and Tsunami disaster in Aceh (December 2004). During re-search period, there were eight fuel price risings and four base year changing’s. The objective of this research is to obtain multi input intervention model which can des-cribe magnitude and duration of each event effected to CPI. Most of intervention re-searches that have been done are only contain of an intervention with single input, ei-ther step or pulse function. Multi input intervention was used in Indonesia CPI case because there are some events which are expected effecting CPI. Based on the result, those events were affecting CPI. Additionally, other events, such as Ied on January 1999, events on April 2002, July 2003, December 2005, and September 2008, were affecting CPI too. In general, those events gave positive effect to CPI, except events on April 2002 and July 2003 which gave negative effects.

  16. ANALISA INDEKS DAN SEBARAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX (SPI DAN GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM (GIS UNTUK PULAU LOMBOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Humairo Saidah

    2017-07-01

    Full Text Available Since rainfall and surface water availability is limited, Lombok island has high risk drought. Drought causes poverty due to its close corellation to desease spread and lack of food. So it needs to recognize drought characteristic for early anticipation and adaptation. Standardized Precipitation Index is the method to be used to determine rainfall deviation from its normal depth. SPI was chosen because of its simplicity and ability to count the index of drought and figure its grade. Data for this analyses was taken from 1996-2015 of rainfall station entire Lombok Island, then the result figured out in a drought map using Arc GIS. The result of this study shows that the severest drought for annually deficit period indexed -3.25 was happened at Lingkuk Lime on 2002, then for 6 monthly deficit period indexed -4.97 happened at Sekotong on July-December 2000, afterwards  for 3 monthly deficit period indexed -4.72 happened at Loang Make on Pebruary-April 2002, later for monthly deficit period indexed -4.99 happened at Jurang Sate on January 2015.  Keywords: drought index, deficit period, SPI, Arc GIS.

  17. Studi Empiris Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Return Saham Perusahaan yang Indeks LQ45 di Indonesia

    OpenAIRE

    Latifah, Azizah

    2015-01-01

    This study aimed to analyze the factors affect of stock returns listed in LQ45 in Indonesia which include operating cash flow, cash flow investment, financing cash flow, leverage and firm size. The data used are secondary data from the financial statement of the period 2010-2013 in Indonesia Stock Exchange (IDX). Samples were 22 companies included in the Index LQ45 selected by some criteria. The data analysis technique used is the multiple linear regresion analysis. Statistic t test results t...

  18. PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO (BETA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ismayanti

    2016-04-01

    Full Text Available This study aims to investigate the infl uence of fundamental factors (DER, ROE, PER, EPS and NPM and risk (Beta on stock returns of companies included in the index LQ 45. The study sample consisted of 17 companies which for 4 years in a row including the LQ 45. The statiscaly methods used to test the hypothesis in this study, is multiple linear regression technique and obtained the following results: 1.  Simultaneous  way,  all  independent  variables  used  in  this  study  affect  the stock returns of companies included in the index LQ 45. 2.  Partially independent variables which affect the stock returns of companies included in the index is variable LQ 45 Debt Equity Ratio (X1, Earning Per  Share  (X4,  Net  Profi t  Margin  (X5  and  Beta  (X6.  Return  on  Equity (X2 and Price Earning Ratio (X3 variable had no effect on stock returns of companies included in the index LQ 45. Keywords :Fundamental factor, Beta and return saham

  19. IDENTIFIKASI SUMBER PENCEMAR DAN ANALISIS KUALITAS AIR TUKAD YEH SUNGI DI KABUPATEN TABANAN DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Setiari

    2015-06-01

    Full Text Available Based on the data of Environmental Status of Bali Province Year 2009, Sungi River is the one of ten rivers that have experience quality degradation which contaminated by waste. Pollution parameters that have exc.eeded the quality standard, are: BOD, COD, Total Phosphate, Total Coliform, and Faecal Coliform. It requires to concerned because Sungi River as the point area for drinking water in Tabanan (data of Environmental Board of Bali Province. Purpose of research is to determine the characteristic of pollution source which will be impact to the changing of water quality in physical, chemical, and biological in middle and down stream area, detern1ine the pollution index in up stream, middle. and dow stream area of Sungi River. Water parameters that will observe are: temperature, pH, turbidity, TDS, TSS, DHL, DO, BOD, COD, Total Phosphate, Total Coliform and Faecal Coliform. The measurement result will compare with the best of water quality, based on the Regulation of Bali Governor Number 8 Year 2007, because of it utilization as drinking water. Result of research shown that the activity in Sungi River dominated by agriculture activity, settlement, animal husbandry, and industry that located in dov.n stream area. The waste that result from the above activities caused the degradation of water quality that shown by the increasing of water parameter indicators, such as: BOD, COD, Total Phosphate, and Faecal Coliform Bacteria. In the middle will increasing and down stream area will get degradation. This condition is inversely proportional to the content of DO as impact of contaminants accumulation, such as: organic waste in middle are, because the water movement is more calm with average water flow is 0,14 m/second compared with the up and down stream area with average water flow are 0,15 m/second and 0,35 m/second. Characteristic of pollution source which effect the water quality at Sungi River in area I caused by llie activities of agriculture, animal husbandry, settlement, and industry, for area II caused by the activities of agriculture, animal husbandry, settlement, and villa. The quality staLus of Sungi Rlver in up stream area still result a good quality water but in the middle and down stream area are get lightly pollution. Water quality parameter which exceeded a good water quality in Sw1gi Rive,· is Total Phosphate with average value is 0,44 mg/I in the middle area, 0,40 mg/l in down stream area and Faecal Coliform with average value is 166/100 ml in the middle area and 152/100 ml in the down stream area.

  20. Pemberian kombinasi probiotik dan zinc terhadap perubahan kadar hemoglobin, albumin, dan indeks massa tubuh pada pasien tuberkulosis paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meika Rahmawati Arifah

    2016-07-01

    Full Text Available Background: TB patients are generally the most productive age group and suffer from chronic energy deficiency. Therefore, patients with TB requires a combination of chemotherapy and supplementary feeding as probiotics and zinc to boost the immune response and nutritional status. Objective: To analyze the effect of a combined of probiotics and zinc on the changes of hemoglobin, albumin level, and BMI. Method: This study is a quasi-experimental, randomized design with pre-post test control group involving 52 respondents. They were divided into two groups. The treatment group was given a combination of 1 capsule of probiotics (2 billion probiotics and zinc 20 mg per day for 28 days. The analysis is paired t-test, independent t-test, Mann-Whitney, Pearson, Spearman, Covariance. Results: There was an increase in hemoglobin (p=0.01, albumin (p=0.01 and BMI (p=0.01. There is no difference between the two groups in the levels of hemoglobin parameter (p=0.21 and BMI (p=0.12, whereas there is a difference parameter albumin levels (p=0.01. The effectiveness of interventions is 4% for hemoglobin levels, 16% to albumin, and 1% for IMT. Conclusion: Probiotics and zinc for 28 days in patients with pulmonary tuberculosis may increase levels of hemoglobin, albumin, and BMI, but there is no significant difference in the changes of BMI. The most powerful influence of intervention effectiveness is on albumin.

  1. PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO (BETA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ismayanti

    2016-04-01

    Full Text Available This study aims to investigate the infl uence of fundamental factors (DER, ROE, PER, EPS and NPM and risk (Beta on stock returns of companies included in the index LQ 45. The study sample consisted of 17 companies which for 4 years in a row including the LQ 45. The statiscaly methods used to test the hypothesis in this study, is multiple linear regression technique and obtained the following results: 1.  Simultaneous  way,  all  independent  variables  used  in  this  study  affect  the stock returns of companies included in the index LQ 45. 2.  Partially independent variables which affect the stock returns of companies included in the index is variable LQ 45 Debt Equity Ratio (X1, Earning Per  Share  (X4,  Net  Profi t  Margin  (X5  and  Beta  (X6.  Return  on  Equity (X2 and Price Earning Ratio (X3 variable had no effect on stock returns of companies included in the index LQ 45. Keywords :Fundamental factor, Beta and return saham

  2. PENINGKATAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MELALUI INDEKS KATA DAN FRASA DALAM BAHAN AJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH NON PESANTREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Umi Baroroh

    2016-12-01

    Full Text Available The factor of failure in Arabic language learning in Indonesia is the lack of activities in language learning. One of language learning activities is identifying meaning or word meaning and phrase in dictionary. However, word and phrase index developed based on teaching materials at madrasah non-pesantren was not developed yet. Therefore, Research and Development is needed to apply. After having collected the word and phrase index that were collected from teaching materials of Arabic language at MI non-pesantren in Indonesia, then it was tested at MIN Malang. The result showed that: there was a development in Arabic language learning through word and phrase index; that was students’ competence to identify meaning and collaboration in understanding text and context in a sentence. After having applied the experiment, students’ average score increased from 52 with 19 failed students to 81,26 with 5 failed students. DOI: 10.24865/ajas.v1i2.6

  3. Perbedaan Indeks Apoptosis Plasenta Antara Preeklamsi dan Kehamilan Normal serta Hubungannya dengan Berat Badan Lahir dan Tekanan Darah Ibu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mintareja Teguh

    2010-03-01

    Full Text Available The incidence of preeclampsia in Indonesia (1980–2001 was around 6-8% of the total pregnancies with maternal mortality rate 9.8-25%. In preeclampsia, an increase of apoptosis occurs as a result of a decrease of Bcl-2 expression before a pregnancy reached full term. The objectives of this study were to determine placental apoptosis index (AI in preeclampsia and normal pregnancy, and its correlation with birth weight and mother's blood pressure. This study was an observational analytical study using cross sectional design among 63 patients consisted of 32 preeclampsia and 31 normal pregnancies. This study was performed at Dr. Hasan Sadikin Hospital, during April-June 2008.Immunohistochemical analysis was used to examine the placental AI (caspase 3. Chi square test was used to analysed the result using p<0.05 for the significant difference. AI was significantly higher in preeclampsia group (21.9% than in the normal pregnancies (0% (p=0.006. There was significantly difference of AI with birth weight in preeclampsia with p=0.046. On the otherhand, there was no significantly difference of AI with birth weight in normal pregnancies. There was no significantly difference of AI with mother's blood pressure in the two

  4. Indeks Masa Tubuh dan Konsumsi Nutrisi pada Populasi Autis yang Mendapat Pendidikan di Sekolah Khusus Penyandang Autis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Prijatmoko

    2015-10-01

    Full Text Available Body mass index is commonly used as a measure of nutritional status. Changes in body mass index is not only associated with normal growth and development but also associated with individual health risk. Autistic child suffer from a self-centered mental state from which reality tend to be excluded. All aspect associated with health maintenance in autistic children are mostly depending on other. This study aimed to assess body mass index and nutrients consumption of autistic children who study in special school in Malang which is specially designed for autistic child. All students were recruited for the study. Height was measured using a digital scale while microstoise was used to determine body weight. A 24 hour recall food consumption method was applied in this study by interviewing their teachers, parents and other individual who involved in nursing the child. Sibling with the nearest age and living in the same house is used as control population. Data collected was analyzed using the student t test or chi square if necessary. This study found that the autistic children showed to have a higher body mass index, consumed higher energy food and drink more water compare to that of the control population.

  5. Batasan indeks massa tubuh dan lingkar perut diabetesi di Indonesia untuk prediksi abnormalitas kadar HDL-kolesterol dan tekanan darah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazarina Nazarina

    2014-10-01

    Full Text Available Background: According to National Basic Health Survey (Riskesdas 2007 and 2013 in Indonesia, diabetes prevalence had been increasing from 1,1% to 1,5%. Diabetic tends to have obesity related to abnormal blood lipid level and high blood pressure which lead to some complications such as cardiovascular diseases and hypertension. Therefore early prevention of complications is needed. Objective: This study was to identify body mass index (BMI and waist circumference (WC cut-off point in Indonesian diabetic as the predictor of lipid profile and high blood pressure abnormality. Method: The Crossectional study using secondary data, Riskesdas 2007. Subjects in this study were 615 diabetics who admitted been diagnosed as diabetes by physicians and/or had oral glucose test result ≥ 200 mg%. Data that had been analyzed were lipid profile (total cholesterol, LDL-chol, HDL-chol and systolic-diastolic blood pressure, BMI (kg/cm2, WC (cm, lifestyle, and subject’s characteristic. Receiver Operating Characteristic (ROC is used to identify BMI and WC cut-off point for predicting lipid profile and blood pressure abnormality. Results: On the average, subjects have high blood pressure and dyslipidemia. Both IMT and LP are able to predict high blood pressure and low HDL-chol significantly (AUC ≥ 59; all p>0,05. BMI=23 kg/cm2 can predict low HDl-chol (Se=63,3%; Sp=54,0%; p=0,04, high systolic (Se=68,3%; Sp=60,6%; p=0,000 and diastolic (Se=68,3%; Sp=60,6%; p=0,000 blood pressure in men, whereas in women can predict only low HDL-chol (Se=72,3%; Sp=47,8%; p=0,000. LP=80 cm can screen high systolic (Se=73,8%; Sp=63,6%; p=0,000 and diastolic (Se=72,4%; Sp=55,3%; p=0,000 blood pressure in men and high systolic blood pressure in women (Se=71,5%; Sp=52,6%; p=0,000. However, to predict low HDL-chol in women, cut-off point of LP is 78 cm (Se=74,2%; Sp=41,5%; p=0,003. Conclusion: Although BMI and LP can be used to predict high blood pressure and low HDL-chol, however, both measures have the different function when they are applied to both gender. To predict low HDL-chol in men and women, BMI=23 kg/cm2 can be used, and LP=80 cm can be applied to screen high systolic blood pressure in both genders. Nevertheless, more research is needed to show the consistency of these results, such as using better study design and considering for confounding variables (ethnic, diabetes duration, lifestyle, hypertension, and diabetes medicine.

  6. KINERJA PERPUSTAKAAN PDII-LIPI SERPONG BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN PENGGUNA, RANKING ASPEK LAYANAN, DAN PERBANDINGAN DENGAN LEMBAGA SEJENIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yaniasih Yaniasih

    2016-11-01

    Full Text Available PDII had a unit in Puspiptek Serpong called UPJ PDII Serpong in charge of providing access to scientific information. To improve its service quality, it was necessary to evaluate user’s perception on provided services and compared it to the other library services in Puspiptek area. Evaluation was done on user’s satisfaction in the aspects of content, personnel, facilities, and price. Data were collected using questionnaires in the form of Google Form. Questionnaires were distributed to researchers in Puspiptek Serpong area, which were from LIPI, BATAN, and BPPT. Data obtained were analyzed using statistic descriptive method. Performance aspects were analyzed using Shannon Entropy to get the weight and the rank performances. The Performance of UPJ PDII Serpong compared tothe similar institutions using the Wilcoxon Match Pairs Test. Result showed that the customer satisfaction consist of content availability, servicespeed, price, librarian’s attitude, facilities, suitability of the content had an index of satisfaction with the value of B (Good. The librarian’s attitude had the highest performance, followed by the availability and suitability of content, service speed, facilities, and price. The performance of UPJ PDII Serpong superior in all aspects compared to BPPT and BATAN library performance.

  7. STATUS INDEKS PENCEMARAN PERAIRAN KAWASAN MANGROVE BERDASARKAN PENILAIAN FISIKA-KIMIA DI PESISIR KECAMATAN BREBES JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisnu Arya Gemilang

    2017-09-01

    Full Text Available Settlement growth and activity of the population in the Brebes Subdistrict upstream side is also predicted to trigger intrusion and rising sea levels that affect the flow and availability of fresh water needed for the survival of life mangrove vegetation, especially in the adult stage. Therefore, identification of the quality of waters in the mangrove areas is needed to determine the status of these waters pollution index. Measurement of physical and chemical parameters of waters in situ using a Water Quality Checker (DKK TOA WQC Type-24 and laboratory testing of some samples to determine the nutrient content of the water is also performed. Insitu value measurement results later are calculated by using a pollution index refers to the Decree of the State Minister of Environment Number 51 The year 2004 on Guidelines for Determination of Water Quality Status. Index of water pollution Brebes District mangrove area is divided into three criteria: pollution index good condition, lightly polluted and heavily polluted. The section near the front mangrove estuary and enter the index criteria lightly polluted.

  8. Hubungan Antara Nilai Indeks Pertumbuhan Vertikal Wajah dan Kejadian Otitis Media Kronik pada Subras Deutero Melayu Dewasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Widyastuti

    2014-09-01

    Full Text Available Vertical growth index (VERT describes craniofacial growth. This value affects the eustachian tube growth. Differences in craniofacial morphology correlates with eustachian tube anatomy function and tensor veli palatini muscles that play a role in the pathogenesis of chronic otitis media (COM. This study aimed to determine the effect of vertical growth index (VERT and cephalometry on COM incident. The design was case-control with subjects from the outpatient clinic of otolaryngology head and neck surgery, Dr. Hasan Sadikin General Hospital during the period of September to November 2013. Subjects were divided into two groups: COM group and control group. Cephalometric measurements were performed and the mean values difference of both groups were calculated using t test or Mann-Whitney test. The mean index VERT was then calculated for each groups and relationship between risk factors and effects were analyzed using Odds Ratio. Four of 7 subjects in the COM group have a short round face/brachifacial type with greater facial depth angle (t=3.408, p=0.005 with smaller mandibular plane angle are (t = - 4.055, p=0.002. Subjects with VERT index > +0.5 (brachyfacial type have eight times higher risk to be COM (OR: 8; 95% CI: 0.41 to 309.1. In conclusion, the VERT index has an association with COM incident in adult Deutero Malays.

  9. Hubungan Grading Selulit dengan Indeks Massa Tubuh pada Pasien Wanita di Klinik Dr. Rointan S. Sp.KK (K)

    OpenAIRE

    Aunika, Nesia

    2013-01-01

    Background: Cellulite is a cosmetic problem that commonly occurs in post-adolescent teenager with orange peel appearance or dimple. The most frequent sites of cellulite are thigh, glutei, and abdomen. Cellulite is highly correlated to obesity, as well as other factors such as gender, race, aging process and hereditary factor. This study has the aim to observe the correlation between cellulite grading and body mass index and the correlation between cellulite grading and age and the number of p...

  10. HUBUNGAN ANTARA TINGGI BADAN, BERAT BADAN, INDEKS MASSA TUBUH, DAN UMUR TERHADAP FREKUENSI DENYUT NADI ISTIRAHAT SISWA SMKN-5 DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Sandi

    2013-07-01

    Full Text Available Has done research on students' Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri-5 Denpasar. This research is connected between the body height (BH, body weight (BW, body mass index (BMI, and age on the resting pulse rate changes. The study was conducted in Cross Sectional Analytic in September 2011 on the class I and II SMK Negeri-5 Denpasar. The selection of a random sample of the group (cluster random sampling with a simple random draw of the eight classes as a cluster to get the three classes. Of the three classes of 33 students chosen as men who do not have physical abnormalities and are willing as a research subject. Measurements for body height, body weight, body mass index, age, and the resting pulse rate was conducted in o'clock in the afternoon at 5:00 to 19:00 pm at GOR Ngurah Rai Denpasar. Data were analyzed by correlation of Pearson (Pearson Correlation at the 0.05 significance level. From the analysis found no association between IMT with the resting pulse rate with r = 0.540 and p = 0.001, between the ages of the resting pulse rate with r = 0.460 and p = 0.007 (p ? 0.05 and there is no relationship between body weight and body height with the resting pulse rate with a value of r and p respectively, r = - 0.146 with p = 0.417 and r = 0.190 with p = 0.290 (p > 0.05. Thus, the resting pulse rate is directly influenced by age and BMI with positive correlation.

  11. STUDI KEANDALAN PENYULANG 20 kV DI GARDU INDUK PADANG SAMBIAN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI MONTE CARLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IBG Manuaba

    2009-05-01

    Full Text Available Meningkatnya kebutuhan akan tenaga listrik, menuntut suatu sistem tenaga listrik yang mempunyai keandalan dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Untuk mengetahui keandalan dalam penyaluran tenaga listrik, perlu diperhitungkan indeks keandalannya.Untuk mendapatkan indeks keandalan pada penyulang-penyulang pada GI. Padang Sambian digunakan metode Simulasi Monte Carlo (SMC. Metode ini adalah suatu prosedur simulasi untuk memperoleh indeks keandalan dengan memakai bilangan acak. SMC disimulasikan melalui program yang dibangun dalam BahasaPemrograman Matlab v6.1.Hasil simulasi menghasilkan indeks jangka waktu kegagalan (r yang nilainya hampir sama yaitu 3,0 jam/kegagalan sedangkan indeks frekwensi kegagalan (λ dan indeks ketidaktersediaan (U nilainya bertambah besar apabila saluran bertambah panjang. Besarnya indeks sistem SAIFI = 1.88975, SAIDI = 5.702071, CAIDI = 3.01736, ASAI = 0.99935 dan ASUI = 0,00065. Histogram indeks keandalan menunjukkan bahwa indeks berbeda setiap tahun.

  12. Elujõulisuse indeks ja kohalike omavalitsusüksuste elujõulisus = Viability index and viability of local government units in Estonia / Kaja Sõstra

    Index Scriptorium Estoniae

    Sõstra, Kaja

    2004-01-01

    Inglise k. lk. 23-29. Elujõulisuse indeksi komponentide valikukriteeriumidest Eestis, indeksite ja osaindeksite arvutusmetoodikast, elujõulisuse indeksi väärtuse ning muude geograafiliste, majanduslike ja demograafiliste näitajate seostest, kohalike omavalitsuste pingerida elujõulisuse indeksi ja osaindeksite alusel. Tabelid. Diagrammid

  13. EVALUASI KADAR PATI TAHAN CERNA (PTC) DAN NILAI INDEKS GLIKEMIK MI SAGU (Evaluation of Enzymatically Resistant Starch and Glycemix Index of Sago Noodle)

    OpenAIRE

    2006-01-01

    This paper expressed the level of glycemic index and content of resistant starch of sago noodle. Determination of starch resistant of sago noodle is necessary because it is correlated with the value of glycamic index. Resistant starch content was determined by enzymatic process through glucooxydase method. RS content from four kinds of sago noodle ranged between 7,55 - 9,45 mg/g substances. Pancasan sago noodle showed the highest RS content, and this was further used to analysis the glycem...

  14. Evaluasi Kadar Air Tanah, Bahan Organik dan Liat serta Kaitannya Terhadap Indeks Plastisitas Tanah Pada Beberapa Vegetasi di Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun

    OpenAIRE

    2016-01-01

    District of Pamatang Sidamanik was one of area as producer plantantion comodity. This research were to know the relation of soil water content with index plasticity, soil organic matter with index plasticity and clay content with index plasticity at several vegetation. This research was conducted with survey method. These samples taken with random method based on vegetation on the soil. The parameters were determine are soil water content, soil organic matter, clay content and soil index of p...

  15. Analisis Pengaruh Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi (Studi Kasus Saham Lq-45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014

    OpenAIRE

    Hatika, Iin Maria

    2015-01-01

    The purpose of this study was to determine the expected return of stocks, Variance, excess return to beta effect on investment decisions either simultaneously or partially on LQ45 companies listing on the Indonesian Stock Exchange (BEI). The study population as many as 45 companies LQ45 listed in the Indonesia Stock Exchange since 2011-2014. Samples were selected using purposive sampling method amounted to 23 companies. The data is processed using multiple linear regression test. The research...

  16. Pengaruh stresor fisik terhadap distribusi SERT dan indeks apoptosis neuron hipokampus, serta distribusi TNF-± gaster tikus dengan mediasi kortisol dan IL-6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2012-02-01

    Full Text Available Generally, distres which followed by psychiatric disorders still more medicinal practice controversial especially physically stressor roles on holistic health condition. Therefore, researches still more needed to explain and clarify the infl uences and the role of physically stressors on psychiatric disorders. This study used an psychoneuroimmunologic paradigm, which used posttest-only true experiment design for the research. About 24 female Rattus norvegicus strain Wistar had been used, they were devided into six groups. To investigate functional changes, we had been used hippocampus SERT distribution changes as mirror of central serotonergic malfunction changes. While, to investigate structural changes we had been inspected apoptosis index of hippocampus CA3 regions (hippocampus slicing. We also took the blood from the rats heart to examinate IL – 6 and cortisol level, and gastric tissues for TNF-α level examination. Physical stressors lead to arise functional and structural changes include hippocampus SERT distribution, increases hippocampus apoptotic index, and increases TNF-α level, that fi nally arise the distress. These results of statistical analyses demonstrate that physical stressors tend to be mediated by serotonergic neurotransmission pathway. This study also support assumptions that psychological stressors caused and or related with gastrical changes.

  17. EVALUASI KADAR PATI TAHAN CERNA (PTC DAN NILAI INDEKS GLIKEMIK MI SAGU (Evaluation of Enzymatically Resistant Starch and Glycemix Index of Sago Noodle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Yuliani

    2006-08-01

    Full Text Available This paper expressed the level of glycemic index and content of resistant starch of sago noodle. Determination of starch resistant of sago noodle is necessary because it is correlated with the value of glycamic index. Resistant starch content was determined by enzymatic process through glucooxydase method. RS content from four kinds of sago noodle ranged between 7,55 - 9,45 mg/g substances. Pancasan sago noodle showed the highest RS content, and this was further used to analysis the glycemix index. The glycemic index was determined based on ratio of area under blood glucose curve which represent total carbohydrate available from the 50 g glucose to the area under blood glucose curve which represent the glucose content after consumption of 50 gram glucose. The tested used seven health volunteers and resulted in glycemix index about 28. This level was considered low affect the blood glucose consuming. The sago noodle therefore the noodle can be constued by diebetes people.

  18. DELINIASI RISIKO IKLIM DAN EVALUASI MODEL HUBUNGAN CURAH HUJAN DAN PRODUKSI PADI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN ASURANSI INDEKS IKLIM (CLIMATE INDEX INSURANCE PADA SISTEM USAHATANI BERBASIS PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Woro Estiningtyas

    2011-12-01

    Full Text Available The agricultural sector, particularly the rice farming system (SUT is very vulnerable to climate variability and change. SUT that rely heavily on water will be easily affected by climate variability and change when the water supply deficit of needs that should be. SUT is still dominant in the food supply in Indonesia, so the shock of farming due to extreme climate events will have a major impact on food security. Many findings indicate that the frequency and intensity of extreme climate events will increase as a result of global warming. Extreme climate events dominant occur in center of rice production in West Java like Indramayu is drought. Approximately 80% of the causes of the rice harvest failed in the district of Indramayu is the incidence of droughts. Farmers as the main actors receive large impacts due to drought is expected to be increasingly difficult to develop the farm. It is therefore necessary to have protection program for farmers from the impact of climate events such climate extrim. One option is starting a lot of feasibility is Climate Index Insurance. This study aimed to assess the feasibility of the implementation of the climate index insurance system in Indramayu. Analysis step is performed include (i preparation of endemic drought maps are required as the basis in determining the priority areas of climate risk management and (ii the determination of climate index value (threshold value to be used as an index into the determination of the value of insurance claims. This study found that climate indices that can be used for the three villages at high risk of drought is high rainfall during the dry season. Index value for the three villages is 168 mm, 248 mm and 472 mm for Cikedung, Lelea and Terisi. Potential applications of Climate Index Insurance for rice SUT in Indramayu is high because about 90% of the people are rice farmers. Besides benefit of rice farming is also quite large with B/C from 1.4 to 1.8 during the wet season and 1.2 to 1.7 on the dry season, so the expected ability to pay insurance premiums high enough

  19. Elujõulisuse indeks ja kohalike omavalitsusüksuste elujõulisus = Viability index and viability of local government units in Estonia / Kaja Sõstra

    Index Scriptorium Estoniae

    Sõstra, Kaja

    2004-01-01

    Inglise k. lk. 23-29. Elujõulisuse indeksi komponentide valikukriteeriumidest Eestis, indeksite ja osaindeksite arvutusmetoodikast, elujõulisuse indeksi väärtuse ning muude geograafiliste, majanduslike ja demograafiliste näitajate seostest, kohalike omavalitsuste pingerida elujõulisuse indeksi ja osaindeksite alusel. Tabelid. Diagrammid

  20. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Praktik Perataan Laba pada Emiten dalam Industri Manufaktur dan Indeks LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2006-2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armanto Witjaksono

    2011-11-01

    Full Text Available The purpose of this research was to test factors that influence income smoothing in manufacture industry which listed in Indonesia Stock Exchange (BEI and in companies registered in LQ45 index. Factors would be tested were company size, profitability, financial risk, and public ownership structure. Number of sample was 74 companies consist of 65 manufactures and 9 other registered in LQ45 respectively. Sample selection conducted using purposive sampling method. The criteria’s were the companies should been listed from year 2006 until 2008, never reporting net loss, complete data, reporting currency was IDR, did not involve in any merger nor acquit ion, and consistently registered in LQ45 index during observation. To identify the company that conduct income smoothing we using Eckel Index. Hypothesis would be tested using binary logistic regression. The results showed that company size had significant influence toward income smoothing, however profitability, profitability, financial risk, and public ownership structure had not significant influence toward income smoothing. 

  1. PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN AFEKTIF KADER KESEHATAN DAN DAMPAK PADA PERILAKU SEHAT GIGI MELALUI MODEL DETEKSI OHI-S, DMFT INDEKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek L. Pratiwi

    2012-11-01

    Full Text Available Community indifference with the behavior of keeping oral hygiene has influenced the rate of dental aches. Health cadres as representatives of health providers were expected to inform people trying to prevent from getting problems with their teeth and to promote dental care in their areas. Self efficacy is the confidence a person feels about performing a particular activity. including confidence in overcoming barriers in performing those behaviors. This research was a quasi experimental with pre-post test group design. It was conducted in Gondang Wetan Subdistrict, Pasuruan Regency, East Java Province. Samples were 92 health cadres in the area of Gondang Wetan Health Center. Data for a significant increase of self efficacy after an intervention was statistically analyzed by Hotelling"S trace. The self efficacy of the cadres through a process of affectiVe abilities on dental health behavioral change was analyzed using Structure Equation Models (SEM. From results of the research, it was concluded that: (1 there was a significant increase on affective abilities of the cadres after the intervention, (2 self efficacy had a positive and significant effect on affective abilities of the health cadres, (3 the affective abilities of the cadres had a positive and significant effect on dental behaviors. The self efficacy through affective abilities on dental health behaviors is expected to be useful for the Ministry of Health Program to improve mothers' and children's dental health behaviors by participation of the health cadres in preparing future generations to be free from any caries diseases.   Key ords: self efficacy, affective, dental health behavior

  2. HUBUNGAN FAKTOR RESIKO KARIES DALAM SALIVA DENGAN INDEKS DMF-T PADA PENDERITA DM TIPE II DI RSCM SUB BAGIAN ENDOKRIN (Laporan Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buddiwati Punta

    2015-07-01

    Full Text Available Dental caries is a multifactorial disease. The most important factors in the development of caries is saliva. Reduced salivary secretion in patients with type 2 diabetes melitus to the occurrence of caries have yielded controversial results. The aim of the study was to find out whether the risk factors of the saliva i.e. saliva secretion rate, buffer capacity, salivary S. mutans, salivary Lactobacilli, alone or in combination, could be used for prediction of caries activity. Thirty patients with type 2 diabetes mellitus and age range 46-73 participated. Diabetic status was determined by fasting plasma glucose is >126mg/dl, 2-hour plasma glucose is >140mg/dl. Decayed, missing, and filled teeth indices were determined by means of clinical examination. Stimulated saliva with parafin was measured for flow rate and buffer capacity, level of S. mutans & Lactobacilli were analyzed with dentobuff and dentocult. There was no decrease in salivary secretion in patients with type 2 diabetes melitus. Significant corellation were found between buffer capacity, and combination of the S. mutans & Lactobacilli counts in caries activity.

  3. ANALISIS VARIABEL-VARIABEL FUNDAMENTAL YANG BERPENGARUH TERHADAP PRICE EARNING RATIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN SAHAM (Studi Pada Saham-Saham indeks LQ 45 di Bursa Efek Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianti - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   The existence of the Indonesian Capital Market is very important for Indonesian economic activity, due to the fact that capital market development is one indicated of the betterment of national economy. In terms of investment, capital market development is determined by the economic fundamentals, public company performance, and investor’s tendency to invest. Stock, being the main investment object, offers several preferences to choose by the investor, one of which is LQ 45 stock indices. The Jakarta Stock Exchange (JSX focus is put on the trade of LQ 45 stock indices. Therefore, it is necessary to evaluate the LQ 45 stock indices by taking into account the four main variables as suggested by the Gordon model. In line with the above, this study concerns stock evaluation based on the fundamental analysis by the price earning ratio approach. Explanatory variable is dividend payout ratio, return on equity, earning growth and financial leverage, dependent variable is price earning ratio. Purposive random sampling and multiple regression using 16 emittent of LQ 45 stock indices samples were used]. The aims of this research is to know the influence of the fundamental variables on the price earning ratio, and the naturalness of LQ 45 stock indices value. The samples used are the big, established and stable companies included in  calculation of LQ 45 indices, and thus would not apply to non LQ 45 indices at the JSX from 1999 through 2000. The results of the study indicate that (1 out of the four explanatory variables used: dividend payout ratio, return on equity, earning growth and financial leverage whereas simultaneously, all the variables showed significant influence; (2 dividend payout ratio was the most significant explanatory variable influencing the price earning ratio; (3 based on the price earning ratio analysis, no natural value was evidence of LQ 45 stock indices at the JSX.   Keywords: Price Earning Ratio as Bases in Stock Valuation

  4. Asupan kalsium, vitamin D, kafein, merokok, indeks massa tubuh dan hubungannya dengan kejadian osteoporosis pada pria di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur

    OpenAIRE

    Susanti, Eka; Pramantara, I Dewa Putu; Pangastuti, Retno

    2017-01-01

    Background: Osteoporosis can cause public health problem because both man and woman have high risk factor for osteoporosis. This is related to high morbidity and mortality of man. The increase of elderly population intensifies the frequency of the prevalence of osteoporosis, which limits activities of the patients.Objective: To identify the relationship between calcium, vitamin D, and caffeine intake, smoking, and mass body index with osteoporosis among elderly men.Method: This study was anal...

  5. ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR, TINGKAT SUKU BUNGA DAN INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM Studi Kasus Pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Mardiyati

    2013-04-01

    Full Text Available This study aims to analyze the effect of variable exchange rates, interest rates and inflation on share prices of listed property sector in Indonesia Stock Exchange. The population in this study is a company incorporated in the listed property sector in Indonesia Stock Exchange (BEI for the period from 2007 to 2011. Samples obtained using purposive sampling method to obtain 48 companies. This study uses Ordinary Least Square analysis to determine the effect of independent variables on the stock price index of the listed property sector in Indonesia Stock Exchange. Based on t test, the exchange rate a significant negative effect on property sector stock price index, while the variable interest rates have a positive but not significant and variable inflation is positive but not significant effect on the property sector stock price index. Results simultaneously with the F test showed that all the independent variables significantly influence the stock price index property sector. So that only the exchange rate has an influence on stock price index of listed property sector in Indonesia Stock Exchange.

  6. Fisieke aktiwiteit-, leefstyl- en koronêre risiko-indeks van werknemers aan 'n elektrisiteitsvoorsieningsmaatskappy in Suid-Afrika / H.J. Grové

    OpenAIRE

    2008-01-01

    Physical inactivity is identified as one of the major risk factors for the development of coronary heart diseases. It has been well documented in research literature that regular engagement in physical activity and healthy lifestyle habits has a positive influence on the risk of developing coronary heart diseases. Research literature reveals that these diseases have a negative influence on the productivity of the employee. In the light of the above mentioned, the fact has become clear that th...

  7. ¬SOSIAL EKONOMI DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT PRIA DEWASA DALAM KAITANNYA DENGAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DI PERDESAAN DAN PERKOTAAN BOGOR-JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Anna Marliyati

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}             The objectives of this research was to study social economy and body mass index of men and it’s correlation with risk factor of coronary heart disease in rural and urban of Bogor, West Java. The amount of samples were 100 adult men aged 25-39 of years. Samples were devided into two categories of expense which as ³ Rp 500.000/cap/month,- (high income. Results of this study showed that using independent t-test there was a significant difference between low income and high income samples in rural area in the case of family size, education level, income per capita, total expenditure, nutritional knowledge score and HDL cholesterol level. In urban area, we found significance difference in the case of family size, education level, income per capita, total expenditure, total cholesterol level, LDL and HDL cholesterol level between low income and high income samples. Spearman rank correlation test in rural area showed significance correlation between education level, income per capita, total expenditure, and nutritional knowledge score with HDL cholesterol level. Income per capita and total expenditure correlated significantly with total cholesterol level and BMI correlated significantly with level of triglyceride. Meanwhile, in urban area we found significant correlation between education level, total expenditure, nutritional knowledge score, and BMI with total cholesterol level. Education level and nutritional knowledge score correlated significantly with LDL cholesterol level, and BMI correlated significantly with level of triglyceride.   Key Words :      Social economy, body mass index, risk factor of coronary heart desease

  8. Profil Leukosit, Diferensial Leukosit, dan Indeks Stres Luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus (LEUCOCYTE COUNT, LEUCOCYTE DIFFERENTIATION, AND STRESS INDEX OF COMMON PALM CIVETS (PARADOXURUS HERMAPHRODITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aryani Sismin Satyaningtijas

    2015-05-01

    Full Text Available Common palm civets (Paradoxurushermaphroditus have a potential to be commercial commodityanimal which produce best coffee, parfume, but also as reservoir potential infection desease such as SevereAcute Respiratory Syndrome (SARS. Therefore, their health status is very important. This study wasaimed to discribe the leukocyte profile, and stress index of 4 males Java common pal civets and 4 females.Blood sampling was taken from vena femoralis and done at weeks 1st, 5th, 6th, and 7th. Leukocyte profilewere examined using haemocytometerand blood smear. The average leukocyte count of males and femalescommon palm civets per mm3 were (3.33±0.86x103 and (2.83±0.70x103, neutrophil were (1.01±0.47x103and (0.68±0.30x103, eosinophil were (0.16±0.18x103 and (0.04±0.05x103, lymphocyte were (2.06±0.42x103and (2.05±0.59x103, monocyte were (0.09±0.06x103 and (0.06±0.06x103. Stress index were (0.49±0.18for males and (0.37±0.22 for females. Generally, leukocyte count of males Java common palm civet werehigher than those of females.

  9. Profil Leukosit, Diferensial Leukosit, dan Indeks Stres Luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) (LEUCOCYTE COUNT, LEUCOCYTE DIFFERENTIATION, AND STRESS INDEX OF COMMON PALM CIVETS (PARADOXURUS HERMAPHRODITUS)

    National Research Council Canada - National Science Library

    Aryani Sismin Satyaningtijas; Nastiti Kusumorini; Moh. Mursyid Fachrudin; Purnomo

    2015-01-01

    Common palm civets (Paradoxurushermaphroditus) have a potential to be commercial commodityanimal which produce best coffee, parfume, but also as reservoir potential infection desease such as SevereAcute Respiratory Syndrome (SARS...

  10. HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, JENIS KELAMIN, USIA, GOLONGAN DARAH DAN RIWAYAT KETURUNAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEGAWAI NEGERI DI PEKAN BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heryudarini Harahap

    2012-11-01

    Full Text Available AbstractBackground: The increasing prevalence of hypertension is an important public health problem contributing to significant excess disease and mortality. The risk factors of high blood pressure were obesity, sex difference, aged, and heredity. Some factors had clearly evidence that had relationship with blood pressure, but other had not clearly, e.g. blood group. Objectives: To study the relationship between BMI, sex, age, blood group and heredity of hypertension with blood pressure. Methods: A cross-sectional survey was conducted in Pekan Baru. Subjects were government employee. Blood pressure was collected using sphygmanometer. Weight were collected.by SECA and height by microtoice. Blood group, sex, age, heredity was collected using questionaire. The JNC 7 was used to classify of hypertension. Results: A subject of 510 government employee aged 30 – 55 years was selected in Pekan Baru. The prevalence of pre-hypertension was 37,6% and hypertension was 10,4%. The prevalence of overweight and obese (BMI ≥ 25,0 was 60,6%. BMI was positively associated with systole blood pressure (SBP. This study found that every BMI unit increase was associated with an SBP increase of 0,362 mmHg for men and women. Diastole blood pressure (DBP of women was lower 3,4 point than men. There was positively associated between aged and systole/diastole. Every one year increase was associated with an SBP increase of 0,493 mmHg, and 0,189 mmHg DBP. Blood group was not associated with SBP, and DBP but SBP of AB blood groups was lower than A, B or O blood group; and DBP was lower than B blood group. There was strong association between heredity hypertension and SBP, and DBP. SBP of subject that had hypertension heredity was higher 4,8 mmHg, and diastole was higher 3,5 mmHg than subject without heredity hypertension. Conclusions: There was positively associated between BMI and SBP; between aged and SBP, and DBP. Men had higher DBP than women. Subject that had hypertension heredity had higher SBP, and DBP than subject without hypertension heredity. [Penel Gizi Makan 2008, 31(2: 51-58]   Keywords: blood pressure, BMI, sex, age, heredity, blood group

  11. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Prevalensi Angular Cheilitis Pada Anak Panti Asuhan SOS Childrens Village Dan Panti Asuhan Al-Jamiatul Wasliyah Medan

    OpenAIRE

    Pratiwi, Indah

    2014-01-01

    Gizi adalah segala asupan makanan yang diperlukan agar tubuh menjadi sehat terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang seimbang. Rongga mulut merupakan salah satu bagian terkecil dari seluruh tubuh manusia, namun demikian rongga mulut dapat menggambarkan keadaan gizi seseorang. Salah satu contoh kelainan di rongga mulut yang sering dialami pada masa anak-anak yang erat hubungannya dengan status gizi selama masa pertumbuhan ialah angular cheilitis. Angular cheilitis ada...

  12. Hubungan Infeksi Cacing Ascaris Lumbricoides Dengan Indeks Massa Tubuh Pada Siswa Perempuan SD Salsabila Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Tahun 2014

    OpenAIRE

    Simbolon, Christiani

    2015-01-01

    Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) merupakan salah satu penyebab infeksi dengan prevalensi mencapai 60-90% di Indonesia. Cacing ini dapat mengambil sumber karbohidrat dan protein di usus sebelum diserap tubuh. Infeksi cacing banyak diderita anak sekolah dasar, yaitu sekitar 40-60%. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah observasional analitik dengan studi cross-sectional. Sampel diambil dengan metode consecutive sampling pada siswa perempuan kelas I sampai kelas VI SD Salsabil...

  13. HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TENTANG KARIES GIGI TERHADAP INDEKS DMF-T PADA SISWA SD KELAS VI DI DAERAH KUMUH DAN TIDAK KUMUH KECAMATAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Ariningrum

    2012-11-01

    Full Text Available In Indonesia town people are being increase almost twofold. Than many people have to stay in the slum areas. The health of teeth and mouth service in health centres (puskesmas is given toothache for low income people and specially for anxious people to toothache. The percentage of the toothache, pulpitis and periapical membrane diseases for people took the fourth rank from nine non contagious diseases at Kecamatan Penjaringan are 2.9% in 1999. The objectives of the research were to determine the relations of knowledge, attitude, and behavior aspect about dental caries with DMF-T index. The other objecllves were to determine the classification of slum and non­ slum areas regarding  the knowledge, attitude, and behavtor about caries on the elementary school students 6th class. Results by simple linear regression showed that DMF-T index were influenced by variables of knowledge (p = 0.041. Results by multiple linear regression showed that DMF-T index is influenced by variable of knowledge and attitude about dental (p knowledge = 0.010 and p attitude = 0.046. Results by t test proved there were the significant differences in the knowledge and attitude between elementary school students 6th class in the slum and non-slum area (p knowledge= 0.001 and p attitude= 0.029. Dental healthy of elementary school students 6th class were mfluenced by knowledge. If the variables of knowledge, attitude, and behavior were analyzed together, just variables of knowledge and attitude that influenced caries dentis (DMF-T index. The classification slum and non-slum areas influenced the knowledge and attitude of the students about dental caries.   Key words:  knowledge, attitude, practice, index DMF- T. slum and non-slum area

  14. Statistika

    Index Scriptorium Estoniae

    2003-01-01

    Mõningate korruptsioonialaste kohtuotsuste ülevaade 2000-2003, TI Altkäemaksu maksjate indeks (BPI), korruptsiooni tajumise indeks aastatel 1998-2002, Rahvusliku terviklikkuse süsteemi organisatsioonid Eestis

  15. ON THE WIENER INDEX OF A GRAPH

    OpenAIRE

    Ramane, Harishchandra S.; Deepak S. Revankar; Asha B. Ganagi

    2012-01-01

    Indeks Weiner dari suatu graf G, yang dinotasikan dengan W(G) adalah jumlahan jarak antara semua pasangan (tak terurut) dari titik-titik G. Pada artikel ini, kami mendapatkan indeks Weiner dari graf garis dan beberapa kelas dari graf.

  16. PENGARUH RETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN VARIAN RETURN SAHAM TERHADAP BID ASK SPREAD SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ 45 PERIODE TAHUN 2003-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Dwi Ari Ambarwati

    2009-02-01

    Full Text Available The objective of this research is to test the impact of stock return, stock trading volume and variance of stock return toward bid-ask spread. Using sampling of 20 manufacture companies which are united in LQ 45 index during the period of 2003 until 2005. The compilation of data is done in Jakarta Stock Exchange corner UII, and Indonesian Capital Market Directory (ICMD. The analysis is done with multiple linear regression method, regretted classical assumption examined, f- test and t –test. The result shows that the hypothesis of stock return are rejected, in this result shows that stock return have a positive significant impact toward bid-ask spread while the hypothesis of stock trading volume and variance of stock return are accepted, in this result shows that stock trading volume has a negative significant impact toward bid-ask spread and variance of stock return has a positive significant impact toward bid-ask spread. While as it simultaneously show that stock return, stock trading volume, and variance of stock return have significantly impact toward bid-ask spread and variance of stock return have dominant impact.Key words: Bid-ask spread, multiple linear regression method, stock trading volume, stock return, variance of stock return.

  17. ON THE WIENER INDEX OF A GRAPH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harishchandra S. Ramane

    2012-04-01

    Full Text Available Indeks Weiner dari suatu graf G, yang dinotasikan dengan W(G adalah jumlahan jarak antara semua pasangan (tak terurut dari titik-titik G. Pada artikel ini, kami mendapatkan indeks Weiner dari graf garis dan beberapa kelas dari graf.

  18. MAPPING TSUNAMI VULNERABILITY FOR MATARAM CITY IN LOMBOK ISLAND – INDONESIA: A PHYSICAL AND SOCIOECONOMIC ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhi Pratama Putra

    2015-07-01

    Full Text Available Letak kedekatan lokasi geografis dengan lempeng tektonik Eurasian dan Indo-Australian membawa konsekuensi logis terhadap tingginya resiko kebencanaan, terutama gempa dan tsunami, bagi Indonesia. Kota Mataram yang merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu wilayah yang perlu mendapatkan perhatian khusus terhadap resiko bencana tsunami. Sebagai langkah awal, identifikasi lokasi yang paling rentan terhadap resiko bencana tsunami perlu dilakukan dengan memadukan aspek-aspek fisik, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan lokasi paling rentan terhadap resiko bencana tsunami di Kota Mataram dengan menggunakan analisa sistem informasi geografis (GIS. Penilaian dilakukan dengan mengembangkan Indeks Gabungan (Composite Index berupa Total Vulnerability Index (TVI yang merupakan kombinasi Indeks Kerentanan Fisik/ Physical Vulnerability Index (PVI, Indeks Kerentanan Sosial/ Social Vulnerability Index (SVI dan Indeks Kerentanan Ekonomi/ Economic Vulnerability Index (EVI. Hasil analisis berhasil menemukenali bahwa Kota Tua Ampenan merupakan wilayah di Kota Mataram dengan nilai indeks gabungan tertinggi yang mencerminkan tingkat kerentanan yang paling tinggi.

  19. Born : vastutustundlikud tulevikus edukad / Kerstin Born ; interv. Kristo Kiviorg

    Index Scriptorium Estoniae

    Born, Kerstin

    2007-01-01

    Vastutustundliku ettevõtluse Euroopa organisatsiooni CSR Europe'i juht Kerstin Born vastab küsimustele ettevõtete vastutustundlikkuse kohta ühiskonnas. Vt. samas: Käivitus vastutustundliku ettevõtluse indeks

  20. Eesti langeb korruptsiooni tabelis / Sirje Rank

    Index Scriptorium Estoniae

    Rank, Sirje, 1966-

    2003-01-01

    Eesti on uurimisfirma Transparency International koostatud korruptsiooni tajumise indeksi tabelis 133 riigi seas 33. kohal, olles võrreldes eelmise aastaga langenud neli kohta. Tabel: korruptsiooni tajumise indeks 2003. aastal erinevates riikides

  1. Puti povõshenija effektivnosti proizvodstva / Ain Alvela

    Index Scriptorium Estoniae

    Alvela, Ain, 1967-

    2008-01-01

    Kulude kokkuhoid aitab saavutada kõrgemat tootlikkust. Vt. samas: Indeks rosta proizvoditelnosti za period 2000-2007gg., %. Kommenteerivad: Aleksandr Miina, Ants Pak, Kaul Aulasmägi, Veljo Haube ja Kuido Kuntro

  2. How costly is it for the Bank of Latvia to support a credible peg? / Viktors Stebunovs

    Index Scriptorium Estoniae

    Stebunovs, Viktors

    2001-01-01

    Kuna Läti lati fikseeritud kursi toetamine on Läti panga jaoks üsna kulukas, vaadeldakse alternatiivseid võimalusi kursi hoidmiseks - vahetuskurss, katteta intressipariteet ja turusurve indeks. Lisa

  3. Riikide majandusvabaduse hindamise metoodikad ning majandusvabadus Eestis / Mario Lambing

    Index Scriptorium Estoniae

    Lambing, Mario

    2005-01-01

    Heritage Foundationi ja The Wall Street Journali uuringust "Majandusvabaduse indeks" ning Fraseri instituudi poolt koostatavast raportist "Majandusvabadus maailmas". Tabelid: Majandusvabaduse indeksite kajastatavad valdkonnad ning nende väärtused Eestis; Majandusvabaduse edetabelid. Graafik: Eesti hinne ja koht majandusvabaduse indeksites

  4. How costly is it for the Bank of Latvia to support a credible peg? / Viktors Stebunovs

    Index Scriptorium Estoniae

    Stebunovs, Viktors

    2001-01-01

    Kuna Läti lati fikseeritud kursi toetamine on Läti panga jaoks üsna kulukas, vaadeldakse alternatiivseid võimalusi kursi hoidmiseks - vahetuskurss, katteta intressipariteet ja turusurve indeks. Lisa

  5. Aktsiaturge ohustab ebakindluse edasine suurenemine / Pertti Rahnel

    Index Scriptorium Estoniae

    Rahnel, Pertti

    2007-01-01

    Maailma finantsturgudel toimuv kriis on tõsiseim alates 1998. aastast, ajendiks Ameerika Ühendriikide investeerimispanga Bear Stearns kahe hedge-fondi pankrotistumine. Lisa: Standard & Poors 500 indeks 6. juuli-17. oktoober 2007

  6. Puti povõshenija effektivnosti proizvodstva / Ain Alvela

    Index Scriptorium Estoniae

    Alvela, Ain, 1967-

    2008-01-01

    Kulude kokkuhoid aitab saavutada kõrgemat tootlikkust. Vt. samas: Indeks rosta proizvoditelnosti za period 2000-2007gg., %. Kommenteerivad: Aleksandr Miina, Ants Pak, Kaul Aulasmägi, Veljo Haube ja Kuido Kuntro

  7. Maailma keskkonnahoidlikkuse pingereas langes Eesti koht / Urmas Tooming

    Index Scriptorium Estoniae

    Tooming, Urmas

    2005-01-01

    USA Columbia ja Yale'i ülikooli teadlaste arvutatud säästliku keskkonnahoiu indeksite edetabelis langes Eesti 146 riigi seas kolme aasta taguselt 18. kohalt 27. positsioonile. Vt. samas: Säästva arengu indeks

  8. Ebaausad ettevõtjad võetakse terase riikliku luubi alla / Mirko Ojakivi

    Index Scriptorium Estoniae

    Ojakivi, Mirko

    2008-01-01

    Valitsuse uuest korruptsioonivastase võitluse strateegiast. Lisatud riigikogu õiguskomisjoni esimehe, endise justiitsministri Ken-Marti Vaheri kommentaar: politsei vajab uurijaid ; tulpdiagramm: korruptsiooni tajumise indeks 2007. aasta küsitluste põhjal

  9. Born : vastutustundlikud tulevikus edukad / Kerstin Born ; interv. Kristo Kiviorg

    Index Scriptorium Estoniae

    Born, Kerstin

    2007-01-01

    Vastutustundliku ettevõtluse Euroopa organisatsiooni CSR Europe'i juht Kerstin Born vastab küsimustele ettevõtete vastutustundlikkuse kohta ühiskonnas. Vt. samas: Käivitus vastutustundliku ettevõtluse indeks

  10. Riikide majandusvabaduse hindamise metoodikad ning majandusvabadus Eestis / Mario Lambing

    Index Scriptorium Estoniae

    Lambing, Mario

    2005-01-01

    Heritage Foundationi ja The Wall Street Journali uuringust "Majandusvabaduse indeks" ning Fraseri instituudi poolt koostatavast raportist "Majandusvabadus maailmas". Tabelid: Majandusvabaduse indeksite kajastatavad valdkonnad ning nende väärtused Eestis; Majandusvabaduse edetabelid. Graafik: Eesti hinne ja koht majandusvabaduse indeksites

  11. Sebaran Vektor Penyakit Demam Berdarah (Aedes aegypti di Kampus Universitas Islam Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Dewi Astuti

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak Demam berdarah dengue ialah penyakit disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti. Untuk mengendalikan vektor dilakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN sehingga dapat dicapai angka bebas jentik lebih dari 95%. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepadatan jentik Aedes aegypti serta kepadatan nyamuk betina dewasa di kampus Unisba. Penelitian ini bersifat observasional dan survei jentik dilakukan di Universitas Islam Bandung (Unisba pada bulan Juni 2015. Kepadatan jentik diukur dengan parameter indeks kontainer. Kepadatan nyamuk betina dewasa diukur dengan menghitung indeks ovitrap. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan Kampus Unisba belum bebas jentik (indeks kontainer=17% dengan kepadatan terbesar di Gedung Pascasarjana (24%. Ovitrap indeks di Kampus Unisba 41% dengan proporsi positif terbesar di Gedung Fakultas Kedokteran Unisba Jalan Tamansari 22 dan Gedung Rektorat (masing-masing 57%. Simpulan, Kampus Unisba bukan merupakan daerah bebas jentik nyamuk Aedes aegypti dan tersebar vektor penyebar penyakit demam berdarah, yaitu nyamuk betina dewasa Aedes aegypti.

  12. Eesti langeb korruptsiooni tabelis / Sirje Rank

    Index Scriptorium Estoniae

    Rank, Sirje, 1966-

    2003-01-01

    Eesti on uurimisfirma Transparency International koostatud korruptsiooni tajumise indeksi tabelis 133 riigi seas 33. kohal, olles võrreldes eelmise aastaga langenud neli kohta. Tabel: korruptsiooni tajumise indeks 2003. aastal erinevates riikides

  13. KOMPOSISI JENIS-JENIS TUMBUHAN PADA DUA KOMUNITAS TEMPAT TUMBUH Stachytarpheta jamaicensis (L. Vahl. DI DESA GAJAHREJO KABUPATEN PASURUAN DAN DESA JERU KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solikin Solikin

    2015-08-01

    Full Text Available Stachytarpheta jamaicensis  termasuk tumbuhan berkhasiat obat  dan berpotensi sebagai tanaman hias. Penelitian yang bertujuan untuk menentukan   komposisi jenis-jenis tumbuhan,  keragaman dan  kemelimpahan jenisnya  serta   indeks kesamaan  pada dua  komunitas tempat tumbuh   Stachytarpheta jamaicensis telah dilakukan  pada bulan Agustus 2012 di  Desa  Gajahrejo Kabupaten Pasuruan dan Desa Jeru Kabupaten Malang dengan metode survey dan pembuatan  petak. Petak contoh dibuat berukuran 1x1 m yang  penempatannya  disesuaikan dengan keberadaan Stachytarpheta jamaicensis.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa   terdapat  sekitar 43 jenis  tumbuhan yang ditemukan tumbuh bersama jenis tumbuhan ini, 12 jenis  diantaranya  ditemukan tumbuh pada dua  komunitas. Komunitas tumbuhan di Gajahrejo lebih beragam denganjumlah  39 jenistumbuhan, nilai Indeks Keragaman  Shannon-Weaver3,231, dan Indeks Kemelimpahan  Margalef6,735.   Sedangkan di  Jeru ditemukan 23 jenis dengan nilai Indeks Keragaman Shannon-Weaver 2,751 dan Indeks Kemelimpahan  Margalef5,051.  Jenis tumbuhan yang  paling dominan  di sekitar  Stachytarpheta jamaicensis   di Gajahrejo adalah  Panicum brevifolium. Sedangkan di Jeru adalah  Salvia riparia. Indeks kesamaan jenis kedua komunitas sebesar  0,452.

  14. Pengembangan Indikator Logistik untuk Wilayah Kepulauan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agsari Aulia Pamudji

    2012-09-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan pulau-pulau besar dan beberapa gugusan pulau kecil yang menuntut adanya sistem logistik yang efisien dan efektif. Publikasi World Bank tentang Indeks Kinerja Logistik tahun 2010 (Logistik Performance Index menempatkan Indonesia dengan kinerja logistik yang kurang bagus, yaitu pada urutan 75 dari 155 negara. LPI kurang mencerminkan kondisi Indonesia yang berupa kepulauan, sehingga perlu dibuat suatu kajian ulang mengenai penyusunan indeks logistik yang sesuai dengan karakteristik Indonesia. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang mencerminkan kondisi kepulauan di Indonesia dan untuk mengetahui cara menyusun indeks logistik. Jumlah indikator yang ditentukan adalah lima indikator kinerja logistik. Pembuatan indikator memperhatikan beberapa faktor, yaitu Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bounded, dan Continuously Improve. Wilayah yang dijadikan sampel dalam Tugas Akhir ini adalah Surabaya, Jakarta, Makassar, Kepulauan Nusa Tenggara Timur, dan Kepulauan Maluku. Penyusunan indeks dilakukan dengan membuat model matematika dan pembobotan indikator dilakukan dengan Analytic Hierarchy Process. Model matematika tersebut berisi kerangka penyusunan indeks. Data yang diperlukan untuk Tugas Akhir ini adalah data operasional kapal, pelabuhan, tarif, data survei kuesioner dan wawancara. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji tingkat kevalidan dan reliabilitas data yang digunakan sebagai input dari perhitungan. Data tersebut kemudian diujikan dalam model matematis sehingga menghasilkan indeks dari masing-masing kepulauan, yaitu Kepulauan Maluku =2.85, Kepulauan Nusa Tenggara Timur =2.78, dan Makassar = 2.95.

  15. Studi Perencanaan Migrasi Sistem Digital Oleh Penyelenggara Radio Trunking di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Awangga Febian Surya Admaja

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem Radio Trunking merupakan sistem radio yang berbasis repeater untuk satu atau lebih menara dengan menggunakan lebih dari satu frekuensi, dimana pengguna secara semi-privat dapat memiliki kanal tersendiri untuk melakukan pembicaraan secara grup. Di Indonesia, alokasi pada pita frekuensi radio trunking analog direncanakan akan digunakan untuk trunking digital, dimana aplikasi sistem radio trunking  yang baru harus menggunakan teknologi trunking digital dan sistem analog yang ada disyaratkan untuk beralih ke teknologi digital. Studi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kesiapan dari penyelenggara radio trunking di Indonesia dalam melakukan migrasi radio trunking digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan didukung dengan data kuantitatif untuk menunjukkan nilai indeks kesiapan dari penyelenggara radio trunking. Studi ini menghasilkan nilai indeks kesiapan dari sampel penyelenggara radio trunking dengan skema perencanaan migrasi sesuai dengan nilai indeks kesiapan.

  16. PERBAIKAN PRODUKTIVITAS HIJAU PADA PROSES PRODUKSI SUSU BUBUK DEWASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Bahara

    2015-12-01

    Full Text Available The goals of this research are to know the application of green productivity in PT.XYZ, to find the factors that influence the green productivity and to find the best solution and policy to improve the green productivity index. The analysis method was done by identifying waste that has environmental impact using Green Value Steam Mapping. The current green productivity index (GPI is 27,20. The increase of green productivity value index could be done by lowering production costs and lowering environmental impact. Strategies to increase the value of green productivity index involving the experts using ANP method. There are five alternatives solution to increase green productivity index, the solution are reusing water, using led lamp, using modulating heater, optimizing production process, and using automatic cartonner. Using led lamp increase green productivity index 3,21% (GPI: 28,07, using modulating heater can increase 15,38% (GPI: 31,38, using automatic cartonner can increase 8,25% (GPI: 29,44, reusing water can increase 2,63% (GPI: 27,91 and with optimizing production process can increase 5,43% (GPI: 28,67. The factors that influence the green productivity index are energy cost, labor cost, CO2 emission and water consumption. Keywords: green value stream mapping, green productivity index, led, green productivityABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan produktivitas hijau di PT.XYZ, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi dan menerapkan kebijakan-kebijakan solusi untuk meningkatkan produktivitas hijau yang dilihat dari perbaikan nilai indeks produktivitas hijaunya. Metode penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi limbah yang terkait dengan dampak lingkungan dengan menggunakan Green Value Steam Mapping, dari nilai dampak lingkungan didapatkan nilai indeks produktivitas awal adalah 27,20. Peningkatan nilai indeks produktivitas hijau di lakukan dengan menurunkan biaya produksi dan menurunkan dampak terhadap lingkungan

  17. Fosfortab fra det dyrkede areal til Stevning Dam, Hindemaj og Haderslev Dam

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Hans Estrup; Heckrath, Goswin; Thodsen, Hans;

    Størrelsen af dyrkningsbidraget til søerne i Haderslev Dam-systemet er vurderet med to forskellige metoder til at udgøre ca. 42 % af den samlede tilførsel. En risikokortlægning med det nye, danske P-indeks viser, at i alt 15 % af det dyrkede areal er i højrisiko mht. fosfortab. P-indeks-kortlægni......Størrelsen af dyrkningsbidraget til søerne i Haderslev Dam-systemet er vurderet med to forskellige metoder til at udgøre ca. 42 % af den samlede tilførsel. En risikokortlægning med det nye, danske P-indeks viser, at i alt 15 % af det dyrkede areal er i højrisiko mht. fosfortab. P...

  18. UJI VIABILITAS DAN SKARIFIKASI BENIH BEBERAPA POHON ENDEMIK HUTAN RAWA GAMBUT KALIMANTAN TENGAH Seed Viability Test and Seed Scarification for Specifically Trees of Peat Swamp Forest Central of Kalimantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Maimunah

    2016-09-01

    Full Text Available Rehabilitasi hutan gambut di Indonesia mengalami banyak kendala baik secara teknis maupun biologis jenis pohon yang digunakan seperti sifat benih yang rekalsitran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan acuan baku tentang indeks viabilitas benih untuk jenis-jenis yang tumbuh di hutan rawa gambut. Penelitian ini adalah penelitian dasar sebagai penelitian pendahuluan saja untuk bisa dikembangkan lagi dalam penelitian-penelitian lanjutan.Jenis endemik rawa gambut Kalimantan Tengah yang diujikan dalam penelitian ini adalah Tumih (Combretocarpus rotundatus, Pulai rawa (Alstonia pneumatophora, Geronggang rawa(Cratoxylum arborescens dan Galam (Melaleuca leucadendron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya indeks viabilitas dipengaruhi oleh tingkat kemasakan buah dan ketepatan cara skarifikasi benihnya. Tumih dan pulai adalah jenis yang direkomendasikan untuk dikembangkan di lahan gambut terdegradasi. Kata kunci : Benih rekalsitran, Indeks viabilitas benih, skarifikasi benih

  19. Meie tervishoiusüsteemis on parim hinna ja kvaliteedi suhe Euroopas / Hannes Danilov

    Index Scriptorium Estoniae

    Danilov, Hannes, 1954-

    2007-01-01

    Rootsis asuva rahvusvahelise uurimisorganisatsiooni Health Consumer Powerhouse korraldatud uuringust, millega selgitatakse välja kõigi Euroopa Liidu riikide tervishoiusüsteemide n-ö patsiendisõbralikkuse indeks. Artikli autor võrdleb Eesti tulemusi Soome, Rootsi, Läti ja Leedu tulemustega

  20. Naised teaduses = Women in research / Aavo Heinlo

    Index Scriptorium Estoniae

    Heinlo, Aavo

    2006-01-01

    Naiste osa teadus- ja arendustegevuses. Naised ja mehed akadeemilise karjääri tüüpilistel astmetel Euroopa Liidus ja Eestis. Naiste karjäär ja klaaslae indeks (Glass Ceiling Index), sooline palgalõhe. Tabelid, diagrammid

  1. MLU and IPSyn measuring absolute complexity / Lea Nieminen

    Index Scriptorium Estoniae

    Nieminen, Lea

    2009-01-01

    Mõõdetakse soome laste spontaanseid lauseid struktuurilise keerukuse mõõtmiseks kasutatavate vahenditega, nagu VKP (väljendite keskmine pikkus) ja produktiivse süntaksi indeks IPSyn, et kindlaks teha, milliseid aspekte kumbki mõõdik näitab

  2. Dow Jones tugevdab oma koostist / Virge Lahe

    Index Scriptorium Estoniae

    Lahe, Virge

    2008-01-01

    USA tööstusettevõtteid koondav indeks Dow Jones vahetab nimekirjast välja kaks firmat ning lisab finants- ja kütusesektori osakaalu suurendamiseks Bank of America ja Chevroni. Vt. samas: Dow Jonesi tööstuskeskmisse lisandumine pole aktsiatele tiibu andnud; Dow Jonesi tööstuskeskmine

  3. Poola katastroof jättis turud puutumata / Silvia Viidik

    Index Scriptorium Estoniae

    Viidik, Silvia, 1972-

    2010-01-01

    Poola enimkaubeldavate aktsiate liikumisi peegeldav indeks WIG 20 tõusis 12. aprillil 0,98%. Poola zlott on viie aasta madalaimast punktist 27% võrra kõrgemal. Poola rahandusministri asetäitja Dominik Radziwill ei usu, et Poola lennukatastroof nõrgestaks zlotti

  4. MLU and IPSyn measuring absolute complexity / Lea Nieminen

    Index Scriptorium Estoniae

    Nieminen, Lea

    2009-01-01

    Mõõdetakse soome laste spontaanseid lauseid struktuurilise keerukuse mõõtmiseks kasutatavate vahenditega, nagu VKP (väljendite keskmine pikkus) ja produktiivse süntaksi indeks IPSyn, et kindlaks teha, milliseid aspekte kumbki mõõdik näitab

  5. Naised teaduses = Women in research / Aavo Heinlo

    Index Scriptorium Estoniae

    Heinlo, Aavo

    2006-01-01

    Naiste osa teadus- ja arendustegevuses. Naised ja mehed akadeemilise karjääri tüüpilistel astmetel Euroopa Liidus ja Eestis. Naiste karjäär ja klaaslae indeks (Glass Ceiling Index), sooline palgalõhe. Tabelid, diagrammid

  6. Efektifitas Propolis Toothpaste sebagai Initial Therapy pada Mild Gingivitis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kasuma

    2015-02-01

    Full Text Available Karakteristik gingivitis ringan adalah terjadinya perubahan warna gusi, edema ringan, tidak ada pendarahan dan tanpa ada rasa nyeri. Jika pasien tidak mendapatkan perawatan yang tepat, gingivitis dapat berubah menjadi periodontitis yang menyebabkan kerusakan jaringan tulang rahang alveolar, menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut secara lokal dan sistemik melalui pembuluh darah. Pemilihan terapi yang tepat sangat penting untuk mengurangi prevalensi dari penyakit ini. Selain proses scaling dan kontrol plak, penggunaan pasta gigi propolis dapat digunakan sebagai terapi awal. Komposisi pasta gigi yang mengandung propolis memiliki efek anti-inflamasi yang bermanfaat sebagai salah satu terapi awal untuk mengobati gingivitis ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Indeks gingiva dari 15 pasien diukur sebelum dan sesudah penggunaan pasta gigi propolis. Analisis data dilakukan dengan cara univariat untuk menggambarkan masing-masing variabel dengan Kolmogorov-Smirnof Test. Perbedaan indeks gingiva antara sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung propolis dianalisis dengan uji T berpasangan. Pasta gigi yang mengandung propolis ini terbukti efektif dalam terapi awal gingivitis ringan dengan rata-rata pengurangan skor indeks gingiva sebelum dan sesudah adalah 0,40 ± 0,04. Terdepat perbedaan yang signifikan (p <0,05 antara rata-rata penurunan nilai gingiva indeks sebelum dan setelah penggunaan pasta gigi yang mengandung propolis.

  7. Poolast hakkab saama ka kapitali / Andres Kaljo

    Index Scriptorium Estoniae

    Kaljo, Andres

    2006-01-01

    Poola börsil tegutsevatest investoritest ja Poola investorite huvist Baltimaade ettevõtete vastu. Lisad: Poola: Eesti suurim väliskaubanduspartner Kesk-Euroopas; Suprema Poolas. Graafik: Varssavi börsi indeks. Tabel: Majanduskasv Ida-Euroopas ja Kesk-Aasias.

  8. USA aktsiad : põlata või ihata? / Tarvo Vaarmets

    Index Scriptorium Estoniae

    Vaarmets, Tarvo

    2008-01-01

    Ilmunud ka: Delovõje Vedomosti 10. sept. lk. 14. USA investeerimispangad soovitavad Bloombergi andmetel USA ettevõtete aktsiaid osta. Analüütikute prognooside kohaselt ootavad S&P 500 indeksi ettevõtted neljanda kvartali kasumi kasvuks keskmiselt 62 protsenti. Vt. samas: Indeksi liikumisele panustada on lihtne. Diagramm: S&P 500 indeks

  9. Ülevaade peamistest majandusindikaatoritest 1993-2000. a. ning prognoos 2001. a.

    Index Scriptorium Estoniae

    2000-01-01

    Sisemajanduse koguprodukt, tarbijahinna indeks, väliskaubandus, tööhõive, tööstustoodang, elanike sissetulekud, jae-ettevõtete kaubakäive. Diagrammid ja tabel: tähtsamad majandusindikaatorid ja nende prognoos 2001.a. Ilmunud ka: Konjunktuur : Quarterly Review of the Estonian Economy Oct nr. 3 lk. 47-49

  10. Indekseringsprocessen

    DEFF Research Database (Denmark)

    Philipson, Karen Birgitte

    2009-01-01

    Dette er første, overvejende kvantitative del, af et empirisk studie til belysning af indekseringsprocessen. De deltagende indeksører har beskrevet, hvordan de fandt frem til emner og tildelte emneord. Anden del er planlagt som en kvalitativ analyse af samme materiale. Et centralt spørgsmål er, h...

  11. Analisis Kandungan Kolestrol Pada Telur Ayam Petelur Gallus sp. Dengan Pemberian Probiotik Cair

    OpenAIRE

    Daming, Basrawati

    2017-01-01

    ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kandungan Kolestrol Telur Ayam Petelur Gallus sp. dengan Pemberian probiotik Cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probotik cair pada ayam petelur Gallus sp. terhadap pertambahan bobot telur, indeks telur, dan penurunan kadar kolestrol telur. Proses pembuatan media probiotik kultur campuran, dilakukan dengan mencampurkan molase, Bactopepton, Amoniumsulfat dan Magnesiumsulfat. Hasil pembuatan probiot...

  12. Erakordne aeg või valed mudelid? / Erik Aru

    Index Scriptorium Estoniae

    Aru, Erik

    2008-01-01

    Paul De Grauwe, Leonardo Iania ja Pablo Rovira Kaltwasser arvutasid välja börsidel erakordsemate päevade esinemise tõenäosuse. Nende järelduse kohaselt ei ole mitte praegune aeg erakordne, vaid finantsmudelid on valed. Lisa: Indeks Dow Jones Industrial Average oktoobrikuus

  13. Back Matter - JTSiskom Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketua Editor JTSiskom

    2017-05-01

    Full Text Available Artikel ini berisi back-matter JTSiskom Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017, yaitu meliputi indeks penulis, petunjuk penulisan dan kirim artikel JTSiskom, perjanjian pengalihan hak cipta, form pengalihan hak cipta, pernyataan etika publikasi dan lisensi isi jurnal.

  14. Back Matters - JTSiskom Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketua Editor JTSiskom

    2017-01-01

    Full Text Available Artikel ini berisi front-matters JTSiskom Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017, yaitu meliputi indeks penulis, petunjuk penulisan dan kirim artikel JTSiskom, perjanjian pengalihan hak cipta, form pengalihan hak cipta, pernyataan etika publikasi dan lisensi isi jurnal.

  15. Back Matter - JTSiskom Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketua Editor JTSiskom

    2017-07-01

    Full Text Available Artikel ini berisi back-matter JTSiskom Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017, yaitu meliputi indeks penulis, petunjuk penulisan dan kirim artikel JTSiskom, perjanjian pengalihan hak cipta, form pengalihan hak cipta, pernyataan etika publikasi dan lisensi isi jurnal.

  16. Meie tervishoiusüsteemis on parim hinna ja kvaliteedi suhe Euroopas / Hannes Danilov

    Index Scriptorium Estoniae

    Danilov, Hannes, 1954-

    2007-01-01

    Rootsis asuva rahvusvahelise uurimisorganisatsiooni Health Consumer Powerhouse korraldatud uuringust, millega selgitatakse välja kõigi Euroopa Liidu riikide tervishoiusüsteemide n-ö patsiendisõbralikkuse indeks. Artikli autor võrdleb Eesti tulemusi Soome, Rootsi, Läti ja Leedu tulemustega

  17. Eesti - Ida-Euroopa esimene / Kertu Ruus

    Index Scriptorium Estoniae

    Ruus, Kertu, 1977-

    2005-01-01

    Maailma erinevate võrdlevate indeksite alusel on Eesti edukaim Ida-Euroopa riik. Diagramm. Kommenteerivad: Andres Sutt, Peeter Koppel ja Kalman Kalotay. Vt. samas: Tõnis Arnover. Välismaine meedia kiidab Eesti liberaalset majandusmudelit. Kommenteerib Andrus Viirg; Krista Taim. Ettevõtjat huvitab indeks vähem kui investorit; Eesti trumbid on majandusvabadus ja juhtimine: Eesti koht erinevates indeksites

  18. Novembri hädaturg - Dubai / Romet Kreek

    Index Scriptorium Estoniae

    Kreek, Romet, 1972-

    2008-01-01

    Novembris osutus europõhiselt maailma halvimaks aktsiaturuks Araabia Ühendemiraatide Dubai börs, mis kukkus kuu ajaga 33 protsenti. Investorid kardavad, et majandussurutis kukutab nafta hinda edasi ning kompaniid vähendavad kulutusi. Vt. samas: 10 halba aktsiaturgu novembris; 10 head aktsiaturgu novembris. Diagramm: Dubai börsi indeks

  19. Novembri hädaturg - Dubai / Romet Kreek

    Index Scriptorium Estoniae

    Kreek, Romet, 1972-

    2008-01-01

    Novembris osutus europõhiselt maailma halvimaks aktsiaturuks Araabia Ühendemiraatide Dubai börs, mis kukkus kuu ajaga 33 protsenti. Investorid kardavad, et majandussurutis kukutab nafta hinda edasi ning kompaniid vähendavad kulutusi. Vt. samas: 10 halba aktsiaturgu novembris; 10 head aktsiaturgu novembris. Diagramm: Dubai börsi indeks

  20. Erakordne aeg või valed mudelid? / Erik Aru

    Index Scriptorium Estoniae

    Aru, Erik

    2008-01-01

    Paul De Grauwe, Leonardo Iania ja Pablo Rovira Kaltwasser arvutasid välja börsidel erakordsemate päevade esinemise tõenäosuse. Nende järelduse kohaselt ei ole mitte praegune aeg erakordne, vaid finantsmudelid on valed. Lisa: Indeks Dow Jones Industrial Average oktoobrikuus

  1. Kasv on liikumas Euroopast välja / Tarvo Vaarmets

    Index Scriptorium Estoniae

    Vaarmets, Tarvo

    2007-01-01

    Ilmunud ka: Delovõje Vedomosti 11. juuli lk. 11. Templeton Asset Managementi juhtiv fondihaldur Mark Mobiuse hinnangul on Poola, Ungari ja teiste Ida-Euroopa riikide aktsiad muutunud kalliks, mistõttu peidavad suuremat väärtust muud maailma piirkonnad. Diagramm: Brasiilia aktsiaturu indeks. Lisa: Maailma börside liikumine

  2. Kulla hinda tõstab veri liitlasvägede lipul / Annika Matson

    Index Scriptorium Estoniae

    Matson, Annika, 1976-

    2003-01-01

    Ilmunud ka: Delovõje Vedomosti 19. nov. lk. 28. USA majanduse kehv seis ja üha nõrgenev dollar on tõstnud kulla hinna viimase seitsme aasta kõrgeimale tasemele. Diagrammid: FTSE kullakaevanduste indeks on alates aasta algusest kosunud 40%

  3. Productivity, the Malmquist index and the empirical study of banks in Estonia / Ly Kirikal

    Index Scriptorium Estoniae

    Kirikal, Ly

    2005-01-01

    Pankade tegevus hõlmab mitmeid sisendeid ja väljundeid ning lihtne tulu-kuluanalüüs ei pruugi alati anda piisavat tulemust muutuste hindamiseks. Tootlikkus ja Malmquisti indeks Eesti pankade näitel. Tabelid. Skeem. Graafikud

  4. Dow Jones tugevdab oma koostist / Virge Lahe

    Index Scriptorium Estoniae

    Lahe, Virge

    2008-01-01

    USA tööstusettevõtteid koondav indeks Dow Jones vahetab nimekirjast välja kaks firmat ning lisab finants- ja kütusesektori osakaalu suurendamiseks Bank of America ja Chevroni. Vt. samas: Dow Jonesi tööstuskeskmisse lisandumine pole aktsiatele tiibu andnud; Dow Jonesi tööstuskeskmine

  5. Productivity, the Malmquist index and the empirical study of banks in Estonia / Ly Kirikal

    Index Scriptorium Estoniae

    Kirikal, Ly

    2005-01-01

    Pankade tegevus hõlmab mitmeid sisendeid ja väljundeid ning lihtne tulu-kuluanalüüs ei pruugi alati anda piisavat tulemust muutuste hindamiseks. Tootlikkus ja Malmquisti indeks Eesti pankade näitel. Tabelid. Skeem. Graafikud

  6. Keanekaragaman jenis kupu-kupu di Taman Kehati Unnes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Priyono

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman fauna khususnya kupu-kupu kekayaan jenis, kelimpahan, indeks keanekaragaman serta indeks kemerataan jenis. Metode yang digunakan adalah point count, line transect dan flight trap. Radius pengamatan pada setiap titik ditentukan berdasarkan tipe vegetasi dan kemampuan pengamat, sementara lamanya waktu pengamatan pada setiap titik hitung adalah 10 menit. Analisis data mengunakan indeks kekayaan jenis Margalef’s (DMg, Indeks keanekaragaman jenis  Shannon-Wiener, dan indeks kemerataan jenis Simpson. Hasil penelitian menunjukkan 55 jenis kupu-kupu ditemukan di kawasan Taman Kehati Universitas Negeri Semarang. Jenis yang ditemukan tergolong dalam 5 (lima famili yaitu  famili Papilionidae, Pieridae, Lycaenidae , Nymphalidae, dan Hesperidae  (Tabel 1. Hasil penelitian juga menemukan satu jenis termasuk jenis yang dilindungi UU No 5 Tahun 1990, PP No 7 Tahun 1999 dan masuk dalam kategori CITES apendik II, yaitu jenis Troides helena. AbstractThe research tried to examine the diversity of butterflies in terms of species richness, abundance, diversity index, and evenness. The methods employed were point count, line transect and flight trap. The observation radius in each point was determined based on the vegetation type and the observer’s capability, and the interval time for observation in each point was 10 minutes. Data was analyzed using Margalef’s species richness index (DMg, Shannon-Wiener’s species diversity index, and Simpson’s species evenness index. There were 55 butterfly species in the area of Taman Kehati Semarang State University. The butterflies were from five (5 families, i.e. Papilionidae, Pieridae, Lycaenidae, Nymphalidae, and Hesperidae (Table 1. Observation has found one species that is categorized as protected based on Law No. 5 Year 1990, Governmental Regulation No. 7 Year 1999, listed in CITES Appendix II; the species was Troides helena.

  7. Kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward

    2014-08-01

    Full Text Available Pengamatan kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari telah dilakukan pada bulan Juni 2011. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Kandungan logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks (Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Pb berkisar 3,704-21,892 ppm, Cd 0,784-1,385 ppm, Cu 3,451-12,193 ppm, Zn 24,838-69,973 ppm, dan Ni 37,289-72,329 ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup 2010 dan baku mutu sedimen Ontario (Ontario Sediment Guideline 2008. Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara sungai dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai. Berdasarkan nilai indeks geoakumulasi (I-geo sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak tercemar oleh Pb, Cu, Zn, dan Ni (I_geo<0, dan tercemar sedang oleh Cd (1indeks beban pencemaran (PLI, sedimen di perairan ini belum tercemar oleh logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni.

  8. DISEASE DETECTION FROM FIELD SPECTROMETER DATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    O. H. Tawfik

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACT: Oil palm plants have been planted in large scale of areas. Ganoderma disease has been recognized and diagnosed in oil palm plants to infect almost half of the oil palm plants in Malaysia. To deal with this problem, the use of vegetation indices analysis on hyper spectral field data we will examine the ability of this data in discrimination between Ganoderma disease stages in oil palm plants which will be helpful in control the spread of the diseases. By using vegetation indices the oil palm plants could be classified into 1 (T1 healthy, 2 (T2 semi healthy and 3 (T3 severe damage plant classes accurately. The results showed that the best vegetation index is the Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 among the vegetation indices to discriminate between oil palm health stages. It was realized that the modification that was applied to the Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 index of Narrowband greenness VIs has been exhibited an acceptable results in differentiate between the oil palm plant stage 1 (T1 healthy and stage 2 (T2 semi healthy. ABSTRAK: Tanaman kelapa sawit ditanam secara meluas.  Penyakit ganoderma dikenali dan didiagnosikan menjangkiti hampir separuh tanaman kelapa sawit di Malaysia. Untuk mengawal penyakit ini daripada merebak, analisis indeks tanaman dijalankan ke atas data kawasan spektrum melampau di mana keupayaan data ini diuji dalam membezakan peringkat-peringkat penyakit Ganoderma terhadap tanaman kelapa sawit. Dengan menggunakan indeks tanaman, kelapa sawit dapat diklasifikasikan kepada 1 (T1 sihat, 2 (T2 separa sihat dan 3 (T3 rosak; kelas tanaman dengan tepat. Keputusan menunjukkan indeks tanaman terbaik sebagai Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 yang merupakan indeks tanaman dalam membezakan peringkat kesihatan kelapa sawit. Adalah didapati pengubahsuaian terhadap indeks Modified Red Edge Simple Ratio (MSR705 yang juga indeks Jalur Sempit Hijau VI telah memberikan keputusan yang munasabah dalam

  9. KARAKTERISTIK BUTIR SOAL UN BAHASA INGGRIS SMK DI KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN TAHUN AKADEMIK 2010/2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Hanafi

    2014-05-01

    Full Text Available Hasil analisis kualitatif terhadap butir soal UN bahasa Inggris SMK TA 2010/2011 di Kabupa-ten Tabalong menunjukkan karakteristik bahwa dari 50 butir soal yang ada, setiap butir mengandung aspek materi, konstruksi, dan bahasa yang secara umum dapat dinyatakan sesuai. Kelemahan aspek materi, kurang sesuai standar kompetensi lulusan dan aspek konstruksi, pada penggunaan gambar, gra-fik, tabel, diagram atau sejenisnya yang belum berfungsi dengan baik. Hasil analisis kuantitatif mene-rapkan CTT mendapatkan temuan indeks kesukarannya baik, indeks daya pembeda, semua distraktor-nya berfungsi efektif, dan soal cukup reliabel. Analisis kuantitatif menerapkan IRT mendapatkan 27 butir cocok dengan model 3PL, meskipun sampel kurang memadai. Hasil pemetaan kualitas pembel-ajaran bahasa Inggris berbasis hasil UN bahasa Inggris SMK menunjukkan bahwa di Kabupaten Tabalong, SMK Tabalong paling unggul. Pada urutan berikutnya, SMKN 1 Tanjung, SMKN 1 Muara Uya, SMKN 1 Haruai, SMKN 1 Banua Lawas, dan SMK An Noor Paliat. Kata Kunci: UN dan Karakteristik butir

  10. Avislæsning gennem 20 år

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigurd Bennike

    1991-09-01

    Full Text Available Hvis man vil forstå udviklingen på dagbladsområdet, er det nødvendigt, men langtfra tilstrækkeligt at kende til avisernes oplagstal; man må des- uden have oplysninger om læserne, blandt andet deres demografiske karakteristika: disse oplysninger findes i et "media indeks". Sigurd Ben- nike, mangeårog drivkraft i Dansk Media Komite, præsenterer her i over- sigtsform 20 års talmateriale med tilhørende forklaringer fra Dansk Media Indeks. Tallene indeholder oplysninger om den andel af befolkningen der læser hverdagsavis, læserprofilen for forskellige dagbladstyper samt en række forskellige kontaktparametre, bl.a. dagbladenes stærke og svage sider i forhold til andre medier, læsested og -tidspunkt.

  11. Avislæsning gennem 20 år

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigurd Bennike

    1991-09-01

    Full Text Available Hvis man vil forstå udviklingen på dagbladsområdet, er det nødvendigt, men langtfra tilstrækkeligt at kende til avisernes oplagstal; man må des- uden have oplysninger om læserne, blandt andet deres demografiske karakteristika: disse oplysninger findes i et "media indeks". Sigurd Ben- nike, mangeårog drivkraft i Dansk Media Komite, præsenterer her i over- sigtsform 20 års talmateriale med tilhørende forklaringer fra Dansk Media Indeks. Tallene indeholder oplysninger om den andel af befolkningen der læser hverdagsavis, læserprofilen for forskellige dagbladstyper samt en række forskellige kontaktparametre, bl.a. dagbladenes stærke og svage sider i forhold til andre medier, læsested og -tidspunkt.

  12. Fazna ravnoteža u sustavu NaNO3/KNO3 + glicerol + voda pri 288.15 K i 298.15 K

    OpenAIRE

    Zhang, H.-Y.; Zhu, W.-W.; Qin, G.-L.; Wei, Z.

    2014-01-01

    U ternarnom sustav NaNO3/KNO3 + glicerol + voda određeni su topljivost, gustoća i indeks loma pri 288,15 K i 298,15 K. Topljivost je izračunata na temelju gustoće i indeksa loma. U svim se slučajevima topljivost smanjuje s povećanjem udjela glicerola. Za indeks loma uočen je suprotan trend. Dodatkom glicerola smanjuje se gustoća otopine NaNO3, a povećava gustoća otopine KNO3. Eksperimentalni podatci za zasićene i podzasićene otopine korelirani su empirijskom jednadžbom s četiri i sedam parame...

  13. Struktur komunitas mangrove di Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara (Community structure of mangrove in Mare Island, Tidore City, Maluka Utara Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nebuchadnezzar Akbar

    2016-12-01

    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi indeks ekologi mangrove di Pulau Mare, Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Pengambilan data pada tahun 2015 yang terbagi atas tiga lokasi yang ditetapkan berdasarkan keterwakilan dan reprsentasi mangrove. Pengambilan contoh mangrove, di lakukan dengan menggunakan metode “line transect quadrant”. Hasil penelitian diperoleh ketebalan mangrove diantara 85-150 meter  dengan 5 jenis dari 3 famili mangrove. Jenis mangrove Rhizophora ditemukan paling mendominasi disetiap stasiun. Indeks ekologi mangrove kategori kerapatan, frekuensi, tutupan dan keanekaragaman jenis paling tinggi terdapat di stasiun satu. Sedangkan kriteria nilai penting pada setiap stasiun adalah 300. Analisis vegetasi jenis mangrove pada setiap stasiun diperoleh kerapatan, frekuensi, keanekaragaman jenis dan nilai penting jenis tertinggi adalah Rhizophora apicullata, kemudian tutupan jenis tertinggi adalah Sonneratia alba. Keseluruhan hasil pengamatan dan analisis, menggambarkan bahwa kondisi mangrove di pulau Mare masuk dalam kategori rendah.

  14. SIMULASI POLA MEDAN ELEKTROMAGNET PADA PANDU GELOMBANG PERSEGI DENGAN DUA PARAMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujito

    2015-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan visualisasi pola medan elektromagnetik 4 moda terendah pada pandu gelombang persegi untuk moda berorde tinggi, yaitu moda TE00, TE01, TE10 dan TE11. Konstanta propagasi sebagai salah satu parameter yang digunakan untuk mengkarakter moda gelombang optik diformulasikan secara semi analitik. Hal ini dikarenakan formulasi konstanta propagasi efektif moda gelombang tidak dapat diturunkan secara eksak. Beberapa bagian dipecahkan menggunakan penyelesaian analitik, sedangkan beberapa bagian diselesaikan melalui analisa numerik secara komputasional dengan menggunakan perangkat lunak Matlab. Analisis karakter pola medan dilakukan dengan menggunakan prinsip Variasional fungsi trial polinom Hypergeometri, sedangkan profil indeks bias berbentuk secant hyperbolik. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan berbagai orde moda menunjukkan kesesuaian terhadap metode indeks efektif dan mampu mendeskripsikan pola medan.

  15. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  16. Latvian economic reforms - experience and lessons / Ojars Kehris

    Index Scriptorium Estoniae

    Kehris, Ojars

    2002-01-01

    Iseseisva Läti üle kümne aastase ajaloo jooksul läbi viidud peamistest majandusreformidest - saavutused ja ebaõnnestumised. Diagrammid: inimarengu indeks, SKT 1999. aastal ja inflatsioon 1996-2000 EL-is, Kesk- ja Ida-Euroopa riikides, Balti riikides ja SRÜ-s; SKT kasv aastas Saksamaal (1948-1960); Jaapanis (1948-1960), Indoneesias (1970-1993) ja Lõuna-Koreas (1956-1987)

  17. Latvian economic reforms - experience and lessons / Ojars Kehris

    Index Scriptorium Estoniae

    Kehris, Ojars

    2002-01-01

    Iseseisva Läti üle kümne aastase ajaloo jooksul läbi viidud peamistest majandusreformidest - saavutused ja ebaõnnestumised. Diagrammid: inimarengu indeks, SKT 1999. aastal ja inflatsioon 1996-2000 EL-is, Kesk- ja Ida-Euroopa riikides, Balti riikides ja SRÜ-s; SKT kasv aastas Saksamaal (1948-1960); Jaapanis (1948-1960), Indoneesias (1970-1993) ja Lõuna-Koreas (1956-1987)

  18. Electro-optic modulation measurement technique and enhancement

    DEFF Research Database (Denmark)

    Jacobsen, Rune Shim

    2005-01-01

    indeks bølgeleder blev påbegyndt. Når denne koefficient opnås i en sådan bølgeleder vil fremtidige forsøg kunne fastlægge hvor stor den inducerede ikke-lineare koefficient i silicium kan blive. Fremtidige forsøg vil også fastlægge om den inducerede effekt eksisterer for hurtig elektrisk modulation....

  19. Baltikumi aktsiaturud tõusevad enne kui reaalmajandus / Paul Lukka

    Index Scriptorium Estoniae

    Lukka, Paul

    2008-01-01

    Autori hinnangul on jahtuvas Balti majanduses märgata positiivseid tendentse ning kuna inflatsioon on jõudnud oma kõrgpunkti, võib juba oodata selle langemist. Enamike börsiettevõtete ühtlasest langemisest võivad enim võita pikaajalised investorid. Tabel: Positiivsed näited Leedu börsi ettevõtete tulemustest. Graafik: OMX Baltic Benchmark GI Indeks

  20. Traditional values and Inglehart constructs / Zoltan Lakatos

    Index Scriptorium Estoniae

    Lakatos, Zoltan

    2015-01-01

    Autor väidab, et Ronald Ingleharti kolm kõige mõjukamat kultuuriväärtuste mõõtmise instrumenti – postmaterialismi indeks, eneseväljenduslikud väärtused ja traditsioonilised vs sekulaarsed väärtused – võivad hägustada väärtusi indiviidi tasandil ning pakub välja alternatiivse meetodi, teiste riikide seas käsitletakse ka Eestit

  1. Majanduse üldolukord 2005. a septembris ja 6 kuu pärast / L Kuum

    Index Scriptorium Estoniae

    Kuum, L

    2005-01-01

    Ilmunud ka: Konjuktuur : Quarterly Review of the Estonian Economy, Oct/2005, lk. 4-11. Eesti majandusolukord püsib endiselt soodne, majandusolukorda iseloomustav indeks tõusis maksimaalse 9,0 punktini (IFO 9-punkti skaalal), ärisektori konjunktuuribaromeetrid püsivad eriti kõrgel ehituse ja jaekaubanduse osas, tarbijate usaldusindeks on mõnevõrra langenud. Prognoosid järgnevaks kuueks kuuks. Diagrammid, graafikud, tabelid

  2. Baltikumi aktsiaturud tõusevad enne kui reaalmajandus / Paul Lukka

    Index Scriptorium Estoniae

    Lukka, Paul

    2008-01-01

    Autori hinnangul on jahtuvas Balti majanduses märgata positiivseid tendentse ning kuna inflatsioon on jõudnud oma kõrgpunkti, võib juba oodata selle langemist. Enamike börsiettevõtete ühtlasest langemisest võivad enim võita pikaajalised investorid. Tabel: Positiivsed näited Leedu börsi ettevõtete tulemustest. Graafik: OMX Baltic Benchmark GI Indeks

  3. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  4. ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA RED OCEAN STRATEGY VERSUS BLUE OCEAN STRATEGY TERHADAP COFFEE SHOP DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Lestari, Fennika Ayu

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perbedaan antara penerapan red ocean strategy dan blue ocean strategy pada perusahaan-perusahaan Coffee shop di Yogyakarta dengan melakukan analisis berupa ERRC grid (Skema hapuskan-kurangkan-tingkatkanciptakan), kanvas strategi, dan blue ocean idea index(indeks ide samudra biru). Metode kualitatif dengan studi eksploratif yang dilakukan untuk meneliti lebih dalam mengenai strategi masa lampau dan saat ini, fenomena-fenomena yang terjadi di indus...

  5. ANALISIS KUALITAS RUMPUT LAUT Gracilaria gigas YANG DIBUDIDAYA PADA HABITAT LAUT DAN TAMBAK, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Diana

    2014-03-01

    dengan kandungan N perairan dan indeks percabangan. Kualitas rumput laut berhubungan erat dengan suhu, DO, PO4-P, dan NH3-N terlarut dalam air. Tingginya rendemen agar dan kekuatan gel di tambak disebabkan oleh banyaknya kandungan nutrien dan unsur hara, sedangkan tingginya produktivitas hasil budidaya Gracilaria gigas di laut disebabkan oleh adanya respons struktural dan tekanan turgor pada rumput laut.

  6. Understanding Stress, Job Satisfaction and Physical Well Being of Managers

    OpenAIRE

    Shiet‐Ching Wong; Arifin Zainal; Fatimah Omar; Malissa‐Maria Mahmud

    2015-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi model untuk sumber stres, kepuasan dan kesejahteraan fisik serta hubungan dari ketiganya. Sebanyak 338 manajer sektor swasta dari Klang Valley diberikan sebuah laporan survei diri. Dari hasil yang didapat menunjukkan pemodelan persamaan struktural tidak merubah indeks fit, sumber stres yang meliputi beban kerja, penerimaan, serta keseimbangan antara hubungan relasi dengan pekerjaan rumah. Selain itu, sumber stres yang berhubungan negatif d...

  7. Ülevaade peamistest majandusindikaatoritest 1993-2000. a. ning prognoos 2001. a.

    Index Scriptorium Estoniae

    2001-01-01

    Sisemajanduse koguprodukt, tarbijahinna indeks, väliskaubandus, tööhõive, tööstustoodang, elanike sissetulekud, jae-ettevõtete kaubakäive. Diagrammid ja tabel: tähtsamad majandusindikaatorid ja nende prognoos 2001.a. Järgneb: Konjunktuur, juuni, nr. 2, 2001, lk. 36-38. Ilmunud ka: Konjunktuur : Quarterly Review of the Estonian Economy, mai, nr. 1, 2001, lk. 43-45; juuli, nr. 2, 2001, lk. 34-36

  8. PENGUKURAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA MENGGUNAKAN EUROPEAN QUALITY OF LIFE 5 DIMENSIONS (EQ5D QUESTIONNAIRE DAN VISUAL ANALOG SCALE (VAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andriana Sari

    2017-03-01

    Full Text Available Hipertensi dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien yang membutuhkan terapi yang lama dan komplikasi penyakit, sehingga menyebabkan penurunan kualitas hidup dalam aspek fisik, psikologis dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengukuran kualitas hidup pasien hipertensi untuk mengetahui gambaran kualitas hidup supaya bisa dilakukan evaluasi dan pencegahan penurunan kualitas hidup. Design penelitian adalah observasional cross sectional. Data diambil secara purposive sampling pada pasien hipertensi dengan atau tanpa komplikasi yang menjalani pengobatan rawat jalan di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. European Quality of Life 5 Dimension (EQ5D kuisioner dan Visual Analog Scale (VAS digunakan untuk pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan mengkonversi EQ5D dimensi menjadi EQ5D Indeks, mencari nilai mean/median dan simpang baku dari score VAS serta uji independent sample t test. Pengukuran kualitas hidup terhadap 107 subjek diperoleh 24 subjek (22,4% yang tidak bermasalah pada kelima dimensi dengan skor EQ5D indeks tertinggi yaitu 1,000. Dimensi yang bermasalah adalah pada dimensi rasa sakit/tidak nyaman (55,1%, dimensi berjalan/bergerak (47,6%, dimensi rasa cemas/depresi (33,6%, dimensi kegiatan yang biasa dilakukan (22,4% dan dimensi perawatan diri (7,5%. Kualitas hidup diukur dengan VAS memiliki nilai median 70. Hasil Uji mann whitney dan 2-independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup antara pasien hipertensi dengan komplikasi dan tanpa komplikasi diperoleh nilai p= 0,967 (EQ5D indeks dan p= 0,590 (VAS. Kesimpulan pengukuran kualitas hidup pasien hipertensi dengan EQ5D diperoleh 22,4% memiliki skor EQ5D indeks tertinggi dan nilai median VAS adalah 70. Kualitas hidup pasien hipertensi dengan komplikasi dan tanpa komplikasi menunjukkan tidak berbeda signifikan.

  9. Traditional values and Inglehart constructs / Zoltan Lakatos

    Index Scriptorium Estoniae

    Lakatos, Zoltan

    2015-01-01

    Autor väidab, et Ronald Ingleharti kolm kõige mõjukamat kultuuriväärtuste mõõtmise instrumenti – postmaterialismi indeks, eneseväljenduslikud väärtused ja traditsioonilised vs sekulaarsed väärtused – võivad hägustada väärtusi indiviidi tasandil ning pakub välja alternatiivse meetodi, teiste riikide seas käsitletakse ka Eestit

  10. Ülevaade peamistest majandusindikaatoritest 1993-2000. a. ning prognoos 2001. a.

    Index Scriptorium Estoniae

    2001-01-01

    Sisemajanduse koguprodukt, tarbijahinna indeks, väliskaubandus, tööhõive, tööstustoodang, elanike sissetulekud, jae-ettevõtete kaubakäive. Diagrammid ja tabel: tähtsamad majandusindikaatorid ja nende prognoos 2001.a. Järgneb: Konjunktuur, juuni, nr. 2, 2001, lk. 36-38. Ilmunud ka: Konjunktuur : Quarterly Review of the Estonian Economy, mai, nr. 1, 2001, lk. 43-45; juuli, nr. 2, 2001, lk. 34-36

  11. IMPLEMENTASI ALGORITMA KRIPTOGRAFI RIVEST SHAMIR ADLEMAN (RSA DAN VIGENERE CIPHER PADA GAMBAR BITMAP 8 BIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andro Alif Rakhman

    2015-07-01

    Full Text Available Penggunaan informasi melalui media gambar atau citra mempunyai beberapa kelemahan, salah satunya adalah kemudahan melakukan manipulasi citra oleh pihak-pihak tertentu dengan bantuan teknologi yang berkembang sekarang ini. Upaya dalam peningkatan pengamanan pengiriman informasi melalui media gambar dan perlindungan atas hak cipta hasil karya media digital maka algoritma kriptografi dapat diterapkan untuk pengamanan citra tersebut. Pada penelitian ini, menggunakan perpaduan algoritma Rivest Shamir Adleman (RSA dan Vigenere Cipher untuk melakukan pengamanan citra. Citra yang akan digunakan yaitu file bitmap dengan kedalaman piksel 8 bit. Citra akan diolah dengan cara mengenkripsi nilai indeks warna RGB pada masing-masing piksel dengan menggunakan algoritma kriptografi RSA terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan menggunakan algoritma Vigenere Cipher. Sedangkan untuk tahap pendekripsiannya dilakukan dengan menggunakan algoritma Vigenere Cipher terlebuh dahulu kemudian menggunakan algoritma kriptografi RSA. Selanjutnya dilakukan analisis pengaruh penerapan algoritma Rivest Shamir Adleman (RSA dan Vigenere Cipher pada citra yang akan diamankan, meliputi analisis ruang kunci, analisis perubahan indeks warna, dan analisis waktu proses enkripsi dan deskripsi.Pengujian yang dilakukan untuk analisis tersebut, menggunakan citra berdimensi 3840 x 2160 piksel dan ukuran file 7,91 MB dan citra berdimensi 5012 x 2819 piksel dan ukuran file 13,4 MB. Analisis ruang kunci menunjukkan bahwa citra telah berhasil didekripsikan dan secara visual pola citra kembali ke bentuk semula tanpa mengalami cacat sedikitpun. Analisis perubahan indek warna, dilihat secara visual pada hasil palette warna membuktikan bahwa metode enkripsi yang dirancang telah berhasil digunakan untuk memperbaruhi nilai indeks warna citra asli. Sedangkan dari analisis waktu proses enkripsi dan deskripsi dapat disimpulkan Rata-rata lama waktu yang dibutuhkan untuk proses dekripsi lebih lama

  12. Pengunyahan Permen Karet Gula dan Xylitol Menurunkan Pembentukan Plak Gigi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Fatikarini

    2016-11-01

    Full Text Available Latar belakang. Plak gigi adalah deposit lunak yang terdiri dari kumpulan berbagai macam mikroorganisme pada permukaan gigi yang berada dalam suatu polimer matriks bakteri. Pengunyahan perm en karet dapat membersihkan gigi dari debris dan plak gigi, mencegah terjadinya penyakit gingivitis dan periodontal, meningkatkan pH plak gigi, dan merangsang pengeluaran saliva. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pengunyahan permen karet gula dan xylitol terhadap pembentukan plak gigi. Metode penelitian. Subjek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan rentang usia 18-24 tahun sebanyak 30 subjek. Kelompok subyek dibagi menjadi tiga yaitu mengunyah permen karet gula, permen karet xylitol, dan kontrol (masing-masing kelompok sebanyak 10 subjek. Data yang diambil adalah indeks plak gigi (Podshadley dan Haley Indeks kemudian dianalisis dengan statistik Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna pembentukan plak gigi antara mengunyah permen karet xylitol, gula, dan kontrol salama tujuh hari. Disimpulkan. bahwa pengunyahan permen karet gula dan xylitol dapat menurunkan indeks plak gigi.

  13. Analisis Sektor/Sub Sektor Unggulan di Kabupaten Bungo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gafur Gafur

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract. This study aimed to analyze the leading sectors in Bungo. The method used is Location Quotient (LQ, Dynamic Location Quotient (DLQ, specialization index, Growth Ratio Model (MRP. Based on analysis of LQ and DLQ, there are only two basis sectors at present and in the future, namely the construction sector and trade, hotels and restaurants. Based on the analysis of Specialization Index, in Bungo Regency has a concentration of the economy in the agricultural sector and the manufacturing sector. Based on MRP analysis also showed that prominent sector growth at the level of Bungo and Jambi Province, namely electricity, gas and water supply; the building sector; and trade, hotels and restaurants. Keywords : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, Specialization Index, Growth Ratio Model   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan di Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan (MRP. Berdasarkan analisis LQ dan DLQ,  hanya ada 2 sektor yang menjadi sektor basis pada saat ini dan pada masa yang akan datang yaitu sektor bangunan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Berdasarkan analisis Indeks Spesialisasi, di Kabupaten Bungo telah terjadi konsentrasi ekonomi pada sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Berdasarkan analisis MRP juga dapat diketahui bahwa sektor yang menonjol pertumbuhannya pada tingkat Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi yaitu sektor listrik, gas dan air bersih; sektor bangunan; serta sektor perdagangan, hotel dan restoran. Kata Kunci : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan

  14. Guncangan Variabel Makroekonomi Terhadap Jakarta Islamic Index (JII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pribawa E Pantas

    2017-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif, hal ini ditunjukkan dengan semakin besarnya nilai kapitalisasi serta minat investor dalam berinvestasi di pasar modal syariah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara empiris pengaruh jangka pendek dan jangka panjang variabel makroekonomi terhadap Jakarta Islamic Indeks (JII serta menganalisis kecepatan respon Jakarta Islamic Indeks (JII terhadap guncangan makroekonomi pada periode Januari 2011 – Desember 2016. Variabel makroekonomi yang digunakan antara lain inflasi, suku bunga bank Indonesia, nilai tukar, dan harga minyak dunia. Metode analisis menggunakan Vector Error Correction Model (VECM dengan innovation accounting berupa Impulse Response Function (IRF dan Forecasting Error Variance Decomposition (FEVD dari data agregat Jakarta Islamic Indeks (JII. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guncangan variabel inflasi direspon negatif oleh JII, sedangkan variabel, suku bunga bank Indonesia, nilai tukar tukar, dan harga minyak dunia direspon positif oleh JII. Penelitian ini  juga  mengungkapkan bahwa guncangan yang paling cepat direspon oleh JII adalah variabel suku bunga bank Indonesia (15 diikuti variabel nilai tukar (16, inflasi (17, dan harga minyak dunia(17

  15. STUDI KEANEKARAGAMAN CAPUNG (ODONATA SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR SUNGAI BRANTAS BATU-MALANG DAN SUMBER BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Candra Virgiawan

    2015-07-01

    Full Text Available Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan suatu peristiwa dan kejadian yang terjadi, penelitian kuantitatif bertujuan untuk menjelaskan angka-angka data analisis mengunakan statistik. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Juli-16 Agustus 2014 pagi hari dengan metode jelajah (visual day flying. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung terhadap populasi yang diselidiki. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sepuluh jenis spesies capung (Odonata, delapan jenis termasuk dalam sub ordo Anisoptera, Famili Libellulidae yaitu Diplacodes trivalis, Neurothemis ramburii, Orthetrum glaucum, Orthetrum pruinosum, Orthetrum sabina, Pantela flavescens, Trithemis festiva, Zyxomma obtusum, dan dua jenis termasuk dalam subordo Zygoptera, Famili Chlorocyphidae yaitu. Libellago lineate dan famili Coenagrionidae yaitu Ischnura sinegalensis. Odonata yang memiliki indeks nilai penting tertinggi yaitu 1.80% dari famili Libelludae, Genus Orthetrum, dan jenis Orthetrum Sabina. Nilai keanekaragaman tertinggi terdapat pada lokasi A yaitu 1.62. Nilai indeks kemerataan disemua lokasi mendekati 1 menunjukkan bahwa kondisi habitat pada semua stasiun penelitian adalah heterogen. Berdasarkan hasil analisis korelasi terdapat beberapa faktor abiotik yang memiliki korelasi yang kuat dengan jumlah jenis capung yang di temukan, faktor abiotik tersebut diantaranya adalah intensitas cahaya, DO, dan BOD. Hasil analisis FBI (Famili Biotik Indeks diperoleh nilai 7,00, hal ini menunjukan bahwa kualitas air sungai Brantas Batu-Malang tergolong dalam kategori buruk dengan tingkat pencemaran terpolusi sangat banyak.

  16. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TUTIK YULIANI

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan dan  pendapatan  antar Kabupaten di Kalimantan Timur serta membuktikan apakah Hipotesis U terbalik berlaku di Propinsi Kalimantan Timur. Untuk mengetahui seberapa besar ketimpangan pendapatan digunakan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil,.Berdasarkan indeks Wiliamson menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pembanguan antar kabupaten di Kalimantan Timur sebesar 0.69 di tahun 2010 menjadi 0.72 di tahun 2012. Sedangkan dari hitungan Entropi Theil menunjukkan bahwa rata-rata selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pendapatan sebesar 17.45. Setelah dilakukan analisis Kuznets menunjukkan bahwa di Kalimantan Timur selama tahun 2010 sampai dengan 2012 berlaku hukum Kuznets.This study aims to find out the development and income inequality inter regency in East Kalimantan and prove whether the inverted U hypothesis applied in the East Kalimantan. To find out how much income inequality, the writer used Williamson and Theil's Entropy Index. Based on Williamson index, it indicates that there is income inequality inter regency in East Kalimantan during 2010 to 2012, at 0.69 in 2010 to 0.72 in 2012. Whereas Entropy Theil calculation shows that on average during 2010 to 2012, there was income inequality by 17.45. Meanwhile, Kuznets analysis shows that Kuznets law applied in East Kalimantan during 2010 to 2012.

  17. PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITOID PADA AGROEKOSISTEM KEDELAI DENGAN APLIKASI DAN TANPA APLIKASI INSEKTISIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrival Hendrival

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Sistem pengelolaan tanaman kedelai dengan penggunaan insektisida sintetik yang intensif akan menurunkan keanekaragaman jenis Hymenoptera parasitoid. Penelitian bertujuan untuk memban-dingkan keanekaragaman Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai dengan dan tanpa aplikasi insektisida sintetik. Pengumpulan data serangga menggunakan perangkap dari jaring serangga dan nampan kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif kedelai dengan aplikasi insektisida lebih rendah dibandingkan dengan yang tanpa aplikasi insektisida, yang keduanya tergolong sedang. Indeks kemerataan jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif dari kedua agroekosistem kedelai tergolong tinggi. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif dari agroekosistem kedelai dengan aplikasi insektisida tergolong rendah (0<2,3955≤2,5, sedangkan pada fase generatif tergolong sedang (0<3,6118≤4. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif (0<2,6229≤4 dan generatif (0<3,8287≤4 dari agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida tergolong sedang. Komunitas Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida memiliki kemiripan lebih rendah daripada yang dengan aplikasi insektisida. Aplikasi insektisida mempengaruhi indeks kekayaan jenis pada fase generatif dan kemiripan komunitasnya, yaitu nilainya lebih rendah daripada yang tanpa insektisida. Abstract The management system of soybean agroecosystem with an intensive use of synthetic insecticides will reduce the diversity of parasitoid Hymenoptera species. The study aimed to compare the diversity of the parasitoids in soybean agroecosystem with and without insecticide application. The collection of the parasitoid used insect net and yellow tray. The results showed that the diversity index of the parasitoids during vegetative and generative growth of the soybean with the insecticide application was lower than the one without

  18. Relationship between salivary fluor concentration and caries index in 12–15 years old children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyana Pratiwi

    2012-03-01

    Full Text Available Background: Dental caries is a bacterial infection leading to dissolution and localized damage of hard tissues. The assessment of caries risk is based on several caries indicators including clinical conditions (DMF-T index, environment (fluor, and general health. Purpose: The objective of this study was to assess the relationship between salivary fluor concentration and caries index in children aging 12–15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Methods: This study is an observational analytical study using crosssectional approach and is conducted in a field trial manner. The study sample consists of 80 students in the age of 12 to 15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII selected through Probability Sampling manner using simple random sampling method. Results: The result of this study shows a DMF-T index of 4.32 and salivary fluor concentration mean of 0.018. Pearson Product Moment correlation test shows that there is a weak correlation between salivary fluor concentration and DMF-T index. Conclusion: It is concluded that the salivary fluor concentration has an insignificant correlation with the DMF-T index since the fluor concentration in saliva is very low.Latar belakang: Karies gigi adalah penyakit infeksi bakteri yang berakibat pada disolusi dan kerusakan terlokalisasi jaringan keras. Penilaian risiko karies berdasarkan atas beberapa indikator karies yaitu kondisi klinis (indeks DMF-T, lingkungan (fluor, dan kesehatan umum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi fluor yang terdapat dalam saliva dengan indeks karies pada anak usia 12-15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di lapangan. Sampel penelitian sebanyak 80 orang siswasiswi usia 12–15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan yang dipilih secara Probability Sampling dengan metode simple random sampling. Hasil

  19. Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu Superfamili Papilionoidae di Banyuwindu, Limbangan Kendal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Oqtafiana

    2013-03-01

    Full Text Available Kupu-kupu turut memberi andil dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, Daerah Aliran Sungai (DAS dan persawahan.Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang ada di Banyuwindu, Limbangan Kendal. Sampel penelitian ini adalah jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang teramati di Banyuwindu Limbangan Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, DAS dan persawahan. Penelitian dilakukan dengan metode Indeks Point Abudance (IPA atau metode titik hitung.Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62 jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang terdiri dari 737 individu yang tergolong kedalam empat famili yaitu Papilionidae, Pieridae, Lycaenidae dan Nymphalidae. Hasil analisis indeks keanekaragaman jenis berkisar antara 2,74-3,09, indeks kemerataan jenis berkisar antara 0,86-0,87 dan memiliki dominansi berkisar antara 0,07-0,09. Indeks keanekaragaman jenis dan indeks kemerataan jenis tertinggi tercatat pada habitat permukiman yaitu 3,09 dan 0,87 dan memiliki dominansi 0,07 sedangkan terendah tercatat pada habitat persawahan yaitu 2,74 dan 0,86 dan memiliki dominansi 0,07.Butterfly also contribute in maintaining the ecological balance and enrich biodiversity. The aim of this research was to determine the diversity of butterflies’ superfamily Papilionoidae in Banyuwindu Hamlet Limbangan Sub district Kendal Regency, especially in the secondary forest habitat, settlements, river flow area (RFA and rice field. The population in this research were all kinds of butterflies’ Papilionoidae superfamily in Banyuwindu, Limbangan Kendal. The sample was kind of butterfly superfamily Papilionoidae that observed in Banyuwindu Limbangan Kendal

  20. Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu Superfamili Papilionoidae di Banyuwindu, Limbangan Kendal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Oqtafiana

    2013-03-01

    Full Text Available Kupu-kupu turut memberi andil dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, Daerah Aliran Sungai (DAS dan persawahan.Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang ada di Banyuwindu, Limbangan Kendal. Sampel penelitian ini adalah jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang teramati di Banyuwindu Limbangan Kendal khususnya di habitat hutan sekunder, permukiman, DAS dan persawahan. Penelitian dilakukan dengan metode Indeks Point Abudance (IPA atau metode titik hitung.Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62 jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang terdiri dari 737 individu yang tergolong kedalam empat famili yaitu Papilionidae, Pieridae, Lycaenidae dan Nymphalidae. Hasil analisis indeks keanekaragaman jenis berkisar antara 2,74-3,09, indeks kemerataan jenis berkisar antara 0,86-0,87 dan memiliki dominansi berkisar antara 0,07-0,09. Indeks keanekaragaman jenis dan indeks kemerataan jenis tertinggi tercatat pada habitat permukiman yaitu 3,09 dan 0,87 dan memiliki dominansi 0,07 sedangkan terendah tercatat pada habitat persawahan yaitu 2,74 dan 0,86 dan memiliki dominansi 0,07.Butterfly also contribute in maintaining the ecological balance and enrich biodiversity. The aim of this research was to determine the diversity of butterflies’ superfamily Papilionoidae in Banyuwindu Hamlet Limbangan Sub district Kendal Regency, especially in the secondary forest habitat, settlements, river flow area (RFA and rice field. The population in this research were all kinds of butterflies’ Papilionoidae superfamily in Banyuwindu, Limbangan Kendal. The sample was kind of butterfly superfamily Papilionoidae that observed in Banyuwindu Limbangan Kendal

  1. PENGGUNAAN METODE SURVEI PUPA UNTUK MEMPREDIKSI RISIKO PENULARAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI LIMA WILAYAH ENDEMIS DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Shinta

    2013-05-01

    Full Text Available Abstrak Demam berdarah dengue (DBD adalah salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Untuk saat ini, belum ada obat atau vaksin untuk mencegah DBD. Oleh karena itu pencegahan dan pengendalian vektor menjadi sangat penting. Indikator yang digunakan untuk melakukan surveilans dalam pengawasan kepadatan populasi Ae. aegypti dan memprediksi risiko penularan adalah pupa indeks. Pupa indeks digunakan untuk mengukur HPI, CPI, pupa/orang, pupa/rumah, dan pupa/ kontainer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui habitat reproduksi terbesar, kepadatan penduduk dan persentase pupa di lima kecamatan di DKI Jakarta yaitu Johar Baru (Jakarta Pusat, Tanjung Priok (Jakarta Utara, Kramat Jati (Jakarta Timur, Kebun Jeruk (Jakarta Barat, dan Cilandak (Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan habitat pupa Ae. Aegypti, yaitu kontainer air (bak mandi, bak WC, drum, tempayan, bak wudhu, dan bak tandu, wadah air  tidak permanen (barang bekas, bekas sumur, vas/pot bunga, kolam/akuarium, tempat minum unggas, tatakan dispenser, wastafel dan bath tube, habitat alami (potongan bambu dan pelepah daun. Nilai rata-rata indeks pupa di lima wilayah penelitian adalah CPI = 8,45%; HPI = 23,98%; pupa/orang = 0,65; pupa/rumah = 3,58; dan pupa/kontainer = 0,96. Ada konsistensi nomor indeks di semua wilayah penelitian;  Jika indeks HPI tinggi, indeks pupa lainnya akan tinggi juga. Kata kunci: Aedes aegypti, pupa indeks, DBD Abstract Dengue fever is one of the most concerning health problems in Indonesia. For this time, there are merely no known medicines or vaccines to prevent this disease from manifesting. Rigorous studies are still conducted intensively.  Hence, vector prevention and control efforts become very important. Indicator used here to conduct surveillance, measure Ae.aegypti population density and predict transmission risk was pupa index. Pupa index was used to measure HPI, CPI

  2. Ekstraksi Oleoresin dari Limbah Penyulingan Pala Menggunakan Ultrasonik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Normalina Arpi

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran partikel limbah penyulingan pala (Myristica fragrans Houtt. dan suhu ekstraksi terhadap rendemen dan mutu oleoresin pala yang dihasilkan pada proses ekstraksi pelarut menggunakan bantuan ultrasonik. Etanol mutu teknis (technical grade digunakan sebagai pelarut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK Faktorial dengan ulangan sebagai kelompok yang terdiri dari ukuran partikel bahan (P yaitu P1= 10 mesh, P2= 40 mesh dan P3= 60 mesh dan suhu ekstraksi (S yaitu S1= 40oC, S2= 50oC dan S3= 60oC. Analisis oleoresin pala yang dilakukan meliputi analisis awal (kadar air dan kadar abu dan analisis akhir (bobot jenis, indeks bias, dan sisa pelarut. Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap rendemen dan mutu oleoresin yang dihasilkan. Rendemen tertinggi sebesar 7,16% diperoleh pada  ukuran partikel 10 mesh dan suhu 60oC. Hasil analisis bobot jenis oleoresin menunjukkan bahwa bobot jenis tertinggi yaitu 1,250 dihasilkan pada suhu ekstraksi 50oC. Sementara itu, hasil analisis indeks bias oleoresin menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap oleoresin pala dimana ukuran partikel 40 mesh pada suhu ekstraksi 40oC dan 60oC  serta ukuran partikel 60 mesh pada suhu 50oC memiliki nilai indeks bias yang lebih tinggi yaitu berkisar antara 1,476 hingga 1,480. Hasil analisis sisa pelarut juga menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap tingginya sisa pelarut, dimana ukuran partikel 10 mesh mengandung sisa pelarut 0,229% dan suhu ekstraksi 40oC mengandung sisa pelarut 0,265%.

  3. SEBARAN DAN HUBUNGAN PARAMETER REPRODUKSI IKAN TUNA MADIDIHANG (Thunnus albacares DENGAN SUHU DAN KLOROFIL-a DI LAUT BANDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsono Wagiyo

    2015-12-01

    Full Text Available Laut Banda diketahui mempunyai kondisi lingkungan yangmendukung sebagai daerah pemijahan ikan tuna madidihang (Thunnus albacares. Sebaran parameter reproduksi dan hubungannya dengan lingkungan perlu diketahui sebagai dasar pengelolaan sumberdaya yang lestari. Penelitian dilakukan tahun 2011-2012 dengan basis pendataan di Bandaneira. Pengamatan parameter reproduksi dilakukan terhadap ikan sampel melalui observasi dan enumerasi. Suhu dan klorofil-a diperoleh = dari analisis citra satelit. Penelitian mendapatkan persentase gonad matang (100 % dan indeks kematangan gonad tertinggi (3,75 serta nisbah kelamin seimbang, secara temporal ditemukan pada bulan antara September-Desember, secara spasial ditemukan di Perairan Gunung Api dan Selatan Kepulauan Lease. Tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad meningkat terjadi pada saat suhu mulai menghangat dan klorofil-a mulai menurun. Tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad menurun terjadi pada saat awal penurunan suhu dan awal kenaikan klorofil-a. Besides known as the Banda Sea region yellowfin tuna migration (Thunnus albacares is also a spawning area. Distribution of Reproduction parameter and their relationship with environmental parameter should be known as the basis for sustainable resource management. The reproduction parameter obtaianed by observation and enumeration. Temperature and chlorophyll-a obtained by satellite image analysis. Research gets a high percentage of the gonads mature (100% and gonad maturity index (3,75 and a balanced sex ratio, temporally be found in the September-December, spatially found in the waters of Pulau Gunung Api and Lease Islands. The maturity level of gonads and gonadal maturation index increases occurred when the temperatures begin to warm and chlorophyll-a start to decline. The maturity level of gonads and gonadal maturation index decreases occurred at the beginning of the early drop in temperature and increase in chlorophyll-a.

  4. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  5. KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU SUPERFAMILI PAPILIONOIDAE DI DUKUH BANYUWINDU DESA LIMBANGAN KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Rahayuningsih

    2012-09-01

    Full Text Available Kupu-kupu merupakan bagian dari biodiversitas yang harus dijaga kelestariannya. Kupu-kupu memberikan keuntungan bagi kehidupan manusia. Secara ekologis kupu-kupu memberikan sumbangan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkaya biodiversitas. Dukuh Banyuwindu merupakan salah satu pedukuhan di Desa Limbangan terletak di lembah dan berperan sebagai daerah ekoturisme. Tujuan kajian ini adalah untuk menentukan keanekaragaman spesies kupu-kupu superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kabupaten Kendal, khususnya pada habitat hutan sekunder, pemukiman, daerah aliran sungai, dan persawahan. Penelitian dilakukan dengan metode Abundance Point Index. Penelitian menunjukkan terdapat 62 spesies kupu-kupu superfamili Papilionoidae yang terdiri dari 737 individu dan diklasifikasikan menjadi empat famili dinamai Papilionoidae, Pieridae, Lycaenidae, dan Nymphalidae. Indeks keanekaragaman jenis kupu-kupu superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu berkisar antara 2,74-3,09, indeks kemerataan jenis berkisar antara 0,86-0,87 dan memiliki dominansi berkisar antara 0,07-0,09. Indeks keanekaragaman jenis dan indeks kemerataan jenis tertinggi tercatat pada habitat pemukiman yaitu 3,09 dan 0,87 sedangkan terendah tercatat pada habitat persawahan masing-masing sebesar 2,74 dan 0,86. The butterflies are part of biodiversity which must be preserved. These insect provide benefits to human life. Ecologically, butterfly contributed in maintain the balance of ecosystem and enrich the biodiversity. Banyuwindu Hamlet is one of the hamlets in Limbangan Village, located in the hills and will serve as an ecotourism area. The purpose of this study was to determine the diversity of butterfly species in the superfamily Papilionoidae at Banyuwindu Hamlet, Limbangan Village, Limbangan District, Kendal Regency, especially in secondary forest habitats, settlements, watershed, and rice fields. Research performed with Abundance Point Index Method. The

  6. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna esinduslikust küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  7. Det imaginære rum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ib Poulsen

    2008-06-01

    Full Text Available Radioens rum er imaginære, altså noget lytteren forestiller sig ud fra det hørte. Artiklen har tre spørgsmål som omdrejningspunkt: Hvordan etableres rum i radioen, hvad er det særlige ved disse radiofonisk formidlede rum, og hvordan kan man begribe radioens rum teoretisk? Undervejs inddrages en række eksempler fra radiomontager – en genre der om nogen har udforsket mulighederne for at skabe radiofoniske rum. Artiklen skitserer afslutningsvist hvorledes man kan forankre beskrivelser af radioens rum teoretisk ved hjælp af Peirces tegnbegreb med de tre aspekter: indeks, ikon og symbol.

  8. Perambatan Gelombang Optik pada Grating Sinusoidal dengan Chirp dan Taper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isnani Darti

    2009-11-01

    menggunakan MIL, dipelajari perubahan respon optik pada grating sinusoidal akibat variasi amplitudo modulasi indeks (taper dan variasi frekuensi spasial grating (chirp. Hasil simulasi menunjukkan bahwa taper menyebabkan adanya fenomena penghilangan side-lobe pada spektrum transmitansi. Adanya chirp menyebabkan penghalusan side-lobe pada spektrum transmitansi dengan semakin besar parameter chirp menyebabkan peningkatan transmitansi di sekitar pusat band-gap dari grating homogen. Selain implementasi integrasi numerik (Runge-Kutta, MIL merupakan metode eksak sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi validitas metode yang sering digunakan yaitu Persamaan Moda Tergandeng (PMT. Dari hasil perbandingan dapat disimpulkan bahwa secara umum PMT kurang akurat dalam menganalisis struktur grating sinusoidal baik homogen maupun tak-homogen.

  9. Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko A Hasthoro

    2016-08-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan tata kelola publik terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Pelaksanaan pemerintahan umum diukur dengan menggunakan transparansi pemerintah daerah, akuntabilitas pemerintah daerah, budaya hukum, dan partisipasi masyarakat. Sejumlah lima puluh pemerintah daerah yang disurvei oleh Tansparency International Indonesia pada tahun 2010 digunakan sebagai sampel. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa budaya hukum yang ditunjukkan oleh indeks persepsi korupsi, dan partisipasi masyarakat yang diwakili oleh jumlah pemilih pemilu memiliki pengaruh signifikan positif pada kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemilu yang adil mendorong kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak yang meningkatkan pendapatan asli.

  10. Eesti kultuuritarbija tüübid : kultuuriaktiivsus ja majanduslik heaolu / Malle Järve

    Index Scriptorium Estoniae

    Järve, Malle

    2004-01-01

    Tallinna Pedagoogikaülikooli Rahvusvaheliste Sotsiaaluuringute Instituudi poolt 1998. a. läbi viidud 18-70-aastase elanikkonna esinduslikust küsitlusest "Eesti 98" kultuuritarbimise kohta. Tabelid: Tüpoloogia aluseks olevad näitajad kultuuritarbija tüüpide lõikes; Kultuuritarbija tüübistik erinevates elanikkonna rühmades (%); Kultuuriaktiivsuse indeks erinevates rahvarühmades; Kultuuritarbimusliku ilmajäetuse jaotus erinevates kultuuriaktiivsuse ja sissetuleku tüüpides 1998 (%)

  11. Membran Polisulfon untuk Pengolahan Air: Dengan dan Tanpa Pra Perlakuan Koagulasi secara Ultrafiltrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastian Arifin

    2014-06-01

    Full Text Available Membran polisulfon untuk pengolahan air telah dilakukan untuk mengurangi warna air dengan proses koagulasi dan tanpa proses koagulasi. Membran ultrafiltrasi polisulfone telah dikarakte-risasi dengan mengukur fluks, permeability (Lp, dan MWCO dengan bebagai variasi berat molekul dekstran. Morfologi membran diobservasi dengan scanning electron microscopy (SEM. Analisis SEM dilakukan terhadap permukaan membran dan penampang melintang membran. Proses koagulasi optimum dilakukan dengan menggunakan alat jar test, diperoleh kondisi optimum pada 50 ppm Al2(SO43 dan pH 7. Indeks warna rejeksi diperoleh dengan koagulasi adalah 85% dan tanpa koagulasi adalah 62%.

  12. Persepsi dan Harapan Pengguna terhadap Kualitas Layanan Data pada Smartphone di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrizal Lukman Budiono

    2013-06-01

    Full Text Available Jakarta sebagai ibukota negara dapat menjadi barometer perkembangan teknologi layanan data di Indonesia. Berdasarkan data Yayasasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI masih banyak keluhan pengguna yang muncul pada kualitas layanan data. Studi ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan harapan pengguna terhadap kualitas layanan data seluler smartphone di Jakarta. Dengan menggunakan Importance Performance Analysis, studi ini menemukan bahwa tingkat kesesuaian antara persepsi dan harapan pengguna terhadap kualitas layanan data smartphone di Jakarta baru mencapai tahap sedang dengan indeks kesesuaian kinerja-kepentingan 69%. Belum tingginya persepsi pengguna mempengaruhi harapan yang mereka berikan terhadap kinerja kualitas layanan data. 

  13. Upravljanje frekvencijom i radnom snagom mikro hidroelektrana kliznim režimom rada i redukcijom reda modela sustava

    OpenAIRE

    Qian, Dianwei; Tong, Shiwen; Liu, Xiangjie

    2016-01-01

    Mikro hidroelektrane smatraju se jednim od glavnih obnovljivih izvora energije. Ovakve elektrane su poglavito zanimljive pošto izbjegavaju dileme vezane za iseljavanje ljudi i utjecaj na okoliš. Međutim, njihov učinak na indeks frekvencije energetskih sustava može biti negativan zbog naglih manjih promijena u opterećenju i nesigurnosti parametara. Kako bi se unaprijedila učinkovitost, javlja se problem regulacije frekvencije i radne snage. Projektiranje regulatora po varijablama stanja sustav...

  14. THE GRANGER CAUSALITY TESTS FOR THE FIVE ASEAN COUNTRIES STOCK MARKETS AND MACROECONOMIC VARIABLES DURING AND POST THE 1997 ASIAN FINANCIAL CRISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2005-01-01

    Full Text Available This study seeks to examine the existence of Granger-causality among stock prices indices and macroeconomic variables in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the countries, a Granger-causality test based on the vector autoregressive (VAR analytical framework was employed to empirically reveal the causality among the variables. This research finds that there were few Granger causalities found between the country's wtock price index and macroeconomic variables. This indicates that the linkages between domestic stock price movements and macroeconomic factors were very. Due to that, the ASEAN stock markets were crelatively unable to efficiently capture changes in economic fundamentals during the observation period in most of the countries in accordance to the literature in emerging stock markets, and that the influence of specific macroeconomic factors on the domestic economies differ across countries. This also implies that the stock markets do not seem to have played a significant role in most countries' economies, and macroeconomic variables are unlikely to be appropriate indicators to predict not only the future behaviour of other macroeconomic variables, but also that of the stock market price indices. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini mencoba untuk menganalisis keberadaan Granger-causality antara indeks harga saham dan variabel-variabel ekonomi makro di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia; Malaysia; Filipina; Singapore; dan Thailand yang berfokus pada periode terjadinya krisis keuangan Asia pada tahun 1997 dan sesudahnya. Dengan mempergunakan data time series bulanan dari setiap negara tersebut, tes Granger-causality yang didasarkan pada kerangka analisa VAR (vector autoregressive diaplikasikan untuk mengungkap secara empiris hubungan kausal antar variabel. Dari hasil tes

  15. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  16. ANALISIS OPTIMASI KINERJA QUALITY OF SERVICE PADA LAYANAN KOMUNIKASI DATA MENGGUNAKAN NS-2 DI PT. PLN (PERSERO JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohanes Andri Pranata

    2016-06-01

    Full Text Available Quality of Service merupakan metode pengukuran tentang seberapa baik jaringan yang terpasang dan juga merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari satu layanan. Dengan dibuatnya sistem pembayaran online yang terdapat di PT. PLN (Persero Jember, layanan internet yang digunakan hendaknya harus memenuhi standar TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks. Maka diperlukan optimasi kinerja QoS sebagai salah satu cara untuk mengetahui seberapa besar kualitas layanan data yang harus dipenuhi. Parameter QoS yang digunakan untuk analisis layanan komunikasi data adalah jitter, packet loss, throughtput, dan delay. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa pada jam sibuk (09.00-11.00 WIB dan non sibuk (11.00-13.00 WIB mendapatkan hasil rata – rata indeks QoS sebesar 2,125 dalam kategori “kurang memuaskan”. Dengan kapasitas bandwidth yang disediakan sebesar 3 Mbps. Kemudian dari hasil perhitungan optimasi bandwidth yang diperlukan sebesar 7,154 Mbps dan disimulasikan mendapatkan rata–rata indeks  QoS yang sebesar 3,5 dalam kategori “sangat memuaskan”.

  17. ANALISIS VARIABEL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN SOSIAL DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN PERIODE 1980-2013 (SEBUAH KAJIAN DENGAN PENDEKATAN ECM DAN VECM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Hamid

    2015-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keseimbangan  antar variable pembangunan ekonomi dan sosial daerah dengan menggunakan metode vector dan error correction model dan menganalisi kointegrasi serta kausalitas antar variabel dengan menggunakan metode cointegration dan causality. Metode yang digunakan ialah Error Correction Model (ECM dan Vektor Error Correction Model (VECM. Variabel penelitian ini terdiri dari inflasi, Indeks Harga Konsumen (IHK, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB yang mewakili variabel pembangunan ekonomi serta, variabel pembangunan sosial diwakili oleh Indeks Pembangunan manusia (IPM, Kemiskinan dan Pengangguran. Penelitian ini akan menggunakan uji root dengan menggunakan metode Augmented Dickey Fuller test (ADF-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB di Provinsi Sumatera Selatan dalam jangka panjang dan jangka pendek. Sementara itu, variabel independen lainnya (IHK, IPM, Kemiskinan dan Pengangguran dalam jangka pendek maupun jangka panjang secara simultan berpengaruh pada PDRB. Terdapat hubungan keseimbangan  Antar variable pembangunan ekonomi (PDRB, Inflasi, IHK dan variabel sosial (IPM, Kemiskinan dan Pengangguran di Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan metode vector dan error correction model dan antar variable pembangunan ekonomi dan sosial berkointegrasi dan berkausalitas dengan menggunakan metode cointegration dan causalityDOI: 10.15408/ess.v4i1.1952

  18. Sistem Informasi Evaluasi Kualitas Layanan Website Perguruan Tinggi Menggunakan Fuzzy Kano Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmawi . .

    2016-04-01

    Full Text Available Intisari— Kualitas layanan website merupakan salah satu kunci keberhasilan dari sebuah website perguruan tinggi. Hal ini dapat diukur dari tingkat kualitas layanan website dan indeks kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan pengembangan aplikasi untuk evaluasi kualitas layanan website di perguruan tinggi untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Dimensi pertanyaan mengacu pada model Servqual. Alat analisis yang digunakan adalah Fuzzy Kano Model. Data dari jawaban responden analisis menggunakan Fuzzy Kano Model yaitu kategori : Must Be Requirements, One Dimensional Requirements, Attractive requirements. Sedangkan pendekatan fuzzy pada kuisioner dapat mengurangi tingkat kesubyektifan. Penelitian ini menghasilkan aplikasi kuesioner evaluasi berbasis web dinamis secara online dan menyajikan informasi kualitas layanan website dan indeks kepuasan pengguna berdasarkan dimensi Serqual pada website perguruan tinggi.  Analisis Fuzzy Kano Model, dari 5 dimensi Servqual menghasilkan kepuasan pengguna terhadap masing-masing dimensi: Tangibles (0.3866, Reliability (0.3939, Responsiveness (0.3485, Assurance (0.4249 dan Empathy (0.4632. Hasil tersebut jika dibandingkan dengan kriteria  tingkat kepuasan bahwa pengguna kurang puas terhadap layanan website www.polbeng.ac.id terutama pada dimensi Responsiveness yang mempunyai nilai ketidakpuasan paling rendah

  19. RAPID ASSESMENT LIMNOLOGIS SEBAGAI INDIKATOR PENGELOLAAN (REGULASI DAN PEMANFAATAN PERAIRAN DI ZONA PENYANGGA LAHAN BASAH RESERVAT DANAU PANGGANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA, KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pathul Arifin

    2017-02-01

    Full Text Available Penurunan jumlah tangkapan di perairan reservat danau panggang kabupaten hulu sungai utara sebesar 2% pertahun dari 3145,1 ton (2010 menjadi 3.030,0 ton (2013 dan kehadiran ikan lais (Cryptopterus micronema < 1% setiap tahunnya disusul ikan baung (Mystus nemurus < 0,5% mengindikasikan penurunan kualitas air, produktivitas perairan dan lingkungan perairan secara keseluruhan sebagai sistem ekologi. Tujuan penelitian (a mengidentifikasi kondisi limnologis perairan di zona penyangga kawasan reservat danau panggang dengan analisis kualitas air dan biological indeks; (b menganalisis konfigurasi ruang dari aktivitas di lokasi dan nilai sumberdaya perairan dari karakter bioekologis; (c menilai kondisi keseluruhan atribut perairan di zona penyangga; (d memetakan profil zonasi untuk menjelaskan kondisi eksisting di lokasi penelitian. Metode analisis kualitas air dan biological indeks serta kuissioner disertai statistik deskriptif dan pemetaan. Konsentrasi bahan organik yang tinggi berasal dari limbah organik dan tingkat biodiversitas fitoplankton lebih dominan daripada zooplankton berupa kelompok Chlorophyta air tawar sebagai pakan alami bagi larva dan benih ikan. Struktur pemukiman di lokasi terhadap perairan 50-75%, pembudidaya dan nelayan sebagai profesi utama dengan 2-10 jenis ikan yang tertangkap serta 4 jenis yang kehadirannya rendah. Pemetaan faktor penyebab kerusakan zona penyangga berasal dari peningkatan pemukiman 30%, prilaku masyarakat, intensitas penangkapan dan illegal fishing

  20. Development of a questionnaire for assessing work unit performance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. H. Spangenberrg

    2004-10-01

    Full Text Available The aim of this study was to develop a generic work unit performance measure that can be utilised in private, public and non-profit work units. Development of such a questionnaire, called the Performance Index (PI comprised three steps, namely deciding on a baseline structure for the model; verifying the model and dimensions through subject expert feedback; and consolidating the model and refining the questionnaire. The sample consisted of 60 units rated on a 360 basis by 257 respondents. Item and dimensionality analysis, followed by confirmatory factor analysis utilising LISREL produced acceptable model fit. Overall, results provided reasonable psychometric support for the Performance Index. Opsomming Die doel van die studie was om ’n generiese werkeenheid- prestasiemeting te ontwikkel wat in privaat, openbare en nie-winsgerigte organisasies gebruik kan word. Die ontwikkeling van die vraelys, die Prestasie-Indeks (PI het drie stappe behels, naamlik om te besluit op ’n onderliggende struktuur vir die model; om die model en dimensies deur middel van ekspert-beoordeling te verifieer; en om die model te konsolideer en die vraelys af te rond. Die steekproef het bestaan uit 60 eenhede wat op ’n 360-basis deur 257 respondente beoordeel is. Item- en dimensionaliteitsontledings, gevolg deur Lisrel-gedrewe bevestigende faktorontleding het gedui op aanvaarbare modelpassing. In geheel beslou het resultate redelike psigometriese ondersteuning aan die Prestasie-Indeks verleen.

  1. FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN ABIOTIK DAN KEANEKARAGAMAN PLANKTON SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS PERAIRAN DANAU TOBA (Environmental Abiotic Factors and the Diversity of Plankton as Water Quality Indicators in Lake Toba, North Sumatera, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ternala Alexander Barus

    2004-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan dan keanekaragaman plankton sebagai indikator kualitas perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2003 pada 3 stasiun pengambilan sampel (Parapat, Simanindo dan Balige. Dari hasil penelitian diidentifikasi sebanyak 93 genera plankton (7 kelompok fitoplankton dan 2 kelompok zooplankton. Dari hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener memperlihatkan bahwa komunitas plankton di ketiga lokasi pengamatan adalah mirip. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa perairan mengalami pencemaran sedang.   ABSTRACT The aim of the study is to investigate the environmental abiotic factors and the diversity of plankton as water quality indicators in Lake Toba ecosystem, North of Sumatera. The study was done on April to May, 2003 in three sampling stations (Parapat, Simanindo and Balige. Ninety three genera of plankton (seven groups of phytoplankton and two groups of zooplankton were identified. The calculated values of diversity index (Shannon-Wiener showed that plankton community in three stations is quite similar. The scores of diversity index were categorized into moderately polluted by organic matters.

  2. STATUS GIZI BATITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustina Lubis

    2012-10-01

    Full Text Available Keadaan gizi golongan rawan khususnya anak batita (bawah tiga tahun dapat dipakai sebagai petunjuk keadaan gizi masyarakat. Penentuan status gizi biasanya dilakukan atas dasar pengukuran berat dan tinggi badan dengan menggunakan indeks berat menurut umur, berat menurut tinggi badan atau tinggi menurut umur. Prevalensi kurang gizi yang tinggi pada anak Batita menjadi petunjuk bahwa status gizi masyarakat tersebut masih rendah. Banyak faktor yang diduga mempengaruhi status gizi pada Batita, seperti faktor sosial, lingkungan dan penyakit infeksi. Untuk mengetahui seberapa jauh peran dari faktor-faktor tersebut di atas, dilakukan analisis data ini dengan menggunakan indeks anthropometri berat badan menurut umur.Sumber data yang digunakan adalah hasil Survei Kesejahteraan Keluarga Indonesia 1992 (IFLS. Penelitian ini bersifat cros sectional dan dilakukan di tujuh propinsi di Indonesia. Sebagai unit analisis adalah anak Batita (umur 1-3 tahun, dengan jumlah 1540 populasi.Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang berperan dalam status gizi anak antara lain adalah urutan kelahiran, pendidikan ibu, diare, panas dan jumlah anggota rumah tangga. Pola makan tidak mempengaruhi status gizi anak laki-laki ataupun anak perempuan. Besarnya anggota rumah tangga walaupun pada analisis bivariat memberikan pengaruh yang bermakna namun pada analisis multivariat tidak memberikan pengaruh yang bermakna, baik pada anak laki-laki ataupun perempuan. pada analisis multivariat untuk anak laki-laki hanya variabel unrutan kelahiran dan pendidikan ibu yang menunjukkan risiko yang bermakna. Sedangkan pada anak perempuan terdapat tiga variabel yang memberikan risiko yang bermakna yaitu urutan keluarga, diare dan panas.

  3. TUMOR OVARIUM: PREDIKSI KEGANASAN PRABEDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I NYOMAN GEDE BUDIANA

    2014-12-01

    Full Text Available Untuk meningkatkan kelangsungan hidup penderita kanker ovarium, dilakukan upaya untukmemprediksi keganasan tumor tersebut sebelum dilakukan pembedahan, karena adanya perbedaanpenanganan pada tumor jinak dan kanker ovarium. Terdapat berbagai modalitas untuk mendeteksikeganasan tumor ovarium prabedah. Mulai dari pemeriksaan klinis melalui anamnesis danpemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang seperti petanda tumor dan ultrasonografi. Untukmeningkatkan akurasi dalam mendeteksi keganasan tumor ovarium prabedah, dibuat berbagai sistemskoring. Indeks keganasan Sudaryanto, memakai batasan total skor e” 3 menunjukkan risiko keganasantinggi, sedangkan total skor < 3 menunjukkan risiko keganasan rendah. Melalui pemeriksaan USG,dibuat sistem skoring morfologi berdasarkan struktur permukaan dalam tumor, ketebalan dinding,septa, dan echogenitas tumor yang disebut indeks morfologi Sassone-Timor Tritsch. Denganmenggunakan batas skor 9, ditetapkan skor < 9 menunjukkan prediksi jinak dan skor e” 9 menunjukkanprediksi ganas. Batasan ini memiliki sensitifitas 94%, spesifisitas 87%, nilai duga positif 60%, dannilai duga negatif 93,6%. Metode lainnya adalah Risk of Malignancy Index (RMI. RMI mengintegrasikanstatus menopause penderita, temuan USG, dan kadar CA 125 serum. Nilai cut-off 200 digunakanuntuk membedakan tumor ovarium yang jinak dan ganas serta mempunyai sensitifitas 87% danspesifisitas 97%. The Risk of Ovarian Malignancy Algorithm (ROMA merupakan upaya koreksi RMIdengan menambahkan biomarker human protein epididymis 4 (HE4 dan menghilangkan USG. Untukmemprediksi kanker ovarium tipe epitel, ROMA mempunyai sensitifitas dan spesifisitas masingmasingsebesar 89% dan 83%. Jadi, terdapat berbagai modalitas untuk memprediksi keganasantumorovarium dengan akurasi berbeda-beda. Penerapannya disesuaikan dengan sarana dan prasaranayangtersedia sesuai dengan kondisi tempat pelayanan kesehatan.

  4. Pengembangan Skala Sikap Diferensial Semantik Terhadap Fisika Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UNJ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratu Amilia Avianti

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan skala sikap differensial semantic terhadap fisika Jurusan Teknik Mesin. Skala differensial semantik adalah jenis pertanyaan survey dimana responden diminta untuk merata-rata pendapatannya pada skala linier antara 2 titik, yang secara teoritis ada 7 tingkatan. Skala sikap differensial semantic ini mempunyai 3 ukuran yaitu evaluasi, potensi dan aktivitas. Skala ini diujicobakan 2 kali terhadap 116 mahasiswa Teknik mesin Universitas Negeri Jakarta (UNJ. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan skala dengan menggunakan pendekatan respons. Pada uji coba tahap pertama, hasilnya mengindikasikan bahwa ketiga faktor diintisarikan dari data yang diperoleh menggunakan analisi komponen penting metode eksplorasi, sejalan dengan faktor pengukuran. Metode konfirmasi dari Maximum Likelihood yang mengukur kebaikan dari ketiga faktor, menemukan indeks signifikansi pada tingkat 62, 689. Hal ini mengindikasikan validitas korelasi model ketiga faktor. Untuk menentukan reliabitas instrumen digunakan Theta reliabilitas (o= 0.7965. Pada uji coba kedua, validitas konstruk juga ditentukan dengan menggunakan analisis faktor. Tiga faktor juga diintisarikan dari metode eksplorasi PCA. Metode konfirmasil ML diterapkan untuk menguji kebaikan ketiga faktor dan indeks tes yang diperoleh 60,978 yang juga signifikan. Ketiga faktor dari pengintisarian juga mendukung pengukuran teori seperti pada uji coba pertama. Konsistensi internal Theta yang diperoleh adalah o= 0.7777 dapat disimpulkan bahwa kuesioner yang mengukur sikap mahasiswa terhadap Fisika mempunyai validitas konstruk yang sesuai menggunakan skala yang berbeda. Namun demikian , dibutuhkan uji coba lebih lanjut untuk membakukan instrumen ini.

  5. ESTIMASI NILAI VALUE AT RISK PORTOFILIO MENGGUNAKAN METODE t-COPULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komang Dharmawan

    2014-03-01

    Full Text Available Value at Risk merupakan suatu alat yang dipakai untuk mengukur risiko investasi. Value at Risk menjelaskan besarnya kerugian terburuk yang terjadi pada investasi dalam produk finansial dengan tingkat kepercayaan tertentu dan dalam interval waktu tertentu. Beberapa metode telah dikembangkan untuk menaksir Value at Risk, seperti simulasi data historis, simulasi Monte Carlo, GARCH(1,1, EWMA, dan lain-lain. Namun, metode-metode tersebut masih dianggap tidak dapat menjelaskan struktur keterkaitan masing-masing variabel random yang membentuk portofolio tersebut. Dengan menggunakan fungsi copula, keterkaitan masing-masing saham dalam distribusi gabungannya dapat dimodelkan sehingga prilaku distribusi marginalnya dapat diamati dengan lebih detail. Pada makalah ini t-copula digunakan untuk memodelkan struktur kebergantungan (dependence pada distribusi gabungan tingkat pengembalian portofolio. Fungsi t-copula adalah bentuk umum dari fungsi distribusi multivariat t-student, dimana t-copula dapat memodelkan dan mengestimasi distribusi multivariat t-student tanpa harus mengasumsikan variabel-variabel acaknya berdistribusi normal. Dalam analisi data, fungsi t-copula membutuhkan data yang saling bebas dan identik dalam distribusi (iid. Data empiris yang digunakan dalam penelitian ini adalah data indeks Jakarta Stock Exchange dan indeks Kuala Lumpur Stock Exchange dicatat pada kurun waktu 30 Mei 2008 sampai 30 Mei 2013 (1270 observasi. Value at Risk yang dihitung menggunakan periode horizon T=22 hari kedepan untuk tingkat kepercayaan masing-masing 90%, 95%, 99%. Dibandingkan dengan Gaussian copula, t-copula memberikan hasil yang lebih baik. Hasil ini sesuai dengan teori, walaupun perbedaannya tidak terlalu signifikan.

  6. PROBIOTIK Bacillus firmus UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT Aeromonas hydrophila PADA BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO, Clarias gariepinus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angela Mariana Lusiastuti

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian bakteri probiotik Bacillus firmus terhadap ketahanan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Probiotik diberikan melalui media budidaya dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL menggunakan lima perlakuan dan tiga ulangan yang diaplikasikan untuk pengendalian penyakit motile aromonas septicemia (MAS. Perlakuan tersebut adalah A (tanpa penambahan bakteri probiotik B. firmus (sebagai control, B (penambahan bakteri probiotik B. firmus 105 cfu/mL, C (penambahan bakteri probiotik B. firmus 107 cfu/mL, D (penambahan bakteri probiotik B. firmus 109 cfu/mL, dan E (penambahan bakteri probiotik B. firmus 1011 cfu/mL. Pengamatan meliputi tingkat sintasan ikan uji setelah diuji tantang dengan A. hydrophila, indeks fagositik, diferensial leukosit dan kualitas air. Analisis data tingkat sintasan dilakukan dengan menggunakan uji F dengan taraf signifikansi 5%. Indeks fagositik, differensial leukosit dan kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintasan tertinggi setelah diinfeksi A. hydrophila terdapat pada perlakuan D (109 cfu/mL yaitu 53,33% dan adanya peningkatan kadar limfosit sebesar 81% serta aktivitas fagosit sebesar 60% setelah penambahan bakteri probiotik B. firmus. Sementara hasil terendah terdapat pada perlakuan A (kontrol (tanpa penambahan bakteri probiotik sebesar 8,33%, aktivitas fagosit sebesar 60% setelah pemeliharaan ikan uji selama 14 hari.

  7. AKUMULASI TIMBAL (Pb DAN STRUKTUR STOMATA DAUN PURING (Codiaeum variegatum Lam. Blume

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Sulistiana

    2017-07-01

    Full Text Available Tanaman mempunyai kemampuan untuk mengatasi atau mengeliminir pencemaran udara yang terjadi di kota, salah satunya adalah tanaman puring. Stomata adalah salah satu organ tumbuhan yang digunakan untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Fungsi utama stomata adalah sebagai tempat pertukaran gas, seperti CO2 yang diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Namun, stomata juga bertindak sebagai salah satu jalur masuknya polutan khususnya polutan yang berasal dari udara. Untuk mempertegas pengaruh akumulasi timbal terhadap daun tanaman puring  secara morfologi yang telah dilakukan oleh Sulistiana dan Setijorini  tahun 2014, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melakukan pengamatan anatomi daun terutama struktur  stomata daun tanaman puring. Penelitian bertujuan membandingkan struktur stomata  antar kultivar puring dan membuktikan adanya hubungan antara akumulasi timbal (Pb dengan struktur stomata daun dari beberapa kultivar puring. Bahan penelitian yang digunakan adalah daun segar dari 13 kultivar tanaman puring yang ditanam di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Kademangan, Tangerang Selatan. Pengamatan struktur stomata daun dilakukan dengan cara pembuatan preparat paradermal Parameter yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah stomata, jumlah sel epidermis, panjang stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata. Hasil yang diperoleh adanya korelasi positif antara kadar Pb dan struktur stomata daun kultivar puring melalui parameter-paramater yang diamati terutama jumlah stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata.

  8. Kelimpahan dan komposisi fitoplankton di perairan Teluk Kodek Pemenang Lombok Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Cokrowati

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan komposisi fitoplankton di Teluk Kodek Pemenang Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan metode survey pada 4 stasiun di perairan Teluk Kodek pada Bulan Agustus 2012 dan analisa fitoplankton dilakukan di Laboratorium Perikanan Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton di perairan Teluk Kodek pada bulan Agustus 2012 adalah 6557 ind/l. Tercatat 20 spesies fitoplankton yang ditemukan yang dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu diatom dan dinoflagelata. Kelompok diatom terdiri 11 spesies, yaitu; Guinardia flaccida, Rhizosolenia setigera, Navicula sp., Chaetoceros sp., Thalassionema nitzschioides, Pleurosigma normanii, Planktoniella sol, Pseudo-nitzchia brasiliana, Lauderia annulata, Socphanopysis palmeriana, Oscillatoria sp., sedangkan dari kelompok dinoflagelata terdiri dari 9 spesies, yaitu; Pyrocytis noutiluca, Dinophysis cudate., Prorocentrum lima, Alexandrium tamarence, Ceratium fusus, C. incisum, C. boehmii, Torodium teredo and Odontella sinensis. Indeks keragaman phytoplankton Teluk Kodek adalah 0,1307 dan masuk kategori keanekaragaman rendah, sedangkan indek keseragaman diperoleh nilai 0,207 dan masuk kategori keseragaman rendah. Nilai tersebut menunjukkan bahwa komunitas fitoplankton di perairan Teluk Kodek pada Bulan Agustus 2012 tidak stabil.

  9. Pendugaan Cadangan Karbon pada Perkebunan Tanaman Teh (Ca-Mellia Sinensis melalui Citra Penginderaan Jauh Alos Avnir-2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karen Slamet Hardjo

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanasan global menjadi isu terkini dalam perubahan iklim, salah satu penyebabnya adalah pelepasan gas karbondioksida (CO2 ke atmosfer. Tanaman teh menyerap CO2, sehinggga mampu berperan untuk mengurangi emisi karbon. Program clean development mechanism dalam piagam Kyoto, membutuhkan perhitungan cadangan karbon yang akurat dan terkini beserta agihan secara spasial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan respon spektral citra ALOS AVNIR-2 dan nilai indeks vegetasi dengan cadangan karbon tanaman teh dan Pendugaan cadangan karbon tanaman teh beserta agihannya pada perkebunan teh PT Pagilaran. Metodenya adalah pengolahan citra digital ALOS AVNIR-2 menggunakan algoritma indeks vegetasi (NDVI, RVI, SAVI, MSAVI-2, ARVI, GEMI, pengukuran sampel cadangan karbon tanaman teh dilapangan menggunakan rumus allometrik, analisis statistik hubungan respon spektral citra dan nilai indeks vegetasi dengan nilai cadangan karbon. Nilai korelasi tertinggi digunakan menghitung dan memetakan agihan cadangan karbon tanaman teh. Hasil penelitian tidak menunjukkan hubungan korelasi yang kuat antara saluran tunggal pada citra ALOS AVNIR-2 dengan cadangan karbon, yaitu nilai korelasi (r < 0,21. Hasil korelasi nilai indeks vegetasi dengan cadangan karbon tertinggi adalah r = 0,44, diperoleh pada indeks vegetasi RVI (koefisien determinasi/R² = 0,196. Pendugaan cadangan karbon pada perkebunan teh pagilaran sebesar 30.974,5 Ton, dengan agihan urutan terbesar dari afdeling Pagilaran, afdeling Kayulandak dan afdeling Andongsili.   ABSTRACT Global warming is an issue of current climate change, one reason is the release of carbon dioxide (CO2 into the atmosphere. Tea plants absorb CO2, so can contribute to reducing carbon emissions. Programs clean development mechanism under the Kyoto charter, requiring the calculation of carbon stocks and their recent and accurate spatial. The aim of research to determine the relationship spectral response AVNIR ALOS-2 and the

  10. Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda di Pantai Selatan Kabupaten Pamekasan, Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titis Rahmasari

    2015-03-01

    Full Text Available Pesisir selatan Kabupaten Pamekasan memiliki beberapa pantai dengan profil yang berbeda-beda. Perbedaan profil pantai tersebut tampak pada substrat dasar perairan masing-masing, sehingga komunitas biota dasar perairan, misalnya Gastropoda yang terdapat di pantai-pantai tersebut juga berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis, keanekaragaman, dan kelimpahan Gastropoda di pantai selatan Kabupaten Pamekasan Madura. Pengambilan sampel menggunakan metode transek dilakukan di pantai selatan Pamekasan pada tiga stasiun penelitian, yaitu Pantai Bengkal, Pantai Talang Siring, dan Pantai Jumiang. Pada setiap pantai ditentukan tiga garis transek ke arah laut dan pada masing-masing garis transek dibagi menjadi tiga bagian, yaitu intertidal atas, intertidal tengah, dan intertidal bawah. Keanekaragaman Gastropoda dianalisis berdasarkan perhitungan indeks keanekaragaman dan kelimpahan relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di pantai selatan Kabupaten Pamekasan Madura ditemukan 29 jenis Gastropoda yang terbagi ke dalam 14 famili. Indeks keanekaragaman Gastropoda di Pantai Bengkal memiliki nilai indeks keanekaragaman tertinggi, yaitu sebesar 2,4398 diikuti Pantai Talang Siring (2,0988 dan Pantai Jumiang (1,6200 Indeks keanekaragaman jenis Gastropoda sebesar 3,0075, termasuk kategori keanekaragaman yang tinggi. Gastropoda yang paling melimpah adalah Nassarius distortus diikuti Littoraria scabra dan Nassarius leptospirus dengan kelimpahan relatif berturut-turut 11,21%; 9,09%; dan 8,03%. Informasi ini menegaskan bahwa indeks keragaman Gastropoda rendah ditemukan di pantai yang menjadi tujuan wisata dan dekat pemukiman penduduk (pantai Jumiang, sehingga diperlukan pengendalian terhadap pencemaran pantai akibat aktivitas manusia.Southern shores of Pamekasan consists of beaches with different profiles. The difference can be found in the type of substrate which causes variation of invertebrate community living in this shores, i

  11. EKTOPARASIT (FLEAS PADA RESERVOIR DI DAERAH FOKUS PEST DI KABUPATEN BOYOLALI PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ramadhani

    2016-09-01

    cheopsis yang mengandung Yersinia pestis. Kabupaten Boyolali merupakan salah satu daerahfocus pest di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies tikus dan pinjal, menghitung kepadatan tikus, infestasi pinjalpada tikus dan indeks pinjal sebagai indikator kerentanan terhadap penularanpest. Penelitian merupakan survei deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua tikus dan pinjalyang adadi Kabupaten Boyolali. Sampel adalah tikus dan pinjalyang berhasil ditangkap menggunakan life trap dengan umpan kelapa bakar dan ikan asinyang diletakkandi dalam dan luar rumah (masing-masing2 perangkap. Tikus disisir untuk mendapatkan pinjal. Hasil penelitian menunjukkan jumlah tikusyang tertangkap247 ekor. Terdapat4 jenis tikus dan mamalia kecil yang ditemukan R. tanezumi,R. tiomanicus,R. exulans,N. fulvescens dan S.murinus dengantrap succes sebesar5,71%. Hanya3 jenis tikus dan S.murinus yang terinfeksi pinjal. Spesies pinjalyang ditemukan X. cheopis dan S. cognatus. Indeks pinjal khusus : Xenopsylla cheopis sebesar1,67; indeksflea (pinjal Stavilus cognatus0,88 dan indeks pinjal umum2,55. Indikator sistem kewaspadaan terhadap penularan pest dengan indeks pinjal khusus >1 dan indeks pinjal umum >2, maka KecamatanSelo perlu waspada terhadap kemungkinan penularanpest di wilayahnya sehingga perlu upaya pengendalian populasi tikus dan pinjal.Kata kunci: ektoparasit,reservoir, fleas, pest

  12. APLIKASI PROGRAM TRANSYT PADA SIMPANG DI BAWAH JENUH Studi Kasus : Simpang Airlangga dan Simpang Udayana Kotamadya Mataram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Suteja

    2002-01-01

    Full Text Available An intersection is a critical area of conflicting traffic caused by the conflict problems of traffic movement. This conflicting traffic leads to driver delay, accident and traffic jam. A high traffic flow increases problems due to vehicle conflict, traffic light should be set up in order to separate and merge vehicle movement within traffic flow. A coordination of undersaturated intersections could reduce delay, travel time and travel cost. A computer program called TRANSYT was used to coordinate two undersaturated intersection discussed in this project. Research variables included were traffic volume, saturation flow, speed, traffic light setting and geometrical data of the intersections. The output of TRANSYT showed that the initial performance index was Rp.12.623.500/hour and could be reduced to Rp.8.165.250/hour after coordination of the two intersections. Total delay decreased 35.7 % from the initial delay, and the travel time was 12.5% faster. The optimum offset value of both intersection coordinated was found and the minimum performance index was attained using 90 second cycle time. Abstract in Bahasa Indonesia: Persimpangan merupakan salah satu lokasi yang rawan terhadap kemacetan akibat konflik pergerakan kendaraan. Konflik pergerakan ini menyebabkan tundaan, kecelakaan serta kemacetan. Arus lalu lintas yang terlalu tinggi menimbulkan masalah karena adanya konflik yang meningkat, maka pemasangan lampu lalu lintas perlu dilakukan. Pengkoordinasian dua simpang dibawah jenuh (undersaturated yang dianalisa, dimaksudkan untuk mengurangi tundaan, waktu perjalanan dan biaya perjalanan yang terjadi. Dari hasil analisa dengan menggunakan Program TRANSYT diperoleh kinerja simpang seperti nilai indek kinerja sebelum koordinasi sebesar Rp.12.149.550/jam dan Rp.8.164.300/jam setelah dikoordinasi, tundaan total yang terjadi berkurang 35,7 % dari tundaan sebelum dikoordinasikan dan waktu perjalanan yang lebih cepat 12,5 % dari waktu perjalanan semula

  13. KEPUASAN PETERNAK MITRA TERHADAP KEMITRAAN MODEL CONTRACT FARMING USAHA TERNAK BROILER DI PROVINSI JAWA BARAT DAN BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Wijaya

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purposes of this study were (1 to analyze the factors that influence partner breeders’ satisfaction, (2 to analyze partner breeders’ satisfaction level and (3 to formulate managerial implications to improve partner breeders’ satisfaction toward the quality of products and services. The analytic tools used were internal gap analysis, external gap analysis, customer satisfaction index, expectation-performance analysis, and modified expectation-performance analysis. The results showed that (a products’ quality had more influence than service s’ quality, (b partner breeders were less satisfied with a CSI of 48%, (c there was a different satisfaction index among the studied strata, where partner breeders, who had followed the earlier partnership, had a better satisfaction index (49% compared with new ones (47%. The managerial implications to improve the partner breeders’ satisfaction level were related to the schemes on the partnership contract, day old chick, fodder, animals’ medicine, and on-time payment. Keywords: satisfaction, contract farming, broiler, product quality, service qualityABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk (1 menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan para peternak mitra, (2 menganalisis tingkat kepuasan para peternak mitra, dan (3 merumuskan implikasi manajerial untuk meningkatkan kepuasan para peternak mitra terhadap kualitas produk dan pelayanan. Desain penelitian menggunakan  pendekatan deskriptif melalui focus group discussion dan kuesioner terstruktur. Alat analisis yang digunakan adalah internal gap analysis, external gap analysis, customer satisfaction index, expectation-performance analysis, dan modified expectation-performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan kualitas pelayanan. (b peternak mitra kurang puas dengan indeks kepuasan konsumen sebesar 48%. (c terdapat perbedaan indeks kepuasan

  14. Struktur Vegetasi Kawasan Hutan Alam dan Hutan Rerdegradasi di Taman Nasional Tesso Nilo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Kusumo

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan Tesso Nilo merupakan kawasan dengan tingkat keanekaragaman tanaman berpembuluh dan merupakan habitat bagi satwa terancam punah yaitu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus. Kawasan ini tidak luput dari kegiatan perambahan dan di konversi menjadi perkebunan dan permukiman. Pembukaan lahan hutan akan mengakibatkan rusaknya fungsi hutan dan mengakibatkan musnahnya berbagai jenis flora dan fauna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh perambahan hutan terhadap strukur vegetasi kawasan hutan. Metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan sampling vegetasi petak dalam jalur dilokasi hutan alam dan hutan terdegradasi akibat perambahan. Hasil dianalisis untuk mengetahui kelimpahan vegetasi, indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman (Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambahan hutan mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur vegetasi. Perambahan mengakibatkan penurunan jumlah kelimpahan vegetasi, nilai keanekaragaman, dan dominansi jenis (indeks nilai penting baik pada tingkat semai, pancang, tiang dan pohon. Kata kunci: Taman Nasional Tesso Nilo, struktur vegetasi, perambahan ABSTRACT Tesso Nilo forest is an area with a greater diversity of vascular plants and habitat for an endangered species, namely the Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae and the Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus. This area was not spared from encroachment and conversion to plantations and settlements. Forest clearing will cause damage to forest functions and lead to the extinction of various species of flora and fauna. The purpose of this study was to determine the consequences caused by the encroachment of the structure of forest vegetation. The method used was a survey by sampling vegetation plots in the path of the location of natural forests and forests degraded due to encroachment. The results were analyzed to determine the

  15. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES BUDIDAYA KARET ALAM DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY: STUDI KASUS DI PT. XYZ (The Increase of Natural Rubber Plantations Productivity with Green Productivity Approach: a Case Study at PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marimin Marimin

    2014-02-01

    aliran material dilakukan dengan menggunakan peta aliran material hijau untuk menganalisa tujuh jenis sumber pembangkit limbah hijau (seven green wastes.  Alternatif strategi terbaik ditentukan dengan menggunakan model Analytical Hierarchy Process (aHP yang kemudian dikembangkan menjadi beberapa rancangan skenario perbaikan. Pengukuran kinerja alternatif strategi ini selanjutnya dinilai sebagai indeks produktivitas hijau (GPI perbaikan (future dan dibandingkan dengan nilai indeks GPI saat ini (current, yang telah dihitung pada studi kasus yang dilakukan. Hasil penelitian ini  mampu memberikan informasi strategi peningkatan produktivitas terbaik, tingkat produktivitas yang telah dicapai perusahaan, dan tingkat produktivitas hasil penerapan strategi terpilih. Kata kunci: aHP, green productivity, green wastes, indeks produktivitas hijau, karet alam, lateks

  16. Oral health knowledge among parents of autistic child in Bandung-Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yetty Herdiyati Nonong

    2014-09-01

    Full Text Available Background: Autistic children as well as other special needs individual demand special care given by their parents. But there exist limited awareness among parents in Indonesia society, especially with regard to their oral health. Purpose: The study was aimed to assess the oral health related knowledge, attitude and behavior of the parents; and oral health status of their autistic children in comparison with non-autistic children. Methods: Total of 56 children (23 autistic and 23 normal between 7-12 years was included in this study. Data on parents’ knowledge, attitude, oral health practice and behavior of their children were gathered from the questionnaires. The oral health status of the children was recorded using deft and DMFT caries index. Results: All obtained data were analyzed using sPss version 13 to correlate the index of the sample. It showed that caries index of autistic child was lower and limited oral health knowledge among parents. Conclusion: There is need of greater awareness to be spread among the population of Indonesia about the existing professional help for the special children and educate the parents to maintain their child’s oral health for a better quality of life.Latar belakang: Anak autis seperti juga individu berkebutuhan khusus lainnya memerlukan perhatian khusus dari orang tuanya. Namun banyak keterbatasan kesadaran orang tua dalam masyarakat Indonesia, terutama berkaitan dengan kesehatan mulut anak autis mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengetahuan kesehatan gigi, perilaku orang tua dan anak mereka yang autis. Metode: Data pengetahuan orang tua dikumpulkan dari kuesioner dan status kesehatan mulut anak dicatat menggunakan indeks karies DMFT dan deft. sejumlah 56 anak (23 autis dan 23 non-autis sebagai kelompok kontrol usia 7-12 tahun ikut serta dalam penelitian ini. Hasil: Data yang didapatkan dianalisis menggunakan sPss versi 13 untuk mengkorelasikan indeks subjek. Hasil menunjukkan indeks

  17. Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdiana Mutmainah

    2016-04-01

    ditetapkan secara purposive random sampling. Kualitas air yang diukur meliputi; pH, suhu, salinitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kecerahan, BOD5, bau, lapisan minyak dan sampah. Data tersebut kemudian dipetakan dan dianalisis menggunakan software Ocean Data View (ODV, kemudian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk wisata bahari serta karakteristik pantai untuk indeks kesesuaian kawasan wisata rekreasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pantai Ganting sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi dan berenang (indeks 77, kategori S1 dan sesuai untuk kegiatan wisata berperahu, banana boat dan jet ski (indeks 16, kategori S2. Kata kunci:kualitas perairan; wisata bahari; Pantai Ganting.

  18. PERANCANGAN DAN PENERAPAN MATERIAL FLOW COST ACCOUNTING UNTUK PENINGKATAN KEBERLANJUTAN PERUSAHAAN PT XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochman Marota

    2015-07-01

    biaya kerugian material dan limbah produksi yang dihasilkan. Tujuan yang hendak dicapai adalah efisiensi dan efektivitas biaya produksi yang dapat mendorong peningkatan kinerja proses produksi sekaligus memberikan pengaruh terhadap nilai keberlanjutan perusahaan. Alat ukur yang digunakan adalah regresi berganda untuk mengukur signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Sebagai analisis tambahan digunakan metode Multidimensional Scaling (MDS dengan teknik rapMFCA serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP dengan teknik perbandingan berpasangan untuk menilai indeks keberlanjutan perusahaan setiap dimensi dan secara bobot gabungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa MFCA memberikan pengaruh signifikan dari hasil uji F, uji t dan uji probabilitas. Hasil yang diperoleh dengan teknik ini menunjukkan bahwa nilai indeks keberlanjutan setelah penggabungan bobot adalah 85,33 dan berada pada kategori sangat berkelanjutan. Dari hasil ini dirumuskan saran perbaikan kinerja proses produksi untuk menjaga stabilitas indeks keberlanjutan perusahaan.Kata kunci: efisiensi dan efektivitas biaya produksi, keberlanjutan perusahaan, kinerja proses produksi,  material flow cost accounting

  19. Gambaran Status Gizi Anak Talasemia β Mayor di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dona Mirsa Putri

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak  Talasemia merupakan penyakit kronik yang membutuhkan transfusi setiap bulan, karena eritrosit lebih cepat lisis dibandingkan eritrosit normal. Komplikasi dan efek penyakit ini banyak, antara lain pertumbuhan, perkembangan, dan status gizinya. Penelitian ini bertujuan  mengetahui gambaran  status gizi anak talasemia β mayor Penelitian iniadalah penelitian deskriptif yang  dilakukan pada bulan Februari 2012 - Maret 2013 di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan sampel anak talasemia β mayor. Pemeriksaan yang dilakukan adalah mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar lengan. Hasil pemeriksaan dimasukkan dalam tabel persentil NCHS dan penilaian status gizi berdasarkanDepartemen Kesehatan Repubik Indonesia.Hasil penelitian ini terdapat 15 anak talasemia β mayor, dengan rata-rata umur kelompok 5-10 tahun. Frekuensi terbanyak indeks tinggi badan per umur yaitu 70%-90% (60%.. Frekuensi terbanyak indeks berat badan per umur adalah 60%-80% (66.7%. Frekuensi terbanyak indeks lingkar lengang atas per umur adalah 70%-85% (80%. Simpulan dari hasil penelitian status gizi anak talasemia β mayor adalah gizi kurang.Kata kunci: Status gizi, talasemia β mayorAbstract Thalassemia is a chronic disease who needs blood tranfusion every month because the abnormal erythrocyte has short life time compared with the normal erythrocyte. There are so many complications and effects of this disease, such as growth and nutritional status. The aim of this research is to describe chlidren's nutritional status with thalassemia beta major. This research is a descriptive research. It has been done since February 2012 - March 2013 at RSUP Dr.  M. Djamil Padang. The sampling is children with thalassemia beta major. The examination are stature, weight, and upper arm circumference and the result is entered into NHCS percentil and assessment of Nutritional based on health department of Indonesia. From this research, there are 15 children who are suffering thalassemia

  20. PENGARUH KONTAMINASI LOGAM BERAT DI SEDIMEN PADA KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI BEBERAPA SITU DAN WADUK DI JAWA BARAT (Effect of Heavy Metals Contamination in Sediments on The Macrozoobenthos Community in Some Small Lakes and Reservoirs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojok Sudarso

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Keberadaan logam berat di ekosistem akuatik telah sering dilaporkan menimbulkan masalah ke biota perairan. Salah satu biota perairan yang memiliki resiko untuk terpapar logam berat dari sedimen adalah organisme makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kontaminasi logam berat di sedimen pada struktur komunitas makrozoobentos yang berada di ekosistem lentik (situ dan waduk. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni 2009 - September 2011 di beberapa situ dan waduk yang berada di Provinsi Jawa Barat dan Jakarta. Sampel makrozoobentos dikumpulkan dengan menggunakan alat Ekman grab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara indeks keanekaragaman makrozoobentos dengan kontaminasi logam arsen yang tinggi. Kontribusi logam Pb dan Cd dalam memberikan pengaruh pada indeks keanekaragaman relatif masih kecil. Keberadaan makrozoobentos Coleoptera (Simsonia sp., lintah (Placobdella sp., larva chironomid (Ablabesmyia sp., dan (Tanytarsus sp. relatif toleran dengan kontaminasi logam arsen di sedimen yang tinggi, pH dan suhu yang rendah. Penggunaan indeks keanekaragaman pada penelitian ini masih relatif sensitif dalam mencerminkan gangguan akibat kontaminasi logam berat di sedimen.   ABSTRACT Presence of heavy metals in aquatic ecosystems have been reported to cause problems in aquatic organisms. One of the aquatic organisms that have risk for exposure by heavy metals from sediments is macrozoobenthos. This paper aims to describe the influence of heavy metal contamination in sediments to the structure of macrozoobenthos communities in lentic ecosystem (small lakes and reservoirs. This study was conducted in June 2009 to September 2011 in some small lakes and reservoirs which are in West Java and Jakarta provinces. Macrozoobenthos samples were collected by using Ekman grab. The results showed that there is a low correlation index with a high diversity of macrozoobenthos contamination by arsenic. The

  1. Assessment of the influence of composts on microbiological and biochemical parameters of substrates and the morphological traits of scarlet sage / Ocena wpływu kompostów na parametry mikrobiologiczne i biochemiczne podłoży oraz cechy morfologiczne szałwii błysz czącej

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wolna-Maruwka Agnieszka

    2015-09-01

    Full Text Available Celem badań była ocena stanu mikrobiologicznego (liczba bakterii heterotrofi cznych, promieniowców, pleśni i biochemicznego (aktywność ureazy i fosfatazy kwaśnej torfu z domieszką kompostów wytworzonych na bazie osadu ściekowego. Ponadto celem badań było wykazanie wpływu niniejszych podłoży na cechy morfologiczne szałwii błyszczącej (wysokość, liczba i długości pędów, liczba pąków i kwiatostanów, indeks zazielenienia (SPAD. Komposty wyprodukowane z osadu ściekowego, słomy pszennej, kukurydzianej i łubinowej zmieszano z torfem w różnym udziale procentowym, od 25% do 75%.

  2. DINAMIKA PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Syukron

    2013-12-01

    Full Text Available Perkembangan perbankan syariah di Indonesia merupakan suatu perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan alternatif yang selain menyediakan jasa perbankan/keuangan yang sehat, juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Tulisan ini mencoba mereview bagaimana perjalanan dan perkembangan bank syariah di Indonesia serta dibandingkan dengan beberapa Negara muslim lainnya. Secara umum, kebijakan pengembangan perbankan syariah di Indonesia belum mencapai target yang ideal yang direncanakan. Berdasarkan Global Islamic Financial Report (GIFR tahun 2014, Indonesia menduduki urutan ketujuh turun tiga peringkat yang sempat menempati urutan keempat pada tahun 2011. Sebagai negara yang memiliki potensi dan kondusif dalam pengembangan industri keuangan syariah setelah Iran, Malaysia dan Saudi Arabia. Dengan melihat beberapa aspek dalam penghitungan indeks, seperti jumlah bank syariah, jumlah lembaga keuangan non-bank syariah, maupun ukuran aset keuangan syariah yang memiliki bobot terbesar, dapat dikatakan perkembangan perbankan syariah di Indonesia berjalan di tempat, bahkan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

  3. Kadar Kolesterol Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis Obesitas di Pura Uluwatu Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ayu Ratna Wulan Sari

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian deskriptif-observasional dengan pendekatan cross-sectional telah dilakukan untuk mengetahui kadar kolesterol total monyet ekor panjang obesitas yang hidup liar di Pura Luhur Uluwatu, Bali. Sebanyak enam belas monyet ekor panjang berhasil ditangkap bius menggunakan ketamin dosis 10 mg/kg berat badan dicampur dengan premedikasi xylazin dosis 1-2 mg/kg berat badan, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengukuran morfometri dan pengambilan sampel darah. Penentuan kadar kolesterol menggunakan mesin automatic chemistry analyzer by Indiko- Thermo Scientific. Dari 16 ekor monyet, 12 ekor tergolong obesitas berdasarkan Indeks Masa Tubuh dan Berat Badan (IMT ?32,81±1,1 kg/m2 menurut Putra et al. (2006; BB ?8 kg. Hasil penelitian menunjukkan rataan kadar kolesterol total monyet obesitas adalah 107,75 ml/dL. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar kolesterol monyet ekor panjang obesitas di Pura Uluwatu, Bali masih normal.

  4. ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN FUZZY SERVICE QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much. Djunaidi

    2006-04-01

    Full Text Available Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Puskesmas Kerjo Karanganyar untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Hal tersebut mensyaratkan adanya pengetahuan tentang kondisi pelayanan selama ini, yaitu telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner persepsi dan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang saat ini diberikan oleh pihak Puskesmas Kerjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara persepsi dan harapan yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria pelayanan tertinggi adalah pelayanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas jasa pelayanan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara persepsi dan harapan pelanggan sebagai indeks pelanggan adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa pelayanan di Puskesmas Kerjo terhadap pelayanan yang saat ini diberikan masih belum tercapai.

  5. PENGARUH RISIKO SISTEMATIS DAN RISIKO TIDAK SISTEMATIS TERHADAP EXPECTED RETURN SAHAM DALAM RANGKA PEMBENTUKAN PORTOFOLIO SAHAM LQ-45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN SINGLE INDEX MODEL PERIODE TAHUN 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Paramitasari

    2015-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh risiko sistematis dan risiko sistematis pada hasil saham yang diharapkan portofolio terhadap perusahaan LQ45 dengan menggunakan model indeks tunggal. Populasi penelitian ini adalah semua saham yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia. Sampel dari penelitian ini adalah saham dari kategori LQ45 dan ini ditentukan secara purposive sampling, dan itu terdiri dari 37 saham. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Parsial dan simultan, hasilnya menunjukkan bahwa risiko sistematis dan risiko sistematis berpengaruh signifikan terhadap pengembalian yang diharapkan dari portofolio saham. Hasil ini menunjukkan perubahan variasi risiko sistematis dan risiko tidak sistematis digunakan untuk memprediksi perubahan variasi keuntungan yang diharapkan dari portofolio saham. Hasil ini sesuai dengan teori bahwa hubungan positif dan linier antara laba yang diharapkan dan risiko.

  6. Strategi Pengembangan Usaha Kecap Cemara Dengan Metode Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard Pada UKM Cemara Food, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tio Wahyu Nugraha

    2016-04-01

    Full Text Available Meningkatnya jumlah pesaing menyebabkan UKM Cemara Food seakan terjebak dalam kondisi persaingan yang sangat kompetitif karena kompetisi pasar. Minimnya inovasi dalam hal manajerial produksi dan operasi membuat strategi yang diterapkan perusahaan menjadi tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada. Sehingga diperlukan penelitian ini untuk melihat kondisi kinerja perusahaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk 1 Menganalisis kinerja UKM Cemara Food. dan 2 Memformulasikan rancangan strategi pengembangan untuk produk kecap Cemara. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja perusahaan adalah Balanced Scorecard, sedangkan untuk memformulasikan strategi menggunakan pendekatan Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard. Nilai R/C Ratio sebesar 1,25 dan ROE sebesar 16,4% menunjukan penggunaan modal dan aliran keuangan perusahaan sudah dapat dikatakan baik meski harus ditingkatkan lagi efisiensinya. Nilai CSI sebesar 71% yang berarti bahwa indeks kepuasan keseluruhan konsumen yang dihitung berdasarkan atribut produk berada pada kriteria puas.

  7. KOMUNITAS ARTHROPODA TANAH DI KAWASAN SUMUR MINYAK BUMI DI DESA MANGUNJAYA, KECAMATAN BABAT TOMAN, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risda Muli

    2016-03-01

    Full Text Available Pencemaran tanah yang diakibatkan oleh penambangan minyak bumi berpengaruh terhadap lingkungan, vegetasi, dan kelimpahan arthropoda. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dampak pencemaran minyak bumi di tanah terhadap komunitas Arthropoda. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan struktur komunitas arhtropoda tanah di sekitar lokasi eksplorasi minyak bumi. Kelembapan, pH, suhu tanah, dan kadar TPH tanah diukur dan dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap indeks keanekaragaman, dominansi, dan kemerataan arthropoda. Penelitian dilakukan di sumur minyak bumi Desa Mangunjaya Kecamatan Babat Toman pada tanggal 19-24 Februari 2015. Arthropoda dikoleksi menggunakan pit fall traps dan corong barlese-tullgren, pengambilan sampel dilakukan di 96 titik. Identifikasi arthropoda dilakukan di Laboratorium Entomologi Jurusan Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian. Analisis kadar TPH tanah menggunakan metode Gravimetri dilakukan di Laboratorium Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata TPH dan pH tanah di lokasi eksplorasi minyak bumi yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih rendah daripada eksplorasi oleh masyarakat. Kelembaban dan suhu tanah di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih tinggi daripada di lokasi eksplorasi masyarakat. Kadar TPH, pH, kelembaban, dan suhu tanah tidak berpengaruh terhadap indeks keanekaragaman, dominansi, dan kemerataan arhtropoda. Rata-rata indeks keanekaragaman arthropoda tergolong rendah dengan nilai indeks kurang dari 1. Soil contamination caused by the extraction of petroleum affects the environment, vegetation, and abundance of arthropods. Therefore, it is necessary to study the impact of oil pollution on the ground against arthropod community. The research has conducted to determine the differences of terrestrial arthropod around petroleum exploration. Moisture, pH, temperature, and soil TPH (Total Petroleum Hydrocarbon

  8. SURVEILLANCE OF SEAPORT RODENTS AND ITS PARASITES AT SEMARANG, CENTRAL JAVA, AND UJUNG PANDANG, SOUTH SULAWESI, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. C. Megawe

    2012-09-01

    Full Text Available Survai rodent dan pinjal dilakukan di pelabuhan Semarang dan Ujung Pandang pada bulan Desember 1984 — Mei 1985. Pada survai tersebut ditemukan 3 jenis tikus yaitu Rattus norvegicus, R. r. diardii dan R. exulans dan satu jenis cecurut Suncus murinus. Jenis tikus yang banyak di­temukan di pelabuhan Semarang adalah R. r. diardii sedang di pelabuhan Ujung Pandang adalah R. norvegicus. Pinjal Xenopsylla cheopis ditemukan di kedua daerah yang disurvai, infestasi lebih tinggi pada R. norvegicus dan R. r. diardii daripada R. exulans dan S. murinus. Indeks pinjal di pelabuhan Ujung Pandang dan sekitarnya 4 kali lebih besar daripada di Semarang. Hasil uji kerentanan pinjal menunjukkan bahwa pinjal di kedua daerah pelabuhan tersebut masih peka terhadap DDT 4%, malathion 0,5% dan fenitrothion 1%.

  9. Perancangan Coupled Fuzzy Logic Controller pada Prototipe Mesin Computer Numerical Control (CNC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nabilla Gustiviana

    2012-09-01

    Full Text Available Tingkat ketelitian mesin CNC dalam membuat suatu kontur merupakan hal yang penting. Adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja saat melakukan gerakan feeding dalam membentuk suatu kontur dapat berakibat pada kesalahan bentuk kontur yang akan dihasilkan apabila di tiap sumbunya dikontrol secara individu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancang kombinasi antara Fuzzy Logic Controller sebagai kontroler individu yang mengatasi permasalahan di tiap sumbu, dengan kontroler koordinasi, yaitu Cross-Coupled Controller. Algoritma dari kontroler ini dibuat dengan menggunakan software LabView 8.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menambahkan kontroler koordinasi, dapat memperbaiki nilai indeks performansi sebesar 37,5% untuk kontur linier dan 2,78% untuk kontur lingkaran

  10. Fazna ravnoteža alkalijskih nitrata (NaNO3, KNO3, RbNO3, CsNO3) u sustavu glicerol + H2O pri različitim temperaturama

    OpenAIRE

    Zhang, H.-Y.; Li, S.-N.; Zhai, Q.-G.; Ou, Y.-M.; Jiang, Y.-C.; Hu, M.-C.

    2014-01-01

    Uređajem vlastite izrade mjerena je topljivost alkalijskih nitrata (NaNO3/KNO3/RbNO3/CsNO3) u smjesi otapala glicerol [HOCH2CH(OH)CH2OH] + H2O u ovisnosti o masenom udjelu glicerola (0,0 – 1,0) pri 35 i 45 °C. Određene su gustoće i indeksi loma zasićenih otopina NaNO3/KNO3/ RbNO3/CsNO3 + smjesa otapala glicerol + H2O. Eksperimentalni rezultati su pokazali da se s povećanjem masenog udjela glicerola u svim sustavima smanjuju topljivost soli i gustoća otopine, dok se indeks loma postupno poveća...

  11. PERFORMA REPRODUKSI IKAN LELE MUTIARA (Clarias gariepinus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2016-12-01

    Full Text Available Ikan lele Mutiara merupakan salah satu strain ikan lele Afrika (Clarias gariepinus yang memiliki keunggulan performa pertumbuhan, efisiensi pakan, keseragaman ukuran, serta ketahanan terhadap penyakit dan lingkungan. Pengggunaan benih ikan lele Mutiara dalam kegiatan budidaya dapat menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi, sehingga permintaan benihnya semakin meningkat. Jumlah dan kualitas benih yang dihasilkan ditentukan oleh karakteristik reproduksi induknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa reproduksi ikan lele Mutiara, antara lain umur awal matang gonad, indeks gonadosomatik dan ovisomatik, fekunditas, derajat fertilisasi, derajat penetasan, dan waktu rematurasi. Penentuan umur awal matang gonad dilakukan melalui pembedahan calon induk ikan lele Mutiara sejak berumur empat bulan. Pengamatan indeks gonadosomatik dan ovisomatik, fekunditas, derajat fertilisasi, derajat penetasan, dan waktu rematurasi dilakukan terhadap induk ikan lele Mutiara berumur 10 bulan yang digunakan dalam proses pemijahan alami dan buatan. Calon induk dan induk ikan lele Mutiara yang digunakan pada penelitian ini dipelihara dalam kolam tanah dan diberi pakan buatan komersial dengan kadar protein 30% untuk calon induk dan 35% untuk induk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan lele Mutiara mulai matang gonad pada umur lima bulan. Induk jantan ikan lele Mutiara yang matang gonad memiliki indeks gonadosomatik sebesar 0,22%-1,47%; sedangkan indeks ovisomatik induk betina berkisar 10,30%-21,33%; dengan fekunditas berkisar 72.700-165.900 butir/kg bobot induk (rata-rata 102.400 ± 25.000 butir/kg bobot induk. Pemijahan buatan induk ikan lele Mutiara menghasilkan derajat fertilisasi berkisar 76,53%-99,22% (rata-rata 91,48 ± 5,38% dan derajat penetasan berkisar 64,93%-91,96% (rata-rata 80,45 ± 6,28%. Waktu rematurasi induk jantan ikan lele Mutiara sekitar dua minggu, sedangkan pada induk betina selama 1,5 bulan. Mutiara is one of several strains

  12. ANALISIS PREDIKSI MOTION SICKNESS INCIDENCE (MSI PADA KAPAL CATAMARAN 1000 GT DALAM TAHAP DESAIN AWAL (INITIAL DESIGN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardi Santoso

    2015-02-01

    Full Text Available Gerakan kapal terombang – ambing atau naik turun di laut lepas yang diakibatkan oleh ombak yang besar dan terus menerus dapat mengakibatkan gejala sakit berupa kepala pusing, mual bahkan muntah yang seringkali diistilahkan sebagai mabuk laut (sea sickness atau motion sickness.  Pada kapal penumpang(ferrykondisi ini menjadi suatu persyaratan penting yang harus dipertimbangkan dalam proses desain. Dalam penelitian ini dilakukan kajian terhadap hasil perhitungan dan simulasi percepatan vertikal gerakan kapal catamaran 1000GT sehingga bisa dilihat unjuk kerja kapal terhadap kenyamanan penumpang. Kenyamanan pada penumpang dilihat dari indeks jumlah penumpang yang mengalami mabuk laut pada periode tertentu dengan mengacu pada standard ISO-2631/1997. Perhitungan dan simulasi dilakukan pada beberapat titik di kapal untuk melihat percepatan vertikal yang terjadi. Dari hasil simulasi didapatkan pengaruh dari lokasi pengukuran, durasi dan arah ombak terhadap persentase jumlah penumpang yang mengalami gejala mabuk laut atau motion sickness incidence (MSI.

  13. Total working period and other risk factors related to eating protein foods habits among civil pilots in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Imelda Hutabarat

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar belakang: Kebiasaan makan protein yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit ginjal dan hati serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan terjadinya inkapasitasi pada pilot. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor sosiodemografi dan faktor lainnya terhadap kebiasaan makan protein berlebih pada pilot sipil di Indonesia. Metode: Penelitian potong lintang menggunakan data sekunder Survei kebiasaan makan, minum dan latihan fisik pada pilot  sipil di Indonesia 2016. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik demografi, kebiasaan latihan fisik, pengetahuan, indeks massa tubuh dan karakteristik penerbangan. Analisis regresi cox dipakai untuk menganalisis faktor-faktor dominan yang berhubungan dengan kebiasaan makan protein berlebih. Hasil: Di antara 528 pilot yang berusia 19-64 tahun, 194 (36.74% pilot memiliki kebiasaan makan protein berlebih. Lama masa kerja dan indeks massa tubuh menjadi faktor risiko dominan yang berkaitan dengan kebiasaan makan protein berlebih pada pilot. Jika dibandingkan dengan pilot dengan lama masa kerja 1 – 9 tahun, pilot dengan masa kerja 10 – 40 tahun berisiko 35% lebih kecil memiliki kebiasaan makan protein berlebih (RRa = 0.65 ; 95% CI 0.49 – 0.87. Jika dibandingkan dengan pilot dengan indeks massa tubuh normal, pilot yang overweight berisiko 34% lebih  kecil  memiliki kebiasaan makan protein berlebih (RRa = 0.66 ; 95% CI 0.47 – 0.93. Kesimpulan: Masa kerja yang lebih panjang dan overweight merupakan faktor protektif terhadap risiko kebiasaan makan protein berlebih Kata kunci: kebiasaan makan protein, lama masa kerja, indeks massa tubuh, pilot sipil Indonesia       ABSTRACT Background: Excessive protein eating habits may cause kidney and liver disease and increase the risk of cardiovascular disease leading to incapacitation of the pilot. The purpose of this study was to identify sociodemographic and other factors on protein eating habits among civilian

  14. ARE THE FIVE ASEAN STOCK PRICE INDICES DYNAMICALLY INTERACTED?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2005-01-01

    Full Text Available This study seeks to examine the dynamic interactions of stock price indices in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the stock price indices countries, a vector error correction model (VECM is employed to empirically examine the interaction among the variables. The finding is that the five ASEAN stock market prices were found to be integrated with two cointegrating vectors during the sample period, and that accounting innovation analyses show the short run dynamic interactions among those stock markets. The important implication might be drawn from the finding is that portfolio diversification across the five ASEAN stock markets is unlikely to reduce investment risk due to high degree of financial integration of these markets. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi ini bertujuan meneliti interaksi dinamis antara indeks harga saham yang terdapat di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailan yang terjadi selama masa krisis finansial Asia tahun 1997 dan periode sesudahnya. Dengan menggunakan data time series bulanan indeks harga saham dari kelima negara tersebut selama periode penelitian, suatu vector error correction model (VECM diaplikasikan untuk meneliti secara empiris interaksi dinamis yang terjadi diantara berbagai variabel yang dipergunakan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ditemukan dua vektor kointegrasi (cointegration vector selama masa penelitian, dan analisa inovasi akuntansi (accounting innovation analyses menunjukan adanya interaksi dinamis jangka pendek diantara pasar saham tersebut. Implikasi penting yang mungkin perlu diperhatikan dari penemuan ini adalah bahwa diversifikasi portofolio saham pada lima pasar saham tersebut agaknya tidak akan secara signifikan mengurangi tingkat resiko investasi. Hal ini dikarenakan oleh tingginya

  15. HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS (HKSA ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN KALANON DENGAN METODE SEMI EMPIRIS PM3 (PARAMETERIZED MODEL 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Vaulina Y.D.

    2012-11-01

    Full Text Available Kalanon adalah senyawa turunan kumarin yang diisolasi dari spesies Calophyllum teysmannii yang tumbuh di hutan tropis Kalimantan dan Malaysia. Kalanon dan beberapa senyawa turunannya mempunyai potensi sebagai antikanker, namun aktivitasnya masih relatif rendah dengan senyawa paling aktif yaitu benzoilglisin ester kalanonyang mempunyai IC50 36,48 µg/mL terhadap sel Leukimia L1210. Oleh karena itu perlu dilakukan modifikasi molekul kalanon untuk mendapatkan senyawa turunan kalanon baru yang mempunyai aktivitas lebih baik. Modifikasi molekul suatu senyawa dapat dilakukan melalui kajian HKSA untuk mengurangi resiko trial and error di laboratorium. Penelitian ini berdasarkan metode perhitungan semi empiris PM3 melalui pendekatan Multiple Linear Regression (MLR dengan log 1/IC50 sebagai variabel tergantung dan variabel bebasnya berupa 31 muatan bersih atom, momen dwikutub, selisih enegi orbital HOMO-LUMO (ΔΕ, koefisien partisi oktanol-air (log P, indeks Harary dan indeks Randic. Persamaan HKSA yang dihasilkan dari penelitian ini adalah log1/IC50= -1,194-0,029logP + 0,002Harary + 0,403ΔE + 53,983qC12 + 0,439qC19 dengan n= 11, r= 0,958, r2= 0,917, SE= 0,0561773, Fhitung/Ftabel = 2,19960, dan PRESS = 0,097115. Berdasarkan persamaan HKSA tersebut, didapatkan empat senyawa prediksi dengan aktivitas teoritik lebih baik dibandingkan senyawa turunan kalanon sebelumnya, yaitu senyawa prediksi 12, 22, 24, dan 25 yang masing-masing mempunyai IC50 teoritik 26,44; 25,609; 27,050; dan 23,013 µg/mL terhadap sel Leukimia L1210.

  16. STATUS GIZI PADA BALITA DAN ANAK VEGETARIAN DI KOMUNITAS ASRAM SRI SRI RADHA MADHAVA, DESA SIANGAN, KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ayu Risma Pramita

    2015-06-01

    Full Text Available Masalah gizi adalah salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang belum tuntas ditanggulangi di dunia. Berdasarkan data Riskesdas 2010, prevalensi balita yang mengalami gizi buruk secara nasional adalah 4,9%, gizi kurang 13%, dan gizi lebih 5,8%. Asram Sri Sri Radha Madhava berada di wilayah kerja Puskesmas Gianyar II. Masyarakat tersebut adalah kelompok vegetarian lakto mulai dari remaja, hamil, sampai pada anak yang dilahirkan. Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Gianyar II tahun 2012 terjadi masalah gizi kurang sebesar 2,3%. Pada tahun 2013 di Puskesmas Gianyar II tercatat masalah gizi kurang pada balita meningkat menjadi 5%, sedangkan jumlah balita gizi buruk adalah sebesar 2%. Puskesmas Gianyar II belum dapat mencapai target yakni 0% untuk balita gizi buruk maupun gizi kurang. Balita dan anak-anak Asram jarang mengikuti kegiatan Posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangannya sulit untuk dipantau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi bayi dan balita serta anak vegetarian di komunitas Asram Sri Sri Radha Madhava. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross-sectional deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan serta wawancara. Status gizi pada 36 orang yang termasuk kelompok balita dan anak vegetarian dilihat berdasarkan indeks berat badan terhadap umur (BB/U, tinggi badan terhadap umur (TB/U, berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB, dan indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U dari grafik WHO. Sebagian besar tergolong gizi baik berdasarkan BB/U (80,6%, TB/U normal (72,2%, BB/TB normal (63,9%, dan IMT/U normal (72,2%. Sebanyak 2,8% termasuk kategori obese, 11,1% kategori gemuk (overweight dan 13,9% kategori kurus (underweight.

  17. Interaksi Spasial Perekonomian dan Ketenagakerjaan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanti Heryanti

    2014-12-01

    Full Text Available Abstrak Analisis pembangunan daerah perlu mempertimbangkan masalah dalam daerah (intraregional dan keseimbangan pembangunan antar wilayah (antar. Masalah antar seperti pengaruh yang berasal dari luar daerah akan menciptakan interaksi spasial dan hubungan antar daerah (ketergantungan spasial. Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui pengaruh riil interaksi spasial perkembangan perekonomian daerah dalam hal PDRB dan tenaga kerja pada kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Indeks Morans'I yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara daerah menunjukkan bahwa kabupaten atau kotamadya tidak bisa mandiri dalam membangun ekonomi, tetapi dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi di daerah sekitarnya. Dengan menggunakan Moran scatterplot, Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah dengan ekonomi yang tinggi dikelilingi oleh daerah ekonomi yang tinggi. Sementara sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Jambi berada di daerah kelompok dengan ekonomi rendah yang dikelilingi oleh wilayah ekonomi rendah. Kata kunci : interaksi spasial, keterkaitan regional, indeks Morans’I   Abstract An analysis of the regional development needs to take into account the problems within regions (intraregional and the balance of development between regions (interregional. Interregional problems such as influence which comes from the outside of the region will create spatial interaction and linkages between regions (spatial dependence. Therefore, it becomes important to know the real effect of spatial interaction toward the development of regional economy in term of GDRP and labor of regencies and municipalities in Jambi Province. Morans’I index that is used to describe the linkages between regions  indicates that a regency or municipality can not be independent in establishing its economy, but affected by economic activity in the surrounding areas. By using Moran scatterplot, Jambi Municipality being the only region with high economic surrounded by high economic

  18. CORRUPTION AND WELFARE: A SIMPLE ECONOMETRIC ACROSS COUNTRIES ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Mariyono

    2014-03-01

    Full Text Available The objective of this study is to measure the impact of corruption on welfare, and to compare the magnitude of impact between high-income and low-income countries. Corruption perception index is used as a proxy of corruption level; human development index is used to represent welfare. Natural resource endowment and international trade are included in analysis to control robustness of corruption. The results show that corruption has negative impact on welfare. The impact in low-income countries is more destructive. Natural resource endowment and trade also have significant impacts, particularly for low-income countries. Since the corruption is destructive, government should eradicate corruption using preventive and repressive actions. Keywords:Economic development, corruption, low income countries, human development indexJEL classification numbers: D73, D31, I31AbstrakKajian ini bertujuan untuk mengukur dampak korupsi pada kesejahteraan, dan untuk membandingkan besarnya dampak antara negara-negara berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah. Indeks persepsi korupsi digunakan sebagai proksi tingkat korupsi; indeks pembangunan manusia digunakan sebagai pendekatan kesejahteraan. Sumber daya alam dan perdagangan internasional dimasukkan dalam analisis untuk mengontrol kekuatan variabel korupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa korupsi berdampak negatif pada kesejahteraan. Dampak korupsi di negara-negara miskin lebih buruk dari pada di negara-negara kaya. Sumber daya alam dan perdagangan juga memiliki dampak yang signifikan, terutama untuk negara-negara miskin. Karena korupsi bersifat merusak, pemerintah harus memberantas korupsi menggunakan tindakan preventif maupun represif.Kata kunci: Pembangunan ekonomi, korupsi, negara berpenghasilan rendah, IPMJEL classification numbers: D73, D31, I31

  19. AUTONOMY POLICY AND SOCIAL WELFARE IN TANGERANG CITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pitri Yandri

    2014-03-01

    Full Text Available The paper analyzes the effect of public expenditure and the implementation of local autonomy policy on Human Development Index (HDI. The paper uses Principal Component Regression Analysis to conduct the analysis. The result shows that public expenditure has a positive effect on HDI. It also finds that the increase in HDI is bigger post the implementation of local autonomy policy. The elasticity of each coefficient of public expenditure are as follows: 1.58 for agriculture sector; 0.94 for education sector; 0.36 for health sector; 0.44 for housing sector; 0.61for infrastructure sector, and 0.70 for GRDP. Keywords: Public expenditure, Human Development Index, principal component analysisJEL classification numbers: H40, H52, I21, I32AbstrakPenelitian ini mengkaji pengaruh belanja publik dan pelaksanaan otonomi daerah terhadap tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Kota Tangerang. Penelitian ini mengaplikasikan Analisis Regresi Komponen Utama untuk melakukan analisis. Hasil uji menunjukkan bahwa belanja publik memiliki pengaruh yang positif terhadap IPM. Lebih jauh, peningkatan IPM tersebut semakin besar setelah pelaksanaan kebijakan otonomi daerah. Penelitian ini juga menemukan tingkat elastisitas per sektor terhadap belanja publik sebagai berikut: 1.58 pada sektor pertanian; 0.94 pada sektor pendidikan; 0.36 sektor kesehatan, 0.44 pada sektor perumahan; 0.61 pada sektor infrastruktur, dan 0.77 untuk PDRB.Keywords: Belanja publik, Indeks Pembangunan Manusia, analisis regresi komponen utamaJEL classification numbers: H40, H52, I21, I32

  20. PEMETAAN POTENSI PANAS BUMI (GEOTHERMAL UNTUK MENDUKUNG PROGRAM ENERGI NASIONAL JAWA TIMUR (STUDI KASUS : G. LAMONGAN, KAB. PROBOLINGGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kukuh Danu Permadi

    2015-02-01

    Full Text Available Kondisi geologi Indonesia yang terletak pada tiga pertemuan lempeng tektonik memberikan kontribusi nyata akan ketersediaan energi panas bumi di Indonesia. Manifestasi panas bumi yang berjumlah tidak kurang dari 244 lokasi, dari potensi tersebut baru 4% yang telah dikembangkan. Selain itu dengan adanya MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia tahun 2011 diharapkan bisa digunakan sebagai rencana jangka panjang.Pemantauan hasil yang terbaik diperlukan dalam melakukan analisa untuk pengamatan daerah potensi panas bumi. Analisa tersebut menggunakan citra satelit Landsat 7. Dengan  menggunakan algoritma NDVI, spectral radiance, brightness temperature, dan laplacian matrix untuk menentukan suatu anomaly dari adanya potensi panas bumi pada daerah penelitian, dengan waktu penelitian pada bulan Jul 2009i. Dengan adanya MP3EI maka akan ada suatu arahan secara nasional dalam pengembangan menuju Indonesia yang lebih sejahtera. Daerah penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wilayah Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.Dari hasil pengolahan data dan analisa didapatkan korelasi antara indeks vegetasi dengan ketinggian bernilai 0.09, korelasi antara indeks vegetasi dengan  suhu permukaan bernilai 0.34, korelasi antara ketinggian dan suhu permukaan bernilai -0.56. Dari penampakan secara geologi pun terdapat suatu patahan yang membelah lokasi penelitian dan berada di sebelah timur ke utara dimana dari anomaly yang terlihat dari 4 variabel ini menunjukkan adanya potensi panas bumi yang bisa dimanfaat untuk bidang makanan minuman, perkapalandan peralatan transportasi sesuai dengan MP3EI. Uji klasifikasi yang dilakukan bernilai 83,67%, yang menunjukkan klasifikasi lahan pada citra mempresentasikan kondisi sesungguhnya. Data hasil analisis dapat dijadikan sebagai bahan referensi penelitian selanjutnya.

  1. GAMBARAN ANTI HBc POSITIF PADA DONOR DARAH DENGAN HbsAG NEGATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susila Sastri

    2009-09-01

    Full Text Available AbstrakPemeriksaan HBsAg saja untuk skrining hepatitis B (HBV belum dapat menjamin donor darah bebas dari HBV sehingga darah donor belum memenuhi persyaratan untuk ditransfusikan. Darah donor yang akan ditranfusikan hendaklah memenuhi syarat diantaranya donor tidak pernah menderita HBV. Skrining darah donor terhadap HBV pada PMI hanya dengan uji HBsAg saja dimana HBsAg akan negatif pada stadium HBV tertentu, pada hal donor menderita atau dalam masa penyembuhan HBV. Anti-HBc dapat memberi informasi tentang perjalanan HBV bila digabungkan dengan marker HBV lain dan anti-HBc bertahan lebih lama dalam darah dibandingkan dengan marker lain. Donor darah HBsAg negatif dengan anti-HBc positif dari beberapa penelitian terdahulu masih ada yang mengandung HBV-DNA dan dapat menularkan HBV.Telah dilakukan penelitian terhadap donor darah dengan melakukan uji anti-HBc secara deskriptif terhadap donor darah dengan HBsAg negatif (n=100 pada UTD PMI Cabang Padang secara cross sectional study. Sampel diambil secara proportional random sampling. Darah sampel adalah darah HBsAg negatif dengan VDRL, HVC, HIV  negatif , semuanya diperiksa dengan dengan ELISATujuan penelitian untuk melihat gambaran anti-HBc positif pada donor darah dengan HBsAg negatif dan melihat hubungan antara indeks HBsAg dengan indeks anti-HBc. Pemeriksaan anti-HBc dilakukan dengan ELISA, alat dan reagen keluaran yang sama.Hasil penelitian menunjukkan frekuensi anti-HBc positif pada donor darah dengan HBsAg negatif sebanyak 27%, terutama pada laki-laki berumur antara 20-29 tahun (44,4%. Terdapat korelasi positif antara indeks HBsAg negatif dengan indeks anti-HBc (r = 0,02. Anti-HBc positif banyak ditemukan pada indeks HBsAg negatif 0,21-0,60 (76%.Kesimpulan, darah donor dengan HBsAg negatif yang selama ini dianggap aman untuk transfusi terbukti masih mungkin menularkan HBV dengan ditemukannya anti-HBc yang positif. Karena itu perlu pemeriksaan lanjutan DNA HBV pada donor darah dengan Hbs

  2. Oral hygiene and number of oral mucosal lesion correlate with oral health-related quality of life in elderly communities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Agustina

    2014-03-01

    usia di kota Yogyakarta. Metode: Tujuhpuluh tiga lansia sebagai subjek dalam penelitian ini. Data kualitas hidup berdasarkan kesehatan mulut dan status kesehatan mulut diperoleh dari modifikasi kuesioner Indeks Dampak Kesehatan Gigi terhadap Kehidupan Sehari-hari dan dari pemeriksaan intraoral. Pemeriksaan intra oral terdiri atas jumlah lesi mukosa rongga mulut, kebersihan mulut, indeks DMFT dan status jaringan periodontal. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Pearson product moment correlation. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks DMFT adalah 16,9 dan 63% subjek ditemukan dengan gingivitis, subjek rata-rata memiliki kebersihan mulut yang cukup dan setiap subjek rata-rata memiliki dua lesi mukosa mulut. Rerata kualitas hidup berdasarkan kesehatan mulut adalah 27,2 dan tergolong memuaskan. Kebersihan mulut dan jumlah lesi mukosa mulut memiliki korelasi dengan kualitas hidup berbasis kesehatan rongga mulut dengan masing-masing r adalah -0,236 (Sig. : 0,045 dan -0,288 (Sig. : 0,013. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa kebersihan mulut dan jumlah lesi mukosa mulut berkorelasi dengan kualitas hidup berbasis kesehatan rongga mulut pada masyarakat lanjut usia di kota Yogyakarta.

  3. Pengembangan model pelatihan pembuatan peta kontur topografi untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana longsor di Kabupaten Banjarnegara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sehah Sehah

    2016-11-01

    Full Text Available Pengembangan model pelatihan pembuatan peta kontur topografi untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana longsor telah dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri 1 Mandiraja Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan bertujuan untuk melakukan sosialisasi teknis dasar pemetaan dan pelatihan teknis pembuatan peta kontur topografi menggunakan perangkat lunak Surfer untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah perpaduan ceramah dan diskusi yang dipadukan dengan praktek. Setelah dilakukan pelatihan, sebagian besar peserta memberikan respon positif dan terdapat keinginan untuk mengimplementasikan dan menyebarluaskan hasil-hasil pelatihan. Indeks capaian rata-rata keberhasilan pelatihan berdasarkan hasil pengisian kuisioner adalah 75,69% dengan indeks capaian tertinggi adalah 92,24% dan indeks capaian terendah adalah 56,90%. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan cukup baik, meskipun masih perlu ditingkatkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi nilai pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 5,96 dan post-test adalah 6,95. Dengan demikian terdapat kenaikan nilai sebesar 12,14%. Salah satu faktor keberhasilan pelatihan adalah adanya dukungan dari pihak sekolah dan tersedianya fasilitas komputer di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Mandiraja. Salah satu faktor penghambatnya adalah banyaknya peserta kegiatan yang kesulitan dalam mempraktekkan penggunaan perangkat lunak Surfer untuk membuat peta kontur, sehingga diperlukan bimbingan teknis lanjutan. The development of the training model of creating of the topographic contour map to early identify the landslide gristle zones has been done in the First State Vocational Middle School (SMK of Mandiraja, Regency of Banjarnegara. The purpose of this activity is to do technical socialization of basic of mapping and technical training of creating of the topographic contour map using the

  4. Risk Factors for Prostate Cancer Patients Among Gezira State-Central of Sudan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatima A Hamad

    2011-12-01

    sehingga Disember 2009. Data diperolehi daripada pesakit-pesakit dengan menggunakan boring soal selidik yang diisi untuk mendapatkan maklumat: umur, tempat tinggal, puak, taraf pendidikan, pekerjaan, status perkahwinan, peringkat penyakit, sejarah keluarga dan tabiat-tabiat. Indeks jisim badan (BMI telah ditentukan melalui pengukuran antropometri (berat dan ketinggian. Kanser prostat ialah kanser yang paling banyak dihidapi pesakit-pesakit yang dirawat di NCI. Purata umur ialah 72.2±9.25. Kebanyakan pesakit (73.9% berumurlebih 66 tahun. Sejarah keluarga ialah positif pada 18 (6.7% pesakit. Penduduk luar bandar ialah 79.8% daripada keseluruhan jumlah kes. Penyakit ini terbahagi sama rata di antara puak-puak. Kadar buta huruf di antara kes-kes ialah 39.1%. Pekerjaan yang paling banyak ialah bertani (60.1%. Majoriti (90.7% pesakit telah berkahwin. Kebanyakan kes-kes (85.4% menghidapi peringkat III dan IV penyakit. 73% daripada jumlah pesakit mempunyai satu atau lebih tabiat yang kurang sihat (merokok, menghidu, dan alkohol. 6.9% pesakit mempunyai indeks jisim badan (BMI yang tinggi. Faktor-faktor risiko untuk kanser prostat di dalam kawasan kajian yang menunjukkan kesan signifikan yang tinggi ialah: umur, taraf pendidikan, pekerjaan, tabiat-tabiat kurang sihat dan indeks jisim badan (BMI.

  5. OPTIMASI EKSTRAKSI GELOMBANG ULTRASONIK UNTUK PRODUKSI OLEORESIN JAHE (Zingiber officinale Roscoe MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartuti

    2014-02-01

    Full Text Available The research aims to optimize extraction process of ginger oleoresin using ultrasonic wave. The variables observed include ratio of ginger to ethanol solvent (X1, extraction temperature (X2, and extraction time (X3. The response surface method with central composite design (CCD was used to obtain a mathematical model in order to define correlation between yield and refractive index of ginger oleoresin to any effected variables. The optimum conditions of ginger oleoresin using ultrasonic wave was obtained at composition ratio of ginger powder to ethanol X1 at 1:3.70 g g-1, X2 at 46 oC, and X3 for 129 minutes generating 8.884% yield, and refractive index value at 1.487. A GC-MS analysis result shows that ginger oleoresin components in the best state consist of 41.65% volatile oil component and 26.2% carriers of spicy flavor. The ginger oleoresin produced in the research meets the Eoa standard No. 243. Keywords: Ginger oleoresin, extraction, ultrasound, response surface methods   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan melakukan optimasi proses ekstraksi oleoresin jahe menggunakan gelombang ultrasonik. Variabel-variabel yang dipelajari adalah: rasio jahe terhadap pelarut etanol (X1, temperatur ekstraksi (X2, dan waktu ekstraksi (X3. Metode permukaan respons dengan rancangan Central Composite Design (CCD digunakan untuk memperoleh model matematis yang menggambarkan hubungan antara rendemen dan indeks bias oleoresin jahe terhadap variabel-variabel yang mempengaruhinya. Kondisi optimum ekstraksi oleoresin jahe menggunakan gelombang ultrasonik diperoleh pada komposisi perbandingan bubuk jahe terhadap X1 sebesar 1:3,70 g g-1, X2 sebesar 46 oC, dan X3 selama 129 menit dengan rendemen sebesar 8,884%, dan nilai indeks bias sebesar 1,487. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa komponen oleoresin jahe pada kondisi terbaik, terdiri atas 41,65% komponen minyak yang mudah menguap dan 26,2% pembawa rasa pedas. oleoresin jahe yang dihasilkan pada penelitian ini telah

  6. KEANEKARAGAM MANGROVE DI WILAYAH TAPAK, TUGUREJO, SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NKT Martuti

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak __________________________________________________________________________________________ Konversi kawasan mangrove menjadi lahan tambak ikan/udang merupakan penyebab utama rusaknya ekosistem mangrove di Indonesia. Eksploitasi kawasan mangrove yang terus menerus dilakukan berpotensi mereduksi keanekaragaman spesies tumbuhan yang memiliki peran dan fungsi utama secara ekologis. Dusun Tapak merupakan salah satu wilayah di Kota Semarang yang ekosistem mangrovenya masih terjaga. Pengumpulan data primer pada penelitian ini meliputi pengukuran sebaran vegetasi mangrove. Data vegetasi mangrove dianalisis untuk mendapatkan Indeks Nilai Penting (INP dan Indeks Keanekaragaman. Pada tingkat pertumbuhan pohon, Avicennia marina merupakan spesies yang memiliki nilai penting tertinggi pada S II (300 %, S III (287,14 %, dan S IV (186,08 %, sedangkan spesies Rhizophora mucronata memiliki nilai penting tertinggi pada S I (232,06. Berdasarkan hasil analisis vegetasi mangrove di Wilayah Tapak, terdapat 5 spesies mangrove yang berhasil dijumpai, yaitu Rhizophora mucronata, Avicennia marina, Excoecaria aghalloca, Brugueira cylindrical, dan Xylocarpus mocullensis. Hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa Nilai Keanekaragaman mangrove wilayah Tapak rendah (0-0,469.  Hal ini dikarenakan ekosistem mangrove Wilayah Tapak merupakan ekosistem buatan, dengan jenis dan jumlah mangrove yang dominan terdiri dari Rhizophora mucronata dan Avicennia marina.   Abstract __________________________________________________________________________________________ The conversion of the mangrove conservation area into fish/shrimp ponds has been the major cause of the destruction of mangrove ecosystem in Indonesia. The ongoing exploitation of mangrove area potentially reduces the plant species diversity of the area. The mangrove area in Tapak Sub-Village of Semarang City is relatively conserved. The primary data collected in this research consisted of the mangrove vegetation

  7. PENGARUH EKSTRAK LIMBAH DAUN TEMBAKAU MADURA TERHADAP AKTIVITAS MAKAN LARVA Spodoptera exigua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harwanto -

    2012-03-01

    Full Text Available Ekstrak tanaman untuk insektisida nabati tidak hanya berpengaruh terhadap mortalitas saja akan tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas makan serangga. Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstraklimbah daun tembakau madura terhadap aktivitas makan larva instar III Spodoptera exigua. Metode uji ada dua yakni pakan pilihan dan pakan tanpa pilihan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL, dengan 6 perlakuan konsentrasi dan 1 kontrol yang diulang 5 kali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemaparan ekstrak limbah daun tembakau dengan metode pakan pilihan: (1 berpengaruh nyata terhadap bobot daun yang dikonsumsi pada semua konsentrasi dibandingkan dengan kontrol, (2 bersifat antifeedant terhadap larva S. exigua dengan indeks hambatan makan berkisar 17,51 – 38,12%, sedang ekstrak limbah daun tembakau pada uji pakan tanpa pilihan (3 berpengaruh nyata pada konsentrasi > 0,21% terhadap bobot daun yang dikonsumsi dibandingkan dengan kontrol, dan (4 bersifat antifeedant dengan indeks hambatan makan lebih tinggi (22,87 – 69,39% daripada dengan pakan pilihan (17,51 – 32,12%. Plants extracts used for botanical insecticides do not only influence the mortality but also the feeding activity of insects. The aim of this test was to determine the activity of the extract of Madura tobacco leaf on the feeding activity of the third instar of beet armyworm Spodoptera exigua. There were two test methods, choice and no-choice feeding tests. The design of each test was a completely randomized design (CRD, with six treatment concentrations and one control, replicated five times. The results showed that the exposure of tobacco leaf extracts with the choice feeding: (1 had significant effect on the leaf weight consumed at all concentration compared to the controls, (2 act as antifeedant against the larvae of S. exigua with the index of food consumption barrier ranging from 17.51 to 38.12%; while the extract of

  8. Optimal Design Of Renewable Energy Systemusing Genetic Algorithm Case Study In Parangtritis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SRI UTAMI

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Andil pariwisata terhadap perkembangan regional sangat besar begitu juga andilnya terhadap permasalahan lingkungan.Untuk mengurangi aspek negatif terhadap lingkungan serta meningkatkan penghematan, sistem energi terbarukan menempati prioritas penting dalam bidang pariwisata. Konfigurasi optimal sistem energi terbarukan direncanakan menggunakan Algoritma Genetika. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimasi sistem energi terbarukan di Parangtritis, Kretek, Bantul, Jawa Tengah. Sistem yang dirancang terdiri dari sel surya dan turbin angin, sedangkan sistem penyimpanannya menggunakan baterai dan fuel cell. Algoritma ini meminimisasi fungsi objektif biaya total yang terdiri dari biaya investasi, biaya penggantian serta biaya operasi dan perawatan. Kehandalan sistem dievaluasi menggunakan indeks Equivalent Loss Factor (. Indeks ini memberikan informasi jumlah energi yang tidak dapat dipasok oleh sistem energi terbarukan. Hasil simulasi memperlihatkan jumlah optimal sistem energi terbarukan dicapai dengan jumlah sel surya sebanyak 3, baterai 48,turbin angin sebanyak 36, elektroliser sebanyak 3, tangki hidrogen 2 dan fuel cell sebanyak 8. Nilai ELF yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0.01.  Abstract  Tourism has a massive contribution to regional development and shares environmental issues. Reducing reliances on fossil fuel, it is not still adequating energy consumption yet to cause development of renewable energy in crucial position for tourism desicition. An optimal configuration of renewable energy system was planned by Genetic Algorithm in this work. This research conducted to optimize renewable  energy system in Parangtritis, Kretek, Bantul Central Java. The system consisted of solar cells and wind turbines, andthe batteries and fuel cells were as storage system. The algorithm minimize objective function of total cost consisted of investment, replacement as well as operating and maintenance costs. A reability evaluation of the

  9. Mapping of leptospirosis risk factor based on remote sensing image in Tembalang, Semarang City, Central Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunaryo Sunaryo

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan menular kepada manusia melalui kontak dengan urine hewan dan lingkungan yang terkontaminasi bakteri leptospira. Kecamatan Tembalang merupakan daerah endemis leptospirosis selama tiga tahun terakhir. Tujuan penelitian ini mengkaji kegunaan citra penginderaan jauh untuk pemetaan faktor risiko lingkungan leptospirosis.Metode: Penelitian ini menggunakan cara potong lintang, subyek sebanyak 246 dipetakan dengan GPS. Dengan program ArcGis 9.2 kasus leptospirosis ditumpang susun dengan citra Quickbird, kemudian dilakukan interpretasi kenampakan visual, dan dilakukan digitasi layar untuk identifi kasi faktor risiko secara visual.Hasil: Berdasarkan visualisasi digital diperoleh data bahwa kasus leptospirosis tahun 2009 terbanyak tersebar membentuk klaster di wilayah Tembalang dengan indeks jarak terdekat 0,009 km, sedangkan indeks jarak terjauh 18 km. Kasus lebih banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja laki-laki, secara temporal kasus meningkat pada musim kemarau, antara bulan Juli dan Agustus. Hasil interpretasi visual dan digitasi diperoleh peta penggunaan lahan, badan air, pemukiman, area luasan banjir, kerapatan vegetasi dan ketinggian tempat.Kesimpulan: Citra penginderaan jauh resolusi spasial tinggi sangat baik untuk pemetaan faktor risiko leptospirosis. Sebaran kasus leptospirosis membentuk klaster di wilayah Tembalang, kasus didominasi anakanakdan remaja laki-laki. (Health Science Indones 2012;1:45-50Kata kunci: citra penginderaan jauh, leptospirosis, Tembalang AbstractBackground: Leptospirosis is a zoonotic disease, caused by leptospira bacteria and transmitted to human by contact though contaminated animal urine and environment. Tembalang Sub District is endemic area ofleptospirosis and increased at last three years. The aim of this research was to study the ability and usefulness of image remote sensing for mapping as distribution

  10. Bronchial Colonization in Patients with Non–Small Cell Lung Cancer / Kolonizacija bronha kod bolesnika sa nesitnoćelijskim karcinomom pluća

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stojanović Ana

    2015-06-01

    Full Text Available Donji disajni putevi su sterilni, ali mnogi istraživači potvrđuju postojanje kolonizacije bronha patogenim i nepatogenim mikroorganizmima kod pušača i obolelih od hronične opstrukcijske bolesti pluća i karcinoma pluća. Cilj ove studije bio je da utvrdi postojanje i vrstu kolonizacije bronhijalnog stabla kod obolelih od nesitnoćelijskog karcinoma pluća (NSCLC. Utvrditi da li godine života, pušenje, disajna funkcija i indeks telesne mase (body mass index, BMI obolelih utiču na postojanje kolonizacije. Takođe, proceniti da li kolonizacija utiče na pojavu ranih postoperativnih komplikacija lečenja. Ova studija preseka obuhvatila je 55 ispitanika sa patohistološki potvrđenim nesitnoćelijskim karcinom pluća u resektabilnoj fazi bolesti i dobrim performans statusom (ECOG 0 ili 1. Procenjivali smo težinu pušačke navike, izračunavali BMI i određivali postojanje i stepen težine eventualno pridružene hronične opstrukcijske bolesti pluća. Pri fleksibilnoj bronhoskopiji uziman je uzorak biopsije zaštićenom četkicom, kao i bronhoalveolarni lavat i materijal je zasejavan na hranljivim podlogama. Kolonizaciju je označavao porast bakterija veći od 10³CFU⁄L. U našoj studiji, kolonizacija bronhalnog stabla bila je prisutna kod 21 bolesnika (38%. Potencijalno patogene mikroorganizme izolovali smo kod 13 bolesnika (Streptococcus pneumoniae kod 5, Streptococcus B haemoliticus kod tri i Pseudononas kod tri bolesnika, Haemophilus influencae kod jednog bolesnika i Enterobacter kod jednog bolesnika. Potencijalno nepatogene mikroorganizme izolovali smo kod 8 bolesnika (Streptococcus viridans kod 7, Achromobacter xylosoxidans kod jednog bolesnika. Pol, starost, pušenje, indeks telesne mase, kao ni težina ispoljene hronične opstrukcijske bolesti pluća, nisu statistički značajno uticali na pojavu kolonizacije bronhijalnog stabla. Samo je jedan operisani imao postoperativno pneumoniju, ali kod njega prethodno nije utvr

  11. Potensi Ekowisata Danau di Kawasan Kamipang Kalimantan Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Decenly -

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengakaji potensi ekowisata di Kawasan Kamipang. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pra survei, survei dan analisis laboratorium. Pra survei dilakukan untuk menentukan 3 (tiga stasiun pengukuran kualitas air dan 3 (tiga posisi transek untuk analisis vegetasi. Survei meliputi pengukuran kualitas air danau, inventarisasi keanekaragaman ikan, analisis vegetasi, serta presepsi masyarakat lokal, pengunjung dan stakeholder. Analisis laboratorium yang meliputi identifikasi ikan dan tumbuhan. Potensi aspek abiotik dan sosial akan diuraikan secara deskriptif dan potensi aspek biologi dianalisis dengan pendekatan Indeks keanekaragaman ikan dan Indeks Nilai Penting (INP untuk vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa potensi abiotik yaitu berupa danau-danau alami dengan kondisi hidrologi yang cukup baik (nilai BOD berkisar antara 2-4 mg/L dengan kekeruhan kurang dari 25 NTU dan iklim tropis dengan tanah yang subur, sedangkan potensi biologi yaitu berupa keanekaragaman ikan dan tumbuh-tumbuhan di sekitar danau ditambah dengan keberadaan ikan dan tumbuhan yang termasuk dalam The IUCN Red List of Threatened Species 2013 dengan kategori Least Concern yaitu Ikan Peang (Channa maurilius, Balida (Notopterus chitala dan Tumbuhan Kantong Semar (Nepenthes gracilis. Adapun potensi sosial berupa keunikan budaya dan kesenian tradisional. The study was aimed to evaluate the potential of ecotourism in Kamipang Region. The study was conducted through several stages of pre-survey, survey, and laboratory analysis. The pre-survey was conducted to determine three (3 water quality monitoring stations and three (3 transect positions for vegetation analysis. The survey included the measurement of lake water quality, the inventory of fish biodiversity, the vegetation analysis, and the perception of the local community, visitors and stakeholders. Laboratory analysis included the identification of fishes and plants. The

  12. STATUS PEMANFAATAN DAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN TENGGIRI (Scomberomorus spp. DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaluddin Kasim

    2016-03-01

    Full Text Available Ikan tenggiri (Scomberomorus spp. di Laut Jawa merupakan jenis ikan pelagis ekonomis penting yang banyak dieksploitasi karena permintaan dan harga yang tinggi. Agar pengelolaan dapat dilakukan dengan benar maka   diperlukan informasi mengenai status pemanfaatan dan musim penangkapannya. Data primer untuk  penelitian ini diperoleh dengan metode wawancara sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui pencatatan hasil tangkapan ikan tenggiri periode 1999-2012 oleh enumerator di PPN Pekalongan dan kajian hasil peneitian terdahulu. Metode analisis model surplus produksi dan indeks musim penangkapan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Maximum Sustainable Yield (MSY ikan tenggiri di Laut Jawa sebesar 438 ton sedangkan effort maksimum sebesar 1000 trip setara jaring insang (gill net < 30 GT. Nilai CPUE cenderung menurun selama periode tahun 1999 hingga tahun 2012 yakni sebesar 1,73 ton/trip pada tahun 2005 menjadi hanya sebesar 0,37 ton/trip pada tahun 2011. Indeks musim Penangkapan (IMP menunjukkan bahwa ikan tenggiri melimpah pada periode Maret sampai dengan Juni dan periode Oktober hingga Desember sepanjang tahun. Narrow-barred spanish mackerel (Scomberomorous commerson is an economically important pelagic species in Java Sea that continue to be exploited due to the high demand and prices. The research regarding status of utilization and fishing season was conducted in order to obtain the optimal efforts and sustainable management. The research was conducted through interviews method to fishermen while the secondary data collected during the period of 1999-2012 through field enumerators in PPN Pekalongan as well as reviewing previous research studies. The results showed that Maximum Sustainable Yield (MSY was 243.5 tons, while the maximum effort as much as 1000 trips equivalent to gill nets. Catch Per Unit Effort (CPUE was declined during the period 1999 through 2012 of 0.251 tons / trip in 2005 became 0.052 tons

  13. Pengaruh Level HBA1C Terhadap Fungsi Fagositosis Neutrofil (PMN pada Penderita Periodontitis Diabetika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syaify

    2016-08-01

    Full Text Available Latar belakang. Diabetes Melitus (DM merupakan penyakit sistemik yang sangat terkait dengan meningkatnya keparahan penyakit periodontal. Pada penderita DM diduga kuat bahwa keparahan periodontitis disebabkan oleh gangguan fungsi leukosit. Sel neutrofil (PMN diketahui berperan besar di dalam system pertahanan jaringan periodontal. Kontrol glikemik pada penderita DM dapat diketahui dengan pemeriksaan level HbA1c. Tujuan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh level HbA1c pada penderita periodontitis diabetika terhadap fungsi fagositosis sel PMN. Bahan dan Cara. Sel PMN dari darah tepi 15 pasien periodontitis terdiri 5 periodontitis tana DM, 5 periodontitis diabetika terkontrol (HbA1c7 diuji aktivitas fagositosinya dengan partikel lateks. Fungsi fagositosis dihitung dengan rumus indeks fagositosis (IF. Hasil. Terdapat perbedaan significant IF sel PMN subyek periodontitis diabetika tidak terkontrol (HbA1c>7 dengan periodontitis non DM. IF tertinggi pada subyek periodontitis non DM dan tertinggi pada periodontitis diabetika tidak terkontrol (HbA1c>7. Kesimpulan. Level HbA1c berpengaruh terhadap fungsi fagositosis sel PMN yang dilihat dari indeks fagositosis (IF.    Background. Diabetes mellitus is a systemic condition that has long been associated with an increased and severity of periodontal disease. The severity of periodontitis in diabetic patients was thought caused by decreation of leukocytes function. Polymorphonuclear leukocytes (PMN play a key role in the maintenance of gingival (HbA1c level. Aims. The objective of this study was to analyse the influence of HbA1C level to fagositosis index on diabetic periodontitis patients. Material and Methods. PMN were taken from peripheral blood of 15 periodontitis patients consisted of 5 subject with uncontrolled DM (HbA1c>7, 5 subject with controlled DM (HbA1c7 and periodontitis non diabetic subjects. The higest PI was on diabetic periodontitis with HbA1c level >7 and the lowest PI was on non

  14. POLA RASIO KEUANGAN PADA SAAT UP STREAM DAN DOWN STREAM DI INDUSTRI REALESTAT YANG GO PUBLIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Sukardi Kodrat

    2006-01-01

    Full Text Available This research has purpose to explain differences on indicator financial ratio in up and down stream condition. This research uses real estate industries listed on Jakarta Stock Exchange as a sample. Sample selection is performed based on purposive sampling method with object to gain sample according to the research aim. Based on those criteria, there are 18 companies, which have fulfilling the conditions needed, starting from 1994 until 2002. The classification of business cycle on up and down stream conditions to used stock pricing indexes of property and real estate which calculated by arithmatic mean method. Based on those criteria, the classifications from 1994 until 1997 are represented by up stream condition and from 1998 until 2002 are represented by down stream condition. The result shows indicators: profitability ratios, gross margin ratios, capital turnover ratios, asset to equity ratios, growth ratios, liquidity ratios, leverage ratios, and cash flow ratios are different in up and down stream conditions, both simultaneously and partially. Simultaneously, there is a significant difference between up and down stream condition with wilks lambda of 0,346 and p value of 0,000. This research shows financial ratio indicator has differences on business cycle. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitan ini mempunyai tujuan untuk mengetahui perbedaan indikator rasio keuangan pada kondisi up stream dan down stream. Penelitian ini menggunakan sampel pada industri di sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling yaitu sampel diambil berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian ini. Berdasarkan kriteria tersebut, terdapat 18 perusahaan yang dapat dijadikan sampel mulai tahun 1994 sampai dengan 2002. Untuk menentukan perubahan business cycle pada kondisi up stream dan down stream dilakukan dengan menggunakan indeks harga saham di sektor properti

  15. PENGARUH EKSTRAK LIMBAH DAUN TEMBAKAU MADURA TERHADAP AKTIVITAS MAKAN LARVA Spodoptera exigua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harwanto -

    2012-03-01

    Full Text Available Ekstrak tanaman untuk insektisida nabati tidak hanya berpengaruh terhadap mortalitas saja akan tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas makan serangga. Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstraklimbah daun tembakau madura terhadap aktivitas makan larva instar III Spodoptera exigua. Metode uji ada dua yakni pakan pilihan dan pakan tanpa pilihan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL, dengan 6 perlakuan konsentrasi dan 1 kontrol yang diulang 5 kali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemaparan ekstrak limbah daun tembakau dengan metode pakan pilihan: (1 berpengaruh nyata terhadap bobot daun yang dikonsumsi pada semua konsentrasi dibandingkan dengan kontrol, (2 bersifat antifeedant terhadap larva S. exigua dengan indeks hambatan makan berkisar 17,51 – 38,12%, sedang ekstrak limbah daun tembakau pada uji pakan tanpa pilihan (3 berpengaruh nyata pada konsentrasi > 0,21% terhadap bobot daun yang dikonsumsi dibandingkan dengan kontrol, dan (4 bersifat antifeedant dengan indeks hambatan makan lebih tinggi (22,87 – 69,39% daripada dengan pakan pilihan (17,51 – 32,12%. Plants extracts used for botanical insecticides do not only influence the mortality but also the feeding activity of insects. The aim of this test was to determine the activity of the extract of Madura tobacco leaf on the feeding activity of the third instar of beet armyworm Spodoptera exigua. There were two test methods, choice and no-choice feeding tests. The design of each test was a completely randomized design (CRD, with six treatment concentrations and one control, replicated five times. The results showed that the exposure of tobacco leaf extracts with the choice feeding: (1 had significant effect on the leaf weight consumed at all concentration compared to the controls, (2 act as antifeedant against the larvae of S. exigua with the index of food consumption barrier ranging from 17.51 to 38.12%; while the extract of

  16. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  17. Sivas il merkezi özel ve devlet okullarındaki 12-17 yaş grubu öğrencilerin periodontal tedavi gereksiniminin ve dolgu ihtiyaçlarının karşılaştırılması

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ziynet Cinar

    2011-11-01

    Full Text Available

    Objective: The purpose of this study was to determine the periodontal treatment needs, using the CPITN and tooth decay, in 12-17 years old children from private and public schools from Sivas.

    Material and method: A total of 838 children was studied (235 in private schools and 603 in public schools.

    Results: There was statistical difference between children from private and public schools regarding plaque index, gingival index and CPITN. There was no statistical difference regarding the number of missing and decayed teeth. The number of the filled teeth in private schools were more than public schools.

    Conclusion: There occured an idea concerning to give more information and an intensive treatment approach for the students from the public schools of the city.

    ÖZET

    Amaç: Bu çalışmanın amacı; CPITN kullanılarak, Sivas İl Merkezi özel ve devlet okullarındaki 12-17 yaş grubu öğrencilerin periodontal tedavi gereksinimi ve çürük diş dağılımının belirlenmesidir.

    Gereç ve yöntem: Toplam 838 öğrencide (235 özel okul ve 603 devlet okulu öğrencisi çalışma yapılmıştır.

    Bulgular: Gingival indeks, plak indeksi, CPITN bakımından özel okul öğrencileri ile devlet okulu öğrencileri arasındaki fark anlamlı bulunmuştur. Çürük ve eksik diş sayısı arasında fark bulunmazken, özel okul öğrencilerinde dolgulu diş sayısı daha fazla tespit edilmiştir.

    Sonuç: Devlet okullarında okuyan öğrencilerin daha fazla bilgilendirilmeleri ve daha yoğun bir tedavi yaklaşımının olması yönünde bir fikir birliği oluşmuştur.

    Anahtar kelimeler: Gingival indeks, plak indeksi, CPITN

  18. Uji Bakteriologis pada Minuman Air Tebu yang Dijual di Pinggiran Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Oktavia Djasmi

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Higinitas penjual dan sanitasi lingkungan yang kurang bersih memungkinkan minuman tebu terkontaminasi oleh bakteri patogen. Lokasi penjualan minuman tebu pinggiran jalan yang terbanyak terletak di jalan Khatib Sulaiman kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kualitas minuman tebu apakah sesuai dengan persyaratanmikrobiologi.  Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode indeks Most Probable Number (MPN di bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh penjual minuman tebu yang ada, yaitu sepuluh minuman tebu yang berasal dari lima pedagang. Sepuluh sampel terdiridari lima minuman tebu yang dicampur es dan lima minuman tebu yang tidak dicampur es. Pemeriksaan MPN yang telah dilakukan terdiri dari dua tes, yaitu: tes presumtif dan tes konfirmatif. Hasilnya adalah seluruh sampel positif mengandung bakteri Coliform dan E. coli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah air tebu yang dijual di pinggiran jalan Khatib Sulaiman Padang belum memenuhi standar kelayakan konsumsi secara bakteriologis dan terdapat perbedaan indeks MPN antara minuman tebu yang dicampur es dengan yang tidak dicampur es.Kata kunci: tes MPN, air tebu, hygiene Abstract Pathogenic bacteria can contaminate the sugar cane juice by the less hygiene and environmental sanitation of the sellers. There are a lot of people selling sugar cane juice in Padang, mostly in Khatib Sulaiman. The objective of this study was to determine the quality of the sugar cane juice accordance to microbiological requirements. This descriptive study was using the most probable number (MPN index method and conducted in Microbiology Laboratory of Medical Faculty, Andalas University Padang.The sample in this study is all of sellers, which is ten cane juices fromfive sellers. Ten samples consists of five sugar cane water with ice and sugar cane water without ice MPN test was done by two tests, the presumptive test

  19. Functionality of whey protein isolates and hydrolyzed whey proteins

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zoran Herceg

    2005-07-01

    Full Text Available The aim of this study was to determine functional properties: solubility, dispersibility, viscosity, emulsifiying, foaming and rheological properties of hydrolyzed whey protein (HWP and whey protein isolate (WPI. Particle size analysis and specific area of HWP and WPI were performed by «Mie – theory» of «light scatering» using «Malvern Mastersizer X». The results of this analysis have shown that HWP had higher particle size and specific area than WPI.By examing functional properties, it has been established that HWP has higher solubility, dispersibility, emulsifiying properties as well as foam stability (FSI and MFS compared to WPI. Rheological properties of protein suspensions were determined in 10, 15, and 18 % suspension of proteins (HWP and WPI by rotational viscosimeter, Brookfiel DV-III at 25°C. Apparent viscosity at 200 s-1 was calculated, using Newtonian law. On the basis of measured shear rate and shear stress, using least squere method, rheological parameters, flow behavior indeks (n and consistency coefficient (k were determined according to the Ostwald de Waele model. The highest viscosity was observed in 18% HWP model system while the least viscosity was found in a model system prepared with 10% WPI.

  20. Functional properties of α-lactalbumin and β-lactoglobulin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zoran Herceg

    2004-06-01

    Full Text Available Whey proteins are commonly used in the food industry due to their nutritive value and functional properties. The most important functional properties of whey proteins are solubility, viscosity, water holding capacity, emulsification and foaming. The aim of this study was to determine functional properties of main whey protein fractions (α-lactalbumin and β-lactoglobulin which have the biggest influence on the functional properties of whey proteins. Particle size analysis and specific area of α-lactalbumin and β-lactoglobulin were performed by «Mie – theory» of «light scatering» using «Malvern Mastersizer X». The results of this analysis have shown that β-lactoglobulin had higher particle size and specific area than α-lactalbumin.By examining functional properties (solubility, dispersibility, emulsifiying properties – emulsion activity index (EAI and emulsion stability index (ESI and foaming properties of α-lactalbumin and β-lactoglobulin, it has been established that β-lactoglobulin has higher solubility, dispersibility, emulsifiying properties as well as foaming properties than α-lactalbumin. Rheological properties of protein suspensions were determined by rotational viscosimeter, Brookfiel DV-III at temperature 25°C. Rheological parameters, flow behavior indeks (n and consistency coefficient (k were determined by the power-law model. The results of investigation have shown that 10% suspenzion of α-lactalbumin and β-lactoglobulin are non-Newtonian fluids and they exhibited pseudoplastic properties.

  1. Sæler 1998. Østersøen, Kattegat og Limfjorden

    DEFF Research Database (Denmark)

    Heide-Jørgensen, M. P.; Teilmann, Jonas

    Udviklingen i bestandene af spættet sæl i vestlige del af Østersøen, Kattegat og Limfjorden er overvåget vha. optællinger fra flyvemaskine siden 1979 (Kattegat) og 1990 (Limfjorden og vestlige del af Østersøen). Formålet med overvågningen er primært at etablere en tidsserie med indekstal, der kan...... bruges til at vurdere forandringer i bestandene af spættet sæl. De tal, som opnås ved denne overvågning, er ikke tal for den samlede bestands størrelse, men et indeks som kan bruges til at bestemme sælbestandens udvikling. Optællingerne fra fly udnytter det forhold, at sælerne ligger på land i...... sensommeren for at fælde og skifte pels. På det tidspunkt kan de bedst optælles fra fly. Ulempen ved denne metode er, at ikke alle sæler er på land samtidigt. En del er i vandet, og dette antal kendes ikke nøjagtigt. I 1988 blev spættet sæl i Nordeuropa ramt af en omfattende og voldsom epidemi, som i Danmark...

  2. STRATEGI PENINGKATAN PEMANFAATAN LAHAN RAWA PASANG SURUT DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKSI BERASDI KALIMANTAN TENGAH (STRATEGIES FOR INCREASING OF TIDAL SWAMPLAND TO SUPPORTINCREASED RICE PRODUCTION IN CENTRAL KALIMANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedy Irwandi

    2015-11-01

    Full Text Available Kalimantan Tengah mempunyai lahan pasang surut 5,9 juta hektar, dan diperkirakan sekitar 0,81 juta hektar sesuai untuk pertanaman padi. Akan tetapi lahan yang sudah dimanfaatkan untuk menghasilkan padi tidak lebih dari 10%. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan padi di lahan pasang surut adalah belum tersedianya rekomendasi lengkap teknologi spesifik lokasi. Selama satu dekade terakhir, kontribusi lahan pasang surut terhadap penyediaan beras di Kalimantan Tengah mencapai 30,07%. Peningkatan pemanfaatan lahan pasang surut dapat dilakukan dengan lima strategi, yakni peningkatan produktivitas, peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanam, pengamanan hasil melalui penggunaan varietas yang toleran, pengelolaan air, pemupukan, pengolahan tanah, pengendalian organisme pengganggu, dan perbaikan aspek sosial ekonomi petani. Abstract Central Kalimantan has tidal swampland around 5.9 million hectare, and estimated that there are around 0.81 million hectare are suitable for rice production, so it has high contribution for rice supplying. However, it is not more than 10% of the lands have been used for rice cultivating. The problems of rice cultivating in tidal swampland is not available yet the comprehensive technology recomendation. In the last one decade, tidal swampland has been contributed to rice supplying in Central Kalimantan around 30,07%. The contribution of tidal swampland on rice supplying in Central Kalimantan can be improve by using of five strategys, consisting of productivity improvement, intensification, extensification, and yield safety through by using of rice variety tolerant, water management, fertilization, soil tillage, pest and diseases control, and improvement of social economic aspect of the farmer.

  3. Capital Asset Pricing Model Testing at Warsaw Stock Exchange: Are Family Businesses the Remedy for Economic Recessions?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jacek Lipiec

    2014-07-01

    Full Text Available In this article, we test the capital asset pricing model (CAPM on the Warsaw Stock Exchange (WSE by measuring the performance of two portfolios composed of construction firms: family-controlled and nonfamily controlled. These portfolios were selected from the WIG-Construction (WIG—Warszawski Indeks Giełdowy—Warsaw Stock Exchange Index. The performance of both portfolios was measured in the period from 2006 to 2012 with respect to three sub-periods: (1 pre-crisis period: 2006–2007; (2 crisis period: 2008–2009; and (3 post-crisis period: 2010–2012. This division was constructed in this way to find out how family firms performed in crisis times in relation to nonfamily firms. In addition, the construction portfolio was chosen due to its sensitivity to recessions. When an economy faces a downturn, construction firms are among the first to be exposed to risk. The performance was measured by using the capital asset pricing model with statistical inference. We find that public family firms significantly outperformed non-family peers in the crisis times.

  4. Counterfeit Medicines in Socioeconomic Perspective

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Nuryunarsih Nuryunarsih

    2017-05-01

    Obat-obatan palsu berpotensi mencapai 70% dari pasaran obat internasional dengan proporsi terbanyak ditemukan di negara berkembang. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan adanya obat-obatan palsu akan secara langsung memengaruhi permintaan produk obat palsu yang akhirnya akan mengurangi kegiatan pemalsuan obat. Akan tetapi, meningkatkan pengetahuan masyarakat akan bahaya obat-obatan palsu tidaklah mudah sebab profesi kesehatan masyarakat harus juga mempertimbangkan keberagaman faktor-faktor sosial, ekonomi dan pendidikan. Laporan ini menelaah artikel jurnal yang ditelaah oleh kelompok seminat, laporan media, laporan resmi pemerintah dan non-pemerintah. Sebanyak 179 artikel (dari 1990 sampai 2014 ditelaah untuk mengetahui hubungan antara indeks pembangunan manusia (IPM dari USA, Jepang, Brasil, Iran, Vietnam, Indonesia, Pakistan dan Nigeria, dan tipe pemalsuan obat. Pencarian elektronik menggunakan pangkalan data seperti Medline, Scopus, CINAHL, Embase, Google Scholar. Obat-obatan palsu untuk pengobatan ditemukan dalam banyak ragam terutama di negara dengan IPM rendah. Pada saat yang sama, obat-obatan untuk keperluan gaya hidup tidak hanya ditemukan di negara dengan IPM tinggi, akan tetapi juga beredar di negara dengan IPM rendah dan sedang.

  5. KARAKTERISASI DAN IDENTIFIKASI MOLEKULER ISOLAT BT951 SERTA EVALUASI POTENSINYA SEBAGAI BAKTERI PROBIOTIK PADA BUDIDAYA UDANG WINDU ( Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muliani Muliani

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui karakteristik, dan menentukan posisi relatif isolat BT951 melalui identifikasi molekuler menggunakan gen 16S-rRNA, serta mengevaluasi potensinya sebagai probiotik pada budidaya udang windu (P. Monodon. Penelitian ini meliputi tahapan: (1 isolasi dan karakterisasi secara morfologi; (2 uji fisiologi dan biokimia; (3 identifikasi isolat BT951 secara molekuler; (4 uji sensitifitas terhadap antibiotik; (5 uji daya hambat isolat BT951 terhadap V. harveyi; (6 uji patogenisitas isolat BT951 terhadap larva udang; (7 uji tantang isolat BT951 dengan V. harveyi; (8 uji ketahanan isolat BT951 pada suhu ruang dan suhu 4oC. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa, secara morfologi isolat BT951 koloninya berbentuk bulat kecil, berwarna krem kekuningan, tepian licin, dan cembung, termasuk kelompok bakteri gram positif yang berbentuk batang, oksidase dan katalase positif, indol negatif, dan bersifat motil. Bakteri ini dapat tumbuh pada suhu 40oC, salinitas 0-50 ppt, dan sensitif terhadap beberapa jenis antibiotik seperti rifanpisin, eritromisin, dan klorampenikol akan tetapi resiten terhadap ampisilin, oksitetrasiklin, gentamisin, dan furazolidon. Berdasarkan hasil analisis gen 16S-rRNA menunjukkan bahwa isolat BT951 termasuk kelompok Brevibacillus laterosporus dengan indeks kedekatan sebesar 97,7%. Bakteri ini tidak bersifat patogen terhadap udang windu, dapat menghambat pertumbuhan bakteri V. harveyi, dan potensial dijadikan sebagai bakteri probiotik pada budidaya udang windu.

  6. NILAI ANAK DALAM KELUARGA DAN UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATANNYA (SUATU STUDI ETNOGRAFI DI DESA GADINGSARI, KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2016-02-01

    Full Text Available Artikel ini menggambarkan nilai anak dalam keluarga yang mendasari sikap dan perilaku orangtua dalam pemeliharaan kesehatan anak yang mereka miliki. Data diambil dari hasil penelitian tentang kesehatan ibu dan anak (KIA menggunakan pendekatan etnografi di wilayah Kabupaten Bantul Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor non medis yang diduga melatarbelakangi kondisi KIA yang cukup baik di Kabupaten Bantul didasarkan pada Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat di kabupaten tersebut yang cukup tinggi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu hamil atau ibu yang pernah hamil, dan pernah melahirkan, tokoh masyarakat, dukun bayi, dan beberapa warga masyarakat, petugas kesehatan terutama bidan desa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa keberadaan anak dalam keluarga mempunyai nilai bagi orang tua. Semula anak merupakan modal bagi keluarga yang diharapkan dapat membantu secara ekonomi keluarga, dan berbakti pada orangtua dengan merawat semasa di hari tuanya. Namun seiring dengan perubahan dan perkembangan jaman, anak diharapkan dapat sekolah hingga mencapai pendidikan yang tinggi sehingga dapat menjunjung tinggi martabat orang tua dan meningkatkan status sosial keluarga. Maka orang tua akan selalu berupaya menjaga kesehatan anak sebaik-baiknya. Ada kalanya orang tua meminta pertolongan pada orang yang dianggap pintar atau dukun karena diyakini penyakit anaknya disebabkan gaib atau gangguan mahluk halus. Kesimpulan dari studi ini: Keberadaan anak memiliki nilai tertentu dimata keluarga sehingga anak akan diperlakukan sedemikian rupa agar terjaga kesehatannya. Anak memiliki nilai ekonomi, sosial dan psikologis. Nilai psikologis anak lebih mendasari sikap dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan anak.

  7. Pemilihan Supplier dan Penjadwalan Distribusi CNG dengan Pemodelan Matematis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ludfi Pratiwi Bowo

    2014-09-01

    Full Text Available Pemilihan supplier yang optimal merupakan salah satu strategi bagi suatu perusahaan guna meningkatkan profit yang dimiliki perusahaan dan juga berperan dalam penentuan operasional pendistribusian CNG menuju konsumen. Dalam melakukan pemilihan dipengaruhi oleh faktor kuantitaf yang terdiri atas harga gas, kualitas gas, ketepatan waktu pengiriman dan biaya distribusi, serta dipengaruhi oleh faktor kualitatif yang terdiri atas factor-faktor subjektif perusahaan dalam melakukan pemilihan supplier. Dari setiap kriteria akan dilakukan pembobotan untuk mendapatkan indeks dari tiap kriteria. Berdasarkan metode yang digunakan terpilih dua supplier untuk membantu distribusi, adalah PT. CNG Plant, Gresik dengan 0,5 MMSCFD dan PT. CNG Plant, Pasuruan dengan 0,45 MMSCFD. Setelah melakukan pemilihan supplier tahapan selanjutnya adalah menyusun penjadwalan distribusi dengan menggunakan metode Vendor-Managed Inventory (VMI, dimana dengan menggunakan metode ini, perusahaan memiliki peran untuk mengatur jadwal distribusi gas menuju perusahaan. Dilakukan dua jenis skenario dan dua model untuk melakukan penjadwalan, dimana skenario 1 PT. Mini CNG plant, Blora mampu mendistribusikan sendiri dan skenario kedua supplier lain ikut membantu. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode VMI lebih optimal dibandingkan dengan replikasi penjadwalan yang didapatkan dari hasil optimasi jangka waktu yang lebih pendek.

  8. THE EFFECT OF CORPORATE GOVERNANCE DISCLOSURE ON INVESTOR REACTIONS WITH PROFITABILITY AS MODERATING VARIABLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariadi K.L.

    2017-08-01

    Full Text Available The aim of this research is to understand how Corporate Governance affects investor’s reaction in capital market by profitability as a moderating variable. This research uses secondary data obtained from Indonesian Stock Exchange. Investor’s reaction is measured by Cumulative Abnormal Return, which happened around the time of annual report publication. Corporate Governance are measured by Institutional ownership, ownership by board of commissioner, audite commite, and independent commissioner. Profitability as moderating variabel is measured by Return on Asset. This research was done to 25 companies which were listed in Indeks LQ 45 in Indonesian Stock Exchange during 2015-2016. Data analysis techniques used in this research are regresion analysis and moderated regresion analysis (MRA. The result shows that corporate governance (Institutional ownership, ownership by board of commissioner, audite commite, and independent commissioner negatively affect Cumulative Abnormal Return. Profitability as a moderating variable was able to explain the relationship of corporate governance (ownership by board of commissioner and audite commite affect significantly to Cumulative Abnormal Return partially. Corporate governance does not have any impact to Cumulative Abnormal Return value, because of the implementation of corporate governance in Indonesia is not provide optimum results mean while in the process of considering corporate governance practices take time to know the benefits.

  9. Trust and formalisation of the industrial relations structure with reference to purcell's model of industrial relations patterns

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. Kritzinger

    1994-06-01

    Full Text Available Purcell (1984 argues that the level of trust between management and union and the formalisation of the industrial relations structure, are two dimensions that will result in more effective industrial relations. The aim of this study is to establish empirically to what extent the model of Purcell (1984 is applicable to the South-African industrial relations system. A questionnaire that has bearing on the theoretical discussion and research hypotheses, has been developed. The overall results confirm that there are significant relationships between the two dimensions and an index of industrial relations effectiveness. Opsomming Vertroue en formalisering van arbeidsverhoudingestruktuur met verwysing na Purcell se model van arbeids-verhoudingepatrone. Purcell (1984 stel dit dat die vertroue tussen bestuur en vakbond asook die formalisering van die arbeidsverhoudingestruktuur twee kritiese dimensies is in die daarstelling van effektiewe arbeidsverhoudinge. Die doel van hierdie studie is om empirics vas te stel of Purcell (1984 se model in die Suid-Afrikaanse arbeidsverhoudingestelsel van toepassing is. 'n Vraelys wat op die teoretiese bespreking en gestelde navorsingshipoteses gebaseer is, is ontwikkel. Die resultate van hierdie studie bevestig die bestaan van beduidende verbande tussen die twee dimensies en 'n indeks van arbeidsverhoudinge-effektiwiteit.

  10. Penilaian Kinerja Perusahaan Melalui Pendekatan "Economic Value Added" Suatu Paradigma Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarto Waluyo

    2015-11-01

    Full Text Available Dalam beberapa tahun terakhir Indek Harga Saham Gabungan (IHSG dan Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Jakarta menunjukkan angka yang cukup berarti bila dibanding dengan tahun tahun sebelumnya, ini menunjukkan bahwa pasar modal mempunyai daya tarik tersendiri bag; para investor dewasa ini. Dengan semakin maraknya investor "bermain" di pasar modal, tentunya kompetisi menjadi semakin tajam, dengan semakin tajamnya kompetisi maka diperlukan alat yang lebih akurat dalam mengevaluasi tingkat hasil yang akan diperoleh. Sampat dengan tahun 90-an, alat yang digunakan oleh para investor dalam menilai "kelayakan" investasi mereka adalah ROI (return on investment dan Rl (residual income. . Tetapi dalam kenyataannya alat penilai ini ban yak mengalami bias. Karena hasil analisanya bias maka mengakibatkan keputusan yang diambil oleh para investor mengalami distorsi. Berdasar pengalaman tersebut maka akhir-akhir ini muncul alat penilai investasi baru yang merupakan penyempurnaan dari alat ukur sebelumnya, yakni yang dikenal dengan nama EVA (Economic Value J4dded. Keistimewaan alat ini adalah tidak hanya semata-mata [nett "dewa "kan laba secara akuntansi, sebab perusahaan yang meraih un tung secara akuntansi belum tentu memberikan keuntungan bagi pemiliknya atau para pemegang sahamnya. Disamping itu alat penilai ini btsa juga digunakan oleh para komisaris untuk menentukan berapa kompensasi yang akan diberikan kepada manajemen atas kinerjanya selama ini,

  11. Kombinasi Steganografi Berbasis Bit Matching dan Kriptografi DES untuk Pengamanan Data

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetiyo

    2015-05-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan kombinasi steganografi dan kriptografi untuk pengamanan data dengan tidak mengubah kualitas media cover. Metode steganografi yang digunakan dengan melakukan pencocokan bit pesan pada bit MSB citra. Proses pencocokan dilakukan secara divide and conquer. Hasil indeks posisi bit kemudian dienkripsi menggunakan algoritma kriptografi Data Encryption Standard (DES. Masukkan data berupa pesan teks, citra, dan kunci. Output yang dihasilkan berupa chiperteks posisi bit yang dapat digunakan untuk merahasiakan data. Untuk mengetahui isi pesan semula diperlukan kunci dan citra yang sama. Kombinasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk pengamanan data. Kelebihan metode tersebut citra tidak mengalami perubahan kualitas dan kapasitas pesan yang disimpan dapat lebih besar dari citra. Hasil pengujian menunjukkan citra hitam putih maupun color dapat digunakan sebagai cover, kecuali citra 100% hitam dan 100% putih. Proses pencocokan pada warna citra yang bervariasi lebih cepat. Kerusakan pesan dengan penambahan noise salt and peper mulai terjadi pada nilai MSE 0,0067 dan gaussian mulai terjadi pada nilai MSE 0,00234. 

  12. Metode Earned Value Untuk Analisa Kinerja Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan Condotel De Vasa Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Izeul Maromi

    2015-03-01

    Full Text Available Proyek pembangunan Condotel De Vasa Surabaya dijadwalkan harus selesai dalam kurun waktu 83 minggu dengan nilai kontrak Rp. 147.273.156.193,-. Dengan adanya batasan waktu dan biaya diperlukan pengendalian yang baik dan matang. Akan tetapi sebelum dilakukan pengendalian perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu, estimasi biaya dan waktu pada akhir penyelesaian proyek serta faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan atau kemajuan proyek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Earned Value yang didalamnya memadukan unsur biaya dan waktu serta prestasi fisik pekerjaan. Data yang didapat dari proyek antara lain Time Schedule proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB, laporan mingguan proyek dan biaya aktual, kemudian dilakukan analisa biaya, jadwal, varians dan indeks performansi dengan memaparkan masalah-masalah yang muncul pada saat penelitian. Dari hasil analisa diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan lebih rendah dari biaya yang dianggarkan ditunjukkan dengan nilai CPI = 1,424 dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana ditunjukkan dengan nilai SPI = 0,838 . Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp. 103.417.974.488 dengan perkiraan waktu penyelesaian 99 minggu, menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan 16 minggu dari 83 minggu yang direncanakan. Keterlambatan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterlambatan pemancangan awal proyek oleh pihak ketiga, kerusakan alat, perubahan gambar oleh konsultan perencana dan perubahan desain oleh owner.

  13. Studi Gerak Kerja Pemanen Kelapa Sawit Secara Manual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Faiz Syuaib

    2015-04-01

    Full Text Available Good harvesting technique and timing is necessary to result good productivity in oil-palm industies. The harvesting activity is mostly conducted by ‘human powered’ manual handling which quite arduous and risky in term of work safety and musculoskeletal disorders (MSD. This research deals with anthropometry and motion study to analyse manual harvesting activity in oil palm plantation so the activity can be done in more safety, efficient and productive. Motion study using Natural Range of Motion (ROM is applied to know the level of motion risk based on ROM indeks and appropriate antropometry. Manual harvesting tasks by using conventional tools named ‘dodos’ and ‘egrek’ were studied in this research. The aims of this research is to know the pattern and risks distribution of the work motions, and then to determine a good harvesting procedure to minimize the risk. The anthropometry result show that the harvester posture is ideal and uniform. The ‘cutting with egrek (CuE’ was found as the most risky work element in the manual harvesting task, and the MSD risks occur on the neck, shoulder, forearm, back and ankle.Such work procedures should be designed and appropriate working distance and length of tool are required to prevent the risks. Work motion simulation revealed that 1.5, 2.5, 5.5, and 8.5 mare suitable working distance to harvest 3, 6, 12 dan 18 mheight of targeted bunches, respectively.

  14. Evaluation of Influence of Briquetted Synthetic Slags on Slag Regime and Process of Steel Desulphurization

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Socha L.

    2014-06-01

    Full Text Available W pracy tej przedstawiono przemysłowe wyniki oceny efektywności zastosowania żużli syntetycznych podczas obróbki pozapiecowej stali w zakładzie VÍTKOVlCE HEAVY MACHINERY a.s. Celem badań był a ocena wpływu brykietówanych i spiekanych żużli syntetycznych opartych na AI2O3 - na przebieg odsiarczania stali i żużla podczas produkcji i obróbki stali 42CrMo4. zgodnie z technologią EAF → LF → VD. Podczas eksperymentów w zakładzie, monitorowano podstawowe parametry wpływające na odsiarczania stali i żużla: stopień odsiarczania, zasadowość, zawartość tlenków łatwo redukowałnych, stosunek CaO/Al2O3 oraz indeks Mannesniann’a. Uzyskane wyniki pozwoliły na porównanie stopnia odsiarczania stali w kontekście zastosowanych żużli. Wykazano, że syntetyczny żużel składający się z brykietowanej mieszaniny wtórnego korundu, może zastąpić syntetyczny żużel otrzymywany ze spieku mieszaniny surowców naturalnych.

  15. Bulgurluzade Rıza’nın Müntahabat-I Bedâyi-İ Edebiye İsimli Antolojisinin Çeviriyazı ve İncelemesi

    OpenAIRE

    Kiriş, Fatma Betül

    2009-01-01

    Antolojiler, genellikle yazar yapıtlarından belli bir amaca ve yönteme göre seçilmiş nesir ve nazım parçalarından oluşan eserlerdir. Türk edebiyatında antoloji olarak değerlendirebileceğimiz en eski eserler şiir mecmuaları ile şairlerin biyografileri hakkında bilgi içeren şuara tezkireleridir. Bu çalışmamızda 19. yüzyılda tanınmış antolojilerinden olan Müntahabat-ı Bedâyi-i Edebiye ’nin nesir kısmını günümüz alfabesine aktardık. Sözlük ve indeks hazırlayarak bu konuda çalışma yapacakların ...

  16. PENERAPAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA UNTUK DETEKSI ANOMALI PADA JARINGAN PEER-TO-PEER (P2P BOTNET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhitya Nugraha

    2015-10-01

    Full Text Available Sejak kemunculan peer-to-peer (P2P Command and Control (C&C arsitektur, botnet menjadi lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Identifikasi anomali dari P2P botnet sangatlah sulit dilakukan padahal proses tersebut merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya potensi ancaman dari malicious bot dalam jaringan. Hal ini menjadi sulit dikarenakan beberapa perilaku dari fitur botnet sangatlah mirip dengan aktifitas jaringan yang sah.Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan anomali yang disebabkan oleh peer to peer (P2P botnets menggunakan metode PCA. Sebagai tambahan, Euclidean distance digunakan untuk mengkalkulasi anomali indeks sebagai parameter pengukuran dari anomali dalam jaringan. Threshold ditetapkan berdasarkan perhitungan pada training set. Setiap pengujian atas sampel test data akan dibandingkan dengan threshold. Apabila hasil kalkulasi test data berada diatas nilai threshold, maka ini menandakan adanya kemungkinan perilaku abnormal pada jaringan. Hasil menunjukan bahwa model kami mampu memberikan akurasi dan efisiensi komputasi dalam mendeteksi perilaku abnormal dari P2P botnet. Kata kunci: botnet, P2P Command and Control, deteksi anomali, PCA

  17. SEBARAN BULU BABI (ECHINOIDEA DI KAWASAN PADANG LAMUN PANTAI MERTA SEGARA, SANUR-BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timothy Herman Laning

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah untuk melihat sebaran hewan bulu babi di kawasan padang lamun Pantai Merta Segara, Sanur. Penelitian ini telah dilakukan sebanyak tiga kali ulangan pada saat keadaan surut dari bulanOktober 2012 sampai Februari 2013 di Pantai Merta Segara, Sanur. Penelitian ini menggunakan 4 transek sejajar garis pantai dengan panjang 50 meter, dengan 15 kuadrat berukuran 10x2,5m pada masing-masing transek. Jarak antar transek adalah interval 20 meter. Hasil pengamatan diperoleh 9 spesies (5 famili, yaitu Diadema savignyi, Diadema setosum, Diadema palmeri, Echinothrix calamaris, Echinometra mathei, Echinocardium sp., Mespilia globulus, Tripneustues gratilla dan   Toxopneustes sp.Indeks keragaman yang sedang (H’= 2,43 menunjukanpola penyebaran yang merata (E = 0,76 dan tingkat dominansi yang rendah (D = 0,25. Aktifitas penambatan kapal dan aktivitas wisatawan diduga berdampak netatif terhadap keberadaan lamun yang secara tidak langsung mengancam keberadaan bulu babi. Selain itu, ditemukan adanya keterkaitan antara jumlah spesies bulu babi dengan tipe substrat pasir halus sebagai habitatnya.

  18. PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eric Iskandarsjah Zulkarnaen

    2013-05-01

    Full Text Available Pengungkapan Intellectual Capital merupakan pengungkapan unsur neraca berdasar pada item berbasis ilmu pengetahuan yang dimiliki perusahaan dan menghasilkan manfaat pada masa depan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan publik yang terdaftar dalam indeks LQ 45 di BEI, dengan populasi yang berjumlah 45 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan hasil sampel berjumlah 37 perusahaan. Berdasar pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh baik secara simultan maupun secara parsial antara komisaris independen, direksi independen dan komite audit terhadap luas pengungkapan Intellectual Capital. Intellectual Capital disclosure is a disclosure of elements in the balance sheet based on the science-based items owned by a company.It generates benefits for the company’s future.The population in this study is 45 public companies listed on the Stock Exchange LQ 45 index. In selecting the sample, purposive sampling is used; and it results 37 companies. Based on the study done, it can be concluded that there are not any simultaneous and partial influences between independent commissioner, independent director and audit committee to the disclosure of Intellectual Capital

  19. Biodiversity and Ecological Structure of Mangrove Mature in Coastal Area of Dumai District - Riau Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    EKO PRIANTO

    2006-10-01

    Full Text Available This research in coastal area of Dumai has been completed in September untill Desember 2003. The aim of this research was to collect basic data of mangrove ecosystem which covered inventory of biodiversity and ecology structure by using primary and secondary data. Primary data of mangrove forest ecosystem has been collected by line transect method while secondary data was collected by study literature and previous study report. The result showed that there were 17 types of primary mangrove and 18 types of secondary mangrove. The main value indeks in every study area indicated that in the study area I and IV, Xylocarpus granatum had high value as 104,53 and 104,22 subsequently. In the study area II, III and V, Rhizophora apiculata had the high value which subsequently were 114,39, 108,81 and 110,19. There were two main extinct spesies of mangrove, which are Scyphiphora hydrophyllaceae (Cingam/Perepat Lanang and Sonneratia ovata (Kedabu, in which exceptional management is needed for sustainability of these species.

  20. CORRUPTION PATTERN IN INDONESIA: A GEOGRAPHICAL ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas Soseco

    2012-09-01

    Full Text Available The Indonesian Corruption Perception Index (CPI is one way to measure corruption practices in Indonesia. By using Geographic Information System (GIS,this paper divulged that high corruption inci-dence is existed in cities that has a play role as an economic growth pole. For instance,Jakarta and Surabaya as the bipolar economic growth centresin Java, and Medan, Pekanbaru and Palembang as the economic growth poles in Sumatera. Those findings drive us to think that economic growth centres theo¬ries are not pertinent with those conditions. Indeks Persepsi Korupsi (IPK Indonesia adalah salah satu cara untuk mengukur praktek korupsi di Indonesia. Dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG, penelitian ini berusaha meng¬ung-kap tingginya korupsi yang ada di kota-kota yang berperan sebagai tiang pertumbuhan ekonomi. Misalnya, Jakarta dan Surabaya sebagai pusat bipolar pertumbuhan ekonomi di Jawa; kemudian Medan, Pekanbaru dan Palembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. Temuan-temuan tersebut mendorong kita untuk berpikir bahwa teori pusat-pusat pertumbuhan ekonomi tidak relevan dengan kondisi tersebut

  1. KEPRIBADIAN DOSEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicky Dwi Saputra

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan penurunan prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro dan menganalisis pengaruh kepribadian dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari 100 mahasiswa program Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  yang memiliki jangka waktu minimal lima semester studi. Pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan kuesioner diberikan melalui teknik purposive sampling. Jenis sampling yang digunakan adalah kuota sampling, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi berganda dan nilai jangka indeks menggunakan SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis kepribadian empat (optimis, mudah tersinggung, melankolis dan apatis memiliki dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dengan pengaruh 43,3% sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain.This study aimed to determine factor causing degradation of achievement learn student in Faculty of Economics and Business University Diponegoro and analyse influence personality of lecturer to achievement learn student. Research data collected from 100 students in the program of Accounting, Management, and IESP (Economics of Development Studies that has minimal period of five semesters of study. The questions using a questionnaire administered through purposive sampling technique. The type of sampling that used was quota sampling, then analyzed using multiple regression and the value of the index run with SPSS 16. The analysis showed that all four personality types (sanguine, choleric, melancholic and phlegmatic has a positive and significant impact on learning achievement. With the influence of 43.3% while 56.7% are influenced by other variables

  2. THE INSECT GROWTH REGULATOR, TRIFLUMURON (OMS-2015 AGAINST AEDES AEGYPTI IN JAKARTA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Soekirno

    2012-09-01

    Full Text Available Uji laboratorium dan lapangan dengan IGR Triflumuron (OMS-2015 terhadap larva nyamuk Aedes aegypti telah dilakukan di Jakarta. Uji laboratorium dilakukan dengan 6 variasi dosis, yaitu 0,004; 0,011; 0,034; 0,10; 0,33 dan 1,0 ppm Triflumuron terhadap perkembangan larva nyamuk Ae. aegypti di dalam tempayan. Dari uji laboratorium dapat diketahui bahwa Triflumuron dengan dosis 0,004 ppm dapat menekan perkembangan pupa untuk menjadi dewasa dalam waktu 2 minggu, sedangkan dosis 0,10 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 4 minggu dan dosis 1,0 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 8 minggu. Uji lapangan dengan menggunakan Triflumuron di daerah pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, seluas 27 hektar dengan dua kali perlakuan, dengan dosis 0,042 dan 0,075 ppm, terjadi penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa dan indeks pupa menjadi 0 dalam 4 hari setelah perlakuan. Penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa terlihat setelah 2 minggu se­sudah perlakuan dengan tidak berhasilnya larva/pupa menjadi nyamuk dewasa. 

  3. PLAGIOGRANITES FROM THE OPHIOLITE COMPLEXES OF DINARIDES AND VARDAR ZONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vladimir Majer

    2001-12-01

    Full Text Available Geochemical dana of plagiogranites associated with ophiolite conplexes of Central Dinaride Ophiolite Belt (CDOB and Vardar Zone Ophiolite Belt (VZOB are presented. Plagiogranites occur as dikes or small intrusive bodies in the upper part of the gabbrodolerite or diabase section in the ophiolite sequence. On the basis of normative An-Ab-Or diagram most of studied plagiogranites are classified as trondhjemites. They are typically low in K2O, Rb and MgO and contain low to moderate Al2O3, but light SiO2 and Na2O. Their ocean ridge granite normalized patterns of trace elements displaying low contents of HFS and high contents of LIL elements are very similar to those of the volcanic arc granites. But assuming that in trace element pattern elevated K2O and Rb contents are result of alteration, the studied plagiogranites have also strong similarity with typical Troodos supra-subduction ocean ridge granite. The using of Peacock indeks reveals that they are characterized by calcic character what is typical for supra-subduction ocean ridge granite. The studied plagiogranites are probably formed in extensional conditions above a subduction zone and in terms of their origin the most probably related to crystal-liquid differentiation process.

  4. Perancangan Model Dashboard untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilhamsyah Ilhamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengambil keputusan dalam menentukan strategi kedepan pembinaan mahasiswa dilingkungan Jurusan Sistem Informasi FMIPA Untan Pontianak. Batasan sistem dashboard pada penelitian ini dalam bentuk sebuah model wireframe perancangan dashboard dimana model tersebut akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi system. Input dari sistem berupa data Penerimaan Mahasiswa Baru dari data mahasiswa 2014 sampai 2015. Data monitoring mahasiswa dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil pengolahan data dan analisis berupa dashboard monitoring mahasiswa dan indeks performance KPI sistem informasi dan tingkat kualitas mahasiswa serta jurusan sistem informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak, disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan dashboard. Hasil analisis menggunakan model dashboard taktikal menujukkan bahwa model tersebut dapat dijadikan acuan sebagai parameter dalam menetapkan KPI monitoring mahasiswa Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak.

  5. PHYSICAL CHARACTERISTICS AND DISASTER RISK PERCEPTION CORRELATION AT BANTUL REGENCY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryanto

    2014-03-01

    Full Text Available This paper analyses the correlation between vulnerable areas and resident's risk perception. For such purpose, it uses descriptive and correlation analysis. The mapping of the vulnerable area is based on the vulnerability levels, which were analyzed with the Geographical Information System (GIS. The GIS and correlation analysis show that education level and income rate of the respondents have negative correlations with level of vulnerability in the area. The perception index has a positive correlation with level of vulnerable in the area. These results are different from the degree of the risk averse variable that does not significantly correlate with the level of hazardous area. Keywords: earthquake risk perception, economic valuation, GISJEL Classification Numbers: Q54, R29AbstrakMakalah ini menganalisis korelasi antara daerah yang rentan bencana dan persepsi mereka terhadap risiko.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan korelasi. Pemetaan daerah rawan didasarkan pada tingkat kerentanan, yang dianalisis dengan Sistem Informasi Geografis (SIG. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan responden memiliki korelasi negatif dengan tingkat kerentanan di daerah. Indeks Persepsi memiliki korelasi positif dengan tingkat kerentanan suatu daerah. Hasil ini berbeda dengan tingkat risiko variabel yang tidak signifikan berkorelasi dengan tingkat daerah bahaya.Keywords: Persepsi risiko gempa bumi, penilaian ekonomi, SIGJEL Classification Numbers: Q54, R29

  6. KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI PESISIR PANTAI DESA PANGGUNG KECAMATAN KEDUNG KABUPATEN JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisrina Arifatul Izzah

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini tentang keanekaragaman makrozoobentos di pesisir pantai Desa Panggung Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara yang dilaksanakan pada Maret – April 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman makrozoobentos. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun penelitian dan pembuatan plot mengunakan metode line transect. Stasiun penelitian terdiri dari dua stasiun yakni Stasiun I dan Stasiun II. Hasil Penelitian di temukan 6 spesies makrozoobentos terdiri dari 2 jenis dari Classis Bivalvia (Fillum Mollusca yaitu spesies Anadara granosa dan Scrobicularia plana, 2 jenis dari Classis Gastropoda (Fillum Mollusca yaitu spesies Turritella nivea dan Quoyia decollata, 1 jenis dari classis Crustacea (Fillum Arthropoda yaitu Penaeus indicus, dan 1 jenis dari Classis Polychaeta (Fillum Annelida yaitu Arenicola marina. Komposisi spesies, kepadatan populasi, kenanekaragaman dan keseragaman dari komunitas makrozoobentos bahwa stasiun I lebih tinggi dari stasiun II. Terlihat pada hasil indeks keanekaragaman (H’ makrozoobentos di stasiun I (1,52 dan stasiun II (1,47. Kedua stasiun mengindikasikan bahwa keanekaragaman rendah dan kondisi kualitas lingkungan perairan dalam keadaan setengah tercemar. kualitas perairan laut di sekitar pesisir pantai desa Panggung kecamatan Kedung kabupaten Jepara membutuhkan perhatian untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

  7. Clinical investigation of oral findings in inherited disorders of platelet function.

    Science.gov (United States)

    Hatipoglu, Müjgan Güngör; Kansu, Özden; Büyükaşık, Yahya

    2011-12-01

    AMAÇ: Diş hekimliğinde uygulanan işlemler sırasında kanama, kanama problemi olan hastalarda oldukça önemlidir. Bu çalışmada Herediter Trombosit Fonksiyon Bozukluğu (HTFB) olan hastaların ağız bulguları değerlendirilmiştir. YÖNTEMLER: Çalışmamıza HTFB olan 20 hasta (31.90±10.71) ve 40 sağlıklı kontrol (31.63±9.07) alınmıştır. Diş fırçalama alışkanlıkları, eğitim seviyeleri ve klinik indeksler; Modifiye Oral Hijyen İndeksi (OHI-S), Çürük indeksi (DMF-T), cep derinliği (PD), diş eti kanama indeksi (GBI) ve Genel Periodantal indeks (CPI) kaydedildi.

  8. ANALISIS DAYA SAING KEDELAI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwono Sarwono

    2014-09-01

    Full Text Available RCA (Revealed Comparative Advantage index of soybean in Indonesia from 1983 up to 2013 is less than one, mostly. It means that the competitiveness of soybean in Indonesia is low. The purpose of this study is to analyze the factors influence the soybean competitiveness. OLS (Ordinary Least Square was used as the analysis method. Hypotheses test based on that analysis model is not bias, so that, classic divergence test is needed. It is for getting the Best Linier Unbiased Estimator (BLUE appraisal. T statistic and F statistic were also applied. The result of this research shows that production and export have positive and significant influence. In addition, exchange rate and government policy do not influence the Indonesia soybean competitiveness.Indeks RCA (Revealed Comparative Advantage kedelai Indonesia dari tahun 1983-2013 kecenderungan bernilai kurang dari satu yang berarti daya saing kedelai Indonesia rendah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kedelai Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS.Pengujian hipotesis berdasarkan model analisis tersebut tidak bias maka perlu dilakukan uji penyimpangan klasik yang tujuannya agar diperoleh penaksiran yang bersifat Best Linier Unbiased Estimator (BLUE.Pengujian statistik menggunakan uji t statistikdan uji f statistik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produksi dan ekspor berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap daya saing kedelai Indonesia. Nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah tidak berpengaruh terhadap daya saing kedelai Indonesia.

  9. Buffer zones for biodiversity of plants and arthropods

    DEFF Research Database (Denmark)

    Navntoft, Søren; Sigsgaard, Lene; Nimgaard, Rasmus Bak

    behov for at finde en mulig optimal buffer-bredde. Dette spørgsmål blev et af de prioriterede i et udbud fra Miljøministeriet, og nærværende projekt blev accepteret og startede i 2008 med belysning af buffer-bredder på 4, 6, 12 og 24 m. Projektet har involveret medarbejdere fra Københavns Universitet...... form af øget forekomst, artsdiversitet og diversitetmålt som indeks-værdi. På markfladen var den diversitetsmæssige hovedgevinst for planter og dyr nået allerede ved 6 m buffer, men der var øget diversitet på til 12 m med tendens til yderligere stigning up til 24 m. Diversiteten af insekter og i nogen...... for biodiversiteten og kan ses som en bredde, der giver en relativ mætning mht. biodiversitet. Dette resultat er så klart at videre diskussion af buffer bredder nok har begrænset betydning.   For landbrugere og politiske beslutningstagere burde 6 m bufferzoner langs hegn til at modvirke de negative biodiversitets...

  10. EVALUASI REPRODUKSI TIGA POPULASI IKAN PATIN SIAM Pangasionodon hypophthalmus PADA GENERASI KEDUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sularto Sularto

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk mengetahui keragaan trait reproduksi ikan patin siam generasi F-1. Ikan uji yang digunakan adalah tiga populasi patin siam hasil seleksi pada tahun 2004. Ikan dipelihara dalam jaring yang ditempatkan dalam kolam 6.000 m2 dengan kedalaman antara 1,25-1,5 m. Pakan berupa pelet komersial dengan kadar protein 28% diberikan sebanyak 2% bobot biomassa/hari. Parameter yang diamati adalah perkembangan gonad, fekunditas, fertilitas, dan daya tetas. Parameter pendukung adalah kualitas air dan tingkat curah hujan. Pengamatan perkembangan gonad dilakukan setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan patin populasi Sukamandi mempunyai fekunditas tertinggi yaitu 201.319 butir/kg induk diikuti oleh populasi Jakarta 163.348 butir dan populasi Sukabumi 132.340 butir. Nilai indeks ovosomatik tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi sebesar 16,52%, diikuti populasi Jakarta 14,63% dan populasi Sukabumi 10,79%. Diameter oosit terbesar terdapat pada populasi Jakarta yaitu 1,08 mm; demikian pula panjang larva tertinggi pada populasi Jakarta yaitu 3,79 mm. Derajat fertilitas tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi yaitu 67,88%; sedangkan derajat penetasan tertinggi terdapat pada populasi Sukabumi yaitu 96,67%.

  11. KEPRIBADIAN DOSEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicky Dwi Saputra

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan penurunan prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro dan menganalisis pengaruh kepribadian dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari 100 mahasiswa program Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  yang memiliki jangka waktu minimal lima semester studi. Pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan kuesioner diberikan melalui teknik purposive sampling. Jenis sampling yang digunakan adalah kuota sampling, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi berganda dan nilai jangka indeks menggunakan SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis kepribadian empat (optimis, mudah tersinggung, melankolis dan apatis memiliki dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dengan pengaruh 43,3% sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain.This study aimed to determine factor causing degradation of achievement learn student in Faculty of Economics and Business University Diponegoro and analyse influence personality of lecturer to achievement learn student. Research data collected from 100 students in the program of Accounting, Management, and IESP (Economics of Development Studies that has minimal period of five semesters of study. The questions using a questionnaire administered through purposive sampling technique. The type of sampling that used was quota sampling, then analyzed using multiple regression and the value of the index run with SPSS 16. The analysis showed that all four personality types (sanguine, choleric, melancholic and phlegmatic has a positive and significant impact on learning achievement. With the influence of 43.3% while 56.7% are influenced by other variables

  12. Kombinasi Steganografi Berbasis Bit Matching dan Kriptografi DES untuk Pengamanan Data

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetiyo

    2015-05-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan kombinasi steganografi dan kriptografi untuk pengamanan data dengan tidak mengubah kualitas media cover. Metode steganografi yang digunakan dengan melakukan pencocokan bit pesan pada bit MSB citra. Proses pencocokan dilakukan secara divide and conquer. Hasil indeks posisi bit kemudian dienkripsi menggunakan algoritma kriptografi Data Encryption Standard (DES. Masukkan data berupa pesan teks, citra, dan kunci. Output yang dihasilkan berupa chiperteks posisi bit yang dapat digunakan untuk merahasiakan data. Untuk mengetahui isi pesan semula diperlukan kunci dan citra yang sama. Kombinasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk pengamanan data. Kelebihan metode tersebut citra tidak mengalami perubahan kualitas dan kapasitas pesan yang disimpan dapat lebih besar dari citra. Hasil pengujian menunjukkan citra hitam putih maupun color dapat digunakan sebagai cover, kecuali citra 100% hitam dan 100% putih. Proses pencocokan pada warna citra yang bervariasi lebih cepat. Kerusakan pesan dengan penambahan noise salt and peper mulai terjadi pada nilai MSE 0,0067 dan gaussian mulai terjadi pada nilai MSE 0,00234. 

  13. THE INSECT GROWTH REGULATOR, TRIFLUMURON (OMS-2015 AGAINST AEDES AEGYPTI IN JAKARTA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Soekirno

    2012-09-01

    Full Text Available Uji laboratorium dan lapangan dengan IGR Triflumuron (OMS-2015 terhadap larva nyamuk Aedes aegypti telah dilakukan di Jakarta. Uji laboratorium dilakukan dengan 6 variasi dosis, yaitu 0,004; 0,011; 0,034; 0,10; 0,33 dan 1,0 ppm Triflumuron terhadap perkembangan larva nyamuk Ae. aegypti di dalam tempayan. Dari uji laboratorium dapat diketahui bahwa Triflumuron dengan dosis 0,004 ppm dapat menekan perkembangan pupa untuk menjadi dewasa dalam waktu 2 minggu, sedangkan dosis 0,10 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 4 minggu dan dosis 1,0 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 8 minggu. Uji lapangan dengan menggunakan Triflumuron di daerah pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, seluas 27 hektar dengan dua kali perlakuan, dengan dosis 0,042 dan 0,075 ppm, terjadi penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa dan indeks pupa menjadi 0 dalam 4 hari setelah perlakuan. Penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa terlihat setelah 2 minggu se­sudah perlakuan dengan tidak berhasilnya larva/pupa menjadi nyamuk dewasa. 

  14. STUDI KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN DI DAERAH BUDIDAYA PERIKANAN LAUT DI TELUK KAPING DAN TELUK PEGAMETAN, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bejo Slamet

    2012-11-01

    Full Text Available The purpose of this study was to know the coastal environmental quality of Kaping and Pegametan Bay coastal area. Thestudy was conducted from 14 stations with 3 replicates of water sampling and 5 replicates of makrozoobenthos sampling.The result showed that water quality namely TSS, DO, NH3 and BOD5 were still in line criterion stated by office of KLH(2004. About 49 species of makrozoobenthos were examined, with abundance of makrozoobenthos was 58-209 ind./ 1,125 cm2 anddiversity indeks was 1,56-2,91. The result on the integrated water quality analyses showed that the water quality all of station wasclassified to light pollution.This result showed that the enviromnental of Kaping Bay dan Pegametan Bay coastal area was competent for mariculturealthough lower compered with control. For the continuity of fisheries aquaculture in Kaping Bay dan Pegametan Bay, Long termeffort in environment conservation is needed better stretegy and action in an integrated and sustainable manners.

  15. PROTEKSI VAKSIN MONOVALEN DAN KOKTAIL SEL UTUH TERHADAP KO-INFEKSI Mycobacterium fortuitum DAN Aeromonas hydrophila PADA IKAN GURAME, Osphronemus gouramy Uni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uni Purwaningsih

    2014-08-01

    serangan agen patogen. Pemberian vaksin diharapkan dapat merangsang respons imun spesifik dan non spesifik pada ikan. Keberhasilan vaksinasi dipengaruhi oleh konsentrasi antigen, reaksi silang dan kompetisi di antara antigen yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level proteksi vaksin monovalen dan koktail sel utuh terhadap ko-infeksi M. fortuitum dan A. hydrophila pada ikan gurame. Respons imun perlakuan vaksin monovalen maupun koktail pada gurame pasca ko-infeksi menunjukkan nilai parameter-parameter yaitu: hematokrit, hemoglobin, indeks fagositik, persentase fagositik, titer antibodi, uji respiratory burst (NBT, aktivitas komplemen, dan diferensial leukosit yang berbeda nyata (P<0,05 dibanding kontrol. Vaksin monovalen A. hydrophila menunjukkan nilai RPS sebesar 92,3% dan monovalen M. fortuitum sebesar 78,6% setelah ditantang dengan infeksi tunggal bakteri homolog namun menunjukkan proteksi yang rendah terhadap ko-infeksi. Vaksin koktail 50Mf :50Ah memberikan proteksi yang lebih baik dari vaksin monovalen pasca uji tantang dengan ko-infeksi bakteri M. fortuitum dan A. hydrophila.

  16. HUBUNGAN RIWAYAT OBESITAS PADA ORANGTUA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Lia Juliantini

    2015-01-01

    Full Text Available Prevalensi obesitas mengalami peningkatan setiap tahunnya, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Obesitas terjadi akibat pengaruh beberapa faktor, salah satunya adalah riwayat obesitas pada orangtua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara riwayat obesitas pada orangtua dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross-sectional dan sampel sebanyak 128 anak sekolah dasar. Status gizi obesitas ditentukan dengan indeks massa tubuh menurut usia dan jenis kelamin, apabila persentil ? 95, maka disebut sebagai obesitas berdasarkan Center for Disease Center and Prevention (CDC 2000. Data dianalisis dengan menggunakan Chi-square. Nilai p dinyatakan bermakna secara statistik jika p<0,05. Pada penelitian ini didapatkan 43 anak yang mengalami obesitas. Dari hasil uji bivariat didapatkan kedua orangtua yang obesitas memiliki anak obesitas sebanyak 75% dengan nilai p=0,001, OR=10,5, CI 95%= 3,168;34,803,  ayah obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 30% dengan nilai p=0,393, OR=1,5, CI 95%= 0,591;3,810,  ibu obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 28,6% dengan nilai p=0,618, OR=1,4, CI 95%= 0,372;5,268, serta non obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 22,2%. Simpulan penelitian ini, bahwa kedua orangtua yang obesitas mempunyai hubungan yang signifikan dengan obesitas pada anak sekolah dasar.

  17. STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idral Purnakarya

    2011-03-01

    Full Text Available Mahasiswa merupakan sumberdaya manusia yang produklif bagi bangsa ini. Kondisi kurang gizi dapat menurunkan kemampuan belajar,  meningkatkan angka kesakitan, dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mcngetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi mahasiswa. Desain penelitian yaitu cross-sectional, dengan waktu penelitian dari bulan Juni - Juli 2009. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, dengan sampel sebesar 106 responden yang diambil secara Stratified Proportional Random Sampling. Status gizi dihitung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini menunjukkan bahwa 16,0% responden mengalami status gizi kurang. Rata-rata asupan zat gizi makro dan mikro kurang dari AKG. Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan status gizi mahasiswa (p-vaiue < 0,05. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan penggunaan sampel yang lebih besar dengan rancangan yang sama atau dengan disain studi lainnya untuk melihat pengaruh zat-zat gizi dan faktor lainnya yang berkaitan dengan status gizi.Kata Kunci: status gizi, mahasiswa, asupan zat-zat gizi

  18. Kualitas perairan Sungai Cileungsi bagian hulu berdasarkan kondisi fisik-kimia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuralim Pasisingi

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menentukan status mutu kualitas air di bagian hulu Sungai Cileungsi serta membandingkan beberapa parameter kualitas air dengan baku mutu kelas II berdasarkan PP RI No.82 Tahun 2001. Penelitian dilakukan bulan September, Oktober dan November 2013 pada empat stasiun pengambilan contoh di bagian hulu Sungai Cileungsi. Data hasil penelitian dianalisis mengggunakan Indeks Kualitas Air-NSF serta secara deskriptif dibandingkan dengan baku mutu kelas II menurut PP RI. No.82 tahun 2001. Hasil penelitian (Suhu air: 23 – 29,3 oC; pH: 6; Oksigen Terlarut: 6,23 - 6,88 mg/L; DHL: 139,6 - 186,3 µS/cm; Kekeruhan: 4,77 - 41,8 mg/L; TDS: 70 - 94 mg/L; TP: 0,026 - 0,099 mg/L; Ortofosfat < 0,002 mg/L; Nitrat: 0,36 - 0,959 mg/L menunjukkan kualitas perairan yang masih memenuhi baku mutu. Sedangkan untuk parameter (BOD5: 3,97 - 5,7 mg/L; COD: 14,68 - 48,06 mg/L menunjukkan nilai yang telah melampaui ambang batas baku mutu kelas II PP RI. No.82 tahun 2001. Namun, secara keseluruhan hasil analisis dengan menggunakan IKA-NSF menunjukkan bahwa kualitas air di semua stasiun memiliki kualitas perairan yang baik dengan rentang skor 78 - 83.

  19. PENGGUNAAN ALGORITMA NDVI DAN EVI PADA CITRA MULTISPEKTRAL UNTUK ANALISA PERTUMBUHAN PADI (STUDI KASUS : KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Hafizh S

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang merupakan daerah sentra pertanian dimana sektor ini menyumbang 43% dari total PDRB (Produk Domestik Regional Bruto. Strategi yang tepat dan cepat harus dicanangkan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan bahan pokok tersebut. Teknologi penginderaan jauh dapat mengakomodir informasi suatu objek secara cepat dan akurat tanpa harus berinteraksi langsung dengan objek dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi yang diinginkan. Pembangunan model - model estimasi produktivitas pada beberapa komoditas vegetasi pertanian seperti padi telah digunakan sejak dua dekade lalu. Dari berbagai macam permodelan vegetasi, indeks vegetasi yang paling umum digunakan adalah NDVI (Normalized Difference Vegetation Index dan EVI (Enhanced Vegetation Index. Hasil dari penelitian ini adalah penentuan fase pertumbuhan , masa tanam, dan masa panen tumbuhan padi pada citra MODIS L1B. Masa tanam padi di kabupaten Indramayu berada pada bulan Juni dan Desember 2011, masa panen berada pada bulan  Mei dan September 2011. Citra Aster digunakan sebagai data pendukung untuk menentukan korelasi linear  terhadap data lapangan (fieldspectometer. Korelasi yang dihasilkan Antara Modis - Aster sebesar 0.9576 pada EVI dan 0.9654 pada NDVI; Modis - Fieldspectometer sebesar 0.8798 pada EVI dan 0.9077 pada NDVI; dan pada Aster - Fieldspectometer sebesar 0.9220 pada EVI dan 0.9460 pada NDVI. Korelasi dari ketiga data tersebut memiliki hubungan yang cukup kuat dikarenakan nilai yang dihasilkan mendekati nilai 1.

  20. Isolasi Actinomycetes Dengan Menggunakan Metode Skrining Sebagai Penghasil Enzim Kitinase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Welly Anggraini

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Actinomycetes yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi kitin.  Isolasi Actinomycetes dilakukan menggunakan media NaST21Cx selama 2-3 bulan dan purifikasi untuk mendapatkan isolat murni dilakukan menggunakan media ISP-2. Hasil dari penelitian ini yakni, empat isolat Actinomycetes, yang diberi kode ANL-4, ANL-9, ANL-12, dan ANL-d-2b-3 yang ditandai dengan ciri-ciri isolat yang keras dan melekat erat pada agar.  Secara mikroskopis teramati adanya hifa dan spora yang terbentuk.  Isolat ANL-4, ANL-9, ANL-12, dan ANLd-2b-3 memiliki kemampuan dalam mendegradasi kitin pada media uji mineral-salt agar plate dengan substrat kitin 1% (w/v yang diindikasikan dengan terbentukya zona bening yang diperjelas dengan penambahan Congo Red 1% (w/v.  Indeks kitinolitik yang dihasilkan berturut-turut : 5 cm, 2 cm, 1,9 cm, dan 2,3 cm. Kata Kunci : actinomycetes, hutan bakau, kitin, kitinase

  1. Analisis Hubungan Pola Migrasi Penduduk dengan Transportasi Laut (Studi Kasus: Jawa – Kalimantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Ramadhan Eka Putra

    2013-03-01

    Full Text Available Transportasi laut yang handal dibutuhkan untuk mengangkut para migran Jawa – Kalimantan karena kondisi geografisnya yang dipisahkan oleh laut. Tetapi pada saat peak time terjadi lonjakan penumpang kapal yang drastis sehingga kapal mengangkut penumpang melebihi kapasitasnya dan melebihi load factor yang diijinkan. Selain itu, terdapat beberapa kapal yang tidak cocok dioperasikan pada rute Jawa – Kalimantan. Tugas Akhir ini menganalisis tentang hubungan pola migrasi penduduk dengan transportasi laut menggunakan metode kuesioner dan analisis regresi logistik biner. Selain itu, di dalam tugas akhir ini juga berisi analisis pangsa pasar perusahaan pelayaran yang melayani rute Jawa – Kalimantan menggunakan Herfindahl-Hirschman Indeks (HHI dan perencanaan transportasi laut untuk migrasi Jawa – Kalimantan menggunakan vehicle routing problem (VRP. Hasil hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat variabel X dan atribut Y yang mempengaruhi jumlah migrasi melalui transportasi laut. Setiap lokasi penelitian menghasilkan variabel X dan atribut Y yang berbeda-beda. Di dalam analisis pangsa pasar menunjukkan PT. Pelni mempunyai pangsa pasar terbesar dan struktur pasar adalah pasar ekonomi monopoli. Pada perencanaan transportasi laut menghasilkan skenario 3.2 sebagai rute dan penugasan kapal yang optimal untuk melayani migrasi penduduk Jawa – Kalimantan beserta tarif yang akan dibebankan kepada para migran.

  2. PENYERAPAN KARBON PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas DI PERAIRAN TELUK GERUPUK, LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2013-08-01

    Full Text Available Pengikatan karbon oleh algae fotoautotrofik berpotensi untuk mengurangi pelepasan CO2 ke atmosfer dan dapat membantu mencegah percepatan terjadinya pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penyerapan karbon pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas berdasarkan aktivitas fotosintesis serta variabel-variabel yang mempengaruhinya. Budidaya rumput laut dilakukan dengan metode long-line di perairan Teluk Gerupuk, Lombok Tengah pada satu unit long-line dengan luas area 1.250 m2. Selama penelitian, dilakukan pengujian terhadap sampel rumput laut dan sampel air laut dari lokasi budidaya yang diambil pada hari ke-0, 10, 20, 30, dan 45 pemeliharaan. Laju penyerapan karbon total berdasarkan biomassa panen pada G. gigas hampir 300% lebih tinggi dibandingkan K. alvarezii. Selain itu, laju pertumbuhan dan produksi karbohidrat pada G. gigas juga lebih tinggi, yang mengindikasikan laju fotosintesis yang lebih tinggi, dan didukung oleh indeks percabangan yang juga lebih tinggi. Potensi penyerapan karbon di perairan Teluk Gerupuk mencapai 6.656,51 ton C/tahun untuk budidaya K. Alvarezii dan 19.339,02 ton C/tahun untuk budidaya G. gigas. Penyerapan karbon berhubungan dengan kandungan pigmen dan laju pertumbuhan rumput laut, serta konsentrasi CO2 dan kecerahan perairan.

  3. ALGORITMA ESTIMASI KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN PADI DENGAN DATA AIRBORNE HYPERSPECTRAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdi Sukmono

    2015-02-01

    Full Text Available Klorofil merupakan pigmen yang paling penting dalam proses fotosintesis. Tanaman sehat yang mampu tumbuh maksimum umumnya  memiliki jumlah klorofil yang lebih besar daripada tanaman yang tidak sehat. Dalam Estimasi kandungan klorofil tanaman padi dengan airborne hyperspectral dibutuhkan algoritma khusus untuk mendaaptkan akurasi yang baik. Objek dari penelitian ini mengembangkan reflektan in situ menjadi model algoritma   estimasi kandungan klorofil tanaman padi untuk airborne hyperspectral.  Dalam penelitian ini beberapa indeks vegetasi seperti normalized difference vegetation index (NDVI, modified simple ratio (MSR  , modified/transformed chlorophyll absorption ratio index (MCARI, TCARI dan bentuk integrasi (MCARI/OSAVI and TCARI/OSAVI digunakan untuk membentuk model estimasi dengan metode regresi linear. Selain itu juga digunakan  Blue/Green/Yellow/Red Edge Absorption Clhorophyll Index. Dari proses regresi di dapatkan tiga ground model yang mempunyai korelasi kuat (R2≥0.5 terhadap klorofil tanaman padi. Ketiga model tersebut yaitu MSR (705,750 dengan R2 sebesar 0.51, TCARI/OSAVI (705, 750 dengan R2 sebesar 0.52 dan REACL 2 dengan R2 sebesar 0.57. Dari ketiga tersebut dipilih groun model terbaik REACL 2 untuk di upscalling ke model algoritma airborne hyperspectral.  Pembentukan algoritma dengan data airborne hyperspectral sensor Hymap dan REACL 2 menghasilkan model algoritma ( Klorofil (SPAD unit = 3.031((B22-B18/(B18-B13 + 31.596 dengan R2 sebesar 0.78

  4. Bulgurluzade Rıza’nın Müntahabat-I Bedâyi-İ Edebiye İsimli Antolojisinin Çeviriyazı ve İncelemesi

    OpenAIRE

    Kiriş, Fatma Betül

    2009-01-01

    Antolojiler, genellikle yazar yapıtlarından belli bir amaca ve yönteme göre seçilmiş nesir ve nazım parçalarından oluşan eserlerdir. Türk edebiyatında antoloji olarak değerlendirebileceğimiz en eski eserler şiir mecmuaları ile şairlerin biyografileri hakkında bilgi içeren şuara tezkireleridir. Bu çalışmamızda 19. yüzyılda tanınmış antolojilerinden olan Müntahabat-ı Bedâyi-i Edebiye ’nin nesir kısmını günümüz alfabesine aktardık. Sözlük ve indeks hazırlayarak bu konuda çalışma yapacakların ...

  5. STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL SEBAGAI PREDIKSI BERAT DAN PANJANG BAYI LAHIR DI KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR: STUDI KOHOR PROSPEKTIF TUMBUH KEMBANG ANAK TAHUN 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anies Irawati

    2015-04-01

    dianalisis adalah data tahun 2012 – 2013 pada 220 ibu dan bayi. Analisis data menggunakan regresi logistik ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekitar 6 persen bayi lahir dengan berat <2500 g dan 26,4 persen bayi lahir dengan berat <3000 g. Sekitar 30,1 persen bayi lahir pendek (<48 cm dan 62,6 persen bayi lahir dengan panjang lahir <50 cm (standard WHO 2006. Rerata TB pra hamil 151,9±5,6 cm dan rerata Indeks Massa Tubuh (IMT pra hamil 20,6±3,1 kg/m2. IMT ibu pra hamil merupakan faktor risiko utama berat bayi lahir <3000 g setelah dikontrol variabel tinggi badan ibu, pertambahan berat badan selama hamil, umur ibu, paritas, sakit diare, konsumsi energi dan protein serta jenis kelamin bayi. Tinggi badan ibu merupakan faktor risiko utama panjang lahir <50 cm setelah dikontrol variabel IMT ibu pra hamil, umur ibu, paritas, pertambahan berat badan selama hamil, sakit diare, konsumsi energi dan protein. Status gizi ibu pra-hamil merupakan faktor risiko berat dan panjang bayi lahir. [Penel Gizi Makan 2014, 37(2: 119-128]Kata kunci: bayi, berat lahir, indeks massa tubuh, panjang lahir, wanita hamil

  6. ANALISIS ARAH KEBIJAKAN EKONOMI TERHADAP SEKTOR PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN IPM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Hasbullah

    2012-09-01

    Full Text Available This research aimed to gain insight on growth of level of economy and education sector related to accelerating Human Development Index (HDI in West Nusa Tenggara province. The result of this research showed that in 2009, the economic growth had increased 12.11% in which the mining sector and excavation had the highest rate in total of 28.17%. Meanwhile, in 2010 it has decreased as much as 6.29% and in 2012 it reached 99.49%, for SMP/MTS 87.97% for SMA /MA 49.35%. APK SD/MI for year 2012 was 1114.91% for SMP/ M.TS 100.20% and for SMA/ MA 77.29% APS level SD/MI year 2014 decreased become 0.34%, level SMP/ M.TS was 1.45% and level SMA/MA decreased in total 2.18%, AMH year 2012 decreased become 96.70%. AMS level SD/MI year 2011 in total was 87.785 people, level SMP/ M.TS in total was 73.610 people and SMA level was 191.411 people. Having known the above variables, it is expected that the result of this research will be used as an evaluation material and also as consideration in planning and making the policy. Therefore, this will enable policy makers to determine programs priority to fasten development and increase index human development (IPM in West Nusa Tenggara in the next coming years. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan tentang pertumbuhan ekonomi dan sektor pendidikan yang berkaitan dengan percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2009, pertumbuhan ekonomi meningkat 12,11% di mana sektor pertambangan dan penggalian memiliki tingkat tertinggi sebesar 28,17%. Sementara itu, pada tahun 2010 mengalami penurunan sebanyak 6,29% dan pada tahun 2012 mencapai 99,49%, untuk SMP / MTS 87,97% untuk SMA / MA 49,35%. APK SD / MI untuk tahun 2012 adalah 1.114,91% untuk SMP / MTS 100,20% dan untuk SMA / MA 77,29% tingkat APS SD / MI tahun 2014 menurun menjadi 0,34%, tingkat SMP / M.TS itu 1,45% dan tingkat SMA / MA menurun secara total 2,18%, AMH

  7. STUDI BIO-EPIDEMIOLOGI DAN ANALISIS SPASIAL KASUS MALARIA DAERAH LINTAS BATAS INDONESIA – MALAYSIA (PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Tri Boewono

    2013-02-01

    Dinas Kesehatan. Walaupun demikian, kasus malaria masih banyak ditemukan beberapa tahun lalu. Penelitian komprehensif telah dilakukan untuk mengetahui distribusi spasial kasus malaria dengan pemetaan menggunakaan geographical information system (GIS sehubungan dengan distribusi breeding habitat positip jentik nyamuk vektor. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan strategi pengendalian vektor malaria spesifik, berdasarkan beberapa faktor bionomik, distribusi spasial kasus malaria dan breeding habitat positip jentik nyamuk vektor  dengan pemetaan GIS dan analisis indek jarak (distance index analyses dan status kerentanan vektor malaria terhadap insektisida.  Hasil penelitian ditemukan bahwa tiga spesies nyamuk dicurigai sebagai vektor malaria seperti: Anopheles balabacensis dan Anopheles maculatus (daerah pegunungan di pedalaman, seperti Desa Sungai Limau and Lapio, sebagai breeding habitat adalah air sumur/perigi, kolam dan parit. Daerah pantai, Desa Sungai Nyamuk dan Liang Bunyu, kolam dan lagoon/goba air payau ditemukan sebagai breeding habitat nyamuk Anopheles sundaicus (dicurigai sebagai vektor malaria. Vektor malaria (An. balabacensis and An. maculatus, ditemukan sudah resisten terhadap insektisida Permetrin dan Lambdacyhalotrin tetapi masih toleran terhadap Malation. Insektisida alternatif perlu dipertimbangkan dalam pengendalian vektor malaria.  Analisis spasial diketahui bahwa kasus malaria tersebar mengelompok clumped/cluster, buffer zones terhadap breeding habitat (< 400 meter sebagai indikasi penularan lokal/setempat (indigenous sehubungan dengan perilaku vektor  dan kurang disebabkan  mobititas manusia.  Pengendalian vektor malaria di Desa Sungai Limau (daerah endemis perlu diperhatikan secara khusus,  Manajemen vektor secara terpadu baik aplikasi dalam rumah  (indoors treatment seperti indoor residual spraying/IRS (penyemprotan insektisida pada dinding rumah, atau distribusi kelambu berinsektisida (LLIN dan aplikasi breeding habitat jentik nyamuk

  8. SEBARAN ASPEK KERUANGAN TIPE LONGSORAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI ALO PROVINSI GORONTALO (Spread of Spatial Aspect of Landslide Types at Alo Watershed in Gorontalo Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitryane Lihawa

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebaran aspek keruangan tipe longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo telah dikaji dan dievaluasi menggunakan bentuk Peta Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000. Lokasi penelitian ini meliputi seluruh wilayah DAS Alo Provinsi Gorontalo dengan luas 7.588 Ha. Penentuan sampel penelitian dilakukan secara Accidental Sampling yaitu dengan melakukan penelusuran di seluruh wilayah yang rawan longsor di DAS Alo untuk menemukan titik-titik kejadian longsoran. Dalam pengkajian tipe dan sebaran longsoran, dilakukan pengamatan dan pengukuran terhadap kejadian longsoran yang terjadi pada seluruh wilayah DAS Alo yaitu sejumlah 15 (lima belas titik kejadian longsoran.  Tipe longsoran ditentukan melalui pengukuran dan pengamatan morfometri longsoran untuk menentukan indeks klasifikasi longsoran dan hasil analisis tersebut di plot ke dalam Peta Lokasi Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000 untuk mengetahui sebaran keruangan dari kejadian longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo. Berdasarkan analisis morfometri dan indeks klasifikasi longsoran menunjukkan bahwa tipe longsoran yang terjadi adalah rotational slide, planar slide, slide flow dan rock block slide. Kejadian longsoran yang terjadi di DAS Alo Provinsi Gorontalo tersebar pada wilayah dengan kemiringan lereng curam dan sangat curam dengan bentuk permukaan lereng cembung dan cenderung lurus. Kejadian longsoran juga terjadi pada wilayah dengan tekstur tanah lempung dan lempung berlanau, serta jenis batuan vulkanik dan batuan beku yang mengandung silika tinggi dan telah mengalami pelapukan. Berdasarkan wilayah  administrasi, kejadian longsoran tersebar di wilayah Kecamatan Tibawa, Kecamatan Pulubala dan Kecamatan Isimu Utara.    ABSTRACT Distribution of spatial aspect of landslide at ALO Watershed of Gorontalo Province has been studied by providing it through form of spread landslide maps at scale of 1 : 50.000. Research site involved all areas of ALO Watershed in Gorontalo Province as having an

  9. Sifat Fisik Pati Ganyong (Canna edulis Kerr. Termodifikasi dan Penambahan Gum Xanthan untuk Rerotian (Physical Characteristics of Modified Canna edulis Kerr. Starch and Gum Xanthan for Bakeries

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parwiyanti Parwiyanti

    2016-12-01

    dengan uji BNJ (α = 0,05. Parameter yang diamati swelling power (SP, indeks kelarutan dalam air (IKA, indeks absobsi air (IAA, derajat pengembangan (DP, dan densitas kamba (DK pati ganyong termodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi pati ganyong dengan kombinasi perlakuan suhu dan waktu HMT serta konsentrasi GX menghasilkan pati termodifikasi dengan sifat fisik yang berbeda nyata antar perlakuan maupun pati alaminya.  Modifikasi pati ganyong dengan HMT pada suhu 80 °C, waktu 8 jam, kadar air pati 15 % dan konsentrasi gum xanthan 1 % dapat menghasilkan pati ganyong yang sifat fisiknya mendekati tepung terigu kadar protein sedang dan berbeda dengan pati ganyong alami. Sifat fisik pati ganyong termodifikasi tersebut adalah SP 16,90 ± 0,48 g/g, IKA 10,28 ± 0,25 %, IAA 112,58 ± 0,38 %, DP 0,94 ± 0,11 mL/g, dan DK 0,73 ± 0,026 g/mL. Kata kunci: Pati ganyong; gum xanthan; HMT; modifikasi; sifat fisik

  10. ANALISIS KEMAMPUAN MENATA ARSIP SISWA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Aprilia Kartini

    2016-02-01

    Full Text Available Salah satu kemampuan yang harus dimiliki Program Administrasi Perkantoran adalah kompetensi dasar penataan dokumen. Kompetensi yang diharapkan dari kompetensi penataan dokumen adalah dapat menyimpan dan menemukan kembali dokumen/arsip sesuai dengan sistem yang diterapkan dalam perusahaan. Pembelajaran yang terjadi di SMK PGRI 2 Salatiga, siswa jurusan Administrasi Perkantoran tidak mendapatkan praktik menemukan kembali arsip/dokumen serta tidak ada laboratorium khusus kearsipan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kemampuan lulusan dari siswa-siswanya. Kemampuan tersebut akan berujung pada kemampuan lulusan dalam memenuhi standar kerja suatu perusahaan atau organisasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI Jurusan Administrasi Perkantoran SMK PGRI 2 Salatiga yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan angka indeks. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam menata dokumen/arsip dengan angka indeks adalah sebesar 68,85 hal tersebut menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kemampuan yang sedang, walaupun secara teori pemahaman siswa sudah cukup baik namun secara praktik siswa masih memiliki kekurangan yaitu siswa kurang menguasai dalam praktik mengindeks, memberikan kode penyimpanan, pencatatan kartu pinjam arsip, membaca kode penyimpanan dan prosedur penemuan kembali arsip/dokumen. Siswa juga belum diajarkan praktik penyimpanan sistem wilayah, sistem nomor dan sistem subjek/perihal sehingga kemampuan meraka dalam sistem penyimpanan tersebut masih kurang serta siswa juga belum diajarkan praktik penemuan kembali surat/arsip. Office Administration program is one of the must have skills that are the basis of the competencies document setup. Learning happens in SMK PGRI 2 Salatiga , students in Administrative

  11. ANALISIS PERBANDINGAN PENENTUAN HARGA CALL OPTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE BLACK-SCHOLES DAN METODE SIMULASI MONTE CARLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krishna Kusumahadi

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - This study was conducted to determine the accuracy of the Black-Scholes method compared with the Monte Carlo simulation method to predict the price of a call option on KOMPAS 100 Index at maturity in 1 month, 2 months, and 3 months. The method used in this research is descriptive analysis by using historical data and perform price comparisons with absolute error value to determine whether the Black-Scholes method is more accurate than the method of Monte Carlo simulation in maturities. Result from this research; found that the price value at maturity absolute error for 1 month is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0:03. Value price absolute error at maturity for 2 months is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0.03. Value price absolute error on the maturity using Black-Scholes method for 3 months is 3.48 and 2.99 for the Monte Carlo method. Judging from the data obtained that the Monte Carlo method is more accurate than the Black-Scholes method to predict the price of the call option KOMPAS 100 Stock Index in the period of 1 month, 2 months, and 3 months. Implications for investors and capital market participants is when investors want to invest in stocks included in the KOMPAS 100 Index, Monte Carlo simulation method could be use to predict the price of the call option.  It is also advisable to compare with other methods such as GARCH, Neural Network, etc.   Keywords: Black-Scholes, Monte Carlo, Garch, and Artificial Neural Networks.   Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan Metode Black Scholes dibandingkan dengan Metode Simulasi Monte Carlo dalam memprediksi harga call option Indeks KOMPAS 100 pada saat jatuh tempo 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan data-data historis, dan melakukan perbandingan nilai price absolute error untuk mengetahui

  12. KARAKTERISASI GENETIKA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii YANG DIBUDIDAYAKAN DI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Parenrengi

    2016-11-01

    Full Text Available Karakterisasi genetika rumput laut Kappaphycus alvarezii telah dilakukan dengan menggunakan teknik Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD dengan tujuan untuk mengetahui variasi genetika rumput laut K. alvarezii dari beberapa lokasi budi daya di Sulawesi Selatan yakni Polmas, Pinrang, Takalar, dan Bantaeng. Sampel dipreservasi dengan menggunakan larutan TNES-Urea sebelum ekstraksi DNA. Ekstraksi genom DNA dilakukan dengan menggunakan metode konvensional fenol-khloroform. Amplifikasi DNA dilakukan dengan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR. Untuk dokumentasi riset, hasil PCR dielektroforesis pada agarosa gel dengan menggunakan buffer TBE. Data dianalisis menggunakan program Tools for Population Genetic Analyses (TFPGA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima “primers” (P-40, P-50, DALRP, Ca01, dan Ca-02 yang digunakan dapat menghasilkan beberapa fragmen spesifik yang mengindikasikan fragmen spesifik spesies dan lokasi budi daya K. alvarezii. Keragaan genetika intra dan inter lokasi rumput laut menunjukkan variasi yang relatif kecil yang ditandai dengan rendahnya perbedaan jumlah/ukuran fragmen DNA, polimorfisme, indeks similaritas, dan jarak genetikanya. Total fragmen yang didapatkan dari lima primer adalah 47—55 pada ukuran fragmen 175—2.600 bp, sedangkan polimorfisme dan indeks similaritas masing-masing adalah 3,6%—31,0% dan 0,79%—0,99%. Jarak genetika antar beberapa lokasi K. alvarezii berkisar antara 0,1758—0,5689 di mana kekerabatan yang terdekat didapatkan antara Takalar dan Bantaeng. Genetic characterization of seaweed Kappaphycus alvarezii was observed using Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD technique to reveal the genetic variability of seaweed from different locations in South Sulawesi. The sample of farmed seaweed K. alvarezii was collected from Polmas, Pinrang, Takalar, and Bantaeng. Genomic DNA was extracted by using the conventional method of phenol-chloroform. Sample was preserved by TNES-Urea buffer prior to

  13. Etnobotani Upacara Kasada Masyarakat Tengger, di Desa Ngadas, Kecamatan Malang, Poncokusumo, Kabupaten Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nindya Helvy Pramita

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi masyarakat, mengetahui  jenis-jenis  tanaman  yang  digunakan  untuk upacara  Kasada serta  mengetahui  peran  serta  masyarakat  Tengger  di Desa    Ngadas dalam mengkonservasi  tanaman  yang  digunakan upacara  Kasada.  Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  metode survei,  observasi  dan wawancara semi  terstruktur  dengan menggunakan  50  responden.  Analisis penggunaan tumbuhan  dengan menggunakan  rumus  indeks  konsensus / fidelity  level. Hasil  penelitian ini  menunjukkan  persepsi  masyarakat sangat tinggi terhadap pelaksanaan  upacara  Kasada  serta  penyerahan  hasil  bumi. Tanaman yang  digunakan  untuk  upacara  Kasada  meliputi  16  jenis tanaman. Nilai  penggunaan  tanaman  tertinggi  adalah  edelweis (Anaphalis longifolia 96%,  padi  (Oryza  sativa  94%,  kentang (Solanum tuberosum 90%,  bawang  prei  (Allium  fistulosum  86%, putihan(Buddleja asiatica  84%, kubis  (Brassica  oleraceae  80%, antinganting  (Fuchsia magellanica  78%, pisang  raja  (Musa  paradisiaca 74%,  telotok  (Curculigo latifolia  70%, kenikir/gumitir  (Cosmos caudatus  68%,  pinang  (Areca catechu  dan beringin  (Ficus benjamina    46%,  danglu  (Engelhardia spicata  40%,  janur daun kelapa  (Cocos  nucifera  30%,  sirih  (Piper  betle 28%,  dan  jagung(Zea mays  24%.  Upaya  konservasi  keanekaragaman hayati  yang dilakukan  oleh masyarakat  Tengger  telah  berkembang  sejak lama, khususnya  pada masyarakat  yang  memiliki  pengetahuan lokal. Konservasi  dilakukan dengan menanam  flora  tersebut  di ladang, pekarangan  dan  jalan-jalan sekitar desa. Konsep pengelolaannya mengacu  pada  pemanfaatan  berkelanjutan  untuk memperoleh dinamika  ekosistem  yang  selaras  dan  seimbang  bagi kehidupan masyarakat Tengger.Kata  kunci: Desa  Ngadas,  indek

  14. STRUKTUR KOMUNITAS IKAN PASCA PENEBARAN IKAN PATIN (PANGASIANODON HYPOPHTHALMUS DI SITU PANJALU, KABUPATEN CIAMIS – JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Warsa

    2016-05-01

    Full Text Available Situ Panjalu merupakan perairan yang subur dengan luas 45 ha dan kedalaman 2–4 m terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Perairan ini mempunyai keanekaragaman jenis ikan yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas ikan pasca penebaran ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus di Situ Panjalu. Penelitian dilakukan dengan pemasangan jaring insang percobaan di stasiun  Cukang Padung, Wisata, Kampung Dukuh dan Banjar Waru pada Bulan Agustus dan Oktober 2009 dan Juni, Agustus dan Oktober 2010. Hasil tangkapan ikan juga diperoleh dari hasil tangkapan nelayan yang dicatat oleh enumerator. Hasil tangkapan jaring insang percobaan diperoleh 14 jenis dan yang dominan adalah oscar (Amphilophus citrinellus (26% dan nila (Oreochromis niloticus (44%. Kedua jenis ikan tersebut masuk kedalam kategori sering tertangkap (60 – 80% dan mempunyai nilai indeks relatif penting (66,81 dan 19,81%. Secara umum ikan di Situ Panjalu paling banyak tertangkap pada jaring insang dengan ukuran mata jaring 1,5 – 1,75 inci. Produksi ikan menurun dari 27,7 ton pada 2007 menjadi 14,9 ton pada tahun 2011. Hasil tangkapan persatuan upaya sebesar 2,4 kg/hari/nelayan dengan jenis ikan yang dominan tertangkap adalah oscar dan nila. Kurva rasio kelimpahan dan biomassa ikan dengan nilai W statistik sebesar -0,09 menunjukkan bahwa struktur komunitas ikan di Situ Panjalu berada dalam keadaan terganggu (disturbed condition. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 0,701 – 2,309 yang menandakan adanya dominasi oleh oscar dan nila. Lake Panjalu is a eutrophic water body with a surface water area about 45 ha and 2 – 4 m depth, located at Ciamis Regency -West Java. The lake have high fish diversity. The aim of the research was to investigate community structure of fish after introduction of striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus in the lake. The experimental gillnet sampling was done at Cukang Padung, Wisata, Kampung Dukuh and Banjar Waru in

  15. LINGKUNGAN FISIK DAN KEKAYAAN MIKROALGA DI DANAU UNIVERSITAS TERBUKA, TANGERANG SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetyo

    2013-09-01

    , keanekaragaman mikroalga, dan kondisi lingkungan fisik dan kimiawi. Metode yang digunakan adalah mengidentifikasi setiap jenis dan menghitung jumlah individu mikroalga, serta menganalisis kualitas air. Hasil pengukuran kecerahan air danau dikatakan relatif keruh (52-60 cm. Pengukuran suhu air menunjukkan besaran angka 31-31,5oC, kisaran suhu tersebut baik bagi pertumbuhan mikroalga. Nilai derajat keasaman air adalah 7,3-7,5, sedangkan hasil pengukuran DO sebesar 0,5-0,57 mg/L. Kekayaan mikroalga yang teridentifikasi di danau UT sebanyak 21 genus ditemukan di empat stasiun dengan total populasi 4.080 individu/mm3. Persentase jumlah individu terbanyak adalah Scenedesmus sp. Indeks kekayaan jenis termasuk kategori sedang (3,33. Kepadatan individu tertinggi ditemukan di stasiun-2 (bagian tengah sebesar 4.651 individu/Liter, selanjutnya diikuti oleh stasiun-3 dari tepi danau sampai tepi gasebo (2. 318 individu/Liter, stasiun-1 di bagian tepi danau (2.025 individu/Liter, dan stasiun-4 di bagian keluaran air (1.193 individu/Liter. Indeks biodiversitas jenis cukup rendah yaitu 2,107.

  16. DETERMINAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI TINGKAT PROVINSI (DETERMINANTS OF STUNTING IN CHILDREN 2-3 YEARS OF AGE AT PROVINCE LEVEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Mulyati

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar belakang: Prevalensi pendek (stunting pada balita masih 36,6 persen. Tingginya prevalensi stunting pada anak balita merupakan refleksi masalah gizi ibu selama kehamilan dan erat kaitannya dengan kemiskinan. Secara agregat, IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat merupakan indikator kemajuan pembangunan kesehatan dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia termasuk salah satu dari 24 indikator dalam IPKM. Tujuan analisis: mempelajari determinan faktor yang menjadi pembeda terhadap tinggi rendahnya prevalensi stunting pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Metode: analisis ini merupakan studi populasi. Data yang dianalisis adalah data agregat dari variabel IPKM, KEK pada ibu hamil dan rumah tangga defisit energi dari data Riskesdas 2007. Sementara variabel IPM dan kemiskinan tahun 2007 dari data BPS. Dalam analisis ini, stunting pada anak usia 2-3 tahun merupakan variabel terikat, sedangkan variabel lainnya merupakan variabel bebas. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi dan uji diskriminan. Hasil Analisis: Secara bivariat tidak ditemukan korelasi antara KEK pada bumil dengan stunting pada anak usia 2-3 tahun, namun ditemukan korelasi antara stunting dengan IPKM (r=-0,67; p=0,000, IPM (r=-0,52; p=0,002 dan kemiskinan (r=0,58;p=0,003. Hasil uji diskriminan menunjukkan bahwa IPKM adalah faktor pembeda antara prevalensi stunting rendah dan stunting tinggi pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Kontribusi varian IPKM terhadap perbedaan kedua kelompok stunting sebesar 34 persen. Fungsi diskriminan yang dihasilkan Z = -6.491 + 17.853 *IPKM dengan kemampuan prediksi sebesar 78,8 persen. Kesimpulan: IPKM merupakan faktor pembeda antara prevalensi stunting tinggi dan rendah pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi.     ABSTRACT Background: Stunting prevalence in children 2-3 years of age is still 36.6 percent, the high stunting in the age group shows that nutrition problem in mother during pregnancy is highly

  17. PERCENT FAT MASS AND BODY MASS INDEX AS CARDIORESPIRATORY FITNESS PREDICTORS IN YOUNG ADULTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mira Dewi

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe present study aimed to analyze the association between body fatness measures, i.e. body mass index (BMI and percent fat mass (% FM with cardiorespiratory fitness (CRF in young adults. Seventy five undergraduate students aged 19-21 years were included in this cross sectional study. Body composition was assessed by tetra polar Bioelectrical Impedance Analysis method, and CRF was determined as VO2 max level by conducting Balke test and flexibility by sit-and-reach test. Regression tests were performed to assess the associations between the body fatness measures and CRF. The mean (SD % FM and BMI were 25.6 (8.3 % and 22.4 (4.2 kg/m2, respectively. Both BMI and % FM were inversely associated with VO2 max and flexibility. The associations of % FM with each CRF measure were stronger (% FM-VO2 max: R2=0.45, p<0.0001; % FM-flexibility: R2=0.16, p<0.0001 than those of BMI (BMI-VO2 max: R2= 0.12, p=0.002; BMI-flexibility: R2=0.07, p<0.0001. Including gender as a variable predictor greatly improved almost all associations. We suggest that %FM is a better predictor for VO2max than BMI. Further studies are needed to elucidate the relationships of body fatness measures adjusted for potential confounding factors with CRF measures other than VO2 max.Keywords: body mass index, cardiorespiratory fitness, percent fat massABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara persentase lemak tubuh (PLT dan indeks massa tubuh (IMT dengan kebugaran kardiorespiratorik (KKR pada dewasa muda. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 75 orang mahasiswa usia 19-21 tahun. PLT ditentukan dengan metode tetra polar Bioelectrical Impedance dan KKR ditentukan dengan VO2max berdasarkan uji Balke dan fleksibilitas dengan uji sit-and-reach. Hubungan antara PLT dan IMT dengan KKR dianalisis dengan uji regresi. Rata-rata (standar deviasi dari PLT dan IMT berturut-turut adalah 25,6 (8,3% dan 22,4 (4,2 kg/m2. Baik PLT maupun IMT berbanding

  18. THE CLOWER CONSTRAINTS MODEL DARI SURPLUS ATAU DEFISIT FISKAL PEMERINTAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonni Manurung

    2006-01-01

    di atas. Model yang dibangun berhubungan dengan neraca bank sentral, pembatas anggaran intertemporal pada expected utility maksimum, untuk menahan uang primer dan deposito. Evaluasi dari stabilitas surplus dan defisit fiskal diamati dari giro wajib minimum, produk domestik bruto, indeks harga umum, dan tingkat bunga. Hasil studi bahwa giro wajib mnimum, produk domestik bruto, indeks harga umum, dan tingkat bunga berhubungan dengan surplus atau defisit fiskal. Kontribusi dari giro wajib minimum dan tingkat suku bunga terhadap surplus atau defisit fiskal relatif tinggi. Hasil ini menunjukan bahwa clower constraint model dapat menjelaskan perlunya koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan fiskal masih lemah, dan menyebabkan siklus real bisnis menurun., dan inflasi maupun tingkat bunga yang tinggi. Pada sisi lain terjadinya kebijakan moneter yang sangat kuat menyebabkan surplus fiskal yang relatif tinggi. Evaluasi dar hal ini adalah dibutuhkan oteritas moneter dan pemerintahan yang hati-hati dalam membuat kebijakan moneter dan fiskal, agar tercipta iklim ekonomi yang dinamis, inflasi rendah, giro wajib minimum yang rendah, tingkat bunga yang rendah, serta keseimbangan dinamis antara sektor moneter dan fiskal. Kata kunci:. Surplus dan defisit fiskal, clower constraint model, moneter, fiskal.

  19. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KECAMATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Satrio Nugroho

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul “Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan Antar Kecamatan di Kabupaten Banyumas Tahun 2002-2011”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan distribusi pendapatan antar kecamatan di Kabupaten Banyumas tahun 2002-2011. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder, menggunakan data PDRB atas dasar harga konstan 2000, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk tahun 2002-2011. Data diperoleh dari BPS Kabupaten Banyumas serta Pemerintah Daerah. Model analisis yang digunakan adalah analisis Tipologi Klassen, perhitungan Indeks Williamson, analisis Korelasi Produk Momen dari Pearson, analisis Trend dan Granger Causality Test. Berdasarkan hasil perhitungan analisis Tipologi Klassen, sebagian besar (55,55 persen kecamatan di Kabupaten Banyumas masuk kedalam kuadran IV atau daerah relatif tertinggal. Analisis Trend menunjukkan bahwa trend pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyumas Tahun 2002-2011 menunjukan trend yang menaik, demikian pula dengan trend ketimpangan pendapatan menunjukan trend yang menaik. Sedangkan, peningkatan infrastruktur untuk pengembangan perekonomian lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui perbaikan atau penambahan sarana pendidikan. Dengan nilai Indeks Williamson yang tinggi, diharapkan agar konsentrasi kegiatan ekonomi di Kabupaten Banyumas tidak hanya terpusat di kecamatan dengan PDRB tinggi. Masyarakat dapat meningkatkan pendapatan melalui investasi dengan dana kredit mikro, serta perpindahan arus produksi yang lancar guna meningkatkan pertumbuhan di daerah yang masih tertinggal. This research entitled “Economic Growth and Inter Sub-Regency Income Disparity in Banyumas Regency Year 2002-2011”. The aim of this research is to find out the correlation between economic growth and inter sub-regency income disparity in Banyumas Regency year 2002-2011. This research analyzes secondary data using GRDP based on

  20. Penilaian tingkat pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai, Maluku Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward .

    2015-09-01

    , namun dalam kadar yang tinggi bersifat racun. Pengukuran kadar logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, dan Cr dalam sedimen di perairan Morotai telah dilakukan pada bulan Juni 2005. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 13 stasiun penelitian. Kadar logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan  penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kontaminasi dan tingkat  pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai dengan menggunakan nilai faktor kontaminasi (CF, indeks geoakumulasi (I_geo dan indeks beban pencemaran (PLI. Hasilnya menunjukkan berdasarkan nilai CF, I_geo, dan PLI, sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak terkontaminasi dan tidak tercemar oleh logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, dan Cr, serta masih aman untuk kehidupan biota laut (CF<0, I_geo<0 dan PLI<1. Kata Kunci: Morotai; sedimen; logam berat; pencemaran

  1. Enamel defect of primary dentition in SGA children in relation to onset time of intrauterine growth disturbance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti Soewondo Sjarif

    2013-06-01

    kehamilan lanjut: panjang dan berat badan lahir lebih rendah dari normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti perbedaan keparahan defek email gigi sulung pada anak KMK berdasarkan saat terjadinya gangguan hambatan pertumbuhan intrauterin. Metode: Jenis penelitian adalah epidemiologi dengan studi Kohort. Ponderal indeks digunakan untuk menentukan tipe KMK subjek terdiri dari anak KMK usia 9-42 bulan, 82 tipe asimetri dan 47 tipe simetri, 200 anak dengan berat lahir normal sebagai kontrol. Pemeriksaan intra oral dilakukan untuk menentukan skor defek email yaitu dengan menggunakan skoring modifikasi DDE indek dari FDI. Subjek di teliti dengan interval 3 bulan, t-test digunakan untuk menentukan perbedaan defek email pada KMK simetri dan asimetri sedangkan chi square menentukan perbedaan RRR (Rasio Resiko Relatif. Hasil: Hasil menunjukan bahwa skor defek enamel pada KMK simeteri lebih tinggi secara signifikan dibanding pada KMK asimetri dan RRR pada defek berat lebih tinggi pada KMK simetri pada gigi anterior dan kaninus. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa defek email lebih parah bila terjadi pada awal masa kehamilan (tipe simetri dibanding bila terjadi pada saat kehamilan lanjut (tipe asimetri.

  2. The effectiveness of sharp end and rounded end bristle toothbrush

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paulus Januar

    2010-09-01

    plak antara 2 jenis sikat gigi. Metode: Penelitian ini merupakan percobaan klinis dengan desain penyilangan (crossover secara tertutup ganda (double blind. Subyek penelitian 65 mahasiswa dibagi 2 kelompok. Pada hari pertama, sikat gigi dibagikan pada masing-masing kelompok yang telah ditentukan jenis sikat giginya, dan diinstruksikan untuk menggunakannya sesuai kebiasaan mereka. Pada hari ke 1, 7, dan 14 dilakukan pengukuran indeks PHP dan indeks gingiva. Berdasarkan desain penyilangan, proses yang sama diulangi pada masing-masing kelompok dengan menggunakan jenis sikat gigi yang berbeda. Hasil: Pada awal penelitian tidak terdapat perbedaan skor pada ke 2 kelompok. Meski terdapat sedikit perbedaan, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna dalam efektivitas kedua jenis sikat gigi setelah penggunaan selama 7 dan 14 hari. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang bermakna antara sikat gigi jenis ujung bulu sikat bulat dan ujung bulu sikat runcing. Tidak terdapat satupun jenis sikat gigi yang paling baik.

  3. Flight hours of unplanned flight and other risk factors affecting exercise habit among commercial pilots in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Citra Ariani

    2017-07-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Kebiasaan melakukan latihan fisik antara lain berguna bagi kebugaran fisik serta kognitif, serta mencegah inkapasitasi akibat nyeri punggung bawah, kelelahan, dan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan latihan fisik pada pilot sipil di Indonesia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder dari Survey Terhadap Kebiasaan Hidup Sehat Pilot Sipil di Indonesia Tahun 2016. Pada penelitian ini, yang dianalisis adalah data pilot dengan lisensi CPL dan ATPL. Kebiasaan latihan fisik sesuai dengan rekomendasi latihan fisik American College of Sports Medicine (ACSM. Data yang diambil meliputi data demografi, pekerjaan, kepuasan hidup, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang. Analisis regresi Cox digunakan untuk menganalisis faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kebiasaan latihan fisik. Hasil: Di antara 644 data pilot, terdapat 332 data yang memenuhi kriteria. Proporsi pilot sipil yang memiliki kebiasaan latihan fisik yang sesuai rekomendasi adalah 44%. Faktor dominan yang mempengaruhi latihan fisik adalah usia. Pilot sipil berusia 50 sampai 65 tahun memiliki kebiasaan latihan fisik 40% lebih rendah dibandingkan dengan pilot sipil berusia 20 – 29 tahun (risiko relatif suaian (RRa 0,60; Interval Kepercayaan (IK 95% 0,38 – 0,94; P 0,026. Sedangkan jam terbang di luar jadwal dan indeks massa tubuh yang berlebih nampaknya berpengaruh terhadap kebiasaan latihan fisik (secara berurutan: RRa 0,58; IK95% 0,30 – 1,13; P 0,112 dan RRa 0,79; IK95% 0,62 – 1,02; P 0,072. Kesimpulan: Usia, jam terbang di luar jadwal, dan IMT berlebih nampaknya berpengaruh terhadap kebiasan latihan fisik pada pilot sipil di Indonesia. Kata kunci: latihan fisik, jam terbang, pilot sipil, Indonesia Abstract Background: Physical exercise habit has some benefits, among others, for physical fitness and cognitive function, as well

  4. VARIASI KUALITAS AIR DAN ESTIMASI POTENSI PRODUKSI IKAN PERAIRAN DANAU BATUR, PROPINSI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Samuel

    2016-03-01

    Full Text Available Danau Batur merupakan tipe danau vulkanik berbentuk kaldera di Propinsi Bali yang tidak mempunyai aliran air keluar (outlet. Danau ini mempunyai peranan penting sebagai sumber penyediaan protein hewani bagi masyarakat Kabupaten Bangli khususnya dan Bali pada umumnya. Informasi mengenai kondisi limnologi dan biologi perairan yang dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan dan pengelolaan perikanan belum banyak tersedia. Oleh karena itu, penelitian mengenai aspek limnologi dan estimasi potensi produksi ikan dilakukan pada Februari, Mei, September dan Nopember 2011.  Estimasi potensi produksi ikan diketahui dengan menerapkan rumus empiris dari hubungan antara produksi ikan dengan indeks morfoedafik. Dari nilai indeks status trofik perairan (55,17–61,14, perairan Danau Batur diklasifikasikan sebagai perairan dalam tingkat eutofik ringan sampai sedang. Dari nilai-nilai parameter daya hantar listrik, konsentrasi fosfat (PO4-P, nitrat (NO3-N, total nitrogen (TN, dan alkalinitas, perairan Danau Batur secara umum dapat dikategorikan sebagai perairan subur yang dapat dimanfaatkan oleh organisme air yang berfungsi sebagai makanan alami, yang dapat mendukung kehidupan ikan. Perairan Danau Batur yang relatif subur ini memberikan gambaran potensi produksi sebesar 98,56-99,48 kg/ha/tahun (rata-rata 99,15 kg/ha/tahun. Dengan memperhitungkan luas perairan danau, potensi ikan Danau Batur diperkirakan secara rata-rata sebesar 159 ton/tahun. Nilai potensi produksi ini relatif lebih tinggi dari target produksi perikanan pada 2010 sebesar 150 ton. Agar dapat mempertahankan keberlanjutan proiduksi perikanan tangkap di Danau Batur, disarankan agar produksi perikanan tidak melebihi nilai potensi produksi seperti yang diperoleh dalam penelitian ini. Lake Batur is a type of volcanic lake shaped caldera that has no water flow out (outlet. The lake has an important role to provide a protein source for the people of Bangli regency. However, the Information about the

  5. POLA BEROBAT GIGI DAN STATUS KESEHATAN GIGI DI PROVINSI BANGKA BELITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fx. Sintawati

    2017-01-01

    Full Text Available Abstak:Latar Belakang: Provinsi Bangka Belitung merupakan wilayah dengan tingkat kerusakan gigi penduduknya tertinggi di Indonesia. Pada Riskesdas 2007 dilaporkan di Provinsi Bangka Belitung, penduduk usia 12 tahun ke atas pernah mengalami karies sebesar 86,8 % dan yang mengalami karies aktif yang belum memperoleh perawatan sebesar 50,8%. Dari penelitian terdahulu di Provinsi Bangka Belitung diketahui bahwa rata-rata 5 gigi per-orang pernah mengalami kerusakan meliputi 3,6 gigi dicabut, 0,35 gigi dibiarkan karies tanpa perawatan dan hanya 0,05 yang ditumpat.  Ini mengambarkan situasi layanan kesehatan gigi di Provinsi Bangka Belitung yang didominasi oleh pelayanan pencabutan gigi.  Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui status kesehatan gigi dan pola berobat gigi di Provinsi Bangka Belitung. Metode: Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan rancangan cross sectional (potong lintang, adapun  jumlah responden penelitian  adalah 1152 orang. Hasil: Status kesehatan gigi terendah (indeks DMF-T tertinggi  pada  golongan usia > 60 tahun dimana pada perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Upaya untuk mengatasi  sakit  gigi atau kelainan gigi yang paling banyak  adalah dengan pencabutan gigi (77,6%, pemberian obat untuk menghilangkan rasa sakit (77,3%, konseling atau penyuluhan (34,8%, dan penambalan gigi (33,1%. Kesimpulan: Status kesehatan gigi di Provinsi Bangka Belitung sangat rendah, dengan indeks DMF-T yang sangat tinggi dijumpai pada golongan umur > 60 tahun, diikuti golongan umur  35-44 tahun. Upaya pengobatan yang dilakukan  lebih banyak pencabutan gigi, ini berarti upaya perawatan/pengobatan yang dilakukan masyarakat sudah sangat terlambat. Saran: Perlu peningkatan kemampuan pelayanan kesehatan gigi dan juga akses ke tempat pelayanan kesehatan gigi  karena ini berhubungan erat dengan kejadian karies gigiABSTRACT Background: Bangka Belitung Province is the region with the highest population rate of tooth decay in

  6. Gender as a predictor for academic achievement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Lestari

    2012-07-01

    Full Text Available Latar belakang: Profesionalisme adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh profesi dokter agar dapat menjaga kepercayaan masayarakat pada profesi ini. Mengembangkan atribut profesionalisme selama masa studi merupakan langkah yang dapat dilakukan oleh institusi pendidikan untuk mengembangkan profesionalisme siswa. Meskipun demikian, professionalism mungkin tidak hanya berpengaruh pada kinerjanya sebagai dokter kelak, namun juga akan berpengaruh pada kinerja ketika masih menjadi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi dan atribut profesionalisme dengan keberhasilan akademik siswa. Metode: Subjek penelitian potong lintang ini terdiri dari mahasiswa tahun ke 4 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula Semarang semester Tahun ke empat. Data mengenai atribut profesionalisme dinilai dengan menggunakan inventory “Penilaian profesionalisme mahasiswa kedokteran”, yang disusun dengan menggunakan metode Delphi oleh beberapa ahli dari berbagai bidang. Data mengenai keberhasilan akademik siswa yang diketahui dari indeks prestasi akademik (IPK dikumpulkan dari Unit IT FK Unissula. Data dianalisis memakai regresi Cox dengan waktu yang konstan menggunakan STATA versi 9. Hasil: Sebanyak 86.25% (207 dari 240 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil akhir analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat satupun atribut profesionalisme yang merupakan prediktor keberhasilan akademik yang dicerminkan IPK. Meskipun demikian, gender merupakan faktor yang dapat memprediksi keberhasilan akademik mahasiswa FK Unissula. Mahasiswa perempuan dibandingkan mahasiswa laki-laki 35% lebih tinggi mendapat nilai IPK [risiko relatif suaian (RRa = 1, 35; 95 interval kepercayaan (CI = 1, 05-1, 74. Kesimpulan: Mahasiswa perempuan dibandingkan laki-laki lebih berhasil untuk mendapatkan nilai indeks prestasi kumulatif. (Health Science Indones 2010; 1: 43 - 50 Kata kunci: gender, atribut

  7. Studi kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan pitalebar pada jaringan bergerak seluler [The study of subscriber satisfaction on quality of broadband service on cellular mobile network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2016-12-01

    Full Text Available Teknologi telekomunikasi seluler terus berevolusi. Dimulai dari teknologi seluler generasi pertama (1G yang berbasis teknologi analog, kini kita dapat menikmat layanan pitalebar nirkabel berbasis teknologi seluler generasi keempat (4G. Studi ini dilakukan untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan pitalebar pada jaringan bergerak (mobile baik kualitas layanan yang bersifat teknis maupun non-teknis, dengan cara menyebarkan kuesioner kepada pelanggan 3G dan 4G di 12 lokasi survei. Analisis dilakukan dengan menggunakan indeks kepuasan konsumen dan analisis kepentingan dan kinerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada umumnya pelanggan puas dengan kualitas layanan data yang diberikan oleh pihak penyedia layanan. Namun demikian, masih diperlukan perbaikan-perbaikan mengingat indeks kepuasan konsumen lebih mendekati batas bawah dari kategori puas tersebut. Berdasarkan hasil analisis kepentingan dan kinerja terhadap diketahui bahwa pada skala 5(lima, rata-rata tingkat kepentingan dan kinerja untuk semua parameter kualitas layanan berturut-turut sebesar 4,04 dan 3,43. Terdapat dua parameter masuk kuadran tingkatkan kinerja,  empat parameter berada di kuadran pertahankan kinerja, dua parameter  memiliki kinerja yang dianggap berlebihan dan sisanya yaitu dua parameter masuk dalam kategori prioritas rendah. Penyedia layanan harus memprioritaskan perbaikan pada parameter-parameter yang masuk dalam kategori tingkatkan kinerja, yaitu kehandalan jaringan dan kecepatan perbaikan jaringan ketika jaringan mengalami gangguan.*****Mobile telecommunications technology continues to evolve. Starting from the first-generation mobile technology (1G, we are now able to enjoy wireless broadband service based on fourth-generation cellular technology (4G. This study was conducted to measure customer satisfaction against quality of service (QoS parameters of broadband on mobile networks, including technical QoS as well as non-technical QoS. Data

  8. KUALITAS DIET DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGETAHUAN GIZI, STATUS SOSIAL EKONOMI, DAN STATUS GIZI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Muslihah

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of study was to assess the diet quality and its relation to nutrition knowledge, body mass index (BMI, and socio economic status (SES among adults person. The cross sectional study was conducted with 100 adults aged ≥25 years old from Kedung Kandang sub district, Malang. Dietary quality was assessed using two non-consecutive 24-h dietary recalls and semi quantitative FFQ. Nutrition knowledge questionnaire was modified from Parmenter and Wardle. The most subjects were middle SES and the BMI were normal and overweight. The average of diet quality score was 7.14±1.96 with dietary diversity score 1.93±0.43; micronutrient adequacy score 2.3±1.4; prevention NCD score 2.87±0.92. Nutrition knowledge score was 43.3±24.6 with dietary recommendation 9.3±3.6; sources of nutrients 14±11.5; choosing foods 6.3±4.9; diet-disease relationships 13.7±8.6. Nutrition knowledge score was no correlation with BMI, dietary diversity, prevention NCD score, but positively associated with SES, quality diet, micronutrient adequacy score. SES was no associated with BMI and quality diet index. Dietary diversity score was associated with BMI. Diet quality score was associated with nutrition knowledge but no correlation with BMI and SES. The conclusion is diet quality and nutrition knowledge was still poor and not correlated with BMI and SES, but only nutrition knowledge score.Keywords: diet quality, nutrition knowledge, socio economic statusABSTRAKTujuan penelitian mengkaji kualitas diet dan hubungannya dengan pengetahuan gizi, indek massa tubuh (IMT, dan status sosial ekonomi (SSE pada orang dewasa. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional study pada 100 orang dewasa usia ≥25 tahun dari Kecamatan Kedung Kandang, Malang. Kualitas makanan diukur dengan 24-hour recall selama dua hari yang tidak berurutan dan semi quantitative FFQ, kuesioner pengetahuan gizi terstruktur dimodifikasi dari Parmenter dan Wardle. Umumnya subjek dengan SSE

  9. ACCOUNTING INNOVATION ANALYSIS FOR THE STOCK PRICES AND MACROECONOMIC FACTORS OF FIVE ASEAN COUNTRIES DURING AND POST THE 1997 ASIAN FINANCIAL CRISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2004-01-01

    Full Text Available This paper seeks to examine some of the dynamic interactions of stock prices and macroeconomic factors in five ASEAN countries, Indonesia; Malaysia; the Philippines; Singapore; and Thailand with particular attention to the 1997 Asian financial crisis and period onwards. Using monthly time series data of the countries, accounting innovation analyses based on vector autoregressive (VAR analytical framework is employed to empirically examine the interaction among the variables. This research reveals that, firstly, a shock to a particular variable in the model results in various contemporaneous reactions by other variables across the countries during the sample period. Secondly, the general forecast error variance decomposition results likely reinforce the outcomes of the general impulse response analyses in most of the countries. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini ditujukan untuk mengkaji berbagai interaksi dinamik yang terjadi antara indeks harga saham dan factor-faktor ekonomi makro di kelima negara-negara ASEAN, yaitu Indonesia; Malaysia; Filipina; Singapura; dan Thailand pada saat dan setelah berlangsungnya krisis keuangan Asia tahun 1997. Dengan menggunakan data time series bulanan dari negara-negara tersebut, accounting innovation analysis yang didasarkan atas kerangka analisa vector autoregressive (VAR diaplikasikan untuk menguji secara empiris interaksi dinamik antara berbagai variabel tersebut. Penelitian ini mengungkapkan bahwa, pertama, suatu goncangan terhadap suatu variabel tertentu di dalam model menghasilkan berbagai reaksi temporer oleh variabel-variabel lainnya di seluruh negara-negara tersebut selama periode penelitian. Kedua, hasil-hasil analisa general forecast error variance decomposition nampaknya cenderung memperkuat hasil-hasil dari analisa general impulse response di sebagian besar negara-negara ASEAN tersebut. Kata kunci: analisa accounting innovation, krisis keuangan Asia, pasar modal, faktor-faktor ekonomi makro

  10. A comparison of nutrition knowledge, attitudes and dairy consumption of school children according to age and gender

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irena Colić Barić

    2001-01-01

    Full Text Available Besides traditional nutrients, milk and dairy products contain some health promoting components. The aim of this study was to detect the frequency and preferences among dairy products in school children according to age and gender. The subjects were 234 healthy children at age 10-11 years and 14-15 years from two primary schools in Zagreb. Number of participants was well balanced according to age and gender. Dietary data were collected using specially designed food frequency questionnaire (FFQ. By additional questionnaire some anthropometric parameters as well as food preferences, attitudes and nutrition knowledge on milk and dairy products were collected. According to the results the intake of milk is significantly different (p< 0.05 to gender but not to age. 91 % children consume milk, 2.3 cups/day in average. Soft drinks, fruit juices, beverages and similar drinks are consumed more often than milk. Pudding and ice cream had the highest frequency among dairy products consumed. Milk and dairy frequency intake according to age and gender are still not significantly different. Children mostly consume fresh milk (68.7%. Girls at age 14-15 years consume light milk ( ≤1.6 % fat more than younger children and boys at the same age. 86 % of children is well informed about nutritional facts linked to milk and dairy products and they are mostly educate by parents. Among anthropometric parameters a statistically significant difference (p<0.05 was observed in height with regard to gender, only among older children, and for both height and, weight and body mass indeks (BMI with regard to age.

  11. PENENTUAN DAERAH RAWAN GIZI BERDASARKAN ANALISIS SPATIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviati Fuada

    2012-11-01

    Full Text Available Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar telah dilakukan di Indonesia (RISKESDAS 2007. Riset telah mengumpulkan data-data yang terdiri dari data kesehatan yang menggambarkan status gizi anak di bawah lima (antrophometri data di seluruh wilayah Indonesia. Kenyataanya masih sedikit analisis dengan menggunakan metode GIS, oleh karena itu artikel ini akan dikaji dengan metode spasial. Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi faktual, yang dapat mendukung kebijakan daerah. Tujuan: Mengidentifikasi daerah kabupaten/provinsi rawan status gizi anak balita, Metode: Analisa GIS denganmenggunakan metode spasial (pengelompokan data dan overlay dengan cara union. Data RISKESDAS 2007. Hasil: Wilayah tingkat tinggi potensi rawan gizi bermasalah (bersumber overlay antara peta sebaran status gizi balita dengan peta sebaran KK miskin  adalah; Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Cianjur, Garut, Ciamis, Bandung, Subang dan Majalengka. Wilayah tingkat tinggi berpotensi terkena infeksi penyakit (berdasarkan peta sebaran resiko Infeksi Penyakit dan pemanfaatan posyandu adalah: Kabupaten Purwakarta, Karawang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Bekasi dan Bogor. Wilayah berpotensi rawan gizi kategori tinggi (bersumber pada 4 faktor/peta sebaran meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Kasus Gizi bermasalah berdasarkan 3 indeks gabungan menyebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Wilayah kasus gizi bermasalah kategori tinggi, dan kategori sedang, sebagian besar  terjadi di wilayah Kabupaten. Baik kategori sedang maupun tinggi merupakan wilayah yang berdampingan. Gambaran ini mengarah pada fakta bahwa  masalah gizi cenderung merupakan masalah epidemiologi. Kesimpulan: Terdapat empat wilayah kabupaten status gizi yang paling serius dalam kategori tinggi meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.  Kata kunci: analisis spasial, status gizi, posyandu, rawan gizi 

  12. MEASUREMENT OF THE STUDENTS’ ATTITUDE TOWARD A WHOLE-LANGUAGEAPPROACH-BASED LECTURE USING SCORE QUESTIONNAIRES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nizamuddin Sadiq

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: The objective was to investigate students’ attitude toward the implementation of a whole language approach on Reading and Writing for Occupational Purposes Course in the academic year of 2013/2014. The approaches employed were phonological and phoneme awareness, phonic and word study, fluency, vocabulary, comprehension skills and strategies, and writing. The participants were 15 students of the English Language Education Department, Universitas Islam Indonesia. SCORE questionnaire using the Likert’s scale was the instrument. Calculation was to find out score index and categorization by following Riduwan’s (2007 score interpretation criteria. The findings showed that in the simple category, two of ten questions were agreed absolutely (100%, in the clear category, all questions were agreed for 80 %, in the original category, five of thirteen questions reached majority of agreement (100%, in the relevant category, one of five questions was agreed absolutely (100%, and in the enjoyable category, all questions were agreed by 93%. Keywords: a whole language approach, SCORE, score interpretation criteria PENGUKURAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PERKULIAHAN BERBASIS A WHOLE LANGUAGE APPROACH DENGAN KUESIONER SCORE Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengukur sikap mahasiswa terhadap pelaksanaan a whole language approach dalam perkuliahan Reading and Writing for Occupational Purposes Course tahun akademik 2013/2014. Pendekatan yang diterapkan adalah kesadaran fonetik dan fonemik, pelafalan dan kata, kelancaran, kosakata, keterampilan dan strategi membaca komprehensif, dan menulis. Responden penelitian ini adalah 15 maahsiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia. Kuesioner SCOREs dengan skala Likert sebagai instrumen. Penghitungan ditujukan kepada skor indeks dan kategorisasi mengikuti criteria interpretasi skor Riduwan (2007. Hasilnya menunjukkan bahwa pada kategori simple, dua pertanyaan disetujui mutlak (100%, pada kategori

  13. HUBUNGAN ASUPAN SERAT DENGAN STATUS GIZI DAN PROFIL LIPID DARAH PADA ORANG DEWASA DISLIPIDEMIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Kustiyah

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the association of fiber consumption with nutritional status and blood lipid profile in dyslipidemic adults. The design study was cross sectional survey involving 79 subjects. The results showed that there were significant correlations between energy intake with High Density Lipoprotein (HDL cholesterol and total cholesterol, fat intake with BMI (Body Mass Index, and BMI with Low Density Lipoprotein (LDL cholesterol and total cholesterol (p<0.05. There was no significant correlation between consumption of fiber with nutritional status and blood lipid profile (p>0.05. In conclusion, most of the dyslipidemia subjects were obese. Dyslipidemia subjects should keep their intake of energy and fat in recommended ranges in order not to be obese and keep the BMI in normal range to avoid abnormalities of blood lipid profile.Keywords: blood lipid profile, dyslipidemia, fiber intake, nutritional statusABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah pada orang dewasa dislipidemia. Desain penelitian ini adalah survei potong lintang dengan subjek penelitian sebanyak 79 subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kolesterol High Density Lipoprotein (HDL dan kolesterol total, asupan lemak dengan IMT (Indeks Massa Tubuh, dan IMT dengan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL dan kolesterol total (p<0.05. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah (p>0.05. Disimpulkan bahwa sebagian besar subjek yang obes mengalami dislipidemia. Subjek penderita dislipidemia sebaiknya menjaga asupan energi dan lemak agar tidak mengalami kegemukan dan menjaga batas IMT normal untuk menghindari abnormalitas pada profil lipid darah.Kata kunci: asupan serat, dislipidemia, profil lipid darah, status gizi

  14. Penggugusan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Kondisi Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sabarinah Prasetyo

    2013-01-01

    Full Text Available Untuk melaksanakan penelitian di Indonesia yang dapat mewakili 33 provinsi, sampling bertahap banyak dilakukan, dan tahap awalnya adalah memilih provinsi. Pada penelitian bidang kesehatan, agar provinsi terpilih mewakili kondisi kesehatan penduduk Indonesia, seyogyanya provinsi dikelompokkan berdasarkan variabel terkait kesehatan. Untuk itu, secara statistik dapat dilakukan analisis gugus (cluster analysis memakai data dari berbagai sumber, dengan 27 variabel mencakup prevalensi beberapa penyakit infeksi dan status gizi, akses ke pelayanan kesehatan, status demografi, indeks pembangunan manusia, dan aspek keuangan. Hasil akhir menunjukkan bahwa ada 4 gugus provinsi di Indonesia, pada masing-masing gugus terdapat sebanyak 4, 8, 7, dan 14 provinsi. Proses penggugusan dengan analisis gugus semacam ini dapat diterapkan dengan memakai data yang diperbaharui dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan untuk sampling provinsi di Indonesia. Amultistage sampling procedure is often used in conducting a research that represents all 33 provinces in Indonesia, and the first step for the procedure is the sample selection of provinces. In the area of health research, it is recommended that the province selection is based on the stratification of provinces using health related variables. Cluster analysis is a statistical technique possibly employed utilizing data from many sources. In this particular application, it involves 27 important health variables which reflect important communicable diseases and nutritional status, access to health services, demographic situation, human development index, and financial factor. This cluster analysis produces four clusters of province, with each of them comprising of 4, 8, 7, and 14 provinces. This statistical clustering technique of provinces can be implemented and considered in the sampling process of provinces in Indonesia using the updated data.

  15. Isparta Ekolojik Koşullarında Bazı Arpa (Hordeum vulgare L. Çeşitlerinin Verim ve Kalite Özelliklerinin Belirlenmesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    İmren ÇÖKEN

    2016-04-01

    Full Text Available Bu araştırma Isparta ilinde 2013-2014 yetiştirme sezonunda yürütülmüştür. Araştırma tesadüf blokları deneme desenine göre 3 tekerrürlü olarak gerçekleştirilmiştir. Bu çalışmada 13 arpa çeşidi (Larende, Ünver, Özdemir-05, İnce-04, Özen, Akar, Zeynelağa, Altıkat, Samyeli, Kendal, Bolayır, Martı, Harman kullanılmıştır. Çalışmada bitki boyu 73.6 (Samyeli-89.6 (Özdemir-05; metrekarede başak sayısı 200.0 (Akar-340.0 (Samyeli; başakta tane sayısı 22.6 (Bolayır-67.3 (Altıkat; başak uzunluğu 7.4 (Martı-9.5 (Akar; bin tane ağırlığı 43.4 (Martı-56.4 (Larende; dekara tane verim 169.6 (Martı-363.0 (Zeynelağa; hasat indeks 15.5 (Martı-30.1 (Bolayır; hektolitre ağırlığı 66.2 (Kendal-76.3 (Larende; biyolojik verim 749.4 (İnce-04-1366.1 (Akar; protein % 9.6 (Altıkat-16.3 (Larende; azot oranı % 1.5 (Altıkat-3.2 (Larende arasında değişmiştir.

  16. ANALISIS HUBUNGAN JANGKA PANJANG ANTARA ANGGOTA DENGAN KOPERASI JASA KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Nur Udin Aziz

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini, dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran, Reputasi Lembaga dan Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang yang dimediasi oleh Kepercayaan Anggota, serta pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran Terhadap Hubungan Jangka Panjang dan pengaruh Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang antara anggota dengan KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera. Dari hasil analisis data atas model yang dikembangkan didapatkan nilai indeks pengukuran RMSEA (0.065, GFI (0.928, AGFI (0.822, TLI (0.936 dan CFI (0.968 berada dalam rentang nilai yang baik. Maka model ini dapat diterima karena secara umum model memiliki tingkat goodness of fit yang dapat diterima meskipun nilai chi square dan probabilitas diterima secara marginal. Dari pengujian terhadap enam hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini semua hipotesis alternatif didukung yaitu H1, H2, H3, H4, H5 dan H6 dapat didukung.This study aims to describe and to analyze the influence of salesforce ability, Institute reputation and Member Satisfaction toward Long Term Relationships, which are mediated by the trust of the members, as well as the influence of salesforce ability toward Long-Term Relationship and the influence of the members satisfaction toward Long-Term Relationships among members of the BMT KJKS Bina Ummat Sejahtera. Analysis of the data obtained the model developed index measuring the value of RMSEA (0065, GFI (0928, AGFI (0822, TLI (0936 and CFI (0968 is in the range of good value. In addition, this model can be generally accepted as the model which has level of goodness of fit and can be accepted even though the value of chi square and probability is marginally accepted. Examination of the six hypotheses proposed in this study whereas all received as the alternative hypothesis H1, H2, H3, H4, H5 and H6 can be supported.

  17. EVALUASI MUTU KIMIA, FISIKA DAN MIKROBIOLOGI NIRA AREN (Arenga pinnata SELAMA PENYIMPANAN Chemical, Physical, Microbiology Property Evaluation of Neera (Arenga pinnata during Storage

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Mulyawanti

    2012-05-01

    Full Text Available The study was conducted to evaluate the changes of quality of neera during storage after process improvement withfiltration and pasteurization. Research conducted using completely randomized design with factorial pattern. Factor treatment were filtering (coarse sieve, sieve 40 mesh, and without filtering, pasteurization (pasteurization and without pasteurization, and storage at room temperature (0, 3, 6, 9, 12 , and 15 hours and performed as many as 3 replication. Observations were carried out for the quality of chemical, physical and microbiological. The results showed that the handling of juice with coarse filtration using filter and pasteurization can maintain the stability of palm juice for 15 hours in storage at room temperature, with a sucrose content was 14.48 %, TSS was 16.4 ° Briks, alcohol was 1,39 % , total acid was 0.182 %, pH was 6.82, viscosity was 14.53 cp, bias index was 1.355 nd, and the total growth of bacteria, yeasts and molds which slowed. ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi perubahan mutu nira aren selama penyimpanan setelah diberikan perbaikanproses penanganan segarnya yaitu dengan penyaringan dan pasteurisasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan faktor perlakuan yaitu penyaringan (saringan kasar, saringan 40 mesh, dan tanpa penyaringan, pasteurisasi (pasteurisasi dan tanpa pasteurisasi, dan penyimpanan pada suhu ruang (0, 3,6, 9, 12, dan 15 jam serta dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan terhadap mutu kimia, fisik dan mikrobiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan nira dengan penyaringan menggunakan saringan kasar dan pasteurisasi dapat mempertahankan kestabilan nira aren selama 15 jam dalam penyimpanan di suhu ruang, dengan kandungan sukrosa 14,48 %, TSS 16,4 °Briks, total alkohol 1,39 %, total asam 0,182 %, pH 6,82, viskositas 14,53 cp, indeks bias 1,355 nd, dan pertumbuhan total bakteri, khamir dan kapang yang diperlambat.

  18. CO-INTEGRATION DAN CONTAGION EFFECT ANTARA PASAR SAHAM SYARIAH DI INDONESIA, MALAYSIA, EROPA, DAN AMERIKA SAAT TERJADINYA KRISIS YUNANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tara Ninta Ikrima

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis di Yunani terhadap pergerakan harga saham syariah di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis co-integrasi dan efek penularan (contagion effect yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini dilakukan karena ada perbedaan antara hasil penelitian tentang US Subprime Mortgage periode krisis tentang dampak pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan VAR (Vector Auto Regressive dan VECM (Vector Error Correction Model untuk menguji hipotesis dengan EViews 6 digunakan sebagai alat analisis statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harga saham penutupan mingguan yang diambil dari perwakilan pasar saham syariah masing-masing negara, JII untuk Indonesia, DJIMY untuk Malaysia, DJIM US, dan MSCI untuk Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa Krisis Yunani tidak memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga saham Islam di AS, Malaysia, Indonesia, dan Eropa. Namun ada co-integrasi dan penularan berpengaruh terhadap harga saham Islam di empat wilayah saat krisis Yunani itu terjadi. The objective of the study was to analyze the Greece’s crisis impacts toward the movement of Islamic stock prices in Indonesia, Malaysia, USA, and Europe. Moreover, this study also analyzed co-integration and contagion effect which occurred during the period. VAR (Vector Auto Regressive and VECM (Vector Error Correction Model with eviews 6 were used to test the hypothesis as the statistical analysis tools. The data of this study were the weekly closing stock price indices taken from the representatives of Islamic stock markets of each country; JII in Indonesia, DJIMY in Malaysia, DJIM in USA, and MSCI in Europe. The result showed that the Greece’s crisis did not give any influence toward the movement of Islamic stock prices in USA, Malaysia, Indonesia, and Europe. However; there were co-integration and contagion effect which influenced on Islamic

  19. PENENTUAN NILAI TUKAR MATA UANG ASING DENGAN MENERAPKAN KONSEP PARITAS DAYA BELI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ivan Haryanto

    2000-01-01

    Full Text Available The concept of relative purchasing power parity is applied to evaluate the exchange rates for currencies such as: the German Mark, Japanese Yen, British Poundsterling, French Franc, Swedish Krona, Italian Lira, and the Canadian Dollar against the USA dollar. Another objective of the study is to evaluate the sensitivity of consumer price indices to exchange rates for each country as well as to test for differences between atual exchange rates and their PPP predicted rates. The results show that in the long-run, actual exchange rates continually move toward the purchasing power predicted rates. On the other hand, in the short-run, the actual and parity exchange rates often experience disequilibrium. It was also found that positive changes in society's purchasing power caused positive changes in the actual exchange rates in every country except Japan. Abstract in Bahasa Indonesia : Konsep paritas daya beli relatif diterapkan untuk mengukur nilai tukar mata uang beberapa negara yaitu - Mark Jerman, Yen Jepang, Poundsterling Inggris, Franc Perancis, Krona Swedia, Lira Italia dan Dolar Kanada, terhadap Dolar Amerika. Selain itu, penelitian ini bertujuan melihat sensitivitas perubahan indeks harga konsumen terhadap perubahan nilai tukar mata uang tiap negara terhadap Dolar Amerika serta menguji apakah terdapat perbedaan secara signifikan antara nilai tukar aktual dengan nilai tukar berdasarkan konsep paritas daya belinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, nilai tukar aktual akan bergerak kembali mendekati nilai tukar paritas daya belinya. Sebaliknya dalam jangka pendek, nilai tukar aktual dan nilai tukar paritas daya belinya seringkali mengalami disekuilibrium. Ditemukan juga bahwa setiap perubahan positif daya beli masyarakat menyebabkan adanya perubahan positif nilai tukar aktual mata uang setiap negara, kecuali negara Jepang. Kata kunci: paritas daya beli, mata uang, kurs valuta asing

  20. FAKTOR RISIKO KEGEMUKAN PADA ANAK SEKOLAH USIA 6-18 TAHUN DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: The result of nutritional status surveys on school age children in 10 big cities in Indonesia in 2005 showed that the prevalence of obesity in school age children in DKI Jakarta was the highest with percentage of 6 % compared to other big cities that only under 3%. Further analysis was conducted to examine the risk factor related to obesity in school age children in DKI Jakarta. Objectives: Data analysis was done to study the risk factor related to obesity in school age children in Jakarta.Material and Methods: Experimental design was cross sectional. Samples were primary school, junior high school and senior high school students age 6 – 18 years old in five regions of DKI Jakarta. The number of total samples was 7195 students. Data collected were anthropometry, social-economy, food consumption pattern, physical activities, and life style. Nutrition Status was determined by calculating Body Mass Index (BMI using CDC 2000 reference. Results: The prevalence of overweight student in DKI Jakarta was 6%. The prevalence of malnutrition and severe malnutrition students were 11,2% and 1,2% respectively. The group of student ≤9 years old had the highest prevalence of obesity and severe malnutrition. The prevalence was more in male students than female. The education level of parents, often consumes an oily snacks, like to buy a deep fry snacks, oily snacks, often consume supplement, and rarely do household work have strong relation with obesity (p<0,05. Conclusion: Male students age ≤9 year old have higher risk of obesity and malnutrition than female students.  The education level of parents, often consumes an oily snacks, like to buy a deep fry snacks, oily snacks, often consume supplement, and rarely do physical work are risk factors of obesity in school age children. [Penel Gizi Makan 2007, 30(1: 31-39]   Keywords: Body Mass Indeks (BMI, Nutrional Status, Obesity risk

  1. HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA SUBUR (ANALISIS DATA RISKESDAS 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristina Kristina

    2016-03-01

    Full Text Available Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak diderita di dunia termasuk Indonesia. Sebagian besar masyarakat dengan tekanan darah tinggi adalah overweight, dan hipertensi lebih sering terjadi pada obesitas. Pada tahun 2013, prevalensi obesitas perempuan dewasa (>18 tahun 32,9 persen, naik 19 persen dari tahun 2007 (13,9% dan naik 17,4 persen dari tahun 2010 (15,5% ( Riskesdas 2013. Penelitian di China tahun 2004 menunjukkan bahwa obesitas mempunyai risiko 4,9 kali lebih tinggi menjadi hipertensi dibandingkan yang memiliki indeks massa tubuh <25 kg/m2. Tujuan: mengetahui hubungan IMT dengan hipertensi pada WUS. Metode: Penelitian menggunakan data Riskesdas 2013.  Disain penelitian cross sectional. Sampel: semua WUS berumur 15-49 tahun dan yang tidak hamil. Disebut hipertensi apabila tekanan darah sistol  >140 mmHg atau Diastole > 90 mmHg.  IMT WUS dibagi dua:  kelompok  IMT  <25 kg/ m2 dan  IMT ≥ 25 kg/m2 .    Analisis data univariat, bivariat dan multi variat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hipertensi pada WUS  adalah 21,3 persen. WUS yang memiliki IMT  ≥ 25 kg/m2 yaitu 11,5%. Secara statistik ada hubungan yang bermakna  antara variabel utama (IMT dan variabel antara  dengan hipertensi  (p<0,05. Tidak ada variabel confounding. WUS yang IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang hipertensi 2,272 kali dibandingkan dengan WUS dengan IMT<25 kg/m2. Kesimpulan.  WUS yang memiliki IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang 2,272 kali hipertensi. WUS umur 25-49 tahun dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko terkena hipertensi 1,91 kali.  WUS di perkotaan dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko hipertensi 2,70 kali.

  2. Pajanan Kebisingan dan Hipertensi di Kalangan Pekerja Pelabuhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Harianto

    2013-12-01

    Full Text Available Penyakit kardiovaskular menempati urutan ke-4 atau 15% dari penyebab kematian yang berhubungan dengan pekerjaan. Hipertensi yang merupakan salah satu penyakit pembuluh darah, dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Sebagian besar penderita hipertensi di Indonesia tidak terdeteksi, sementara mereka yang terdeteksi umumnya tidak menyadari kondisi penyakitnya dan hanya sebagian kecil yang berobat secara teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi hipertensi pada pekerja pelabuhan di wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan serta faktor-faktor risiko yang berpengaruh. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang; subjek diperoleh dari hasil survei penyakit tidak menular tahun 2011 oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Tarakan. Subjek yang terkumpul adalah 361 pekerja. Nilai pengukuran tekanan darah menggunakan nilai baku dari JNC VII tahun 2003. Prevalensi hipertensi ditemukan lebih rendah daripada angka nasional dan provinsi, yaitu 21,88%. Pajanan kebisingan dikaitkan dengan usia, riwayat keluarga hipertensi, stres, indeks massa tubuh dan berhubungan dengan hipertensi. Cardiovascular disease range ranks fourth or 15 % of the causes of death related to job. Hipertension is one of cardiovascular disease thet is known as silent killer because of lack of simptom. Most of hypertension patients in Indonesia are not detected, while they are whose detected do not conscious their disease condition and only little who get the treatment regularly. The objective of this study was to know the prevalence and risk factors of hypertension among harbor worker at Port Health Office Class II of Tarakan with it’s associated risk factors. The study design used was crosssectional. The study used secondary data source of noncommunicable disease survey, 2011 at Port Health Office of Tarakan. The subjects were 361 workers. Value of blood pressure measurement using the raw value of the JNC VII IN 2003. The

  3. Saluran Air Tertutup Sebagai Faktor Penekan Populasi Tikus di Daerah Bekas Fokus Pes Cangkringan Sleman Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukismanto Sukismanto

    2017-07-01

    sebanyak 5 ekor. Hasil perhitungan indeks pinjal khusus sebesar 0,13. Hasil analisis bivariat hanya variabel keberadaan saluran air tertutup yang signifikan ada hubungan dengan kesuksesan dalam penangkapan tikus.

  4. Sosial ulikhet i ungdoms helse: Er helseatferd viktig?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Torbjørn Torsheim

    2009-10-01

    Full Text Available Studier har påvist sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. I følge atferdsforklaringer på ulikhet har ungdom fra familier med lav sosioøkonomisk status dårligere helse som et resultat av at de har et høyere nivå av risikoatferd og et lavere nivå av beskyttende atferd. Det empiriske grunnlaget for en slik forklaring er imidlertid svakt. Målet med studien var å undersøke rollen helseatferd kan ha for sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. Studien bygger på data fra den norske delen av ”Helsevaner blant skoleelever 2005/06”. Et utvalg av 6447 skoleelever i aldersgruppen 11 til 16 år besvarte spørreskjemaer. Sosioøkonomisk status ble målt med en indeks for foreldrenes status bestående av foreldrenes yrke, familiens velstand og antall bøker i hjemmet. Helseatferd ble målt ved epidemiologiske indikatorer for kosthold, fysisk aktivitet, stillesittende aktivitet/ser mye på tv, røyking og alkoholbruk. Ordinal logistisk regresjonsanalyse viste at ungdom med lav status hadde høyere odds ratioer for selvrapportert dårligere helse. Kontroll for helseatferd resulterte i en klar reduksjon i odds ratioen for dårligere helse, en indikasjon på delvis mediering. Stianalyse indikerte at røyking, fysisk aktivitet og inntak av frukt og grønnsaker bidro til mediering av sammenhengen mellom sosioøkonomisk status og selvrapportert helse. Samlet tyder resultatene på at helseatferd kan være en medierende mekanisme for sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. Langtidskonsekvensen av helseatferd antyder et behov for intervensjoner som retter seg mot flere former for helseatferd.

  5. Sosial ulikhet i ungdoms helse: Er helseatferd viktig?,

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Torbjørn Torsheim

    2007-01-01

    Full Text Available Studier har påvist sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. I følge atferdsforklaringer på ulikhet har ungdom fra familier med lav sosioøkonomisk status dårligere helse som et resultat av at de har et høyere nivå av risikoatferd og et lavere nivå av beskyttende atferd. Det empiriske grunnlaget for en slik forklaring er imidlertid svakt. Målet med studien var å undersøke rollen helseatferd kan ha for sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. Studien bygger på data fra den norske delen av ”Helsevaner blant skoleelever 2005/06”. Et utvalg av 6447 skoleelever i aldersgruppen 11 til 16 år besvarte spørreskjemaer. Sosioøkonomisk status ble målt med en indeks for foreldrenes status bestående av foreldrenes yrke, familiens velstand og antall bøker i hjemmet. Helseatferd ble målt ved epidemiologiske indikatorer for kosthold, fysisk aktivitet, stillesittende aktivitet/ser mye på tv, røyking og alkoholbruk. Ordinal logistisk regresjonsanalyse viste at ungdom med lav status hadde høyere odds ratioer for selvrapportert dårligere helse. Kontroll for helseatferd resulterte i en klar reduksjon i odds ratioen for dårligere helse, en indikasjon på delvis mediering. Stianalyse indikerte at røyking, fysisk aktivitet og inntak av frukt og grønnsaker bidro til mediering av sammenhengen mellom sosioøkonomisk status og selvrapportert helse. Samlet tyder resultatene på at helseatferd kan være en medierende mekanisme for sosioøkonomiske forskjeller i ungdoms helse. Langtidskonsekvensen av helseatferd antyder et behov for intervensjoner som retter seg mot flere former for helseatferd.

  6. KORELASI DIVERSIFIKASI PENDAPATAN DENGAN COPING STRATEGY PADA RUMAH TANGGA PETANI PENYEWA LAHAN SURUTAN DI WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bekti Wahyu Utami

    2014-04-01

    Full Text Available Penduduk di sekitar mega proyek Bendungan Serbaguna Wonogiri pada umumnya memiliki lahan sempit atau tidak memiliki lahan sama sekali. Sebagai konsekuensinya, lahan surutan bendungan itu telah menjadi lahan usahatani. Para petani kerapkali tidak dapat panen dari lahan surutan pada saat curah hujan berlebih, padahal sekitar 1/3 petani hanya memiliki lahan pertanian surutan. Maka dari itu usaha diversifkasi di luar lahan surutan menjadi suatu prioritas tinggi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga, di samping institusionalisasi strategi coping untuk menghadapi masa krisis. Tujuan penelitian ini adalah (1 mengkaji diversifikasi pendapatan, (2 mengkaji status ketahanan pangan rumah tangga, dan (3 mengkaji strategy rumah tangga. Studi terhadap diversifikasi pendapatan rumah tangga petani penyewa lahan surutan menunjukkan bahwa bahwa (1 rumah tangga responden pada umumnya lebih besar ketergantungannya pada usahatani ternak dan lahan surutan; (2 Semakin tinggi indeks diversifikasi semakin tinggi pendapatan rumah tangga. ABSTRACT People who are currently living around the mega project of Multipurpose Dam in Wonogiri, in general, very small size of land or landless. As a consequence, the open drawdown area which is available for cultivation.Thus, many farmers cultivate the drawdown area of the dam. Sometimes the farmers fail to harvest, due to high inundation. The failure of harvest means disaster to the farm households, but about 1/3 of farmers only have drawdown area. Thus the business diversify beyond drawdown area becomes a high priority in order to achieve household food security, in addition to the institutionalization of coping strategies to deal with the crisis. This study aimed to assess (1 the household income diversification, (2 coping strategy and 3 corelation between household income diversification and coping strategy. Studies of household income diversification farming in the drawdown area show that (1 responden thouse holds

  7. SISTEM PENGELOLAAN ARSIP DI KANTOR PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yudha Primantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, kendala-kendala yang dihadapi setra upaya-upaya untuk mengatasi kendala dalam sistem pengelolaan arsip. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun subyek penelitian ini adalah petugas Sub.Bag. Umum dan petugas kearsipan di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan hasil wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat teknik yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, simpulan verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani tahap pertama pengumpulan warkat, selanjutnya memeriksa tanda-tanda pelepasan oleh pimpinan, penetapan indeks, pemberian kode warkat, penyortiran, penyimpanan dan penataan warkat, pemeliharaan dan pengamanan arsip, penyusutan arsip, pemusnahan arsip. Kendala yang dihadapi pada saa tmemerikasa tanda-tanda pelepasan serta pendistribusian surat. Upaya yang dilakukan dengan mengirim surat kembali serta menyerahkan kepada pimpinan. The purpose of this study was to determine the records management system in the Office of Perum Perhutani Central Java Regional Division, constraints faced by Setra's efforts to overcome the obstacles in the archive management system. This study used a qualitative approach. The subject of this research is Sub.Bag officer. General and archival officer in the Office of the Regional Division Perhutanioffice Central Java Province. Data were collected by using interviews and documentation. Data were analyzed using four techniques of data collection, data reduction, data presentation, verification conclusions. The results show records management system in the first phase of the Office Perhutanioffice collection slips, then check for signs of release by the leadership, the determination of the index, script coding, sorting, storage and slips

  8. Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Peran Banyak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nur Rachmah

    2015-04-01

    Full Text Available This study aimed at identifying and understanding more deeply the self-regulated learning of students with high GPA, who had multiple roles (as housewife and worker also. The approach employed in this study was qualitative-phenomenological approach. The subjects of the study were selected by purposive sampling technique and the data were collected using techniques of observations and in-depth interviews. The results indicated that the four subjects conducted self-regulation in learning through regulating the cognition, motivation, behavior and emotion. Moreover, the subjects performed context regulation in order to achieve certain learning objectives. Self-regulated learning performed by the subjects was influenced by specific precipitating situations and the characteristics of each related individual. It was also strengthened by social support given to them. Keywords: self-regulated learning, student, many roles Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih mendalam bagaimana regulasi diri dalam belajar (self regulated learning mahasiswa yang memiliki banyak peran (sebagai ibu rumah tangga dan bekerja dengan indeks prestasi tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah meng¬gunakan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa empat orang subjek menggunakan regulasi diri dalam belajar berupa regulasi kognitif, regulasi motivasi, regulasi perilaku dan regulasi emosi. Selain itu subjek juga melakukan regulasi konteks agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan oleh para subjek dipengaruhi oleh situasi pencetus dan karakteristik tiap individu bersangkutan. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan juga tidak terlepas dari dukungan sosial yang diberikan kepada mereka. Kata kunci: regulasi diri dalam belajar, mahasiswa, peran

  9. Pengembangan Instrumen Analisis Kompetensi Tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Tiyono Teguh Maryanto

    2005-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 mengidentifikasi standar kompetensi dan indikator yang dapat dijadikan tolok ukur untuk menyusun standar kompetensi tutor PAUD, dan (2 mengembangkan instrumen untuk uji kompetensi tutor PAUD yang tepat dan handal berdasarkan indikator kompetensi yang telah tersusun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap, pengembangan standar kompetensi dan pengembangan instrumen uji kompetensi tutor PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah focus group discussion ( FGD dan teknik Delphi 2 x putaran. Subjek uji coba adalah 110 orang tutor yang mengikuti Pelatihan Tenaga Pendidik PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004. Subjek uji coba instrumen pertama sebanyak 20 orang dari Kabupaten Magelang, dan subjek uji coba instrumen kedua sebanyak 32 orang dari Salatiga, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang. Temuan penelitian ada dua. (1 standar kompetensi tutor PAUD terdiri atas 4 dimensi dan 50 indikator, meliputi dimensi personal, dimensi sosial, dimensi profesional, dan dimensi akademik; (2 instrumen untuk menguji kompetensi yang berupa inventori tes dengan indeks validitas berupa angka muatan faktor terendah di atas 0,300 (kriteria yang telah ditetapkan. Koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba pertama adalah . 0,879 dan tertinggi 0,984, sedangkan koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba kedua terendah 0,889 dan tertinggi 0,995, telah melebihi syarat minimal untuk pengukuran kelompok yaitu 0,65. Koefisien reliabilitas tes uraian ditentukan dengan reliabilitas antar-rater dengan teknik ANAVA, dan diperoleh koefisien reliabilitas dari 3 orang penilai yaitu 0,957, sedangkan estimasi untuk seorang penilai adalah 0,881. Kata kunci: pengembangan instrumen, anahsis kompetensi, tutor paud

  10. PENGUKURAN NILAI TUKAR NELAYAN DI KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Budiono

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian  bertujuan untuk mengukur nilai tukar nelayan dan tingkat ekonomi kesejahteraan nelayan di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif.  Data yang didapat dengan metode survei,  sedangkan data sekunder  dari instansi pemerintah terkait.  Nilai tukar nelayan yang diukur selama bulan nopember 2012 – pebruari 2013.  Penelitian menggunakan formula Indeks Laspeyres yang dikembangkan dan pengujian dengan teori ekonomi kesejahteraan. Perhitungan nilai tukar nelayan dalam  penelitian didapatkan enam  formula, yaitu (1 NTN-pemilik  (2 NTN-perseorangan  (3 NTN-juragan (4 NTN-ABK terampil (5 NTN- ABK biasa  dan (6 NTN-tradisional.  Hasil penelitian memperlihatkan NTN Kabupaten Tanah Laut berada diatas seratus dan INTN berada diatas satu.  Sedangkan tingkat ekonomi kesejahteraan nelayan mengalami kenaikan. Purpose of the research was to measure trade turn and economic welfare of  fisherman living  in the Sea Land Regency  South Borneo Province.  The research use descriptive method in valving that primary data were obtained by survey and secondary data oven collected from relevant government agencies.  Exchange rate index of thratmen was measured during 4 months (November 2012 – February 2013.  Index formulation was developed Laspeyres the economic welfare of the fisherman. Analysis of fisherman trade term found 6 formulation, in cloding (1 NTN-owner (2 NTN-individual (3-NTN squire (4 NTN-skilled crew (5 NTN-ordinary crew and (6 NTN-traditional. Research results showed that NTN for Tanah Laut district was above 100  and INTN was above 1.  Eventhough economic welfare of fisherman was increase.

  11. Performances’ Estimation by Tests of Composite Material Structures With Respect to the Lay-Up Configuration and Mixing the Position of Tape and Fabric Laminae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Di Leo R.

    2015-12-01

    Full Text Available W artykule przedstawiono estymację, na podstawie testów, właściwości użytkowych struktur z materiałów kompozytowych. W celu oceny różnych wpływów na zachowanie się struktury wykonano testy przy zmiennej procentowej zawartości włókien o orientacji 0, 45 i 90° i przy zamianie pozycji warstwy jednokierunkowej i warstwy tkaniny. Przy ustalonej konfiguracji prelaminatu i takiej samej sekwencji ułożenia warstw, analizowano dwie topologie struktury, z których pierwsza miała tylko warstwy jednokierunkowe, a w drugiej była warstwa z tkaniny (splot płócienny 0/90 w miejscu warstw jednokierunkowych, górnej i dolnej. Na podstawie testu wyznaczono wytrzymałość na ściskanie próbki z otwartym otworem i wytrzymałość na rozciąganie oraz moduły przy wypełnionym otworze. W ramach badań doświadczalnych testowano ogółem 72 próbki. By prawidłowo porównać wyniki testów wprowadzono wagowy indeks osiągów (Performance Weight Index, PWI, pozwalający normalizować wytrzymałość każdego laminatu względem jego wagi na jednostkę powierzchni. Przedyskutowano i oceniono wyniki badań i zachowanie się różnych laminatów.

  12. Employee-satisfaction: A triangulation approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. J. Visser

    1997-06-01

    Full Text Available The research on employee-satisfaction was conducted in the manufacturing industry. The sample consisted of 543 employees. The methodology could be described as a "triangulation approach" where a combination of quantitative and qualitative measurements were utilised and the results of both types of measurement integrated in the study of the construct. The research confirms existing findings that although the measurement of dimensions such as equitable rewards, working conditions, supportive colleagues, job content, etc. yield results on the level of employee-satisfaction, a single question, namely, "How satisfied are you with your job?" compares favourably with the general index. The findings also suggest the advantage of complimenting the quantitative data with qualitative information. The conclusions confirm the value of a qualitative method in cross-cultural research in an African environment. Opsomming Die navorsing omtrent werknemerstevredenheid is uitgevoer in die vervaardigingsbedryf. Die steekproef het bestaan uit 543 werknemers. Die metode van ondersoek kan beskryf word as 'n "driekantige benadering" (triangulation approach waar daar van kwantitatiewe en kwalitatiewe meting gebruik gemaak is en die resultate geihtegreer is in die bestudering van die konstruk. Die navorsing bevestig bestaande bevindinge dat die meting van dimensies soos vergelykbare belonings, werkstoestande, ondersteunende kollegas, inhoud van werk, ens. resultate lewer rakende die vlak van werknemerstevredenheid, 'n enkel vraag, naamlik, "Hoe tevrede is jy met jou werk?" gunstig vergelyk met die algemene indeks. Die bevindinge dui ook op die voordele van 'n benadering waar die kwantitatiewe data gekomplimenteer word deur kwalitatiewe inligting soos verkry uit individuele onderhoude. Die gevolgtrekkings bevestig die waarde wat die kwalitatiewe navorsingsmetode inhou vir kruis-kulturele navorsing in 'n Afrika konteks.

  13. POSISI DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPOR BUAH-BUAHAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Pradipta

    2015-02-01

    penelitian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi aliran ekspor buah Indonesia ke negara tujuan meliputi harga ekspor, populasi, jarak ekonomi, GDP riil dan per kapita, nilai tukar riil, indeks harga konsumen Indonesia, dan variabel dummy krisis yang terjadi di Eropa.Kata kunci : Daya saing, EPD, gravity model, RCA

  14. CO-INTEGRATION DAN CONTAGION EFFECT ANTARA PASAR SAHAM SYARIAH DI INDONESIA, MALAYSIA, EROPA, DAN AMERIKA SAAT TERJADINYA KRISIS YUNANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tara Ninta Ikrima

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis di Yunani terhadap pergerakan harga saham syariah di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis co-integrasi dan efek penularan (contagion effect yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini dilakukan karena ada perbedaan antara hasil penelitian tentang US Subprime Mortgage periode krisis tentang dampak pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan VAR (Vector Auto Regressive dan VECM (Vector Error Correction Model untuk menguji hipotesis dengan EViews 6 digunakan sebagai alat analisis statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harga saham penutupan mingguan yang diambil dari perwakilan pasar saham syariah masing-masing negara, JII untuk Indonesia, DJIMY untuk Malaysia, DJIM US, dan MSCI untuk Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa Krisis Yunani tidak memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga saham Islam di AS, Malaysia, Indonesia, dan Eropa. Namun ada co-integrasi dan penularan berpengaruh terhadap harga saham Islam di empat wilayah saat krisis Yunani itu terjadi. The objective of the study was to analyze the Greece’s crisis impacts toward the movement of Islamic stock prices in Indonesia, Malaysia, USA, and Europe. Moreover, this study also analyzed co-integration and contagion effect which occurred during the period. VAR (Vector Auto Regressive and VECM (Vector Error Correction Model with eviews 6 were used to test the hypothesis as the statistical analysis tools. The data of this study were the weekly closing stock price indices taken from the representatives of Islamic stock markets of each country; JII in Indonesia, DJIMY in Malaysia, DJIM in USA, and MSCI in Europe. The result showed that the Greece’s crisis did not give any influence toward the movement of Islamic stock prices in USA, Malaysia, Indonesia, and Europe. However; there were co-integration and contagion effect which influenced on Islamic

  15. Verspreiding en habitats van Unio caffer Krauss, 1848 (Bivalvia: Unionoida: Unionidae in Suid-Afrika gebaseer op die rekords in die databasis van die Nasionale Varswaterslakversameling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. N. de Kock

    2010-01-01

    Full Text Available Die kosmopolities-verspreide Unionoida bereik hul grootste diversiteit in Noord-Amerika. In Suid-Afrika word twee genera van die familie Unionidae, naamlik Unio en Coelatura wat vier spesies insluit, aangetref. Hierdie artikel handel oor die verspreiding en habitats van Unio caffer Krauss, 1848 gebaseer op die rekords in die Nasionale Varswaterslakversameling (NVWSV van Suid-Afrika. Alhoewel dit elders in Suid-Afrika sporadies aangetref is, is die Wes-Kaap die enigste provinsie waarvan geen monster op rekord in die databasis van die NVWSV is nie. Van die 58 monsters wat op rekord is, is die meerderheid in riviere (32.8% en damme (20.7% versamel en in watertoestande wat as standhoudend, staande, helder en vars beskryf is. ’n Temperatuur-indeks wat vir hierdie spesie bereken is, het dit vyfde in rangorde geplaas van die 12 Bivalvia-spesies wat in die databasis verteenwoordig word op grond van ’n assosiasie met lae omgewingstemperature. ’n Besluitnemingsboom-analise het aangedui dat temperatuur, substratum en waterbronne die mees betekenisvolle bydrae gelewer het tot die daarstelling van die gedokumenteerde geografiese verspreiding van U. caffer. Omdat omvattende opnames van varswater Mollusca deur staatsinstansies reeds in die tagtigerjare van die vorige eeu uitgefaseer is en die meerderheid versamelpunte sedertdien nie weer gemonster is nie, is kennis oor hul huidige stand van bewaring en spesiediversiteit gebrekkig. Negatiewe resultate by drie voormalige lokaliteite van U. caffer wat wel intussen deur die outeurs besoek is, dui egter daarop dat die voortbestaan daarvan, soos van sommige verwante spesies elders in die wêreld, bedreig word. Dit word bepleit dat opnames van varswater Mollusca met die gedokumenteerde verspreiding in die databasis van die NVWSV as riglyn, beplan en uitgevoer behoort te word. Die resultate van sulke opnames behoort ’n groot bydrae te lewer om die huidige stand van die verspreiding en spesiediversiteit van

  16. Peran Strategis Profesi Public Relations dalam Membangun Kemitraan Berbasis Nilai Spiritual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Yuningsih

    2006-12-01

    Full Text Available Fokus penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis realitas sosial yang terjadi di kalangan profesi public relations (PR, sebagai profesi yang diharapkan mampu berperan secara strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM di Jawa Barat Tujuan penelitian ini yakni untuk menjawab: 1 Bagaimana peran  profesi public relations dalam membangun nilai-nilai utama dari corporate culture di  perusahaan atau organisasinya ?; 2 Bagaimana peran profesi PR dalam mentransformasi dan mensosialisasikan nilai-nilai spiritual corporate social responsibility di  perusahaan atau organisasinya ?; 3 Bagaimana peran perusahaan atau organisasinya dalam meningkatkan IPM di Jawa Barat ?; 4 Faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam upaya peningkatan IPM di Jawa Barat ?; dan 5 Kendala apa saja yang dihadapi dalam membangun kemitraan dengan pemerintah dan komunitas sipil lainnya untuk berpartisipasi dalam peningkatan IPM di Jawa Barat ? Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada para praktisi dan akademisi public relations di Jawa Barat, yang hadir pada Seminar Public Relations  dan Musyawarah Daerah Humas 2006, BPC Cabang Bandung-Jawa Barat, tanggal 13 September 2006, di Hotel Savoy Homan Bandung. Peneliti juga melakukan wawancara mendalam kepada para narasumber yang sekaligus menjadi responden dalam penelitian ini. Dari 70 kuesioner yang disebarkan, hanya sebanyak 52 yang bisa diolah dan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa: 1 Profesi PR berperan strategis dalam membangun nilai-nilai utama yang akan menjadi fondasi bagi bangunan budaya perusahaan (corporate culture dimana ia berkarya; 2 Profesi PR juga berperan strategis dalam proses transformasi dan sosialisasi nilai-nilai spiritual yang diwujudkan ke dalam peluncuran program-program CSR perusahaan/lembaga; 3 Peran perusahaan/ lembaga dalam meningkatkan IPM adalah menjalin kemitraan dengan pemerintah dan komunitas sipil

  17. Efektifitas siwak (Salvadora persica dan pasta gigi siwak terhadap akumulasi plak gigi pada anak-anak (Effectiveness of Siwak (Salvadora persica and siwak toothpaste on dental plaque accumulation in children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Bramanti

    2014-09-01

    Full Text Available Background: siwak contain of salvadorine with an antiseptic effect. There were many reports about antibacterial effect of siwak on the cariogenic bacterial, pathogen periodontal, and dental plaque accumulation. Purpose: The study was aimed to determine the effect of siwak and siwak toothpaste on accumulated dental plaque in children. Methods: The subjects were 39 teenage children in range of age 12-15 years old, and were divided on 3 groups. Each subject group was asked to brush their teeth 3 times a day using siwak; siwak toothpaste; and toothpaste with no additional substance as control, respectively. After brushing for a week, plaque scoring was performing using Modified Personal Hygiene Performance Index (PHP-M. Data were analysed using one way Anova. Results: The plaque score on siwak group lower significantly than control group, but there was no significant difference between siwak group and siwak toothpaste group. Conclusion: The study suggested that siwak and siwak toothpaste had the same effect on decreasing plaque accumulation in children.Latar belakang: siwak mengandung salvadorine yang berefek sebagai antiseptik. siwak juga dilaporkan memiliki efek antibakteri terhadap bakteri kariogenik dan pathogen periodontal, dan menghambat pembentukan plak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek siwak dan pasta gigi siwak terhadap akumulasi plak pada anak. Metode: subyek penelitian adalah 39 anak remaja berusia 12-15 tahun yang dibagi dalam 3 kelompok. setiap subyek dalam kelompok yang sama diminta untuk menyikat gigi sehari 3 kali dengan menggunakan siwak; pasta gigi siwak; dan pasta gigi murni tanpa tambahan bahan sebagai control. setelah selama seminggu menyikat gigi, dilakukan pengukuran skor plak menggunakan indeks PHP-M. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova satu jalur. Hasil: skor plak kelompok siwak lebih rendah secara signifikan dibanding kelompok pasta gigi murni, namun antara kelompok siwak dan pasta gigi siwak

  18. MAPPING OF EXISTING MARICULTURE ACTIVITIES IN SOUTH-EAST SULAWESI “POTENTIAL, CURRENT AND FUTURE STATUS”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatim Albasri

    2010-12-01

    Full Text Available The present study identifies existing mariculture activities and its constraints in SE Sulawesi, along with its geo-physical attributes in the Province.This allows for a better understanding the potential, current and future status of mariculture development in the area and making sure its sustainability. The study was conducted to map the existing mariculture activities in SE Sulawesi. Data collection was performed in June 2009. Spatial and attribute data of the existing mariculture were acquired by interviewing fish farmer using open-ended questionnaire and analyzed using ArcGIS 9.x. Key water quality parameters consisted of temperature, dissolved oxygen, pH, salinity, depth, clarity, and turbidity and analyzed using STORET Indeks. Three big clusters of existing mariculture activities are located in Kendari, Muna and Buton areas, collectively serving as both a source of mariculture products and a market destination or transit location. All surveyed locations of existing mariculture activities in SE Sulawesi show relatively optimal water quality conditions. Site capacity and suitability analysis of existing or potential areas of mariculture activities and development have largely not been considered by stakeholders involved in managing coastal areas, resulting in crowded and unmanaged development with multiple overlapping economic activities in some areas. Piloting of integrated ‘value-adding’ mariculture industries (e.g. raw material, processed products and ‘ready to eat’ industries might help ease some if not all of the existing economic problems of the mariculture sector.

  19. KARAKTERISASI FENOTIPE DAN GENOTIPE TIGA POPULASI IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irin Iriana Kusmini

    2017-01-01

    Full Text Available Ikan tengadak, Barbonymus schwanenfeldii merupakan salah satu jenis ikan lokal yang potensial untuk dikembangkan. Kemungkinan keberhasilan pengembangan ikan ini sangat tinggi karena ikan tengadak sekerabat dengan ikan tawes. Studi keragaman genetik dilakukan dalam upaya pemanfaatan sumber daya genetik untuk kegiatan budidaya secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keragaman dan kekerabatan antara populasi ikan tengadak asal Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Analisis fenotipe dilakukan berdasarkan pengukuran truss-morfometrik, sedangkan analisis genotipe dilakukan secara molekuler menggunakan metode PCR-RAPD dengan primer OPA-08, OPA-09, dan OPC-02. Hasil analisis fungsi kanonikal truss-morfometrik menunjukkan sebaran pengukuran ketiga populasi berada pada kuadran yang berbeda dengan persentase indeks keseragaman tertinggi pada populasi Sumatera dan Jawa (100%. Analisis genotipe menunjukkan ikan tengadak populasi Kalimantan memiliki nilai polimorfisme (50,00 dan heterozigositas tertinggi (0,206; secara kekerabatan ikan tengadak Kalimantan memiliki jarak yang jauh dengan ikan tengadak Jawa dan Sumatera. Tinfoil barb Barbonymus schwanenfeldii is one of potential local fish species for aquaculture development. The successful probability of aquaculture development of tinfoil barb is very high due to close genetic relationship with silver barb. Study related to genetic diversity was conducted in order to explore genetic resources for sustainable aquaculture. The aim of this study was to analyze the genetic diversity and relationship between tinfoil barb populations from Java, Sumatra, and Kalimantan. Phenotype analysis was conducted by truss morphometric, whereas genotype analysis conducted by PCR-RAPD using OPA-08, OPA-09, and OPC-02 primers. The results of canonical correlation analysis from truss-morphometric measurements showed that the distribution of three populations were located in different quadrants with the

  20. RESPONS PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN PADA IKAN NILA UKURAN BERBEDA YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG HORMON PERTUMBUHAN REKOMBINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Muhammad

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji respons pertumbuhan dan pemanfaatan pakan pada ikan nila (Oreochromis niloticus strain SULTANA (seleksi unggul Selabintana ukuran berbeda yang diberi pakan mengandung hormon pertumbuhan rekombinan ikan kerapu kertang, Epinephelus lanceolatus (rElGH. Ikan dengan ukuran awal 3,5± 0,3 g (perlakuan A; 12,5±0,4 g (perlakuan B; dan 40±2,4 g (perlakuan C dipelihara dalam hapa (2 m x 1 m x 1 m yang dipasang di kolam beton (20 m x 10 m x 1,5 m pada padat tebar 50 ekor ikan/hapa. Setiap perlakuan diberi pakan mengandung 3 mg rElGH/kg, dan tidak diberi rElGH (kontrol; K. Masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ulangan. Ikan dipelihara selama delapan minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pertambahan biomassa (ΔB ikan perlakuan rElGH adalah lebih tinggi (P0,05. Laju pertumbuhan harian ikan perlakuan rElGH lebih tinggi (P0,05, berkisar 90,7%-96,7%. Konversi pakan pada ikan perlakuan rElGH lebih rendah (P<0,05 dibandingkan dengan kontrol, kecuali perlakuan C. Kadar glikogen hati dan otot, retensi protein dan lemak, indeks hepatosomatik, dan rasio RNA : DNA ikan perlakuan rElGH lebih tinggi daripada kontrol. Dengan demikian, pemberian rElGH meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan untuk pertumbuhan ikan nila, dan hal ini berpotensi tinggi diterapkan untuk meningkatkan produksi dan efisiensi budidaya ikan nila.

  1. STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI EMPAT MUARA SUNGAI CAGAR ALAM PULAU DUA, SERANG, BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridwan

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di sungai dan estuari yang berada di kawasan Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Kawasan tersebut sering dimanfaatkan oleh warga setempat untuk pengairan tambak yang berada di luar kawasan. Aktivitas tersebut secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap biota yang berada di sungai maupun estuari. Makrozoobenthos merupakan salah satu aspek biologis yang berperan penting dalam pengkajian kualitas suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang berada di Cagar Alam Pulau Dua. Metode yang digunakan adalah survey deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menetapkan 4 stasiun penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 9 jenis makozoobenthos yang dikelompokkan menjadi 6 famili, yaitu Grapsidae, Littorinidae, Panaeidae, Planaxidaae, Ocypodidae dan Potamididae. Indeks Keanekaragaman yaitu sebesar 0,693–1,646, nilai kemerataan jenis sebesar 0,149–0,457, dan nilai dominansi yaitu 0,5. Keanekaragaman dan dominansi menunjukkan nilai yang rendah. Dominansi Metopograpsus latiforus menyebabkan terganggu dan tidak stabilnya perairan di kawasan cagar alam. Abstract Research was carried out in rivers and estuaries in nature conservation Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Those areas are often used by local residents to irrigate ponds outside the sites. That activity directly influences biota in the rivers and estuaries. Macrozoobenthos is one of biology aspects that play an important role in quality assessment of irrigation. This research aimed to study macrozoobenthos community structure in Cagar Alam Pulau Dua by using a descriptive survey method. Sample was collected by using a purposive sampling method and deciding 4 research sites.  Research found 9 species of macrozoobenthos belonged to 6 families, namely Grapsidae, Littorinidae, Panaeidae, Planaxidaae, Ocypodidae, and Potamididae. Diversity index was 0,693–1

  2. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  3. Çürük prevalansındaki yaklaşımlar ve karyogram konsepti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adil Nalcaci

    2011-09-01

    Full Text Available

    ÖZET

    Toplumlardaki ağız sağlığını belirleyebilmek için çeşitli indeks sistemleri kullanılmaktadır. Toplumdaki diş çürüğü ölçümü ve karşılaştırılması için en yaygın olarak DMFT ve DMFS indeks sistemleri kullanılmaktadır. Bu sistemler Dünya Sağlık Örgütü tarafından tavsiye edilmesine rağmen, DMFT ortalama değerlerinin farklı dağılımları, kimi popülasyonlarda kontrol altında olan ama kiminde hala birçok çürük bulunan bireyleri, doğru bir şekilde yansıtamamaktadır.  Yeni bir indeks önerisi ile uzmanların basit ve açık bir indeksden yararlanması, bununla beraber sağlık otoriteleri, profesyonel olmayan kişilerin de bu uygulamayı kullanabilmesi için Significant Caries Index popülasyonlardaki en yüksek çürük skoruna sahip olan bireylere dikkati çekmek üzere oluşturulmuştur.

    Çürük gelişimine yatkın insanları belirlemek ve bu bireylerde hastalığı durdurmak için koruyucu ve uygun tedavi edici hizmeti sağlamak, çürük riskini ve bakteri diyet ve konak cevabı arasındaki ilişkiyi görsel olarak göstermek için Karyogram geliştirilmiştir. Karyogram, bireye sorulan çeşitli sorularla beraber gelecekteki çürük riskini ortaya koyan bir bilgisayar programı ile çürüğe sebep olan birçok faktörü basit bir şekilde yansıttığı için eğitimsel amaçla kullanılabileceği gibi sağlık personeli olmayan bir araştırmacı tarafından da uygulanabilmektedir.

    Bu makalenin amacı çürük prevalansını hesaplamak için kullanılan indeksleri ve karyogramı ayrıntılı bir şekilde incelemektir.

    Anahtar kelimeler: DMFT, DMFS, Significant Caries Index, karyogram, çürük prevalans

  4. Pemberian paket gizi masyarakat proyek NICE berpengaruh terhadap kinerja posyandu, tetapi tidak meningkatkan status gizi balita di Provinsi NTB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solikin Solikin

    2016-08-01

    of children under five at Province of NTB in 2011.KEYWORDS: NICE project, nutritional status, performance of posyandu, children under fiveABSTRAKLatar belakang: Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi balita underweight di atas prevalensi nasional, yaitu sebesar 30,5 persen tahun 2010. Proyek perbaikan gizi NICE (nutrition improvement through community empowerment dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pelayanan gizi masyarakat. Salah satu programnya adalah paket gizi masyarakat (PGM yang mendapat alokasi dana paling tinggi dibanding proyek NICE yang lain.Tujuan: Mengevaluasi pengaruh pemberian PGM di Provinsi NTB terhadap peningkatan status gizi balita indeks berat badan menurut umur dan kinerja posyandu.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif pada bulan Januari sampai dengan April 2012. Penelitian menggunakan rancangan one group pre and post test design. Penelitian dilaksanakan di 4 kabupaten/kota wilayah NICE mencakup 72 desa/kota yang mendapat PGM dengan jumlah posyandu sebanyak 533 dan 7.975 balita. Pengukuran kinerja posyandu menggunakan kuesioner yang diadopsi dari baseline data collection for NICE project, pengukuran berat badan menggunakan dacin dan indepth interview dilakukan pada pengelola PGM sebelum dan sesudah PGM. Pemilihan subjek penelitian dilakukan secara simple random sampling. Analisis data menggunakan paired t-test.Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kinerja posyandu (nilai p<0,001, 95% CI: 9,885763-11,05232 dan status gizi balita menurut indeks BB/U (nilai p< 0,001, 95% CI: -1,233254-1,321063 antara sebelum dan sesudah pemberian PGM. Kinerja posyandu meningkat setelah pemberian PGM, namun belum mampu meningkatkan status gizi balita (indeks BB/U di Provinsi NTB tahun 2011. Terdapat faktor pendukung pemberian PGM di antaranya kualitas sumber daya manusia (SDM kelompok gizi masyarakat (KGM, keterlibatan lintas sektor, desa/ kelurahan, dan tokoh masyarakat

  5. ANALISIS INVESTASI DALAM MENENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Setiawan

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   This research is an effort to show how to analyse an investment by diversificating in order to minimize the risk and to gain expected profit through Simple Criteria for Optimal Portfolio Selection (SCOPS method supported by Capital Asset Pricing Model (CAPM method as a comparative factor. Data were taken from Index LQ 45 which having the bigest capitalization and liquid in trading frequency. Sampling with drawal was done with certain creterians and 27 selected from 45 population. Results of this research indicates that beta as a risk measurement reffecting less influence on market. 27 from selected samples 5 of them become optimal portfolio candidates among others Lippo Land Devlopment (LPLD, Astra International Inc (ASII, Telkom (TLKM, Lippo Bank (LPBN, and Barito Pacific Timber (BRPT with each Excess Return to Beta (ERB 2.2576, 2.0407, 0.5102, 0.4576 and 0.2801 which is higher than cut off rate (C* namely 0.1106. The proportion of invested funds on each share 16.65 % for LPLD, 56.91 % for ASII, 14.82 for TLKM, 5.20 % for LPBN, and 6.42 % for BRPT with return portfolio ( 0.0406 and portfolio risk ( 1.5839. It is concluded that SCOPS method has been functioned in line with this research of which the selected shere become optimal portfolio candidate is the best diversification although the resnlt of test corelation is not significant.   Keywords : Investment, diversificating   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bagaimana menganalisis suatu investasi dengan cara diversifikasi  agar dapat meminimisasi risiko dan mencapai keuntungan yang di harapkan, melalui metode Simple Criteria for Optimal Portfolio Selection (SCOPS didukung oleh metode Capital Asset Pricing Model  (CAPM sebagai bahan pembanding. Data saham diambil dari Indeks LQ 45 yang memiliki kapitalisasi terbesar dan likuid dalam prekwensi perdagangan, dilakukan dengan kriteria tertentu terpilih 27 saham sebagai populasi, kemudian dilakukan sensus. Hasil

  6. The efficacy of honey solution as plaque reducing agent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Nurul M

    2010-06-01

    sebagai kontrol. Hasil: Didapatkan peningkatan bermakna indeks plak dalam setiap kelompok penelitian, tetapi tidak berbeda antara ketiga kelompok pada setiap hari dalam waktu penelitian. Namun ditemukan nilai p sejak hari 1 (0,766 menurun secara bertahap ke hari ke 4 (0,076. Kesimpulan: Sifat antimikroba larutan madu sebagai obat kumur belum menunjukkan pengaruh bermanfaat untuk menghambat pembentukan plak gigi hingga hari ke 4 penelitian.

  7. Aktivitas Fisik, Stres, dan Obesitas pada Pegawai Negeri Sipil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winne Widiantini

    2014-02-01

    Full Text Available Pada tahun 2008, sekitar 2,8 juta orang dewasa meninggal akibat obesitas, sekitar 300 juta orang yang secara klinis tergolong obesitas yang merupakan penyokong utama penyakit degeneratif seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi obesitas pada Pegawai Negeri Sipil (PNS Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan pengaruh aktivitas fisik dan stres terhadap obesitas. Penelitian potong lintang ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 2013 di Jakarta pada 230 responden yang dipilih secara acak sistematik dari 1.119 PNS. Obesitas diukur dengan Indeks Massa Tubuh (IMT berupa rasio berat badan (kilogram dibagi tinggi badan kuadrat (meter2, responden dinyatakan obesitas jika IMT ³ 25 kg/m2. Prevalensi obesitas pada PNS Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI Tahun 2013 adalah 48%. Setelah dikontrol oleh konsumsi makanan dan usia didapatkan hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan stres dengan obesitas. Kelompok yang melakukan aktivitas fisik sedang atau berat berisiko 0,4 atau 0,6 kali lebih rendah untuk mengalami obesitas dan kelompok yang mengalami stres sedang atau berat berisiko 4,6 atau 2,4 kali lebih besar untuk mengalami obesitas. Disarankan Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan obesitas pada semua pegawai secara rutin dan menyelenggarakan olahraga rutin setiap hari serta memanfaatkan fasilitas olahraga (fitness center untuk menjaga kebugaran. In 2008, about 2,8 milion adult people were dead caused by obesity, about 300 milions people who clinically obese who is main support of degenerative diseases such as diabetes mellitus, heart desease, and cancer. This study aimed to know the prevalence of obesity among civil servant Secretariat General of the Ministry of Health of Republic of Indonesia and the effect of physical activity and stress. The cross sectional studies was performed on 230 respondents who selected by systematic random samsampling. Obesity is

  8. IMPLEMENTASI METODE BITEMPORAL PADA SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Tjahyanto

    2003-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mendukung kemajuan sebuah organisasi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai salah satu institusi pendidikan mempunyai beberapa sumber daya yang harus dikelola. Salah satu sumber daya yang dikelola adalah data tenaga edukatif, dimana setiap bulan harus dapat menghasilkan informasi tenaga edukatif yang sudah berhak mendapatkan kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat atau kenaikan jabatan. Informasi itu disimpan di dalam kartu indek pegawai sebagai catatan mutasi dosen selama menjadi pegawai. Dalam penelitian ini dibuat suatu perangkat lunak yang mampu digunakan untuk pengelolaan data dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS. Dengan memanfaatkan metode bitemporal, yaitu sebuah cara yang memanfaatkan waktu sebagai atribut untuk menyatakan status baris-baris dalam relasi. Status baris dalam sebuah relasi dikeompokkan sebagai status baris terhapus (delete record, status baris riwayat (history record dan status baris sekarang (current record. Status tersebut mempermudah pencarian dan penelusuran data . Aplikasi yang dibuat telah di uji coba secara lengkap pada dua kelompok pengguna yaitu administrator dan dosen. Pengguna

  9. RANGSANGAN PERKEMBANGAN OVARI UDANG PUTIH, Litopenaeus vannamei DENGAN PENYUNTIKAN ESTRADIOL-17β

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarsim Tarsim

    2016-11-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon estradiol-17β terhadap perkembangan ovari udang putih (Litopenaeus vannamei. Dosis estradiol17β yang digunakan adalah 0,05 μg/g; 0,10 μg/g; 0,25 μg/g bobot tubuh dan kontrol Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuntikan estradiol-17β berpengaruh terhadap perkembangan gonad. Indeks maturasi pada perlakuan dosis 0,10 μg/g and 0,25 μg/ g bobot tubuh lebih besar (75,00% dan 66,67% dibanding kontrol. Peningkatan diameter oosit terlihat nyata pada TKG I dan II. Meskipun pada TKG III dan IV peningkatan oosit tidak terlihat nyata, tetapi proporsi oosit matang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian estradiol-17β pada induk udang ablasi menghasilkan telur yang lebih cepat berkembang dibandingkan jika hanya menggunakan ablasi. Penyuntikan estradiol-17β sangat berpengaruh pada awal perkembangan gonad. Hal ini menunjukkan bahwa estradiol-17β berperan penting dalam merangsang endogenous vitelogenesis. The present study analyzed the effect of estradiol-17 β injection on ovarian development of white shrimp, Litopenaeus vannamei. Estradiol-17 β dose of 0.05 υ g/g, 0.10 μ g/g, 0.25 μ g/g body weight and the control was used, with 15 females broodstock of each. The result showed that ovarian development affected by estradiol-17 β injection. Maturation index in dose of 0.10 μ g/g and 0.25 μ g/g body weight was 75.00% and 66.67% respectively and higher than that of control. Oocytes diameter increased significantly on stage I and stage II, although oocytes diameter in stage III and IV was no significant different but the proportion of mature oocyte higher than that of control. It suggested that estradiol-17 β gave much more developed conditions in oocytes developmental stages and size, compared to control with unilateral eyestalk ablation only. The dominant effect is in early developmental stage of oocyte. It indicates that estradiol-17 β is important to induction of

  10. KUALITAS JASA UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGUJIAN SERTIFIKASI MUTU BARANG-LEMBAGA TEMBAKAU JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Setiadevi

    2015-03-01

    Full Text Available This study aims to 1 analyze the methods and the customer satisfaction measurement results; 2 analyze the satisfaction of customer based on alternatives method by using Servqual approach and EPA; 3 Analyze the comparison between method and the customer satisfaction measurement results; 4 formulate recommendations for improvement of measurement methods and results of customer satisfaction in the Technical Implementation Unit Testing Certification-Institute for Product Quality Tobacco Jember. The processing of the data in this study was used the analysis of Service Quality (Servqual and Expectation-Performance Analysis (EPA. The results of this study including: 1 Attributes which are considered sufficient by the IKM UPT measurement result  are nine attributes: the effectiveness and efficiency of service, courtesy, friendliness, and obtain justice and other services; 2 Attribute selected as a top priority improvements based on EPA method is the availability of equipment and the latest technology; 3 Methods and results of measuring the level of customer satisfaction can be compared based on: the number of dimensions and attributes of service; outputs and implications of measurement methods; measurement results; 4 Recommendations for improvement, the management should renew equipment and the latest technology in testing and calibration laboratories, and increase equipment and the latest technology at the service of fumigation.Keywords: EPA, service quality, servqual, UPT PSMB-LT JemberABSTRAKPenelitian ini bertujuan 1 menganalisis metode dan hasil pengukuran indek kepuasan masyarakat; 2 menganalisis tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan alternatif metode melalui pendekatan Servqual dan EPA; 3 menganalisis perbandingan antara metode dan hasil pengukuran kepuasan pelanggan; 4 merumuskan rekomendasi perbaikan metode dan hasil pengukuran kepuasan pelanggan pada Unit Pelaksana Teknis Pengujian Sertifikasi Mutu Barang-Lembaga Tembakau Jember. Pengolahan

  11. RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putra R.A.

    2013-05-01

    Full Text Available Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing

  12. INTERAKSI TROFIK JUVENIL IKAN DAN UDANG DI LAGUNA SEGARA ANAKAN, CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didik Wahju Hendro Tjahjo

    2016-05-01

    Full Text Available Segara Anakan mempunyai peran penting sebagai kawasan pengelolaan sumber daya ikan dan udang. Beberapa jenis ikan dan udang menggunakan laguna ini sebagai daerah asuhan. Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui aspek biologi juvenil ikan dan udang dalam memanfaatkan sumber daya makanan alami dilakukan di perairan laguna Segara Anakan Kabupaten Cilacap pada tahun 2010. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode tersratifikasi dengan menetapkan 9 stasiun pengamatan. Analisis data meliputi kebiasaan makan, tingkat trofik, luas relung serta interaksi juvenile ikan dan udang dalam memanfaatkan sumber daya makanan alami. Hasil analisis kebiasaan makan menunjukkan bahwa juvenil ikan dan udang dapat dikelompokan menjadi tiga tingkatan trofik yaitu herbivora (2,00 – 2,50, omnivora (2,51 – 3,00 dan karnivora (3,01 – 3,50.  Luas relung makanan juvenil ikan dan udang adalah relatif sempit atau bersifat spesialis dengan nilai indeks berkisar antara 1,00 – 3,02. Hasil analisis kesamaan dalam pemanfaatan sumber daya makanan menunjukkan bahwa interaksi antar jenis ikan dan udang relatif rendah, sehingga peluang terjadinya kompetisi antar jenis rendah. Kondisi ini dapat diartikan bahwa ketersediaan makanan alami di perairan laguna tidak menjadi faktor pembatas.   Segara Anakan loogon plays an important role as the management area of fish and shrimp resources. Several species of fish and shrimp use this lagoon as an area of nursery ground. A research aimed to investigate the biological aspects of juvenile fish and shrimps in the utilization of natural food resources. Have been conductcd in the lagoon of Segara Anakan, Cilacap District in 2010. Sampling was done by using a stratification method with 9 research stations. Food habits, trophic level, niche width and interactions in the utilization of natural food resources were analyzed. Results showed that the juveniles of fish and shrimp could be grouped into three trophic levels i

  13. A composite score for a measuring instrument utilising re-scaled Likert values and item weights from matrices of pairwise ratios

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angie Hennessy

    2009-04-01

    Full Text Available

    A methodology is proposed to develop a measuring instrument (metric for evaluating subjects from a population that cannot provide data to facilitate the development of such a metric (e.g. pre-term infants in the neonatal intensive care unit. Central to this methodology is the employment of an expert group that decides on the items to be included in the metric, the weights assigned to these items, and an index associated with the Likert scale points for each item. The experts supply pairwise ratios of an importance between items, and the geometric mean method is applied to these to establish the item weights – a well-established procedure in multi-criteria decision analysis. The ratios are found by having a managed discussion before asking the members of the expert panel to mark a visual analogue scale for each item.

    Opsomming

    ‘n Metode word aangebied waarmee ‘n meetinstrument (metriek ontwikkel kan word vir die evaluering van persone uit ‘n populasie wat nie self die data vir die ontwikkeling van die metriek kan voorsien nie (bv. vroeggebore babas in die neonatale intensiewe sorgeenheid. Die kern van hierdie werkswyse is die gebruik van ‘n deskundige groep wat die items vir die meetinstrument kies, gewigte aan die items toeken, en vir elke item ‘n indeks opstel wat met die Likert-skaal punte geassosieer word. Die deskundiges het paarsgewyse verhoudings tussen items verskaf en die meetkundig-gemiddelde metode is hierop toegepas om die itemgewigte te verkry – ‘n goedgevestigde gebruik in meerdoelwitbesluitkunde. Die paarsgewyse verhoudings is gewerf deur die deskundiges, na ‘n bestuurde bespreking, vir elke item ‘n visuele analoogskaal te laat invul.

    How to cite this article:
    Becker, P.J., Wolvaardt, J.S., Hennessy, A. & Maree, C., 2009, 'A composite score for a measuring instrument utilising re-scaled Likert values and item weights from matrices of pair wise ratios

  14. Interest to be Teacher and Cumulative Grade Point Average (CGPA Analyzed by the Admissions of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sofyan

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract This study aims to explore the interest to be teacher for FITK (Faculty of Tarbiyah and Teachers Training students associated with the other types of variables such as gender, origin of High School, Cumulative Grade Point Average (CGPA, and the admission types to UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. A survey method was administered to students in Science Education department from three courses, by200 people as samples. The instruments were an open questionnaire to record the factual data and an enclosed questionnaire to asses their interest. The data analysis employed the descriptive and inferential techniques. The results showed that the students’ interest to be teacher is quite high. There was no interest different between male and female students based on the educational background and the entrance types to UIN. Even though based on gender women’s CGPA was relatively higher than men’s, generally, there was no distinction of students CGPA based on the educational background, and admission of UIN Jakarta.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswa FITK menjadi guru ditinjau dari berbagai latar belakang seperti jenis kelamin, asal SLTA, indeks Prestasi Kumulatif (IPK, dan jalur masuk UIN. Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini difokuskan pada mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA, dari 3 angkatan dengan sample data sebanyak 200 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terbuka untuk mencatat data faktual dan kuesioner tertutup untuk menilai  minat mahasiswa.  Teknik analisis data ini bersifat deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat mahsiswa menjadi guru cukup tinggi. Tidak ditemukan perbedaan minat antara mahasiswa dan mahasiswi yang didasarkan pada asal sekolah SLTA dan jalur masuk UIN. Meskipun berdasarkan  pengelompokan IPK  sesuai jenis kelamin yang relatif lebih tinggi adalah perempuan, secara umum, tidak terdapat perbedaan IPK mahasiswa berdasarkan latar belakang

  15. ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEX SEBAGAI MODEL PENGUKURAN KINERJA SOSIAL PERBANKAN SYARIAH (STUDI KOMPARASI INDONESIA DAN MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafiez Sofyani

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja sosial perbankan Islam di Indonesia  dan Malaysia dengan menggunakan model Islamic Social Reporting Index (ISR Index. Objek penelitian ini adalah tiga bank Islam baik di Indonesia dan Malaysia. Content analysis digunakan untuk menganalisis data. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah memberi kontribusi kepada praktek bisnis perbankan Islam yang terkait dengan tanggung jawab sosial yang mereka jalankan, dan berkontribusi  pada input pengetahuan baik sebagai bahan komparasi dan replikasi untuk melakukan studi lebih lanjut terkait dengan Model Indeks ISR dalam menilai kinerja sosial perbankan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja sosial train-average perbankan Islam di Malaysia lebih tinggi daripada di Indonesia. Kinerja sosial perbankan Islam di Indonesia pada 2010 mengalami peningkatan yang signifikan, sekitar 10% dari tahun sebelumnya (2009. Sementara  kinerja sosial pada perbankan Islam di Malaysia adalah stabil karena tidak meningkat ataupun menurun. Namun, dari semua bank-bank Islam, baik Indonesia dan Malaysia, tidak ada satupun yang mencapai tingkat kinerja sangat bagus. The aim of this study is to compare the social performance of Islamic banking in Indonesia and in Malaysia by using a model of Islamic Social Reporting Index (ISR Index. The objects of study are three Islamic banks both in Indonesia and Malaysia. Content analysis is used to analyze the data. The expected results of study are they can give contribution to the business practice of Islamic banking which relates to their social responsibility activities, to further study in terms of providing inputs of knowledge as a comparison and replication materials to conduct further study relates to the model ISR Index in assessing the social performance of  Islamic banking. The results of this study indicate that the train-average overall social performance of Islamic

  16. UJI IRITASI DAN AKTIVITAS PERTUMBUHAN RAMBUT TIKUS PUTIH: EFEK SEDIAAN GEL APIGENIN DAN PERASAN HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Sri Kuncari

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPerasan seledri (Apium graveolens L. biasa dipergunakan untuk memacu pertumbuhan rambut. Salah satu senyawa utama yang terkandung di dalam seledri adalah apigenin. Penelitian ini membahas tentang pengaruh pemakaian gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri sebagai penumbuh rambut, meliputi uji iritasi dan aktivitas pertumbuhan rambut pada tikus putih jantan galur Spraque-Dawley. Uji iritasi menggunakan metode Kamkaen dan Rao, sedangkan uji aktivitas penumbuh rambut menggunakan metode Hattori-Ogawa dan Suzuki-Hamada. Berdasarkan indeks iritasi primer, semua formulasi gel tidak potensial menyebabkan iritasi pada kulit tikus putih (p>0,05. Gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri menunjukkan aktivitas lebih baik dalam memacu pertumbuhan rambut (p<0,05 dibandingkan kontrol tanpa perlakuan. Apigenin menunjukkan aktivitas lebih baik (p<0,05 dalam meningkatkan ketebalan rambut dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Namun perlakuan perasan herba seledri tidak nyata (p>0,05 meningkatkan ketebalan rambut. Dapat disimpulkan bahwa gel yang mengandung apigenin dan perasan herba seledri dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada tikus putih dibandingkan kontrol tanpa perlakuan.Kata kunci : seledri, apigenin, gel, iritasi kulit, penumbuh rambutAbstractCelery (Apium graveolens L. juice is widely used for promoting hair growth. One of the main compounds in celery is apigenin. This research discusses about the effect of gel containing apigenin and celery juice application as hair growth in term of skin irritation and its hair growth activity on Spraque-Dawley male mice. The irritation test was Kamkaen and Rao methods, while hair growth activity was HattoriOgawa and Suzuki-Hamada methods. Based on primary index irritation, all of the gel formulations did not signifiantly potential in resulting skin irritation on the mice (p>0,05. Gel containing apigenin andcelery juice showed better activity in promoting hair growth (p<0,05 than

  17. INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    2000-01-01

    merupakan kewajiban antara dua pihak yang terikat dalam kontrak untuk memenuhi perjanjian dalam kontrak. Tulisan ini akan membahas definisi, terminologi, profil keuntungan dan penggunaan kedua instrumen derivatif tersebut untuk strategi hedging perusahaan. Adapun untuk sarana hedging dapat digunakan komoditas, logam berharga, indeks saham, tingkat suku bunga, dan kurs nilai tukar. Kata kunci: opsi beli, opsi jual, futures/forwards, lindung nila

  18. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAKAlat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%.Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara. ABSTRACTAn instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  19. OPTIMASI JUMLAH RUMPON, UNIT ARMADA DAN MUSIM PENANGKAPAN PERIKANAN TUNA DI PERAIRAN PRIGI, JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erfind Nurdin

    2016-05-01

    Full Text Available Sebagai alat bantu penangkapan ikan, rumpon berfungsi untuk menarik kelompok ikan agar berkumpul di sekitarnya. Dalam jangka pendek rumpon dapat meningkatkan produksi hasil tangkapan, efisiensi dan efektivitas operasi penangkapan ikan. Namun rumpon juga dapat berdampak negatif terhadap keberlajutan stok sumberdaya. Penelitian ini dilakukan di PPN Prigi, Jawa Timur, dengan tujuan untuk mengkaji status pemanfaatan perikanan tuna, optimasi jumlah unit armada dan rumpon serta musim penangkapan ikan.  Beberapa analisis yang digunakan antara lain linear goal programming (LGP, fishing power indeks (FPI, catch per unit of effort (CPUE, maximum sustainable yield (MSY, dan untuk mengetahui pola musim tangkap menggunakan Metode Persentase Rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan terdapat indikasi pemanfaatan perikanan tuna yang berlebih pada tingkat pengupayaan yang melampaui batas maksimum (MSY = 2334,9 ton/tahun.  Jumlah optimum untuk armada jaring insang sebanyak 43 unit, pancing tonda 63 unit dan rumpon 33 unit pada luasan area penelitian 8.940 km². Musim tangkap berlangsung pada Bulan Juni sampai Desember dengan puncak musim di bulan Juli.    Fish Aggregating Device (FADs has a function to attract and aggregate fish schooling. In short term, the advantage of FADs used is to increase the efficiency and effectiveness of fishing operations and the fish caught by the fishers; however FADs might also result a negative impact on the sustainability of fish stock.This study was conducted in fishing area of Prigi National Fishing Port, East Java. The objective of this study is to investigate the tuna fisheries status, optimization number of fishing units and number of FADs. Some analysis methods applied in this study were linear goal programming (LGP, fishing power index (FPI, catch per unit of effort (CPUE, maximum sustainable yield (MSY, and analysis of fishing season using the Average Percentage Methods. The results showed that the tuna fisheries in

  20. PERSEPSI DAN PERILAKU,NELAYAN DALAM MEMANFAATKAN SUMBER DAYA LAUT DI PULAU KODINGARENG, SULAWESI SELATAN (Fisherman Perception and Behavior of Marine Resources Exploitation in Kodingareng Island, South Sulawesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S.A. Bachtiar

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi nelayan tentang pentingnya ekosistem terumbu karang, serta perilaku nelayan dalam memanfaatkan sumber daya alam laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner (sebagai alat bantu untuk mengukur tingkat pengetahuan dan persepsi nelayan, kemudian dilakukan pengkategorian dengan menggunakan indeks komposit. Untuk menggambarkan perilaku nelayan yang terkait dengan sistem spasial digunakan metode pemetaan perilaku, dengan peta dasar sebagai alat bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi kerusakan terumbu karang yang signifikan karena penggunaan bom oleh nelayan. Penelitian juga menemukan bahwa tingkat persepsi nelayan yang melakukan penangkapan non destruktif untuk kategori "sedang" sebanyak 21% dan kategori "baik" sebanyak 79%, sedang yang melakukan penangkapan destruktif untuk kategori "sedang" sebanyak 85% dan kategori "baik" sebanyak 15%. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi dan perilaku. Perilaku nelayan, khususnya yang destruktip lebih disebabkan karena faktor tekanan ekonomi serta longgarnya sistem kontrol sosial yang ada. Diperlukan upaya-upaya untuk memperkuat kontrol sosial untuk mencegah kerusakan lingkungan yang semakin parah, khususnya penggunaan bom oleh nelayan untuk menangkap ikan.   ABSTRACT This research aims to explore fishermen perception and their attitude toward their surrounding environment, particularly the important of coral reef ecosystem and marine resources exploitation. This research was conducted by survey method with questionnaire to explore fishermen perception. These data were then analyzed and categorized by composite index. The behavior mapping was conducted to explore that fishermen behavior in exploiting marine resources (fish in the area.The results found that the using of bomb for fish coaching has caused environmental damaged, particularly the coal reef

  1. PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR KABUPATEN BULELENG MELALUI PENGEMBANGAN MINA WISATA BAHARI (Management of Buleleng Coastal Areas Through the Marine Fisheries Tourism Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Ari Yudasmara

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan pesisir Kabupaten Buleleng saat ini telah dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan kepariwisataan, akan tetapi kegiatan tersebut masih belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan memiliki kecenderungan mengalami kejenuhan. Untuk itu, diperlukan suatu pengembangan wisata alternatif yang sesuai dengan kondisi dan potensi sumber daya alam yang ada serta saling bersinergi dengan aktivitas wisata lainnya, seperti contohnya pengembangan mina wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kondisi dan potensi sumberdaya alam pesisir dan laut, tingkat kesesuaian kawasan pesisir Buleleng dalam menunjang pengembangan mina wisata dan menghasilkan model aktivitas mina wisata di kawasan pesisir Buleleng yang terpadu dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kesesuaian kawasan dengan rancangan penelitiannya berupa survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Kabupaten Buleleng apabila dilihat dari kondisi dan potensi sumberdaya alamnya masih mampu untuk mendukung aktivitas mina wisata dengan tingkat kesesuaian kawasan berdasarkan indeks kesesuaian wisata, yaitu pesisir Buleleng timur terkategori cukup sesuai (76,92, pesisir Buleleng tengah terkategori cukup sesuai (61,53 dan pesisir Buleleng barat terkategori sangat sesuai (87,17. Rencana model mina wisata yang dapat dikembangkan antara lain pesisir Buleleng timur adalah mina wisata budidaya laut (ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, pesisir Buleleng tengah adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, dan pesisir Buleleng barat adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut, Bandeng, Kerapu, Mutiara, ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures.    ABSTRACT Buleleng coastal area has been used for various tourism activities, however, the activities

  2. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  3. Identification of Water Quality Significant Parameter with Two Transformation/Standardization Methods on Principal Component Analysis and Scilab Software

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jovan Putranda

    2016-09-01

    Full Text Available Water quality monitoring is prone to encounter error on its recording or measuring process. The monitoring on river water quality not only aims to recognize the water quality dynamic, but also to evaluate the data to create river management policy and water pollution in order to maintain the continuity of human health or sanitation requirement, and biodiversity preservation. Evaluation on water quality monitoring needs to be started by identifying the important water quality parameter. This research objected to identify the significant parameters by using two transformation or standardization methods on water quality data, which are the river Water Quality Index, WQI (Indeks Kualitas Air, Sungai, IKAs transformation or standardization method and transformation or standardization method with mean 0 and variance 1; so that the variability of water quality parameters could be aggregated with one another. Both of the methods were applied on the water quality monitoring data which its validity and reliability have been tested. The PCA, Principal Component Analysis (Analisa Komponen Utama, AKU, with the help of Scilab software, has been used to process the secondary data on water quality parameters of Gadjah Wong river in 2004-2013, with its validity and reliability has been tested. The Scilab result was cross examined with the result from the Excel-based Biplot Add In software. The research result showed that only 18 from total 35 water quality parameters that have passable data quality. The two transformation or standardization data methods gave different significant parameter type and amount result. On the transformation or standardization mean 0 variances 1, there were water quality significant parameter dynamic to mean concentration of each water quality parameters, which are TDS, SO4, EC, TSS, NO3N, COD, BOD5, Grease Oil and NH3N. On the river WQI transformation or standardization, the water quality significant parameter showed the level of

  4. Landslide Detection Technique using multidate SPOT Imageries: A case study in Teradomari, Tochio and Shitada Mura, Niigata, Japan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Surati Jaya

    2012-11-01

    Full Text Available 800x600 This study describes the use of multitemporal  principal component analisys (MPCA, vegetation index differencing (VIDN and  conventional maximum likelihood classifier (MLC for  detecting landslides.  The study found that the synthetic images derived from stable greenness, delta greenness and delta brightness of MPCA summarized the information of landslides effectively producing accuracy of 88% for Teradomari and 91% for Tochio and Shitada Mura.  The VIDN provides relatively lower accuracies than those from MPCA, i.e., only 62.5% for Teradomari and 64% for Tochio and Shitada Mura. The MLC method also provided very low user’s accuracy, i.e. 56.9% for Teradomari and 63.7% for Tochio and Shitada Mura but high producer’s accuracies, i.e. 100% for Teradomari and 98.3% for Tochio and Shitada Mura. The study also found that the landsides that could be detected should be more than the size of spatial resolution of the SPOT imagery, i.e. 10 m x 10 m. Detecting landslides using SPOT imagery is more efficient than using only ground survey, providing an efficiency of 2.7.    Keywords: Analisis komponen utama multiwaktu (Multitemporal  principal component analisys, disparitas indeks vegetasi (vegetation index differencing, metode peluang maksimum (maximum likelihood classifier, kestabilan kehijauan (stable greenness, perubahan kehijauan (delta greenness, perubahan kecerahan (delta brighntess dan efisiensi relatif (efficiency relative Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

  5. STATUS STOK IKAN KARANG TARGET DI KAWASAN KONSERVASI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernik Yuliana

    2016-09-01

    Full Text Available Sumber daya ikan karang di Taman Nasional Karimunjawa (TNKJ mengalami tekanan eksploitasi seiring dengan peningkatan permintaan sumber daya ikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis status stok ikan karang target di TNKJ. Penelitian dilakukan di TNKJ Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, pada April-Agustus 2015. Pengumpulan data menggunakan metode survei dan observasi, mencakup data primer dan sekunder. Empat jenis ikan karang dipilih untuk mewakili ikan karang, yaitu ekor kuning, pisang-pisang, sunu macan, dan jenggot. Hasil tangkapan dianalisis dengan CPUE dan indeks musim. Mortalitas diduga dengan kurva penangkapan yang dilinierkan berdasarkan data komposisi panjang ikan. Penilaian status stok menggunakan metode analitik dengan menghitung laju eksploitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPUE ikan karang mempunyai tren yang meningkat. Ikan karang secara agregat tersedia pada setiap bulan sepanjang tahun, tidak ada musim puncak penangkapan dan musim paceklik. Ikan pisang-pisang dan sunu macan telah dieksploitasi melebihi batas kelestariannya, yaitu 114,50% dan 154,00%. Coral reef fish resources in Karimunjawa National Park (KNP are under exploitation pressure with increasing demand of fish for human consumption. This study is aimed to analyze the status of target reef fishes in KNP. Field survey was conducted in KNP District of Jepara, Central Java, in April-August 2015. Data consists of primary and secondary data was obtained by using survey and observation method.    Four species of reef fishes were chosen to represent reef fish, namely yellow tail fusilier (Caesio cuning, blue and gold fusilier (Caesio caerulaurea, highfin coral grouper (Plectropomus oligocanthus, and dash-and-dot goatfish (Parupeneus barberinus. Reef fish catch data was analyzed using catch per unit effort (CPUE and seasonal index. Fish mortality was predicted by catch curve based on length-converted. The results indicate

  6. Kebutuhan Vitamin C Untuk Pertumbuhan dan Meningkatkan Ketahanan Benih Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Adiasmara Giri

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian untuk mengetahui kebutuhan vitamin C untuk pertumbuhan dan ketahanan benih ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus telah dilakukan, menggunakan 18 buah bak polikarbonat volume 100 liter yang dilengkapi dengan sistem air mengalir dan aerasi. Benih kerapu macan dengan bobot rata-rata 23,0 ± 0,1 gram ditebar dalam bak penelitian dengan kepadatan 12 ekor per bak. Ikan diberi pakan penelitian 2 kali sehari pada level satiasi selama 13 minggu. Pakan penelitian diformulasi dengan kandungan nutrien yang sama kecuali kandungan vitamin C. Pada formula pakan ditambahkan vitamin C (L-ascorbyl-2-phosphate Magnesium, APM dengan dosis berbeda, yaitu 0, 15, 30, 60, 120, dan 250 mg/kg pakan. Pakan dibuat dalam bentuk pelet dan dikeringkan menggunakan freeze dryer. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL dengan 6 perlakuan beda kandungan vitamin C dalam pakan dan setiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang diberi pakan tanpa penambahan vitamin C pertumbuhannya, kadar hemoglobin dan hematokrit darah, aktivitas fagositik, dan indeks fagositiknya adalah paling rendah dibandingkan dengan kelompok ikan lainnya. Dari hasil ini disimpulkan bahwa diperlukan penambahan vitamin C sebanyak 30 mg/kg pakan untuk pertumbuhan ikan yang baik dan penambahan vitamin C sebanyak 60—120 mg/kg pakan untuk kesehatan ikan kerapu macan. The experiment to determine dietary vitamin C requirement for good growth of tiger grouper has been conducted in 18 polycarbonate tanks, 100 liters volume. Each tank is equipped with flow-through water system. Twelve juvenile of tiger grouper (23.0 ± 0.1 gram in body weight, which were produced in hatchery, were randomly selected and stocked in each tank. Fish fed by experimental diets twice everyday at satiation level for 13 weeks. Experimental diets were formulated to contain the same level of nutrients (protein, lipid, and energy, except for vitamin C. Graded level of

  7. MODEL MULTILEVEL PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-24 BULAN DAN VARIABEL YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irianton Aritonang

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan umum penelitian ini untuk mengkaji bagaimana berbagai variabel mempengaruhi pertumbuhan anak usia 0-24 bulan di kabupaten Sleman. Penelitian noneksperimen desain korelasional ini dilakukan pada 272 anak usia 0-24 bulan yang diambil secara acak stratifikasi dari dua kecamatan (Sleman dan Moyudan yang ditentukan secara purposif. Analisis multilevel pertumbuhan anak dilakukan dengan program Stata-10 dan analisis jalur dilakukan dengan program Amos-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel berat badan lahir, jenis kelamin dan strata usia anak dan status gizi ibu dengan pertumbuhan anak pada level-1 dan ada hubungan variabel hasil penimbangan pada level-2, sedangkan pada level 3 ada hubungan yang tidak signifikan hasil penimbangan dan pencapaian program. Hasil analisis jalur yang mempengaruhi pertumbuhan anak 0-24 bulan, yakni variabel endogenous terdiri dari status gizi ibu, pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, pertumbuhan anak indeks BB/U, hasil penimbangan tingkat dusun dan hasil program tingkat desa. Sedangkan variabel exogenous terdiri dari sikap ibu terhadap posyandu, berat badan lahir, jenis kelamin dan stratifikasi usia anak. Kata kunci: Model multilevel, Pertumbuhan anak 0-24 bulan ______________________________________________________________ A MULTILEVEL MODEL FOR THE GROWTH OF CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AND THE VARIABLES AFFECTING IT Abstract The main objective of this study is to investigate how various variables contribute to the growth of children between 0-24  months old in Sleman Regency. This study was a non-experimental correlational design which was conducted on 272 children aged 0-24 months, selected using the purposive stratified random sampling technique from 21 hamlets in two districts (Sleman and Moyudan. The multilevel analysis of children’s growth of was carried out using the Stata-10 program and the path analysis using the Amos-8 program. The results show  that there is a significant

  8. Deoxypyridinoline level in gingival crevicular fluid as alveolar bone loss biomarker in periodontal disease

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Wulan Suci Dharmayanti

    2012-06-01

    sebagai biomarker kehilangan tulang alveolar pada penyakit periodontal. Metode: Penelitian ini menggunakan 24 subyek penelitian yaitu 24 orang dengan penyakit periodontal dan 6 orang tidak menderita penyakit periodontal. Pembagian penyakit periodontal berdasarkan indeks periodontal. Cairan krevikular gingival diambil dari bagian mesial gigi posterior atas dengan menggunakan paper point dan diukur kadar deoksipiridinolin dengan menggunakan teknik ELISA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kadar deoksipiridinolin seiring dengan tingkat keparahan penyakit periodontal. Hasil statistik juga menunjukkan ada perbedaan rata-rata antara subyek penelitian yang tidak menderita penyakit dengan subyek yang menderita penyakit periodontal (p<0,05. Kesimpulan: Kadar deoksipiridinolin pada cairan krevikular gingival dapat digunakan sebagai biomarker kehilangan tulang alveolar pada penderita penyakit periodontal.

  9. PEMODELAN DAYA DUKUNG PEMANFAATAN PULAU SAPUDI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firman Farid Muhsoni

    2016-03-01

    Full Text Available MODELLING OF UTILIZATION CARRYING CAPACITY OF SAPUDI ISLAND USING  GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEMSumenep Regency has natural resources in the form of coral reefs and mangrove which are potential to be exploited. The number of islands with names in Sumenep regency as many as 106 islands. This study was aimed to mapping the land physical parameters used for modeling the carrying capacity utilization and assessment of Sapudi Island. The method used was the geographic information system modeling for ecotourism suitability model using index approach. Coral reefs in Sapudi Island was found about 1,544 ha. The condition of coral reefs in Sapudi Island taken using Underwater Photo Transect method was 25.9% live coral and dead coral was 71.55%. Water temperature conditions were between 30,1-30.5 0C, pH were 6.8-7.1, salinity were 25-30 0/00, dissolved oxygen were 4.6-6.6 mg/l and water clarity of 100%. Carrying capacity utilization of Sapudi Island for diving ecotourism was about 1,947 people/day, while for snorkeling ecotourism was 2,283 person/day.Keywords: carrying capacity, ecotourism, small island, Sapudi.ABSTRAKKabupaten Sumenep mempunyai sumberdaya alam terumbu karang dan mangrove yang sangat potensial untuk dimanfaatkan. Jumlah pulau yang mempunyai nama di Kabupaten Sumenep sebanyak 106 pulau. Penelitian bertujuan ini pemetaan parameter fisik lahan yang akan digunakan untuk pemodelan daya dukung pemanfaatan dan penilaian daya dukung pulau Sapudi. Metode yang dipergunakan adalah pemodelan Sistem Informasi geografis untuk kesesuaian ekowisata dengan pendekatan model indeks. Luas terumbu karang di Pulau Sapudi ditemukan mencapai 1.544 ha. Kondisi terumbu karang di Pulau Sapudi dengan metode Transek Foto Bawah air untuk karang hidup 25,9 %, karang mati 71,55 %.  Kondisi suhu air 30,1- 30,5 0C, pH 6,8-7,1, salinitas 25-30 0/00, Oksigen terlarut 4,6-6,6 mg/l dan kecerahan 100%. Daya dukung pemanfataan Pulau Sapudi untuk ekowisata selam 1.947 orang

  10. STATUS TROFIK DAN ESTIMASI POTENSI PRODUKSI IKAN DI PERAIRAN DANAU TEMPE, SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Samuel

    2016-03-01

    Full Text Available Danau Tempe merupakan tipe danau rawa banjiran yang dikenal sebagai danau yang banyak menghasilkan ikan air tawar di Propinsi Sulawesi Selatan. Penelitian status trofik dan estimasi potensi produksi ikan di Danau Tempe dilakukan pada bulan Pebruari-Nopember 2010, bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini tentang status trofik dan potensi produksi ikan pada perairan danau. Penelitian bersifat survei lapangan dan analisis di laboratorium. Survei dilakukan sebanyak 4 kali mewakili musim kemarau dan musim penghujan. Pengukuran parameter kualitas air dilaksanakan di sepuluh stasion yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air Danau tempe masih ideal mendukung kehidupan dan perkembanganbiakan ikan serta organisme air lainnya sebagai pakan ikan.  Status trofik perairan Danau Tempe sesuai kriteria Trophic Status Index, mempunyai indeks rata-rata 56,6 - 59,8 dengan status “eutrofik ringan”, ditandai melimpahnya tumbuhan air di perairan danau.  Angka potensi produksi ikan berkisar antara 69-148 kg/ha/tahun dengan nilai rata-rata 95 kg/ha/tahun. Dengan luasan Danau Tempe antara 15.000-20.000 hektar menghasilkan produksi ikan antara 1428 -1904 ton/tahun.   Lake Tempe is a floodplain lake that produces a lot of freshwater fish in South Sulawesi Province. Research on trophic status and estimation of potential fish production in Lake Tempe was conducted from February-November, 2010. Aim of this study was to obtain information on the current condition of the trophic status and potential fish production in the lake waters. This study is based on the field survey and analysis in the laboratory. Surveys were conducted  4 times to represent the dry and rainy seasons, and water quality parameter measurements were carried out at ten stations selected purposively. The results shows that water quality parameters of Lake Tempe was still quite ideal to support aquatic life and the development of fish and other aquatic organisms

  11. BIOLOGI REPRODUKSI IKAN SUMPIT (Toxotes microlepis Gunther 1860 DI PERAIRAN SUNGAI MUSI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Komang Suryati

    2015-12-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan sumpit sebagai ikan hias secara terus menerus di SungaiMusi oleh para nelayan akan mengakibatkan penurunan populasi ikan tersebut. Ikan sumpit termasuk ikan yang bernilai ekonomis tinggi, harganya di pasaran Rp 150.000,-. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan sumpit sebagai salah satu informasi untuk mendukung pelestarian ikan sumpit agar populasi ikan sumpit tetap terjaga. Penelitian dilakukan pada setiap bulan sejak Juni hingga Oktober 2011. Pengambilan sampel Ikan sumpit dilaksanakan di Perairan Sungai Musi dari Borang sampai Sungsang. Hasil penelitianmenunjukkan rasio kelamin antara ikan jantan dan ikan betina terjadi ketidakseimbangan dimana rasio kelamin ikan jantan jauh lebih banyak dibandingkan rasio kelamin ikan betina (2:1. Rata-rata nilai Indeks Gonad Somatik ikan sumpit berkisar antara 4,27±1,27. Nilai dari fekunditas ikan sumpit betina secara keseluruhan berkisar 6.655-72.726 butir/individu. Kisaran diameter telurnya antara 0,27 – 0,95 mm. Ukuran pertama kali matang gonad pada panjang total 134,97 mm untuk ikan jantan dan 116,31 mm untuk ikan betina. Fishing activity of archer fish as ornamental fish continuously in Musiriver by fisher will decrease it population. The price is Rp 150.000,-/fish in market so that Archer fish has high economy value. Therefore it was necessary to study the reproductive biology of archerfish that may be used as a reference for better management in order to achieve stability of its population. The research was conducted every month from June to October 2011 in downstream ofMusiriver South Sumatera. Result of this research showed that proportion between male and female were not equal (2:1. Gonad Somatic Index of archer fish values ranged 4,27 ± 1,27 and the fecundity of the female is estimated between 6655 to 72726 eggs. The average diameter of mature egss ranged form 0.27 to 0.95 mm. Length of first

  12. TINGGI BADAN ANAK BARU MASUK SEKOLAH DASAR SEBAGAI INDIKATOR SOSIAL EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djumadias Abunain

    2012-11-01

    Full Text Available Pada tahun 1986, Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi (Puslitbang Gizi bekerjasama dengan Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (KLH melakukan penelitian evaluasi Tinggi Badan Anak Baru masuk sekolah provinsi yaitu: Sumatera Barat, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat mencakup semua kecamatan di semua Daerah Tingkat II (kabupaten dan kotamadya. Tiga persen desa di tiap kecamatan dipilih secara acak sebagai sampel desa. Satu sekolah tingkat dasar (termasuk negeri dan swasta dipilih dari tiap desa yang terletak di daerah kabupaten dan dua sekolah dari desa/kelurahan yang terletak di daerah kota (kotamadya/kota administratif. Sampel sekolah dipilih dari daftar nama-nama sekolah yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1984-1985. Secara keseluruhan penelitian ini meliputi 56 daerah tingkat II, 652 kecamatan dan 3540 sekolah tingkat dasar. Pengukuran tinggi badan anak sekolah dilakukan oleh guru-guru sekolah dengan menggunakan pita pengukur yang terbuat dari "fiber-glass" seperti yang biasa digunakan oleh para penjahit pakaian. Data yang berkaitan dengan keadaan sosial ekonomi desa (PODES dikumpulkan oleh petugas tingkat kecamatan dari laporan terakhir monografi desa (Juni, 1986. Formulir pengumpulan data dikirimkan lewat pos dari Puslitbang Gizi ke kecamatan-kecamatan. Selanjutnya, formulir tinggi badan anak sekolah dikirimkan ke masing-masing sekolah oleh kantor pendidikan tingkat kecamatan. Pengolahan data dan analisis dilakukan di Puslitbang Gizi, Bogor. Status gizi anak sekolah diidentifikasi dengan menggunakan indeks tinggi badan dan umur (TB/U berdasarkan standar tinggi badan yang biasa digunakan di Indonesia. Status gizi anak sekolah digolongkan ke dalam empat kategori mengikuti cara klasifikasi WHO, yaitu kategori I (<85% standar, kategori II (85%-90% standar, kategori III (90%-95% standar dan kategori IV (>95% standar. Prevalensi gizi kurang (kategori I dan II digunakan dalam analisis regresi

  13. KAJIAN EFEK MULTIPLIER PRODUK UNGGULAN BERBASIS KLUSTER UKM PENGOLAHAN IKAN ASAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmar Ardhi Hidayat

    2015-05-01

    Full Text Available The purpose of this research are to analyze scale of production of leading commodities and multiplier effect of cultivation and smoked fish in Wonosari, Bonang Demak. This research applies census method in collecting data from all business unit which identified as leading commodities in Wirosari Village, Bonang, Demak Regency. Regarding survey conducted, there are 18 catfish breeders and 49 smoked fish small business used as respondent. Primary data used in this research are rate of production in basis goods, land area, capital, raw materials, manpower, and income multiplier. To support empirical discussion, tools of analysis used in this research are descriptive statistics and income multiplier. Results of this research are primary commodities in Wonosari Village are smoked fish and fresh cat fish. Total production of smoked fish reaches 6.4 Ton each day for with type of smoked fish such as river cat fish, tongkol, sting-ray, cat fish, and other river fish. Meanwhile total production of catfish breeding reaches 105 Ton in first harvest after 2-3 months. Based on that number, smoked fish business promise higher profit than profits catfish breeding. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi dan efek multiplier produk unggulan budidaya dan pengasapan ikan di Desa Wonosari, Bonang Kabupaten Demak. Penelitian mengunakan metode sensus dengan mencari data dari semua unit usaha yang merupakan produk unggulan di Desa Wirosari, Bonang Kecamatan Demak. Responden yang diperoleh sejumlah 18 pembudidaya ikan dan 49 usaha pengasapan ikan. Data primer yang akan digunakan yaitu data jumlah produksi komoditas unggulan, luas lahan, jumlah modal, bahan baku, tenaga kerja, dan multiplier pendapatan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, dan indeks multiplier pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan Desa Wonosari Kecamatan Bonang Kabupaten Demak adalah Ikan Asap dan Budidaya Ikan Lele

  14. Aplikasi Fuzzy Logic dalam Diagnosa Penyakit Diabetes Mellitus pada PUSKESMAS di Jakarta Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaimatun Niswati

    2016-12-01

    di Jakarta Timur. Aplikasi ini menggunakan lima variabel sebagai input yang terdiri dari kadar glukosa 2 jam setelah makan, tekanan darah diastolic, indeks massa tubuh, riwayat diabetes dalam keluarga, banyaknya kehamilan dan satu variabel sebagai output. Data yang diperoleh diolah menggunakan pendekatan logika fuzzy dengan pemrograman Matlab dan dibuat Graphical User Interface (GUI. Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem pakar untuk diagnosa penyakit Diabetes Mellitus. Hasil ujicoba oleh bidan dan perawat puskesmas adalah 100% aplikasi ini sesuai dengan diagnosa dokter.Aplikasi ini dapat membantu meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Jakarta Timur, sehingga memuaskan pengguna dan puskesmas dapat bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional.  Kata Kunci: Fuzzy Inference System (FIS Mamdani, Matlab, Graphical User Interface (GUI, Diabetes Mellitus.

  15. KINERJA USAHA TANAMAN HIAS POTONG PT PESONA DAUN MAS ASRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Arief Bangun Sanjaya

    2017-01-01

    manajerial untuk Pesona Daun Mas Asri. Hasil pengukuran menunjukan kinerja dariPesona Daun Mas Asri termasuk sangat baik dengan nilai mencapai 78,04%. Pada setiap sasaran strategis mencapai kinerja yang baik. Namun, target pada sasaran strategis tingkat pertumbuhan penjualan dan kegiatan pemasaran menunjukan perlu pengembangan karena sasaran strategis tersebut masuk ke dalam skala penilaian rata-rata (average.Kata kunci: balanced scorecard, evaluasi kinerja, indeks kinerja, KPI, tanaman hias potong

  16. Bispektral İndeks (BIS ile total intravenöz anestezi derinliği izlemi; propofol ajan tüketimi, derlenme kriterleri ve farkında olmaya etkisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aynur Özensoy

    2013-09-01

    Full Text Available Amaç. Bispektral İndeks (BIS ile anestezi derinliği izlemenin, kullanılan total intravenöz anestezik madde tüketimi ve derlenme kriterleri ve farkında olmaya etkisini araştırmak araştırmak üzere planlandı. Yöntem. Genel anestezi ile kolesistektomi planlanan, 20-60 yaş arası, ASA I-III, 60 hasta çalışmaya alındı. Olgular rasgele 2 gruba ayrıldı. Bispektral indeks monitörizasyonu ile izlenen grup; Grup BIS, hemodinamik parametrelerle izlenen grup; Grup Kontrol olarak sınıflandırıldı. Her iki grupta da anestezi indüksiyonunda 1μg/kg remifentanil uygulandı. Kontrol grubunda propofol 2mg/kg, BIS grubunda BIS 40-60 arasında olacak şekilde ayarlandı; 0,6mg/kg-1 rocuronyum ile hastalar kürarize edildi. Anestezi idamesi propofol ve remifentanil ile yapıldı. Toplam propofol tüketimi, ekstübasyon zamanı ve farkında olma kaydedildi. Bulgular. Demografik veriler gruplar arasında benzerdi. BIS grubunda propofol tüketimi (p<0,05, anlamlı olarak düşük bulundu. Ekstübasyon zamanı BIS grubunda daha kısa bulundu (p<0,05, farkında olma açısından gruplar arasında fark bulunmadı. Her iki grup, kalp atım hızları, ortalama arteriyel basınçları ve hastanede kalış süreleri bakımından benzerdi. Sonuç. ASA I-III laparoskopik kolesistektomi uygulanan hastalarda anestezi titrasyonunu hemodinamik parametrelere göre yapmanın yeterli olduğu ancak BIS ile monitörize takip etmenin fazla anestezik ajan kullanımını önlemeye ve anesteziden daha hızlı derlenmeye yardımcı olduğu kanısına varıldı.

  17. Follow-up of Impaired Glucose Tolerance Basic Health Survey 2007 in Jakarta in 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurentia Mihardja

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAKLatar Belakang:Toleransi Glukosa Terganggu (TGT atau Pre Diabetes merupakan keadaan yang belum termasuk kategori diabetes tetapi glukosa darah lebih tinggi dari normal. TGT merupakan faktor risiko terjadinya diabetes mellitus (DM, penyakit jantung koroner, stroke. Metode: Dilakukan penelitian follow up responden TGT Riskesdas 2007 pada tahun 2009 untuk mengetahui status hiperglikemianya apakah telah menjadi DM, tetap TGT atau Normal. Hasil:Didapatkan setelah 2 tahun 7,2% telah menjadi DM, 47,8% tetap TGT, 4,3% berubah menjadi gangguan glukosa puasa dan 40,7% menjadi normal toleransi glukosa. Kebiasaan perilaku, keadaan biologis seperti indeks massa tubuh, obesitas sentral, dislipidemia tidak berbeda signifikan antara tahun 2009 dibandingkan 2007. Dari analisis didapatkan pada kelompok TGT yang menjadi DM lingkar pinggang meningkat tapi tidak signifikan dan Homa IR (resistensi insulin lebih tinggi (p < 0,05 dibandingkan kelompok lainnya. Saran:Disarankan agar pembuat program melakukan intervensi pada kelompok TGT agar tidak menjadi DM dan mencegah timbulnya komplikasi penyakit degeneratif.Kata kunci: Toleransi Glukosa Terganggu, obesitas sentral, DKI JakartaABSTRACTBackground: Impaired glucose tolerance (IGT or pre diabetes is not categorized as diabetes yet but blood glucose level is more than normal. IGT is the risk factor for diabetes mellitus, coronary disease and stroke. Methods: In 2009, a cross-sectional study was conducted in DKI Jakarta to follow up 78 subjects identified as IGT in Basic Health Survey (Riskesdas 2007. It aimed to assess the hyperglycemia status of the IGT subjects, whether developing into diabetes mellitus or becoming normal glucose tolerance or just remained IGT. Results: We found over two years for IGT subjects, 7.2% progressed to diabetes mellitus, 47.8% remained impaired glucose tolerance, 4.3% changed to impaired fasting glucose and 40.7% reverted to normal glucose tolerance. Life style and biological factors

  18. DETERMINAN HARGA SAHAM DENGAN NILAI PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Bayu Satriawan

    2017-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh ROA, DER, dan EPS terhadap harga saham dengan nilai perusahaan sebagai variabel intervening. Populasi penelitian adalah perusahaan yang termasuk dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di BEI tahun 2011 sampai 2013. 15 perusahaan dijadikan sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan ROA dan DER berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. EPS tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. ROA, DER, EPS, dan nilai perusahaan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan Nilai perusahaan tidak mampu menjadi variabel intervening. Simpulan dari penelitian ini yakni besarnya ROA, DER, EPS, dan nilai perusahaan terbukti tidak mampu meningkatkan harga saham. Saran yang diberikan adalah penggunaan variabel lain sebagai variabel intervening karena nilai perusahaan terbukti tidak mampu menjembatani atau memediasi ROA, DER, dan EPS terhadap harga saham serta penggunaan pengukuran leverage dan profitabilitas yang lain seperti Debt to Total Asset (DTA dan Return On Equity (ROE karena terbukti DER dan ROA tidak berpengaruh terhadap harga saham. The purpose of this research was to clarify the effect of ROA, DER, and EPS to stock price with the firm values as an intervening variable. Population is LQ 45 Index’s companies which listed on Indonesian Stock Exchange from 2011 until 2013. A total of 15 companies used as a sample by using purposive sampling technique. The analytical method which used is path analysis. The result showed that ROA and DER had significant positive effect to firm value. EPS had no effect to firm value. ROA, DER, EPS, and firm value had no effect to stock price. Meanwhile, firm value was not able to be intervening variable between ROA, DER, and EPS with stock price. Conclusion was the amount of ROA, DER, EPS, and firm value can not increase the amount of stock price. Suggestions were

  19. Status Gizi Balita Berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurani Rahmadini

    2013-07-01

    Full Text Available Upaya menurunkan prevalensi kurang gizi pemerintah membuat program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi. Cakupan Kadarzi Kota Depok tahun 2011 rendah (12,7% dan prevalensi gizi kurang, pendek, kurus berturut-turut 7,89%, 7%, 4,75%. Penelitian bertujuan mengetahui faktor dominan terhadap status gizi balita 6 - 59 bulan berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF. Penelitian menggunakan data sekunder hasil survei Kadarzi 2011. Survei dilakukan di sebelas kecamatan Kota Depok menggunakan desain cross sectional. Sampel sebanyak 1.176 keluarga yang memiliki balita termuda umur 6 _ 59 bulan. Variabel yang diteliti adalah status gizi balita, perilaku Kadarzi, status Kadarzi, karakteristik balita, dan karakteristik keluarga. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi balita gagal tumbuh 31%. Terdapat dua variabel yang memberikan pengaruh status gizi balita secara bersama-sama yaitu penimbangan balita (nilai p = 0,003 dan pendidikan ibu (nilai p = 0,034. Uji regresi logistik ganda menunjukkan penimbangan balita sebagai faktor dominan terhadap status gizi balita. Balita yang ditimbang tidak teratur berisiko 1,5 kali mengalami gagal tumbuh dibandingkan yang ditimbang teratur. Indeks CIAF berguna untuk mengetahui prevalensi gizi kurang secara keseluruhan dan penanggulangannya. Diperlukan penyuluhan dan promosi yang lebih aktif kepada masyarakat mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan balita melalui posyandu dan melakukan pembinaan kader posyandu dalam pemantauan status pertumbuhan anak sebagai deteksi dini adanya gangguan pertumbuhan. Effort to reduce malnutrition governments make Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi. Kadarzi in Depok 2011 still low (12,7% and the prevalence of underweight, stunting, wasting are respectively 7,89%, 7%, 4,75%. This study aimed to determine the dominant factor for nutritional status of children based on Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF. Research using secondary data survey Kadarzi 2011. The survey was conducted

  20. PENGARUH VARIABEL INTERNAL DAN EKSTERNAL PERUSAHAAN TERHADAP RISIKO SISTEMATIS SAHAM PADA KONDISI PASAR YANG BERBEDA (STUDI PADA SAHAM-SAHAM ILQ 45 DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nining Setyowati Dwi Andayani

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Fluktuasi harga saham di pasar modal sebagai cerminan ketidakpastian kondisi pasar secara langsung maupun tidak akan berpengaruh terhadap pertimbangan investor dalam mengambil keputusan investasi.  Investor yang rasional, pengambilan keputusan investasi didasarkan pada penilaian return maupun risiko yang terkandung dalam alternatif investasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi internal dan eksternal perusahaan terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar yang berbeda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data laporan keuangan harga saham.  Populasi penelitian adalah seluruh emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45 selama periode 1999 sampai 2003.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknk purposive sampling dan menghasilkan 15 emiten yang memenuhi syarat ditetapkan sebagai sampel. Dengan melakukan analisis regresi linier berganda terhadap variabel penelitian, diperoleh hasil bahwa secara simultan variabel-variabel internal dan eksternal perusahaan berpengaruh terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar bullish maupun bearish. Secara parsial, variabel TATO, DER, ROI, PER berpengaruh secara signifikan terhadap risiko sistematis saham pada kondisi pasar bullish, dengan variabel TATO yang dominan mempengaruhi.  Sedangkan pada kondisi pasar bearish, variabel CR, TATO, DER, PER, PBV, dan AS berpengaruh secara signifikan terhadap risiko sistematis saham, dengan variabel AS yang dominan mempengaruhi.   Kata kunci: risiko sistematis, pasar bullish, pasar bearish     ABSTRACT   Fluctuation of stock price in the capital market as an indicator of uncertainty market, it can influence any investment decision of investors. Any rational investors, their investment decisions  are based on return valuation and risk assessment in any investment alternatives.  This research aimed to analyze effects of internal and external variables on the systematic risk of stock at different condition

  1. EUTROFIKASI NITROGEN DAN FOSFOR SERTA PENGENDALIANNYA DENGAN PERIKANAN DI WADUK SERMO (Eutrophication by Nitrogen and Phosphorous and Its Control Using Fisheries in Sermo Reservoir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustadi Rustadi

    2009-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian mengenai konsentrasi nitrogen (N dan fosfor (P dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat eutrofikasi dan pencemaran air, menghitung neraca N total dan P total serta melakukan pengendaliannya menggunakan perikanan. Penelitian dilakukan menggunakan metode survai, yaitu melakukan pengambilan sampel dan pengamatan air secara purposive. Pengambilan sampel air di daerah waduk (hulu, tengah dan hilir waduk dan daerah sungai (sungai masuk dan sungai keluar. Di daerah waduk diamati pada jeluk air: 0 m, 2 m, 4 m dan dasar. Pengambilan sampel air dilakukan tiap bulan, mulai Juni 2006 sampai Mei 2007. Vanabel penelitian meliputi: amonia, amonium, nitrit, nitrat dan fosfat; N total dan P total, suhu air, kekeruhan, TDS, TSS, O, terlarut, pH, CO, bebas, alkalinitas dan plankton. Eutrofikasi air oleh N dan P dianalisis secara diskriptif dan tingkat pencemaran air dihitung menggunakan Indeks Pencemaran (lP yang disyaratkan PP RI Nomor 82. Neraca N total dan P total dihitung dengan input-output, sedangkan pengendaliannya menggunakan metode simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eutrofikasi pada tingkat eutrofik sampai hipereutrofik, pencemaran air masih tergolong ringan di daerah budidaya ikan dan waktu konsentrasi P maksimum; budidaya ikan menggunakan KJA jaring ganda, penebaran dan pemanenan ikan di luar KJA dapat mengurangi residu dan beban N total dan P total.   ABSTRACT The research of nitrogen (N and phosphorus (P in Sermo reservoir aimed to evaluate water eutrophication and pollution, to calculate N total and P total budget and to control its concentration using fisheries. The research was conducted by direct observation and measurement on water samples taken from inflow and outflow rivers, upstream, middle and downstream areas of reservoir. The samples is reservoir were taken at water depth: 0-2,4 m and the bottom. Observation was done monthly from June 2006 up to May 2007. the variables were ammonia, ammonium, nitrite

  2. ANALISIS DETERMINAN DAN PENGARUH STUNTING TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DI KUPANG DAN SUMBA TIMUR, NTT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intje Picauly

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe research was conducted to find out determinant factors that can cause the incidence of stunting and how it may affect elementary school children performance. The research areas were selected based on the difference access of nutrition information. Kabupaten Sumba Timur and Kota Kupang were selected as research areas. Related primary data was taken covering anthropometric index namely body height for age (HFA; weight for age (WFA, and weight for height (WFH, and academic school performances before and after research treatment. Other data was collected by interview using questionnaires. Regression analysis was used to know determinant factors that may bring about stunting. The results showed that determinant factors of stunting were family income, mother’s nutrition knowledge, child care practices, the history of infection, immunization, protein intake, and mother education. While, stunted elementary school children had low academic performances. The higher level of stunting is the lower academic performance of elementary school children.Keywords: academic performances, determinant of Stunting, elementary school studentsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting serta dampaknya terhadap prestasi anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur. Lokasi penelitian sengaja diambil dua wilayah yang berbeda jangkauan informasi tentang gizi dan manfaatnya serta ketersediaan sarana prasarana yang dapat digunakan untuk pencapaian kondisi bebas masalah gizi. Subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini masing-masing sebanyak 265 siswa di Kota Kupang dan 274 di Kabupaten Sumba Timur. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang meliputi data indeks antropometri (TB/U; BB/U; BB/TB dan data hasil pengukuran nilai siswa. Selain itu data–data lain dilengkapi dan diukur menggunakan instrumen kuesioner yang bersifat terstruktur. Analisis

  3. KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN APOTEK DAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN YANG BERLAKU (STUDI KASUS DI KOTA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Roza Yulia

    2016-09-01

    menganalisis tingkat kepuasaan dan harapan konsumen serta prioritas perbaikan atribut pada dimensi pelayanan apotek di Kota Depok Selanjutnya, untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen di Kota Depok terhadap standar pelayanan kefarmasian di apotek, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Metode analisi dalam penelitian ini menggunakan analisis gap berdasarkan konsep Service quality (Servqual, Indeks Kepuasan Pelanggan (Costumer Satisfaction Index/CSI dan Importance Performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan untuk kualitas pelayanan apotek di Kota Depok adalah dalam kategori 'cukup' tapi masih di bawah kategori 'puas'. Sementara atribut pelayanan yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah: kehadiran apoteker di apotek, kelengkapan obat, dan tanggapan dari petugas apotek atas pertanyaan konsumen mengenai obat-obatan yang mereka dapatkan. Di sisi lain, pengetahuan responden tentang pelayanan kefarmasian di apotek yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah masih kurang.Kata kunci: apotek, kepuasan konsumen, pelayanan kefarmasian, servqual, IPA

  4. Pendugaan tingkat pemanfaatan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Skipjack fishing activity in Prigi waters mostly used purse seine and troll line. The aims of the research was to determinate the utilization rate of skipjack. Catch per Unit Effort (CPUE, Maximun Sustainable Yield (MSY, and IMP were calculated from primary data of ship log book and secondary data were the statistic report of PPN Prigi from year 2000 - 2011. The research was conducted frm Februari to Nopember 2013.  The result showed that fishing season occurred on June to July and from September to November, where the peak season at September with Effort value (EMSY  was 245 trip/year and number of catch sustainable (hMSY was 1.219 ton/year. The highest Estimation of Utilization rate (196.98% was occurred on 2002, while the lowest (73.54% was recorded on 2011. In addition the average value was 106% indicate the overfishing, therefore it is crucial to plan the sustainable fisheries management in relation to protect the skipjack fishery in Prigi waters. Keywords: Utilization Rate; Skipjack; Prigi Waters   Abstrak. Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan cakalang. Nilai Catch per Unit Effort (CPUE, Maximum Sustainable Fisheries (MSY, dan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer berupa log book kapal dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi dari tahun 2000 - 2011. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Nopember tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa Pola Musim Penangkapan terjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September dengan nilai effort lestari (EMSY sebesar 245 trip/tahun dan total hasil tangkapan lestari (hMSY sebesar 1.219 ton/tahun. Hasil pendugaan terhadap tingkat pemanfaatan menunjukkan hasil tertinggi dengan nilai sebesar 196

  5. KARAKTERISASI EMPAT POPULASI IKAN GURAMI (Osphronemus goramy Lac. DAN PERSILANGANNYA BERDASARKAN METODE TRUSS MORFOMETRIKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharyanto Suharyanto

    2016-12-01

    Full Text Available Tahap awal yang dilakukan dalam rangka pembentukan populasi ikan gurami cepat tumbuh adalah koleksi dan karakterisasi populasi-populasi ikan gurami yang akan digunakan sebagai sumber genetik pembentukan varietas tersebut. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi keragaman morfologi dan hubungan kekerabatan empat populasi ikan gurami, yaitu Jambi (J, Kalimantan Selatan (K, Majalengka (M, dan Tasikmalaya (T. Metode truss morfometrik digunakan untuk karakterisasi morfologi dilanjutkan dengan analisis komponen utama (principal component analysis dan analisis pengelompokan (cluster analysis. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa diagram pencar populasi ikan gurami tanpa melihat jenis kelamin menunjukkan adanya pengelompokan populasi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama adalah persilangan JxM dan MxK, sedangkan kelompok kedua terdiri atas persilangan JxK, KxJ, TxJ, KxM, MxJ, KxT, galur murni KxK, JxJ, MxM, dan TxT. Hal tersebut terjadi pula pada populasi jantan. Populasi betina menunjukkan JxK dan MxK terpisah berdasarkan karakter A2 (dahi-pangkal sirip punggung dan A3 (pangkal sirip punggung-pangkal sirip perut. Indeks kesamaan tertinggi dalam 12 populasi diperoleh pada populasi Jambi dan Majalengka berturut-turut sebesar 94,00% dan 92,00%; sedangkan indeks kesamaan terendah diperoleh pada populasi TJ sebesar 72,00%. Ikan gurami ukuran konsumsi terdapat empat kelompok besar berdasarkan bentuk badannya. Dua kelompok pada galur murni menunjukkan populasi galur murni Kalimantan, Majalengka, dan Tasikmalaya kekerabatannya dekat, akan tetapi dengan Jambi memiliki kekerabatan yang jauh. Dua kelompok lainnya pada populasi persilangan, yaitu: persilangan JxM dan MxK dan kelompok lainnya adalah persilangan KxJ, KxM, JxK, TxJ, MxJ, dan KxT. Populasi galur murni dan persilangan memiliki jarak genetik yang jauh, sehingga populasi galur murni dan persilangan itu berbeda. The first step in breeding program towards generating fast-growing strain of giant

  6. PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT YANG BERMUKIM DI KAWASAN BANTARAN SUNGAI TERHADAP PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI KARANG ANYAR KOTA TARAKAN (Influence of The Behavior of Citizens Residing in Riverbanks to The Decrease of Water Quality in The River of Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Puspita

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Data Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Tarakan menyatakan bahwa kualitas air Sungai Karang Anyar Kota Tarakan yaitu parameter COD, amoniak dan TSS tahun 2010-2013 melebihi baku mutu. Penurunan kualitas air tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif antara lain digunakan untuk teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan menghitung status mutu air Sungai Karang Anyar menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode kualitatif antara lain digunakan untuk observasi, wawancara mendalam kepada swasta dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yaitu perilaku masyarakat yang membuang air limbah domestik langsung ke sungai mempengaruhi parameter COD melebihi baku mutu karena air limbah yang dibuang terdapat busa sabun berasal dari buangan air cucian. Air limbah domestik yang dibuang langsung ke sungai berasal dari sisa memasak sehingga diduga menyebabkan amoniak juga melebihi baku mutu. Perilaku masyarakat yang tidak mengolah kotoran ayam dapat mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena kotoran ayam membusuk dan mengalir ke sungai. Perilaku masyarakat yang mengambil tanah dari bukit/gunung tidak mempengaruhi parameter TSS karena dipengaruhi mengambil tanah dari bukit/gunung dilakukan pada curah hujan menurun/kemarau. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena air limbah domestik yang organik dan kotoran ayam membusuk yang telah tertimbun lama di dasar sungai akan terangkat. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai tidak mempengaruhi parameter TSS karena kegiatan menambang pasir tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada curah hujan. Sebagai kesimpulan adalah tidak semua perilaku masyarakat yang bermukim dan berkegiatan di kawasan bantaran sungai mengakibatkan penurunan kualitas air sungai.   ABSTRACT

  7. A Multilingual, Multicultural and Explanatory Music Education Dictionary for South Africa --- Using Wiegand's Metalexicography to Establish its Purposes, Functions and Nature

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Smit

    2012-09-01

    en verklarende opvoedkundige musiekwoordeboek vir Suid-Afrika te bepaal. Spesifieke tipes woordeboeke het spesifieke doelstellings. Vakwoordeboeke behoort die doelstelling te hê om inligting oor kennis in vakgebiede oor te dra. Hulle behoort ook kommunikasiekonflikte op te los. Die ware doelstellings van vakwoordeboeke is, volgens Wiegand, om óf linguistiese inligting oor terme oor te dra, óf ensiklopediese inligting, of albei. Die behoeftes van die gebruikers moet in ag geneem word wanneer die funksies van 'n woordeboek bepaal word. Wanneer nagedink word oor die funksies van 'n woordeboek wat musiekterme uit Suid-Afrika bevat, moet ook sosiale faktore in die Suid-Afrikaanse musiekopvoeding in ag geneem word. Die beplande woordeboek sal 'n linguistiese en 'n kommunikatiewe funksie hê. Dit sal ook 'n kognitiewe en wetenskaplike funksie hê om in 'n opvoedkundige behoefte te voorsien. Wat die aard van die woordeboek betref, sal dit elemente van verskillende tipes woordeboeke moet bevat, soos verklarende woordeboeke, vertalende woordeboeke en aanleerderswoordeboeke. 'n Tematiese rangskikking sal gevolg word, aangevul deur 'n alfabetiese indeks. Twee weergawes van die woordeboek sal gepubliseer moet word, naamlik 'n meer akademiese weergawe vir spesialiste, met meer tipes inligting, en 'n meer populêre weergawe vir niespesialiste.

    Sleutelwoorde: multikulturele woordeboek; veeltalige woordeboek; verklarende woordeboek; vakwoordeboek; wiegand; doelstellings van woordeboeke; funksies van woordeboeke; ensiklopediese inligting; linguistiese inligting; woordeboekgebruik; protokolle; aanleerdersleksikografie

     

  8. Hubungan Kualitas Tidur dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2010 FK Universitas Andalas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanafi Nilifda

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakKualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak menunjukkan berbagai tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah dalam tidurnya. Gangguan tidur banyak ditemui dikalangan dewasa muda terutama mahasiswa yang nantinya bisa menyebabkan berkurangnya konsentrasi belajar dan gangguan kesehatan. Hal ini bisa menyebabkan tidak tercapainya prestasi akademik secara optimal karena proses belajar menjadi terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan kualitas tidur dengan prestasi akademik mahasiswa pendidikan dokter angkatan 2010 FK Unand. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Total responden sebanyak 177 orang yang dipilih dengan teknik random sampling. Data kualitas tidur diambil dengan menggunakan indeks kualitas tidur Pittsburgh (PSQI dan prestasi akademik dari nilai ujian blok 4.2. Pada akhir penelitian dilakukan uji statistik chi square untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 51 mahasiswa (65% memiliki kualitas tidur dan prestasi akademik yang baik, 27 mahasiswa (35% memiliki kualitas tidur yang baik dengan prestasi akademik yang kurang baik, 43 mahasiswa (43% memiliki kualitas tidur yang buruk dengan prestasi akademik yang baik, dan 56 mahasiswa (57% memiliki kualitas tidur yang buruk dan prestasi akademik yang kurang baik. Berdasarkan uji chi square didapatkan nilai p=0,004 (p<0,05. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan prestasi akademik mahasiswa pendidikan dokter angkatan 2010FK Unand.Kata kunci: kualitas tidur, prestasi akademik, mahasiswa kedokteran AbstractThe good quality of sleep is there is no any disturbance in their sleep. The condition of sleep disorders commonly found among young adults, especially college students who can later cause a reduction in the concentration of learning and health problems. This can lead to failure to achieve optimal academic achievement because

  9. Tip II diyabetli periodontitis hastalarında periodontal tedavinin ağız kokusuna etkisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafize Sezer

    2011-11-01

    Full Text Available

    The aim of this study was to evaluate the effect of Phase 1 periodontal therapy on oral malodour levels in Type 2 DM patients with chronic periodontitis. Out of fifty patients, 24 females and 26 males, were included in the study. Thirty of them were in test group (TG and the rest were in control group (CG. Test group received Phase 1 periodontal therapy, however, control group received neither periodontal therapy nor oral hygiene instructions. Clinical evaluation of the patients consisted of; Plaque index (PI, Gingival index (GI, probing depth (PD and oral malodour (HMV evaluations. At the end of the study, clinical parameters of the test group, decreased PI, GI, PD, and HLM values(P<0.05. However, in the

    control group, changes on PI, GI and HDM values were statistically insignificant (p>0.05, but the increase on PD value were statistically significant. Also, however none of the values changed statistically in control group. Within the limits of this study, conclude that periodontal therapy in Type II DM patients with chronic periodontitis has favourable effects on halitozis .

     

    ÖZET

    Bu araştırmada, Tip II diyabetli kronik periodontitis hastalarında başlangıç periodontal tedavisinin halitozis(ağız kokusu değerine etkisi amaçlandı. Çalışmaya 24’ü kadın, 26’sı erkek toplam 50 birey katıldı. Bu hastaların 30’u tedavi, 20’si kontrol grubuna dahil edildi. Tedavi grubuna başlangıç periodontal tedavisi, diğer kontrol grubuna ise çalışma süresince hiçbir tedavi ya da oral hijyen eğitiminde bulunulmadı. Hastaların klinik olarak değerlendirilmesinde plak indeksi (Pİ, gingival indeks (Gİ, sondalama cep derinliği (SCD ve ağız kokusu (HMD ölçümleri yapıldı. Bu işlemler başlangıç ve tedavi sonrası 3.ayda tekrarlandı. Çalışma sonucunda tedavi grubunda klinik parametrelerden Pİ, Gİ, SCD ve HMD ortalama değerlerinde azalma istatistiksel olarak anlaml

  10. PEMODELAN OPTIMASI MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PRODUK/KOMODITAS JAGUNG Optimization Model Of Corn Supply Chain Risk Mitigation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharjito Suharjito

    2012-03-01

    sehingga produk pertanian sulit untuk ditangani. Tingginya tingkat kebergantungan dan kompleksitas dari jaringan rantai pasok produk pertanian menjadikan rantai pasok lebih rentan terhadap gangguan. Risiko ganguan rantai pasok dapat terjadi secara internal (relasi antara organisasi dengan jaringan pemasok dan eksternal (antara jaringan pemasok dengan lingkungannya. Oleh karena itu perlu pengendalian risiko rantai pasok agar dapat menghindarkan akibat berkelanjutan yang dapat terjadi pada setiap titik dalam jaringan pasokan. Tujuan dari kajian ini adalah menjelaskan suatu model evaluasi dan manajemen risiko rantai pasok produk pertanian. Hasil validasi model dapat mengidentifikasi risiko setiap tingkatan rantai pasok dan memberikan usulan tindakan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risikonya. Nilai indeks risiko pada tingkat petani sebesar 26 % yang lebih tinggi daripada risiko pada tingkat pengumpul (8,78 % dan distributor (8,31 %. Model dapat mengoptimalkan jadwal tanam petani untuk mengurangi risiko pasokan dan harga, selain itu juga telah dimodelkan optimasi pemilihan pemasok pada tingkat pengumpul dan distributor dengan pertimbangan minimalisasi risiko dan optimalisasi keuntungan.   Kata kunci: Evaluasi risiko, manajemen rantai pasok, risiko pasokan komoditas jagung.

  11. Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku terhadap Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Status Kesehatan Periodontal Pra Lansia di Posbindu Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Culia Rahayu

    2014-06-01

    Full Text Available Proses penuaan merupakan salah satu faktor sistemik yang mempengaruhi respon tubuh terhadap terjadinya penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status kesehatan periodontal pra lansia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental, dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 225 orang pra lansia dari 9 Posbindu di Kecamatan Indihiang Tasikmalaya, yang diambil dengan cara purposive sampling. Variabel pengaruh terdiri dari pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Variabel pengetahuan diukur menggunakan kuesioner tertutup dengan pilihan jawaban benar atau salah. Variabel sikap dan perilaku diukur menggunakan kuesioner dibuat menurut skala Likert. Kuesioner telah diuji validitas (koefisien korelasi ≥ 0,30 dan uji reliabilitas (alpha cronbach >0,60. Variabel terpengaruh adalah status kesehatan periodontal yang diukur menggunakan indeks CPITN. Analisa data menggunakan analisis korelasi dan regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut mempunyai hubungan signifikan terhadap status kesehatan periodontal (F =30,681 dan p =0,001, dan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 29,4% (R² = 0,294 terhadap status kesehatan periodontal. Perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut memberikan kontribusi pengaruh paling besar terhadap status kesehatan periodontal yaitu sebesar 6,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, semakin baik status kesehatan periodontal pra lansia. Perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut memberikan kontribusi pengaruh paling besar terhadap status kesehatan periodontal pra lansia. Correlation Between Knowledge, Attitude

  12. PANJANG BADAN LAHIR PENDEK SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR DETERMINAN KETERLAMBATAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN JATICEMPAKA, KECAMATAN PONDOK GEDE, KOTA BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurillah Amaliah

    2016-06-01

    Bekasi. Populasi adalah anak umur 6-23 bulan dengan total sampel diperoleh 95 umur 6-23 bulan. Status gizi dihitung berdasarkan indeks TB/U. Perkembangan diukur berdasarkan alat ukur Denver Developmental Screening Test II. Data jenis kelamin, umur, morbiditas, berat badan dan panjang badan lahir dan karakteristik keluarga dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin, umur dan panjang badan lahir berhubungan bermakna dengan tumbuh kembang anak. Panjang badan lahir merupakan salah satu determinan pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak yang panjang badan lahirnya pendek memiliki peluang 3 kali lebih besar mengalami mengalami stunting dan keterlambatan perkembangan (OR adj=3,08 ; CI 95% 1,03-9,15 setelah dikontrol oleh variabel umur anak, jenis kelamin anak dan tingkat pendidikan ayah. Pola konsumsi gizi seimbang baik pada saat kehamilan dan awal kehidupan anak serta dukungan pengetahuan ayah tentang gizi dan kesehatan diperlukan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Kata kunci: Panjang badan, tumbuh kembang, anak baduta

  13. Prevalence of Hypertension in School and College Students

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Santoso

    2013-06-01

    Full Text Available In Indonesia, the onset of hypertension has been observed in younger populations. Previous studies showed that hypertension occurred in adolescence, even in childhood. This cross sectional study aimed to provide a population-based estimation of hypertension prevalence and risk factors among school and college students in Surabaya, Indonesia. Using mercu-ry sphygmomanometer blood pressure was measured in 335 participants grouped into 5-9, 10- 14, 15- 19, and 20-26 years of age. The prevalence data was linked to sex, age, body mass index (BMI, and a family history of diabetes and/ or cardiovascular disease. Hypertension in children was determined according to the Update on the Task Force Report (2004 and to the JNC-7 for other participants. Thirty one (9.3% participants had developed hypertension. Hypertension prevalence tended to increase with age from 0% at 5-9 years and 8.1% at 10-14 years to 15.2% at 20-26 years. Hypertension developed in 18 males and 13 females. Aged more than 20 years and family history of heart disease were significant risk fac-tors for hypertension. Other factors, such as BMI and a family history of di-abetes, were not significant. Malnutrition among children in golden age (0-5 years plays major role in increasing future risk of hypertension. Routine hypertension screening should be done in young adults aged 20 years in this country. Di Indonesia, timbulnya hipertensi telah diamati pada populasi lebih muda. Studi sebelumnya menemukan bahwa hipertensi dapat terjadi pada masa remaja, bahkan masa kecil. Tujuan penelitian potong lintang ini adalah memberikan estimasi berbasis populasi prevalensi dan faktor risiko hipertensi pada pelajar dan mahasiswa di Surabaya, Indonesia. Dengan sfignomanometer merkuri diukur tekanan darah pada 335 partisipan yang dikelompokkan ke dalam kelompok usia 5-9, 10-14, 15-19, dan 20-26 tahun. Data prevalensi dikaitkan dengan jenis kelamin, usia, indeks massa tubuh (IMT, dan riwayat diabetes dan

  14. Depth of poverty in an informal settlement in the Vaal region, South Africa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tielman J.C. Slabbert

    2010-03-01

    die ontwikkeling van 'n indeks vir die meet van armoede. Die hoofdoel van hierdie studie was om 'n armoedemodel vir die dieptemeting van armoede in 'n informele nedersetting in die Vaal-area toe te pas, en om die impak van moontlike aktiwiteite wat inkomste genereer in dieselfde gemeenskap te bepaal. 'n Vraelys wat ontwerp is om armoede aan te dui en te meet is ewekansig aan 429 huishoudings in die informele nedersetting uitgedeel om te voltooi en die armoedemodel is toegepas om die diepte van armoede te meet. Die resultate het getoon dat 286 huishoudings in armoede leef. Die impak van ekstra inkomste op armoedevlakke is in die 286 huishoudings bepaal. Die resultate het verder getoon dat die werkloosheidsvlak 91% was en dat die gemiddelde maandelikse huishoudelike inkomste R612.50 was. Die gemiddelde armoedegaping was R1017.21, met 'n armoedegapingverhouding van 56%. Die armoedemodel het getoon dat 'n verhoging van R500 in maandelikse huishoudelike inkomste die armoedegapingverhouding na 35% verlaag het. Die resultate het bewys dat hierdie 'n armoedige gemeenskap met kroniese voedselonsekerheid was. Die uitkoms van die studie sal gebruik word vir die beplanning en implementering van gemeenskapgebaseerde ingrypings om volhoubare inkomste te genereer om stedelike voedselsekerheid te bevorder en die armoede in hierdie gemeenskap te verlig.

    How to cite this article: Oldewage-Theron, W. & Slabbert, T.J.C., 2010, ‘Depth of poverty in an informal settlement in the Vaal region, South Africa’, Health SA Gesondheid 15(1, Art. #456, 6 pages. DOI: 10.4102/hsag.v15i1.456

  15. Health status of an elderly population in Sharpeville, South Africa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francis B Zotor

    2008-03-01

    basiese huishoudelike behoeftes gerapporteer wat dui op huishoudelike voedselin-sekuriteit. Daaglikse dieetinnames (gemiddeld± standaardafwyking [SA] van die vroue was onderskei- delik 5 395±2 946 kJ energie, 47±27 g proteïen, 28±21 g vet en 196±123 g koolhidrate in vergelyking met 8 641±3 799 kJ, 86±48 g, 49±32 g en 301±139 g vir die mans. Die meerderheid (83.6% van die vroue was oorgewig (liggaamsmassa-indeks [LMI] >25 of vetsugtig (LMI > 30 en 78% het ’n middel-bo-armomtrek (MUAC van > 21.7 cm gehad. Gemiddelde mikronutriëntinnames was laag in vergelyking met die verwysingstandaarde en serumsink was suboptimaal. Vetsug, hipertensie en verhoogde totale serumcholesterolvlakke het op ‘n verhoogde risiko van kardiovaskulêre siekte gedui. Die resultate het dus bewys dat lae inkomste, huishoudelike voedselin-sekuriteit en die risikofaktore wat met wanvoeding en leefstylsiektes geassosieer word, teenwoordig was.

  16. EKSTRAKSI MINYAK KENANGA (Cananga odorata UNTUK PEMBUATAN SKIN LOTION PENOLAK SERANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GWP Sari

    2014-11-01

    Full Text Available Keberadaan serangga seperti nyamuk Aedes aegypti dan lalat sering menimbulkan gangguan bagi manusia. Salah satu cara untuk menghindari gangguan serangga tersebut adalah dengan memakai anti serangga berbentuk lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak kenanga hasil ekstraksi minyak kenanga sebagai sediaan lotion anti serangga. Senyawa caryophyllene, linalol, dan geraniol dalam minyak kenanga menghasilkan aroma yang menyengat dan tidak disukai oleh serangga. Minyak kenanga diperoleh dari destilasi uap dan air bunga kenanga. Karakterisasi fisik minyak menunjukkan hasil yang sesuai dengan SNI 06-3949-1995 yaitu warna kuning muda, bau khas minyak kenanga, berat jenis 0,906 gr/ml, dan indeks bias 1,498. Analisis komponen penyusun minyak kenanga menggunakan spektrofotometer IR dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS menunjukkan adanya senyawa trans-caryophyllene sebesar 39,07% sebagai senyawa utama minyak kenanga. Hasil karakterisasi sediaan lotion menunjukkan bahwa minyak memiliki pH rata-rata 6,50, homogen, dan bau khas minyak kenanga. Total mikroba adalah sebanyak 1 koloni pada formula lotion dengan penambahan metil paraben sedangkan daya repellent mencapai 90,58% pada formula lotion dengan konsentrasi minyak kenanga 2,5%. Lotion minyak kenanga dapat digunakan sebagai repellent atau penolak serangga. Pengaplikasian minyak kenanga dalam sediaan lotion dapat dilakukan secara langsung pada saat pembuatan lotion.The presence of insects such as Aedes aegypti mosquito and flies often cause nuisance to humans. One way to avoid these insects is to apply insect repellent lotion. The study aimed to determine the effectiveness of the extracted ylang oil as an insect repellent preparation. Compounds such as caryophyllene, linalool and geraniol in ylang oil produce pungent aroma and is not favored by insects. Ylang oil is obtained from water and steam distillation of ylang flowers. The physical characterization of the oil showed

  17. Faktor-faktor yang Memengaruhi Insiden Miopia Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martga Bella Rahimi

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Miopia merupakan kelainan refraktif yang paling banyak ditemukan di dunia. Hampir 90% miopia terjadi di negara berkembang. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan insiden miopia seperti jenis kelamin, indeks masa tubuh (IMT, aktivitas dekat (dengan atau tanpa layar, aktivitas jauh (dengan atau tanpa layar, sosioekonomi, orangtua menderita miopia, serta riwayat kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara faktor-faktor tersebut dan insiden miopia pada siswa Sekolah Menengah Atas(SMA di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada siswa SMA di Kota Padang yang berusia 15-17 tahun, dengan desain case-control study, population based dengan jumlah sampel 140 orang, yang terdiri dari 70 orang untuk kelompok kontrol dan 70 orang untuk kelompok kasus. Dikelompokkan setelah menguji ketajaman visus. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pengisian kuesioner. Selanjutnya, data diolah dengan uji statistik chi-square. Aktivitas dekat dengan layar, IMT dan aktivitas jauh dengan layar merupakan faktor dominan yang memengaruhi insiden miopia pada siswa SMA di Kota Padang. Dibuktikan juga bahwa jenis kelamin, sosioekonomi, orangtua menderita miopia, riwayat lahir prematur ataupun BBLR tidak  memengaruhi insiden miopia. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan positif antara faktor risiko dengan insiden miopia.Kata kunci: miopia, faktor risiko, pelajar SMAAbstract Myopia is the most common refractive error in the world. Almost 90% of myopia patients are found in the developing countries. There are several factors suspected to be related to the incidence of myopia, such as gender, body mass index, close-range activities (with or without screen, distance activities (with or without screen, socioeconomic state, history of myopia in parents, and history of prematurity or low birth weight. The objective of this study was to determine the relation of those

  18. Growth and Reproduction of Female Brushtooth Lizardfish Saurida undosquamis (Richardson from the Gulf of Suez, Egypt.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Magdy M. El-Halfawy

    2015-12-01

    Full Text Available Süveyş Körfezi’nde (Mısır lokum balığı Saurida undosquamis (Richardson dişi bireylerinin büyüme ve üremesi. Ekim 2004’ten Mayıs 2005’e kadar Süveyş Körfezinden trol ile yakalanan ve Attaka balıkçı limanından çıkarılan 434 Lokum balığının (Saurida undosquamis ilk olgunluk boyu, yumurtlama dönemi, büyüme parametreleri ve yaş kompozisyonu ele alındı. Dişilerin total uzunluğu 13.2 ile 34 cm arasında değişim göstermiştir. Boy (L-Ağırlık (W arasındaki ilişki W=0.0038 L3.1666 olarak tespit edildi. FISAT programı ile analizi yapılan boy frekanslarından elde edilen yaş verileri von Bertalanffy denkleminin (1938 büyüme parametrelerinin tahmininde kullanıldı. Tahmin edilen parametreler L∞=35.56cm, K=0.26 ve t=-1.059 idi. Saurida undosquamis dişileri için maksimum yaş 6 olarak tespit edilmiştir. Yakalananlar içinde 3 yaş grubu dominant olarak gözlenmiştir. Ovaryum, gonadosomatik indeks ve oosit çapının makroskobik görüntülerinden Saurida undosquamis’in yumurtlama mevsiminin Aralık ve Mayıs’ta iki dönemlik artış göstermesiyle birlikte tüm yıl boyunca sürdüğü anlaşıldı. Gonadların, bakir, olgun bakir, gelişmekte olan, gelişmiş, yumurtlayan ve yumurtalarını dökmüş gibi dış görünüşe dayanan yedi aşaması belirlendi. Dişilerin 18.1cm’lik total boyda olgunluğa ulaşmığı tespit edilmiştir. Total, doğal ve avcılıktan kaynaklanan ölümlerinin yıllık değerleri sırasıyla 1.22, 0.99 ve 0.23 yıl-1 olarak hesaplandı. Tüketim oranı (E 0.81 olarak tahmin edildi. Her toplamadaki ilgili verim ve biomas analizleri Süveyş körfezindeki Saurida undosquamis dişi stoklarının tüketilmiş oldugu bulunmuştur. Bireylerin en azından %50’sinin toplanma ve yumurtlatma için korunmasını garantilemek amacıyla, şu anki kullanım oranının yaklaşık %53.1’e kadar azaltılması gerekmektedir

  19. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN SERTA DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMK DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI GAME ADOBE FLASH CS 4.0

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martin Bernard

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa yang pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik daripada pembelajaran kontekstual dengan cara biasa, menalaah asosiasi kemampuan komunikasi dan penalaran matematika siswa, asosiasi skala disposisi dan kemampuan komunikasi dan asosiasi skala disposisi dan kemampuan penalaran. Serta bagaimana menelaah kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa terhadap pendekatan pembelajaran. Metode penelitian yang dipakai adalah menggunakan kuasi eksperimen. Dimana metode ini terdiri dua kelas, bahwa kelas pertama diberi perlakuan yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual menggunakan game Adobe Flash CS 4.0 dan kelas yang kedua yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual dengan cara biasa. Populasi yang diambil di sekolah SMK Mahardika dan sampelnya adalah 40 siswa kelas X.1 sebagai kelas Kontrol dan 42 siswa kelas X.2 sebagai kelas Eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa 10 butir soal diantaranya 5 soal kemampuan komunikasi dan 5 soal kemampuan penalaran berbentuk uraian yang telah diuji validitas, realibilitas, derajat pembeda dan indeks kesukaran. Untuk angket skala disposisi yang digunakan adalah angket skala Linkert yang berbentuk ordinal yang akan dikonversi ke bentuk interval melalui Method Seccessive Interval (MSI. Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran serta disposisi matematik siswa dengan pendekatan kontekstual melalui Game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran cara biasa, adanya asosiasi antara kemampuan komunikasi dan penalaran tetapi tidak ada asosiasi antara disposisi dengan kemampuan komunikasi dan penalaran.   Kata Kunci    :   Komunikasi, Penalaran, Skala Disposisi, Pendekatan Kontekstual, Adobe Flash CS 4     ABSTRACT This study aimed to examine the

  20. KUALITAS SOAL UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA PROGRAM IPA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Heri Sulistiawan

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas soal Ujian Sekolah Matematika program IPA dan kontribusi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah enam SMA Swasta Yayasan Katolik di Kota Yogyakarta. Sampel adalah lima SMA yang representatif dalam menggambarkan ciri populasi. Naskah soal ditelaah tiga orang ahli untuk analisis kualitas soal secara kualitatif. Jawaban siswa dianalisis secara Teori Tes Klasik dan Teori Respons Butir untuk mengetahui kualitas soal secara kuantitatif. Skor Ujian Sekolah dikorelasikan terhadap nilai Ujian Nasional untuk mengukur kontribusinya. Hasil penelitian: (1 kualitas soal secara kualitatif adalah sangat baik (satu SMA, baik (dua SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (2 secara kuantitatif menurut Teori Tes Klasik adalah cukup baik (satu SMA, kurang baik (tiga SMA, dan tidak baik (satu SMA, dengan reliabilitas Alpha termasuk reliabel; (3 secara kuantitatif menurut Teori Respons Butir adalah baik (tiga SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (4 Indeks konsistensi analisis butir soal termasuk cukup konsisten; (5 korelasi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional termasuk kategori besar; (6 berdasarkan telaah validitas isi perangkat, lebih dari 90% soal valid dan skor Ujian Sekolah valid/akurat dalam memprediksi hasil Ujian Nasional. Kata kunci: kualitas soal, ujian sekolah, matematika, ujian nasional   THE QUALITY OF MATHEMATICS SCHOOL EXAMINATION OF SCIENCE MAJOR AND ITS CONTRIBUTION TO THE RESULT OF NATIONAL EXAMINATION Abstract The purpose of this research is to describe the quality of Mathematics School Examination of Science Major and the contribution of School Examination scores to the result of National Examination. This research is a descriptive explorative research with survey approach. The population in this research are six Senior High Schools in

  1. OPTIMALISASI ZONA PEMANFAATAN WISATA TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA MELALUI KOMUNITAS IKAN KARANG (Optimizing The Tourism Utilization Zone Karimunjawa National Park through Coral Reef Fish Communities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohmani Sulisyati

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Wisata alam terkait erat dengan konservasi lingkungan sehingga dapat saling mendukung dan menguntungkan. Konservasi berhubungan dengan kondisi komunitas penyusunnya. Zona pemanfaatan wisata memerlukan komunitas ikan karang sebagai daya tarik wisata. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengoptimalkan zona pemanfaaatan wisata Taman Nasional Karimunjawa untuk aktivitas wisata melalui komunitas ikan karang. Pengamatan dilakukan pada bulan November 2013, pada 14 lokasi. Pencatatan ikan dilakukan pada transek sabuk (belt transect dengan teknik visual sensus, mencatat famili dan jumlah ikan yang ditemukan serta perkiraan panjang total ikan. Transek dilakukan pada dua kedalaman yaitu 3 dan 6–8 m untuk mewakili perairan dangkal dan dalam. Analisis kuantitatif dilakukan untuk melihat keragaman serta pengukuran nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil pengamatan pada daerah dangkal dijumpai 18 famili ikan. Famili Chaetodontidae, Labridae dan Scaridae dapat dijumpai di seluruh lokasi. Perairan dangkal memiliki keanekaragaman ikan karang melimpah sedang dengan kondisi komunitas ikan tertekan – stabil. Pada perairan dalam dijumpai 17 famili ikan. Famili Caesionidae, Chaetodontidae, Labridae dan Scaridae dapat dijumpai pada seluruh lokasi. Keanekaragaman jenis ikan melimpah sedang dengan kondisi komunitas ikan tertekan – stabil. Pada perairan dangkal bagian luar sebelah barat kepulauan dihuni oleh kelompok ikan mayor dengan sedikit famili, sedangkan pada bagian tengah kepulauan dijumpai ikan beragam famili dan pulau terluar sebelah barat dan timur terdapat dominansi ikan. Pulau-pulau yang berada di tengah gugusan kepulauan sesuai untuk wisata snorkeling. Pada perairan dalam terbagi pulau-pulau dengan tutupan karang sedang dan ikan karang dari sedikit famili, tutupan karang kategori sedang dengan famili ikan melimpah, tutupan karang kategori baik tetapi famili ikan sedikit serta tutupan karang baik dan ikan beragam famili

  2. ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN BERDASARKAN KOMUNITAS MEIOBENTOS DAN KUALITAS SEDIMEN DI PANTAI DAN AREA PERTAMBAKAN, PESISIR SRIWULAN KABUPATEN DEMAK (The Quality Analysis of Aquatic Environment based on Meiobentos Community and Sediment Quality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhandis Sidqi

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK  Tujuan studi ini meliputi (1 menentukan kualitas lingkungan daerah pesisir dan tambak ikan, kualitas sedimen, dan komunitas meiobentos, (2 menemukan hubungan antara kualitas sedimen dan meiobentos, dan (3 menentukan tingkat produktivitas peikampungan tambak ikan berdasarkan jarak, tingkat polusi dan destruksi. Parameter kualitas air dianalisis menggunakan metode deskriptif-komparatif, sedangkan parameter sedimen dianalisis menggunakan PCA (Principal Component Analisys untuk menentukan distribusi spasial pada setiap stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Komunitas meiobentos diperiksa dengan menggunakan CA (Factorial Correspondence Analysis untuk mendeteksi tingkat distribusi spasial yang juga berdasarkan stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Data tersebut dianalisis menggunakan korelasi dan regresi untuk memahami pengaruh parameter bebas terhadap produktivitas tambak ikan. Kemudian tes statistik non parametric dari Kruskall Wallis digunakan untuk membedakan produktivitas pada 3 desa berdasarkan jarak terhadap sumber pencemaran dan tingkat destruksi tambak ikan. Penelitian ini menemukan bahwa nilai parameter kualitas air (muddy, TSS NH3, NO2, beyond threshold level, negative redox potential (Eh sediment value/reduction zone, and IMLP adalah moderat. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi air di daerah penelitian tidak stabil. Penelitian juga menunjukkan nilai indeks diversitas yang rendah, dominasi organisme meiobentos tertentu, dan konformitas antar komunitas bentos. Hasil tes statistik Kruskall Wallis menunjukkan adanya signifikansi antara produktivitas tambak ikan dengan factor jarak dan tingkat destruksi diantara 3 desa dalam daerah penelitian yaitu Bedono, Sriwulan. Purwosari yaitu dengan nilai produktivitas 0.65,0.56, 0.41 ton/hektar/tahun.   ABSTRACT The objective of this study area to determine the environmental quality of coastal area and fish ponds which are on water quality, sediment quality, and Meiobentos

  3. STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI FURNITURE ROTAN INDONESIA DI KAWASAN ASEAN DAN TIONGKOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Eko Setyawan

    2016-11-01

    ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN Tiongkok serta faktor-faktor yang memengaruhinya dan kemudian menyimpulkan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saingnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan Diamond’s Porter, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN dan Tiongkok dalam kurun waktu 2001 hingga 2014 berfluktuasi dan sebenarnya masih mempunyai daya saing meskipun kecil, hal ini dapat dilihat dari semua nilai indeks NRCA nilainya positif. Pada Fixed Effect Model (FEM, variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap NRCA adalah harga ekspor, volume ekspor, harga furniture rotan dunia, harga rotan mentah dunia, jumlah perusahaan industri rotan di Indonesia, produksi rotan riil di Indonesia, nilai produksi rotan di Indonesia, investasi industri rotan di Indonesia, tenaga kerja langsung industri rotan, besarnya suku bunga pinjaman Bank, pemberlakuan ACFTA dan kebijakan pelarangan ekspor rotan mentah maupun setengah jadi. Untuk mampu meningkatkan daya saing furniture rotan Indonesia, pemerintah harus mendirikan pusat pengembangan atau pelatihan dan pengembangan desain yang inovatif maupun standart mutu furniture rotan Indonesia. Hal ini juga didukung dengan adanya jaminan ketersediaan bahan baku rotan dan peningkatan teknologi industri pengolahan rotan. Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah perbaikan infrastruktur maupun rantai distribusi, perbaikan sistem informasi pasar rotan serta penguatan brand image furniture rotan Indonesia.Kata Kunci: daya saing furniture rotan, diamond’s porter, normalized revealed comparative advantage, fixed effect model

  4. Profil jaringan lunak wajah kasus borderline maloklusi klas I pada perawatan ortodonti dengan dan tanpa pencabutan gigi (Facial soft tissue profile on borderline class I malocclusion in orthodontic treatment with or without teeth extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pinandi Sri Pudyani

    2013-12-01

    tanpa pencabutan masih menjadi kontroversi, terutama pada kasus borderline, sehingga diperlukan lebih banyak data dan informasi untuk menetapkan rencana perawatan yang tepat agar didapatkan hasil perawatan optimal. Tujuan: Studi ini bertujuan meneliti perubahan profil jaringan lunak wajah sesudah perawatan ortodonti dengan pencabutan dan tanpa pencabutan. Metode: Pengukuran dilakukan pada 28 sefalogram lateral yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu 13 sefalogram lateral untuk kasus dengan pencabutan gigi dan 15 sefalogram lateral untuk kasus tanpa pencabutan gigi. Kriteria subjek penelitian adalah maloklusi klas I yang dirawat dengan teknik straightwire, hubungan skeletal klas I, berusia 18–30 tahun, overjet normal antara 2–4 mm, diskrepansi panjang lengkung antara 2,5–5 mm, Indeks Fossa Canina (IFC antara 37%-44%, tidak menggunakan alat ekstraoral, dan perawatan dengan pencabutan 4 premolar kedua atau tanpa pencabutan. Pada tiap sefalogram dilakukan pengukuran sudut nasolabial, sudut labiomental, dan pengukuran linier posisi bibir atas dan bawah terhadap garis E Ricketts sebelum dan sesudah perawatan ortodonti. Hasil: Pada kelompok pencabutan terdapat perubahan posisi bibir atas dan bawah terhadap garis E Ricketts (p<0,05, namun tidak terdapat perubahan sudut nasolabial dan sudut labiomental (p>0,05. Pada kelompok tanpa pencabutan tidak terdapat perubahan pada sudut nasolabial, sudut labiomental, dan posisi bibir (p>0,05. Terdapat perbedaan sudut nasolabial, sudut labiomental, dan posisi bibir antara kelompok dengan pencabutan dan tanpa pencabutan sesudah perawatan ortodonti (p<0,05. Simpulan: Profil jaringan lunak wajah kelompok yang dirawat dengan pencabutan gigi menjadi lebih retrusi daripada profil jaringan lunak wajah kelompok yang dirawat tanpa pencabutan.

  5. Penyebab Kelelahan Kerja pada Pekerja Mebel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Lusiana Setyowati

    2014-05-01

    Full Text Available Di industri modern, kelelahan kerja adalah fenomena kompleks yang disebabkan berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi kelelahan pada pekerja mebel. Penelitian dilaksanakan pada Februari – Maret 2013 di suatu perusahaan mebel di Kabupaten Jepara. Penelitian ini adalah dengan desain potong lintang melibatkan 70 orang responden. Kelelahan kerja diukur menggunakan reaction timer, stres kerja diukur menggunakan General Health Questionnaire-12. Monoton kerja, kerja lembur, motivasi, konflik kerja diukur dengan wawancara. Status gizi diukur dengan indeks massa tubuh (IMT. Rata-rata intensitas kebisingan atau Level Equivalent diukur dengan sound level meter, penerangan lokal diukur dengan lux meter, iklim kerja dengan questemp, dan beban kerja diukur dengan denyut nadi. Data diuji dengan kai kuadrat dan multivariat dianalisis dengan visual partial least square. Kelelahan kerja dipengaruhi oleh umur (nilai p = 0,018, monoton kerja (nilai p = 0,053, dan konflik kerja (nilai p = 0,019. Menurut analisis multivariat, kelelahan kerja dipengaruhi langsung oleh konflik kerja, stres kerja, lingkungan fisik, dan kapasitas kerja. Secara tidak langsung, kelelahan kerja dipengaruhi motivasi melalui stres kerja dan melalui beban kerja dan stres kerja, beban kerja melalui stres kerja dan melalui kapasitas kerja. Faktor yang memengaruhi kelelahan kerja adalah konflik kerja, lingkungan fisik tempat kerja, kapasitas kerja, dan stres kerja. In modern industries, fatigue is complex phenomenon caused by various factors. This study aimed to find out the factors related to fatigue case of furniture workers. This study was conducted in February - March 2013 at a furniture company in Jepara. Desaign of this study was cross-sectional method with 70 respondents. Fatigue was measured using reaction timer, General Health Questionnaire-12 was used to measure psychological distress. Monotony, overtime work, motivation and conflict

  6. Total flying hours and risk of high systolic blood pressure in the civilian pilot in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferdi Afian

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak Latar belakang: Tekanan darah sistolik tinggi di antara pilot sipil antara lain akan menyebabkan gangguan kardiovaskular sehingga akan mengganggu kelancaran penerbangan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor dominan terhadap tekanan darah sistolik tinggi pada pilot sipil. Metode: Penelitian potong lintang dengan metode sampling purposif pada pilot yang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala di Balai Kesehatan Penerbangan pada tanggal 18-29 Mei 2015. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik demografi dan pekerjaan, klinis, kebiasaan olahraga, kebiasaan makan, indeks massa tubuh dan riwayat penyakit. Tekanan darah sistolik tinggi ialah tekanan darah sistolik140 mmHg atau lebih. Hasil: Dari 690 pilot yang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, 428 pilot laki-laki bersedia berpartisipasi mengikuti penelitian ini. Usia dan riwayat penyakit hipertensi merupakan faktor risiko dominan yang berhubungan dengan tekanan darah sistolik tinggi. Jika dibandingkan dengan pilot usia 19-39 tahun, yang berusia 40-65 tahun mempunyai 15,1 kali lipat lebih besar risiko terkena tekanan darah sistolik tinggi [rasio odds suaian (ORa= 15,12; p= 0,001]. Pilot dengan riwayat penyakit hipertensi dibandingkan dengan yang tidak ada riwayat memiliki risiko tekanan darah sistolik tinggi 93,2 kali lipat lebih besar (ORa= 93,21; p= 0,001 Kesimpulan: Usia 40-65 tahun dan memiliki riwayat hipertensi meningkatkan risiko tekanan darah sistolik tinggi di antara pilot sipil di Indonesia. Kata kunci: tekanan darah sistolik, total jam terbang, pilot sipil, Indonesia.  Abstract Background: Systolic high blood pressure among civilian pilots among others will cause cardiovascular disease and this condition will disrupt the flight.The purpose of this study was to identified the dominant factors related to high systolic blood pressure in the civilian pilots. Methods: A cross-sectional study with a purposive sampling method on a pilot who performed periodic

  7. Physical activity levels and energy expenditure of 9-year-old – 12-year-old overweight and obese children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita E. Pienaar

    2011-02-01

    . Afsnypunte volgens die liggaamsmassa-indeks (LMI is gebruik om tussen oorgewig en obees te onderskei. Elke deelnemer het ‘n ACTICAL™ monitor gedra om hul fisieke-aktiwiteitsvlakke en TEV te bepaal. Die studie het getoon dat die TEV van die kinders op ’n weeksdag en naweekdag nie verskil het nie, alhoewel TEV tydens die middag van die weeksdag betekenisvol verskil het van die oggend s’n. Anders as die oorgewig kinders, het geen van die obese kinders aan die voorgestelde riglyn van 60 minute se matig intensiewe fisieke aktiwiteit per dag voldoen nie. Strategieë moet gevind word om die vlakke van aktiwiteit van oorgewig en veral obese kinders te verhoog, spesifiek gedurende die oggende en oor naweke.

    How to cite this article: Kemp, C. & Pienaar,A.E., 2011, ‘Physical activity levels and energy expenditure of 9-year-old–12-year-old overweight and obese children’, Health SA Gesondheid 16(1,Art. #557, 6 pages. DOI:10.4102/hsag.v16i1.557

  8. Several dominants risk factors related to obesity in urban childbearing age women in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kencana Sari

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Prevalensi kegemukan pada perempuan semakin meningkat terutama di daerahperkotaan yang dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis beberapa faktor risiko dominan terhadap obesitas pada wanita usia subur usia yang tinggaldi daerah perkotaan di wilayah perkotaan di Indonesia.Metode: Naskah ini memakai sebagian data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2007 data. Subjek terdiridari 76408 wanita di usia subur (15-49 years tinggal di daerah perkotaan yang dengan status gizi normaldan gemuk yang berasal dari 258366 rumah tangga. Data Riskesdas tentang faktor-faktor sosio-demografidan lainnya dikumpulkan dengan kuesioner. Status gizi diukur dengan menggunakan indeks massa tubuh(IMT yang dikategorikan menjadi normal, (18,5–24,9 dan gemuk (27 atau lebih. Analisis menggunakanregresi Cox dengan waktu yang tetap.Hasil: Pada analisis ini terdapat 18,8% (14357 wanita obese dan 81.2% (62052 normal. Wanita berusia 25-49 tahun memiliki 3,5 kali lipat risiko lebih besar menjadi obese [risiko relatif suaian (RRa = 3,49; P= 0,000],dan yang bercerai atau menikah berisiko 2,5 kali lipat lebih tinggi terhadap obesitas (masing-masing RRa =2,58; P = 0,000 dan RRa = 2.62; P = 0,000. Wanita tidak bekerja berisiko lebih tinggi untuk menjadi obese(RRa = 1,06; p = 0,000. Selanjutnya, mengkonsumsi protein berlebih, dan sering makan makanan berlemakmemiliki risiko lebih tinggi terhadap obesitas, (RRa = 1,09; P = 0,000 dan RRa = 1,17; P = 0,000.Kesimpulan: Wanita berusia 25-49 tahun, bercerai atau menikah, pengangguran, mengkonsumsi proteinberlebih, dan sering mengkonsumsi makanan berlemak mempunyai risiko obesitas lebih tinggi. (HealthScience Journal of Indonesia 2015;6:63-8Kata kunci: obesitas, perkotaan, wanita usia subur AbstractBackground: The prevalence of women suffered from obesity is elevating, mostly in urban areas. Thiscould lead problems especially for chronic diseases. This study aimed to

  9. Nematoda Dayanıklı Bazı Biber Gen Kaynaklarında Meloidogyne javanica ırk 1 izolatları’nın Patojenitesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatma Gül GÖZE ÖZDEMİR

    2017-08-01

    Full Text Available Çalışmada 21 Meloidogyne javanica ırk1 izolatı'nın California Wonder duyarlı biber çeşidi ile Kök-ur nematodlarına dayanıklılık sağlayan N (Carolina Wonder, Me1 - Mech2 (PM 217, Me5 (Yolo Wonder ve Me7 - Mech1 (CM334 genlerini taşıyan biber hatlarında patojeniteleri kontrollü koşullar altında araştırılmıştır. Denemeler 5 tekerrürlü olarak tesadüf blokları deneme desenine göre kurulmuştur. Bitkiler 4 gerçek yapraklı dönemlerine geldiklerinde 4800 Meloidogyne javanica ırk1 yumurta + ikinci dönem larva olarak bitki kök bölgesine inokule edilmiştir. İnokulasyondan yaklaşık 9 hafta sonra çalışma sonlandırılmıştır. Biber köklerinde gal indeksi, gal sayısı, yumurta paketi ve yumurta sayısı belirlenerek infeksiyon frekansı, dişi doğurganlığı ve üreme potansiyeli hesaplanmıştır. Carolina Wonder, CM334 ve PM217 dayanıklı biber hatlarında birçok izolatın az da olsa geliştiği görülmesine rağmen infeksiyon değerleri çok düşük bulunmuş ve tüm izolatlar avirülent reaksiyon göstermiştir. Carolina Wonder biber hattında en yüksek gal sayısı, gal indeksi, yumurta paketi ve yumurta sayısı tespit edilen AKS-3 izolatının üreme oranı 0.037 bulunmuştur. CM334 biber hattında ise sadece F4, K13 ve M11 izolatlarında yumurta paketi ve yumurta bulunmuştur.  Me1-Mech2 genlerini içeren PM217 biber hattında yumurta paketi sayısı 3.8 değeri ile en yüksek ISP29 izolatında bulunmuştur.  Yolo Wonder biber hattında 18 izolat gelişmiş ve 4 izolat (A1, K16, F7, F4 virülent reaksiyon göstermiştir. A1 virülent izolatı 3.23 üreme oranı ile en yüksek değerdedir. California Wonder duyarlı biber çeşidinde 21 izolatın gal indeks değeri 0-1.8 arasında değişim gösterirken, üreme oranları 0-0.06 arasında değişmiştir.

  10. Enamel defect of deciduous teeth in small gestational age children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti S Syarif

    2010-06-01

    terjadi saat prenatal. Adanya malnutrisi prenatal dapat mengakibatkan kelahiran bayi dengan kecil masa kehamilan. Kecil masa kehamilan (KMK adalah bayi dengan berat badan lahir di bawah -2SD nilai normal atau dibawah persentil 10 kurva pertumbuhan intra uterin Lubchenco. Kondisi ini terjadi sebagai akibat intra uterine growth restriction (IUGR yang mengakibatkan defek perkembangan organ tubuh, termasuk gigi sulung karena masa kritis pertumbuhan dan perkembangan gigi sulung terjadi pada periode prenatal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui insidensi defek email gigi sulung pada anak KMK dan mengetahui besarnya risiko KMK untuk terjadinya defek email pada gigi sulungnya. Metode: Disain penelitian adalah epidemiologi dengan consecutive admission. Sample terdiri dari 153 anak KMK berusia 9–48 bulan. Diperoleh 59 tipe simetri dan 94 tipe asimetri dengan indeks Ponderal. Sebagai kontrol diperiksa 390 anak Sesuai masa kehamilan (SMK berusia 4–48 bulan. Pemeriksaan intra oral dilakukan untuk melihat ada tidaknya defek. Tipe defek adalah hipoplasia dan hipokalsifikasi. Uji Chi-kuadrat digunakan untuk menguji risiko relatif defek email pada anak KMK dan SMK. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan insidensi defek email pada anak KMK sebesar 86,92% dan pada anak dengan sesuai masa kehamilan (SMK sebesar 23,08%, dengan jumlah defek terbanyak adalah hipokalsifikasi sebanyak 66,60%. Dengan p < 0,05 anak KMK berisiko 79% untuk mengalami defek email gigi sulung. Kesimpulan: Dari penelitian ini disimpulkan bahwa anak KMK berisiko 79% mengalami defek email gigi sulung dengan tipe defek terbanyak adalah hipokalsifikasi.

  11. ANALISIS MODEL FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI INFEKSI KECACINGAN YANG DITULARKAN MELALUI TANAH PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI DISTRIK ARSO KABUPATEN KEEROM, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Semuel Sandy

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah masih merupakan masalah kesehatan di daerah pedesaan. Parasit cacing yang paling banyak menginfeksi adalah Ascaris lumbricoides, Cacing tambang (hookworm dan Trichuris trichiura. Penyakit ini umumnya terkait dengan faktor sosial-ekonomi, perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian bertujuan mengetahui prevalensi infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah pada siswa sekolah dasar (SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom dan mengetahui hubungan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah terhadap status gizi, status anemia, sosial ekonomi orang tua murid, sanitasi lingkungan dan higiene perorangan. Penelitian menggunakan metode potong lintang (cross sectional dengan melakukan pengukuran antropometri tinggi badan, berat badan, pengukuran kadar Hb untuk melihat status anemia pada 224 murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom. Pengumpulan data sosial-ekonomi, sanitasi, higiene perorangan mengunakan kuesioner. Pemeriksaan infeksi kecacingan menggunakan metode Kato-Katz dan pengukuran variable intensitas infeksi berdasarkan metode WHO. Analisis statistik bivariat dan multivariat digunakan untuk melihat variabel faktor risiko yang berperan dalam penularan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah. Hasil penelitian menunjukkan infeksi kecacingan pada anak sekolah dasar didapatkan sebesar 29,9% dari 224 murid SD. Jumlah murid sekolah dasar yang terinfeksi ascariasis 23,2%, terinfeksi cacing tambang 7,6% dan terinfeksi trikhuriasis 4,9%. Sedangkan murid SD yang mengalami anemia 12,5% dan indeks massa tubuh (IMT kurang 79,5%. Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik diperoleh variabel faktor risiko yang berkaitan dengan infeksi kecacingan STH yaitu: kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dengan air dan sabun (OR = 0,33; 95% CI 0, 14-0, 78 dan nilai p = 0,012. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian infeksi kecacingan yang

  12. Pengaruh Aktivitas Masyarakat terhadap Kerusakan Hutan Mangrove di Rarowatu Utara, Bombana Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wa Alimuna

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan mangrove penting keberadaannya karena memberikan fungsi ekologi dan fungsi ekonomis bagi kehidupan masyarakat pesisir. Kerusakan hutan mangrove yang terjadi bersumber dari perilaku masyarakat untuk membuka lahan tambak, budidaya perikanan, dan penebangan liar karena semakin besarnya permintaan terhadap produksi kayu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1 mengkaji tingkat kerusakan hutan mangrove; 2 mengkaji aktivitas masyarakat yang mempengaruhi kerusakan hutan mangrove; 3 mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas masyarakat terhadap kerusakan hutan mangrove; 4 mengkaji peran serta masyarakat dalam mengelola hutan mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan tabel silang, kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui perhitungan INP (Indeks Nilai Penting diketahui bahwa jenis vegetasi mangrove yang mendominasi dan memiliki peranan penting pada hutan mangrove di Desa Watumentade adalah jenis Bruguiera gymnorrhiza (tingkat semai (92,21, tingkat sapihan (87,98, dan tingkat pohon (139,84, dan di Desa Tunas Baru adalah jenis Rhizophora mucronata (tingkat semai (67,52, tingkat sapihan (73,52, dan tingkat pohon (80,88. Aktivitas masyarakat yang mempengaruhi terjadinya kerusakan hutan mangrove meliputi kegiatan pertambakan, dan penebangan liar yang digunakan sebagai kayu bakar dan bahan bangunan. Faktor-faktor kondisi sosial ekonomi yang mempengaruhi ativitas masyarakat meliputi pendidikan formal, pengetahuan, dan pendapatan masyarakat. Faktor tingkat pendidikan, pengetahuan (fungsi dan manfaat hutan mangrove, kerusakan hutan mangrove, dan pencegahan kerusakan hutan mangrove, dan pendapatan berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dalam bentuk penggunaan lahan pertambakan yang menyebabkan kerusakan terhadap hutan mangerove. Peranserta masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove ditujukan

  13. SPESIES TIKUS, CECURUT DAN PINJAL YANG DITEMUKAN DI PASAR KOTA BANJARNEGARA, KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Supriyati

    2014-01-01

    dan pendekatancross sectional. Data tikus dari penangkapan tikus menggunakan live trap. Populasi adalah fauna tikus yanghidup di Pasar Kota Banjarnegara. Sampel adalah tikus yang tertangkap menggunakan perangkap yang diberiumpan kelapa bakar dan mentimun. Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tikus yangtertangkap sebanyak 33 ekor .Tikus yang banyak tertangkap adalah Rattus tanezumi (84,85% dan paling sedikittertangkap Rattus norvegicus (3,03%. Tikus berjenis kelamin jantan lebih banyak ditemukan 20 ekor (60,61%daripada tikus betina 13 ekor (39,39%. Tikus sebagian besar terdapat di dalam los pasar (77,42% daripada diluar los pasar (22,58%. Trap success tikus sebesar 8,25% dengan keberhasilan penangkapan paling tinggi padahari ke-2 (4,5%. Trap success berdasarkan lokasi penangkapan di dalam los pasar lebih besar (6,5% daripadaluar los pasar (1,75%. Jumlah pinjal yang menginfestasi spesies tertangkap sebanyak 67 ekor. Spesies pinjalyaitu Xenopsylla cheopis. Indeks umum pinjal sebesar 2,03 melebihi standar. Perlu dilakukan pengendalian tikusdan pinjal (Xenopsylla cheopis.Kata kunci: keberhasilan penangkapan, tikus, pinjal

  14. PENDUGAAN CADANGAN KARBON ATAS PERMUKAAN TANAH PADA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DUSUNG DI PULAU AMBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aryanto Boreel

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengestimasi jumlah kandungan karbon (carbon stock dan jumlah serapan karbon pada tipe penggunaan lahan dusung di Pulau Ambon. Penelitian dilakukan dalam bulan April – November 2015, dan difokuskan untuk mendapatkan data dan informasi jumlah kandungan dan serapan karbon pada tipe penggunaan lahan dusung di pulau Ambon dengan lokasi pengambilan data ditentukan secara purposive sampling berdasarkan peta tutupan lahan (land cover pulau ambon dan nilai spektral (NDVI citra landsat 8. Pembuatan dem plot untuk pengukuran teresterial dilakukan pada desa Hative Besar dan Desa Soya dengan mempertimbangakan kondisi fisik wilayah dan keberadaan aktivitas masyarakat yang memiliki dusung. Pengukuran dan pendugaan cadangan karbon dalam penelitian ini mengacu pada Standar Nasional Indonesia nomor 7724 tahun 2011. Hasil analisis secara spasial berdasarkan nilai indeks vegetasi (NDVI di lokasi penelitian diperoleh 3 (tiga kelas kerapatan vegetasi, yakni kerapatan jarang (-1£NDVI<0,32, kerapatan sedang (0,32 < NDVI < 0,42 dan kerapatan tinggi/lebat (0,42

  15. Endemiese tandfluorose geassosieerd met relatief lae fluoriedkonsentrasies in die Suid-Vrystaat, Suid-Afrika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Zietsman

    2003-06-01

    Full Text Available

    Hoewel dit lank reeds bekend is dat hoë fluoriedkonsentrasies geïsoleerd in die grondwater uit die gesteentes van die Tarkastad Formasie voorkom, is die endemiese voorkoms van tandfluorose in die gebied wat deur hierdie gesteentes onderlê word, nie ondersoek nie. Hierdie artikel doen verslag oor die eerste fluorosestudie in dié gebied. Die leerlinge van 10 plaasskole in die Suid-Vrystaat het