WorldWideScience

Sample records for mesin berkas elektron

  1. Kerangka Investigasi Forensik Pada Peladen Pertukaran Berkas Samba Berdasarkan SNI ISO/IEC 27037:2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedy Haryadi

    2017-07-01

    Full Text Available Network File System (NFS dan Common Internet File System (CIFS merupakan protokol yang biasa dipakai dalam melakukan pertukaran berkas di dalam sebuah jaringan komputer yang terhubung dengan Network Attached Storage. Mudahnya dalam bertukar berkas dalam sebuah jaringan tidak menutup kemungkinan adanya pertukaran berkas yang bersifat ilegal ataupun berkas yang mengandung tindak kejahatan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah model pendekatan investigasi forensik dalam proses pertukaran berkas di sebuah jaringan komputer. Proses akuisisi dalam penelitian ini dilakukan dengan 2 model, yaitu: akuisisi secara langsung pada mesin peladen file-sharing dan akuisisi secara langsung melalui jaringan. Akuisisi secata langsung pada mesin peladen berfokus pada proses akuisisi log dari mesin peladen yang dihasilkan dari layanan samba dan direktori pertukaran berkas. Akusisi secara langsung melalui jaringan berfokus pada direktori pertukaran berkas yang diakses oleh pengguna. Model akuisisi ini berdasarkan SNI ISO/IEC 27037:2014 tentang Pedoman Identifikasi, Pengumpulan, Akuisisi dan Preservasi Bukti Digital yang fokus pada barang bukti elektronik kritis dengan kondisi tidak diperkenankan mati atau shutdown.

  2. Analisis Elektron Beam Profile Constancy pada Pesawat Linac

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Guritna

    2018-02-01

    Full Text Available Radioterapi adalah pengobatan penyakit terutama tumor atau kanker ganas dengan menggunakan radiasi elektromagnetik (Sinar-X dan Gamma dan radiasi partikel (elektron, proton, dan neutron. Salah satu alat radioterapi modern yang digunakan dalam pengobatan penyakit kanker adalah linear accelerator (linac. Alat radioterapi ini menghasilkan elektron dan sinar-X (foton yang dibangkitkan oleh generator dan mempunyai energi yang bervariasi. Dalam penelitian profil dosis, digunakan pesawat liner accelerator (linac Siemens Primus berkas elektron 5 MeV dengan luas lapangan radiasi berkisar dari 5×5 cm2 sampai 25×25 cm2. Pengukuran profil dosis dilakukan dengan menggunakan water phantom,  detektor farmer chamber dan condenser chamber yang dilengkapi dengan  computer control units (CCU serta dilakukan untuk arah crossline dan inline pada kedalaman Dmax dan kedalaman tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil berkas sinar elektron energi 5 MeV pada kedalaman tertentu dan Dmax dengan variasi luas lapangan 5×5 cm2, 10×10 cm2, 15×15 cm2, 20×20 cm2, 25×25 cm2. Hasil analisis profil dosis pada berkas elektron 5 MeV menunjukkan bahwa lapangan 5×5 cm2 memiliki nilai flatness yang cukup besar sehingga dalam kalibrasi maupun terapi radiasi perlu diperhatikan penggunaan  luas lapangan tersebut. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa nilai flatness paling ideal (nilai flatness rendah terjadi pada lapangan 15×15 cm2. Sehingga ada luas lapangan lain yang bisa digunakan untuk treatment maupun kalibrasi selain 10×10 cm2 yaitu 15×15 cm2 yang memiliki nilai flatness rendah.

  3. UPAYA PENINGKATAN PERFORMANSI MESIN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholid Al-Ghofari

    2012-10-01

    Full Text Available Performansi mesin menjadi sebuah jaminan bagi kelangsungan perusahaan dalam rangka menghasilkan produk seperti yang direncanakan. Pengukuran produktivitas mesin diperlukan sebagai upaya mengetahui dan mendesain agar mesin dapat berjalan lebih optimal. PT Kubota Indonesia adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk mesin diesel yang dapam proses pengerjaannya melibatkan beberapa mesin. Mesin HN50C(P5 adalah mesin utama yang banyak mengalami kerusakan di machining shop. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung nilai performasi mesin dengan OEE dan melakukan analisa untuk perbaikan. Penelitian diawali dengan menghiting nilai OEE yang kemudian dilanjutkan menganalisa variabel OEE yang berada di bawah standar JIPM untuk dicari usulan perbaikannya. Hasil daripenelitian ini adalah nilai OEE sebesar 80,98% yang masih di bawah standar JIPM. Analisis FMEA mengindikasikan beberapa komponen perlu perhatian yang lebih untuk meminimasi downtime sekaligus menaikkan nilai performansi mesin.

  4. Mesin Pengasah Batu Permata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Yusuf

    2015-07-01

    Full Text Available Proses akhir pengerjaan batu permata pada industri kecil kerajinan permata adalahpenghalusan. Biasanya proses ini dilakukan secara manual dengan sikap kerja duduk bersila dilantai sehingga menimbulkan banyak keluhan terutama keluhan pada otot lengan danpinggang. Di samping itu hasil produksinya juga kurang optimal. Mengatasi permasalahan inidan untukmeningkatkan produktivitas kerja perajin, dilakukan perbaikan dengan cara membuatmesin pengasah batu permata yang murah dan ergonomis. Penelitian awal dilakukan pada 16perajin permata dengan rancangan "treatment by subject design" dengan dua kelompok yaitukelompok Kontrol (mengasah permata secara manual menggunakan tangan dengan sikapkerja duduk bersila di lantai, dan kelompok Perlakuan (subjek diberikan perlakuan mengasahbatu permata menggunakan alat pengasah dengan sikap kerja duduk di kursi. Beban kerjadiprediksi dari denyut nadi kerja yang dihitung dengan metode 10 denyut. Sedangkanproduktivitas kerja dinilai dari jumlah produk yang dihasilkan per denyut nadi kerja rata-ratadalam satu jam. Data dianalisis dengan menggunakan uji independen t test pada tarafkemaknaan 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan (p < 0,05pada beban kerja dan produktivitas kerja antara kelompok Kontrol dan Perlakuan. Beban kerjapada kelompok Kontrol diperoleh sebesar 104,29 ± 4,65, dan pada kelompok Perlakuandiperoleh 88,64 ± 2,33 atau mengalami penurunan sebesar 15%. Sedangkan produktivitaskerja pada kelompok kontrol diperoleh 0,01002 ± 0,00042, dan pada kelompok Perlakuandiperoleh 0,05801 ± 0,00207 atau mengalami peningkatan sebesar 478,8%. Dari hasil analisisdapat disimpulkan bahwa mesin pengasah batu permata memberikan peningkatanproduktivitas kerja perajin permata. Oleh karena itu penggunaan mesin ini disarankan untukdipergunakan pada para perajin permata yang disetai perubahan sikap kerja dari duduk bersiladi lantai menjadi sikap kerja duduk secara alamiyah di kursi.Kata Kunci

  5. PENGUJIAN MESIN DIESEL YANG DIMODIFIKASI MENJADI BERBAHAN BAKAN GAS LPG

    OpenAIRE

    Himsar Ambarita

    2017-01-01

    Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pada sebuah mesin diesel yang awalnya digerakkan dengan menggunakan bahan bakar diesel menjadi berbahan bakar LPG. Telah dirancang suatu alat uji yang menggunakan sebuah mesin diesel silinder tunggal dengan daya 2,5 kW dan 2,8 kW pada putaran mesin 3000 dan 3600 rpm. Kinerja mesin diesel kecil telah diuji dalam dua bahan bakar berbeda yaitu solar dan LPG. Pada penggunaan bahan bakar solar tidak ada perubahan yang dilakukan pada mesin disel. Pada penggu...

  6. PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN BALLMILL DENGAN BASIS RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholid Alghofari

    2006-12-01

    Full Text Available Aktifitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi yang dalam industri manufaktur merupakan komponen utama. Kegagalan beroperasi mesin mengakibatkan downtime yang ujung-ujungnya menurunkan produktifitas perusahaan. Oleh karenanya diperlukan sebuah sistem perencanaan pemeliharaan agar menghasilkan availability (ketersediaan mesin yang optimal. Perusahaan yang dijadikan proyek penelitian adalah PT. Sici Multi IndoMarmer yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi keramik (kloset jongkok, kloset duduk, washtafel, tempat sabun dimana sistem pemeliharaan mesin, khususnya mesin ballmill yang telah dilakukan masih bersifat corrective maintenance. Tujuan dari penelitian ini adalah implementasi RCM (reliability centered maintenance untuk dapat menentukan pemeliharan yang optimal serta dapat memprediksikan langkah untuk mengatasi kerusakan yang mungkin terjadi pada periode berikutnya berdasarkan data-data yang ada. Dari pengolahan data dan analisa diperoleh komponen-komponen yang paling sering mengalami kerusakan pada mesin ballmill , penyebab kegagalan, keputusan seleksi dan rekomendasi yang dianjurkan untuk sistem pemeliharaan dengan basis RCM.

  7. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  8. ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN MESIN FRAIS BARU PADA CV. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febri Muhammad Rachadian

    2013-04-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi sangat pesat sehingga dunia perindustrian harus mengikuti perkembangannya. Penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan proses produksi sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Pada industri pembuatan mesin cetak di CV XYZ, mesin-mesin yang digunakan telah hampir lebih dari 20 tahun. Ada indikasi bahwa mesin-mesin tersebut sudah lewat umur pakainya. Alternatif yang digunakan selama ini ialah penggantian komponen yang rusak. Peneliti ingin membandingkan alternative tersebut dengan  penambahan mesin frais baru. Untuk itu diperlukan analisis kelayakan investasi penambahan mesin baru. Dalam perkiraan kurun waktu 10 tahun dan suku bunganya 15 % dengan menggunakan NPV, penambahan mesin frais menarik sebesar Rp 461.201.000 dibandingkan penggantian komponen yang rusak sebesar Rp 211.227.000. Sebaliknya pada PBP, penggantian komponen yang rusak masih mengungguli dengan 1 tahun 4 bulan dibandingkan penambahan mesin frais baru selama 2 tahun 1 bulan. Begitupun juga PI penggantian komponen yang rusak masih menarik sebesar 4,2 dibandingkan PI penambahan mesin frais baru sebesar 2,56. Dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu 10 tahun, alternatif penggantian komponen yang rusak masih lebih baik dibandingkan penambahan mesin frais baru. Namun, untuk investasi jangka panjang, mungkin saja alternatif penambahan mesin frais baru lebih menarik. Kata Kunci: penggantian komponen rusak, mesin frais baru, mesin cetak Abstract The rapid development of technology makes the world of industry must follow its development. Application of technology is expected to improve the production process so it can be produce a quality product. On the industrial manufacture of printing machines in CV XYZ, the machines have been used almost more than 20 years. There are indications that those machines passed the age lifetime. The alternatives that have been used during this time are the replacement of defective parts. Researchers wanted to

  9. PENYUSUNAN ULANG AREA KERJA PRODUKSI MESIN THRESSER UNTUK PERCEPATAN PROSES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviyarsi Noviyarsi

    2014-02-01

    Full Text Available Permasalahan yang umum dihadapi oleh industri kecil menengah adalah kemampuan untuk menghasilkan produk dengan kualitas baik dengan harga yang bersaing di pasaran. Hal ini dikarenakan proses produksi yang belum terstandarisasi dan area kerja yang tidak tertata sehingga berdampak pada banyaknya pemborosan pada area kerja. Tujuan penelitian ini adalah menyusun ulang area kerja mesin thresser untuk percepatan proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean six sigma dan 5S. Penggunaan kedua metode ini akan dapat meminimasi aktivitas, material, komponen dan spare part yang berada pada area produksi sehingga waktu proses menjadi lebih cepat, area kerja dimanfaatkan dengan optimal dan lingkungan kerja menjadi lebih rapi dan teratur. Hasil analisis dengan lean six sigma memperlihatkan bahwa efisiensi siklus proses 0.84%, dengan peningkatan kecepatan proses 7.9%. Hasil analisis terhadap area kerja terdapat 5 area kerja yang memerlukan perbaikan susunan area yaitu area storage, mesin potong plat, mesin potong besi, mesin rolling dan mesin compressor.

  10. OPTIMASI DAYA MESIN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MESIN TOYOTA SERI 5K MELALUI PENGGUNAAN PENGAPIAN BOOSTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardani Ali Sera

    2015-10-01

    Full Text Available Proses pembakaran adalah proses secara fisik yang terjadi di dalam silinder. Proses pembakaran dimulai pada saat busi memercikkan bunga api hingga terjadi proses pembakaran. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen yaitu membandingkan daya dan konsumsi bahan bakar antara pengapian standar dengan pengapian menggunakan booster. Berdasarkan data hasil uji coba perbandingan antara sistem pengapian standar dengan pengapian yang menggunakan booster dengan objek penelitian mesin Toyota seri 5K diketahui adanya kenaikan 2.61% daya menjadi 27.723 kW dari 27.17 kW antara sistem pengapian standar dengan pengapian yang menggunakan booster pada putaran mesin 2400 rpm. Sedangkan prosentase kenaikan rerata daya sebesar 2.79 %. Penggunaan booster juga membuat penggunaan konsumsi bahan bakar spesifik (sfc antara sistem pengapian standar dengan pengapian yang menggunakan booster. Prosentase penurunan rerata konsumsi bahan bakar spesifik (sfc sebesar 6.99%. Pada sistem pengapian yang menggunakan booster, sfc minimum sebesar 0.219 kg/kWh pada putaran mesin 2200 rpm. Pada pengapian standar sfc minimum sebesar 0.231 kg/kWh pada putaran mesin 2400 rpm.

  11. On the shock response of the magnesium alloy Elektron 675

    Science.gov (United States)

    Hazell, Paul; Appleby-Thomas, Gareth; Siviour, Clive; Wielewski, Euan

    2011-06-01

    Alloying elements such as aluminium, zinc or rare-earths allow precipitation hardening of magnesium (Mg). The low densities of such strengthened Mg alloys have led to their adoption as aerospace materials and (more recently) they are being considered as armour materials. Consequently, understanding their response to high-strain rate loading is becoming increasingly important. Here, the plate-impact technique was employed to measure longitudinal stress evolution in armour-grade wrought Mg-alloy Elektron 675 under 1D shock loading. The strength and spall behaviour was interrogated, with an estimate made of the material's Hugoniot elastic limit. Finally, electron backscatter diffraction (EBSD) techniques were employed to investigate post-shock microstructural changes.

  12. Analisis Aspek Keamanan Dalam Menghadapi Rootkit Berbasis Mesin Virtual (VMBR)

    OpenAIRE

    Najoan, Xaverius

    2012-01-01

    Kemajuan teknologi virtualisasi hardware telah membuka halaman baru dalam pertempuran digital. Dengan teknologi mesin virtual, terbuka peluang untuk salah satu pihak menguasai lapisan terbawah suatu sistem, yaitu lapisan hardware. Akibatnya, jika pihak attacker menguasai level ini, maka makin sulit untuk pihak defender mendeteksi aplikasi malware dari attacker.Kombinasi antara mesin virtual dan malware tipe rootkit menghasilkan sebuah ancaman baru yang disebut dengan Virtual Machine Based Roo...

  13. INTEGRASI SOFTWARE CAD-CAM DALAM SISTEM OPERASI MESIN BUBUT CNC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuris Setyoadi

    2015-12-01

    Full Text Available Computer Aided Manufacturing (CAM adalah sebuah teknologi aplikasi yang menggunakan perangkat lunak komputer dan mesin untuk memfasilitasi dan mengotomatisasi proses manufaktur. Computer Aided Manufacturing (CAM adalah penerus dari Computer Aided Engineering (CAE dan sering digunakan bersama dengan Computer-Aided Design (CAD. Bidang manufaktur, perangkat komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi otomatis dengan ketepatan tinggi, misalnya mesin CNC. ?é?áArtikel ini membahas tentang penggunaan software CAD-CAM (SOLIDWorks dan CAMWorks yang terintegrasi kemudian diaplikasikan ke mesin bubut CNC yang menggunakan software Mach3, Mach3 adalah software yang bisa mengubah komputer dekstop menjadi sebuah piranti kontroller mesin CNC. Software SOLIDWorks, CAMWorks dan Mach3 diintegrasikan ke dalam sistem operasi mesin bubut CNC sehingga proses koreksi dan modifikasi format perintah gerakan dalam G/M code dapat dilakukan dalam software tersebut.

  14. PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Kristanto

    2012-12-01

    Full Text Available Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi souvenir kipas dengan sistem pesanan make to order. Seiring perkembangan waktu, Jamboel Kipas tidak dapat memenuhi pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi souvenir kipas. Hal ini disebabkan karena waktu proses yang lama terjadi pada bagian penyayatan bambu, yaitu sebesar 22 detik/iratan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penyayatan bambu serta memperbaiki posisi operator saat bekerja, dengan perancangan mesin penyayat bambu berdasar anthropometri ukuran tubuh operator, keluhan selama bekerja, dan waktu proses penyayatan bambu. Hasil penelitian setelah perancangan menunjukan posisi operator saat bekerja cukup ergonomis karena ukuran tempat kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri operator. Waktu baku pada kondisi sebelum perancangan sebesar 21,16 detik/iratan dan output standar sebesar 170,09 iratan/jam. Sedangkan setelah perancangan sebesar 4,42 detik/iratan dan output standarnya sebesar 815,22 iratan/jam dengan peningkatan output standar 479,46%, terjadi penurunan waktu baku sebesar 378,73%. Sementara itu nilai break event point terjadi ketika UKM Jamboel Kipas sudah memproduksi 12927 kipas.

  15. PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Kristanto

    2012-12-01

    Full Text Available Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi souvenir kipas dengan sistem pesanan make to order. Seiring perkembangan waktu, Jamboel Kipas tidak dapat memenuhi pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi souvenir kipas. Hal ini disebabkan karena waktu proses yang lama terjadi pada bagian penyayatan bambu, yaitu sebesar 22 detik/iratan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penyayatan bambu serta memperbaiki posisi operator saat bekerja, dengan perancangan mesin penyayat bambu berdasar anthropometri ukuran tubuh operator, keluhan selama bekerja, dan waktu proses penyayatan bambu. Hasil penelitian setelah perancangan menunjukan posisi operator saat bekerja cukup ergonomis karena ukuran tempat kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri operator. Waktu baku pada kondisi sebelum perancangan sebesar 21,16 detik/iratan dan output standar sebesar 170,09 iratan/jam. Sedangkan setelah perancangan sebesar 4,42 detik/iratan dan output standarnya sebesar 815,22 iratan/jam dengan peningkatan output standar 479,46%, terjadi penurunan waktu baku sebesar 378,73%. Sementara itu nilai break event point terjadi ketika UKM Jamboel Kipas sudah memproduksi 12927  kipas.

  16. Kolmas Nobeli füüsikapreemia elektronõrga vastastikmõju uurijatele / Ilmar Ots

    Index Scriptorium Estoniae

    Ots, Ilmar

    2001-01-01

    1999. a. füüsikapreemia pälvisid hollandi teadlased Gerardus 't Hooft ja Martinus J. G. Veltman tööde eest elektronõrga vastastikmõju valdkonnas. Ettekanne 30. Eesti füüsikapäevadel : Tartu, 2000

  17. 77 FR 64519 - Magnesium Elektron; Analysis of Agreement Containing Consent Orders To Aid Public Comment

    Science.gov (United States)

    2012-10-22

    ... (``Consent Agreement'') from Magnesium Elektron North America, Inc. (``MEL'') to remedy the anticompetitive effects stemming from MEL's acquisition of Revere Graphics Worldwide, Inc. (``Revere''). Under the terms of the proposed Consent Agreement, MEL is required to sell assets used in the development...

  18. PEMBUATAN SISTEM KONTROL MESIN CAULKING ROD GUIDE OTOMATIS MENGGUNAKAN PLC OMRON CPM1A

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahril Ardi

    2015-02-01

    Full Text Available Kenaikan tingkat produksi shock absorber perusahaan manufaktur membuat proses produksi harus berjalan dengan baik . Pipa proses pemotongan pada mendempul panduan mesin batang memiliki beberapa masalah yang harus diatasi . Untuk mengatasi masalah tersebut kemudian melakukan modifikasi mesin batang mendempul yang secara otomatis dapat mengurangi waktu siklus pada proses mendempul batang dari 4,5 detik per potong sehingga tingkat produksi memotong garis pipa dapat ditingkatkan . Sistem kontrol otomatis mendempul mesin batang panduan ini dirancang untuk menggunakan Programmable Logic Controller (PLC

  19. Manajemen Montir dalam Perbaikan Mesin berdasarkan Simulasi Discrete-Event (Studi Kasus: PT. ISTW Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Singgih Saptadi

    2012-03-01

    Full Text Available Untuk meningkatkan performansi sistem produksi, diperlukan adanya sistem perawatan mesin-mesin produksi yang baik. Perawatan dikelompokkan menjadi preventive maintenance dan corrctive maintenance. Perawatan preventive dilakukan secara berkala untuk memperpanjang umur mesin dan juga untuk mencegah terjadinya kerusakan mesin produksi ketika digunakan. Sedangkan perawatan korektif dilakukan hanya pada saat mesin produksi mengalami kerusakan. Dalam kenyataan, mesin produksi mengalami kerusakan pada saat proses produksi berlangsung meski telah dilakukan perawatan preventive pada mesin tersebut. Untuk kerusakan seperti itu diperlukan corrective maintenance agar proses produksi tidak terhenti terlalu lama. Peran montir sangat penting untuk menangani kerusakan mesin dalam corretive maintenance. Penelitian ini menyajikan suatu model simulasi yang menggambarkan beberapa cara mengelola montir, yatu dalam penugasan montir. Cara yang pertama adalah penugasan montir tanpa memperhatikan prioritas kerusakan dan banyaknya montir yang dialokasikan sama untuk setiap kerusakan. Cara kedua adalah penugasan montir dengan memperhatikan prioritas kerusakan dan banyaknya montir sama untuk setiap kerusakan. Cara ketiga adalah penugasan montir dengan memperhatikan prioritas kerusakan dan alokasi montir yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang akan diperbaiki. Dari analisa output, cara pertama penugasan  montir memberikan hasil banyaknya pipa baja yang dihasilkan adalah 343.308 batang pipa. Cara penugasan kedua memberikan hasil sebanyak 345.614 batang pipa. Cara penugasan ketiga hasil memberikan hasil sebanyak 353.263 batang pipa baja. Kata Kunci : Kerusakan, Pengugasa Montir, Preventive Maintenance, Corrective Maintenance, Simulasi

  20. Performansi mesin berbahan bakar etanol hasil destilasi arak Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ketut Sukadana

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Perkembangan penelitian tentang proses pengolahan arak sampai saat ini sudah banyak mengalami kemajuan, terlihatdari hasil penelitian tentang energi alternatif berbahan dasar arak. Kemajuan yang dicapai sampai saat ini adalahkualitas arak sebesar 95%. Sudah memenuhi persyaratan sebagai bahan bakar alternativ. Metode yang dipakai dalamusaha mencapai tujuan dari penelitian ini adalah: pertama metode perancangan yaitu merancang alat kondensasipaksa tipe aliran melintang. Kedua, metode eksperimental dengan melaksanakan pengujian pada berbagai variableoperasional seperti variabel laju aliran fluida pendingin yang berpengaruh terhadap laju produksi. Ketiga dilakukanpengujian terhadap unjuk kerja mesin dengan menggunakan arak bali sebagai bahan bakar. Semakin besar bilanganReynolds aliran fluida pendingin mengakibatkan laju pendinginan semakin besar, berpengaruh terhadap lajukondensasi semakin besar sehingga laju produksi semakin besar. Berbanding terbalik dengan kualitas produksi.Pengujian arak bali sebagai bahan bakar pada mesin tipe carburator menghasilkan peningkatan konsentrasi arak baliberpengaruh terhadap semakin besarnya tingkat konsumsi bahan bakar spesifik mesin, torsi mesin mengalamipenurunan dan daya mesin juga mengalami penurunan.Kata kunci: Konveksi paksa, arak, kapasitas, kualitas, bahan bakar, unjuk kerja Abstract: The development of research on the processing of wine it's been a lot of progress, seen from the results of research onalternative energy from the basic ingredients of beer. The progress made today is the quality of the wine production hasabove 95%. So qualify as a fuel. The methods used in order to achieve the objectives of this study are: The first methodof designing is designing and making scientific instruments forced condensation transverse flow type. Second theexperimental method to carry out testing on a variety of operational variables such as the cooling fluid flow ratevariables that affect the rate of

  1. Sistem Pemilihan Mesin Cuci Berdasarkan Kebutuhan Konsumen Menggunakan Fuzzy Tahani dan Promethee

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Huzumah

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Berdasarkan hasil survei terhadap kebutuhan mesin cuci pada tahun 2013 pertumbuhan mesin cuci nasional naik sebesar 28%, Menurut data Euro Monitor tahun 2017, penetrasi mesin cuci di Indonesia selama lima tahun terakhir terus meningkat. Sekitar 74% masyarakat di Kota besar seperti Jakarta telah mengandalkan mesin cuci untuk membantu membersihkan pakaian. Namun pada pembelian mesin cuci, sebagian besar masyarakat masih tertarik dengan harga yang murah tanpa mengetahui spesifikasi detail mengenai mesin cuci yang akan dibeli apakah sesuai kebutuhan atau tidak. Karena kurangnya kesadaran masyarakat, maka dibuat sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan metode fuzzy tahani dan promethee untuk meningkatkan kualitas rekomendasi mesin cuci sesuai kebutuhan konsumen. Metode fuzzy tahani digunakan untuk melakukan pengurutan data mesin cuci berdasarkan kriteria yang menghasilkan nilai 0 sampai dengan 1. Setelah itu, metode promethee digunakan untuk mendapatkan bobot mesin cuci dan akan dilakukan pengurutan mesin cuci sesuai bobot yang didapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya sistem pendukung keputusan yang dibangun, masyarakat yang ingin membeli mesin cuci dapat memilih dengan tepat, jelas dan objektif. Hasil akurasi yang dihasilkan adalah 90%. Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, pemilihan mesin cuci, fuzzy tahani, promethee Abstract Based on results of survey about the needs of washing machines in 2013, the growth of national washing machines increased by 28%. According to Euro Monitor Data of 2017, penetration of washing machines in Indonesia over the last five years continues to increase. About 74 % of the people in big cities like Jakarta have relied on a washing machine to help clean clothes. However on the purchase of a washing machine, most of the people still interested in a cheap price without knowing detail specification of the washing machine which will be purchased whether as needed or not. Due the lack of public

  2. Pengaruh Kapasitas Kondensator Terhadap Daya Mesin Toyota 5K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Alfian Mizar

    2009-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya motor dan daya maksimumnya pada mesin Toyota 5K untuk pemakaian kondensator berkapasitas 0,15 mf, 0,22 mf, dan 0,25 mf. Desain yang digunakan adalah eksperimen satu jalur (one-way design dengan 3 kelompok eksperimen. Pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, sedangkan instrumen pengukurannya menggunakan "Prony Brake" dengan cara mengukur putaran mesin dan momen torsi yang terjadi. Hasil analisis varian menunjukkan adanya perbedaan yang dignifikan, sedangkan Scheffe test memberikan hasil: (1 ada perbedaan daya motor antara pemasangan kondensator berkapasitas 0,15 mf dengan 0,22 mf, (2 ada perbedaan daya motor antara pemasangan kondensator berkapasitas 0,15 mf dengan 0,25 mf, (3 tidak ada perbedaan daya motor antara pemasangan kondensator berkapasitas 0,22 mf dengan 0,25 mf. Daya maksimum yang dihasilkan pada pemasangan kondensator yang berkapasitas 0,15 mf, 0,22 mf, dan 0,25 mf nasing-masing adalah 59,46153+1,46177 PK, 60,32692+1,35744 PK, dan 60,78461+1,68140 PK. Jenis kondensator yang dapat menghasilkan daya paling maksimum adalah kondensator berkapasitas 0,25 mf.

  3. Pengaruh prosentase etanol terhadap daya dan konsumsi bahan bakar mesin pembakaran busi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Nur Sasongko

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini merupakan studi eksperimental pengaruh penambahan etanol terhadap kinerja mesin pembakaran busi (mesinbensin, meliputi daya efektif dan konsumsi bahan bakar spesifiknya. Mesin yang digunakan dalam penelitian ini berupa mesinempat langkah silinder tunggal, system injeksi tidak langsung, dengan volume 124.8 cc dan rasio kompresi 9.3 : 1. Pengujiandilakukan pada 8 kecepatan putaran mesin yang berbeda mulai dari 1500 rpm sampai 5000 rpm, dengan 10 tipe campuranbensin dan etanol (E10 sampai E100. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya efektif mesin menurun dengan peningkaranetanol dalam campuran untuk semua variasi kecepatan putaran mesin. Daya maksimum dicapai pada putaran mesin 2500sampai 3000 rpm. Etanol memiliki nilai kalor yang lebih rendah dibanding bensin, sehingga peningkatan kandungan etanoldalam bahan bakar menyebabkan kenaikan konsumsi bahan bakar spesifik mesin.Kata kunci: etanol; bahan bakar bensin-etanol; performa mesin, konsumsi bahan bakar spesifik Abstract: This present study investigated experimentally the influence of ethanol addition on the engine performance; in the term ofeffective power and Brake specific fuel consumptio of gasoline spark ignition engine. The engine used in the research was a 4stroke single-cylinder, indirect injection system with volume of 124.8 cc and compression ratio of 9.3:1. The experiments wereconducted at eight different engine speeds ranging from 1500 rpm to 5000 rpm and 10 types of gasoline-ethanol mixtures (E10to E100. The result showed that the effective power decreased with increasing of ethanol in the fuel blends for all variation ofengine speed. The maximum power of the engine was obtained at engine speed around 2500 to 3000 rpm. Since the ethanolhas a lower heating value than that of gasoline, ethanol addition in the blend fuel causes the increment of Brake Specific FuelConsumptionKeywords: ethanol; gasoline-ethanol fuel; spark ignition engine; engine performance, brake

  4. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE DALAM MATAKULIAH PENGATURAN MESIN LISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamonangan Tambunan

    2013-05-01

    Kata Kunci: pembelajaran berbasis website, pengaturan mesin listrik DEVELOPING THE WEBSITE-BASED LEARNING FOR THE ELECTRICAL MACHINE REGULATION COURSE Abstract: This study was aimed at developing an e-learning system in the form of website-based learning. This was a research and development study, involving students, vocational high school teachers, and lecturers. The study stages were: (1 analysis; (2 design; (3 development; (4 implementation; and (5 evaluation. The data, analyzed descriptively, were collected through literature study, expert review, observation, interview, questionnaires, and documentation. The analysis showed the basic needs of learning activities in electric machine regulations, namely (1 the management of learning materials;(2 the learning process; (3 the presentation of the material; (4 downloadability by students; (5 inquiry learning process; (6 evaluation process; and (7 the material is made in the form of animation. Keywords: web-based learning in electric machine regulation

  5. The influence of microstructure on the shock and spall behaviour of the magnesium alloy, Elektron 675

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hazell, P.J.; Appleby-Thomas, G.J.; Wielewski, E.; Stennett, C.; Siviour, C.

    2012-01-01

    Alloying elements such as aluminium, zinc and rare earth metals allow precipitation hardening of magnesium (Mg). The low densities of such strengthened Mg alloys have led to their adoption as aerospace materials and (more recently) they are being considered as armour materials. Consequently, understanding their response to high strain-rate loading is becoming increasingly important. Here, the plate-impact technique was employed to measure stress evolution in an armour-grade wrought Mg alloy (Elektron 675) under one-dimensional shock loading. The effects of sample orientation and heat treatment were examined. The spall behaviour was interrogated using a heterodyne velocimeter system, with an estimate made of the material’s spall strength and Hugoniot elastic limit (HEL) for both aged and unaged materials. In particular, it is shown that the HEL and spall strength values are higher along the extrusion direction. It is thought that this is caused by striations of relatively small grains that run along the extrusion direction.

  6. The Influence of Casting Defects on Fatigue Resistance of Elektron 21 Magnesium Alloy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pikos I.

    2013-06-01

    Full Text Available The Mg-RE alloys are attractive, constructional materials, especially for aircraft and automotive industry, thanks to combination of low density, good mechanical properties, also at elevated temperature, and good castability and machinability. Present paper contains results of fatigue resistance test carried out on Elektron 21 magnesium alloy, followed by microstructural and fractographical investigation of material after test. The as-cast material has been heat treated according to two different procedures. The fatigue resistance test has been conducted with 106 cycles of uniaxial, sine wave form stress between 9 MPa and 90 MPa. Fractures of specimens, which ruptured during the test, have been investigated with scanning electron microscope. The microstructure of specimens has been investigated with light microscopy. Detrimental effect of casting defects, as inclusions and porosity, on fatigue resistance has been proved. Also the influence of heat treatment's parameters has been described.

  7. ANALISA FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MESIN GRINDER PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FILM DI PT. MUTIARA HEXAGON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Hidayat

    2013-10-01

    Full Text Available Bila suatu mesin memiliki tingkat kegagalan yang tinggi, maka perlu dilakukan analisis mengenai  penyebab  –  penyebab  kegagalan  tersebut  hingga  ke  akar  permasalahannya sehingga dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja suatu mesin. PT. Mutiara Hexagon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan plastik  kemasan.  Dalam  line  pembuatan lembaran film  diperlukan mesin  CPP  (Cast  Poly Propylene Machine dan mesin grinder dalam prosesnya. Pada penelitian yang dilakukan di PT. Mutiara Hexagon, terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada mesin grinder pada proses produksi plastic film, sehingga menyebabkan seluruh line pada divisi film mengalami downtime. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa mengenai faktor penyebab kegagalan mesin grinder, penulis melakukan observasi secara langsung dan melihat proses produksi plastic film.Penulis menggunakan metode Failure Effect and Mode Analysis (FMEA dan Fault Tree Analysis (FTA. Penerapan analisis Failure Effect and  Mode Analysis (FMEA dapat menentukan sejauh mana tingkat kegagalan terjadi. Dari hasil analisis FMEA kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA guna mengetahui lebih lanjut penyebab-penyebab dasar suatu kegagalan.Dari hasil perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN pada tiap-tiap kegagalan yang terjadi  diantaranya yang  paling  tinggi  adalah kegagalan mesin  grinder rusak  dengan nilai kegagalannya mencapai 120. Kemudian dianalisa penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan metode FTA di dapatkan minimal cut sets yaitu: as grinder patah, katup hisap blower terbuka terlalu besar, kegagalan pada motor blower, baut pada dudukan pisau patah, pisau tumpul dan human error. Berdasarkan nilai probabilitas masing-masing cut set didapatkan nilai probabilitas kegagalan grinder periode 1 Juni 2012 -1 Juni 2013 mencapai 60%.

  8. MESIN PENCETAKAN DENGAN PENGGERAK DARI PARAMETER PROGRAM BERBASIS WINDOWS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sunaryono

    2003-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Proses pencetakan merupakan alat bantu yang harus ada pada semua aplikasi terutama pada pembuatan aplikasi sistem informasi. Dua model pembuatan pencetakan yang selama ini tersedia adalah dengan pembuatan laporan langsung lewat program atau dengan pencetakan lewat alat bantu yang terpisah dengan program. Persoalan terbesar pada proses pembuatan laporan terjadi pada fleksibilitas dari isi laporan, sehingga mudah di ubah tanpa mengubah program asli (executable atau membuka alat bantu yang dipakai. Persoalan ini dapat diatasi dengan mengubah pendekatan ke pemisahan program utama yang mengurus masalah inti dari aplikasi sedangkan pembuatan laporan pencetakan dapat ditugaskan pada mesin penggerak yang bisa di modifikasi, sehingga mudah di pelihara khususnya terjadi permintaan perubahan format laporan atau perubahan lainnya yang berkaitan dengan pembuatan laporan. Pembuatan laporan dapat diatur dengan dimiripkan dengan skrip program tertentu dengan membangun fungsi generik untuk membantu mempercepat pembuatan format laporan. Tujuan pencetakan dapat diatur tergantung dari kebutuhan pelaporan yang diinginkan misalnya pencetakan lewat port LPT, lewat driver manufacturer, lewat word dan lewat excel. Khusus untuk

  9. Meningkatkan Pendapatan Masyarakat dengan Mesin Pencacah Sampah Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Putu Agus Suryawan

    2015-07-01

    Full Text Available Bali merupakan pintu gerbang pariwisata Indonesia, menjadi sorotan dunia bagaimanamengelola sampah. Reduce, Reuse dan Recycle disingkat 3R atau Mengurangi, MemakaiUlang dan Mendaur Ulang adalah prinsip utama mengelola sampah mulai dari sumbernya,melalui tiga langkah ini akan mampu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA(Tempat Pengolahan Akhir. Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat memberikanpengaruh negatif bagi kesehatan, lingkungan, maupun bagi kehidupan sosial ekonomi danbudaya masyarakat. Produksi sampah di TPA Linggasana Karangasem perhari adalah 120m3/hari atau sekitar 18,26 ton/hari, sampah plastik mencapai 22,6 %, yang bisa didaur ulangsekitar 17%. Jadi sampah plastik yang bisa didaur ulang adalah 3,1 ton/hari, ini merupakanpotensi bisnis yang sangat potensial.Masyarakat malas dalam memilah sampah organik dananorganik karena tidak memberikan nilai tambah kepada masyarakat, dilakukan pelatihan danpengenalan mesin pencacah sampah plastik sehingga masyarakat berminat dalam memilahsampah-sampah itu. Sampah plastik itu dijual ke pada kelompok Asri Linggasana ataukelompok Lestari Buana Giri.Kata kunci: sampah plastik, mesin pencacah Bali is Indonesian tourism gateway and become world attention on how to manage waste.Reduce, Reuse and Recycle abbreviated 3R is a major principle of managing the waste fromthe source. Through these three steps will be able to reduce the amount of waste disposed of tolandfill. Poor waste management can have a negative effect on health, the environment, and forsocial, economic and cultural life of the community. Production of waste in the landfillLinggasana Karangasem per day is 120 m3 / day or approximately 18.26 tons / day, reaching22.6% of plastic waste, which can be recycled approximately 17%. So, the plastic waste thatcan be recycled is 3.1 tons / day, this is a highly potential business potential. The society is notinterest in sorting organic and inorganic waste because it does not add value to the

  10. Sistem Monitoring Proses Produksi pada Mesin Bardi di PT. Tirta Investama (Danone Aqua Sukabumi Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Haryanto

    2016-03-01

    Full Text Available Proses produksi pengisian air Aqua galon menggunakan mesin Bardi di PT. Tirta Investama Aqua Danone Sukabumi memiliki parameter-parameter proses yang harus selalu dipantau, sehingga jika terjadi nilai parameter yang melebihi atau kurang dari batas toleransi yang diberikan dapat segera dilakukan tidakan intervensi untuk menghindari terjadi kerusakan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Sistem monitoring parameter proses produksi berbasis web dapat dimanfaatkan untuk memantau parameter-parameter pada mesin Bardi. Sistem ini terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri atas sensor-sensor yang dipasang pada mesin Bardi yang menghasilkan sinyal analog yang kemudian oleh PLC Allen Bradley data akan dikonversi menjadi data digital. Data akan dikirimkan secara real-time dan disimpan pada database server komputer dan disinkronisasikan dengan web server. Perangkat lunak pada pemograman website menggunakan Adobe Dreamweaver CS6 sebagai kontrol visual dan tampilan data menggunakan bahasa pemograman PHP dan database MySQL. Sistem monitoring proses produksi dapat memantau parameter-parameter mesin Bardi serta mentransmisikan data perubahan parameter proses produksi yang ditampilkan melalui aplikasi web.

  11. EVALUASI KINERJA KEGIATAN PERAWATAN MESIN INJECTION MOLD MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM PADA PT ICHIKOH INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Tirtana Siregar

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran deskriptif mengenai perawatan mesin atau maintenance, meliputi Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Overall Human Ineffectiveness dan Six Big Losses pada PT Ichikoh Indonesia. Permasalahan yang terjadi diperusahaan yaitu banyaknya jumlah part defect dikarenakan mesin sering breakdown. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur dengan Manager Departement Molding Upstream 1 dan Departement Maintenance. Data tersebut dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan evaluatif dari periode bulan April 2016 sampai Maret 2017. Dari hasil analisis ini PT Ichikoh Indonesia memiliki nilai efektifitas mesin yang masih dibawah standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance yaitu dengan nilai tertinggi pada bulan Februari 74%, sedangkan standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance adalah minimal sebesar 85% yang dihitung menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness. Sedangkan untuk pengukuran tingkat ketidakefektifan kerja operator yang dianalisis menggunakan metode Overall Human Ineffectiveness mendapatkan nilai yang masih besar pada bulan May 2016 yaitu sebesar 17%.  Faktor yang menyebabkan rendahnya nilai efektifitas mesin dan tingkat ketidakefektifan kinerja operator adalah faktor Idling and Minor Stoppagges dengan nilai losses sebesar 54% yang sudah dianalisis menggunakan diagram pareto. Sesuai dengan diagram sebab-akibat (fishbone didapat faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Idling and Minor Stoppagges yang menjadi prioritas utama adalah a. faktor manusia yaitu masih kurang disiplin, sering terjadi kesalahan dalam perbaikan mesin, b. faktor material yaitu kesalahan spesifikasi material dan rendahnya perawatan bahan baku, c. faktor mesin yaitu mesin sering breakdown, kesalahan setup, d. faktor metode yaitu penjadwalan pengganti komponen yang belum efektif dan autonomous maintenance kurang berjalan dengan baik, e. faktor lingkungan

  12. ANALISIS MODA KEGAGALAN DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM (Studi kasus Baking Section Mesin Imfori PT Nissin Biskuit Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2012-02-01

    Full Text Available Reliability Centered Maintenance (RCM adalah suatu pendekatan perawatan yang berbasis pada upaya menjamin keandalan mesin. Dengan pendekatan ini, perawatan ditujukan untuk menjamin agar asset terus menerus mencapai kemampuan dasarnya. Dalam penelitian dilakukan analisis fungsi sistem yang tepat terhadap Baking Section mesin Imaforni PT Nissin Biskuit Indonesia melalui pendekatan RCM untuk mengetahui moda kegagalan yang dapat menyebabkan sistem kehilangan fungsinya. Kata Kunci : Fungsi Sistem,Moda Kegagalan,Reliability Centered Maintenance.

  13. Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Node.JS untuk Pemetaan Mesin dan Tracking Engineer dengan Pemanfaatan Geolocation pada PT IBM Indonesia

    OpenAIRE

    Fajrin, Rachmat

    2017-01-01

    PT IBM memiliki banyak klien di Indonesia, ini membuat persebaran produk (dalam hal ini mesin atm) yang semakin meluas di wilayah Indonesia. Hal ini memicu PT IBM untuk menempatkan engineer dibanyak wilayah untuk memenuhi kebutuhan services dan maintenance. Untuk itu dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem informasi geografis untuk pemetaan mesin dan tracking engineer dengan pemanfaatan geolocation yang bertujuan untuk menampilkan peta digital beserta lokasi mesin dan engineer di selu...

  14. KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN DUAL FUEL SYSTEM (LPG-SOLAR PADA MESIN DIESEL KAPAL NELAYAN TRADISIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Pujo Mulyatno

    2013-06-01

    Full Text Available Pengembangan bahan bakar alternatif dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM, telah menjadi agenda penting  pemerintah. Penggunaan LPG (Liquefied Petrolium Gas pada mesin diesel kapal nelayan tradisional didasarkan pada keberhasilan penggunaan LPG pada kendaraan-kendaraan darat. Penggunaan LPG pada mesin diesel dilakukan secara dual fuel. Penelitian dual fuel system pada mesin diesel kapal nelayan tradisional bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar dual fuel terhadap kinerja mesin dan sistem penggeraknya, meliputi konsumsi bahan bakar, daya, kecepatan kapal, serta efisiensi pada sistem penggerak kapal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan DongFeng ZS-1100 dengan tiga putaran mesin yang berbeda yaitu 1000rpm, 1250 rpm dan 1500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan LPG secara dual fuel mampu menggantikan konsumsi solar hingga 71% dari konsumsi solar seluruhnya selama satu jam. Komposisi LPG yang dihasilkan mencapai lebih dari 60%  dari total pemakaian bahan bakar saat dual fuel. Kecepatan dan jarak tempuh saat menggunakan solar seluruhnya mencapai 5% lebih tinggi dibandingkan dual fuel. Daya dan torsi saat menggunakan dual fuel mencapai 9,8 % lebih tinggi dibandingkan solar seluruhnya. Penggunaan dual fuel mampu mengurangi biaya operasional penangkapan ikan hingga 24,6%, namun dengan waktu tempuh 1,3% lebih lama dari solar seluruhnya. Efisiensi propulsi solar seluruhnya 6% lebih besar dibandingkan efisiensi propulsi dual fuel.

  15. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEMS (Studi Kasus: Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Syairuddin

    2007-01-01

    Full Text Available To assure the quality of education in the Department of Mechanical Engineering, we need to design an integrated performance measurement system. For that purpose, we used the IPMS (Integrated Performance Measurement Systems method. Using the IPMS method, Key Performance Indicators (KPIs of the Department of Mechanical Engineering were determined by pursuant to stakeholder requirement through four steps. Those are identifying the stakeholder requirement, external monitor, stipulating objectives, and identification of KPIs. Performance measurement system with the IPMS method in the Department of Mechanical Engineering of Mataram University can be identified into 38 KPIs grouped in 9 criterias of performance of the Department of Mechanical Engineering, that are curriculum, student, financial, human resources, administration academic, teaching and learning, alumnus, evaluation and operation, and external party. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk menjamin kualitas pendidikan di Jurusan Teknik Mesin, diperlukan sebuah rancangan sistem pengukuran kinerja (SPK yang terintegrasi dengan metode IPMS (Integrated Performance Measurement Systems. Dengan metode IPMS, Key Performance Indicators (KPI Jurusan Teknik Mesin ditentukan berdasarkan stakeholder requirement melalui empat tahapan yaitu; identifikasi stakeholder requirement, external monitor, penetapan objectives, dan identifikasi KPIs. Hasil perancangan SPK di Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram, dapat mengidentifikasi 38 KPIs yang dikelompokkan dalam 9 kriteria kinerja Jurusan Teknik Mesin, yaitu; kurikulum, mahasiswa, finansial, SDM, administrasi akademik, proses pembelajaran, alumni, evaluasi dan pengendalian, dan external party. Kata Kunci : Sistem Pengukuran Kinerja, IPMS, Teknik Mesin Unram.

  16. Pengembangan Mesin Pengurai Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS untuk Menghasilkan Serat Mekanis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2016-06-01

    Full Text Available The purpose of this research was to design shredded oil palm empty fruit bunch (EFB fiber extractor machine, to conduct technical evaluation on the machine performance, and to conduct fiber chemical analysis. This prototype is expected to increase added value on EFB waste as it is not maximally utilized. The machine must be both technically and economically feasible to be applied in particle board industry to produce oil palm empty fruit bunch fiber. Based on its design, the machine has ± 200 kg/hours capacity and 5 HP motor. The evaluation of machine performance on 600 RPM and 900 RPM rotations resulted on similar numbers of fiber and mixed fiber percentage. From 10 shredded EFB extracted, 7.6 kg (76% clean fiber, 2.05 kg (20% mixed fiber, and 1.35 kg ash were obtained. Three times extracting process on 600 RPM rotation resulted on fiber percentage based on its length as follows: 4.6% long fiber (>10 cm, 32.3% medium fiber (5-10 cm, and 61.4% short fiber (2-4 cm. Meanwhile, the percentages on 900 RPM rotation were 0% of long fiber, 22.37% of medium fiber, and short fiber of 77.3%. There were five types of composition of extracted fiber level; 1 clean fiber on 600 RPM, 2 clean fiber on 900 RPM, 3 mixed fiber (medium fiber 2-3 cm + petal, 4 mixed fiber (short fiber <2 cm + petal, 5 mixed fiber (soft fiber + pollens. The result of chemical analysis showed that those five types of fibers contained 9.3% water, 5.6% extractive, 1.4% fat, 33.1% lignin, 58.33% holocellulose, and 39.2% cellulose contents. Finally the analysis showed that it had a similar chemical composition compared to the fibers of softwood and Red Meranti wood.ABSTRAKPengembangan mesin pengurai serat tandan kosong kelapa sawit dilakukan untuk menghasilkan serat mekanis sebagai penguat papan partikel. Didalam penelitian ini dilakukan perancangan mesin, pembuatan mesin dan evaluasi teknis kinerja mesin. Evaluasi teknis dilakukan pada putaran 600 rpm dan 900 rpm dengan masing

  17. DESAIN DAN PEMBUATAN MESIN PENGERING LADA DENGAN MENGGUNAKAN PEMANAS UAP BERBAHAN BAKAR KAYU LIMBAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Muhammad Idkhan

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. Design and Machine Dryer Lada Using Steam Heating Fuel Wood Waste. Pepper or pepper has the Latin name Piper nigrum and the family Piperaceae. Part pepper plant that is used is the fruit strung like wine. The drying process is carried pepper farmers today still take advantage of sunlight in a sense is still very dependent of weather and time. Pepper drying machine working system using hot steam from the kettle obtained from the fire / heat in the burning of waste wood, use was using the principle of heat transfer. Hot steam oven entered through the input pipe and then go into a hot radiator and circulates in the oven to dry pepper and lower water content. The research is a design research and experimentation in the form of theoretical study, the design of machines and dryers making machine pepper. Manufacture of machinery and laboratory trials conducted in the Laboratory of Mechanical Engineering Education FT UNM and field trials conducted in the village of the District Salassae Bulukumpa Enrekang. Drying is carried out for six hours to produce a water content of pepper eleven point nine, mustard seeds intact without shrunken shape with more or less uniform color. With the pepper drying machine is expected to benefit the preservation process yields so that people no longer rely on the weather for drying, speeding the drying process and improve the quality of dried pepper.Abstrak. Desain dan Pembuatan Mesin Pengering Lada dengan Menggunakan Pemanas Uap Berbahan Bakar Kayu Limbah Merica atau Lada memiliki nama latin Piper nigrum dan merupakan famili Piperaceae.. Bagian tanaman lada yang dimanfaatkan  adalah buahnya yang terangkai seperti anggur. Proses pengeringan yang dilakukan petani lada sekarang ini masih memanfaatkan sinar matahari dalam arti masih sangat bergantung cuaca dan waktu. Sistem kerja mesin pengering lada menggunakan panas uap dari ketel yang diperoleh dari api / panas pada pembakaran kayu limbah

  18. Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Debit Fluida Engine Oil Sebagai Heater Generator Terhadap Perfomansi Mesin Pendingin Difusi Absorpsi Musicool22-DMF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Panca Adianto

    2013-12-01

    Full Text Available Teknologi pendinginan lama yang mulai digunakan salah satunya adalah mesin pendingin Difusi Absorpsi COP dari mesin pendingin difusi absorpsi banyak dipengaruhi dari  desain generator. Pada penelitian ini eksperimen dilakukan dengan mendesain ulang generator dan solar kolektor sebagai sumber panas yang didistribusikan oleh fluida engine oil, pada mesin pendingin difusi absorpsi yang menggunakan pasangan refrigeran Musicool22-DMF. Metode dalam penelitian ini adalah pengambilan data dilakukan dengan tiga variasi debit fluida engine oil. Hasil yang diperoleh dari pengujian untuk debit 4 liter/jam dapat menghasilkan panas input yang paling tinggi di dalam generator sebesar 101.9 0C. Dengan kapasitas pendinginan 121.5watt, laju aliran massa Musicool22 0.64gr/s. Heat input yang diserap generator sebesar 145.1 watt dan COP yang dihasilkan sistem adalah 0.8 dengan Circulation Ratio 2.5. Kontribusi energi surya yang diberikan kepada generator sebesar 39.3%

  19. RANCANG ULANG MESIN FERMENTASI ROTI DENGAN PENDEKATAN REKAYASA NILAI DAN ANALITICAL HIRARCHY PROCESS DIGUNAKAN SEBAGAI PEMBOBOTAN ALTERNATIVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakam Muzakki

    2013-06-01

    Full Text Available Dalam makalah ini dibahas mengenai rekayasa ulang mesin fermentasi dengan beberapa alternatif rancangan dan komponen untuk meningkatkan kinerja dari mesin, serta juga dibahas mengenai analisa biaya dari masing-masin rancangan sehingga harga dari mesin yang baru lebih terjangkau oleh home industri. Agar pembahasan makalah ini lebih fokus maka studi kasus dilakukan pada perusahaan home industri roti UD XYZ di kabupaten Bangkalan. Metode dan teknik yang digunakan dalam merancang ulang mesin fermentasi roti pada home industry UD XYZ dengan pendekatan rekayasa nilai, sistem pakar dipergunakan untuk langkah informasi, langkah kreative, dan penetuan kriteria dan pembobotan. fishbone diagram dan Pareto diagram dipergunakan untuk tahap identifikasi dan kreative. AHP dipergunakan untuk pembobotan dan penentuan kriteria atau alternatif. Alternatif 1 merupakan rancangan yang paling baik dibandingkan dengan alternatif-alternatif yang lain, dan mempunyai kinerja hampir dua kali lipat dibandingkan dengan mesin awal. Kata kunci : mesin fermentasi roti, rekayasa nilai, analitical hyrarchy process   Abstract This paper is discussed about redesign fermentation machine by some design alternatives and componens to improve performance of machine, it is also explained about cost analysis each design so the price of machine is cheaper so the home industries can buy it. To focuse, this paper has token in a home indutry. It is UD XYZ in Bangkalan distric. Teknique and method has been used to redesign fermentation cake at the home industry UD XYZ by value engineering, expert system is used to information stage, creative stage, and criteria decission stage and wight. Fishbone diagram and pareto diagram are used to identification and creative stage. AHP is used to wight and creative or alternative decission. Alternative 1, one of some alternative, is the best alternative when compared with another and it has more than the old machine. Keyword : baerd fermentation machine

  20. PENGARUH PERUBAHAN SAAT PENYALAAN (IGNITION TIMING TERHADAP PRESTASI MESIN PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH DENGAN BAHAN BAKAR LPG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Yunianto

    2012-07-01

    Full Text Available Bahan bakar LPG merupakan bahan bakar gas yang ramah lingkungan, sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif selain bahan bakar bensin Performa Mesin bensin yang dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar gas LPG mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi dikarenakan karakteristik sifat bahan bakar bensin berbeda dengan LPG. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur saat penyalaan sehingga lebih sesuai dengan karakteristik gas LPG. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa dengan pengaturan saat penyalaan 11° sebelum TMA, menghasilkan prestasi (Torsi dan Daya yang dekat dengan prestasi motor bensin yaitu hanya selisih 3 %. Prestasi terbaik pada mesin bahan bakar bensin ataupun LPG berkisar pada putaran 4000 s.d 5000 rpm

  1. PENERAPAN METODE RETAD UNTUK MENGURANGI WAKTU SET UP PADA MESIN MILLING P1 DAN P2 DEPARTEMEN MACHINING PT. KUBOTA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriyanto Sriyanto

    2012-02-01

    Full Text Available Pengurangan waktu produksi dalam suatu proses produksi dapat dilakukan dengan meminimalkan waktu setup pada proses produksi tersebut. Untuk mengurangi waktu setup diperlukan suatu cara untuk membantu operator dalam melaksanakan proses milling sehingga dapat meminimalkan waktu setup serta dapat menghilangkan elemen kerja yang tidak produktif tersebut. Metode RETAD (Rapid Exchange of Tooling and Dies merupakan pengembangan dari metode SMED (Single Minuite Exchange of Dies yang bertujuan mengurangi waktu setup, menghapus scrap dan rework. Dari hasil pengolahan data dan analisis untuk proses milling pada mesin Milling Vertikal P1, waktu elemen kerja membersihkan jig dari geram dapat dikurangi dari 5.53 detik sebelum perbaikan menjadi 1.54 detik setelah perbaikan dan untuk mesin Milling Vertikal P2, waktu elemen kerja membersihkan jig dari geram dapat  dikurangi dari 5.15 detik menjadi 1.54 detik. Dari hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa terjadi perbaikan waktu setup pada proses milling pada Mesin Milling Vertikal P1 dan P2 di Cylinder Head Line, perbandingan waktu standar proses milling dari 258.505 detik sebelum perbaikan menjadi 254.518 detik setelah perbaikan pada mesin Milling Vertikal P1 dan 256.002 detik sebelum perbaikan menjadi 252.392 detik setelah perbaikan pada mesin Milling Vertikal P2 Untuk penelitian ini hasil tersebut merupakan hasil maksimal yang dapat dicapai, namun dapat dikembangkan lebih lanjut pada mesin-mesin produksi lainnya. Kata kunci           : RETAD, waktu setup, elemen kerja

  2. Pengaturan Kecepatan Motor Spindle pada Retrofit Mesin Bubut CNC Menggunakan Kontroler PID Gain Scheduling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri Yoga Permana

    2013-03-01

    Full Text Available Pada mesin bubut Computerized Numerical Control (CNC, proses pemahatan benda kerja memerlukan kecepatan potong yang tetap agar hasil kerja memiliki tingkat presisi tinggi. Dalam prakteknya, ketika terjadi pemotongan, diameter benda kerja akan selalu berkurang dan tingkat kedalaman pahat berubah-ubah sesuai dengan proses yang dilakukan sehingga mempengaruhi kecepatan putar motor spindle sehingga mengakibatkan tingkat presisi hasil kerja menjadi berkurang. Pada penelitian ini, digunakan kontroler PI Gain Scheduling untuk mengatur kecapatan motor spindle. Hasil yang didapatkan berupa simulasi kontroler PI Gain Scheduling. Dari hasil simulasi didapatkan kontroler PI Gain Scheduling mampu membuat respon sistem sesuai dengan yang diinginkan.

  3. TINJAUAN YURIDIS PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI PENGAMBILAN ATAU TRANSFER DANA MELALUI MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Augustinus Simanjuntak

    2007-01-01

    satu fasilitas transaksi bank, yaitu automatic teller machine atau yang biasa disebut mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM. Permasalahan hukum yang timbul dari sistem transaksi ini adalah terkait dengan subjek atau para pihak. Setiap waktu nasabah pergi ke mesin ATM, ia tidak akan menemukan pihak lain berada di sana. Itu artinya bahwa nasabah melakukan transaksi tanpa kehadiran perwakilan pihak bank. Oleh karena itu, jika mesin ATM rusak dan saldo nasabah sudah berkurang karena sempat terdebet maka bank tidak selalu mau bertanggungjawab atas uang nasabah yang hilang itu. Kata kunci: transaksi, para pihak, kesepakatan, mesin ATM, kerugian nasabah.

  4. AKUMULASI LISTRIK STATIS PADA GELAS PLASTIK PRODUKSI MESIN INJECTION MOLDING: PENGARUH KELEMBABAN UDARA, TEMPERATUR, DAN BAHAN ADITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratnawati Ratnawati

    2014-12-01

    Full Text Available Akumulasi listrik statis pada gelas polipropilena hasil produksi mesin injection molding dapat menyebabkan gelas memiliki gaya elektrostatik dan tidak dapat turun secara gravitasi. Masalah ini menghambat aplikasi gelas pada mesin pengisian air minum dalam kemasan (AMDK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelembaban udara, temperatur, dan penambahan bahan aditif TiO2 terhadap potensial listrik permukaan gelas polipropilena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensial listrik permukaan dipengaruhi oleh kelembaban udara ruang produksi, temperatur, dan penambahan TiO2. Potensial listrik permukaan semakin kecil dengan naiknya kelembaban udara. Setelah kelembaban mencapai 68% potensial listrik permukaan cenderung konstan. Ditinjau dari beda potensial (DV antara permukaan dua gelas, kelembaban optimum adalah 67-68%, yang ditandai dengan beda potensial yang paling rendah. Beda potensial ≤ 5,2 kV menyebabkan gelas cepat turun, beda potensial 5,2 kV < DV ≤ 6,7 kV menyebabkan gelas turun dengan lambat, dan DV ≥ 6,7 kV menyebabkan gelas sangat lambat turun atau menempel. Potensial listrik turun dengan naiknya temperatur. Potensial listrik statis permukaan hanya sedikit turun akibat penambahan 0,75% berat TiO2. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan gelas dengan potensial listrik permukaan rendah dapat menaikkan kecepatan mesin pengisian AMDK menjadi 220-250 rpm dan 140-160 rpm, masing-masing untuk mesin pengisian gelas 180 ml dan 225 ml.

  5. Perancangan dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor Tiga Fasa Pada Mesin Sentrifugal Menggunakan Metode Sliding Mode Control (SMC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adityo Yudistira

    2014-03-01

    Full Text Available Motor induksi tiga fasa banyak digunakan di industri, salah satunya pada industri pabrik gula. Di industri pabrik gula motor industri tiga fasa banyak digunakan pada mesin sentrifugal. Mesin ini digunakan pada proses pemisahan cairan massacuite dan strup hingga didapat kristal gula. Pada proses tersebut terjadi perubahan beban oleh karena itu pada siklus kecepatannya mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Pengaturan kecepatan motor induksi masih dilakukan secara manual yaitu dengan merubah posisi puli atau ukuran poros dari mesin sentrifugal. Pengaturan dengan metode ini mengakibatkan kecepatan motor akan sulit dikendalikan sesuai dengan yang diharapkan. Pengaturan kecepatan yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan hasil produksi gula yang kurang maksimal. Oleh karena itu dibutuhkan metode kontrol untuk mengoptimalkan kecepatan setpoint motor saat mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Metode kontrol yang digunakan adalah metode Sliding Mode Control. Kontroler SMC yang diimplementasikan pada PLC memiliki W= 10 dan α=0,2. Dari hasil analisa sliding surface diketahui bahwa semakin bertambahnya beban maka hitting time semakin lama. Hasil implementasi kontroler SMC yang digunakan terjadi error ± 6,6% pada kecepatan 300 rpm sedangkan pada kecepatan 800 rpm dan 200 rpm terjadi error ± 2,5%. Sehingga Tugas Akhir ini dapat membantu meningkatkan efisiensi mesin sentrifugal pada pabrik gula.

  6. PENGEMBANGAN SISTEM TES DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR BERBASIS WEB MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soffan Nurhaji

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (a Merancang sistem tes diagnostik kesulitan belajar mahasiswa jurusan pendidikan teknik mesin, dan, dan (b mengembangkan sistem tes diagnostik kesulitan belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan perangkat lunak. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model modifikasi linear sequential yang disebut juga sebagai classic life cycle atau model waterfall yang memiliki 4 langkah. Analisis kebutuhan sistem dan perancangan sistem telah dilakukan pada tahun kedua. Implementasi dan validasi program dilakukan pada tahun keempat. Validasi sistem dilakukan dengan angket yang diberikan kepada 6 dosen yang mengampu di jurusan teknik pendidikan mesin untuk melihat aspek kinerja, rancangan, dan aksesbilitas sistem. Analisis data validasi dilakukan dengan statistik deskriptif. Langkah terakhir, evaluasi pemanfaatan sistem, akan dilaksanakan pada tahun kelima. Sistem tes diagnostik kesulitan belajar akan dikembangkan dengan arsitektur web client-server. Sistem ini memiliki tiga kelompok pengguna, yaitu admin, dosen, dan mahasiswa. Hasil analisis aspek kinerja, rancangan, dan adaptabilitas sistem secara keseluruhan akan dianalisis dari angket yang mempunyai rata-rata penilaian yang diperoleh dari skala 1–4, sehingga termasuk kategori sangat baik. Karena itu sistem yang telah dikembangkan dapat digunakan pada penelitian lebih lanjut pada tahun keenam, yaitu evaluasi pemanfaatan sistem. 

  7. HUBUNGAN TEGANGAN INPUT KOMPRESOR DAN TEKANAN REFRIGERAN TERHADAP COP MESIN PENDINGIN RUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Budiyanto

    2014-06-01

    Full Text Available Listrik merupakan sumber energi utama pada peralatan elektronik terutama pada AC ( air conditioner,  sehingga besar kecilnya tegangan listrik sangat mempengaruhi kinerja mesin. Selain tegangan listrik, kerja mesin pendingin juga dipengaruhi oleh tekanan refrigeran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tegangan input kompresor dan tekanan refrigeran terhadap COP serta untuk mengetahui perubahan temperatur yang terjadi pada evaporator dan kondensor karena pengaruh tegangan input kompresor dan tekanan refrigeran. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengambilan data pada AC split dengan tegangan input kompresor yang divariasikan 200V, 210V, 220V, dan 230V (tekanan refrigeran 70 Psi. Selain memvariasikan tegangan input kompresor juga memvariasikan pada tekanan refrigeran yaitu pada tekanan refrigeran 30 Psi, 50 Psi, dan 70 Psi (tegangan input kompresor 220V. Dari hasil perhitungan data diperoleh nilai COP pada tegangan input kompresor 200V, 210V, 220V, dan 230V masing-masing adalah 16,87; 17,855; 19,865; dan 18,23. COP pada tekanan refrigeran 30 Psi, 50 Psi, dan 70 Psi masing-masing adalah 14,980; 17,296; 19,865. Dari besarnya nilai COP pada beberapa varian percobaan didapatkan hasil bahwa tegangan input kompresor yang paling baik adalah 220V dan tekanan refrigeran yang paling baik adalah 70Psi.

  8. PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN SOFT SKILL MELALUI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT UM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Agus Sudjimat

    2012-08-01

    Full Text Available The purpose of this research was to develop the soft skill education model at the Mechanical Engineering Education Study Program, State University of Malang included the curriculum and its implementation on the instructional activities. The research found that: (1 the soft skill curriculum needed by the Mechanical Engi­neering Education Study Program consists of fundamental skill, personal skill, and social skill; and (2 for implementing the soft skill curriculum entire the instructional activities strive for each lecture to take one or more soft skills statement for development, using the various strategies/methods of teaching refer to student-centered, giving tasks, and introducing the HES (Health and Environment Safety particularly in the practicum activities. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pendidikan soft skill pada Program Studi Teknik Mesin Universitas Negeri Malang termasuk kuriku­lum dan implementasinya dalam kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian ini adalah: (1 kurikulum soft skill yang diperlukan oleh Program Studi Teknik Mesin terdiri dari keterampilan dasar, keterampilan pribadi, dan keterampilan sosial, dan (2 menerap­kan kurikulum soft skill dalam pembelajaran pada masing-masing dasar, mengambil satu atau lebih soft skill untuk dikembangkan, menggunakan berbagai strategi/metode pengajaran berpusat pada mahasiswa, memberikan tugas, dan memperkenalkan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja, terutama dalam kegiatan praktikum.

  9. Uji Kinerja Mesin Sortasi Jeruk Sistem Rotasi untuk Penyortiran Jeruk Siam Pontianak (Citrus nobilis var. microcarpa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setiawan

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak. Salah satu kegiatan pascapanen yang cukup menyita waktu adalah proses sortasi jeruk siam pontianak (Citrus nobilis var. microcarpa di Kabupaten Sambas. Selama ini proses sortasi ditingkat petani masih dilakukan secara manual dimana tingkat keseragaman ukuran dan tingkat kematangan rendah, standar mutu berubah-ubah dan kapasitas penyortiran rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penelitian ini dikembangkan rancang bangun mesin sortasi jeruk sistem rotasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji kinerja pada mesin sortasi jeruk sistem rotasi untuk mengetahui pengaruh kecepatan linier bidang sortasi, kemiringan bidang sortasi dan massa input buah pada mesin. Pengujian mesin dilakukan dengan 4 perlakuan kecepatan linier bidang sortasi (0,54 m/s, 0,70 m/s, 0,82 m/s dan 1,09 m/s, 3 perlakuan kemiringan bidang sortasi (10o, 20o, dan 30o dan 3 perlakuan massa input buah jeruk (2 kg, 3 kg dan 4 kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa massa input buah jeruk dan kecepatan linier bidang sortasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja mesin sortasi ini, sedangkan kemiringan bidang sortasi berpengaruh tetapi tidak signifikan. Hasil uji kinerja terbaik diperoleh pada perlakuan massa input 2 kg, kemiringan bidang sortasi 10o dan kecepatan linier bidang sortasi 1,09 m/s dengan nilai kapasitas penyortiran 1,84 kg/menit atau 110,4 kg/jam dan efisiensi penyortiran 68 %.   Performance Testing of Citrus Sorting Machine with Rotation System to Sorting Pontianak Siam Citrus (Citrus nobilis var. microcarpa Abstract. One of postharvest  activities that required much time are sorting in Sambas district. The sorting process is still done manually, where the level of uniformity of size and currently their maturity level are including the low of the quality standard fickle and sorting capacity. To overcome these problems, a study was developed to design citrus sorting machine with rotation system. This study aims to test the

  10. Pemanfaatan TKKS Sebagai Pengisi Komposit Epoxy Untuk Struktur Bergerak Mesin CNC Perkayuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farkhan

    2017-04-01

    Full Text Available Abstract CNC machinery is widely used at various kind of industrial sector to manufacture of art products up to satellite products. Instead of its massive utilization in automotive and electronic industry which mostly use metallic component, wood working industry has been using it to produces furniture’s, merchandises, and other house ware products which apply light weight non-metallic low density material. High removal rate in wood machining process needs high speed application due to its low density material; however most of wood working CNC machine is built on heavy steel structure for both its supporting structure and moving structure. In fact, the raw material is much lighter than the carrier itself. Its wasteful dynamic movement causes energy loses and vibrations that effect on machining accuracy, live of cutting tool, and productivity. This research applied new light weight composite material base on renewable resource of oil palm empty fruit bunch (EFB natural fiber as filler material combine with polymer epoxy as it’s matrix to be constructed as moving mechanical structure of high speed 3D CNC woodworking machine to improve its dynamic performance. Comparative analysis showed that it has better dynamic performance on high speed machining process compared with traditional cast iron material. Abstrak Mesin Perkakas CNC (Computerized Numerical Control digunakan luas oleh industri untuk memproduksi mulai dari benda-benda seni kerajinan hingga untuk membuat satelit. Selain pemanfaatannya secara besar-besaran di industri otomotif dan elektronika yang umumnya menggunakan komponen logam, industri perkayuan telah banyak menggunakannya untuk memproduksi mebel, barang kerajinan, dan peralatan rumah tangga lainnya dengan mengaplikasikan bahan bukan logam seperti kayu yang berberat jenis rendah dan ringan. Tingkat pemotongan yang tinggi pada proses permesinan kayu membutuhkan permesinan cepat akibat berat jenis bahannya yang rendah tersebut

  11. ANALISIS EKONOMI ISLAM TERHADAP PRAKTIK AFTER SALES SERVICE PADA MESIN FOTOCOPY BEKAS PAKAI DI KOTA BANDA ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhyar Rinaldi

    2013-12-01

    Full Text Available The objective of this article is to analyze the implementation of after sales service on used photocopy machine in Banda Aceh from an Islamic economic perspective. The analysis is conducted through the exploration of the mechanism of sale and purchase transactions and after-sales service system of the used photocopy machine. Data for this study was gathered through interviews and observations. Due to wide coverage area, the sample for this study was limited to eight units, which consist of four sellers and four buyers. The selection was determined by cluster sampling technique. The gathered data was then analyzed using descriptive analysis method. The findings showed that the implementation of the after sales service on the used photocopy machine in Banda Aceh was indicating to contain fraud such as gharar (uncertainty element, price manipulation element, and the 'coercion' element causing the unhappiness so that it can harm customers which impact on the loss of the maslahah values in muamalah. In other words, the practice of after-sales service of used copier machines in Banda Aceh not fully comply with Islamic economic principles. =========================================== Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis praktik after sales service (layanan purna jual mesin fotocopy bekas pakai di Kota Banda Aceh dari perspektif ekonomi Islam. Analisis tersebut dilakukan melalui eksplorasi terhadap mekanisme transaksi jual beli dan sistem jasa layanan purna jual mesin fotocopy bekas pakai tersebut. Data untuk penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Karena wilayah populasi penelitian yang terlalu besar, maka penulis memilih delapan sampel penelitian, yakni empat sampel toko yang menjual mesin fotocopy bekas pakai, dan empat sampel toko yang menjadi konsumen mesin fotocopy bekas pakai. Pemilihan tersebut dilakukan dengan teknik cluster sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis

  12. Perancangan Coupled Fuzzy Logic Controller pada Prototipe Mesin Computer Numerical Control (CNC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nabilla Gustiviana

    2012-09-01

    Full Text Available Tingkat ketelitian mesin CNC dalam membuat suatu kontur merupakan hal yang penting. Adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja saat melakukan gerakan feeding dalam membentuk suatu kontur dapat berakibat pada kesalahan bentuk kontur yang akan dihasilkan apabila di tiap sumbunya dikontrol secara individu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancang kombinasi antara Fuzzy Logic Controller sebagai kontroler individu yang mengatasi permasalahan di tiap sumbu, dengan kontroler koordinasi, yaitu Cross-Coupled Controller. Algoritma dari kontroler ini dibuat dengan menggunakan software LabView 8.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menambahkan kontroler koordinasi, dapat memperbaiki nilai indeks performansi sebesar 37,5% untuk kontur linier dan 2,78% untuk kontur lingkaran

  13. Aspek Keselamatan Kerja Pada Proses Pembentukan Batu Permata Menggunakan Mesin Gerinda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anom Santiana

    2015-07-01

    Full Text Available Proses pengerjaan batu permata ini ada tiga tahapan yaitu proses pemotongan, prosespembentukan dan proses penghalusan. Pada proses pemotongan, bahan baku yang semulamasih berbentuk bongkahan batu baik batu pirus, batu akik, batu kecubung, dan semacamnyadipotong-potong menjadi bagian kecil dengan teknik tertentu dengan menggunakan gerindapotong. Selanjutnya adalah proses pembentukan, potongan batu yang sudah kecil dibentukdengan menggunakan gerinda asah. Bentuk batu permata disesuaikan dengan pesanankonsumen atau sesuai keinginan perajin sendiri. Sedangkan proses akhir pada pengerjaan batupermata ini adalah menggosok atau mengasah batu permata tersebut biar licin dan menggkilap.Dalam setiap proses ini tentunya mempunyai resiko terhadap kecelakaan kerja. Bahaya-Bahayadari Mesin gerinda ini antara antara lain adalah putaran grinda yang sangat cepat, terbentur olehbarang-barang yang terlempar keluar dari mata asah mesin gerinda, Percikan api yang keluar, jaritangan terpotong, debu yang keluar, dan sebagainya. Untuk itu dilakukan observasi terhadap 12orang pekerja perajin batu permata di Karangasem Bali. Gerinda yang digunakan adalah gerindatangan, beban kerja dihitung berdasarkan denyut nadi, keluhan otot diprediksi denganmenggunakan nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keselamatan yangharus diperhatikan oleh perajin adalah penggunaan APD (alat pelindung diri seperti sarung tangan,masker, dan kaca mata, perubahan Sikap Kerja agar lebih alamiah, dan pengaturan waktu kerja.Untuk itu diperlukan pemahaman prosedur kerja sebelum menggunakan gerinda tangan dalampembentukan batu permata pada perajin sebelum menggunakan mesin gerinda.Kata Kunci : Aspek Keselamatan, Mesin Gerinda, perajin batu permata There are three stages in gemstones processing namely the cutting , forming and polishingprocesses. In the cutting process, the raw materials are initially still a good chunk of stone ofturquoise, agate, amethyst, and the like is cut into

  14. Pengaruh Perubahan Saat Penyalaan (Ignition Timing) Terhadap Prestasi Mesin Pada Sepeda Motor 4 Langkah Dengan Bahan Bakar Lpg

    OpenAIRE

    Yunianto, Bambang

    2010-01-01

    Bahan bakar LPG merupakan bahan bakar gas yang ramah lingkungan, sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif selain bahan bakar bensin Performa Mesin bensin yang dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar gas LPG mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi dikarenakan karakteristik sifat bahan bakar bensin berbeda dengan LPG. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur saat penyalaan sehingga lebih sesuai dengan karakteristik gas LPG. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa dengan pengaturan saat ...

  15. PENERAPAN RANCANG BANGUN pH METER BERBASIS ARDUINO PADA MESIN PENCUCI FILM RADIOGRAFI SINAR-X

    OpenAIRE

    Muchamad Ngafifuddin; Sunarno Sunarno; Susilo Susilo

    2017-01-01

    Perancangan pH meter berbasis Arduino dilakukan untuk membuat alat ukur pH yang kompatibel dengan alat mesin pencuci film otomatis. Pengukuran pH pada larutan fixer sangat diperlukan karena tingkat pH sangat berpengaruh terhadap hasil citra radiografi. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun pH meter berbasis arduino uno. Rancang bangun alat ini menggunakan sensor E-201C,  arduino uno, dan tampilan PC. Pengambilan data dilakukan menggunakan variasi larutan buffer. Hasil dari karakt...

  16. PERANCANGAN MODEL NETWORK PADA MESIN DATABASE NON SPATIAL UNTUK MANUVER JARINGAN LISTRIK SEKTOR DISTRIBUSI DENGAN PL SQ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukarsa

    2009-06-01

    Full Text Available Saat ini aplikasi di bidang SIG telah banyak yang dikembangkan berbasis mesin DBMS (Database Management System non spatial sehingga mampu mendukung model penyajian data secara client server dan menangani data dalam jumlah yang besar. Salah satunya telah dikembangkan untuk menangani data jaringan listrik.Kenyataannya, mesin-mesin DBMS belum dilengkapi dengan kemampuan untuk melakukan analisis network seperti manuver jaringan dan merupakan dasar untuk pengembangan berbagai aplikasi lainnya. Oleh karena itu,perlu dikembangkan suatu model network untuk manuver jaringan listrik dengan berbagai kekhasannya.Melalui beberapa tahapan penelitian yang dilakukan, telah dapat dikembangkan suatu model network yangdapat digunakan untuk menangani manuver jaringan. Model ini dibangun dengan memperhatikan kepentingan pengintegrasian dengan sistem eksisting dengan meminimalkan adanya perubahan pada aplikasi eksisting.Pemilihan implementasi berbasis PL SQL (Pragrammable Language Structure Query Language akan memberikan berbagai keuntungan termasuk unjuk kerja sistem. Model ini telah diujikan untuk simulasi pemadaman,menghitung perubahan struktur pembebanan jaringan dan dapat dikembangkan untuk analisis sistem tenaga listrik seperti rugi-rugi, load flow dan sebagainya sehingga pada akhirnya aplikasi SIG akan mampu mensubstitusi danmengatasi kelemahan aplikasi analisis sistem tenaga yang banyak dipakai saat ini seperti EDSA (Electrical DesignSystem Anaysis .

  17. Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Node.JS untuk Pemetaan Mesin dan Tracking Engineer dengan Pemanfaatan Geolocation pada PT IBM Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RACHMAT FAJRIN

    2017-09-01

    Full Text Available PT IBM memiliki banyak klien di Indonesia, ini membuat persebaran produk (dalam hal ini mesin atm yang semakin meluas di wilayah Indonesia. Hal ini memicu PT IBM untuk menempatkan engineer dibanyak wilayah untuk memenuhi kebutuhan services dan maintenance. Untuk itu dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem informasi geografis untuk pemetaan mesin dan tracking engineer dengan pemanfaatan geolocation yang bertujuan untuk menampilkan peta digital beserta lokasi mesin dan engineer di seluruh Indonesia, yang akan memudahkan PT IBM dalam pemberian tugas kepada engineer untuk services dan maintenance ke lokasi mesin terdekat. Sistem ini dibangun menggunakan beberapa software open source yaitu, Node.JS dan Express.JS yang merupakan server-side javascript web platform, Handlebars untuk template engine, MySQL sebagai database storage, Postman yang berfungsi sebagai API (Application Program Interface testing, Google Maps API untuk implementasi peta digital dan juga Firebase Cloud Messaging (FCM untuk platform mengirim notifikasi dari web ke device engineer.Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Node.JS untuk Pemetaan Mesin dan Tracking Engineer dengan Pemanfaatan Geolocation pada PT IBM Indonesia

  18. ANALISA PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR BIOETANOL PADA MESIN DESTILATOR MODEL REFLUX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlas Ichsan

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Produksi etanol melalui beberapa proses tahapan dari pemarutan bahan baku (ketela pohon dilanjut dengan komposisi yang sudah ditentukan, kemudian proses fermentasi, dan dilanjutkan tahapan distilasi. Komposisi fermentasi terdiri dari: ketela pohon, enzym alfa amylase, enzym gluco amylase, NPK, urea, dan ragi (yeast. Lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar hasil destilasi, produksi etanol dari hasil destilasi dilakukan untuk mendapatkan kadar hasil etanol yang tinggi. Harapannya sumber energi alternatif ini merupakan sumber energi yang terbarukan dan menjadi energi alternatif bagi masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama fermentasi ketela pohon yang paling baik untuk menghasilkan kadar etanol yang tinggi dengan mesin destilator model reflux. Metode yang digunakan adalah pengambilan data dengan mengadakan pengujian dan pengamatan terhadap lama fermentasi terhadap kadar etanol. Serta mengunakan metode pengujian secara langsung dan pengumpulan data kadar etanol hasil distilasi cairan fermentasi 3, 5, dan 7 hari. Dari kesimpulan hasil rata-rata data lama fermentasi 3, 5, dan 7 hari yang menghasilkan kadar etanol paling tinggi yaitu dari lama fermentasi 7 hari yang mengasilkan kadar etanol tertinggi yaitu: 92% etanol. Dengan komposisi fermentasi: ketela pohon = 10 kg, air = 15 liter, enzym alfa amylase = 10 ml, enzym gluco amylase = 10 ml, NPK = 5 gram, Urea = 20 gram, ragi (yeast = 15 gram Kata kunci: etanol, ketela pohon, lama fermentasi.

  19. Effect of Solution Treatment on Precipitation Behaviors, Age Hardening Response and Creep Properties of Elektron21 Alloy Reinforced by AlN Nanoparticles.

    Science.gov (United States)

    Saboori, Abdollah; Padovano, Elisa; Pavese, Matteo; Dieringa, Hajo; Badini, Claudio

    2017-12-02

    In the present study, the solution and ageing treatments behavior of Mg-RE-Zr-Zn alloy (Elektron21) and its nano-AlN reinforced nanocomposites have been evaluated. The properties of the thermal-treated materials were investigated in terms of Vickers hardness, the area fraction of precipitates, microstructure and phase composition. The solution treatments were performed by treating at 520 °C, 550 °C and 580 °C in argon atmosphere. The outcomes show that the hardness of the solutionized alloys was slightly affected by the solution temperature. X-ray diffraction and image analysis revealed that the complete dissolution of precipitates was not possible, neither for Elektron21 (El21) nor for its AlN containing nanocomposites. The ageing treatment of El21 led to a significant improvement in hardness after 20 h, while for longer times, it progressively decreased. The effect of ageing on the hardness of El21-AlN composites was found to be much less than this effect on the hardness of the host alloy. Electron backscatter diffraction (EBSD) analysis of El21 and El21-1%AlN after solution treatment confirm the random orientation of grains with a typical texture of random distribution. The as-cast creep results showed that the incorporation of nanoparticles could effectively improve the creep properties, while the results after solution treatment at 520 °C for 12 h followed by ageing treatment at 200 °C for 20 h confirmed that the minimum creep rate of T6-El21 was almost equal to the as-cast El21-AlN.

  20. PENGGUNAAN FMEA DALAM MENGIDENTIFIKASI RESIKO KEGAGALAN PROSES PRODUKSI SARUNG ATM (ALAT TENUN MESIN (STUDI KASUS PT. ASAPUTEX JAYA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2014-05-01

    Full Text Available Pengendalian kualitas merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan reputasi perusahaan di mata konsumen. PT. Asaputex Jaya adalah perusahaan textil yang bergerak dalam bidang sarung tenun.  Pada saat ini cacat produk yang terjadi pada perusahaan masih ada yang diluar dari ketentuan batas perusahaan yaitu diatas angka persentase yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 2%. Sehingga perusahaan segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi waste yang merugikan perusahaan. Dengan adanya pengendalian kualitas secara baik dan benar, maka akan diperoleh produk yang dapat memenuhi keinginan konsumen. Salah satu tool yang digunakan untuk membantu pengendalian kualitas adalah menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA. Penggunaan FMEA mampu mengidentifikasi resiko kegagalan yang terjadi selama proses produksi pada pembuatan sarung tenun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa moda kegagalan yang menyebabkan cacat produk dengan menggunakan metode FMEA, mendapatkan resiko kegagalan proses produksi terbesar dalam nilai RPN (Risk Priority Number, memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya.  Berdasarkan pengolahan dengan metode FMEA dapat mengidentifikasi moda kegagalan yang terjadi pada proses pembuatan sarung tenun. Moda kegagalan potensial pada proses pembuatan sarung tenun dengan alat tenun mesin (ATM pada PT. Asaputex Jaya terdiri dari 14 jenis kegagalan. Kata Kunci : kualitas; alat tenun mesin; failure mode and effect analysis; risk priority number Abstract Quality control is one of the things that are important to maintain the company's reputation in the eyes of consumers. PT. Asaputex Jaya is a company engaged in the field of textile woven sarongs. At this time the product defect that occurs in companies that still exist outside the corporate limits of the provisions of the above percentage figures set by the company which is 2%. So the company immediately repairs to prevent harmful waste. With

  1. Rancang bangun mesin penyangrai kacang tanah pada Industri Mochi di Sukabumi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvi Ariyanti

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Banyaknya penggunaan kacang tanah yang disangrai untuk diolah menjadi Tingting Gepuk sebagai isi dari kue Mochi sehingga kacang tanah merupakan bahan utama kedua yang banyak digunakan dalam produksi kue Mochi selain dari tepung ketan. Dalam proses pembuatan Titing Gepuk kacang tanah harus disangrai selama 30 menit dengan kapasitas penyangraian 20 Kg/jam. Proses penyangraian kacang tanah dilakukan dengan menggunakan dua buah kuali dan dua buah kompor. Selama proses penyangraian kacang harus terus diaduk tanpa henti oleh satu orang tenaga kerja dengan menggunakan kedua tangannya kanan dan kiri. Hal ini dilakukan karena apabila pekerja berhenti mengaduk karena kelelahan maka kacang akan hangus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana rancang bangun dan pembuatan mesin penyangraian kacang tanah dengan kapasitas 2 kg/proses untuk menunjang produksi kue Mochi di Sukabumi. Berdasarkan persyaratan teknologi tepat guna bagi industri kecil, antara lain: biaya operasinya terjangkau oleh industri kecil; bentuknya menarik, ergonomis, sederhana; mudah dioperasikan, dirawat, dan aman, dapat meningkatkan mutu produk, dapat mengurangi kelelahan dari pekerja. Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari perencanaan, pengembangan konsep dan perancangan detail. Dan hari hasil penelitian ini telah dihasilkan disain mesin penyangaraian kacang tanah yang dapat mengurangkan beban kerja pada pekerja penyangraian, pengurangan hawa yang disebabkan oleh proses penyangraian, meningkatkan produktivitas yang disebabkan banyaknya kacang yang hangus, kacang yang dihasilkan dari proses penyangraian yang dihasilkan telah bersih dari dari kulit ari. Kata kunci: Penyangrai, kacang tanah, ergonomis Abstract The amount of use of peanuts roasted to extract the contents of Tingting Gepuk as mochi cake so that the peanut is the main ingredient is widely used both in the production of Mochi Cake apart from glutinous rice flour. In the

  2. USULAN PERBAIKAN OPERATION POINT SHEET PADA MESIN FEEDER AIDA 1100 PT. XXX DENGAN MENGGUNAKAN METODE SMED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Arvianto

    2012-02-01

    Full Text Available Single Minute Exchange of Die (SMED merupakan salah satu alat lean yang penting untuk mengurangi waste dan meningkatkan fleksibilitas dalam proses manufaktur yang memungkinkan dalam pengurangan ukuran lot dan perbaikan aliran manufaktur. SMED mengurangi waktu non-produktif dengan mempersatukan dan standardisasi operasi dalam pergantian alat, dengan menggunakan teknik sederhana dan aplikasi yang mudah. Namun proses tersebut tidak dapat memberikan hasil yang  spesifik dalam pelaksanaannya, dimana masih dapat dilakukan suatu perbaikan. Untuk mengatasi hal ini, data statistik dan alat-alat teknik industri dapat diintegrasikan dalam pendekatan SMED untuk meningkatkan hasil penerapan SMED. Penerapan pendekatan SMED yang diusulkan diuji untuk mesin feeder didalam industri otomotif PT. XXX. Implementasi ini memungkinkan adanya pengurangan waktu setup, melalui reorganisasi sumber daya internal perusahaan tanpa membutuhkan investasi yang signifikan.   Kata kunci: Lean manufacturing systems, Single Minute Exchange of Die, Quick ChangeOver.     Single Minute Exchange of Die (SMED is one of the essential lean tools to reduce waste and increase flexibility in manufacturing processes that enable the reduction of lot size and improving manufacturing flow. SMED reduces non-productive time by streamlining and standardizing operations in the turn of the tool, using simple techniques and easy application. But the process can not provide a specific result in the implementation, which can still be an improvement. To overcome this, statistical data and tools can be integrated in industrial engineering approaches to improve outcomes SMED SMED implementation. The proposed application of SMED approach was tested for the automotive industry in the feeder machine PT. XXX. This implementation allows for the reduction of setup time, through the reorganization of the company's internal resources without requiring significant investment. Keywords: Lean manufacturing

  3. Indirect improvement of high temperature mechanical properties of a Mg-based alloy Elektron21 by addition of AlN nanoparticles

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Daudin, R. [Univ. Grenoble Alpes, CNRS, SIMaP, F-38000 Grenoble (France); Terzi, S. [European Space Agency, ESTEC, TEC-TS, EPN Campus, CS20156, 38042 Grenoble Cedex 9 (France); Mallmann, C. [Univ. Grenoble Alpes, CNRS, SIMaP, F-38000 Grenoble (France); Martín, R. Sánchez [IMDEA Materials Institute, Tecnogetafe C/ Eric Kandel, 2, 28906 Getafe, Madrid (Spain); Lhuissier, P. [Univ. Grenoble Alpes, CNRS, SIMaP, F-38000 Grenoble (France); Boller, E.; Pacureanu, A. [European Synchrotron Radiation Facility, 71 Avenue des Martyrs, 38000 Grenoble (France); Katsarou, L.; Dieringa, H. [Helmholtz-Zentrum Geesthacht, Magnesium Innovation Centre – MagIC, Max-Planck-Str. 1, 21502 Geesthacht (Germany); Salvo, L. [Univ. Grenoble Alpes, CNRS, SIMaP, F-38000 Grenoble (France)

    2017-03-14

    Magnesium being the lightest metal on earth used as a structural material, the design of the chemistry and the microstructures of Mg-based alloys has been developed over the years to always further ameliorate their mechanical properties. A supplementary option consists in adding ceramic nanoparticles to such alloys to design Mg-based metal matrix nanocomposites (MMNCs) displaying improvement of both strength and ductility. In practice however, careful attention is required to understand the fundamental mechanisms at the heart of the enhancement of these properties as they still remain quite uncertain and subjected to misleading interpretations. Here, high temperature (350 °C) strain rate jump tests in compression reveal an enhancement of 20–60% of the mechanical properties when AlN nano-particles are added to the Elektron21 alloy (Mg-2.8Nd-1.2Gd-0.4Zr-0.3Zn, in wt%). At the same time, nano-indentation investigations suppose that forest or Orowan strengthening, due to particles-dislocations interactions, is unlikely to occur. Instead, using complementary microstructural characterization techniques (scanning electron macroscopy, energy dispersive spectroscopy as well as micro- and nano-tomography), we show that AlN nano-particles physically and chemically interact with the alloy and modify the overall microstructure, in particular the intermetallic phase, at the origin of the improvement of the mechanical properties.

  4. Architectural optimization of an epoxy-based hybrid sol–gel coating for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Murillo-Gutiérrez, N.V., E-mail: murillo@chimie.ups-tlse.fr [Université de Toulouse UPS-INP-CNRS, Institut Carnot CIRIMAT, Toulouse (France); Ansart, F.; Bonino, J-P. [Université de Toulouse UPS-INP-CNRS, Institut Carnot CIRIMAT, Toulouse (France); Kunst, S.R.; Malfatti, C.F. [Universidade Federal do Rio grande do Sul, Laboratory of Corrosion Research (LAPEC), Porto Alegre (Brazil)

    2014-08-01

    An epoxy-based hybrid sol–gel coating was prepared in various architectural configurations has been studied for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy. The creation of a single layer of this coating presents defects consisting of macro-pores and protuberances, which opens access for corrosive species to reach the metallic substrate. These defects are suspected to result from the high reactivity of the substrate, as well as to the irregular topography of the substrate disrupted by the microstructure of the own magnesium alloy. Hence, a sol–gel coating in bilayer architecture is proposed, where the first layer would “inert” the surface of the magnesium substrate, and the second layer would cover the defects of the first layer and also thickening the coating. The morphological characteristics of the sol–gel coatings were analyzed by scanning electron microscopy (SEM), and their corrosion behavior was evaluated by OCP (open circuit potential) monitoring and electrochemical impedance spectroscopy (EIS) in chloride media. It is shown that both the architectural arrangement and the individual thickness of the first and second layers have an important influence on the anticorrosion performances of the protective system, just as much as its global thickness.

  5. Architectural optimization of an epoxy-based hybrid sol-gel coating for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy

    Science.gov (United States)

    Murillo-Gutiérrez, N. V.; Ansart, F.; Bonino, J.-P.; Kunst, S. R.; Malfatti, C. F.

    2014-08-01

    An epoxy-based hybrid sol-gel coating was prepared in various architectural configurations has been studied for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy. The creation of a single layer of this coating presents defects consisting of macro-pores and protuberances, which opens access for corrosive species to reach the metallic substrate. These defects are suspected to result from the high reactivity of the substrate, as well as to the irregular topography of the substrate disrupted by the microstructure of the own magnesium alloy. Hence, a sol-gel coating in bilayer architecture is proposed, where the first layer would “inert” the surface of the magnesium substrate, and the second layer would cover the defects of the first layer and also thickening the coating. The morphological characteristics of the sol-gel coatings were analyzed by scanning electron microscopy (SEM), and their corrosion behavior was evaluated by OCP (open circuit potential) monitoring and electrochemical impedance spectroscopy (EIS) in chloride media. It is shown that both the architectural arrangement and the individual thickness of the first and second layers have an important influence on the anticorrosion performances of the protective system, just as much as its global thickness.

  6. Architectural optimization of an epoxy-based hybrid sol–gel coating for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy

    International Nuclear Information System (INIS)

    Murillo-Gutiérrez, N.V.; Ansart, F.; Bonino, J-P.; Kunst, S.R.; Malfatti, C.F.

    2014-01-01

    An epoxy-based hybrid sol–gel coating was prepared in various architectural configurations has been studied for the corrosion protection of a cast Elektron21 magnesium alloy. The creation of a single layer of this coating presents defects consisting of macro-pores and protuberances, which opens access for corrosive species to reach the metallic substrate. These defects are suspected to result from the high reactivity of the substrate, as well as to the irregular topography of the substrate disrupted by the microstructure of the own magnesium alloy. Hence, a sol–gel coating in bilayer architecture is proposed, where the first layer would “inert” the surface of the magnesium substrate, and the second layer would cover the defects of the first layer and also thickening the coating. The morphological characteristics of the sol–gel coatings were analyzed by scanning electron microscopy (SEM), and their corrosion behavior was evaluated by OCP (open circuit potential) monitoring and electrochemical impedance spectroscopy (EIS) in chloride media. It is shown that both the architectural arrangement and the individual thickness of the first and second layers have an important influence on the anticorrosion performances of the protective system, just as much as its global thickness.

  7. MODIFIKASI DAN EVALUASI KINERJA MESIN PENYAWUT UBIKAYU (MPB-09 Modification and Performance evaluation of a Cassava Chipper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. K. Tastra

    2012-05-01

    Full Text Available High moisture of fresh cassava root (65-75 % wet basis need appropriate post harvest handling that can reduce lossesdue to delayed drying process. To accelerate drying process, a cassava chipper (MPB-09 was modified and evaluated for chipping fresh cassava root. This machine included hopper, horizontal chipping cylinder, 5.5 hp gasoline engine, belt, pulley, frame and cover. The performance evaluation of the cassava chipper was done using the combination of four type chipping cylinder (3, 4, 5 and 6 knife and three level chipping cylinder speed (400, 500, 600 Rpm. Regression analysis and homogeneity test of the regression coefficient was used to evaluate the the performance of the cassava chipper. Based on the optimum combination of the type of chipping cylinder and its speed, financial analysis was conducted to evaluate its feasibility. The optimum effective capacity of MPB-09 chipper was at horizontal chipping cylinder with 6 knife and rotation speed 600 rpm. At effective capacity 2.5 t/hour, investment cost Rp 7,500,000 /unit, effective working hours 160 hours/years, two operator cost Rp 200,000 /day and chipping cost Rp 50 /kg chip ; the unit cost (BP was Rp 22 /kg chip; the break-even point (BEP was 90.3 t chip/year; the pay back periodl (PBP was0.7 years; the net present value (NPV was Rp 24,473,739; the benefit cost ratio (B/C was 1.8 and the internal rate of return (IRR was 149.8 %. Based on the results of the financial analysis. it was concluded that MPB-09 chipper was feasible to be applied at farm level. ABSTRAK Kadar air umbi ubikayu yang tinggi (65-70 % bb saat panen memerlukan penanganan yang cepat guna mengurangisusut  mutu  akibat  keterlambatan  proses  pengeringan.  Untuk mempercepat proses pengeringan telah  dilakukan modifikasi mesin penyawut (MPB-09 dengan komponen pisau sawut masing-masing sebanyak 3, 4, 5 dan 6 buah per piringan dan dievaluasi kinerjanya pada putaran 400, 500 dan 600 Rpm. Evaluasi kinerja mesin MPB

  8. DISAIN SISTEM KENDALI MESIN AIR LEAK TEST MENGGUNAKAN SISTEM KENDALI PLC OMRON CJ2M DI HVAC (HEATING, VENTILATING, AND AIR CONDITIONING LINE 6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahril Ardi

    2015-03-01

    Full Text Available Pada proses produksi pembuatan komponen HVAC (Heating, Ventilating, and Air Conditioning dari perusahaan manufaktur di Indonesia, memerlukan proses pengecekan kebocoran pada bagian HVAC. Proses pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen HVAC yang bocor sebelum dikirim ke pihak pelanggan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat system dan alat air leak test. Mesin air leak test ini menggunakan prinsip kerja differential pressure air leak test, yaitu metode yang membandingkan antara tekanan udara yang diberikan ke produk dan master produk. Pada penelitian ini, kami membuat disain mesin air leak test menggunakan sistem kendali berupa air leak tester, PLC, dan HMI. Berdasarkan kondisi dengan kapasitas produksi yang meningkat karena bertambahnya permintaan dari customer, dapat ditanggulangi dengan adanya share loading produksi dari HVAC line 4 ke line baru, yaitu HVAC line 6. Hasil yang didapat dari pengujian deteksi kebocoran produk,didapat nilai parameter kebocoran produk sebesar 2.23 ml/min.

  9. PEMBENTUKAN SEL-SEL MESIN UNTUK MENDAPATKAN PENGURANGAN JARAK DAN BIAYA MATERIAL HANDLING DENGAN METODE HEURISTIK DI PT. BENGKEL COKRO BERSAUDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Purwanggono

    2012-02-01

    Full Text Available Tata letak pabrik dapat didefinisikan sebagai tata cara pengaturan fasilitas-fasilitas pabrik dengan memanfaatkan luas seoptimal mungkin guna menunjang kelancaran proses produksi. Tata letak fasilitas pada PT. Cokro Bersaudara diatur berdasarkan process layout dimana segala jenis mesin / fasilitas produksi lainnya yang memiliki tipe atau jenis yang sama ditempatkan dalam satu tempat. Dengan layout seperti itu perusahaan memperoleh keuntungan berupa fleksibilitas dalam memproduksi produk yang memiliki tingkat variasi yang tinggi, namun sebagai akibatnya perusahaan menghadapi permasalahan berupa tingginya kebutuhan material handling. Cellular Manufacturing System adalah aplikasi dari Group Technology yang merupakan metode pengaturan fasilitas-fasilitas produksi yang dibutuhkan untuk memproses suatu part family tertentu kedalam sel manufaktur. Dengan menerapkan Cellular Manufacturing System dapat diketahui pengurangan jarak antar mesin dan biaya material handling. Berdasarkan pengolahan data menggunakan algoritma heuristik yaitu Bond Energy Algorithm (BEA, Rank Order Clustering (ROC, dan Rank Order Clustering 2 (ROC 2 disimpulkan bahwa metode terpilih adalah metode BEA, dengan mengelompokkan 6 mesin (M dan 6 komponen (P kedalam 2 sel manufaktur, dimana sel 1 (M4, M6, M1, M2, P2, P5, P6, P1 dan sel 2 (M4, M6, M1, M3, M5, P3, P4. Dengan perubahan layout ini didapatkan pengurangan total jarak material handling sebesar 428,06 meter dan pengurangan biaya material handling sebesar Rp. 2.111.316,058 / bulan Kata Kunci : Cellular Manufacturing System, Algoritma Heuristik, Gorup Technology

  10. OPTIMASI PROSES MESIN STRETCH BLOW MOULDING PADA BOTOL 600 ML DENGAN METODE RSM (RESPONSE SURFACE METHODOLOGY STUDI KASUS DI PT. UNIPLASTINDO INTERBUANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Mas'ud

    2017-04-01

    Full Text Available Pada proses produksi Aqua botol plastik 600 ml menggunakan mesin stretch blow moulding dengan sistem pneumatik, Pembuatan produk dengan menggunakan mesin ini memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas botol yang dihasilkan . Penyimpangan ukuran (pemerataan tebal botol dan kemiringan botol tidak sesuai dengan spesifikasi mengakibatkan botol dibagian pundak putih dan bergelang (shrinkage. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengoptimalkan setting parameter mesin stretch blow moulding agar menghasilkan kualitas baik pada produk botol plastik 600 ml. Adapun variable(prediktor yang di pilih yaitu preblow (bar, preform temperature (, dan P1 point (mm, sedangkan respon yang dicari yaitu kemiringan minimal dan tebal maksimal. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Response Surface Metodhology (RSM yang mana dalam perhitungannya menggunakan software minitab 16. Dengan menggunakan Box Behnken Design dan 3 level factorial di hasilkan run 15 percobaan. Berdasarkan hasil kondisi yang optimal parameter yaitu preblow sebesar 6,5 bar, preform temperature sebesar 114 , dan P1 Point sebesar 25 mm. Dengan setting sebesar tersebut akan menghasilkan respon tebal botol sebesar 0,1446 dan kemiringan botol sebesar 0,1875.

  11. Penerapan european foundation for quality management’s (efqm excellence model pada sistem pengukuran kinerja jurusan Teknik Mesin Universitas Udayana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Dwi Budiana Penindra

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Globalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam tata kehidupan kita dimana persaingan antar negara semakin terbuka terutama pada bidang sumber daya manusia. Untuk menghadapi keadaan tersebut maka perguruan tinggi diharapkan menjadi pusat penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan tinggi yang menghasilkan manfaat dan meningkatkan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jurusan Teknik Mesin adalah salah satu jurusan yang telah mendapatkan akreditasi A dari BAN PT dimana saat ini baru 20% jurusan yang terakreditasi di lingkungan Unuversitas Udayana. Didalam meningkatkan kinerja perlu kiranya dirancang suatu sistem pengukuran kinerja yang terintegrasi dimana saat ini Jurusan Teknik Mesin belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang baik. Dalam menyempurnakan sistem pengukuran kinerja yang telah ada, maka akan dilakukan Analisis, perancangan dan implementasi sistem pengukuran kinerja dengan European Foundation for Quality Management’s (EFQM Execellence Model dimana metode tersebut diintregasikan dengan beberapa metode yaitu Metode Objectives Matrix (OMAX, Integrated Performance Measurement Systems (IPMS, dan Analytical Hierarcy Process (AHP pada Jurusan Teknik Mesin Universitas Udayana. Langkah-langkah atau rincian dari metode penelitian yang diharapkan adalah mengikuti tahapan sebagai berikut : Pemilihan Metode Pengukuran Produktivitas, Jenis dan Metode Pengumpulan Data, Identifikasi Indikator-Indikator atau Kriteria Produktivitas yang Akan Diukur, Pemberian Bobot Dari Masing-Masing KPI Yang Diukur, Pengolahan Data Atau Pengukuran Kriteria Produktivitas, Evaluasi Produktivitas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja dengan European Foundation for Quality Management’s (EFQM Execellence Model yang diintegrasikan Integrated Performance Measurement Systems (IPMS dan Metode Objectives Matrix (OMAX memiliki perbedaan pandangan pada penentuan stakeholder requirement

  12. MENINGKATKAN KAPASITAS LOADING MESIN PRESS 1000T PADA PROSES PRESS BRACKET SUPPORT AIR TANK DENGAN METODE PDCA DI PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renty Anugerah Mahaji Puteri

    2016-01-01

    Full Text Available Agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar, diperlukan improvement. Dalam pembahasan ini, improvement yang akan dilakukan terkait dengan proses pembentukan part bracket support air tank. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah PDCA (Plan Do Check Action. Metode ini diangkat penulis sebagai metode yang paling cocok untuk diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang otomotif seperti PT. XYZ ini. Yang menjadi titik fokus dari improvement yang akan dilakukan saat ini adalah dies untuk part bracket support air tank. Produk ini dianggap cocok untuk menjadi bahan improvement karena merupakan new project. Sehingga dapat melakukan improvement yang ekstrim sekalipun tanpa harus mengganggu produksi yang sedang berlangsung. Untuk itu penyesuaian atau rekayasa terhadap dies dari part tersebut akan dilaksanakan guna mencapai hasil atau target yang diinginkan.Adapun hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah tercukupinya kapasitas mesin untuk melakukan proses – proses yang harus dilakukan untuk pembuatan part bracket support air tank. Selain itu, kualitas dari produk yang dibuat juga menjadi item yang harus tetap dijaga. Karena kualitas dari produk yang dibuat akan menjaga kepercayaan customer terhadap PT. XYZ.

  13. UJI PERFORMANSI MESIN PENEPUNG TIPE DISC (Disc Mill UNTUK PENEPUNGAN JUWAWUT (Setaria italica (L. P. Beauvois Disc Mill Performance Test for Juwawut (Setaria italica (L. P. Beauvois

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parlaungan Adil Rangkuti

    2012-05-01

    Full Text Available Juwawut is a food from the grains includes in Setaria italica (L. P. Beauvois species. Juwawut in the form of flourhas long been a food ingredient in various countries such as in South-Eastern Europe, North Africa, Northern China, and India. Performance test needs to be conducted, includes characteristics of the engine: capacity, yield, shrinkage scattered, power requirements, efficiency and quality of the flour: particle size, degree of fineness, and moisture content of flour. Disc mill performance test conducted by using 1 kg of juwawut seed per treatment with four rolling speed or rotation per minute (rpm: 1,425, 2,850, 4,750, and 5,700 rpm, and using 80 and 100 mesh sieve. The perfomance test result showed that optimum capacity obtained at 5,700 rpm using 80 mesh sieve: engine capacity 20.43 kg/hour, engine yield 91.66%, and shrinkage scattered 1.77 %. Mill engine at 5,700 rpm with 80 mesh sieve and using 3 phase electric motor needs 519 watt of power with 0.20 % efficiency. As the quality of the flour showed that particle size around0.016 inch, degree of fineness 96.25%, moisture of flour 8.80% of average with intial moisture content of juwawut seed12.03% (wet basis. Based on analysis of variance and Duncam further test rpm treatment was significantly different to mill capacity and yield. For shrinkage scattered analysis showed that rpm treatment of 2,840 is not significantly different to rpm treatment of 4,750, but significantly different to 5,700 rpm treatment. ABSTRAK Juwawut merupakan bahan pangan dari biji-bijian termasuk dalam spesies Setaria italica (L. P. Beauvois. Juwawutdalam bentuk tepung telah lama menjadi bahan pangan di berbagai negara seperti di Eropa bagian tenggara, Afrika Utara, Cina bagian utara, dan India. Uji performansi mesin penepung tipe disc meliputi karakteristik mesin yakni kapasitas, rendemen, susut tercecer, kebutuhan tenaga dan efisiensi serta kualitas tepung yakni ukuran partikel, derajat kehalusan dan kadar

  14. Studi Eksperimen Unjuk Kerja Mesin Diesel Menggunakan Sistem Dual Fuel Solar Gas CNG Dengan Variasi Tekanan Injeksi Gas Dan Derajat Waktu Injeksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dicky Yoko Exoryanto

    2017-01-01

    Full Text Available Bahan bakar gas ini jika ditinjau dari ekonomis tergolong sangat murah dan ramah lingkungan. Namun, pengaplikasian bahan bakar gas CNG pada generator diesel dengan sistem dual fuel berdampak pada penurunan performansinya. Hal ini terjadi karena rasio campuran udara dan bahan bakar pada sistem dual fuel belum sesuai, sehingga perlunya penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa pada mesin diesel dengan memodifikasi saluran masuk udara dengan memasang injector gas CNG untuk memasukkan bahan bakar tersebut kedalam ruang bakar sehingga mesin diesel berubah menjadi sitem dual fuel. Tidak hanya saluran masuk udara saja yang di modifikasi tetapi, variasi start of injection dan tekanan gas yang masuk juga di variasikan. Penelitian ini di lakukan secara eksperimental dengan menginjeksikan gas CNG ke dalam ruang bakar melalui saluran hisap yang sudah terpasang injector. Proses pengaturan injeksi gas CNG diatur oleh ECU programamble melalui software VEMSTUNE. Sistem pengaturan yang dilakukan adalah mengatur derajat waktu injection (SOI dengan nilai 5o, 30o, 55o, dan 80o CA BTDC dan variasi tekanan masuk gas CNG dengan nilai 1, 1,5, 2, dan 2,5 N/m2. Penelitian ini dilakukan dengan putaran mesin konstan sebesar 2000 rpm dengan beban 0 sampai 100 %. Hasil yang didapatkan dari eksperimen yang dilakukan kali ini, antara lain : performa dual fuel lebih optimal dibandingkan saat pengoperasian single fuel. Pengaturan paling optimal terjadi pada start of injection 80° CA BTDC dengan tekanan 1,5 gas CNG. Gas CNG dapat menggantikan porsi bahan bakar minyak solar sebesar 45,30 %. Nilai subtitusi minyak solar yang optimal sebesar 61,39 % dan SFC minyak solar rata-rata mengalami penurunan sebesar 47,10 %, tetapi SFC dual fuel rata-rata meningkat sebesar 47,67 % dibandingkan SFC single fuel. Nilai rata-rata efisiensi thermal turun sebesar 40,89 %, nilai AFR rata-rata turun dari 25,60 menjadi 12,90 dan Temperatur gas buang meningkat dari

  15. KAJIAN TEKNIS PROPELLER -ENGINE MATCHING PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK HYBRID DARI SOLAR CELL DAN GENSET SEBAGAI MESIN PENGGERAK UTAMA KAPAL DI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sasmito Hadi

    2012-03-01

    Full Text Available Ketersediaan energi tak terbarukan yang kian menipis akan menjadi permasalahan besar bagi kehidupan manusia, banyak pemikiran sudah dicurahkan oleh para ilmuan guna mengantisipasi adanya kemungkinan krisis energi di masa yang akan datang. Selain dari permasalahan keterbatasan energi yang ada juga timbul masalah baru dari penggunaan energi tak terbarukan tersebut yaitu berupa polusi dan pencemaran lingkungan yang berdampak pada perubahan iklim di dunia. Para pemimpin dari berbagai negara menggelar konferensi tentang perubahan iklim di Bali (UNFCCC, sebagai tindak lanjut dari Protokol Kyoto yang diselenggarakan di Jepang sebelumnya, sehubungan dengan perubahan iklim dunia, beberapa negara sepakat untuk mengurangi emisi gas buang pada mesin berbahan bakar mineral, yang dianggap sebagai penyumbang polusi udara terbanyak, dengan membuat kebijakan yang diharapkan dapat menjadi suatu solusi untuk mengurangi polusi udara, salah satu solusi yang dibahas penulis adalah penggunaan motor listrik sebagai pengganti mesin berbahan bakar mineral, tujuan dari penelitian ini adalah menghitung parameter pendukung propeller engine matching (putaran mesin, BHP mesin, dan hambatan kapal , pada kapal ikan tradisional KM Brandal, dan penentuan ukuran propeller yang sesuai dengan kapal ikan KM Brandal dengan menggunakan sistem hybrid. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengukuran dan perhitungan pada sistem penggerak kapal baik di lapangan maupun simulasi hybrid, rangkaian hybrid ini terdiri dari beberapa komponen antara lain 2 buah solar cell 100 WP, genset 800 VA, 2 buah baterai 70 Ah, dan motor listrik 12 volt 80 ampere, sedangkan untuk mendapatkan tegangan listrik yang sama pada rangkaian hybrid beberapa komponen seperti baterai, genset, dan solar cell disusun secara paralel. Penelitian tentang Propeller-Engine Matching pada rangkaian hybrid kapal ikan KM Brandal menghasilkan beberapa parameter optimasi propeller antara lain hambatan kapal 1,04 kN, daya efektif

  16. STUDI BANDING PELAPISAN MATERIAL SKD11 DENGAN METODE PHYSICAL VAPOUR DEPOSITION DAN THERMAL DIFUSION PADA KOMPONEN INSERT DIES MESIN STAMPING PRESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robertus Suryo Bisono

    2017-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan pelapisan menggunakan Titanium Alumunium Nitrid (TIAlN dengan metode PVD Coating (Physical Vapour Diposition dan TD (Thermal Difusion  untuk perlakuan permukaan baja perkakas SKD11 sebagai material Insert Die komponen mesin Stamping Press setelah perlakuan hardening. Perlakuan permukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas permukaan khususnya kekerasan dan perubahan struktur mikro yang terjadi. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari perlakuan permukaan tersebut dilakukan dengan memvariasi waktu proses, masing masing 2 sample diproses pada 4 jam, 5 jam dan 6 jam dengan temperatur  proses masing-masing  400ᴼ C. Kemudian satu dari tiap variable sample tersebut di panaskan pada suhu 1000ᴼ C selama 1 jam, pendinginan dilalukan dengan udara bebas tanpa proses quenching Untuk mengetahui hasilnya dilakukan uji kekerasan mikro Vickers, pengamatan struktur mikro Scanning Eectron Microscope (SEM, dan pengujian komposisi dengan Energy Defersif Sepectroscopy (EDS untuk mengetahui tingkat penyerapan material terdifusi. Hasil menunjukan bahwa SKD11 yang dilapisi TiAlN dengan metode PVD selama 6 jam menghasilkan lapisan yang paling keras yaitu 1363 HV dengan ketebalan lapisan 5,3µm. Proses pemanasan 1000⁰C selama 1 jam pada sample mengakibatkan penurunan kekerasan sample dan lapisan permukaan sample menjadi lebih tebal hingga 50µm. Penambahan lapisan diakibatkan oleh terdifusinya atom atom yang menyusun lapisan TiAlN ke dalam substrat serta keluarnya atom atom penyusun lapisan hingga membentuk lapisan kompleks.

  17. EMS – Elektron Musik Studion in Stockholm

    DEFF Research Database (Denmark)

    Groth, Sanne Krogh

    2016-01-01

    In 1964 the electronic music studio EMS, Stockholm opened as a conventional analogue studio. The primary intension with the institution was to build the world’s most advanced hybrid studio and to conduct an international research program into sound and sound perception. With financial support from...

  18. Imposition of direct taxes on elektronic commerce

    OpenAIRE

    Baltaduonienė, Vaida

    2006-01-01

    Problems, relating to the imposition of direct taxes on e-commerce, calculation and collection thereof in e-commerce are discussed in the final Master's thesis with reference to the laws of the Republic of Lithuania, by comparing them with the model of the double taxation avoidance agreement of the Organization for Economic Co-operation and Development as well as the remarks of the experts of this Organization. Criteria, according to which the e-commerce taxation jurisdiction is applicable, a...

  19. Diseño de recubrimientos multicapa barrera-biomimético base TEOS-GPTMS sobre la aleación de magnesio Elektron 21 de potencial aplicación en la fabricación de implantes ortopédicos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rueda, Laura M.

    2016-09-01

    Full Text Available In the present work, barrier-biomimetic multilayer coatings were synthesized via sol-gel on the commercial Elektron 21 magnesium alloy, with potential interest in the fabrication of orthopaedic temporal implants. Sol-gel synthesis was carried out from a mixture of inorganic and organic precursors, TEOS and GPTMS. Two different sols were prepared: sols employed for the design of barrier coatings (named GT which function were to protect the magnesium alloy against corrosion; and sols containing additionally calcium nitrate (named GTCa, in different concentrations, for the design of the biomimetic coatings, which were deposited over the GT coating. The results confirmed that the GT coatings enhanced the corrosion resistance of the base alloy in Hank solution, reducing the corrosion current density in about two orders of magnitude. Further, the presence of Ca(II in GTCa coatings promoted the formation of discontinuous film of hydroxyapatite on the surface, indicating that those coatings exhibit bioactive properties.En el presente estudio se sintetizaron recubrimientos híbridos multicapa barrera-biomimético vía sol-gel sobre la aleación de magnesio Elektron 21, de potencial aplicación en el diseño de implantes ortopédicos de uso temporal. Para la síntesis sol-gel se empleó mezclas de los precursores de películas inorgánicas, TEOS, orgánicas y GPTMS. Se prepararon soles para el desarrollo del recubrimiento barrera frente al proceso de corrosión (soles GT; y soles con incorporación de nitrato de calcio en diferentes concentraciones (soles GTCa, para el desarrollo de los recubrimientos biomiméticos que fueron depositados sobre el recubrimiento GT. Los resultados obtenidos revelaron que el recubrimiento GT incrementó la resistencia a la corrosión de la aleación en solución Hank, reduciendo la densidad de corriente de corrosión alrededor de dos órdenes de magnitud. Asimismo, la incorporación de Ca(II a los recubrimientos GTCa

  20. Implementasi Kontrol PID pada Mesin Pengembang Roti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novianti Yuliarmas

    2015-04-01

    Full Text Available Besides the ingredient composition, another important thing in the process of making dough is proofing, ie. dough rising process prior to roasting process. Proofing process requires a stable temperature to ensure that the dough is well rising. The purpose of this research is to make a proofing machine that uses DHT11 as a temperature sensor. Proportional-Integral-Derivative (PID controller is implemented to guarantee that the machine remains at the temperature of 350Celcius, in which the fermentation process would success. PID control has been implemented in fluorescent lamp which been set its dim light to generate heat until it reach a predetermined set point value. The temperature was monitored using LCD and set to remain stable with the help of fan. The proofing process will last for 15 minutes which ended by the sound of the buzzer. The testing result shows that the value of , , will reach set point value within 120 seconds.

  1. MESIN PENGERING KAYU SEDERHANA UNTUK HOME INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murni Murni

    2012-02-01

    Full Text Available Dryer machine of wood is made to fulfill need of wood in order to produce raw of drying wood is notdepended weather. Making of dryer of wood usually requiree investment cost more expensive . it is heavyfor home industry .Inovation of simple dryer machine is done with flowing steam naturally and base onanalyzing it shows that drying can achieve moistur content 12 persen

  2. Rancang Bangun Mesin Pemanen Udang (Penaeus sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Maulaya

    2013-04-01

    Full Text Available Shrimp quality is influenced by several factors including the harvesting process. So far, the harvesting process for shrimp in Indonesia is still traditional. This research aims to design a vacuum-type shrimp harvester to improve the efficiency and effectiveness of farming productivity. So that shrimp quality can be maintained high. Stages of this research starts from the problems identification, design analysis, prototyping, and functional test. This design uses a vacuum system that is applied starting from the inlet channel, tanks, to the outlet channel. By using centrifugal water pump, commodities in pond are inhaled and trapped in the tank without passing through the impeller. In addition, this design also uses a vacuum pump to maintain pressure in the system. It aims to solve the undetected leaks on the system. From the data obtained, the highest flow rate is 5.27 l/s with suction speed of 0.65 m/s, while the lowest flow rate is 4.75 l/s with suction speed of 0.59 m/s. Commodity that can be inhaled by this prototype is shrimp that has burst speed ranging in average of its suction speed, ie 0.61 m/s. It needs the next research to make the other harvesting mechanism to avoid the undetected leaks on the system.

  3. Elektron Mikroskopi dan Imunogenisitas Baculovirus oryctes Isolat Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    YB Sumardiyono

    1995-12-01

    Full Text Available Palm rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros was infected per os with Yogyakarta isolate of Baculovirus oryctes in laboratory condition. Midguts of infected beetle obtained were then extracted for further nucleoprotein purification by centrifugation method. Electron microscopy studies on purified nucleoprotein revealed rod-shape viruses with rounded end measured 190×94 nm in average. One end of the particle showed tail-like structure. Antibodies against the virus were obtained by immunization to rabbit, and reacted against either purified virus or extract of infected beetle, but not against extract of healthy beetle. Key words: Baculovirus oryctes, polyclonal antibody

  4. Pengaruh Variasi Putaran dan Bentuk Mata Pisau Pengurai pada Mesin Pengurai Sabut Kelapa terhadap Kapasitas Mesin

    OpenAIRE

    Cahyono, Fajar Tri; Yohanes, Yohanes

    2017-01-01

    The utilization of coconut fiber waste at this time is very potential, because the coconut fiber waste a lot of selling value. The coconut processing itself produces 2 kinds of products that are coconut fiber and coconut coir. To increase the effectiveness and capacity of coconut fiber decomposers, it is necessary to perform several variables and in this research will use variation of rotation and shape of coconut fiber decomposition blade. which later expected to produce optimal decompositio...

  5. Perancangan dan Penerapan Algoritme 4DES (Studi Kasus Pada Keamanan Berkas Rekam Medis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yeni Yanti

    2017-01-01

    Full Text Available Information is necessary for life because everything can not be done properly in the absence of information. The security problem is one of the most crucial aspects of a file containing sensitive information, for example, medical record files. Often, the file owner, designer, and manager of the information systems pay less attention to the security issues. One way to anticipate this is by using a cryptographic method, which is the science and art to keep the message security. This study aimed to evaluate the performance analysis and building a security system prototype of medical record files using the 4DES algorithm. The 4DES algorithm is a variant of the 3DES algorithm that is more robust and capable of protecting information properly. The 4DES security system has four keys; each key has a key length of 64 bits so that the total length of four keys is 256 bits and K1≠K2≠K3≠K4. The encrypted / decrypted files (Word, Excel, and Image  using an external key of minimum eight characters (64 bits. During encryption, there was an addition of padding bytes in each of data block size to minimalized attack from the attacker using a CBC operation mode process. Results showed that the processing speed of the encrypted files using the 4DES was 1 second faster than that of using the 3DES algorithm. Also, the 4DES algorithm has superiority regarding of file safety, which has time enduring 3.45 x1056years longer to brute force attack technique which able to discover text file and the secret key.

  6. Internet use in patients with cardiovascular diseases: Bad Berka Cross-Sectional Study (BABSY).

    Science.gov (United States)

    Ohlow, M-A; Brunelli, M; Lauer, B

    2013-10-01

    Internet has become a significant resource for dissemination of medical information. We sought to investigate prevalence and usage patterns of Internet access among consecutive patients with cardiovascular diseases. A cross-sectional study was performed using a questionnaire as study tool. Among patients with Internet access, the type of health information sought and the impact of these on daily life were assessed. Of 1063 patients invited to the study, 1000 patients [68% male gender, mean age 66 ± 11 years (range 27-83 years)] agreed to complete the questionnaire. 216/1000 (21.6%) used Internet to obtain information related to their disease. The patient education was graded as: low (15%), medium (66%) and high (19%). Reasons for Internet use were as follows: 24-h availability 142/216 (65.7%); free of charge 58/216 (26.9%); and anonymity 50/216 (23.2%). Younger (≤ 66 years) age (35.2% vs. 15.3%; p = 0.0001), male gender (24.6% vs. 15.4%; p = 0.001) and higher education level (49.4% vs. 16.1%; p = 0.001) were significantly associated with Internet use. 30.6% (66/216) of Internet users changed their individual health behaviour attributable to information found on the Internet. However, this was not related to age, gender or level of education (p = 0.5, p = 0.6 and p = 0.4, respectively). Patients without Internet use obtain health information mainly from the pharmacist (62%) or from their treating physician (58%). A relevant number of patients with cardiovascular disease access the Internet for health information. The impact of such information on health-related behaviour in daily life was low. © 2013 John Wiley & Sons Ltd.

  7. Praxisbaustein: Das Projekt »Selbstwirksamkeit« (Klosterbergschule Bad Berka,Thüringen)

    OpenAIRE

    Sänger, Antje

    2006-01-01

    Innerhalb des BLK Programms „Demokratie lernen & leben“ wurde eine Fortbildungsreihe mit dem Titel „Selbstwirksamkeit und Selbstbestimmung im Unterricht“ für interessierte Programmschulen angeboten. Diese wurde durch Mitarbeiter der Humboldt-Universität zu Berlin, Lehrstuhl Pädagogische Psychologie und Gesundheitspsychologie durchgeführt. Ziel war die Verbesserung der Lernmotivation, des Schulklimas und das Leistungsniveaus der Schüler. Selbstwirksamkeit beinhaltet, eigene kompetente Handlun...

  8. QR Code Mobile sebagai Pendukung Rekam Medik Berkas Rawat Jalan RS. St. Elisabeth Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldhi Ari Kurniawan

    2018-01-01

    Full Text Available Medical record play important role in order to improve hospital healthcare quality. Medical record must provide proper, fast, and relevant data. Current medical records documentation is manual based in mean the documents are available in notes and document maps. There is no integration among the document, and it can caused a misunderstanding among hospital stakeholder such as doctor or nurse and also duplicated data. QR code is one of alternative to handle completeness file, searching document, and store all document. The combination between QR code, web and mobile platform can handle the problem faced by hospital stakeholder. In testing phase, the proposed system can handle medical record problem in RS. St. Elisabeth. Average of respondent, more than 50% state that sistem is good to handle tracking record, completeness file, and store.

  9. Pentingnya Tracer Sebagai Kartu Pelacak Berkas Rekam Medis Keluar dari Rak Penyimpanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Savitri Citra Budi

    2015-09-01

    Full Text Available The availability of medical record quickly and accurately when needed will greatly help the quality of health care provided to patients. If the medical record filing system were poor then there will be problems that can interfere with the availability of medical record. In the case of medical record filing system, the staffs at Dlingo I Bantul community health center do not using tracer to mark the medical records that were out from storage. This will have an impact on the wrong location, misfile, and complicates the return of medical record in the right order. Method used in this community service was the diffusion of science and technology to design the tracer which is suitable for use in Dlingo I Bantul community health centers. Furthermore, the training was also implemented, started with counseling. Community service was running smoothly. At first, the tracer was not used as a tracker and a guidance of medical record which was out from the storage. After counseling and training, the staffs finally realized that it is necessary to use tracer.

  10. Analisis Perawatan Mesin dengan Pendekatan RCM dan MVSM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Agustina Kurniawati

    2017-10-01

    Full Text Available Maintenance system at UMKM ED Aluminum Yogyakarta is using preventive and corrective maintenance program, but the implementation of this program still have many problems. The problem occurs because there is no maintenance system program and the company doesn’t have Standard Operational Procedure (SOP in maintenance to overcome machine failures resulted in the increase of the downtime value. To cope the problems,  in this paper we used application of SOP and appropriate task maintenance selection using Maintenance Value Stream Map (MVSM method supported by Reliability Centered Maintenance (RCM. Beside task selected among all products that have been produced, there is one machine that gives the biggest profit to the company. The product is feet infusion. Kondia milling machine is one of machines produces the feet infusion that has the longest downtime which was 17,75 hour during January 2016 until October 2016. RCM consist of Failure Mode Effect Analysis (FMEA, Pareto diagram, decision worksheet RCM, whereas the MVSM describes the maintenance activity. Based on Pareto analysis, the critical components on the Kondia milling machine were the magnetic contactor, relay, fuse, cutter, dynamo and bearing. The result of RCM decision worksheet proposed the appropriate action for the critical components cares. The Standard Operational Procedure (SOP for the maintenance system on the operation of Kondia milling machine are suggested to the company for getting more significant outcome.

  11. Analisis Pemeliharaan Mesin Blowmould Dengan Metode RCM Di PT. CCAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Yulianti Hidayah

    2017-10-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia is a company that produces carbonated beverages. Most of the production activity uses automatic machines. The problem faced is the damage that often occurs suddenly on the blowmould machine so that corrective maintenance must be done. The purpose of this research is to know the cause of the damage and to propose the action plan to minimize downtime. The method used is Reliability Centered Maintenance to determine the selection of action and time interval of replacement for critical components on the blowmould machine. From the FMEA analysis, it is known that the critical components of each blowmould machine subsystem are bearing roller feed, mandrel, seal gasket, and fitting. The results of LTA analysis are the category of failure (outage problem and economic problem and the selection of action for the critical component (time directed. From the calculation of Total Minimum Downtime, known that the replacement schedule for critical component are 23 days for bearing roller feed, 9 days for mandrel, 8 days for seal gasket, and 8 days for fitting, that is resulting in decreased downtime of 1.56% with a value of 99.63% availability

  12. Penggunaan Karet Alam pada Pembuatan Apron untuk Mesin Pemintalan

    OpenAIRE

    Luftinor, Luftinor

    2010-01-01

    The Research aims to increase the use of natural rubber in the textile industry especially is ring spinning machine, the research done by varying the amount of apron manufacture of natural rubber (SIR 20), synthetic rubber (SBR), and filler materials (carbon black) in 3 levels of each treatment each 25 phr, 50 phr and 75 phr, obtained nine kinds of rubber compounds. The nine kinds of vulcanized rubber compounds to obtain finished goods apron, next physics test. Physical properties test result...

  13. Implementasi Outsourcing Strategy Pada Industri Rokok Sigaret Kretek Mesin

    OpenAIRE

    Idris, Idris

    2013-01-01

    Many concepts and methods of efficiency have been developed recently. Ones is outsourcing strategy. It gives strategic benefit, however outsourcing have strategic risk. To be survive in global competition, Ciggarete Industry must make its production efficiently by outsourcing. Its uses the strategy to keep its machine and equipment. This research uses qualitative approach and case study Ciggarete Industry. By analyzing value chain at first, the research continue to identifying internal and ex...

  14. PENERAPAN MESIN PEMUTAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS ES PUTER

    OpenAIRE

    Suwahyo Suwahyo; Muhammad Khumaedi

    2016-01-01

    This activity was carried out with the aim to resolve the problems faced by the partner with businesses in the field of making traditional ice cream in Semarang. The implementation employed the following methods; with lecture / extension for the theoretical material and motivation, demonstration to deliver practical material / skills, direct practice by partners, and mentoring activities. The results of community service activities are: 1) in the aspect of production, a set of machine ice cre...

  15. Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Nanas (Pineapple Peeler)

    OpenAIRE

    Noersalim, Yuli

    2015-01-01

    During this time,peeling pineapple fruit is known only through manual tools by kitchen knife. However, lately has begun to be developed in the form of the pineapple peeler toolwith manually press by using human operators power. With the development of science and technology (IPTEK) in this modern age, as human beings that have the potential to think will always develop it and trying to create or make a new one, more efficient equipment and practical that can help even replacing human power w...

  16. PENERAPAN MESIN PEMUTAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS ES PUTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwahyo Suwahyo

    2016-11-01

    Full Text Available This activity was carried out with the aim to resolve the problems faced by the partner with businesses in the field of making traditional ice cream in Semarang. The implementation employed the following methods; with lecture / extension for the theoretical material and motivation, demonstration to deliver practical material / skills, direct practice by partners, and mentoring activities. The results of community service activities are: 1 in the aspect of production, a set of machine ice cream maker was produced, two sets of coconut grater machines, supporting equipment of ice cream production, and the arrangement of the production site, 2 In the aspect business management, the partners have been given assistance on simple accounting, promotions, and marketing of products, 3 the partner may improve the productivity and quality of products that have an impact on increasing revenues.

  17. Perekayasaan mesin injeksi bakalan acuan sepatu secara sederhana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Suraswati

    1995-06-01

    Full Text Available Engineering of the injection molding machine to mold a master last made of plastics was done in the simple mechanism. Machine specification is a single screw, screw diameter 40 mm, ratio L/D = 24/1, heater 220/380 V. 700 W, motor 5,5 Hp, capacity 500 cm3/ minute.

  18. FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN SISTEM MESIN PADA BUS APTB PPD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laela Chairani

    2015-06-01

    Full Text Available Comfort and safety of public transportation, particularly APTB PPD buses, becomes high expectations for its customers. Those expectations must be supported by the application of a good engine maintenance system. By using the method of Reliability Centered Maintenance may be determined appropriate actions to mitigate damage. From the analysis known the failures of the APTB PPD bus are malfunctions of the fuel engine, power transfer systems, difficulty to move the gear lever, and lubricating system for the rough engine noise. The cause of engine malfunction is dirty diesel filter, vehicle acceleration malfunction is due to the clutch plate wear out. Difficulty to move the gear lever indicates that the clutch slips. Rough engine noise caused by the flow of oil to the engine stalled as the result of dirty oil filter. The results of the logic tree analysis show that for each failure requires scheduling of time directed task.

  19. Aplikasi Kontrol PI (Proportional Integral pada Katup Ekspansi Mesin Pendingin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Rudiyanto

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses perancangan dan pembuatan kontrol katup ekspansi otomatis dengan menggunakan sistem kontrol PI, untuk melakukan proses pengontrolan temperatur ruang evaporator agar didapatkan hasil pembekuan yang lebih optimal. Sensor temperatur LM35 digunakan dalam penelitian ini untuk melakukan pembacaan temperatur pada ruang evaporator, yang mana dari hasil pembacaan sensor tersebut digunakan sebagai sinyal masukan untuk sistem kontrol PI. Berdasarkan hasil pengujian sensor LM35 mempunyai sensitivitas pembacaan sebesar 0,009335 V/oC.  Unjuk kerja sistem kontrol PI pada penelitian ini didapatkan respon yang baik pada nilai Kp = 20 dan Ki = 10, dimana dengan nilai berikut untuk mencapai temperatur set point waktu yang dibutuhkan selama 251 detik dengan nilai maximum overshoot lebih rendah yaitu -2,4 oC. Hasil pendinginan yang didapatkan pada penelitian ini dengan menggunakan sistem kontrol katup ekspansi otomatis didapat proses pendinginan yang lebih cepat dan energi yang dibutuhkan jauh lebih hemat yaitu sebesar 0,265 kWh.   The Application of A Control PI (Proportional Integral on Expansion Valves Refrigeration Machine  Abstract. This research aim to do design process and making control valve expansion automatic by using control system PI, which then applied on refrigerator plates touch to perform the process of control freezing temperatures. Censor temperature LM35 used in this research to do reading the temperature at evaporator room, of results reading sensors is used as input signal to control system PI. Based on the test result of testing censor LM35 have the sensitivity reading of almost accordance with the datav sheet is as much as 0,009335 V/oC. Were control sistem works PI the research this obtained response good to value center Kp = 20 and Ki =10. In which value, to reach set temperature point , the time it takes 251 seconds by value maximum overshoot point lower then -2.4°C. The result of this research shows that using, control system valve expansion automatic obtained the process of cooling faster and the energy needed is more efficient, is a much as 0.265 kWh.

  20. Rancang bangun alat/mesin rol pres cetak label kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmongin

    1997-12-01

    Full Text Available Design of preparation roll press stamping machine for leather was carried out to produce machine, that can be used for stamping motives on leather grain sides, especially for vegetable tanned leather. This machine can help small industry or home industry to produce leather goods, such as belts, wallets, lady’s bags and labels. The technical specification of the machine is : the diameter of stamping roll and feeding roll are about 60 mm, the length of the rolls are about 200 mm, roll rotation about 7.4 rpm. The electrical motor is about 0.5 HP ; 1450 RPM; 1 Phase and the cacity of the machine is 1.272 meter / minute.

  1. PENGEMBANGAN PLUGIN UNTUK RESERVASI HOTEL PADA MESIN CMS WORDPRESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukarsa

    2010-12-01

    Full Text Available Website is a very important medium for promotion in the field of business. The existence of the website allowsthe transaction process is done online. Online transactions has provided various facilities both in the consumer andbusiness owner. One is for the hotel reservation online (via website which allows the reservation process can bedone without having to go to your hotel destination.Development of a website from scratch requires a cost, time and great energy. WordPress is a CMS (ContentManagement System that can be used to build a website that can be done quickly and cost-efficient. WordPress hasthe components (plugins that can be added and subtracted as you wish. Based on a search on internet (2010 has notbeen available free plugin to handle the reservation process. Therefore it is necessary to develop a plugin to meetthose needs.This plugin can handle the addition of master data for a hotel room, reservation by a travel agent or without atravel agent (individual or group, blocking list that displays the data-filled room or empty, the process of checkingin and checking out, as well as additional data and making travel agent report.

  2. Analisis Conjoint pada Antarmuka Pelanggan dan Perancangan Elektronic Marketing Rumah Makan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vani Utari

    2014-03-01

    Full Text Available This research aims to analyze 3 of 7 Steps Internet marketing and to produce market penetration strategy by developing an e-marketing-based website that is expected to help in decision making. E-marketing is a marketing strategy that can be carried out by the company with the utilization of Internet. Aie Badarun is a business entity engaged in the restaurant business that provides various menus. This research used Porter’s industry analysis, framework of seven stages of Internet marketing, conjoint analysis, and Object-Oriented Analysis and Design (OOAD. The outcome of the analysis is known that a feasible strategy for the company is leveraging the Internet as marketing media. E-marketing strategy through Restaurant Aie Badarun website is expected to be able to give customers the information needed about the product or menu of food and drink, customer testimonials, online reservation, and finding solutions to their queries about products and services of Restaurant Aie Badarun using 7C Framework which is a combination of attributes and website design. E -marketing strategy could support the overall restaurant marketing.

  3. A PROJECT OF CONCEPTTION OF ELEKTRONIC LIBRARY OF NATIONAL ACADEMY OF PEDAGOGICAL SCIENCES OF UKRAINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oleg M. Spirin

    2011-02-01

    Full Text Available Actuality of creation of electronic library (EL of the National Academy of Pedagogical Sciences (NAPS of Ukraine is grounded in the Conception, determinations of basic concepts and terms which are used for research are given, basic directions of forming and development of EL of NAPS of Ukraine are described. Aims, principles, tasks, functions of EL are formulated. General pre-conditions of planning of EL of NAPS of Ukraine are determined, reference outgoing information is given. Classification of information resources for EL of NAPS of Ukraine and the stages of their forming are given. There is described a process of management and administration of EL information resources. Positions of the Conception are bases for the development of type of its completing, determination of priorities at the selection of editions for the conversion into electronic form, decision of technological problems.

  4. Ve stínu elektronů: Kvantové efekty jader v chemii

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Hollas, D.; Muchová, E.; Slavíček, Petr

    2016-01-01

    Roč. 110, č. 5 (2016), s. 394-403 ISSN 0009-2770 R&D Projects: GA MŠk LD12025 Institutional support: RVO:61388955 Keywords : water hexamer * quantum chemistry * nuclear quantum effects * zero point energy * quantum delocalization Subject RIV: CF - Physical ; Theoretical Chemistry Impact factor: 0.387, year: 2016

  5. PSMA-Based Radioligand Therapy for Metastatic Castration-Resistant Prostate Cancer: The Bad Berka Experience Since 2013.

    Science.gov (United States)

    Kulkarni, Harshad R; Singh, Aviral; Schuchardt, Christiane; Niepsch, Karin; Sayeg, Manal; Leshch, Yevgeniy; Wester, Hans-Juergen; Baum, Richard P

    2016-10-01

    A potential milestone in personalized nuclear medicine is theranostics of metastatic castration-resistant prostate cancer (mCRPC) based on molecular imaging using PET/CT with 68 Ga-labeled prostate-specific membrane antigen (PSMA) ligands and molecular radiotherapy using PSMA-targeted radioligand therapy (PRLT) with 177 Lu-PSMA ligands. 68 Ga-PSMA PET/CT enables accurate detection of mCRPC lesions with high diagnostic sensitivity and specificity and provides quantitative and reproducible data that can be used to select patients for PRLT and therapeutic monitoring. Our comprehensive experience over the last 3 years using different radioligands indicates that PRLT is highly effective for the treatment of mCRPC, even in advanced cases, and potentially lends a significant benefit to overall and progression-free survival. Additionally, significant improvement in clinical symptoms and excellent palliation of pain can be achieved. © 2016 by the Society of Nuclear Medicine and Molecular Imaging, Inc.

  6. Analisis Penggantian Komponen Mesin Tube Splicing Dan Mesin Tube Curing Dengan Distribusi Weibull Dan Perhitungan Efisiensi Biaya Di PT Gajah Tunggal Tbk

    OpenAIRE

    Ariyanto, Budi

    2015-01-01

    Industrial problems about spare parts/production equipment replacement is one of the very important issue, because this issue relates to the cost that must be issued , both as a consequence of the replacement appliance, repair or the most fatal is the lost production due to the damage. PT Gajah tungal Tbk is a large company with a very much number and type of machines or production equipment. With the number reached 2,569 machines, of course, engine components / spare parts for these machines...

  7. EVALUASI PENGELOLAAN REFRIGERAN CFC, DAN HFC DENGAN MESIN 3R DAN UJI UNJUK KERJA MESIN PENDINGIN STUDI KASUS PADA BENGKEL AC MOBIL DI DENPASAR - BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I MADE RASTA

    2015-06-01

    Full Text Available CFC refrigerant has been known to be one of causes of ozone layer diminishing and HFC is one of green house gases contributing to global warming through the leak and synthetic refrigerant waste to environment. As a response to the ozone layer diminishment on stratosphere, UNEP, in 1981, through a negotiating process of international stages of development reserve the ozone layer through Wina Convention legalized in March 1985. It was then followed up with Montreal Protocol in September 1987 consisting supervision rules on producing, consuming, and treading ozone damaging materials. The government of Indonesia had ratified the convention through President Decree Number 23 Year 1999. The ozone layer reservation program implementation in Indonesia is facilitated by KLH. Governor of Bali issued Decree Number 523/04-B/HK/2010 on membership restructuring of ozone layer reservation and ozone damaging materials control team work in province of Bali. This research was done in 27 car AC service companies or workshop, which received grant of 3R engine in Denpasar, Bali. The research was dominantly focused on monitoring and evaluation, that is how car AC service company or workshop manage CFC/ R-12 and HFC/R-134a refrigerant at service time using 3R engine that refrigerant does not escape to atmostphere. Cooling machine work procedure test (COP was conducted in laboratory. Research result showed that car AC service company or workshop could manage CFC/ R-12 and HFC /R-l 34a eefctively ( 88,3%. The cooling engine work procedure using CFC /R-12 as the result of 3R engine recovery and recycel resulted in 2,435 while pure CFC/R-12 resulted in 2,54. There were differences in cooling engine work procedure to the use of pure CFC/R-12 refrigerant with that resulted by 3R engine with avarage difference 0,089 or 3,53%.

  8. Kvantové pojetí konfigurace elektronů v mezoskopických polovodičích

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Pospíšil, Jaroslav; Šafářová, K.

    2008-01-01

    Roč. 53, č. 6 (2008), 172-178 ISSN 0447-6441 R&D Projects: GA AV ČR KAN301370701 Institutional research plan: CEZ:AV0Z10100522 Keywords : configuration of electrons * mesoscopic semiconductors Subject RIV: BH - Optics, Masers, Lasers

  9. Correlated electron-ion collisions in a strong laser field; Korrelierte Elektron-Ion-Stoesse in starken Laserfeldern

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ristow, T.

    2007-12-17

    Electron-ion-collisions in plasmas in the presence of an ultra-short intensive laser pulse can cause high energy transfers to the electrons. During the collision the oscillation energy of the electron in the laser field is changed into drift energy. In this regime, multi-photon processes, known from the ionization of neutral atoms (Above-Threshold Ionization), and successive, so called correlated collisions, are important. The subject of the thesis is a study of binary Coulomb collisions in strong laser fields. The collisions are treated both in the context of classical Newtonian mechanics and in the quantum-mechanical framework by the Schroedinger equation. In the classical case a simplified instantaneous collision model and a complete dynamical treatment are discussed. Collisions can be treated instantaneously, if the ratio of the impact parameter to the quiver amplitude is small. The energy distributions calculated in this approximation show an elastic peak and a broad plateau due to rescattered electrons. At incident velocities smaller than the quiver velocity, correlated collisions are observed in the electron trajectories of the dynamical model. This effect leads to characteristic momentum distributions of the electrons, that are explicitly calculated and compared with the results of the instantaneous model. In addition, the time-dependence of the collisions is discussed in the framework of a singular perturbation theory. The complete description of the Coulomb scattering requires a quantum-mechanical description. A time-dependent method of wave-packet scattering is used and the corresponding time-dependent three-dimensional Schroedinger equation is solved by an implicit ADImethod on a spatial grid. The momentum and the energy distributions of the scattered electrons are calculated by the Fourier transformation of the wavefunction. A comparison of the scattering from a repulsive and an attractive potential is used to distinguish between simple collisions and collisions with recombination effects that correspond to classical correlated collisions. In the absence of a laser, the electron density can be observed to be focussed in the attractive and defocussed in the repulsive case. For laser-assisted collisions multi-photon effects become visible in the energy distribution. The quantum-mechanical calculations indicate the similarities with and limitations of the classical treatment in particular with respect to the rescattering plateau and its cut-off energy. For slow electrons, the scattering rate in the attractive case is enhanced compared to the repulsive case. This effect is contributed to the effect of correlated collisions. (orig.)

  10. Elektron energy-loss spectroscopy on p-type doped high-Tc superconductors and undoped parent compounds

    International Nuclear Information System (INIS)

    Romberg, H.

    1991-12-01

    In this work the electronic structure of HTSC, mainly La 2-x Sr x CuO 4+y and YBa 2 Cu 3 O 7-y , was investigated by electron energy-loss spectroscopy (EELS). Core-level spectroscopy on the O 1s level yields information on the quantity and character of unoccupied O 2p-states near the Fermi level. In the undoped parent compounds of the HTSC, an admixture of ≥ 10% unoccupied O 2p-states to the conduction band (Cu 3d 10 band or upper Hubbard band) is observed. These O 2p-states are polarized parallel to the CuO 2 -plane (La 2 CuO 4 and Nd 2 CuO 4 ). In La 2 CuO 4 , Nd 2 CuO 4 , YBa 2 Cu 3 O 6 , Bi 2 Sr 2 CaCu 2 O 8 and Tl 2 Ba 2 CaCu 2 O 8 , the unoccupied Cu 3d-states are mainly polarized in the CuO 2 plane an admixture of about 10% to 20% of probably Cu 3d 3z 2 -r 2 states. A similar behaviour in the planes and chains in YBa 2 Cu 3 O 7 is in accordance with the experimental data. The observation of unoccupied states polarized orthogonal to the CuO 2 plane demands consideration of these states in theoretical models. No difference in energetic positions of unoccupied Cu 3d x 2 -y 2 and Cu 3d 3z 2 -r 2 states was observed in disagreement with some X-ray absorption data. Thus, theoretical models which correlate T c -values with this energy difference, are disproved. There is evidence for some admixture of unoccupied Cu 3d 3z 2 -r 2 states but no sign of a separate Cu 3d 3z 2 -r 2 band which was proposed to cross the Fermi level upon doping. Low energy EELS data have provided the dielectric function between 0.5 and 50 eV. (orig./GSCH) [de

  11. Ultrastructure and morphology of spermatozoa in Chinese sturgeon (Acipenser sinensis Gray 1835) using scanning and transmission elektron microscopy

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Wei, Q.; Li, P.; Pšenička, M.; Hadi Alavi, S.M.; Shen, L.; Liu, J.; Pěknicová, Jana; Linhart, O.

    2007-01-01

    Roč. 67, č. 7 (2007), s. 1269-1278 ISSN 0093-691X R&D Projects: GA ČR GA524/06/0817; GA MŠk LC06073 Grant - others:GA MŠk 1P05ME742 Institutional research plan: CEZ:AV0Z50520514 Keywords : Acipenser sinensis * spermatozoon * acrosome Subject RIV: EB - Genetics ; Molecular Biology Impact factor: 1.911, year: 2007

  12. Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Otto Bahan Bakar Premium dengan Bahan Bakar LPG

    OpenAIRE

    Sitorus, Jefferson

    2013-01-01

    The decreasing availability of fossil fuels led to a variety of ideas how to solve this problem. LPG (Liquefied petroleum gas) is one alternative fuel that can be used in trending engine, one of which is a gasoline engine generator sets in 4-stroke. By modifying the carburetor so the engine can work as when using gasoline. Although the performance of the machine tends to not give optimal results such as engine performance when using gasoline, but has the advantage of LPG fuel, the emissions p...

  13. Analisa Umur Ekonomis Untuk Menentukan Waktu Peremajaan Yang Optimal Bagi Mesin Moulding

    OpenAIRE

    Giatman, Muhammad

    2009-01-01

    PT. Andalas Lumber Products is a company engaged in manufacturing semi-finished wood (sawn timber). The company's success in serving customer demand on time is determined by the readiness of the facility in carrying out its functions. One of the main engine is a molding machine is the machine used for the finishing process. The ability of these hourly Moulding machine is 600 m / hr working hours per day 7 hours, so if the machine does not operate in a single day because of damage to the busin...

  14. Uji Getaran Mekanis dan Kebisingan pada Mesin Thermal Fogger Tipe TS-35A(E

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Adhi Permana

    2013-04-01

    Full Text Available The high utilizing of thermal fogger machine in agriculture is giving an impact for operator’s health and comfortness. This is because of mechanical vibration and noise level which produced by thermal fogger machine disturbing operator activity. Measuring of vibration and noise on thermal fogger machine was conducted by using vibrationmeter and sound level meter. The measurement results show that the operator was exposed 99.4 dB(A noise and 4.03 m/s2 vibration. A hand arm vibration nomogram was employed with vibration factor 3 hours for comfortable level and 8 hours for safety level, concurently with noise standard provided by National Ministry of Labor. The result derived from noise analysis shows that daily exsposure time of the machne utilization is 15 – 30 minutes as the noise factor shows significant effect on the machine operation. As the preventing action to decreasing noise level, it can using ear muff and ear plug. Beside that, by covering the machine using foam rubber.

  15. AplikasiRekayasa Nilai Untuk Evaluasi Produk Mesin Compos Mini Produksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Aziz

    2010-10-01

    Full Text Available A product can look like a system, which is something that still has room for consideration of revisions (evaluation. In the evaluation, value engineering is one technique that systematically by using the techniques of identification of the functions required, apply the values and develop alternatives that achieve the best functional balance between cost and performance of a system or product. In compos Mini Machine products, value engineering done to the component cost is quite high (grade A on the ABC classification. Benefit Cost Ratio (BCR is an important thing that needs to be calculated on the value engineering. The selected alternative for this article is the replacement of roofing material from metal plate to the plastic pulley with cost savings of 55%. Keywords: Value engineering, product evaluation, BCR

  16. Kajian Bahan Ajar Mata Kuliah Teori Mesin Listrik dan Relevansinya dengan Kurikulum 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sujadi

    2016-04-01

    Full Text Available The objectives of this study were: (1 to examine the relevance of the teaching materials applied in the subject of Electrical Machines Theories related to the 2009 curriculum syllabus; (2 to reorganize thematerials delivered to the students based on the time management. The approach utilized in this study was content analysis. In this study, the explicit description of the study process was crucial. To assess the teaching materials that had been arranged and would be rearranged based on the time management the data resulted from documentation, observation, and interviews was required. It was carried out to complete the data for the handbook of Electrical Engineering Theories. The results revealed that the materials in the handbook are mostly relevant to the 2009 curriculum, but the time management needs to be reviewed. Theeliminated materials will be included in independent assignments or other relevant subjects.

  17. Pengukuran Efektivitas Mesin Menggunakan Overall Equipment Effectiveness Untuk Dasar Usulan Perbaikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernandus Yoseph Bilianto

    2017-01-01

    Full Text Available CV. Gracia has offset printing machines that often have downtime due to engine failures. The low effectiveness of the offset printing machines could cause losses to the company. Overall Equipment Effectiveness (OEE method is a tool to determine the success rate of Total Productive Maintenance (TPM based on categories of availability, performance, and quality. The OEE average value of the company in 2014, 57%, is relatively low. In this study, causes of this low OEE is analyzed using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA and fishbone diagram. Improvements such as relocation of raw material and colourful catalog were subsequently proposed and implemented during April - May 2016. The implementation resulted in OEE average value of 60%.

  18. Penerapan Sistem Pembekuan Vakum dan Pemanasan dari Bawah pada Mesin Pengering Beku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Belyamin

    2007-09-01

    Full Text Available Freeze drying is the best among the drying methods, especially for high value products. This is due to some reason: minimize tile degradative reaction such as non enzymatic browning, protein denaturizing and enzymatic reaction, little loss of flavor and aroma and high re-absorptivity of solvent. However due to slow drying rate, the drying time is longer and energy consumption is higher, that make freeze drying process expensive. To overcome the problems, drying was proposed to operate by application of vacuum freezing and back heating beside the use of radiation from the upper surface of product. The objective of this research was to prove that freeze drying with vacuum freezing and back heating (PBPVpb consume less energy than freeze drying with contact plate freezing (PBLS. The research was started by designing and manufacturing a PBPVpb before operating and analyzing it. This research found out that the energy consumption of PBP\\/pb was 90.6% of PBLS although the drying time of PBPVpb WaS 29% longer than that of PBLS. The drying rate of PBPVpb was 5 g/h whereas PBLS was 5.6 g/h.

  19. Potensi Kebijaksanaan Kontrak Pemeliharaan Mesin dalam Menunjang Keberhasilan Mekanisme Industri Pertanian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hennie Husniah

    2016-06-01

    Full Text Available In this paper we discuss a mathematical model of maintenance policy for certain type of agricultural equipments. It is assumed that the equipments are repairable and sold with two-dimensional warranty, i.e. a warranty with two scales of limit, such as the age of the equipment and the usage of the equipment. As an example in the case of automobile, the warranty is cease whenever the age of the automobile reaches 5 years or its mileage reaches 50.000 km, whichever occurs first. The model is intended to provide the best contract-based preventive maintenance (PM strategy chosen from available options. A method to determine the optimal cost of service contract, both from user and producer view points, is presented. Numerical simulations reveal that the resulting optimal strategy depends on the level of the consumer usage pattern. In this paper we show that the selection of optimal policy is potential in supporting the performance of mechanization in agricultural industry in terms of choosing the best strategy to maintain agricultural equipments effectively (is able to reduce the failure rate of the equipment with a minimal cost.

  20. Perangkat Lunak Simulasi Mesin Jual Otomatis Permen Dan Coklat Menggunakan Visual Basic 6.0

    OpenAIRE

    Yafizham, Yazid

    2015-01-01

    Indonesia is currently in the field of sales in marketing their products, especially chocolate and candy are still many who use conventional services to get to consumers, especially the sale of the small scope of the seller to the final consumer. Where to rely solely on conventional sales, we can calculate how much money was taken for each store they take of the excess selling price of chocolate and candy for every time a sale is to get to the end consumer. So the price is up t...

  1. Pengajaran Konsep Sistem Operasi Dengan Memanfaatkan Perangkat Lunak Mesin Virtual Dan Minix

    OpenAIRE

    Kurniawan, Heri; Aji, Rizal Fathoni

    2009-01-01

    Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi adalah melalui praktikum.Sebelum praktikum dilaksanakan, sarana dan skenario praktikum harus dipersiapkan terlebih dahulu denganbaik agar tujuan praktikum dapat tercapai. Salah satu sarana dalam praktikum sistem operasi adalah mesinvirtual untuk menunjang serangkaian eksperimen seperti pemrograman kernel dan administrasi sistem. Denganmesin virtual, beberapa sistem operasi dapat diinstall dengan mudah tanpa harus menamba...

  2. ANALISIS DAN PROFIL TINGKAT KEBUGARAN MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN DAN INDUSTRI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herianto dan Chusla Rosdiana Dewi

    2012-12-01

    Full Text Available Aerobic fitness can be used as a health indicator. The purpose of this study is to investigate the effect of Body Mass Index,gender, and physical activity on the aerobic fitness. Twenty females and 27 males students in range of 20 ± 1.2 yearsold, height 164 ± 8.95 cm, and weight 58.23 ± 9.5 kg that meet inclusion criteria were used as subject that measuredin Ergonomics Laboratory Gadjah Mada University within room temperature 25-26oC and 40-50% in humidity.Four methods of indirect measurement (VO2max as an output is used to measure aerobic fitness: nonexercise skinfoldmeasurements and Body Mass Index, Astrand bicycle, treadmill, and the fitness index Harvard Step Test performed ondifferent days. The results showed that gender (rs = 0.838 on the nonexercise BMI and BMI (rs = -0.677 on the Astrandmethod effect on aerobic fitness. The average value of VO2max (ml.kg-1.min in-1 is achieved from each method. Formale, Astrand bicycle = 53.24 ± 7.82, treadmill = 38.43 ± 9, 05, BMI = 44.85 ± 3.45, 42.49 ± 3.38 = skinfold. Forwomen, Astrand bicycle = 47.86 ± 8.59, ± 5.73 treadmill = 34.1, BMI = 34.25 ± 2.46, 34.63 ± 2.51 = skinfold.

  3. PENGARUH TEMPERATUR SOLAR TERHADAP PERFORMA MESIN DIESEL DIRECK INJECTION PUTARAN KONSTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murni Murni

    2012-07-01

    Full Text Available The imperfect combustion process will be a problem in the development effort of diesel engine’s performance.Nonhomogen air–fuel mixing process is one of the factors which cause the imperfect combustion.By heating upthe diesel solar up to a certain temperature before it goes through the high pressure injection pump will lowerits density and viscosity. Therefore, when injected in the combustion chamber, it will formed smaller droplets offuel spray which result in a more homogenious air–fuel mixture. Also by using higher temperature will make thediesel fuel easier to ignite in order to compensate the limited time which is available in high speed operatingconditions. Diesel engine Dong Feng 1 cylinder direct injection at constant speed was used in this research. Thefuel used are solar with temperature variations in the range from 30oC to 70oC . The best thermal efficiency forsolar fuel is 30 % at 60oC with 28 % BSFC. In this condition, the fuel consumption was decreased 4 % bycomparing with that at 30oC.

  4. Pengembangan dan Uji Kinerja Mesin Pemupuk Dosis Variabel pada Budidaya Padi Sawah dengan Konsep Presisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pandu Gunawan

    2013-04-01

    Full Text Available This paper discussed about the development of electronically controlled fertilizer applicator machine based on modified riding type paddy transplanter tractor. The machine had ability to perform variable rate of application dose using urea, phosphor, and NPK compound. The developed variable rate applicator (VRA equipped with digital controlled metering devices so that the dose of application can be given accurately and the amount of application can be change in flexible way according to recommended dose. The machine has 4 unit of metering devices, has 8 application rows, and equipped with pneumatic diffusers. RTK-DGPS was used to monitor the position in the field. Performance test has been done for several parameters, included uniformity of air flow at each diffuser, granular fertilizer spreader pattern, and linearity of actual amount of fertilizer with respect to the commanded dose. Average rate of air flow in each diffuser was 0.0073 m3/s, with 7.23 % CV. Total working width of the machine was about 5 m. Field capacity was about 0.12 ha/hours. The results of the tests on metering dose showed that the develop VRA could spread fertilizer uniformly and gave accurate application dose. The yield result showed that uniformity of unhulled rice production was reached 74.7%.

  5. ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR MESIN PEMOTONG BATU BESAR (SIRKEL 160 CM DENGAN MENGGUNAKAN METODE 10 DENYUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andriyanto Andriyanto

    2012-12-01

    Full Text Available PT. PAH merupakan sebuah industri pemotongan batu magma (magma stone yang terletak di jalan Magelang Km. 15 Yogyakarta. Di perusahaan pemotongan batu ini terdapat 3 ukuran pemotongan yaitu sirkel besar (diameter 160 cm, sirkel sedang (diameter 60 - 90 cm dan sirkel kecil (diameter 30 - 50 cm. Penelitian ini khususnya pada pemotongan batu besar, dimana terdapat keluhan kelelahan operator yang terdiri dari operator utama dan operator pembantu. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja fisik operator pemotong batu besar (sirkel 160 dengan metode 10 denyut. Dalam penelitian ini ditentukan lama waktu istirahat yang dibutuhkan operator utama maupun pembantu. Selanjutnya dilakukan implementasi waktu istirahat tersebut dan dilakukan pengukuran kembali untuk mengetahui penurunan denyut nadi kerja operator. Penerapan waktu istirahat tersebut membawa penurunan DNK operator masuk kategori ringan dan % CVL masuk kategori tidak terjadi kelelahan.

  6. Perancangan Mesin Fish Dryer Menggunakan Tenaga Angin Untuk Mempercepat Proses Pengeringan Ikan

    OpenAIRE

    Waluyo, Ahmad Edi; Najib, M. Imha Ainun; Mutiasari, Erna; Inayah, Miftahul; Fiati, Rina

    2017-01-01

    Ikan merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat dalam dan bahkan luar negeri. Namun, ikan cepat membusuk karena adanya bakteri dan enzyme jika dibiarkan begitu saja tanpa proses pengawetan.salah satu cara yang digunakan untuk proses pengawetan ikan adalah dengan pengeringan dengan memanfaatkan energi matahari, hal tersebut kurang efektif karena waktu pengeringan yang lama, sangat bergantung pada cuaca dan ikan kurang higienis karena banyak bakteri yang menempel pada waktu penge...

  7. Perancangan Mesin Pengurai Sabut Kelapa Berbasiskan Metode Quality Function Deployment (QFD)

    OpenAIRE

    Nuriyadi, Nuriyadi; Yohanes, Yohanes

    2017-01-01

    Generally, coconut farmers in areas of Indragiri Hilir have not exploited waste plantation of coconut in theform of coir. There is only a small portion of them utilize the coir to be processed further but the processing ismanually or traditionally. Whereas coconut husk if it is processed properly that can increase the economicvalue of the coir and also can support the economic community. To overcome these problems, the design ofcoconut coir machine is conduced in this research. This design us...

  8. Penentuan Interval Waktu Perawatan Komponen Kritis pada Mesin Turbin di PT PLN (Persero Sektor Pembangkit Ombilin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Taufik

    2016-04-01

    Full Text Available Electrical energy requirements in Indonesia annually increase in line with economic growth and an increase in population. So, PT PLN (Persero have to be able to fulfill the public demands for electrical energy. One of the power generation existed is Steam PowerGeneration. The condition of power generation depended on the maintenance, so, well maintenance made power plant operated at ease condition. Production process in SteamPower Generation of Ombilin used a closed cycle or continuous process. If a machine or an equipment damaged, it will stop the whole function. In the production process, the company involved several main engines are boiler, turbine, condenser, and generator. But the damage often occurs in turbine engine which caused the generation power in Steam PowerGeneration of Ombilin can not operate. Therefore, it needs a maintenance action of machinery/equipment to be able to prevent the damage. The right strategy to keep the engine operating is determining the optimal maintenance interval of equipment for minimizing downtime.The stages of this research begin by determining the critical engine with Criticality Analysis method. Then, the determination of the critical components using Pareto diagram. Then, the determination of the probability density function (pdf and the reliability of critical components. After that, the determination of maintenance intervals of the critical components by using the criterion of minimizing the downtime that will be used to make maintenance scheduling.Based on the processing data has been done, it was found that the critical engine is a turbine engine with a total value is 44 and the critical components of a turbine engine are membrane turbine, bearing and turning gear with the examination time interval for each critical component are 960.48 hours (40 days, 908.57 hours (37 days and 1150.28 hours (48days. While the preventive replacement intervals for components of turbine membrane is after operating for 3410 hours, the replacement for bearing components can be carried out during overhaul after operating for 8000 hours and the replacement intervals for components of turning gear is after operating for 4500 hours. The reliability values for each critical component before and after preventive maintenance remains the same, but the value of downtime on each component decreases. The total values of availability for each critical component exceeds 95%.

  9. EKSPRESI TINDAK DIREKTIF DALAM INTERAKSI KELAS BENGKEL JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Thamrin

    2013-02-01

    imperative sentences more than declarative and interrogative sentences. Studentlecturer directive acts are dominated by interrogative sentences. The functions of lecturer-student directive acts are more varied than those of student-lecturer directive acts. The request function in the lecturer-student interaction is the most dominant function among other functions. In the student-lecturer interaction, the command function is more dominant than the request function.

  10. Perancangan Sistem Penjadwalan Mesin Hybrid Flow Shop dengan Algoritma Levyflight Discrete Firefly

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrew Verrayo Limas

    2014-12-01

    Full Text Available The main issues that have been encountered in PT Surya Toto Indonesia is companies do not know how to measure the performance of the production process so as the utilization of resources that will be used isn’t yet to be known with efficiently. The purpose of this case studies is creating a better production processes by proposing a better and systematic scheduling information system. An Object Oriented Analysis and Design method is used to determine system’s requirements and design of the system architecture. Metaheuristic methods such as Discrete algorithms Levy-flight Firefly is used to improve the performance of the Hybrid Flow Shop machine scheduling become more better. Indicators that are used to determine the performance of the scheduling is makespan and lateness. Results from this algorithm is makespan value of 305.27 hours with lateness value of 10.92 which determine that there is no delays in scheduling. Scheduling information system was designed three primary capabilities, which are integrated data management, inventory management and a systematic and accurate scheduling system.

  11. Sistem Otomasi Mesin Tempat Parkir Mobil Bawah Tanah dengan Menggunakan Programmable Logic Controller

    OpenAIRE

    Thiang Thiang; Edwin Sugiarta

    2008-01-01

    Nowadays, number of cars increases more and more. This causes increase in the need of park area for the cars meanwhile there is limited area that can be used as park area for cars. Therefore, this paper describes about design of automatic car parking system, which places underground. This automatic car parking miniature model has 3 levels and each level can store 24 cars. This automatic car parking model is designed by using several actuators like AC motor, stepper motor, pneumatic system and...

  12. Pertimbangan Sifat Mekanik Pelepah Sawit Terhadap Proses Pengomposan Sebagai Acuan Desain Mesin Pencacah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramayanty Bulan

    2016-10-01

    Full Text Available Physical and mechanical properties of palm frond are very important factor for the development of palm oil waste utilization technology. The objective of this research was to determine mechanical properties of palm frond Frond for Chopper Machine Designing. The research of composting conduct with two composting factor combination, namely: composting starter composition (i.e. Bokashi, vermi-compost and natural composting and piece of frond dimension (2 cm, 4 cm, and 6 cm. Sample was obtained from 5 years and 20 years palm oil trees. The average length of palm frond was 675.89 cm, average leaflet length at the palm frond base was 103.89 cm and average leaflet length at palm frond tip was 23.83 cm. Maximum compression strength at the 20 years-palm frond base was 8134.62 N and at the 5 years-palm midrib base was 4893.52 N. Maximum force requirement for cutting palm leaf was 67.67 N. The composting process indicates that Bokashi starter composition gives higher percentage of mass reduction on all variant of piece of frond dimension. Smaller piece of frond (2 cm enable the composting process quicker and had a better result. Statistical analysis reveals that combination of composting factors have significant effect on C/N ratio but insignificant on NPK content.

  13. SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN MESIN INFERENSI FUZZY UNTUK MENENTUKAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN BAWANG MERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilis Kaswidjanti

    2010-01-01

    Penelitian ini dilakukan berdasarkan atas kebutuhan akan adanya alat bantu bagi petani dalam menentukan hama/penyakit pada tanaman sayuran/palawija serta bagaimana mengendalikannya agar tidak keliru dalam memakai peptisida. Alat bantu tersebut merupakan sistem pakar yang selain untuk mendiagnosis, sistem ini diharapkan mampu memberikan saran-saran pengendalian. Pada dasarnya perangkat lunak ini terdiri atas 2 bagian utama, yaitu bagian input basis pengetahuan, dan bagian konsultasi. Keputusan yang diambil dengan menggunakan metode aturan. Metode inferensi yang digunakan adalah metode inferensi fuzzy dengan defuzzifikasi menggunakan metode max-min dan center average. Keluaran dari perangkat lunak ini adalah jenis hama/penyakit yang menyerang tanaman dan saran pengendaliannya sesuai dengan besar kerusakan yang dialami oleh tanaman tersebut.

  14. RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT BAHAN ADONAN ROTI TIPE HORIZONTAL BERKAPASITAS 10 KG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukanto Sukanto

    2016-07-01

    Full Text Available Modern technology recently was impact technology manufacturing of breads. Many mixer machine available on market, but to get special capacity mixer  as 10 kg is difficult. The goals of the research to design and manufactur mixer machine with 10 kg capacity. Experimental metode was applied of this study. The opinions data will be collected by some producer and grocer breads  responden. Furthermore the conclusion of this machine people need will be design and manufactur. Running test must be done to know performance machine produced. Finally this research was produced mixer machine with 10 kg capacity with  mixer unit by  screw sumbu horizontal system and 1 phase electric was applied. Dimension machine is ±85 x 65 x100 cm. Running test was done with good result, breads batter material ductile and kalis suitable to breads.  Beside that’s  the capacity of mixer was increase until 3 time form 1 – 3 kg

  15. Studi Eksperimen Variasi Beban Pendinginan pada Evaporator Mesin Pendingin Difusi Absorpsi R22-DMF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Syukri Maulana

    2015-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis, sehingga lebih dibutuhkan sistem pendingin daripada sistem pemanas. Salah satu teknologi pendinginan yang dapat digunakan adalah DAR (Diffusion Absorbtion refrigeration. Berbeda dengan sistem kompresi uap, sistem refrigerasi difusi absorbsi tidak menggunakan kompresor, namun menggunakan generator sebagai penggantinya. Namun seiring waktu, sistem pendingin absorbsi mulai ditinggalkan karena memiliki COP (Coeffisient Of Performance yang relatif kecil. Pada penelitian kali ini pasangan refrijeran dan absorben yang digunakan adalah R22 dan DMF (Dhymethylformamyde dengan konsentrasi R22 sebesar 60%. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan beban pendinginan pada kabin evaporator dengan memasang heater elektrik yang dilengkapi dengan voltage regulator.  Terdapat tiga variasi beban pendinginan yang akan dilakukan yaitu beban pertama dengan mengkondisikan beban heater electric 0 watt (tanpa beban, beban kedua dengan beban 7,84 watt, dan beban ketiga 15,68 watt. Hasil yang diperoleh dari pengujian beban pendinginan pada evaporator, yaitu semakin tinggi beban pendinginan maka COP dari sistem pendingin akan semakin tinggi. Adapun hasil performa optimum yang didapatkan antara lain: Qgen optimum adalah 337.417 watt, laju alir massa refrijeran ( optimum adalah 0.679 gram/s. Panas yang diserap evaporator (Qevap optimum adalah 130.604 Watt. Coefficient Of Performance (COP optimum 0.398. Panas yang dibuang kondensor (Qcond maksimum 132.026 Watt.

  16. ANALISIS PENGGUNAAN WATER COOLED CONDENSER PADA MESIN PENGKONDISIAN UDARA PAKET (AC WINDOW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IKG Wirawan

    2012-11-01

    Full Text Available One of the important aspects in thermal design is refrigeration and air conditioning. Working principle of air conditioning is absorption and thermal dissipation process. Condenser is main component to release the heat from refrigerant to the cooling medium. In the present research, water cooled condenser was used to replace the commonly air condenser. Pressure and temperature at some section of the components were observed in order to examine the performance of the air conditioning system. The results showed that the COP varied from 9.66 to 12.4; refrigerationg effect varied from 1.31 kW to 1.86 kW; cooling capacity varied from 0.38 TR to 0.53 TR; and heat transfer varied from 2.2 kW to 2.98 kW.

  17. Desain Power System Stabilizer Berbasis Fuzzy Tipe-2 untuk Perbaikan Stabilitas Mesin Tunggal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Ginarsa

    2018-04-01

    Full Text Available The growth of type-2 fuzzy logic system is penetrating electric power system field, especially on electric power system control sub-field in order to simplify the design of power system stabilizer (PSS. Traditionally, the function of conventional PSS is to damp rotor oscillation when a disturbance occurred due to transmission configuration or/and loading changes. However, the response of conventional PSS is slow with long settling time and high peak overshoot. To cover this problem, PSS based on type-2 fuzzy logic system (PFT2 is proposed. Simulation results show that the PFT2 is able to improve the stability of a single machine with 3 scenarios on transmission configuration and loading variation. The PFT2 gives shorter settling time for all scenarios and loading variation than the settling time of conventional PSS. Also, the peak overshoot of the PFT2 is smaller than the peak overshoot of the other competing PSS.

  18. Perancangan dan Konstruksi Mesin Sortasi dan Pemutuan Buah Jeruk dengan Sensor Kamera CCD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Ahmad

    2008-04-01

    Full Text Available Citrus is one of important fruits in Indonesia and its production increases every year. However, postharvest equipment for citrus is very limited, leading to low postharvest technology utilization. The objective of this research was to develop a real-time quality evaluation system using a color CCO camera, to be used as an image sensor and processing unit for quality evaluation of the citrus from acquired image. The system consists of a color CGO camera, a computer with an image frame grabber, an image acquisition chamber, a logic control panel, and a software to run all the installed hardware Some important parameters of visual quality of citrus were studied. Five groups of different quality of citrus, obtained from a big trader in Pasar Induk Kramatjati, were used for samples. The images were captured and then analyzed with image processing program using area projectio and RGB and HSI color model algorithms, for the fruit size and color respectively. The results were analyzed to determine whether there were parameters that correlates with weight, sweetness and firmness, to be used for quality evaluation. Visual parameters that figures the real quality of citrus best were then selected to be used for quality parameters to develop a real-time quality evaluation system for citrus in the next step.

  19. Modifikasi Mata Pisau Cincin pada Mesin Pengupas Kulit Nanas (Pineapple Peeler)

    OpenAIRE

    Nusantari, Swastika

    2015-01-01

    Pineapple is a tropical fruit which is quite unique. Beside it has sharp scales on its skin, a juicy texture and it has sharp eyes through the outer body. This research was held to modify and to expand the pineapple peeler in order to simplified pineapple peeling with ring blade so we could peel a pineapple well and to compare the result to the previous blade. As the name, this blade shaped like a ring and the cutting side was honed and was sharpened. The capacity of pineapple peeler using ri...

  20. USAHA PENURUNAN PERSENTASE CACAT RING PISTON TIPE 4JA1 PADA PROSES HABANAKASHI MESIN BESLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E.V. Yuliana Wibisono

    2007-01-01

    Full Text Available One of the programs that can be used to improve the quality is Six Sigma program using DMAIC method. The research is performed at PT Baninusa Indonesia (PT. BN producing the 2nd type of 4JA1 piston ring. The program is implemented to decrease the defect proportion The production process performance and the problem priority are known from the CTQ itself. The fish bone diagram is used to determine the causes of the problem. The improvement is performed by determination of the best process parameter through the fullfactorial experiment design. The result is significantly decrease defect proportion by 2.682%. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu program peningkatan kualitas yang dapat mengakomodasi tuntutan peningkatan kualitas adalah program Six Sigma dengan menggunakan metode DMAIC. Penelitian dilakukan pada PT.Baninusa Indonesia (PT.BN, salah satu perusahaan yang memproduksi produk ring piston tipe 4JA1 jenis 2nd ring. Program digunakan untuk menurunkan persentase cacat produk. Dari CTQ yang ada dapat diketahui kinerja proses produksi saat ini dan prioritas permasalahan. Fish bone diagram digunakan untuk akar penyebab masalah Tindakan perbaikan yang dipilih adalah menentukan parameter proses terbaik dengan menggunakan metode eksperimen full factorial. Hasil penerapan parameter proses tersebut menunjukkan pengurangan yang signifikan terhadap persentase cacat sebesar 2,682%. Kata kunci: metoda six sigma, DMAIC, perbaikan kualitas, karakteristik kualitas kritis, diagram fish bone.

  1. Desain dan Pengujian Prototipe Sistem Kontrol Mesin Sprayer Dosis Variabel untuk Aplikasi Penyemprotan Pertanian Presisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizal

    2016-10-01

    Full Text Available Presently. Rise of crop production often face major obstacle, such as plant disease and pests.Crop losses can occur when plant disease and pests are not treated properly. However, excessive use of chemical pesticide cause environmental damage.The objective of present study was to develop and evaluate control system of variable rate sprayer and its performance for precision farming. The methods consist of some sequential steps i.e. measuring disease and pest intensity and determine its respective dose then input it in microcontroller grid sequence; controlling several sprayer components, i.e. pump motor, solenoid valve, and proximity sensor for plant detection; and conducting performance test of sprayer prototype based on microcontroller data input. The results showed that in order to obtain appropriate flow rate correspond to disease and pest intensity, a PWM (pulse width modulation ranged of 100-250, 217-592 rpm of motor speed, 2-10 sec/plant of spray duration, and 4-11 ml/s of flow rate, were used. The field test with data input, i.e. 120 plants, with 8.1% and 15.5% of disease intensity, 10 and 8.3 ml/sec/row (10m/row, and 20 and 60 sec/plant of spray duration; generated average actual results with 10.2 and 7.8 ml/sec/row of flow rate and 23.2 and 64.3 sec/plant of spray duration. The field test also indicates 91% of precision time of application.

  2. PEMBUATAN DAN UJI KINERJA MESIN PENGADUK ADONAN GELAMAI UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI GELAMAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan A

    2015-12-01

    Full Text Available Gelamai, a traditional well-known food in Indonesia, was produced through hands of high-skill workers. Since its production needs about 5 to 6 hours it is need a reliable machine to assist the mixing process, to reduce the dependence on labor and also to maintain the homogeneity of production. This research was conducted to implement gelamai kneading machine since the lack appropriate technologies in this industry to overcome this problem is by applying the gelamai mixing machine. The performance test has been done at “NITA” as industrial partner. Specification of the machine is 120x20x130 cm in dimensions. Gelamai kneading machine gelamai uses one HP electric motor power source. Capacity of the machine is 7.26 Kg per hour. With the interest rate of 18% per year it is found that the basic cost is Rp. 2,001 per kilogram.. The success of this research also spur the development of small industries especially Gelamai industry in Payakumbuh that can create new jobs for the community such as the growth of new machine and equipment workshop and Gelamai home industry. Keywords: mixing machine, gelamai, and traditional food industry.

  3. THERANOSTICS: From Molecular Imaging Using Ga-68 Labeled Tracers and PET/CT to Personalized Radionuclide Therapy - The Bad Berka Experience.

    Science.gov (United States)

    Baum, Richard P; Kulkarni, Harshad R

    2012-01-01

    The acronym THERANOSTICS epitomizes the inseparability of diagnosis and therapy, the pillars of medicine and takes into account personalized management of disease for a specific patient. Molecular phenotypes of neoplasms can be determined by molecular imaging with specific probes using positron emission tomography (PET), single photon emission computed tomography (SPECT), magnetic resonance imaging (MRI), or optical methods, so that the treatment is specifically targeted against the tumor and its environment. To meet these demands, we need to define the targets, ligands, coupling and labeling chemistry, the most appropriate radionuclides, biodistribution modifiers, and finally select the right patients for the personalized treatment. THERANOSTICS of neuroendocrine tumors (NETs) using Ga-68 labeled tracers for diagnostics with positron emission tomography/ computed tomography (PET/CT), and using Lu-177 or other metallic radionuclides for radionuclide therapy by applying the same peptide proves that personalized radionuclide therapy today is already a fact and not a fiction.

  4. Therapeutic effect of immunoadsorption and subsequent immunoglobulin substitution in patients with dilated cardiomyopathy: Results from the observational prospective Bad Berka Registry.

    Science.gov (United States)

    Ohlow, Marc-Alexander; Brunelli, Michele; Schreiber, Matthias; Lauer, Bernward

    2017-02-01

    Elimination of cardiac autoantibodies, frequently detected in patients with dilated cardiomyopathy (DCM), with immunoadsorption (IA) improves functional capacity and left ventricular (LV) function. This study aimed to prospectively address this issue in a large cohort of unselected patients. Consecutive patients undergoing IA followed by IgG substitution were included. Clinical and echocardiographic parameters were assessed at baseline (BL) and 12-month follow-up (FU). Patients were classified as IA responders when ≥2 of the following criteria were achieved: improvement in the Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) ≥5 points, symptoms [≥1 New York Heart Association (NYHA) class], LV ejection fraction (EF) ≥10% or decrease in LV end-diastolic diameter (EDD) ≥10%, or N-terminal pro B-type natriuretic peptide (NT-pro-BNP) ≥50%. 93 patients (median age 61 years, LVEF 30%, duration of symptoms 14 months, 87% in NYHA class III/IV, >90% treated with β-blocker/angiotensin-converting enzyme inhibitor) were included. When the entire cohort was analyzed, a significant improvement in MLHFQ (50 vs. 26 points), NYHA-class (median 3.0 vs. 2.0), LVEF (30% vs. 38%), LVEDD (62 vs. 59mm), NT-pro-BNP (892 vs. 523pg/ml) was observed at FU (p1 viral genome, and higher values of mononuclear inflammatory cells at endomyocardial biopsy. Sixteen (17.2%) patients experienced IA related complications. A positive response is observed in 48% of inflammatory DCM patients undergoing IA, and this translates into a significant improvement in clinical and echocardiographic parameters. Copyright © 2016 Japanese College of Cardiology. Published by Elsevier Ltd. All rights reserved.

  5. Incidence of adverse cardiac events 5 years after polymer-free sirolimus eluting stent implantation: Results from the prospective Bad Berka Yukon Choice™ registry.

    Science.gov (United States)

    Ohlow, Marc-Alexander; von Korn, Hubertus; Gunkel, Oliver; Farah, Ahmed; Fuhrmann, Joerg T; Lauer, Bernward

    2014-12-01

    Drug-eluting stents (DES) constitute a major achievement in preventing re-stenosis, concerns remain regarding the increased inflammatory responses associated with the polymers used. This analysis focuses on outcomes in patients receiving the polymer-free sirolimus-eluting stent system YUKON-Choice (Yukon-DES, Translumina, Germany). From 01/2006-09/2008 all patients receiving Yukon-DES (≥2.5 mm diameter) were prospectively enrolled in our registry. The primary endpoint was long-term major adverse cardiac events (MACE). 701 patients were included in our registry. Mean age was 65.7 ± 10 years (73% male gender, 35.5% diabetes, and 32.2% acute coronary syndrome). 76% of the lesions were of Type B2/C. Lesion length was 24.6 ± 5.2 mm and mean stent diameter was 2.8 ± 0.4 mm. A total of 511 pts (72%) underwent 6-months angiographic follow-up, target vessel revascularization was noted in 23.5%. At 5 years clinical outcomes were: cardiac death 5.8%; myocardial infarction 3.4%; and TVR 24.6%. The incidence of MACE differed significantly between "on-label" and "off-label" indications (14.8% vs. 40.8% MACE; P 1 year) ST occurred in 0.29%. Our data suggests that the implantation of the sirolimus-coated polymer-free YUKON-DES is safe and feasible with a very low incidence of ST in this real world patient cohort with high percentage of diabetes and small vessels. © 2013 Wiley Periodicals, Inc.

  6. THERANOSTICS: From Molecular Imaging Using Ga-68 Labeled Tracers and PET/CT to Personalized Radionuclide Therapy - The Bad Berka Experience

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richard P. Baum, Harshad R. Kulkarni

    2012-01-01

    Full Text Available The acronym THERANOSTICS epitomizes the inseparability of diagnosis and therapy, the pillars of medicine and takes into account personalized management of disease for a specific patient. Molecular phenotypes of neoplasms can be determined by molecular imaging with specific probes using positron emission tomography (PET, single photon emission computed tomography (SPECT, magnetic resonance imaging (MRI, or optical methods, so that the treatment is specifically targeted against the tumor and its environment. To meet these demands, we need to define the targets, ligands, coupling and labeling chemistry, the most appropriate radionuclides, biodistribution modifiers, and finally select the right patients for the personalized treatment. THERANOSTICS of neuroendocrine tumors (NETs using Ga-68 labeled tracers for diagnostics with positron emission tomography/ computed tomography (PET/CT, and using Lu-177 or other metallic radionuclides for radionuclide therapy by applying the same peptide proves that personalized radionuclide therapy today is already a fact and not a fiction.

  7. THERANOSTICS: From Molecular Imaging Using Ga-68 Labeled Tracers and PET/CT to Personalized Radionuclide Therapy - The Bad Berka Experience

    OpenAIRE

    Richard P. Baum, Harshad R. Kulkarni

    2012-01-01

    The acronym THERANOSTICS epitomizes the inseparability of diagnosis and therapy, the pillars of medicine and takes into account personalized management of disease for a specific patient. Molecular phenotypes of neoplasms can be determined by molecular imaging with specific probes using positron emission tomography (PET), single photon emission computed tomography (SPECT), magnetic resonance imaging (MRI), or optical methods, so that the treatment is specifically targeted against the tumor and...

  8. [Retrospective evaluation of sarcoidosis patients 1970-1979 at the Bad Berka Central Clinic for Heart and Lung Diseases for the detection of possible heart involvement].

    Science.gov (United States)

    Kirsten, D; Schaedel, H; Kessler, G

    1984-01-01

    Cardiac involvement in pulmonary sarcoidosis was found in a higher percentage than formerly reported, by careful observation. In a retrospective analysis of 1 236 patients with pulmonary sarcoidosis we found a possible cardiac involvement in 15.1%. In cases of pulmonary sarcoidosis or lymph node sarcoidosis combined with sarcoid lesions in other organs (liver, eyes, skin etc.) cardiac involvement is possible. Heart sarcoidosis was found in all roentgenographic stages and without sex difference. Patients with possible heart sarcoidosis suffer from dyspnoe , thoracical pain, heart discomfort, or angina pectoris in a higher part than without it. Enlargement of the heart and/or cardiac failure are signs of sarcoid involvement in patient with sarcoidosis, also in elderly patients. There are some difficulties in differential diagnosis of sarcoid cardiac involvement and ischaemic heart disease.

  9. The Bad Berka dose protocol: comparative results of dosimetry in peptide receptor radionuclide therapy using (177)Lu-DOTATATE, (177)Lu-DOTANOC, and (177)Lu-DOTATOC.

    Science.gov (United States)

    Schuchardt, Christiane; Kulkarni, Harshad R; Prasad, Vikas; Zachert, Carolin; Müller, Dirk; Baum, Richard P

    2013-01-01

    The objective of this study is to analyze the in vivo behavior of the (177)Lu-labeled peptides DOTATATE, DOTANOC, and DOTATOC used for peptide receptor radionuclide therapy (PRRNT) of neuroendocrine tumors (NETs), by measuring organ and tumor kinetics and by performing dosimetric calculations. Two hundred fifty-three patients (group 1) with metastasized NET who underwent PRRNT were examined. Out of these, 185 patients received (177)Lu-DOTATATE, 9 were treated with (177)Lu-DOTANOC, and 59 with (177)Lu-DOTATOC. Additionally, 25 patients receiving, in consecutive PRRNT cycles, DOTATATE followed by DOTATOC (group 2) and 3 patients receiving DOTATATE and DOTANOC (group 3) were analyzed. Dosimetric calculations (according to MIRD scheme) were performed using OLINDA software. In group 1, DOTATOC exhibited the lowest and DOTANOC the highest uptake and therefore mean absorbed dose in normal organs (whole body, kidney, and spleen). In group 2, there was a significant difference between DOTATATE and DOTATOC concerning kinetics and normal organ doses. (177)Lu-DOTATOC had the lowest uptake/dose delivered to normal organs and highest tumor-to-kidney ratio. There were no significant differences between the three peptides concerning tumor kinetics and mean absorbed tumor dose. The study demonstrates a correlation between high affinity of DOTANOC in vitro and high uptake in normal organs/whole body in vivo, resulting in a higher whole-body dose. DOTATOC exhibited the lowest uptake and dose delivered to normal tissues and the best tumor-to-kidney ratio. Due to large interpatient variability, individual dosimetry should be performed for each therapy cycle.

  10. The bimolecular reaction of radiolysis product of hydrated electron at temperature up to 473K; Reaksi bimolekular antar produk radiolisis elektron terhidrasi pada temperatur hingga 473K

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sunaryo, G R [Reactor Safety Technology Research Centre, National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia)

    1996-06-01

    Rate constant from the bimolecular reaction of hydrated electron was determined by using radiolysis method. The methanol solution with concentration of 5 x 10{sup -2} dm{sup 3} mol{sup -1} was used as a scavenger of H and OH radicals. The pH was kept by adding the buffer solution of 1.0 x 10{sup -3} dm{sup 3} mol{sup -1} Na{sub 2}HPO{sub 4} + 1.0 x 10{sup 4} dm{sup 3} mol{sup -1} NaH{sub 2}PO{sub 4}. The irradiation was done by using the electron beam which come from linear accelerator 28 MeV with pulse width 10ns and dose of 80 Gy per pulse. The absorbance of hydrated electron was observed at wavelength of 824 nm. By using the kinetic equation the rate reaction constants were obtained. The bimolecular reaction of hydrated electron increase with temperature up to 423K. The activation energy was 19.3 kJ mol{sup -1} and the 2 k (298K) was 1.1 x 10{sup 10} dm{sup 3} mol{sup -1}. Then this bimolecular reaction decrease at temperature higher than 423K and the rate reaction constant at 473K almost similar with that at 298K. (author)

  11. Phonon anomalies and electron-phonon coupling of metal surfaces and thin films; Phononenanomalien und Elektron-Phonon-Kopplung an Metalloberflaechen und duennen Schichten

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Flach, B.

    2000-01-01

    This thesis has two topics: One is the investigation of an adsorbate induced phonon anomaly on W(110) and Mo{sub 1-x}Re{sub x}(110) (x = 5, 15, 25%) with inelastic helium atom scattering (HAS). The other one is the study of the growth, morphology and dynamics of ultra-thin lithium films deposited on W(110). In 1992 a giant phonon anomaly was found by J. Luedecke on the hydrogen saturated W(110) and Mo(110) surfaces. The anomaly consists of a deep and sharp indentation in the phonon dispersion curves in which the phonon energy nearly drops to zero ({omega}{sub 1}). In addition, a small and broad dip in the surface Rayleigh mode is observed ({omega}{sub 2}). The anomaly appears in the anti {gamma}-H- as well as in the anti {gamma}-S-direction of the surface Brillouin zone (SBZ). Since its first discovery, numerous other experimental and theoretical studies have followed. In the present work the effects is reinvestigated and experimental parameters, such as the crystal temperature and the incident energy, were changed in order to study their influence on the anomalous phonon behavior. In the case of H/Mo(110) the substrate was changed as well by alloying with small amounts of rhenium. In the present experiments a strong crystal temperature dependence of the {omega}{sub 2}-branch was found which leads to lower energies at the 'dip' for smaller temperatures, while the {omega}{sub 1}-anomaly remains unchanged. Such behavior agrees well with the picture that the {omega}{sub 2}-branch is due to a Kohn anomaly. (orig.)

  12. The discovery of the electron. Fundamental reseach or how jobs are created; Die Entdeckung des Elektrons. Grundlagenforschung oder wie man Arbeitsplaetze schafft

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bock, Rudolf

    2009-07-01

    The present volume is an easily understandable excerpt from the extensive work provided for the specialist ''Electrical discharges in gases at low pressure''. Additionally the curriculae vitae of the contributing researchers are reproduced and in one of the main chapters the practical effects of the purely scientific research shown.

  13. Statistická náhodnost v kovových materiálech: elektrický odpor, difuze a lokalizace elektronů

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Janiš, Václav; Kolorenč, Jindřich

    2005-01-01

    Roč. 55, - (2005), s. 316-320 ISSN 0009-0700 Institutional research plan: CEZ:AV0Z10100521 Keywords : impurities in metals * electron scattering * diffusion * And erson localization Subject RIV: BM - Solid Matter Physics ; Magnetism

  14. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN OUT SOURSING PADA BENGKEL MESIN PT SEMEN TONASA 2 DAN 3 KABUPATEN PANGKEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HERMAN _

    2017-05-01

    this Internal issue Research is there is do not influence between Stres Work To Performance Employees of Out Soursing At Workshop Machine of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep with a purpose to research to know influence between Stres Work To Performance Employees of Out Soursing At Workshop Machine of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep. this Location Research is conducted by during 2 months. Data type the used is quantitative data in the form of data able to be calculated by which is got from answer of kuesioner data and qualitative in the form of information data about company of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep. Source of Data primary that is obtained data is direct the than its source which noted and perceived by data and researcher of sekunder in the form of obtained data of second pihal, namely information of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep. Sampel Research consist of 30 people through sampling technique of[is non probality. Method data collecting through and observation of kuesioner. Technique analyse used data namely descriptive analysis, quantitative analysis, simple linear regression analysis. Result of obtained research by using SPSS version 21 is that there are influence which [ Stres signifikan Work To Performance Employees of Out Soursing At Workshop Machine of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep. This Matter can be seen from result of calculation with SPSS version 21 obtained by value of signifikan 0,000 residing in under value 0,05. This indicate that variable of Stres Work To Performance Employees of Out Soursing At Workshop Machine of PT Semen Tonasa 2 and 3 Sub-Province of Pangkep. There by Is Ha accepted by H0 refusing.

  15. DESAIN KAPAL IKAN DENGAN BENTUK LAMBUNG CATAMARAN YANG MENGGUNAKAN SISTEM PENGGERAK LAYAR AN MESIN UNTUK MUATAN IKAN HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parlindungan Manik

    2012-02-01

    Full Text Available The Application Of Catamaran Hullform For The Fishing Vessel accorded to the leakage of the monohullform. The existence and the using of the lively fish hold could help the fisherman to decrease theoperational cost for about 11,8% to keep the fishes. Therefore the application of sail objected to reduce thebiggest cost operation component that is the fuel consumption. Catamaranhullform design for lively fish holdtook one hullform which has the best performance. The performance aspects in this case are the hydrostatic,ship resistance, stability and seakeeping.The research about catamaran fishing vessel design for lively fishes using sail and machine as the ship moveris expected to give the information about the hullform that has a better performance than the commonlyhullform and it could be an alternative to improve the fishing vessel hullform into the modern one.Accorded to the calculation result and analysis are gained the result that showed at the velocity of 12 knotsfrom some length dimension variations of fish hold for the catamaran fishing vessel with lively fish hold,variation of length of 2,0 meters could reduced the biggest ship’s resistance for about 3,99% between theother modification hullform and the ship’s resistance of standard hullform. Otherwise, by the stability aspectof any variation condition, fish hold length dimension variation at 2,0 meters had a better stability thananother fish hold length dimension and catamaran fishing vessel which used the commonly fish hold. Theinstallation of sail at the fish hold length dimension at 2,0 meters could reduce the power operation for about48,42% better than fishing vessel that used the commonly fish hold.

  16. Visualisasi Hasil Mesin Uji Tarik Gotech GT-7010-D2E dalam Bentuk Grafik secara Real Time

    OpenAIRE

    Anggoro Suryo Pramudyo; Andi Rachmansyah; Suhendar

    2014-01-01

    Gotech GT-7010-D2E is a tensile testing machine used in Metallurgical Engineering Laboratory UNTIRTA. The machine are used both for practical and Materials Engineering specimen testing demanded by several industries. The machine can perform tensile tests well, but for the analysis is done manually, so it requires a lot of time and accuracy of the analysis results are not very accurate. Therefore, it’s needed a software that can analyze the results of the tensile test in the form of graphs in ...

  17. Visualisasi Hasil Mesin Uji Tarik Gotech GT-7010-D2E dalam Bentuk Grafik secara Real Time

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggoro Suryo Pramudyo

    2014-03-01

    Full Text Available Gotech GT-7010-D2E is a tensile testing machine used in Metallurgical Engineering Laboratory UNTIRTA. The machine are used both for practical and Materials Engineering specimen testing demanded by several industries. The machine can perform tensile tests well, but for the analysis is done manually, so it requires a lot of time and accuracy of the analysis results are not very accurate. Therefore, it’s needed a software that can analyze the results of the tensile test in the form of graphs in real time. Software visualization is created using Visual Basic 6.0 and data from tensile testing machine is stored using Microsoft Access database. The software is designed to record any characters that appear in the LCD on the control panel of a tensile testing machine and then process them to be a graphic. Based on the results of the implementation of the specimen plate and wire observations prove that the difference between the use of visualization software is more accurate and effective in their use of time, compared to manual observation that requires further analysis of the test results. In software visualization results of tensile test, the mechanical properties can be analyzed directly from the test results and graphs of data obtained in real time.

  18. IMPLEMENTASI QUALITY MANAGEMENT SYSTEM ISO 9001:2008 DALAM PEMBELAJARAN PRODUKTIF KEAHLIAN TEKNIK MESIN DAN OTOMOTIF SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Ariful Ulfi

    2013-07-01

    Full Text Available The implementation of ISO 9001:2008 quality management system in the productive learning on the mechanical engineering and automotive in vocational high school. This research uses qualitative approach in term of a case study. The research is conducted at SMKN I Purwosari. The results of this research show that (1 the reason of the ISO imple­mentation is to obtain community trust, to improve compe­titiveness, and to increase the quality of the graduates; (2 the implementation of the quality management system in the learning process refers to the concept of PDCA of the ISO system; (3 the obstacles occured during the implementation of ISO is due to the lack of teachers’ awareness on the ISO system; and (4 some efforts to overcome those obstacles include developing commitment among all elements, socialization, supervision, and doing some preventive efforts. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Purwosari. Adapun fokus penelitian adalah alasan penerapan ISO, implementasi dalam pembelajaran, hambatan, dan upaya mengatasi hambatan pelaksanaan ISO 9001:2008. Hasil penelitian menunjukkan   (1 alasan penerapan ISO adalah agar sekolah dipercaya masyarakat, meningkatkan daya saing, dan mening­kat­kan mutu lulusan; (2 implementasi dalam pembelajaran mengacu  pada konsep PDCA ke dalam sistem manajemen mutu ISO; (3 hambat­an implementasi ISO adalah tingkat kesadaran guru terhadap ISO yang rendah; (4 upaya mengatasi hambatan adalah membangun komitmen bersama, sosiali­sasi, supervisi, dan melakukan usaha pencegahan.

  19. Peningkatan Kinerja Mesin Diesel dengan Produksi Biodiesel dari Kelapa (Coconut Nufera dan Unjuk Kinerjanya Berbasis Transesterifikasi dengan Sistim Injeksi Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soni Sisbudi Harsono

    2015-12-01

    Abstract. Use of biodiesel especially from CPO has not been popularly used either for transportation nor for industrial fuel, while in foreign countries, it has been used for transportation fuel even just be blended. As the available of fosil fuel ten to decrease, the use of a renewable fuel biodiesel will be promising. This study aimed to evaluate the performance of amall diesel engine using biodiesel as fuel source. Performance test of small diesel engine using biodiesel was conducted in the laboratory by using engine dynamometer. The results shown that mixing 30% of biodiesel and 70% fosil fuel (petro diesel gave the best performance among other percentage mixture. Mixing 30% of biodiesel and 70% fosil fuel gave maximum power 5.36 HP at 2190 rpm and maximum torque 1.748 Nm. Its lower comparing than pure petro diesel that gave 5.41 HP at 2200 rpm and maximum torque 1.761 Nm. The gas emission was also evaluated simultaneously. The results shown that the mixing 30%: 70% produced low carbon monoxide (CO and low hydrocarbon (HC than petro diesel.

  20. Pengaruh Pemakaian Bahan Bakar, Putaran, dan Penyetelan Sudut Pengapian terhadap Produk Emisi Gas Buang pada Mesin Type 5K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paryono Paryono

    2009-02-01

    Full Text Available Semakin gencarnya program pemerintah mensosialisasikan program langit biru, diharapkan pemilik kendaraan bermotor mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap faktor-faktor penyebab terjadinya pengotoran udara yang ada di lingkungannya. Salah satu faktor penyebab terjadinya pencemaran udara di sekitar kita adalah gas buang yang dihasilkan oleh banyaknya populasi kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini untuk menguji perbedaan pemakaian bahan bakar premium dan bensin biru dalam hal produk emisi gas buang pada kendaraan bermotor pada saat putaran rendah. menengah, dan tinggi pada motor Toyota 5K. Pengambilan data dilakukan dengan mengetes emisi gas buang HC dalam ppm dan Co dalam % volume pada motor yang menggunakan bahan bakar premium dan bensin biru. Hasil pengujian menunjukkan bahwa putaran motor dan penggunaan jenis bahan bakar serta besar penyetelan saat pengapian ada perbedaan yang signifikan dengan F rasio = 144,42 dan P < 0,05 terhadap produk emisi gas buang pada Toyota 5K. Hal ini berarti dengan menggunakan bahan bakar bensin biru akan diperoleh emisi gas buang yang minimum jika penyetelan saat pengapian diperlambat.

  1. PENGARUH PENAMBAHAN RANGKAIAN DARLINGTON SISTEM PENGAPIAN DAN PUTARAN TERHADAP TEGANGAN JARUM YANG DIHASILKAN PADA MESIN KIJANG TYPE 5 K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paryono Paryono

    2012-09-01

    Full Text Available Abstract: Vehicle technology development in this era pushes every vehicle industry to compete tightly in producing of practical, economic and environmentally sound vehicles. Recent fact shows that there are so many vehicles in its operation failed in having correct specification, creating wasteful of fuel consumtion and bad emission through certain limit. Economically, in reaching thrift gasoline with optimal power, it can increase the needle voltage  which is resulted when plug jumped a fire and started the ignition. The research aimed to test the difference between the use of circuit of Darlington ignition system to the needle voltage  in vehicle at low, middle, and high rotation of Toyota Kijang 5K motor. The data collection was done by testing needle voltage in vehicle which used conventional ignition system and Darlington serial ignition system. Research method used was testing the needle voltage which is resulted from conventional ignition system and Darlington ignition system by using factoral 2x2 Design. The results show that the use of Darlington serial ignition system in every motor rotation caused a significant difference with ratio F = 10,214 and P

  2. OPTIMASI PARAMETER MESIN LASER CUTTING TERHADAP KEKASARAN DAN LAJU PEMOTONGAN PADA SUS 316L MENGGUNAKAN TAGUCHI GREY RELATIONAL ANALYSIS METHOD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rakasita R

    2016-06-01

    Full Text Available Optimasi parameter adalah teknik yang digunakan pada proses manufaktur untuk menghasilkan produk terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi parameter CNC laser cutting, yaitu titik fokus sinar laser, tekanan gas cutting dan cutting speed untuk mengurangi variasi terhadap respon kekasaran dan laju pemotongan pada material SUS 316L. Masing-masing parameter memiliki 3 level dan pada penelitian ini menggunakan matriks orthogonal L9 (34. Metode ANOVA dan Taguchi digunakan untuk menganalisis data hasil percobaan. Optimasi kekasaran minimum permukaan dan laju pemotongan maksimum pada proses laser cutting dilakukan dengan menggunakan Grey relational analysis. Eksperimen konfirmasi digunakan untuk membuktikan hasil optimal yang telah didapatkan dari metode Taguchi Grey relational analysis. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Taguchi Grey relational analysis efektif digunakan untuk mengoptimasi parameter pemesinan pada laser cutting dengan multi respon.   Abstract Parameter optimization is used in manufacturing as an indicator to produce the best manufacturing product. This paper studies an optimization parameters of CNC laser cutting such as focus of laser beam, pressure cutting gases and cutting speed for reducing variation of surface roughness and cutting rate on material SUS 316L. Based on L9(34 orthogonal array parameters, it is analized using ANOVA based on Taguchi method. In order to optimaze the minimum surface roughness and maximum cutting rate in laser cutting process, it is used Grey relational analysis. The confirmation experiments used to validate the optimal results that has done by Taguchi method. The results show that the Taguchi Grey relational analysis is being effective to optimize the machining parameters for laser cutting process with two responses.

  3. Kajian Dasar Mekanisme Pemisah Biji Buah Asam (Tamarindus indica Leguminosae sp dalam Rangka Perancangan Prototipe Mesin Pengolah Asam tanpa Biji

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husen Asbanu

    2012-10-01

    Full Text Available The process of fruit and seed separation on Tamarind is a challenge for agricultural mechanization technology that must be solved. The purpose of this study is to develop a basic study of the Tamarind fruit separation mechanism (Tamarindus indica sp as a part of design process on Tamarind seedless processing machine. Initial design of Tamarind seeds separation machine was made by studying the work of slashing unit and seed separation unit. Tamarind seedless processing machine consist of slicer and peeler. The slicer function is to slice the fruit before it sent into peeler unit which contains two cylindrical peeler. The peeler unit installed parallel so it let through the fruit pulp but still hold the Tamarind seeds that had been separated by the separator unit. Tamarind seeds separation prototype model has been succesfully made. Model testing was done by measuring the rotary speed of spindle peelers on 1065 rpm which considered work effectively for the test load of 100 grams, 200 grams and 300 grams. Further, shaft torque measurements in the process of peeling showed a significant increase in value and it is proportional to the increase in load level for all treatments. Greatest torque happened at 890 rpm rotation speed with a value of 1.45 Nm at 300 gram load. While the rotary speed of 1220 rpm produce 1.17 Nm torque at 300 grams load.

  4. Perancangan Dan Pengujian Radiator Tester Skala Laboratorium Yang Terintegrasi Pengatur Putaran Mesin Dan Hembusan Angin (Regulator Wind Blower )

    OpenAIRE

    Suudi, Ahmad

    2014-01-01

    Cooling system in the engine functions as the protector of the machine by absorbing the heat. Heat engine is produced by fuel in the cylinder. The heat is deliberately created to generate energy, but it will cause excessive heat if it is left unchecked (over heating effect). In order to prevent overheating and keep the machine temperature, then it uses radiator. How effective radiator is used can be seen by using a tool called a radiator tester. Therefore, this research was Designed a Trial R...

  5. Simulasi Pengembangan Bengkel Fabrikasi Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Sesuai Kaidah 5S Menggunakan Aplikasi 3ds Max

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putut Hargiyarto

    2014-10-01

    Full Text Available The objectives of this study were to assess the risks involved in workshops, to apply the Seiso, Seiton, Seiri, Seiketsu, Shitsuke (5S concept for workshops development and to develop the fabrication workshop for the Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, YSU using the 3DS Max simulation application. This study was categorised into Research and Development. The first steps were designing and creating the product using 3DS Max application. The next step was testing the product by implementing it to perform the workshops policy. The results of this study showed the risks consisted of noise, strong light, harmful gases and the mechanical hazards due to falling and moving objects. The implementation of 5S concept, K3 and ergonomics were required to maintain the regularity, efficiency and work discipline, to prevent and to minimize workplace accidents. The development of fabrication workshops using the 3DS Max simulation applicationis is beneficial for implementing the aspects of 5S, K3, ergonomics and provides a reference in redesigning a workshop.

  6. PENERAPAN SISTEM KAWIN SODOK DAN MESIN TETAS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM BURAS SEBAGAI HEWAN UPAKARA DI DESA JIMBARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirapartha M

    2012-10-01

    Full Text Available This community service was conducted under the litle “Aplication Of Hand Breeding Systems and Hatching Machine Tecnology in an Effort to Reduce Raising Costs and Improve Productivity of Domestic Chicken (Buras Chiken as Ceremony Poultry in Jimbaran Village” on Friday, September 16 , 2011. Education and training aims to improve knowledge and skills of raisers in the village of Jimbaran in intoducing and applying hand breeding system and use of technology in domestic poultry hatching machine. In achieving this goal, the methodes used by 1 providing information about the hand breeding system in domestic chickens, hatching machine technologi and its benefits, 2 training on how to use hand breeding system to domestic chiken and use of hatching machine correctly and practically, 3 giving assistance in the form of papers on the management of the use of hatching machines, providing hatching eggs, chiken hatching machine, observation of chicken eggs, chicken hatching machine, observation of chicken eggs, roosters and hens. The result of this training with 40 participants was very good. All participants who were present, as people in Br. Mekar Sari Simpangan, Jimbaran Village, Bandung had never seen this system before and never applied the breeding system and hatching machine technology. People were very enthusiastic, it was proven from the questions asked and in general the participants were able to understand such technology on how to use hatching machine and the hand breeding system in domestic poultry.

  7. ANALISIS ACTIVITY BASED COST1NG DAN SIMULATED ANNEALING UNTUK PENCARIAN RUTE PADA FLEXIBLE MANUFACTURING SYSTEMS

    OpenAIRE

    Rialdy, Novien

    2017-01-01

    AbstrakFlexible Manufacturing System (FMS) adalah sistem manufaktur yang tersusun dari mesin -mesin Numerical Control (NC) yang dikombinasi dengan Sistem Penanganan Material, sehingga job-job berbeda dikerjakan oleh mesin -mesin dengan alur yang berlainan. FMS menggabungkan produktifitas dan fleksibilitas yang tinggi dari Sistem Manufaktur Transfer Line dan Job Shop. Pada riset ini pendekatan Activity-Based Costing (ABC) digunakan sebagai bobot / weight dalam pencarian rute operasi pada mesin...

  8. Development of an Autodiagnostic Adaptive Precision Trainer for Decision Making (ADAPT-DM)

    Science.gov (United States)

    2010-06-01

    limitation of behavioral measures is that they are limited in their ability to discriminate performance within the ‘‘good’’ or ‘‘ bad ’’ performance... Berka et al. 2007; Klein and Hoffman 1992). In rule-based control mode, rules are consciously retrieved from memory and applied to gathered...because studies have shown a trend for decreasing EEG engagement with increasing task proficiency ( Berka et al. 2007; Stevens, Galloway, and Berka 2007). N

  9. Cryptogenic transient ischemic attack after nose blowing: association of huge atrial septal aneurysm with patent foramen ovale as potential cause

    OpenAIRE

    Lotze, Ulrich; Kirsch, Uwe; Ohlow, Marc-Alexander; Scholle, Thorsten; Leonhardi, Jochen; Lauer, Bernward; Oltmanns, Gerhard; Schmidt, Hendrik

    2013-01-01

    Ulrich Lotze,1 Uwe Kirsch,1 Marc-Alexander Ohlow,2 Thorsten Scholle,3 Jochen Leonhardi,3 Bernward Lauer,2 Gerhard Oltmanns,4 Hendrik Schmidt5,6 1Department of Internal Medicine, DRK Krankenhaus Sondershausen, Sondershausen, Germany; 2Department of Cardiology, Zentralklinik Bad Berka, Bad Berka, Germany; 3Institute of Diagnostic and Interventional Radiology, Zentralklinik Bad Berka, Germany; 4Department of Internal Medicine, DRK Krankenhaus Sömmerda; Sömmerda, Germany; 5Depar...

  10. Activity-based Costing dan Simulated Annealing untuk Pencarian Rute pada Flexible Manufacturing Systems

    OpenAIRE

    Budhi, Gregorius Satia

    2003-01-01

    In Bahasa Indonesia : Flexible Manufacturing System (FMS) adalah sistem manufaktur yang tersusun dari mesin-mesin Numerical Control (NC) yang dikombinasi dengan Sistem Penanganan Material, sehingga job-job berbeda dikerjakan oleh mesin-mesin dengan alur yang berlainan. FMS menggabungkan produktifitas dan fleksibilitas yang tinggi dari Sistem Manufaktur Transfer Line dan Job Shop. Pada riset ini pendekatan Activity-Based Costing (ABC) digunakan sebagai bobot / weight dalam pencarian ru...

  11. Studi Penggunaan GPC (Generator Paralelling Control) Pada PLTD Di Sun Plaza

    OpenAIRE

    Juanda, T.

    2010-01-01

    Sistem pembangkitan listrik yang sudah umum digunakan adalah mesin generator tegangan AC, di mana penggerak utamanya bisa berjenis mesin turbin, mesin diesel atau mesin baling-baling. Dalam pengoperasian pembangkit listrik dengan generator, karena faktor keandalan dan fluktuasi jumlah beban, maka disediakan dua atau lebih generator yang dioperasikan dengan tugas terus-menerus, cadangan dan bergiliran untuk generator-generator tersebut. Penyediaan generator tunggal untuk pengoperasian terus me...

  12. LAJU PEMBUANGAN PANAS PADA RADIATOR DENGAN FLUIDA CAMPURAN 80% AIR DAN 20% RC PADA RPM KONSTAN

    OpenAIRE

    Made Ricki Murti

    2012-01-01

    Mobil yang digunakan untuk menempuh perjalanan yang jauh biasanya dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi dengan putaran mesin berkisar pada rpm 2000 dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat suhu mesin melebihi suhu normal mesin saat bekerja, maka penelitian ini perlu dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian perbandingan laju pembuangan panas mesin antara pemakaian 100% air dengan campuran 80% air dan 20% radiator coolant deng...

  13. Neuroergonomics Deep Dive Literature Review, Volume 2: Neuroergonomics and Performance: Prediction, Assessment, and Facilitation

    Science.gov (United States)

    2010-11-01

    Carnegie Mellon University) Mike Byrne (Rice University) Christian Lebiere (Carnegie Mellon University) Scott Douglass (711th HPW/RHAC) David Meyer...coordinated performance. 51 Distribution A: Approved for public release; distribution unlimited. 19. Stevens, R., Galloway , T., Berka, C., & Behneman... Galloway , T., Berka, C., & Sprang, M. (2009) Can neurophysiologic synchronies provide a platform for adapting team performance? Lecture Notes in

  14. Mesin Pemindah Bahan : Studi Prestasi Belt Conveyor Hubungannya Dengan Ukuran Butiran Dan Tingkat Kelembaban Bahan Curah ( Batubara ), Panjang Belt 7,6 Meter ; Lebar 32 Centimeter

    OpenAIRE

    Nugroho, Rio

    2011-01-01

    Banyak industri yang menggunakan belt conveyor sebagai alat transportasi material, sebab punya banyak keuntungan. Sehingga, untuk meningkatkan performansi belt conveyor tersebut perlu dilakukan pengidentifikasian prestasi belt conveyor. Identifikasi dilakukan dengan material transfer batubara. Yang akan diamati adalah pengaruh ukuran butiran material dan tingkat kelembaban terhadap kapasitas transfer belt conveyor. Dari pengujian didapatkan kapasitas transfer terbesar adalah material batubar...

  15. Model Integrasi Penjadwalan Batch dan Penjadwalan Preventive Maintenance dengan Kriteria Minimisasi Biaya Simpan, Biaya Setup, Biaya Pm, serta Biaya Rework pada Mesin Stabil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zahedi Zahedi

    2014-06-01

    Full Text Available This study developed a model of batch scheduling involving the unavailability machine to minimize setup costs, cost of preventive maintenance and the cost of rework in a stable machine. This model is considered necessary in order to understand the effect of the unavailability machine for production runs and to understand the effect on the batch production schedule. The results of this study indicate that the first and last run will not give single batch. Given a hypothetical example of how the model and algorithm developed solve the problem instance. 

  16. Pre-Test pan Work Plan sebagai Strategi Pembelajaran Efektif pada Praktikum Bahan Teknik Lanjut Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurdjito Nurdjito

    2013-09-01

    Full Text Available To find the most effective learning strategy for the practicum in the laboratory of materials of the department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University (YSU, a study that aims to determine the effect of applying pre-test and work plan on the learning activities and the achievement of students in the laboratory was conducted. This action research used the purposive random sampling technique. Pre-test and work plan were conducted as the treatment. The data of study was collected through a test to analyse the students’ achievement scores, then they were analyzed using t-test with SPSS. The results of this study indicated that the application of pre-test and work plan in addition to the standard module was proven to be more effective than the  normative learning using the module with t = 3.055 p = 0.003 <0.05. The implementation of the pre-test and work plan in addition to the use of standard modules is able to  improve the students’ motivation, independence and readiness to learn as well as the cooperation among the students, therefore the achievement is also improved. The mastery of competencies increased significantly proved by the increasing values of mode 66 to 85 (the experiment, and mean 73.12 into 79.32 (experiment.

  17. Perbaikan Ergonomi Lingkungan Internal Perpustakaan Untuk Peningkatan Kenyamanan dan Performansi Kerja Pemustaka: Studi Kasus di Perpustakaan Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik UGM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Yulianti

    2016-09-01

    Full Text Available The important factor to create conducive library room is to provide room with various conditions. Those conditions are sufficient lighting intensity, sufficient room temperature, low noise, ergonomic design facilities to support the learning condition for library user. The goal of this research is to ergonomically evaluate library internal environment of Machine and Industrial Engineering Department at Engineering Faculty UGM. The evaluation consists of lighting, temperature, humidity, noise factor, working posture and comfort level of the library user. The result will show whether this library has provided comfort and ergonomic facilities for the library user to study. The data collected shows: lighting condition, maximum lighting in the library is 149.9 lx which is below the recommended standard; the maximum temperature is 24.97˚C which is good; humidity level is 63-66% which is slightly above the standard; and the noise factor is below the Limit Value (70 dBA namely 59.24 dBA. The library user working posture measures through three students with tall, average and small categories who working with notebook. The RULA analysis shows the tall student is at action level 6 which indicates the need for investigation and the reparation immediately. The average and small student shows action level 3 which indicates sustainable investigation and reparation possibility. The questionnaire collected from 92 samples. The result shows 63.04% respondents choose high comfort, 26.09% respondent shows average comfort, while 10.87% choose low comfort of the library room.

  18. USULAN IMPLEMENTASI SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME DENGAN KARTU KANBAN DI LINE PRODUKSI CORE MAKING DISA TIPE MESIN VERTIKAL PT AT INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Riyadi

    2015-02-01

    Full Text Available PT AT-Indonesia adalah perusahaan manufaktur otomotif, produk yang dihasilkan adalah untuk spare part mobil. Masalah yang terjadi pada proses produksi core adalah pemborosan produksi. Pemborosan tersebut adalah produksi membuat produk yang lebih banyak dibandingkan apa yang dibutuhkan, sehingga terjadi overstock yang berdampak penumpukan stok pada area store pada saat itu. Barang overstock tersebut malah mengakibatkan perusahaan harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Padahal kebijakan perusahaan untuk tahun 2014 adalah mengurangi biaya akibat lost produksi. Dengan adanya masalah tersebut maka yang akan dilakukan adalah perbaikan pada system produksi di bagian Core Dept. Metode perbaikan yang digunakan adalah menggunakan sistem produksi just in time atau sistem produksi tarik, dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan oleh proses selanjutnya. Dalam proses sistem tarik, pengontrolan produksi akan dibantu oleh kartu kanban. Kartu kanban yang digunakan adalah kartu kanban production instruction (PI-Kanban yang akan memberikan perintah produksi core dan kartu kanban part withdrawal (PW-Kanban yang akan berfungsi sebagai kartu pengambilan produk core.Dengan adanya perbaikan pada sistem produksi core, maka akan dicapai efisiensi proses produksi. Dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan saja. Sehingga akan menghemat biaya produksi sebesar Rp 7.611.229.   Kata kunci : System just in time, Kartu kanban, Kaizen, Sistem Tarik dan Sistem Dorong

  19. Vlnová dynamika elektronů a fotonů v jednotném rámci jednočásticové nerelativistické Schrödingerovy rovnice

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Pospíšil, Jaroslav; Šafářová, K.

    2009-01-01

    Roč. 54, 11-12 (2009), 304-307 ISSN 0447-6441 R&D Projects: GA AV ČR KAN301370701 Institutional research plan: CEZ:AV0Z10100522 Keywords : dynamics of electrons and photons * one-particle nonrelativistic Schrödinger equation Subject RIV: BH - Optics, Masers, Lasers

  20. Two-photon contributions to the elastic electron-nucleon scattering in the Skyrme model; Zwei-Photon-Beitraege zur elastischen Elektron-Nukleon-Streuung im Skyrme-Modell

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kuhn, Markus

    2008-09-23

    The electromagnetic form factors are crucial for our understanding of the inner structure of the proton. Recently it has become feasible to measure them by the use of polarisation transfer techniques in addition to the traditional Rosenbluth separation method. Thereby emerged an incompatibility of the results obtained by these two different experimental methods. It is commonly assumed that the discrepance is induced by higher order corrections to the cross section, especially through two-photon exchange processes. Unfortunately these processes cannot be calculated in a model independent manner because off-shell photon nucleon vertices arise. Effective chiral lagrangians contain already local two-photon couplings and therefore seem exceptionally well suited to study the anomaly contribution to the two-photon exchange. These couplings give two-photon exchange contributions that can be understood as the coupling of the nucleon to pions, decaying into two virtual photons. A particular contribution emerges from the chiral anomaly of QCD, that describes the two-photon decay of the neutral pion. The most important goal of this work is the calculation of the contribution arising from the anomaly to the elastic electron-proton scattering. The results are expected to be widely model independent since the anomaly directly reflects a QCD property. Based on the Skyrme model the protons are realized as soliton solutions in effective chiral theories. The next to leading order contribution to the cross section is given by the interference between the one- and two-photon exchange. The latter contains an ultraviolet divergence, which is renormalized by a local effective counterterm. This counterterm contributes to the width of the neutral pion decay which determines the finite part of the counterterm coefficient. The affect of the anomaly to the Rosenbluth separation of the electromagnetic form factors as well as the discrepance regarding the polarization measurements is extensively discussed within the Skyrme model. In addition, the correction as expected from the effective two-photon coupling of the non-linear {sigma} model is estimated. (orig.)

  1. PERANCANGAN PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA PT. ARTHA PRIMA SUKSES MAKMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yugowati Praharsi

    2015-06-01

    Full Text Available PT. Artha Prima Sukses Makmur memiliki lima mesin dalam menjalankan kegiatan produksi sol sepatu yang berlangsung 24 jam setiap hari, sehingga kegiatan perawatan dan pemeliharaan perlu dilakukan dengan baik dan dijadwalkan agar tidak mengganggu kegiatan produksi yang sedang berlangsung. Kerusakan mesin saat ini masih terhitung tinggi dan memerlukan waktu perbaikan yang cukup lama. Perancangan penjadwalan maintenancediperlukan untuk mengurangi downtime pada mesin, sehingga tidak menghambat dan mengganggu jadwal produksi. Penjadwalan yang diusulkan adalah preventive maintenance dengan metode age replacement. Berdasarkan prinsip Pareto terdapat dua mesin kritis dari lima mesin yang ada.Hasil perhitungan dari data kerusakan mesin sebelumnya diketahui, jika dilakukan preventive maintenance downtime akan berkurang sebanyak 2.85%, dan terjadi penghematan sebesar 38%.

  2. PERANCANGAN PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA PT. ARTHA PRIMA SUKSES MAKMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yugowati Praharsi

    2015-06-01

    Full Text Available PT. Artha Prima Sukses Makmur memiliki lima mesin dalam menjalankan kegiatan produksi sol sepatu yang berlangsung 24 jam setiap hari, sehingga kegiatan perawatan dan pemeliharaan perlu dilakukan dengan baik dan dijadwalkan agar tidak mengganggu kegiatan produksi yang sedang berlangsung. Kerusakan mesin saat ini masih terhitung tinggi dan memerlukan waktu perbaikan yang cukup lama. Perancangan penjadwalan  maintenancediperlukan untuk mengurangi downtime pada mesin, sehingga tidak menghambat dan mengganggu jadwal produksi. Penjadwalan yang diusulkan adalah preventive maintenance dengan metode age replacement. Berdasarkan prinsip Pareto terdapat dua mesin kritis dari lima mesin yang ada.Hasil perhitungan dari data kerusakan mesin sebelumnya diketahui, jika dilakukan preventive maintenance downtime akan berkurang sebanyak 2.85%, dan terjadi penghematan sebesar 38%.

  3. Analisa Beban Kerja Dengan Menggunakan Work Sampling Dan Nasa-tlx Untuk Menentukan Jumlah Operator (Studi Kasus: PT Xyz)

    OpenAIRE

    Ramadhan, Rahadian; Tama, Ishardita Pambudi; Efranto, Remba Yanuar

    2014-01-01

    PT. XYZ merupakan pabrik yang bergerak di bidang sandang. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pengukuran beban secara fisik dan pengukuran beban secara mental. Pada PT XYZ para pelaksana mesin sering sekali mengeluh tentang kelelahan karena harus mengoperasikan mesin yang banyak dalam sekali kerja. Untuk mengurangi kelelahan tersebut maka dibuatlah rencana penambahan jumlah karyawan tetap untuk mengurangi beban kerja setiap pelaksana mesin.. Pengukuran beban kerja menggunakan m...

  4. Analisis Kinerja Cooling Tower 8330 Ct01 Pada Water Treatment Plant-2 PT Krakatau Steel (Persero). Tbk

    OpenAIRE

    Siallagan, Hutriadi Pratama

    2017-01-01

    Pada proses produksi baja sangat erat kaitannya dengan pendinginan baik untuk proses pendinginan baja maupun pendinginan mesin-mesin produksi supaya terhindar dari over heat sehingga dapat bekerja dengan optimal. Pada PT Krakatau Steel menggunakan beberapa sistem pendingin salah satunya adalah sistem pendingin cooling tower 8330 CT 01. Sistem pendingin tersebut digunakan untuk menunjang proses produksi dan juga pendinginanan mesin produksi khusunya pada Slab Steel Plant (SSP), dengan peran ya...

  5. Development of a Ballistic Specification for Magnesium Alloy AZ31B

    National Research Council Canada - National Science Library

    Jones, Tyrone L; DeLorme, Richard D

    2008-01-01

    The U.S. Army Research Laboratory (ARL) and Magnesium Elektron North America (MENA) have conducted a joint effort to develop and evaluate rolled plate in commercially available magnesium alloy-temper AZ31B-H24...

  6. School-Based Service-Learning for Promoting Citizenship in Young People: A Systematic Review

    Science.gov (United States)

    2005-09-06

    capital can not only produce social “goods” but also social “ bads ”; some forms of collective action are harmful to democracies. This review focuses on...criteria for this review and are summarized in the table below: Table 1: Included Studies Scales, Peter C., Blyth, Dale A., Berkas ...leadership,20 and “civic attitudes”.21 Berkas (1997) A copy of this evaluation (Strategic Review of the W. K. Kellogg Foundation’s Service-Learning

  7. GREAT III Erosion and Sediment Inventory (Saverton, Missouri to Cairo, Illinois).

    Science.gov (United States)

    1982-06-01

    Berkas (Don Coffin) (Horace Jeffery) Illinois Tim Lazaro (Doug Glysson) University of Missouri at Rolla, 140 (Dr. Glendon Stevens) Dr. Charles Morris...sediment sampling began with periodic particle size samples of suspended material, bedload, and bad material. All data collection at this station has been... Berkas , W.D., Personal Communication, Hydrologist, Water Resources * Division, Missouri, United States Geological Survey, Rolla, Missouri, 1981. 3

  8. Metric Selection for Evaluation of Human Supervisory Control Systems

    Science.gov (United States)

    2009-12-01

    and performance have been reported ( Berka , et al., 2004; Brookhuis & De Waard, 1993; Brookings, Wilson, & Swain, 1996). As discussed previously...http://courses.washington.edu/samcrs/ahpexample.pdf Berka , C., Levendowski, D. J., Cventovic, M., Petrovic, M. M., Davis, G. F., Lumicao, M. N., et...like it was inconsistent that much so it wasn’t bad . Also, being able to override it was key. Richer set of data Felt like placing the pucks

  9. Multidisciplinary pain management programs.

    OpenAIRE

    Kaiser, Ulrike; Arnold, Bernhard; Pfingsten, Michael; Nagel, Bernd; Lutz, Johannes; Sabatowski, Rainer

    2013-01-01

    Ulrike Kaiser,1 Bernhard Arnold,2 Michael Pfingsten,3 Bernd Nagel,4 Johannes Lutz,5 Rainer Sabatowski1,61Comprehensive Pain Center, University Hospital “Carl Gustav Carus”, Dresden, 2Department of Pain Management, Klinikum Dachau, Dachau, 3Pain Clinic, University Medicine, University of Göttingen, 4Day Care Unit, DRK Pain Center, Mainz, 5Interdisciplinary Pain Center, Zentralklinik Bad Berka, Bad Berka, 6Department of Anesthesiology and Intensive Care, University ...

  10. PENGENDALIAN KUALITAS PT AHM DENGAN MENGGUNAKAN ISO/TS 16949: 2002 UNTUK MENCEGAH KOMPONEN VALVE INLET BENGKOK PADA MOTOR SUPRA KHUSUSNYA MESIN NF100 (Studi Kasus Valve Inlet Bengkok di PT Astra Honda Motor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Utami Handayani

    2012-02-01

    Full Text Available Untuk memenuhi keinginan konsumen dalam hal mutu dan jumlah, PT AHM telah menerapkan ISO 9001:2000 (International Standard Organization versi tahun 2000, SIX SIGMA dan ISO/TS 16949:2002 untuk menangani customer claim dan memperbaiki mutu supplier yang ada. Sebelum penerapan ISO/TS 16949:2002, untuk keharmonisan kualitas supplier/penyalur tersebut, PT AHM telah menggunakan QS-9000 dalam mengendalikan kualitas produknya. Berhubung QS-9000 tidak diperbaharui lagi dan hanya akan berlaku sampai tahun 2006, maka sebagai gantinya perusahaan mengambil kebijakan untuk menerapkan ISO/TS 16949:2002 dan menyertakan dalam keseluruhannya kebutuhan ISO 9001:2000. Dari beberapa jenis motor yang diproduksi pada pabrik II dari PT AHM, jenis motor yang diproduksi adalah Legenda, Tiger, GL Max, Mega Pro dan Supra. Diantara kelima motor tersebut, Supra mempunyai prosentase permintaan yang paling tinggi dan juga sekaligus market claim tertingggi (periode Agustus s/d Desember 2004, yaitu sebesar 2,7%, sedangkan berdasarkan penelitian terhadap banyaknya claim customer terhadap komponen motor Supra periode Agustus s/d Desember 2004, claim terhadap komponen  terbesar mencapai 337 claim dari total 1440 claim. Komponen  motor Supra yang dimaksud disini adalah Valve Inlet. Dalam penelitian ini, dievaluasi hasil dari pelaksanaan persiapan penerapan ISO/TS 16949:2002 sebagai teknik pengendalian kualitas terbaru yang telah dipilih dengan menggunakan tools dari ISO/TS 16949:2002 yaitu SPC, FMEA dan Corrective Action. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab Valve Inlet bengkok bukan hanya berasal dari Valve inlet itu sendiri, melainkan juga sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian pada Guide Valve Inlet dan Cylinder head. Dari penelitian penerapan ISO/TS 16949:2002 di PT AHM dapat diketahui beberapa manfaat ISO/TS 16949:2002 dalam mengendalikan kualitas produk dan memenuhi kebutuhan customer. Kata Kunci: Market Claim, Customer Claim, ISO/TS 16949:2002, SPC, FMEA dan Corrective Action

  11. Penerapan Preventive Maintenance Untuk Meningkatkan Reliability Pada Boiler Feed Pump PLTU Tarahan Unit 3 & 4

    OpenAIRE

    Saputra, Melki

    2015-01-01

    Pemeliharaan dan perawatan merupakan kegiatan untuk menjamin mesin dapat bekerja sebagaimana mestinya. Pemeliharaan dan perawatan menyeluruh untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dikenal dengan Preventive Maintenance. pemeliharaan keterlibatan operator melalui kegiatan autonomous maintenance. PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Sektor Tarahan merupakan salah satu perusahaan penghasil listrik dan semua mesinnya beroperasi selama 24 jam. Beroperasinya mesin secara c...

  12. Pengujian Dan Analisa Anti Komputer Forensik Menggunakan Shred Tool

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Rahardjo

    2016-08-01

    Full Text Available Komputer forensik dan anti komputer forensik adalah dua bidang yang saling berlawanan. Komputer forensik dilakukan oleh ahli komputer forensik guna memperoleh data dan bukti akurat dari kasus cyber crime untuk penyelidikan, sedangkan anti komputer forensik dilakukan oleh attacker untuk menghilangkan jejak sekaligus menyulitkan ahli komputer forensik dalam melakukan tugasnya. Bagi attacker, pemilihan tool anti komputer forensik yang default di mesin target, dinilai lebih  efektif  dan  cepat  dibandingkan menginstalasi terlebih dahulu di  mesin korban. Untuk itu dipilihlah shred sebagai aplikasi anti komputer forensik pada mesin GNU/Linux. Jika anti forensik berhasil, ahli forensik akan sulit melakukan komputer forensik terhadap data yang menjadi barang bukti cyber crime. Paper ini memaparkan mengenai anti forensik yang dilakukan oleh attacker terhadap mesin remote GNU/Linux untuk kasus cyber crime di jaringan komputer. Anti forensik dilakukan menggunakan shred terhadap file syslog untuk menghapus jejak kejahatan sekaligus menyulitkan proses forensik oleh ahli komputer forensik. Pengujian dilakukan pada 3 buah komputer berbasis GNU/Linux pada intranet Lab Sinyal Sistem ITB. Masing - masing bertindak sebagai mesin target (server, mesin firewall, dan mesin attacker. Dilakukan proses anti komputer forensik dan komputer forensik di mesin server. Hasil pengujian dicatat dan dianalisa untuk kemudian ditarik kesimpulan.

  13. UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI KAPUR PERTANIAN MASYARAKAT NAGARI SITANANG-HALABAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulnadi Zulnadi

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini   bertujuan  untuk meningkatkan   produksi dan kapur pertanian yang ada di Nagari Sitanang yang proses produksinya masih dikerjakan  secara manual atau tradisional.  Peningkatan  produksi dan  efisiensi dapat dicapai dengan menerapkan mesin-mesin pengolahan. Produksi kapur pertanian ini dapat ditingkatkan dengan mempergunakan  mesin hammer mill  dan  mesin sortasi. Untuk  meningkatkan kemampuan produksi kapur pertanian dengan mutu yang lebih baik, sangat perlu diadakan mesin-mesin pengolahan yang efisien dan murah sehingga dapat  menekan  biaya produksi  dan  selanjutnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat pada Nagari Sitanang.  Mesin hammer mill  yang sediakan, mempunyai panjang  180 cm, lebar 60 cm dan tinggi 140 cm  menggunakan mesin penggerak  36 HP, dengan transmisi  satu tingkat perbandingan pulley 3:9  berkapasitas  1.250 kg/jam. Selain itu mesin sortasinya  mempunyai dimensi : panjang 570 cm, lebar  130 cm, dan tinggi  180 cm. Ukuran ayak  yang digunakan  adalah  ayak  I  ukuran 100 mesh  , ayak II  ukuran 80 mesh  dan ayak  III  ukuran 60 mesh.  Mesin penggerak ukuran  16 HP,  transmisi  3 tingkat  dan kapasitas  sebesar 882,4 kg /jam. Penerapan mesin-mesin ini, dapat meningkatkan kapasitas produksi, meringankan beban kerja dan biaya serta mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja. Penelitian ini ditujukan kepada masyarakat di  Kenagarian Sitanang kecamatan  Halaban yang sehari-hari bekerja sebagai penghasil kapur pertanian atau   memproduksi  kapur pertanian. Penerapan  mesin-mesin ini dapat  meningkatkan produksi sampai dengan 3 kali dari kapasitas produksi semula. Kata kunci : Kapur pertanian, kapasitas  produksi, hammer mill dan  sortasi.

  14. PECVD Tekniği ile Büyütülmüş İnce Filmlerde Oluşan Ge ve SiGe Nanokristallerin Geçirgen Elektron Mikroskobu (TEM) ,Raman ve Fotoışıma Spektroskopisi Teknikleri ile İncelenmesi

    OpenAIRE

    Şahin, Bünyamin; Ağan, Sedat

    2009-01-01

    We report an experimental study, optical properties of Ge and SiGe nanocrystals in SiOx structures are investigated by using Transmission Electron Microscopy (TEM), Raman and Photlüminescence Spectroscopy techniques. Ge nanocrystals in silicon oxide thin films have been grown with different annealing time by Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition (PECVD) technique. The aim of our work is to determine size and size distiributions Ge, SiGe nanocrystals in SiOx martix due to annealing process...

  15. Perancangan Sistem Informasi Berbasis Komputer untuk Manajemen Perawatan Fasilitas Industri Manufaktur Kapal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulil Albab Fida Husain

    2017-01-01

    Full Text Available Beberapa galangan setingkat denganPT. Dok dan Perkapalan Surabaya masih menggunakans istem manual dalam melakukan kegiatan manajeman perawatan peralatan / mesin. Hal ini menyebabkan keterlambatan tindakan perawatan mesin dikarenakan kurangnya informasi dan tidak adanya system peringatan yang mendukung manajemen perawatan. Itu semua menyebabkan keterlambatan perawatan yang berakibat pada menurunya umur mesin. Oleh karena itu perlu adanya suatu pelatihan ketrampilan mengenai tindakan-tindakan awal perawatan peralatan / mesin kepada operator mesin produksi menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk merancang system informasi manajemen perawatan fasilitas industry manufaktur kapal. Model system ini dapat memberikan informasi perawatan peralatan / mesin dan system peringatan jadwal perawatan. Pertama dilakukan analisa kondisi existing mengenai system informasi perawatan. Kedua dilakukan penentuan parameter-parameter dan pengumpulan data-data informasi perawatan. Ketiga merancang system informasi manajemen perawatan menggunakan program visual basic. Pembuatan model system ini menggunakan system perancangan database dengan parameter metode TPM. Berdasarkan hasil perancangan system dan uji validasi serta verifikasi program yang dirancang, didapatkan terjadi perubahan efektifitas dalam hal alur penyampaian informasi perawatan, system penyimpanan informasi perawatan, dan kemudahan akses dalam mendapatkan informasi perawatan. Sistem yang dirancang dapat memperbaiki sistem manual yang diterapkan. Sistem informasi manajemen perawatan peralatan / mesin dapat memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh supervisor, karyawan dan operator mesinproduksi.

  16. Study on aerodynamics characteristics an urban concept car for energy-efficient race

    Science.gov (United States)

    Ambarita, H.; Siregar, M. R.; Kawai, H.

    2018-03-01

    "Horas Mesin USU" is a prototype of urban concept vehicle designed by University of Sumatera Utara to participate in the energy-efficient competition. This paper deals with a numerical study on aerodynamic characteristics of the Horas Mesin USU. The numerical analyses are carried out by solving the governing equations using CFD FLUENT commercial code. The turbulent flow is closed using k-epsilon turbulence model. In the results, pathline, velocity vector and pressure distribution are plotted. By using the pressure distributions, drag and lift coefficients are calculated. In order to make a comparison, the aerodynamic characteristics of the present design are compared with commercial city car Ford-Fiesta. The averaged drag coefficients of Horas Mesin USU and Ford-Fiesta are 0.24320 and 0.29598, respectively. On the other hand, the averaged lift coefficients of the Horas Mesin USU and Ford-Fiesta are 0.03192202 and 0.09485621, respectively. This fact suggests that Ford-Fiesta has a better aerodynamic performance in comparison with Horas Mesin USU. The flow field analysis shows that there are many modifications can be proposed to improve the aerodynamic performance of the Horas Mesin USU. It is suggested to perform further analysis to improve the aerodynamic performance of Horas Mesin USU.

  17. Multidisciplinary pain management programs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kaiser U

    2013-05-01

    Full Text Available Ulrike Kaiser,1 Bernhard Arnold,2 Michael Pfingsten,3 Bernd Nagel,4 Johannes Lutz,5 Rainer Sabatowski1,61Comprehensive Pain Center, University Hospital “Carl Gustav Carus”, Dresden, 2Department of Pain Management, Klinikum Dachau, Dachau, 3Pain Clinic, University Medicine, University of Göttingen, 4Day Care Unit, DRK Pain Center, Mainz, 5Interdisciplinary Pain Center, Zentralklinik Bad Berka, Bad Berka, 6Department of Anesthesiology and Intensive Care, University Hospital “Carl Gustav Carus”, Dresden, Germany

  18. Vsjo na prodazhu!

    Index Scriptorium Estoniae

    2003-01-01

    Zemfira valib ansamblisse muusikuid. R. Willims sõlmis EMIga uue lepingu. Verka Serdjutshka kontserdist Moskvas. Oleg Gazmanov veedab mesinädalad Jordaanias. "Tatu" loobus "Leningradi" kasuks. A. Vishnja albumist "Viagra dlja Putina"

  19. APLIKASI DECISSION SUPPORT SYSTEM UNTUK TROUBLESHOOTING PADA OPERASIONAL GENSET DI KAPAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Budiarto

    2012-04-01

    Full Text Available Studi ini merupakan langkah awal untuk membantu dalam memperbaiki genset tanpa perlu bantuan teknisi profesional. Dengan metode Decision Support System (DSS dalam pemilihan jenis kerusakan, sebagai operator mesin kapal mampu menemukan dan menganalisa serta menghasilkan solusi yang sesuai dengan kerusakan yang terjadi. DSS ini menggunakan software via web yang di integrasikan dengan database My SQL dan dimaksudkan agar lebih mudah menjangkau dalam mengakses berbagai macam solusi kerusakan pada genset di kapal, sehingga mempermudah pengerjaan. Beberapa jenis kerusakan pada genset terbagi menjadi 2(dua bagian, yaitu pada bagian mesin penggerak generator serta generator itu sendiri. Dalam prakteknya, generator lebih jarang mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan genset digerakkan oleh mesin penggerak berupa diesel motor, yang diketahui lebih sering mengalami kerusakan . Sehingga  fokus pengerjaan web diutamakan pada mesin penggerak generator. Hasil penelitian ini menghasilkan web dengan integrasi database My SQL menunjukkan jumlah kerusakan sebanyak 305 (tiga ratus lima jenis kerusakan dengan 423 (empat ratus dua puluh tiga jenis gejala.

  20. Pengaruh Degasser Dan Grain Refiner Terhadap Sifat Mekanik Paduan Al-Si Produk Cor

    OpenAIRE

    Yohanes, Glenn; Djamil, Sofyan

    2008-01-01

    Paduan aluminium banyak digunakan pada industri otomotif, seperti pada pembuatan velg dan komponen-komponen mesin. Studi pengaruh degasser dan grain refiner terhadap kekuatan tarik, kekuatan luluh, elongasi dan kekerasan, pada proses peleburan dibandingkan dengan atau tanpa menggunakan degasser dan grain refiner. Benda uji didapat dengan melebur blok mesin Mitsubishi L.300, menggunakan tungku listrik dan proses cor sistem cetakan terbuka. Hasil penelitian, meliputi kekuatan tarik, luluh, elon...

  1. Pengaruh Degasser dan Grain Refiner terhadap Sifat Mekanik Paduan Al-Si Produk Cor

    OpenAIRE

    Yohanes, Glenn; Djamil, Sofyan

    2009-01-01

    Paduan aluminium banyak digunakan pada industri otomotif, seperti pada pembuatan velg dan komponen-komponen mesin. Studi pengaruh degasser dan grain refiner terhadap kekuatan tarik, kekuatan luluh, elongasi dan kekerasan, pada proses peleburan dibandingkan dengan atau tanpa menggunakan degasser dan grain refiner. Benda uji didapat dengan melebur blok mesin Mitsubishi L.300, menggunakan tungku listrik dan proses cor sistem cetakan terbuka. Hasil penelitian, meliputi kekuatan tarik, luluh, elon...

  2. Genome-Wide Chromosomal Targets of Oncogenic Transcription Factors

    Science.gov (United States)

    2008-04-01

    Altman, W.E., Attiya, S., Bader, J.S., Bemben, L.A., Berka , J., Braverman, M.S., Chen, Y.J., Chen, Z., et al. 2005. Genome sequencing in microfabricated...software after filtering to exclude bad spots. qPCR validation. Primer pairs used in Figure 1 were designed to cover three peaks and three troughs in

  3. Molecular Genetic and Gene Therapy Studies of the Musculoskeletal System

    Science.gov (United States)

    2005-10-01

    absence of Bax inhibition would be expected to inhibit apoptosis. Few other mitochondrial apoptotic genes displayed differences. Bad , which binds Bcl...Jensen LI, Jarmer H, Berka R, Gautier L, Nielser HB, Saxild HH, Nielsen C, Brunak S, Knudsen S (2002): A new non-linear normalization method for reducing

  4. Basic Static Code Analysis Untuk Mendeteksi Backdoor Shell Pada Web Server

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nelly Indriani Widiastuti

    2017-05-01

    Full Text Available Mengakses  sistem komputer tanpa ijin merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasuki atau menyusup kedalam suatu sistem jaringan komputer tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem tersebut. Kejahatan  tersebut bertujuan untuk mengintai atau mencuri informasi penting dan rahasia. Dalam praktiknya peretas menyisipkan berkas backdoor shell pada lokasi yang sulit ditemukan oleh pemilik sistem. Beberapa perangkat yang sudah ada masih dalam bentuk terminal. Perangkat tersebut melakukan pencarian berkas berdasarkan nama-nama yang telah terdaftar sebelumnya. Akibatnya, pada saat berkas backdoor shell  jenis baru menginfeksi, tools tersebut tidak dapat mendeteksi keberadaannya. Berdasarkan hal tersebut, maka dalam penelitian ini pencarian backdoor shell pada web server menggunakan metode basic static code analysis. File sistem diproses melalui dua tahap utama yaitu string matching dan taint analysis. Dalam proses taint analysis, sistem menghitung peluang kemungkinan setiap signature sebagai backdoor untuk mengatasi kamus backdoor yang tidak lengkap. Berdasarkan  hasil yang didapat dari pengujian yang dilakukan terhadap 3964 berkas diperoleh tingkat akurasi  yang lebih besar dibandingkan dengan aplikasi php shell detector sebesar 75%.

  5. Chocenského spis o pouštění krve a jeho lékařská terminologie

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Černá, Alena M.

    2016-01-01

    Roč. 139, 3/4 (2016), s. 315-337 ISSN 0024-4457 R&D Projects: GA ČR GA15-01298S Institutional support: RVO:68378092 Keywords : Jan (John) Berka of Choceň * Křišťan of Prachatice * Old Czech language * bloodletting * medical terminology Subject RIV: AI - Linguistics

  6. Spin and charge transport in graphene devices in the classical and quantum regimes

    NARCIS (Netherlands)

    Diniz Guimaraes, Marcos Henrique

    2015-01-01

    Grafeen, één atoom dik koolstofmateriaal, werd in het afgelopen decennium één van de meest veelbelovende materialen voor toekomstige elektronische apparaten. Grafeen heeft ook groot potentieel getoond voor spintronische toepassingen, waarbij het intrinsieke hoekmoment van het elektron (spin) wordt

  7. Overview of physics results from MAST

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Lloyd, B.; Avers, R.J.; Alladio, F.; Andrew, Y.; Appel, L.C.; Applegate, D.; Axon, K.B.; Ben Ayed, N.; Bunting, C.; Buttery, R.J.; Carolan, P.G.; Chapman, I.; Ciric, D.; Conner, J.W.; Conway, N.J.; Cox, M.; Counsell, G.F.; Cunningham, G.; Darke, A.; Delchambre, E.; Dendy, R.O.; Bowling, J.; Dudson, B.; Dunstan, M.R.; Field, A.R.; Foster, A.; Gee, S.; Garzotti, L.; Gryaznevich, M.P.; Gurchenko, A.; Gusakov, E.; Hawkes, N.C.; Helander, P.; Tender, T.C.; Hnat, B.; Howell, D.H.; Kliner, N.; Keeling, D.; Kirk, A.; Koch, B.; Kuldkepp, M.; Lisgo, S.; Lott, F.; Maddison, G.P.; Maingi, R.; Mancuso, A.; Mangold, S.J.; Martin, R.; McArdle, G.J.; McCone, J.; Meyer, H.; Micozzi, P.; Morfia, A.W.; Muir, D.G.; Nelson, M.; O’Brien, M.R.; Patel, A.; Pinches, S.; Preinhaelter, Josef; Price, M.N.; Rachlew, E.; Roach, C.M.; Rozhansky, V.; Saarelma, S.; Saveliev, A.; Scannell, R.; Sharapov, S.E.; Shevchenko, V.; Shibaev, S.; Stammers, K.; Storrs, J.; Surkov, A.; Sykes, A.; Tallents, S.; Tailor, D.; Thomas-Davies, N.; Turnyanskiy, M.R.; Urban, Jakub; Valovic, M.; Vann, R.G.L.; Volpe, F.; Voss, G.; Walsh, M.J.; Warder, S.E.V.; Watkins, R.; Wilson, H. R.; Wisse, M.; MAST, Mast.Teams.; NBI, NBI.Teams.

    2007-01-01

    Roč. 47, č. 10 (2007), S658-S667 ISSN 0029-5515. [IAEA Fusion Energy Conference/21st./. Chengdu, 16.10.2006-21.10.2006] Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : Overdense plasma * Conversion * Emission * Excitation * Tokamaks * Elektron Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics Impact factor: 3.278, year: 2007

  8. Pop / Mart Kalvet

    Index Scriptorium Estoniae

    Kalvet, Mart, 1975-

    2007-01-01

    Uutest heliplaatidest: The Mission "God Is A Bullet", James Yorkston "Roaring The Gospel", Groove Armada "Soundboy Rock", Elektrons "Red Light Don't Stop", Mutya Buena "Real Girl", Rounce "17 aastat", Karizma "A Mind Of It's Own", Theo Parrish "Sound Sculptures vol. 1", Plaan B "Puupeatus"

  9. Electron Bernstein Wave Heating by OXB-Mode Conversion at Low Magnetic Field in the WEGA Stellarator

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Podoba, Y.Y.; Laqua, H.P.; Warr, G.B.; Schubert, M.; Otte, M.; Marsen, S.; Wagner, F.; Andruczyk, D.; Holzhauer, E.; Preinhaelter, Josef; Urban, Jakub

    -, č. 109 (2007), s. 4-6 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : Overdense plasma * Conversion * Emission * Stelarators * Elektron Bernstein waves Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics http://www.ornl.gov/sci/fed/stelnews

  10. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok dan Taut Silang

    OpenAIRE

    Henny Purwaningsih; Tun Tedja Irawadi; Zainal Alim Mas’ud; Anas Miftah Fauzi

    2017-01-01

    Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm) terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS) sebagai inisiatordan N,N’-metilena-bis-akrilamida (MBAAm). Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM) untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity prod...

  11. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi Dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok Dan Taut Silang

    OpenAIRE

    Purwaningsih, Henny; Irawadi, Tun Tedja; Mas’ud, Zainal Alim; Fauzi, Anas Miftah

    2012-01-01

    Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm) terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS) sebagai inisiatordan N,N'-metilena-bis-akrilamida (MBAAm). Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM) untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity prod...

  12. Dva základní teoretické modely elektronové magnetorezistence elektricky vodivé mezoskopické tenké vrstvy

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Pospíšil, Jaroslav; Pluháček, F.

    2008-01-01

    Roč. 53, 7-8 (2008), 204-208 ISSN 0447-6441 R&D Projects: GA AV ČR KAN301370701 Institutional research plan: CEZ:AV0Z10100522 Keywords : elektronic magnetoresistance * mesoscopic layer Subject RIV: BH - Optics, Masers, Lasers

  13. PENENTUAN WAKTU PERAWATAN UNTUK PENCEGAHANPADA KOMPONEN KRITIS CYCLONE FEED PUMP BERDASARKAN KRITERIA MINIMASI DOWN TIME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nandiroh

    2006-08-01

    Full Text Available Sistem perawatan mesin yang dilakukan di PT. Newmont Nusa Tenggara, selama ini masih bersifat korektif yaitu perawatan setelah terjadi kerusakan. Kerusakan komponen ini biasanya akan ditandai dengan ditemukannya produk yang dihasilkan tidak sedikit mengalami kecacatan. Peranan perawatan terhadap komponen-komponen Cyclone Feed Pump pada Process Departement - PT.Newmont Nusa Tenggara sangat penting artinya untuk mencegah terjadinya kecacatan produk masal dan mencegah terjadinya down time produksi. Dan perawatan yang paling baik digunakan adalah perawatan pencegahan sebelum terjadinya kerusakan (preventive maintenance. Mesin kritis adalah mesin yang mengalami frekwensi kerusakan terbesar dengan total downtime terbesar. Untuk penentuan mesin kritis ini, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mengukur lamanya waktu downtime produksi dari tiap-tiap mesin yang ada. Perhitungan MTTR berdasarkan data downtime, yang sebelumnya juga dilakukan uji kecocokan distribusi dan hasilnya sesuai, Dengan melakukan perhitungan Mean Time To Repair dan Mean Time To Failure dapat diketahui rata-rata waktu berapa lama pompa beroperasi dan berapa lama pompa tersebut dapat dilakukan perbaikan serta dapat diketahui Reliability pada Cyclone Feed Pump 2.0.1. Setelah dilakukkan perhitungan, komponen kritis Discharge Pipe pada Cyclone Feed Pump 2.0.1 harus sudah dilakukan inspeksi preventif, karena telah beroperasi 664.8 jam, dan perbaikan yang harus lakukan maksimal 3.4997 jam setiap kali dilakukan shutdown.

  14. PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF OCTANE BOOSTER X TERHADAP KINERJA DAN EMISI GAS BUANG KENDARAAN SEPEDA MOTOR TIPE ALL NEW CBR150R

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Yuditia Rahmadian

    2017-11-01

    Full Text Available Proses pembakaran pada kendaraan bermotor sangat mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan dan efisiensi pembakaran pada mesin itu sendiri. Zat aditif merupakan bahan yang ditambahkan pada bahan bakar, baik mesin bensin maupun mesin diesel. Zat aditif digunakan sebagai anti knocking akibat pembakaran yang tidak sempurna dan meningkatakan angka oktan untuk bahan bakar bensin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi penggunaan zat aditif Octane Booster terhadap kinerja mesin motor CBR150R tahun 2014 menggunakan Dyno test, gas analyzer dan tes konsumsi bahan bakar. Berdasarkan eksperimen didapatkan bahwa campuran komposisi OB2 (1 liter pertamax ditambah 3 ml zat aditif Octane Booster membuat daya dan torsi meningkat menjadi 12.54 kW @10500 rpm dan 12.17 Nm @y500 rpm, serta menurunkan kadar CO menjadi 0.08 % Vol, HC menjadi 129 ppm Vol, O2 menjadi 2.68 % Vol dan menaikkan kadar CO2 menjadi 9.82 % Vol dan masih berada di bawah ambang batas dari ketentuan pemerintah. Komposisi tersebut juga menurunkan tingkat konsumsi bahan bakar menjadi 22.73 ,l/km yang membuat kendaraan menjadi lebih irit.

  15. Perancangan Propeler Self-Propelled Barge

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Billy Teguh kurniawan

    2013-03-01

    Full Text Available Makalah ini menyampaikan suatu penelitian tentang perancangan propeler yang optimal beserta pemilihan daya mesin yang efisien pada self-propelled barge dengan memperhitungkan besarnya nilai tahanan dari barge tersebut. Dengan penambahan sistem propulsi, diharapkan barge dapat beroperasi dengan lebih efisien dibandingkan saat barge beroperasi menggunakan sistem towing atau ditarik tug boat. Perhitungan tahanan barge dilakukan menggunakan metode Holtrop dan Guldhammer-Harvald sehingga dapat diperhi-tungkan geometri dan jenis propeler yang optimal beserta daya mesin yang efisien untuk barge. Propeler yang dianalisis adalah propeler tipe B-Troost Series, sedangkan variasi yang dilakukan untuk perencanaan propeler pada kajian ini adalah variasi putaran propeler pada rentang antara 310-800 rpm, serta variasi jumlah daun pada rentang tiga, empat, lima, dan enam. Besarnya nilai tahanan self-propelled barge untuk metode Holtrop adalah 105.91 kilonewton, sedangkan hasil per-hitungan dari metode Guldhammer-Harvald didapatkan nilai sebesar 109.14 kilonewton. Tipe propeler yang dipilih setelah dilakukan uji kavitasi adalah tipe Troost Series B4-40, dengan diameter sebesar 2.1 m, efisiensi sebesar 0.421, pitch ratio se-besar 0.591, dengan putaran propeler 400 rpm. Daya mesin yg dibutuhkan barge pada kondisi maksimum (BHPMCR sebesar 1669.5 HP. Dengan mempertimbangkan daya tersebut, maka dipilih mesin jenis Caterpillar tipe Marine 3516B yang mem-punyai daya maksimum sebesar 1285 kilowatt atau 1722.5 horsepower dengan putaran mesin sebesar 1200 rpm

  16. ANALISIS PERBANDINGAN EVAPORATOR KULKAS (LEMARI ES DENGAN MENGUNAKAN REFRIGERANT R-22 DAN R-134A

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Faozan

    2017-03-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui komponen mesin refrigerasi khususnya pembahasan evaporator. Dalam penelitian ini digunakan lemari pendingin (kulkas sederhana untuk pengawetan dan pendinginan bahan makanan dalam rumah tangga. Untuk refrigerant yang digunakan adalah Refrigerant Freon  R – 22 dan  Freon R - 134a sebagai perbandingan dan untuk mengetahui performance evaporator ( COP pada mesin refrigerasi untuk rumah tangga. Lemari pendingin yang dianalisa berukuran tinggi  = 1 m, panjang  = 0,55 m  dan lebar 0,5 m. Temperatur evaporasi = -5°C dan temperature kondensasi = 40°C.

  17. [Transthoracic needle-biopsy in coin-lesions of the lung-comparison of the results of different procedures (author's transl)].

    Science.gov (United States)

    Dürschmied, H; Polak, J

    1980-01-01

    This report deals with the results and the complications of transthoracic needle-biopsy performed with different methods at two cooperating hospitals (Prague and Bad Berka). Each hospital investigated 200 persons. As for tumours thin-needle biopsy yielded more positive results for tumours also more false positive results. As for other localized lung diseases the biopsy by means of a Hauser-needle was more successful.

  18. OPMS (Officer Personnel Management System), MILPERCEN and the Corps: A Commentary.

    Science.gov (United States)

    1983-06-01

    report moderate to severe dissatisfaction over the slating subset which seams to be the man current concern. Bad timing, too abort notification...Mlehado - Berka re-3Wad 19T 2, US Department or the ArnW, DA Parpb1. 360-81i6. "OpuS status Fleport," Wkahington, 15 NMW 19T9, P. 1. 3. Xdhard C. M~er

  19. BEDA FOMM: An Operational Analysis

    Science.gov (United States)

    1994-06-03

    Germany’s. The Italians launched their attack into Greece from Albania on 28 October. Through a combination of bad weather and unexpected Greek resistance...attacked Italian airfields at Benina and Berka . 7 1 The infantry attacked at 0540 and were able to pass the tanks through before 0700. There was...escaped to the north into the Jebel Akhdar. Bad weather and bad road conditions contributed to 7th Armoured’s failure to pursue along with the

  20. Annotated Bibliography: Polymers in Concrete.

    Science.gov (United States)

    1982-10-01

    Berka , L., "Determination of the Creeping and Relaxation Functions . from the Results of the Creeping and Relaxation Tests," RILE. Symposium on Synthetic...However, for both foamed glass and . Mearlcrete concretes the agreement between prediction and experiment is not too bad . The reason for the serious...chemical resistance of various concretes is in the following order: (good) PIAC > AC > WCC ( bad ). The aggressive chemical agents that attack markedly

  1. Cannae

    Science.gov (United States)

    1931-01-01

    flank and rear attacks, had not been imitated by their opponents. Prince van Hildburghau- sen bad received full recognition in 1’751 for the battle...allies followed d reached by 31 January, the line : Freystadt - Deutsch- au - Osterode - Allen- stein. They bad succeeded, as well as N lean on...his forces would be sufficient against the Hanoverians, using the other against the Bavarians. Beyer with his reserve was sent to Berka -Gerstungen

  2. Die Entstehung einer Nachbarsegmentdekompensation nach lumbaler Spondylodese. Einfluß des sagitalen Profils

    OpenAIRE

    Noe, Stephan

    2003-01-01

    Die vorliegende Arbeit beschäftigt sich mit der Frage, ob ein Zusammenhang zwischen der frühen Dekompensation einer Nachbaretage neben einem fusioniertem Bandscheibensegment im Lendenwirbelsäulenbereich und dem sagittalen Profil der Lendenwirbelsäule besteht. Im Rahmen der Untersuchungen wurden in einer retrospektiven Untersuchung die Krankenakten und Röntgenbilder von 51 Patienten der Zentralkliniken Bad Berka (Wirbelsäulenchirurgie) und Patienten der Orthopädischen Klinik des Universitä...

  3. Sistem Kontrol Lampu Otomatis Untuk Menghemat Listrik Berbasis PIR Sensor

    OpenAIRE

    Marbun, Wulandari Saputri

    2017-01-01

    142411023 Proyek akhir ini bertujuan untuk merancang sistem kontrol lampu otomatis menggunakan sensor PIR dan sensor LDR yang dihubungkan ke relay dan dikontrol oleh Arduino Pro Mini. Pada umumnya saklar otomatis menggunakan satu sensor untuk satu kondisi tertentu saja. Sensor PIR digunakan untuk mengetahui ada atau tidak aktivitas manusia di suatu ruangan. Sementara itu sensor LDR digunakan untuk mendapatkan informasi intensitas cahaya sebagai sensor ini dapat di jadikan sensor yang berka...

  4. Developing a Common Metric for Evaluating Police Performance in Deadly Force Situations

    Science.gov (United States)

    2012-08-27

    Even police shootings that are morally, legally and procedurally justified can have potentially devastating consequences. As Geller and Scott (1992: 1...itself (for summaries, see Geller and Scott , 1992; Binder and Fridell, 1984; Alpert and Fridell, 1992; Fridell, 2005). Most of these studies have...Adrienne, Chris Berka, Ronald Stevens, Bryan Vila, Veasna Tan, Trysha Galloway , Robin Johnson, Giby Raphael. (2012) “Neurotechnology to Accelerate

  5. Understanding Optimal Decision-Making in Wargaming

    Science.gov (United States)

    2013-10-01

    beneficial outcomes from wargaming, one of which is a better understanding of the impact of decisions as a part of combat processes. However, using...under instrument flight rules ( IFR ) (Bellenkes et al., 1997; Katoh, 1997). Of note, eye-tracking technology also has been applied to investigate...Neuroscience, 7 . Skinner, A., Berka, C., Ohara-Long, L., & Sebrechts, M. (2010). Impact of Virtual En- vironment Fidelity on Behavioral and

  6. Fluorine donor bound electron spins as quibits

    OpenAIRE

    Kim, Youngmin Martin

    2013-01-01

    Im Laufe dieser Arbeit werde ich die Potentiale des gebundenen Elektrons in einem ZnSe:F System hervorheben, indem experimentell einige ihrer erforderlichen Eigenschaften als Qubits aufgezeigt werden. In Kapitel 3 werde ich die QW-confinement für eine gesteigerte optische Helligkeit und eine Reduktion der inhomogenen Ausdehnung vorstellen. Auf Grund der Kompression der Donorwellenfunktion in den QWs konnte ebenfalls eine erhöhte Bindungsenergie des Exzitons beobachtet werden. In Kapitel 4 wir...

  7. PERANCANGAN PROTOTIPE BUCKET ELEVATOR

    OpenAIRE

    Dani Irawan

    2017-01-01

    Alat Pemindah Bahan merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari pada proses keberlangsungan produksi di masyarakat. Agar peralatan tersebut tetap dapat berfungsi dengan baik masyarakat, maka perlu adanya tindakan rancang bangun prototype Bucket konveyor ini guna untuk membatu masyarakat agar lebih memahami betapa pentingnya alat mekanis. Metode Perancangan Prototipe Bucket Konveyor meliputi: Perancangan Desain, Perancangan Elemen Mesin Perancangan Biaya (biaya...

  8. PENGARUH POSISI ORIENTASI OBJEK PADA PROSES RAPID PROTOTYPING 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL POLYMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lubis Sobron

    2016-12-01

    Full Text Available Pembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional, kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas, dan berkembang dengan pemanfaatan komputer sebagai alat kontrol pada mesin tersebut sehingga dikenal dengan istilah CNC (computer numerically control. Pada awalnya, pembuatan prototipe dilakukan menggunakan mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada  benda kerja, tentunya dalam hal ini terdapat bahan tersisa yang dikenal dengan chip. Dewasa ini perkembangan dalam pembuatan prototipe maju dengan pesat yang dikenal dengan pembuatan prototipe cepat (rapid prorotyping. Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses rapid prototyping mampu merealisasikan hasil permodelan 3D software dalam bentuk nyata tanpa intervensi apapun. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh penentuan posisi orientasi secara vertical dan horizontal terhadap kekuatan Tarik material polymer yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan perangkat rapid prototyping tipe fused deposition modeling yakni 3D printing. Bahan filament yang digunakan jenis polymer PLA dan ABS. Proses printing dilakukan terhadap bentuk objek uji Tarik ASTM D638. Proses 3D printing dilakukan dengan memvariasikan posisi orientasi objek secara vertikal dan horizontal. Spesimen yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji tarik. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penentuan orientasi posisi objek spesimen memberi pengaruh terhadap tegangan tarik spesimen.

  9. Kepatuhan Nahkoda Melakukan Pemeriksaan Boat Berdasarkan Check- List Harian untuk Keselamatan Pelayaran di Perusahaan Pelayaran

    OpenAIRE

    B, Rinto; Shaluhiyah, Zahroh; Kurniawan, Bina

    2012-01-01

    Terdapat penyimpangan prosedur dalam pemeriksaan boat berdasarkan checklist inspeksiyang sudah ada dimana rata-rata nahkoda melakukan pencontrengan checklist tanpamelakukan uji coba alat-alat keselamatan dan mesin di dalam boat. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengeksplorasi gambaran tentang perilaku kepatuhan nahkoda di Perusahaanpelayaran ini dalam melakukan pemeriksaan boat berdasarkan checklist. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara yang menda...

  10. DESAIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA DAN ENERGI LISTRIK PLN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Asy’ari

    2015-09-01

    Hasi lpercobaan pertama dilakukan pada intensitas cahaya 103700 lux tegangan 19 V dan arus 2 A menghasilkan  kecepatan putar 1705 Rpm sehingga mesin pemipil jagung bekerja dengan sangat baik dengan waktu pemipilan 0,10 menit per jagung. Begitu seterusnya dengan intensitas yang berbeda sampai ke intensitas terendah yaitu 29300 lux tegangan 8,2 V dan arus 1 A menghasilkan kecepatan putar 402,4 Rpm sehingga mesin pemipil jagung tidak mampu lagi bekerja dengan baik (tidak dapat memipil jagung lagi. percobaan selanjutnya untuk melakukan pemipilan dengan energi listrik PLN disaat mesin pemipil jagung tidak mendapatkan suplai energi yang cukup dari panel surya karena intensitas cahaya yang rendah maka mesin dapat berpindah kesumber energi lain dengan memindahkan sumber energi ke listrik PLN. Pada penelitian ini didapati hasil setelah listrik PLN dikonversikan dengan konverter menunjukkan tegangan 11,2 V, arus 1,5 A dan kecepatan putar 910,2 Rpm sehingga didapati waktu pemipilan adalah 0,19 menit per jagung.

  11. PENGEBLUR DAUN INDIGO PENGHASIL PASTA PEWARNA ALAMI BAGI UKM PENGRAJIN BATIK DI KECAMATAN GUNUNG PATI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayuningsih

    2016-03-01

    Full Text Available Pewarna alami dari daun indigo yang berupa pasta sangat mudah dalam pemrosesannya, sangat menjanjikan apabila dijadikan suatu usaha karena pengusaha batik saat ini sudah tersebar diseluruh propinsi, sehingga kedepannya batik bisa menjadi komoditi eksport dengan pemanfaatan pewarna alamiah ini. Pewarna alami dari pasta daun indigo sangat ramah lingkungan, limbah yang dihasilkan bisa menyuburkan tanaman, selain itu pola penanaman yang sangat mudah. Pasta Indigo pada proses pembuatannya berbiaya rendah, sehingga sangat menguntungkan. Hal ini bisa mensejahterakan penduduk pedesaan dengan memanfaatkan sumberdaya pedesaan dengan budidaya tanaman indigo dengan pemanfaatan lahan-lahan kosong dimana masa petiknya adalah 3 bulan dan setelah 3 tahun tanaman diganti yang baru. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dan bimbingan implementasi IPTEK sederhana melalui pengenalan sistem produksi tepat guna. Hasil yang dicapai adalah mesin pengeblur dan mesin perajang daun khusus berbahan stenlis, sehingga umur ekonomisnya panjang, alat bisa diatur sedemikian rupa sehingga hasil pemotongan daun indigo dengan mesin perajang bisa terpotong sempurna karena kalau dilakukan perendaman bisa maksimal, demikian juga mesin pengeblur sangat efektif karena tidak melakukan secara manual pada proses pengebluran. Pasta Indigo diharapkan mampu meningkatkan peran industri mikro dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan bagi Pengrajin batik, maupun yang berkeinginan menekuni usaha penghasil pasta dengan menggandeng para pengrajin batik.

  12. Implementasi KD-Tree K-Means Clustering Untuk Klasterisasi Dokumen

    OpenAIRE

    Gosno, Eric Budiman; Arieshanti, Isye; Soelaiman, Rully

    2013-01-01

    Klasterisasi dokumen adalah suatu proses pengelompokan dokumen secara otomatis dan unsupervised. Klasterisasi dokumen merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam berbagai bidang seperti text mining dan sistem temu kembali informasi. Metode klasterisasi dokumen yang memiliki akurasi dan efisiensi waktu yang tinggi sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil pada mesin pencari web, dan untuk proses filtering. Salah satu metode klasterisasi yang telah dikenal dan diaplikasikan dalam klaster...

  13. USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Levi

    2017-10-01

    Full Text Available PT Prima Utama Mitra Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan box karoseri. Proses produksinya banyak menggunakan alat atau mesin yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Data perusahaan menunjukkan terdapat 73 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 107 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2014. Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan perbaikan guna menghindari terjadinya kerugian. Dalam penelitian ini digunakan metode Job Safety Analysis (JSA dengan pendekatan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Berdasarkan tahapan JSA, terdapat 86 jenis kecelakaan kerja dan diperoleh 5 pekerjaan kritis untuk dianalisis menggunakan metode FMEA. Setelah dilakukan perhitungan RPN, didapatkan 3 pekerjaan dengan tingkat kecelakaan paling tinggi, yaitu pekerjaan menggunakan mesin saw blade, pekerjaan menggunakan mesin las dan pekerjaan menggunakan mesin bor. Selanjutnya, pekerjaan tersebut diberi rekomendasi perbaikan berupa penyusunan Instruksi Kerja (IK. IK berisi langkah dasar pekerjaan, potensi bahaya, serta tata cara kerja yang benar. Selain menyusun IK, tingkat disiplin kerja juga perlu diperhatikan untuk membuktikan penyebab pasti kecelakaan kerja. Tingkat disiplin kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan dan kemampuan, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan kemanusiaan. Selain faktor-faktor tersebut, tingkat disiplin kerja dapat dibentuk melalui 2 cara, yaitu dengan disiplin preventif dan disiplin korektif.

  14. RANCANG BANGUN ALAT DEHYDRATOR BIOETANOL UNTUK MENGHASILKAN FUEL GRADE ETHANOL (FGE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochmad Winarso

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Bioethanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif dengan sumber bahan baru yang dapat diperbarui. Bioethanol dapat menjadi bahan bakar alternatif bila mempunyai konsentrasi lebih dari 99% yang dikenal dengan nama Fuel Grade Ethanol. Proses pembuatan Fuel Grade Ethanol menggunakan metode pemisahan lanjut diantaranya adalah dengan metode distilasi azeotrop, pervorasi membran, dan adsorbsi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian mesin dehydrator bioethanol yang bekerja dengan metode absorbsi. Mesin dehydrator ini menggunakan zeolit syntetis dengan ukuran 3 A yang sebelumnya telah dikembangkan. Pengembangan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1 Tahap perancangan (desain alat dehydrator biorthanol; (2 Tahap pembuatan alat dehydrator berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan ; (3 Pengujian alat dehydrator yang berorientasi hasil yaitu bioetanol minimal berkadar sekitar 99%. Mesin destilator bioetanol yang telah dikembangkan mempunya spesifikasi sebagai berikut: dimensi tangki bahan baku tingginya adalah 250 mm dengan diameter 300 mm, Bagian tabung I terbuat dari pipa stainless steel dengan diameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Tebal dari pipa tersebut adalah 2 mm. Tabung II terbuat dari stainless steel yang mempunyai diamater 100 mm dan tinggi 300 mm dengan ketebalan 2 mm. Kondensor berdiameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mesin yang sudah dikembangkan ini mampu menghasilkan Fuel Grade Ethanol dengan kadar lebih dari 99%. Kata kunci: dehydrator, bioethanol, fuel grade ethanol, bahan bakar alternatif.

  15. Karakterisasi Unjuk Kerja Diesel Engine Generator Set Sistem Dual Fuel Solar-Syngas Hasil Gasifikasi Briket Municipal Solid Waste (MSW Secara Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizkal

    2017-01-01

    Full Text Available Sejalan dengan semakin banyaknya kebutuhan energi untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar maka perlu adanya pengembangan gas biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada motor pembakaran dalam maka akan dilakukan penelitian mengenai aplikasi sistem dual fuel gas hasil gasifikasi biomassa municipal solid waste (msw pada sistem downdraft dengan minyak solar pada motor diesel stasioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar solar yang tersibtitusi dengan adanya penambahan syngas yang disalurkan secara langsung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan proses pemasukan aliran syngas yang dihasilkan downdraft municipal solid waste (MSW kedalam saluran udara mesin diesel generator set secara langsung menggunakan sistem mixer. Pengujian dilakukan dengan putaran konstan 2000 rpm dengan pembebanan bervariasi dari 200 watt sampai dengan 2000 watt dengan interval 200 watt. Bahwa produksi syngas dari reaktor gasifikasi ditambahkan sistem bypass untuk mengetahui kesesuaian antara reaktor gasifikasi dan mesin generatorset data ṁ syngas yang dibutuhkan mesin diesel, ṁ syngas yang di bypass untuk mendapatkan kesesuaian antara produksi syngas dan yang di bypass.  Data-data yang diukur dari penelitian ini menunjukkan bahwa besar nilai mass flowrate gas syngas yang dibutuhkan mesin diesel pada AFR reaktor gasifier 1,39 sebesar 0,0003748 kg/s. Mass flowrate gas syngas yang di bypass menunjukkan nilai 0 pada saat sistem dijalankan karena seluruh gas syngas masuk kedalam ruang bakar. AFR rata-rata sebesar 14,54 ,Nilai Spesifik fuel consumption (sfc mengalami peningkatan 68% dari kondisi standar single fuel , Nilai efesiensi thermal mengalami kenaikan sebesar 7% dari kondisi single fuel, Nilai daya rata-rata sebesar 2,28kW, Nilai torsi rata-rata sebesar 10,94 N.m. Solar yang tersibtitusi sebesar 48%. Nilai temperatur (coolant, mesin, oil, dan gas buang pada setiap pembebanan mengalami kenaikan.

  16. ACTIVITY-BASED COSTING DAN SIMULATED ANNEALING UNTUK PENCARIAN RUTE PADA FLEXIBLE MANUFACTURING SYSTEMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gregorius Satia Budhi

    2003-01-01

    Full Text Available Flexible Manufacturing System (FMS is a manufacturing system that is formed from several Numerical Controlled Machines combine with material handling system, so that different jobs can be worked by different machines sequences. FMS combine the high productivity and flexibility of Transfer Line and Job Shop manufacturing system. In this reasearch, Activity-Based Costing(ABC approach was used as the weight to search the operation route in the proper machine, so that the total production cost can be optimized. The search method that was used in this experiment is Simulated Annealling, a variant form Hill Climbing Search method. An ideal operation time to proses a part was used as the annealling schedule. From the empirical test, it could be proved that the use of ABC approach and Simulated Annealing to search the route (routing process can optimize the Total Production Cost. In the other hand, the use of ideal operation time to process a part as annealing schedule can control the processing time well. Abstract in Bahasa Indonesia : Flexible Manufacturing System (FMS adalah sistem manufaktur yang tersusun dari mesin-mesin Numerical Control (NC yang dikombinasi dengan Sistem Penanganan Material, sehingga job-job berbeda dikerjakan oleh mesin-mesin dengan alur yang berlainan. FMS menggabungkan produktifitas dan fleksibilitas yang tinggi dari Sistem Manufaktur Transfer Line dan Job Shop. Pada riset ini pendekatan Activity-Based Costing (ABC digunakan sebagai bobot / weight dalam pencarian rute operasi pada mesin yang tepat, untuk lebih mengoptimasi biaya produksi secara keseluruhan. Adapun metode Searching yang digunakan adalah Simulated Annealing yang merupakan varian dari metode searching Hill Climbing. Waktu operasi ideal untuk memproses sebuah part digunakan sebagai Annealing Schedulenya. Dari hasil pengujian empiris dapat dibuktikan bahwa penggunaan pendekatan ABC dan Simulated Annealing untuk proses pencarian rute (routing dapat lebih

  17. PENERAPAN MODEL PREVENTIVE MAINTENANCE SMITH DAN DEKKER DI PD. INDUSTRI UNIT INKABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Adianto

    2005-01-01

    proses produksi yang lancar. Dalam hal ini perusahaan industri menginginkan availabilitas sistem yang tinggi. PD Industri Unit Inkaba merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri barang teknik karet. Perusahaan menginginkan agar proses produksinya berjalan dengan lancar agar mampu mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kualitas produk serta efisiensi biaya agar mampu bersaing dengan pasar luar negeri. Kelancaran proses produksi membutuhkan dukungan mesin-mesin atau peralatan produksi yang berada dalam kondisi yang baik. Untuk menjaga kondisi dari mesin-mesin tersebut agar berada dalam keadaan yang optimal saat digunakan%2C maka diperlukan kegiatan perawatan pada mesin-mesin tersebut. M.A.J. Smith dan R. Dekker mengembangkan suatu model yang menggabungkan model availabilitas dan model perawatan pencegahan dengan memperhatikan uptime dan downtime dari sistem. Model ini merupakan model 1 out of n system%2C yaitu sebuah model yang terdiri dari satu mesin yang beroperasi dan didukung oleh (n-1 unit mesin cadangan. Model 1 out of n system juga dapat diaplikasikan pada komponen-komponen mesin. Model Smith dan Dekker memberikan perkiraan uptime dan downtime sistem sehingga dapat diperoleh perkiraan yang baik untuk rata-rata biaya operasi dalam jangka waktu panjang. Hasil penentuan umur penggantian pencegahan komponen dan jumlah komponen cadangan yang optimal diharapkan mampu menjaga keandalan sistem dan mampu menghindari menurunnya availabilitas sistem karena tindakan pemeliharaan. combine availability mode%2C preventive maintenanc.

  18. Uji Unjuk Kerja dan Durability 5000 Km Mobil Bensin 1497 Cc Berbahan Bakar Campuran Bensin-Bioetanol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pasca Hariyadi Winanda

    2017-01-01

    Full Text Available Salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi dikembangkan di tanah air ialah etanol. Ethanol memiliki karakteristik yang mirip dengan Premium dengan nilai RON sebesar 108. Dalam penelitian ini, ingin diketahui karakteristik unjuk kerja serta emisi gas buang  mesin bensin menggunakan bahan bakar  campuran ethanol 99.5% dengan premium setelah uji durability selama 5000 KM. Dalam penelitian ini pula ingin diketahui pengaruh pemakaian campuran ethanol 99.5% dengan premium pada ruang bakar dan minyak pelumas setelah digunakan selama 5000 KM. Pengujian dilakukan dengan uji durability mobil sejauh 5000 km dengan bahan bakar campuran ethanol dan bensin dengan variasi campuran ethanol sebesar 5%, 10%, dan 15%, pengukuran meliputi kandungan minyak pelumas dan visualisasi ruang bakar. Selanjutnya dilakukan pengujian di Laboratorium Teknik  Pembakaran dan Bahan Bakar Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS dengan menggunakan mesin bensin empat langkah Toyota Vios dengan variasi campuran ethanol sebesar 5%, 10%, dan 15% dengan putaran mesin 3000 hingga 6000 rpm. Pengukuran meliputi torsi, daya, waktu konsumsi bahan bakar, T oli, T radiator, dan T exhaust serta emisi gas HC, CO dan CO2. Hasil uji eksperimental menunjukkan penambahan bioetanol pada bahan bakar bensin premium cenderung meningkatkan densitas dan viskositas tetapi menurunkan nilai kalor. Sedangkan unjuk kerja cenderung mengalami peningkatan performa dan terjadi penurunan emisi. Torsi, daya dan bmep tertinggi didapatkan oleh campuran E10 dengan kenaikan masing-masing sebesar 2,40%, 2,94% dan 2,72% dibandingkan dengan premium. Sedangkan konsumsi bahan bakar spesifik (sfc terendah didapatkan oleh campuran E10 dengan penurunan sebesar 4,14% dibandingkan dengan premium. Karakteristik minyak pelumas untuk bahan bakar E5, E10 dan E15 relatif stabil seperti bahan bakar premium. Pencampuran bioetanol pada premium cenderung menurunkan suhu operasional mesin, yaitu mencapai 3,02% pada campuaran 15%. Untuk

  19. Efficacy Quotient Tindakan ESWL Piezolith Richard Wolf 3000 pada Penderita Batu Ureter di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, 2008–2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vinny Verdini

    2017-01-01

    Full Text Available Extracorporeal shockwave lithotripsy (ESWL saat ini telah menjadi metode yang paling umum dalam tatalaksana aktif batu ureter. Sejak Maret 2008, RSCM telah menggunakan mesin ESWL piezolith 3000 richard wolf dan belum diketahui nilai efficacy quotient (EQ. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai EQ dari tindakan ESWL menggunakan mesin piezolith richard wolf 3000 pada batu ureter dan hubungan angka bebas batu dengan lokasi batu, jumlah batu, beban batu, opasitas batu, obstruksi, dan fungsi ginjal. Studi cross sectional ini dilakukan pada bulan Januari 2008-Desember 2011 dan data dianalisis dengan statistik multivariat. Terdapat 113 (95 % dari 119 pasien yang dinyatakan bebas batu setelah tindakan ESWL pertama. Didapatkan nilai EQ 0,89. Hanya ukuran batu yang mempengaruhi angka bebas batu dalam penelitian ini (p<0,05. Disimpulkan bahwa prosedur ESWL menggunakan mesin richard wolf piezolith 3000 memiliki nilai EQ dan angka bebas batu yang lebih baik daripada mesin-mesin sebelumnya dan mesin lain yang sejenis. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan adalah ukuran batu ureter yang ditatalaksana.Kata Kunci: batu ureter, ESWL, efficacy quotient, angka bebas batu. Efficacy Quotient of ESWL Piezolith Richard Wolf 3000 Machine in Patientswith Ureteral Stones in Dr. Cipto MangunkusumoNational Hospital 2008 - 2011AbstractExtracorporeal shockwave lithotripsy (ESWL is the most common method of ureteral stone management. Since 2008, RSCM has ben using ESWL piezolith 3000 richard wolf and efficacy quotient (EQ value have not yet studied. The study aims was to determine the efficacy quotient (EQ of ESWL using piezolith richard wolf 3000 machine for ureteral stone by analyzing free-stone rate with location of stones, number of stones, stone burden, stone opacity, obstruction and kidney function. This cross sectional study was carried out in January 2008-December 2011, with multivariate analytical study. Ninety five percent (n=113 of 119 patients were

  20. Cryptogenic transient ischemic attack after nose blowing: association of huge atrial septal aneurysm with patent foramen ovale as potential cause

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lotze U

    2013-07-01

    Full Text Available Ulrich Lotze,1 Uwe Kirsch,1 Marc-Alexander Ohlow,2 Thorsten Scholle,3 Jochen Leonhardi,3 Bernward Lauer,2 Gerhard Oltmanns,4 Hendrik Schmidt5,6 1Department of Internal Medicine, DRK Krankenhaus Sondershausen, Sondershausen, Germany; 2Department of Cardiology, Zentralklinik Bad Berka, Bad Berka, Germany; 3Institute of Diagnostic and Interventional Radiology, Zentralklinik Bad Berka, Germany; 4Department of Internal Medicine, DRK Krankenhaus Sömmerda; Sömmerda, Germany; 5Department of Cardiology and Diabetology, Klinikum Magdeburg, Magdeburg, Germany; 6Department of Internal Medicine III, Martin-Luther-Univeristy Halle-Wittenberg, Halle, Germany Abstract: Association of atrial septal aneurysm (ASA with patent foramen ovale (PFO is considered an important risk factor for cardioembolism frequently forwarding paradoxical embolism in patients with cryptogenic or unexplained cerebral ischemic events. We herein describe the case of a 69-year-old male patient reporting uncontrolled movements of the right arm due to a muscle weakness, slurred speech, and paresthesia in the oral region some seconds after he had blown his nose. These neurological symptoms had improved dramatically within a few minutes and were completely regressive at admission to our hospital about two hours later. On transesophageal echocardiography (TEE a huge ASA associated with PFO was detected. Diagnosis of the large-sized ASA was also confirmed by cardiac magnetic resonance imaging. Due to the early complete recovery from his neurological symptoms, the patient was diagnosed with a transient ischemic attack (TIA. After nine days he was discharged in a good clinical condition under the treatment with oral anticoagulation. It is concluded that in cryptogenic or unexplained stroke or TIA TEE should always be performed to rule out ASA and PFO as potential sources for paradoxical embolism in those inconclusive clinical situations. Keywords: congenital cardiac abnormality, atrial septal

  1. [Treatment of tuberculous coxitis with special reference to modern surgical therapy].

    Science.gov (United States)

    Kessler, P

    1985-01-01

    The medicamentous therapy of tuberculous coxitis follows the general rules of antituberculous chemotherapy. This treatment should be completed by an operative therapy in every case. The method of radical surgery with sine-plastic, described by Göb in 1980, provides best conditions to highest radicality of this treatment. Between 1980 and 1984 13 patients were operated upon by this method in the Orthopedic Department of the Bad Berka Central Hospital. The results are mainly good. By means of a modification installed by the author a more subtle approach is achieved.

  2. DARPA Status Report - November 1988

    Science.gov (United States)

    1988-11-01

    equilibrium the absolute coe function no longer changes, this mom fine optimiaion. This allows a tradeoff berka implies thax the expected value of the...the trace, simply that the author of PERO bad made an explicit deci- where vs is the numbe of processors. In other words, the Limes sion not to use...The positive portion of P (AC) must either shift right (greater bad moves) or up (more bad moves), k- - "𔃼asing the expected positive component of AC

  3. Final Environmental Impact Statement. Potential Exploration, Development, and Production of Oil and Gas Resources, Vandenberg Air Force Base, CA

    Science.gov (United States)

    1987-12-18

    were cold and stiff whe- we got in town for school. In winter the road was very bad and the big chalkrock grade on the Santa Rosa Roac was very lippery...and the mud, in other parts, was deep. My father, in bad weather, would ride on horseback to meet us and lead the ay with a lantern, since it would be...office (415) 393-2000, Chris Berka of the Washington, D.C. office (202) 628-4900, or Daniel J. Curtin, Jr. or David A. Gold of the Walnut Creek office

  4. Final Environmental Impact Statement for the Mineral Resource Management Plan. Potential Exploration, Development, and Production of Oil and Gas Resources; Vandenberg Air Force Base, California

    Science.gov (United States)

    1987-12-01

    experience. Ice all along the roadside. We were cold and stiff when we got in town for school. In winter the road was very bad and the big chalkrock grade...on the Santa Rosa Road was very slippery, and the mud, in other parts, was deep. My father, in bad weather, would ride on horseback to meet us and...Chris Berka of the Washington, D.C. office (202) 628-4900, or Daniel J. Curtin, Jr. or David A. Gold of the Walnut Creek office (415) 937-8000. C&R

  5. Potential Exploration, Development, and Production of Oil and Gas Resources, Vandenberg Air Force Base, California

    Science.gov (United States)

    1987-12-01

    was a cold experience. Ice all along the roadside. We were cold and stiff when we oot In I wn for srhnol]. In w uter the road was very bad and the big...chalkrock grade on the Santa Rosa Road was very slippery, ,nd the mud, in other narts, was deep. My father, in bad weather, would ride on horseback...of the San Francisco office (415) 393-2000, Chris Berka of the Washington, D.C. office (202) 628-4900, or Daniel J. Curtin, Jr. or David A. Gold of

  6. Order of Battle of the United States Army World War II

    Science.gov (United States)

    1945-12-01

    Bad Schwalbach Hersfeld ’ . Wesselroden Waltershausen Arns.tadt - • Bad Berka Kahla We Ida Werdau • REGION———————————— ___ Se ine-Inf erieure Se...8217 Germany ; . i Bad i^eusnanr ’ | Rhiueluud "tJf\\Y\\ yi i T* f ’^Tl rivJi-LiAX li>-,ti ii Nieder Bibber Germany 1 Hessan-Nassau Germany Has sen-Nassau...I’Jollmarshauson (1/2 mi SE). Ober Gebra (1 mi E) Baa Fxankenliausen Barnstadt Schladebach Markranst a’dt Bad Lausick . Ober Viechtach ROtz V 1

  7. Overview of physics results from NSTX

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Raman, R.; Ahn, J-W.; Allain, J.P.; Andre, R.; Bastasz, R.; Battaglia, D.; Beiersdorfer, P.; Bell, M.; Bell, R.; Belova, E.; Berkery, J.; Betti, R.; Bialek, J.; Bigelow, T.; Bitter, M.; Boedo, J.; Bonoli, P.; Boozer, A.; Bortolon, A.; Brennan, D.; Breslau, J.; Buttery, R.; Canik, J.; Caravelli, G.; Chang, C.; Crocker, N.A.; Darrow, D.; Davis, W.; Delgado-Aparicio, L.; Diallo, A.; Ding, S.; D’Ippolito, D.; Domier, C.; Dorland, W.; Ethier, S.; Evans, T.; Ferron, J.; Finkenthal, M.; Foley, J.; Fonck, R.; Frazin, R.; Fredrickson, E.; Fu, G.; Gates, D.; Gerhardt, S.; Glasser, A.; Gorelenkov, N.; Gray, T.; Guo, Y.; Guttenfelder, W.; Hahm, T.; Harvey, R.; Hassanein, A.; Heidbrink, W.; Hill, K.; Hirooka, Y.; Hooper, E.B.; Hosea, J.; Hu, B.; Humphreys, D.; Indireshkumar, K.; Jaeger, F.; Jarboe, T.; Jardin, S.; Jaworski, M.; Kaita, R.; Kallman, J.; Katsuro-Hopkins, O.; Kaye, S.; Kessel, C.; Kim, J.; Kolemen, E.; Krasheninnikov, S.; Kubota, S.; Kugel, H.; La Haye, R.; Lao, L.; LeBlanc, B.; Lee, W.; Lee, K.; Leuer, J.; Levinton, F.; Liang, Y.; Liu, D.; Luhmann Jr, N.; Maingi, R.; Majeski, R.; Manickam, J.; Mansfield, D.; Maqueda, R.; Mazzucato, E.; McLean, A.; McCune, D.; McGeehan, B.; McKee, G.; Medley, S.; Menard, J.; Menon, M.; Meyer, H.; Mikkelsen, D.; Miloshevsky, G.; Mueller, D.; Munsat, T.; Myra, J.; Nelson, B.; Nishino, N.; Nygren, R.; Ono, M.; Osborne, T.; Park, H.; Park, J.; Paul, S.; Peebles, W.; Penaflor, B.; Phillips, C.; Pigarov, A.; Podesta, M.; Preinhaelter, Josef; Ren, Y.; Reimerdes, H.; Ross, P.; Rowley, C.; Ruskov, E.; Russell, D.; Ruzic, D.; Ryan, P.; Sabbagh, S.A.; Schaffer, M.; Schuster, E.; Scotti, F.; Shaing, K.; Shevchenko, V.; Shinohara, K.; Sizyuk, V.; Skinner, C.H.; Smirnov, A.; Smith, D.; Snyder, P.; Solomon, W.; Sontag, A.; Soukhanovskii, V.; Stoltzfus-Dueck, T.; Stotler, D.; Stratton, B.; Stutman, D.; Takahashi, H.; Takase, Y.; Tamura, N.; Tang, X.; Taylor, C.N.; Taylor, G.; Taylor, C.; Tritz, K.; Tsarouhas, D.; Umansky, M.; Urban, Jakub; Walker, M.; Wampler, W.; Wang, W.; Whaley, J.; White, R.; Wilgen, J.; Wilson, R.; Wong, K.L.; Wright, J.; Xia, Z.; Youchison, D.; Yu, H.; Yuh, H.; Zakharov, L.; Zemlyanov, D.; Zimmer, G.; Zweben, S.J.

    2011-01-01

    Roč. 51, č. 9 (2011), 094011-094011 ISSN 0029-5515. [Fusion Energy Conference (FEC 2010)/23rd./. Daejon, 11.10.2010-16.10.2010] R&D Projects: GA ČR GA202/08/0419; GA MŠk 7G09042 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : NSTX * Spherical tokamaks * Overdense plasma * Conversion * Emission * Tokamaks * Elektron Bernstein waves Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics Impact factor: 4.090, year: 2011 http://iopscience.iop.org/0029-5515/51/9/094011/pdf/0029-5515_51_9_094011.pdf

  8. Absolute calibration of imaging plate detectors for electron kinetic energies between 150 keV and 1.75 MeV

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Singh, Sushil K.; Slavíček, T.; Hodak, R.; Versaci, Roberto; Pridal, P.; Kumar, D.

    2017-01-01

    Roč. 88, č. 7 (2017), 1-4, č. článku 075105. ISSN 0034-6748 R&D Projects: GA MŠk EF15_008/0000162; GA MŠk LQ1606 Grant - others:ELI Beamlines(XE) CZ.02.1.01/0.0/0.0/15_008/0000162 Institutional support: RVO:68378271 Keywords : calibration * elektron Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics OBOR OECD: Fluids and plasma physics (including surface physics) Impact factor: 1.515, year: 2016

  9. Kryogenbehandling: vejen til forståelse

    DEFF Research Database (Denmark)

    Stojko, Allan; Frandsen, Rasmus Berg; Somers, Marcel A.J.

    2003-01-01

    De mekaniske egenskaber for visse ståltyper kan påvirkes ved kryogenbehandling, dvs. en nedkøling til -196C efter austenitisering og før anløbning. Kuglelejestål, 100Cr6 (AISI E 52100), er blevet undersøgt med dilatometri, røntgendiffraktion (XRD) og transmissions elektron mikroskopi (TEM...... anløbningen var ca. 20 % mindre i det kryogenbehandlede 100Cr6 end i det konventionelt behandlede materiale. Spændingsmålinger med XRD antyder en mere homogen spændingsfordeling i kryogenbehandlet 100Cr6....

  10. Overview of physics results from MAST

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Meyer, H.; Akers, R.J.; Alladio, F.; Appel, L.C.; Axon, K.B.; Ben Ayed, N.; Boerner, P.; Buttery, R.J.; Carolan, P.G.; Ciric, D.; Challis, C.D.; Chapman, I.; Coyler, G.; Conner, J.W.; Conway, N.J.; Cowley, S.; Cox, M.; Counsell, G.F.; Cunningham, G.; Darke, A.; deBock, M.; deTemmerman, G.; Dendy, R.O.; Dowling, J.; Dnestrovskij, A.Yu.; Dnestrovskij, Yu.N.; Dudson, B.; Dunai, D.; Dunstan, M.; Field, A.R.; Foster, A.; Garzotti, L.; Gibbon, K.; Gryaznevich, M.P.; Guttenfelder, W.; Hawkes, N.C.; Harrison, J.; Helander, P.; Hnat, B.; Hole, M.J.; Howell, D.F.; Duc Hua, M.; Hubbard, A.; Istenic, M.; Joiner, N.; Keeling, D.; Kirk, A.; Koslowski, H.R.; Liang, Y.; Lilley, M.; Lisgo, S.; Lloyd, B.; Maddison, G.P.; Maingi, R.; Mancuso, A.; Manhood, S.J.; Martin, R.; McArdle, G.J.; McCone, J.; Michael, C.; Micozzi, P.; Morgan, T.; Morris, A.W.; Muir, D.G.; Nardon, E.; Naylor, G.; O’Brien, M.R.; O’Gorman, T.; Patel, A.; Pinches, S.; Preinhaelter, Josef; Price, M.N.; Rachlew, E.; Reiter, D.; Roach, C.M.; Rozhansky, V.; Saarelma, S.; Saveliev, A.; Scannell, R.; Sharapov, S.E.; Shevchenko, V.; Shibaev, S.; Smith, H.; Staebler, G.E.; Stork, D.; Storrs, J.; Sykes, A.; Tallents, S.; Tamain, P.; Taylor, D.; Temple, D.; Thomas-Davies, N.; Thornton, A.; Thyagaraja, A.; Turnyanskiy, M.R.; Urban, Jakub; Valovic, M.; Vann, R.G.L.; Volpe, F.; Voss, F.; Walsh, M.J.; Warder, S.E.V.; Watkins, R.; Wilson, H.R.; Windridge, M.; Wisse, M.; Zabolotski, A.; Zoletnik, S.; Zolotukhin, O.; MAST, Mast.Teams.; NBI, NBI.Teams.

    2009-01-01

    Roč. 49, č. 10 (2009), s. 104017-104017 ISSN 0029-5515. [IAEA Fusion Energy Conference/22nd./. Geneva, 13.10.2008-18.10.2008] R&D Projects: GA ČR GA202/08/0419; GA MŠk 7G09042 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : Overdense plasma * MAST * Tokamaks * Diagnostics * Elektron Bernstein waves Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics Impact factor: 4.270, year: 2009 http://www.iop.org/EJ/abstract/0029-5515/49/10/104017

  11. Overview of results from the National Spherical Torus Experiment (NSTX)

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Gates, D.A.; Ahn, J.; Allain, J.; Andre, R.; Bastasz, R.; Bell, M.; Bell, R.; Belova, E.; Berkery, J.; Betti, R.; Bialek, J.; Biewer, T.; Bigelow, T.; Bitter, M.; Boedo, J.; Bonoli, P.; Boozer, A.; Brennan, D.; Breslau, J.; Brower, D.; Bush, C.; Canik, J.; Caravelli, G.; Carter, M.; Caughman, J.; Chang, C.; Crocker, N.; Darrow, D.; Delgado-Aparicio, L.; Diem, S.; D’Ippolito, D.; Domier, C.; Dorland, W.; Efthimion, P.; Ejiri, A.; Ershov, N.; Evans, T.; Feibush, E.; Fenstermacher, M.; Ferron, J.; Finkenthal, M.; Foley, J.; Frazin, R.; Fredrickson, E.; Fu, G.; Funaba, H.; Gerhardt, S.; Glasser, A.; Gorelenkov, N.; Grisham, L.; Hahm, T.; Harvey, R.; Hassanein, A.; Heidbrink, W.; Hill, K.; Hillesheim, J.; Hillis, D.; Hirooka, Y.; Hosea, J.; Hu, B.; Humphreys, D.; Idehara, T.; Indireshkumar, K.; Ishida, A.; Jaeger, F.; Jarboe, T.; Jardin, S.; Jaworski, M.; Ji, H.; Kaita, R.; Kallman, J.; Katsuro-Hopkins, O.; Kawahata, K.; Kawamori, E.; Kaye, S.; Kessel, C.; Kimura, H.; Kolemen, E.; Krasheninnikov, H.; Krstic, P.; Ku, S.; Kubota, S.; Kugel, H.; La Haye, R.; Lao, L.; LeBlanc, B.; Lee, K.; Leuer, J.; Levinton, F.; Liang, Y.; Liu, D.; Luhmann Jr, N.; Maingi, R.; Majeski, R.; Manickam, J.; Mansfield, D.; Maqueda, R.; Mazzucato, E.; McCune, D.; McGeehan, B.; McKee, G.; Medley, S.; Menard, J.; Menon, M.; Meyer, H.; Mikkelsen, D.; Miloshevsky, G.; Mitarai, O.; Mueller, D.; Mueller, S.; Munsat, T.; Myra, J.; Nagayama, Y.; Nelson, B.; Nguyen, X.; Nishino, N.; Nishiura, M.; Nygren, R.; Ono, M.; Osborne, T.; Pacella, D.; Park, J.; Paul, S.; Peebles, W.; Penaflor, B.; Peng, M.; Phillips, C.; Pigarov, A.; Podesta, M.; Preinhaelter, Josef; Ram, A.; Raman, R.; Rasmussen, D.; Redd, A.; Reimerdes, H.; Rewoldt, G.; Ross, P.; Rowley, C.; Ruskov, E.; Russell, D.; Ruzic, D.; Ryan, P.; Sabbagh, S.; Schaffer, M.; Schuster, E.; Scott, S.; Shaing, K.; Sharpe, P.; Shevchenko, V.; Shinohara, K.; Sizyuk, V.; Skinner, C.; Smirnov, A.; Smith, D.; Snyder, P.; Solomon, W.; Sontag, A.; Soukhanovskii, V.; Stoltzfus-Dueck, T.; Stotler, D.; Strait, T.; Stratton, B.; Stutman, D.; Takahashi, R.; Takase, Y.; Tamura, N.; Tang, X.; Taylor, G.; Taylor, C.; Ticos, C.; Tritz, K.; Tsarouhas, D.; Turrnbull, A.; Tynan, G.; Ulrickson, M.; Umansky, M.; Urban, Jakub; Utergberg, E.; Walker, M.; Wampler, M.; Wang, J.; Wang, W.; Welander, A.; Whaley, J.; White, R.; Wilgen, J.; Wilson, R.; Wong, K.; Wright, J.; Xia, Z.; Xu, X.; Youchison, D.; Yu, G.; Yuh, H.; Zakharov, L.; Zemlyanov, D.; Zweben, S.; Choe, W.; Jung, H.; Kim, J.; Lee, W.; Park, H.

    2009-01-01

    Roč. 49, č. 10 (2009), s. 104016-104016 ISSN 0029-5515. [IAEA Fusion Energy Conference/22nd./. Geneva, 13.10.2008-18.10.2008] R&D Projects: GA ČR GA202/08/0419 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : NSTX * Spherical tokamaks * Overdense plasma * Conversion * Emission * Tokamaks * Elektron Bernstein waves Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics Impact factor: 4.270, year: 2009 http://www.iop.org/EJ/article/0029-5515/49/10/104016/nf9_10_104016

  12. First results from EBW emission diagnostics on COMPASS

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Zajac, Jaromír; Preinhaelter, Josef; Urban, Jakub; Aftanas, Milan; Bílková, Petra; Böhm, Petr; Fuchs, Vladimír; Nanobashvili, S.; Weinzettl, Vladimír; Žáček, František

    2012-01-01

    Roč. 83, č. 10 (2012), 10E327-10E327 ISSN 0034-6748. [Topical Conference on High-Temperature Plasma Diagnostics/19./. Monterey, 06.05.2012-10.05.2012] R&D Projects: GA ČR GA202/08/0419; GA MŠk 7G10072 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : Overdense plasma * Conversion * Emission * Tokamaks * Elektron Bernstein waves Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics Impact factor: 1.602, year: 2012 http://dx.doi.org/10.1063/1.4733530

  13. COMPUTATIONAL MODEL TAHANAN KAPAL UNTUK MENENTUKAN KEBUTUHAN DAYA KAPAL BULK CARRIER 8664 DWT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erik Sugianto

    2018-02-01

    Full Text Available Faktor utama dalam menentukan daya mesin kapal adalah tahanan kapal. Umumnya, tahanan kapal dihitung menggunakan percobaan model pada towing tank. Namun biaya yang diperlukan sangat besar. Penelitian ini bertujuan menentukan tahanan total kapal dan memperkiraan kebutuhan daya mesin kapal bulk carrier 8664 DWT. Kapal dimodelkan menggunakan software perkapalan, kemudian perhitungan tahanan kapal dan kebutuhan daya kapal dilakukan. Selain itu dilakukan validasi hasil dengan perhitungan matematis Holtrop dan analisa perbandingan hasil dengan penelitian sebelumnya. Hasil analisa untuk kecepatan dinas maksimal 14 knots menunjukan tahanan total kapal adalah 286. 75 kN dan kebutuhan dayanya adalah 2950.31 kW. Sedangkan dengan perhitungan matematis Holtrop dihasilkan tahanan total 256.59 kN, ini terdapat selisih 10.52% dengan hasil permodelan komputer.Kata kunci: tahanan, model, daya, kapal

  14. Aplikasi Metode Lean Six Sigma Untuk Usulan Improvisasi Lini Produksi Dengan Mempertimbangkan Faktor Lingkungan. Studi Kasus: Departemen GLS (General Lighting Services PT. Philips Lighting Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftachul Arifin

    2012-09-01

    Full Text Available Departemen GLS (General Lighting Services PT. Philips Lighting Surabaya merupakan produsen lampu pijar. Pada pelaksanaan proses produksinya, perusahaan menemui beberapa kendala yang terkait dengan waste. Analisis lean six sigma dengan menggunakan value stream mapping menunjukkan terjadi defect di mesin finishing dan waiting di mesin mounting. EHS waste juga muncul yang mengindikasikan adanya dampak terhadap lingkungan dan kesehatan serta keselamatan pekerja. Pencarian akar permasalahan dilakukan dengan menggunakan tools RCA (5 whys dan FMEA hingga memunculkan 15 penyebab utama terjadinya ketiga waste tersebut. Pembentukan tim Total productive maintenance, penelitian perbaikan kualitas bulb dan flare, serta eksperimen pengurangan jumlah jenis coil menjadi usulan alternatif yang bisa dilakukan perusahaan. Dengan menggunakan konsep value management didapatkan alternatif terbaik dengan melakukan pembentukan dan pelatihan tim Total productive maintenance. Alternatif ini meningkatkan nilai sigma defect dari 2,92 menjadi 3,08 dan sigma waiting dari 2,83 menjadi 2,89. Indikator dampak lingkungan juga mengindikasikan penurunan yang sejalan.

  15. PERANCANGAN PROTOTIPE BUCKET ELEVATOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Irawan

    2017-08-01

    Full Text Available Alat Pemindah Bahan merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari pada proses keberlangsungan produksi di masyarakat. Agar peralatan tersebut tetap dapat berfungsi dengan baik masyarakat, maka perlu adanya tindakan rancang bangun prototype Bucket konveyor ini guna untuk membatu masyarakat agar lebih memahami betapa pentingnya alat mekanis. Metode Perancangan Prototipe Bucket Konveyor meliputi: Perancangan Desain, Perancangan Elemen Mesin Perancangan Biaya (biaya produksi, biaya penjualan, break event point. Berdasarkan Rancang Bangun Prototipe Mesin Bucket Konveyor yang telah dilakukan, didapatkan hasil yaitu daya motor bucket 8,5 W dengan kapasitas 4 liter/s dan biaya pembuatan bukcet adalah Rp. 5.760.500,- biaya pembuatan ini meliputi biaya bahan baku, operasional, dan permesinan.

  16. Alfa Amilaz Aktivitesinin Makarna Kalitesine Etkisi

    OpenAIRE

    Tuncer, Turhan; Ercan, Recai; Aktan, Bülent

    1991-01-01

    Birkaç istisna dışında gıdalarımız, enzimler tarafından sentezlenen ve özellikleri korunan bitkisel, hayvansal, mikrobiyal veya canlı dokuların salgılarından meydana gelen canlı hücrelerdir. Hemen hemen bütün gıdaların bileşenleri enzim substratlarıdır. Eksogenus enzimlerin ilavesi gıda kalitesinin gelişmesine veya gıda maddelerinin birinden diğerine dönüşmesine yardımcı olmaktadır. Amilazlar, teknolojik olarak buğdayda en önemli endogenus enzimlerdir. Çimlenmemiş buğday bol miktarda beta am...

  17. PERBEDAAN MODALITAS VISUAL, AUDITORIAL DAN KINESTETIK SISWA KELAS X SMK JURUSAN TEKNIK PERMESINAN DAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margaretha F. Dian Pratiwi

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi perbedaan modalitas siswa antar Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Kendaraan Ringan kelas X SMK Muhammadiyah Salatiga. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Jurusan Teknik Mesin dan seluruh siswa Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah Salatiga. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner modalitas belajar. Adapun teknik analisis data menggunakan Chi Square yang diolah dengan program SPSS 16.0 for Windows. Analisis komparatif dengan menggunakan Chi-Square didapat value 9,384 dengan nilai signifikansi 0,009 < 0,01. Dengan demikian, hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara modalitas visual, auditorial, kinestetik siswa kelas X Teknik Permesinan dan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Muhammadiyah Salatiga.

  18. Analisa Penerapan Sistem Hybrid Pada Kapal KPC-28 Dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Listrik Yang Disuplai Dengan Batterai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tangguh Tangguh Bimantoro

    2014-03-01

    Full Text Available Teknologi Hybrid System Vessel akhir-akhir ini sedang menjadi bahasan yang sering dibicarakan di dunia pendidikan dan teknologi permesinan. Teknologi Hybrid System Vessel yang dimaksud adalah kapal yang berjalan dengan dua sumber tenaga, mesin yang bekerja dengan sumber tenaga bahan bakar dan motor listrik yang bekerja dengan sumber tenaga listrik. Oleh karena adanya permasalahan tersebut maka dikembangkanlah konsep system hybrid pada kapal.Hybrid ini mengacu teknologi pada mobil hybrid yang sudah dikembangkan sekarang, tujuan dari hybrid ini adalah sebagai penghematan BBM dan juga sebagai pereduksi emisi di system permesinan kapal.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan software Maxsurf, kemudian dilakukan dengan metode perhitungan manual yang nantinya digunakan untuk menentukan jumlah batterai yang dibutuhkan pada penggerak motor induksi. Hasil dari penelitian ini berupa desain  Hybrid System kapal KPC – 28, serta hasil analisa Hybrid System di kapal apakah memberikan effisiensi bahan bakar yang cukup hemat dengan tanpa menggunakan Hybrid System pada mesin kapal tersebut.

  19. Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mereduksi waste di PT ARISU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Widyan Hazmi

    2012-09-01

    Full Text Available PT ARISU merupakan perusahaan job order yang menghasilkan packaging dalam bentuk lembaran, roll dan tube. PT ARISU berusaha untuk selalu meningkatkan keunggulannya agar dapat bersaing. Peningkatan keunggulan ini dilakukan dengan salah satu caranya adalah dengan meminimasi waste (pemborosan. Selama proses produksi terjadi adanya pemborosan antara lain inappropriate processing, unnecessary inventory, waiting dan defect. Lean Manufacturing merupakan pendekatan yang bertujuan untuk meminimasi pemborosan yang terjadi pada aliran proses produksi. Pemborosan tersebut akan dicari akar penyebabnya menggunakan root cause analysis. Setelah diketahui akar penyebabnya maka dilakukan perhitungan risk rating menggunakan analisa resiko untuk mengetahui akar penyebab yang paling berpotensial. Kemudian dilakukan pemilihan alternatif usulan perbaikan dengan empat alternatif usulan perbaikan yang dapat dipilih antara lain adanya tanda atau label peringatan pada setiap station, pelatihan mengenai autonomous maintenance, pembuatan mesin harian yang terjadwal dan adanya red taggimg. Pada pemilihan usulan alternatif perbaikan didapatkan usulan alternatif perbaikan terbaik adalah menyelenggarakan pelatihan autonomous maintenance dan pembuatan mesin harian yang terjadwal.

  20. SEPARATING HAFNIUM FROM ZIRCONIUM

    Science.gov (United States)

    Lister, B.A.J.; Duncan, J.F.

    1956-08-21

    A dilute aqueous solution of zirconyl chloride which is 1N to 2N in HCl is passed through a column of a cation exchange resin in acid form thereby absorbing both zirconium and associated hafnium impurity in the mesin. The cation exchange material with the absorbate is then eluted with aqueous sulfuric acid of a O.8N to 1.2N strength. The first portion of the eluate contains the zirconium substantially free of hafnium.

  1. PERANGKAT LUNAK UNTUK EKTRAKSI ISI DOKUMEN MULTIFORMAT DENGAN MENGGUNAKAN SMS DAN FAXIMILE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Hoirul Basori

    2005-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Dokumen multiformat merupakan salah satu bentuk file yang disimpan dalam komputer  dan  banyak digunakan oleh  masyarakat saat ini.Setiap dokumen mempunyai karakteristik berbeda  dan memerlukan software yang berbeda untuk setiap file dokumen. Sedangkan perkembangan handphone yang semakin pesat membuat masyarakat lebih familiar menggunakan handphone daripada menggunakan komputer.proses pengambilan dokumen dapat terhambat jika user yang memerlukan dokumen multiformat tidak mempunyai keahlian komputer. Pada pengerjaan penelitian ini, teknologi yang digunakan untuk pengambilan dokumen multiformat adalah teknologi SMS dan mesin Faximile.sedangkan untuk pemodelan sistemnya teknologi yang digunakan adalah Unified Modelling Language dengan Rational Rose Enterprise 2000, serta  database Microsoft Access untuk penyimpanan data SMS. Untuk membangun aplikasi teknologi yang digunakan adalah Microsoft Visual Basic 6.0. Hal ini disebabkan dokumen multiformat pada penelitian ini kebanyakan merupakan produksi Microsoft sehingga antara teknologi yang digunakan dan dokumen multiformat saling mempunyai kesesuaian.   Uji coba dilakukan dengan cara melakukan pengiriman dokumen multiformat melalui SMS dan mengeluarkan outputnya ke dalam mesin faximile. Uji coba ini mencakup proses pembacaan data SMS, penyimpanan data SMS ke dalam database, pengiriman dokumen ke mesin fax, download page online, serta penambahan hak akses user melalui SMS. Hasil uji coba menunjukkan adanya permasalahan pada pengiriman dokumen multiformat yang berada dalam keadaan terproteksi. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan menghilangkan password yang ada pada dokumen multiformat.   Kata Kunci: SMS (Short Message Service, Ektraksi Dokumen, Mesin Fax.

  2. Analisis Perhitungan Panas Motor DC SHUNT Pada Saat Start Dan Pengereman ( Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU ).

    OpenAIRE

    Ginting, Eka Dian Arjuna

    2011-01-01

    Motor adalah mesin yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanis. Pada motor arus searah energi listrik arus searah diubah menjadi energi mekanis. Dalam dunia industri, motor arus searah banyak digunakan sebagai penggerak pompa air, blower, hoist pada crane. Dalam operasi suatu motor DC maka akan timbul rugi – rugi panas sehingga terjadi kenaikan suhu yang menyebabkan kerusakan isolasi pada motor DC tersebut. Pada motor DC rugi – rugi panas lebih besar terjadi pada kea...

  3. FORUM INTERNET SEBAGAI CYBER PUBLIC SPACE: ANALISA KOMPARASI KASKUS, ADSENSE-ID DAN SEMPROT.COM

    OpenAIRE

    Roikan, Roikan

    2016-01-01

    Penggunaan internet di Indonesia berdasarkan pengamatan saya mulai marak pada era akhir tahun 90-an dengan munculnya jasa warung internet (warnet). Berbagai kemudahan ditawarkan dari internet, dari mesin pencarian, surat elektronik (email), berita, jejaring sosial sampai forum. Forum dalam internet menjadi media penyampaian berita, diskusi sampai penyajian informasi dalam lingkup bidang khusus yang didominasi oleh interaksi yang intensif di antara anggotanya. Artikel ini mendiskusikan peranan...

  4. Studi Experimental Penggunaan Venturi Scrubber Dan Cyclonic Separator Untuk Meningkatkan Kinerja Pada Sistem Exhaust Gas Recirculation (EGR) Dalam Menurunkan NOX Pada Motor Diesel

    OpenAIRE

    N, Samsu Dlukha; Ariana, I Made; Fathallah, Aguk Z. M

    2012-01-01

    Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi NOX adalah dengan menggunakan metode Exhaust Gas Recirculation (EGR). Dengan metode EGR, oksigen yang masuk ke ruang bakar akan berkurang sehingga NOX dapat diturunkan dengan signifikan, akan tetapi power dari mesin tersebut juga akan berkurang dan Particulate Matter (PM) akan naik secara signifikan. Dalam penelitian ini dibahas penggunaan EGR yang telah di optimalkan dengan penambahan venturi scrubber dan cyclonic separator, tujuannya mengurangi ...

  5. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    OpenAIRE

    Meiti Leatemia

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2) pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakuk...

  6. LINUX SEBAGAI ALTERNATIF PENDIDIKAN KOMPUTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vensy Vydia

    2009-01-01

    Full Text Available Pendidikan komputer adalah salah satu perlu itu sangat elementer. Ini disebabkan oleh kurikulum dari permintaan Pendidikan nasional yang berlaku keterangan teknologi pada pelajaran intra curricular. Di sebelah tersebut, kemampuan pada era global permintaan itu keberadaan dari kesederhanaan pada masing-masing pekerjaan yang lakukan bahwa dibutuhkan keberadaan dari mesin komputer sama sekali. Bagaimanapun, dalam keselarasan permintaan, mahal dari satu sistem operasi adalah salah satu rintangan di komputer belajar untuk lebih kreatif.

  7. FUNGSI BAK AIR CIGAROKROK DAN PASIRGOMBONG KAITANNYA DENGAN TAMBANG EMAS COKOTOK ABAD XX The Function of Cigarokrok and Pasirgombong Water Tubs and Its Relation with the History of Cikotok Gold Mining in 20th Century

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Effie Latifundia

    2016-07-01

    Abstrak Tujuan tulisan ini berupaya mengungkap dan mendokumentasikan bak air Cigarokrok dan bak air Pasirgombong yang dibangun pada masa kolonial dikaitkan dengan sejarah tambang emas Cikotok. Data diperoleh berdasarkan hasil penelitian  arkeologis tentang  pola persebaran situs-situs di kawasan Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada tahun 2007 dengan metode survei yang dilengkapi studi kepustakaan dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dua bak penampung dan pembagi air ini dibangun zaman Belanda bersamaan dengan pembangunan pabrik tambang emas Cikotok. Kedua bak air memiliki nilai sejarah dan arkeologi yang masih terus berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat sampai saat ini. Fungsi bangunan bak air Cigarokrok adalah tempat atau wadah penampung dan pembagi air untuk kebutuhan air bersih sehari-hari bagi warga yang ada di kompleks perumahan dinas perusahaan tambang emas Cikotok, perkantoran tambang emas Cikotok, dan masyarakat sekitar. Sedang fungsi bak air Pasirgombong merupakan bak atau kolam penampung air untuk dialirkan ke mesin (turbin pembangkit listrik tenaga air (PLTA, dan kemudian aliran listrik tersebut disalurkan untuk penggerak mesin-mesin yang terdapat di pabrik tambang emas Cikotok. Selain itu, listrik tersebut dimanfaatkan untuk penerang rumah-rumah penduduk masyarakat Cikotok dan sekitarnya. Bak air Cigarokrok dan bak air Pasirgombong menjadi bukti fisik bangunan masa kejayaan tambang emas Cikotok yang dibangun masa kolonial dengan bentuk dan fungsi masih bertahan dan berlanjut hingga sekarang ini sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan untuk dipelihara dan dilindungi.   Kata Kunci: air, bak air, tambang emas, kawasan Cikotok

  8. KINERJA INDUSTRI KAYU LAPIS DI KALIMANTAN SELATAN MENUJU EKOEFISIENSI Performance of Plywood Industry in South Kalimantan Towards Ecoefficiency

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darni Subari

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertuiuan untuk mendapatkan gambaran umum kineria industri lapis di Kalimantan Selatan saat ini.  Penelitian dilaksanakan dengan mengamati data industri kayu lapis di Kalsel saat ini dan detail pengamatan pada 3 (tiga industri, yaitu PT. SST, PT. WTU dan PT. BIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kayu lapis umumnva memiliki kesamaan dalam proses dan mesin produksinya. Dari ke 3 industri kayu lapis yang diteliti vang membedakan adalah macam produk dan bahan baku kayunva. Efektifitas mesin dan proses masih cukup tinggi dengan rata-rata efisiensi mesin > 90% dan rendemen rata-rata ± 64%. Dalam penanganan aspek lingkungan, industri kavu lapis mempunyai kesamaan dalam hal penanganan limbahnva.  Penanganan limbah kayu dengan memanfaatkan kembali sebagian limbah kayu sebagai produk blockboard dan sisanva sebagai bahan bakar boiler. Untuk penanganan limbah cair. yaitu menggunakan kolam treatment dengan pencapaian mutu mengacu SK Gubernur Kalsel Nomor 036 tahun 2008 tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi Kegiatan Industri dan penanganan limbah debu dengan teknologi penyedot debu dan filter pada cerobong, sehingga emisi memenuhi baku mutu (SK Gubernur Kalsel Nomor 70 tahun 2008 tentang Baku Mutu Emisi. Kata kunci: industri plywood, proses produksi, hasil dan kualitas, limbah cair

  9. OPTIMASI PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PENGKONDISI UDARA MELALUI SISTEM KENDALI ON-OFF BERBASIS MIKROKONTROLER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triyanto Pangaribowo

    2015-10-01

    Full Text Available Penghematan energi listrik merupakan langkah yang strategis, mengingat sebagian besar energi listrik yang dikonsumsi oleh objek-objek tersebut dihasilkan dari pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar fosil. Salah satu komponen yang mengkonsumsi energi listrik terbesar pada objek-objek tersebut di atas adalah mesin-mesin pengkondisi udara ruangan. Pengaturan pengoperasian mesin pengkondisi udara ruangan kebanyakan dilakukan secara manual menggunakan alat remote control. Namun sistem tersebut tidaklah efektif dan efisien  karena kendali bergantung kepada seorang atau beberapa operator untuk menghidupkan atau mematikannya. Penelitian ini bermaksud melakukan analisa penghematan energi listrik melalui sistem kendali on - off Air Conditioner (AC menggunakan microcontroller pada ruang dosen Universitas Mercu Buana yang berukuran 9 meter x 14 meter. Sistem pengendali yang dirancang menggunakan interaksi antara sinyal informasi yang diperoleh dari sensor suhu. Diperoleh hasil setingan program yang optimum untuk menghemat energi listrik yaitu pada suhu 220 C - 240 C. AC nomor 1 dan AC nomor 2 bekerja secara On – Off bergantian selama 3 jam dengan konsumsi daya sebesar 27,8 KWH perhari.

  10. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Nagari Ampiang Perak, Sumatera Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lucky Zamzami

    2011-06-01

    Full Text Available The research is focused on the evaluation of Coastal Community Economic Empowerment Program (PEMP in Ampiang Perak Village, Sutera Sub District, South Bay of West Sumatera. PEMP is a program created by government to improve people’s lives in coastal area of West Sumatera. A qualitative study revealed that microcredit plan and boat engine loans of PEMP were less in accordance with existing concept being formulated before.  This is due to cultural matters, such as unproductive lifestyle, lazyness, inefficiency, lack of education, dependency on broker/middleman, and low level of competence on technology of fishing machineries. Riset ini difokuskan pada evaluasi terhadap  program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP di Perkampungan Ampiang Perak, Sub Distrik Sutera, Pesisir Selatan Sumatera Barat. Program PEMP diciptakan oleh pemerintah untuk memperbaiki kehidupan penduduk di kawasan pesisir Sumatera Barat. Kajian kualitatif memperlihatkan bahwa rencana mikrokredit dan pinjaman mesin boat dalam cakupan PEMP tidak sejalan dengan konsep yang semula direncanakan. Hal ini disebabkan permasalahan kultural, seperti kemalasan, gaya hidup yang tidak produktif, tidak efisien, rendahnya tingkat pendidikan, ketergantungan pada tengkulak, serta rendahnya kompetensi penguasaan teknologi mesin-mesin perikanan.

  11. ANALISIS KINERJA COOLING TOWER 8330 CT01 PADA WATER TREATMENT PLANT-2 PT KRAKATAU STEEL (PERSERO. TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hutriadi Pratama Siallagan

    2017-11-01

    Full Text Available Pada proses produksi baja sangat erat kaitannya dengan pendinginan baik untuk proses pendinginan baja maupun pendinginan mesin-mesin produksi supaya terhindar dari over heat sehingga dapat bekerja dengan optimal. Pada PT Krakatau Steel menggunakan beberapa sistem pendingin salah satunya adalah sistem pendingin cooling tower 8330 CT 01. Sistem pendingin tersebut digunakan untuk menunjang proses produksi dan juga pendinginanan mesin produksi khusunya pada Slab Steel Plant (SSP, dengan peran yang sangat besar maka cooling tower 8330 CT 01 harus diketahui bagaimana kinerjanya. Skripsi ini membahas tentang analisis kinerja Cooling tower 8330 CT 01 dengan membandingkan data teori dengan data aktual berdasarkan perhitungan-perhitungan sehingga dapat diketahui bagaimana kinerja dari Cooling tower 8330 CT 01 tersebut. Dari hasil analisis diperoleh penurunan efisiensi sebesar 22,353%, kapasitas pendinginan 7.033,35 Kj/s, Hal tersebut diakibatkan oleh temperatur air yang masuk Cooling tower 8330 CT 01 tidak terlalu tinggi, karena SSP sedang dalam pengerjaan revitatalisi, agar lebih efektif dan efisien Cooling tower 8330 CT 01 sebaiknya lebih dimamfaatkan lagi untuk pendingin objek lainnya sehingga temperatur air yang masuk tidak terlalu rendah.

  12. PENGARUH TEKNIK PENYAYATAN PAHAT MILLING PADA CNC MILLING 3 AXIS TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA BERKONTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan Irawan

    2016-06-01

    Full Text Available Dalam perindustrian penggunaan mesin CNC Milling sangat di andalkan untuk mendapatkan hasil yang optimum baik secara kualitas maupun kuantitas. Akan tetapi muncul permasalahan,bagaimana pengaruh perbedaan teknik penyayatan terhadap nilai kekasaran permukaan benda kerja berkontur dalam proses milling CNC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penyayatan pahat milling terhadap kekasaran permukaan benda kerja berkontur yang di hasilkan pada proses freis dengan menggunakan mesin milling CNC - 3Axis Makino S33. Peneliitan ini merancang dan membuat molding Cover stop kontak dikarenakan permukaan produk cover stop kontak memiliki permukaan yang berkontur. Molding ini terdiri dari Core dan Cavity. Benda kerja yang akan di ujicoba adalah bagian Core sebanyak 3 buah. Dalam pengerjaanya benda ujicoba diberikan perlakuan yang sama antara lain, kedalaman pemotongan, kecepatan spindle, dan jenis pahat yang di gunakan, kemudian dari ke 3 benda kerja tersebut masing- masing di tentukan 3 titik pengukuran. Dari hasil pengujian yang di peroleh kemudian dilakukan analisis tabel. Nilai kekasaran permukaan terendah (rata-rata kekasaran 0.899µ m dengan waktu permesinan tercepat (waktu proses 1 jam 08 menit pada penggunaan metode penyayatan 3D offset finishing. Penulis menyarankan agar dalam proses freis menggunakan mesin milling CNC 3Axis Makino S33 pada permukaan benda yang berkontur, untuk mendapatkan nilai kekasaran yang terendah disarankan menggunakan metode penyayatan 3D offset finishing.

  13. PERANCANGAN ALAT PENGGILING IKAN DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saufik Luthfianto

    2017-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang mesin giling ikan yang sesuai dengan desain ergonomicn, menghasilkan mesin penggiling ikan yang mempunyai produktivitas dengan rancangan kekuatan material alat dan mesin motor serta menghitung kapasitas produksi, BEP dan total biaya hasil prodiksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan perancangan ergonomic. Hasil penelitian ini adalah Perhitungan anthropometri dapat ditentukan fasilitas kerja operator dengan dimensi kursi dengan tinggi 44 cm dan meja dengan tinggi 67 cm, lebar 63 cm, panjang 130 cm yang digunakan operator pada proses penggilingan ikan yang dirancang. Penentuan kualitas motor dapat ditentukan dengan daya motor sebesar 2,83 Kw atau 3 Hp, diameter puli sebesar 20 cm, sabuk pertama 61 inch, sabuk 2 sebesar 68 inch, dengan bahan poros ST 42, tegangan tarik 420 N/mm2, bahan elektroda AWS 60xx, Kekuatan tarik elektroda sebesar 427,21 N/mm2, Tebal Pengelasan sebesar 3 mm, lebar pengelasan 40 mm dan factor keamanan sebesar N=3. Rancangan alat pengiling ikan dapat memproduksi sebanyak 39.600 gram atau lebih maka sudah berada pada titik impas (BEP atau sudah mendapat keuntungan. Biaya total yang dibutuhkan untuk membuat 39.600 gram Rp 365.522,-

  14. Prosedur Penerbitan Surat Keputusan Pensiun Pegawai Negeri Sipil pada Badan Kepegawaian Daerah Deli Serdang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tengku Ayu Atika

    2014-06-01

    Full Text Available PNS berhak memperoleh gaji, tunjangan, fasilitas, cuti, jaminan pensiun, jaminan hari tua, perlindungan dan pengembangan kompetensi. PNS diberikan jaminan pensiun apabila meninggal dunia, atas permintaan sendiri dengan usia dan masa kerja tertentu, mencapai batas usia pensiun, perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun dini atau tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban. Setiap PNS yang pensiun akan mendapatkan Surat Keputusan (SK Pensiun sebagai tanda bukti secara tertulis bahwa PNS tersebut telah mendapatkan hak pensiunnya. SK Pensiun ini diperoleh setelah memenuhi kelengkapan administrasi dan melalui standar operasional prosedur yang berlaku. Pejabat yang berhak menetapkan SK Pensiun adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN, sehingga Pejabat Pembina Kepegawaian Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota harus menyampaikan usulan pensiun kepada Kepala BKN. Berkas yang telah disampaikan kepada Kepala BKN akan diproses dan diperiksa kelengkapannya oleh bidang yang menangani pensiun. Jika berkas sudah dinyatakan lengkap dan sesuai, baru kemudian dilakukan pencetakan SK Pensiun dan dilakukan penandatanganan oleh pejabat yang berwenang.

  15. The quest for narrow e{sup +}e{sup -} cumulative energy distributions heavy ion collisions. The GSI e{sup +}e{sup -} puzzle; Die Suche nach schmalen e{sup +}e{sup -} Summenenergieverteilungen in Schwerionenkollisionen. Das GSI e{sup +}e{sup -}-Puzzle

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ganz, R.

    1995-12-01

    The examination of electron-positron pairs which are emitted in heavy-ion collisions at the Coulomb barrier was continued with the newly designed EPoS II spectrometer at the UNILAC accelerator. The objective of the experiments was to further analyse the narrow line structures in the positron-electron cumulative energy distributions, which were observed in preceding measurements examining the collision systems U 238 + Th 232 and U 238 + Ta181 with the EPOS I spectrometer. By means of a reproduction experiment, the existence of the lines was statistically verified relying on a large data pool. [Deutsch] Die Untersuchung von Elektron- Positron Paaren, die bei Schwerionenkol lisionen an der Coulombbarriere emittiert werden, wurde mit dem neu kon zipierten EPoS II Spektrometer am UNILAC- Beschleuniger fortgesetzt. D ie Motivation der Experimente war die weitere Untersuchung der schmale n Linienstrukturen in den Positron- Elektron- Summenenergieverteilunge n, die in vorangegangenen Messungen der Stosssysteme U 238+ Th 232 un d U 238+ Ta 181 mit dem EPOS I Spektrometer beobachtet wurden. Durch ei ne Reproduktion wurde die Existenz der Linien anhand einer grossen Date nmenge statistisch sicher geprueft.

  16. Elektrické charakteristiky klouzavého výboje

    OpenAIRE

    Jeřábek, Martin

    2010-01-01

    Předmětem této bakalářské práce bylo seznámit se s vlastnostmi plazmatu, jeho dělením a diagnostikou. Ve fyzice a chemii se za plazma považuje ionizovaný plyn složený z iontů, elektronů (a případně neutrálních atomů a molekul), který vzniká odtržením elektronů z elektronového obalu atomů plynu, či roztržením molekul (ionizací). O plazmatu se často mluví jako o čtvrtém skupenství hmoty. Pozornost byla zaměřena na popsání různých druhů elektrického výboje, jeho vlastností a výskytu. Jeden z nej...

  17. PENENTUAN FAKTOR DAN TARAF FAKTOR DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BENANG PCM DI PT APAC INTI CORPORA DENGAN METODE DESAIN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darminto Pujotomo

    2012-02-01

    Full Text Available PT. APAC Inti Corpora merupakan salah satu perusahaan tekstil yang terbesar di Asia Tenggara dimana salah satu jenis produknya adalah benang PCM yang dihasilkan oleh departemen spinning 4. Permasalahan yang muncul adalah produk akhir yang cacat melebihi target perusahaan sebesar 0,8% dari total produksi, sedangkan perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk cacat seminimal mungkin. Masalah ini muncul karena masih banyaknya cacat yang timbul pada benang PCM yang didominan oleh cacat crossing (24,67%,  cacat ring cone (21,98%, cacat tanpa ekor (16,02% dan kontaminasi (12,50%. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan penilaian terhadap proses yang terjadi dan apabila ternyata memang terjadi proses yang tidak terkendali maka selanjutnya akan dilakukan identifikasi dan analisa faktor-faktor yang mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap ttimbulnya cacat crossing pada benang PCM. Metode yang digunakan untuk menilai proses operasi adalah metode pengendalian proses statistik (statistical process control, sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya cacat benang PCM adalah metode desain eksperimen faktorial.  Dari grafik pengendali dan penentuan kemampuan proses dapat diketahui bahwa proses operasi yang terjadi berada di luar kontrol karena menghasilkan cukup banyak produk cacat. Faktor-faktor yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah faktor ukuran benang, umur mesin dan kecepatan mesin yang masing-masing faktor terdiri dari 2 taraf faktor. Faktor ukuran benang terdiri dari tipis dan tebal. Faktor umur mesin terdiri dari mesin lama dan mesin baru.Faktor kecepatan mesin terdiri dari 900 MPM dan 1000 MPM. Berdasarkaan perhitungan analisa variansi (ANAVA dan test hipotesa, faktor yang signifikan menyebabkan timbulnya cacat crossing adalah faktor ukuran benang  dan umur mesin.   Kata kunci : cacat crossing, pengendalian kualitas, ANAVA   PT.APAC Inti Corpora is the largest textile

  18. ANALISA KINERJA REFRIGERASI WATER CHILLER PADA PT GMF AEROASIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Nugroho

    2015-02-01

    Full Text Available Pengkondisian udara merupakan salah satu hal yang paling penting dalam suatu industri atau gedung, khusunya pada suatu gedung perkantoran. Karena dengan sistem pengkondisian udara yang baik akan menghasilkan uadara segar yang akan memperoleh kenyamanan bagi manusia, mesin, maupun lingkungan yang berada disekitar. Karena dengan tingkat kenyamanan yang baik akan meningkatkan kinerja dari mesin yang digunakan. Ketidak sesuaian pola pengoperasian sistem refrigerai pada saat perancangan dengan keadaan aktual merupakan salah satu penyebab tingginya konsumsi energi listrik, oleh karena itu perlu dilakukan analisa performansi pada sistem refrigerasi di sana agar dapat diketahui apakah energi yang digunakan sudah efisien. Untuk menganalisia kinerja mesin water chiller ini dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap panel control water chiller selama empat jam sekali secara continue selama lima hari. Dan dilakukan perhitungan dari data tersebut untuk mengetahui nilai effisiensinya yaitu: COP, laju aliran refrigerant, kalor yang diserap evaporator dan kondensor, kerja yang dilakukan kompresor, daya yang dibutuhkan kompresor, dan laju aliran volume air cooling water. Kinerja chiller yang baik mempunyai efisiensi yang dapat dipengaruhi antara lain oleh: temperatur air keluar evaporator, dan temperaturr air masuk kondensor. Hasil penelitian hari sabtu diperoleh nilai COP = 8,04, Pref = 0,44 kW/TR, TR = 112,961 TR, dan laju massa refrigerant evaporator = 2,415 kg/s, kerja yang dilakukan kompresor = 49,395kW, laju aliran volume cooling tower = 94,613 m3/jam, dan laju aliran volume make-up water = 0,567 m3/jam. Maka di simpulkan semakin rendah temperatur refrigerant di kondensor maka akan semakin bagus juga nilai COP yang dihasilkan(KW/TR semakin rendah, karena kerja kompresor yang dibutuhkan akan lebih rendah.

  19. PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PUPUK ORGANIK P-126 DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS : PT. MOLINDO RAYA INDUSTRIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Desryadi Ilyas

    2017-01-01

    Full Text Available PT. Molindo Raya Industrial merupakan perusahaan penghasil pupuk organik P-126 yang berlokasi di Lawang, Kabupaten Malang dengan kapasitas produksi lebih dari 10.000 ton per tahun. Untuk memenangkan persaingan di bidang produksi pupuk organik, perusahaan dituntut untuk melakukan peningkatan kualitas proses produksi secara berkelanjutan dengan mereduksi waste yang ada. Meskipun produksi pupuk organik P-126 di PT. Molindo Raya Industrial mengalami peningkatan, namun masih terdapat beberapa waste, diantaranya waiting yang disebabkan oleh breakdown mesin produksi yang mengakibatkan kerugian perusahaan lebih dari Rp. 500.000.000 per tahun. Waste kedua ialah defect berupa granul yang tidak memenuhi spesfikasi diameter, material hasil cleaning dan karung finished good yang sobek dan waste ketiga ialah over production yang mengakibatkan kerugian perusahaan lebih dari Rp. 400.000.000 per tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode lean manufacturing yang fokus dalam mereduksi waste dan non value added activity. Pada penelitian ini menggunakan framework DMIC six sigma, tahapan pertama ialah tahap define untuk mengidentifikasi permasalahan dengan menggunakan tools Big Picture Mapping, Activity Classification dan identifikasi waste berdasarkan E-DOWNTIME. Tahapan kedua ialah measure yang digunakan untuk mengukur kerugian perusahaan yang diakibatkan adanya waste. Selanjutnya adalah tahap analyze menggunakan tools 5 Why’s dan FMEA untuk mengetahui root cause adanya waste, kemudian tahap terakhir ialah tahap improve, pada tahap improve dilakukan penyusunan dan pemilihan alternatif usulan perbaikan dengan mengunakan pendekatan value engineering. Usulan perbaikan terpilih dalam upaya meningkatkan proses produksi pupuk organik P-126 diantaranya mengevaluasi penjadwalan preventif maintenance mesin produksi, menyusun penjadwalan mesin produksi yang kritis, evaluasi SOP dan penerapan SOP, melaksanakan pelatihan untuk

  20. [Farmer's lung--a form of exogenous allergic alveolitis].

    Science.gov (United States)

    Sambale, M; Liebetrau, G

    1990-11-15

    Exogenic allergic alveolitides are caused by organic dusts which contain bacteria, moulds or vegetable and animal antigens. The farmer's lung as a form of the exogenic allergic alveolitis is a rare disease. The uncharacteristic symptomatology in the initial phase and in particular the retarded beginning of the symptom after several hours handicap the timely recognition in an early phase of the disease so that curative therapeutic measures are rarely possible. The cases of the disease are found only at the chronic stage, at the stage of the pulmonary fibrosis. Then the prognosis is unfavourable. In the Central Clinic for Heart and Lung Diseases Bad Berka 1,110 patients with alveolitides and lung fibroses were diagnosed in the period from 1975 to 1988. 306 of them could be clarified as exogenic allergic alveolitis, 61 of them (19.8%) were farmer's lungs.

  1. [Direct osteosynthesis of instable Gehweiler Type III atlas fractures. Presentation of a dorsoventral osteosynthesis of instable atlas fractures while maintaining function].

    Science.gov (United States)

    Böhm, H; Kayser, R; El Saghir, H; Heyde, C-E

    2006-09-01

    This retrospective study evaluates eight patients with unstable fractures of the atlas vertebra, treated operatively in the Central Clinic Bad Berka between January 1995 and December 2001. In all cases, we were confronted with unstable and dislocated type III fractures according to Gehweiler, caused by an injured transverse ligament. Mean age was 34 years (range 20-49) in two women and six men. We introduce a new technique of direct reconstruction of the atlas vertebra. This technique leads to a stable ring construct that allows compression osteosynthesis of the fracture. Spinal fusion can be avoided, as can postoperative immobilization, since sufficient stability for functional postoperative treatment is achievable. The follow-up control 38 months (range 6-75) after surgery showed solid bony fusion in all cases, in one case after revision surgery. All patients showed good functional results, there was no need for analgesics and all patients could be reintegrated into their former occupation.

  2. [Alveolitis and fibrosis of the lung within the drainage area of a hospital for diseases of the lung (author's transl)].

    Science.gov (United States)

    Liebetrau, G

    1981-01-01

    Within the drainage area of the Central Hospital for Diseases of Heart and Lungs at Bad Berka/ GDR 337 persons (210 male, 127 female) with alveolitis and pulmonary fibrosis were observed during a period of 17 years (1963-1979). The average-age of the patient was 43.5 (11-70) years. The mean duration of the illness was to 9 years. The time elapsing up to the confirmation of the diagnosis amounts to approximately 4.35 years. The yearly incidence of alveolitis and pulmonary fibrosis are estimated at one case among 40,000 people. During the last years more attention has been given to these diseases but there seems to be also a true increase of the frequency of these conditions.

  3. [Rehabilitation of asthmatic patients in the chest hospital (author's transl)].

    Science.gov (United States)

    Meister, W

    1976-01-01

    Modern chest hospitals offer favourable conditions for the rehabilitation of asthmatic patients. In the Central Hospital for Heart- and Lung Diseases at Bad Berka 421 patients with asthma were rehabilitated under clinical conditions in 1972 and 1973. Their rehabilitation was based on individualized long-term plans for treatment taking in consideration environmental factors which might have triggered the attacks. We report on experiences with diagnostic and therapeutic procedures and the results of vocational rehabilitation. 284 patients (67.4%) could return to their work, 4.5% were disabled, 16.5% remained invalids and 11.6% were old-age pensioners or children. The results depended on age, on the type of asthma, on the severity of cardio-pulmonary impairment, on certain concomitant diseases and on the patients cooperation. Possibilities for elimination of factors starting an attack sometimes proved decisive. For the maintenance of rehabilitatory success subsequent ambulatory long-term care by a specialist is provided.

  4. Perancangan Sistem Pakar Pendiagnosis Kerusakan Laptop di "Dinar Comp" Berbasis Web dengan PHP dan MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wandri Okki Saputra

    2014-01-01

    Full Text Available Saat sekarang ini laptop sudah menjadi kebutuhan di kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan dan profesi lainya. Suatu saat laptop tersebut akan mengalami kerusakan dan diperlukan seorang pakar untuk mendiagnosis kerusakan tersebut. Aplikasi sistem pakar merupakan salah satu aplikasi untuk diagnosis kerusakan laptop seperti kemampuan seorang pakar. Dengan adanya sistem pakar, dapat membantu pengguna untuk bisa mendiagnosis kerusakan laptop tanpa harus di diagnosis oleh pakar. Dalam perancangan aplikasi, metode yang digunakan adalah metode waterfall. Metode ini sangat tepat dalam pembuatan aplikasi seperti ini karena mempunyai alur yang memungkinkan perancang untuk mengevaluasi aplikasi tanpa harus mengubah dari dasar. Sedangkan tahapan dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan beberapa tahap yaitu studi pustaka dan bimbingan, pengambilan data dan analisa (wawancara, pengamatan dan berkas informasi, perancangan, pembuatan sistem dan terakhir implementasi. Berdasarkan hasil pengujian alpha dan betha, aplikasi yang dibangun sudah berjalan cukup maksimal, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kesalahan dan kekurangan pada saat aplikasi digunakan.

  5. Bosch automotive electrics and automotive electronics systems and components, networking and hybrid drive

    CERN Document Server

    2014-01-01

    The significance of electrical and electronic systems has increased considerably in the last few years and this trend is set to continue. The characteristics feature of innovative systems is the fact that they can work together in a network. This requires powerful bus systems that the electronic control units can use to exchange information. Networking and the various bus systems used in motor vehicles are the prominent new topic in the 5th edition of the "Automotive Electric, Automotive Electronics" technical manual. The existing chapters have also been updated, so that this new edition brings the reader up to date on the subjects of electrical and electronic systems in the motor vehicle. Content Electrical and electronical systems – Basic principles of networking - Examples of networked vehicles – Bus systems – Architecture of electronic systems – Mechatronics – Elektronics – Electronic control Units – Software – Sensors – Actuators – Hybrid drives – Vehicle electrical system – Start...

  6. CERN Document Server

    Sahr, Oliver

    2001-01-01

    Die Bestimmung der Masse des W-Bosons ist eines der Hauptziele der zweiten Phase des Betriebs des Elektron-Positron-Beschleunigers LEP am europaischen ¨ Forschungszentrum fur¨ Elementarteilchenphysik CERN bei Genf. W-Bosonen werden bei LEP dominant paarweise erzeugt. Zerfallen beide W-Bosonen in ein Quark-Antiquark-Paar spricht man von reinhadronischen W-Paar Ereignissen. Dieser Zerfallskanal spielt bei der Messung der W-Masse eine wichtige Rolle. Die W-Massenbestimmung bei LEP basiert darauf, dass die Zerfallsprodukte in einem Ereignisjeweils einem der beiden W-Bosonen zugeordnet werden und anschließend deren invariante Masse bestimmt wird. Im reinhadronischen Zerfallskanal konnen ¨ Endzustandswechselwirkung zwischen den Zerfallsprodukten der beiden W-Bosonen dazu fuhren, ¨ dass diese Zuordnung nicht mehr eindeutig moglich ¨ ist und die gemessene W-Masse dadurch verschoben wird. Der Begriff “Colour-Reconnection” bezeichnet eine Wechselwirkung, die zu einem Farbfluss zwischen den beiden Quark-Antiqu...

  7. Untersuchung der Produktion charmhaltiger Mesonen in der Photon-Photon-Streuung mit dem OPAL-Experiment

    CERN Document Server

    Patt, Jochen

    2001-01-01

    Die Produktion von Charm-Quarks in der Photon-Photon-Streuung wird ueber den Nachweis charmhaltiger Mesonen untersucht. Die Arbeit basiert auf den Daten, die mit dem OPAL-Detektor am Elektron-Positron-Speicherring LEP am CERN in Genf in den Jahren von 1989 bis 1998 aufgenommen worden sind. Anhand des Charmonium-Zustandes Chi(c2) wird die Resonanzproduktion von Charm-Quarks untersucht und die Zwei-Photon-Breite des Chi(c2)-Mesons wird gemessen. Geladene D*-Mesonen werden zur Untersuchung der offenen Produktion von Charm-Quarks benutzt. Der Anteil des direkten und des einfach-aufgeloesten Produktionsmechanismus, differentielle D*-Wirkungsquerschnitte, der totale Charm-Wirkungsquerschnitt sowie die Charm-Strukturfunktion des Photons werden bestimmt.

  8. Metodika stanovení velikosti detekovaného signálu v EREM

    OpenAIRE

    Potoma, Jaroslav

    2010-01-01

    Předkládaná práce se zabývá problematikou environmentální rastrovací elektronové mikroskopie (EREM) a detekcí signálních elektronů pomocí ionizačního detektoru.Hlavní náplní této práce je porovnání osciloskopické metody stanovení velikosti signálu s metodou vyhodnocování velikosti signálu z úrovně šedi ze snímků standartních vzorků. Vyhodnocení výhod a nevýhod obou metod. This work deals with problematics of enviromental scanning electron microscopy and detection of signal electrons by ion...

  9. Hipertansiyon tedavisinde kullanılan bazı ilaçlardaki etken maddelerin tayini için elektrokimyasal yöntemlerin geliştirilmesi ve analitik uygulamaları

    OpenAIRE

    TAŞDEMİR, İbrahim Hüdai

    2011-01-01

       Bu tez çalışmasında hipertansiyon tedavisinde kullanılan hidrokloratiyazit (HKA), indapamit (İNDA), peridopril (PER), moeksipril (MOE) ve zofenopril (ZOF) moleküllerinin asılı damla cıva elektrot (ADCE) ve camsı karbon elektrot (CKE) yüzeylerindeki elektrokimyasal davranışları incelenmiş, elektrot tepkimesine katılan elektron ve proton sayıları ile difüzyon katsayısı ve yüzey kaplama katsayısı hesaplanmıştır. Deneysel çalışmalarda elde edilen veriler teorik hesap...

  10. Integration of Nanocomponents in Microsystems

    DEFF Research Database (Denmark)

    Kjelstrup-Hansen, Jakob

    2007-01-01

    mulighed for at dyrke nanorør nøjagtig de steder i et mikrokredsløb der er behov for dem. Fire forskellige måder at integrere kulstof nanorør er i dette projekt blevet designet, undersøgt og sammenlignet. Et helt andet eksempel på en interessant nanokomponent er organiske nanofibre af para...... beskadiges. Ved at forbinde fibrene med elektrodematerialer, der kan være ens såvel som forskellige, kan de elektriske egenskaber studeres, med henblik på at opnå strøm induceret lysudsendelse fra en enkelt nanofiber. På grundlag af studiet af forskellige metallers elektron- og hul-injicerende egenskaber...

  11. [Fetal version as ambulatory intervention].

    Science.gov (United States)

    Nohe, G; Hartmann, W; Klapproth, C E

    1996-06-01

    The external cephalic version (ECV) of the fetus at term reduces the maternal and fetal risks of intrapartum breech presentation and Caesarean delivery. Since 1986 over 800 external cephalic versions were performed in the outpatient Department of Obstetrics and Gynaecology of the Städtische Frauenklinik Stuttgart. 60.5% were successful. NO severe complications occurred. Sufficient amniotic fluid as well as the mobility of the fetal breech is a major criterion for the success of the ECV. Management requires a safe technique for mother and fetus. This includes ultrasonography, elektronic fetal monitoring and the ability to perform immediate caesarean delivery as well as the performance of ECV without analgesicas and sedatives. More than 70% of the ECV were successful without tocolysis. In unsuccessful cases the additional use of tocolysis improves the success rate only slightly. Therefore routine use of tocolysis does not appear necessary. External cephalic version can be recommended as an outpatient treatment without tocolysis.

  12. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok dan Taut Silang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Purwaningsih

    2017-03-01

    Full Text Available Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS sebagai inisiatordan N,N’-metilena-bis-akrilamida (MBAAm. Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity produk hasil rekayasa. Spektra FTIR dan mikrografmenunjukkan bahwa kopolimerisasi cangkok dan taut silang telah terjadi pada biopolimer selulosajerami padi. Produk hasil rekayasa memiliki ketahanan termal yang lebih baik dan indeks kristalinitasyang lebih tinggi dari isolat selulosanya. Nisbah dan efisiensi pencangkokan berturut-turut adalah66,14-78.15% dan 13,23-16.63%. Swelling capacity sebelum proses hidrolisis berkisar antara 8,16-12,20 g g-1. Proses hidrolisis terhadap produk hasil rekayasa mampu meningkatkan swelling capacityhingga 12,5 kali kapasitas awal.

  13. Synthesis and evaluation of MgF2 coatings by chemical conversion on magnesium alloys for producing biodegradable orthopedic implants of temporary use

    International Nuclear Information System (INIS)

    Casanova, P Y; Jaimes, K J; Parada, N J; Viejo, F; Hernández-Barrios, C A; Aparicio, M; Coy, A E

    2013-01-01

    The aim of the present work was the synthesis of biodegradable MgF 2 coatings by chemical conversion on the commercial Elektron 21 and AZ91D magnesium alloys, in aqueous HF solutions for different concentrations and temperatures. The chemical composition and morphology of the coatings were analyzed by scanning electron microscopy (SEM-EDX) and X-ray diffraction (XRD). On the other hand, their corrosion behavior was evaluated by gravimetric and electrochemical measurements in Hank's solution at 37°C for different immersion times. The experimental results revealed that chemical conversion in HF produced MgF 2 coatings which corrosion resistance was enhanced by increasing the HF concentration. Further, the microstructure and composition of the base alloy played a key role on the growth and degradation mechanisms of the MgF 2 coatings

  14. Emerging Applications Using Magnesium Alloy Powders: A Feasibility Study

    Science.gov (United States)

    Tandon, Rajiv; Madan, Deepak

    The use of powder metallurgy offers a potential processing route based on tailored compositions and unique microstructures to achieve high performance in magnesium alloys. This paper highlights recent advances in the production, qualification, and characterization of gas atomized AZ91E, WE43 and Elektron21 alloy powders. Transmission electron microscopy (TEM) was used to understand the bulk and surface structure of the atomized powder. The potential for using these magnesium alloy powders for emerging applications involves establishing compatibility with viable consolidation processes such as cold spray, laser assisted deposition, forging and extrusion. This study summarizes the preliminary results for various ongoing investigations using WE43 powder as an example. Results show that powder metallurgy processed WE43 results in comparable properties to those obtained from cast and wrought and offers potential for improvement.

  15. SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK BERBASIS WEB PADA CHANEL DISTRO PRINGSEWU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulandari Wulandari

    2017-05-01

    Full Text Available Chanel Distro Pringsewu adalah sebuah toko yang menjual kaos, jaket,  kemeja, sweeter, kaos kerah dll yang berada di pusat perbelanjaan pringsewu. Sistem penjualan, pemasaran dan promosi yang dipakai saat ini masih menggunakan sistem secara manual. Sangat perlu adanya kemudahan pelayanan untuk memudahkan pelanggan yang jauh dari jangakauan. Untuk itu dirancang sistem penjualan online pada Chanel Distro Pringsewu berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL secara online yang dikenal dengan istilah E-Commerce (Elektronic commerce .Aplikasi ini mempermudah pelanggan membeli produk Chanel Distro Pringsewu secara online kapan saja dan dimana saja tanpa menyita waktu,dan pelanggan juga dapat mengetahui informasi produk apa saja dan bagaimana disain yang tersedia di Distro Pringsewu.

  16. Quantenfeldtheorie wie man beschreibt, was die Welt im Innersten zusammenhält

    CERN Document Server

    Fritzsch, Harald

    2015-01-01

    Die Geheimnisse des Mikrokosmos aufzudecken, hat die Physiker seit Jahrhunderten fasziniert. Doch obwohl in den vergangenen Jahrzehnten viele interessante Entdeckungen gemacht wurden, bleiben noch Fragen offen, die Harald Fritzsch in diesem Buch von der physikalischen und mathematischen Seite beleuchtet: - Haben die Physiker mit der Standardtheorie der Elementarteilchenphysik schon eine exakte Beschreibung der Teilchenwelt gefunden? - Gibt es wirklich eine „Große Vereinigung“ aller fundamentalen Kräfte? - Und sind die Leptonen, (wie das Elektron), oder die Bausteine der Hadronen, (die Quarks), vielleicht gar nicht wirklich punktförmig, sondern kleine eindimensionale Objekte, die man als „Strings“ bezeichnet? Dieses Buch setzt mathematische Vorbildung voraus und versteht sich als Überblick über die modernen Grundlagen der Quantenfeldtheorie und als Diskussionsbeitrag. Somit eignet sich das Werk insbesondere auch als Überblick und Wiederholung für Physiker. Harald Fritzsch ist bereits als Auto...

  17. IPTEKS BAGI MASYARAKAT USAHA JASA TAILOR DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Endah Wahyuningsih

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh industri kecil jasa penjahitan busana pria dan wanita di Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Ada dua usaha jasa tailor yang diprioritaskan menjadi mitra IbM, yaitu Bapak Mamiek Slamet dan Ibu Sri Astuti Yudhaningrum dengan dua aspek permasalahan yang akan ditangani, yaitu aspek produksi dan aspek manajemen. Target khusus yang ingin dicapai adalah, dalam aspek produksi : 1 Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2 pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3 Menambah peralatan produksi, antara mesin jahit industri 4 Tempat material dan produk lebih tertata sehingga lebih nyaman, aman bersih, dan rapi. Dalam aspek manajemen: 1 Pembukuan data identitas, ukuran dan model baju pesanan tersimpan dalam komputer sehingga lebih cepat mencari dan mempercepat layanan lebih baik , pencatatan ongkos jahit dan keuangan lebih tertib 2 Terdapat nota sesuai identitas dan kartu nama tempat produksi. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan dipakai beberapa metode yang saling mendukung, antara lain dengan ceramah/ penyuluhan untuk materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi/peragaan untuk menyampaikan materi praktek/keterampilan, praktek langsung oleh mitra, dan pendampingan kegiatan. Luaran pengabdian dalam aspek produksi : 1 Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2 pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3 Menambah peralatan produksi, antara mesin

  18. Pengaruh Jenis Busi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Honda Revo Fit 110 cc

    OpenAIRE

    Wawan Trisnadi Putra; - Sudarno; Yoyok Winardi

    2016-01-01

    Tingkat panas busi adalah kemampuan busi untuk membawa panas dari ruang pembakaran keluar dari ujung busi ke shell busi. Semakin besar nilainya, panas lebih mudah dilepaskan. Penelitian ini menguji tiga jenis tingkat panas busi yaitu U20EPR9, U24EPR9, dan U27EPR9. Masing-masing busi diteliti konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang dengan waktu 180 detik pada putaran mesin 1500, 2000, 2500, 3000, 3500, 4000, dan 4500. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan jenis busi ...

  19. Autonomous Sales Robot untuk Pengenal Produk Berbasis Barcode dan Arduino ATMega328

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikhsan Ikhsan

    2018-04-01

    Full Text Available Paper ini membahas mesin serupa orang yang dikategorikan sebagai robot yang berfungsi sebagai sales pengenal produk. Penelitian ini dimanfaatkan sebagai pengganti pelayan toko yang kadang memiliki sikap emosional saat konsumen bertanya banyak hal. Dengan memanfaatkan robot ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan lebih terhadap komsumen, konsumen hanya perlu memperlihatkan barang yang akan diinginkan kepada robot dengan mendekatkan bagian barcode, dan robot akan memberikan informasi kepada produk tersebut secara rinci. Dalam proses penelitian ini dibuat dengan menyadur metode waterfall dengan pengubahan seperlunya. Dari hasil penelitian di dapatkan kesimpulan bahwasanya sistem berupa robot dapat memberikan informasi pelayanan kepada konsumen.

  20. Studi Experimental Penggunaan Venturi Scrubber dan Cyclonic Separator Untuk Meningkatkan Kinerja pada Sistem Exhaust Gas Recirculation (EGR dalam Menurunkan NOX pada Motor Diesel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsu Dlukha N

    2012-09-01

    Full Text Available Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi NOX adalah dengan menggunakan metode Exhaust Gas Recirculation (EGR. Dengan metode EGR, oksigen yang masuk ke ruang bakar akan berkurang sehingga NOX dapat diturunkan dengan signifikan, akan tetapi power dari mesin tersebut juga akan berkurang dan Particulate Matter (PM akan naik secara signifikan. Dalam penelitian ini dibahas penggunaan EGR yang telah di optimalkan dengan penambahan venturi scrubber dan cyclonic separator, tujuannya mengurangi NOX tanpa meningkatkan PM. Hasil pengujian menunjukkan NOX turun sebesar 48.89% dan PM turun dari 69,87%  menjadi 9.87%.

  1. RANCANG BANGUN CNC MILLING MACHINEHOME MADE UNTUK MEMBUAT PCB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dityo Pradana

    2011-06-01

    Full Text Available Kendala yang dimiliki oleh seorang penggemar elektronik untuk membuat PCB diantaranya adalah efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Pembuatan CNC milling machine merupakan salah satu solusi yang tepat untuk membuat PCB. CNC milling machine adalah mesin bubut otomatis yang bekerja atas dasar perintah Numerical Code. Rancang bangun CNC Milling Machine Home Made ini dikontrol oleh komputer yang akan mengontrol IC L297 melalui parallel port. IC L297 ini kemudian memberikan empat data digital a, b, c dan d untuk mengatur phase IC L298 yang menyalurkan tegangan untuk koil motor stepper unipolar. Pada akhirnya motor stepper unipolar akan memutar baut dan dapat menggerakkan meja sumbu menggunakan prinsip kerja ulir.

  2. MINIMASI BIAYA PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE POLICY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Djunaidi

    2012-12-01

    Full Text Available PT. Primatexco Indonesia merupakan perusahaan tekstil dengan produk benang tenun, kain, printing, dan waste. Di PT. Primatexco Indonesia terdapat bagian blowing yang bertugas menyuplai bahan baku untuk proses produksi. Artikel ini membahas mengenai alternatif jadwal perbaikan maupun perawatan dengan biaya terkecil untuk komponen mesin blowing. Dengan menghitung biaya perawatan untuk repair policy dan dibandingkan dengan biaya preventive maintenance policy, maka akan didapatkan jadwal perbaikan maupun perawatan yang optimal. Dari hasil perhitungan, diusulkan jadwal perawatan mengikuti kebijakan repair untuk kerusakan komponen klasifikasi A. Untuk kerusakan komponen klasifikasi B diterapkan kebijakan preventive maintenance setiap 5 bulan. Dan untuk kerusakan komponen klasifikasi C diterapkan kebijakan preventive maintenance setiap 7 bulan.

  3. PEMETAAN KUALITAS PENDIDIKAN DI PROPINSI BALI BERBASIS SPATIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukarsa

    2009-06-01

    Full Text Available Bali merupakan sebuah propinsi dengan jumlah pelajar yang relatif besar sehingga membutuhkan suatu manajemen pengolahan data dan informasi  yang akurat dan cepat untuk mendukung pengambilan keputusan di lingkungan Departemen Pendidikan Propinsi Bali. Kenyataannya, pengelolaan data masih menggunakan teknologi spreadsheet yang berorientasi kepada data atribut. Model pengintegrasian antara mesin database MySql dengan database spatial diharapkan mampu memberikan model penyajian data  yang lebih informatif terutama yang berhubungan dengan aspek keruangan dan kepentingan pengambilan keputusan terkait dengan kualitas pendidikan. Dengan memanfaatkan data-data atribut yang ada, akan dapat dilakukan pemetaan kualitas pendidikan di wilayah Bali yang berorientasi kepada aspek-aspek spatial.

  4. RANCANG BANGUN APLIKASI ANDROID POS (POINT OF SALE KAFE UNTUK KASIR PORTABLE DAN BLUETOOTH PRINTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilang Pamungkas

    2017-03-01

    Full Text Available Kafe merupakan salah satu jenis usaha di bidang kuliner yang banyak diminati pengunjung. Beberapa permasalahan yang ada adalah sistem transaksi keuangan di kafe belum memanfaatkan kasir digital, hanya berupa mesin drawer. Sehingga terdapat batasan pada perhitungan transaksi. Tujuan dari penelitian menghasilkan aplikasi kasir tablet android untuk membantu proses transaksi penjualan dan dapat merekapitulasi laporan data transaksi di kafe. Selain itu, pada aplikasi ini ditambahkan fitur pencetakan kwitansi untuk pelanggan. Pengujian aplikasi android dilakukan dengan metode unit test dan menunjukkan sudah berjalan dengan lancar dan tidak ada method yang error, sehingga dapat dinyatakan lolos. Selain itu, pengujian black box test dapat disimpulkan bahwa aplikasi berjalan sesuai dengan yang telah dirancang.

  5. Analisa Variable Moment of Inertia (VMI Flywheel pada Hydro-Shock Absorber Kendaraan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasbulah Zarkasy

    2017-01-01

    Full Text Available Flywheel selama ini dimanfaatkan untuk menyimpan energi mekanik pada mesin, membuat mesin berputar dengan lebih lembut. Prinsip kerja dari flywheel adalah dengan memanfaatkan momen inersia. Baru-baru ini dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan dari flywheel, yakni pada sistem suspense, akan tetapi selama ini penelitian yang dilakukan terbatas pada flywheel dengan momen inersia yang konstan (Constant Moment of Inertia. Kali ini akan dilakukan penelitian mengenai Variable Moment of Inertia Flywhel atau dengan kata lain flywheel yang momen inersianya berubah-ubah. Flywheel ini terdiri dari dua bagian utama, yakni flywheel berongga dan slider yang dapat bergerak bebas di sepanjang guide track. Percobaan bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik gaya redam dari VMI Flywheel. Juga akan dianalisa seperti apa respon dinamis dari slider selama flywheel berputar. Selain itu respon dinamis kendaraan saat VMI Flywheel ini dipasangkan juga dianalisa. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa variasi massa slider berpengaruh terhadap gaya redam yang dihasilkan oleh VMI Flywheel. Semakin besar massa slider, gaya redam yang muncul juga semakin besar. Faktor frekuensi input juga berpengaruh, sebab semakin besar frekuensi input yang pada shock absorber, gaya redam yang timbul juga membesar. Perpindahan yang dialami oleh slider juga tergantung pada jenis massa slider tersebut. Semakin besar massa slider, perpindahan yang dialami juga akan semakin besar. Performa VMI Flywheel secara umum pada frekuensi rendah. Sedangkan pada frekuensi tinggi, performa VMI Flywheel cenderung tidak bagus dan menyebabkan kendaraan tidak nyaman.

  6. Analisis Implementasi Infrastructure as A Service Menggunakan Ubuntu Cloud Infrastruktur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Norma Fitra Puspa Rahma

    2014-01-01

    Full Text Available Semakin canggih dan berkembangnya teknologi informasi di berbagai aspek kehidupan, meniscayakan perguruan tinggi sebagai institusi pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK untuk merespon positif. Hal ini akan berdampak juga dalam perkembangan perangkar keras yang secara tidak langsung harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada sehingga akan dilakukan penambahan perangkat yang akan menyebabkan penambahan biaya untuk membeli perangkat yang baru. Hal tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan teknologi cloud computing. Cloud computing merupakan model komputasi, dimana sumber daya seperti daya komputasi, penyimpanan, jaringan dan perangkat lunak disediakan sebagai laayanan di internet. Sumber daya komputasi tersebut dapat dipenuhi oleh layanan layanan cloud Infrastructure as a Service (IaaS.Infrastructure as a Service tersebut dibangun dengan menngunakan Infrastruktur Cloud Ubuntu. Sistem Operasi yang digunakan adalah Ubuntu Server 12.04 LTS dan serta perangkat lunak yang digunakan untuk membangun infrastruktur adalah OpenStack versi essex. Hasil dari tugas akhir ini adalah terciptanya mesin virtual berdasarkan spesifikasi CPU, memory, dan disk yang dipilih melalui flavor yaitu m1.tiny dengan spesifikasi memori 512 MB, disk 0 GB, ephemeral 0 GB, vCPU 1. Image yang digunakan pada instance adalahsServer Ubuntu 12.04.3 LTS. Kecepatan CPU yang didapat pada mesin virtual tersebut adalah 3000,106 MHz. Penggunaan CPU pada instance dengan nama “webserver” meliputi 0,3% dengan sisa 0,97%, Memori 422764k dari total keseluruhan 503496.

  7. Layanan Infrastruktur Komputasi Multitenant dengan OpenStack di Lingkungan MaaS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joan Ricard Panggabean

    2017-10-01

    Full Text Available The growth of high-quality computing needs triggers the development of infrastructure that requires huge costs and resources. This research applied OpenStack in Metal as a Service (MaaS environment to provide multitenant infrastructure services in the form of virtual machines (IaaS. The capacity of this IaaS system can be configured based on the needs of the computing resources (CPUs, memory, storage, and network interfaces. Users within the tenant can request infrastructure services as their needs without requiring human interaction with each service provider. Meningkatnya kebutuhan komputasi berkualitas tinggi mendorong pengembangan infrastruktur server yang membutuhkan biaya dan sumber daya besar. Penelitian ini mengaplikasikan OpenStack dalam lingkungan Metal as a Service (MaaS untuk menyediakan layanan infrastruktur multitenant berupa mesin-mesin virtual sebagai Infrastructure as a Service (IaaS. Kapasitas sistem layanan IaaS ini dapat dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan sumber daya komputasi (CPU, memori, ruang penyimpan, dan antarmuka jaringan. Pengguna dalam tenant dapat meminta layanan infrastruktur secara mandiri dengan kapasitas komputasi sesuai yang dibutuhkan.

  8. ANALISIS PERFORMA SISTEM PENDINGIN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KABIN MOBIL CITY CAR MENGGUNAKAN MODUL TERMO ELECTRIC COOLER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirza Yusuf

    2017-12-01

    Full Text Available Ramah lingkungan menjadi isu yang gencar dalam penelitian. Cloro Fluoro Carbon (CFC yang digunakan dalam AC konvensional akan menguap ke udara bebas  berdampak kerusakan lapisan ozon. Ditinjau secara micro dalam penggunaan sitem pendingin dapat diterapkan pada pendingin kabin mobil. System pendingin mobil konfensional menimbulkan 2 kerugian yaitu lebih boros bahan bakar karena couple pulley compressor AC membebani putaran mesin dan penggunaan CFC yang tidak ramah lingkungan.   System pendingin ramah lingkunagan dan mampu menghemat bahan bakar mesin tersebut dapat kita temukan pada modul thermoelectric.  terobosan baru sistem pendingin tersebut menggunakan modul pendingin Thermo Electric Cooler (TEC yang memanfaatkan sisi dingin pada Thermo Electric Cooler (TEC dengan memanfaatkan seaback effect .  Thermo Electric Cooler (TEC ketika dialiri tegangan DC (arus searah pada kedua jalur kabel penghubungnya maka salah satu sisi akan menjadi panas, sementara sisi satunya akan menjadi dingin. Salahsatu cara yang dapat ditempuh untuk memaksimalkan proses pendinginan, maka sisi panas Thermo Electric Cooler (TEC harus diturunkan temperaturenya serendah mungkin mungkin dengan menggunakan alat penukar kalor heat sink serta dibantu kipas(fan. semakin lama proses pendinginan, maka semakin optimal suhu ruangan yang didinginkan. Dari data Hasil pengujian dapat diketahui perangkat pendingin tersebut mampu bekerja dengan rate penurunan temperature memadai. Selanjutnya dapat dapat diaplikasikan sebagai alat pendingin ruangan yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.    Kata kunci:  Kabin mobil, Air Conditioner (AC konvensional, Cloro Fluoro Carbon (CFC, Thermo Electric Cooler (TEC, komponen sistem pendingin.

  9. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Perubahan Refrigeran-22 Dengan Musicool-22 Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-cooling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnovia Christine Sabatiana

    2017-01-01

    Full Text Available Air conditioning system merupakan mesin sistem refrigerasi kompresi uap sederhana. Kemudian dimodifikasi menjadi dua indoor unit dan satu outdoor unit. Dimana outdoor unit memiliki dua jenis kondenser yaitu, water cooled condenser dan air cooled condenser. Pembuangan kalor pada bagian water cooled condenser dimanfaatkan untuk memanaskan air yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kedepannya. Penggunaan refrigeran CFC atau HCFC mengakibatkan beberapa dampak negatif terhadap lingkungan dan penggunaan mesin refrigerasi ini, diantaranya dapat merusak lapisan ozone, pemanasan global dan tidak hemat energi listrik. Penelitian pada ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan performansi suatu sistem refrigerasi sederhana yang mampu menghemat konsumsi energi dan ramah lingkungan. Metoda penelitian ini dilakukan pertama menggunakan R-22 sebagai refrigeran primernya dan selanjutnya dilakukan proses retrofitting (penggantian refrigeran dengan menggunakan MC-22. Selanjutnya analisis dilakukan berdasarkan data dari setiap titik-titik pengukuran dengan begitu akan diperoleh suatu sistem refrigerasi dengan performansi yang paling baik dengan konsumsi energi listrik yang sedikit, serta sistem refrigerasi yang ramah lingkungan. Sistem tersebut aladah yang menggunakan MC-22 baik menggunakan atau tanpa pre-cooling dengan nilai COPelektrik 3,786; dan 3,933, COPthermal 4,501; dan 4,670, dan nilai penghematan energi listrik sekitar 20% lebih hemat dibanding sistem yang menggunakan R-22.

  10. PERBEDAAN GENDER DALAM PANDANGAN DAN HUBUNGAN PENERIMAAN E-LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Fajarini S.W.

    2012-03-01

    Full Text Available Sistem e-learning adalah suatu instruksi atau pengalaman pembelajaran yang disajikan oleh teknologi elektronik termasuk internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur perbedaan gender pada pengenalan sistem e-learning oleh mahasiswa teknik lingkungan di Universitas Diponegoro Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Teknik Mesin khususnya mesin lingkungan yang sedang skripsi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Hasilnya menunjukkan bahwa laki-laki tidaklah lebih tinggi dalam penggunaan dan pengeksploran e-learning secara langsung dan tidak langsung. Abstract E-Learning system is defined as instruction or teaching and learning experience, presented by electronic technology including internet. The objective of this research is to measure the gender gap in e-learning system acquisition in Environmental Engineering Department of Diponegoro University Semarang. The population are engineering students, especially those who are taking a final project. The method of data collection is questionnaire. The result shows that male is not more dominated in using and exploring e-learning directly and indirectly than female.Keywords: gender; e-learning; gender gap

  11. PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA GENETIKA DAN SIMULATED ANNEALING UNTUK MASALAH MULTIPLE OBJECTIVE PADA PENJADWALAN FLOWSHOP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Agus Widyadana

    2002-01-01

    Full Text Available The research is focused on comparing Genetics algorithm and Simulated Annealing in the term of performa and processing time. The main purpose is to find out performance both of the algorithm to solve minimizing makespan and total flowtime in a particular flowshop system. Performances of the algorithms are found by simulating problems with variation of jobs and machines combination. The result show the Simulated Annealing is much better than the Genetics up to 90%. The Genetics, however, only had score in processing time, but the trend that plotted suggest that in problems with lots of jobs and lots of machines, the Simulated Annealing will run much faster than the Genetics. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini difokuskan pada pembandingan algoritma Genetika dan Simulated Annealing ditinjau dari aspek performa dan waktu proses. Tujuannya adalah untuk melihat kemampuan dua algoritma tersebut untuk menyelesaikan problem-problem penjadwalan flow shop dengan kriteria minimasi makespan dan total flowtime. Kemampuan kedua algoritma tersebut dilihat dengan melakukan simulasi yang dilakukan pada kombinasi-kombinasi job dan mesin yang berbeda-beda. Hasil simulasi menunjukan algoritma Simulated Annealing lebih unggul dari algoritma Genetika hingga 90%, algoritma Genetika hanya unggul pada waktu proses saja, namun dengan tren waktu proses yang terbentuk, diyakini pada problem dengan kombinasi job dan mesin yang banyak, algoritma Simulated Annealing dapat lebih cepat daripada algoritma Genetika. Kata kunci: Algoritma Genetika, Simulated Annealing, flow shop, makespan, total flowtime.

  12. Perancangan Sistem Pemeliharaan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM Pada Pulverizer (Studi Kasus: PLTU Paiton Unit 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RATNA BHAKTI PUSPITA SARI

    2017-03-01

    Full Text Available PLTU Paiton Unit 3 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi listrik menggunakan bahan baku batubara yang terletak di Paiton, Probolinggo. Untuk mencapai target, proses produksi dilakukan 24 jam selama 1 tahun tanpa henti. Program pemeliharaan mesin sangat penting untuk kelancaran proses produksi. Dalam rangka mencapai target tersebut dituntut adanya kelancaran batubara dari silo hingga surface burner menggunakan pulverizer. Data dari Departemen Engineering menunjukkan bahwa beberapa subsistem pulverizer sering mengalami kerusakan yang dapat menimbulkan kegagalan pada sistem tersebut. Penelitian tugas akhir ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM untuk menurunkan tingkat breakdown mesin dan downtime produksi. Data historis kerusakan pulverizer dianalisa. Kemudian kegagalan dari suatu komponen yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi dari sistem diidentifikasi menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Selanjutnya menggunakan RCM Decision Worksheet untuk mengetahui bagian dari sistem yang gagal dan perlu dilakukan tindakan perbaikan dan pencegahan berdasarkan kegagalan yang ada agar kejadian yang sama tidak terulang dan menentukan kegiatan perancang perawatan yang tepat pada setiap komponen Berdasarkan analisis data secara Reliability Centered Maintenance (RCM terdapat 12 failure mode yang terjadi pada pulverizer. 3 failure mode dapat dicegah dengan scheduled restoration task, 8 failure mode dapat dicegah dengan scheduled discard task, dan 1 failure mode dapat dicegah dengan redesign. Analisis kuantitatif menggunakan distribusi kegagalan dengan perangkat lunak Weibull++6 didapatkan MTBF grinding roller 2880,66 jam, MTBF hydraulic pump 5075,06 jam, MTBF gearbox 5381,65 jam dan MTBF coal feeder 525,17 jam.

  13. DISKURSUS BAHAN BAKAR AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poempida Hidayatulloh

    2015-06-01

    Full Text Available Kebutuhan akan energi bagi manusia adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu pencarian manusia dalam menemukan suatu energi yang berkelanjutan (sustainable adalah suatu proses alamiah yang terjadi secara terus-menerus. Keterbatasan manusia dalam mendapatkan energi selalu berkutat pada paradigma keberadaan hukum kekekalan energi yang menjadi basis pemikiran fisika klasik. Air adalah suatu senyawa yang senantiasa ada di sekitar kita dan tersedia dalam berbagai wujud. Senyawa Air (H2O terdiri dari atom hidrogen (H2 dan oksigen (O2 yang keduanya dapat dibakar dan membantu proses pembakaran. Di mana dalam pembakaran akan tercipta energi yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi energi gerak seperti dalam mesin bakar (combustion engine. Proses penguraian senyawa air menjadi hidrogen dan Oksigen dapat dilakukan melalui proses elektrolisa. Proses elektrolisa secara langsung akan membutuhkan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun proses elektrolisa yang tepat dapat menghasilkan Brown Gas (HHO yang mempunyai daya bakar yang cukup besar. Tulisan ini membahas dilema pemakaian Brown Gas dalam konteks energi yang dihasilkan dengan perbandingan energi yang diperlukan untuk menghasilkannya. Komparasi energi ini ditujukan untuk menunjukkan apakah kemudian Brown Gas dapat lebih lanjut digunakan untuk menjadi energi penggerak mesin yang ekonomis. Pembahasan tentang terjadinya pelanggaran terhadap hukum kekekalan energi berbasis fisika klasik secara filosofis pun termaktub.

  14. KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LIQUID GAS FOR VEHICLE (LGV DENGAN PERTAMAX TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 2000 cc

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad As’adi

    2017-03-01

    Full Text Available APBN 2015 mengisyaratkan bahwa Pemerintah akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak dari 48 juta kilo liter menjadi 46 juta kilo liter, implikasi dari hal ini jelas akan berdampak pada kebijakan penggunaan BBM dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi dan industri. Salah satu bahan bakar yang cadangannya masih cukup banyak dan pemanfaatannya masih terbatas pada kebutuhan rumah tangga serta usaha sector kuliner adalah Liquid Petrolium Gas (LPG. LPG mempunyai produk turunan dengan merk dagang Elpiji dan Liquid Gas for Vehicle (LGV atau sering disebut dengan Vigas. LGV mempunyai RON 98 setara dengan bahan bakar Pertamax dan mudah disimpan dalam tangki portabel karena tekanan nya relative rendah yaitu 8-15 bar, sedangakan tekanan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG yang sering disebut dengan Bahan Bakar Gas (BBG sekitar 200 bar. Perkembangan penggunaan LGV di masyarakat cenderung lambat hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang ada dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan LGV untuk sektor transportasi masih kurang. Tujuan dan target penelitian ini adalah didapatkannya konstanta performa dari motor bensin yang berbahan bakar LGV dan Pertamax, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa LGV bisa digunakan sebagai bahan bakar pada sector transportasi dan lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen dengan mesin uji motor bensin 2000 cc yang berbahan bakar LGV dan Pertamax. Pengujian dilakukan dengan uji static diatas Dyno Test. Luaran data yang dihasilkan berupa performa mesin yang meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar, selain uji static juga dilakukan uji emisi gas buang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enggunaan Liquid Gas For Vehicle (LGV dengan merk dagang Vigas mampu menaikkan Daya mesin maksimum sebesar 20,86% dan daya rata-rata sebesar 14,1%, torsi maksimum yang dihasilkan oleh Motor berbahan bakar Vigas lebih kecil dari motor yang berbahan bakar

  15. OPTIMASI DENGAN ALGORITMA RSM-CCD PADA EVAPORATOR VAKUM WATERJET DENGAN PENGENDALI SUHU FUZZY PADA PEMBUATAN PERMEN SUSU (RSM-CCD Algorithm for Optimizing Waterjet Vacuum Evaporator Using Fuzzy Temperature Control in The Milk Candy Production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Hendrawan

    2016-10-01

    Full Text Available Milk candy is a product which has to be produced under a high temperature to achieve the caramelization process. The use of vacuum system during a food processing is one of the alternatives to engineer the value of a material’s boiling point. The temperature control system and the mixing speed in machine that produce the milk candy were expected to be able to prevent the formation of off-flavour in the final product. A smart control system based on fuzzy logic was applied in the temperature control within the double jacket vacuum evaporator machine that needs stable temperature in the cooking process. The objective of this research is developing vacuum evaporator for milk candy production using fuzzy temperature control. The result in machine and system planning showed that the process of milk candy production was going on well. The parameter optimization of water content and ash content purposed to acquire the temperature point parameter and mixing speed in milk candy production. The optimization method was response surface methodology (RSM, by using the model of central composite design (CCD. The optimization resulted 90.18oC for the temperature parameter and 512 RPM for the mixing speed, with the prediction about 4.69% of water content and 1.57% of ash content. Keywords: Optimization, vacuum evaporator, fuzzy, milk candy, response surface methodology ABSTRAK Permen susu merupakan salah satu produk yang diolah dengan suhu tinggi untuk mencapai proses karamelisasi. Pengolahan pangan dengan sistem vakum merupakan salah satu alternatif untuk merekayasa nilai titik didih suatu bahan. Sistem pengendalian suhu serta kecepatan pengadukan pada mesin produksi permen susu diharapkan dapat mencegah terbentuknya partikel hitam (off-flavour pada produk akhir. Sistem kontrol cerdas logika fuzzy diaplikasikan dalam pengendalian suhu pada mesin evaporator vakum double jacket yang membutuhkan tingkat stabilitas suhu pemasakan permen susu. Tujuan dari

  16. Insights inot the atomic many-particle dynamics of scattering processes by ab-initio calculations; Einblicke in die atomare Vielteilchendynamik von Streuprozessen durch ab-initio-Rechnungen

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zapukhlyak, Myroslav

    2008-12-05

    Rahmen der zeitabhaengigen Dichtefunktionaltheorie. Die zeitabhaengige Schroedinger-Gleichung fuer das wechselwirkende Vielelektronenproblem wird auf das System der zeitabhaengigen Kohn-Sham- Gleichungen transformiert und mit der Zwei-Zentren-Basis-Generator-Methode geloest. Das unbekannte zeitabhaengige Austausch-Korrelations-Einteilchenpotential erzwingt verschiedene Naeherungen in dem zeitabhaengigen Kohn-Sham-Schema. In dieser Arbeit wurde das Modell der unabhaengigen Elektronen als Grundmodell verwendet, in dem die Elektron-Elektron-Korrelation in allen Teilen und in allen Schritten konsistent vernachlaessigt wird. Differentielle Wirkungsquerschnitte fuer verschiedene Ein- und Zweielektronenprozesse wurden in der sogenannten Eikonalnaeherung fuer die Stosssysteme p-He, He{sup 2+}-He und Ar{sup q+}-He (q=15-18) berechnet. (orig.)

  17. Investigation of ultrafast lattice heating in thin (semi-)metal films using time-resolved electron diffraction; Untersuchung der schnellen Gitteraufheizung in duennen (Halb-)Metallfilmen mit Hilfe zeitaufgeloester Elektronenbeugung

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ligges, Manuel

    2009-07-21

    In the framework of the present thesis the fast lattice heating in thin metal and bismuth layers after optical short-pulse excitation was studied. By irradiation of ultrathin solid films with ultrashort (femtosecond) laser pulses for sort times an extreme nonequilibrium state occurs: The electronic system is strongly excited, while the lattice system remains cold. An energetic exchange between both systems follows, which is based on the electron-phonon interaction and leads to heating of the lattice system. This lattice heating can be observed by means of the Debye-Waller effect in the electron diffraction image. By means of the excitation-interrogation scheme by a series of moment records this lattice heating can be observed time-resolvedly. The experimentally determind time scales for this process permit conclusions on the electron-phonon coupling in the studied materials. In this thesis a time-resolving transmissi9on-electron diffraction experiment with sub-picosecond time resolution was constructed and optimized. By means of this experiment the fast lattice heating in thin gold, silver, copper, and bismuth films was studied. The observed heating behaviour of the metal films shows agreement with theoretical predictions of different model calculations. The results of the measurements on bismuth films show a hitherto not observed coupling behaviour. [German] Im Rahmen der vorliegenden Arbeit wurde die schnelle Gitteraufheizung in duennen Metall- und Wismutschichten nach optischer Kurzimpulsanregung untersucht. Durch Bestrahlung duenner Festkoerperfilme mit ultrakurzen (Femtosekunden-) Laserimpulsen entsteht fuer kurze Zeiten ein extremer Nichtgleichgewichtszustand: Das elektronische System wird stark angeregt, waehrend das Gittersystem kalt bleibt. Es folgt ein energetischer Austausch zwischen beiden Systemen, der auf der Elektron-Phonon-Wechselwirkung beruht und zur Aufheizung des Gittersystems fuehrt. Diese Gitteraufheizung kann anhand des Debye

  18. Streptococcus Thermophilus ve Lactobacillus Delbrueckii Subsp. Bulgaricus Virülent Fajlarının Morfolojik Karakterizasyonu (İngilizce

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esra Acar Soykut

    2015-02-01

    Full Text Available Bu çalışmada 25 adet S. thermophilus ve 25 adet L. bulgaricus fajının elektron mikroskobik incelemesi yapılarak morfolojik karakterizasyonu gerçekleştirilmiştir. S. thermophilus fajlarında izometrik, hegzagonal baş çapının 53-74 nm, kontraktil olmayan kuyruk uzunluğunun 182-290 nm ve kuyruk genişliğinin de 7-14 nm arasında değiştiği görülmüştür. Bu fajlarda yaka, kuyruk plağı ve fibril benzeri yapıya rastlanmamıştır. İncelenen tüm fajlar, elde edilen verilere dayanılarak diğer S. thermophilus fajları gibi Ackermann sınıflaması Siphoviridae familyasına ve/veya Bradley sınıflaması B grubuna dâhil edilmiştir. S. thermophilus fajlarında olduğu gibi Lb. bulgaricus fajlarında da izometrik, hegzagonal kapsit ve kontraktil olmayan kuyruk yapısı belirlenmiştir. Kapsit çapları 47-73 nm arasında değişirken, kontraktil olmayan kuyruk uzunlukları 117-162 nm ve kuyruk enleri 7-13 nm arasında bulunmuştur. Ackermann sınıflaması Siphoviridae familyasına ve/veya Bradley sınıflaması B grubuna dâhil edilen bu fajlarda yaka, kuyruk tablası ve fibril yapısının varlığı dikkat çekmiştir. S. thermophilus ve L. bulgaricus faj örneklerinin hazırlanmasındaki farklılıkların ve kullanılan elektron mikroskop tiplerinin kuyruk yapılarının görünebilirliğini etkilediği düşünülmüştür.

  19. Eutanasia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvy Tappang

    2005-04-01

    Full Text Available Eutanasia seharusnya diartikan sebagai "mati dengan baik", kematianyang bagus (A good death , mati dengantenang, atau yang sekarang banyakdiartikan sebagai "mercy killing," (membunuh dengan alasan belas kasihan.Bagaimana pun juga yang berdaulat atas kehidupan dan kematiankita adalah Ailah dan bukan mesin. Jadi apabila kita menghadapi kondisi yangdemikian, /aitu upaya-upaya secara wajar tidak dapat menolong iagi, makayang harus kita lakukan adalah berdoa, karena Allah sanggup mengadakanmujizat sesuai kehendak-Nya (Yakobus 4:2; 5:14-1,5. Tetapi apabila sesudahberdoa dan upaya medis yang wajarsudah tidak marnpu dan pasien tersebutmenemui kematian, kita harus menerimaitu sebagai suatu yang wajar danmerupakan keuntungan (Filipi 1:21 serta yakin bahwa kasih karunia Aliah teiahcukup bagi kita (II Korintus 12:9.

  20. ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA LINE 8/CARBONATED SOFT DRINK PT COCA-COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darminto Pujotomo

    2012-02-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Bottling Indonesia (CCBI Central Java merupakan salah satu perusahaan produsen minuman ringan yang terkemuka di Indonesia, dengan dua jenis kelompok produk yang dihasilkan yaitu minuman karbonasi/Carbonated Soft Drink (Coca-Cola, Sprite, dan Fanta dan non-karbonasi (Frestea dan Ades. Dalam usaha untuk mempertahankan mutu dan meningkatkan produktifitas, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah masalah perawatan fasilitas/mesin produksi.  Makalah ini membahas mengenai penyebab dan akibat yang ditimbulkan oleh breakdown mesin terjadi pada Line 8/Carbonated Soft Drink, khususnya pada conveyor, filler machine, dan bottle washer machine. Untuk mendapatkan mesin yang dapat terjaga keterandalannya dibutuhkan suatu konsep yang baik. Total Productive Maintenance (TPM merupakan sebuah konsep yang baik untuk merealisasikan hal tersebut. Konsep ini, selain melibatkan semua personil dalam perusahaan, juga bertujuan untuk merawat semua fasilitas produksi yang dimiliki perusahaan.Data yang digunakan merupakan data breakdown conveyor, filler machine, dan bottle washer machine dari ME Monthly Report PT.CCBI selama bulan Januari-Desember 2005 khususnya line 8. Selain itu makalah ini juga membahas performance maintenance PT. Coca-Cola Bottling Indonesia-Central Java, dengan memperhitungkan nilai Mean Time Beetwen Failure (MTBF, Mean Time To Repair (MTTR, serta Availability mesin, dengan menggunakan data record Line 8 selama bulan Mei 2006 sampai bulan Juli 2006. Sehingga nantinya akan diketahui informasi keadaan aktual dari perusahaan tentang sistem perawatannya, khususnya pada Line 8/Carbonated Soft Drink apakah baik atau buruk. Kata kunci : Total Production Maintenance, Conveyor, Filler Machine, Bottle Washer Machine, Performance Maintenance   PT. Coca-Cola Bottling Indonesia (CCBI-Central Java represent one of notable light beverage producer company in Indonesia, with two product group type yielded is carbonated beverage/Carbonated Soft

  1. PERUMUSAN STRATEGI PERUSAHAAN BERDASARKAN COMPETITIVE ADVANTAGE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Utami

    2012-12-01

    Full Text Available Perusahaan Tenun Ikat Lestari Indah adalah perusahaan pembuatan kain dengan alat tenun bukan mesin. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan menghadapi berbagai kendala, diantaranya daya beli masyarakat menurun akibat situasi perekonomian yang tidak menentu serta persaingan harga yang tidak sehat antar pengrajin. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi perusahaan sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT, I-E (Internal-External, dan QSPM (Quantitative Strategy Planning Matrix. Hasil penelitian menunjukkan posisi bisnis perusahaan berada pada posisi pertumbuhan, sehingga strategi yang dirumuskan adalah menghindari kehilangan profit dan penjualan. Dari hasil analisis QSPM (Quantitative Strategy Planning Matrix diketahui strategi yang terpilih untuk strategi jangka pendek adalah menjalin hubungan baik dengan konsumen tetap , strategi jangka pendek-menengah adalah menjalin kerjasama dengan biro-biro perjalanan wisata, strategi jangka menengah adalah menetapkan tingkatan harga sesuai kualitas dan desain, dan strategi jangka panjang adalah memperluas jaringan pemasaran di dalam dan luar negeri.

  2. Characterization of carbon, nitrogen, oxygen and refractory metals in binary and ternary silicon-based films using ion beam methods; Caracterisation des elements: carbone, azote, oxygene et metal refractaire dans des depots binaires et ternaires a base de silicium par methodes d'analyse utilisant les faisceaux d'ions

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Somatri-Bouamrane, R. [Lyon-1 Univ., 69 - Villeurbanne (France). Inst. de Physique Nucleaire]|[Universite Claude Bernard, 69 - Lyon (France)

    1996-12-19

    Ion beam methods (non Rutherford backscattering, nuclear reactions) have been carried out in order to characterize silicon-based films. The cross sections for the reactions {sup 12}C({alpha},{alpha}), {sup 14}N({alpha},{alpha}), {sup 16}O({alpha},{alpha}), {sup 28}Si({alpha},{alpha}) and {sup 14}N({alpha},p) have been measured within 2 and 7 MeV. CVD beta SiC films could be analyzed and the interface between silicon carbide and the (100) silicon substrate was studied. The epitaxial growth of the beta SiC film could be modelled by comparing the results obtained with ion beam analysis, infrared spectroscopy and electron microscopy. Moreover, the stoichiometry of low pressure CVD Me-Si-N (Me=Re, W, Ti, Ta) ternary systems was studied. The evolution of the nitrogen content in W-Si-N systems allowed to study their stability with respect to the annealing conditions. (N.T.)

  3. MEMBANGUN MEREK DENGAN MENGAKUISISI PERUSAHAAN : REALITAS MEREK-MEREK YANG BERHASIL (STUDI KASUS – COCA COLA, STARBUCKS & HM SAMPOERNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Pantja Djati

    2006-01-01

    Full Text Available Membangun sebuah merek sebagai investasi yang cukup panjang dan akan menghasilkan suatu keuntungan besar bagi perusahaan. Pada kenyataannya banyak merek-merek internasional yang sudah berhasil untuk jangka waktu yang panjang sampai saat ini, sebab ia sudah berhasil dalam merencanakan suatu merek. Pada beberapa waktu ternyata nilai suatu merek melebihi dari total asset perusahaan, tanah dan mesin yang dimiliki perusahaan, karena citra merek yang tinggi bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Pada beberapa kasus di perusahaan pada dasarnya investasi dengan membeli perusahaan memiliki kecenderungan untuk mempertahankan merek mula-mula, yaitu merek yang sejak awal dibeli yang sudah cukup kuat di benak konsumen. Membuat merek baru lebih beresiko dan perlu biaya mahal. Justru dengan mengakuisisi perusahaan untuk menambah portofolio merek perusahaan.

  4. Desain Produk Kerajinan dan Ornamen Bangunan Bergaya Etnik Dayak dari Hasil Pengolahan Injeksi Limbah Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarto -

    2016-03-01

    ABSTRAK   Dengan meningkatnya penggunaan plastik di Indonesia umumnya dan Kalimantan pada khususnya maka akan meningkatkan juga jumlah limbah plastik yang akan dihasilkan. Dengan menggunakan alat pemanas limbah plastik yang digerakkan dengan hydraulic berkapasitas 3 (tiga ton mampu menghasilkan produk kerajinan dan orna- ment bangunan yang berkualitas baik, ini terlihat pada hasil uji alat sehingga proses re- cycle dapat berlangsung. Dengan pemanasan pada mesin pencetak menggunakan suhu 2700-2800  pada cetakan kayu bengkirai kombinasi plat besi, plastik kresek (HDPE limbah rumah tangga dapat dicetak menjadi modul bermotif Dayak yang selanjutnya dapat digunakan untuk ornamen bangunan. Dihasilkan modul plastik injeksi yang kemudian dapat dirangkai menjadi ornamen bangunan. Untuk dapat digunakan sebagai ornamen bangunan modul-modul hasil injeksi plastik tadi di rekatkan pada bingkai kayu dimaksudkan agar memudahkan pada saat di gabungkan sebagai ornamen bangunan.   Kata kunci : Plastik, Pemanas, Cetakan, modul, Dayak

  5. PERBAIKAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL DENGAN PENDEKATAN METODE OWAS (Studi kasus di UD. Rizki Ragil Jaya – Kota Cilegon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Susihono

    2012-04-01

    Full Text Available Perbaikan postur kerja penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan pekerja dalam melakukan aktifitas kerja. Gangguang pada sistem musculoskeletal seminimal mungkin terjadi. Pada aktifitas proses produksi pembuatan kripik singkong teridentifikasi bahwa postur kerja memiliki potensi menimbulkan cidera sehingga perlu dilakukan perbaikan metode kerja guna menurunkan indeks resiko kerja. Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS digunakan untuk mengevalusi dan menganalisa sikap kerja sehingga diperoleh kategori dan rekomendasi metode kerja yang baru. Perhitungan indek resiko kerja dilakukan agar dapat mengklasifikasikan kategori pekerjaan yang dilakukan. Perancangan mesin dengan menggunakan data antropometri dan data hasil rekomendasi OWAS. Hasil analisis OWAS menunjukkan bahwa sebelum perbaikan masuk pada kategori 3 yang artinya memerlukan perbaikan dengan segera dan 2 yang artinya memerlukan perbaikan dimasa mendatang, sedangkan setelah perbaikan diperoleh kategori 1 yang artinya tidak ada masalah pada sistem musculoskeletal. Indeks resiko sebelum perbaikan sebesar 243 satuan, setelah perbaikan menjadi 129 satuan artinya pekerjaan mempunyai resiko yang kecil (minimum risk

  6. Characterization of carbon, nitrogen, oxygen and refractory metals in binary and ternary silicon-based films using ion beam methods

    International Nuclear Information System (INIS)

    Somatri-Bouamrane, R.

    1996-01-01

    Ion beam methods (non Rutherford backscattering, nuclear reactions) have been carried out in order to characterize silicon-based films. The cross sections for the reactions 12 C(α,α), 14 N(α,α), 16 O(α,α), 28 Si(α,α) and 14 N(α,p) have been measured within 2 and 7 MeV. CVD beta SiC films could be analyzed and the interface between silicon carbide and the (100) silicon substrate was studied. The epitaxial growth of the beta SiC film could be modelled by comparing the results obtained with ion beam analysis, infrared spectroscopy and electron microscopy. Moreover, the stoichiometry of low pressure CVD Me-Si-N (Me=Re, W, Ti, Ta) ternary systems was studied. The evolution of the nitrogen content in W-Si-N systems allowed to study their stability with respect to the annealing conditions. (N.T.)

  7. VARIASI ALEL DNA MIKROSATELIT AUTOSOM LOKUS D2S1338, D13S317 DAN D16S539 PADA MASYARAKAT DAYAK KAHARINGAN DI KOTA PALANGKA RAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lucia Emy Octavia

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ragam alel masyarakat Dayak Kaharingan di Kota Palangka Raya.  DNA diekstraksi dari sel epitel mukosa mulut, dari 26 individu dengan metode fenol kloroform. DNA mikrosatelitautosom lokus D2S1338, D13S317 dan D16S539 diamplifikasi pada mesin PCR. Pengamatan hasil PCR dilakukan dengan Polyacrylamide Gel Electrophoresis (PAGE dan visualisasi DNA hasil PCR dengan pewarnaan perak nitrat.  Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 29 alel dari ketiga lokus yaitu lokus D2S1338 sebanyak 11 alel, serta masing-masing sembilan alel pada lokus D13S317 dan lokus D16S539. Nilai heterozigositas tertinggi terdapat pada lokus D2S1338 yaitu 0,8971 dengan kekuatan pembeda (PD 0,9682, diikuti lokus D13S317 dengan kekuatan pembeda 0,9339 dan lokus D16S539 dengan kekuatan pembeda 0,9226.

  8. PERANCANGAN CHATBOT PUSAT INFORMASI MAHASISWA MENGGUNAKAN AIML SEBAGAI VIRTUAL ASSISTANT BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maskur Maskur

    2016-11-01

    Full Text Available Seiring perkembangan teknologi dan keinginan program studi teknik informatika untuk mengembangkan layanan terhadap mahasiswa, informasi yang diperoleh melalui sistem informasi dan chatting yang dilakukan antara pengguna dengan pihak Virtual Assistant. Penelitian ini bertujuan untuk membangun chatbot yang mempunyai tujuan sebagai Virtual Assistant yang memberikan informasi kepada mahasiswa melalui data yang tersimpan pada sistem yang berisi informasi mengenai program studi teknik informatika dan penambahan pengetahuan baru apabila data yang tersimpan tidak ditemukan. Pada perancangan dan implementasi perangkat lunak ini menghasilkan sebuah prototipe Chatbot yang dibangun dengan menggunakan mesin ALICE sebagai penerjemah AIML. AIML ini menyebabkan Chatbot dapat mengintegrasikan input yang diterima berupa input text. Sehingga akan dihasilkan percakapan antara pengguna dan program. Dengan pemanfaatan chatbot yang telah dilengkapi dengan informasi berupa audio, membuat pengguna dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang berasal dari database yang diinformasikan kepada pengguna. Dari hasil pengujian verifikasi, pengujian validitas dan pengujian prototipe yang dilakukan sistem berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.

  9. Simulasi Dinamika untuk Menentukan Stabilitas Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Thyristor Controlled Braking Resistor pada Sistem IEEE 34 Node Test Feeder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Taufiq

    2012-09-01

    Full Text Available Terdapat berbagai macam metode untuk meningkatkan stabilitas sistem  tenaga listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pengereman dinamis (dynamic braking. Generator sinkron sebagai distributed generator yang digerakkan oleh mesin diesel. Pada saat terjadi gangguan pada sistem, digunakan sebuah Thyristor Controlled Braking Resistor (TCBR untuk meredam osilasi yang terjadi. Sistem yang hendak dianalisis dinamika dan stabilitasnnya adalah IEEE 34 node test feeder. Dengan sistem ini diilustrasikan karakteristik dan keefektifan TCBR untuk meredam osilasi frekuensi rendah dan mencegah terjadinya ketidakstabilan transien sistem. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dengan adanya penambahan TCBR (Thyristor Controlled Braking Resistor maka respon transien sistem akan menjadi lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan overshoot dan settling timenya. Dengan demikian sistem akan menuju kondisi stabil dengan lebih cepat setelah terjadi gangguan.

  10. APLIKASI SEARCH ENGINE PAPER KARYA ILMIAH BERBASIS WEB DENGAN METODE FUZZY RELATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernard Adytia Darmadi

    2005-01-01

    Full Text Available The number of paper collected by an educational institution is incresing each year. The increasing number of paper collected demand a method in order to find the right paper everytime there is someone who needs a reference. By far, most search engine still depend on keyword matching / string maching to find the apropriate result. This method will only find the apropriate paper based on the occurance of the inserted keyword on the paper. This research will discuss a searching system using fuzzy relation, by using fuzzy relation the relation between keyword and paper is found and determined. Searching system using fuzzy relation allows the search result include paper that do not have the keyword to be shown as a result. This result is made posssible because the word which occur in the paper is related to keyword inserted. Abstract in Bahasa Indonesia : Banyaknya jumlah paper yang dikoleksi sebuah lembaga pendidikan setiap tahun akan bertambah. Seiring dengan pertambahan jumlah paper tersebut maka diperlukan sebuah metode untuk mencari paper agar bila membutuhkan referensi maka paper/dokumen yang diperlukan dapat dengan mudah dapat ditemukan. Sejauh yang ada saat ini, kebanyakan mesin pencari masih mengandalkan pencarian dengan menggunakan keyword matching/string matching sehingga mengakibatkan hasil pencarian hanya akan menampilkan paper-paper yang mempunyai keyword/kata kunci yang dicari. Penelitan ini membahas sebuah sistem pencarian dengan menggunakan metode fuzzy relation, dimana dengan fuzzy relation didapatkan hubungan antara keyword dan paper. Dengan metode fuzzy relation maka sebuah pencarian mempunyai kemungkinan menampilkan hasil berupa paper yang tidak mengandung keyword yang dicari. Karena kata yang mengakibatkan paper (yang tidak mengandung keyword muncul mempunyai hubungan dengan keyword yang dimasukkan. Kata kunci: mesin pencari, relasi fuzzy, sistem cerdas.

  11. Pemodelan dan Analisa Reduksi Respon Getaran Translasi pada Sistem Utama dan Energi Listrik yang Dihasilkan oleh Mekanisme Dynamic Vibration Absorber Metode Cantilever Piezoelectric (CPVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Rachma Efendy

    2017-03-01

    Full Text Available Getaran banyak terjadi pada mesin-mesin di industri. Salah satu solusi untuk mereduksi getaran berlebih adalah dengan menambahkan Dynamic Vibration Absorber (DVA. Prinsip kerja dari Dynamic Vibration Absorber adalah penambahan massa absorber dan pegas pada sistem utama. DVA akan mereduksi getaran sistem utama dengan menghasilkan getaran yang arahnya berlawanan dengan arah getar dari sistem utama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pachpute [1], penggunaan DVA telah terbukti dapat mereduksi getaran dari sistem utama yang dioperasikan di frekuensi natural secara signifikan. Dalam penelitian Tugas Akhir ini telah dirancang sebuah mekanisme alat vibration absorber dan energy harvesting metode Cantilever Piezoelectric Vibration Absorber (CPVA. Sistem utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah plat datar yang ditopang oleh empat pegas. Plat tersebut akan menerima gaya eksitasi dari pegas dibawahnya yang dihubungkan dengan massa eksentris pada motor DC. Koefisien pegas yang digunakan untuk menumpu plat datar memiliki nilai yang sama, yaitu sebesar 300 N/m. Sehingga eksitasi yang terjadi pada plat datar hanya ke arah translasi. Pada penelitian ini, dilakukan analisa dengan variasi amplitudo massa eksentris sebesar 0.025 m, 0.030 m, dan 0.035 m. Kecepatan putaran motor sebesar 20.61 rad/s (frekuensi natural, 22.05 rad/s (frekuensi panen, dan 25 rad/s (frekuensi lembah. Sedangkan variasi jumlah cantilever piezoelectric yang digunakan adalah 2600, 2800, dan 3000 buah. Dari simulasi yang telah dilakukan, daya bangkitan dan nilai persentase reduksi terbesar dari CPVA terjadi ketika sistem dioperasikan di frekuensi naturalnya, yaitu sebesar 3.52E-7 watt dan 20.36%. Selain itu, dari simulasi juga didapatkan karakteristik CPVA dengan memvariasikan jumlah piezoelectric, didapatkan rentang jumlah piezoelectric optimum adalah 1400 hingga 2400 buah. Pada rentang tersebut, daya bangkitan dan persentase reduksi perpindahan massa utama terbesar yang

  12. ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS PENGEMBANGAN INDUSTRI PENDUKUNG KONSOL KAPAL (SHIP CONSOLE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Prasetyo

    2017-01-01

    Full Text Available Industri konsol kapal di Indonesia masih perlu dikembangkan untuk mendukung peningkatan jumlah komponen lokal dalam industri perkapalan. Melihat besarnya peluang dan pasar industri konsol kapal di Indonesia, maka dilakukan penelitian tugas akhir analisa teknis dan ekonomis pengembangan industri pendukung konsol kapal (ship console di Indonesia. Konsol kapal yang dimaksud adalah bridge control console, engine control console, cargo control console, water ballast control console, bridge wing control console. Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan analisa teknis meliputi pemilihan lokasi, proses produksi, pemeriksaan hasil produksi, penentuan kapasitas produksi, peralatan dan mesin yang digunakan dalam proses pembuatannya, serta pembuatan layout dari pabrik dengan luas bangunan 2728 m² dan luas tanah 3886 m² berada pada Desa Karangploso, Kec. Benjeng, Kab. Gresik, Jawa Timur. Analisa ekonomis meliputi analisa kondisi pasar di Indonesia untuk permintaan konsol kapal dalam lima tahun yang akan datang. Biaya investasi pembangunan industri ini kira-kira sebesar Rp 14.186.000.000,00 yang berupa biaya pembelian tanah, pembangunan, pembelian peralatan dan mesin. Selanjutnya dilakukan perhitungan biaya operasional dan pemasukan perusahaan agar dapat melakukan analisa kelayakan investasi dengan menggunakan metode Break Event Point, Net Present Value, dan Internal Rate of Return yang hasilnya digunakan untuk menentukan kelayakan pengembangan dari industri konsol kapal di Indonesia. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan Break Event Point terjadi pada 6 tahun 8 bulan dengan keuntungan kira-kira sebesar Rp 1.507.000.000,00. Nilai Net Present Value kira-kira sebesar Rp 4,408,000,000.00. Nilai Internal Rate of Return sebesar 11.38% lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yaitu 10.25%. Hal tersebut dikarenakan besarnya potensi pasar di Indonesia dan sedikitnya jumlah kompetitor pada industri konsol kapal.    

  13. Peningkatan Karakteristik Traksi Pada Mobil Formula Sapuangin Speed 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursaid Eko Wibowo

    2017-01-01

    Full Text Available Melihat hasil Student Formula Japan 2015, capaian dynamict event dari ITS team sapuangin sangatlah kurang. Pada dynamic event yang meliputi: acceleration, skidpad, autocross dan endurance ITS team Sapuangin hanya mengikuti 2 event. Catatan hasil waktu yang diperoleh juga sangatlah kurang, rata-rata terpaut 7 second sampai 10 second dari para juara. Hal ini menunjukkan kurangnya kemampuan mobil untuk bermanuver. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kinerja dari kendaraan dimana gaya dorong/traksi sebagai parameter. Dalam penelitian ini dilakukan peningkatan karakteristik traksi pada mobil formula Sapuangin Speed 3 yang menggunakan mesin husaberg 450 cc dengan 6 tingkat kecepatan. Langkah pertama harus mengetahui karakteristik mesin husaberg 450cc, kemudian dilakukan analisa untuk memilih parameter yang tepat. Setelah itu ditentukan rancangan peningkatan traksi kendaraan yaitu dengan cara merubah final drive dan diameter velg serta perancangan rasio transmisi ulang apabila diperlukan. Selain itu dilakukan juga analisa traksi saat belok yang berhubungan dengan pengaruh pemakaian Limitted Slip Differential (LSD pada mobil sapuangin speed 3 terhadap radius belok lintasan. Dari hasil penelitian, untuk meningkatkan karakteristik  transmisi tanpa mengubah rasio dipilih mengganti sprocket menjadi 56 dan  velg 13 dengan estimasi waktu tempuh akselerasi 4.63 s. Sedangkan untuk meningkatkan karakteristik traksi dengan mengubah rasio mobil sapuangin speed 3 dipilih menggunakan sprocket 52, velg 15, dengan 7 tingkat kecepatan, estimasi waktu tempuh akselerasi 4.16 second dengan penambahan negative wing pada bagian belakang untuk melawan spin. Untuk pengaruh pemakaian LSD pada mobil mengakibatkan mobil susah dikendalikan dan cenderung merugikan, torsi/putaran roda dalam dan roda luar cenderung sama ketika belok, namun pada kenyataanya kebutuhan torsi/putaran roda berbeda.

  14. TRANSFORMASI PENENUN BUGIS-WAJO MENUJU ERA MODERNITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syukur, dkk.

    2014-01-01

    Full Text Available This study aims to reveal the transformation process of weaving activity of Wajo people in South Sulawesi. This study uses a constructivist paradigm with a qualitative approach. Data was collected through in depth interviews, observation, documentation, and historical sociology. The analysis data uses data reduction, data presentation, and taking conclusion. The results shows that the weaving activities of Wajo people in design patterns and developing the loom stuffs by cultural fusion from outside of Bugis community and local elements of creativity and local intelligence communities of Wajo. The transformation process began with the use of a loom gedogan in the 13th century, then loom machines in 1950, and the use of looms machine in 2004. Pattern Transformation is begun from plain pattern (1400-1600, squares pattern/palekat (1600-1900, and the pictorial pattern (1900-now. Keywords: Transformation, Weaver, Bugis-Wajo Penelitian ini bertujuan mengungkapkan proses transformasi kegiatan tenun rakyat di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data di-lakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi sosiologi sejarah. Analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pertenunan rakyat di Kabupaten Wajo dalam menunjukkan adanya perpaduan kebudayaan dari luar komunitas Bugis dan unsur kreatifitas dan kecerdasan lokal masyarakat Wajo. Transformasi alat tenun bermula pada penggunaan alat tenun gedogan pada abad ke-13, kemudian Alat Tenun Bukan Mesin pada tahun 1950, dan penggunaan Alat Tenun Mesin tahun 2004. Transormasi corak bermula dari corak tidak bergambar (tahun 1400-1600, corak kotak-kotak/palekat (1600-1900, dan corak bergambar (1900-sekarang. Kata Kunci: Transformasi, Penenun, Bugis-Wajo    

  15. Assessing Rangeland Attributes On Semi-Arid Zone Of North Darfur State Sudan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamed Almontasir A. M. Mohamed

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract The study was conducted over a two years period of 2012 and 2013 at three sites of Alfashir locality Ummarahik 25km north of Alfashir Fashar in eastern part of Alfashir about 5km and Berka 30km west of Alfashir Western Sudan in semi-arid zone. The aim of this study was to assess rangeland attributes. Measurements of plant density vegetation cover range production and carrying capacity were assessed. Results showed that total forage production was low and inadequate to satisfy requirements of livestock for inhabiting the area average range production all over the area was found to be 50.68 kgha and 59.21 kgha for the seasons 2012 and 2013 respectively. The average ground cover was about 34.71 and 42.41 for two seasons. The average plant density for the first season was 27.1 plantm2 while the average plant density for the second season was 29.4 plantm2. The study concluded that unwise utilization and exploitation of the rangelands particularly by man causes range deterioration and serious reduction in range production in both quantity and quality so the study suggested that improvement and rehabilitation such lands rangelands should be done. Further research work is needed to assess rangeland attributes across different ecological zones in North Darfur State.

  16. GAMBARAN STRES KERJA PEGAWAI BAGIAN REKAM MEDIS RUMAH SAKIT BHAKTI WIRATAMTAMA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Sartika

    2016-07-01

    Full Text Available Faktor penyebab stres kerja adalah lingkungan kerja yang kurang nyaman, konsultasi yang tidak efektif dan konflik antara tuntutan keluarga dan tuntutan instansi. Penelitian kualitatif dilakukan untuk memperoleh gambaran stres kerja pegawai bagian rekam medis rumah sakit Bhakti Wiratamtama Semarang. Jenis penelitianini adalah penelitiankualitatif deskriptif menggunakan teknik snowball sampling. Informan utama berjumlah 15 pegawai dan 2 triangulasi. Hasil yang diperoleh, yaitu informan mengeluhkan mengalami stres kerja akibat rak fililng yang kurang rapi dan pengembalian dokumen rekam medis pasien yang terlambat dan lingkungan kerja yang kurang baik. Adanya pertemuan triwulan dapat mengurangi masalah yang dihadapi oleh pegawai. Saran bagi pegawai yaitu petugas filing melakukan pemilahan dokumen rekam medis antara lembar yang akan diabadikan dan dimusnahkan. Rumah sakit disarankan dalam pembersihan berkas pasien dan penataan ruang lebih ditata dengan rapi agar pegawai nyaman dalam mobilisasi dalam bekerja.   Factors that cause occupational stress are the inconvenient occupational environment, ineffective consultation and conflict between family agency requirement. The purpose of this qualitative research is to get occupational stress overview of medical record employee in Bhakti Wiratamtama Semarang Hospital. This research method is qualitative research using snowball sampling. The informants consist of 15 key informants and 2 triangulation informants. The informans were complained about untidy shelves and late of medical record returning. Quarterly meeting to reduce this problem. Suggestion to employee was to sorting the medical record document, and to select wich one to be saved. Suggestion to hospital was to clean up patients documents and tidy up the room so the employee can work with comfort.

  17. Rancang Bangun Aplikasi Monografi Kelurahan Sei Mempura Kabupaten Siak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvira Asril

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakKelurahan Sei Mempura merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Siak yang pembuatan an pelaporan dokumen monografinya masih bersifat manual. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain penumpukan dokumen, human error, kehilangan berkas atau dokumen. Sehingga sistem informasi perlu dibuat untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pendataan jumlah dan mobilitas penduduk. Perancangan sistem yang dibuat meliputi beberapa tahapan antara lain analisa sistem yang sedang berjalan; perancangan sistem dengan menggunakan alat bantu pemodelan UML; desain interface untuk input dan output sistem serta desain database untuk pelaporan nantinya. Sistem informasi yang dibuat ini pada akhirnya akan membantu dan mempermudah pekerjaan instansi terkait pengolahan data kependudukan dan monografi daerah. Kata kunci: Aplikasi, Monografi, UML Abstract Village of Mempura Sei is one of the villages in the manufacture of Siak's reporting documents monografinya still manual. Some of the constraints faced by, among others, the buildup of documents, human error, loss of file or document. So that the information system should be established to assist the relevant government agencies to collect data on the number and mobility of the population. System design which made covering several stages, among others, the analysis of the current system; system design using UML modeling tools; design the interface for input and output of the system and database design for later reporting. The information system created will ultimately assist and facilitate the work of relevant agencies and population data processing monograph area.  Keywords: Applications, Monograph, UML 

  18. [State and developmental trends of urogenital tuberculosis--20 years clinical and pathologic-anatomical experiences].

    Science.gov (United States)

    Köhler, H; Haenselt, V; Endmann, P

    1978-10-01

    On the basis of own experiences of twenty years and taking into consideration the knowledge of other authors the developmental tendency in the treatment of the urogenital tuberculosis is demonstrated, the indications to nephrectomy, resection of the kidney, and epididymectomy are reified as well as kind and sequelae of errors in chemotherapy analysed. From 1958 to 1977 2,868 patients with urogenital tuberculosis were hospitalized in the Central Clinic Bad Berka. Of them about 41% had to undergo an operation. A decrease of the quantity of operations can be observed only in the renal resections, whereas the nephrectomy rate is unchangedly high (16.3% of the own patients) and even shows an increasing tendency since 1975. Comparative examinations show that the pathologo-anatomical picture of the ectomized kidneys has not changed during the period of observation. The knowledge of the symptom-poor course obliges also further on differential-diagnostically to take into consideration the urogenital tuberculosis. Only on this way the still large number of organ endangering complications may be encountered in time.

  19. [Rehabilitation of chronic obstructive pulmonary diseases at the lung hospital (author's transl)].

    Science.gov (United States)

    Meister, W

    1979-12-01

    The modern lung hospital offers favorable conditions for the rehabilitation of patients suffering from chronic obstructive pulmonary diseases. In the years from 1972 to 1976 2398 patients suffering from chronic bronchitis, bronchial asthma and pulmonary emphysema were subjected to a rehabilitation process at the central hospital for heart and lung diseases Bad Berka. A long-term therapy plan based on a most accurate investigation possible of all the factors which trigger off the complaint in each case was used as baseline. An account is given of the resulting diagnostic and therapeutic program carried out. In the case of chronic obstructive pulmonary diseases it is particularly difficult to assess the effectiveness of rehabilitation measures. One aspect dealt with is the restoration of working capacity. 56.7% of the men and 56.8% of the women were capable of working when they were dismissed. 31.6% of male and 26.4% of female patients were invalids, 11.7% and 16.8% respectively were old age pensioners. Rehabilitation success depended on variables such as age, degree of cardio-pulmonary limitation in performance, as well as on certain concomitant diseases and the patient's cooperation. A decisive factor in some cases was also whether suitable employment could be found for these patients whose age ranges between 40 and 60.

  20. Penggunaan Aplikasi Blackberry Messenger (BBM Sebagai Media Untuk Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Kus Indratno

    2016-09-01

    Full Text Available Penggunaaan teknologi ke dalam setiap sendi kehidupan mutlak diperlukan untuk masa sekarang ini. Hampir setiap orang mempunyai smartphone untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Akan tetapi penggunaan teknologi yang serba canggih apabila tidak diimbangi dengan kearifan, akan berdampak pada hal negatif saja, bahkan mengaburkan fungsi penting dari teknologi itu sendiri. Blackberry messenger atau yang lebih dikenal BBM merupakan satu dari sekian banyak aplikasi yang hampir pasti ada di setiap smartphone. Sisi kecepatan transfer data dan kemudahan berkirim berkas (file menjadi daya tarik tersendiri dari aplikasi ini. Pemanfaatan BBM untuk mendukung proses evaluasi mahasiswa telah dilakukan pada penelitian ini. Mahasiswa diberikan soal kuis untuk dikerjakan pada dini hari (mulai Pkl. 03.00 s.d. 05.00, hasil pekerjaan mahasiswa dikirim menggunakan aplikasi BBM dalam bentuk gambar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi lapangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa lebih leluasa dalam mengerjakan kuis, mereka bisa mengerjakan sesuai gaya belajar masing-masing, tidak dibatasi oleh ruang dan suasana yang menegangkan. Waktu pengerjaan dini haripun membawa pengaruh positif, dengan pikiran yang masih segar, mahasiswa bisa lebih optimal dalam mengerjakan kuis.

  1. Clinical evaluation of the radiolanthanide terbium-152: first-in-human PET/CT with 152Tb-DOTATOC.

    Science.gov (United States)

    Baum, Richard P; Singh, Aviral; Benešová, Martina; Vermeulen, Christiaan; Gnesin, Silvano; Köster, Ulli; Johnston, Karl; Müller, Dirk; Senftleben, Stefan; Kulkarni, Harshad R; Türler, Andreas; Schibli, Roger; Prior, John O; van der Meulen, Nicholas P; Müller, Cristina

    2017-10-31

    The existence of theragnostic pairs of radionuclides allows the preparation of radiopharmaceuticals for diagnostic and therapeutic purposes. Radiolanthanides, such as 177 Lu, are successfully used for therapeutic purposes; however, a perfect diagnostic match is currently not available for clinical use. A unique, multi-disciplinary study was performed using 152 Tb (T 1/2 = 17.5 h, Eβ + average = 1140 keV, Iβ + = 20.3%), which resulted in the first-in-human PET/CT images with this promising radionuclide. For this purpose, 152 Tb was produced via a spallation process followed by mass separation at ISOLDE, CERN. The chemical separation and quality control, performed at PSI, resulted in a pure product in sufficient yields. Clinical PET phantom studies revealed an increased image noise level, because of the smaller β + branching ratio of 152 Tb as compared to standard PET nuclides at matched activity concentrations; however, the expected recovery would be comparable at matched signal-to-noise ratios in clinical PET. 152 Tb was used for labeling DOTATOC, at Zentralklinik Bad Berka, and administered to a patient for a first-in-human clinical study. PET scans were performed over a period of 24 h, allowing the visualization of even small metastases with increased tumor-to-background contrast over time. Based on the results obtained in this work, it can be deduced that PET/CT imaging with 152 Tb-labeled targeting agents has promise for clinical application and may be particularly interesting for pre-therapeutic dosimetry.

  2. Analisis Hasil Sintesis Serbuk TiO2 / ZnO sebagai Lapisan Elektroda untuk Aplikasi Dye-sensitized Solar Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Retnaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis antara serbuk partikel nano TiO2 dan serbuk partikel nano ZnO menjadi pasta yang akan diaplikasikan sebagai elektroda pada dye-sensitized solar cell (DSSC. Elektroda pada DSSC ini bekerja berdasarkan adsorbsi foton oleh pewarna, elektron yang tereksitasi ditransfer ke TiO2/ZnO yang mempunyai perbandingan berbeda. Dimensi material partikel nano TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada DSSC. Sifat ini sangat dipengaruh oleh metoda pabrikasi elektroda TiO2/ZnO dan parameternya. Pada penelitian ini digunakan metoda doctor blade untuk pabrikasi DSSC dan larutan dyes (Z907 sebagai zat pewarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran serbuk TiO2 dan serbuk ZnO sebagai elektroda. Teknik pembuatan pasta TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi tinggi pada DSSC. Teknik ini sangat terkait dengan material TiO2/ZnO, metoda pabrikasi, dan parameter pengukurannya. Dalam penelitian ini dibahas hasil karakterisasi XRD pada kedua serbuk TiO2 dan ZnO, hasil SEM pada pencampuran kedua material, hasil pengujian IPCE serta hasil pengukuran effisiensi pada pengujian I - V.

  3. Influencing programmable pacemakers by radiation therapy

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wilm, M.; Kronholz, H.L.; Schuetz, J.; Koch, T.

    1994-01-01

    More than 300,000 pacemakers are implanted worldwide. During radiation therapy a damage of the pacemaker elektronic is possible. Twenty pacemakers have been irradiated with photons or electrons experimentally in three different situations: a) pacemaker and pacemaker electrode outside of the irradiation field; b) pacemaker outside, pacemaker electrode inside the irradiation field; c) all things inside the irradiation field. The voltage in the pacemaker electrode produced by the electric field of the accelerator did not exceed 0.8 mV if the electrode was outside the irradiation field. Induced voltage was up to 1.2 mV during irradiation with electrons (18 MeV) and the electrode being inside the treatment field with more than two thirds of its length. After delivering of not more than 10 Gy (photons) to the pacemaker, a decreasing amplitude of the pacemaker pulse occurred. The pulse frequency did not show any deviation. This seems to signal a severe early irreversible damage of the pacemaker that may cause sudden breakdown days or weeks after radiation. Two pacemakers showed a complete breakdown after irradiation with not more than 10 Gy. The others had a complete breakdown beyond doses of 50 Gy. (orig./MG) [de

  4. Examination of the e{sup +} and e{sup +}e{sup -} pair emission from heavy ion collisions at the EPoS II spectrometer; Untersuchung der e{sup +}- und e{sup +}e{sup -}-Paaremission aus Schwerionenkollisionen mit dem EPoS II Spektrometer

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Baumann, J.

    1996-12-01

    In the course of examination of the positron and positron-electron pair emission from heavy ion collisions at the Coulomb barrier, the research groups EPOS I and ORANGE have found a number of line structures in the measured positron energy and cumulative pair energy spectra which up to present could not be fully explained, as theoretical interpretations so far remain inconsistent in some respects. For clarification, further measurements have been made at the completely new designed EPoS II spectrometer. Reproducibility of the lines is possible at a high level of statistical significance. (orig./CB) [Deutsch] Bei Untersuchungen der Positron- und Positron- Elektron- Paaremissionaus Schwerionenkollisionen an der Coulombbarriere wurde von den Gruppen EPOS I und ORANGE eine Reihe von Linienstrukturen in den gemessenen Positronenenergie- und Paarsummenenergiespektren beobachtet, fuer die bislang keine in allen Punkten konsistente, theoretische Erklaerunggefunden werden konnte. Um ihre Ursachen zu klaeren, wurden mit dem voellig neu aufgebauten EPoS II Spektrometer weitere Messreihen durgefuehrt. Die Reproduzierbarkeit der Linien ist auf einem hohen statistischen Signifikanzniveau moeglich.

  5. THE EFFECTIVENESS OF E-LAB TO IMPROVE GENERIC SCIENCE SKILLS AND UNDERSTANDING THE CONCEPT OF PHYSICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. Siswanto

    2016-01-01

    Full Text Available The aimed of this sudy are: (1 investigate the effectiveness of E-Lab to improve generic science skills and understanding the concepts oh physics; and (2 investigate the effect of generic science skills towards understanding the concept of students after learning by using the E-Lab. The method used in this study is a pre-experimental design with one group pretest-posttest. Subjects were students of Physics Education in University PGRI Semarang with methode random sampling. The results showed that: (1 learning to use E-Lab effective to increase generic science skills of students; and (2 Generic science skills give positive effect on student conceptual understanding on the material of the photoelectric effect, compton effect, and electron diffraction. Tujuan penelitian ini yaitu: (1 menyelidiki efektifitas E-Lab untuk meningkatkan keterampilan generik sains dan pemahaman konsep mahasiswa; dan (2  menyelidiki pengaruh keterampilan generik sains terhadap pemahaman konsep mahasiswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan E-Lab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan  Fisika  Universitas PGRI Semarang, dengan metode pengambilan sampel penelitian secara random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: (1 pembelajaran menggunakan E-Lab efektif untuk meningkatkan keterampilan generik sains mahasiswa; dan  (2 Keterampilan generik sains berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep mahasiswa pada materi efek fotolistrik, efek compton, dan difraksi elektron

  6. Vliv tlaku v komoře vzorku na podmínky diferenciálního čerpání

    OpenAIRE

    Placzek, Roman

    2010-01-01

    V práci je nejdříve uvedena a popsána stručně problematika elektronové mikroskopie. Následně jsou v systému SolidWorks vymodelovány tři tvary komory diferenciálního čerpání, u kterých je pomocí systému SolidWorks Flow Simulation provedena analýza čerpání plynu při různých tlacích v komoře vzorku EREM. Výsledky analýzy jsou podrobeny zhodnocení vzhledem k požadavku, aby v dráze svazku primárních elektronů byl co nejnižší tlak z důvodu snížení pravděpodobnosti rozptylu svazku. The paper prim...

  7. Nuclear and particle physics 1993

    International Nuclear Information System (INIS)

    MacGregor, I.J.D.; Doyle, A.T.

    1993-01-01

    This item documents the International Conference on Nuclear and Particle Physics held at the University of Glasgow, UK, from 30th March to 1st April 1993. It was organised by the Department of Physics and Astronomy at Glasgow University on behalf of the Nuclear and Particle Physics Division of the Institute of Physics. The scientific programme covered many areas of current interest in nuclear and particle physics. Particle physics topics included up to the minute reports on the physics currently coming from CERN'S Low Energy Antiproton Ring (LEAR), Hadron-Elektron-Ring Analage (HERA) and Large Electron-Positron Storage Rings (LEP), and reviews of quantum chromodynamics (QCD) lattice gauge theory. Looking to the future the programme covered the search for the Higgs boson and a review of physics experiments planned for the new generation of accelerators at Large Hadron Collider (LHC) and Superconducting Supercollider (SSC). The conference coincided with the final closure of the world class Nuclear Structure Facility at Daresbury and marked the transition of United Kingdom (UK) nuclear physics research into a new era of international collaboration. Several talks described new international collaborative research programmes in nuclear physics initiated by UK scientists. The conference also heard of new areas of nuclear physics which will in future be opened up by high energy continuous beam electron accelerators and by radioactive ion beam accelerators. (author)

  8. Kajian Pemilihan Sumber Mikroorganisme Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC Berdasarkan Jenis dan Volume Sampah, Power Density dan Efisiensi Penurunan COD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2017-06-01

    Full Text Available Mikroorganisme merupakan salah satu komponen penting dalam proses Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC untuk degradasi bahan organik dan transfer elektron. Pemilihan sumber mikroorganisme menjadi metode yang paling sederhana untuk dikaji sebagai informasi awal ketersediaan dan identifikasi jenis mikroorganisme yang mendukung proses SMFC. Tujuan kajian ini adalah untuk memilih sumber mikroorganisme tanah, septic tank dan sedimen sungai yang tepat digunakan dalam proses SMFC berdasarkan jenis dan volume sampah, power density, dan efisiensi penurunan COD. Kajian ini didasarkan pada hasil penelitian menggunakan reaktor SMFC tipe single chamber microbial fuel cell dengan variabel jenis dan volume sampah , serta sumber mikroorganisme. Metode perbandingan secara kuantitatif dilakukan berdasarkan kecenderungan nilai power density dan efisiensi penurunan COD tertinggi di antara jenis dan volume sampah kantin, dedaunan dan komposit kantin-dedaunan. Hasil yang didapatkan adalah sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 2/3 dari volume reaktor, sedangkan sumber mikroorganisme septic tank tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 1/2 dari volume reaktor. Sumber mikroorganisme dari septic tank menunjukkan kinerja power density dan efisiensi penurunan COD yang lebih rendah dibandingkan sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai.

  9. ANALISA PERUBAHAN IONOSFER AKIBAT GEMPA MENTAWAI TAHUN 2010 (Studi Kasus : Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leni Septiningrum

    2017-01-01

    Full Text Available Gempa merupakan fenomena alam akibat aktifitas tektonik yang sering terjadi di Indonesia. Sepanjang pulau Sumatra merupakan pertumbukan antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia menjadikan Sumatra sebagai daerah paling aktif dengan aktifitas tektoniknya. Pada tahun 2010 tercatat tiga gempa besar yang terjadi, yaitu gempa berkekuatan 6,8 SR pada 5 Maret, disusul 6,5 SR pada 5 Mei dan terakhir 7,8 SR pada 25 Oktober 2010. Post-earthquake anomali merupakan fluktuasi TEC yang terjadi sesaat setelah terjadinya gempa, fenomena ini terjadi 3 menit hingga 1 jam setelah gempa terjadi. Post-earthquake anomali dapat digunakan sebagai early warning sebelum tsunami datang. Pengamatan TEC (Total Electron Content dilakukan dengan menggunakan GPS. Satelit GPS akan secara kontinyu memancarkan sinyal gelombang double frequency pada L band. Pada saat terjadi gempa, sinyal yang dipancarkan oleh satelit GPS akan mengalami delay ketika melewati lapisan ionosfer kira-kira 300 km dari permukaan bumi. Variasi ionosfer diamati pada saat terjadi time-delay ini, sehingga didapat nilai TEC dimana I TECU sama dengan 1016 elektron/m2. Nilai tersebut yang akan menggambarkan besaran gangguan akibat adanya gempa. Pada gempa Mentawai 2010 dengan menggunakan stasiun pengamat GPS pada ketiga kejadian gempa tidak menunjukkan adanya gangguan pada ionosfer, hanya terjadi fluktuasi pada beberapa stasiun pengamat.

  10. Mitokondriyal Mutantların Bira Aroma Maddeleri Üzerine Etkisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Tangüler

    2015-02-01

    Full Text Available Biradaki aroma maddeleri üzerine kullanılan bira mayasının önemli bir rolü vardır. Bira mayasının sitoplazmasında çeşitli organeller bulunur ve bu organellerden biri de mitokondridir. Mitokondri, trikarboksilik asit döngüsü ve elektron taşıma zinciri enzimlerini içerir ve böylece hücreye enerji sağlar. Bira mayasında en sık rastlanan ve kendiliğinden ortaya çıkan mutasyon mitokondriyal mutasyondur. Bu mutasyon sonucunda mitokondriyal DNA'sı eksik ya da mitokondriyal DNA'dan tamamen yoksun mutantlar meydana gelir.  Bira mayası mitokondriyal mutasyona uğradığında mayanın fermantasyon hızı, çökelme yeteneği ve aroma maddeleri üretimi ve böylece elde edilen biranın kalitesi önemli derecede etkilenir. Bu nedenle, biracılıkta kullanılacak mayanın mutasyona uğramamış olması tercih edilir. Bu derlemede, mitokondriyal mutasyonun bira aroma maddeleri üzerine etkisi ele alınmıştır.

  11. Parcacik fizigi en kücügü kesfetme macerasi

    CERN Document Server

    Sekmen, Sezen

    2015-01-01

    Elinizdeki bu kitap biraz yukarı kuark, biraz aşağı kuark ve bir miktar da elektron namlı leptondan yapılmıştır. Bunlara ulaşmak için kitap çok büyük bir teknolojiyle çok küçük parçlara ayrıştırılabilir. Dahası, elde edilen kuark ve leptonlar farklı şekillerde bir araya getirilip kitap çilekli dondurmaya, fötr şapkaya ya da uzay gemisi motoruna da çevrilebilir. Çünkü kuarklar, leptonlar ve bir kısım diğerleri temel parçacıklardır yani evrendeki herşeyin nihai yapıtaşları. Öte yandan eğer kitabı daha faydalı ve ilginç şeylere dönüştürmek yerine okumak tercih edilirse içeriğinde evrenimizi doğumundan bugüne şenlendiren temel parçacıkların ve onları yakalamak için sürekli uğraşan meraklı fizikçilerin heyecanlı hikayesi bulunabilir.

  12. First observation of neutral current proton electron scattering at √s = 300 GeV

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hasegawa, Takuya

    1993-02-01

    Neutral current proton electron scattering at center of mass energy 295 GeV was observed for the first time, using the newly built proton electron collider HERA (Hadron Elektron Ring Anlage) and the general purpose detector ZEUS. The distributions of Q 2 , Bjorken-x(x) and Bjorken-y(y) were compared with the expectation based on the standard electroweak theory and QCD. Regarding the investigation of high-Q 2 region, an event of Q 2 ∼ 1000 GeV 2 was observed for the first time. From the x-distribution of the events, a limit on the mass and the coupling of an exotic s-channel resonance of a quark-lepton system (leptoquark) was obtained. The mass limit is 72 GeV(97 GeV) at 95% confidence level for a scalar type leptoquark with a left-handed (right-handed) electromagnetic coupling to ordinary leptons. The leptoquark is assumed to be weak-isoscalar. To realize this experiment a uranium scintillator sandwich type calorimeter was developed. Equal response to electrons and hadrons (e/h = 1), which is essential for the good energy resolution for hadrons, has been achieved. One of the main characteristics of this calorimeter is a possibility of calibration utilizing of its own uranium radioactivity. The grain variation of each channel can be detected with an accuracy of ± 1 %. (J.P.N.) 65 refs

  13. Effect of heat treatment conditions on the passivation behavior of WE43C Mg–Y–Nd alloy in chloride containing alkaline environments

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jakraphan Ninlachart

    2017-06-01

    Full Text Available Mg–Y–Nd alloy (WE43C or Elektron 43 is a heat treatable magnesium wrought alloy that can be used up to 250 °C for aerospace application. This alloy has excellent mechanical properties (UTS: up to 345 MPa at room temperature and improved corrosion resistance. Electrochemical passivation studies were conducted on this alloy under different heat treatment conditions in 0.1 M NaOH solution with the addition of chloride from 0 to 1000 ppm. The passive potential range typically extended to more than 1.5 VAg/AgCl. The transpassive potential was not dependent on the heat treatment condition of the alloy when the chloride concentration increased up to 500 ppm. However, pitting protection potential varied with the heat treatment condition when the chloride addition was 500 ppm or more. The specimen surface was analyzed using scanning electron microscopy (SEM, X-ray diffraction (XRD, X-ray photoelectron spectroscopy (XPS, and Raman spectroscopy to understand the passivation behavior of this alloy. The passivated surface of the WE43C specimens indicated that the surface layer consisted of MgO, Mg(OH2, and rare earth oxide phases, and the heat treatment conditions did not significantly affect the composition of the surface film.

  14. MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIK PENGELASAN SHIELED METAL ARC WELDING(SMAW POSISI 1G JURUSAN TEKNIK PENGELASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masri Bin Ardin

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mendeskripsikan model pembelajaran praktik yang berlangsung atau disebut model pembelajaran regular praktek pengelasan SMAW posisi 1G di SMK Negeri 2 Pengasih; (2 mengetahui efektifitas dan mendeskripsikan bahan yang digunakan dalam praktek pengelasan SMAW posisi 1G, misalnya: besi plat, mata gerinda, elektroda, dan waktu yang digunakan selama praktek pengelasan SMAW posisi 1G. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, angket dan penilaian skill pengelasan. Asessment skill pengelasan mengacu pada Acean Skill Welding Competition. Hasil penelitian yaitu: (1 model pembelajaran praktek pengelasan SMAW posisi 1G terdiri dari 4 pertemuan teori dan 13 pertemuan praktik; (2 model pembelajaran praktik pengelasan di SMKN 2 Pengasih sudah efektif tetapi untuk rutinitas pengelasan belum efektif untuk membentuk skill pengelasan SMAW posisi 1G dengan sistem assesment Asean Skill Welding Competition. Fasilitas utama dalam praktek pengelasan SMAW posisi 1G adalah mesin las. Sementara itu SMKN 2 pengasih memiliki 6 buah mesin las dengan rasio 1 mesin las untuk 5 orang siswa. Bahan habis pakai untuk 30 orang siswa per semester yang menggunakan model pembelajaran praktek pengelasan adalah besi plat ± 100-150 kg, mata gerinda total ± 5-6 keping, elektroda ± 9-10 box dan total waktunya aktif 77 jam selama satu semester. Kata kunci: pembelajaran Praktik Pengelasan SMAW, Skill Siswa untuk Posisi 1G LEARNING MODEL OF SHIELD METAL ARC WELDING (SMAW PRACTICE OF 1G POSITION AT THE WELDING ENGINEERING DEPARTMENT Abstract This research aimed to: (1 describe the learning model of shield metal arc welding (SMAW practice of 1G position at the Welding Engineering Department of State Vocational High School (SMKN 2 Pengasih; (2 find the effectiveness and describe materials needed in the learning model of shield metal arc welding (SMAW practice of 1G position, for examples

  15. PRRT genomic signature in blood for prediction of 177Lu-octreotate efficacy.

    Science.gov (United States)

    Bodei, Lisa; Kidd, Mark S; Singh, Aviral; van der Zwan, Wouter A; Severi, Stefano; Drozdov, Ignat A; Cwikla, Jaroslaw; Baum, Richard P; Kwekkeboom, Dik J; Paganelli, Giovanni; Krenning, Eric P; Modlin, Irvin M

    2018-07-01

    Peptide receptor radionuclide therapy (PRRT) utilizes somatostatin receptor (SSR) overexpression on neuroendocrine tumors (NET) to deliver targeted radiotherapy. Intensity of uptake at imaging is considered related to efficacy but has low sensitivity. A pretreatment strategy to determine individual PRRT response remains a key unmet need. NET transcript expression in blood integrated with tumor grade provides a PRRT predictive quotient (PPQ) which stratifies PRRT "responders" from "non-responders". This study clinically validates the utility of the PPQ in NETs. The development and validation of the PPQ was undertaken in three independent 177 Lu-PRRT treated cohorts. Specificity was tested in two separate somatostatin analog-treated cohorts. Prognostic value of the marker was defined in a cohort of untreated patients. The developmental cohort included lung and gastroenteropancreatic [GEP] NETs (n = 72) from IRST Meldola, Italy. The majority were GEP (71%) and low grade (86% G1-G2). Prospective validation cohorts were from Zentralklinik Bad Berka, Germany (n = 44), and Erasmus Medical Center, Rotterdam, Netherlands (n = 42). Each cohort included predominantly well differentiated, low grade (86-95%) lung and GEP-NETs. The non-PRRT comparator cohorts included SSA cohort I, n = 28 (100% low grade, 100% GEP-NET); SSA cohort II, n = 51 (98% low grade; 76% GEP-NET); and an untreated cohort, n = 44 (64% low grade; 91% GEP-NET). Baseline evaluations included clinical information (disease status, grade, SSR) and biomarker (CgA). NET blood gene transcripts (n = 8: growth factor signaling and metabolism) were measured pre-therapy and integrated with tumor Ki67 using a logistic regression model. This provided a binary output: "predicted responder" (PPQ+); "predicted non-responder" (PPQ-). Treatment response was evaluated using RECIST criteria [Responder (stable, partial and complete response) vs Non-Responder)]. Sample measurement and analyses were

  16. PENINGKATAN KADAR GERANIOL DALAM MINYAK SEREH WANGI DAN APLIKASINYA SEBAGAI BIO ADDITIVE GASOLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widi Astuti

    2014-10-01

    Full Text Available Sereh wangi merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak mengandung geraniol. Geraniol merupakan senyawa penyedia oksigen sehingga minyak sereh wangi dimungkinkan dapat digunakan sebagai bio additive gasoline. Penelitian ini bertujuan  meningkatkan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan menggunakannya sebagai bio additive gasoline.Penelitian dilakukan dalam  tiga tahap, yaitu  pemungutan minyak sereh wangi dari daun sereh wangi, peningkatan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan aplikasi minyak sereh wangi yang mengandung geraniol tinggi sebagai bio aditive gasoline.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemungutan minyak sereh wangi yang dilakukan dengan metode distilasi uap menghasilkan rendemen sebesar 0,76% dengan kadar geraniol 5,36%.Kadar geraniol dapat ditingkatkan menjadi 21,78% melalui proses distilasi vakum pada suhu 120oC. Pengujian minyak sereh wangi dengan kadar geraniol tinggi sebagai bio additive gasoline meliputi uji performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi perbandingan volume gasoline dengan bio additive. Hasilnya, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline ; minyak sereh wangi = 1000:2 mampu meningkatkan power mesin dari 7,8HP menjadi 8,6HP. Sementara, pada pengujian efisiensi bahan bakar, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline : minyak sereh wangi = 1000:2 dapat meningkatkan efisiensi mesin sebesar 10,8%. Citronella contains geraniol which is an oxygen provider substances, so it may be used as bio additive. The purpose of this research  is to increase geraniol content in citronella oil and use it as a gasoline bio additive. This research is conducted  in three steps including take the citronella oil from citronella leaf, increase geraniol content in citronella oil and use citronella oil as a gasoline bio additive. The result show that citronella oil produced from citronella leaf using vapor distillation method contains geraniol

  17. PELATIHAN MOULD LOFT (LANTAI GAMBAR KAPAL BAGI PENGRAJIN/PEMBUAT KAPAL TRADISIONAL DI KABUPATEN BATANG - JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parlindungan Manik

    2015-08-01

    Full Text Available Kabupaten Batang yang merupakan wilayah pesisir mempunyai banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi aset yang berharga bagi bangsa yaitu para pengrajin/pembuat kapal tradisional. Para pengrajin ini mampu menghasilkan kapal tipe mini purse seine yang mampu berlayar dalam radius pelayaran 12 sampai dengan 200 mil laut. Kapal mini purse siene tipe Batang mempunyai karakteristik yang cukup baik karena mempunyai stabilitas kapal yang baik dan mesin utama diletakkan di dalam kamar mesin (inboard engine. Kapal purse seine ini telah dibuat dan diproduksi secara turun-temurun dan jumlahnya sudah banyak di daerah Batang. Ukuran kapal yang diproduksi mulai dari 5 GT (Gross Tonage sampai dengan 40 GT dengan harga sebesar 300 juta sampai dengan 2 miliar rupiah. Para pembuat kapal pada umumnya tidak atau kurang memiliki pengetahuan tentang gambar desain kapal dari kapal yang diproduksi. Belakangan ini telah dimulai oleh para pengguna yang mensyaratkan adanya gambar desain dan gambar – gambar kerja lainnya sehingga dituntut adanya tenaga kerja dan para pembuat kapal yang mampu membuat dan membaca gambar kapal. Pada Program IbM ini dilaksanakan di CV. Laksana Abadi dan dan CV. Rizki Maulana Bahari yang bertujuan agar para pengrajin/pembuat kapal kayu tradisional di kabupaten Batang memiliki ketrampilan untuk menggambar bentuk badan kapal dalam skala 1:1 pada lantai gambar atau biasa disebut dengan istilah Mould Loft. Dengan tergambarnya bentuk badan kapal/konstruksi kapal dalam skala 1:1 maka akan didapat bentuk badan kapal yang akurat dan ukuran konstruksi kapal yang tepat, sehingga dalam proses pembangunannya segala ukuran yang terpakai sudah tepat dan tidak ada kesalahan bentuk maupun ukuran. Hal ini sangat diperlukan oleh pihak pelaksana, untuk menunjang kemudahan pelaksanaan dan kualitas hasil pekerjaan. Pendekatan yang diterapkan dalam penerapan teknologi ini harus mencakup dua buah aspek yaitu : aspek kognitif dan psikomotorik. Pada aspek kognitif

  18. Perancangan dan Proses Pembuatan Inner Door Panel Mobil Pick Up Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prayogi

    2014-09-01

    Full Text Available Sejak tahun 2012 Jurusan Teknik Mesin bekerja sama dengan PT. INKA mengembangkan mobil murah multigna. Mobil pick up tersebut diberi nama GEA. Pengembangan dilakukan pada body, chasis dan engine. Sebagai bagian dari body, pintu mobil juga akan dikembangkan. Pada tahun 2013, penelitian terhadap posisi handle pengatur kaca jendela atau window regulator mobil pick up GEA telah dilakukan. Evaluasi tersebut mengharuskan adanya perubahan desain dari inner door panel. Suatu rancangan pengembangan desain inner door panel perlu dilakukan agar inner door panel dapat diproduksi secara massal. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi penyusunan list of requirement untuk pengembangan konsep, analisa getaran dan tegangan yang terjadi pada panel dengan bantuan software CATIA. Selanjutnya perancangan proses pembuatan dan perancangan punch and dies-nya dilakukan. Dari analisa getaran yang dilakukan, dapat diketahui inner door panel memiliki frekuensi natural sebesar 166,94 Hz (10.016,4 rpm artinya panel aman dan tidak terpengaruh oleh getaran dari mesin mobil. Tegangan yang terjadi pada inner door panel akibat gaya pembebanan pada handle pintu bagian dalam adalah 2,9159 x 107 Pa (2,97 Kg/mm2 sehingga lebih kecil dari tegangan ijin materialnya 13,94 Kg/mm2 dan rancangan masih berada dalam kategori aman. Untuk membuat inner door panel dilakukan 3 macam proses pembentukan yaitu trimming, embossing dan piercing. Total gaya pembentukan masing-masing proses sebagai berikut: Gaya pembentukan proses trimming = 48.96 ton, proses embossing = 26.89 ton dan proses piercing = 41.66 ton. Window regulator yang disarankan untuk digunakan pada mobil pick up multiguna ini adalah scissor type window regulator dengan tenaga penggerak manual. Pada perancangan punch and dies, tegangan kompresi masing-masing proses dihitung dan hasilnya adalah sebagai berikut: Tegangan kompresi proses trimming 0.11 Kg/mm2, tegangan kompresi proses embossing 0.28 Kg/mm2, tegangan kompresi

  19. Kesim Sonrası Sığır Etinde Meydana Gelen Biyokimyasal Değişimler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Şükrü Kurt

    2015-02-01

    Full Text Available İnsan gıdası olarak et ve et ürünleri, sığır, koyun, keçi, kümes hayvanları ve av hayvanlarının iskelet kası ve iç organlarından, belirli kesim, yüzüm, parçalama ve işleme sonucu elde edilen ürünlerdir. Et kaynakları arasında özellikle kırmızı et, duyusal özellikleri bakımından oldukça önemlidir. Et kalitesini kesim sonrası meydana gelen biyokimyasal değişimler önemli derecede etkilemektedir. Ölüm sonrası kan sirkülasyonunun durması ve yeterli oksijenin bulunmaması nedeniyle enerji metabolizmasında önemli değişimler meydana gelmektedir. Enerji metabolizmasındaki bu değişimlerin etkisi ile, kaslarda geri dönüşümsüz kasılma olayı gerçekleşmekte ve kasın uzun süreli sertleşmesine neden olmaktadır. Meydana gelen bu biyokimyasal reaksiyonlar sırasında pH düşmekte ve pH’nın düşmesine bağlı olarak glikolitik enzimler inaktive olmakta, proteolitik enzimler aktif hale geçmektedir. Bunun sonucunda, kas belli bir gevreklik kazanmaktadır. Kasın ete dönüşümü sırasında meydana gelen bu reaksiyonlar sonucu, etin renginde ve diğer duyusal özelliklerde de arzu edilebilir değişimler meydana gelmektedir.

  20. Pengaruh penggunaan modifikasi DIS Tipe 2 terhadap gas buang kendaraan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I GNP Tenaya

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Sistem pengapian adalah salah satu faktor yang mempengaruhi proses pembakaran didalam mesin. Gas buang adalah salah satu indikator untuk mengetahui proses pembakaran dan performa mesin. Pengapian dengan modifikasi DIS tipe 2 sistemnya adalah setiap silinder ditangani dengan satu koil pengapian dan tidak menggunakan kabel tegangan tinggi serta titik persambungan yang dapat mengurangi energi pengapian pada area tegangan tinggi. Untuk membuktikan kebenarannya terhadap proses pembakaran maka dilakukan penelitian pengaruh penggunaan modifikasi DIS tipe 2 terhadap gas buang kendaraan. Dalam penelitian ini digunakan kendaraan 1300 cc. Pada putaran 800 rpm sampai 3300 rpm yang menggunakan DIS tipe 2 dan modifikasi DIS tipe 2. Data yang diamati adalah kadar CO, CO2, HC dan O2.Dari hasil penelitian didapatkan pengapian dengan menggunakan modifikasi DIS tipe 2 kadar gas buang CO dan HC lebih rendah sedangkan kadar gas buang O2 dan CO2lebih tinggi jika dibandingkan dengan pengapian menggunakanDIS tipe 2. Kata kunci: DIS Tipe 2, Modifikasi, Gas Buang Abstract The ignition system is a factor which influence the combustion process of engine. Exhaust gas is one indicator to know about a combustion and engine performance. The modification ignition of DIS type 2 system is each cylinder handlled using an ignition coil and it is without the high tenssion cord and also splace points which can be ignition energy decrease in high voltage area. To approve that truth about the combustion process is done by research for the effect of modification DIS type 2 toward vehicle exhaust gas.This research use vehicle in 1300 cc. On the circle about 800 rpm until 3300 rpm which using DIS type 2 and DIS type 2 modification. The data by observed was degree of CO, CO2, HC and O2.From this research, that by DIS type 2 modification ignition, degree of CO and HC was decrease while degree of O2 and CO2 was increase if compare by DIS type 2 ignition. Keywords: DIS Type 2

  1. Dilemmas of Democratization in Turkey with Special Reference to “Modernization From Above” / Yukarıdan Modernleşme Bağlamında Türkiye’de Demokratikleşme Çıkmazı

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. Emre BAĞCE

    2015-01-01

    Full Text Available The social and political structure of the Ottoman Empire and the basic principles upon which the Turkish modernization was established are to be strictly scrutinized in order to understand the problems concerning the institutionalization of democracy in Turkey. In this article, which covers the period from the establishment of the new state to 1980s, it is argued that the implementation of the “modernization from above” has undermined the consolidation of democratic institutions. That the politics in Turkey has a narrow social base exaggerated the question of institutionalization and widened the controversy between the political/bureaucratic/ military elite and the people. The populist policies which were favored especially by Democrat Party and its heirs could not surmount the issue. On the contrary, reproducing patrimonial relations, it prevented the formation of a civil and political society which might be regarded as a constituting part of democracy. / Türkiye’de demokrasinin kurumsallaşması ile ilgili sorunların anlaşılabilmesi için Osmanlı toplum ve siyasal yapısının dikkate alınması ve Türk modernleşmesinin üzerine kurulduğu temel ilkelerin sıkı şekilde gözden geçirilmesi gerekir. Yeni devletin kuruluşundan 1980’lere kadarki dönemi kapsayan bu makalede Türk modernleşmesinin “yukarıdan aşağıya” doğru uygulanışının demokrasinin kurumsallaşmasını ve sağlam dayanaklar üzerinde yükselmesini engellediği tartışılmıştır. Siyasetin toplumsallaşamamış olması, dolayısıyla dar bir çerçeve içinde kalması bu zaafın derinleşmesine ve siyasal, bürokratik ve askeri elitle halk arasındaki karşıtlığın kronikleşmesine yol açmıştır. Zaman zaman uygulanan popülist politikalar da bu sorunu aşamadığı gibi, patrimonyal ilişkileri yeniden üreterek demokrasinin gelişimi ile sıkı şekilde bağlantılı bulunan sivil ve siyasal bir toplumun oluşumunu engellemiştir.

  2. Kajian Eksperimental Parameter Modal Bangunan Dua Lantai dengan Metode Modal Analisis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Islahuddin Islahuddin

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Pengukuran getaran merupakan kegiatan yang umum dilakukan dalam perawatan prediktif. Perawatan prediktifbiasanya menggunakan pengukuran sinyal getaran untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mesin. Sinyalgetaran yang terukur tersebut, kemudian ditransformasikan dalam bentuk grafik fungsi respon frekuensi (FRF.Selanjutnya FRF diolah sedemikian rupasehingga diperoleh modus getar struktur. Dari modus getar yang diperoleh,maka dapat dianalisa kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mesin dengan melihat besarnya amplitudo getarannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik dinamik dari sistem getaran yang terjadi pada model strukturbangunan dua lantai. Pengujian dilakukan denganmemberikan gaya eksitasi menggunakan impact hammer.Akselerometer digunakan mengukur sinyal getaran yang terjadi pada struktur. Posisi penempatan akselerometerdilakukan bervariasi untuk delapan titik pengujian yang berbeda. Sedangkan posisi pemberian gaya eksitasi tetap untuksemua titik pengujian. Pada penelitian ini menggunakan metode modal analisis eksperimen untuk mengetahuikarakteristik dinamik dari model struktur bangunan dua lantai. Teknik modal analisis ini digunakan untuk mendapatkanparameter modal seperti frekuensi, rasio redaman, dan modus getar. Hasil yang diperoleh dari penelitian inimenunjukkan bahwafrekuensi pribadipertama pada amplitudo maksimum mempunyai nilai yang sama, yaitu 2,313 Hz.Sedangkan untuk frekuensi pribadi kedua pada amplitudo maksimumnya terdapat perbedaan, yaitu pada titik pengujian3 dan 7. Hal ini dapat disebabkan oleh pemberian gaya eksitasi yang tidak sama dengan titik-titik pengujian yang lain.Kata kunci: Karakteristik dinamik, analisis modal eksperimen, frekuensi pribadi, FRF Abstract: Measuring vibration is an activity which is generally carried out in a predictive maintenance. In maintaining, vibratesignal measurement is usually used for machine damage detection. The signal measurement is then being

  3. A patient cohort on long-term sequelae of sepsis survivors: study protocol of the Mid-German Sepsis Cohort.

    Science.gov (United States)

    Scherag, André; Hartog, Christiane S; Fleischmann, Carolin; Ouart, Dominique; Hoffmann, Franziska; König, Christian; Kesselmeier, Miriam; Fiedler, Sandra; Philipp, Monique; Braune, Anke; Eichhorn, Cornelia; Gampe, Christin; Romeike, Heike; Reinhart, Konrad

    2017-08-23

    An increasing number of patients survive sepsis; however, we lack valid data on the long-term impact on morbidity from prospective observational studies. Therefore, we designed an observational cohort to quantify mid-term and long-term functional disabilities after intensive care unit (ICU)-treated sepsis. Ultimately, findings for the Mid-German Sepsis Cohort (MSC) will serve as basis for the implementation of follow-up structures for patients with sepsis and help to increase quality of care for sepsis survivors. All patients surviving ICU-treated sepsis are eligible and are recruited from five study centres in Germany (acute care hospital setting in Jena, Halle/Saale, Leipzig, Bad Berka, Erfurt; large long-term acute care hospital and rehabilitation setting in Klinik Bavaria Kreischa). Screening is performed by trained study nurses. Data are collected on ICU management of sepsis. On written informed consent provided by patients or proxies, follow-up is carried out by trained research staff at 3, 6 and 12 months and yearly thereafter. The primary outcome is functional disability as assessed by (instrumental) activities of daily living. Other outcomes cover domains like mortality, cognitive, emotional and physical impairment, and resource use. The estimated sample size of 3000 ICU survivors is calculated to allow detection of relevant changes in the primary outcome in sepsis survivors longitudinally. The study is conducted according to the current version of the Declaration of Helsinki and has been approved by four local/federal responsible institutional ethics committees and by the respective federal data protection commissioners. Results of MSC will be fed back to the patients and published in peer-reviewed journals. German Clinical Trials Registry DRKS00010050. © Article author(s) (or their employer(s) unless otherwise stated in the text of the article) 2017. All rights reserved. No commercial use is permitted unless otherwise expressly granted.

  4. Interaction between shock coils increased the incidence of inappropriate therapies and lead failure in implantable cardioverter defibrillator.

    Science.gov (United States)

    El Garhy, Mohammad; Ohlow, Marc-Alexander; Lauer, Bernward

    Shock coil interaction in patients with multiple implantable cardioverter defibrillator (ICD) leads is occasionally observed. We aimed to evaluate the incidence of shock coil interaction and its clinical relevance. All ICD patients (646 patients) who came to follow up control in our ICD ambulance between January 1, 2011, and December 31, 2011 in the department of cardiology in Bad Berka hospital were retrospectively evaluated in this study. All baseline demographic, clinical, and procedural characteristics and postoperative chest x ray in postero-anterior and lateral view as well as clinical and ICD follow up data were evaluated. Among 646 patients 42 had multiple ICD leads (6.5%) of whom 36 patients (5.5% of total cohort patients and 85.7% of patients with multiple ICD leads) had shock coil interaction and presented the study group (Group I). The control group (Group II) consisted of 610 patients without coil-coil interaction including patients with single shock lead (604 patients) or patients with multiple leads but without interaction between shock coils (6 patients). Inappropriate anti-tachycardia therapies and RV lead revisions were more frequent in patients with interaction between shock coils (Group I vs Group II: 27.7% and 5.7%; p = 0.049 and 30.6% vs 6.4; p = 0.0001, respectively). Interaction between shock coils may be one of possible causes of lead failure and resulted in inappropriate therapies and subsequent lead revision. Copyright © 2018 Indian Heart Rhythm Society. Production and hosting by Elsevier B.V. All rights reserved.

  5. 64Cu-PSMA-617 PET/CT Imaging of Prostate Adenocarcinoma: First In-Human Studies.

    Science.gov (United States)

    Grubmüller, Bernhard; Baum, Richard P; Capasso, Enza; Singh, Aviral; Ahmadi, Yasaman; Knoll, Peter; Floth, Andreas; Righi, Sergio; Zandieh, Shahin; Meleddu, Carlo; Shariat, Shahrokh F; Klingler, Hans Christoph; Mirzaei, Siroos

    2016-10-07

    The prostate-specific membrane antigen (PSMA) is a cell surface protein, which is overexpressed in nearly all cases of prostate cancer (PCa). PET imaging with 68 Ga-PSMA-HBED-CC has recently found widespread application in the diagnosis of recurrent PCa. In this study, the diagnostic potential of 64 Cu-labeled PSMA ligand (PSMA-617) PET in patients with PCa has been investigated. The study was conducted simultaneously at two nuclear medicine centers, Austria (Vienna, Center 1) and Germany (Bad Berka, Center 2). The patients (n = 29) included in this study were referred for PET (Center 1, 21 patients) or PET/CT (Center 2, 8 patients) imaging with either a high suspicion of recurrent disease or for possible surgical or PSMA radioligand therapy planning. PET images of the whole body were performed at 1 hour p.i. and additional images of the pelvis at 2 hours p.i. In 23 of 29 patients, at least one focus of pathological tracer uptake suspicious for primary disease in the prostate lobe or recurrent disease was detected. Among healthy organs, the salivary glands, kidneys, and liver showed the highest radiotracer uptake. Lesions suspicious for PCa were detected with excellent contrast as early as 1 hour p.i. with high detection rates even at low prostate-specific antigen (PSA) levels. The preliminary results of this study demonstrate the high potential of 64 Cu-PSMA ligand PET/CT imaging in patients with recurrent disease and in the primary staging of selected patients with progressive local disease. The acquired PET images showed an excellent resolution of the detected lesions with very high lesion-to- background contrast. Furthermore, the long half-life of 64 Cu allows distribution of the tracer to clinical PET centers that lack radiochemistry facilities for the preparation of 68 Ga-PSMA ligand (satellite concept).

  6. Peptides and receptors in image-guided therapy: theranostics for neuroendocrine neoplasms.

    Science.gov (United States)

    Baum, Richard P; Kulkarni, Harshad R; Carreras, Cecilia

    2012-05-01

    Theranostics of neuroendocrine neoplasms (NENs) based on molecular imaging using receptor positron emission tomography/computed tomography (PET/CT) with (68)Ga-labeled somatostatin (SMS) analogs and molecular radiotherapy applying peptide receptor radionuclide therapy (PRRNT) with (90)Y- and/or (177)Lu-labeled peptides has paved the way to personalized medicine. SMS receptor PET/CT enables very accurate detection of NENs and their metastases with high diagnostic sensitivity and specificity and provides quantitative, reproducible data that can be used for selecting patients for PRRNT and evaluation of therapy response. Among other advantages are the fast imaging protocol (total study time, 60-90 minutes), low radiation burden (10-12 mSv), flexibility in daily use, and lower cost than octreotide scintigraphy. As we move toward personalized medicine, the diagnostic information obtained from PET/CT must be improved, that is, by fast routine quantification of lesions. PRRNT is highly effective for the treatment of NENs, even in very advanced cases, and lends a benefit in overall survival of several years. In addition, significant improvement in clinical symptoms and excellent palliation can be achieved. In patients with progressive NENs, fractionated, personalized PRRNT with lower doses of radioactivity given over a longer period (Bad Berka Concept) results in good therapeutic responses. By this concept, severe hematologic and/or renal toxicity can be reduced or completely avoided, and the quality of life can be improved. Sequential (DUO-PRRNT) and concurrent (TANDEM-PRRNT) administrations of radiopeptides are more effective in progressive NEN than using either radionuclide alone. PRRNT should only be performed at specialized centers, as NEN patients need highly individualized interdisciplinary treatment and long-term care. Copyright © 2012 Elsevier Inc. All rights reserved.

  7. [Gastroenterology in the former GDR (1975-1990) and the changes after German reunification].

    Science.gov (United States)

    Nilius, R

    2014-06-01

    This short overview sketches the state of Gastroenterology in the GDR (1975 - 1990) from the point of view of an East-German contemporary witness. The "Society for Gastroenterology/GDR" (GfG) has played a decisive role for the development of the Gastroenterology in the GDR. The society promoted medical education and constitutions of gastroenterological centers, fostered gastroenterological research and controlled the standards for the recognition of Gastroenterology as a state-accepted medical sub-discipline. An extensive program of scientific and educative events included two-annual meetings of scientific congresses, the "Berka-Talks", endoscopic workshops" and featured special symposia such as for Hepatology, Pancreatology and gastro-intestinal Microbiology. Temporary working groups developed technical and professional legal advice. Although the GfG was a full member of the respective international organizations (OMGE, ASNEMGE, ESGE), it was almost impossible building up reliable international contacts in a mutual interest. Especially, contacts with colleagues representing the "German Society of Digestion and Metabolic Diseases" (DGVS) were impeded. With the political changes of 1989/1990, an association of the two German Societies for Gastroenterology seemed within reach. At a meeting in Halle (Saale) (March, 22nd, 1990), representatives of DGVS and GfG quickly agreed on modalities to merge the two societies. After the 45th meeting of the DGVS (October 3rd-6th, Essen) more than 600 GDR physicians could join the BRD society under accommodating conditions. The GfG had fulfilled its historical function as a "bridge" during the division of Germany with dignity and was suspended (November, 24nd,1990). © Georg Thieme Verlag KG Stuttgart · New York.

  8. [Interdisciplinary pain assessment in the hospital setting : Merely a door-opener to multimodal pain therapy?

    Science.gov (United States)

    Sens, E; Mothes-Lasch, M; Lutz, J F

    2017-12-01

    Chronic pain is characterized by a complex interaction of somatic, mental and social factors. Assessing these factors in patients with chronic pain is vital during the diagnostic work-up and when making a structured treatment plan. Interdisciplinary pain assessment (ISA) is the most promising method to deal with these challenges. This article presents our experience in performing pain assessments in the hospital setting and also illustrates the characteristic features of chronic pain patients undergoing such assessments. This study reviews and evaluates patient data from 2704 ISAs performed at the Interdisciplinary Pain Centre of the Zentralklinik Bad Berka, Germany, between 2008 and 2015. The majority of our ISA patients are severely handicapped and show distinct signs of chronic disease. A large proportion of patients is either unable to work or receiving benefits (invalidity pension or retirement pension). In addition, patients reported long disease durations and high emotional distress. Treatment recommendations were based on the patients' individual clinical presentations and examination results. More than half of the patients required multimodal pain management, while adjustments or therapeutic withdrawal of pain medications, in particular of opioids, were indicated in many patients. Our study shows that ISA enables fast, high-quality diagnostic assessments of chronic pain while taking the biopsychosocial model of pain in particular into account. In addition, ISA is not biased with regard to outcome results and recommends the further treatment that appears best for the individual patient. ISA leads not only to inpatient treatment, but also to treatment in other therapeutic settings and, as such, is not merely a door-opener to multimodal pain therapy.

  9. Clinical results of intravenous and intra-arterial peptide receptor radionuclide therapy (PRRT) using Y-90 and Lu-177 DOTA-TYR3-OCTREOTATE (Y-90 DOTA-TATE) in 151 patents with metastatic progressive neuroendocrine tumors (NET)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Baum, R.P.; Soeldner, J.; Strauss, H.-J.

    2005-01-01

    We investigated the anti-tumor efficacy and adverse effects of the somatostatin analog octreotate labelled with Y-90 or Lu-177 in patients with progressive neuroendocrine tumors and severe tumour burden. 151 patients (69 f and 82 m, age range=19-81 yrs), 307 administrations, Mean activity per cycle 3.35 GBq (max. 7000 MBq) and time between cycles 3 to 6 months. 7 pts received intra-arterial injections (8 cycles). All patients were selected based on high SST-R expression as proven by immunohistochemistry and Ga-68 DOTA-NOC receptor PET/CT or somatostatin scintigraphy. Re-staging was done using Ga-68 DOTA-NOC PET/CT, MRI, FDG-PET/CT, SST-R scintigraphy, F-18-Fluoride-PET/CT, renal scintigraphy (MAG 3), GFR measurements (DTPA) and monthly laboratory tests (haematology, liver enzymes, renal parameters, tumour markers). Results revealed 2 patients with complete remission (de novo therapy), Partial remission (PR) in 37 %, Stable disease (SD) in 52 % and disease progression (DP) in 11%. Objective tumour response (including improvement of symptoms) was seen in 85 % of the patients. A few adverse effects were also noted: Nausea and vomiting occurred in 35 % of female, and in 15 % of male patients. Anemia, leucocytopenia and thrombocytopenia (G2-3) observed in less than <15 %. None of the pts developed myelodysplastic syndrome. No hair loss was observed. We conclude that PRRT with Y-90/Lu-177 DOTA-TATE results in a high response rate with significant improvement of clinical symptoms; the treatment is tolerated with low toxicity and few adverse effects and shows promising results also in pts with progressive neuroendocrine tumours after biological treatment(interferon/sandostatin) or after chemotherapy. Renal toxicity can be reduced by prolonging the intervals between therapy cycles and reducing the maximum activity per cycle ('Bad Berka concept')

  10. Adjacent segment infection after surgical treatment of spondylodiscitis.

    Science.gov (United States)

    Siam, Ahmed Ezzat; El Saghir, Hesham; Boehm, Heinrich

    2016-03-01

    This is the first case series to describe adjacent segment infection (ASI) after surgical treatment of spondylodiscitis (SD). Patients with SD, spondylitis who were surgically treated between 1994 and 2012 were included. Out of 1187 cases, 23 (1.94 %) returned to our institution (Zentralklinik Bad Berka) with ASI: 10 males, 13 females, with a mean age of 65.1 years and a mean follow-up of 69 months. ASI most commonly involved L3-4 (seven patients), T12-L1 (five) and L2-3 (four). The mean interval between operations of primary infection and ASI was 36.9 months. All cases needed surgical intervention, debridement, reconstruction and fusion with longer instrumentation, with culture and sensitivity-based postoperative antimicrobial therapy. At last follow-up, six patients (26.1 %) were mobilized in a wheelchair with a varying degree of paraplegia (three had pre-existing paralysis). Three patients died within 2 months after the ASI operation (13 %). Excellent outcomes were achieved in five patients, and good in eight. Adjacent segment infection after surgical treatment of spondylodiscitis is a rare complication (1.94 %). It is associated with multimorbidity and shows a high mortality rate and a high neurological affection rate. Possible explanations are: haematomas of repeated micro-fractures around screw loosening, haematogenous spread, direct inoculation or a combination of these factors. ASI may also lead to proximal junctional kyphosis, as found in this series. We suggest early surgical intervention with anterior debridement, reconstruction and fusion with posterior instrumentation, followed by antimicrobial therapy for 12 weeks. Level IV retrospective uncontrolled case series.

  11. First-in-Human PET/CT Imaging of Metastatic Neuroendocrine Neoplasms with Cyclotron-Produced 44Sc-DOTATOC: A Proof-of-Concept Study.

    Science.gov (United States)

    Singh, Aviral; van der Meulen, Nicholas P; Müller, Cristina; Klette, Ingo; Kulkarni, Harshad R; Türler, Andreas; Schibli, Roger; Baum, Richard P

    2017-05-01

    44 Sc is a promising positron emission tomography (PET) radionuclide (T 1/2  = 4.04 hours, E β+average  = 632 keV) and can be made available, using a cyclotron production route, in substantial quantities as a highly pure product. Herein, the authors report on a first-in-human PET/CT study using 44 Sc-DOTATOC prepared with cyclotron-produced 44 Sc. The production of 44 Sc was carried out through the 44 Ca(p,n) 44 Sc nuclear reaction at Paul Scherrer Institut, Switzerland. After separation, 44 Sc was shipped to Zentralklinik Bad Berka, Germany, where radiolabeling was performed, yielding radiochemically pure 44 Sc-DOTATOC. Two patients, currently followed up after peptide receptor radionuclide therapy of metastatic neuroendocrine neoplasms, participated in this proof-of-concept study. Blood sampling was performed before and after application of 44 Sc-DOTATOC. PET/CT acquisitions, performed at different time points after injection of 44 Sc-DOTATOC, allowed detection of even very small lesions on delayed scans. No clinical adverse effects were observed and the laboratory hematological, renal, and hepatic profiles remained unchanged. In this study, cyclotron-produced 44 Sc was used in the clinic for the first time. It is attractive for theranostic application with 177 Lu, 90 Y, or 47 Sc as therapeutic counterparts. 44 Sc-based radiopharmaceuticals will be of particular value for PET facilities without radiopharmacy, to which they can be shipped from a centralized production site.

  12. PENGARUH PEMBERIAN FeCl3 TERHADAP PERTUMBUHAN Chaetoceros calcitrans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahya Laila Oktaviana Putri

    2009-04-01

    Full Text Available Besi termasuk unsur yang esensial bagi makhluk hidup. Pada tumbuhan termasuk algae, besi berperan sebagai penyusun sitokrom dan klorofil. Selain itu, besi juga berperan dalam sistem enzim dan transfer elektron pada proses fotosintesis. Namun, belum diketahui konsentrasi yang tepat untuk pengunaannya oleh algae sehingga diperlukan penelitian yang dapat mengetahui konsentrasi pemakaian FeCl3 untuk perkembangan algae terutama untuk C. calcitrans. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian FeCl3 terhadap kepadatan C. calcitran sehingga dapat mengetahui konsentrasi FeCl3 yang paling baik terhadap kepadatan C. calcitran. Serta untuk Mengetahui kepadatan C. calcitran berdasarkan hari. Penelitian ini diawali dengan menyetock C. calcitran hingga kepadatan 400 ribu sel/ml kemudian dilanjutkan dengan mengkultur C. calcitran pada toples yang telah dibuat sama parameternya kecuali pemberian FeCl3 sesuai dengan perlakuan. Untuk menganalisa pengaruh pemberian FeCl3 pada konsentrasi yang bebeda terhadap kepadatan C. calcitrans digunakan analisa sidik ragam (ANOVA dua langkah dengan bantuan software SPSS 12 dan dilakukan uji lanjut Tukey (Multiple Comparisons untuk melihat perlakuan yang berbeda dengan membandingkan berbagai hasil perlakuan. Pada konsentrasi FeCl3 0 mg/l berbeda nyata (P<0,05 sedangkan konsentrai FeCl3 0,02 mg/l, 0,2  mg/l, 2 mg/l berbeda signifikan terhadap kepadatan C. calcitrans sehingga hanya konsentrasi FeCl3 0 mg/l yang mempengaruhi kepadatan C. calcitrans. Ini disebabkan karena pemberian konsentrasi terlalu sedikit dan selisih konsentrasi yang kecil sehingga tidak mempengaruhi kepadatan C. calcitrans. Sedangkan untuk hari  diperoleh hari ke-1 dan ke-7 merupakan hari yang signifikan terhadap kepadatan C. calcitrans.  Kata Kunci : Chaetoceros calcitrans, FeCl3 dan kepadatan

  13. Pengaruh Tekanan Parsial Oksigen Terhadap Koefisien Absorpsi Lapisan Tipis Indium Tin Oxide (ITO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslimin Muslimin

    2014-01-01

    Full Text Available DOWNLOAD PDFProses  absorpsi  foton  dengan  energi  tertentu  akan  mengeksitasi  elektron  darikeadaan energi yang lebih rendah ke keadaan energi yang lebih tinggi. Untuk menentukankoefisien  ini  secara  eksperimen  terutama  karena  adanya  pengaruh  interferensi  optis  daripola-pola  transmitansi  dan  reflektansi.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menentukanbesarnya absorpsi lapisan tipis In2O3: SnO2dengan berbagai kadar oksigen yang diberikanpada saat deposisi. Proses pelapisan dilakukan 90% berat In2O3 dan 10% berat SnO2padasubstrat kaca dengan cara sputtering. Pada saat sputtering dilakukan penambahan oksigentertentu  yaitu  2,50%,  3,70%,  5,10%,  6,15%  dan  8,90%  yang  dilakukan  deposisi  padatemperature 1750C. Hasil analisis teramati adanya pergeseran interferensi dan transmitansike arah panjang gelombang yang lebih pendek sebanding dengan kenaikan kadar oksigen.Pada  kadar  oksigen  2,50%  dan  3,70%  koefisien  absorbsi  makin  naik,  tetapi  pada  kadaroksigen  5,10%,  6,15%  dan   8,90%  koefisien  absorpsi  mulai  menurun.  Perlakuan  kadaroksigen  pada  saat  deposisi  lapisan  tipis  ITO  dapat  mempengaruhi  koefisien  absorpsilapisan tipis yang terbentuk.Kata kunci : Kadar oksigen, koefisien absorpsi

  14. Coexistence of superconductivity and density waves in quasi-two-dimensional metals

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ismer, Jan-Peter

    2011-06-03

    This dissertation deals with the high-temperature superconductivity in the hole- and electron-doped copper superconductors. In the first part, superconducting phases are investigated on a background of different types of density waves. Singlet superconductivity is studied with s- and d-wave symmetry on a background of spin, charge or D-density waves with respect to stability as well as phase structure and impulse dependence of the gap function. In the second part, the dynamic spin susceptibility for different phases is calculated and compared with experimental data extracted from results of inelastic neutron scattering experiments. The observed phases are d-wave superconductivity, D-density wave, and coexistence of the two. For d-wave superconductivity, the influence of a magnetic field parallel to the copper oxide layer and the temperature development of the susceptibility when for T >> T{sub c} a spin density wave phase is present are investigated. [German] Diese Dissertation beschaeftigt sich mit der Hochtemperatursupraleitung in den loch- und elektron-dotierten Kuprat-Supraleitern. Im ersten Teil der Arbeit werden supraleitende Phasen auf einem Hintergrund verschiedener Typen von Dichtewellen untersucht. Es wird Singlett-Supraleitung mit s- und d-Wellen-Symmetrie auf einem Hintergrund von Spin-, Ladungs- oder D-Dichtewelle hinsichtlich Stabilitaet sowie Phasenstruktur und Impulsabhaengigkeit der Gapfunktion untersucht. Im zweiten Teil wird die dynamische Spinsuszeptibilitaet fuer verschiedene Phasen berechnet und mit experimentellen Daten verglichen, die aus Ergebnissen von Inelastischen Neutronenstreuungsexperimenten extrahiert wurden. Die betrachteten Phasen sind d-Wellen-Supraleitung, D-Dichtewelle und Koexistenz der beiden. Fuer d-Wellen-Supraleitung werden der Einfluss eines Magnetfelds parallel zur Kupferoxidschicht und die Temperaturentwicklung der Suszeptibilitaet, wenn fuer T >> T{sub c} eine Spin-Dichtewelle-Phase vorliegt, untersucht.

  15. Yüksek Hızlı Oksi Yakıt ile Üretilen WCCo-Mo Esaslı Kaplamaların Mikroyapı Karakterizasyonu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Serkan Islak

    2015-12-01

    Full Text Available Bu çalışma, yüksek hızlı oksi yakıt (HVOF ısıl püskürtme yöntemi ile SAE 4140 çeliği üzerinde üretilen WCCo-Mo kompozit kaplamaların mikroyapısal özelliklerini araştırmak için yapılmıştır. Bu amaç için WCCo tozlarına ilave edilen Mo miktarı % ağ. 10, 20, 30 ve 40 olarak değiştirilmiştir. Kaplamalar, faz bileşimi, mikroyapı ve sertlik özellikleri açısından karşılaştırılmıştır. Kaplama tabakalarının faz bileşimi ve mikroyapısı X-ışını difraktogramı (XRD ve taramalı elektron mikroskobu (SEM ile incelenmiştir. XRD sonuçları, WCCo-Mo kaplama tabakasının WC, W2C, Co3W3C, Mo2C, MoO2, Mo ve Co fazlardan oluştuğunu göstermiştir. Kaplamaların sertliği Mo artışı ile artmıştır.

  16. Ön Isıtma Sıcaklığının Ni3Al/NiAl/NiTi Bileşiklerinden Oluşan Fonksiyonel Derecelendirilmiş Malzemenin Yapısına Etkisinin İncelenmesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musa Kılıç

    2015-12-01

    Full Text Available Bu çalışmada, Ni3Al/NiAl/NiTi bileşiklerinden oluşan fonksiyonel derecelenmiş malzeme(FDM kendi kendine ilerleyen yüksek sıcaklık sentezlemesi (KKIYSS tekniği ile üretilmiştir. Bu üç farklı bileşiği oluşturacak tozlar hassas bir şekilde tartıldıktan sonra mekanik olarak karıştırılmış ve 200 MPa basınçla preslenmiştir. Preslenen numuneler, 200, 300 ve 400 °C ön ısıtma sıcaklıklarında yüksek voltajlı tutuşturma yöntemi (YVTY ile argon gazı atmosferinde ateşlenerek üretimi gerçekleştirilmiştir. Üretilen bu fonksiyonel derecelenmiş malzemelerin mikroyapıları optik mikroskop, Taramalı Elektron Mikroskobu (SEM ve X-Işınları Kırınım Cihazı (XRD ile incelenmiş. Sonuç olarak, KKIYSS yöntemi ile her üç ön ısıtma sıcaklığında da fonksiyonel derecelenmiş malzeme başarıyla üretilmiş ve istenen metaller arası bileşikler elde edilmiş ancak arakesitlerde daha fazla ergime ve boşluk ile birlikte ana fazlar dışında fazların da oluştuğu görülmüştür.

  17. EĞİTİMDE BİLİME KATKI: LİSANS ÜSTÜ EĞİTİM SEMPOZYUMU LİSANS ÜSTÜ PROGRAMLARINDA BİYOLOJİ ÖĞRETİM YÖNTEMİNDE VERİMLİLİK

    OpenAIRE

    Kete, Rıdvan; Acar, Nazan

    2005-01-01

    Bir ülkenin gelişmesine paralel olarak eğitim-öğretim programları da aynı oranda yenilenmeli ve teknolojinin im¬kanlarından faydalanılmalıdır. Eğitim-öğretimde odak noktasını öğretmen oluşturduğuna göre, öğretmen eğitimi, en önemli sorun olarak karşımıza çıkmaktadır.Bu bağlamda ülkemizde öğretmen eğitimi yeni bir yapılanma ile düzenlenmiştir. Bu düzenlemede Ortaöğretim kurumlarına Biyoloji-Fizik-Kimya öğretiminde (Alan öğretmeni eğitimi) olan dersler bitirildikten sonra 3 yarıyıl formasyon de...

  18. Sistem Informasi Geografis Lokasi Lembaga Pendidikan Berbasis Islam (RA s.d. Pesantren di Kabupaten Cilacap

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isti Qomariyah Kumala Dewi

    2016-01-01

    Full Text Available Lembaga pendidikan berbasis Islam di Kabupaten Cilacap berjumlah cukup banyak dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap. Namun, informasi tentang lembaga pendidikan berbasis Islam di Kabupaten Cilacap masih sedikit diketahui oleh masyarakat. Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini adalah ketersediaan data yang sedikit dan tidak lengkap, sedangkan kebutuhan informasi masyarakat cukup tinggi. Oleh karena itu, sistem informasi geografis ini dirancang dan dibangun untuk menyediakan informasi lokasi dan profil tentang lembaga pendidikan berbasis Islam yang ada di Kabupaten Cilacap secara lebih lengkap. Perancangan dan pembangunan sistem informasi geografis pada penelitian ini menggunakan model proses waterfall. Analisis kebutuhan dilakukan dengan cara observasi dan membaca dokumen hasil survai. Perancangan sistem dibuat dengan mendefinisikan spesifikasi teknis dan pemodelan dengan ERD, DFD, dan Kamus Data. Sistem informasi geografis dibangun berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, dan basis peta Google Maps API. Pengujian perangkat lunak dilakukan menggunakan metode black-box. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah SIG sekolah Islam dapat menampilkan peta penunjuk lokasi dan data sekolah Islam untuk pengguna dengan cepat dan praktis jika dibandingkan dengan pencarian melalui peta konvensional dan pencarian manual melalui mesin pencari di internet. SIG sekolah Islam dapat dijangkau dengan mudah karena berbasis situs web. Data sekolah dalam SIG sekolah Islam dapat diperbarui sewaktu-waktu dengan mudah karena aplikasi ini mempunyai halaman admin. Aplikasi SIG sekolah Islam dapat menjadi salah satu rekomendasi dan alternatif solusi penyedia informasi tentang sekolah Islam di Kabupaten Cilacap.

  19. PEMANFAATAN LM35 SEBAGAI SENSOR SUHU OTOMATIS PADA SISEM PENGONTROLAN SUHU RUANGAN PENGERING (STUDI KASUS : PENGERING TIPE RAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Rahayuningtyas

    2016-01-01

    Full Text Available Aliran udara dan suhu pada ruang pengering memegang peranan penting dalam proses pengeringan suatu produk. Laju penguapan air bahan dalam pengeringan sangat ditentukan oleh kenaikan suhu. Pada penelitian ini pengontrolan suhu ruang pengering dilakukan dengan merancang bangun sensor suhu dengan menggunakan LM35 dan berbasis mikrokontroler ATMEGA 8535. Input berupa suhu disensor oleh LM35 yang kemudian diolah dan dikontrol oleh mikrokontroler. Keluaran dari mikrokontroler berupa nilai bacaan suhu yang akan ditampilan pada LCD display 16 x 2. Pengamatan ini bertujuan untuk menguji parameter teknis yang terkait dengan unjuk kerja mesin pengering tipe rak meliputi sebaran suhu dengan konveksi paksa menggunakan kipas mekanik. Pengamatan dilakukan pada suhu 50ºC dan 60ºC, dengan 2 buah kipas dengan kecepatan masing-masing 3,9 m/dt dan 4,7 m/dt. Setiap 30 menit data suhu pada 6 titik diambil dalam ruang pengering. Dengan membandingkan hasil pengukuran dengan menggunakan sensor suhu LM35 dan termometer raksa dapat terlihat bahwa tidak terjadi perbedaan suhu yang jauh. Jika terdapat perbedaan hasil pembacaan, hal tersebut masih diijinkan karena nilainya berada dalam jangkauan toleransi. Perbedaan ini juga dipengaruhi oleh tata letak kipas yang mengakibatkan perbedaan hembusan udara dan berpengaruh pada rataan suhu dalam ruang pengering.

  20. Analisa Pembuatan Tabung Gas Lpg 3 Kg

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustafa -

    2012-11-01

    Full Text Available Program konversi minyak tanah ke LPG merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangisubsidi BBM, dengan mengalihkan pemakaian minyak tanah ke LPG. Tujuan analisa untuk mengetahui proses pembuatantabung gas, proses deep drawing dan metode pengelasan yang baik. Karena masih banyak orang yang takut memakai bahanbakar LPG tersebut karena takut meledak akibat kualitasnya yang kurang bagus. Deep Drawing atau biasa disebut drawingadalah salah satu jenis proses pembentukan logam, dimana bentuk pada umumnya berupa silinder dan selalu mempunyaikedalaman tertentu. Pada proses pembuatan tabung gas elpiji untuk mendisain suatu proses pembentukan logam , sepertipenarikan (drawing. Salah satu pekerjaan yang harus kita lakukan adalah menentukan atau memilih kapasitas mesin(energi, gaya, torsi serta perkakas dan peralatan yang akan digunakan untuk proses tersebut. Pada proses deep drawingdengan kecepatan tekan yang telah ditentukan (sesuai tabel daya tekan maksimal tidak boleh melebihi: 167,330 kg. Padaproses pengelasan circum, tegangan normal mencapai 61.16 kg/cm2, karena masih diatas uji ketahanan hidrostastik, makamasih dalam batas aman.

  1. PENINGKATAN PENGENDALIAN KUALITAS MELALUI METODE LEAN SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnawan Adi Wicaksono

    2017-09-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia (PT. CCAI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang minuman ringan dalam kemasan. Perusahaan ini menjadi pusat produksi produk Coca-Cola regional Jawa Tengah. Berbagai macam produk seperti Coca-Cola, Fanta, Sprite, Minute Maid dan Frestea diproduksi demi memenuhi kebutuhan pelanggan. Produk-produk tersebut tentunya tidak terlepas dari permasalahan produk cacat, dimana dalam produksinya terdapat produk yang tidak sesuai dengan standar ketetapan produk. Secara umum, produk cacat PT.CCAI dibagi menjadi tiga tipe, yakni cap, cap quality, dan underfill. Dari hasil analisis yang dilakukan, produk Coca-Cola 1000 ml memiliki jumlah cacat yang paling besar, yakni 0,49%. Penyebab terbesar dari terjadinya cacat produk pada produk Coca-Cola 1000 ml adalah underfill, dimana volume dari produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan batas minimal. Permasalahan tersebut diselesaikan menggunakan konsep Lean Six Sigma dengan menggunakan tools diagram Pareto dan diagram tulang ikan. Dari hasil analisis menggunakan tools tersebut, PT. CCAI Semarang  disarankan untuk memberikan pelatihan-pelatihan mengenai manajemen waktu pada karyawan-karyawannya, terutama pada karyawan-karyawan baru. Selain itu, PT. CCAI Semarang harus  juga melakukan pengecekan mesin yang lebih rutin dan lebih memperhatikan lingkungan area produksi.

  2. Pengelolaan Limbah Medis Padat Puskesmas Se-Kota Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emy Leonita

    2014-05-01

    Full Text Available Jumlah limbah medis yang bersumber dari fasilitas kesehatan diperkirakan semakin lama semakin meningkat. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2008, jumlah puskesmas mencapai 8.548 unit. Pengelolaan limbah medis yang berasal dari rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan maupun laboratorium medis di Indonesia masih dibawah standar profesional. Di kota Pekanbaru tidak memiliki data yang akurat tentang pengelolaan limbah medis di puskesmas, maka dari itu dianggap perlu dilakukan penelitian terkait untuk melihat sejauh mana pengelolaan limbah medis padat puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas se-Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan di 20 puskesmas yang ada di Pekanbaru. Jumlah  Informan dalam penelitian ini adalah 21 orang yang terdiri dari 20 pemegang program kesehatan lingkungan masing-masing puskesmas dan 1 orang pemegang program sanitasi lingkungan di Dinas Kesehatan Kota. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian diketahui bahwa puskesmas se kota Pekanbaru telah melakukan pengelolaan sampah padat mulai dari pemilahan, pengumpulan, penampungan, pengangkutan, namun pada tahap pemusnahan masih kurang maksimal. Kendala yang dihadapi adalah dana operasional dan tenaga maintenance yang tidak ada serta mesin insinerator yang tidak berfungsi dengan baik. 

  3. FACTORS INFLUENCING HUMAN RELIABILITY OF HIGH TEMPERATURE GAS COOLED REACTOR OPERATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Santoso

    2016-10-01

    ABSTRAK Peran dan tindakan operator pada reaktor berpendingin gas akan berbeda dengan peran operator pada operasi tipe reaktor lain. Analisis unjuk kerja operator dan faktor yang berpengaruh dapat dilakukan secara komprehensif melalui analisis keandalan manusia(HRA. Melalui HRA dampak dari kesalahan manusia pada sistem maupun cara untuk mengurangi dampak dan frekuensi kesalahan dapat diketahui. Makalah membahas faktor yang berpengaruh pada tindakan operator, yaitu pada kejadian kecelakaan pendingin reaktor gas bersuhu tinggi-HTGR. Analisis untuk kualifikasi faktor pembentuk kinerja(PSF dilakukan berdasarkan kurva keandalan fungsi waktu, dan metode keandalan manusia yang dikembangkan berdasar pada aspek kognitif yaitu Cognitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM. Hasil analisis berdasar kurva keandalan fungsi waktu menunjukkan komponen waktu berkontribusi positif pada peningkatan keandalan operator (PSF<1 pada kondisi semua fitur keselamatan berfungsi sesuai rancangan. Sedangkan pada metoda analisis dengan pendekatan kognitif CREAM diketahui selain faktor ketersediaan waktu, faktor pelatihan dan rancangan HMI juga berkontribusi meningkatkan keandalan operator. Faktor pembentuk kinerja keseluruhan diketahui sebesar 0,25 dengan faktor kontribusi positif dominan atau berpengaruh pada penurunan kesalahan manusia adalah ketersediaan waktu (PSF=0,01, dan faktor kontribusi negatif dominan adalah prosedur dan siklus kerja (PSF=5. Nilai PSF tersebut sebagai faktor pengali dalam perhitungan probabilitas kesalahan manusia. Analisis faktor pembentuk kinerja perlu dikembangkan pada skenario kejadian lain untuk selanjutnya digunakan untuk perhitungan dan analisis keandalan manusia yang komprehensif dan perancangan sistem interaksi manusia mesin di ruang kendali. Kata kunci: PSF, HTGR, operator, ruang kendali, keandalan manusia

  4. Sarıkamış Müşteri Memnuniyeti Araştırması ve Kırsal Alana Etkileri

    OpenAIRE

    ÇALIŞKAN, Uğur

    2015-01-01

    Turizm sektörü son 60 yıl içerisinde dünyada meydana gelen her türlü olumsuz gelişmeye rağmen en fazla ve en hızlı gelişen ekonomik sektörlerden biri haline gelmiştir. Turizmin iyi bir gelir kaynağı olması nedeniyle yeni turistik destinasyonlar oluşturulup bu bölgelere turist akışının sağlanması için yatırımlar yapılmaya başlanmıştır. Yeni yatırımların yapılması turistik bölgelerde yeni istihdam alanlarının oluşmasına, altyapının gelişmesine ve gelen turist sayısının artmasına paralel olarak ...

  5. ANALISIS ENERGI MASUKAN-KELUARAN PADA PROSES PRODUKSI KELAPA SAWIT (Elaesis guineensis jacq. Input-Output Energy Analyisis in Oil Palm Production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haryanto

    2012-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi masukan-keluaran dan mengidentifikasi kemungkinan penghematan energi pada proses budidaya kelapa sawit. Penelitian dilakukan di PTPN VII Unit Usaha Rejosari, Lampung Selatan dengan mengamati semua energi yang digunakan dan dihasilkan. Energi masukan terdiri dari tenaga manusia, bahan bakar, energi tidak langsung dari pupuk, pestisida, dan alat-mesin pertanian. Energi keluaran berasal dari tandan buah segar (TBS dengan komponen minyak sawit, minyak inti sawit, serat, cangkang, dan tandan kosong, serta pelepah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kelapa sawit memerlukan energi masukan sebesar 57,63 GJ.ha-1  dan menghasilkan energi 339,14 GJ.ha-1. Sebagian besar energi masukan adalah penggunaan pupuk yang mencapai 31,22 GJ.ha-1  (54,18 % dari total energi masukan. Berdasarkan tahapan budidaya, maka pemeliharaan tanaman produktif memerlukan energi yang paling besar yaitu 33,06 GJ.ha-1  (57,37 %. Budidaya kelapa sawit menghasilkan energi neto 281,51 GJ.ha-1 dengan rasio energi 5,88, produktivitas energi 0,258 kg TBS/MJ, dan intensitas energi 3,87 MJ/kg TBS.   Kata kunci: Analisis energi, energi masukan, energi keluaran, indikator energi

  6. Pengelolaan Risiko pada Updating Computer Integrated Manufacturing (CIM di Perusahaan Pakan Ternak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwin Widiasih

    2013-03-01

    Full Text Available Risiko adalah kemungkinan terjadinya penyimpangan dari harapan yang dapat menimbulkan kerugian. Pengelolaan risiko yang baik akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Sama dengan pelaksanaan proyek-proyek yang lain, maka updating CIM di perusahaan ini tidak tertutup kemungkinan terjadinya risiko. Maka peneliti akan menerapkan manajemen risiko untuk updating CIM. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran potensi risiko yang muncul ketika melakukan updating pada CIM dan memberikan rekomendasi penanganan risiko untuk proyek serupa di masa akan datang. Pengelolaan risiko dilakukan dengan mengadopsi framework ISO 31000:2009. Pada penelitian ini, konsep implementasi sistem/updating CIM mengadopsi konsep Meyfroidt sebagai kerangka kerja untuk mengidentifikasi risiko. Identifikasi risiko dilakukan dengan berdasarkan pada aktivitas, kemudian risiko yang telah teridentifikasi diklasifikasikan ke dalam empat aspek risiko yaitu technical, human resources, organization and control, dan financial. Risiko yang paling banyak muncul adalah aspek human resources. Penanganan risiko dilakukan dengan mencari hubungan keterkaitan sebab akibat antar risiko ekstrim. Dalam updating CIM selanjutnya, perusahaan perlu memperhatikan aspek human resources karena risiko yang diidentifikasi banyak disebabkan karena kurangnya kompetensi SDM. Selain itu memperhatikan permasalahan dalam hal ketidakakuratan engineering design, koordinasi antar anggota tim, pengiriman alat/mesin oleh supplier, dan kecelakaan kerja.

  7. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiti Leatemia

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2 pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% atau á=0,5  menggunakan SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1 Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar  antara kelompok strategi SQ4R tipe bantuan multimedia dan buku teks, (2 ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok pengetahuan awal tinggi dan rendah, (3 tidak ada perbedaan yang signifikan antara pembelajar diverger dan assimilator,  (4 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar, (5 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, (6 ada pengaruh interaksi an-tara pengetahuan awal dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, dan, (7 ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Kata kunci: strategi SQ4R tipe bantuan, multimedia, pengetahuan awal, gaya belajar,  hasil  belajar

  8. Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvy Djayanti

    2015-10-01

    Full Text Available Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil yang memiliki potensi berkembang adalah industri tahu. Di Jawa tengah ada sekitar 500 industri tahu, yang sampai saat ini masih terus mengembangkan kapasitas produksinya. Industri tahu adalah salah satu industri kecil yang berpotensi menyebabkan masalah lingkungan. Hampir seluruh industri kecil, terutama industri tahu, sebagian besar tidak memiliki instalasi pemanfaatan limbah dan pengolahan limbah, karena dibutuhkan investasi yang besar untuk membangun unit tersebut. Dengan melihat masalah tersebut, pendekatan yang dapat menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara menerapkan produksi bersih. Kajian penerapan teknologi bersih ini dilakukan dengan metode quick scanning pada setiap tahapan proses produksi. Proses  produksi  tahu terdiri  dari  pemilihan kedelai, penimbangan kedelai, perendaman, pencucian, penggilingan, ekstraksi, penyaringan, pemasakan, penggumpalan, pemisahan whey, pembungkusan, pengepresan, pemasakan, dan pengemasan. Pada proses pembuatan tahu di industri ini memiliki perbedaan dari pembuatan tahu di Industri tahu lain, yaitu terdapat penambahan garam dan bawang putih untuk menambah sedap produk tahu. Hasil kajian penerapan produksi bersih di industri tahu adalah good house keeping, recycle, reduce dan reuse. Berdasarkan beberapa kriteria kelayakan, alternatif penerapan produksi bersih untuk industri ini berupa modifikasi tungku yang dilengkapi dengan cerobong asap, modifikasi alat penyaringan dengan mesin, dan pembangunan instalasi digester untuk penghasil biogas. Kesimpulan kajian ini industri tahu ini belum mengenal produksi bersih. Manfaat yang diperoleh dari penerapan produksi bersih berupa penghematan bahan bakar, peningkatan rendemen filtrat tahu, dan kebersihan lingkungan.

  9. STEAM DALAM PEMBUATAN PAKAN UNTUK KOMODITAS AKUAKULTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2010-12-01

    Full Text Available Kualitas fisik pakan (pelet untuk hewan akuakultur sangat penting, karena akan dimasukkan ke dalam air dan diharapkan tidak banyak mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam menjaga kualitas fisik pakan adalah penambahan dan pengaturan steam pada saat proses pembuatan pelet. Steam adalah aliran gas yang dihasilkan oleh air pada saat mendidih. Steam dibagi menjadi 3 jenis yaitu steam basah, saturated steam, dan superheated steam. Steam yang digunakan dalam proses pembuatan pelet adalah saturated steam. Pengaruh penambahan steam pada kualitas pelet bisa mencapai 20%. Penambahan steam dengan jumlah dan kualitas yang tepat akan menghasilkan pelet berkualitas. Sedangkan jika pengaturan dan penambahannya tidak tepat, maka kualitas fisik pelet akan rendah dan kemungkinan bisa merusak kandungan nutrisi seperti vitamin dan protein. Penambahan steam yang benar bisa dilakukan di dalam kondisioner dengan mengatur retention time, sudut kemiringan paddle conditioner, kecepatan putaran bearing dan menjaga kualitas steam dari mesin boiler sampai dengan kondisioner.

  10. Pengolahan Citra untuk Mengukur Diameter Terkecil Kayu Guna Mengatasi Rugi Akibat Kesalahan Pengukuran pada Industri Kayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rifyal Rachmat

    2015-12-01

    Full Text Available Kayu merupakan hasil hutan sebagai bahan dasar dari produk jadi seperti lemari, kursi, dan produk olahan lain. Pada industri pengolahan kayu, metode penentuan harga umumnya didasarkan terhadap perhitungan isi kayu (volume dimana nilai tersebut diawali dengan perhitungan diameter terkecil. Pekerja lapangan pada usaha kayu menggunakan nilai dari diameter terkecil untuk dijadikan acuan perhitungan dengan penggaris. Akan tetapi pengukuran ini kurang akurat karena kayu gelondong mempunyai bentuk yang tidak bulat sempurna. Padahal, selisih satu centimeter saja dapat menentukan grade kayu dan berpengaruh terhadap harga kayu gelondong tersebut. Penelitian menggunakan algorithma pengolahan citra telah dilakukan  maupun dengan spesifikasi tentang permukaan kayu. Teknologi yang dirancang memanfaatkan penginderaan mesin visual yang dilakukan oleh kamera  untuk melakukan penghitungan otomatis terhadap nilai kayu dengan program OpenCV. Pada tugas akhir ini, sebuah alat tepat guna dengan raspberry pi yang akan menjadi standarisasi pengukuran pada usaha kayu dengan menggunakan pengolahan citra digital. Devais yang dibuat sangat portabel dan berhasil mengukur diameter terkecil kayu dengan akurasi pengukuran 97% menggunakan metode kontur dan bounding box. Metode tersebut lebih baik dari metode lingkaran Hough dengan akurasi 89%. Perbaikan sistem dapat dilakukan pada deteksi obyek melalui pencahayaan dan segmentasi kontur.

  11. REAL TIME TRACKING OBYEK BERGERAK DENGAN WEBCAM BERBASIS WARNA DENGAN METODE BACKGROUND SUBTRACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Tri Jaka Harjanta

    2017-07-01

    Full Text Available Proses tracking obyek pada real time  video adalah salah satu topik yang penting dalam kajian suveillance system (Dhananjaya, Rama, and Thimmaiah 2015. deteksi dan ekstraksi informasi serta pelacakan obyek atau benda bergerak adalah sebagai salah satu bentuk aplikasi dari computer vision. Beberapa aplikasi yang memanfaatkan metode tracking object atau benda bergerak antara lain adalah UAV (Unmanned Aerial Vehicle surveillance atau lebih dikenal dengan mesin/kendaraan tak berawak, Indoor Monitoring system adalah sistem monitoring keadaan dalam ruangan, serta memonitor trafik lalu lintas yang dapat mengamati pergerakan semua benda dalam keadaan real time. Tracking obyek dalam keadaan real time banyak hal yang perlu diperhatikan dan perlu diperhitungkan dimana semua parameter dan noise atau gangguan object di sekitarnya yang tidak perlu kita amati namun berada dalam satu bagian bersama obyek yang kita amati. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah background subtraction untuk pendeteksian serta tracking obyek dan benda bergerak secara real time berbasis warna dengan memanfaatkan kamera webcam dan menggunakan pustaka opensource OpenCv.

  12. TINJAUAN KUALITAS PADA AEROSOL CAN Ø 65 X 124 DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA PADA LINE ABM 3 DEPARTEMEN ASSEMBLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Kholil

    2017-02-01

    Full Text Available Perkembangan dunia industri akan selalu terdapat persaingan. Kepuasan konsumen menjadi faktor utama yang mampu menentukan kemenangan dalam persaingan di dunia industri. Kepuasan konsumen dapat diraih salah satunya dengan menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Hal inilah yang mendasari untuk terus melakukan perbaikan kualitas. Penelitian ini difokuskan pada penurunan tingkat reject  yang terdapat pada proses produksi Aerosol Can Ø65 X 124 dengan metode Six Sigma. Metode Six Sigma ini disusun berdasarkan sebuah metodologi penyelesaian masalah yang sederhana-DMAIC, yaitu: Define (merumuskan, Measure (mengukur, Analyze (menganalisa, Improve (memperbaiki dan Control (mengendalikan, yang menggabungkan bermacam – macam  perangkat statistik serta pendekatan perbaikan proses yang lainnya.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh DPMO sebesar 22.749,787 dengan nilai sigma 3,50. Dengan Weld Problem sebagai jumlah reject terbesar yaitu sebanyak  311.226 pcs atau 37,91% dari total reject keseluruhan. Dari analisa Fishbone Diagram dan FMEA didapat  penyebab dari Weld Problem, yaitu: Ukuran material tidak standar, jenis Material yang berbeda-beda, kemampuan Operator kurang, SOP tidak dijalankan, profil Roll Weld aus dan kondisi mesin tidak normal, untuk itu perlu dilakukan perbaikan guna mengurangi jumlah kerusakan produk.

  13. PENERAPAN METODE ALGORITMA BELLMAN – FORD DALAM APLIKASI PENCARIAN LOKASI PERSEROAN TERBATAS DI PT. JAKARTA INDUSTRIAL ESTATE PULOGADUNG (PT. JIEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenny Anggraini

    2015-01-01

    Full Text Available Kemacetan yang terjadi selama perjalanan sering mengganggu kegiatan sehari-hari. Setiap manusia ingin sampai ke tujuan dengan tepat waktu. Tetapi sering kali kemacetan menyebabkan keinginan manusia terhambat. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk menanggulangi masalah tersebut yaitu dengan mengetahui jarak tempuh minimum untuk mencapai suatu tempat. Persoalan lintasan terpendek yaitu menemukan lintasan terpendek antara dua atau beberapa simpul lebih yang berhubungan. Tujuannya memberikan informasi pencarian perusahaan di Kawasan Industri Pulogadung untuk memudahkan para pencari posisi perseroan terbatas menemukan letak perseroan terbatas yang dituju. Algoritma Bellman – Ford menghitung jarak terpendek (dari satu sumber pada sebuah graph berbobot, dimana dari satu sumber menghitung semua jarak terpendek yang berawal dari satu titik node. OpenStreetMap adalah sebuah proyek berbasis web untuk membuat peta seluruh dunia yang gratis dan terbuka, dibangun sepenuhnya oleh sukarelawan dengan melakukan survey menggunakan GPS, mendigitasi citra satelit, dan mengumpulan serta membebaskan data geografis yang tersedia di publik. Open Source Routing Machine atau OSRM adalah C ++ pelaksanaan mesin routing kinerja tinggi untuk jalur terpendek di jaringan jalan. Output berupa jarak terpendek dari titik awal pengguna berada sampai ke titik tujuan pengguna.

  14. USULAN PERANCANGAN TATA LETAK PENYIMPANAN KOMPONEN BERDASARKAN KRITERIA KOMODITI KOMPONEN (Studi Kasus di PT Triangle Motorindo Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2012-02-01

    Full Text Available Kurang lancarnya suplai komponen ke bagian produksi dapat menyebabkan menurunnya produktivitas dari bagian produksi. Untuk itu perlu dilakukan perancangan tata letak penyimpanan komponen yang lebih baik sehingga dapat mengurangi waktu mencari komponen, mengurangi jarak perjalanan operator dalam pengambilan dan pengiriman komponen, dan meningkatkan pemanfaatan kapasitas gudang.                 PT. Triangle Motorindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha perakitan sepeda motor. Secara garis besar, perusahaan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian gudang dan bagian produksi dimana bagian gudang menjadi pendukung dari bagian produksi. Bagian gudang terdiri dari gudang sortir, gudang rangka, dan gudang mesin. Dalam mengalokasikan komponen yang disimpan, perusahaan menggunakan kebijakan penyimpanan random/acak yang berakibat tidak standarnya waktu yang dibutuhkan untuk mencari komponen dan bertambahnya waktu perjalanan operator dalam menyuplai komponen. Penelitian ini memberikan alternatif perancangan tata letak penyimpanan komponen yang dilakukan dengan memperhatikan komponen itu sendiri, dalam hal ini disebut faktor komoditi yang terdiri atas popularity, similarity, characteristic, dan size. Selain berdasarkan komponen yang disimpan, perancangan tata letak penyimpanan ini juga memperhatikan kondisi ruangan yang tersedia. Hasil pengolahan data dan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa tata letak penyimpanan komponen yang terbaik adalah berdasarkan kriteria process similarity. Tata letak penyimpanan komponen berdasarkan kriteria process similarity ini merupakan tata letak penyimpanan komponen terbaik. Kata Kunci : komponen, faktor komoditi, lost time, waktu perjalanan

  15. Şanlıurfa İlindeki Muhasebe Meslek Mensuplarının Tükenmişlik Sendromlarının Tespitine Yönelik Bir Çalışma

    OpenAIRE

    DEMIRKOL, Omer Faruk

    2018-01-01

    İnsanlar toplum içindeyaşarlar. Toplum içinde yaşamanın doğal bir sonucu olarak da geçimlerinisağlamaları için gelir getirecek bir işte çalışmaları gerekir.  Doğası gereği her meslek kutsal ve zordur,fakat bazı meslekler diğerlerine göre daha yıpratıcıdır. Bu durum meslek ileuğraşanların zamanla motivasyonlarının düşmesine, yaptıkları işten zevk almamalarına,gün geçtikçe umutsuzluğa kapılmalarına vb. nedenlere yol açar. Tükenmişlikdenilen bu sendroma uğrayan meslek dallarından biri d...

  16. PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA HEURISTIK RAJENDRAN UNTUK PENJADUALAN PRODUKSI JENIS FLOW SHOP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tessa Vanina Soetanto

    1999-01-01

    Full Text Available Flow shop scheduling problem is to schedule a production process of n jobs that go through the same process sequence and the same m machines. Most researches are don to accomplish only one objective, i.e. minimizing makespan. The other objective, such as total flow time, or multiple objectives that is minimizing makespan, total flow time and machine idle time, will be more effective in reducing scheduling cost, as written in French (1982. Rajendran algorithm (1995 that solves flow shop problem with multiple objectives will be used to evaluate the proposed algorithm: Genetic Algorithm, developed by Sridhar & Rajendran (1996 on a problem that existed in a shoe factory. Abstract in Bahasa Indonesia : Masalah penjadualan flow shop adalah menjadualkan proses produksi dari masing-masing n job yang mempunyai urutan proses produksi dan melalui m mesin yang sama. Kebanyakan penelitian hanya mengacu pada satu tujuan saja yaitu meminimumkan makespan. Tujuan yang lain, seperti meminimumkan total flow time atau multiple objectives yang meminimumkan makespan, total flow time dan machine idle time akan lebih efektif dalam mengurangi biaya penjadualan, sebagaimana dikatakan oleh French (1982. Algoritma Rajendran (1995 yang menyelesaikan masalah flow shop dengan multiple objectives akan dipergunakan untuk mengevaluasi algoritma usulan: Algoritma Genetika, yang dikembangkan oleh Sridhar & Rajendran (1996 pada suatu masalah yang ditemui di suatu perusahaan sepatu. Kata kunci: flow shop, algoritma genetika, multiple objectives

  17. Penalaan Parameter Superconducting Magnetic Energy Storage (SMES menggunakan Firefly Algorithm (FA pada Sistem Tenaga Listrik Multimesin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlambang Setiadi

    2014-03-01

    Full Text Available Energi listrik yang disuplai ke konsumen harus mempunyai stabilitas dan keandalan yang tinggi. Jika terjadi sebuah gangguan pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan ketidakstabilan. Gangguan tersebut dapat berupa putus jaringan (transien maupun perubahan beban (dinamik. Perubahan beban yang terjadi secara tiba-tiba dan periodik tidak dapat direspon dengan baik oleh generator sehingga dapat mempengaruhi kestabilan dinamik sistem. Hal ini menyebabkan timbul osilasi frekuensi pada generator. Respon yang kurang baik dapat menimbulkan osilasi frekuensi dalam periode yang lama. Hal itu akan mengakibatkan pengurangan kekuatan transfer daya yang ada. Pada sistem tenaga listrik multimachine, semua mesin bekerja secara sinkron se­hingga generator harus beroperasi pada frekuensi yang sama. Untuk meredam osilasi frekuensi yang terjadi dibutuhkan kontroler tambahan yaitu Superconducting Magnetic Energy Storage (SMES. Agar mendapatkan koordinasi controler yang baik maka parameter pada SMES dioptimisasi dengan Firefly Algorithm (FA. Tugas Akhir ini mengajukan konsep penalaan parameter SMES menggunakan FA pada sistem tenaga listrik multimesin. Dengan diajukan metode diatas diharapkan permasalahan osilasi frekuensi akibat terdapat perubahan beban dapat diredam.

  18. EFEKTIVITAS PEMANFAATAN PUPUK BOKASI, CASTING DAN PUPUK GENDONING (LARVA KUMBANG KELAPA/Orcyctes rhinoceros

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    lianah l

    2016-03-01

    Full Text Available Kotoran hewan dan sampah organik dapat mencemari di lingkungan air, udara dan  tanah. Penelitian ini bertu- juan untuk membandingkn keefektifan antara pupuk gen- doning dan pupuk bokashi. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan bantuan aktifator EM4 (Efektif Mik- roorganisme. Proses pengomposan tersebut juga dapat melibatkan hewan lain yaitu Cacing tanah dan larva kum- bang kelapa (Orcyctes rhinoceros yang disebut dengan nama gendon (bahasa Jawa yang bekerja sama dengan mikroba dalam proses dekomposer. Gendon dalam hal ini memakan bahan organik yang tidak terurai, mencampur bahan organik dan membuat lubang-lubang aerasi. Keha- diran gendon dapat mempercepat penghancuran bahan or- ganik karena mempunyai mulut yang tajam sebagai mesin pencacah sampah organik. Metode penelitian eksperimen sampah organik ditreatmen yaitu dengan menggunakan EM4, dan dengan menggunakan gendon. Peruraian oleh EM4 disebut pupuk Bokashi. Sedang keterlibatan gendon dalam proses pengomposan menghasilkan butir-butir kecil berwarna hitam dinamakan pupuk Gendoning (penemuan pribadi. Dari kedua pupuk tersebut dipraktekan untuk menanam labu air (Lagenaria leucantha. Dari experimen tersebut dapat diketahui bahwa pupuk gendoning ini ter- bukti lebih efektif dan efisien dari pupuk bokashi, karena gendon mampu melakukan dekomposisi lebih sempurna dari EM4. Dekomposisi tersebut dilakukan baik secara me- kanik maupun secara enzimatis. Pupuk gendoning adalah hasil bioteknologi sederhana yang dapat menjadi alternatif dalam mengatasi kelangkaan pupuk, sebagai pupuk organ- ik yang efektif dan efisien serta bernilai ekonomis sebagai.

  19. Sosyal Medya ve Bazı Kurumsal Etkileşimler ve Sosyal Medyaya Eleştirel Yaklaşım / Some Corporate Social Media and Interaction and Critical Approach to Social Media

    OpenAIRE

    Cerrah, Lokman

    2016-01-01

    Bireylerin birbirleriyle yazılı veya görsel olarak iletişim kurmalarını kolaylaştıran sosyal medya farklı inanç, milliyet ve kültürlere sahip insanların diğerlerini tanımalarına ve aynı zamanda kendilerini sorgulamalarına da yol açmıştır. Dolayısıyla sosyal medya birey ve toplumların değişmesine imkân tanımış bununla beraber toplumlarda ki değişimlerin de anlık olarak göz önüne çıkmasını sağlamıştır. Bu gün artık insanlar sosyal medyayı takip ederek dünyayı tanıma, kendini dünyaya anlatma imk...

  20. ANALISA INVESTASI RASIONALISASI GALANGAN KAPAL REPARASI DI PROVINSI RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ikhsan

    2016-10-01

    Full Text Available Galangan Reparasi PT.WIrastuti adalah sebuah perusahaan galangan kapal nasional yang bergerak dalam bidang reparasi dan perawatan kapal yang ada di Provinsi Riau. PT.Wirastuti saat ini tidak mampu melayani banyaknya permintaan reparasi. Dengan kondisi dan kapasitas galangan kapal PT. Wirastuti saat ini, menyebabkan banyak kapal-kapal yang beroperasi di Riau dan sekitarnya melakukan reparasi atau pengedokan berpindah ke galangan-galangan di luar Propinsi Riau seperti: Batam, Palembang, Jakarta dan daerah-daerah lainnya.  Rasionalisasi dalam industri galangan kapal dapat dilakukan dengan cara re-layout galangan, renovasi fasilitas galangan, penambahan fasilitas galangan dan peningkatan sistem material handling. Dengan merasionalisasikan galangan PT.Wirastuti tersebut, didapatkan dua alternatif layout galangan, alternatif pertama tata letak galangan masih mengacu pada tata letak galangan saat ini, alternatif tata letak galangan kedua dilakukan perubahan secara keseluruhan. Alternatif pertama dan kedua dilakukan penambahan gudang plat, bengkel plat, bengkel mesin dan listrik, bengkel pipa, dan juga dilakukan beberapa renovasi bagunan kantor, dan mess karyawan serta penambahan dua peralatan material handling, forklift dan crane, dari alternatif yang dapat maka didapatkan investasi dari masing-masing alternatif. Evaluasi ekonomis tata letak petama dan kedua dengan metode Discount Cash Flow (DFC dan Net Present Value (NPV dan perhitungan Payback Period dinyatakan bahwa investasi  rasionalisasi galangan reparasi PT.Wirastuti layak secara ekonomis.

  1. Analisis ergonomi postur kerja operator pada proses pembuatan batako

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Regina Anggraini

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Proses pembuatan batako merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan penanganan material secara manual,sehingga tenaga fisik pekerja diperlukan meskipun mesin bantu cetak sudah tersedia. Berdasarkan pengamatan dilapangandiketahui bahwa seluruh aktivitas pembuatan batako banyak membutuhkan tenaga fisik. Pekerjaan membuat batako dapatdibagi menjadi beberapa elemen kerja dan setiap elemen kerja memberikan postur kerja yang bervariasi. Hasil analisis posturkerja dengan menggunakan REBA menunjukkan pekerja pada proses pemindahan batako basah memiliki nilai 11 dengan levelrisiko sangat tinggi. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan kursi pekerja dan berhasil menurunkan skor REBA menjadi 5.Kata Kunci: Postur kerja, REBA Abstract: Brick-making process is one of those jobs that require manual materials handling, so that the physical exertion of workersneeded though a production machine is already available. Based on observations in the field note that the entire activity ofbrick-making requires a lot of physical exertion. Brick-making can be divided into several working elements and each element ofthe work provides a varied work posture. The results of the analysis work posture using REBA showed workers in the processof moving the wet concrete blocks have a value of 11 with a very high risk level. Improvement of working conditions by adding aseat for workers reduce the REBA score to 5 .Keywords: Work Posture , REBA

  2. Perancangan rasio gigi dan jumlah tingkat kecepatan gigi transmisi untuk mendapatkan kinerja traksi kendaraan yang optimum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGN Priambadi

    2012-11-01

    Full Text Available Performa otomotif adalah salah satu aspek penting dalam menentukan daya saing suatu produk otomotif. Salah satu performa yang penting adalah kemampuan kendaraan untuk melakukan percepatan, melawan hambatan angin, melawan hambatan rolling, melawan gaya tanjakan dan kemungkinan untuk menarik suatu beban. Gaya yang timbul pada roda penggerak untuk melawan hambatan tersebut disebut dengan gaya dorong atau gaya traksi. Besar kecilnya traksi untuk setiap tingkat gigi serta kecepatan kendaraan yang mampu dicapai dapat dikendalikan dengan mengatur ratio dan tingkat transmisi. Ratio transmisi berpengaruh terhadap besarnya torsi yang dapat ditransmisikan, sedangkan jumlah tingkat kecepatannya berpengaruh terhadap kehalusan (smoothness proses transmisi dan transformasi daya pada sistem transmisi tersebut. Untuk mencari perbandingan gigi antara tingkat transmisi terendah dan tertinggi adalah dengan cara progresi geometri. Dasar dari penggunaan metode ini adalah untuk mendapatkan ratio dan jumlah tingkat kecepatan gigi transmisi pada daerah kecepatan operasi mesin yang sama sehingga fuel economy pada setiap gigi akan sama. Modifikasi ratio gigi menghasilkan kurva traksi dimana jarak kurva gigi yang berdekatan semakin dekat. Hal ini menunjukkan kehilangan daya waktu pemindahan gigi transmisi semakin kecil, atau dengan kata lain kinerja traksinya semakin baik. Perancangan ratio dengan pemasangan 6 tingkat kecepatan,menghasilkan kurva traksi dengan jarak antara kurva traksi sengat dekat, berarti kinerja traksinya paling baik.

  3. KOMUNIKASI POLITIK DALAM NASKAH DRAMA PANEMBAHAN RESO KARYA RENDRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tengku Muhammad Sum

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini sebenarnya ingin menelusuri bagaimana komunikasi politik yang terkandung dalam cerita naskah drama Panembahan Reso yang di tulis oleh Rendra. Didalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teks konteks  dengan menafsirkan teks naskah drama itu sendiri. Dari penelitian yang dilakukan kita dapat  melihat komunikasi politik yang berlangsung dari Panembahan Reso yaitu, Suatu dialog komunikasi politik yang sangat keras dan tegas yang disampaikan  Raja Tua terhadap keadaan yang ada. Bahwa dia akan menghabisi semua lawan lawan politik, yang tidak sepaham dengannya. Hal ini sangat sesuai dengan dengan zaman kekuasaan rezim Orde Baru, dimana Soeharto berkuasa selama mungkin menggunakan Golkar sebagai mesin politiknya dan militer sebagai alat kekuatannya. Kata kunci:  Komunikasi politik, Naskah Drama Panembahan Reso.AbstractThis study aims to investigate politic communication that is used in script of Panembahan Reso, a drama by Rendra. This study uses qualitative method and close reading of the text itself.The result shows that politic communication in Panembahan Reso is a sharp and explicit script that is conveyed by an old King to a reality, which means he would any way he could to counter his opposition. The condition is similar with new order regime when Soeharto reigned as Indonesian President and used Golkar as his political vehicle and army as his power. Key words:  Politic Communication,Script,Panembahan Reso

  4. Meyve Suyu Sanayiinde Enzimaktik Uygulamalar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Filiz Uçan

    2015-02-01

    Full Text Available Pektik maddeler, hemiselüloz, selüloz, lignin ve nişasta gibi polimerler, polifenoller, proteinler, arabanlar, tanenler ve metaller gibi maddeler meyve suyunda bulanıklığa yol açmaktadır. Berrak ve stabil bir meyve suyu üretimi için bu kolloidler küçük moleküllerine kadar parçalanmalıdır. Bu amaçla kullanılan pektik enzimler; poligalakturonazlar, pektin esterazlar, pektin liyazlar ve pektat liyazlardır. Ayrıca selülazlar, hemiselülazlar, amilazlar ve arabanazlar gibi diğer enzimler de kullanılmaktadır. Bu sayede meyve suyu verimi, presleme ve durultma verimi artmakta, vizkositenin düşmesine bağlı olarak filtrasyon kolaylaşmakta ve daha berrak bir ürün elde edilmektedir. Bu derlemede özellikle önemli pektolitik enzimler, bunların substratları olan pektik bileşikler ve meyve suyu sanayinde bu enzimlerin kullanımı anlatılmıştır.

  5. Implementasi KD-Tree K-Means Clustering untuk Klasterisasi Dokumen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eric Budiman Gosno

    2013-09-01

    Full Text Available Klasterisasi dokumen adalah suatu proses pengelompokan dokumen secara otomatis dan unsupervised. Klasterisasi dokumen merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam berbagai bidang seperti text mining dan sistem temu kembali informasi. Metode klasterisasi dokumen yang memiliki akurasi dan efisiensi waktu yang tinggi sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil pada mesin pencari web,  dan untuk proses filtering. Salah satu metode klasterisasi yang telah dikenal dan diaplikasikan dalam klasterisasi dokumen adalah K-Means Clustering. Tetapi K-Means Clustering sensitif terhadap pemilihan posisi awal dari titik tengah klaster sehingga pemilihan posisi awal dari titik tengah klaster yang buruk akan mengakibatkan K-Means Clustering terjebak dalam local optimum. KD-Tree K-Means Clustering merupakan perbaikan dari K-Means Clustering. KD-Tree K-Means Clustering menggunakan struktur data K-Dimensional Tree dan nilai kerapatan pada proses inisialisasi titik tengah klaster. Pada makalah ini diimplementasikan algoritma KD-Tree K-Means Clustering untuk permasalahan klasterisasi dokumen. Performa klasterisasi dokumen yang dihasilkan oleh metode KD-Tree K-Means Clustering pada data set 20 newsgroup memiliki nilai distorsi 3×105 lebih rendah dibandingkan dengan nilai rerata distorsi K-Means Clustering dan nilai NIG 0,09 lebih baik dibandingkan dengan nilai NIG K-Means Clustering.

  6. ENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS DAN SEO UNTUK TOKO ON-LINE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felix Andreas Sutanto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. IbM ini bertujuan membuat pruduk software framework aplikasi e-commerce untuk toko on-line UMKM khususnya handicraft, kuliner, batik dan pakaian dengan berbasis sistem manajemen isi (Content Management System/CMS dan optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO. Produk tersebut nantinya dipergunakan oleh mitra yang merupakan calon wirausaha baru di bidang teknologi informasi (TI. Untuk dapat menerapkan produk tersebut pada usahanya, dan mampu membuat sendiri, mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan tentang framework aplikasi, manajemen usaha, dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah kaji tindak partisipatif. Pelaksanannya yaitu dengan melakukan identifikasi dan analisis situasi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjutnya memberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan teknologi Software framework E-commerce berbasis CMS dan SEO yang melibatkan mitra serta dilakukan monitoring dan evaluasi agar mitra menjadi terarah, terampil dan profesioanal di bidang tersebut. Target IbM ini adalah terbentuknya wirausaha baru bidang TI khususnya E-commerce bagi UMKM yang terlatih, terapil, dan profesional dalam menjalankan usahanya. Sehinga Luaran dari IbM ini adalah berupa Produk Software Framework E-commerce bagi UMKM berbasis CMS dan SEO, jasa pelatihan Desain web E-commerce, jasa pelatihan manajemen usaha, dan jasa pelatihan kewirausahaan.Kata Kunci : Framework, E-commerce, CMS, SEO, wirausaha, UMKM

  7. ÖRGÜTSEL ÖZDEŞLEŞMENİN ÖRGÜTSEL SİNİZM VE ÖRGÜTSEL MUHALEFET İLE İLİŞKİSİ: GÖRGÜL BİR ARAŞTIRMA

    OpenAIRE

    GÜLSÜN BELDEK, Emine

    2017-01-01

    Örgütsel özdeşleşme, çalışanın örgütüne karşı hissettiği aidiyet duygusunun bir ifadesidir. Çalışanların örgütsel özdeşleşme düzeylerinin yüksek olması birçok olumlu tutum ve davranışlar üzerinde etkili olurken düşük olması ise istenmeyen davranışların gelişmesine sebep olmaktadır. Örgütsel sinizm ve örgütsel muhalefet bu tutum ve davranışlar içerisinde yer almaktadır. Bu çalışma örgütsel özdeşleşmenin diğer olumsuz davranış değişkenler ile ilişkisini ölçmeyi amaçlamaktadır. Çalışmanın örnek...

  8. ALTINYAYLA (TONUS) İLÇESİ HALI ÖRNEKLERİ’NİN MOTİF YÖNÜNDEN İNCELENMESİ

    OpenAIRE

    KAYNAR, Hülya; TONUS, Emine

    2016-01-01

    Anadolu’da yüzyıllardır devam eden dokumacılık kültürü ve kendine özgü karakteristik özellikler taşıyan birçok halı dokuma merkezi bulunmaktadır. Sivas yöresi de bu dokumacılık merkezlerinden birisidir. Sivas il merkezinde ve bazı ilçelerinde çok yoğun olmakla birlikte hemen hemen bütün ilçelerinde havlı ve düz dokuma izlerine rastlanmaktadır. Bu ilçelerden biri de, halıları yöre ismiyle ün yapmış olan Altınyayla (Tonus)’dır. “Tonus halıları”, ilçenin ismi Altınyayla olarak değişmesine rağm...

  9. Tipe Dry Cell dan Wet Cell berdimensi 80 x 80 mm dengan Penambahan PWM E-3 FF (1 kHz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanur Arzaqa Ghiffari

    2013-09-01

    Full Text Available Ketersediaan bahan bakar minyak semakin terbatas dan hasil pembakarannya berdampak pada pencemaran lingkungan, salah satu solusinya dengan memanfaatkan gas HHO pada kendaraan bermotor. Penelitian dengan sistem direct connection, temperatur mencapai lebih dari 90oC menyebabkan  generator HHO menjadi rusak dan meleleh, maka penelitian ini menambahan alat untuk mengkontrol besarnya arus, frekuensi, dan duty cycle. Pengembangan generator HHO menggunakan tipe kering (dry cell dan tipe basah (wet cell dengan penambahan PWM (Pulse Width Modulation E-3 Fixed Frequency 1 kHz divariasikan berupa duty cycle: 20%, 40%, 60%, 80%  dan direct connection. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar - Teknik Mesin ITS.  Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik unjuk kerja terbaik pada kedua tipe generator HHO dengan penambahan PWM. Nilai arus dan tegangan lebih stabil dibandingkan dengan tanpa penambahan PWM (direct connection, namun arus cenderung meningkat seiring dengan kenaikan temperatur mencapai 70oC. Efisiensi terbaik pada generator tipe wet dengan duty cycle 80%,  yaitu 27,7 %.

  10. PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3 DAN IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA KERJA (Studi kasus di PT. LTX Kota Cilegon- Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Susihono

    2013-10-01

    Full Text Available Perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja masih jauh dari yang diharapkan karena masih banyak terjadi kecelakaan kerja serta potensi bahaya kerja yang dapat membahayakan tenaga kerja. Penerapkan sistem manajeman keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3 perlu dilakukan secara optimal. Penerapan SMK3 di perusahaan belum tentu berbanding lurus terhadap potensi bahaya (hazard yang ada di lingkungan sekitar perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai risiko potensi bahaya kerja dan kategori potensi bahaya kerja di perusahaan serta mengetahui faktor penyebab terbesar terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode HIRA dan FTA. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan SMK3 telah sesuai dengan undang-Undang yang berlaku, namun nilai resiko potensi bahaya bagian fluid utility menunjukkan tingkat keparahan bahaya kerja kecil dan kemungkinan terjadinya potensi bahaya kerja juga kecil, nilai kategori potensi bahaya kerja perlu dikendalikan dengan prosedur rutin. Faktor penyebab potensial terjadinya potensi bahaya adalah suara mesin bising, Standard Operational procedure (SOP belum terpasang secara ergonomis, terdapat benda asing yang menghalangi jalan, temperatur ruangan meningkat 50C dari temperatur normal.

  11. ANALISIS KECACATAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DENGAN METODE DMAIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Produsen air minum dalam kemasan (AMDK mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya produk-produk cacat pada setiap produksi yang belum mencapai zero defect, terutama pada lini produksi kemasan gelas ukuran 240 ml yang paling banyak mengalami kecacatan produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi yang menyediakan alat-alat untuk peningkatan proses bisnis dengan tujuan menurunkan variasi proses dan meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve dan control. Dari hasil pengukuran data yang diperoleh bahwa untuk critical to quality (CTQ kunci berdasarkan diagram pareto, bahwa 80 % kecacatan tertinggi ada pada jenis cacat lid dimana cacat lid ini sendiri terdiri dari bocor lid, pecah lid dan lid miring. Untuk tingkat sigma adalah 4,96 sigma, yang artinya belum mencapai tingkat tingkat six sigma dikarenakan masih tingginya produk cacat. Kemudian dilanjutkan dengan mengalisa penyebab cacat lid dengan menggunakan diagram sebab akibat dan failure mode and effect analysis (FMEA. Dari analisis diagram sebab akibat bahwa faktor penyebab kecacatan berasal dari faktor mesin, material dan manusia. Setelah itu dengan FMEA dapat diketahui bahwa penyebab kegagalan tertinggi adalah seal disc kotor pada saat proses produksi berjalan. Untuk upaya perbaikan dari permasalahan tersebut maka diperlukan pemeriksaan kondisi sealing unit sebelum melakukan proses produksi dan mengamplas sealing unit setiap seminggu sekali pada permukaan yang sudah tidak rata.

  12. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  13. Pemanfaatan Jaringan Komputer Untuk Aplikasi IPTV (Internet Protocol Television Studi Kasus Akatel Sandhy Putra Purwokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih Sasmi Ramdhani

    2010-11-01

    Full Text Available Internet Protocol Television (IPTV adalah suatu pengembangan baru dalam software komunikasi client-server yang mem-broadcast video yang berkualitas tinggi melalui jaringan internet protocol. IPTV melayani baik siaran langsung (live maupun program atau video yang tersimpan di server. Streaming adalah sebuah teknologi untuk memainkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan prerecorded dari sebuah mesin server. File video atau audio  yang terletak pada server dapat secara langsung dijalankan pada komputer client sesaat setelah ada permintaan dari users sehingga proses download yang menghabiskan waktu cukup lama dapat dihindari. Digital Video Broadcasting (DVB adalah salah satu sistem yang digunakan untuk mentransmisikan siaran TV / Video digital hingga sampai ke pengguna akhir (end-user. Proses Transmisi siaran TV umumnya masih menggunakan metode analog, maka dengan adanya streaming TV channel berbasis DVB merupakan suatu perkembangan distribusi siaran televisi yang tadinya secara analog menjadi digital. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dibahas mengenai aplikasi IPTV yang berbasis DVB dengan metode streaming pada Ubuntu 9.04 yang merupakan distro Linux dengan media transmisi Wireless LAN Akatel Sandhy Putra Purwokerto. Metode streaming yang digunakan adalah broadcast yaitu pengiriman data, dimana data dikirimkan ke banyak titik sekaligus, tanpa melakukan pengecekan apakah titik tersebut siap atau tidak, atau tanpa memperhatikan apakah data itu sampai atau tidak. Contoh penggunaan sistem ini adalah siaran televisi dan radio.

  14. ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Surya Dharma

    2015-06-01

    Full Text Available Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kg

  15. APLIKASI CHATBOT “MI3” UNTUK INFORMASI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA BERBASIS SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zifora Nur Baiti

    2013-10-01

    Full Text Available Chatbot adalah suatu aplikasi yang dirancang untuk berkomunikasi dengan mesin. Komunikasi ini membantu user dalam mencari sebuah informasi. Informasi yang diberikan bermacam-macam, seperti tentang akademik. Chatbot yang dibangun ini dikhususkan untuk sebuah informasi yang melingkupi jurusan Teknik Informatika UIN Maliki Malang. Chatbot ini dibangun dengan menerapkan sistem pakar menggunakan metode forward chianing. Metode forward chaining adalah metode yang digunakan untuk mencari kesimpulan dari fakta-fakta  yang  terkumpul.  Metode  forward  chaining  merupakan  algoritma  yang  baik sebagai penyelesaian proses pencarian jawaban berdasarkan kata kunci dari pertanyaan user. Sistem kerja aplikasi ini adalah dengan memecah susunan kalimat menjadi kata kemudian dari kata tersebut oleh sistem akan dicari kunci yang membuat aplikasi dapat menjawab dengan benar. Dari hasil penelitian dengan menginputkan kalimat-kalimat yang berhubungan dan tidak dengan kategori, aplikasi ini mampu mengenali kata kunci pada kalimat-kalimat tersebut. Hal ini mengacu pada hasil pengujian yang didapatkan persentase sebesar  Sangat  Setuju  48,88%  dan  Setuju  51,22%  dari  25  responden  dengan  beberapa kalimat masukan.

  16. BAGAIMANA MENENTUKAN SLIP PADA TRANSMISI PULLEY & V-BELT PADA BEBAN TERTENTU DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR BERDAYA Hp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    syafrizal syafrizal

    2017-04-01

    Full Text Available Tidak banyak para teknisi menggunakan transmisi putaran pada mesin dari satu poros ke poros yang lain memperhitungkan adanya slip antara poros dengan transmisi, sehingga putaran ouput poros yang diharapkan tidak tercapai. Seperti yang ditunjukkan pada transmisi pulley dan v-belt, pada pulley dan v-belt bahwa putaran output yang disampaikan pada pulley akan terjadi penurunan nilai putaran beberapa persen karena timbul slip antara belt dengan pulley. Penurunan nilai putaran tersebut akan bertambah dengan bertambahnya massa putaran yang dibawa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan motor Hp dan putara 1410 rpm, pulley dan v-belt dengan koefisien gesk sebesar = 0,3. Secara analisa teoritis dengan memilih faktor kritis 1,056 maka nilai putaran tersebut akan berubah sebesar , dengan rasio putaran pulley sebesar i = 2,953216. Ketika dilakukan pengujian dengan beban massa 1,707 kg maka putaran poros motor diperoleh sebesar 1489 rpm, dengan menggunakan rasio putaran maka putaran pulley output sebesar 504,2 rpm, tetapi pada pengukuran putaran pulley sebesar 497,35 rpm, sehingga menimbulkan selisih sebesar 6,9 rpm atau mengalami slip sebesar 1,39 %, dan nilai ini akan terus bertambah dengan bertambahnya beban massa putar yang dibawa. Berdasar analisa empiris besarnya slip dengan menggunakan program excel, maka didapatlah persamaan hubungan persentase slip dengan perubahan massa yang dipakai seperti; .

  17. Net-based data transfer and automatic image fusion of metabolic (PET) and morphologic (CT/MRI) images for radiosurgical planning of brain tumors

    International Nuclear Information System (INIS)

    Baum, R.P.; Przetak, C.; Schmuecking, M.; Klener, G.; Surber, G.; Hamm, K.

    2002-01-01

    Aim: The main purpose of radiosurgery in comparison to conventional radiotherapy of brain tumors is to reach a higher radiation dose in the tumor and sparing normal brain tissue as much as possible. To reach this aim it is crucial to define the target volume extremely accurately. For this purpose, MRI and CT examinations are used for radiotherapy planning. In certain cases, however, metabolic information obtained by positron emission tomography (PET) may be useful to achieve a higher therapeutic accuracy by sparing important brain structures. This can be the case, i.e. in low grade astrocytomas for exact delineation of vital tumor as well as in differentiating scaring tissue from tumor recurrence and edema after operation. For this purpose, radiolabeled aminoacid analogues (e.g. C-11 methionine) and recently O-2-[ 18 F] Fluorethyl-L-Tyrosin (F-18 FET) have been introduced as PET tracers to detect the area of highest tumor metabolism which allows to obtain additional information as compared to FDG-PET that reflects the local glucose metabolism. In these cases, anatomical and metabolic data have to be combined with the technique of digital image fusion to exactly determine the target volume, the isodoses and the area where the highest dose has to be applied. Materials: We have set up a data transfer from the PET Center of the Zentralklinik Bad Berka with the Department of Stereotactic Radiation at the Helios Klinik Erfurt (distance approx. 25 km) to enable this kind of image fusion. PET data (ECAT EXACT 47, Siemens/CTI) are transferred to a workstation (NOVALIS) in the Dept. of Stereotactic Radiation to be co-registered with the CT or MRI data of the patient. All PET images are in DICOM format (obtained by using a HERMES computer, Nuclear Diagnostics, Sweden) and can easily be introduced into the NOVALIS workstation. The software uses the optimation of mutual information to achieve a good fusion quality. Sometimes manual corrections have to be performed to get an

  18. Present and future of targeted molecular imaging and therapy (theranostics) as a personalized pathway to diagnosis and treatment

    International Nuclear Information System (INIS)

    Baum, Richard P.

    2014-01-01

    of radioactivity given over a longer period of time (Bad Berka Concept using sequential (DUO) PRRT) results in excellent therapeutic responses, By this approach, severe hematological and/or renal toxicity can be avoided and quality of life/clinical symptoms can be significantly improved. The concept of THERANOSTICS has now been translated to other malignancies as well (e.g. prostate cancer using PSMA as ligand and 68 Ga/ 177 Lu as diagnostic/therapeutic pair) and current state and future perspectives of this fascinating approach - which enables personalized treatment of malignant neoplasms - will be discussed. (author)

  19. From molecular imaging to personalized radionuclide therapy of cancer

    International Nuclear Information System (INIS)

    Baum, R.P.

    2015-01-01

    Full text of publication follows. 68 Gallium is a positron emitter (t 1/2 68 min) which can be produced from a generator in a convenient, 'in-house' preparation and used for labeling of peptides, e.g. somatostatin analogues (SA) like DOTATOC or DOTATATE for molecular imaging of SSTR expressing tumors. Since 2004, we have performed over 7700 68 Ga PET/CT studies in patients with neuroendocrine tumors (NET) and have established SSTR PET/CT as the new gold standard for imaging G1 and G2 NET (staging, re-staging, therapy response evaluation and detection of unknown primary NET). The same peptides can be labeled with 177 Lutetium or 90 Yttrium for radionuclide therapy, a form of personalized treatment (THERANOSTICS approach). PRRNT is based on the receptor-mediated internalization of SA. Several clinical trials indicate that PRRNT can deliver effective radiation doses to tumors. A German multi-institutional registry study with prospective follow up in 450 patients indicates that PRRT is an effective therapy for patients with G1-2 neuroendocrine tumors, irrespective of previous therapies, with a survival advantage of several years compared to other therapies and only minor side effects. Median overall survival (OS) of all patients from the start of treatment was 59 months. Median progression-free survival (PFS) measured from last cycle of therapy accounted to 41 mo. Median PFS of pancreatic NET was 39 mo. Similar results were obtained for NET of unknown primary (median PFS: 38 mo) whereas NET of small bowel had a median PFS of 51 months. Side effects like 3-4 NEThro- or hemato-toxicity were observed in only 0.2% and 2% of patients respectively. PRRNT is highly effective in the management of NET, even in advanced cases. In patients with progressive neuroendocrine tumors, fractionated, personalized PRRNT with lower doses of radioactivity given over a longer period of time (Bad Berka Concept using sequential (DUO) PRRNT) results in excellent therapeutic responses

  20. A seismological study of shallow weak earthquakes in the urban area of Hamburg city, Germany, and its possible relation to salt dissolution

    Science.gov (United States)

    Dahm, Torsten; Heimann, Sebastian; Bialowons, Wilhelm

    2010-05-01

    In the night from 8/9 April 2009, shortly after midnight on Maundy Thursday before Easter, several people in Gross-Flottbek, Hamburg, felt unusual strong ground shocks so that some of them left their houses in fear of earthquake shaking. Police and Fire Brigade received phone calls of worried residents, and few days later Internet pages were published where people reported their observations. On 21 April 2009 at about 8 p.m. local time a second micro-earthquake was felt. Damage to buildings or infrastructure did not occur to our knowledge. The Institute of Geophysics, University of Hamburg, installed from 22 April to 17 May 2009 three temporal seismic stations in the epicentral area. Seismological data from two close-by stations at the Deutsches Elektron-Synchrotron (DESY) in about 1 km and the Geophysical Institute in about 7 km distance were collected and integrated to the temporal network. The events occurred above the roof of the shallow Othmarschen Langenfelde salt diapir (OLD), in an area known for active sinkhole formation and previous historic ground shaking events. The analysis of the seismological data recovers that three shallow micro-earthquakes occurred from 8 to 21 April at a depth of about 100m, the largest one with a moment magnitude of about MW 0.6. Depth location of such shallow events is difficult with standard methods, and is here constrained by waveform modeling of surface waves. Earthquakes occurring in soft sediments within the uppermost 100 m are a rare phenomena and cannot be explained by standard models. Rupture process in soft sediments differ from those on faults in more competent rock. We discuss the rupture and source mechanism of the earthquakes in the context of previous historic shocks and existing sinkhole and deformation data. Although the event was so weak, the rupture duration was unusual long and possibly 0.3 s. Three possible models for the generation of repeated micro-earthquakes in Gross Flottbek are developed and discussed

  1. Studi Penggunaan Plat Elektroda Netral Stainless Steel 316 dan Aluminium Terhadap Performa Generator HHO Dry Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasrif Arifin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. Generator HHO merupakan alat yang menggunakan prinsip elektrolisis air untuk memisahkan unsur-unsur kandungan air murni (H2O menjadi Gas HHO, dalam upaya peningkatan performanya tentu dibutuhkan bahan konduktor yang memiliki sifat kelistrikan baik. Penambahan plat elektroda netral ialah bertujuan untuk meningkatkan performa elektroliser dan mengatasi berbagai macam permasalahan yang terjadi pada saat proses elektrolisis air bekerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa plat elektroda netral aluminium mampu meningkatkan nilai performanya sedangkan untuk plat SS 316 mampu meminamalisir persentase losses energy. Larutan AMDK murni terbukti mampu meningkatkan produktivitas gas dibandingkan dengan larutan aquades murni, tetapi kelemahan dari larutan AMDK yaitu mudahnya terbentuk gel-gel, sehingga menghambat pergerakan elektron dan laju aliran produksi. Karateristik sifat bahan sangat berpengaruh terhadap pencapaian kinerja Generator HHO karena tidak semua jenis plat elektroda netral mampu meningkatkan performanya. Sifat-sifat kelistrikkan bahan yang sangat berpengaruh ialah sifat keelektronegatifan atau potesial elektroda dan koefisien nilai muai dari suatu bahan konduktor.   Usage Study Neutral Electrode Plate Stainless Steel 316 and Aluminium of Performance Generator HHO Dry Cell Type Abstract. Generator is a tool that use principle of water electrolysis to separated the element of pure water conscience (H2O be HHO gas, in effort to increase the perform of HHO Generator is needed a conductor ingredients which has a good electricity character the direction of addition neutral electrode plate is to increase the electrolyzer perform and to overcome every problem that happen when the water electrolisys process is going. This research shows that neutral electrode aluminium plate can increase the performance value and the SS 316 plate can minimize the percentage of losses energy. The pure AMDK solution proofs that can increase the gas productivity

  2. ANALISIS KANDUNGAN GARAM GUNUNG ASAL KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Herman

    2012-06-01

    Full Text Available Has been studied composition of mountain salt from Krayan, Nunukan, East Kalimantan. This study aims to determine the composition of the minerals contained in the  mountain salt. Mountain salt is obtained from wells Krayan District residents were further prepared for analysis using a technique using Atomic Absorption Spectrometer (AAS, further by looking at the pattern of X-ray Diffraction (XRD and Scanning electron microscopic (SEM. Based on the results obtained AAS has identified mineral deposits include: Na, K, Mg, Al, Cu, Zn, Fe, Ba, and Sr. From the results of XRD shows that the main peak of the salt Krayan shows major peaks for NaCl crystals with impurities such as KCl, CaCl2, MgCl2, and AlCl3. SEM observation showed that morphology of Krayan salt have cube shape which is the shape of NaCl crystals with space group Fm3m and lattice parameter (a 5.620 Å Keywords : Mountain Salt, krayan, AAS, XRD, SEM   Abstrak Telah dilakukan penelitian analisis kandungan garam gunung asal Krayan Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi mineral yang terkandung dalam garam gunung. Garam gunung diperoleh dari sumur warga Kecamatan Krayan yang selanjutnya dipreparasi untuk dianalisis dengan menggunakan menggunakan teknik Spektrometer Serapan Atom (SSA, selanjutnya dengan melihat pola Difraksi Sinar X (XRD, dan Scanning Elektron Microscopy (SEM. Berdasarkan hasil SSA telah diidentifikasi diperoleh kandungan mineral antara lain: Na, K, Mg, Al, Cu,  Zn, Fe, Ba, dan Sr. Dari hasil XRD terlihat bahwa puncak utama dari  garam krayan tersebut menunjukkan puncak utama untuk Kristal NaCl, dengan impurities antara lain KCl, CaCl2, MgCl2, dan AlCl3. Selain itu hal ini didukung pula oleh pengamatan SEM, bahwa morfologi SEM garam krayan memperlihatkan bentuk kristal kubus yang merupakan  bentuk dari  Kristal NaCl  dengan  grup ruang  Fm3m  dengan panjang  kisi kristal 5,620 Å. Kata Kunci : Garam Gunung, Krayan

  3. Absolute and estimated values of macular pigment optical density in young and aged Asian participants with or without age-related macular degeneration.

    Science.gov (United States)

    Ozawa, Yoko; Shigeno, Yuta; Nagai, Norihiro; Suzuki, Misa; Kurihara, Toshihide; Minami, Sakiko; Hirano, Eri; Shinoda, Hajime; Kobayashi, Saori; Tsubota, Kazuo

    2017-08-29

    Lutein and zeaxanthin are suggested micronutrient supplements to prevent the progression of age-related macular degeneration (AMD), a leading cause of blindness worldwide. To monitor the levels of lutein/zeaxanthin in the macula, macular pigment optical density (MPOD) is measured. A commercially available device (MPSII®, Elektron Technology, Switzerland), using technology based on heterochromatic flicker photometry, can measure both absolute and estimated values of MPOD. However, whether the estimated value is applicable to Asian individuals and/or AMD patients remains to be determined. The absolute and estimated values of MPOD were measured using the MPSII® device in 77 participants with a best-corrected visual acuity (BCVA) > 0.099 (logMAR score). The studied eyes included 17 young (20-29 years) healthy, 26 aged (>50 years) healthy, 18 aged and AMD-fellow, and 16 aged AMD eyes. The mean BCVA among the groups were not significantly different. Both absolute and estimated values were measurable in all eyes of young healthy group. However, absolute values were measurable in only 57.7%, 66.7%, and 43.8%, of the aged healthy, AMD-fellow, and AMD groups, respectively, and 56.7% of the eyes included in the 3 aged groups. In contrast, the estimated value was measurable in 84.6%, 88.9% and 93.8% of the groups, respectively, and 88.3% of eyes in the pooled aged group. The estimated value was correlated with absolute value in individuals from all groups by Spearman's correlation coefficient analyses (young healthy: R 2  = 0.885, P = 0.0001; aged healthy: R 2  = 0.765, P = 0.001; AMD-fellow: R 2  = 0.851, P = 0.0001; and AMD: R 2  = 0.860, P = 0.013). Using the estimated value, significantly lower MPOD values were found in aged AMD-related eyes, which included both AMD-fellow and AMD eyes, compared with aged healthy eyes by Student's t-test (P = 0.02). Absolute, in contrast to estimated, value was measurable in a limited number of aged participants

  4. Penerapan Total Productive Maintenance dengan menggunakan metode OEE pada turbin uap Type C5 DS II – GVS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joel Bastanta Perangin Angin

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Secara harfiah, tidak ada barang ataupun benda buatan manusia yang tidak dapat rusak, mesin turbin uap misalnya. Namun kerusakan tersebut dapat dicegah dengan metode perawatan yang tepat demi masa pakai yang lebih lama. Penelitian ini menganalisis tentang penerapan Total Productive Maintenace (TPM pada mesin turbin uap untuk peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE di PT PP London Sumatera Indonesia, tbk. Didalam analisis TPM dengan menggunakan metode OEE ini ada terdapat enam penyebab kerugian yang disebut dengan Six Big Losses yaitu diantaranya : kerusakan peralatan, persiapan peralatan, gangguan kecil dan waktu nganggur, kecepatan rendah, cacat produk dalam proses, hasil rendah.Kesimpulan yang didapat adalah nilai rata – rata OEE selama tahun 2015 adalah 65,08 % masih dibawah standar. Nilai gangguan kecil dan waktu nganggur 85,44 % dengan total waktu 2449,54 jam, hasilCacat produk dalam proses2,52 % dengan total waktu 72,12 jam, hasilKecepatan rendah 11,58 % dengan total waktu 331,88 jam, hasil Kerusakan peralatan0,38 % dengan total waktu 11 jam, hasil Persiapan peralatan 0,08 % dengan total waktu 2,41 jam, hasil Hasil rendah 0. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses,Maintenance, Turbin Uap Abstract Generally, there is nothing properties hand made without damaging, steam turbine engines as an example. But the damage can be prevent by the precise method maintenance in the machines for the long life time. This study analyzes the application of Total Productive Maintenance (TPM at the steam turbine machinery to increase productivity by using the method Overall Equipment Effectiveness (OEE. In the analysis of TPM using OEE there are six causes of loss called Six Big Losses, such as: damage to equipment ( breakdown losses , preparation of equipment ( set- up and adjustment , disorders of the small and idle time ( idling and minor stoppages

  5. Pengaruh dan Pertimbangan Faktor Lingkungan untuk Peningkatan Kualitas pada Lini Produksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Harisupriyanto

    2015-07-01

    Full Text Available Pemborosan (waste yang berasal dari proses produksi muncul sebagai indikasi adanya problem dandampak terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja.Indikasi wastetersebutadalahakibatdaridefect waste di mesin finishing dan waiting waste di mesin mounting. Defect waste yang tinggimengakibatkan Environment, Health and Safety (EHS waste yang tinggi pula. Untuk itu perusahaanharus melakukancontinous process improvement yang terus menerus.Tujuan yang ingin dicapaiadalah identifikasi waste di proses produksi, mencari akar penyebab permasalahan dan memberikanalternatif solusi yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengurangi dampak timbulnyawasteIdentifikasi waste dilakukan berdasarkan pada, E-DOWNTIME yakni sembilan jenis waste.Jenis waste ini meliputi Environmental, Safety, and Health (EHS, Defect, OverProduction, Waiting,Not utilizing employee, Transportation, Inventory, Motion, dan Excessive processing waste. Untukmemetakan proses yang mengindikasikan adanya waste (pemborosan, diperlukan value streammapping.Pemetaan tersebut bertujuan untuk mencari critical waste.Berdasarkan pada critical wastemaka dicari akar permasalahan yang dapat dirunut dengan penggunaan RCA (root cause analisys.Untuk mencari prioritas resiko yang paling tinggi terhadap wastediperlukan FMEA (failure mode andeffect analisys. Dengan adanya prioritas tersebut maka alternatif solusi dapat dihasilkan.Alternatifperbaikan yang diusulkan adalah pembentukan timTotal Productive Maintenance, perbaikan kualitasproduk, serta eksperimen terhadap pengurangan pemakaian komponen. Dengan pendekatan valuemanagementmakapembentukan dan pelatihan untuk timTotal Productive Maintenance adalahalternatif terbaiknya. Hasil akhir dari alternatif ini adalah meningkatnya nilai sigmaproduk dari 2,91menjadi 3,08 Kenaikan sigmatersebut memberikan indikator perbaikan pada lini produksi dandampak lingkungan.Kata Kunci: EHS, waste, RCA, FMEA, sigma. Waste that comes from the process of production appears as

  6. THE VILLAGE IN THE STORIES BY YUSUF ATILGAN YUSUF ATILGAN’IN HİKÂYELERİNDE KÖY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Orhan OĞUZ

    2011-09-01

    Full Text Available Yusuf Atılgan (1921-1989 collected his stories in a book named “Bodur Minareden Öte” (Beyond the Shortie Minaret (1960. The book consists of three volumes, “Kasabadan” (From the Town “Köyden” (From the Village and “Kentten” (From the City. The space element in four stories of the second volume, -“Tutku”(Passion, “Kümesin Ötesi” (Beyond the Coop, “Dedikodu” (Gossip and “Yük” (Load- has been analyzed in this study. The place of the events, milieu and physical environments of the persons have been dwelled on as parts of the space. İnitially the stories have been analyzed one by one, afterwards an overall evaluation has been done. In the stories by Atılgan the village is a place that an oppressive and narrow milieu and a negative physical environment existed together. The persons of the stories can not achieve their goals. Because of that they long for an escape. Yusuf Atılgan (1921-1989, hikâyelerini “Bodur Minareden Öte” (1960 başlığı altında kitaplaştırmıştır. Kitap, “Kasabadan”, “Köyden” ve “Kentten” başlıklı üç bölümden oluşur. Bu çalışmada kitabın “Köyden” başlıklı ikinci bölümünü oluşturan “Tutku”, “Kümesin Ötesi”, “Dedikodu” ve “Yük” isimli hikâyelerdeki mekân unsuru incelendi. Mekân incelenirken hikâyede olayların geçtiği yer, kişilerin sosyal çevreleri ve fizikî ortamları üzerinde duruldu. Her hikâye ayrı ayrı incelendikten sonra genel bir değerlendirmeye gidildi. Atılgan‟ın hikâyelerinde köy; kişiler için baskıcı ve dar bir sosyal çevrenin olumsuz fizikî şartlarla buluştuğu bir yerdir. Hikâye kişileri rüyalarını gerçekleştirmek bakımından imkânsızlıkla kuşatılmışlardır. Bu sebeple bir kaçışı arzularlar.

  7. PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUK COMPRESSED NATURAL GAS DARI LANDFILL GAS SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF PADA TPST BANTAR GEBANG, BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Srilarakasuri P Ardiagarini

    2013-06-01

    Full Text Available Pergeseran konsumsi bahan bakar minyak ke bahan bakar berbasis gas, sebagai alternatif energi untuk sektor transportasi di Indonesia diperlukan. Salah satu renewable energy yang saat ini populer adalah biogas. Landfill gas (LFG yaitu biogas yang dihasilkan dari timbunan sampah domestik dalam jumlah yang besar pada suatu lahan. Penelitian ini dibuat dengan tujuan menghitung harga pokok untuk memproduksi CNG yang terbuat dari LFG yang dihasilkan oleh TPST Bantar Gebang. CNG dapat digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin industri dan juga kendaraan mobil. TPST Bantar Gebang termasuk sebagai salah satu institusi yang dapat mengelola sampah dengan baik memiliki 95 area aktif Ha yang dapat menghasilkan gas TPA (LFG dengan kapasitas 5.971 Nm3/hour. Kandungan utama dari gas yang terbentuk adalah metana (CH4 dan karbondioksida (CO2 diikuti dengan gas-gas lainnya dengan komposisi yang relatif kecil. LFG dapat dikonversi ke CNG menggunakan Acrion CO2 WASH yang melepaskan CH4 dari gas lainnya. Hasil penelitian menggunakan 2 skenario jangka waktu, yaitu selama 5 tahun dan 10 tahun, didapatkan kapasitas LFG yang digunakan saat ini untuk memproduksi CNG hanya 5% dari kapasitas LFG, yaitu sebesar 7,500 Nm3/hari, dan menghasilkan CNG sebanyak 3,570 Nm3/hari. Harga pokok produksi produk CNG yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah Rp 160,00/ liter dengan perhitungan jangka waktu selama 5 tahun dan Rp 150,00 /liter dengan perhitungan jangka waktu selama 10 tahun. Kata kunci: renewable energy, biogas, TPST bantar gebang, LFG, CNG, harga pokok produksi Abstract In light of shifting fuel consumption from oil-based to gas-based fuel, researches on renewable energy as an alternative energy for trasportation sector in Indonesia are needed. Meanwhile, TPST Bantar Gebang has 95 Ha active area which can produce landfill gas (LFG with the capacity of 5,971 Nm3/hour. Landfill gas is biogas produced as a result of anaerob decomposition on organic material from piled

  8. DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI DAN CARA ANTISIFASINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Ratnaya

    2011-03-01

    Full Text Available Sampai saat ini perkembangan ilmu pengetahuan telah menghantarkan masyarakat menuju babak baru yaitu babak yang memanfaatkan peralatan-peralatan yang merupakan hasil dari teknologi. Penggunaan tenaga manusia yang semakin hari semakin kecil volumenya sering kali menyebabkan orang kehilangan pekerjaannya karena tugasnya telah tergantikan oleh peralatan atau mesin. Sebagai sarana penyampaian informasi dan komunikasi, komputer bisa dipakai sebagai sarana berinternetan. Lewat internet orang bisa mencari bermacam-macam informasi dan berkomunikasi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Selain memberikan keuntungan, ternyata peralatan teknologi informasi dan komunikasi juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Dampak negatif tersebut muncul sebagai akibat dari penggunaan yang salah atau tidak bertanggung jawab dari yang menggunakan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah 1. Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya (seperti belajar dan olah raga, 2. Anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online, 3 Adanya pelanggaran hak cipta, 4.  Kejahatan di internet, 5. Penyebaran virus komputer, dan 6. Pornografi, perjudian, penipuan, tayangan kekerasan. Adapun cara mengatasi dampak-dampak negatif tersebut adalah : 1. Gunakan teknologi untuk menjalin hubungan dengan orang yang sudah dikenal, 2. Cari komunitas positif  yang sering melakukan pertemuan didunia nyata, 3. Perlunya penegakkan hukum yang berlaku dengan dibentuknya polisi internet, 4. Menghindari pemakaian telepon seluler yang berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi penggunaan telepon seluler, 5. Perbanyak membaca buku-buku yang bersifat edukatif dan bersifat keimanan serta aplikasi komputer yang bersifat mendidik, dan 6. Perlunya pengaturan

  9. Pengaruh Perbedaan Kelas Umur terhadap Produktivitas Getah Pinus merkusii Jungh et de Vriese Ras Lahan Jawa melalui Penyadapan Getah Metode Bor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sukarno

    2013-09-01

    Full Text Available Pinus merkusii Jungh et de Vriese merupakan tanaman asli Indonesia, yang sebaran alaminya di Aceh, Tapanuli dan Kerinci. Penyadapan getah dengan metode bor pada kelas umur yang berbeda belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan produksi getah pinus di antara  kelas umur. Penelitian dilakukan di RPH Oro-oro Ombo, BKPH Pujon, KPH Malang pada tanaman pinus kelas umur III, IV,  V  dan VI  dengan ketinggian tempat antara 1.100 m –1.250 m dari permukaan air laut.  Waktu penelitian bulan September sampai dengan Nopember 2010.  Jumlah pohon yang disadap di setiap kelas umur sebanyak 150 - 160 pohon dengan dua lubang per pohon.  Penyadapan getah menggunakan bor mesin, kantong plastik tahan minyak diikatkan pada ujung pipa untuk menampung getah.  Pemungutan getah dilakukan sehari setelah penyadapan. Analisis  data  menggunakan  one way anova, apabila terdapat perbedaan yang nyata,  dilakukan uji lanjut dengan orthogonal polynomial. Produksi getah di antara kelas umur, menunjukkan perbedaan yang nyata. Produksi getah kelas umur III (36,5 g/ 2 lubang/1 hari meningkat pada kelas umur IV (62,9 g/2 lubang/1 hari dan menurun pada kelas umur V  (24,61 g/2 lubang/1 hari.  Produksi getah pada kelas umur VI (38,3 g/ 2 lubang/1 hari hampir sama dengan kelas umur III. Hasil uji lanjut orthogonal polynomial  menunjukkan respons  bersifat kuadratik (p=0,09 antara produksi getah dengan kelas umur. Kata Kunci: Pinus, kelas umur, getah, metode bor

  10. Fen Eğitiminde Öğrenme Döngüsü Modelleri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yüksel Keleş

    2011-11-01

    Full Text Available Öğrenme döngüleri yapılandırıcı yaklaşımla fen eğitimi için geliştirilmiş modellerdir. Öğrenme döngüsü modelleri birbirini izleyen 3, 5 veya 7 evreden oluşmaktadır, bu evreler birbirinden ayrı ya da doğrusal değildir. Öğrenme döngüsü uygulamalarının yaratıcı ve eleştirel düşünme için öğrencileri teşvik etmesi ve bilime karşı olumlu tutum geliştirilmesi beklenmektedir. Kavramların daha iyi anlaşılmasına ve öğrencilerde ileri düşünme yeteneklerinin gelişmesine yardımcı olacağı düşünülmektedir. Bu makalede 5E ve 7E modellerinin her bir evresindeki öğrenci ve öğretmen rolleri üzerinde durulmaktadır. Model üzerinde gerçekleştirilen çalışmaların sonuçlarına dayanılarak modelin sağlayacağı olası faydalar tartışılmaktadır. Fen eğitiminde öğrenme döngüsü uygulamalarının yaygınlaştırılması amacıyla, öğretmen yetiştirme süreçlerinde öğrenme döngüsü modellerine yer verilmesi önerilmektedir.

  11. Analisis Performa Refrigeran R 290 Pada Sistem AC Yang Menggunakan Accumulator Heat Exchanger

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ega Taqwali Berman

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa penggunaan refrigeran R 290 pada sistemAC yang menggunakan accumulator heat exchanger. Penelitian dilakukan pada sebuah alat ujiyang terdiri dari satu unit sistem split air conditioning kapasitas 9000 Btu yang dimodifikasimenjadi sistem air cooled water chiller system dan debit aliran air yang mengalir ke coilpendingin divariasikanmulai dari 0,5 gpm, 0,75 gpm dan 1 gpm dengan cara mengatur bukaankatup dan diukur melalui flow meter. Pengambilan data dilakukan pada saat kondisi steadyyaitu ketika temperatur air T = 14 0C sampai dengan T = 10 0C dan fluida kerja yang digunakansebagai refrigerant primer adalah R 290. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh performaterbaik ketika debit aliran air diatur pada 0,75 gpm. Pada kondisi tersebut pencapaian nilai efekrefrigerasi, daya kompresor, dan koefisien performa mesin berkisar 2% sampai dengan 5%lebih baik daripada dua kondisi lainnya.Kata kunci: air conditioning, heat exchanger,performa, refrigeran. This studyaims to determinethe performance ofthe use ofrefrigerant R290ontheACsystemwithan accumulatorheat exchanger. The study was conductedonatestapparatusconsistingofa split air conditioningsystem with capacity of9000 Btuandmodified intoaair cooledwater chillersystemandflow rateof water flowingintothe coolingcoilvariedfrom0.5gpm, 0.75gpmand1gpmby regulating thevalve openingandis measured bya flowmeter. Datawere collectedduringthesteady statewhen thewatertemperatureT=140Cup toT =100Candtheworking fluidisusedasthe primaryrefrigerantisR290. The result showedthe bestperformancewhen thewaterflow rateis setat0.75gpm. In these conditionsthe achievementofvaluerefrigeration effect, compressorpower, andcoefficients of performance systems rangedfrom 2% to 5% better thanthe othertwoconditions.Keywords: air conditioning, heat exchanger, performance, refrigerant.

  12. Rancang Bangun Aplikasi Layanan Perawatan dan Penitipan Hewan Berbasis SMS Gateway pada Toko Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Adiputra

    2014-01-01

    Full Text Available Teknologi informasi merupakan sebuah kebutuhan manusia yang sangat penting, karena kemajuan zaman segala aktivitas kerja sebagian besar dibantu oleh teknologi informasi. Toko PetZone merupakan salah satu jenis usaha Petshop yang melayani penitipan dan perawatan hewan. Proses bisnis yang dilakukan Toko PetZone masih dilakukan dengan manual seperti contoh pencatatan data-data pelanggan maka kemajuan bisnis yang terjadi menyebabkan timbulnya kebutuhan sistem informasi yang dapat melakukan pencatatan layanan Pethotel, Pethospital, Jadwal kontrol hewan, Petgrooming dan monitoring keadaan hewan. Pengembangan sistem informasi lainnya ialah selain dapat melakukan pencatatan dapat memberikan informasi keadaan atau status hewan yang dititipkan melalui pesan singkat (SMS Gateway sebagai alternatif baru untuk meningkatkan kepercayaan pelangan kepada Toko PetZone. Maka dari itu penelitian pembangunan aplikasi ini dibuat. Tahapan dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan beberapa tahap yaitu studi pustaka, observasi dan bimbingan. Metode yang digunakan dalam perancangan ialah metode waterfall. Metode ini sangat tepat dalam pembuatan aplikasi seperti ini, karena mempunyai alur yang memungkinkan perancangan untuk mengevaluasi aplikasi tanpa harus mengubah dari dasar. Aplikasi sistem penitipan dan perawatan hewan dibangun dengan menggunakan bahasa pemograman Java dan mesin database yang digunakan untuk menyimpan data-data menggunakan MySql Server. Antarmuka aplikasi sistem dibuat dengan GUI Interface yang memanfaatkan librari Java yaitu Java swing. Hasil akhir dari penelitian ialah sebuah aplikasi dekstop yang dapat mencatat layananlayanan yang diberikan Toko PetZone dan meningkatkan kinerja Toko Petzone dan selain itu memberikan alternatif baru untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap Toko Petzone melalui fasilitas monitoring hewan titipan dengan menggunakan pesan singkat (SMS Gateway.

  13. ANALISIS CFD HAMBATAN LAMBUNG KAPAL TRIMARAN ASIMETRIS FLAT SIDE INSIDE DENGAN VARIASI JARAK ANTAR LAMBUNG SECARA MEMBUJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrew Gibson

    2016-04-01

    Full Text Available Kapal dibuat dengan fungsi sebagai sarana transportasi untuk kebutuhan niaga maupun perang. Saat ini kebutuhan kapal cepat meningkat sehingga diperlukan kapal dengan bentuk multihull, salah satunya adalah kapal Trimaran. Kapal Trimaran merupakan kapal yang mempunyai 3 lambung, yaitu satu mainhull dan dua side-hull atau disebut juga outriggers sehingga mempunyai nilai stabilitas yang tinggi. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuat kapal Trimaran yang memiliki hambatan yang kecil sehingga dapat menambah nilai ekonomis dari segi efisiensi mesin dan performa kapal yang baik. Berbagai bentuk badan kapal kemudian dikembangkan untuk mendapatkan desain lambung kapal Trimaran yang paling optimum salah satunya adalah kapal Trimaran flat side inside, yaitu sebuah konfigurasi baru dengan lambung yang memiliki bidang datar atau asimetris di dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan variasi letak stagger atau jarak antar lambung secara membujur (R/L kapal Trimaran asimetris flat side inside yang menghasilkan hambatan paling kecil dengan menggunakan bantuan software Computational Fluid Dynamics (CFD. Dengan melakukan variasi kecepatan yaitu 12, 14, 16, dan 22 knot dan variasi jarak antar lambung (R/L dimana R merupakan jarak antar lambung secara membujur dan L adalah panjang kapal mainhull, yaitu untuk R/L = 0.1, R/L = 0.2 dan R/L = 0.3  pada ketentuan jarak antar lambung secara melintang (S/L = 0.4 dapat dilihat pengaruh interaksi gelombang terhadap nilai hambatan gelombang kapal Trimaran asimetris flat side inside. Hasil pengujian didapatkan bahwa  model C dengan R/L = 0,3 dan S/L = 0,4 adalah variasi model paling baik dalam tugas akhir ini karena menghasilkan hambatan viscous dan hambatan total        terkecil dengan presentase yang dibandingkan dengan model awal masing-masing 7,137 % dan 24,965 %.

  14. Süt ve Süt Ürünlerinin Çinko ile Zenginleştirilmesine İlişkin Yaklaşımlar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Özge Kahraman

    2015-02-01

    Full Text Available Çinko vücutta pek çok temel fizyolojik fonksiyonda yer alır ve eksikliği ciddi hastalıklara yol açar. Yanlış beslenme alışkanlıkları, fakirlik, besin yetersizliği, parazitik enfeksiyonlar, hatta çevre kirliliği gibi pek çok primer ve sekonder faktörler vücutta çinko düzeyinin düşmesine neden olur. Kalsiyum, metalkompleksleri, proteinler, fitat, buğday kepeği, lignin ve hemiselülozlar da vücutta çinko emilimini etkilemektedir. Bu nedenle, son zamanlarda gıda zenginleştirme çalışmalarında çinko ilavesi de ele alınmaya başlanmıştır. Amerikan Gıda ve İlaç Dairesi (FDA tarafından beş çinko bileşiği genellikle güvenli olarak (GRAS tanınmaktadır. Bu bileşiklerden bazıları, tüketimi fazla olan süt ve bazı süt ürünlerinin zenginleştirilmesinde kullanılmaktadır. Çünkü süt ve süt ürünleri bazı mineraller bakımından zengin ama çinko açısından yeterince zengin değildir. Makalede de süt ve süt ürünlerinin çinko ile zenginleştirilmesine ilişkin yaklaşımlar tartışılacaktır.

  15. AUTOMATICTECTURE : OTOMATISASI PENUH DALAM ARSITEKTUR MASA DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Galieh Gunagama

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK. Teknologi memudahkan umat manusia dalam hidup, akan tetapi, perkembangan yang terjadi juga membawa dampak negatif berupa terancamnya sejumlah profesi dengan adanya otomatisasi. Proses otomatisasi telah menggantikan porsi pekerjaan manusia dengan mesin berkecerdasan, dan tren tersebut akan semakin membesar seiring berjalannya waktu. Dalam hubungannya dengan studi eksperimental dan prediksi masa depan, dunia rancang bangun juga memiliki kemungkinan untuk diotomatisasikan dengan adanya perkembangan dalam bidang arsitektur digital, robotika, dan kecerdasan buatan. Di tengah kondisi global yang serba cepat dan penuh dinamika, dunia arsitektur perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan tersebut jika tidak ingin segera digantikan. Diskusi dalam paper ini mencoba untuk mengeksplorasi lebih dalam dan memprediksikan profesi arsitek pada masa depan dalam skenario terbaik dan terburuk terkait perkembangan proses otomatisasi yang semakin tidak terhindarkan.   Kata kunci: Arsitektur Eksperimental, Arsitektur Digital, Teknologi, Masa Depan ABSTRACT. Technology facilitates mankind in life, however, developments that occurred also had a negative impact in the form of threats to a number of professions with automatization. Automation process has replaced the portion of human work with the intelligent machine, and the trend will be growing over time. In conjunction with experimental studies and future predictions, the design and construction field also have the possibility to be automated with the development in the field of digital architecture, robotics, and artificial intelligence. Amid the global fast-paced and dynamic environment, architecture needs to be prepared in facing such developments if do not want to immediately replaced. The discussion in this paper attempts to explore deeper and predict the future of the profession in the best and worst case scenario related to the development of automation process which is increasingly

  16. Rehabilitasi Prostetik Protesa Jari dengan Bahan Silikon Rtv untuk Mengembalikan Bentuk dan Estetik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Agung Subiantari

    2015-12-01

    Full Text Available Tangan memiliki fungsi utama untuk menggenggam dan meraba. Organ ini dipergunakan untuk sarana komunikasi penting yang menunjukkan bahasa tubuh dan kontak sosial. Amputasi pada jari atau sebagian jari tangan merupakan kasus yang paling sering dijumpai sebagai bentuk hilangnya sebagian tangan yang dapat menimbulkan dampak buruk secara fisik, psikologis, maupun kerugian secara ekonomi bagi individu. Rehabilitasi prostetik pada  amputasi jari menjadi pertimbangan ketika rekonstruksi mikro vaskular merupakan kontraindikasi atau perawatan mengalami kegagalan. Tujuan dari studi kasus ini adalah  mengkaji rehabilitasi prostetik protesa jari menggunakan bahan silikon RTV untuk mengembalikan bentuk dan estetik. Pasien telah menyetujui kasusnya dipublikasikan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Pasien laki- laki, 24 tahun datang dengan keluhan kehilangan sebagian jari telunjuk kanan . Riwayat trauma disebabkan oleh tangan kanannya tergilas mesin bubut 6 tahun yang lalu. Tatalaksana kasus : Anamnesa, pemeriksaan klinis, dan rehabilitasi prostetik protesa jari dengan ahan silikon RTV. Protesa jari dengan estetik yang baik dapat memberi dukungan psikologis terhadap pasien. Rehabilitation Finger Prosthesis with RTV Silicone to Restore Form and Esthetic. The hand has basic functions like grasping and feeling. It is a mean of communication and is of mayor importance for body language and social contact. Finger and partial finger amputations are some of the most frequently encountered forms of partial hand loss causing devastating physical, psychosocial and economic damage to an individual.  Prosthetic rehabilitation of amputed finger is considered when micro vascular reconstruction is contraindicated or unsuccessful. The purpose of  case study is to review rehabilitation finger prosthesis with RTV silicone to restore form and esthetic. Case : A 24 year old male patient with the complaint of the partially lost right index  He had a history of trauma to his

  17. SIFAT MEKANIK BAHAN GESEK REM KOMPOSIT DIPERKUAT SERAT BAMBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutikno -

    2012-01-01

    Full Text Available Bahan gesek komposit diperkuat serat bambu untuk kampas rem otomotif dibuat menggunakan mesin pres isostatik panas pada 19oC selama 3 jam. Jumlah serat bambu dan serbuk logam di dalam pencampuran dioptimasi, setiap komposisi komponen lain dibuat tetap, pengaruhnya pada sifat-sifat mekanik dan struktur mikro diselidiki. Serat bambu disini digunakan sebagai pengganti serat asbes yang jumlahnya divariasi antara 2,86-17,14% dari volume total dan fraksi berat masing-masing unsur penyusun ditentukan menggunakan energy dispersive X-ray spectroscopy. Angka kekerasan Brinell, kekuatan tarik maksimum, dan ketahanan aus khas bahan gesek yang difabrikasi berada pada rentang 21,7-43,4 kg/mm2, 0,021-0,036 ton, dan 1,5exp-11-5,2exp-11 m2/N.Friction materials of bamboo fibers reinforced composites for automotive brakes were made using hot isostatic pressing machine at 190oC for 3 hours. The contents of bamboo fiber and metal powder in the mixing were optimized, each composition of other components was fixed, its effects on mechanical properties and microstructure were investigated. Bamboo fibers were used here as substitutes for asbestos fibers whose number varied between 2.86 to 17.14% of the total volume and weight fraction of each constituent element is determined using energy dispersive X-ray spectroscopy. Brinell hardness number, the maximum tensile strength and specific wear resistance of friction materials fabricated in the ranges of 21.7 to 43.4 kg/mm2, 0.021 to 0.036 tons, and 1.5 exp-11-5, 2exp-11 m2 / N, respectively.

  18. SISTEM KONTROL JARINGAN SYARAF TIRUAN BERBASIS SIMULASI PADA PENGELASAN PIPA ALUMINUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ario Sunar Baskoro

    2012-05-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini telah dikembangkan sistem pengelasan otomatis Tungsten Inert Gas (TIG dengan menggunakan sensor vision pada pengelasan pipa aluminum. Penelitian ini mempelajari proses pengelasan cerdas pipa paduan aluminum 6063S-T5 dalam posisi tetap dengan obor las (welding torch bergerak dan menggunakan mesin las AC. Model Jaringan Syaraf Tiruan (neural network untuk pengendalian kecepatan pengelasan telah dikembangkan agar dapat bekerja secara otomatis. Untuk melatih Jaringan Syaraf Tiruan ini diperlukan cukup banyak data dari penelitian sehingga memerlukan waktu dan dana yang cukup besar. Penelitian ini menawarkan proses baru untuk memperkirakan dan mengendalikan penetrasi pengelasan dalam pengelasan pipa paduan aluminum. Penetrasi las diperkirakan dengan menggunakan metode perkiraan secara hibrida yaitu dengan mengombinasikan simulasi pengelasan dan pengamatan visual menggunakan sensor vision. Dari hasil eksperimen didapatkan bahwa sistem pengendalian cukup efektif untuk mendeteksi kolam las (molten pool dan menghasilkan pengelasan yang baik. This research has developed an automatic welding system Tungsten Inert Gas (TIG using sensor vision on aluminum pipe welding. This research studied the process of intelligent welding of alloy pipe aluminum 6063S-T5 in a fixed position with a welding torch to move and use the AC welding machines. The neural network model to control the speed of the welding has been developed in order to work automatically. The neural network train need quite a lot of data from studies that require time and substansial funds. This research offers a new process for estimating and controlling welding penetration in welding of aluminum alloy pipe. Weld penetration was estimated by using the approximate hybrid method that combines the simulations of welding and visual inspection using sensor vision. The experiment results that the control system is effective enough to detect the molten pool and produce a good weld.

  19. PENDEKATAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PEMILIHAN ALTERNATIF PERCETAKAN SEBAGAI MITRA KERJA DALAM USAHA ADVERTISING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Berlianty

    2012-10-01

    Full Text Available Industri advertising memerlukan kreatifitas yang tinggi serta sarana pendukung yang memadai. Salah satu sarana pendukung yang jarang dimiliki oleh  usaha advertising adalah mesin cetak karena harganya  yang  cukup mahal. Maka usaha advertising melakukan kerjasama dengan  percetakan. Pengusaha advertising  memerlukan kriteria-kriteria yang dapat memberikan kepercayaan dan kenyamanan dalam menjalin hubungan kerjasama dengan pihak percetakan. Dalam menentukan percetakan sebagai partner kerjasama, diperlukan kriteria-kriteria yang menjadi dasar pemilihan percetakan mana yang kompeten. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP akan digunakan sebagai dasar evaluasi percetakan yang menjadi  partner kerjasama bagi pengusaha advertising di Yogyakarta. Penggunaan metode AHP dalam penelitian  ini adalah untuk mengkuantifikasikan faktor-faktor atau alternatif-alternatif yang ada dalam penelitian yang bersifat kualitatif. Sedangkan simulasi Monte Carlo digunakan dalam penelitian ini untuk  mendapatkan satu nilai yang dapat mewakili jawaban responden yang pastinya akan beragam pada tiap poin pertanyaan dalam kuisioner. Kata kunci : kriteria, advertising, percetakan, prioritas. Abstract Advertising industry requires high creativity and adequate means of support. One of the means of support that is rarely owned by the advertising business is printing because the price is quite expensive. So advertising efforts to cooperate with the printing. Employers advertising requires criteria that can give confidence and comfort in establishing a cooperative relationship with the press. In determining the printing as a cooperation partner, necessary criteria on which to base the selection of which a competent printing. Analytical Hierarchy Process (AHP is used as the basis for evaluation of its partner collaboration printing for businesses advertising in Yogyakarta. The use of AHP method in this study was to quantify the factors or alternatives that exist in a

  20. Pemotong Tempurung Kelapa Gergaji Ganda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Eddy Antana

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKeanekaragaman produk kerajinan tempurung kelapa menuntut diciptakannya peralatan-peralatan khusus untuk proses produksinya. Penggunaan pemotong gergaji tunggal untuk membuat bahan baku tas tempurung kelapa berbentuk bujur sangkar dirasakan masih kurang optimal. Satu kali proses potong hanya mampu menghasilkan satu sisi pemotongan.Tujuan penelitian ini adalah menciptakan pemotong tempurung kelapa gergaji ganda untuk pembuatan bahan baku berbentuk persegi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Alih Teknologi dan Inkubasi, Balai Besar Kerajinan dan Batik, Yogyakarta. Metode yang dilakukan yaitu survei lapangan dan literatur, perancangan desain, pemilihan dan pengadaan bahan, pembuatan, ujicoba, finishing, evaluasi dan pembahasan. Penelitian ini menghasilkan mesin pemotong tempurung kelapa gergaji ganda dengan spesifikasi: penggerak motor listrik 1 phase, 220 V, 1/2 HP, 2800 rpm, panjang 60 cm, lebar 40 cm, tinggi 77 cm, berat 36 kg, kapasitas 150 potongan/jam. Kata kunci : pemotong, tempurung kelapa, gergaji ganda ABSTRACKDiversity of coconut shell craft product  requires the creation of special equipment for the production process. The use of a single saws cutters to make the raw material coconut shell is still less than optimal. One time cuts only able to produce one side of the deductions for coconut shell. The purpose of this research is to create a double saws cutting coconut shell to make raw material square. The study was conducted at Technology Transfer and Incubation Laboratory, Center for Craft and Batik, Yogyakarta. The method are literature and field surveys, designing , selection and procurement of materials, manufacture, testing, finishing, evaluation and discussion. The research produced double saws coconut shell cutting with the following specifications: engine electric motor 1 phase, 220 V, 1/2 HP, 2800 rpm, length: 60 cm, width: 40 cm, height: 77 cm, weight: 36 kg, capacity: 150 pieces / hour. Keywords: cutter, coconut

  1. Double tracer / double isotope gives Ga-68 dota-noc and F-18 FDG PET / CT. Protocol 1 day in a child with neuroblastoma to determine the clinical state and tumor metabolic state

    International Nuclear Information System (INIS)

    Oliva Gonzalez, Juan P.; Baum, Richard P.

    2009-01-01

    We report on a 6-year-old carrier of a neuroblastoma. The tumor was diagnosed in March 2004, under the right adrenal gland and confirmed by FNAB, ultrasound, CT and tumor markers. Because of its size and extent of the tumor was inoperable at the time due to which was subject to two cycles of chemotherapy (vincristine, cisplatin, etoposide and cyclophosphamide alternating with vincristine, carboplatin, etoposide and cyclophosphamide). After these two cycles of chemotherapy the patient underwent retroperitoneal surgery getting totally dry right adrenal gland and tumor. After surgery the patient received four additional cycles of chemotherapy until March 2005. During the months of August and September 2005 the patient complained of abdominal pain and were suspected of recurrence. She received ultrasound and CT scan were not conclusive. In December 2005 he made a scan with I-131-MIBG (148 MBq, 4 mCi intravenous, is flat and SPECT imaging performed 24 hours to 6 days after injection) showing only the normal left adrenal gland but not recurrence was visualized, which showed that the tumor did not grasp MIBG. In January 2006 the boy (121 cm.'s Height, weight 21 kg) was referred to the Centre for PET / CT of the Bad Berka Central Clinic in Germany for a PET / CT using Ga-68/DOTA- receptor NOC, a high affinity analogue of somatostatin. The tumor marker NSE was determined in serum before the PET / CT whose outcome was high (24.8 ng / ml, cutoff 15). The patient received 46 MBq (1.24 mCi) of Ga-68 DOTA-NOC intravenous and PET / CT whole body was performed at 75 minutes post-injection. No abnormal uptake was observed which indicated that the appellants had no somatostatin receptors. By having this negative result was decided to perform an additional PET / CT with F-18 FDG (with a low dose of contrast to improve the TAC). After fasting for 6 hours, the patient received 151 MBq (4.1 mCi) of F-18 FDG. A PET / CT whole body was performed at 75 minutes after administration of

  2. 65Plus: open-label study of bevacizumab in combination with pemetrexed or pemetrexed/carboplatin as first-line treatment of patients with advanced or recurrent nonsquamous non-small-cell lung cancer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Schuette W

    2017-11-01

    Full Text Available Wolfgang Schuette,1 Claus-Peter Schneider,2,3 Walburga Engel-Riedel,4 Christian Schumann,5,6 Martin Kohlhaeufl,7 Monika Heidi Ursel Serke,8 Gert Hoeffken,9 Cornelius Kortsik,10 Martin Reck11 1Department of Internal Medicine II, Hospital Martha-Maria Halle-Doelau, Halle, 2Department of Pneumonology, Central Hospital, Bad Berka, 3Department of Internal Medicine, DRK Manniske Hospital, Bad Frankenhausen, 4Cologne Clinics, Merheim Lung Hospital, Cologne, 5Pneumonology, Department of Internal Medicine II, University Hospital Ulm, 6Clinic for Pneumology, Thoracic Oncology, Sleep, and Respiratory Critical Care, Kempten-Oberallgäu, 7Center of Pneumonology and Chest Surgery, Hospital Schillerhoehe, Gerlingen, 8Pneumonology, Lung Clinics, Hemer, 9Center of Pneumonology, Chest and Vascular Surgery, Specialty Hospital Coswig, Coswig, 10Department of Pneumonology, Catholic Hospital, Mainz, 11Department of Thoracic Oncology, Lung Clinic, Grosshansdorf, Germany Background: The aim of the study was to investigate in terms of noninferiority the efficacy and safety of a monochemotherapy regimen of pemetrexed plus bevacizumab (BevPem versus carboplatin/pemetrexed plus bevacizumab (BevCPem in elderly patients as first-line treatment for advanced metastatic or recurrent nonsquamous non-small-cell lung cancer (NSCLC.Materials and methods: 65Plus was a Phase III, randomized, open-label study. In total, 253 patients received BevPem (n=119 or BevCPem (n=134. The primary outcome measure was progression-free survival. Secondary end points were overall survival, tumor response, and safety outcomes. Evaluations were performed for the whole study population and stratified according to Eastern Cooperative Oncology Group (ECOG performance status (PS.Results: Noninferiority of BevPem in comparison to BevCPem could not be demonstrated for the overall population (P=0.7864. Significant superiority of the combined treatment BevCPem was seen in patients of ECOG PS 0–1 (median

  3. Penyembunyian Data pada File Video Menggunakan Metode LSB dan DCT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahmuddin Yunus

    2014-01-01

    Full Text Available Abstrak Penyembunyian data pada file video dikenal dengan istilah steganografi video. Metode steganografi yang dikenal diantaranya metode Least Significant Bit (LSB dan Discrete Cosine Transform (DCT. Dalam penelitian ini dilakukan penyembunyian data pada file video dengan menggunakan metode LSB, metode DCT, dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan kualitas file video yang dihasilkan setelah penyisipan dihitung dengan menggunakan Mean Square Error (MSE dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR.Uji eksperimen dilakukan berdasarkan ukuran file video, ukuran file berkas rahasia yang disisipkan, dan resolusi video. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan steganografi video dengan menggunakan metode LSB adalah 38%, metode DCT adalah 90%, dan gabungan metode LSB-DCT adalah 64%. Sedangkan hasil perhitungan MSE, nilai MSE metode DCT paling rendah dibandingkan metode LSB dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan metode LSB-DCT mempunyai nilai yang lebih kecil dibandingkan metode LSB. Pada pengujian PSNR diperoleh databahwa nilai PSNR metode DCTlebih tinggi dibandingkan metode LSB dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan nilai PSNR metode gabungan LSB-DCT lebih tinggi dibandingkan metode LSB.   Kata Kunci— Steganografi, Video, Least Significant Bit (LSB, Discrete Cosine Transform (DCT, Mean Square Error (MSE, Peak Signal to Noise Ratio (PSNR                             Abstract Hiding data in video files is known as video steganography. Some of the well known steganography methods areLeast Significant Bit (LSB and Discrete Cosine Transform (DCT method. In this research, data will be hidden on the video file with LSB method, DCT method, and the combined method of LSB-DCT. While the quality result of video file after insertion is calculated using the Mean Square Error (MSE and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR. The experiments were conducted based on the size of the video file, the file size of the inserted secret files, and

  4. Somatostatin receptor expression in the human spleen - Answer to an enigma by ex-vivo and in-vitro autoradiography after 177Lu-DOTA-octreotate administration

    International Nuclear Information System (INIS)

    Melis, M.; Swart, J. de; Groen, H.C.; Konijnenberg, M.W.; Van der Graaf, L.M.; Kaemmerer, D.; Kulkami, H.R.; Baum, R.P.; Lupp, A.; Saenger, J.; Jong, M. de

    2015-01-01

    Full text of publication follows. Aim: radiolabelled somatostatin analogues are being used for diagnostic and therapeutic (PRRT) purposes in patients with somatostatin receptor (SSTR) expressing tumours. During PRRT a significant spleen uptake may lead to radiation doses of > 20 Gy. Yet, the threshold dose for spleen radiation induced toxicity is currently unknown. Based on previous 68 Ga-DOTATOC PET/CT studies, demonstrating higher uptake in spleen than in splenosis, white pulp (WP) localization of radioactivity was suggested. This hypothesis was investigated in the current pilot study using the longer lived 177 Lu-DOTA-octreotate. Methods: a patient diagnosed with neuroendocrine neoplasm of the pancreatic tail (SUV max on 68 Ga-DOTATOC PET/CT 100.4) with liver metastasis (SUV 47.3, normal liver SUV 12.5) and uptake in the spleen (SUV 41.0) received 1 GBq 177 Lu-DOTA-octreotate. 2 h after administration whole-body planar scintigraphy and SPECT/CT of the upper abdomen was performed, followed by laparoscopic resection of the pancreatic tumour and splenectomy the next day. After spleen transport from Bad Berka to Rotterdam ex-vivo micro-SPECT of the removed spleen was acquired for 73 min using 2.5 mm diameter pinholes. Spleen fragments (∼10 * 10 * 5 mm) were either snap-frozen in liquid nitrogen or fixed in 10% formalin and paraffin embedded. Ex-vivo autoradiography of 10 μm cryo-sections was performed and serial sections were used for 111 In-DOTA-octreotate in-vitro autoradiography after decay of 177 Lu. FFPE sections were used for HE- and immunostaining for SSTR2A and cell subsets CD4 (Th-cell), CD8 (Ts-cell), CD20 (B-cell) and CD68 (macrophage). Results: 177 Lu-DOTA-octreotate scintigraphy and SPECT/CT demonstrated high uptake in the pancreatic tumor, hepatic metastasis and homogeneously in the normal spleen. High resolution micro-SPECT imaging of the isolated spleen also revealed a relatively homogeneous uptake (calculated rest activity 60 MBq 177 Lu). The

  5. An innovative intervention for the treatment of cognitive impairment–Emisymmetric bilateral stimulation improves cognitive functions in Alzheimer’s disease and mild cognitive impairment: an open-label study

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guerriero F

    2015-09-01

    Full Text Available Fabio Guerriero,1–3 Emanuele Botarelli,3 Gianni Mele,3 Lorenzo Polo,3 Daniele Zoncu,3 Paolo Renati,3,4 Carmelo Sgarlata,1 Marco Rollone,2 Giovanni Ricevuti,1,2 Niccolo Maurizi,1 Matthew Francis,1 Mariangela Rondanelli,5 Simone Perna,5 Davide Guido,2,6 Piero Mannu3 1Department of Internal Medicine and Medical Therapy, Section of Geriatrics, University of Pavia, Pavia, Italy; 2Agency for Elderly People Services, Santa Margherita Hospital, Pavia, Italy; 3Ambra Elektron, Italian Association of Biophysics for the Study of Electromagnetic Fields in Medicine, 4Alberto Sorti Research Institute, Medicine and Metamolecular Biology, Turin, Italy; 5Department of Public Health, Experimental and Forensic Medicine, Section of Human Nutrition, Endocrinology and Nutrition Unit, 6Department of Public Health, Experimental and Forensic Medicine, Biostatistics and Clinical Epidemiology Unit, University of Pavia, Pavia, Italy Background and aims: In the last decade, the development of different methods of brain stimulation by electromagnetic fields (EMF provides a promising therapeutic tool for subjects with impaired cognitive functions. Emisymmetric bilateral stimulation (EBS is a novel and innovative EMF brain stimulation, whose working principle is to introduce very weak noise-like stimuli through EMF to trigger self-arrangements in the cortex of treated subjects, thereby improving cognitive faculties. The aim of this pilot study was to investigate in patients with cognitive impairment the effectiveness of EBS treatment with respect to global cognitive function, episodic memory, and executive functions. Methods: Fourteen patients with cognitive decline (six with mild cognitive impairment and eight with Alzheimer’s disease underwent three EBS applications per week to both the cerebral cortex and auricular-specific sites for a total of 5 weeks. At baseline, after 2 weeks and 5 weeks, a neuropsychological assessment was performed through mini–mental state

  6. BIOAKUMULASI MERKURI DAN STRUKTUR HEPATOPANKREAS PADA TEREBRALIA SULCATA DAN NERITA ARGUS (MOLUSKA: GASTROPODA DI KAWASAN BEKAS PENGGELONDONGAN EMAS, MUARA SUNGAI LAMPON, BANYUWANGI, JAWA TIMUR(Bioaccumulation of mercury and the hepatopancreas structure

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susintowati Susintowati

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Amalgamasi pada proses penggelondongan emas tradisional di muara sungai Lampon menggunakan Merkuri (Hg. Limbah dibuang langsung ke muara dan lingkungan sekitar. Walaupun aktivitas penggelondongan emas telah dihentikan, efek cemar Merkuri terhadap lingkungan termasuk biota terus berlangsung. Bioakumulasi Merkuri dapat ditelusuri menggunakan bioindikator anggota Gastropoda. Penelusuran bioakumulasi Merkuri menggunakan spesimen Terebralia sulcata yang hidup di hutan mangrove sekitar lokasi penggelondongan, dan Nerita argus yang hidup di muara pantai. Analisis Merkuri berdasar metode SNI 06-6992.2-2004 menggunakan perangkat Mercury Analyzer. Hepatopankreas sebagai organ detoksifikasi Merkuri digunakan sebagai parameter patologis. Hepatopankreas masing-masing spesimen dipreparasi dengan metode parafin, diwarnai dengan Hematoksilin Ehrlich’s-Eosin untuk pengamatan struktur mikroskopis. Bioakumulasi Merkuri dalam tubuh T. sulcata hingga 3,10 ppm, sedangkan dalam tubuh N. argus hingga 3,03 ppm. Tampak banyak vesikula residu diduga berisi inklusi pemadatan elektron dan metalotionin sebagai dampak detoksifikasi ion logam Merkuri dalam hepatopankreas. Tubulus hepatopankreas N. argus mengalami disintegrasi dan atropi cukup parah. Walaupun tambang emas di Lampon berskala kecil dan telah ditutup, efek patologis pencemaran Merkuri terhadap biota terutama Gastropoda sangat signifikan.   ABSTRACT Traditional gold mining at Lampon Banyuwangi district was used mercury amalgamation. Tailings are discharged to waters, that caused mercury pollution. Mercury accumulation can be trace in sediments and benthic organisms such as Gastropods. Although the gold mining has been ceased, the impact of mercury pollution can be traced. The purposes of this study are to know the mercury accumulation in sediments, to know mercury bioaccumulation in the soft body of Gastropod bioindicators, to know mercury pathological effect in hepatopancreas. Terebralia sulcata and

  7. Üzüm Çekirdeği Tozu ve Peynir Altı Suyu Tozunun Tavuk Nugget Kalitesi Üzerine Etkileri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ece Cagdas

    2015-02-01

    Full Text Available Bu çalışma kapsamında; buğday unu, mısır unu, tuz ve kabartma ajanı ile hazırlanan basit kaplama hamuruna değişik oranlarda üzüm çekirdeği tozu (GSP eklenerek kaplanan ve peynir altı suyu tozu çözeltisine (WPS daldırılarak kaplanan tavuk eti parçalarının ön kızartma işleminden sonra nem, protein, yağ ve yüzeyde yapışma miktarları belirlenmiştir. Bunların yanı sıra, doku, taramalı elektron mikroskobu (SEM ve tiyobarbitürik asit (TBA analizleri yapılmıştır. Yapılan çalışma sonucunda GSP miktarı arttıkça nem (%66.20±0.71 – 68.22±0.38, protein (%16.16±1.36 – 19.73±1.40 ve yüzeyde yapışma miktarı (%26.27±0.43 – 36.13±0.71 artış gösterirken yağ miktarında (%8.18±0.17 – 4.78±0.54 azalış meydana gelmiştir. En düşük yağ miktarları WPS’ye daldırılarak hazırlanan örneklerde bulunmuştur. Uygulama yapılan örneklerde ön kızartma işleminden sonra da antioksidan aktivite gözlenmiş ve uygulama yapılan tüm örneklerin TBA değerleri (23.30±1.61 – 27.17±1.12 mg MDA/kg kontrol ile karşılaştırıldığında daha düşük seviyelerde olsa da önemli bir fark belirlenmemiştir (P>0.05. Elde edilen sonuçlara göre kaplama harcı malzemesi olarak GSP kullanımı ve WPS’ye daldırma işlemi kaplama harcının kalitesinin geliştirilmesinde bir potansiyele sahiptir.

  8. Analisa Kekuatan Sambungan Pipa Baja Karbon dan Besi Cor Berbasis Teknologi Las Gesek (Friction Welding

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Husodo

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Adanya kesulitan yang akan terjadi manakala dilakukan proses penyambungan dua buah logam yang berbedakomposisi. Namun ada alternative metode proses penyambungan logam baja yang berbeda komposisi dengan metodelas gesek. Selain itu metode las gesek ini mempunyai banyak keunggulan antara lain waktu proses cepat, tidak perlulogam pengisi, panas yang terjadi tidak sampai logam mencair, panas yang terjadi tidak terlalu tinggi juga mudahditerapkan karena dapat memanfaatkan mesin perkakas. Oleh karena itu perlu dilakukan proses penyambungan denganmetode las gesek untuk alternative proses pembuatan produk stang sepeda motor. Penelitian dilakukan denganmemvariasi tekanan tempa sebesar 375, 437,5 dan 500 kgf/cm2 , tekanan gesek 62,5 kgf/cm2 dan durasi waktu gesek120 detik. Sampel uji yang dihasilkan dilakukan pengujian struktur mikro dengan metallografi sedangkan sifat mekanikdilakukan dengan pengujian kekerasan dan kekuatan tarik. Analisa dilakukan untuk mengetahui peluang las gesekdipakai sebagai alternative proses produksi produk stang sepeda motor. Dapat ditarik kesimpulan bahwa metode lasgesek dapat digunakan menyambung dua buah logam baja yang berbeda kompisi yaitu pipa baja karbon rendah denganbesi cor. Kekuatan las akan meningkat ketika tekanan tempa juga meningkat. Kekuatan sambungan tertinggi sebesar546,66 N/mm2.Kata kunci: Las gesek, pipa baja karbon rendah, besi cor, tekanan tempa, tekanan gesek Abstract: The difficulties that will occur when the process of joining two pieces made of different metal compositions. However,there are alternative methods of process connection of different steel metal composition with friction welding method.Besides this friction welding method has many advantages such as faster processing time, do not need filler metal, theheat does not occur until the metal melts, heat is happening is not too high is also easy to implement because it can takeadvantage of machine tools. Therefore, it is necessary to the

  9. KOMPARASI SISTEM MANUFAKTUR PUSH DAN PULL MELALUI PENDEKATAN SIMULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eric Wibisono

    2004-01-01

    Full Text Available Manufacturing systems that are often classified as push and pull often invite question: "How far do the differences between those two systems exist?" Many researches have been carried out but succinct answer to the above question is always difficult to reach. The difficulty roots from the variety of definition of the push and pull systems itself and also from the variety of complexity of a manufacturing system. This paper attempts to study the differences in performance between push and pull systems in a relatively simple model that consists of 4 serial processors with buffers located between these processors. Variations being modelled is on the setting of the system's load (high and low and the buffer size with performance being measured include machine utilization, number of outputs and mean flow time of jobs. The approach used is simulation using ProModel software as the tool. From the experiments it can be derived that buffer size turns out to be a very critical factor in system performance. Moreover, it is also proved that when the buffer size is large, push and pull systems do not differ significantly. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem manufaktur yang umumnya dikategorikan menjadi sistem push dan pull sering mengundang pertanyaan: "Seberapa jauh perbedaan dari kedua sistem tersebut ada?" Banyak penelitian telah dilakukan namun jawaban yang lugas atas pertanyaan tersebut sulit diperoleh. Kesulitan ini umumnya berakar dari beragamnya definisi sistem push dan pull itu sendiri serta variasi dari kompleksitas suatu sistem manufaktur. Makalah ini mencoba melihat perbedaan antara kinerja sistem push dan pull dalam suatu model sederhana yang terdiri dari 4 prosesor serial dengan buffer yang diletakkan di antara masing-masing prosesor tersebut. Variasi yang dilakukan adalah pada setting beban kerja sistem (padat dan ringan dan ukuran buffer dengan kinerja yang diukur adalah utilisasi mesin, jumlah output dan rata-rata waktu tinggal job

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI GULA PTPN VII (PERSERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Savitri

    2014-09-01

    rendemen, tenaga kerja, jumlah penggunaan bahan pembantu, dan lama giling berpengaruh terhadap produksi gula PTPN VII (persero PG. Cinta Manis. Elastisitas produksi dari masing-masing faktor produksi menunjukkan penggunaan faktor-faktor produksi belum optimal. Skala usaha dari perusahaan yang berada pada daerah increasing return to scale dimana proporsi penambahan input akan menghasilkan penambahan output dengan proporsi yang lebih besar. Sehubungan dengan itu, perusahaan perlu pemanfaatan faktor-faktor produksi secara optimal, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga diperlukan dengan berbagai kegiatan peningkatan skill, meningkatkan produktifitas lahan dengan intensifikasi lahan, dan mengoptimalkan lama giling dengan meningkatkan kualitas mesin.Kata kunci: PG. Cinta Manis, increasing return to scale, fungsi cobb douglas, PTPN VII

  11. PERBANDINGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN NAIVE BAYES DALAM DETEKSI SESEORANG TERKENA PENYAKIT STROKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. Rohmana

    2015-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan dan Naive Bayes untuk memprediksi penyakit stroke dan membandingkan tingkat akuratan dari kedua metode yang digunakan. Sebuah aplikasi software MATLAB diciptakan untuk mendeteksi seseorang Suspect stroke.  Metode yang baik dalam mesin pembelajaran berdasarkan data training adalah Jaringan Syaraf Tiruan dan Naive Bayes, variabel data faktor gejala penyakit stroke digunakan sebagai data training dalam proses pembelajaran dari sistem yang dibuat menentukan prediksi penyakit stroke. Dari 120 data percobaan yang dilakukan, akan dihitung akurasi hasil kerja sistem yang dibagi menjadi data pelatihan dan data pengujian. Diperoleh persentase hasil kerja sistem yaitu Jaringan Syaraf Tiruan sebesar 71,11 persen, sedangkan Naive Bayes sebesar 80,55 persen. Naive Bayes lebih akurat daripada Jaringan Syaraf Tiruan dalam hal pengambilan keputusan data baru namun Jaringan Syaraf Tiruan memiliki teknik yang lebih bagus dibandingkan dengan Naive Bayes. Jaringan Syaraf Tiruan mempunyai karakteristik belajar dari data sebelumnya.The purpose of this research are make application system of Artificial Neural Network and Naive Bayes to predict stroke  and to compare the accuration between of  both methods. An application applying MATLAB software has been invented to detect a stroke suspect. A good method in learning machine based on the training data is Artificial Neural Network and Naive Bayes method, by using the data variable of some common stroke symptoms used as the training data in the learning process of the system which is going to be built to determine whether prediction of stroke disease. From 120 experiments data which had been done, will be counted the accuracy of the system which divided into some training data and the other experiment data. Retrieved the percentage of  accuracy system, The Artificial Neural Network is 71,11 percent whereas Naive Bayes is 80,555 percent. Naive Bayes

  12. Pengendalian Kualitas Produk Di Industri Garment Dengan Menggunakan Statistical Procces Control (SPC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rachman

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak Perusahaan memandang bahwa kualitas sebagai faktor kunci yang membawa keberhasilan dan standar mutu yang telah ditetapkan oleh buyer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerusakan produk dalam batas pengendalian kualitas pada proses produksi pakaian jadi pada PT. Asia Penta Garment. Penelitian ini menggunakan metode statistical procces control. Data yang diambil dalam penelitian ini mengunakan data sekunder berupa laporan jumlah produksi dan kerusakan pakaian jadi di bagian finishing pada Januari 2017. Berdasarkan hasil menunjukkan kerusakan diluar batas pengendalian yaitu ada yang diluar batas kendali (out of control dengan batas pengendalian atas (UCL dan batas pengendalian bawah (LCL dan rata-rata kerusakan diluar batas kendali.Untuk meningkatkan kualitas produk khususnya pakaian yang dihasilkan perusahaan, kebijakan mutu yang telah ditetapkan harus dijalankan dengan benar, antara lain dalam pemilihan negoisasi bahan baku dengan buyer sesuai standar, perekrutan tenaga kerja yang berpengalaman, kedisiplinan kerja yang tinggi, pembinaan para karyawan, pemberian bonus pada karyawan yang sesuai target dan disiplin tinggi, perbaikan mesin secara terus menerus dan memperbaiki lingkungan kerja yang bersih, nyaman, serta aman.   Kata Kunci : Pengendalian kualitas, Kualitas produk, SPC. Abstract The Company considers that quality as a key factor that brings success and quality standards set by the buyer. The purpose of this study was to determine the level of damage to the product within the limits of quality control in the production process apparel in PT. Asia Penta Garment. This study uses a statistical procces control methode. Data taken in this study using secondary data from reports on the number of production and damage to clothing in the finishing section in January 2017. Based on the results show the damage outside the control limits is nothing beyond the control limit (out of control with the upper control limit

  13. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA YANG TERPAPAR BISING DI UNIT SPINNING I PT. SINAR PANTJA DJAJA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pristi Rahayu

    2016-04-01

    Full Text Available Penggunaan mesin dalam kegiatan produksi dapat menimbulkan masalah kebisingan yang mempunyai pengaruh luas pada gangguan indera pendengaran, gangguan komunikasi, gangguan tidur, gangguan pelaksanaan tugas, perasaan tidak senang, dan gangguan faal tubuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja shift 2 unit spinning 1 yang berjumlah 75 pekerja. Sampel ditentukan dengan proportional sampling didapat jumlah 44 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner, pengukuran intensitas kebisingan, dan pengukuran audiometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact (α=0,005. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara usia  (p =0,001 telinga kanan dan  p=0,003 telinga kiri, penempatan kerja (p=0,036 pada kedua telinga, intensitas kebisingan (p=0,036 pada kedua telinga, lama paparan (p=0,001 pada kedua telinga dengan gangguan pendengaran. Dan tidak ada hubungan antara penggunaan APT dengan gangguan pendengaran (p=0,282 pada telinga kanan dan   p=0,722 pada telinga kiri. Saran yang peneliti rekomendasikan bagi pekerja adalah mentaati kebijakan yang berhubungan dengan pengendalian kebisingan, saling mengingatkan untuk menggunakan APT selama bekerja. Bagi perusahaan diharapkan dapat memasang noise barrier dan membuat kebijakan yang berhubungan dengan pengendalian kebisingan.   Using  machines in production activities can cause noise problems that have a large effect on the sense of hearing disorders, communication disorders, sleep disorders, disorders of task execution, displeasure, and disorders of the body physiology. This research was an analytical study with cross sectional design. Population in this study were the second shift workers spinning unit 1, amounting 75 workers. Sample was determined by proportional sampling obtained number 44 samples. Data were collected by means of

  14. KINETIKA REAKSI ESTERIFIKASI GLISEROL DAN ASAM ASETAT MENJADI TRIACETIN MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-12-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar diesel. Gliserol merupakan produk dengan produksi biodiesel dari reaksi transesterifikasi. Gliserol saat diesterifikasi dengan asam asetat untuk membentuk triacetin. Kegunaan triacetin sangat baik untuk makanan dan non makanan. Untuk bahan makanan, triacetin dapat digunakan sebagai bahan aroma dalam permen, minuman dari susu, minuman ringan dan permen karet. Adapun non-makanan dapat digunakan untuk pelarut pada parfum, tinta cetak, pelarut dalam rasa, plasticizer untuk resin selulosa, polimer dan co-polimer, bahkan dapat digunakan sebagai bahan aditif bahan bakar untuk mengurangi knocking di mesin mobil. Dalam penelitian ini akan diperoleh kondisi optimum pembuatan triacetin. Volume total gliserol dan asam asetat 600 ml, kecepatan pengadukan 100 rpm dan berat katalis adalah 5% berat gliserol. Dalam penelitian ini proses analisis kualitatif dengan menggunakan instrumen FTIR telah mendeteksi adanya produk triacetin. Hasil analisis kuantitatif diperoleh persamaan kecepatan reaksi esterifikasi dan kondisi optimum yang dihasilkan pada rasio mol reagen gliserol dan asam asetat 1:7 dengan temperatur 120 oC pada menit ke-5 dengan nilai konversi sebesar 67,63%. [Title: Kinetics of Esterification Reaction of Triacetin Formation from Glycerol and Acetic Acid Using Sulfuric Acid Catalyst] Biodiesel, as one of alternative energy, is expected to replace diesel fuel. Glycerol is a by product of biodiesel production from transesterification reaction. The glycerol was esterified with acetic acid to form triacetin. The triacetin was useful for food and non- food application. For food application, the triacetin can be used as a fragrance ingredient in candy, beverages from milk, soft drinks and chewing gum. Meanwhile, for non-food materials, it can be used for solvent triacetin on perfumes, printing ink, solvent in flavor, plasticizer for cellulose resin, polymer and co

  15. THE APOCOPE IN THE LOAN WORDS ALINTI KELİMELERDE SON SES DÜŞMESİ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aylin KOÇ

    2010-10-01

    Full Text Available Disappearance is the loss of a sound in structure of the word with some reasons. There are three types of disappearance: apheresis, syncope and apocope. The apocope is disappearance of a vowel or consonant at the end of a word. This situation isn’t standard in whole dialects and accents. Some dropping sounds, have an intense in a spesific region, they aren’t seen in the other areas or have rare examples. This is rather common in the dialects. In this study will be handled the apocope in the loan words with the examples in Turkey Turkish and contemporary Turkish dialects. Bir kelimedeki seslerden birinin, çeşitli nedenlerle düşmesine ses düşmesi denir. Ses düşmesi üç çeşittir: ön ses düşmesi, iç ses düşmesi ve son ses düşmesi. Son ses düşmesi, kelimede son ses durumunda olan ünlü veya ünsüzün düşmesidir. Bu durum, bütün lehçelerde ve ağızlarda standart değildir. Düşen bazı sesler, belli bir bölge içinde yoğunlaşırken, bazı bölgelerde görülmemekte ve hatta birkaç ya da bir örnekle sınırlı kalabilmektedir. Bu daha çok ağızlarda görülür. Çalışmada, Türkiye Türkçesinde ve Çağdaş Türk Lehçelerinde alıntı kelimelerde son ses düşmesi bahsi örnekleriyle ele alınacaktır.

  16. Meyve Konservelerinde ve Sularında Bozulmalara Neden Olan Küf Mantarları

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jale Acar

    2015-02-01

    Full Text Available Bakteriler, meyve suları ve konservelerinin bozulmalarında pek önemli rol oynamadıkları halde mayalar ve özellikle küf mantarları bu bozulmalarda önemli bir yer alırlar. Çeşitli mikroorganizmaların gelişme isteklerinin farklı olması buna neden olmaktadır. Küf mantarlarının büyük bir kısmı ancak aerob koşullar altında gelişebilirler. Bu gelişme en fazla yüzeydedir. Konserve kutularının hermetikli olan kapatılması ve tepe boşluğunda çok az oksijen bulunması yüzeyde küf mantarlarının gelişmesini önlemekle beraber Byssochlamys cinsinden küf mantarları anaerob koşullar altında fazla olmasa bile gelişebilmektedirler. Küf mantarları bakterilere oranla az miktarda suya gereksinim duyarlar. Aspergillus glaucus ve birçok Penicillium türleri kserofil olup aktif suyun çok düşük olduğu 0.70-0.75 gelişebilmelerine karşın bu değer bakterilerde 0.90-0.98 arasındadır. Çok az miktardaki su örneğin, yüzeydeki kondense su pastörizasyonda öldürülemeyen veya sonradan herhangi bir şekilde reçel kabına giren küflerin gelişmesine yardımcı olabilir. Sonradan bulaşma özellikle evlerde yapılan ve soğuduktan sonra kapağı kapatılan, özellikle reçel kabı selofan kağıdı ile kapatılıyorsa, sık sık görülmektedir. Diğer taraftan kaplar reçel soğutulmadan kapatılacak olursa suyun kondense olma miktarı artmaktadır.

  17. KAJIAN INPUT ENERGI PADA BUDIDAYA PADI METODE SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION Studies on Energy Input in System of Rice Intensification Method of Rice Cultivation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Purwantana

    2012-05-01

    penelitian menunjuk- kan bahwa budidaya padi metode SRI menggunakan input energi 35 % lebih kecil daripada input energi pada budidaya padi konvensional. Input energi dari benih, pupuk dan pestisida kimia serta air irigasi berkurang sangat signifikan, meskipun terdapat kenaikan input energi manusia untuk pekerjaan pembuatan kompos, penyiapan lahan dan penyian- gan. Metode SRI termasuk kategori budidaya kurang padat energi dengan energi spesifik 1,96 MJ kg-1, lebih rendah dari metode konvensional yaitu 4,43 MJ kg-1. Berdasar klasifikasi energinya, metode SRI menggunakan 56,2 % jenis energi langsung dan 43,8 % sumber energi tak langsung, 61,9 % energi terbarukan dan 38,1 % energi tak terbarukan. Efisiensi penggunaan alat dan mesin pada pekerjaan pembuatan kompos dan obat serta pemeliharaan tanaman perlu dikembangkan untuk mengurangi kebutuhan tenaga manusia.

  18. The effects of EDTA (Ethylenediaminetetraacetate on the growth of Thalassiosira weissflogii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selin Sayın

    2015-12-01

    Full Text Available Demir (Fe biyolojik olaylarda görev yapan önemli bir eser metaldir ve pek çok organizma için hayatidir. Fe’in biyolojik olaylarda hala tam olarak bilinmeyen işlevleri, sudaki kullanılabilir formları ve alımını etkileyen faktörlerin belirlenmesi konularına katkıda bulunmak amacıyla yürütülen çalışmada, 10 nM demir (Fe içeren modifiye F/2 ortamında, suni ligand EDTA (Ethylenediaminetetraacetate (100µM nın, Thalassiosira weissflogii’nin büyümesine etkileri araştırılmıştır. Denemenin yürütüldüğü ortamda, 18 ± 2 °C sıcaklık ve 80µmol m-2 s-1 aydınlanma şiddeti sürekli olacak şekilde sağlanmıştır. Denemede kullanılan deniz suyu, makro besleyiciler ve EDTA, Chelex-100 reçinesinden geçirilmiş, kullanılan bütün malzemeler ise asit ile yıkanarak eser metallerinden arındırılmıştır. Denemenin sonunda, EDTA nın, T. weissflogii kültürlerinde, hücre yoğunluğu, klorofil-a miktarı, büyüme hızı ve büyümeye paralel olarak artan pH değerlerini etkilemediği (p>0.05 saptanırken hücresel Fe miktarları arasında farklılık olduğu (p

  19. RANTAI NILAI PRODUKSI MINYAK SAWIT BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faisal Wahyu Indriantoro

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purposes of this study were (1 define problems and solutions of the palm oil production value chain, (2 identify the beneficial sustainable programs of the oil palm production, and (3  formulate sustainable programs in order to increase green quality and green productivity of the oil palm production. The sample was purposely selected by conducting interviews with estate managers, mill managers, and extension workers of PT Hindoli, chairs of the farmers group and chairs of the cooperative board. The collected data were analyzed using analytical hierarchy process. Research results indicated that PT Hindoli’s oil palm production value chain was started from seed suppliers or seed producers, fertilizer suppliers, agriculture tool and machine suppliers, company plantation (nucleus, plasma farmers, mills, exporters, distributors, to retailers. The criteria recommended strategies recommended to implement a sustainable green palm oil production were (1 the production of green ‘nucleus’ FFB, (2 the production of green ‘plasma’ FFB, and (3 the production of green CPO. Keywords: oil palm, value chain, PT Hindoli, sustainable oil palm, plasma farmersABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah (1 mendefinisikan masalah dan solusi dari rantai nilai produksi kelapa sawit, (2 mengidentifikasi program-program yang berkelanjutan menguntungkan dari produksi minyak kelapa sawit, dan (3 merumuskan program-program yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas dan produktivitas produksi minyak sawit ramah lingkungan. Sampel dipilih secara sengaja yaitu dengan melakukan wawancara dengan manager estate dan manager pabrik, serta penyuluh di PT Hindoli, ketua kelompok tani, dan ketua pengurus koperasi. Data dianalisis menggunakan analytical hierarchy process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kelapa sawit rantai nilai dari PT Hindoli dimulai dari pemasok benih atau produsen benih, pemasok pupuk, alat pertanian dan mesin, perusahaan

  20. PENDEKATAN ACTIVITY-BASED COSTING DAN METODE PENCARIAN HEURISTIC UNTUK MENYELESAIKAN PROBLEM PEMILIHAN PERALATAN PADA FLEXIBLE MANUFACTURING SYSTEMS (FMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gregorius Satia Budhi

    2002-01-01

    Full Text Available The application of Activity Based Costing (ABC approach to select the set-machine that is used in the production of Flexible Manufacture System (FMS based on technical and economical criteria can be useful for producers to design FMS by considering the minimum production cost. In the other hand, Heuristic Search is known to have a short searching time. Algorithm Heuristic that using ABC approach as the weight in finding the solution to shorten the equipment selection time during the design / redesign process of the FMS in less than exponential time was designed in this research. The increasing speed is useful because with the faster time in design / redesign process, therefore the flexibility level of part variety that can be processed will become better. Theoretical and empirical analysis in Algorithm Heuristic shows that time searching to get appropriate set of equipment is not too long, so that we can assume that the designed Algorithm Heuristic can be implemented in the real world. By comparing the empirical result of Algorithm Heuristic to the Algorithm Exhaustive, we can also assume that Algorithm Heuristic that using ABC method as the weight for finding solution can optimise the equipment selection problem of FMS based on economical criteria too. Abstract in Bahasa Indonesia : Penggunaan pendekatan Activity Based Costing (ABC untuk memilih set mesin yang digunakan dalam produksi pada Flexible Manufacture Systems (FMS berdasar atas kriteria teknis dan ekonomis, dapat membantu pelaku produksi untuk mendisain FMS dengan pertimbangan minimalisasi biaya produksi. Sementara itu, Heuristic Search dikenal memiliki waktu pencarian yang singkat. Pada riset ini didisain sebuah Algoritma Heuristic yang menggunakan pendekatan ABC sebagai bobot dalam pencarian solusi, untuk mempersingkat waktu pemilihan peralatan saat desain/redisain FMS dalam waktu kurang dari waktu Eksponensial. Peningkatan kecepatan ini bermanfaat, karena dengan cepatnya waktu

  1. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MEMINIMASI PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI BESI BETON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tantri Windarti

    2014-09-01

    Full Text Available Untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik pada era globalisasi saat ini, sebuah industri dituntut untuk memberikan produk yang tidak cacat dan sesuai dengan spesifikasi. PT. X adalah sebuah industri besi beton dengan berbagai macam ukuran diameter. Dalam proses produksinya, PT. X melakukan pengendalian kualitas dengan menetapkan batas maksimum toleransi kerusakan sebesar 2%. Namun, dalam pengendalian kualitas tersebut, masih terdapat produk cacat pada minggu ke-5 dan minggu ke-12 di atas batas toleransi yaitu sebesar 2,42% dan 2,21%. Penyebab kerusakan produk cacat yang terjadi pada besi beton diameter 12 mm didominasi oleh overfill sebanyak 48,97% dan scratch sebanyak 32,93% yang akan dikualifikasikan sebagai Critical To Quality (CTQ. Untuk itu,  metode six sigma ini digunakan dalam upaya meningkatkan kualitas produk besi beton melalui tahap DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode six sigma terjadi penurunan nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities sebesar 33,21% dan terjadi peningkatan nilai sigma yang semula 2,96 menjadi 3,17. Faktor penyebab utama terjadinya produk cacat adalah faktor mesin yaitu adanya trouble pada rolling mill, kemudian diikuti faktor manusia dan faktor metode sebagai penyebab lain yang membentuk produk akhir.   Kata kunci:  CTQ; DMAIC; pengendalian kualitas; six sigma   Abstract   To produce products with good quality in era of globalization, an industry is required to provide a product that is not defective and in accordance with the specifications. PT. X is a concrete iron industry with various diameter sizes. In the production process, PT. X performs quality control by setting damage tolerance maximum limit. The maximum limit is 2%. However, in the quality control, there are still defect levels at fifth and twelfth week that over tolerance limit are 2.42% and 2.21%. The causes of products defects that occur at

  2. PREVALENCE OF ACINETOBACTER BAUMANNII ISOLATED FROM CLINICAL SPECIMENS IN ADAM MALIK HOSPITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evita Mayasari

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakAcinetobacter baumannii merupakan spesies Acinetobacter spp. tersering diisolasi darimanusia, dan lebih sering dijumpai pada infeksi nosokomial dibandingkan dengan infeksi dikomunitas. Eksistensi bakteri ini di lingkungan terkait dengan keragaman reservoir, kemampuanmemperoleh gen pembawa sifat resisten antimikroba, dan sifat resisten terhadap pengeringan.Infeksi disebabkan strain A.baumannii yang resisten terhadap banyak antibiotik tidak mudahdikendalikan dan menjadi permasalahan di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui prevalensi A.baumannii dari spesimen klinis di instalasi mikrobiologi klinik RSUPHaji Adam Malik serta pola kepekaannya terhadap berbagai antibiotik. Identifikasi dan ujikepekaan menggunakan mesin otomatis Vitek 2 dengan Advanced Expert System (AES.Penelitian ini menemukan 644/3693 (17,44% isolat A.baumannii dari berbagai spesimen klinis.A.baumannii paling banyak diisolasi dari spesimen dahak. Penelitian ini menemukan 147/644(23% bahwa isolat carbapenem-resistent A.baumannii (imipenem dan meropenem. Sebagianbesar isolat sensitif terhadap colistin, amikacin dan tigecycline. Prevalensi A.baumanni yangditemukan pada penelitian ini adalah rendah namun resistensinya tinggi terhadap antibiotikterutama golongan penicillin, cephalosporin dan fluoroquinolon.AbstractAcinetobacter baumannii is the most frequent species of Acinetobacter spp. isolated fromhumans and more common in nosocomial infection than it is in community acquired infection.A.baumannii existence in environment is associated with the diversity of its reservoirs, itscapacity to accumulate genes of antimicrobial resistence, and its resistence to desiccation.Infection of Multidrug resistent (MDR strain of A.baumannii is not easy to manage and it hasbecome a problem in many countries. The aim of this retrospective study was to investigatethe prevalence of A.baumannii from routine clinical specimens sent to clinical microbiologylaboratory RSUP HAM

  3. PENERAPAN ARSITEKTUR MULTI-TIER DENGAN DCOM DALAM SUATU SISTEM INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    2001-01-01

    /server windows model dan client/server web model dengan activeX Form teknologi. Pada penelitian ini ditemukan bahwa pembuatan arsitektur multi-tier dengan DCOM teknologi memiliki banyak keuntungan seperti, memusatkan logika aplikasi pada middle-tier, membuat thin client aplikasi, mendistribusikan beban proses data pada beberapa mesin, meningkatkan keamanan dengan kemampuan menyembunyikan data, cepatnya perawatan dengan tanpa instalasi database driver pada setiap client. Kata kunci: multi-tier clien-server, architecture, DCOM, active form.

  4. PENERAPAN ENGINEERING CONTROL DAN ADMINISTRATIVE CONTROL SEBAGAI BENTUK INTERVENSI ERGONOMI DI PT GANDING TOOLSINDO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nataya Charoonsri Rizani

    2012-02-01

    Full Text Available PT. Ganding Toolsindo,sebuah perusahaan  manufaktur yang bergerak di bidang industri otomotif, mengalami permasalahan ergonomi berdasarkan tanda-tanda umum terjadinya permasalahan ergonomi yaitu apparent trend in accidents and injuries, incidence of CTD (cumulative trauma disorder, absenteeism & high turnover rates, employee complaints, poor quality,dan  manual material handling. Permasalahan  yang menjadi focus untuk diselesaikan oleh perusahaan adalah CTD. Penelitian  pada dua stasiun kerja utama  yang bermasalah  yaitu mesin chinfong dan ada yang menggunakan tiga tools yaitu Rapid Upper Limb Assessment (RULA, Nordic Body Map dan pengukuran momen tubuh dengan software Mannequin Pro 7. Hasil dari ketiga tools ini menunjukkan perlu dilakukan intervensi ergonomi dengan pendekatan engineering control maupun administrative control. Intervensi dengan pendekatan engineering control dilakukan dengan meninggikan area kerja dan modifikasi bangku kerja, sedangkan pendekatan administrative control dilakukan dengan menerapkan rotasi kerja dan pemanasan tubuh sebelum bekerja. Hasil implementasi intervensi ergonomic menunjukkan adalanya penurunan pada skor RULA, persentasi keluhan tubuh dan penggunaan momen tubuh. Kata Kunci: CTD, intervensi ergonomi, engineering control, administrative control     PT. Ganding Toolsindo, a manufacturing company engaged in the automotive industry, ergonomics problems experienced by general signs of ergonomics problems are apparent trend in accidents and injuries, incidence of CTD (cumulative trauma disorder, high absenteeism & turnover rates, employee complaints, poor quality, and manual material handling. The problems to be resolved by the company's focus for the CTD. Research on the two main work stations that are problematic and aida chinfong machine uses three tools namely Rapid Upper Limb Assessment (Rula, Nordic Body Map and measurement of body moments with Mannequin Pro 7 software. The results of all three

  5. Perancangan alat kendali kebisingan aktif pada knalpot standart sepeda motor Supra X 125D dan mengidentifikasi reduksi suara yang terjadi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Ridwan Nasution

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat kendali kebisingan aktif yang berfungsi untuk mereduksi kebisingan padaknalpot. Metode yang digunakan adalah dengan mempertemukan frekuensi antara sumber noise dan anti noise yang memilikiamplitude yang sama, namun fasanya berbeda 1800. Akibatnya kedua sumber suara ini akan saling melemahkan. Implementasipenelitian ini menggunakan tabung pipa PVC berbentuk Y yang berfungsi untuk memfokuskan suara. Dan sebagai mediapercobaanya akan dipasangkan pada knalpot sepeda motor supra X 125D. Amplifier berdaya 30 watt DC 12V digunakansebagai terminal pemrosesan data sinyal dan penguat suara untuk pembangkit noise. Metode yang digunakan untuk mengolahsinyal knalpot adalah dengan teknik rekam menggunakan ISD 4004. Untuk memperoleh pergeseran fasa 1800 penulismenggunakan ICL 7660 dan TL 072 CP, resistor sebesar 3? dan kapasitor untuk menstabilkan arus. Pengujian alat dilakukandengan cara merekam suara knalpot lalu hasil rekaman akan dilawan dengan sinyal knalpot itu juga yang amplitudonya sama.Mengukur reduksi yang terjadi menggunakan alat sound presseure level. Hasil pengujian dengan variasi putaran mesin 1000dan 2000 rpm memperlihatkan hasil peredaman optimal sebesar 4 dB.Kata kunci: Kendali kebisingan aktif, tabung pipa PVC, pembangkit sinyal, pembalik fasa, knalpot Abstract: Active Noise Control is a technique to overcome noise through noise versus noise method. This trchnique is intended to reducethe noise as minimal as possible and, moreover, it can eliminate the noise if signal reduction can be perfectly done. The signalprocessing is by making signal amplitude and opponent signal frequency (anti signal turn the phase around 1800 of the signalsource to produce a signal reduction. This noise reduction is processed by means of signal processing method. In this designresearchers used a noise signal generator and phase shifteras as opposed to anti noise or signal. This anti noise will produceanti

  6. JARINGAN SOSIAL PEMASARAN PADA KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwaib Amiruddin

    2014-06-01

    Full Text Available Nelayan tradisional memiliki karakteristik ketergantungan terhadap kondisi alam dan hasil tangkapan yang diperoleh. Selain itu ketergantungan terjadi pula pada aspek permodalan dan jaringan sosial pemasaran. Penelitian ini mengeksplorasi karakteristik nelayan tradisional, proses dan jaringan sosial pemasaran antar kelompok dan jaringan sosial pemasaran melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan penelitian adalah pemilik modal, pemilik perahu, nelayan, petugas TPI. Hasil penelitiannya adalah bahwa karakteristik komunitas nelayan tradisional di Lontar melakukan kegiatan penangkapan ikan berdasarkan pada jenis alat tangkap yang dimiliki terdiri dari rejung, jaring insang, ikan karang, rakek (kerang kapasitas mesin perahu adalah 15-17pk. Jangkauan jarak melaut hanya berkisar 3-4 mill, jarak tempuh sekitar 1-2 jam untuk menjangkau lokasi penangkapan. Bagi nelayan yang memperoleh permodalan untuk melaut melalui langgan, maka pemasaran dikuasai oleh langgan, serta penentuan harga dan pemasaran semuanya dikendalikan oleh langgan. Sedangkan nelayan yang tidak memiliki ikatan pada langgan, maka jaringan sosial pemasaran hasil tangkapan dilakukan secara langsung melalui TPI Lontar. Transaksi di pelelangan, dilakukan mekanisme pengelompokan jenis dan ukuran ikan, dan kemudian diadakan penawaran harga secara terbuka dan disesuaikan dengan harga di pasaran.Traditional fisherman rely on seasonal condition when they do fishing, their fishing product, their capital, and social network marketing.The study aimed to investigate the characteristic of traditional fisherman. Their social system and their marketing strategies. It was a qualitative study using partisipative observation, in-depth interview, and documentation technique. The subjects of the study were capital owner, boat owner, fisherman, and officer of fish auction. The study showed that traditional fisherman community in Lontar did its fishing

  7. YAZILIM TEKRAR KULLANIMI VE NESNEYE YÖNELİK YAKLAŞIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Halil ŞENGONCA

    1995-02-01

    Full Text Available Yazılımın tekrar kullanımı, bir yazılım sisteminin geliştirilmesinde kullanılan bilginin ve ürünlerin, başka bir yazılım sistemi için kullanılmasıdır. Yazılımın tekrar kullanımı için kaynak kod bileşenlerinden oluşan bir kütüphane ve karmaşık sistemlerin bu yapı bloklarından oluşturulması fikri, ilk olarak 1968'te Dough McIlroy tarafından önerilmiştir. Günümüzde programlama dilleri, kullanılan teknikler ve araçlar çok değişmesine rağmen yazılımın tekrar kullanımı yazılım geliştirme maliyetlerini azaltmak ve kaliteyi yükseltmek için hala bir çözüm olarak görülmektedir. Nesneye yönelik programlama, kalıtım, koruma gibi özellikleriyle, kaynak kod bileşenlerinin oluşturulmasını ve kullanımını desteklemektedir. Yine de yazılım tekrar kullanımını bir kuruluş düzeyinde gerçekleştirmek için planlı ve koordineli bir programa gereksinim vardır. Bu makalede, yazılım tekrar kullanımı tanımlanmış ve nesneye yönelik yaklaşım ile yazılım tekrar kullanımını amaçlayan bir yazılım geliştirme süreci tanıtılmıştır. Ayrıca bir kuruluşun yazılım tekrar kullanımını kurumsallaştırma süreci için bir strateji önerilmiştir.

  8. Farklı Hidrolik Bekletme Sürelerinin Anaerobik Perdeli Reaktörde Sülfat İndirgenmesi Üzerine Etkisi / Effect of Different Hydraulic Retention Time (HRT on Sulfate Reduction in Anaerobic Baffled Reactor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Şebnem ÖZDEMİR

    2012-12-01

    Full Text Available Amaç: Doğal sularda değişen yapılarda ve konsantrasyonlarda sülfat bileşikleri bulunmaktadır. Ayrıca bazı endüstriyel atıksuların sülfat miktarı yüksektir ve doğal sulara karıştıklarında alıcı ortamdaki sülfat miktarını arttırmaktadır. Mevcut aerobik sistemlerin artan enerji maliyetlerinin işletme giderimini önemli ölçüde yükseltmesi nedeniyle anaerobik sistemler ekonomik bir atıksu arıtma alternatifi olarak önem kazanmıştır. Bu yüzden son zamanlarda yapılan çalışmalar sülfat içeren atıksuların arıtımında anaerobik arıtımın üzerine yoğunlaşmıştır. Anaerobik arıtım sistemlerinden anaerobik perdeli reaktör (APR yapılan çalışmalar ışığında sülfat indirgenmesi için iyi bir stratejidir. Fakat sülfat içeren atıksuların anaerobik arıtım performansını etkileyen birçok parametre mevcuttur. Bu çalışmada farklı hidrolik bekleme sürelerinin (HBS anaerobik perdeli reaktörde yüksek sülfat konsantrasyonuna sahip atıksuların arıtılabilirlik çalışmasına etkisi araştırılmıştır. Tasarım ve Yöntem: APR yukarı akışlı anaerobik çamur yataklı reaktörün bir modifikasyonudur. Kullanılan APR’nin uzunluğu 80 cm, genişliği ve derinliği ise 20 cm’dir. Reaktör camdan imal edilmiş olup toplam su hacmi 19 L’dir. Reaktör perdeler ile 4,75 L’lik dört eşit bölmeye ayrılmıştır. Ayrıca, yönlendirme perdeleri kullanılarak reaktöre beslenen atıksuyun çamur yatağında aşağıdan yukarıya doğru bir yol izlemesi sağlanmıştır. Çalışmada sentetik atıksu kullanılıp elektron verici olarak etanol, elektron alıcı olarak ise sülfat kullanılmıştır. Reaktörün her bölmesinden pH, alkalinite, kimyasal oksijen ihtiyacı (KOİ, sülfat ve sülfür tayinleri için haftada 3 gün numune alınmıştır. Bulgular: APR 120 gün boyunca farklı HBS’lerde (2; 1,5; 1; 0,5 gün işletilerek arıtım performansı izlenmiştir. Bekleme s

  9. Farklı Hidrolik Bekletme Sürelerinin Anaerobik Perdeli Reaktörde Sülfat İndirgenmesi Üzerine Etkisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Şebnem Özdemir

    2012-12-01

    Full Text Available ÖzetAmaç: Doğal sularda değişen yapılarda ve konsantrasyonlarda sülfat bileşikleri bulunmaktadır. Ayrıca bazı endüstriyel atıksuların sülfat miktarı yüksektir ve doğal sulara karıştıklarında alıcı ortamdaki sülfat miktarını arttırmaktadır. Mevcut aerobik sistemlerin artan enerji maliyetlerinin işletme giderimini önemli ölçüde yükseltmesi nedeniyle anaerobik sistemler ekonomik bir atıksu arıtma alternatifi olarak önem kazanmıştır. Bu yüzden son zamanlarda yapılan çalışmalar sülfat içeren atıksuların arıtımında anaerobik arıtımın üzerine yoğunlaşmıştır. Anaerobik arıtım sistemlerinden anaerobik perdeli reaktör (APR yapılan çalışmalar ışığında sülfat indirgenmesi için iyi bir stratejidir. Fakat sülfat içeren atıksuların anaerobik arıtım performansını etkileyen birçok parametre mevcuttur. Bu çalışmada farklı hidrolik bekleme sürelerinin (HBS anaerobik perdeli reaktörde yüksek sülfat konsantrasyonuna sahip atıksuların arıtılabilirlik çalışmasına etkisi araştırılmıştır.Tasarım ve Yöntem: APR yukarı akışlı anaerobik çamur yataklı reaktörün bir modifikasyonudur. Kullanılan APR’nin uzunluğu 80 cm, genişliği ve derinliği ise 20 cm’dir. Reaktör camdan imal edilmiş olup toplam su hacmi 19 L’dir. Reaktör perdeler ile 4,75 L’lik dört eşit bölmeye ayrılmıştır. Ayrıca, yönlendirme perdeleri kullanılarak reaktöre beslenen atıksuyun çamur yatağında aşağıdan yukarıya doğru bir yol izlemesi sağlanmıştır. Çalışmada sentetik atıksu kullanılıp elektron verici olarak etanol, elektron alıcı olarak ise sülfat kullanılmıştır. Reaktörün her bölmesinden pH, alkalinite, kimyasal oksijen ihtiyacı (KOİ, sülfat ve sülfür tayinleri için haftada 3 gün numune alınmıştır.Bulgular: APR 120 gün boyunca farklı HBS’lerde (2; 1,5; 1; 0,5 gün işletilerek arıtım performansı izlenmiştir. Bekleme s

  10. STUDI POTENSI ENERGIANGIN DAERAH PANTAI PURWOREJO UNTUK MENDORONG PENYEDIAAN LISTRIK MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI TERBARUKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN ((The Study of Wind Energy Potential at The Cost Area of Purworejo District To Stimulate The Electricity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Kamal

    2007-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanfaatan energi angin di Indonesia, khususnya untuk pembangkit listrik masih berskala sangat kecil. Penggunaan energi angin saat ini masih terbatas terutama untuk tujuan penelitian yang sifatnya sporadis. Pemanfaatan energi angin untuk pembangkit listrik guna keperluan masyarakat, masih terkendala oleh tidak cukupnya pengetahuan tentang sejauh mana teknologi turbin angin telah berkembang hingga sekarang, serta masih sangat terbatasnya pengetahuan dan informasi akan tempat-tempat yang mempunyai potensi energi angin yang tinggi. Pemerintah Propinsi Jawa Tengah melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo merencanakan untuk mendorong penggunaan energi yang bersih atau bersahabat dengan lingkungan untuk penyediaan energi listrik yaitu menggunakan sumber energi angin. Studi ini bertujuan untuk mencari daerah dengan potensi energi angin yang tinggi. Berdasar pada pengukuran kecepatan, arah dan pola angin di Kertojayan yang berlokasi di 67"49'49,5" LS dan 109'49'45,6" BT, menunjukkan bahwa angin di daerah tersebut mempunyai prospek yang baik untuk sumber energi listrik. Data yang terkumpul menunujukkan bahwa energi angin yang tersedia di daerah tersebut mempunyai potensi yang baik untuk menjadikannya sebagai daerah pembangkit energi listrik tenaga angin. Kecepatan angin rerata tahunan tercatat 6,06 m/dtk. yang memberikan rerata rapat daya sebesar 300,045 W/m2. Berdasar pada data yang ada dianjurkan untuk menggunakan mesin turbin angin berskala medium 100 kW setiap mesinnya dengan konstruksi arah tetap, guna memanfaatkan energi angin yang tersedia secara ekonomis.    ABSTRACT  The use of wind energy in Indonesia, especially for electricity generation, is of a very small scale.  Current application today is limited mainly in sporadic experimental purposes. The use of wind energy in electricity generation for public uses is hindered by lack of awareness in the current level of wind turbine technology as well as inadequate knowledge and

  11. PENGARUH SUPLEMENTASI MADU KELENGKENG TERHADAP KADAR TSA DAN MDA TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI TIMBAL (Pb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamilatussaniah Kamilatussaniah

    2016-04-01

    Full Text Available Timbal (Pb merupakan salah satu logam berat yang berasal dari emisi pembakaran bahan bakar. Peningkatan penggunaan bahan bakar pada mesin industri dan kendaraan bermotor menyebabkan peningkatan kadar Pb di udara. Masuknya Pb ke dalam tubuh akan mengganggu keseimbangan molekul lain sehingga menjadi radikal bebas. Ketidakseimbangan antara radikal bebas dengan antioksidan menyebabkan stres oksidatif yang ditandai dengan menurunnya total satus antioksidan (TSA dan meningkatnya malondialdehid (MDA. Madu kelengkeng adalah suplemen kesehatan yang mengandung flavonoid, vitamin C, vitamin E dan beta karoten yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu kelengkeng terhadap kadar TSA dan MDA darah tikus putih yang diinduksi Pb. Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok A (tikus normal, B (tikus dengan induksi Pb 10 mg/kgBB dan C, D, E merupakan kelompok perlakuan suplementasi madu secara berturut-turut 0,45, 0,9, 1,8 ml/200 gramBB dan induksi Pb 10 mg/kgBB selama 14 hari. Data TSA dan MDA dianalisis menggunakan one way anova dan uji LSD untuk mengetahui perbedaan setiap kelompok. Hasil penelitian menunjukkan madu dengan dosis 1,8 ml/200 gramBB dapat meningkatkan kadar TSA dan menurunkan kadar MDA secara signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah madu dapat meningkatkan kadar TSA dan menurunkan kadar MDA pada tikus putih yang diinduksi Pb. Lead (Pb is heavy metal which comes from waste fuel emissions. Increased use of fuel in industrial machinery and vehicles causes increased levels of lead in the air. The entry of Pb into the body will disturb the ballance other molecules and became a free radicals. The imbalance between free radicals and antioxidants cause oxidative stress which characterized by decreased total antioxidant statue (TAS and increased malondialdehid (MDA. Longan honey is health suplement which

  12. Indeks Massa Ventrikel Kiri dengan Disfungsi Diastole pada Pasien Konsentrik Penyakit Jantung Hipertensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaerul Achmad

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Hipertrofi ventrikel kiri ditunjukkan secara objektif dengan peningkatan indeks massa ventrikel kiri (IMVK. Peningkatan massa ventrikel kiri dan dilatasi jantung ruang adalah parameter untuk penyakit jantung hipertensi (PJH. Remodeling jantung ini mengubah fungsi jantung yang mengakibatkan disfungsi diastolik. Penelitian ini bertujuan menemukan korelasi antara IMVK dan disfungsi diastolik pada pasien PJH konsentrik. Terdapat 49 pasien PJH konsentrik. Dari 49 pasien, 43 pasien dilibatkan, 15 laki-laki (35% dan 28 perempuan (65% memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di Cardiac Centre RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode 1 Oktober 2014–15 February 2015. Pemeriksaan tinggi dan berat badan menggunakan alat SMIC ZT 120. Pemeriksaan ekokardiografi standar dilakukan dan fungsi diastolik dinilai dengan pemeriksaan E/e' menggunakan mesin ekokardiografi Vivid 7. Usia rata-rata subjek adalah 56,56 tahun dan indeks massa tubuh rata-rata adalah 25,96 kg/m2. Tekanan darah sistole rata-rata 145,51 (SD 21,969 mmHg dan diastole rata-rata 85,13 (SD 10,227 mmHg. Frekuensi denyut jantung rata-rata 74,07 kali/menit. Fraksi ejeksi rata-rata 73,02. Obat yang secara teratur diminum oleh subjek angiotensin-converting enzyme inhibitor pada 17 orang (40%, calcium channel blocker 19 orang (44%, beta-blocker 15 orang (35%, angiotensin II reseptor blocker 9 orang (21%, dan diuretik 4 orang (9%. Nilai IMVK rata-rata 130,36 (SD 21,077 g/m2. Nilai E/e' rata-rata 10,56 (SD 2,761. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara IMVK dan derajat disfungsi diastolik (p=0,73. Data IMVK dan derajat tingkat disfungsi diastolik terdistribusi normal. Simpulan, tidak terdapat hubungan antara IMVK dan disfungsi diastolik pada pasien PJH jenis konsentrik. Abstract Left ventricular hypertrophy was shown with increased left ventricular mass index (LVMI. Increased left ventricular mass and cardiac chamber dilatation are parameters for hypertensive

  13. ULUSLARARASI TİCARET TEORİLERİ ve PAUL R.KRUGMAN’IN KATKILARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esra YÜKSEL

    2012-11-01

    ı ticaret teorilerinden farklı olarak, ülkelerin benzer teknoloji, üretim maliyeti ve benzer tercihleri olsa bile uluslararası ticaretin yapılabileceği ve serbest ticaretin ülkelere kazançlar sağlayacağı yönündedir.  Krugman, tekelci rekabet piyasaları ve ürün farklılaştırmasının, uluslararası ticarete katkı yaptığını vurgulamıştır. Uluslararası serbest ticaretin firmalar ve ülkeler için pazarları genişlettiğini, genişleyen pazarların ise firmaların üretim ölçeğini artırarak maliyetlerinin düşmesine imkan verdiğini belirtmiştir. Çalışmanın temel sonucu, Krugman’ın, uluslararası ticaretin günümüzde ülkeler için kazançları devam ettireceğini açıklayarak, uluslararası ticaretin değişen yapısının anlaşılmasına önemli katkı yaptığını ortaya koymasıdır.

  14. Rapid method for identification of transgenic fish zygosity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Alimuddin

    2007-07-01

    menganalisa sigositas pada satu strain ikan zebra (Danio rerio transgenik yang membawa gen D6-desaturase-like dari ikan salmon masu, Oncorhynchus masou.  krt-PCR dilakukan menggunakan iQ SYBR Green Supermix pada mesin iCycler iQ Real-time PCR Detection system (Bio-Rad Laboratories, USA.  Data dianalisis menggunakan metode pembandingan nilai cycle threshold.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ikan transgenik (n=20 yang diidentifikasi dapat diklasifikasikan secara jelas sebagai ikan homosigot atau heterosigot.  Persilangan antara ikan transgenik tersebut dengan ikan normal menunjukkan transmisi transgen ke keturunannya mengikuti hukum segregasi Mendel.  Dengan demikian, metode krt-PCR adalah efektif untuk penentuan sigositas secara cepat dan tepat pada ikan transgenik.  Teknik ini dapat berguna dalam program produksi ikan transgenik secara massal dan dalam percobaan dimana faktor sigositas memberikan pengaruh nyata. Kata kunci: kuantitatif real-time PCR; sigositas, ikan transgenik; produksi massal

  15. PEREMPUAN DAN IKLAN: SEBUAH CATATAN TENTANG PATOLOGI IDEOLOGI GENDER DI ERA KAPITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasiyan Kasiyan

    2001-01-01

    Full Text Available Observing commercial ads attentively from gender perspective in mass media in capitalism era%2C it will soon prove empirically the gloomy side of ‘capital economic politics’ which is existing revolutionarily and globally in this era that is when ads media%2C turning out to be the most effective profit making machine%2C has far poked the sensitivity of gender injustice%2C particularly on women. When commercial ads expression almost always ‘use’ women decoratively within a big narration%2C not far from stereotype exploitation on womanhood of women%2C women’s dignity has been incredibly retrenched. Because of this%2C many times%2C their beings are recognized negatively. The remaining embodiment is conceived as merely an object being prone to victims due to low bargaining power she holds. Therefore%2C it is compelling and crucial to raise the issue on reconstructing universal awareness%2C trying to clear up the gender ideology expression in libidinal economic era%2C hence it can be dug out as an alternative outlet/release and collective attitude towards absurd gender ideology. The following article is attempting to approach the addressed issue that from certain diametrical%2C will sharpen ads reality and mass media as a gender regime and some conceptions from macro-paradigmatic. Abstract in Bahasa Indonesia : Menyimak cermati perihal wacana iklan komersial di media massa di era kapital dari perspektif gender%2C maka akan segera memberikan bukti empiris perihal satu sisi buram dari warna ‘politik ekonomi kapital’ yang amat revolutif dan mengglobal keberadaannya di saat ini%2C yakni ketika wacana iklan sebagai salah satu mesin profit komoditas yang paling efektif%2C ternyata telah terlampau jauh menyinggung sensitivitas ketidakadilan gender%2C terutama bagi kaum perempuan. Ketika ekspresi iklan komersial yang ada hampir selalu ‘memakai’ dekoratif perempuan dengan segala narasi besarnya%2C yang tak pernah jauh dari makna eksploitasi stereotipi

  16. SPECIFIC ALLOCATION FUND FOR ENERGY EFFICIENCY TO INCREASE QUALITY OF THE ENVIRONMENT IN INDONESIA (Mekanisme Dana Alokasi Khusus Efisiensi Energi dalam Mendukung Perbaikan Lingkungan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Tri Haryanto

    2015-03-01

    sebesar 26% dengan usaha sendiri dan 41% dengan bantuan pendanaan asing. Dalam Perpres tersebut telah diatur sektor-sektor apa saja yang dianggap menjadi sumber emiten terbesar termasuk sektor energi, sekaligus adanya kewajiban pendanaan APBN/APBD dalam mengatasinya. Di sisi lain, kegiatan efisiensi energi tercatat sebagai salah satu aksi penurunan emisi GRK yang cukup signifikan dalam sektor energi baik untuk bangunan maupun mesin. Sayangnya kegiatan tersebut membutuhkan investasi yang cukup besar. Akibatnya kegiatan efisiensi energy menjadi tidak menarik. Di sinilah peran pendanaan APBN/ APBD menjadi sangat krusial. Terkait dengan pengaturan pengalokasian pendanaan APBN/APBD inilah peran Kemenkeu menjadi sangat vital, khususnya dalam mekanisme pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK yang menjadi kewenangannya. Dari hasil analisis, mekanisme alokasi DAK ternyata memungkinkan untuk ditujukan bagi pendanaan kegiatan efisiensi energi. Namun demikian, mekanisme yang harus dijalankan lebih difokuskan kepada inisiatif Kementerian/Lembaga (K/L yang berwenang dalam pengusulan alokasi DAK tersebut.

  17. EFISIENSI ENERGI DAN PRODUKSI PADA USAHATANI PADI DI LAHAN SULFAT MASAM POTENSIAL (Efficiency of Production and Energy on Rice Farming in Acid Sulphate Soil Potential

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudirman Umar

    2016-02-01

    semakin tidak menentu dalam mencari pekerjaan. Umumnya dalam usaha pertanian, tenaga kerja petani digunakan mulai dari persiapan lahan hingga kegiatan pascapanen. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Belandean, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April hingga September 2009. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi sebaran dan konsumsi energi dalam mengelola usahatani di lahan sulfat masam potensial dengan teknologi introduksi pada musim kemarau. Penelitian dilakukan dengan melakukan penanaman padi unggul dengan teknologi introduksi dan teknologi petani.  Analisis konsumsi energi dan biaya usahatani dilakukan untuk semua tahapan proses produksi dengan basis satuan luas (ha. Hasil analisis menunjukkan bahwa budidaya padi di sawah pasang surut lahan sulfat masam potensial secara keseluruhan menggunakan energi fisik (tenaga manusia tanpa mesin traktor dan perontok sebanyak 253,116,80-195.170,55 k.kal ha-1. Kebutuhan energi total untuk mengelola lahan sulfat masam seluas satu hektar dengan teknologi introduksi sebesar 274.858,90 k.kal ha-1, 1,41 kali lebih besar daripada teknologi petani. Biaya tenaga kerja dengan teknologi introduksi sebesar 56,92 % dari total biaya produksi. Dengan masukan biaya dari energi fisik dan kimia dalam proses produksi, output energi yang dihasilkan sebesar 20.799.900 k.kal ha-1 dan output biaya sebesar Rp.14.325.000 atau kenaikan 48,15%. Berdasarkan masukan energi dan output energi diperoleh efisiensi produksi 9,02% (introduksi dan 9,73% (petani. Dengan masuknya teknologi introduksi pada sistim usahatani di lahan sulfat masam potensial input energi meningkat 1,54 kali   dan produksi 1,15 kali. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemakaian sarana produksi (berupa bahan kimia semakin tinggi dan dengan pemanfaatan purun tikus (eleocharis dulcis dan amelioran serta aliran air satu arah input energi dengan teknologi produksi meningkat 54,31%. Kata kunci: Energi, lahan sulfat masam, padi

  18. RANTAI NILAI PRODUK OLAHAN BUAH MANGGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Aji Narakusuma

    2014-09-01

    petani; 4 menentukan prioritas produk olaha manggis yang dapat dikembangkan di tingkat petani. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif  dengan cara interview mendalam, nilai tambah metode Hayami, metode perbandingan eksponensial, dan analisis kesenjangan. Hasil penelitian menunjukan permasalahan utama dalam rantai nilai produk olahan manggis yaitu (A.1 Kesulitan dari PT Inti Kiat Alam (PT IKA untuk mendapatkan manggis (grade A sebagai bahan baku produksi karena adanya kompetisi dengan eksportir;  (A.2 permasalahan utama di tingkat petani ialah keterbatasan mesin yang dimiliki oleh BBP Mektan dan belum meratanya informasi nilai tambah. (B Hasil analisis nilai tambah produk olahan manggis di BBP Mektan, kapsul herbal ekstrak manggis (Rp153.723/kg, tepung kulit manggis (IDR 56.144/kg, dodol biji manggis (Rp72.500/kg, dan koktail manggis(Rp18.043/kg. (C Kriteria utama yang menjadi kesenjangan terhadap nilai tambah di tingkat petani ialah kepastian pasar (67,87%.  (D Tepung kulit manggis menjadi prioritas utama sebagai nilai tambah yang dapat dikembangkan di tingkat petani disebabkan kondisi bahan baku yang melimpah, nilai tambah yang tinggi, potensi pasar yang luas, dan kesederhanaan adopsi teknologi yang digunakan. Oleh karena itu, Peran pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan dan hukum perlu membuat peraturan yang jelas mengenai perdagangan manggis di tingkat daerah. Kata kunci: analisis kesenjangan, nilai tambah Hayami, metode perbandingan eksponensial, produk olahan manggis, rantai nilai

  19. Aplikasi Search Engine Perpustakaan Petra Berbasis Android dengan Apache SOLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak: Pendidikan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia untuk meningkatkan kemampuan serta taraf hidupnya.Selain melalui pendidikan formal, ilmu juga dapat diperoleh melalui media cetak atau buku.Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang penting dalam menunjang hal tersebut.Meskipun sangat bermanfaat, terdapat kesulitan penggunaan layanan perpustakaan, karena terlalu banyaknya koleksi pustaka yang ada (buku, jurnal, majalah, dan sebagainya sehingga sulit untuk menemukan buku yang ingin dicari.Oleh sebab itu, selain harus berkembang dengan penyediaan koleksi pustaka, perpustakaan harus dapat mengikuti perkembangan zaman yang ada sehingga mempermudah penggunaan layanan perpustakaan.Saat iniperpustakaan Universitas Kristen Petra memiliki perpustakaan dengan kurang lebih 230.000 koleksi fisik maupun digital (berdasarkan data 2014.Dimana daftar koleksi fisik dan dokumen digital dapat diakses melalui website perpustakaan.Adanya koleksi pustaka yang sangat banyak ini menyebabkan kesulitan pengguna dalam melakukan proses pencarian. Sehingga guna menambah fitur layanan yang diberikan maka pada penelitian ini dibuatlah sebuah aplikasi layanan search engine perpustakaan menggunakan platform Apache SOLR dan database PostgreSQL. Selain itu, guna lebih meningkatkan kemudahan akses maka aplikasi ini dibuat dengan menggunakan platform mobile device berbasis Android.Selain pengujian terhadap aplikasi dilakukan juga pengujian dengan mengedarkan kuesioner terhadap 50 calon pengguna.Dari hasil kuestioner tersebut menunjukkan bahwa fitur-fitur yang dibuat telah sesuai dengan kebutuhan pengguna (78%. Kata kunci: SOLR, Mesin Pencarian, Perpustakaan, PostgreSQL Abstract: Education is an essential requirement for people to improve their standard of living. Other than through formal education, science can also be obtained through the print media or books. Library is one important tool supporting it. Although it is useful, there are difficulties use library

  20. MODERN POETRY THAT COULD/COULDN’T EXHAUST THR CLASSICAL POETICA AND SUFISM DOCTRINE FROM A MYSTIC CHANNEL MİSTİK KANALDAN SUFİZM DOKTRİNİNİ VE KLASİK ŞİİR POETİKASINI TÜKET/EMEY/EN MODERN ŞİİR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan AKTAŞ

    2009-12-01

    Full Text Available The poetry of classical age was pouring from two main vessels as Divan and Mysticism. The poem of these two channels were standing on two strong epistemic/basic source like Quran and Tradition. Divan and mystic poetry are in a way a secular/visible and mystic/esoteric evolution of these two rooted/epistemic source. This evolution is being made confirm and classical by sealing with secrets sometimes. In a way, this caused the Divan poetry turning into a hidden treasure. Turkish poetry which suddenly lost it’s treasure with modernism, got contemporary and positivist with an agression of no borders. This marginality is stopped the modern poetry. This blockage entailed new development which was through the Divan and mystic poetry. Altough this tendency, modern poetry couldn’t exhaust Divan and mystic poetry/sufism doctrine as it produce them. Because, modern poetry hasn’t got enough power to exhaust the wonderful treasure of Divan and mystic poetry. Klasik çağın şiiri divan ve tasavvuf gibi iki ana kanaldan akıyordu. Bu iki kanalın şiiri Kur’an ve Hadis gibi çok güçlü iki epistemik/temel kaynağa dayanıyordu. Divan ve tasavvuf şiiri, bir anlamda bu iki köklü/epistemik kaynağın lâdinî/zahirî ve mistik/batınî perdeden açılımıdır. Bu açılım, zaman zaman mazmunlarla mühürlenerek sahihleştirilmiş ve klasikleştirilmiştir. Bu bir anlamda divan şiirinin gizli bir hazineye dönüşmesine yol açmıştır. Modernizm ile ansızın hazinelerini yitiren Türk şiiri, aşırı derecede sınır tanımaz bir saldırganlıkla modernleşmiş ve pozitivistleşmiştir. Bu marjinallik, kısa sürede modern şiirin önünü tıkamıştır. Bu tıkanmışlık, yeni açılımları zorunlu kılmış ve bu açılım da divan ve tasavvuf şiirine doğru olmuştur. Bu yönelişe rağmen modern şiir, mistik şiiri/sufizm doktrinini ve divan şiirini üretmesine rağmen bir türlü tüketememektedir. Zira divan şiiri ve mistik

  1. Karakteristik Traksi dan Kinerja Transmisi pada Sistem Gear Transmission dan Gearless Transmission

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.A.I.A. Sri Komaladewi

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak : Sistem transmisi adalah salah satu komponen penting pada sistem drive train, yang fungsiutamanya adalah mentramsmisikan atau mentransformasikan torsi yang keluar dari mesin sampaike torsi yang terjadi pada roda penggerak. Ratio transmisi berpengaruh terhadap besarnya torsiyang dapat ditransmisikan, sedangkan jumlah tingkat kecepatannya berpengaruh terhadapkehalusan (smoothness proses transmisi dan transformasi daya pada sistem transmisi tersebut.Karakteristik traksi dan kinerja transmisi kendaraan yang diuji adalah Toyota Kijang Inova tahun2012, Pemodelan kinerja traksi dilakukan dengan metode simulasi. Karakteristik traksi dari sistemtransmisi kendaraan dianalisa paada beberapa tingkat kecepatan untuk mengatasi berbagaihambatan sepanjang kondisi operasi kendaraan. Perhitungan awal dari ratio gigi antara yangtertinggi dan terendah dapat dicari dengan menggunakan hukum Progresi Geometri. Ratio dariroda gigi akhir (terendah ditentukan oleh kecepatan maksimum kendaraan yang akan dirancang.Sedangkan traksi maksimum atau tanjakan maksimum menentukan besar ratio roda gigi awal(tertinggi. Kemudian ratio diantara kedua batas tersebut dibuat sedemikian rupa agar traksi yangdihasilkan kendaraan dapat mendekati karakteristik idealnya. Modifikasi ratio gigi transmisi daristandarnya mendapatkan kebutuhan traksi yang lebih kecil untuk kecepatan yang sama, baikpemasangan 4 tingkat, 5 tingkat, maupun 6 tingkat kecepatan. Jarak kurva traksi antara dua ratiogigi menunjukkan besarnya traksi yang tidak terpakai. Dari grafik kinerja transmisi menunjukkansemakin banyak tingkat transmisi, semakin kecil traksi yang terbuang.Karakteristik traksi mendekatikarakteristik idealnya pada gearless transmission system dengan 10 stages.Kata kunci: drive train, rasio transmisi, kinerja traksi, progresi geometri, gearless transmission Abstract : The transmission system is one of the important components in the drive train system, whose mainfunction is to transmit or to

  2. Yeşilırmak Nehir Teraslarında Toprakların Oluşumu ve Sınıflandırılması

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alper Durak

    2014-02-01

    Full Text Available Bu çalışmada ana materyali alüviyaller olan, Yeşilırmak nehir terasları üzerinde oluşmuş topraklar incelenmiştir. Bu amaçla çalışma alanında 4 farklı profil açılmıştır. Açılan profillerden horizon esasına göre toplam 27 adet örnek alınmış ve laboratuvarda fiziksel ve kimyasal analizleri yapılmıştır. Tanımlanan profiller Toprak Taksonomisi’ne göre, Alt grup düzeyinde; Kum Ocağı ve Çakıl profilleri Typic Ustipsamments, Havaalanı profili Typic Haplustolls ve Mera profili ise Typic Argiustolls olarak sınıflandırılmıştır. Toprakların pH değerleri 7,38-8,41 arasında değişmekte olup, topraklar hafif ve kuvvetli bazik reaksiyonlu olarak sınıflandırılmıştır. Toprakların çoğunda, pH değerleri profil içinde düzensiz olarak dağılmıştır. Bir kısmında is pH değerlerinde derinliğe bağlı olarak artış görülmüştür. Çalışma alanı topraklarında kireç %0,8-25,4 arasında değişmiştir. Toprakların kireç içerikleri geniş sınırlar içinde değişmesine rağmen, büyük çoğunluğu fazla kireçli olarak sınıflandırılmıştır. Toprakların önemli bir kısmında, kireç profil içinde düzensiz olarak dağılmıştır. Topraklarda organik madde içeriği %0,14-6,11 arasındadır. Toprakların organik madde içerikleri geniş sınırlar içerisinde değişim göstermesine rağmen, büyük çoğunluğunun organik madde içeriği düşük düzeydedir. Organik madde içeriği sadece iki profilin yüzey horizonlarında %4’ün üzerindedir. Çalışma sonunda alüviyal ana materyal, tekstür, topoğrafya ve zamanın; tanımlanan toprakların oluşumunu farklı derecede etkilediği ortaya konmuştur.

  3. CEM: THE FIRST COMIC BOOK IN WESTERN SENSE IN THE DEVELOPMENT OF TURKISH HUMOUR YAZILI TÜRK MİZAHININ GELİŞİM SÜRECİNDE BATILI ANLAMDA İLK MİZAH DERGİSİ: CEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nermin YAZICI

    2011-09-01

    Full Text Available Media played a significant role in the modernization of Ottoman society and caused westernized styles and methods be recognized and adopted. Media also pioneered in the production and development of comic books and works. Making use of both the earnings of traditional theatre and oral story telling tradition, the media evolved into modern humour concept during the period of Second Constitutional Monarchy. It was during this period that caricatures became a common practice in the newspapers and ironic individualist approaches were seen. The simple characterization of oral storytelling and traditional theatre began to transform as a result of modern humour concept. With its caricatures and own humorist sense towards the events in the era the journal Cem deserves to be called the first representative of comic books among those of others in the western sense during the period of Second Constitutional Monarchy. Osmanlı modernleşmesinde son derece önemli bir rol oynayan basın, pek çok türün ortaya çıkmasında, Batılı türlerin ve anlayışların tanınmasında ve yaygınlık kazanmasında önemli rol oynamıştır. Yazılı mizah ürünlerinin ortaya çıkmasında ve modern mizah anlayışının gelişmesine de yazılı basın öncülük etmiştir. Sözlü gelenek ve geleneksel tiyatronun köklü birikiminden de yararlanan yazılı mizah, özellikle II. Meşrutiyet döneminde modern mizah anlayışına evrilir. Karikatürün dergilerde yerleşmesi, bireysel üslup ve ironi yüklü yaklaşımlar bu dönemde ağırlık kazanır. Sözlü mizah ve geleneksel tiyatro anlayışının uyum kazandıran, yalınkat karakterizasyonu modern mizah anlayışla birlikte dönüşmeye başlar. Cem dergisi, II. Meşrutiyet dönemi mizah dergileri içerisinden hem karikatürleriyle hem de döneme ilişkin tutumundaki mizahi anlayışla Batılı anlamda ilk mizah dergimiz olarak temsil edici bir özellik gösterir.

  4. DIŞ MEKÂN TURİZM VE REKREASYON FAALİYETLERİ AÇISINDAN MUĞLA İLİ İKLİM KONFORU ANALİZİ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali TÜRKER

    2015-10-01

    Full Text Available ÖZ: İklim özellikleri, bir destinasyonun turist çekebilmesi için sahip olması gereken en önemli çekiciliklerdendir. Turistler seyahat edecekleri destinasyonun belirli bir iklim konforuna sahip olmasını beklemektedirler. Destinasyonun sahip olduğu iklim konforunun belirlenmesi için Turizm İklim Konforu İndeksi (TCI Mieczkowski (1985 tarafından geliştirilmiştir. TCI, destinasyona ilişkin sıcaklık, nem, yağış ve rüzgâr verilerinin bir arada değerlendirilmesi ile oluşturulduğundan bu alanda var olan en kapsamlı indekstir. Bu çalışmada TCI kullanılarak Muğla ilinin Bodrum, Marmaris, Fethiye, Datça, Dalaman, Köyceğiz, Milas ve Menteşe (merkez ilçelerinin iklim konforu analizi gerçekleştirilmiştir. Analiz sonuçlarına göre iklim konforu en uygun olan ilçeler Nisan ayında Bodrum ve Datça ilçeleridir. İl genelinin yüksek yağış alması ve yağışların kış aylarında yoğunlaşması ilin Aralık, Ocak ve Şubat aylarında iklim konforunun düşmesine neden olmaktadır. Yaz aylarında ise aşırı sıcakların görülmesi Temmuz ve Ağustos aylarında iklim konforunu düşürmektedir. Muğla ili genelinde dış mekân turizm ve rekreasyon faaliyetlerine ilişkin olarak Mart, Nisan, Mayıs, Haziran ve Eylül ayları iklim konforunun en uygun olduğu aylar olarak tespit edilmiştir. ABSTRACT: Climatic characteristics are one of the most important attractiveness of a touristic destination in order to attract tourist. Tourists are expecting from travelling destination to have a significant climatic comfort. Tourism Climatic Index (TCI is developed by Mieczkowski (1985 in order to determine the climatic comfort of a destination. TCI is the most comprehensive index as it constituted by evaluating temperature, relative humidity, rain and wind data of the destination all together. In this study, climatic comfort analysis of Bodrum, Marmaris, Fethiye, Datça, Dalaman, Köyceğiz, Milas and Menteşe (central

  5. GOOD GOVERNANCE DAN PEMBARUAN HUKUM DI INDONESIA: REFLEKSI DALAM PENELITIAN SOSIO-LEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlambang P. Wiratraman

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam dekade terakhir pasca Soeharto, Good Governance (GG telah sering mendengar seperti 'mantra' GG tampaknya mudah diucapkan banyak bicara, formal, dan tumbuh menjadi cita-cita politik yang dominan serta konstitusional dan publik wacana administrasi besar yang telah berakar dalam hukum, kebijakan, dan pendidikan tinggi. Seperti ayam yang berkokok di pagi hari, is terns berbicara di pagi hari, lebar kotak bibit 'governance', seperti 'tata kelola kehutanan yang baik', 'tata kelola keuangan yang baik', 'good university governance', dan banyak lainnya. GG, dalam konteks itu, tampaknya seperti nutrisi yang tepat untuk mengatasi kelemahan sistem hukum Indonesia, birokrasi yang korup, dan kepemimpinan politik predatoric. Dalam hal ini, harus dilihat lebih dekat, apa yang sebenarnya keunggulan yang dimiliki saat GG adalah berbicara? Jelas, hukum adalah salah satu alat untuk memastikan pengoperasian mantra dalam pelaksanaannya, dan didasarkan pada penelitian utama yang dilakukan pada tahun 2005-2006, dengan fokus pada isu Reformasi Hukum dengan menerapkan pendekatan sosio-legal. Akibatnya, penelitian ini memberikan fakta yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan cita-cita bangunan politik atau diformalkan atau terwujud hukum dan kebijakan. Sebagai contoh, satu studi menunjukkan bahwa GG dalam konteks reformasi hukum di Indonesia sebenarnya sangat menakutkan dan melemahnya jaminan hak asasi manusia. Hukum, khususnya produk legislasi dan lembaga, serta transmisi mesin yang dominan dalam mengadvokasi pasar bebas (pasar reformasi hukum ramah gratis. Mungkin, kesimpulan tidak populer di tengah-tengah pidato ejaan bising GG dan proyekproyeknya. Namun demikian, Indonesia saat ini menunjukkan kelanjutan dari korupsi besar-besaran, pelanggaran HAM, impunitas dan semua situasi non-perlindungan dalam sistem hukum Indonesia.   In the last decade post Soeharto, Good Governance (GG has been often heard like a `mantra'. GG seems easily uttered talkative

  6. KERTAS SENI BERBAHAN LIMBAH PEWARNA ALAM RUMPUT LAUT JENIS SARGASSUM, ULVA DAN PELEPAH PISANG ABAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guring Briegel Mandegani

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKKertas seni merupakan kerajinan tangan dengan bahan dasar berbagai macam tanaman berserat. Serat pisang abaka, serat jerami dan serat padi telah mampu diolah menjadi kertas seni secara mandiri tanpa bahan perekat tambahan. Selama ini industri kertas seni yang ada sebagian besar menggunakan bahan baku pelepah pisang raja, pisang abaka, jerami, serat padi dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan keanekaragaman bahan baku, di antaranya dengan memanfaatkan material dari rumput laut maupun limbah rumput laut limbah pewarna alam tekstil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter kertas seni yang terbuat dari limbah pewarna alam dari rumput laut Sargassum sp. dan Ulva serta kombinasinya dengan material serat pisang abaka. Bahan baku pelepah pisang abaka dan limbah rumput laut diolah dengan cara pencacahan dengan ukuran 2-3 cm, direbus dengan soda api selama 2 jam, kemudian disaring dan didinginkan. Bahan kemudian saling dikombinasi dan dijadikan pulp menggunakan mesin blender. Pulp kemudian dicetak dan dianalisis secara fisik. Limbah rumput laut jenis Sargassum sp. dan Ulva dalam keadaan murni (100% tidak dapat digunakan sebagai bahan pembuatan produk kertas seni, dikarenakan kandungan selulosa yang masih di bawah 40% sehingga kertas yang dihasilkan dari proses pencetakan bersifat rapuh, mudah sobek dan tidak rekat antara satu dengan yang lain. Sedangkan kertas dengan campuran serat pisang abaka, menghasilkan kualitas kertas seni dengan kekuatan fisik yang lebih baik daripada kertas seni murni dari rumput laut Sargassum sp. dan Ulva. Kata Kunci: kertas seni, rumput laut, Sargassum sp., Ulva, pisang abaka  ABSTRACTPaper art is a craft that uses a wide variety of fibrous plants. Abaca, straw and rice fibers can be processed into paper art independently without additional adhesive material. During this time, the existing art paper industries use many raw materials such as banana, abaca, etc., Therefore, it is

  7. Gifted and Talented Education in Turkey: Critics and Prospects/Türkiye'de Üstün Yeteneklilerin Eğitiminin Eleştirel Bir Değerlendirmesi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uğur Sak

    2015-12-01

    rkiye’de üstün yeteneklilerin eğitiminin son yıllarda dikkate değer düzeyde gelişmesine karşın tanımlardaki tutarsızlıklar, tanım ve uygulama arasındaki uyumsuzluk, ulusal tanılamalardaki yetersizlikler, program türlerinin yetersizliği, öğretmen niteliğinin düşüklüğü, program geliştirmede uzman yetersizliği ve üstün yeteneklilerin eğitimine karşı olan tutumlar gibi önemli bazı problemler hala çözüm beklemektedir. Anahtar Sözcükler: Türkiye, üstün yeteneklilerin eğitimi

  8. Sistem Penunjang Keputusan Untuk Menentukan Status Gizi Balita Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Ayu Nur Wulandari

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Masalah gizi anak masih menjadi masalah nasional. Ciri khas anak yang sehat harus dilihat dari tumbuh dan berkembang. Untuk memastikan bahwa perkembangan anak balita optimal dan untuk mengantisipasi malnutrisi yang dapat mempengaruhi balita, diperlukan teknik untuk menilai status gizi anak. Status gizi anak balita perlu dipantau terus menerus, karena status gizi balita dapat dijadikan ilustrasi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk membantu dalam menentukan status gizi anak, diperlukan bantuan teknologi informasi. Sistem Pendukung Keputusan adalah sistem interaktif berbasis komputer yang dapat membantu pengambil keputusan dalam menggunakan data dan model untuk memecahkan masalah terstruktur dan tidak terstruktur. Fuzzy Tsukamoto adalah salah satu metode yang paling fleksibel dan toleran yang tersedia, dengan keuntungan yang lebih intuitif, diterima oleh banyak pihak, lebih sesuai untuk input yang diterima dari manusia daripada mesin, ia akan memfasilitasi pihak-pihak yang terlibat dalam memantau perkembangan dan perkembangan balita. Hasil penelitian ini berupa Sistem Pendukung Keputusan untuk mengetahui Status Gizi metode Fuzzy Tsukamoto berbasis Balita yang diharapkan dapat digunakan di posyandu untuk memantau pertumbuhan bayi balita sehingga anak-anak dengan status gizi kurang mendapatkan penanganan yang lebih baik dan lebih cepat. Hasil Penelitian menunjukkan akurasi metode tsukamote di bandingkan dengan metode antropometri dalam menentukan status gizi balita adalah sebesar 82,75%. Kata kunci: inferensi fuzzy, fuzzy tsukamoto, Status Gizi Balita Abstract Children's nutritional problems are still a national problem. Characteristic of healthy children should be seen from growing and developing. To ensure optimal development of children under five and to anticipate malnutrition that may affect children under five, a technique to assess the nutritional status of children is required. Nutrition status of toddlers needs to be

  9. Membaca Pertanda Zaman (Eksploitasi Alam oleh Manusia: Sebuah Interpretasi dalam Karya Seni Patung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Budhi Wantoro

    2014-11-01

    Full Text Available Membaca Pertanda Zaman (Eksploitasi Alam oleh Manusia: Sebuah Interpretasi dalamKarya Seni Patung mewakili bentuk-bentuk eksploitasi alam yang dilakukan olehmanusia adalah sebuah konsep penciptaan karya seni patung sebagai ungkapanpribadi penulis dalam menanggapi, merespons, dan merasakan fenomena eksploitasiyang kebablasan. Berdasarkan observasi, ide, dan sikap kreatif, penulis mencobamenafsirkan dan merepresentasikan gejala serta bentuk eksploitasi alam tersebutdalam bahasa patung yang kaya dengan unsur bentuk, ruang, dan volume. Konsepini, menjadikan alam sebagai objek eksploitasi yang direpresentasikan dalam bentukbatu alami yang sekaligus menjadi media penulis untuk membaca pertanda zaman.Selain itu, konsep etika lingkungan seperti Biosentrime dan konsep kejawen,yaitu Hamemayu Hayuning Bawana (bhs. Jawa yang menjadi jiwa agar kelahiranpatung tersebut menjadi simbol keseimbangan antara manusia dan alam. Dalamhal ini sebongkah batu sebagai metafora dari alam dipecah, diiris, dibor, dan digesersebagai sebuah simbol bentuk eksploitasi yang dilakukan manusia terhadap alam.Kontradiksi antara manusia berteknologi dengan alam, dimetaforakan dalam prosesberkarya, yaitu dengan menggunakan peralatan mekanik ataupun mesin. Alat tersebutsebagai ekses dari perlakukan manusia terhadap alam demi kepentingan dankelangsungan hidup manusia. Sikap penulis yang tetap menghargai alam ditranformasikandalam wujud karya dengan membiarkan karakter batu tetap terjaga alamiahnya.Hasil penciptaan karya seni patung ini, selain memunculkan nilai estetik danbermakna simbolis, juga memberikan corak baru dalam seni rupa khususnya senipatung, serta memberikan ciri khas jati diri penulis dalam penciptaan seni patung. Understanding the Sign of an Era: Nature Exploitation by Human Being- anInterpretation on the Works of Sculpture. Understanding the sign of an era throughthe art of sculpture is one of writer’s expressions in interpreting the form of natureexploitation by

  10. İnteraktif ve Web Tabanlı Genetik Algoritma Eğitim Yazılımı

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Hakan IŞIK

    2017-04-01

    Full Text Available Genetik algoritma optimizasyon problemlerinin çözümünde sıklıkla tercih edilen yapay zeka algoritmalarından biridir. Doğadaki canlıların evrimsel sürecinden esinlenerek geliştirilen genetik algoritma, karmaşık yapısından dolayı anlaşılması zor bir çalışma mekanizmasına sahiptir. Bu zorluğun üstesinden gelebilmek için genetik algoritmanın öğretilmesini destekleyici yazılımlar geliştirilmesi büyük öneme sahiptir. Bu çalışmada, genetik algoritma temellerinin ve çalışma prensiplerinin etkileşimli ve kolay bir şekilde öğretilmesi amacıyla interaktif ve web tabanlı genetik algoritma eğitim yazılımı geliştirilmiştir. Yazılımın ASP.NET MVC platformunda uyumlu (responsive yapıda olması ile literatürde ilk defa farklı tarayıcı boyutlarına sahip masaüstü, dizüstü, tablet ve cep telefonlarından yazılıma erişebilmesi ve kullanılabilmesi sağlanmıştır. Yazılımın sahip olduğu ders içerikleri, uygulamalar ve genetik algoritma arayüzler sayesinde etkili ve verimli bir öğrenme gerçekleşmesine katkı sağlanmıştır. Çalışmada, hiçbir kodlama bilgisi gerekmeden genetik algoritma parametreleri gerçek zamanlı olarak değiştirilebilmekte ve sonuçlar grafiksel çıktılar ile gözlenebilmektedir. Böylece genetik algoritma çalışma mekanizmasının kolay bir şekilde öğrenilmesine olanak sağlanmaktadır. Literatürdeki diğer çalışmalar ile karşılaştırıldığında sunulan çalışma, kolaylık, erişilebilirlik ve görsellik özellikleri ile de yenilik getirmektedir.

  11. Bilgi Liderliğinin Verimlilik Üzerine Etkisi: Sağlık Sektöründe Bir Araştırma / The Effect of Knowledge Leadership on Productivity: A Research on Health Sector

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karahan, Atilla

    2009-04-01

    Full Text Available Bilgiyi sistematik bir biçimde yöneten ve katma değer elde eden işletmeler rekabet avantajı sağlayacak ve rekabeti karşılayacaktır. İşletmelerde bilginin elde edilmesi, saklanması, paylaşılması ve kullanılmasına, diğer bir deyişle bilgi yönetiminin etkin ve başarılı bir şekilde gerçekleşmesine etki eden faktörler bulunmaktadır. Araştırmanın temel amacı küresel ekonomide bilgi liderliğinin verimlilik üzerine etkisinin araştırılmasıdır. Çalışma, bilgiyi üretme ve kullanmada en başarılı örnekleri sergileyen araştırma hastanelerinde görev yapan yöneticiler üzerinde gerçekleştirilmiştir. Araştırmanın kapsamına Afyon Kocatepe Üniversitesi, Isparta Süleyman Demirel Üniversitesi, Konya Selçuk Üniversitesi, Kütahya Dumlupınar Üniversitesi ve Eskişehir Osmangazi Üniversitesi hastanelerinde görev yapan başhekimler, başhekim yardımcıları, hastane müdürleri, müdür yardımcıları, başhemşireler ve başhemşire yardımcılarından oluşan toplam 120 yönetici dahil edilmiştir. Bu araştırmanın sonucunda ise bilgi liderliğinin verimlilik üzerine olumlu etkisi olduğu sonucuna varılmıştır.Organisations, which manage knowledge systematically, would have competitive advantage. In this respect, some factors like collecting, saving, using and sharing knowledge should be subjected under consideration. The main objective of the present research is to examine the knowledge leadership in a global economy. Empirical study was performed on managers of Research Hospitals, who were known with their success in producing and using knowledge. Included in the empirical investigation were hospital managers, managerial assistants, head nurses and assistant head nurses of Afyon Kocatepe University, Isparta Süleyman Demirel University, Konya Selçuk University, Kütahya Dumlupınar University and Eskişehir Osmangazi University hospitals. The results revealed a positive effect of knowledge

  12. In This Issue

    Science.gov (United States)

    1996-07-01

    extremely useful to anyone who wants to adopt this approach. Maier (page 643) describes a pilot program in polymer science designed to interest minority students in polymer science and chemistry. This is a modular program that could be incorporated into a variety of curricula. A different approach to curriculum and outreach is the combined biology/chemistry van program described by Craney, Mazzeo, and Lord (page 646). And yet more outreach for younger children is described by Nolan and Gish (page 651). Information technology can support and aid curriculum reform. The abstract from JCE: Software is for a CD-ROM that summarizes the work of an NSF-supported materials science curriculum development project carried out by Lisensky and Ellis (page 667). The Computer Series includes a proposed addition to the typical physical chemistry curriculum by Williams, Minarik, and Nibler (page 608); it is possible because microcomputers can now do ab initio molecular orbital calculations with reasonable speed. Demonstrations have long been a part of the curriculum. They are always popular and usually instructive. Beall (page 641) reports on a conference that considered the pros and cons of demonstrations as a teaching tool. Tested Demonstrations includes a means for estimating equilibrium constants based on the odor of a solution by Anderson, Buckley, and Niewahner (page 639) as well as a way of making ion exchange visible devised by Driscoll and Villaescuesa (page 640). A very important and time consuming aspect of curriculum development is incorporation of new laboratory experiences for students. Mabrouk (page A 149) describes a laboratory that brings biochemistry to the fore. Sundback (page 669) shows how high school students can test for lead in the environment, and Rees (page 670) shows how homeowners can easily test for lead in paint. Elderd, Kildahy, and Berka (page 675) provide a way to use modern GC equipment to show students how to determine whether a fire may have been arson. In

  13. PEMODELAN KOLIMATOR DI RADIAL BEAM PORT REAKTOR KARTINI UNTUK BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bemby Yulio Vallenry

    2015-03-01

    Full Text Available Salah satu metode terapi kanker adalah Boron Neutron Capture Therapy (BNCT. BNCT memanfaatkan tangkapan neutron oleh 10B yang terendapkan pada sel kanker. Keunggulan BNCT dibandingkan dengan terapi radiasi lainnya adalah tingkat selektivitas yang tinggi karena tingkatannya adalah sel. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan kolimator di radial beamport reaktor Kartini sebagai dasar pemilihan material dan manufature kolimator sebagai sumber neutron untuk BNCT. Pemodelan ini dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Monte Carlo N-Particle versi 5 (MCNP 5. MCNP 5 adalah suatu paket program untuk memodelkan sekaligus menghitung masalah transpor partikel dengan mengikuti sejarah hidup neutron semenjak lahir, bertranspor pada bahan hingga akhirnya hilang karena mengalami reaksi penyerapan atau keluar dari sistem. Pemodelan ini menggunakan variasi material dan ukurannya agar menghasilkan nilai dari tiap parameter-parameter yang sesuai dengan rekomendasi I International Atomic Energy Agency (IAEA untuk BNCT, yaitu fluks neutron epitermal (Фepi > 9 n.cm-2.s-1, rasio antara laju dosis neutron cepat dan fluks neutron epitermal (Ḋf/Фepi 0,7. Berdasarkan hasil optimasi dari pemodelan ini, material dan ukuran penyusun kolimator yang didapatkan yaitu 0,75 cm Ni sebagai dinding kolimator, 22 cm Al sebagai moderator dan 4,5 cm Bi sebagai perisai gamma. Keluaran berkas radiasi yang dihasilkan dari pemodelan kolimator radial beamport yaitu Фepi = 5,25 x 106 n.cm-2s-1, Ḋf/Фepi =1,17 x 10-13 Gy.cm2.n-1, Ḋγ/Фepi = 1,70 x 10-12 Gy.cm2.n-1, Фth/Фepi = 1,51 dan J/Фepi = 0,731. Berdasarkan penelitian ini, hasil optimasi 5 parameter sebagai persyaratan kolimator untuk BNCT yang keluar dari radial beam port tidak sepenuhnya memenuhi kriteria yang direkomendasikan oleh IAEA sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar tercapainya persyaratan IAEA. Kata kunci: BNCT, radial beamport, MCNP 5, kolimator   One of the cancer therapy methods is

  14. STANDAR PERALATAN PASTRY AND BAKERY SECTION DI HOTEL GRAND ROYAL PANGHEGAR BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhitya Ryandi

    2016-03-01

    Panghegar Bandung. Dalam hal pengolahan data, penulis menggunakan analisis deskriptip yaitu teknik penulisan yang menceritakan sesuatu berdasarkan pengalaman atau data empiris, yang disusun dalam bentuk laporan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh penulis, standar peralatan pastry and bakery section sudah baik dan memadai. Namun pemberdayaan peralatan yang berjenis mesin masih kurang lengkap. Jumlah peralatan pastry and bakery section sudah memadai yang disesuaikan dengan kapasitas event-event yang menggunakan produk-produk pastry and bakery. Kondisi peralatan pastry and bakery section masih berkondisi baik namun segi kebersihan peralatan-peralatan tersebut masih kurang sehingga akan menurunkan efektifitas kerja peralatan tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh oleh penulis, penulis menyimpulkan bahwa standar peralatan sangat penting bagi kualitas produk yang dihasilkan. Namun apabila standar peralatan yang dimiliki kurang memadai,  hal tersebut dapat diatasi dengan mobiltas karyawan yang memiliki skill dan knowledge di bidang pastry and bakery. Kata Kunci :Pastry, Bakery, Peralatan, Produk

  15. 1826 Tarihli Grek Harfli Türkçe İncil ile 1827 Tarihli Arap Harfli Türkçe İncil'in Çekim Ekleri Bakımından Karşılaştırılması Comparison of the 1826 Turkish Bible in Greek Characters and the 1827 Turkish Bible in Arabic Characters in terms of Inflectional Affixes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustafa KILIÇARSLAN

    2013-09-01

    different from the Arabic charecters Turkish Bible. İncil hemen hemen tüm dünya dillerine olduğu gibi Türkçeye de tarih boyunca birçok kez çevirisi yapılmış bir kutsal kitaptır. Türkçe İncil tercümelerinin tarihi neredeyse İngilizce, Fransızca ve Almanca İnciller kadar eskidir. Yeni Ahit (Yeni Antlaşma da denilen İncil’in Osmanlı Türkçesine ilk olarak 1662-1665 yıllarında IV. Mehmed’in baştercümanı Ali Bey (Wojciech Bobowski tarafından yapılmış olduğu bilinmektedir. Türkçe İncil tercümelerinin daha sonraki yüzyıllarda ise matbu olarak da yapıldığı görülür. Bunlardan en eskisi Ali Bey’in tercümesine dayalı olarak 1819 tarihinde Paris’te yayımlanmıştır.Osmanlı Devletinde Arap harfli Osmanlı Türkçesi ile yapılmış İncil tercümelerinin yanı sıra daha az bilinen bir de Grek harfli İncil tercümeleri vardır. Bu çalışmada öncelikle çalışmaya esas olan 1826 tarihli Grek harfli Türkçe bir İncil ile 1827 tarihli Arap harfli Türkçe bir İncil’in tanıtımı yapılmıştır. Daha sonra her iki metnin Markos Bölümü Birinci Bab’ının çekim ekleri yönüyle bir karşılaştırılması yapılmıştır. Bu aşamada her iki metinde geçen çekim ekleri karşılaştırılmış, yeteri kadar örnekle konunun ortaya konmasına çalışılmıştır. Çalışmanın en sonunda ise çalışmada kullanılan İncil’in ilgili bölümünün çevirileri ve tıpkıbasımları yer almaktadır.Bazı Grek harfli Türkçe İncil tercümeleri Arap harfli Türkçe İncil tercümelerinin bire bir neşirleridir. Ancak kimi Grek harfli İncil tercümelerinin ağız hususiyetlerinin nispeten daha fazla olduğu ama bunların sentaks bakımından Arap harfli Türkçe İncillerden fazla farklılıklar göstermediği bilinmektedir. Çalışmamıza konu olan 1826 tarihli Grek harfli Türkçe İncil tercümesinin de Karamanlıca ağız özellikleri taşıyan ancak sentaks bakımından Arap harfli Türkçe İncil terc

  16. Kain Songket Palembang dengan Penerapan Teknik Batik sebagai Produk Fesyen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadina Sukma Salim

    2016-06-01

    Full Text Available Minimnya perkembangan motif Songket Palembang dan menghadapi kemunculan ‘songket’ mesin yang harga jualnya jauh lebih murah membuat beberapa pengrajin tenun songket asli menggunakan material alternatif, seperti sutera campuran, benang emas campuran, dan lain-lain untuk tetap bertahan. Semaraknya tren batik di Indonesia sejak UNICEF menetapkan batik sebagai warisan tak benda asli Indonesia, namun banyak masyarakat dalam dan luar Palembang yang tidak kenal dengan Batik Palembang. Kenyataannya, karena ketidakpahaman ini dan karena sisi ekonomis menyebabkannya sebagian masyarakat terpaksa memilih tekstil hasil industri pabrik dibanding karya asli daerah. Akhirnya, kepentingan untuk mempopulerkan motif batik Palembang yang mulai terlupakan juga menjadi kepentingan penelitian ini, selain kebutuhan akan variasi baru kreasi kain Songket Palembang. Hubungan dengan Cina dan India memberikan pengaruh dalam beberapa ragam hias dan warna pada kain Songket Palembang. Kesultanan Palembang Darussalam membeli benang emas dari Cina untuk ditenun menghiasi Songket Palembang sebagai pakaian  mewah kalangan bangsawan wanita. Berdasarkan kuantitas benang dan motif yang diterapkan di dalamnya, kain songket berbeda bagi golongan penggunanya. Diketahui, sebagai komoditi dagang dari Jawa, batik juga dikenakan oleh masyarakat Palembang. Motif-motif tertentu digemari dan menjadi ciri khas motif Palembangan hingga kini. Batik Palembang tidak dibuat di Palembang melainkan di Pesisir Jawa. Oleh karena itu, motifnya merupakan paduan ragam hias flora fauna Palembang dan corak songket selain motif India dan daerah pembuatnya. Akhirnya, salah satu solusi yang ditawarkan untuk keragaman variasi ini adalah menerapkan teknik batik di atas permukaan kain Songket Palembang sebagai salah satu cara menghias permukaan kain. Penerapan ini dapat dilakukan karena kain terbuat dari benang sutera alam. Menggunakan mode kualitatif, data-data didapat melalui literatur, wawancara dan

  17. Studi Eksperimental dan Pemodelan Matematika Proses Pengeringan Kakao Dengan Energi Surya Secara Intermitten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haznam Putra

    2014-06-01

    dimulai dari proses fermentasi kakao. Dengan beberapa kali pengujian kakao, diambil hasil salah satu pengujian dimana hasil fermentasi kakao yang telah dicuci kemudian dikeringkan dari kadar air 55,83% menjadi 7,01% yang berlangsung selama tiga hari yakni 22–24 April 2013 dari pukul 07.00 – 17.00 WIB (Intermitten.  Penelitian dilakukan di Laboratorium Solar Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Medan yang berada di kota Medan dengan posisi 3.36 °LU – 98.4 °BT, ketinggian di atas permukaan laut 200 meter dan waktu meridian (7 + GMT. Dari hasil percobaan percobaan didapat persamaan model matematika untuk pengeringan kakao secara intermitten, dengan nilai koefisien difusifitas berada pada nilai 1,39 x10-10 – 1,85 x10-10 m2/detik, selain itu kualitas kakao yang dikeringkan lebih baik dari segi warna dan tidak berjamur dibandingkan dengan kakao yang dikeringkan secara langsung dibawah sinar matahari. st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

  18. Conhecimento tradicional das marisqueiras de Barra Grande, área de proteção ambiental do delta do Rio Parnaíba, Piauí, Brasil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Simone Tupinambá Freitas

    2012-08-01

    recolección y sus aspectos socioeconómicos, asi como la percepción ambiental y los conceptos relacionados a la preservación que tienen las "marisqueiras", sólo fueron conocidas luego de la aplicación de protocolos estructurados y semi-estructurados. El molusco Anomalocardia brasiliana (Gmelin, 1791, popularmente conocido como "marisco", es una importante fuente de recursos, siendo el más cosechado por la comunidad; le sigue en importancia el Mytella charruana (d'Orbigny, 1842, conocido como "sururu", cuya explotación se destina principalmente a la comercialización debido a su superior valor de mercado. El conocimiento que las "marisqueiras" tienen de la A. brasiliana fue comparado con el disponible en la literatura especializada, quedando evidente su compatibilidad, lo cual fundamenta la importancia de su valorización en el diseño de programas de gestión de los recursos pesqueros en la región. Estudios sobre el impacto ambiental de la actividad revelaron que el 82,81% de las "marisqueiras" tienen en cuenta las consecuencias de su actividad sobre la preservación, cosechando sólo los ejemplares más grandes, mientras que 80,86% de las trabajadoras considera que no hay contaminación en las zonas de cosecha. En el contexto actual se hace necesaria la creación de una Asociación de "marisqueiras", así como una cooperativa, con el propósito de jerarquizar la actividad, la cual es responsable por la producción estimada en promedio de 351 kg de carne por mes.In the community of Barra Grande located at the coast of Piauí, the wives of fishermen, locally known as "marisqueiras" (female shellfish catcher, extract from the mangrove various kinds of shellfish for commercial purposes and a great amount for subsistence. For a better understanding, data on the activity of "marisqueiras", concepts of conservation and socioeconomic aspects of the context in which occurs the activity of shellfish catching were revealed after the application of semi-structured and

  19. SELF-EFFICACY PERCEPTION OF PRESERVICE CLASS TEACHERS TO EDUCATIONAL INTERNET USAGE SINIF ÖĞRETMENİ ADAYLARININ EĞİTSEL İNTERNET KULLANIMINA YÖNELİK ÖZ YETERLİK İNANÇLARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aytaç ÖZÜT

    2012-06-01

    z yeterlik ölçeği kullanılmıştır. Verilerin çözümlenmesinde Bağımsız gruplar t testi, Mann Whitney U testi ve tek yönlü varyans analizi kullanılmıştır. Araştırma bulgularına göre, sınıf öğretmeni adaylarının eğitsel internet kullanımına yönelik öz yeterlik algıları arasında cinsiyet ve kişisel bilgisayara sahip olma durumu açısından anlamlı bir fark bulunamamıştır. Bunun yanında sınıf öğretmeni adaylarının eğitsel internet kullanımına yönelik öz yeterlik algıları arasında öğrenim türü, internet kullanma süresi, öğrenim görülen sınıf ve internete bağlanma ortamına göre anlamlı fark bulunmuştur. Araştırma kapsamında ayrıca öğrenim düzeyinin arttıkça interneti eğitim amaçlı kullanmaya yönelik öz yeterlik inancının da arttığı gözlenmiştir. Öğretmenlerin teknolojiyi etkili kullanabilmeleri için öğretmen yetiştiren kurumlardaki bilgi ve iletişim teknolojileri temelli derslerin yeniden düzenlenmesi ve bu derslerde öğretmenlerin teknolojiyi öğretimde kullanmalarına olanak sağlayacak uygulamalı bir eğitim anlayışının oluşturulması önerilmektedir. Bunun yanında öğretmen yetiştiren kurumlardaki teknolojik altyapının iyileştirilmesinin de öğretmen adaylarının bilgisayar ve internet becerilerinin gelişmesine, teknolojiye yönelik olumlu tutum kazanmalarına olanak sağlayacağı düşünülmektedir.

  20. SEMG analysis of astronaut upper arm during isotonic muscle actions with normal standing posture

    Science.gov (United States)

    Qianxiang, Zhou; Chao, Ma; Xiaohui, Zheng

    scale were done, which were the quadratic curve, quintic curve and exponent curve. And 1 * Foundation Item: Supported by National Nature Science Foundation (60673013) the results showed that the relationship could be expressed as quadratic curve curves in certain scales. From the results it could concluded that the variable based on sEMG with one-third band octave method could really reflected the changes of fatigue caused by different isotonic contraction force levels; the variable and the Borg scale could be fitted with conic curves. And the continuous study could be done for learning the numerical relations between fatigue and sEMG during isometric actions with different force levels. Also it would be better for the supports training and rehabilitation training and other involved issues. References 1. Coorevits P, Danneels L, Cambier D, et al. Correlations between short-time Fourier-and continuous wavelet transforms in the analysis of localized back and hip muscle fatigue during isometric contractions[J]. Journal of Electromyography and Kinesiology. 2008, 18(??): 637-644. 2. Ryan E D, Cramer J T, Egan A D, et al. Time and frequency domain responses of the mechanomyogram and electromyogram during isometric ramp contractions: A comparison of the short-time Fourier and continuous wavelet transforms[J]. Journal of Electromyog-raphy and Kinesiology. 2008, 18(??): 54-67. 3. Coorevits P,danneels L, Cambier D E A. Correlations between short-time Fourier-and continuous wavelet transforms in the analysis of localized back and hip muscle fatigue during isometric contractions[J]. Journal of Electromyography and Kinesiology. 2008, 18(??): 637-644. 4. Dimitrova N A, Arabadzhiev T I, Hogrel J Y E A. Fatigue analysis of interference EMG signals obtained from biceps brachii during isometric voluntary contraction at various force levels[J]. Journal of Electromyography and Kinesiology. 2009, 19(??): 252-258. 5. Troiano A, Mesin L, Naddeo F, et al. Assessment of force and fatigue in