WorldWideScience

Sample records for logam berat dalam

  1. Kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward

    2014-08-01

    Full Text Available Pengamatan kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari telah dilakukan pada bulan Juni 2011. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Kandungan logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks (Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Pb berkisar 3,704-21,892 ppm, Cd 0,784-1,385 ppm, Cu 3,451-12,193 ppm, Zn 24,838-69,973 ppm, dan Ni 37,289-72,329 ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup 2010 dan baku mutu sedimen Ontario (Ontario Sediment Guideline 2008. Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara sungai dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai. Berdasarkan nilai indeks geoakumulasi (I-geo sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak tercemar oleh Pb, Cu, Zn, dan Ni (I_geo<0, dan tercemar sedang oleh Cd (1logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni.

  2. Penilaian tingkat pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai, Maluku Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward .

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract. Morotai Waters, located in North of Maluku, has panoramic coastal waters and marine natural beautiful view, and rich of fishery resources, so it is potentially to be developed as a location for recreation area, mariculture, and fisheries industries. For those reasons, the development need a lot of base data, one of the data base is heavy metals. Heavy metals comes from various human activities, both on land and at sea and geological process. Heavy metals in low levels needed by aquatic organisms for the growth and development of its life, but high levels are toxic. Measurement of levels of heavy metals Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, and Cr in the sediment in the waters of Morotai was conducted in June 2005. Sediment samples is taken using gravity cores at 13 research stations. The levels of heavy metals were measured using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS. The purpose of this study was to evaluate the contamination and pollution of heavy metals pollution level in Morotai Island waters using CF, I_geo, and PLI. The results of this study show that, based on the value of contamination factors (CF, geoaccumulation indices (I_geo and pollution load indices (PLI, sediment in this water is include to uncontamination and unpolluted category and is still safe for marine life (CF<0, I_geo<0 and PLI <1. Keywords:  Morotai; sediment; heavy metal; pollutions   Abstrak. Perairan Morotai terletak di Maluku Utara, perairan ini memiliki panorama pantai dan alam laut yang indah, serta kaya akan sumberdaya perikanan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai lokasi  wisata bahari, budidaya, dan industri perikanan. Untuk pengembangan tersebut diperlukan data dasar, salah satu data dasar tersebut adalah data  logam berat. Logam berat berasal dari berbagai aktivitas manusia yang ada di darat maupun di laut, dan proses geologis di alam. Logam berat dalam kadar yang rendah diperlukan oleh organisme perairan untuk pertumbuhan dan perkembangan hidupnya

  3. KAJIAN CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL DARI KEMASAN KERTAS BEKAS KE DALAM MAKANAN GORENGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Siti Suwaidah

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe function of packaging is to protect food from contamination that can disrupt, harm and endanger human health. Packaging material could contain dagerous substances such as lead, that could migrate into the food, and consumed by human. Migration test is intended to ensure food safety by controlling the migration rate of unwanted compounds from the packaging into the food. The purposes of the study were to determine lead metal content migrated from packaging made of waste paper into fried foods and to define the model of migrating reaction and and the rate of release. The method of the study were kinetics reaction method using Arrhenius equation and lead analysis method using Atomic Absorption Spectrophotometer. The results showed that there was a number of metallic lead migrated from simulation packaging paper into the simulation fried foods. Increasing temperature and storage time, correspond to the lead levels leached from the packaging increased and showed a linear relationship between storage time and the release. The realising rate of lead agree with first order of kinetics reaction, the plot of the number of lead released toward time produced a straight-line. The constant (K of lead releasing rate in average was 4.97 x 10-3 ppm / min with an activation energy (Ea of 3775.3 cal mol-1K-1.Keywords: lead, used paper packaging, fried foodsABSTRAKFungsi pengemasan pada makanan antara lain untuk melindungi makanan dari kontaminasi yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Bahan pengemas dapat mengandung senyawa berbahaya seperti logam berat timbal yang dapat mencemari makanan, dan dikonsumsi oleh manusia. Uji cemaran ditujukan untuk memastikan keamanan makanan dengan cara mengontrol laju masuk senyawa yang tidak dikehendaki dari kemasan ke dalam makanan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kadar logam timbal yang terikut dari kemasan kertas bekas ke dalam makanan gorengan serta menentukan model reaksi

  4. KEMAMPUAN Gracilaria sp. SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI DALAM MENYERAP LOGAM BERAT Pb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi N Ihsan

    2015-04-01

    Full Text Available Efek negatif dari kegiatan industri telah menyebar tidak hanya di darat tapi juga di ekosistem perairan, termasuk laut. Polusi dari kegiatan industri ke air laut terutama heavymetal, menjadi masalah di seluruh dunia. Penelitian tentang makroalga Gracilaria sp. menyerap Timbal telah dilakukan dalam percobaan 6-hari untuk menyelidiki kemampuan potensial sebagai agen bioremediasi. Penurunan konsentrasi Timbal ditemukan dalam air laut selama percobaan 144 jam diukur dalam suhu kamar. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan dua faktor, amonium dan Timbal (Pb. Memimpin digunakan dalam tiga tingkat (0,0, 0,5, dan 1 ppm dan amonium digunakan dalam satu tingkat (0,5 ppm. Setiap pengobatan menggunakan tiga ulangan. Hasil akhir menunjukkan bahwa konsentrasi Timbal dalam Gracilaria sp. selama pengobatan A (0.00 ppm dari amonium naik ke 0,03 ppm, perlakuan B (0,05 ppm dari amonium naik 0,55 ppm, perlakuan C (0,50 ppm dari amonium naik ke 1,77 ppm dan perlakuan D (1 ppm dari amonium naik ke 2.94 ppm. Konsentrasi Timbal ditemukan dalam air laut menurun secara berkala. Pada periode 96 jam eksperimental, konsentrasi Timbal di semua perawatan mencapai 0.00 ppm.Kata kunci: Ammonium, Bioremediasi, Gracillaria, Timbal (Pb THE ABILITY OF Gracilaria sp. AS BIOREMEDIATION AGENT IN ABSORBING HEAVY METAL PbABSTRACTThe negative effect of industrial activities has been spread out not only in terrestrial but also in aquatic ecosystems, including ocean. The pollution from industrial activities to the seawater especially heavymetal, become problem all over the world. Research on macroalgae Gracilaria sp. to absorb Lead has been conducted in 6-day experiment to investigate the potential ability as bioremediation agent. The decline of Lead concentration found in the seawater during 144 hours experiment measured in room temperature. This experiments used Completely Randomized Design (CRD with two factors, ammonium and Lead (Pb. Lead used in three level (0

  5. SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Cholid Djunaidi

    2012-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II, Fe (III, Ni (II, Cd (II, Zn (II, dan Cr (III kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III dan Fe (III > logam borderline (Ni (II, Zn (II dan Cu (II, logam soft Cd (II.

  6. Akumulasi dan Distribusi Logam Berat pada Vegetasi Mangrove di Pesisir Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Setiawan

    2015-04-01

    Full Text Available Tumbuhan mangrove mempunyai fungsi ekologis yaitu dapat menyerap, mengangkut dan menimbun materi yang bersifat toksik yang berasal dari sekitar lingkungan tempat tumbuhnya, salah satunya adalah logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi dan distribusi logam berat jenis Timbal (Pb, Tembaga (Cu dan Kadmium (Cd pada vegetasi mangrove di perairan pesisir Sulawesi Selatan. Sampel vegetasi mangrove diambil dari empat lokasi, yaitu sekitar Pantai Tanjung Bunga Makassar, Muara Sungai Tallo Makassar, Teluk Pare-Pare dan Teluk Bone. Distribusi logam berat pada vegetasi mangrove dibagi dalam lima jaringan yaitu, akar napas, akar kawat, daun muda, daun tua dan ranting. Kandungan logam berat dalam sampel diukur dengan menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometric(AAS. Hasil penelitian menunjukkan, akumulasi Pb terbesar berasal dari sampel vegetasi mangrove di Muara Sungai Tallo yaitu 36,1 ppm, akumulasi Cu terbesar dari Pantai Tanjung Bunga Makassar 42,8 ppm, dan akumulasi Cd terbesar dari Muara Sungai Tallo yaitu 29,3 ppm. Distribusi logam berat pada jaringan vegetasi mangrove yang paling tinggi, untuk Pb terdapat pada akar kawat yaitu 9,5 ppm, akumulasi logam berat Cd tertinggi terdapat pada jaringan daun muda yaitu 3,1 ppm, sedangkan akumulasi logam berat Cu yang tertinggi terdapat pada jaringan akar kawat yaitu 10,1 ppm. Secara umum, jenis Api-api (Avicennia marina merupakan jenis mangrove yang paling besar menyerap logam berat dengan kandungan Pb sebesar 24,2 ppm, Cd sebesar 30, 9 ppm dan Cu sebesar 71,2 ppm. Katakunci: logam berat, mangrove, perairan pesisir, Sulawesi Selatan   Accumulation and Distribution of Heavy Metals in Mangrove Vegetation of the Coastal of South Sulawesi Abstract Mangroves have ecological functions to absorb, transport and stockpile toxic materials, e.g., heavy metal from surrounding environment. This research aimed to know the accumulation and distribution of heavy metals, i.e. Lead (Pb, Cuprum

  7. SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN KITOSAN UNTUK APLIKASI SENSOR DETEKSI LOGAM BERAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Nugroho CS

    2011-11-01

    Full Text Available Penelitian tentang pemanfaatan membran kitosan sebagai sensor deteksi logam berat berdasarkan sifat optic belum pernah dilaporkan. Penelitian ini melaporkan kajian tentang sintesis membrane kitosan untuk diaplikasikan sebagai sensor deteksi logam berat berdasarkan sifat optic. Sebagai laporan awal, pada artikel ini baru akan dilaporkan kajian sintesis membrane kitosan dari serbuk kitosan hasil preparasi dari cangkang kepiting dan karakterisasinya. Penelitian awal ini bertujuan untuk mensintesis membrane kitosan dari serbuk kitosan dan karakterisasinya. Serbuk kitosan dipreparasi dari cangkang kepiting melalui proses deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Membran kitosan dibuat dari kitosan dengan penambahan agen crosslingking berupa glutaraldehida. Kitosan dikarakterisasi meliputi uji kadar air, kadar abu, kadar nitrogen, viskositas, derajat deasetilasi, analisis gugus fungsi dengan spektroskopi IR dan kristalinitas dengan difraksi sinar X. Membran kitosan dilakukan karakterisasi penampilan fisik, analisis gugus fungsi dan kristalinitas. Kesimpulan penelitian adalah 1 kitosan dapat dipreparasi dari limbah cangkang kepiting melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi, 2 membran kitosan dapat disintesis dari serbuk kitosan dengan menggunakan agen crosslinking glurataldehida, 3 semakin tinggi konsentrasi kitosan yang digunakan untuk membuat membran, maka membran yang dihasilkan akan menunjukkan warna yang pekat dan kurang transparan, 4 struktur kimia kitosan dalam bentuk membran kitosan tidak mengalami perubahan tetapi kristalinitasnya berubah.

  8. KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA AIR DAN SEDIMEN DI PERAIRAN SOCAH DAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Andy Nugraha

    2009-10-01

    Full Text Available Logam berat sangat berbahaya bagi biota laut maupun trofik level diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat di perairan Socah dan Kwanyar kabupaten Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan. Pengambilan sampel air menggunakan botol sampel, sedangkan pengambilan sampel sedimen menggunakan grab sampler. Sampel kemudian dianalisa dengan spektrofotometer serapan atom (SSA. Hasil menunjukkan bahwa kandungan logam berat Cd, Cu, Pb, dan Hg pada air di perairan Socah dan Kwanyar masih dibawah ambang batas baku mutu air laut, sedangkan kandungan logam berat di sedimen melebihi ambang batas baku mutu air laut untuk biota laut. Secara umum, kandungan logam berat di sedimen lebih tinggi dari pada kandungan logam berat di air. Kata Kunci : Logam berat, Pencemaran, Spektrophotometer  HEAVY METALS CONTENTS IN WATER AND SEDIMENT IN KWANYAR AND SOCAH WATER, BANGKALANHeavy metals are very dangerous for marine life as well as the trophic level above. This study aims to determine the content of heavy metals in the waters Socah and Kwanyar Bangkalan. This study was conducted over 3 months. Water sampled using a sample bottle, while sediment samples was taken using a grab sampler. The sample was then analyzed by atomic absorption spectrophotometer (AAS. Results showed that the content of heavy metals Cd, Cu, Pb and Hg in the water in the Socah and Kwanyar waters still below the seawater quality standard limits, whereas the heavy metal content in sediments exceeded the water quality standard for marine sea. In general, the content of heavy metals in sediment is higher than on the water.Keywords: Heavy metals, Pollution, AAS

  9. ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN LOGAM BERAT IKAN BELANAK (Mugil sp.DI SEKITARDI PERAIRAN SOCAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiludin

    2012-10-01

    Full Text Available Meningkatnya aktivitas manusia di sekitar perairan Kecamatan Socah seperti limbah industri dan rumah tangga dari Bangkalan, tumpahan bahan bakar kapal yang langsung terbuang ke laut, tumpukan sampah yang sengaja dibuang ke laut dan aktivitas lewatnya kapal laut memungkinkan berpengaruh terhadap biota perairan.Ikan belanak sudah banyak dan ditangkap di perairan Socah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan gizi dan kadungan logam berat ikan belanak (Mugil sp. yang berada di sekitar perairan Socah.Penelitian dimulai dengan pengambilan dan preparasi sampel, pengujian kandungan proksimat dan logam berat dengan perlakuan ukuran ikan (12 cm dan 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ikan belanak ukuran 12 cm sebesar 37,79% dan 38,87% untuk ikan belanak ukuran 25%. Kandungan kadar air berkisar 75,96-76,70%, kandungan protein berkisar 17,64-19,57%, kandungan lemak berkisar 2,83-3,33%, asam lemak bebas berkisar 1,43-1,47%, kandungan abu berkisar 1,14-2,94% dan kandungan karbohidrat berkisar 0,29-0,49%. Tidak terindikasi adanya logam berat Pb dan Hg pada perairan Socah dan pada daging ikan belanak.Kata kunci : belanak(Mugil sp, gizi, logam berat, perairan Socah

  10. PEMANFAATAN KARBON AKTIF ARANG BATUBARA (KAAB UNTUK MENURUNKAN KADAR ION LOGAM BERAT Cu2+ DAN Ag+ PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmiyati Kusmiyati

    2012-05-01

    0.994 for Cu2+ metals ion and 0.984 for the Ag+ metals ion at acidic solution, whereas 0.986 for Cu2+ metals ion and 9.69 for the Ag+ metals ion at neutral pH. Kinetic model of second order rate describe the adsorption process well at acidic and neutral conditions. At the optimum conditions, the correlation coefficient (R2 of 0.998 for Cu2+ and 0.999 for the Ag+ at acidic solution, whereas 0.993 for Cu2+ and 9.998 for the Ag+ at neutral pH were obtained.  Limbah cair industri bisa mengandung ion logam berat seperti Cu2+ dan Ag+ yang berbahaya bagi lingkungan jika dibuang tanpa melalui pengolahan dahulu. Metode yang digunakan untuk mengurangi ion logam berat dalam limbah cair sudah banyak dilakukan, salah satu diantaranya adalah adsorpsi, yaitu memisahkan komponen tertentu dari fluida ke permukaan zat padat. Adsorpsi merupakan metode yang mudah, akan tetapi kebanyakan adsorben yang digunakan harganya mahal, sehingga perlu adanya alternatif adsorben yang murah. Penelitian ini memanfaatkan karbon aktif arang batubara (KAAB sebagai adsorbennya. Arang batubara merupakan limbah hasil pembakaran batubara pada industri, yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi adsorben, sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Pengaktifan arang batubara dilakukan dengan merendamnya dalam peroxide kemudian dilakukan pemanasan pada suhu 500°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter proses (konsentrasi, pH dan waktu proses terhadap persentase ion logam berat teradsorpsi dalam KAAB, mempelajari persamaan kesetimbangan adsorpsi dengan menggunakan model isoterm adsorpsi Langmuir dan Freundlich, dan menghitung konstanta kinetika adsorpsi dengan pendekatan model kinetika pseudo-first-order dan pseudo-second-order. Pelaksanaan penelitian dengan batch, yaitu mengkontakkan 10 gram KAAB dengan 400 ml limbah sintetis. Pengujian kadar ion logam berat menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAAB dapat digunakan untuk

  11. ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb DI MUARA SUNGAI PORONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Parawita

    2009-10-01

    Full Text Available Laut merupakan tempat bermuaranya semua sungai, baik sungai kecil maupun sungai besar. Pembuangan lumpur lapindo ke laut yang di alirkan melalui muara sungai Porong mengandung logam berat, salah satunya yaitu timbal. Konsentrasi timbal yang melebihi baku mutu akan berpengaruh pada efek negatif biota. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui konsentrasi timbal di muara sungai Porong. Metode yang digunakan adalah observasi, pengambila sampel dilakukan tiga kali tiap minggu pada waktu pagi hari. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa kondisi fisika kimia perairan antara lain : konsentrasi timbal di muara sungai Porong berada jauh di ambang batas dengan nilai konsentrasi timbal yaitu berkisar antara 0-0,490 mg/l, pH berkisar antara 7,6-7,7, suhu berkisar antara 30-32 0C, salinitas berkisar antara 11,3-12,3 ‰, DO berkisar antara 4,7-5,3 mg/l, dan TSS berkisar antara 482,6-926,6 mg/l. Kata Kunci : Konsentrasi, Timbal (Pb, Muara.  HEAVY METAL CONCENTRATION ANALYSIS OF LEAD (Pb IN PORONG RIVER DELTALapindo mud disposed into the sea which is piped through Porong river estuary contain heavy metals, one of which is lead. Lead concentrations that exceeded the quality standard will have the negative effects to biota. The aim of the study was to determine the concentration of lead in the Porong river estuary. The method used is observation, the samples was taken three times per week in the morning. Results of this research showed that the physical condition of the water chemistry, among others: the concentration of lead in the Porong river estuary was above the threshold value of lead concentrations ranging from 0 to 0.490 mg / l, pH ranging from 7.6 to 7.7, the temperature ranging from 30-32 oC, salinity ranged from 11.3 to 12.3 ‰, DO ranged from 4.7 to 5.3 mg / l and TSS ranged from 482.6 to 926.6 mg / l.Keywords: Heavy metals, Concentration, Lead (Pb, Delta

  12. KARAKTERISASI SIFAT FISIS MEMBRAN POLIMER MATRIK KOMPOSIT(PMC DARI KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA UNTUK ADSORBSI LOGAM BERAT PADA MINYAK GORENG BEKAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Nurmayanti

    2014-05-01

    Full Text Available Minyak goreng yang sudah berulangkali dipanaskan akan berwarna hitam dan mengandung logam-logam berat. Untuk meremajakannya diperlukan teknologi alternatif yang mampu mereduksi logam berat pada minyak goreng bekas. Salah satunya adalah membran PMC yang digunakansebagai filter. Membran di uji sifat fisis (debit aliran, kerapatan, porositas dengan variasi ukuran mesh dan komposisi karbon aktif tempurung kelapa. Matrik berasal dari campuran 0.3 gr PEG, 5 ml PVA, dan 5 ml Aquades. Filler berupa serbuk karbon aktif berasal dari limbah tempurung kelapa. Membran di buat dengan variasi ukuran mesh 60, 100, 120 mesh dan komposisi 1, 3, dan 5 gr. Karbon aktif diperoleh dari tempurung kelapa dengan teknik pemanasan pada temperatur 500o C dan aktifasi kimia dengan larutan H3PO4 5 M. Hasil terbaik ditunjukkan pada membran dengan penambahan karbon aktif  5 gram 120 mesh yang memiliki efektifitas penyaringan paling baik dan adsorbsi logam berat paling maksimal. Debit aliran semakin meningkat dengan nilai 0.0333 (ml/menit dan kerapatan membran semakin kecil 0.95534 (gr/cm dengan porositas 0.39 %. Hasil AAS menunjukan logam Cu mengalami penurunan kadar logam sebesar 0.0819 mg/L dan logam Fe 0.0285 mg/L. Membran ini merupakan membran mikrofiltrasi dengan rata-rata pori-pori 160.4 nm yang mampu mereduksi partikel dan bakteri dengan ukuran 400 nm hingga 2 µm

  13. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  14. Pengaruh Berat Kitosan, Ph Dan Waktu Kontak Terhadap Kadar Amoniak Dalam Larutan Amonium Klorida

    OpenAIRE

    Ambarita, Melfa Mulatiur

    2010-01-01

    Telah dilakukan studi tentang pengaruh penambahan kitosan terhadap kadar amoniak dari larutan amonium klorida. Kadar amoniak ditentukan dengan variasi berat kitosan, pH campuran kitosan dan amoniak, dan waktu kontak kitosan dan amoniak dalam 50 mL larutan Amonium klorida. Penentuan kadar amoniak dilakukan dengan metode spektrofotometri. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyerapan amoniak yang optimum terjadi pada berat kitosan 0,075 g dan pH 8 serta waktu kontak 80 m...

  15. MODAL SOSIAL DALAM DINAMIKA PERKEMBANGAN SENTRA INDUSTRI LOGAM WARU SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mit Witjaksono

    2015-06-01

    Full Text Available The new institutional economics paradigm, qualitative-interpretive paradigm, case study strategy, and narrative interviewing were applied in this research in reconstructing conceptually and theoretically how the existence and roles of social capital within the context of the dynamics of SILOW (Sentra Industri Logam Waru development since its beginning through the development of ASPILOW (Asosiasi Pengusaha Industri Logam Waru. Four distinct social capital perspectives and MBCA (Mutually Beneficial Collective Action are used as two proxies in reconstructing the existence and roles of social capital on the dynamics of SILOW development. Based on analytical reconstruction found that structurally and cognitively the existence and roles of social capital contribute significantly to the industry development of SILOW in five phases: the embryo of blacksmith center, the blacksmith center, the metal works center (SILOW, the SILOW-Synergy I, and the SILOW-Synergy II.

  16. Penilaian tingkat pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai, Maluku Utara

    OpenAIRE

    Edward

    2015-01-01

    Abstract. Morotai Waters, located in North of Maluku, has panoramic coastal waters and marine natural beautiful view, and rich of fishery resources, so it is potentially to be developed as a location for recreation area, mariculture, and fisheries industries. For those reasons, the development need a lot of base data, one of the data base is heavy metals. Heavy metals comes from various human activities, both on land and at sea and geological process. Heavy metals in low levels needed by aqua...

  17. PEMANFAATAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES (MART. SOLMS. DALAM PENYISIHAN LOGAM BERAT CHROM (CR PADA LIMBAH ELEKTROPLATING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sumiyati

    2012-02-01

    Full Text Available Effluent that is produce by the electroplating industry, especially nickel chrome plating, contains chromemetal that is carcinogenic. The toxicities from chrome are caused by its ability to dissolve and it’s mobilityin the environment. An alternative treatment to reduce chrome is called fitoremediasi which uses plants asits indicator; in this case we use water hyacinth.At the preface experiment, we tried to plant mature water hyacinth in electroplating waste. First we tried toplant in 100% waste water in witch we repeated it 3 times. At the 3rd week; day 18; the plants becameyellowish and became wilted. Knowing this fact, we applied the time for our experiment the we were goingto executed, with assuming at the 18th day the plants will become wilted as an indicator that the waterhyacinth are saturated in adsorbing chrome as the heavy metal pollutant. This became the parameter indesigning the time treatment for the plant zone, 4 until 15 days.The treatment was done by making variation in the amount of plants that are planted, which was 0 plants(as the control, 1 plant, 2 plants, 3 plants, and 4 plants; with 3 times repeating at each stage. The result ofthis experiment after 18 days shows the chrome concentration and the efficiently in decreasing theconcentration on each stage. The highest efficiently for each plant was the treatment by 1 plant only. Thehighest efficiently in decreasing the concentration was 78,95% ad it was done by the treatment with 4plants. To get chrom concentration which is fill with the standard, we can add more water hyacinth into thewaste with the balance equivalent or we need the lower beginning concentration.

  18. Fungi Mikoriza Arbuskula: Potensi teknologi mikorizoremediasi logam berat dalam rehabilitasi lahan tambang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUHARNO

    2016-01-01

    Full Text Available Suharno, Sancayaningsih RP. 2013. Arbuscular Mycorrhizae Fungi: The potential use of heavy metal mycorrhizo-remediation technology in mined field rehabilitation. Bioteknologi 10: 23-34. The study of arbuscular mycorrhizae fungi (AMF on several ecosystem varieties has been done worldwide throughout. The role of mycorrhizae in promoting growth and surviving of plants in some critical habitats has also been recognized. In the last decade the ability of mycorrhizae has been used as a heavy metal remediation in the mined field. In fact, mycorrhizae were able to support the growth and survival of plants on the marginal lands. Various species of AMF are able to build symbioses relationship with plants in order to stabilize and bind heavy metals in polluted lands. Previously, Brassicaceae and Carryophylaceae plants known as heavy metal hyper-accumulator, also Leguminosae plants with nitrogen fixing bacteria in it have been used in waste mined land revegetation and reclamation. Nowadays, beside increasing those plants ability, mycorrhizal fungi become an alternative source to enhance and develop other plant varieties to be plant revegetation in mined field.

  19. PEMBUATAN KHITOSAN DARI KULIT UDANG UNTUK MENGADSORBSI LOGAM KROM (Cr6+ DAN TEMBAGA (Cu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristinah Haryani

    2011-07-01

    Full Text Available Khitosan adalah hasil proses deasetilasi dari senyawa khitin yang banyak terdapat dalam kulit luar hewan golongan Crustaceae seperti udang dan kepiting. Elektron nitrogen pada gugus amino yang dimiliki khitosan dapat mengikat ion-ion logam, membentuk senyawa kompleks koordinasi yang stabil. Oleh karena itu, khitosan dapat digunakan untuk mengadsorbsi logam berat hasil buangan industri seperti krom dan tembaga yang bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi tubuh manusia. Kemampuan khitosan untuk menjerap limbah logam tergantung pada derajat deasetilasinya. Proses adsorbsi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jumlah adsorbent, pH, waktu, kecepatan pengadukan dan suhu. Percobaan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembuatan khitosan dari kulit udang, dengan konsentrasi NaOH dari 20 hingga 60% (%berat. Khitosan yang dihasilkan dari proses ini dianalisa derajat deasetilasinya dengan FTIR. Tahap kedua adalah proses adsorbsi limbah krom dan tembaga menggunakan khitosan dengan derajat deasetilasi yang paling besar. Pada proses ini waktu adsorbsi divariasi untuk limbah logam krom sedangkan untuk limbah tembaga menggunakan variabel berubah pH dan waktu. Limbah krom dan tembaga kemudian dianalisa dengan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat deasetilasi khitosan yang optimum sebesar 91,88% diperoleh pada konsentrasi NaOH 50%, waktu optimum untuk proses adsorbsi limbah krom adalah 30 menit dengan kadar krom sebesar 13,96 ppm sedangkan untuk adsorbsi Cu optimum pada pH 3 dengan kadar 0,24 ppm dan efisien untuk waktu 30 menit.

  20. Pengaruh Penambahan Kaolin Terhadap Reduksi Logam Pb pada Proses Pembakaran Batubara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isdawani Is

    2015-06-01

    Full Text Available Adsorpsi emisi pembakaran briket batubara dengan menggunakan adsorben kaolin telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rasio adsorben terhadap performa penyerapan SO2 dan logam berat plumbum (Pb. Kaolin dicampur dalam briket batubara dengan variasi massa 2, 4, 6, 8, dan 10%. Briket dibakar pada electrically stainless steel reaction tube pada kondisi temperatur pembakaran yaitu 600, 700, dan 800oC. Analisis kadar pb dilakukan dengan menggunakan atomic absorbtion spectroscopy (AAS Perkin Elmer. Konsentrasi emisi SO2 dalam gas buang dianalisis menggunakan industrial gas combustion and emission analyzer (E4400i. Hasil percobaan dan analisis menunjukkan, bahwa tingginya rasio adsorben dapat menurunkan trend emisi SO2 yang dihasilkan. Pada emisi logam tingkat kejenuhan penyerapan oleh kaolin berada pada rasio adsorben 6%-10%. Kapasitas adsorpsi yang dihasilkan cenderung tinggi pada suhu pembakaran 600oC.

  1. INTRODUKSI GEN Sitrat Sintase KE DALAM RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN Agrobacterium tumefaciens

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristanti Frinra Daud

    2013-08-01

    ekonomis penting. Ice-ice merupakan penyakit yang paling umum menyerang rumput laut dan menyebabkan menurunnya produksi rumput laut. Penyakit ini disebabkan oleh perubahan salinitas, suhu, dan pencemaran logam berat. Asam sitrat digunakan sebagai pengkelat logam berat. Introduksi gen sitrat sintase ke dalam genom tanaman diketahui dapat mengurangi cekaman oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengintroduksi gen sitrat sintase ke dalam genom K. alvarezii menggunakan perantara Agrobacterium tumefaciens. Berdasarkan eksplan yang tahan pada media seleksi higromisin, efisiensi transformasi pada K. alvarezii sebesar 7,5%. Efisiensi regenerasi tunas transgenik putatif sebesar 100%, efisiensi tunas non transgenik sebesar 100%. Analisis molekular menggunakan teknik PCR, satu dari lima K. alvarezii transgenik putatif mengandung transgen PaCS di bawah kendali promoter 35S CaMV.

  2. ADSORPSI LOGAM SENG (Zn DAN TIMBAL (Pb PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI KERAMIK OLEH TANAH LIAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Rianti Priadi

    2014-05-01

    Full Text Available ADSORPTION OF ZINC AND LEAD FROM CERAMIC WASTEWATER USING CLAY. Ceramic industry generates glaze wastewater and clay waste. Glaze wastewater contains heavy metal from ceramic painting process which can potentially cause severe pollution problem. Glaze wastewater from PT.X typically contains Cd (0.013 mg/L; Cu (0.033 mg/L; Pb (1.20 mg/L; and Zn (7.00 mg/L. Clay waste used as adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. The present study investigates in bench scale and uses batch adsorption method to determine effective  adsorbent amount and contact time in removing heavy metals in glaze wastewater in order to fulfill the discharge requirement based on regulation of Minister of Environment No.16/2008concerning effluent water standard for ceramic industries. The results showed that the effective adsorbent amount and contact time respectively are 5 g/L and 15 minutes with pH 8 and stirring speed of 150 rpm. Concentration of heavy metal adsorbed are 0,614 mg/L and 2,07 mg/L for lead (Pb and zinc (Zn with removal efficiency up to 61.0% for Pb and 9.8% for Zn.From this study clay waste could be potentially used as an adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. Keywords: adsorption, clay waste, heavy metals Abstrak Industri keramik menghasilkan limbah glasir dan limbah tanah liat. Limbah glasir mengandung logam berat yang berasal dari proses pewarnaan keramik dan berpotensi mencemari lingkungan. Kandungan logam berat pada limbah glasir PT.X yaitu Cd (0,013 mg/L; Cu (0,033 mg/L; Pb (1,20 mg/L; dan Zn (7,00 mg/L. Limbah tanah liat digunakan sebagai adsorben yang berguna mengurangi kadar logam berat pada limbah glasir.Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan metode batch adsorpsi untuk menentukan dosis adsorben dan waktu kontak yang efektif dalam mengolah limbah glasir agar memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2008 tentang baku mutu air limbah bagi usaha dan

  3. Aplikasi Metode Group Technology dalam Memperbaiki Tata Letak Mesin untuk Meminimalkan Jarak Perpindahan Bahan (Studi Kasus di Perusahaan Mebel Logam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Amelia

    2007-01-01

    Full Text Available Material handling process is affected by planning and setting layout facility since cost of material handling can reached 30-90% total production cost. In a metal furniture factory products were made without good setting layout facility. The machines and material were set at empty places. Distances between machines were not set so the traffic would get traffic jam. Unfinished material must wait until the number requirement for handling is reached. The layout setting of machines will be set with Group Technology. The methods used are Rank Order Clustering, Similarity Coefficient and p-median. The result of this method can reduce distance of material handling until 68%. Abstract in Bahasa Indonesia: Perencanaan dan pengaturan tata letak pabrik berpengaruh pada proses pemindahan bahan karena biaya proses pemindahaan bahan dapat mencapai 30%-90% dari total biaya produksi. Selama ini sebuah perusahaan mebel logam melakukan proses pembuatan mebel logam berdasarkan lokasi mesin-mesin yang ada. Penempatan penambahan mesin ataupun bahan yang digunakan hanya berdasarkan ruang yang ada. Jarak antara proses (mesin satu dengan yang lain tidak dipertimbangkan sehingga terjadi kesimpangsiuran proses. Bahan setengah jadi harus menunggu hingga jumlah tertentu untuk dipindahkan. Untuk itu dilakukan pengaturan tata letak mesin-mesin yang ada dengan menggunakan Metode Group Techonology. Metode yang digunakan adalah metode Rank Order Clustering, Similarity Coefficient dan p-median. Dengan metode ini jarak perpindahan bahan berhasil dikurangi hingga 68 %. Kata kunci: Group technology, rank order clustering, pengangkutan material.

  4. PENCEMARAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg PADA AIRTANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas Triadi Putranto

    2012-02-01

    Full Text Available The earth consists largely of water because the land area is smaller than the ocean. Human beings on this earthcan not escape the need for water. Water is the main requirement for the process of life on the earth.Relatively clean water that is coveted by men, whether for purposes of daily life, for industrial purposes, for thecleanliness of city sanitation, as well as for agricultural purposes and so forth. Heavy metal pollution is a veryserious issue to be handled, because of adverse environmental and ecosystem in general. Heavy metallic elementis the element which has a density of more than 5 gr/cm3. Hg has a density of 13.55 gr/cm3. Disaster is anoutbreak of Minamata mercury poisoning in people who eat fish contaminated by mercury in Minamata Japan,and this event is known as Minamata Disease. Efforts to tackle the heavy metal pollution can actually be doneusing a chemical process or by microorganism such as microbes and bacteria.

  5. Pengaruh Medium Tercemar Logam Pb dan Cu terhadap Pertumbuhan Nannochloropsis Salina

    OpenAIRE

    Abd.Wahid Wahab; Yusafir Hala; Fibiyanthy

    2013-01-01

    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memanfaatkan fitoplankton Nannochloropsis salina sebagai biosorben untuk ion logam Pb dan Cu di perairan. Pada penelitian ini pemaparan ion logam Pb dan Cu dengan variasi konsentrasi masing-masing 10, 30, dan 50 ppm dilakukan di awal masa pertumbuhan fitoplankton N. salina dalam Medium Conwy pada salinitas 30 ???, aerasi dan pencahayaan kontinyu, serta suhu ruangan 20 ??C. Konsentrasi ion logam ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom ...

  6. Analisis Hukum Hak Dan Kewajiban Para Pihak Dalam Perjanjian Leasing Dengan Objek Alat Berat (Pada Kontrak PT. Clipan Finance Indonesia Tbk. Dan PT. Dipo Star Finance)

    OpenAIRE

    Natio, Ferry Suwandi

    2013-01-01

    Di masa pertumbuhan ekonomi dewasa ini, banyak pelaku usaha yang bergerak pada sektor seperti jasa konstruksi, pertambangan, perkebunan, yang memerlukan alat berat sebagai barang modal utama sedangkan biaya yang dibutuhkan sangat besar. Leasing (selanjutnya disebut sewa guna usaha) merupakan suatu model pembiayaan yang dapat dijadikan solusi bagi pelaku usaha untuk memperoleh barang modal tersebut. Contoh perusahaan sewa guna usaha adalah PT. Clipan Finance Indonesia Tbk. da...

  7. DISTRIBUSI CEMARAN LOGAM BERAT KROMIUM (Cr DI SEKITAR INDUSTRI PELAPISAN LOGAM DESA SUSUT, BANGLI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siaka I M.

    2012-11-01

    Full Text Available An investigation on the distribution of contamination of heavy metals chromium (Cr in around Industrial Metal Coating at Susut Village, Bangli has been carried out. Allegedly contaminated soil by metal chromium (Cr was analyzed by means of AAS (Atomic Absorption Spectroscopy with prior process of digestion method using a mixture of mineral acids, HNO3 and H2O2 (1:1. It was found that, the distribution of heavy metals chromium varied according to the distance (0 – 50 m between the pollutant sources and the sampling locations. The soils collected from West side of the industry contained Cr ranging from 13.4742 to 24.2507 mg/kg, while the soils collected from the North and South sides of the industry contained Cr of 9.9725 – 19.6718 mg/kg and 19.9415 – 25.8771 mg/kg respectively. Moreover, the distribution of Cr showed a positive correlation between depths (0 – 40 cm and the Cr concentrations. The deeper was the soils, the higher the concentration of Cr was. The concentration of Cr ranged from 3.5022 to 30.7174 mg/kg and the highest concentration of Cr was distributed in the depth of 40 cm.

  8. Analisis Kekuatan Tangki CNG Ditinjau dengan Material Logam Lapis Komposit pada Kapal Pengangkut Compressed Natural Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Firmansah

    2013-03-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, dilakukan analisa perbandingan pada kekuatan pressure vessel compressed natural gas. Pressure vessel yang digunakan yaitu tipe satu dan tipe tiga, tipe satu adalah tabung menggunakan material logam yaitu Carbon Steel SA 516 Grade 70 dan Aluminium Alloy T6-6061. Pada tabung tipe tiga material menggunakan Aluminium Alloy T6-6061 dengan lapisan Komposit (Carbon Fibre – Epoxy pada seluruh tabung (full wrapped. Sudut orientasi serat yang digunakan 54.73560 dan terdiri dari 4 lapis komposit yang membungkus aluminium. Variasi yang dilakukan pada tebal komposit yaitu 25% komposit, 50% komposit, dan 75% komposit. Pressure vessel mendapat perlakuan internal pressure sebesar 125 bar dan temperatur -300C. Analisa dilakukan dengan dua metode yaitu dengan perhitungan manual dan software finite element method (NASTRAN 2010. Dari hasil perhitungan tersebut tabung tipe satu dengan material logam terbukti aman karena memenuhi dari faktor keamanan yang ditentukan tetapi pressure vessel sangat berat. Pada tabung tipe tiga lamina dengan komposisi 75% komposit dan 50% komposit dinyatakan aman karena memenuhi dari kriteria tegangan maksimum. Sedangkan pada komposisi 25% komposit lamina mengalami kegagalan yang disebabkan terlalu rendahnya lapisan komposit. Dari keseluruhan hasil perhitungan dan analisa didapatkan komposisi ideal pressure vessel yaitu 75% komposit dan 25% aluminium dari tebal keseluruhan sehingga menghasilkan tegangan yang sangat kecil dan memiliki berat yang paling ringan.

  9. Penyisihan Fe dalam Air Tanah Menggunakan Zeolit Alam Banda Aceh Teraktivasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasni Hasni

    2015-06-01

    Full Text Available Kajian ini membahas proses pemisahan logam besi dalam sampel air secara adsorpsi. Secara umum bertujuan untuk melihat pengaruh perlakukan zeolit alam terhadap efisiensi penyisihan logam besi dalam sampel air baku. Proses adsorpsi menggunakan zeolit alam Banda Aceh dengan variasi ukuran partikel 40, 60, 80, dan 100 mesh.  Kadar besi (Fe dalam larutan sampel buatan adalah 1,25 mg/l agar mendekati kadar logam besi sesungguhnya. Kadar sampel asli air tanah dari Desa Alue Peunyareng Kabupaten Aceh Barat sebesar 1,1206 mg/l. Analisis kadar logam besi dilakukan dengan alat spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adsorpsi maksimum diperoleh pada penyerapan dengan zeolit alam berukuran 100 mesh baik untuk sampel asli maupun sampel buatan. Aktivasi zeolit alam menaikkan kemampuan adsorpsi bahan penyerap hingga 154,72%. Kemampuan penyerapan yang dimiliki zeolit alam menurun hingga 92,25% manakala sampel yang diserap berupa air tanah karena sampel masih banyak mengandung bahan pengotor.

  10. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.

  11. Logam Merkuri pada Pekerja Penambangan Emas Tanpa Izin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Sumantri

    2014-05-01

    Full Text Available Potensi produksi pertambangan emas di Indonesia termasuk dalam kategori cukup besar dengan produksi rata-rata 113.720,4423 kg/tahun. Penggunaan merkuri pada proses pengolahan emas berpotensi menyebabkan terjadinya masalah kesehatan seperti keracunan merkuri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko akumulasi merkuri pada rambut pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI di Desa Cisarua, Nanggung, Bogor tahun 2013. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja PETI Desa Cisarua. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 40 pekerja. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan. Pengukuran konsentrasi merkuri dalam rambut pekerja menggunakan AAS FIMS dengan Reverence Recovery Material 100%. Variabel bebas pada penelitian ini adalah umur, masa kerja, jam kerja dan konsumsi ikan dengan variabel terikatnya adalah akumulasi logam merkuri pada rambut pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akumulasi logam merkuri dalam rambut pekerja antara 2,03 sampai 9,04 ppm atau terdapat 24 orang (60% mengalami keracunan merkuri lebih dari 2 ppm. Faktor masa kerja (nilai p = 0,000 memiliki korelasi dengan akumulasi logam merkuri pada sampel rambut pekerja yang menunjukan korelasi positif dengan kekuatan sedang (r = 0,552. Hasil analisis multivariat dijelaskan dalam model (akumulasi logam merkuri = -0,315 + 0,896*masa kerja dengan variabel Adjusted R Square masa kerja sebesar 52,6%. Indonesia has a quite large potential production of gold mining with average production 113.720,4423 kg/year. Gold mining production by mercury could cause health problems, such as mercury poisoning. The purpose of this study was to analyze the risk factor of mercury accumulation in hair samples from illegal gold mining (IGM workers in Cisarua, Nanggung, Bogor in 2013. This research was a quantitative study by cross sectional approach. The population in

  12. Heterogenitas Asma Berat

    OpenAIRE

    Zubir, Zuhrial; Abidin, Alwinsyah; E.N. Keliat; Triyono

    2016-01-01

    Asma merupakan penyakit yang heterogen, suatu sindrom klinis yang kompleks dengan berbagai faktor yang terlibat di dalamnya seperti faktor genetik dan faktor lingkungan. The 2007 National Asthma Education and Prevention Program’s Expert Panel Report 3, dalam tatalaksana untuk diagnosis dan manajemen asma, mendefinisikan asma sebagai suatu inflamasi kronik yang menyebabkan hiperesponsif jalan napas sehingga menimbulkan gejala episodik berulang yang berhubungan dengan obstruksi jalan napas yang...

  13. Analisa Data Dan Titik Berat Sayap Pada Pesawat Tanpa Awak Dan Pengujian Impak Dengan Material Aluminium – Magnesium (96%-4%)

    OpenAIRE

    Marbun, Ivan Basker

    2014-01-01

    Aluminium banyak digunakan didalam aplikasi bidang automotive yang memiliki sifat mekanis yang memadai seperti ketangguhan (impak). di dalam pengecoran aluminium memiliki titik kelemahan tersendiri. maka perlu dilakukan penelitian dengan perpaduan dua material antara Aluminium-Magnesium yang dipakai untuk pembuatan pesawat tanpa awak. Pada penelitian ini dilakukan untuk membandingkan berat dari hasil perhitungan teori dan hasil pengecoran pesawat dan titik berat (pusat massa ) sayap pesawat u...

  14. PERANCANGAN DAN PEMBUATAB ALAT UKUR KADAR KROM DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tin Yunis Mahfudloh, Mohammad Tirono

    2012-04-01

    Full Text Available Air adalah bahan yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air steril dengan kandungan mineral yang cukup dan tidak terpolusi dapat berperan sebagai cairan yang menata keseimbangan tubuh. Apabila air yang dikosumsi manusia telah tercemar oleh sampah dan limbah industri yang mengandung zat-zat kimia/logam berat yang bersifat racun akan berbahaya Seperti kromium/krom dengan kode kimiawi Cr. Penelitian dilakukan untuk membuat alat ukur kadar krom dalam air dengan metode absorpsi dengan instrumen fotometri. Alat ukur kadar krom dalam air menggunakan prinsip spektroskopi serapan atom terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen, filter cahaya dengan panjang gelombang 520.4, kuvet dan sensor photodioda. Sedangkan sistem elektronik terdiri dari ADC 0804, MCU AT89S51 dan LCD.  Prinsip keja alat ini adalah cahaya polikromatis yang dipancarkan oleh lampu halogen akan melewati filter sehingga cahaya polikromatis akan bersifat monokromatis. Cahaya akan melewati air dengan kadar krom 0% untuk mereset reagen dan pelarut kemudian dideteksi oleh sensor sehingga menghasilkan data I0. Setelah dideteksi air  akan bergeser ke atas dan sensor bergeser kebelakang untuk mendeteksi sampel yang mempunyai kadar krom tertentu dan menghasilkan data I1. Di dalam sampel ini terjadi penyerapan intensitas cahaya oleh atom krom. Kemudian data I0 dan I1 akan diolah oleh MCU AT89S51 dan ditampilkan pada LCD. Sampel yang digunakan adalah larutan H2O dengan K2Cr2O7 sebanyak 10 sampel dengan variasi kadar 0%, 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%. Larutan krom diperoleh dengan cara mengencerkan 10gr K2Cr2O7 dalam 100ml H2O sehingga didapatkan K2Cr2O7 10% sebagai larutan stok, selanjutnya untuk mendapatkan K2Cr2O7 dengan kadar tertentu, maka diambil dari larutan stok kemudian diencerkan sampai volume 25 ml sesuai dengan rumus M1 V1 =M 2 V2 Hasil pegujian pada sistem elektronik menunjukkan

  15. HUBUNGAN BERAT BADAN TERHADAP KEKUATAN OTOT PUNGGUNG (Kasus : Pada Lab. Sistem Kerja & Ergonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Torik Torik

    2013-10-01

    Full Text Available Di Indonesia, khususnya, isu-isu seperti itu telah jarang dilakukan penelitian, dan hal ini masih penting untuk dipelajari karena hubungan antara faktor-faktor ini mempunyai hasil yang berbeda pada populasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara berat badan dan usia dengan kekuatan otot punggung untuk kedua jenis kelamin. Tujuh puluh lima laki-laki dan perempuan berusia (18-21 tahun direkrut dalam penelitian ini dan diukur kekuatan otot punggungnya dengan alat dorsal electric dynamometer, sehingga didapatkan data kekuatan otot punggung dan berat badan. Dengan uji korelasi pearson product moment (r dan korelasi parsial (rp melalui program SPSS  16  pada  taraf  signifikan α  =  0,05.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa;    (1  Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan otot punggung, dengan nilai   ( rhitung   sebesar 0.250 ( rhitung > rtabel 0.227 untuk pria, nilai ( rhitung sebesar 0.640 (rhitung > rtabel 0.227 untuk wanita. (2   Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kekuatan otot punggung ketika dimasukkan umur sebagai variabel kontrol, dengan nilai Th 2.91 > Ttabel 1.99 untuk pria dan nilai Th 3.92 > Ttabel 1.99 untuk wanita. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam mengevaluasi persyaratan fisik pekerjaan, dan faktor-faktor yang sesuai yang relevan untuk suatu jenis pekerjaan tertentu.

  16. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAKAlat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%.Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara. ABSTRACTAn instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  17. Pemanfaatan Isi Rumen Dari Limbah Rumah Potong Hewan Sebagai Bahan Pakan Dalam Ransum Ikan Nila

    OpenAIRE

    Noor Arida Fauzana

    2008-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kandungan gizi isi rumen sebagai bahan pakan ikan yang bergizi , 2) mengetahui pengaruh kandungan protein dalam ransum ikan dan penambahan filtrat air abu sekam terhadap pertumbuhan ikan dan (3) menetapkan konsentrasi isi rumen yang terbaik sebagai bahan pakan dalam ransum ikan. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak ikan nila yang meliputi pertambahan berat (gr) dan pertambahan panjang (cm), pertumbuhan relatif (%) baik berat maupun ...

  18. TELAAHAN LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA SEDIMEN DI PERAIRAN BARAT LAUT DUMAI – RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahminan Syahminan

    2015-08-01

    Full Text Available This research was conducted in Dumai sea western waters, Riau Province. Dumai marine waters are part of the territorial waters of Riau that relate directly to the Strait of Malacca, and are at Rupat Strait region, and has a high accessibility of the region, both locally and internationally. Dumai waters is also an estuary waters affected by the activities of the land, and the waters that receive input from various types of waste from various activities in Dumai city and surrounding areas. The research was aimed to knowing the general condition of the Dumai sea western waters, analyzing the content of Pb and Cd in sediments, observing the correlation between organic matter and heavy metal of Pb and Cd, and find out the status of pollution Dumai Sea Western Waters by comparing the results of the analysis with some quality standard countries, The method used is a survey method. Based on the Decree of The Minister of Environment No. 51 of 2004, that the general condition of the Dumai sea western waters still can support the life activities of marine organisms in the waters. The results showed that the concentrations of Pb and Cd in sediments of Dumai is below the threshold value. The results of simple linear regression analysis of heavy metals Pb and Cd with organic matter content showed that the concentration of heavy metals Pb and Cd is not influenced by organic matter content or have a very weak correlation with linear regression equation consecutive y = 0,0834x + 7,7866 and y = -0,001x + 0,0559. The status of pollution of Dumai sea western waters for Pb 8,76 µg/g and Cd 0,04 µg/g still under quality standardsKeywords: Dumai Sea Western Waters, Sediments, Heavy Metal Pb and Cd

  19. PENGARUH PENCEMARAN LOGAM BERAT TERHADAP STRUKTUR POPULASI DAN ORGAN TUBUH RAJUNGAN (Portunus pelagicus, LINN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Prabawa

    2014-07-01

    Full Text Available Blue Swimming crab (Portunus pelagicus is one of important fishery in Indonesia that captured nearshore on the bottom of the sea. There has been a significant water contamination on the Jakarta bay and the fishery are reported to be effected. Many heavy metals and other contaminants are introduced into the waters, sediments, and fishery that living in the bay. Heavy metals such as Pb, Cd, Hg and As are the most lethal contaminants and found in Jakarta Bay. This study aims to determine the effect of heavy metals contaminants to the blue swimming crab morphometric, body organs and population structure of blue swimming crabs in Jakarta bay, which compared to the study in healthier environment in Madura island. The results of this study showed that 1 The morphometric parameter of blue swimming crab population in Jakarta and Madura are significantly different. 2 The internal organ of the blue swimming crab (hepatopancreas, gonad and gill in Jakarta bay are also significantly different than in Madura. The histological analysis are confirmed some abnormal indication of the internal body of the blue swimming crab in Jakarta bay.3 Some population parameters of the blue swimming crab in jakarta bay are significantly different than in Madura island. The fishery structure in Jakarta bay showed the size of first maturity of the crabs is relatively smaller than in Madura and other area of Inodonesia. The fishery mangament based on spatial area management is recommended to apply in different area of Indonesia.

  20. ANALISIS KADAR LOGAM BERAT AIR SUNGAI SEKONYER DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT KALIMANTAN TENGAH.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria T. Indarwati

    2012-11-01

    Full Text Available Sekonyer river as west border of Tanjung Puting National Park, is the main flora and fauna preservation areasespecially for orangutan conservation. Part of Sekonyer river upper course around year 1990 to 2002, there was anillegal gold mining (IGM activity, and in 2002 this IGM was forbidden to be operated because of the use of mercuryfor extracting the gold. In former IGM location, up to this research has been done, the location is still used for silikapuya (sand mining that is extracted from the sands by using water from the river, as a result, the waste water wasinundated in the mining area and flows into Sekonyer river. The objectives of this research are first of all, to identifythe heavy metal degree of the water, such as mercury, copper, cadmium, zinc, lead, arsenic, and chrome. The secondone is to identify the source of pollution, and the last one is to identify the potential heavy metal that pollute the water.Composite method was used in collecting the water samples, i.e. in Sekonyer river and the mining location.Water and puya samples were analyzed in Analytical Laboratory of University of Udayana, and then its pollutionindexes were counted, and the quality of the water was fixed based on Third Degree of quality standardized criteria,Government Rule Number 82 Year 2001.The results of the research show that along the Sekonyer river, from upper to lower courses of the river sideswith the following conditions: from the lower course of mining area it was found light pollution with pollution index of 2,51, after puya mine it was found heavy pollution with pollution index of 17,84, up to mid of Rimba Orangutan Eco-Lodge with Sekonyer river estuary there were found light pollution with pollution indexes of 3,71; 4,59; and 2,88respectively, but in the junction of Sekonyer river and Ulin river it was found moderate pollution with pollution indexof 5,13, and in Sekonyer river estuary it was found heavy pollution with pollution index of 16,35.It was also found heavy pollution with pollution index of 16,26 in the inundated water in the puya mininglocation . It was also happened to puya in the mining location that was contaminated by heavy metal of mercury in0,1168 ppm and zinc in 0,195 ppm degrees, whilst in Kumai river, upper side of Kumai quay it was found heavypollution with pollution index of 17,42.From the results of the analysis, it can be concluded that the heavy metals was derived from mining area(Aspai, from the sea and also from upper course of Kumai river. The potential metals as the pollutant were cadmium,zinc, lead, and mercury.

  1. MODEL INTERPOLASI GEOSTATISTIK LOGAM BERAT DAN BIOTA DI PERAIRAN MUARA SUNGAI KUIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdur Rahman

    2016-10-01

    Full Text Available This study aimed to model the spatial content of heavy metals in water bodies and biota in the waters of the River Estuary Kuin. Data analysis methods are used to determine water quality status with spatial interpolation models Semivariogram (kriging and Inverse Distance weighting (IDW is integrated with  Geographic Information System (GIS. Based on calculations using the Ordinary Kriging method with Semivariogram/covariance modeling to model the heavy metals in water bodies Average Standard Error values average of 0.01641 (RMS = 0.01430 at the station Kuin River Estuary. Results of calculations using the Inverse Distance weighting method (IDW for models of heavy metals in biota obtained Root Mean Square value (RMS-error average of 0.29787 on Kuin River Estuary, and the mean value of the average station of 0.0138.

  2. Hubungan Tekanan Darah Ibu Hamil Aterm Dengan Berat Badan Lahir di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Feby Andammori

    2013-05-01

    Full Text Available AbstrakTinggi rendahnya tekanan darah sistolik dan diastolik dalam kehamilan mempunyai pengaruh terhadap berat badan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tekanan darah ibu hamil aterm dengan berat badan lahir di RSUP dr M. Djamil Padang. Metode penelitian : Penelitian yang dilakukan merupakan survei analitik dengan menggunakan studi komparatif dengan design penelitian Cross Sectional Study. Penelitian menggunakan data sekunder yang diambil dari sub bagian Rekam Medik (Medical Record RSUP dr. M. Djamil Padang bulan Januari 2010 – Desember 2012 dengan jumlah sampel 34 orang ibu hamil yang tidak hipertensi dan 34 orang ibu hamil yang mengalami hipertensi dalam kehamilannya. Hasil penelitian : Ditemukan rata-rata berat badan lahir bayi yang dilahirkan oleh kelompok ibu yang tidak mengalami hipertensi pada kehamilannya adalah 3.408 (SD 307 gram dan rata-rata berat badan lahir bayi yang dilahirkan oleh kelompok ibu yang mengalami hipertensi pada kehamilannya adalah 2.799 (SD 413 gram. Dari hasil uji analisis Independent Sample T-test diperoleh hasil ditemukan adanya hubungan tekanan darah ibu hamil dengan berat badan lahir di RSUP dr. M. Djamil Padang p = 0,00 (p < 0,05. Kesimpulan : Pemeriksaan kehamilan secara teratur penting untuk mengantisipasi adanya peningkatan tekanan darah ibu hamil yang dapat berpengaruh terhadap berat bayi lahir.Kata kunci: tekanan darah, berat badan lahir, ibu hamilAbstractHigh and low level of systolic and diastolic blood pressure in pregnancy has impact to birth weight. This research is purposed to identify the relation between aterm pregnant blood pressure and birth weight.Methods : This research is analytical survey which used comparative study with Cross Sectional Study design. This research used secondary data taken from Medical Record in RSUP dr. M. Djamil Padang since Januari 2010 until December 2012 with number of samples are 34 pregnant women who have not hypertension and 34 pregnant

  3. AKUMULASI CADMIUM (CD PADA IKAN WADER MERAH (PUNTIUS BRAMOIDES C.V, DI SUNGAI KALIGARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Prabowo

    2016-04-01

    Full Text Available Kadmium merupakan bahan beracun yang menyebabkan keracunan kronik pada manusia, maka tingkat maksimun yang diperbolehkan di perairan adalah 0,01 mg/L (PP No 82 Th 2001 Tentang Kualitas Air. Penelitian ini bertujuan (1 mengidentifikasi gambaran umum kualitas air Sungai Kaligarang, (2 Mengidentifikasi konsentrasi logam berat Kadmium (Cd di Sungai Kaligarang, serta (3 mengidentifikasi akumulasi logam berat Cd pada ikan wader merah (Puntius bramoides C.V yang hidup di Sungai Kaligarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasi eksploratif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan kandungan logam berat Cd pada air dan ikan wader merah di Sungai Kaligarang. Penentuan lokasi pengambilan sampel secara purposif sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan berupa Suhu, pH, BOD, DO di Sungai Kaligarang tidak melebihi baku mutu berdasarkan mutu air penggolongan kelas I. Parameter logam berat Cd dalam air tidak melebihi aturan yang ditetapkan PP Nomor 82 Th 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kadar logam berat yang terkandung pada ikan wader merah masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan baik dari FDR New Zealand, FAO, Serta SNI. 7387.2009, Tentang Batas Maksimum Cemaran logam Berat Dalam Pangan.

  4. Hemoprotein dalam Tubuh Manusia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husnil Kadri

    2012-07-01

    Full Text Available Abstrak Hemoprotein adalah protein dengan kandungan hem yang terdapat hampir dalam semua sel manusia, hewan, dan pigmen fotosintesis tumbuhan. Ada berbagai macam hemoprotein yang tersebar luas dalam tubuh manusia, seperti hemoglobin, myoglobin, citoglobin, neuroglobin, dan lain-lain. Semua hemoprotein tersebut memiliki fungsi beragam yang penting untuk berlangsungnya proses metabolisme dalam tubuh. Struktur hem pada pigmen fotosintesis (klorofil tumbuhan sama dengan hemoglobin pada manusia, tetapi ion logam pada klorofil adalah magnesium (Mg sedangkan pada hemoglobin adalah besi (Fe. Perbedaan inilah yang kurang diketahui oleh sebagian masyarakat sehingga ada yang mengira mengkonsumsi klorofil tumbuhan dapat meningkatkan kadar hemoglobin darah. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hemoprotein manusia dengan klorofil dan fungsi hemoprotein dalam tubuh manusia. Berdasarkan bentuk ion Fe pada gugus hemnya, maka hemoprotein dapat dibagi atas: (1 Hemoprotein yang memiliki ion Fe2+ sehingga mampu mengikat oksigen yaitu; hemoglobin, myoglobin, neuroglobin, dan cytoglobin. (2 Hemoprotein yang memiliki ion Fe3+ sehingga berperan sebagai enzim oksidoreduktase yaitu; Sitokrom P450, Sitokrom yang terlibat dalam fosforilasi oksidatif, katalase, triptopan pirolase, dan NO sintase. Kata kunci: hemoprotein, ion Fe2+, ion Fe3+ Abstract Hemoproteins are proteins containing heme that widely distributed in humans, animals, and photosynthetic pigment of plants. There are many kind of hemoproteins in human body, such as hemoglobin, myoglobin, cytoglobin, neuroglobin, etc. Hemoproteins have the varied functions to keep normal metabolism in the body. Photosynthetic pigment of plants (chlorophyll and human’s hemoglobin have the same structure but the metal ions are different. Chlorophyll has magnesium and human’s hemoglobin has iron (Fe. Not many people knew this difference, so some people thought if consume chlorophyll will

  5. Teknologi Pembuatan Material Shot Blast untuk Mendukung Industri Pengecoran Logam Nasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Nurjaman

    2009-01-01

    shot blast impor. Penelitian ini menggunakan bahan baku scrap besi dengan komposisi: C (3,2%, Si (1,18%, Mn (6,1%, Cu (0,35% Fe (88,7%. Scrap dilebur dalam tungku induksi hingga mencair (hot metal, lalu hot metal (1200oC di tuang ke dalam runner yang terhubung dengan pan crucible yang terdiri dari 107 buah lubang berukuran Ø10 mm. Hot metal yang keluar dari lubang tersebut diinjeksi oleh air bertekanan 1,1 atm dengan kecepatan 0,8 m/s, hingga diperoleh butiran material shot blast, lalu butiran itu masuk ke dalam bak air bertemperatur 40oC. Dari kajian termodinamika, untuk menghindari terjadinya resiko ledakan yang timbul akibat diferensiasi temperatur yang tinggi saat proses injeksi, maka besarnya nilai perbandingan massa air dan hot metal sebesar 1:4,6. Dari penelitian ini diperoleh material shot blast berukuran Ø0,8-3.2 mm dengan struktur metalografi yang didominasi oleh struktur martensit dengan sebaran sementit dan sedikit austenit. Nilai kekerasan material ini adalah 54,8 HRC, dimana nilai ini melebihi nilai kekerasan material shot blast impor (45-50 HRC. Kata kunci: Shot blast, induction furnace, nozzle, hot metal, pengecoran logam.

  6. Status Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaula Karima

    2012-10-01

    Full Text Available Berat badan lahir 2.500 gram yang hingga kini merupakan standar ukuran risiko morbiditas dan mortalitas bayi merupakan faktor risiko penting yang berdampak hingga usia dewasa. Saat ini, bayi dengan berat badan lahir di bawah 3.000 gram dihubungkan dengan risiko penyakit degeneratif pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan berat badan lahir dengan status gizi ibu meliputi berat badan prahamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan kadar hemoglobin ibu pada trimester ketiga kehamilan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini menggunakan sumber data sekunder rekam medis Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemuliaan Jakarta. Analisis dilakukan secara bivariat dan multivariat menggunakan metode uji chi square dan korelasi regresi. Hasil studi menunjukkan hubungan yang bermakna antara berat badan prahamil dan pertambahan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir. Setelah dikontrol berbagai variabel lain, analisis regresi logistik ganda menemukan berat badan ibu prahamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, usia ibu, dan urutan kelahiran merupakan faktor yang memengaruhi berat badan lahir. Berat badan prahamil ibu merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap berat badan lahir (odds ratio, OR = 6,64. Oleh sebab itu, ibu dengan status gizi prahamil kurang yang sedang merencanakan kehamilan perlu lebih diperhatikan. Kata kunci: Berat badan lahir, kehamilan, mortalitas bayi, status gizi ibu Abstract The weight of 2.500 gram is still being used as the cut off point to predict the risk of baby’s morbidity and mortality. Recently birth weight of less than 3.000 gram is being rigorously assess as a risk factor for noncommunicable disease in adulthood. Therefore it is important to assess factors that are affecting the fetal growth and development. The objectives of this study is to determine the relationship between infant’s birth weight and mother’s nutritional status, i.e. pre

  7. PENGGUNAAN Aspergilus niger YANG DIRADIASI GAMMA SEBAGAI BIOREMEDIAN RESIDU TRIAZOFOS DAN LOGAM BERAT PADA BAWANG MERAH (Allium cepa L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Maulana Satria

    2015-06-01

    Full Text Available The use of pesticides and fertilizers containing Pb in agriculture will leave residues in soil, water, and plants. This Pb will be accumulated in the human body and, have a negative impact gradually on human health. The use of gamma-irradiation of Aspergillus niger is expected to reduce the levels of metals and residues triazofos onions. Bioremediation technique using gamma rays against a. niger is still quite a bit or a new research so the research on this is still a little The purpose of this study was to determine the effectiveness of technology A. niger low dose gamma irradiation in reducing heavy metals and low triazofos residue on onion. Apergillus niger low dose gamma irradiated, mixed with organic materials such as Kohe, rice husk and bran. The mixture is fermented for 8 days and then applied to the soil of onion in Bradford to measure levels of Pb and triazofosnya residue. The Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS and Gas Chromatography Mass Spectrophotometer (GCMS was used in this study. The result showed Pb that goes into the water very small and more are stuck in the ground and Pb accumulated in onion is still quite high. Triazofos residue concentrations in onions undetectable or very low in quality standards established under 0,005 ppm. The conclusion of this study, Aspergillus niger were not irradiated and irradiated can withstand heavy metals Pb in soil so it goes into the water a little, but not optimal in Pb which adsorbs into the onion and pesticide residues on onions Triazofos undetected.Keywords: Aspergillus niger, residual triazofos, gamma radiation, onion

  8. TINGKAT BIOKONSENTRASI LOGAM BERAT DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI IKAN MUJAIR (Oreochromis Mossambicus YANG HIDUP DI PERAIRAN TUKAD BADUNG KOTA DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Rahayu Kusumadewi

    2015-08-01

    Full Text Available Tukad Badung River is one of the potential contamination of heavy metal sare very highin the city of Denpasar. Tilapia (Oreochromis mossambicus isa commonspecies of fish found in the river and became the object of fishing by the public. The fish is usually consume das a food ingredient forever yangler. Fish can be used as bio-indicators of chemical contamination in the aquatic environment. Determination of heavy metal bioconcentration and analysis of liver histopathology gills organs and muscles is performed to determine the content of heavy metals Pb, Cd, and Cr+6, and the influence of heavy metal exposure to changes in organ histopathology Tilapia that live in Tukad Badung. In this observational study examined the levels of heavy metal contamination include Pb, Cd and Cr+6 in Tilapia meat with AAS method (Atomic Absorption Spectrofotometric, and observe the histopathological changes in organ preparations gills, liver, and muscle were stained with HE staining (hematoxylin eosin. Low Pb content of the fish that live in Tukad Badung 0.8385 mg/kg and high of 20.2600 mg/kg. The content of heavy metals Pb is above the quality standards specified in ISO 7378 : 2009 in the amount of 0.3 mg / kg. The content of Cr+6 low of 1.1402 mg / kg and the highest Cr+6 is 6.2214 mg / kg. The content of Cr+6 is above the quality standards established in the FAO Fish Circular 764 is equal to 1.0 mg / kg. In fish with Pb bioconcentration of 0.8385 mg / kg and Cr+6 of 1.1402 mg / kg was found that histopathological changes gill hyperplasia and fusion, the liver was found degeneration, necrosis, and fibrosis, and in muscle atrophy found. Histopathologicalchangessuch asedema and necrosis ofthe liveris foundin fishwith Pb bioconcentration of 4.5225mg/kg and Cr+6 amounted to2.5163mg/kg. Bio concentration of heavy metal contamination of lead (Pb and hexavalent chromium (Cr+6 on Tilapia ( Oreochromis mossambicus who lives in Tukad Badung river waters exceed the applicable standard. Histopathological changes occur in organs gills, liver, and muscle as a result of exposure to heavy metals lead and hexavalent chromium. Advised the people not to eat Tilapia that live in Tukad Badung

  9. ANALISIS RESIKO KESEHATAN PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR, SEDIMEN, DAN SIMPING (Placuna placenta DI PESISIR KABUPATEN TANGERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Rejeki Simbolon

    2014-07-01

    Full Text Available Waste containing heavy metals originating from human activity in Tangerang will go into the waters and tributaries of the Coastal District Tangerang. Heavy metals accumulate in bodies of water, sediment and biota scallop will go into the human body through exposure to direct dermal contact or intake. The purpose of this study to determine the public health risk due to exposure to heavy metals and formulate risk management that can be done. The approach taken by the USEPA methods of risk analysis and quantification of health risks from exposure to water and sediment using SEDISOIL risk analysis model developed by the National Institute of Public Health and Environmental Protection.. The results showed that in general water quality parameters are still below the quality standard by decree No. 51 of 2004 LH. Analysis of health risks for people who move directly (bathing, swimming, fishing shows the value of RQ > 1, meaning that coastal communities at risk for adverse effects of exposure to heavy metals Pb, Cd and Zn. Similarly, the results of the analysis of risk through consumption of biota scallop, with RQ values > 1 and ECR > 10-4. It shows that scallop (Placuna placenta is not suitable for consumption by the public, because the content of Pd , Cd, and Zn health risk for consuming.Keywords: risk assessment, heavy metals, Tangerang District littoral

  10. PENGGUNAAN Aspergilus niger YANG DIRADIASI GAMMA SEBAGAI BIOREMEDIAN RESIDU TRIAZOFOS DAN LOGAM BERAT PADA BAWANG MERAH (Allium cepa L.)

    OpenAIRE

    2015-01-01

    The use of pesticides and fertilizers containing Pb in agriculture will leave residues in soil, water, and plants. This Pb will be accumulated in the human body and, have a negative impact gradually on human health. The use of gamma-irradiation of Aspergillus niger is expected to reduce the levels of metals and residues triazofos onions. Bioremediation technique using gamma rays against a. niger is still quite a bit or a new research so the research on this is still a little The purpose of th...

  11. Perbedaan Berat Lahir Bayi Pasien Preeklampsia Berat / Eklampsia Early dan Late Onset di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Amelia

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia dan eklampsia tidak hanya berdampak bagi ibu, tetapi juga terhadap janin yang dikandungnya, seperti hambatan pertumbuhan janin intrauterin yang dapat dilihat dari berat lahir bayi tersebut. Ibu dengan preeklampsia berat/ eklampsia early onset cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir Kecil untuk Masa Kehamilan (KMK, sementara yang  late onset cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir Sesuai untuk Masa Kehamilan (SMK atau bahkan Besar untuk Masa Kehamilan (BMK. Tujuannya penelitian ini adalah menentukan perbedaan berat lahir bayi pasien preeklampsia berat/ eklampsia early dan late onset. Penelitian ini dilaksanakan dari Oktober 2012 sampai Juli 2013 di bagian Rekam Medik RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian preeklampsia berat/ eklampsia early onset adalah 26,1% dan yang late onset sebanyak 73,9%. Bayi KMK lebih banyak dilahirkan oleh ibu preeklampsia berat/ eklampsia early onset (16,67% dibandingkan dengan yang  late onset (7,35%. Setelah dilakukan analisis melalui uji chi-square, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan berat lahir bayi antara pasien preeklampsia berat/eklampsia early dan late onset secara signifikan (p>0,05.Kata kunci: preeklampsia berat/eklampsia early onset, preeklampsia berat/eklampsia late onset, berat lahir bayi AbstractPreeclampsia and eclampsia are not only effect to mother, but also influent to the fetus, such as intrauterine fetal growth retardation  which can be seen as baby's birth weight. Mothers with early onset severe preeclampsia / eclampsia tend to give birth small for gestational age  babies, while the late onset tend to give birth normal birth weight or large for gestational age babies. The objective of this study was to determine the differentiation between baby's birth weight of early and late onset severe preeclampsia/ eclampsia. The research was

  12. Hubungan Ukuran Pupil Dengan Miopia Derajat Sedang Dan Berat

    OpenAIRE

    Bobby Ramses Erguna Sitepu

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang terhadap 32 penderita miopia sedang dan berat yang datang ke Poliklinik Mata Sub Bagian Refraksi RSUP H. Adam Malik Medan selama bulan Februari sampai dengan April 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ukuran pupil dengan pertambahan kekuatan refraksi pada penderita miopia sedang dan berat. Diharapkan penelitian ini dapat memberi manfaat dengan memperlihatkan secara r...

  13. KEUNGGULAN KOMPETITIF INDUSTRI KECIL DI KLASTER INDUSTRI KECIL TRADISIONAL DENGAN PENDEKATAN BERBASIS SUMBER DAYA: STUDI KASUS PENGUSAHA INDUSTRI KECIL LOGAM KIARA CONDONG, BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widjajani Widjajani

    2008-01-01

    industri kecil yang berhasil di klaster Industri Kecil Tradisional Logam Kiara Condong. Paradigma penelitian yang digunakan adalah interpretatif-induktif-kualitatif dengan penggabungan antara soft systems methodology (SSM dan grounded theory. Hasil dari penelitian ini berupa model konseptual yang menggambarkan proses Industri Kecil Logam di Industri Kecil Tradisional Logam Kiara Condong dalam membangun keunggulan kompetitifnya. Perilaku strategis yang ditemukan pada penelitian ini terdiri dari empat model, yaitu model perilaku penentuan strategi, model perilaku pelaksanaan produksi, model perilaku pelaksanaan litbang dan inovasi, serta model perilaku pelaksanaan pemasaran. Kata kunci:industri kecil, keunggulan kompetitif, perilaku strategis, resource based view (RBV, soft systems methodology (SSM, grounded theory.

  14. Studi Kasus; “Koreksi terhadap Pengukuran Polutan di Udara Unit Perajin Logam dan Dampaknya terhadap Kesehatan”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husaini Husaini

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractUnderstanding on the reaction of various air pollutants until today continues to grow, even it is hard to find information about the results of the reaction of various air pollutants standard. The aim of the research was to analyze and to correct of the the various air pollutants as well as to determine the health impact of blacksmith in 2014. The samples consisted of 38 blacksmith from 38 working units in Hulu Sungai Selatan of South Kalimantan. Analytical approach of the examination of air pollutants, blood samples and pulmonary functions of selected workers was applied in this study. The results showed a decrease in lung function and abnormalization workers immune response, as a result of exposure to various air pollutants. It is very difficult to determine and predict the causality of air pollution and health impact since there must be various factors contributing to the the health impact. because it is caused by pollutants singly or may be caused from the various reactions of these pollutants, for that, the correction need on the measurement and analysis of air pollutants that made so far, including its impact on the human body. The benefit of this research as a form of correction to use the Threshold Limit Value (TLV and measurement of air pollutants, including the impact of the target organ in the human body.Keywords : Measurements correction, pollutants, lung function, immune response.AbstrakPemahaman reaksi berbagai polutan di udara sampai saat ini terus berkembang, bahkan hampir tidak ditemukan informasi tentang standar hasil reaksi berbagai polutan di udara. Tujuan penelitian untuk menganalisis dan koreksi pengukuran berbagai polutan di udara serta dampaknya terhadap kesehatan perajin logam. Studi kasus dilakukan pada 38 perajin logam serta 38 unit kerjanya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan tahun 2013 dengan pendekatan observational analitik beserta pengambilan contoh polutan di udara dan pengambilan sampel

  15. Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Malnutrisi Akut Berat Melalui Program Home Care

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Haryanti

    2014-12-01

    Full Text Available Malnutrisi pada balita masih merupakan permasalahan di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan indikator berat badan menurut tinggi badan, 2,6% balita mengalami malnutrisi akut berat. Pada beberapa dekade terakhir, telah terjadi pergeseran paradigma dalam penanganan balita malnutrisi, yang sebelumnya berbasis pendekatan fasilitas kesehatan bergeser menjadi pendekatan berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh program home care terhadap peningkatan status gizi balita malnutrisi pada anak usia 6-60 bulan. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest control group melalui tiga tahap pendampingan yaitu intensif, mandiri, dan penguatan dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel adalah 56 balita malnutrisi akut di dua wilayah, yaitu 33 balita di Kota Yogyakarta (eksperimen dan 23 balita di Kabupaten Sleman (kontrol dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Intervensi home care diberikan selama tiga 3 bulan (Januari sampai Maret 2013. Hasil penelitian menunjukkan setelah program home care, terjadi peningkatan yang signifikan pada status gizi balita (p < 0,05. Pada akhir intervensi, terjadi penurunan kejadian malnutrisi akut berat dari 100% menjadi 56,7% (p < 0,05. Improving Nutritional Status of Children with Severe Acute Malnutrition Through Home Care Program Children undernutrition is still an issue in Indonesia, including in the Special Region of Yogyakarta. Based on weight for height indicator, 2.6% children experience severe acute malnutrition. In the last few decades, there has been a paradigm shift in the management of acute malnutrition from a facility- based to community-centered approach. The purpose of this study was to analyze the effect of home care intervention on the improvement of nutritional status of severe acute malnutrition children aged 6-60 months. This study was designed with quasi-experimental and pretest-posttest control

  16. Analisis Kinerja Supplier Bahan Baku Menggunakan Integrasi Supply Chain Operations Refrence dan Analytic Hierarchy Process PT. Asia Raya Foundry

    OpenAIRE

    Jati, Wahyu Listyo

    2015-01-01

    Persaingan bisnis yang semakin cepat menuntut PT. Asia Raya Foundry sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pengecoran logam untuk produksi spare part mesin pabrik perkebunan dan alat berat harus memperhatikan keinginan konsumen terhadap produk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat keluhan dari pabrik terhadap pasokan bahan baku langsung yang diperoleh dari supplier sehingga menyebabkan adanya keterlambatan dalam penyelesaian produk. Gangguan yang disebabkan ...

  17. Kromium, Timbal, dan Merkuri dalam Air Sumur Masyarakat di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Ashar

    2013-04-01

    Full Text Available Tempat pembuangan akhir (TPA sampah domestik dengan sistem penampungan terbuka sangat berisiko mencemari air tanah milik warga yang bermukim di sekitarnya melalui proses perlindian. Untuk mengetahui kandungan logam berat dalam air tanah di sekitar TPA, sebanyak 68 sampel air sumur gali (45 sumur Dusun I dan 23 sumur Dusun IV dari Desa Namobintang Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, telah dianalisis dengan inductively couple plasma atomic emission spectroscopy. Hubungan jarak sumur dengan konsentrasi kromium, merkuri, dan timbal diuji dengan Mann-Whitney, Spearman’s Correlation dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kromium, timbal, dan merkuri (rerata ± deviasi standar, mg/L masing-masing 0,036 ± 0,0096; 0,0003 ± 0,00018; dan 0,005 ± 0,0041 (Dusun I; 0,0370 ± 0,0115; 0,00026 ± 0,00013; dan 0,0070 ± 0,0069 (Dusun IV. Dari 68 sumur yang dianalisis, hanya ada 8 sumur yang konsentrasi timbalnya melebihi batas menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Per/IV/2010. Sementara itu, tidak ada korelasi jarak sumur gali ke TPA dengan konsentrasi kromium, merkuri, dan timbal dalam air sumur gali tersebut. Disimpulkan bahwa perlindian sampah di Namobintang tidak mencemari air sumur-sumur gali yang berjarak 84 meter atau lebih dari TPA. Dumping site of domestic wastes has potential risk to contaminate groundwater of the surrounding population through leaching process. To determine heavy metals (chromium, lead, and mercury in groundwater at surrounding dumping site, a total of 68 dig well water samples (45 from Hamlet I and 23 from Hamlet IV of Namobintang Village, Pancurbatu Sub-District of Deli Serdang Regency, North Sumatra, were analyzed using Inductively Couple Plasma Atomic Emission Spectroscopy. The relationship between the dig well distance and chromium, mercury, and lead content was tested by Mann-Whitney, Spearman’s Correlation and Simple Linier

  18. Studi Dampak Arsen (As Dan Kadmium (Cd Terhadap Penurunan Kualitas Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Festri Festri Istarani

    2014-03-01

    Full Text Available Arsen memiliki berbagai macam warna sesuai dengan bentuknya, yakni arsen trioksida (As2O3 berwarna putih, dan berwarna abu-abu namun jarang ditemukan bentuk seperti ini. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang berwarna putih perak. Kadmium sering dipakai pada industri pelapisan logam, dan merupakan hasil akhir dalam industri pengolahan biji logam. Kadmium mempunyai efek buruk terhadap lingkungan dan manusia, karena dapat mengakibatkan kanker payudara, gangguan pernafasan, gagal ginjal serta kematian. Kasus yang terjadi di dunia, yaitu kasus pencemaran arsen di Bangladesh pencemaran kadmium yakni itai-itai disease yang terjadi di Jepang.Peraturan dan perundang-undangan telah banyak mengatur mengenai pencegahan hingga penanganan logam berat oleh industri, yakni PP no. 18 tahun 1999 juncto PP no. 85 tahun 1999 tentang Limbah B3, serta PP No. 74 tahun 2001 tentang bahan berbahaya dan beracun turut mengatur limbah yang dapat merusak lingkungan tersebut. Berbagai dampak di atas yang mendasari adanya penulisan literatur ini. Penulisan ini dibuat dengan berdasar atas berbagai jurnal-jurnal, artikel baik nasional mau pun internasional yang berkaitan dengan logam berat arsen dan kadmium. Sehingga masyarakat mampu mengenali jenis logam berat serta dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan dan dirinya sendiri. Pada akhirnya, masyarakat dapat mengelola keberadaan limbah dengan baik dan menjaga lingkungan dari dampak yang tidak diinginkan.

  19. Pengaruh Fraksi Berat Serbuk Karbon Hitam Dan Jumlah Lapisan Serat E-Glass Terhadap Reflection Loss Pada Komposit E-Glass/Ripoxy Untuk Aplikasi Radar Absorbing Structure (Ras

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Ramadhan

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini penelitian tentang radar absorbing structure (RAS dengan menggunakan bahan komposit polimer yang diperkuat serat (FRP yang ditambahkan dengan serbuk penyerap gelombang elektromagnetik menjadi populer karena sifat elektromagnetik dari material tersebut dapat disesuaikan secara efektif hanya dengan menambahkan beberapa serbuk yang dapat menyerap gelombang elektromagnetik, seperti karbon hitam, ferit, besi karbonil, dan lain-lain ke dalam matrik komposit. RAS bekerja tidak hanya sebagai struktur bantalan beban untuk menopang sistem antenna tetapi juga mempunyai peranan penting dalam menyerap gelombang elektromagnetik yang datang dari energi elektromagnetik sebuah sistem pelacak. Dalam penelitian ini, komposit serat E-glass yang diperkuat dengan resin ripoxy  dibuat dengan mencapurkan serbuk karbon hitam yang konduktif (Ketjenblack EC300J dengan matrik komposit dan memaksimalkan koefisien penyerapan lebih dari 90 % (lebih dari -10 dB dalam jangkauan frekuensi X-Band (8 – 12 GHz. Pengujian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan uji konduktivitas listrik (LCR meter dan Vector Network Analyzer (VNA. Spesimen yang terbaik untuk diaplikasikan sebagai radar absorbing structure (RAS adalah komposit E-glass/ripoxy dengan fraksi berat serbuk karbon hitam  0,02 dan jumlah lapisan serat E-glass  4 lapis dengan nilai ketebalan sebesar 2,1 mm, nilai konduktivitas listrik 8,33 × 10-6 S/m, dan nilai maksimum reflection loss sebesar -27,123 dB. Kata Kunci—serbuk karbon hitam, komposit E-glass/ripoxy, radar absorbing structure

  20. PENGARUH JENIS ANODA PADA PROSES PEMULIHAN LOGAM NIKEL DARI TIRUAN AIR LIMBAH ELECTROPLATING MENGGUNAKAN SEL ELEKTRODEPOSISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaenudin Dhaenudin

    2013-11-01

    Full Text Available EFFECT OF ANODES TYPES ON NICKEL RECOVERY FROM SYNTHETIC ELECTROPLATING WASTE ELECTRODEPOSITION CELLS. A study concerning the recovery of nickel from electroplating wastewater artificial solution. The study was conducted with a batch system using electrodeposition cell consisting of two spaces separated by water hyacinth leaf, copper cathode plate, H2SO4 solution anolyte, catholyte solution of NiSO4 plus NaCl supporting electrolyte and anode varied. Electrodeposition performed at the direct current of 5V power for 4 hours each run. The research objective was to obtain the best anode in nickel electrodeposition process of electroplating waste artificial solution. Graphite, stainless steel type AISI 316 and the lead were used as a variation of the anode. Concentration of nickel in the catholyte at baseline 2200 mg/L. The results showed that the anode was a graphite anode with best value decreased by 72.44% nickel concentration, deposition of nickel on the cathode of 0.188 grams and specific energy values ​​of 6.1625 kWh/kg.nickel.   Telah dilakukan penelitian tentang pemulihan logam nikel dari larutan tiruan air limbah electroplating. Penelitian dilakukan dengan sistem batch menggunakan sel elektrodeposisi yang terdiri dari dua ruang yang dipisahkan dengan daun eceng gondok, katoda pelat tembaga, anolit larutan H2SO4, katolit larutan NiSO4 ditambah elektrolit pendukung larutan NaCl dan anoda divariasikan. Elektrodeposisi dilakukan pada listrik searah sebesar 5V selama 4 jam setiap tempuhan. Tujuan penelitian adalah memperoleh anoda terbaik pada proses elektrodeposisi nikel dari larutan tiruan limbah electroplating. Grafit, Stainless Steel  tipe AISI 316 dan timbal digunakan sebagai variasi jenis anoda. Konsentrasi nikel dalam katolit pada awal penelitian 2200 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anoda grafit merupakan anoda yang paling baik dengan nilai penurunan konsentrasi nikel sebesar 72,44%, deposisi nikel di katoda sebesar 0

  1. SPESIASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM Pb DALAM SEDIMEN DI KAWASAN PESISIR SANUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Dian Meita Sari

    2015-06-01

    Full Text Available Total content of Pb metal in sediments has been reported or published frequently, but it could not provide information about various forms of metals contained in sediments and did not show the true metal concentrations involved in the process of bioaccumulation by organisms. Therefore, this study was aimed to determine the bioavailability of Pb metal and speciation the metal in various forms or compounds existing in the sediments. A quantitative analysis of total metal content, Pb in the sediments was initiated performing the digestion method using the mixture of HNO3 and HCl (3:1 in ultrasonic bath at 60 0C for 45 minutes, and continued heating on a hotplate for another 45 minutes at 140 0C. Moreover, analysis of Pb metals as bioavailability fraction was perfomed by single extraction method of EDTA and HCl, while for metal speciation fractions on each phase using Sequential Extraction Technique. Consequently, the metal concentrations of digestion and extraction solutions were measured by using an atomic absorption spectroscopy (AAS technique with the aplication of calibration method. The total concentrations of Pb in sediments collected from Sanur Beach ranged from 139,9945 to 260,1521 mg/kg. The highest bioavailability of Pb obtained in sediments at site II (Sindhu Beach, in which the Pb extracted from sediments was 21.44%. Generally, the Pb metal associated in the sediments at Sanur Beach was bounded in oxidisable organic fraction (2.08 – 3.50%.

  2. PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM Cd DAN Cu DALAM PRODUK IKAN KEMASAN KALENG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hellna Tehubijuluw

    2013-05-01

    Full Text Available Determination of cadmium and copper concentration of canned fish have been done. Some canned fished were taken away from three mercks circulating in a market and marked as RS (the 1st sample, NF(2nd sample, and CP(3rd sample. The aim of this research is to determine of  cadmium (Cd and copper (Cu content of canned fish and to compare the content with the standard limit regulated by the Directorate General of Drug and Food Control No: 03725/B/SK/VII/89. Determination of metal concentration was conducted using  atomic absorption spectrophotometer (AAS. It was found that Cd concentrations of RS and  NF samples are 0.1969 mg/kg and0.0448 mg/kg, respecively while for  CP it was not detected. For Cu concentrations of  RS, NF, and CP are 3.3303 mg/kg, 4.6130 mg/kg, 3.3047 mg/kg  respectively. The results indicated that the samples of the canned fishes  have been contaminated with Cd and Cu metals although the levels of those metals are still lower than  the maximum limit regulated by the Directorate General of Drug and Food Control No: 03725/B/SK/VII/89 where the maximum limit for Cd and  Cu are 0,2 mg.kg and 5.0 mg/kg respectively.    

  3. SINTESIS ZEOLIT DARI ABU DASAR BATUBARADAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN LOGAM MERKURI (II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ma’rifat

    2014-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis zeolit dari abu dasar batubara dan aplikasinya sebagai adsorbenuntuk logam merkuri (II. Zeolit disintesis dengan metode alkali hidrotermal dan dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer FTIR dan Difraktometer Sinar-X (XRD. Kajian adsorpsi zeolit terhadap logam merkuri (II dilakukan dengan variasi pH,waktu kontak dan konsentrasi merkuri. Karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa zeolit telah terbentuk dengan serapan pspesifik pada bilangan gelombang 457,31 cm-1.Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa zeolit hasil sintesis mempunyai struktur material zeolit faujasit yang ditunjukkan dengan difraksi utama pada 6,29°; 26,89°; dan 31,19°. Adsorpsi zeolit terhadap logam merkuri (II optimum terjadi pada pH 6, kesetimbangan adsorpsi cenderung mengikuti pola isoterm Freundlich dengan konstanta yaitu 1,803 x 10-4 mol/gram dan kinetika adsorpsi cenderung mengikuti persamaan pseudo orde dua dengan konstanta laju reaksi (k yaitu 8,687 x 10-3(g/mg min.

  4. Koreksi dimensi vertikal oklusal dengan modifikasi restorasi mahkota logam pada kasus severe early childhood caries (Correcting occlusal vertical dimension using modified stainless steel crown restoration in severe early childhood caries case

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrita Widyagarini

    2014-06-01

    melaporkan mengenai pertimbangan dan koreksi dimensi vertikal pada anak SECC. Kasus: Anak perempuan, 5 tahun, diantar ibunya ke klinik gigi anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dengan keluhan semua giginya karies. Klinis, seluruh gigi sulung karies, #16, #46 belum mencapai oklusi, #26 erupsi sebagian dan beroklusi dengan #36, gigitan dalam regio anterior. Diagnosis adalah gigitan dalam regio anterior karena SECC. Tatalaksana kasus: Perawatan operatif-rehabilitatif bertujuan mengembalikan DVO guna mencegah maloklusi, antara lain dengan memodifikasi restorasi mahkota logam gigi posterior. Dilakukan koreksi gigitan dalam regio anterior dengan modifikasi restorasi mahkota logam gigi posterior. Tahap pertama, restorasi glass-ionomer cement dengan meninggikan gigitan gigi posterior. Adaptasi gigitan selama 1 minggu dan pengamatan fungsi pengunyahan serta analisa fungsional temporomandibular joint. Kedua, restorasi mahkota logam gigi molar, dengan mempertahankan tinggi gigit tahap pertama, dilanjutkan restorasi mahkota untuk gigi anterior. Simpulan: Modifikasi tinggi restorasi mahkota logam seluruh gigi molar sulung kasus SECC, dapat mengembalikan DVO, sehingga erupsi empat gigi molar satu permanen dapat mencapai oklusi sempurna, dan mencegah maloklusi dini.

  5. Perbedaan Rerata Kadar Soluble Fms-Like Tyrosine Kinase-1 (Sflt-1 Serum pada Penderita Early Onset, Late Onset Preeklampsia Berat / Eklampsia dan Kehamilan Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Rahmi

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia merupakan sumber utama morbiditas dan mortalitas ibu di seluruh dunia. Kegagalan pengaturan dan ketidakseimbangan agen vasoaktif proangiogenik dan antiangiogenik plasenta, soluble fms-like tyrosine kinase-1 (sFlt-1, vascular endothelial growth factor (VEGF dan placental growth factor (PlGF memainkan peran penting dalam patogenesis preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan rerata kadar sFlt-1 serum pada penderita early onset, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal. Penelitian dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil, RS TK. III dr. Reksodiwiryo dan Laboratorium Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang dari Februari sampai  Desember 2014 dengan desain cross sectional. Subjek berjumlah 84 orang, terdiri dari tiga kelompok, yaitu kelompok early onset preeklampsia berat/ eklampsia, late onset preeklampsia berat/ eklampsia, dan kehamilan normal sebagai kelompok kontrol yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Darah dikumpulkan dari subjek penelitian dengan cara intravena kemudian diukur dengan metode ELISA. Rerata kadar sFlt-1 pada kelompok early onset, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal secara berturut-turut adalah 4,69±0,96 ng/ml, 2,39±0,57 ng/ml, dan 1,23±0,42 ng/ml. Perbedaan ini sangat signifikan dengan uji statistik ANOVA (p<0,05 dan uji Post Hoc Test Multiple Comparisons. Kesimpulan penelitian adalah terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kadar sFlt-1 serum pada kelompok early onset preeklampsia berat/ eklampsia, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal.Kata kunci: sFlt-1, antiangiogenik, preeklampsia berat/ eklampsia, kehamilan normal AbstractPreeclampsia is a major cause maternal morbidity and mortality in the world. Failure regulation and imbalance of vasoactive agents and antiangiogenic proangiogenik placenta, soluble fms-like tyrosine kinase-1 (sFlt-1, vascular endothelial growth factor

  6. Peluang Titik Berat Otonomi Pada Daerah Provinsi dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fauzan

    2016-06-01

    Full Text Available This research entitled: Study Focus of Provincial Autonomy In the constitutional system of the Republic of Indonesia. The result of the research can be concluded that the First, the 1945 Constitution does not give a clear regulation about the options in the unit of local authority where the policy emphasis autonomy placed. The Second, in the history of the accomplishment regional administration, the policy emphasis on the autonomy at the regional Level II/regency/City normatively used to be implemented at the time of the validity of Law Number. 5 of 1974 and Law Number. 22 of 2004. The third, in the normative perspective chances of emphasis on provincial autonomy in the future is very open, it is because at the Article 18 of the 1945 amendments to the results of an open policy (open legal policy about regional autonomy and regional autonomy center of gravity. In these provisions, do not regulate in which the emphasis regional autonomy placed. Thus the focus wisdom of regional autonomy is highly dependent on the political will of the legislators with regard to the situation of country, such as politics, security, economy and society when the law was made and the policy of the center gravity of regional autonomy in the Provincial or the Regency/City is not contradictory with the Constitution of Republic of Indonesia Year 1945.

  7. KONTAMINASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) DAN TIMBAL (Pb) PADA AIR, SEDIMEN DAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla L) DI TELUK PALU, SULAWESI TENGAH

    OpenAIRE

    Matius Paundanan; Etty Riani; Syaiful Anwar

    2015-01-01

    Palu bay waters is susceptible to heavy metal pollution due to the inclusion of the waste product of Palu city, and such as agriculture, and traditional mining. The objective of this research was to determine the contamination of heavy metals mercury (Hg) and lead (Pb) in water, sediment, and torpedo scad fish (Megalaspis cordyla). Sampling was done purposively at 10 sampling points. Parameters of water quality measurements were done in the field for temperature, pH, brightness, turbidity, an...

  8. KONTAMINASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg DAN TIMBAL (Pb PADA AIR, SEDIMEN DAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla L DI TELUK PALU, SULAWESI TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Matius Paundanan

    2015-09-01

    Full Text Available Palu bay waters is susceptible to heavy metal pollution due to the inclusion of the waste product of Palu city, and such as agriculture, and traditional mining. The objective of this research was to determine the contamination of heavy metals mercury (Hg and lead (Pb in water, sediment, and torpedo scad fish (Megalaspis cordyla. Sampling was done purposively at 10 sampling points. Parameters of water quality measurements were done in the field for temperature, pH, brightness, turbidity, and dissolved oxygen (DO, and at laboratory analysis for salinity, chemical oxygen demand (COD, ammonia, and nitrates. Heavy metals were analized by following APHA, and Indonesian National Standard (SNI methods. The results showed that Hg consentrations in water, sediment, gill, meat, liver, and spleen were 0.0008-0.0042 mg/l, 0.017-0.287 mg/kg, 0.007-0.145 mg/kg, 0.014-0.046 mg/kg, 0.052-0.106 mg/kg, and 0.043-0.414 mg/kg, respectively. Pb concentrations in water, sediments, gill, meat, liver, and spleen were 0.0130-0.0392 mg/l, 2.647-8.987 mg/kg, 0.132-0.775 mg/kg, 0.005-0.734 mg/kg, 0.295-1.871 mg/kg, and 1.654-12.92 mg/kg, respectively. The average of Hg and Pb concentrations in the water had exceeded the specified quality standards, while in the sediment were still below the quality standards. The average of Hg and Pb concentrations in all observed fish organs were below the quality standards, except for Pb concentrations in gill, liver, and spleen.Keywords: heavy metals, water, sediment, Megalaspis cordyla, Palu Bay

  9. Pemanfaatan Zeolit Alam Teraktivasi untuk Adsorpsi Logam Krom (Cr3+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisanti Emelda

    2013-12-01

    Full Text Available Pertukaran ion antara Cr3+ dan H+ menggunakan zeolit sebagai penukar ion adalah salah satu metode untuk memurnikan air dari ion kromium. Zeolit adalah senyawa aluminosilikat tetrahedral dengan struktur ikatan 3-dimesi, memiliki pori bagian dalam, dan luas permukaan yang tinggi, karena itu dapat digunakan sebagai adsorben. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh waktu kontak optimum, suhu, dan konsentrasi kromium terhadap kapasitas penyerapan. Tahap pertama adalah mencampur zeolit yang telah diaktifkan dengan larutan kromium (10 ppm kromium dalam tangki berpengaduk pada 25oC. Selanjutnya larutan diambil setiap 60 menit hingga konsentrasi residu larutan kromium konstan. Proses adsorpsi dilangsungkan pada suhu berbeda yaitu:  25, 30, 35, 40, 45, dan 50 oC. Untuk uji adsorpsi isotermal, pada suhu dengan hasil penyerapan terbaik divariasikan konsentrasi kromiumnya yaitu: 10, 20, 40, 60, dan 100 ppm. Dosis adsorben yang digunakan adalah 3 gram adsorbent/200 mL larutan krommium dengan kecepatan pengaduk 240 rpm. Larutan kromium dideteksi dengan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS atau Spektroskopi Serapan Atom. Waktu kontak optimum diperoleh 3 jam menggunakan zeolit yang diaktifkan dengan asam, diperoleh nilai adsorpsi optimum 99,275%. Proses adsorpsi berjalan secara eksoterm, memiliki ?Ho = -3.9574,6 J/mol dan ?So = -117.227 J/moloK. Model isotermal adsorpsi mengikuti isoterm Freundlich menurut persamaan Qe = 0,044463C1/2,5125, kapasitas penyerapan Kf = 0,044463 mmol/gram adsorben, dan intensitas adsorpsi n = 2,5125.

  10. TINJAUAN YURIDIS ADANYA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI ALASAN UNTUK MELAKUKAN PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Ety Mayasari

    2014-03-01

    Full Text Available In marriage between husband and wife disputes often occur not infrequently accompanied by violence perpetrated by one party and led to divorce. One of the reasons that lead to divorce in Article 19 of Government Regulation No. 9 of 1975 was particularly severe cruelty or mistreatment to harm others. When one of the victims of domestic violence and can show strong evidence in the trial as well as husband and wife can not live together in a household, then the divorce petition can be granted court pursuant to Article 39 paragraph (1 of Law No. 1 of 1974. Dalam perkawinan antara suami dan istri sering terjadi perselisihan yang tidak jarang disertai dengan kekerasan yang dilakukan oleh salah satu pihak dan mengakibatkan terjadinya perceraian. Salah satu alasan yang menyebabkan perceraian dalam Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 adalah salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan orang lain. Ketika salah satu korban kekerasan dalam rumah tangga dan dapat menunjukkan bukti yang kuat dalam persidangan serta suami dan istri tidak bisa hidup bersama dalam sebuah rumah tangga, maka permohonan perceraian dapat diberikan sidang pengadilan berdasarkan ketentuan Pasal 39 ayat (1 UU No. 1 Tahun 1974.

  11. KONSUMSI OKSIGEN UDANG VANNAMEI Litopenaeus vannamei BERDASARKAN BERAT TUBUH

    OpenAIRE

    Ambeng, Ambeng; Umar, Muhammad Ruslan; Mangawe, Victor G

    2014-01-01

    Penelitian menkaji tentang korelasi konsumsi oksigen udang vannamei L. vannamei berdasarkan bobot tubuh secara in vitro. yang akan menunjang usaha budidaya udang vannamei dalam penyediaan kebutuhan oksigen terlarut di tambak dari masa tebar sampai tahap pemanenan, dengan demikian lama pemakaian dan jumlah kincir sebagai pemasok oksigen terlarut dapat diefisienkan untuk menekan biaya produksi udang ABSTRACT Oxygen consumption of Litopenaeus vannamei experiment was conducted at Researc...

  12. Aktivitas Antioksidan Kulit Biji Kakao dari Hasil Penyangraian Biji Kakao Kering pada Derajat Ringan, Sedang dan Berat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratri Retno Utami

    2017-03-01

    Full Text Available Cocoa bean shell is waste from chocolate industry that containing polyphenol 5.78 % and can be used as natural antioxidant source. The most important step in cocoa processing is roasting. Roasting is needed for developing the chocolate flavor. Chocolate industries do their roasting with low, medium and high degree, depend on product’s necessity. The objective of this research is to determine the effect of roasting degree toward cocoa bean shell antioxidant activity. Cocoa bean roasted at low degree (110 ºC for 60 minutes, medium (140 ºC for 40 minutes and high (190ºC for 15 minutes. Cocoa bean shell polyphenol was extracted with acetone 70 %. Yield, total phenolic, DPPH free radical scavenging activity as IC50 and inhibition of linoleic acid oxidation was analyzed from crude polyphenol extract. The result shows that the increasing of roasting temperature leads to low yield. Cocoa bean shell polyphenol extract with high roasting degree has the lowest yield (8.07 % b/b. While cocoa bean shell polyphenol extract using medium roasting degree has the highest total phenolic and DPPH free radical scavenging activity of 21.23 ± 0.39 mg GAE/g dry extract and IC50 74.31 ± 0.72 μg/mL, respectively. Cocoa bean shell polyphenol extract is able to inhibit the linoleic acid oxidation. Roasting enhance the inhibition of linoleic acid oxidation compared to extract without roasting about 6%. For the future study, it is needed to identify the cocoa bean shell antioxidant compound during roasting.   ABSTRAK Kulit biji kakao merupakan limbah dari industri pengolahan cokelat yang mengandung polifenol sebesar 5,78 %, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber senyawa antioksidan alami. Tahapan penting dalam pengolahan biji kakao kering adalah penyangraian yang berguna untuk pengembangan citarasa khas cokelat. Industri pengolahan cokelat melakukan penyangraian dengan derajat ringan, sedang dan berat, berdasarkan produk yang dikehendaki. Penelitian

  13. Okultisme Dalam Pelayanan Pastoral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahel Jum Juld

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama, memberikan pemahamantentang strategi dan pengaruh okultisme dalam pelayanan. Kedua, menunjukkanbagaimana cara melayani orang-orang yang dikuasai oleh okultisme.Metode yang digunakan dalam penyusuanan karya ilmiah ini adalah:memakai metode penelitian studi kepustakaan yakni penulis mengambil data-datadari buku-buku perpustakaan dan tulisan-tulisan lainnya yang memiliki hubungandengan karya ilmiah ini, juga pengalaman penulis dalam pelayanan okultismemerupakan dukungan dalam penulisan karya ilmiah ini.Adapun kesimpulan karya ilmiah “Okultisme dalam Pelayanan Pastoral”adalah: Pertama, okultisme dalam pelayanan pastoral merupakan bagian yang kaitmengait dengan pemberitaan Injil. Manusia harus diinjili supaya menerima Yesussebagai Tuhan dan Juruselamatnya dan orang yang telah diselamatkan harus jugadilepaskan dari kuasa gelap atau kuasa setan. Kedua, okultisme dalam pelayananpastoral menjadi sangat penting bagi pelayanan pastoral karena iblis adalah musuhkita. Oleh karena itu, hamba-hamba Tuhan harus yakin bahwa iblis ada dan tetapbekerja memengaruhi umat Tuhan dan hamba-hamba Tuhan harus siap membelaumat Tuhan dengan melawan iblis dengan iman yang teguh. Ketiga, penguraianokultisme dalam pelayanan pastoral adalah merupakan acuan yang dapat dijadikanpedoman oleh hamba-hamba Tuhan dalam mengadakan pelepasan umat Tuhan darikuasa-kuasa gelap, sehingga umat Tuhan menjadi umat pemenang dari kuasa dosadan iblis.

  14. PATRIOTISME DALAM KALINDAQDAQ MANDAR

    OpenAIRE

    Nurhayati, Dr.,M.Hum.

    2014-01-01

    Patriotisme dalam kalindaqdaq Mandar ditemukan 6 semangat yaitu: semngat kepahlawanan, berjiwa menantang, semangat percaya diri, berjiwa satria, semangat persatuan dan kesatuan, dan berjiwa tangguh. Keenam semangat patriotisme ini sangat perlu diketuhui oleh masayarakat Mandar pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Patriotisme menyangkut bagaimana sikap seseorang dalam cinta tanah air. Semangat patriotisme perlu ditanamankan pada generasi muda kita agar mereka mengetahui nil...

  15. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan lele dumbo (Clarias gariepinus pada konsentrasi tepung daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb yang berbeda dalam pakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cut Dara Dewi

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemungkinan pemanfaatan tepung daun jaloh (S. tetrasperma sebagai bahan baku alternatif untuk pakan ikan lele(C. gariepinus. Dalam penelitian ini telah diuji beberapa tingkat proporsi tepung daun jaloh yaitu (0%, 5%, 10%, dan 15% .Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB,sebanyak5%dari berat bobot tubuhnyaselama 35 hari. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian tepung daun jaloh memberikan pengaruh nyata (P0,05. Uji lanjut Duncan’s menunjukkan bahwa perlakuan kontrol (tanpa daun jaloh dalam pakan memberikan hasil terbaik dari segi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup. Oleh karena itu dapat disimpulkan tepung daun jaloh kurang sesuai sebagai bahan baku alternatif dalam pakan ikan lele dumbo.

  16. Tempat Kedudukan Rest Lingual dalam Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepas Kerangka Logam Lingual Rest Seat in Removable Partial Denture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armida Sofyanis

    2015-09-01

    Full Text Available In certain cases, lingual rest is needed to provide better retention for RPD. Lingual rest is a cingulum rest placed on the lower jaw in RPD design. It is used as an indirect retainer. To make the rest fit best, a good rest seat should be prepared in the cingulum. The outline form of the lingual rest is a half moon shaped with a smooth curve from one marginal ridge to the other, crossing the center of the tooth. The rest seat itself should be V shaped, and the depth is 1 - 1 1/2mm. In this situation, one of four options should be considered i.e.: fabricate a cast veneer crown, or a three quarter crown to place a lingual pin-lay, or put a small amalgam restoration in the base of the preparation when the dentin has been touched.  

  17. Paduan Ni-Cu-Mn Sebagai Logam Alternatif Kedokteran Gigi: Efek Perendaman dalam Larutan 0,1% Sodium Sulfida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Irawan

    2015-09-01

    Full Text Available In this study, the ternary base alloys of nickel-copper-manganese (Ni-Cu-Mn alloys are prepared and these ternary alloys systems, which were constituted from higher nickel and lower copper contents than copper-base alloy ones, were evaluated by a tarnish test. Tarnish tests conducted in a 0,1% sodium sulphide solution (pH=12 at 37◦C. All test specimens were case into square paddles of 15 mm x 20 mm x 2,5 mm using the lost-wax technique with a phosphate-bonded investment. The surface of the specimens were then prepared with abrasion papers down to a 600 grit finish. Tarnish attack was quantitatively evaluated by Fibre colorimetry. The results of tarnish test showed that ternary nickel-copper-manganese alloys, such as 40Ni-30Cu-30Mn and 50Ni-30Cu-20Mn, have superior tarnishment resistance than other alloys, e.g. 20Ni-40Cu-40Mn, 30Ni-30Cu-40Mn and 30Ni-40Cu-30Mn. It was also found that 40Ni-30Cu-30Mn and 50Ni-30Cu-20Mn alloys have lower values of colour change vector than the other alloys given above.

  18. Gambaran Kejadian Persalinan Disfungsional pada Pasien Anemia dalam Kehamilan di RSUP Dr. M. Djamil Periode 2010–2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Redha Putri

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPersalinan disfungsional (distosia akibat kelainan tenaga merupakan masalah persalinan dunia dan merupakan salah satu indikasi dilakukannya intervensi selama persalinan dengan tingkat kekerapan kejadian sebesar 4-40%. Persalinan disfungsional dapat disebabkan oleh anemia dalam kehamilan. Kekuatan kontraksi uterus atau his ibu hamil dengan anemia kurang dari normal, lemah dan dalam durasi yang pendek sehingga tidak cukup kuat untuk melahirkan janin dan ibu hamil akan cepat lelah, akibatnya persalinan dapat mengalami perlambatan atau terhenti. Semakin berat anemia, semakin berat manifestasi klinis yang muncul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian persalinan disfungsional pada pasien anemia dalam kehamilan berdasarkan derajat anemia di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data retrospektif bagian rekam medik RSUP. Dr. M. Djamil Padang periode 2010-2012. Data yang digunakan sebanyak 61 sampel. Hasil penelitian menunjukkan distribusi kejadian persalinan disfungsional paling tinggi pada anemia derajat ringan yaitu sebanyak 4 orang (8,7%, anemia derajat sedang sebanyak 1 orang (8,3% dan anemia derajat berat 0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat anemia dalam kehamilan tidak mempengaruhi angka kejadian persalinan disfungsional.Kata kunci: anemia dalam kehamilan, persalinan disfungsional, distosia, ibu hamil AbstractDysfunctional labor (dystocia due to abnormal labor is a worldwide labor problem and one of the indications for intervention during labor with prevalence rate 4-40%. Dysfunctional labor can be caused by anemia in pregnancy. The strength of uterine contractions or his in pregnant women with anemia is less than normal, weak and short in duration so it is not strong enough to bear the fetus and the pregnant women will get tired, causing a slow or stopped. The more severe anemia, the more severe clinical manifestations appear. The objective of this study was to know

  19. Pemilihan food outlet sebagai faktor risiko berat badan lebih anak usia sekolah dasar di Kecamatan Tegalsari Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Evelyn Hartono

    2016-08-01

    , physical activity,gender, and total expenditure had relationship with overweight/obesity status.KEYWORDS: food outlet, obesity, overweightABSTRAKLatar belakang: Overweight dan obesitas adalah keadaan akibat ketidakseimbangan kalori dalam tubuh yang terjadi dalam waktu lama dan menjadi penyebab kematian lebih banyak dibanding underweight. Salah satu faktor yang berhubungan langsung adalah pola makan, yang juga dipengaruhi pemilihan food outlet. Surabaya merupakan daerah perkotaan sehingga memiliki jenis dan karakteristik food oulet lebih beragam. Anak usia SD kelas IV, V, VI sudah tidak terlalu bergantung pada orang tua, sehingga konsumsi pangan dan aktivitas fisiknya mulai beragam. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemilihan food outlet dan status berat badan lebih pada anak usia sekolah dasar di Kecamatan Tegalsari, Surabaya.Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus-kontrol. Sampel penelitian adalah 51 anak untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol dari 11 SD di 5 Kelurahan di Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Data diperoleh dengan wawancara, observasi langsung ke food outlet dan wawancara alasan pemilihan food outlet pada informan terpilih. Data kuantitatif diolah dengan uji bivariat (chi-square dan multivariariat (regresi binomial.Hasil: Uji bivariat menyatakan terdapat hubungan signifi kan antara frekuensi datang ke pedagang kaki lima (OR=4,09, 95% CI:1,60-10,75, frekuensi konsumsi fast food (OR=2,86, 95% CI:1,19-6,94 dan kudapan (OR=6,05, 95% CI:2,20-17,62, aktivitas fi sik (OR=3,09, 95% CI:1,28-7,51 serta jenis kelamin (OR=2,70, 95% CI:1,11-6,64 dengan berat badan lebih, sedangkan frekuensi ke food store (total, supermarket, pasar, mini-market, frekuensi ke food service place total, rumah makan, restoran fast food, pola konsumsi sayur buah, dan sosial ekonomi responden tidak berhubungan signifi kan. Pada analisis multivariat, variabel yang mempengaruhi frekuensi datang ke pedagang kaki lima adalah frekuensi konsumsi kudapan, aktivitas fisik, jenis kelamin

  20. Analisa Teknis dan Ekonomis Penggunaan ICCP (Impressed Current Cathodic Protection Dibandingkan dengan Sacrificial Anode dalam Proses Pencegahan Korosi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afif Wiludin

    2013-03-01

    Full Text Available Perlindungan badan kapal  terhadap korosi dengan  menggunakan  metode perlindungan katodik pada prinsipnya adalah sel elektrokimia untuk mengendalikan korosi dengan mengkonsentrasikan reaksi oksigen pada sel galvanik dan menekan korosi pada katoda dalam sel yang sama. Pada proteksi katodik, logam yang akan dilindungi dijadikan katoda dan reaksi oksidasi terjadi di anoda. Ada dua macam cathodic protection yaitu Sacrificial Anode Cathodic Protection (SACP dan Impressed Current Cathodic Protection (ICCP. Dilakukan penelitian tentang analisa teknis dan ekonomis penggunaan ICCP dibandingkan dengan SACP dalam proses pencegahan korosi, kedua sistem dibandingkan dalam jangka 20 tahun, dari segi teknis dengan menggunakan perbandingan perhitungan sesuai standar DnV, yang dibandingkan dari tahap design, tahap instalasi, dan maintenance, dari segi ekonomis perbandingan dibedakan dari tahap pengadaan komponen-komponen sistem, tahap instalasi, dan tahap maintenance. Data perbandingan diperoleh dengan perhitungan sesuai standar, study literature, diskusi dan interview. Hasil perhitungan perbandingan yang diperkirakan selama 20 tahun, dari segi teknis kedua sistem memenuhi standar yang berdasar pada sistem perhitungan standar DnV B-401, sedangkan dari segi ekonomis, biaya untuk sistem ICCP sebesar Rp. 205.405.000,00 dan sistem SACP sebesar Rp. 562.590.000,00, sehingga lebih ekonomis menggunakan sistem ICCP sebesar Rp 357.185.000, 00 atau 63,49% dari biaya untuk sistem SACP

  1. Pemanfaatan Limbah Pecahan Genteng sebagai Katalis dalam Reaksi Pirolisis Plastik Polipropilena Menjadi Bahan Bakar Alternatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Jaya Eka Syahputra

    2015-06-01

    Full Text Available Artikel ini mendiskusikan karakterisasi pecahan genteng dan pemanfaatannya untuk memproduksi katalis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pecahan genteng dan kemudian melakukan modifikasi untuk pembuatan katalis. Katalis dibuat dengan pilarisasi nikel ke dalam pecahan genteng, dan dikarakterisasi menggunakan x-ray diffractometer (XRD. Pirolisis dilakukan terhadap limbah plastik polipropilena hingga diperoleh cairan minyak. Minyak direforming menggunakan katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa pecahan genteng mempunyai kandungan logam oksida berdasarkan standar Fe2O3, NiO2, Al2O3, SiO2. Refinement dilakukan menggunakan program Rietica metode Le-Bail dan diperoleh hasil nilai keberterimaan Rp/Rwp <10. Setiap 1,3 kg sampel limbah polipropilena diperoleh hasil minyak sebanyak 1,7 L. Hasil reforming menunjukkan bahwa densitas minyak sebesar 745,919 kg/m3 dan viskositas 0,720 cp. Berdasarkan analisis GC-MS diperoleh fraksi pembentukan terbesar dari katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel adalah fraksi C10 - C12. Sehingga, pecahan genteng yang terpilarisasi nikel efektif dijadikan sebagai katalisator dalam proses pirolisis untuk mengubah limbah palstik polipropilena menjadi bahan bakar.

  2. APLIKASI STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM DALAM PENENTUAN ALTERNATIF PENGELOLAAN LINGKUNGAN INDUSTRI KOMPONEN ALAT BERAT BERBASIS PARTISIPASI DAN KEMITRAAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyo Utomo

    2012-07-01

    Full Text Available As a company engaged in the industrial sector by producing certain components and localized in an industrial area, there will be an impact on the environment. These impacts can be positive in the form of employment, reducing dependence on imported heavy equipment, increase in foreign exchange due to reduced imports and increased exports, increased government revenue from taxes, public facilities improvement and supporting infrastructure, and opening up opportunities for other related industries. These impacts can also be negative in the form of environmental degradation such as noise disturbance, dust, and micro climate change, and changes in social and cultural conditions surrounding the industry. Data analysis was performed descriptively and with the Structural Equation Model (SEM. SEM is a multivariate statistical technique which is a combination of factor analysis and regression analysis (correlation, which aims to test the connections between existing variables in a model, whether it is between the indicator with the construct, or the connections between constructs. SEM model consists of two parts, which is the latent variable model and the observed variable model. In contrast to ordinary regression linking the causality between the observed variables, it is also possible in SEM to identify the causality between latent variables. The results of SEM analysis showed that the developed model has a fairly high level of validity that is shown by the minimum fit chi-square value of 93.15 (P = 0.00029. Based on said model, it shows that the company's performance in waste management is largely determined by employee integrity and objectivity of the new employees followed later by the independence of the employees in waste management. The most important factor that determines the employee integrity in waste management in the model is honesty, individual wisdom, and a sense of responsibility. The most important factor in the employee objectivity in waste management is the support of accurate data in each report of waste management by the company and transparency on reports of the company’s activity. While the factors that determine the employee independency is the company's interests, a sense of employee volunteering, and openness between the company and employees. Keywords : heavy equipment industry, management, environment, Structural Equation Model (SEM

  3. Kapasitas Adsorpsi Bentonit terhadap Sulfur dan Merkuri secara Simultan pada Pembakaran Batubara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alhamidi Yusran

    2015-12-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara sebagai sumber energi melalui pembakaran langsung akan menghasilkan emisi gas, partikulat trace metal (logam berat dan abu (terutama abu terbang yang akan mencemari udara. Penanganan terhadap pencemaran tersebut merupakan hal yang sangat mendesak. Dalam studi ini ditawarkan penyelesaian secara simultan terhadap emisi SOx dan partikulat logam berat merkuri pada pembakaran batubara peringkat rendah yang ada di Aceh melalui penyerapan menggunakan bentonit alam yang juga terdapat di Aceh (juga di daerah lain di Indonesia. Penggunaan bentonit dapat mengurangi emisi gas SO2 dan partikulat trace metal Hg dalam gas buang dan abu terbang. Bentonit dapat meningkatkan afinitas atau gaya tarik menarik antara Hg dan mineral-mineral dalam bentonit dan sekaligus menurunkan afinitas Hg terhadap S atau SO2. Konsentrasi bentonit dalam kajian ini, tanpa kalsinasi dan langsung dicampur dalam batubara, adalah 0 – 16% dan temperatur pembakaran adalah 700 – 900oC. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kondisi maksimum penyerapan sulfur dan/atau SO2 serta merkuri terjadi pada kandungan bentonit 6% dan temperatur 700oC.

  4. ANALISIS KANDUNGAN UNSUR ESENSIAL DAN TOKSIK DALAM TEH DAN AIR SEDUHANNYA DENGAN AKTIVASI NEUTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Th. Rina Mulyaningsih

    2015-04-01

    Full Text Available Kadar unsur logam K, Ca, Mn, Mg, Fe, Na, Zn, Rb, Br, Cr, Cs, La,Sc dan Co dalam 14 sampel teh hijau, teh hitam, teh hitam dengan aroma melati, aroma vanila, bunga rosella dan air seduhan teh telah ditentukan dengan analisis aktivasi neutron. Sampel teh dipilih dari produksi dalam negeri dan diperoleh dari Pasar Swalayan di daerah Serpong. Iradiasi neutron sampel dilakukan di Fasilitas Iradiasi reaktor RSG-GAS pada fluks neutron thermal sekitar sekitar 1013 ncm-2s-1. Prosedur kerja menggunakan SOP yang dikeluarkan oleh FNCA. Sebagai kontrol mutu digunakan SRM-NIST 1573a Tomato leaves dan NIST 1547 Peach leaves. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi semua unsur bervariasi tergantung jenis teh. Konsentrasi Ca, K, Mg dan Mn dalam teh cukup tinggi > 100 mg/kg . Konsentrasi Ca dan K memiliki rentang nilai antara 1135,36-9123,21 dan 1064,41-2473,12 mg/kg serta Mg 2725,6-5528,5; dan Mn 95,38-815,48 mg/kg. Unsur mikroesensial Na, Fe, Co, La, Cr, Br, Sc, Cs, Rb dan Zn memiliki konsentrasi 100 mg/kg. Concentration of Ca and K have values in a range of 1135.36-9123.21 and 1064.41-2473.12 mg/kg as well as Mg of 2725.6-5528.5; and Mn of 95.38-815.48 mg/kg.Concentration of Na, Fe, Co, La, Cr, Br, Sc, Cs, Rb and Zn <100 mg/kg. Most elements in these tea were released into the infusions at defferent percentages in a range of 27.89-68.94% depending on the sort of the tea. There were not detected toxical elements Hg, Cd and As except Cr with low concentration. Therefore tea drink sare adequately good enough as essential elements source and content no toxic elements. Keywords: elemental analysis, essential, toxic, tea, neutron activation.

  5. PEMBERIAN KITOSAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BERAT BADAN DAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH TIKUS SPRAGUE-DAWLEY YANG DIBERI PAKAN ASAM LEMAK TRANS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdurrahman Ali

    2015-05-01

    kelompok faktorial dengan post test only control group. Sampel penelitian adalah 28 ekor tikus Sprague-dawley jantan berusia dua bulan, dikelompokkan menjadi satu kelompok kontrol (K dan tiga kelompok perlakuan (P dengan penambahan kitosan 0,035 g (P1, 0,045 g (P2, dan 0,055 g (P3 dalam diet yang diberikan. Pakan merupakan diet tinggi asam lemak trans, yaitu dengan penambahan margarin yang dipanaskan sebanyak 1,7 g per hari. Intervensi dilakukan selama 14 dan 28 hari. Berat badan ditimbang setiap tiga hari sementara pengukuran kadar trigliserida dilakukan setelah 14 dan 28 hari perlakuan. Penambahan margarin 1,7 g per hari menjadikan berat badan tikus kelompok kontrol (tanpa kitosan meningkat 54% setelah 28 hari intervensi, lebih tinggi dibandingkan kelompok P1, P2, dan P3 yang masing-masing mengalami kenaikan berat badan 48,7%, 27,8%, dan 38,9%. Setelah 14 hari intervensi, kadar trigliserida plasma tikus kelompok kontrol dan P1 mengalami hipertrigliseridemia, yaitu masing-masing 254,3±49,0 mg/dL dan 241,7±58,5 mg/dL. Sementara itu, kadar trigliserida plasma tikus kelompok P2 (128,3±14,3 mg/dL dan P3 (141,3 ± 25,3 lebih rendah dan berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol dan P1. Setelah 28 hari intervensi, kadar trigliserida plasma tikus tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p>0,05, tetapi menunjukkan hasil yang lebih rendah dan berbeda signifikan dibandingkan kadar trigliserida setelah 14 hari (p<0,05.Kata kunci: asam lemak trans, berat badan, kitosan, trigliserida

  6. Kosmologis Tetabuhan dalam Upacara Ngaben

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Cau Arsana

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1 mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2 menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upacara ngaben yang teraplikasi lewat penggunaan tetabuhan dalam prosesi upacara ngaben. Penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben berkaitan erat dengan aspek-aspek kosmologis. Suara yang dijadikan dasar dari nada-nada gamelan Bali adalah suara (bunyi yang keluar dari alam. Suara tersebut digabungkan menjadi sepuluh suara yaitu panca suara patut pelog dan panca suara patut slendro yang menyebar ke seluruh penjuru alam. Tetabuhan dalam upacara ngaben, melalui jalinan nada-nada merupakan manifestasi dari pemujaan kepada ista dewata sebagai cermin konsep keseimbangan mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos.   Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1 mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2 menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upacara ngaben yang teraplikasi lewat penggunaan tetabuhan dalam prosesi upacara ngaben. Penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben berkaitan erat dengan aspek-aspek kosmologis. Suara yang dijadikan dasar dari nada-nada gamelan Bali adalah suara (bunyi yang keluar dari alam. Suara tersebut digabungkan menjadi sepuluh suara yaitu panca suara patut pelog dan panca suara patut slendro yang menyebar ke seluruh penjuru alam. Tetabuhan dalam upacara ngaben, melalui jalinan nada

  7. INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    2000-01-01

    merupakan kewajiban antara dua pihak yang terikat dalam kontrak untuk memenuhi perjanjian dalam kontrak. Tulisan ini akan membahas definisi, terminologi, profil keuntungan dan penggunaan kedua instrumen derivatif tersebut untuk strategi hedging perusahaan. Adapun untuk sarana hedging dapat digunakan komoditas, logam berharga, indeks saham, tingkat suku bunga, dan kurs nilai tukar. Kata kunci: opsi beli, opsi jual, futures/forwards, lindung nila

  8. OPTIMASI PEMBUATAN KITOSAN DARI KITIN LIMBAH CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus UNTUK ADSORBEN ION LOGAM MERKURI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. H. Rahayu

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum faktor suhu dan waktu proses deasetilasi dari khitin cangkang rajungan (Portunus pelagicus menjadi khitosan dan mengetahui pengaruh pH adsorpsi dari khitosan terhadap penurunan jumlah ion merkuri (%. Proses deasetilasi dilakukan dengan memanaskan campuran khitin dengan larutan NaOH 50 % (rasio 1:20 b/v pada suhu 70 oC, 80 oC, 90 oC, dan 100 oC dengan waktu proses masing-masing 30, 60, 90, dan 120 menit. Parameter respon adalah derajad deasetilasi khitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat deasetilasi khitosan tertinggi adalah 79,65 % yang dihasilkan pada suhu  90 oC dan waktu proses 120 menit. Khitosan selanjutnya diuji kemampuan adsorpsinya terhadap ion merkuri pada pH 2, 3, 4, 5, dan 6. Hasil uji aplikasi khitosan sebagai adsorben ion logam merkuri menunjukkan bahwa semakin tinggi pH adsorpsi semakin besar penurunan jumlah ion merkuri (%, dimana hubungan keduanya ditunjukkan dengan persamaan y = 7,50.x + 26,11.

  9. PENGGUNAAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA UNTUK MENURUNKAN KADAR TIMBAL (Pb PADA BIJI KEDELAI (Glycine max Utilization of Coconut Shell Liquid Smoke to Reduce Lead (Pb Levels in Soybean Seeds (Glysine max

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartati

    2015-10-01

    conducted. The aimed of the study was to evaluate the effectiveness of liquid smoke in the reducing heavy metals Pb in soybean seeds, evaluate the change in the components of the liquid smoke was used for chelation heavy metals Pb, and evaluate the influence of the phenol, carbonyl, and acid components in the chelation heavy metals Pb in soybean seeds. Liquid smoke of coconut shell pyrolysis has a specific gravity of 1.01 g/ml, pH 1.81, phenol 1.20%, carbonyl 5.75%, and acid compounds 8.40%. Soybean seeds soaked in coconut shell liquid smoke with various concentration of 0% (control/aquademineralisa; 12.5%; 25%; 50%; and 100% for 2 hours. Levels of heavy metals Pb was analyzed by Atomic Absorption Spectrophotometer. The changes of liquid smoke compounds such as pH, specific gravity, phenol, carbonyl, and acid was analyzed. The influence of the components of liquid smoke to the reduction of the heavy metals Pb was also analyzed. Model experiment was made from soybean seeds that have been contaminated by Pb (NO standard solutions with a concentration of 2 ppm. The results showed the higher the concentration of liquid smoke is used for soaking the decreased levels of heavy metals Pb is also getting bigger. The liquid smoke 100% (without 32dilution gives the best reducing effect that can reduce heavy metal Pb 63.41%. An increase inpH, a decrease in phenol levels, decreased levels of the carbonyl, and decreased levels of the acid inliquid smokethat used for soaking indicatesthat the component has been successfully chelated the heavy metals Pb in soybean seeds.The phenol components of liquid smoke give the highest reducing effect 50.09%, followed by acid compounds 45.67%, and carbonyl compounds 42.21%. Keywords: Liquid smoke, Pb, carbonyl, acid, phenol, chelation ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang khelasi logam berat Pb pada biji kedelai dengan menggunakan asap cair tempurung kelapa. Tujuan penelitian adalah untuk evaluasi efektivitas asap cair dalam menurunkan

  10. KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb dan Cd Pada Sawi Hijau (Brassica rapa l. Subsp. Perviridis Bailey Dan Wortel (Daucus Carrota L. Var. Sativa Hoffm YANG BEREDAR DI PASAR KOTA DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Agung Priandoko

    2013-05-01

    Full Text Available Has been doing a research about the content of heavy metals (Pb and Cdin green mustard (Brassica rapa L. subsp. Perviridis Bailey and carrot (DaucusCarrota L. Var. Sativa Hoffm that exist in the market of Denpasar city. Purposeof this research was to know the content of Pb and Cd in green mustard andcarrots that exist in traditional markets (Badung and Kreneng market Denpasarcity that treated by washing and without washing. Content of Pb and Cd in greenmustard and carrots that analyzed by AAS (atomic absorption spectrophotometer.The results of research shows that contents of Pb in green mustard andcarrots that washed and without washed in Kreneng and Badung Market equal to64.71 ± 6.66 ug / g, 69.58 ± 4.61 ug / g, 62.56 ± 6.99 ug / g, 64.96 ± 7:20 ug / g,62.56 ± 6:56 ug / g, 73, 91 ± 2:51 ug / g, 57.17 ± 8:59 ug / g, 59.71 ± 8.93 ug / gdry weight. Content of Cd that washed and without washed equal to SCK 8.81 ±1.68?g / g, 10, 55 ± 1.78 ug / g, 8.09 ± 1.71 ug / g, 9.30 ± 2:01 ug / g, 8.96 ± 1.72ug / g, 10.09 ± 1:09 ug / g, 7.39 ± 1.6 ug / g 5, 8.14 ± 1.71 ug / g dry weight

  11. INTRODUKSI GEN METALLOTHIONEIN TIPE II KE DALAM RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN Agrobacterium tumefaciens

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulia Fajriah

    2014-12-01

    Full Text Available Kappaphycus alvarezii adalah jenis alga merah yang memproduksi kappa karagenan yang sangat penting untuk industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Untuk meningkatkan produksi, diperlukan ketersediaan bahan baku yang baik. Salah satu yang memengaruhi ketersediaan bahan baku adalah kondisi ingkungan perairan untuk budidaya. Metallothionein (MT adalah protein yang memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam seperti Cd, Zn, dan Cu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintroduksi gen Metallothionein Tipe II (MaMt2 ke dalam genom K. alvarezii menggunakan Agrobacterium tumefaciens. Talus rumput laut diinokulasi dengan A. tumefaciens mengandung plasmid pIG6-SMt2 yang membawa gen MaMt2, selanjutnya dilakukan seleksi bertingkat menggunakan higromisin 10 mg/L dan 20 mg/L. Hasil efisiensi transformasi yang diperoleh adalah 27,4%, efisiensi regenerasi tunas transgenik adalah 27,6%. Analisis molekuler dengan PCR menunjukkan bahwa 13 tunas transgenik mengandung gen MaMt2. Tunas transgenik putatif ditumbuhkan hingga menjadi talus baru dan dapat dilakukan uji tantang pada penelitian selanjutnya.

  12. Agama dalam Pandangan Futurolog

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amsal Bakhtiar

    2013-06-01

    Full Text Available Abstract : Before modern era, religion became more dominant in daily life of human being because religion institution is the sole authority to dicide either religion aspect or scientific one. But in modern era, especially after some inventions of modern science and technology, secular scientist in the West very proud of his intellectual ability to explore the nature. They neglect religion and even accused religion as an opium and illusion. In fact, human being cannot free from believing in Supra Natural Being because even though in the atheist community still respect the spirit of ancestors. Therefore, every effort to attack religion will fail because religion could not separated from basic need of human being and religion is the the sole doctrin of life in hereafter.  Naisbitt, a famous futurolog, also declares that the spiritual of religion will become dominant in new era. Keywords : Futurolog, knowledge, organized religion, fundamentalism Abstrak : Sebelum era modern, agama menjadi lebih dominan dalam kehidupan sehari-hari manusia karena institusi agama adalah otoritas tunggal untuk memutuskan, baik aspek agama atau yang ilmiah. Tetapi dalam era modern, terutama setelah beberapa penemuan ilmu pengetahuan modern dan teknologi, ilmuwan sekuler di Barat sangat bangga akan kemampuan intelektual mereka untuk menjelajahi alam. Mereka mengabaikan agama dan bahkan menuduh agama sebagai candu dan ilusi. Bahkan, manusia tidak bisa bebas dari percaya pada keberadaan Supra Natural, meskipun komunitas ateis masih menghormati roh leluhur. Oleh karena itu, segala upaya untuk menyerang agama akan gagal karena agama tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan dasar manusia dan agama adalah satu-satunya doktrin kehidupan di akhirat. Naisbitt, seorang futurolog terkenal, juga menyatakan bahwa spiritual agama akan menjadi dominan dalam era baru.Kata kunci : Futurolog, ilmu, agama formal, fundamentalisme

  13. DZIKIR: PSIKOTERAPI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto

    2015-01-01

    Full Text Available Ada korelasi antara Ilmu Psikologi dan ajaran Islammengenai dimensi kejiwaan manusia, sehingga masalahgangguan kejiwaan tidak bisa dilepaskan dari keduanya.Kehidupan modern membuat manusia melupakan aspekspiritual yang ada di dalam dirinya. Dorongan spiritualyang tidak terpenuhi pada diri manusia menyebabkanperasaan hampa dan tanpa makna yang berujung kepadaterjadinya gangguan kejiwaan. Teknik psikoterapidikembangkan dalam mengatasi gangguan kejiwaanberdasarkan teori psikologi maupun ke-Islam-an. Dalamajaran Islam, dzikir yang merupakan tradisi pesantren dansecara rutin dilakukan oleh civitas pesantren merupakanalternatif terapi yang sangat efektif dalam mengatasigangguan kejiwaan.

  14. Serological survey of Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in cattle in Berat and Kolonje, Albania

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARTA LUGAJ

    2014-06-01

    Full Text Available Crimean–Congo hemorrhagic fever (CCHF is a tick-borne disease caused by the arbovirus Crimean–Congo hemorrhagic fever virus(CCHFV, which is a member of the Nairovirusgenus (family Bunyaviridae. The disease now occurs sporadically throughout much of Africa, Asia, andEurope and results in an approximately 30% fatality rate. Numerous genera of ixodid ticks serve both as vector and reservoir for CCHFV; however, ticks in the genus Hyalommaare particularlyimportant to the ecology of this virus.The aim of this study was to examine the distribution of CCHFV among the cattle in Berat and Kolonje regions in Albania. The data taken in this study indicates for the presence of CCHFV Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in these countries. The serum samples were conserved in -20°C and tested with immunological methods using indirect ELISA assay in Friedrich-Loeffler Institute (FLI, Greifswald Germany. Through this technique it was possible to identified IgG antibodies in infected serum samples. From these results in Berat-Terpanwe had an indication about the presence of IgG antibodies in 2 blood samples. 3 serum samples were equivocal and 45 serum samples were negative from the total of 50 serum samples in cattle. While in Kolonje-Erseke the results show the presence of IgG antibodies in 4 blood samples from 54 seum samples in cattle. Respectively the prevalence in these 2 countries in Albania is 4.4% and 8%. These results can clearly proved the presence of CCHFV in livestock in Albania.

  15. PROSES KOGNITIF DALAM UNGKAPAN METAFORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    deli - Nirmala

    2014-09-01

    Full Text Available PROSES KOGNITIF DALAM  UNGKAPAN METAFORIS Deli Nirmala deliundip@gmail.com Abstract Speech is produced through cognitive or psychological process, physiological process, and physical process (de Saussure, 1959. The cognitive process is the focus of this study especially in producing metaphorical expressions. This paper is trying to elaborate how the cognitive process happens when someone is producing metaphorical expressions. The data used for explaining the cognitive process are the metaphorical expressions found in bahasa Indonesia. The data were collected randomly from the sources like conversation, news, or bahasa Indonesia used in Indonesian newspapers. The method used is observation and intuition. To analyze, I used identity method, distributional method, and reflective-introspective methods. The result shows that the cognitive process in producing metaphorical process is done by using associative strategies by showing the correspondences between the source concept and the target concept. The correspondences found are those in embodied experiences, characters, functions, characteristics, and strenghts.   Proses menghasilkan tuturan meliputi proses kognitif, fisiologis, dan fisik (de Saussure, 1959. Proses kogntif menjadi fokus dalam tulisan ini khususnya dalam proses menghasilkan ungkapan metaforis. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba mengungkap bagaimana proses kognitif terjadi ketika seseorang menghasilkan ungkapan metaforis. Data yang dijadikan dasar dalam menjelaskan proses kognitif adalah ungkapan metaforis dalam bahasa Indonesia. Data dipilih secara random dari sumber berupa percakapan, berita, bahasa di surat kabar. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan intuisi. Untuk menganalisis, saya menggunakan metode padan, distribusional, dan reflektif-introspektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses kognitif dalam menghasilkan ungkapan metaforis dilakukan dengan strategi asosiatif dengan menunjukkan korespondensi

  16. KEEFEKTIFAN PEMANFAATAN AMPAS SAGU SEBAGAI BIOSORBEN UNTUK MENGADSORPSI ION TIMBAL (PB)

    OpenAIRE

    LESTALUHU, KHAFIDATUL HIKMAH

    2015-01-01

    Pesatnya pembangunan dan penggunaan dari berbagai bahan baku logam berdampak negatif, yaitu munculnya kasus pencemaran yang melebihi ambang batas sehingga dapat meresahkan warga yang tinggal di sekitar perindustrian. Logam berat bersifat racun dan sering mencemari lingkungan. Salah satunya adalah timbal (Pb). Pengendalian pencemaran logam berat dewasa ini masih memerlukan biasa yang sangat besar. Salah satu metode yang murah dan aman bagi lingkungan adalah dengan metode biosorpsi yakni deng...

  17. Singkatan Dan Akronim Dalam Chatting Di Internet

    OpenAIRE

    Hervina M. S.

    2010-01-01

    Penelitian ini menganalis pola singkatan dan akronim dalam chatting di internet. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola singkatan dan akronim dalam chatting di internet dan mendeskripsikan pola singkatan dan akronim yang paling dominan digunakan dalam chatting di internet. Teori yang digunakan adalah singkatan, akronim, bahasa dalam chatting, sosiolinguistik. Pengumpulan data digunakan dengan metode simak, yaitu penyimakan terhadap penggunaan bahasa (Sudaryanto,1993:133), dan tekni...

  18. Perempuan Makassar; Relasi Gender Dalam Folklor

    OpenAIRE

    Ery Iswary, Dr., M.Hum.

    2007-01-01

    Penggunaan Bahasa dalam sebuah masyarakat mencerminkan realitas sosial budaya masyarakat tersebut pada zamannya. Bahasa dengan berbagai aspeknya dapat berfungsi mengungkapkan repsentasi bentuk-bentuk jender dalam busaya yang terkemas melalui ungkapan atau simbolisasi yang terakomodasi dalam teks cerita rakyat. Perpaduan pengkajian bahasa dan budaya mencoba membuktikan bahwa bahasa dapat mengekspresikan, manambah, dan menyimbolisasikan realitas kultural. Kekayaan nuansa sosial budaya suatu mas...

  19. Aplikasi Galton Watson Branching Process dalam Parasitologi

    OpenAIRE

    Sunusi, Nurtiti

    2005-01-01

    Penyakit malaria merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih perlu diperhitungkan dalam pengelolaan kesehatan di Negara-negara tropik termasuk Indonesia. Di Indonesia, ditemukan 4 spesies parasit pada manusia, Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale. Di antara ke empat plasmodium tersebut, Plasmodium falciparum mempunyai siklus hidup terpendek di dalam sel hati dan menyerang semua bentuk eritrosit, sehingga perkembangbiakan di dalam darah cepat...

  20. Historiografi Ulama Klasik dalam Tabaqat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marwan Salahuddin

    2014-03-01

    Full Text Available Tabaqat merupakan kumpulan biografi tokoh berdasarkan pelapisan generasi. Pada mulanya penulisan tabaqat digunakan dalam hubungannya dengan kritik hadis, yakni kritik sanad, tetapi dalam perkembangannya penulisan tabaqat menjadi lebih luas, mencakup para ilmuwan yang tidak termasuk dalam katagori ilmu keagamaan Islam. Tabaqat dapat diklasifikasikan sesuai dengan masa dan keahlian masing-masing, seperti tabaqat para sahabat, muhadditsin, penguasa pemerintah, ilmuwan dan sebainya. Sedangkan periodisasinya menurut Harun Nasution dibagi menjadi tiga, yaitu periode klasik, pertengahan, dan modern. Dalam pembidangan ilmu agama, tabaqat dapat dikelompokkan menjadi mufassirin, muhadditsin, fukaha, dan sufi. Historiografi tabaqat sangat besar nilainya, karena dari sini dapat dihimpun banyak informasi penting. Dengan tabaqat, kehidupan intelektual suatu daerah atau wilayah pada suatu masa tertentu dapat terungkap. Pada masa sekarang tabaqat dapat menjadi sumber utama dalam melakukan penulisan sejarah intelektual, darinya akan terungkap motivasi intelektualitas seorang ulama, ideologinya, orientasi berfikirnya, dan hal-hal lain yang mendukungnya. Karya-karya mereka sangat berguna bagi kehidupan masa kini dan masa depan sebagai suri tauladan.

  1. Gambaran Kadar Gula Darah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang Memiliki Berat Badan Berlebih dan Obesitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Auliya

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakObesitas dan berat badan berlebih merupakan faktor predisposisi terhadap resistensi insulin yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah sehingga terjadi diabetes mellitus tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar gula darah pada dewasa muda yang diwakili oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Sampel penelitian diambil dari total populasi yakni sebanyak 25 orang yang  diperiksa kadar gula darah puasa, TTGO, IMT dan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menggambarkan telah terjadi peningkatan kadar gula darah puasa yakni GDPT sebanyak 32% dan diabetes sebanyak 28%. Pada gula darah TTGO terjadi peningkatan sebanyak 16% yakni TGT. Peningkatan kadar gula darah ini sangat berhubungan dengan aktivitas fisik, yakni 16% responden dengan aktivitas fisik ringan didapatkan interpretasi diabetes pada gula darah puasa sedangkan aktivitas berat hanya 8% dan sedang 4%. Begitu pula dengan kadar gula TTGO yakni sebanyak 8% mengalami TGT pada responden dengan aktivitas fisik ringan. Kesimpulannya sebagian besar sampel yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas mengalami peningkatan kadar gula darah pada interpretasi TGT, GDPT dan Diabetes.Kata kunci: kadar gula darah, obesitas, berat badan berlebih, TTGO, TGT, diabetes AbstractObesity and overweight is a predisposing factor insulin resistance which causes an increase in blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus. The objective of this study was to reveal the blood sugar levels of medical students in andalas university whom are overweight and obese. This  was a descriptive study with a cross sectional design. This study was conducted in Medicine Faculty of Andalas University Padang. Samples from this study is the total sampling population of 25

  2. Perang dalam Perspektif Agama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Ronda

    2003-06-01

    Full Text Available Tulisan di majalah TIME 24 Februari 2003 oleh Joe Klein, "The Blinding Glare of His Certainty" mempertanyakan antara iman kepercayaan Bush dengan keinginannya yang menggebu-gebu untuk menyerang Irak, walaupun mendapat tantangan dari masyarakat dunia maupun masyarakatnya sendiri. Apalagi kemudian ia menjadikan ayat-ayat Kitab Suci sebagai alat untuk mengesahkan opininya tentang perlunya menghancurkan terorisme. Tulisan Klein juga mencoba memahami mengapa terjadi perubahan sikap keyakinan di mana sewaktu menjadi Gubernur Texas yang banyak memakai kata kasih dan hati nurani, dan saat ini berbalik sekali waktu akan menyerang Irak. sekarang bahasa Bush saat ini adalah bahasa arogan dan balas dendam atas serangan. terorisme. Dia menuduh dan berkata, ,,The terrorists brought this war to us- and now we're takin'back to them. Dia juga berkata kepada para tentara, "We're on the trail, we,re smokin, them out we've got'em on the run." Walaupun demikian, kesimpulan yang dibuat Klein terhadap Bush bahwa sikapnya terhadap perang dan 6alai dendam bukan karena faktor keyakinan imannya ying konservatif. Tetapi agamanya seharusnya bukan hanya membuat seseorang mendapat penghiburan (comfort dan kekuatan (strength, tetapi seharusnya dalam pengambilan keputusan perang, seorang pemimpin harus melihat agama sebagai sumber untuk mendapatkin hikmat (wisdom sebeium memutuskan menyerang suatu negeri.

  3. Perang dalam Perspektif Agama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Ronda

    2005-01-01

    Full Text Available Tulisan di majalah TIME 24 Februari 2003 oleh Joe Klein, "TheBlinding Glare of His Certainty" mempertanyakan antara imankepercayaan Bush dengan keinginannya yang menggebu-gebu untukmenyerang Irak, walaupun mendapat tantangan dari masyarakat duniamaupun masyarakatnya sendiri. Apalagi kemudian ia menjadikan ayatayatKitab Suci sebagai alat untuk mengesahkan opininya tentangperlunya menghancurkan terorisme. Tulisan Klein juga mencobamemahami mengapa terjadi perubahan sikap keyakinan di manasewaktu menjadi Gubernur Texas yang banyak memakai kata kasih danhati nurani, dan saat ini berbalik sekali waktu akan menyerang Irak.sekarang bahasa Bush saat ini adalah bahasa arogan dan balas dendamatas serangan. terorisme. Dia menuduh dan berkata, ,,The terroristsbrought this war to us- and now we're takin'back to them.,, Dia jugaberkata kepada para tentara, "We're on the trail, we,re smokin, themout we've got'em on the run." Walaupun demikian, kesimpulan yangdibuat Klein terhadap Bush bahwa sikapnya terhadap perang dan 6alaidendam bukan karena faktor keyakinan imannya ying konservatif.Tetapi agamanya seharusnya bukan hanya membuat seseorangmendapat penghiburan (comfort dan kekuatan (strength, teta1seharusnya dalam pengambilan keputusan perang, seorang pemimpinharus melihat agama sebagai sumber untuk mendapatkin hikmat(wisdom sebeium memutuskan menyerang suatu negari.

  4. RISIKO TERJADINYA BERAT BAYI LAHIR RENDAH MENURUT DETERMINAN SOSIAL, EKONOMI DAN DEMOGRAFI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Setyo Pramono

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR or Low Birth Weight (LBW was one of cases that caused the infant's mortality, and stiff be a health's problem in many countries. It been connected with the period of gestation and maternal's health, and other factors. This study learned about the risks of infant low level's weight determined by social, economic, and demography's factors. Methods: This study analysis used the Indonesia Riskesdas (basic health research data on 2007. 10 variables that has been viewed were: domicile's region, infant's sex, maternal age, maternal occupation, maternal smoking status, health cares accesability, economic's status, parity, and antenatal cares (ANC. Results: The result showed that infant's weight been influenced by infant's sex, parity and ANC. BBLR has been risked on female baby, and on mother who didn't do the ANC. Female baby had 1.3 times risk on BBLR than male baby (OR= 1.346. 95% Cl 1.081-1.677. The baby whose mother didn't do ANC had 2.2 times risk on BBLR than did ANC (OR= 2.179, 95% Cl1.403-3.386. Meanwhile BBLR not related with economic's status.Key words: Riskesdas, LBW, social economic, demography

  5. REPRESENTASI PERISTIWA DALAM MEDIA (PEMBERITAAN PERISTIWA BANJIR DALAM SUARA MERDEKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dr. Nurhayati

    2015-01-01

    Full Text Available Studies concerning the use of a language in media have atracted many social scientists because the studies are considered multi-disclipine studies covering linguistics, social sciences, and a communication science. This study discusses the way media practitioners manipulate a language to represent a flood phenomenon using a critical discourse analysis approach. The data are utterances in a hard news text taken from Suara Merdeka, February, 5, 2014. Using three steps of analysis, those are description, interpretation, and explanation, I come to the finding that in representing the phenomenon, the media practitioners conducted complex discourse practices. The lexicogrammar used implies the social practice happening to the society.   Kajian tentang bahasa dalam media telah menarik minat para peneliti di bidang ilmu sosial karena kajian ini memerlukan ilmu lintas disiplin yang mencakupi antara lain linguistik, ilmu sosial, dan ilmu komunikasi. Makalah ini membahas cara awak media memanipulasi bahasa dalam merepresentasikan sebuah peristiwa banjir dengan menggunakan ancangan analisis wacana kritis. Data yang berupa teks hard news diambil dari Suara Merdeka tanggal 5 Februari 2014 dianalisis dengan menggunakan tiga tahapan, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa berita yang tampaknya melaporkan peristiwa faktual tersebut ternyata merupakan hasil praksis wacana yang sangat kompleks. Penggunaan bahasa dalam pemberitaan tersebut mengimplikasikan praksis sosial yang terjadi di dalam masyarakat

  6. INDUSTRI KECIL DALAM PEMBANGUNAN PEDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Githa Dharma Husada

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Pembangunan industri kecil di Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi mempunyai potensi untuk dikembangkan mengingat sumberdaya alam lokal dan  kreativitas masyarakat pada bidang seni ataupun kerajinan cukup memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta dapat mendukung program pembangunan daerah. Sehubungan dengan hal tersebut, masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : (1 Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh  pengusaha industri  kecil kerajinan ukir kayu di Desa Kekeran dalam mengembangkan usahanya, (2 Bagaimana peranan  yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung,   dalam mengembangkan industri kecil di pedesaan, khususnya sebagai pembina para pengusaha industri kecil kerajinan  ukir kayu di Desa Kekeran. Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan validitas data yang bersandar pada derajat kepercayaan, keteralihan, ketergantungan,  dan kepastian yang dilandasi obyektivitas. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (interactive model of analysis yang   terdiri atas tiga komponen analisis yaitu : reduksi data (data reduction, penyajian data (data display dan penarikan kesimpulan (conclucion drawing. Melalui metode tersebut dihasilkan penelitian antara lain: (1 Upaya yang ditempuh oleh pengusaha dalam mengembangkan usahanya baik dengan meningkatkan modal, bahan baku,  dan pemasaran dapat dilakukan secara tersendiri maupun kelompok.  Dalam hal ini pengusaha yang dapat memasarkan sendiri hasil produksinya dan dengan sendirinya dapat langsung membeli bahan baku kayu di pasar, sedangkan pengusaha yang tidak dapat memasarkan sendiri hasil produksinya pada umumnya pemasaran hasil produksi dan bahan baku kayu telah disediakan oleh pengusaha atau pedagang dimana mereka mengambil order, (2 Peranan pemerintah dalam pembinaan industri kecil hendaknya langsung diarahkan  langsung pada penanganan permasalahan yang sering dihadapi oleh pengusaha industri kecil

  7. Peran Green Building dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Lingkungan Binaan

    OpenAIRE

    Baharuddin

    2012-01-01

    Presentasi ini menjelaskan tentang peran green building dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Lebih detail menjelaskan tentang peran green building dalam lima aspek: lokasi dan site, efisiensi air, energi, material, dan kualitas lingkungan dalam ruangan

  8. Deiksis Persona Dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Dewi

    2011-01-01

    Skripsi ini ditulis untuk mengetahui bagaimana bentuk deiksis persona dalam novel Laskar Pelangi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pragmatik. Dalam pengumpulan data metode yang digunakan metode simak dan teknik catat, dan dalam pengkajian data metode yang digunakan adalah metode padan dan teknik pilah unsur penentu.Leksem-leksem yang menjadi bahan pembicaraan dalam deiksis persona adalah bentuk-bentuk pronominal persona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis dalam n...

  9. Simulasi Pengaruh Kandungan CO2 dalam Gas Umpan terhadap Reforming dan Shift Converter Sistem Pabrik Amoniak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefry Yusuf

    2015-12-01

    Full Text Available Perubahan produksi dan pangsa pasar gas alam domestik maupun global mempengaruhi suplai terhadap pabrik pupuk-amoniak baik dari sisi jumlah, komposisi maupun harga. Kondisi ini memungkinkan pabrik amoniak menerima jenis gas alam berat kaya dengan CO2 (raw gas maupun gas alam  ringan minim CO2 (treated gas. Pada penelitian ini telah dilakukan analisa pengaruh perubahan  komposisi gas alam terutama kandungan CO2 dengan variasi 0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 dan 50% vol terhadap operasional reforming dan shift converter sistem pabrik amoniak-2 PT. PI Mexisting dengan metodelogi simulasi mengggunakan Aspen HYSYS V8.0. Untuk memproduksi amoniak dengan jumlah yang sama, hasil studi menunjukkan penambahan CO2 dalam gas umpan akan meningkatkan pressure drop sistem, laju pembentukan komponen hidrogen turun sementara konsumsi energi bertambah di reforming, beban katalis shift converter dan beban feed gas compressor meningkat. Kandungan CO2 sebesar 7% vol masih mungkin diaplikasikan, mengingat ada batasan beban peralatan.

  10. STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irsyad Andriyanto

    2011-06-01

    Dalam Islam upara pengatasan kemiskinan adalah dengan zakat. Oleh karena itu, zakat seharusnya dikelola secara produktif dan profesional sehingga zakat dapat mengambil bagian dalam merealisasikan ide-ide Islam untuk mensejahterakan masyarakat Saah satu lembaga yang terbukti telah mampu mengelola zakat secara terpercaya, transparan, dan profesional adalah Rumah Zakat Indonesia (RZI. Kajian ini menggunakan pendekatan sosial-ekonomi, Analisis yang yang digunakan bertujuan untuk mempermudah data ke dalam bentuk yang lebih mudah untuk dibaca dan diinterpretasikan. Analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis deskriptif.

  11. APA DAN MANA DALAM KALIMAT DEKLARATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Puji Astuti

    2016-06-01

    Full Text Available Kalimat merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan maksud pembicara atau penulis kepada pendengar atau pembaca. Untuk menyampaikan informasi digunakan kalimat deklaratif. Dalam kalimat deklaratif sering ditemui kata apa dan mana serta bentuk turunannya. Bagaimana kehadiran apa dan mana serta bentuk turunannya dalam kalimat deklaratif dibahas dalam makalah ini. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori stuktural. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak pemakaian bahasa. Dalam analisis data digunakan metode distribusional yaitu metode analisis data yang berupa penghubungan aantarfenomena dalam bahasa tertentu itu sendiri  Adapun teknik yang d.igunakan dalam penelitian ini adalah teknik delisi, substitusi, dan teknik parafrasa. Dari hasil penelitian disimpilkan  bahwa apa dan mana serta bentuk tuturannya jika terdapat dalam kalimat deklaratif bukan merupakan interogativa. Kehadiran apa dan mana serta bentuk tuturannya dalam kalimat deklaratif ada yang bersifat wajib ada yang bersifat opsional. Apa dan mana serta bentuk turunannya  bersifat opsional jika dalam kalimat deklaratif apa dan mana serta bentuk tuturannya diikuti atau didahului oleh kata yang mempunyai makna yang sama

  12. Instrumen Musik Barat dan Gamelan Jawa dalam Iringan Tari Keraton Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.M. Surtihadi

    2014-11-01

    Full Text Available Perpaduan instrumen musik Barat dengan instrumen gamelan Jawa untukmengiringi tari di Keraton Yogyakarta sudah berlangsung sejak lampau. Hingga saatini perpaduan tersebut masih dapat dijumpai. Bermula dari peristiwa kontak budayaBarat dan Timur, instrumen musik Barat telah menjadi bagian dari kelengkapanupacara protokoler Keraton Yogyakarta. Tujuan penulisan ini untuk membuat kajianhistoris perpaduan gamelan Jawa dengan seperangkat instrumen musik orkestraBarat untuk mengiringi pertunjukan tari putri pada bagian kapang-kapang Bedhaya,Srimpi, dan tari putra Lawung Ageng Keraton Yogyakarta. Beberapa instrumenmusik Barat seperti instrumen genderang, tambur (percussion section, instrumengesek (string sections, instrumen tiup kayu (woodwind sections dan tiup logam (brasssections digunakan dalam mengiringi tarian-tarian tersebut di atas. Metode kualitatifanalisis data dipakai untuk mengupas masalah ini. Namun, pendekatan sosial-politikjuga akan dipakai dalam mengulas permasalahan yang terkait. Berdasarkan penelitianini dapat disimpulkan bahwa dampak peristiwa intrik politik yang terjadi di keratonterbukti telah memengaruhi kehidupan keseniannya. Kebutuhan upacara protokoleryang merupakan kegiatan rutin pada saat itu dilengkapi dengan berbagai macamsajian pertunjukan musik untuk menambah hidup suasana pesta dansa dengandiiringi musik berirama waltz. Blend of Western Musical Instruments and Javanese Gamelan in DanceAccompaniment and Protocol Ceremonies of Keraton Yogyakarta. Westernmusical intruments have been combined with the Javanese gamelan instruments toaccompany dances performed in Keraton Yogyakarta (the Yogyakarta Palace. It startedwith the coming of the Western culture which then ‘interacting’ with the East. Sincethen, the Western musical instruments have completed the protocol ceremonies held byKeraton Yogyakarta. The objective to be obtained with this research is to historicallystudy the blend of the Javanese gamelan with the Western

  13. Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siqbal Karta Asmana

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan bagi ibu dan janin, sehingga dapat menimbulkan kematian.  Beberapa faktor risiko seperti usia yang ekstrem (<20 &>35 tahun dan nuliparitas. Keduanya merupakan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Tujuan  penelitian ini adalah menentukan hubungan usia dan paritas dengan kejadian preeklampsia berat. Telah dilakukan penelitian di Bagian Rekam Medis Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi terhadap data semua pasien rawat inap obstetri dan ginekologi tahun 2012 – 2013.  Penelitian menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional study. Analisis penelitian menggunakan ratio prevalence dan chi-square test dengan derajat kepercayaan 95%. Penelitian ini menemukan 162 kasus (4,99% preeklampsia berat. Proporsi kasus terbesar ditemukan pada kelompok usia ekstrem (9,90% dan kelompok multiparitas (8,68%. Analisis ratio prevalence menyimpulkan bahwa usia ekstrem merupakan faktor risiko preeklampsia berat (RP= 1,476; CI= 1,094 – 1,922, dan nuliparitas belum dapat ditentukan apakah merupakan faktor risiko atau faktor protektif (RP= 0,765; CI= 0,565 – 1,034. Berdasarkan analisis dengan chi-square test, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan preeklampsia berat (p= 0,014<0,05 dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan preeklampsia berat (p= 0,096>0,05.Kata kunci: preeklampsia, faktor risiko, usia, paritas AbstractPreeclampsia can cause the complication that endanger maternal and fetal, until death. There are many risk factors like extreme age (<20 & >35 years and nuliparity that can not modify. The objective of this study was to  determine the relationship of maternal age and parity to the incidence of severe preeclampsia.  The research conducted at Medical Record Division of Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi about data of all hospitalized patients of obstetrics and gynecology on 2012 – 2013. This research

  14. Masalah Psikososial Dan Lingkungan Dalam Psikosomatis

    OpenAIRE

    2016-01-01

    Teori yang disampaikan oleh Erik Erikson yang membahas tentang perkembangan manusia dikenal dengan teori perkembangan psiko-sosial. Teori perkembangan psikososial ini adalah salah teori perkembangan psikososial terbaik dalam psikologi. Seperti halnya Sigmund Freud, Erickson percaya bahwa kepribadian berkembang dalam beberapa tingkatan. Menurut Erikson, perkembangan psikologi manusia dihasilkan dari interaksi antara proses-proses maturasional atau kebutuhan biologis dengan tuntutan masyarakat ...

  15. PENGGUNAAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM BISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oviliani Yuliana

    2000-01-01

    Full Text Available The uses of internet in business are for information exchange, product catalog, promotion media, electronic mail, bulletin boards, electronic questioner, and mailing list. Internet can also be used for dialog, discussion, and consultation with customer online, therefore consumer can be proactively and interactively involved in designing, developing, marketing, and selling products. There are 2 methods for marketing products via internet, which are push and pull marketing. The advantages of internet in business strategy are global and interactive communication, information supply; consumer based service; increased cooperation; possibility to open new marketplace, product or services; and integrated the activity on-line. There are 2 applications in electronic commerce, which are business-to-business and business-to-consumer commerce. Electronic commerce payment transaction is arranged by Electronic Funds Transfer system, whereas the data security is governed by Secure Socket Layer, which then be developed to Secure Electronic Transaction. Abstract in Bahasa Indonesia : Internet dalam bisnis digunakan untuk pertukaran informasi, katalog produk, media promosi, surat elektronik, bulletin boards, kuesioner elektronik, dan mailing list. Internet juga bisa digunakan untuk berdialog, berdiskusi, dan konsultasi dengan konsumen secara on-line, sehingga konsumen dapat dilibatkan secara proaktif dan interaktif dalam perancangan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan produk. Pemasaran lewat internet ada 2 metode, yaitu push dan pull marketing. Keunggulan strategi bisnis yang dapat diperoleh dari internet adalah komunikasi global dan interaktif; menyediakan informasi dan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen; meningkatkan kerja sama; memungkinkan untuk membuka pasar, produk, atau pelayanan baru; serta mengintegrasikan aktivitas secara on-line. Aplikasi Electronic Commerce ada 2, yaitu: Business-to-Consumer dan Business-to-Business Commerce. Pembayaran

  16. Spiritualitas Islam dalam Trilogi Kosmos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munawir Haris

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract: Human beings are mysterious. Although various studies about humans have been conducted, they fail to totally comprehend them. Therefore, studies about humans are always interesting topics, especially if they attempt to reveal non-physical aspects of humans.  One way to look at this neglected aspect is to study spiritual dimensions of humans. Base on their explorations to the Qur’an and hadith, Muslim scholars propose a theory of three cosmos: macrocosmos, microcosmos and metacosmos. Macrocosmos represents the Universe. Microcosmos is human beings and metacosmos is concerned with Allah. These are three cosmologies that Muslims have to find from the scriptural texts so they can understand the central role of human beings in preserving balanced relationships among these three worlds. The Qur’an, for example, gives allegories and signs that Muslims must explore their deep meanings to gain wisdom and get closer to the Creator.Abstrak: Ada banyak dimensi misteri dalam diri manusia. Meski banyak kajian atas manusia oleh para sarjana dan filsuf, namun studi-studi mereka gagal memahami keseluruhan dimensi tersebut. Oleh karena itu, studi tentang manusia selalu menarik, terutama jika dikaitkan dengan sisi non-fisiknya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kajian spiritualitas manusia. Dengan mendasarkan pada al-Qur’an dan hadis, para sarjana kosmolog Muslim menawarkan konsep tiga dunia; makrokomos, mikrokosmos dan metakosmos. Makrokosmos adalah dunia atau alam raya. Mikrokosmos adalah manusia sedangkan metakosmos berkaitan dengan Allah. Orang-orang Islam kemudian mengeksplorasi rahasia-rahasia di balik al-Qur’an dan hadis untuk mendapatkan makna mengenai peran utama mereka dalam dunia kosmos tersebut dan dalam rangka mengetahui tugas mereka menjaga hubungan antarkosmos. Usaha ini diyakani mampu mengantarkan manusia menjadi bijak dan akan dekat kepada Allah.

  17. KONSTRUKSI BUDAYA DALAM IKLAN: ANALISIS SEMIOTIK TERHADAP KONSTRUKSI BUDAYA DALAM IKLAN "VIVA MANGIR BEAUTY LOTION"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rajiyem

    2004-06-01

    Full Text Available Sebuah iklan tidak hanya menyampaikan pesan penjualan. Iklan penuh dengan bahasa simbolik, baik pada aspek verbal maupun visualnya. Pendekatan semiotik dapat digunakan untuk menelaah lebih dalam makna di balik kata-kata dan gambar. Konstruksi budaya dalam iklan "Viva Mangir Beauty Lotion" makin mempertegas subordinat perempuan dalam budaya patriarki. Konstruksi kecantikan tubuh perempuan adalah yang memiliki kulit halus, lembut, segar, dan bercahaya. Citra yang ditampilkan memperkuat bahwa perempuan Jawa harus bisa macak, di samping masak dan manak.

  18. Analisis Psikologis Tokoh Utama Dalam Novel “Kitchen” Karya Banana Yoshimoto

    OpenAIRE

    Arista, Dwi

    2014-01-01

    Pada umumnya dalam karya sastra, sastrawan selalu memasuki pengalaman dalam karyanya dan memiliki kebebasan dalam menentukan watak tokohnya. Karena itu setiap tokoh memiliki kondisi psikologis yang berbeda-beda. Salah satu karya sastra yang akan ditelaah tokoh utamanya adalah novel Kitchen yang dittulis oleh Banana Yoshimoto. Novel ini menginspirasikan bahwa dalam hidup dibutuhkan perjuangan dan kedewasaan dalam menentukan sikap. Dalam novel ini diceritakan bagaim...

  19. STEAM DALAM PEMBUATAN PAKAN UNTUK KOMODITAS AKUAKULTUR

    OpenAIRE

    Sukarman Sukarman

    2010-01-01

    Kualitas fisik pakan (pelet) untuk hewan akuakultur sangat penting, karena akan dimasukkan ke dalam air dan diharapkan tidak banyak mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam menjaga kualitas fisik pakan adalah penambahan dan pengaturan steam pada saat proses pembuatan pelet. Steam adalah aliran gas yang dihasilkan oleh air pada saat mendidih. Steam dibagi menjadi 3 jenis yaitu steam basah, saturated steam, dan superheated steam. Steam yang digunakan dalam proses pembuatan...

  20. UJI TOLERANSI TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L. TERHADAP CEKAMAN KADMIUM (Cd, TIMBAL (Pb, DAN TEMBAGA (Cu PADA KULTUR CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Rosidah

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini menyelidiki respon fisiologis, anatomis, dan morfologis tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L. terhadap cekaman logam berat Cu, Cd, dan Pb. Sampel yang digunakan adalah tembakau umur 3-4 minggu yang dikecambahkan secara in vitro dan kemudian dipapar logam berat selama 14 hari. Desain penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan satu faktor, yaitu konsentrasi logam Cu (0 µM, 50 µM, 100 µM, 150 µM & 200 µM, Cd (0 µM, 50 µM, 100 µM, 200 µM & 300 µM, dan Pb (0 µM, 5 µM, 20 µM, 50 µM & 100 µM. Parameter yang digunakan: pertambahan panjang akar, pertambahan jumlah akar, akumulasi logam dalam akar, lokalisasi penimbunan dalam akar, dan warna daun. Bertambahnya konsentrasi logam menghambat pertumbuhan akar dan menyebabkan deposit logam pada jaringan akar dan gejala klorosis. Hasil uji Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS menunjukkan semakin besar konsentrasi semakin banyak akumulasi logam pada jaringan akar. Akan tetapi, akumulasi Cd pada konsentrasi 200 µM lebih besar dibanding pada konsentrasi 300 µM. Analisis kualitatif membuktikan bahwa cekaman Cu tidak berpengaruh signifikan terhadap warna daun, sedangkan pada cekaman Cd (100, 150 dan 200 µM dan Pb (150 µM daun mengalami klorosis. Pada konsentrasi logam yang rendah seperti 50 µM Cu, 50 µM Cd, dan 5 µM Pb tidak berbeda nyata dengan kontrol. Dengan demikian disimpulkan bahwa tembakau mampu mentoleransi cekaman logam pada konsentrasi yang rendah.  This research investigated the physiological, anatomical, and morphological responses of tobacco (Nicotiana tabacum L. on stresses of heavy metals Cu, Cd, and Pb. The samples were 3- to 4-week tobacco plants germinated in vitro and then were exposed to heavy metals for 14 days. This study used a completed random design with single factor, i.e. the concentrations of Cu (0 µM, 50 µM, 100 µM, 150 µM & 200 µM, Cd (0 µM, 50 µM, 100 µM, 200 µM & 300 µM, and Pb (0 µM, 5 µM, 20 µM, 50 µM & 100

  1. SUFI HEALING: TERAPI DALAM LITERATUR TASAWUF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Amin Syukur

    2012-12-01

    Kajian ini mengungkap tentang sufi healing, yaitu terapi di dalam literatur tentang sifisme. Kajian ini memfokuskan pada perilaku yang berasosiasi dengan sufi healing atau pencegahan penyakit, baik secara fisik maupun mental, dan kemudian menentukan aspek-aspek yang mendukung sistem terapi rasional dan empirik. Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah penemuan treatment alternatif atau preventif terhadap penyakit secara tepat yang sesuai dengan tuntutan masyarakat saat ini. Ditemukan bahwa sufi healing merupakan bentuk terapi alternatif yang dilakukan dengan menggunakan nilai-nilai sufisme se­bagai cara treatment atau pencegahan. Model ini telah dikenal dalam ma­syarakat sejak Islam dan sufisme berkembang. Rujukan ilmiah dari mengenai sistem kerja peng­obatan­nya dapat ditemukan dalam berbagai teori psikologi transpersonal, di mana kesadaran menjadi fokus kajian. Secara medis, pengobatan ini juga disebut psycho-neurons-endocrine-immunology, yang kesimpulannya adalah adanya hubungan antara fikiran dan tubuh dalam kesehatan manusia,

  2. ASURANSI DALAM PANDANGAN ULAMA FIKIH KONTEMPORER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdur Rauf

    2016-02-01

    Full Text Available Dalam khazanah fiqh Islam klasik permasalahan asuransi dalam bentuk implementasinya yang sekarang ini memang belum dikenal, karena itu tidak didapatkan status hukumnya dalam kitab-kitab mereka. Namun demikian, kajian tentang asuransi dalam perspektif Islam kontemporer sebenarnya sudah cukup banyak dilakukan oleh para ahli hukum, baik ahli hukum Islam secara khusus maupun ahli ekonomi Islam secara umum. Mengingat asuransi ini adalah masalah yang relatif baru yang belum ada kejelasan status hukumnya pada masa pra Islam, maka perdebatan yang terjadi sekitar hukum asuransipun tidak bisa dielakkan. Sebagian ulama ada yang mengharamkannya dengan alasan adanya unsur riba, sama dengan perjudian, mengandung penipuan, ekploitasi, dan lain-lain.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2489

  3. PENGUJIAN SIGNIFIKANSI HIPOTESIS NOL DALAM PENELITIAN PSIKOLOGIS

    OpenAIRE

    Sumadi Suryabrata

    2015-01-01

    Walaupun diakui bahwa penerapan pendekatan kualitatif dalam penelitian psikologis cukup terhormat dan layak dilakukan, namun dalam praktek mayoritas penelitian psikologis menggunakan penelitian kuantitatif. Dan yang menerapkan pendekatan kuantitatif itu alat utamanya untuk membuat kesimpulan-kesimpulan ilmiah adalah statistika. Diantara teknik-teknik statistik yang paling banyak digunakan adalah pengujian signifikansi hipotesis nol. Survai yang dilakukan oleh Estes (1997) menunjukkan bahwa...

  4. HAMBATAN DALAM PROSES PEMBENTUKAN KABUPATEN LUWU TENGAH

    OpenAIRE

    -, TRIBAR SURU???

    2015-01-01

    2015 TRIBAR SURU???. NIM: E 111 09 264. HAMBATAN DALAM PROSES PEMBENTUKAN KABUPATEN LUWU TENGAH. Dibawah bimbingan Dr. Gustiana A. Kambo, M.Si sebagai pembimbing I dan A. Naharuddin, S.Ip, M.Si sebagai pembimbing II. Upaya pemekaran wilayah dipandang sebagai sebuah terobosan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan layanan pemerintah kepada masyarakat, sehingga meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan pe...

  5. Intrusi Berat dengan Keterlibatan Multipel Gigi Insisivus Maksila akibat Trauma pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhika Priyatama

    2015-12-01

    Full Text Available Trauma gigi anak merupakan kasus yang sering dijumpai. Intrusi gigi merupakan salah satu akibat trauma berupa perpindahan gigi ke dalam soket alveolaris. Intrusi gigi permanen anak dengan pertumbuhan akar sempurna perlu segera ditangani untuk menghindari kerusakan permanen gigi dan jaringan pendukung. Reposisi secara bedah dipilih dengan pertimbangan kondisi umum, lama kejadian, keparahan dislokasi, kondisi mahkota dan pertumbuhan akar. Tujuan laporan ini adalah melaporkan keberhasilan pembedahan pada kasus fraktur dentoalveolar dengan multipel gigi intrusi. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke RSGM Prof. Soedomo dengan keluhan gigi masuk ke langit-langit setelah terjatuh kurang lebih 30 menit sebelum kedatangan. Keadaan umum baik, compos mentis,  GCS 15, tanda vital normal, rasa sakit pada gigi atas (VAS = 7, tidak dicurigai cedera kepala atau trauma di tempat lain. Pemeriksaan klinis menunjukkan vulnus laceratum pada gingiva anterior maksila, empat gigi incisivus maksila (12,11, 21, 22 mengalami intrusi. Gigi insisivus sentral dan lateral kanan terlihat sepertiga mahkota, gigi insisivus sentral dan lateral kiri mahkota tidak tampak. Pemeriksaan radiografis menunjukkan intrusi gigi insisivus maksila dengan kedalaman lebih dari 7 milimeter, akar gigi telah tumbuh sempurna, dan tidak terdapat fraktur akar, fraktur mahkota maupun fraktur rahang. Tindakan yang dilakukan adalah reposisi gigi intrusi dan fiksasi interdental maksila. Perawatan bedah dan fiksasi interdental memberikan hasil yang sangat  baik. Hasil kontrol pasca perawatan didapatkan oklusi normal, pasien mampu membuka dan menutup mulut tanpa ada gangguan, gigi-gigi intrusi dalam kondisi vital, mastikasi normal, dan estetika baik. Severe Traumatic Intrusions of Multiple Maxillary Incisors In Children. Dental trauma is one of the most common traumas during childhood. The report will discuss about a treatment of multiple severe traumatically  intruded maxillary incisors in

  6. Aplikasi Analisis DNA dalam Bidang Forensik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elza Ibrahim Auerkari

    2015-10-01

    Full Text Available Analisis DNA dalam bidang forensik merupakan teknik yang relatif baru dan berkembang pesar sesuai dengan peningkatan kualitas dan kuantitas kriminalitas disamping dapat digunakan dalam penentuan hubungan keluarga. Permasalahannya adalah bagaimana kemampuan analisis DNA ini dalam mengidentifikasi individu pada kasus-kasus tersebut. Dari 3,3 milyar pasang basa yang membentuk genom manusia, terdapat sekitar 3 juta perbedaan di antara setiap dua individu. Untuk tujuan identifikasi DNA dalam bidang forensik, regio yang sangat penting adalah lokus polimorfik DNA termasuk regio ukuran satelit (Satelite sequence pada bagian yang tidak mengkode produk tertentu dari genom manusia. Bila frekuensi folimorfis DNA pada suatu populasi diketahui, probabilitas dari identifikasi, lokus polimorfik dengan frekuensi yang diketahui dalam suatu populasi dapat dipilih sebagai DNA maeker. Analisis DNA merupakan suatu metode yang sangat potensial yang dewasa ini telah diterima secara luas sebagai suatu cara identifikasi dalam bidang forensik, sebab hanya dibutuhkan sedikit sampel saja yang dapat diambil dari semua sel berinti di seluruh tubuh. Penggunaan analisis DNA dan bank data DNA berkembang dengan pesat serta merupakan sarana yang penting sebagai pelengkap terhadap bidang kedokteran dan kedokteran gigi forensik lainnya. Guna efisiensi identifikasi di bidang forensik dianjurkan agar metode-metode yang ada dikombinasi.

  7. PERANAN KOMPETENSI INTI DALAM MERGER DAN AKUISISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sulistiani

    2013-11-01

    Full Text Available Dalam era globalisasi dan pedagangan  bebas dewasa ini strategi merger dan akuisisi  merupakan fenomena yang semakin marak dilakukan oleh para pelaku bisnis dan  semakin menarik untuk dicermati bersama. Untuk menjalankan perusahaan para manajemen perusahaan selalu dituntut menjaga pertumbuhan usahanya secara optimal. Penerapan strategi merger dan akuisisi merupakan jalan pintas untuk mewujudkan pertumbuhan usaha tanpa perusahaan perlu memulai dari awal suatu jenis usaha yang baru. Dalam suatu kondisi perusahaan yang kuat cenderung membeli perusahaan lain untuk meningkatkan daya saing dan penghematan biaya. Perusahaan yang terlibat dalam merger dan akuisisi akan dapat diperoleh pangsa pasar yang lebih besar dan efisiensi terhadap biaya. Perusahaan yang merasa tidak dapat bertahan hidup secara individual biasanya merelakan diri untuk menjadi target akuisisi. Merger dan akuisisi merupakan suatu realitas dan tantangan yang harus siap dihadapi oleh para pelaku usaha dalam era perdagangan bebas saat ini. Namun tingkat kesuksesan dalam melakukan kegiatan merger dan akuisisi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi internal perusahaan meliputi sumber daya, kapabilitas dan kompetensi inti yang dimiliki oleh perusahaan. Tulisan ini akan mencoba memberikan pemahaman bahwa sumber daya, kapabilitas dan  kompetensi inti merupakan faktor penting dalam melakukan kegiatan penggabungan usaha yang pada akhirnya dapat menentukan tingkat keberhasilan proses merger dan akuisisi yang sedang dijalankan oleh perusahaan

  8. PENERAPAN ANALISIS DIMENSI DALAM RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH BIJI KEDELAI (Glycine max L. SISTEM GESEK PUTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rofarsyam Rofarsyam

    2012-05-01

    Full Text Available Application of Dimensional Analysis In The Design of Spin Friction Type of Soybean Slicing Machine Penelitian ini bertujuan untuk merancangbangun mesin pembelah biji kedelai sistem gesek putar yang diperlukan dalam penyiapan bahan baku pembuatan tempe. Pendekatan analisis dimensi digunakan untuk mendapatkan persamaan matematis yang menghubungkan kapasitas kerja pembelahan dengan parameter-parameter yang berpengaruh. Hasil rancangbangun diuji melalui variasi hopper berdiameter 260 mm dengan jarak sudu masing-masing 51, 102, dan 204 mm; hopper berdiameter 300 mm dengan jarak sudu 118 mm; rotor berdiameter 90 mm dengan jarak sudu 71 mm, rotor berdiameter 180 mm dengan jarak sudu 141 mm dan rotor berdiameter 75 mm dengan jarak sudu 59 mm. Dari hasil pengujian hubungan antara kapasitas pembelahan (Q terhadap berat kedelai (WB, kecepatan putar (n, berat air (WA, waktu proses (t, massa jenis kedelai (ñ, jarak sudu rotor (SR, panjang sudu rotor (HR, jarak sudu hoper (SH, panjang sudu hoper (HH, dan diameter hoper (DH adalah sebagai berikut: Pengaruh parameter rancangbangun terhadap kapasitas kerja pembelahan (Q/WB.n yang paling besar adalah (DH/SR yaitu sebesar 620 %, yang paling kecil adalah (WA/WB sebesar 2 %. Model matematis tersebut dapat direkomendasikan sebagai acuan dalam penentuan dimensi dan operasional pengembangan mesin pembelah biji kedelai sesuai kapasitas kerja yang dikehendaki. Kata kunci : Mesin pembelah biji kedelai, gesek putar, kapasitas kerja, analisis dimensi   ABSTRACT The aim of this research was to design a spin friction type of soybean slicing machine needed in the preparation of tempeh raw material. Dimensional analysis method was used to develop a mathematical relationship between the slicing capacity and its design variables. The prototype was tested using 260 mm diameter of hoppers equiped by number of blades with staggering variations of 51, 102, and 240 mm; a 300 mm diameter of hopper equiped by hopper’s blades with

  9. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg) DAN CADMIUM (Cd) DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    OpenAIRE

    R Rachmawatie; Zainul Hidayah; Indah Wahyuni Abida

    2009-01-01

    Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg) dan Cadmium ( Cd) di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg) tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd d...

  10. STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL SEBAGAI PREDIKSI BERAT DAN PANJANG BAYI LAHIR DI KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR: STUDI KOHOR PROSPEKTIF TUMBUH KEMBANG ANAK TAHUN 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anies Irawati

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTWeight and length at birth are the good indicators to evaluate the possibility of survival, growth, and chronic disease as adults. This analysis aims to assess the effect of maternal nutritional status as pre-pregnant and pregnant on birth weight and length of infants at risk of chronic disease in adulthood. The design of this study was a prospective cohort, starting from pre pregnancy, during pregnancy until infant birth. Data analysis used multiple logistic regression. The result showed that 6 percent of infants birth weight <2500 g and 26.4 percent of infants birth weight to chronic disease risk (<3000 g. Approximately 30.1 percent of infants stunted at birth (<48 cm and 62.6 percent infants at birth length <50 cm (standard WHO 2006. Mean of height pre-pregnancy is 151.9±5.6 cm and mean of body mass index (BMI pre-pregnancy is 20.6±3.1 kg/m2. Maternal BMI pre-pregnancy is a major risk factor for birth weight infants < 3000 g after controlled by maternal height, weight gain during pregnancy, maternal age, parity, diarrhea, energy and protein intake and sex of the baby. Maternal height is a major risk factor for infant birth length (<50 cm after controlled by pre-pregnant maternal BMI, maternal age, parity, weight gain during pregnancy, diarrhea, energy and protein intake. Conclusions, maternal nutritional status is a risk factor for pre-pregnant weight and birth length.Keywords: infant, birth weight, body mass index, length, maternalABSTRAKBerat dan panjang saat lahir merupakan indikator yang baik untuk melihat kemungkinan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan penyakit kronis ketika dewasa. Analisis ini bertujuan menilai pengaruh status gizi ibu ketika pra hamil dan hamil terhadap berat dan panjang bayi lahir yang berisiko pada penyakit kronis ketika dewasa. Disain penelitian adalah kohor prospektif sejak ibu pra hamil sampai bayi lahir. Studi kohor ini dimulai sejak tahun 2012 dan direncanakan berlanjut sampai tahun 2030. Data yang

  11. PENGARUH INTERAKSI DALAM PEER GROUP TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING SISWA

    OpenAIRE

    Budiarti, Arsa Ilmi

    2016-01-01

      Seiring dengan teknologi, informasi dan komunikasi yang semakin modern, muncul fenomena baru yaitu cyberbullying sebagai dampak negatif atas perkembangan tersebut. Seringkali sifat tanpa-batas dan anonimitas dalam dunia maya seakan menjadi faktor yang tidak bisa terhindarkan dalam mendukung cyberbullying. Dalam artikel ini, penulis melihat faktor lain dengan asumsi bahwa semakin positif interaksi dalam peer group dan semakin rendah pengalaman bullying serta pengetahuan siswa tentang per...

  12. Pengaruh Kandungan Udara Dalam Gas SF6 Terhadap Kekuatan Dielektrik

    OpenAIRE

    Hutauruk, Leonardo

    2012-01-01

    Secara teknis gas SF6 yang diisikan ke dalam peralatan listrik (misalnya CB) dapat bercampur dengan udara. Ketidakmurnian gas SF6 sudah tentu akan mempengaruhi KD gas itu sendiri sehingga berpengaruh pada kerja koefisien kerja peralatan yang menggunakan gas SF6 tersebut. Bercampurnya udara dalam gas SF6 dapat terjadi akibat ketidaktelitian teknisi pada saat pengisian gas SF6 ke dalam peralatan listrik. Tugas akhir ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kandungan udara di dalam gas SF6 terha...

  13. Aplikasi Media Sosial Dalam Pembelajaran Bahasa Inggeris: Persepsi Pelajar Universiti

    OpenAIRE

    Kee-Man Chuah

    2013-01-01

    Kewujudan pelbagai aplikasi berasaskan media sosial telah menawarkan satu wadah yang baik untuk para pengajar memaksimumkan penggunaan aplikasi tersebut dalam pendidikan. Kajian ini mengenal pasti persepsi pelajar tentang penggunaan aplikasi media sosial dalam pengajaran Bahasa Inggeris yang melibatkan sejumlah 100 orang pelajar prasiswazah yang mengikuti kursus pengukuhan Bahasa Inggeris. Mereka dikehendaki untuk melibatkan diri dalam aktiviti-aktiviti berasaskan media sosial yang dijalankan...

  14. Penerapan Tipografi dalam Sistem Signage pada Interior Ruang Publik

    OpenAIRE

    Ulli Aulia Ruki; Amarena Nediari

    2014-01-01

    Sistem signage diaplikasikan pada sebuah interior ruang publik dengan memerhatikan dasar tipografi. Manfaat signage adalah memberikan kemudahan para pengguna ruang publik dalam mencapai tujuan saat mereka berada di dalam sebuah bangunan. Hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam merencanakan sistem signage adalah kejelasan bentuk huruf serta kemudahan untuk dibaca. Masih banyak desainer yang kurang memerhatikan desain signage, sehingga terkadang desainnya memberikan kesan hanya s...

  15. MELINDUNGI KEANEKARAGAMAN HAYATI DALAM KERANGKA PROTOKOL NAGOYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Yulia

    2014-03-01

    Full Text Available The Nagoya Protocol is instrumental in the implementation of access and benefit sharing (ABS in countries with biodiversity. There are however, weaknesses in the implementation of ABS, this includes the wide geographical spread of biodiversity and the difficulty in determining the benefitting owner of a certain area. Indonesia as a country blessed with biodiversity, has ratified the Nagoya Protocol through Act No. 11 of 2013, prepared amendment draft for the Patent Act and has further  prepared Draft Act on Genetic Resources. In the implementation of the Nagoya Protocal and ABS, Indonesia could refer to India’s experience in applying ABS and adapt such to accord itself with the Indonesian people’s background. Protokol Nagoya menjadi sarana dalam pelaksanaan access and benefit sharing (ABS bagi negara-negara penyedia keanekaragaman hayati. Di dalam penerapan ABS terdapat kelemahan-kelemahan seperti tersebarnya keanekaragaman hayati dalam geografis yang luas dan sukarnya menentukan pemilik sebagai penerima keuntungan. Indonesia sebagai negara mega keanekaragaman hayati, telahmeratifikasi Protokol Nagoya melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2013, menyiapkan drafamandemen Undang-Undang Paten dan menyiapkan Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Genetik. Dalam penerapan Protokol Nagoya dan ABS tersebut, Indonesia dapat mengacu dari pengalamanIndia dalam menerapkan ABS dengan menyesuaikan dengan latar belakang masyarakat Indonesia.

  16. PROSPEK PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efriyani Sumastuti

    2015-12-01

    Full Text Available Agribusiness sector has an important role in the process of economic development. The contribution of this sector in economic development, areto increase the food production for domestic consumption, become the largest provider of employment, enlarge the market for industries, increase the supply of money for saving and increase the income. Up to now, the role of the agricultural sector in Indonesia is sogreatin supporting the food fullfillmentand providing an employment for farm house holds. The great role and potency of agribusiness sector in realizing the food sustainability still have to face many challenges and complex issues. There should be many efforts for the existance of agribusiness sector. This study will discuss the agribussiness potency, prospects, problems and the efforts that should be done for the food sustainability.Sektor agribisnis mempunyai peranan penting dalam proses pembangunan ekonomi. Kontribusi sektor ini dalam pembangunan ekonomi antara lain meningkatkan produksi pangan untuk konsumsi domestik, sebagai penyedia tenaga kerja terbesar, memperbesar pasar untuk industri, meningkatkan supply uang tabungan dan meningkatkan devisa. Sampai saat ini, peranan sektor pertanian di Indonesia begitu besar dalam mendukung pemenuhan pangan dan memberikan lapangan kerja bagi rumah tangga petani. Peran dan potensi sektor agribisnis yang demikian besar dalam mewujudkan ketahanan pangan di masa yang akan datang masih harus menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan kompleks. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk tetap eksis. Studi ini akan membahas tentang potensi, prospek, permasalahan serta upaya yang perlu dilakukan sektor agribisnis dalam mewujudkan ketahanan pangan.

  17. MONOPOLI DAGANG DALAM KAJIAN FIQIH ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Barid Nizarudin Wajdi

    2016-10-01

    Full Text Available Monopoli secara umum yaitu penguasaan oleh salah satu pihak terhadap suatu jenis barang tertentu. Di Indonesia, praktik monopoli bisa dikatakan tidak semuanya merugikan. Bahkan ada beberapa praktik monopoli yang justru sangat positif, seperti monopoli pada sejumlah aset penting, seperti : PLN, PAM, Pertamina dan lain sebagainya. Praktik monopoli yang dilakukan pemerintah mengacu pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33. Sedangkan praktik monopoli yang dilarang adalah monopoli yang dapat merugikan masyarakat, seperti monopoli sumber kebutuhan pangan dengan tujuan mencari keuntungan secara sepihak. Dimana sumber kebutuahn pokok seperti itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara umum dan sifatnya mendesak. Dalam pandangan hukum bisnis di Indonesia, praktik monopoli sangat dilarang, hal itu seperti tertuang dalam undang-undang No. 5 tahun 1999. Namun dalam pandangan beberapa ulama, monopoli diperbolehkan, dengan catatan tidak melakukan ikhtikar (pengambilan keuntungan secara berlebihan. Dalam tinjauan bisnis Islam, praktik monopoli adalah penyebab utama kekacauan tatanan ekonomi. Praktik monopoli dalam dunia bisnis cenderung dilatarbelakangi oleh egoisme dan ingin mencari keuntungan secara sepihak. Ini tentu akan sangat meresahkan masyarakat.

  18. KADAR ZAT GIZI DALAM TEMPE BENGUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrawati Gandjar

    2012-11-01

    Full Text Available Disamping kacang kedele dan kacang tanah sejumlah kacang-kacangan yang kurang dikenal juga dimakan penduduk daerah-daerah tertentu di Pulau Jawa. Diantaranya biji-biji koro benguk (Mucuna pruriens. Hasil fermentasi dari biji-biji ini dikenal sebagai tempe benguk.Dalam penelitian ini telah digunakan campuran biji koro benguk varitas abu-abu dan varitas hitam dalam perbandingan 1:1.Hasil isolasi mikroflora dari contoh-contoh tempe benguk yang dijual belikan ialah species dari marga (genus Rhizopus. Strain 90 II/3 dari desa Donomulyo Malang Selatan yang diidentifikasi sebagai R. arrhizus menghasilkan tempe benguk yang baik dan dipakai dalam penelitian ini.Telah dilakukan analisa zat gizi kedua varitas biji-biji koro benguk mentah, begitu pula dari substrat sebelum fermentasi dan tempe benguknya. Kadar protein dari tempe benguk dengan strain 90 II/3 ialah 14.1%.Proses perebusan, perendaman dan pengukusan telah menghilangkan seluruh HCN dalam substrat. Dari segi kandungan aflatoksin tempe benguk dalam penelitian ini tidak membahayakan karena kandungannya hanya 1.04 ppb.Hasil fermentasi biji-biji koro benguk dapat merupakan suatu sumber protein murah bagi penduduk yang makanan pokoknya terutama serealia dan umbi-umbian.

  19. SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING (SFBC: ALTERNATIF PENDEKATAN DALAM KONSELING KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarwiyah -

    2015-11-01

    Full Text Available Solution Focused Brief Counseling meruppakan pendekatan konseling yang didasari oleh suatu pandangan bahwa sejatinya kebenaran dan realitas bukanlah suatu yang bersifat absolute namun realitas dan kebenaran itu dapat dikonstruksikan. Dalam konteks konseling keluarga dominasi salah satu anggota dana tau kepala keluarga sering menjadi pemicu masalah sehingga perlu didudukkan pada satu konteks penyelesaian masalah berbasis pada realitas yang ada. Konsleing keluarga dengan pendekatan ini memungkinkan konseli yang bermasalah dalam konteks keluarga memperoleh kemandirian dalam menyelesaikan masalah dan mencari solusi secara cepat dan tepat dalam mengatasi masalah-maslah yang ada dalam keluarga. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

  20. GRUP PERMUTASI SIKLIS DALAM PERMAINAN SUIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Ardi Saputro

    2012-09-01

    Full Text Available Makalah ini merupakan kajian konsep grup permutasi dalam sebuah permainan suit. Grup permuatasi yang terdapat dalam permainan suit adalah grup permutasi yang siklis. Penyajian grup menggunakan permainan dalam pembelajaran aljabar abstrak dapat dilakukan guna meningkatkan minat mahasiswa dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep grup.   Kata Kunci: Permainan, Grup, Aljabar, Siklis, Permutasi     This paper is a study of the concept of a permutation group in a game suit. Grup permuatasi contained in the suit game is a cyclic permutation group. Presentation of the group using games in learning abstract algebra can be done to increase student interest and provide a deep understanding of the concept of the group.   Keywords: Games, Groups, Algebra, Cyclical, Permutations

  1. Minat Masyarakat dalam Menggunakan Smart Appliances

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Yuniarti

    2014-09-01

    Full Text Available Harga sumber energi yang semakin naik dari tahun ke tahun dan kemajuan teknologi telah mendorong perkembangan smart grid. Smart appliance merupakan salah satu komponen penting dalam smart grid. Penerapan smart appliance sejalan dengan kebijakan untuk mengurangi konsumsi energi, mengurangi emisi karbon dan penyediaan energi dari energi terbarukan. Penetrasi telepon bergerak turut memudahkan manajemen energi dan otomatisasi home appliance. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis minat masyarakat, yang merupakan aktor aktif dalam konsumsi dan manajemen energi di rumah tangga. Data penelitian dianalisis  dengan menggunakan metode structural equation modeling (SEM Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel enjoyment memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat dalam menggunakan smart appliance. Sedangkan, variabel compatibility ease of use, relative advantage dan image tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat menggunakan smart appliance.

  2. DUA KEBENARAN DALAM NASKAH SUNDA CARIOS TAMIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohim Rohim

    2015-02-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan menghadirkan teks naskah Sunda Carios Tamim yangberbentuk wawacan melalui suntingan teks dan analisis struktur. Selainsuntingan teks dan analisis struktur, untuk mengetahui keterpaduanperistiwa dalam mengeksplorasi tokoh digunakan teori aktan dan modelfungsional yang dikembangkan oleh Greimas. Dari hasil pembahasandiperoleh simpulan bahwa struktur formal Carios Tamim menggunakan 14jenis pupuh dengan 390 bait, 2644 larik dengan tiga unsur pembangun ceritayaitu manggala, isi cerita, dan penutup. Hasil analisis struktur teks naratifCarios Tamim ditemukan jalinan erat alur, tokoh, penokohan, dan latar sehingga terungkap tema cerita yaitu tegaknya kebenaran di antara duakebenaran. Kebenaran dalam teks Carios Tamim berhubungan denganmasalah munâkahah (pernikahan.  Berdasarkan uraian aktan dan modelfungsional  yang diajukan oleh Greimas, tokoh Tamim Ibnu Habib Al-Dâridan istrinya sebagai subjek berhasil memperoleh objek berkat peristiwa yangdialami keduanya saling berkaitan dalam hubungan sebab akibat.

  3. Prinsip Transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2012-02-01

    Full Text Available Transparency principle in the TBT and SPS Agreement is implemented by notification. Its application is prepared by related agencies through the making of regulations, establishment of enquiry points, building capacity and infrastructure. It guarantees certainty, predictability and credibility of Indonesia in international trade, and its application should not undermine national trade policy. Prinsip transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS diterapkan melalui notifikasi. Penerapan prinsip ini dilakukan oleh instansi-instansi terkait melalui pembuatan peraturan, upaya terkait kelembagaan, SDM dan infrastruktur. Prinsip yang bertujuan menciptakan kepastian, konsistensi bagi perdagangan dan kredibilitas Indonesia dalam perdagangan internasional, harus dilakukan tanpa mengorbankan kepentingan untuk mengamankan kebijakan impor nasional.

  4. PERKEMBANGAN ONTOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2013-09-01

    Full Text Available THE ONTOLOGY DEVELOPMENTS IN ISLAMIC PHILOSOPHY. The primary basis in the study of ontology is what it is, where it exists and, what the truth is. The fundamental and profound of these issues, so that people are faced with different answers. The first question, “what is there”, gives different answers according to their beliefs. Monism, which is only one and that one was spirit and ideas, then gave the flow of spiritualism and idealism. But if that one is full of material, then gave materialism. Dualism, that is round two, for example, body and soul, it gives the existentialism flow. Pluralism, that is composed of  many elements, there is something that cannot be known, then gave the flow of agnosticism. The second problem, “where it exists”, the answer is that dwells in the world of  ideas, abstract, fixed and immutable. That is living in the world of  ideas that are concrete and individual, so that the truth is limited and changeable. The third issue, “what the truth is”, if  the truth is eternal and immortal, then it is God. However, if the truth is capricious, then the problem is how to change it and what determines the change. Keywords: Ontology, Philosophy, Existence, Essence, Metaphysics. Dasar  utama  dalam  kajian  ontologi  adalah  apa  yang  ada,  di mana yang ada dan, apa itu kebenaran. Sedemikian mendasar dan mendalamnya persoalan-persoalan ini, sehingga manusia dihadapkan pada  jawaban-jawaban  yang  berbeda.  Persoalan  pertama,  “apa yang ada”, memberikan jawaban yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinan mereka. Monisme, yang ada hanya satu dan yang satu itu serba spirit dan ide, maka melahirkan aliran spiritualisme dan idealisme. Tetapi jika yang satu itu serba materi, maka melahirkan materialisme.  Dualisme,  yang  ada  serba  dua,  misalnya  jiwa  dan raga, maka lahirlah aliran eksistensialisme. Pluralisme, yang ada terdiri atas banyak unsur, yang ada adalah sesuatu yang tidak dapat

  5. UJI KOEFISIEN VARIANSI KONSTAN DALAM REGRESI NONPARAMETRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asri Ode Samura

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Tulisan ini membahas uji baru untuk hipotesis koefisien variansi konstan dalam model umum regresi nonparametrik. Uji ini didasarkan pada estimasi jarak antara kuadrat dari fungsi regresi dan fungsi varians. Dalam tulisan ini telah dilakukan pengujian formal untuk hipotesis dari koefisien variansi konstan dalam regresi nonparametrik yaitu dengan melakukan sebuah uji simulasi kecil, yang mana hipotesis nol akan ditolak jika persamaannya terpenuhi, dan sebaliknya hipotesis nol akan ditolak jika hipotesisnya tidak terpenuhi. Dengan menggunakan teknik smoothing yakni fungsi kernel dalam hal ini dilakukan uji simulasi kecil untuk membuktikan hipotesis uji bootstrap Kata Kunci : Analisis Regresi, Regresi Parametrik, Regresi Nonparametrik, Teknik Smoothing, Kernel, Bootstrap     ABSTRACT This write propose a new test for the hypothesis of a constant coefficient of variance in the common nonparametric regression model. The test is based on the estimated distance between the square of the regression function and variance function. In this write have been done a formal test for the hypothesis of a constant coefficient of variance in nonparametric regression is to perform a small simulation test, in which the null hypothesis is rejected if the equation is fulfilled, and otherwise the null hypothesis is rejected if the hypothesis is not fulfilled. By using the smoothing technique that is the kernel function in this small simulation test to prove the hypothesis of the bootstrap test. Keywords: Regression Analysis, Regression Nonparametric, Smoothing Technique, Kernel, Bootstrap

  6. STEAM DALAM PEMBUATAN PAKAN UNTUK KOMODITAS AKUAKULTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2010-12-01

    Full Text Available Kualitas fisik pakan (pelet untuk hewan akuakultur sangat penting, karena akan dimasukkan ke dalam air dan diharapkan tidak banyak mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam menjaga kualitas fisik pakan adalah penambahan dan pengaturan steam pada saat proses pembuatan pelet. Steam adalah aliran gas yang dihasilkan oleh air pada saat mendidih. Steam dibagi menjadi 3 jenis yaitu steam basah, saturated steam, dan superheated steam. Steam yang digunakan dalam proses pembuatan pelet adalah saturated steam. Pengaruh penambahan steam pada kualitas pelet bisa mencapai 20%. Penambahan steam dengan jumlah dan kualitas yang tepat akan menghasilkan pelet berkualitas. Sedangkan jika pengaturan dan penambahannya tidak tepat, maka kualitas fisik pelet akan rendah dan kemungkinan bisa merusak kandungan nutrisi seperti vitamin dan protein. Penambahan steam yang benar bisa dilakukan di dalam kondisioner dengan mengatur retention time, sudut kemiringan paddle conditioner, kecepatan putaran bearing dan menjaga kualitas steam dari mesin boiler sampai dengan kondisioner.

  7. PENGARUH KEBUDAYAAN KONTEMPORER DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2000-01-01

    Full Text Available Market is traditionally known as the place where the seller and the buyers meet. In its development, it grows to be big shopping centers and even malls. Along with it, the concept of market has also changed within this building. It is not only the place where the transaction between the sellers and the buyers happen but also it expands to be the one where each person has turned to be the "player" in the nowadays "cultural-theatre". Being the designers, the architect is challenged to respond the changing pattern in the society by making use of the building. Abstract in Bahasa Indonesia : Pasar dikenal sebagai tempat dimana penjual dan pembeli bertemu. Dalam perkembangan lebih lanjut muncul pusat-pusat pertokoan yang sangat besar sampai hadirnya shopping-mall. Di dalam bangunan inilah konsep pasar secara tradisional telah berkembang, tidak saja tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi telah melebar menjadi tempat dimana setiap individu telah menjadi "pemain" di dalam sebuah teater kebudayaan masa kini. Arsitek sebagai perancang bangunan harus menyikapi perubahan-perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat dalam menggunakan bangunannya. Kata kunci: kebudayaan kontemporer, arsitek, arsitektur mal, kebudayaan milenium tiga.

  8. Pemikiran Islam dalam Jejak Kajian Humaniora

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Alie Humaedi

    2012-11-01

    Full Text Available Humaniora, suatu disiplin ilmu yang dianggap sama tua­nya dengan peradaban manusia. Dalam khazanah pemikiran Islam, disiplin ilmu ini tidak hanya dikembangkan oleh ahli ilmu adab (sosial kemanusiaan, tetapi juga oleh para teolog skolastik yang sebenarnya sangat berhati-hati dalam mengembangkan analisis dan interpretasi konteks terhadap teks-teks keagamaan. Perbedaan sudut pandang di antara keduanya pun melahirkan metode dan paham keilmuan yang ikut menyumbang tradisi perkembangan ilmu humaniora Barat. Sumbang an pemikiran Islam itu kemudian diakui Barat, sebagai buah imaginative geography dari perspektif orientalisme yang meng anggap Timur sebagai liyan (al-ãkhar. Usaha menjadikan kembali Timur sebagai diri (al-anã, oksidentalisme, pun begitu tampak dalam gerakan kontemporer disiplin ilmu humaniora. Disiplin ilmu ini kemudian me­wujud sebagai alat analisis konteks terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat, yang tidak lagi semata tertuju pada kajian sastra dan ke­bahasaan. Perkembangan mutakhirnya tidak lepas dari jasa pemikir an rasional para ahli ilmu kalam (teolog yang ditandai dengan menguat nya tafsir atas teks (tura>th. Secara fungsional, pemikiran Islam dalam jejak kajian humaniora telah ikut membuka kritisisme baru pengembang an masyarakat dan ilmu penge tahuan.

  9. FUNGSI PENGAWASAN DALAM PENYELENGGARAAN MANAJEMEN KORPORASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2000-01-01

    Full Text Available The transition from the 20th to the 21st century in Indonesia has been accompanied by great upheavals in the economic and political sectors as reform efforts to bring about a clean, legitimate democracy which is free from corruption, collusion and nepotism have taken place. These efforts have taken place in order to create a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Basic Laws. In the areas of both business management and public administration, the function of control and oversight, (first introduced by Fayol and Taylor and developed by other researchers, is used to deal with mistakes, errors, discrepancies, leakages, and cheating so that the operation of activities achieves the objective in accordance with the original planning. Corruption, collusion, and nepotism is everywhere in Indonesia, in fact, to the point that Indonesia has the distinction being one of the countries with the highest level of corruption. Beginning with this condition, the writer has taken the topic of "The Role of Control and Oversight in Corporate Management" to give attention to this issue and seek an answer to the question of how to handle these functions in a corporation. Abstract in Bahasa Indonesia : Pergantian abad XX ke abad XXI di Indonesia ditandai peristiwa-peristiwa besar dalam bidang ekonomi yang semakin terpuruk dan peristiwa-peristiwa besar di bidang politik dalam rangka reformasi sebagai upaya mewujudkan cita-cita pemerintahan menjadi bersih, berwibawa, demokratis bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN dalam rangka mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Dalam manajemen, baik manajemen bisnis maupun manajemen publik sejak awal diperkenalkan oleh dua tokoh manajemen terkenal yaitu Fayol dan Taylor yang kemudian disusul ilmuwan lain bahwa fungsi pengawasan diharapkan mampu mengatasi adanya kesalahan, penyimpangan, penyelewengan, kebocoran, cacat, kecurangan dan sebagainya sehingga

  10. PENERAPAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN KOPERASIAGRIBISNIS BERORIENTASI BISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gema Wibawa Mukti

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah memberikan pemahaman kepada stakeholder koperasi agribisnis mengenai pentingnya penerapan kewirausahaan dalam manajemen dan pengembangan usaha koperasi. Lokasi Penelitian ditentukan secara purposive, yaitu di Koperasi Mitra Tani Parahyangan. Analisis yang digunakan adalah kualitatif, untuk mengetahui gambaran detail dan mendalam tentang penerapan kewirausahaan dalam koperasi Mitra Tani Parahyangan.Jiwa Kewirausahaan menjadi suatu hal yang harus dimiliki oleh pelaku bisnis pertanian (Agribisnis, Sifat dan watak seorang agripreneurship adalah memiliki kemauan keras, berani mengambil risiko, jeli dalam melihat peluang usaha yang memiliki prospek yang cerah, senantiasa memperkuat jaringan usaha, memiliki semangat untuk selalu meningkatkan kualitas produk bagi kepuasan konsumen, memiliki cara pandang positif terhadap suatu keadaan dan memiliki sifat kepemimpinan.Koperasi Mitra Tani Parahyangan memiliki Unit Usaha Otonom Hortikultura, Tanaman Pangan, Simpan Pinjam dan Sarana Produksi. Dalam aspek pelayanannya, koperasi Mitra Tani Parahyangan memberikan pelayanan dalam hal on farm, penyediaan sarana produksi (hulu, Pasca panen dan pemasaran (hilir dan juga penunjang. Abstract The purpose of the study was to provide insight to stakeholders about the application of cooperative-preneurship in the cooperative management. Research location determined purposively. This study was conducted using a qualitative approach with a case study techniques, to find out the details and in-depth overview of the application of entrepreneurship within the cooperative Mitra Tani Parahyangan .Entrepreneurship becomes a thing to be possessed by agricultural business , The nature and character of a agripreneurship is risk-taking , keen in seeing a business opportunity that has a promising future , constantly strengthen business networks , have a passion for always improve product quality for customer satisfaction , have a positive outlook on the

  11. PEMISAHAN ION KROM(III DAN KROM(IV DALAM LARUTAN DENGAN MENGGUNAKAN BIOMASSA ALGA HIJAU SPIROGYRA SUBSALSA SEBAGAI BIOSORBEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Mawardi

    2014-05-01

    Full Text Available Karakteristik pemisahan ion Cr3+ dan Cr6+ dalam larutan melalui proses biosorpsi menggunakan biomassa alga hijau Spirogyra subsalsa dengan sistem batch telah diteliti. Dalam pelaksanaannya diawali dengan melakukan analisis kualitatif gugus fungsi dalam biomassa menggunakan instrumen FTIR, kemudian dipelajari karakteristik pengaruh variabel pH awal larutan, ukuran partikel biosorben, kecepatan pengadukan, pengaruh pemanasan biosorben, laju penyerapan, pengaruh konsentrasi larutan ion logam terhadap kapasitas serapan biomassa alga. Berdasarkan spektra spektroskopi FTIR dapat disimpulkan bahwa  biomassa alga hijau S. Subsalsa mengandung gugus-gugus karboksilat, amina, amida, amino, karbonil dan hidroksil, disamping adanya senyawa silikon, belerang dan fosfor. Hasil penelitian yang diperoleh  memperlihatkan bahwa kapasitas biosorpsi sangat dipengaruhi oleh pH larutan, waktu kontak dan konsentrasi awal larutan. Biosorpsi optimum kation Cr3+ terjadi pada pH 4,0 sedangkan ion Cr6+ terjadi pada pH 2,0 kemudian berkurang dejalan dengan naiknya pH larutan. Perhitungan dengan persamaan Isoterm Langmuir diperoleh data kapasitas serapan maksimum biomassa alga S. subsalsa untuk masing-masing ion Cr3+ dan Cr6+ adalah 1,82 mg (0,035 mmol dan 1,51 mg (0,029 mmol per gram biomassa kering. Kinetika biosorpsi berlangsung relatif cepat, dimana selama selang waktu 30 menit, masing-masing ion terserap sekitar 95,7%; dan 86,5%. Daya serap biomassa juga dipengaruhi kecepatan pengadukan, sedangkan faktor ukuran partikel dan pemanasan biosorben kurang mempengaruhi daya serap biomassa. Key Word : biosorpsi, spirogyra subsalsa, krom(III, krom(VI, sistem batchAbstract Separation of Ion Chromium(III and Chromium(IV In Solution Using Green Algae Biomass Spirogyra subsalsa as Biosorbent. The characteristics of Cr3+andCr6+ ion separation in solution through biosorption process using green algal biomass Spirogyrasubsalsa with batch systems have been investigated. The study

  12. Penetapan Bilangan Asam Dalam Mie Instant Produk PT. Indofood Medan

    OpenAIRE

    Harahap, Rahmidawati

    2010-01-01

    Bilangan asam merupakan salah satu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kualitas minyak atau lemak, bilangan asam juga dapat dilakukan untuk pengujian minyak atau lemak yang berasal dari hasil ekstraksi produk makanan seperti mie. Lemak diartikan sebagai suatu bahan makanan yang pada temperatur biasa terdapat dalam bentuk padat, sedangkan minyak adalah suatu bahan makanan yang dalam temperatur biasa terdapat dalam bentuk cair. Pengukuran bilangan asam pada mie maksimal 1 mg/g. Jika bilan...

  13. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dianne Eka Rusmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Mengetahui dan memahami mengenai perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce adalah tujuan yang hendak dicapai. Berdasarkan pendekatan normatif, perlindungan hokum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce dapat dilihat berdasarkan proses transaksinya, yaitu Proses transaksi menggunakan media on-line secara keseluruhan atau proses transaksinya saja yang menggunakan media on-line tapi pembayarannya dilakukan secara manual. Bentuk Perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce diatur dalam ketentuan Pasal 4 huruf b dan c UUPK dan Ps 2 serta Pasal 9 UUITE.Kata Kunci: perlindungan hukum, konsumen, e-commerce

  14. Aspek Legal dan Komitmen Etikal dalam Mu’amalah Maliyah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Fahmi Zainul Arifin

    2015-11-01

    Full Text Available Legalitas dalam mu’amalah maliyah bukanlah sekedar formalitas yang apriori ataupun pesimistik terhadap relativisme moral, karena aspek etikal yang diartikulasikan dalam berbagai prinsip mu’amalah adalah salah satu konsideran yang mendasar dan pokok dalam proses memahami dan inheren dengan “halal haram”, sehingga terkadang sukar untuk menarik garis tegas antara normativitas dan positivitas. Artikel ini menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip moral keislaman sebagai aspek pokok dan karakteristik mendasr mu’amalah maliyah, sehingga komitmen moral di dalam mu’amalah maliyah dapat diukur melalui sistem pengawasan internal, yaitu tanggungjawab personal hamba kepada Tuhan dan pengawasan eksternal melalui otoritas pemerintah atau lembaga berwenang.

  15. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN PERILAKU MENYIMPANG DALAM MASYARAKAT MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzaini Muzaini

    2014-06-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi yang pesat dewasa ini telah menjadikan negara-negara yang sedang berkembang mengalami perubahan-perubahan dalam aspek sosial dan ekonomi. Proses modernisasi di bidang ekonomi dan sosial mengakibatkan perubahan bentuk  masyarakat dari bentuk tradisional menuju ke bentuk modern. Di satu sisi perkembangan teknologi dalam masyarakat modern memberikan kemudahan-kemudahan bagi kita dalam berbagai hal, seperti dalam transportasi dan berkomunikasi. Akan tetapi, perubahan-perubahan teknologi dan modernisasi ternyata dalam sisi lain berdampak negatif. Masyarakat yang sedang berubah merasakan seperti dalam keterasingan di dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Dampak dari berbagai perubahan dirasa tidak semua menguntungkan.bagi masyarakat Hal ini dapat dilihat dari berbagai perilaku menyimpang yang muncul dalam masyarakat modern. Munculnya banyak perilaku menyimpang dalam masyarakat modern perlu diwaspadai agar tidak mengancam kehidupan masyarakat modern, sehingga terbentuk masyarakat kekotaan yang teratur, tertib dan nyaman, serta memberikan harapan kehidupan masa depan yang lebih baik.Kata kunci: perkembangan teknologi, masyarakat modern, dan perilaku menyimpang

  16. LANDASAN PSIKOLOGI DAN AKTUALISASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2015-04-01

    Full Text Available Pendidikan Islam memiliki peran strategis bagi pembentukan karakter peserta didik yang sangat dibutuhkannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dimana dalam proses keberlangsungannya, pendidikan Islam berpijak pada nilai-nilai al-Qur’an dan Hadis. Dengan ini, pendidikan Islam merupakan pondasi penguat terhadap akhlak dan perilaku peserta didik. Namun demikian, pendidikan Islam masih perlu pula kontribusi disiplin ilmu lain sebagai faktor pendukung guna melangsungkan pendidikan secara konkret dan membumi. Salah satu disiplin ilmu itu adalah psikologi. Psikologi adalah disiplin ilmu yang mengkaji sekaligus melihat peserta didik dari sudut pandang psikis (jiwa, dimana aspek psikis harus menjadi pertimbangan para pendidik dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Di antara psikologi yang bisa dijadikan sebagai landasan pendidikan yaitu psikologi perkembangan, psikologi belajar, dan psikologi sosial. Pendidikan harus melihat kondisi psikologi individu dalam hal ini adalah peserta didik, utamanya dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Adapun dalam pendidikan Islam psikologi yang dijadikan sebagai acuan adalah psikologi yang berwawasan pada al-Qur’an dan Hadis. Dimana akhirnya menghasilkan output yang berorientasi ketuhanan, insan kamil bahagia di dunia dan akhirat.Islamic education a strategic role for the formation of the very character of learners needs through daily life, where in the process of its continuity, Islamic education based on the values of the Qur'an and al-Hadith. With this, Islamic education is the Foundation of the amplifier against akhlaq and behaviours learners. However, Islamic education still needs also contribute to other disciplines as the factor endowments in order to carry out the education concretely and grounded. One of the disciplines it is psychology. Psychology is a scientific discipline that examines while seeing learners from the perspective of a

  17. KONSTRUKSI IDENTITAS DALAM SASTRA TERJEMAHAN EROPA ERA 1900-1930 DAN REAKSINYA DALAM SASTRA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albertus Prasojo

    2015-10-01

    Full Text Available Sastra Indonesia masa 1900-1930 tidak terlepas dari reaksi atas sastra terjemahan Eropa. Reaksi itu diasumsikan sebagai wujud perlawanan kultural atas konstruksi identitas keindonesiaan atau masyarakat terjajah. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi dari konstruksiidentitas dalam sastra terjemahan Eropa dan reaksinya dalam sastra Indonesia. Teks yang digunakan adalah Robinson Crusoe karya Daniel Defoe, Salah Asoehan (1928 karya Abdul Moeis, dan Nona Tjoe Joe (1922 karya Tio Ie Soei. Dengan menggunakan sudut pandang pascakolonial, strategi dan reaksi terhadap konstruksi identitas itu diwujudkan dalam beberapa hal. Pertama, Robinson Crusoe menawarkan identitas manusia super, terlepas dari lingkungan dan membawa kebudayaannya sebagai kekuatan, menguasai dan mengkontrol lingkungan dan mempertunjukan nafsu kolonial. Kedua, Salah Asoehan (1928 menolak konstruksi identitas tersebut dengan menghadirkan manusia yang tidak dapat melepaskan diri dari lingkungan, adat, tradisi, dan asal usulnya. Sementara itu, Nona Tjoe Joe (1922 merepresentasikan identitas yang ambigu, terpecah, dan berada di antara dua pilihan: Barat dan Timur.

  18. REKONSEPTUALISASI ASAS DEMOKRASI EKONOMI DALAM KONSTITUSI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reka Dewantara

    2015-06-01

    perumusan regulasi di bidang perekonomian nasional berperan dalam penguatan pemerintahan demokratis yang menjadi pengatur dan pengarah berjalannya ekonomi nasional. Pemerintahan yang belum stabil, dalam artian mampu mendistribusikan hak dan kewajiban ekonomi masing-masing ekonomi secara adil, maka ekonomi yang benar-benar demokratis tidak akan dapat terwujud. Di Negara Indonesia saat ini menunjukkan proses demokratisasi yang berlangsung setengah hati dan belum  menunjukkan arah yang positif bagi penguatan pemerintahan. Reformasi di bidang ekonomi yang diperlukan Indonesia adalah reformasi dalam sistem ekonominya, yaitu pembaharuan aturan main yang cenderung mencari kesejahteraan semata menjadi aturan main yang lebih menjamin keadilan ekonomi melalui peningkatan pemerataan hasil-hasil pembangunan sesuai konsep ekonomi sosial. Hasil interpretasi dari para ahli ekonomi dan hukum sebagai perekonomian yang bersifat kerakyatan, maka pelaksanaan sistem atau best practices dalam sistem ekonomi harus lebih demokratis dengan partisipasi penuh dari rakyat. Hasil penelitian menunjukkan  konsep asas demokrasi ekonomi di dalam Pasal 33 ayat (4 UUD NRI Tahu 1945 secara eksplisit dapat dianalisis bahwa adanya kewajiban dalam operasional struktur kelembagaan ekonomi dilihat dari kepemilikan usaha diatur secara adil berdasarkan konstitusi. Negara yang diwakili Badan Usaha Milik Negara (BUMN maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD merupakan actor pelaksana utama  yang diberikan kewenangan untuk mengelola sektor-sektor vital dalam perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak sesuai Pasal 33 konstitusi. Hal ini mengindikasikan pentingnya penguatan institusi negara dalam mengelola sumber-sumber  kekayaan alam terutama yang menguasai hajat hidup orang banyak, sehingga tidak tergantung pada modal asing.   Kata kunci: rekonseptualisasi, azas demokrasi ekonomi, konstitusi

  19. Peran Kemokin dalam Patogenesis Rinitis Alergi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Effy Huriyati

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Rinitis alergi merupakan penyakit dengan insiden yang cukup tinggi diseluruh dunia dengan prevalensi yang semakin meningkat setiap tahun. Patogenesis rinitis alergi melibatkan reaksi imun yang cukup komplek. Tujuan: Mengetahui peranan kemotaktik sitokin (Kemokin dalam patogenesis rinitis alergi. Tinjauan pustaka: Kemokin sebagai kemotaktik sitokin berperan dalam semua tahap reaksi alergi. CC kemokin merupakan subfamili kemokin yang berperan dalam reaksi alergi. Kemokin bekerja pada permukaan sel-sel inflamasi berikatan dengan reseptor. CCR3 merupakan reseptor dengan kadar tertinggi yang ditemukan pada permukaan eosinofil dan eotaxin sebagai ligand yang spesifik bagi CCR3. Kesimpulan: Eotaxin dan reseptor CCR3 adalah faktor yang paling menonjol dalam patogenesis rinitis alergi yang melibatkan eosinophilKata kunci: Reaksi alergi, Th2, CC Kemokin, eosinofil, CCR3 AbstractBackground: Allergic rhinitis such a disease with high incidence among the world and its prevalence appears to be increasing every year. The pathogenesis of allergic rhinitis commit complex imunological reaction. Purpose: To know the role of chemotactic cytokine (chemokine in pathogenesis of allergic rhinitis. Literature review: Chemokine as a chemotactics cytokine participate to all allergic reaction stage. CC chemokines were subfamilial chemokines which have role in allergic reaction. They working by binding with receptor on the surface of inflamatory cells. CCR3 is the receptor with the highes level could be found on eosinophil cell membran and eotaxin was the spesific ligand to itt. Conclusion: Eotaxin and CCR3 are the major factor in pathogenesis of allergic rhinitis which is involve eosinophil.Keywords: Allergic reaction, Th2, CC Chemokines, eosinophil, CCR3

  20. Development Activities Locator and Assessment Method (DALAM)

    Science.gov (United States)

    2013-11-01

    Consortium (2011). White Paper: Being Smart About Development in Afghanistan. - Oxfam America (2008). Smart Development: Why U.S. Foreign Aid Demands Major...electronic format at no cost online. Only the Oxfam Handbook requires purchase, but used copies are available for little money. - Haims et al...during execution. o A short list of metrics for each of the five common project types. CAA-2012049 36  APPENDIX C DALAM - Oxfam (1995). The

  1. PENUMBUHAN BIOFLOK DALAM MEDIA BUDIDAYA IKAN BANDENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2011-04-01

    Full Text Available Bioflok merupakan agregat campuran heterogen mikroba yang diinisiasi oleh bakteri heterotrof dan memiliki nutrisi yang cukup baik yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan oleh beberapa jenis ikan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi metode menumbuhkan bioflok dalam media budidaya ikan bandeng intensif. Penumbuhan bakteri heterotrof dilakukan dengan mempertahankan keseimbangan rasio Karbon/Nitrogen (C/N sebesar 10 dalam media budidaya. Sumber nitrogen berasal dari limbah 40 ekor ikan bandeng (bobot rata-rata 75 g/ekor yang dipelihara dalam bak fibre glass berisi air bersalinitas 25 ppt sebanyak 625 L. Ikan uji diberi pakan komersial dengan kadar protein 26%. Molase digunakan sebagai sumber Corganik. Perlakuan yang dicobakan adalah: (A tanpa inokulasi bakteri heterotrof (0 cfu/mL, (B inokulasi bakteri heterotrof sebanyak 102 cfu/mL, (C inokulasi bakteri heterotrof sebanyak 104 cfu/mL, dan (D inokulasi bakteri heterotrof sebanyak 106 cfu/mL. Hasil percobaan selama masa 30 hari menunjukkan bahwa penambahan inokulasi bakteri heterotrof sebanyak 106 cfu/mL cenderung lebih meningkatkan laju konversi limbah N menjadi bioflok dibandingkan jumlah inokulasi bakteri yang lebih rendah dan kontrol. Indikator utamanya dapat dilihat dari pola penurunan konsentrasi TAN dan peningkatan VSS. Penambahan inokulasi bakteri heterotrof (Bacillus sp. cenderung meningkatkan kandungan asam amino bioflok

  2. CORPORATE DECISION MAKING DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rebekka Rismayanti

    2016-06-01

    Full Text Available In an organization, decision making is anessential factor to achieve its goals. The decision-making process is a process of selecting the best alternative from many alternatives that systematically chosen as a way to resolve the problem. The decision is seen as a “choice between the alternatives” as well as a form of communication that fulfills the social expectations of the organization’s members. So the goal setting, onflow of information as well as individual’s values within the group affect the decisions made by the group itself. Then, the leadership-participation style in decision-making is the most important factor for creating the mutual understanding between both parties related to the decision. Dalam sebuah organisasi, pengambilan keputusan merupakan faktor penting untuk mencapai tujuannya. Proses pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang secara sistematis dipilih sebagai cara untuk menyelesaikan masalah. Keputusan ini dipandang sebagai “pilihan antara alternatif” serta bentuk komunikasi yang memenuhi harapan sosial dari anggota organisasi. Jadi penetapan tujuan, aliran informasi serta nilai-nilai individu dalam kelompok mempengaruhi keputusan yang dibuat oleh kelompok itu sendiri. Kemudiangaya kepemimpinan-partisipasi dalam pengambilan keputusan adalah faktor yang paling penting untuk menciptakan saling pengertian antara kedua belah pihak yang terkait dengan keputusan tersebut.

  3. FORMULASI RUMPUT LAUT Gracilaria sp. DALAM PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI TINGGI SERAT DAN IODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovi Dwi Princestasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to formulate seaweed Gracilaria sp. in producing meatballs with high fiber and iodine content. The formulation was made by seaweed porridge addition as much as 30%, 40%, and 50% of total weight of raw material. Meatball product with the addition of 40% of seaweed porridge was the most accepted in organoleptic tests. The proximate analysis of the selected meatballs showed that the content of water, ash, fat, protein, and carbohydrate was 76.93%, 2.31%, 0.5%, and 8.11% respectively. The total dietary fiber and iodine content was 5.98% and 1.14 ppm. The acceptance test done by 31 elementary school students showed that 90% of them stated “like” and could accept the product properly. The contribution of selected product to nutrient adequacy level of 6-12 years old’s children was 2.12-2.67% for energy, 7.03-12.05% for protein, 0.36-0.42% for fat, 2.19-2.87% for carbohydrate, 10.37-14.13% for fiber, and 49.4% for iodine. Hence, the meatball product with addition of Gracilaria sp. 40% is a high fiber and iodine product.Keywords: fiber, Gracilaria sp. seaweed, iodine, meatballsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rumput laut Gracilaria sp. dalam pembuatan bakso daging sapi agar diperoleh produk dengan kadar serat dan iodium yang tinggi. Formulasi dibuat dengan penambahan bubur rumput laut Gracilaria sp. sebesar 30%, 40%, dan 50% terhadap berat adonan total. Produk bakso dengan penambahan rumput laut sebanyak 40% menunjukkan nilai penerimaan tertinggi secara organoleptik dan dipilih sebagai produk terpilih. Hasil uji proksimat kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat secara berturut-turut adalah 76,93%; 2,31%; 0,5%; 8,11%, dan 12,16%. Kadar serat pangan total dan iodium produk terpilih masing-masing adalah 5,98% dan 1,14 ppm. Hasil uji daya terima terhadap 31 anak SD menunjukkan 90,3% subjek menyatakan suka dan dapat menerima produk bakso terpilih dengan baik. Produk bakso terpilih

  4. MODEL COMMUNICATION ENGGAGEMENT DALAM KOMUNIKASI POLITIK CALON LEGISLATIF DALAM PEMILU UMUM 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zen Amirudin

    2016-02-01

    Partai Kebangkitan Bangsa di Kabupaten Blitar dalam pemilihan umum 2014 telah berhasil memperoleh 9 kursi. Jumlah tersebut meningkat lebih banyak jika di bandingkan periode sebelumnya yang mendapatkan tujuh kursi. Faktor utama peningkatan kursi karena mampu menjalin komunikasi politik sinergis yang berbasis communication engagement antara aparatus partai politik, organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muslimat, Gerakan Pemuda Ansor maupun yang lainnya. Sedangkan proses komunikasi politik yang dilakukan oleh para calon legislatif PKB Kabupaten Blitar dalam melakukan kampanye dengan memfokuskan pada tiga hal utama, yakni: citra calon legislatif, proses kampanye, dan penggunaan media komunikasi.

  5. Tingkat Kemampuan Pengguna Pada Perpustakaan Universitas Syah Kuala Dalam Menggunakan Katalog Online

    OpenAIRE

    Nugraha, Tirta

    2010-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pengguna pada Perpustakaan Universitas Syah Kuala dalam menggunakan Online Public Access Catalog (OPAC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menjadi anggota Perpustakaan UNSYIAH sebanyak 4634 orang dan sampel dalam penelitian ini adalah 357 orang responden. Pengambiolan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik pengumpula...

  6. Penerapan Sitologi Eksfoliatif dalam Praktek Rutin Dokter Gigi (Studi Pustaka

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agoeng Tjahajani

    2015-11-01

    Full Text Available Sitologi eksfoliatif rongga mulut merupakan suatu metode yang tepat untuk deteksi dini lesi-lesi kanker dan prekanker serta beberapa infeksi jamur dan virus. Dalam melakukan tindakan sitologi eksfoliatif diperlukan pengetahuan, kecermatan dan ketrampilan klinisi. Penerapan sitologi eksfoliatif, indikasi dan kontraindikasi, metode yang sederhana serta keuntungannya akan dibahas dalam makalah ini.

  7. Hibriditas Musik Dangdut dalam Masyarakat Urban

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael H.B. Raditya

    2014-11-01

    Full Text Available Dangdut, merupakan jenis musik yang mengalami dan menemani perubahanyang terjadi di Indonesia. Eksistensinya menandakan dangdut merupakan jenismusik yang paling bertahan selama beberapa dekade. Konsistensinya yang tidakkunjung memudar memutuskan bahwa dangdut merupakan jenis musik yangdapat mewakili rakyat Indonesia. Eksistensi dan konsistensi dangdut diwujudkandengan adanya proses hibriditas yang dilakukan. Dangdut tidak semata-matabersikeras menjunjung nilai keaslian dangdut, tetapi dangdut selalu mengikutike mana arah perkembangan zaman. Hibriditas menjadi kekuataan dangdut,dan membedakan jenis musik ini dengan yang lain. Dangdut menerima segalaperbedaan, bahkan dangdut memadupadankan seluruh elemen yang ada. Dalammelihat proses hibriditas yang terjadi, habitus musikal menjadi poin terpentingdalam keberadaannya. Habitus yang ada membentuk hibriditas dalam arena-arenayang ada. Memadupadankan konsep habitus dan hibriditas merupakan mediasidalam memecahkan proses eksistensi dangdut. Etnografi, metode penelitian senidan pembacaan sejarah menjadi metode yang digunakan dalam menafsirkanfenomena yang ada. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, bahwasanya dangdutsebagai musik hibrid tidak dapat mengacu pada satu gaya saja. Habitus menjadipoin terpenting, terlebih bila halnya terjadi di urban area. Habitus dalam arenaarenatertentu berbaur dan membentuk habitus baru, dan seterusnya. Habitussebagai unsur dalam hibriditasi itu tidak mengarah pada keglobalan semata, tetapijuga kelokalan yang ada. The Hybridity of Dangdut Music in Urban Society. Dangdut is a type of music thatendures and witnesses the transformation which has existed in Indonesia. Its existenceindicates that dangdut is the most durable type of music that has been sustained for somedecades. The consistency of dangdut which is not faded over time, has made dangdutto be a type of music that is able to represent Indonesian people. The existence andconsistency of dangdut can be realized by

  8. Pengaruh Islam dalam Kesenian Setrek di Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Langen Bronto Sutrisno

    2013-11-01

    Full Text Available Setrek adalah jenis kesenian tradisional terbangan atau slawatan yang berfungsi sebagai media dakwah agamaIslam. Sebagai jenis kesenian tradisional slawatan, perpaduan unsur-unsur estetis seni yang bernafaskan Islamdengan unsur-unsur estetis kesenian rakyat tradisional merupakan akulturasi budaya yang mencerminkan bentukkreativitas lokal. Pengaruh seni Islam tidak dimaksudkan untuk merubah wujud keseluruhan koreografi nya, tetapilebih merupakan formalitas nilai Islam dalam wajah kesenian tradisional untuk tujuan dakwah. Oleh karena itubentuk penyajiannya tetap dalam format tradisi dengan sedikit sentuhan nafas Islam. Misalnya penyajian gerak tarihampir tidak dijumpai nafas Islam kecuali gerak takbiratul ihram Allohu Akbar, tokoh Kyai Ba’in yang merupakanrefresentasi seorang ulama dengan tata busana khas Islam, iringan diberi nafas Islam dengan syair-syair kitab AlBarjanzi dilengkapi instrumen terbang dan jidor mewakili musik Islam. Nafas Islam sebenarnya lebih merupakanlegalitas spirit Islam dalam kesenian setrek dengan harapan semua pemain dan penonton dapat mengamalkan agamaIslam dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu media dakwah dapat dilihat dalam setiap ungkapan nilainilaiajaran Islam berkait dengan Tuhan Allah SWT dan Rosul-Nya Nabi Muhammad SAW. Dengan demikiansetiap gerak dan musik iringan atau syair dalam kesenian setrek harus dijiwai nilai-nilai ajaran Islam. Ikon-ikondemikian penting untuk dipahami agar mereka dapat selamat hidup di dunia dan di akhirat. Kehadiran agama Islamdalam nafas perkembangan kesenian setrek tampak memperkaya penampilannya, sehingga kehadiran kesenian inidalam kehidupan masyarakat semakin menumbuhkan kualitas dalam beragama Islam, meskipun disadari sisa-sisakepercayaan kuno masih mewarnai kesenian setrek, seperti atraksi ndas-ndasan yang berupa atraksi mengimitasibinatang. Variasi atraksi arak-arakan ndas-ndasan dengan mengelilingi dusun bertujuan untuk mengusir pengaruhroh-roh jahat.Keywords: setrek

  9. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PRASARANA JALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadjar - Judiono

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   This research has been conducted based on the reality about the lack fulfillment of road infrastructure for community, although in the development the transportation got higher budget then other, so the Participation of Society in Road Infrastructure Development need to be investigated further. The aim of this research to know the clearer picture about the society involvement in road development process, through further investigation to society participation in Road Infrastructure Development efforts and the process of participation emerge. The results showed that Society Participation in Road Infrastructure Development proportional with the society’s will for the better road infrastructure. The wills depends on experience, knowledge, and education directly or undirectly. The participation form proportional their own and some thing that they can do, while the participation emerge process along with society wish to get their result of their effort. One cause of society willing to participate in development is their authority, if they have very little authority then they reluctant to participate, while the improvement programs for road infrastructure that have been done give little authority to the society. Implementation process for road infrastructure that oriented to society participation and interest should give much authority to society appropriate with their knowledge, skill and education that can support the program.   Keywords: participation, infrastructure, development   ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan atas dasar kenyataan tentang masih belum terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan prasarana jalan, meskipun sebenarnya dalam pelaksanaan pembangunan, sekor transportasi telah mendapatkan porsi penganggaran yang lebih tinggi dibanding dengan sekor-sektor lain,  oleh karena itu Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Prasarana jalan perlu dikaji lebih dalam. Tujuan Penelitian ini antara lain untuk mengetahui gambaran yang

  10. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    MANGGABARANI, REYHAN RISQULLAH MANGGABARANI

    2014-01-01

    2014 ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Competitive in Choice of Umroh Package on PT. Maktour Tour and Travel Makassar Branch Reyhan Risqullah Manggabarani Hj. Djumidah Maming Mukhtar Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran y...

  11. Perlindungan Hukum Bagi Pihak Pembeli yang Beritikad Baik dalam Jual Beli Tanah

    OpenAIRE

    Hamdaliah

    2016-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perlindungan hukum dari pembeli itikad baik dalam jual beli tanah terhadap penjual itikad buruk dan mempelajari pertimbangan hakim dalam menilai ada tidaknya itikad baik dalam perjanjian jual beli dalam kasus sengketa. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan mempelajari norma-norma hukum yang terkait dengan objek penelitian. Sumber hukum yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah sumber utama hukum, sumber seku...

  12. Perlindungan Hukum Bagi Pihak Pembeli yang Beritikad Baik dalam Jual Beli Tanah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamdaliah

    2016-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perlindungan hukum dari pembeli itikad baik dalam jual beli tanah terhadap penjual itikad buruk dan mempelajari pertimbangan hakim dalam menilai ada tidaknya itikad baik dalam perjanjian jual beli dalam kasus sengketa. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan mempelajari norma-norma hukum yang terkait dengan objek penelitian. Sumber hukum yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah sumber utama hukum, sumber sekunder hukum, dan sumber daya lain yang tidak berasal dari literatur untuk mendukung analisis. Kasus yang termasuk dalam rangka untuk mengatasi masalah dengan baik dan tepat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual, dengan mengacu pada ide-ide dan doktrin yang dikembangkan dalam hukum, terutama berkaitan dengan analisis masalah yang ditangani, Jenis penelitian ini adalah persediaan undangundang. Aturan yang dikumpulkan akan menjadi acuan dalam menganalisis masalah seperti yang ditunjukkan dalam perumusan masalah penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa: pertama, perlindungan hukum kepada pembeli itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian dalam hal ini jual beli tanah mulai dari tahap pra-perjanjian sampai dengan pascakesepakatan tahap hingga pasca-kesepakatan tahap keharusan ditegakkan sebagaimanadiatur dalam Pasal 1341, Pasal 1491 dan Pasal 1942 KUH Perdata. Isi dari jual beli tanah juga harus rasional atau adil sesuai dengan konteks itikad baik sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 ayat (3 KUHPerdata, Kedua, para hakim dalam pertimbangan mereka belum mendapat mendalam dan pemahaman yang konsisten tentang makna itikad baik tercantum dalam Pasal 1338 ayat (3 KUHPerdata.Standar yang diterapkan oleh hakim dalam mempertimbangkan adanya itikad baik dalam kasus tanah atau pelaksanaan jual beli tanah adalah standar obyektif, yaitu dengan mengacu pada sikap para pihak dalam melakukan perjanjian.Hasil pemeriksaan atas isi dari

  13. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2013-01-01

    Full Text Available Belakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan. Lately, the divorce rates both nationally and regionally East Java continues to increase. Similarly, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aimed to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in the year 2012. Analysis and interpretation of data referring to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings showed that most of the research informants do not understand the

  14. DIFUSI INOVASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kokom Komalasari

    2016-02-01

    Full Text Available Abstract: Diffusing Innovation in Contextual Teaching-Learning of Civic Education. This study aimed to describe the implementation, constraints and resistance, and also factors that should be considered in diffusing contextual teaching-learning innovation. The studyemployed both quantitative and qualitative approaches. The population of this research was students of Junior High Schools in West Java with a sample consisting of 1004 students, and 16 civic education teachers who participated in Competence-based Inte­grated Training. The results show that the implementation of contextual teaching-learning in West Java fell into the category of average. Cooperation was the most frequently applied, while direct experience and authentic assessment were the least. There were constraints and resistance in implementing contextual teaching-learning related to teachers' competence, school climate, and cultural change. Therefore, factors of teachers, students, facilities, expenses, curriculum, school climate, parents and society should be taken into account. Abstrak: Difusi Inovasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, resistensi, serta faktor yang harus diperhatikan dalam difusi inovasi pembelajaran kontekstual. Proses penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan pola "the dominant-less dominat design" dari Creswell. Pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan pendekatan kualitatif menggunakan wawancara. Populasi penelitian adalah siswa SMP se-Jawa Barat dengan sampel 1.004 siswa dan 16 guru Pendidikan Kewarganegaraan yang telah mengikuti pelatihan ter­integrasi berbasis kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran kontekstual di Jawa Barat termasuk kategori sedang/cukup. Kerjasama paling tinggi penerapannya, pengalaman langsung dan asesmen otentik paling rendah penerapannya. Terdapat kendala dan resistensi dalam pelaksanaan

  15. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakBelakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan.AbstractLately, the divorce rates both nationally and regionally continues to increase. This is, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aims to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in 2012. Analysis and interpretation of data refers to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings show that most of the research informants do not understand the meaning and

  16. Doa daLam Tradisi Islam Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wahab Rosyidi

    2012-12-01

    Full Text Available Doa etymologically means request something to God in certain ways. while some ulama define doa is a self statement presence to Allah the Almighty about our weakness, shortages, inabilities, and disgraces, then we ask Allah the Almighty in order the weaknesses, shortages, inabilities, and humiliations are removed and replaced with the strengths, capabilities and a high degree both in human sight and in Allah sight. In the theory needs said, that basically human beings need to feel safe (safety need, and the safety need leads to the two forms, namely: safety needs of life and safety needs of the property. Safety needs emerged as the most important requirement if psychology needs have been fullfilled. this behavior as reflected in the lives of Javanese who always do doa  in the form of slametan ceremony. Slametan aims to achieve slamet (safety, namely a condition in which the events will move smoothly to follow a predetermined path and will not happen misfortunes to just anyone.   Doa Secara etimologi artinya memohon sesuatu kepada Allah SWT dengan cara- cara tertentu. Sedangkan beberapa ulama mendefinisikan doa berarti pernyataan diri ke hadirat Allah SWT tentang kelemahan, kekurangan, ketidakmampuan serta kehinaan kita, kemudian kita memohon sesuatu kepada Allah SWT agar kelemahan, kekurangan, ketidakmampuan serta kehinaan ini diangkat dan digantikan dengan kelebihan, kemampuan serta derajat yang tinggi baik di sisi manusia maupun di sisi-Nya. Dalam teori kebutuhan dikatakan; bahwa pada dasarnya manusia membutuhkan rasa aman (safety need, dan rasa aman itu mengarah pada dua bentuk yakni kebutuhan keamanan jiwa dan keamanan harta. Kebutuhan rasa aman muncul sebagai kebutuhan yang paling penting kalau kebutuhan psikologis telah terpenuhi. Hal tersebut sebagaimana tercermin dalam perilaku hidup orang Jawa yang selalu melakukan Doa dalam bentuk upacara slametan. Slametan bertujuan untuk mencapai keadaan slamet, yaitu suatu keadaan dimana peristiwa

  17. Membedah Relevansi dalam Iklan “WRP”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neneng Nurjanah

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract: According to Sperber and Wilson, communication in advertisement is ostensive-inferential communication. This communication needs contextual effect and ostensive stimulus which was known to listener's (market segmentation. In WRP 6 day diet pack ad, advertising agency employs some contextual effect and ostensive stimulus to make listener interested and wanted to buy the product. To explore about the communication in WRP 6 day diet pack ad, this paper employs pragmatics method, especially relevance theory. Tanaka says that relevance theory serve comprehensive account to investigate speeches in order to get speaker meaning. The result of this research is advertising agency (speaker addressed this ad to middle high class women as market segmentation (listener. Advertising agency also employed some contextual effect such as body discourse, health discourse, and others diet program and also employed ostensive stimulus such as color and font size to make high relevance speech. Keywords: ostensive-inferencial communication; ostensive stimulus; constectual effect; theory of relevance Abstrak: Komunikasi dalam iklan menurut Sperber dan Wilson merupakan komunikasi ostensif-inferensial yang melibatkan efek kontekstual dan stimulus ostensive diketahui oleh kawan tuturnya (pangsa pasar. Begitu pula dengan iklan WRP 6 day diet pack, agensi iklan memanfaatkan efek kontekstual yang berada dalam benak pangsa pasarnya agar mereka tertarik dan membeli produk tersebut. Untuk mengeksplorasi bentuk komunikasi dalam iklan WRP 6 day diet pack, artikel ini memanfaatkan pendekatan pragmatik, khususnya teori relevansi. Teori relevansi menurut Tanaka menyediakan catatan yang paling komprehensif dalam menyelidiki tuturan berdasarkan makna penutur. Tujuan penelitian ini untuk menyelisik relevansi iklan WRP 6 day diet pack. Adapun temuan yang diperoleh dari artikel ini adalah agensi iklan WRP 6 day diet pack menujukkan iklan tersebut kepada perempuan dewasa dari

  18. KOMPUTASI DISTRIBUSI NEUTRON DALAM STATISTIK MAXWELL BOLTZMANN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Purwoningsih

    2013-03-01

    Full Text Available The migration of neutron is arranged by some probability distributions such as probability of spread distribution, probability of distance distribution, probability of energy distribution and probability of flux distribution. One application of these pattern distributions is modelling the reaction between neutron and elements which compose the tissue related to the absorption of neutron in brain cancer tissues. This article explores computation analysis of pattern of distribution of neutron flux in a reactor system. Variables were the amount of neutron simulated and the depth of cylindrical reactor system. Simulations showed that 20-120 minutes was needed in executing 100,000 neutrons to build the distribution pattern of neutrons flux. This pattern was also depended on the depth of the system. In all depths, the peak of neutron flux distribution pattern was in the 3rd bin. Comparison between this simulations and experiment results in literatures showed that by analyzing the simulation of the distribution of neutron flux, a Poisson distribution which follows the Maxwell-Boltzmann was resulted. Perpindahan neutron diatur dengan beberapa peluang distribusi, seperti peluang distribusi sudut hamburan, peluang distribusi jarak perpindahan, peluang distribusi energi transfer, serta peluang distribusi fluks neutron. Salah satu aplikasi dari pola distribusi ini adalah pemodelan reaksi antara neutron dengan elemen-elemen penyusun jaringan yang terkait dengan serapan neutron dan dosis yang terserap oleh jaringan tumor otak pada terapi BNCT (Boron Neutron Capture Therapy. Dalam penelitian ini dibahas analisis komputasi tentang pola distribusi fluks neutron dalam suatu sistem reaktor. Variabel dalam penelitian ini adalah banyaknya neutron yang disimulasikan, serta kedalaman sistem reaktor yang dalam penelitian ini menggunakan sistem reaktor berbentuk silinder. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan neutron sebanyak 100.000 diperlukan waktu eksekusi sekitar

  19. Diskursus Akhlak dalam Filsafat Mulla Sadra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thuba Kermani

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract : In Mulla Sadra’s system of thought, the discussion of  philosophy of  moral (ethics, morality, the nature of morality and matters related, that is the soul (nafs and the spirit, is not a short discussion. All forms of action and the nature of malakah imprinted in the human psyche that will participate in the world hereafter. Therefore, some of the matters of the soul is a postulate of science of moral. Yet despite the differences in the ethics’s school of thoughts, it can be said that almost Muslim philosophers agree to the connection of moral with the perfection of soul. And the foundation of moral questions rests on the principle of perfection of the soul and the effects of the moral act. Without them, there will be no perfect rational and philosophical explanations of the good and bad character. However, in understanding how the process of perfection of the soul through moral acts, it is necessary to understand the perfection of the soul and make it a goal for human.Keywords : philosophy of moral, science of moral, theoretical reasoning, practical reasoning, intuition, meta-ethics. Abstrak : Dalam  struktur  pemikiran Mulla Sadra pembahasan  filsafat  akhlak,  akhlak,  sifat-sifat akhlak dan  hal yang berkaitan  dengannya,  yaitu  jiwa  (nafs dan ruh, bukan  pembahasan  yang  ringkas. Segala bentuk tindakan dan sifat malakah yang terpatri dalam jiwa manusia akan menyertainya di alam akhirat kelak. Oleh karena itu  sebagian  dari  persoalan-persoalan  jiwa  merupakan  postulat  ilmu  akhlak.  Namun  meskipun  terdapat perbedaan dalam aliran-aliran pemikiran filsafat akhlak, dapat dikatakan hampir semua filsuf Islam sepakat bahwa akhlak berkaitan dengan kesempurnaan jiwa. Dan fondasi persoalan-persoalan akhlak bersandar pada prinsip kesempurnaan jiwa dan pengaruh dari perbuatan akhlak. Tanpa hal itu, penjelasan rasional dan filosofis atas kebaikan dan keburukan akhlak tidak akan sempurna. Bagaimanapun

  20. KONTRIBUSI KONSELOR DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Slamet Kusmanto

    2015-11-01

    Full Text Available Pengembangan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter, yang memfokuskan pada pembentukan seluruh aspek dimensi manusia, sehingga dapat menjadi manusia yang berkarakter. Kurikulum Holistik Berbasis Karakter ini disusun berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK dan diterapkan dengan menggunakan pendekatan Student Active Learning, Integrated Learning, Developmentally Appropriate Practices, Contextual Learning, Collaborative Learning, dan Multiple Intelligences yang semuanya dapat menciptakan suasana belajar yang efektif dan menyenangkan, serta dapat mengembangkan seluruh aspek dimensi manusia secara holistik. Maka diperlukan peran yang sangat besar dari guru pembimbing (konselor SMA dalam mengembangkan potensi peserta didiknya dalam mengembangkan potensinya dan membentuk karakter individu itu sendiri dan memberikan warna positif dalam suasana pembelajaran.

  1. KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Bakar M.Luddin

    2014-06-01

    Abstrak: Kinerja Kepala Sekolah dalam Kegiatan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kinerja kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Penelitian dilaksanakan di SMU Negeri 2 Kota Binjai, dengan memergunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, koordinator bimbingan dan konseling, dan guru pembimbing. Data di­kumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam, dan kajian dokumen, dan selanjutnya dianalisis sete­lah melalui proses triangulasi antarsubjek dan informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah terkait dengan pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling masih belum sepenuhnya sebagaimana yang diharapkan. Kepala sekolah perlu meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan fungsi koordinasi dan kepengawasan untuk mencapai kegiatan bimbingan dan konseling yang efektif.

  2. KONSTRUKSI DETERMINAN DALAM FRASA NOMINA BAHASA PRANCIS DAN BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roswita Lumban Tobing

    2012-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi determinan pada frasa nomina bahasa Perancis dan bahasa Indonesia. Analisis yang digunakan adalah analisis kontrastif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nomina bahasa Perancis memiliki jenis kelamin (maskulin/feminin dan jumlah (tunggal/jamak. Gender dan jumlah dalam bahasa Prancis memiliki aturan konkordansi yang dapat memengaruhi bentuk dan makna nomina. Dalam bahasa Indonesia, meskipun nomina memiliki konsep gender tunggal dan jamak, jenis dan jumlah dalam bahasa Indonesia tidak muncul secara eksplisit. Bentuk ini hanya ditandai dengan karakteristik semantik tertentu yang dapat menunjukkan jenis kelamin, bentuk tunggal, dan bentuk jamak.

  3. Transformative Learning dalam Membangun Pesantren Berbasis Multikultural

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Ma'arif

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Semangat membangun pesantren berbasis multikultural, harus diawali dengan perubahan fundamental dalam proses belajar mengajar di pesantren, menuju ke arah transformative learning. Pendidikan pesantren  yang cenderung monolog  (kaku dan satu arah antara kiyai-santri, perlu digeser ke arah sistem  dan metode dialogis-kritis. Dari sistem “pengajian” dan mono-disipliner ke arah “pengkajian” serta bersifat interdisipliner studies.  Dengan harapan pesantren yang terkenal sebagai lembaga pendidikan yang selalu berdimensi metafisik ini, terbiasa dengan “perbedaan” dan responsive terhadap perkembangan zaman. Selain itu, pesantren perlu mempersiapkan kurikulum yang dapat menumbuhkan multikulturalisme serta mampu menggali sisi –sisi perdamaian dan toleransi. Tujuan transformative learning di pesantren berbasis multikultural tiada lain adalah  mempersiapkan generasi yang inklusif dan akomodatif terhadap keanekaragaman masyarakat, yang memiliki perbedaan agama, etnis dan kultur. Santri yang memiliki wawasan luas dan mampu melintas batas tradisi dan keagamaan serta memiliki kepedulaian terhadap peran agama dalam memecahkan problem sosial yang ada. Kata kunci: pesantren, multikultural dan  transformative teaching

  4. Islam Dan Agama Lokal Dalam Arus Perubahan Sosial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tendi Tendi

    2016-06-01

    melalui cara pandang sosiologis-antropologis. Dalam studi ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan pelbagai macam informasi yang ada dari pembacaan dokumen-dokumen sebagai sumber-sumber tertulis serta dari data-data sosial atau kultural yang ditemukan di lapangan melalui proses observasi (pengamatan dan interview (wawancara guna mendukung keabsahan data yang berhasil didapatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan berat yang dihadapi oleh ADS dari tahun 1939 hingga 1964 merupakan buah dari perubahan sosial cepat yang telah memengaruhi hampir keseluruhan segi kehidupan masyarakat, termasuk di antaranya adalah aspek keagamaan. Perubahan sosial itu melahirkan konflik yang membuat perkembangan ADS menjadi stagnan dan bahkan lumpuh sama sekali.

  5. PATOLOGI BIROKRASI DALAM ORGANISASI PUBLIK DAN UPAYA PENCEGAHANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosidah rosidah

    2005-01-01

    Full Text Available Pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab terhadap pembangunan daerahnya, sebagaimana undang-undang Otonomi Daerah No.7 tahun 1974 .. Untuk mewujudkannya perlu upaya yang sungguh-sungguh, dengan modal sumber daya yang dimilikinya. Dalam proses pencapaian tujuan tidak lepas dari berbagai persoalanl hambatan. Salah satu hambatan adalah yang terkait dengan SDM (Sumber Daya Manusia, yakni perilaku aparatur pemerintah. Banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja aparatur. Antara lain dengan diagnosa organisasi, analisis sitem dan prosedur. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan terjadi perilaku aparatur yang counter productive, sehingga menghambat laju perkembangan organisasi. Hal-hal yang nampak dari perilaku tersebut bisa jadi merupakan penyakit organisasi (patologi birokrssi, yang sudah merupakan budaya dalam organisasi tersebut. Melalui tulisan ini akan dikupas beberapa patologi yang kemungkinan muncul dalam birokrasi pemerintahan, antara lain astigmatisme, xenophobia, paranoia, dll.; sebab-sebab terjadinya, bagaimana berproses dalam organisasi publik dan solusi yang ditawarakan serta pendekatan yang bisa diterapkan.

  6. Kepemimpinan Transformasional dalam Rekonstruksi Peran Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herly Janet Lesilolo

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Indonesia dalam Orde Baru sangat kuat menekankan ideal-ideal sentralisasi, otoritarianisme dan birokratisme. Konteks ini mengakibatkan terjadinya kemerosotan peran agama. Satu sisi, praktek ketidakpedulian etik, ketidakpedulian moral dan ketidakpedulian sosial semakin melekat dengan perilaku manusia beragama. Disinilah letak peran penting pemimpin agama, untuk merekontsruksi peran agama, hingga peran agama menjadi suatu kebutuhan utuh bagi pemeluknya. Kepemimpinan transformasional, dengan ciri utama perubahan diri diharapkan dapat merekonstruksi peran agama di Indonesia dengan: Pertama, menginternalisasi hak, kesamaan dan kesetaraan dalam lingkung kehidupan beragama. Kedua, membumikan makna martabat manusia yang bernilai dalam berinteraksi dan berkomunikasi.  Ketiga, menerapkan apresiasi toleransi keragaman. Keempat, memobilisasi kolektif dengan adaftif sebagai upaya penghilangan diskriminasi, stereotipe dan prasangka, dan Kelima, membangun demokrasi dalam dialog, dengan keadilan, kedamaian, kebebasan dan humaniterisme.

  7. Kesiapan Operator Seluler dalam Mengimplementasikan Teknologi Long Term Evolution (LTE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ariyanti

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kesiapan operator seluler dalam mengimplementasikan teknologi Long Term Evolution (LTE. Model penelitian dengan menggunakan mengadopsi teknik Net Readiness Framwork. Adapun kriteria pengukurannya terdiri dari Leadership, Governance, Competencies dan Technology. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada operator seluler di Indonesia dan melakukan wawancara kepada regulator. Kajian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Axis, PT. HCPT dan PT. Telkomsel mempunyai tingkat kesiapan LTE Visionary yang berarti perusahaan sangat antusias dalam perubahan dan lebih dahulu mengambil resiko untuk mengimplementasikan LTE dalam organisasinya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan proses bisnis perusahaan. PT. Indosat dan PT. XL mempunyai nilai kesiapan LTE leader  yang berarti perusahaan mampu mengadaptasi perubahan dan menginspirasi organsiasi lain dalam penerapan LTE. PT. Smartfren pada tingkat kesiapan LTE savvy yang berarti operator seluler memahami sebab dan efek dari perubahan dari munculnya LTE terhadap organisasi, namun belum melakukan adaptasi.

  8. PENGKAJIAN BUDAYA SENSITIF DALAM HUBUNGAN ANTAR SUKUBANGSA DI SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Basir, Muhammad; Sani, Yamin; Pawennari; Yahya

    2015-01-01

    Penelitian ini mengkaji dan menggabarkan bagaimana pemahaman budaya sensitif dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa, agar bisa dijadikan sebagai referensi bagi pengambil kebijakan, yakni terkait dengan regulasi yang mungkin bisa dibuat dan diterapkan di daerah-daerah yang multi etnik. Sehingga hubungan antar sukubangsa bisa damai dan harmonis, dan sudah ten...

  9. PERSAMAAN MEDAN DIRAC DALAM PENGARUH MEDAN MAGNETIK YANG SERAGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrias Widiantoro, Erika Rani

    2012-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan perlakuan khusus terhadap persamaan gerak partikel elementer yaitu Persamaan Dirac dengan dipengaruhi oleh medan magnet eksternal yang seragam untuk mendapat solusi Persamaan Dirac dalam pengaruh medan magnetic. Penambahan pengaruh potensial magnetik terhadap momentum dan energi total suatu partikel bermuatan dalam kajian teoritis terhadap persamaan gerak yaitu persamaan Dirac telah memberikan solusi persamaan medan Dirac yang baru, dan kuantisasi kedua yang terdapat konstanta tambahan serta propagasi fermioniknya terdapat suku pengali baru.

  10. PEMANFAATAN MEDIA POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

    OpenAIRE

    Badrul Wajdi

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa. Materi pelajaran yang dikaji dalam penelitian ini adalah zat dan wujudnya.Tempat pelaksanaan penelitian di SMP Negeri 1 Wanasabapada semester Ganjil tahun pembelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanasaba yang terdiri dari 7 kelas dan sam...

  11. Analisis Tipe Kepemimpinan dalam Film “The Last Samurai”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vigor Wirayodha Hendriwinaya

    2016-06-01

    Full Text Available Dilema transisi budaya, politik, ekonomi, dan militer Jepang menuju era modern merupakan skenario yang menarik dalam film “The Last Samurai. Para pemimpin yang saling bersaing dalam mencapai tujuannya memudahkan penonton untuk melakukan analisis tipe kepemimpinan. Efektifitas serta relevansi terhadap kebutuhan tipe kepemimpinan akan transisi Jepang lama menuju Jepang modern yang mampu bersaing dengan bangsa luar (khususnya bangsa Barat terlihat jelas dalam film ini. Tipe kemepimpinan visioner ditampilkan oleh Omura, penasihat yang mampu mempengaruhi Kaisar dalam mewujudkan nilai komparatif dan kompetitif para masyarakat Jepang sehing­ga dapat bersaing dengan berbagai inovasi-inovasi yang terus berkembangan seiring dengan tantangan jaman. Tipe kepemimpinan “Wisdom dan Charismatic”hadir dalam sosok Katsumoto, sebagai pemimpin Samurai dan guru Kaisar ingin mempertahankan nilai-nilai luhur budaya Jepang. Teladan kepemimpinan “Wisdom and Charismatic”Katsumoto tercermin pada pengabdian yang luar biasa, jiwa kepahlawanan, serta karakter yang patut menjadi teladan, dan memegang teguh perintah yang diwah­yukan padanya sebagai seorang samurai. Sifat tersebut menimbulkan kekaguman, rasa hormat, dan pengabdian dari seke­lompok samurai. Gambaran tipe kepemimpinan Visioner,“Wisdom dan Charismatic” yang ditemui pada sosok Omura dan Katsumoto. Tantangan masa kini menuntut setiap anggota untuk inovatif, kreatif, kompetitif, kompeten, dan berani mengambil risiko. Dalam pencapaian visi tersebut dibutuhkan sosok seorang pemimpin yang memiliki jiwa kharis­matik.

  12. Formasi Rohani Seorang Pelayan Anak Dalam Menunjang Efektivitas Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyanthi Ferayanthi Bambarehi

    2011-10-01

    Full Text Available Sesuai dengan pokok masalah yang ada, maka yang menjadi tujuan dalampenulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama, Para pelayan anak mengerti tentangtantangan dan peperangan yang dihadapinya dalam pelayanan anak. Kedua, Parapelayan anak memiliki formasi kehidupan rohani yang benar agar siap menghadapitantangan dan peperangan dalam pelayanan anak sehingga pelayanannya menjadiefektif. Ketiga, Sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Teologi diSekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar.Adapun metode penulisan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini untukmendapatkan data yang diperlukan adalah: Pertama, Metode pengambilan danpengumpulan data melalui buku-buku yang berkaitan dengan judul yang dibahas dalamkarya ilmiah ini. Kedua, Dengan mengadakan wawancara dan kuisioner denganbeberappelayan anak dari jenis pelayanan anak yang berbeda.Setelah melihat semua hasil pembahasan dari setiap bab sebelumnya, maka penulismenarik beberapa kesimpulan. Formasi rohani seorang pelayan anak mencakuphubungan yang benar dengan Tuhan, hubungan yang benar dengan sesama danpengalaman perubahan dalam mengatasi dosa dan bertumbuh dalam kekudusan.Hubungan yang benar dengan Tuhan didasarkan pada pertobatan yang sejati danpengalaman perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan, yang selanjutnya akan membawapertumbuhan yang benar, melalui waktu teduh, kehidupan doa dan puasa, sertapersekutuan dan ibadah. Hubungan yang benar dengan Allah akan menghasilkanhubungan yang benar pula dengan sesama. Hubungan yang benar dengan Allah juga akanmembuat seorang pelayan anak bersandar penuh pada kuasa Roh Kudus sehinggamengalami perubahan dan bertumbuh dalam kekudusan.

  13. DAUR-HIDUP-GEDUNG DALAM SISTEM ARSITEKTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wanita Subadra Abioso

    2007-01-01

    pula kriteria desain yang secara intrinsik berdasarkan paradigma cradle–to–grave, oleh sebab itu tampaknya kita harus lebih waspada dalam merancang arsitektur agar lebih berkualitas dan andal di dalam keterbatasan sumber daya yaitu dengan senantiasa menganalisis daur–hidup–gedung dalam sistem arsitektur. Kata kunci: Produk berkelanjutan, daur–hidup–produk, Life Cycle Analysis (LCA, cradle–to–grave, Sistem Arsitektur, daur–hidup–gedung.

  14. EKSISTENSI GRUP KUA ETNIKA DALAM KONTEKS MULTIKULTURALISME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Purbo Lukito

    2015-08-01

    Full Text Available Komunitas Kua Etnika tak pernah lepas dari kegiatan seni yang berbau musik etnik. Kua Etnika ingin melakukan penjelajahan kreatif antara kesenian tradisional dengan kesenian modern yang menghasilkan sebuah eksistensi. Penelitian ini digunakan untuk memperoleh data mengenai (1 Bagaimanakah eksistensi grup Kua Etnika dalam konteks pertunjukan musik di Indonesia? (2 Bagaimanakah komposisi musik grup Kua Etnika dalam konteks multikulturalisme?Objek penelitian iniKomplek Padepokan Seni Bagong Kusudihardja.Sumber data berasal dari hasil obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa penelitian ini melalui langkah-langkah: (1 reduksi data, (2 penyajian data, (3 verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa penyajian musik Kua Etnika termasuk dalam bentuk musik etnik kontemporer. Kua Etnika mengeluarkan album sebanyak 8 buah. Alat musik yang digunakan meliputi gitar elektrik, bass elektrik, keyboard, drum, talempong, bonang, reong, saron, pamade, gordang, djembe dan perkusi dari berbagai daerah. Komposisi serta aransemen yang dimainkan melibatkan gaya musik dari berbagai etnis, seperti Jawa, Sunda, Bali, Kalimantan, Sumatra, Cina, bahkan Africa. Community Kua Etnika never out of art activities that smells of ethnic music. Kua Etnika want to do a creative exploration of traditional art with modern art that generates an existence. This research was used toobta in data on (1 How does the existence of the group Kua Etnika in the context of musical performances in Indonesia? (2 How does the composition of the group Kua Etnika music in the context of multiculturalism? The object of this study Padepokan Arts Complex Bagong Kusudihardja. Source of data derived from the results of observation, interviews and documentation. Analysis of this research through the steps: (1 data reduction, (2 the presentation of the data, (3 verification or conclusion. The results found that the presentation of music Kua Etnika including in the form of contemporary

  15. MANAJEMEN KONFLIK SOSIAL DALAM MASYARAKAT NELAYAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ANTONY - WIJAYA

    2012-05-01

    Kemitraan usaha antara nelayan tradisional dengan nelayan modern. Upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kota maupun Pemerintah Propinsi Bengkulu dalam menyelesaikan konflik yang terjadi tersebut adalah melalui upaya-upaya sebagai berikut : (1 Masih bersifat insidentil, dimana pemerintah baru turun tangan jika konflik yang terjadi telah berbentuk benturan fisik seperti : penyerangan kapal-kapal di tengah laut, penyerangan rumah nelayan dan sebagainya, sedang upaya pra konflik terjadi dalam rangka mengantisipasinya belum ada yang dilakukan oleh pemerintah; (2 Pasca konflik terjadi, pemerintah melakukan pengawasan terhadap kegiatan para nelayan terutama nelayan modern, melalui tim yang dibentuk oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Propvinsi Bengkulu berkoordinasi dengan Polresta dan AL agar tidak ada lagi yang mengoperasikan alat tangkap yang telah dilarang penggunaannya; (3 Memanggil para perwakilan nelayan tradisional dan perwakilan nelayan modern untuk berdamai dan bermusyawarah untuk menyelesaikan konflik yang telah terjadi selama ini; (4 Bantuan kapal motor kepada kelompok nelayan tradisional untuk digunakan sebagai tindakan pengawasan terhadap kegiatan nelayan modern dalam melakukan penangkapan ikan. Kata kunci: Nelayan, konflik sosial

  16. Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Sampah Domestik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surahma Asti Mulasari

    2014-05-01

    Full Text Available Sampah berpotensi menciptakan masalah kesehatan lingkungan. Pemerintah mengupayakan berbagai kebijakan pengelolaan sampah seperti pelayanan sampah dan memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah dalam mengelola sampah domestik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, perubahan kualitas lingkungan dan masyarakat akibat kebijakan pengelolaan sampah, dan untuk mengetahui metode pemantauan dan pengelolaan sampah yang ada di DIY. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Fenomena yang menjadi studi dalam penelitian ini adalah kebijakan pengelolaan sampah di DIY. Permasalahan sampah yang ada di DIY adalah cakupan pelayanan pemerintah kabupaten yang masih sangat rendah, kecuali Kota Yogyakarta (90%. Sampah terangkut ke tempat pembuangan akhir masih rendah dibandingkan volume sampah yang dihasilkan. Kebijakan untuk pengelolaan sampah adalah di seluruh kabupaten/kota DIY telah terbentuk badan/unit yang bertanggung jawab mengelola sampah. Perubahan kualitas lingkungan dan masyarakat adalah lingkungan dan jalan menjadi bersih, asri, dan nyaman. Metode pemantauan dan evaluasi kebijakan pengelolaan sampah di DIY belum dituangkan dalam prosedur baku. Permasalahan sampah sudah menjadi perhatian bagi pemerintah daerah DIY. Kebijakan telah didukung dengan program layanan, proyek, regulasi, dan insentif khusus untuk pengelolaan sampah. Waste had great potential in creating environmental health issues. The government had tried various ways of waste management policy such as waste management services and people empowerment to manage their waste independently. The objectives of this study is to observe the problem of garbage in the Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, the Government’s policy in managing domestic waste in DIY, the changes in environmental quality and community impact of the waste management, and the methods of monitoring and managing waste in DIY

  17. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg DAN CADMIUM (Cd DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rachmawatie

    2009-10-01

    Full Text Available Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg dan Cadmium ( Cd di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd dari 9 stasiun adalah 0,025 - 0,075 mg/liter. Hasil ANOVA menunjukkan rata-rata konsentrasi Cadmium (Cd dari seluruh stasiun pengamatan  adalah berbeda nyata (p < 0,05. Selanjutnya, analisis regresi menunjukkan bahwa model regresi dapat menjelaskan hubungan konsentrasi logam berat Cadmium (Cd dengan beberapa parameter kualitas air  ( R2 < 70%. Kata Kunci :  Cadmium, Merkuri, muara Sungai Porong

  18. Musik Internal dan Eksternal dalam Kesenian Randai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rustiyanti

    2015-03-01

    Full Text Available Kehidupan musik pada masyarakat Minangkabau tidak terlepas adanya peranan serta fungsi yang melekat pada kesenian Randai. Melalui pendekatan etnomusikologi, tulisan ini menelaah peranan musik internal dan eksternal dalam kesenian Randai. Kesenian ini menggunakan medium seni ganda atau kolektif karena didukung oleh beberapa cabang seni antara lain tari, musik, teater, sastra, dan rupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik iringan dalam Randai terbagi menjadi dua, yaitu musik internal dan musik eksternal. Musik internal adalah musik atau bunyi-bunyian yang berasal dari anggota tubuh manusia (penari, misalnya tepukan tangan, petik jari, tepuk dada, siulan, hentakan kaki ke tanah dan sebagainya, sedangkan musik eksternal adalah bunyi-bunyian atau suara yang berasal dari alat musik atau instrumen seperti talempong, gandang, saluang, dan rabab.   The Role of Internal and External Music in the Arts of Randai. The musical life in Minangkabau society is inseparable from its roles and functions which attach to the arts of Randai. Through the ethnomusicology approach, this paper examines the role of internal and external music in the art of Randai. Considering its sustainability and amendment, the musicality is the identity of Minangkabau society so that the sustainability of the music can be run in accordance with the dynamics of society today. Among the types of arts in Minangkabau, Randai is an art form that uses multiple or collective art medium for it is supported by several branches of the arts, including dance, music, theater arts, literary arts, and fine arts. The results of this study is more focused on the art of music. Musical accompaniment in Randai is divided into two, namely internal and external music. The internal music is the music or the sounds that come from the human body (a dancer, for example, clapping, finger picking, patting the chest, whistling, stomping on the ground, and so on, while the external music is the sounds

  19. EFEKTIVITAS Bacillus thuringiensis H-14 STRAIN LOKAL DALAM BUAH KELAPA TERHADAP LARVA Anopheles sp dan Culex sp di KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Blondine Ch. P

    2013-07-01

    Full Text Available Abstrak Bacillus thuringiensis serotipe H-14 strain lokal adalah bakteri patogen bersifat target spesifiknya larva nyamuk, aman bagi mamalia dan lingkungan. Penelitian bertujuan menentukan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal yang dikembangbiakkan dalam buah kelapa untuk pengendalian larva Anopheles sp dan Culex sp. Rancangan eksperimental semu, terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Bacillus thuringiensis H-14 strain lokal dikembangbiakan dalam10 buah kelapa umur 6–8 bulan, dengan berat kira-kira 1 kg, telah berisi air kelapa sekitar 400-500 ml/buah kelapa yang diperoleh dari Desa Klaces, Kampung Laut, Kabupaten Cilacap. Diinkubasi selama 14 hari pada temperatur kamar dan ditebarkan di 6 kolam yang menjadi habitat perkembangbiakan larva nyamuk dengan luas berkisar 3–100 m2.Hasil yang diperoleh menunjukkan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal terhadap larva Anopheles sp dan Culex sp selama 1 hari sesudah penebaran kematian larva berturut-turut sebesar 80–100% dan 79,31–100%. Sedangkan pada hari ke-14 sebesar 69,30–76,71% dan 67,69–86,04%. Buah kelapa dapat digunakan sebagai media lokal alternatif untuk pengembangbiakan B. thuringiensis H-14 strain lokal Kata kunci: B. thuringiensis H-14,  strain  lokal, buah kelapa, pengendalian larva Abstract Bacillus thuringiensis serotype H-14 local strain is pathogenic bacteria which specific  target to mosquito larvae. It is safe for mammals and enviroment. The aims of this study was to determine the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain which culturing in thecoconut wates against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae. This research is quasi experiment which consist of treated  and control groups. Bacillus thuringiensis H-14 local strain was cultured in 10 coconuts with 6–8 months age with weight around 1 kg that contained were approximately 400-500 ml/coconut were taken from Klaces village, Kampung Laut. After that the coconuts incubated for 14

  20. PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYELIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERIKANAN DI KABUPATEN SINJAI

    OpenAIRE

    -, SURYANINGSIH

    2013-01-01

    2013 Suryaningsih. B111 09 048, Peran Kepolisian dalam Penyelidikan terhadap Tindak Pidana Perikanan di Kabupaten Sinjai. Penulisan skripsi ini dibawah bimbingan Muhadar sebagai Pembimbing I dan Dara Indrawati sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepolisian dalam penyelidikan terhadap Tindak Pidana Perikanan di Kabupaten Sinjai dan untuk mengetahui kendala-kendala Kepolisian dalam melakukan penyelid...

  1. Analisis Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Produk Herbalife Pada PT. Herbalife Cabang Aviari Batam

    OpenAIRE

    Ginting, Nia Novriana

    2013-01-01

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara produk (product), harga (pricing), promosi (promotion) terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk Herbalife pada PT. Herbalife Cabang Aviari Batam. Menyadari akan pentingnya pelanggan dalam menentukan kesuksesan suatu usaha maka PT. Herbalife Cabang Aviari Batam menggunakan bauran pemasaran yang ada semaksimal mungkin dalam usaha untuk menciptakan keputusan pembelian konsumen terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan kh...

  2. IDENTIFIKASI GAYA KOGNITIF (COGNITIVE STYLE PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldarmono Aldarmono

    2012-09-01

    Full Text Available Keberhasilan pendidik dalam proses pembelajaran sangat ditentukan sejauhmana ia memahami karakteristik peserta didiknya. Kemampuan pendidik dalam hal ini sangat penting yaitu bagaimaan pendidik mampu mengidentifikasi karakter-karakter masing-masing individu. Perbedaan karatakter tersebut berpengaruh besar terhadap belajar mereka sesuai dengan gaya atau cara  masing-masing yang sudah barang tentu berbeda antara anak yang satu dengan yang lainnya. Implikasinya dari karakter peserta didik yang begitu variatif mendorong pendidik menerapkan strategi, model maupun metode pembelajaran yang efektif untuk disesuaikan dengan karakter masing-masing anak didik. Dari berbagai macam karakter yang dimiliki anak didik tersebut yang tidak kalah penting yaitu gaya kognitif dalam belajar. Gaya kognitif merupakan salah satu karakter anak didik yang sangat penting dan berpengaruh terutama terhadap pencapaian prestasi belajar mereka. Gaya kognitif berkaitan dengan bagaimana mereka belajar melalui cara-cara sendiri yang melekat dan menjadi kekhasan pada masing-masing individu. Gaya kognitif sangat erat kaitannya dengan bagaimana cara menerima dan memproses segala informasi khususnya dalam pembelajaran. Berbagai kecenderungan-kecenderungan dalam belajar mereka dapat didentifikasi dan kemudian diklasifikasi apakah anak tersebut termasuk gaya kognitif field Independent (berpikir cenderung memiliki kemandirian pandangan ataukah filed dependent (ketergantungan pandangan. Selama ini seperti yang nampak di lapangan praktek pendidikan tidak begitu memandang penting karateristik peserta didik. Sehingga masih sangat jarang pendidik yang memiliki kemampuan dan keterampilan mengungkap dan mengtahui berbagai karakteristik peserta didiknya dalam belajar. Yang terpenting bagaimana materi yang disampaikan kepada peserta didik dapat kuasai tanpa memperhatikan karakter masing-masing. Sehingga yang terjadi pendidik cenderung menyama ratakan karakter masing-masing anak yang begitu

  3. Peter Winzen: Das Ende der Kaiserherrlichkeit. Die Skandalprozesse um die homosexuellen Berater Wilhelms II. 1907–1909. Köln u.a.: Böhlau Verlag 2010.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julian Herbert Köck

    2011-03-01

    Full Text Available Peter Winzen versucht in vorliegender Studie zu beweisen, dass Kanzler von Bülow hinter der Harden-Eulenburg-Affäre steckte. Der Publizist Harden beschuldigte in mehreren Artikeln einige der Freunde und Berater von Wilhelm II. der Homosexualität, was zu einer Reihe von Skandalprozessen führte. Winzens Argumentation kann in diesem Punkt nicht überzeugen, gleichzeitig zeichnet er aber den Verlauf der Affäre und ihre politischen Ursachen und Wirkungen unter Verwendung einer Fülle an Quellen sehr anschaulich nach. Das Buch eignet sich damit als Einführung in das Thema, für die Forschung, insbesondere für die Genderforschung, wird es dagegen wohl nicht von größerer Bedeutung sein.In this present study, Peter Winzen tries to prove that chancellor von Bülow was behind the Harden-Eulenburg affair. In several articles, the journalist Harden accused several friends and counselors of Wilhelm II. of homosexuality, which led to a number of scandalous processes. Regarding this point, Winzen’s line of argument fails to convince; at the same time, however, he vividly traces the course of the affair and its political causes and effects using a multitude of resources. Thus, the book is a suitable introduction to the topic. However, it will probably not be of major importance for research, particularly gender research.

  4. DETERMINAN STATUS GIZI PENDEK ANAK BALITA DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2007-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Christita Rosha

    2015-03-01

    Full Text Available Kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR merupakan indikator kesehatan masyarakat karena erat hubungannya dengan angka kematian, kesakitan dan kejadian kurang gizi dikemudian hari, salah satunya adalah permasalahan status gizi pendek (stunting. Tujuan analisis ini adalah menganalisis determinan status gizi pendek (stunting anak balita dengan riwayat BBLR di Indonesia, tahun 2007-2010. Analisis ini merupakan analisis lanjut dari data Riskesdas tahun 2007 dan tahun 2010 dengan sampel anak balita yang memiliki riwayat BBLR di Indonesia. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji chisquare dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan pada tahun 2007 determinan utama stunting anak balita dengan riwayat BBLR adalah wilayah tempat tinggal yaitu responden yang tinggal di wilayah desa memiliki peluang lebih rendah terhadap kejadian stunting sebesar 0,57 kali dibandingkan dengan responden yang tinggal di kota dengan nilai OR (95%CI = 0,57 (0,36-0,89 dibandingkan wilayah perkotaan. Sedangkan pada tahun 2010 determinan utamanya adalah proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total (ketahanan pangan keluarga yaitu anak yang berasal dari keluarga dengan proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total >70% berisiko 2,48 kali menyebabkan anak menderita stunting dengan OR (95% CI = 2,48 (1,58-3,87 dibandingkan anak yang berasal dari keluarga yang memiliki proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total < 50%.

  5. PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Hari Adi

    2006-01-01

    Full Text Available User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' needs and requirements by involving them to participate in the system development to get the system success. However, the use of the terminology of user satisfaction is not so correct in relation with certain stage of information system development. Most of the users in the implementation stage need the understanding rather than expertise to operate the system. That was the reason why some researches used the terminology of user understanding rather than user expertise to measure their satisfaction in the related stage. Abstract in Bahasa Indonesia : Partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem informasi merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah sistem. Beberapa penelitian menemukan bahwa partisipasi pengguna berhubungan secara tidak langsung berhubungan dengan kesuksessan sebuah sistem. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa betapa pentingnya mengakomodasi kebutuhan dan keinginan dengan melibatkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem. Bagaimanapun juga, penggunaan istilah kepuasan pengguna tidak tepat dalam kaitannya dengan kepastian pengembangan sistem informasi. Kebanyakan dari pengguna dalam tahap implementasi membutuhkan pemahaman dibanding keahlian dalam mengoperasikan sistem itu. Oleh karena itu beberapa penelitian lebih menggunakan istilah pemahaman pengguna dibandingkan dengan keahlian pengguna untuk mengukur kepuasan. Kata kunci: partisispasi pengguna, kepuasan pengguna, keahlian pengguna, pemahaman pengguna.

  6. PEMANFAATAN MEDIA POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrul Wajdi

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa. Materi pelajaran yang dikaji dalam penelitian ini adalah zat dan wujudnya.Tempat pelaksanaan penelitian di SMP Negeri 1 Wanasabapada semester Ganjil tahun pembelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanasaba yang terdiri dari 7 kelas dan sampelnya adalah kelas VII2 dan VII3 yang diperoleh dengan cara cluster random sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media power point dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar fisika siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen didapatkan harga thitungsebesar 1,76 sedangkan nilai ttabel sebesar 1,684 pada taraf signifikansi 5%.Jadi  nilai thitung lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel (thitung>ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa.

  7. Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miki Pirmansyah

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: The DPD existence of Bicameral System in Indonesia. Bicameral system of representation is a term consisting of two chambers, in Indonesia known as the House of Representatives and the DPD aims to achieve good governance as well as the achievement of checks and balances between state institutions, especially in the legislature, which is one of the most important elements in the implementation of the State. This institution has the main function in the setting and monitoring budgets. Thus, there are two rooms in the legislature is expected to achieve two controls in each policy issued, so it will tend to have a positive impact for the progress of the State and will ultimately achieved good governance as the ultimate goal of a state. Abstrak: Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral Di Indonesia. Bikameral merupakan istilah sistem perwakilan yang terdiri dari dua kamar (cembers,di Indonesia dikenal dengan istilah DPR RI dan DPD RI yang bertujuan untuk mencapai pemerintahan yang baik (good gavernment serta tercapainya check and balances antara lembaga negara khususnya di lembaga legislatif, yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam penyelenggaraan Negara. Lembaga ini mempunyai fungsi utama dalam pengaturan, anggaran, dan pengawasaan. Dengan demikian, adanya dua kamar dalam lembaga legislatif diharapkan tercapainya dua kontrol dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan, sehingga akan cenderung berdampak positif bagi kemajuan negara dan pada akhirnya akan tercapai pemerintahan yang baik sebagai tujuan akhir dari sebuah negara DOI: 10.15408/jch.v1i1.1461

  8. Budaya Islam dalam Adat Perkawinan Minangkabau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    syamsul arifin

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract Minangkabau Minangkabau or Minang is commonly abbreviated archipelago ethnic groups who speak and uphold traditional Minangkabau. The area includes adherents of the culture of West Sumatra, Riau mainland half, the northern part of Bengkulu, Jambi the west, the west coast of North Sumatra, southwest of Aceh, and also Negeri Sembilan in Malaysia. In layman conversation, Minang people are often confused as the Padang, referring to the name of the capital of West Sumatra province is Padang. However, these people will usually refer to the group as urang crew, which is intended to equal the Minang people themselves. Origins of "Minangkabau" Minangkabau name comes from two words, minang and Kabau. The name was associated with a typical Minang known legend in the legend. Of the legend, it is said at one time there was a foreign kingdom (commonly interpreted as Majapahit that come from the sea will do the conquest (Setyawan. 2009. 115. To prevent fighting, the local community proposed to complain buffalo. Foreign forces are approved and provide a large buffalo and aggressive, while the local community to provide a hungry calves. In the battle, which are hungry calves were expecting big buffalo is the parent. The child then ran buffalo milk and gore seek to dismember the great buffalo stomach. The victory inspired the local community using the name Minangkabau, derived from the words "Manang Kabau" (meaning winning buffalo. Keywords: Islamic Culture, Marriage, Minagkabau   Abstrak Minangkabau Minangkabau atau yang biasa disingkat Minang adalah kelompok etnis Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. Wilayah penganut kebudayaannya meliputi Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, pantai barat Sumatera Utara, barat daya Aceh, dan juga Negeri Sembilan di Malaysia. Dalam percakapan awam, orang Minang seringkali disamakan sebagai orang Padang, merujuk kepada nama ibu kota provinsi Sumatera Barat

  9. ANALISIS KELAYAKAN BAHASA DALAM BUKU TEKS TEMA 1 KELAS I SEKOLAH DASAR KURIKULUM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Wiyat Purnanto

    2017-03-01

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks Non-Kemdikbud 1 memenuhi aspek kelayakan penggunaan bahasa dengan persentase sebesar 82,69%. Dapat disimpulkan bahwa kelayakan penggunaan bahasa di dalam buku teks ini termasuk dalam kategori baik. Kekurangan pada buku teks ini terletak pada penggunaan ilustrasi yang tidak konsisten dan pemilihan beberapa kata yang kurang sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Sedangkan buku teks Non-Kemdikbud 2 memenuhi aspek kelayakan penggunaan bahasa dengan persentase sebesar 78,36%. Dapat disimpulkan bahwa kelayakan materi di dalam buku teks ini termasuk dalam kategori cukup. Kekurangan dalam buku teks ini yaitu penggunaan tanda baca yang kurang sesuai dengan tahap perkembangan siswa dan konsistensi penggunaan ikon.

  10. KINERJA KATALIS Ag/Al2O3 UNTUK REDUKSI NOx

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rakhman Sarwono

    2012-02-01

    Full Text Available NOx merupakan hasil samping dari suatu reaksi pembakaran. NOx merupakan gas yang beracun sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia dan hewan bila terhirup pada waktu bernafas. Untuk mengurangi kadar NOx pada gas buang, banyak penelitian diarahkan pada reduksi NOx dengan katalis secara selektif dengan hidrokarbon dan oksigen berlebihan. Katalis yang digunakan adalah katalis alumina (Al2O3 yang didapat dari katalis komersial (AlO1-7 dan katalis hasil sintesa (ALOA. Katalis Ag/Al2O3 didapat dengan memasukkan logam Ag ke dalam alumina (Al2O3 dengan cara impregnasi dengan larutan perak nitrat. Katalis diuji aktifitasnya pada reaktor fixed bed yang diluarnya terdapat pemanas yang bisa diatur suhunya. Reaktan seperti gas NO, C2H4  dan oksigen dimasukkan kedalam reaktor dengan laju yang ditentukan. Hasil reaksi dianalisa dengan gas chromatography dan dicatat pada recorder, selanjutnya bisa ditentukan kuantitas dan prosentase konversinya. Katalis alumina  ALOA mempunyai kemampuan mereduksi NO dengan konversi  sekitar 40-45% gas NO menjadi N2. Loading logam perak (Ag kedalam Al2O3 sebesar 2-3% berat menambah daya reduksi NO menjadi sekitar 45-50% pada suhu 500oC. Pada umpan NO + C2H4  + O2  reaksi reduksi terjadi pada suhu 300oC, sedangkan pada umpan NO + C2H4   (tanpa oksigen reaksi reduksi baru terjadi pada suhu 450oC, dengan demikian adanya oksigen sangat berperan dalam proses reduksi NOx. Reaksi peruraian C2H4 menjadi COx berkebalikan dengan kinerja katalis pada proses reduksi NOx

  11. Manajemen Sumber Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sains (Studi Kasus di Pratomseksa (SD Sassanasuksa Thailand

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ammar Navy

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu: (1 Perencanaan sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains  di sekolah Sassanasuksa Thailand; (2 Pelaksanaan Pemberdayaan sumber bela-jar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains  di sekolah Sassanasuksa Thailand; (3 Evaluasi pemberdayaan sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains di sekolah Sassanasuksa Thailand; dan (4 Peningkatan dan pengembangan hasil sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains  di sekolah Sassanasuksa Thailand. Data penelitian yaitu berupa hasil wawancara dan pengamatan mengenai manajamen pemberdayaan sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Simpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1 Perencanaan sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains di sekolah Sassanasuksa Thailand. (2 Dalam proses pelaksanaan (actuating pemberdayaan sumberbelajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains  di Sekolah Satsanasuksa bertujuan untuk memberikan jaminan bahwa aktivitas operasional sekolah telah sesuai dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan peningkatan mutu pembelajaran disekolah. (3 Evaluasi pemberdayaan sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains di sekolah Sassanasuksa Thailand, (4 Peningkatan dan pengembangan hasil sumber belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran sains yang merujuk pada konsep peningkatan sumber belajar. Kata kunci: manajemen sumber belajar, mutu pembelajaran sains

  12. MODEL ANTARMUKA AUGMENTED REALITY INTERAKTIF MENGGUNAKAN APPRECIATIVE LEARNING DALAM APLIKASI PEMBELAJARAN AKSARA JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Ageng Setiyanto

    2016-03-01

    Full Text Available Teknologi Augmented Reality telah banyak digunakan dalam media pembelajaran sebagai media yang dapat membantu proses pembelajaran. Namun, peran sebagian besar penerapan teknologi Augmented Reality tersebut hanya sebatas sebagai elemen interaktif dan visual saja tanpa memiliki arah ke aktivitas pembelajaran yang terkonsep. Dalam pembelajaran bahasa dan huruf, dalam hal ini adalah aksara Jawa, aktivitas pembelajaran yang terkonsep adalah salah satu faktor vital untuk keberhasilan tujuan pembelajaran. Aksara Jawa sebagai bagian dari budaya bangsa perlu diperkenalkan sejak dini sehingga dimasukkan dalam kurikulum di sekolah. Penelitian ini membahas tentang model antarmuka manusia dan komputer berbasis augmented reality yang menyajikan aktivitas pembelajaran yang terkonsep. Konsep yang digunakan dalam pengembangan aktivitas pembelajaran adalah Appreciative Learning yang mempunyai empat tahapan dalam pengembangan aktivitas, yaitu Discovery, Design, Destiny dan Dream. Hasil dari penelitian ini adalah model aktivitas yang dirancang untuk penerapan Augmented Reality dalam pembelajaran aksara Jawa. Kata Kunci : antarmuka manusia komputer, Augmented Reality, pendidikan, Appreciative Learning.

  13. PERANAN NERACA PEMBAYARAN INTERNASIONAL DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismadiyanti P Astuti

    2016-06-01

    Full Text Available The balance of payments is an indicator of economic fundamentals. Balance of payment describes the ability of a country to gain foreign exchange and foreign payments. This study aimed to analyze the determinants of the balance of payments on the Indonesian economy . It used  Thirlwall and Hussain models and also Duasa empirical model. This study used secondary data years 1987-2014, namely foreign exchange reserves, exports, foreign investment, the exchange rate and the real gross national income. The results showed that the performance of the balance of payments in Indonesia can be explained by the models shown in accordance with the hypothesis, but on several variables did not show a significant correlation. Neraca pembayaran internasional memiliku peranan penting sebagai indikator fundamental perekonomian suatu negara. Hal ini karena neraca pembayaran berkaitan dengan kemampuan suatu negara dalam menyerap devisa dan pembayaran luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan neraca pembayaran terhadap perekonomian Indonesia yang didekati dengan model Thirlwall dan Hussain dan menganalisis determinan neraca pembayaran Indonesia yang didekati dengan model empiris Duasa. Penelitian ini menggunakan data sekunder tahun 1987-2014 yaitu cadangan devisa, ekspor, penanaman modal asing, nilai tukar dan Pendapatan nasional bruto rill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa neraca perilaku neraca pembayaran di Indonesia dapat dijelaskan dengan kedua model tersebut yang ditunjukkan dengan kesesuaian dengan hipotesis, namun pada beberapa variabel tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.

  14. UNIVERSAL PRAGMATICS: MEMPERTIMBANGKAN HABERMAS DALAM PENELITIAN LINGUISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Makyun Subuki

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract: The aim of this writing was to describe the Habermas theoretical dimension named the universal pragmatics and its contribution in linguistic-especially, critical linguistic-research. In this research, this writer used the library research concerning to the Habermas philosophical and critical ideas. The result showed that, firstly, the universal pragmatics was part of Frankfurt School critical theory which influenced almost all of Habermas social and philosophical thinking. Secondly, the universal pragmatics was the new epistemological basis of pragmatics as science. And thirdly, Habermas tried to enlarging the pragmatics as not the only historical-hermeneutics, but also critical-reflective science.   Abstrak: Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan dimensi teoretis teori Pragmatik Universal yang dikembangkan oleh Habermas dan sumbangan yang diberikannya bagi penelitian linguistik terutama linguistik kritis. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, penulis mengkaji sejumlah literatur yang terkait dengan ide pemikiran filosofis dan pemikiran kritis dari Habermas. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga hal. Pertama, teori pragmatik universal merupakan bagian dari Teori Kritis yang dikembangkan Mazhab Frankfurt yang mempengaruhi hampir seluruh pemikiran sosial dan filsafat dari Habermas. Kedua, teori pragmatik universal merupakan usaha Habermas untuk memberikan dasar epistemologis dari disiplin pragmatik sebagai sebuah ilmu. Ketiga, melalui teori pragmatik universal ini, Habermas mencoba mengembangkan pragmatik tidak lagi sebagai ilmu yang semata-mata bersifat historis-hermeneutis, melainkan juga bersifat kritis-emansipatoris.   Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v2i2.3623 

  15. SENSOR ULTRASONIK SEBAGAI ALAT PENGUKUR KECEPATAN ALIRAN UDARA DALAM PIPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K.G. Suastika

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRAKEra perkembangan teknologi saat ini telah banyak ditemukan alat-alat inovasi terbaru terutama pada penggunaan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik merupakan gelombang bunyi yang frekuensinya di atas 20.000 Hz dan biasanya digunakan dalam bidang kelautan (SONAR, kedokteran (USG maupun dalam bidang industri. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tentang pengukuran kecepatan aliran udara dalam pipa menggunakan sensor ultrasonik dan gelombang ultrasonik yang digunakan pada penelitian ini adalah gelombang ultrasonik yang memiliki frekuensi kerja sebesar 300 kHz. Prinsip pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode waktu tempuh gelombang ultrasonik (time of flight dengan memanfaatkan perubahan karakteristik gelombang ultrasonik ketika melewati kondisi aliran udara yang berbeda yaitu upstream dan downstream. Selain itu, sebagai pembanding (tingkat akurasi dalam penelitian ini digunakan alat pengukur kecepatan aliran udara standar yaitu anemometer. Dari hasil penelitian didapat bahwa tingkat akurasi sebesar 99% dan dengan korelasi sebesar 0,99 (korelasi sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sensor ultrasonik valid dan dapat digunakan sebagai perangkat pengukur kecepatan aliran udara dalam pipa. ABSTRACTThe newest innovation instruments applying ultrasonic wave have been found in this technology era. Ultrasonic wave is the sound of wave is the sound wave having frequency above 20.000 Hz and is usually used in oceanic field (SONAR, medical (USG and industrial fields. This research measured the air velocity in pipe by using ultrasonic sensor. The ultrasonic wave used was the one which has frequency of 300 kHz. The Principle of measurement applied the method of elapsed time of ultrasonic wave (time of flight by considering the change of ultrasonic wave when passing different air flow condition: upstream and downstream. Besides, the anemometer was used as the accuracy comparator. The

  16. Musik sebagai Wujud Eksistensi dalam Gelaran World Cup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael HB Raditya

    2014-11-01

    Full Text Available We Are One atau “Ole Ola” merupakan lagu resmi dari gelaran World Cup. Setiap World Cupmempunyai lagu resminya ditiap gelarannya. Dalam keberlangsungannya, setiap lagu world cupmembutuhkan pertimbangan dalam pembentukannya. Aspek-aspek seperti budaya, sosial, politikdan lainya menjadi alasan penting dalam pembentukannya. Pembentukan Ole Ola didasarkan padaproses hibriditas budaya lokal dan global. Perpaduan samba dan hip hop menjadi variant dalampembentukannya. Perpaduan tersebut membentuk identitas untuk lagu itu sendiri, dan untuk gelaranworld cup. Eksistensi dari lagu sehingga makin terasa karena perpaduan yang membentuk identitas.Terlebih lagu tersebut tercipta tidak hanya karena gelaran, tetapi mempunyai fungsi dan guna untukmasyarakat. Musik sebagai media dalam mengkonstruksi pesan atas kepentingan. Musik membentukidentitas, dan mempunyai eksistensi dalam keberlangsungannya. Musik tidak lagi hanya berfungsisebagai musik saja, tetapi musik mempunyai peran dalam pembentukan identitas dan menjamineksistensi. Music as a form of Existance in the World Cup Performance. We are one or Ole Ola is the officialsong of the world cup performance. Every world cup has its official song in each event. In its development ofexistance, every song in world cup needs requires of consideration for creating process. Aspects such as cultural,social, politics and others become the important reason for creation. The creating proses of Ole Ola song isbased on the local and global cultural hybridity. The combination of samba and hip hop is a primary varianton creating process. The combination creates an identity for the song itself, and for world cup identity. Theexistance of Ole Ola is stronger because the combination may create the new identity. Moreover, the songcreated is not only for the event, but also has a function and purpose to society. Music is as a medium inconstructing the messages of interest. Music creates an identity, and has an existance in its

  17. Profil Antisipasi Siswa SMA Dalam Memecahkan Masalah Integral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erfan Yudianto

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya siswa dalam menyelesaikan masalah integral khusunya luas daerah. Banyak siswa hanya menyelesaikan masalah integral hanya berdasarkan rumus yang sudah disediakan. Siswa jarang mengaitkan konsep-konsep yang saling terkait, dalam hal ini konsep integral subpokokbahasan luas daerah.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Profil antisipasi siswa SMA dalam memecahkan masalah integral. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membantu siswa mengaitkan konsep-konsep yang belum terkait.  Penelitian ini menggunakan metode tes dan wawancara. Tes berupa  tes kemampuan matematika yang diberikan kepada siswa, sehingga diperoleh siswa berkemampuan tinggi dan wawancara diberikan kepada siswa yang bersangkutan untuk menggali dan melihat jaringan konsep yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan masalah integral. Subjek dalam penelitian ini termasuk dalam antisipasi terinternasilsasi dikarenakan siswa secara spontan menerapkan rumus integral tanpa menganalisis soal yang diberikan.This research is motivated by the difficulty of students in solving integral problems especially the area. Many students just completed the integral problems just based on a formula that has been provided. Students rarely associate the concepts are interrelated, in this case the integral concept of the area. The purpose of this study was to describe the profile anticipation of high school students in problem solving integrals. The results could be used by teachers to help students link the concepts are not related. This study uses tests and interviews. The tests such as math skills test given to students, in order to obtain a high ability students and interviews given to the student to explore and see the network concept of the students in problem solving integrals. Subjects in this study are included in anticipation terinternasilsasi because students spontaneously apply the integral formula without analyzing the questions

  18. SCAFFOLDING DALAM MICROTEACHING KIMIA BERBASIS PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN SIKLUS BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullatif Nusu

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract: Scaffolding in Chemistry Microteaching Utilizing  Direct Instruction and Learning Cycle. This study concerns developing students’ competence in conducting microteaching in chemistry, especially in preparing lesson plans using direct instruction and learning cycle and in implementing the lesson plans in peer teaching. The microteaching skills of 26 students are enhanced using scaffolding, implemented gradually and integratedly. The scaffolding comprises three stages: orientation of the task, revising the lesson plan, and carrying out peer teaching. Scaffolding is found to enable the students to develop lesson plans and to realize the lesson plans in peer teaching, as can be seen from their scores on the two aspects. In addi­tion, the students respond positively to the use of scaffolding in microteaching. Keywords: scaffolding, lesson plan writing, peer teaching, chemistry microteaching Abstrak: Scaffolding dalam Microteaching Kimia Berbasis Pembelajaran Langsung dan Siklus Be­lajar. Penelitian tentang kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan microteaching kimia, khususnya dalam menulis rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis pembelajaran langsung dan siklus belajar serta menerapkannya dalam peer teaching, telah dilakukan terhadap 26 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Haluoleo di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kemampuan melaksanakan microteaching mahasiswa ditingkatkan dengan menggunakan scaffolding yang dilakukan secara bertahap dan terpadu. Scaffolding tersebut terdiri dari tiga tahap yaitu orientasi tugas dan memodelkan cara menggunakan sum­ber scaffolding, revisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP melalui artikulasi dan refleksi untuk menghasilkan RPP kelompok, dan melaksanakan peer teaching. Keberhasilan scaffolding dalam micro­teaching kimia ditunjukkan dengan tercapainya skor penulisan RPP dan skor pelaksanaan peer teaching yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

  19. PENERAPAN TEORI HANS KELSEN DALAM TERTIB HUKUM INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhtadi Muhtadi

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaturan susunan dan tertib hukum Indonesia dalam hirarki norma berdasarkan Stufenbautheorie Hans Kelsen. Metode penelitian yang digunakan adalah doctrinal research dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan hukum susunan norma hukum Indonesia berdasarkan teori Hans Kelsen adalah berjenjang dan berlapis-lapis, dari norma hukum lapisan terendah yang operatif-konkret-individual berjenjang dan bersumber pada norma hukum general-abstract berpuncak dalam pandangan dan cita hukum yang menjadi staatsnorm atau staatsfundamentalnorm, yaitu berpuncak pada Pancasila sebagai cita hukum.

  20. PERSAMAAN DROP SIZE DI DALAM KOLOM BERPENGADUK CAKRAM (RDC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martunus Martunus

    2011-07-01

    Full Text Available Perpindahan massa dari satu fase cair ke fase cair lainnya di dalam kolom ekstraksi cair-cair ditentukan dengan luas perpindahan antara kedua fase. Luas perpindahan ini dapat dinyatakan dengan drop size yang merupakan faktor yang sangat penting dalam perancangan kolom ekstraksi cair-cair berpengaduk (Rotating Disc Contactor, RDC. Tiga model yang berhubungan dengan drop size dikembangkan untuk variabel operasi kolom yang didasarkan pada kecepatan putaran yaitu yaitu model untuk ekstraksi tanpa pengadukan atau pengadukan dengan putaran sangat rendah, model dengan kecepatan pengadukan medium, dan model pengadukan dengan putaran tinggi. Artikel ini berisi pembahasan persamaan drop size yang sudah dipublikasikan menyangkut ketiga kondisi operasi tersebut.

  1. ELECTRONIC COMMERCE: TANTANGAN KOMPETENSI AKUNTAN DALAM MENGHADAPI ISU INTERNAL KONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyarini Santosa

    2002-01-01

    Full Text Available The emerging of the internet and world wide web as enabler of electronic commerce has resulted in some complexities for accountants in conducting their engagement. In electronic commerce, which trading activities have been facilitated with computer network such as intranet, extranet or internet, internal control structure has become more complicated than those without network. Confidentiality, integrity, authenticity and non-repudiation are some of the major complex issues in the application of electronic commerce these days.Those complexities, which do not occur in non computer-based trading, are based on the fact that electronic commerce not only involves accounting disiplines but also technical comprehension from other diciplines. Accountants find difficulties in facing the internal control issues in computer-based information system environment, especially in a situation that business has already been implementing computer network in conducting its primary and support activities. This article will discuss material related to the current issues of internal control structure, the implication of electronic commerce on internal control structure and opportunities for accountants. Abstract in Bahasa Indonesia : Kemunculan internet dan world wide web sebagai dasar berkembangnya perdagangan elektronik atau electronic commerce telah menimbulkan permasalahan yang cukup pelik bagi seorang akuntan dalam menjalankan penugasannya. Dalam lingkungan perdagangan yang sudah memanfaatkan jaringan komputer, baik dalam kapasitasnya sebagai intranet, extranet, maupun internet, sistem pengendalian internal menjadi semakin rumit. Beberapa isu seperti keamanan dan keaslian transaksi yang dulunya nampak sederhana dalam lingkungan yang tidak berbasis komputer, sekarang menjadi sangat kompleks. Dalam electronic commerce, isu-isu tersebut dikenal dengan istilah confidentiality, integrity, authenticity, non-repudiation dan sebagainya. Kekompleksan ini dikarenakan hal

  2. Fungsi Representasi dalam Mengakses Penguasaan Konsep Fisika Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murtono Murtono

    2014-10-01

    Full Text Available Fisika merupakan ilmu fenomena alam yang disajikan dalam bentuk gambaar, persamaan matematis, mempunyai hubungan antar variabel fisis. Untuk mengakses perlu karakteristik yang sesuai dengan ilmu fisika tersebut. Salah satu cara mengakses yang sesuai adalah dengan bentuk representasi. Repersentasi mempunyai fungsi sebagai pelengkap, membatasi interpretasi, dan membangun pemahaman. Telah dilakukan pengukuran terhadap penguasaan konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dengan soal multi representasi. Hasil menunjukkan bahwa jawaban yang benar bervariasi sesuai dengan konsep yang diukur dan mode representasi yang digunakan. Multirepresentasi dapat menjadi pelengkap representasi yang lain, membatasi interpretasi representasi yang lain, dan membangun pemahaman mahasiswa dalam menyelesaian permasalahan fisika, sesuai dengan fungsi representasi.

  3. Manajemen Partisipatif Warga Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Religius Peserta Didik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rubiati Rubiati

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: The religious culture is a form of religious teaching values that appear in the way a person behaves. In the context of educational institutions, religious culture appear in the organizational culture, followed by all the people in the school. So that the religious culture need to be developed through effective participative (participatory management. Participative management is intended to empower the school community to the fullest involvement in the management of religious culture development programs. This study aimed to describe, analyze and explain the application of school community participative management in the development of religious culture of students in SMAN I Kwadungan. This study produced three findings: first, the development program of religious culture of learners are formulated based on the vision and mission of the school, which is further manifested in the six activities, namely: Islamic clothing (uniforms, giving smile, a greeting, obligatory prayer in congregation, Friday prayer, reading Al-Qur'an and infaq. Second, the application of participative management school community in the development of religious culture was done by involving people in schools ranging from decision-making, implementation, benefit to the evaluation. Thirdly, By applying participative management, school community gives a good response in the form of positive attitudes and actions, and fully contribute to supporting the development of religious culture. Abstrak: Budaya religius merupakan wujud nilai-nilai ajaran agama yang tampak dalam cara berperilaku seseorang. Dalam konteks kelembagaan pendidikan, budaya religius tampak dalam budaya organisasi yang diikuti oleh seluruh warga di sekolah. Agar budaya religius benar-benar menjadi cara berperilaku baik individu maupun organisasi, perlu dikembangkan melalui manajemen partisipatif yang efektif. Manajemen partisipatif dimaksudkan untuk memberdayakan keterlibatan warga sekolah secara

  4. Pendidikan sebagai Perekrut dalam Komunitas Terbayang: Analisa Wacana dalam Film Denias Senandung di Atas Awan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katarina Rima Melati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memahami wacana politik dan negara yang dibentukoleh sebuah film. Film Denias, Senandung Di Atas Awan (DSAW dipilih sebagaistudi kasus karena film ini pernah menjadi film terbaik Indonesia dan mewakiliIndonesia dalam seleksi piala Oscar 2008. Berdasarkan hasil penelitian dapatdipahami bahwa menjadi sebuah negara adalah membayangkan sebuah komunitasyang dibangun dengan unit politik yang sama dan melalui sentimen sebagai ‘sesamawarga negara’. Proses ini bukannya selalu berjalan mulus, malahan salah saturesikonya adalah tercabutnya nilai-nilai otentisitas kedaerahan yang telah mengakardalam sebuah komunitas untuk kemudian distandarisasi agar kokoh sebagaibangunan bernama negara. Imaginasi proyek negara ini diusung terus menerusmelalui wacana pembentukan nasionalisme kebangsaan salah satunya adalahmelalui sistem pendidikan yang dilembagakan dalam bentuk sekolah. Film DSAWmemberi gambaran bagaimana pendidikan terutama di lingkungan sekolah menjadiagenda politik dalam memasukkan ideologi kebangsaan termasuk dengan atributatributkenegaraan seperti militer melalui anggota Kopassus; budaya melalui bahasaIndonesia; pembentukan oposisi biner antara Jawa yang telah maju dibandingkandengan Papua yang tertinggal; termasuk Freeport sebagai representasi dari kapital.Film DSAW menjadi contoh bagi pembentukan bayangan komunitas sebagaikesatuan yang direkrut melalui ideologi-ideologi bahkan doktrin-doktrin yang adadalam sistem pendidikan.   The Education as a Means of Recruiting in the Imagined Community: TheDiscourse Analysis in Denias Movie, Senandung di Atas Awan. This study aimsto understand the political and state discourse formed by a movie. Denias movie ischosen as a case study because it has ever been the best Indonesian movie and representedIndonesia in the selection of 2008 Oscar Award. Based on the research result, it can beunderstood that being a nation is such a way of imagining a community built with asimilar

  5. Etika Kepedulian : Welas Asih Dalam Tindakan Moral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yeremias Jena

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract : Compassion in ethical discourse is used to describe the attitudes and actions of moral agent in helping the vulnerables and the suffering. Discourse around compassion generally focused on whether compassion is an attitude of sympathy or empathy, or it is the attitude of compassion derived from an altruistic attitude which is inherent in intelligent being. This paper argues that compassion is realized only in the context of ethics of care. For that reason, the paper will first distinguish simpaty from empathy and contextualize them within the realm of altruism. At the same time this approach plays the role of criticizing emotive ethics of David Hume and Kantian ethics which is attacked by Kantian ethics as heteronomous.Keywords : sympathy, empathy, altruism, epiphanic experience, caring encounters, care ethicsAbstrak : Sikap welas asih (compassion dalam diskursus etika digunakan untuk mendeskripsikan sikap dan tindakan moral menolong sesama yang rentan dan menderita. Diskursus seputar sikap welas asih umumnya difokuskan pada apakah sikap tersebut adalah bagian dari sikap simpati atau empati? Atau, apakah sikap welas asih adalah wujud dari sikap altruistik yang umumnya dimiliki makhluk hidup berperasaan dan berinteligensi? Tulisan ini pertama-tama akan menunjukkan bahwa sikap welas asih lebih dekat dengan konsep dan sikap simpati. Untuk memahami hal ini, pembedaannya dengan empati akan dikemukakan. Di atas semuanya itu, sikap welas asih (simpati dan empati dibedakan juga dari sikap altruistik manusia. Melalui tulisan ini akan ditunjukkan pula bahwa hanya melalui etika kepedulian (ethics of care kita dapat memahami welas asih sebagai sikap dan tindakan moral. Ini sekaligus menjadi kritik tajam terhadap etika Humean yang terlalu memuja perasaan moral dan etika Kantian yang menghojat emosi atau perasaan moral sebagai etika manusia heteronom.Kata kunci : Simpati, Empati, Altruisme, Pengalaman epifani, Perjumpaan penuh belas kasih, Etika

  6. Perencanaan Penguatan Kelembagaan Pemerintah Daerah Dalam E-Procurement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mu’arofah

    2014-04-01

    Full Text Available Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE merupakan unit kerja yang berperan dalam penyelenggaraan pelayanan Pengadaan barang/jasa Pemerintah secara elektronik atau yang disebut e-Procurement. Penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, analisa data dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (2009, bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa 1. Kondisi kelembagaan LPSE Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung e-Procurement saat ini; 2. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat perencanaan penguatan kelembagaan LPSE dalam mendukung e-Procurement di Kabupaten Malang; dan 3. Memberikan rekomendasi perencanaan penguatan kelembagaan LPSE dalam mendukung e-Procurement yang sesuai di Kabupaten Malang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan Penguatan kelembagaan LPSE sangat penting untuk dilakukan, kelembagaan pelayanan e-Procurement yang ideal menjadi unit kerja tersendiri untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja pelayanan, adapun kebijakan yang direkomendasikan adalah penguatan regulasi, pemanfaatan SDM yang tepat, penganggaran yang jelas, dan perencanaan menjadi unit kerja khusus pelayanan e-Procurement dengan Struktur Birokrasi Profesional, yang dapat dilakukan secara bertahap. Perencanaan penguatan kelembagaan LPSE sebaiknya dilakukan melalui kajian maupun studi kelembagaan terlebih dahulu atau bisa dikatakan menggunakan pendekatan teknokratik, dengan melibatkan tim kelembagaan dan dapat melibatkan tenaga ahli. Kata kunci: Perencanaan, Penguatan kelembagaan, akuntabilitas, pelayanan, e-Procurement

  7. Kebijakan Luar Negeri China dalam Penanganan Women Trafficking

    OpenAIRE

    MUSTARI, DEVI IVON

    2013-01-01

    2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat, pendorong, dan efektivitas kebijakan luar negeri China dalam penanganan women trafficking. Penelitian ini terfokus pada kerjasama yang dilakukan China dengan negara anggota Greater Mekong Sub-Region (GMS) khususnya Vietnam, serta organisasi internasional yaitu International Labour Organization (ILO). Penelitian ini dibatasi selama lima tahun, yaitu tahun 2008 hingga 2012. Tipe penelitian yang penulis gunakan untuk mencap...

  8. SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING (SFBC): ALTERNATIF PENDEKATAN DALAM KONSELING KELUARGA

    OpenAIRE

    Sumarwiyah -; Edris Zamroni; Richma Hidayati

    2015-01-01

    Solution Focused Brief Counseling meruppakan pendekatan konseling yang didasari oleh suatu pandangan bahwa sejatinya kebenaran dan realitas bukanlah suatu yang bersifat absolute namun realitas dan kebenaran itu dapat dikonstruksikan. Dalam konteks konseling keluarga dominasi salah satu anggota dana tau kepala keluarga sering menjadi pemicu masalah sehingga perlu didudukkan pada satu konteks penyelesaian masalah berbasis pada realitas yang ada. Konsleing keluarga dengan pendekatan ini memungki...

  9. MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DALAM SPEKTRUM BLUE OCEAN STRATEGY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardia Mardia

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract: The Islamic higher educations are undergoing important changes involving the development of missions and reorganization of management, with implications for their quality education in the midst of complexity. The main study of this article highlights the importance of governance quality in Islamic higher education in the face of complexity from the perspective of Blue Ocean Strategy. It can be concluded that to win in the future, Islamic higher educations must stop competing each other. The only way to beat the competition is to stop trying to beat the competition. Blue Ocean Strategy to be one of the alternatives in the management of educational institutions to create distinctive adavantage and competitiveness based graduates. Abstrak:  Pendidikan tinggi Islam mengalami perubahan signifikan pada pengembangan misi dan reorganisasi manajemen yang mempengaruhi kualitas pendidikan di era kompleksitas. Kompleksitas tersebut tidak dapat diprediksi dan mempengaruhi munculnya gejala disorientasi nilai, disharmoni sosial, dan peran disfungsional. Pokok kajian tulisan ini menyorot pentingnya tatakelola pendidikan tinggi Islam bermutu dalam perspektif Blue Ocean Strategy dalam menghadapi kompleksitas. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif teoritis dan praktis. Temuan penelitian adalah untuk berdaya saing di masa depan, pendidikan tinggi Islam harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara untuk mengalahkan kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi. Blue Ocean Strategy menjadi salah satu alternatif dalam pengelolaan lembaga pendidikan dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan unggul.

  10. UPAYA MENCAPAI LOYALITAS KONSUMEN DALAM PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Ferrinadewi

    2004-01-01

    Full Text Available Service is a very unique area because its differences. In this area human elements is extremly important because its role in achieving company' main goal which is to gain more loyal consumer since loyal consumer will lead to greater competitive advantange. This research aim to describe and find out the effect of human elements on customer loyalty through customer satisfaction and trust. We use path analysis to test the research model and the result suggest that employee reliability is the most important variable among human elements in gaining customer loyalty through customer satisfaction and trust. It also suggest the important role of customer' trust to customer satisfaction. In order to gain loyal consumer from human resources management perspective, service organization needs to develop its intellectual capital. Abstract in Bahasa Indonesia : Jasa adalah bidang yang sangat unik karena perbedaannya bila di bandingkan bidang usaha lain. Dalam bidang jasa, elemen manusia sangat penting karena perannya dalam upaya mencapai kesetiaan konsumen yang akan mengarah kepada keunggulan kompetitif perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan dan menemukan pengaruh elemen manusia terhadap kesetiaan konsumen melalui kepuasan konsumen dan kepercayaan. Analisa yang digunakan untuk menguji hipotesa adalah Path Analysis. Ditemukan dalam studi ini bahwa kehandalan karyawan merupakan variabel yang paling penting dalam upaya memperoleh konsumen yang setia melalui kepuasan dan kepercayaan. Ditemukan juga peran kepercayaan konsumen terhadap kepuasan konsumen. Menurut perspektif manajemen sumber daya manusia untuk memperoleh konsumen yang loyal perusahaan perlu mengembangkan modal intelektualnya. Kata kunci: Jasa, Loyalitas Konsumen, Sumber Daya Manusia.

  11. HIDÂYAH DALAM AL-QUR’ÂN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bustami Saladin

    2013-07-01

    Full Text Available Kata Hidâyah adalah dari bahasa Arab atau bahasa Al-Qur‟ân yang telah menjadi bahasa Indonesia. Akar katanya: hadâ, yahdî, hadyan, hudan, hidyatan, hidâyatan. Khusus yang terakhir, kata hidâyatan kalau wakaf (berhenti di baca: Hidâyah, nyaris seperti ucapan bahasa Indonesia. Hidâyah secara bahasa berarti petunjuk. Lawan katanya adalah: “Dholalah” yang berarti “kesesatan” Secara istilah (terminologi, Hidâyah ialah penjelasan dan petunjuk jalan yang akan menyampaikan kepada tujuan sehingga meraih kemenangan di sisi Allah. Hidâyah/Hudan Dalam Al-Qur‟ân tercantum sekitar 171 ayat dan terdapat pula dalam 52 Hadits. Sedangkan pengertian Hidâyah / Hudan dalam Al-Qur‟ân dan Hadits terdapat sekitar 27 makna. Di antaranya bermakna: penjelasan, agama Islam, Iman (keyakinan, seruan, pengetahuan, perintah, lurus/cerdas, rasul /kitab, Al-Qur‟an, Taurat, taufiq/ketepatan, menegakkan argumentasi, Tauhid/ mengesakan Allah, Sunnah/Jalan, perbaikan, ilham/insting, kemampuan menilai, pengajaran, karunia, mendorong, mati dalam Islam, pahala, mengingatkan, benar dan kokoh/konsisten.

  12. Evaluasi Skala Numerik Dan Metode Prioritisasi Dalam AHP

    OpenAIRE

    2009-01-01

    Dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), pada awalnya pengambil keputusan mula-mula memberikan perbandingan berpasangan linguistik, kemudian memperoleh perbandingan berpasangan numerik dengan memilih skala numerik tertentu untuk menentukan kuantitasnya, dan terakhir mengembangkan vektor prioritas dari perbandingan berpasangan numerik. Pada pokoknya, keabsahan alat pengambilan-keputusan ini didasarkan pada pilihan skala numerik dan rancangan metode prioritisasi. Dengan memasukkan serangkaian ko...

  13. Pelanggaran Prinsip Kooperatif dalam Wacana Humor di Internet

    OpenAIRE

    Sihombing, Marintan

    2010-01-01

    Penelitian ini menganalisis pelanggaran prinsip kooperatif dalam wacana humor di internet. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana proses terjadinya pelanggaran prinsip kooperatif dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran prinsip kooperatif wacana humor di internet. Teori yang digunakan adalah implikatur percakapan, pertuturan atau tindak bahasa, konteks situasi. Pengumpulan data digunakan dengan metode simak, yaitu penyimakan terhadap penggunaan b...

  14. UPAYA GURU SEJARAH DALAM MENYIASATI TUNTUTAN PEMANFAATAN ICT DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutiyah Sutiyah

    2013-01-01

    Full Text Available This study aims to analyze the use of ICT, the obstacles and the efforts made by teachers in the learning of history. It took place at Senior High School in Surakarta using interviews, observation and document review methods. The results show that there are teachers who are really active but there are also some others who are very rare in using ICT. Generally ICT especially the Internet is used by the teachers to supplement the materials that do not exist in textbooks and to search for images as a learning medium, especially those that can not be made by them. For students, the source of the Internet is to fulfill the tasks given by the teacher. The obstacles encountered by the history teachers in dealing with the progress of ICT in the learning of history come from the teachers, students, schools, and students’ parents. The efforts conducted by the history teachers to address those obstacles are by giving assignments, asking for help from others and completing the software.Keywords: history teacher, ICT, learning of history  Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan ICT, kendala-kendala dan upaya yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran sejarah. Penelitian mengambil lokasi di SMA Kota Surakarta dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada guru yang begitu aktif tetapi masih ada pula yang sangat jarang menggunakan ICT. Secara umum ICT terutama internet digunakan oleh guru untuk melengkapi materi yang belum ada di buku teks dan untuk mencari gambar sebagai media pembelajaran, khususnya gambar yang tidak bisa dibuat sendiri. Bagi siswa, sumber dari internet adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan guru. Kendala yang ditemui guru sejarah dalam menyiasati kemajuan ICT pada pembelajaran sejarah berasal dari guru, siswa, sekolah, dan orang tua siswa. Upaya yang dilakukan guru sejarah untuk mengatasi kendala-kendala itu adalah dengan penugasan, meminta bantuan orang

  15. EKSISTENSI HARTA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN ANALISIS TEORITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rizal

    2015-03-01

    Full Text Available THE EXISTENCE OF PROPERTY IN ISLAM (A Study of  Theoretical Analysis. Humans have a natural tendency trying to take control and own property as much as possible. In a hadith of the Prophet, explained that the man was not satisfied with his wealth despite a valley-shaped gold so that he died. In fact, al-Quran and al- Sunnah forcefully argued that the property should not move from one person to another, but in a way that justified by syarak namely through trades or transactions based on consensual. The use of property in Islam should always be in the service of God and utilized in order taqarrub (closer to Allah. Utilization of personal property must not only for the owner’s personal possessions, but also used for social functions in order to help fellow human beings. Islam has given special attention to the property in terms of both how to obtain and use that property owned it has a value of worship with Allah in order to achieve a happier life in the hereafter. A Muslim is commanded to make a living and generate wealth by striving mightily. Islam has given special attention to the property in terms of  both ways. How actually the concept of  property in Islam, then the following study will explain it. keywords: Hidden Existence, Ownership, Happiness. Manusia memiliki fitrah berupaya untuk menguasai dan memiliki harta sebanyak mungkin. Dalam sebuah hadith Rasulullah saw., dijelaskan bahwa manusia itu tidak akan puas dengan hartanya walaupun berbentuk satu lembah emas sehingga dia mati. Malahan al-Quran dan al-Sunnah dengan tegas menjelaskan bahwa harta tidak boleh berpindah milik dari seorang kepada orang yang lain melainkan dengan cara yang dibenarkan oleh syarak yaitu melalu perdagangan atau transaksi yang didasari atas suka sama suka. Penggunaan harta dalam ajaran Islam harus senantiasa dalam pengabdian kepada Allah dan dimanfaatkan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri kepada Allah. Pemanfaatan harta pribadi tidak boleh hanya untuk

  16. Pragmatisme dalam Filsafat Kontemporer: Analisa atas pemikiran Charles S. Peirce

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustaqim Mustaqim

    2012-09-01

    Full Text Available Filsafat menurut bahasa berasal dari Griek (Yunani berasal dari kata Pilos (cinta, Sophos (kebijaksanaan, “Mahabatul Hikmah” pecinta ilmu pengetahuan. Filsafat menurut term: ingin tahu dengan mendalam (cinta pada kebijaksanaan. Phytagoras mengatakan bahwa pengetahuan dalam artinya yang lengkap tidak sesuai untuk manusia . tiap-tiap orang yang mengalami kesukaran-kesukaran dalam memperolehnya dan meskipun menghabiskan seluruh umurnya, namun ia tidak akan mencapai tepinya. Jadi pengetahuan adalah perkara yang kita cari dan kita ambil sebagian darinya tanpa mencakup keseluruhannya. Oleh karena itu, maka kita bukan ahli pengetahuan, melainkan pencari dan pencinta pengetahuan. Secara istilah, Penulis mengutip pendapat Muhtar yahya bahwa berfikir filsafat ialah “pemikiran yang sedalam-dalamnya yang bebas dan teliti bertujuan hanya mencari hakikat kebenaran tentang alam semesta, alam manusia dan dibalik alam”. Pragmatisme dalam Filsafat Kontemporer: Dalam bidang filsafat ilmu, pemikiran Charles Sanders Peirce merupakan suatu hal yang mendasar bagi siapa saja yang berminat mengkaji Islam, karena akar pemikiran studi agama terdapat dalam struktur pemikiran Peirce. Dikenal sebagai perintis dan tokoh utama aliran filsafat pragmatisme.  Pierce juga termasuk salah satu pioner dalam logika matematika abad ke-19.  Secara profesional, ia adalah seorang ilmuwan praktisi ahli geodesi, astronomi, dan kimia. Epistemologi Peirce berlatar belakang prgamatis dan ahli logika, epistemologinya banyak disampaikan melalui logikanya, oleh karenanya epitemologi Peirce digolongkan sebagai epistemologi kontemporer. Peirce dengan filsafat pragmatisme (filsafat bertindak, memandang bahwa; suatu hipotesa dianggap benar apabila mendatangkan manfaat. Pragmatisme dikatagorikan dalam teori kebenaran. Peirce membagi kebenaran menjadi dua, yakni kebenaran transendental dan kebenaran kompleks. Kebenaran kompleks terdiri dari kebenaran etis (psikologis yaitu keselarasan

  17. Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Peran Banyak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nur Rachmah

    2015-04-01

    Full Text Available This study aimed at identifying and understanding more deeply the self-regulated learning of students with high GPA, who had multiple roles (as housewife and worker also. The approach employed in this study was qualitative-phenomenological approach. The subjects of the study were selected by purposive sampling technique and the data were collected using techniques of observations and in-depth interviews. The results indicated that the four subjects conducted self-regulation in learning through regulating the cognition, motivation, behavior and emotion. Moreover, the subjects performed context regulation in order to achieve certain learning objectives. Self-regulated learning performed by the subjects was influenced by specific precipitating situations and the characteristics of each related individual. It was also strengthened by social support given to them. Keywords: self-regulated learning, student, many roles Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih mendalam bagaimana regulasi diri dalam belajar (self regulated learning mahasiswa yang memiliki banyak peran (sebagai ibu rumah tangga dan bekerja dengan indeks prestasi tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah meng¬gunakan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa empat orang subjek menggunakan regulasi diri dalam belajar berupa regulasi kognitif, regulasi motivasi, regulasi perilaku dan regulasi emosi. Selain itu subjek juga melakukan regulasi konteks agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan oleh para subjek dipengaruhi oleh situasi pencetus dan karakteristik tiap individu bersangkutan. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan juga tidak terlepas dari dukungan sosial yang diberikan kepada mereka. Kata kunci: regulasi diri dalam belajar, mahasiswa, peran

  18. Tasawuf Sunda dalam Naskah Asmarandana Ngagurit Kaburu Burit (OR. 7876

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jajang A. Rohmana

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract:   The spread of Islam in the Archipelago was closely tied to the roles of Sufi ulama. The circulation of Sufi work in Nusantara proves a strong connection between this region and the Middle East. In West Java, a number of these work expose Sufi teachings in the form of Sundanese Sufi literature, such as the work by Haji Hasan Mustafa. He is considered the greatest Sundanese poet whose work features strong influences of wahdat al-wujud. This paper aims to examine Sundanese Sufism expressed in Mustafa’s work of Asmarandana Ngagurit Kaburu Burit. This study shows that this work contains Sufi’s path that explores the self and its encounters with Supreme Being and the self’s diffusion, where there is no longer existence except the One. Mustafa called his Sufi poetry imperfect suluk because it was written in late afternoon. His work reveals local Sufi accommodation to wah}dat al-wujud in Sundanese language and culture.Abstrak:   Seiringan dengan perkembangan Islam di Nusantara adalah beredarnya naskah-naskah tasawuf membuktikan adanya hubungan kuat tradisi tasawuf lokal dan Timur Tengah. Di tatar Sunda, sejumlah naskah tasawuf mengekspresikan ajarannya ke dalam bentuk sastra sufistik Sunda (dangding, guguritan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ekspresi pengalaman tasawuf Sunda dalam naskah Asmarandana Ngagurit Kaburu Burit (Cod. Or. 7876 karya Haji Hasan Mustapa (1852-1930, sufi sekaligus pujangga Sunda yang dipengaruhi ajaran wa╪dah al-wujūd. Dalam naskah itu tergerai ungkapan perjalanan sufistik (susulukan sang penulisnya. Bermula pada tahap pencarian diri saat hingga mengalami pertemuan (pasamoan, sapatemon. Puncaknya adalah pengalaman membaurnya eksistensi diri (fanā’, pakula-kula dalam kesejatian sempurna di alam jatnika. Karya Mustapa ini mencirikan kreativitas lokal dalam menyerap pengaruh tasawuf wa╪dah al-wujud yang diekspresikan dengan bahasa sastra dan alam Sunda.

  19. RESPONS SELEKSI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii DALAM LINGKUNGAN AIR PAYAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wartono Hadie

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons seleksi udang galah yang dipelihara dalam lingkungan bersalinitas hingga generasi kedua. Udang galah dipelihara dalam lingkungan air payau dengan salinitas 0‰, 10‰, dan 15‰. Penelitian dilakukan hingga generasi kedua dalam lingkungan yang sama. Metode seleksi pada generasi pertama dan kedua dilakukan dengan seleksi keluarga (family selection. Seleksi pada masing-masing generasi dilakukan pada karakter pertumbuhan dalam masing-masing lingkungan salinitas. Secara keseluruhan respons seleksi harapan untuk semua genotipe mencapai 5,58 g per generasi dan respons seleksi kenyataan untuk semua genotipe mencapai 3,07 g per generasi di atas rataan tetua. Hasil ini sangat bermakna dalam meningkatkan ukuran bobot badan udang galah sebagai keberhasilan program seleksi. Hasil ini berlaku untuk seleksi pada salinitas perlakuan hingga 15‰. This research aimed to evaluate the selection response of the giant freshwater prawn cultured in different salinity levels that were observed up to second generation. Prawns were reared in brackish water environment with salinity levels of 0%, 10%, and 15%. Research was conducted up to the second generation in the same salinity level environments. Method of selection was family selection applied to both first and second generations. Selection process of each generation was performed on the growth character of prawns in each salinity level environment. Overall, expected selection response of all genotype achieved 5.58 g per generation and real selection response for all genotype reached 3.07 g above the parent generation. The result is arguably very meaningful in the effort of increasing the body mass of tiger prawn. The findings are valid for selection using salinity level up to 15 ppm.

  20. INTEGRASI AGAMA DAN BUDAYA: Kajian Tentang Tradisi Maulod dalam Masyarakat Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abidin Nurdin

    2016-06-01

    Islam dan adat dalam masyarakat Aceh bagaikan zat dan sifat yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Agama dan budaya terintegrasi dalam pandangan hidup, sistem sosial, budaya, dan nilai-nilai Islam. Dari konteks budaya, tradisi maulud menjadi praktek keagamaan yang kental dengan integrasi nilai-nilai agama dan adat yang saling berkelit kelindang. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi dan antropologi agama dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan  studi kepustakaan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi maulod di Aceh terjadi integrasi antara agama dan budaya. Islam mewarnai budaya secara begitu kental, sebagaimana juga ditemukan dalam hampir seluruh aspek kehidupan bagi masyarakat Aceh. Hal ini dapat dilihat dalam proses uroe maulod, idang meulapeh, dzikee maulod, dakwah Islamiyah. Bahkan perayaan maulod tidak hanya sebatas satu bulan saja, namun dilaksanakan dalam tiga bulan yaitu, Rabi’ul Awwal (mulod awai, Rabi’ul Akhir (mulod teungoh dan pada bulan Jumadil Awwal (mulod akhe.

  1. PERAN KEPALA SEKOLAH DAN PUSTAKAWAN DALAM PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SD MUHAMMADIYAH SAPEN DAN SD NEGERI GIWANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Setyaningrum Bagyoastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1 peran kepala sekolah dalam memberdayakan perpustakaan sekolah dasar, dan (2 peran pustakawan dalam memberdayakan perpustakaan sekolah dasar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menjadikan perpustakaan SD Muhammadiyah Sapen dan SD Negeri Giwangan sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan mengacu pada model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perpustakaan sekolah dasar dimulai manakala terdapat dukungan kepala sekolah dan hadirnya pustakawan penuh waktu yang profesional. Kepala sekolah berperan sebagai (1 manajer sekolah, (2 pemimpin instruksional, dan (3 agen perubahan. Pustakawan berperan sebagai (1 manajer perpustakaan, (2 ahli informasi dan penggiat literasi informasi, (3 pelaku instruksional, dan (4 kolaborator. Pemberdayaan perpustakaan dapat dilakukan dengan (1 meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam pengembangan koleksi pustaka, (2 meningkatkan kolaborasi antara pustakawan dengan guru dalam pembelajaran, dan (3 pengembangan literasi informasi yang terintegrasi ke dalam pembelajaran.

  2. TRANSFORMASI KONSEP DIRI MUSLIMAH DALAM HIJABERS COMMUNITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch Fakhruroji

    2015-12-01

    اندونغ في تحويل مفهوم شخصيات المسلمات . واعتبر الحجاب الذى كان شيء يمنعهم من النظر الجاذبية شهدت تغيرات كبيرة. بإرتداء الحجاب بشكل محدد، تبقى المألوف دون الحاجة إلى ترك الوجبات. وكذالك، نفسيا، كان الحجاب تحول إلى النمو الروحي أكثر تهذيبا والخبرة الشخصية. وفي الوقت نفسه اجتماعيا، كان الحجاب تحول إيجابا على نوعية التفاعلات الاجتماعية.Abstrak: Meskipun beberapa pihak berspekulasi bahwa fenomena maraknya model jilbab atau hijab belakangan ini tidak lain merupakan fenomena komersialisasi atau komodifikasi agama, namun tulisan ini melihat fenomena ini dalam perspektif yang lain. Dengan menggunakan studi kasus, tulisan ini melihat secara positif bahwa model-model baru hijab tidak hanya telah memberikan sejumlah alternatif gaya berbusana muslimah, tetapi juga telah mengubah cara pandang masyarakat tentang jilbab yang dalam skala lebih luas telah mentransformasi konsep diri mereka sebagai muslimah modern. Sebagai salah satu komunitas yang bertujuan untuk mengangkat citra hijab secara sosial, Hijabers Community Bandung memiliki andil dalam mentransformasi konsep diri seorang muslimah. Hijab yang pada awalnya dipandang sebagai sesuatu yang menghalangi mereka untuk berpenampilan menarik telah mengalami perubahan signifikan. Dengan mengenakan hijab model tertentu, justru mereka tetap modis tanpa harus meninggalkan kewajiban. Demikian juga secara psikis, hijab telah mentransformasi mereka menjadi pribadi yang lebih santun dan mengalami peningkatan kualitas spiritual. Sementara itu secara sosial, hijab telah mentransformasi secara positif kualitas pergaulan sosial mereka.Keywords: Hijab, Konsep diri, Transformasi, Hijabers Community Bandung.

  3. Eksistensi Seni Grafis Monoprint dalam Kesenirupaan Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Aji Suseno

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah ingin memahami persoalan yang muncul dalameksistensi seni grafis monoprint seniman Yogyakarta. Pertanyaan yang diajukan(1 apakah cetak monoprint merupakan suatu bentuk penyimpangan terhadapkaidah seni grafis konvensional; (2 bagaimana pengaruh booming lukisan dalamkeberadaan praktik seni grafis monoprint. Keberadaan praktik monoprint sejalandengan perkembangan seni rupa kontemporer yang merespons kekayaan teknik danmedium baru, yang disertai dengan konsep pemikiran seniman yang lebih plural.Namun, proses kreatif pegrafis tersebut seringkali dipandang kritis dan sinis olehsebagian pihak karena karya yang dihasilkan oleh seniman tidak hanya ada satuedisi (eksklusif seperti lukisan. Dalam rentang waktu tahun 2008 sampai 2011,beberapa seniman yang bermukim di Yogyakarta mengadakan pameran tunggalseni grafis monoprint. Kota Yogyakarta memiliki sejumlah seniman muda yangmenekuni praktek cetak tersebut, antara lain: Andre Tanama, Ariswan Adhitama,Irwanto Lentho, dan T.A Sitompul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktikseni grafis monoprint ternyata mampu bersaing dengan lukisan. Pengaruh boominglukisan menjadikan seni ini bukan lagi merupakan satu pencarian jati-diri, namunsebagai satu alternatif bentuk komoditas dengan label seni rupa modern The Existence of Monoprint Art in Yogyakarta. The existence of monoprint practicegrows in line with the development of the contemporary art that responds the inventionof new techniques and media accompanied by the artists’ more pluralistic thinking.Unluckily, the creative process of the monoprint artist is often critically judged andcynically looked at by some people because the work produced by the artist is only oneedition (exclusive, just like painting. From 2008 to 2011, several artists living inYogyakarta held a solo exhibition of monoprint. Yogyakarta has a number of young artistswho devote their life to practice the art of printing, among others are Andre Tanama

  4. Estetika Bawa dalam Karawitan Gaya Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timbul Haryono

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini difokuskan pada garap vokal terutama estetika båwå untuk mencapai keselarasanbåwå atau carem.  Penelitian ini menggunakan perpektif musikologis dengan menganalisis berbagaiaspek yang berkaitan dengan estetika båwå dalam karawitan meliputi (1 teknik penyuaraan,pernafasan, dinamika, laya, dan kepekaan pathet; (2 jenis-jenis suara yang mendukung capaiankeselarasan sajian båwå; dan (3 pelarasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa caremmerupakan perpaduan dari beberapa unsur musikal membentuk  satu  kesatuan yang utuh (atut, sehinggamenimbulkan keselarasan (runtut. Dengan demikian untuk mencapai båwå pada tataran carem harus memiliki unsur-unsur estetika: suara baik, larasan pleng, menguasai teknik penyuaraan, menguasai teknik pernafasan, mampu mengatur dinamika, mampu mengatur laya, memiliki kepekaan pathet,dan mampu memilih céngkok, sesuai dengan jenis suara. Pelantun båwå yang memenuhi persyaratanini dapat dipastikan telah mencapai carem.. The Aesthetics of Bawa in Karawitan Style of Surakarta. This study focuses on the vocal creation,especially on the aesthetic of båwå, to achieve the harmony of båwå, which is called carem. This study isconducted by employing the musicological perspective, by which analyzing the various aspects related to theaesthetics of båwå karawitan style of Surakarta which include the followings: (1 the techniques of voicing,breathing, dynamics, laya, and sensitivity of pathet; (2types of sounds that support the achievement of Båwå presentation; and (3 sound tunings. The results of this study show that carem is the combination ofseveral musical elements which form a whole unity (atut, so that it will create a sense of harmony (runtut.Therefore, in order to achieve carem, the singer of the båwå must at least have the aesthetics elements, suchas: 1 a good voice and accurate intonation, 2 a good command of vocal techniques, 3 a good commandof breathing techniques, 4 the ability

  5. Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Saman Karya Ayu Utami: Pendekatan Psikoanalisis Sigmund Freud

    OpenAIRE

    Saputra, Joko

    2015-01-01

    Psikologi dalam sastra mengandung kejadian-kejadian yang tampak lewat perilaku tokoh-tokohnya. Melalui perilaku tokoh-tokohnya akan tampak konflik batin yang dialami oleh masing-masing tokoh dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik batin tokoh utama berdasarkan peristiwa-peristiwa yang dialaminya dalam novel Saman Karya Ayu Utami. Untuk memperoleh hasil tersebut dipergunakan teori psikologi sastra dengan penerapan teori-teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode pe...

  6. KESIAPAN GURU SD DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF PADA KURIKULUM 2013 DI DIY

    OpenAIRE

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru Sekolah Dasar (SD) dalam menerapkan Kurikulum 2013 khususnya dalam pembelajaran tematik-integratif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian survei. Populasi penelitian adalah guru kelas I dan IV yang terdapat di wilayah DIY. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 182 guru SD yang berasal dari 49 SD negeri dan 15 SD swasta yang dijadikan pilot project berdasarkan d...

  7. HIPERREALITAS RELASI DALAM SINETRON KOMEDI “TETANGGA MASA GITU?”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eldo Eka Saputra

    2016-06-01

    melebihi kondisi yang sebenarnya. Hal seperti ini menjadikan masyarakat sebagai konsumen meyakini realitas baru tersebut sebagai ilustrasi dalam kehidupan nyata. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif terhadap sinetron komedi Tetangga Masa Gitu? dengan menggunakan metode analisis isi wacana sinetron. Relasi antara laki-laki dan perempuan dalam sinetron ini ditunjukan oleh adanya faktor kepemilikan ekonomi dalam diri perempuan sehingga pola relasi yang terjadi menunjukan adanya kondisi hiperrealitas.

  8. UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DALAM USAHA PEMBESARAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikhsan Khasani

    2008-06-01

    Full Text Available Budidaya udang galah mengalami perkembangan yang cukup pesat, khususnya pada sektor pembesaran. Namun demikian, pada kondisi di lapangan masih sering muncul berbagai kendala, disebabkan belum tersosialisasikan sistem budidaya dan kurangnya penguasaan teknologi spesifik dalam budidaya udang galah. Oleh karena itu, sosialisasi teknologi tepat guna dalam mendukung perkembangan udang galah menjadi hal yang sangat penting dalam rangka lebih dimengertinya sistem budidaya udang galah. Upaya peningkatan produktivitas dalam usaha pembesaran udang galah dapat dilakukan dengan penerapan intensivikasi pemeliharaan dan pengembangan sentra budidaya.

  9. PENINGKATAN APRESIASI PUISI DALAM PEMBELAJARAN PUISI DENGAN MEDIA MUSIK DI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Astuti Indriati

    2014-10-01

    Full Text Available Masalah penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam proses pembelajaran puisi dan peningkatan hasil apresiasi puisi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil apresiasi puisi dalam pembelajaran puisi dengan media musik. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan pada proses dan hasil. Peningkatan proses ditandai dengan (1 keaktifan siswa dalam pembelajaran lebih banyak, (2 kerja sama siswa dalam mengerjakan tugas-tugas kelompok meningkat. (3 motivasi dan perhatian siswa meningkat. Peningkatan hasil pembelajaran apresiasi puisi dapat dilihat dari rata-rata nilai apresiasi pratindakan. Kata kunci: peningkatan, apresiasi, media musik

  10. ANALISIS KEBIJAKAN LINKAGE PROGRAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UKM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hamidah

    2016-03-01

    Linkage program adalah program yang menghubungkan bank dengan pelaku usaha mikro kecil melalui lembaga keuangan mikro. Kelemahan dalam Linkage program adalah pada aspek peraturan yang tersebar dalam berbagai aturan, dan khusus bagi lembaga keuangan syariah terdapat pula kendala berkaitan dengan kesesuaian dengan ketentuan syariah. Dari penelitian dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual ini diperoleh inventarisasi serta analisis kebijakan Linkage Program bagi Lembaga Keuangan Syariah dalam hukum positif Indonesia. Kebijakan terkait Linkage program, diklasifikasi dalam 2 kelompok, yaitu kebijakan substansi dan prosedural. Aturan inilah yang menjadi rujukan bagi lembaga keuangan syariah rangka pemberdayaan usaha kecil mikro di Indonesia. Kata kunci: Linkage program, lembaga keuangan syariah, usaha mikro kecil

  11. SYURA DAN DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aat Hidayat

    2015-11-01

    Full Text Available Abstrak Artikel ini menelaah dasar-dasar normatif demokrasi dalam al-Qur’an. Selain itu, juga mencoba membandingkan antara syura dan demokrasi dalam tataran definitif. Kajian ini berangkat dari perdebatan di antara kalangan intelektual Muslim tentang hubungan Islam dan demokrasi. Perdebatan ini menghasilkan tiga pandangan, yaitu: pertama, hubungan simbiosis-mutualisme, bahwa hubungan antara Islam dan demokrasi adalah saling membutuhkan dan saling mengisi; kedua, hubungan antagonistik, bahwa Islam bertentangan dengan demokrasi yang datang dari dunia Barat; ketiga, hubungan reaktif-kritis atau resiprokal-kritis, yaitu menerima adanya hubungan antara Islam dan demokrasi, tetapi dengan memberikan catatan kritis. Dalam pandangan ini, Islam memiliki nilai-nilai etis yang melandasi demokrasi, seperti tertuang dalam prinsip al-‘adalah (keadilan, al-musawah (persamaan, dan asy-syura (musyawarah. Dalam al-Qur’an, ada beberapa ayat yang bisa dijadikan landasan normatif ketiga prinsip dasar demokrasi ini. Dengan demikian, demokrasi sama sekali tidak bertentangan dengan al-Qur’an. Justru al-Qur’an memberikan landasan moral dalam membangun sistem demokrasi.   Abstract SYURA AND DEMOCRACY IN QUR’AN PERSPECTIVES. This article examine the normative foundations of democracy in the Qur’an. In addition, it is also trying to compare between syura and democracy in the definitive level. This study departs from the debate among Muslim intellectual circles about the relationship between Islam and democracy. This debate resulted three views, namely: first, the relationship of mutualism symbiotic, that is the relationship between Islam and democracy are interdependent and complementary; second, antagonistic relationship, that Islam is incompatible with democracy coming from the Western world; Third, the relationship-critical reactive or reciprocal-critical, that is accepting the relationship between Islam and democracy, while providing a critical note. In

  12. Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Saepudin

    2016-02-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas tentang peranan laras, surupan, dan patet dalam praktik menabuh gamelansaléndro. Gamelan saléndro termasuk salah satu perangkat gamelan yang terdapat dalam karawitanSunda. Penyajian gamelan saléndro dalam karawitan Sunda memiliki keunikan tersendiri yang tidakditemukan pada musik lain yakni terdapat perbedaan laras antara gamelan yang digunakan denganlagu yang dinyanyikan oleh pesinden (vokalis. Oleh karena itu, tidak mudah untuk menyajikansebuah lagu dalam permainan gamelan saléndro karena harus memahami terlebih dahulu laras,surupan, dan patet sebagai jembatan bagi perbedaan laras ini agar terjalin nuansa musikal yangharmonis. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa laras, surupan, dan patet memilikiperanan sangat penting dalam praktik bermain gamelan saléndro, sebagai kunci utama yang harusdikuasai seorang pengrawit (lebih khusus bagi seorang perebab untuk menyajikan lagu atau gending.Selain itu, disimpulkan pula bahwa laras, surupan, dan patet sebagai satu kesatuan yang utuh, memilikiketerkaitan satu sama lainnya dalam praktik menabuh gamelan saléndro. Laras, Surupan, and Patet in Playing Salendro Gamelan.This paper discusses the role of laras(musical scale, surupan, and patet (Jawa: pathet concepts in playing salendro gamelan. Salendro gamelanis one of gamelan instruments in Sundanese gamelan music. The performance of salendro gamelan inSundanese gamelan has its own uniqueness which is not found in other musical genre or characteristics, thatthere is a different laras between the used gamelan and the song sung by vocalist. Therefore, it is not easy topresent a song in a salendro gamelan play because we should understand laras, surupan, and patet conceptsfor bridging the difference to create the harmonious musical nuance. Based on the result analysis, it may beconcluded that laras, surupan, and patet concepts play the important role in playing the salendro gamelan.They are the main keys for gamelan

  13. FEMINISME DALAM NOVEL GENI JORA KARYA ABIDAH EL KHALIEQY DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taryanti Taryanti

    2016-03-01

    Full Text Available This paper describes feminism in the novel Geni Jora by Abidah El Khalieqy and its implications toward learning of literature in schools. The data which were analyzed in this paper are the novel Geni Jora by Abidah El Khalieqy and books that are related to the object of research, such as the study of feminism. The values of feminism contained in this novel include: female characters are 1 daring to disagree, 2 having aspirations and ambitions, 3 having a desired social status, 4 daring to compete, 5 able to attempt providing insight, 6 ending the relationship with strategy, 7 rejecting the restriction of education for women, 8 rejecting the restriction of freedom for women outside the home, 9 rejecting polygamy. Those values can be applied in the learning of Indonesian language and literature at the 11th grade of high school in the aspect of reading with the Standards of Competence of understanding various tales, Indonesian novels/translated novels and Basic Competence of analyzing the intrinsic and extrinsic elements of Indonesian or translated novels with learning indicators that students are able to find the intrinsic elements (plot, theme, characterization, perspective, background and mandate and extrinsic elements (cultural values, social values, and the value of education in Indonesian/translated novels. ai lebih dari satu bahasa. Tentunya mereka saat berpidato besar kemungkinan mencampuradukan bahasa yang mereka kuasai. Padahal, seharusnya siswa wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika sedang berpidato. Dengan demikian pengenalan campur kode dalam berpidato ini sangat diperlukan dalam materi berpidato maupun dalam pembelajaran bahasa Indonesia.   ducted using a quantitative approach. This research uses the descriptive method. The population in this research is the whole Islamic Banking Majors semester IV amounted to 125. This research sample taken using proportional random sampling. Based on the model of random

  14. Perbedaan Kandungan Asam Salisilat Dalam Sayuran Sebelum Dan Sesudah Dimasak Yang Dijual Di Pasar Swalayan Di Kota Medan Tahun 2008

    OpenAIRE

    Ester Simatupang

    2009-01-01

    Sayuran merupakan tumbuhan yang dapat dimakan sebagai pelengkap makanan karena mengandung vitamin dan mineral. Dalam budidaya sayuran tidak terlepas dari masalah hama dan penyakit tanaman. Dalam mengatasi masalah tersebut penggunaan bahan kimia untuk mempertahankan produksi sayuran sudah tak asing lagi seperti penggunaan asam salisilat. Asam salisilat sukar larut dalam air dan larut dalam air mendidih dimana titik didih asam salisilat adalah 2800C. Asam salisilat pada sayuran dosisnya memang ...

  15. Sikap Mendua Amerika Serikat Terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 242 Tahun 1967 Dalam Penyelesaian Konflik Palestina-Israel

    OpenAIRE

    2008-01-01

    Skripsi ini berjudul “Sikap Mendua Amerika Serikat terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 242/1967 dalam Penyelesaian Konflik Palestina-Israel”. Dalam skripsi ini, Penulis membahas tentang beberapa permasalahan yang terjadi. Adapun masalah-masalah yang diangkat dalam skripsi ini adalah : (1) Peran dari resolusi-resolusi yang telah dibuat dan dikeluarkan sebagai jalan tengah dari penyelesaian konflik; (2) Sikap mendua yang ditunjukkan oleh Negeri Paman Sam dalam penyelesaian Konflik Timur Te...

  16. PENGARUH PENGUKUSAN TERHADAP KANDUNGAN ASAM SIANIDA DALAM BEBERAPA BAHAN MAKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengamatan pengaruh pengukusan terhadap kandungan asam sianida dari enam jenis bahan makanan yaitu keluwak, picung, terung ungu kecil, rebung, umbi singkong dan daun singkong. Analisis asam sianida digunakan metoda Volhard berdasarkan prinsip argentometri. Kandungan air dianalisis dengan metoda pengeringan dalam oven 105 derajat celcius. Sebelum pengukusan kandungan asam sianida tertinggi terdapat pada daun singkong yaitu 149,4 ppm, kemudiian keluwak sebesar 135,7 ppm. Umbi singkong dan rebung memiliki kadar asam sianida yang sama, yaitu 119,8 dan 119,9 ppm. Kandungan sianida terendah sebelum pengukusan dijumpai pada terung ungu, yaitu 27,4 ppm. Setelah pengukusan penurunan asam sianida tertinggi terdapat dalam bahan makanan yang mengandung sianida terendah yaitu terung ungu. Penurunan terendah terjadi pada keluwak yang mengandung sianida cukup tinggi. Kandungan air setelah pengukusan meningkat, peningkatan tertinggi pada terung ungu, dan terendah pada rebung.

  17. Dinamika Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Peradilan Tata Usaha Negara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willy Riawan Tjandra

    2012-02-01

    Full Text Available The shifting paradigm of formal approach for state based on law to substantive approach for state based on law actually gives space to synchronize justice and legal certainty aspect in the administrative judiciary. Good governance principles as a guidance to evaluate administrative decree should be used to make justice aspect prominent in administrative court’s decision which based on Pancasila.  Pergeseran paradigma negara hukum formil menjadi negara hukum materiil memberikan ruang penyelarasan aspek keadilan dan kepastian hukum dalam Peradilan Tata Usaha Negara. Asas- Asas Umum Pemerintahan yang Baik sebagai norma yang menilai keabsahan Keputusan Tata Usaha Negara, seharusnya dapat digunakan untuk mengutamakan dimensi keadilan dalam putusan Peradilan Tata Usaha Negara yang berlandaskan Pancasila.

  18. Semangat Islam Dalam Kebudayaan Orang Bugis-Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Hamid

    2006-06-01

    Full Text Available Pembahasan masalah semangat dan etos sosial tidak terlepas dari jangkauan sistem budaya masyarakat. Sistem budaya adalah abstrak, tak dapat dilihat dan diraba, ia identik pada komunitas, berada di kepala dan sukma tiap orang dalam komunitas tersebut, terdiri atas konsep-konsep, gagasan ide-ide dan kepercayaan yang diterima setiap orang dari hasil perkembangan kebudayaannya. Sadar atau tidak sadar, manusia terpengaruh dan menerima berbagai warisan, ajaran, kepercayaan dan ideologi tertentu dan hasil kerja komunitasnya melalui internalisasi sejak ia lahir dari dalam rumah tangga serta pengeruh dari lingkungan hidupnya tempat manusia tersebut bertumbuh. Kalau tradisi budaya masyarakat telah diserapi oleh setiap orang, maka perilakunya hampir menjadi otomatis, tanpa disadari perilakunya itu sudah diterima secara sosial.

  19. Metode Hermeunetik dalam Penafsiran Al-Qur'an

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhyar Hamzah

    2013-05-01

    Full Text Available Memahami teks al-qur'an dengan hanya dari segi gramatika, asal-usul kala, aspek sastra, dan aspek linguistik lainnya tidak cukup untuk menjawab kebutuhan pemahaman atas teks itu sendiri. karena sangat memungkinkan untuk memberikan peluang beberapa kosa kata yang baru dapat dipahami belakangan setelah munculnya teks kauniyah maupun humaniora. Hal ini berarti memberikan lndikasi bahwa sesungguhnya kemajuan ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam upaya memahami teks­ teks al -Our'an. Oleh karena itu penggunaan metode hermeneutik dalam penafsiran al-Qur'an bertujuan untuk menghayati dunia teks yang bernuansa masa lalu dengan dunia empiris saat ini. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan keduanya agar dapat menjawab semua persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat saat ini

  20. Alam dalam Pandangan Abu Hamid al-Ghazali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Malik Marpaung

    2014-09-01

    Full Text Available Pernyataan bahwa alam ini muncul bersamaan dengan Zat Tuhan berimplikasi kepada adanya persaingan antara alam dengan Tuhan dalam eksistensinya. Benarkah Tuhan yang menciptakan alam? Jika benar, kapan Tuhan mulai menciptakannya? Dan mengapa Tuhan tidak menciptakannya pada waktu yang lain? Di antara para Filsuf Muslim pun terdapat ragam pendapat yang jika kita salah dalam memahaminya, akan menyebabkan seseorang mengingkari eksistensi Tuhan. Salah satu pendapat yang cukup menarik untuk dicermati adalah konsep alam menurut al-Ghazali. Ia merupakan salah satu filosof dan teolog Muslim yang terkenal yang dengan kedalaman ilmunya membuat ia digelar sebagai hujjah al-Islam. Makalah ini akan membahas konsepsi al-Ghazali tentang alam yang tersusun terutama dari kritik al-Ghazali terhadap argumentasi para filsuf berupa argumen Tarjih dan Murajjih, argumen Taqaddum Zamani, argumentasi al-Imkan, serta argumen materi. Melalui makalah sederhana ini akan dipaparkan pemikiran al-Ghazali mengenai alam, sekaligus membantah beberapa konsep para filosof barat dengan nas-nas yang otentik.

  1. PENERAPAN HIRARKI DATA SQL DALAM MULTI LEVEL MARKETING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sendi Novianto

    2012-05-01

    Full Text Available Sebagian besar pengguna pada satu waktu pasti pernah berurusan dengan hirarki data dalam database SQL dan tidak diragukan lagi belajar bahwa pengelolaan data hirarkis bukanlah apa yang dimaksudkan oleh database relasional. Tabel database relasional tidaklah hirarkis (seperti XML, tetapi hanya sebuah daftar. Data hirarkis memiliki hubungan parents-child yang tidak biasanya direpresentasikan dalam tabel database relasional. Multi Level Marketing (MLM merupakan suatu strategi pemasaran di mana tenaga penjualan mendapatkan kompensasi tidak hanya untuk penjualan tapi, tetapi juga untuk penjualan orang lain yang mereka rekrut, menciptakan suatu downline distributor dan hirarki dari berbagai tingkat kompensasi. Istilah lainnya untuk MLM termasuk jaringan pemasaran, penjualan dan pemasaran piramida rujukan. Data Hirarki penting di MLM untuk melacak catatan aktivitas penjualan, sehingga mereka dapat termotivasi setiap saat. Kata kunci : MLM, hirarki data, SQL, marketing.

  2. Tinjauan Yuridis Manajemen Risiko Pada Bank Dalam Kaitannya Dengan Bancassurance

    OpenAIRE

    Toruan, Satra Lumban

    2011-01-01

    Bancassurance adalah aktivitas pihak bank dan perusahaan asuransi dalam rangka memasarkan produk asuransi melalui bank. Praktek bancassurance yang dilakukan pihak bank dapat menimbulkan berbagai risiko terutama risiko hukum dan risiko reputasi bagi bank. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen risiko untuk mengelola risiko sehingga bank terhindar dari risiko yang dapat menyebabkan kerugian pada bank. Skripsi ini membahas beberapa permasalahan yaitu apa saja manfaat ekonomis dan non ekonomis...

  3. BIAS GENDER DALAM KONSTRUKSI HUKUM ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solikul Hadi

    2016-03-01

    Full Text Available Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat.Pengaturan peran laki-laki dan perempuan dalamkeluarga berdampak pada peran dan kedudukannya dalam masyarakat. Rumusan dalam Kompilasi Hukum Islam (KID yang membedakan peran perempuan dan laki Iaki perlu  dikritisi.Pembagian peran di dalam Kompilasi Hukum Islam (KHl yang sangat patriarkis dalam banyak hal cenderung banyak diilhami oleh aturan aturan jauh sebelumnya yang bersifat diskriminati.  Ditingkat nasional, pemerintah Indonesia pada tahun 1974melakukan reformasi hukum keluarga berupa Undang Undang Perkawinan Nomor 1/1974 yang kemudian dilengkapi dengan Kompilasi Hukum Islam. Pada aturanfornal pemerintah itu, dapat ditemukan sejumlah normayang ambivalen. Di satu pihak pemerintah mengakuilegal capacity kaum perempuan, di satu pihak justru mengukuhkan peranan berdasarkan jenis kelamin (sexroles dan stereotype terhadap perempuan dan laki laki dengan membagi secara kaku, peran perempuan di sektor domestik dan peran laki-Iaki di sektor publik. Kata Kunci: Rekonstruksi, Gender, Kompilasi Hukum Islam   The family is the smallest unit of society. Setting theroles of men and women in the family have an impact onthe role and position in society. The formulation in theCompilation of Islamic Law which distinguish the roleof women and male-to be scrutinized. The division ofroles in the Compilation of Islamic Law very patriarchalin many cases tend to more or less inspired by the rulesahead of time that is diskriminati. At the national level,the Indonesian government in 1974 to reform familylaws such as the Marriage Law No. 1/1974 which wasthen fitted with Islamic Law Compilation. Fornal on therules of the government, can be found a number of normswere ambivalent. On the one hand it recognizes the legalcapacity of women, on the one hand it confirms the roleof gender (sex roles and stereotypes of women and menby dividing rigidly, the role of women in the domestiksector and the role of male-in the public

  4. Penelitian Genom dan Implikasinya dalam Kesehatan Masyarakat di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Hikmat Ramdhan

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian genom yang mengkaji kaitan antara setiap gen dengan suatu penyakit sekaligus mekanismenya untuk mendapatkan pengetahuan yang menyeluruh dalam pengobatan, telah membawa perubahan besar dunia kedokteran dalam mengobati berbagai penyakit. Namun demikian, penelitian genom seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk pengobatan tetapi juga untuk pencegahan penyakit. Artikel ini membahas masalah kesehatan masyarakat dan peluang pemanfaatan penelitian genom dalam pencegahan penyakit. Penelitian genom yang dapat dimanfaatkan pada bidang kesehatan masyarakat adalah toksikogenomik dan nutrigenomik. Penelitian toksikogenomik mengkaji respons gen akibat pajanan toksikan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian nutrigenomik mengkaji respons gen terhadap makanan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian toksikogenomik dan nutrigenomik dapat mengungkap mekanisme molekuler suatu penyakit. Selanjutnya, pada gen yang mengalami perubahan ekspresi dapat dijadikan target molekuler untuk pencegahan. Dengan demikian, perkembangan penelitian genom memberikan tantangan bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat untuk dalam pencegahan penyakit. Genome research which examines association of each gene with a disease and its mechanism to explore comprehensive knowledge in disease treatment, has brought about great changes in medicine in the treatment of diseases. However, genomic research should not only be applied in treatment but also in disease prevention. This article discusses public health problems and opportunities of genomic research application in disease prevention. Genome research that can be utilized in the field of public health is toxicogenomics and nutrigenomics. Research toxicogenomics investigate gene responses due to exposure to the toxicant that impact on human health. Nutrigenomics research examines gene response to food that affect to human health. Toxicogenomics and nutrigenomics research can uncover the molecular mechanisms

  5. PENGARUH PENGUKUSAN TERHADAP KANDUNGAN ASAM SIANIDA DALAM BEBERAPA BAHAN MAKANAN

    OpenAIRE

    Uken S. Soetrisno; Suryana Purawisastra

    2012-01-01

    Telah dilakukan pengamatan pengaruh pengukusan terhadap kandungan asam sianida dari enam jenis bahan makanan yaitu keluwak, picung, terung ungu kecil, rebung, umbi singkong dan daun singkong. Analisis asam sianida digunakan metoda Volhard berdasarkan prinsip argentometri. Kandungan air dianalisis dengan metoda pengeringan dalam oven 105 derajat celcius. Sebelum pengukusan kandungan asam sianida tertinggi terdapat pada daun singkong yaitu 149,4 ppm, kemudiian keluwak sebesar 135,7 ppm. Umbi si...

  6. Agama dan Manusia dalam Pendidikan Hamka (Studi Falsafat Agama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ris'an Rusli

    2016-03-01

    Full Text Available Makalah ini mengkaji mengenai pemikiran Hamka tentang agama dan manusia. Tulisan ini menyimpulkan bahwa agama, menurut Hamka, memotivasi umatnya mencari ilmu pengetahuan bukan hanya untuk membantu manusia memperoleh penghidupan yang layak. Akan tetapi, lebih dari itu dengan ilmu, manusia akan mampu mengenal Tuhannya, memperhalus akhlaknya, dan senantiasa berupaya mencari keridhaan Allah. Dengan demikian, pendidikan terbagi dua, yakni pendidikan ruhani dan pendidikan jasmani. Eksistensi agama dalam diri seseorang untuk melepaskan jiwanya dari keterkungkungan, baik keterkungkungan dalam perbudakan, akal yang terkunci dan tumpul, maupun taklid yang membunuh pikiran, sehingga tidak ada yang membatasi manusia untuk berhubungan langsung dengan Tuhan. Dalam memahami eksistensi manusia, sebagai subjek dan objek pendidikan, maka perlu juga mengenali dan memahami potensi-potensi atau kekuatan-kekuatan yang ada dalam dirinya. Menurut Hamka, ada tiga potensi atau kekuatan yang menjadi motor dan dinamo manusia, yaitu kekuatan ingatan, kekuatan perasaan dan kekuatan kemauan. This paper examined on the HAMKA thought about religion and human. This paper concluded that according to Hamka religion was motivating people to seek knowledge not only to help people earn a decent living. But, more than that with science, humans would be able to know God, refined behavior, and constantly strove to seek the pleasure of Allah. Thus, education was divided into two, namely the spiritual education and physical education. Existence of religions in a person to release the soul from captivity, both captivity in bondage, mind locked and blunt, and imitation (taqlid that killed the mind, so that there was no limit for human to direct contact with God. In understanding human existence, as subject and object of education, it was also necessary to recognize and understand the potentials or forces that existed within him. According to Hamka, there were three potential or the power of

  7. Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Pelarut Dalam Reduksi Ekses Lumpur Aktif

    OpenAIRE

    Maya Sarah

    2009-01-01

    Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem lumpur aktif masih belum efektif karena biomassa yang terbentuk terlalu banyak sehingga membutuhkan penanganan khusus. Salah satu upaya penanganan ekses biomassa adalah dengan mereduksi volume biomassa pada kondisi anaerobik menggunakan pelarut NaOH dan HCl. Dalam penelitian ini ekses lumpur aktif yang digunakan adalah ekses lumpur aktif yang dihasilkan industri pembuatan kertas, dan yang menjadi indikator keberhasilan proses adalah kemam...

  8. Reuse dan Reduce dalam Penciptaan Aksesoris Multifungsi Berbahan Tekstil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfi Luviani

    2014-11-01

    Full Text Available Penciptaan aksesoris multifungsi dipandang penting di tengah gempuran produkaksesoris mass production dari China yang menyerbu konsumen Indonesia. Aksesorismultifungsi berbahan tekstil dengan konsep reuse dan reduce berdasarkan ide ecofriendly ini mencoba menawarkan sebuah alternatif dalam suatu produk aksesoris,serta turut serta berpartisipasi dalam ide karya seni yang ramah lingkungan.Metode yang dipakai dalam pembuatannya adalah eksplorasi, eksperimen, danmelalui proses perwujudan. Penciptaan karya aksesoris multifungsi ini diharapkandapat memperkaya dunia aksesoris di Indonesia, sehingga masyarakat tidak lagimemandang aksesoris sebagai sebuah pernak-pernik yang tidak penting, melainkanmampu menjadi ide yang kritis tentang produk yang ramah lingkungan sertamemberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia perhiasan dan fashion diIndonesia. Reuse and Reduce on Creating Multifunctional Textile Accessories. The creationof multifunctional accesorries is important in order to encounter the mass productionof Chinese accessories coming to Indonesia in the recent years. These multifunctionalaccessories made of textile with the concept of reuse and reduce which are based on theeco-friendly idea try to offer a different perspective of accessory products and to participatein creating the eco-friendly products as well. The research methods which have been usedare the exploration, experimentation, and materialization. This creation is expected to beable to enrich the accessories world in Indonesia, so the community would not perceiveaccessories merely as something unimportant anymore, yet it could be an object thatbrings a critical idea about the eco-friendly artworks/products. Also, it can give a positivecontribution for the development of fashion and jewelry worlds in Indonesia.

  9. Inovasi Fonologis dan Variasi Leksikal dalam Bahasa Bugis Dialek Sinjai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herawati A. Paduai

    2014-01-01

    Full Text Available This paper is about innovation in Buginese language that is used in Sinjai Regency. The result of the study indicates that there are six vowel phonemes and 21 consonant phonemes. Two kinds of phonological variations are found: vowel variations, namely, [e] ~ [i], [a] ~ [i], [o] ~ [u], [a] ~ [|], and [o] ~ [|], and consonant variations, namely, [k] ~ [g], and [w] ~ [h]. The lexical variation indicates the following linguistic phenomena: onomatiology, aphaeresis, syncope, epenthesis, prothesis, and metathesis. The result indicates that there are  lexical items  different from those of the standard Buginese language but  have similarities with Konjo language. Dalam makalah ini dibahas mengenai inovasi dalam bahasa   Bugis dialek Sinjai. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat 6 fonem vokal dan 21 fonem konsonan dalam bahasa Bugis dialek Sinjai. Ditemukan juga dua jenis variasi fonologis, yaitu variasi fonem vokal: [e] ~ [i], [a] ~ [i], [o] ~ [u], [a] ~ [|], dan [o] ~ [|], serta variasi konsonan:  [k] ~ [g], dan [w] ~ [h]. Variasi leksikal yang ditemukan meliputi beberapa gejala kebahasaan, yaitu: onomasiologis, aferesis, sinkope, epentesis, protesis, dan metatesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak leksikon bahasa Bugis dialek Sinjai berbeda dengan bahasa Bugis standar, tetapi mirip dengan leksikon bahasa Konjo.

  10. Perubahan Sosial Etnik Madura dalam Lirik Lagu Kontemporer Berbahasa Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masyithah Maghfirah Rizam

    2014-04-01

    Full Text Available Lirik lagu kontemporer berbahasa Madura merupakan salah satu produk budaya yang mempunyai kemampuan merekam ciri-ciri zamannya, yang akan dikaji untuk memahami potret kenyataan sosial etnik Madura masa kini. Fokus penelitian ini adalah perubahan sosial etnik Madura dalam lirik lagu kontemporer berbahasa Madura, yaitu: (1 perubahan pandangan hidup dan (2 perubahan peri-laku etnik Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Ditinjau dari aspek metodologis kajiannya, penelitian ini juga merupakan kajian antropolinguistik. Langkah-langkah pengumpulan data adalah (1 menyimak, (2 menranskrip data terekam, (3 menerjemahkan lirik lagu, (4 mengodekan bagian-bagian lirik lagu, (5 menganalisis dan menafsirkan data untuk menemukan perubahan sosial etnik Madura. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis etnografi Spradley. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik triangulasi dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Berdasarkan penelitian, ditemukan dua perubahan sosial. Pertama, perubahan pandangan hidup et-nik Madura dalam lirik lagu kontemporer berbahasa Madura meliputi perubahan pandangan hidup terhadap diri sendiri dan perubahan pandangan hidup terhadap orang lain. Kedua, perubahan perilaku etnik Madura dalam lirik lagu kontemporer berbahasa Madura meliputi perubahan perilaku terhadap diri sendiri dan perubahan perilaku terhadap orang lain. Kata kunci: etnik madura, pandangan hidup, perubahan sosial, sastra madura, lirik lagu kontemporer

  11. KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN POLA HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ngafifi

    2014-06-01

    Full Text Available Makalah ini bertujuan untuk: (1 mengetahui proses perkembangan kemajuan teknologi, (2 mengetahui perubahan pola hidup manusia akibat kemajuan teknologi, (3 mengetahui pengaruh kemajuan teknologi di bidang sosial budaya, dan (4 mendapatkan solusi dalam mengatasi dampak negatif dari kemajuan teknologi. Makalah ini merupakan hasil studi pustaka yang bersumber pada buku, artikel, jurnal, dan dilengkapi dengan hasil survei tentang penggunaan teknologi modern yang digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif secara kritis oleh penulis dengan menggunakan pendekatan teori perubahan sosial budaya. Hasil pembahasan dalam makalah ini menunjukkan sebagai berikut: (1 kemajuan teknologi terus berkembang sangat pesat dan melahirkan masyarakat digital; (2 terjadi perubahan pola hidup manusia akibat kemajuan teknologi sehingga menjadi lebih pragmatis, hedonis, sekuler, dan melahirkan generasi instan namun juga mengedepankan efektifitas dan efisiensi dalam tingkah laku dan tindakannya; (3 kemajuan teknologi berwajah ganda karena menimbulkan pengaruh positif dan negatif bagi kehidupan manusia; (4 upaya untuk menekan dan mengatasi dampak negatif dari kemajuan teknologi dapat dilakukan dengan mensinergiskan peran keluarga, pendidikan, masyarakat, dan negara.Kata kunci: teknologi, pola hidup, dan perubahan sosial budaya

  12. KEARIFAN LOKAL ADAT MASYARAKAT SUNDA DALAM HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Indrawardana

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskusikan kearifan lokal adat masyarakat Sunda dalam hubungan dengan lingkungan alam. Penelitian dilakukan secara kualitatif terhadap masyarakat Sunda Kanekes. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pada dasarnya kearifan lokal masyarakat Sunda Kanekes disarikan dari pengalaman masyarakat Sunda lama yang sangat akrab dengan lingkungannya dan sudah lama hidup dalam budaya masyarakat peladang. Kearifan lokal adat, suatu kondisi sosial dan budaya yang didalamnya terkandung khasanah nilai-nilai budaya yang menghargai dan adaptif dengan alam sekitar, dan tertata secara ajeg dalam suatu tatanan adat istiadat suatu masyarakat. Walau sering dianggap kuno, nilai-nilai yang mereka ajarkan dan praktek yang mereka jalankan masih merupakan cara yang terbaik untuk memelihara lingkungan di zaman post-modern. The objective of this study is to discuss the wisdom of indigenous traditional Sundanese community in relation to natural environment. The research is done qualitatively in Kanekes Sundanese traditional community. The research found that the distinguished Kanekes local knowledge regarding to the environment is creatively developed by the community from their everyday exepriences of living with natures, being friends with nature and their experience as farming communities. The local wisdom of Kanekes community, which contains cultural values of respect and adaptive to the environment, and life based upon traditional norms. Though often stereotyped as primitive, their living values and practices of life are still the best instrument to conserve environment in post-modern age.

  13. Studi Implementasi Six Sigma dalam Sistem Inventori Galangan Kapal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elwin Elwin

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam industri galangan kapal terdapat bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi yang merupakan macam-macam bentuk dari persediaan dan berhubungan dengan stok, ketika persediaan tidak dikelola dengan benar maka akan terjadi pembengkakkan biaya/pengeluaran biaya yang tidak dibutuhkan. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kondisi inventori di PT. Dok dan Perkapalan Surbaya, untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya variabilitas output six sigma dan mengurangi defect pada sistem inventori dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control,. Berdasarkan perhitungan Material Pipa mengalami defect sebesar 50.98% dengan nilai sigma 1.48, Material Elbow mengalami defect sebesar 89.80% dengan nilai sigma 0.33, Material Flange mengalami defect sebesar 71.99% dengan nilai sigma 0.90, Material Paking mengalami defect sebesar 13.12% dengan nilai sigma 2.74 dan Material Mur mengalami defect sebesar 17.26% dengan nilai sigma 2.57. Sesuai dengan perhitungan reorder point for the inventory untuk masing-masing material, maka dapat diketahui bahwa material Pipa reoder point adalah 58 lonjor, elbow 100 buah, flange 168 buah, paking 24 buah dan mur 946 buah. Nilai sigma yang diperoleh dalam perhitungan tingkat persediaan masih jauh dari nilai yang seharusnya dapat dicapai oleh suatu perusahaan (6σ, sehingga dilakukan tahap Improve dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA, pembuat SOP Pengendalian persediaan material dengan format baru serta galangan perlu melakukan perhitungan reorder point.  

  14. RANCANG BANGUN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Rahman Hakim

    2014-09-01

    Full Text Available Pendidikan, dalam Islam, dapat diartikan sebagai proses penyiapan Mengingat  tanggung jawab seorang pendidik dalam Islam adalah sebagai “warasat al-anbiya”, yang pada hakikatnya mengemban misi rahmatan lil al-alamin, yakni suatu misi yang mengajak manusia untuk tunduk dan patuh pada hukum-hukum Allah, guna memperoleh keselamatan dunia akhirat maka interaksinya dengan peserta didik harus diselenggarakan sesuai dengan yang diajarkan oleh Islam, agar hasil dari interaksi keduanya benar-benar sempurna. Penyelenggaraan interaksi tersebut, seperti yang disampaikan oleh Hasan al-Banna, seharusnya bagaikan orang tua dan anak yang memiliki kedekatan secara emosional. Selain itu, interaksi pendidik dan peserta didik adalah bersifat kemitraan yang didasarkan pada nilai –nilai demokratis, keterbukaan, kemanusiaan dan saling pengertian maka dalam hubungan tersebut, Islam mengajarkan, pendidik dan peserta didik untuk sama-sama saling memahami dan menghargai hakikat dan peran masing-masing agar interaksi keduanya benar-benar menghasilkan generasi-generasi Islami yang mampu dan siap menjalankan perannya baik sebagai abdulloh maupun sebagai kholifah di muka bumi ini.

  15. PEREMPUAN SAMIN DALAM TANTANGAN POLITIK LOKAL DI KUDUS JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Rosyid

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini mencakup bagaimana kehidupan politik perempuan Samin. Tulisan ini mencoba untuk menjawab apa faktor yang mempengaruhi mereka untuk melaksanakan kepercayaan tradisional dalam kehidupan politik mereka. peneliti menggunakan beberapa model alternatif untuk melakukan penelitian ini, seperti ethnomethodology, etnografi, membumi, dan fenomenologi. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami kegiatan sosial perempuan Samin di Kudus dalam hal pemilihan umum.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa wanita Saminsangat aktif dalam kehidupan politik mereka. Keaktifanmereka dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: daridiri mereka sendiri, dari suami mereka dan dari para pemimpin Samin. kata kunci: Tindakan Politik, Perempuan Samin, Pemilu.   This research covers how is the political life of Saminwomen. It tries to answer what are factors which influence them to implement the traditional beliefs in theirpolitical life. The researcher uses some alternative modelsto undertake this research, such as ethnomethodology,ethnography, grounded, and phenomenology. The data are analyzed by using qualitative approach to understandthe social activities of Samin women in Kudus in terms ofgeneral election. It is found that Samin women are veryactive in their political life. Their activeness are influencedby some factors such as: from theirselves, from their husbands and from the Samin leaders .Keywords: Political act, Samin’s women, Election.

  16. PROSPEK INDUSTRI GULA DALAM EKONOMI WILAYAH KABUPATAN SAMPANG MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Arsyadmunir

    2014-03-01

    Full Text Available Gula salah   satu    komoditas    strategis   dalam   perekonomian nasional  serta wilayah.  Madura  Sampang dengan lahan pertanian 90%, kepadatan geografis 600, penduduk 850.000 jiwa. Kontribusi sektor pertanian 46%  dengan andalan tanaman pangan dan industri. Lahan pertanian Sampang  utama adalah tegal dan sawah tadah hujan dengan pola usahatani subsisten dan pemilikan  lahan < 0.25 ha.  Berdasarkan kategori kesesuaian  pengembangan tanaman tebu  lahan  Sampang mencapai 45%.   Pengembangan agroindustri berbasis gula wilayah  Sampang diharapkan dapat  meningkatkan perekonomian. Area tanam   tebu  Sampang  tahun 2012 masih  5 %  target pendirian pabrik gula, sehingga diperlukan dukungan berbagai pihak dalam pengembangan agroindusti gula  wilayah.  Strategi peningkatan area tanam dilakukan dengan pengembangan pola kemitraan sesuai kearifan lokal. Pola peternalistik  daerah dengan peran informal leader kyai yang kuat dapat dilibatkan dalam pengembangan partisipasi masyarakat untuk keberhasilan industri gula di Kabupaten Sampang.

  17. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengurangi Angka Pengangguran Di Kabupaten Sampang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Nur Azizah

    2015-07-01

    Full Text Available Pengangguran di negara Indonesia merupakan permasahan yang sulit dihilangkan dari kehidupan manusia, akan tetapi permasalahan pengangguran tidak dibiarkan begitu saja. Tingginya tingkat pengangguran disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya besarnya angkatan kerja yang tidak seimbang dengan kesempatan kerja serta tingkat pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki masyarakat Indonesia sangat rendah. Penelitian ini memberikan gambaran tentang pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sampang sekaligus menemukan faktor pendukung dan faktor penghambat. Berdasarkan hasil pembahasan dari penelitian dapat disimpulkan bahwa program pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui pelayanan publik dengan anggaran APBN dimana jenis kegiatan meliputi Teknologi Tepat Guna (TTG, Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri(TKM yang bertujuan untuk mengupayakan ketersediaan kesempatan kerja disektor informal bagi para pencari kerja melalui pembentukan kelompok usaha kecil dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia. Fokus kegiatan ini adalah memfasilitasi pelayanan program kegiatan pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu tahap seleksi lokasi, sosialisasi pemberdayaan masyarakat, proses pemberdayaan masyarakat, pemandirian masyarakat, monitoring dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari keseluruhan program kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasimampu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sampang lebih kurang 3%. Faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi angka pengangguran adalah : faktor pendukung meliputi ketersediaan anggaran APBN, adanya komitmen Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, adanya semangat kebersamaan dan gotong royong, adanya pihak lain seperti UPT BLK Kabupaten Sumenep. Sedangkan faktor penghambat meliputi lemahnya koordinasii kerja, kurang optimalnya

  18. PROSES PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH CAIR GULA DALAM KAITANNYA DENGAN POTENSI SEBAGAI BAHAN BAKAR DALAM PERSPEKTIF LIFE CYCLE INVENTORY ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agusta Samodra Putra

    2013-11-01

    Full Text Available Life cycle inventory assessment merupakan salah satu tahapan di dalam Life Cycle Assessment (LCA yang bisa digunakan untuk menggambarkan interaksi materi dan energi di dalam suatu proses produksi bioetanol. Studi kasus dilakukan di pabrik gula kawasan Subang dan pabrik bioetanol di kawasan Palimanan yang merupakan pabrik gula dan bioetanol terbesar di Jawa Barat. Inventory yang dilakukan adalah pada bagian perkebunan tebu, pabrikasi tebu menjadi gula, transportasi dari pabrik gula menuju ke pabrik bioetanol, dan pabrikasi etanol. Luas lahan kebun tebu yang dimiliki oleh pabrik gula di Subang adalah seluas 5000 hektar. Dari bahan baku tebu 3000 ton/hari dihasilkan molase sebanyak 60 ton/hari, sisanya menjadi gula dan ampas tebu. Pada inventory kali ini selain dari sisi proses juga dilakukan inventory pada sisi transportasi.

  19. PERANAN OPINION LEADER DALAM REKONSILIASI KONFLIK ANTARETNIK TIDUNG DAN LETTA DI TARAKAN

    OpenAIRE

    DEWI YANTI

    2012-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui peranan opinion leader dalam rekonsiliasi konflik antaretnik di Tarakan; (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempercepat proses damai di Tarakan; Penelitian ini dilaksanakan di kota Tarakan, Kalimantan Timur. Adapun informan dalam penelitian ini adalah opinion leader dari masing-masing etnik Tidung dan Letta yang bertikai, wartawan media massa lokal di Tarakan dan tok...

  20. KOMPETENSI GURU PAI DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohmat MS.

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini berfokus pada masalah kegiatan pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dilakukan oleh para guru Pendidikan Islam di Kabupaten Sidoarjo. The menyimpulkan bahwa aktivitas pembelajaran matapelajaran Pendidikan Islam kebanyakan masih konvensional, di mana guru memainkan peran utama dalam memperoleh pengetahuan, sedangkan siswa yang kurang terlibat secara aktif. Penelitian ini juga menemukan bahwa guru memiliki kualifikasi mengajar yang baik, karena mereka memenuhi 12 dari 16 kriteria kompetensi yang ditetapkan oleh  standar pendidikan nasional. Tetapi di sisi lain, mereka lemah dalam hal kualifikasi pedagogik, karena mereka hanya memenuhi 12 sampai 17 dari 42 kompetensi. Faktor-faktor untuk mengembangkan standar guru dalam mengajar berbasis teknologi informasi, penelitian ini menemukan bahwa kemampuan dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi seperti komputer, laptop, LCD dan internet merupakan faktor utama. Beberapa guru di SMAN 1 Krian dan SMKN 2 Buduran sudah terbiasa dalam menggunakan  teknologi informasi. Sementara itu, keterbatasan infrastruktur dan kurangnya ketersediaan teknologi informasi di sekolah-sekolah seperti SMA Negeri di Tarik, SMAN 2 di Sidoarjo dan Porong merupakan faktor utama yang menghambat proses pengembangan standar pembelajaran ini.This research focuses on the problem of information technology-based teaching activities by teachers of Islamic education in the regent of Sidoarjo.The research concludes that the learning activity on the subject of Islamic education is very much conventional where teachers play the major role in acquiring knowledge, while students were not involved. The research also discovers that teachers do have good teaching qualifications given that they meet 12 out of 16 competences criterion set by the national standard authority on the subject. But they on the other hand, are weak in terms of pedagogic qualification considering that they meet only 12 to 17 out of 42

  1. EPISTEMOLOGI TASAWUF DALAM PEMIKIRAN FIQH AL-SYA‘RÂNÎ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahul Huda

    2015-04-01

    Full Text Available In the study of Islamic law, epistemology constitutes a fundamental aspect of the law upon which the legitimate concept of the law is based. Epistemology becomes the root of debates regarding the truth of legal reasoning among Muslims who often made a truth clam about their own superior episteme. This causes discrepancies amongst them. This dispute was what al-Sya‘rânî found in his time. As a famous jurist, he sought to resolve it and offered a new theory of law. He contends that the arguments underlying the debates about the epistemology of Islamic law flawed. He wants to demonstrate that the arguments do not fit into the tradition of Islamic thought. This study examines al-Sya‘rânî’s thought in the epistemology of Islamic law. It discusses four issues: the valid path to the knowledge about shari’a, kashf as a source of knowledge, the path to the kashf, and the position and relation of reason, tradition and intuition in Islamic law.Abstrak:  Epistemologi merupakan hal yang fundamental karena dari situlah legitimasi dari konsep-konsep hukum syariah bersumber. Di situ pula akar perdebatan tentang kebenaran hasil ijtihad yang sering diklaim secara eksklusif oleh kelompok-kelompok umat Islam sehingga berdampak buruk bagi hubungan dan solidaritas sosial di antara mereka. Fakta seperti itulah yang disaksikan al-Sya‘rânî sepanjang hayatnya. Sebagai faqih terkemuka, dia merasa terpanggil untuk memberikan alternatif solusi teoretik atas masalah ini demi kemaslahatan umat. Setelah melakukan kajian yang panjang, akhirnya dia berkesimpulan bahwa sesungguhnya semua klaim eksklusif tentang kebenaran dan superioritas system episteme tertentu adalah tidak memiliki argumen yang benar-benar meyakinkan, baik dalam tradisi keilmuan umat Islam maupun dalam perspektif  sosiologis. Dalam tulisan ini konsep al-Sya‘rânî mengenai Epistemologi syariah dideskripsikan dalam empat pokok pemikirannya yaitu tentang; jalan yang sah menuju pengetahuan

  2. Spirit Piagam Jakarta Dalam Undang-Undang Dasar 1945

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujar Ibnu Syarif

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: In the second trial BPUPKI, both nationalist and Islamic groups consensual that the future of Indonesia's independence will be based on the principle "godhood by running Shari'ah obligation for adherents". The consensus seems to be built on the foundation is not solid. Therefore it is not surprising that one day after the proclamation of independence, the agreement re-questioned. That same day, PPKI held a hearing to review the deal. As a result, the clause contained in the Preamble of the 1945 Constitution was changed to "Based on Belief in God Almighty". After the issuance of a Presidential Decree, began the debate about the existence of the spirit of the Jakarta Charter in 1945 which is applicable in the context of Indonesian politics in this contemporary age.  Abstrak: Spirit Piagam Jakarta dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasca Lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Pada sidang kedua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI / Dokuritsu Zyunbi Tyosakai yang berlangsung sejak tanggal 10 hingga 16 Juli 1945, baik golongan nasionalis maupun golongan Islam berkonsensus bahwa masa depan Indonesia merdeka akan didasarkan pada sila "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya".  Penting dicatat, konsensus tersebut agaknya dibangun di atas landasan yang tidak kokoh. Karena itu, tidak aneh bila satu hari setelah proklamasi Kemerdekaan RI, tepatnya tanggal 18 Agustus 1945, kesepakatan tersebut kembali dipersoalkan. Pada hari itu juga, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI yang dibentuk tanggal 7 Agustus 1945 dan diketuai oleh Soekarno, menyelenggarakan sidang untuk meninjau kembali kesepakatan tersebut. Dalam sidang tersebut, anak kalimat  yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 (Piagam Jakarta, yakni: "Berdasarkan kepada Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya" diubah menjadi "Berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa".  Setelah

  3. Kenaikan Berat Badan Antar Dialisis

    OpenAIRE

    Ramadhani, Sumi

    2016-01-01

    Dialisis atau disebut juga dengan ‘cuci darah’ secara awam, merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien gagal ginjal kronik (GGK) selain transplantasi ginjal yang biayanya jauh lebih mahal. Dikenal dua macam terapi dialisis, yaitu hemodialisis dan peritoneal dialisis. Kedua jenis dialisis ini menggunakan cairan ‘pencuci’ yang disebut dengan dialisat. Memakai prinsip perpindahan cairan antar kompartemen pembuluh darah dan dialisat melalui selaput semipermeabel sintetis (pada hemodialisis) d...

  4. BELAJAR BERKOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI UNTUK BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karman Lanani

    2013-02-01

    Full Text Available Kegiatan pembelajaran merupakan proses komunikasi untuk menyampaikan pesan dari pendidik kepada peserta didik, bertujuan agar pesan dapat diterima dengan baik dan berpengaruh terhadap pemahaman serta terbentuknya perubahan tingkah laku. Komunikasi edukatif dalam pembelajaran matematika menjadi faktor yang juga berpengaruh terhadap keberhasilan kegiatan pembelajaran matematika. Komunikasi pembelajaran dapat efektif apabila terdapat aliran respon informasi dua arah antara komunikator dan komunikan. Setidaknya terdapat lima aspek yang perlu dipahami dalam membangun komunikasi yang efektif, yaitu: kejelasan, ketepatan,  konteks, sistematika yang jelas, dan budaya komunikator atau komunikan. Mengkomunikasikan matematika, diperlukan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Baik guru maupun siswa dalam pembelajaran matematika diharapkan mampu mengomunikasikan pikiran matematisnya secara lisan dan tertulis, secara koheren dan jelas, menggunakan bahasa matematika untuk mengekspresikan gagasannya secara tepat, mengelola pikiran matematisnya melalui komunikasi, menganalisis dan mengevaluasi pikiran matematis siswanya. Hal ini dimaksudkan agar siswa berkemampuan komunikasi secara efektif dalam : (1 menghubungkan benda nyata, gambar, dan diagram ke dalam idea matematika, (2 menjelaskan idea, situasi, dan relasi matematik, secara lisan dan tulisan dengan benda nyata, gambar, grafik dan aljabar, (3 menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika, (4 mendengarkan, berdiskusi, dan menulis tentang matematika, (5 membaca dengan pemahaman suatu presentasi Matematika tertulis, (6 membuat konjektur, menyusun argumen, merumuskan definisi dan generalisasi, (7 menjelaskan dan membuat pertanyaan matematika yang telah dipelajari.  Kata Kunci    : Komunikasi educatif, komunikasi efektif, dan komunikasi dalam pembelajaran matematika.   Learning activity is a process of communication to convey a message from educators to students, aims to be well

  5. ADSORPSI ION CU(II MENGGUNAKAN PASIR LAUT TERAKTIVASI H2SO4 DAN TERSALUT Fe2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DS Pambudi

    2014-11-01

    Full Text Available Pasir laut merupakan bahan alam yang melimpah. Selain digunakan sebagai bahan bangunan, pasir dapat dimanfaatkan sebagai penjerap ion logam berat mengingat 30% lebih dari volumenya adalah pori-pori. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II menggunakan pasir laut kontrol, pasir laut teraktivasi H2SO4, pasir laut tersalut Fe2O3, serta pasir laut teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3. Ada dua macam pasir laut yang digunakan, yaitu pasir hitam dan pasir putih. Kajian yang dilakukan meliputi optimasi adsorben pada variasi pH, konsentrasi ion logam, dan waktu kontak. Optimasi pH diperoleh pada pH 7, optimasi konsentasi ion logam diperoleh 250 ppm untuk pasir hitam dan 200 ppm untuk pasir putih, dan optimasi waktu diperoleh 60 menit untuk pasir hitam dan 90 menit untuk pasir putih. Kapasitas adsorpsi pasir laut teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3 dalam menyerap ion logam tembaga sebesar 24,8634 mg/g untuk pasir hitam dan 19,8854 mg/g untuk pasir putih. Sebanyak 6,5 g pasir hitam teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3 digunakan untuk menyerap limbah pada konsentrasi Cu(II sebesar 2960,32 ppm dengan persentase teradsorpsi sebesar 94,70%. Sedangkan pada pasir putih teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3, sebanyak 8 g pasir digunakan untuk menyerap limbah dengan konsentrasi Cu(II sebesar 2984,13 ppm, hasilnya menunjukkan 92,56% ion logam Cu(II teradsorp. Sea sand is abundant natural materials. In addition to be used as a building material, sand can be utilized as heavy metal ion adsorbent, because it has quite a lot of pores, i.e 30% more than its volume. The purpose of this study was to determine the adsorption capacity of Cu(II ions using sea sand alone as control, H2SO4-activated sea sand, Fe2O3-coated sea sand, as well as H2SO4-activated and Fe2O3-coated sea sand. Two kinds of sea sand have been used in the research, i.e the black sand and the white sand. Studies were performed to examine the optimization of the

  6. RATU BALQIS DALAM NARASI SEMIOTIKA AL QUR’AN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathurrosyid Fathurrosyid

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini membahas perspektif wacana dan hubungan gender dalam Al-Qur’an, terutama di wilayah publik politikdengan menggunakan kisah objek formal, Ratu Balqis di Kerajaan Saba’ di Qs. al-Naml (27: 29-44.Menerapkan semiotika yang memberi arti dan maknayang mampu merekonstruksi pemahaman yang telah terkesan kaku dan eksklusif pada kisah Ratu Balqis.Melalui pemahaman semiotik, hubungan antara pria dan wanita mengacu pada simbol kesetaraan gender di antara mereka. Dalam konteks ayat-ayat ini Ratu Balqis ternyata menjadi simbol feminis sejati dengan menjelaskanketaatan dan penyerahan dirinya hanya untuk Allah swt,bukan untuk Nabi Sulaiman. Karena keduanya adalah hamba Allah swt yang tidak boleh mengklaim dirinya superior, sementara yang lain ditekan sebagai inferior.Keterlibatan Nabi Sulaiman dalam pengakuan Balqi sadalah hanya sebagai aktor dan mediator yang membuat mereka mengadopsi teologi monotheisme. kata kunci: Semiotika, Al-Qur’an, Ratu Balqis, Gender.   This study tried to dismantle the discourse and genderrelations perspective of the Qur’an, especially in thepublic-political region by using formal object tale, of Queen Balqis in the Kingdom of Saba’ on Qs. al-Naml(27:29 - 44. Applying semiotics that signed meaning andsignificance was able to reconstruct the understanding which has been impressed rigid, exclusive and misogynicon the story of Queen Balqis. Through a semiotic understanding, relationships between men and women refer to the gender equality symbols between them. Inthe context of these verses, Queen Balqis turned outto be a true feminist symbol through clarifying herobedience and submission only to Allah swt, not toProphet Solomon. Because both are the servants of Allahswt that should not be claiming to be the superior, whileothers are suppressed as the inferior. The involvement of Prophet Solomon in Balqis’ confession was merely as theactor and mediator that made them adopting a theology of monotheism. Keywords

  7. POTENSI JENDELA DALAM MEMINIMALKAN INTRUSI KEBISINGAN: SEBUAH STUDI AWAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2005-01-01

    Full Text Available Low cost domestic building of warm humid climate depends very much on natural ventilation, and thus large openings. However, since adjacent street transforms into potential noise source, the openings will be critical points for noise intrusion. Opening design strategies is then of importance to adopt. Prior to this investigation, a computational simulation has been carried out to calculate ventilation rates within building to meet airflow requirement, which shows that there are three type of windows suitable to be employed. These windows, i.e. casement, top-hung and jalousie, were then to be examined of doing task in reducing noise ingress. The research shows indication rather than conclusion that jalousie window insignificantly offers better noise reduction than the two others do. Some unconsidered factors are predicted having effect on this result. Abstract in Bahasa Indonesia : Bangunan domestik sederhana, seperti rumah tinggal, yang berlokasi di negara tropis lembab seperti Indonesia, sangat bergantung pada keberadaan jendela demi kelangsungan ventilasi alami. Seiring pertumbuhan fungsi jalan di depan bangunan, jendela juga meupakan titik kritis terjadinya intrusi kebisingan dari jalan ke dalam bangunan. Oleh karenanya, perlu ditempuh kompromi desain jendela untuk kepentingan ventilasi dan reduksi kebisingan. Penelitian sebelumnya terhadap 3 model jendela menunjukkan bahwa ketiga jendela tersebut mampu mensuplai tingkat ventilasi yang disyaratkan. Pada penelitian ini ketiga model jendela tersebut kemudian diuji kemampuannya dalam mereduksi kebisingan melalui proses uji lapangan. Ketiga model tersebut adalah jendela casement, top-hung dan jalusi. Namun demikian, keterbatasan dana dan sumber daya telah menyebabkan beberapa faktor belum dapat diuji dalam penelitian ini. Faktor-faktor tersebut menyebabkan perbedaan hasil pengujian antara tiga jendela tersebut kurang signifikan. Hal ini menyebabkan penelitian belum dapat menghasilkan kesimpulan

  8. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    Full Text Available Agama sebagai sasaran kajian penelitian sudah banyak dilakukan oleh para sarjana disiplin ilmu. Mereka melakukan penelitian terhadap berbagai aspek dari agama, baik aspek ide maupun aspek perwujudan dalam kenyataan. Dimulai dari keyakinan dan ajaran yang dimiliki oleh suatu agama hingga pengaruh agama pada kehidupan masyarakat pemeluk agama tersebut. Kalau yang dimaksud metode dalam ilmu perbandingan agama adalah cara untuk memperoleh dan mamahami kebenaran agama dari realitas empiris, atau lebih tepatnya “kebenaran ilmiah agamis”, maka pendekatan tiada lain adalah suatu sikap ilmiah (persepsi dari seorang yang harus ditunjukkan untuk menemukan kebenaran ilmiah yang hendak diperoleh. Dengan demikian pendekatan sifatnya umum. Dalan suatu pendekatan tertentu dapat digunakan bermacammacam metode, umpamanya seorang Sosiolog akan mengkaji agama pasti akan menerapkan pendekatan metode-metode sosiologis. Begitu pula Sejarawan, Antropolog, Fenomenolog, dan lain-lain akan menerapkan pendekatan dan metode sesuai dengan latar belakang keahliannya. Maka sasaran ideal dari beberapa pendekatan adalah memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta agama, dan bertujuan untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta tersebut dengan menggunakan kesangsian sistematis. Pendekatan keilmuan dalam meneliti agama mencoba mendeskripsikan dunia pemeluk agama secara apa adanya (das sein, bukan didasarkan semestinya secara normatif (das sollen. Dengan demikian, pendekatan keilmuan yang empiris ini menggunakan dan mengadaptasi pendekatanpendekatan ilmu-ilmu sosial dan budaya. Dari sekian tokoh ilmu Perbandingan Agama, kebanyakan dari mereka merupakan ilmuwan Barat. Namun demikian ada juga beberapa tokoh perbandingan agama dari duni Islam, antara lain adalah Prof. Dr. H.A. Mukti Ali, Ibnu Hazm dan As-Syahrastani. Sementara Ibnu Hazm Al Andalusy dan As-Syahrastani merupakan tokoh-tokoh Perbaga Muslim dari zaman klasik – zaman ketika Perbaga belum terbentuk sebagai

  9. Etika Lingkungan dalam Perspektif Teori Kesatuan Wujud Teosofi Transenden

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yasser

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract : The study of environmental ethics based on the theory of oneness of being of Transcendent Theosophy has frontally criticizes modern scientific paradigm which is anthropocentric in character. This particular perspective believes that only man who posses value in itself (intrinsic value, while other being posses only instrumental value in relation to man interests. On the other hand, it also criticizes the ecocentric perspective which considers nature to posses her own value independently from man. The principle of oneness of being (wahdat al-wujūd is the main (ontological argumentation used by muslim philosophers, including Mulla Sadra as the founder of Transcendent Theosophy, in answering all cosmological questions and concerns throughout the ages. The Transcendent Theosophy itself is a (relatively new perspective in the tradition of Islamic philosophy, which is based on a creative synthesis and harmonization of nearly all the earlier schools.Keywords : oneness of being, transcendent theosophy, anthropocentrism, ecocentrism, theocentrism, ontocentrismAbstrak : Etika lingkungan berdasarkan pada kesatuan wujud Teosofi Transenden merupakan kritik terhadap paradigma modern yang bercorak antroposentris. Perspektif ini memiliki keyakinan bahwa hanya manusia yang memiliki nilai di dalam dirinya (nilai intrinsik sedang nilai yang terdapat pada alam semata instrumental dalam kaitannya dengan kepentingan manusia. Di sisi lain ia juga mengkritik pandangan ekosentrisme yang memandang alam memiliki nilainya sendiri terlepas dari kepentingan manusia. Prinsip kesatuan wujud (oneness of being, waḥdat al-wujūd merupakan argumentasi ontologis para filsuf Muslim, termasuk di dalamnya Mulla Sadra sebagai pendiri aliran Teosofi Transenden. Teosofi Transenden sendiri merupakan perspektif yang relatif baru dalam tradisi filsafat Islam yang mendasarkan dirinya pada sintesis-kreatif dan harmonisasi semua aliran filsafat.Kata-kata  Kunci : kesatuan wujud

  10. Jaminan dalam Transaksi Akad Mudharabah pada Perbankan Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufiqul Hulam

    2012-02-01

    Full Text Available Classic Muslim scholars disaffirm collateral provisions in mudaraba financing, arguing that mudaraba is supposed to be based on mutual co-operation and confidence. Alas, in order to avert fraudulent claims, ijtihad istihsan reasoning is employed, hence burdening mudarib with collateral provision pursuant to Bank Indonesia Regulation and National Sharia Council’s fatwas. Ulama klasik berpendapat bahwa lembaga jaminan dalam transaksi mudharabah tidaklah diperlukan karena transaksi ini didasarkan atas sikap saling membutuhkan dan saling percaya. Namun demi menghindari praktik-praktik curang, dewasa ini metode interpretasi ijtihad istihsan digunakan sehingga mudharib dibebani dengan jaminan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan fatwa Dewan Syariah Nasional.

  11. RITUAL RAMBUT GEMBEL DALAM ARUS EKSPANSI PASAR PARIWISATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Soehadha

    2013-12-01

    Tulisan ini mengambil fokus pada agama dan perubahan sosial akibat ekspansi pasar pariwisata di dataran tinggi Dieng, dan hubungannya dengan kapitalisme negara. Pemerintah telah mengusahakan ritual rambut gembel sebagai komo­ditas pariwisata di dataran tinggi Dieng. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada dua varian respon sosial terhadap perubahan akibat ekspansi pasar pariwisata, yaitu masyarakat yang menerima dan masyarakat yang menolak. Masyarakat penerima adalah orang-orang yang memiliki kepentingan di bidang ekonomi dalam kegiatan pengembangan pariwisata, sedangkan masyarakat yang menolak adalah orang-orang yang memegang keyakinan dan tradisi lokal. Secara teoritis, studi ini memberi penjelasan bahwa religiusitas masyarakat dipengaruhi oleh moda produksi ekonomi yang ada.

  12. PENGEMBANGAN MODEL TRACKING DAN TRACING DALAM DISTRIBUSI KOMODITI PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yandra Rahadian Perdana

    2011-06-01

    Full Text Available Kegagalan distribusi komoditi pertanian dapat berdampak pada penurunan dan kehilangan nilai baik secara kualitas dan kuantitas karena suatu perubahan dimensi waktu-jarak atau suhu serta sarana pengangkutan dalam setiap mata rantai aktivitas distribusi. Model tracking dan tracing system dapat menjadi strategi untuk menjamin keberhasilan distribusi komoditi pertanian secara tepat baik kuantitas maupun kualitas. Model tracking dan tracing komoditi pertanian adalah sebuah sistem proaktif yang real time yang dilengkapi dengan komponen pendukung proses distribusi dengan data yang akurat, terpercaya, berguna, dan cepat dengan memberikan informasi posisi barang atau sarana moda transportasinya.

  13. YURISPRUDENSI ISBAT NIKAH DALAM PASAL 7 KOMPILASI HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahmud Huda

    2014-04-01

    Full Text Available Pasal 7 KHI tidak memberikan definisi isbat nikah secara implisit melainkan hanya berupa ketentuan-ketentuan yang masih bersifat umum. Dengan adanya pasal ini akan memberikan peluang bagi pelaku nikah di bawah tangan atau nikah sirri> serta poligami liar untuk mendapatkan penetapan atas pernikahan yang telah dilakukan dari Pengadilan Agama. Sehingga pasal KHI ini perlu adanya pembatasan dalam penerapannya. Isbat nikah merupakan penetapan atas pernikahan yang dilakukan oleh suami-isteri. Dimana pernikahan yang dilakukan oleh para pihak telah memenuhi syarat dan rukun nikah. Hal ini dilakukan karena berkaitan dengan unsur keperdataan yang merupakan wewenang dari Pengadilan Agama. Dalam ketentuan pasal 7 KHI tentang isbat nikah terdapat kerancun dan ketidaktepatan. Sehingga pasal ini perlu adanya pembatasan dalam penerapannya agar tidak menimbulkan problem baru dalam masyarakat. Permohonan isbat nikah adalah perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, karena perkawinan yang terjadi setelah adanya Undang-undang perkawinan mengandung prinsip pencatatan perkawinan demi menjaga kemaslahatan keluarga.Article 7 KHI does not provide a definition marriage establishment  but only the common rules.  The presence of the chapter will provide opportunities for offenders to do unregistered marriage or sirri and wild polygamy to get the marriage establishment made by Religious Courts. Hence, this KHI chapter need to limit in the usage.   marriage establishment is a determination of the marriage performed by a husband and wife. It is performed by the couple husband and wife whose fulfilled the rule and requirement.  This must be done related to  the civil law which is the authority of the Islamic Court. It is important to understand that in the chapter 7 of KHI, there are ambiguity and inaccuracy. Therefore it is necessary to limit the usage to prevent the negative  implication in the society. Request of marriage

  14. Disparitas Putusan Praperadilan Dalam Penetapan Tersangka Korupsi Oleh KPK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfitra .

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: Pretrial is a new innovation in the Criminal Code. Pretrial intention is as a "translation" of the substance of habeas corpus rights. Pretrial become one of the court's discretion horizontally over the application of the force by the police, prosecutors, and theCommission, which include the validity of the arrest, detention, discontinuation of the investigation or the discontinuation of the prosecution, compensation / rehabilitation, and the validity of objects seized as a means of proof and determination of the suspect. With the institution of pretrial these "prisoners" or suspects who set olek Commission authorized by law to exercise supervision over the course of a forceful measures in the process of determination of the investigation after the enactment itself becomes suspect. The purpose of this monitoring, among other things kongkritisasi Aqusatoir concept of human rights and with the principles of presumption of innocence  Absraksi: Praperadilan merupakan inivasi baru(lembaga baru dalam KUHAP. Praperadilanmerupakan tempat mengadukan pelanggaran hak-hak azasi manusia, sebab niat praperadilan adalah sebagai “terjemahan” habeas corpus yang merupakan substasi HAM. Sebab penyusunan KUHAP banyak disemangati oleh hukum internasional yang telah menjadi Internasional Custamory Law. Praperadilan sebagai salah satu kewenangan pengadilan secara horizontal atas penerapan upaya paksa oleh polisi,jaksa,dan KPK. Yang meliputi sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan, ganti rugi/rehabilitasi, sah atau tidaknya benda yang disita sebagai alat pembuktian dan penetapan tersangka,Lembaga praperadilan merupakan bagian mekanismesistem peradilan pidana yang diatur dalam KUHAP. Dengan adanya lembaga praperadilan ini “pesakitan” atau tersangka yang ditetapkan olek KPK diberi hak oleh Undang-undang untuk melakukan pengawasan atas jalanya suatu upaya paksa dalam proses penetapan penyidikan setelah

  15. Pengaruh Kekuatan Media Sosial dalam Pengembangan Kesenjangan Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Listianing Tyas

    2016-02-01

    Full Text Available Langkah yang terbaik untuk mengurangi kesejangan digital adalah menyiapkan masyarakat untuk bisa menerima, menilai, memutuskan dan memilih informasi yang tersedia. Penyiapan kondisi psikologis bagi masyarakat untuk menerima, menilai, memutuskan dan memilih informasi bagi diri mereka sendiri akan lebih efektif dan mendewasakan masyarakat untuk bisa mengelola informasi dengan baik. Kemajuan teknologi informasi seseorang atau masyarakat akan mendapat kemudahan akses untuk menggunakan dan memperoleh informasi. Kemajuan teknologi informasi akan mendorong penggunaan internet yang positif. Seperti penggunaan media sosial yang masih menjadi tren disemua kalangan. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan beberapa pengaruh media sosial dalam pengembangan kesenjangan digital. 

  16. Makna Arsitektur Masjid Pakualaman dalam Tinjauan Kosmologi Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Hasyim

    2011-12-01

    Full Text Available Masjid memiliki arti penting dalam kebudayaan dan peradaban Islam. Masjidtidak hanya sebagai simbol kebesaran Islam tetapi juga menjadi simbol harmoni kehidupan manusia dengan alam lingkungan. Melalui  pendekatan sejarah dan arkeologi penelitian ini menemukan bahwa Masjid  Pakulaman memiliki keterkaitan dengan perkembangan kebudayaan Jawa.  Secara utuh bangunan Masjid Pakualaman merupakan perpaduan antara  unsur Hindu Jawa dan Islam sebagai bentuk yang saratdengan makna kosmologis dan kaya   harmonisasi kehidupan spiritual. Harmonisasi tersebut dapat dilihat dari bentuk atap tajuk dengan mustaka berbentuk gada, ornamensulur bunga dan gapura pintu utama.

  17. MODEL PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENGEMBANGKAN JIWA WIRAUSAHA SISWA SMK UNGGULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rafika Bayu Kusumandari

    2015-07-01

    Full Text Available Konsep pendidikan wirausaha yang diterapkan di SMK diharapkan mampu mencetak wirausaha-wirausaha muda.Tujuan penelitian sebagai berikut: 1 Mendeskripsikan model pendidikan kewirausahaan dalam mencetak jiwa wirausaha siswa SMK Unggulan di Kota Semarang dan 2 Mendeskripsikan efektivitas model pendidikan kewirausahaan dalam mencetak jiwa wirausaha siswa SMK Unggulan di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptifdengan jenis studi ekspla­natif yang diarahkan untuk mengembangkan dan menghasilkan suatu model pembelajaran. Pembelajaran kewirausahaan pada siswa kelas XII jurusan teknik komputer dan jaringan di SMK Negeri 7 Semarang tahun ajaran 2011/2012 dimana sebanyak 28 siswa (39,44% memperoleh prestasi yang cukup baik, sebanyak 27 siswa (38,03% memperoleh prestasi belajar yang baik, sebanyak 10 siswa (14,08% dengan prestasi belajar yang kurang, sebanyak 5 siswa (7,04% dengan prestasi belajar yang amat baik sedangkan yang termasuk dalam kategori sangat kurang sebanyak 1 siswa (1,41%. Jadi rata-rata pres­tasi siswa pada pembelajaran kewirausahaan pada siswa kelas XII jurusan teknik komputer dan jaringan di SMK Negeri 7 Semarangtermasuk dalam kategori baik.The concept of entrepreneurship education applied in SMK is expected to create new young entre­preneurs. The purposes of this study are to describe the educational model formotivating the students to have entrepreneurial spirit in outstanding vocational schools in Semarang and todescribe the effecti­veness of educational model in creating students’ entrepreneurship spirit. The study uses explanative descriptive method which is for developing a teaching and learning model. Enterpreneurship teaching and learning for the students of XII class majoring at technic of computer and software in SMKN 7 Semarang for the period of 2011/2012 has made good achievement. It shows that 39,44% students or 28 students’ achievement is good enough, 27 students (38,03% received good

  18. PENERAPAN HIPNOTEACHING MELALUI NEURO-LINGUISTIC PROGRAMMING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Ismuzaroh

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penerapan hypnoteaching melalui neuro linguistic programming (NLP dalam proses pembelajaran kimia adalah untuk menghilangkan pikiran negatif siswa terhadap pembelajaran kimia, yang selanjutnya meningkatkan minat, motivasi dan keaktifan belajar kimia siswa. Hasil penelitian menunjukkan siswa lebih terbuka, berani mengemukakan pendapat terhadap permasalahan kimia yang pelajari, siswa merasa fresh, dan nyaman. Hypnoteaching goals through the application of neuro linguistic programming (NLP is a chemical in the learning process to eliminate the negative thoughts of students towards learning chemistry, which further increase the interest, motivation and active learning chemistry students. Results showed students were more open, daring to express opinions on issues studied chemistry, students feel fresh, and comfortable.

  19. STRATEGI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS VERSI GEORGE POLYA DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Umar

    2016-05-01

    Full Text Available George Polya telah meletakan suatu warisan “pentingnya mengajar dengan pemecahan masalah”. Setiap masalah memiliki “sepuluh strategi” yang tepat dengan “empat” langkah pemecahan sesuai dengan aspek-aspek dan sudut pandangnya masing-masing di dalam menyelesaikan suatu masalah matematis. Topik ini telah menjadi komponen utama dalam kurikulum matematika pada semua tingkatan pendidikan. NCTM dalam standards (1989 mempublikasikan ”The Curriculum and Evaluations Standards for School Mathematics”, yang menekankan bahwa pemecahan masalah harus menjadi fokus dalam kurikulum matematika di sekolah. Ini berarti bahwa pemecahan masalah merupakan salah satu topik yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan mengajarkan matematika dengan pemecahan masalah adalah: (1 membantu guru memperbaiki keterampilan pemecahan masalah diri sendiri; (2 diberikan kepada guru untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah mereka; (3 untuk menyelidiki strategi umum pemecahan masalah; dan (4 bagaimana membuat kata “masalah” dan “pemecahan masalah” menantang dan menarik untuk siswa. Pentingnya para siswa mengalami proses pembelajaran matematika dengan pemecahan masalah matematis. Siswa perlu dipersiapkan dan didorong untuk berpikir bahwa sesuatu itu multi-dimensi sehingga mereka dapat melihat banyak kemungkinan penyelesaian untuk suatu masalah. Dengan demikian, pemecahan masalah matematis dalam pembelajaran matematika merupakan bagian integral dari semua aktivitas matematis. Fokus kajian makalah ini adalah bagaimana strategi pemecahan masalah matematis versi George Polya dan penerapannya dalam pembelajaran matematika.

  20. Efek Durasi Pencahayaan Pada Sistem HRAR Untuk Menurunkan Kandungan Minyak Solar Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Puspitasari

    2014-09-01

    Full Text Available Kandungan minyak di dalam air limbah industri perminyakan umumnya bersifat toksik terhadap mikroorganisme dan mengganggu proses pengolahan secara biologis. Sistem HRAR diperkirakan dapat mengatasi hambatan tersebut melalui proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perpanjangan waktu pencahayaan pada kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak di dalam limbah. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi durasi pencahayaan dan variasi penambahan volume minyak solar yang ditambahkan ke dalam reaktor. Variasi durasi pencahayaan yang digunakan adalah pencahayaan selama 12 jam dan pencahayaan selama 24 jam. Sedangkan penambahan volume minyak solar ke dalam masing-masing reaktor adalah sebesar 346 ppm, 519 ppm dan 692 ppm. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah durasi pencahayaan selama 12 jam memiliki efek yang lebih baik terhadap penurunan konsentrasi minyak dibandingkan pencahayaan selama 24 jam. Hal ini dapat terlihat dari baiknya pertumbuhan alga dan bakteri di dalam reaktor serta tingginya penurunan konsentrasi minyak solar di dalamnya. Penurunan konsentrasi minyak solar terbaik terdapat pada reaktor dengan penambahan minyak solar sebesar 346 ppm. Pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 12 jam terjadi penurunan konsentrasi minyak sebesar 78,4%. Sedangkan penurunan kandungan minyak solar pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 24 jam adalah sebesar 73,9%.

  1. PERUBAHAN KANDUNGAN YODIUM DALAM ASI SETELAH PEMBERIAN YODIUM DOSIS TINGGI PER ORAL PADA IBU MENYUSUI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhilal Muhilal

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian pengaruh pemberian kapsul iodium dosis tinggi pada ibu menyusui terhadap kadar iodium dalam ASI di Kecamatan Dukun dan Srumbung, Jawa Tengah. Ibu menyusui dibagi dalam 2 kelompok: kelompok perlakuan dan kelompok pembanding. Urine dan ASI pada kelompok perlakuan dan pembanding dikumpulkan pada hari 0, 2, 7, 30, 90 dan 180. Analisis iodium dilakukan dengan cara Kolhoff and Sanders. Pola perubahan kandungan iodium ASI sama dengan pola perubahan iodium dalam urin dengan koefisien korelasi sebesar 0.96. Kandungan iodium dalam ASI pada kelompok perlakuan ditemukan pada hari kedua dengan nilai 16350 ug/L dibandingkan dengan 75 ug/L pada kelompok pembanding, kemudian menurun secara perlahan sampai mendekati nilai normal pada hari ke 180 setelah pemberian kapsul iodium. Diperkirakan kandungan iodium dalam ASI sekitar 60% dari kandungan iodium dalam urin. Dengan dugaan adanya kelebihan masukan iodium pada bayi yang menerima dari dua sumber, yaitu ASI dan kapsul yang diberikan langsung pada bayi dalam program IDD, perlu dipertimbangkan kemudian timbulkan efek sampingan pada bayi karena kelebihan iodium.

  2. ANALISIS KESULITAN MATEMATIKA SISWA SMA/MA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SETARA UN DI KABUPATEN MALUKU TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Irfan Rumasoreng

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis kesulitan siswa SMA/MA Kabupaten Maluku Tengah dalam menyelesaikan soal setara UN dan faktor yang menyebabkannya. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah 1819 siswa kelas XII SMA/MA Program IPA dari 53 sekolah di Kabupaten Maluku Tengah. Sampel berasal dari tujuh sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 95 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis berbentuk urai-an dan dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk melacak jenis kesulitan; yakni kesulitan fakta, ketrampilan, konsep, dan prinsip serta faktor penyebabnya. Soal yang diujikan sebanyak 10 butir soal yang merupakan soal dengan daya serap rendah berdasarkan hasil UN tahun 2008 hingga 2011. Analisis data dilakukan dengan menghitung banyak kesulitan siswa yang didukung hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan kesulitan fakta tertinggi dialami sekolah strata rendah diikuti strata sedang kemudian strata tinggi. Urutan tingkat kesulitan tersebut juga terjadi dalam hal kesulitan ketrampilan, konsep, dan prinsip. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan berdasarkan hasil telaah terhadap jawaban siswa adalah siswa tidak mampu dalam hal penguasaan konsep, perpaduan antarkonsep, ketrampilan dalam menyelesaikan soal turunan dalam trigonometri dan teknik integral, penggunaan perbandingan trigonometri, penentuan banyaknya pilihan dalam menyelesaikan soal kombinasi, penentuan persamaan garis singgung lingkaran, penggunaan aturan kosinus dalam menentukan volume bangun ruang, penggunaan konsep limit baik bentuk aljabar maupun trigonometri, pembuatan model matematika, danpenentuan daerah asal suatu fungsi komposisi. Kata kunci: kesulitan, fakta, konsep, ketrampilan, prinsip, Ujian Nasional SMA/MA.

  3. SEMAUN DALAM BAYANG-BAYANG PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1899-1923

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Wirawan

    2011-10-01

    Full Text Available The background of Semaun life between 1899-1923 is influenced by the hands of the Dutch colonial government power, either directly or indirectly. His father who worked as a stone breaker at the Railway Bureau economically place them as disadvantaged and exploited social groups. Because they are only used as cheap labor. In the stratification of society in East Java, Dutch East Indies in particular, the Semaun is categorized as abangan Islamic family which is in everyday social intercourse are socially marginalized. Politically, Semaun family is not counted, except within the framework of the political interests of rulers in achieving its goals. In the field of education, Semaun can achieve it despite the limitations. Key words: Semaun, educational, economic, social and political   Latar belakang kehidupan Semaun antara 1899-1923 dipengaruhi oleh tangan-tangan kekuasaan pemerintah kolonial Belanda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ayahnya yang bekerja sebagai pemecah batu di Jawatan Kereta Api Surabaya secara ekonomi menempatkannya pada golongan masyarakat kurang mampu dan tereksploitasi. Karena mereka hanya dijadikan tenaga kerja murah. Dalam stratifikasi masyarakat di Hindia Belanda khususnya Jawa Timur, keluarga Semaun masuk dalam kalangan Islam abangan yang dalam pergaulan sehari-hari termarginalisasi secara sosial. Secara politis, keluarga Semaun tidak masuk hitungan, kecuali dalam kerangka kepentingan politik penguasa dalam mencapai tujuannya. Dalam bidang pendidikan, Semaun dapat meraihnya walaupun dalam keterbatasan.   Kata kunci: Semaun, pendidikan, ekonomi, sosial dan politik.  

  4. PROBLEM INSIDER DAN OUTSIDER DALAM STUDI AGAMA Telaah atas Pemikiran Russel T. McCutcheon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mudrik al-farizi

    2012-09-01

    Full Text Available Islam ditinjau dari sudut waktunya berproses pada dua rentang waktu yang berbeda tetapi tidak dapat dipisahkan, yaitu pada masa proses tashri> (masa Nabi dan pasca proses tashri>’ (sejak masa sahabat sampai sekarang. Rentang waktu yang sangat panjang dalam historiografi tashri>’ tersebut sudah tentu menimbulkan beragam permasalahan multi dimensi yang berbeda bagi Islam dalam kapasitasnya sebagai problem solver dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, studi Islam—oleh sebagian orang—dianggap tidak cukup hanya dilakukan dengan analisis teks (textual analysis belaka, melainkan harus dikaitkan dengan konteks yang melatarinya, baik pada saat teks (baca: nas}s} diturunkan, maupun konteks yang melatari saat teks akan diterapkan dalam dimensi ruang dan waktu yang berbeda. Problem epistemologis studi Islam pada mulanya bertumpu pada idealisme dengan menjadikan teks-teks suci sebagai satu-satunya sumber kebenaran, pada perkembangannya bergerak menuju empirisme dengan memandang bahwa Islam tidak bisa dilihat hanya dari teks-teks sucinya, karena Islam telah menjadi budaya dalam perilaku penganutnya. Karena itu studi Islam pada masa modern berkembang dalam berbagai model pendekatan ilmu pengetahuan, seperti antropologi, sosiologi, sejarah, dan lainnya. Salah satu bentuk perkembangan pendekatan dalam memahami Islam ialah adanya pemilahan perspektif antara insider (pemeluk agama yang dikaji dengan outsider (orang luar yang bukan pemeluk agama yang menjadi obyek kajian.

  5. Pelaksanaan Mediasi dalam Sistem Peradilan Agama (Kajian Implementasi Mediasi dalam Penyelesaian Perkara di Pengadilan Agama Kelas I A Palembang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Antasari

    2016-03-01

    Full Text Available Artikel ini akan membahas tentang kebijakan peraturan tentang mediasi di agama pengadilan dan cara penyelesaian sengketa melalui mediasi dan pelaksanaan mediasi dalam kasus pengadilan di Pengadilan Agama Kelas I A Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dari penelitian ini diketahui bahwa latar belakang aturan kebijakan mediasi di Pengadilan Agama adalah (a manfaat yang bisa diperoleh jika mediasi digunakan sebagai alat dalam penyelesaian sengketa, yaitu proses mediasi bisa mengatasi masalah akumulasi materi, proses mediasi dipandang sebagai sarana penyelesaian sengketa yang lebih cepat dan lebih murah daripada proses litigasi, penegakan mediasi dapat memperluas akses bagi semua pihak untuk memperoleh rasa keadilan, (b penyediaan upaya perdamaian mereka dalam undang-undang. (c masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang suka damai. Pelaksanaan proses mediasi di pengadilan agama dilakukan dengan dua cara, yaitu mediasi litigasi awal, dan mediasi lebih litigasi. This article will discuss about regulatory policy on mediation in religious courts way dispute resolution through mediation according to Islamic law and implementation of mediation in settlement court cases in Religious Courts Class I A Palembang. This research is qualitative research Source of data used is primary data and secondary data primary. Data derived from field and secondary data consisted of a literature study. From this research note Background to the policy rules on mediation in the Religious Courts is (a the benefits to be gained if mediation used as a means in the settlement of disputes, namely the mediation process could overcome the problem of accumulation of matter, the mediation process is viewed as a means of dispute resolution that is faster and cheaper than the litigation process, enforcement of mediation can expand access for all parties to gain a sense of justice, (b provision their

  6. Somatisasi Dalam Budaya Kolektivis Ditinjau dari Teori Pemaknaan Nelson: Kritik terhadap Psikoanalisa Klasik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjipto Susana

    2015-09-01

    Full Text Available Somatisasi adalah gangguan somatoform yang ditandai oleh gejala yang berulang tanpa somatik diketemukan dasar organik yang jelas, yang menyebabkan seseorang sering berkonsultasi ke dokter (American Psychiatric Association, 2000. Menurut teori Psikoanalisa klasik 1 (van der Kolk dkk., 1996 gangguan somatisasi ini merupakan manifestasi dari kecemasan yang bersifat neurotik. Kecemasan ini bersumber dari konflik internal di dalam diri seseorang, yaitu antara id dan superego (norma masyarakat yang sudah diinternalisasikan. Ketika ego seseorang tidak mampu mengatasi konflik tersebut, maka dorongan‐dorongan tersebut akan ditekan ke dalam ketidaksadaran. Kecemasan akan ditransformasikan (dikonversikan dalam bentuk gejala somatik supaya tidak muncul ke kesadaran. Oleh karena itu gangguan ini disebut juga konversi.

  7. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Di Desa Banjaran Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Suroso

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat derajat partisipasi atau kekuasaan yang dimiliki masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dalam Musrenbangdes di Desa Banjaran dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan masyarakat  berpartisipasi dalam perencanaan pembangunann desa melalui Musrenbangdes. Metode yang digunakan ialah kuantitaif eksplanasi untuk menguji dan menjelaskan hubungan keaktifan masyarakat berpartisipasi dalam Musrenbangdes dengan  faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan melalui Musrenbangdes di Desa Banjaran masih sampai pada anak tangga Penentraman yaitu tangga ke lima dari delapan anak tangga partisipasi masyarakat Arnstein atau masih dalam derajat Pertanda Partisipasi (Degrees of Tokenism. Dari beberapa faktor internal dan eksternal yang diuji menunjukkan hanya usia, tingkat pendidikan,jenis pekerjaan, komunikasi dan kepemimpinan yang mempunyai hubungan, sedangkan tingkat penghasilan dan lamanya tinggal dalam desa tidak mempunyai hubungan yang berarti. Hal ini menunjukkan ada perbedaan tingkat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa melalui Musrenbangdes bila di lihat dari tingkat pendidikan, tingkat komunikasi, usia, jenis pekerjaan dan tingkat kepemimpinan. Sedangkan untuk tingkat penghasilan dan lamanya tinggal masyarakat dalam desa menunjukkan tidak ada perbedaan tingkat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Kata kunci: Perencanaan Pembangunan Partisipatif, Derajat Partisipasi, Musrenbangdes

  8. PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM SPIRITUALITAS ISLAM (Suatu Upaya Menjadikan Perempuan Produktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasanatul Jannah

    2012-02-01

    Full Text Available Abstrak:Artikel ini mengulas tentang pemberdayaan perempuan dalam spritulitas Islam, Perempuan sudah semestinya berani  memulai memberdayakan dirinya sendiri dengan melakukan upaya-upaya revolusioner seperti: memiliki manajemen waktu, menambah wawasan informasi, pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan hak dan kewajibannya sebagai perempuan dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan diri, baik fisik maupun mental. Di mana faktor penunjang utama pemberdayaan adalah pendidikan yang menjadi kebutuhan  perempuan dimulai dari diri masing-masing. Dalam artikel ini juga diuraikan profil perempuan-perempuan Islam inspirasional yang banyak memberikan inspirasi bagi perempuan yang lain untuk majuKata kunci:Pemberdayaan perempuan, produktifitas, dan spiritualitas islamAbstract:This article reviews the women empowerment from the perspective of Islamic spirituality. Women should have been courageous to begin to empower themselves in performing revolutionary efforts: possesing time management, skill and knowledge concerning their obligation and right as women, and accelerating their comprehension on physical and mental self-soundnesses. However, the main factor that can support the women empowerment is education. It becomes the women need and must be fulfilled by themseves. This article is also about to break down the profiles of inspirative female Muslims that inspire the other women to progress.Key words:the women empowerment, productivity, and Islamic spirituality

  9. PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernardo Nugroho Yahya

    2004-01-01

    Full Text Available The future industry is the one who can manage the information system. Today, communication technology and distributed system computerization already have the ability to implement system that able to exchange and share information between different users. Product Data Management (PDM is an up-to-date and excellent method on managing the exchange and share of information. PDM is able to integrate and manage data analyzing process and documentation of the related product component physically. By adjusting the CAD/CAM on certain condition, the PDM will function maximally by using the information based on STEP (Standard for the Exchange of Product Data model. This article will explain the relationship between PDM system and CAD/CAM on industry. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem informasi merupakan ujung tombak sebuah perusahaan yang unggul di masa depan. Komputerisasi dengan sistem yang terdistribusi dan teknologi komunikasi saat ini memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan sistem yang dapat menukar dan men-share informasi antar user yang berbeda. Teknologi yang mendapat cukup perhatian luas dalam hal pertukaran dan sharing informasi ini adalah Product Data Management (PDM. PDM dapat mengintegrasikan dan mengatur proses pengolahan data dan dokumen teknik yang berhubungan dengan komponen fisik produk yang bersangkutan. PDM akan berfungsi maksimal apabila kesesuaian dengan CAD/CAM diatur sedemikian rupa, dihubungkan dengan informasi berbasiskan STEP (Standard for the Exchange of Product Data model. Artikel ini akan menjelaskan hubungan antara sistem PDM dengan CAD/CAM dalam industri. Kata kunci: PDM, Manajemen Data, CAD/CAM, STEP.

  10. Eksistensi Gula Gending di dalam Dinamika Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Triyanuartha

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi gula gending di dalam dinamika budaya yang terjadi di Lombok. Gula gending merupakan sebuah pertunjukan musik yang dimainkan ketika pedagang harum manis mepromosikan barang dagangannya untuk menarik perhatian calon pembeli. Seiring dengan perjalanan waktu, pertunjukan musik ini menjadi langka dan jarang ditemukan di dalam masyarakat. Kini gula gending muncul kembali dengan beberapa perkembangan yang menyertainya. Analisis dilakukan terhadap fakta musikal yang meliputi dimensi sonorik, dimensi visual dan dimensi kinestetik. Untuk membahas mengenai penyebab dan hasil dari perkembangan akan digunakan konsep music and cutural dynamic.   This research aims to gasp the exsistence of gula gending in cultural dynamic which occurs in Lombok. Gula gending was a music performance played when the arbanat seller was promoting their goods to attract the customers’ attention. As the time goes by, this music performance becomes rare, so we seldom find its existence in society. In spite of the fact, nowdays gula gending reappears along with few following developments. An analysis has been done to the musical facts which may include among athers are sonoric dimention, visual dimention, and kinesthetic dimention. To gain the explanation about the causes and results of the development, music and cultural dynamic concepts are conducted.

  11. BENTUK DAN FUNGSI IRREALER KONJUNKTIV DALAM KALIMAT BAHASA JERMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulis Triyono

    2015-01-01

    Full Text Available This paper aims to describe forms of subjunctive sentences and their functions in German sentences. Based on the studies that have been conducted, it can be concluded that there are five forms of irrealer Konjunktiv in German sentences. Based on the functions, irrealer Konjunktiv includes: (1 irrealer Wünschsatz used to express the subjunctive indicating a wish, (2 irrealer Bedinungssatz used to express the conditional subjunctive, (3 Umschreibung des Konjunktivs II used to express an honorific meaning, (4 irrealer Vergleichssatz used to express a personification for one to be compared to another, and (5 irrealer Folgesatz used to express the subjunctive by giving (Verstärkung an emphasis using adverbs.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk irrealer Konjunktiv ’kalimat perumpamaan’ dan fungsinya dalam kalimat bahasa Jerman. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk irrealer Konjunktiv dalam kalimat bahasa Jerman terdiri atas lima bentuk perumpamaan. Berdasarkan fungsinya, irrealer Konjunktiv meliputi: (1 irrealer Wünschsatz berfungsi untuk mengungkapkan pengandaian yang bermakna keinginan, (2 irrealer Bedinungssatz berfungsi untuk mengungkapkan pengandaian bersyarat, (3 Umschreibung des Konjunktivs II mit würde + Infinitiv berfungsi untuk mengungkapkan pengandaian yang bermakna hormat, (4 irrealer Vergleichssatz berfungsi untuk membandingkan seseorang dengan yang lain, dan (5 irrealer Folgesatz atau Konsekutivsatz berfungsi untuk mengungkapkan pengandaian dengan cara memberikan penegasan (Verstärkung dengan kata adverbial

  12. APLIFIKASI ISLAM DALAM MEME “MENGAJAK NIKAH KE KUA”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rulli Nasrullah

    2016-12-01

    Full Text Available The participation of social media users in online communication also encouraging the spread of the phenomenon of marriage in society including the reasons that sound cliche appears that  a satire and sarcasm meme of ”Mengajak Nikah ke KUA” appeared and distributed through social media and become a reflection from the real world in the virtual world . Through virtual ethnographic research with Analisis Media Siber level of technic, this article tries to trace the cultural artifacts of satire and values contained in the meme . Partisipasi pengguna dalam komunikasi online di media sosial juga merambah pada fenomena ajakan menikah di tengah masyarakat termasuk di dalamnya alasan-alasan yang terdengar klise yang muncul. Meme “Mengajak Nikah ke KUA” merupakan satire atau sindiran yang muncul dan terdistribusi melalui media sosial dan menjadi semacam cerminan dunia virtual yang berasal dari dunia nyata. Melalui riset etnografi virtual dengan teknik level Analisis Media Siber, artikel ini mencoba menelusuri artefak budaya tentang satire dan nilai-nilai yang terkandung dalam meme tersebut.

  13. PENGARUH BOARD DIVERSITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF CORPORATE GOVERNANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Kusumastuti

    2007-01-01

    Full Text Available Board diversity is one the issue related to corporate governance. Board diversity shall influence Board of Directors composition. In this research, board diversity is measured by 5 variables, i.e. women in board, minority race availability, outsider directors, age, and educational background, with board and company measurement control variables. Company value is measured by utilizing Tobin's Q ratio. The research samples are taken from 48 manufacturing companies listed at Jakarta Stock Exchange in 2005. This research shows that board diversity members influencing to company value. Abstract in Bahasa Indonesia : Persebaran anggota dewan (board diversity merupakan salah satu isu yang terkait dengan corporate governance. Board diversity akan mempengaruhi komposisi dewan direksi yang nantinya akan mempengaruhi implementasi corporate governance. Dalam penelitian ini, board diversity diukur dengan 5 variabel, yaitu keberadaan dewan direksi wanita, keberadaan etnis Tionghoa dalam anggota dewan (sebagai proksi dari minoritas, proporsi outside directors, usia anggota dewan direksi, dan latar belakang pendidikan anggota dewan, dengan ukuran dewan dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Sedangkan nilai perusahaan diukur dengan menggunakan rasio Tobin's Q. Sampel penelitian ini adalah 48 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran anggota dewan (board diversity berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: persebaran aggota dewan, corporate governance, nilai perusahaan, tobin's Q.

  14. PEMAKAIAN BAHASA MANGGARAI DALAM MISA INKULTURATIF DIKABUPATEN MANGGARAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pius Pampe

    2012-11-01

    Full Text Available Wacana BM yang digunakan dalam misa inkulturatif di Kabupaten Manggarai merupakan wacana ekspresif berwujud monolog. Wacana ini unik, karena hanya terdiri dari satu paragraf pendek, namun struktur pertuturannya utuh yang ditunjukkan oleh ada bagian pendahuluan, prainti, inti, prapenutup, dan penutup. Demikian juga pada aspek fonologis memiliki keunikan yang ditunjukkan oleh bunyi [o] pada kata io ‘ya’, kata kepok ‘puji syukur’, serta bunyi [i] pada kata Mori ‘Tuhan’ yang diucapkan relatif panjang serta intonasi agak tinggi. Keunikan lain terlihat pada aspek sintaksis yang ditunjukkan oleh penggunaan kalimat predikat verba serial serta penggunaan kalimat konstruksi pasif pada kalimat majemuk yang memiliki hubungan ketergantungan parataktik. Verba pada kalimat majemuk ini berupa kata kerja transitif dan oblig agent berupa frase preposisi l-ami ‘oleh kami’ dan l-ite ‘oleh engkau’, sedangkan subjek berupa nomina yang memiliki fungsi sintaktik sebagai patient. BM yang digunakan dalam misa inkulturatif memiliki tiga ragam, yakni ragam biasa, semibeku, dan ragam beku. Makna dan nilai religius yang terkandung di balik penggunaan kedua ragam tersebut kurang dipahami oleh UKEM, karena masing-masing hanya mencapai 43. 22% dan 44, 34%. Mereka hanya memahami makna dan nilai yang terkandung pada penggunaan ragam biasa yang mencapai 71,52%.

  15. TRADISI MERARI’ SUKU SASAK DI LOMBOK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bustami Saladin

    2014-10-01

    Full Text Available Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang priadengan seorang wanita sebagai suami istri untuk membentukkeluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan YangMaha Esa. Ikatan perkawinan merupakan ikatan suci yangberdasarkan nilai-nilai ketuhanan untuk membentuk keluargasakînah, mawaddah dan rahmah. Salah satu adat yang dipegangteguh oleh masyarakat Lombok adalah kawin lari. Dalam adatSasak pernikahan dengan cara kawin lari ini lebih populerdisebut dengan merari’. Oleh karena itu, Merari’ dalam bahasaIndonesia disebut dengan istilah kawin lari. Secaraterminologis, merari’ mengandung dua arti. Pertama, lari ataumelarikan. Ini adalah arti yang sebenarnya. Kedua, keseluruhanpelaksanaan perkawinan menurut adat Sasak. Bagi masyarkatSasak, merari’ berarti mempertahankan harga diri danmenggambarkan sikap kejantanan seorang pria Sasak, karena iaberhasil mengambil (melarikan seorang gadis pujaan hatinya.Meskipun metode kawin lari ini tidak pernah dijelaskan didalam nash (al-Qur`an dan Hadits, tetapi bila ditinjau dariperspektif maqâshid al-syarî’ah, maka stutus hukum pernikahandengan metode kawin lari ini tetap sah. Karena dalamkelangsungan akad nikahnya tetap memenuhi syarat danrukun sebagaimana yang telah disyari’atkan Islam.

  16. IMAJI DAN PERAN MEDIA DESAIN DALAM PROSES DESAIN ARSITEKTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joyce M. Laurens

    2003-01-01

    Full Text Available Architectural forms are created by human minds. Because of this they are tied tightly to the perceptual experience and concept of designer. Designers are creating images and models for thought and communication, through which the intentions of a design idea may be captured and transmitted, so that the concepts can be understood, and perceived as reality. In a creative design process, a wide range of media are applied. It plays an important role, not only in conveying architectural messages and but also in operating as a catalyst to explore design ideas. This paper discusses the role of design media on the reception and conception of the architectural message. Abstract in Bahasa Indonesia : Bentuk arsitektur diciptakan oleh pikiran manusia. Oleh karena itu bentuk-bentuk arsitektur sangat terkait pada pengalaman dan konsep perseptual perancangnya. Perancang menciptakan imaji-imaji dan model bagi pemikiran dan komunikasi sedemikian rupa agar gagasan desainnya dapat ditangkap dan dipancarkan, sehingga pada akhirnya konsep arsitek bisa dimengerti dan diterima sebagai realitas. Dalam proses desain kreatif, beragam jenis media desain dapat digunakan. Media ini memainkan peran penting bukan hanya sebagai pengantar informasi atau pesan arsitektural saja, akan tetapi juga berperan sebagai katalisator dalam menggali dan mengembangkan gagasan desain. Tulisan ini akan menelaah peran media desain tersebut terhadap penerimaan dan konsepsi pesan arsitektural. Kata kunci: desain arsitektur, imaji-persepsi, komunikasi

  17. Psikoanalisa Islam, Menggali Struktur Psikis Manusia dalam Perspektif Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Heri Afrizal

    2014-09-01

    Full Text Available Pengaruh Teori Psikoanalisa Sigmund Freud dalam kajian psikologi modern cukup dominan mewarnai ilmu pengetahuan secara umum yang berbicara tentang manusia, seperti kedokteran, filsafat, agama, seni, sastra, antropologi, maupun politik. Padahal teori-teori Freud tentang konsep manusia, yang menjadi basis utama dalam mengkaji prilaku dan kejiwaan manusia, sangat dipengaruhi oleh doktrin ateisme yang dianutnya. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Sebab, ketika psikologi semacam ini diajarkan dan diyakini oleh umat Islam yang belum sadar terhadap paradigma psikologi modern, maka akan menjadi masalah. Padahal doktrin-doktrin di dalamnya sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Sementara itu, kajian-kajian ilmuwan Muslim kontemporer mengenai hal ini belum banyak mewarnai. Oleh karena itu,sangat diperlukan kajian mendalam mengenai ilmu psikologi yang berbasis pandangan hidup Islam, sehingga ditemukan konsep manusia yang utuh dan islami. Tulisan ini mencoba mengkaji permasalahan psikologi melalui kajian tematis-analitis terhadap teks-teks al-Qur’an dan al-Hadits. Sebagai perbandingan, kajian dimulai dengan mengungkap konsep manusia menurut Psikoanalisa Sigmund Freud, kemudian disusul pembahasan tentang struktur psikis manusia menurut Islam.

  18. Perancangan Pembahagian Harta Semasa Hidup dalam Islam: Konsep dan Kepentingannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Husni Hasbulah

    2015-06-01

    Full Text Available Perancangan terhadap pembahagian harta semasa hidup adalah aspek yang harus dipraktikkan dengan lebih meluas. Melalui perancangan pembahagian harta ia mampu menjaga kepentingan pemilik dan bakal penerima-penerima harta sama ada semasa hidup mahupun selepas kematian. Memahami dasar perancangan pembahagian harta berasaskan al-Quran dan hadis mampu memberi panduan kepada orang Islam dalam memahami keperluan dan kepentingan merancang harta semasa hidup. Oleh itu, artikel ini akan mengupas antaranya konsep perancangan harta semasa hidup, kedudukan dan nilai-nilainya dalam Islam dan kepentingannya. Melalui kupasan tersebut, ia mampu memberikan impak terhadap pembahagian harta orang Islam yang seharusnya melihat aspek perancangan semasa hidup adalah sesuatu yang amat penting untuk dipraktikkan dengan lebih meluas. Apatah lagi dengan pelbagai isu yang berlaku berkaitan pembahagian harta di kalangan orang Islam pada masa kini yang memerlukan kepada penyelesaian secara komprehensif dan sistematik. Di akhir penulisan ini, penulis menerangkan bahawa melalui perancangan pembahagian harta yang dibuat semasa hidup tanpa perlu menunggu kepada kematian mampu untuk mengurangkan beberapa permasalahan yang berlaku di kalangan orang Islam berkaitan dengan soal pembahagian harta.

  19. REFORMA AGRARIA BERPARADIGMA PANCASILA DALAM PENATAAN KEMBALI POLITIK AGRARIA NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanis Maladi

    2013-04-01

    Full Text Available Basic Agrarian Law Act (BAL of 1960 which sets out the foundation for agrarian reform fails to solve Indonesia’s many land-related problems. In addition to the fact that its mandate has not been implemented, there are a cornucopia of inferior rules under the BAL that run afoul with the Pancasila and the 1945 Constitution. This normative research employs library research method. Library research was carried out by studying documented materials. We find that an agrarian reform which encapsulates the paradigm of Pancasila is yet to be realised given the many irregularities found in the implementation. We conclude that the affirmation and the revitalization of Pancasila values in the national agrarian politics is of utmost necessity. Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA 1960 sebagai induk reforma agraria belum mampu menjadi jawaban atas permasalahan agraria di Indonesia. Selain karena banyak amanatnya belum dilaksanakan, banyak juga aturan-aturan di bawahnya yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945. Penelitian ini merupakan penelitian normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan merujuk pada bahan-bahan yang didokumentasikan dengan alat studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan reforma agraria berparadigma Pancasila belum mampu diwujudkan karena banyak ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, sangat mendesak adanya penegasan dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila di dalam politik agraria nasional. 

  20. INOVASI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM DAN ECENG GONDOK DIKOMBINASI DENGAN BIOTEKNOLOGI MIKORIZA BENTUK GRANUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Asngad

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuat formula pupuk organik limbah dari campuran kotoran ayam dan eceng gondok sebagai pupuk organik dasar dan memproduksi pupuk organik unggul kombinasi pupuk organik dasar dan pupuk hayati spora CMA dalam kemasan granul. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas hara pupuk yang dihasilkan, serta kandungan logam berat. Pupuk secara diskriptif dibandingkan dengan baku mutu pupuk organik menurut SK Mentan 2009. Hasil analisis hara makro dan mikro, serta logam berat pada pupuk organik dasar sudah memenuhi persyaratan baku mutu pupuk organik. Perbanyakan pupuk  hayati CMA diperoleh 35 butir spora CMA/gram. Formula pembuatan campuran pupuk organik dasar: 2 kotoran ayam, 1 eceng gondok. Pupuk tersebut ditambah dengan 1 kg inokulum CMA atau pupuk hayati, 0,5 kg clay merah, 0,5 kg fosfat alam, 0,25 kg clay putih; 500 cc air. Hasil analisis hara makro dan mikro, campuran pupuk organik dasar dan hayati yang telah digranul sesuai dengan standar pupuk organik dari SK Mentan 2009. Disimpulkan bahwa campuran pupuk organik dari bahan dasar (kotoran ayam dan gulma air, yang ditambah dengan pupuk hayati dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk anorganik. Pupuk granul lebih efisien dan efektif digunakan untuk berbagai campuran dan di lapang. The research objective is to make the formula of organic fertilizer from water weed and chicken poop mixture as the basic organic fertilizer and to produce excellent organic fertilizer from the combination of basic organic fertilizer and biologic CMA spore fertilizer in a granule package. The study was conducted with an experimental method and laboratory analysis to determine the quantity and quality of fertilizer nutrients and heavy metal content that was descriptively compared to the standard organic fertilizer by SK Mentan 2009. The results showed that the quantity and quality of the fertilizer

  1. PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Acep Rohendi

    2016-03-01

    No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE. Kedua undang-undang tersebut telah mampu memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi konsumen dalam melakukan transaksi jual beli barang bergerak melalui ecommerce, perlindungan hukum tersebut terlihat dalam ketentuan-ketentuan UUPK dan UU ITE. Kedua undang-undang tersebut telah mengatur mengenai penggunaan data pribadi konsumen, syarat sahnya suatu transaksi e-commerce, penggunaan CA (Certification Authority, permasalahan klausula baku dan mengatur mengenai perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam memasarkan dan memproduksi barang dan jasa yang dapat dijadikan acuan bagi obyek dalam transaksi e-commerce. Walaupun UUPK memiliki kelemahan yaitu hanya menjangkau pelaku usaha yang berkedudukan di Indonesia saja, namun kelemahan ini sudah ditutupi oleh UU ITE dan berbagai ketentuan internasional seperti UNCITRAL Model Law. Meskipun ketentuan yang dibuat PBB ini belum lengkap. Kata kunci : e-commerce, perlindungan konsumen, transaksi elektronik.

  2. PENGEMBANGAN VIDEO ICE BREAKING SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ilham bakhtiar

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang menelaah pengembangan Ice Breaking sebagai media BK untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Tujuan penelitian adalah (1 Untuk mengembangkan media video ice breaking sebagai media BK yang acceptable (diterima, dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. (2 Untuk mengetahui efektifitas media video ice breaking sebagai media BK dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian berupa panduan Ice Breaking dan Video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan panduan video ice breaking yang acceptabe (diterima, berdasarkan kegunaan (utility, ketepatan (accuracy, kelayakan (faesibility dan relevansi dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa mendapat hasil yang layak untuk di gunakan di SMA Negeri 1 Bontonompo. (2 Panduan video Ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa di SMA Negeri 1 Bontonompo Kabupaten Gowa. Kata Kunci: Media, keterampilan sosial, ice breaking dan Video

  3. Penggunaan Frekuensi 2,4 GHz dalam Keperluan Internet Wireless Studi Kasus Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ariyanti

    2011-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi penggunaan frekuensi 2.4 GHz dalam keperluan internet wireless di daerah Yogyakarta, mengetahui kendala yang dihadapi penyelenggara internet wireless (ISP dalam memanfaatkan frekuensi 2.4 GHz dan mengetahui tanggapan pengguna internet wireless agar frekuensi 2.4 GHz dapat dimanfaatkan secara maksimal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dengan melakukan in-depth interview kepada Balai monitoring frekuensi dan penyelenggara internet wireless yang menggunakan frekuensi 2.4 GHz. Berdasarkan hasil penelitian kondisi penggunaan frekuensi 2.4 GHz pada daerah Yogyakarta masih belum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dalam KM No.2 tahun 2005. Kendala yang dihadapi ISP dalam menggunakan frekuensi 2.4 GHz yaitu banyaknya interferensi yang terjadi. Agar frekuensi 2.4 GHz dapat dimanfaatkan secara maksimal maka peralatan yang digunakan harus disertifikasi terlebih dahulu, dilakukan pengawasan terhadap daya pancar dan penggunaannya mempunyai skill di bidang jaringan internet wireless.

  4. Multi-Criteria Decision Making Dalam Penentuan Jurusan Siswa Pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP Penerbangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Safrizal

    2016-11-01

    Full Text Available Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP Penerbangan adalah Lembaga pelatihan profesi yang memdidik, melatih dan menyalurkan kerja dalam bidang penerbangan. Dalam menentukan jurusan siswa ada LPP Penerbangan yaitu jurusan Airlines Staf, Travel Agent Staf dan Cabin Staf diperlukan banyak kriteria yang dibutuhkan agar jurusan yang ditentukan sesuai dengan bidang pekerjaan yang ada pada perusahaan penerbangan dan pihak manajemen dapat merekomendasikan untuk ditempatkan pada maskapai tersebut. Untuk itu perlu adanya sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK serta penerapan metode AHP yang akan membantu mengolah data siswa tersebut. Metode AHP dinggap baik karena dapat membandingkan antara kriteria yang ditetapkan dengan alternatif. Penerapan metode metode  AHPmenjadi suatu kerangka untuk mengambil keputusan dengan efektif atas persoalan yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat porses pengambilan keputusan dengan memecahkan pesoalan tersebut kedalam bagian-bagiannya untuk mempengaruhi hasil dalam membantu pihak manajemen dalam merekomendasikan atau menentukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan siswa tersebut. Kata kunci -Sistem-Pendukung-Keputusan, Penentuan Jurusan, LPP Penerbangan, AHP

  5. Penerapan Manajemen Stres Berkelompok dalam Menurunkan Stres pada Lanjut Usia Berpenyakit Kronis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lathifah Hanum

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat efekt dari penerapan manajemen stres secara berkelompok dalam menurunkan stres pada lansia penderita penyakit kronis. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian in menggunakan desain quasi-experimental one-group pre-test post-test dengan within-group analysis. Populasi yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah lansia berpenyakit kronis. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 64 orang yang dibagi ke dalam lima kelompok berdasarkan lokasi tempat tinggal mereka. Pre-test dan post-test pada seluruh kelompok dilakukan dengan menggunakan alat ukur Perceived Stress Questionnaire (PSQ dan hasilnya dianalisis dengan metode Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program manajemen stres berkelompok dapat menurunkan stres yang dialami oleh partisipan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa program intervensi ini dapat menurunkan tingkat stres yang dimiliki oleh lansia berpenyakit kronis.

  6. MANAJEMEN FUNDRAISING WAKAF: Potret Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dalam Menggalang Wakaf

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahul Huda

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan nadhir wakaf saat ini menjadi penting dalam upaya menguatkan dan mengembangkan wakaf secara terus menerus untuk kemanfaatan mauqu}>f ‘alaih. Salah satu usaha nadhir adalah penggalangan dana/daya dalam rangka melakukan terobosan agar aset dan potensi kelola wakaf yang besar dapat dikembangkan. Aktivitas penggalangan daya/dana oleh sebuah lembaga itulah dalam konteks saat ini dikenal sebagai aktivitas fundraising. Karena itu, tulisan ini mendeskripsikan dan menggali keunikan atas pengelolaan wakaf dalam perspektif fundraising di Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Hasil tulisan ini menujukkan bahwa pola penggalangan wakaf memiliki keunikan, seperti keunikan penggalangan wakaf berbasis universitas untuk pemberdayaan masyarakat pada nadhir UII Yogyakarta. Kata Kunci:         Fundraising, Pemberdayaan Masyarakat, S}adaqah Ja>riyah.

  7. PERAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM INTERAKSI AYAH DAN ANAK STUDI KASUS: INTERAKSI AYAH DAN ANAK MELALUI SMARTPHONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Detania Savitri

    2016-02-01

    Fungsi ayah dalam keluarga adalah sebagai pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara ibu berfungsi dalam mendidik anak. Ayah yang bekerja penuh waktu akan berkurang interaksinya dengan anak. Disisi lain, teknologi komunikasi diciptakan untuk mempermudah interaksi antar individu. Penelitian ini ingin mengetahui apakah smartphone dapat meningkatkan intensitas kedekatan interaksi antara ayah dan anak. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui apakah ayah dapat memberikan sosialisasi kepada anak melalui smartphone dan mengontrol keseharian anak. Artikel ini menggunakan perspektif fungsionalis. Pendekatan kualitatif digunakan oleh penulis dengan mewawancarai tiga ayah dan tiga anak berusia 20 tahun ke atas yang sama-sama menggunakan smartphone di kota Depok. Temuan yang diperoleh penulis yaitu smartphone dapat merubah interaksi ayah dengan anak, dan ayah dapat memberikan kontrol sosial kepada anak dalam interaksi melalui smartphone. Dalam interaksi ayah dan anak, smartphone juga dapat digunakan ayah untuk mensosialisasikan nilai-nilai kepada anak.

  8. PENGEMBANGAN MODEL PERPUSTAKAAN MADRASAH DALAM PENERAPAN LITERASI INFORMASI UNTUK MEMPERSIAPKAN BELAJAR SEPANJANG HAYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rohyanti Zulaikha

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan model perpustakaan madrasah dalam penerapan literasi informasi untuk mempersiapkan belajar sepanjang hayat dan mengetahui bagaimana kemampuan belajar sepanjang hayat bagi para pemustaka. Metode penelitian ini adalah R&D dengan pendekatan kualitatif. Sampel sumber data dilakukan dengan cara purposive dan snowball, pengumpulan data digunakan metode triangulasi dan analisis datanya bersifat kualitatif dengan melakukan FGD. Proses analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pengembangan model perpustakaan madrasah ini terlihat dalam enam tahap (Task Definiton, Information Seeking, Location and access, Use of Information, Syntesis dan Evaluation yang diimplementasi di dalam RPP untuk bidang studi terkait (Bahasa Indonesia, Biologi, Fiqih dan PPMB dengan pengembangan layanan perpustakaan yang berbasis kepada pemustaka. Model perpustakaan yang “literate” terhadap informasi dapat menjadikan siswa menyenangi belajar, mengetahui bagaimana sejatinya cara belajar itu, menghargai bahwa belajar itu, rasa ingin tahu terhadap sesuatu menjadikan sikap “self directing” dalam belajar.

  9. KEEFEKTIFAN PAIRED STORYTELLING DAN JIGSAW DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI BERBICARA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmiyati Nurmiyati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 apakah ada perbedaan keefektifan antara teknik paired storytelling, jigsaw, dan konvensional dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa, (2 teknik pembelajaran berbicara yang paling efektif antara ketiga teknik penelitian itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sleman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan nonequivalent control-group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Ada perbedaan keefektifan antara teknik paired storytelling, jigsaw, and konvensional itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa dengan nilai F sebesar 3,532 dan signifikan dengan P < 0,05, yaitu sebesar 0,033, dan (2 teknik paired storytelling adalah teknik keterampilan berbicara yang paling efektif diantara ketiga teknik itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sleman dengan mean tertinggi sebesar 74,3492. Kata kunci: teknik paired storytelling, teknik jigsaw, teknik konvensional, kompetensi berbicara

  10. Tinjauan Teologis-Antropologis Terhadap Peran Agama Oleh Manusia Dalam Mengembangkan Nilai–Nilai Kemanusiaan Di Era-postmodernisme

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ezra Tari

    2012-04-01

    Full Text Available Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis memiliki tujuan yakni: Pertama,Menguraikan Kajian teoritis Postmodernisme . Kedua, Memaparkan sumbangsih agama didalam Postmodernisme. Ketiga, Memaparkan peran agama dalam mengembangkan nilainilaikemanusiaan di era postmodernisme berdasarkan tinjauan teologis-antropologis.Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitianpustaka yang berkaitan dengan persoalan yang ditulis. Data primer yang digunakanadalah buku-buku yang berkaitan langsung dengan objek penelitian, data dariinternet, karangan yang tidak diterbitkan serta beberapa sumber yang menyangkuttopik yang diteliti.Dalam penelitian ini memperoleh hasil bahwa sumbangsih postmodernisme bagiagama, yakni paradigma berpikir dan cara beragama yang baru, dialog dan cara beragamayang baru melalui kemanusiaan titik pijak yang baru. Manusia mempunyai hubungan denganrealitas tertinggi yakni Allah. Sebab, modernisme melupakan sisi manusia yang lain yaknikesadaran akan kekuatan yang diluar dirinya. Identitas manusia, ditentukan oleh dimensihubungannya dengan Tuhan dan hubungannya dengan sesama. Dalam hal ini agamadan sain bekerja sama dalam membangun dan membuat manusia sejahtera.

  11. TANGGAPAN MAHASISWA UNHAS TERHADAP KOMPETENSI KOMUNIKASI DOSEN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI UNIVERSITAS HASANUDDIN

    OpenAIRE

    SURYANINGSIH K

    2012-01-01

    - SURYANINGSIH KASAH, E31108009. Tanggapan Mahasiswa Unhas terhadap Kompetensi Komunikasi Dosen dalam Proses Belajar di Unhas. (Dibimbing oleh Muh. Nadjib dan Sudirman Karnay) Skripsi: Program S-1 Universitas Hasanuddin. Skripsi ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa Unhas terhadap kompetensi komunikasi dosen dalam proses belajar mengajar di Universitas Hasanuddin.(2) Untuk mengetahui komponen apa saja yang paling kurang dan paling tinggi dari kompetensi komunikasi dose...

  12. Rim-ba: Karya Tari Hasil Refleksi Kehidupan Suku Anak Dalam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjiwo Sarjiwo

    2013-11-01

    people. The accompanying music is composed and edited digitally by applying nuendo software and inserting vocal element in the software. The stage decoration shows a forest setting which includes wooden property, hanging roots and leaves. The dancers’ costumes resemble the original clothes of Anak Dalam tribe along with some modifi cations, whereas the lighting arrangement is based on natural lighting nuance. Key words: anak dalam dance, bukit duabelas

  13. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SOFT SKILLS TERPADU DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    OpenAIRE

    Lilik Indriharta; S. Suharjana; M. Marzuki

    2017-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran soft skills terpadu, (2) menganalisis keberhasilan pelaksanaan pembelajaran soft skills terpadu, dan (3) me-nganalisis dampak penerapan model pembelajaran Soft Skills Terpadu dalam pembelajaran Penjasorkes di Sekolah Menengah Pertama terhadap siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah kelas VII pada 4 SMP Negeri di Kota Yoyakarta. Analisis...

  14. T-TRACE: MENINGKATKAN KEHADIRAN KE SEKOLAH DALAM KALANGAN MURID TAHUN 4

    OpenAIRE

    Jemat, Jenny Anak Michael; Yusof, Che Nazrah

    2017-01-01

    Kajian tindakan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kehadiran ke sekolah dalam kalangan murid Tahun 4. Kajian ini melibatkan seramai 3 orang murid lelaki dan 4 orang murid perempuan Tahun 4 dari sebuah sekolah luar bandar di daerah Kota Setar, Kedah. Objektif kajian adalah untuk mengenalpasti kelebihan kaedah T-Trace dalam meningkatkan kehadiran murid ke sekolah dan meningkatkan jumlah kehadiran murid ke sekolah melalui kaedah T-Trace. Kajian ini menggunakan model Kurt Lewin (1946). Tindakan-...

  15. Model Keserasian Sosial dalam Hubungan Antar Suku Bangsa di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat

    OpenAIRE

    Muhammad Basir ; Muh. Yamin Sani; Pawennari Hijjang; Yahya

    2015-01-01

    -- Penelitian ini akan mengkaji dan menggabarkan bagaimana model keserasian sosial dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa di perkotaan dengan wilayah penelitian di Kota Makassar dan Kota Mamuju. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mendapatkan model keserasian sosial dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa, agar bisa dijadikan sebagai referensi bagi pengambil kebijakan, yakni terkait dengan regulasi yang mungkin bisa dibuat dan diterapkan di daerah-daerah yang multi ...

  16. PENGKAJIAN MODEL KESERASIAN SOSIAL DALAM HUBUNGAN ANTAR SUKUBANGSA DI SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Muhammad Basir; Yamin Sani; Pawennari Hijjang; Yahya

    2014-01-01

    Penelitian ini mengkaji dan menggabarkan bagaimana model keserasian sosial dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa di perkotaan dengan wilayah penelitian di Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mendapatkan model keserasian sosial dalam kaitannya dengan hubungan antar sukubangsa, agar bisa dijadikan sebagai referensi bagi pengambil kebijakan, yakni terkait dengan regulasi yang mungkin bisa dibuat dan diterapkan di daerah-daerah yang multi etnik. Sehingga hubungan a...

  17. Penetapan Kadar Allopurinol Dalam Omeric Tablet Produksi PT. Mutifa Medan Secara Spektrofotometri Ultraviolet

    OpenAIRE

    Martina Rotua MS

    2011-01-01

    Obat adalah semua bahan tunggal atau campuran yang digunakan oleh semua makhluk untuk bagian dalam maupun bagian luar, guna mencegah, meringankan, maupun menyembuhkan penyakit. Menurut undang-undang kesehatan, yang dimaksud dengan obat adalah suatu bahan atau campuran bahan yang dimaksudkan untuk digunakan dalam menentukan diagnosis, mencegah, mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka atau kelainan badaniah atau rohaniah pada manusia atau hewan, termasuk memp...

  18. Watak Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerpen Kacamata Tanpa Bingkai Karya Sori Siregar: Analisis psikologi Sastra

    OpenAIRE

    Simanullang, Suffriady

    2016-01-01

    Fenomena-fenomena yang terjadi di kehidupan manusia atau tokoh dalam cerita tidak lepas dari watak dan tingkah laku yang dimilikinya. Watak merupakan sifat bawaan dan tingkah laku yang muncul dari diri tokoh merupakan perpaduan dari unsur-unsur id, ego dan super ego yang menjadi penentu pemikiran seorang individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana watak dan perilaku tokoh berdasarkan peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh-tokoh utama yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kacam...

  19. MEMBANGUN KNOWLEDGE WORKERS MELALUI EDUCATION MANAGEMENT DENGAN KEANEKARAGAMAN KULTUR DALAM PASAR GLOBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Wuryani

    2006-09-01

    Full Text Available Education Management yang memberikan landasan know what, know why, know how, dan know who secara mendasar dapat menghasilkan lulusan yang berorientasi sebagai knowledge workers. Tanpa knowledge yang memadai mengenai budaya global yang beragam, dan knowledge yang memadai mengenai bagaimana cara berinteraksi dalam budaya global maka komunikasi lintas budaya global tidak akan mampu menghasilkan knowledge baru dan sekaligus peluang bisnis baru dalam pasar global

  20. SIMULASI PENGARUH KONSENTRASI BIOMASSA PADA LUMPUR AKTIF TERHADAP PENYISIHAN COD DALAM BIOREAKTOR MEMBRAN TERENDAM

    OpenAIRE

    A. E. Palupi; Nurmuafix Nurmuafix; S. A. Hastono; M. A. Syukur; Widjaja, A; Ali Altway

    2012-01-01

    Proses pengolahan limbah cair dengan bioreaktor membran terendam (BRMt), mempunyai banyak keuntungan dibandingkan proses lumpur aktif konvensional, karena prosesnya lebih sederhana, tidak memerlukan bak sedimentasi sekunder dan kandungan solid dalam efluen (permeat) hampir tidak ada. Dalam proses ini melibatkan tiga fasa yaitu padat (biomassa dan komponen-komponen limbah), cair (air) dan gas (udara untuk aerasi), dimana degradasi biologis yang terjadi sangat dipengaruhi oleh transfer massa li...

  1. HUBUNGAN INTERTEKSTUALITAS PUISI-PUISI KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO DALAM KUMPULAN PUISI PERTEMPURAN RAHASIA DENGAN EPOS MAHABARATA DAN RAMAYANA

    OpenAIRE

    Hari C, Bambang Eko

    2015-01-01

    Dalam intertekstualitas, sastra tidak lahir dalam kekosongan budaya. Karya sastra itu merupakan response pada karya sastra yang terbit sebelumnya. Oleh karena itu, sebuah teks tidak dapat dilepaskan sama sekali dari teks lain. Sebuah karya sastra baru mendapatkan maknanya yang hakiki dalam kontrasnya dengan karya sebelumnya. Setiap teks itu merupakan mozaik kutipan-kutipan dan merupakan penyerapan (transformasi) teks-teks lain. Maksudnya, tiap-tiap teks mengambil hal-hal yang bagus, diolah ke...

  2. KONTESTASI AKTOR NEGARA DAN AKTOR NON-NEGARA DALAM KEBEBASAN INFORMASI STUDI KASUS : SIKAP AMERIKA SERIKAT TERHADAP WIKILEAKS

    OpenAIRE

    PUTRI MIRANTI, DETA

    2008-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan sikap Amerika Serikat terhadap WikiLeaks serta dampak kontestasi Amerika Serikat dan WikiLeaks dalam konteks relasi aktor negara dan aktor non-negara. Penulisan skripsi ini menggambarkan Amerika Serikat dan WikiLeaks dalam kebebasan informasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskritif analitis. Sementara itu, teknik pengumpulan data dihimpun dari data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur pust...

  3. KEBIJAKAN RESPONSIF DISABILITAS (SEBUAH PRIORITAS DALAM MANAGEMEN KEBIJAKAN DI LEVEL DAERAH, NASIONAL DAN INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Saadah Andriani

    2017-02-01

    Full Text Available Individu penyandang disabilitas mendapatkan problem dengan situasi ekslusi sosial yang dihadapi baik dari masyarakat, budaya di daerah, layanan maupun kebijakan yang ada. Perubahan kebijakan yang berpihak pada penyandang diabilitas ini meniscayakan perubahan paradigma  berupa perubahan sistem sosial dan nilai dalam masyarakat.  Artikel ini bertujuan menganalisis sejarah manajemen kebijakan yang responsif disabilitas di tingkat daerah ,nasional dan global. Artikel ini menyimpulkan Indonesia memiliki kewajiban memenuhi hak-hak penyandang disabilitas sebagai amanat konstitusi, seperti yang tertuang dalam ratifikasi Konvensi PBB mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas melalui Undang- Undang No. 19 tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD serta Undang-undang No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Aspek kehidupan yang dimaksud, seperti tetapi tak terbatas pada, akses terhadap layanan dasar pendidikan, kesehatan, transportasi, lingkungan tempat tinggal yang layak, perlindungan sosial, mitigasi bencana, kesempatan kerja dan berusaha, setara depan hukum, partisipasi dalam budaya dan politik, mendapatkan manfaat dari pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan penerimaan dalam masyarakat. Pada kenyataannya, penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan- tantangan dalam memerankan dirinya untuk berpartisipasi dalam kehidupan bernegara dan terhalangi berbagai hak-hak dasarnya.

  4. Perubahan Identitas Tekstual dalam Hasil Terjemahan dan Permasalahan Keberterimaannya: Kasus Teks Eksposisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochayah Machali

    2013-05-01

    Full Text Available Translation can be defined as the replacement of textual material in one language (SL by equivalent textual material in another language (TL. The term ‘textual’ means that the input for the translation process is ‘text’, rather than individual sentences. A text is a unit of language in use. It best regarded as a semantic unit, which is encoded in sentences. The encoding involves a planned activity that involves seven aspects (called ‘segi’ in this article. The aspects have been used to compare the original text or SL text (TSu and its translated versions or TL texts (TSa. The findings indicate that the textual changes affect the identity of the text to some degree, in particular aspects of ‘informativity’ and ‘relevance’ embodied in the text identity.   Penerjemahan dapat didefinisikan sebagai penggantian bahan tekstual dalam bahasa sumber (SL dengan bahan tekstual yang sepadan dalam bahasa sasaran (TL. Istilah tekstual berarti bahwa masukan untuk proses penerjemahan adalah teks, bukan kalimat-kalimat yang terpisah. Sebuah teks merupakan unit dalam penggunaan bahasa. Unit tersebut dapat dipandang sebagai unit semantik yang disandikan dalam kalimat-kalimat. Penyandian merupakan sebuah kegiatan yang terencana yang meliputi tujuh aspek yang disebut ‘segi’ dalam artikel ini. Aspek-aspek tersebut digunakan untuk membandingkan teks asli (TSu dan versi terjemahan (TSa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tekstual yang terjadi sedikit banyak mempengaruhi identitas teks, khususnya aspek-aspek ‘informativity’ dan ‘relevance’ yang terwujud dalam identitas teks.

  5. PENDIDIKAN AGAMA DALAM KULTUR SEKOLAH DEMOKRATIS: POTENSI MEMBUMIKAN DERADIKALISASI AGAMA DI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herly Jannet

    2015-06-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan Pendidikan Agama dalam kultur sekolah demokratis sebagai salah satu strategi membumikan deradikalisasi agama di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuali­tatif naturalistik dengan strategi studi kasus dan mengambil tempat penelitian di SMA Kristen Urimessing Ambon. Objek penelitian ini adalah keseluruhan gejala demokratis dalam proses belajar mengajar Pendidikan Agama Kristen. Hasil pe­nelitian dapat dideskripsikan sebagai berikut, Pendidikan Agama dalam kultur sekolah demokratis berpotensi membumikan deradikalisasi, karena dalam pro­ses belajar mengajar mengoptimalkan sikap kebebasan berpikir kritis, ke­mandiri­an, dan akuntabilitas sehingga dapat membentuk keyakinan, sikap dan nor­ma pe­serta didik untuk: (1 mendalami dan meyakini ajaran agamanya sendiri; (2 ber­komitmen mentransformasikan ajar­an agamanya secara baik dalam ke­hidupan pribadi maupun sosial ber­masyarakat; dan (3 memberi teladan secara konkret tidak terjebak menggunakan kekerasan dan anarkisme dalam mewujudkan keinginan.

  6. PENGGUNAAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PEMILIHAN LOKASI MANGROVE PARK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustika Mustika

    2017-02-01

    infrastruktur juga sangat diperlukan dalam pemilihan lokasi guna untuk mendukung sarana yang ada dalam bangunan. Selain itu juga view kedalam maupun keluar tapak yang akan menjadi ketertarikan suatu tempat wisata. Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan sebagai alat untuk membantu proses pemilihan lokasi yang melibatkan banyak kriteria. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP dapat digunakan untuk menganalisis yang mendukung keputusan untuk memilih lokasi. Tahapan AHP yang digunakan dalam penelitian adalah identifikasi faktor penyebab, penyusunan hirarki, penentuan prioritas, konsistensi, dan bobot prioritas. Implementasi metode terhadap kasus penelitian didapatlah lokasi yang paling baik untuk mangrove park yaitu Desa Bedono dikarenakan memiliki  total prioritas global tertinggi yaitu 1,2349. Kata Kunci: Pemilihan Lokasi, Analytical Hierarchy Process, Mangrove Park

  7. BUDAYA MITONI (ANALISIS NILAI- NILAI ISLAM DALAM MEMBANGUN SEMANGAT EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Machmudah

    2016-12-01

    Full Text Available Culture as the result of ideas, feelings and intention in Islam is the manifestation of worship. This paper is written through literary review that is completed with observation from some mitoni traditions. The culture form of ideas, activities and artifact is applied in 'mitoni'. It is a celebration on seventh month of pregnancy age. The activities done in mitoni are 1 bathing, 2 'brojolan' ritual, 3 clothing change ritual, 4 prayer, 5 gift. Islamic values that inspire economic activities in mitoni are 1 thanksgiving that encourages people to be productive, 2 'tafaa’ul' through prayer to be selective in consuming goods, 3 helping each others to manage the production cost, 4 implied education as all the activities are based on knowledge, 5 visitation to make connection through service distribution, 6 almsgiving through the gift that will maximize the production value, 7 reciting the verses of al-Quran and their meaning, some of which related to prosperity, 8 economic creativity, through the use of various apparatus and foods, bearing production activities. Budaya sebagai hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia, dalam Islam merupakan manifestasi dari ibadah. Makalah ini ditulis melalui kajian pustaka dilengkapi dengan observasi dari beberapa acara mitoni. Wujud budaya yang berupa gagasan, kegiatan dan artefak yang teraplikasi pada budaya 'mitoni' 'Mitoni' adalah perayaan tujuh bulan usia kehamilan. Rangkaian mitoni adalah 1 siraman, 2 upacara brojolan, 3 upacara pergantian busana, 4 doa dan 5 'mberkat'. Nilai-nilai Islam yang menyemangati aktivitas ekonomi dalam budaya 'mitoni' adalah: a tasyakuran, mendorong orang untuk produktif 2 'tafaa’ul' (optimisme melalui doa, yang menjadi kekuatan untuk selektif dalam mengkonsumsi barang, 3 tolong menolong, yang berdampak pada penekanan biaya produksi, 4 pendidikan (pre natal yang tidak terstruktur, menyebabkan penghematan biaya operasional, karena semua tindakan dilandasi ilmu pengetahuan, 5

  8. KEBIJAKAN DALAM PENENTUAN DAN PENDANAAN MODAL KERJA PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miswanto Miswanto

    2012-10-01

    Full Text Available Abstract: Policy in Determining and Financing Company’s Working Capital. In funding working capital, a company can use hedging policy, conservative policy, and aggressive policy. In relation to long-term versus short-term financing, temporary versus permanent current assets, and the trade-off between risk and profitability, it can be concluded that when the temporary current assets are financed by short-term financing they have moderate risk and profitability, when the temporary current assets are financed by long-term financing they have low risk and profitability, when the permanent current assets are financed by short-term funding they have high risk and profitability, and when the permanent current assets are financed by long-term financing they have moderate risk-profitability. To measure the performance of the working capital management, the working capital position of the company needs to be analyzed. By using the data presented on the balance sheet and income statement, the company can carry out the analysis of working capital performance using financial ratio analysis on working capital, analysis of the funding sources and use of funding statement, and analysis of the company's cash flow statement. Keywords: liquidity, capital, financing, profitability, and risk   Abstrak: Kebijakan dalam Penentuan dan Pendanaan Modal Kerja Perusahaan. Dalam mendanai modal kerja, perusahaan dapat menggunakan kebijakan hedging, kebijakan konservatif, dan kebijakan agresif. Dalam hubungannya antara pendanaan jangka pendek versus jangka panjang, aktiva lancar temporer versus permanen, dan trade-off antara risiko dan profitabilitas diperoleh kesimpulan bahwa jika aktiva lancar temporer dibiayai dengan pendanaan jangka pendek memiliki risiko dan profitabilitas moderat, jika aktiva lancar temporer dibiayai dengan pendanaan jangka panjang memiliki risiko dan profitabilitas rendah, jika aktiva lancar permanen dibiayai dengan pendanaan jangka pendek memiliki

  9. Efektivitas Model Pengukuran Kreativitas dalam Pembelajaran Hemisphere Kanas (HK untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V dalam Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Kamil Marisi

    2007-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian adalah untuk mendiskripsikan: efektivitas model pengukutan kreativitas verbal, kebethasilan pengembangan pembelajaran hemisphere kanan (HK, dan komponen kreativitas yang dapat dikembangkan setelah diberikan perlakuan pembelajaran HK. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian quasi eksperimen pengembangan tes kreativitas dan tahap pembelajaran HK. Responden penelitian adalah 60 siswa. Tes kreativitas dikembangkan dari Test of Torrance Creative Thinking atau (TTCT. Keefektifan pengembangan model pengukuran kreativitas dianalisis dengan persamaan struktural atau Lisrel. Peningkatan kreativitas siswa dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut: model yang digunakan efektif; penggunaan model pengukuran dapat meningkatkan kelancaran siswa dalam membuat pertanyaan, menebak sebab -akibat dari peristiwa, mengembangkan manfaat suatu benda, dan menggunakan sesuatu dengan cara yang luar biasa; pembelajaran HK dapat meningkatkan kemampuan siswa dqlqm membuat kategori menebak sebab - akibat dari peristiwa dan meningkatkan kemampuan kerja sama, keaktifan, kemampuan mengerjakan tugas; dan meningkatkan kemampuan guru dalam membangun hubungan dengan sesama guru dan hubungan dengan siswa. Kata kunci: kreativitas, model tes kreativitas, pembelajaran hemisphere kanan.

  10. APLIKASI PPI8255 DALAM SISTEM ANTRIAN ELEKTRONIK BERBASIS KOMPUTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gst. Ag. Pt. Raka Agung

    2009-05-01

    Full Text Available Teknologi perangkat kontrol berkembang sangat pesat, mengikuti kebutuhan hidup manusia. Perangkat kontrol semakin banyak dibutuhkan untuk membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Telah diketahui bersama, bahwa komputer dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, diantaranya sebagai pusat kontrol peralatan-peralatan tertentu yang diantarmukakan pada port masukkan dan keluaran (I/O port. Dengan perantaraan IC PPI 8255 dapat dibuat suatu sistem antrian berbasis komputer. Komponen pendukung lainnya adalah driver sevensegment, display seven segmen, printer, sound card dan saklar tekan, dengan memakai bahasa pemrograman Delphi. Dengan menggunakan sistem antrian ini diharapkan dapat membantu kenyamanan dan ketertiban suatu antrian pada pelayanan publik yang ramai. Aplikasi sistem ini adalah pada antrian layanan bank, rumah sakit, ataupun jasa layanan umum lainnya

  11. KAJIAN HUKUM PERAN “APOTEKER” DALAM SAINTIFIKASI JAMU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharmiati Suharmiati

    2013-03-01

    to regulate pharmacists on scientification of herbal medicine that differs from pharmacists in general, as consist of curriculum related to scientification of herbal medicine in Pharmacy group and stressing the col/aboration between physicians and pharmacists for program activity on scientification of herbal medicine in accordance to the Republic of lndonesia affairs. Key words: roles of pharmacists, scientification of herbal medicine, Permenkes 003/Menkes/2010 ABSTRAK Permenkes No. 03/MENKES/PER/2010 tentang saintifikasi jamu antara lain menjelaskan tentang tujuan pengaturan ketenagaan serta pencatatan tentang saintifikasi jamu, namun dalam Permenkes tersebut belum dikaji tentang peran dari apoteker. Tujuan dari peneitian ini untuk mengkaji peran apoteker terkait dengan peraturan perundang-undangan tentang saintifikasijamu. Penelitian dilakukan di 3 (tiga kota yaitu Surabaya, Yogyakarta dan Denpasar, dengan sasaran penelitian apoteker khususnya yang praktik di farmasi komunitas dengan cara diskusi untuk dibuat kesimpulan berupa argumentasi hukum, selanjutnya dilaksanakan Round Table Discussion (RTD dengan pakar Hukum, organisasi profesi (Ikatan Apoteker lndonesia dan Komisi Nasional Saintifikasi Jamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab apoteker dalam saintifikasi jamu meliputi proses pembuatan/penyediaan simplisia dan penyimpanan, pelayanan resep mencakup skrining resep, penyiapan obat, peracikan, pemberian etiket, pemberian kemasan obat, penyerahan obat, dan Informasi obat, konseling. monitoring penggunaan obat. promosi dan edukasi, home care. serta pencatatan dan pelaporan. Dari analisis perundang-undangan disimpulkan bahwa diperlukan Permenkes khusus yang menjabarkan peran Apoteker saintifikasi Jamu yang komplementer dengan Permenkes No. 03/2010 dan diperinci secara jelas tentang peran apoteker saintifikasi jamu tentang preparasi jamu, sinergi dengan pengobatan konvensional dan meningkatkan penggunaan obat bahan alam sebagai pelayanan

  12. PEMANFAATAN KALENG ALUMINIUM BEKAS DALAM MENANGANI PENCEMARAN AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    WIWIK SUSANAH RITA

    2012-10-01

    Full Text Available ABSTRACT Community service by giving a lecture and practical work with a title: “Utilizing of Aluminum Cans used for Water Purification (Pemanfaatan Kaleng Aluminium Bekas dalam Upaya Penjernihan Air” was be held on Wednesday, 22nd of August 2007. The participants of this activity were about 45 of the Third degree Students of SMAN Abiansemal Badung. The aim of the activity was to give information that aluminum cans can be recycled into alum (tawas, where it can be used for water purification. The result of this activity indicated that the knowledge of the students have broaden. This was showed by Their enthusiastic to give some questions and ideas. They paid attention about the environmental cleanliness, so this activity can help them to solve many environmental problems and motivate them to run a private enterprise.

  13. PERAN PNPM DALAM UPAYA MOBILITASI MASYARAKAT MISKIN DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rafika Bayu Kusumandari

    2015-12-01

    Full Text Available This study aimed to describe the role of PNPM Mandiri in the economic and social aspects in an attempt social mobility for the poor, and describes the driving and inhibiting social mobility PNPM efforts for the poor. This study used a qualitative approach. The research was conducted in the Village Mangunsari, District Gunungpati, Semarang. In PNPM program, the activities fostered the activities of Tridaya (Engineering / Environmental, Social and Economic. Guidance for each village conducted at BKM respective wards. From the research, it can be concluded that: (1 PNPM program is effective enough to mobilize poverty in the city of Semarang with Tridaya’s program. (2 Increasing public welfare with the PNPM program. And (3 However, the PNPM has not been able to make people aware not to consider themselves poor. Advice: Need for a more intensive coaching to the public the awareness to not call them poor, and this program would be very good if implemented continually.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan PNPM Mandiri pada aspek ekonomi dan aspek sosial dalam upaya mobilitas sosial bagi masyarakat miskin; dan mendeskripsikan pendorong dan penghambat PNPM dalam usaha mobilitas sosial bagi masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pada program PNPM ini, kegiatan yang dibina pada kegiatan Tri daya (Teknik / Lingkungan, Sosial dan Ekonomi. Pembinaan untuk masing-masing kelurahan dilakukan pada BKM masing-masing kelurahan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : (1 Program PNPM cukup efektif untuk memobilisasi kemiskinan di Kota Semarang dengan program Tri dayanya. (2 Kesejahte­raan masyarakat semakin meningkat dengan adanya program PNPM. Dan (3 Namun demikian, adanya PNPM belum bias menyadarkan masyarakat untuk tidak menganggap dirinya miskin. Saran: Perlu adanya pembinaan yang lebih intensif kepada

  14. PROFIL METAKOGNISI SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH TERBUKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Sudia1

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract: The Profile of Metacognition of Junior High School Students in Solving Open Problems. This study was aimed to reveal the profile of metacognition of junior high school students with impulsive-reflective cognitive style in solving open-problems concerning plan-figure-geometry. This study was con­ducted at the seventh grade of Junior High School and the subjects were one student of impulsive cog­nitive style and one student of reflective cognitive style and both had relatively similar mathematics ability. The data were collected through test and interview. The results show that students, either the impulsive or reflective cognitive style, have similar metacognition style profile in the step of understanding the prob­lems but they were different in the stage of arranging the plan of problem solving, executing the plan for solving problem, and re-evaluating the result of the problem solving. Keywords: metacognition profile, cognitive style, open-problem Abstrak: Profil Metakognisi Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan profil metakognisi siswa SMP yang bergaya kognitif impulsif dan kognitif reflektif dalam memecahkan masalah terbuka materi geometri bangun datar. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP dengan subjek satu siswa bergaya kognitif impulsif dan satu siswa bergaya kognitif reflektif dan keduanya memiliki kemampuan matematika relatif sama. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek impulsif dan subjek reflektif memiliki profil meta­kognisi yang sama pada tahap memahami masalah, dan berbeda profil metakognisinya pada tahap mem­buat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali hasil pemecahan masalah. Kata kunci: metakognisi, gaya kognitif, masalah-terbuka

  15. Kaum Shabi'in dalam Al-Qur'an

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Jamarudin

    2013-05-01

    Full Text Available Shabi'in merupakan orang yang keluar dari agamanya yang asal,dan masuk ke dalam agama lain, sama juga dengan arti asalnya ialah murtad. Mereka adalah orang yang menyembah malaikat, shalatnya tidak menghadap kiblat dan mereka membaca Zabur. Ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa Sabi'in ini termasuk Ahli Kitab dan oleh karena itu dihalalkan memakan sembelihan mereka dan mengawini wanita mereka. Namun sebagian yang lain mengatakan bahwa Sabi'in ini bukan Ahli Kitab,oleh karena itu umat muslim dilarang memakan sembelihan merekadan dilarang mengawini wanita mereka. Golongan Shabi'in itu memanglah satu golongan dari orang-orang yang pada mulanya memeluk agama Nasrani, lalu mendirikan agama sendiri. Orang-orang Sabi'in adalah suatu kaum yang tinggal di sebelah negeri lrak.Mereka kaum yang suka menangis,beriman kepada semua nabi serta puasa selama tiga puluh hari setiap tahunnya, dan mereka salat menghadap negeri Yaman setiap harinya sebanyak lima kali. Kaum shabi'in yang merupakan penggambaran tokoh ahl al­ kitab walau keberadannnya tidak seperti kaum Yahudi ataupun Nasrani,•saat ini adalah tantangan bagikaum muslim sendiri untuk meningkatkan kesalehan sosial. ahl al-kitab, tidak terbatas pada penganut agama Yahudi dan Nasrani. Dengan demikian , bila ada satu kelompok yang hanya percaya kepada suhuf Ibrahim atau Zabur (kitab Daud As saja,maka iapun termasuk dalam jangakauan pengertian ahi al-kitab. Begitu pula dengan kaum majusi, Shabi’in dan pengikut agama kuno lainnya. Kesalehan sosial yang dibangun dari pengakuan akan adanya pluralitas agama (bukan pluralisme dapat dibangun dengan tanpa mencampur adukan sisi akidah

  16. STRATEGI NAFKAH RUMAH TANGGA NELAYAN DALAM MENGHADAPI KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Widodo

    2009-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempetakan strategi nafkah yang dilakukan oleh rumah tangga nelayan miskin berdasarkan dua basis nafkah, yaitu sektor perikanan dan sektor non perikanan. Strategi nafkah yang merupakan kombinasi antara modal dan sumberdaya manusia tersebut dipengaruhi oleh sistem sosial masyarakat yang berlaku. Penelitian ini juga ditujukan untuk menganalisis sistem sosial yang mempengaruhi rumah tangga nelayan miskin dalam mengkombinasikan modal dan sumberdaya manusia yang dimilikinya. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive yaitu di wilayah Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Penentuan lokasi penelitian ini didasarkan pada pertimbangan bahwa di Kecamatan Kwanyar terdapat beberapa desa yang termasuk wilayah pesisir dengan mata pencaharian utama penduduknya adalah nelayan. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode purposive. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Persepsi dan kondisi kemiskinan di perdesaan (rural ditunjukkan dengan ciri atau indikator yakni kepemilikan aset baik natura, rumah, ternak, emas maupun simpanan uang. Selain itu kemiskinan ditandai oleh ketiadaan akses terhadap  pendidikan dan kesehatan yang layak. Strategi nafkah yang dilakukan selama ini dapat dibedakan menjadi strategi ekonomi dan strategi sosial. Strategi ekonomi meliputi sektor perikanan dan sektor non perikanan. Pada sektor perikanan, nelayan miskin berusaha meningkatkan jumlah tangkapan dengan cara memperpanjang waktu tangkap dan memperluas wilayah tangkapan. Sedangkan upayah penghematan biaya dilakukan dengan mengoplos bahan bakar mesin yang seharusnya solar menjadi solar dan minyak tanah. Pola perpindahan ke sektor non perikanan juga mulai menggejala terutama pada generasi muda. Sedangkan strategi sosial yang dilakukan adalah dengan berhutang, menabung dan menggadaikan perhiasan. Kata kunci : rumah tangga, kemiskinan,nelayan, pesisir, strategi nafkah. 

  17. PROBLEM PENDIDIKAN VIDEO GAMES DALAM PERSPEKTIF TEORI SIMULACRA JEAN BAUDRILLARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiningsih, Joko Siswanto, M. Mukhtasar Syamsudin

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: Education Problems of Video Games in the Perspective of Jean Baudrillard’s Theory of Simulacra. In the era of digital age, we are witnessing how video games penetrate children’s daily life and it is believed to have some impacts on their cognitive and affective processes. Referring to hermeneutical approach, the present library research seeks to answer the question whether video games create a real identity or simply forge false consciousness in children. In the first step, the data were collected from bibliographi­cal sources that related to data. In the second step, the data were analyzed to examine the pedagogical-philosophical properties of the video games. The results indicate that video games change the way children view the world. Video games present the world as hiper-reality. Bu putting aside the negative values and maximizing the positive ones, the understanding of hiper-reality allows for the inculcation of children. Abstrak: Problem Pendidikan Video Games dalam Perspectif Teori Simulacra Jean Baudrillard. Permainan video games diyakini berdampak positif sekaligus negatif pada proses kognitif dan afektif anak.-anak. Terutama, video games berpengaruh pada proses internalisasi nilai-nilai dan pembentukan identitas mereka. Teknologi virtual yang disajikan oleh video games, seperti didekati oleh teori simulacra Jean Baudrillard, menyuguhkan jebakan akan realitas palsu. Melalui riset pustaka dengan metode "filsafat her­meneutis", dianalisis data untuk membangun refleksi filsafat pendidikan atas permainan video games itu. Hasil penelitian ini menyatakan video games menyuguhkan sebuah hiper-realitas dari simulasi realitas, atau simulacra dalam teori Jean Baudrillard. Simulacra adalah dunia yang terbentuk dari salinan realitas, yang menjadi acuan melebihi realitas asli. Disimpulkan bahwa video games menjadi semacam “ruang konseptual”, yang dibentuk oleh simulacra. Dengan mengenali hakikat hiper-realitas, video games dapat

  18. SINYAL LABA DALAM PERISTIWA PEMECAHAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naning Margasari

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Sinyal Laba dalam Peristiwa Pemecahan Saham di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh informasi privat dalam peristiwa pemecahan saham yang diproksikan dengan split factor signal terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diukur melalui laba bersih sesudah pajak, pertumbuhan laba bersih sesudah pajak dan laba per lembar saham. Total sampel yang dikumpulkan sesuai kriteria purposive sampling mencakup 55 sampel pemecahan saham. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa split factor signal berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan laba bersih sesudah pajak perusahaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa split factor signal tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan pertumbuhan laba bersih sesudah pajak dan laba per lembar saham. Kata kunci: pemecahan saham, split factor signal, laba bersih sesudah pajak, pertumbuhan laba bersih sesudah pajak, laba per lembar saham Abstract. Profitability Signal of Stock Split Events in Indonesia Stock Exchange. This research aimed to test the effects of private information in stock split as proxied by split factor signal toward financial performance of firms as measured by earning after tax, growth of earning after tax and earning per share. The total samples collected based on purposive sampling criteria were 55 stock splits. Data analysis was conducted through multiple linear regression. The result of this research showed that split factor signal had positive and significant effect on financial performance masured by earning after tax. Besides that the results indicated that split factor signal had no significant effect on the financial performance measured by growth of earning after tax and earning per share. Keywords: stock split, split factor signal, earning after tax, growth of earning after tax, earning per share

  19. PENGUKURAN RISIKO BISNIS DAN RISIKO PENDANAAN DALAM PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miswanto Miswanto

    2013-04-01

    Full Text Available Abstrak: Pengukuran Risiko Bisnis dan Risiko Pendanaan dalam Perusahaan. Dalam melakukan pengambilan keputusan leverage, manajer keuangan tidak cukup hanya memperhatikan laba, melainkan juga risiko yang ditimbulkan. Risiko dapat berupa risiko bisnis, risiko pendanaan, dan risiko total. Pengukurannya dapat dilakukan dengan pendekatan statistika dan pendekatan pasar. Menurut pendekatan statistika, risiko total diukur dengan Koefisien Variasi EPS, atau dihitung dari Koefisien Variasi EBIT kali Degree of Financial Leverage (DFL. Risiko bisnis diukur dengan Koefisien Variasi EBIT, dan risiko pendanaan diukur dengan Koefisien Variasi EPS dikurangi dengan Koefisien Variasi EBIT. Menurut pendekatan pasar, risiko total diukur dengan beta leverage firm, risiko bisnis diukur dengan beta unleveraged firm, dan risiko pendanaan diukur dari beta leverage firm dikurangi dengan beta unleverage firm. Melalui pendekatan pasar dapat diperoleh adanya keterkaitan yang berupa trade-off antara risiko leverage dan return yang diharapkan.   Kata kunci: beta, bisnis, laba, leverage, pendanaan, dan risiko   Abstract:  Business and Financial Risk Measurement in the Firms. In making decisions on leverage, financial managers is not enough to pay attention to the earnings, but should also pay attention to the risks. The risks can be business risk, financial risk, and total risk. They can be measured either by statistical or market approach. With the statistical approach, the total risk is measured by the coefficient of variation of EPS, or calculated from the coefficient of variation of EBIT times the Degree of Financial Leverage (DFL. Business risk is measured by the coefficient of variation of EBIT, and financial risk is measured by the coefficient of variation of EPS reduced coefficient of variation of EBIT. With the market approach, the total risk is measured by beta leverage firm, business risk measured by beta unleveraged firm, and financial risk obtained by reducing

  20. PERAN BADAN REINTEGRASI DAMAI ACEH DALAM PROSES GENCATAN SENJATA, DEMOBILISASI, DAN REINTEGRASI DI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fakhrurrazi

    2013-04-01

    Full Text Available Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRDA didirikan berdasarkan Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005, khususnya pasal 3.2 yang menyatakan tentang reintegrasi bekas anggota GAM. Beragam upaya reintegrasi telah dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan. Namun beragam hambatan muncul dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM serta dalam implementasi proses tersebut yang dikawal oleh BRDA.Menggunakan konsep analisis wacana, dalam penelitian ini, penulis berupaya menggambarkan peran BRDA dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM kedalam masyarakat serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitan menunjukkan bahwa muncul berbagai hambatan dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM yakni hambatan dalam bidang ekonomi; hambatan dalam bidang politik, hukum dan keamanan; serta hambatan dalam bidang sosial budaya. BRDA juga terlihat belum optimal dalam menangani proses reintegrasi, masih terdapat banyak kekurangan.Aceh Peace Reintegration Institution (APRI was established based on Helsinki Memorandum of Understanding signed on August 15, 2005, especially article 3.2 states about reintegration of GAM (Freedom Aceh Movement ex-combatant. Various reintegration efforts have been done by the overnment through economic, social, cultural, political, and security approaches. However, many obstacles appeared in the process of reintegration of ex GAM combatant, and in the management of this process by Aceh Peace Reintegration Institution (BRDA. Using the concept of discourse analysis, in this research, the author attempts to describe the role of BRDA in the reintegration process of GAM ex-combatant to adapt in society and how Aceh Peace Reintegration Institution as the authority board managing the reintegration process play its role. Using the concepts of conflict and integration, the study seeks to describe the process of reintegration of former GAM members into

  1. DESAIN POLA STRUKTUR MAPPING SCHEMA UNTUK SINKRONISASI DAN INTEGRASI MULTIDATABASE TERDISTRIBUSI DALAM MENGELOLA DATA EPIDEMIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslih Muslih

    2015-05-01

    Full Text Available Perusahaan yang  memiliki cabang di berbagai lokasi yang semakin jauh dan meluas, maka sistem aplikasi komputer memerlukan pilihan arsitektur basis data yang optimal dalam mengimbangi perkembangan bisnis tersebut termasuk yang berkaitan dengan model distribusi dan integrasi datanya. Seperti pada pengelolaan data epidemiologi kesehatan, dimana sumber data tersebar pada database yang ada pada berbagai lokasi rumah sakit dan poliklinik pada suatu wilayah kabupaten atau suatu kota tertentu. Permasalahannya database sumber (source bersifat heterogen sehingga mengalami potensi konflik (kesulitan dalam melakukan integrasi menuju pada pusat data epidemiologi (target pada dinas kesehatan. Untuk itu dalam integrasi memerlukan analisis database sumber yang bersifat heterogen dengan melakukan strukturisasi dan sinkronisasi sebagai persiapan integrasi data. Dengan permasalahan integrasi antar database distribusi tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan mendesain arsitektur database terdistribusi dengan metode replikasi yang akan diimplementasikan pada integrasi database epidemiologi sehingga akan didapatkan sebuah arsitektur database terdistribusi yang bisa mengatasi ketersediaan data pada sistem surveilans terpadu (SST. Metode replikasi mapping  schema generator merupakan kemajuan dari rekayasa konsep teknologi DDBMS (Distributed Database Management System  yang mampu melakukan sinkronisasi (captures, routes, transforms dan integrasi data yang bersifat heterogen secara real-time. Target khusus yang akan dicapai adalah memperoleh model arsitektur database tersebar untuk  integrasi data yang dapat diterapkan dalam mengelola dan mengembangkan sistem informasi epidemiologi terintegrasi pada dinas kesehatan dengan metode replikasi mapping schema. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan studi literatur dan studi lapangan. Setelah melakukan studi awal kegiatan penelitian dilanjutkan dengan observasi dan studi pustaka, analisa permasalahan dalam

  2. Penetapan Kadar Parasetamol, Kafein Dan Asetosal Dalam Sediaan Oral Secara Simultan Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)

    OpenAIRE

    Pane, Rika Khairyah

    2011-01-01

    Obat dalam betuk kombinasi sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk diantaranya penyakit Flu. Kombinasi dari Parasetamol, Kafein dan Asetosal biasanya digunakan untuk memperkuat efek analgetiknya. Obat ini dapat dianalisis secara serempak (simultan) mengunakan metode Kromatografi Cair Kenerja Tinggi (KCKT). Dalam beberapa literatur menyatakan untuk penetapan kadar campuran dari Parasetamol, Kafein dan Asetosal dapat dilakukan dengan beberapa komposisi fase gerak antar...

  3. INTERFERENSI FONOLOGIS DAN LEKSIKAL BAHASA ARAB TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM TERJEMAHAN BUKU WASHOYA AL-ABAA’ LIL-ABNAA’

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fariz Al Nizar

    2014-03-01

    Full Text Available Berkembang pesatnya dunia penerjemahan karya-karya berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada awal abad 21 merupakan suatu kemajuan yang patut disyukuri. Perkembangan pesat ini terutama dalam penerjemahan karya ilmu-ilmu keislaman dan juga sastra, namun yang patut masih disayangkan adalah hal ini diikuti dengan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh penerjemah. Interferensi merupakan salah satu gejala ketidakberterimaan berbahasa akibat adanya kontak dua bahasa atau lebih. Penelitian ini didasari asumsi bahwa seorang penerjemah cenderung mentransfer bentuk dan sistem dari Tsu ke dalam Tsa. Transfer yang dimaksud terbatas pada kecenderungan untuk menyamakan butir-butir atau unsur-unsur Tsu yang tidak diterima dalam Tsa, tanpa memperdulikan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan bahasa sasaran. Berdasarkan asumsi di atas, timbul sebuah pertanyaan mendasar pertanyaan yaitu: bagaimanakah bentuk interferensi fononologis dan leksikal bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada terjemahan buku washoya al-Abaa’ lil-Abna’? Bertolak dari pertanyaan di atas, maka untuk menjawabnya digunakan beberapa teori yang dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bentuk Interferensi. Teori yang dimaksud adalah teori penerjemahan, analisis kontrastif, dan juga interferensi. Teori penerjemahan dimaksudkan untuk menjelaskan proses penerjemahan dari Tsu ke dalam Tsa, Analisis kontrastif digunakan untuk membandingkan antara fonologi bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Sesuai dengan penelitian yang hendak dicapai, maka metode yang digunakan adalah analisis isi. Dengan metode ini penyebab kesalahan bahasa yang dilakukan penerjemah dapat dijelaskan, yaitu ketidak berterimaan bahasa yang terdapat dalam korpus data berupa interferensi fonem. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku terjemahan Washoya al-Abaa’ lil-Abna’.

  4. PERWUJUDAN ASAS AL MUSAWAH DALAM AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wicaksana Wahyu Prasetya

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract Murabahah Covenant is a product issued by banks that use Sharia principles in their operations, which in a short span of time to become a popular public financing products. This research aims at identifying, describing and analyzing the realization of the Al Musawah principle of Murabahah financing in Islamic banking, this study is the type of research that uses the approach Statute Normative Approach and Conceptual approach. Murabahah is a sale and purchase of goods at home with the added advantage that agreed between the bank and the customer. In Murabahah, the seller said the purchase price of the goods to the buyer, then hinted he would return in a certain amount. The results showed that of the seven groups of clauses in which there are rights and obligations of both sides, there are two groups that do not comply with the principle (Al Musawah: the group of clause about Total Financing, Financing Forms, Purpose Financing and Financing Deadline, in the article about the amount of financing should include negotiation process between the two sides, and the deadline to enter is clearly a limit in the form of range (minimum-maximum and the clause on Affirmative Covenant containing the accumulation of customer obligations, should include penalties on arrears should be based agreement of the parties and specified in the financing agreement. Key Words: financing contract, al musawah, murabahah   Abstrak Akad Pembiayaan Murabahah merupakan produk yang dikeluarkan oleh bank yang menggunakan prinsip Syariah dalam operasionalnya, yang dalam kurun waktu singkat mampu menjadi produk pembiayaan yang digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, mendeskripsikan dan analisis perwujudan asas Al Musawah dalam Akad pembiayaan Murabahah di perbankan Syariah, maka penelitian ini jenis penelitian normatif yang menggunakan pendekatan Statute Approach dan Conceptual approach. Murabahah adalah jual beli barang pada harga asal

  5. Akuntabilitas Pelayanan Publik dalam Pelaksanaan E-Procurement di Kota Pangkalpinang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprizal Aprizal

    2013-05-01

    Full Text Available Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui akuntabilitas pelayanan publik dalam pelaksanaan program E-Procurement di kota Pangkalpinang. Untuk meningkatkan keterbukaan informasi tentang pengadaan barang dan jasa, maka pemerintah kota Pangkalpinang menerapkan sistem E-Procurement. Hal ini juga bertujuan untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang akan menawarkan pengadaan barang dan jasa yang ditawarkan oleh pemerintah kota Pangkalpinang. Sesuai dengan temuan-temuan di lapangan dalam penelitian yang dilakukan, sekalipun telah diterapkan E-Procurement dalam pengadaan barang dan jasa, akuntabilitas pelayanan publik masih belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Dari 6 indikator yang digunakan hanya satu indikator yang memenuhi akuntabilitas. Interaksi antar lembaga, kemampuan SDM yang terlibat dalam penguasaan terhadap IT, belum adanya aturan yang tegas, serta adanya keinginan untuk melakukan kecurangan akibat konflik kepentingan, menjadikan E-Procurement belum berjalan secara maksimal. Kerja sama antar lembaga seharusnya menjadi kekuatan dalam pengembangan program E-Procurement. Selain itu, pengetahuan yang memadai dari SDM tentang IT adalah kunci pokok yang lainnya.

  6. PERAN SERTA WARGA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM ADIWIYATA DI SMP WILAYAH SEMARANG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Takarina Yusnidar

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian mengkaji upaya sekolah dalam mengimplementasikan program Adiwiyata, mengkaji peran serta warga sekolah dalam mewujudkan program Adiwiyata dan mengkaji peran PLH bagi warga sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan nara sumber warga sekolah. Metode pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan teknik trianggulasi sehingga data diperoleh valid. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan  upaya sekolah dalam mengimplementasikan program Adiwiyata mendapat respon positif dari warga sekolah, peran serta warga sekolah dalam mewujudkan program Adiwiyata dilaksanakan dalam pengelolaan sampah, kegiatan Jumat bersih dan penghijauan dan peran pendidikan lingkungan bagi warga sekolah signifikan, guru mengintegrasikan pendidikan lingkungan pada mata pelajaran tertentu. The purpose of research examines the efforts of schools in implementing Adiwiyata program , examines the role of the school community in realizing Adiwiyata program and examines the role of  PLH for the school community The study used qualitative research methods with the school community resource persons. Method of data collection: interviews, observation, and documentation. The validity of the data with triangulation techniques so that the data obtained is valid. Analyzed using an interactive model. Results of the study: Efforts to implement the program Adiwiyata school received a positive response from the school community, The role of the school community in realizing Adiwiyata program implemented in waste management, clean and greening  Friday activity, The role of environmental education for the citizens of significant school, teachers integrate environmental education in certain subjects .

  7. Tinjauan Teologis Tentang Takut Akan Tuhan Berdasarkan Kitab Amsal Dan Implementasinya Dalam Hidup Kekristenan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ril Tampasigi

    2012-04-01

    Full Text Available Sebagai tujuan penelitian adalah Untuk memaparkan konsep Takut akanTUHAN berdasarkan kitab Amsal, Untuk menjelaskan manfaat dari TakutakanTUHAN. Dan Untuk menjelaskan implementasinya dalam kehidupan Kekristenansetiap hari.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatifyaitu metode penelitian Kepustakaan (library research, terhadap berbagai sumberdata antara lain: Alkitab, tafsiran-tafsiran kitab Amsal dan buku-buku yangmembahas tentang Takut akan TUHAN serta penulis menggunakan metode eksegesis.Yang disusun secara deskriptif untuk mencapai sasaran dan tujuan penulisan.Dalam penelitian ini, ditemukan hasil bahwa Kekristenan seharusnya hidupberdasarkan takut akan TUHAN dengan menyadari akan kemahakuasaan-Nya,kekudusan-Nya, kemahahadiran-Nya dan kemahatahuanNya dalam setiap aspekkehidupan manusia lewat tindakan dan perilaku manusia. Banyak hal dalam duniaini yang akan membuat manusia merasa takut dan gentar, baik itu ketakutanterhadap sesamanya manusia maupun ketakutan terhadap hal-hal yang lainnya.Takutakan TUHAN merupakan suatu perasaan takut yang positif bukan negatif.Takutakan TUHAN bukan seperti perasaan takut yang dialami oleh manusiaterhadap hal-hal yang biasa, tetapi takutakan TUHAN merupakan penghormatanmanusia terhadap TUHAN.

  8. PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER (KONSEP DZIKR ALLAH DAN URGENSITASNYA DALAM MASYARAKAT MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustaqim Mustaqim

    2015-09-01

    Full Text Available Artikel "Konsep Dzikr Allah dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat Modern". Topik utama yang dibahas dalam  Artikel ini adalah masalah dzikr Allah, yaitu suatu masalah yang selalu aktual untuk diteliti, dikaji dan diamalkan sepanjang masa, terutama pada era modern sekarang ini yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, satu sisi telah memberikan berbagai kemudahan dan kesenangan hidup, karena hampir semua kebutuhan hidup manusia terutama yang bersifat lahiriah dapat dipenuhi dengan bantuan mesin dan robot. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi transportasi dan komunikasi manusia telah memasuki era globalisasi, suatu era dimana manusia mampu melakukan hubungan antarbangsa sejagat dalam berbagai segi kehidupan secara lebih luas, lebih mudah dan lebih cepat. Akan tetapi di sisi lain, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasarkan pada pandangan hidup materialisme dan sekuler telah menjadikan masyarakat modern kehilangan nilai-nilai spiritual sehingga mengalami dekadensi moral, disorientasi hidup, kesedihan dan kegelisahan jiwa serta selalu dihantui rasa takut. Dalam keadaan seperti itu, masyarakat modern sangat mendambakan pegangan hidup yang mampu memenuhi kebutuhan spiritualnya. Akan tetapi sayang, banyak di antara mereka yang salah jalan sehingga terperangkap mengikuti gerakan kultus. Kenyataan tersebut telah mendorong untuk meneliti kembali ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menemukan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat modern. Akhirnya, bagaimana solusi yang paling tepat dan baik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat modern tersebut dalam perspektif Islam.

  9. Pengaruh Prosentase Solvent Non Polar dalam Campuran Pelarut terhadap Pemisahan Senyawa Non Polar dari Minyak Nyamplung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Anggraini

    2014-03-01

    Full Text Available Minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum oil dikenal sebagai minyak yang tidak dapat dikonsumsi. Oleh sebab itu, penelitian tentang minyak ini kebanyakan hanya terfokus pada konversi minyak menjadi biodiesel. Pada penelitian ini, diharapkan agar trigliserida (senyawa non polar terpisah dengan resin beracun yang ada di dalam minyak nyamplung itu sendiri, dengan tujuan agar minyak nyamplung bisa dikonsumsi oleh manusia. Minyak nyamplung sendiri disinyalir mengandung senyawa anti HIV dan anti tumor yang sangat berfungsi bagi manusia. Resin beracun yang terdapat dalam minyak ini diidentifikasi sebagai phthalic acid ester (PAE. Trigliserida dalam minyak nyamplung sendiri berkisar antara 70-80%, sehingga jika trigliserida ini dapat terpisah dengan baik dari PAE atau komponen lain yang berbahaya dalam minyak nyamplung, bukan tidak mungkin minyak nyamplung nantinya akan dapat dikonsumsi oleh manusia. Proses isolasi trigliserida dimulai dengan memisahkan senyawa yang diinginkan dari lipid menggunakan ekstraksi pelarut-pelarut dengan dua macam variable solvent yaitu : n-hexane-methanol serta petroleum eter-methanol. Pemilihan pelarut berdasarkan atas nilai kepolaran yang dimilikinya karena solvent yang saling larut tidak dapat digunakan dalam ekstraksi ini. Rasio jumlah solvent non polar dan polar ini juga divariasikan, yaitu : 100:0, 75:25, 50:50 dan 0:100.

  10. PENDEKATAN FALSAFAH SAINS AL-QUR’AN DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN KEBANGSAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Hafiz Mat Tuah

    2015-12-01

    Full Text Available Negara yang membangun seperti Malaysia masih dibelenggu dengan fenomena permasalahan pendidikan. Usaha yang dilaksanakan oleh Kementerian Pelajaran Malaysia dalam sistem pendidikan telah membawa pada tranformasi yang besar dalam kurikulum pendidikan kebangsaan. Melakukan beberapa perubahan pada sistem pendidikan perlu dilakukan bagi merealisasikan hasrat dan tujuan selaras dengan Falsafah Pendidikan Negara. Faktor ini berdasarkan pada pembentukan masyarakat masa depan akan lahir dari generasi yang terlatih dengan bentuk pendidikan masa kini. Kurikulum sekolah juga memerlukan pendekatan Sains al-Qur’an untuk melahirkan siswa yang dapat mengimbangi antara duniawi dan ukhrawi. Hal ini amat penting karena dalam kurikulum pendidikan kebangsaan ada menekankan pada aspek insan yang seimbang dan harmonis dari segi intelek, rohani, emosi, dan jasmani berdasarkan kepercayaan dan kepatuhan kepada Tuhan. Selain itu, pengaplikasian sains al-Qur’an dalam kurikulum menunjukkan bahwa sains dan al-Qur’an tidak boleh dipisahkan. Fokus kajian ini merujuk kepada falsafah sains al-Qur’an agar sains al-Qur’an dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan kebangsaan.

  11. RANCANG BANGUN PROTOTIPE PENGHITUNG JUMLAH ORANG DALAM RUANGAN TERPADU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328P

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raka Agung

    2012-06-01

    Full Text Available Meningkatnya permintaan energi dunia akhir-akhir ini dan makin mahalnya harga minyak dunia menyebabkan makin tingginya harga energi listrik (TDL dari PLN. Hal ini secara langsung menyebabkan biaya operasional sebuah gedung atau ruangan semakin meningkat karena pemakaian KWH energi yang harus dibayar setiap bulan. Untuk mengurangi permasalahan  ini akan dibuat prototipe  penghitung jumlah orang dalam ruangan terpadu berbasis Mikrokontroler ATMega328P. Sistem ini adalah menghitung jumlah orang yang masuk dan keluar pada sebuah ruangan menggunakan sensor infrared dengan mikrokontroler ATMega 328P sebagai pengendalinya. Peralatan ini akan memadukan kehadiran atau jumlah orang dalam ruangan dengan hidup matinya lampu penerangan dan pengkondisi udara ruangan (AC  sehingga ruangan tetap layak digunakan dan pemakaian energinya  bisa dikurangi. Jumlah orang yang ada dalam ruangan didapat dengan mengurangi jumlah orang yang masuk dengan jumlah orang  yang ke luar dari ruangan tersebut. Jumlah orang yang ada dalam ruangan dan waktu saat itu  ditampilkan pada layar LCD.  Sistem ini juga dilengkapi rangkaian pengendali  hidup matinya lampu penerangan di depan ruangan (di luar ruangan dengan menggunakan RTC DS 1307. Dengan pengendalian ini lampu penerangan  dapat menyala otomatis pada sore hari dan mati  saat pagi hari pada waktu yang sudah diset sebelumnya. Prototipe sistem yang dibuat sudah mampu menghitung  jumlah orang yang berada dalam suatu ruangan dan mengatur hidup mati lampu penerangan dan pengkondisi udara ruangan tersebut.

  12. STRATEGI IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN PUSAT SUMBER BELAJAR BERSAMA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Pratikto

    2012-05-01

    Full Text Available Abstract: The Strategy of Implementing Entrepreneurial Mutual Learning Resource Center in Im­proving the Education Personnel Competence. This study is aimed at identifying the strategic position and performance of the Mutual Learning Resource Center through analysis of balanced scorecard, inter­nalization process of cultural entrepreneurship in schools and implementation of business and its implica­tions on the learning process. With the quantitative-qualitative approach, the results show that through an aggressive strategy of performance management in the finance, customer and internal process perspectives are good, while the learning and growth perspective is considered to be moderate. The process of internaliz­ing the entrepreneurial values of through written and oral media, and actions supported by a visionary and transformational leadership in schools and implementation of entrepreneurial culture runs very effectively. Abstrak: Strategi Implementasi Kewirausahaan Pusat Sumber Belajar Bersama dalam Mening­katkan Kompetensi Tenaga Kependidikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui posisi strategis dan kinerja Pusat Sumber Belajar Bersama melalui analisis balanced scorecard, proses internalisasi jiwa ke­wirausahaan dalam budaya sekolah dan implementasi usaha serta implikasinya pada proses pembelajaran. Dengan pendekatan kuantitatif-kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui strategi agresif kinerja manajemen dalam perspektif keuangan, pelanggan dan proses internal tergolong baik, sedangkan dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan tergolong sedang. Proses internalisasi nilai-nilai kewira­usahaan melalui jalur tulisan, lisan, dan tindakan yang didukung dengan pola kepemimpinan yang visioner dan transformasional dalam budaya sekolah dan implementasi kewirausahaan, ternyata berjalan sangat efektif.

  13. TANGGUNG JAWAB ORGAN PERSEROAN TERBATAS DALAM KASUS KEPAILITAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hapsah Isfardiyana

    2015-06-01

    limited liability. Namun tanggung jawab terbatas dapat berganti menjadi tanggung jawab tidak terbatas melalui piercing the corporate viel ketika organ Perseroan menyalahgunakan wewenangnya. Wewenang Direksi dan Komisaris didasarkan prinsip fiduciary duty. Dalam penelitian ini penulis akan menggunakan metode normatif dengan pendekatan konseptual yang beranjak dari doktrin separate entity,limited liability , fiduciary duty, dan piercing the corporate viel untuk dicari kesesuiannya dalam peraturan perundang-udangan. Penelitian menunjukan bahwa pertanggungjawaban organ Perseroan menurut separate entity, limited liability, fiduciary duty, dan piercing the corporate viel telah diatur dalam peraturan perundang-undang. Masing-masing organ dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan kelalaian atau kesengajaan yang menyebabkan Perseroan pailit.Pemegang saham dapat dkenakan Pasal 3 ayat (2 UU PT, Direksi dikenakan Pasal 104  ayat (2 UU PT, Komisaris dikenakan Pasal 115 Ayat (1 dan Ayat (2  UU PT . Direksi dan Komisari juga dapat dikenakan dengan Pasal 1365 dan 1366 KUHPerdata. Selain itu, KUHP juga dapat menjerat Direksi dan Komisaris dengan Pasal 398 dan 399 KUHP. Kata kunci:tanggung jawab, organ, kepailitan

  14. Memilah Fakta dan Fiksi dalam Kitab Suci : Sebuah Usaha Hermeneutis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ioanes Rakhmat

    2012-12-01

    Full Text Available Abstract : Man in ancient times, adheres the ancient cosmology, who hold no separation between supranatural and natural realm, beliefs that every occurrences in the world is ruled under the Divine free determination and decree. There is no natural law runs out of the order and will of God (as defended by Deism. Therefore, for them, miracle is always a real experience and unseparable part of daily life. Miracle is not something irrational. On the contrary, ancient reason provides justifications for its occurency. Certainly, this conviction as a mythological interpretation that is being applied toward the facts which actually are ordinary and natural. Commonly, such mythological interpretations were generally proposed by the writers of holy books (scripture long after the actual events, all of which, however was normal and natural. All miraculous stories in the holy books are entirely imaginary narratives which were codified post actum or post eventum, long after the unsensational actual events, and were built with religious apologetical or propagandistic purposes, rather than reporting the historical facts as they were. At their hand, the history is under religious-political apologies and propaganda.Keywords : Holy book, historiography, fact/history, fiction,  mitology, scientific subjectivism, objectivism, interactivism, sensus pleniorAbstrak : Bagi manusia di zaman kuno, yang menganut kosmologi kuno, tak mengenal pemisahan antara dunia adikodrati dan dunia kodrati. Bagi mereka alam berjalan karena semuanya diatur dan ditentukan dengan bebas oleh Allah. Tidak ada hukum alam yang berjalan mandiri terlepas dari pengaturan dan kehendak Allah (sebagaimana dipertahankan deisme di zaman modern. Karena itu, mukjizat senantiasa merupakan pengalaman nyata dan keadaan yang tak terpisah dari kehidupan sehari-hari. Bagi mereka, mukjizat bukanlah hal yang tak masuk ke dalam nalar mereka. Namun sebaliknya, nalar manusia kuno membutuhkan dan memberi

  15. PENGEMBANGAN SANDPILE MODEL UNTUK MEMPREDIKSI SISTEM YANG DALAM KONDISI CHAOTIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Bukhori

    2007-01-01

    Full Text Available Chaotic condition or dynamic system (in physics is a condition that a system always grows. In a system that has chaotic condition, a method to predicti the future condition is needed. This method is important to support the decision for industry or organization.Chaotic condition also has happened in the industry or organizations that will launch a new product. Launching the new product not only influence this new product but also influence the product in the market. Sand pile model is an algorithm that designed wit illustration of sand pile in the real life. In this research a sand pile model for solved the chaotic condition is developed. The result of this research shows that sand pile model algorithm can be used to solve the chaotic condition with pay attention of add inside, rounds and surface parameters. Abstract in Bahasa Indonesia : Keadaan chaotic atau dalam ilmu fisika disebut sebagai dynamic system merupakan kondisi dimana sistem selalu berkembang. Pada sistem yang memiliki kondisi chaotic ini dibutuhkan metode yang cukup rumit untuk memprediksi kondisi yang akan datang, padahal prediksi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk menentukan suatu keputusan yang diambil suatu perusahaan atau organisasi yang berpengaruh pada kondisi yang direncanakan. Keadaan chaotic ini juga terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Peluncuran suatu produk baru atau fitur tambahan dari produk yang sudah ada tidak hanya mempengaruhi produk yang akan diluncurkan, akan tetapi juga mempengaruhi produk yang sudah ada. Sandpile model merupakan algoritma yang dibuat dengan mengilustrasikan prinsip bagaimana perilaku sandpile pada real-life. Pada penelitian ini dikembangkan sandpile model untuk memecahkan keadaan chaotic pada saat perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Dari hasil penelitian didapatkan

  16. DAMPAK PENGGUNAAN PENGUKUR KINERJA DAN EVALUASI DALAM KEMAMPUAN STRATEGIS ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ewing Yuvisa Ibrani

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah peran pengukuran kinerja dapat memfasilitasi keputusan dan hubungannya dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan serta dapat mempengaruhi kemampuan dalam menghasilkan kemampuan baru sehingga dapat mempengaruhi hasil kinerja SBU. Penelitian ini dilakukan pada 88 Perusahaan dibidang industri kimia di Serang dan Cilegon, Banten, dengan objek penelitian adalah manajer produksi dan manajer pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pengumpulan data primer berupa kuesioner. Pemilihan sampel yang diuji dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, terpilih 47 responden sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan Partial Least Square (PLS. Hasil dari penelitian ini adalah (1 Peran pengukuran kinerja memfasilitasi keputusan dan mempengaruhi keputusan mempunyai hubungan positif signifikan dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan, (2 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan balik dengan kemampuan yang ada. (3 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan kedepan dengan kemampuan baru, (4 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan kemampuan baru, dan (5 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan Kinerja SBU saat ini. This study aims to examine whether the role of performance measurement can facilitate decision and its relation to the evaluation of feedback and can affect the ability to produce new capabilities that can affect the outcome of the SBU performance. This study was conducted on 88 Companies in the field of chemical industry in Serang and Cilegon, Banten. The objects of research is the production manager and marketing manager. This study employs survey research with primary data collection in the form of questionnaires. Selection of samples tested in this study uses a purposive sampling method by selecting 47 respondents as

  17. ASPEK IKLIM DALAM DESAIN BANGUNAN DI KAWASAN KONSERVASI KOTA JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achsien Hidajat

    2008-01-01

    kearifan dalam mendisain gedung, pada perjalanan kolonialisasi dengan rentang waktu 3 abad lebih tersebut bisa terbaca bagaimana usaha arsitek gedung-gedung pada masanya berusaha adaptif dan berkompromi dengan iklim setempat. Kata kunci: Langgam arsitektur, periode kolonialisasi, iklim setempat, usaha adaptif dan kompromistis, kearifan dalam mendisain.

  18. Perilaku Ibu dalam Memberikan Pendidikan Seksualitas pada Remaja Awal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niken Meilani

    2014-05-01

    Full Text Available Akumulasi kasus HIV/AIDS di Provinsi Jawa Tengah, tahun 1993 - 2008 adalah pada usia 20 - 24 tahun sekitar 12,54% dan usia 25 - 29 tahun sekitar 37,31% merupakan kategori remaja dan dewasa muda. Di Kabupaten Magelang kasus HIV positif pada remaja mulai muncul tahun 2008 dan selalu muncul pada tahun berikutnya. Remaja sangat membutuhkan informasi tentang seksualitas dan peran ibu sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku ibu yang meliputi umur, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan kesehatan reproduksi remaja, persepsi kemampuan diri dan sikap dalam pendidikan seksualitas. Jenis penelitian adalah survei dengan pendekatan potong lintang. Populasi terjangkau adalah ibu yang mempunyai anak remaja berusia 10 - 14 tahun dan mengikuti program Bina Keluarga Remaja percontohan di Kabupaten Magelang. Pemilihan sampel menggunakan klaster sampling dan berjumlah 92 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji kai kuadrat dan analisis mulitivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu belum memberikan pendidikan seksualitas dengan baik. Variabel yang berhubungan adalah pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang kesehatan reproduksi remaja, persepsi kemampuan diri ibu dan sikap ibu. Persepsi kemampuan diri ibu merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku ibu dalam memberikan pendidikan seksualitas. Accumulation of HIV/ AIDS cases in Central Java province in 1993 - 2008 is at the age of 20 - 24 years at 12.54% and aged 25 - 29 years at 37.31% is the category of adolescent and young adults. In Magelang district HIV positive cases in adolescents began to emerge in 2008 and always appeared the following year. Adolescent need information about sexuality and the role of the mother is very important. This study aims to determine the determinant factors of mother (age, employment status, level of education, level of knowledge about adolescent

  19. Pengaruh Derajat Deasetilasi Nano Kitosan Untuk Menyerap Ion Zn2+ Dari Limbah Cair Industri Karet

    OpenAIRE

    Susi Kamelia S

    2009-01-01

    Penelitian tentang Pengaruh Derajat Deasetilasi Kitosan nano Partikel untuk Menurunkan Konsentrasi ion Zn2+ dalam Limbah Industri Karet, dengan variasi waktu perendaman, berat kitosan, dan waktu kontak. Derajat deasetilasi dengan variasi waktu perendaman (1 – 5 hari), berat kitosan (gram) dan waktu kontak (menit). Pencampuran kitosan nano partikel dengan menggunakan Jartest dan hasilnya diukur dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deraja...

  20. Berpikir Sistemik Menggunakan Analisis Soft Systems Methodology dalam Manajemen Data dan Information Governance Pemerintah Daerah DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RADEN MUHAMMAD AGUNG HARIMURTI PURNOMOJATI

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul “Berpikir Sistemik menggunakan analisis Soft Systems Methodology dalam manajemen data dan tata kelola informasi Pemda DIY”. Penelitian ini bertujuan membuat model konseptual manajemen data dan tatakelola informasi Pemda DIY yang terkoneksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Sistem Lunak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, FGD, dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan manajemen data dan tata kelola informasi di Pemda DIY menunjukkan ciri-ciri tidak sistemik dan ciri-ciri organisasi yang mengalami ketidak mampuan belajar. Untuk itu perlu perubahan cara berpikir lama (old mindset stakeholder ke cara berpikir baru (new mindset dalam manajemen  data dan tata kelola informasi Pemda DIY

  1. Prediksi Peluang Kelulusan Mahasiswa PTIK dalam Uji Kompetensi Microsoft Office 2010 menggunakan Teori Rough Set

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karmila Suryani

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak Kerjasama PTIK dan Microsoft partner telah melakukan uji kompetensi penguasaan Microsoft office 2010, diantaranya Excell, Power Point dan Word. Microsoft partner telah menyusun materi kurikulum berstandar internasional berdasarkan kebutuhan dunia usaha untuk uji kompetensi. Dengan uji kompetensi tersebut masih terdapat mahasiswa yang tidak lulus disetiap angkatan.Tulisan ini bertujuan untuk melihat aturan pengambilan keputusan dalam penentuan peluang lulus mahasiswa PTIK dalam uji kompetensi Microsoft 2010. Melalui teori Rough Set maka dapat diprediksi tingkat kelulusan mahasiswa PTIK  dalam menguasai ketiga materi, yaitu 4 orang yang pasti lulus 100%, 8 orang dengan peluang 67% serta 6 orang dengan peluang 33%(cek lagi ya. Kata kunci. Tingkat kelulusan Microsoft Office 2010, Teori Rough Set, Rule Keputusan

  2. MODEL ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidin Sukidin

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak    : Model Analytical Network Process (ANP dalam Pengembangan Pariwisata di Jember. Penelitian ini mengkaji kebijakan pengembangan pariwisata di Jember, terutama kebijakan pengembangan agrowisata perkebunan kopi dengan menggunakan Jember Fashion Carnival (JFC sebagai event marketing. Metode yang digunakan adalah soft system methodology dengan menggunakan metode analitis jaringan (Analytical Network Process. Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan pariwisata di Jember masih dilakukan dengan menggunakan pendekatan konvensional, belum terkoordinasi dengan baik, dan lebih mengandalkan satu even (atraksi pariwisata, yakni JFC, sebagai lokomotif daya tarik pariwisata Jember. Model pengembangan konvensional ini perlu dirancang kembali untuk memperoleh pariwisata Jember yang berkesinambungan. Kata kunci: pergeseran paradigma, industry pariwisata, even pariwisata, agrowisata Abstract: Analytical Network Process (ANP Model in the Tourism Development in Jember. The purpose of this study is to conduct a review of the policy of tourism development in Jember, especially development policies for coffee plantation agro-tourism by using Jember Fashion Carnival (JFC as event marketing. The research method used is soft system methodology using Analytical Network Process. The result shows that the tourism development in Jember is done using a conventional approach, lack of coordination, and merely focus on a single event tourism, i.e. the JFC, as locomotive tourism attraction in Jember. This conventional development model needs to be redesigned to reach Jember sustainable tourism development. Keywords: paradigm shift, tourism industry, agro-tourism

  3. AJARAN TAREKAT SYATTARIYYAH DALAM NASKAH RISĀLAH SHATTARIYYAH GRESIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwan Fanani

    2012-12-01

    Tarekat (aliran sufi merupakan bagian penting dalam per­kembangan Islam di Indonesia. Missi Islam pertama di Nusantara dijalankan oleh para tokoh sufi. Kemampuan mereka untuk mendekati penguasa setempat memungkin­kan mereka untuk dapat menyebarkan agama Islam di keraja­an setempat. Tarekat memiliki jaringan internasional sehingga percepatan Islamisasi Indonesia di­dukung oleh jaringan yang dimiliki oleh para tokoh sufi tersebut. Per­kembangan ajaran sufi ber­jalan dengan sangat halus karena ajaran yang di­perkenal­kan mengandung unsur-unsur mistis yang telah dikenal oleh masyarakat setempat. Perkenalan Islam secara perlahan oleh para tokoh tarekat di berbagai tempat telah menjadikan persebaran Islam ber­jalan secara damai. Unsur-unsur mistis yang dibawa oleh para tokoh tarekat ini menciptakan harmoni antara Islam dengan budaya se­tempat. Tulisan ini membahas manuskrip Risalah Syatariyah Gresik. Pendekatan yang digunakan adalah filologi.

  4. PEMANFAATAN SPYWARE UNTUK MONITORING AKTIVITAS KEYBOARD DALAM JARINGAN MICROSOFT WINDOWS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulki Indana Zulfa

    2015-03-01

    Full Text Available Pengawasan terhadap penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan terlebih semakin berkembangnya ilmu tentang pembuatan virus, worm, atau spyware. Memasang antivirus bisa juga menjadi solusi untuk mencegah virus masuk ke dalam jaringan atau sistem komputer. Tetapi antivirus tidak bisa melakukan monitoring terhadap aktivitas user contohnya aktivitas keyboard. Keylogger adalah perangkat lunak yang mampu merekam segala aktivitas keyboard. Keylogger harus diinstal terlebih dahulu terhadap target komputer (client yang akan direkam aktivitas keyboard-nya. Kemudian untuk mengambil file hasil rekamannya, file log, harus mempunyai akses fisik ke komputer tersebut dan hal ini akan menjadi masalah jika komputer target yang akan dimonitoring cukup banyak. Metode control keylogger-spy agent dengan memanfaatkan teknologi spyware menjadi solusi dari masalah tersebut. Spy agent akan secara aktif merekam aktivitas keyboard seseorang. File log yang dihasilkan akan disimpan didalam cache-nya sehingga tidak akan menimbulkan kecurigaan user dan tidak perlu mempunyai akses fisik jika ingin mengambil file lognya. Control keylogger dapat menghubungi spy agent mana yang akan diambil file lognya. File log yang berhasil diambil akan disimpan dengan baik di komputer server. Dari hasil pengujian lima komputer yang dijadikan target spy agent semuanya dapat memberikan file log kepada control keylogger.

  5. MODAL SOSIAL DAN PEMILIHAN DUKUN DALAM PROSES PERSALINAN: APAKAH RELEVAN?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meredian Alam

    2010-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan dukun beranak dipandang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab kecenderungan pemilihan dukun adalah adanya jampi-jampi dan doa-doa tertentu yang dilakukan dukun pada saat persalinan. Namun, analisis terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya kecenderungan ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk menggali peran dari modal sosial terhadap pemilihan persalinan menggunakan dukun. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS tahun 2007. Modal sosial diukur dari kohesivitas masyarakat dan kepercayaan sosial sementara faktor demografi ibu diukur dari status perkawinan, status pekerjaan, dan pendidikan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan yang diantara variabel. Untuk mengetahui efek dari variabel modal sosial dan demografi terhadap pemanfaatan dukun digunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa keberadaan modal sosial di masyarakat memiliki hubungan yang bermakna dengan pemanfaatan dukun beranak di Indonesia. Untuk faktor demografi, tingkat pendidikan rendah berasosiasi dengan persalinan menggunakan dukun. Faktor yang mendorong pemilihan persalinan menggunakan dukun sangat kompleks. Pemahaman terhadap konteks sosial di masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan penting dalam menurunkan angka kematian ibu.

  6. Menentukan Faktor Yang Berpengaruh Dalam Persebaran Pencemaran Industri Migas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arina Marta Setya Putri

    2014-03-01

    Full Text Available Kegiatan industri migas merupakan kegiatan yang memiliki potensi yang sangat besar dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Namun kegiatan industri migas di Indonesia juga menimbulkan dampak negatif yaitu kerusakan lingkungan. Lapangan migas Banyu Urip merupakan salah satu lapangan migas yang berada pada Kabupaten Bojonegoro dengan perusahaan migas yang beroperasi yaitu PT Exxon Mobil. Dengan memperhatikan hal tersebut maka dibutuhkanlah pengendalian ruang untuk kawasan industri migas untuk meminimalisasi persebaran pencemaran. Identifikasi faktor berpengaruh dalam persebaran pencemaranperlu dilakukan sebagai awalan pengendalian ruang. Proses identifikasi ini dilakukan melalui proses deskriptif kualitatif. Untuk prioritasi faktor, analisa AHP digunakan dengan mempertimbangkan nilai kepentingan stakeholder. Hasil yang didapatkan yaitu faktor yang mempengaruhi persebaran pencemaran oleh industri migas dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu tanah, air dan udara. Faktor yang sangat berpengaruh pada tanah yaitu kemiringan tanah dengan bobot faktornya 0.310. Pada aspek air, faktor yang sangat berpengaruh yaitu sistem drainase dengan nilai 0.618. Sedangkan pada udara, faktor yang sangat berpengaruh yaitu jenis vegetasi dengan nilai 0.669. Dari ketiga aspek yang ada tersebut yaitu tanah, air, dan udara, aspek dengan tingkat persebaran yang paling cepat yaitu aspek udara dengan bobot nilainya yaitu 0,518.

  7. PEMETAAN KETERAMPILAN ESENSIAL LABORATORIUM DALAM KEGIATAN PRAKTIKUM EKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Maknun

    2012-04-01

    Full Text Available Keterampilan esensial laboratorium adalah keterampilan dasar sebagai prasyarat pengembangan keterampilan selanjutnya, berupa sejumlah prosedur, proses dan metode yang digunakan ilmuwan ketika mengkonstruksi pengetahuan dan memecahkan masalah dalam kerja ilmiah. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tes, angket, dan wawancara. Sampel diambil secara acak sederhana. Rata-rata tingkat penguasaan keterampilan esensial lab mahasiswa 35,50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji profil kompetensi keterampilan esensial lab mahasiswa calon guru biologi. Essential laboratory skill is a basic skill as the condition to develop the following skill for example procedure, process, and method which are usually used to construct the knowledge and to solve the problems in scientific work. This research applied descriptive quantitative as the research method and used test, questionnaire, and interview as the research instrument. It used simple random sampling method. The average of students’ laboratory essential skill achievement level is 35,50%. This research is aimed to analyze the competency profile of essential laboratory skill for biology teacher candidate.

  8. PAGAR UNTUK MENGURANGI INTRUSI POLUSI DEBU HALUS KE DALAM BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas J. Scanlon

    2001-01-01

    Full Text Available The effects of fence in reducing particulate matter concentration from street traffic to adjacent buildings (i.e. houses were studied by using computational fluid dynamics. A variety of fence property: porosity, height,positions relative to the house and wind direction were investigated related to a constant set of weather data of a hot-humid country (i.e. Indonesia. This investigation shows that a solid fence, which is close proximity to the building, will give a considerable particulate matter reduction carried by an oblique wind direction of up to 11%. Abstract in Bahasa Indonesia : Ide dasar bahwa penyebaran suatu zat dapat dikurangi atau dihalangi dengan sistem bloking diuji dengan menggunakan metode komputasi dinamika fluida (CFD. Keragaman kondisi fisik pembatas antara sumber zat dan penerima zat meliputi : kerapatan, besaran (tinggi dan panjang, perletakan terhadap bangunan/jalan dan arah angin diuji pengaruhnya terhadap kemampuan mengurangi penyebaran debu halus dari jalan raya ke dalam bangunan yang lokasinya berdekatan dengan jalan tersebut. Kondisi cuaca yang menyertai pengujian dikhususkan pada kondisi iklim tropis lembab. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pagar pembatas yang terbuat dari bahan dengan kerapatan 100% mampu mengurangi penyebaran debu halus di balik pagar sampai 11 %. Kata kunci: konsentrasi debu halus, pagar pembatas, kerapatan, jarak halaman, bangunan, CFD.

  9. BUDIDAYA RUMPUT LAUT DALAM UPAYA PENINGKATAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Priono

    2016-02-01

    Full Text Available Rumput laut (seaweed merupakan salah satu komoditas potensial dan dapat dijadikan andalan bagi upaya pengembangan usaha skala kecil dan menengah yang sering disebut sebagai Usaha Kecil Menengah (UKM. Ini terjadi karena rumput laut sangat banyak manfaatnya, baik melalui pengolahan sederhana yang langsung dapat dikonsumsi maupun melalui pengolahan yang lebih kompleks, seperti produk farmasi, kosmetik, dan pangan, serta produk lainnya. Perairan Indonesia yang luasnya sekitar 70% dari wilayah Nusantara mempunyai potensi untuk usaha budidaya laut, termasuk di antaranya budidaya rumput laut. Jenis rumput laut yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan adalah Eucheuma sp. dan Gracilaria sp. Upaya mengembangkan budidaya rumput laut jenis ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitasnya, khususnya dalam rangka memenuhi permintaan industri. Tulisan ini membahas mengenai budidaya rumput laut yang sangat erat kaitannya dengan industri pengolahannya menjadi barang setengah jadi, yaitu tepung rumput laut atau biasa disebut “karaginan”, sebagai bahan baku industri produk farmasi dan lain sebagainya.

  10. Penggunaan Incoterms dalam Perjanjian Perdagangan Internasional (Studi Pada Pt. Insan Bonafide di Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhitya Christanto Henry Dalim

    2016-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan incoterms selaku hukum kebiasaan internasional dalan perjanjian perdagangan internasional serta untuk mengetahui dan menganalisis hak dan kewajiban pengusaha eksportir dan importir sehubungan dengan penggunaan Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional (Studi pada PT. Insan Bonafide di Banjarmasin. Kegunaan yang di harapakan dari hasil penelitian Sebagai sumbangan pemikiran dalam bidang ilmu hukum khususnya terkait dengan hukum perdagangan internasional, bagi pelaku usaha di bidang perdagangan internasional dan bagi pemerintah dalam membuat peraturan perundang-undangan (legislasi berkenaan dengan perdagangan internasional. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif,yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan hukum(bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, yang relevan dengan judul yang di angkat penulis. Ada pun tipe penelitianadalah penelitian dengan menitikberatkan permasalahan yang sering timbul berkaitan dengan kekaburan hukum (vage norm berkenaan dengan makna dan ruang lingkup dari Incoterms tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan analitis (analytical approach.Menurut hasil dari penelitian tesis ini menunjukan bahwa : Pertama, mengenai kekuatan hukum Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional, Incoterms yang lahir dari hukum kebiasaan dan sebagai suatu kebiasaan internasional yang berkedudukan hukum yang merupakan sumber hukum perdagangan internasional. namun demikian kekuatan hukum Incoterms selaku hukum kebiasaan internasional tidak sama dengan kekuatan hukum dari Perjanjian Internasional seperti Konvensi, Traktat, Piagam, Agreement, Covenant, Protocol, Pacta, dan lain-lain. Kedua, hak dan kewajiban pengusaha eksportir dan importir sehubungan dengan penggunaan Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional khususnya pada PT. Insan Bonafide dengan menggunakan

  11. Metode Ijtihad Yusuf Al-Qardhawi dalam Fatawa Mu’ashirah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kaizal Bay

    2012-06-01

    Full Text Available Yusuf al-Qardhawi adalah salah seorang ulama kontemporer yang memiliki gagasan dan ide cemerlang dalam upaya pembinaan hukum Islam seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman. Di antara karyanya yang berkaitan dengan pemikiran ijtihad dikemas dalam karya monumentalnya “Fatawa Mu’ashirah”. Di dalamnya beliau mengupas tentang masalah-masalah kontemporer yang berkaitan dengan; akidah, ibadah, mu’amalah, jinayat, perkawinan, ekonomi, sosial, politik, kedokteran dan sebagainya dengan menggunakan beberapa macam pendekatan serta menawarkan metode-metode ijtihad kontemporer sesuai dengan tujuan syari’at.

  12. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Trapsilowati

    2015-09-01

    Full Text Available Community empowerment in dengue vector control was an attempt to encourage community to participate in the prevention and control of dengue. The one of global strategy was selective and integrated vector control which involved community participation. The obejctive of this study was to measure community participation in dengue vector control, and indicators of entomology. The study was conducted in Sendang Mulyo, Tembalang district, Semarang city. The design study was participatory action research. This study developed methods of empowerment through participatory rural appraisal, participatory learning and action and communication for behavioural impact, modification was called empowerment in dengue vector control (EDVC. Data collected by quesionare with Likert scale and larvae survey. Participation dengue cadres showed that capacity, involving, volunteering and scope of activities was the excellent category (score : > 80%. Larvae indicators showed the free larvae number increased from 66,84% to 90,75%, house index from 33,16 to 9,25, container index 16Partisipasi Masyarakat dalam Pengendalian ...  (Wiwik Trapsilowati, et. alfrom 11,69 to 1,44 and breteau index  from 41,09 to 11,08. The analysis larvae indicators showed significantly different at second observation with fourth observation (p < 0.05. As well as the facilitator needs to be done periodic refreshing and larvae survey = Pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian vektor DBD merupakan upaya untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan DBD. Salah satu strategi global pemberantasan DBD adalah pengendalian nyamuk secara selektif dan terpadu dengan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian mengukur partisipasi masyarakat dalam pengendalian vektor DBD. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Rancangan penelitian adalah participatory action research serta pengembangan metode pemberdayaan modifikasi metode

  13. Peningkatan Kesiapan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Lingkungan Hidup di Tingkat Pendidikan Dasar melalui Penyiapan Modul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istamar Syamsuri

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH guna meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan PLH ke dalam mata pelajaran di SD dan SMP. Ada tiga tahapan penelitian. Tahap eksplorasi bertujuan mendapatkan gambaran pelaksanaan pengajaran PLH selama ini. Tahap eksperimentasi bertujuan menguji keefektifan modul. Tahap evaluasi bertujuan mengevaluasi modul. Eksplorasi dilakukan di SD dan SMP se-Jawa, dengan menyebarkan angket. Eksperimen dilaksanakan di Jawa Timur dengan rancangan Prates-Pascates Rambang Tiga Kelompok. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa guru SD dan SMP belum siap mengintegrasikan PLH yang disusun cukup dapat diandalkan

  14. ANALISA SITUASI KINI TENTANG ISI DAN PELAKSANAAN KEGIATAN GIZI DALAM "PRIMARY HEALTH CARE"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekartijah Martoadmodjo

    2012-11-01

    Full Text Available Dalam usaha untuk meningkatkan keadaan gizi masyarakat berpenghasilan rendah diberbagai negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, langkah pertama ialah mengadakan penelitian mengenai isi dan pelaksanaan kegiatan gizi dengan pendekatan PHC yang telah dijalankan oleh negara bersangkutan. Penelitian ini mendapat bantuan dari WHO-SEARO.Sehubungan dengan itu telah dilakukan penelitian, dengan tujuan untuk memperoleh data saat ini, tentang isi dan pelaksanaan kegiatan gizi dengan pendekatan PHC pada organisasi kesehatan (Puskesmas-UKIA, UPGK-Kes, KB-Gizi dan PKMD di berbagai daerah, agar hasilnya dapat digunakan dalam meningkatkan pelaksanaan kegiatan gizi.Daerah terpilih ialah propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Barat.

  15. Pro dan Kontra dalam Pemberitaan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi dalam Artikel Majalah Al-Wa’ei

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    yuliarni yuliarni

    2013-05-01

    Full Text Available Pros and cons of antipornography and pornaction bill (RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi or APP for short became a hot issue in 2006. News about APP bill highlighted it in both printed and electronic media. Al-wa'ie Magazine is one of Islamic magazines which so intensely reported this problem. To uncover the ideological picture conveyed in the articles published in the magazine and social dimensions influencing the society, the author used a model of critical discourse analysis of Norman Fairclough. This couldn’t be separated from Islamic ideology which is used by Al-wa'ie Magazine as daqwa’ media for one of Islamic organizations (Hisbut Tahrir Indonesia.   Pro dan kontra Ruu anti pornografi dan pornoaksi ini menjadi masalah yang hangat di tahun 2006. Pemberitaan tentang RUU APP jadi sorotan baik di media cetak maupun media elektronik saat itu. Majalah Al-wa’ie adalah salah satu dari majalah Islam yang intensif memberitakan permasalahan ini. Untuk mengungkap gambaran ideologi yang terdapat dalam artikel yang dimuat di majalah Al-wa’ie dan pengaruh dimensi sosialnya di masyarakat, penulis menggunakan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Hal ini tidak lepas dari ideologi Islam yang dianut Majalah Al-wa’ie sebagai media dakwah bagi salah satu organisasi Islam (HTI

  16. POTRET SOSIAL DALAM SEPULUH SAJAK REMY SYLADO DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zuniar Kamaluddin Mabruri

    2015-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur puisi dan potret sosial sepuluh sajak Remy Sylado. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk merelevansikan potret sosial masyarakat Indonesia dalam sepuluh sajak Remy Sylado dengan pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Kerygma & Martyria karya Remy Sylado. Objek dalam penelitian ini adalah potret sosial dan relevansinya dengan pembelajaran sastra di SMA dalam sepuluh sajak Remy Sylado. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang termuat dalam sepuluh sajak Remy Sylado yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel bertujuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data menggunakan pembacaan semiotika Michael Riffaterre dengan pendekatan sosiologi sastra Rene Wellek & Austin Warren. Berdasarkan pembacaan semiotika terhadap sepuluh sajak Remy Sylado disimpulkan beberapa potret sosial masyarakat Indonesia yang meliputi (1 Potret Modernitas di Negara Indonesia yang terdapat dalam sajak “Zaman Azab“, “Di Atas Azab Pena Berpihak”, “Asap Telah Menutup Kota Perkasa” (2 Potret Kolonialisme dan Ekspansi kapitalisme yang terdapat dalam sajak “Origo Mali“, “Cenderamata”, “Uang” (3 Potret kota, Pembangunan, dan Kapitalisme yang terdapat dalam sajak “Pena”, “Pemain Kambing Hitam”, “Si Miskin”, dan “Apakah Negerinya Masih”. Potret sosial dalam sepuluh sajak Remy Sylado relevan dengan pembelajaran sastra di SMA. ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ SOCIAL PORTRAIT IN TEN POEMS REMY SYLADO AND RELEVANCE TO LEARNING LITERATURE IN HIGH SCHOOL   Abstract

  17. DOMESTIFIKASI PEREMPUAN SAMIN DALAM KHASANAH MASYARAKAT ISLAM MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukodi Mukodi

    2015-12-01

    شد بالنسبة للمرأة، كما وقع هذا في المجتمع "سامين" بلورا. حاولت هذه الدراسة – بالمنظور الجنسي- كشف وعرض ودراسة أسطورة مجتمع "سامين" وبضاعة "السامينية" في بلورا. -كانت المرأة في المجتمع "سامين " إلى الآن تحت هيمنة الرجل . أظهر المجتمع الساميني في – جوانب خاصة – قوة ثقافة الهيمنة في حياتهم اليومية، خاصة في اختيار الزوجة والنكاح. وقع هذا بسبب قلتهم الحصول على التربية وأدى إلى ضعف دور المرأة السامينية في المجتمع. صوّرت الثقافة المحلية لهذا المجتمع " أن المرأة ربّة البيت". توالت المحاولات من الجهات المعنية لترقية النساء السامينيات عن طريقتين، 1 نسف وإزالة أسطورة "السامين"، 2 وإزالة بضائعية السامين. نجحت هذه المحاولات إلى حدّ ما، لكن لم يكن مقنعا للجميع.Abstrak: Dominasi merupakan terma yang dimiliki oleh beragam entitas dari mulai ranah sosial terendah sampai pada wilayah kekuasaan tertinggi, bahkan dalam ranah oraganisasi global. Dominasi dari ranah terendah sampai tertinggi ini dapat menjelma dalam beragam hal termasuk peran seseorang dalam ranah publik. Problem akan muncul ketika dominasi peranan kaum laki-laki begitu kontras dibandingkan kaum perempuan sebagaimana nampak dalam masyarakat Samin di Blora. Melalui konsep gender kajian ini mencoba untuk membongkar dan megeksplorasi mitos masyarakat Samin dan komoditi Saminisme di Blora. Kaum perempun Samin hingga kini masih ditempatkan sebagai sub-ordinat laki-laki. komunitas Samin di Desa Kelopo Dhuwur, yang disebut dengan Wong Sikep, Wong Samin dalam tataran tertentu masih menampilkan kuatnya budaya patriarki

  18. PEMAKNAAN PSAK NO. 59 “MUDHARABAH” DALAM PERSPEKTIF KEADILAN (Studi Pada Baitul Maal Wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauzan Adhim

    2008-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana penerapan dari sistem pembiayaan mudharabah pada Baitul Maal wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan ditinjau dari Pernyataan Standar Akutansi Keuangan (PSAK No.59. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Interpretive-Phenomenologik. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mengkaji secara langsung melalui ungkapan-ungkapan mengenai fenomena yang sesungguhnya terjadi dalam lingkungan operasionalisasi Baitul Maal wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan, khususnya pada pembiayaan mudharabah dalam konteks pengakuaan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pembiayaan mudharabah Baitul Maal wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan mencapai 80% dari seluruh total pembiayaan. Hal ini sangat berbeda dengan hasil penelitian yang telah dilakukan pada beberapa perbankan syari’ah ditanah air pada umumnya dominan pada pembiayaan murabaha/jual-beli (non-profit sharing yang berkisar rata-rata antara 65,66%. Dalam konteks pengakuan, pembiayaan muradhabah  diakui pada saat pembayaran kas atau penyerahan aktiva non-kas kepada pengelola dana, dan pembiayaan muradhabah yang diberikan secara bertahap diakui pada setiap tahap pembayaran atau penyerahan. Dalam hal pengukuran, pihak bank (mudharib tidak melakukan pencadangan pendapatan. Dalam konteks penyajian, pembiayaan mudharabah Baitul Maal wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan menekankan ketentuan dalam Al Quran surat Luqman ayat 34 yang artinya, “Dan tidak seorangpun yang dapat yang dapat mengetahui (dengan pasti apa yang diusahakan besok”. Sedangkan dalam konteks pengungkapan dalam pembiayaan mudharabah, Baitul Maal wat Tamwil Sidogiri Daerah Bangkalan  menekankan pada factor kejujuran dan transparasi terhadap seluruh elemen laporan keuangan yang tertuang dalam PSAK No.59.

  19. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA IKAN DALAM KERAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN PESISIR KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasnawi Hasnawi

    2011-04-01

    Full Text Available Perairan pesisir Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat merupakan perairan yang potensial untuk budidaya laut. Namun demikian belum ada data dan informasi kesesuaian lahan untuk budidaya laut termasuk budidaya ikan dalam keramba jaring apung (KJA di perairan tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan di perairan pesisir Kabupaten Mamuju untuk budidaya ikan dalam KJA yang diharapkan juga dapat menjadi acuan dalam penentuan tata ruang wilayah pesisir. Metode survai diaplikasi pada wilayah pesisir Kabupaten Mamuju, mulai dari perbatasan Kabupaten Majene di bagian selatan sampai perbatasan Kabupaten Mamuju Utara di utara. Kualitas air perairan yang diukur adalah: pH, salinitas, kecepatan arus, arah arus, kecerahan, kedalaman, nitrat, fosfat, dan besi. Data lainnya diperoleh dari hasil ekstrak citra ALOS AVNIR-2 akuisisi 28 Juli 2009. Analisis spasial dalam Sistem Informasi Geografis digunakan dalam penentuan kesesuaian lahan untuk budidaya ikan dalam KJA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi yang sesuai untuk budidaya ikan dalam KJA di Kabupaten Mamuju tersebar di Pulau Karampuang, Perairan Kalukku, Pulau Bakengkeng, Perairan Papalang, Pulau Kambunong, dan Tanjung Dapurang. Untuk pengembangan kegiatan budidaya ikan dalam KJA yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, hanya sekitar 10% dari potensi perairan pesisir yang secara efektif dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan dalam KJA di perairan Kabupaten Mamuju yaitu 698,18 ha yang terdiri atas sangat sesuai seluas 133,18 ha; cukup sesuai 512,41 ha dan kurang sesuai 52,59 ha

  20. Konstruksi Wilayatul Hisbah dalam Media Massa Lokal Aceh (Analisis Framing tentang Konstruksi Wilayatul Hisbah pada Kasus Bunuh Diri Putri Erlina Langsa dalam Portal Berita Atjeh Post)

    OpenAIRE

    Siregar, Harry Yassir Elhadidy

    2016-01-01

    Penerapan peraturan daerah (perda) syariah di Provinsi Aceh merupakan kebijakan yang dianggap solusi pemberian hak-hak istimewa bagi Aceh setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dengan adanya undang-undang khusus, Aceh diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan secara hukum positif terhadap pelanggaran syariat Islam, terutama pelanggaran-pelanggaran yang telah diatur dalam perda tersebut. Wilayatul Hi...

  1. PERAN ELEMEN LINGUISTIK SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA CHINA DALAM RENAMING BRAND GLOBAL (Analisis Eksploratif Kualitatif Peran Elemen Linguistik Sebagai Representasi Budaya China dalam Renaming Brand Global di Taiwan)

    OpenAIRE

    ., YULIANA

    2014-01-01

    Semakin canggihnya teknologi komunikasi dan globalisasi mempermudah masuknya brand-brand asing keberbagai negara. Kemudahan tersebut membuat banyak brand-brand tertarik untuk go international dan menjadi brand global. Harapan dari brand global yang masuk ke dalam sebuah negara baru adalah bagaimana memenangkan hati calon konsumen setempat. Slogan think global and act local menjelaskan bahwa, tidak ada metode yang benar-benar pas bagi brand global. Pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan...

  2. RANCANGAN MODEL KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (KAJIAN TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KECAMATAN SUMBERBARU KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liawati Suntiana Suntiana

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1 partisipasi perempuan dalam implementasi kebijakan PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember; (2 faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan perempuan dalam pelaksanaan PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember; (3 rancangan model penanggulangan kemiskinan dalam perspektif pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan teori kebijakan sosial dan pemberdayaan perempuan dengan pendekatan longwe sebagai alat analisanya, sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Informan dari penelitian ini adalah tenaga pendamping, perempuan penerima PKH dan para stakeholders yang dipilih dengan menggunakan tekhnik purposive sampling, dimana data yang terkumpul dianalisis mengguakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah (1 partisipasi perempuan di dalam implementasi PKH belum optimal; (2 Faktor pendukung bahwa uang bantuan PKH bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok setelah kewajiaban intervensi pendidikan atau kesehatan terpenuhi sehingga mampu meningkatkan ekonomi daya beli masyarakat sedangkan faktor penghambat program kebijakan PKH yang bersifat Top Down yang tidak melibatkanya peran perempuan RTSM dalam proses awal perencanaan sampai dengan evaluasi menyebakan lemahnya partisipasi perempuan; (3 rancangan model kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan perspektif pemberdayaan perempuan yang diperoleh dari hasil implementasi PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember adalah penyempurnaan dari PKH dengan merubah dari kebijakan Top Down menjadi kebijakan bottom up dan harus ada sinergitas dengan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lainya. Kata kunci: Program Keluarga Harapan (PKH, Partisipasi dan Pemberdayaan PerempuanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1 partisipasi perempuan dalam implementasi kebijakan PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten

  3. “Diam yang Menggeliat” dalam Karya Fotografi Ekspresi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanto Harthoko

    2014-11-01

    Full Text Available ”Diam yang Menggeliat” menunjukkan adanya suatu pertentangan yang sedangterjadi. Diam yang menggeliat perlu dimaknai secara lebih mendalam atau dikembangkandalam arti kiasan. Sesuai dengan imajinasi, persepsi, dan pengalamanbatin penulis, karya ini dimaknai sebagai bentuk proses sebuah perjalanan kehidupanmanusia yang divisualkan secara simbolis dengan subjek tumbuh-tumbuhanatau tanaman. Proses hidup tanaman sama dengan perjalanan hidup manusia, dariawal tumbuh hingga dewasa, sampai menuju masa akhirnya, yaitu menguning,layu, kemudian mengering atau mati. Perwujudan karya ini menggunakan teknikpemotrean close-up agar dapat menangkap detail yang membentuk gambaran fisiksesuatu yang menggeliat. Sebagai ujungnya, dalam pengekspresiaan penciptaankarya ini berorientasi pada “Squirming Silence” In the Art Work of Photographic Expression. Silence is mute,still, or not moving, while squirm means starting a movement no matter how slow it is.“Squirming Silence” indicates the existence of an ongoing dispute. If simply defined asit is, it would become impossible or would be a questionable truth. A possible solutionfor the phrase of squirming silence is that it needs to be interpreted deeper or developedin the sense of metaphor. In accordance with my imagination, perception, and innerexperience, “Squirming Silence” could be interpreted as a form of process of a humanlife journey which is symbolically visualized with the subject of greenery or plants. Thereason is that the process of a plant’s life is almost similar with the journey of humanlife, growing at the beginning until reaches adulthood, towards the end of life, turningyellow, wilting, and finally drying out or passing away. Using the technique of closeupphotography, to capture the details may shape the physical description of somethingsquirming. At the end, in expressing this art work, an orientation on the enlightmentvalues is highly needed to define the meaning of life which is

  4. KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timoticin Kwanda

    2001-01-01

    Full Text Available Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND believes that it will cure the problems by pedestrian oriented planning, encouraging people to drive less, mixed land uses, higher density, then traffice congestion is reduced,and mitigate air pollution. Moreover, the other physical and social characters are mixed housing types, front porches, more park that will encourage more interaction, then restore a sense of community. Based on this concept, this paper discusses the physical and social characters of real estates in Jakarta and Surabaya. The results show that real estate developments in these suburban areas is one of the causes of urban environment problems. Abstract in Bahasa Indonesia : Cepatnya urbanisasi akan menyebabkan lingkungan perkotaan yang kritis. Masalah lingkungan kritis yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya adalah apa yang disebut dengan masalah "warna coklat" yaitu kurangnya air yang sehat, polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dan industri, serta kemacetan lalu lintas. Untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini, gerakan New Urbanism melalui konsep Traditional Neighborhood Development (TND percaya bahwa masalah lingkungan ini dapat diatasi dengan perencanaan permukiman yang berorientasi pada pejalan kaki, multi fungsi, kepadatan tinggi, sehingga mengurangi kendaraan bermotor dan berakibat pada berkurangnya kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Karakter fisik dan sosial lainnya adalah multi tipe rumah, taman publik yang lebih banyak dan rumah berteras depan yang akan mendorong interaksi sosial dalam lingkungan

  5. Hidup Bersama Risiko Bencana: Konstruksi Ruang dalam Perspektif Ruang Relasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasin Yusup

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Komunitas di Kawasan Rawan Bencana (KRB cenderung memiliki kelembaman geografis yang tinggi dan memilih “hidup bersama bencana”. Mereka seringkali melihat lingkungan hidupnya “tidak bermasalah” dan membangun sistem kepercayaan religi maupun praktik-praktik ekologis yang “mendomestifikasi” ancaman bahaya. Dengan menggunakankonsepsi produksi ruang Lefebvre dan Actor-Network Theory Latour, makalah ini mengeksplorasi bagaimana komunitas di KRB Merapi berupaya hidup bersama bencana, yakni beradaptasi terhadap letusan yang terus berevolusi dengan mengandalkan jejaring sosial danmemperluasnya dengan komunitas lain di luar KRB. Dalam konteks ini jejaring sosial bisa menjembatani isolasi suatu wilayah sehingga kedekatan dengan sumber ancaman tidak otomatis meningkatkan kerentanan dan risiko bencana komunitas di KRB.Kata kunci: Konstruksi ruang, hidup bersama bencana, jejaring, kawasan rawan bencana (KRBAbstract: Community in Disaster-Prone Region (DPR tends to have a high geographical inertia and have the preference of “living with risk”. They consider their environment “not problematic” and establish systems of religious beliefs and practices of ecological “mesticating” danger. Using Lefebvre’s conception of space production and Latour’s Actor-Network Theory,this paper explores how communities in Merapi DPR live with risk, adapting to evolving volcano eruption by relying on social network and extending it with wider communities outside the DPR. In this context, the network can bridge the isolation of an area thus the proximity to the source of the threat does not automatically increase vulnerabilities and disaster risks of the communities.Keywords: Construction of space, living with risk, network, disaster-prone region (DPR

  6. STUDI RUANG BERSAMA DALAM RUMAH SUSUN BAGI PENGHUNI BERPENGHASILAN RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Darmiwati

    2000-01-01

    Full Text Available Surabaya, to be considered from the national scope, they have an important role/function for the development of its district; whereas from regional scope, they have acted as development central for its province. Since the city,s condition was not ready toaccept this situation, then this makes aresult to many dirty/improper places every where, as it has been caused by the low income work-seeker,need for house. So, as one alternative for making the city propely, we have done many improvement from every aspect, i.e. : by developing those illegal/improper location and further to place the occupants from those illegal/improper places/location to the stories houses. The results of this observation have shown the following ; this gathering room is necessary tobe built up ; this gathering room should be placed relatively close to the house location ; this gathering room, from religious side, could be approved ; this gathering room is necessary to be built up for fulfilling the human life purpose (e.g.: washing, bathroom/toilet, whereas the facility for cloth - drying ; this gathering cooking room, is still necessery for occupant but the condition will be made more privately. Abstract in Bahasa Indonesia : Secara nasional, Surabaya berperan dalam pembangunan wilayah; sedangkan lingkup regional sebagai pusat pengembangan wilayah propinsi, konsekwensinya timbul arus urbanisasi besar-besaran dari desa ke kota. Disebabkan kondisi kota tidak siap menerima, timbul kekumuhan karena pencari kerja membutuhkan tempat tinggal. Peremajaan merupakan alternatif menertibkan kota, dan menempatkan warga kedalam Rumah Susun. Disimpulkan bahwa ; adanya ruang bersama, tetap diperlukan ; keberadaan ruang bersama, sebaiknya yang penempatannya relatif dekat hunian warga ; keberadaan ruang bersama, untuk kegiatan "keagamaan", dapat diterima sebagaimana adanya ; keberadaan ruang bersama, untuk menunjang kehidupan warga (cuci,kamar mandi/WC masih diperlukan ; keberadaan dapur

  7. KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jamaluddin Jamaluddin

    2016-02-01

    Full Text Available Abstract: Elementary School Studens' Creative Thinking Skills in Science Learning. This study aims (1 to investigate the differences of creative thinking skills among elementary school students who applied various learning methods (questioning, Think-Pair-Share, and Numbered-Head together and those who applied conventional learning methods; (2 to find out the differences in creative thinking skills between students of high and low academic ability; (3 to investigate the differences of creative thinking skills as influ­enced by learning methods and academic ability. Using a quasi -experimental design, this study found out that there are differences in creative thinking skills among students applying different learning methods and among students of different academic abilities and that these differences in creative thinking are skills as influenced by learning methods and academic abilities. Abstrak: Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD dalam Pembelajaran IPA. Artikel ini didasarkan pada laporan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui (1 perbedaan keterampilan berpikir kreatif, antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran PBMP, PBMPTPS, PBMPNHT, dan strategi pembelajaran konvensional; (2 perbedaan keterampilan berpikir kreatif siswa berkemampuan akademik tinggi dan rendah; (3 perbedaan keterampilan berpikir kreatif akibat dari interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1 ada perbedaan keterampilan berpikir kreatif antara siswa yang belajar dengan strategi PBMP, PBMPTPS, PBMPNHT, dan strategi Konven­sional; (2 ada perbedaan keterampilan berpikir kreatif, antara siswa berkemampuan akademik tinggi dengan siswa berkemampuan akademik rendah; (3 interaksi strategi pembelajaran PBMP, PBMP.TPS, PBMP.NHT, dan konvensional dengan kemampuan akademik siswa tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif.

  8. Perebusan dan penumisan menurunkan kandungan beta karoten dalam wortel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rany Adelina

    2016-08-01

    Full Text Available ABSTRACTBackground: Carrot is included in high beta carotene vegetable. Therefore, there were limited studies about the effect of cooking on nutrient content. Beta carotene found in carrots are provitamin A carotenoids that have strong antioxidant activity.Objectives: To determine the amount of beta carotene in carrots treated with two different cooking methods, that were, boiling and sautéing.Methods: A posttest–only control group design was used for this study. Samples of this study were local carrots varieties, and were selected by quota sampling. The carrots were divided into three groups, with fresh carrots (n=6 as control groups, and boiled carrots (n=6 and sautéed carrots (n=6 as treatment groups. Beta carotenes were extracted using petroleum ether-acetone solvents. They were separated by using column chromatography and measured by spectrophotometer at wave length 450nm. Data collected were analyzed with one way anova followed by post hoc tests duncan, independent t-test, andpaired t-test.Results: The level of beta carotene between fresh carrots, boiled carrots, and sauteed carrots have significant difference with p=0.013 (anova, p<0.05, whereas the level of beta carotene in boiled carrots and sauteed carrots have no significantly difference with p=0.376 (independent t-test, p>0.05. However,there is a significant decrease in the level of beta carotene in beginning and end groups from the boiling method with p=0.027, and the level of beta carotene in beginning and end groups from the sauteing method have a signifi cant decrease with p=0.020 (paired t-test, p<0.05.Conclusions: Boiling and sauteing decreased beta carotene levels in carrots.KEYWORDS: beta carotene, boiling, carrot, sauteeingABSTRAKLatar belakang: Wortel termasuk dalam sayuran dengan kandungan beta karoten yang tinggi. Walaupun demikian, studi mengenai pengaruh pemasakan terhadap kandungan gizinya masih terbatas. Beta karoten merupakan salah satu jenis

  9. KEMANDIRIAN MASYARAKAT DALAM PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek Lely Pratiwi

    2013-03-01

    group of new religious NGOs, Asiyah, churches, Muhammadiyah. Recommendation:Required an increase in participatory community of various other NGOs, in an integrated cross-sector to perform the preventive, promotive control of pulmonary TB disease by promoting the re-socialization of the glass roof house design, conduct prevention. Key words: Community on People Self Care, TB OOTS, Pro active Ca se Finding ABSTRAK Penanggulangan tuberculosis, khususnya TB paru di lndonesia telah dimulai sejak tahun 1969, namun jumlah penderita TB paru semakin meningkat. Penelitian kualitatif etnografis ini bertujuan untuk mengkaji upaya kemandirian masyarakat dalam upaya pencegahan penularan penyakit TB paru. Cara pengumpulan data observasi partisipatori, wawancara mendalam dengan informan penderita TB paru dan keluarga. Lokasi penelitian di Kota Pariaman, kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Rote Ndao NTT. Hasil analisis dari 4 indikator kemandirian masyarakat dari sisi knowledge masih rendah mengingat bahwa sebagian besar informan menganggap penyakit TB paru sebagai penyakit keturunan, dan tidak menular. Penyakit Hossa sebutan masyarakat di kabupaten Rote Ndao. Persepsi illness masyarakat di kota Pariaman, penyakit TB paru sebagai penyakit karena "temeken", akibat diguna-guna orang lain yang tidak senang. Di kota Lombok Barat stigma takut, malu sebagai penderita TB, sehingga masih banyak persepsi illness masyarakat yang menyebutnya sebagai penyakit batuk lama, batuk kering 40 hari, dan penyakit asma. Kepercayaan/trust masyarakat masih tergantung pada petugas kesehatan, belum ada kader yg memberikan penyuluhan langsung tentang pencegahan penularan. Kemampuan/ capacity masyarakat masih sangat kurang, masyarakat masih lebih percaya pada petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan. Pemilihan sebagai tenaga PMO (Pengawas makan obat kurang sesuai dengan struktur sosial yang ada di masyarakat. Kabupaten Lobar dengan struktur sosial masyarakat sasak maka tuan guru, Kyai dapat sebagai social

  10. KOMPETENSI GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PEDIDIKAN KARAKTER DI SMP MUHAMMADIYAH KOTA TERNATE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suardi Kader

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas: semua guru, kepala sekolah, dan siswa sebagai responden. Objek penelitian ini adalah kompetensi guru dalam menerapkan berbagai metode untuk pendidikan karakter  pada pembelajaran IPS yang terintegrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif model induktif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1 Kompetensi guru IPS dalam pedidikan karakter di SMP Muhammadiyah 1 dan 2 Kota Ternate belum memuaskan. Hal ini disebabkan oleh guru IPS masih kurang memiliki wawasan dasar keilmuan karakter. Di samping itu juga, guru belum aktif dan kreatif, serta memiliki kemampuan untuk mengembangkan wawasan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran IPS. (2 Metode pembelajaran IPS di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate masih cenderung bersifat konvensional, yaitu ceramah. (3 Kendala-kendala yang ditemukan  dalam pembelajaran pendidikan karakter di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate yaitu berasal dari guru, sarana, dan prasarana yang belum memadai, lemahnya kesadaran peserta didik, dana dan pembiayaan yang masih kurang, program pembelajaran, pembinaan karakter karena masih kurangnya pemahaman dari pembina atau guru, serta buku-buku penunjang yang digunakan untuk kepentingan proses pembelajaran. Kata kunci: kompetensi guru IPS, pembelajaran, dan pendidikan karakter

  11. Peranan Laboratorium Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Terorisme Di kota Medan

    OpenAIRE

    Herri Okstarizal

    2008-01-01

    Serangan dan aksi terorisme pada lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan dengan kualitas dan kuantitas tidak boleh dianggap remeh yang harus diberantas dan diperangi. Terorisme secara umum didefinisikan sebagai aplikasi kekerasan atau ancaman kekerasan yang bertujuan menyebarkan kepanikan di dalam masyarakat, untuk memperlemah atau bahkan menjatuhkan yang berkuasa dan untuk membawa sebuah perubahan politik. Terorisme yang digolongkan sebagai extra ordinary crime adalah kejahatan lintas ...

  12. HEGEMONI NEGARA DAN RESISTENSI PEREMPUAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NI NYOMAN SUKENI, SH. MSi.

    2012-11-01

    Full Text Available Program keluarga berencana dicanangkan berwawasan gender, namun dalampelaksanannya terjadi ketimpangan. Jumlah akseptor perempuan lebih banyakdibandingkan akseptor laki-laki. Oleh sebab itu lebih banyak pula perempuan yangmenderita efek samping menarik untuk diteliti dengan merumuskan masalah sebagaiberikut. Bagaimanakah bentuk, faktor pendorong dan dampak hegemoni negara sertaresistensi perempuan dalam pelaksanaan program keluarga berencana?Penelitian ini bertujuan mewujudkan kesetaraan gender dalam pelaksanaanprogram keluarga berencana dan meminimalkan efek samping bagi akseptor. Data digalidengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data secara kualitatif. Dataterdiri atas data kualitatif didukung data kuantitatif yang bersumber dari informan dankepustakaan. Teori yang diaplikasikan yakni : teori hegemoni Gramsci, feminismeradikal Dworkin, teori feminisme Gandhi, dan teori perlawanan De Witt.Hasil penelitian menggambarkan 1 Hegemoni negara diwujudkan dalam bentukpenyosialisasian dan anjuran penggunaan alat kontrasepsi yang lebih banyak untukperempuan, melalui sistem banjar dan klinik. 2 Faktor-faktor pendorong terjadinyahegemoni adalah faktor ideologi, ekonomi, penyediaan alat kontrasepsi, lokasi sosialisasi,dan kebijakan pemerintah. 3 Dampak positif hegemoni terhadap negara dapatmenurunkan jumlah penduduk secara bertahap. Hegemoni negara juga berdampak positifterhadap pasangan usia subur dalam membentuk keluarga kecil. Hegemoni negara selainberdampak positif terhadap perempuan secara fisik, psikhis, aktivitas, dan ekonomi. 4Resistensi perempuan terhadap hegemoni negara berbentuk: tidak mau menggunakanalat kontrasepsi, berhenti menggunakan alat kontrasepsi, dan mengganti alat kontrasepsidengan sistem kalender. Berdasarkan temuan di atas disarankan agar dilakukan penelitianlanjutan yang sejenis dengan lingkup yang lebih luas yang berkaitan dengan penyebabterjadinya efek samping.

  13. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Antenatal Care

    OpenAIRE

    Ritonga, Fatimah Jahra; Sitohang, Nur Asnah

    2016-01-01

    Pemeriksaan Antenatal Care adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan. Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal care adalah pengetahuan,pendidikan,umur,ekonomi,sumber informasi, letak geografis dan dukungan keluarga. Nur Asnah Sitohang

  14. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA

    OpenAIRE

    ARIANSYAH, IRWIN

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Market Share on Semen Tonasa Ltd. Irwin Ariansyah H. Cepi Pahlevi Wardhani Hakim Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran yang terdiri atas segmentasi, target dan posisi pasar terhadap peningkatan pangsa pas...

  15. PRINSIP GOOD FAITH(ITIKAD BAIK DALAM HUKUM KONTRAK BISNIS INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Cindawati

    2014-11-01

    Full Text Available The law of international business contracts is the law of national contract with additional of foreign substances, this principle relevant for the law of  international business contracts. Writer has an interest in the issue what principle good faith in the international business contract law. Principle good faith is honesty in behavior or honesty in trade transaction, which include honesty in fact and honour towards proper trade standards, and honesty in trade transaction. Relations require good faith when contract signatory, but also not yet to close the contracts.   Hukum Kontrak Internasional adalah hukum kontrak nasional yang ada unsur asingnya, prinsip ini relevan bagi Hukum Kontrak Internasional. Penulis tertarik untuk mengkaji dengan permasalahan: apa prinsip good faith(itikad baik dalam hukum kontrak internasional? Prinsip good faith(itikad baik tidak lain adalah “kejujuran” dalam perilaku atau kejujuran dalam bertransaksi dagang, termasuk di dalamnya adalah kejujuran dalam fakta dan penghormatan terhadap standar-standar dagang yang wajar dan transaksi dagang yang jujur. Hubungan mensyaratkan kewajiban itikad baik bukan saja ketika kontrak ditandatangani, tetapi juga sebelum kontrak ditutup.

  16. PRINSIP GOOD FAITH(ITIKAD BAIK DALAM HUKUM KONTRAK BISNIS INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Cindawati

    2014-11-01

    Full Text Available The law of international business contracts is the law of national contract with additional of foreign substances, this principle relevant for the law of  international business contracts. Writer has an interest in the issue what principle good faith in the international business contract law. Principle good faith is honesty in behavior or honesty in trade transaction, which include honesty in fact and honour towards proper trade standards, and honesty in trade transaction. Relations require good faith when contract signatory, but also not yet to close the contracts. Hukum Kontrak Internasional adalah hukum kontrak nasional yang ada unsur asingnya, prinsip ini relevan bagi Hukum Kontrak Internasional. Penulis tertarik untuk mengkaji dengan permasalahan: apa prinsip good faith(itikad baik dalam hukum kontrak internasional? Prinsip good faith(itikad baik tidak lain adalah “kejujuran” dalam perilaku atau kejujuran dalam bertransaksi dagang, termasuk di dalamnya adalah kejujuran dalam fakta dan penghormatan terhadap standar-standar dagang yang wajar dan transaksi dagang yang jujur. Hubungan mensyaratkan kewajiban itikad baik bukan saja ketika kontrak ditandatangani, tetapi juga sebelum kontrak ditutup.

  17. MODEL AUTHENTIC SELF-ASSESSMENT DALAM PENGEMBANGAN EMPLOYABILITY SKILLS MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI VOKASI

    OpenAIRE

    I Made Suarta; Nyoman Sentosa Hardika; I Gusti Ngurah Sanjaya; I Wayan Basi Arjana

    2015-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat penilaian guna mengevaluasi capaian employability skills yang diintegrasikan dalam pembelajaran aplikasi basis data. Model penilaian yang dikembangkan merupakan kombinasi dari penilaian diri sendiri dan penilaian otentik, diusulkan dengan sebutan model authentic self-assessment. Langkah-langkah pengembangan model authentic self-assessment meliputi penentuan standar, penentuan tugas otentik, pembuatan kriteria, dan pembuatan rubrik. Hasil pe...

  18. Hubungan Negara-Masyarakat dalam Proses Pembentukan Daerah Otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Damopolii

    2014-12-01

    Full Text Available Tuntutan pembentukan daerah otonom di Indonesia dewasa ini semakin intensif dan masif. Seringkali diartikulasikan sebagai tuntutan politik tanpa melihat urgensi administratif sehingga cenderung mengesampingkan hakekat otonomi daerah dan tujuan desentralisasi. Otonomi daerah masih dipahami sebatas hak daerah memperoleh otonomi, tanpa memperhitungkan kapasitas daerah dalam berotonomi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis latar belakang tuntutan pembentukan, proses pembentukan, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan daerah otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisa model Mills dan Huberman melalui langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, latar belakang tuntutan pembentukan sebagai upaya lokalisasi kekuasaan untuk menciptakan pusat kekuasaan baru di daerah dan faktor gerakan sosial yang dipicu konflik sosial berbasis etnik, gerakan reaksioner, pembandingan dengan pencapaian daerah lain, serta adanya peluang politik. Kedua, proses pembentukan terbagi dalam tiga tahap yakni sosialisasi dan konsolidasi elit, pemekaran desa dan kecamatan, serta pendekatan dan komunikasi politik di semua tingkatan. Pada aspek keterpenuhan syarat sebagaimana diatur UU 32/2004 dan PP 78/2007, daerah ini telah memenuhi syarat administratif dan fisik namun belum memenuhi syarat teknis. Ketiga, partisipasi masyarakat dilakukan dalam bentuk musyawarah, pengumpulan dana dan hibah tanah atau bangunan, serta pemasangan atribut pemekaran, sehingga secara keseluruhan telah ada pertanda partisipasi walaupun belum sampai pada derajat kendali warga. Kata kunci: Gerakan sosial, Lokalisasi kekuasaan, Partisipasi masyarakat, Pembentukan daerah otonom 

  19. Rattan Jernang (Daemonorops draco management by Anak Dalam Tribe in Jebak Batanghari, Jambi Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IIK SRI SULASMI

    2012-07-01

    Full Text Available Sulasmi IS, Fatimah S, Nisyawati. 2012. Rattan Jernang (Daemonorops draco management by Anak Dalam Tribe in Jebak Batanghari, Jambi Province. Biodiversitas 13: 152-162. Management of Rattan Jernang (Daemonorops draco Willd. in Jebak Forest, Batanghari, Jambi is not well documented. It is noted that fruits of D. draco is the best income source for Anak Dalam Jambi people since 1624. They harvest fruits of D. draco as many as they need. The management of Jebak forest is an open access, so all the people of Anak Dalam Jambi Tribe have the same right and responsibility on the forest. However, almost 60% of Jebak Forest area have been severed because of illegal logging for palm oil plantation. This is the reason why people of Suku Anak Dalam such as Sudirman and Suin, try to cultivate D. draco by growing 40 clumps of this species at their latex field. The aim of their activity is to conserve D. draco at their forest. Based on the recent situation, research study of rattan jernang’s management in Jebak Forest is conducted. This research method is semi structural interview. All data are analyzed by description. As a result is the management and cultivation of D. draco in Jebak Forest is very difficult because the availability of seeds are not enough for root stocks.

  20. NILAI ANAK DALAM KELUARGA DAN UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATANNYA (SUATU STUDI ETNOGRAFI DI DESA GADINGSARI, KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2016-02-01

    Full Text Available Artikel ini menggambarkan nilai anak dalam keluarga yang mendasari sikap dan perilaku orangtua dalam pemeliharaan kesehatan anak yang mereka miliki. Data diambil dari hasil penelitian tentang kesehatan ibu dan anak (KIA menggunakan pendekatan etnografi di wilayah Kabupaten Bantul Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor non medis yang diduga melatarbelakangi kondisi KIA yang cukup baik di Kabupaten Bantul didasarkan pada Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat di kabupaten tersebut yang cukup tinggi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu hamil atau ibu yang pernah hamil, dan pernah melahirkan, tokoh masyarakat, dukun bayi, dan beberapa warga masyarakat, petugas kesehatan terutama bidan desa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa keberadaan anak dalam keluarga mempunyai nilai bagi orang tua. Semula anak merupakan modal bagi keluarga yang diharapkan dapat membantu secara ekonomi keluarga, dan berbakti pada orangtua dengan merawat semasa di hari tuanya. Namun seiring dengan perubahan dan perkembangan jaman, anak diharapkan dapat sekolah hingga mencapai pendidikan yang tinggi sehingga dapat menjunjung tinggi martabat orang tua dan meningkatkan status sosial keluarga. Maka orang tua akan selalu berupaya menjaga kesehatan anak sebaik-baiknya. Ada kalanya orang tua meminta pertolongan pada orang yang dianggap pintar atau dukun karena diyakini penyakit anaknya disebabkan gaib atau gangguan mahluk halus. Kesimpulan dari studi ini: Keberadaan anak memiliki nilai tertentu dimata keluarga sehingga anak akan diperlakukan sedemikian rupa agar terjaga kesehatannya. Anak memiliki nilai ekonomi, sosial dan psikologis. Nilai psikologis anak lebih mendasari sikap dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan anak.

  1. MALACAK, MANATAK, MAIMBUL: KEARIFAN LOKAL PETANI DAYAK BAKUMPAI DALAM PENGELOLAAN PADI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu -

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mngeksplorasi kearifan lokal petani Dayak dalam pengelolaan padi di lahan rawa pasang surut. Penulis ingin membuktikan persepsi bahwa Indonesia yang kaya pertaniannya dapat memberikan kemakmuran bagi para petani. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa iklim yang tidak menentu dan bencana alam merupakan tantangan bagi para petani yang perlu banyak mendapat perhatian. Untuk itu, dalam budaya kearifan lokal, para petani Bakumpai Dayak memiliki cara tertentu mengelola pertanian dan teknologi produksi terutama termanifestasikan dalam konsep lokal malacak, manatak dan maimbul. Kearifan lokal juga manifest dalam  cara mencangkul, bantangan dan siklus pertanian.The objective of this study is to discuss the local wisdoms of Dayak rice farmers in managing rice fields in todal marsh area. This study is to prove the assumption that Indonesian rice agriculture can provide welfare for its farmers. Research methods used in this study is qualitative approach, data collection was done by observation, interviews, and documentation. Research found that the erratic climate or natural disaster are the challenges for farmers. In Kalimatan, however, to maintain agricultural and production technology Dayak farmers have developped local wismon in managing agriculture most apparently manifested in three forms: malacak, manatak, dan maimbul. Local knowledge  is also apparent in hoeing methods, bantangan management, and agricultural cycles.

  2. Peran Hipertensi terhadap Mediator Peradangan dalam Perkembangan Penyakit Periodontal dan Jantung Koroner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendy Sumali

    2010-06-01

    Full Text Available Badan kesehatan dunia (WHO pada tahun 2002 melaporkan bahwa lebih dari 7 juta orang meninggal dunia akibat penyakit kardiovaskular. Prevalensi penyakit periodontal pun dapat mencapai sekitar 70% pada usia produktif. Mengingat besarnya prevalensi keduanya, ada baiknya kita mentelaah lebih dalam hubungan diantara keduanya. Penyakit periodontal merupakan penyakit peradangan yang berhubungan dengan sejumlah kecil bakteri anaeob negatif Gram yang terdapat pada plak supragingiva. Bakteri negatif Gram anaerob tersebut juga mempunyai peluang menjadi penyebab tiga penyakit sistemik, seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan masalah penggumpalan darah. Penyakit kardiovaskular yang paling banyak dijumpai adalah penyakit jantung koroner dan hipertensi. Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis koroner, jika ditelaah lebih dalam, periodontitis dan aterosklerosis keduanya mempunyai faktor risiko yang sama, seperti: merokok, umur, etnis, jenis kelamin laki-Iaki, hipertensi, hiperkolesterol dan stress. Hubungan antara hipertensi dan penyakit periodontal bahwa keduanya merupakan proses peradangan. Baik pada penderita hipertensi dan penyakit periodontal dijumpai adanya peningkatan kadar C-reactive protein (CRP, sitokin-sitokin peradangan seperti IL-6, IL-1~, dan Tumour Necrosis Factor Alpha (TNF-a. C-Reactive Protein (CRP juga menstimulasi pelepasan monosit yang menghasilkan Intercellular Adhesion Molecule (ICAM -1 dan Vascular Adhesion Molecule (VCAM -1 yang berperan dalam proses aterosklerosis. Disfungsi endotel pembuluh darah akibat proses aterosklerosis ini dapat memicu pengeluaran hormon Angiotensin /I (Ang II yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi mikrosirkulasi pada jaringan periodontal, sehingga dapat mengakibatkan terjadi kelainan periodontal dan secara tidak langsung juga sebagai faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

  3. Artikula Takrif dan Taktakrif dalam Bahasa Inggris (Kajian Sintaksis dan Semantik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Kurnia Nurhayati

    2013-05-01

    Full Text Available The research is to discuss definiteness in English. The method used is analytical descriptive. For the analysis, substitution technique as one of the distributional methods is used. The data sources are non-fiction papers in English magazines and newspapers. The results show that the noun phrase having an article and followed by a post-modification can be formed in various constructions based on the type of nouns as the head of NP and the type of post-modifications that complete the phrase. In addition, some factors determining the choice of the articles in NP are based on the type and the number of the noun, and the knowledge of speakers and hearers about the noun.   Penelitian ini untuk membahas ketakrifan dalam bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Untuk menganalisis, teknik substitusi sebagai salah satu metode distribusional digunakan. Sumber data adalah tulisan nonfiksi yang terdapat dalam majalah dan surat kabar berbahasa Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa frase nomina yang memiliki artikula dan diikuti oleh post modification dapat dibentuk dalam konstruksi yang berbeda tergantung pada jenis nomina yang menjadi frasa benda ini dan jenis postmodifikator yang melengkapi frasa itu. Di samping itu, beberapa faktor yang menentukan pilihan artikula dalam frase nomina didasarkan pada jenis dan jumlah nomina, serta pengetahuan penutur dan mitra tuturnya tentang nomina itu.

  4. Peran Auditor Internal dalam Meningkatkan Value Perusahaan dan Tantangannya Di Masa Depan: Suatu Tinjauan Teoritis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiyarti Fatma Laela

    2016-10-01

    Full Text Available Lingkungan bisnis yang semakin dinamis yang berdampak pada perubahan operasional bisnis juga direspon oleh audit internal. Audit internal yang pada awalnya difokuskan sebagai penilai independen, kemudian semakin luas fungsi dan perannya untuk memastikan efektifitas internal control dan selanjutnya aktif terlibat dalam proses risk management yang merupakan bagian dari corporate governance. Dengan metode kajian literatur, tulisan ini akan membahas peran penting auditor internal dalam meningkatkan nilai perusahaan. Selain keterlibatannya dalam pengembangan sistem pengendalian internal, hasil pekerjaan auditor internal sangat menentukan reliance ekternal audit dan komite audit dalam mengevaluasi dan memeriksa kinerja manajemen. Pekerjaan audit internal menjadi semakin komplek dan rumit yang dapat mempengaruhi kualitas pekerjaannya. Seiring dengan semakin diversified-nya organisasi dan kemajuan teknologi auditor internal dituntut untuk menguasai pengetahuan yang beragam dan mendalam baik dari sisi general technical knowledge maupun specific technical knoweldge sesuai dengan industrinya. Oleh karena itu, tulisan ini juga akan membahas indikator kualitas auditor, tantangan yang dihadapi serta solusinya. Salah satu upaya peningkatan kualitas kerja auditor internal adalah melalui outsourcing fungsi audit  internal.

  5. STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF DALAM MENINGKATKAN HASIL PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL DI KABUPATEN KARAWANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dayat Hidayat

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengungkap perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran partisipatif dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal di PKBM Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualtitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam dan analisis dokumentasi. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman, yaitu model analisis interaktif.  Langkah-langkah analisis meliputi koleksi data, penyederhanaan data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan serta verifikasi. Simpulan penelitian pada tahap perencanaan sumber belajar bersama warga belajar mengidentifikasi kebutuhan belajar yang akan dipenuhi melalui kegiatan belajar. Pada tahap pelaksanaan, sumber belajar memotivasi warga belajar apabila diketahui bahwa kegiatan dan kemajuan belajar itu lamban. Sumber belajar membantu warga belajar memperhatikan keterkaitan antara pengalaman yang telah dimiliki dengan kepentingan warga belajar lainnya. Sumber belajar merespon secara edukatif terhadap usaha warga belajar untuk menerapkan pengalaman dan keterampilan baru yang mereka miliki dan membantu menggunakan respon tersebut terhadap stimulus serupa dari pihak lain dalam situasi kehidupan nyata. Sumber belajar mendorong warga belajar untuk mencari dan menemukan sendiri alternatif jawaban terhadap masalah yang timbul walaupun masalah itu mudah untuk diperoleh sumber belajar. Pada tahap penilaian, sumber belajar memotivasi warga belajar untuk melakukan evaluasi terhadap pengalaman keterampilan yang telah dimiliki di dalam tugas sebenarnya atau dalam dunia kehidupannya.

  6. Pengembangan Multiplatform Game 2D Pengenalan Nama Benda Dalam 3 Bahasa Untuk Anak Usia Dini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emy Nurchasanah

    2016-12-01

    Full Text Available Saat ini teknologi maju yang baru masih berkembang pesat di banyak area. Sudah banyak permainan dan aplikasi yang canggih dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Setiap hari muncul jenis aplikasi baru, contohnya EduGame. Pada beberapa waktu yang lalu game pembelajaran sudah mulai banyak dikenal dengan berbagai variasi dan jenis. Di mulai untuk anak usia dini hingga sekolah menengah atas. Pada saat ini anak-anak usia dini lebih pandai dari pada anak-anak jaman dahulu. Dikarenakan pada masa saat ini teknologi sudah semakin maju dan lebih baik. Mereka dapat dengan mudah mengoprasikan alat elektronik seperti Tablet PC, Android dan Computer. Penelitian kali ini penulis ingin membuat Game pembelajaran bagi anak usia dini  dalam pengenalan nama-nama benda dengan mengambil contoh buah, sayur dan hewan dalam tiga bahasa Indonesia-Inggris-Jepang agar mampu mengembangkan pengetahuan anak melalui game. Metode yang akan di gunakan adalah SDLC (System Development Life Cycle dimana dalam merancang dan pembuatannya melalui tahap definisi kebutuhan, analisis , desain sistem, pembangunan, pengujian dan perawatan   Penerapan game tersebut akan dapat di gunakan dalam Tablet PC, Android ataupun Computer. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menurut responden guru  sebesar 96% aplikasi ini dapat menjadi media pembelajaran yang sesuai untuk anak usia dini dan 92% menyatakan aplikasi ini menarik untuk anak-anak.

  7. KESIAPAN NEGARA-NEGARA CLMV (CAMBODIA, LAOS, MYANMAR, VIETNAM) DALAM MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY

    OpenAIRE

    SULAEMAN, AJI AKBAR SULAEMAN

    2016-01-01

    2016 Aji Akbar Sulaeman, E131 11 273, skripsi yang berjudul : Kesiapan Negaranegara CLMV (Cambodia, Laos, Myanmar, Vietnam) Dalam Menghadapi ASEAN Economic Community, di bawah bimbingan H. Adi Suryadi B. selaku pembimbing I dan Muh. Ashry Sallatu sebagai pembimbing II, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kondisi kesiap...

  8. PEMANFAATAN SEREH (Cymbopogon Cytratus DALAM MENURUNKAN BAU PADA PUPUK ORGANIK CAIR DAN POTENSINYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN CABAI (Capsicum Annum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhasanah Nurhasanah

    2013-09-01

    Full Text Available Research in the use of lemongrass (Cymbopogon citratus to reduce odors in liquid organic fertilizer has been conducted in Bogor for 6 months. This study begin with a liquid organic fertilizer produced from 1 kg of shrimp waste, 1 kg of maize, 1 kg of bean sprouts, 10 liters of coconut water, 500 ml of EM4 and 500 g of sugar through fermentation process for 6 weeks. Then the result of liquid organic fertilizer was added by an ingredient lemongrass as deodorizing with doses of 0, 10%, 20% and 30% (w/v. After that it is fermented for 2 weeks. The next stage was the application of liquid organic fertilizer as a foliar fertilizer at chillies (Capsicum annum planting using a completely randomized design (CRD 1 factors type of using liquid organic fertilizer (control, liquid organic fertilizer without lemongrass, liquid organic fertilizer + 10% lemongrass, liquid organic fertilizer + 20% lemongrass and liquid organic fertilizer + 30% lemongrass respectively at doses of 0, 6, 12 and 18 ppm. The parameters measured were odor (NH3 and H2S, levels of macro nutrients (N, P, K, Ca, Mg, and S and micro nutrients (Cu, Zn, Mn, and Fe after fermenting process, and the production of crops (fruit number and fruit weight after planting. Research results show that the higher dose of lemongrass added cause levels of odor (NH3 and H2S in the liquid organic fertilizer decreased and content of macro nutrients, micro nutrients, and phytohormones increased. The planting results indicate liquid organic fertilizer which added 20% lemongrass in a dose of 12 ppm was the optimal dose in increasing crop production. Penelitian penggunaan sereh (Cymbopogon citratus dalam menurunkan bau pada pupuk organik cair telah dilakukan di Bogor selama 6 bulan. Penelitian ini diawali dengan membuat pupuk organik cair yang dihasilkan dari 1 kg limbah udang, 1 kg jagung, 1 kg touge, 10 Liter air kelapa, 500 ml EM4 dan 500 g gula pasir melalui proses fermentasi selama 6 minggu. Kemudian pada

  9. Pengaruh Konsentrasi Nutrien dan Konsentrasi Bakteri Pada Produksi Alga Dalam Sistem Bioreaktor Proses Batch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Minarti Oktafiani

    2013-09-01

    Full Text Available Bertambahnya populasi penduduk sebanding dengan meningkatnya kebutuhan manusia, sehingga berdampak negatif terhadap peningkatan kebutuhan akan energi khususnya energi yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi. Oleh sebab itu diperlukan energi alternatif sebagai pengganti bahan baku minyak bumi. Salah satu energi alternatif yang digunakan sebagai pengganti bahan baku minyak bumi adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk mengkaji pengaruh konsentrasi nutrien dan konsentrasi bakteri pada produksi alga dalam sistem bioreaktor proses batch. Pada penelitian tugas akhir ini menggunakan dua variabel yaitu variabel pertama dengan penambahan nutrien (N dan P dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak tiga variasi konsentrasi yaitu 7,5 mg/L, 15 mg/L, 30 mg/L dan variabel kedua penambahan bakteri dengan menggunakan biakan bakteri dari saluran drainase sebanyak tiga variasi konsentrasi yaitu 50 mL, 100 mL, 150 mL. Dalam penelitian ini juga menambahkan mixing pompa sebagai pengadukan selama 24 jam dan waktu pencahayaan dengan bantuan cahaya lampu flourescent selama 12 jam. Penelitian ini dilakukan didalam ruangan. Waktu dalam penelitian tugas akhir ini dilakukan selama 14 hari dengan dua kali running dan waktu kontak 10 hari. Parameter yang akan diteliti dalam penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu parameter utama dan parameter tambahan. Parameter tersebut adalah konsentrasi MLSS/MLVSS, N-amonia, N-nitrat, Fosfat, Klorofil a sebagai parameter utama sedangkan untuk pH, suhu dan DO sebagai parameter tambahan.Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil kondisi optimum penambahan konsentrasi nutrien dan konsentrasi bakteri yang dilakukan didalam ruangan yaitu penambahan nutrien sebesar 7,5 mg/L dan bakteri sebesar 150 mL,karena memiliki nilai klorofil a yang seimbang dibandingkan reaktor yang lainnya. Oleh sebab itu, penambahan nutrien dan bakteri yang tepat dapat memproduksi alga dengan jumlah yang optimal di

  10. PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, DAN PROSEDUR AUDIT TERHADAP TANGGUNG JAWAB DALAM PENDETEKSIAN FRAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khoirul Fuad

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dari auditor mengenai tanggung jawab dalam mendeteksi fraud, ada tiga variable yang digunakan untuk menguji persepsi ini yaitu independensi, kompetensi dan prosedur audit. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu dalam bentuk kuesioner dengan menggunakan pertanyaan terbuka dan tertutup yang dinyatakan dengan skala likert 1 sampai 5. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di BPK dan BPKP Provinsi Jawa Tengah, pengambilan sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik random sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 65 auditor, dengan total kuesioner yang bisa digunakan sebanyak 58 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa X1 berpengaruh positif terhadap Y dengan nilai signifikansi 0,013, X2 juga berpengaruh positif terhadap Y dengan nilai signifikansi 0,002 sedangkan X3 berpengaruh negative terhadap Y dengan nilai signifikansi 0,535. This research aims to understand the perception of auditors responsibility in detecting fraud, there are three of variable used to test this perception that is independence, competence and an auditing procedure. The data used in this research is primary data which are in the form of the questionnaire by using the question open and closed expressed with likert scale of 1 to 5 . Population that is used in this research is auditor BPK and BPKP that work in Central Java Province, the sample collection in this research technique using random sampling and obtained the number of samples from 65 auditors, with a total of the questionnaire can be used as many as 58 people. The result of this research shows that positive affect on the X1 significance 0,013 with the value of Y, X2 also affect the value of significance to Y with positive 0,002, while X3 0,535 with the significance of the negative influence to Y.

  11. STUDI KOMPARATIF TENTANG KONSEP POTENSI ANAK DIDIK DALAM PERSPEKTIF JOHN DEWEY DAN PENDIDIKAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azimatul Khoirot

    2015-10-01

    Full Text Available Artikel ini membahas konsep potensi anak didik dalam perspektif John Dewey dan perspektif pendidikan Islam. Penulis mengkaji dua konsep tersebut dengan pendekatan komparatif. Kedua konsep potensi anak didik tersebut menarik untuk dikaji, karena baik Dewey maupun pendidikan Islam mangakui adanya potensi tambahan. Walaupun demikian, keduanya berbeda dalam hal perkembangan dan tujuan akhir dari potensi tersebut. Menurut Dewey manusia dibekali dua potensi dasar berupa akal dan bakat. Kedua potensi ini berkembang menjadi baik dan buruk sesuai dengan pengaruh lingkungan yang melingkupinya. Dalam pandangan Dewey, potensi tidak memiliki tujuan akhir, tatapi berjalan dinamis mengikuti pengaruh sosial yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan Dewey, pendidikan Islam memandang potensi dasar anak didik terdiri dari tiga komponen yang saling memparuhi. Tiga kompetensi dasar tersebut berupa jasmani, akal dan ruh. Ketiga potensi ini mempunyai kecenderungan untuk menjadi baik, tetapi dalam perkembangannya bisa keluar dari kecenderungan dasarnya karena pengaruh lingkungan. Tujuan akhir dari potensi dasar anak didik ini untuk mengabdi kepada pencipanya, Allah Swt.The article will discuss about student's hidden strength dan passion based on John Dewey dan islamic education view. Both concepts were investigated by applyng comparative approach. I was interested to have this discussion due both have recognized hidden strength and passion. However, there are some aspects that distinguish both John Dewey and Islamic Education view; they ar development and to goal John Dewey explained the every human being have been endowed with intelligence and talent as basic hidden strength and passion. These develop become good and worst influenced by the society they live in. He also stated thad hidden strength and passion have no purpose, but they run smoothly, influenced by daily life social control. in contrast with Dewey, Islamic education view hidden strength

  12. Hubungan Antara Fakta Norma, Moral, dan Doktrin Hukum Dalam Pertimbangan Putusan Hakim

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Salman Maggalatung

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: The Correlation among Facts, Norms, Moral and Legal Doctrine in Consideration of a Judge's Decision. A judge must be able to explore and understand the legal values ​​that live in the community, maintain their independence, applying legal norms with high moral, ethical and adhere to a code of professional conduct, attention to doctrine and the views of legal experts in making a decision. This research aims to identify and analyze the correlation between facts, norms, moral and legal doctrine in consideration of a judge's decision. In addition to knowing the scope of the relationship between the existing facts, norms should be used as the base, and how much influence a judge moral (law enforcement in the decision and determination of the law. This study uses a qualitative-analysis-normative juridical and sociological-empirical. Abstrak: Hubungan Antara Fakta, Norma, Moral, dan Doktrin Hukum Dalam Pertimbangan Putusan Hakim. Seorang hakim harus mampu menggali dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat, menjaga kemandiriannya, menerapkan norma hukum dengan moralitas yang tinggi, mematuhi etika dan kode etik profesi, memperhatikan doktrin dan pandanganpandangan para Ahli hukum dalam pengambilan sebuah putusan. Penulisan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara fakta, norma, moral, dan doktrin hukum dalam pertimbangan sebuah putusan hakim. Ruang lingkup tulisan ini meliputi hubungan antara fakta-fakta yang ada, norma-norma yang patut dijadikan dasar, dan seberapa besar pengaruh moral seorang hakim dalam pengambilan dan penetapan hukum. Metode yang digunakan kualitatifanalisis dengan pendekatan yuridis-normatif dan sosiologis-empiris. DOI: 10.15408/jch.v1i2.1462

  13. ESTETIKA TARIAN SARA DOUDA DALAM MASYARAKAT ADAT LOLI (SEBUAH PENDEKATAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyastuti Sutomo

    2015-01-01

    Full Text Available Not only does art   have   self-fullfillment, but  it also has axiological  benefits both socially, culturally, religiously, and economiclally.  So does Sara Douda dance.  Sara Douda aesthetics  is first contained  in its whole dance movements. In addition, it  can also be found in the whole dance equipments.  Moreover,  this dance aesthetics  may  also be contained in the verbal symbols in the speech forms  prior to the dance performance. However,  both verbal and non-verbal aesthetical forms are incorporated by the pieces of socio-cultural and  religious values in the Loli community about  their honoring their ancestors,  having social harmony, and  highly respecting each other among the community members. This study uses a cultural linguistic approach to find out and to review the aesthetics of Sara Douda dance.   Seni memang memiliki kepenuhan dalam dirinya sendiri. Tetapi ia juga sekaligus punya faedah aksiologis, baik secara sosial, kultural, religius maupun secara ekonomis. Tarian Sara Douda pun demikian. Estetika Sara Douda pertama-tama ada dalam semua gerak tariannya. Juga dalam seluruh perlengkapan tarian tersebut. Bukan itu saja, estetika tarian ini juga ada dalam simbol-simbol verbal berupa tuturan menjelang tarian. Tetapi baik bentuk-bentuk estetisasi nonverbal maupun verbal, sama-sama disatukan oleh kepingan-kepingan nilai-nilai sosio-kultural dan religius masyarakat Loli tentang penghormatan kepada leluhur, tentang harmoni sosial, dan tentang penghargaan yang tinggi terhadap satu sama lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik kebudayaan demi menemukan dan menelaah estetika dalam tarian Sara Douda

  14. KOMPOSISI KIMIA KERANG PISAU (Solens spp. DARI PANTAI KEJAWANAN, CIREBON, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjanah Hasil Perikanan

    2014-04-01

    Full Text Available Kerang pisau (Solen sp. merupakan salah satu hasil perairan yang bergizi namun informasinya masihsedikit di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan komposisi kimia, asam lemak, kolesterol,mineral dan logam berat pada kerang pisau. Kerang pisau pada penelitian ini berasal dari Pantai Kejawanan,Cirebon, Jawa Barat. Analisis proksimat daging dan jeroan kerang pisau antara lain masing-masing kadar airsebesar 78,59% dan 75,49%, abu 1,53% dan 2,56%, protein 14,48% dan 15,21%, lemak 1,72% dan 1,95%, dankarbohidrat (dihitung by diff erence sebesar 3,68% dan 4,79%. Kandungan asam lemak kerang pisau terdiriatas asam lemak jenuh dengan kandungan tertinggi yaitu palmitat dan stearat, kandungan asam lemak tidakjenuh tunggal yang tertinggi terdiri atas palmitoleat dan oleat, sedangkan asam lemak tidak jenuh majemuktertinggi yaitu EPA dan DHA. Kolesterol pada daging kerang pisau yaitu 36,16 mg/100 gram, sedangkankolesterol pada jeroannya adalah sebesar 139,43 mg/100 gram. Kandungan mineral makro pada kerangpisau adalah natrium (yang terbesar, diikuti kalium, fosfor, magnesium dan kalsium. Kandungan mineralmikro pada kerang pisau adalah besi (yang terbesar dan seng. Hasil analisis logam berat menunjukkanbahwa kandungan logam berat kerang pisau berada di bawah ambang batas maksimum yang diperbolehkan.

  15. APLIKASI KORELASI PEARSON DALAM MEMBANGUN MODEL TREE-AUGMENTED NETWORK (TAN (Studi Kasus Pengenalan Karakter Tulisan Tangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Budi Santoso

    2013-10-01

    Full Text Available Langkah pertama dalam membangun model pengenalan Tree-Augmented Network (TAN  dengan  mengukur  besarnya  hubungan  diantara  pasangan  fitur  objek.  Salah  satu metode yang dapat digunakan mengukur besarnya keeratan hubungan secara linier diantara pasangan fitur adalah   Korelasi Pearson. Aplikasi Korelasi Pearson  dalam membangun model Tree-Augmented Network (TAN dalam penelitian ini, akan diujicobakan pada kasus membangun  model pengenalan karakter tulisan tangan. Data fitur karakter tulisan tangan untuk kasus ini, diasumsikan mengikuti distribusi gaussian karena estimasi parameter model pengenalannya menggunakan estimator Maximum Likelihood (ML. Hasil eksperimen dengan menggunakan data training yang terdiri dari 5 jenis karakter tulisan tangan, menunjukkan untuk dimensi fitur karakter tulisan tangan 10x30 (30 fitur, akurasi sistem Korelasi Pearson dalam membangun model TAN untuk mengenali karakter tulisan tangan  sebesar 88 %.

  16. Gambaran Kejadian Persalinan Disfungsional pada Pasien Anemia dalam Kehamilan di RSUP Dr. M. Djamil Periode 2010–2012

    OpenAIRE

    Mega Redha Putri; Joserizal Serudji; Efrida ,

    2015-01-01

    AbstrakPersalinan disfungsional (distosia akibat kelainan tenaga) merupakan masalah persalinan dunia dan merupakan salah satu indikasi dilakukannya intervensi selama persalinan dengan tingkat kekerapan kejadian sebesar 4-40%. Persalinan disfungsional dapat disebabkan oleh anemia dalam kehamilan. Kekuatan kontraksi uterus atau his ibu hamil dengan anemia kurang dari normal, lemah dan dalam durasi yang pendek sehingga tidak cukup kuat untuk melahirkan janin dan ibu hamil akan cepat lelah, akiba...

  17. Peranan Moderasi Soft Skills dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Viviyanti Azwar

    2013-03-01

    Full Text Available Penurunan mutu pelayanan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil merupakan penentu bagi kinerja rumah sakit sebagai perusahaan jasa. Penurunan mutu pelayanan diindikasikan dengan penurunan rata-rata pelayanan periode tahun 2008-2010 pada instalasi radiologi mencapai 11,29%, laboratorium 5,19%, farmasi 18,5%, instalasi rehabilitasi medik 3,74%, gizi 9,12%, pemulasan jenazah 11,86%, operasi 5,29%, dan hemodialisa 3,62%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan soft skills memoderasi sumber daya organisasi, keterikatan kerja, kinerja karyawan dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Pengukuran seluruh konstruksi dan indikator penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 530 karyawan rumah sakit sebagai tenaga medis maupun nonmedis yang dijadikan responden. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM dengan software. Hasil penelitian menyimpulkan soft skills memoderasi sumber daya organisasi berperan meningkatkan mutu pelayanan dengan standar koefisien sebesar 0,53. Soft skills memoderasi keterikatan kerja berperan meningkatkan mutu pelayanan dengan koefisien standardize sebesar 0,62. Soft skills memoderasi kinerja karyawan berperan meningkatkan mutu pelayanan dengan standar koefisien sebesar 0,32. The decline in the quality of service General Hospital Dr. M. Djamil is a determinant for the performance of the Hospital as a service company. Decline in service quality as indicated by the decline in average service period of 2008-2010 on radiological installations reached 11.29%, laboratory 5.19%, pharmacy 18.5%, IRM 3.74%, 9.12% nutrition, smear bodies 11.86%, surgery 5.29%, and hemodialysis 3.62%. This study aims to analyze the moderating role of soft skills of organizational resources, work engagement, employee performance in improving the quality of hospital care. Measurement of whole constructs and indicators study used questionnaires distributed to 530 employees at the Hospital as a medical or

  18. KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBIAYAAN USAHA PEMBIBITAN TERNAK SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idha Susanti

    2012-11-01

    analisis gap untuk mengevaluasi realisasi penyaluran dan target yang telah ditetapkan, analisis kesisteman untuk mengetahui efektivitas program, analisis persepsi responden untuk memperoleh umpan balik  masyarakat dan analisis regulatory impact assessment untuk menentukan saran dan rekomendasi untuk program kredit tersebut. Hasil menunjukkan bahwa efektivitas program kredit lebih rendah daripada tujuan pencapaiannya. Tanggapan masyarakat terhadap kebijakan ini sangat besar tetapi terdapat banyak kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha pembibitan. Faktor-faktor yang memengaruhi adalah perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha pembibitan itu sendiri. Rekomendasi terhadap program skim kredit ini adalah (1 meningkatkan dukungan dari bank, (2 pengurangan program pemerintah yang tumpang tindih, (3 meningkatkan kemampuan petani dalam mengakses bank, dan (4 meningkatkan penyaluran kredit dengan menggunakan program pola dua  subsidi.Kata kunci: analisis kebijakan, kredit usaha pembibitan sapi/KUPS, regulatory impact assessment

  19. FUNGSI IRINGAN MUSIK DALAM KESENIAN SINTREN DI DESA PAGEJUGANKABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisna Dewi Mustikasari

    2013-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian fungsi musik iringan kesenian sintren di desa Pagejugan Brebes dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk musik iringan Sintren, fungsi musik iringan kesenian Sintren bagi kesenian itu sendiri, dan fungsi musik iringan Sintren bagi masyarakat pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Keabsahan data menggunakan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil menunjukan bahwa musik pada sintren merupakan iringan musik campuran dari vokal dan instrumental. Bentuk musik iringan Sintren menggunakan laras slendro. Irama musik iringan kesenian Sintren di desa Pagejugan berirama lancar dan harmonisasi pada musik dalam kesenian sintren disesuaikan dengan vokal sinden. Bentuk lagu pada iringan kesenian sintren adalah bentuk kumuda dan ladrang. Fungsi musik iringan bagi kesenian itu sendiri adalah fungsi yang berhubungan dengan bentuk musik dan proses pertunjukan Sintren, yaitu gending bentuk kumuda berirama tanggung merupakan pembentuk suasana tenang dan romantis dan gending bentuk ladrang berirama tanggung merupakan pembentuk suasana  gembira, senang, dan lincah. Fungsi musik bagi masyarakat pendukungnya adalah sebagai sarana komunikasi, sebagai sarana, sebagai penghayatan estetis, sebagai persembahan simbolis, dan sebagai sistem proyeksi.   The purpose of research the function of musical accompaniment Sintren in Pagejugan Brebes, done to describeform of musical accompaniment, the function of musical accompaniment for the art itselfand the functionfor community supporters. This study used a qualitative approach.The data Collection techniques obtained by interview, observation, and study of document.Validity of data using methodby data collection, data reduction, the presentation of the data, and withdrawal conclusion. The results indicate that the musical accompanimentsintrenis a mixture musical

  20. Pengetahuan dan Perilaku Ibu Rumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Setyowati

    2013-07-01

    Full Text Available Pencemaran lingkungan akibat sampah plastik semakin mengkhawatirkan apabila tidak ada usaha untuk mengatasinya. Masyarakat yang kurang pengetahuan dan berperilaku buruk dalam pengelolaan sampah plastik dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu rumah tangga dengan perilaku mengelola sampah plastik. Penelitian dilakukan di Dusun Kedesen, Desa Kradenan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang Tahun 2012. Penelitian ini menggunakan rancangan studi cross sectional, dengan sampel berjumlah 74 orang yang diambil secara secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik Kai Kuadrat (X2. Penelitian menemukan sekitar 56,8% responden berpengetahuan tidak baik dan sekitar 60,8% responden berperilaku tidak baik. Analisis bivariat menunjukan hubungan yang sangat signifikan antara tingkat pengetahuan ibu rumah tangga dengan perilaku mengelola sampah plastik. Ada hubungan yang sangat signifikan antara tingkat pengetahuan ibu rumah tangga dengan perilaku mengelola sampah plastik di Dusun Kedesen, Desa Kradenan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang tahun 2012. Pollution caused by plastic increase worrying if there is no attempt to resolve it. Lack of knowledge and poor people’s behavior in the management of plastic waste can cause environmental and health problems. Management of plastic waste can be started from each household who produce plastic waste. The purpose of this study to determine the relationship between the level of housewife’s knowledge with the behavior to manage of plastic waste at Kedesen, Kradenan Village, District Kaliwungu, Semarang in 2012. The study was analytic survey with cross-sectional design. Sample was 74 respondents with simple random sampling. Research tool used was a questionnaire. Analyzed used

  1. Peningkatan Determinan Sosial dalam Menurunkan Kejadian Tuberkulosis Paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani

    2014-08-01

    Full Text Available Upaya pengendalian tuberkulosis paru oleh World Health Organization telah meningkatkan angka kesembuhan dan menyelamatkan banyak jiwa, tetapi kurang berhasil dalam menurunkan insiden tuberkulosis. Oleh karena itu, pengendalian tuberkulosis akan lebih menekankan pada kebijakan determinan sosial karena determinan sosial secara langsung maupun melalui faktor risiko tuberkulosis berpengaruh terhadap tuberkulosis. Di Bandar Lampung, angka notifikasi tuberkulosis dari tahun 2009 – 2010 mengalami peningkatan walaupun angka kesembuhan sudah lebih dari 85%. Bandar Lampung juga merupakan bagian dari salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh determinan sosial (yang diukur melalui indikator pendidikan, pendapatan dan kelas sosial terhadap kejadian tuberkulosis. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2012 di seluruh pelayanan kesehatan di Bandar Lampung yang telah melaksanakan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse. Responden penelitian ini adalah 238 penderita tuberkulosis basil tahan asam positif dan 238 suspek yang tidak menderita tuberkulosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan sosial yang rendah akan meningkatkan risiko untuk terkena tuberkulosis. Oleh karena itu, pengendalian tuberkulosis perlu disertai dengan peningkatan determinan sosial untuk menurunkan kejadian tuberkulosis. Tuberculosis control program conducted by World Health Organization, has increased tuberculosis cure rate and saved million people, but has less success in reducing tuberculosis incidence. Therefore, tuberculosis control program needs to put more emphasis on social determinants. It is obvious, since social determinants, directly or through its tuberculosis-risk factors, affect tuberculosis. In Bandar Lampung, notification rate during the period of 2009 - 2010 has increased although the cure rate of the period was more than 85%. Moreover, Bandar Lampung is located in Lampung, one of the

  2. Nilai-Nilai Toleransi Beragama dalam Film Dokumenter Studi Deskriptif Kualitatif atas Film Indonesia Bukan Negara Islam dengan Pendekatan Semiotika Charles Sanders Pierce

    OpenAIRE

    Herbayu, Alfonsus Condro

    2013-01-01

    Penelitian ini termasuk studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Metode semiotika, yaitu suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Data dalam penelitian ini didapat melalui pemilihan frame-frame pada beberapa fragmen di dalam film yang berkaitan dengan penelitian ini, yakni nilai-nilai toleransi beragama. Dari data yang diperoleh penulis melakukan analisis dengan menggunakan tanda-tanda yang terdapat dalam film dengan teori semiotika Char...

  3. KEWENANGAN PEMERINTAH PROVINSI PAPUA DALAM PERLINDUNGAN PREVENTIF HAK-HAK MASYARAKAT ASLI PAPUA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2001 TENTANG OTONOMI KHUSUS BAGI PROVINSI PAPUA

    OpenAIRE

    YEPESE, DEBORA KETTY

    2015-01-01

    Penelitian yang berjudul Implementasi Kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dalam Perlindungan Preventif Hak-Hak Masyarakat Asli Papua berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua ini difokuskan pada permasalahan implementasi kewenangan pemerintah daerah Provinsi Papua dalam perlindungan preventif hak-hak masyarakat asli Papua, kendala-kendala dalam perlindungan preventif hak-hak masyarakat asli Papua dan upaya penyelesaiannya, Penulis tertarik pad...

  4. EFEKTIVITAS BAPPEDA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA PADANG DI ERA OTONOMI DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desril - Tafria

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   BAPPEDA adalah salah satu unsur/lembaga yang ada di daerah yang mempunyai fungsi penting dalam kegiatan perencanaan pembangunan di daerah. Begitu pentingnya fungsi lembaga ini maka dapat dikatakan bahwa berhasil tidaknya pelaksanaan Koordinasi Perencanaan pembangunan di daerah terutama di era otonomi daerah ditentukan oleh effektivitas Bappeda dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Oleh karenanya peningkatan kualitas kinerja Bappeda Kota Padang perlu untuk dibenahi atau ditingkatkan dalam pengkoordinasian pada instansi terkait. Berangkat dari fenomena sebagaimana tersebut diatas, penelitian ini bertujuan untuk : 1 mengetahui efektivitas Bappeda Kota Padang dalam menjalankan fungsi-fungsinya guna menyelenggarakan Koordinasi Perencanaan pembangunan di daerah : 2 mengetahui faktor-faktor penghambat efektivitas fungsi Bappeda  Kota Padang dalam menyelenggarakan koordinasi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah dalam penyusunan program/proyek Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil setting atau lokasi penelitian di Kantor Bappeda Kota Padang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis dengan pola interaktif sebagaimana yang dikembangan oleh Miles dan Huberman (1992 yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data atau verfikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 1 Untuk mengoptimalkan fungsi Bappeda di era otonomi daerah dapat dilakukan dengan jalan mengefektivitaskan fungsi Bappeda dalam penyelenggaraan koordinasi perencanaan pembangunan di daerah, peningkatan penyusunan RAPBD serta pelaksanaan fungsi monitoring dan evalusi semua kegiatan; 2 Faktor-faktor penghambat efektivitas fungsi Bappeda dalam menyelenggarakan koordinasi pembangunan di daerah adalah kurangnya profesionalisme staf, kurangnya sarana dan prasarana, struktur dan prosedur kerja serta

  5. FAKTOR DETERMINAN BUDAYA KESEHATAN DALAM PENULARAN PENYAKIT TB PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niniek Lely Pratiwi

    2013-03-01

    ministry and education ministry Improvement program of passive case finding by health workers to be pro active case finding by cadres who require training. Key words: Culture, Independence, TB DOTS, proactive case findingABSTRAK Kebijakan Strategi TB DOTS sebagai upaya pemerintah dalam rangka penurunan penderita TB difasilitasi melalui sumber biaya APBN, APBD, bantuan luar negeri global fund, dan WHO. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengkaji faktor determiansi budaya kesehatan dalam pencegahan penularan penyakit TB paru. Cara pengumpulan data observasi partisipatori, wawancara mendalam pada penderita TB paru dan keluarga, pada petugas kesehatan di provinsi, dan kabupaten. FGD pada tokoh masyarakat, lintas sektor dan LSM. Lokasi penelitian di Kota Pariaman, kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Rote Ndao NTT. Hasil penelitian menunjukkan faktor determinan Budaya kesehatan terhadap prevalensi penyakit TB paru adalah persepsi ilness masyarakat kabupaten Roe Ndao, bahwa penyakit TB paru sebagai penyakit keturunan, penyakit Hossa dan tidak menular. Norma sirih pinang sebagai suguhan bagi tamu, rumah adat Sel, kepercayaan adat Sei bayi baru lahir yang diasap selama 40 hari dengan rumah lantai tanah hampir 50% penduduk. Norma, stigma masyarakat di daerah kota Pariaman, penyakit TB paru sebagai penyakit karena Tamakan, akibat diguna-guna orang lain yang tidak senang, terbukti dengan kebiasaan, perilaku masyarakat membuang ludah sembarangan tempat. Di Sumatera barat, kota Pariaman norma, stigma takut, malu sebagai penderita TB, sehingga masih banyak persepsi sakit masyarakat yang menyebutnya sebagai penyakit Batuk lama, batuk 40 hari, batuk kering, dan penyakit asma. Kepercayaan/belief masyarakat di kabupaten Lombok barat provinsi NTB yang beranggapan bila minum bekas air minum Kiai datuk Ismail memperoleh kesembuhan. Pemilihan sebagai tenaga Pengawas makan obatlPMO kurang sesuai dengan struktur sosial yang ada di masyarakat setempat, suku sasak NTB, suku Rote. Rekomendasi

  6. SEJAUH MANA GURU MENGGUNAKAN METAFORA DALAM KEPEDULIANNYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idrus Alhaddad

    2012-09-01

    Full Text Available Belajar matematika masih merupakan hal yang sulit bagi siswa, karena disamping memiliki objek kajian yang abstrak, juga berdasarkan pada pola pikir yang deduktif. Untuk membantu siswa dapat memahami bahkan menjadi senang dalam belajar matematika, hal ini tidak terlepas dari peranan guru. Bagi guru, memahami matematika juga merupakan hal yang sulit, dan lebih sulit lagi adalah mengajarkan kepada siswa untuk dapat dipahami. Karena hal itu membutuhkan strategi, metode, dan pendekatan. Dalam pembelajaran matematika banyak hal yang harus diperhatikan. Di antaranya adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar siswa yaitu: pengalaman, kemampuan, kematangan, dan motivasi siswa. Oleh karena itu, baik teori maupun metode dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan kondisi siswa. Agar pembelajaran matematis menjadi bermakna dan dimaknai siswa, maka diperlukan cara-cara khusus untuk menjadikan siswa termotivasi belajar matematika. Salah satunya adalah penggunaan Metafora. Metafora dapat dipandang sebagai suatu strategi untuk membantu siswa dalam memahami matematika. Makalah ini akan menyajikan tentang apa sebenarnya metafofa, bagaimana menggunakannya dalam pembelajaran dan contoh penggunaannya serta kelebihan dalam menggunakan metafora   Kata kunci : Kepedulian, Metafora, Pembelajaran Matematika      Mathematics, for most of students, is still considered to be a difficult subject to learn because it does not only possess abstract objects of investigation but it is also based on deductive mindset. Enabling students to understand or even be enjoy learning mathematics, then, will demands good teachers’ roles. For teachers, understanding mathematics is also difficult as well. In fact, the most difficult thing for them is how to teach mathematics that can be easily and quickly understood by students. That is why; mathematics teachers need to use exact strategies, methods and approaches. In mathematics learning, there are many things to consider

  7. Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Rizal

    2013-01-01

    Full Text Available Abstract: The Thinking Process of Primary-school Students of Different Sexes in Estimating Arithmetic Problems. This case study is intended to explore the thinking process of the fifth-year students of different sexes in estimating arithmetic problems. Two students, one male and one female, belonging to the high achievers in a mathematics test were selected for the study and then interviewed, assigned to solve arithmetic problems, and finally asked to think aloud their thinking process. The study reveals that the thinking process of both the male and female subjects is in the form of accommodation as they ap­proached the arithmetic problems by repeatedly reading the tasks. Though employing the same thinking process, in the planning stage, the male subject made use of rounding and compatible number strategies, whereas the female one used only rounding strategy. In implementing the plan, the male subject em­ployed mental counting through assimilation, but the female one used algorithm through accommoda­tion. In the evaluating stage, the male subject traced back his work through mental counting, while the female one utilized reverse operations. Abstrak: Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin. Penelitian ini ingin mendeskripsikan proses berpikir siswa laki-laki dan perempuan yang berkemampuan matematika tinggi dalam melakukan estimasi. Penelitian dilakukan di kelas V SD, dengan subjek satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan yang memiliki skor 75 ke atas dalam tes kemampuan matematika. Data dikumpulkan dengan wawancara, pemberian tes dan think aloud. Analisis dilakukan dengan menelaah seluruh data, reduksi data, pengolompokan data, kategorisasi, pengkodean, dan pemeriksaan kredibilitas data dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir keduanya adalah akomodasi. Dalam membuat rencana, laki-laki menggunakan rounding dan compatible number strategy, sedangkan

  8. DETERMINAN KESIAPAN GURU EKONOMI SMA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PURBALINGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arina Tri Astuti

    2015-11-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa 75% guru ekonomi SMA belum siap dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Selain itu, terdapat kendala dalam implementasi kurikulum 2013 yakni kurangnya fasilitas yang mendukung dan kurangnya pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah terhadap kesiapan guru ekonomi SMA dalam implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Purbalingga. Populasi penelitian ini adalah guru ekonomi SMA di Kabupaten Purbalingga yang berjumlah 36 guru. Penelitian ini termasuk dalam penelitian sensus dikarenakan jumlah populasi yang sedikit. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini secara statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah secara simultan sebesar 74,5%. Secara parsial kompetensi guru berpengaruh sebesar 14,82%, pelatihan berpengaruh sebesar 30,36%, fasilitas sekolah berpengaruh 15,13% dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh sebesar 12,74%, sedangkan peran pengawas sekolah tidak berpengaruh terhadap kesiapan guru ekonomi dalam implementasi kurikulum 2013. Based on the beginning observation, it is known that 75% of high school economics teacher is not ready to implement curriculum 2013. Besides, there were obstacles in implementing curriculum 2013 such as the lack of supporting facilities and training. This study investigates whether there are influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership and supervisory roles on senior high school economics teachers in implementing curriculum 2013 in Purbalingga regency. The population of this research was the senior high school economics teachers in Purbalingga regency consisted of 36

  9. STRATEGI DAN PROSES BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Ismawati

    2015-03-01

    Full Text Available Strategi dan proses berpikir memiliki peran sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah siswa kelas VII dengan tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, maupun rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecemasan matematika tinggi (KMT, 3 siswa dengan kecemasan matematika sedang (KMS, dan 3 siswa dengan kecemasan matematika rendah (KMR kelas VII MTs NU Nurul Huda Kudus. Penetapan subyek berdasarkan hasil tes skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan proses berpikir diketahui sebagai berikut (1 tiga subyek KMT tidak dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat sehingga jawaban tidak tepat, (2 tiga subyek KMS dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat terhadap beberapa soal yang diberikan, dan (3 tiga subyek KMR dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat dan memperoleh jawaban tepat.Strategy and thinking process have a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a description of the strategies and thought processes in solving problem solving seventh grade students with mathematics anxiety levels. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were three students with high math anxiety (KMT, 3 students with math anxiety medium (KMS, and 3 students with low math anxiety (KMR class VII MTs. NU NU Nurul Huda. Determination of the subject based on the results of tests of mathematics anxiety scale. The results showed that the strategies and thought processes KMT three subjects can not

  10. TRADISI ÉMBU DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PADA MASYARAKAT MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto

    2013-09-01

    Full Text Available Abstrak: Mayoritas masyarakat Madura adalah Muslim, sehingga budayanya dipengaruhi oleh ajaran Islam. Tradisi pemberian émbu dalam transaksi jual belinya merupakan bentuk pemberian yang berakar pada budaya Madura. Tradisi pemberian émbu dibentuk oleh demografi dan nilai ajaran Islam serta dilakukan sebagai bentuk realisasi atas khasanah budaya Madura dalam hal ketaatan masyarakat Madura kepada agama, sebagai simbol watak dan karakter mereka, sebagai perilaku dermawan mereka, dan sebagai strategi marketing masyarakat Madura. Tradisi pemberian émbu sebagai bentuk ketaatan terhadap agamanya dituangkan dalam bentuk kehati-hatian terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan tradisi pemberian émbu sebagai bentuk kedermawanan masyarakat Madura tertuang dalam perilaku yang suka memberi dan tidak kikir. Terakhir, tradisi pemberian émbu sebagai strategi marketing menunjukkan bahwa masyarakat Madura cerdas dan tidak seperti dalam stereotip yang mengatakan bahwa masyarakat Madura bodoh dan tidak berilmu, karena dalam kenyataannya masyarakat Madura mempunyai ilmu marketing dengan strategi memberi émbu.   Abstract: The majority of the Madurese are Moslem, so their culture are influenced by the Islam. Émbu giving tradition in the its trading transactions is a form of rooted culture that is rooted in Madura. Émbu giving tradition is shaped by demographic and moral values ​​of Islam and it is done by them as a form of the tred sures realization of Madura culture in terms of obedience to religion, as a symbol of attitude and character, generosity behavior, and it is as a marketing strategy of the Madurese. Émbu giving tradition as a form of obedience to their religion which presented in the form of precautionary behavior incompatible with Islamic law. The tradition of giving émbu as the nature and character of the Madurese entrepreneur spirit is reflected in the alloy. The tradition of giving as a form of philanthropy

  11. PEMERIKSAAN CEMARAN PESTISIDA DALAM KOMODITI CABAl MERAH BESAR DAN CABAI MERAH KERITING DI BEBERAPA KOTA DALAM UPAYA PENETAPAN BMR (BATAS MAKSIMUM RESIDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Mutiatikum

    2012-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian terhadap residu pestisida dalam komoditi cabai merah besar dan cabai merah keriting yang berasal dari pasar di kota Cianjur, Semarang dan Surabaya. Pengujian dilakukan menggunakan alat KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Hasil pengujian terhadap beberapa golongan pestisida kemudian dikaji kembali berdasarkan pola konsumsi cabai orang Indonesia dan dihitung BMR-nya dan dibandingkan terhadap BMR pustaka. Dari hasil pemeriksaan terdeteksi pestisida golongan organoklorin seperti lindon, aldrin, heptaklor, endosulfon. Golongan organofosfat yang terdeteksi adalah paration, klorpirifos, dimethoat, profenofos, protiofos. Golongan karbamat yang terdeteksi adalah karbofuran, sedangkan golongan piretrin tidak terdeteksi, hasil perhitungan lebih kecil dari BMR pustaka.   Kata kunci : Pestisida, cabai

  12. ANALISIS ARAH KEBIJAKAN EKONOMI TERHADAP SEKTOR PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN IPM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Hasbullah

    2012-09-01

    tahun 2012 menurun menjadi 96,70%. AMS tingkat SD / MI tahun 2011 di total adalah 87.785 orang, tingkat SMP / M.TS total adalah 73.610 orang dan tingkat SMA adalah 191.411 orang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam perencanaan dan pembuatan kebijakan. Oleh karena itu, ini akan memungkinkan para pembuat kebijakan untuk menentukan prioritas program untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM di Nusa Tenggara Barat pada tahun-tahun yang akan datang.

  13. Proses Kreatif Teater Garasi Yogyakarta Dalam Lakon Waktu Batu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Iswantara

    2013-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini memahami konsep dan proses kreatif Teater Garasi Yogyakarta (TGY. TGY merupakan salah satu kelompok teater kontemporer Indonesia yang cukup fenomenal. Puluhan karya TGY telah disajikan dihadapan penonton baik di tingkat lokal maupun nasional. Penelitian difokuskan pada faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi situasi kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan kelompok TGY. Teori kreativitas, perbandingan seni, semiotika dan manajemen seni digunakan untuk membedah permasalahan yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TGY berada dalam lingkungan perteateran Yogyakarta yang syarat dengan teater tradisional melakukan ‘pemberontakan’ artistik. Sebagai organisasi seni teater kontemporer, TGY memiliki visi dan misi yang jelas. Melalui ‘laboratorium penciptaan teater’ TGY mampu menghasilkan satu maha karya pertunjukan lakon Waktu Batu (WB. Pertunjukan lakon WB terdiri tiga sub judul: ‘Waktu Batu 1, Kisah-kisah yang Bertemu di Ruang Tunggu’; ‘Waktu Batu 2, Ritus Seratus Kecemasan dan Wajah Siapa yang Terbelah’; dan ‘Waktu Batu 3, Deus ex Machina dan Perasaan-perasaan Padamu’. Karya ini inspiratif karena memakan waktu empat tahun proses kreatifnya, digerakkan oleh insan-insan muda dan dipentaskan road show di berbagai kota di Indonesia dan Singapura.Kata kunci: Teater Garasi, kesenian Yogyakarta, Waktu Batu.ABSTRACTThe Creative Process of Garasi Theater Yogyakarta for the Story of Waktu Batu. The aims of this research is to understand the creative concept and process of Garasi Theater Yogyakarta. It is one of the phenomenal Indonesian contemporary groups of theater. Some of its works have already been performed in front of local and national audiences as well. This research mainly focuses on the internal and external factors which have influnced the condusive situation towards the development and popularity of Garasi Theater Yogyakarta. In order to solve the problems formulated in the

  14. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO MUSIK DALAM PEMBELAJARAN MENGETIK MANUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septi Mulyani

    2013-02-01

    Full Text Available Latar belakang dalam penelitian ini adalah sebanyak 26 siswa (72,22% belum menerapkan 10 jarinya dalam mengetik naskah dan 22 siswa (61,11% kelas X AP 1 hasil belajarnya masih rendah. Upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran mengetik manual, yaitu dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media audio musik dalam pembelajarannya. �Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP 1 SMK Bakti Purwokerto Kabupaten Banyumas yang berjumlah 36 siswa. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh aktivitas belajar siswa pada siklus I termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 65,02% (23 siswa dan pada siklus II sebesar 81,42% (29 siswa dengan kategori sangat tinggi. Kemampuan siswa menerapkan sistem 10 jari buta dalam mengetik pada observasi awal sebesar 27,78% (10 siswa, pada siklus I sebesar 50% (18 siswa, dan 77,78% (28 siswa pada siklus II. Ketuntasan klasikal ketepatan siswa dalam mengetik naskah pada observasi awal sebesar 83,33% (30 siswa, pada siklus I sebesar 63,89% (23 siswa, dan 80,56% (29 siswa pada siklus II. Ketuntasan klasikal kecepatan siswa dalam mengetik naskah pada observasi awal sebesar 61,11% (22 siswa meningkat 38,89% menjadi 100% (36 siswa pada siklus I dan II. Abstract ___________________________________________________________________ The problem found during the research are that 26 students (72,22% have not applied 10 fingers yet in typing the documents and 22 students (61,11% of the X AP 1 students still have low scores. To improve the students� result in the learning of manual typing, an action research by using musical audio as the media in teaching and learning procedure was conducted. The subject of the study is the students of X AP 1 SMK Bakti Purwokerto of Banyumas Regency which consist of 36 students. The design of this study is an action

  15. TINGKAT KETERBACAAN READING MATERIALS DALAM MATA KULIAH TELAAH TEKS BAHASA INGGRIS STAIN PAMEKASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Hadi

    2015-05-01

    Full Text Available Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi negeri, STAIN Pamekasan terus menerus mengembangkan kualitas akademiknya salah satunya adalah dengan cara memberikan mata kuliah yang bermanfaat memberikan keterampilan berbahasa kepada mahasiswanya. Salah satu mata ajar bahasa itu yaitu bahasa Inggris. Mata kuliah ini bersifat wajib tempuh bagi seluruh mahasiswa di lima program studi. Yang menjadi kajian lebih lanjut apakah  teks bahasa Inggris yang diberikan dalam mata kuliah itu sesuai dengan tingkat pehaman mahasiswanya, karena teks yang baik adalah teks yang sesuai dengan tingkat linguistik pembacanya.Dengan mengacu pada konteks penelitian diatas maka peneliti mengajukan fokus penelitian “bagaimana tingkat keterbacaan reading materials dalam mata kuliah telaah teks bahasa Inggris di STAIN pamekasan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tingkat keterbacaan reading materials mata kuliah telaah teks bahasa Inggris di STAIN Pamekasan.

  16. KINETIKA REAKSI OKSIDASI KATALITIK FERO SULFAT DARI LIMBAH BESI DALAM REAKTOR LULUHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Sulistyo

    2012-02-01

    Full Text Available Limbah besi yang berupa serbuk direaksikan dengan asam sulfat membentuk larutan fero sulfat. Larutan fero sulfat dapat dioksidasi menjadi feri sulfat. Oksidasi dijalankan dalam reaktor drift pada tekanan dan suhu tetap. Percobaan dilakukan pada kisaran suhu 323K sampai 353K dan konsentrasi katalisator dari 1,7 sampai 6,7 g/L, waktu reaksi 150 menit pada tekanan atmosferis. Nilai konversi tertinggi fero sulfat menjadi feri sulfat yang diperoleh 39,5%. Nilai koefisien perpindahan massa gas ke cairan dan cairan ke permukaan padatan berturut-turut 37,18 cm/s dan 180 cm/s. Hubungan antara konstante kecepatan reaksi permukaan dengan suhu dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan Arrhenius, k = 2,8092x107exp(-8794/RT. Hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan data di pustaka dan kinetika reaksi ditentukan oleh gabungan antara perpindahan massa gas ke cairan dan reaksi pada permukaan katalisator. 

  17. NYALAP-NYAUR: MODEL TATAKELOLA PERGELARAN WAYANG JEKDONG DALAM HAJATAN TRADISI JAWATIMURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisma Nugraha Christianto Rich

    2012-06-01

    Full Text Available Pergelaran Wayang Jekdong di komunitas tradisi Jawatimuran hidup subur dalam kebiasaan penyelenggaraan hajatan. Hajatan dilaksanakan oleh individu, keluarga, kelompok keluarga, lembaga dusun, dan/atau desa. Wayang Jekdong adalah seni pertunjukan wayang kulit purwa yang hidup dan berkembang dari rakyat untuk rakyat desa dan kampung di Jombang, Majakerta, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Pasuruan, Lamongan, dan Malang. Kelangsungan praktik hajatan dan pergelaran Wayang Jekdong didukung oleh tradisi buwuhan (sumbang-menyumbang dengan sistem nyalap-nyaur (memberi dan mengembalikan. Oleh karena itu, tata kelola modal sosial berperan strategis bagi dalang dalam mengembangkan kelangsungan pergelaran Wayang Jekdong. Demikian pula halnya dengan anggota masyarakat Jawatimuran yang masih melembagakan penyelenggaraan hajatan senantiasa mengelola modal sosialnya demi resiprositas dan solidaritas sosial.

  18. PERAN UNIVERSITAS DI SURABAYA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KELUARGA MAPAN DI SURABAYA (Seri Penelitian Keuangan Keluarga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohnson Yohnson

    2004-01-01

    Full Text Available Nowdays bad financing causes almost every family problem. Basicly the main cause is families' lack of ability to manage their money, or lack of time to make a financial plan which cause many problems, such as: negative cashflow, bad investment, bad educational plan and many more. In order to achieve a financially settled family, a socialization program about the importance of family financial planning, the training and financial planner services are needed. These programs require help from educational organization, more specifically universities, because one of their purposes is to be a study center for society. To support the needs of programs above, besides the reasons that I have mentioned before, the result of family financial research reveals that one factor which influences family interest in financial planning is how well educated that family is. The result shows that a housewife in Surabaya whit S1- degree is more interested in doing a financial planning than those with average educational experience. Therefore it can be concluded that education factor holds important role in crisising family's interest in financial planning. There is why, an improvement in Universities' role to achive a financially settled family in Surabaya is needed. Every university in Surabaya starts to open classes for those programs about. Financial educators in universities must take active part, which is being financial planner and speakers in advantage socialization program and financial planning training. With help from universities, hopefully there will be a lot of financially settled families in Surabaya with positive casflow on there financial conditions, with ability to make the right investment and do their educational plan which is appropriate to families' objectives. Abstract in Bahasa Indonesia : Dewasa ini banyak keluarga tidak mapan dalam hal keuangan sehingga timbul permasalahan yang rumit di dalam keluarga. Penyebabnya adalah ketidakmampuan

  19. TIPE-TIPE KALIMAT PASIF MURNI DALAM BAHASA JEPANG BERDASARKAN KATEGORI DAN PERAN SEMANTISNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Sutedi

    2013-10-01

    Full Text Available Kalimat pasif bahasa Jepang (BJ selama ini dipilah hanya berdasarkan fungsi dan kategori sintaksisnya sementara peran semantisnya kurang mendapat perhatian. Akibatnya, masih tersisa permasalahan seperti adanya beberapa kalimat pasif yang satu berterima sementara yang lain tidak, padahal fungsi dan kategori sintaksisnya sama. Penelitian ini mencoba menelaah kalimat pasif BJ dari segi fungsi, kategori, dan juga peran semantisnya, terutama kalimat pasif murni. Dari hasil analisis data diketahui bahwa berdasarkan fungsi dan kategorinya struktur pasif murni ada tiga macam struktur (A, B, C, sedangkan berdasarkan peran semantisnya dapat dipilah ke dalam delapan tipe (I sampai VIII. Subjek dan pelengkap pasif tipe I harus diisi oleh nomina bernyawa yang masing-masing berperan objective dan agentive; tipe II-V, tipe VII, dan VIII subjeknya diisi oleh nomina tidak bernyawa dan pelengkapnya diisi oleh nomina bernyawa yang keberterimaannya ditentukan oleh peran semantis dan tipe verbanya; dan dalam pasif tipe VI baik subjek maupun pelengkap diisi oleh nomina tidak bernyawa.

  20. GARIS BESAR PSIKOLOGI TRANSPERSONAL: PANDANGAN TENTANG MANUSIA DAN METODE PENGGALIAN TRANSPERSONAL SERTA APLIKASINYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujidin Mujidin

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPsikologi Transpersonal merupakan aliran baru dalam Psikologi. PsiklogiTranspersonal  mendeklarasikan diri sebagai Madzhab Ke Empat  Psikologi. Psikologitranspersonal, yang sekarang diperkenalkan sebagai madzhab keempat dalam lapanganpsikologi, memulai khususnya ditingkat universitas, juga menjalar di dunia pendidikan. Tahun1969, jurnal Psikologi transpersonal diterbitkan. Tahun 1973, perkumpulan psikologitranspersonal pertama mengadakan konsferensi di Meulo Park, California. Pada tahun yangsama juga diadakan konsferensi psikologi transpersonal dan pendidikan, di universitasNortherm, Illionis, banyak para pendidik tertarik tentang psikologi transpersonal yang berasaldari berbagai negara.Konsep utama manusia menurut Psikologi Transpersonal, bahwa manusia tidak hanyamempunyai kesadaran psiko-fisis, psko-kognitif atau psikohumanistik, namun juga manusiamempunyai kesadaran yang terdalam dan tinggi sifatnya.Sedangkan metode  psikologi transpersonal, oleh karena berbeda sama sekali denganmetode pada aliran psikologi yang sudah kita kenal sekalam ini. Metode itu antara lain Zen,semedi,    Psikosintesis, Yoga, sufisme, dan Budisme, ZenKata kunci: psikologi transpersonal, kesadaran, emosi

  1. PERANAN INFLASI, BI RATE, KURS DOLLAR (USD/IDR DALAM MEMPENGARUHI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kukuh Listriono

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris mengenai Pengaruh Tingkat Inflasi, BI Rate, Kurs Dollar (USD/IDR terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG. IHSG merupakan salah satu indeks yang sering diperhatikan investor ketika berinvestasi di Bursa Efek Indonesia. Oleh karena itu, penulis ingin meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap IHSG. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data closing price bulanan dari tingkat inflasi, BI RATE, Kurs USD/IDR dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG periode Januari 2006 sampai Desember 2013. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yang mana semua populasi dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Tingkat Inflasi, BI Rate dan Kurs Dollar (USD/IDR berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG. Pengujian secara simultan variabel Tingkat Inflasi, BI Rate dan Kurs Dollar (USD/IDR berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG.

  2. PERANAN SIARAN TELEVISI EDUKASI DALAM MENDUKUNG TERCIPTANYA SUMBER DAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA SMP DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ragil Kurniawan

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peranan siaran televisi edukasi (TVe sebagai sumber belajar dan motivasi belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode gabungan (mixed method yaitu penelitian kuantitatif jenis survei diikuti dengan penelitian kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan angket. Sedangkan pengumpulan data kualitatif menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Populasi penelitian adalah 17 SMP di Kodya Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Siaran TV Edukasi belum memberikan peran yang signifikan dalam meningkatkan sumber belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. (2 Siaran TV Edukasi belum berperan yang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. Kata kunci: televisi edukasi (TVe, sumber belajar, motivasi belajar.

  3. PENGGUNAAN PHENOXY ETHANOL, SUHU DINGIN, DAN KOMBINASI SUHU DINGIN DENGAN PHENOXY DALAM PEMBIUSAN BANDENG UMPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwardi Tahe

    2008-12-01

    Full Text Available Usaha penangkapan tuna dan cakalang semakin berkembang dan penggunaan bandeng umpan hidup kian marak. Kendala dalam penanganan umpan hidup adalah penanganan sewaktu panen dan pengangkutan sampai ke lokasi penangkapan. Untuk itu telah dilakukan pengangkutan bandeng umpan dengan phenoxy ethanol (200 mg/L, suhu dingin (23°C, dan kombinasi suhu dingin dengan phenoxy ethanol dalam berbagai kepadatan yaitu 5, 10, dan 15 ekor/5L yang dirancang dengan acak lengkap pola faktorial masing-masing tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan yang baik adalah berkisar 5--10 ekor/5L dan pengangkutan dengan suhu dingin dan kombinasi suhu dingin dan phenoxy ethanol dapat diaplikasikan oleh pengguna, karena sintasan didapat antara 90%--100% dengan durasi sedatif 6 jam.

  4. MANFAAT SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGELOLA DEPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Teman Koesmono

    2006-01-01

    Full Text Available Adanya perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini, memaksa semua pihak yang terlibat dalam proses produksi baik barang maupun jasa, untuk menghadapinya selain itu harus belajar lebih banyak tentang perangkat lunak maupun perangkat keras yang digunakan untuk mengelola informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Khususnya tentang sistem informasi Sumber Daya Manusia, tidak kalah pentingnya dengan sistem informai yang lainnya misalnya Information Marketing System, Production Information System dan Financial Information System. Untuk itulah pengelolaan SISDM harus dilaksanakan secara profesional artinya dilaksanakan secara totalitas sehingga informai yang didapatkan cukup akurat, relevan, aktual dan cepat didapat apabila dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Berbagai aspek informasi sumber daya manusia mulai dari perencanaan sampai pemisahan tenaga kerja membutuhkan pengelolaan yang tepat. Keberadaan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia di dalam perusahaan, sangat berperan mendukung kegiatan operasional Departemen Sumber Daya Manusia yang lebih efektif dan efisien.

  5. PENGARUH PRESTASI BELAJAR, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN KEAKTIFAN SISWA DALAM BUSINESS CENTRE TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI SMK PGRI TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristi Puspa Wardani

    2015-06-01

    Full Text Available Motivasi siswa untuk menjadi seorang wirausaha dipengaruhi oleh prestasi belajar, lingkungan keluarga, dan keaktifan siswa dalam business centre. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: bagaimana kondisi variabel prestasi belajar, lingkungan keluarga, keaktifan siswa dalam business centre, motivasi berwirausaha dan sebesar besar pengaruh prestasi belajar, lingkungan keluarga, dan keaktifan siswa dalam business centre terhadap motivasi berwirausaha siswa baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 59 siswa yang terdiri dari kelas XI SMK PGRI Tegal, karena penelitian ini merupakan penelitian populasi sehingga semua populasi dijadikan sampel penelitian. Variabel yang diteliti yaitu variabel prestasi belajar, lingkungan keluarga, dan keaktifan siswa dalam business centre sebagai variabel bebas, dan motivasi berwirausaha siswa sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskripsi persentase dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel prestasi belajar dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor sebesar 66,15, lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan rata-rata skor sebesar 47,73, keaktifan siswa siswa dalam business centre dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor sebesar 14,24 dan motivasi berwirausaha siswa dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor sebesar 39,20. Uji regresi menunjukkan hasil uji parsial untuk prestasi belajar diperoleh thitung sebesar 2,287 dengan signifikansi 0,030 < 0,05, lingkungan keluarga diperoleh thitung sebesar 3,343 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, keaktifan siswa dalam business centre diperoleh thitung sebesar 4,020 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha1, Ha2, Ha3 diterima. Besarnya pengaruh secara parsial untuk variabel prestasi belajar sebesar 41,6%, lingkungan keluarga sebesar 44%, dan keaktifan siswa dalam business centre sebesar 45

  6. ANALISIS PERILAKU KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK PATUNG KAYU PADA TOKO KERAJINAN (ART SHOP KECAMATAN SUKAWATI, GIANYAR, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka - Sulistyawati

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui: (1 faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan pembelian produk patung kayu; (2 Faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam keputusan pembelian produk patung kayu. Lokasi penelitian ditetapkan di Kecamatan Gianyar Bali karena merupakan pusat industri kerajinan patung kayu di Bali dan mempunyai pasar sampai ke luar negeri. Toko kerajinan (art shop patung kayu di Kecamatan Sukawati jumlah cukup banyak dan terus berkembang, toko kerajinan (art shop letaknya terpusat, berjejer dan saling berdekatan. Kecamatan Sukawati terletak dalam jalur utama ke arah timur seperti obyek wisata Ubud, Istana Presiden Tampak Siring, Goa Gajah, Kintamani serta obyek wisata lainnya. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh wisatawan mancanegara yang berkunjung pada toko kerajinan (art shop patung kayu di Kecamatan Sukawati Gianyar Bali. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, dengan demikian siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dan memenuhi syarat yang ditentukan dapat digunakan sebagai responden. Sedangkan jumlah sampel yang diperlukan jika dianalisis dengan menggunakan analisis faktor adalah paling sedikit 4 atau 5 kali jumlah variabel yang diteliti. Karena jumlah variabel yang diteliti sebanyak 20 maka sampel ditetapkan 100 responden. Alat analisa yang digunakan adalah analisis faktor untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian produk patung kayu dan analisis regresi berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam keputusan pembelian produk patung kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 variabel dapat direduksi menjadi 17 variabel yang tersebar dalam 6 faktor. Tiga variabel dikeluarkan dari model karena tidak memenuhi kriteria MSA > 0,5 yaitu variabel potongan harga (X12 dan dua

  7. Psikologi Tokoh Utama Dalam Novel 38 Tahun Mencari Ibu Karya Alya Zulfa

    OpenAIRE

    Fazriani, Indah

    2015-01-01

    Dalam suatu karya terdapat unsur intrinsik, salah satunya adalah tokoh. Kajian Psikologi sastra adalah ilmu sastra yang mendekati karya sastra dari sudut psikologi. Psikologi sastra adalah ilmu jiwa atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala kejiwaan. Pengarang menampilkan berbagai sikap dan perilaku tokoh sehingga dapat dipahami bagaimanakah kejiwaan tokoh tersebut. Kejiwaan yang terjadi dapat mempengaruhi hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek psikologis...

  8. Penerapan Data Mining dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Menggunakan Metode K-MEANS Clustering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Koko Handoko

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract— This research applies data mining using clustering methods to improve the quality of learning in Higher Education Institutions in the Program TKJ Community College South Solok. The algorithm used is K-Means Clustering is a process of grouping a number of data or object into a cluster (group so that each cluster will contain the data that is as similar as possible and different from the objects in other clusters. Testing is done with RapidMiner 5.3 applications that generate clusters in improving the quality of learning. The samples used were taken from the data tables of students who have ditrasformasi. Where the variables are defined as the first test four variables, namely: IP students, distance students, attendance and parental income. Where the students will present data with the quality of teaching is very good, good, good enough, and less good. Keyword— Data to Improve Learning, Data Mining, K-Means Clustreing, RapidMiner. Intisari— Penelitian ini menerapkan Data Mining dengan menggunakan metode clustering untuk Meningkatkan mutu pembelajaran pada Instansi Perguruan Tinggi di Program Studi TKJ Akademi Komunitas Solok Selatan. Algoritma yang digunakan yaitu K-Means Clustering berupa proses pengelompokan sejumlah data atau objek ke dalam cluster (group sehingga setiap dalam cluster tersebut akan berisi data yang semirip mungkin dan berbeda dengan objek dalam cluster yang lainnya. Pengujian dilakukan dengan aplikasi RapidMiner 5.3 sehingga menghasilkan cluster-cluster dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Sampel yang digunakan diambil dari tabel data mahasiswa yang telah ditrasformasi. Di mana variabel yang pengujian pertama ditentukan sebanyak 4 variabel, yaitu : IP mahasiswa, jarak tempuh mahasiswa, jumlah kehadiran dan penghasilan orang tua. Di mana akan mempresentasikan data mahasiswa dengan mutu pembelajaran sangat baik, baik, cukup baik, dan kurang baik. Kata Kunci— Data Mutu Pembelajaran, Data Mining, K

  9. Peranan Paduan Suara Gereja Dalam Memperkukuh Spiritualitas Dan Memberi Konstribusi Bagi Ibadah Jemaat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohani Siahaan

    2005-06-01

    Full Text Available Paduan suara salah satu unsur musik gereja dan merupakan musik vokal, kehaclirannya cli dalam ibadah bukan hanya semata-mata untuk mempersembahkan tagu puji-pujian. lebih dari itu, paduan suara sesungguhnya mempunyai fungsi prime,t yaitu menolong jemaat menyanyi dan menolong  jemaat juga untuk memahami fungsi setiap nyanyian pada setiap rumpun tata ibadah.

  10. FUNGSI PERADILAN TATA USAHA NEGARA DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA LINGKUNGAN (STUDI GUGATAN ORGANISASI LINGKUNGAN HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransisca Romana Harjiyatni

    2014-11-01

    Full Text Available This study aims to analyse: (1 The function of the Administrative Court in providing protection against environmental sustainability; (2 Constraints of the implementation of the administrative court functions in resolving environmental disputes. The results showed that: The function of the Administrative Court in providing protection toward the environment is not optimal yet. Administrative Court Decisions has not provided environmental sustainability because judges tend to be formalistic procedural in using their consideration. This is due to the presence of a number of constraints which include: government decision restrictions in the field of environment that can be disputed in the administrative court, there is no use of the principle of sustainable development as the consideration for the judge in deciding the case, and the judges’ less understanding about environmental problems. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1 fungsi PTUN dalam memberikan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan; (2 kendala-kendala pelaksanaan fungsi PTUN dalam menyelesaikan sengketa lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi PTUN dalam memberikan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan adalah belum optimal. Putusan-putusan Pengadilan TUN belum memberikan perlindungan kelestarian lingkungan hidup, karena hakim cenderung bersifat prosedural formalistik dalam menggunakan pertimbangannya. Hal ini disebabkan terdapatnya sejumlah kendala yang meliputi: adanya pembatasan KTUN di bidang lingkungan yang dapat menjadi obyek sengketa di PTUN, belum digunakannya asas pembangunan berkelanjutan sebagai pertimbangan hakim untuk memutus perkara, dan pemahaman hakim yang kurang mengenai persoalan lingkungan hidup.

  11. FUNGSI PERADILAN TATA USAHA NEGARA DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA LINGKUNGAN (STUDI GUGATAN ORGANISASI LINGKUNGAN HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransisca Romana Harjiyatni

    2014-11-01

    Full Text Available This study aims to analyse: (1 The function of the Administrative Court in providing protection against environmental sustainability; (2 Constraints of the implementation of the administrative court functions in resolving environmental disputes. The results showed that: The function of the Administrative Court in providing protection toward the environment is not optimal yet. Administrative Court Decisions has not provided environmental sustainability because judges tend to be formalistic procedural in using their consideration. This is due to the presence of a number of constraints which include: government decision restrictions in the field of environment that can be disputed in the administrative court, there is no use of the principle of sustainable development as the consideration for the judge in deciding the case, and the judges’ less understanding about environmental problems.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1 fungsi PTUN dalam memberikan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan; (2 kendala-kendala pelaksanaan fungsi PTUN dalam menyelesaikan sengketa lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi PTUN dalam memberikan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan adalah belum optimal. Putusan-putusan Pengadilan TUN belum memberikan perlindungan kelestarian lingkungan hidup, karena hakim cenderung bersifat prosedural formalistik dalam menggunakan pertimbangannya. Hal ini disebabkan terdapatnya sejumlah kendala yang meliputi: adanya pembatasan KTUN di bidang lingkungan yang dapat menjadi obyek sengketa di PTUN, belum digunakannya asas pembangunan berkelanjutan sebagai pertimbangan hakim untuk memutus perkara, dan pemahaman hakim yang kurang mengenai persoalan lingkungan hidup.

  12. Ethnobotanical Study of Rattans on Suku Anak Dalam Community in Bukit Duabelas Nasional Park

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Mairida

    2016-03-01

    Full Text Available Suku Anak Dalam (SAD, a tribal in Bukit Duabelas Nasional Park (TNBD has knowledge for utilizing rattans. This research attempts to investigate the species of rattans utilized and to analyze the local wisdom of Suku Anak Dalam(SAD community.The data was collected by doing an interview the informants consisting of temenggung (head of the tribe, jenang (the liaison between the villagers and anak dalam, rattans gatherers, induk (mother and hand maker. Then, the researcher observed active participation (following the SAD activity in utilizing rattans.The interview was conducted based on the appropriate time with qualitative condition and situation. The result showed 12 (twelve species of rattan utilized by the SAD community, Calamus ornatus (Blume, Calamus caesius( Blume, Calamus flabellatus (Becc., Calamus manan(Miq., Calamus csipionum (Lour., Calamus javensis(Blume, Calamus axilliaris(Becc., Calamus sp., Daemonorops geniculata (Griff. Mart., Daemonorops draco(Willd. Blume, Daemonorops verticiliaris(Griff. Mart., and Korthalsiaechinometra(Becc.The eight species were utilized as ambung, penampilan, and tekalo handicraft. One type for rituals, ropes, clotheslines, dye, durian lempok cakes preservatives (Durio spp.,and the species for the food for pregnant mothers (‘ngidam’, and the three species for medicine. The implication of this research gave a documentation for the government to formulate and to make an authority of TNB forest conservation and to protect the culture of SAD community in the form of rattans inventarization and local wisdom of SAD community in utilizing the species of rattans.How to CiteMairida, D., Muhadiono, M., & Hilwan, I. (2016. Etnob