WorldWideScience

Sample records for karang di indonesia

  1. Colonization of Coral Communities in the Krakatau Islands Strict Marine Nature Reserve, Indonesia (Kolonisasi Komunitas Karang di Kepulanan Krakatau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Singgih Afifa Putra

    2014-06-01

    Full Text Available Pulau-pulau Krakatau memiliki dinamika secara geomorfologi, dan berbagai perubahan fisik yang berlangsung memberikan dampak terhadap biota, termasuk pada proses dan tingkat pergantian suksesi komunitasnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kondisi terkini dan proses kolonisasi komunitas karang, termasuk status kerusakan komunitas karang dan disturbansi lingkungan yang mempengaruhinya. Line intercept transect dilakukan di enam stasiun pada dua kedalaman yang berbeda yakni 5 dan 10m. Sedangkan observasi terhadap komunitas koral dilakukan dengan perekaman video. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suksesi atau perkembangan komunitas (i.e. kolonisasi karang yang dijumpai di Pulau Anak Krakatau masih mengindikasikan tahap awal kolonisasi, berbeda dengan komunitas karang yang dijumpai di Pulau Rakata dan Panjang. Diversifikasi komunitas karang di kedua pulau tersebut, menunjukkan dominansi spesies oportunis dan pioner (i.e. Pocillopora dan Seriatopora yang umum dijumpai di Anak Krakatau sudah tergantikan. Dominansi dari beberapa spesies karang telah mengindikasikan terjadinya proses eksklusi kompetitif di antara komunitas karang. Tiga tipe komunitas karang yang dijumpai dapat dibedakan menurut karakteristik masing-masing kawasan, yaitu komunitas kawasan terpapar, semi terpapar/terlindung, dan terlindung. Kerusakan komunitas karang di Krakatau berdasarkan kriteria indeks kerusakan karang (CDI sudah termasuk kedalam kategori wilayah “hot spot”, dimana sangat memerlukan perhatian, pengawasan, pengamatan atau restorasi komunitas karang. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa terjadinya kolonisasi dan tingkat kerusakan komunitas karang perlu menjadi acuan dalam pengelolaan kawasan terumbu karang di Cagar Alam Laut Krakatau. Kata kunci: kolonisasi, suksesi; komunitas karang; pengelolaan; Krakatau Krakatau Islands diversity is geomorphologically dynamic, and these physical changes influence on organisms including community successional

  2. Kesehatan Karang di Perairan Kessilampe Kota Kendari Berdasarkan Skor Kesehatan Karang dan Densitas Zooxanthellae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Palupi Diyah Ratna

    2017-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kesehatan karang berdasarkan tutupan persentase karang hidup, skor kesehatan karang, dan densitas zooxanthellae sebagai simbion karang. Metode penentuan titik stasiun dengan menggunakan purposif sample. Metode pengukuran kondisi terumbu karang menggunakan Line Intersept Transect (LIT dengan 3 (tiga kali ulangan tiap stasiun, skor kesehatan karang menggunakan metode quadrat transect (1x1m, dan densitas zooxanthellae dihitung dengan pengambilan sampel jaringan karang. Pengambilan data di perairan menggunakan alat bantu selam SCUBA. Hasil penelitian ini didapat kondisi terumbu karang di lokasi penelitian dalam keadaan rusak dengan rata-rata tutupan karang hidup sebesar 19%. Secara umum biota karang yang mampu bertahan hidup di lokasi penelitian dalam kondisi cukup sehat (skor 4. Hal ini didukung dengan rata-rata jumlah zooxanthellae yang tidak begitu banyak yaitu 1,4 juta sel/cm2 dengan kisaran yang lebar (250ribu-2,5juta sel/cm2. Keberadaan terumbu karang di pantai Mayaria beradaptasi dalam bentuk spot-spot dan didominasi oleh karang foliose dan masive. Kata Kunci : kesehatan karang, Pantai Kessilampe, zooxanthellae

  3. PROSENTASE PENUTUPAN KARANG DI PULAU KANGEAN-SUMENEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Insafitri

    2010-10-01

    Full Text Available Terumbu karang merupakan habitat bagi spesies laut yang mernpunyai nilai komersial tinggi dan juga berfungsi untuk melakukan pemijahan, peneturan, pembesaran anak, makan dan mencari makan (Peding foraging. Sehingga terumbu karang sebagai gudang keanekaragaman hayati laut. Saat ini, peran terumbu karang sebagai gudang keanekaragaman hayati menjadikannya sebagai sumber penting bagi berbagai bahan bioaktif yang diperiukan di bidang medis dan farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosentase penutupan karang di lokasi penelitian yang nantinya merupakan informasi awal dalam menentukan kondisi terumbu karang di Kepulauan Kangean Sumenep. Penelitian ini dilakukan pada tanggal Agustus 2010 di Pulau Kangean — Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase penutupan terumbu karang di pulau Kangean termasuk dalam kondisi buruk.Kata Kunci : terumbu karang, pulau kangean sumenep, prosentase peneutupanCORAL COVER IN THE KANGEAN ISLAND SUMENEPCoral reefs are habitat for marine species that have high commercial value and also serves as spawning, hatching, breeding, feeding and foraging (Peding foraging. So the coral reefs as marine biodiversity warehouse. Currently, the role of coral reefs as a house of biodiversity making it an important resource for a variety of bioactive materials that needed in the medical and pharmaceutical field. the purpose of this study was to determine the percentage of coral cover in the study site which will constitute the initial information in determining the condition of coral reefs in Kangean Islands, Sumenep. This research was conducted on August 2010 in Kangean Island - Sumenep. The results showed that the percentage of the coral cover in the Kangean Island including in adverse conditions.Keywords: Coral reefs, Kangean Island Sumenep, Coral cover

  4. PENATAAN KORIDOR PERMUKIMAN KAMPUNG KARANG ANYAR BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH DAUR ULANG DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursahfika Arman

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract- Kelurahan Karang Anyar yang berlokasi di jalan Baji dakka berpotensi menjadi pilot project untuk pengolahan sampah di wilayah permukiman. Disebut pilot karena menginspirasi, memberikan teladan dan memperlihatkan langkah dalam mengolah sampah berbasis swadaya masyarakat untuk itu menata koridor permukiman Karang Anyar kerena ketika suatu wilayah dijadikan pilot project maka tentu setiap koridor memberi daya tarik pada masyarakat serta aktivitas pengolahan di dalamnya harus diwadahi dengan fasilitas yang memadai, seperti yang terlihat saat ini di Kelurahan Karang Anyar, dimana aktivitas pengolahan sampah sudah mengakar dan semua orang berpartisipasi dalam aktivitas tersebut, dengan demikian lebih mudah untuk sekarang melihat sacara spacial, melihat secara desainnya/Urban Design dalam hal ini apakah sudah memenuhi atau mengakomodir semua kegiatan pengelolah tersebut atau tidak. Misalnya tidak estetika cukup masyarakat mendaur ulang sampahnya di tiap-tiap rumah, maka tentu harus ada satu aula di mana mereka berkumpul, menentukan target, tujuan, langkah ke depan, metode yang lebih baik lagi dalam pengolahan sampah, sehingga masyarakat bisa bersatu dan bersama menentukan metode yang lebih baik untuk di jadikan percontohan dalam pengolahan sampah. Selain itu juga aula tersebut dapat difungsikan sebagai ruang untuk mengadakan display dan pameran untuk menunjukkan kepada orang-orang luar yang diundang untuk melihat hasil-hasil pengolahan sampah maupun langkah-langkah penyaluhan persampahan. Selain itu dapat dilengkapi fasilitas sekolah untuk edukasi pengolahan sampah daur ulang di mana ruang-ruang di bagi menjadi 5 kelas yang khusus untuk mengelola beragam sampah yang ditemukan dalam masyarakat. Keywords: Permukiman , Karang Anyar, Koridor (lorong, Pengolahan sampah Abstract- Karang Anyar village located on the road Baji Dakka potential to become a pilot project for waste management in residential areas. Called pilot as inspiring, an example

  5. PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN TERUMBU KARANG DI PESISIR PANTAI KABUPATEN GUNUNG KIDUL (Community Participation in the Preservation of Coral Reef at the Coastal Area of Gunung Kidul Regency, Yogyakarta, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francisca Romana Harjiyatni

    2001-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan mengambil lokasi Kabupaten Gunung Kidul yang meliputi Pantai Baron, Pantai Kukup, dan Pantai Drini, dan bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian terumbu karang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari para responden dan pengamatan ke obyek yang diteliti, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan arsip yang ada kaitannya dengan materi penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya peran serta masyarakat dalam pelestarian ekosistem terumbu karang adalah karena kesadaran masyarakat untuk berperan dalam pelestarian ekosistem terumbu karang masih rendah. Rendahnya kesadaran masyarakat tidak terlepas dari faktor tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat yang masih rendah, kondisi tanah pertanian yang tidak menjanjikan  serta kurang disosialisasikannya peraturan lingkungan hidup dan tidak ada tindakan yang tegas terhadap pelanggar. Telah ada upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian terumbu karang, yaitu penyuluhan tetapi penyuluhan yang dilakukan mengenai lingkungan hidup secara umum tidak khusus mengenai terumbu karang. Upaya lain adalah memberikan bimbingan mengenai pemanfaatan sumber daya hayati laut dan ekosistem terumbu karang. Hal ini pun tidak banyak dilakukan oleh masyarakat karena mereka menginginkan hasil yang besar dan cepat sehingga pendapatannya juga besar. Untuk itu perlu diupayakan pengembangan mata pencaharian alternatif yang bersifat berkelanjutan bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan sumber daya dari terumbu karang. Diperlukan pula keberanian untuk melalukan tindakan yang tegas terhadap pelanggar. Hal paling utama ialah menumbuhkan pemahaman yang kuat tentang pentingnya kelestarian ekosistem terumbu karang dan kesadaran untuk berperan dalam pelestarian ekosistem terumbu karang

  6. Struktur Komunitas Ikan Karang di Perairan Kendari (Community Structure of Coral Reef Fishes at Kendari Waters

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Adrim

    2012-09-01

    Full Text Available Keberadaan ikan karang merupakan salah satu bioindikator terhadap kondisi terumbu karang yang baik. Penelitian ikan karang di perairan Kendari bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, kelimpahan, sebaran, dan struktur komunitas ikan karang di perairan tersebut. Pengumpulan data dilakukan bulan Juli 2011 pada lima lokasi di bagian utara dan selatan Kendari. Data dihimpun dengan menggunakan teknik Underwater Visual Census (UVC dan metode transek (Line Intersept Transect, LIT dengan peralatan SCUBA. Total jenis ikan karang terkumpul sebanyak 111 jenis yang mewakili 24 famili, terdiri dari 31 jenis ikan target (ikan konsumsi, 17 jenis ikan indikator (indicator species, dan kelompok major 63 jenis. Kelornpok ikan pangan (target yang dominan; Caesio cuning, Siganus vulpinus dan Ctenochaetus striatus. Jenis yang paling dominan dari ikan indikator adalah Chaetodon octofasciatus. Sedangkan kelompok lainnya (major yang dominan adalah Pomacentrus smithii, Chrysiptera rollandi, Chrysiptera springeri, dan Pomacentrus alexanderae. Nilai Indeks keanekaragaman berkisar 1,36– 3,23. Indeks dominasi Margalef (d berkisar 4,74–8,66. Indeks kemerataan Pielou (J’=H’/logeS diperololeh pada kisaran 0,38–0,81 . Hasil analisis kluster pada matrik kesamaan Bray-Curtis 37 % diperoleh dendrograrn yang menunjukkan dua pengelompokan stasiun. Berdasarkan ordinasi sampel dengan MDS diperoleh dari kesamaan (stress= 0 dengan jelas menunjukkan dua komunitas yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan sebagai data dasar untuk pengelolaan daerah pesisir bagi pemerintahan daerah (PEMDA. Kata kunci: ikan karang, struktur komunitas, indeks ekologi, perairan Kendari. Coral reef Fishes is one of bio-indicators for good condition coral reef ecosystem. A study on coral reef fishes in the Kendari waters was aimed to find out species composition, abundance, distribution and community structure of coral reef fishes in that area. The study was conducted in

  7. BUDI DAYA KARANG HIAS MENDUKUNG PERDAGANGAN KARANG HIAS YANG BERKESINAMBUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ofri Johan

    2007-12-01

    Full Text Available Kegiatan budi daya karang hias di Indonesia perlu dilakukan untuk menjamin perdagangannya agar berjalan tanpa merusak keanekaragaman dan kondisi terumbu karang. Budi daya karang hias menggunakan rak berupa meja yang terbuat dari paralon PVC yang dinilai sangat ekonomis dan mudah diaplikasikan masyarakat lokal. Pengamatan pertumbuhan hanya dilakukan pada 1 rak masing-masing jenis karang yang dibudidayakan yaitu Acropora sp., Acropora formosa, Acropora humilis, Acropora millepora, Acropora nobilis, dan Seriatopora hystrix. Kegiatan dilakukan pada dua lokasi yaitu Pulau Simakakang-Mentawai, Sumatera Barat dan Gondol, Bali. Pengamatan dilakukan setiap dua bulan dan penelitian dilaksanakan selama 6 bulan. Hasil pengamatan diperoleh tingkat mortalitas pada lokasi Pulau Simakakang diperoleh 5,56% dari 36 sampel yang diukur dari 6 jenis karang dan 6 ulangan, pertambahan panjang jenis A. formosa 0,64 cm/bulan, lebih cepat dibandingkan dengan jenis A. millepora 0,58 cm/bulan dan jenis lain. Karang A. humilis memiliki laju perambatan pada substrat semen dan batang pengikat yang  lebih cepat dari jenis lain. Pada lokasi Gondol, Bali memiliki laju pertambahan panjang karang A. millepora lebih cepat (0,50 cm/bulan dibandingkan dengan jenis A. tenuis (0,43 cm/bulan dan jenis lain berkisar antara 0,21—0,39 cm/bulan.Tingkat kematian 3 koloni (7,1% dari total 42 koloni yang disampling. The culture of ornamental coral is important to be conducted to guarantee the coral trade can be run well without giving impact to coral reef biodiversities and coral reef condition in Indonesia. This cultured using table using nets as a place which is made from PVC pipe. This method can minimize cost comparing with others materials as well as applicable for coastal community. One table can be placed 12 (3x4 substrate with a distance among others of 25 cm, then fragmented coral were tied to that substrates. This activity was carried out in two locations that were Simakakang

  8. Determinan Kebahagiaan Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Puji Rahayu

    2016-08-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penentu kebahagiaan di Indonesia. Dengan menggunakan data antar ruang/silang tempat dari Indonesia Family Life Survey (IFLS wave 4, 2007, studi ini mengambil 17,650 pengamatan yang diestimasi menggunakan model Oprobit. Model Oprobit dipilih karena adanya variabel respon ordinal dan asumsi normal dalam distribusi kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan di Indonesia secara positif dipengaruhi oleh pendapatan, tingkat pendidikan, status kesehatan yang dirasakan dan modal sosial. Namun demikian, modal sosial yang berkaitan dengan agama dan etnis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebahagiaan. Semua prediktor bersifat robust. Karakteristik demografi menginformasikan bahwa orang yang menikah, bukan kepala rumah tangga, tinggal di daerah perkotaan, berada di luar pulau Jawa-Bali dan dari suku Jawa lebih bahagia daripada yang lain. Riset ini juga menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan dalam tingkat kebahagiaan antara pria dan wanita. Kemudian, hubungan antara kebahagiaan dan usia menunjukkan kurva yang berbentuk U. Terakhir, efek marjinal menunjukkan efek yang berbeda untuk setiap tingkat kebahagiaan karena perubahan unit variabel independen.

  9. Kriptosporidiosis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wijayanti

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACTCryptosporidiosis included to waterborne and soil transmited diseases, caused by Cryptosporidium, obligat intraceluller pathogen organism. Cryptosporidium cause intestinal infection of human and animal acute diarrhea. Lung cryptosporidiosis on HIV/AIDS and tuberculosis  patients was reported. Diarrhea still be important health problem because diarrhea was be the third dominant contributor of children morbidity and mortality at some country include Indonesia. Every children have 1,6-2x diarrhea onset annually. Diarrhea cases caused by Cryptosporidium sp parasite was around 4-11%. Focus of this review is  about cryptosporidiosis on children, HIV/AIDS and tuberculosis patients, animal, environment, diagnostic and it’s prevention and control. Cryptosporidium species confirmed in Indonesia are C. wrairi, C. muris,  C. felis, C. hominis, C. meleagridis and C. parvum, indicated that there was a big rule of animal on Cryptosporidium transmission. Cryptosporidium was necessary to be one of diseases diagnose on HIV/AIDS and tuberculosis patients. Transmission of Cryptosporidium by  respiratory secretion (droplet, aerosol or contact with vomiting must be anticipated to prevent cryptosporidiosis especially on imunocompromissed/imunodeficiency people. Rapid Diagnostic Test that have highly sensitivity and spesificity is very important on Cryptosporidium cases finding and surveillance in Indonesia. Environment and cattle sanitation, personal hygiene, water and food treatment, is necessary to prevent cryptosporidiosis transmission.  Kriptosporidiosis termasuk waterborne dan soil transmitted diseases, disebabkan oleh Cryptosporidium yang bersifat obligat intraseluler. Cryptosporidium menyebabkan infeksi pada usus halus dan dapat menyebabkan diare akut pada manusia dan hewan. Kriptosporidiosis paru telah dilaporkan pada penderita HIV/AIDS dan tuberkulosis. Diare merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai negara

  10. Konservatisme Akuntansi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hans Hananto Andreas

    2017-04-01

    Dalam penyajian laporan keuangan yang berkualitas, perusahaan dihadapkan oleh pertimbangan yang salah satunya adalah penerapan konservatisme akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh company growth, profitability, dan investment opportunity set (IOS terhadap penerapan prinsip konservatisme akuntansi. Konservatisme akuntansi dalam penelitian ini diukur menggunakan perhitungan total akrual. Total akrual adalah selisih antara laba sebelum extraordinary item ditambah dengan depresiasi dikurangi dengan arus kas operasi untuk mengetahui apakah perusahaan menggunakan konservatisme akuntansi tinggi atau rendah di dalam perusahaan. Sampel yang digunakan sebanyak 114 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI di tahun 2012 dan 2013. Metoda pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Alat analisis yang digunakan untuk pengujian adalah regresi linier berganda yang sebelumnya harus lolos uji asumsi klasik. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan company growth, profitability dan investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

  11. Fertilitas Remaja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mugia Bayu Raharja

    2014-08-01

    Full Text Available Fertilitas remaja merupakan isu penting dari segi kesehatan dan sosial karena berhubungan dengan tingkat morbiditas serta mortalitas ibu dan anak. Tujuan penelitian adalah mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas remaja di Indonesia. Data yang digunakan adalah hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 dengan unit analisis wanita usia subur yang termasuk dalam kategori usia remaja (15 - 19 tahun. Jumlah sampel sebanyak 6.927 responden. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial menggunakan model regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh remaja wanita tersebut pernah melahirkan dan atau sedang hamil saat survei dilakukan; sebesar 95,2% dari remaja yang sudah pernah melahirkan, memiliki satu anak sisanya sebesar 4,8% memiliki dua atau tiga anak; sebesar 11,1% dari remaja wanita yang pernah kawin, pertama kali kawin pada usia 10 - 14 tahun. Secara statistik, terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian fertilitas remaja dengan daerah tempat tinggal, pendidikan, status bekerja, serta tingkat kesejahteraan keluarga. Wanita berisiko tinggi mengalami fertilitas pada usia remaja adalah mereka yang tinggal di perdesaan, berpendidikan rendah, tidak bekerja dan berstatus ekonomi rendah. Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian adalah akses ke tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi bagi remaja wanita, penyediaan pelatihan usaha ekonomi kreatif terutama pada daerah perdesaan, peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja melalui pendidikan. Adolescent fertility is an important issue in terms of health and social care as it relates to the morbidity and mortality of mothers and children. This study aimed to know the factors that influence adolescent fertility in Indonesia. The data used was the result of Indonesian Demography and Health Survey in 2012 with units of analysis included women of childbearing age in the adolescent age group (15 - 19 years. Total

  12. KEBIJAKAN PENGOPERASIAN BUBU DENGAN ALAT BANTU TERUMBU KARANG BUATAN DAN RUMPON DI WILAYAH REHABILITASI PERAIRAN KEPULAUAN SERIBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isa Nagib Edrus

    2014-05-01

    Full Text Available Ujicoba bubu bersama terumbu karang buatan dan rumpon di wilayah rehabilitasi perairan Pulau Pari dan Pramuka adalah untuk menentukan kesesuaian paket teknologi alat tangkap dan alat bantu dalam usaha perikanan yang layak dari sisi teknis, sosial dan ekonomi. Tulisan ini merupakan sintesa kebijakan pola pemanfaatan bubu dengan dua alat bantu pengumpul ikan. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kebijakan dengan memformulasikan semua informasi yang relevan dan hasil penelitian terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bubu dalam perikanan multi alat tangkap dengan pemanfaatan alat bantu penangkapan tergolong efektif secara teknis, sosial dan ekonomis. CPUE bubu dari 4 hari perendaman/trip adalah ratarata 1,1 kg/unit/trip untuk nelayan Pulau Pari yang mengoperasikan bubu di dekat terumbu buatan dan 2,4 kg/unit/trip untuk nelayan Pulau Pulau Pramuka yang menaruh bubu di bawah rumpon. Perikanan bubu tergolong layak ekonomi jika terintegrasi dengan perikanan multi alat tangkap. Nilai tambah pendapatan dari penggunaan bubu berkisar pada Rp. 196.000–Rp. 400.000 per trip. Perikanan bubu memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan dalam skala besar melalui diversifikasi usaha perikanan di wilayah perairan yang direhabilitasi dan aplikasinya dapat diterima nelayan. Alat bantu rumpon memberikan pengaruh lebih besar pada hasil tangkap bubu dibanding hanya penggunaan karang buatan.   The pot application by using artificial reefs and payaos as rehabilited fishing grounds in the waters of Pari and Pramuka Islands was to determine technological, social and economical feasible fisheries used pots and the both of fish aggregation divices (FAD. This paper is policy making of pot utility design using two kinds of the FAD. Policy analysis is an approach used to formulate any relevant information and related study results. The analysis showed that pot applications in multi gears fisheries using FAD were effective by technical, social and

  13. PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT YANG BERMUKIM DI KAWASAN BANTARAN SUNGAI TERHADAP PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI KARANG ANYAR KOTA TARAKAN (Influence of The Behavior of Citizens Residing in Riverbanks to The Decrease of Water Quality in The River of Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Puspita

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Data Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Tarakan menyatakan bahwa kualitas air Sungai Karang Anyar Kota Tarakan yaitu parameter COD, amoniak dan TSS tahun 2010-2013 melebihi baku mutu. Penurunan kualitas air tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif antara lain digunakan untuk teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan menghitung status mutu air Sungai Karang Anyar menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode kualitatif antara lain digunakan untuk observasi, wawancara mendalam kepada swasta dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yaitu perilaku masyarakat yang membuang air limbah domestik langsung ke sungai mempengaruhi parameter COD melebihi baku mutu karena air limbah yang dibuang terdapat busa sabun berasal dari buangan air cucian. Air limbah domestik yang dibuang langsung ke sungai berasal dari sisa memasak sehingga diduga menyebabkan amoniak juga melebihi baku mutu. Perilaku masyarakat yang tidak mengolah kotoran ayam dapat mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena kotoran ayam membusuk dan mengalir ke sungai. Perilaku masyarakat yang mengambil tanah dari bukit/gunung tidak mempengaruhi parameter TSS karena dipengaruhi mengambil tanah dari bukit/gunung dilakukan pada curah hujan menurun/kemarau. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena air limbah domestik yang organik dan kotoran ayam membusuk yang telah tertimbun lama di dasar sungai akan terangkat. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai tidak mempengaruhi parameter TSS karena kegiatan menambang pasir tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada curah hujan. Sebagai kesimpulan adalah tidak semua perilaku masyarakat yang bermukim dan berkegiatan di kawasan bantaran sungai mengakibatkan penurunan kualitas air sungai.   ABSTRACT

  14. EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afif Amirillah

    2014-09-01

    Full Text Available This research aims to find out the factors that can cause the efficiency value difference of Islamic Banking in In-donesia. The data at this research is monetary data of Islamic Banking. It was obtained from Bank of Indonesia. Then, it was divided into input and output variables. The determination of input output variables at this research uses Value Added Approach. Its input output variables consist of Demand Deposits, Saving Deposits, Time Depo-sits, Paid -In Capital, Placement at Bank ofIndonesia, Inter Bank Assets, Mudharabah, Musyara kah, Murabahah, Istishna, Ijarahand Qardh. This research used Data Envelopment Analysis method. This method has a strength that is having the capability to measure inefficiency input output variables, so that, the variable can have the efficiency. This research has resulted Islamic Banking efficiency in Indonesia, but it does not include BPRS. The mean efficiency of Islamic banking in Indonesia is 99,94%. Penelitian ini bertujuan mencari faktor –faktor penyebab perbedaan nilai efisiensiperbankan syariah di Indo-nesia yang dibandingkan secara relatif untuk setiap periode. Data yang digunakan pada penelitian ini menggu-nakan data keuangan perbankan syariah yang diperoleh dari Bank Indonesia kemudian dibagi menjadi variabel input dan output. Penentuan variabel input dan output pada penelitian ini menggunakan pendekatan Value Added Approach. Variabel input outputnyaterdiri dari : Giro iB, Tabungan iB, Deposito iB, Modal disetor, Pen-empatan padaBank Indonesia, Penempatan pada bank lain, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah,Istishna, Ijarah dan Qardh. Pada penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis yang mempunyai kel-ebihan dalam menghitung efisiensi untuk setiap variabel input outputyang mengalami inefisiensi. Penelitian ini menghasilkan nilai efisiensi perbankan syariah di Indoenesia (tidak termasuk BPRS. Efisiensi perbankan syariah di Indonesia mengalami efisiensi rata-rata sebesar 99,94%.

  15. SASTRA CYBER DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Fitriani

    2011-10-01

    Full Text Available The digital era started when the internet technology spread to the developing countries including Indonesia. The flourish of cyber literature leads to the debate on the quality of the work of literature. Above all, the existence of literature sites (cyber literature becomes an important alternative for writers and literary activist in Indonesia.

  16. Kondisi Psikologis Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II Karang Intan, Martapura, Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Hairina

    2017-05-01

    Full Text Available This study aims to describe the psychological condition of inmates during being in Narcotics Correctional Institution II Karang Intan, Martapura, South Kalimantan. The research method used is qualitative research. Method of taking data by using interview and observation. The main research subjects were two prisoners, HRS and BSR were supported by two informants, prison officers and counselors as a complementary source of data. From the results of research can be described psychological condition of inmates are divided into four aspects, namely cognitive aspects, affective aspects, social aspects and psychomotor aspects (behavior. The research findings can be summarized as follows, on the cognitive aspect can be described prisoners are susceptible to cognitive dysfunction this is related to the ability his perception, the ability to catch and often lose concentration, while the affective aspects of deep sadness, suspicion and excessive alertness, And anxious, to social aspects show behavior tend to withdraw from association among fellow inmates, often sat pensive and become loners or close themselves. In the psychomotor aspect can be seen from maladaptive behavior, can manisfestation in the form of behavior of sleeplessness, lack of spirit and loss of interest, even the desire to hurt until the desire to end life.

  17. PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH YANG BERKEMAJUAN BERBASIS KESANTUNAN BERBAHASA (Studi Perkembangan Amaliah Syariah Islam di Desa Karang Puluhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Ngalim

    2015-05-01

    Full Text Available This paper aims to describe the development of Islamic Shari'a charity in Karang Puluhan, Jatinom District, Klaten regency. Especially with regard to improvement of Muhammadiyah education, both informal and formal Muhammadiyah. Descriptive qualitative method. Data Obtained by experience seeing facts (empiric, observations, and the phenomenon of life in society Generally, and in particular Muhammadiyah members. Technique analysis, interpretation and interaction. There are three things as a result of research. (1 The process of improvement stems from Muhammadiyah education looked Efforts to change the system and improving the quality of life of human resources is still limited level of education, low economic situation, as well as Islamic law combines running with superstition, heresy , and  superstition (TBC Became feasible level of education, and the economy, as well as running the Islamic Shari'a, without confounding with tuberculosis. (2 The process of education to produce graduates who are godly, Lotty character, intelligent, skilled and responsible, Among the which requires effective communication concepts (Appropriate and efficient (maximum effort and prayer, the result is optimal. (3 The effective communication, Including the selection of politeness language, and can be studied in Islamic socio-pragmatics.

  18. Dinamika Kurikulum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Asri

    2017-09-01

    Full Text Available Education does not have a standard reference, which covers access for revision by the authorities. Because education continues to grow along with the rolling times. Therefore, all matters relating to education also do not have a standard reference, including educational curriculum. The curriculum is one of the important elements that has a role to advance education in Indonesia, in accordance with the ideals of the constitution. Curriculum changes are not taboo for education in developed countries of the world (such as Japan, Finlandia,  USA, etc.. Basically the dynamics of curriculum in Indonesia aims to make education in Indonesia able to compete with the developed countries in the world.

  19. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heriawan Maulana

    2016-10-01

      ABSTRACT Bodies Wediombo Gunung Kidul regency which has been designated as a Local Backup Water Conservation Area in 2013. Utilization Wediombo Turkish territory by the public as a fish landing site and tourism resulted in increased pressure on aquatic ecosystems, especially coral reefs. As common property, damage to coral reefs is not perceived as economic losses so that the exploitation of the benefits of coral reef ecosystems had become unmanageable. Wediombo Coastal management is a challenge for stakeholders to be able to optimize the use of environmental services for the welfare of society. One component management efforts is by monitoring the condition of coral reefs in Wediombo Beach. Economic valuation of coral ecosystems termbu is an instrument to assess the products and services produced by a coral reef ecosystems. The purpose of this study was to determine the condition of coral reef ecosystems are represented by percent cover of coral reefs and coral reef ecosystems benefit value represented by the fishery products produced from coral reef ecosystems Wediombo Beach. The method used is a survey method. Methods of data collection coral reef condition refers to a method Line Intercept Transect (LIT. while the economic value of coral reef ecosystem benefits are calculated using methods Effect on Productivity. In the research results the percentage of coral reef cover in Turkish Wediombo of 25.29% with a damaged condition status. the true economic value of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 634 553 504, -, while the value of current benefits of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 20,304,872, -. Keywords:  Coral Reef Ecosystems, Economic Valuation, Turkish Wediombo Cara sitasi: Maulana, H., Anggoro, S., Yulianto, B. (2016. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan,14(2,82-87, doi:10.14710/jil.14.2.82-87

  20. KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Zuber

    2016-08-01

    Full Text Available This article describe agrarian conflict in Indonesia. Until this moment many agrarian conflict are happen in Papua, Java, Kalimantan and Sumatera. This conflict consist many interests and there isn’t equity policy to society are following this conflict. The implication the agrarian conflict become latent conflict. It usually make huge damage in society and nation.

  1. Politisasi Birokrasi Di Indonesia

    OpenAIRE

    RINA MARTINI, RINA MARTINI

    2010-01-01

    Indonesian bureaucracy is built in a long history, since an era of kingdom until an era of thestate formation called Indonesia. However, the characteristics of the bureacracy is mainly identifiedas patrimonialistic. The characteristics are inheritted until in the era of reformation when politicalstructure has been reconstructed to be more democratic. The efforst to reform seem not to yield amore legal-rationalistic typology of bureacracy. One of the reasons is a highly politicized bureaucracy...

  2. PERSPEKTIF ARSITEKTUR SURYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    2000-01-01

    Full Text Available Solar energy is a prospective alternative resource due to its existence as a non-polluting source of renewable energy. The potency of solar energy in Indonesia at the belt of equator enables its usage in buildings directly to fulfill human needs. The integrative implementation of solar technology into building emerges specific challenges in architectural design and evolves a new architectural approach which is called "solar architecture". Abstract in Bahasa Indonesia : Energi surya merupakan sumberdaya alternatif yang prospektif karena energi surya merupakan sumber energi yang dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi. Potensi energi surya di Indonesia yang berada dijalur khatulistiwa memungkinkan penggunaan secara langsung dalam bangunan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Implementasi teknik pemanfaatan energi surya kedalam bangunan secara integratif menimbulkan tantangan spesifik dalam perancangan arsitektur dan merupakan embrio pewujudan suatu tatanan arsitektur baru yang dikenal sebagai "arsitektur surya" Keywords: arsitektur surya, energi surya

  3. ANALISIS IMPOR BERAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Kumala Sari

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras yaitu dengan menggenjot produksi beras dalam negeri. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan permintaan terhadap beras dan upaya peningkatan produktivitas dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor beras dari negara lain. Akan tetapi pada kenyataannya impor beras dilakukan ketika data statistik menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami surplus beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi impor beras di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan model Error Correction Model (ECM. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara parsial maupun secara bersama-sama produksi beras, konsumsi beras, harga beras dalam negeri dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Abstract ___________________________________________________________________ One of the government’s policy to fulfill the need of rice is to boost the domestic production. However, by increasing the population, the demand of rice will also increase and the effort of increasing the domestic productivity cannot supply domestic rice need. So, to cover the shortage the government make decision to import rice from other countries. Yet, in fact importing rice is occurred when the statistical data showed that the supply of rice in Indonesia is surplus. The purpose of this research is necessary to study the factors which influence the import of rice in Indonesia. The analysis method used is multiple linear regression analysis model with Error Correction Model (ECM. Based on the research proven that partially or jointly the production, the consumption, the

  4. KURVA PHILLIPS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maichal Maichal

    2012-12-01

    Full Text Available This paper aims to analyze the existence of the Philips curve in the Indonesian economy, 2000Q1-2010Q3. The results obtained by using OLS method shows that the expectations augmented Philips curve and the New Keynesian Philips curve models cannot give a clear results of Philips curve existence in the Idonesia economy. Shocks variable such as percentage change of exchange rates and crude oil prices provide a very small effect on the inflation rate in Indonesia. Furthermore, the results obtained by using GMM method on the hybrid model of the New Keynesian Philips curve shows that the Philips curve exists in the Indonesian economy.

  5. STRATEGI MARKET ENTRY CONVENIENCE STORE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Respati Wulandari

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan melihat strategi yang digunakan pada Convenience Store di Indonesia dengan mengambil 7-Eleven sebagai sumber field study dengan metode orientasi pasar. Pengaruh lifestyle menjadi indikator penunjang dalam perkembangan 7-Eleven ddengan menerapkan beberapa strategi yang mengena di market Indonesia, terutama bagi kalangan muda dimana diketahui memiliki indikasi terpenting dalam siklus lifestyle di Indonesia. Tujuan tercapai dengan mengetahui penerapan strategi yang digunakan sehingga dapat diterapkan dalam menjalankan strategi bisnis pada Convenience Store

  6. DESENTRALISASI PENGELUARAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Herni Rochana

    2016-02-01

    Full Text Available Since the implementation of Law 22/1999 and Law 25/1999 of 2001, has been an increase in the implementation of fiscal decentralization with a phenomenon called Big Bang. The study was conducted to determine the degree of decentralization of expenditure covering the period before and after the implementation of regional autonomy. The research data is a panel data drawn from 30 provinces between 1994 to 2007. The results showed that in Indonesia there has been a significant increase in expenditure decentralization since 2001. Significant increases occurred mainly on the expenditure side, especially the decentralization of authority be spending more than doubled from the previous. On a national scale, the degree of decentralization of authority expenditure increased from 10.48% in the year 2000 to 25.45% in 2001. And the average for each province, the degree of decentralization of spending authority increased from 0.40% in 2000 to 0, 85% in 2001DOI: 10.15408/sjie.v2i2.2423

  7. Kedudukan Musyawarah dan Demokrasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hanafi

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Kedudukan Musyawarah dan Demokrasi di Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan lintasan sejarah perjuangan, memiliki konstruksi kenegaraan satu-satunya di dunia yang bangsa terlahir dahulu, kemudian baru membentuk negara. Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno menegaskan, bahwa Negara Kesatuan ialah Negara Kebangsaan. Tujuan Bangsa Indonesia terlahir, merdeka, dan membentuk negara memiliki satu cita-cita, Kehendak Untuk Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Rakyat Indonesia (Kedaulatan Rakyat Indonesia. Melalui analisis atas realitas kehidupan saat ini, Bangsa Indonesia telah hidup pada kondisi tatanan kehidupan seolah-olah sama dengan Negara Demokrasi, ialah negara dulu terbentuk baru bangsanya dilahirkan kemudian. Sehingga kedaulatan rakyat Indonesia yang berdasarkan prinsip musyawara-mufakat dan perwakilan belum mampu terealisasi. Sementara pelaksanaan demokrasi voting yang memiliki dasar liberalisme terus bergulir, sehingga kehidupan bangsa Indonesia semakin jauh dari cita-cita awal. DOI: 10.15408/jch.v1i2.2657

  8. DUALISME PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wahab

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak: Dalam konteks pendidikan istilah dualisme dan dikotomi memiliki makna yang sama yaitu pemisahan antara pendidikan umum dari pendidikan agama. Dikotomi selalu melahirkan pandangan pembedaaan di satu sisi dan penyamaaan di sisi yang lain. Pandangan dikotomis pada hakikatnya mengabaikan esensi atau nilai sprit pendidikan. Membedakan dan menyamakan lebih dimaknai pada ta-taran permukaan sehingga jelas merusak nilai spirit dari pendidikan Islam. Dua-lisme dan dikotomi bukan hanya pada tataran pemilahan, tetapi telah masuk pada wilayah pemisahan yang dalam operasionalnya memisahkan mata pelajaran umum dari mata pelajaran agama, sekolah umum dan madrasah yang penge-lolaannya berjalan terpisah-pisah. Puncaknya pada pemerintah Orde Baru yang mengeluarkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB pada tanggal 24 Maret 1975 yang menguatkan pemisahan itu hingga saat ini. Dampaknya terasa meru-gikan dan makna Islam menjadi sempit karena pengotak-kotakan ilmu akhirnya menomorduakan dan menganaktirikan pendidikan Islam. Sebagai solusi alter-natif harus diikuti upaya integrasi pengetahuan serta reposisi, yaitu cara pandang yang ilmu-ilmu Islam pada posisi yang sebenarnya. Abstract: In the educational context, the term dualism and dichotomy have the same mea-ning, namely the separation between general education and religious education. The terms also mean the separation between education system of Islamic and ge-neral educations. Moreover, talking about Islamic education is often addressed to Islamic institutions. Such perspectives are triggered by dichotomous view on education, differentiate in one side and equate on the other side. Consequently, the spirit value that is integrated into Islamic education is neglected. The terms, currently, have pervaded on the separation of general and Islamic subjects, public and madrasas Institutions, where the management has a policy respectively. The impacts are narrow minded in interpreting Islamic meaning

  9. UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Firmansyah

    2011-06-01

    Full Text Available Terrorism has become the most serious issue in Indonesia after terrorist attacks in Bali, November 2002. With the current condition where Indonesia still faces a key risk of new militant attacks with new cells and more bomb experts, this paper aims to analyse the way Indonesian government fight against terrorism. Terorisme adalah permasalahan yang sangat serius di Indonesia, pasca serangan bom di Bali pada November 2002. Dengan keadaan sekarang di mana Indonesia masih menghadapi permasalahan serius serangan militan dengan jaringan baru dan lebih banyak ahli bom, tulisan ini bertujuan menganalisis cara yang ditempuh pemerintah untuk melakukan penanggulangan tindak pidana terorisme.

  10. Strategy of Water Pollution Control Base On Social Economic Activitiy, in Karang Mumus River, Samarinda East Kalimantan, Indonesia

    Science.gov (United States)

    Pramaningsih, Vita; Suprayogi, Slamet; Purnama, Setyawan

    2018-02-01

    Water Pollution in Karang Mumus River caused society behavior along the river. Daily activity such as bath, washing and defecate at the river. Garbage, sediment, domestic waste and flood are river problems should be solved. Purpose this research is make strategy of water pollution control in the Karang Mumus River. Method used observation in the field, interview to the society, industry, public activity along the river and government of environment department. Further create data using tool of Analysis Hierarchy Process (AHP) to get the strategy to control water pollution in the river. Actors have contribute pollution control are government, industry and society. Criteria to pollution control are society participation, low, human resources and sustainable. Alternative of pollution control are unit garbage storage; license loyalty for industry and waste; communal waste water installation; monitoring of water quality. Result for actor priority are government (0.4); Industry (0.4); Society (0.2). Result for priority criteria are society participation (0.338), low (0.288), human resources (0.205) and sustainable (0.169). Result for priority alternative are unit garbage storage (0.433); license loyalty for industry and waste (0.238); communal waste water installation (0.169); monitoring of water quality (0.161).

  11. Strategy of Water Pollution Control Base On Social Economic Activitiy, in Karang Mumus River, Samarinda East Kalimantan, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramaningsih Vita

    2018-01-01

    Full Text Available Water Pollution in Karang Mumus River caused society behavior along the river. Daily activity such as bath, washing and defecate at the river. Garbage, sediment, domestic waste and flood are river problems should be solved. Purpose this research is make strategy of water pollution control in the Karang Mumus River. Method used observation in the field, interview to the society, industry, public activity along the river and government of environment department. Further create data using tool of Analysis Hierarchy Process (AHP to get the strategy to control water pollution in the river. Actors have contribute pollution control are government, industry and society. Criteria to pollution control are society participation, low, human resources and sustainable. Alternative of pollution control are unit garbage storage; license loyalty for industry and waste; communal waste water installation; monitoring of water quality. Result for actor priority are government (0.4; Industry (0.4; Society (0.2. Result for priority criteria are society participation (0.338, low (0.288, human resources (0.205 and sustainable (0.169. Result for priority alternative are unit garbage storage (0.433; license loyalty for industry and waste (0.238; communal waste water installation (0.169; monitoring of water quality (0.161.

  12. Distribusi dan Pola Pertumbuhan Udang Putih (Penaeus merguiensis de Man) di Perairan Estuari Suaka Margasatwa Karang Gading Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Rahman, Audya

    2016-01-01

    White shrimp many found in estuary water of wildlife reserve Karang Gading North Sumatra. The research has been done from May to June 2015. The research aims to know distribution and growth pattern of white shrimp. Distribution of white shrimp were analyzed use Morisita index, and growth pattern use linear regresion. The results showed that distribution of white shrimp is gather distribution, and growth pattern of white shrimp is negative allometric. 120302038

  13. INTERAKSI VARIABILITAS IKLIM DENGAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DAN SUMBER DAYA IKAN KARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Puspasari

    2015-12-01

    Full Text Available Keberadaan ikan karang di perairan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: kondisi ekosistem terumbu karang, lingkungan perairan di sekitarnya dan perubahan iklim. Variabilitas iklim ditandai oleh besar kecilnya nilai dari Southern Oscillation Index (SOI, Dipole Mode Index (DMI dan curah hujan. Hubungan antara variabilitas iklim dengan ekosistem terumbu karang dan sumber daya ikan karang di wilayah perairan Sumatera Barat dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif terhadap data temporal, analisis komponen utama dan uji-t pada nilai CPUE (catch per unit effort  ikan karang dari tahun-tahun terjadinya La Nina dan El Nino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOI mempengaruhi kondisi ekosistem terumbu karang dan nilai CPUE ikan karang. Pemutihan karang di perairan Sumatera Barat pada 1997 terjadi ketika peristiwa El Nino Ekstrim negatif yang berasosiasi dengan IODM (Indian Ocean Dipole Mode positif kuat. Nilai CPUE ikan karang lebih tinggi pada saat terjadi La Nina bila dibandingkan dengan nilai saat peristiwa El Nino. Rata-rata CPUE ikan karang pada saat terjadi peristiwa La Nina adalah 67 kg/trip, sementara pada saat terjadi peristiwa El Nino rata-rata nilai CPUE ikan karang adalah 32 kg/trip. Faktor DMI mempengaruhi peningkatan konsentrasi klorofil-a perairan sebagai tanda terjadi peningkatan kesuburan perairan. Status of reef fishes are highly influenced by several factors, such as: coral reef condition, adjacent waters condition and climate change. Climate variability is indicated by the values of Southern Oscillation Index (SOI, Dipole Mode Index (DMI and rain fall. Interaction between climate variability and coral reef ecosystem and reef fish condition were analyzed by using a descriptive analysis to the temporal data, principal component analysis and t-test for CPUE of reef fishes in a certain years when La Nina and El Nino occurred. The results show that SOI influenced the coral reef ecosystem and reef fishes CPUE. Coral

  14. PERSPEKTIF GLOBAL PENYELESAIAN SENGKETA INVESTASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syaifuddin

    2011-06-01

    Pembentukan UUPM No. 25/2007 adalah konsekwensi yuridis dari ratifikasi Perjanjian WTO. TRIMs, yang bertujuan menciptakan hukum investasi, termasuk hukum penyelesaian sengketa investasi, yang sesuai dengan kehendak investor asing dalam perspektif global, yaitu: pertama, mengandung karakter hukum yang berkepastian, berkeadilan, dan berefisiensi; dan kedua, berlandaskan spirit hukum yang mengarahkan pemerintah dan penanaman modal asing menyelesaikan sengketa investasi melalui arbitrase internasional daripada pengadilan bahkan arbitrase nasional di Indonesia. Krisis lembaga peradilan di Indonesia harus diselesaikan dengan cara membangun sistem hukum peradilan dengan mengacu pada Pancasila sebagai cita hukum investasi Indonesia. Hal tersebut adalah  suatu syarat bagi terbentuknya aturan hukum penyelesaian sengketa investasi yang serasi dalam perspektif global dan lokal (Indonesia.

  15. KAJIAN BISNIS FRANCHISE MAKANAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Dewi Astuti

    2005-01-01

    Food franchising business in Indonesia is growing up very fast. Factors that urge the growth are the specific characteristics of franchise inself, the rise of market demand, the availability of skilled labor, the high of return on investment and the internal factors such as the motivation, personality and the changing life style. Abstract in Bahasa Indonesia : Bisnis franchise makanan di Indonesia berkembang dengan cepat. Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhannya adalah ciri-ciri dari fra...

  16. RADIKALISME DI INDONESIA: Antara Historisitas dan Antropisitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Asrori

    2017-02-01

    Full Text Available Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.

  17. DAYA SAING KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggita Tresliyana

    2015-07-01

    Full Text Available Cocoa is one of the major Indonesian agricultural export products. Cocoa international market has great potential regarding world’s consumption growth, therefore Indonesia is expected to take advantage on existing opportunities. The aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian cocoa beans and processed cocoa trade in the international market as well as the level of competition between cocoa exporting countries. By using Revealed Comparative Advantage (RCA and Spearman Rank Correlation, it showed that Indonesia had a comparative advantage as an cocoa exporter on the international market, the highest for cocoa beans and the lowest for cocoa paste; Indonesia also had a significant correlation to exporting countries in cocoa beans’ market (Ghana and cocoa paste’s market (Netherlands and Malaysia, the correlation suggests that there were high correlation between Indonesia and the exporting country in competing for market share.Keywords: cocoa, comparative advantage, international trade, competitiveness, market share, RCA ABSTRAKKakao merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan ekspor Indonesia.  Pasar kakao memiliki potensi yang besar dilihat dari peningkatan konsumsi dunia, sehingga Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing perdagangan biji kakao dan kakao olahan Indonesia di pasar internasional serta hubungan daya saing antar negara eksportir kakao. Dengan menggunakan Reavealed Comparative Advantage (RCA, dan Korelasi Rank Spearman, hasil analisis menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif sebagai eksportir biji kakao dan kakao olahan di pasar internasional, tertinggi untuk biji kakao dan terendah untuk kakao pasta;  Indonesia juga memiliki korelasi yang signifikan di beberapa negara untuk pasar biji kakao (Ghana dan kakao pasta (Belanda dan Malaysia, korelasi tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan daya saing yang cukup

  18. Implication of Land-Use and Land-Cover Change into Carbon Dioxide Emissions in Karang Gading and Langkat Timur Wildlife Reserve, North Sumatra, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Basyuni

    2015-06-01

    Full Text Available Mangrove forest in the context of climate change is important sector to be included in the inventory of greenhouse gas (GHG emissions. The present study describes land-use and land-cover change during 2006–2012 of a mangrove forest conservation area, Karang Gading and Langkat Timur Laut Wildlife Reserve (KGLTLWR in North Sumatra, Indonesia and their implications to carbon dioxide emissions. A land-use change matrix showed that the decrease of mangrove forest due to increases of other land-use such as aquaculture (50.00% and oil palm plantation (28.83%. Furthermore, the net cumulative of carbon emissions in KGLTLWR for 2006 was 3804.70 t CO2-eq year-1, whereas predicting future emissions in 2030 was 11,318.74 t CO2-eq year-1 or an increase of 33.61% for 12 years. Source of historical emissions mainly from changes of secondary mangrove forests into aquaculture and oil palm plantation were 3223.9 t CO2-eq year-1 (84.73% and 959.00 t CO2-eq year-1 (25.21%, respectively, indicating that the KGLTLWR is still a GHG emitter. Mitigation scenario with no conversion in secondary mangrove forest reduced 16.21% and 25.8% carbon emissions in 2024 and 2030, respectively. This study suggested that aquaculture and oil palm plantation are drivers of deforestation as well as the largest of GHG emission source in this area. Keywords: carbon emission, climate change, deforestation, forest degradation, mangrove conservation

  19. WARALABA SEBAGAI INSTRUMEN PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Najib Imanullah

    2012-10-01

    Full Text Available The objective of this research is to look for the justification of a new theory that uses franchise as an alternative to alleviate poverty in Indonesia, particularly absolute poverty in urban cities. Local wisdom inspires Indonesia’s juridical design for franchise laws that supports the franchise industry. This research finds that the theory that franchise can be applied as an instrument to alleviate poverty can be accepted. However, the application of the franchise industry as an instrument to alleviate poverty is ineffective because of a several factors, such as the vagueness of statutory regulations, unfavourable social culture, and the weak government supervision. Penelitian ini bertujuan untuk mencari justifikasi teori baru bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia, khususnya kemiskinan absolut yang terjadi di perkotaan. Justifikasi tersebut meliputi adanya kearifan lokal sebagai inspirasi yang diterapkan dalam waralaba dan desain yuridis peraturan perundang-undangan di Indonesia yang mendukung waralaba. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teori yang mengatakan bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia dapat diterima. Akan tetapi, penggunaan waralaba sebagai instrumen untuk mengentaskan kemiskinan belum efektif dikarenakan beberapa faktor, seperti faktor peraturan perundang-undangan yang tidak tegas, kultur masyarakat, dan lemahnya pengawasan pemerintah.

  20. Proses Knowledge Management di Semen Indonesia Group

    OpenAIRE

    Putri, Natalia Yan

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prosesknowledge management yang ada di Perusahaan Semen IndonesiaGroup, yakni PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT SemenTonasa. Proses knowledge management dapat dilakukan denganpenciptaan pengetahuan, berbagi pengetahuan dan penggunaankembali pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan wawancara. Validasi data menggunakan codingdan uji triangulasi sumber data dan teori.

  1. Analisis Industri Ritel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Soliha, Euis

    2008-01-01

    This article presents an overview the analisys of retail industry in Indonesia.Retail industry in Indonesia grow rapidly. Industrial presence of modern retailbasically exploits public shopping pattern especially middle-weight and to which donot want to mill around in traditional market. Analysis Five Forces is used toanalysis retail industry. Analysis five force is bargaining power of buyers,bargaining power of suppliers, threat of new entrants, threat of new substituteproducts, and rivalry a...

  2. DETERMINAN TABUNGAN MUDHARABAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roikhan Moch Aziz

    2016-02-01

    Full Text Available The objective of this research to determine how the influence of macro variables were Profit Sharing Ratio (equivalent rate, Inflation, GDP, and SWBI against Mudharabah Savings at Islamic Banking in Indonesia. The data used in this research were data time series by using multiple regressions and analysis by Ordinary Least Squares. The results showed that simultaneously independent variables (Profit Sharing ratio, Inflation, GDP, and SWBI have significant influence the dependent variable (MudharabaH Savings with probability 0.000000. End that partially independent variables (Inflation with probability 0.0013, GDP with probability 0.0000, and SWBI with probability 0.0000 have positively influence and significantly to dependent variable (Mudharabah Savings in the Islamic Banking of Indonesia. While between the variable independent (Profit Sharing ratio to dependent variable (Mudharabah Savings have not significantly with probability 0.2040, in the Islamic Banking of IndonesiaDOI: 10.15408/sjie.v2i2.2425

  3. Probabilitas Teroris Perempuan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Endy Saputro

    2010-11-01

    Full Text Available Indonesian police through Densus 88 have analyzed and predicted the strategy of terrorism in Indonesia, which was important to note that those Indonesian terrorist are males. In short, the Indonesian terrorists need to set up their strategy of attack. Will the Indonesian terrorists build a new strategy with taking involve woman within the strategy? This paper aims to understand the involvement of women terrorist in some suicide actions in global context. To sum up, this paper argues that the emergence of women terrorist in Indonesia are possible, yet it requires the precedence conditions of world women terrorists in global contexts.

  4. Prospek bisnis franchise di Indonesia

    OpenAIRE

    Suud, Muhammad

    2016-01-01

    Kentucky Fried Chicken (KFC), Mc. Donald, Pizza Hut, dan sebagainya, kini telah merambah di hampir semua kota besar. Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa globalisasi tak terelakkan lagi. Bangsa-bangsa telah menjalin hubungan bisnis, melampaui batas-batas negara.

  5. KAJIAN FILSAFAT HUKUM TENTANG DEMOKRASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riski Febria Nurita

    2017-03-01

    sebagai dasar dalam ketatanegaraan di Indonesia. Demokrasi yang memang diperuntukkan bagi rakyat, tidak seperti kondisi demokrasi di Indonesia saat ini dimana para pemegang dan pelaksana negara sibuk dengan urusannya sendiri, mereka mengambil kebijakan dengan berpijak pada kepentingannya sendiri tanpa adanya kepekaan melihat kondisi rakyatnya saat ini. Mobokrasi memang telah benar-benar terjadi di Indonesia dengan munculnya para koruptor, para penyuap hukum, para penyuap jabatan, sehingga demokrasi di Indonesia benar-benar demokrasi yang telah mati, apabila tidak ada lagi pemerintah yang memang memegang teguh demokrasi dan peka terhadap apa yang rakyatnya inginkan. Sehingga benar apa yang dikatakan oleh Aristoteles Bila masyarakat masih ?mobos? jangan memaksakan ?demokrasi? dalam negara itu.

  6. POLITIK HUKUM PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ramadhan

    2016-11-01

    Full Text Available Abstrak: Politik hukum merupakan sesuatu yang mendasari kebijakan dasar diundangkannya suatu regulasi, dan dasar kebijakan diberlakukannya suatu regulasi tertentu dalam tatanan sistem hukum nasional. Pengaturan dan keberlakuan regulasi perbankan syariah di Indonesia dalam perspektif politik hukum adalah sesuatu yang patut untuk dipahami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan komparatif deskriptif sebagai analisis berpikirnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi perbankan syariah menjadi cerminan dalam dimensi kebijakan dasar (basic policy. Regulasi perbankan syariah merupakan respons atas perkembangan industri perbankan syariah yang membutuhkan jaminan kepastian hukum dan keadilan hukum dalam suatu regulasi yang jelas. Dalam dimensi kebijakan keberlakuan hukum (enactment policy regulasi perbankan syariah diyakini memberikan manfaat (utility dan kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia dan dipandang sejalan dengan tujuan ekonomi nasional. Eksistensi regulasi perbankan syariah di Indonesia saat ini memperkuat teori positivisasi hukum Islam dan memperkuat paradigma hukum profetik dalam sistem hukum nasional. Abstract: Legal Policy of Islamic Banking in Indonesia. Legal policy is something that underlies basic policy of a regulation and a basic policy of enactment specific regulation in the national legal system order. Setting and enforceability of Islamic banking regulations in Indonesia on political law perspective is something that deserves to be understood. This study uses qualitative research with descriptive comparative as its thinking analysis. This study shows that the regulation of Islamic banking was a reflection of basic policy dimension. Islamic banking regulation was a response to growing Islamic banking industry that need of legaly and legal justice in a clear regulation. In the enactment of policy dimension, regulation of Islamic banking is believed to provide utility and benefit for Indonesia people and

  7. Perlakuan Akuntansi Karbon di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Meliana Taurisianti

    2016-06-01

    Full Text Available This research aims to understand the implementation of accounting for carbon, about how it can be measured, recognized, recorded, presentedand disclosed based on Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK 19, 23, 32 and 57, also the impact toward the financial ratios. The object of this study is the financial statements of an integrated timber company in Indonesia. This study has analyzed the enables account to be used to record accounting for carbon, also analyzed the impact of implementation of accounting for carbon toward the financial ratios. The results of this study are support the previous study, which intangible asset can be recognized based on PSAK 19, whereas asset and contingent liabilities can be recognized based on PSAK 57. This study also fit out the previous study, which a company can recognize its expense and other income based on PSAK 19, 23 and 32 as a basis for forestry accounting in Indonesia.

  8. Analisis Financial Deepening di Indonesia

    OpenAIRE

    Ruslan, Dede

    2011-01-01

    This paper aims to analize the financial deepening on Indonesia economy. The focusof analysize is to identifiying effect of interest rate, exchange rate and Gross DomesticProduct (GDP) to financial deepening on Indonesian economy for 1980-2007. Methodeof analysize is linier regression model. The result of analysize are Gross DomesticProduct (GDP) and interest rate have significant effect to financial deepening onIndonesian economy.

  9. Mekanisme Transmisi Syariah di Indonesia

    OpenAIRE

    ERWIN HARDIANTO

    2005-01-01

    Since Indonesia has two different type of banking system (shariah and interest rate system) debtor or investor can chose appropriate system for their investment. When monetary instrument became tightening (high interest rate) so instrument from shariah system will substituted it. This situation arises because of nature from shariah instrument (revenue sharing) that flexible for price volatility. The other circumstances are revenue sharing can reduce inflation because with this system possibil...

  10. Pembaruan Hukum Perwakafan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibrahim Siregar

    2012-11-01

    Full Text Available This article concentrates on Islamic law product relating to charitable religious endowment (waqf in Indonesia. Based on the traditional perspective of fiqh originated from the earlier Islamic jurists of orthodox view and in turn it had long been legislised as part of Indonesia positive law system, the law of waqfhad regulated that the wealth to be waqf shall be limited to only unmoving properties.  This regulation had led the management of waqf to be unproductive to raise the social welfare.By the virtue of the relatively wider viwpoint of the contemporar y Islamic law thinkers,the Islamic law refor m takes place in Indonesia particularly at the level of postive law ,namely Law Number 41/2004 Relating to Waqf. This law stipulates the thing to be waqf could be either unmoving or moving properties, like cash, gold, certificate of obligation, inteletual wealth, and so forth. This law also lays down the regulation relating to the penalty against those who deviate in managing a waqf. However, as a critque and recommendation the writer propose that the society could be involved in preser ving the purpose of a waqf which is the right of Allah. And it could be conducted by stipulating the class action as a way of the settlements of dispute occuring to a waqf property.

  11. KAJIAN BISNIS FRANCHISE MAKANAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Astuti

    2005-01-01

    Full Text Available Food franchising business in Indonesia is growing up very fast. Factors that urge the growth are the specific characteristics of franchise inself, the rise of market demand, the availability of skilled labor, the high of return on investment and the internal factors such as the motivation, personality and the changing life style. Abstract in Bahasa Indonesia : Bisnis franchise makanan di Indonesia berkembang dengan cepat. Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhannya adalah ciri-ciri dari franchise itu sendiri , meningkatnya daya beli, tersedianya sumber daya dengan keahlian yang dibutuhkan, return on investment yang tinggi serta faktor internal seperti motivasi, kepribadian yang terbuka serta perubahan gaya hidup Kata kunci: franchise, studi pemasaran, studi keuangan.

  12. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia, sehingga dapat diatasi dengan penyediaan pangan asal pertanian dan peternakan sesuai kebutuhan. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan yang diarahkan pada peningkatan produksi pangan asal daging sapi dan tanamanm pangan beras. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkanmenjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya.Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas. Dalam pencapaian swasembada pangan perlu difokuskan pada terwujudnya ketahanan pangan dan pengembangan teknologi pangan, diharapkan mampu memfasilitasi program pasca panen dan pengolahan hasil pertanian, secara efektif, serta mendukung kebijakan pemerintah, lebih memperhatikan masalah ketahanan pangan yang ada di Indonesia.

  13. Menggagas Pendidikan Multikultur di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anin Nurhayati

    2011-11-01

    Full Text Available Indonesia with diversity of ethnic, culture, tradition, social group, religion, and so on, on the one hand, has aroused the dynamics of cultural diversity and positive civilization; on the other hand, it will even become the cause of conflict and disintegration, if it is not managed wisely and comprehensively. Multicultural education in Indonesia, however, should not only become an academic discourse, but it needs to be implemented in the concrete sphere, among them is in the education realm. Here, we need a conceptual frame in its implementation, so that the problem that emerges as the effect of the diversity and religiousness bias does not become a heavy burden of this nation. Multicultural education is a reform as well as the process of education which inculcate to the students the values and beliefs the importance of uniqueness recognition at every ethnic, culture, and other social groups. There are at least five scopes in multicultural education, they are (1 promotion to strengthen cultural diversity; (2 promotion to respect human right and other different people; (3 promotion to act based on his own way of life for every human being; and (5 promotion to the importance of equality and distribution of authority among different social groups.

  14. KONSTRUKSI PEMBANGUNAN HUKUM KELUARGA DI INDONESIA MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danu Aris Setiyanto

    2017-06-01

    Tujuan artikel ini adalah menjelaskan urgensi psikologi dalam kontruksi hukum keluarga di Indonesia dan mengetahui rekontruksi pembangunan hukum keluarga di Indonesia dengan pendekatan psikologi. Hal ini dilatarbelakangi minimnya kajian hukum keluarga yang menggunakan pendekatan psikologi dan merupakan upaya kontribusi pengembangan hukum keluarga dari berbagai perspektif terutama dengan pendekatan psikologi. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka yang menggunakan beberapa sumber yang terkait dengan permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan pembangunan hukum keluarga di Indonesia memang masih kurang dari perhatian dengan pendekatan psikologis. Kontruksi pembangunan hukum keluarga di Indonesia melalui pendekatan psikologi setidaknya dapat terkait dengan tiga hal, yaitu tentang pendidikan keluarga, kematangan emosi, dan penangangan kekerasan pasangan.

  15. MEMAHAMI DAN MENGANTISIPASI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA PESISIR DAN LAUT DI INDONESIA BAGIAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Sofian

    2014-06-01

    Full Text Available Indonesia mempunyai peran yang cukup besar dalam negosiasi internasional untuk mengelola dampak dari perubahan iklim. Peran tersebut antara lain dengan menyelenggarakan the 13th Conference of the Parties to the UNFCCC di Bali yang menghasilkan the Bali Action Plan. Peran pada isu perubahan iklim di atas merupakan konsekuensi logis dari besarnya bahaya dan kerentanan wilayah Indonesia terhadap fenomena global tersebut, antara lain di wilayah pesisir dan laut. Secara lebih spesifik, wilayah Indonesia bagian timur memiliki karakteristik bahaya dan kerentanan terhadap perubahan iklim. Kenaikan muka air laut dengan laju sekitar 0,6 – 0,8 cm/tahun, yang dapat menimbulkan dampak pada wilayah pemukiman, infrastruktur, dan ekosistem di wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil. Sementara itu, peningkatan intensitas El Niño dan La Niña menyebabkan terjadinya perubahan pola arus dan sirkulasi laut seperti Arus Lintas Indonesia di Selat Makassar yang akan berdampak pada hasil tangkapan ikan. Selanjutnya, karakteristik gelombang laut juga mengalami perubahan sebagai akibat dari perubahan variabilitas iklim yang berdampak pada sektor transportasi laut. Selain itu, peningkatan intensitas La Niña, menyebabkan kenaikan intensitas pemutihan terumbu karang (coral bleaching sebagai akibat dari kenaikan suhu permukaan laut yang drastis. Mengingat besarnya dampak dan kerentanan di wilayah Indonesia bagian timur tersebut, perlu disusun strategi adaptasi, yang meliputi strategi proteksi, akomodasi, dan retreat-adaptation.   Indonesia has provided substantial role in international negotiations to manage the impacts of climate change. Roles include the holding of the 13th Conference of the Parties to the UNFCCC in Bali who produce the Bali Action Plan. Role in climate change issues is a logical consequence of the hazard and vulnerability of Indonesia to the global phenomenon, including in coastal areas and sea. More specifically, the eastern part of Indonesia has the

  16. Pengawasan Terhadap Bisnis Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Atiqah Mahmudah

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam Islam, bisnis memiliki posisi yang sangat mulia dan strategis (bukan sekedar diperbolehkan dalam Islam melainkan justru diperintahkan oleh Allah SWT. Bisnis yang dijalankan dengan governance yang baik akan lebih memungkinkan untuk tetap sustainable / berlangsung secara baik. Keberlangsungan bisnis syariah harus dijaga untuk kemanfaatan semua pihak, sekaligus manfaat dunia dan akhirat. Artikel ini berusaha menjelaskan pola pengawasan terhadap bisnis syariah yang memiliki karakteristik tersendiri dan tentunya sangat berbeda dengan jenis bisnis lainnya baik secara konsep maupun praktis. Dalam artikel ini pula akan dijelaskan bagaimana prinsip dasar etika dalam bisnis syariah disertai beberapa contoh bisnis syariah yang berkembang di Indonesia dan Malaysia. Dalam bisnis syariah tak dapat terlepaskan dari syariah compliance, yakni salah satu elemen kunci yang berfungsi sebagai regulator dalam mengeluarkan kebijakan, aturan, tata kerja yang di jalankan dalam prakteknya. Instrumen tersebut adalah Dewan Pengawas Syariah yang memiliki peranan penting dalam menegakkan syariah compliance di bisnis syariah.

  17. Perilaku Impor Susu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hastuti Pratiwi

    2016-06-01

    This paper analyzes the behaviour of milk import in Indonesia during 1985-2010. Using an Error Correction Model (ECM, it finds that in the long run, factors influencing the milk import are percapita income, domestic milk real price, and imported milk price. In the short run, the import is influenced by population size of more than 5-year old residents, real domestic price milk, real price of imported milk, and exchange rates. Variables that do not influence milk imports, both in the short run and in the long run, are national milk production, milk exports, population size of less than 5-year old residents, and the gonvernment policy on the deletion of milk imports.

  18. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang  benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkan menjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya. Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas.ECONOMIC GROWTH AND IN INDONESIA NEEDS FOODABSTRACTGrowth effect economic on food requirements, accordance with increasing the sheer the number residents. Food needs can be met in Indonesia, almost all, of the domestic potential, except for the origin of food commodities imported meat and soybeans are still in deficit, while for rice, corn, beans and potatoes, eggs, chicken, and milk have a surplus high. The purpose of this article to find out of economic and food needs in Indonesia. Household income levels can be one measure reflects the ability to access food consumption is required along with diversity. The growth of most food commodities are higher every year is rice, while the contribution of beef in meeting the needs of animal protein ranks second after the poultry.

  19. Keberhasilan Semu Deradikalisasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarie Febriane

    2013-12-01

    Full Text Available This paper researches the claim made by the Indonesian government regarding the deradicalization program that it ran to deradicalize militants. The Indonesian government claimed that the deradicalization program had been very successful and effective in countering religious extremism. This paper will examine the effects of the de-radicalisation program and will argue that the program has not been as effective as has been claimed. This paper highlights researches which indicate that the program doesn't have a clear structure and the facts that it has been used by terrorist suspects to leave prison through using rewards received after joining the program and rather than being 'de-radicalised' have returned to their terrorist networks and involvement in serious terrorist activities and planning. Whilst the effectiveness of deradicalization program had been claimed by the Indonesian government, this paper argues that the current weak structure of the Indonesian prison system has contributed to the ineffectiveness of the disengagement and deradicalization process. This paper also looks at how the deradicalization program had been used primarily as the purpose of data gathering. Finally this paper will end by proposing recommendation for improving and strengthening the prison system in Indonesia to strengthen disengagement process.

  20. ANALISA PEMBERLAKUAN TARIF GULA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Koesuma Widiastuty

    2001-01-01

    Full Text Available The Indonesian government's decision to erase BULOG's sugar monopoly and apply a zero percent import tariff for sugar in January 1998 caused the local sugar industry to be threatened. The fact that imported sugar was cheaper than local sugar showed the inefficiency of the local sugar industry in Indonesia. This caused many sugar factories to nearly go bankrupt because they could not compete with the imported sugar. After much protest, the government retracted its decision to free the sugar market applied a 25% import tariff on sugar. This research shows that sugar importers, owners of sugar factories and the government enjoy the benefits of the tariff but that consumers and farmers do not. This study evaluates demand and supply of sugar in Indonesia before and after the government applied the import tariff. Results of welfare analysis using consumer and producer surplus show that it is better for the government to erase the tariff to make the sugar industry more efficient and protect consumers from loss. Abstract in Bahasa Indonesia : Keputusan pemerintah Indonesia untuk mencabut monopoli BULOG dalam pengadaan gula dan menerapkan tarif impor gula sebesar nol persen pada bulan Januari 1998 mengakibatkan industri gula lokal terancam. Kenyataan bahwa saat itu gula impor lebih murah daripada harga gula lokal menunjukkan ketidakefisienan dari industri gula lokal di Indonesia. Hal ini menyebabkan banyak pabrik gula domestik terancam bangkrut karena tidak dapat bersaing dengan gula impor. Setelah terjadi protes, pemerintah Indonesia mencabut keputusan tersebut dan menggantikannya dengan tarif impor gula sebesar 25%. Penelitian ini menunjukkan bahwa hanya importir gula, pemililk pabrik gula serta pemerintah yang menikmati keuntungan dari kebijakan tarif tersebut tetapi sebaliknya para konsumen dan para petani tebu tidak mengalami keuntungan. Studi ini menganalisa permintaan dan penawaran gula di Indonesia sebelum dan sesudah diterapkan tarif impor gula

  1. Jalan Terjal Kebijakan Desentralisasi di Indonesia di Era Reformasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mudiyati Rahmatunnisa

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak Indonesia memasuki era baru sejak berakhirnya rezim Orde Baru pada pertengahan tahun 1998. Salah satu aspek yang mengalami perubahan adalah hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Momentum tersebut dimulai dengan diluncurkannya Paket Undang-Undang Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah yang berimplikasi pada perubahan signifikan hubungan pusat-daerah, sehingga kabupaten/kota memperoleh limpahan hampir semua urusan pemerintahan yang sebelumnya berada di tangan pusat atau provinsi. Secara normatif, perubahan ini dipandang radikal dan revolusioner sehingga pemberlakuan Paket Undang-Undang Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah ini dianggap sebagai awal perubahan sistem pemerintahan yang sentralisk ke desentralisk. Saat ini, proses reformasi yang telah bergulir lebih dari satu dekade ternyata menunjukkan kebijakan desentralisasi di Indonesia dibuat dan dilaksanakan dengan tidak terbebas dari pengaruh politik. Kontroversi dan proses revisi serta lahirnya berbagai peraturan yang berimplikasi pada pasang surut derajat otonomi yang dimiliki daerah, merupakan salah satu indikator kuatnya pengaruh politik terhadap keberadaan kebijakan desentralisasi di Indonesia. Tulisan ini berupaya untuk membahas secara kritis permasalahan yang muncul dari kelahiran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait perubahan normatif dalam undang-undang, dampak terhadap tatanan pemerintahan daerah, serta potensi untuk membuat proses-proses politik dan pemerintahan daerah menjadi lebih otonom. Abstract Indonesia has entered a new era since the collapse of the New Order in the mid-1998. Iniated by the implementaon of Legislaon Package of 1999, relationship between central and regional governments has significantly changed. Per the change, regional governments especially on district/municipality levels are given extensive authority that previously only belonged to either central or provincial governments. Normatively, such change is

  2. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  3. Pelaksanaan FETP Sampai Pemunculan ETMP di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buchari Lapau

    2010-11-01

    Full Text Available Makalah ini menjelaskan FETP yang berasal dari Amerika Serikat telah dilaksanakan di Indonesia, tetapi tak sepenuhnya dilaksanakan seperti aslinya sehingga tidak diakui secara internasional. Dari pengalaman dalam pelaksanaan FETP dalam Proyek ICDC (Intensified Communicable Disease Control, anak bangsa sendiri dapat menciptakan kurikulum untuk Program Magister Kesehatan Masyarakat Peminatan Epidemiologi Terapan untuk Manajemen Pelayanan/Program (ETMP. Kemudian anak bangsa sendiri dapat pula menciptakan Standar Profesi Epidemiolog Kesehatan yang merupakan standar untuk pendidikan profesi satu tahun setelah SKM (Sarjana Kesehatan Masyarakat. Diharapkan supaya PAEI, Kolegium Epidemiologi, Majelis Kolegium Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKKMI dan Universitas melakukan pendekatan kepada BPSDM Depkes, Menko Kesra, Dit Jen. Pendidikan Tinggi, BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi, dan lain-lain sedemikian rupa sehingga pemerintah mengabulkan berdirinya Pendidikan Profesi Epidemiolog Kesehatan dan lulusannya dapat melanjutkan pendidikan ke Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Peminatan ETMP dan FETP. Kurikulum Peminatan FETP yang sudah ada perlu ditambah dengan epidemiologi dan penanggulangan bencana. Kata Kunci : FETP, Standar Profesi Epidemiologi, ETMP

  4. Kesinambungan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Maternal di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ning Sulistiyowati

    2017-11-01

    Full Text Available AbstractIn an effort to decrease the maternal mortality rate in Indonesia, the government implements a lot of strategies and health programs by means of continum of care. This article aims to determine the factors of mothers affecting sustainable maternal health services using the 2013 Riskesdasdata. Data analyses were done by calculating the difference in the percentage of coverage of health indicators in each district/city and continuing to find a model determining the relationship of maternalcharacteristics factors related to the continuation of maternal health care by logistic regression. The sustainability of maternal health service utilization in Indonesia is only 46%. The factors are the mother's education (OR = 1.79 and 2.58, the work of mothers (OR = 1.38, economic status (OR= 1.65, pregnancy status (OR = 1.33, method of delivery (OR = 0.71 and 0.37, complications of pregnancy (OR = 1.13, birth complications (OR = 0.79, the travel time to health facilities (OR = 0.61 and 1.59, age at delivery (OR = 1.23. The study reveals that continuity of maternal healthservices remain unsatisfactory. Government should pay more attention to improve the quality and access to maternal health services as to encourage mothers to sustain their health care.Keywords: continuum of care, maternal health, Riskesdas 2013AbstrakDalam upaya menurunkan angka kematian ibu di Indonesia, pemerintah melakukan banyak strategi dan program kesehatan di antaranya continum of care. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor dan karakteristik ibu yang mempengaruhi kesinambungan pelayanan kesehatan maternal. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data Riskesdas 2013. Analisis dilakukan dengan menghitung selisih persentase cakupan indikator kesehatan di tiap kabupaten/kota. Analisis kemudian dilanjutkandengan mencari model untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan faktor terkait lain dengan kelanjutan perawatan kesehatan ibu dengan regresi logistik. Persentase

  5. Dinamika Budaya Material pada Desain Furnitur Kayu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arianti Ayu Puspita Ayu Puspita

    2016-09-01

    ABSTRAK   Perubahan kondisi ekonomi hingga abad ke-21, dan meningkatnya kebutuhan furnitur baik dari luar maupun dalam negeri, kemudian perkembangan ilmu desain di Indone sia, secara tidak langsung berhubungan de ngan permasalahan ekologi. Ketersediaan sumber daya alam seperti kayu, semakin berkurang sehingga mendorong industri furnitur di Indonesia untuk menggunakan alternatif berbagai macam kayu solid, kayu olahan hingga kayu limbah. Dari waktu ke waktu, perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan gaya hidup, turut berperan pada kemunculan bentuk-bentuk furnitur baru di Indonesia. Pada penelitian ini, transformasi   kebutuhan material kayu pada furnitur akan dikaitkan dengan dinamika sosial budaya yang terjadi dari abad ke-18 hingga abad ke-21 di Indonesia. Tansformasi  akan dilihat berdasarkan perubahan teori Material Cultural Studies, yang kemudian akan menghasilkan kesimpulan bahwa konsep ekologi berperan penting dalam perkembangan desain furnitur kayu di Indonesia.   Kata kunci: transformasi budaya, furnitur, kayu, Indonesia, ekologi

  6. DIVERSIFIKASI OLAHAN BERBASIS IKAN PATIN DI DESA JINGAH HABANG HILIR KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnomo Purnomo

    2016-06-01

    Full Text Available Alih teknologi pengolahan dalam rangka diversifikasi  produk olahan berbasis ikan patin di Kabupaten Banjar masih sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan pada para pengolah dan konsumen mengenai jenis-jenis produk olahan siap saji. Diversifikasi olahan ikan patin dapat meningkatkan nilai tambah dan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat perikanan di Desa Jingah Habang Hilir. Sehingga, pemahaman tersebut dapat dijadikan sebagai suatu tindakan alternatif dalam pengolahan dan pengawetan ikan patin semi modern yang bermutu dalam mencukupi kebutuhan protein  pada saat paceklik ikan. Program peningkatan keterampilan dengan melalui penyuluhan, pelatihan dan pembinaan bagi masyarakat tersebut ternyata harus sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat itu sendiri sebagai pelaku usaha bukanlah hal yang mudah. Sekalipun khalayak sasaran sebagai mitra kerja sudah terbiasa memanfaatkan ikan patin dengan variasi produk olahan ternyata hasil evaluasi sangat membutuhkan acuan, format / model dan arahan praktis untuk membuat produk siap saji seperti bakso, nugget dan kaki naga berbasis ikan patin guna pengembangan potensi sumberdaya perairan secara optimal. Instead of processing technologies in order to fish based processed products diversification catfish in Banjar Regency is still urgently needed to introduce on the processors and consumers about the kinds of products processed fast-food restaurant.  Diversification of processed fish catfish can increase the added value and the economy while increasing the Community fishery in the village of Jingah Habang Hilir with chillies downstream.  Such understanding can serve as an alternative in action processing and preserving fish quality semi modern catfish in sufficient protein needs at the time of paceklik fishes.  Skill enhancement programs through outreach, training and coaching for the community must  be in accordance with tha needs and characteristics of the community itself as

  7. KECENDERUNGAN MASALAH GIZI BURUK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abas Basuni Jahari

    2014-09-01

    Indonesia. Data yang digunakan adalah hasil Pemantauan Status Gizi (PSG Jawa Barat tahun 2004, Hasil Survei Gizi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD pasca-Tsunami, 2005, dan survei masalah gizi mikro  di  7  provinsi  tahun  2006.  Hasil  menunjukkan  bahwa  dari  21,3  persen  anak  balita  yang  termasuk kategori rawan, 10 persen di antaranya sangat rawanuntuk menjadi status BB/U Rendah (Gizi Kurang. Kemudian, secara umum dari 32,9 persen anak balita berstatus BB/U Rendah yang ada pada posisi rawan, 13,2 persen di antaranya ada pada posisi sangat rawan untuk menjadi status BB/U Sangat Rendah (Gizi Buruk.  Berdasarkan  TB/U,  proporsi  anak  balita  dengan TB/U  Normal  yang  rawan  untuk  menjadi  status TB/U Pendek meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Secara umum 39,9 persen anak balita yang berstatus  TB/U  pendek  ada  pada  posisi  rawan,  di  antaranya 17,8  persen  ada  pada  posisi  sangat  rawan untuk  menjadi  status  TB/U  Sangat  Pendek.  Namun,  berdasarkan  BB/TB,  hanya  9  persen  anak  balita berstatus BB/TB Normal yang ada dalam posisi rawan,3,9  persen di antaranya ada pada posisi sangat rawan untuk menjadi status BB/TB Kurus. Karena jumlah anak balita berstatus gizi baik (normal yang ada pada posisi rawan terus meningkat mengikuti pertambahan usia, maka upaya perbaikan gizi yang bersifat preventif sudah harus dilaksanakan sejak usia dini,tidak hanya untuk anak balita kurang gizi tetapi juga bagi  anak  balita  yang  dikategorikan  berstatus  gizi  baik.  Arah  kebijakan  pemerintah  hendaknya  melalui kegiatan  yang  bersifat  PREVENTIF  dan  PROMOTIF  yang  PROAKTIF,  harus  diimplementasikan  secara benar, baik di pusat maupun di daerah. Kata kunci: SKPG, Posyandu, status gizi

  8. Intellectual Capital Performance Sektor Perbankan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihyaul Ulum MD

    2008-01-01

    Full Text Available The paper seeks to estimate and analyze the Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM for measuring the value-based performance of the Indonesian banking sector for three years, 2004 to 2006. Annual reports, especially the profit/loss account and balance-sheet of the banks concerned for the relevant years, were used to obtain the data. A review is conducted of the international literature on intellectual capital with specific reference to literature that reviews measurement techniques and tools, and the VAICTM method is applied in order to analyze the data of Indonesian banks for the three years period. The study confirms the improvement in the overall performance over three years. In 2004 and 2006, the overall performance of Indonesian banking sector is “good performers” (the VAICTM score is 2.07. While in 2005, the performance is “common performers” (the VAICTM score is 1.95. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan menganalisis Value Added Intellectual Coefficient (VAIC dalam pengukuran kinerja yang berbasis pada nilai atas perusahaan perbankan di Indonesia selama tiga tahun, 2004-2006. Data yang digunakan adalah laporan tahunan, khususnya laporan laba/rugi dan neraca, diperoleh baik melalui website resmi masing-masing bank maupun dari website BEI. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2004 dan 2006, secara umum kinerja perusahaan perbankan di Indonesia masuk dalam kategori good performers dengan skor VAIC 2.07. Sedangkan pada tahun 2005, kinerjanya turun menjadi common performers (dengan skor VAIC 1.95. Keterbatasan penelitian ini adalah data yang digunakan hanyalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI (24 bank, sementara jumlah keseluruhan bank per Desember 2006 adalah 130. Dengan demikian hasil penelitian ini tidak dapat digunakan untuk mengeneralisir populasi. Kata kunci: intellectual capital, sektor perbankan, aset tidak berwujud, Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM

  9. Pneumonia pada Anak Balita di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Anwar

    2014-05-01

    Full Text Available Pneumonia adalah penyakit infeksi yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2007 melaporkan bahwa kematian balita di Indonesia mencapai 15,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinan terjadinya pneumonia pada balita di Indonesia. Desain penelitian ini adalah potong lintang dengan menggunakan data Riskesdas 2013. Kriteria sampel adalah balita (0 – 59 bulan yang menjadi responden Riskesdas 2013. Variabel dependen adalah kejadian pneumonia balita, sedangkan variabel independennya adalah karakteristik individu, lingkungan fisik rumah, perilaku penggunaan bahan bakar, dan kebiasaan merokok. Penetapan kejadian pneumonia berdasarkan hasil wawancara, dengan batasan operasional diagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan dan/atau dengan gejala pneumonia dalam periode 12 bulan terakhir. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 82.666 orang. Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling berperan dalam kejadian pneumonia balita adalah jenis kelamin balita (OR = 1,10; 95% CI = 1,02 - 1,18, tipe tempat tinggal (OR = 1,15; 95% CI = 1,06 – 1,25, pendidikan ibu (OR = 1,20; 95% CI = 1,11 – 1,30, tingkat ekonomi keluarga/kuintil indeks kepemilikan (OR = 1,19; 95% CI = 1,10 – 1,30, pemisahan dapur dari ruangan lain (OR = 1,19; 95% CI = 1,05 – 1,34, keberadan/kebiasaan membuka jendela kamar (OR = 1,17; 95% CI = 1,04 – 1,31, dan ventilasi kamar yang cukup (OR = 1,16; 95% CI = 1,04 – 1,30. Disimpulkan bahwa faktor sosial, demografi, ekonomi dan kondisi lingkungan fisik rumah secara bersama-sama berperan terhadap kejadian pneumonia pada balita di Indonesia. Pneumonia is an infectious disease which is a major cause of mortality in children under five years of age in the world. National Basic Health Research 2007 reported that infant mortality in Indonesia has reached 15.5%. The objective of the study was to identify the determinant factors related to the incidence of

  10. DAYA SAING BAWANG MERAH DI WILAYAH SENTRA PRODUKSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Fatori Aldila

    2017-03-01

    Full Text Available The objectives of this study are to analyze (1 the profitability of shallot farming, (2 competitiveness of shallot farming through competitive and comparative advantages and (3 impact of government’s policy on competitiveness of shallot farming in three production centers in Indonesia (Cirebon, Brebes, and Tegal. Data analysis method used Policy Analysis Matrix (PAM. The results show that shallot farming in Cirebon, Brebes and Tegal is financially profitable but economically unprofitable. The analysis of the competitiveness of shallot farming in Cirebon, Brebes and Tegal shows that shallot farming has no comparative advantage but has competitive advantage. The impacts of government’s policy on output show that the government has given protection on the price of shallot. Meanwhile, the government's policy on input is disincentive to farmers. Shallot farmers have to pay inputs more expensive than they should be; however, simultaneously, the government's policy on input and output support the shallot production in Cirebon, Brebes and Tegal.Keywords: comparative advantage, competitive advantage, government’s policy, policy analysis matrix, shallotAbstrakTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keuntungan usaha tani bawang merah, menganalisis daya saing bawang merah melalui keunggulan kometitif dan komparatif, serta menganalisis dampak kebijakan pemerintah pada usaha tani bawang merah di tiga sentra produksi di Indonesia (Cirebon, Brebes, Tegal. Metode analisis data menggunakan PAM (Policy Analysis Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani bawang merah di Cirebon, Brebes dan Tegal menguntungkan secara finansial tetapi tidak menguntungkan secara ekonomi. Hasil analisis daya saing usaha tani bawang merah di Cirebon, Brebes dan Tegal menunjukkan usaha tani bawang merah tidak memiliki keunggulan komparatif tetapi masih memiliki keunggulan kompetitif. Dampak kebijakan pemerintah terhadap output menunjukkan adanya proteksi

  11. Simbiosis Zooxanthellae Dan Karang Sebagai Indikator Kualitas Ekosistem Terumbu Karang

    OpenAIRE

    Rembet, Unstain N W J

    2012-01-01

    TINJAUAN TEORITIS SIMBIOSIS ZOOXANTHELLAE DAN KARANG SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS EKOSISTEM TERUMBU KARANG Unstain NWJ Rembet1 ABSTRACT A symbiotic process between zooxanthellae and corals can support the adaptative factors in terms of natural vulnerability criteria. The proposed consideration are 1) the symbiosis between zooxanthellae and corals provides phenomenal contributions to coral evolutionary process and 2) the criteria used by Gomez and Yap have been merely based on live cora...

  12. PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA (Kajian Paradigmatik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmilarso Yusmilarso

    1997-10-01

    Full Text Available Banyak arti kata paradigma Thomas Khun mengartikannya dalam tidak kurang dari 21 makna yang berbeda, sehingga sering menimbulkan kesalahfahaman. Dalam tulisan ini paradigma diartikan sebagai cara pandang yang fundamental berisikan konsep, teori, metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menangani suatu masalah baik dalam kaitan pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan manusiaan. Di sini digunakan paradigma yang lazim digunakan dalam ilmu hukum yaitu paradigma ideologi, paradigma nilai, dan paradigma institusi. Seperti peraturan perundangan yang lain, peraturan perundangan bidang pemerintahan daerah juga tidak lepas dari perkembangan sosial politik waktu itu. Sampai pertengahan tahun 1970-an, setelah 30 tahun merdeka, dalam bidang pemerintahan daerah Indonesia masih bergelut dalam paradigma ideologi dan baru setelah itu mulai dengan paradigma baru, paradigma institusi.

  13. Peran Data dalam Manajemen Perpustakaan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Gita P.

    2017-12-01

    Full Text Available Perpustakaan senantiasa mendorong penggunanya untuk mencari dan menggunakan informasi yang terpercaya dan telah teruji. Oleh karena itu sudah seharusnya perpustakaan juga melakukan upaya pencarian informasi mengenai “dirinya” melalui riset untuk mendapatkan data. Upaya pencarian informasi ini di Indonesia umumnya masih sebatas data koleksi, data peminjaman, dan kunjungan pengguna. Ada banyak opini dan kekhawatiran yang bervariasi yang disampaikan oleh pustakawan dan staf dalam pengembangan perpustakaan. Data dapat menjadi pelengkap pemikiran disini, juga sebagai penengah berbagai pemikiran. Berdasarkan pemaparan tersebut maka peneliti tertarik untuk membahas bagaimana posisi data dalam manajemen perpustakaan. Keberadaan data sangat penting sebagai dasar dalam mengambil keputusan di perpustakaan. Begitu juga dalam manajemen perpustakaan, seorang kepala perpustakaan harus melakukan riset terlebih dahulu untuk memperoleh data yang digunakan untuk mengambil kebijakan. ABSTRACT The library constantly encourages its users to search and use reliable and tested information. Therefore the library should also make efforts to search information about "itself" through research to obtain data. This information search effort in Indonesia is generally still limited to data collection, lending data, and user visits. There are many varied opinions and concerns delivered by librarians and staff in library development. Data can be a complement to thinking here, as well as mediating thoughts. Based on the exposure, the researcher is interested to discuss how the data position in library management. The existence of data is very important as the basis for making decisions in the library. Likewise in library management, a library head should research first in order to obtain the data used to take policy

  14. INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    1999-01-01

    Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja

  15. Deregulasi Perlindungan Hak Paten di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kanti Rahayu

    2015-06-01

    Full Text Available Sebagaimana diketahui di dalam Pasal 8 ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten menyebutkan bahwa Paten diberikan untuk jangka waktu selama 20 (dua puluh tahun terhitung sejak Tanggal Penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang. Jangka waktu perlindungan paten yang berlaku selama 20 tahun tersebut, pada prinsipnya bertujuan agar setelah melebihi masa 20 tahun maka penemuan teknologi tersebut dapat dimiliki oleh masyarakat dengan di produksi secara masal sehingga hilanglah hak penemu untuk menikmati hasil temuannya secara ekonomi. Hal ini disebabkan karena pengakuan rezim HaKI terhadap hak paten khususnya, tidak lain adalah untuk menghargai kreatifitas ide intelektual Inventor dan tentunya untuk kepentingan umum demi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun demikian, pada prakteknya perlindungan Hak Paten selama masa 20 tahun terlampau lama sehingga menimbulkan dampak penemuan teknologi tersebut tidak lagi dapat menjadi milik umum karena perkembangan teknologi masa kini tidak memerlukan waktu yang lama untuk melahirkan sebuah invensi baru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hak paten di Indonesia saat ini masih mengacu pada ketentuan Pasal 8 ayat (1 dan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten yaitu jangka waktu perlindungan hukum untuk paten biasa selama 20 (dua puluh tahun dan paten sederhana selama 10 (sepuluh tahun, dan pengaturan perlindungan hak paten di Indonesia perlu dilakukan deregulasi karena berdasarkan fakta di lapangan, jangka waktu perlindungan hukum sebagaimana Pasal 8 ayat (1 dan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten terlalu lama sehingga tujuan perlindungan Paten agar teknologi dapat menjadi milik umum tidak tercapai. People participation in the generale election is a parameter of the democracy development. This research is intended to analyze the people participation in the 2014 election by taking case in the Godong subdistrict

  16. Babak Baru Jurnal Ilmiah Arkeologi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Al Mujabuddawat

    2017-07-01

    Full Text Available Indonesian archeological research institute has been more than a century, marked by the establishment of Oudheidkundige Dienst in 1913, now become Puslit Arkenas to supervise ten of Balai Arkeologi. So with this age, archeological research institute is required to make a real contribution to the nation based on the scientific publication. Scientific journal for decades using the paradigm of the printed journal, but now with many rules imposed by LIPI and Dikti are faced with a new paradigm, that is management of ejournal. The enactment of ejournal regulations positively impact on the dissemination of Indonesian scientific journals globally. Since 2016 counted ten media ejurnal developed by the Puslit Arkenas and Balai Arkeologi have been active online. The condition of Indonesian archaeology ejournals so far have not yet reached the ideal expectations as a level of national research institute, but based on the research result in this study shows that the Indonesian archaeology ejournals have a prospect to become International journal. The result of the study also reveals that there are still some obstacles either in technical or non technical. Puslit Arkenas and Balai Arkeologi are expected to run along to developing strategy towards national accreditation in the near and road to international journal in the long term. The highest contribution of national research institute to the nation is having the research published in scientific journals recognized by one of the two International indexer institutions of high repute, the Thomson Reuters / Web of Sciene and Scopus.   Lembaga riset arkeologi Indonesia telah berusia lebih dari satu abad, sejak didirikannya Oudheidkundige Dienst oleh Pemerintah Kolonial di tahun 1913 hingga saat ini menjadi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan membawahi sepuluh Balai Arkeologi. Maka dengan usia yang telah dewasa ini lembaga riset arkeologi dituntut untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa sesuai

  17. Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko A Hasthoro

    2016-08-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan tata kelola publik terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Pelaksanaan pemerintahan umum diukur dengan menggunakan transparansi pemerintah daerah, akuntabilitas pemerintah daerah, budaya hukum, dan partisipasi masyarakat. Sejumlah lima puluh pemerintah daerah yang disurvei oleh Tansparency International Indonesia pada tahun 2010 digunakan sebagai sampel. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa budaya hukum yang ditunjukkan oleh indeks persepsi korupsi, dan partisipasi masyarakat yang diwakili oleh jumlah pemilih pemilu memiliki pengaruh signifikan positif pada kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemilu yang adil mendorong kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak yang meningkatkan pendapatan asli.

  18. Keragaman Genetik Plasma Nutfah Rambutan Di Indonesia Berdasarkan Karakter Morfologi

    OpenAIRE

    Kuswandi, Kuswandi; Sobir, Sobir; Suwarno, Willy Bayuardi

    2014-01-01

    Rambutan merupakan tanaman menyerbuk silang sehingga secara alami memiliki keragaman tinggi. Penelitian bertujuan mempelajari kemiripan genetik dan pengelompokan aksesi plasma nutfah rambutan (Nephelium lappaceum) dan kapulasan (Nephelium ramboutan-ake) di Indonesia berdasarkan karakteristik morfologi. Penelitian dilakukan di (1) Kebun Percobaan (KP) Aripan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, (2) KP Subang Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, (3) KP Cipaku Balai Pengkajian Teknologi Pert...

  19. Tantangan Teknis Implementasi\tDVB-T2 di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Anggraeni

    2014-12-01

    Full Text Available Transisi dari penyiaran analog ke digital yang menjanjikan banyak kesempatan baru telah memotivasi Organisasi Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union atau ITU untuk memberikan dorongan yang besar kepada Negara-negara di dunia untuk segera mewujudkannya. Sebagian besar Negara-negara di dunia juga sudah menyadari begitu pentingnya transisi tersebut. Akan tetapi, banyak tantangan yang membuat proses transisi berlangsung relatif lambat, termasuk di Indonesia. Penelitian ini memilih Swedia dan Inggris yang sudah terlebih dulu melakukan transisi total ke penyiaran digital untuk menggali tantangan-tantangan teknis dan usaha yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian  ini  menganalisa status transisi Indonesia saat ini dan menghasilkan rekomendasi- rekomendasi.

  20. Kondisi Migrasi Internet Protocol version 6 (IPv6 di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrizal Lukman Budiono

    2011-06-01

    Full Text Available    Sejalan dengan pertumbuhan industri Internet di Indonesia tersebut, maka kebutuhan akan alamat Internet Protocol (IP juga pasti meningkat. Operator Internet akan membutuhkan alamat IP untuk mengembangkan layanannya hingga ke seluruh pelosok negeri. Saat ini, jaringan Internet di Indonesia berikut perangkat-perangkat pendukungnya hingga di tingkat end user masih menggunakan Internet Protocol version 4 (IPv4. Kenyataan yang dihadapi dunia sekarang adalah menipisnya persediaan alamat IPv4 yang dialokasikan. Hal ini dikarenakan jumlah alamat yang dapat didukung oleh IPv4 adalah 232 bits, sedangkan data terakhir didapatkan bahwa alokasi IPv4 telah habis dialokasikan pada akhir April 2011 di tingkat Internet Assigned Numbers Authority (IANA, organisasi yang mengelola sumberdaya protokol Internet dunia. Untuk mempercepat migrasi, stakeholder internet di Indonesia yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Industri Penyelenggara Internet membentuk ID-IPv6TF. Dalam studi ini, ditemukan bahwa implementasi IPv6 di Indonesia termasuk dalam kategori baik dibandingkan dengan negara lain di dunia. Namun, terlihat bahwa perkembangan ini masih sporadis dengan kurangnya peran koordinator, serta sosialiasi ke masyarakat yang tidak ada.

  1. REFORMA PARADIGMA HUKUM DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martitah Martitah

    2013-07-01

    Full Text Available This paper studies the development of the legal thought in Indonesia, which was influenced by the results of intellectual contemplation, which is irrespectively from the condition of time surround it, not only its ideology but also politicization towards symbolism of the common law, as the embryo of a national law. However, in the reality, the law in Indonesia is much influenced by colonial law as the written law. After the reformation period, massive range of steps has been taken to replace or reduce abandoned Dutch colonial law. This suggests that the orientation and characteristic of legal thought in Indonesia cannot be separated from social origin, as a base discovery of legal theories which have traditional values in Indonesia. In judicial practice, it has arisen various decisions that regard to the public’s justice sense which is not just based on the only written law. Keywords: Characteristics, Shifting Thought, Indonesian Legal History Artikel ini mendeskripsikan perkembangan pemikiran hukum di Indonesia. Pemikiran hukum Indonesia dipengaruhi oleh hasil perenungan intelektual, yang tidak terlepas dari situasi zaman yang melingkupinya, baik ideologisasi maupun politisasi yang mengarah pada simbolisme hukum adat, sebagai embrio hukum nasional. Namun dalam kenyataannya hukum di Indonesia banyak dipengaruhi oleh hukum kolonial yaitu hukum yang tertulis. Setelah reformasi, berbagai langkah massif dilakukan untuk menggantikan atau mereduksi hukum yang di-tinggalkan kolonial Belanda. Hal ini menunjukkan bahwa orientasi dan karakteristik pemikiran hukum di Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan asal usul sosial masyarakat, sebagai basis ditemukannya teori-teori hukum yang memiliki nilai tradisi ke-Indonesiaan. Dalam praktik peradilan telah muncul berbagai putusan yang memperhatikan rasa keadilan masyarakat tidak sekedar berdasar pada hukum tertulis saja. Kata Kunci: Karakteristik, Pergeseran Pemikiran, Sejarah Hukum Indonesia    

  2. HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santoso Santoso

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRACTFilariasis is still a public health problem in Indonesia. Over 10 years (2000-2009 the spread of filariasis inIndonesia are increasing in all over Indonesia. The numbers of clinical cases found were 6,233 cases in 2000 and increased in 2009 to 11,914 cases scattered throughout 33 provinces. Some factors that led to thehigher number of filariasis cases in Indonesia were poor sanitation and limited access to health carefacilities. The data for this analysis was derived from Basic Health Research 2007. The results showedthere were statistically significant relationship between the characteristics of respondents, the type andcondition of the waste water reservoirs, sewerage conditions, the presence of medium and large livestock, classification of areas and the incidence of filariasis.Keywords: Filariasis, characteristics, waste water disposal ABSTRAKFilariasis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Selama 10 tahun (2000-2009 penyebaranfilariasis di Indonesia terus meningkat yang meliputi hampir seluruh wilayah Indonesia. Jumlah kasusklinis yang ditemukan tahun 2000 sebanyak 6.233 kasus dan meningkat pada tahun 2009 menjadi 11.914kasus yang tersebar di 33 provinsi. Beberapa faktor yang menyebabkan masih tingginya kasus filariasis diIndonesia diantaranya kondisi sanitasi lingkungan yang kurang baik dan sulitnya akses ke sarana pelayanankesehatan. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data hasil Riskesdas tahun 2007. Hasil analisismenunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara karekateristik responden, jenis dankondisi penampungan air limbah, kondisi saluran air limbah, keberadaan ternak sedang dan besar, dan klasifikasi daerah dengan kejadian filariasis.Kata kunci: Filariasis, karakteristik, pembuangan air limbah

  3. KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2010-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsinah Karsinah

    2014-09-01

    Full Text Available This is a study of Islamic bank performance in Indonesia. The objects of research are 11 Islamic Banks in Indonesia from 2010 until 2012. They are BMI, BSM, Bank Syariah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, and Maybank Indonesia Syariah. The variables used in this study were Deposit (I1, Assets (I2, Labor Costs (I3, Finance (O1, and Operating Income (O2. The method used in this research was Constant Return to Scale (CRS. The result of technical efficiency calculation by using DEA is 4 Islamic Banks have not been efficient; they are BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, and Bank Victoria Syariah. Further, the others Islamic Banks have reached the efficiency level. Then, it can be concluded that the majority of Islamic Banks in Indonesia have been efficient from 2010 to 2012. After having the study resuts, the Islamic banks should improve the micro policies for achieving the technical efficiency accomplishment, allocate the savings input excess into the total assets input; especially the productive assets, have firmer control for preventing moral hazard; and increase the budgeting number or crea-ting innovative product and the services cost. Penelitian ini mengenai kinerja bank syariah di Indonesia.Sampel penelitian sebanyak 11 Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia periode tahun 2010- 2012. Bank Umum Syariah tersebut meliputi BMI, BSM, Bank Sya-riah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Maybank Indonesia Syariah. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simpanan (I1, Aset (I2, Biaya Tenaga Kerja (I3, Pembiayaan (O1, dan Pendapatan Operasional (O2. Metode yang dogunakan dalam penelitian ini adalah metode Constant Return to Scale (CRS. Hasil dari perhitungan efisiensi teknik dengan menggunakan DEA dari

  4. KEBEBASAN BERAGAMA DAN DEMOKRATISASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Zainuddin

    2009-08-01

    Full Text Available The objective of this research is to understand the religious freedom and the process of democratization in Indonesia. The result of this research shows that the religious freedom in Indonesia is regulated by the law. In this sense, religious freedom means freedom to choose and believe in certain religion, it does not mean that people have freedom to be atheism. In fact, the religious freedom in Indonesia has not run well since there is a religion banned by claiming it as a wrong and deviate religion. Furthermore, the violence by a religion to another religion is common in social life.

  5. Analisis Keunggulan Bersaing Nissan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    lim Sanny

    2010-11-01

    Full Text Available Automotive sales in Indonesia picked up sharply in 2010, and increase of prices does not lower the demand for automotive products. The large population of Indonesia and the low level of car ownership in the country suggest there is a lot of potential for expansion in the automotive industry. The aim of this research is to observe Nissan’s strategy in Indonesia to gain a spot in the top 10 of the best automotive seller in Indonesia. This research uses primary data with forecasting with monthly index to forecast the demand and to detect the selling target plans in 2010. Then, with combined porter five forces to determine the competitive strategy in the last 5 years. 

  6. PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beti Yanuri Posha

    2015-08-01

    Full Text Available Islam is a religion that put the principles of truth and justice for all its adherents. Factors that encourage Muslims to achieve independence are factors Ideology, political, economic, social and cultural. In Indonesia, Islam has an important role in education. Islamic education in Indonesia is given in three sectors, namely formal, informal and non-formal. After Indonesian independence, the issue of religious education received serious attention from the government, both in public and private schools, and has established educational institutions, especially schools and a mosque which has become a bastion of Islam that is so strong effect. Therefore, it is important to reassess how the development of Islam in Indonesia as well as the development of Islamic education institutions in Indonesia after independence.

  7. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    OpenAIRE

    Widya Justitia

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil...

  8. PERBANDINGAN PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM POLITIK DI INDONESIA DAN MALAYSIA

    OpenAIRE

    NIRFADILAH, SITI MEUTHIA

    2015-01-01

    2015 Siti Meuthia Nurfadilah, E131 11 006, Skripsi yang berjudul : Perbandingan Partisipasi Perempuan dalam Politik di Indonesia dan Malaysia, dibawah bimbinganDrs. Patrice Lumumba, MAselaku pembimbing I danNur Isdah S.IP, MAsebagai pembimbing II, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai perbandingan partisipasi ...

  9. Perkembangan Islam Di Indonesia Pasca Kemerdekaan

    OpenAIRE

    Posha, Beti Yanuri

    2015-01-01

    Islam is a religion that put the principles of truth and justice for all its adherents. Factors that encourage Muslims to achieve independence are factors Ideology, political, economic, social and cultural. In Indonesia, Islam has an important role in education. Islamic education in Indonesia is given in three sectors, namely formal, informal and non-formal. After Indonesian independence, the issue of religious education received serious attention from the government, both in public and priva...

  10. Analisis Kurs dan Money Supply di Indonesia

    OpenAIRE

    Oktavia, Adek Laksmi; Sentosa, Sri Ulfa; Aimon, Hasdi

    2013-01-01

    This article focused on analyze (1) Effect of the money supply, income, domestic interest rates, inflation and the trade balance to the exchange rate in Indonesia. (2) The influence of domestic interest rates, output and the exchange rate on the money supply in Indonesia. Data used time series of (I year kuartal 2000 – IV year kuartal 2010). This article use analyzer model equation of simultaneous with method of Two Stage Least Squared (TSLS). The result of research concludes that (1) the ...

  11. Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kandungan Klorofil-a Dan -C Zooxanthellae Dari Isolat Karang Lunak Zoanthus SP.

    OpenAIRE

    Sayekti, Sundari; Harpeni, Esti; Muhaemin, Moh

    2017-01-01

    Terumbu karang sangat sensitif terhadap Perubahan alam, salah satunya seperti peningkatan intensitas cahaya. Intensitas cahaya akan mempengaruhi pigmen klorofil-a dan –c alga simbion zooxanthellae yang hidup di dalam jaringan karang, sebab intensitas cahaya memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis pada zooxanthellae. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap kandungan klorofil -a dan -c pada zooxanthellae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agust...

  12. PEMULIHAN KOMUNITAS KARANG KERAS PASCA PEMUTIHAN KARANG DI AMED BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Omega Raya Simarangkir

    2015-08-01

    Full Text Available Climate change is now recognized as one of the greatest threats to worldwide coral reefs with one of the most serious and immediate threats of mass coral bleaching associated with increasing sea temperatures. Coral bleaching occurred in a few coral reefs throughout the world in 2010. Coral reef in Amed’s coastal area was the one of the reefs that experienced and affected by coral bleeching incident. This study aims to assess recovery of hard coral community in post-bleaching in 2010. A survey method was used to collect primary data. Data sets also supported by secondary data. This study results were hard coral community recovered in 2013, as its percentage cover increased up to 49.00%. However, macroalgae decreased up to 0.67%. Hard coral recruitment in 2013 increased up to 21 individual/m2.

  13. KAJIAN DAERAH RAWAN GELOMBANG TINGGI DI PERAIRAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roni Kurniawan

    2014-08-01

    Full Text Available Berkaitan dengan pentingnya informasi tentang gelombang laut, terutama bagi keselamatan beragam kegiatan di laut, berdasarkan data periode tahun 2000-2010, dilakukan studi tentang gelombang tinggi di perairan Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa variasi spasial dan temporal tinggi gelombang dan frekuensi terjadinya gelombang tinggi mempunyai pola yang berasosiasi dengan siklus angin monsunal, periode monsun Australia (Desember, Januari, Februari dan monsoon Australia (Juni, Juli, Agustus. Daerah rawan gelombang tinggi pada periode monsun Asia umumnya lebih luas daripada pada periode monsun Australia. Pada periode peralihan antar monsun, sebagian besar wilayah perairan Indonesia tidak rawan gelombang tinggi. Daerah rawan gelombang tinggi pada periode peralihan antar monsun umumnya lebih sempit dan terdapat di perairan Indonesia yang menjadi bagian dari Laut Cina Selatan, Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, terutama selatan Jawa sampai Bengkulu. Meskipun korelasinya tidak signifikan, berlangsungnya El- Nino menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang di wilayah perairan Indonesia bagian timur, terutama utara ekuator dan berlangsungnya La-Nina menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang di perairan Indonesia yang berada di Samudera Hindia terutama di selatan Jawa. Sedangkan terjadinya IODM negatif menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang di perairan barat Sumatera sebelah utara ekuator.   Related to the importance of information about ocean waves, especially for the safety of a variety activities at sea, based on data in the period 2000-2010 obtained by numerical wave model, conducted a study of high waves in the Indonesian waters.The study shows that the spatial and temporal variations in wave height and frequency of high waves have a pattern associated with monsunal wind cycle, Australia monsoon period (December, January, February and the Australian monsoon (June, July, August. High waves prone areas in the period of monsoon Asia are

  14. Penanganan Cyber Crime di Sektor Perbankan di Indonesia

    OpenAIRE

    Putra, Prima Agusdani

    2011-01-01

    Di dalam dunia perbankan perkembangan cyber crime cukup mengejutkan dengan terjadi beberapa kasus yang merugikan pihak perbankan seperti; kasus pembobolan BNI New York oleh mantan karyawannya sendiri, mutasi kredit fiktif melalui komputer di BDN Cabang Bintaro Jaya, pencurian dana di Bank Danamon Pusat. Sementara itu sejumlah nasabah pemegang credit card juga mengeluh, karena nomor kartu kreditnya telah dipakai pihak lain untuk melakukan transaksi e-commerce sehingga menimbu...

  15. POLITIK HUKUM PENGELOLAAN MINYAK DAN GAS BUMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Dwi Qurbani

    2013-12-01

    Full Text Available Politik hukum adalah kebijakan dasar penyelenggaraan Negara dalam bidang hukum yang akan, sedangdan telah berlaku yang bersumber dari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat untuk mencapai tujuanNegara yang dicita-citakan mencakup ius constitutum dan ius constituendum. Politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi yang berlaku pada kurun waktu tertentu di Indonesia menyebabkan pengaruhyang berbeda-beda terhadap kesejahteraan sosial yang dicita-citakan. Prespektif penguasaan dan pengusahaankepemilikan energi menjadi semakin kabur, padahal Pasal 33 UUD 1945 telah memberikanbatasan kepemilikan sumber daya alam oleh Negara untuk kesejahteraan rakyat. Karenanya, perlu segeradilakukan reinterpretasi kepemilikan energi secara faktual dan de facto, dalam perkembangan politikhukum minyak dan gas bumi di Indonesia untuk mengembalikan dalam kerangka de jure dan ideal,yang sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan filosofis politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi. Kata Kunci: politik hukum, minyak dan gas bumi

  16. Perkembangan dan Problematika Radio Komunitas di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masduki .

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This article is about the development of community radio in Indonesia, it is problems and solutions. Community radio in Indonesia developed as an alternative to both public radio and commercial radio after the fall of Soeharto in 1998. Two important features of community radio are that it provides all community members with equal access to information, enhancing their rights and obligations, access to justice, public accountability and also enables them to participate actively in radio management and production. Both features enhance people’s selfawareness and sense of belonging to a community. The expansion of the progressive, participatory, community ownership, and non-profit model of community radio, has become a third sector of communication beside the commercial or state media. The dynamic development of community radio in Indonesia faced several problems starting from it is definition, implementation of regulation until standards of programmes operation based on the concept of community approach and participation

  17. STATUS INTRODUKSI IKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SECARA BERKELANJUTAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairulwan Umar

    2013-11-01

    Full Text Available Masuknya jenis ikan asing berpotensi merubah keseimbangan pada perairan umum daratan, dan di Indonesia gejala ini sudah mulai terlihat. Makalah ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut tentang perkembangan introduksi ikan asing, strategi pelaksanaan intoduksi dan berbagai dampaknya terhadap komunitas ikan asli perairan di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui penelusuran dan studi pustaka tentang: sejarah kegiatan introduksi ikan yang dilakukan ke Indonesia, jenis-ikan introduksi ikan di Indonesia dan kegiatan introduksi ikan yang telah dan dilakukan di Indonesia beserta dampaknya. Verifikasi lapangan dilakukan pada tahun 2011 di beberapa danau dan waduk antara lain Danau Sentani, Danau Kerinci, Danau Matano dan Waduk Riam Kanan. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa introduksi ikan asing dilakukan di Indonesia sebelum tahun 1900. Introduksi ikan yang telah dilakukan selama ini, lebih banyak dilakukan tanpa melalui kajian ilmiah yang mendalam dan telah terbukti mengakibatkan hilang atau berkurangnya populasi ikan asli atau endemik serta menjadi agen pembawa penyakit. The entry of alien fish species could potentially change the balance of the inland waters and in Indonesia this symptoms was shown. The paper aims are to discuss more about the development introduction of alien fish species, the introduction implementation strategy and its impact to indigenous fish species communities in Indonesian inland waters. The study was conducted through a literature research about: the history of fish introductions activities which carried out in Indonesia, the species of fish introduction in Indonesia and the activities of introduction fish that have been conducted in Indonesia and its impact. Field verification was conducted in 2011 at several lakes and reservoir such us: Sentani Lake, Kerinci Lake, Matano Lake and Riam Kanan Reservoir. The collected data were tabulated and analyzed

  18. Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miki Pirmansyah

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: The DPD existence of Bicameral System in Indonesia. Bicameral system of representation is a term consisting of two chambers, in Indonesia known as the House of Representatives and the DPD aims to achieve good governance as well as the achievement of checks and balances between state institutions, especially in the legislature, which is one of the most important elements in the implementation of the State. This institution has the main function in the setting and monitoring budgets. Thus, there are two rooms in the legislature is expected to achieve two controls in each policy issued, so it will tend to have a positive impact for the progress of the State and will ultimately achieved good governance as the ultimate goal of a state. Abstrak: Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral Di Indonesia. Bikameral merupakan istilah sistem perwakilan yang terdiri dari dua kamar (cembers,di Indonesia dikenal dengan istilah DPR RI dan DPD RI yang bertujuan untuk mencapai pemerintahan yang baik (good gavernment serta tercapainya check and balances antara lembaga negara khususnya di lembaga legislatif, yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam penyelenggaraan Negara. Lembaga ini mempunyai fungsi utama dalam pengaturan, anggaran, dan pengawasaan. Dengan demikian, adanya dua kamar dalam lembaga legislatif diharapkan tercapainya dua kontrol dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan, sehingga akan cenderung berdampak positif bagi kemajuan negara dan pada akhirnya akan tercapai pemerintahan yang baik sebagai tujuan akhir dari sebuah negara DOI: 10.15408/jch.v1i1.1461

  19. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR GULA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurjanah

    2017-06-01

    Full Text Available Peningkatan industri makanan dan minuman berarti GDP meningkat kebutuhan gula juga meningkat. Artinya, impor gula akan meningkat, apabila tidak dibarengi dengan peningkatan produksi gula nasional secara proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh jumlah industri dan Gross Domestic Product terhadap impor gula di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series (tahun 1977-2012yang  diolah dan dianalisis menggunakan regresi linierordinary least square, dengan uji model dan uji hipotesis. Alat analisis ini untuk mengetahui pengaruh variable independen terhadap variable dependen. Hasil penelitian menunjukkan; secara bersama-sama variabel jumlah industri dan Gross Domestic Product berpengaruh secara signifikan terhadap impor gula di Indonesia, dengan adjusted R square sebesar 82,1%. Secara parsial, jumlah industri berpengaruh positif tidak signifikan terhadap impor gula di Indonesia. Gross Domestic Product berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor gula di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini melalui Menteri Pertanian melakukan swasembada gula dengan cara membangun pabrik gula baru, hasil panen akan dibeli oleh pemerintah, melakukan riset dan pengembangan budidaya tebu, serta penegakan peraturan terkait dengan tataniaga gula.  Increase food and beverage industry means that GDP increased, sugar demand is also increasing. That is to saysugar imports will increase if not accompanied by an increase. If proportion of national sugar production. This study aims to examine and analyze the effect of the number of industries and the Gross Domestic Product of the sugar imports in Indonesia. The data that are used in this study are time series data (years 1977-2012 were processed and analyzed using ordinary least squares linear regression, to test the model and hypothesis testing. This study, to determine the effect of the independent variable on the dependent variable. The results showed

  20. Peran Serikat Buruh Migran Indonesia dalam Melindungi Hak Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenny Sumardiani

    2014-12-01

    Full Text Available Permasalahan yang dihadapi Tenaga Kerja Indonesia baik pada fase pra penempatan, selama masa penempatan sampai dengan pasca penempatan dari waktu ke waktu perlu diperbaiki karena memang sangat luas dan membutuhkan koordinasi banyak pihak baik Pemerintah, PPTKIS, maupun organisasi yang membantu menyuarakan hak Tenaga Kerja Indonesia yang biasa disebut dengan Serikat Buruh Migran Indonesia dan Tenaga Kerja Indonesia itu sendiri. Koordinasi yang dimaksudkan terutama adalah dalam melindungi hak Tenaga Kerja Indonesia yang bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Serikat Buruh Migran Indonesia dalam melindungi Hak Tenaga Kerja Indonesia yang bermasalah di Kabupaten Kendal serta kendala yang dihadapi Serikat Buruh Migran dalam memperjuangkan hak-hak TKI yang bermasalah di Kabupaten Kendal serta serta upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis sosiologis dengan metode analisa data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Serikat Buruh Migran Indonesia dalam menagani masalah TKI dengan memberikan pendampingan kepada tenaga kerja indonesia dan keluarganya yang mengalami masalah pada saat bertugas maupun purna tugas; memberikan pendidikan kritis; memberikan pemberdayaan ekonomi dalam peningkatan kesejahteraan bagi para anggota dan keluarganya; memberikan pelatihan bagi para tenaga kerja indonesia yang sudah kembali ke indonesia. The problem faced by Indonesian Manpower both the phase pre placement, during placement until after placement from time to time need to be fixed because it is very broad and requires coordination of many parties, both Governments, PPTKIS, as well as organizations that help expressing the rights of Indonesian Workers usual called the Indonesian Migrant Workers Union and Labour Indonesia itself. Coordination is intended primarily to protect the rights of Indonesian Workers are problematic. This study aims

  1. APLIKASI MUDHARABAH DALAM PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Abidah Suryaningsih

    2013-01-01

    Full Text Available This theory analysis article aims to describe the meaning of mudharabah, explain about Sharia banks, and provide an overview on implementation of mudharabah in Islamic banking in Indonesia. Mudharabah takes place when there are investor (Shahibul mall, fund manager (mudharib, business activity, and profit sharing proportion (nisbah agreement between investor and manager. Sharia banking should be performed based on some characteristics, specifically: usury (riba-free, provides public services and realizes the socio-economic goals of Islam, universal, and applies profit and loss sharing. Moreover, mudharabah application in Islamic banking in Indonesia has the following characteristics: transactions must be intended to financing, business management is entrusted to mudhorib, and profits sharing system must be based on the principle of revenue sharing and proportion of profit sharing are subject to change during the term of the contract as agreed in the initial contract.

  2. Perilaku Inflasi 33 Propinsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Birgitta Dian Saraswati

    2017-03-01

    Full Text Available This study aims to identify the effect of food prices and the factors of demand side on the inflation rate in the 33 provinces in Indonesia. Using fixed effect panel data regression model, our result show that inflation in 33 provinces in Indonesia are caused by demand-side factors ( gross regional domestik product and government expenditure as well as supply-side factors, namely food prices in this case the price of rice. The policy implication of this study is that monetary policy by controlling the money supply is still effective for achieving the goal of price stability. However, monetary policy alone will not be effective to achieve the inflation target. Required policy coordination among agencies or departments in order to ensure the availability of basic necessities such as rice commodities.

  3. Fenomena Kelompok Sempalan Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Choirul Rofiq

    2007-12-01

    Full Text Available Understanding about religious splinter groups in Indonesian context is mainly identified through their theological difference from that of muslims majority. Their theological beliefs and practices are considered deviant from the majority’s “true” theology and practices. It at least can be concluded from the fatwa of MUI which then become formal reference to most muslims people in Indonesia. Though the fatwa face many critiques from some muslims groups, especially liberal muslims activists, but it remain assumed as truth by the majority of Indonesian muslims.There are many factors supporting the emergence of splinter groups in Indonesia. Beside the existence of some “advocates” such as liberal muslims activists and mass media, lack of law enforcement and the failure of religious leaders to educate their people to be more anticipative to the emergence of splinter groups. It is necessary to initiate open dialogues with followers of splinter groups, especially their leaders.

  4. PENGARUH PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Nizar, Muhammad Afdi

    2011-01-01

    This study aims to determine the impact of tourism to economic growth in Indonesia during 1995 – 2000. Based on quarterly time series data and using VAR model, the study tries to analyze patterns of causal relationship between the growth of tourism (tourism receipts) and economic growth. The results showed several conclusions : (i) the growth of tourism and economic growth have reciprocal causal relationship. However, the impact of tourism (receipts) growth increase will accelera...

  5. Efektifitas Kebijakan Moneter Terhadap Inflasi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Setyawan, Andi Rachman

    2010-01-01

    The purpose of this research is to determine the effect of monetary policy through the discount rate and reserve requirement by the Central Bank as well as the previous inflation towards the inflation rate, and to investigate the effectiveness of monetary policy through the discount rate and reserve requirement as well as the previous inflation in influencing the rate of inflation. The data that is used to determine the discount rate and reserve requirements affect inflation in Indonesia is u...

  6. Efektifitas Kebijakan Moneter terhadap Inflasi di Indonesia

    OpenAIRE

    Andi Rachman Setyawan

    2010-01-01

    The purpose of this research is to determine the effect of monetary policy through the discount rate and reserve requirement by the Central Bank as well as the previous inflation towards the inflation rate, and to investigate the effectiveness of monetary policy through the discount rate and reserve requirement as well as the previous inflation in influencing the rate of inflation. The data that is used to determine the discount rate and reserve requirements affect inflation in Indonesia is u...

  7. Epidemiologi dan Diagnosis Dengue di Indonesia

    OpenAIRE

    Zilhadia, Zilhadia

    2007-01-01

    Dengue fever/DF and dengue hemorrhagic fever/DHF is a global public health problem that occured in tropical and subtropical region. Epidemic dengue occurs every years, and it continues to be a major health problem in Indonesia. Due to its asymptomatic nature, a reliable, rapid and accurate dengue diagnosis is needed. Dengue diagnosis method based on molecular dengue virus properties and it will be developed by researcher. Dengue rapid test isnewly method. This article explaine about dengue ep...

  8. Pengembangan Model E-Bisnis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Subekti

    2014-12-01

    Full Text Available Problems in building e-business is the number of influential factors that really should be considered in the design, especially from the aspect of a relatively bad infrastructure in Indonesia. By doing appropriate design, it can at least reduce the impact due to various shortcomings that exist, it is intended that the users are able to surf comfortably and safely in a business website in cyberspace. In managing e-Business, there are business models that can be done by the businessman in the virtual world, but the e-Business models vary according to the character and culture of each region. What e-Business models are suitable to be applied in Indonesia, according to the character and culture of Indonesia, as well as the ability of the existing infrastructure will be described in this article. One solution is the utilization of social networking that is widely used, even though there are positive and negative sides of it. Then, what kinds of advantages are gained, in both for managing the site and as well as benefits for the customers

  9. BAHAYA LATEN INFEKSI GONORE DAN KLAMIDIA DI ASIA SELATAN & ASIA TENGGARA, DI INDONESIA DAN KOTA MANADO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aron Pirade

    2014-04-01

    menempati urutan tertinggi. Wilayah Asia Selatan dan Asia Timur-Selatan (juga disebut Asia Tenggara adalah wilayah dengan prevalensi Gonore dan Klamidia terbesar. Prevalensi Gonore di tahun 1995 dan 1999 yaitu 29.11 dan 27.2 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Klamidia, di tahun 1995 dan tahun 1999 yaitu 40.48 dan 42.89 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, pada 11 area penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Gonore dalam wilayah Indonesia menunjukkan rata-rata prosentasenya 20%-40% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena STI. Sedangkan infeksi oleh Klamidia prosentasenya 15%- 45% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena penyakit kelamin. Prosentase Gonore dan Klamidia di Kota Manado rata-rata 15-30%. Tingginya prevalensi infeksi Gonore dan Klamidia di Asia Tenggara, ternyata diikuti juga dengan tingginya perkembangan infeksi Gonore dan Klamidia di Indonesia dan Kota Manado.

  10. Tinjauan Yuridis Terhadap Cybercrime di Indonesia

    OpenAIRE

    Azamul Fadhly Noor

    2005-01-01

    Modus operandi Cybercrime sangat beragam dan terus berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi, tetapi jika diperhatikan lebih seksama akan terlihat bahwa banyak di antara kegiatan-kegiatan tersebut memiliki sifat yang sama dengan kejahatan-kejahatan konvensional yang selama ini sudah dikenal, oleh Azamul Fadhly Noor 05002515

  11. PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviati Fuada

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kelas Ibu Hamil telah dicanangkan sekitar tahun 2009. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kesehatan Ibu dan Anak. Kegiatan Kelas Ibu Hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup manusia. Diharapkan KIH mampu membentuk generasi yang sehat dan kuat. Namun demikian keberhasilan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil masih banyak kendala. Untuk itu akan dilakukan telaah pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. Tujuan: Menelaah pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dengan tahapan, studi literatur. Metode: Analisis menggunakan SWOT ((strengths, weaknesses, opportunities, threats dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix. Hasil: Telaah berdasarkan literatur/penelitian sampai dengan 2014. Posisi KIH yang terlihat adalah posisi Kuadran III (negatif, positif. Posisi ini menandakan sebuah organisasi (KIH yang lemah namun sangat berpeluang. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Ubah Strategi. Maksudnya adalah pelaksanaan KIH disarankan untuk mengubah strategi sebelumnya karena strategi yang sudah berjalan dikhawatirkan sulit untuk dapat menangkap peluang yang ada sekaligus memperbaiki kinerja KIH. Strategi lama KIA merupakan kegiatan penunjang program KIA dan pelaksana/fasilitator di tingkat bawah menjadi tanggung jawab bidan desa. Masyarakat masih belum mengenal KIH. Upaya perbaikan kinerja program Kelas Ibu Hamil antara lain, memperhatikan kondisi kinerja fasilitator di tingkat puskesmas, di tingkat dinas kesehatan kabupaten dan provinsi, meningkatkan profesionalitas fasilitator, mengenalkan Kelas Ibu Hamil kepada masyarakat luas dengan cara promosi dan iklan secara terus menerus, melalui teknologi informasi dan mengajak seluruh stake holder untuk terlibat pelaksanaan KIH Kesimpulan: Pelaksanaan KIH masih berpeluang dilaksanakan dan perlu promosi di sosial media.

  12. Menelusuri Transmisi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Hernawan

    2016-09-01

    Full Text Available Advent is a denomination in Christianity. Historically, denomination was a sect of Protestant Christianity Church when Christianity had no power to control Advent. Increasingly Advent separated its self from, and did not want to come back to, Christianity. The development of Advent movement spread all over the world. To spread their religious teaching, Adventists organized the forceful zending in Indonesia that was centered in Jakarta for western region and in Manado for eastern, with the name Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia (The Seventh-day Advent Christianity Church in Indonesia. The aim of exploring this Advent Church is to reconstruct the growth and development of the advent movement. Here is used a method of history research which includes four stages of history method; heuristic, critic, interpretation and historiography. Meanwhile, to get the explanation of the research problem, it is used a perspective of multi dimensions

  13. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR EKONOMI TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Sutawijaya

    2015-04-01

    Full Text Available Price stability or inflation control is one of the major macroeconomic issues. Inflation received special attention in the economy of Indonesia. Every time there is a distortion in the society, politic or economic development, people always relate it to inflation. Low and stable inflation is a stimulator of economic growth. The variables that will be examined in this study are interest rate, investment, money supply, and exchange rate. This study is using data from the Central Statistics Agency (BPS, and Bank Indonesia (BI between 1985-2005. The research data were analyzed by using OLS (Ordinary Least Square. The study indicates that interest rate, money supply, investment, and exchange rates simultaneously effect the inflation in Indonesia. Interest rate has a positive influence 1289%. Money supply will has a positive influence on inflation 0.001%. Investment negatively impact inflation -0.0001802%. Exchange rate has a positive impact on inflation 0.00427%. Stabilitas harga atau pengendalian inflasi merupakan salah satu isu utama ekonomi makro. Inflasi mendapat perhatian khusus dalam perekonomian Indonesia. Setiap kali ada distorsi di masyarakat, politik atau ekonomi, orang selalu mengaitkannya dengan inflasi. Tingkat inflasi yang rendah dan stabil akan menjadi inflasi stimulator pertumbuhan ekonomi. Variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah tingkat suku bunga, investasi, uang beredar, dan nilai tukar. Penelitian ini menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS dan Bank Indonesia (BI antara 1985-2005. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan OLS (Ordinary Least Square. Studi ini menunjukkan bahwa tingkat suku bunga, jumlah uang beredar, investasi, dan nilai tukar secara simultan mempengaruhi inflasi di Indonesia. Tingkat bunga memiliki pengaruh positif 1,289%. Uang beredar akan memiliki pengaruh positif terhadap inflasi 0,001%. Investasi berdampak negatif inflasi -,0001802%. Kurs memiliki dampak positif pada inflasi 0,00427%.

  14. Memahami Peran Pendidikan Tinggi terhadap Mobilitas Sosial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Husni Arifin

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak   Tulisan ini menjelaskan hubungan antara pendidikan tinggi dan mobilitas sosial di Indonesia. Ada beberapa kerangka konseptual yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara pendidikan tinggi dan mobilitas sosial, salah satunya yang relevan adalah kerangka konseptual Inequality of Educational Opportunity (IEO dan Inequality of Social Opportunity (ISO yang dikemukakan oleh Raymond Boudon. Hasil analisis menjelaskan bahwa hubungan antara pendidikan tinggi dan mobilitas sosial di Indonesia ternyata dipengaruhi oleh faktor lainnya, yakni ketimpangan sosial-ekonomi dan disparitas geografi dan kultural. Semakin rendah ketimpangan yang terjadi dalam masyarakat akan berdampak pada semakin meningkatnya akses masyarakat ke pendidikan tinggi dan pada gilirannya akan mendorong terjadinya mobilitas sosial vertikal.   Abstract   This paper explains the link between higher education and social mobility in Indonesia. There are several theoretical frameworks talking about the link between higher education and social mobility and the relevant theory of them is Raymond Boudon’s Inequality of Educational Opportunity (IEO danInequality of Social Opportunity (ISO. The results reveal that the link between higher education and social mobility in Indonesia is influenced by other factors: inequality of social-economy and geograpfy and cultural disparities. Furthermore, the more decreasing inequality in the society, the more people can go to higher education and in turn will promote upward social mobility. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

  15. Kaum Muda, Meme, dan Demokrasi Digital di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandy Allifiansyah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstract: Internet appears as a new medium for youth generation to shape and to articulate discourses in a unique ways known as internet meme. In Indonesia, internet meme is not an expression of youth jokes, but also their reflection through everday lives issues, like democracy, social, and politics. The discourse battleground in particular internet memes expands the democracy itself. This research examines the dynamics of discourse in two biggest Indonesian political controversy in 2014 by using Anthony Giddens’ structuration. Abstrak: Internet menjadi medium baru kaum muda untuk membentuk wacana dan mengartikulasikannya ke dalam sebuah bentuk yang unik, yakni internet meme. Di Indonesia, meme digunakan sebagai ekspresi lelucon sekaligus refleksi kaum muda terhadap kehidupan sehari-hari menyangkut aspek-aspek demokrasi, sosial, dan politik. Adu wacana antar kaum muda via meme yang tersebar di internet mengenai isu-isu sosial politik, memperluas spektrum demokrasi. Riset ini melihat dinamika wacana dalam internet meme mengenai dua isu politik besar di Indonesia pada tahun 2014 dengan menggunakan pendekatan stukturasi milik Anthony Giddens.

  16. Islam dan Sekularisasi Politik di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Latief

    2017-05-01

    Full Text Available Throughout Indonesia’s independence history, discourse on secularization of politics arises constantly and draws a widespread appeal from many researchers. Conceptual issues pertaining to separation between Islam and state (secularism and how it is realized, have been able to make the secularization of politics one of the most dynamic objects of research and directly reach the socio-political reality of the Indonesians. In the pluralistic society, quandaries emerge oftentimes as to make the religious and nationalist commitments converge. Even though inseparable, the government frequently designates Islam as opposing to nationalism. Islam has been charged with a symbol of exclusivism and anti-diversity. Islam has even been regarded as the second political enemy after communism and thus requires its elimination. This is hence the pretext for imposing the secularization. Islam is consequently separated from political concern and its adherents are discarded from any policy-making process. This article seeks to both elucidate the secularization and analyze its propagation in Indonesia spanning the time prior to its independence until the present time. In this section, the articles finds out that secularization in Indonesia proceeds as a top-down movement enforced by the ruling towards the ruled; the Muslim society. In the following section, the article also discloses deficiency in the secularization and exposes a groundwork for its impending failure. In reference to the secularization project in Turkey, the article reveals that separation of Islam and state in Indonesia falls short due to absence of support from the Muslim grass-root.

  17. Strategi Pemasaran Global di Pasar Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy Simbolon

    2013-05-01

    Full Text Available Globalization is a new challenge for companies in the implementation of marketing strategy. Due to globalization, companies are required to compete with world class companies that have large capital and higher quality products. Indonesia currently becomes the market target for global companies to enjoy huge profits, while the Indonesian companies lost the competition. This study aims to obtain global marketing strategy for Indonesian companies in Indonesian market. Research method used is descriptive analisys. Merger between adaptation of marketing strategies and standard marketing strategy is appropriate strategy in Indonesian market.

  18. ANALISIS TINGKAT KEJENUHAN BANK ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meri Indri Hapsari

    2015-07-01

    Full Text Available The research conducted to find out the effect of the number of Islamic banking offices, finance to deposit ratio (FDR, and financing growth to the Islamic bank saturation level in Indonesia. The research used panel data analysis with fixed effect model (FEM as its best estimation model. The result of this research shows that number of Islamic banking offices, Financing Direct Ratio (FDR, and financing growth have a significant effect to the Islamic banking saturation simultaneously. Partially, only number of offices has a significant effect, but FDR and financing growth are not significant.

  19. Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Hendra

    2013-01-01

    Full Text Available Pencahayaan di perpustakaan merupakan aspek penting dalam menunjang aktivitas mahasiswa dan pegawai. Kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan keluhan kesehatan khususnya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian tingkat pencahayaan di ruang perpustakaan yang ada di lingkungan UI. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran dengan standar serta melakukan analisis terhadap kondisi lingkungan, respons subjektif pengguna, dan keluhan kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian pencahayaan di perpustakaan berkisar antara 0% sampai 100%. Sebagian besar pencahayaan mempunyai tingkat kesesuaian antara 30% sampai 60%. Kondisi ini disebabkan oleh distribusi pencahayaan yang kurang baik karena banyak lampu yang mati, intensitas yang rendah, tata letak peralatan yang kurang baik, serta warna ruangan yang agak gelap. Di samping itu, terdapat perpustakaan yang mempunyai pencahayaan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan silau, mengganggu aktivitas, dan menyebabkan keluhan kelelahan mata. Kelelahan mata yang umum dirasakan oleh mahasiswa dan pegawai adalah mata selalu terasa mengantuk dan tegang pada daerah leher dan bahu. Umumnya keluhan yang dirasakan selama melakukan aktivitas tersebut mengindikasikan tingkat pencahayaan di perpustakaan harus segera dibenahi agar sesuai dengan standar dan memperkecil risiko kelelahan mata. Lighting the library is an important aspect in supporting both students and employees activity. Lighting conditions that do not meet the standard can disrupt activity and cause eye fatigue. This study aimed to determine the suitability level of lighting in library of UI. This study performed evaluation design by comparing results with standard and an analysis of environmental conditions, subjective response, and eye fatigue. Results showed the level of suitability of lighting in the library ranged from 0% to 100

  20. Analisis pengaruh ekspor ke China terhadap tingkat pengangguran di dua Negara di Kawasan Selat Malaka (Indonesia dan Malaysia)

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Mustika, Candra

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor Indonesia dan Malaysia ke China dan tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut selama periode tahun 1993 sampai tahun 2014 dan menganalisis pengaruh ekspor ke china tersebut terhadap tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut yaitu Indonesia dan Malaysia perkembangan nilai ekspor Indonesia ke china Hasil penelitian menunjukkan selama periode tahun 1993-2014 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan tingkat perkembangan...

  1. ANALISIS TINGKAT PERSAINGAN INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    romauli manurung

    2016-09-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the structure of the banking industry and the level of competition of banking institutions in Indonesia. In measuring and analyzing the model used Panzar-Rosse built on indicators of competition, called H-Stats, which provide a quantitative assessment of the competitive nature of the market. H-statistics calculated from equation reduction in revenue and the size of the total revenue elasticity with respect to changes in input factor prices. Panzar and Rosse show that with certain assumptions, comparison of the static nature of the type of the equation provides a replacement for the overall level of competition prevailing in the market. By using secondary data issued by Bank Indonesia (BI, this study used pooled the data (data panel is to combine data from year 2010 to 2014 on 9 banking institutions. The results showed that the level of competition in the Indonesian banking industry generally contain the elements of nature and the nature of the market monopoly of perfect competition or are in a situation of monopolistic competition (monopolistic competitions

  2. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI INDONESIA SEBUAH PANDANGAN KONSEPSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Rosyada

    2014-06-01

    Full Text Available This article was written to provide an overview of the conceptual view of multicultural education inIndonesia. In order to obtain data on the concept of multicultural authors conducted a study of literatures. As we know that Indonesia is a country with ethnic diversity but it aspires to the same goal, that is to the wealthy and prosperous society. Therefore, it becomes important to develop multicultural education, which is an educational process that gives equal opportunities to all children including minorities regardless of their differences in ethnicity, culture and religion, to strengthen the unity and integrity, national identity and the nation’s standing in  the international world. In this case, the school must design the learning process, preparing curriculum and evaluation design, as well as prepare teachers who have the multicultural perception, attitude and behavior, so that they becomes part of those make a signifi cant contribution to the development of multicultural attitude of the students.

  3. PROBLEMATIKA DAN PROSPEK WAKAF PRODUKTIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firman Muntaqo

    2015-04-01

    Full Text Available This paper aims to describe and analyze the problems and prospects of endowments (perwakafan in Indonesia, mainly related to the enactment of Law No. 40 of 2004 on Waqf. An analysis of the problems focused on management of waqf properties by waqf institutions that are still traditional and far from productive orientation. The problems on waqf management are triggered by several things, such as: Lack of socialization on fiqh waqf and regulations about waqf from the state; not seriusly management of waqf, the issue of nadzir commitment, weak institutional monitoring system, and problems of funding. The enactment of the Law of Waqf believed to be the initial breakthrough has strategic and significant meaning in order to strengthen the better prospects of waqf institutions in Indonesia for tomorrow. It was at least found on some of the indicators in the Law of Waqf, namely: progressive thinking about productive waqf (cash waqf, institutional strengthening on waqf, structuring the management of waqf administration, and law enforcement of waqf

  4. Partai Islam dalam Dinamika Demokrasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gonda Yumitro

    2014-05-01

    Full Text Available Some surveys showed that though Islamic parties had significant supports in 1999 and 2004 elections and their existences are in the largest Muslim population in the world, the current development indicates the decline supports of people on them. This paper will analyze various factors which cause such phenomena and predict the Islamic parties position on 2014 election. The result found that Islamic parties will face tough position on next election because of democracy, Indonesian Islamic characteristics and history, the competence of Islamic parties, and other external factors. The democracy causes a lot of problems, like the conflict among Islamic groups in Indonesia, which had dark history as the consequence of the politization of Islam by the elites. Moreover, the involvement of Islamic parties in Indonesian politics has not able to solve the real problems within the society, such as poverty, unemployment, corruption, etc. Unfortunately, the public opinion and education characters in Indonesia also don’t support the Islamic political parties position.

  5. Peramalan Pengguna Broadband di Indonesia [Forecasting of Broadband Users in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Aziz

    2016-07-01

    Full Text Available Negara Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk merealisasikan potensi pitalebar, mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk 253 juta orang dan pengguna internet 88,1 juta orang pada tahun 2014. Di sisi lain sektor komunikasi (salah satunya termasuk telekomunikasi merupakan satu-satunya sektor yang secara konsisten memberikan kontribusi pertumbuhan terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB sebesar dua angka (double digit. Kemudian peran penting pemerintah adalah selalu mengantisipasi dalam membuat regulasi telekomunikasi, salah satu nya untuk mempercepat penggelaran prasarana pitalebar, seperti menerbitkan Peraturan Presiden RI. Nomor 96 Tahun 2014 tentang Rencana Pitalebar Indonesia 2014 – 2019.  Secara riil pembangunan jaringan pitalebar di Indonesia masih dilakukan di kota-kota besar, mengingat pengguna telekomunikasi sebagian besar berada di kota-kota besar. Selain itu perangkat hanset atau handphone, ketersediaan di pasaran masih terbatas dan harganya masih mahal. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan menghitung peramalan dan kualitatif, dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung ke lapangan kepada perusahaan Telkom, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Selanjutnya hasil penelitian ini diperoleh lima faktor yang mempengaruhi penggunaan pitalebar yaitu jumlah penduduk, produk domestik bruto, pendapatan per kapita, laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dan laju penetrasi. Selain itu, hasil pitalebar menunjukkan pengguna pitalebar lima tahun kedepan selalu meningkat.*****Indonesia has a tremendous opportunity to implement the potential of broadband, as Indonesia has a population of 253 million people and 88.1 million Internet users in 2014. On the other hand, the communication sector (one of them including telecommunications is the only sector that is consistently contributed to the growth of Gross Domestic Product (GDP as many as two numbers (double-digit. Then the important role of government is

  6. DAMPAK INVASIF IKAN RED DEVIL (Amphilophus citrinellus TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairulwan Umar

    2015-05-01

    Full Text Available Keanekaragaman ikan air tawar di Indonesia sekarang menghadapi ancaman dari berbagai aktivitas manusia yang bisa menyebabkan punahnya ikan-ikan endemik, dan diperkirakan sekitar 87 jenis ikan Indonesia terancam punah. Beberapa faktor yang menjadi ancaman terhadap keanekaragaman ikan dan menimbulkan kepunahan diantaranya introduksi spesies. Perkembangan beberapa spesies ikan menjadi tak terkendali sehingga menjadi hama dan merugikan manusia. Salah satu di antaranya adalah masuknya ikan ‘Red Devil’ ke beberapa perairan umum daratan di Indonesia. Beberapa perairan yang terdapat ikan red devil, mengalami penurunan sumber daya ikan baik jenis maupun jumlah, bahkan beberapa jenis ikan asli banyak yang hilang. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji dampak keberadaan ikan ini terhadap keanekaragaman sumberdaya ikan di perairan. Kajian ini bersifat desk study dan pengamatan langsung di lapangan. Verifikasi lapang dilakukan pada tahun 2011 dan 2012. Hasil tangkapan ikan red devil di beberapa perairan waduk dan danau di Indonesia sangat dominan bisa mencapai 40 – 60 %. Dampak dari invasi ikan ini antara lain adalah terjadinya perubahan ekosistem, yaitu penurunan keanekaragaman hayati, dan dampak terhadap kerugian ekonomi seperti biaya untuk mengendalikan jenis ikan asing dan penurunan produksi ikan ekonomis.   Freshwater fish diversity in Indonesia is now facing threats from human activities that could lead to the extinction of endemic fish, and an estimated 87 Indonesian fish species threatened with extinction. Some factors that caused a threat to the diversity and extinction of fish is the introduction of new species. The development of some species of fish become uncontrollable and those being predators and caused a damage for humans life. One of them is the inclusion of Red devil fish to some inland waters in Indonesia. Some inland water that contains of red devil fish caused declining of fish resources in type or amount and

  7. Potensi Tanaman Di Indonesia Sebagai Larvasida Alami Untuk Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoke Astriani

    2017-02-01

    Full Text Available AbstractDengue Hemorrhagic Fever (DHF still become one of the health problems in Indonesia. This disease has emerged since 1968 and has become one of the deadliest disease in various regions in Indonesia. Indonesia has not implemented an effective dengue vaccine program to provide protection against all four serotypes of the dengue virus. Vector control using chemical insecticides has made the vectors resistant to the insectisides. One option to avoid those bad effect is natural larvicide. The lack of literature that can be used as a foundation for further studies on the natural larvicidal is the reason why a review of several articles and research results is needed. We use the method of literature review. Our literature reveals that 68% of the 25 plants species are categorized as highly effective with LC50 <750 ppm. Jasmine, Zodia and Tobacco have the highest effectivity compared to the other plants use in this literature review. The LC50 of these plants are 0.999 ppm, 1.94 ppm, and 1.94 ppmrespectively. All twenty five plants that we present suitable to be cultivated in the region of Indonesia with tropical climate so that people can easily cultivate and use it as a natural larvicides.Keyword: Natural larvicides, Aedes aegypti, LC50, and essential oilAbstrakPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD sampai saat ini masih menjadi salah satu permasalahan dunia kesehatan di Indonesia. Penyakit yang muncul sejak tahun 1968 ini telah banyak menelan korban di berbagai daerah dan hingga saat ini, Indonesia belum menerapkan program vaksin yang efektif untuk memberikan perlindungan terhadap empat serotipe dari virus dengue. Pengendalian vektor menggunakan bahan insektisida kimiawi banyak memberikan efek resisten terhadap insektisida tersebut. Salah satu pilihan untuk menghindari hal tersebut dibutuhkan adanya larvasida alami. Oleh karena masih tersebarnya informasi yang dapat dijadikan dasar untuk studi lanjut mengenai larvasida alami, maka tulisan ini

  8. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Justitia

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trademark squatting merupakan suatu tindakan mendaftarkan merek milik orang lain yang belum terdaftar, sehingga membuat pemilik merek yang sebenarnya tidak dapat lagi mendaftarkan mereknya. Setelah itu, pelaku menjual sertifikat hak atas merek tersebut kepada pemilik aslinya dengan harga melebihi biaya permohonan pendaftaran merek pada umumnya. Kendala yang ditemui dalam proses pendaftaran merek di Indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia dalam menangani jumlah permohonan pendaftaran merek yang mencapai ribuan setiap harinya. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya proses pendaftaran merek di Indonesia yaitu dengan menggagas suatu sistem yang bernama first to file based on use guna mengoptimalisasikan perlindungan pemilik merek, pertimbangan untuk meratifikasi Madrid System juga merupakan salah satu opsi lain untuk mencegah praktik trademark squatting. Abstract The purpose of this research is to identify and analyze why the practice of trademark squatting could occur in Indonesia's trademark registration process along with the constraints found in the trademark registration process in Indonesia and how to overcome them. Furthermore, it will also discuss the ideal conception related to trademark registration process to avoid and minimize the practice of trademark squatting. This research is an empirical legal research and all data were analyzed with qualitative methods. The results showed that trademark squatting is

  9. Gambaran Penerapan Kode Etik Kedokteran Indonesia pada Dokter Umum di Puskesmas di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rieke Arya Putri

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakKode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI merupakan kumpulan norma untuk menuntun dokter di Indonesia selaku kelompok profesi berpraktik di masyarakat. Kasus kelalaian medik atau malpraktek sejak tahun 2006-2012 tercatat ada 182 kasus yang terbukti dilakukan dokter di seluruh Indonesia. Hal ini terkait dengan industri kesehatan yang semakin berkembang dan adanya persaingan yang ketat, apalagi jika sudah masuk pasar terbuka. Persaingan yang ketat serta keluhan dari pihak masyarakat maupun kedokteran dapat menurunkan citra dan martabat profesi kedokteran. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain deksriptif dengan menggunakan kuisioner Refleksi Kode Etik Kedokteran Indonesia terhadap dokter umum yang tersebar di Puskesmas di Kota Padang. Hasil penelitian ini mendapatkan 21 dokter umum yang bersedia menjadi responden tergolong dalam kategori kurang dalam Kuisioner Refleksi KODEKI. Disimpulkan bahwa semua responden dalam penelitian ini memliki tingkat refleksi KODEKI yang kurang.Kata kunci: refleksi KODEKI, malpraktek, kelalaian medis AbstractThe Indonesian Medical Code of Ethics is a reference of moral values for Indonesian physician applied in their day-to-day practice. Medical negligence or malpractice had been reported 182 cases from 2006-2012 around Indonesia. This is related to the medical industry and the growing presence of intense competition, especially if it has entered the open market. Intense competition along side complaints from the medical community can degrade the image and dignity of the medical profession. This study used quantitative descriptive design using a questionnaire of Indonesian Reflection Code of Ethics to general practitioner in community health centers in Padang. The 21 general practitioners who are willing tobe a respondent obtained classified in the less category in the Reflection of KODEKI Questionnaire. It can be concluded that all respondents in this study possess the less category of Reflection

  10. Telaah Kritis Otonomi Daerah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auri Adham Putro

    2015-12-01

    Full Text Available The regional autonomy policy based on Law No. 22/1999 and Law No. 25/1999 is intended to cope with problems of national disintegration of Indonesia. However, during the implementation of this policy, several constraints appear. The first is economic constraint, and the second is political constraint. Economic constraints relates to the shift of local government paradigm from effectiveness and efficiency oriented policy to economic oriented policy, implying also to natural resources exploitation and to decrease of public services. Political constraint is due to excessive political powers of legislatives that are not supported by adequate human resources quality. This will lead to legislative authoritarianism, Therefore, the success of regional autonomy policy depends on the democratic central government that support law enforcement.

  11. KINERJA REKSADANA SYARIAH TAHUN 2009DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariandy Hasbi

    2017-03-01

    Full Text Available Syaria mutual fund was one of the investments in capital market products thatused Islamic principle. Current ly, people started switching to this investment product thatwas felt to give a bet ter alternat ive than banking products. The purpose of this research wasto f ind out the comparison between each performance of sharia mutual funds (f ixed, stock,mixed and protect ion and Jakarta Islamic Index(JII as a benchmark of syaria port folio inIndonesia period 2009 using Risk Adjusted Returns Measurement (Sharpe, Treynor, and Jensen,and its prospect ive in 2010. The method of this research used purposive sampling and SPSSver.13.0 as a tools of comparat ive stat ist ical tests. Overall, these empirical results were concludedthat the performance of syaria mutual funds was viewed f rom the aspect of returnand risk variables showed a good performance compared to its market index (JII in 2009.

  12. Kebijakan Pengawasan Iklan Pangan Olahan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Leny Susyanty

    2015-05-01

    Full Text Available The Act of The Republic of Indonesia Number 7 of 1996 on Food mentioned that every label and or advertisement concerning food to be sold must mention information concerning the food correctly and not misleading. The government shall regulate, supervise and the measure which are needed, in order that an advertisement concerning food which is sold does not contain information which may be misleading. This cross-sectional study was conducted to Identify legislation related to food advertisement. Primary data collection by means of in-depth interviews and Round Table Discussion (RTD, as well as secondary data collection concerning institusional report and monitoring documentation has been used. The data were analysed qualitatively. The findings indicate that monitoring of food advertisement only at the provincial level. Monitoring of Processed foodstuff advertisement by testimony in broadcast media, inset in the event program at television and advertising on the Internet is not optimal and it’s required cross-sectoral coordination

  13. IMPLEMENTASI AKUNTANSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUNG SUARYANA

    2011-01-01

    Full Text Available There has been a remarkable attention on social andenvironmental accounting recently. It informs us about social andenvironmental impact on operating activity of a company. Traditionalaccounting report only includes economic information for investors andcreditors’ interests. Social and environmental accounting has beendeveloped by various organizations in many countries. Accountingstandard in Indonesia has ruled it, however, there is a lack in theimplementation, especially in reporting prevention and maintenance ofenvironmental activities.To improve the implementation, there are several steps thatmust be done by the regulator. Firstly is to set standard ofsustainability reporting (SR and mandate the implementation forcompanies doing environmentally related activities. Secondly, is tomandate companies to prepare SR in accordance to the existingguidelines, such as those issued by Global Reporting Initiative (GRI.Thirdly, is to award companies that have been implemented SR.Fourthly, is to conduct environmental audit to improve credibility of SR.Finally, is to develop GCG mechanism to protect the interests of allstakeholders.

  14. Kontinuitas Pesantren dan Madrasah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Styaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available Pesantren is an educational institution, a pleace for deepeningreligious knowledge of Islam, with the aim of being a cadre of moslemscholars (ulama, leaders of ummah and the leaders of the Nation. Pasantrenis unique in the learning approach and outlook on life, the level of sharedvalues, the structure of the division of authority and all aspects of educationand other community. Other Islamic educational institutions, such as, themadrassa that stood on the initiative and realization of the Islamic reform,that is, the influence of Islamic reform in the Middle East, Western educationand the traditions of Islamic education in Indonesia. The renewal includesthree things: Improvements pesantren education system, adjustments tothe Western education system, and madiation between traditionalpesantren education system and the Western education system.

  15. POLITIK HUKUM JUDICIAL REVIEW DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartono Kartono

    2011-03-01

    Full Text Available Although Indonesia judicial review system is not opens the possibility of regulations review under the act against the constitution, das sollen pracitically these conditions may still occur. From political of law the legal authority of constitutional court should be able to put the interests of citizens rights that are based on the principles of recognition, guarantees, protection and legal certainty of a fair and equal treatment before the law. Given that changes in the constitution can not be done easily, then the judicial review in UUD 1945 should not be formulated too limitedly that restricting the organic law to complete and explore the authority that is adaptable to any concrete problem. Keywords: politics of law, constitutional court, UUD 1945, limitedly.

  16. Perwalian Menurut Konsep Hukum Tertulis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ishak Ishak

    2017-12-01

    Children who have not reached a certain age or have not married, growth and development can be influenced because parents are not capable of taking legal action, parents died or parents deprived of parental power over their children. In this regard, it is necessary to have a substitute for parent power over the child. Guardianship is a substitute for the power of parents against children. Civil Code, Law No. 1/1974 and KHI are part of the written law in Indonesia. the cause of the child under the guardianship, the rights and obligations of the child and the rights and duties of the guardian and also the cause of the termination of the guardianship, these matters differ according to the three-three laws of the above. Guardianship covers the management of the child and his property. In the guardianship of the trustee is expected to give a positive effect on the child and his property, not cause the opposite effect.

  17. Revealing Hidden Diversity in Menjangan Besar Island, Karimunjawa: Reef-Associated Decapods as a Proxy of Biodiversity Estimation (Mengungkap Keanekaragaman Tersembunyi di Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa: Estimasi Biodiversitas Menggunakan Dekapoda..

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Dian Pertiwi

    2015-07-01

    Full Text Available Kepulauan Indonesiamemiliki sejumlahArea Perlindungan Laut dan Taman Nasional yang merupakan tempat tinggal bagi organisme laut dengan tingkat keanekaragaman yang tinggi. Karimunjawa sebagai salah satu Taman Nasional, dikenal mempunyai keanekaragaman terumbu karang yang tinggi dan merupakan salah satu kawasan yang digunakan sebagai area studi keanekaragaman laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi keanekaragaman organisme pada habitat terumbu karang yang terdapat di kawasan pesisir Karimunjawa. Metode sampling semi-kuantitatif digunakan untuk mengestimasi keanekaragaman terumbu karang, dengan menggunakan anggota kelompok dekapoda sebagai perwakilan. Enam belas terumbu karang mati (dead coral head dari anggota Pocillopora, di koleksi dengan ukuran yang sama pada kedalaman 10 meter di kawasan Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa. Seluruh dekapoda yang dikumpulkan, diidentifikasi sampai tingkat famili dan menunjukkan terdapat 11 famili dari total 203 individu. Nilai statistik dari kekayaan spesies (Chao1 and ACE menunjukkan hanya 11 famili dekapoda yang dapat ditemukan di kawasan tersebut. Hasil kurva rarefaksi menunjukkan nilai yang mencapai titik kesetimbangan setelah karang mati ke-empat belas, yang mengindikasikan bahwa penambahan koleksi sampel tidak akan mengubah estimasi keanekaragaman yang ditemukan. Index keanekaragaman Shanon-Wiener juga menunjukkan nilai keanekaragaman yang rendah dengan nilai 1.9. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pemahaman bagi keseluruhan keanekaragaman terumbu karang yang terdapat pada suatu kawasan dan sebagai dasar pengetahuan untuk tujuan pengamatan ekosistem terumbu karang bagi perlindungan dan konservasi. Kata kunci: keanekaragaman, terumbu karang, dekapoda, Indonesia, Karimunjawa. The Indonesian archipelago, with its higher number of Marine Protected Areas (MPA and National Parks, is a home to a high diversity of marine organisms. Karimunjawa is an Indonesian National Park that is well

  18. PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS DI TIGA PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusianawaty Tana

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract Active pulmonary Tuberculosis (TB cases and drug resistance Myco-baterium tuberculosis strain increase the risk of health workers who contact to TB patients. Primary Health Care (PHC workers in Indonesia have the risk to be exposed to M. tuberculosis in workplace. This study aimed to evaluate the implementation of occupational health and safety concerning prevention of M. tuberculosis transmission in PHC and the obstacles. It was a cross sectional study in 50 microscopic referral PHCs (PRM and PHCs with capability in microscopic examination (PPM in Banten Province, Gorontalo Province, and South Kalimantan Province. Data collection was conducted in 2012 through interview and observation to obtain data on PHC characteristic, occupational health and safety implementation, the completeness of guidelines, and facilities. Occupational health and safety implementation on pulmonary TB prevention in PHCs had not fulfilled all the WHO M. tuberculosis transmission prevention guideline yet. Training on TB prevention for the PHC workers had been conducted. Only 58 % of PHCs implemented the program and 56 % had regular health check-up and TB screening activities. Health promotion equipments and facilities for occupational health and safety were still lacking in 26 % of PHCs. Personal Protection Equipments (PPE such as gloves and disposable maskers were available in almost all PHCs (98 % and 96 %. General facilities and laboratory facilities were still lacking in 68 % and 40 % of PHCs (n=50, respectively. Conclusions : Occupational health and safety implementation in PRM/PPM need to be improved by completing the facilities of PHC, laboratory, and health promotion. Key words : Primary health care, occupational health and safety   AbstrakMunculnya kasus TB paru aktif dan kedaruratan strain TB resisten obat, meningkatkan risiko bagi pekerja yang kontak dengan penderita TB. Pekerja puskesmas di Indonesia mempunyai risiko terpajan kuman TB dari lingkungan

  19. DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK SIKATRIK KORNEA DI INDONESIA, RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erry Erry

    2012-11-01

    Full Text Available Sikatrik kornea dapat menimbulkan gangguan penglihatan mulai dari kabur sampai dengan kebutaan. Sikatrik kornea dapat bentuk ringan (nebula, sedang (makula dan berat (leukoma. Gangguan kornea merupakan penyebab kebutaan kedua didunia setelah katarak. Sikatrik kornea lebih sering disebabkan oleh infeksi, xeropthalmia dan trauma. Belum ada data yang akurat mengenai prevalensi sikatrik kornea di Indonesia. Yang diteliti adalah semua responden berusia  ≥ 5 tahun dari Riset Kesehatan Dasar 2007 yang merupakan penelitian potong lintang non intervensi. Pemeriksaan dengan senter dan dicocokkan gambar kartu peraga. Prevalensi sikatrik kornea pada kedua mata tertinggi di Provinsi Sumbar (2,5%, terendah di Provinsi di Sumut, Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Papua Barat dan Papua (0,3%. Prevalensi sikatrik kornea pada salah salah satu mata tertinggi di Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Sulawesi Tengah (0,9%, terendah di Provinsi DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (0,1%. Prevalensi sikatrik kornea pada dua mata maupun satu mata terendah dijumpai pada kelompok umur 20-29 tahun (0,1% sedangkan prevalensi tertinggi ditemui pada kelompok umur ≥ 75 tahun (8.7%. Sikatrik kornea dua mata dan sikatrik kornea satu mata berdasar gender hampir sama prevalensinya, sedangkan menurut pekerjaan tertinggi pada petani (1,8% dan terendah pada pekerja di sektor swasta (0,4%; lebih tinggi pada kelompok yang tidak bersekolah (4,1% dan terendah pada kelompok pendidikan tamat SLTA (0,4%; lebih tinggi di pedesaan baik dua mata (1,2% maupun satu mata(0,6% dibanding perkotaan. Prevalensi sikatrik kornea dua mata (1,1% lebih tinggi ditemui pada  tingkat pengeluran rumah tangga yang rendah sedangkan sikatrik kornea pada satu mata (0,4% persentasenya lebih rendah pada tingkat pengeluran rumah tangga yang tinggi. Gangguan penglihatan berat  (10,4% kebutaan (9,8%. Kesimpulan: Prevalensi sikatrik kornea lebih tinggi pada masyarakat yang berpendidikan rendah yang tinggaldi daerah

  20. ISU STRATEGI PEMBIAYAAN DEFISIT ANGGARAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daryono Soebagiyo

    2012-12-01

    Full Text Available The issue of budget deficit financing strategy has been broad enough to gain attention in macroeconomic policy. This study is focused on Analysis of Budget Deficit Financing in Indonesia. How is the deficit financing management implemented such as what are the best sources and its contribution to the Indonesian economy. The study explains that the model used to estimate the impact indicators is capable to manage budget deficit financing, in which the variable domestic financing and external debt encourages the economic growth. Another research goal is to identify the amount of deficit financing sources and their effects on the economy. Under normal conditions in simulation 2. by increasing foreign financing about 15 percent, economic growth will increase about 1.40 percent, and inflation will fall about 0.11. In the crisis where the interest rate increased 15 percent and domestic financing increased with the same rate, economic growth will fall 0.08 and inflation 0.01 percent.

  1. TRANSISI KESEHATAN DI INDONESIA (KAJIAN DATA SURKESNAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianty Pradono

    2012-11-01

    Full Text Available Demographic transition followed by the epidemiological transition have yielded to the transition in health, shown by the changes of mortality pattern due to diseases, number of total fertilities and population Life expectancy. To examine Indonesian health transition, analysis of National Health Survey is conducted, consisting of Morbidity and Mortality studies, Demographic Health Survey, and the 2004 TB Prevalence Survey. The results show the delayed transition with some polarization pattern. Number of infectious disease is still high, resulting from the new-emerging and re-emerging diseases, along with the increase of non communicable diseases. The transitions vary across region. In Java Bali and Surnatera region, non-communicable diseases as population cause of death could be obviously found, whereas in Eastern Indonesia, the causes of death are still dominated by the infectious disease. Behavioral and risk factors for the non communicable disease tend to incline according to the 2001 and 2004 NHHS. Furthermore, a significant relationship is found between those risks factor and the occurrence of non-communicable diseases. The analysis reveals the risk of developing hypertension in smokers is 2.5 times higher than in non smokers. Moreover, the risk of getting hyperglycemia and hypercholesterolemia is 2.2 and 1.4 times, respectively, higher in less active respondents than in those who have adequate physical activities. Therefore, prevention programs are necessarily required since the increase of the risk factors will represent the emergence of diseases in the future. Keywords: risk factors, transition,

  2. Corporate Ethical Identity Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Sukardi Taufiq Wijaya

    2013-11-01

    Full Text Available This article describes the extent of Islamic Banking in Indonesia in function as an agent of development through ethical identity disclosure in annual reports of Islamic Banking. The importance ethical identity of the company as a part of the personality in the achievement of business objectives, has the purpose to describe the manifestations and uniqueness in order to operate well and success in the market, able to provide recognition and distinction between banks, as an important aspect of the bank’s market competitiveness of sustainable, which includes an understanding of the ethical and social culture of the bank. Islamic banking as a financial institution which different with conventional banks, have a view applies fundamental concepts of property rights and contracts that govern behavior, ethical, moral and social economy, both individuals, institutions, communities and countries. Fundamental perspective above, will be able to belief in religion (Islam, as well as support for Islamic Banks to be integral and system economic of Islam will be applicable in all times and in particular contribute for national economy, as well as being an alternative system for the development of the world economy.

  3. Komunitas Fujoshi Di Kalangan Perempuan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Andam Dewi

    2012-11-01

    Full Text Available This article discusses fan community of the Boys Love (BL manga among young women in Indonesia. BL manga tells a romance between fellow men. BL manga is a sub genre of shojo manga, the manga for girls and women readers in Japan. BL manga belongs to the genre for female readers because the comic artist is a woman. Both in Japan and outside Japan, the development of BL manga receives much attention from many researchers and observers of Japanese study. Using cultural-study perspective, they examine the phenomenon of BL manga and fujoshi community formed by BL fandom. This study discusses the formation of BL manga fandom community by linking the construction of gender identity using a cultural-study perspective and gender performativity concept by Judith Butler. By using Judith Butler's concept of gender performativity we can see why and how the Indonesian female teens construct their gender identity through fandom of BL manga.

  4. KEBIJAKAN MONETER DALAM MENGATASI INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Fauziyah

    2016-01-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the transmission mechanism of monetary policy in   control the inflation in Indonesia, both in terms of sharia and conventional. The analytical  tools that used  in this research  is  the Autoregessive  Vector (VAR. This VAR research results conducted by Test Impulse Response Function (IRF  and  the  Test  of  Forecast  Error  Variance  Decomposition  (FEVD.  IRF showed  that the yield on the conventional side (Model I is variable SBI had a negative impact and bonds provide a positive impact on inflation, while on the sharia (Model II have a positive impact in terms of reducing inflation. Fluctuation on Islamic monetary transmission mechanism more stable than the conventional monetary policy transmission mechanism. FEVD the model I give a negative contribution in raising inflation about 43.86%, while the second model of a positive contribution in the sense of lowering inflation about to 25.77%. Therefore we can conclude sharia monetary policy transmission mechanism is better than conventional transmission mechanism of monetary policyDOI: 10.15408/sjie.v4i1.2295

  5. TANTANGAN DAN STRATEGI REKRUTMEN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endro Puspo Wiroko

    2017-12-01

    Full Text Available This study aims to see the current picture of recruitment in Indonesia. The research used survey method which was then analyzed thematically. Research subjects were 46 participants who worked in the field of recruitment with varied rank and seniority. The main findings related to the recruitment process are summarized based on participant responses. First, the majority of respondents argued that recruitment is currently very challenging considering on one hand the presence of less qualified candidates or even on the other hand the company does have a high enough demands. Second, given the budgetary problems, companies must adjust their recruitment strategies to their internal conditions. Finally, a recruit must have certain abilities such as target orientation, networking, negotiation, and analytic thinking. The results of this descriptive study can be used as a basis for further research and for recommendations on recruitment discussion forums. This study is limited to respondents from private companies, further research is suggested to increase the number of representative samples and develop more specific instruments.

  6. HUBUNGAN RETURN SAHAM DAN INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Triaryati

    2017-03-01

    Full Text Available The effect of inflation to the stock return research had been held since three decades ago based on GeneralizeFisher’s Hypotheses, but ‘how inflation influenced stock return’ had become a debate until today. In Indonesiamost of the related research used inflation as one of the variables that influenced stock return despite of others inshort period of time. This research investigated the effect of inflation to the stock return in Indonesia within fifteenyears, which was divided into 3 (three periods of time reflecting different economic growth for each of it. Thepurpose of this allotment was to see the consistency how inflation influenced the stock market. Using a secondarydata from monthly inflation and IHSG period 1998 until 2012, included three hundred and sixty observation,simple regression model analyses was applied. This research acknowledged that inflation negatively influencedstock return in a long time period, but it did not exist in the short time period, except when the level of inflationreached 10%. In conclusion, inflation influence on the stock return was not ascertained by how long the investigationwas held but if there was any inflation rate reaching 10% within the period of investigation.

  7. Pembagian Kewenangan Dalam Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan Di Perairan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Muthalib Tahar

    2012-10-01

    Full Text Available Sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2006 Indonesia merupakan Negara Kepulauan. Berdasarkan Undang-undang tersebut, perairan Indonesia meliputi laut teritorial Indonesia, perairan kepulauan Indonesia, dan perairan pedalaman Indonesia. Perairan ini tunduk dan berada di bawah kedaulatan negara Indonesia. Di samping itu Negara Indonesia juga memiliki hak berdaulat atas Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI yang diatur dalam UU No. 5 Tahun 1983, dan memiliki hak berdaulat atas zona tambahan, dan landas kontinen. Perairan Indonesia merupakan sumber daya hayati (perikanan, dan daerah dasar laut dan tanah di bawahnya merupakan sumber daya non-hayati bagi bangsa Indonesia. Perairan Indonesia juga dimanfaatkan oleh kapal-kapal Indonesia dan asing untuk navigasi antar pulau maupun antar Negara. Begitu besar manfaat dan pentingnya perairan Indonesia, di perairan Indonesia seringkali terjadi pelanggaran perundang-undangan yang berkaitan dengan perairan Indonesia, seperti pencurian ikan yang dilakukan oleh kapal-kapal penangkap ikan asing (illegal fishing, usaha penyelundupan barang-barang, keimigrasian, pembuangan limbah minyak dari kapal-kapal, dan lalu-lintas kapal yang tidak damai. Terhadap pelanggaran perundang-undangan ini perlu dilakukan penindakan; akan tetapi dalam upaya penindakan ini sering kali terjadi tumpang tindih kewenangan di antara berbagai instansi yang memiliki kewenangan penegakan hukum di perairan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ketentuan UU No. 5 Tahun 1983 tentang ZEEI, bahwa satu-satunya aparatur penegak hukum di bidang penyidikan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia adalah Perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut yang ditunjuk oleh Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia untuk penangkapan ikan dan/atau pembudidayaan meliputi laut teritorial Indonesia, perairan kepulauan, dan perairan pedalaman Indonesia, serta ZEEI. Berdasarkan ketentuan UU No. 31

  8. ANGKA KEMATIAN DI BERBAGAI PROPINSI DI INDONESIA (DATA RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Irianto

    2012-11-01

    Full Text Available Mortality rate is sensitive indicator for evaluation of health program. The mortality data could befound by many methods, one of them is by using Riskesdas data 2007. Thru the Riskesdas mortality data was collected from households with the period of one year before the Riskesdas implementation. Mortality rate could be counted by using indirect method thru child still live and died child by categories of mother age stated in Susenas data 2007. By direct method, it can be stated that crude death rate of Indonesia in general is 4.6 per mil, 5.3 per mil for men and 3.9 for women, then, infant mortality rate is 22 per mil. By using indirect method, it can be found that mortality rate for child under five year-old is 41 per mil. The finding of this analysis: there is linier causal between crude death rate and ratio of public health center by 100,000 people, but is not significant by hospital, medics and non medics. Variation of mortality rate by provinces can't be described by ratio health facility, but increasing the ratio of public health center by population is to improve reporting event of mortality. Keywords: Crude death rate, infant mortality rate, mortality rate of child under five years

  9. Determinan Kejadian Cedera pada Kelompok Pekerja Usia Produktif di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusianawaty Tana

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractInternational Labor Organization (ILO in 2008 estimated that 14 % of the 2.34 million people died as a result of work-related accidents. In Indonesia, work-related accidents data are still limited and only focus on the formal sector. The research purpose was to identify the determinant of the injury in Indonesia productive age (15-64 years old workers.This study was a further analysis of National Health Research (Riskesdas data in 2013. The data were analyzed by complex sample with significancelevel 0.05 and 95% confidence intervals. The workers who met the study criterias were 405,984 persons. The determinant of injury was age, gender, hypertension, region area, visual and hearing impairment, education, diabetes mellitus, marrital status, body mass index, occupation, economical status, subdistrict area (OR adjusted 1.1-2.17 p≤0.009. The injury of the 15-24 years old group was 2.17 times higher than55-64 years old group, males were injured 1.8 times higher than females, workers who had hypertension were 1.6 times than normotension. Workers stayed in Eastern Indonesia Region was injured 1.5 times higher than in Sumatra Region, and workers with hearing impairment in both ears were injured 1.5 times higher than normal hearing. The main determinant of injury in productive age workers was age, gender, hypertension, and hearing impairment. Efforts to prevent injury were required, especially foryoung workers.Keywords : workers, injury, productive age, Indonesia, Riskesdas 2013 AbstrakInternational Labor Organization (ILO memperkirakan 14% dari 2,34 juta orang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja (2008. Di Indonesia, data terkait kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan masih terbatas dan hanya fokus pada pekerja sektor formal. Penelitian ini bertujuan menentukan determinan kejadian cedera pada pekerja usia produktif (15-64 tahun di Indonesia, menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas Tahun 2013. Data dianalisis dengan kompleks

  10. Menyoal Kebebasan Beragama dan Penodaan Agama Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayan Sopyan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Questioning the Religious Freedom and blasphemy in Indonesia. The presence of the Constitutional Court in the reform era is the strengthening of the foundations of constitutionalism in the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. The Court in this case a role to enforce and the protector of the citizen's constitutional rights and the protector of the human rights. Including in this case, the right to religion and religious practices and teachings of their respective religions, in accordance with the constitutional mandate. However, on the other hand there is the discourse of freedom of expression and freedom of speech includes freedom to broadcast religious beliefs and understanding of the "deviant" and against the "mainstream" religious beliefs and understanding in general, as in the case of Ahmadiyah. The Court in this case is required to provide the best attitude when faced judicial review in this case still required in addition to guarding the constitution in order to run properly.   Abstrak: Menyoal Kebebasan Beragama dan Penodaan Agama di Indonesia. Kehadiran lembaga Mahkamah Konstitusi di era reformasi merupakan upaya penguatan terhadap dasar-dasar konstitusionalisme pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. MK dalam hal ini berperan menegakkan dan melindungi hak-hak konstitusional warga negara (the protector of the citizen’s constitutional rights dan pelindung HAM (the protector of the human rights. Termasuk dalam hal ini, hak untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah serta ajaran agamanya masing-masing, sesuai dengan amanat konstitusi. Namun, disisi lain ada wacana kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat termasuk didalamnya kebebasan untuk menyiarkan keyakinan dan pemahaman keagamaan yang “menyimpang” dan bertentangan dengan “mainstream” keyakinan dan pemahaman keagamaan pada umumnya, seperti dalam kasus Ahmadiyah. MK dalam hal ini dituntut untuk mampu memberikan sikap

  11. GAMBARAN FARMASIS YANG MEROKOK DI ENAM KOTA BESAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anny Victor Purba

    2012-11-01

    Full Text Available National Health Survey 2004 reported the prevalence of active smokers aged 10 years and above was 30%. In 2004, among other countries in the world, Indonesia ranked the 5th highest in tobacco consumption. Cigarette smoke produces lung carcinogens, which in America causes 3000 deaths yearly due to lung cancer to adults who are non-smokers. About 300,000 children who are passive smokers inflict a lower respiration infection such as bronchitis and peneumonia, and±1,000,000 asthma sufferers are inflicting an increase in episodes and worsening of symptoms. Damage mucosa of the lungs caused by smoking causes the smokers to easily get infections such as TB. Pharmacists can be as health educators, who are directly in contact with patients, are in unique position to give support and as motivators for patients to stop smoking.This research aimed to provide a description about pharmacists (smoking/non-smoking, their opinions and knowledge about smoking, drugs that help stop smoking and their role in helping patients stop smoking. As an instrument for collecting data, questionnaires were used by pharmacists in 6 (six big cities namely Jakarta, Solo, Surabaya, Medan, and Makassar. Over 711 pharmacists become respondents consisting of 271 (33. 75% men and 440 (66.25%, women. Pharmacists who smoked were 21.7% all were males. And 10.5% tried to seriously quit smoking. Pharmacists who did not smoke in the last 6 months were 12.2% and 9.5% were still smoking. Almost 93% pharmacies did not provide an area for smoking and only 7% provided it. Some reasons why pharmacists did not completely quit smoking were that they did not want to quit, environmental reasons and also it's not a process in which you can just suddenly stop and it needs motivation.Key words: smoking, tobacco. nicotine. lung carcinogen. pharmacists

  12. KETERLEKATAN SOSIAL INOVASI PRODUK BANK SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AM. M. Hafidz MS.

    2015-12-01

    Abstract: Tulisan ini dalam upaya untuk menunjukkan bahwa inovasi produk bank syariah terlekat (embedded dengan latar sosial yang ada. Hal ini terindikasi dari setidaknya empat hal. Pertama, yaitu kelahiran bank syariah di Indonesia yang dikonstruk secara sosial. Kedua, kehadiran nilai (values yang dijadikan sebagai rujukan dalam mengembankan produk perbankan. Ketiga, keberadaan DPS guna mengawal shariah compliance, baik dalam rangka memenuhi kewajiban regulasi maupun tuntutan pasar. Keempat, dominannya pembiayaan untuk micro-finance. Adanya inovasi produk yang terlekat dengan latar sosial dan nilai-nilai yang dipegangnya, menunjukkan bahwa bank syariah bukan saja sebuah entitas bisnis an sich, namun lebih jauh dari itu bank syariah adalah bagian integral dari sebuah sistem Islam yang kaffah.

  13. Tanaman Genetically Modified Organism (GMO dan Perspektif Hukumnya di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuwono Prianto

    2017-08-01

    Full Text Available Abstrak Genetically modified organism (GMO merupakan organisme yang gen-gennya telah diubah dengan menggunakan teknik rekayasa genetika. Produk rekayasa genetika diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu generasi pertama: satu sifat; generasi kedua: kumpulan sifat; generasi ketiga dan keempat: near-intragenic, intragenic, dan cisgenic. Adapun produk rekayasa genetika pada tanaman di Indonesia di antaranya adalah padi, tomat, tebu, singkong, dan kentang. Regulasi tanaman hasil rekayasa genetika diatur oleh beberapa lembaga, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Komisi Keamanan Hayati, Tim Teknis Keamanan Hayati, dan Biosafety Clearing House, berdasarkan peraturan pemerintah No. 21 tahun 2005. Pengujian yang dilakukan pada produk rekayasa genetika meliputi analisis sumber gen penyebab alergi, sekuens homolog asam amino, resistensi pepsin, skrining serum, serta penggunaan hewan uji. Berbagai produk GMO di Indonesia sejauh ini merupakan produk yang dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, yang perlu diawasi secara ketat dari segi dampaknya terhadap lingkungan melalui ketentuan hukum yang berlaku, yang diwakili oleh instansi-instansi terkait tersebut.Abstract Genetically modified organism (GMO is an organism whose genes that have been altered by using genetic engineering techniques. Genetic engineering products are classified into 4 types, which are the first generation: one trait; the second generation: a collection of properties; the third and fourth generation: near-intragenic, intragenic, and cisgenic. The genetic engineering products in plants in Indonesia include rice, tomatoes, sugar cane, cassava, and potatoes. The application of the genetically engineered crops is regulated by several institutions, including the Ministry of Environment, the Ministry of Agriculture, the Biosafety Commission, the Biosafety Technical Team and the Biosafety Clearing House, under government regulation No. 21 of the year

  14. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  15. PERILAKU KONSUMEN TERHADAP MANGGAARUMANIS DI TIGA KOTA BESAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tutik Setyawati

    2012-10-01

    Full Text Available The value of imports of fruit in Indonesia also continued to increase, and in the reality import of the fruit is not least of which is a tropical fruit that can be grown in this country and has been cultivated on a massive scale by farmers, one of themis mango ofArumanis. On the other hand, consumer behavior tend to be very complex and is influenced by emotions, motives and attitudes.For the reason the understanding of concerning behavior of consumer become relevant because the information generated has aspects to like to (a devise a strategy development, production and marketing of the product, (b compile policy of public related to protection of consumer and producer and (c continue with new ideas to producers to not merely sell products and to consumers to be more careful and prudent in making decisions.Research location is three metropolisincluding especial consumer of horticulture product that is Jakarta (DKI, Bandung ( West Java and Padang ( West Sumatra. Responden of consumer survey is selected household consumer at random. Amount of consumer responder in] third the town is West Java = 123 people; Glorious DKI = 110 West Sumatra and people = 106 people, become totally = 339 people.The main analytical tool used is descriptive statistics, cross tabulation, chi square test and the Kruskal Walls to determine the relationship of various product attributes and socio-economic conditions through the use of SPSS statistical program. The results showed the majority of respondents have age between 30-49 years or are of childbearing age, with the majority of education above high school and is a housewife who works.Somewhat different characteristics occurred in Padang where housewives mostly working (70.8%, education SLTA large enough (61.3%, while in Bandung partially big housewife does not work (53.7%. Taste is an indicator of the most dominant in the purchase arumanis mango, flesh color followed. The first criterion is the most preferred by

  16. HUBUNGAN AGENSI DAN KINERJA PADA PERUSAHAAN KELUARGA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Agus Harjito

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractThe objective of this study is to investigate the simultaneous relationship between managerial ownership, institutional ownership, debt policy and dividend policy in reducing agency problem mechanism in the Family Business in Indonesia. If there is a negative relationship between the mechanisms of reducing agency problems means there is an interchangeable (substitution relationship between the mechanisms of reducing the agency problems that agency costs can be reduced. However, if there is a positive relationship means that the increasing use of one of the mechanisms reducing agency problems will increase the use of other mechanism reducing agency problems. The populations of this study are all companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2001 to 2011 except for companies from the financial sector, banking, and the dominant firm is owned by the government. The sample in this study are 46 companies that obtained by the method of purposive sampling. To analyze the relationship between variables simultaneously, this study uses two-stage least squares (2SLS. The result shows that there is significant relationship exists between debt policy and dividend policy. But, there is no significant relationship between insider ownership and debt policy, and between insider ownership and dividend policy in reducing agency problems in the Family Business in Indonesia although the firm performances proxied by Tobin’s Q are increase.Keywords: agency problems, firm performance and family business.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan agensi yang ditunjukkan oleh variabel-variabel pengawasan masalah agesi dengan kinerja pada perusahaan keluarga di Indonesia. Variabel-variabel pengawasan masalah agensi yang digunakan sebagai variabel dependen dan sekaligus juga sebagai variabel independen meliputi kebijakan hutang, kepemilikan insider dan kebijakan dividen, sedangkan kinerja perusahaan keluarga diproksi dengan nilai Tobin’s Q

  17. Pengaruh Program Green Hotel Terhadap Minat Beli Konsumen Di Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Sugianto, Evelyn; Kurniawan, Christabel Josephine

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program green atau ramah lingkungan yang diterapkan oleh hotel di Indonesia terhadap minat menginap konsumen. Program green yang diteliti dalam penelitian ini adalah reduce consumption, green product and services, recyclables dan energy-saving. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian kuantitatif ini adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program reduce consumption dan energy-saving ber...

  18. Analisis SWOT Implementasi Tekonologi Finansial terhadap Kualitas Layanan Perbankan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imanuel Adhitya Wulanata Chrismastianto

    2017-04-01

    Menyikapi realisasi era digital saat ini, kualitas layanan perbankan di Indonesia diharapkan semakin meningkat secara signifikan, agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil. Namun, pada kenyataannya kualitas layanan perbankan di Indonesia saat ini masih minim dalam mengakses masyarakat yang tinggal di daerah 3T tersebut. Mencermati berbagai realita yang telah diuraikan di atas, maka melalui analisis SWOT implementasi kebijakan teknologi finansial ini, diharapkan kualitas layanan perbankan semakin dapat ditingkatkan dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara riil dan para pelaku perbankan dapat memahami pengelolaan fungsi manajemen perbankan dengan tepat didasarkan pada sikap takut akan Tuhan dan menghargai sesama, dalam konteks pengelolaan aset internal maupun eksternal yang mencakup aktivitas perbankan secara holistik. Dengan demikian, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT implementasi teknologi finansial terhadap kualitas layanan perbankan Indonesia di era digital melalui studi literatur perbankan.

  19. Peran Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Investasi Asing Pada Sektor Properti Di Indonesia Di Era Pasar Bebas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosi Agustiawan

    2015-01-01

    Full Text Available Abstrak Pasar bebas adalah hasil dari proses globalisasi yang telah menciptakan integrasi ekonomi antar negara. Artikel ini mengkaji dampak globalisasi di pasar properti global dan peran sistem informasi untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia. Meningkatnya investasi asing langsung (Foreign Direct Investmen/FDI yang mengalir ke negara berkembang termasuk Indonesia di berbagai sektor termasuk properti telah memberikan banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi. Buruknya peraturan kepemilikan tanah dan infrastruktur adalah masalah utama yang harus diatasi untuk menjaga agar investor asing masih berniat untuk menanamkan modalnya dalam pasar properti global. Sistem informasi dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut melalui penggunaan e-government dan perencanaan strategis implementasi sistem informasi dalam proyek infrastruktur. Abstract Cross-border relationships do not only affect many aspects but it also creates economic integration among countries. This essay examines the impact of globalization on the property market and the role of information system to promote foreign direct investment (FDI in Indonesia. Allowing foreign direct investment (FDI flows to those developing in various industries including property has clearly provided positive opportunities to improve their economic. Poor land regulations and infrastructure are the main issues that must be overcome to maintain foreign investor still intend to capitalize on the global property market. Information system can be used as effective tool to resolve those issues through e-government and strategic implementation in projects infrastructure.

  20. ANALISIS OMNICHANNEL CUSTOMER EXPERIENCE MATURITY DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas W. Yanuardi

    2017-02-01

    Full Text Available Customer Experience yang baik mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga membuat pelanggan menjadi setia terhadap penyedia jasa. Pentingnya Customer Experience ini membuat banyak perusahaan ber fokus dalam membangun strategi Customer Experience - nya. Salah satu strategi C ustomer Experience untuk meningkatkan kepuasan pelanggan adalah dengan Omnichannel Customer Experience . Prinsip Omnichannel adalah melakukan integrasi data di semua saluran komunikasi pelanggan sehingga perusahaan mendapatkan pandangan 360 o terhadap pelang gan, atau disebut “ single customer view ”. Integrasi data memungkinkan pelanggan melakukan interaksi dengan perusahaan melalui saluran manapun yang diinginkannya, tanpa harus mengulang informasi ketika ia berpindah saluran. Single customer view kemudian mem ungkinkan perusahaan melakukan personalisasi, yaitu memberikan pelayanan kepada pelanggan secara personal sesuai profil, aktivitas, perilaku, dan ketertarikan pelanggan tersebut. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk , sebagai salah satu Communication Service Provider (CSP , telah mengimplementasikan strategi Omnichannel . Penelitian ini bertujuan mengukur maturity level dari implementasi Omnichannel Customer Experience PT Telekomunikasi Indonesia Tbk berdasarkan aspek - aspek dalam Omnichannel Maturity Model , men ggunakan metode expert judgment. Hasil analisis menunjukkan bahwa Telkom telah melakukan inisiasi implementasi Omnichannel Customer Experience dengan diterapkannya platform single window yang terintegrasi di semua saluran pelanggan dan dari sembilan dimensi p engukuran Omnichannel Maturity Model mayoritas sudah berada pada level Cross Channel .

  1. Analisa Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Brand Image Dan Customer Loyalty Di Pop! Hotels Indonesia

    OpenAIRE

    Livia, Astrid; Gladys, Gladys

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh CSR terhadap brand image dan customer loyalty pada Pop! Hotels di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan bantuan penyebaran kuesioner yang dibagikan kepada 200 responden yang pernah menginap di Pop! Hotels di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image dan customer loyalty. Selain itu CSR juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap customer ...

  2. Implikasi Corporate Governance terhadap Kinerja Family Business di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Itan

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini melihat hubungan antara corporate governance quality dan kinerja pada perusahaan keluarga di Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada 126 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2008 sampai 2012 dengan menggunakan analisis regresi berganda. Dalam penelitian ini, corporate governance quality di proksikan dengan corporate governance process dan corporate governance mechanism, sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan ROA dan Tobin’s Q. Corporate governace process terdiri dari variabel hak-hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, dan tanggung jawab dewan. Sedangkan variabel corporate governance mechanism adalah ukuran dewan direksi, komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan asing. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel hak-hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, ukuran dewan direksi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan asing mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan ROA. Sementara itu, variabel pengungkapan dan transparansi, tanggung jawab dewan, dan ukuran dewan direksi berpengaruh terhadap Tobin’s Q.Kata kunci:  Mekanisme corporate governance; corporate governance process kinerja perusahaanThis paper explores the relationship between corporate governance quality and firm performance of family business in Indonesia. This study covers the period of 2008 to 2012 and 126 listed family companies from Indonesia Stock Exchange are included has been examined by using multiple regression analysis. In this study, corporate governance quality is proxied by corporate governance process and corporate governance mechanism, while performance is measured by return on assets (ROA and Tobin‘s Q. Measures of corporate governance process employed are rights of shareholders, equitable treatment of shareholders, role of stakeholders, disclosure and

  3. MODEL REKORDING DATA PERFORMANS SAPI POTONG LOKAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L Hakim

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Kontribusi ternak lokal dalam memenuhi kebutuhan pangan protein hewani bagi masyarakat Indonesia masih patut diperhitungkan, walau ditenggarai ada penurunan populasinya. Adanya tingkat pemotongan ternak produktif yang tidak seimbang dengan tingkat reproduksinya, ditambah dengan masih berlangsungnya kebijakan impor sapi potong maupun dagingnya, menyebabkan terancamnya ternak sapi lokal menuju kepunahan. Upaya yang harus dilakukan adalah mengembangkan populasinya dengan memperbaiki performans produksi dan reproduksinya. Namun perlu diingat bahwa dalam program perbaikan mutu genetik ternak, program rekording yang dilakukan secara tertib, benar, akurat, dan berkesinambungan, harus mendapat prioritas utama. Untuk memudahkan rekapitulasi dan analisis data, diperlukan software rekording, yang tentunya harus sederhana dan mudah diterapkan di lapang. Dalam Program Rusnas Sapi, telah dirancang software rekording sapi potong (SRS Versi.1.1. yang dapat digunakan untuk rekapitulasi dan pengolahan data performans produksi dan reproduksinya. Dalam implementasinya di lapang, software tersebut masih terus dikembangkan dan di update sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Bersamaan dengan perancangan software rekording sapi, juga telah dipersiapkan disain website sapi potong lokal Indonesia, dimana beberapa tahapan inventarisasi data telah dilakukan. Dengan demikian diharapkan akan terdapat wadah komunikasi bagi para peternak dan terakumulasinya data-base sapi potong lokal di Indonesia. Kata kunci: Rekording, performans, sapi potong lokal, software.   DATABASE RECORDING MODELS OF INDONESIAN  LOCAL BEEF CATTLE PERFORMANCE ABSTRACT The contribution of livestock to meet local needs in food of animal protein for the people of Indonesia should still be calculated, despite the decline in population there. The existence of cutting the level of productive livestock that is not balanced with the reproduction level, and the remains of the policy of import of beef

  4. PENGADOPSIAN TEKNOLOGI RFID DI RUMAH SAKIT INDONESIA, MANFAAT DAN HAMBATANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Vanany

    2009-01-01

    Full Text Available This paper explores the benefit and barriers of RFID (Radio Frequency Identification technology adoption in Indonesian hospitals context. The investigation methods of this research used interview and semi-structured questionnaire on RFID consultants, RFID researchers, and big hospital managers in Java Island. The benefits and barriers of RFID technology adoption are identified from literature review. The barriers of RFID technology adoption are divided into two aspects, i.e., as business and technology aspects. The results of this study suggest that the benefits of RFID technology adoption are dominated of intangible benefit. Most of the respondents believed that the main barriers of RFID technology adoption are (1 the complexity of RFID technology (2 the lack of complete and valid information, and (3 there is no sufficient budget available. The detail of the outcomes and the implications of this reasarch are also discussed. Abstract in Bahasa Indonesia: Makalah ini berupaya mengeksplorasi manfaat dan hambatan dari pengadopsian teknologi RFID (Radio Frequency Identification dalam konteks rumah sakit di Indonesia. Metode investigasi dari penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner semi-struktur untuk konsultan, peneliti teknologi RFID dan manajer rumah sakit berkatagori besar di Pulau Jawa. Manfaat-manfaat dan hambatan-hambatan dari pengadopsian teknologi RFID telah diidentifikasi dari studi literatur. Hambatan dari pengadopsian teknologi RFID dibagi menjadi dua (2 aspek yaitu hambatan dari aspek bisnis dan teknologi. Temuan dari studi ini meyakini bahwa manfaat dari pengadopsian teknologi RFID didominasi oleh manfaat yang bersifat intangible. Sebagian besar responden meyakini bahwa hambatan utama dari pengadopsian teknologi RFID adalah: (1 kompleksnya teknologi RFID, (2 ketiadaan informasi yang lengkap dan valid, (3 tidak tersedianya anggaran yang cukup. Detail dari hasil studi dan implikasinya akan didiskusikan selanjutnya. Kata kunci

  5. DAYA SAING PRODUK TURUNAN SUSU INDONESIA DI PASAR DUNIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Yanti

    2012-06-01

    Indonesia di pasar internasional berdasarkan keunggulan komparatif yang dimiliki, (2 menganalisis dinamika dari susu Indonesia dan menganalisis posisi daya saing komoditas tersebut di pasar internasional melalui performa produk ekspor dinamisnya, (3 menganalisis faktor-faktor dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekspor susu Indonesia berdasarkan analisis pangsa pasar konstan. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur daya saing Indonesia adalah revealed comparative advantage analysis, Export product dynamic analysis (EPD, dan constant market share analysis. Hasil dari RCA menunjukkan bahwa produk turunan susu Indonesia untuk Milk not concentrated nor sweetened 1–6%  fat (HS 040120, Milk and cream, concentrated or sweetened (HS 0402 and Buttermilk, curdled milk, cream, kephir, etc (HS 040390 tidak memiliki keunggulan komparatif tetapi untuk Milk and cream powder unsweetened > 1,5% fat (HS 040221, Milk and cream nes sweetened or concentrated (HS 040299 dan Cereal, flour, starch, milk preparations and products (HS19 memiliki keunggulan komparatif. Analisis EPD menemukan bahwa seluruh produk turunan susu Indonesia masuk dalam posisi rising star. Hasil analisis CMS menyimpulkan bahwa sebagain besar faktor yang signifikan memengaruhi pertumbuhan ekspor HS 040390 dan HS 0402 adalah efek pertumbuhan impor, HS 19 didominasi oleh efek komposisi komoditas dan sisanya disebabkan karena efek daya saing. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan upaya untuk meningkatkan daya saing produk turunan susu Indonesia.Kata kunci: susu, daya saing, revealed comparative advantage (RCA, export product dynamic (EPD, constant market share analysis (CMSA

  6. PEMILU DAN DEMOKRATISASI DI INDONESIA (Catatan Kecil di Seputar Pelaksanaan Pemilu 1997

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    indro sugijanto

    1997-07-01

    Full Text Available Secara konstitusional, pemilihan umum dikonsepsikan sebagai salah satu wujud penegakan hak kedaulatan rakyat di bidang politik. Namun yang terjadi dalam praktak ketatanegaraan Indonesia, dari 6 (enam pelaksanaan Pemilihan Umum di masa Orde Baru menunjukkan adanya indikasi “Proses penguatan peran negara” (korporatisme. Gejala korporatisasi Pemilihan Umum dapat dicermati dari 3 (tiga hal. Pertama, besarnya dominasi birokrasi dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. Kedua, masalah perimbangan anggota perwakilan yang dipilih dan yang diangkat. Dan ketiga, sistem representasi proporsional yang masih dipertahankan. Korporatisasi penyelenggaraan Pemilihan Umum yang ditempuh melalui norma hukum (legalisasi menyebabkan penegakan hukum terhadap segala bentuk penyelewengan pelaksanaan Pemilihan Umum menjadi tidak objektif atau bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali. Tersumbatnya saluran formal inilah yang secara kriminogen memicu meletusnya berbagai gejolak di daerah atas pelaksanaan Pemilihan Umum 1997.

  7. Kajian Gender Leadership And Inequality Pada Perguruan Tinggi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswachyu Dhaniarti

    2017-10-01

    Full Text Available Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (2013, menyatakan meskipun Indonesia, Laos, dan Kamboja telah melakukan berbagai macam program kesetaraan gender, tiga negara tersebut termasuk negara dengan indeks ketimpangan gender yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki masih dominan di masing-masing indikator, baik ketenagakerjaan, pendidikan maupun keterwakilan di parlemen. Pentingnya masalah pengambilan keputusan pada perempuan telah diakui dalam kerangka tujuan pembangunan milenium. Salah satu indikator untuk memantau Millennium Development Goal 3 tentang kesetaraan gender. Penelitian McKinsey and Company (2008 dalam bukunya yang berjudul Women Matter 2 menunjukan bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas dapat memberikan perusahaan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, organisasi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Narotama, Surabaya sedangkan untuk survey dan pengambilan data dilakukan pada Kementerian Ristek Dikti (PT se-Indonesia dan Kopertis VII wilayah Jawa Timur (PTS se-Jawa Timur. Lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas Perguruan Tinggi diharapkan dapat memberikan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Dampaknya adalah meningkatnya peringkat Perguruan Tinggi dengan Rektor Perempuan, dalam klasifikasi dan pemeringkatan PT Kementerian Ristek Dikti sebagai gambaran perbaikan

  8. KONSEPSI DAN APLIKASI PIDANA MATI DALAM PERADILAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Pasek Budiawan

    2017-05-01

    Full Text Available Imposition of the death penalty by the judge in the criminal justice process Indonesia still remains a debate among groups that agread with the group that oppose it. But in some laws for special crimes such as terrorism, corruption, narcotics, psychotropic substances, and a human rights capital punishment is still regulated, as well as of the criminal code and the concept of the criminal code by 2015 capital punishment is still based. The  existence of the group that did not agree with the conception and application of this dying, argued that human life bussiness, my God, not the man to lift the perspective of the scientific criminal law that a death penalty still exists in all criminal acts by perpetrators of crimes with widespread impact as well as detrimental to the wider community the research for criminal santions was important to examine the existence of the norms of law as a basic for corrector by maximum capital punishment in Indonesia. Penjatuhan pidana mati oleh hakim dalam proses peradilan pidana Indonesia masih tetap menjadi perdebatan antara kelompok yang setuju dengan kelompok yang menentangnya. Namun dalam beberapa undang-undang tindak pidana khusus seperti terorisme, korupsi, narkotika, psikotropika dan peradilan hak asasi manusia pidana mati masih diatur, begitu juga KUHP dan konsep KUHP tahun 2015 pidana mati masih tetap dicanangkan. Adanya kelompok yang tidak setuju dengan konsepsi dan aplikasi pidana  mati ini berdalih bahwa nyawa manusia menjadi urusan Tuhan, bukan menjadi kewenangan manusia untuk mencabutnya. Perspektif keilmuan hukum pidana bahwa pidana mati masih eksis untuk diberlakukan sepanjang tindak pidana yang dilakukan pelaku menyangkut kejahatan luar biasa dengan dampak luas serta merugikan masyarakat luas. Penelitian terhadap sanksi pidana mati penting dilakukan guna meneliti keberadaan norma hukum sebagai dasar pembenar dijatuhkannya pidana mati ini di Indonesia.

  9. BIAS GENDER DALAM KONSTRUKSI HUKUM ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solikul Hadi

    2016-03-01

    Full Text Available Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat.Pengaturan peran laki-laki dan perempuan dalamkeluarga berdampak pada peran dan kedudukannya dalam masyarakat. Rumusan dalam Kompilasi Hukum Islam (KID yang membedakan peran perempuan dan laki Iaki perlu  dikritisi.Pembagian peran di dalam Kompilasi Hukum Islam (KHl yang sangat patriarkis dalam banyak hal cenderung banyak diilhami oleh aturan aturan jauh sebelumnya yang bersifat diskriminati.  Ditingkat nasional, pemerintah Indonesia pada tahun 1974melakukan reformasi hukum keluarga berupa Undang Undang Perkawinan Nomor 1/1974 yang kemudian dilengkapi dengan Kompilasi Hukum Islam. Pada aturanfornal pemerintah itu, dapat ditemukan sejumlah normayang ambivalen. Di satu pihak pemerintah mengakuilegal capacity kaum perempuan, di satu pihak justru mengukuhkan peranan berdasarkan jenis kelamin (sexroles dan stereotype terhadap perempuan dan laki laki dengan membagi secara kaku, peran perempuan di sektor domestik dan peran laki-Iaki di sektor publik. Kata Kunci: Rekonstruksi, Gender, Kompilasi Hukum Islam   The family is the smallest unit of society. Setting theroles of men and women in the family have an impact onthe role and position in society. The formulation in theCompilation of Islamic Law which distinguish the roleof women and male-to be scrutinized. The division ofroles in the Compilation of Islamic Law very patriarchalin many cases tend to more or less inspired by the rulesahead of time that is diskriminati. At the national level,the Indonesian government in 1974 to reform familylaws such as the Marriage Law No. 1/1974 which wasthen fitted with Islamic Law Compilation. Fornal on therules of the government, can be found a number of normswere ambivalent. On the one hand it recognizes the legalcapacity of women, on the one hand it confirms the roleof gender (sex roles and stereotypes of women and menby dividing rigidly, the role of women in the domestiksector and the role of male-in the public

  10. MODEL KONSEPTUAL UNTUK MENGUKUR ADAPTABILITAS BANK SAMPAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helena J Kristina

    2014-01-01

    Full Text Available Munculnya bank sampah sebagai upaya penerapan dari UU No18 thn 2008, merupakan suatu cara pengelolaan sampah dalam aksi nyata melalui gerakkan 3R (reduce, reuse, recycle dengan melibatkan langsung masyarakat. Untuk pemerintah sendiri, bank sampah menjadi langkah awal yang baik untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam memperlakukan sampah sebagai sesuatu yang mempunyai nilai guna dan manfaat. Program bank sampah yang diberdayakan di Indonesia tentunya diharapkan dapat memberikan sebuah sistem yang efektif dan efisien sehingga proses bisnis dari bank sampah yang diselenggarakan dapat maksimal. Sistem yang efektif dan efisien ini terangkum dalam suatu proses yang dikenal dengan proses adaptabilitas. Adaptabilitas bank sampah adalah kemampuan sistem bank sampah untuk bereaksi secara positip ketika proses atau kondisi faktor kunci mengalami perubahan.  Belum adanya penelitian mengenai sistem pengukuran adaptabilitas bank sampah di Indonesia, maka makalah ini menyajikan suatu ide model konseptual untuk mengukur adaptabilitas bank sampah, dengan harapan akan terbentuk pemahaman yang mendalam dari keseluruhan permasalahan atau sistem elemen yang membentuk sistem adaptabilitas bank sampah. Jika sistem adaptabilitas ini kelak bisa teramati dan terukur, maka akan berguna bagi pengambilan keputusan dalam pengalokasian sumber daya dan membuat perencanaan keberlanjutan dalam proses manajemen bank sampah. Kata kunci: bank sampah, adaptabilitas, keberlanjutan   Abstract The emergence of garbage banks as an effort to implement UU No18, 2008, is a method of waste management in a real action through the 3Rs (reduce, reuse, recycle by involving the public directly. For the government, a garbage bank is a good initial step for community empowerment in treating waste as something of value and beneficial. Garbage bank program empowered in Indonesia is, of course, expected to provide an effective and efficient system so that the business processes of the program

  11. Masalah Pelayanan Publik di Indonesia Dalam Perspektif Administrasi Publik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Mahsyar

    2011-10-01

    Full Text Available Public always demanded quality public services from the bureaucrats, even though these demands are not in line with expectations because the empirically public services that occurred during this still characterized by such things asconvoluted, slow, expensive, exhausting, uncertainty. Under such circumstances occur because people are still positioned as the party to “serve” is not being served. If considered public service issues in Indonesia, the main problems of public service today is associated with improved quality of service itself. According to Albrecht and Zemke (1990 the quality of public services is the result of interaction of various aspects, the system of care, human resources service provider, strategy, and customers. While Mohammad (2003 states that quality service is dependent on aspects such as how the pattern of its implementation, support human resources, and institutional management . New Perspectives for Public Service and Good Governance is considered most appropriate for the conditions present in addressing issues of public services in Indonesia, using a model like the model citizen’s charter, model KYC (Know Your Customer, and m-Government model. Publik selalu menuntut kualitas pelayanan publik dari birokrat, meskipun tuntutan ini tidak sesuai dengan harapan karena pelayanan publik secara empiris yang terjadi selama ini masih ditandai dengan hal-hal seperti berbelit-belit, lambat, mahal, ketidakpastian melelahkan,. Dalam keadaan seperti itu terjadi karena orang masih diposisikan sebagai pihak yang "melayani" tidak dilayani. Jika dianggap isu-isu pelayanan publik di Indonesia, masalah utama dari pelayanan publik saat ini dikaitkan dengan peningkatan kualitas layanan itu sendiri. Menurut Albrecht dan Zemke (1990 kualitas pelayanan publik merupakan hasil interaksi dari berbagai aspek, sistem pelayanan, sumber daya manusia penyedia layanan, strategi, dan pelanggan. Sementara Mohammad (2003 menyatakan bahwa kualitas

  12. REKONSTRUKSIHUKUM ISLAM DANIMPLIKASI SOSIAL BUDAYA PASCA REFORMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muwahid Shulhan

    2013-03-01

    Full Text Available Abstrak: Nabi Muhammad tidak sepenuhnya memusnahkan tradisi Arab pra-Islam. Bahkan, Nabi Muhammad banyak menciptakan aturan-aturan yang melegalkan hukum adat masyarakat Arab, sehingga memberi tempat bagi praktik hukum adat di dalam sistem hukum Islam. Signifikansi peran budaya dalam hukum Islam kemudian diteruskan oleh para penerusnya. Dengan demikian, budaya memiliki posisi yang penting dalam sejarah hukum Islam. Ini juga membuktikan bahwa budaya yang berkembang dalam masyarakat tidak harus tunduk dalam ekspresi hukum Islam (corak Arab, melainkan hukum Islam harus melakukan proses mutasi untuk beradaptasi di bawah naungan budaya yang hidup di masyarakat sepanjang budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran fundamental dan spirit Islam. Dalam konteks Indonesia, paling tidak ada dua gagasan penting, yaitu: “fikih Indonesia” dan “pribumisasi Islam”. Dari kedua gagasan ini, setidaknya ada dua paradigma penting dalam upaya pribumisasi hukum Islam, yaitu: pertama, kontekstual, hukum Islam dipahami sebagai ajaran yang terkait dengan dimensi zaman dan tempat. Kedua, menghargai tradisi lokal. Dengan kedua paradigma ini, maka pribumisasi hukum Islam akan menjadi lebih jelas. Dengan demikian, pasca reformasi haruslah menjadi momen positif untuk merekontruksi budaya lokal, bukan malah menghancurkannya dengan pemaksaan konsep hukum yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Abstract: The fact explains that the Prophet Muhammad is not completely destroy the tradition of pre-Islamic Arabia. In fact, Prophet Muhammad creating many rules of customary law which  legalizing pre-Islamic custom of  Arab society, thus giving the place for the practice of customary law in the Islamic legal system. The significance of  culture in Islamic law and then passed on by his successors. Thus, culture has an important position in the history of Islamic law. It also proves that the culture that developed in the community should not be subject to the

  13. Perspektif Hukum dan HAM terhadap Eksistensi Aliran Keagamaan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohidin -

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk menganalisis eksistensi aliran keagamaan di Indonesia yang difatwa sesat oleh MUI, ditinjau dari perspektif Hukum dan HAM. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yakni primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melaui wawancara dengan sejumlah informan dari MUI, Ahmadiyah, dan Ahli-ahli agama Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aliran-aliran keagamaan yang difatwa sesat oleh MUI tersebut, dalam perspektif MUI tidak dianggap sebagai kelompok agama yang resmi diakui oleh negara maupun menurut ajaran agama Islam yang sudah establish. Hal ini didasarkan pada ketentuan al-Qur’an dan Hadist, serta ketentuan hukum positif Indonesia. Kontroversi terhadap fatwa MUI ini dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, adanya perbedaan antara pandangan MUI dengan para aktivis HAM dalam memaknai kebebasan beragama. MUI mendasarkan pandangannya pada norma-norma agama dan hukum positif, sementara para aktivis HAM mendasarkan pada norma-norma HAM Universal. This research attempt to analyze the existence of the religious sectes in Indonesia from perspective of the international human rights law. This research use the primary and secondary data. The primary data was collected through interview with the some informant such as MUI, Ahmadiyah, and Human rights activist. The result of this research show, that the existence of the religious sectes in Indonesian law system are normatively not be considered as a religious group. They are perceived by MUI as the religious deviate. In the normative paradigm MUI use it argument through some Al-Qur’an verses and also hadist in determining weather one religion group learned saying deviate or not. And the MUI positive paradigm is using its argument through some criminal law articel in determining one religion group deviate or not. Some factors which is made the fatwa  controversion are there two causes. First, because of different perspective between MUI with democracy and human rights

  14. PENGUATAN KELEMBAGAAN DI INDUSTRI PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN EKONOMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Permono Nugroho

    2012-06-01

    Full Text Available Penguatan kelembagaan di Industri pertaniaan diharapkan akan mampu memberikan andil bagi peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, bila didukungan oleh pemerintah, BULOG dan KUD. Penguatan kelembagaan BULOG (Badan Urusan Logistik yang bertugas sebagai pengendali harga dengan mengoptimalkan perannya sebagai penampung hasil pertanian terutama padi dan KUD (Koperasi Unit desa sebagai penyalur sarana pertanian bagi petani. Pemerintah berperan sebagai supporting system dalam mendukung penuh kedua lembaga tersebut dengan adanya kebijakan (regulasi dan pendanaan. Dukungan dari ke tiga elemen tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Industri pertanian akan semakin maju dengan adanya potensi pendapatan yang meningkat. Investasi akan dengan sendirinya tercipta dan sumber daya akan dapat diserap untuk kegiatan industri pertanian. Trickle Down Effect dan Multiplier Effect akan tercipta karena angkatan kerja akan terserap dalam sector pertanian sehingga angka kemiskinan di sector pertanian akan berkurang. Import beras hanya melukai kerja keras para petani maka seharusnya pemerintah memberikan akses yang maksimal bagi petani sehingga kedepan Indonesia mampu mejaga ketahanan pangan tanpa bergantung dari import.

  15. Preferensi Konsumen dan Produsen Produk Organik di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljaningsih

    2013-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kebiasaan konsumen dan produsen produk organik. Sampling penelitian ini kebetulan dilakukan pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Aliansi Organik Indonesia (AOI. Pemantauan pasar dilakukan di Jakarta, Bogor, Depasar, dan Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan responden. Responden terdiri atas 63 konsumen, 21 produsen produk organik. Analisis data dilakukan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi preferensi masing-masing individu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa preferensi konsumen terhadap beras, buah, dan sayuran organik adalah baik untuk kesehatan, tetapi keluhannya produk tersebut lebih mahal. Preferensi produsen bahwa produk organik semisal beras, buah, dan sayuran adalah harus mempunyai sertifikat. Preferensi konsumen tidak dibatasi usia dan pendidikan, sedangkan preferensi produsen masih tidak memahami manfaat kesehatan dari produk organik.Kata kunci: konsumen,  produsen, produk organik, survey pasar

  16. Tekanan Global Dalam Penundaan Eksekusi Terpidana Mati Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawan Hari Siswoko

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesian authorities decided on July 29, 2016 executing four drug convicts and spared the lives of 10 others that were on a death row. While the decision was the sovereign authority of the Indonesian government, it was undeniable that the decision was the result of an international pressure, particularly from the government of Pakistan which used diplomatic means to influence the Indonesian government. Previously, the Indonesian authorities was so determined to bring the 14 drug convicts, including one Pakistani, before the firing squad. The public was almost certain that all 14 drug convicts would be executed at dawn on July 29. It turned out that only four of them were killed, leaving 10 others, including Pakistani Zulfiqar Ali, spared. This writing observes the diplomatic moves as a form of global communication by the Pakistani government as reported in the media. terpidana narkoba pada tanggal 29 Juli, 2016 dan menunda eksekusi atas 10 terpidana lainnya. Keputusan tersebut tentunya merupakan kedaulatan pemerintah Indonesia. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri keputusan tersebut adalah hasil dari tekanan internasional, khususnya dari pemerintah Pakistan melalui perangkat diplomatik. Sebelumnya, pemerintah Indonesia amat yakin dengan keputusannya untuk melakukan eksekusi terhadap 14 terpidana narkoba, termasuk seorang warga negara Pakistan. Publik pun dibuat yakin bahwa seluruh 14 terpidana itu akan dieksekusi pada dini hari tanggal 29 Juli, 2016. Namun, pada akhirnya hanya 4 terpidana narkoba yang diseksekusi. Tulisan ini mengamati langkah-langkah diplomasi, sebagai bentuk Komunikasi Global, yang dilakukan pemerintah Pakistan sebagaimana dilaporkan dalam pemberitaan media. Penelitian ini disusun dengan melakukan content analysis atas laporan pemberitaan media terkait rencana pemerintah Indonesia melaksanakan eksekusi terhadap terpidana narkoba. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran bahwa kebijakan pemerintah di sebuah negara tidak

  17. Dimensi politik hukum dalam perkembangan ekonomi Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2015-02-01

    Full Text Available This study aims to describe the history of recent Islamic economic development in the correlation to politics as a sought to formulated some Islamic economic laws. This qualitative study is an exploratory- analysis. It intended to analyze the position of Islamic economic in Indonesian’s system of law, so it will found the clear description of the implementation of Islamic economic laws in Indonesia. It is a library research. The study found that it is important to found the frame of the development of the products of Islamic economic law at the both period; i.e. New Order and Reformation Era. The concept of Islamic economy is still dominated by the application of Islamic principles in the areas of finance, especially banking. This dominance is not supposed to leave the Islamic economic instruments. In this respect, it associated with the political and legal product, then all the aspects and the Islamic economic instruments should be viewed comprehensively. Tulisan ini akan menguraikan mengenai sejarah ekonomi Islam modern dan keterkaitannya dengan politik dalam upaya merumuskan berbagai hukum ekonomi Islam. Penelitian kualitatif ini merupakan studi exploratory-analysis. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menganalisis posisi ekonomi Islam dalam tata hukum Indonesia sehingga akan dapat diperoleh gambaran bagaimana bentuk implementasi ekonomi Islam di Indonesia. Penelitian kepustakaan ini menemukan urgensi untuk menemukan kerangka pengembangan produk hukum ekonomi Islam pada dua periode yang ada yaitu Orde Baru dan Era Reformasi. Konsep ekonomi Islam masih didominasi dengan penerapan prinsip Islam dalam bidang keuangan terutama perbankan. Dominasi ini tidak seharusnya melupakan instrumen ekonomi Islam lainnya karena jika dikaitkan dengan politik dan produk hukum, maka semua aspek dan instrumen ekonomi Islam tersebut harus bisa dilihat secara komprehensif.

  18. MENGURAI KEBINGUNGAN (REFLEKSI TERHADAP KESEMRAWUTAN KONSEP DAKWAH ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholil Lur Rochman

    2017-01-01

    Full Text Available There are two main problems destroying and paralyzing the existence of da’wah in the present time. The first is the weakness of epistemological study that makes dak’wah is meant as just a routine, temporal, and instant activity, which is strengthened with the doctrine that performing da’wah activity is God’s order. The second is the dominant interpretation that da’wah is an oral communication that flowered with jokes and satires. For that reason, there are some steps to be appropriately done to give a new direction in reconstructing da’wah (Islamic preaching in Indonesia. The steps are: 1 to change exclusive discourse of religiosity to an inclusive one; 2 the admission of plurality in religion; 3 actualizing empowerment da’wah; and 4 inter-religion dialogues, as an orientation of future da’wah.   Ada dua masalah dasar yang menggerogoti dan melumpuhkan eksistensi dakwah dewasa ini yaitu lemahnya kajian epistemologi sehingga dakwah hanya dimaknai sebagai rutinitas, temporal dan instan yang dikuatkan dengan argumen bahwa berdakwah adalah perintah Tuhan dan dominasi pemahaman bahwa dakwah adalah oral comunication yang mementingkan banyolanbanyolan garing dan satir. Untuk itu, ada beberapa langkah yang harus digarap secara tepat untuk memberikan arah baru dalam melakukan proses rekonstruksi dakwah Islam di Indonesia. Langkah tersebut adalah pertama, mengubah wacana eksklusif tentang cara keberagamaan menuju wacana inklusif, kedua, pengakuan adanya pluralitas dalam beragama, ketiga, membumikan dakwah pemberdayaan, dan yang keempat, adalah upaya dialog antar agama, sebagai orientasi dakwah masa depan.

  19. Peran Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Investasi Asing Pada Sektor Properti Di Indonesia di Era Pasar Bebas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosi Agustiawan

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Pasar bebas adalah hasil dari proses globalisasi yang telah menciptakan integrasi ekonomi antar negara. Artikel ini mengkaji dampak globalisasi di pasar properti global dan peran sistem informasi untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia. Meningkatnya investasi asing langsung (Foreign Direct Investmen/FDI yang mengalir ke negara berkembang termasuk Indonesia di berbagai sektor termasuk properti telah memberikan banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi. Buruknya peraturan kepemilikan tanah dan infrastruktur adalah masalah utama yang harus diatasi untuk menjaga agar investor asing masih berniat untuk menanamkan modalnya dalam pasar properti global. Sistem informasi dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut melalui penggunaan e-government dan perencanaan strategis implementasi sistem informasi dalam proyek infrastruktur. Kata kunci: globalisasi, investasi asing, pasar properti global, e-government, sistem informasi. Abstract Cross-border relationships do not only affect many aspects but it also creates economic integration among countries. This essay examines the impact of globalization on the property market and the role of information system to promote foreign direct investment (FDI in Indonesia. Allowing foreign direct investment (FDI flows to those developing in various industries including property has clearly provided positive opportunities to improve their economic. Poor land regulations and infrastructure are the main issues that must be overcome to maintain foreign investor still intend to capitalize on the global property market. Information system can be used as effective tool to resolve those issues through e-government and trategic implementation in projects infrastructure. Key word: globalization, foreign direct investment, global property market, e-government, system information

  20. Pengakhiran Hukum bagi Pengungsi di Negara Ketiga: Praktik Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitria Fitria

    2015-04-01

    Full Text Available Setiap orang selalu berupaya memiliki kehidupan yang aman, damai dan sejahtera dimana hak dan kebebasannya dijamin negara. Sayangnya, sampai saat ini masih terjadi konflik atau kegagalan negara dalam mewujudkan hal tersebut bagi warga negaranya. Hal tersebutlah yang menyebabkan orang-orang yang tidak terpenuhi haknya kemudian mencari suaka ke negara-negara yang dapat memberikan apa yang mereka inginkan, yaitu negara maju. Upaya mencari suaka yang dilakukan dengan segala keterbatasan menyebabkan para pencari suaka dalam perjalanannya terhenti dan bahkan menetap selamanya di negara ketiga. Dalam hukum internasional, perlindungan atas pencari suaka dan pengungsi diakomodasi oleh Konvensi Pengungsi 1951. Permasalahannya negara ketiga yang sering menjadi tempat pemberhentian bahkan penampungan pencari suaka dan pengungsi kebanyakan tidak meratifikasi konvensi tersebut, meskipun setiap negara mengakui prinsip non-refoulement bagi pengungsi dan pencari suaka sebagai kebiasaan internasional, termasuk Indonesia. Tulisan ini mengkaji praktik perlindungan dan tindakan lainnya yang dilakukan Indonesia dalam menangani permasalahan pengungsi di wilayah NKRI sebagai negara non-peratifikasi, termasuk keterlibatan dan kerjasama organisasi internasional seperti IOM dan UNHCR. Abstract Every person tends to strive for having a safe, peaceful, and prosperous life in which their rights and freedom are guaranteed by the state. Unfortunately, conflicts or state failures on realizing its citizens’ rights still occur untill now. This is become the sole reason why people seek asylum in countries that may provide their rights, namely the developed countries. Lack of logistic support caused asylum seekers stop and even settled permanently in a third country. In international law, the protection of asylum seekers and refugees are regulated by the 1951 Refugee Convention. The problem comes up as the third countries which often become shelters or even dismissal places of

  1. PEMIKIRAN DAN PERGERAKAN PAN ISLAMISME DI INDONESIA PADA AWAL ABAD KE-20

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Somad

    2015-11-01

    Full Text Available Tulisan ini mengambil topik tentang wacana pemikiran dan gerakan Pan Islamisme di Indonesia pada perempat pertama abad ke-20. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana konsepsi Pan Islamisme menurut kaum muslim Indonesia dan bagaimana bentuk aksi-aksi Pan Islamisme yang pernah mereka lakukan, baik dalam negeri maupun di luar negeri.Metode yang dipakai dalam penulisan tulisan ini adalah metode sejarah. Metode ini meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.Pemikiran dan gerakan Pan Islamisme di Indonesia dilandasi oleh kesadaran kaum muslim untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan umat Islam. Di dalam negeri, keinginan itu diupayakan dalam Kongres Al-Islam Hindia Timur. Dalam kongres ini berkumpul sejumlah organisasi massa Islam. Mereka melakukan dialog keagamaan guna mencari akar-akar persamaan di antara mereka, dan memahami perbedaan masing-masing dalam soal-soal agama yang bersifat cabang. Sementara itu, di luar negeri, kaum muslim Indonesia merasa perlu melibatkan diri dalam pergerakan khilafah dan persoalan tanah suci Makkah-Madinah yang dibicarakan pada tahun 1926 lewat Kongres Islam Sedunia yang di selenggarakan di Timur Tengah. Keterlibatan mereka dalam persoalan-persoalan Dunia Islam ini sebagai bagian dari usaha kaum muslim Indonesia untuk turut aktif dalam mempersatukan umat Islam sedunia.

  2. Maturitas Enterprise Risk Management Kontraktor Besar di Indonesia dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Kurniawan

    2017-12-01

    Full Text Available Enterprise Risk Management (ERM adalah salah satu pendekatan holistik dalam mengidentifikasi risiko perusahaan yang mungkin dihadapi dan menentukan respon yang tepat dan sesuai dengan risk appetite perusahaan tersebut. Penelitian terkait ERM sudah banyak dilakukan di banyak bidang di berbagai negara, namun penelitian terkait ERM kontraktor besar di Indonesia belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat maturitas ERM kontraktor besar di Indonesia dan mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi tingkat maturitas ERM. Penelitian ini melibatkan 31 kontraktor besar Indonesia dengan klasifikasi B1 dan B2. Metode perhitungan tingkat maturitas adalah fuzzy set theory karena memiliki keunggulan dalam menangani ambiguitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat maturitas ERM kontraktor Indonesia berada pada “mediumhigh”. Analisis lebih lanjut menemukan adanya hubungan positif antara tingkat maturitas ERM terhadap pengalaman perusahaan, klasifikasi perusahaan, dan adopsi SNI ISO 31000:2011. Analisis juga menemukan tidak ada korelasi antara kepemilikan badan usaha dan adopsi edisi ISO 9000 yang berbeda dengan maturitas ERM.

  3. Keterwakilan Etnis di Politik Nasional: Kasus Etnis Sunda di Republik Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Gardono Sujatmiko

    2014-01-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan untuk membuat sebuah model analisis untuk menjelaskan mengapa kehadiran tokoh politik Sunda di tingkat nasional relatif rendah walaupunmereka merupakan kelompok mayoritas terbesar kedua di Indonesia. Model analisis ini difokuskan pada faktor sejarah, jaringan sosial, budaya, dan peran Pemda sertamasyarakat. Faktor sejarah berguna untuk mengetahui sejauh mana pentingnya posisi orang Sunda dan Bandung sebagai pusatnya dalam hubungan sosial politiknya denganJakarta. Faktor jaringan sosial dapat menganalisis keterkaitan antara jaringan Sunda dengan jaringan nasional. Sementara itu faktor budaya berguna untuk melihat pengaruhnilai dan perilaku orang Sunda dalam berpolitik. Model ini juga mencakup peran Pemda dan masyarakat Sunda dalam mendukung orang Sunda untuk meningkatkan kehadiran tokoh politik mereka ditingkat nasional.

  4. KEJADIAN KEGUGURAN, KEHAMILAN TIDAK DIRENCANAKAN DAN PENGGUGURAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setia Pranata

    2013-03-01

    nasional tentang bagaimana kejadian keguguran, kehamilan yang tidak direncakan dan upaya pengguguran kandungan di lndonesia. Metode. Unit analisis dalam studi ini adalah sampel individu RISKESDAS 2010, yakni perempuan pernah kawin, usia 10-59 tahun, yang berada di seluruh provinsi se-Indonesia. Data yang digunakan adalah ahsil survei dengan menggunakan instrumen kuensioner RKD10RT dan RKD10.IND. Data tersebut dihubungkan dengan status demografi dan status sosial. Dari hasilnya, motif aborsi dapat diketahui. Temuan. Angka kejadian keguguran secara naisonal adalah 4%. Dari semua kejadian keguguran, ada 6,54% di antaranya aborsi. Aborsi lebih besar dilakukan oleh ibu berusia di atas 35 tahun, berpendidikan tamat SMA, tidak bekerja dan tinggal di perkotaan. Cara yang dominan digunakan untuk menghentkan kehamilan adalah kuret. Jamu, pil dan suntik merupakan tindakan alternatifnya. Terkait dengan kejadian kehamilan yang tidak direncanakan, kasus yang ditemukan berkisar antara 1,6% dan 5,8%. Dari semua kejadian kehamilan tidak direncakan, 6,71% di antaranya sengaja digugurkan. Berdasarkan karakteristik, aborsi banyak dilakukan oleh ibu berusia di atas 35 tahun, berpendidikan SD, tidak bekerja, dari status sosial ekonomi kuatil ke 2 dan tinggal di perkotaan. Aborsi. Dilakukan secara sendiri dengan jamu dan pil. Kata kunci: Keguguran, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, lndonesia

  5. Teror Bom Buku di Jakarta: Peran Polri dalam Penanganan Terorisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H.M.S. Urip Widodo

    2016-11-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teror bom buku yang terjadi di Jakarta pada 15 Maret 2011. Berdasarkan sumber data Berita Acara Pemeriksaan (BAP, penelitian ini mampu memberikan penjelasan secara kronologis rencana aksi teror bom buku. Teror bom buku ini merupakan modus baru para teroris dalam melakukan aksinya, karena yang menjadi targetnya adalah individu. Teror bom buku, apabila melihat jumlah korban dan kualitas ledakan, tidak sebanding dengan bom yang ditempatkan di gedung-gedung tertentu seperti pada kasus-kasus teror bom sebelumnya. Akan tetapi dampaknya hampir sama, bahkan teror bom buku sudah menyentuh aspek psikologi masyarakat awam. Ketakutan dan kepanikan yang melanda sampai di tingkat rumah tangga adalah bentuk keberhasilan aksi bom buku menjadi sebuah teror. Mengacu pada hukum formal yang berlaku di Indonesia, maka aksi dan pelaku bom buku dapat dikategorikan sebagai tindak pidana terorisme. Kata kunci: terorisme, bom buku, hukum, kepolisian.   This research purposes to explain a terror of book bombing which take place in Jakarta on March 15th 2011. Based on data of Police Investigation Report, it capables to give explanation chronologically of planning from terror of book bombing. This terror of book bombing is a new modus of terrorist in their activity whereas their target is an individual. If we see from the number of victim and the quality of explosion, it can not be compared with bomb which were placed on certain buildings, such as cases of bombings before. However its impact is similiar, even the terror of book bombing has reached psychological aspect of society. Fear and panic spread to reach household are illuminating the success of terror of book bombing. Referring to formal law in Indonesia, activity and person of terror of book bombing can be categorized as a criminal act of terrorism. Keywords: terrorism, bombing book, law, police.

  6. Efisiensi Perusahaan Crude Palm Oil (CPO di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amzul Rifin

    2017-07-01

    Full Text Available Crude Palm Oil (CPO is an important Indonesian agricultural product as a raw material for cooking oil and an export commodity. In order to achieve maximum profit, the companies producing the CPO need to produce it efficiently. This study used the data from the 2013 Annual Manufacturing Survey conducted by the Statistics Indonesia. In this survey, there were 547 factories producing CPO. The efficiency measurement utilized the Data Envelopment Analysis (DEA approach using value of production as the output and two inputs, namely the number of workers and raw material value. The results showed that there are 17 factories out of 547 factories which are efficient indicated by the efficiency value of one. Factories owned by the private national companies have the highest average of efficiency followed by the foreign and government-owned companies. In regards to location, factories located in Kalimantan Island have higher average efficiency compared to those located in Sumatra Island and other islands. Meanwhile, factories with local market orientation have a higher efficiency compared to those with export market orientation.Keywords: CPO, efficiency, data envelopment analysis (DEAABSTRAKCrude Palm Oil (CPO merupakan salah satu andalan produk pertanian Indonesia baik sebagai bahan baku minyak goreng maupun komoditas ekspor. Untuk mencapai keuntungan maksimum, maka perusahaan penghasil CPO perlu berproduksi secara efisien. Penelitian ini menggunakan data-data perusahaan sawit yang berasal dari Survei Perusahaan Industri Manufaktur 2013 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Pada survei ini terdapat 547 pabrik yang merupakan penghasil CPO. Pengukuran efisiensi menggunakan analisis Data Envelopment Analysis (DEA dengan satu output, yaitu nilai produksi serta dua input, yaitu jumlah pekerja dan nilai bahan baku. Hasil yang diperoleh menunjukkan dari 547 perusahaan terdapat 17 perusahaan yang efisien yang ditunjukkan oleh nilai efisiensi sebesar satu

  7. FAKTOR PEMBANGUNAN WILAYAH TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.A. Ma’ruf

    2017-04-01

    Full Text Available Economic development in Indonesia has improved a lot, but in community there are still many problems related to poverty which in turn have an impact on heath. One of the health problems that associated with poverty are malnutrition. The research aimed to determine roles of the various fi elds of development to nutritional status. The analysis used Riskesdas 2013 (Balitbangkes, PSE and IPM (BPS data. They were analyzed using linear regression to examine the relationship of variables and the nutritional status. It showed that number of poor people, income per capita, literacy rates, adequacy of doctor and posyandu, ownership of health insurance, and knowledge of the availability of health facilities were correlated with malnutrition status of children under five. Whereas, number of midwives did not influence malnutrition status of children under five. The higher percentage of poor people infl uenced higher malnutrition status of children under fi ve. Meanwhile higher percentage of income per capita, literacy rates, adequacy of doctors and Posyandu, ownership of health insurance and knowledge of the availability of health facilities infl uenced lower malnutrition status of children under five. The development on the field of socio-economic was through additional employment, education through compulsory education, as well as the health sector by improving health services. It needs a sustained effort and long-term strategy in each area for the improvement of nutritional status of under five.ABSTRAK Pembangunan ekonomi di Indonesia sudah banyak mengalami peningkatan, akan tetapi di masyarakat masih banyak ditemukan masalah terkait kemiskinan yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang terkait dengan kemiskinan yaitu gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berbagai bidang pembangunan terhadap perubahan status kesehatan gizi balita. Analisis menggunakan data Riskesdas 2013 (Balitbangkes, PSE dan IPM

  8. Literatur Review Tingkat Kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia

    OpenAIRE

    Sari, Purwita; Antoni, Darius; Rizal, Syahril

    2016-01-01

    Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia ya...

  9. Standar Operasional Prosedur Penanganan Penumpang Yang Memerlukan Pelayanan Khusus Di PT. Indonesia Air Asia Medan

    OpenAIRE

    Mulia Wanti

    2009-01-01

    PT. Indonesia Air Asia adalah salah satu perusahaan penerbangan di Indonesia yang menyediakan jasa pengangkutan dengan biaya rendah (low cost carrier). Walaupun tercatat sebagai perusahaan penerbangan yang low cost carrier, pelayanan yang diberikan tetap baik dan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Adanya tenaga profesional juga mendukung kegiatan penerbangan. Penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara ini berasal dari berbagai kalangan dan dalam keadaan tertentu, b...

  10. Faktor - Faktor Keberhasilan Proses Virtualisasi Dalam Perspektif E-Commerce Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Rustam Sandegi

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan dunia IT di Indonesia yang semakin pesat sehingga semakin menggantikan berbagai kegiatan yang dilakukan secara tradisional mulai perlahan berpindah ke arah virtual, termasuk salah satunya adalah di bidang perdagangan yang sekarang dikenal dengan e-commerce, perkembangan dan animo masyarakat dalam menggunakan e-commerce bisa dilihat dari mulai banyaknya perusahaan besar baik lokal maupun internasional berusaha masuk dan menguasai pasar online di Indonesia, kucuran dana yang tidak sedikit kerap kali diberitakan oleh media nasional untuk perusahaan-perusahaan e-commerce tanah air. Tentu dengan harapan dapat menguasai atau minimal bertahan di persaingan bisnis e-commerce di Indonesia, untuk itu harus memperhatikan beberapa faktor apa saja mengapa orang memiliki minat untuk melakukan transaksi online. Hasil dari penelitian ini memberikan model keberhasilan proses virtualisasi dilihat dari perspektif e-commerce dengan memperhatikan minat belanja online.

  11. SURVAI DASAR GIZI DAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA WORLD VISION INDONESIA DAN WAHANA VISI INDONESIA DI KABUPATEN MERAUKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lindawati Wibowo

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThis survey was conducted to estimate levels of health and nutrition problems as well as the associated factorsamong under-five children in the Area Development Program of World Vision Indonesia and Wahana Visi Indonesia in Merauke district. As many as 30 Posyandus were randomly selected as the cluster units where the information was collected among children U-5 and their mothers (n=542. From this survey we estimated the prevalence of underweight, stunted, wasted, and anemic children were 11.7%, 21.0%, 7.5%, and 73.7% respectively. It was assumed that these nutritional problems were associated with several factors such as: family income, mother’s literacy, knowledge and practices of mothers on health and nutrition, as well as the existing nutrition and health program implementation. This survey concluded that the nutrition problems in the study site were categorized as a public health concern. Thus, as the recommendations, two strategies to alleviate the local nutrition and health problems were proposed: direct and indirect. The direct approach is mainly focus on the improvement of existing nutrition and health programs (i.e. GMP, high dose vitamin A program, promotion of proper child feeding, etc. implementation. Prior to that, a health system review must be carried out to identify the presence and functioning of the essential system components. Indirectly, a program need also to be carried out through multisectoral and community participation based on the government’s leadership for the sake of alleviating poverty and illiteracy as the major underlying factors of malnutrition.Key words: malnutrition, children underfive years, anemia, quality of heath service, MeraukeABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai besaran masalah gizi dan kesehatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinyadi wilayah kerja World Vision Indonesia dan Wahana Visi Indonesia di Merauke. Sebanyak 30 posyandu dipilih acak sebagai unit klaster. Pengumpulan

  12. PRASASTI TALANG TUO PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kabib Sholeh

    2017-08-01

    Full Text Available Sejarah perkembangan agama Budha pada masa kerajaan Sriwijaya dapat digalih informasinya melalui isi prasasti Talang Tuo dan dapat dijadikan  materi ajar Sejarah Indonesia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah awal munculnya kerajaan Sriwijaya, untuk menganalisis isi prasasti Talang Tuo dalam perkembangan agama Budha, mengetahui prasasti Talang Tuo sebagai materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode historis dan jenis penilitian diskriptif kualitatif. Langkah-langkah metode historis adalah heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi atau penafsiran sumber dan historiografi atau penulisan sejarah. Prasasti Talang Tuo adalah prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang menjelaskan tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya, dijelaskan ketaatan raja Dapunta Hiyang Sri Jayanasa dalam menjalankan ajaran Budha sekaligus sebagai simbul wakil dewa di dunia. Dijelaskan juga raja yang adil, bijaksana, dan tegas dalam menjalankan pemerintahan sesuai ajaran Budha untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama makhluk yaitu berupa pembangunan taman Srikstera yang tujuannya untuk kesejahteraan semua makhluk di bumi Sriwijaya. Analisis isi prasasti Talang Tuo tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya dapat memperkaya materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Relevansi analisis isi prasasti Talaang Tuo dapat dijadikan materi ajar adalah sesuai dengan silabus Sejarah Indonesia Sekolah Menengah Atas yaitu tepatnya pada Kompetensi Dasar (KD 3.5 dan 3.6 yaitu perkembangan kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di Indonesia pada submateri tentang perkembangan kerajaan Sriwijaya.

  13. Desain Rantai Pasok Gas Alam Cair (LNG untuk Kebutuhan Pembangkit Listrik di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arya Satya Dharma Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki gas alam yang melimpah, namun kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan gas tersebut untuk kebutuhan listrik di Indonesia yang sekarang sedang dalam krisis terutama di Indonesia Timur. Salah satu penyebab krisis tenaga listrik yang terjadi di Indonesia adalah tingginya nilai harga bahan bakar minyak, dimana High Speed Diesel Oil merupakan bahan bakar utama bagi pembangkit listrik di Indonesia. Gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG dapat menjadi solusi alternatif bahan bakar bagi pembangkit listrik di Indonesia.Studi kali ini bertujuan untuk pemanfaatan gas alam cair (LNG untuk kebutuhan pembangkit listrik di Indonesia Timur dengan menentukan pola distribusi LNG dengan menggunakan Blok Masela sebagai sumber LNG dan menggunakan kapal untuk mendistribusikannya. Terdapat 39 pembangkit yang tersebar di 4 pulau yaitu Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Kapal yang digunakan untuk mendistribusikan terdapat 5 kapal dengan ukuran 2500 m3, 7500 m3, 10000 m3, 19500 m3, 23000 m3. Untuk mendapatkan rute distribusi, studi ini menggunakan metode Linear Programing dan dalam Vehicle Routing Problem. Hasil optimasi pada distribusi ini adalah rute dan kapal yang optimal / terbaik dengan biaya ekonomi yang minimal.Dari hasil penelitian ini pembangkit akan dibagi menjadi 5 cluster dimana terdapat 5 rute yang terpilih dengan menggunakan 6 kapal yaitu 5 kapal ukuran 2500 m3 dan 1 kapal dengan ukuran 7500m3. Biaya total yang diperlukan dalam mendistribusikan LNG sebesar US$ 111,863,119.15 untuk Opex dan US$ 283,967,000.00 untuk Capex. Hasil dari kajian ekonomi menunjukan bahwa margin penjualan yang terpilih adalah antara US$ 3.5 sampai US$ 3.9 dengan payback period selama 6.8 – 4.7 tahun tahun dari waktu operasi 20 tahun.

  14. KERAGAMAN BAHAN MAKANAN UNTUK SARAPAN ANAK SEKOLAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Permaesih

    2017-01-01

    Full Text Available Breakfast (5-9 AM is contributed around one third of daily nutrient intake. Some studies shown that breakfast can maintain the blood glucose level, increase school performance and prevent obesity. This study aimed to determine the food variety of breakfast consumed by most Indonesian people, aged 6-18 years. Analysis was conducted using secondary data taken from the Individual Food Consumption Survey (SKMI 2014. The study was cross-sectional survey design conducted in 33 provinces in Indonesia in May-June 2014. 27870 (77.5% subjects were met the criteria. The age group of 6–12 years old consists of 7739 males and 7069 females, while aged 13–18 years old consists of 6612 males and 6450 females. Almost 60 percent (59,1% subjects consumed a combination of 3 food groups. 72,3 percent were consumed one food which was consist only serealia. Subjects who consumed with combination of 2 food groups such as serealia and water (49.6%, serealia and animal food (18.2%. Subjects who consumed combination of 3 food groups, such as serealia, animal food, and fat, were 49.6 percent. In conclusion, most students aged 6-18 years had breakfast but the variety of food was not adequate yet.   ABSTRAK   Sarapan atau makan pagi (jam 5-9 pagi penting untuk konsumsi makanan sehari. Sarapan dapat membantu mempertahan kadar gula darah, meningkatkan konsentrasi belajar serta mencegah terjadinya kegemukan. Perlu diperhatikan selain jumlah makanan juga keragaman jenis yang dikonsumsi. Tujuan analisis adalah mendapatkan informasi tentang keragaman bahan makanan yang biasa dikonsumsi penduduk di Indonesia, umur 6-18 tahun. Dilakukan analisis data hasil Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014 dari rumah-tangga terpilih di 33 provinsi di Indonesia pada bulan Mei-Juni 2014 dengan desain penelitian potong-lintang. Sampel terdiri dari umur 6-12 tahun usia sekolah dasar (7739 orang laki-laki dan 7069 perempuan dan umur 13-18 tahun usia sekolah menengah (6612 laki-laki dan

  15. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR BAJA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jhonson Agustinus Pasaribu

    2017-06-01

    Full Text Available Impor baja terus mengalami peningkatan dari tahun 1980-2012, hal ini disebabkan karena tingkat produksi baja tidak mampu mengimbangi dan memenuhi tingkat konsumsi baja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor baja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM. Pengujian secara parsial digunakan uji t-statistik dan pengujian secara serempak digunakan uji F-statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Produksi baja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Konsumsi baja menunjukan pengaruh positif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Gross Domestic Product (GDP menunjukan pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Nilai tukar rupiah (Kurs menunjukan pengaruh yang positif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek.  The steel import keep having enhancement from 1980 to 2012, it’s because of steel production level can’t fulfill the steel consumption level. If the high level of the steel import volume continues, domestic steel industries will run into a low impact for Indonesian’s economy. The goal of this research analize the affecting factors of steel import in Indonesia. The analytical method use the Error Correction Model (ECM. The partial test use t-statistic and the simultan test use F-statistic. The results showed that the steel production has negative and significant effect on steel import in the long term and short term. The steel consumption has positive and significant effect on steel import in the long term and short term. The Gross Domestic Product (GDP has negative and not significant effect on steel import in the long term and short term. The exchange rate indicates positive and not significant effect on steel import in the long term and short term.

  16. DAYA SAING DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MINYAK SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhar Samudera Nayantakaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian Crude palm oil CPO products in the international market and to analyze the strategy to improve the competitiveness of Indonesian CPO. The analysis methods used this research were descriptive qualitative methods. The tools used to analyze the competitiveness of palm oil is Revealed Comparative Advantages and Porter Diamond Theory, while the development of the strategy used to determine the SWOT method. Based on the analysis of Porter's Diamond System and revealed comparative advantages, this study concluded that the competitiveness of Indonesian CPO was pretty strong, but it still needed a strategy to strengthen its competitiveness especially on derivative products. Some of the routine strategies that need to be done every year, are the development of the CPO industry human resources through training and innovation activities, paying attention to national and international issues by improving government policies, downstream industrial development and palm oil value-added increase, enhance cooperation with manufacturers from other countries through promotions.Keywords: crude palm oil, competitiveness, strategy, analysis of porter's diamondABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing produk Crude Palm Oil (CPO Indonesia di pasar internasional dan menganalisis strategi peningkatan daya saing CPO Indonesia. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Alat  yang digunakan untuk menganalisis daya saing minyak sawit  adalah Revealed Comparative Advantages dan Teori Berlian Porter, sedangkan untuk mengetahui strategi pengembangan digunakan metode SWOT. Hasil analisis Sistem Berlian Porter dan revealed comparative advantages disimpulkan bahwa daya saing CPO Indonesia cukup kuat, namun masih diperlukan adanya strategi untuk memperkuat terutama pada produk turunan CPO. Strategi rutin yang harus

  17. INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwedi Sarwedi

    2002-01-01

    perekonomian negara. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini merupakan karakteristik dalam negeri suatu negara, yang akan dikombinasikan dalam periode jangka pendek dan jangka panjang dengan menggunakan perhitungan kuadrat terkecil sederhana (ordinary least square = OLS. Dengan mengaplikasikan model koreksi kesalahan (error correction model=ECM dan Uji Kausalitas Granger, akan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi investasi asing langsung (FDI di Indonesia selama periode 1978 - 2001. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa variabel ekonomi (GDP, Growth, Wage, dan Ekspor mempunyai hubungan positif dengan FDI, sedangkan variabel non ekonomi yaitu stabilitas politik (SP mempunyai hubungan negatif. Hal ini sejalan dengan hasil temuan empiris Schneider and Frey (1986 bahwa kestabilan politik mempunyai hubungan negatif dengan FDI. Kata kunci: FDI, variabel ekonomi, stabilitas politik, Kausalitas Granger, ECM

  18. PERJANJIAN CARTER KAPAL NIAGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERJANJIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Djaja

    2017-03-01

    Full Text Available Law no 17 year 2008 about voyage applies a sabotage principle. This principle is significantly proven that itincreases the use of ship with Indonesian flag on it in all activities in voyage sector in Indonesian law territory,so it reduces �the dependence� to the ships with foreign flags. This principle does not influence so much to thedynamics of the commerce transportation company need to rent the ships either foreign ships or Indonesianones through the mechanism of the chartering of vessels or charter party, except if the policy of �sea toll� isreally implemented. Generally there are three kinds of charter party namely voyage charter, time charter andbareboat charter. The contract content of this vessel charter fully obeys the freedom of parties. However,practically in commerce voyage, there are various kinds of charter contracts forming standard charter party(approved documents that arrange like essential clauses or additional clause that must be understood well bythe parties. This understanding is important because it has an impact for not only the parties tied to charterparty but also their responsibility on the loss of transportation users.�Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menerapkan asas cabotage.Asas ini secara signifikanterbukti meningkatkan penggunaan kapal berbendera Indonesia dalam seluruh aktivitas kegiatan usaha sektorpelayaran di wilayah hukum Indonesia, sehingga mengurangi �ketergantungan� terhadap kapal berbenderaasing.Asas tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap dinamika kebutuhan perusahaan angkutan niagauntuk menyewa kapal, baik asing maupun sesama kapal niaga Indonesia melalui mekanisme the chartering ofvessels atau charter party, kecuali apabila kebijakan �Tol Laut� pemerintah sekarang ini betul-betuldiimplementasikan.Secara umum terdapat tiga jenis charter party yaitu voyage charter, time charter danbareboat charter. Isi perjanjian carter kapal ini sepenuhnya tunduk pada kebebasan

  19. Pengembangan Bina Damai Dalam Penanganan Tindak Pidana Terorisme Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad - Khamdan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: Handling criminal acts of terrorism by the government can be divided into two areas, within Correctional Institution and outside prisons. Legal approach based on Law No. 15 of 2003 on Combating Criminal Acts of Terrorism has not been optimally reduce the potential for violence of terrorism, since countermeasures tend to only show the use of weapons only. Successful handling of terrorism characterized by inmates terrorism cooperation with the government to inform the network of terrorism. Bina Damai development is applied to terrorists can reduce resistance and revenge, for promoting the process of dialogue rather than armed military action. Peaceful approach influenced legal and cultural communication strategy with the clarity of program coordination of the parties that have the authority handling criminal acts of terrorism. Abstrak: Penanganan tindak pidana terorisme yang dilakukan pemerintah dapat dibedakan atas dua bidang, di dalam Lembaga Pemasyarakatan dan di luar Lembaga pemasyarakatan. Pendekatan hukum yang berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum secara optimal mengurangi potensi kekerasan atas tindak terorisme karena cenderung mempertontonkan penggunaan senjata. Beberapa keberhasilan penanganan tindak pidana terorisme ditandai adanya kerjasama narapidana terorisme dengan pemerintah untuk memberi informasi jaringan terorisme sekaligus pengakuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan Pancasila. Pengembangan bina damai yang diterapkan pada teroris dapat menggurangi perlawanan dan balas dendam karena mengedepankan proses dialog daripada aksi militer bersenjata. Bina damai merupakan transisi dari proses rekonsiliasi menuju tahap konsolidasi untuk terbangunnya perdamaian yang permanen. Pendekatan damai dipengaruhi strategi komunikasi hukum dan budaya disertai kejelasan program koordinasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan penanganan tindak pidana terorisme

  20. Pembuatan Aplikasi Permainan Pengenalan Provinsi di Indonesia Melalui Game “Adventure Indonesia” Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Ashari

    2016-04-01

    Full Text Available Indonesia adalah Negara yang luas dan kaya akan keanekaragaman aspek keruangan. Secara administratif menurut UU RI Nomor 20 Tahun 2012 Indonesia tentang pembentukan provinsi Kalimantan Utara yang menjadikan Indonesia terdiri dari 34 Provinsi. Hal ini berdampak terhadap aspek kehidupan terutama pada aspek pendidikan. Pada tingkat sekolah dasar siswa telah diajarkan untuk mengenal wilayah Indonesia. untuk mempermudah siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengenal provinsi dibutuhkan suatu aplikasi edukasi yang dapat mengenalkan karakteristik dan nama ibukota dari provinsi di Indonesia oleh karena itu muncul sebuah ide untuk merancang dan membangun aplikasi permainan “Adventure Indonesia” ini diharapkan menjadi sarana permainan tentang pengenalan provinsi di Indonesia. Aplikasi permainan 'Adventure Indonesia' dibuat menggunakan perangkat lunak Unity versi 5. Pengembangan multimedia yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang memiliki enam tahap, yaitu tahap konsep (Concept, tahap perancangan (Design, tahap pengumpulan materi (Material Collecting, tahap pembuatan (Assembly, tahap pengujian (testing, dan tahap distribusi (Distribution. Pengujian black-box juga digunakan pada aplikasi ini. Hasil dari penelitian adalah berupa aplikasi permainan “Adventure Indonesia” yang dapat berjalan pada perangkat berbasis android. Aplikasi ini berisi pengenalan karakteristik dan ibukota dari provinsi di Indonesia. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode black-box, seluruh fungsi yang ada dalam aplikasi permainan telah berhasil dan berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

  1. ANALISIS DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM DAN NEGARA DI INDONESIA (PENDEKATAN MADZHAB HAMFARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiyani

    2016-06-01

    Full Text Available This study aims to analyze and critically evaluate the implementation of the management of public ownership (Milkiyah 'ammah and State ownership (Milkiyah Daulah in Indonesia. This study descriptively describes the implementation of both ownerships that are currently practicing in Indonesia. Theoretical approaches used is the Islamic Economic System Madzhab Hamfara (Hadza Min fadzli Rabbi who critically evaluate the implementation of the public wealth management and state wealth in Indonesia. This research used secondary data that was obtained from Madzhab Hamfara books, literature, journal and information relating to the Indonesian State assets management system. A comparative analysis was conducted to understand the difference between the public wealth management and state wealth management in Indonesia. Findings show that the management of both, public and state ownership are not in accordance to the ownership management approach of Madzhab Hamfara Islamic Economic System. The evidence suggests that both public and state ownership are not fully managed by the Government of Indonesia. The fact shows that public ownership in the form of water, fire and pastures are managed by individuals and institutions as well as foreign parties who have fund to privatize the public ownership. Consequently, it has the impact on unequal distribution of income that cause poverty in Indonesia. This research suggest that government should implement Islamic Economic System Madzhab Hamfara in managing public and state ownership in Indonesia. =========================================== Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penerapan pengelolaan kepemilikan umum (Milkiyah 'Ammah dan kepemilikan negara (Milkiyah Daulah di Indonesia. Studi ini menjelaskan secara deskriptif tentang implementasi pengelolaan kedua kepemilikan tersebut yang sekarang dipraktikkan di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Ekonomi

  2. Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Pemberdayaan UMKM di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Singgih Muheramtohadi

    2017-06-01

    in early history of Islam, then was developed into Syariah Financial Institution. So, the purpose of Syariah Financial Institution is not merely for profit orientation. Further, it should be in accordance with Islamic value and the human philanthropy. Most of Syariah Financial Institution’s financing is for business sector and its ability to reach the micro business, that can’t be done by commercial banks. The financing for small business is funded by Islamic institutions due to Grameen Bank effect. Previously, Grameen Bank was built in mid-decade of 1970. The Financing of Syariah Financial Institution, in any sort, including cooperative union or BMT (Baitul Maal wa Tamwil, increased over time in both Institution Revenue and the Financing Rate. According to Financial Service Authority, most of financing of Syariah Banking is for the Micro, Small, Medium Enterprises that is very important for the nation economy, because it is engaged in the real sector of economy. And the other characters of the Micro, Small, medium enterprises in Indonesia are holding the honesty ethics and resistante to the crisis. They are the strengths of UMKM which must be considered to make the decision by the government or the Financial Institutions. Lembaga Keuangan Syariah (LKS berarti badan yang bergerak di bidang keuangan yang dilandaskan pada ajaran Islam yang bersumber pada al Qur’an dan As Sunnah. Praktek ini sudah terdapat pada sejarah awal Islam, dan asas moralitas Islam dikembangkan dalam bentuk LKS. Sehingga, tujuan dari LKS tidak semata Profit Oriented, melainkan terdapat unsur-unsur keislaman dan kemanusiaan di dalamnya. Lembaga Keuangan syariah sebagian besar pembiayaannya diperuntukkan kepada sektor usaha, dan punya kemampuan untuk menjangkau usaha mikro, Sesuatu yang jarang dilakukan oleh pihak perbankan konvensional. Pembiayaan kepada UMKM ini tidak lepas juga dari pengaruh Grameen Bank sebelumnya, yang telah berdiri sejak medio 1970-an. Pembiayaan

  3. CARA PENETAPAN BATAS ZEE ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI SELAT MALAKA DENGAN MEDIAN LINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ansori

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini secara menyeluruh mempunyai tujuan untuk memperjelas batas-batas ZEE antara Indonesia dengan Malaysia di selat Malaka, dan sebagai masukan serta informasi kepada masyarakat dan instansi-instansi penegakan hukum di laut agar lebih memahami tentang batas-batas ZEE dengan Negara Malaysia terutama di selat Malaka. Metode pendekatan masalah yang dipakai dalam penulisan penelitian ini dilakukan secara Yuridis Normatif, yaitu menitikberatkan pada peraturan perundangundangan yang berlaku sebagai dasar pembahasan serta kaitannya dengan penerapannya dalam praktek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Indonesia harus mengkaji ulang hasil perjanjian landas kontinen tahun 1969 dengan melakukan rekonstruksi penetapan garis batas ZEE Indonesia dengan Malaysia di Selat Malaka, karena penetapan batas tersebut menggunakan titik – titik dasar dan garis dasar pada air rendah (kontur no. l di pantai Timur Sumatera seperti tercantum dalam UU. No : 4 / Prp. Tahun 1960, sedangkan Malaysia menarik garis dasar dari Pulau Jarak ke Pulau Perak sejauh 123 nm, ini tidak sesuai dengan ketentuan dalam UNCLOS’ 82 dimana pada Pasal 47 ayat (2 hanya membolehkan maksimal 100 nm. Garis batas ZEE yang dihasilkan dari rekonstruksi penetapan di atas mempunyai cakupan perairan yang lebih luas dibandingkan cakupan perairan hasil perjanjian batas landas kontinen tahun 1969. Apabila konsep penetapan batas ZEE di Selat Malaka dihitung luasnya mulai dari garis dasar (baseline sampai ke garis batas ZEE, maka Indonesia memperoleh cakupan perairan sebesar 36.700 km2. Hal ini tentunya akan memberikan keuntungan yang besar baik secara ekonomis maupun secara kedaulatan.

  4. TEORI KONFLIK DALAM PERSPEKTIF POLITIK HUKUM KETATANEGARAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Achmad Ridwantono

    2017-10-01

    Full Text Available Conflict theory was not merely understood in social event which finally made physical clash. Conflict theory meant the appearance of friction in government structure dimension which had to be managed well, or in other words it was realized based on the social parameter and the right law. Thus the theory of conflict was needed to solve the problems of politic ? law governmental structure, in this case was NKRI. The central issue proposed was clear namely about the existence of the power and/or the authority which faced the position, in this case was the elements in a society. The social fact was that power as the control source could make conflict inter institution. Thus, a change had to be accommodated and managed, so it would get legitimacy from the power or the authority. In this dimension, law as the breaking agent of the conflict between the authority and the position was the ultimum remidium to break the social conflict in a society. The function of the law as the social integration agent mechanism showed the figure in social fact which had the conflict. In the institution of Indonesian governmental structure, constitution court and the other institutions, especially in judicature one was the front guard which watched law enforcement. It could be administratively understood as the reflection of the authority that was breaking the social conflict which needed a fair solution. The fair solution became the basic of eternal conflict management. ?Teori konflik dimaknai tidak semata dalam peristiwa sosial yang berujung kepada benturan secara fisik. Teori konflik bermakna munculnya friksi dalam dimensi ketatanegaraan yang harus dikelola secara benar, dalam arti terkonsep dan terrealisasikan berdasarkan parameter sosial dan hukum yang tepat. Dengan demikian teori konflik diperlukan dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah politik hukum ketatanegaraan, dalam hal ini di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwasanya issu sentral yang dikemukakan

  5. KORUPSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM

    OpenAIRE

    Fazzan Fazzan

    2015-01-01

    Corruption is a crucial problem in Indonesia that could not be resolved yet. Corruption takes place nearly in all aspect of life and makes Indonesia become a foremost country in corruption. In fact, the majority of Indonesians are Muslim. This study aims to define the perspective and the concept of corruption according to Islamic law in Indonesia. This study used descriptive-analytic method and normative approach. The result of this study shows that corruption in Indonesia is process of feat...

  6. PEMIKIRAN JESSE H SHERA DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ILMU PERPUSTAKAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiyastuti Widiyastuti

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakNama Jesse Hauk Shera tidak asing lagi di dunia perpustakaan, banyak buku yang telah dia tulis tentang ilmu perpustakaan. Shera merupakan tokoh yang meletakkan ilmu perpustakaan sebagai sebuah ilmu, pemikiran Shera ini kemudian menegaskan keilmuan yang melandasi kepustakawanan di seluruh dunia. Shera mengungkapkan dalam bukunya “The foundations of education for librarianship”. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia secara falsafah atau hakikat ilmu perpustakaan pada awal 1990 an, yaitu dengan ditandai munculnya program pascasarjana ilmu perpustakaan di Universitas Indonesia. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia diantaranya dipelopori oleh Sulistyo-Basuki dan Putu Laksman Pendit yang mengusung konsep ilmu perpustakaan ditinjau dari aspek filsafatnya.Kata Kunci:     Pemikiran Jesse H Shera, Perkembangan Pendidikan Ilmu Perpustakaan, IndonesiaAbstractIn the library world, name Jesse Hauk Shera is very famous. She has written many books related to library. Shera is a founder who makes library science to be science. This Shera’s thinking then clarifies the sience as the foundations for library science in the world. Shera explaines in her book “ The Foundations of Education for Librarianship”,. Philosophically, the development of library science in Indonesia or substantial library science in the early 1990s, marked by the opening magister program in library science in Universiy of Indonesia. The development of library science in Indonesia lead by Sulistyo-Basuki and Putu Laksman Pendit where both famouf figures bring the concept of library science is seen from phylosophy aspect.Keywords:    Jesse H Shera thinking, The develppment of Library Science Education, Indonesia

  7. Kedudukan Pidana Kebiri Dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia (Pasca Dikeluarkannya PERPPU No. 1 Tahun 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditia Arief Firmanto

    2017-02-01

    Full Text Available Salah satu pidana tindakan bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak antara lain adalah pidana kebiri, hadirnya pidana kebiri dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia diatur dalam Perppu No. 1 Tahun 2016, tujuan dari pada dikeluarkanya Perppu No. 1 Tahun 2016 dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang semakin meningkat secara signifikan, selain itu juga untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan memberikan pembinaan dan pemulihan kepada pelaku pedofilia serta mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak berbuat tindak pidana tersebut. Kedudukan Pidana Kebiri dalam sistem Pemidanaan di Indonesia termasuk kedalam Pidana tindakan, hal ini sesuai dengan Perppu No. 1 Tahun 2016 Pasal 81 Ayat 7. Sedangkan relavansi pidana kebiri dalam Teori Pemidanaan di Indonesia adalah relevan menjadi alternatif pidana terahir (ultimum remidium bagi pelaku pedofilia, walaupun pidana kebiri memang belum ada dalam sistem pemidanaan di Indonesia. Dengan adanya Perppu No. 1 Tahun 2016 menjadi jenis pidana yang baru dalam sistem pemidanaan dan memberikan masukan bagi Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia untuk memasukan pidana kebiri dalam jenis Pidana Tindakan

  8. VALIDASI DATA TRMM TERHADAP DATA CURAH HUJAN AKTUAL DI TIGA DAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Djazim Syaifullah

    2015-01-01

    Full Text Available Validasi data TRMM telah dilakukan dengan data curah hujan di tiga DAS di wilayah Indonesia. Ketiga DAS tersebut adalah: DAS Citarum-Jawa Barat, DAS Sutami-Brantas Jawa Timur dan DAS Larona-Sulawesi Selatan. Dari analisis dua jenis tipe data TRMM NASA (3B42RT dan TRMM Jaxa (GSMap_NRT menunjukkan bahwa TRMM Jaxa lebih mendekati data pengamatan dibandingkan dengan TRMM NASA. Secara umum dari hasil analisis untuk ketiga DAS memperlihatkan bahwa nilai curah hujan TRMM Jaxa (GSMap_NRT mempunyai pola yang mengikuti curah hujan pengamatan (aktual meskipun nilainya cenderung di bawah perkiraan. Perbedaan ini salah satunya bisa diakibatkan karena pemasangan penakar hujan yang kurang representatif terhadap DAS sehingga rerata curah hujan wilayahnya kurang merepresentasikan DAS tersebut. Untuk plot scatter bulanan nilai korelasinya lebih baik dibandingkan dengan plot scatter harian (dari 0.13~0.14 meningkat menjadi 0.58~0.75 dan nilai RMSE menurun (dari rerata 11.6 mm/hari menjadi 7.6 mm/hari, sehingga analisis TRMM bulanan lebih merepresentasikan kondisi aktual.   TRMM data validation has been done with rainfall data in three watersheds of Indonesia. There are: Citarum (West Java, Sutami-Brantas (East Java and Larona (South Sulawesi. There are two types of TRMM data; TRMM NASA (3B42RT and TRMM Jaxa (GSMap_NRT. From the analysis of both types of the data indicate that the TRMM Jaxa closer to observed data. In general the results of analysis for all three catchments showed that the value of TRMM rainfall Jaxa (GSMap_NRT has better agreement to the pattern of observed rainfall data although it's value tend to under estimate. This difference could be caused due to the installation of the rain gauge less representative of catchment so that the average rainfall less territory represents the catchment. Scatter plot for the monthly data have better correlation coefficient than the daily plot (0.13~0.14 raise 0.58~0.75 and decreasing RMSE value (from average 11

  9. GAMBARAN PRAKTIK PENGGUNAAN JAMU OLEH DOKTER DI ENAM PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Delima Delima

    2013-02-01

    Jamu pada bulan Januari 2010 di Kendal. Untuk mencapai kegiatan ini, dilakukan pencatatan penggunaan jamu oleh dokter praktik. Studi deskriptif potong lintang ini dilakukan di 6 provinsi di Jawa dan Bali. Dokter yang terdaftar sebagai anggota perhimpunan seminat terkait jamu diundang dan diminta mengisi kuesioner terstruktur. Sejumlah 108 dokter praktik yang menggunakan jamu asli Indonesia berusia 26-70 tahun, baik dokter umum  maupun spesialis, berpendidikan strata 1 hingga strata 3 bersedia menjadi responden. Sebanyak 76,9 % dokter melakukan praktik jamu antara 1—10  tahun dengan median  2 pasien/hari (kisaran 0—40. Dokter praktik jamu juga melakukan cara pengobatan tradisional lain seperti akupunktur (47,2 %, pijat/releksi (7,4 %, akupresur (6,5 %. Selain memberikan jamu untuk pasien, semua dokter juga memanfaatkan jamu untuk diri sendiri dan keluarga. Lebih banyak menggunakan jamu asli Indonesia bentuk tunggal atau ramuan dalam sediaan kapsul maupun rebusan simplisia. Jamu terutama untuk pengobatan hipertensi, dislipidemia, diabetes mellitus, ISPA, hepatitis, hiperurisemia, osteoartritis, diare, kanker, dan gastritis. Jenis bahan jamu yang banyak dipakai adalah temulawak, sambiloto, kunyit, pegagan, kumis kucing, seledri, meniran, jati belanda, jahe, dan kunir putih. Sebagai kesimpulan, sebagian besar dokter praktik jamu di Jawa Bali sudah melakukan praktik menggunakan jamu asli Indonesia dalam 10 tahun terakhir dipadu dengan obat tradisional yang berasal dari luar negeri dan pengobatan tradisional lain namun pengobatan konvensional masih dipegang sebagai standar pengobatan tertinggi. Kata kunci: jamu, saintifikasi jamu, pengobatan tradisional

  10. Dampak Ketiadaan Pengaturan Kuota Ekspor Hiu Tikus (Alopias Ssp. di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hardiningsih

    2017-12-01

    Full Text Available Kuota ekspor merupakan salah satu mekanisme perlindungan ekosistem laut. Banyaknya perburuan Ikan Hiu Tikus (Alopias Ssp. di Indonesia saat ini karena permintaan pasar yang tinggi, khususnya dari luar negeri. Tingginya permintaan menyebabkan ikan jenis ini masuk ke dalam daftar Convention on International Trade in Endanger Species of Wild Fauna and Flora (CITES Appendiks II pada tahun 2016. Jika Ikan Hiu Tikus yang merupakan predator puncak pada rantai makanan di laut ini sampai terancam punah, maka ekosistem laut akan mengalami kerusakan parah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang memadai terkait dengan penentuan komponen-komponen kuota ekspor Ikan Hiu, khususnya Ikan Hiu Tikus sebagaimana ketentuan yang diatur di dalam CITES. Keadaan ini menimbulkan dampak terhadap kelestarian Ikan Hiu Tikus itu sendiri, kepentingan masyarakat Indonesia, keberlangsungan lingkungan laut dan generasi yang memanfaatkannya, serta berdampak terhadap perdagangan internasional.

  11. PENENTUAN GARIS BATAS LAUT ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI PULAU SENTUT BERDASARKAN UNCLOS 1982

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ma’arif

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia sebagai Negara kepulauan ( Archipelagic State terbesar di dunia dengan luas wilayah 5.193.252 km² dimana dua pertiga dari keseluruhan wilayah Indonesia merupakan lautan yang diperkirakan seluas 3.288.683 km² . Jumlah 17.504 pulau-pulau yang tersebar di seluruh perairan Indonesia, ditambah dengan panjang garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah kanada yaitu lebih kurang 81.791 km. ¹Selain Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI yang menduduki urutan pertama di kawasan Asia seluas 1.577.300 mil. Dengan luas wilayah perairan yang dimiliki Indonesia tentunya ini tidak terlepas dari permasalahan dengan Negara tetangga. Permasalahan yang sangat krusial dan hingga sekarang belum mendapatkan penyelesaian yang tegas berkaitan dengan batas laut dengan beberapa Negara diantaranya adalah penyelesaian sengketa batas wilayah antara Indonesia dengan Malaysia di Pulau Sentut. Penelitian hukum yang dilakukan merupakan penelitian yuridis normatif. penelitian ini dilakukan dengan menganalisis teori-teori hukum internasional yang berkaitan dengan pengaturan subjek hukum internasional dan kedaulatan suatu negara. Data yang telah terkumpul dikategorisasi sesuai dengan tujuan penulisan hukum ini kemudian dianalisa dengan metode deduktif dan disajikan dalam uraian yang bersifat deskriptif analitis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teori, dan pendekatan perundangundangan. Kesimpulan yang dapat diberikan untuk saat ini adalah tidak adanya perhatian dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap kondisi keberadaan Pulau sentut yang dinyatakan sebagai garis pangkal pengukuran batas laut antara Indonesia dan Malaysia berupa langkah nyata yaitu rekonstruksi dan pemeliharaan Titik Referensi dan Titik Dasar, pengawasan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta rekonstruksi pelindung pantai.

  12. Perancangan Line Balancing Dalam Upaya Perbaikkan Lini Produksi Dengan Simulasi Promodel Di PT Caterpillar Indonesia

    OpenAIRE

    Puteri, renty Anugerah Mahaji; Sudarwati, Wiwik

    2016-01-01

    P.T. Caterpillar Indonesia adalah suatu Perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif khusus alat berat. Pada bagian produksi PT. Caterpillar Indonesia terdapat proses produksi perakitan part dengan cara pengelasan dengan produk akhir swing frame, pada lini produksi khususnya Department Fabrication ada empat Section Department yaitu Boom, Stick, Swing Frame dan Base Frame dimana terdapat masalah diantaranya mengurangi waktu menganggur pada bagian welding swing frame dan biaya pro...

  13. FERTILITAS MENURUT ETNIS DI INDONESIA: ANALISIS DATA SENSUS PENDUDUK 2010

    OpenAIRE

    Mugia Bayu Raharja

    2017-01-01

    Indonesia is known as a country that has the largest ethnic groups in the world with 1,128 ethnic groups as reported on the 2010 Population Census. Ethnic diversity is one of the important factors that determine the amount and distribution of the population in Indonesia. This study aimed to determine variations and patterns of fertility by ethnic groups in Indonesia and its association with their socioeconomic characteristics. By using the 2010 Population Census raw data that obtained from th...

  14. Urgensi Pengaturangreen Banking dalam Kredit Perbankan di Indonesia

    OpenAIRE

    Radyati, Ajeng

    2014-01-01

    Urgency Green Banking credit arrangements that provide legal certainty in Indonesia. This paper aims to assess the urgency of the credit arrangement green banking in the Indonesian banking law in order to provide legal certainty in Indonesia. This paper is based on research that uses a normative approach and the conceptual approach of the statute approach. The results showed that Bank Indonesia as bank supervisors need to issue rules that are forced to socialize on green banking arrangements ...

  15. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Aggressive Tax Avoidance di Indonesia

    OpenAIRE

    M. Khoiru Rusydi

    2013-01-01

    This study aims to empirically examine the effect of firm size (Firm Size) against aggressive tax avoidance (aggressive tax avoidance) in Indonesia. The method in use is descriptive quantitative with panel data of financial statements of listed companies on the Stock Exchange in the period 2010-2012 which regresswith Eviews program. The results of this study indicate that company size has no effect on aggressive tax avoidance in Indonesia, which means that the behavior of firms in Indonesia f...

  16. Analisis Pangsa Pasar 20 Obat Sejenis Di Indonesia Tahun 1993

    OpenAIRE

    Azis, Sriana; Sasanti, Rini

    1997-01-01

    The low availability of information concerning the development of pharmaceutical industry and pharmaceutical market in Indonesia has lead into misunderstanding of development of pharmaceutical industry and the level of pharmaceuticals consumption in Indonesia. During the year of 1993 PT. Corinthian Infopharma Corpora has conducted research on sales of ethical drugs including the generic and OTC drugs in 7 (seven) big cities in Indonesia and the research findings determined ¡00 pharmaceutical ...

  17. ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS PENGEMBANGAN INDUSTRI PENDUKUNG KONSOL KAPAL (SHIP CONSOLE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Prasetyo

    2017-01-01

    Full Text Available Industri konsol kapal di Indonesia masih perlu dikembangkan untuk mendukung peningkatan jumlah komponen lokal dalam industri perkapalan. Melihat besarnya peluang dan pasar industri konsol kapal di Indonesia, maka dilakukan penelitian tugas akhir analisa teknis dan ekonomis pengembangan industri pendukung konsol kapal (ship console di Indonesia. Konsol kapal yang dimaksud adalah bridge control console, engine control console, cargo control console, water ballast control console, bridge wing control console. Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan analisa teknis meliputi pemilihan lokasi, proses produksi, pemeriksaan hasil produksi, penentuan kapasitas produksi, peralatan dan mesin yang digunakan dalam proses pembuatannya, serta pembuatan layout dari pabrik dengan luas bangunan 2728 m² dan luas tanah 3886 m² berada pada Desa Karangploso, Kec. Benjeng, Kab. Gresik, Jawa Timur. Analisa ekonomis meliputi analisa kondisi pasar di Indonesia untuk permintaan konsol kapal dalam lima tahun yang akan datang. Biaya investasi pembangunan industri ini kira-kira sebesar Rp 14.186.000.000,00 yang berupa biaya pembelian tanah, pembangunan, pembelian peralatan dan mesin. Selanjutnya dilakukan perhitungan biaya operasional dan pemasukan perusahaan agar dapat melakukan analisa kelayakan investasi dengan menggunakan metode Break Event Point, Net Present Value, dan Internal Rate of Return yang hasilnya digunakan untuk menentukan kelayakan pengembangan dari industri konsol kapal di Indonesia. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan Break Event Point terjadi pada 6 tahun 8 bulan dengan keuntungan kira-kira sebesar Rp 1.507.000.000,00. Nilai Net Present Value kira-kira sebesar Rp 4,408,000,000.00. Nilai Internal Rate of Return sebesar 11.38% lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yaitu 10.25%. Hal tersebut dikarenakan besarnya potensi pasar di Indonesia dan sedikitnya jumlah kompetitor pada industri konsol kapal.    

  18. EFISIENSI KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardias Rifki Khaerun Cahya

    2017-06-01

    Full Text Available Berkembangnya perbankan syariah di masa mendatang, menyebabakan pemerintah banyak mengeluarkan undang-undang agar bank dapat menjalankan tugasnya berdasarkan prinsip syariah. Agar bank-bank syariah dapat menjalankan prinsipnya sesuai dengan syariah maka perlu diketahui tingkat efisiensi suatu bank sehingga dapat memprediksi tingkat efisiensi bank tersebut.Penelitian inimengambilobjekpenelitiansebanyak 11 Bank UmumSyariah yang ada di Indonesia pada periode 2010 sampai dengan 2012. Adapun Bank Umum Syariah tersebut meliputi Bank Syariah Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank SyariahMega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Maybank Indonesia Syariah. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simpanan, Aset, Biaya Tenaga Kerja, Pembiayaan, dan Pendapatan Operasional. Metode yang dogunakan dalam penelitian ini adalah metode Constant  Return  to  Scale  (CRS.Hasil dari perhitungan efisiensi teknik dengan menggunakan DEA dari kinerja 11 bank Umum Syariah (BUS di Indonesia pada tahun 2010-2012 terdapat 4 BUS yang belum efisien. Adapun Bank Umum Syariah yang belum efisien adalah BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, dan Bank Victoria Syariah. Sementara 7 Bank Umum Syariah lainnya telah mencapai tingkat efisiensi. Dapat dikatakan mayoritas Bank Umum  Syariah di Indonesia mengalami efisiensi dari tahun 2010-2012. The development of Islamic banking in the future, causing the government to issue a lot of law for banks to perform their duties based on sharia principles. In order for sharia banks to carry out their principles in accordance with sharia, it is necessary to know the efficiency level of a bank so that it can predict the bank's efficiency level. This research is taking the research of 11 Islamic Commercial Banks in Indonesia in the period 2010 to 2012. The Sharia Commercial Bank includes Bank Syariah

  19. Dampak Penularan Krisis Global terhadap Aliran Investasi Asing di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enggal Sriwardiningsih

    2010-09-01

    Full Text Available Global crisis and Greece crisis have potential contagion effect to emerging market by two main ways, which are export emerging market countries decrease to developed countries and financial crisis developed countries made foreign direct investment bring back their financial from emerging countries because of lack of capital. But Indonesia economy has good conduct to support investment by his regulation, so it make high expectation opportunities to foreign direct investment come to Indonesia. The problem is how is short–term capital change becoming long-term foreign direct investment that makes Indonesia economy can sustainable growth economy. Government control the rate of banks, inflation and fiscal stimulus in Indonesia dynamic condition perhaps Indonesia economy potential propose his target growth according his expectation for 5 years later (2010-2014.

  20. Kajian Tvc Wonderful Indonesia sebagai Cermin Citra Indonesia di Mata Dunia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angela Oscario

    2013-10-01

    Full Text Available Tourism is one of the most important sectors supporting the economy of Indonesia. One way to develop the Indonesian tourism is strengthening the image of Indonesia in the world. To strengthen the image, Indonesia has replaced the old brand, “Visit Indonesia”, and launched a new brand, “Wonderful Indonesia”. Besides the logo, in order to campaign “Wonderful Indonesia,” some television commercials have been launched. An advertising, which creates a powerful image, not only has a great power to influence the viewers but can also be a double-edged sword. Advertising can become a mirror of reality, but it can also become a distorted mirror of reality. A similar case happens with Wonderful Indonesia television commercial, which was released early in 2012 by the Ministry of Tourism and Creative Economy. The television commercial is considered to have distorted the image of Indonesia in the world by displaying only the culture, society, and nature of Java and Bali. Meanwhile, the other Wonderful Indonesia television commercial, “Feeling is Believing,” which was launched by Indonesia Tourism Board in 2012 considered to have become quite successful framing the beauty, and diversity of the cultures, communities, regions, and natures of Indonesia. Learning from the mistakes, and considering the importance of an image, the future Wonderful Indonesia television commercial should be dealt more carefully. The image that is proper to represent Indonesia, the visual signifier should reflect the intended signified precisely.  

  1. Kinerja Dan Efisiensi Bank Pemerintah (Bumn) Dan Busn Yang Go Publik Di Indonesia

    OpenAIRE

    Haryanto, Sugeng

    2012-01-01

    Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia. Sample penelitian ini mengambil tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI) dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin) dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di...

  2. KETERKAITAN KETAHANAN PANGAN DENGAN KEMISKINAN BERDASARKAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Damanik

    2017-06-01

    Full Text Available Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data time series  berdasarkan tahun periode 1983-2013. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Litbang, Bulog dan world bank. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi linier berganda dan Granger casuality. Pengujian untuk melihat pengaruh antar variabel dan menguji keterkaitan antara ketahanan pangan dengan kemiskinan. Hasil penelitian regresi linier berganda menunjukkan bahwa luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan nasional yaitu sebesar 0,0357, harga beras berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketahanan pangan nasional yakni sebesar 0,0020, Impor beras berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ketahanan pangan nasional yakni sebesar 0,0725. Dan hasil uji granger causality menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan kausal antara ketahanan pangan dengan kemiskinan di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Luas panen padi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan nasional di Indonesia, harga beras berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketahanan pangan nasional di Indonesia, Impor beras berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap ketahanan pangan nasional di Indonesia, dan tidak terjadi hubungan casusal antara ketahanan pangan dengan kemiskinan di Indonesia.  This research is a quantitative time series data based on the period 1983-2013. Data obtained from the Central Bureau of Statistics, Research and Development, Bulog and the World Bank. The analytical method used is multiple linear regression and Granger casuality. Testing to see the influence between variables and examine the linkages between food security and poverty. Multiple linear regression results indicate that the area harvested positive and significant impact on national food security is equal to 0.0357, the price of rice a significant negative effect on the national food security which is equal to 0.0020, imports of rice and no significant

  3. PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DALAM LEMBAGA PERASURANSIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhanuddin Susamto

    2013-06-01

    Full Text Available The  fact  that  the  insurance  business  institution  has  become  part  of   Indonesian  people life. However, the question whether the practice of insurance is a legitimate according to Shari’a law? To respond to these questions, DSN-MUI has issued some fatwas in order to practice the practice of insurance in accordance with Islamic principles to avoid gharar (uncertainty, gambling (gambling, riba (interest, zulmu (persecution, riswah (bribes, illicit goods, and immoral. Actually those fatwas had an impact so that the government was “forced” to adopt the principles of sharia into some regualasi insurance. This paper will  discuss  the  regulatory  aspects  in  addition  will  also  discuss  how  the  application  of Shari’a principles to the insurance agency. Kenyataan bahwa usaha perasuransian telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di  Indonesia.  Namun  yang  menjadi  pertanyaan,  apakah  praktik  perasuransian  itu  sah hukumnya menurut tinjauan syariat? Untuk merespon pertanyaan tersebut, DSN-MUI telah   mengeluarkan  beberapa  fatwa  agar  praktik  perasuransian  sesuai  dengan  prinsipprinsip  syariah,   sehingga  terhindar  dari   gharar  (ketidakjelasan,  maisir  (judi,  riba (bunga, zulmu (penganiayaan, riswah (suap, barang haram, dan maksiat. Fatwa-fatwa tersebut ternyata telah memberikan pengaruh sehingga pemerintah ”terpaksa” mengadopsi prinsip-prinsip syariah ke dalam beberapa regualasi perasuransian. Tulisan ini selain akan mengkaji  aspek  regulasi  perasuransian,  juga  mengkaji  bagaimana  penerapan  prinsipprinsip syariah ke dalam lembaga tersebut.

  4. DINAMIKA PENGANGGURAN TERDIDIK: TANTANGAN MENUJU BONUS DEMOGRAFI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Maryati

    2015-07-01

    Full Text Available According to the United Nations demographic transition that occurred in recent decades in Indonesia would be an opportunity for Indonesia to reach a demographic dividend in the period 2020-2030 . By the time the productive age population amounted to twice that of the non - productive population . These opportunities should be best utilized as it will only happen once and it can happen if the population of working age have a job and sufficient income . thus this demographic bonus can actually stimulate the economy of Indonesia in the future . But on the other hand, Indonesia is currently facing serious problems of labor that is still large numbers of educated unemployment . The number of unemployed educated annually feared will continue to grow as the number of college graduates also continue to grow , but not all college graduates can be accommodated in the workplace , consequently leads to an increase in the number of educated unemployed . The main purpose of this study is to analyze the dynamics of educated unemployment in Indonesia and the steps that need to be done by the government and people of Indonesia in order to face the era of demographic bonus, so it does not become a wave of mass unemployment, particularly educated unemployment in Indonesia.

  5. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Aggressive Tax Avoidance di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Khoiru Rusydi

    2013-08-01

    Full Text Available This study aims to empirically examine the effect of firm size (Firm Size against aggressive tax avoidance (aggressive tax avoidance in Indonesia. The method in use is descriptive quantitative with panel data of financial statements of listed companies on the Stock Exchange in the period 2010-2012 which regresswith Eviews program. The results of this study indicate that company size has no effect on aggressive tax avoidance in Indonesia, which means that the behavior of firms in Indonesia for more aggressive tax avoidance do not affect the size of the company.

  6. SEKURITISASI ASET DALAM KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF BERAGUN ASET DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paripurna P. Sugarda

    2008-02-01

    Full Text Available EBA is one of alternatif of financing for business world and investment instrument for investor. Yet, until nowdays, no company issued EBA in Indonesia capital market even though there have been quite number of Indonesia that companies that become originator of foreign securitization. Unvalailability of EBA in Indonesia capital market is because of the lack of knowledge of capital market participants in understanding EBA. The capital participant still consider that existing rule and regulation are in insuffient for the EBA to take place.

  7. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  8. Analisis Kesiapan Penyelenggara Jaringan Internet di Indonesia dalam Migrasi ke IPv6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-06-01

    Full Text Available Internet Protocol merupakan sumberdaya pengalamatan jaringan yang sifatnya terbatas. Sejak dikembangkankan konsep TCP/IP, sumberdaya pengalamatan jaringan dan internet berbasiskan pada Internet Protokol versi 4 (IPv4 yang memiliki 4 miliar alamat unik. Data dari potaroo.net pada 18 maret 2011, diperkirakan alokasi IPv4 berakhir pada bulan May 2011. Dalam menghadapi keterbatasan IPv4 tersebut, dibuatlah konsep pengalamatan baru IPv6 yang memiliki jumlah alamat 6,5 x 1038 alamat unik. Di Indonesia sendiri dalam rangka mengantisipasi habisnya penggunaan IPv4 tersebut, stakeholder internet di Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika cq. Ditjen Postel membentuk Indonesia IPv6 Task Force (ID-IPv6TF. ID-IPv6TF merumuskan peta jalan / roadmap migrasi ke IPv6 versi 2 yang berakhir pada 2012. Studi ini melakukan evaluasi formatif sejauhmana kesiapan migrasi dari IPv4 ke IPv6 di Indonesia pada tingkat Penyelenggara Jaringan Internet  dengan melihat dari dimensi kesiapan aplikasi, strategi migrasi dan kesiapan infrastruktur. Kesiapan migrasi tersebut dikategorkan menjadi 5 level yaitu IPv6 Agnostic, IPv6 Aware,. Hasil studi menunjukkan bahwa Indonesia berada pada level IPv6 Savvy dengan distribusi level yang beragam.

  9. Analisis Faktor-faktor yang Memepengaruhi Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (Ppap) pada Perbankan Syariah di Indonesia

    OpenAIRE

    Shintya, Nita; Darmawan, Akhmad

    2015-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) pada perbankan syariah di Indonesia. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP), sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total pembiayaan (TotalFinancing/TF), Risiko pembiayaan (Non Performing Financing/NPF), Profitabilitas (Earnings Before Taxes and Provisions/E...

  10. Analisis Faktor Pembentuk Ekuitas Merek Toyota dan Daihatsu di Indonesia (Studi Komparasi pada Masyarakat Bandung)

    OpenAIRE

    Sigiro, Cristine Afriani; Rachma Putri, Yuliani; Ilfandy Imran, Ayub

    2016-01-01

    Toyota dan Daihatsu merupakan dua merek otomotif (mobil) yang sangat fenomenal di kalangan masyarakat Indonesia. Produk dari kedua merek tersebut memiliki persamaan yang identik, namun Toyota memasarkan produknya lebih mahal dibandingkan Daihatsu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan ekuitas merek Toyota dan Daihatsu menurut masyarakat Bandung. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian positivistik dengan metode penelitian studi komparatif melalui teknik analisis data yan...

  11. Paradigma Sosiologi Hukum Keluarga Islam Di Indonesia (Rekonstruksi Paradigma Integratif Kritis)

    OpenAIRE

    Rosman, Edi

    2015-01-01

    Tulisan ini bermaksud menjelaskan tentang tawaran rekonstruksi paradigma hukum Keluarga Islam di Indonesia. Hukum Keluarga Islam merupakan representasi dari Hukum Islam secara keseluruhan yang telah berkembang dan dikembangkan berdasarkan paradigma klasik yang literalistik. Kemapanan paradigma literalistik sering digoyahkan oleh paradigma kontemporer yang liberalistik. Konflik paradigmatik berimplikasi pada terjadinya disparitas antara hukum normatif dan empiris serta hilangnya aktualitas h...

  12. KAJIAN PERPUSTAKAAN KHUSUS DAN SUMBER INFORMASI DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Kamariah Tambunan

    2013-01-01

    This study tries to know the map of special libraries and information sources in Indonesia. Publication which examined are Directory of Special Libraries and Information Sources in Indonesia which published in 1981, 1985, 1990, 1995, 2000, and 2005. Data was collected by rewrite of each title of the library, address or city also province, field or subject, and established year. Total of the special libraries base on city (libraries address), field or subject, and established year then calcula...

  13. Prospek Perdagangan Internasional dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

    OpenAIRE

    Doni, Amsah Hendri; Sentosa, Sri Ulfa; Aimon, Hasdi

    2012-01-01

    This article focused on analyse (1) influence of labor force, exchange rate, consumer price index, policy of tariff import and growth of economics to International trade in Indonesia (2) influence of kapital net, labor force, and International trade to growth of economics in Indonesia.Data used time series data of (I year kuartal 1990 - IV year kuartal 2009). This article use analyzer model equation of simultaneous with method of Two Stages Least Squared (TSLS). The result of research concl...

  14. Daya Saing Komoditas Kakao Indonesia di Perdagangan Internasional

    OpenAIRE

    Hanafi, Ridwan Umar; Tinaprilla, Netti

    2017-01-01

    Indonesia should focus on cocoa products that have the highest competitiveness in order to compete with other competitors in cocoa International trade. This research aimed to analyze Indonesia's cocoa and cocoa preparations competitiveness. Data used in this research were secondary data. Research began with analyzed cocoa and cocoa preparations market structure. The result showed that the market structure of cocoa paste, cocoa butter and cocoa powder (unsweetened) classified as an oligopoly, ...

  15. KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK INDONESIA VS MALAYSIA DI SURAT KABAR (

    OpenAIRE

    Qoniah Nur Wijayani; Netty Dyah Kurniasari; Tatag Handaka

    2012-01-01

    Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM) have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)). Those reality has attrac...

  16. Konstruksi Pemberitaan Konflik Indonesia Vs Malaysia Di Surat Kabar (

    OpenAIRE

    Wijayani, Qoniah Nur; Kurniasari, Netty Dyah; Handaka, Tatag

    2012-01-01

    Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM) have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)). Those reality has attrac...

  17. Antara Biografi Dan Historiografi (Studi 36 Buku Biografi Di Indonesia )

    OpenAIRE

    Daud, Safari

    2013-01-01

    The writing of the religious leaders in Indonesia ranks the second after political figures ones. This ranking is the result of Gerry van Klinken' research on biographies writings in Indonesia from1950 to 2000 as many as 2,629 books . As the domain of science history , the quantity of writing biographies have not shown the quality of historiography. A total of 36 biography books that the writer analyzed using prevalence history method found out four historiographical issues...

  18. Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Inflasi dan Perekonomian di Indonesia

    OpenAIRE

    Amrini, yassirli; Aimon, Hasdi; Syofyan, Efrizal

    2014-01-01

    This article focused on analyze (1) Effect of the money supply, money supply of previous period, the SBI (Central Bank Sertificate) rate, exchange rate, and economy to inflation in Indonesia (2) The influence of inflation, domestic investment, domestic investment of previous period, foreign invesment, foreign invesment of previous period, and labor to economy in Indonesia. Data used time series of (I year kuartal 2000 – IV year kuartal 2011). This article use analyzer model equation of simul...

  19. Kasus Paedofil Di Indonesia: Kajian Afektif Menuju Kebijakan Pendidikan

    OpenAIRE

    Harianto, Harianto

    2017-01-01

    Phenomenon in the year 2016 recorded cases of "pedophile" in Indonesia such as: Sarno (46) in Duren Sawit Jakarta, Andri Sobari alias Emon (Sukabumi) conduct pedophile about 114 children, at Jakarta International School, Samai and Sodikin (Tegal), Bali And Batam. The problem is how the affective study of the case of Paedofil in Indonesia towards the Education Policy? The purpose of this paper answers the following questions: Can a pedophile case affect the moral destruction of a nation? Does ...

  20. Analisis pengaruh capital adequacy ratio (CAR) dan operational efficiency ratio (OER) terhadap return on assets (ROA) (Studi pada bank umum syariah devisa di Indonesia)

    OpenAIRE

    Maryadi, Eldi

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitan ini adalah untuk menganalisis (1) perkembangan ROA, CAR dan OER pada bank umum syariah devisa di Indonesia. (2) CAR dan OER terhadap ROA pada bank umum syariah devisa di Indonesia periode 2009-2014. Data yang digunakan adalah data time series dari Laporan Keuangan tahunan Bank Umum Syariah Devisa di Indonesia periode 2009-2014, yaitu Bank BNI Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mandiri Syariah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskri...

  1. PERGESERAN NILAI ESTETIS PADA DESAIN KARYA CETAK INDONESIA DI ABAD KE 20

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sachari

    2005-01-01

    Full Text Available Through historical study%2C design works of advertising and book covers can be viewed as important variables in detecting synergic relationship between aesthetic values. This study is of design works with aspects that become keyelements in modernization process%2C such as thought pattern change%2C lifestyle%2C social dynamics%2C economic policy%2C and technological development in 20th century Indonesia. The cultural synthesis process%2C as part of cultural transformation fragmentation%2C essentially happens as a whole. It happens in the form ofaesthetic works that become important signs in modern design discourse%2C as well as conceptual thoughts that base various limited design activities. Based on observation of design style shift in advertising and book covers in the 20th century%2C aesthetic value shifts can be viewed as a determinative model for a strategy in developing aesthetic values in Indonesia s future design works. Abstract in Bahasa Indonesia : Melalui kajian historis%2C karya desain iklan dan kulit buku dapat dijadikan variabel penting untuk menditeksi hubungan sinergis antara nilai-nilai estetis pada karya desain dengan aspek yang menjadi unsur-unsur kunci proses modernisasi berlangsung; seperti perubahan pola pikir%2C gaya hidup%2C dinamika sosial%2C kebijakan ekonomi dan perkembangan teknologi yang terjadi di Indonesia di abad ke-20. Proses terjadinya sintesis budaya yang menjadi bagian dari fragmentasi transformasi budaya hakikatnya terjadi secara keseluruhan%2C baik dalam bentuk karya estetis yang menjadi tanda penting dalam wacana desain modern%2C maupun pemikiran konseptual yang melandasi pelbagai kegiatan desain secara terbatas. Berdasar pengamatan terhadap pergeseran gaya desain iklan dan kulit muka buku di abad ke-20%2C pergeseran nilai estetis dapat dijadikan model diterminatif bagi strategi pengembangan nilai-nilai estetis pada karya desain di Indonesia untuk masa yang akan datang. aesthetic values%2C advertising and

  2. Fenomena ‘Entertainment Architecture’ di Indonesia dan Perkembangan dalam Arsitektur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Nuffida

    2017-02-01

    Full Text Available Fenomena ‘entertainment architecture’ berkembang pada paruh akhir abad 20 di dunia yang ditandai dengan kehadiran karya-karya arsitektur yang dibangun dengan tujuan utama sebagai hiburan yang atraktif bagi penggunanya. Kajian ini merupakan upaya untuk menganalisis munculnya fenomena ‘entertainment architecture’ sebagai sebuah tipe dalam karya arsitektur, khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma naturalistik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan pengertian ‘entertainment architecture’, berbagai karakteristik tertentu dalam bentuk rupa dan wujud arsitekturalnya dan bagaimana karakteristik tersebut dapat dibaca sebagai sebuah tipe dalam perkembangan arsitektur. Hasil kajian memberikan kesimpulan bahwa fenomena ‘entertainment architecture’ di Indonesia dapat dibaca sebagai perkembangan gagasan baru dalam paras berpikir dan membuat arsitektur melalui bahasa bangunan yang tertampilkan melalui sosok, tampang dan wujudnya yang berbeda dengan bahasa bangunan yang telah ada sebelumnya.

  3. ANALISIS KURS, TCPI DAN KEBIJAKAN TAX REFUND TERHADAP JUMLAH WISMAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rif’atin Nabilah

    2017-06-01

    Full Text Available Industri pariwisata merupakan suatu sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, salah satunya sebagai sumber penerimaan devisa. Hal ini  disebabkan karena pertumbuhan pariwisata Indonesia yang terus meningkat dan berdampak positif terhadap penerimaan devisa Indonesia. Jumlah wisman yang datang ke Indonesia merupakan faktor yang berpengaruh secara langsung terhadap penerimaan devisa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kurs, TCPI dan kebijakan Tax Refund sebagai variabel ekonomi makro terhadap jumlah wisman Singapura yang datang ke Indonesia periode 2009-2013. Metode analisis yang digunakan adalah OLS (Ordinary Least Square menggunakan bantuan program E-views. Hasil menunjukkan bahwa kurs dan kebijakan Tax Refund mempengaruhi jumlah wisman Singapura yang datang ke Indonesia secara signifikan, sedangkan TCPI tidak. Jumlah kunjungan wisman dapat ditingkatkan dengan upaya Pemerintah dalam memaksimalkan pelaksanaan kebijakan Tax Refund, mengendalikan laju inflasi di Indonesia serta mengupayakan agar rupiah tidak selalu terdepresiasi. Dengan upaya tersebut,  wisatawan  global akan semakin tertarik untuk berwisata ke Indonesia.  Tourism is one of sector that have an important effect in economy of Indonesia, one of them as a source of foreign exchange earnings. That’s not caused due to the growth of Indonesian tourism that has a positive impact to foreign exchange earnings in Indonesia. The number of tourists in Indonesia is the factor that directly affects the foreign exchange earnings. This study aims to determine how much kurs, TCPI and Tax Refund as a macro economic variables to the number of  Singapore tourists in Indonesia at 2009-2013. Analysis metode used in this study is OLS (Ordinary Least Square using  E-views program assistance. Research show that kurs and Tax Refund affects significantly to the number of Singapore tourists in Indonesia and TCPI didn’t make it. The

  4. FATWA MUI TENTANG ALIRAN SESAT DI INDONESIA (1976-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimyati Sajari

    2015-06-01

    Full Text Available The Ruling of Indonesian Council of Ulama on Heretical Sects in Indonesia (1976-2010. The claims of truth and deception, even condemnation of unbeliever (takfir, still continue to happen to the present time. In Indonesia, the introduction of the Council of Ulama (MUI ruling or fatwa on misleading sect may proof the widespred claim. This paper attempts to trace the historical dynamics of acclaimed ambiguous sects by the MUI. However, the author argues that based on the study of the MUI fatwa section of Islamic faith and religious school of thoughts (1976-2010 it is revealed that such claim is purely a reflection of the MUI’s role as a safeguard and keeper of the faith of Islamic community. In addition, he further maintains that the thought of the misleading sects in Indonesia is deeply rooted in the history of Islamic thought and MUI fatwa of heretical sects in Indonesia is nothing more than a representation of a firm attitude of the majority throughout Islamic history against minorities of whom have been considered being misguided and go beyond the mainstreams, but nonetheless, it seems that such a sect will remain in the land of Indonesia.

  5. KORUPSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fazzan Fazzan

    2015-02-01

    Full Text Available Corruption is a crucial problem in Indonesia that could not be resolved yet. Corruption takes place nearly in all aspect of life and makes Indonesia become a foremost country in corruption. In fact, the majority of Indonesians are Muslim. This study aims to define the perspective and the concept of corruption according to Islamic law in Indonesia. This study used descriptive-analytic method and normative approach. The result of this study shows that corruption in Indonesia is process of feather one’s nest and others by violating the laws and justice principal (al-‘adalah, accountability (al-amanah and position’s responsibility. If corruption in Indonesia reviewed to jinayat perspective law, thus it will be the same as ghulul (treachery, al-ghasy (fraud, risywah (bribe, al-hirabah (seizure, and al-ghasab (using other’s own non-permit. Corruption is including to criminal act based on Islamic law and nas (script, because of the deed is deviating nas- nas (scripts, such as khiyanah/ghulul, al-ghasy (fraud, risywah (bribe, al-hirabah (seizure, al-ghasab (using other’s own non-permit and the last but not least, the doer can be punished.

  6. JATI DIRI BANGSA DAN POTENSI SUMBER DAYA KONSTRUKTIF SEBAGAI ASET EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotus Sa'adah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif. Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif.

  7. PENGARUH INFRASTRUKTUR, PMDN DAN PMA TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdausi Nuritasari

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Anggaran infrastruktur setiap tahun mengalami peningkatan, akan tetapi penelitian dari laporan World Economic Forum menunjukkan peringkat kualitas infrastruktur di Indonesia masih tergolong rendah. Jika dibandingkan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan realisasi PMDN dan PMA hampir bergerak kearah yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat pengaruh antara infrastruktur, PMDN dan PMA terhadap Produk Domestik Bruto.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS khususnya data tahun 1986 sampai dengan tahun 2011. Data yang diteliti meliputi data Produk Domestik Bruto, panjang jalan menurut kewenangan pemerintah, jumlah air yang di salurkan, jumlah listrik yang di produksi, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri, dan realisasi Penanaman Modal Asing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data yang dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, Uji Regresi Berganda, dan Uji Asumsi Klasik.Hasil penelitian diperoleh menunjukan bahwa secara bersama-sama infrastruktur jalan, air. Listrik, PMDN dan PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik  bruto di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara parsial yaitu terdapat 2 variabel independen yang digunakan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia. Variabel tersebut yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing. Abstract ______________________________________________________________ The infrastructure budget has increased every year, but research from the World Economic Forum report shows the ranking of the quality of infrastructure in Indonesia is still relatively low. When compared to Indonesia's economic growth charts with the realization Domestic Capital Investment and Foreign Direct Investment almost

  8. Prospek dan Tantangan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Ramadhani

    2015-01-01

    Full Text Available This paper wants to explore more about the prospects and challenges of the development of Islamic insurance in Indonesia. Islamic insurance industry in Indonesia has very good prospects for growth, the demand for insurance products based on shariah will continue to increase. This is supported by a large population of Indonesia and also as the largest Muslim country in the world. However, this industry will also experience a very strong obstacle because of the global economic downturn, as it also conditions the people are not educated about insurance, the free market has begun to be applied, resources are less about Islamic insurance, lack of capital and other on.Therefore it needs the government's role to help to continue to grow, with regulations that support this industry

  9. “Cybercrime”: Fenomena Kejahatan melalui Internet di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad E. Fuady

    2005-12-01

    Full Text Available It had been long known that technology, as Janus, has two side of coins: the good side,and the bad side. Everybody knows the benefit of technology development. But there aren’t much who realize the negative potent of technology. Cybercrime discussed in this article is an example of how crime was developed sophisticatedly by using technological means. Cybercrime, simply defined as criminal acts using cyber and Internet, has faced a new challenge for lawmaker and law enforcement mission. In Indonesia, carding become serious issues to be combated. Another type of cybercrime frequently occur in Indonesia are hacking and deface. Although Internet user in Indonesia is estimated no more than 5% of total population (4.38 million persons, everybody must attended cybercrime issues seriously. The loss of cybercrime reached unspeakable heights and damaged public safety in communication and information flows.

  10. Tiga Jalan Islam Politik di Indonesia: Reformasi, Refolusi dan Revolusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Iqbal Ahnaf

    2016-07-01

    Full Text Available Indonesia is often deemed unfavorable for political Islamic movements. This is prominently indicated by the fact that electoral achievement of parties with Islamic background has been historically lower than those of parties without stated association with Islamic groups. This is seen as a confirmation of the norm that Indonesian Islam is inherently moderate. This paper challenges such an argument because the up and down of political Islamc should not be primarily seen from thir electoral gains.  This paper shows that political Islam in Indonesia is persistent and will continue posing a challenge to the dominant role of moderate Islam. Using different paths Islamist groups are competing for establishing ground in societies. This paper categorizes the paths chosen by political Islam in Indonesia into three models called reformist, ‘refolutionist,’ and ‘staged revolutionary.’ Islamic groups are categorized in the paper based on their political objectives and strategies. 

  11. DAMPAK LAJU DEFORESTASI TERHADAP HILANGNYA KEANEKARAGAMAN HAYATI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Gede Ardhana

    2016-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to examine the impact of deforestation on biodiversity loss in Indonesia. Firstly author presented information about deforestation trends that spread across Indonesia. And presented information about forest fires that triggered off the continuous deforestation and occurred one after another throughout the year. The collected data showed deforestation and forest fires have occurred since 1960 to 2015, and deforestation and forest fires implicated in the extinction of species diversity, genetics, and ecosystems that spreads from Sunda region to Sahul region.  Author used descriptive regulation and legislation methods, used literature approach, as well as arranged with descriptive and interpretational form in papers. From the results of this study author concluded that deforestation rate implicates in forest fires that occur continuously throughout the year and can not be inevitable possibility of extinction of biodiversity spread across Indonesia.

  12. CONSTRUCTIVE ENGAGEMENT INDONESIA DALAM MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN DEMOKRASI DI MYANMAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Windy Dermawan

    2016-10-01

    Full Text Available As a country which has attention to democracy and human rights, also has the strategic role of Indonesia in regional and international level, Indonesia has a political will to help Myanmar in continuing the survival of democracy there. Through the values which upheld ASEAN, namely the principle of non-intervention, Indonesia seeks to use constructive engagement approach, which emphasizes consensus and avoid confrontation with the inclusive spirit and persuasive attention. Indonesia’s efforts shaped positive support by promoting diplomatic role, involvement in co-operation, foreign aid presence in the investment, dialogue, and exchange of ideas related to a variety of issues. This approach is diametrically opposed to a boycott or embargo to turn Myanmar into a democratic state.

  13. PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Ridwan

    2012-09-01

    Full Text Available Corruption act in Indonesia is a very serious crime and has serious consequences for the nation of Indonesia, and the most disadvantaged are the people, welfare of the people is the desire of every person difficult to realize, while eradication is very slow. Combating corruption is a very important part in saving the nation from the threat of destruction is therefore a serious effort is needed in its eradication. Educational institutions have an important role for the eradication of corruption in Indonesia, because of the higher education institutions by law forming the character of each person for anti-corruption can be done, for it's efforts to improve the science of divinity to be very important, so the morality of everyone, including law enforcement becomes an important part in real life can be maintained, the science of religion without science is incomplete.   Key words: corruption, moral, education, divinity

  14. PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan

    2012-03-01

    Full Text Available Corruption act in Indonesia is a very serious crime and has serious consequences for the nation of Indonesia, and the most disadvantaged are the people, welfare of the people is the desire of every person difficult to realize, while eradication is very slow. Combating corruption is a very important part in saving the nation from the threat of destruction is therefore a serious effort is needed in its eradication. Educational institutions have an important role for the eradication of corruption in Indonesia, because of the higher education institutions by law forming the character of each person for anti-corruption can be done, for it's efforts to improve the science of divinity to be very important, so the morality of everyone, including law enforcement becomes an important part in real life can be maintained, the science of religion without science is incomplete.

  15. STRATEGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA UDANG LAUT DALAM SECARA BERKELANJUTAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Suman

    2013-05-01

    Full Text Available Pemanfaatan sumber daya udang di Indonesia dilakukan pada wilayah perairan laut dangkal dan status pengusahaannya sudah dalam tahapan jenuh (over-fishing. Apabila kondisi ini dibiarkan dalam jangka panjang tanpa adanya usaha pengelolaan yang berkelanjutan, maka akan menyebabkan kelestarian sumber daya udang akan terancam dan bahkan bisa punah. Salah satu hal yang harus dilakukan dalam mengantisipasinya adalah mencari daerah penangkapan baru di perairan laut dalam, berupa sumber daya udang yang potensial dan belum pernah dimanfaatkan (untapped resources. Komposisi jenis udang laut dalam di perairan Indonesia lebih dari sekitar 38 jenis dengan jenis udang yang mendominasi adalah Plesiopenaeus edwardsianus dan Aristeus virilis serta alat tangkap yang disarankan untuk pemanfaatannya adalah bubu laut dalam tipe silinder. Potensi penangkapan udang laut dalam di Kawasan Barat Indonesia (KBI sebagai 640 ton per tahun dan di Kawasan Timur Indonesia (KTI sebagai 2.840 ton per tahun. Agar pengelolaan sumber daya udang laut dalam dapat dilakukan berkelanjutan, maka harus dikelola dari awal pemanfaatannya. Strategi pengelolaan yang harus dilakukan adalah membatasi upaya penangkapan pada tingkat upaya sekitar 285 armada bubu laut dalam di KBI dan sekitar 1.250 armada bubu laut dalam di KTI. Selain itu harus dilakukan penutupan musim dan daerah penangkapan serta dilakukan penetapan kuota penangkapan. The utilization of Indonesia’s shrimps resources are commonly taking from shallow marine water while its status is currently on overfishing stage. In the long run without appropriate management will threat its sutainability and may be worsen to become extinct. A possible anticipition is finding a new fishing ground at deep sea area for potential deep sea shrimps as untapped resource. Deep sea shrimps species composition have been identified for more than 38 species with mainly dominated by Plesiopenaeus edwardsianus and Aristeus virili. Recommended fihing gear

  16. PENYAKIT BERSUMBER RODENSIA (TIKUS DAN MENCIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ima Nurisa

    2012-11-01

    Full Text Available This is an attempt to make a list of some zoonotic diseases transmitted from rodents to man reported in Indonesia. The diseases may cause by all agents of disease i.e viruses, rickettsias, bacterias, protozoas, fungi or helminthes and transmit directly by contact/biting of rodent or indirectly by ectoparasite vectors such as lice, fleas, ticks or mites. The diseases reviewed are Hantavirus infection (hemorrhagic fever with renal syndrome = HFRS, rickettsiosis (scrub typhus, murine typhus and spotted fever group(SFG Rickettsiae plague, leptospirosis, salmonellosis, schistosomiasis, eosinophylic meningitis (angiostrongyliosis and echinostomiasis. Keywords: small mammals, zoonotic diseases, rodent, Indonesia

  17. Bond Ratings dan Antesedennya: Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wendy Wendy

    2017-01-01

    Full Text Available This paper provides the empirical evidence of corporate growth, maturity, and operating cash flows on the bond ratings. It was conducted on 34 bonds issued by the 16 non-financial companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX which also issued bonds, registered in the Indonesia Bond Market Directory, and rated by PEFINDO during 2012 - 2014. The hypotheses were tested using the logistic regression analysis. The result shows that corporate growth has significant effect on the bond ratings, while maturity and operating cash flow have no significant effect. Another finding shows that the firm size can also affect the bond ratings.

  18. Modal Intelektual dan Daya Saing Perguruan Tinggi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Prihatni Amrih Rahayuningtyas

    2017-07-01

    Full Text Available This study aims to examine the factors that affect the disclosure of intellectual capital on universities in Indonesia, and how the influence of intellectual capital disclosures on the competitiveness of higher education internationally. This study uses 35 samples both public and privatemuniversities in Indonesia. This research use linear regression and two stage least square to test the hyphoteses that processed by Eviews.6. The results showed that the autonomy of the universities and colleges rank previously have a significant impact on the disclosure of intellectual capital on the official website of the universities. In addition, the disclosure of intellectual capital have a significant impact on the competitiveness of universities.

  19. KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK INDONESIA VS MALAYSIA DI SURAT KABAR (

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qoniah Nur Wijayani

    2012-03-01

    Full Text Available Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP. Those reality has attracted a news media attentions for reporting. Jawa Pos and Kompas have performed Tanjung Berakit incident on the front pages for nearly a month. Both Jawa Pos and Kompas Kompas have published the reality in different perspective. Each of them constructs reality based on their views. Wanting to inves­tigate the construction of news media above, this study uses framing theory to analyze the method of framing models Zongdang Pan and Gerald Kosicki M. It operationalizes the four dimensions of structural text news: syntax, script, thematic, and rhetorical. This study found that Jawa Pos constructs reality reporting on the arrest of three KKP officer by Marine Police Malaysia as a conflict between two countries that attacks each other. Both are en­emies which opposites to each other. Malaysia has always been challenging Indonesia while Indonesia is not able to compensate. Disappointment refers to the Indonesian government. Jawa Pos thought that the settlement with take up arms can be done. Unlike The Jawa Pos case, Kompas constructs reporting on the arrest of three KKP officersis not a conflict be­tween the two countries. It can be seen from the attitude of both countrie thatis very contra­dictory. If Indonesia is really angry with Malaysia, in reserve Malaysia is keeps in silent as if nothing happened. Even Malaysia considers that Indonesia is their friend. Kompas does not want to deteriorate their relationship. Indonesia and Malaysia are the two allied coun

  20. NAHDLATUL ULAMA (NU SEBAGAI CIVIL SOCIETY DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esty Ekawati

    2016-12-01

    Full Text Available Civil Society is non-government organization or an autonomous group which is faced with state and has a function for check and balance for the government policy. Civil society also has a function to social control. Lary Diamond said that civil society establish on cultural organization such as religion or ethnic or organization which keep the truth and believe. Nahdhatul Ulama is a religion organization in Indonesia which has function to social control for the government. Beside that, the activities of NU in education, democracy development and other social activities made NU still exist in social and political society in Indonesia.

  1. Politik Hukum Ratifikasi Konvensi PBB Anti Korupsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atep Abdurofiq

    2016-11-01

    Full Text Available Abstact : This study sought to see an international legal ratification of UN conventions in the form of anti-corruption and its impact on the internal environment of a country, especially Indonesia.Corruption is a never-ending problem discussed and resolved. Corruption became the nation's disease because it has been longstanding, massive and systemic. Corruptions become a disaster for the national economy and undermine system of governance. Corruption is not merely the loss of state money, but the impact on poverty and the miserable life of the people. Indonesia considers the UN anti-corruption convention is quite important in the effort to uphold the "good governance" and create a climate conducive to investment. International cooperation is needed to resolve the problem of corruption in order to prevent and eradicate corruption, of course, need to be supported by integrity, accountability, and management of good governance and the nation Indonesia has been active in the international community's efforts to prevent and eradicate corruption to have signed the United Nations Convention against Corruption, 2003 (United Nations Convention Against Corruption, 2003. Ratification is an attempt to construct the identity of Indonesia that first acts as a corrupt country into a country that has a desire to create a clean government. Abstrak: Tulisan ini mencoba untuk melihat ratifikasi hukum internasional khususnya konvensi PBB anti korupsi serta dampaknya bagi kondisi dalam negeri sebuah Negara, khususnya Indonesia. Indonesia memandang konvensi PBB anti korupsi cukup penting dalam upaya menegakkan "good governance"dan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kerja sama internasional diperlukan untuk menyelesaikan masalah korupsi ini dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak korupsi, tentunya perlu didukung oleh integritas, akuntabilitas, dan manajemen pemerintahan yang baik. Indonesia telah ikut aktif dalam upaya masyarakat internasional

  2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR BANK UMUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martha Novalina Ambaroita

    2017-06-01

    Full Text Available Loan to Deposit Ratio kredit belum menunjukan optimalisasi sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu berkisar 85%-110%. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan DPK, CAR, dan NPL, dan menganalisis bagaimana pengaruh CAR, DPK, NPL, terhadap LDR dalam jangka pendek dan jangka panjang bank umum di Indonesia. Data yang digunakan adalah time series berdasarkan bulanan tahun 2009-2013 yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Otoritas jasa keuangan (OJK. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM dan menggunakan uji asumsi klasik. Hasil dalam jangka panjang CAR tidak berpengaruh terhadap LDR, dalam jangka pendek CAR berpengaruh positif terhadap LDR bank umum di Indonesia, dalam jangka panjang DPK berpengaruh positif terhadap LDR dan dalam jangka pendek DPK tidak berpengaruh terhadap LDR bank umum di Indonesia, dalam jangka panjang NPL berpengaruh negatif terhadap LDR dan dalam jangka pendek NPL berpengaruh positif terhadap LDR. Saran untuk DPK diusahakan semaksimal mungkin. Berbagai inovasi terus dimunculkan dan berbagai strategi dimunculkan agar DPK yang efektif dan agar dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat lebih maksimal sehingga tidak ada hambatan.  Loan to deposit ratio not show that the optimization of credit in accordance with the bank indonesia but range 85 % -110 % . This study attempts to mendiskripsikan dpk , car , and non-performing loans of the , and analyze how the influence of car , dpk , non-performing loans of the , against ldr in the short term and longer term commercial banks in indonesia . The data used was based on time series monthly koni year obtained from bank indonesia and the authority of financial services ( ojk . In the long run this results not affect the ldr, on this positive effect on short-term ldr commercial banks in indonesia; the positive effect on long-term deposits ldr in short-term deposits do not affect the ldr commercial banks in indonesia; in its negative effects towards long

  3. FERTILITAS MENURUT ETNIS DI INDONESIA: ANALISIS DATA SENSUS PENDUDUK 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mugia Bayu Raharja

    2017-08-01

    Full Text Available Indonesia is known as a country that has the largest ethnic groups in the world with 1,128 ethnic groups as reported on the 2010 Population Census. Ethnic diversity is one of the important factors that determine the amount and distribution of the population in Indonesia. This study aimed to determine variations and patterns of fertility by ethnic groups in Indonesia and its association with their socioeconomic characteristics. By using the 2010 Population Census raw data that obtained from the IPUMS website, this study calculated the average number of children born alive born to ever married women aged 15-49. The results show a relationship between fertility and ethnic groups. Among fifteen major ethnic groups analyzed in this study, Batak ethnic has the highest fertility rate followed by Acehnese and Bantenese, while ever married Maduranese women have the lowest fertility rate. The high level of fertility in some of the major ethnic groups in Indonesia is associated with the desire to have many children, the low age at first marriage of women, and the existed perception that those with many children would get higher social value. Low level of education and rural residential areas also contribute to high fertility rates.

  4. KAJIAN PERPUSTAKAAN KHUSUS DAN SUMBER INFORMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamariah Tambunan

    2013-06-01

    Full Text Available This study tries to know the map of special libraries and information sources in Indonesia. Publication which examined are Directory of Special Libraries and Information Sources in Indonesia which published in 1981, 1985, 1990, 1995, 2000, and 2005. Data was collected by rewrite of each title of the library, address or city also province, field or subject, and established year. Total of the special libraries base on city (libraries address, field or subject, and established year then calculated and presented in form of tables and hystograms. The result shows that total of special libraries and information sources in Indonesia increase year by year. The last publication in 2005 registered as many as 994 of libraries which reside in 32 provinces (136 cities in Indonesia. Base on the total that registered, 668 libraries are in Jawa Island (62 cities, and others 326 libraries are in outside Jawa Island (74 cities. The most of special libraries with subject of religion (143 libraries and economics (140 libraries, then social, agriculture, education, law, and medicine. The author also found that there are 3 oldest special libraries which were established in 1842, 1886, and 1887, while the youngest library was established in 2004.

  5. KEBIJAKAN FORMULASI TERHADAP PENIRUAN TAMPILAN WEBSITE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Widya Paramita

    2014-03-01

    Full Text Available One of the implications of information technology to which attention is currently paid is its impact on the existence of Intellectual Property Right. One of the crimes committed to the right of intellectual property is the illegal imitation of presentation on web page of sites belonging to others popularly known as Offense against Intellectual Property. Based on the background above, the problems discussed in this study are the formulation of criminal act and the policy of formulation in the future system of sanction imposed upon the imitation of presentation of website in Indonesia. Normative method based on the regulations of laws related to the crime of the imitation of presentation of website in Indonesia was used in the present study. The results of the study showed that the elements of the formulation of criminal act of the imitation of presentation of website in Indonesia are subjective and objective ones. The policy of the formulation of the system of criminal sanction imposed upon the limitation of presentation of website in Indonesia applies the type of cumulative criminal threaten which includes two types of punishment. The formulation is a 2 (two year imprisonment and/or a maximum spesific fine of Rp. 150.000.000,00 (one hundred fifty thousand rupiahs, based on Article 72 Clause (6 jo Article 24 of the Criminal Law.

  6. Analisis Industri Bisnis Jasa Online Ride Sharing di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Berto Mulia Wibawa

    2018-03-01

    Full Text Available Analysis of Online Ride Sharing Business Industry in IndonesiaInnovation in transportation sector with sharing economy principal has create new service sector which is named online ride sharing service. There are a lot of online ride-sharing service players in Indonesia such as Go-Jek, Grab, and Uber. Nowadays, government also have rules on changing the condition of online ride-sharing. Therefore, industry analysis is needed to be analyze further to know the industry attractiveness of the online-ride sharing service. This study aims to analyze the level of attractiveness in online ride-sharing industry in Indonesia. This study used descriptive-explorative method on identifying Porter’s Five Forces as tools in industry analysis. Data collection is using ghost interview method to the selected driver. The conclusion is online-ride sharing industry in Indonesia is quite attractive to be developed in the future because the number of customers has not reached the maximum point, moreover the industry may offer a very diverse product differentiationDOI: 10.15408/ess.v8i1.5739

  7. ANALISIS FAKTOR PENDORONG REALISASI MANFAAT IMPLEMENTASI ERP DI PERUSAHAAN INDONESIA

    OpenAIRE

    Iqbal Yulizar M.; Rajesri Govindaraju

    2017-01-01

    Pengelolaan implementasi ERP pada fase post project yaitu fase ketika ERP telah digunakan secara integral dalam perusahaan, menentukan terealisasinya manfaat dari implementasi ERP, karenanya terkait pengelolaan pada fase post project ini dibutuhkan kajian lebih lanjut untuk mengetahui upaya-upaya merealisasikan manfaat dari implementasi ERP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengukur manfaat implementasi ERP dan mengetahui sejauh mana perusahaan-perusahaan Indonesia merealis...

  8. PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP DISPARITAS PENDAPATAN REGIONAL DI INDONESIA TAHUN 2001-200

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Andry Nurman

    2013-11-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanakah pengaruh desentralisasi fiskal terhadap disparitas pendapatan regional di Indonesia selama periode 2001-2008. Studi dilakukan terhadap Kabupaten/Kota di Indonesia yang merupakan titik tolak dari desentralisasi di Indonesia. Sampel yang diteliti sebanyak 253 Kabupaten/Kota. Variabel yang digunakan sebagai proxy dari desentralisasi fiskal adalah: belanja langsung (desentralisasi pengeluaran, serta PAD, DAU dan Dana Bagi Hasil (desentralisasi penerimaan. Studi menggunakan pendekatan data panel dan alat analisis Least Square Dummy Variables (LSDV atau juga dikenal sebagai Fixed Effect Model (FEM dan Newey West Method atau juga dikenal sebagai HAC (heteroscedasticity-and autocorrelation-consistent untuk menghilangkan heteroskedastisitas dan autokorelasi. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel belanja langsung telah mampu untuk mengurangi disparitas pendapatan regional, sebaliknya DAU justru mengakibatkan meningkatnya disparitas pendapatan regional. Terdapat indikasi bahwa penyebab utamanya adalah adanya missallocated di dalam mekanisme alokasi DAU. Sementara itu variabel PAD dan Dana Bagi Hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap disparitas pendapatan regional. This study aims to analyze how the influence of fiscal decentralization on regional income disparity in Indonesia during the period 2001-2008. Studies conducted on municipalities in Indonesia. 253 municipalities are used as samples. The variables used as proxies of fiscal decentralization are: direct expenditure (expenditure decentralization, and PAD, DAU and DBH (revenue decentralization. The study is using panel data approach and Least Square Dummy Variables (LSDV as an analytical tool or also known as the Fixed Effect Modeland Newey West method or also known as HAC (heteroscedasticity-and Autocorrelation-consistent to remove heteroscedasticity and autocorrelation. The study shows that direct expenditure variable has been able to reduce

  9. Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiman Siregar

    2014-10-01

    Review of Life Cycle Assesment of Biodiesel in Indonesia Abstract. Currently, environmental consideration becomes the most important issue in biodiesel production. Eventhough source of energy is considered as carbon neutral, the production path may release various environmentally hazardous gasses. European and American countries claim that production of biodiesel from palm oil contributes carbon emission to the atmosphere along its production path. Furthermore, US EPA-NODA and EU RED stated that palm oil based biodiesel can only reduce emission of GWP by 17 % and 19 % compared to fossil-fuel based. Considering on the minimum requirement is 20 % for US and 35 % for EU, CPO from Indonesia experiences difficulties to enter the global market. Scientific approach should be undertaken by Indonesia to address this issue. Summary of the literature mentions that the sustainability of biodiesel from palm oil is better than Jatropha curcas, compared to other sources of raw materials, such as rapeseed. Summary of the literature mentions that the value of carbon that can be absorbed by primary forest is higher than secondary forest and palm oil plantation. This is the reason why world claims Indonesia on global warming issues although further research is still needed based on the latest data. From the real condition in Indonesia, in which GHG value before stable productivity is 2 575.47 kg-CO2eq./ton-Biodiesel fuel(BDF for oil palm and 3 057.74 kg-CO2eq./ton-BDF for Jatropha curcas. When the productivity has reached stability, the GHG value is  1 511.96 kg-CO2eq./ton-BDF for oil palm and 380.52 kg-CO2eq./ton-BDF for Jatropha curcas. If we compared to diesel fuel, CO2eq. emission is reduced up to 49.27 % and 88.45 % for BDF-CPO and BDF-CJCO, respectively.

  10. GAMBARAN KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KOTA SEHAT PADA LIMA KOTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hapsari

    2012-09-01

    Full Text Available Healthy city is one of the public health problems. The quick of growth population and development activity has contributed the continuously decrease of the environmental quality in the city. So that, the environmental quality in the cities and regents as the Agenda 21's priority. These background has effort the government of Indonesia to announce "Healthy City " policy, as the action of community be through healthy life. The study of heal thy city has done in 5 (five municipalities in Indonesia. To know the implementation and the action of the healthy city policy in five municipalities in Indonesia. The study has been done in 5 (five municipalities in Indonesia such as Medan, Semarang, Denpasar, Manado and Balikpapan, Indonesia with qualitative approach to describe government policy on Healthy Cities in selected municipalities. Interview technique had been undertaken by in depth interview and focus group discussion toward Municipality Officer, Municipality Development and Plan Board, Health City Forum, Municipality Areas Development and Houses Office, Environmental Impact Control Board. Tourism and other linked sectors. From 5 (Jive selected area, 4 (four cities had already undertaken Healthy City Policy, while Balikpapan Municipality has done it in the longest period of time. On the other hand, Semarang Municipality have had not the Healthy City Forum and still in coordination with related sectors as well. In general, problems in undertaking of Healthy City were socialization and coordination. Suggested proposed from this study were improvement in socialization, continuousity in implementation and development in inter sector collaboration for undertaken focused and successfully Healthy City.   Keyword: healty city, health policy, environmental health, health behavior.

  11. ANALISIS EKSPOR CRUDE PALM OIL (CPO INDONESIA DI UNI EROPA TAHUN 2000-2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Azizah

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh produksi, kurs, harga CPO Internasional, GDP, dan dummy kebijakan Renewable Energy Directive 2009 (RED09 terhadap ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa tahun 2000-2011. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor CPO Indonesia di kawasan Uni Eropa adalah analisis data panel. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data cross section enam negara tujuan ekspor di kawasan Uni Eropa selama kurun waktu tahun 2000-2011. Enam negara yang dimaksud adalah Jerman, Italia, Belanda, Rusia, Spanyol, Ukrania yang memiliki jumlah ekspor CPO terbanyak dari Indonesia. Komoditas yang menjadi objek penelitian adalah CPO dengan kode Harmonized System 15111000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produksi dan GDP berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa. Harga CPO Internasional, kurs dan kebijakan RED09 terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa. This study aims to analyze the extent of the influence of production, exchange, International CPO prices, GDP, and the policy dummy Renewable Energy Directive 2009 (RED09 on Indonesia's CPO exports to the EU in 2000-2011. The method used to analyze the affect of factors of Indonesia's CPO export demanded to the European Union is a panel data analysis. This study uses secondary data, they are cross section data is six counties of export destinations in the European Union during the period of 2000-2011. Six countries in question are Germany, Italy, Netherlands, Russia, Spain, Ukraine which have the highest number of Indonesian CPO exports. The commoditiy which one of the object of the research is the CPO with 15111000 Harmonized System code. The results of this study indicate that the variables of production and GDP exchange are have positive impact and significant on the volume of Indonesian CPO exports to

  12. ANALISIS KEBIJAKAN LINKAGE PROGRAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UKM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hamidah

    2016-03-01

    Linkage program adalah program yang menghubungkan bank dengan pelaku usaha mikro kecil melalui lembaga keuangan mikro. Kelemahan dalam Linkage program adalah pada aspek peraturan yang tersebar dalam berbagai aturan, dan khusus bagi lembaga keuangan syariah terdapat pula kendala berkaitan dengan kesesuaian dengan ketentuan syariah. Dari penelitian dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual ini diperoleh inventarisasi serta analisis kebijakan Linkage Program bagi Lembaga Keuangan Syariah dalam hukum positif Indonesia. Kebijakan terkait Linkage program, diklasifikasi dalam 2 kelompok, yaitu kebijakan substansi dan prosedural. Aturan inilah yang menjadi rujukan bagi lembaga keuangan syariah rangka pemberdayaan usaha kecil mikro di Indonesia. Kata kunci: Linkage program, lembaga keuangan syariah, usaha mikro kecil

  13. TINJAUAN YURIDIS SERTIFIKAT KESEHATAN SEBAGAI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENERBANG SIPIL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benny Hosiana Tumbelaka

    2018-01-01

    Full Text Available Penelitian ini meninjau secara yuridis akan keabsahan Sertifikat Kesehatan Penerbangan Sipil di Indonesia dalam kurun waktu, sejak diterbitkan sampai habis masa berlakunya. Metode pendekatan yang dipergunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif berdasarkan Undang Undang RI nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, dan Peraturan Pemerintah RI nomor 3 tahun 2001 tentang keamanan dan keselamatan Penerbangan beserta beserta Peraturan Pelaksanaan dari perundang undangan tersebut. Hasil penelitian ini, bahwa regulasi bidang Keselamatan penerbangan yang berlaku di Indonesia tentang fungsi pengawasan memperoleh Sertifikat Kesehatan, khususnya pada Penerbang Sipil Airline Transport Pilot (Sertifikat Kesehatan kelas satu, telah sesuai dengan standar ICAO, yaitu Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Udara Nomor: SKEP/62/V/2004 tentang Sertifikat Kesehatan Personil Penerbangan. Didapatkan juga bahwa langkah yang diambil agar Sertifikat Kesehatan Penerbang Sipil di Indonesia yang berlaku 6 bulan ke depan, belum ada, baik aturannya, mekanismenya bahkan SDM belum memadai secara kualitas dan kuantitas. Sehingga sertifikat tersebut belum dapat terjaga keabsahannya. Sedangkan Penerbang yang mendapatkan medical flexibility perlu dilindungi statusnya dengan Surat keputusan Menteri bagi Tim penilai kesehatan (Medical Asessor dan Tim Pakar kesehatan Penerbangan (Aeromedical Consultation Service yang merekomendasi kasus ini. Penerbang tersebut selain mengisi checklist, ia dijadwalkan secara tetap untuk memeriksakan kekurangannya dan melaporkan pada dokter penerbangan. Sebagai saran dalam penelitian ini agar diusulkan kepada Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara beberapa hal, yaitu untuk mengeluarkan keputusan tentang tata kerja menjamin keabsahan Sertifikat Kesehatan Penerbang Sipil di Indonesia. Mengusulkan penambahan personil fungsional pada Pusat Kesehatan Penerbangan Sipil sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai Keputusan Menhub

  14. Kepentingan Pemerintah Indonesia Bekerjasama dengan Transparency International dalam Upaya Meminimalisir Tingkat Korupsi di Indonesia

    OpenAIRE

    Fauzi, Miftahul; Fachri, Yuli

    2017-01-01

    According to the Corruption Perception Index 2015 published by Transparency International that ranks countries from less corrupt (1) to most corrupt (168) , Indonesia is on 88th out of 168th countries and with the socre 36 out of 100, 36 (definitely corrupt) and 100 (clean) . It indicates that corruption is still an issue happening mostly in public sector and other areas. Even though Indonesia has spreaded no effort to combat against corruption through enforcing law enforcement conducted by t...

  15. Kontroversi Pelarangan Ahmadiyah di Indonesia: Perspektif Hak Asasi Manusia (HAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imral Rizki Rahim

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak Pada Juni 2008 Pemerintah Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB Nomor 3/2008, Nomor Kep-03/A/JA/6/2008, dan Nomor 199 tahun 2008 tanggal 9 Juni 2008 oleh Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung yang berisi tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota, dan/atau Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia dan masyarakat yang melarang para anggota Jemaat Ahmadiyah untuk menyebarkan penafsiran mereka yang tidak sesuai dengan pokok-pokok agama Islam. Pelarangan ini menimbulkan kritik dari masyarakat luas bahwa Indonesia telah melanggar Pasal 18 International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR terkait hak pemeluk kepercayaan Ahmadiyah untuk menjalankan agamanya. Penelitian ini ditulis dengan mengumpulkan data sekunder yaitu sumber hukum internasional terkait pengaturan hak asasi manusia serta penerapannya dalam berbagai kasus, bahan-bahan kepustakaan, dan media internet yang berhubungan dengan penerapan pengaturan kebebasan beragama dalam hukum internasional terutama dalam menerapkan pembatasan terhadap kebebasan tersebut. Data-data tersebut kemudian digunakan untuk penggambaran suatu objek permasalahan yang berupa sinkronisasi fakta yang terjadi dengan pengaturan dan teori yang berlaku. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam mengeluarkan surat keputusan bersama tiga menteri menyangkut Pelarangan Ahmadiyah, Indonesia telah melaksanakan haknya sesuai dengan Pasal 18 ayat 31 CCPR dalam membatasi suatu manifestasi keagamaan. Pembatasan ini telah dibentuk berdasarkan hukum untuk melindungi ketertiban dan keselamatan masyarakat, serta bukan merupakan peraturan yang bersifat diskriminatif karena SKB tersebut tidak hanya ditujukan kepada pemeluk Ahmadiyah tetapi juga untuk masyarakat umum. Terpenuhinya ketentuan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah membatasi kebebasan beragama sesuai dengan penerapan dalam hukum internasional. Abstract On June 2008, the Government of Indonesia enacted the Joint

  16. PEMBATASAN TERHADAP HAK DAN KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muwaffiq Jufri

    2016-06-01

    Full Text Available As one of modern law state, Indonesia provides arrangement and guarantee of human rights and freedom of religion. Moreover, this guarantee is clearly stated in the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. It indicates the existence of human rights and freedom of religion is a constitutional right. Nevertheless, the limitations existed on freedom of religion set out in some legislations affect negatively due to unclear concept of those arrangements. It is became worsen when the limitations of provisions are actually used to justify the action of radicalism in the name of religion. Therefore, scientific studies about the conception of limitations on freedom of religion become urgent as a preventive step in order to avoid the misuse of provisions limitations in the freedom of religion.  http://dx.doi.org/10.17977/um019v1i12016p040

  17. ANALISIS TATA KELOLA SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA: SEBUAH PERSPEKTIF HISTORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lokot Zein Nasution

    2015-07-01

    Full Text Available This study aims to analyze the governance of the financial system in Indonesia. This study uses descriptive analysis by reviewing the literature and analysis of secondary data obtained from the Ministry of Finance, Bank Indonesia (BI, the Central Statistics Agency (BPS. The results of the analysis of this study showed that based on historical experience, to mini-mize internal and external obstacles have to do with governance through improved investment and productive credit. This governance is done by way of coordination between the actors of the financial system, the community, financiers, and government. This model is expected to be a proliferation of governance oriented to minimize the risk of the financial system in the future.

  18. Pornografi dalam Balutan Film Bertema Horor Mistik di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Herawati

    2011-10-01

    Full Text Available The film industry in Indonesia has been through ups and downs. As an industry, thus there are usual things the film creators done to take financial benefit from the film industry. Some researches show that messages brought by mass communication media is no more that political and economic efforts from media to get much more benefits. Therefore, it is acknowledged that Indonesian films lately put horror and mystic theme beneath in order to get closer with Indonesia culture as the consumers. However, it is issued when the mystic theme influenced along with pornography. Ethics development efforts and law enforcement must be the continuous material to discuss the problem solving.  

  19. HARMONISASI REGULASI DAN EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN SAFEGUARD DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdurrahman Alfaqiih

    2012-06-01

    Full Text Available The implementation of WTO agreement is not easy in accordance with the estabilished regulations, so deviations in the process of trade liberalization that press domestic indrusties will likely to take place. Therefore, it is necessary to have safety actions to actualize mutual benefits in international trade. There are many cases of safety actions conducted by many countries such as Argentine that implements safety actions to its footwear industries without adapting to WTO regulations which causes the country’s losses. The paper examines the consistency of safeguard regulations in Indonesia with safeguard regulations of WTO and its implementation reviewed from the law effectiveness. The result of the study shows that the safeguard regulations in Indonesia is in accordance with the safeguard regulations of WTO in the normative level, but in the implementation the policy is not done effectively.

  20. Reforma Agraria dan Aliansi Kelas Pekerja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emilianus Yakob Sese Tolo

    2013-03-01

    Full Text Available Land tenure system is a crucial factor for the development of the nation. As a developing country, Indonesia is still encountering serious problems related to unequal land tenure system, indicated by the continuing rise of the Gini index of the land ownership year by year. This has negative implications for productivity and livelihoods. Therefore, agrarian reform is an urgent need that must be executed immediately. The agrarian reform in Indonesia should be led and pioneered by the alliance of the working class: the industrial workers (laborers and farmers. The author argues that the alliance of the working class will have an impact on realization of agrarian reform which could lead the nation to the better development. However, agrarian reform must also be supported by other sectors such as cooperatives and village industrialization. However, these sectors are necessary to put into practice sustainable economic democracy after implementing agrarian reform so as to escape from capitalism logic of capital accumulation.

  1. PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG DINAMIKA HUBUNGAN INDUSTRIAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismed Batubara

    2013-12-01

    Full Text Available Islamic Law Perspective of the Dynamic of Industrial Relation in Indonesia. The dynamic of industrial relation in Indonesia has undergone very long history since Colonial period to the Reformation era. This essay tries to elucidate relation pattern of labor ideology which seem to be influenced by Liberalism and Communism followed by two extreme economic ideologies vis-à-vis Islamic system. The author asserts that although regulations pertaining to labor have been made available, disputes and disharmony between workers and company or employer still occur repeatedly. Substantially, the regulations encompass delicate problems which are evident form the fact that the government is incapable of handling labor problem efficiently. The author concludes that Islamic concept should become an alternative in dealing with industrial relation which emphasizing equality and just principles and thus it is free from authoritarianism and expoloistation of Capitalistic models as well as from dictatorship of Communism ideology.

  2. Sistem Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah (Suatu Tinjauan Yuridis Terhadap Praktek Pembiayaan di Perbankan Syariah di Indonesia)

    OpenAIRE

    Supriyadi, Ahmad

    2003-01-01

    This research aims at knowing sub system of law about the finance based on Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of Indonesia. The research shows that finance based on Syariah principle have subsystems are profit sharing system, sale system and lease system.

  3. Sistem Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah (Suatu Tinjauan Yuridis Terhadap Praktek Pembiayaan di Perbankan Syariah di Indonesia)

    OpenAIRE

    Supriyadi, Ahmad

    2013-01-01

    This research aims at knowing sub system of law about the finance based on Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of Indonesia. The research shows that finance based on Syariah principle have sub systems are profit sharing system, sale system and lease system.

  4. PENGUJIAN FAMA-FRENCH THREE-FACTOR MODEL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Hardianto

    2017-03-01

    Full Text Available This study empirically examined the Fama-French three factor model of stock returnsfor Indonesia over the period 2000-2004. We found evidence for pervasive market, size, andbook-to-market factors in Indonesian stock returns. We found that cross-sectional mean returnswere explained by exposures to these three factors, and not by the market factor alone. Theempirical results were reasonably consistent with the Fama-French three factor model.

  5. Identifikasi Pembayaran Bergerak (Mobile Payment) yang Mengganggu (Disruptive) di Indonesia

    OpenAIRE

    Mawarrini, Robertta Indira

    2017-01-01

    This research aims to identify disruptive mobile payment in Indonesia. Mobile payment as a sector of financial technology is enabling the lifestyle transformation of electronic banking. The future of retail banking is a smartphone experience that gladden and customers also aspire for a “bank in my pocket”. Mobile payment as the second sector most likely to be disrupted in the intersection of finance and technology industry. The promising approach of disruptive innovations is proposed by Profe...

  6. Implementasi Pengaturan Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia

    OpenAIRE

    Endri Endri

    2014-01-01

    Human rights are basic rights that should be granted to everyone, because it is the nature of the by God to man. In Indonesia, the protection of human rights spread in product legislation, however the practice field find the constraints that hamper the protection of human rights itself. Implementation of human rights enforcement much focused on perpetrators, while the part of the victim has not been getting good attention. Keywords: Implementation Arrangements Protection Human Rights

  7. Kausalitas Suku Bunga Domestik Dengan Tingkat Inflasi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Purnomo, Didit

    2004-01-01

    This research discusses about the correlation pattern between inflation rate and interest rate, in other word this causality called inflation rate-interest rate causality. This research uses 1984-2001 data and we have conclude that interest rate have a significant effect to inflation rate. By using granger causality model, we could have a conclusion that the correlation pattern between interest rate and inflation rate in Indonesia is interest rate causes inflation.

  8. Dampak Investasi Starbucks Coffee Terhadap Penjualanproduksi Kopi Lokal Di Indonesia

    OpenAIRE

    Nenda, Meriza Sastri; Harto, Syafri

    2017-01-01

    In terms of the domestic economy of a country, foreign companies or have significant influence. For example, the presence of starbucks i which one is a multinational entreprise corporation. In addition to providing benefits for their country Starbucks kiosks are established in various kinds of places in Indonesia of course there are also some disadvantages that arise. Losses arising in the social field carried by the company Starbucks itself is their consumer behavior.This research was used c...

  9. Pengembangan Model Peningkatan Kompetensi Pekerja Domestik Indonesia di Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muna Siva Ananda

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. ASEAN Economic Community is an ASEAN Economic Integration in free trade system all around ASEAN. Indonesia as one of ASEAN Country has a role to compete with other countries, but one of the problems is competitiveness issues. Unskilled domestic workers from Indonesia being the background of miscommunication, workers abuse and many criminality problems in Malaysia. But in fact, placing Indonesian domestic workers in other countries is the best solution to unemployment issues in Indonesia. This study aimed to analyze the problematic situations and create a model that may affect the competency strategies to increase the competitiveness of Indonesian domestic workers in Malaysia. Data from the experts was analyzed using Rich Picture and The House Model. The result showed that in planning the vision for five years term is needed to Enhancing the relevant Governmental Authorities, Establishing the individual reputation and Collaborating between Government and agencies involved. This strategies had been formulated to increase the human resource competencies with Competency-Based Training (CBT. Training and development conducted in Indonesia before placement in abroad is the ways to build workers' quality and then could compete with domestic workers from the Philippines and other countries in Malaysia. The research findings are expected to have implications on government and institutions in the process competency based training models. The government was expected to make the findings as a reference for the Competency-Based Training (CBT to Indonesian domestic workers fairly and effectively to support its competitiveness strategies. Keywords: Competency, Indonesian domestic workers, Rich Picture, The House Model, Training

  10. Perkembangan Akuntansi Keperilakuan Dan Dampaknya Pada Penelitian Akuntansi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Khomsiyah

    2001-01-01

    This paper discusses about the development of behavioral accounting and how it influenced the research in behavioral accounting. Several interest fields in behavioral accounting research are discussed to provide an over­view of current behavioral accounting research opportunities. The research methodology and several difficulties inherent in those researches presented in this paper. The behavioral accounting research in Indonesia will discussed in the last of this paper.

  11. POLITIK PENYEDERHANAAN SISTEM KEPARTAIAN DI INDONESIA PASCA REFORMASI 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutisna

    2016-03-01

    Full Text Available Since the 1999 elections electoral democracy Indonesia is marked by drastic changes in the party system implementation, from simple multi-party system in the New Order era to the extreme multiparty system. Judging from the election as the most massive space is provided to facilitate the political participation of the people, multiparty phenomenon is certainly a sign that democracy was growing. But in terms of the need to realize the importance of a stable and effective government, multiparty phenomenon is actually not a wise choice. Scott Mainwaring comparison study results conclude that the application of a multi-party system with a presidential system is a bad combination. That is why since the 2004 elections simplification efforts of party system in Indonesia is done through various policy strategy. This paper is a study about the application of extreme multiparty system and its impact on the election, the behavior of political parties in Parliament, and the relation of Parliament-President; and political strategy or policy simplification of party system that has been taken in Indonesia after the reform to realize a simple multiparty system. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v2i2.2816

  12. PENGIRIMAN E-MAIL SPAM SEBAGAI KEJAHATAN CYBER DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Nugraha Putra

    2018-01-01

    Full Text Available The Internet is part of the development of technology, where the internet provides many impacts, both positive and negative. Currently, privacy issues on the internet have also become a complicated legal issue, this is due to quite a number of privacy-related issues, but not all countries in the world manage privacy issues on the internet. As a means of communicating the Internet has introduced e-mail that provides convenience and practicality. But in its development e-mail has an adverse impact on its users in the form of e-mail spam. In terms of its actions, sending spam e-mail is quite a disadvantage, even violate the privacy. Some countries have also set it to one type of cybercrime (cybercrime. This research will discuss e-mail spam in Indonesia, how the legislation in Indonesia see the action of this spam e-mail, is there any possibility of spam e-mail is criminalized as a cybercrime. The research will also look at how spam e-mails violate privacy and review and analyze internet privacy settings in Indonesia in relation to the criminalization of spam email.

  13. Dinamika Penanaman Modal Asing (PMA Bidang Pertambangan Umum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ukar Wijaya Soelistijo

    2011-06-01

    Full Text Available During 1967 – 1988, seven generations of Contract of Work (COW were in lieu with foreign  capital  investment in the area of non-coal general mining,  followed by three generations of Coal Contract (CCOW in Indonesia.  An analysis toward details of COW showed that the contract requirements were transformed from time to time. At the first phase, tax holiday was offered. Meanwhile, the later generations reduced such facilities as complained by mining companies.  This research suggests the importance of regulation to manage  Indonesia’s income resulted from windfall profit of oil prices increase. Sepanjang periode 1967 – 1988, Indonesia telah menghasilkan  tujuh generasi Kontrak Kerja dalam investasi modal asing untuk bidang pertambangan umum non batubara, diikuti oleh tiga generasi Kontrak Batubara. Analisis terhadap rincian Kontrak Kerja tersebut memperlihatkan perubahan  persyaratan kontrak  dari waktu ke waktu. Pada fase pertama, Kontrak Kerja menawarkan fasilitas bebas pajak (tax holiday. Hal ini tidak berlaku lagi pada Kontrak Kerja selanjutnya, sebagaimana dikeluhkan perusahaan-perusahaan tambang. Riset ini merekomendasikan pentingnya regulasi untuk mengelola pendapatan Indonesia yang bisa diperoleh dari keuntungan tambahan (windfall profit akibat kenaikan harga minyak.

  14. REGULASI WAKAF DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN DITINJAU DARI STATUTE APPROACH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudirman Sudirman

    2014-12-01

    Full Text Available This Article focusing on wakaf regulation in Indonesia after its independence day. The research used statute approach, it also used regulation No. 5 Year 1960 and regulation No. 41 Year 2004 as its primary legal source. In analyzing data it used three legal basis; Lex Superior Derogat Legi Inferiori, Lex Specialis Derogat Legi Generali, and Lex Posterior Derogat Legi Priori.  Firstly, it concludes that the background of regulating the wakaf regulation in Indonesia was conducted because of public needs to a special regulation which can rules wakaf and its legal contemporary development. Secondly, the comparison of wakaf regulations regulated from post-independence until reformation era explained that in the first concept of wakaf and its implementation opportunity was realized in The Reg. 5/1960. But the concept of Nâdzir firstly introduced in Gov. Regulation No. 28/1977 and established by the Indonesian compilation of Islamic Law. Thirdly, penal punishment changes, and according to statute approach analysis using those three legal basis, the Reg. 41/2004 is the most updated wakaf regulation in Indonesia.

  15. Muatan Ideologi Iklan Global Pada Tayangan Media Televisi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Eko Budiwaspada

    2007-08-01

    Full Text Available This study tries to uncover the existence of ideological values that are present in the global advertisement in Indonesia, by focusing on how these ideological values are present in the communication ideas of global advertisements. It is aimed to respond to the whole factual problem using a series of analysis. At first, the meaningful expression of objects are identified, especially those that are related to the thoughts, perceptions, concepts, and objectives of global expressions in the advertisements. The interpretation norm of semiotic approach was employed to identify the ideological values of those global advertisements in Indonesia. Results indicate that global advertisements in Indonesia are loaded with ideological values. It is reflected in the appearances of those advertisements, including the swinging values of consumerism, cultural imperialism, stereotyping global lifestyles, perfectionism, and decontextualism. Although these embedded values are-somewhat-contradicting Indonesian values, they may emerge through dis-culturation, inculturation, and acculturation processes as there are no adequate efforts to make the public aware. This may lead to a big sacrifice that we all have to endure, and that is the emergence of high-cost culture.

  16. ANALISIS PANGSA PASAR 20 OBAT SEJENIS DI INDONESIA TAHUN 1993

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriana Azis

    2012-09-01

    Full Text Available The low availability of information concerning the development of pharmaceutical industry and pharmaceutical market in Indonesia has lead into misunderstanding of development of pharmaceutical industry and the level of pharmaceuticals consumption in Indonesia. During the year of 1993 PT. Corinthian Infopharma Corpora has conducted research on sales of ethical drugs including the generic and OTC drugs in 7 (seven big cities in Indonesia and the research findings determined ¡00 pharmaceutical companies with big sales records. The result of the survey of market share of sales and total production of 20 commonly used drugs are reported. The data shows variation in market share of sales and total production of 20 commonly used drugs. The data shows extreme and indiscriminate variation in drug prices among the generic and the trade mark drugs. It is argued that the government should intervene to regulate and control drug prices. Consumers should also take the initiative to campaign for social justice and fair play in drug pricing.

  17. Pendidikan Kewarganegaraan: usaha konkret memperkuat multikulturalisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Prasetyo Wibowo

    2017-11-01

    Full Text Available Civic Education has a strategic role in strengthening multiculturalism in Indonesia. However, the contents of civic learning at the elementary level up to university level are showing lack of phenomenon that explores the multicultural values based on local wisdom (local genius. This research is a literature study by finding reference theories relevant to the cases or problems found. The reference theory obtained by method of literature study was presented as the foundation. It was found that: (1 The primordially knowledge, attitude and behavior of Indonesian society are kinds of things that impede Civics Education as a medium for strengthening multiculturalism in Indonesia; (2 Civic Education has great potential to become the foundation for multicultural strengthening in Indonesia with attention to innovation and development of the content, as well as the learning model. (3 Civic Education has a philosophical meaning as the foundation of ligature strength in the establishment of pluralism multicultural mentalities in order to realize national goals and nation’s modernization without abandoning the local wisdom.

  18. MENCARI WARISAN NABI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Djazimah

    2015-04-01

    Full Text Available Indonesia is a country with the world’s third largest population; about 90 percent of the population is Muslims. The history of the Islam in this country can be traced back to descendants of the prophet Muhammad. They played an important role in disseminating Islamic teachings in the archipelago. Until now descandants of the prophet still engage in Islamic preaching activities, understanding the legacy of the prophet from historical perspective is instructive, for that will help clarify the making of Muslim civilition in the archipelago. The prophet sent his companions to the area now known as Indonesia. His predecesors continued this tradition of sending companions in preaching missions nost notably in the time Utsman ibn Affan. The Islamic spiritual link with Indonesia was concrete: one preserved clothing of the prophet and a flag used in one of this own battles were given to the Sultan of Banten as gifts. Indeed, the community of Islamic believers shares the legacy of the prophet regardless of their orgins. Most prominently among them have been the Islamic preachers and Muslim warriors.

  19. ANTESEDEN PROBABILITAS FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triani Pujiastuti

    2017-03-01

    Full Text Available Based on theory and previous research, some factors which influenced probability of corporate financialdistress were found. This research was done for testing the consistency of research result with different researchperiod that would strengthen the related empirical research finding. The purpose of this research was to test theimpact of profitability ratio (Return on Assets, working capital policy, capital structure, size, current ratioand firm age toward the probability of financial distress of manufacturing firms at Indonesian Stock Exchange.The method used in this research was purposive sampling, which was taking data with certain criteria.The criteria was that the companies or firms used were those which issued bond and were listed in IndonesianStock Exchange between 2007 until 2012 and had data completion needed in this research. The research resultsusing Logistic Regression were 1 test of profitability ratio, working capital policy ratio, capital structure, size,and firm age had significant influence to the probability of financial distress manufacturing firms in Indonesia,2 partially only profitability ratio that had negative significant influence to the probability of financialdistress manufacturing firms in Indonesia while working capital ratio, capital structure, size, and age firm didnot have significant influence to financial distress manufacturing firms in Indonesia. This research producedprediction model of financial distress.

  20. Nasionalisme Eropa dan Pengaruhnya Pada Lagu Seriosa di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Tresna Yunita

    2013-11-01

    Nasionalism in Europ and Its Impact on Indonesian Seriosa Song. The growing of nationalism movements in Europe in 1830 had spread out to all over the world, as well as in Indonesia. It gave considerable influence on the development of nationalism in Asia and Africa, especially in Indonesia, in term of the development in the history of music. The nationalism movement in music began in Russia and then was followed by the movement of nationalism in Scandinavian countries, Spain, Italy, Hungary, the United Kingdom and the United States. European nationalism has affected several composers in creating their music as they incorporate elements of melody and lyric in accordance with folk music which they have been familiar with. In Indonesia, nationalism made Indonesian composers created songs as an expression of their spirit against the Dutch colonial government. Some of Indonesian composers at that time, among others, were WR Supratman, Kusbini, Ismail Marzuki and Cornel Simanjuntak. Seriosa Song composed by Indonesian composers who had an important role to fight for the Indonesian independence. Seriosa songs which are created by using western musical’s standard as diatonic scales, harmony, the structure of a song form, rhyme, and so forth can be said as a result of the western musical influences. Keywords: Nationalism, musical influences, seriosa song

  1. NILAI FILOSOFIS BUDAYA MATRILINEAL DI MINANGKABAU (RELEVANSINYA BAGI PENGEMBANGAN HAK-HAK PEREMPUAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iva Ariani

    2016-08-01

    Full Text Available This research is a qualitative research to find an essence of matrilineal culture in Minangkabau tradition from the philosophical perspective of Feminism. Method of data collection is dividing research areas in West Sumatra into two big groups that are Minang Pesisir and Minang Bukit. Then, collecting data through direct interview and observation to get data about matrilineal system in West Sumatra. Data which has collected then be analyzed using interpretation and hermeneutics method and described as a concept to develop the rights of enforcer process of woman in Indonesia. This research is to develop the woman movements and law concerning femininity in Indonesia that is more suitable with the personality and cultural of Indonesia because it lifted from local and cultural wisdom in Indonesia. The expectation is that it will be able to more suitable to the agenda of offering values of feminist appropriate for public of Indonesia.

  2. Pengaruh Online Customer Review dan Rating Terhadap Kepercayaan dan Minat Pembelian pada Online Marketplace di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Farki

    2017-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi telah membuat pergeseran perilaku berbelanja pelanggan dari offline ke online di seluruh dunia termasuk Indonesia, salah satunya ditandai dengan pertumbuhan e-commerce di seluruh dunia yang sedang mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu fitur yang terdapat pada online shop, Online Customer Review (OCR baru-baru ini mendapat perhatian yang cukup besar, baik dalam komunitas akademis maupun bisnis pada hubungannya dengan minat pembelian pelanggan. OCR dianggap merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam memengaruhi kepercayaan maupun minat pembelian pelanggan. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa OCR memiliki pengaruh terhadap minat pembelian pelanggan di online shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak OCR pada online marketplace di Indonesia dengan menambahkan variabel baru yaitu rating. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM dengan 313 responden dikumpulkan dari pengguna internet yang pernah berbelanja di online marketplace. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah OCR baik review maupun rating terbukti memiliki hubungan terhadap minat pembelian pelanggan dan menjadi salah satu fitur yang penting, namun bukan faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu perusahaan online marketplace harus menjadikan review dan rating sebagai salah satu tools marketing utama yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

  3. ANALISIS KONVERGENSI ANTAR PROVINSI DI INDONESIA SETELAH PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TAHUN 2001-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Syah Malik

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi seperti suku bangsa, budaya, sumber daya alam, pendidikan, sosial dan ekonomi di setiap daerah. Untuk mengatur tingkat keanekaragaman tersebut, pembangunan di tingkat daerah diatur oleh pemerintah pusat dengan menjadikan Pulau Jawa sebagai pusat perekonomian nasional. Hal tersebut membuat provinsi-provinsi yang kaya sumber daya alam menuntut pemberian transfer anggaran yang lebih dan pemberian hak dan wewenang kepada tiap-tiap daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan di tingkat daerah. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu pertama, mengindentifikasi tingkat konvergensi di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Kedua, menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA, dana perimbangan dan  Indeks Pembangunan Manusia (IPM terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Data penelitian  adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghitungan konvergensi sigma menggunakan standar deviasi log PDRB per kapita antar provinsi, sementara penghitungan konvergensi beta menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terjadi konvergensi sigma dan konvergensi beta setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Variabel PMA, dana perimbangan dan IPM berpengaruh posittif terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Indonesia is a country which has many kinds of ethnic groups, cultures, natural resources, educations, socials, and economics in every region. To manage the diversity, development at the local level is set by the central government by becoming the Island of Java as the center of the national economy. That problem makes the provinces which are rich in natural resources demand for more budget transfers and ask for grant rights and

  4. STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI FURNITURE ROTAN INDONESIA DI KAWASAN ASEAN DAN TIONGKOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Eko Setyawan

    2016-11-01

    ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN Tiongkok serta faktor-faktor yang memengaruhinya dan kemudian menyimpulkan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saingnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan Diamond’s Porter, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN dan Tiongkok dalam kurun waktu 2001 hingga 2014 berfluktuasi dan sebenarnya masih mempunyai daya saing meskipun kecil, hal ini dapat dilihat dari semua nilai indeks NRCA nilainya positif. Pada Fixed Effect Model (FEM, variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap NRCA adalah harga ekspor, volume ekspor, harga furniture rotan dunia, harga rotan mentah dunia, jumlah perusahaan industri rotan di Indonesia, produksi rotan riil di Indonesia, nilai produksi rotan di Indonesia, investasi industri rotan di Indonesia, tenaga kerja langsung industri rotan, besarnya suku bunga pinjaman Bank, pemberlakuan ACFTA dan kebijakan pelarangan ekspor rotan mentah maupun setengah jadi. Untuk mampu meningkatkan daya saing furniture rotan Indonesia, pemerintah harus mendirikan pusat pengembangan atau pelatihan dan pengembangan desain yang inovatif maupun standart mutu furniture rotan Indonesia. Hal ini juga didukung dengan adanya jaminan ketersediaan bahan baku rotan dan peningkatan teknologi industri pengolahan rotan. Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah perbaikan infrastruktur maupun rantai distribusi, perbaikan sistem informasi pasar rotan serta penguatan brand image furniture rotan Indonesia.Kata Kunci: daya saing furniture rotan, diamond’s porter, normalized revealed comparative advantage, fixed effect model

  5. Studi Perencanaan Migrasi Sistem Digital Oleh Penyelenggara Radio Trunking di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Awangga Febian Surya Admaja

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem Radio Trunking merupakan sistem radio yang berbasis repeater untuk satu atau lebih menara dengan menggunakan lebih dari satu frekuensi, dimana pengguna secara semi-privat dapat memiliki kanal tersendiri untuk melakukan pembicaraan secara grup. Di Indonesia, alokasi pada pita frekuensi radio trunking analog direncanakan akan digunakan untuk trunking digital, dimana aplikasi sistem radio trunking  yang baru harus menggunakan teknologi trunking digital dan sistem analog yang ada disyaratkan untuk beralih ke teknologi digital. Studi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kesiapan dari penyelenggara radio trunking di Indonesia dalam melakukan migrasi radio trunking digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan didukung dengan data kuantitatif untuk menunjukkan nilai indeks kesiapan dari penyelenggara radio trunking. Studi ini menghasilkan nilai indeks kesiapan dari sampel penyelenggara radio trunking dengan skema perencanaan migrasi sesuai dengan nilai indeks kesiapan.

  6. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNDERPRICING SAHAM PADA PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Widhar Pahlevi

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian empiris ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh Reputasi Underwriter, Reputasi Auditor, Persentase Saham yang ditawarkan ke Publik, Financial Leverage, Profitabilitas (ROA, Profitabilitas (NPM, Current Ratio, Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, dan Jenis Industri terhadap Underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia tahun 2000-2012. Berdasarkan hasil analisis data, pengujian secara parsial menunjukkan variabelvariabel Reputasi Underwriter, Reputasi Auditor, Persentase Saham yang ditawarkan ke Publik, dan Jenis Industri tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Underpricing, Variabel Financial Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Underpricing. Sedangkan Variabel Profitabilitas (ROA, Profitabilitas (NPM, Current Ratio, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia.Kata kunci : Initial Public Offering, Initial Return dan Underpricing

  7. Perilaku Konsumtif Komunitas ‘Ringo48' Penggemar Idol Group Akb48 di Kota Malang Indonesia

    OpenAIRE

    NUZULA, AYU FIRDAUSI

    2014-01-01

    Kata Kunci: Cultural Studies, Budaya populer, Budaya penggemar, Perilaku konsumtif, AKB48 merupakan grup idola yang berasal dari distrik Akihabara, Tokyo, Jepang yang dibentuk oleh Yasushi Akimoto pada tahun 2005. Penggemar AKB48 sangat banyak hingga keluar Negara Jepang. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak komunitas penggemar AKB48. Beberapa kota memiliki komunitas penggemar AKB48 masing-masing, contohnya di Malang yang bernama Ringo48.Penulis melakukan penelitian pad...

  8. Urgensi Pengaturan Disclosure Requirements sebagai Syarat Aplikasi Hak Paten dalam Pemanfaatan Sumber Daya Genetik di Indonesia

    OpenAIRE

    Cendhayanie, Rara Amalia

    2013-01-01

    Sumber daya genetik (SDG) merupakan salah satu bagian dari sumber daya hayati (biological resources) dimana SDG mempunyai peranan yang penting sebagai fondasi yang pada intinya untuk menjamin keberlangsungan hidup umat manusia. Keberadaan Negara berkembang salah satunya adalah Indonesia dengan berbagai kekayaan alam dan potensi lainnya seperti SDG menjadi salah satu perhatian penting di tingkat Internasional khususnya dalam hal ini pemanfaatan SDG untuk berbagai kepentingan, yang kian meningk...

  9. PERBAIKAN WORKSTATION DI PT. YUSHIRO INDONESIA UNTUK MENGURANGI RESIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL

    OpenAIRE

    Dene Herwanto; Acep Purnama; Adi Prianto; Kristian Adi

    2016-01-01

    Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan secara manual di PT. Yushiro Indonesia adalah penuangan bahan baku berupa cairan kimia pada saat proses pencampuran bahan. Pada saat penuangan cairan kimia tersebut, operator banyak melakukan aktivitas manual material handling yang tidak tepat dan tidak alami, sehingga timbul beberapa keluhan muskuloskeletal, seperti sakit pinggang, sakit punggung, sakit leher, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RWL dan LI yang terjadi dalam pros...

  10. PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP KELIMPAHAN ZOOXANTHELLAE PADA KARANG PORITES CYLINDRICA DALAM BAK TERKONTROL

    OpenAIRE

    Abdul, Waris

    2016-01-01

    ABSTRAK ABDUL WARIS. Pengaruh Peningkatan Suhu Terhadap Kelimpahan Zooxanthellae Pada Karang Porites cylindrical Dalam Bak Terkontrol. Dibawah Bimbingan oleh CHAIR RANI dan SUPRIADI. Karang Porites merupakan salah satu genus karang yang tidak rentan dalam menerima pengaruh dari peningkatan suhu dan jika mengalami bleaching mereka cenderung pulih dengan sedikit atau tidak ada peningkatan kematian. Spesies karang yang digunakan dalam penelitian ini yaitu P.cylindrica. Penelitian ini bert...

  11. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGANTIAN AUDITOR: STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Prastiwi

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergantian auditor perusahaan manufaktur di Indonesia setelah diberlakukannya peraturan mandatori. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe KAP dan pertumbuhan perusahan (yang diukur dengan total aset berpengaruh secara signifikan terhadap kemungkinan pergantian KAP. Perusahaan dengan KAP big 4 mempunyai kemungkinan yang lebih rendah untuk mengalami pergantian KAP dari pada non big 4. Perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan juga mempunyai kemungkinan pergantian KAP lebih tinggi dari pada yang tidak mengalami pertumbuhan. Sedangkan ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan (yang diukur dengan perubahan sales, perubahan MVE dan perubahan income dan masalah keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap faktor-faktor yang mempe-ngaruhi pergantian auditor di Indonesia. AbstractThe purpose of this study to determine the factors that affect the auditor turnover manufacturing company in Indonesia after the enactment of mandatory regulations. The analysis showed that the type of KAP and growth companies (as measured by total assets significantly influence the possibility of change of KAP. Companies with KAP big 4 have a lower chance to experience changing of KAP than the company with the KAP non big 4. Companies that are experiencing growth also has the possibility of change of KAP is higher than the companies that are not experiencing growth. While firm size, firm growth (as measured by changes in sales, MVE changes and changes in income and financial problems did not significantly influence the factors that influence the change of auditor in Indonesia.Keywords: auditor turnover; agency theory; signaling theory

  12. SITUASI PATEN OBAT ANTI DIABETES, ANTI HIPERTENSI, ANTI MALARIA DAN ANTI TUBERKULOSIS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basundari Sri Utami

    2014-10-01

    Full Text Available AbstrakIndonesia merupakan negara berpenduduk keempat terbanyak setelah Cina, India dan Amerika. Indonesia sedang mengalami transisi epidemiologi, dimana terjadi peningkatan penyakit tidak menular (PTM, sementara penyakit menular (PM seperti malaria, tuberkulosis dan demam dengue prevalensinya masih tinggi. Tingginya morbiditas merupakan lahan yang bagus untuk melaksanakan obat anti PM dan anti PTM yang mendapat paten karena pangsa pasarnya yang sangat luas. Sayangnya potensi pasar yang masih luas ini hanya ditangkap oleh luar negeri. Data dari Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI pada tahun 2010 menunjukkan pemohon paten dalam negeri yang mendapatkan persetujuan perlindungan paten (granted hanya 4,6% sedangkan dari luar negeri sebanyak 92,03%. Hal yang sangat ironis bagi Indonesia yang merupakan negara dengan potensi bahan dasar obat alam dan keanekaragaman hayati terbanyak ketiga setelah Brazil dan Cina. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi situasi paten obat yang terdaftar di Direktorat Paten, Ditjen HKI, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dalam 7 tahun terakhir (tahun 2005 sampai 2011 untuk PM (malaria dan tuberkulosis dan PTM (hipertensi dan diabetes. Metode observasional dengan penelusuran dokumen paten dari alamat web instansi terkait. Hasilnya Indonesia hanya mendaftarkan 4,9% dari seluruh paten yang didaftarkan di Dirjen HKI dari tahun 2005 sampai dengan 2011, sebagai berikut untuk obat anti-hipertensi 3,4% dari 89 paten, anti-diabetes hanya 4,8% dari 250 paten, anti malaria 21,1% dari 18 paten anti-tuberkulosis 7,1% dari 14 paten. Sebagian besar paten yang didaftarkan oleh pendaftar Indonesia merupakan paten obat ekstrak herbal atau komposisinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah paten obat untuk PTM dan PM di Indonesia masih didominasi paten luar negeri.Kata Kunci : Situasi paten, obat, Ditjen HKI, IndonesiaAbstractIndonesia is the fourth most populous country after China, India and America. There

  13. Jilbab sebagai Representasi Simbolik Mahasiswi Muslim di Universitas Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eveline Ramadhini

    2017-01-01

    Full Text Available EVELINE 15.00 Jilbab or veil is a special cloth in Islam religion, particularly for women. The users are increased significantly in a recent decade in Indonesia. Not to mention also the issue about using of veil in higher education is important in which the discourse about religion is getting easier for being spread by Islamic activists. This article attempts to explain that the phenomenon of differentiation about variation of using veil that occur in campuses is because the differentiation of legitimation from the variation group in Islam itself; Tarbiyah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI, and Salafi. The main argument from this article is that jilbab or veil being used because the context of teology or a form of commitment to the religion which being manifestated in each of the groups. Jilbab is eventually not only being used because of the commitment in teology, but also because of the conformity that is done by a person, so that she can be accepted socially by each variation groups that has been mentioned. Research method that being used is qualitative research which tries to understand the meaning of the social reality that happened, and it is supported by photo study. Subjects of this case study are women students in the University of Indonesia who are using veil to campus. The study depicts the variation of using jilbab or veil in higher education as it becomes symbol from the variation in Islam (HTI, Salafi, and Tarbiyah which also conduct collective identity. The implication is that there is social boundaries from one group to other groups which suffered contestation, yet there is no serious conflict between them as the individuals inside those groups are already being educated.

  14. Institusionalisasi Demokrasi Deliberatif di Indonesia: Sebuah Pencarian Teoretik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Faishal

    2007-07-01

    Full Text Available This paper aim to understanding a tranformation of deliberative democracy installation in Indonesia. The measure of succestfully democratic society based on two tradition, first from liberal society and second, from communitarian society. This paper claim that deliberative categorized are sufficiently in Indonesian politics and have a good modality, This paper explored a local modality called permusyawaratan (deliberated and perwakilan (representation and comparison that with universal terms which came from western tradition. The main focus is political system which deliberative democracy making a good home ground. Especially in structural context in Indonesian state body.

  15. Atomic energy law in Indonesia Perundang-undangan tenaga atom di Indonesia/

    International Nuclear Information System (INIS)

    Poernomo, Moendi.

    1980-01-01

    Levels of the development of the National Atomic Energy Agency of Indonesia covering the reorganization and the president's decree concerning the agency since 1958 are presented. The National Atomic Energy Agency BATAN is responsible for application of radioactive materials over the country and the protection of the general public against radioactive hazards. BATAN's missions are embodied with the atomic energy law. (SMN)

  16. Occupational safety and health in Indonesia = Keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia

    OpenAIRE

    Markkanen, Pia K

    2004-01-01

    Reviews key issues in occupational safety and health in Indonesia. Examines policies and regulations, administration and enforcement, key agencies, research, training and information activities and international networking. Addresses issues for workers in hazardous industries and in the informal economy and makes recommendations for future activities.

  17. Peningkatan Profitabilitas Pada Industri Perbankan Go-Publik di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Santoso

    2016-05-01

    Full Text Available The Profitability Improvement at Go-Public Islamic Banks in IndonesiaThe aim at the study to examine and analyze the impact growth of profitability through its capital adequacy ratio, operating expense to operating income, loan to deposit ratio and  non perfoming loan in the banking industry go public in indonesia. The results show that operating expense to operating income and loan to deposit ratio have significantly effect to return on asset while the capital adequacy ratio,and non perfoming loan not significantly effect to return on asset. Capital adequacy ratio, operating expense to operating income, loan to deposit ratio and non perfoming loan not significantly effect to return on equity. While for variable stock returns are significantly influenced only by the capital adequacy ratio, operating expense to operating income, loan to deposit ratio, return on asset and  return on equity while non perfoming loan not significantly effect to stock returnsDOI: 10.15408/ess.v6i1.3117

  18. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Ruspandi

    2016-04-01

    Full Text Available This  study  aims  to  determine  the  factors  that  infl uence  the  profi tability  of fi nancing company in Indonesia with samples of 6 companies listed in Indonesia Stock Exchange 2007-2012 period that meets the provisions of the Minister of Finance Regulation No. 84/PMK.012/2006 about a company fi nancing. Return  on Assets  and  Return  on  Equity  is  used  as  a  proxy  for  profi tability. Debt to Equity Ratio, Net Receivables Assets, Operating Effi ciency, Size and Growth used as a measure of internal factors and the Gross Domestic Product as macroeconomic factors. The results showed the condition of the fi nancing company experienced a diffi cult situation in making a profi t from the provision of fi nancing receivables. The use of debt and cost effi ciency to provide benefi ts to shareholders, while the company size and growth of assets does not affect profi tability. Macroeconomic factors found to infl uence the profi tability of fi nancing companies. Keywords: Profi tability, Debt to Equity Ratio, Net Receivables Assets, Operating Effi ciency, Gross Domestic Product.

  19. PENGUKURAN RISIKO PROYEK PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy M Harahap

    2009-10-01

    Full Text Available The success rate of information technology (IT projects is still low. Based on one survey done in 1990s, only about 10% of software development project could be finished according to its planned budget and schedule. Another study in 1995 found that only 16.2% IT project succeed, and at the same time more than 31% IT projects were cancelled before finished. It has been found a lot of IT projects had been implemented with swelling budget. Although it is still debatable, one of the reasons of IT project implementation failure is because risk management in some IT projects is not implemented by the IT providers. The objectives of this research are to get knowledge and assess risks in implementing IT projects. This research also gives recommendations in mitigating IT project risks. In two projects that were used as sample of this research, it has been found some risks that could be happened in IT projects. That risks were then assessed based on the probability and its impact, and finally produced the recommendation for risk mitigation. All risks are described in the Risk Priority, moreover risk probability and impact is described in the probability-impact matrix from all of 4 levels. This research could improve the awareness of IT providers in Indonesia about the important of implementing IT risk management so that more IT projects in Indonesia could be run successfully.Keywords: Risk assessment, information technology project, impact, frequency

  20. Risiko, Efisiensi dan Kinerja pada Bank Konvensional di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutrisno Sutrisno

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this study is to examine the effect of risk, efficiency and performances of conventional banks in Indonesia. Risk variables consist of capital risk which are measured by Capital Adequacy Ratio (CAR, liquidity risk which are measured by Loan to Deposit Ratio (LDR, credit risk which are measured by Non Performing Loan (NPL and management risk which are measured by Net Interest Margin (NIM. Efficiency is measured by Operating Expense to Operating Income (BOPO while banking performances are measured by Return on Assets (ROA. The population of this study is all of conventional banks registered in Indonesia Stock Exchange(BEI. Purposive sampling method is used and the number of samples is 16 banks. We use quarterly data during period of 2013-2014. The hypotheses are tested using multiple linear regression.The result shows that capital risk (CAR has negative effects, Liquidity risk (LDR has positive and significant effects, credit risk (NPL has no significant effects and management risk (NIM has positive and significant effects on banking performance. Meanwhile, efficiency (BOPO has significant and negative effects on banking performance.

  1. Inkubasi Implementasi Ipv6 di Lingkungan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lunel Candra

    2013-12-01

    ABSTRACT As a network and information service provider in Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom is facing a number of problems of exhausted IP addresses, which is also being faced by global telecommunications world. IP addresses widely used todays, i.e. IPv4, have a limitation in terms of number and will be out soon. However, there are some solutions that can be done by telecom operators including implementation of NAT (Network Address Translation 444, dual stack IPv4 and IPv6, tunneling, and native IPv6. Each of the solutions mentioned above have advantages and disadvantages, but the target native IPv6 as main target seems to be the only feasible solution to be addressed by IT industry players, including Telkom. Telkom RDC as the unit mainly focusing in the research of IT technology has been reviewing and testing a lab-scale IPv6 implementation. This also focused on the capabilities incubation for enabling IPv6 on existing telecommunications equipment and interoperability test between the devices. This study provides the result of function, multi-layer integration and interoperability test of IPv6 conducted in Telkom RDC OASIS v6 lab, which also can be considered as references for decision makers within the company to adopt IP technology to be implemented in the future.

  2. PERANAN FARMAKO-EKONOMI DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martuti Budiharto

    2012-11-01

    Full Text Available Pharmacoeconomics has been defined as "the description and analysis of the costs of drug therapy to health care systems and society" Pharmacoeconomic research identifies, measures, and compares the costs (resources consumed,and consequences (clinical, economics, and humanistic of pharmaceutical product and services. Within this framework, research and methods related to cost-minimization, cost-effectiveness, quality-of-life and other humanistic assessments are included. In-essence, pharmacoeconomic analysis uses tools for examining the impact of alternative drug therapies and other medical interventions. The goal of this study is to explain about the roles of pharmacoeconomics on health servicesm Indonesia. Through descriptive analysis method, the results present pharmaceutical analysis status in Indonesia, the principle of pharmacoeconomics, cost-utility analysis, decision analysis, and pharmacoeconomic guidance for health system services as well. Besides, pharmaceutical products in public health legislation, post marketing surveillance, relationship between pharmacoeconomic evaluation and clinical trials, as well as pharmacoeconomic application in social health insurance are presented. Pharmaceutical products utilization in health services followed by cost utility evaluation and cost effectiveness as well as impact evaluation of quality adjusted life years of patients become important conclusions of the study. Key words: Pharmacoeconomics, drug therapy, health services, quality of life

  3. PENERAPAN HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maswandi Maswandi

    2017-04-01

    Full Text Available The application of the death penalty in Indonesia is the most severe punishments were applied to cases which are considered an extraordinary crime (extra-ordinary crime as the case Terrorists, Drug, Makar and Corruption, the death penalty has a foundation as stipulated in Article 10 letter a figure 1e of the Code of Penal. In corruption cases are death penalty as stipulated in Article 2 paragraph (2 of Law No. 31 of 1999 amended by Law No. 20 of 2001 on Corruption Eradication. Despite the threat of the death penalty for criminals, but in fact until now none of the Decision of the Court of Corruption (Corruption in Indonesia who dared break the criminals with death sentences, but quite clearly both national law or in the perspective of Islam to justify the enactment of punishment die for criminals who commit corruption under certain circumstances and the perpetration of crimes that can be destructive to the life of the nation.

  4. Karakter Visual Keindonesiaan dalam Iklan Cetak di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didit Widiatmoko Suwardikun

    2008-07-01

    Full Text Available Many have tried to explore the unified identity character of an Indonesian, arousing certain tribal cultures to visually represent “Indonesian” on apparent bestowed upon Indonesia as a nation of multi-cultures. This is clearly be seen in advertisements where the expressed visuals represent periods, societal forms, political, and economical situation according to the allotted time and space. Thus, visuals on advertisements may serve as clues to understand the significance of expressions as “Indonesian” out of the memory of how things were and were done and therefore ought to be done. This study explores visuals from the advertisements of the past to understand the spirit of Indonesia as a nation for the purpose of tomorrow. The study looked into visuals of the advertisements from the Dutch colonial era, Japanese occupation period, the birth of a nation in 1950s, the new order (1970s-1990s, and end with those of reform order (2000s; in order to portray “Indonesian” in terms of figure, behavior, and attitude of a nation. The paper discusses visuals of the past to model the present and future of an “Indonesian”.

  5. PEMBAHARUAN ATAS HUKUM KELUARGA DI INDONESIA: SATU TINJAUAN SOSIOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munawir Haris

    2017-03-01

    Full Text Available The renewal of Islamic law is essentially contrary to something that already exists (existing then undergoes a qualitative change as a product of interaction in public life. It could be argued that the process of renewal of Islamic law is seen as something autonomous, but it also interacts with other elements in society that occur interdependently. Therefore, the concept of renewal of Islamic law requires adaptive stance with social conditions in which it interacts. In this case, the realization of the principle of al-muh}āfaz}atu ‘alā al-qadīmi al-s\\ālih} wa al-akhdhu bi al-jadīd al-as\\lah} (Maintaining the old one if it is still good and accept the new or changed if it is considered better became a necessity. Within the framework of family law renewal in Indonesia, Islamic law has a very strategic and important role. From the sociological point of view, Islamic family law has deeply rooted in the Muslim daily live and become a living law in the midst of the majority of Indonesian people. Renewal of Islamic law in the context of family law in Indonesia includes four categories namely fiqh, fatwā, jurisprudence and legislation. This article explores these four categories and shows how reform influence these domains.

  6. Perkembangan Standar Akuntansi Keuangan Di Indonesia Ditinjau Dari Filsafat Ilmu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariyati hariyati

    2011-04-01

    Full Text Available Standards of financial accounting is needed in the business community and the market economy system. Philosophically, the Financial Accounting Standards prepared for use (1 as a means of seeking truth from all the phenomena that exist, (2 to maintain, support and fight or stand neutral on the outlook, (3 to provide an understanding of the way of life, outlook on life and world view, (4 to give the doctrine of morals and ethics are useful in life, (5 to be a source of inspiration and guidance for life in various aspects of life itself, such as economics, politics, law and so on. Development of Accounting Standards in Indonesia can be divided into 3 (three periods, namely (1 The period before the birth of the PAI, (2 Period of PAI to IFRSs and (3 Period of IFRS Convergence. The development of accounting standards from the period to the next because of a paradigm shift that occurred in that day. Interpretive very close to the development of accounting standards in Indonesia.Berkembangnya capital markets and money markets as well as with the inclusion of diera globalization, diverse accounting standards applicable in foreign countries determined to hold a convergence to IFRS. DSAK-IAI has set year 2012 as a milestone in the convergence of IFRS. In accordance with the objectives, functions, and characteristics of an accounting standard, IAS / IFRS will continue to evolve into increasingly complex and comprehensive in accordance with the spirit of the age and the phenomena that occur at this time.

  7. PREVALENSI PENYAKIT HIPERTENSI PENDUDUK DI INDONESIA DAN FAKTOR YANG BERISIKO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto Sarwanto

    2012-11-01

    Full Text Available Background: The analysis of hypertension prevalence for Indonesia citizen aging of 15 years old and over, and its risk factors has been conducted. Data of National Health Basic Survey (Riskesdas 2007 and National Health Survey (Susenas 2007 data were used. Methods: Variables analyzed were: 1 Social Economics and individual characteristics (age, sex, marital status, education, settlement area, social economic groups, 2 Risk behavior (smoking habit, fruits and vegetables consumption, 3 Body Mass Index (BMI group, and 4 Mental disordered. Analysis emphasized on descriptionof hypertension prevalence by social economics, individual characteristics, risk behavior factors, BMI groups and mental disordered. The correlation of hypertension toward behavior factors, BMI groups, and mental disordered groups were done in order to determine the relationship between them using logistics regression technique. It was also to find out the most dominant factor. Results: showed that 34.9% Indonesia citizen suffered from hypertension (by measuring individual blood pressure. People in Java-Bali has the highest prevalence (35.9% of hypertension while the lowest was in Sumatra (32.9%. Hypertension prevalence (by interview respondents diagnosed the health professional only 7.4%. Multiple logistics regression analysis showed that heavy smoker, obese, and heavy mental disorder has correlation significantly (p = 0.000 toward hypertension. The most dominant factor increasing hypertension risked was obese. Keywords: hypertension, risk factors, National Health Basic Survey (Riskesdas 2007

  8. PEMETAAN GERAKAN PEREMPUAN DI INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGUATAN PUBLIC SPHERE DI PEDESAAN

    OpenAIRE

    Wulan, Tyas Retno

    2015-01-01

    Long history of woman movement in Indonesia showing what woman has given special nuance to democratization learningin Indonesia. Indonesian woman movement dynamic in last two year show that they courageous to express issues about their interest.However, in reality, still much homework to enhance woman access and control in decision making at public sphere that influencingindividual life at family. We have to acknowledge that, woman movement still urban bias and only enjoyed by educated ones. ...

  9. MEANING, LANGUAGE, DAN THOUGHT REMAJA PENGGUNA FACEBOOK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husen Mony

    2015-05-01

    Full Text Available This study departs from phenomena of sexual crime to female teenagers which start from their interactions in Facebook. Its level of analysis was conducted in level, namely micro level in form of textual study, messo level in form of study of actor behaviors (interviews: exploration and inspection, and macro level in form of study of cultural content. Finding of the study they are: (1 micro level, victims tend to divide their personal information openly in Facebook. The actor (Ilham tended to manipulate his personal data on the account of Facebook; (2 messo level, actions (symbolic conducted by victims were based on bad relationship (communication with their mothers, an effort to seek figures of father, promises of prizes of the actor. The actions of the actor were based on the socialization environment (friendship, his perception to female teenagers in Facebook as a sexual object; (3 macro level, there is a gap (skill and knowledge and technological unconsciousness of the actor, parents are unable to accelerate themselves with the advancement of technology, orientation of educational system which has not touched the aspect of building the students consciousness on technology application in a healthy and positive manner, and law enforcement which has not used symbol and language in Facebook as an evidences. Othe finding namely Facebook (new media is a neutral medium. There are conditions beyond Facebook such as broken home family which dominantly triggering the sexual crimes on the female teenagers..   Penelitian ini berangkat dari fenomena kejahatan seksual terhadap remaja utrid yang bermula dari interaksi mereka di Facebook. Level analisisnya yaitu, studi teks, studi tindakan utri, studi konteks utrid l (network ecology narrative, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian, yaitu: (1 level mikro, korban cenderung membagi informasi pribadinya secara terbuka di Facebook. Pelaku (Ilham cenderung memanipulasi data diri di akun Facebook (2 level

  10. Analisis Sistem Antrian di Departemen Washing pada PT Mark Dynamics Indonesia dengan Menggunakan Teknik Simulasi ProModel

    OpenAIRE

    Limbong, Maraden

    2010-01-01

    Salah satu proses pada pembuatan cetakan sarung tangan di PT. Mark Dynamics Indonesia yaitu proses pencucian yang dilakukan di departemen Washing. Proses pencucian ini lini produksinya di bagi atas 3 lini dimana jenis ukuran yang harus dikerjakan terdiri dari 3 jenis yaitu small, medium dan large dimana waktu pengerjaannya berbeda-beda. Pada proses ini, tiap lini terdiri dari 20 orang dengan waktu kerja normal selama 400 menit (6,67 jam) per hari dengan persentase input ukuran yang masuk dal...

  11. Politik Klientelisme Baru dan Dilema Demokratisasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasrul Hanif

    2009-03-01

    Full Text Available Political clientelism remains political dilemma in South East Asian Politics, including Indonesian. Thus, democratization agendas in Indonesia Post Soeharto definitely should lead to transform political clientelism into more democratic political practices that based on citizenship. However, the experience of Prosperous Justice Party in enhancing party-based philanthropy activities in Yogyakarta shows that political clientelism did not fade away, but have been transformed into new type of clientelism which is more plural. The clients has grown into more autonomous but segmented. 771% paper concludes that the pattern of clientelism in contemporay Indonesinn politics has been changed from dependent and dominant relations into asymmetrical and reciprocal political transaction between more plural patrons and relatively autonomous clients.

  12. Rejuvinasi Sistem Checks and Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Rahmatullah

    2016-04-01

    Full Text Available Rejuvenation of Check and Balance System in Statehood System in Indonesia. Instead of delegated to only a person or an Institution, State Sovereignty shall be divided into some Institutions (separation of power.  The concept of Separation of power is difficult to be implemented because the each State Institution cannot share their power, therefore the concept of distribution of power has been introduced as alternative. This concept recognise Check and balances system. However, It will not guarantee harmony between State Institution. It exist the tension between State Institutions because They feel having the same authority, as seen in some cases such as between Parliament and president on Bill of  head of regional election, Police Department and Commission of Eradication Corruption and the latest is the conflict between Supreme Court and Judicial Commission. DOI: 10.15408/jch.v1i2.2992

  13. Proyeksi Jumlah Pelanggan Telepon Bergerak Seluler di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2014-06-01

    Full Text Available Teknologi telekomunikasi  nirkabel  terus berkembang. Diawali dengan kehadiran teknologi NMT dan AMPS yang menitikberatkan kepada komunikasi suara, diikuti dengan kemunculan teknologi GSM maupun CDMA yang merupakan awal dari sistem komunikasi digital dengan diperkenalkannya layanan pesan singkat dan layanan data kecepatan rendah, saat ini masyarakat Indonesia sudah dapat menikmati layanan 3G dan 3,5G. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan proyeksi pelanggan telepon bergerak seluler dengan menggunakan analisis runtun waktu. Hasil analisis terhadap jumlah pelanggan masa lalu menghasilkan proyeksi jumlah pelanggan pada rentang 2013 sampai dengan 2018 berturut-turut sebanyak         312.985.951, 341.129.729, 366.555.056, 389.261.933, 409.250.358, 426.520.331. Jumlah tersebut sedikit berbeda dibandingkan dengan hasil proyeksi berdasarkan proyeksi teledensitas seluler dan proyeksi pertumbuhan penduduk dengan perbedaan maksimum sebesar 0,51%.

  14. Reformasi Pendidikan di Indonesia Menghadapi Tantangan Abad 21

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Venonica L. Diptoadi

    2016-02-01

    Full Text Available Twenty-first century which is just around the corner, will bring a lot of changes in several fields, including education. To find out what kind of changes should be done, it is necessary for us to retrace the history of education in Indonesia starting from the Dutch Colonial time to the present day. As a result we might be able to detect the problems in our educational sistem from pre-school to university level. Besides, this article is going to focus on what kind of educational system and human resources are needed in the next century. Based on that knowledge, some alternatives are given to solve the problems in our educational system to "produce" excellent human resources for the future.

  15. Mini review : Pengolahan kerupuk “Rambak” kulit di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedes Amertaningtyas

    2011-12-01

    Full Text Available ABSTRACT: Hide a waste product of animal slaughter house is still can be utilized as food in the form of cracker. Cattle, buffalo, rabbit, chicken shank and fish skin can be used of raw materials for cracker production. This process include hide selection, washing, immersing, liming, deliming, boiling, cutting, immersing in sauce, drying and frying. In Indonesia, the skin cracker industriesare consentralised in certain area of west, central and east java provinces where Sumatra skin cracker are popular knows as “ kerupuk jangek”. Although skin cracker have a high protein content, however its quality are low comparedto other meat processed products. The most dominant amino acid in this product is glycine. Some important issues such as it is not recommended for people suffering uric acid, addition of harmfull additives i.e. formalin and borax, containg chrome which originated from hide prosessing industry and unreligion system of slaughtering (is not halal. Key words: waste product, skin animal, rambak cracker.

  16. INDIKATOR MAKROEKONOMI DAN RETURN SAHAM SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Baroroh

    2016-02-01

    Full Text Available The objectives of this study are to examine empirical test the long term equilibrium and simulteneous relationship between macroeconomics variables to stock return in Indonesia and to observe stock return response because shock/innovation of inflation, SBI discount rate and exchange rate Rupiah to US dollar. The data sample used in this study are monthly time series data from 2003.1 – 2010.6. Those data are SBI discount rate, inflation (CPI, exchange rate Rupiah to US dollar, money supply and stock return (IHSG. A method of analysis in this study are Granger Causality Test and Cointegration test. The empirical results shows that SBI discount rate, inflation (CPI, and exchange rate Rupiah to US dollar have causality relationship to stock return.. The cointegration test indicates that among research variables there is long term equilibrium and simultaneous relationshipDOI: 10.15408/sjie.v2i2.2421

  17. HATE CRIMES DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF PERBANDINGAN HUKUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widati Wulandari

    2017-06-01

    Full Text Available This article discusses the deficiency of the Indonesian criminal law with regard to the criminalization of hate crimes. Taking into consideration the fact that Indonesia faces a high incidence of social conflict due to rising intolerance and discrimination targeting minority groups.  The combination of (racial-ethnic-religious discrimination and hatred against minority groups in most cases results in various forms of common crimes which generally is known as hate crimes. Using a comparative law method, by and between Indonesian criminal law and the criminal law of other countries experiencing hate crimes, the author highlights options for eradicating hate crimes. One important finding is the tendency of a number of countries to perceive hatred or prejudice which motivate the perpetrator of hate crimes as aggravating factor and not to as as separate substantive offence.

  18. ANALISIS BIAYA PROJEK KONSTRUKSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sedayu

    2012-03-01

    Full Text Available The monetary circulation in construction projects is very important to be analyse and evaluated from the perspective of islamic law. This is so because most construction companies were indicated practicing some methods which have no basis in Islam. Some of them are even legally done some practice which considered as forbidden in Islam, such as dishonesty, manipulations, and injustice acts. Moreover, in Indonesia most of construction companies are using a foreign method from the former collonial government. The methods are found to be generating conflicts between persons in the project, and therefore could damage the social relationship of human being. BOW Analysis, and SNI which developed from BOW are still used in Indonesia. Those methods are not able yet to stand for some essential human rights, especially for the projects’ labor. The same condition happens too in the modern-world analysis which have coeffecients in determining worker fee, such as Weibull Analysis. This very sophisticated analysis is unable to answer the economic problems of society. All these methods were developed under the capitalistic framework which only intended to obtain more individual benefit, without considering the loss resulted to other people’s lives. Labor’s payment is very low in this capitalistic construction analysis. They are assumed similar to machines and equipments which has a range of productivity. If they became unproductive after some period of time, they can be thrown easily without considering their lives needs. On the other side, economic system in Islamic law is provided with some solutions to answer all social and economical problems in the society. Shariah economic and management system which is applied in a construction corporation’s system analysis and accountancy will bring great advantages, whether for its labor and company, or for society in general. Within the shariah construction management, all parties will reach Allah’s blessing

  19. FAKTOR LINGKUNGAN DALAM PEMBERANTASAN PENYAKIT CACING USUS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Marleta

    2012-11-01

    Full Text Available Intestinal helminthes diseases is still a major public health problem in Indonesia, especially in children less than 5 years old and in basic-school age children. These diseases may cause low status of general health, nutritional, retardation of intelegent development, and reduce productivity of adult. In the long run, it will influence the quality of human resources of Indonesia. Distribution of helminthes infectionis closely related to individual as well as community's hygiene-sanitation, and environment health by polluting water and soil with feces containing helminthes eggs and or larvae. Distribution of helminthes infection is not limitted around the foci but also cover area of better socio-economic level where environment health is well-concioused. Factors which are supported the spreading of the diseses are habit of defication else where in the back yard, lack of latrine, and repeated flooding. Treatment of the diseses without environment health improvement may give unsatisfactory results since immediate re-infection willoccur. Therefor intestinal helminthes diseases control can not be done without development of hygienic and healthy way of life of the community and better environment health. Those are are depended on the educational level and knowledge of the community upon hygienic and healthy-live. This time when there is limmitted availlable budget of the Goverment, control may depend on the treatment of the positive patients and incouragement of community perception on healthy-live by conducting health promotion. It can be done through agenda of teaching at the Basic-school level and through social community activities such as "PKK meeting", "Posyandu activities", environment health competition etc.Keywords: intestinal helminthes, environment health, control

  20. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    studi ilmu yang mapan – maka Mukti Ali merupakan sedikit – bila bukan satusatunya – di antara tokoh ilmuwan yang berkutat menekuni disiplin secara saintifik Perbaga di zaman modern. Maka di sinilah nilai penting dari tulisan ini.

  1. Analisis Interkasi Kebijakan Tarif Cukai Rokok di Indonesia (Studi Kasus Negara: Indonesia, Malaysia dan Singapura)

    OpenAIRE

    Agung Budilaksono

    2015-01-01

    The aim of the study is analyze the interaction among Indonesia excise tax policy and the tax policy of countries as Singapore and Malaysia when in the condition of the Asean Economic Community in 2015. The methods of analysis used in this study using regression analysis method combined with the flow diagram (path diagram). The samples used un this study uses the datas: Government Tax Revenues, Output Cigarettes, Cigarettes Output White, cigarette products, the concentration ratio of the four...

  2. Perilaku Berisiko Remaja Di Indonesia Menurut Survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (Skrri) Tahun 2007

    OpenAIRE

    Lestary, Heny; Sugiharti, Sugiharti

    2011-01-01

    Background: Several health problems happen to young adults related to risk behavior, among others are smoking, alcohol drinking, drug misuse, and premarital sex. Field data and facts showed that these risk behavior are inter-related. Objective: This research was aimed to identify risk behavior determinants, the most dominant variable related to risk behavior, and inter relationship among each risk behavior of young adults in Indonesia in 2007. Methode: This research was an analytical study us...

  3. PERDEBATAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA: Suatu Kajian Perbandingan Hukum Islam dengan Hukum Pidana Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hatta

    2012-12-01

    Full Text Available The Debate of Capital Punishment in Indonesia: A Comparative Study between Islamic and Indonesian Criminal Law. Strictly speaking, the Islamic and Indonesian criminal law provide for capital punishment. However, the existence of the death penalty in Indonesia is still debatable. It is assumed that the death penalty is against human rights, but others consider it as to protect the public interest. In order to discuss the contravening views, this paper is an attempt to critically analyzed the issu by using a normative juridical approach. It is concluded in its implementation of capital punishment both the in Islamic and Indonesian criminal law is carefully applied and with the limits prescribed by law. Such restrictions are expected to balance the views between the pro and against capital punishment in Indonesia. The death penalty in Islamic criminal law is to protect religion, life, property, intellect and descendant. The five basic human rights is given by the Almighty God that should be protected, the violator of which is liable for capital punishment.

  4. Pendidikan Islam Inklusif Pesantren ( Kajian Historis - Sosiologis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Huda Rohmadi

    2017-07-01

    Full Text Available Transformasi pesantren ke arah modernitas untuk menyongsong pengaruh dari luar peranan pada kyai sebagai figur pemimpin. Ada pesantren yang tetap mempertahankan misi pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin, akan tetapi ada juga pesantren yang didesain sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial ekonomi keagamaan di samping pengkajian kitab-kitab klasik sebagai ciri khas pesantren. Inklusif adalah keterbukaan sikap dalam menerima keberbedaan dengan tetap berinteraksi dalam kehidupan, sehingga dalam konteks kultur yang beraneka ragam. Perlunya pesantren lembaga pendidikan melihat proses transformasi sosial dan yang kedua pengembangan pesantren tidak tercerabut dari akar tradisinya Kata Kunci : Islam Inklusif, Pesantren  The transformation of pesantren toward modernity to meet the influence from outside role on kyai as leader figure. There is a boarding school that still maintains the mission of pesantren as a tafaqquh fiddin institution, but there are also pesantren designed as an institution engaged in the field of religious social economy in addition to the study of the classic books as a characteristic of pesantren.Inclusive is the openness of attitudes in accepting diversity by staying interacting in life, so in the context of diverse cultures. The need for pesantren educational institutions to see the process of social transformation and the second development of pesantren not tercerabut from the roots of tradition. Keywords: Inclusive Islam, Boarding School.

  5. Budaya Hukum sebagai Faktor Pendorong Terwujudnya Reformasi Birokrasi Daerah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jamiat Akadol

    2018-05-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know the legal culture as the driving factor of the realization of regional bureaucracy reform in Indonesia. The method used is the method of normative juridical research with conceptual approaches, legislation, and case approach. Various cases of corruption and very bad service in investment activities have hindered and even damaged the image of the Indonesian nation even in today's highly dynamic world. The bureaucratic legal culture is considered the main factor causing such bad bureaucratic behavior. The legal culture of the royal heritage that is only devoted to highways is difficult to remove from bureaucratic behavior. Cultural heritage, was fertile in the new order era, even in the current reform era. Through the optimization of local culture combined with the autonomy and decentralization policy implemented with the principle of autonomy as widely as possible, it can be attempted to overcome the negative culture of bureaucratic culture into a bureaucracy that eventually can be realized good governance. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui budaya hukum sebagai faktor pendorong terwujudnya reformasi birokrasi daerah di Indonesia. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan-pendekatan konseptual, perundang-undangan dan pendekatan kasus. Berbagai kasus korupsi dan pelayanan yang sangat buruk dalam kegiatan investasi telah menghambat dan bahkan merusak citra bangsa Indonesia bahkan di tingkat dunia yang sangat dinamis saat ini. Budaya hukum birokrasi dianggap sebagai faktor utama yang menyebabkan perilaku birokrasi yang buruk tersebut. Budaya hukum warisan kerajaan yang hanya mengabdi kepada raya ternyata sulit untuk dihilangkan dari perilaku birokrasi. Kultur warisan, ternyata subur di zaman orde baru, bahkan di zaman reformasi saat ini. Melalui optimalisasi kultur lokal yang dipadukan dengan kebijakan otonomi dan desentralisasi yang dilaksanakan dengan

  6. Dampak Sosial Ekonomi dan Peran Pemerintah Daerah dalam Perkembangan Teknologi Pitalebar di Indonesia [Social Economy Impact and Local Government Initiative relating to Broadband Technology Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirianto Pradono

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesia memiliki aset yang berperan penting bagi pembangunan nasional termasuk sosial dan ekonomi antara lain sumber daya manusia dan industri dalam negeri. TIK khususnya internet pitalebar merupakan salah satu kunci dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu negara. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat serta mengidentifikasi apakah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan internet pitalebar telah dilakukan secara optimal. Data yang diperoleh melalui penelitian dianalisis menggunakan metode Matthew B Miles dan A Michael Huberman, (2007. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan internet pitalebar di Indonesia meningkat dengan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Namun demikian pemanfaatan internet pitalebar tersebut belum dilakukan secara optimal terutama untuk tujuan yang bersifat produktif. Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia seperti penggelaran ducting untuk kabel serat optik, pelatihan bidang TIK, penyediaan akses internet WiFi di fasilitas publik. Namun, langkah yang dilakukan pemerintah daerah perlu lebih diintensifkan guna memperluas penetrasi internet pitalebar untuk peningkatan dan pemerataan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.*****Indonesia has invaluable assets which are important to the national development. Those assets need to be managed properly in order to deliver significant contribution to the national development, especially in social and economy aspects. Nowadays, Information and Communication Technology (ICT, especially broadband internet, is one of some key points in social economy development in a country. Both qualitative and quantitative methods are used in this study to capture broadband internet utilization in Indonesia and identify

  7. HUBUNGAN FAKTOR DETERMINAN DENGAN KEJADIAN TIFOID DI INDONESIA TAHUN 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Holly Herawati

    2012-09-01

    Full Text Available Typhoid is an abdominal infectious diseases caused by Salmonella typhii. The Typhus more popular name called Typhus Abdominalis, Typhoid fever or Enteric fever. The Profile of disease control and healthy environment in 2006 reported that typhoid was to be publich health's problem. The cases of morbidity and mortality rate from typhoid was 500 per 100.000 people, and fatality rate was 65%. The objective of this study is to find prevalence of typhoid and the relatied with several determinants in Indonesia. This study used cross-sectional design with descriptive analysis on relation of determinant factors to typhoid prevalence in Indonesia in 2007. The research sample is all sample who answered quesioner about Typhus. Collected data with direct quesioner. Determinant factor in analisis are individual karacteristic, demografi status, economy status, and environment. The result shown prevalency of clinical Typhoid about 1,5%, with range prevalence (0,4% - 2,6%. Dominant factor in Typhoid morbidity has 13 variable, which are sex variable with OR = 1,142 on male group, in age group The highest OR higher was on 1-14 years that was 1,449 (1,164-1,804. The education variable who unfinishes from elementary school have OR =1,746 , responden who have child under five 5 years more than five child in their home have OR = 3,368, variable area according to island in Indonesia, NTT and NTB were OR = 1,052, Variable area according to administration area have OR = 1,283 (1,169-1,410 on rural side. The length of time to acces proffesional health service have OR = 1,420 on group who have time to acces was long, and the length of time to acces community health service have OR =1,226 for time long to acces, and water sufficienty OR= 1,273 for responden have not water sufficient, variable of the soil source around drinking water resource OR = 1,097, and the variable of the water quality bad have OR = 1,401, variable of having a garbage place have OR= 1,180 on responden

  8. MENIMBANG KONVENSI INTERNASIONAL NO. 11806 UNTUK PENGELOLAAN SUMBERDAYA BUDAYA DI INDONESIA Considering International Convention No. 11806 for Cultural Resource Management in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjiyanto Sarjiyanto

    2016-07-01

    Abstrak Tulisan ini didasarkan pada rasa keprihatinan akan berlangsungnya berbagai kasus hilangnya benda cagar budaya baik yang ada di situs maupun yang tersimpan di museum yang ada di Indonesia. Banyak pihak yang meyakini bahwa benda-benda warisan leluhur tersebut banyak berpindah tangan ke wilayah luar Indonesia baik di Asia maupun Eropa. Undang-undang tentang perlindungan cagar budaya yang ada sepertinya tidak mampu mencegah atau menangani bahkan mengembalikan benda-benda yang sudah dibawa ke luar negeri, yang berujung pada penyalahan atas minimnya anggaran, peralatan, sumber daya manusia dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu dikaji aspek perundangan lain seperti konvensi internasional, yang mungkin dapat diadopsi pasal-pasalnya untuk memperkuat perundangan yang ada di Indonesia. Perlu juga diperhatikan perundangan lain yang terkait termasuk mendorong masuknya pasal tentang pelanggaran BCB dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang pernah diwacanakan untuk diamandemen. Penjabaran secara lebih detail dari pasal yang ada dalam Undang-Undang Tentang Cagar Budaya melalui peraturan di tingkat bawahnya menyesuaikan dengan situasi terkini juga perlu diselesaikan segera.   Kata Kunci: konvensi internasional, cagar budaya, produk perundang-undangan, situasi nasional dan internasional

  9. SISTEM MANAJEMEN DAN PERSEDIAAN VAKSIN DI DUA PROVINSI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Leny Susyanty

    2014-10-01

    biologi yang dapat meningkatkan kekebalan pada beberapa penyakit. Imunisasi dapat mencegah terjadinya penyakit jika vaksin terdistribusi secara merata dan mutu vaksin terjaga dengan baik.Beberapa pertanyaan perlu dijawab dengan ketersediaan data yang akurat, diantaranya adalah bagaimana sistem manajemen dan persediaan vaksin di daerah? Hal ini mengingat masa edar  vaksin  yang  terbatas  dan  vaksin  membutuhkan  perlakuan  khusus. Apakah  kualitas  vaksin cukup baik dan apakah Cold chain memadai? Serta bagaimana peran instansi pemerintah pusat dan  daerah  terkait  dengan  pengelolaan  vaksin? Penelitian  ini  dilakukan  secara  potong  lintang di  2  Provinsi  yang  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  akses dan kualitas vaksin di Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, penelusuran data sekunder dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan vaksin yang sesuai pedoman penyelenggaraan imunisasi hanya ditemukan di Dinkes Provinsi, sementara di Dinkes Kab/Kota dan Puskesmas masih banyak kekurangan. Tiga dari enam Dinkes Kab/Kota dan 8 dari 18 Puskesmas yang di observasi tidak memiliki freeze tag.Sepuluh dari delapan belas Puskesmas tidak memiliki genset, padahal empat Puskesmas diantaranya tidak memiliki pasokan listrik 24 jam dari PLN. Distribusi vaksin juga masih bermasalah, hal ini terlihat dari persediaan yang tidak merata dalam satu Provinsi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperlukan sistem informasi yang mengakomodasi sistem pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian dan memperbaiki rantai vaksin terutama di Dinkes Kab/Kota dan puskesmas dengan melakukan pengawasan terhadap laporan persediaan vaksin secara intensif, sehingga stok vaksin dapat terjaga dengan baik dan mencegah resiko terjadinya kadaluwarsa.Kata Kunci: vaksin, manajemen, distribusi, persediaan, rantai vaksin

  10. KEBIJAKAN PERIKLANAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudibyo Supardi

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Advertising control of medicine and traditional medicine was based on the Decree of the Minister of Healthof Indonesia Number 386/Menkes/SK/IV/ 1994 about advertising guidelines medicine, traditional medicine, cosmetics, medical devices and foods. The purpose of the study are (1 to identify regulations related to the advertising of medicine and traditional medicine, (2 to identify the institutional related to the advertising of medicine and traditional medicine, and (3 to identify the implementation of regulations related to the advertising of medicines and traditional medicine. The study design was cross sectional with a descriptive approach. Methods: The research locations are in Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Medan and Yogyakarta in 2009. The samples were institutions related to the advertising of medicines and traditional medicines in central, provincial and district levels, i.e: Dinas Kesehatan Provinsi (Provincial Health Office, Dinas Kesehatan Kota (District Health Office, Badan POM (The National Agency of Drug and Food Control, GP Farmasi (The Indonesian Pharmaceutical Association, PPPI (The Association of Indonesian Advertising Entrepreneur, KPID (Provincia/Indonesian Broadcasting Commission, Dewan Pers (The Press Council, and YLKI (lndonesian Consumers Organization. The primary data were collected by using indepth interviews and focus group discussions. The secondary data were collected by copying of documents conjuction with the advertising of medicine and traditional medicine in 2009. Preliminary results enhanced by round table discussions in Jakarta. The data were analyzed by descriptive method. Results: Based on the results and discussion, a conclusion the research as follows: 1 The regulations related to the advertising are still based on Decree of the Minister of Health of Indonesia Number 386/Menkes/SK /IV/1994 that has been inadequate. Another regulation in the central, provincial and district associated with the

  11. POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anny Ratnawati

    2011-08-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} At the present, Indonesia operate dual banking system that are conventional banking system with its interest rate runs side by side with the Islamic banking with the profit-sharing/non-interest system of its own.  The development of Islamic banking should be based on market driven by driving the community demand that always considering the banking prudential principle.  The development of Islamic bank will encourage the development of real sector as well because the basis of profit-sharing system is the activities of real sector, not from investment of other sector (non real sector, case in point the rate of obligation and/or the rate of Certificate of Central Bank.  In general, community’ s respond toward Islamic bank is good relatively that shown by the trend of Third Parties Funding and Financing to Deposit Ratio with low level of Non Performing Loan. This study assess the consumer’s preference toward both conventional and Islamic Banking, in related with analysis of potency and development strategy of Islamic banking in Indonesia. The analysis of data by using qualitatively (descriptive analysis, cross tabulation and logistic regression model.  In general, community’s attitude toward interest rate system still ambiguous, that are interest rate is contrary to ‘syariah of Islam‘, meanwhile in banking transaction they still use conventional system.  The reasons that motivate consumer to adopt Islamic banking related to professionalism of bank, security and

  12. PAKTA INTEGRITAS DI TENGAH SURAMNYA PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Basuki

    2010-01-01

    Full Text Available Corruption in Indonesia is currently systemic, endemic, and considered threatening to public trust (public trust on the performance of government, so that eradication efforts have been made through special ways (extra-ordinary measures. Component repair is not optimum legal structure and legal substance to encourage the President to intervene in the improvement of legal culture and performen behavioral aspects of public officials in the form of integrity pact with Instruki No. 5 of 2004. The policies of President who impressed sporadic, and inconsistent in application and enforcement has extended the problem of combating corruption in Indonesia.

  13. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENCIPTA BERKAITAN DENGAN PLAGIARISME KARYA ILMIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliati Yuliati Yuliati

    2014-04-01

    Full Text Available Abstract Honesty, integraty and originality are the most important aspects should be considered carefully whensomeone creates a work, whereas plagiarsm act occurs when someone fail to provide sufficient source tomention on one’s work. The research shows that either Indonesia Penal Code or Indonesia CopyrightsAct do not provide any definition related to plagiarism, however, Article 13,14,15 Indonesia CopyrightsAct 2002 states clearly exception and limitation in using copyrighted materials on one’s work. Meanwhile,copyrights infringement is categorized as a crime. Indonesia National Education System Actstates the act of plagiarsm without any further explanaition, but article 25 says that the act plagiarismwho done by students, lecturers, or researchers can be use as ground reasoning to higher educationinstitution to withdrawl or revoke someone’s degree. The act of plagiarism, the scope of protection aswell as the administrative sanctions state clearly on Minister of education’s decree.Indonesia CopyrightsAct 2002 has provide sufficient legal protection for creator from plagiarism act, while IndonesiaNational Education System Act and Minister of education’s decree give more specific legal protection tostudent, lecturer, researcher from plagiarism act on educational process at higher education institutions. Key words: plagiarism, copy rights, legal protection Abstrak Kejujuran, integritas dan orisinalitas merupakan unsur utama yang perlu diperhatikan dengan seksamapada saat seseorang menciptakan karya seni,sastra maupun karya ilmiah, ketiga hal tersebut seringkali diabaikan sehingga berakibat terjadinya perbuatan plagiarisme yang dampaknya akan merugikanbagi pencipta, penulis ataupun peneliti. KUHP tidak mengenal istilah plagiarisme sebaliknya UUHCtidak menyebut secara eksplisit akan tetapi plagiarisme tersirat dalam pasal 13,14 dan 15 UUHC yangdisebut dengan pengecualian dan pembatasan hak cipta, sedangkan pelanggaran hak cipta

  14. Kesenjangan Sosio-Ekonomi dan Faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Seksio Sesarea di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparmi Suparmi

    2017-11-01

    Full Text Available AbstractCesarean section rates in Indonesia increase almost double in the past five years, from 6.8% (2007 to 12.3% (2012. Very high cesarean section rates associated with adverse maternal and neonatal outcomes. The Sustainable Development Goals (SDGs target number 10 is to reduce inequalities in all sectors, including health. The study aims to explore socio-economic inequality and factors associates to caesarean section in Indonesia. This study was a cross-sectional study using data from the 2012 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS. The sample study was 12,973 mothers who ever gave live-birth in the last five years before the survey. The backward logistic regression was used for analysis. Our analysis shows socio-economic inequality of caesarean section rates. Mothers with highest socio-economic status had 4-fold higher odds of caesarean section compared to lowest quintile. Furthermore, complication of pregnancy and delivery, first pregnancy, twin, had health insurance, aged more than 35 years and live in urban area had higher odds of caesarean section. Therefore, it is important to assure caesarean section based on medical indications and increase health promotion on side effect of elective caesarean section without medical indication.Keywords: cesarean section, inequality, socio-demographic, IndonesiaAbstrakPersalinan seksio sesarea meningkat hampir dua kali lipat dalam periode lima tahun terakhir dari 6,8% (2007 menjadi 12,3% (2012. Tingginya proporsi persalinan seksio sesarea dapat berdampak pada kesehatan ibu dan neonatal. Selain itu, Target Sustainable Development Goals (SDGs ke-10 adalah mengurangi kesenjangan di berbagai bidang, termasuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesenjangan sosio-ekonomi serta faktor yang berhubungan dengan persalinan seksio sesarea di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi potong lintang menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI tahun 2012. Sampel dalam

  15. STRUKTUR KEPEMILIKAN, MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN, DAN BIAYA KEAGENAN DI INDONESIA (Studi Empirik pada Perusahaan di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paulus Basuki Hadiprajitno

    2013-05-01

    Full Text Available This study is to examine the effect of corporate governance (the owners’s character and thegovernance mechanism on agency cost. This research shows that family ownership, financialinstitution ownership, government ownership, and foreign ownership have negative effects onagency cost that is proxied as managerial operation cost and or as assets turnover, compared topublic ownership. Furthermore, ownership concentration of at least 5 percent each is not provento effect the agency cost. Results of other examination show that the proportion of independentboard and the number of board meetings have negative effects to the agency cost that is proxiedas assets turnover. However, these two variables and the number of audit committee meetinghave the opposite effect to the agency cost when it is proxied as managerial operation cost.Theseinconsistencies are caused by the ineffective implementation of corporate governance mechanismin Indonesia even after 10 years of implementation.

  16. POLITIK DAKWAH DAN DAKWAH POLITIK DI ERA REFORMASI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Rosa

    2014-06-01

    Penelitian ini berusaha untuk mengurai kegiatan Majelis Dzikir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY “Nurussalam” yang memiliki peran strategis di era reformasi. Statusnya sebagai organisasi masyarakat (Ormas diposisikan secara maksimal oleh kelompok kepentingan, bahkan menjadi wadah lembaga politik. Dengan mengganalisis data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa majelis ini menjadikan ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan konsep al-‘ummah, al-ukhuwwah al-islāmiyyah, dan al-ta’āwun sebagai landasan dalam menafsirkan ayat sosial integratif yang kemudian dijadikan sebagai sebuah entitas dakwah. Dakwah sebagai komunikasi massa, sejalan dengan komunikasi politik yang lebih cenderung memanfaatkan komunikasi sebagai cara massif untuk menggalang massa. Bahkan kegiatannya telah mampu melaksanakan fungsi politik dakwah sebagai bagian dari sistem interest-group.

  17. Identifikasi Sistim Peternakan di Manokwari, Papua Barat-Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. A. Iyai

    2015-06-01

    Full Text Available Pembangunan peternakan yang moderen membutuhkan kejelasan dan ketegasan batasan, corak dan dinamika produksinya. Penelitian eksploratif dengan metode survei melalui pendekatan Participative Rural Appraisal selama satu bulan dilakukan untuk mencatat sumberdaya yang dimiliki oleh para peternak berdasarkan kawasan agro-ekologi di Manokwari, yang meliputi Manokwari Utara, Manokwari Selatan, Warmare, Prafi, Masni, Oransbari, Ransiki, Anggi dan Minyambouw. Karakteristik agroekologi dibuat dengan software Microsoft Office VISIO. Matriks sederhana digunakan untuk pengelompokan kriteria komoditi ternak, komoditi pertanian, dan komoditi perikanan dan indikator BioFisik. Sistim peternakan terpadu yang dapat diidentifikasi pada wilayah agroekologi pesisir adalah sistim peternakan sapi berbasis tanaman kelapa (cocobeef dan tanaman pertanian (crops livestock farming system serta backyard poultry farming system. Pada daerah dataran rendah sistim yang dikembangkan adalah cattle-palm farming system, pig palm farming system, goat faming system, poultry farming system dan Crops livestock farming system. Pada kawasan Agroekologi Dataran Tinggi, Crop Pig Farming System, Poultry Farming System dan Backyard Cattle farming system sudah dikembangkan.

  18. PENENTU JUMLAH INTERNAL CONTROL COMPLIANCE COMMENT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoshia Christian

    2015-11-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan di Indonesia. Penelitian mengembangkan suatu model statistik untuk melaporkan komentar dalam sistem pengendalian internal dan kepatuhan (ICCC yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI berdasarkan audit pemerintah daerah di Indonesia dan menggunakan 454 sampel pemerintah daerah tahun 2011. Penelitian ini menggunakan data softcopy laporan keuangan pemerintah daerah yang diperoleh dari BPK dan media publikasi lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan binary logistic regression untuk menguji pengaruh antara jumlah ICCC dengan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini wajar tanpa pengecualian, peringkat kinerja pemerintah daerah, dan latarbelakang pendidikan auditor berpengaruh terhadap jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah sementara ukuran pemerintah daerah, kapabilitas APIP dan sertifikasi profesi auditor tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah berpengaruh negatif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu melaksanakan rekomendasi auditor dengan baik.

  19. Local Wisdom dan Penetapan Hukum Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sagaf Pettalongi

    2012-11-01

    Full Text Available Local wisdom or in terms of fiqhi is called  al-urfis something that is a customs and traditions of a society in the form of words or deeds or things leave something .Local wisdom or tradition,which does not contradict the basic principles of the teaching of Islam may be regarded as confir med as the shari’a law. The priests madhahib many legal opinion based on the consideration of local wisdom (al-‘urf. In Indonesia there are three theories that are commonly used to keep the customary law and Islamic law ,namely:Receptio in complex theory ,Receptie theory and Receptio a contrario theory .Local wisdom has played an important role towards the establishment of Islamic law in both the establishment and enforcement of Islamic law .Some scholars deter mined requirements to make the local wisdom  (‘urf as a source of Islamic law (1 local wisdom apply in the majority of cases occuring amongs the people and its implementation embraced by the majority community ,(2  ‘urf existed before the emergence of cases which would set the law ,(3 local wisdom is not contrary to clearly expressed in a contract, (4 local wisdom does not conflict with nash.

  20. PREVALENSI GIZI LEBIH DAN OBESITAS PENDUDUK DEWASA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandjaja .

    2014-09-01

    Full Text Available There is a trend that the prevalence of overweight and obesity is increasing in Indonesia in the last decade. Overweight and obesity has been shown to increase risk of several degenerative diseases. Using data from household health survey (SKRT, data analysis of 20.137 adults was done, comprised of 9.390 men and 10.747 women from urban and rural areas. Overweight and obesity was defined for body mass index (BMI > 25.0 – 27.0, while obesity was defined for BMI > 27.0. The study found that the prevalence of overweight was 7.2% among men and 10.4% among women. The prevalence of overweight was higher in urban areas (10.8% than in rural areas (7.5%. The prevalence of obesity among women was more than twice (13.3% than among men (5.3%, higher in urban areas (12.8% than rural areas (7.1%. The peak of overweight and obesity was found at the age range of 45 – 49 years old. In conclusion, the prevalence of overweight and obesity was higher in both aspects, among women than men and in urban areas than in rural areas. The higher prevalence was found at the age of 45-49 years old. Keywords: overweight, obesity, body mass index

  1. Peran Perbankan Syariah Dalam Mengimplementasikan Keuangan Inklusif di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Nengsih

    2016-01-01

    Full Text Available The Role of Islamic Banks in Financial Inclusion ImplementationThis study aimed to analyze the role of islamic banks in implementing financial inclusion in Indonesia. Financial inclusion is a process to provide formal financial access for the poor and low income people (unbankable people. This study was designed which approached qualitatively and quantitatively (mixed research. The qualitative data analyzed by using Straruss and Corbin’s theory consisted three major  steps: open coding, axial coding, and selective coding. Quantitative analyzed by using comparative analysis of financial statements and financial ratio analysis such as CAR, ROA, ROE, NPF, and FDR period of 2010-2014. This study proved that Islamic banking had great potential in implementing financial inclusion, it was indicated by a significant increase in funding and financing since 2010-2014 and results of financial ratio analysis also shows the performance of Islamic banking and financial condition is good.DOI: 10.15408/etk.v14i2.2272

  2. Islam Dan Studi Agama-Agama Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roro Sri Rejeki Waluyajati

    2016-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine the problems faced by the Department of Comparative Religion in Indonesia especially in UIN, Bandung, Jakarta and Yogyakarta. The problems could be experienced by the students or by the department, in both academic field and student affairs, besides among academic authors also wish to express how the perspective of rural communities, in the village area of West Bandung Cibenda about majoring in comparative religion, is it true this course can not be accepted by society, especially rural areas? The results showed that there was strong relationship between exclusive religious attitudes and religious conflict in society. The exclusive attitude could trigger conflict easily. In this situation, the existence of the Department of Comparative Religion is needed, as an academic medium which task is to produces mediators,  who can reduce or reconcile religious conflicts through mainstreaming inclusive and pluralist religious attitudes in society,  Unfortunately, the existence of this Department has not been promoted well. So that, people has not perceive this department well.

  3. Transformasi Media Massa Menuju Era Masyarakat Informasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wira Respati

    2014-04-01

    Full Text Available Indonesia is now on the transition toward the Age of Information Society. In this period, the pattern of gathering as well as distributing information change. This situation is in accordance with the change of human lifestyle as the concequences of Information Communication Technology (ICT adoption. Their tools in communicating offer more opportunies and interactive characteristics. Moreover, the use of social media applications, which one of them is blog based on web 2.0, opens possibilities for the audience to give more active roles in gathering and distributing news, just like what professional journalists do. The question now is about how the practioners of mainstream news face this phenomenon, what they should do to maintain their existence in media industry. They should not ignore the growth of virtual community as well as citizen journalism. They cannot also pretend that there is no change on their audience behavior in consuming media. On the contrary, they do need to give space to their audiences who are in transtition toward the age of information society, to participate creatively in gathering and producing information. 

  4. ANALISIS SWOT DAKWAH DI INDONESIA: Upaya Merumuskan Peta Dakwah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah

    2012-12-01

    Full Text Available A SWOT Analysis of Indonesia’s Proselytization (da‘wah, An Effort to Map Islamic Propagation in Indonesia. Islam is a religion of proselytization (da‘wah, advocating its adherents to invite humankind to have faith and to put it in action and direct their lives in line with Islamic values. At the practical level, proselytization as a noble service has not been managed professionally and unmeasurable. Proselytizers (dai have not managed to become agents of change as demanded by Islamic social mission. As a result, the position of a proselytizer is not in high demand because it has not managed to guide the Islamic community forward. Thus, a comprehensive research to map current effort of proselytization to find out its strengths, weaknesses, opportunities, and challenges is needed. This paper offer the argument that with a comprehensive map, along with professional planning and implementation, Islamic proselytization will provide solutions towards the variety of Islamic community problems in today’s age of globalization.

  5. Wakaf Tunai, Implementasinya dalam Sistem Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Noer Maulidi

    2017-12-01

    Full Text Available The potential of Waqaf that comes from the donation of the Community, or so-called Waqaf of money. This type of Waqaf opens great opportunities for investment business creation, whose results can be exploited in the fields of religion, education, and social services. Waqaf cash in Indonesia has not been fully socialized and has not been handled professionally. The synergy of Waqaf and sharia banking is still less united, because when sharia and waqaf banking work together it will produce a remarkable multiplier effect. From the above context, the issues studied are formulated as follows; First, what is the role of cash waqaf in Sharia Banking? Second, how is cash waqaf effect on investment? Third, how is the strategy of developing cash waqaf in Sharia Banking? The research method used is descriptive qualitative method, while the data collection procedure using bibliography, Documentation Method, Observation Method. The researcher concludes that the implementation of cash waqaf in the Islamic Banking system is still not optimal because the regulation on cash waqaf indicates that the Sharia Banking still cannot manage the cash waqaf fund is only limited to the institution in receiving Waqaf fund. While the cash waqaf securities in Investments, indicate that cash waqaf can affect the development of Investment if the cash waqaf is invested in the right field so as to increase the expected profit level. Due to the huge potentials, it is necessary to formulate several strategies to improve the development of cash waqaf especially in Sharia Banking.

  6. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENANGGULANGI NARASI ISLAMISME DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Baharun

    2017-11-01

    Full Text Available This paper presents multicultural education in tackling Islamism narration in Indonesia. The heart of multicultural education is the idea and renewal movement in educational process. Indonesian diversity is like a double-edged knife, which involves both positives and negatives. In the diversity itself, strong group affilition emerged as well as potential of disunity appears in the context of unwell-managed circumstances. Hence, multicultural education offers democracy, equality, freedom, and pluralism in a single approach. With the advent of multicultural education, it is hoped that all levels of society will feel recognized, appreciated, democratically and equitably treated despite cultural differences. As a result, they have equal opportunity to achieve their goals. The ideal indication shows the willingness to accept and appreciate other groups of different ethnics, gender, and religious affilition and cultures. In other words, multicultural education exists as a binder, liaison, safety, and assurance of sustainability diversity. This multicultural education proposal emerged in order to overcome the narration of Islamism, which born as encounter efforts between Islam vis-à-vis the modernity associated with the west.

  7. PERLINDUNGAN DAN PENEGAKAN HUKUM HAK CIPTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2015-02-01

    Full Text Available The Indonesian legislature has enacted the Copyright Act No. 19 in 2002, which covers wide range of protection on creations including several new areas in related rights. Legal protection and its enforcement are facing a number of problems for example lacking of understanding of intellectual property system especially copyright protection and poorly aware atmosphere in society particularly in acknowledging other peoples’ creation and expression of ideas. In addition, the implementation of this system is still in process with several challenging circumstances, which are social and economic factors. This paper will discuss the protection and its enforcement of copyright system in Indonesia, with a specific topic on creation of literary works especially books. It gives information of copyright system, provides several practices in books industry, and discusses some issues within copyright, including role of publishing company and argumentation by a counter-copyright movement. In the end, it concludes that motivation and participation of stakeholders in area of literary works shall be improved so that copyright system may benefit authors and other parties in its use operation.

  8. Persebaran Penduduk yang Tidak Memiliki Dokumen Kependudukan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irdam Ahmad

    2011-12-01

    Full Text Available There are two main problems of population administration system in Indonesia. Firstly, population data is not well managed and overlapped among many government institutions. Secondly, many people do not possess population documents because they did not report any vital events that have been occurred in their family, such as birth, death, move in and move out. These problems then cause list of election voters (DPT in 2009 general election (Pemilu are not valid. This study would like to know geographic maps of people that do not possess population documents by province. In addition, this study also search factors affecting people that do not possess paper official identities, using logistic regression. The results show that out of six independent variables used in this study; age and education of head of household, distance to village office, village status (urban/rural, household income and number of household members, only distance to village office which is significant in influence people do not possess population documents.

  9. Praktek Window Dressing pada Reksa Dana Saham di Indonesia Selama Periode 2001-2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Patrick Kapugu

    2008-01-01

    Full Text Available During maintaining their assets, there is an indication those days surrounding every reporting date, which is the date at each year end; fund manager behaves differently from any other dates. Some researchers and analysts conclude this behavior as what-so-called window dressing, which is a practice to present the report in favor of the investors’ expectation. This study is intended to examine the existence of such behavior in Indonesia. Some of the signals that aid in proving the existence of window dressing are the turn-of-year factor, lagged returns, and fund’s objectives. The result of this study exhibits indications of turn-of-year factor and lagged return inclined to window dressing. This study fails to verify the indications of fund’s objective inclined to window dressing because of the changing objectives during the portfolio management. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidakwajaran yang terjadi di sekitar tanggal pelaporan dibandingkan dengan periode lainnya atau yang disebut praktek window dressing yang terjadi di Indonesia. Melalui penelitian ini investor lebih mengetahui dampak-dampak penempatan dananya, khususnya pada instrumen investasi reksa dana. Beberapa peneliti menyimpulkan ada praktek window dressing untuk membuat laporan keuangan tampak menjanjikan bagi investor. Dari hasil penelitian diperoleh tanda bahwa terdapat praktek window dressing di sekitar tanggal pelaporan berdasarkan residual aktual dan pengaruh lagged return Kata kunci: window dressing, lagged return, reksa dana

  10. Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG Pemetaan Pemancar Televisi Digital Terestrial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isna Nur Mahmud

    2015-03-01

    Full Text Available Perubahan dari sistem televisi analog menjadi sistem televisi digital terestrial di Indonesia tinggal menunggu waktu. Namun masih banyak infrastruktur yang masih perlu dibangun untuk menunjang sistem televisi digital terestrial agar dapat beroperasi dengan baik. Belum meratanya sistem pemancar televisi digital terestrial yang keberadaannya masih terbenturnya undang – undang yang berlaku di negara ini menjadi salah satu permasalahannya. Salah satu solusinya adalah memetakannya dalam sebuah SIG. Pemetaan pemancar tv digital terestrial ini dibuat untuk mempermudah KPI  dalam melakukan identifikasi letak pemancar televisi digital terestrial serta memberikan informasi yang berkaitan dengan daya pemancar, spesifikasi pemancar televisi digital terestrial di Indonesia dalam kondisi offline. Dari pengujian didapatkan hasil antara lain, untuk pengujian black-box, didapatkan hasil yang sesuai dengan fungsionalitas sistem. Untuk nilai MOS, kemudahan menu aplikasi 3.9, kemudahan dlm navigasi aplikasi 4.1, kemudahan dlm menggunakan tools 4.05, penilaian tampilan interface 3.952, penilaian keseluruhan aplikasi SIG 4.hasil SUS yang dilakukan didapatkan nilai 65.71

  11. PENERAPAN HUKUMAN PIDANA MATI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Rizal

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: The existence of death penalty is still believed to be adeterrent effect to the perpetrators Overview of Islamic lawagainst the practice of the death penalty in Indonesia is alongthe death sentence is in line with the five objectives of Islamiclaw which is to establish and maintain religious, soul, mind,honor and lineage, especially highly relevant references verdictbased on the Al - Quran and al - Hadith in setting jarimah or acrime and punishment, the death penalty in Indonesia relevantto Islamic law, the mechanisms are not necessarily the same inthe context of the textual and practical in Islam..ملخص: لا یزال یعتقد وجود عقوبة الإعدام أن یكون الأثر الرادع ل مرتكبي لمحة عامة عنالشریعة الإسلامیة ضد ممارسة عقوبة الإعدام في إندونیسیا على طول حكم الإعدام تماشیا معالأھداف الخمسة للشریعة الإسلامیة التي ھي لإنشاء وصیانة الدیني، والروح، والعقل،والشرف و النسب، الحكم المراجع وخاصة ذات الصلة للغایة على أساس آل القرآن و آلالحدیث في وضع العقوبات أو جریمة جنائیة، و عقوبة، وعقوبة الإعدام في إندونیسیا ذاتالصلة للشریعة الإسلامیة، و الآلیات لیست بالضرورة ھي نفسھا في سیاق النصوص وعمليفي الإسلام.Kata Kunci: hukuman mati, hukum islam

  12. IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI PT BANK MUAMALAT INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Muchlis

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Implementasi Maqashid Syariah dalam Corporate Social Responsibility di PT. Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini bertujuan memahami implementasi konsep maqashid syariah atas Corporate Social Responsibility PT Bank Muamalat Indonesia. Melalui Focus Group Discussion (FGD dalam proses pengumpulan data, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep menjaga agama terletak pada kepatuhan terhadap syariah, yaitu kewajiban menggunakan jilbab bagi wanita. Konsep menjaga jiwa dipahami sebagai kewajiban mengeluarkan zakat 2,5% dari total penghasilan perbulan. Konsep menjaga akal dijalankan dengan mendirikan lembaga pendidikan bagi karyawan. Konsep menjaga keturunan diwujudkan dalam peningkatan kesejahteraan karyawan melalui Ittifaq muamalat yang mengatur semua jenis kebutuhan karyawan. Akhirnya, konsep menjaga harta menekankan pada kesejahteraan stakeholder dan nasabah. Abstract: Implementation of Maqashid Sharia in Corporate Social Responsibility in PT. Bank Muamalat Indonesia. This study aims to understand the implementation of the concept of maqashid sharia in the Corporate Social Responsibility of PT Bank Muamalat Indonesia. This study employed Focus Group Discussion (FGD in the data collection process. The results is that the concept of religion keeping lies in adherence to sharia, namely the obligation to wear veil for women. Soul keeping comprises the obligation of zakat issued at 2.5% out of income. Sense keeping is reflected by establishing educational institutions. Descendants keeping is conducted by improving the welfare of employees through Ittifaq Muamalat. Finally, asset keeping is established by placing the emphasis on the welfare of treasure stakeholders and customers.

  13. IMPLEMENTASI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nirwansyah Nirwansyah

    2015-07-01

    Full Text Available Ensure legal certainty in the community, is to publish or assign relevant laws. Law is a rule in the form of norms and sanctions, created with the purpose of regulating human behavior, maintain order, justice, and prevent chaos. Each masyarat, is entitled to obtain a defense before the law. Law can be interpreted as a statute or statutes / regulations written or unwritten to regulate people's lives and provide sanctions for violating it. Man, born in any parts of the world, legally own rights to live. Enforcement of Human Rights (HAM, irrespective of economic status, education, gender, race and other. The concept of human rights, which spearheaded UN Human Rights Commission of Human Rights gave birth to seventeen points stated in the declaration. The declaration or agreement "Universal Declaration of Human Rights" has been ratified by the Indonesian government through Law No. 39 of 1999 on Human Rights. The spirit of this law, is to exalt the dignity, the dignity of the nation in the hope away from the offense. Because the real human rights will not be traded, and can not mebatasi others outside corridor applicable law. Human rights perspective in the community, is still far from the expected. Legal product is considered to have many loopholes that affect law enforcement is not working as it should. Increased commitment of the Indonesian government in realizing human rights enforcement in the future, is expected to be more serious As social beings, should be able defend themselves and fight for their rights. Furthermore, it should be able to respect and preserve the rights of others. The government has time to open your eyes wide to be cases of human rights violations in Indonesia, or Indonesian citizens abroad.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i4.10

  14. PETA PERKEMBANGAN BIDANG ENERGI BERDASARKAN LITERATUR KELABU DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartinah

    2012-07-01

    Full Text Available The Objective of this study is to analyze the subject research in order to construct a map of energy research conducted by R & D Institutions and university student in Indonesia. The method of the study uses Bibliometrics by collecting the data from 1998-2008. The data analyze throughout document mapping in co-word. The data result in energy sector that carried out by the R & D Institutions and the university is: 328 titles of thesis and 345 titles of research reports. Based on the collected data, there is a significant increasing in the research development from 1998 until 2008, except in 1999 which decrease from 1998 and 2004 decrease from 2003. The title numbers of university thesis from the highest are ITB, ITS, UGM, UNIBRAW, UI, UNSRI, USU, and another collections from other university are from PDII-LIPI. The title numbers of research institute are: Department of ESDM, LIPI, BATAN, KRT, and LAPAN. The research are focused on: biofuel, electricity energy, solar energy, coals, fuel energy, nuclear energy, wind energy, petroleum and natural gas, geothermal energy, bio mass and biogas, sea current and sea wave, steam energy, and hydrogen/fuel cell, whereas under the 10 research titles there are a lot of kinds of energy such as gas, earth gas, steam, and alternative energies, and others focuses. This study concludes that there are 46 topics which conducted research by university as well as R & D Institutions. The output of this study is database, containing of 960 records of energy research. The result shows the differences of mapping for energy research. This research recommends the need of documentation system policy on grey literature especially on energy research.

  15. STATUS HUKUM ANAK HASIL PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmala HAK

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: Mixed marriage has penetrated all corners of the country and society class. Globalization of information, economy, education, and transportation has shed the stigma that mixed marriages are marriages between wealthy expatriates and people of Indonesia. According to a survey conducted by the Mixed Couple Club, introductory line that carries a different nationality married couples include introduction via the Internet, former coworkers / business, met while on vacation, a former school friend / college, and pen pals. Mixed marriages also occurred in the Indonesian migrant workers with labor from other countries. With lots of mixed marriages in Indonesia should have legal protection in mixed marriages are listed with both the legislation in Indonesia. ملخص : الزواج المختلط قد اخترقت كل ركن من أركان البلاد والمجتمع الطبقي. عولمة الإعلام والاقتصاد والتعليم ، والنقل والتخلص من وصمة العار أن الزيجات المختلطة يتم الزواج بين المغتربين الأثرياء وشعب اندونيسيا. وفقا لمسح أجرته والمختلطة زوجين نادي ، السطر الاستهلالي الذي يحمل جنسية مختلفة المتزوجين وتشمل مقدمة عن طريق شبكة الإنترنت ، وزملاء العمل السابق / الأعمال التجارية ، في الوقت الذي اجتمع يوم عطلة ، وهو صديق سابق المدرسة / الكلية ، والزملاء من ركلة جزاء. كما حدثت زيجات مختلطة في العمال المهاجرين الاندونيسيين مع العمالة من بلدان أخرى. مع الكثير من الزيجات المختلطة في إندونيسيا ينبغي أن تكون الحماية القانونية في الزيجات المختلطة المسرودة مع كل من التشريعات

  16. PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM-SAHAM PADA PERIODE BULLISH DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suramaya Suci Kewal

    2013-04-01

    Full Text Available Abstrak: Pembentukan Portofolio Optimal Saham-Saham Pada Periode Bullish Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusun portofolio optimal saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan model indeks tunggal pada periode Bullish. Periode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2009-2011. Hasilnya adalah tersusunnya sebuah portofolio saham yang terdiri dari empat saham, yaitu ASRI (48,72%, INDF (28,24%, BBNI (16,32%, dan BKSL (6.71%. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam return saham dari portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam risiko saham yang termasuk dalam portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Kata kunci: portofolio optimal, model single-index   Abstract: Establishment of Optimal Portfolio Shares On Bullish Period In Indonesia Stock Exchange. This study was conducted in order to establish an optimal portfolio of stocks listed on the Indonesia Stock Exchange using a single index model on Bullish conditions. Period of research used in this study is 2009-2011. The result is the formation of a stock portfolio consisting of four stocks, namely ASRI (48.72%, INDF (28.24%, BBNI (16.32%, and BKSL (6.71%. The test results of the first hypothesis suggests that there are differences in stock returns a stock portfolio of candidates as compared to the noncandidate portfolio. The results of testing the second hypothesis suggests that there is no difference in the risk of stocks included in candidate portfolios as compared to the noncandidate portfolio. Keywords: optimal portfolios, single-index models

  17. Pengaruh Paham Liberalisme dan Neoliberalisme Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Yunus Abu Bakar

    2012-05-01

    Full Text Available This paper  is aimed at discussing the influence of liberalism dan neo-liberalism in Islamic Education  in  Indonesia.   The existence of  Islamic education  is always dealing with   and grappling with  the  reality  surrounding  them. The struggle between  Islamic education to meet socio-cultural reality are two possibilities: a. Islamic education gives impact on socio-cultural environment; b. Islamic education is influenced by the reality of social change, by socio-cultural environment. The  ideology of   liberalism and neo-liberalism, rationalism,  freedom,  responsibility,  fairness,  and  tolerance  are  ideals struggled  by liberalism, despite the fact that some ideal values  fail to realize. While neoliberalism is actually understood the existence of   liberal capitalism is the ideology of  liberalism that has  led to  the economic sector. The  influence of  not only  the political, social, and economic, but  in education as well which is a view that emphasizes the development of capabilities, to protect the rights and freedoms as well as identify problems and social change efforts in order to maintain stability for a long time. Central ideas of education revolves around the application  of   the  concept of   rationality,  freedom,  and equality. Education  is a democratic distribution of rationality with a balanced treatment, between freedom and equality of  rights and obligations, students. Teachers function as facilitators and change the  learning process. Philosophycally  running constructivism  learning  including  the development of  capitalization of   education in the form of  education commercialization. The fact also has affected in the world of Islamic education.

  18. PERANCANGAN COMPUTER AIDED SYSTEM DALAM MENGANALISA HUMAN ERROR DI PERKERETAAPIAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Budiawan

    2013-06-01

    Full Text Available Kecelakaan kereta api (KA yang terjadi secara beruntun di Indonesia sudah berada pada tingkat kritis. Berdasarkan data dari Direktorat Jendral Perkeretaapian, dalam kurun 5 tahun terakhir (2005-2009 total terdapat 611 kecelakaan KA.  Banyak faktor yang berkontribusi menyebabkan terjadinya kecelakaan, antara lain: sarana, prasarana, SDM operator (human error, eksternal, dan alam.  Kegagalan manusia (Human error merupakan salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan KA dan dinyatakan sebagai faktor utama penyebab terjadinya suatu kecelakaan kereta api di Indonesia. Namun, tidak jelas bagaimana teknik analisis ini dilakukan. Kajian human error yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT masih relatif terbatas, tidak dilengkapi dengan metode yang sistematis. Terdapat beberapa metode yang telah dikembangkan saat ini, tetapi untuk moda transportasi kereta api masih belum banyak dikembangkan. Human Factors Analysis and Classification System (HFACS merupakan metode analisis human error yang dikembangkan dan disesuaikan dengan sistem perkeretaapian Indonesia. Guna meningkatkan keandalan dalam analisis human error, HFACS kemudian dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis web yang dapat diakses di komputer maupun smartphone. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh KNKT sebagai metode analisis kecelakaan kereta api khususnya terkait dengan human error. Kata kunci : human error, HFACS, CAS, kereta api   Abstract Train wreck (KA which occurred in quick succession in Indonesia already at a critical level. Based on data from the Directorate General of Railways, during the last 5 years (2005-2009 there were a total of 611 railway accidents. Many factors contribute to cause accidents, such as: facilities, infrastructure, human operator (human error, external, and natural. Human failure (Human error is one of the factors that could potentially cause a train accident and expressed as the main factors causing

  19. PROBLEMATIKA PENERAPAN PIDANA MATI DALAM KONTEKS PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Tri Wahyudi

    2012-07-01

    Full Text Available Penegakan hukum yang tanpa arah dan tidak didasarkan pada tiga pilar hukum yakni keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat dapat melanggar hukum bahkan pula melanggar hak asasi manusia. Adapun salah satu kebijakan dari Pemerintah yang dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai keadilan dan meresahkan bagi masyarakat, yakni kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam penerapan pidana mati. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder yang dianalisis dengan menggunakan metode analisis yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa di dalam penerapan pidana mati terdapat permasalahan hukum yang serius, hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam eksekusi pidana mati merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28 UUD 1945.   Law enforcement without direction and not based on the three pillars of the justice of the law, legal certainty and the benefits to society can break the law anyway even violate human rights. As one of the policies of the government that do not represent the values of justice and disturbing for the people, the government policy that acts of omission or delay in the application of the death penalty. This research is a normative legal normative juridical approach. The data collected is secondary data were analyzed using qualitative methods juridical analysis. Based on these results it can be concluded that in the application of the death penalty there are serious legal issues, this is due to government policies that commit omission or delay in the execution of the death penalty is a violation of human rights as stipulated in Article 28 of the 1945 Constitution.

  20. Dinamika Migrasi Desa Kota di Indonesia: Karakteristik dan Kehidupan Migran Baru di Tangerang, Propinsi Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fina Itriyati

    2016-09-01

    Full Text Available This paper attempts to examine the dynamics of recent migration in Tangerang city, the major industrial city on the outskirts of Jakarta. In this paper we fist deal with migration patterns associated with economic and social change in Indonesia, both historically and in more recent times especially in Tangerang city. The fild research conducted both in Tangerang city and Tangerang district in 2008 and as part of collaborative research on rural urban migration in Indonesia. Using data gathered from household urban survey, this focuses on the general fiures, characteristics of recent migrants (those moving to the city in the past fie years, compare to lifetime migrants (those living in the city for fie years or more and non migrants in Tangerang. The paper also provide overview how recent migrants make adjusments on urban environments and also how recent migration has strong relationship with adolescents’ life, youth migration and empowerment.

  1. PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI QATAR: TINJAUAN PERAN PEMERINTAH DALAM MELINDUNGI TKI DI QATAR

    OpenAIRE

    Aprilia Restuning Tunggal

    2017-01-01

    The Indonesian government’s policy of protecting Indonesian workers in Qatar is a mandate from the member countries of the Republic of Indonesia; Therefore, the Indonesian government should be able to carry out this mandate well and be responsible. International law states that a country has the right and responsibility to protect its citizens abroad. Furthermore, the regulation on the protection of foreign citizens is also regulated in the 1961 Vienna Convention on article 3 on diplomatic re...

  2. KONSEP TALAK: Versus Situs www. darussalaf.or.id dan Undang- Undang Perkawinan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sheila Fakhria

    2016-05-01

    baligh, berakal, mumayyiz yang mengerti dengan apa yang dilakukan. Selain itu, situs ini juga menjelaskan bahwa seorang istri tidak diperkenankan meminta cerai tanpa alasan yang syar’i, sebaliknya seorang istri diperbolehkan meminta untuk berpisah dengan suaminya dengan alasan syar’i diantaranya jika dia membenci kejelekan akhlak, agama, atau fisik suaminya, serta khawatir tidak mampu menegakkan hak-hak suaminya yang wajib ditunaikannya ketika hidup bersamanya. Oleh karena itu perlu dikaji tentang sejauh mana relevansi konsep keabsahan talak antara situs www.darussalaf.or.id dan undang-undang perkawinan di Indonesia.

  3. PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI QATAR: TINJAUAN PERAN PEMERINTAH DALAM MELINDUNGI TKI DI QATAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilia Restuning Tunggal

    2017-12-01

    Full Text Available The Indonesian government’s policy of protecting Indonesian workers in Qatar is a mandate from the member countries of the Republic of Indonesia; Therefore, the Indonesian government should be able to carry out this mandate well and be responsible. International law states that a country has the right and responsibility to protect its citizens abroad. Furthermore, the regulation on the protection of foreign citizens is also regulated in the 1961 Vienna Convention on article 3 on diplomatic relations between countries. The protection of the state against citizens abroad is known as Diplomatic Protection. Currently, the number of Indonesian workers in Qatar is 43,000, so the government needs to protect, and serve the citizens. The Government of Indonesia has established its citizenship service system at the Embassy of the Republic of Indonesia to Doha Qatar, and provides legal assistance to Indonesian citizens and workers living in Qatar. So far the government’s policy to protect Indonesian workers in Qatar has been running maximally and in accordance with the legal corridor.

  4. DAYA SAING EKSPOR TUNA KALENG INDONESIA DI UNI EROPA TAHUN 2003-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umar Wahono

    2017-06-01

    Full Text Available Perbedaan tarif yang diberikan antara Indonesia yang lebih tinggi sebesar 20.5% dibandingkan dengan negara pesaing utamanya yang tergabung dalang Africa, Caribbean, Pasific (ACP Countries dengan pelayanan tarif impor hingga 0% ke pasar Uni Eropa (UE. Keadaan ini mampu menyebabkan menghilangnya distorsi perbedaan harga sesungguhnya yang seharusnya menjadi keuntungan lebih atas keunggulan komparatif yang dimiliki. Hal ini mampu melemahkan daya saing komoditi ekspor akibat dampak kenaikan harga terhadap tarif. Penelitian ini bertujuan untuk gambaran daya saing komoditas tuna kaleng Indonesia terhadap negara pesaingnya dipasar UE pada periode 2003-2013. Metode yang digunakan dalam penelitin ini adalah metode Revealed Comparative Advantage (RCA yang kemudian nilai RCA dikomparasikan tiap-tiap negara pengekspor utama tuna kaleng di pasar UE untuk melihat posisi daya saing relatifnya. Sedangkan untuk mendekomposisikan determinan pertumbuhan ekspor tuna kaleng Indonesia ke UE digunankan metode Constant Market Share (CMS. Hasil perhitungan nilai RCA tuna kaleng Indonesia periode 2003-2013 di pasar UE memiliki daya saing dengan rata-rata nilai RCA 4.27. Namun masih dibawah rata-rata nilai RCA negara ACP Countries. Perbedaan pelayanan tarif impor oleh UE untuk komoditas tuna kaleng Indonesia tidak berdampak terhadap penurunan daya saing. The difference between the rates given Indonesia which is higher by 20.5% compared to its main competitor countries that joined the mastermind Africa, Caribbean, Pacific (ACP Countries with service import tariffs to 0% to the European Union (EU. This situation is capable of causing the disappearance of the distortion of the true price difference should be more advantages over comparative advantage. It is capable of undermining the competitiveness of export commodities due to the impact of price increases on tariffs. This study aims to illustrate the competitiveness of commodities Indonesian canned tuna to the EU market of

  5. KECENDRUNGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PENELITIANNYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Salan

    2012-09-01

    Full Text Available Like other developing countries in the South East Asian region Indonesia is undergoing an epidemiological transition. Communicable diseases tend to decrease, while non-communicable diseases and accidents tend to increase. This epidemiologic transition is strongly influenced by demographic and "life style" factors. Risk factors as smoking high calorie and fat diet, mental stress and a sedentary life style will have an important impact on the increase of non-communicable diseases like cancer, heart disease, stroke and diabetes. Cardiovascular diseases are rare before 1960, but started to increase since the 1970's. According to the health household surveys the prevalence of cardiovascular diseases increases from 1.1 per 1000 in 1972 to 5.9 per 1000 in 1980. A 5 year study (1976-1980 of hospital patients in Bali analyzed 1.339 in patients (12% of all inpatients and found the following distribution : ischemic h.d. 32%, rheumatic h.d. 40%, pulmonic h.d. 18% hypertensive h.d. 4%, congenital h.d. 1% and other h.d. 5%. Community surveys of diabetes, found a prevalence of around 1.5% in adults. The most frequent complications of diabetes were : ischemic heart disease (20-25%, gangrene (2,4%, pulmonary tb (10-13% and diabetic ketoacidosis (2.5-5%. Cancer incidence is estimated at 100 per 100.000 per year. A pathology based registry in 1988 recorded the following localisations : cervix (25.57%, breast (15.83%, lymphoid (12.52%, skin (11,46%, nasopharynx (7.8%, ovary (6,60%. Rectum (6.04%, connective tissue (5.82%, thyroid (4.43%, colon (3.9%. A study of cancer in 17 hospitals in Jakarta found the following cancers in men : lung liver, nasopharynx, lymphoma, rectum, leukemia, stomach, colon, larynx and pancreas in descending order of frequency. The most frequent cancers in women were located in the cervix, breast, ovary, lung, liver, nasopharynx, rectum, leukemia, lymphglands and colon. Hospital data showed that 60-80% of patients treated in mental hospitals

  6. ESTIMASI RISIKO PENYEBAB KEMATIAN NEONATAL DI INDONESIA TAHUN 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Dwi Astuti

    2012-12-01

    Full Text Available Background: in Indonesia, the infant mortality is still high, if comparing to other Asean countries, thah is 4.6 times higher than in Malaysia, 1.3 times higher than in Philippines, and 1,8 times higher than in Thailand. The aims of this research was to determine the association of the neonatus mortality causes and age of mothers at the time delivering and birth assitant. Methods: data analyzed were data od Basic Health Research year 2007-2008 on RKD-07. Block AV1. The total samples were 257 infants. Analyze data with univariat, bivariat, and than logistic regresi binary. Results: result showed the neonatus mortality caused is the complication of temperature regulation 39.8%; the complication of pregnant and delivering mother is 23.4%; and also the causes of respiration and cardiovascular 23.1%. In the village, the neonatus mortality age is more than, and the neonatus mortality happened to be < 24 hours after delivering. Amount of mother with risk age ( > 20 years old and ≥36 year old is more enough. The proportion of complication of mother with risk age is 24.3%, it is more high while the mother without risk age is 16.6%. Mother with risk age when delivering have risk 1,6 times to happen temperature regulation disorder in baby. In Village, the proportion of unsave deliverying midwive more high while save delivering midwive. The delivering with non medical provider have more enough risk 1,2 times to happen complication when delivering baby, have more enough risk 1,2 times to happen respiration and cardivascular disorder in neonatus, and have more high risk 1,6 times to happen temperature regulation disorder in neonatus. Mother with unsave deliverying midwive (non medical provider have more high risk 3,7 times to happen hypertension or eclamsia while mother thaht helping by medical provider when deliverying baby, have more enough risk 2,7 time to happen long phase of delivering (long partus and have more enough risk 1,02 times to happen

  7. PEMBIAYAAN KESEHATAN DI INDONESIA TAHUN 1990-2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Malik

    2012-11-01

    Full Text Available During the period before fiscal year 1996197, there were several activities have been done relate to national health financing such as data collection, analyses, research, and report in Indonesia. The activities was done without coordination by many agencies, it were conducted by National Institute of Health Research and Development-MOH (NIHRD, Bureau of Planning, Bureau of Finance-MOH, Central Bureau of Statistic (BPS, Universities, beside by International Agencies (World Bank, WHO, UNDP etc. The data and report document was an-uniform base on the objective of the activities. Since year 2001 have been established National Health Account Team which under coordination by Bureau of Finance-MOH. The task of the team is to collect national data on health finance, to analyze it and make a report for National and International purposes. It is expected in the future the health financing data and report will be uniform. Regarding In the year 2002 it was conducted the activities of Trend Analyses of Health Sector included the health financing as one of the subsystem of the health system. It has been completely analyzed the health financing and expenditures in the period between year 1990 to year 2000. The methods to collect and analyses of the data were base on existing secondary data. The sources of data to be analyzed are: (1 the data which collected by NHA team: (2 the research report has been published; (3 conducted a new research; (4 recounting by estimation method if the data was not available. The important results as follows: In the period between years 1990 to year 2000 the national health expenditure in nominal price was increased 10 times from Rp3,442,041 million in year 1990 to Rp35,416,959 million in year 2000. However, by using the fixed price the increasing will much lowest. Unfortunately analyses by using the fixed price was not conducted at this report due the fixed price in the period of 1990 to 2000 still in the process of data

  8. Artikel Kehormatan: Langkah Menuju Konglomerasi Koperasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richard Candra Adam

    2015-08-01

    Full Text Available Dalam kelembagaan, koperasi rakyat ditempatkan sebagai subjek (people based sekaligus pusat kegiatan ekonomi (people centered. Koperasi menjadi lembaga yang mengatur perekonomian berdasarkan semangat kekeluargaan dan gotong royong. Hal ini tertera dalam penjelasan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai saka guru perekonomian nasional serta bagian integral tata perekonomian nasional. Koperasi merupakan lembaga ekonomi strategis yang mampu menjadi penarik dan pendorong seluruh kegiatan ekonomi. Melalui koperasi, masyarakat secara kolektif dan nyata dapat menciptakan dan memperoleh nilai tambah, keuntungan dan kesempatan usaha yang lebih besar. Apabila koperasi masih bertahan dengan pola kelembagaan dan pengelolaan manajemen seperti 20 tahun lalu, maka koperasi tidak akan mampu bersaing. Secara statistik, kondisi koperasi tetap berkembang dari tahun ke tahun, namun kontribusi terhadap perekonomian nasional tidak signifikan. Mengadopsi sistem ekonomi konglomerasi dengan dibentuknya konglomerasi koperasi, berarti mengadopsi model koperasi dengan usaha-usaha besar dan beragam sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Mewujudkan konglomerasi koperasi dapat melindungi kepentingan masyarakat lokal di tengah arus globalisasi dan kapitalisme, karena koperasi menjadi organisasi yang modalnya dimiliki oleh anggotanya. Kepemilikan ini yang menyebabkan koperasi mampu bertahan pada berbagai kondisi sulit, yaitu dengan mengandalkan loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk bersama-sama koperasi menghadapi kesulitan tersebut. Abstract As an institution, Cooperatives occupies the position as a subject (people-based organization and also object of economic activities (people-centered. Article 33 of Indonesian Constitution places Cooperatives as an integral part of the national economy. Cooperatives is a strategic economic institution that serves as either stimulant or booster factor in the economic

  9. Rekonstruksi Pengaturan Confidential Principle bagi Komunikasi pada Mediasi Sengketa Perdata di Indonesia: Studi Perbandingan dengan Praktik di Amerika Serikat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ngurah Parikesit

    2016-04-01

    Full Text Available Peran mediasi sebagai penyelesaian sengketa alternatif untuk sengketa perdata yang semakin populer digunakan pada praktiknya belum berjalan maksimal. Salah satu penyebabnya adalah kekaburan pengaturan prinsip kerahasiaan confidential principle bagi komunikasi yang terjadi pada proses mediasi. Aturan hukum di Indonesia hanya menjelaskan bahwa mediasi dilangsungkan berdasarkan pada asas tertutup dan mediator berkewajiban menjaga kerahasiaan, baik dalam bentuk perkataan maupun catatan, yang terungkap pada mediasi. Sebagai perbandingan, aturan hukum di Amerika Serikat sudah diatur bahwa segala bentuk komunikasi yang terjadi dan berhubungan dengan pelaksanaan mediasi tunduk pada confidential principle, sehingga proses komunikasi mendapatkan hak istimewa (privilege dengan tidak dapat dijadikan barang bukti dan seluruh pihak yang terlibat dalam mediasi tidak dapat dijadikan saksi pada persidangan berikutnya. Dengan demikian, dibutuhkan rekonstruksi pengaturan terkait ruang lingkup komunikasi pada proses mediasi yang terkualifikasi sebagai confidential principle pengaturan terkait pelepasan hak istimewa komunikasi dari confidential principle; dan pengaturan terkait pengecualian terhadap komunikasi yang terkualifikasi sebagai confidential principle Abstract Although being popular, the role of mediation in resolving civil disputes is yet to be maximalized. One of the reasons is the the vague regulation concerning the confidential principle for communication in mediation. The existing regulation in Indonesia only explains that mediation is undertaken based on closed principle and the mediator is obliged to maintain confidentiality the confidentiality of any communication, either in oral or written forms, revealed during mediation. Whereas in comparison, the regulation in the United States of America stipulates that all forms of communications occured during mediation or is made for purposes of conducting or participating in mediation are subjects to the

  10. Diversitas Genetik Anopheles balabacensis, Baisas di Berbagai Daerah Indonesia Berdasarkan Sekuen Gen ITS 2 DNA Ribosom

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiarti Widiarti

    2016-05-01

    dilaporkan sebagai spesies kompleks di berbagai negara, akan tetapi belum banyak dilaporkan di Indonesia. Penanggulangan malaria agar lebih efektif perlu adanya perbaikan dan pendekatan strategi dalam pengendalian vektor, termasuk sangat diperlukan adanya pemahaman terhadap spesies dan bioekologinya. Tujuan penelitian adalah untuk : a. Mengidentifikasi secara molekuler nyamuk An. balabacensis yang dicurigai sebagai spesies kompleks berdasarkan sekuen ITS2 DNA ribosom, b. Mengetahui diversitas genetik nyamuk An. balabacensis dari daerah endemis dan non endemis dengan jarak geografis yang berbeda, c. Mengetahui kekerabatan genetik (jarak taksonomi nyamuk An. balabacensis dari berbagai daerah di Indonesia dengan merekonstruksi pohon filogenetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa An. balabacensis di Indonesia merupakan spesies kompleks simpatrik dan allopatrik. Ada perbedaan kekerabatan genetikyang cukup jauh diantara populasi An. balabacensis di Pusuk Lestari, wilayah Puskesmas Meninting, Lombok Barat, NTB yang merupakan simpatrik kompleks. Berdasarkan hubungankekerabatan An. leucosphyrus group, An. balabacensis dari Berjoko, Kabupaten Nunukan menunjukkan kecenderungan terpisah cukup jauh dibandingkan dengan An. balabacensiskompleks lainnya yang berasal dari Jawa Tengah dan Lombok, NTB.Kata kunci : An. balabacensis, variasi genetik, ITS2 DNA ribosom

  11. FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB MUNCULNYA ACTIVITY SUPPORT DI KAWASAN RUANG PUBLIK BUNDARAN HOTEL INDONESIA JAKARTA PUSAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Mustikowati

    2015-12-01

    Full Text Available Area Bundaran Hotel Indonesia menjadi salah satu ruang publik di mana banyak pengunjung datang untuk melakukan berbagai kegiatan. Kondisi ini menyebabkan munculnya activity support misalnya PKL, penyewa peralatan olahraga, dan beberapa hiburan jalanan. Di puncak intensitas kegiatan, activity support tersebut tersebar di beberapa tempat ini seperti di koridor utama, jalur pejalan kaki dan air plaza mancur. Melihat fenomena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat faktor-faktor penyebab munculnya activity support tersebut. Dalam menjawab tujuan penelitian, digunakan penelitian rasionalistik kuantitatif sebagai paradigma untuk membangun variabel faktor berdasarkan teori Activity Support dan Ruang Publik. Variabel yang dioperasionalkan dalam kuesioner dianalisis dengan menggunakan analisis faktor uji statistik. Jumlah faktor variabel yang memiliki korelasi yang kuat dalam analisis tereduksi menjadi beberapa factor yang signifikan sebagai penyebab dari munculnya activity support di ruang publik, yaitu, area pedesrian, jalan masuk, sirkulasi dan parkir, keragaman kegiatan, karakteristik ruang publik, jenis kegiatan, bentuk-makna-arti ruang publik, aksesibilitas dan visual, budaya, fungsi dan bentuk ruang publik dan area lansekap, batasan kawasan dan ciri khas dari ruang publik. [Title: The Factors Causing Appearance of Activity Support in The Public Area Around Bundaran Hotel Indonesia in Central Jakarta] Bundaran Hotel Indonesia area becomes one of public space where many of people have coming to do some activities here. This condition causes the occurrences of activity support for instance the street vendors, sport equipments tenants, and some of street entertaintment. In the peak of intensity of activities, the activity supports crowded around this area such as in the main corridor, pedestrian pathways and fountain plaza. Seeing those phenomena, it could be concluded that there are causal factors of the occurrences of the activity support. In

  12. PROBLEMATIKA GURU DAN DOSEN DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahur Rohman

    2016-06-01

    Full Text Available This paper highlights educator problem in education system in Indonesia. The discussion focuses on general education and religious education. Educators of non-religious education are product of education and institute of teacher training and education (IKIP which teach general science, meanwhile educators of religious education are product of Islamic Higher Education (PTKI which teach religious knowledge. This study aims to analyze books, rules, researches, and news about teacher. To sum up, the educator problems include: poor quality teacher and low teacher salaries that are caused by some factors, government policy that is not implemented well, teacher training institution (LPTK that are not able to produce a professional teacher حاولت هذه المقالة دراسة مشاكل المربّين في ضوء النظام التربوي الإندونيسي. ورُكّزت الدراسة في التربية العامة والتربية الدينية. كان المعلّم في التربية العامة خرّيج المعهد العالي للمعلّمين والعلوم التربوية  IKIP  ثمّ تغيّر كثير منها إلى الجامعات التي تدرّس العلوم التجريبية والكونية . أما معلموا العلوم الدينية فخِرّيجوا الجامعات الإسلامية التي تدرّس العلوم الإسلامية. كُتبت هذه الدراسة عن طريق تحليل الكتب، والقوانين، والبحوث العلمية، والأخبار عن المعلّمين. استخلصت الدراسة النتائج التالية : نوعية المدرسين ورفاهية حياتهم ضعيفتان. وهذه نتيجة من أن قرارات الحكومة التي لم تطبّق جيدا، والمؤسسات التربوية العالية  LPTK لم تكن فعّالة في انتاج المعلّمين

  13. Perspektif Hukum Feminis Terhadap Aturan Fleksibilitas Pasar Tenaga Kerja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Pratiwi

    2017-08-01

    Full Text Available Studi ini menggambarkan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja yang menjadi nafas dalam hukum perburuhan Indonesia memiliki dampak kebijakan terhadap konstruksi gender. Sebaliknya konstruksi gender juga menentukan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja dipraktikkan oleh pemerintah. Desk study terhadap teks-teks lama tentang feminis, hukum feminis, dan perburuhan penting untuk memahami kesinambungan antara fenomena perburuhan di masa lalu dan fenomena perburuhan yang menjadi trend saat ini. Dengan perspektif feminis, arus utama analisis perburuhan yang meyakini bahwa kebijakan fleksibilitas baru terjadi di era Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menjadi tidak relevan. Perspektif feminis melihat bahwa fleksibilitas bagi perempuan sudah terjadi sejak gelombang feminisasi manufaktur di era Hubungan Industrial Pancasila di masa Orde Baru, yang mana berpengaruh pada skema-skema fleksibilitas saat ini. Temuan-temuan melalui desk study ini diverifikasi melalui organic feminist inquiry, yang para kolaborator studi ini turut menganalisis temuan-temuan tersebut. Pada akhirnya, studi ini sangat relevan untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakan perburuhan maupun kebijakan-kebijakan pemberdayaan perempuan yang justru kontra-produktif dengan upaya pengarusutamaan gender.

  14. Pendekatan Adaptive Neuro Fuzzy Sebagai Alternatif Bagi Bank Indonesia Dalam Menentukan Tingkat Inflasi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaini Akhirson

    2016-10-01

    Full Text Available In uncertain economic like today, research and modeling the inflation rate is considered necessary to provide estimates and predictions of inflation rates in the future. Adaptive Neuro Fuzzy approach is a combination of  Neural Network and Fuzzy Logic. This study aims to describe the movement ofinflation(output variable  so it can beestimated by observing four Indonesia's macroeconomic data, namely the exchange rate, money supply, interbank interest rates, and the output gap (input variable. Observation period started from the data in 20011 to 20113. After the learning process is complete, fuzzy systems generate 45 fuzzy rules that can define the input-output behavior. The results of this study indicate a fairly high degree of accuracy with an average error rate is 0.5315.

  15. TINGKAT KOGNISI ANAK INDONESIA BERUSIA 5,5-12,0 TAHUN: HASIL SEANUTS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmeida S Syarief

    2013-09-01

    COGNITIVE LEVEL OF CHILDREN 5.5-12.0 YEARS OLD: RESULT OF SEANUTS IN INDONESIA   Cognitive or mental characteristic development includes development of perception, memory, imagination, intellectual skill and IQ. This article provides SEANUTS’ result especially on mental development of school children (5.5-12.0 years old. A nationally representative number of 1368 children involved in this study. Two-stage randomized cluster sampling was implied for deriving required participants. Raven’s Coloured Progressive Matrices (CPM was administered to measure cognition. Posture was represented by HAZ score. Results showed that proportion of level cognition was below average in the 5.5-7.9 year age group and in the 8.0-12.0 year age group between 16.0- 50.0 percent and 25.7-69.6 percent respectively. The association between cognition and posture at younger group was unclear while at older group, it seemed significantly different (p<0.05 both in rural and urban. However, the significant association at lower cognition level were influenced by environment where chlidren grow including neuropsychological stimulation and nutritional status both micro- and macronutrient level.  Keywords: cognition, posture, CPM, Indonesian children

  16. PERSAMAAN PERLAKUAN PARA PIHAK DALAM BERACARA DI KPPU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ACARA PERADILAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sari

    2016-07-01

    Full Text Available The title of this research is: “The Equal Trearment of Parties in the Proceedings of the Business Competition Dupervisory Commission in the Perspective of Indonesia Procedural Law Courts. The Right to equal treatment also contains in the principle of hearing the opinions or arguments of other parties before the judge handed down the verdict; it must be carried out in the litigation. The unequal position of the parties in the hearing of the Business Competition Supervisory Commission will cause problems in seeking justice. What is the position of decision of the Business Competition Supervisory Commission in terms of the legal system of justice in Indonesia ?; and What is the legal protection against the reported party, when he/she is not getting the right to equality of treatment in the proceedings in the KPPU?. The research was a normative legal research that consisted of research on the systeamtics of law, the synchronization of law, legal history. Which resulted from the confict of law governing the legal status of the KPPU decision; and the void of law in the way of the litingants in the litigation procedure of KPPU. The results of this research showed that (1 The Legal position of Business Competition Supervisory Commission’s decision in the law of court procedure is that the decision of KPPU as a quasi judicial decision of which the law procedure is made on its own that is called Case Handing Procedures at the KPPU; in addition to the Law of Civil Procedure Code. (2 The from of legal protection for businesses as the reported party could be sacrificed because of the absence of clear rules regarding the from of the formulation of legal protection in the proceedings of the on the unequality of treatment of the reported party. Judul penelitian ini adalah: “Persamaan Perlakuan Para Pihak Dalam Beracara Di KPPU Dalam Perspektif Hukum Acara Peradilan Indonesia. Hak atas perlakuan yang sama  mengandung prinsip mendengarkan juga pendapat

  17. Evaluasi Unjuk Kerja Sistem Proteksi Water Hammer pada Sistem Perpipaan (Studi Kasus Di Rumah Pompa Produksi Unit Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM Karang Pilang 2 PT. PDAM Surya Sembada Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handi Prasetya

    2017-01-01

    Full Text Available Sistem jaringan perpipaan merupakan komponen penting dalam menunjang produksi maupun distribusi pada sektor industri. Jaringan perpipaan mengalami beberapa fenomena seperti distribusi fluida dan water hammer. Water hammer sering terjadi di daerah discharge pompa pada saat pengoperasian pompa maupun pada saat kegagalan operasi pompa. Beberapa cara untuk mengurangi dampak water hammer adalah dengan menambahkan flywheel ataupun gas accumulator pada jaringan perpipaan. Lonjakan tekanan serta aliran balik yang terjadi akibat fenomena water hammer akan dilawan oleh putaran impeller  pompa yang dibebani oleh flywheel dan akan memperlambat lonjakan tekanan dalam pipa dan tekanan yang berlebih akan dibuang ke gas accumulator sehingga tekanan dalam pipa berangsur stabil. Pemodelan sistem perpipaan dilakukan dengan menggunakan software sistem perpipaan. Pemodelan yang disimulasikan merupakan sistem perpipaan dengan rangkaian pompa paralel yang dilengkapi flywheel pada instalasi pompa dan divariasikan dengan penambahan gas accumulator sebagai sistem proteksi water hammer. Analisa yang dilakukan adalah untuk mempelajari fenomena water hammer pada saat kondisi ekstrim yakni ketika dua pompa operasi mati dan juga ketika empat pompa operasi mati, untuk melihat pengaruh variasi ukuran flywheel terhadap fluktuasi tekanan yang terjadi. Ukuran flywheel divariasikan yakni ukuran diameter luar 1100mm, 1200mm dan 1300mm dengan tebal masing-masing 300mm, 400mm dan 500mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada sistem perpipaan tanpa menggunakan gas accumulator, tekanan maksimum yang terjadi pada discharge pompa mencapai 19,807 bar dari kondisi tekanan kerjanya 5,6 bar. Variasi ukuran flywheel memberi dampak pada perlambatan terjadinya lonjakan tekanan, semakin besar ukuran flywheel akan menunda terjadinya lonjakan tekanan akibat water hammer. Dan penambahan gas accumulator berperan dalam meredam serta mempersingkat waktu terjadinya lonjakan tekanan, sehingga fluktuasi

  18. PEMBONCENGAN REPUTASI (PASSING OFF TERHADAP PEMILIK MEREK TERDAFTAR DI INDONESIA DITINJAU DARI SEGI PERLINDUNGAN HUKUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aurora Quintina

    2017-08-01

    Full Text Available Pada era globalisasi seperti saat ini, setiap individu pastinya tidak luput dari penggunaan merek.  Sejauh ini, banyak sekali definisi mengenai merek, tergantung pada pola pikir dan latar belakang pendidikan pendefinisi merek tersebut. Definisi sederhana mengenai merek, bahwa merek dihubungkan dengan identifikasi sebuah produk dan yang membedakan merek tersebut adalah bentuk pemakaiannya, logo spesifik, desain khusus, tanda, dan simbol visual lainnya.  Derfinisi.  Di Indonesia, definisi merek dapat kita lihat dari Undang-Undang Merek Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, yang mengatakan bahwa “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya beda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa”. Selain telah memproduk Undang-Undang yang berkaitan dengan merek, Indonesiajuga sadar akan perlindungan atas Merek secara khusus dan Hak Kekayaan Intelektual secara umum.  Kesadaran ini dilihat dari partisipasi Indonesiadalam meratifikasi beberapa konvensi internasional mengenai Hak Kekayaan Intelektual, antara lain Paris Convention, WTO dengan TRIPs nya dan Trade Mark Law Treaty. Namun walau telah aktif berpartisipasi dalam beberapa konvensi internasional dalam Hak Kekayaan Intelektual dan sudah beberapa kali memperbaharui Undang-Undang yang berkaitan dengan merek, masih saja banyak terjadi pelanggaran Merek di Indonesia.

  19. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  20. Pengaruh Dimensi E – Servqual, Satisfaction dan Trust terhadap Loyalitas Pengguna Layanan E-Commerce Indonesia (Studi Kasus : Pengguna Layanan E-commerce di Pulau Jawa)

    OpenAIRE

    Hasanudin, Mochammad; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto

    2017-01-01

    Besarnya peluang dalam dunia e-commerce di Indonesia harus disikapi dengan bijak oleh para pengelola e-commerce yang ada. Menurut data penelitian APJII, tingkat penggunaan layanan e-commerce di Indonesia masih rendah. Rendahnya tingkat pengguna layanan e-commerce ini di indikasikan karena adanya ketidakpuasan pengguna dan adanya persepsi akan buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola e-commerce selain itu juga adanya ketakutan pengguna akan tingginya angka kriminal mengenai tr...

  1. GOOD GOVERNANCE DAN PEMBARUAN HUKUM DI INDONESIA: REFLEKSI DALAM PENELITIAN SOSIO-LEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlambang P. Wiratraman

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam dekade terakhir pasca Soeharto, Good Governance (GG telah sering mendengar seperti 'mantra' GG tampaknya mudah diucapkan banyak bicara, formal, dan tumbuh menjadi cita-cita politik yang dominan serta konstitusional dan publik wacana administrasi besar yang telah berakar dalam hukum, kebijakan, dan pendidikan tinggi. Seperti ayam yang berkokok di pagi hari, is terns berbicara di pagi hari, lebar kotak bibit 'governance', seperti 'tata kelola kehutanan yang baik', 'tata kelola keuangan yang baik', 'good university governance', dan banyak lainnya. GG, dalam konteks itu, tampaknya seperti nutrisi yang tepat untuk mengatasi kelemahan sistem hukum Indonesia, birokrasi yang korup, dan kepemimpinan politik predatoric. Dalam hal ini, harus dilihat lebih dekat, apa yang sebenarnya keunggulan yang dimiliki saat GG adalah berbicara? Jelas, hukum adalah salah satu alat untuk memastikan pengoperasian mantra dalam pelaksanaannya, dan didasarkan pada penelitian utama yang dilakukan pada tahun 2005-2006, dengan fokus pada isu Reformasi Hukum dengan menerapkan pendekatan sosio-legal. Akibatnya, penelitian ini memberikan fakta yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan cita-cita bangunan politik atau diformalkan atau terwujud hukum dan kebijakan. Sebagai contoh, satu studi menunjukkan bahwa GG dalam konteks reformasi hukum di Indonesia sebenarnya sangat menakutkan dan melemahnya jaminan hak asasi manusia. Hukum, khususnya produk legislasi dan lembaga, serta transmisi mesin yang dominan dalam mengadvokasi pasar bebas (pasar reformasi hukum ramah gratis. Mungkin, kesimpulan tidak populer di tengah-tengah pidato ejaan bising GG dan proyekproyeknya. Namun demikian, Indonesia saat ini menunjukkan kelanjutan dari korupsi besar-besaran, pelanggaran HAM, impunitas dan semua situasi non-perlindungan dalam sistem hukum Indonesia.   In the last decade post Soeharto, Good Governance (GG has been often heard like a `mantra'. GG seems easily uttered talkative

  2. Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reinhard Jeffray Berhitu

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini antara lain: Pertama, membahas peranan gembala jemaat terhadap pengembangan pelayanan holistik. Kedua, menemukan bentuk-bentuk pelayanan holistik yang efektif untuk memenuhi kebutuhan jemaat GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Ketiga, membahas hambatan dan penerapan pelayanan holistik di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Peranan Gembala Jemaat dalam pelayanan holistik adalah menentukan visi dan misi gereja, mendelegasikan tugas, memberi pertimbangan, pelayanan mimbar, menjaga kebutuhan dan persekutuan jemaat dengan Allah.Kata-kata kunci: Peran gembala, pelayanan holistik, mimbar, persekutuanThe goals, among others, which are hoped to be achieved in this article are: First, to discuss the role of the congregational pastor in the development of a holistic ministry. Second, to discover the forms of holistic ministry which are effective for meeting the needs of the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Injil Indonesia in Jayapura. Third, to discuss the obstacles and application of holistic ministries in the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Inji Indonesia in Jayapura. The roleof the congregational pastor in  holistic ministries includes establishing the vision and mission of the church, delegating responsibilities, giving opinions, ministering in the pulpit, and caring for the needs and fellowship of the church with God.Keywords: pastoral role, holistic ministry, pulpit, fellowship

  3. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Di Perbankan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sholikha Oktavi Khalifaturofi'ah

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital adequacy ratio (CAR, Non performing loan/financing (NPL/NPF, Efisiensi Operasi (BOPO, dan Loan/financing to deposit ratio (LDR/FDR terhadap  Return on asset (ROA sebagai proksi dari kinerja keuangan bank umum konvensional dan syariah yang tercatat di Direktorat Perbankan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Statistik Perbankan Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Data yang diambil adalah data bulanan yang disusun secara dokumentasi dari tahun 2011-2015 dari bank umum konvensional dan bank umum syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bank umum konvensional variabel CAR, NPL, dan LDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dan BOPO berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Sementara pada bank umum syariah, variable NPF dan BOPO berpengaruh negative dan signifikan terhadap ROA sedangkan CAR dan LDR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Pada bank umum konvensional mengelola asset dan modal secara efisien akan meningkatkan kinerja keuangan. Pada bank umum syariah, menekan laju pembiayaan tidak lancar dan biaya operasional akan meningkatkan kinerja keuangan. Kinerja keuangan yang baik akan menciptakan perbankan yang sehat dan stabil dalam keuangan.

  4. PENYELESAIAN KASUS KEKERASAN TERHADAP TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DI MALAYSIA MELALUI IMPLEMENTASI KONVENSI CEDAW PBB 1979

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Qodarsari

    2016-03-01

    Full Text Available Diskriminasi terhadap perempuan umumnya disebabkan budaya patriarki. Kekhawatiran tentang kondisi perempuan muncul dan diwujudkan melalui gerakan perempuan yang kemudian melahirkan konvensi internasional perlindungan hukum bagi perempuan.Salah satu konvensi tersebut adalah Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW. CEDAW mewajibkan negara-negara yang meratifikasi untuk mengutuk segalabentuk diskriminasi dan menerapkan kebijakan yangmenghapus diskriminasi terhadap perempuan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh pekerja Indonesia di Malaysia. Bagaimanapun,artikel ini menemukan bahwa efektivitas CEDAW yangdilihat dari tiga aspek, yaitu kewajiban, presisi, dan delegasi masih relatif rendah. Hal ini memungkinkanpelanggaran isi konvensi, Indonesia dan Malaysia masih belum mampu menyelesaikan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan secara efektif. Kata kunci: Diskriminasi, CEDAW, Efektifitas Perjanjian Internasional The discrimination of women generally due to thepatriarchal culture. Concerns about the condition ofwomen is arised and presented through the women’smovement that comes with international conventionsto establish a legal protection for women. One of theseconventions is the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW.CEDAW obliges ratifying countries to condemn allforms of discrimination and implement policies thateliminate discrimination against women. This articleaimed to know the problems faced by the Indonesianworkers in Malaysia. However, this article finds thatthe effectiveness of CEDAW which is seen from threeaspects, namely obligation, precision, and delegation isrelatively low. This allows the violation of the contentsof the convention, Indonesia and Malaysia are still notable to resolve the cases of violence against women effectively. Keyword: Discrimination, CEDAW, Effectiveness of International Agreement

  5. Studi kesiapan penyelenggaraan layanan Near Field Communication (NFC komersial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan diberbagai aspek, tak terkecuali dalam metode pembayaran, yaitu dengan munculnya sistem pembayaran uang elektronik. Keberadaan uang elektronik ini sejalan dengan program kerja Bank Indonesia untuk menciptakan Less Cash Society (LCS. Untuk mewujudkan LCS, Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian komunikasi dan informatika. yang memiliki peran dan kewajiban untuk menetapkan standar TIK yang digunakan dalam penggunaan uang elektronik, mengkoordinasikan seluruh kegiatan pengembangan transaksi dengan menggunakan elektronik serta melakukan monitoring, sosialisasi, pembinaan dan evaluasi penggunaan uang elektronik. Layanan NFC komersial hadir sebagai alternatif bagi penyelenggaraan sistem uang elektronik. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kesiapan calon penyelenggara layanan NFC komersial di Indonesia dilihat dari empat aspek, yaitu human resources, technology and strategy, partnership dan Infrastructure and device. Penelitian difokuskan pada kesiapan operator telekomunikasi sebagai salah satu entitas dalam ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial. Responden terdiri dari PT PT. B, PT. A dan PT PT. C. Pengumpulan data dilakukan dengan media kuesioner dan wawancara dengan PIC yang ditunjuk ketiga perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. A memiliki tingkat kesiapan diatas kedua responden lainnya terkecuali dalam hal penguasaan teknologi;Persiapan-persiapan yang dilakukan belum menjamin interoperabilitas antar penyelenggara, sehingga kurang menguntungkan bagi masyarakat selaku pengguna; Kendala utama dalam penyelenggaraan layanan ini adalah belum adanya standar teknis dan kemanan NFC. besarnya biaya investasi, kurangnya edukasi masyarakat dan belum terbentuknya ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial.

  6. 7. Efektivitas Ecpat Indonesia Dalam Menangani Kejahatan Child Sex Tourism Di Indonesia: Studi Kasus Child Sex Tourism Di Bali Tahun 2012 -2014

    OpenAIRE

    Rizky Irawan, Noor Fathia; Susiatiningsih, Hermini; Paramasatya, Satwika

    2016-01-01

    The crime of child sex tourism in Bali making Indonesia was rated as the country's firstworld sex tourism, it is triggered by a lack of knowledge and lack of strong laws inIndonesia for the offender. Child sex tourism is a threat to children, since the perpetratorsare mostly foreign pedophiles who come on holiday to Indonesia. To overcome thisproblem ECPAT Indonesia undertaking various efforts to assist Indonesia in dealing withchild sex tourism crimes in particular areas of Bali. ECPAT Inter...

  7. Relasi Islam dan Politik Di Indonesia (Perdebatan Seputar Ideologi dan Konstitusi Negara Indonesia Merdeka

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuddin G

    2016-06-01

    Full Text Available Islam and Politic have interrelationships. It consists of fungtional Islam and politics is a unity that can not be separated. Islam and politics have the correlation functional; Islam requires political support, while the political needs of moral and ethics of Islam. The relationship between Islam and politics can be viewed from two aspects. Firstly, there are several doctrines aspect, the phrase of the Qur'an which is often interpreted as a political concept referring to Islam. Second, the social reality. Having been Hijrah Year 622 H., the Prophet Muhammad Saw., has formed the Government of Madinah through a political contract with residents of the city of Madinah, consisting of Jewish, Islamic, and Arabian community who still adhere to the traditions and ignorance. The political contract is defined into a shahifah, and then it is known ‘Madinah Charter’. At the time, a small Committee was formed which compromises between the nasinalism and Islam to stem the various differences between the Islamic and the secular nationalists in BPUPKI who designed the Preamble and the Declaration of the independence day of Indonesia. This small Committee is managed to formulate the script 'Jakarta Charter'. In essence, the Charter affirms the Pancasila as the ground state with the addition of a sentence on the sila of the Godhead to be: believe in God with the obligation of running Islamic jurisprudence for the hangers. The next compromise occurred on August 18th 1945, changing the clause of the divinity with the obligation of running Islamic jurisprudence for the hangers which becomes "the divinity of the one true God".

  8. FAKTOR DETERMINAN RISIKO ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS DI DUA PROPINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2012-11-01

    Full Text Available Determinant Factors of Anemic On Women of Reproductive Age (WORA In Two Provinces In Indonesia.Background: Anemic is still one of main nutrition problems in Indonesia. About 27% of woman of reproductive age and 48% of under fives are anemic problem. One of the caused of high prevalence anemic in Indonesia was low level of iron consumption on daily meals. In addition there could be other factors that influence on the occurance of anemic.Objectives: To study the determinant factors that associated with anemic on woman of reproductive age.Methods: The design of the study is cross-sectional. The study was conducted in four regencies selected purposively in Bali and Banten provinces. The samples were 576 women of reproductive age (WORA aged 15-40 years old. Data collected are food consumption by using Semi Quantitative Questioner Food Frequency (FFQ, socio economics, parity, family planning, food supplement, anthropometric and Haemoglobine level. Bivariate analysis and logistic regression were used to determine relation factors associated with anemia.Results: The result of bivariate analysis showed significant association between anemic and frequency food consumption <=2 times for a week for meat (OR=2.819; Cl=1.968-4.038, fresh fish (OR=1.641 ; Cl=1.180-2.284, vegetables (OR=1.930; Cl=1.360-2.739 and fruits (OR= 1.527; Cl=1.161-2.437. Other significant factors associated with anemic were, parity >= 3 (OR=2.316, Cl=1.438-3.413, family planning (OR=0.658, Cl=0.460-0.940 and consuming supplement (OR=0.440, Cl=0.243-0.803. Furthermore, logistic regression analysis showed that meat consumption more than twice for a week associated with reduction of the risk of anemic by 47% and parity three times or more, increased risk of anemic by 2.85 times compared with women with parity less than three times.Conclusions: The consumption of meat <= 2 times for a week and parity >= 3 times were the determinant factors for anemic in women of reproductive age (WORA

  9. Dinamika Hubungan Islam dan Agama Lokal di Indonesia: Pengalaman Towani Tolotang di Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasse J

    2016-08-01

    Full Text Available This study focuses on the relation between Islam and local religion in Indonesia. The common relation pattern occurred in each encounter between Islam and local religion; is that fulfilled by the compromise and the conflict at the same time. In the case at South Sulawesi, the cultural accommodation of Towani Tolotang was able to perform it   on a good situation that brought them to be accepted by the Muslims majority without relinquishing their former believes. In certain condition, despite the underlying differences between the two, both Islam and Towani Tolotang can hardly be socially separated from one another. Although the state admitted six religions only, but practically we found various types of religions others. Their adherents strive doing any efforts to keep their existence and continuity for their future. The result of this study shows that Towani Tolotang in its encounter with Islam emerged some types of conflicts and compromises on its dynamics.  

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN DI POSYANDU/POSKESDES DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Dwilaksono

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Indonesia has an important progress in community health status improvement. i.e infant mortality rate maternal mortality rate, and life expectancy. However, amongs the ASEAN country these indicator were worse within the member. Since monetary crisis in 1997, difficulty of family economic decreased nutrition status of child. This situation shows Indonesia still have many problems about mother and children health. In other side, posyandu/poskesdes have played an important role to delivery primary health care for mother and child. The availability of services without optimalization of utility will be nothing in effort to increase health status of mother and child. Based on these background, this research aims to determine factors that have relationship with posyandu/poskesdes utilization. Methods: This research design was cross sectional survey. Raw data of Riskesdas 2007 was used in this research. Data was analyzed by binary logistic regression to determine posyandu/poskesdes utilization. Results: These study has shown that the majority of respondents 73,5% of 238.463 family never visit Posyandu/Poskesdes in three month last. This research fainded significant relationship between posyandu/poskesdes utilization with geographic location, family head characteristics, the number of children and reproductive woman household, and level of economic. The study recommended that in improving posyandu/poskesdes government has to consider predictor variabels of posyandu/poskesdes utilization as result of this research to guarantee of sustainability. To increase research focused, questionnaires of Riskesdas in the future must be divide questions about posyandu and poskesdes utilization. Key words: utilization, posyandu, poskesdes, riskesdas

  11. Pengaruh Growth Opportunity, Liquidity, Profitability, dan Tangibility terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    Harahap, Artika Hemdi

    2015-01-01

    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh komponen growth opportunity, liquidity, profitability, dan tangibility terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komponen growth opportunity, liquidity, profitability, dan tangibility terhadap struktur modal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah komponen growth opportunity, liquidity, profitability, d...

  12. Kritik Sosial terhadap Sistem Pendidikan Formal di Indonesia: Kajian Sosiologis Atas Novel Catatan Seorang Novelis Karya Maia Rosyida

    OpenAIRE

    PURARIYANI, ELOK DEWI

    2013-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kaitan antarunsur struktur danmengungkapkan mendeskripsikan unsur-unsur struktur novel CSN dan mengungkapkanbagaimana penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam sistem dan penyelenggaraanpendidikan di Indonesia. Untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan dalam sistempendidikan dalam novel Catatan Seorang Novelis makan penulis menggunakan teorisosiologi sastra. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Metode inidigunakan un...

  13. PROFIL PENDERITA TB PARU KLINIS YANG TIDAK BEROBAT DI PELAYANAN KESEHATAN, DI INDONESIA TAHUN 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gurendro Putro

    2013-03-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: Further analysis of the results of health research foundation in 2010 in this report on the profile penderira clinical pulmonary TB disease is not treated in the health service. The data analyzed is the result of basic health research in clinical pulmonary TB patients who do not seek treatment in health care. Methods: This analysis is the deepening of research on the basic health questionnaire B18 RKD1 ORT question by finding that respondent characteristics of age, gender, education level and job type, and location of residen ce and social situation eskonomi. It is also seen in disease prevention behavior Pulmonary TB and state family room and bedroom sufferers. Results: Having done the analysis, there are 4966 clinical pulmonary TB patients and who do not seek treatment at health care as many as 2842 patients (57.7%. So th at the data analyzed is as much as 2842 people. From the test results of Chi sqaure analysis variables associated with pulmonary TB prevention behaviors are age (p = 0.001, education level (p = 0.001, occupation (p = 0.001, residence ofrespondents (p = 0.001, socioeconomic (p = 0.001, and housing conditions (p = 0.001. Conclusions: Health workers are health care workers provide counseling on the importance of treatment for patients with pulmonary tuberculosis clinical and laboratory examinations do know the existence of BTA +. Also expected clinical pulmonary TB patients do not spit everywhere. Key words: profile, clinic TB case, don't therapy in health services ABSTRAK Latar Belakang: Analisis lanjut hasil riset kesehatan dasar 201 0 dalam laporan ini tentang profil penderira penyakit TB Paru klinis yang tidak berobat di pelayanan kesehatan. Data yang dianalisis merupakan hasil dari riset kesehatan dasar pada penderita TB Paru klinis yang tidak berobat di pelayanan kesehatan. Metode: Analisis ini merupakan pendalaman dari hasil riset kesehatan dasar pada kuesioner RKD 1 O. RT pertanyaan B 18 dengan

  14. Penentuan Pelabuhan Hub untuk Crude Palm Oil (CPO Ekspor di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Andi Haranto

    2013-03-01

    Full Text Available CPO (Crude Palm Oil merupakan salah satu komoditi ekspor terbesar di Indonesia. Moda angkut darat dan sungai menjadi pilihan untuk didistribusikan menuju calon pelabuhan hub. Tugas Akhir ini bertujuan untuk merencanakan pola operasi armada pengangkut CPO, dan penentuan pelabuhan hub untuk ekspor CPO. Metode Transportasi digunakan untuk memilih pabrik pengolahan CPO sebagai pemasok utama. Dari hasil analisis didapatkan bahwa penggunaan moda darat menggunakan truk lebih optimal dibandingkan menggunakan tongkang hal ini dikarenakan kondisi sungai di Kalimantan Tengah yang dangkal. Dengan menggunakan metode transportasi didapatkan empat lokasi pabrik pengolahan minyak kelapa sawit. Pelabuhan hub yang terpilih berlokasi di Bagendang dan Bumi Harjo. Kedua titik tersebut dipilih karena sudah memiliki tangki timbun dan dermaga untuk ekspor CPO, selain itu pemilihan berdasarkan hasil analisa didapatkan biaya dari Pabrik PT. ATLANTIS ke Pelabuhan Bagendang dengan truk berukuran 10 ton memerlukan biaya sebesar Rp. 333.016,25/TRIP/TRUK. Pabrik PT. ATLANTIS II ke Pelabuhan Bagendang Rp. 237.868,75/TRIP/TRUK. Pabrik PT. TIGER ke Pelabuhan Bumi Harjo Rp. 475.737,50/TRIP/TRUK. PT. TIGER II merupakan pabrik yang dapat melakukan pengiriman langsung menggunakan tongkang berukuran 1800 DWT melewati sungai Barito, dengan biaya Rp.123.007.828,27,- /voyage.

  15. Profil Keamanan setelah Pemberian Dosis Primer Vaksin Pentabio® pada Bayi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julitasari Sundoro

    2017-06-01

    Full Text Available Vaksin Hib mulai digunakan pada Pogram Imunisasi Nasional sejak tahun 2013 secara bertahap dan di seluruh Indonesia mulai tahun 2014 dalam bentuk vaksin kombinasi DTP/HB/Hib (Pentabio®, yang memberikan  kekebalan terhadap difteria, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Haemophilus influenzae tipe b. Studi ini menilai reaksi sitemik, reaksi lokal, dan reaksi yang serius pascaimunisasi dengan Pentabio®. Sebanyak 4.000 bayi penerima vaksin Pentabio®bergabung dalam studi ini. Reaksi yang timbul dicatat pada kartu harian oleh petugas yang sudah dilatih. Vaksin Pentabio®yang diamati pada PMS ini menggunakan vaksin rutin dari Program Imunisasi Nasional dalam waktu pengamatan 28 hari di empat propinsi, yaitu Nusa Tenggara Barat, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Barat pada periode Mei–Desember 2014. Sebanyak 3.978 data dapat dianalisis karena 22 di antaranya tidak memberikan informasi yang valid. Reaksi sistemik yang paling banyak timbul adalah demam 0,85% pada 30 menit pertama, dan meningkat menjadi 14,03% pada satu hari pascaimunisasi, kemudian sembuh pada hari berikutnya. Reaksi lokal yang paling sering timbul adalah nyeri pada tempat suntikan pada 67,6% subjek pada 30 menit setelah imunisasi, dan meningkat menjadi 87,23% pada 1 hari pascaimunisasi namun sembuh pada hari berikutnya. Mayoritas nyeri yang timbul adalah kategori ringan. Tidak ditemukan kejadian ikutan pascaimunisasi serius selama pengamatan. Simpulan, reaksi lokal dan sistemik pascaimunisasi dengan Pentabio® dapat ditoleransi pada bayi.

  16. CO-INTEGRATION DAN CONTAGION EFFECT ANTARA PASAR SAHAM SYARIAH DI INDONESIA, MALAYSIA, EROPA, DAN AMERIKA SAAT TERJADINYA KRISIS YUNANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tara Ninta Ikrima

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis di Yunani terhadap pergerakan harga saham syariah di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis co-integrasi dan efek penularan (contagion effect yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini dilakukan karena ada perbedaan antara hasil penelitian tentang US Subprime Mortgage periode krisis tentang dampak pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan VAR (Vector Auto Regressive dan VECM (Vector Error Correction Model untuk menguji hipotesis dengan EViews 6 digunakan sebagai alat analisis statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harga saham penutupan mingguan yang diambil dari perwakilan pasar saham syariah masing-masing negara, JII untuk Indonesia, DJIMY untuk Malaysia, DJIM US, dan MSCI untuk Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa Krisis Yunani tidak memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga saham Islam di AS, Malaysia, Indonesia, dan Eropa. Namun ada co-integrasi dan penularan berpengaruh terhadap harga saham Islam di empat wilayah saat krisis Yunani itu terjadi. The objective of the study was to analyze the Greece’s crisis impacts toward the movement of Islamic stock prices in Indonesia, Malaysia, USA, and Europe. Moreover, this study also analyzed co-integration and contagion effect which occurred during the period. VAR (Vector Auto Regressive and VECM (Vector Error Correction Model with eviews 6 were used to test the hypothesis as the statistical analysis tools. The data of this study were the weekly closing stock price indices taken from the representatives of Islamic stock markets of each country; JII in Indonesia, DJIMY in Malaysia, DJIM in USA, and MSCI in Europe. The result showed that the Greece’s crisis did not give any influence toward the movement of Islamic stock prices in USA, Malaysia, Indonesia, and Europe. However; there were co-integration and contagion effect which influenced on Islamic

  17. DAMPAK TRANSFER FISKAL (CONDITIONAL GRANT TERHADAP PEMBANGUNAN PERTANIAN, KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN DI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nor Qomariyah

    2017-11-01

    Full Text Available Kemiskinan menjadi permasalahan utama bangsa Indonesia, jumlah penduduk miskin sebesar 28.55 juta orang (11. 47%, sementara ketimpangan pendapatan meningkat hingga mencapai 0.41 (BPS, 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Dana Alokasi Khusus (DAK yang berupa conditional grant terhadap pembangunan pertanian, kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan. Penelitian ini menggunakan model persamaan simultan dengan data time series tahun 2009-2013 dan data cross section pada 11 provinsi di Indonesia. Metode untuk estimasi parameter menggunakan 2SLS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan alokasi DAK jalan dan irigasi dapat meningkatkan kinerja fiskal, sektor PDRB pertanian, total PDRB, dan total penyerapan tenaga kerja, tetapi penyerapan tenaga kerja sektor pertanian menurun disebabkan adanya kenaikan upah, menurunkan ketimpangan pendapatan dan mengurangi kemiskinan baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pemerintah pusat hendaknya meningkatkan injeksi dana langsung ke daerah lewat dana alokasi khusus (DAK bidang infrastruktur karena dampaknya efektif menurunkan kemiskinan.THE IMPACT OF FISCAL TRANSFER (CONDITIONAL GRANT ON AGRICULTURAL DEVELOPMENT, POVERTY AND INEQUALITY : PANEL ANALYSIS DATAABSTRACTPoverty is the main problem in Indonesia, the number of the poor is 28.55 million people (11.47%, while income inequality increased until 0.41 (BPS, 2013. The main objective of this study was to evaluate the impact of Special Allocation Fund on agricultural development, poverty, and income inequality. This study uses simultaneous equation models with time series data of 2009-2013 and cross section data of 11 provinces in Indonesia. Method for parameter estimation is 2SLS. The simulation results show that the increased allocation of DAK road and irrigation can increase fiscal performance, the agricultural sector GRDP, total GRDP, but the labour force absorbtion of agricultural decreases because of

  18. PANAMA PAPERS DAN DISKURSUS TENTANG PERLINDUNGAN DATA DI INDONESIA: SUATU PERSPEKTIF TEORI KEADILAN BERMARTABAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jeferson Kameo

    2016-10-01

    “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi”. Inilah rumusan dari Pasal 28 G Ayat (1 dari Undang-Undang Dasar, yang dinyatakan Perubahannya yang Kedua dalam suatu Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Dalam rumusan ketentuan ini orang dapat menyuling semua asas yang mengatur perlindungan data dalam Sistem Hukum Pancasila.Di samping rumusan ketentuan di atas, sejumlah rumusan kaedah hukum lainnya berisi asas-asas yang sama dapat juga ditemukan dalam beberapa Undang-Undang yang berlaku dalam sistem hukum Indonesia. Antara lain, UU No. 8 tahun 2011 tentang ITE. Penulis artikel ini berpendapat bahwa seluruh rumusan ketentuan dimaksud adalah bentuk-bentuk perwujudan diri dari jiwa bangsa (Volksgeist tempat orang dapat menemukan asas-asas dan kaidah yang mengatur perlindungan data dalam Sistem Hukum Pancasila. Satu dari asas hukum yang melindungi data pribadi dapat digunakan untuk memecahkan skandal terkini, yaitu Panamapapers. Abstract “Every person has the rights to get protection on his personal/privacy, family, honor, dignity and properties under his power, and has rights to feel secure and to get protection from fear of any threat in order to do or not to do something related to their fundamental rights. This is the formulation of the Article 28 G (1 of the Indonesian Basic Act, mentioned in its Second Amendment mentioned in the Decision of the People's Consultative Assembly of the Republic of Indonesia. In this stipulation one could distil all the legal principles governing data protection in the Pancasila Legal System. Apart from the stipulation mentioned above, some further formulation of legal rules contained similar principles may also be found in several Acts in the Indonesian legal system. Among those Acts

  19. ANALISIS SEMIOTIK WACANA IKLAN PROPERTI BERBAHASA INGGRIS DI SURAT KABAR DAN TELEVISI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Andriyanti

    2015-03-01

    Full Text Available This study is aimed at identifying facilities offered through English property advertisements in printed and electronic media in Indonesia, describing the meanings of lingual and non-lingual elements in the form of pictures in the advertisements and interpreting the messages based on sociocultural perspectives. This is a descriptive qualitative study, applying content analysis to 44 data taken from Kompas, The Jakarta Post, Trans TV and Metro TV. The results show as the following. There are 13 facilities offered through the advertisments. The dominating ones are service, recreation, furniture, and sports. The lingual elements exist in brand, slogan, and price. All brands and products symbolize grandeur, luxury, beauty, exclusiveness, and comfort in a modern life. Prices are in Rupiah, US and Singaporean Dollars, and Euro, indicating that the properties are marketed internationally. The visual elements, supporting the lingual meanings, consists of grand houses with gardens and swimming pools, luxurious furniture and interior designs and beaches. Based on sociocultural perspective, there is a cultural transfer of culture to a modern life-style. The use of English in the advertisements can be interpreted as a subtle way to sell the properties to foreign parties with big capital.

  20. Akar Tradisi Politik Sunni di Indonesia Pada Masa Kerajaan Islam di Nusantara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2014-01-01

    Full Text Available This research is interested in exploring the seeds of the Sunni political thought during the era of Islamic kingdom in Indonesia. Many have argued that the Islam that has finally prevailed in the country is a Sunni Islam. Accepting this proposition would mean that the political ideals that the early Muslim kings in the land adopted are necessarily Sunni. The forms and contents of these ideals will be the task of this paper to discover. The paper however argues that whatever form the ideals have taken, the Indonesian version of Sunni politics has most likely been developed around power. In other words, the ulama and the princes are two sides of the same coin. While the ulama need the support of the princes to disseminate the Sunni doctrine, the later needs the support of the former for the legitimacy of his authority. The paper hence maintains that there has been no any form of separation between religion and politics in the early history of Indonesian Islam.

  1. Penerapan Asas Lex Specialis Derogat Legi Generalis dan Penyelesaian Sengketa Ekonomi dalam Undang-Undang Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri La Hafi

    2017-08-01

    Full Text Available Tulisan ini mengkaji Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Bank Indonesia, yang berlaku umum. Sedangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, berlaku khusus. Penerapan asas lex specialis derogat legi generali menegaskan bahwa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 memiliki kedudukan lebih kuat dibandingkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 yang berlaku umum. Keberlakuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 mengokohkan eksistensi perbankan syariah untuk leluasa menjalankan aktivitas dan produk-produknya. Di samping itu, apabila merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1999, maka penyelesaian sengketa perbankan syariah dapat ditempuh melalui dua cara yaitu, pengadilan negeri dan badan arbitrase. Namun setelah berlakunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Pasal 55, dengan jelas disebutkan bahwa pengadilan yang berwenang melaksanakan putusan Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas dan menyelesaikan sengketa perbankan syariah adalah pengadilan agama.(This paper reviews the Act of the Republic of Indonesia Number 23/2004 regarding Amendment to the Act Number 10/1998 concerning Indonesia Bank, which is in effect generally. On the other hand, the Act number 21/2008 regarding sharia banking applies more specifically. The application of lex specialis derogat legi generali principle confirms that the Law of the Republic of Indonesia Number 21/2008 has a stronger position than the Law Number 23/2004, which is generally in effect. The enforcement of the Law of the Republic of Indonesia Number 21/2008 affirms the existence of sharia banking to freely run its activities and products. In addition, when referring to the Law of the Republic of Indonesia Number 30/1999, the resolution of Islamic banking disputes can be done through

  2. Penerapan Prinsip Non Discrimination Dalam World Trade Organization Terhadap Kebijakan Tenaga Kerja Asing Di Indonesia (Studi Kasus : Tenaga Kerja Asing Tiongkok Di Indonesia)

    OpenAIRE

    -, VERA NURUL HAYATI

    2016-01-01

    2016 Vera Nurul Hayati (B 111 12 117),The Application of Non Discrimination Principle of World Trade Organization Against Foreign Workers in Indonesia (Case Study : China Foreign Workers in Indonesia), led by Muhammad Ashri dan Laode Abdul Gani. Writing aims to determine 1) Implementation of Non Discrimination principle on policy regulation against Foreign labor in Indonesia. 2) Enforcement of non discrimination principle against Tiongkok foreign labor in Indonesia. ...

  3. Pendampingan Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Indonesia: Lesson Learned dari KKN-PPM UGM di Kawasan Perbatasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaka Marwasta

    2016-04-01

    Full Text Available The State of Republic of Indonesia is an archipelagic Country which has 17,508 islands (large and small, and has a very long perimeter border adjacently to neighboring countries, either in the land and sea. One of Municipality which is directly adjacent to the mainland of other countries is Merauke at Papua province. As a border region, Merauke has several functions, namely legal functions, control functions, and fiscal functions. At that time, these three functions are not going well in Merauke, even face many obstacles andto be an isolated regions. Some problems occurred in Merauke, among others: (1 has abundant natural resources (wet tropical forests, mineral wealth of gold, and abundant water resources, but has poor public accessibility; (2 socio-economic conditions are still low, particularly in accessing the basic needs (education, health; (3 unstable security of peoples; and (4 development policy (local, regional, national were not in favor of local communities. This article is a summary of the several previous activities has be done, i.e. action research and the implementation of the KKN PPM UGM programs. The method used in these activities are observation and field surveys, focus group discussions, and the implementation of the KKN. Based on the several activities as mention before, the results that have been carried out are the general profile of border region and the typology of border region problems. To overcome these problems, it may take a very serious political will from the central and local governments, due torealized Merauke not just a backyard of the Indoensian Country.

  4. PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERKEMBANGAN E–COMMERCE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarif Hidayat

    2017-11-01

    Full Text Available Media sosial memang bukanlah hal yang baru dalam dunia modern sekarang ini, dimulai dari facebook, twitter, Path, Instagram dan masih banyak lagi. Peran media sosial memang dirasa sangat membantu bagi mereka yang ingin mencari teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Selain fungsi “sosial”  media sosial saat ini bertransformasi menjadi sebuah media untuk menciptakan sebuah fenomena baru dalam dunia ekonomi, diantaranya sebagai media promosi hingga transaksi jual beli, hal ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam dunia ekonomi dimana kita bisa memangkas biaya pemasaran dengan tidak mengurangi pemasukan bahkan pemasaran bisa lebih efektif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar fungsi media sosial khususnya facebook dalam perkembangan e-commerce di Indonesia.

  5. Analisis Kematangan Implementasi Internet Protocol versi 6 (IPv6 di Indonesia dengan Interim Maturity Level (IML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-12-01

    Full Text Available Cepat atau lambat, IPv6 akan menggantikan IPv4 dalam penomoran internet. Hal ini dikarenakan IANA telah mengalokasikan blok IPv4 terakhirnya pada Januari 2011 lalu. Pesatnya permintaan terhadap IP ini dikarenakan boomingnya .com sejak tahun 2000. Dengan habisnya IPv4, terdapat beberapa metode untuk melakukan migrasi ke peenomoran baru IPv6. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini mencoba mengukur tingkat kematangan beberapa penyelenggara jasa internet di Indonesia dalam hal implementasi IPv6 dengan menggunakan konsep Capability Maturity Model for IPv6 Implementation. Metode assesmen yang dilakukan dengan Interim Maturity Level, yaitu dengan memberikan seperangkat pertanyaan yang diisi sendiri oleh penyelenggara jasa internet. Hasil yang didapat adalah, sebagian besar penyelenggara internet masih berada pada Level 2 – Savvy.

  6. Analisis Migrasi Radio Trunking Analog ke Radio Trunking Digital di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2013-09-01

    Full Text Available Dalam Tabel Alokasi Spektrum Frekuensi di Indonesia pada catatan kaki INS9 dan INS13 disebutkan bahwa alokasi pada pita-pita frekuensi yang digunakan untuk teknologi trunking direncanakan dimigrasi ke sistem komunikasi trunking digital pada waktu yang akan ditentukan oleh pemerintah. Terkait dengan hal itu, studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kelayakan migrasi dari sistem trunking analog ke sistem trunking digital dan hal-hal yang terkait dengannya. Dengan menggunakan analisis biaya dan manfaat (Cost-Benefit Analysis studi ini melihat bahwa migrasi hanya dapat dilakukan jika umur masing-masing lisensi dari operator telah berakhir, atau dengan kata lain pemerintah dapat mendorong transisi ke digital dengan menerbitkan lisensi baru yaitu lisensi trunking digital.

  7. PERBAIKAN WORKSTATION DI PT. YUSHIRO INDONESIA UNTUK MENGURANGI RESIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dene Herwanto

    2016-07-01

    Full Text Available Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan secara manual di PT. Yushiro Indonesia adalah penuangan bahan baku berupa cairan kimia pada saat proses pencampuran bahan. Pada saat penuangan cairan kimia tersebut, operator banyak melakukan aktivitas manual material handling yang tidak tepat dan tidak alami, sehingga timbul beberapa keluhan muskuloskeletal, seperti sakit pinggang, sakit punggung, sakit leher, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RWL dan LI yang terjadi dalam proses penuangan cairan kimia selama ini secara berturut-turut adalah 9,7 dan 1,7 yang berarti bahwa pekerjaa yang dilakukan mengandung resiko terjadinya keluhan. Untuk mengatasi hal itu, selanjutnya dilakukan modifikasi pada alat bantu, yang sebelumnya menggunakan trolley diganti dengan table lifter yang dapat disetel ketinggiannya. Selain itu juga dengan mengubah jarak beban ke pusat tubuh. Hasil modifikasi menunjukkan nilai RWL dan LI berturut-turut sebesar 13,1 dan 0,96. Dengan demikian, modifikasi ini berhasil menurunkan resiko terjadinya muskuloskeletal.

  8. PERANCANGAN PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Sri Wulandari

    2016-12-01

    Full Text Available Krisis ekonomi global menyebabkan banyak perusahaan terutama perusahaan manufaktur mengalami financial distress. Financial distress adalah keadaan dimana perusahaan dalam kondisi kesulitan keuangan sebelum mengalami kebangkrutan. Melakukan prediksi terhadap kondisi keuangan penting dilakukan oleh manajer, auditor serta investor untuk melakukan kebijakan pengambilan keputusan. Semakin akurat prediksi yang dilakukan, maka resiko yang akan ditanggung semakin kecil baik oleh perusahaan maupun oleh investor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang model prediksi financial distress perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA. Metode DEA digunakan untuk mengukur efisiensi perusahaan. Perusahaan yang dinyatakan tidak efisien menunjukkan bahwa perusahaan tersebut terancam mengalami kebangkrutan. Rasio-rasio laporan keuangan perusahaan digunakan sebagai data yang akan diolah dengan menggunakan metode DEA.

  9. PERAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEJADIAN BALITA PENDEK DI INDONESIA (THE CONTEXTUAL ROLE OF OCCURRENCE STUNTED ON CHILDREN UNDER FIVE IN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sihadi Suhadi

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar Belakang: Prevalensi anak balita pendek di Indonesia sebesar 36,8 persen. Anak yang balita pendek yang berat mempunyai IQ 11 point lebih rendah dibandingkan anak balita yang tidak pendek. Analisis ini mencari faktor penyebab anak balita pendek dari level individu, rumah tangga, dan provinsi terhadap terjadinya balita pendek. Tujuan: Diketahui faktor penyebab dari level individu, rumah tangga, dan provinsi terhadap kejadian balita pendek. Metodologi: Data yang digunakan bersumber data sekunder dari data Riskesdas 2010, data tersier dari BPS, IPKM, dan IPM. Jumlah sampel yang dianalisis sebesar 9 897 anak balita. Analisis statistik dengan menggunakan multilevel statistical model binary logistic regression.  Hasil:            Level provinsi mempunyai kontribusi 51,9 persen, individu 34,9 persen, dan rumah tangga 13,2 persen terhadap terjadinya anak balita pendek. Proporsi balita pendek 44,5 persen dapat diturunkan menjadi 42,5 persen bila konsumsi energi balita diperbaiki, menjadi 40,8 persen bila konsumsi energi rumah tangga diperbaiki, menjadi 43,2 persen bila ekonomi rumah tangga diperbaiki, menjadi 32,6 persen bila pola asuh diperbaiki, menjadi 35,8 persen bila ibu tidak pendek, menjadi 39,4 persen bila pendidikan ibu diperbaiki, dan menjadi 41,4 persen bila kemiskinan di tingkat provinsi diperbaiki. Simak Baca secara fonetik Kamus - Lihat kamus yang lebih detail Terjemahkan situs web mana pun NouvelObs-PrancisLa Información-SpanyolZamalek Fans-ArabSueddeutsche.de-JermanNews.de-JermanFocus Online-JermanNord-Cinema-PrancisTelegraph.co.uk-InggrisOneIndia-HindiMachu Picchu-SpanyolGuardian.co.uk-InggrisEl Confidencial-Spanyol Lakukan banyak hal dengan Google Terjemahan Cari resep sushi terbaik di dunia, tentunya dalam bahasa Jepang! Bebaskan kekuatan Penelusuran yang Diterjemahkan Google.Tetap berhubungan dengan sahabat pena Anda di Paris. Aktifkan terjemahan otomatis untuk email dan ngobrol di Gmail.Apa sih artinya

  10. DISAIN TEKNOLOGI SURYA SEBAGAI "FORM-GIVER" PADA ARSITEKTUR Implementasi Bangunan Perumahan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    2001-01-01

    Full Text Available As a country lies within the equatorial belt, Indonesia receives abundant incoming solar radiation (insolation throughout the year. Although the climate has high humidity due to its existence as archipelagowith high vapour content of the atmosphere, the radiation reaching the building (direct or diffuse but strong enables its widespread use for cooling and heating of the building (in some places as well as domestic water heating. The potency is not only as a energy source, but also as an opportunity to introduce the sun as a dominant element in our lives. The sun provides sunshine as well as solar energy. Dwellings which are responsive to both with the use of solar energy to cool and heat can lead to a generation of buildings/dwellings in harmony with their environment and their occupants, and at the same time to terminate an era of energy waste. This paper presents solar design determinants influencing architectural design to form a new architectural style called "solar architecture". Abstract in Bahasa Indonesia : Sebagai suatu negara yang terletak disabuk khatulistiwa, Indonesia menerima radiasi matahari yang melimpah sepanjang tahun. Meskipun iklimnya mempunyai kelembaban tinggi yang disebabkan karena letaknya sebagai negara kepulauan dengan kandungan uap air tinggi di atmosfernya, radiasi langsung maupun diffus yang diterima pada bangunan memungkinkan penggunaannya untuk pendinginan/pemanasan ruang maupun penyediaan air panas domestik. Potensi matahari disini tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga suatu kesempatan untuk menghadirkan matahari sebagai elemen dominan dalam kehidupan kita. Matahari menyediakan penerangan alami dan energi panas. Bangunan yang dapat merespons keduanya dan memanfaatkannya untuk pendinginan maupun pemanasan ruang dapat menuntun kesuatu generasi bangunan/perumahan yang selaras dengan lingkungan dan penghuninya, dan pada saat yang sama mengakhiri suatu era pemborosan energi. Paper ini mengemukakan faktor

  11. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prasetya

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to determine the development of third-party funds of Islamic Banking in Indonesia. This study uses time series data Q1 2008 to Q4 2012. The analysis tool used is multiple regression. Based on the survey results revealed that conventional banking interest rate (r, the equivalent rate (ER, Economic Growth (PE and Growth Outlet (PO are jointly very significant effect on Islamic Banking Deposits While partially known that  conventional banking interest rate (r significantly affects deposits, equivalent rate (ER was not statistically significant effect, Economic Growth (PE no statistically significant effect and Growth Outlet (PO statistically significant effect on Deposits Islamic Banking. Keywords:interest rate, outlet, equivalent rate Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK Perbankan Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data time series triwulan 1 tahun 2008 sampai dengan triwulan 4 tahun 2012. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa Suku Bunga perbankan konvensional (r, Equivalen rate (ER, Pertumbuhan Ekonomi (PE dan Pertumbuhan Outlet (POsecara bersama-sama berpengaruh sangat nyata terhadap DPK Perbankan Syariah. Sementara secara parsial diketahui bahwa Suku bunga Perbankan konvensional (r berpengaruh signifikan terhadap DPK, Equivalen rate (ER tidak berpengaruh signifikan secara statistik, Pertumbuhan Ekonomi (PE tidak berpengaruh signifikan secara statistik dan Pertumbuhan Outlet (PO berpengaruh signifikan secara statistik terhadap DPK Perbankan Syariah. Kata Kunci: tingkat bunga, outlet, equivalent rate

  12. Pengaruh Komitmen, Persepsi dan Penerapan Pilar Dasar Total Quality Management terhadap Kinerja Manajerial (Survei pada BUMN Manufaktur di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hiras Pasaribu

    2009-01-01

    Full Text Available This research means to discover the influence of the  commitment of top management, the perception of division manager about total quality management (TQM, and practices of fundamental base of it, toward the managerial performance at manufacture based BUMN (state’s company in Indonesia. Survey Populate method is implemented to 28 manufactures in Indonesia. The using data consist of primary which taken by questionnaire and the secondary data which support this research. Then, the hypothesis tested by Path Analysis. Based on the result discovered that: (1 there are eny correlations between the commitment of top management, the perception of division manager, and the practices of fundamental base of TQM at manufacture based BUMN; (2 simultaneously and partially, the commitment of top management, the perception of division manager, and the practices of fundamental base of TQM, they have influence toward the managerial performance. Abstract in Bahasa IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh komitmen pimpinan puncak dan persepsi manajer divisi mengenai TQM serta penerapan pilar dasar total quality management (TQM terhadap kinerja manajerial pada BUMN manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode populasi survei terhadap 28 BUMN manufaktur di Indonesia. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder yang mendukung penelitian ini. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Path Analysis. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: (1 Terdapat korelasi antara komitmen pimpinan puncak, persepsi manajer divisi mengenai TQM, dan penerapan pilar dasar TQM pada BUMN manufaktur di Indonesia; (2 Secara simultan dan parsial komitmen pimpinan puncak, persepsi manajer divisi mengenai TQM, dan penerapan pilar dasar TQM berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Kata kunci:  Komitmen, persepsi, TQM dan kinerja.

  13. PETA GERAKAN LITERASI DIGITAL DI INDONESIA: STUDI TENTANG PELAKU, RAGAM KEGIATAN, KELOMPOK SASARAN DAN MITRA YANG DILAKUKAN OLEH JAPELIDI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Kurnia

    2017-12-01

    implemented in various levels: family, schools, and the state. Beragam persoalan seperti informasi hoaks, pelanggaran privacy, cyberbullying, konten kekerasan dan pornografi, dan adiksi media digital dianggap sebagai persoalan masyarakat digital terkini. Pertanyaannya, apakah problem tersebut muncul karena rendahnya literasi digital di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi melakukan pemetaan gerakan literasi digital di Indonesia. Dengan metode desk study dan case study, penelitian melibatkan 56 peneliti dari 28 prodi yang berasal dari 26 universitas. Kajian mencakup 342 kegiatan literasi digital di 9 kota di Indonesia memetakan setidaknya 342 kegiatan. Temuan utama penelitian ini antara lain: perguruan tinggi adalah pelaku utama atau motor dalam gerakan literasi digital, sosialisasi adalah kegiatan yang paling sering dilakukan, kaum muda merupakan kelompok sasaran yang paling dominan, dan mitra yang paling adalah sekolah. Penelitian merekomendasikan perlunya lebih banyak pelaku kegiatan yang bukan berasal dari perguruan tinggi, pentingnya mengeksplorasi ragam literasi digital yang bersifat kreatif dan ‘empowerment’, perlunya memperluas target sasaran literasi digital supaya tidak hanya tertuju pada kaum muda saja, dan pentingnya kemitraan dengan berbagai pihak diperluas dan diperkuat, khususnya dengan pemerintah, media dan korporasi. Selain itu, peneliti merekomendasikan bahwa literasi digital harus diberikan dalam level keluarga, sekolah, dan negara.

  14. PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP CREDIT SPREADS RATE OBLIGASI DI INDONESIA PERIODE 2011-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nora Amelda Rizal

    2017-03-01

    Full Text Available Risiko kebangkrutan merupakan hal yang sangat dihindari oleh setiap investor. Risiko ini berlaku tidak hanya pada sekuritas berupa saham, namun juga berlaku pada obligasi serta turunannya. Sejak krisis global yang terjadi pada tahun 2008, risiko kebangkrutan ini jelas terlihat pada obligasi korporasi dimana risiko ini terhubung dengan risiko pasar dan risiko kredit. Menurut Rizal (2016 harga obligasi dapat dihubungkan langs ung dengan kedua risiko tersebut . R i siko pasar dapat dilihat dari tingkat pengembalian bunga ( rate of return dan tingkat inflasi ( inflation rate , sedangkan representasi dari ri siko kredit merupakan ri siko rentang kredit ( credit Spreads rate , dimana rentang kredit ini sendiri pun kembali terkait dengan pertukaran kurs asing t erhadap rupiah, seperti ri siko pasar tingkat suku bunga ( rate of return dan tingkat inflasi ( inflation rate . Penelitian ini bertujuan untuk menga nalisa lebih lanjut mengenai fak tor yang mempengaruhi credit Spreads rate obligasi di Indonesia. Faktor - fakto r tersebut adalah nilai tukar rupiah dan tingkat pengembalian. Nilai tukar antara US Dollar dan Rupiah akan dipakai untuk mewakili nilai tukar rupiah. Untuk tingkat pengembalian bunga yang dipakai adalah suku bunga tetap yang dikeluarkan oleh Bank Indonesi a. Obligasi yang diteliti adalah obligasi korporasi pada sector telekomunikasi dengan rentang waktu penelitian antara 2011 - 2015. Hasil yang didapat di dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tukar Rupiah mempunyai pengaruh yang signifikan dan bersif at negatif terhadap Credit Spreads Rate Obligasi di Indonesia periode 2011 - 2015. Sedangkan tingkat suku bunga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Credit Spreads Rate Obligasi di Indonesia periode 2011 - 2015

  15. Teologi AhmAdiyAh dulu, SekArAng, dAn AkAn dATAng di indoneSiA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan A. malik

    2013-03-01

    Abstrak Di Indonesia, eksistensi Ahmadiyah mendapat kecaman anarkis dari sebagian kalangan, walaupun masih ada sebagian kecil golongan melakukan pembelaan. Kalangan yang kontra terhadap Ahmadiyah, yang dikedepankan adalah alasan bahwa Ahmadiyah termasuk aliran sesat karena telah melanggar prinsip ajaran Islam. Adapun kalangan yang pro terhadap Ahmadiyah lebih cenderung melihat pada sisi kemanusiaan, yaitu “manusia” Ahmadiyah berhak menghirup udara kebebasan di Indonesia. Dalam catatan sejarah, Ahmadiyah memiliki dua kubu, yaitu kubu Lahore yang masih berada dalam jalur prinsip Islam dan kubu Qadyan yang berada di luar prinsip ajaran Islam. Di Indonesia, belum jelas teridentifikasi atau terinventaris mana yang termasuk kubu Lahore dan mana yang termasuk kubu Qadyan. Sikap dan penelitian inilah yang mesti digalakkan dalam rangka menuju proses penilaian yang lebih objektif terhadap aliran Ahmadiyah. kata kunci: Ahmadiyah, Lahore, Qodyan, Indonesia.

  16. Kaliabu dan Salaman, Ketika Internet Telah Menjamahmu: Cerita Tentang Desainer Kampung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Cahaya Rina

    2016-08-01

    Full Text Available Kaliabu and Salaman, When the Internet Touches You: The Story of Indonesia’s Village Designers Kaliabu is a remote village in the district of Salaman, far from the center of the developing Indonesian economy, that has been making appearances in Indonesian media. The region has hundreds of graphic designers who work online to create logos, picked up through design contests organized by the online design agency 99designs. While there is no doubt that learning design skills can be one way to improve socio-economic conditions in remote communities, there are many questions about the way this platform is changing the nature of the design industry.  Kaliabu, sebuah desa terpencil di Kecamatan Salaman menjadi terkenal dengan sebutan Kampung setelah diliput media. Disebut demikian, karena wilayah ini memiliki ratusan desainer grafis yang bekerja secara online untuk membuat desain logo melalui kontes-kontes desain yang diselenggarakan oleh 99Designs. Hal serupa juga terjadi di Kota Kecamatan Salaman. Namun, setelah usai liputan media, tidak semua desainer melihat cara ini sebagai satu-satunya jalan untuk memperbaiki hidup. Namun tidak dipungkiri bahwa desain menjadi salah satu cara yang dapat memperbaiki sosial ekonomi masyarakat terpencil yang jauh dari pusat perekonomian Indonesia.

  17. CORPORATE GOVERNANCE, CHARTER VALUE, TIPE KEPEMILIKAN, DAN PENGAMBILAN RISIKO PERBANKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hikmatul Fitri

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini menguji pengaruh corporate governance dan charter value terhadap pengambilan risiko perbankan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20042013. Jenis data dalam penelitian ini adalah data panel tidak berimbang. Corporate governance diukur dengan jumlah komisaris, persentase komisaris independen, kualitas manajemen risiko, dan jumlah rapat gabungan komisari dan direksi per tahun. Charter value diukur dengan Tobins’Q. Proksi pengambilan risiko yang digunakan adalah berdasarkan data pasar saham (market based measure dan data akuntansi (accounting based measure. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa corporate governance dan charter value mampu mendisiplinkan pengambilan risiko perbankan. Kepemilikan asing dan domestik sebagai ultimate shareholder di suatu bank, tidak menunjukkan perbedaan terkait pengambilan risiko mereka. Kedua kelompok kepemilikan tersebut menginginkan return yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengambilan risiko yang dilakukan oleh pihak manajemen bank lebih tercermin dalam pengukuran risiko berdasarkan data akuntansi, karena pengukuran tersebut memberikan hasil yang lebih konsisten.Kata kunci: corporate governance, charter value, tipe kepemilikan, pengambilan risiko, z-score

  18. KETIKA KEBIJAKAN ORDE LAMA MEMASUKI DOMAIN PENDIDIKAN: PENYIAPAN DAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umasih Umasih

    2014-01-01

    Full Text Available This article reveals how the educational policy in Indonesia during The Old Order. The domination of government (Soekarno as expressed in the domination theory by Antonio Gramsci which a politic is a commander and it can dominate whole Indonesia society life including an educational aspect. Furthermore, Soekarno as an individual manivesto has given a space for PKI because of their closeness. When the Minister, Prijono, issued a decision concerning about Pancawardhana Educational System, The Institution of National Education which is affiliated by PKI giving a formulation of Pancacinta. An education in the political manifesto obliges teachers enter into a practical politics life, teachers have to be revolutionary . It means that the learning practice is given toward students through indoctrination.  No less than 2000 teachers in the East java and the Cental Java finally became PKI members, then about  580 teachers of elementary school from the West Java. Even PKI has succeeded to divide the organization of teacher’s membership into The Cental Vak PGRI and  non Vak Central PGRI. Keywords : The Old Order, The Pacawardhana Educational System, the performance of elementary teachers.  Artikel ini mengungkapkan bagaimana kebijakan pendidikan Indonesia pada masa Orde Lama. Dominasi pemerintah (Soekarno seperti diungkapkan dalam teori  dominasi oleh ntonio Gramsci di mana politik adalah panglima dan dapat mendominasi segala kehidupan masyarakat Indonesia termasuk dalam bidang pendidikan. Tidak hanya itu, Presiden Soekarno sebagai manivesto perseorangan  juga  telah  memberi ruang gerak pada PKI karena kedekatan hubungannya dengan Presiden Soekarno.  Ketika Menteri Prijono mengeluarkan keputusan tentang Sistem Pendidikan Pancawardhana, Lembaga Pendidikan Nasional yang berafiliasi dengan PKI memberi rumusan tentang Pancacinta. Pendidikan dalam alam manipol mengharuskan guru terjun dalam kehidupan politik praktis, guru harus revolusioner yang

  19. IMPLEMENTASI SIX SIGMA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS SANDAL DI CV. SANCU CREATIVE INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sonny Koeswara

    2013-10-01

    Full Text Available Six Sigma adalah metodologi yang terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi pada proses sekaligus mengurangi defect pada produk dengan menggunakan pendekatan statistik dan Problem solving tools secara intensif. Tujuan dari metode Six Sigma ini adalah untuk mendapatkan zero defect dengan menjalankan 5 tahapan yaitu : Define, Measure, Analyze, Improve ,dan Control (DMAIC. Tulisan ini bertujuan untuk menerapkan metode Six Sigma di Cv. Sancu Creative Indonesia yang merupakan badan usaha yang memproduksi sandal karakter. Masalah yang terjadi adalah adanya defect sol sandal mudah mengelupas yang berakibat pada kualitas sandal dan salah satu penghambat visi dan misi perusahaan. Penelitian ini dibagi dalam 5 tahap. Tahap pertama adalah Define, yang bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi yang berasal dari kebutuhan konsumen berdasarkan data DCA dan OQC defect di CV. SANCU. Tahap kedua adalah Measure yaitu mengukur kondisi level performance proses saat ini (Z-Level. Pada tahap ini dilakukan validasi sistem pengukuran  dengan  menghitung  Dpo,Dpmo,Yield  dan  Sigma  level.  Tahap  ketiga  adalah Analyze yaitu menentukan faktor-faktor penyebab terjadinya sol sandal mengelupas dan sekaligus menentukan vital faktor. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa vital faktor adalah waktu penempelan.Tahap keempat adalah improvement yaitu melakukan perbaikan dengan memberikan timer diarea lokasi penempelan. Control yaitu kegiatan melakukan pemantauan dari hasil perbaikan yang telah di implementasikan Kondisi   setelah   perbaikan   menghasilkan   perubahan   yang   signifikan   terhadap kapabilitas performance pada sandal, yaitu perubahan nilai sigma level setelah perbaikan 4.74s dari yang sebelum perbaikan adalah 4.26 s. Dari nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa metode waktu penempelan dan kontrol pada performance sandal Cv. Sancu sudah membaik.

  20. Analisa Eco-friendly Attitudes Dan Eco-friendly Behavior Terhadap Eco-friendly Intention Green Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Silvia, Lanny; Rudijanto, Diana Gabriela; Kristanti, Monika

    2017-01-01

    Kesadaran masyarakat akan lingkungan yang semakin meningkat membuat masyarakat gencar mencari hotel yang ramah lingkungan dibandingkan dengan hotel konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan eco-friendly attitude, eco- friendly behavior, dan eco-friendly intention konsumen generasi x dan generasi y terhadap green hotel di Indonesia dan apakah eco-friendly attitudes dan eco-friendly behavior berpengaruh signifikan terhadap eco-friendly intention. Total responden dalam pe...

  1. EKSISTENSI HUKUM PIDANA ADAT DI INDONESIA : Pengkajian Asas, Norma, Teori, Praktik dan Prosedurnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Mulyadi

    2013-07-01

    Full Text Available Eksistensi hukum pidana adat Indonesia dikaji dari perspektif normatif (ius constitutum diatur Pasal 18 B UUD 1945 hasil Amandemen, Pasal 1, Pasal 5 ayat (3 sub b UU Nomor 1 Drt tahun 1951, Pasal 5 ayat (1, Pasal 10 ayat (1 dan Pasal 50 ayat (1 UU Nomor 48 Tahun 2009. Kemudian secara parsial dalam daerah tertentu seperti Aceh Nangroe Darussalam diatur dalam UU Nomor 44 Tahun 1999, UU Nomor 11 Tahun 2006, berikutnya diimplementasikan dalam bentuk Qanunbaik tingkat Propinsi dan Kabupaten. Berikutnya di Bali diatur dan diimplementasikan dalam bentuk Awig-AwigDesa Adat (Pakraman serta dari perspektif ius constituendumdiatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1, (2 RUU KUHP Tahun 2012. Kemudian tataran asas diatur Kitab Ciwasasanaatau Kitab Purwadhigama, Kitab Gajahmada, Kitab Simbur Cahaya, Kitab Kuntara Raja Niti, Kitab Lontara ‘ade’dan awig-awig. Selain itu, dikaji dari perspektif teori, praktik dan prosedurnya ditemukan dalam bentuk yurispudensi Mahkamah Agung RI seperti Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 42 K/Kr/1966 tanggal 8 Januari 1966, Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 275 K/Pid/1983 tanggal 29 Desember 1983 serta penjatuhan sanksi adat (obat adat hakikatnya bersifat untuk pemulihan keseimbangan alam magis, pemulihan alam kosmos guna mengembalikan pada keseimbangan yang terganggu agar bersifat religio magis kembali. Kemudian dalam kajian hukum pidana maka eksistensi hukum pidana adat Indonesia berada pada tataran dogmatik hukum, teori hukum dan filsafat hukum. Oleh karena itu hukum pidana adat secara holistik menjiwai seluruh lapisan ilmu hukum dalam praktek hukum sehingga eksistensi dari dimensi ilmu hukum maka hakikatnya hukum pidana adat tidak diragukan kapabilitasnya sebagai karakteristik praktek hukum di Indonesia. Existence of indigenous Indonesian criminal law examined from the perspective of normative (ius constitutum set forth in Article 18 B of the 1945 Amendment, Article 1, Article 5 paragraph (3 sub B Drt Law No. 1 of 1951, Article 5

  2. PENDEKATAN SOSIAL-EKOLOGI UNTUK PENILAIAN KESESUAIAN LOKASI RESTOCKING LOBSTER PASIR Panulirus homarus (Linnaeus, 1758 PADA BEBERAPA PERAIRAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amula Nurfiarini

    2016-11-01

    yang sama. Jika dibandingkan dengan kriteria pengambilan keputusan terhadap tingkat kesesuaian habitat, menunjukkan sebanyak 17 lokasi berada pada kategori kelayakan tinggi, dan 11 lokasi kategori kelayakan sedang. Prioritas lokasi restocking, terpilih tiga lokasi dengan nilai kelayakan tertinggi yakni perairan Batu Karas dan Pananjung Barat (Pangandaran, serta Perairan Karang Asem (Trenggalek.

  3. DETERMINAN KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA TAHUN 2011-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damaris Simanjuntak

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh investasi, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan profitabilitas secara simultan dan parsial terhadap kebijakan dividen. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013 berjumlah 138 perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga menghasilkan 17 perusahaan dengan 51 unit analisis. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan alat analisis IBM SPSS Stastistik 21. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel investasi, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan profitabilitas berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel investasi dan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Variabel kepemilikan institusional dan kebijakan hutang berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen. Serta, variabel profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Penelitian selanjutnya sebaiknya mengindentifikasi variabel lain yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan dividen, misalnya risiko dan ukuran perusahaan.The aim of this study to find out the effect of investment, managerial ownership, institutional ownership, debt policy, and profitability simultaneously and partially on dividend policy. The population of this research is manufacturing companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2011-2013 amount to 138 companies. The sampling technique used a purposive sampling so that it produced 17 companies with 51 data in term of financial reports. Method of data analysis using multiple linear regression analysis using IBM SPSS Statistics 21. The result of simultan testing shows that investment, managerial ownership, institutional ownership, debt policy, and

  4. Problematika Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Indonesia dalam Rangka Menciptakan Kepastian Hukum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rai Mantili

    2016-04-01

    Full Text Available Komisi Pengawas Persaingan Usaha adalah suatu lembaga khusus yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat untuk menegakkan hukum persaingan usaha. Tidak berkedudukan sebagai 'lembaga penegak hukum' yang sesungguhnya menyebabkan KPPU tidak memiliki daya paksa dalam hal pemanggilan para pihak maupun dalam pelaksanaan eksekusi. Selain itu, banyaknya putusan KPPU yang dibatalkan dalam proses upaya huku (yang disebut sebagai keberatan yang diajukan pihak pelanggar pada akhirnya menyebabkan tidak terciptanya kepastian hukum bagi para pihak. Tulisan ini berupaya memperlihatkan gambaran pelaksanaan putusan persaingan usaha dalam praktik dalam tinjauan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta mengindentifikasi kendala-kendala dan upaya dalam penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia agar tercipta kepastian hukum. Abtract The Commission for the Supervision of Business Competition (Komisi Persaingan Usaha is a special institution established by Law Number 5 of 1999 concerning the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Competition for enforcing competition law. Not functioning as a 'law enforcement agency' has led to KPPU to have no power to either forcibly summon the parties or execute its decisions. Moreover, a lot of KPPU's decisions are cancelled due to further legal action filed by the offender and thus undermining the legal centainty for the parties. The purpose of this article is to seek and analyze the enforcement of KPPU's decision in disputes regarding monopolistic practices and unfair competition as regulated in Law Number 5 of 1999. Furthermore, this article also aims to determine the obstacles in setting enforcement of competition law in order to not only establish legal certainty but also to achieve a healthy business climate in Indonesia.

  5. DETERMINAN PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE GO PUBLIC DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fani Karina

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan (size, perputaran piutang, debt to equity ratio, dan market capitalization terhadap profitabilitas. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI pada tahun 2011 – 2013, berjumlah 46 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel yang masuk kriteria sebanyak 28 perusahaan dengan 79 unit analisis.  Metode analisis data penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan (size, debt to equity ratio, dan market capitalization tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan, perputaran piutang memiliki pengaruh  positif terhadap profitabilitas. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah mengambil variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini, yang mana memiliki potensi untuk mempengaruhi profitabilitas, seperti perputaran total aset dan perputaran modal.This study aims to analyze the effect of company size, receivable turnover, debt to equity ratio, and market capitalization on profitability. The populations of this study are all property and real estate companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX year of 2011 to 2013, amount to 46 companies. The study uses purposive sampling. The companies that meet requirements for this study were 28 companies having 79 data in term of financial reports. Method of data analysis used in this study is multiple linier regression. The results of this study show that the company size, debt to equity ratio, and market capitalization have no significant effect on profitability. Meanwhile, receivable turnover has a positive effect on profitability. Other researches should identify other independent variables that have potential influence on profitability such as total asset turnover and capital turnover.

  6. ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI INFORMAL “ADIDAS TEAM” DI PT. DAMCO INDONESIA JAKARTA PUSAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FITRIANI FITRIANI

    2016-11-01

    Full Text Available Informal communication has grown in line with formal communication. Informal communication is communication between people in an organization, but not planned or not specified in the organizational structure. Problems penelitin how the role and model of informal communication network in PT. Damco Indonesia Jakarta.. This research type is descriptive research with quantitative approach with method of communication network analysis. Primary data were collected from the questionnaire and the data obtained will be analyzed by sociometric technique. The results of this study found the existence of individual roles in communication networks consisting of Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. In this informal communication network there are also 5 clicks with 4 clicks that make up the circle model and one click that make up the Wheel model. Roles found: Opinion Leader 4 people, Liason 2 people, Bridge as many as 5 people, Cosmopolite 2 people, Gate keeper 1 person, Neglectee 2 people and 1 Star. Komunikasi informal turut berkembang sejalan dengan komunikasi formal. komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Permasalahan penelitin bagaimana peran dan model jaringan komunikasi informal di PT. Damco Indonesia Jakarta. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan komunikasi. Data primer dikumpulkan dari kuesioner dan data yang diperoleh akan dianalisis dengan teknik sosiometri. Hasil penelitian ini menemukan adanya peran-peran individu dalam jaringan komunikasi yang terdiri dari Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. Pada jaringan komunikasi informal ini juga terdapat 5 klik dengan 4 klik yang membentuk model circle dan satu klik yang membentuk model Wheel. Peran- peran yang ditemukan : Opinion Leader 4 orang, Liason 2 orang

  7. DETERMINAN PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wiwik Anggiyani

    2017-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris pengaruh tipe industri, independensi komite audit, ukuran perusahaan, rasio leverage (DER, rasio profitabilitas (ROA terhadap pengungkapan sustaianbility report. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI tahun 2009-2013. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan 26 dari tahun 2009 – 2013. Alat analisis untuk menguji hipotesis adalah path analysis dengan software AMOS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tipe industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ukuran perusahaan, selanjutnya tipe industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio leverage, kemudian ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio leverage. Rasio leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dan rasio leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. Juga ukuran perusahaan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. The aim of this study was to obtain empirical evidence of the impact of the type of industry, the independency audit committee, company size, leverage ratio (DER, profitability ratio (ROA to the sustainability report. The population on this research is all the company that registered in Indonesia Stock Exchange (IDX on 2009-2013. The sampling technique was conducted using purposive sampling method. Base on this method, obtained the sample of 26 companies since 2009-2013. This research used path analysis software with AMOS version 21 as the instrument to test the hypothese. The result of this research shows that the type of the industry negatively affect and significant to the company size. Next, the type of the industry negatively affect and significant to leverage ratio, then company’s standard positively affect and significant to

  8. PERLINDUNGAN ‘HAK SPIRITUAL’ DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH: PRAKTIK DI MALAYSIA DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ro’fah Setyowati

    2016-12-01

    permasalahannya, pasca putusan MK tersebut, masih terdapat ‘hak spiritual’. Kajian ini menggunakan dua jenis penelitian gabungan, yang disebut dengan socio-legal research. Beberapa metode pendekatan dilakukan, antara lain: filosofis, historis, analitis kritis, dan komparatif. Namun yang paling menonjol digunakan ialah metode komparatif. Penggunaan metode ini dikaitkan dengan tujuan kajian ini untuk mengambil pengalaman dari Malaysia yang lebih lama dengan berbagai problematika hukum yang ada, untuk manjadi acuan guna mendapatkan pola perlindungan ‘hak spiritual’ yang lebih efektif. Hasil analisis ini menujukkan bahwa efektifitas perlindungan ‘hak spiritual’ dalam penyelesaian sengketa perbankan syariah sangat dipengaruhi oleh kebijakan lembaga pemegang otoritas pembinaan, pengawasan dan pengaturan perbankan syariah. Dalam konteks ini, di Malaysia ialah BNM, sementara di Indonesia ialah OJK.

  9. OPTIMASI PEMILIHAN LOKASI FASILITAS PENGOLAHAN LIMBAH ELEKTRONIK (E-WASTE DI INDONESIA DENGAN MODEL ELECTRE III

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pertiwi Andarani

    2015-01-01

    Full Text Available Limbah elektronik adalah masalah yang muncul di Indonesia karena mengandung bahan yang berpotensi berbahaya. Dalam rangka menciptakan manajemen yang ramah lingkungan dari limbah elektronik, fasilitas yang memadai diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih lokasi yang optimal untuk mengembangkan fasilitas pengolahan limbah elektronik (FLPE. Pemilihan lokasi yang optimal dilakukan dengan menggunakan metode model ELECTRE III. ELECTRE adalah keluarga metode analisis keputusan multi-kriteria yang berasal di Eropa. Kriteria yang dipilih untuk analisis ini adalah penduduk setempat, penduduk yang dilayani, persentase belanja bulanan, harga rata-rata rumah tangga per unit, populasi pengangguran, status finansial dari penduduk lokal, jarak dari fasilitas yang telah ada, dan jarak dari pelabuhan terdekat. ELECTRE III membutuhkan penentuan tiga ambang batas, yaitu ambang kelalaian (q, ambang batas preferensi (p, dan ambang veto (v dalam upaya untuk lebih beradaptasi dengan ketidakpastian. Bobot masing-masing kriteria yang ditentukan sesuai dengan kepentingan relatif terhadap kriteria lain. Lokasi optimal untuk FPLE adalah Provinsi Banten berdasarkan model ELECTRE III.   Kata Kunci: limbah elektronik, fasilitas, optimasi, ELECTRE Abstract E-waste is an emerging issue in Indonesia due to its potentially hazardous content and some precious metal. In order to create an environmentally sound management of e-waste, a facility is necessary. The objectives of this study are to to select the optimal location of e-waste dismantling and sorting facility (DSF/FLPE.  The optimal location selection was conducted using the method of ELECTRE III model. ELECTRE is a family of multi-criteria decision analysis methods that originated in Europe. The criteria chosen for this analysis are local population, population served, the percentage of monthly expenditure, average household price per unit, unemployed population, financial status of the local population

  10. PENENTUAN KOEFISIEN DISPERSI ATMOSFERIK UNTUK ANALISIS KECELAKAAN REAKTOR PWR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Atmosfer merupakan pathway penting pada perpindahan radionuklida yang lepas dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN ke lingkungan dan manusia. Penerimaan dosis pada lingkungan dan manusia dipengaruhi oleh sourceterm dan kondisi tapak PLTN. Untuk mengetahui penerimaan dosis lingkungan untuk PLTN di Indonesia, maka diperlukan nilai koefisien dispersi untuk tapak potensial yang dipilih. Model perhitungan dalam penelitian ini menggunakan model yang diterapkan pada paket program pada modul ATMOS dan CONCERN dari PC-Cosyma yaitu model perhitungan segmented plume model. Perhitungan dilakukan untuk PLTN tipe PWR kapasitas 1000 MWe berbahan bakar UO2, postulasi kejadian untuk kecelakaan DBA, kondisi tapak kasar, untuk 6 tapak contoh tapak Semenanjung Muria, Pesisir Banten, dan tapak yang didominasi oleh stabilitas cuaca C,D,E, dan F. Koefisien dispersi dihitung untuk 8 kelompok nuklida produk fisi yang lepas dari PLTN yaitu: kelompok gas mulia, lantanida, logam mulia, halogen, logam alkali, tellurium, cerium, dan kelompok stronsium & barium. Perhitungan input menggunakan paket program ORIGEN-2 dan Arc View untuk penyiapan input perhitungan. Hasil pemetaan untuk parameter dispersi maksimum rerata diperoleh pada jarak radius 800 m dari sumber lepasan untuk nuklida dari kelompok logam mulia, logam alkali dan kelompok nuklida cerium. Parameter dispersi untuk Tapak Muria maksimum 1,53E-04 s/m3, Tapak Serang adalah 1,40E-03 s/m3, tapak dengan stabilitas C: 1,72E-04 s/m3, stabilitas D: 1,40E-04 s/m3, Stabilitas E: 1,07E-04 s/m3, dan tapak dengan stabilitas F : 2,14E-05 s/m3. Kata kunci: koefisien dispersi, atmosferik, PWR, kecelakaan, Indonesia   The atmosphere is an important pathway in the migration of radionuclides transport from the Nuclear Power Plant (NPP to the environment and humans. The dose accepted in the environment and humans is influenced by the sourceterm and NPP siting condition. Distribution of radionuclides in the atmosphere is determined

  11. SERO SURVEI DAN ANALISA PENGETAHUAN SIKAP PENJAMAH UNGGAS TERHADAP PENYAKIT FLU BURUNG DI INDONESIA TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noer Endah Pracoyo

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract The bird flu in Indonesia actually is Avian Influenza Virus H5N1 type. Is known bird flu virus in Humans occur if direct contact with infected poultry or through contact with environmental enclosure, and the carcasses of infected poultry products. The absence of the data if the handlers of poultry in the cases of bird flu virus has been exposed to the research conducted sero survey of bird flu antibody titers in handlers poultry  attitudes and knowledge of poultry against bird flu incident. The research objective measure antibodies against respondents tirer AI H5N1 virus, assess knowledge and attitudes against bird flu handlers through the interview. The study design was cross sectional. Handlers of poultry population in the region is ever going Extraordinary Cases of bird flu. Samples were responders/poultry handlers venous blood taken for H5N1 antibody titer by Ellisa, H5N1 conducted interviews using a questionnaire. The study used the respondents informed consent agreement. Research time in February to November 2007 in the island of Java. The number of samples of 80 samples of respondents. The results obtained are not found of H5N1 avian influenza antibody titer in responders. The results of the interview most of the handlers to wash Their hands after doing Their job (82.1%. A total of 52.9% residential handlers is more than a mile from where the management of poultry, (69% lived outside market handlers/Abattoir of poultry.Handler to act entered correctly (53.3%% and almost all handlers (97% would bring the patient/patient ill with signs of bird flu infection to health facilities. Keywords: poultry handlers, bird flu virus, knowledge and attitudes of poultry handlers Abstrak Yang dimaksud Flu burung di Indonesia sebetulnya adalah Virus Avian Influenza dengan tipe H5N1. Selama ini diketahui penularan virus flu burung pada manusia terjadi jika kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi atau melalui kontak dengan lingkungan kandang

  12. JENIS-JENIS MAMALIA YANG MENGUNJUNGI KUBANGAN BABI HUTAN DI KAWASAN HUTAN KONSERVASI PT TIDAR KERINCI AGUNG DAN PT KENCANA SAWIT INDONESIA, SOLOK SELATAN, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Insani

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian mengenai jenis-jenis mamalia yang mengunjungi kubangan babi hutan di hutan konservasi PT Tidar Kerinci Agung dan PT Kencana Sawit Indonesia, Solok Selatan, Sumatera Barat telah dilaksanakan dari 15 Juni sampai dengan 8 Desember 2015. Penelitian dilakukan dengan pemasangan tujuh buah perangkap kamera di sekitar kubangan babi hutan. Selama penelitian didapatkan 18 jenis hewan mamalia dari 12 famili dan 5 ordo. Hewan mamalia yang sering mengunjungi kubangan babi hutan yaitu Sus scrofa (481 foto, Macaca nemestrina (476 foto, Sus barbatus (269 foto, Macaca fascicularis (38 foto dan Muntiacus muntjak (33 foto. Penelitian ini menunjukkan bahwa kubangan babi hutan menarik bermacam-macam jenis mamalia dengan frekuensi kunjungan yang berbeda-beda.

  13. ROMANTIKA MANUSIA MELAYU DI BANDAR RAYA (IMAJI-IMAJI KEHIDUPAN KOTA DALAM KOMIK KARTUN MALAYSIA-INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Budiyanto

    2008-01-01

    Full Text Available A big city or a metropolitan is a symbol of modernization and globalization. What happens in a big city in this article is stories of ordinary people struggling for a decent living in the dusts of global modernity in a big Malay city. These people are often village migrants. The attraction of modern city lifestyle offers cultural addiction that is foreign for the migrants, even if sometimes it is considered a threat culturally from where they are from. Eventually, adaptation, adoption, and even apathy towards values, symbol, and the city’s global modernity create diverse lifestyles, romances, and identities of its citizens. This article observes how the citizens, the city, and its romance present in the reflections of some Malaysian and Indonesian cartoonists, like in the visualization of the comic “Mat Som” by Dato Lat, and the comic script Kee’s World (1989 of Malaysia and Benny and Mice of Indonesia. Cartoonists, as social observers, tell us how the city is recognized in the lives of the Malay people in two different countries. Abstract in Bahasa Indonesia: Kota Besar atau Bandar Raya modern adalah simbol dari modernisasi dan globalisasi. Apa yang terjadi di sebuah kota besar di artikel ini adalah cerita-cerita orang biasa yang mencari kehidupan yang layak dalam debu modernitas global di kota besar dunia melayu. Tak jarang mereka adalah orang yang datang dari kampung (atau luar daerah. Pikatan gaya hidup kota modern ini menawarkan candu budaya yang ‘asing’ bagi pendatang, meski tak jarang hal itu dianggap ‘ancaman’ bagi budaya ‘asal’. Akhirnya, adaptasi, adopsi, maupun, antipati pada nilai-nilai, simbol, modernitas global perkotaan itupun menciptakan keberagaman gaya hidup, romantika, dan identitas penghuni kota. Artikel ini akan melihat bagaimana penghuni kota, kota, dan romantikanya hadir dalam renungan-renungan para kartunis malasyia dan Indonesia seperti, di antaranya, dalam visualisasinya komik “Mat Som” karya

  14. IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT PRODUKSI INTRA VENOUS CATHETER DI PT. NIPRO INDONESIA JAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edo Kurniawan

    2018-04-01

    Full Text Available PT. Nipro Indonesia Jaya (NIJ sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang Alat Kesehatan tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan pencapaian output produksi yaitu proses perakitan Intra Venous Catheter (IV Cath. Rata-rata pencapaian output produksi IV Cath adalah sebesar 94% dari target perusahan yaitu 100%. Tidak tercapainya output produksi pada setiap bulan akan menyebabkan pengiriman produk ke customer akan terganggu karena proses produksi menggunakan sistem made to order. Dari informasi yang didapatkan dari dept. produksi, dalam proses perakitan IV Cath saat ini masih sering ditemukan pemborosan atau waste. Dengan metode Lean Manufacturing penulis berharap terjadi peningkatan output produksi produk IV Cath. Pemborosan yang terjadi diidentifikasi dengan seven waste. Kondisi perusahaan digambarkan dengan Big Picture Mapping. Analisa dilakukan dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT untuk kemudian diketahui akar penyebabnya. Dari hasil pengolahan data didapatkan nilai rata-rata tertinggi untuk pemborosan yaitu; transportation (54.8%. waiting (23.0%, motion (18.3% dan inventory (4.0%. Nilai rata-rata dikalikan dengan factor pengali pada VALSAT, sehingga didapatkan VALSAT yang digunakan adalah Process Activity Mapping (110.67. Waktu lead time sebelum perbaikan adalah sebesar 8,992 detik dan setelah perbaikan menjadi 6,902 detik. Output produksi meningkat sebesar 10% dari 292,768 pcs/bulan menjadi 321,333 pcs/bulan.

  15. Analisa Arc Flash Pada Sistem Kelistrikan Di PT. Wilmar Nabati Indonesia, Gresik – Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Aji Nugroho

    2017-03-01

    Full Text Available Studi untuk mengetahui besar busur api yang dihasilkan pada masing-masing switchgear perlu dilakukan untuk mengklasifikasikan kategori energi busur api yang terjadi serta kaitannya dengan PPE (Personal Protective Equipment yang harus dikenakan pekerja sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari jatuhnya korban jiwa. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan insiden energi arc flash sesuai standar IEEE 1584-2002 serta pengklasifikasian kategori dan alat perlindungan diri yang tepat agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja sehingga dapat bekerja secara optimal. Studi ini akan coba diterapkan pada sistem kelistrikan di PT. Wilmar Nabati Indonesia, Gresik – Jawa Timur mengingat pentingnya perusahaan tersebut mengamankan peralatan serta pekerjanya dari insiden energy arc flash. Hasil yang didapat pada tugas akhir ini adalah pada tipikal 1 nilai insiden energinya mengalami peningkatan yaitu dari 1.988 cal/cm2 menjadi 8.66 cal/cm2, pada tipikal 2 nilai insiden energi tertinggi 19.596 cal/cm2 turun menjadi 6.00 cal/cm2, pada tipikal 3 nilai insiden energi nya mengalami peningkatan yaitu dari 19.596 cal/cm2 menjadi 36.52 cal/cm2 kenaikan ini disebabkan karena terjadi kesalahan koordinasi rele.

  16. Citraan Perlawanan Simbolis Terhadap Hegemoni Patriarki Melalui Pendidikan dan Peran Perempuan di Arena Publik dalam Novel-Novel Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiyatmi Wiyatmi

    2010-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengungkap gambaran perlawanan simbolis terhadap hegemoni patriarki melalui pendidikan dan peran perempuan di arena publik dalam novel-novel Indonesia dengan kritik sastra feminis. Untuk mencapai tujuan tersebut, secara purposif dipilih sejumlah novel periode 1920 sampai 1980-an yang secara intens mengangkat isu pendidikan bagi perempuan dan peran perempuan di ranah publik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perlawanan terhadap hegemoni patriarki dalam bentuk perjuangan para perempuan untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan yang masih digunakan untuk mempersiapkan tugas-tugas domestiknya, sebagai ibu rumah tangga (Azab dan Sengsara dan Sitti Nurbaya, pendidikan bagi perempuan yang mempersiapkan dirinya ke dalam pekerjaan di sektor publik, terutama sebagai guru (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, dan Manusia Bebas, yang dilanjutkan dengan masuknya perempuan terpelajar tersebut dalam organisasi perempuan untuk memperjuangan emansipasi perempuan dan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia (Layar Terkembang, Manusia Bebas, dan Burung-burung Manyar. Abstract: This study is aimed at exposing the depiction of symbolic resistance of patriarchal domination through education and the role of women in public domain and in the novels of Indonesia by feminist literary criticism. To achieve these objectives, a number of novel from 1920 until 1980s that raised the issue of intensive education for women and the role of women in the public domain were purposively selected. The result shows the resistance to the hegemony of patriarchy in the form of women’s struggle to get a chance to still use their education to prepare for domestic tasks, as housewives (Kehilangan Mestika and Sitti Nurbaya, education for women who are preparing themselves to work in a public sector, primarily as a teacher (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, and Manusia Bebas, continuing with the entry of women educated in women

  17. Penggunaan Kontrasepsi pada Remaja Perempuan Kawin di Indonesia (Analisis Riskesdas 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anissa Rizkianti

    2017-12-01

    Full Text Available AbstractAdolescent pregnancy has been highlighted in various parts of the world including access to contraceptive use among married teenagers. This is an advanced analysis of secondary data of Riskesdas 2013 that aims to identify contraceptive use among married adolescents in Indonesia. The data used in multilevel logistic regression analysis consist of demographic characteristics of adolescents, parity, availability of health services and the use of health insurance.. The results showed that 54.2% of married adolescents women or their partners used any method of contraception. Age, education level, socioeconomic status and the use of health insurance have significant relationships to contraceptive use after adjusted by the type of residence, parity and availability of health services. Adolescent aged above 17 years (OR=1.49, 95% CI 1.25 to 1.79 and had higher socio-economic status (OR kuintil 5=1.62, 95% CI 1,19- 2.22 were more likely to use contraception, while young women with higher school education (OR= 0.73; 95% CI .58-.91 as well as used health insurance (OR=0.72; 95 % CI 0.60 to 0.86 had smaller probability in contraceptive use. Fulfillment of adolescent access to contraception is expected to focus not only on increasing of knowledge but also purchasing power, which is through the utilisation of health insurance.Key words: contraception, married adolescents, RiskesdasAbstrakKehamilan remaja telah menjadi sorotan di berbagai belahan dunia, termasuk akses terhadap penggunaan kontrasepsi pada remaja kawin. Studi ini merupakan analisis lanjut Riskesdas 2013 untuk mengetahui penggunaan kontrasepsi pada remaja kawin di Indonesia. Data yang digunakan dalam analisis regresi logistik multi level terdiri atas karakteristik demografi remaja, paritas, ketersediaan pelayanan kesehatan serta penggunaan jaminan kesehatan. Subjek adalah seluruh remaja perempuan berusia 15-19 tahun yang berstatus kawin dan aktif secara seksual. Hasil menunjukkan bahwa

  18. DETERMINAN FDI INDUSTRI HULU MIGAS DI INDONESIA SERTA DAMPAKNYA PERIODE TAHUN 2003–2013

    OpenAIRE

    Yudi Iskandar; Bambang Juanda; Suwinto Johan

    2016-01-01

    The inclusion of Indonesia as a net importer of oil, gas and high energy expenditure compared with oil and gas revenues is because of the lack of investment in upstream oil and gas in Indonesia. Indonesian oil and gas potential is relatively large, especially within eastern Indonesia. Taking into the account of the financial condition, risk and technological capabilities, the state still needs FDI to increase the upstream oil and gas operations in Indonesia. This study examined the FDI determ...

  19. Peran International Organization for Migration (Iom) Dalam Mengatasi Perdagangan Manusia Di Indonesia Tahun 2010-2014

    OpenAIRE

    ", Afrizal; Arif, Ghani Wal

    2016-01-01

    This research describes the role of international organization for migration in antisipated human trafficking in Indonesia in 2010-2014. The growth of human trafficking case in Indonesia has incerase a significant, nowdays Indonesia as a state from and to a human trafficking. So the government of Indonesia have to do action to antisipation a case of human trafficking..The research method used was a qualitative with descriptive as a technic of the research. Writer collects data from books, enc...

  20. PENERAPAN DATAMINING PADA POPULASI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA BERDASARKAN PROVINSI MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mhd Gading Sadewo

    2017-09-01

    Full Text Available Ayam bukanlah makanan yang asing bagi penduduk Indonesia. Makanan tersebut sangat mudah dijumpai dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun tingkat konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan Negara tetangga. Penelitian ini membahas tentang Penerapan Datamining Pada Populasi Daging Ayam Ras Pedaging di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan K-Means Clustering. Sumber data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan dokumen-dokumen keterangan populasi daging ayam yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik Nasional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari tahun 2009-2016 yang terdiri dari 34 provinsi. Variable yang digunakan (1 jumlah populasi dari tahun 2009-2016. Data akan diolah dengan melakukan clushtering dalam 3 clushter yaitu clusther tingkat populasi tinggi, clusther tingkat populasi sedang dan rendah. Centroid data untuk cluster tingkat populasi tinggi 4711403141, Centroid data untuk cluster tingkat populasi sedang 304240647, dan Centroid data untuk cluster tingkat populasi rendah 554200. Sehingga diperoleh penilaian berdasarkan indeks populasi daging ayam dengan 1 provinsi tingkat populasi tinggi yaitu Jawa Barat, 6 provinsi tingkat populasi sedang yaitu Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dan 27 provinsi lainnya termasuk tingkat populasi rendah. Hal ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah, provinsi yang menjadi perhatian lebih pada populasi daging ayam berdasarkan cluster yang telah dilakukan

  1. Teori Pecking Order dan Trade-Off dalam Analisis Struktur Modal di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Agus Harjito

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThis study aims to test the pecking order theory and trade-off theory of capital structure in the analysis of the Indonesia Stock Exchange. Pecking order theory is represented by the variable profitability and growth, while the variables volatility of earnings, tangibility of assets and the size represents a trade-off theory. The company's goal is prosperity of shareholder value. To achieve these objectives the company needs funds from internal sources and external sources. Internal sources in the form of retained earnings, while the external sources of debt and shareholders' approval in the pecking order theory. This study uses the data of financial ratios of the firms during the period 2000-2010. To analyze the data, this study uses a multiple regression with the dependent variable is the debt ratio, while profitability, growth, volatility of earnings, tangibility of assets and size as independent variables. The results show that asset structure and company size has a positive and significant impact on capital structure, while profitability has a negative effect on debt ratios. But company's growth rate has not relationship with the debt ratio or capital structure. Simultaneously, the all independent variables affect capital structure significantly.Keywords: pecking order, trade-off, capital structure, debt rasioAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji teori pecking order dan teori trade-off dalam analisis struktur modal di Bursa Efek Indonesia. Teori pecking order diwakili oleh variabel profitability dan growth, sementara variabel-variabel volatility of earnings, tangibility of assets dan size mewakili teori trade-off. Tujuan perusahaan adalah memakmurkan nilai pemegang saham. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan membutuhkan dana yang diperoleh dari sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal berupa laba ditahan, sedangkan sumber eksternal berupa hutang dan saham sebagaimana dijelaskan dalam teori pecking order

  2. DAYA SAING DAN PERMINTAAN EKSPOR PRODUK BIOFARMAKA INDONESIA DI NEGARA TUJUAN UTAMA PERIODE 2003-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irgandhini Agra Kanaya

    2015-03-01

    Full Text Available The world demand of herbal medicine is mounting. The more intensive effort is surely required in order to meet the supply of raw materials of medicinal products needed. The purposes of this research are to observe the competitiveness between countries in the world toward the provision of export products and also to analyze the affecting factors of export demand of medicinal products to the destination countries. The methods of analysis used in this research are Revealed Comparative Advantage (RCA, Export Product Dynamics (EPD, and Gravity Model. The analyzed period was an average of 2003 until 2012. The results of this research conclude that Indonesia has a good competitiveness in the commodity of turmeric and gaharu wood compared to the competitor countries based on the analysis of RCA and EPD, with the position of competitiveness of "Lost Oppportunity". Based on Gravity Model, the factors affecting the demand of medicinal products are Real GDP, Real Exchange Rate, Population, and Economic Distance. All those variables significantly influence the dependent variable and are consistent with the hypothesis.Keywords: export, EPD, gavity model, medical product, RCAABSTRAKPermintaan obat herbal dunia semakin meningkat, tentunya diperlukan usaha yang lebih intensif agar pasokan bahan baku produk biofarmaka dapat terpenuhi. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana daya saing yang terjadi antardua negara di dunia terhadap penyediaan produk ekspor serta menganalisis faktor yang memengaruhi permintaan ekspor produk biofarmaka dunia terhadap negara tujuan utama. Metode analisis yang digunakan dalam penenelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage (RCA, Export Product Dynamics (EPD dan Gravity Model. Periode waktu yang diteliti adalah rata-rata tahun 2003 hingga 2012. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Indonesia memiliki daya saing yang baik terhadap komoditi kunyit dan kayu gaharu apabila dibandingkan dengan negara pesaing berdasarkan analisis RCA

  3. PRAKTEK PENGUNGKAPAN SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN DI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI PT BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2016

    OpenAIRE

    Era Delena

    2018-01-01

    This paper is mainly to get the new perspective on those Indonesian go public companies, which listed in Indonesia Stock Exchange, that presently practice the social disclosure on their annual report and at the same time also aims to find out the type of the industries, size of the companies and the ownership of the companies which effect on the practice of social disclosure in those companies that listed in Indonesia Stock Exchange. Social disclosure practice is divided into 6 categories, am...

  4. HUBUNGAN KEKERABATAN BEBERAPA POPULASI KERANG HIJAU (Perna viridis DI INDONESIA BERDASARKAN SEKUEN CYTROCROME B mtDNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Sudradjat

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kekerabatan stok kerang hijau (Perna viridis di beberapa perairan Indonesia sebagai informasi dasar bagi program pemuliaan. Sampel kerang hijau yang berasal dari populasi alam perairan Tanjung Kait, Kamal, Panimbang, Cirebon, Pasuruan, Kenjeran, dan Pangkep diambil secara acak. Amplifikasi PCR dan sekuensing mitokondria daerah cytochrome B adalah HCO (F: 5’-TAA ACT TCA GGG TGA CCA AAA AAT CA-3’ (26 bp dan LCO (R: 5’-GGT CAA CAA ATC ATA AAG ATA TTG G-3’ (25 bp. Sekuen DNA yang diperoleh digunakan untuk analisis homologi, analisis genetic distance dan analisis kekerabatan. Hasil analisis homologi susunan nukleotida berdasarkan BLAST-N terhadap sekuen mtDNA Perna viridis yang tersimpan di Genebank menunjukkan similaritas 97%. Hasil analisis didapatkan jarak genetik yang terdekat adalah populasi Tanjung Kait dengan Kenjeran sedangkan jarak genetik terjauh adalah populasi Cirebon dengan Kamal. Hubungan kekerabatan yang ditunjukkan dengan dendrogram diperoleh 2 kelompok yaitu 6 populasi membentuk satu kelompok dan populasi Cirebon membentuk kluster tersendiri. Sekuens tersebut mungkin dapat digunakan sebagai penanda dalam program breeding kerang hijau di Indonesia

  5. KARAKTERISTIK GENETIK POPULASI TIRAM MUTIARA (Pinctada margaritifera TERKAIT DENGAN DISTRIBUSI GEOGRAFISNYA DI PERAIRAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Susilowati

    2009-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk memetakan keragaman genetik lima populasi tiram mutiara di Indonesia (Sumbawa, Bali Utara, Selat Sunda, Belitung, Sulawesi Selatan dengan teknik mtDNA RFLP daerah amplifikasi Cytochrome Oxydase I (COI dan hubungan kekerabatannya. Lima puluh tiram mutiara (Pinctada margaritifera yang dianalisis menghasilkan DNA teramplifikasi sebesar 750 pb pada daerah COI mtDNA dengan teknik RFLP. Delapan belas komposit haplotipe terdeteksi dengan menggunakan tiga enzim restriksi: FokI, HaeIII, dan NlaIV. Diversitas haplotip rata-rata sebesar 0,255±0,093. Lima populasi tiram mutiara menghasilkan tiga kelompok dengan jarak genetik terendah adalah populasi Sumbawa dan Bali Utara (0,017 dan terjauh adalah populasi Sulawesi Selatan (0,142. Populasi Sulawesi Selatan merupakan populasi unik berdasarkan distribusi haplotipe BBCAA (60% dengan nilai keragaman genetik terendah (0,105 dibandingkan dengan populasi lainnya (0,177-0,328. The objectives of this study were to map the genetic diversity of five populations of pearl oyster in Indonesian waters using restriction fragment length polymorphism analysis of DNA COI gene and their genetic relationships. A total of 50 individual of pearl oysters (Pinctada margaritifera were analyzed for genetic variations within a 750-base pair region of the mitochondrial DNA COI gene using restriction fragment length polymorphism analysis. 18 composite haplotypes were detected following three digestions of endonuclease: FokI, HaeIII, and NlaIV. Five populations of pearl oysters formed three groups where the lowest values of Nei’s genetic distance were among Sumbawa and North Bali populations (0.017 and highest were among the South Sulawesi populations (0.142. The South Sulawesi populations possess uniqueness based on the haplotipe distribution of BBCAA (60% with the lowest values of genetic diversities (0.105 compared to other populations (0.177--0.328.

  6. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnes Utari Widyaningdyah

    2001-01-01

    Full Text Available Earnings management is a management act in financial statement preparing process in order to obtain whether his personality welfare or his company's value. This research is a replication from Dechow et.al (1996 who had tested causes and consequences of earnings manipulation in firms subject to AAER (Accounting and Auditing Enforcement Release by SEC (Securities Exchange Commission. Purpose of this research is to give empirically evidence the influence of auditor reputation, board of directors, leverage, and public offering stock percentage at IPO time to the earnings management in initial public offering's firms which was listed in Jakarta Stock Exchange at 1994 until 1997.Statistical analysis method used is multiple regression. This research's result shows that leverage has significant influence to earnings management. It is mean that earnings management has a relation with external financing, especially debt. Abstract in Bahasa Indonesia : Earnings management merupakan tindakan manajemen yang berupa campur tangan dalam proses penyusunan laporan keuangan dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraannya secara personel maupun untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini merupakan hasil replikasi dari penelitian Dechow et.al (1996 yang menguji sebab dan konsekuensi earnings management pada perusahaan yang menjadi subjek diberlakukannya AAER(Accounting and Auditing Enforcement Release oleh SEC (Securities Exchange Commision. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh reputasi auditor, jumlah dewan direksi, leverage, dan persentase saham yang ditawarkan kepada publik saat IPO terhadap earnings management pada perusahaan yang melakukan IPO (Initial Public Offerring di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1994 sampai dengan 1997. Metode analisis statistik yang digunakan adalah multiple regression. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya faktor leverage yang berpengaruh signifikan terhadap earnings management. Hal ini

  7. ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Umardani

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRACT This study aims to compare the financial performance of Islamic banks with conventional banks in Indonesia using financial ratios: CAR, NPL / NPF, ROA, ROE, LDR / FDR, REO / BOPO. The data used are the financial statements published by Bank Indonesia (BI, the annual reports released by banking companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX, the annual reports issued by companies of Islamic banking that are not listed in Indonesia Stock Exchange (IDX, and the Indonesian banking supervision reports contained in Bank Indonesia (BI for the years 2005-2012. The analytical method used to compare the financial performance of Islamic banks with conventional banks is statistical test independent t-test. The fact shows that for each financial ratio of Islamic banks and conventional banks in Indonesia: CAR, ROA, ROE, LDR / FDR, and BOPO there are significant differences, while NPL / NPF there is not significant difference. Keywords: Financial performance, Islamic banks, conventional banks

  8. Framing Persoalan Indonesia Melalui Film Dokumenter Model Direct Cinema (Studi Pada Film-film Dokumenter Terbaik, Program Eagle Award Competitions Di Metro TV)

    OpenAIRE

    Styo Wibowo, Novin Farid

    2013-01-01

    FRAMING PERSOALAN INDONESIA MELALUI FILM DOKUMENTER MODELDIRECT CINEMA(STUDI PADA FILM-FILM DOKUMENTER TERBAIK, PROGRAM EAGLEAWARD COMPETITIONS DI METRO TV)Frames Indonesia Issues Through Direct Cinema DocumentaryFilm On Television (Framing Analysis of the 3 Best Documentary Film, Eagle AwardCompetitions Program at Metro TV)Novin Farid Styo WibowoJurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Muhammadiyah MalangEmail : TThe research disc...

  9. ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) PADA BANK BUMN PERSERO DI INDONESIA

    OpenAIRE

    TANGKO, IRENE LASTRY FARDANI

    2012-01-01

    Non Performing Loan (NPL)Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR) Pada Bank BUMN Persero Di Indonesia Analysis ofEffect ofCapitalAdequacy Ratio (CAR) and theNon-PerformingLoan(NPL) AgainstLoanto DepositRatio (LDR) Thestate-owned bankinIndonesiaPersero Irene Lastry Fardani Tangko Otto R. Payangan Maat pono Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performin...

  10. Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia di Pasar Internasional

    OpenAIRE

    ', Hagi; Hadi, Syaiful; Tety, Ermi

    2012-01-01

    The purpose of this research is to analyze dynamics export competitiveness ofIndonesia's and Malaysia's palm oil in International market. And to analyze exportperformance of Indonesia's and Malaysia's palm oil in International market. The dataused in the study was time series of 1995 - 2009 obtained from various sourcessuch as FAO, MPOB, BPS, Dirjenbun Deptan, and Oil World. The result of thisresearch are, dynamic export competitiveness of Indonesia's palm oil haveimprovement in exporting mar...

  11. Analisis Sistem Antrean Pelayanan Di PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos II Semarang

    OpenAIRE

    Kusumawardani, Anggraini Susanti; Sugito, Sugito; Rahmawati, Rita

    2014-01-01

    PT Pos Indonesia (Ltd.) is one of state-owned enterprise engaged the field of service. Along with the development of communication device which more sophisticated and modern, PT Pos Indonesia (Ltd.) has to restructure, reform, and transform. Hence, that mail and delivery service through post remains used and preferred by community. There are many things to do by the customers, this is the reason why PT Pos Indonesia (Ltd.) Kantor Pos II Semarang is always crowded by customers. Therefore, it's...

  12. Kontribusi agen dan faktor penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia: kajian sistematis

    OpenAIRE

    Arisanti, Risalia Reni; Indriani, Citra; Wilopo, Siswanto Agus

    2018-01-01

    Contribution of agents and factors causing foodborne outbreak in Indonesia: a systematic review PurposeThe purpose of this study is to understand burden of foodborne outbreak in Indonesia during 2000 -2015. MethodSystematic review conducted based on publish and unpublished (grey literature) data during 2000 -2015. Publish data from search engine such as Google scholar, open access, repository online university in Indonesia. Grey literature collected from investigation report from selected uni...

  13. Prinsip Liberalisasi Perdagangan World Trade Organization (WTO dalam Pembaharuan Hukum Investasi di Indonesia ( Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    cep Rohendi

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UUPM merupakan peraturan mengenai investasi di Indonesia yang menggantikan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang Investasi Asing dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1968 tentang Investasi Domestik. Undang-undang ini tidak lagi membedakan antara investasi asing dan domestik. Pembentukan undang-undang ini merupakan komitmen Indonesia atas diratifikasinya Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO Agreement Pasal XVI, Ayat 4 dari Agreement tersebut mewajibkan negara anggota untuk menyesuaikan aturan-aturan atau hukum perdagangan mereka dengan aturan-aturan yang terdapat dalam Annex di WTO Agreement. Prinsip-prinsip WTO yang telah diimplementasikan pada UUPM, yaitu: 1 Prinsip (Most-Favoured-Nation dalam Pasal 1 ayat (1, Pasal 3 ayat (1, Pasal 4 ayat (2, dan Pasal 6 ayat (1; 2 Prinsip National Treatment dalam Pasal 6 ayat (1; 3 Prinsip Larangan Restriksi (pembatasan Kuantitatif dapat ditemukan dalam Pasal 8; 4 Prinsip Perlindungan melalui Tarif yang ditemukan secara tersirat pada asas efisiensi berkeadilan dalam Pasal 3 ayat (1 dan Pasal 14; 5 Prinsip Resiprositas dapat ditemukan dalam Pasal 7 dan Pasal 32; 6 Prinsip Perlakuan Khusus bagi Negara Berkembang diatur dalam Pasal 13. Indonesia telah mengimplementasi prinsip-prinsip tersebut sebagaimana diwajibkan bagi negara-negara anggota WTO. Abstract Law Number 25 Year 2007 is the investment law of Indonesia which replaces Law Number 1 year 1967 on Foreign Investment and Law Number 5 year 1968 on Domestic Invest