WorldWideScience

Sample records for kajian pengembangan industri

  1. KAJIAN PENGEMBANGAN PERIKANAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN MUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marlenny Sirait

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji komoditas unggulan perikanan dalam upaya pengembangan perikanan dan menyusun strategi kebijakan produksi perikanan yang didasarkan pada komoditas unggulan di Kabupaten Muna.  Hasil analisis LQ diperoleh  bahwa perikanan darat merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Muna, dengan arah pengembangan komiditi rumput laut dan budidaya kerapu. Dalam menjamin keberlanjutan dari usaha perikanan di kabupaten Muna maka diarahkan diantaranya (1 Pengembangan sumber daya manusia mulai dari proses produksi, penanganan pasca panen dan pengolahan sampai kepada pemasaran (2 Pengembangan kelembagaan KUB pembudidaya rumput laut perlu segera difasilitasi di seluruh kawasan perikanan. (3 Pengembangan teknologi budidaya perlu dilakukan khususnya dalam rangka menghadapi perubahan iklim global (4 Pengembangan sarana dan prasarana pengembangan komoditas unggulan.Kata Kunci: perikanan, komoditas unggulan, Kabupaten Muna STUDY ON THE DEVELOPMENT OF FISHERIES MAIN COMMODITIES OF MUNA DISTRICT This study was conducted to assess the main commodity fishery in the development of fisheries and fishery production policy strategy that is based on the main commodity in the Muna District. LQ analysis results showed that inland fisheries were the main commodity in the Muna, especially supported by the development of seaweeds commodity and grouper aquaculture. In order to ensure the sustainability of fisheries in Muna then directed polices includes (1 development of human resources from production, post harvest handling and processing to fulfill market demand (2 institutional development KUB of seaweed farmers needs to be facilitated throughout the area of fisheries. (3 development of cultivation technology needs to be done, especially in order to face global climate change (4 development of infrastructure development of main commodities.Key Words : fisheries, main commodity, Muna district

  2. KAJIAN GEOEKOLOGI DAERAH KEPESISIRAN LOMBOK BARAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PANTAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djati Mardiatno

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1 mengidentifikasi dan mengklasifikasi satuan geoekologi daerah kepesisiran dan memetakan satuan-satuan geoekologi daerah kepesisiran di daerah Lombok Barat; (2 mengetahui karakteristik satuan geoekologi daerah kepesisiran Lombok Barat; dan (3 mengetahui tipe geoekologi dan fungsi masing-masing tipe geoekologi daerah kepesisiran di daerah Lombok Barat untuk menentukan altenatif pengembangan dan pengelolaan kawasan kepesisiran. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan penentuan sampel secara purposif. Satuan analisis yang digunakan adalah satuan geoekologi yang dinilai potensi dan kendala masing-masing untuk dikembangkan kegiatan wisata tertentu. Penilaian potensi menggunanakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Oppurtunity, dan Threat untuk menentukan klasifikasi tipe geoekologi tiap lokasi. Klasifikasi tipe geoekologi untuk satuan geoekologi A memiliki peluang jenis kegiatan wisata 6 macam, tipe B jenis kegiatan 4 s.d 5 macam, dan tipe C jenis kegiatan wisata 3 macam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kawasan kepesisiran Lombok Barat terdiri atas 7 satuan geoekologi yaitu satuan geoekologi lepas pantai, gisik, dataran alluvial pantai, dataran alluvial, lembah antar bukit, lereng kaki perbukitan, dan perbukitan denudasional. Berdasarkan identifikasi terhadap 18 titik pengamatan, tipe geoekologi A merupakan tipe geoekologi yang dominan (10 lokasi, diikuti oleh tipe C (6 lokasi, dan tipe B (2 lokasi. Kondisi fisik di kawasan kepesisiran di Lombok Barat sangat menunjang untuk pengembangan wisata. Upaya pemantauan dan pengendalian perlu dilakukan pada lokasi dengan tipe geoekologi A. Lokasi yang potensial tetapi belum berkembang perlu dikembangkan dengan meningkatkan sarana pendukung yang memadai.

  3. Faktor Penentu Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan Di Kabupaten Sidoarjo melalui Pengembangan Ekonomi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayyidatu Ulish Shofa

    2015-12-01

    Full Text Available Wilayah bagian timur Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi pengembangan sub sektor perikanan, khususnya Kecamatan Candi, Sedati, Sidoarjo, Buduran, Jabon, dan Waru. Potensi tersebut belum didukung pengembangan industri pengolahan perikanan secara optimal sehingga belum dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Industri pengolahan perikanan masih bersifat sederhana, marketshare terbatas, dan belum ada kemitraan usaha. Pendekatan pengembangan ekonomi lokal menjadi bentuk pengembangan yang cocok dalam permasalahan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan ekonomi lokal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor penentu pengembangan industri melalui teknik analisis konten dan CFA (Confirmatory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran, transportasi, serta sarana dan prasarana pendukung pengolahan perikanan.

  4. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL CARICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Permadi

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo serta untuk mengetahui strategi pengembangan apa yang bisa digunakan. Variabel yang diteliti adalah profil industri yang meliputi sumber daya manusia, permodalan, teknologi, dan pemasaran. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2014 ada 15 unit usaha. Ada beberapa prioritas strategi pengembangan yaang dilakukaan yaitu strategi SO dengan meningkatkan kualitas SDM, memanfaatkan tenaga kerja dari daerah sekitar, dan mengoptimalkan lokasi industri yang strategis. Strategi WO menyiapkan stok produk carica, mengoptimalkan produk carica, dan mengoptimalkan pelatihan dari dinas terkait. Strategi ST dengan meningkatkan kualitas ciri khas produk carica,peranan pemerintah dalam hal mengantisipasi bencana longsor di Dieng, dan melakukan inovasi produk carica. Strategi WT dengan meningkatkan kemampuan manajerial pengusaha, menaikkan harga jual produk carica, dan pada musim kemarau diganti dengan produk makanan komoditas Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan yang agresif, yaitu industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo dapat bersaing dengan produk olahan makanan jenis lainnya dari berbagai daerah dengan cara menjaga dan meningkatkan kualitas produk carica yang dihasilkan.The purpose of this study to find out the profiles of carica industries in Wonosobo regency and to determine what is the development strategy can be used. The variables in this research belongs to human resources, capital, technology, and marketing. Data analysis method used is descriptive analysis method and SWOT analysis. Based on the results of this study showed that small industrial profiles carica in Wonosobo regency in 2014 there were 15 business

  5. KAJIAN KEBERLANJUTAN PENGEMBANGAN ECOVILLAGE DI DAS CITARUM HULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Nilawati Walla

    2016-12-01

    Full Text Available Environmental problems occurred in the upper basin of Citarum River caused by domestic, agriculture, livestock and industrial waste were encouraged the establishment of a large-scale movement called Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Lestari dan Indah (BESTARI since 2014. As one approaches to the movement, ecovillage’s sustainability in 54 villages upon upper basin of Citarum River should be evaluated. Multi-Dimensional Scaling (MDS method through Rapid Appraisal for Ecovillage (RapVil approach was used in this research. Ecological, economic and social dimensions were evaluated. Sustainability index for about 51-75 (suffi-cient achieved by 43 villages for ecological dimension, 38 villages for economic dimension and 29 villages for social dimension. Attributes used to determine ecovillage’s sustainability in this research were valued well and acceptable, proved by stress value which less than 25%, R-square (R2 more than 80% and  the difference between MDS and montecarlo which less than 2% for each dimensions. This research concluded that social dimension has the highest index which 74.66, followed by economic dimension 58.43 and the lowest one is ecological index which 57.68, with all dimensions still categorized as sufficient.

  6. Prioritas Faktor Pengembangan Kawasan Industri Gula Toelangan Melalui Pendekatan Konsep Simbiosis Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Ayu Rakhmawati

    2014-09-01

    Full Text Available Pabrik Gula (PG Toelangan yang terletask di Kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi yang diindikasi dapat untuk digunakan sebagai potensi pengembangan kawasan simbiosis industri. Dengan adanya pengembangan kawasan simbiosis industri pada industri gula Toelangan, diharapkan mampu menambah pendapatan dari hasil pengolahan limbahnya. Studi ini bertujuan untuk menentukan prioritas faktor pengembangan kawasan industri gula Toelangan melalui pendekatan konsep simbiosis industri. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, maka dilakukan menggunakan teknik AHP (Analitycal Hierarchy Process untuk membobotkan faktor pengembangan dan analisa deskriptif untuk menentukan prioritas faktor pengembangan kawasan simbiosis industri. Sehingga, hasil akhir dari penelitian ini adalah prioritas faktor pengembangan kawasan industri gula Toelangan melalui pendekatan konsep simbiosis industri dengan tingkat tinggi adalah faktor material murni, sumber daya manusia, dan kebutuhan lahan. Sedangkan faktor dengan prioritas sedang dan rendah adalah faktor penunjang pengembangan kawasan industri yang lain.

  7. Analisis Tampilan Visual Game Super Mario Bros Dalam Kajian Persepsi Visual Sebagai Dasar Pengembangan Konsep Visual Game

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khamadi Khamadi

    2015-08-01

    Full Text Available Pada perancangan sebuah game selain memiliki konsep yang berupa gameplay yang kuat dan menarik, harus memperhatikan aspek visual yang diwujudkan dalam desain interface game sebagai media interaksi dengan user. Aspek visual begitu penting untuk menarik minat dari user dan juga untuk memperlihatkan pesan pertama kali kepada user. Dengan visual yang baik, user akan menangkap pesan game dengan mudah dan akan memahami gameplay permainan lebih cepat. Visual yang baik tidak harus dengan gambar yang rumit tetapi bisa dengan gambar yang sederhana yang disusun dengan komposisi yang baik dan desain tata letak yang mudah dipahami oleh user. Dengan menganalisis game Super Mario Bros yang telah terbukti disukai banyak orang meskipun tampilan visual dan gameplaynya sederhana. Maka penelitian ini berusaha mengkaji visual game Super Mario Bros versi 2 Dimensi (2D dan 3 Dimensi (3D berdasarkan teori persepsi visual untuk mendapatkan rumusan visual game yang disukai oleh user (pemain game. Kemudian dengan metode komparasi dari kajian tersebut dibuat analisis perancangan tampilan visual game yang baik meliputi aspek gambar/objek, view, komposisi, dan desain tata letak/layout yang berguna sebagai dasar pengembangan visual game selanjutnya. Kata Kunci: Game, Persepsi, Super Mario Bros, Visual

  8. KAJIAN PENGEMBANGAN USAHA SIRUP MANGROVE DI DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susni Herwanti

    2017-02-01

    usaha sirup mangrove, menganalisis strategi pemasaran sirup mangrove dan mengkaji prospek pengembangan usaha sirup mangrove. Penelitian dilakukan pada awal tahun 2016 di  Desa Margasari. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling terhadap kelompok cinta bahari. Kelompok ini merupakan satu-satunya kelompok yang menjalankan usaha sirup mangrove. Analisis finansial dilakukan dengan menghitung HPP, NPV, BCR, BEP dan PP sedangkan analisis strategi pemasaran dan prospek pengembangan sirup mangrove dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial usaha sirup mangrove layak untuk dijalankan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai HPP sebesar Rp 4.950 per botol sedangkan harga jual sebesar Rp8.000 per botol , NPV > 0, BCR > 1, BEP sebesar  Rp 4.950 yang berarti menghasilkan keuntungan dan PP lebih cepat dari umur proyek. Selanjutnya strategi pemasaran yang dilakukan kelompok terhadap 4 unsur bauran pemasaran menunjukkan bahwa strategi tempat, produk dan promosi memerlukan perbaikan sedangkan strategi harga sudah dilakukan secara tepat. Berdasarkan hasil penelitian, usaha sirup mangrove memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan.

  9. Prospek pengembangan industri perkulitan pada pelita VI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Karyadi

    1995-06-01

    Full Text Available The leather industry is one of the strong competitive industry, as it comes from renewable natural resources. Therefore, the leather industry has good prospect to develop at the Pelita VI to be the industrial products export competitive. To develop leather industry and leather products should be given closed attention and well managed, especially concerning raw material supply, quality and leather waste treatment.

  10. KAJIAN ZONASI PENGEMBANGAN KAWASAN PUSAKA. STUDI KASUS: SITUS SANGIRAN, SRAGEN (Zoning Study of Heritage Site Development Case Study: Sangiran Site, Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiendu Nuryanti

    2008-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai Warisan Budaya Dunia (World Culture Heritage yang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 5 Desember 1996, Situs Sangiran merupakan bagian penting dalam sejarah manusia di dunia. Sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Nomor 0701011977, situs tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya (Widianto, et al.,1996. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: (1 menyusun konsepsi dasar pelestarian, dan (2 menyusun arahan desain (guidelines pelestarian Situs Sangiran. Permasalahan utama dari kajian ini adalah perubahan lahan karena faktor alam dan aktivitas manusia (pertanian, pembangunan, penambangan, ancaman pencurian, penggelapan, dan jual beli fosil, rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian Situs Sangiran, dan belum adanya panduan/arahan pelestarian dan pemanfaatan wisata yang jelas. Dengan metoda kualitatif naturalistik, dihasilkan konsepsi (prinsip dasar pelestarian Situs Sangiran Sragen, dalanr masing-masing zona (zona I -3 sesuai dengan potensi tiap zona yang perlu dilestarikan dan dikernbangkan. Analisis yang digunakan dalam hal ini adalah analisis makro, meso, dan mikro. Dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa dalam merencanakan pelestarian Situs Sangiran, hal terpenting adalah mentaati zonasi dasar situs, di mana setiap zona akan merniliki guidelines  tersendiri. Guidelines terdiri atas pengembangan produk (Klaster Ngebung, Bukuran, Dayu, street furniture, serta pemberdayaan masyarakat.   ABSTRACT  UNESCO has established Sangiran Site as a World Culture Heritage in December 5th 1996. Its present is important to the history of mankind in the world. Widianto, et al., 1996, stated that Sangiran site has become a Cultural Site regarding to the declaration of Minister of Culture and Education (No. 070/0/1977. This Research has two main purposes, (1 to arrange a conception of basic preservation, and (2 to arrange a design guidelines of Sangiran Site Preservation. There are several major issues in

  11. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL LANTING DIKABUPATEN KEBUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Tri Puspitasari

    2016-02-01

    Full Text Available The purpose of this research was to describe and analyze the strategy of production, marketing, human resources (labor and capital. The technique of collecting data through observation, interviews, documentation, questionnaires and triangulation. The technique of sampling was done deliberately (purposive sampling. The results of this research showed that the strategy of production by means of the best raw materials came from the area of Kebumen through raw material suppliers, the addition of flour to address scarce raw materials, traditional means of production and use of appropriate technology, production place are located near the house of the manufacturer, the use of the workforce that has the skills, packaging innovation products and adding product type. Marketing strategies by way of increased order coupled with the trademark shows as well as various flavors of innovation development, adjustment of the selling price with the price of raw materials production, the cooperation of manufacturers and suppliers in the distribution of lanting, promotional activities by means of cooperation with the agency and related service trade off products online. The strategy of human resources with the formation groups of industry in the village of lemahduwur (but not running smoothly, follow and avail the opportunity of education and training from the government, division of labor, the addition of a number of labor, granting additional wages for labor remains. Strategy capital  with the initial capital came from his capital  own and profit as capital accumulation, additional capital when many party and by feast day; increased access to capital, financial administration and against accounting in a simple and routine. The advice given is the government and manufacturers improve HR, technology development, marketing and capital. Manufacturer improves collaboration with suppliers of raw materials, maintaining the typical features and making a trademark

  12. ANALISIS SISTEM PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI TERPADU BERWAWASAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PT. KAWASAN INDUSTRI MEDAN (Analysis System of Integrated Industrial Estate Ecodevelopment Case Study: At PT. Medan Industrial Estate

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kimberly Febrina Kodrat

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan utama penelitian adalah menganalisis kinerja pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan. Cakupan aspek penelitian disinkronkan dengan konsep pembangunan berkelanjutan sekaligus dijadikan sebagai batasan kajian, yakni mempersekutukan aspek ekonomi, ekologi dan sosial. Data diperoleh dengan menggunakan metode survei melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendapat pakar. Metodologi penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perpaduan antara hard system (analisis sistem dinamis dan soft system (analisis prospektif. Dari hasil uji statistik chi square (α = 0,01 diperoleh bahwa kelompok masyarakat yang bekerja di dalam PT. KIM mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan kelompok masyarakat yang bekerja di luat PT. KIM terhadap tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan faktor usia. Berdasarkan hasil analisis kualitas limbah cair unit IPAL PT. KIM terdapat 5 parameter yang masih berada diatas nilai baku mutu KepMenLHNo.51/1997, yaitu: BOD, COD, TSS, klorida dan amoniak. Tingkat efisiensi pengolahan limbah cair unit IPAL PT. KIM rata-rata 53,07%. Hasil analisis ketergantungan antar faktor dengan menggunakan Analisis Prospektif diperoleh sebanyak 5 faktor strategis masa depan yang mempengaruhi pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan, yaitu: jumlah industri, permintaan lahan, kebijakan pemerintah, model pengembangan, dan iklim investasi yang kondusif. Pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan dapat dilakukan dengan strategi moderat dengan kebijakan mencakup jumlah industri bertambah secara bertahap dengan meningkatnya permintaan lahan serta kebijakan pemerintah yang memfasilitasi peningkatan modal pengembangan dan didukung oleh iklim investasi yang kondusif. ABSTRACT The main purpose of the research is to study environmental aspect of industrial estate development. The scope of the research aspects is synchronized with sustainable development concepts, namely

  13. Implementasi Rails Pada Pengembangan Aplikasi Web: Universociety

    OpenAIRE

    Fenti, Des Erita

    2010-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web berdasarkan gaya arsitektur Representational State Transfer (REST) dengan mempergunakan framework Rails 2. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan teknik Model-View-Controller (MVC) yang terdapat pada framework Rails. Pengembangan aplikasi tersebut meliputi pemodelan data dan pengembangan antarmuka publik berbentuk web service untuk mengakses resource yang dikandung aplikasi. Objektif utama aplikasi web adalah untuk melihat sejauh mana REST ...

  14. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA APARATUR UNTUK MENINGKATKAN KINERJA (Suatu Kajian di Pemerintahan Daerah Kabupaten Ketapang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin - Sudradjat

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Otonomi daerah memberikan peluang yang lebih besar untuk kemajuan daerah tantangan kepada daerah disebabkan kinerja aparatur pemerintah daerah yang masih relatif rendah. Pengembangan sumberdaya aparatur, yang intinya adalah pendidikan dan pelatihan bagi aparatur, mutlak dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisa pelaksanaan program pengembangan sumberdaya aparatur di Kabupaten Ketapang serta dampaknya terhadap kinerja aparatur di daerah. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Proses analisa data mengikuti model analisa yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1992 dengan model interaktif, meliputi tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data  dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari penelitian ini ditemukan hal-hal: (1 Pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang ternyata masih dirasakan banyak kekurangan dan kendala. Kekurangan yang sangat dirasakan dari segi penyelenggaraan  diklat adalah mengenai materi diklat dirasakan terlalu luas, kurangnya kemampuan pelatih dalam menciptakan suasana kelas yang mampu membuat peserta tertarik untuk mengikuti kegiatan di kelas, serta sarana dan prasarana diklat yang kurang memadai; dan (2 Tujuan pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang belum sepenuhnya tercapai. Alumni diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang tahun 2003 banyak yang menanggapi bahwa sebenarnya diklatpim tingkat IV tidak terlalu dirasakan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja. Tidak begitu nyatanya dampak pelaksanaan diklat terhadap peningkatan kinerja juga dirasakan oleh atasan langsung yang dalam hal ini merupakan pengguna langsung alumni diklatpim tingkat IV tersebut. Saran yang dapat diberikan dari penelitian adalah : (1 perlu dipelajari tentang kemungkinan pembentukan lembaga tersendiri yang khusus menangani kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam lembaga pemerintah Kabupaten Ketapang

  15. PENGEMBANGAN ISI KURIKULUM PENDIDIKAN TEKNIK ALAT BERAT BERBASIS KEBUTUHAN INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Bruri Triyono

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui rumusan kompetensi tenaga mekanik alat berat sesuai standar industri; (2 mengetahui kualifikasi tenaga instruktur alat berat yang dibutuhkan industri sesuai standar industri; (3 merumuskan isi kurikulum untuk materi ajar produktif untuk menciptakan tenaga kerja di bidang alat berat. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan model pilihan pengembangan kurikulum Task Analysis. Penelitian dilaksanakan di industri yang bergerak di bidang alat berat dan institusi pendidikan perguruan tinggi dan SMK yang bekerja sama dengan industri alat berat yaitu PT Thiess Contractors Indonesia, PT United Tractors Indonesia, dan PT Trakindo Utama. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1 kompetensi mekanik alat berat meliputi: menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, menguasai dasar mekanik alat berat, melaksanakan perawatan dan perbaikan engine, sistem hidrolik, powertrain, sistem vehicle control, serta sistem kelistrikan alat berat minimal pada level capable (di bawah supervisi; (2 kualifikasi tenaga instruktur alat berat meliputi: memiliki kemampuan mekanik alat berat level III, memiliki kemampuan mengelola pelatihan, memiliki pengalaman kerja, serta mendapatkan pelatihan instruktur; (3 isi kurikulum untuk materi ajar produktif mekanik alat berat meliputi: dasar mekanik alat berat dan keselamatan kerja, dasar engine, dasar hidrolik, dasar vehicle control, dasar kelistrikan, materi sistem engine lanjut, sistem hidrolik lanjut, sistem powertrain lanjut, sistem vehicle control lanjut, sistem kelistrikan lanjut, product training, serta electronic machine control. Kata kunci: kompetensi, instruktur alat berat, isi kurikulum, materi ajar   THE CONTENT CURRICULLUM DEVELOPMENT OF EDUCATION TECHNIC IN HEAVY EQUIPMENT BASED ON INDUSTRIAL NEEDS ABSTRACT This study aims to: (1 find out the formula of competency for heavy equipment mechanic based on industry needs, (2 determine the qualifications of instructors in heavy

  16. REGISTER PELAKU INDUSTRI BATIK DI KOTA PEKALONGAN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afrinar Pramitasari

    2014-08-01

    Full Text Available Register merupakan pemakaian bahasa dalam setiap bidang kehidupan yang tiap-tiap bidang kehidupanmempunyai bahasa khusus yang tidak dimengerti oleh kelompok lain. Pekalongan dikenal sebagai kota dansebagian besar pekerjaan masyarakat di Kota Pekalongan adalah sebagai perajin batik, maka dalam tuturanmereka sehari-hari juga banyak menggunakan kosakata khas bidang industri batik. Sumber data dalampenelitian ini adalah penggalan percakapan masyarakat perajin batik di Kota Pekalongan yang di dugamengandung register. Pengumpulan data menggunakan metode simak yang dalam pelaksanaanya diwujudkanmelalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada dua bentuk registerindustri batik yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu register berdasarkan satuan lingual bahasanya danberdasarkan jenis kata. Berdasarkan satuan lingual bahasa ditemukan dua bentuk register yaitu registerberbentuk kata tunggal dan register berbentuk kata kompleks. Register berbentuk kata kompleks mencakup 1register berbentuk frasa, 2 register berbentuk kata majemuk, 3 register bentuk reduplikasi, dan 4 registerbentuk berafiks. Register a use of language in every area of life, the life of each field specific language that is notunderstood by other groups. Pekalongan City is known as the city that have potential in the batikindustry, because most of the people work in the City Pekalongan batik is as crafters, then in theireveryday speech too much use of vocabulary typical batik industry. Data sources in the form ofpublic speech in Pekalongan batik artisans containing registers. Refer to the method of datacollection that the implementation is realized through basic techniques and advanced techniques.The results of this study was two are three forms of batik industry registers were found in thisstudy is based on the unit registers lingual languag and based on grammatical categories. Basedon unit lingual language, found two registers form the single

  17. KAJIAN PEROLEHAN KOMPETENSI KEAHLIAN BUSANA BUTIK SISWA SMK: STUDI KASUS PRAKERIN DI INDUSTRI PASANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perolehan kompetensi siswa di setiap DUDI, khususnya busana butik yang memiliki pola pembimbingan berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus pendekatan kualitatif. Teknik penentuan Informan menggunakan snowball sampling yaitu instruktur industri, pembimbing, dan siswa SMK N 1 Pengasih yang sedang prakerin. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada analisis model interaktif Miles & Huberman, meliputi pengumpulan data, data condensation, penyajian data, dan deskripsi serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian adalah (1 praktik yang dijalani siswa sudah relevan dengan kurikulum yang tercantum di sekolah; (2 perolehan kompetensi pada aspek kognitif siswa memperoleh pengetahuan tentang prosedur pembuatan busana butik, pada aspek afektif terbentuk sikap budaya kerja, dan pada aspek psikomotor mampu menyelesaikan pekerjaan busana butik; (3 cara siswa memperoleh kompetensi dengan melakukan: (a komunikasi; (b  teknik belajar (c metode kerja praktis; (d pekerjaan secara mandiri; (e tindakan dengan tanggung jawab; (f etos kerja; (g pengorganisasian dan implementasi kerja dengan baik; (h bekerja sesuai kepercayaan instruktur industri; (i pengembangan diri; dan  (j penerapan kompetensi dari sekolah; (4 pencapaian kompetensi siswa yang prakerin di Goet Poespo dan Puspa Rini berada pada level Pemula (novices sedangkan di L’Mar butik pada level spesialist.

  18. SISTEM IMPLEMENTASI RENCANA AKSI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR KELAPA SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syekh Farhan Robbani

    2015-07-01

    tahun 2010 untuk mendukung tujuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit dan memilih prioritas rencana aksi yang diutamakan dalam Permenperin no 13 Tahun 2010. Metode penelitian ini menggunakan penelitian terdahulu, wawancara mendalam dan kuisioner dari ahli atau praktsi, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis proses jaringan (ANP. Hasil penelitian menunjukan implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit perlu memprioritaskan perbaikan proses infrastruktur dan investasi. khususnya ketersediaan fasilitas umum meliputi jalan raya, pembangkit listrik dan pengelolaan air bersih serta mendukung kebijakan pro-investasi. Peran terpenting pemangku kepentingan adalah peran pemerintah pusat yang menjadi fasilitator bagi pengembangan industri, khususnya terkait kebijakan dan sistem pendukungnya.  Rekomendasi utama pengembangan industri hilir kelapa sawit adalah memperbaiki sistem pendukung dalam proses pembangunan infrastruktur dan investasi seperti kebijakan pembebasan lahan, kebijakan pajak investasi, skema pembiayaan dan kerjasama pembangunan antara BUMN dan swasta. Kata kunci: analisis proses jaringan (ANP, industri hilir kelapa sawit, analisis implementasi kebijakan

  19. PENGEMBANGAN UNIT USAHA INDUSTRI KECIL MELALUI METODE PEMETAAN DAN “NEED ASSESSMENT”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Fafurida

    2015-12-01

    Full Text Available Mapping industry and need assessement are the first steps for developing the industrial sector. This study aims to describe the performance of the industry, prepare the map of industrial development potency and identify the need assessement on industries in Sub Gunungpati. The data was obtained from the survey by spreading questionnaires and Focus Group Discussion (FGD. The descriptive statistical analysis is used in this study. The result shows that there are 12 types of industries in the Village Gunungpati. However, most of these industries do not have a good management of the business eventhough they have been running their industries for a long time. It can be seen from several aspects, such as accounting and finance, production and marketing. Every type of industry has different condition and distribution. There is only one type of industry which form a large cluster; it is the industries that produce red bricks in Ngrembel. Finally, the result of need assessment shows that trainings on administrative records, financial report, innovation on production machines, packaging, marketing, obtaining raw materials, waste management are needed to increase the business capacity. Pemetaan industri dan need assessement merupakan langkah awal dalam pengembangan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan performance industri, menyusun peta potensi pengembangan industri dan mengidentifikasi need assessement pada industri-industri di Kelurahan Gunungpati. Data diperoleh dari metode survey dengan kuisioner dan Focus Group Discussion (FGD. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan ada 12 jenis industri di Kelurahan Gunungpati. Meski sudah berdiri lama, mayoritas industri- industri tersebut belum memiliki manajemen pengelolaan usaha yang baik. Ini dapat dilihat dari beberapa aspek, antara lain aspek pembukuan dan keuangan, produksi dan pemasaran. Setiap jenis industri memiliki kondisi dan

  20. Analisis Strategi Pengembangan Sektor Industri Kecil Keripik di Kota Binjai

    OpenAIRE

    Ulfah, Muthia

    2016-01-01

    This research which titled "Analysis Of Industrial Development Strategy Of Small Chips In The TownOf Binjai” determine the internal factors that consist of strengths and weaknesses, as well as external factors which consist of the opportunities and threats of chipsindustri business development strategies in Binjai. The data used are primary data and secondary data. Primary data were obtained from questionnaires by speakers, namely home business operators in the chips industri Binjai. Secondar...

  1. Penerapan Analisis Input Output dan ANP dalam Penentuan Prioritas Pengembangan Sub Sektor Industri di Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Try Mardiantony

    2012-09-01

    Full Text Available Struktur perekonomian wilayah yang relatif maju ditandai oleh semakin besarnya peran sektor industri dan jasa dalam menopang perekonomian wilayah tersebut. Sektor ini telah menggantikan peran sektor pertanian dalam penyerapan tenaga kerja dan sumber pendapatan wilayah. Namun, kontribusi sektor industri terhadap PDB terus menurun hingga 24,11% pada triwulan I 2011. Harapan baru bagi industri nasional muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI di bulan Mei 2011. Salah satu dari 3 strategi utama MP3EI adalah mengembangkan koridor-koridor ekonomi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Pulau Jawa sebagai salah satu koridor difokuskan sebagai pendorong industri dan jasa nasional. Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan ekonomi nasional memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Pemilihan sektor industri yang potensial menjadi penting karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki, di antaranya sumber daya manusia, sumber daya alam, teknologi, dan finansial. Kriteria yang digunakan untuk menentukan sektor industri unggulan yaitu: share output; share PDRB; keterkaitan; dampak multiplier; serta pertumbuhan sektoral. Sektor industri yang terpilih akan dilakukan analisis SWOT yang dikombinasikan dengan metode ANP untuk menentukan strategi pengembangan yang paling tepat untuk diterapkan

  2. PERENCANAAN PENGEMBANGAN KAWASAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PAKAN DI KABUPATEN CIAMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustika Gusnia Sari

    2015-07-01

    Full Text Available Poultry development sector in Ciamis has effected an increasing in maize production as a raw material for feed. In period 2008-2012, the production of maize in Ciamis Region is 45.883 tons, meanwhile, the demand is 17.000 tons, consequently  the Ciamis District supposed to be able to fulfill the demand; however, but currently the feed industry in Ciamis are still importing the maize. Cluster development might be one of solution for this problem. The aims of this research are: (1 Analyzing land availability for maize development in Ciamis District, (2 Analyzing maize cluster type can  be developed in Ciamis District, 3 Analyzing strategies in development of maize cluster. The results showed that land availability for maize development in Ciamis Regency is 28.176 ha. There are three maize cluster types that can be developed in Ciamis as follows: pertumbuhan cluster (15.671 ha, pengembangan cluster (12.217 ha and pemantapan cluster (288 ha. Considering the region development strategy, the priority in pertumbuhan cluster type is an optimization of  natural resources (land factor, in development type is human resources development with focused to the education and training of field staff, and in the pemantapan type is an institution empowerment with focused on the partnerships. Keywords: maize, cluster, development

  3. Kajian Pengawasan Pemanfaatan Sumberdaya Air Tanah di Kawasan Industri Kota Semarang

    OpenAIRE

    Deo Valentino

    2013-01-01

    Industrial estates in various activities, need clean water in relatively large amounts. Since the provision of clean water from PDAM is inadequate, hence the preference shifted to the industrial alternative source of water the soil. Utilization and monitoring conservation and utilization of ground water, has not held with as it should. Seeing this problem, the research question raised is how to control the utilization and conservation of ground water in Semarang City Industrial Zone? The purp...

  4. Kajian Pengawasan Pemanfaatan Sumberdaya Air Tanah di Kawasan Industri Kota Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deo Valentino

    2013-12-01

    Full Text Available Industrial estates in various activities, need clean water in relatively large amounts. Since the provision of clean water from PDAM is inadequate, hence the preference shifted to the industrial alternative source of water the soil. Utilization and monitoring conservation and utilization of ground water, has not held with as it should. Seeing this problem, the research question raised is how to control the utilization and conservation of ground water in Semarang City Industrial Zone? The purpose of this study was to assess the utilization of ground water monitoring by the government in the industrial city of Semarang. To achieve this goal the approach of this study using quantitative descriptive models, the respondents are managers of industrial areas, Central Java Province Department of Energy and Mineral Resources, PSDA Semarang, Semarang City BLH and DPKD Semarang. The analysis includes the analysis of the characteristics of the industries that use ground water, judging from the type and number of industries, water volume requirements, number of wells and the depth, availability of PDAM network, and industrial sites. Subsequent analyzes were analyzed for monitoring ground water resource utilization by BLH Semarang, Central Java province EMR, PSDA Semarang, Semarang City and DPKD. Based on the analysis of this research, note that the entire industrial area has a tendency to use ground water than PDAM water. However, many managers were not able to show the license artesian wells operated and have not made conservation efforts. Research also showed PSDA City, EMR Provincial and City BLH have not do routine monitoring to industrial units that use ground water related activities, so the level of supervision is considered weak. If the findings of this study are not immediately fixed in earnest, the potential threat of a water crisis can occur in the city of Semarang. In order to anticipate the potential impact of the utilization of ground water

  5. Kajian penerapan recycle, reuse dan recovery untuk proses produksi kulit web blue pada industri penyamakan kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno Prayitno

    2009-06-01

    Full Text Available Leather tanning industries are industries that process skin to produce finish leather product by using many stages of process in which for every stage of process will generate a huge amount either liquid or solid waste. If waste are not to be treated properly, it will cause environmental pollution. Implementation of 3R programs i.e. recycle, reuse and recovery will give impact on minimizing of waste problem. In leather tanning industries for producing wet blue leather however, 3R programs have to be implemented in processes of desalting, washing liquor, flesh and fat, chrome liquor and chrome-tanned waste. In implementing 3 R the waste generated can be either reused, recycled or recoveried as follow salt as swelling agent preventing in pickling process; washing liquor waste as washing liquor for dirt washing; flesh and fat as raw material for producing tallow, soap, fertilizer and livestock fodder; chrome liquor waste as chrome agent for chrome tanning and chrome-tanned waste as filler for producing material building or livestock fodder as protein sources.

  6. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  7. PENGUATAN KEBIJAKAN PUBLIK USAHA PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI MIKRO OLAHRAGA*

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Kristiyanto

    2012-12-01

    Full Text Available The research aims to describe a factual account of the various responses of actual perpetrators of the real sector micro-sports industry. Dimensions are expressed related to the growth of the business climate has been done by Government and Local Government, especially for poverty alleviation through the sports industry. Conclusions: Satisfaction micro business sports industry on the performance of Local Government on eight dimensions varied business climate, sports industry in fact just giving a side job for some people, but has not been a big impact for poverty reduction. Business expectations: to contribute to alleviating poverty, the sports industry business developed specifically for quality, Social protection and security should be given to the perpetrators of the sports industry business, clear policy regarding the development of micro industries important sport once to strengthen the real sector, technical assistance by the government is required by the real sector of the sports industry.

  8. Menemukan Strategi Pengembangan Kawasan Industri Melalui Analisis Sektor Unggulan Kota Binjai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dessy Eresina Pinem

    2016-04-01

    Full Text Available Manufacturing industry is a leading sector that has potentials for promoting rapid growth in a region. The growth that relies on the industrial sector is driven by the sales of production, employment, and other multiplier effects so that many districts or cities in North Sumatra are eager to developing this sector. The types of industry that can be developed are supposed to be appropriate to the industry potentials and local resources in order to boost an optimal growth in the region. In the spatial planning (RTRW of Binjai City 2011 - 2030, the North Binjai District designated as an industrial area. The type of industry which is planned to be developed is a high-tech industry. However, the problem is whether the type specified in the RTRW is suitable to the potentials of local resources? This paper aims to find out the suitable industry to be developed in compliance with the local potentials, especially in the North Binjai District. The analyses applied are LQ, shift share and SWOT to discover the potentials and advantages of the city in comparison to those industries endorsed in the RTRW. The results show that the industrial sector is neither the leading nor potential sector in Binjai. Meanwhile, the results of LQ and shift share analyses show that the sector with the potentials to be developed in Binjai is the construction sector, finance, and services. The similarity to the RTRW policy is only in the service sector. It shows that the service sector can be developed while the computer industry, multimedia, publishing, and printing mismatch the local potentials. However, if the government still wants to develop the industrial sector in North Binjai, there should be diversification strategies to promoting the leading sectors such as building materials and mining industries.

  9. PENGEMBANGAN APLIKASI UNTUK MENENTUKAN DAERAH PENCEMARAN LIMBAH HOME INDUSTRY BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tedy Setiadi

    2012-05-01

    Full Text Available Pertumbuhan sentra industri yang semakin tinggi di kecamatan Sentolo serta proses pembuangan limbah yang banyak dilakukan secara sembarangan, menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan yang ada disekitar. BAPEDAL sebagai suatu lembaga yang khusus terkait hal ini ternyata belum mempunyai sistem pemetaan tentang daerah pencemaran limbah sehingga dalam penentuan daerah yang tercemar limbah belum bisa dilakukan secara optimal. Dalam penelitian ini telah dilakuan pengembangaan aplikasi untuk penentuan dan pemetaan daerah pencemaran limbah industri berbasis SIG dengan model keputusannya menggunakan metode stored Dari hasil pengujian sistem baik Black Box Test maupun Alpha Test didapat sistem yang dibuat telah siap dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membuat laporan ,fungsi pencarian dan penentuan daerah sentra industri yang tercemar oleh limbah.

  10. Pengembangan Reaktor Fotokatalitik Rotating Drum untuk Pengolahan Air Limbah Industri Tekstil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cholid Syahroni

    2015-11-01

    Full Text Available Reaksi oksidasi fotokatalitik memiliki potensi untuk mendegradasi senyawa organik hingga tingkat mineralisasi, sehingga tidak meninggalkan residu (sludge. Penelitian ini bertujuan membuat reaktor fotokatalitik rotating drum dan mengaplikasikan pada industri tekstil. Langkah percobaan meliputi pembuatan katalis TiO2 secara anodizing serta karakterisasi dengan XRD dan SEM, pembuatan reaktor fotokatalitik  rotating drum dan uji coba degradasi air limbah industri tekstil. Proses anodizing dilakukan dengan bias potensial sebesar 40 volt selama 2 jam menggunakan elektrolit etilen glikol yang mengandung amonium fluorida dan air. Uji karakterisasi secara XRD dan SEM menunjukkan bahwa struktur kristal TiO2 adalah anatase dengan ukuran kristalit 8–19 nm. Bentuk kristal nanotube, dengan diameter 30–110 nm. Hasil uji coba menunjukkan bahwa  degradasi secara fotokatalitik dengan penambahan H2O2 0,15% terhadap air limbah bisa menurunkan COD 72,12% dalam waktu 2 jam. 

  11. PARIWISATA KREATIF BERBASIS INDUSTRI BATIK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL KOTA PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L Latifah

    2016-02-01

    Full Text Available Currently, Pekalongan City is known as the city of batik. The recognition is both at national and international levels whereas Pekalongan has been acknowledged as a world creative city based on the art and culture of batik. Batik is an essential commodity in Indonesian creative industries and has been the major commodity of Pekalongan. Batik industry is also capable of creating an inter-business association like the canting making business and fabric dyes business. As a city of batik, Pekalongan is prepared as a tourist destination through the availability of Batik Museum and two centers of batik craftsmen. The attraction has been increasing because tourists do not only see the process but can practice on how to make batik along with the batik craftsmen and interact with the related tools and materials, and this is known as creative tourism. The impact of the creative tourism can become one of the efforts to the local economic development of Pekalongan because it has been able to make linkages between sectors in tourism and batik industry.

  12. MODEL PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERWAWASAN LINGKUNGAN BAGI PESERTA PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarman Sudarman

    2011-02-01

    Full Text Available This study is the first phase of research that aims to examine the implementation of learning in tackling environmental problems SMK Skill Program of Otomotif Mechanic in building environmentally sound behavior. Research conducted in SMK N 1 Semarang and SMK N 7 Semarang. Retrieving data using the literature study and documentation. The analysis used is a description of the analysis. Description of the analysis results show that learning tackling environmental problems implemented wuth conventional strategies. From this description of finding result are then compiled design development model oriented I contextual learning strategies SETS (Environmenat, Science and Technology Community, models include: environmental teaching materials, unit of learning events and industry work practices certificate. Suggestions proposed: Should be testing the design strategy development model SETS insightful contextual learning, and then do the validation and continued dissemination. Kata kunci: learning strategy development model, SMK, environment

  13. KEMITRAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI (Kajian aspek Penhgelolaan Pada SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro Kabupaten Wonogiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ixtiarto

    2016-08-01

    The results of this study are the partnerships management planning in SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro done to manage potential schools in favor of cooperation with business and industrial world: a Planning school promotion in establishing communication with business and industrial world, in the synchronization of the curriculum, prakerin students, graduate placement, teacher’s on the job training place, b Utilize the specific role of the business and industrial world a sa guest teacher, school funding, and scholarships, c The business and industrial world cooperation outlined in the form of the MoU. The implementation of cooperation created MoU, the contents for the agreed areas of cooperation including validation and synchronization curriculum, industry visits, guests teacher, industry work practices, a vocational competency test (UKK, teacher on OJT ,certification, and recrutment/placement of graduates.

  14. MEMANFAATKAN KAJIAN FONETIK UNTUK PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ILMU TAJWID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sayuti Anshari Nasution

    2014-12-01

    Full Text Available Based on literary studies and empirical experience, this article aims to highlight the scientific facts that Tajwid (science of recitation of Holy Qurʼan met for change to be noted is subject to measure objectively, bursting capacity of self and non-precision and control, provided that this science that integrates the phonetics. Thus, the Tajwid be more popular if opened up to take advantage of explorations phonology and the science of medicine and anatomy, and other sciences. This article discusses several cases of voice and intonation issues in the science of scientific productions make it a more visible and controlled and subject to the measure if integrated with the Phonetics.

  15. MEMANFAATKAN KAJIAN FONETIK UNTUK PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ILMU TAJWID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sayuti Anshari Nasution

    2014-12-01

    Full Text Available Based on literary studies and empirical experience, this article aims to highlight the scientific facts that Tajwid (science of recitation of Holy Qurʼan met for change to be noted is subject to measure objectively, bursting capacity of self and non-precision and control, provided that this science that integrates the phonetics. Thus, the Tajwid be more popular if opened up to take advantage of explorations phonology and the science of medicine and anatomy, and other sciences. This article discusses several cases of voice and intonation issues in the science of scientific productions make it a more visible and controlled and subject to the measure if integrated with the Phonetics. DOI: 10.15408/a.v1i2.1140

  16. KAJIAN PENDAHULUAN PEMBIBITAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MELALUI PENGEMBANGAN SPORA

    OpenAIRE

    Syamsuddin, Rajuddin

    2015-01-01

    Dalam budidaya rumput laut Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezii) di Indonesia, tallus yang telah belasan tahun digunakan sebagai bibit dari panen budidaya sebelumnya, dapat mengalami penurunan kualitas sehingga dapat menyebabkan penurunan kualitas dan produksi rumput laut yang dihasilkan. Salah satu teknik penyediaan bibit yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan teknik penyediaan bibit melalui persporaan. Penelitian pelepasan spora dan perkembangannya menjadi ...

  17. Pengembangan Studi Islam Perspektif Insider-outsider

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musnur Hery

    2016-12-01

    Full Text Available Pengembangan dan pengayaan studi Islam layak memperhatikan epistemologi yang diusung oleh perspektif insider-outsider. Epistemologi yang telah berkembang di dunia Islam seperti al-bayan (rasionalisme, al-burhan (empirisme dan al-irfan (intuisi harus diperkuat dengan epistemogi yang berkembang dengan kemajuan pengetahuan yang lazim menjadi pisau bedah analisis outsider seperti fenomenologi agama, distansiasi (penjarakan terhadap objek, apropriasi (penepatan objek bagi horizon diri, kritik ideology (kritik atas prasangka dan ilusi agama, variasi imajinatif (permianan imajinasi makna, dekonstruksi (pembongkaran ilusi dan doktrin mapan, dan hermeneutika (metodologi dan filsafat tafsir. Dengan kolaborasi epistemology insider dan outsider maka tensi antara kajian insider dan outside dapat dijembatani. Terkait yang terakhir ini maka gagasan crosscheck inside-outsider, yakni kajian sarjana tentang agama sebuah masyarakat harus diverifikasi oleh anggota masyarakat tersebut layak diapresiasi. The development and enrichment of Islamic studies ought to pay attention much on epistemology promoted by insider-outsider’s perspective. Epistemology that has evolved in the world of Islam as al-bayan (rationalism, al-burhan (empiricism and al-irfan (intuition should be reinforced with Epistemology evolving with the advancement of knowledge that commonly becomes scalpel analysis of outsider like phenomenology of religion, distansiasi ( the spacing of the object, appropriation (Placing the object to the its horizon, criticism of ideology (criticism of prejudices and illusions of religion, variations imaginative (the game of imagined meaning, deconstruction (dismantling of illusion and established doctrine, and hermeneutics (methodology and philosophy of interpretation. With the collaboration of epistemology of insider and outsider, so the tension between insider and outsider studies can be bridged. Related to this, the crosscheck idea of inside-outsider, the

  18. MODEL ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidin Sukidin

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak    : Model Analytical Network Process (ANP dalam Pengembangan Pariwisata di Jember. Penelitian ini mengkaji kebijakan pengembangan pariwisata di Jember, terutama kebijakan pengembangan agrowisata perkebunan kopi dengan menggunakan Jember Fashion Carnival (JFC sebagai event marketing. Metode yang digunakan adalah soft system methodology dengan menggunakan metode analitis jaringan (Analytical Network Process. Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan pariwisata di Jember masih dilakukan dengan menggunakan pendekatan konvensional, belum terkoordinasi dengan baik, dan lebih mengandalkan satu even (atraksi pariwisata, yakni JFC, sebagai lokomotif daya tarik pariwisata Jember. Model pengembangan konvensional ini perlu dirancang kembali untuk memperoleh pariwisata Jember yang berkesinambungan. Kata kunci: pergeseran paradigma, industry pariwisata, even pariwisata, agrowisata Abstract: Analytical Network Process (ANP Model in the Tourism Development in Jember. The purpose of this study is to conduct a review of the policy of tourism development in Jember, especially development policies for coffee plantation agro-tourism by using Jember Fashion Carnival (JFC as event marketing. The research method used is soft system methodology using Analytical Network Process. The result shows that the tourism development in Jember is done using a conventional approach, lack of coordination, and merely focus on a single event tourism, i.e. the JFC, as locomotive tourism attraction in Jember. This conventional development model needs to be redesigned to reach Jember sustainable tourism development. Keywords: paradigm shift, tourism industry, agro-tourism

  19. PENGEMBANGAN INVESTASI WILAYAH PERBATASAN, INDUSTRI MARITIM DAN KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tumpal Manik

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this research to create the boder region of investment development model, the maritime industry investment development model and Free Trade Zone development model effect on increase the welfare of coastal communities.The research location is in the of Riau Islands Province at Batam, Bintan and Karimun in 2016 with 200 research data. Analysis of the research through modeling path diagram, goodness of fit test (GOF and the test results prove that the model evaluation through feasibility test models of assessment criteria Goodness of Fit (GOF proved to be a model drawn up by researchers is the model has fit so that the model is said to fit the observed data development investment has met the criteria GOF through the test. Analysis of the research through modeling path diagram, goodness of fit test (GOF and the test results prove that the model evaluation through feasibility studies Goodness of Fit (GOF proven models arranged by researchers is the model has fit so that the model is said to fit the observed data to develop investment meets the criteria GOF through Chi-square test, probability of> 0.05, CMIN / DF≤2,00, RMSEA≤0,08, GFI≥0,90, AGFI≥0,90, TLI≥0,90, NFI≥0,90, CFI≥ 0.95. The results of the research hypotheses prove that the investment development of boder region, maritime industry and Free Trade Zone significant effect on increase the welfare of coastal communities in Riau Islands Province at Batam, Bintan and Karimun.

  20. Pengetahuan Individu dan Pengembangan Kerja Tim Berpengaruh Terhadap Kinerja Perusahaan di Kawasan Industri MM2100 Cikarang, Bekasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harapan Tarigan

    2012-01-01

    Full Text Available Individual knowledge is capital of the foundation of each individual to be able to give the best contribution to the company. The capacity and the individual expertise can be necessarily distributed to the other individuals in the company to be able to maximize values for the company. Individual knowledge that is always distributed will form the capability of team and has the high similarity so as between the individual is easy to carry out work communication but also has an impact on work flexibility of the individual and finally can give an increase in the achievement of the company. According to a survey which was conducted by means of interviews and questionnaires to 93 manufacturing industry practitioners in this research and 90 data can be used in the analysis with response rate 97 %. Datawere analyzed with PLS (Partial Least Square. It is found that individual knowledge can influence and increase team work development. The effectiveness of the work of the employee in the process of work flexibility and does not have a direct impact on increasing the process of cooperation and communication. The development of the team work to the company MM2100 cannot increase cooperation and work communication and cannot increase the effectiveness of the team work, whereas work flexibility has an impact on cooperation and communication in working place and both of them are able to increase the company’s performance.

  1. PENGARUH PELATIHAN DAN KREATIVITAS TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH DI PERKAMPUNGAN INDUSTRI KECIL PULOGADUNG JAKARTA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Purwana E.S

    2017-03-01

    Full Text Available This research aims to determine influence the training and creativity on business development at small and medium enterprises small village industry Pulogadung East Jakarta. The research used survey method with correlational approach. Data recording, questionnaire are research technique. This research used the classic assumption test, multiple regression analysis and hypothesis test. Based on the results showed positive effect of training on business development with tcount (3,600 > ttable(1,697, positive effect of creativity on business development with tcount (3,185 > ttable(1,697 and positive effect of training and creativity on business development with Fcount(16,688 > Ftabie(3,316. Influence variations of two independent variables can be determined based on the R with value 0,527. This, 52,7% variation in business development was affected by the training and creativity and remaining were influenced by other factors outside the research model. Simultaneously, the strength of the relation between the variable of business development, training and creativity was strong, amount for 0,726.

  2. KAJIAN POSISI TAWAR UD. MANDIRI ROTAN DALAM STRUKTUR PASAR INDUSTRI ROTAN (Calamus spp DI WILAYAH KABUPATEN BANJAR DAN KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilawati Susilawati

    2016-10-01

    Full Text Available This study aims to determine the type of market structure that existed at the company rattan industry in the Banjar district and Banjarbaru City; knowing bargaining UD. Mandiri Rotan cane industry in the market structure in the Banjar district and Banjarbaru City; and how the strategy UD. Mandiri Rotan in Rattan industry market structure in the Banjar district and Banjarbaru City. The results of this study can be considered in the selection of rattan industry marketing strategies in the Banjar district and Banjarbaru City, can provide an overview and information for local governments within the framework of fostering marketing rattan industry in the Banjar district of Banjarbaru City as well and can enrich science for society in general and students of the Faculty of Forestry in particular. Market structure of the rattan industry in the Banjar district and Banjarbaru city is oligopoly, since only 4 (four firms rattan industry is still operating both in the Banjar district and Banjarbaru City. 4 (four rattan industry are PT. Sarikaya Sega Utama, UD. Mandiri Rotan, UD. Rotan Sega Mas and UD. Ihsan. Bargaining position UD. Mandiri Rotan cane industry in the market structure in the Banjar district and Banjarbaru City is oligopoly. Relative Market share date UD. Mandiri Rotan for 5 (five years, ranging between 38.46% - 39.73%. The strategy can be applied by UD. Mandiri Rotan is currently developing a product strategy, distribution strategy and the strategy of quality goods.

  3. Kajian Budaya Fotografi Potrait dalam Wacana Personalitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Iskandar

    2014-09-01

    ABSTRAK   Fotografi potrait merupakan representasi kemiripan figur manusia dalam bentuk dwimatra. Fotografi potrait memberikan indikasi personal baik pada pemilik potrait, sub- jek potrait maupun fotografer. Personalitas karya fotografi yang mewakili pribadi bahkan karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan kajian buda- ya pada fotografi potrait dalam wacana personalitas. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dari berbagai literatur baik buku, artikel jurnal dan laporan pene- litian fotografi khususnya potrait dalam kajian budaya. Hasil penelitian ini memberikan gambaran empat permasalahan kajian budaya pada fotografi potrait yaitu pertama, foto- grafi sebagai representasi. Potrait merupakan tempat negosiasi antara fotografer dengan representasi-diri subjek (model. Kedua, diaspora fotografer. Fotografer China Indonesia (peranakan sebagai broker budaya di masa poskolonial. Perbedaan budaya antara per- anakan dan totok dibedakan juga dalam kelompok sosial profesi dalam studio fotografi. Ketiga, identitas dalam potrait. Album foto keluarga sebagai sebuah cara untuk menstruk- turisasi diri, identitas dan budaya melalui ritual ingatan. Keempat, fotografi sebagai me- dia dominasi budaya. Fotografi adalah sintesis pemaknaan dua subjek yang-memotret dan yang-memandang.   Kata kunci: kajian budaya, fotografi potrait, personalitas, wacana

  4. PENGEMBANGAN SOAL PENGAYAAN MATEMATIKA ONLINE UNTUK SISWA KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanna Sanova

    2017-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan soal-soal pengayaan matematika kelas X Tingkat Sekolah Menengah Atas untuk melatih berfikir tingkat tinggi  yang valid dan praktis serta mengetahui efek potensial soal-soal pengayaan matematika kelas X yang sudah dikembangkan terhadap hasil belajar  matematika siswa SMA  Negeri 1 Palembang. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Palembang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Development Reserch yang melalui tiga tahap yaitu preliminary  (tahap persiapan dan tahap pengembangan soal-soal,  formative evaluation atau tahap prototyping (tahap evaluasi dan tahap revisi dan tahap assessment. Pada tahap persiapan (preliminary melakukan kajian  terhadap kurikulum, menentukan tempat dan subjek penelitian, mengkaji beberapa literatur, melakukan pendesainan kisi-kisi dan soal-soal yang akan dikembangkan yaitu soal dengan Standar Kompetensi yang ditentukan pada kelas X semester 1 yang  mempunyai karakteristik soal non  rutin,  problematik, menuntut penalaran, memuat adanya keterkaitan, atau menuntut kemampuan komunikasi yang dilakukan dengan prototyping. Selanjutnya Tahap  formative evaluation yaitu (1 self evaluation, (2 expert Review, (3 one – to – one evaluation, (4 small group dan (5 field test. Kriteria keberhasilan dari penelitian ini adalah didapatkan produk yang berupa soal pengayaan matematika kelas X yang valid dan praktis serta memiliki efek potensial. Prototype perangkat soal yang dikembangkan dikategorikan valid dan praktis. Valid secara kualitatif tergambar dari hasil penilaian validator, dimana hampir semua validator menyatakan baik berdasarkan konten, konstruks  dan bahasa. Valid secara kuantitatif berdasarkan analisis butir soal (validitas butir soal dan praktis tergambar dari hasil uji coba, dimana siswa dapat menggunakan perangkat soal dengan baik (konteksnya dikenali, mudah dibaca, tidak menimbulkan penafsiran ganda, dan sesuai dengan alur

  5. STRATEGI PENGEMBANGAN TECHNO PARK PERIKANAN BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lies Emmawati Hadie

    2016-10-01

    Full Text Available Dewasa ini Indonesia termasuk dalam kategori negara yang berada pada tahap efficiency driven, yakni suatu kondisi perekonomian yang berbasis pada proses produksi yang efisien. Permasalahan yang dihadapi Indonesia dewasa ini adalah rendahnya hasil riset dan teknologi dalam negeri yang diadopsi oleh industri atau pengguna teknologi lainnya. Kesenjangan komunikasi ini perlu dijembatani, agar adopsi teknologi dari pihak pengguna dapat berlangsung secara optimal. Salah satu alternatif adalah mengembangkan techno park yang merupakan strategi pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi. Techno park merupakan sarana untuk menginisiasi dan mengalirkan pengetahuan dan teknologi diantara universitas, institusi penelitian dan pengembangan (Litbang, industri dan pasar. Analisis strategi pengembangan techno park perikanan budidaya dilaksanakan dengan pendekatan Strength,Weaknesses, Opportunities, Threaths (SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang perlu dilakukan oleh lembaga Litbang adalah : 1 Membangun techno park berbasis perikanan budi daya di wilayah yang mengembangkan komoditas perikanan sebagai program utama Pemerintah Daerah, dan merintis pembentukan sistem inovasi daerah 2. Membangun kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Pusat, 3. Memanfaatkankan unit pelaksana teknis yang telah eksis lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia dan unit pelaksana teknis Daerah sebagai mitra kerja dalam adaptasi teknologi perikanan, dan 4. Mengembangkan techno park dengan pendekatan knowledge based community untuk mendukung keberlanjutan techno park. Strategi ini akan berdampak terhadap peningkatan produktivitas perikanan secara signifikan. Indonesian today is included in the category of countries that are at the stage of efficiency driven an economy based on the production process efficient. The problems of Indonesia today is the lack of research and

  6. KAJIAN PESTISIDA BERBAHAN AKTIF ANTIBIOTIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPenyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri dapat menghambat produksi panen dan sangat sukar dikendalikan karena selain gejala-gejala penyakit yang nampak, bakteri dapat masuk ke dalam jaringan tanaman sehingga sulit untuk dibasmi hanya dengan memangkas jaringan yang terinfeksi atau pemberian pestisida pada permukaan tanaman. Pestisida antibiotika merupakan senyawa kimia yang sangat baik untuk mengatasi penyakit bakteri dan jamur pada tanaman. Sayangnya, muncul strain bakteri resisten terhadap antibiotika telah membatasi efektifias antibiotika tersebut dalam bidang medik.Resistensi pestisida antibiotika juga telah mengacaukan pengendalian penyakit pada tanaman. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pestisida antibiotika sehingga dapat dipertimbangkan penggunaannya di Indonesia. Metoda yang digunakan adalah mengkaji artikel pestisida antibiotika dari berbagai jurnalnasional dan internasional. Kajian ini akan menguraikan tentang pestisida antibiotika, jenis, cara kerja, toksisitas, resistensi, dampak yang ditimbulkan, sehingga dapat untuk pertimbangan registrasi di Indonesia. Dengan mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan, perilaku petani, sebaiknya dilakukan evaluasi terhadap pestisida antibiotika dan tidak diizinkan untuk beredar di Indonesia.Kata kunci : pestisida, antibiotik, resisten, kontrolAbstractPlant diseases that are caused by bacteria are able to inhibit the crop production. These diseases are very diffiult to manage because of the silent symptoms and bacterias can get into the plant tissues that make it diffiult to eradicate by pruning infected tissues or using pesticide on the plant surface. Antibiotic pesticide is an excellent chemical subtance for the control of several bacterial and fungal diseases in plants. Unfortunately, the emergence resistant strains of bacteria to antibiotics has limited their medical effiacy and reducing plants disease control. The aim of this study is to review articles of studies onantibiotics

  7. PENGEMBANGAN MODUL KEWIRAUSAHAAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wening Patmi Rahayu

    2016-02-01

    Abstrak: Pengembangan Modul Kewirausahaan di SMK. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul kewirausahaan SMK yang siap pakai. Penelitian pengembangan dilakukan di empat SMK negeri dan swasta, kabupaten dan kota Malang dalam dua tahap. Hasilnya menunjukkan bahwa modul kewirausahaan untuk siswa dan panduan pembelajaran kewirausahaan untuk guru kelas satu dan kelas dua SMK telah siap pakai, karena memenuhi unsur  efektif, efisien, layak, individualized, dan aplicable. Modul dan panduan ini dapat digunakan sebagai salah satu media peningkatan kemampuan guru pengajar mata diklat kewirausahaan, dan sebagai salah satu metode pembelajaran modular yang sesuai dengan tuntutan kurikulum.

  8. KONTRIBUSI PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER BAGI PENGEMBANGAN FILSAFAT ILMU-ILMU KEISLAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuad Ramly

    2014-12-01

    Full Text Available Pengembangan Filsafat Ilmu-ilmu Keislaman dapat dilakukan dengan merumuskan kembali landasan ontologis, landasan epistemologis, dan landasan aksiologis ilmu yang bersumber dari kontribusi pemikiran Nasr, al-Attas, dan Sardar. Landasan ontologis tersebut menentukan wilayah objek kajian Ilmu-ilmu Keislaman, yang meliputi aspek-aspek metafisika dan empiris. Landasan epistemologis mengakomodir keragaman (pluralitas metodologis (berbagai prosedur atau cara mengkaji ilmu, sesuai dengan kebutuhan intelektual masyarakat Islam. Landasan aksiologis mengarahkan dan menuntun pemahaman ontologis dan epistemologis tersebut sesuai dengan nilai-nilaidasar Islam. Berdasarkan ketiga landasan tersebut, pengembangan Filsafat Ilmu-ilmu Keislaman dapat dilakukan secara terpadu (integratif, tidak hanya dengan menumbuhkan kesadaran historis untuk menggali khazanah kemajuan intelektual Islam masa lalu, tetapi sekaligus juga dengan merespon kemajuan-kemajuan metodologi masa kini yang relevan dengan nilai-nilai intelektual Islam yang kekal dan universal.Kata kunci: Pemikiran Islam Kontemporer; landasan filosofis; Filsafat Ilmu-ilmu Keislaman.

  9. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  10. PENGEMBANGAN INSTRUMEN BAKAT KEGURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasidi Wasidi

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen bakat keguruan yang valid dan reliabel. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu: pra-pengembangan, pengembangan konseptual, dan uji coba instrumen. Data dianalisis dengan item response theory partial credit model, analisis faktor konfirmatori, validitas konkuren, validitas konvergen, dan koefisien reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen bakat keguruan terdiri atas tiga dimensi yaitu kreativitas pedagogi, komitmen pedagogi, dan kecerdasan emosi. Ketiga dimensi instrumen bakat keguruan memenuhi syarat IRT PCM. Hasil confirmatory factor analysis menunjukkan bahwa instrumen bakat keguruan fit. Koefisien reliabilitas gabungan tinggi. Analisis multitrait multimethod menunjukkan bahwa korelasi antara skor kreativitas pedagogi dengan skor IQ rendah. Korelasi antara skor komitmen pedagogi dengan skor Edwards Personal Preference Schedule adalah cukup. Korelasi antara skor kecerdasan emosi dengan skor EPPS adalah cukup. Validitas konvergen dimensi komitmen pedagogi termasuk tinggi, dan validitas konvergen kecerdasan emosi termasuk tinggi. Dengan demikian instrumen bakat keguruan mempunyai validitas isi, validitas konstruk, dan validitas konvergen yang baik, sedangkan dimensi komitmen pedagogi dan kecerdasan emosi mempunyai validitas konkuren yang termasuk kategori cukup. Koefisien reliabilitas gabungan instrumen bakat keguruan memenuhi persyaratan minimal. Dengan demikian instrumen bakat keguruan dapat digunakan oleh LPTK sebagai tes bakat calon mahasiswa. Kata kunci: bakat keguruan, validitas isi, validitas konstruk, validitas konkuren, validitas konvergen, koefisien reliabilitas gabungan   DEVELOPING A TEACHER APTITUDE INSTRUMENT Abstract The purpose of this study is to develop an instrument of teacher aptitude which is valid and reliable. This research was carried out in three phases: pre-development, conceptual development, and instrument try out. The data were

  11. KAJIAN KEBIJAKAN PENGGUNAAN DATA PAP-SMEAR IBU RUMAH TANGGA DALAM SURVEILANS INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA KELOMPOK RISIKO RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Hargono

    2013-05-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kasus Infeksi Menular Seksual (IMS pada kelompok risiko rendah mengalami peningkatan. Analisisdata PKBI Jawa Timur 2004–2009 menunjukkan peningkatan kasus IMS melalui pemeriksaan pap-smear pada ibu rumahtangga. Kajian kebijakan penggunaan data pap-smear dilakukan sebagai bahan pengembangan surveilans IMS padakelompok risiko rendah. Metode: Riset kualitatif dengan kaidah analisis kebijakan dari Walt dan Gilson yang meliputiaktor, konteks, isi dan proses. Penelitian dilakukan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau dan Bali. Informanadalah pelaksana surveilans IMS dan pap-smear dinas kesehatan propinsi, dinas kesehatan kota, rumah sakit, puskesmas,balai pengobatan dan LSM. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Disscussion (FGD dan study dokumen. Datadianalisis dengan cara content analysis. Hasil: Aktor yang berperan dalam surveilans adalah unit surveilans epidemiologipusat hingga di daerah. Unit tersebut didukung oleh institusi pelaksana surveilans IMS dan pap-smear yang meliputipemerintah, swasta dan masyarakat. Faktor situasional data kesehatan dan penelitian memperlihatkan meningkatnyakejadian IMS pada ibu rumah tangga. Faktor struktural di masyarakat menunjukkan surveilans IMS sudah dilaksanakandan masyarakat merasakan pentingnya informasi kejadian IMS pada kelompok risiko rendah. Isi kebijakan meliputi fokusdeteksi dini dan pencegahan IMS pada ibu rumah tangga, penggunaan data dan informasi kegiatan pemeriksaan ibu rumahtangga dan pengembangan surveilans IMS menggunakan data pap-smear. Saran: Fokus pencegahan dan mengatasi penyebaran penyakit IMS diperluas pada kelompok risiko rendah yaitu ibu rumah tangga. Memperkuat sistem dan jejaringsurveilans epidemiologi IMS dan HIV/AIDS sebagai upaya pemantauan terus menerus pada masalah IMS.

  12. REKAYASA RESIKO PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2004-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pada makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana mengelola resiko yang akan terjadi pada pengembangan perangkat lunak jika pengembangan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pembahasan akan meliputi beberapa hal mulai dari bagaimana kita bisa mengidentifikasi resiko-resiko yang akan terjadi pada sebuah pengembangan perangkat lunak. Setelah kita mengetahui berbagai jenis resiko yang akan dihadapi maka berikutnya adalah membuat kategori dan prioritas tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko. Berikutnya adalah dilakukan perhitungan pengaruh resiko terhadap jadwal pengembangan. Kata kunci : rekayasa resiko

  13. PENGEMBANGAN ALAT PERAGA GAYA GESEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Hartati

    2012-01-01

    Full Text Available Hasil belajar fisika konsep gaya gesek pada bidang belum bisa mencapai 85% dari nilai batas tuntas 64 (KKM Fisika Kelas X SMAN 2 Pekalongan, disebabkan karena gaya gesek sulit divisualisasikan, belum ada alat peraga yang memadai, dan peserta didikkurang aktif dalam pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai melalui kajian penelitian ini adalah untuk mendapatkan alat peragagaya gesek pada bidang yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian pengembangan ini dilakukan melalui:identifikasi masalah, kajian teori alat peraga, identifikasi alat peraga yang ada, pembuatan alat peraga, ujicoba tahap 1, analisisalat, perbaikan alat, ujicoba alat tahap 2, analisis hasil belajar. Subjek yang diteliti adalah peserta didik kelas X SMA N 2Pekalongan sebanyak 34 responden. Data berpikir kritis diperoleh menggunakan lembar pengamatan. Data dianalisis secaradeskriptif dan menggunakan uji t. Hasil pengujian alat menunjukkan bahwa pengembangan alat peraga tersebut secara signifikanmampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji peningkatanketerampilan berpikir kritis dengan uji t diperoleh thitung = 5,389 dengan taraf signifikansi 0,05. Kegiatan praktikum menggunakanalat peraga gaya gesek hasil pengembangan secara nyata juga mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dari 65,24 naikmenjadi 70,63. Learning achievement of physics on friction force on a plane concept has not been reached 85% from the mastery limit mark of 64. Itwas due to the difficulty of visualization of friction force, no suitable teaching aid, and inactive students in learning. The purpose ofthis study is to find the teaching aid of friction force on a plane which can increase critical thinking skill of student. This research wasperformed through nine steps; those were problem identification, study of teaching aid theory, identification of available teachingaid, teaching aid fabrication, first trial of

  14. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  15. Pengembangan Model Manajemen ICT Center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakkun Elmunsyah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Model Manajemen ICT Center. Kemendiknas telah melakukan investasi  cukup besar berupa pembangunan Jejaring komputer pendidikan nasional yang disebut Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas, pada sekolah menengah kejuruan (SMK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan nama ICT center. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model manajemen ICT center sesuai karakteristik SMK sehingga dapat memberikan kontribusi mutu pada SMK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Hasil secara keseluruhan penelitian menunjukkan berdasarkan uji coba keefektivan kinerja manajemen pada skala terbatas dan lebih luas menunjukkan bahwa model manajemen ICT center memenuhi kriteria sangat efektif. Kata-kata kunci: Jardiknas, SMK, model manajemen ICT center, kontribusi mutu

  16. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PALA DI TALAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rillya Arundaa

    2017-03-01

    Full Text Available Nutmeg (pala is a plantation crop cultivated by the people of Talaud Islands, and it is one of the leading commodities in Talaud district. The main issue about the utilization of nutmeg is that there is no processing industry, so the utilization of nutmeg is not optimum. This condition could be the result of poor information and lack of decision making system that help stakeholders to decide on policy. The aim of this research is to design a decision support system (DSS that can help business and government to make a decision related to planning and development of nutmeg agroindustry. The designed DSS consists of five models, namely, (1 location determination using Location Quotient (LQ and Analytic Hierarchy Process (AHP methods, (2 agroindustry products determination using AHP, (3 institutional determination using AHP, (4 market forecasting using linear regression, and (5 financial analysis using investment criterion. The development of DSS refers to research stages of System Development Life Cycle (SDLC and uses an Object Oriented (OO approach. This research has successfully designed a web-based decision support system to develop nutmeg agroindustry in Talaud. This system could help the users to process an alternative for nutmeg agroindustry development in Talaud because the assessment has been computerized and can be accessed anywhere through the internet.Keywords: agroindustry, analytic hierarchy process, nutmeg, object-oriented, SDLCAbstrakTanaman pala merupakan salah satu komoditas perkebunan yang banyak diusahakan oleh masyarakat Talaud dan merupakan komoditas unggulan Kabupaten Kepulauan Talaud. Masalah utama yang terjadi adalah belum adanya industri pengolahan pala sehingga turunan buah pala seperti daging buah belum diolah dengan baik. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kelangkaan informasi dan tidak adanya perangkat pengambil keputusan yang dapat membantu para stakeholder untuk menentukan kebijakan yang perlu dilaksanakan

  17. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI DENGAN PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Syawahid

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual (KES yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi. Melalui proses pengembangan, telah dihasilkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES dan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kriteria kevalidan terlihat dari  hasil analisis kevalidan perangkat pembelajaran matematika yang memenuhi kriteria valid, kriteria kepraktisan perangkat pembelajaran matematika dilihat dari kepraktisan menurut guru yang memenuhi kriteria mudah digunakan dan kepraktisan menurut siswa yang positif. Kriteria keefektifan perangkat pembelajaran matematika berdasarkan pada persentase ketercapaian ketuntasan belajar siswa secara klasikal  sebesar 80%; persentase jumlah siswa yang mendapat skor KES dengan katagori minimal tinggi adalah 80%. Kata Kunci: KES, matematika dan perangkat pembelajaran.

  18. PESANTREN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM KEWIRAUSAHAAN: Kajian Pesantren Roudahtul Khuffadz Sorong Papua Barat

    OpenAIRE

    Ismail Suardi Wekke

    2012-01-01

    Abstract Pesantren is a unique instrument of Indonesian educational system. Environmental adaptations enhance pesantren to modify institutional change and development. Therefore, this research will explore how pesantren widen the curriculum in term of enterprenurship. This study was conducted in pesantren Roudhotul Khuffadz. It is located in Sorong, West Papua province, eastern part of Indonesia. In depth-interview and non participant observation were attended in collecti...

  19. KAJIAN POTENSI DAN DAYA DUKUNG TAMAN WISATA ALAM BUKIT KELAM UNTUK STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Purwanto

    2014-12-01

    Full Text Available It is believed that ecotourism can increase community welfare and natural resource sustainability. Ecoutourism development in Bukit Kelam natural tourism park (TWABK need to be based on the function and carrying capacity of the area, so that it must be discovered the object potential and tourism attraction. The study aimed to: (1 identify and analyze the object potential and natural tourism attraction in TWABK; (2 analyze carrying capacity of TWABK for ecotourism development, (3 identify and analyze the stakeholders of TWABK; and (4 formulate the strategies of ecotourism development in TWABK. Analysis guide of ADO-ODTWA Dirjen PHKA 2003 is used to analyze the object potential and natural tourism attraction. The criteria of Physical Carrying Capacity (PCC, Real Carrying Capacity (RCC and Efective Carrying Capacity (ECC is used to analyze the carrying capacity of TWABK. Stakeholder Grid is used to analyze the stakeholders and the ecotourism development strategies of TWABK which formulated by using SWOT analysis. Some objects in TWABK are feasible for ecotourism development, which are: bukit Kelam landscape, Kelam ring road, climbing transect, the hill peak, the foothills area, the hillside, spiritual tourism of Maria cave and agro tourism. The ECC of TWABK area for ecoutourism is 196 persons/day, with slope correction factor, soil erosion sensitivity, landsape potential, climate and wildlife disturbance (swallow birds spawn season. The stakeholders of TWABK is divided into four categories, which are: the key players (the ministry of forestry, the ministry of tourism and creative economy, the agency of cultural and tourism of Sintang district, the agency of forestry and plantation of Sintang district and the community,the context setters (the NGOs, the crowd (private sectors and the subjects (visitors, academics, and refill drinking water company. The ecotourism development strategy formulation of TWABK results 9 strategies, which are: area stabilization, management plan formulation, ecotourism development according to the potency and carrying capacity of the area, publication and promotion, protection of the area, management collaboration, environmental education and counseling, community development,and ecotourism impacts monitoring and evaluation. Keywords: carrying capacity, ecotourism, strategy

  20. Kajian Kinerja Sistem Polder sebagai Model Pengembangan Drainase Kota Semarang Bagian Bawah dengan Balanced Scorecard

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Nugroho

    2016-10-01

    Full Text Available One of the technological flood control and rob in the big cities is the polder system that include drainage systems , retention ponds, levees that surround the area, as well as the pump and / floodgates, as the area of integrated water management system. Likewise, as the coastal city of Semarang in Indonesia has built some of the polder which has been in operation or under construction. To assess the success of the polder management, necessary for a study to determine the performance of the system in controlling the flood in Semarang. Assessment of performance of the system as a whole polder in this study used the concept of the Balanced Scorecard (BSC. The results of this study demonstrate the performance of the polder in Semarang is an ideal: Polder Tanah Mas (73.81 / 100, then Polder Banger (67.21 / 100, Polder Kali Semarang (58.70/100 and the Polder Tawang (58.65/100. The performance of the Polder system above can not be separated from the existence of an independent governing body and had been prepared much earlier. So the presence of the governing body needs to be prepared in the polder system development. To improve performance, the polder-existing polder in Semarang needs to be improved its performance by improving the performance indicators is still less based on this research primarily on indicators: financial, management agencies and learning and development.

  1. Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdiana Mutmainah

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Simeulue Island is situated Indian Ocean in western part of Aceh Province, this is one of the outer island in Indonesia. Simeulue has big potency in marine resources such as  clean waters and beautiful beach, coral reefs and mangrove ecosystems. Therefore, Simeulue is very promising as an ecotourism destination. The objective of present study was to evaluate the condition of the water quality and the potency for a marine ecotourism development. The feasibility study was conducted on August in Ganting Beach, Village of Kuala Makmur, Simeulue Island. The purposive random sampling method was used to determine twelve sampling stations. The measured water quality parameters were pH, temperature, salinity, turbidity, dissolved oxygen, brightness, BOD5, odors, oil and debris. These parameters were analyized and mapped using software ODV, and then compared to the sea water quality standard for marine tourism as well as the characteristics of the coast to the suitability index of recreational area. The results showed that the water quality of Ganting Beach is very suitable for recreational activities (index 77, category S1  andit is suitable for swimming and also for boating tourism activities, banana boats and jet skis (index 16, category S2. Keywords: water quality; marine tourism; Ganting Beach   Abstrak. Pulau Simeulue, merupakan salah satu pulau terdepan sebelah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, dan terletak di Samudera Hindia.Simeulue memiliki potensi sumberdaya laut yang besar, diantaranya perairan yang besih dan jenih, pantai yang indah, terumbu karang dan hutan bakau, sehingga sangat berpotensi untuk dikembang menjadi tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi kualitas perairan dan potensi kesesuaian wisata Pulau Simeulue.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 bertempat di Pantai Ganting, Kelurahan Kuala Makmur, Kabupaten Simeulue. Sebanyak 12 lokasi pengambilan sampel kualitas air ditetapkan secara purposive random sampling. Kualitas air yang diukur meliputi; pH, suhu, salinitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kecerahan, BOD5, bau, lapisan minyak dan sampah. Data tersebut kemudian dipetakan dan dianalisis menggunakan software Ocean Data View (ODV, kemudian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk wisata bahari serta karakteristik pantai untuk indeks kesesuaian kawasan wisata rekreasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pantai Ganting sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi dan berenang (indeks 77, kategori S1 dan sesuai untuk kegiatan wisata berperahu, banana boat dan jet ski (indeks 16, kategori S2. Kata kunci:kualitas perairan; wisata bahari; Pantai Ganting.

  2. KAJIAN STRATEGIS PENGEMBANGAN POTENSI EKOWISATA DI LEMBAH BALIEM SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    BONI ASSO

    2012-11-01

    Full Text Available An alternative that could contribute positively to the conservation of the environment is the development ofecotourism based on consistency in adopting its principles. As an initial step in the development of attractive ecotourismobject, ideally an inventory should be made first in order to avoid mistakes that could happen. Lembah Baliem area is sorich in potential ecotourism resources which, however, have not yet been managed on the basis of the concept ofecotourism approach. Based on such background this research accommodates the potential available in Lembah Baliemarea in order to learn the possibility of developing sustainable ecotourism there. The objective of this research is to knowthe potential for developing ecotourism, to learn the obstacles to be faced, and to set the strategy for the development ofecotourism resources to be adopted for Lembah Baliem.This research is conducted in Lembah Baliem area, which administratively belongs to the regency of Jayawijaya,Papua Province. The data used in this research include both qualitative and quantitative data in accordance with the needof the research. The data also include both the primary and secondary data. The sampling in this research is based on nontestdata collecting instrument, in which the data is obtained through interview, questionnaire, observation, and documentation. Finally, the data already collected is categorized, discussed and analyzed using the SWOT matrix underSHIP approach.The research identification result shows that Lembah Baliem area has fairly varied and natural ecotourism resources,such as: 8 caves, 8 location of festival shows, 3 historical monuments, 3 biggest likes, 4 mummies, 4 beautyfull panaromesite, The obstacles of Baliem Ecotourism development are distance, stakeholder participation, knowledge of ecotourismconcept still limited and the index of tourist visiting still low. Tourism development in Lembah Baliem still concerned tomass tourism management strategy. According the result could be concluded that the ecotourism potential to bedeveloped, bud the development blocked by accessibility and human resources, so it should be solve out by 11 strategicsolution. The handling of those obstacle need stakeholder involving base of sustainable ecotourism development, thengive priority for straight access to West Papua.

  3. KAJIAN KESESUAIAN KUALITAS AIR UNTUK PENGEMBANGAN KERAMBA JARING APUNG DI PULAU SERANGAN, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.M. Ernawati

    2016-07-01

    Full Text Available The marine water area of Serangan Island has been used for several activities such as aquaculture, captured fisheries, ships transportation, tourism and also area for leachate discharge from Suwung waste area. Those activities resulted in the decrease of water quality which has negative effect on the cage net culture activities, especially that low water quality decrease the immune system of the cultured organisms. So far, the feasibility of water quality for cage net culture activity in Serangan Island has not been identified. The objective of this study is to investigate the water quality and its feasibility for the development of cage net culture activity in that area. This study use descriptive and explorative methods to figure out the actual condition of water quality and its feasibility for cage net culture development in marine water area of Serangan Island. Some measured parameters are water depth, current velocity, temperature, salinity, pH, DO, BOD, Ammonia (NH3-N, oil and lipid content, and lead (Pb. The results show that in Serangan Island marine water area, the water quality range as follow: temperature 26-28 °C; Salinity 23-26,67 ppt; pH 7,4-7,9; dissolved oxygen (DO 1,5-6 mg.l-1; BOD 6,1-8,2 g.l-1; NH3-N 0,4-0,9 mg.l-1; oil and lipid content <0,1; lead (Pb cannot detected (<0,0036 mg.l-1; current velocity 0,2-0,6 cm.s-1; and the water depth 5,5 – 9,4 m. Generally, those measured water quality parameters are feasible for marine culture using cage net culture system.

  4. SISTEM INFORMASI LINGKUNGAN SEBAGAI PENGEMBANGAN SISTEM KEWASPADAAN DINI MALARIA (Kajian di Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Hakim

    2012-09-01

    Full Text Available Nowadays, the detection system of outbreak uses Early Warning System (EWS, whereas the base of EWS is the malaria case founded If the outbreak information is late accepted by malaria program organizer in district/municipality level, it could cause the unoptimal malaria outbreak control. An Environmental Information System (EIS would be developed to prevent it. In order to develop EIS, it need to be determined the research location to get EIS parameter. The research objective is, to research the relation between environmental factor (the tide of sea water, rainfall, salinity, and algae with An. sundaicus larva density. An. sundaicus mosquito density, and malaria case to be utilized as parameter in compilation of EIS. The design of the research is analytic epidemiology study to evaluate the hypothesis of the possibility of causal relations's between risk factor and the disease. Format of the study is observational study by using a retrospective and prospective research plans. The analysis unit is the individual group that is bordered by geographically, between High Case Incidence village with Anopheles sundaicus vector. By using the SPSS version 10.0 software, data is processed to answer the hypothesis of the research and by using the programming language of Borland Delphi 7, the model of EIS can be compiled; and also Matlab software version 7.1 is used to analyze the approximation, to formulate, that will become a parameter in EIS and for the Data Base Management System, SQL Server 2000 software is used that has been conducted in Informatics Laboratory of the S2/S3 Study Program of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Gadjah Mada University. The tide of sea water factor, rainfall, salinity, algae, density of An. sundaicus larva, density of An. sundaicus mosquito, and malaria case, could be used as EIS parameter. A competent model of EIS in technical programming has been developed, that could be used easily, beneficially and optimally in the effort ofprevention of malaria outbreak. To conclude, environment factor, has a relation with An. sundaicus larva density, and An. sundaicus mosquito density. Environment factor such as rainfall, salinity, and algae, also An. sundaicus larva density, and An. sundaicus mosquito density gives the multiple regression impact to 51,9% of malaria case factor. That could be used as EIS parameter are rainfall, salinity, and algae, also An. sundaicus larva density, and An.sundaicus mosquito density, and malaria case. The utilization of environmental information system, is coordinated by health centre. Keyword: environmental information system, early warning system, malaria, outbreak. Anopheles sundaicus

  5. Asesmen Kebutuhan Pengembangan Profesionalisme Guru SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Canni Loren Sianturi

    2014-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan profesionalisme guru SMK RSBI. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Malang dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan rancangan studi kasus. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dan informannya adalah guru, siswa, dan orangtua siswa. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi, member check, dan expert judgement, untuk menjamin keabsahan temuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan karakteristik kompetensi guru, kebutuhan primer pengembangan profesionalisme guru adalah diklat tentang konsep dasar dan penerapan pembelajaran berbasis character building, bilingual, ICT, dan cara melaksanakan PTK, kebutuhan sekundernya adalah workshop strategi peningkatan kinerja dan keterampilan guru dalam berkomunikasi dan bekerja sama dengan stakeholders; berdasarkan bentuk, lokasi, dan waktu pelaksanaan kegiatan pengembangan profesionalismenya dibuat dalam bentuk belajar secara teori dan praktik, dilaksanakan di lokasi yang mudah dijangkau tanpa harus meninggalkan tugas di sekolah dan keluarga, dan intensitasnya ditingkatkan. Kata kunci: asesmen kebutuhan, pengembangan profesionalisme, profesionalisme guru

  6. Pengembangan Aplikasi Mobile Learning untuk Pertolongan Pertama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumei Chai

    2015-12-01

    Full Text Available Pengetahuan dan pelatihan mengenai Pertolongan Pertama merupakan hal yang terbilang penting. Oleh karena itu, diperlukan fasilitas yang lebih mudah bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan ini. Mengingat banyak masyarakat yang terhalang jarak dan waktu untuk mempelajarinya, maka dilakukanlah pengembangan metode pelatihan dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada saat ini sehingga persoalan jarak dan waktu serta informasi dapat terselesaikan. Pengembangan yang dilakukan memungkinkan peserta melaksanakan proses pelatihan secara mobile.

  7. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    OpenAIRE

    Joni Setiawan; Surti Indriastuti

    2016-01-01

    Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua) model yaitu model A (cincin motif polos) dan model B (cincin motif parang).Metode yang dipakai adalah denga...

  8. Pemikiran Islam dalam Jejak Kajian Humaniora

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Alie Humaedi

    2012-11-01

    Full Text Available Humaniora, suatu disiplin ilmu yang dianggap sama tua­nya dengan peradaban manusia. Dalam khazanah pemikiran Islam, disiplin ilmu ini tidak hanya dikembangkan oleh ahli ilmu adab (sosial kemanusiaan, tetapi juga oleh para teolog skolastik yang sebenarnya sangat berhati-hati dalam mengembangkan analisis dan interpretasi konteks terhadap teks-teks keagamaan. Perbedaan sudut pandang di antara keduanya pun melahirkan metode dan paham keilmuan yang ikut menyumbang tradisi perkembangan ilmu humaniora Barat. Sumbang an pemikiran Islam itu kemudian diakui Barat, sebagai buah imaginative geography dari perspektif orientalisme yang meng anggap Timur sebagai liyan (al-ãkhar. Usaha menjadikan kembali Timur sebagai diri (al-anã, oksidentalisme, pun begitu tampak dalam gerakan kontemporer disiplin ilmu humaniora. Disiplin ilmu ini kemudian me­wujud sebagai alat analisis konteks terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat, yang tidak lagi semata tertuju pada kajian sastra dan ke­bahasaan. Perkembangan mutakhirnya tidak lepas dari jasa pemikir an rasional para ahli ilmu kalam (teolog yang ditandai dengan menguat nya tafsir atas teks (tura>th. Secara fungsional, pemikiran Islam dalam jejak kajian humaniora telah ikut membuka kritisisme baru pengembang an masyarakat dan ilmu penge tahuan.

  9. Pembentukan Karakter dan Pengembangan Kompetensi Siswa Pendidikan Teknik di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta melalui Penerapan Total Quality Management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FX. Supriyono Raharjo

    2006-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembentukan karakter, pengembangan kompetensi siswa, budaya kerja, dan TotalQuaBty Management (TQM di SMK Katolik Santo Mikael (SMK Mikad Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan sumber informasi para pengelola, pelaksana, dan pelanggan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen yang relevan. Hasil analisis data menunjukkan pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi di SMK Mikael dilakukan melalui empat hal. Pertamat pelaksanaan proses pendidikan dan pelatihan berbasis produksi atau Production Based Training (PBT dan penerapan manajemen mutu ISO 9001:2000. Kedua, pelaksanaan kegiatan intrakurikuler (teori dan praktik dan kegiatan ekstrakurikuler mencakup rekoleksi, retret rohani, oleh raga, musik, pecinta alam, dan bela diri. Ketiga, penerapan Kurikulum SMK 2004 diorientasikan kepada kebutuhan dunia usaha dan industri. Keempat, penerapan indikator mutu berbasis pada kepuasan pelanggan dan standar mutu dan persentase serapan dan evaluasi tiap tahun. Kata kunci: pembangunan karakter, pengembangan kompetensi, TQM

  10. Kajian Potensi Teknologi Microbial Electrosynthesis Cell untuk Sintesis Senyawa Organik (C1 - C5 dari Gas Karbondioksida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustiana Yuliasni

    2015-10-01

    Full Text Available Karbon dioksida dapat direduksi menjadi etanol dan senyawa organik lainnya seperti asetat  dengan cara mengaplikasikan energi listrik dan dengan bantuan bakteri elektroaktif sebagai katalis, suatu teknologi yang dinamakan sebagai Microbial Electrosynthesis Cell (MES. Teknologi ini menjadi sangat menarik untuk diteliti lebih lanjut  karena merupakan upaya  untuk menyimpan energi listrik dari sumber  energi terbarukan seperti  energi panas matahari dan angin, sebagai upaya untuk mereduksi gas CO2dan  sebagai salah satu alternatif teknologi dalam produksi bahan bakar ramah lingkungan (biofuel.  Walaupun demikian, teknologi ini masih tergolong baru,dan penelitian yang ada masih  dalam skala laboratorium karena adanya hambatan-hambatan  untuk aplikasi  teknologi ini dalam skala pilot plant. Oleh karena itu, di dalam kajian iniakan menitik beratkan pada investigasi  secara kuantitatif dengan cara mereview  penelitian-penelitian yang sudah dilakukan selama kurun waktu 10 tahun ini, sehingga dapat dijadikan referensi dalam pengembangan teknologi ini untuk skala yang lebih besar nantinya.

  11. Arahan Pengembangan Kawasan Sumbing Kabupaten Magelang Sebagai Agropolitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellen Deviana Arisadi

    2016-04-01

    Full Text Available Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten yang tumbuh dan berkembang dengan konsep agropolitan. Berdasarkan RTRW Kabupaten Magelang Tahun 2010-2030 terdapat 3 kawasan agropolitan di Kabupaten Magelang, salah satunya adalah Kawasan Agropolitan Sumbing. Sejak penerapannya tahun 2011, konsep agropolitan pada kawasan Sumbing dinilai belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari masih adanya kesenjangan PDRB antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk merumuskan arahan pengembangan Kawasan Agropolitan Sumbing. Studi dilakukan dengan metode skoring untuk menilai kinerja Kota Tani Utama dan Kota Tani. Hasil yang didapatkan adalah kinerja setiap variabel untuk Kota Tani Utama (KTU Kaliangkrik dan setiap Kota Tani (KT Bandongan, KT Kajoran, dan KT Windusari. Analisis skoring dilakukan untuk mendapatkan variabel dengan kinerja yang kurang pada setiap KTU dan KT, sehingga dapat dirumuskan arahan untuk meningkatkan kinerja variabel tersebut. Secara umum, arahan untuk Kota Tani Utama Kaliangkrik adalah peningkatan untuk fasilitas pada sektor pemasaran agar dapat berorientasi ekspor, sedangkan arahan pengembangan untuk setiap Kota Tani adalah peningkatan jumlah pelaku industri pengolahan yang disesuaikan dengan komoditas unggulan pada masing-masing wilayah.

  12. PSA LEVEL 3 DAN IMPLEMENTASINYA PADA KAJIAN KESELAMATAN PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Kajian keselamatan PLTN menggunakan metodologi kajian probabilistik sangat penting selain kajian deterministik. Metodologi kajian menggunakan Probabilistic Safety Assessment (PSA Level 3 diperlukan terutama untuk estimasi kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Metode ini banyak dilakukan setelah kejadian kecelakaan Fukushima. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi PSA Level 3 pada kajian keselamatan PWR, postulasi kecelakan luar dasar desain PWR AP-1000 dan disimulasikan di contoh tapak Bangka Barat. Rangkaian perhitungan yang dilakukan adalah: menghitung suku sumber dari kegagalan teras yang terjadi, pemodelan kondisi meteorologi tapak dan lingkungan, pemodelan jalur paparan, analisis dispersi radionuklida dan transportasi fenomena di lingkungan, analisis deposisi radionuklida, analisis dosis radiasi, analisis perlindungan & mitigasi, dan analisis risiko. Kajian menggunakan rangkaian subsistem pada perangkat lunak PC Cosyma. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi metode kajian keselamatan PSA Level 3 sangat efektif dan komprehensif terhadap estimasi dampak, konsekuensi, risiko, kesiapsiagaan kedaruratan nuklir (nuclear emergency preparedness, dan manajemen kecelakaan reaktor terutama untuk kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Hasil kajian dapat digunakan sebagai umpan balik untuk kajian keselamatan PSA Level 1 dan PSA Level 2. Kata kunci: PSA level 3, kecelakaan, PWR   Reactor safety assessment of nuclear power plants using probabilistic assessment methodology is most important in addition to the deterministic assessment. The methodology of Level 3 Probabilistic Safety Assessment (PSA is especially required to estimate severe accident or beyond design basis accidents of nuclear power plants. This method is carried out after the Fukushima accident. In this research, the postulations beyond design basis accidentsof PWR AP - 1000 would be taken, and simulated at West Bangka sample site. The

  13. DAYA SAING DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MINYAK SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhar Samudera Nayantakaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian Crude palm oil CPO products in the international market and to analyze the strategy to improve the competitiveness of Indonesian CPO. The analysis methods used this research were descriptive qualitative methods. The tools used to analyze the competitiveness of palm oil is Revealed Comparative Advantages and Porter Diamond Theory, while the development of the strategy used to determine the SWOT method. Based on the analysis of Porter's Diamond System and revealed comparative advantages, this study concluded that the competitiveness of Indonesian CPO was pretty strong, but it still needed a strategy to strengthen its competitiveness especially on derivative products. Some of the routine strategies that need to be done every year, are the development of the CPO industry human resources through training and innovation activities, paying attention to national and international issues by improving government policies, downstream industrial development and palm oil value-added increase, enhance cooperation with manufacturers from other countries through promotions.Keywords: crude palm oil, competitiveness, strategy, analysis of porter's diamondABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing produk Crude Palm Oil (CPO Indonesia di pasar internasional dan menganalisis strategi peningkatan daya saing CPO Indonesia. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Alat  yang digunakan untuk menganalisis daya saing minyak sawit  adalah Revealed Comparative Advantages dan Teori Berlian Porter, sedangkan untuk mengetahui strategi pengembangan digunakan metode SWOT. Hasil analisis Sistem Berlian Porter dan revealed comparative advantages disimpulkan bahwa daya saing CPO Indonesia cukup kuat, namun masih diperlukan adanya strategi untuk memperkuat terutama pada produk turunan CPO. Strategi rutin yang harus

  14. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  15. Rekayasa Pengembangan Desain Motif Batik Khas Melayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPengembangan desain batik melalui rancang bangun perekayasaan desain menurut ragam hias Melayu meliputi pengembangan motif dan proses, termasuk pemilihan komposisi warna. Proses yang sering dilakukan yaitu proses celup, penghilangan lilin dan celup warna tumpangan atau proses colet, celup, penghilangan lilin atau celup kemudian penghilangan lilin yang disebut Batik Kelengan. Setiap pulau di Indonesia mempunyai ciri khas budaya dan kesenian yang dikenal dengan corak/ragam hias khas daerah, juga ornamen yang diminati oleh masyarakat dari daerah tersebut atau dari daerah lain. Kondisi demikian mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang memanfaatkan unsur–unsur seni. Adapun motif yang diperoleh adalah: Ayam Berlaga, Bungo Matahari, Kuntum Bersanding, Lancang Kuning, Encong Kerinci, Durian Pecah, Bungo Bintang, Bungo Pauh Kecil, Riang-riang, Bungo Nagaro. Pengembangan desain tersebut dipilih 3 produk terbaik yang dinilai oleh 5 penilai yang ahli di bidang desain batik, yaitu motif Durian Pecah, Ayam Berlaga, dan Bungo Matahari. Rancang bangun diversifikasi desain dengan memanfaatkan unsur–unsur seni dan ketrampilan etnis Melayu yaitu pemilihan ragam hias dan motif batik Melayu untuk diterapkan ke bahan sandang dengan komposisi warna yang menarik, sehingga produk memenuhi selera konsumen. Memperbaiki keberagaman batik dengan meningkatkan desain produk antara lain menuangkan ragam hias Melayu ke dalam proses batik yang menggunakan berbagai macam warna sehingga komposisi warna memadai. Diperoleh hasil produk batik dengan ragam hias Melayu yang berkualitas dan komposisi warna yang sesuai dengan karakter ragam hias Melayu. Rancang bangun desain produk untuk mendapatkan formulasi desain serta kelayakan prosesnya dengan penekanan pada teknologi akrab lingkungan dilaksanakan dengan alternatif pendekatan yaitu penciptaan desain bentuk baru.Kata kunci: desain, batik, rancang bangun, ragam hias, MelayuABSTRACTDevelopment of batik design through

  16. Pengembangan Dashboard Information System (DIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Januarita

    2015-11-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh organisasi. Informasi merupakan salah satu aset yang paling utama dalam mendukung kemajuan dan pencapaian tujuan suatu organisasi. Pengukuran kinerja dari suatu organisasi perlu dilakukan untuk memastikan ketercapaian yang telah ditetapkan. Dalam proses pengukuran kinerja diperlukan data dan informasi yang diambil dari bagian yang terkait ataupun keseluruhan. Hasil dari monitoring kinerja dapat langsung di lihat oleh user yang berkepentingan secara efektif dan efisien. Dashboard merupakan suatu alat yang dapat membantu pimpinan dari perguruan tinggi untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja organisasinya dengan menyajikan informasi Key Performance Indicators (KPI dalam bentuk antar muka visual secara sekilas dalam satu layar, sehingga data dapat dianalisa dengan lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji berbagai konsep mengenai dashboard, KPI dan visualisasi informasi. KPI yang digunakan dalam pengembangan dashboard di LPPM menggunakan indikator dari kontrak manajemen pada program customer dan learning growth yang diterapkan di ST3 Telkom Purwokerto. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model waterfall pada penyampaian dashboard ke user yang telah dilakukan dengan 2 iterasi, dashboard ini sudah memenuhi kebutuhan dari LPPM dalam memantau kinerjanya.

  17. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  18. Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking

    OpenAIRE

    2008-01-01

    Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya...

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN ASURANSI TERNAK SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Sari An-nisa

    2015-03-01

    memberikan kerugian bagi pelaku subsektor peternakan khususnya peternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor lingkungan yang berpengaruh pada pelaksanaan pilot project asuransi ternak sapi pada PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan dalam pelaksanaan pilot project, sehingga dapat ditentukan tujuan perusahaan dan selanjutnya akan ditentukan strategi yang sesuai untuk diimplementasikan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia sebagai pelaksana pilot project asuransi ternak sapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu diketahui beberapa faktor lingkungan yang paling berpengaruh pada pelaksanaan pilot project asuransi ternak sapi diantaranya adalah kinerja dan brand image perusahaan serta adanya payung hukum berupa UU No 19 tahun 2013. Posisi perusahaan dalam pelaksanaan pilot project ini adalah dalam posisi pertahankan dan pelihara dengan rekomendasi strategi yaitu strategi penetrasi pasar dan strategi pengembangan produk. Pada penelitian ditentukan delapan alternatif strategi yang diperoleh dengan alat analisis SWOT dan ditentukan satu prioritas strategi yang diperoleh dengan alat analisis QSPM sebagai rekomendasi kepada perusahaan yaitu perusahaan melakukan kerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk sosialisasi asuransi ternak sapi dan penerapan good breeding practice.Kata kunci:  strategi pengembangan, asuransi ternak sapi, pilot project, PT Asuransi Jasa Indonesia, QSPM

  20. PENGEMBANGAN KONSEP SISTEM JAMINAN HALAL DI RUMAH POTONG AYAM (Studi Kasus pada Industri Daging Ayam [Concept Development Of Halal Assurance System In The Chicken Slaughter House (Case Study Of Chicken Meat Industry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Estuti1

    2005-12-01

    Full Text Available The application of effective halal assurance system model was one of producer's effort to supply halal food for Moslem consumers. The objective Of this research was to develop halal assurance system concept which is consist of halal manual. Halal Standard Operating Procedure, Guideline, and Work Instruction which should be applied at Chicken Slaughter House. flied research used descriptive method by distributing questionnaire, direct observation, on-site verification and halal assurance system assessment on two Chicken Slaughter House. The halal assurance system assessment was conducted based on ISO 9000, 2000 guideline of arrangement of HACCP system. The conclusion of this research was that this Halal Assurance System was suitable to be used as a standard for Chicken Slaughter House. The document change on both industry was that of applied halal assurance system. It was found that there were two kinds of haram Critical Control Point, which were two points at raw material and four point at chicken production process

  1. PIROLISIS LIGNIN DARI LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT UNTUK PENGEMBANGAN SURFAKTAN DALAM PROSES ENHANCE OIL RECOVERY (EOR (Pyrolysis of Lignin From Waste of Palm Oil Industries for The Development of Surfactants for Enhance Oil Recovery (EOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryo Purwono

    2001-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Pirolisis dari lignin yang berasal dari limbah industri kelapa sawit dapat menghasilkan alkohol dan derivatif lainnyd yang dapat digunakan sehagai surfaktan. Prosedur penelitian proses pirolisis ini odalah sebagai berikut: I serabut atau tandan sisa pengolahon kelapa sawit yang sudah dikeringkan dimasukkan kedalam reaktor dengan berat tertentu dan dipanaskan sampai suhu yang diinginkan, 2 produk pirolisis yang keluar dari reoktor kemudian didinginkan sampoi mencapai suhu kamor, 3 hasil cair ditampung didalam gelas ukur dan hasil gasnya ditampung di suatu botol tertentu. Suhu paling baik yang dicapai adalah 4A0 "C untuk lignin yong berasal dari serabut dan 350'C untuk lignin yang berasal dari tandan kelapa sawit. Surfaktan yang dihasilkan sekitar j4 sampai 38% dari produk pirolisis. Pada penelitian ini kecepatan reaksi dianggap order satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfakton yang dihasilkan dapat membentuk emulsi dengan minyak menta.h. Hal ini menunjukkon bahwa surfaktan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan untuk proses EOR.   ABSTRACT Pyrolysis of lignin from waste of palm oil industries produces alcohol and its derivatives which can be sulfonated to become surfactant. The experimental procedures for the pyrolysis process were as follows: 1 dried palm oil husks at a certain weight were put into the pyrolysis reactor and heated up to a certain temperafure; 2 the product leaving the reactor was cooled down to room temperature; and 3 the liquid product was collected in a flask while the gas product was put into a big bottle. The best temperature obtained for producing liquid product was 400 oC for lignin from palm oil fruit fibers and 350 oC for lignin from palm oil fruit stems. The surfactant developed was in the range between 34 and 38% from the pyrolysis product. In this experiment, the reaction rate was assumed to be in first order. The result showed that the surfactant obtained from the experiment could form emulsion

  2. Pengembangan Panduan Pelatihan Self Advocacy Siswa SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariadi Ahmad

    2014-04-01

    Full Text Available Individu sebagai makhluk sosial mempunyai dorongan untuk berintraksi, dalam interaksi sosial individu memerlukan keterampilan sosial yang baik. Self advocacy sebagai salah satu bagian keterampilan sosial sangat perlu diajarkan kepada siswa. Siswa merupakan individu yang sedang mengalami perubahan pisik, psikis, fase transisi, kebimbangan jati diri dan identitas diri. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan panduan pelatihan self advocacy siswa SMP, yang bertujuan meng-hasilkan panduan yang memenuhi akseptabilitas dan efektif meningkatkan self advocacy siswa SMP. Model pengembagan meggunakan model Borg & Gall (1983. Hasil uji ahli dan uji pengguna terhadap panduan telah memenuhi kriteria akseptabilitas, dari hasil pretest dan posttest siswa yang diukur dengan skala self advocacy menunjukkan peningkatan. Kata kunci : pengembangan, panduan pelatihan, self advocacy

  3. PERENCANAAN\tPENGEMBANGAN KOMODITAS KEDELAI DALAM UPAYA PEMENUHAN KEDELAI DI KABUPATEN WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Revian Adhiaksa

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi daerah mana yang memiliki lahan pertanaian potensial untuk dikembangkan komoditas tanaman kedelai, mengidentifikasi daerah yang memiliki kelengkapan infrastruktur dan nantinya berpotensi sebagai wilayah pendirian industri olahan kedelai, menyusun pemetaan pengembangan komoditas tanaman kedelai, dan menyusun strategi pengambangan tanaman kedelai di Kabupaten Wonogiri. Hasil  penelitian  menunjukkan  Kecamatan Batuwarno, Kecamatan Nguntoronadi, Kecamatan Manyaran, Kecamatan Selogiri, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Jatisrono merupakan kecamatan potensial untuk pengembangan komoditas tanaman kedelai. Kecamatan Selogiri, Kecamatan Purwantoro, dan Kecamatan Jatisrono mempunyai arah pengembangan menjadi sentra produksi komoditas tanaman kedelai dan sentra industri pengolahan kedelai. Strategi yang dapat mendukung pengembangan komoditas tanaman kedelai antara lain optimalisasi lahan pertanian, peningkatan kualitas sumberdaya manusia petani, perubahan tata niaga kedelai, kebijakan impor dan pemberian stimulus dari pemerintah baik berupa bantuan langsung seperti benih unggul maupun subsidi pupuk. Kecamatan yang berpotensi menjadi sentra produksi kedelai dapat lebih mengembangkan komoditas tanaman kedelainya sehingga pemerintah dapat mengoptimalkan kemampuan produksi dan kecamatan yang menjadi sentra industri pengolahan kedelai dapat lebih meningkatkan nilai tambah komoditas kedelai.  The purpose of this study was to identify which areas have the potential for soybean commodity development, identify which areas have proper infrastructure and potentiality as a region for soybean processing industry establishment in the future,  compile commodity development mapping of soybean, and strategize soybean development in the Wonogiri Regency. The result showed Batuwarno District, Nguntoronadi District, Manyaran District, Selogiri District, Jatiroto District, Purwantoro District and

  4. MODEL PENGEMBANGAN TATA RUANG KAWASAN OBJEK WISATA AIR STUDI KASUS: OBJEK WISATA AIR JOLOTUNDO, KLATEN (Models of Land Use Development in Water Tourism Area Case Study: Jolotundo Water Recreation, Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nindyo Suwarno

    2009-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kepariwisataan dan konservasi lingkungan di Objek Wisata Jolotundo, Kabupaten Klaten, sehingga dapat tumbuh dan berkembang sebagai kawasan tujuan wisata yang kompetitif dan mempunyai peran strategis dalam pengembangan kepariwisataan di Klaten. Permasalahan yang ada di Objek Wisata Jolotundo adalah karena belum maksimalnya penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, belum adanya penataan ruang yang harmonis antara fungsi rekreasi dan fungsi preservasi lingkungan, serta kurangnya diversifikasi atraksi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif dengan paradigma naturalistik. Sedangkan pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perencanaan pariwisata terpadu (integrated tourism development, keterpaduan supply dan demand pariwisata, preservasi konservasi, dan ekowisata. Berdasarkan hasil kajian ini, dapat disimpulkan bahwa perancangan Kawasan Jolotundo harus mengacu pada prinsip integrasi antara fungsi preservasi dengan fungsi rekreasi. dan menciptakan linkage dengan lokasi pemandian. Dalam perkembangan selanjutnya, konsep perancangan Kawasan Jolotundo diharapkan dapat melibatkan elemen air dan partisipasi masyarakat.   ABSTRACT The purpose of this research is to develop tourism potential and environment conservation of Jolotundo tourism destination, Klaten Municipality, so it can grow and develop as a competitive tourism destination with strategic role in Klaten tourism development. The problem of Jolotundo tourism destination especially related to the lack of sustainable resources use, disharmony land use planning between recreational and preservation function, and the lack of attraction diversification. The method of this research is qualitative approach with naturalistic paradigm, which are integrated tourism development, appropriate supply and demand, preservation- conservation  and ecotourism. The result of this research reveals the model of  Jolotundo planning

  5. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT AREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2015-03-01

    Full Text Available Aren is a type of palm that has a highly potential economic value. Lareh Sago Sub-district is the largest producer in the District of Lima Puluh Kota; however, it is only processed to produce wine and molded sugar. This study aimed to formulate a strategy for the sugar palm sugar agro-industrial development in Lareh Sagohalaban. The research method was a case study in the form of quantitative descriptive, and the data were processed using IFE/EFE, SWOT and AHP. The values obtained from IFE and EFE matrixes were 2.646 and 2.298 respectively. From the SWOT analysis, alternative strategies were obtained, namely, SO Strategy: Strengthening the R & D to develop market-based sugar processing for commercial scale and diversification of palm downstream products; WO Strategy: Improving upstream subsystem to develop nursery based on palm local seed varieties and providing institutional assistance; ST Strategy: Determining agro-technopark for palm industrialization, providing assistance in the form of appropriate packaging technology accordance with the standards, and WT Strategy: increasing commitment and cooperation among stakeholders in strengthening palm agro-industry, increasing marketing and promotion for the expansion and sanction policy for any company selling Aren in the form of wine. From the result of AHP analysis, the determinant factors in developing the business include Technology (0.439, the Government as the actor (0.577, and product diversification as the strategy (0.388.Keyword: Aren (palm, cluster- agro technopark, IFE/EFE matrixes, SWOT analysis, AHPABSTRAKAren (Arenga pinnata Merr adalah jenis palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi. Kecamatan Lareh sago halaban merupakan penghasil Aren terbesar di Kabupaten Lima Puluh Kota, namun dalam pengolahannya masih mengolah menjadi gula cetak dan lebih banyak dalam bentuk tuak. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan agroindustri gula semut aren di Kecamatan

  6. Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sindung Tjahyadi

    2008-10-01

    Full Text Available Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi.

  7. STRATEGI PENGEMBANGAN INSTITUSI PELAYANAN KESEHATAN GIGI DENGAN PENDEKATAN RISET OPERASIONAL (Suatu Kajian Terhadap Perencanaan Strategik Pengembangan Klinik Gigi Akadmeik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Tahun 2000 - 2004

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Erri Astoeti

    2015-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine the best strategy to develop dental health institution. This study used operational research method with qualitative and quantitative analysis and aided by forecasting technique such as Time Series Forecasting from QSB+ at Academic Dental Clinic (KGA FKG Usakti. The research was done in 3 (three stages. Stage 1 (input stage covered the external and internal analysis of KGS FKG Usakti through a Consensus Decision Making Group (CDMG. In stage II (matching stage the result of stage I was analyzed using Internal-External (IE and SWOT matrix. The best strategy priorities was determined in the last stage (decision stage using the QPSM matrix. In the matching stage, CDMG agreed that KGA FKG Usakti is at Grow and Build position which consisted of intensive strategies (market penetration, market development, product development, and integrative strategies (forward, backward, horizontal integration. As conclusion, KGA FKG Usakti has a significant market potential and relatively strong internal capability, in a competitive atmosphere. The position of grow and build indicates that a quality improvement is still needed. All selected strategies shall be operated and reorganized following three different structures of increasing sales/marketing, operations and performances, and supporting infrastructure.

  8. ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK PEMBANGUNAN PEDESAAN: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Kuntariningsih

    2014-11-01

    Full Text Available Teknologi pertanian diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Berbagai teknologi pertanian telah diperkenalkan dan disebarluaskan kepada petani, tetapi sebagian besar petani pedesaan masih dianggap tertinggal dari masyarakat lain. Kajian ini bertujuan mempelajari kegagalan penyebaran teknologi pertanian dalam mengentaskan kemiskinan di daerah pedesaan. Berdasar kajian ini nantinya diharapkan mampu merumuskan strategi dari asepk sosiologis terkait penyebaran teknologi pertanian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, ekonomi dan kelembagaan perlu mendapat perhatian lebih dari pembuat kebijakan baik di tingkat nasional dan lokal dalam rangka untuk meningkatkan dampak diseminasi teknologi pertanian dalam peningkatan kesejahteraan petani di daerah pedesaan. Abstract Agricultural technology is expected to help farmers to improve welfare. Various agricultural technologies have been introduced and disseminated to farmers, but to some extents, peasants are still considered lag behind other communities. This paper is conducted investigate the failure of agricultural technologies dissemination in alleviating poverty in rural areas. This strudy showssocial, economic and institutional factors that need more attention from policy makers both at national and local levels in orde to improve impact of agricultural technology dissemination in escalating farmers’ welfare in rural areas.

  9. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  10. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL DENGAN PENDEKATAN BIOINFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini Pangastuti

    2016-02-01

    Buku ajar merupakan buku panduan pembelajaran yang digunakan oleh siswa guna membantu mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan buku ajar merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi tercapainya indikator pembelajaran. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan Bioinformatika menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Buku ajar yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran, 15 mahasiswa uji coba perorangan, dan 15 mahasiswa uji coba kelompok sedang. Hasil validasi ahli materi menyatakan layak sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran menyatakan layak sebesar 82,4% dengan kategori baik.

  11. PENGEMBANGAN MODEL TEACHERPRENEUR PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisnu Rachmad Prihadi

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 mengungkapkan pengembangan profesionalitas pendidik yang selama ini diterapkan; (2 menemukan model pengembangan teacherpreneur; dan (3 menentukan keefektifan internal model teacherpreneur di SMK Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa. Penelitian ini menggunakan metode research and development yang terdiri dari tiga langkah: studi pendahuluan, pengembangan model, dan uji coba internal. Penelitian dilakukan di SMK negeri dan swasta di kota Yogyakarta. Pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 pengembangan profesionalitas pendidik pada guru SMK yang diteliti sebagian besar berasal dari pemerintah, dan dari sekolah. Program pemerintah terdiri dari MGMP, OJT, sosialisasi kurikulum, ujian kompetensi, dan diklat assessor, sedangkan program pengembangan pendidik di sekolah bergantung pada kebijakan dan strategi dari masing-masing kepala sekolah; (2 Model teacherpreneur yang dikembangkan tersusun atas komponen kompetensi, kreatifitas, dan efektivitas; (3 Keefektifan model hasil uji internal yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ahli setuju dengan kategori: (a komponen model telah lengkap (92,83%; (b struktur komponen model telah jelas (91,65%; (c hubungan antar komponen model telah jelas (95,83%; (d keterbacaan model telah baik (95,83%; (e model telah layak (95,83%; dan (f model efektif jika diimplementasikan (87,5%. Kata kunci: pengembangan, profesionalitas, pendidik, teacherpreneur DEVELOPING A MODEL OF TEACHERPRENEUR IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS Abstract This research aimed to: (1 reveal the teacher’s professional development model currently applied; (2 generate a teacherpreneur development model; and (3 determine the internal effectiveness of teacherpreneur development model in the vocational high schools (SMK having the study program of technology and engineering expertise. This research employed the research and development method which consisted of

  12. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Melly Handayani; Suwardi Endraswara

    2015-01-01

    Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2) mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3) mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimed...

  13. PENGEMBANGAN BIBIT RUMPUT LAUT Gracilaria sp. HASIL KULTUR JARINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak lengkap dapat dilihat pada Full PDF   Ketersediaan bibit rumput laut untuk menunjang kegiatan budidaya yang berkelanjutan merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Dengan kultur jaringan, penyediaan bibit rumput laut unggul untuk kegiatan budidaya diharapkan dapat dilakukan secara kontinu. Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP Maros telah mengembangkan bibit rumput laut hasil kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi pengembangan bibit rumput laut hasil kultur jaringan sehingga dapat digunakan dalam kegiatan budidaya.

  14. PENGEMBANGAN DESA WISATA RUMAH DOME BERBASIS AGROINDUSTRI PANGAN LOKAL (Kajian Diversifikasi Ketela Pohon di Desa Wisata Rumah Dome Prambanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Wuri Ani

    2013-11-01

    Full Text Available Pangan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan baik dari segi jumlah, mutu, gizi maupun keamanan berkaitan dengan Sumberdaya Manusia (SDM. Kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat menentukan SDM masyarakat tersebut. Agroindustri pangan lokal merupakan kegiatan yang memberdayakan sumberdaya lokal (indigenous resources. Seluruh potensi lokal dimanfaatkan untuk menguatkan agroindustri pangan lokal. Penduduk di kawasan wisata Rumah Dome belum mampu mengolah bahan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan membentuk kelompok usaha produktif Ibu-Ibu PKK di Rumah Dome untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis pangan lokal (ketela pohon. Hal yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengolahan ketela pohon menjadi ceriping singkong berbagai rasa, keripik belut daun singkong, membuat brownies berbahan tepung ketela, mengemas produk dengan brand Rumah Dome dan memberikan pelatihan pembukuan sederhana. Dengan kegiatan ini diharapkan akan tumbuh kelompok usaha produktif sehingga dapat mengangkat citra wisata Rumah Dome dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Rumah Dome. Abstract Food is a major necessity in human life. Food needs are important for human resource (HR both in terms of quantity and quality. Quality of food consumption and nutrition communities determine the HR community. Local food agroindustry is an activity that empowers local resources (indigenous resources. The whole potential of local food used to strengthen local agroindustry. Residents in the tourist area of Dome House have not been able to process local food. This activity aims to establish productive business of woman group (PKK in Dome House to increase the economic value of local food (cassava. The activities are training for production process, packaging with Dome House’s brand and simple accounting management. The cassava processing training are: (1 making variety flavors of cassava chips; (2 producing eel chips from cassava leaves and (3 making brownies from cassava flour. These activities are expected to grow productive business groups that can raise the image of Dome House tour and increase the income of Dome House household.

  15. KAJIAN PENGEMBANGAN TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI DI SENTRA KAWASAN PELABUHAN PERIKANAN MUARA KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Syarwani

    2016-09-01

    Full Text Available The potential Fish Auction Place in the fish port of Muara Kintap is expected to become the center of economic growth and development of fisheries. The existence of the facility is an input to the process of the function implementation in Fish Auction Place which condition is related to its availability and number in the fish port. The facilities which are managed optimally will produce the optimum output anyway. This study aimed to identify the presence of TPI in the central area of the Muara Kintap in Kecamatan Tanah Laut which has the potential to be developed. This study uses descriptive qualitative research and literature survey.  Based on the survey results, it was revealed that the condition of Fish Auction Place (TPI in the fish port of Muara Kintap in Kecamatan Tanah Laut did not implement a pure  auction, it was due to the basic facilities, unwell maintained functional and supporting tools, and also due to the collaboration of some merchants in controlling prices. Several attempts to optimize Fish Auction Place (TPI including the addition of supporting facilities, such as clean water, cool boxes, scales and carts/baskets as well as banks as partners in financial institutions to access capitals for a business group of fishermen. The comfortable condition of loading and unloading activities, as well as sanitation and hygiene, really needs to be fulfilled, including the revitalization of the fish fleet. Ideally, in every region of fishery activities in a fishermen concentration area, a fish port should be built, or at least fish hauling with clean Fish Auction Unit, to meet the requirements of the integrated quality program so that the selling prices of fish caught by fishermen con be rewarded appropriately. SWOT analysis results  indicated that strategy chosen was the S - O (Strengths – Opportunities which utilized all power of Muara Kintap Fish Port to take advantage of development opportunities as much as possible.

  16. PENGEMBANGAN DESA WISATA RUMAH DOME BERBASIS AGROINDUSTRI PANGAN LOKAL (Kajian Diversifikasi Ketela Pohon di Desa Wisata Rumah Dome Prambanan)

    OpenAIRE

    Susi Wuri Ani; Mei Tri Sundari; Ernoiz Antriyandarti

    2013-01-01

    Pangan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan baik dari segi jumlah, mutu, gizi maupun keamanan berkaitan dengan Sumberdaya Manusia (SDM). Kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat menentukan SDM masyarakat tersebut. Agroindustri pangan lokal merupakan kegiatan yang memberdayakan sumberdaya lokal (indigenous resources). Seluruh potensi lokal dimanfaatkan untuk menguatkan agroindustri pangan lokal. Penduduk di kawasan wisata Rumah Dome belum mampu meng...

  17. Kajian Pengembangan Destinasi Pada Tingkat Tapak Di Puncak Puspo Ardi Kabupaten Kulon Progo Dengan Pendekatan Analisis Swot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Hermawan

    2017-09-01

    ABSTRACT Tourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO. Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie. Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping

  18. Arahan Pengembangan Kawasan Cagar Budaya Singosari Malang Sebagai Heritage Tourism

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Krisnawati

    2014-09-01

    Full Text Available Permasalahan di kawasan cagar budaya Singosari yaitu kurangnya peran serta stakeholder dan keterpaduan perencanaan dalam mengembangkan obyek pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan kawasan cagar budaya Singosari Malang sebagai Heritage Tourism. Tahapan dalam penelitian ini meliputi mengetahui potensi dengan menggunakan analisa teoritical descriptif dan skoring, mengetahui kendala dengan menggunakan analisa teoritical descriptif dan skoring. Selanjutnya dilakukan penentuan faktor yang berpengaruh dengan menggunakan teknik analisa deskriptif dan analisa Delphi. Kemudian dalam perumusan arahan pengembangan kawasan cagar budaya di Singosari Malang menggunakan teknik content analysis. Arahan untuk pengembangan kawasan cagar budaya Singosari sebagai heritage tourism terdiri dari arahan mikro spasial-non spasial dan arahan makro spasial-non spasial yang dibagi menjadi 3 zona pengembangan secara spasial di kawasan cagar budaya Singosari yaitu zona inti, zona pendukung langsung dan zona pendukung tidak langsung. Zona inti merupakan tempat adanya bangunan cagar budaya sebagai daya tarik wisata, zona pendukung langsung berkaitan dengan arahan mikro spasial-non spasial yaitu penataan bangunan cagar budaya yang kondisinya sebagai ikon kawasan dan kesejarahan yang terkandung didalamnya, fasilitas akomodasi serta fasilitas pendukung pengembangan. Kemudian zona pendukung tidak langsung berkaitan dengan arahan makro spasial-non spasial yaitu partisipasi masyarakat, atraksi wisata, pemasaran, aksesibilitas, implementasi kebijakan, pengembangan antar obyek wisata, kerjasama sektor swasta serta pendanaan di kawasan wisata cagar budaya.

  19. Pengembangan Bumper Depan Mobil Pick Up Multiguna Pedesaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfie Adiananda

    2015-03-01

    Full Text Available Tim Pengembangan Mobil Jurusan Teknik Mesin ITS bekerja sama dengan PT. INKA, PT. Railindo Global Karya, dan PT. Karya Tugas Anda melakukan pengembangan mobil GEA. Salah satu pengembangan yang akan dilakukan adalah pengembangan desain bumper depan. Dari hasil pengkajian pada bagian bumper, tidak ditemukan adanya fog lamp untuk membantu penerangan pada saat cuaca buruk. Rancangan bumper baru terbuat dari komposit jenis e-glass dan pengujiannya mengikuti standar, dimana gaya yang terjadi pada saat terjadi benturan dihitung berdasarkan standar pengujian ECE Regulation No.42. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa kekuatan bumper depan dalam menahan benturan. Langkah-langkah dalam pengembangan bumper adalah mensimulasikan pengujian tumbukan untuk mengetahui nilai deformasi dan tegangan dari tiap ketebalan bumper yang berbeda, lalu setelah didapatkan ketebalan yang sesuai akan dilakukan proses pembuatan dan pemasangan bumper depan pada mobil pick up multiguna. Hasil yang didapatkan dari penelitan ini adalah bumper hasil pengembangan memiliki dimensi panjang 1430 mm, lebar 500 mm, tinggi 500 mm dan ketebalan bumper yang dipilih adalah 4 mm dimana tegangan yang terjadi adalah sebesar 785,98 MPa sedangkan deformasi bumper hasil simulasi adalah sebesar 18,160 mm, jauh lebih kecil daripada deformasi yang diizinkan yaitu 60 mm. Proses pembuatan bumper dengan metode wet-lay up.

  20. STRATEGI PENGEMBANGAN BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fauzanul Hakim Abdurrahim

    2015-03-01

    Full Text Available The purpose of this study were to identify and review external and internal factors influencing Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI in achieving its vision and mission, to set up alternative development strategies in BPBPI and to formulate priority strategies for development of BPBPI. Descriptive analysis method were used in this study is. The analysis tools being used in this study were environmental analysis, internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external matrix (IE, strengths weaknesses opportunities threats (SWOT and combination of analytical hierarchy process (AHP and SWOT. Using IE Matrix, the company were indicated to be in the position of Quadrant V, which is ‘hold and maintain’ position with general strategy is market penetration and product development. Based on the results of SWOT analysis, were identified six alternative strategies that can be recommended in the development BPBPI is (1 Market penetration strategy through development new products and improved distribution network, (2 Finding an alternative sources of new organic raw materials and cheap as well has a lots availability, (3 Improvement on BPBPI’s products promotional strategy through road show to consumers in periodical, (4 Strategy optimization experimental farm through planting excellence seeds, (5 Conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market, (6 Improve welfare expert for the creation of conducive working atmosphere. Priority strategy with highest total efficiency values (18,15% obtained from AWOT were conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market.Keywords: development strategy, BPBPI, AWOT, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang Memengaruhi BPBPI dalam mencapai visi dan misinya, menyusun alternatif strategi pengembangan di BPBPI

  1. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Produk Pada Mata Kuliah Praktek Elektronika Daya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Silfia Dewy

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berupa model pembelajaran berbasis produk pada mata kuliah praktek Elektronika Daya di jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektro Industri FT UNP. Model Pembelajaran Berbasis Produk dirancang untuk dapat meningkatkan hasil belajar serta kreativitas mahasiswa dalam proses pembelajaran untuk penciptaan sebuah produk dengan standar industri sehingga layak untuk dijual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R and D, dan prosedur pengembangan Borg dan Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan model pembelajaran berbasis produk. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini sebagai berikut: (1 Validitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan valid pada aspek konstruk dengan nilai 0,8333, pada aspek isi dinyatakan valid dengan nilai 0,8181, pada aspek penyajian dinyatakan valid dengan nilai 0,850 dan valid pada aspek SAP dengan nilai 0,8722. Rata-rata kevalidan menurut kelima ahli adalah 0,8434. (2 Praktikalitas model pembelajaran berbasis produk berdasarkan respon dosen dinyatakan praktis dengan nilai 87,50% dan berdasarkan respon mahasiswa dinyatakan praktis dengan nilai 85,30% (3 Efektivitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis produk ini valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai sebuah model pembelajaran.

  2. FONOLOGI BAHASA RONGGA: SEBUAH KAJIAN TRANSFORMASI GENERATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I NYOMAN SUPARSA

    2012-11-01

    Full Text Available Disertasi yang berjudul Fonologi Bahasa Rongga: Sebuah Kajian TransformasiGeneratif bertujuan untuk menjawab tiga hal yang menjadi masalah, yaitu (1bagaimanakah ujud (realisasi fonologis dari morfem-morfem bahasa Rongga, baik padatataran fonemis maupun pada tataran fonetis?, (2 bagaimanakah syarat-syarat strukturmorfem bahasa Rongga, baik yang berkaitan dengan syarat-syarat positif maupun jikamaka?,dan (3 bagaimanakah proses dan kaidah fonologis bahasa Rongga menjelaskanproses perubahan realisasi fonologis menjadi realisasi fonetis?Dengan menggunakan pendekatan fonologi generatif, fonologi autosegmental danfonetik khususnya fonetik artikulatoris dan akustik, dan metode linguistik lapangan,kepustakaan, dan analisis, serta ditunjang oleh teknik perekaman, pencatatan, danpalatografi maka dihasilkan penelitian dalam bentuk disertasi.Bahasa Rongga mempunyai 6 segmen vokal, baik secara fonemis maupun fonetis,yaitu /i, e, u, o, ?, a/ [i, e, u, o, ?, a]. Bahasa Rongga mempunyai 25 segmen konsonansecara fonemis, yaitu /p, b, t, d, k, g, d?, , , , b,

  3. Anna M. Gade dan MTQ di Indonesia: Sebuah Kajian Metodologis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rohman

    2016-06-01

    Full Text Available Tulisan ini merupakan upaya pembacaan ulang terhadap penelitian orientalis yang meneliti tentang praktek pembacaan Al-Qur’an di Indonesia. Pembacaan tentang karya ini menjadi penting, utamanya dalam kaitannya dengan metodologi yang dipakai, karena pada saat yang bersamaan para peminat kajian Al-Qur’an dan budayawan, banyak yang melihat aktifitas yang muncul di masyarakat menunjukkan gejala alamiah yang dapat didekati dengan disiplin keilmuan sosial-humaniora. Dalam tulisan ini dijelaskan bahwa Anna Gade mengoperasikan teori Geertz tentang Agama sebagai realitas kebudayaan. Sehingga Anna mengatakan bahwa praktik pembacaan Al-Qur’an didasari oleh beberapa hal yang kemudian dikelompokkan ke dalam mood and motivation.

  4. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBASIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI WILAYAH PASANG SURUT (STUDI KASUS: KABUPATEN PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-08-01

    Full Text Available Central Kalimantan province has tidal swampland with total area of about 5.5 million hectares and it is considered as potential area for agricultural development. Basically, the land can be cultivated for food crop, horticulture, estate and livestock as well as. The purpose of this research was to identify both external and internal factors of integrated farming system at tidal swampland in order to develop agro-industry and to formulate alternative strategy for integrated farming system development at tidal swamp land. The research conducted in Maliku, as sub district of Pulang Pisau, Central Kalimantan Province use field descryptive survey on May to December 2011. SWOT  method was then used to analize data. As a result, there are several strategy options for developing integrated farming: a expansion of cultivated areas, b develop agro-industry system, c, improve the quality of human resources, d provide the access for capital and market expansion, e increase farm capital. Strategic position issued by local government of Pulang Pisau in order to develop integrated farming is located at level of quadrant I or aggressive development so that strategic development that should be conducted involve “growth-oriented strategy” by using strategy of SO with involving the whole power to achieve opportunity. Keywords: Strategy, integrated farming system, tidal swamp land, agro-industry   ABSTRAK Kalimantan Tengah mempunyai luas lahan pasang surut berkisar 5,5 juta hektar merupakan lahan potensial untuk pengembangan pertanian. Pada umumnya sebagian besar lahan tersebut dapat diusahakan untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut untuk mendukung agroindustri dan untuk memformulasikan alternatif strategi dalam pengembangan sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut. Penelitian ini di

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Handayani

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPS dengan Pendekatan Inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pendahuluan, pengembangan dan validasi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar, aktivitas diskusi dan respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji t. Penggunaan pendekatan inquiry sebagai salah satau strategi pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya. Hasil pengembangan divalidasi oleh pakar, diujicobakan pada kelas terbatas dan selanjutnya dilakukan ujicoba pada kelas eksperimen yang dibandingkan hasilnya dengan kelas kontrol. Perangkat pembelajaran tergolong efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Jepara, terbukti dari adanya peningkatan yang nyata terbukti dari hasil uji paired sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05, dan terjadi peningkatan yang tinggi (gain > 0,7, serta hasil belajar yang dicapai berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Di samping hasil belajar, pembelajaran yang dilakukan juga berdampak pada proses belajar yang membawa tingginya aktivitas peserta didik dalam memberikan gagasan, kerjasama, inisiatif, keaktifan dan kedisiplinan. The purpose of this research is creating Social Lesson Material with Inquiry Approach.This developing of the research is used of  the steps of Borg and Gall. They are Introducing, developing and evaluating. Learning materials are developed and validity by expert. Datas are gooten by study result, discussion activity and students, respone. Analizing datas are used descriptive analize and t- try out. The use of inquiry approach as one of learning strategy on Social Lesson Material can be done by preparing those. The result of  developing are being validity by expert,  try out on limited group and experiment group ad compare with control group

  6. SUATU PENDEKATAN BARU DALAM PRODUCT DEVELOPMENT COSTING UNTUK BARANG-BARANG INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    1999-01-01

    Full Text Available In the very competitive bussiness environment, the company ability to create or develop its product is an important thing to keep. With the competitivenes of each product, especially industrial product, each product has a short life-cycle. The life-cycle of an industrial product become shorter because of the technology used in its development phase. This will be one of many factors that encourage industrial company to develop their product, besides the profitability factor that many companies achieve for. In industrial product development process, companies use many method to develop its product and shorten their industrial product life-cycle, but it is still difficult to obtain cost which incur to develop an industrial product. An industrial company has to know exactly its product development costs and determine its most expensive production activities in order to plan future financial performance and identify potential improvements. Using life-cycle costing, a company can anticipate the costs which occur in each phase of product life-cycle and determine the product cost of new industrial product which has been developed accurately. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam persaingan dunia bisnis yang sangat ketat, kemampuan perusahaan untuk dapat menciptakan atau mengembangkan produk baru sangat diperlukan. Dengan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan tersebut produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan akan memiliki jangka waktu (umur tertentu di pasaran. Khusus untuk barang-barang industri, daur hidup produk industri akan memiliki kecenderungan umur hidup yang semakin pendek terutama didukung dengan adanya perkembangan teknologi yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong dilakukannya proses pengembangan produk industri selain faktor laba (profit yang diperoleh oleh perusahaan dengan melakukan usaha pengembangan produk. Dalam usaha pengembangan produk untuk barang-barang industri, perusahaan

  7. Analisis Pemilihan Penerapan Proyek Metodologi Pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Setiya Budi

    2017-03-01

    Full Text Available Metodologi merupakan kerangka pijakan utama dalam perancangan dan pengembangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan sebuah sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Keberhasilan pengembangan perangkat lunak bergantung pada pengelolaan proyek perangkat lunak secara keseluruhan. Tidak ada metodologi yang benar-benar sesuai dengan semua jenis organsasi, sehingga dibutuhkan pendekatan lebih lanjut untuk memilih metodologi mana yang paling sesuai untuk dapat diterapkan pada organisasi tertentu. Paper ini menjelaskan dan menganalisa metodologi pengembangan perangkat lunak yang meliputi: Linear Sequential Model atau Waterfall, Parallel Model, Iterative Model, Prototyping Model, RAD (Rapid Application Development Model, Spiral Model, VShaped Model dan Agile Development untuk membuat perbandingan yang menunjukan kelebihan dan kelemahan masing-masing. Hasil paper ini menunjukan pertimbangan pemilihan metodologi yang didasarkan pada faktor-faktor kriteria penilaian yang terdiri dari kejelasan persyaratan pengguna, keakraban dengan teknologi, kompleksitas sistem, sistem keandalan, jadwal waktu singkat dan visibility jadwal hingga mereferensi beberapa pendapat dari jurnal ilmiah.

  8. Kajian Kebijakan Alat dan Mesin Pertanian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armansyah H. Tambunan

    2007-12-01

    Full Text Available The development of agricultural mechanization In Indonesia is still very low, even though it is believed that a proper application of agricultural mechinery can improve agricultural productivity and netional competitiveness significantiy. The development of agro-machinery industry is also very low due to unfavorable policy. This paper disclose the trend of agricultural mechanization development in Indonesia and the policy that may influence the trend. The paper concluded that (1 procurement system of agro-machinery should take Into account its appropriateness to the local requirement and condition, (2 lnter-sectoral regulation should consider the possibility to enhance local and domestic agro-mechinery industry. and (3 the local government should establish an mtersectoral technical unit In charge of agricultural mechanization.

  9. Pengembangan Indikator Logistik untuk Wilayah Kepulauan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agsari Aulia Pamudji

    2012-09-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan pulau-pulau besar dan beberapa gugusan pulau kecil yang menuntut adanya sistem logistik yang efisien dan efektif. Publikasi World Bank tentang Indeks Kinerja Logistik tahun 2010 (Logistik Performance Index menempatkan Indonesia dengan kinerja logistik yang kurang bagus, yaitu pada urutan 75 dari 155 negara. LPI kurang mencerminkan kondisi Indonesia yang berupa kepulauan, sehingga perlu dibuat suatu kajian ulang mengenai penyusunan indeks logistik yang sesuai dengan karakteristik Indonesia. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang mencerminkan kondisi kepulauan di Indonesia dan untuk mengetahui cara menyusun indeks logistik. Jumlah indikator yang ditentukan adalah lima indikator kinerja logistik. Pembuatan indikator memperhatikan beberapa faktor, yaitu Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bounded, dan Continuously Improve. Wilayah yang dijadikan sampel dalam Tugas Akhir ini adalah Surabaya, Jakarta, Makassar, Kepulauan Nusa Tenggara Timur, dan Kepulauan Maluku. Penyusunan indeks dilakukan dengan membuat model matematika dan pembobotan indikator dilakukan dengan Analytic Hierarchy Process. Model matematika tersebut berisi kerangka penyusunan indeks. Data yang diperlukan untuk Tugas Akhir ini adalah data operasional kapal, pelabuhan, tarif, data survei kuesioner dan wawancara. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji tingkat kevalidan dan reliabilitas data yang digunakan sebagai input dari perhitungan. Data tersebut kemudian diujikan dalam model matematis sehingga menghasilkan indeks dari masing-masing kepulauan, yaitu Kepulauan Maluku =2.85, Kepulauan Nusa Tenggara Timur =2.78, dan Makassar = 2.95.

  10. MODEL PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEJARAH BERORIENTASI METAKOGNITIF JENJANG SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Budi Utomo

    2015-01-01

    Full Text Available The importance of metacognitive based history learning in the high school level as requested in the “curriculum 2013” is the main background of this research. The research is focused to find the model of development of metacognitive based learning through research and development (R&D type research. The results showed an essential component in achieving successful management of metacognitive based history learning in high school education which the curriculum as a core competency analysis and basic competencies, lesson plan development, and the development of assessment tools. Development model of metacognitive based learning at high school education have main characteristic of the inclusion of explicit metacognitive learning goals and assignments and devices equipped with a rubric and assessment questionnaire. Metacognitive based history learning instructional tools that are developed in senior high school level has been carried out as optimally as possible by involving history teachers in the process of development and testing through focus group discussions and questionnaire.Keywords: Model, Instructional tool, Metacognitive, senior high school levelPentingnya orientasi metakognitif dalam perangkat pembelajaran sejarah jenjang SMA sebagaimana yang dikehendaki dalam implementasi kurikulum 2013 merupakan latar belakang utama penelitian ini. Penelitian difokuskan untuk menemukan model pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi metakognitif melalui penelitian berjenis riset dan pengembangan (R&D. Metode penelitian R&D dilaksanakan melalui tiga tahap utama yaitu: tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan, dan tahap uji publik. Hasil penelitian menunjukkan komponen esensial dalam mewujudkan keberhasilan penge-lolaan pembelajaran sejarah berorientasi metakognitif pada jenjang pendidikan SMA adalah kurikulum sebagai bahan analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar, pengembangan RPP, dan pengembangan perangkat assesmen. Model

  11. PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KEAMANAN JARINGAN BERBASIS SIMULASI CISCO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkipli Zulkipli

    2016-03-01

    Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan berbasis simulasi Cisco Paket Tracer untuk peserta didik SMK. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey dengan sembilan langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 96%, ahli media dengan tingkat kevalidan 92.8%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 83%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 92.3%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 92% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.

  12. STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA KINARUM KABUPATEN TABALONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarif Hidayat

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this study was to explore the perception of society and tourists to the ecotourism development plan of Kinarum Village, and to formulate the policy plan of ecotourism development of Kinarum Village. The research approach uses a quantitative approach combined with a qualitative approach. Data analysis is done by collecting and arranging data into tabulation form. The results of the analysis and then made interpretation descriptively qualitative in accordance with the objectives of the study. The ecotourism development plan was done through SWOT analysis method. The perception of the village community was very supportive in the development of ecotourism with the hope that the community was involved in the management so that it can increase business opportunities and increase revenue. In addition, the community at the same time can preserve local art and culture and reduce the destruction of forest areas. Perception of visitors to the tourist attraction is very supportive in the development effort Riam Kinarum especially improvements supporting infrastructure such as suspension bridge and hygiene facilities. Recommendation of ecotourism development strategy, that was: (1 complete infrastructure supporting nature tourism activity, especially ecotourism, such as road, bridge, hygiene facility, and others. (2 conduct intensive promotion (3 create policies that are specialized in ecotourism development. (4 ecotourism package development such as bamboo rafting, kayaking, white water rafting, introduction of flora and fauna species, (5 synergizing ecotourism with traditional arts and culture of Dayak Deah, and (6 empowering local people in ecotourism activities. Tujuan penelitian ini adalah menggali persepsi masyarakat dan wisatawan terhadap rencana pengembangan ekowisata Desa Kinarum, dan merumuskan rencana kebijakan pengembangan ekowisata Desa Kinarum. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang dikombinasikan dengan

  13. Efektivitas Model Prakarya dan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif Berdimensi Industri Keunggulan Lokal terhadap Keinovatifan Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukardi Sukardi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pendidikan Prakarya dan Kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif berdimensi industri keunggulan lokal terhadap keinovatifan siswa SMA dalam menghasilkan produk/jasa. Penelitian berupa penelitian dan pengembangan versi Borg dan Gall yang dipadukan dengan prinsip desain konstruktivistik. Kajian dilakukan melalui tahapan uji produk awal melalui uji terbatas yang disertai revisi; uji produk akhir melalui quasi eksperimen; dan desiminasi dan implementasi. Data dikumpulkan melalui tes, proyek, dan kuesioner, sedang analisis data dilakukan lewat uji korelasi dan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan: (1 hasil uji produk awal menunjukkan bahwa model yang dihasilkan sangat baik dan layak diuji lebih lanjut; (2 hasil uji produk akhir menunjukkan model yang dihasilkan efektif ditinjau dari keinovatifan siswa dalam menghasilkan produk ekonomi kreatif berdimensi keunggulan lokal; (3 guru dan siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap model yang dihasilkan dilihat dari aspek relevance, reflection, interaction, tutor support, peer support, dan interpretation; (4 model akhir yang dihasilkan memuat tiga komponen utama, yaitu tujuan, prosedur, dan penilaian pembelajaran. Kata Kunci: efektivitas model, prakarya dan kewirausahaan, keinovatifan THE EFFECTIVENESS OF CRAFTSMANSHIP EDUCATIONAL MODEL AND CREATIVE ECONOMY-BASED ENTREPRENEURSHIP WITH LOCAL ADVANTAGE INDUSTRY TO STUDENTS’ INNOVATION Abstract: The purpose of this study is to figure out the effectiveness of craftsmanship educational model and creative economy-based entrepreneurship with local advantage industry to the level of high school students’ innovation in providing products / services. This study uses a model of research and development developed by Borg and Gall combined with constructivist design principles. The second phase involves two steps: (1 the initial product test through limited testing with revisions; (2 the final

  14. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN OLAHRAGA WOODBALL UNTUK PEMULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Citra Permana Dewi

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan: (1 tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang valid, (2 mengembangkan tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang reliabel, dan (3 norma penilaian tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula. Penelitian dan pengembangan ini terdiri dari enam langkah kegiatan, yaitu: identifikasi kebutuhan, analisis pengembangan produk, menulis tujuan kinerja, mengembangkan instrumen penilaian, merancang dan mengevaluasi produk, serta merevisi produk. Uji coba penelitian dilakukan di Klub Woodball Buleleng, Bali dan Klub Woodball Jepara, Jawa Tengah berjumlah 37 atlet pemula. Validasi produk didapat dari uji validasi konstruk menggunakan inter-items correlations dan uji validitas kriterium dengan mengorelasikan data hasil tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula dengan hasil permainan 12 fairway. Menguji reliabilitas produk menggunakan teknik test-retest. Penelitian ini menghasilkan tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang: (1 valid dengan koefisien validitas sebesar 0,830; (2 reliabel dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,905; dan (3 dilengkapi norma penilaian pengklasifikasian keterampilan atlet pemula. Kata Kunci: tes, keterampilan, woodball, pemula   DEVELOPMENT OF WOODBALL SKILL TEST FOR BEGINNERS Abstract This study aims to develop: (1 a woodball skill test for beginners valid, (2 a woodball skill test for beginners reliabel, and (3 a woodball skill categorization for beginner athletes. This study was a research and development consisting of six steps, i.e: needs assessment, analysis of product development, writing performance strategy, developing assessment instruments, designing and evaluating instruction, and revising instruction. Research trials involved 37 beginner athletes from Woodball Club Buleleng, Bali and Woodball Club Jepara, Jawa Tengah. The validity coefficient of the test was obtained from construct validity with inter-item correlations and criterion

  15. PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM VISKOSIMETER ZAT CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsumi -

    2012-05-01

    Full Text Available Optimalisasi pembelajaran melalui kegiatan laboratorium diharapkan dapat meningkatkan daya nalar dan daya pikir peserta didik yang selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar.  Dalam penelitian ini dikembangkan alat praktikum viskosimeter sebagai alat bantu mengajar alternatif untuk pokok bahasan fluida. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan beberapa langkah yaitu identifikasi masalah, tinjauan pustaka, identifikasi alat peraga yang sudah ada, pembuatan alat peraga, ujicoba, analisis alat, perbaikan alat, uji coba hasil perbaikan dan pembuatan manual alat praktikum. Pengembangan alat didasarkan pada prinsip  gesekan zat cair terhadap bidang sentuh. Alat ini memanfaatkan bidang geser yang berupa kulit silinder yang berputar diantara fluida yang dibatasi oleh bejana.Hasil kalibrasi alat yang dilakukan dengan menggunakan uji t untuk taraf signifikansi 5% diperoleh t tabel 1,734; Sedangkan t hitung diperoleh 1,759. Hasil pengukuran koefisien viskositas beberapa jenis zat cair yang diukur pada suhu kamar antara lain: gliserin diperoleh 782,4 . 10-3 Pas dengan kesalahan relatif 1,23%;  dan olie diperoleh 214,2 . 10-3 Pas dengan kesalahan relatif 7,23%.Efforts to optimize learning through laboratory activities are expected to be able to increase reasoning and thinking power of students which can in turn improve their learning achievement. In this research, a viscosimeter instrument was developed as an alternative teaching aid of fluid topic. This R & D research was carried out through several stages: identifying problem, reviewing literature, identifying existing teaching aid, making teaching aid, testing the developed aid, analyzing and repairing the aid, testing the repaired aid, and developing manual of the aid. The aid was developed based on the principle of liquid friction on the contact area. The aid works on the basis of the rolling of friction surface, in a form of cylinder wall, in fluids surrounded by the

  16. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS IX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hidayanti

    2016-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS berbasis pemecahan masalah yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan ini adalah model pengembangan Plomp. Model pengembangan Plomp ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu penelitian awal, tahap pembuatan prototip, dan tahap asesmen. Berdasarkan analisis data uji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dengan skor kevalidan 3,86 yang berarti valid tanpa revisi, skor kepraktisan 3,32 yang berarti tingkat kepraktisannya tinggi, dan dapat meningkatkan rata-rata nilai tes kemampuan berpikir kritis sebesar 74%.

  17. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Topik Gaya Antarmolekul pada Matakuliah Ikatan Kimia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Muchson

    2014-04-01

    Full Text Available Salah satu topik dalam matakuliah ikatan kimia di perguruan tinggi adalah gaya antarmolekul (intermolecular forces. Gaya antarmolekul akan lebih mudah dipahami oleh pebelajar jika divisualisasikan menggunakan representasi mikroskopik dinamis. Representasi tersebut dapat dikemas dalam bentuk multimedia interaktif berbasis komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis komputer topik gaya antarmolekul pada matakuliah ikatan kimia. Pengembangan multimedia mengadopsi model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang terdiri atas 4 tahap, yaitu (1 front-end analysis dan task analysis, (2 desain multimedia, (3 pengembangan multimedia, serta (4 distribusi multimedia. Multimedia hasil pengembangan terdiri atas petunjuk penggunaan multimedia, pendahuluan, pemaparan topik, dan soal. Penilaian dosen kimia menunjukkan bahwa tingkat kelayakan multimedia hasil pengembangan sebesar 95,5% dari segi isi, sedangkan penilaian ahli media menunjukkan bahwa tingkat kelayakanmultimedia hasil pengembangan sebesar 88,2% dari segi penampilan. Berdasarkan penilaian para ahli, multimedia hasil pengembangan layak digunakan dalam pembelajaran topik gaya antarmolekul. Peningkatan prestasi belajar mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia hasil pengembangan adalah signifikan. Mahasiswa menyatakan bahwa multimedia hasil pengembangan efektifmembantu mereka dalam pembelajaran topik gaya antarmolekul. Berdasarkan peningkatan prestasi dan pernyataan mahasiswa tersebut multimedia hasil pengembangan efektif digunakan dalam pembelajarantopik gaya antarmolekul.Kata kunci: multimedia pembelajaran interaktif, topik gaya antarmolekul, matakuliah ikatan kimia

  18. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  19. PENGEMBANGAN BIBIT RUMPUT LAUT Gracilaria sp. HASIL KULTUR JARINGAN

    OpenAIRE

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum; Rohama Daud

    2014-01-01

    Abstrak lengkap dapat dilihat pada Full PDF   Ketersediaan bibit rumput laut untuk menunjang kegiatan budidaya yang berkelanjutan merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Dengan kultur jaringan, penyediaan bibit rumput laut unggul untuk kegiatan budidaya diharapkan dapat dilakukan secara kontinu. Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Maros telah mengembangkan bibit rumput laut hasil kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai ...

  20. STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA BAHARI SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI PARIWISATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arifuddin Abd Muis

    2016-11-01

    Full Text Available Learning is good to support the quality of learning. The development of marine ecotourism can be used as a learning resource for the tourism geography courses teaching materials appropriate to the needs of students. This type of research is a case study, with the stages of research done of preliminary studies, surveys and data verification, feasibility analysis and final stage is to do situational analysis (SWOT to analyze the condition of strategic environmental developments. The results of the feasibility analysis of marine ecotourism in the category Donggala feasible or good for the development of marine ecotourism. Students know the strengths, weaknesses, opportunities and threats, as well as marine ecotourism development priority order by using SWOT analysis. Pembelajaran yang baik dapat menunjang kualitas pembelajaran. Pengembangan ekowisata bahari dapat dijadikan sebagai sumber belajar matakuliah geografi pariwisata untuk bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Jenis penelitian ialah penelitian studi kasus, dengan tahapan penelitian yang dilakukan yaitu studi pendahuluan, survei dan verifikasi data, analisis kelayakan dan tahap terakhir yaitu melakukan analisis situational (SWOT untuk menganalisis kondisi lingkungan strategis kawasan pengembangan. Hasil analisis kelayakan ekowisata bahari Kabupaten Donggala berada pada kategori layak atau baik untuk pengembangan ekowisata bahari. Mahasiswa tahu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancamannya, serta urutan prioritas pengembangan ekowisata bahari dengan menggunakan analisis SWOT.

  1. PERANCANGAN BALANCED SCORECARD UNTUK PENGEMBANGAN STRATEGI DI SEAMEO BIOTROP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Suryani

    2014-09-01

    perspektif keuangan terdapat empat indikator utama yang diidentifikasi, dalam perspektif pelanggan lima indikator utama diidentifikasi, dan baik dalam perspektif proses bisnis internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan masing-masing terdapat tiga indikator utama yang diidentifikasi. Dalam perspektif keuangan, jumlah dana yang diterima dari Pemerintah menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga, sedangkan pada perspektif pelanggan,  jumlah penelitian/program reguler/baru yang dilakukan bekerja sama dengan organisasi akademisi, penelitian dan pengembangan, dan industri terkait lainnya menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga. Pada perspektif proses bisnis internal, MOU yang ditandatangani dan diimplementasikan menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga tersebut, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, rasio produktivitas tenaga kerja menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga.Kata kunci: seameo biotrop , balanced scorecard, KPI

  2. PENGARUH VARIAN PENGEMBANGAN PRODUK TABUNGAN TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH PADA PT. BANK MEGA TBK CABANG MAKASSAR

    OpenAIRE

    CAKRAMALINDA AP, NUR NUBLI

    2014-01-01

    2014 PENGARUH VARIAN PENGEMBANGAN PRODUK TABUNGAN TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH PADA PT. BANK MEGA TBK CABANG MAKASSAR INFLUENCE OF VARIAN DEVELOPMENT PRODUCT SAVING TO CUSTOMER INTEREST SAVING AT BANK MEGA TBK BRANCH MAKASSAR Nur Nubli Cakramalinda Muhammad Ismail Djumidah Maming Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh varian pengembangan produk tabungan terhadap minat menabung pada PT.Bank Mega,Tbk Kantor ...

  3. PROSPEK INDUSTRI GULA DALAM EKONOMI WILAYAH KABUPATAN SAMPANG MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Arsyadmunir

    2014-03-01

    Full Text Available Gula salah   satu    komoditas    strategis   dalam   perekonomian nasional  serta wilayah.  Madura  Sampang dengan lahan pertanian 90%, kepadatan geografis 600, penduduk 850.000 jiwa. Kontribusi sektor pertanian 46%  dengan andalan tanaman pangan dan industri. Lahan pertanian Sampang  utama adalah tegal dan sawah tadah hujan dengan pola usahatani subsisten dan pemilikan  lahan < 0.25 ha.  Berdasarkan kategori kesesuaian  pengembangan tanaman tebu  lahan  Sampang mencapai 45%.   Pengembangan agroindustri berbasis gula wilayah  Sampang diharapkan dapat  meningkatkan perekonomian. Area tanam   tebu  Sampang  tahun 2012 masih  5 %  target pendirian pabrik gula, sehingga diperlukan dukungan berbagai pihak dalam pengembangan agroindusti gula  wilayah.  Strategi peningkatan area tanam dilakukan dengan pengembangan pola kemitraan sesuai kearifan lokal. Pola peternalistik  daerah dengan peran informal leader kyai yang kuat dapat dilibatkan dalam pengembangan partisipasi masyarakat untuk keberhasilan industri gula di Kabupaten Sampang.

  4. FILSAFAT ANALITIS MENURUT LUDWIG WITTGENSTEIN: RELEVANSINYA BAGI PENGEMBANGAN PRAGMATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kaelan

    2004-06-01

    Full Text Available Filsafat Wittgenstein dibagi menjadi dua periode, periode pertama berjudul Tractatus Logico-Philosophicus ( 1922, yang intinya tentang teori gambar (picture theory dan mengungkapkan tentang logika bahasa. Menurut Wittgenstein, hakikat bahasa merupakan gambaran logis dunia empiris, yang tersusun atas proposisi-proposisi dan menggambarkan 'keberadaan suatu peristiwa' (state of offairs. Filsafat Wittgenstein periode kedua adalah Philosophical Investigations (1953, yang memuat tentang 'permainan bahasa' (language games. Menurut Wittgenstein, bahasa digunakan manusia dalam berbagai bidang kehidupan, dan dalam setiap kehidupan manusia itu memiliki aturan penggunaan masing-masing. Filsafat Wittgenstein tersebut relevan bagi pengembangan dasar filosofis pragmatik. Prinsip dalam permainan bahasa tersebut relevan bagi pengembangan dasar filosofis pragmatik, baik menyangkut aspek ontologis, epistemologis, maupun aksiologis.

  5. Pengembangan Instrumen Analisis Kompetensi Tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Tiyono Teguh Maryanto

    2005-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 mengidentifikasi standar kompetensi dan indikator yang dapat dijadikan tolok ukur untuk menyusun standar kompetensi tutor PAUD, dan (2 mengembangkan instrumen untuk uji kompetensi tutor PAUD yang tepat dan handal berdasarkan indikator kompetensi yang telah tersusun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap, pengembangan standar kompetensi dan pengembangan instrumen uji kompetensi tutor PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah focus group discussion ( FGD dan teknik Delphi 2 x putaran. Subjek uji coba adalah 110 orang tutor yang mengikuti Pelatihan Tenaga Pendidik PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004. Subjek uji coba instrumen pertama sebanyak 20 orang dari Kabupaten Magelang, dan subjek uji coba instrumen kedua sebanyak 32 orang dari Salatiga, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang. Temuan penelitian ada dua. (1 standar kompetensi tutor PAUD terdiri atas 4 dimensi dan 50 indikator, meliputi dimensi personal, dimensi sosial, dimensi profesional, dan dimensi akademik; (2 instrumen untuk menguji kompetensi yang berupa inventori tes dengan indeks validitas berupa angka muatan faktor terendah di atas 0,300 (kriteria yang telah ditetapkan. Koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba pertama adalah . 0,879 dan tertinggi 0,984, sedangkan koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba kedua terendah 0,889 dan tertinggi 0,995, telah melebihi syarat minimal untuk pengukuran kelompok yaitu 0,65. Koefisien reliabilitas tes uraian ditentukan dengan reliabilitas antar-rater dengan teknik ANAVA, dan diperoleh koefisien reliabilitas dari 3 orang penilai yaitu 0,957, sedangkan estimasi untuk seorang penilai adalah 0,881. Kata kunci: pengembangan instrumen, anahsis kompetensi, tutor paud

  6. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATAKULIAH RISET KUALITATIF UNTUK MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Mappiare-AT

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: Developing Teaching-learning Resources of Qualitative Research Methods for Under­gradute Students Majoring in Guidance and Counseling. This research was carried out due to stu­dents’ difficulties in understanding the subject matters of Qualitative Research Methods. The study was oriented towards the development of teaching-learning materials in view of ideal course objectives, students’ reading interests, and ICT. The project resulted in the description and scenario of teaching-learning, materials or contents, and authentic assessment for the course. The teaching-learning resources were tried out. The try out demonstrated acceptable satisfaction index and better understanding of the students. Keywords: teaching-learning resources, qualitative research methods, guidance and counseling Abstrak: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matakuliah Riset Kualitatif untuk Mahasiswa Bimbingan Konseling. Penelitian pengembangan perangkat pembelajaran matakuliah Riset Kualitatif ini didasarkan pada ketidakpuasan dan kesulitan mahasiswa dalam memahami isi matakuliah. Pengem­bangan perangkat pembelajaran disusun dengan memertimbangkan tujuan ideal perkuliahan, minat baca mahasiswa, dan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian pengembangan telah menghasilkan deskripsi dan skenario pembelajaran, konten pembelajaran, dan asesmen autentik matakuliah Riset Kualitatif untuk mahasiswa program studi S1 Bimbingan Konseling. Perangkat pembelajaran telah diuji pada subjek pene­litian yang mendukung terjadinya kepuasan belajar mahasiswa dan mewujudkan pemahaman lebih baik terhadap substansi matakuliah. Kata kunci: perangkat pembelajaran, matakuliah Riset Kualitatif, Bimbingan Konseling

  7. PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Hari Adi

    2006-01-01

    Full Text Available User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' needs and requirements by involving them to participate in the system development to get the system success. However, the use of the terminology of user satisfaction is not so correct in relation with certain stage of information system development. Most of the users in the implementation stage need the understanding rather than expertise to operate the system. That was the reason why some researches used the terminology of user understanding rather than user expertise to measure their satisfaction in the related stage. Abstract in Bahasa Indonesia : Partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem informasi merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah sistem. Beberapa penelitian menemukan bahwa partisipasi pengguna berhubungan secara tidak langsung berhubungan dengan kesuksessan sebuah sistem. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa betapa pentingnya mengakomodasi kebutuhan dan keinginan dengan melibatkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem. Bagaimanapun juga, penggunaan istilah kepuasan pengguna tidak tepat dalam kaitannya dengan kepastian pengembangan sistem informasi. Kebanyakan dari pengguna dalam tahap implementasi membutuhkan pemahaman dibanding keahlian dalam mengoperasikan sistem itu. Oleh karena itu beberapa penelitian lebih menggunakan istilah pemahaman pengguna dibandingkan dengan keahlian pengguna untuk mengukur kepuasan. Kata kunci: partisispasi pengguna, kepuasan pengguna, keahlian pengguna, pemahaman pengguna.

  8. PENGEMBANGAN MEDIA LETTER SHARING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA INTROVERT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elian Iwi Afifah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Communication skills are the most important things for teenagers. There is a leaning that the teenagers who have low communication skills can be called as someone who is introvert personality. People who are introvert personality tend to be difficult to communicate and express verbally. The purpose of developing letter sharing media is to improve communication skills of introvert student. This research is development research by adopting Borg and Gall research model. The development result showed that this product has the criteria of usefulness, feasibility, accuracy, and attractiveness and appropriate when used to facilitate students to express communication skills in writing. Abstrak: Keterampilan komunikasi merupakan hal yang terpenting bagi remaja. Terdapat kecenderungan bahwa remaja yang memiliki keterampilan komunikasi yang rendah dapat dikatakan sebagai seseorang yang berkepribadian introvert. Orang yang berkepribadian introvert cenderung sulit berkomunikasi dan sulit mengungkapkan secara lisan. Pengembangan media letter sharing ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa introvert. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan  mengadopsi model penelitian Borg and Gall. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa produk ini mempunyai kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, kemenarikan dan sesuai apabila digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan keterampilan komunikasi secara tertulis.

  9. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH GAMBIR DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were (1 to analyze the gambir-based-industry development potential in Lima Puluh Kota regencies and to understand the added value received by developing gambir products, (2 to compose the internal and external factors which effects the gambir agroindustry development’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats, and (3 to devise a strategies to develop an export oriented strong gambir  processing industry. The analysis were used internal factor evaluation-external factors evaluation matrices which were used to sum up and evaluate the main strength and weakness in certain functions which can also be used as the base to identify strength and weakness conditions, SWOT analysis and quantitative strategic planning matrix. To illustrate the added value of gambir processing, the Hayami method was used. From the analysis, the increases in added values were obtained  from processing gambir into catechine and Tannin. Three kilograms of gambir can produce a 91,67% added value ratio of catechine and a 83,81% added value ratio of  Tannin. Based on the SWOT matrix, four alternative sets of strategies were derived, which are (1 reinvigorating the ATP (agrotechnopark in an effort to establish technological innovation of processing gambir into various processed products that have assured qualities and addequate ammounts, (2 creating a comfortable policy to regulate permits for domestic and foreign investors to enter, (3 raising the role of regional governments, plantation agencies, academia, financial institutions, and other related institutions in an effort to develop the agroindustry and to increase the added value in Lima Puluh Kota regencies, and (4 forming a gambir Marketing Support Organization (BPPG.Keywords: gambir, IFE and EFE matrix, hayami method, SWOT analysis, QSPM analysisABSTRAKTujuan  penelitian ini adalah (1 menganalisis potensi pengembangan berbasis gambir-industri di Kabupaten Lima Puluh Kota

  10. Manajemen Partisipatif Warga Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Religius Peserta Didik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rubiati Rubiati

    2016-11-01

    maksimal dalam pengelolaan program-program pengembangan budaya religius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menjelaskan tentang penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius peserta didik di SMAN I Kwadungan. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan: pertama, program pengembangan budaya religius peserta didik dirumuskan berdasar pada visi dan misi sekolah, yang selanjutnya diwujudkan dalam enam kegiatan, yaitu: busana (seragam Islami, memberi senyum, menyapa, sholat fardhu berjamaah, sholat jumat, membaca Al-Qur’an dan infaq.  Kedua, penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius dilakukan dengan melibatkan warga sekolah mulai dari proses pengambilan keputusan, pelaksanaan, memperoleh manfaat sampai dengan evaluasi. Ketiga, Dengan menerapkan manajemen partisipatif,  warga sekolah memberikan respon yang baik yang berupa sikap dan tindakan positif, serta berkontribusi dalam mendukung pelakasnaan pengembangan budaya religius peserta didik.

  11. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Mata Kuliah Dasar Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Mustholiq

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini antara lain (1 Mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik yang dalam kegiatannya mencakup analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan serta (2 Mendapatkan unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembanagn untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Prosedur penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan. Pengujian terhadap unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik dilakukan dengan memintakan penilaian unjuk kerja media pembelajaran tersebut kepada ahli materi, ahli media dan mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain komputer multimedia dengan perangkat pendukung antara lain kamera video, kamera digital, scanner, printer dan CD writer, perangklat lunak yang digunakan antara lain system operasi Microsoft Windows XP, pengolah gambar Adobe Photoshop 6.0, pengolah animasi Macromedia Flash 5.0, Freehand, pengolah suarat Cool Edit 2000, pengolah video Ulead Vidio Studio 7.0 daN pembuat program intearaktif Authoware. Disamping itu untuk memberikan penilaian terhadapunjuk kerja hasil media pembelajaran digunakan angket. Analisi data dilakukan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukan:  (a telah diperoleh hasil pengembanagn media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah dasar listrik , dengan prosedur pengembangan mencakup analisis

  12. KAJIAN BIOAKTIF DAN ZAT GIZI PROPOLIS INDONESIA DAN BRASIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eliza Halim

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTIndonesia has a potency to produce its own propolis, however the propolis market in Indonesia is dominated by imported product, such as from Brazil. Currently, still there is no reasearch which evaluate bioactive compound and nutrient content of Indonesian Propolis (IP compare with Brazilian Propolis (BP. The objectivesof this study were to analyze bioactive compounds and nutrient contents of IP compared to BP. Bioactive compounds and nutrients content were analyzed by gas chromatography–mass spectrophotometry. The resultsshowed both IP and BP contain fenol, α-amyrin, cylolanost, and pyrimidines. Bioactive compounds which specifically found in IP were eudesmane compound, ethyl acridine, lupeol, friedooleanan; while β amyrin and cinnamic acid compound only found in BP. The nutrient contents of IP were higher than BP except for vitamin A. In conclusion, IP might have potential health benefit, similar to BP.Key words: propolis, bioactive, nutrientABSTRAKIndonesia mempunyai potensi untuk menghasilkan propolis tetapi pemasaran propolis di Indonesia didominasi oleh propolis impor seperti propolis yang berasal Brasil. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mengungkapkandungan bioaktif dan zat gizi propolis Indonesia (PI dibandingkan dengan propolis Brasil (PB. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian kandungan bioaktif dan zat gizi (vitamin dan mineral PI dibandingkan dengan PB. Komponen bioaktif dan kandungn gizi dianalisis dengan metode gas chromatography–mass spectrometry. Hasil analisis menyatakan bahwa baik PI maupun PB mengandung senyawa fenol, α-amyrin, cylolanost, dan pirimidin. Komponen bioaktif unik yang ditemukan di dalam PI adalah senyawaeudesmane, ethyl acridine, lupeol dan friedooleanan; sedangkan β-amyrin dan senyawa asam sinamat hanya ditemukan di dalam PB. Kandungan zat gizi PI lebih tinggi dari PB kecuali kandungan vitamin A. Hal ini menunjukkan bahwa PI kemungkinan mempunyai khasiat untuk

  13. SINTESA KAJIAN STOK IKAN PELAGIS KECIL DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sadhotomo

    2016-05-01

    Full Text Available Sintesa status dan tren perikanan pukat cincin pelagis kecil di perairan Jawa Laut dan sekitarnya yang dilakukan berdasarkan kumpulan sejumlah hasil penelitian yang tersedia. Beberapa kajian dinamika populasi pada ikan pelagis kecil menunjukkan bahwa spesies ikan mempunyai laju pertumbuhan cepat dan mortalitas alami tinggi.  Dari analisis kohor diperoleh estimasi total biomassa yang cenderung lebih rendah dari hasil tangkapan yang dihasilkan oleh aktivitas perikanan pukat cincin, dan memberikan indikasi tidak adanya hubungan langsung antara struktur biomassa dan kelimpahan hasil tangkapan pada perikanan pelagis kecil. Perkiraan besarnya biomassa yang lebih rendah dari hasil tangkapan menunjukkan hasil yang tidak realistis, terutama pada kelompok ukuran ikan yang telah memasuki perikanan (recruitment.  Sementara, perhitungan surplus produksi dapat dilakukan setelah produksi mencapai kestabilan jangka panjang, dimana tren penurunan CPUE dibarengi oleh penurunan produksi secara bertahap dan terjadinya lebih tangkap atau telah melebihi tingkat MSY serta telah berlangsung selama beberapa tahun. Pendekatan interaksi upaya penangkapan dengan biomassa menunjukkan selama periode pemulihan stok ikan, banyak nelayan telah keluar dari perikanan tersebut.   A synthesis on small pelagic purse seine fisheries in the Java Sea and its adjacent waters based on several previous research results has been conducted.  Study on population dynamics of small pelagic fish species indicated that the small pelagic species has a rapid growth and high natural mortality rates.  Cohort analysis indicated that  estimation on total biomass tend to indicate a lower value than the landing data of small pelagic fishery, with no indication on clear  relationship between the structure of biomass and abundance in catches.  The abundance estimation based on surplus production applied when production has reached a long-term stability, and downward trend in CPUE followed by a

  14. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL BERLANDASKAN MODEL GUIDED-PROJECT BASED LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ighfir Rijal Taufiqy

    2016-04-01

    Hasil observasi menunjukkan SMK Negeri 1 Beji Pasuruan sudah menggunakan bahan ajar digital dan project based learning dalam pembelajaran. Tujuan pengembangan menghasilkan bahan ajar digital pada mata pelajaran Teknik Pengambilan Gambar Bergerak berlandaskan model Guided-Project Based Learning di SMK Negeri 1 Beji Pasuruan. Model penelitian dan pengembangan mengadaptasi model Dick & Carey yang dimodifikasi dengan menghilangkan evaluasi formatif. Subjek uji coba ahli materi, ahli media, guru, siswa kelas XII. Rata-rata kelayakan sebesar 89,5% dan pencapaian post-test sebesar 81,77. Saran pengembangan lebih lanjut dengan menambahkan empat proyek sehingga menjadi satu keutuhan bahan ajar dalam periode satu tahun dan perlu uji efektivitas.

  15. PENGEMBANGAN STRATEGIC BUSINESS UNIT PERHUTANI UNIT III JAWA BARAT DAN BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rurin Wahyu Listriana

    2014-09-01

    Industri. Informasi dan data didapat melalui wawancara dan penyebaran  kuesioner kepada responden dengan  jumlah  sebanyak 10 orang. Responden yang diambil bersangkutan dengan topik  penelitian ini dan mempunyai keahlian dan atau pengalaman pada bidang yang dikaji. Teknik pengolahan data menggunakan analisis SWOT dan analytic hierarchy process. Kesimpulan penelitian ini adalah KBM Industri Unit III memiliki kekuatan dan peluang untuk melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal dengan meningkatkan kualitas, mengembangkan produk baru, memperbaiki proses dan meningkatkan akses ke pasar yang lebih luas. Potensi inovasi perusahaan juga dapat dilihat dari inovasi proses-produk, inovasi pengetahuan-ketrampilan dan inovasi metode-sistem. Pada KBM Industri Unit III potensi tersebut meliputi potensi bahan baku, peralatan proses dan produk Peningkatan inovasi perusahaan dipengaruhi oleh faktor utama organisasi dengan nilai 0,436 dan aktor yang paling berpengaruh adalah sumber daya manusia dengan nilai 0,398. Tujuan utamanya adalah perbaikan proses dengan nilai 0,756. Peningkatan inovasi perusahaan dapat dicapai melalui prioritas strategi, yaitu kerja sama dengan pihak lain/ekternal dengan bobot 0,703 dan mengoptimalkan penelitian dan pengembangan atau membuat penelitian dan pengembangan yang berdekatan dengan SBU dengan bobot 0,297.  Kata kunci: SBU, KBM Industri, Inovasi, AHP, SWOT

  16. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berorientasi Open-ended Problem Solving

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Parwati

    2013-01-01

    Full Text Available Abstract: Developing Mathematics Learning Materials Oriented to Open-ended Problem Solving. Mathematics learning should develop students' critical and creative thinking competences, which can be done through open-ended problem-solving activities. This study aims at developing mathematics learning materials for the fifth grade of elementary schools which can facilitate such activities. The de­velopment process employed a four-D model (define, design, develop, and disseminate. At the define and design stages, the researcher produced the drafts of student's book, student's worksheet, and teacher's manual accompanied with the lesson plans. At the develop and disseminate stages, the mathematics learning materials oriented to open-ended problem solving for the fifth-grade elementary school students were found to be valid, effective, and feasible. Abstrak: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berorientasi Open-ended Problem Solving. Kemampuan berpikir kritis dan kreatif sangat diperlukan dalam memecahkan masalah yang merupakan tujuan pokok dari pembelajaran matematika. Penyajian masalah matematika terbuka merupakan alternatif untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir siswa. Agar proses pembelajaran berlangsung efektif, perlu didukung dengan perangkat pembelajaran yang relevan. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran matematika SD berorientasi open-ended problem solving. Pengembangan prototipe perangkat pembelajaran tersebut, menggunakan four-D model (Define, Design, Develop and Disseminate. Penelitian dilakukan pada SD di kota Singaraja, Bali. Tahap define dan design menghasilkan draf perangkat pembelajaran berupa buku siswa beserta LKS, dan buku petunjuk guru beserta rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP. Berikutnya, dilaksanakan tahap develop dan disseminate. Perangat pembelajaran matematika SD kelas V berorientasi open-ended problem solving yang dikembangkan terbukti valid, efektif, dan layak pakai.

  17. EKSISTENSI HARTA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN ANALISIS TEORITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rizal

    2015-03-01

    pribadi pemilik harta, melainkan juga digunakan untuk fungsi sosial dalam rangka membantu sesama manusia. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara mendapatkannya maupun penggunaannya sehingga harta yang dimiliki itu mempunyai nilai ibadah di sisi Allah dalam rangka pencapaian kehidupan yang lebih bahagia di akhirat. Seorang Muslim diperintahkan untuk mencari nafkah dan menghasilkan harta dengan berjuang sekuat tenaga. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara Bagaimanakah sebetulnya konsep harta dalam Islam, maka kajian berikut akan menjelaskannya. kata kunci: Eksistensi Harta, Kepemilikan, kebahagiaan.

  18. Pengaruh Kekuatan Media Sosial dalam Pengembangan Kesenjangan Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Listianing Tyas

    2016-02-01

    Full Text Available Langkah yang terbaik untuk mengurangi kesejangan digital adalah menyiapkan masyarakat untuk bisa menerima, menilai, memutuskan dan memilih informasi yang tersedia. Penyiapan kondisi psikologis bagi masyarakat untuk menerima, menilai, memutuskan dan memilih informasi bagi diri mereka sendiri akan lebih efektif dan mendewasakan masyarakat untuk bisa mengelola informasi dengan baik. Kemajuan teknologi informasi seseorang atau masyarakat akan mendapat kemudahan akses untuk menggunakan dan memperoleh informasi. Kemajuan teknologi informasi akan mendorong penggunaan internet yang positif. Seperti penggunaan media sosial yang masih menjadi tren disemua kalangan. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan beberapa pengaruh media sosial dalam pengembangan kesenjangan digital. 

  19. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Handayani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1 mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2 mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3 mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1 analisis kebutuhan, (2 perencanaan, (3 pengembangan produk, (4 evaluasi produk, (5 revisi produk, (6 uji coba lapangan, dan (7 produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran   DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTA Abstract The objectives of this research and development are (1 to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2 to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3 to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language

  20. Prospek Pengembangan Pala (Myristica fragrans Houtt di Hutan Rakyat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Fauziyah

    2016-03-01

    Full Text Available Hutan rakyat sebagian besar dikelola secara agroforestri. Salah satu jenis tanaman yang banyak dikembangkan di hutan rakyat adalah pala (Myristica fragrans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek pengembangan pala di lahan hutan rakyat. Penelitian dilakukan di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada bulan Juni sampai dengan Juli 2012. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran data sekunder, wawancara terbuka dan mendalam. Narasumber dipilih secara sengaja (purposive sampling yaitu petani yang menanam pala di lahannya sebanyak 20 orang. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pala memiliki prospek yang baik sebagai salah satu jenis tanaman untuk pengembangan hutan rakyat di Desa Kemawi karena terdapat faktor-faktor yang mendukung pengembangannya yaitu :1 lahan secara bio fisik sesuai untuk pertumbuhan tanaman pala, 2 secara sosial dapat diterima oleh masyarakat karena jauh sebelumnya sudah banyak petani yang membudidayakan pala di lahannya 3 secara ekonomi memiliki harga yang cukup tinggi dan stabil sehingga memberikan tambahan pendapatan, 4 kondisi pemasaran baik buah maupun bibitnya sangat mudah, dan 5 perhatian pemerintah terhadap pengembangan pala pada tingkat produksi hingga pengolahan pasca panen cukup besar yang telihat dari adanya beberapa program yang berkaitan dengan pengembangan tanaman pala di wilayah ini. Kata kunci: pala, hutan rakyat, prospek, Desa Kemawi, agroforestri.   Development prospect of nutmeg (Myristica fragrans Houtt in the community forest  Abstract The private forest is largely managed with agroforestry pattern. Nutmeg (Myristica fragrans is a plant that has been developed in the private forest. This study aimed to determine the prospect of nutmeg in the private forest. This research was conducted in the Kemawi village, Somagede Subdistrict of Banyumas District, Central Java Province in June to July 2012

  1. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SMA INDONESISCH NERDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David David

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi SMA INS Kayutanam dan (2 menyusuan strategi pengembangan SMA INS Kayutanam berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 50 siswa kelas X dan XI, satu kepala sekolah, empat wakil kepala sekolah, 30 guru, dua pembina asrama dan dua orang dari pemerintahan. Hasil penelitian dibagi dalam dua kelompok yaitu hasil evaluasi dan strategi pengembangan. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa ada beberapa komponen yang perlu perbaikan yaitu kurikulum, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, fasilitas, peran serta masyarakat, dana dan organisasi. Strategi pengembangan terdiri dari: (1 perumusan kurikulum terintegrasi yang memuat tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakarsai oleh Sjafei; (2 perumusan metode mengajar yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakasai Sjafei; (3 pengelolaan aset produktif dengan pemanfaatan modal sosial; (4 pemanfaatan basis alumni; (5 membangun kerja sama dengan instansi terkait seperti sekolah lain, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Kata kunci: evaluasi, strategi pengembangan   THE EVALUATION AND THE STRATEGY FOR DEVELOPING INDONESISCH NEDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM SENIOR HIGH SCHOOL Abstract The study was to: (1 evaluate the development of INS Kayutanam Senior High School; and (2 design the strategy to develop INS Kayutanam Senior High School based on the results of the evaluation. The approach used of in the study was quantitative and qualitative. The data source in the study was 50 students from the X grade and the XI grade, one principal, four vice principals, 30 teachers, two dormitory advisors and two government representatives. The results of the study were divided into two groups namely the evaluation results and the development strategies. Based on the results of the study, the researcher found that there were several

  2. PENGEMBANGAN E-LEARNING MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMA NEGERI 3 KUPANG

    OpenAIRE

    Ariyanto S. Helianak; Herman Dwi Surjono

    2014-01-01

    Pengembangan E-learning Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk e-learning mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa SMA Negeri 3 Kupang; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan produk e-learning TIK. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil penelitian menunjukkan: (1) e-learn...

  3. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK SISWA SMP KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastani Bastani

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 menghasilkan media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer untuk siswa SMP kelas VII; dan (2 mengetahui kelayakan media pada aspek materi, pemrograman, dan tampilan. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall dan Alessi & Trollip’s yang telah dimodifikasi. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Tahap perencanaan meliputi penetapan tujuan dan penganalisisan kebutuhan. Tahap desain meliputi penyelenggaraan focus group discussion, pembuatan flowchart, storyboard, penyiapan materi, dan bahan pendukung. Tahap pengembangan meliputi pembuatan aplikasi berdasarkan flowchart dan storyboard, validasi ahli dan validasi pengguna. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket dan tes. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah: (1 produk media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer dalam bentuk CD pembelajaran dan print out produk; dan (2 kelayakan media ditinjau dari aspek materi termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,47 pada skala lima, aspek pemrograman termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,21 dan aspek tampilan termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,44. Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, kosakata, pembelajaran berbantuan komputer.

  4. Pengembangan ANIME (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Gede Sunarya

    2015-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasi Anime (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware serta mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan Anime berbasis multimedia tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Desain pengembangan yang digunakan adalah model Dick & Carey. Pengembangan Anime sebagai sebuah produk akhir dari penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang disebut System Development Life Cycle (SDLC berbasis Waterfall yang merupakan standar pengembangan sebuah perangkat lunak. Validasi yang dilakukan dalam pengujian produk yaitu validasi produk secara teknis, validasi oleh para ahli dan uji terbatas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Rancangan dan implementasi media anime terdiri dari 3 menu utama, yaitu menu pengenalan hardware, menu perakitan komputer, menu troubleshooting komputer. menu pengenalan hardware terdiri dari 4 sub menu, yaitu alat input, alat output, alat pemroses, alat penyimpanan. Menu perakitan komputer terdiri dari submenu perakitan tanpa casing dan perakitan dengan casing. Respon mahasiswa terhadap pengembangan media anime dalam kategori sangat positif.

  5. Pengaruh Inovasi Kelembagaan Pada Pengembangan Klaster Batik Laweyan Kota Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ery Dyah Wulandari

    2013-04-01

    Full Text Available Klaster Batik Laweyan is one of the cluster experienced significant growth as indicated by the existence of institutional innovations in it. This is evident from the condition of the business in the previous Laweyan dim currently being developed due to the formation Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan the container in cluster development. This study raises the question "How do innovation institutions affect to the development of Klaster Batik Laweyan?". To answer this research question, the research approach used was qualitative descriptive survey method. This method was chosen because it can explore deeper into the information needed to answer the research objectives. Data was collected through interviews and field observations. The analysis was done by descriptive qualitative analysis method to the analysis stage changes Batik Laweyan Cluster and institutional innovation analysis. The results showed the influence of institutional innovation in the development of Batik Laweyan Cluster. This is indicated by the growing sense of comfort and trust in the new social ties between members of a cluster, among others, the receipt or agreement on common goals Forum Pengembangan Klaster Batik Laweyan (FPKBL as an order or a new norm in institutional management Batik Laweyan. It was influential in the development of clusters as indicated by the increase in the capacity of members to collaborate, innovate business and increased efforts in Laweyan supporting emerging businesses. As well as the growing cluster networking externally with travel agencies and tourism, academic, private sector, NGOs and the government.

  6. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  7. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA SMA MELALUI DUKUNGAN ICT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syaifudin

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  8. Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Trihartanto Suroyo

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo. Metode analisis yang digunakan adalah berupa pengukuran tingkat kesejahteraan petani, skala likert dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan kawasan agropolitan ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan perdesaan di Kabupaten Kulonprogo. Hal ini terlihat bahwa tingkat kesejahteraan petani padi, melon dan ketela pohon di kawasan ini masih dibawah rata-rata Kabupaten Kulonprogo. Faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana agribisnis hulu-hilir seperti bahan baku, alat mesin pertanian, irigasi, pemasaran dan kondisi jalan, sehingga menjadi hambatan utama bagi petani dalam peningkatan produktivitas serta daya beli petani.Kata kunci: Pengembangan wilayah, pembangunan perdesaan, agropolitan, KulonprogoAbstract. This study aims to assess the success story of an agropolitan development in Kulonprogo District. The methods used in this research include likert scale and multiple linear regression. The result of the analysis shows that the agropolitan approach has not significantlyaffected the rural development in Kulonprogo District. Farmers’ welfare in the region is still below the average of thatof the district. Factors influencing this situation are the availability of upstream-downstrem facilities for agribusiness such as raw materials, agricultural machinery, irrigation, marketing and road network, which became the main hindrance for the farmers in improving their productivity and purchasing power.Keywords. Regional development, rural development,agropolitan, Kulonprogo.

  9. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS INDUKTIF BERBASIS LAGU KREASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Ratminingsih

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract: Song-Based Inductive Instructional Model for English Teaching. This study aims at developing a model of English instruction in primary school utilizing created songs. This research and development adapted Gall, Gall & Borg’s (2003 model. The developed product covers teaching materials, strategies, and assessment. The validation process on content reveals that the product is valid; the product quality is of good category.  The empirical field testing shows that the model is effective in improving the students’ learning achievement. Responses to the questionnaire also indicate that the majority of the students are  highly motivated to study English through this song-based inductive instructional model. Keywords: inductive instruction, created songs, English teaching Abstrak: Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Inggris Induktif Berbasis Lagu Kreasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah model pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar ber­basis lagu kreasi. Penelitian dan pengembangan ini mengadaptasi Gall, Gall & Borg (2003. Model terdiri atas materi, strategi, dan asesmen pembelajaran. Hasil validasi isi menunjukkan bahwa produk dinilai valid, dan kualitas produk terkategori baik. Hasil uji empiris penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil angket juga mengindikasikan bahwa majoritas siswa memiliki motivasi yang tinggi belajar melalui model pembelajaran induktif berbasis lagu. Kata kunci: pembelajaran induktif, lagu kreasi, pembelajaran Bahasa Inggris

  10. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  11. STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITAS PADI DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardito Atmaka Aji

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study were to: 1 analyze the strengths, weaknesses, opportunities and threats to develop paddy commodities in an effort to improve food security; 2 analyze alternative formulation of appropriate strategies for the development of paddy in an effort to improve food security; 3 determine the strategic priorities that should be selected for paddy development in an effort to improve food security; 4 provide policy recommendations for central/local government to improve food security. SWOT analysis was used to determine the alternative strategies that can be implemented by the government. QSPM analysis was used to determine the choice of strategy in developing paddy agribusiness priorities in Jember. Descriptive method was used to describe a case study at the Department of Agriculture Jember with 35 people as samples. Motivation of farmers was the main strength of the Jember government. The main weakness that should be corrected was the weak financial condition. The main opportunities were the increase in rice demand, while the main threat was the paddy pest attack. Alternative strategies that could be undertaken by the government include: 1 Intensification of rice farming, 2 Synergy between farmers, industries and government, 3 Strengthening the local food policies that favor the farmers, 4 Revitalization of facilities and infrastructure, 5 product differentiation. The strategy which became the top priority in this study was rice farming intensification strategy.Keywords: food security, Jember, QSPM, rice, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah 1 menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman untuk mengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 2 melakukan analisis rumusan alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 3 menentukan prioritas strategi yang seharusnya dipilih untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya

  12. KAJIAN TERHADAP PROSPEK PENGEMBANGAN BAHAN BIOAKTIF BUAH MAHKOTA DEWA (P. Macrocarpa SEBAGAI KANDIDAT NEW CHEMICAL ENTITY (NCE UNTUK PENGOBATAN KANKER (SITOSTATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Lisdawati

    2012-11-01

    Full Text Available Abstract. In the last few years there are tendency for cancer study to develop in discovery of new chemical entity (NCE for new drugs. The needed of NCE based on reality that cancer therapy reaches a resistant level very fast. By developing NCE, multiply cancer drugs can be used at one therapy and be implemented as a solution to inhibit a resistant level and very useful in recovery time. Natural products are the most important sources of NCE and could be used from plants, animals or minerals. Most of the natural products used in Indonesia are recognized from plants. Plants secondary metabolites show promise for cancer chemoprevention, which has been defined as the use of non cytotoxic nutrient or pharmacological agents to enhance intrinsic physiological mechanism that protect the organism against mutant clones of malignant cells. The study of plants secondary metabolites is nowadays moved from improvement of the empiric activity to meet the relationship between the structures of chemical compounds to its pharmacology activities. Development of study on plants in Indonesia is also pointed on discovery of NCE for new drugs of cancer and the cellular cytotoxic mechanism of the biological activity. Extracts from the fruit of P. macrocarpa is one of the sources for NCE of cancer drug in Indonesia. Some isolates already isolated from the extracts, i.e. lignan compound Ci9H2o06: 5-[4(4-Methoxy-phenyl-tetrahydrofurof3,4-cJfuran-l-yl]-benzene-1,2,3-triol and benzophenon compound: 4', 6-dihiroksi-4-metoksibenzofenon-2-0-glukoside. Using chemotaxonomy Dahlgren and Conqruist system approached indicate that these compounds have anti proliferation and pro apoptotic as their cytotoxic activities. The pharmacology activities from the fruit extracts also have been studied. For cytotoxic activities, the fruit extracts showed ICSo values from 5 to 7.71. jug/ml for leukemia LI 210 cell line; and IC50 values 196.74 jug/ml for HeLa cell line. The extracts also showed antioxidant activity with IC50 values 103.75 g/ml (most active level. Antihistamine activity showed 6.25; 12.5; 25; 50 and 100 %b/v doses could decrease the histamine control significantly (p <0.05. The review article is needed to support a development and improvement of the fruit extracts of P. macrocarpa to be considered as the most important sources of NCE for new cancer drug.   Key words: P. macrocarpa, new chemical entity, cytotoxic

  13. UPAYA AWAL PENGEMBANGAN MANAJEMEN VEKTOR MELALUI KAJIAN PEMANFAATAN JENTIK NYAMUK PENGGANGGU PEMUKIMAN DATARAN RENDAH (Culex quinquefasciatus SEBAGAI MAKANAN lKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. G. Seregeg

    2012-11-01

    Full Text Available A field trial to create an initial effort of vector management through investigating the benefit of "household disturbance mosquito" larvae (Culex quinquefasciatus as fish fodder was conducted during May, June, July, 2002 in Jakarta. Method of study involves the use of 2 aquariums, each 76 cm long, 41 cm wide and 41 cm height. They were placed in a partially opened room of which its east side was surrounded with ornamental plants providing fresh air and protecting them from heat of the sun. Each aquarium was also equipped with electrical circulating water pump and 2 cm plastic gauge filter. Ten golden fish babies (Cyprinus carpio were filled in each of the aqurium. Those fish babies (10 in each aquarium were grown through different fish fodder, one with conventional fodder and the other with mosquito larvae. Result showed that after 3 months the average weight of fish was significantly different, the ones fed with mosquito larvae were heavier than those of conventional feeder.   Keywords: Culex quinquefasciatus, vector management, larvae

  14. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERKARYA MUSIK KONTEMPORER NUSANTARA KELAS XI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarot Agung Pambudi

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untk memperoleh produk perangkat pembelajaran berkarya musik kontemporer Nusantara yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D dengan empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define, tahap perancangan (design, tahap pengembangan (develop, dan tahap penyebaran (disseminate yang dalam penelitian ini tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian. Metode yang digunakan untuk menilai perangkat adalah validasi dan uji coba. Uji coba dilakukan terbatas dengan eksperimen. Populasi pada peneltian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Bumiayu. Dengan teknik clusster random sampling ditetapkan dua kelas sebagai sampel yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan, angket, dan tes prestasi belajar. Secara keseluruhan perangkat yang dibuat adalah valid. Implementasi perangkat yang valid dalam pembelajaran dapat tercapai. Ini ditunjukkan oleh: (1 tercapainya ketuntasan prestasi belajar siswa secara individual lebih dari atau sama dengan 75 dan klasikal lebih dari atau sama dengan 75%; (2 rata-rata prestasi belajar kelas uji coba perangkat lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol.Saran yang diharapkan pada pembelajaran adalah peran serta guru dalam proses siswa mencari sumber bunyi untuk dijadikan alat musik perlu ditingkatkan.This research aims to obtain validity and effectiveness of the product of teaching preparation program of the Nusantara contemporary music. This research is a development. The development model used 4 – D.. The method used to assess this learning devices are validity and try out. The try out is done limitedly by using experiments. The population of the research are the eleven grade students of SMA N 1 Bumiayu. By using cluster random sampling technique two classrooms, XI IPA 1 and XI IPA 3 are chosen. The student of class XI

  15. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HOTS BERBASIS KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP DISIPLIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available This research is aimed to develop an assessment instrument of High Order Thinking Skill (HOTS in 2013-based curriculum toward discipline behaviour. The development of assessment instrument in this research applies Thiagarajan’s 4D model. It has been tried out at the population which consists of 3 (three schools in 3 (three districts by using cluster random sampling technique, in which X(1 class is chosen to try the assessment instrument out. The independent variable is HOTS and the dependent variable is discipline behaviour. The data are collected through the validity sheet of assessment instrument in the form of lesson plan, used to find out: (1 the validity of learning aid; (2 the effectiveness of learning aid based on the learning result. The process of development with 4.00 maximal score results in: (1 the learning aid which is valid according to 4 (four validations: the average score is 3.57 in the fourst validity; (2The assessment instrument is effective or successful, since it can obtain the success of assessment instrument with 73.3 % HOTS score of the total score and 90 % discipline behaviour score of the total score. Developing this assessment instrument is suitable to be applied for active students, who can work independently but have less ability to follow the process or finishing steps in Physics systematicallyPendidikan sebagai salah satu parameter kemajuan suatu bangsa menjadi sangat penting dengan SDM sebagai tolak ukurnya. Fenomena-fenomena yang mengarah pada gagalnya pendidikan, seperti kondisi moral generasi muda yang rusak, pengangguran terididik yang semakin meluas,rusaknyamoral bangsa yang akut dan sebagainya. Hal tersebut yang mendasari penelitian ini dengan menerapkan pendidikan integrasi dengan pendidikan karakter yaitu, pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS berbasis kurikulum 2013 terhadap sikap disiplin.Pengembangan instrumen penilaian menggunakan R & D model 4-D dari Thiagarajan

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA TEKS NOVEL BERBAHASA JAWA MELALUI SIMPLIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nike Esti Kurniawati

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian Bahan ajar teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi dikembangkan atas persepsi kebutuhan peserta didik dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan peserta didik dan guru berkaitan dengan pengembangan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi, menyusun karakteristik bahan ajar membaca teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi, membuat model novel yaitu Jemini, Asmarani, dan Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata sebagai bahan ajar membaca teks novel di SMA, dan memperoleh keefektifan menggunakan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan Research and Development (R&D oleh Borg and Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Langkah penelitian Borg and Gall diadaptasi menjadi tujuh tahap, yakni analisis teoretis dan praktis, analisis kebutuhan pengembangan menurut persepsi guru dan peserta didik, penyusunan draf produk, uji ahli, revisi produk, uji keefektifan produk, revisi hasil uji penggunan produk pengembangan. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di SMA Negeri 1 Bergas menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes pembelajaran membaca teks novel melalui simplifikasi. Uji t hitung = 9,734, sedangkan t tabel  =2,00. Artinya t hitung > t tabel. Maka dapat dikatakan produk tersebut efektifNovel text teaching materials through simplification Javanese developed on the perception of the needs of learners and teachers.This study aims to determine the needs of the students and teachers associated with the development of teaching materials text reading novels through simplification, compiling the characteristics of teaching materials text reading novels in Java through simplification, models making novel that Jemini, Asmarani, and the Pawestri Pejuwang works soeparto Brata as material instructional text reading novels in high school, and obtain the effectiveness of using text reading novel teaching

  17. PROSPEK PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efriyani Sumastuti

    2015-12-01

    Full Text Available Agribusiness sector has an important role in the process of economic development. The contribution of this sector in economic development, areto increase the food production for domestic consumption, become the largest provider of employment, enlarge the market for industries, increase the supply of money for saving and increase the income. Up to now, the role of the agricultural sector in Indonesia is sogreatin supporting the food fullfillmentand providing an employment for farm house holds. The great role and potency of agribusiness sector in realizing the food sustainability still have to face many challenges and complex issues. There should be many efforts for the existance of agribusiness sector. This study will discuss the agribussiness potency, prospects, problems and the efforts that should be done for the food sustainability.Sektor agribisnis mempunyai peranan penting dalam proses pembangunan ekonomi. Kontribusi sektor ini dalam pembangunan ekonomi antara lain meningkatkan produksi pangan untuk konsumsi domestik, sebagai penyedia tenaga kerja terbesar, memperbesar pasar untuk industri, meningkatkan supply uang tabungan dan meningkatkan devisa. Sampai saat ini, peranan sektor pertanian di Indonesia begitu besar dalam mendukung pemenuhan pangan dan memberikan lapangan kerja bagi rumah tangga petani. Peran dan potensi sektor agribisnis yang demikian besar dalam mewujudkan ketahanan pangan di masa yang akan datang masih harus menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan kompleks. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk tetap eksis. Studi ini akan membahas tentang potensi, prospek, permasalahan serta upaya yang perlu dilakukan sektor agribisnis dalam mewujudkan ketahanan pangan.

  18. MEMBUKA PINTU PENGEMBANGAN MEDICAL TOURISM DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Devi Rosalina

    2015-06-01

    Full Text Available As tourism industry is always increasing, nowadays, it does not only touch the leisure sector, it expands into health industry. Medical tourism is a combination of both health care and leisure activity. It is projected to grow US$38 until US$55 billion per year. In Asia, it successfully attracts visitors which increase by 20% every year because affordable price, yet high quality. Malaysia, Thailand, India and Singapore take this opportunity. These countries take control at least 80% of Asia market share. Unfortunately, Indonesia plays only a small part. Moreover, the data reveals a surprising truth that 57% of Malaysian patients are Indonesian. This raises a paradox, whether it is an irony or opportunity. Thus, this comparative study is conducted based on literature review in qualitative and analyzed through SWOT.Bali is very potential. It already has three international hospitals, popular for its wellness tourism, rich for its unique culture, sophisticated medical equipments, professional medics and paramedics, and good image for the hospitality.The next important step is the synergy of every stakeholders which consists of government, academic, media, private sector and community. Those stakeholders have to be eager in seriously creating better regulation, offering an interesting medical tour package, and participating actively.

  19. PENGEMBANGAN TORTILA BERKALSIUM SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN DIET CASEIN FREE-GLUTEN FREE PADA INDUSTRI KECIL DENGAN METODE VALUE ENGINEERING (Development of Fortified Calcium Tortilla Snack as an Alternative Food for Casein-Free Gluten-Free Diet with Value Engineering Method for Small Scale Industry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jeremy Yonathan Sadikin

    2015-09-01

    Full Text Available The number of people with autism increased 56% in 1998 – 2013, and it was a global problem. People with autism need special treatments and CFGF diet (casein free, gluten free was one of those treatments. That’s why, the development The calcium content was expected to substitute the calcium from dairy consumption, which shouldn’t be consumed by people with autism. The method used in this product development was value engineering which separated in three steps: information, creativity, and analysis steps. Respectively, this research was also further completed with chemical The goal of this research was to design some product implemented in small scale industry. Respondends and panelist in this research were consisted of students and teachers. They acted as the market of the product, especially as a  part of general society. This product were designed to provide CFGF snack for people with autism, and those who need CFGF diet. But this product was not limited to that market, it can be consumed by general society not only for people with autism, hence the students and teachers were used. The research showed that the best concept was a product produced with to get 200 grams of dough. This product concept was also designed to be packed in big size gusset packaging materials and the chips was triangle-shaped with size of feasible to be produced in small scale industry. Keywords: value engineering, casein-free gluten-free diet,autism   ABSTRAK Dengan jumlah penyandang autis yang terus meningkat, misalnya peningkatan sebesar 56% pada 1998 – 2013, maka produk tortila berkalsium potensial dikembangkan sebagai alternatif pangan untuk diet CFGF (, dan kandungan kalsiumnya bisa membantu menggantikan kalsium dari susu sapi yang mengandung kasein. Tujuan penelitian adalah merancang sejumlah konsep produk tortila berkalsium dan memilih satu konsep yang paling disukai Metode penelitian adalah yang terdiri dari tiga tahap: informasi, kreativitas dan

  20. Industry

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bernstein, Lenny; Roy, Joyashree; Delhotal, K. Casey; Harnisch, Jochen; Matsuhashi, Ryuji; Price, Lynn; Tanaka, Kanako; Worrell, Ernst; Yamba, Francis; Fengqi, Zhou; de la Rue du Can, Stephane; Gielen, Dolf; Joosen, Suzanne; Konar, Manaswita; Matysek, Anna; Miner, Reid; Okazaki, Teruo; Sanders, Johan; Sheinbaum Parado, Claudia

    2007-12-01

    This chapter addresses past, ongoing, and short (to 2010) and medium-term (to 2030) future actions that can be taken to mitigate GHG emissions from the manufacturing and process industries. Globally, and in most countries, CO{sub 2} accounts for more than 90% of CO{sub 2}-eq GHG emissions from the industrial sector (Price et al., 2006; US EPA, 2006b). These CO{sub 2} emissions arise from three sources: (1) the use of fossil fuels for energy, either directly by industry for heat and power generation or indirectly in the generation of purchased electricity and steam; (2) non-energy uses of fossil fuels in chemical processing and metal smelting; and (3) non-fossil fuel sources, for example cement and lime manufacture. Industrial processes also emit other GHGs, e.g.: (1) Nitrous oxide (N{sub 2}O) is emitted as a byproduct of adipic acid, nitric acid and caprolactam production; (2) HFC-23 is emitted as a byproduct of HCFC-22 production, a refrigerant, and also used in fluoroplastics manufacture; (3) Perfluorocarbons (PFCs) are emitted as byproducts of aluminium smelting and in semiconductor manufacture; (4) Sulphur hexafluoride (SF{sub 6}) is emitted in the manufacture, use and, decommissioning of gas insulated electrical switchgear, during the production of flat screen panels and semiconductors, from magnesium die casting and other industrial applications; (5) Methane (CH{sub 4}) is emitted as a byproduct of some chemical processes; and (6) CH{sub 4} and N{sub 2}O can be emitted by food industry waste streams. Many GHG emission mitigation options have been developed for the industrial sector. They fall into three categories: operating procedures, sector-wide technologies and process-specific technologies. A sampling of these options is discussed in Sections 7.2-7.4. The short- and medium-term potential for and cost of all classes of options are discussed in Section 7.5, barriers to the application of these options are addressed in Section 7.6 and the implication of

  1. PENGEMBANGAN ANTIVIRUS HUMAN PAPILLOMA VIRUS BERBASIS MOLEKUL KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wulandari

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakSekalipun telah ada program skrining deteksi dini infeksi HPV maupun kanker servis sertaadanya dua vaksin yang telah berlisensi, sekarang ini belum ada obat antivirus yang efektif.Prospek pengembangan molekul kecil inhibitor sebagai antivirus HPV sangat menjanjikan.Modulasi interaksi diantara protein-protein virus atau protein virus dengan protein hospesmenjadi strategi dalam upaya pengembangan molekul inhibitor sebagai antiviral HPV. Halini didukung oleh kemajuan pengetahuan mengenai fungsi protein HPV yang terlibat dalamsiklus hidupnya diantaranya yaitu protein E1, E2, E6 dan E7. Beberapa kandidat antivirustelah ditemukan dan masih dalam penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan senyawa turunandengan aktivitas yang lebih tinggi diantaranya asam bifenil sulfonasetat (inhibitor ATPase E1.Indandione dan repaglinide (inhibitor interaksi E1-E2 dan senyawa-senyawa lainnya.AbstractEventhough there has been screening programs for HPV infection and cervical canceras well as the two vaccines that have been licensed, currently there is no effective cure forHPV. The prospects of the development of small molecule inhibitors as HPV antiviral is verypromising. Development strategy was based on the modulation of interactions between viralproteins or viral proteins with host proteins. This is supported by the advances in knowledgeabout HPV’s protein functions involved in their life cycle such as E1, E2, E6 and E7 proteins.Some antiviral molecule candidates have been found and need further studies to obtainderivatives with higher activity including acid biphenyl sulfonasetat (inhibitor ATPase E1,Indandione & repaglinide (inhibitor interaction E1-E2, etc.

  2. MODEL PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN PENGEMBANGAN USAHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidjo .

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pemberdayaan Kelembagaan Lokal Sebagai Wahana Pendidikan Pengembangan Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1 permasalahan yang dihadapi kelompok usaha warga miskin dalam mengembangkan usaha; (2 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW terhadap lembaga lokal; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini merupakan R&D, dilakukan di Provinsi Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan : (1 permasalahan utama yang dihadapi kelompok usaha warga miskin adalah kekurangan modal kerja, bahan baku dan pemasaran; (2 Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim KMW kepada lembaga lokal berupa pelatihan dan pendampingan; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha berupa pelatihan, bimbingan, pendampingan melalui program pinjaman bergulir, pelatihan keterampilan dan pembangunan permukiman dan lingkungan. Kata Kunci: pemberdayaan dan pengembangan usaha Abstract : Local Institutional Empowerment Model As A Educational for Bisnis Development. The objective of this study were to identify : (1 the problem facing the poor in developing their business; (2 empowerment activities that was undertaken by Regional Management Consultant Team towards local institution; (3 empowerment activities that was undertaken by local institution toward business groups in order to developing their business activity. This study was R & D, and undertaken in Yogyakarta Province. Samples were randomly selected. Data were obtained through questionnaire, interview, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Conclusion of this study were : (1 the main problem faced by business group of the poor is lack

  3. APLIKASI ALAT RADIOGRAFI DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LAYANAN FOTO RONTGEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilo -

    2013-07-01

    Full Text Available Sistem radiografi digital (RD selama ini dianggap sebagai teknologi impor yang canggih,  mahal, dan memerlukan kemampuan sumber daya yang tinggi. Pengadaan secara built-in cenderung menyerap APBD cukup besar terutama untuk pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi, selain itu juga tidak memberi nilai tambah bagi struktur iptek daerah. Dalam upaya pengembangan sistem RD untuk aplikasi medis, penelitian ini mengembangkan sistem pencitraan radiografi digital untuk pengembangan layanan RS Daerah. Melalui penelitian ini, hasil penelitian terdahulu dikembangkan menjadi model prototipe aplikasi pencitraan medis yang dilengkapi dengan sistem pelindung radiasi, dan sistem penangkap gambar yang dibangun dari tabung kedap cahaya, intensifying screen bersama kamera CCD, dan pengolah citra. Hasil penelitian ini adalah berupa model prototype sistem pencitraan radiografi digital (tanpa film untuk pemeriksaan fraktur tulang dan software analisis citra radiografi digital berbasis Matlab 7.1, sehingga pencitraan medis ini dapat diduplikasi oleh unit kendali mutu yang ada di rumah sakit kota/daerah. Digital radiography system (RD is considered as advanced and expensive imported technology, and it requires high resource capabilities. Built-in procurement tends to absorb substantial budget, especially for the implementation of regional autonomy and decentralization, but it also does not add value to the structure of the science and technology region. To develop the RD system for medical applications, this study developed a digital radiographic imaging system for the development of regional hospital services. Through this research, the results of previous studies developed a prototype model of medical imaging application that comes with the system of radiation protection and image capture system built from a light-tight tube, intensifying screen with a CCD camera and image processing. This study results a prototype model of digital radiography imaging

  4. Pengembangan Bahan Ajar Modul Elektrokimia untuk Siswa SMA Kelas XII IPA dengan Pendekatan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Fatmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan, dan keefektifan modul elektrokimia un-tuk siswa SMA kelas XII hasil pengembangan. Modul Elektrokimia hasil pengembangan terdiri dari dua kegiatan belajar, yaitu untuk materi sel Volta dan untuk materi sel elektrolisis. Hasil penilaian oleh dua dosen kimia Universitas Negeri Malang dan dua guru kimia kelas XII sebagai ahli isi/materi pem-belajaran untuk kelayakan isi adalah 92,9%, untuk kelayakan dan kelengkapan penyajian adalah 91,1%, dan untuk kelayakan kebahasaan adalah 92,3%, yang tergolong kriteria sangat layak. Secara keseluruhan rata-rata nilai kelayakan tersebut adalah 92,1. Efektifitas modul hasil pengembangan di-tunjukkan oleh persepsi dan hasil belajar siswa. Persepsi siswa diperoleh dari penilaian siswa terhadap modul hasil pengembangan. Pada ujicoba lapangan terbatas diperoleh nilai rata-rata untuk seluruh aspek adalah 81,8 dari nilai maksimum 100. Perolehan rata-rata nilai hasil belajar siswa untuk aspek kognitif adalah 83,3, untuk aspek afektif adalah  82,3, dan untuk aspek psikomotorik adalah 83,8 dari nilai maksimum 100. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa Modul Elektrokimia untuk sis-wa SMA Kelas XII IPA hasil pengembangan sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran.Kata kunci: inkuiri terbimbing, modul elektrokimia, model 4-D

  5. Analisis Pengembangan Wilayah Daerah Malang Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Sumarsono

    2015-03-01

    Full Text Available Economic development should base on local potential area. It is to be directed to supporting the achievement of improvements in providing support for development planning, resource allocation, spatial and others. Including how to market the products of the sector so that it can be seen and attract investors in its development. The analysis methods used sector is a method of location quotient and Klassen typology, and SWOT. Local economy include the potential economic sectors, and the potential spatial (territorial. 3 covers the economic potential of the sector is quite large, namely agriculture, manufacturing industry and trade, hotels and restaurants; particularly the northern region of Malang shows that the potential level of attractiveness of its economy in general above the district average Malang, unless sub district DAU. FGD and SWOT in the field led to the need for developing a combined approach to ecological factors, and a systems approach activities in order to improve community based economic potential of north Malang.

  6. STRATEGI PENGEMBANGAN HEALTH AND WELLNESSDI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaya Pramono

    2013-07-01

    Full Text Available As a tourist destination, the name of Bali is popular having health and wellness tourism area, and in several times was known as one of the best spa destinations. The industry of health and wellness in Bali hasbeen become a part of tourism Department, and it need strategy for development in accordance to face theregional and world competition. This paper tried to describe the development strategy of Bali as a destination of health and Wellness tourism, which covers ten aspects to be need performed. The ten aspects are included; Find Yourself within the Global Marketplace, Position Yourself within the subregion, Identify Your Product and/or Service Offering , Identify Your Target, Prepare to Overcome Potential Barriers, Know What Your Competitors Are Doing, Differentiate Yourself from the Competition, Pursue Opportunities to Partner, Employ a Promotion Strategy.

  7. Pengembangan Kewirausahaan Melalui Peningkatan Kinerja Karyawan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukirman

    2017-03-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the impact of the employee's performance towards the development of entrepreneurship. This study of employee performance involved variables of creativity, innovation and motivation. It analyzed the impact of creativity, innovation and motivation towards employee performance; it also analyzed the impact of creativity, innovation and motivation for the development of entrepreneurship and analyzed the impact of employee performance towards the development of entrepreneurship. The study focused on ‘Jenang Kudus’small scale businesses in Kudus Regency that covered 396 firms (Department of Industry and Trade, Kudus Regency, 2010 and focused on the small scale businesses under the auspices of the Department of Industry and Trade. The population in this study were all ‘Jenang Kudus’ Small Scale Business companies in Kudus Regency. The sample consisted of 86 companies. The purposive sample technique was used by selecting samples of the small scale businesses in Kudus Regency. Data were collected by using questionnaires and in-depth interviews and they were analyzed by using descriptive method. Employee performance was affected by the creativity, innovation, and motivation. Creativity had a significant and strong direct impact to the employee performance that could create improved performance for employees. Innovation also had a significant and strong direct impact towards employee performance; it is the yardstick in carrying out the day-to-day development of the company so that innovation was needed to improve the performance of employees in the interest of the company. Motivation didn’t have any strong and significant impact towards employee performance, it means that motivation is needed to create the performance of employees, so that employees will feel more comfortable and secure in carrying out their job. Both creativity and innovation had strong and significant impact towards the development of entrepreneurship

  8. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  9. PENGEMBANGAN PASAR LELANG FORWARD KOMODITAS BAHAN OLAH KARET (BOKAR DI PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Rahman

    2015-11-01

    Full Text Available Permintaan karet dunia terus meningkat sejalan dengan peningkatan kebutuhan industri karet global untuk negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Eropa, dan China. Potensi dan peluang dapat meningkatkan ekspor karet alam Indonesia, untuk meningkatkan pendapatan petani yang memproduksi bahan Karet (bokar, secara tidak langsung. Namun, kurangnya harga referensi dari karet rakyat di tingkat nasional, membuat para petani selalu dirugikan, karena harga cenderung ditentukan oleh pedagang dan produsen, dan membuat lemah posisi tawar petani, sehingga pengembangan lelang pasar ke depan menjadi potensi dan peluang untuk penjualan bokar yang dapat menguntungkan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar lelang forward dari bokar memiliki potensi dan peluang sebagai tempat yang baik untuk transaksi yang lebih menguntungkan untuk para petani. Melalui pasar lelang forward, petani diminta untuk bersedia dan mampu berkelompok, untuk menghasilkan kualitas bokar yang baik, sehingga nilai penjualan bokar ini lebih tinggi, karena dijual oleh kelompok dengan cara lelang. Abstract World rubber demand increased continuously in line with the increase in global rubber industry needs forthe countries like US, Japan, Europe, and China. The potential and opportunity should boost Indonesia's natural rubber exports, provide to increase the income of farmers that producing Material Rubber (bokar, indirectly. However, the lack of reference prices of rubber smallholder at the national level, made of the farmers always disadvantaged, because the prices tend to be determined by the traders and manufacturers, and made weak thebargaining position of farmers, so the development of forward auction market into the potential and opportunities for bokar’ssales that can benefit the farmers. The results showed that the forward auction market of bokar has the potential and opportunities as a good place for transaction that more profitable for farmers.Through the forward

  10. Industrialization

    African Journals Online (AJOL)

    Lucy

    Second World era international system (1945-1990) may not have done any good to ... wedge between the capitalist and socialist blocs, not only blurred Third World .... Politics and the Stages of Economic Growth, Cambridge: Cambridge ... complex industries producing mainly for export, but also producing for local.

  11. Alternatif Pengembangan Pendidikan Berdasarkan Nilai Kebutuhan Khusus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silverius Constantino Johanes Maria Lake

    2015-06-01

    Full Text Available The Community College is a kind of higher education. It focuses on diploma degree (the Two Year College. The objectives of Community College are to educate and to train students for getting working skills for jobs. The Community College has competencies that are suitable with the working area and the local needs. To run the Community College goodly and truly, values is needed. Those values influence the mission of Community College. The question was why Indonesian Higher Education accepts the Community College as a model of higher education. The problem was related to some models of higher education that do not fulfill the demands of companies yet. Therefore the Community College becomes a choice to answer the demands of industries and etrepreneurship. The right references to learn about Community College are American Community Colleges such as Highline Community College (Seattle, WA and Kapiolani Community Collere (Honolulu, HI. Each of those Community Colleges has the best program for example Highline Community College in Business Management, then Kapiolani Community College in Culinary Arts. This article used descriptive and argumentative method to show the importance of Commuity College in Indonesia.

  12. PENGEMBANGAN VIDEO ICE BREAKING SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ilham bakhtiar

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang menelaah pengembangan Ice Breaking sebagai media BK untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Tujuan penelitian adalah (1 Untuk mengembangkan media video ice breaking sebagai media BK yang acceptable (diterima, dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. (2 Untuk mengetahui efektifitas media video ice breaking sebagai media BK dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian berupa panduan Ice Breaking dan Video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan panduan video ice breaking yang acceptabe (diterima, berdasarkan kegunaan (utility, ketepatan (accuracy, kelayakan (faesibility dan relevansi dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa mendapat hasil yang layak untuk di gunakan di SMA Negeri 1 Bontonompo. (2 Panduan video Ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa di SMA Negeri 1 Bontonompo Kabupaten Gowa. Kata Kunci: Media, keterampilan sosial, ice breaking dan Video

  13. PENGEMBANGAN MODEL PERPUSTAKAAN MADRASAH DALAM PENERAPAN LITERASI INFORMASI UNTUK MEMPERSIAPKAN BELAJAR SEPANJANG HAYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rohyanti Zulaikha

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan model perpustakaan madrasah dalam penerapan literasi informasi untuk mempersiapkan belajar sepanjang hayat dan mengetahui bagaimana kemampuan belajar sepanjang hayat bagi para pemustaka. Metode penelitian ini adalah R&D dengan pendekatan kualitatif. Sampel sumber data dilakukan dengan cara purposive dan snowball, pengumpulan data digunakan metode triangulasi dan analisis datanya bersifat kualitatif dengan melakukan FGD. Proses analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pengembangan model perpustakaan madrasah ini terlihat dalam enam tahap (Task Definiton, Information Seeking, Location and access, Use of Information, Syntesis dan Evaluation yang diimplementasi di dalam RPP untuk bidang studi terkait (Bahasa Indonesia, Biologi, Fiqih dan PPMB dengan pengembangan layanan perpustakaan yang berbasis kepada pemustaka. Model perpustakaan yang “literate” terhadap informasi dapat menjadikan siswa menyenangi belajar, mengetahui bagaimana sejatinya cara belajar itu, menghargai bahwa belajar itu, rasa ingin tahu terhadap sesuatu menjadikan sikap “self directing” dalam belajar.

  14. PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wimelia Citra Rahmadani

    2016-06-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define, perancangan(design, dan pengembangan (develop. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1 skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2 hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.

  15. Keanekaragaman Hayati Di Kawasan Pantai Kota Ambon Dan Konsekuensi Untuk Pengembangan Pariwisata Pesisir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel A. Sihasale

    2013-07-01

    Full Text Available Sebagai suatu daerah yang berada di wilayah Indonesia bagian timur, Pulau Ambon memiliki potensi alam yang banyak menawarkan keanekaragaman daya tarik wisata. Dengan kondisi biogeofisik, sosial budaya masyarakat dapat dijadikan sebagai potensi bagi pengembangan pariwisata. Sebagai ibukota propinsi, kota Ambon memiliki pantai dan kelautan dengan keanekaragaman hayati yang khas, sehingga mempunyai peluang untuk dapat dijadikan sebagai objek wisata bahari termasuk potensi wisata bawah laut, dengan hal tersebut maka propinsi Ambon dikenal dengan  sebutan “The Spice Island Exotic Marine Paradise”.  Keberadaan akan potensi wilayah pesisir laut tersebut dewasa ini belum sepenuhnya dikelola dan di kembangkan dengan baik untuk pengembangan pariwisata, hal ini dikarenakan minimnya pemahaman akan bagaimana cara mengelola dan mengembangkan potensi keanekaragaman hayati tersebut dengan baik.Kata Kunci: Keanekaragaman hayati, Kota Ambon, potensi, pengembangan

  16. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK KOMIK PADA MATERI FOTOSINTESIS UNTUK SMP KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri nengsi nengsi

    2017-07-01

    Full Text Available Pembelajaran Biologi merupakan pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan nyata. Sehingga pembelajaran Biologi harus disertai dengan pemahaman konsep dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk komik yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan    4-D. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap define (pendefinisian, tahapdesign (perancangan, tahapdevelop (pengembangan, dan tahapdesseminate (penyebaran. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh penilaian komik oleh pakar dengan persentase 74,017% dengan kriteria penilaian valid. Respon guru terhadap komik diperoleh persentase 91,83% dengan kriteria penilaian sangat praktis dan respon siswa terhadap komik diperoleh persentase 87,56% dengan kriteria penilaian sangat praktis. 

  17. KAJIAN RISIKO KESEHATAN KONSUMEN KERANG HIJAU YANG MENGANDUNG SAKSITOKSIN DI CILINCING JAKARTA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murdahayu Makmur

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian risiko kesehatan konsumen kerang hijau yang mengandung saksitoksin di perkampungan nelayan kerang hijau Cilincing Jakarta Utara.Penelitian ini dilakukan karena terdeteksinya saksitoksin yang termasuk dalam toksin PSP pada kerang yang berasal dari bagan kerang hijau setempat.Saksitoksin bisa memberikan dampak kelumpuhan terhadap konsumen kerang hijau dan berdampak ke kematian akut apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. Sehingga diperlukan suatu penelitian untuk menghitung nilai kuasi risiko konsumen kerang hijau di wilayah pesisir Cilincing.Teknik pengumpulan data menggunakan sistem sampel purposive dengan kriteria inklusi dengan sistem drop. Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini dihitung berdasarkan rumus Slovin. Dengan menggunakan ukuran porsi maksimum masyarakat Cilincing sebesar 650,70 g maka nilai pajanan saksitoksin sebesar 1,88 µg/kg b.b. nilai masih di bawah nilai pajanan yang disepakati oleh panel EFSA yaitu 5,3 µg/kg b.b. Berdasarkan nilai RQ untuk pajanan tertinggi yaitu sekitar 0,35, berarti nilai RQ<1, dapat dikatakan bahwa pola konsumsi dan konsentrasi toksin pada kerang hijau tidak memberikan risiko terhadap kesehatan masyarakat pesisir Cilincing.   Kata kunci: Kerang Hijau, Saksitoksin, Kajian risiko, Kesehatan masyarakat, Cilincing

  18. Kajian Teknis dan Ekonomis Bunkering LNG untuk Pemenuhan Bahan Bakar Gas Kapal Pelni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Mas Nizar

    2017-01-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar gas pada bidang perkapalan merupakan suatu keuntungan karena dapat menghemat biaya operasi dan mengurangi emisi gas buang. Pemanfaatan gas juga sesuai dengan tujuan pemerintah yang terdapat pada PP No.55/2009 tentang alokasi produksi gas dalam negeri untuk penggunaan lokal sebesar 25%. Proses pengisian bahan bakar (bunkering LNG pada umumnya dapat dilakukan dengan tiga skema yaitu ship to ship, truck to ship dan onshore to ship. Untuk itu perlu dilakukan kajian untuk menentukan lokasi dan skema bunkering LNG yang akan digunakan pada studi kasus kali ini, yaitu untuk armada kapal PT. Pelni. Penentuan lokasi bunkering dilakukan dengan memperhatikan frekuensi kedatangan dan kebutuhan bunkering LNG pada setiap pelabuhan. Konversi kebutuhan bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas memakai asumsi bahwa motor diesel dimodifikasi menjadi duel fuel engine menggunakan konverter yang dapat dioperasikan dengan rasio bahan bakar HSD dengan LNG sebesar 50:50. Dari hasil didapatkan pada skenario I adalah Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Ambon dan Sorong. Skenario II dengan penambahan Bau-bau dan Skenario III dengan penambahan Jayapura. Untuk skema bunkering yang akan dipilih ditentukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP dengan kriteria yang dipakai diantaranya teknis, keselamatan dan biaya. Dari hasil pembobotan yang terpilih adalah skema truck to ship. Studi ditutup dengan kajian ekonomi dari sisi penyedia LNG dan dari sisi pemilik kapal. Beberapa parameter yang dipakai adalah Net Present Value, Internal Rate Return, dan Payback Period.

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI PETERNAK GALUR MURNI DI KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dany Alifah Irawati

    2017-01-01

    Murni, menganalisis alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni, dan menentukan prioritas strategi pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni di masa datang. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif,  analisis Internal Factor Evaluation (IFE, External Factor Evaluation (EFE, analisis matrik Internal-External (IE, Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats (SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP. Hasil penelitian menunjukkan faktor strategik yang menjadi kekuatan utama dengan kepentingan relatif tertinggi adalah sistem Quality Control (QC untuk peneriman susu dari peternak. Alternatif strategi yang dapat diterapkan di KPGM adalah peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, efisiensi kegiatan produksi dengan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP, penguatan kelembagaan koperasi, melakukan pendaftaran produk ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM, melakukan komunikasi intensif dengan semua anggota koperasi, pemanfaatan teknologi tepat guna dalam kegiatan produksi, diversifikasi produk, penguatan permodalan melalui pinjaman selain lembaga keuangan dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bantuan penguatan koperasi dan peternak. Hasil analisis AHP, strategi prioritasnya adalah 1 penguatan modal melalui lembaga keuangan, 2 peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, 3 diversifikasi produk, dan 4 melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas Peternakan dan Dinas UMKM.Kata kunci: koperasi peternak galur murni, strategi pengembangan, IFE, IFE, SWOT

  20. PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajrianthi Fajrianthi

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur (tes berpikir kritis yang valid dan reliabel untuk digunakan, baik dalam lingkup pendidikan maupun kerja di Indonesia. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan tahap pengembangan tes menurut Hambleton dan Jones (1993. Kisi-kisi dan pembuatan butir didasarkan pada konsep dalam tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. Pada WGCTA, berpikir kritis terdiri dari lima dimensi yaitu Inference, Recognition Assumption, Deduction, Interpretation dan Evaluation of arguments. Uji coba tes dilakukan pada 1.453 peserta tes seleksi karyawan di Surabaya, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Rembang. Data dikotomi dianalisis dengan menggunakan model IRT dengan dua parameter yaitu daya beda dan tingkat kesulitan butir. Analisis dilakukan dengan menggunakan program statistik Mplus versi 6.11 Sebelum melakukan analisis dengan IRT, dilakukan pengujian asumsi yaitu uji unidimensionalitas, independensi lokal dan Item Characteristic Curve (ICC. Hasil analisis terhadap 68 butir menghasilkan 15 butir dengan daya beda yang cukup baik dan tingkat kesulitan butir yang berkisar antara –4 sampai dengan 2.448. Sedikitnya jumlah butir yang berkualitas baik disebabkan oleh kelemahan dalam menentukan subject matter experts di bidang berpikir kritis dan pemilihan metode skoring. Kata kunci: Pengembangan tes, berpikir kritis, item response theory   DEVELOPING CRITICAL THINKING TEST UTILISING ITEM RESPONSE THEORY Abstract The present study was aimed to develop a valid and reliable instrument in assesing critical thinking which can be implemented both in educational and work settings in Indonesia. Following the Hambleton and Jones’s (1993 procedures on test development, the study developed the instrument by employing the concept of critical thinking from Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. The study included five dimensions of critical thinking as adopted from the WGCTA: Inference, Recognition

  1. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KEDELAI UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Rizky Pratama

    2014-09-01

    Full Text Available In the era of globalization, food sustainability is one of the main sectors that has an important role in economic development in Indonesia. The development of agricultural sector needs to be implemented. It is for advancing the agriculture, so that, both production output and farmer welfare will increase. Soybean is one of the leading agricultural commodities in Central Java province. The purpose of this research is to analyze the strategy and program criteria that can be done to develop the soybean farming in Central Java. An Analysis Hierarchy Process (AHP was applied. The sampling technique was done by simple random sampling consisting of 12 people. The results show that the development of soybean farming in Central Java province comprises of several prioritized program criterias. The first priority is the criteria of cultivation, 0.537. The second criteria is input and its score is 0.220. The third criteria is institutions, 0.110. The fourth criteria is post-harvest, 0.058. The fifth criteria is marketing, 0.040. Pada era globalisasi salah satu isu utamanya adalah ketahanan pangan maka sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Pengemban-gan sektor pertanian perlu dilaksanakan guna memajukan sektor pertanian baik berupa peningkatan output produksi dan kualitas serta mampu mengangkat kesejahteraan petani. Kedelai merupakan salah satu komodi-tas unggulan pertanian Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi dan kriteria program yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha tani kedelai di Provinsi Jawa Tengah yang ber-dampak kepada terwujudnya ketahanan pangan Indonesia berdasarkan pendekatan Analysis Hierarchy Pro-cess. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling yang terdiri dari 12 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan usahatani kedelai di Provinsi Jawa Tengah tersusun atas bebera-pa kriteria

  2. MODEL AUTHENTIC SELF-ASSESSMENT DALAM PENGEMBANGAN EMPLOYABILITY SKILLS MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI VOKASI

    OpenAIRE

    I Made Suarta; Nyoman Sentosa Hardika; I Gusti Ngurah Sanjaya; I Wayan Basi Arjana

    2015-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat penilaian guna mengevaluasi capaian employability skills yang diintegrasikan dalam pembelajaran aplikasi basis data. Model penilaian yang dikembangkan merupakan kombinasi dari penilaian diri sendiri dan penilaian otentik, diusulkan dengan sebutan model authentic self-assessment. Langkah-langkah pengembangan model authentic self-assessment meliputi penentuan standar, penentuan tugas otentik, pembuatan kriteria, dan pembuatan rubrik. Hasil pe...

  3. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  4. Pengembangan Budaya Sekolah di SMAN 3 Tanjung Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmani Abdi

    2007-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: karakteristik dan upaya pengembangan budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, serta manajemen pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan Sequential Explanatory Strategy. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka. Responden sebanyak 24 guru, empat staf, dan 179 siswa; serta observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staf, siswa, orang tua siswa, dan petugas kebersihan sekolah. Analisis data dirrmlai dari analisis deskriptif kuantitatif dan kemudian analisis deskriptif kualitatif. Budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, yang terdiri atas: atmosper sekolah, budaya kerjasama, budaya disiplin, dan budaya bersih, belum mencapai taraf positif; dan budaya baca masih negatif. Budaya kerjasama dikembangkan melalui senam pagi bersama, rapat MGMP, sosialisasi visi dan misi sekolah, penataan tata ruang, dan pembuatan mars SMAGA. Budaya disiplin dikembangkan melalui pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah. Budaya bersih dikembangkan melalui lomba kebersihan. Budaya baca dikembangkan melalui pembuatan buletin sekolah. Manajemen pengembangan budaya sekolah tidak rrmksimfll, khususnya pada aspek pengelolaan ketenagaan, sarana dan prasarana, dan keuangan. Kata kund: budaya sekolah, pengembangan, manajemen sekolah.

  5. PENGEMBANGAN MODEL PERSEDIAAN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN WAKTU KADALUARSA BAHAN DAN FAKTOR INCREMENTAL DISCOUNT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Prasetyo

    2005-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model persediaan yang mempertimbangkan waktu kadaluarsa bahan dan faktor incremental discount untuk mendapatkan biaya total (total cost persediaan yang minimum. Model persediaan Economic Order Quantity (EOQ Single Item digunakan sebagai dasar pengembangan model. Algoritma pencarian solusi model dibuat untuk mendapatkan solusi dari model. Selain itu pada bagian akhir diberikan studi kasus implementasi model di PT. XYZ.

  6. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  7. Pengembangan Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian pada Toko PC Tablet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Setyo Permatasasi Putri W

    2014-06-01

    Full Text Available Sistem informasi penjualan dan pembelian yang dimiliki oleh perusahaan masih mempunyai beberapa kekurangan yang menyebabkan terjadinya kesalahan data pada laporan yang dihasilkan. Dan juga meskipun perusahaan telah memiliki sistem informasi namun perusahaan masih sering melakukan proses transaksi dan pencatatan transaksi secara manual, sehingga kesalahan data tidak dapat terhindarkan lagi. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sebuah sistem informasi penjualan dan pembelian yang memadai, untuk dapat menampilkan data lebih akurat dan lebih mudah dipahami dalam penggunaannya. Pengembangan sistem informasi penjualan dan pembelian diawali dengan analisis kebutuhan sistem. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan spesifikasi sistem yang sesuai. Kemudian dari data yang ada, dilakukan perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dalam tahapan perancangan, penggambaran proses bisnis sistem informasi dijelaskan dengan menggunakan DFD (Data Flow Diagram dan untuk merepresentasikan data dalam sistem secara logis dilakukan dengan menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram. Hasil dari perancangan kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan sistem basis data MySQL. Perangkat yang digunakan adalah perangkat lunak Adobe Dreamweaver CS6 dan XAMPP. Hasil pengujian sistem informasi penjualan dan pembelian menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat dalam sistem informasi dapat bekerja dengan baik seperti mengelola data transaksi, mengelola data admin, mengelola data barang dan mengelola data lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pokok dalam transaksi ini. Pada sistem informasi penjualan dan pembelian juga disertakan fungsi untuk menampilkan laporan dari proses transaksi yang dilakukan oleh pengguna.

  8. Pengembangan Game Edukatif G30S/PKI Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Hedlina Hendraputri

    2014-11-01

    Full Text Available Gaya hidup masyarakat zaman sekarang tak pernah lepas dari kemajuan teknologi. Masyarakat menengah keatas, baik dari anak-anak hingga orang dewasa, hampir tidak ada yang tidak meggunakan perangkat mobile seperti handphone atau tablet. Namun sayangnya masyarakat zaman sekarang cenderung apatis dengan kondisi sekitarnya, bahkan tidak mengenal sejarah negaranya. Penelitian ini dilakukan untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan sejarah terutama peristiwa G30S/PKI melalui game perangkat seluler berbasis Android. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan tahap pengembangan MDLC (Multimedia Development Life Cycle mulai dari tahap penentuan konsep sampai dengan sidtribusi. Sebagai sumber yang relevan, cerita sejarah diambil langsung dari Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebagai salah satu tempat bersejarah yang erat kaitannya dengan peristiwa G30S/PKI. Hasil dari penelitian ini berupa suatu aplikasi permainan yang menceritakan peristiwa sejarah G30S/PKI yang dikemas menjadi aplikasi perangkat seluler dengan sistem operasi Android. Penelitian ini diharapkan mampu menarik minat anak-anak khususnya usia 9 sampai dengan 12 tahun untuk mempelajari dan mencintai sejarah Indonesia.

  9. FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KINERJA PEGAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iriani Ismail

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi factor-faktor pengembangan SDM yang terdiri dari pendidikan, pelatihan, dan pembinaan terhadap kinerja pegawai CV. Bhumikam Shamitra Daun  Kelor  Desa  Batang-Batang. Studi  ini menggunakan metode kuantitatif dimana populasinya adalah semua pegawai CV. Bhumikam Shamitra Daun Kelor Desa Batang-Batang. Hipotesis dalam studi ini adalah; (1 Variabel pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (2 Variabel Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan (3 Variabel pembinaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis statistik, ditemukan bahwa pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Demikian juga pelatihan, dan pembinaan, masing-masing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji t pendidikan thitung (2.135 > (1,994 dengan tingkat signifikasi 0,036 < 0,05, hasil uji t  pelatihan thitung (2,642 > (1,994 dengan tingkat signifikansi 0,010 > 0,05, dan hasil uji t pembinaan thitung (3,057 > (1,994 dengan tingkat signifikasi 0,003 > 0,05.

  10. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    Full Text Available Agama sebagai sasaran kajian penelitian sudah banyak dilakukan oleh para sarjana disiplin ilmu. Mereka melakukan penelitian terhadap berbagai aspek dari agama, baik aspek ide maupun aspek perwujudan dalam kenyataan. Dimulai dari keyakinan dan ajaran yang dimiliki oleh suatu agama hingga pengaruh agama pada kehidupan masyarakat pemeluk agama tersebut. Kalau yang dimaksud metode dalam ilmu perbandingan agama adalah cara untuk memperoleh dan mamahami kebenaran agama dari realitas empiris, atau lebih tepatnya “kebenaran ilmiah agamis”, maka pendekatan tiada lain adalah suatu sikap ilmiah (persepsi dari seorang yang harus ditunjukkan untuk menemukan kebenaran ilmiah yang hendak diperoleh. Dengan demikian pendekatan sifatnya umum. Dalan suatu pendekatan tertentu dapat digunakan bermacammacam metode, umpamanya seorang Sosiolog akan mengkaji agama pasti akan menerapkan pendekatan metode-metode sosiologis. Begitu pula Sejarawan, Antropolog, Fenomenolog, dan lain-lain akan menerapkan pendekatan dan metode sesuai dengan latar belakang keahliannya. Maka sasaran ideal dari beberapa pendekatan adalah memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta agama, dan bertujuan untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta tersebut dengan menggunakan kesangsian sistematis. Pendekatan keilmuan dalam meneliti agama mencoba mendeskripsikan dunia pemeluk agama secara apa adanya (das sein, bukan didasarkan semestinya secara normatif (das sollen. Dengan demikian, pendekatan keilmuan yang empiris ini menggunakan dan mengadaptasi pendekatanpendekatan ilmu-ilmu sosial dan budaya. Dari sekian tokoh ilmu Perbandingan Agama, kebanyakan dari mereka merupakan ilmuwan Barat. Namun demikian ada juga beberapa tokoh perbandingan agama dari duni Islam, antara lain adalah Prof. Dr. H.A. Mukti Ali, Ibnu Hazm dan As-Syahrastani. Sementara Ibnu Hazm Al Andalusy dan As-Syahrastani merupakan tokoh-tokoh Perbaga Muslim dari zaman klasik – zaman ketika Perbaga belum terbentuk sebagai

  11. Kajian Kualitas Air Sungai Condong yang terkena Buangan Limbah Cair Industri Batik Trusmi Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pipin Supenah

    2015-05-01

    Full Text Available The aims of this study were to assess the water quality of the River Condong and Condong River Quality Statebased on physical, chemical and biological parameters. Sampling was carried out in seven stations with 3 repetitions at intervals of one month. Water quality were analyzed descriptively by reference raw Water Quality Standard.  Determination of the stateof water quality using methods Storet. Results of laboratory tests showed that the water quality of the River Condong exceed the Water Quality Standard Group II based on Government Regulation No. 82 of 2001 and in particular textile waste quality standard TSS, DO, BOD5, COD, NH3, sulfide, Cr (VI, phenols, oils and fats, Biological parameters using makrobentos diversity index (H ' obtained a low value that is from 0 to 1.7077.  Quality state based Storet method, the value of  > -31. It can be concluded that the condition of physical, chemical and biological parameters, Condong River water showed waters not appropriate the Quality Standard for agricultural irrigation, freshwater fish breeding and infrastructure or water recreation facilities before and after the discharge of liquid waste of batik. Condong River quality state before and after the liquid waste of batik is heavily polluted.

  12. KAJIAN BEBAN PENCEMARAN LIMBAH CAIR INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM BATIK KLASTER TRUSMI KABUPATEN CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Sulaksono

    2015-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE Growing number of Indonesian Batik SMEs has been started since UNESCO announced batik as world heritage from Indonesia in 2009. However, this condition also brings negative impact related to water pollution. Huge variety of dyestuff always has been a challenge in estimating total pollution load from this sector. This study aim to estimate pollution load of some key parameters (BOD5, COD and TSS of wastewater generated by Batik SMEs in Trusmi cluster. By calculating pollution load factor per unit product (PLU trough analyzing waste water quality and quantity in every step of batik making process and considering type of fabric (cotton and silk and type of dyestuff (Naphtol and Indigosol as variable, it can be concluded that the PLU factor for BOD5 and TSS is associated to the type of fabric, meanwhile COD parameter is associated to the type of dyes. By multiplying the PLU factor with total production capacity from all SMEs in Trusmi cluster, it can be estimated that the total pollution load range in Trusmi area for BOD is at 5,9 – 39,5 ton/year; COD at 112-426 ton/year; and TSS at 4,88-16,3 ton/year.Keywords: batik, SMEs cluster, pollution load factor, waste water

  13. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muntaha

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk : (1 Mengetahui proses pengembangan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, (2 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang valid, (3 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP,  Buku Siswa, Lembar Kegiatan Siswa (LKS,    dan Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Data penelitian diperoleh melalui  observasi dan tes kemampuan kognitif. Analisis statistik menggunakan uji ketuntasan (KKM hasil belajar dengan uji One sample t test, uji beda menggunakan independen sample t test, uji normalitas dan uji peningkatan kemampuan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Proses pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan melalui empat tahapan yaitu define (pendefinisian /penetapan, design (perancangan, develop (pengembangan, dan disseminate (penyebaran, (2 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini valid, (3 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. This study aims to: (1 Knowing the software development process model of PBL assisted learning with Learning CD to enhance students’ creative thinking skills, (2 Generate the model of learning with Learning CD-assisted PBL valid, (3 Generate the model of learning with PBL CD-assisted learning effective. This research is a research development. Development conducted in this study include syllabus, lesson plan (RPP, Student Book, Student Activity Sheet (LKS, and Student Creative Thinking Ability Test. Data were obtained through observation and tests of cognitive ability. Statistical analysis using the mastery test (KKM learning outcomes to test

  14. INDUSTRI KECIL DALAM PEMBANGUNAN PEDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Githa Dharma Husada

    2012-05-01

    , seperti pembinaan permodalan dan manajemen teknis dapat dilakukan secara terpadu dengan aspek pembinaan lainnya seperti teknologi dan pengembangan kewirausahaannya. Sehubungan dengan itu maka direkomendasikan antara lain: (1 Pengembangan industri kecil di pedesaan akan sangat membantu memecahkan persoalan kesempatan kerja yang muncul akibat menyempitnya kerja di sektor pertanian.; (2 Program pengembangan dan pembinaan industri kecil terutama industri kerajinan ukir kayu hendaknya yang selama ini diimplementasikan oleh pemerintah dengan   meningkatkan persebaran industri kecil yang meliputi seluruh wilayah, mengingat potensi industri kecil dalam pembangunan daerah sebagai penyumbang  PDRB terbesar; (3 Dalam rangka membantu pengusaha kecil dalam memasarkan produksinya, maka pemerintah hendaknya meningkatkan pembinaan pemasaran tersebut tidak hanya melalui promosi dan pemeran-pameran di hotel berbitang ataupun pada pesta keseninan dan kebudayaan bali yang dilakukan secara periodik,  dalam hal ini dapat dibentuk kegiatan pemasaran bersama dan peningkatan akses sarana dan prasarana transportasi; (4 Pemerintah dalam membantu pengusaha industri kecil, hendaknya pemerintah berhenti melihat pada hanya beberapa permasalahan  atau kelemahan yang dimiliki oleh pengusaha industri kecil. Untuk dalam pembinaan industri kecil pemerintah hendaknya melihat permasalahan atau kelemahan tersebut secara terpadu atau secara integral; (5 Program pembinaan dan pengembangan industri kecil hendaknya pemerintah melakukan koordinasi dengan baik sesama intansi pemerintah sendiri maupun dengan masyarakat ataupun dunia usaha yang akan dibina, sehingga program yang diluncurkan dapat tepat mengenai sasarannya dan dapat mengatasi permasalahan serta pencarian solusinya juga dapat diterima dengan baik dari segala pihak.   Kata kunci: kerajinan ukir kayu, pembangunan pedesaan

  15. MODEL PENERAPAN IPTEK PENGEMBANGAN KEBUN BIBIT RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii, DI KABUPATEN MINAHASA UTARA, SULAWESI UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Radiarta

    2013-06-01

    Full Text Available Kabupaten Minahasa Utara dengan luas laut sekitar 295.000 km² dan panjang garis pantai sekitar 229,2 km memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Kabupaten ini telah ditetapkan sebagai kawasan minapolitan rumput laut sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.39/MEN/2011. Kebutuhan bibit merupakan faktor utama dalam pengembangan rumput laut. Ketersediaan bibit yang memadai, berkualitas, dan berkesinambung merupakan faktor penentu keberhasilan budidaya rumput laut. Model penerapan IPTEK dari program IPTEKMAS (ilmu pengetahuan dan teknologi untuk masyarakat, merupakan langkah efektif yang ditempuh oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya dengan tujuan penyebar luasan hasil penelitian dan pengembangan berupa teknologi pengembangan kebun bibit di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Pelaksanaan IPTEKMAS di kabupaten ini melibatkan lima kelompok pembudidaya rumput laut dari dua desa yang berdampingan yaitu Desa Kema II dan Desa Kema III Kecamatan Kema. Pengembangan kebun bibit model IPTEKMAS ini diterapkan dengan sistem rawai (long line berukuran 50 m x 35 m. Hasil kegiatan menunjukkan pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakan di lokasi kegiatan sangat baik dengan rata-rata pertumbuhan setiap siklus pemeliharaan bibit adalah 200 g (bibit awal 50 g. Model penerapan IPTEK ini mendapat respons positif dari masyarakat pembudidaya.

  16. Kajian Keterlibatan Masyarakat Desa Hutan Mengembangkan Silvoindustri Biofuel Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L Berkelanjutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Uripno

    2015-05-01

    Full Text Available Program Desa Mandiri Energi bertujuan untuk meningkatkan persediaan dan keragaman sumber energi dan peluang perekonomian masyarakat. Nyamplung merupakan tumbuhan yang potensial sebagai bahan baku biofuel atau bahan bakar nabati karena memiliki rendemen minyak tumbuhan yang sangat tinggi dan bukan untuk makanan manusia atau pakan ternak. Biofuel dari nyamplung merupakan inovasi yang perlu dimasyarakatkan. Keterlibatan masyarakat setempat dalam pengembangan silvoindustri biofuel nyamplung, baik sebagai produsen maupun konsumen biofuel, sangat penting. Badan Litbang Kehutanan membangun dua demplot di Desa Buluagung dan di Desa Paputrejo sebagai percontohan pembangunan silvoindustri biofuel nyamplung. Sampai sekarang perkembangan demplot masih menghadapi berbagai persoalan. Metode survei dipergunakan untuk mengumpulkan data dan informasi dari 62 (enam puluh dua orang responden, yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data dan informasi menggunakan kuesioner, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Konfirmasi data dan informasi dilakukan melalui Forest Group Discussion tingkat desa. Analisis data menggunakan program statistik SPSS untuk mengetahui korelasi Rank-Spearman, dan dilengkapi dengan analisis secara kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pembangunan demplot tidak menggunakan pendekatan dan proses partisipatif. Keterlibatan masyarakat desa setempat dalam pengembangan silvoindustri biofuel nyamplung rendah; dan secara nyata dipengaruhi oleh harga biofuel, kematangan inovasi teknologi, peranan demplot dan pendampingan tokoh kunci

  17. INTEGRASI AGAMA DAN BUDAYA: Kajian Tentang Tradisi Maulod dalam Masyarakat Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abidin Nurdin

    2016-06-01

    Islam dan adat dalam masyarakat Aceh bagaikan zat dan sifat yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Agama dan budaya terintegrasi dalam pandangan hidup, sistem sosial, budaya, dan nilai-nilai Islam. Dari konteks budaya, tradisi maulud menjadi praktek keagamaan yang kental dengan integrasi nilai-nilai agama dan adat yang saling berkelit kelindang. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi dan antropologi agama dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan  studi kepustakaan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi maulod di Aceh terjadi integrasi antara agama dan budaya. Islam mewarnai budaya secara begitu kental, sebagaimana juga ditemukan dalam hampir seluruh aspek kehidupan bagi masyarakat Aceh. Hal ini dapat dilihat dalam proses uroe maulod, idang meulapeh, dzikee maulod, dakwah Islamiyah. Bahkan perayaan maulod tidak hanya sebatas satu bulan saja, namun dilaksanakan dalam tiga bulan yaitu, Rabi’ul Awwal (mulod awai, Rabi’ul Akhir (mulod teungoh dan pada bulan Jumadil Awwal (mulod akhe.

  18. MODEL INFORMASI PUBLIK DI ERA MEDIA SOSIAL: KAJIAN GROUNDED TEORI DI PEMDA SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Purworini

    2017-01-01

    Full Text Available Model komunikasi yang diterapkan di instansi pemerintah daerah menarik untuk diteliti dari kajian public relations. Model komunikasi yang tampak dilakukan satu arah diyakini oleh banyak kalangan akan bergeser ke komunikasi dua arah seiring dengan maraknya perkembangan media sosial. Penelitian di bidang ini tentu sangat relevan mengingat humas secara ideal memiliki peran signifikan dalam mengelola komunikasi di instansi. Penelitian ini dilakukan di pemerintah daerah Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan yang teknik kualitatif dengan analisis data menggunakan grounded theory. Dari analisis yang dilakukan, dapat dijelaskan bahwa humas pemda Sukoharjo menganut model komunikasi satu arah, dimana model ini bertumpu pada diseminasi informasi kepada publik. Ini menjelaskan nilai utama yang melekat dalam komunikasi di humas pemda. Nilai utama termasuk pola komunikasi, tipe informasi dan media yang digunakan. Komunikasi satu arah terbentuk karena pengaruh SDM yang ada dan peraturan yang berlaku di instansi tersebut.

  19. Kajian Potensi Kerugian Akibat Penggunaan BBM pada PLTG dan PLTGU di Sistem Jawa Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Nur Imansyah

    2014-03-01

    Full Text Available Dalam pengoperasian sistem tenaga lisrik perlu dilakukan peminimalan biaya operasi atau fuel cost. Tujuannya agar daya beban tetap terpenuhi, sedangkan biaya operasi dapat ditekan.  Faktor yang menjadi pertimbangan dalam meminimalkan biaya operasi adalah harga bahan bakar. Selama ini pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM dalam pengoperasian pembangkit listrik menimbulkan kerugian dari sisi biaya operasi. Hal tersebut dikarenakan potensi gas alam yang dalam penggunaannya lebih efisien dan murah oleh pemerintah Indonesia lebih dikhususkan untuk kebutuhan ekspor. Maka, kajian didalam tugas akhir ini ialah mengenai seberapa besar dampak kerugian penggunaan BBM pada pembangkit listrik. Alasan PLTG dan PLTGU dipilih yaitu karena pembangkit ini memiliki efisiensi thermal yang tinggi, sehingga dapat menggunakan bahan bakar dari berbagai jenis minyak. Dynamic Optimal Power Flow (DOPF dipakai untuk menghitung biaya operasi dengan menggunakan metode Quadratic Programming. DOPF dilakukan dengan menggunakan program Matpower dan software matlab. Sistem yang digunakan yaitu  PLTG dan PLTGU yang beroperasi pada sistem kelistrikan Jawa Bali 500 kV.

  20. Kajian penerapan bioteknologi pengolahan kulit untuk mengurangi limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno

    2010-06-01

    Full Text Available Abstract In its wider scope, biotechnology has been used in the tanning industry for several years, since the inception of enzyme utilization. Enzyme in leather processing can be successfully applied at the several stage of processes. At the soaking, enzyme was able to decrease soaking time from 7 hours to 4 hours for salted raw stock and from 24 hours to 10 hours for dried raw stock. At the liming and unhairing processes, however enzyme can be recover a good quality of hair with a good saleable value, recution of sodium sulfide to minimize the waste, the quality of tanned leather will increase, by using 3 % of the enzyme concentration moreover the tensile strength increased from 138,35 kg/cm2 to 209.50 kg/ cm2,while elongation at break degrease from 69.91% to 62.54%. at the bating process, the proteolitic enzyme was the only one substance and it can’t be substituted by other chemicals. At the degreasing process, the use of lipase enzyme will improve the quality of waste effluent, it was due to the application of fat solvent on contional method of tanning. The use 0.02% concentration of collagenase enzyme in vegetable tanning will increase the tanning’s substance absorption efficiency by 98%. Whereas at the waste treatment, the acidophilic fungi might absorb chromium that was liberated from the re-tanning process with 95% affectivity. Immobilized cells were also possible to be applied in effluent waste treatment of leather industry.

  1. PEMANFAATAN TELUR AYAM SEBAGAI PABRIK BIOLOGIS (KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I WAYAN TEGUH WIBAWAN

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian tentang pemanfaatan telur sebagai pabrik biologis dilakukan sangat komprehensif di beberapa institusi perguruan tinggi di Inonesia, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH Institut Pertanian Bogor (IPB, FKH Universitas Gadjah Mada (UGM, FKH Universitas Udayana (UNUD, FKH Universitas Syahkuala (Unsyiah, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Jejaring penelitian dibangun dengan baik dan telah menghasilkan beberapa produk, antara lain: telur berkhasiat flu burung H5N1, telur Anti Tetanus Serum, Telur Anti Diare, Telur anti Plaque dan Telur Anti White Spot Syndrome Virus pada udang. Secara ilmiah khasiat IgY spesifik dalam kuning telur sebagai senyawa therapeutic telah diuji dan tinggal memerlukan sentuhan akhir tersendiri untuk dapat disajikan sebagai produk komersial. Peran industri yang relevan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal ini. THE USE OF EGG AS A BIOLOGICAL PRODUCER FOR SPESIFIC ANTIBODIES ABSTRACTS The use of egg as a biological producer for specific antibodies were done intensively among well known universities in Indonesia, such as Faculty of Veterinary Medicine (FVM of FVM of IPB, FVM of UGM, FVM of UDAYANA and FVM of UNSYIAH as well as Faculty of Dental Medicine Indonesia University. The collaboration and research networking among those institutions run as expected and succeed to produce some important products such as eggs containing IgY anti avian flu as well as anti tetanus, anti diarrhea, anti plaques and eggs anti WSSV in shrimp. The potency of specific IgY as immunotherapeutic substances had been studied and need the commercial touch from the respective industries until this products in market available.

  2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juz'an Afandi

    2017-03-01

    Full Text Available [Bahasa]: Budaya merupakan hal yang dekat dengan kehidupan manusia termasuk siswa. Budaya merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan media untuk dapat belajar oleh siswa, sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Seseorang akan belajar dengan baik jika hal yang dipelajari adalah hal yang dekat dengan lingkungannya salah satunya adalah budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan karakateristik perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan kontekstual budaya Lombok berorientasikan prestasi belajar matematika dan apresiasi nilai budaya bangsa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan hasil penilaian RPP  dan LKS berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis ditunjukkan dengan hasil penilaian guru, penilaian siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari prestasi dan apresiasi nilai budaya bangsa. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai berikut: (a kegiatan pembelajaran memuat langkah-langkah pendekatan kontekstual budaya Lombok yang terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring, (b memuat konteks budaya Lombok, dan  (c menggunakan instrumen untuk mengukur apresiasi nilai budaya bangsa. Kata kunci:   Perangkat Pembelajaran; Pendekatan Kontekstual;  Budaya Lombok; Prestasi Belajar; Apresiasi Nilai Budaya [English]: Culture is the thing close to a human life including students. Culture is one of the things that can be used as a media to be studied by students while learning about the culture itself. The students will learn best when they have something familiar with

  3. PENGEMBANGAN KAMUS KOMPETENSI KESELAMATAN KERJA DI PT XYZ INDONESIA TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhie Dwi Kristanto

    2017-01-01

    penelitian ini adalah merumuskan peranan-peranan departemen OHS, menyusun model kompetensi yang sesuai dan menentukan tingkat persyaratan kompetensi di masing-masing jabatan, serta merumuskan program pengembangan di setiap kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode modified DACUM (Developing  A  Curriculum  dan merujuk kepada kamus kompetensi AMA (American Management Association. Hasil penelitian menunjukkan ada sembilan kompetensi utama untuk departemen keselamatan kerja. Empat dari sembilan kompetensi tersebut adalah kompetensi  keselamatan kerja, yang meliputi 1 OHS mission implementation & tactical planning, 2 controls hazards & manages risks, 3 result oriented OHS, dan 4 mastering complexity & manages incidents. Sebaliknya, lima kompetensi lainnya merupakan kompetensi leadership, yang meliputi 1 communication, 2 partnering, 3 influencing, 4 building trust & personal accountability, 5 critical & analytical thinking. Isi dari model kompetensi yang dibuat adalah 1 daftar sembilan kompetensi utama yang dipersyaratkan, 2 definisi masing-masing kompetensi, 3 tingkatan masing-masing kompetensi, 4 pengembangan untuk setiap tingkatan, 5 kebutuhan tingkat kompetensi untuk setiap posisi jabatan. Dari penelitian juga terlihat bahwa metode modified DACUM dapat dipergunakan untuk merumuskan kompetensi yang dibutuhkan dari unit kerja ini.Kata kunci: kompetensi, keselamatan kerja, sumber daya manusia, DACUM, AMA

  4. PENGEMBANGAN MARINE ECOTOURISM “BONTANG KUALA” MELALUI COMMUNITY DEVELOPMENT PT BADAK NGL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermansyah Hermansyah

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah penyusunan model pengembangan wisata serta penyusunan strategi dalam upaya pengembangan objek wisata Bontang Kuala. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, di mana data yang digunakan adalah data primer dan pengambilan data dilakukan dengan observasi, deep interview, dan Focus Group Discussion. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan model pengembangan desa wisata berbasis marine ecotourism dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan potensi wilayah. Pengembangan wisata harus didukung oleh masyarakat dan lembaga baik pemerintah maupun swasta. Dari sisi masyarakat, perlu adanya pembentukan kelompok pengurus objek wisata yang fokus melakukan upaya pemeliharaan lingkungan dan pengelolaannya. Dalam melakukan fungsinya, kelompok tersebut harus menyusun struktur organisasi dan membuat inovasi untuk menjual dan memasarkan objek wisata. Adapun support kelembagaan dan kelompok organisasi pengelola harus mencapai tahap branding dan promosi. Evaluasi secara berkala juga harus dilakukan untuk memonitoring manfaat dan kendala yang dihadapi. Beberapa strategi pengembangan Bontang Kuala di antaranya adalah: peningkatan sinergi antara masyarakat, kelompok MASKAPEI, sektor swasta dan pemerintah dalam pengembangan objek wisata; ekspose keindahan di Bontang Kuala pada masyarakat nasional dan internasional; penciptaan sikap masyarakat sadar wisata; penguatan kapasitas pengelolaan wisata;  penguatan kerjasama pemerintah dan swasta dalam penyedian infrastruktur; inovasi daur ulang sampah; inovasi di bidang promosi dan pemasaran; peningkatan pendampingan pengembangan objek wisata; pemasaran produk UMKM sebagai cinderamata; konservasi alam, budaya, dan pendidikan lingkungan; sosialisasi pada masyarakat dan wisatawan untuk peningkatan kesadaran merawat lingkungan objek wisata; penciptaan branding Bontang Kuala; inovasi pengolahan limbah; memposisikan

  5. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri Ruang dengan Model Proving Theorem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Eko Susilo

    2016-03-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa masih lemah. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Ruang yaitu dalam membuktikan soal-soal pembuktian (problem to proof. Mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural sehingga diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran Geometri Ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model Proving Theorem. Dalam penelitian ini perangkat perkuliahan yang dikembangkan yaitu Silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, Kontrak Perkuliahan, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Tes UTS dan UAS serta Angket Karakter Konservasi telah dilaksanakan dengan baik dengan kriteria (1 validasi perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model proving theorem berkategori baik dan layak digunakan dan (2 keterlaksanaan RPP pada pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan berkategori baik.Critical and creative thinking abilities of students still weak. It is found in students who take Space Geometry subjects that is in solving problems to to prove. Students still finish in algorithmic or procedural so that the required the development of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models. This is a research development which refers to the 4-D models that have been modified for the Space Geometry learning tools, second semester academic year 2014/2015. Instruments used include validation sheet, learning tools and character assessment questionnaire. In this research, the learning tools are developed, namely Syllabus, Lesson Plan, Lecture Contract, Learning Media, Teaching Material, Tests, and Character Conservation Questionnaire had been properly implemented with the criteria (1 validation of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models categorized good and feasible to use, and (2 the implementation of Lesson Plan on learning categorized

  6. Pengembangan Modul Mata Kuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi Berorientasi HOTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poerwanti Hadi Pratiwi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matakuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel yang meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Data dikumpulkan dari penilaian dua orang pakar melalui lembar validasi ahli dan respon dari 75 mahasiswa melalui angket respon mahasiswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layak digunakan sebagai bahan ajar dalam praktik penyusunan instrumen penilaian HOTS. Hal ini didasarkan pada penilaian ahli materi sebesar 83,33 (sangat baik dan hasil respon mahasiswa dengan rata-rata skor sebesar 83,89 (sangat baik. Beberapa saran dari ahli meliputi aspek struktur modul, organisasi penulisan materi, dan bahasa. Saran dari mahasiswa agar contoh-contoh soal HOTS lebih diperbanyak. DEVELOPING HOTS MODULES FOR SOCIOLOGY LEARNING ASSESSMENT COURSE. Abstract: This study was aimed at developing HOTS modules for sociology learning assessment course. This research used Research and Development (R & D design by Thiagarajan, Semmel, and Semmel, includes: define, design, and develop. The data collected from 2 experts through expert validation sheets and 75 questionnaires from students. Data were analyzed using descriptive qualitative. The results of this study indicate that module is feasible the learning materials used as a practice instrument for drafting assessment HOTS. It is based on the 83.33% expert validation and83.89% of the students respond positively toward the modules. Some advices from experts includes: the structure module, the organization of writing material, and language. Students have recommendations to make examples of HOTS’s questions many more.

  7. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FIQIH HAJI BERBASIS MULTIMEDIA DI MADRASAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik Faridah

    2015-04-01

    Full Text Available Seiring dengan perkembangan budaya zaman yang penuh tantangan dan kecanggihan teknologinya, pendidikan diharuskan mampu melakukan terobosan-terobosan baru ke arah pengembangan diri melalui pembelajaran. Apalagi hari ini, peserta didik mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi tidak dapat terlepas dari kebutuhannya terhadap teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Maka diterapkannya model pembelajaran berbasis multimedia ini akan membantu peserta didik agar lebih melek lagi dengan dunia informasi dan teknologi. Namun, tentu saja harus ada kesiapan dari tenaga pendidik dan lembaga pendidikan, sebab hal itu merupakan tantangan dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran agar dapat terjadi akselerasi pembelajaran yang seimbang. Multimedia dalam Model pembelajaran fiqih haji di MA Sunan Ampel, dalam proses pembelajarannya di golongkan menjadi dua, pertama; multimedia berbasis komputer dan multi media berbasis pengalaman langsung. Multimedia berbasis komputer adalah pemanfaatan komputer sebagai salah satu alat elektronik yang mampu melibatkan berbagai indera dan organ tubuh, seperti telinga (audio, mata (visual, dan tangan (kinetik, yang dengan pelibatan ini dimungkinkan informasi atau pesannya mudah dimengerti. Kedua; Multimedia berbasis pengalaman langsung. Termasuk dalam pengalaman berbuat langsung dalam konteks pembelajaran fiqih haji adalah mempraktekkan manasik haji bersama-sama siswa lainnya dengan miniatur dan model yang hampir menyerupai Ka’bah dan manasik lainnya serta melalui demonstrasi. Pendekatan penelitian ini didasarkan pada pendekatan kualitatif, karena berusaha mendeskripsikan dan menganalisis fenomena secara individual maupun kelompok yang merupakan suatu ciri pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini juga dilakukan dalam situasi yang natural setting. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan (action research karena berusaha melakukan tindakan-tindakan dalam

  8. INFOTAINMENT: KEBEBASAN ATAU KEBABLASAN DITINJAU DARI KAJIAN EKONOMI POLITIK MEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Setiowati

    2010-03-01

    Full Text Available Infotainment as delivered on television occurs to be one controversial TV shows, often accused as a program that practically a "Social Duping". But, in reality these genres frequently achieve rating peak, which in certain will raise TV commercial due to profitable matters for Television Company. Article explores conspiracies that occurs based on variable interest between producers, broadcasting industry, rating institutions, and advertisements both for continuity and multiple profit. The main idea of how infotainment dominates both news and entertainment program is caused by social actors' demands that implement in press liberating process in Indonesia whose embrace of neo-liberalism which claimed that the greater the play of the market forces, the greater the freedom of the press; the greater the freedom of the press, the greater the freedom of the audience choice. It seems impossible to stop infotainment programs since that alone will subdue both corresponding institution and individual in a certain point of view. Therefore, a regulation that copes with this matter due to continuity of these genres is needed in overcoming matters of Social Duping.

  9. Infotainment: Kebebasan atau Kebablasan Ditinjau dari Kajian Ekonomi Politik Media

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Setiowati

    2010-04-01

    Full Text Available Infotainment as delivered on television occurs to be one controversial TV shows, often accused as a program that practically a "Social Duping". But, in reality these genres frequently achieve rating peak, which in certain will raise TV commercial due to profitable matters for Television Company. Article explores “conspiracies” that occurs based on variable interest between producers, broadcasting industry, rating institutions, and advertisements both for continuity and multiple profit. The main idea of how infotainment dominates both news and entertainment program is caused by social actors' demands that implement in press liberating process in Indonesia whose embrace of neo-liberalism which claimed that “the greater the play of the market forces, the greater the freedom of the press; the greater the freedom of the press, the greater the freedom of the audience choice”. It seems impossible to stop infotainment programs since that alone will subdue both corresponding institution and individual in a certain point of view. Therefore, a regulation that copes with this matter due to continuity of these genres is needed in overcoming matters of “Social Duping”.

  10. Kajian Pendekatan Pemasaran Kewirausahaan dan Kinerja Penjualan Usaha Kecil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernani Hadiyati

    2009-01-01

    Full Text Available The concept of entrepreneurship marketing is a scientific discipline that studies about the value, the ability and the person's behavior in dealing with various problems related to business opportunities in an effort to get done. Through the concept of entrepreneurship marketing is by itself capable of creating a more focused business conditions related to attempt the achievement of those objectives. The purpose of this study is the first to know and analyze the variables include entrepreneurship marketing : concepts, strategies, methods and market intelligence simultanously influence sales performance. Second, to identify and analyze variables include entrepreneurial marketing concepts, strategies, methods and market intelligence influenced partially to the sales performance. Third, to identify and analyze variables include entrepreneurial marketing concepts, strategies, methods and market intelligence dominate the sales performance. Location of research on chips and small industries tempe in Malang. Type of research is explanatory research that analyzed the relationship the dependent variable and independent variables. Tool is a multiple linear regression analysis using SPSS for windows 16:00. To test the hypothesis by using F tests and t tests. From the analysis found that, first of entrepreneurial marketing variables that includes concepts, strategies, methods and market intelligence simultanously influence sales performance. Second, the variables include entrepreneurial marketing concepts, strategies, methods and market intelligence is partially an effect on the performance of the sale. Third, the strategy is entrepreneurial marketing variables that influence most of sales performance.

  11. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KALKULUS UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raekha Azka

    2015-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengembangkan perangkat pembelajaran kalkulus MA yang meliputi silabus, RPP, LKS, dan instrumen penilaian untuk mencapai ketuntasan belajar dan keman-dirian belajar; (2 mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan perangkat pembelajaran kalkulus MA untuk mencapai ketuntasan belajar dan kemandirian belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran kalkulus dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh perangkat pembelajaran kalkulus yang valid, praktis, dan efektif meliputi: (1 tahap pendefinisian, (2 tahap perencanaan, dan (3 tahap pengembangan. Uji coba yang dilakukan meliputi uji coba ahli/validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilakukan di MA PK Ma’arif 01 Kebumen pada dua kelas XI IPS. Penelitian ini menghasil-kan perangkat pembelajaran kalkulus untuk MA kelas XI IPS terdiri atas silabus, RPP, LKS, dan THB yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran yang terdiri atas silabus, RPP, LKS, dan THB telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk mencapai ketuntasan dan kemandirian belajar siswa. Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, kalkukus, ketuntasan belajar, kemandirian belajar.   DEVELOPING A CALCULUS TEACHING PACKAGE TO ACHIEVE MASTERY AND SELF-REGULATED LEARNING Abstract This research aims to: (1 develop a calculus teaching package consisting of syllabus, lesson plan, worksheet, and test of Islamic high school to achieve mastery and self-regulated learning; (2 describe the quality of the calculus teaching in Islamic high school to achieve mastery and self-regulated learning. This research is a developmental research which develops calculus teaching package using the development model adapted from Thiagarajan, Semmel, and Semmel

  12. APLIKASI GOOGLE MAPS API DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG PARIWISATA BERBASIS WEB (STUDI KASUS : KABUPATEN SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mashita Enggar Kusuma

    2015-06-01

    Full Text Available Potensi pariwisata di Indonesia membentang luas dari Propinsi Nangroe Aceh Darussalam sampai Propinsi Papua dengan segala keanekaragaman obyek pariwisata, seni budaya dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pariwisata yang mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat (Portal Nasional RI. Agar jumlah wisatawan terus meningkat dan tidak mengalami kejenuhan terhadap objek wisata, perlu adanya pengembangan dalam bidang pariwisata. Agar mendapat hasil yang optimal, pengembangan dalam bidang kepariwisataan tidak hanya didukung oleh satu pihak tetapi merupakan kerjasama dari berbagai pihak, baik kalangan usaha (swasta, tokoh adat (budaya maupun pihak pemerintah serta keterlibatan masyarakat lokal. Keterlibatan  atau partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata selanjutnya dikenal sebagai pengembangan pariwisata yang berbasis kerakyatan atau community-based tourism development. Salah satu daerah yang memiliki potensi pariwisata dan membutuhkan pengembangan secara partisipatif adalah Kabupaten Sidoarjo. Dalam mewujudkan strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pariwisata yang berbasis kerakyatan atau community-based tourism development, penelitian ini mencoba menggabungkan teknologi SIG berbasis Web (WebSIG dengan Google Maps API untuk menyajikan informasi dan menyediakan fitur agar masyarakat Kabupaten Sidoarjo dapat berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan pariwisata yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian ini berupa Sistem Informasi Pariwisata Kabupaten Sidoarjo berbasis WebSIG yang menyajikan informasi pariwisata dengan tampilan peta berupa peta satelit dan peta terrain yang dilengkapi fitur untuk melengkapi informasi, menambahkan lokasi, mencari objek wisata, dan memberi penilaian terhadap tampilan web. Pemberian penilaian dilakukan dengan kuisioner uji kebergunaan yang meliputi lima komponen yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Hasil rekapitulasi kuisioner uji kebergunaan dari 25

  13. PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MODEL SKILL PLAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsri -

    2014-06-01

    Abstrak: Pengembangan Kemampuan Motorik Anak Usia Prasekolah melalui Aktivitas bermain Model Skill Play. Anak usia prasekolah membutuhkan pendampingan orang-orang di lingkungan seki­tarnya untuk membantu mengembangkan kemampuan psikososial dan motorik. Skill play adalah model aktivitas bermain yang bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan motorik. Artikel ini memaparkan pengembangan kemampuan motorik dengan memergunakan aktivitas bermain model skill play sebagai bentuk perlakuan. Penelitian dilakukan dengan desain praeksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 40 anak usia prasekolah yang diambil secara purposif dari 4 Taman Kanak-Kanak di Ke­camatan Lowokwaru Malang. Perubahan kemampuan motorik diamati dengan memergunakan instrumen kuesioner Pra-Skrining Perkembangan. Hasil penelitian mengungkap bahwa terdapat perbedaan kemam­puan motorik antara sebelum dan sesudah perlakuan.

  14. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Cahyati

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa CD pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis komputer untuk SMA yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D. Media yang dikembangkan memuat materi tentang HIV/AIDS. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software Adobe Flash Cs3 Professional. Media yang telah dikembangkan melalui dua tahap penelitiannya itu validasi ahli dan uji coba lapangan. Berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan produk termasuk kriteria “Sangat baik” dengan rerata skor 4,25. Hasil tes siswa mengalami peningkatan dari rerata skor pretest 5,53 dan rerata skor posttest 7,56. Berdasarkan hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Pengembangan media, penjasorkes, SMA

  15. PENGEMBANGAN SISTEM TERINTEGRASI UNTUK PANDUAN PARIWISATA BERBASIS MOBILE SEBAGAI DAYA DUKUNG PENINGKATAN PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Suparta

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang terintegrasi untuk panduan pariwisata berbasis mobile sebagai daya dukung peningkatan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Hasil lebih luas terhadap produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh para wisatawan maupun para pelaku pariwisata lainnya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan perluasan ekonomi khususnya di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian menggunakan Riset&Development yang dilengkapi metode khusus pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle dengan model waterfall. Hasil pengembangan dan pengujian fungsional sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Aplikasi sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile dapat menjalankan fungsionalitas yang dibutuhkan dalam mencari info-info daerah pariwisata di Kabupaten Buleleng secara detail, beserta fasilitas umum terdekatnya.

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS CERPEN DENGAN KONVERSI TEKS UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Novia Wahyuningtyas

    2016-07-01

    Full Text Available This research aims to produce writing short story teaching materials with the modeling conversion text. This research use a model of development Borg and Gall adaption. The result materials consist of five section. The materials tested to (1 Literary learning expert, (2 writing short stories expert, (3 writing short story teaching materials expert, (4 design graphic expert, (5 practitioners, and (6 student. Based on the test result obtained from the questionnare showed that teaching materials are decent and ready to be implemented. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar menulis cerpen dengan konversi teks. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg dan Gall. Bahan ajar yang dihasilkan terdiri atas lima bagian. Bahan ajar tersebut diujicobakan kepada  (1 ahli pembelajaran sastra, (2 ahli menulis cerpen, (3 ahli bahan ajar menulis cerpen, (4 ahli desain grafis, (5 praktisi, dan (6 siswa. Berdasarkan hasil uji coba yang diperoleh dari angket menunjukkan bahwa bahan ajar layak dan siap diimplementasikan.

  17. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SOFT SKILLS TERPADU DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    OpenAIRE

    Lilik Indriharta; S. Suharjana; M. Marzuki

    2017-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran soft skills terpadu, (2) menganalisis keberhasilan pelaksanaan pembelajaran soft skills terpadu, dan (3) me-nganalisis dampak penerapan model pembelajaran Soft Skills Terpadu dalam pembelajaran Penjasorkes di Sekolah Menengah Pertama terhadap siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah kelas VII pada 4 SMP Negeri di Kota Yoyakarta. Analisis...

  18. Integrasi Budaya Jawa Pada Pengembangan Bahan Ajar Bumi Dan Alam Semesta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto -

    2014-01-01

    Full Text Available Kesulitan siswa dalam mempelajari IPA salah satunya disebabkan oleh sebagian besar materi IPA diadopsi dari sains Barat. Padahal budaya yang mendasari pengembangan sains Barat tidak sama dengan budaya Jawa, maka pembelajaran sains berpotensi menimbulkan kesenjangan (clash dengan sains lokal. Kesulitan lain disebabkan oleh pembelajaran IPA selama ini dilakukan memisahkan antara konten IPA dan pedagoginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Budaya Jawa dalam pembelajaran IPA yang meliputi proses dan produk (materi IPA menjadi satu kesatuan pengetahuan (Pedagogical Content Knowledge/PCK. Metode penelitian ini adalah penelitan pengembangan (R&D. Tahap-tahap penelitian meliputi (1 studi pendahuluan; (2 pengembangan PCK; (3 validasi PCK; dan (4 pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dikembangkan layak untuk diujicobakan pada tingkat yang lebih luas dalam perkuliahan Fisika Sekolah Menengah. Western-adoption of most material of science causes student’s difficulties in learning science. Meanwhile, the culture base of Western science development is different from the Javanese one. This is why science learning causes potentially clash to local science. Other difficulty is caused by learning science which has been done by separating content from its pedagogy. This study aims to integrate Javanese culture into science teaching that include process and product to become a unified science knowledge (Pedagogical Content Knowledge/PCK. The research method used was a research & development (R & D, with the stages of (1 preliminary study, (2 development of PCK, (3 validation PCK, and (4 product development. The results showed that the developed modul decent for piloting at a broader level in High School Physics class.

  19. Pengembangan Model Dasar EOQ dengan Integrasi Produksi Distribusi untuk Produk Deteriorasi dengan Kebijakan Backorder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aisyah

    2012-11-01

    Full Text Available Model persediaan digunakan untuk menentukan kebijakan mengawasi tingkat persediaan. Oleh sebab itu keberadaan persediaan perlu dikelola dengan baik sehingga diperoleh kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model integrasi produksi–distribusi untuk produk deteriorasi dengan kebijakan backorder. Model persediaan Economic Order Quantity (EOQ Single Item digunakan sebagai dasar pengembangan model. Algoritma pencarian solusi model dibuat untuk mendapatkan solusi dari model. Selain itu pada bagian akhir diberikan studi kasus implementasi model di UD. Bagus Agrista Mandiri, Batu.

  20. Pengembangan Lembaga Pendidikan di Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Rikza

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenai kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang dan inovasinya dalam mengembangkan lembaga pendidikan di bawah naungan system pendidikan pesantren. Studi ini bersifat eksploratif dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberi gambaran tentang pola kepemimpinan yang dibangun di pondok pesantren Darul Ulum, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh para kiainya dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui literatur dan wawancara dengan para kiai dan orang-orang yang yang terkait dengan objek penelitian serta pengamatan langsung. Sedangkan analisis data dipergunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menjalankan kepemimpinannya Kiai Muh. As’ad Umar, objek utama penelitian ini, telah mengimplementasikan prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajerial modern. Dalam menyelasaikan persoalan kepesantrenan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang rasional. Pengembangan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren ini disesuaikan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan. Tipologi kepemimpinan yang dikembagkan oleh Kiai As’ad adalah rational-collective-managerial. || This study aimed to obtain information about the leadership of Kiai in Pondok Pesantren (Islamic boarding school Darul Ulum Jombang and his innovation in developing educational institutions under the auspices of pesantren system. This study uses qualitative approach and tries to give an idea of leadership that was built in the Pondok Pesantren Darul Ulum, as well as the efforts made by the kiais of pesantren in developing educational institutions. The data in this study were obtained through literatures and interviews with the kiais and the people associated with the object of study, and also through direct observation. The data analysis used in this study is descriptive and qualitative method. The results show that

  1. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGENAL ANGKA DAN HURUF UNTUK ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovandri Dwanda Putra

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia pembelajaran Mengenal Angka dan Huruf untuk Anak Usia Dini yang layak ditinjau dari aspek materi, aspek pembelajaran, aspek tampilan dan aspek pemrograman. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Pringwulung, Yogyakarta dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Lee dan Owens. Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1 tahap perencanaan, (2 tahap desain dan (3 tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan: produk multimedia yang dihasilkan adalah multimedia pembelajaran mengenal angka (1-10 dan huruf (A-Z untuk anak usia dini, produk multimedia yang dihasilkan layak sebagai media pembelajaran mengenal angka dan huruf berdasarkan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Kelayakan produk berdasarkan validasi ahli materi dengan hasil penilaian sangat baik (4,66, validasi oleh ahli media dengan hasil penilaian sangat baik (5 dan penilaian oleh anak pada uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil dan uji coba operasional dengan hasil sangat baik, hal ini dibuktikan dengan rerata masing-masing aspek yang dicapai adalah di atas 81%. Hasil penilaian oleh anak mencakup aspek kemenarikan, kemudahan dan kejelasan petunjuk materi.

  2. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Ardiyanto

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak tunagrahita ringan yang layak digunakan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi, (2 analisis hasil informasi, (3 mengembangkan produk awal, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil, (6 revisi, (7 uji coba skala besar, (8 revisi akhir, (9 pembuatan produk final, dan (10 diseminasi dan implementasi produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap 6 siswa tunagrahita ringan SLB Tunas Kasih 2 Turi. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 12 siswa tuna-grahita ringan SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran, yaitu: (1 balap sarung, (2 lempar karet, (3 dorong ban, (4 engkling, (5 pukul balon, (6 layang-layang, (7 lompat tali, dan (8 pesawat terbang. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan guru SLB, ditarik kesimpulan bahwa pengembangan model pembelajaran ini sangat baik dan efektif. Kata kunci: pengembangan, permainan tradisional, pembelajaran motorik kasar, anak tunagrahita ringan.

  3. PENGEMBANGAN PROGRAM MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS VII SMP DI BANJARBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Hidayat

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan program multimedia interaktif berbasis Flash untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII SMP Kota Banjarbaru. Penelitian ini meng-ukur kualitas program ditinjau dari validasi ahli, penilaian pengguna dan hasil pretest-posttest. Pengembangan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: (1 analisis awal, (2 desain, (3 pengem-bangan program, (4 evaluasi, dan (5 pengemasan produk akhir. Subjek uji coba adalah siswa dan guru Bahasa Inggris kelas VII di SMP Negeri 11 Banjarbaru. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar validasi, angket guru dan siswa, dan pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan: (1 kualitas program dari segi materi dan media termasuk dalam kategori sangat baik dengan rerata skor 4,30 dan 4,44; (2 kualitas program dari penilaian guru dan siswa masuk dalam kategori baik dengan rerata skor 3,79 (guru dan 4,18 (siswa; dan (3 terdapat peningkatan antara rerata skor hasil pretest (61,33 dengan posttest (85,2. Dengan demikian program multimedia yang dikembangkan cocok dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Kata kunci: pengembangan program, multimedia, kosakata, Flash

  4. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MEMBACA BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK PESERTA DIDIK KELAS 1 SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Isdianto

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan secara sistematis media pembelajaran membaca berbantuan komputer untuk peserta didik kelas satu sekolah dasar yang layak dan menarik berdasarkan validasi pakar dan uji pengguna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Produk yang  berupa media pembelajaran dikembangkan melalui beberapa langkah, yaitu: (1 analisis kebutuhan berupa pengumpulan informasi awal, (2 proses pengembangan, dan (3 uji lapangan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar evaluasi ahli dan pengguna. Hasil akhir penelitian pengembangan ini adalah software media pembelajaran membaca berbantuan komputer untuk peserta didik kelas 1 sekolah dasar yang siap digunakan baik dalam proses belajar mengajar di kelas ataupun digunakan secara mandiri. Penilaian ahli materi mengenai kualitas media PBK yang dikembangkan ini adalah sangat baik, ahli media dan guru, dan peserta juga menilai sangat baik, dan peserta didik pada uji coba lapangan memberikan tanggapan sangat baik. Adapun hasil pretes dan postes menunjukkan bahwa  media ini efektif untuk meningkatkan kemampuan baca peserta didik. Kata Kunci: media, pembelajaran, membaca

  5. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felik Dwi Yoga

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Jember memiliki potensi pariwisata yang cukup banyak, seperti wisata pegunungan ataupun wisata pantainya. Hal ini mengakibatkan banyaknya objek-objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satu wisata yang akan dikembangkan dalam kepariwisataannya saat ini oleh pemerintah daerah yaitu Desa Kemuninglor. Desa ini terletak di daerah perbukitan dan memiliki panorama alam yang cukup menarik. Dalam perkembangannya, diperlukan evaluasi kemampuan lahan untuk mengetahui upaya pemanfaatan sumberdaya lahan sesuai dengan potensinya.Dalam penelitian ini digunakan parameter fisik lahan yaitu tutupan lahan, kemiringan lereng,kenampakan erosi, jenis tanah, dan drainase untuk mengetahui kemampuan lahan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Desa Kemuninglor. Data yang digunakan adalah data citra ASTER tahun 2008 dan peta tematik DAS Bedadung tahun 2009, khususnya peta erosi, peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta curah hujan. Metode yang digunakan dengan menginterpretasi  citra satelit dan pengamatan lapangan yang didasarkan pada analisis keruangan beserta penggabungan tumpang susun peta (overlay. Unit lahan digunakan sebagai satuan pemetaan untuk mengetahui kemampuan lahan untuk pariwisata dengan Metode skoring.Dari hasil penelitian didapatkan gambaran wilayah yang akan dilakukan pengembangan pariwisata. Kelas kemampuan lahan untuk daerah penelitian ini : kelas II dengan luas area 45,98 Ha, kelas III dengan luas area 992,47 Ha dan kelas IV dengan luas area 64,91 Ha. Untuk  hasil evaluasi kemampuan lahan yang mendukung untuk pengembangan pariwisata terdapat di sebagian besar dusun Rayap karena memiliki daya dukung baik serta terdapat area tutupan lahan yang sebagian besar berupa perkebunan dan lahan kosong.

  6. PENGEMBANGAN BUKU TEKS TEMATIK TEMA PERMAINAN UNTUK KELAS III SDN TRIDADI SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohannes Kurniawan Barus

    2013-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku teks tematik “tema Permainan”. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D. Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Dissemination. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Tridadi yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1 Penilaian dari ahli materi dan media terhadap buku teks tematik tema permainan ditinjau dari aspek kelayakan isi berkategori “sangat baik”, aspek penyajian berkategori “Sangat Baik”, aspek kebahasaan berkategori “Sangat Baik”, dan aspek kegrafikan berkategori “Sangat Baik”. Penilaian dari guru aspek kelayakan isi berkategori “Baik”, aspek penyajian “Sangat Baik”, aspek kebahasaan berkategori “Baik”, dan aspek kegrafikan berkategori “Baik”. (2 Respon siswa terhadap buku teks yang dikembangkan menunjukkan respons yang “Baik”, (3 Efektivitas buku teks tematik yang dikembangkan termasuk dalam kategori “Tinggi”, ditunjukkan dari rerata skor gain seluruh siswa kelas III dalam uji coba terbatas dan diperluas sebesar 0,71. Kata kunci: pengembangan, buku teks tematik, tema permainan

  7. PENGEMBANGAN ENSIKLOPEDI BIOLOGI MOBILE BERBASIS ANDROID DALAM RANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Noviar

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Ensiklopedi Biologi Mobile Berbasis Android Untuk Siswa Madrasah Aliyah dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013, dan mengetahui kelayakan produk ensiklopedi biologi mobile yang dihasilkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE. Empat tahapan pada prosedur pengembangan ADDIE yang dilalui dalam penelitian ini adalah Analysis, Design, Develop dan Evaluation. Ensiklopedi Biologi Mobile Berbasis Android dinilai oleh 1 orang Ahli Media, 1 orang Ahli Materi, 1 orang Ahli IT, 9 orang Peer Reviewer, dan 3 orang Guru Biologi. Uji coba terbatas dilakukan pada 25 orang siswa kelas X MA Ali Maksum Yogyakarta dan didukung 5 orang mahasiswa pendidikan biologi untuk mengetahui tanggapan responden terhadap produk ensiklopedi biologi mobile. Instrumen yang digunakan berupa angket check list. Data yang diperoleh berupa data kualitatif yang diubah kuantitatif kemudian ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui kualitas produk yang dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Ensiklopedi Biologi Mobile Berbasis Android yang telah dikembangkan berdasarkan penilaian keseluruhan reviewer memperoleh kualitas Sangat Baik (87,42%. Hasil uji coba terbatas dari respon siswa dan mahasiswa menunjukkan bahwa Ensiklopedi Biologi Mobile Berbasis Android memiliki kualitas Sangat Baik (89,3% dan Sangat Baik (84,8%.     Kata Kunci: Ensiklopedi Biologi, Android, Mobile, sumber belajar, kurikulum

  8. REKAYASA CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS JOOMLA BERBASIS OPEN SOURCE UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Iqbal

    2012-05-01

    Full Text Available Pada umumnya  para pengguna CMS Joomla dalam  membuat  website  hanya menggunakan fitur-fitur standar (seperti  sistem  konten,  web links, contact forms yang ada pada CMS Joomla tanpa melakukan pengembangan dari fitur-fitur tersebut. Hal  ini  akan  menjadi  suatu masalah  jika fitur yang diinginkan  belum  terdapat  pada CMS Joomla. Saat ini banyak pengembang web yang cenderung menggunakan CMS karena kemudahannya. Hal  ini  juga  memungkinkan  pengembangan  CMS untuk sistem  informasi  berbasis online, namun  belum  ada pengembang CMS yang menyediakan komponen atau fitur sistem informasi berbasis online. Sehingga tujuan penelitian  ini  adalah pengembangan  CMS yang difokuskan  dalam  hal  penambahan fitur berupa component dan module sistem informasi online.

  9. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK MENUJU ACEH MADANI (MODEL PM-RAHMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmah Johar

    2013-09-01

    Full Text Available Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD saat ini sedang berbenah dari keterpurukannya setelah didera konflik hampir 30 tahun dan disusul dengan bencana alam gempa dan tsunami. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan suatu model pembelajaran yang memanfaatkan realitas dan nilai-nilai Islami serta mengoptimalkan keaktifan siswa. Model ini dikenal dengan Model Pembelajaran Matematika Realistik menuju Aceh Madani (Model PM-RAHMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang bertujuan untuk memperoleh model PM-RAHMA yang memenuhi kriteria valid. Adapun tahap-tahap dalam pengembangan model pembelajaran ini adalah tahap investigasi awal, tahap desain, tahap realisasi, dan tahap tes, evaluasi, dan revisi. Dengan mengikuti tahap pengembangan di atas, diperoleh buku panduan tentang model PM-RAHMA beserta perangkatnya yang memenuhi kriteria valid. Adapun  sintaks model PM-RAHMA adalah (1 orientasi, (2 penyajian masalah real yang bernuansa Islami, (3 pemahaman masalah real secara individu, (4 Diskusi kelompok tentang masalah real, (5 presentasi hasil diskusi kelompok, dan (6 evaluasi dan penguatan. Sedangkan perangkat yang diperoleh adalah buku siswa, Lembar Kerja Siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan tes hasil belajar. Kata kunci: pendekatan realistik, masyarakat madani

  10. PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT: IMPLIKASI PENERAPAN BLUE ECONOMY DI TELUK SEREWEH, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2015-12-01

    Full Text Available Rumput laut merupakan komoditas budidaya yang juga berperan dalam perbaikan kualitas lingkungan perairan, sehingga dijadikan sebagai salah satu komponen pengembangan budidaya laut dengan konsep ekonomi biru (blue economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perairan bagi pengembangan budidaya rumput laut sebagai implikasi penerapan blue economy di Teluk Sereweh, Nusa Tenggara Barat. Pengumpulan data lapangan meliputi beberapa paremeter kualitas perairan pada 32 titik pengamatan in situ dan 16 titik pengamatan ek situ yang disebar pada seluruh kawasan penelitian, serta kondisi existing budidaya rumput laut melalui wawancara langsung dengan masyarakat pembudidaya. Data yang terkumpul digunakan untuk mengestimasi daya dukung lingkungan perairan untuk budidaya rumput laut dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kondisi perairan Teluk Sereweh sangat baik untuk pengembangan budidaya rumput laut dengan daya dukung mencapai 93,3 ha untuk sistem long line dan 142,2 ha untuk sistem rakit apung. Namun pemanfaatan kawasan perairan untuk budidaya rumput laut perlu diatur berdasarkan daya dukung perairan tersebut, sehingga dapat menghasilkan produksi yang optimum, dan rumput laut sebagai komponen budidaya berbasis blue economy dapat memperlihatkan peranannya untuk mendukung keberlanjutan usaha budidaya rumput lautoleh masyarakat pesisir.

  11. PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Tri Susanto

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi profesional guru di SMP Negeri 4 Pakem Kabupaten Sleman terkait dengan peran kepala sekolah dan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi program pengembangan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan model Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1 perencanaan pengembangan kompetensi profesional guru dilakukan dengan pembentukan team; (2 jenis pengembangan kompetensi profesional guru yaitu penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran; (3 melakukan evaluasi dengan membuat form/angket penilaian guru terhadap proses pembelajaran di kelas yang diisi oleh siswa; (4 peran kepala sekolah sebagai: (a pendidik; (b manajer; (c administrator; (d supervisor; (e peran sosial (f penggiat kewirausahaan; (g pemimpin; dan (h pencipta iklim. Kata kunci: peran kepala sekolah, pengembangan, kompetensi profesional guru THE PRINCIPAL’S ROLE IN DEVELOPING TEACHER COMPETENCY IN PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to describe the principal's role in developing professional competence of teachers in SMP Negeri 4 Pakem Sleman, related to the role of principal’s and the planning, implementation, evaluation of teacher professional competence development program. This study used a qualitative approach, with a case study type. The research data were collected through observation, interviews and study documentation. The data analysis is model of Miles & Huberman, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Results of the study: (1 the planning of teachers professional competence development is done by forming a team; (2 the type of teachers

  12. STRATEGI PENGEMBANGAN PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANTUL DAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fifit Firmadani

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses need assessment dalam pengembangan pegawai dan strategi pengembangan pegawai yang dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala dinas, kepala sub bagian kepegawaian, dan staf. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pegawai baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman tidak terlepas dari peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD: (1 proses need assessment dilakukan secara top down dan bottom up, dengan menggunakan tiga analisis yaitu analisis organisasi, analisis tugas, dan analisis individu dan (2 strategi pengembangan pegawai yang dilakukan baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman meliputi pendidikan dan pelatihan yang dapat berupa bimbingan teknis, workshop, tugas belajar, dan izin belajar; promosi atau kenaikan pangkat; mutasi atau perpindahan jabatan; dan pembinaan. Kata kunci: need assessment, strategi pengembangan pegawai THE EMPLOYEE DEVELOPMENT STRATEGY OF EDUCATION DEPARTMENT OF BANTUL DISTRICT AND EDUCATION DEPARTMENT OF SLEMAN DISTRICT Abstract This study aims to know the process of need assessment in the employee development and the employee development strategy which was applied in Education Department of Bantul District and Education, Youth, and Sport Department of Sleman District. The study carried out through a qualitative phenomenological approach. The key informants of this study were the head of department, the head of the sub

  13. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DATA PROBIOTIK UDANG MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC NET. 2005 PADA LABORATORIUM PT CENTRAL PERTIWI BAHARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pamuji Setiawan

    2017-05-01

    Full Text Available Permasalahan yang ada di dalam laporan Tugas Akhir (Skripsi ini adalah “Pengembangan Sistem Informasi Data Probiotik Udang dari segi Laporan terjadi Pada  Bagian Laboratorium Pada PT Central Pertiwi Bahari Cabang Tulang Bawang”. Tujuan dari penyusunan laporan Tugas Akhir (Skripsi ini adalah  untuk mengetahui bagaimana Sistem Probiotik dari segi Laporan data plasma,supervisor dan data lab.lapangan, Mengingat permasalahan yang akan dibahas mengenai Pengembangan Sistem Informasi Data Probiotik Udang maka penelitian hanya difokuskan pada Laboratorium Central Pertiwi Bahari. Masalah yang dibahas disini adalah bagaimana mengelola suatu data yang berkaitan dengan data probiotik dengan menggunakan teknologi informasi, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada Plasma (petani tambak. maka penulis mengambil judul " Pengembangan Sistem Informasi data Probiotik Udang Menggunakan Pemrograman Visual Basic Net. 2005 pada Laboratorium PT Central Pertiwi Bahari ".

  14. KAJIAN PEMBERIAN ANTENATAL KORTIKOSTEROID UNTUK IBU HAMIL YANG BERISIKO MELAHIRKAN BAYI PREMATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuyun Yuniar

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kelahiran prematur merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi terkait dengan komplikasi yang terjadi khususnya sindrom gagal nafas. Pemberian antenatal corticosteroid (ACS merupakan intervensi yang efektif untuk mencegah gangguan pernafasan pada bayi prematur. Cakupan pemberian ACS diperkirakan hanya 10 persen dari yang membutuhkan. Tujuan: Kajian ini dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kebijakan, manfaat dan kerugian ACS, serta rekomendasi berbagai organisasi profesi terkait pemberian ACS. Metode: Data dikumpulkan melalui penelusuran data kebijakan, penelusuran literatur secara online untuk dibuat telaah secara sistematik serta pertemuan dengan narasumber dari organisasi profesi terkait. Hasil: Kebijakan yang sudah ada belum menjadi landasan hukum pemberian ACS dan belum ada prosedur teknis pelaksanaannya. ACS terbukti bermanfaat untuk membantu pematangan paru-paru pada janin sehingga mengurangi risiko komplikasi pada bayi prematur dan tidak memberikan komplikasi yang serius pada ibu. Pemberian ACS harus dilakukan sebagai satu paket komprehensif oleh tenaga kesehatan yang meliputi proses deteksi dini, pemberian tokolitik, pemberian ACS dan diikuti dengan rujukan ke fasilitas yang memadai. Pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas perlu ditingkatkan dan didukung dengan peraturan yang memadai. Kesimpulan: Peningkatan cakupan pemberian ACS memerlukan dukungan kebijakan pemerintah serta peran organisasi profesi dan tenaga kesehatan.

  15. Kajian Kuat Medan Listrik Pada Konfigurasi Horisontal Saluran Transmisi 150 kV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    hendera wahyudi

    2015-10-01

    Full Text Available Kajian kuat medan listrik pada konfigurasi horisontal saluran transmisi 150 kV dilakukan untuk menganalisis karakteristik hasil pengukuran kuat medan listrik yang ditimbulkan saluran transmisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan perhitungan kuat medan listrik dan melakukan pengukuran langsung di lokasi pengukuran. Perhitungan dan pengukuran kuat medan listrik menggunakan 7 titik yang berada di bawah konduktor saluran transmisi 150 kV. Selanjutnya, dilakukan analisis karakteristik hasil perhitungan dan pengukuran kuat medan listrik. Hasil perhitungan kuat medan listrik tertinggi berada di lokasi 3 sebesar 4040 V/m dan hasil pengukuran tertinggi kuat medan listrik terjadi di lokasi 3 sebesar 5387 V/m. Hasil perhitungan dan pengukuran tertinggi di lokasi ini disebabkan oleh jarak konduktor terhadap tanah lebih dekat dari lokasi yang lain. Karakteristik bentuk hasil perhitungan kuat medan listrik dengan jarak yang sama dari pusat titik perhitungan sama, disebabkan tegangan masing-masing fase tetap. Karakteristik hasil pengukuran kuat medan listrik pada masing-masing titik pengukuran berbeda. Perbedaan karakteristik tersebut disebabkan oleh waktu pengukuran kuat medan listrik di masing-masing titik pengukuran berbeda, sehingga tegangan pada masing-masing fase berubah-ubah.

  16. KAJIAN KUAT MEDAN LISTRIK SALURAN TRANSMISI 150 KV PADA KONFIGURASI VERTIKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sani ugustra

    2015-10-01

    Full Text Available Proses penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi memiliki dampak terhadap lingkungan sekitar saluran transmisi. Salah satu dampak penyaluran tegangan tinggi adalah timbulnya medan listrik di sekitar konduktor saluran transmisi. Kajian kuat medan listrik saluran transmisi 150 kV pada konfigurasi vertikal, dilakukan dengan melakukan perhitungan dengan menggunakan metode bayangan dan pengukuran kuat medan listrik di bawah saluran transmisi. Perhitungan dilakukan untuk mengetahui bagaimana karakteristik kuat medan listrik pada suatu titik di bawah saluran transmisi. Perhitungan kuat medan listrik tertinggi pada lokasi 1 sebesar 4283 V/m dan pada lokasi 2 sebesar 4521 V/m. Hasil pengukuran kuat medan listrik tertinggi pada lokasi 1 sebesar 4251 V/m dan pada lokasi 2 sebesar 4700 V/m. Perbedaan karakteristik hasil pengukuran kuat medan listrik pada titik dengan jarak yang sama, disebabkan pengukuran kuat medan listrik tidak dilakukan pada waktu yang sama, sehingga perubahan tegangan fase ke netral masing-masing fase konduktor mengakibatkan perbedaan hasil pengukuran. Kata Kunci : Saluran Transmisi, Medan Listrik, Konfigurasi Vertikal.

  17. Etika dalam Pendidikan: Kajian Etis tentang Krisis Moral Berdampak Pada Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maidiantius Tanyid

    2014-10-01

    Full Text Available AbstrakEtika pendidikan berdasarkan pada sebuah kajian nyata bahwa manusia harusmelakukan sesuatu dalam tindakan yang beretika, termasuk di dalamnyaproses belajar mengajar dalam dunia pendidikan. Ada kesenjangan yang terjadisekarang bahwa antara penanaman nilai-nilai yang baik dan benar di sekolahpada proses pendidikan, namun di masyarakat sebagai lapangan pendidikantempat mempraktikkan pendidikan tidak memberikan nilai-nilai etika yangbenar sebagai dasar yang mendidik. Kondisi ini akan terus terjadi dari generasike generasi dan pengaruhnya terus berlangsung dan menghasilkan kerusakanmoral bagi generasi selanjutnya, termasuk juga di dalamnya pendidik. Karenaitu, untuk mengatasi krisis moral dalam dunia pendidikan, maka secara internalharus diterapkan model pendidikan berkarakter yang berbasis padafirmanTuhan.Kata-kata kunci: etika, pendidikan, karakterEducational ethics is founded upon the observation that when a person doessomething it must be done in an ethical manner, including that which is donethrough the educational process in the educational context. There is adiscrepancy which now occurs between the schools, where good and rightvalues are plantedthrough the educational process, and the community, as aneducational context, a place that teaches,which does not give ethical valuesthat are correct as a foundation which teaches. This condition will continue tohappen from generation to generation and its influence will be direct and willresult in moral breakdown for the succeeding generations, including theeducator. Because of this, in order to overcome the moral crisis in theeducational world, a model of character education which is based upon God’sword needs to be implemented internally.Keywords: ethics, education, character

  18. Kajian Kritis tentang Cita Keadilan: Suatu Pendahuluan Filosofi Hukum terhadap Penegakan Hukum dalam Konteks Positivisme Yuridis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Rizal

    2015-04-01

    Full Text Available Keadilan adalah kata yang gamang (absurd, sebab kata keadilan dan penegakan hukum yang dalam kajian teoritis seharusnya adalah padanan sinergis tetapi dalam implementasinya serba antiklimaks. Dalam realitas hukum ternyata ada kesenjangan kronis antara teori dan praktek. Akar permasalahannya terletak pada paradigma positivisme hukum sebagai konsepsi dasar pendidikan dan penegakan hukum. Di sisi lain ternyata ajaran doktrinal hukum tradisonal tidak pula dapat menetapkan dasar-dasar bagi kepastian hukum. Uraian dalam tulisan ini mengajak kita semua (stakeholder merenung dan berfikir bagaimana sebaiknya hukum itu hidup dan dihidupkan dalam teori dan praktek sehingga keadilan itu paling tidak dirasakan oleh semua. Abstract Justice is a word that is giddy (absurd, because the word of justice and law enforcement in the theoretical study should be the equivalent of a synergistic but the implementation is completely anticlimactic. In reality there was a law of chronic gap between theory and practice. Root of the problem lies in the paradigm of legal positivism as the basic conception of education and law enforcement. On the other side of the doctrinal teachings of traditional law nor can establish the basis for the rule of law. Description in this paper invites all stakeholders contemplate how the law should live and turned on the theory and practice so that justice was least felt by all.

  19. PENGEMBANGAN INSTRUMEN DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Yamtinah

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk: (1 mengembangkan instrumen ordered multiple-choice untuk diagnosis kesulitan belajar Stoikiometri kelas X, (2 menetapkan karakteristik dari instrumen, dan (3 membuat profil diagnostik peserta didik sebagai laporan yang informatif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall. Preliminary study menghasilkan pokok bahasan tersulit Stoikiometri. Penetapan atribut dan hierarki atribut dengan focus group discussion dilanjutkan dua putaran teknik Delphi. Indikator dan rumusan butir soal ditelaah expert untuk membuktikan validasi isi dengan rumus Aiken. Ujicoba terbatas dan ujicoba menengah pada sekolah kategori tinggi, sedang dan rendah. Ujicoba kelayakan dilakukan pada sekolah-sekolah di wilayah Surakarta, Karanganyar, Boyolali, dan Sragen. Kesimpulan: (1 penelitian berhasil mengembangkan tiga paket soal Ordered Multiple Choice (OMC untuk mendeteksi kesulitan belajar peserta didik pada materi Stoikiometri kelas X; (2 butir-butir soal OMC pada paket A, B, dan C memiliki validitas konstruk yang baik dengan Goodness of Fit (GoF berdasar  Smart PLS > 0,36 yaitu 0,437; 0,466 dan 0,433. Instrumen memiliki reliabilitas tinggi berturut-turut 0,79; 0,81 dan 0,75; (3 profil peserta didik berupa laporan diagnostik  tentang atribut yang sudah dikuasai dan belum dikuasai peserta didik. Kata kunci: Attribute Hierarchy Method, Ordered Multiple Choice, Graded Response Model ______________________________________________________________ DEVELOPING A DIAGNOSTIC INSTRUMENT FOR LEARNING DIFFICULTIES IN CHEMISTRY IN SECONDARY HIGH SCHOOL Abstract The purposes of this study are to: (1 develop Ordered Multiple Choice (OMC instruments with a model of Attribute Hierarchy Method (AHM for the diagnosis of stoichiometry learning difficulties in chemistry learning in secondary high school, (2 determine the characteristic of instruments which have been developed based on the Graded Response Model (GRM, (3 create a diagnostic profile of

  20. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM SOLVING POLYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MATERI PELUANG KELAS XI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lela Nur Safrida

    2016-04-01

    Penalaran mulai ditonjolkan dalam kurikulum matematika di seluruh dunia dan dipandang sebagai upaya utama untuk mereformasi pembelajaran matematika. Penalaran dan matematika merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena materi matematika dipahami melalui penalaran. Upaya peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dapat dilakukan dengan memberikan tugas yang tidak rutin. Metode pembelajaran yang mampu mengakomodasi proses berfikir dan bernalar siswa yaitu problem solving Polya. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat berbasis problem solving Polya untuk siswa kelas XI pada materi permutasi dan kombinasi yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa.

  1. HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERGERAK DIKAITKAN DENGAN PENGEMBANGAN OBYEK FIDUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr. Sudjana

    2013-02-01

    Full Text Available This study aims to determine whether copyright can be encumbered by fiduciary security under Act Number 42 of 1999 on Fiduciary Transfer. We employed legal normative approach, with specification to descriptive analysis. The study was conducted as a literature study and the data were analysed using normative-qualitative method. Our study finds that copyright may be encumbered by fiduciary guarantee provided that the encumbrance be put not over the copyrighted work, but on its economic value. In order to be secured under fiduciary claim, copyright must be registered with the Directorate General of Intellectual Property Rights. The registration is imperative as a proof that the fiduciary grantor is the holder of the copyright. However, several provisions in the 2009 Fiduciary Transfer Act seem to be not readily imposable to copyright. Kajian ini dilaksanakan untuk menentukan hak cipta sebagai jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Penelitian dilaksanakan dengan melalui tahap studi kepustakaan, dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa hak cipta dapat dibebani fidusia selama pembebanan fidusia bukan dilakukan kepada bendanya, tetapi kepada nilai ekonominya. Hak cipta harus didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual agar dapat dijaminkan. Pendaftaran ini penting sebagai bukti bahwa pemberi fidusia adalah pemegang hak. Namun, terdapat beberapa ketentuan di dalam Undang-undang Jaminan Fidusia yang tidak dapat diberlakukan terhadap hak cipta.

  2. Kajian Aspek Security pada Jaringan Informasi dan Komunikasi Berbasis Visible Light Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syifaul Fuada

    2017-02-01

    Full Text Available Cahaya tampak dapat dimanfaatkan sebagai media informasi ataupun komunikasi, teknologi ini dikenal dengan istilah Visible Light Communication yang menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan komunikasi nirkabel lainnya seperti RF dan IR. Yakni cakupan bandwidth lebih lebar dan bebas lisensi, aman bagi kesehatan manusia dan tidak terganggu interferensi elektromagnetik. Sistem VLC terdiri atas tiga bagian besar, yakni bagian transmitter dengan menggunakan devais LED, kanal yang berupa ruang bebas (free space dan receiver dengan menggunakan devais photodetector atau image camera. Penerapan VLC berlandaskan pedoman IEEE 802.15.17 yang mana baru dirancang dalam waktu 5 tahun belakangani ini (sejak tahun 2009, meliputi meliputi layer fisik (physical layer dan layer MAC (medium access control.  Sebagaimana teknologi komunikasi pada umumnya, VLC juga menyediakan akses security yang dibahas pada bagian layer MAC. Namun pada praktiknya masih belum begitu masif dilakukan oleh para peneliti. Hal ini sangat wajar karena mengingat VLC merupakan teknologi yang sedang dalam tahap pengembangan yang menjadikan penelitian VLC umumnya berfokus pada ‘bagaimana meningkatkan speed dari keterbatasan komponen-komponen pembangun (IC, photodiode, LED, transistor, dll yang tersedia saat ini’. Tantangan teknologi VLC selain target peningkatan kecepatan bit-rate, mobility communication, mengurangi interference noise, menyediakan layanan multi-acces juga salah satunya adalah isu security. Makalah ini merupakan studi literature (review paper yang didapatkan dari dokumen-dokumen hasil peneltian baik di jurnal dan conference terkait dengan praktik-praktik security VLC yang pernah dilakukan dengan skema indoor maupun outdoor.

  3. POTENSI EKONOMI DAERAH DALAM PENGEMBANGAN UKM UNGGULAN DI KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rusdarti

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this study was to describe the phenomenon of SMEs superior and superior product, superior type of SMEs superior product and formulating policy strategy, in accordance with hte potential of SMEs in Ungaran, Semarang Regency. This research was conducted using the method of documentation with secondary data from the books in BPS and Bapeda Semarang Regency period 2004-2008. Method of assessment approaches and processes to find different types of SMEs and excellent potential in these areas would use a SWOT analysis method and Location Quotient (LQ.The results showed that: (1 Potential sectors that could be driving the manufacturing sector, in terms of small scale industries (SMEs is a type of food and beverage industry, and traditional medicines. Processing industry is a sector basis and the biggest contributor to economic growth in the district of Semarang. Potential sectors that could be driving the manufacturing sector, in terms of small scale industries (SMEs is a type of food and beverage industry, and traditional medicines. Processing industry is a sector basis and the biggest contributor to economic growth in the district of Semarang. (2 Policy strategy that can be applied based on the SWOT analysis are: (a Strength Strategy Opportunity (SO, local product development, utilization of water resources potential to be a mineral water company's industrial sector, (b Weakness Opportunity Strategy (WO, to realize the industrial area which mengutakan local raw materials such as: industry tempeh, tofu, crackers, chips and other variations that do not rely on raw materials imported from abroad. Utilizing the barren land to build industrial park, (c Strategy Treath Strength (ST, the industrial sector become a leading sector, cooperation with other regions in pemanfataan pemanfataan water resources and tourist villages, and (d Strategies Treath Weakness (WT, improve facilities and infrastructure, improving workforce skills for small

  4. KAJIAN KEBIJAKAN PERIKLANAN KOSMETIKA DI INDONESIA: “KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raharni Raharni

    2014-10-01

    govermentAbstrakPermasalahan periklanan kosmetika adalah adanya klaim yang berlebihan, tidak rasional, tidak punya ijin edar, tidak ada persetujuan iklan, pembagian kewenangan pusat dan daerah yang belum jelas. Dalam rangka otonomi daerah belum ada kejelasan tentang kewenangan di pusat dan di daerah terkait periklanan kosmetika.Untuk melindungi masyarakat konsumen terhadap sediaan kosmetika yang tidak memenuhi syarat dan periklanan yang tidak benar dan menyesatkan, telah dilakukan kajian kebijakan periklanan sediaan kosmetika. Pengumpulan datanya dengan diskusi kelompok terarah dan wawancara mendalam di institusi yang terkait dengan periklanan dan informasi kosmetika yaitu Ditjen Binfar dan Alkes Kemkes RI, Badan POM, Balai Besar POM, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Medan dan Banjarmasin. Disamping itu dilakukan identifikasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan periklanan kosmetika baik di pusat maupun di daerah serta kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Analisis data dilakukan berdasarkan tema dan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peraturan perundang - undangan terkait periklanan kosmetika hanya ada ditingkat pusat, periklanan kosmetika masih mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 386/Menkes/SK/IV/1994 yang perlu segera direvisi terkait otonomi daerah. Sedangkan peraturan daerah terkait periklanan kosmetika baik di provinsi maupun kabupaten/kota belum ada, belum ada kejelasan pembagian kewenangan di pusat dan daerah terkait periklanan kosmetika. Kewenangan dan kegiatan pengawasan iklan kosmetika dilakukan oleh Badan POM, sedangkan perijinan produksi kosmetika oleh Dirjend Binfar Alkes, Kemkes RI. Penyimpangan iklan kosmetika masih banyak ditemukan di Jakarta, Bali, Medan dan Banjarmasin.Kata Kunci : Periklanan Kosmetika, Kewenangan, Pemerintah Pusat dan Daerah

  5. Kajian Kinerja Organoclay Bentonit Terinterkalasi Poli-DADMAC sebagai Flokulasn Limbah Cair Tahu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Rohmah

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Telah dilakukan kajian kinerja organoclay bentonit terinterkalasi polyi-DADMAC  sebagai flokulan limbah cair tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas organoclay bentonit terinterkalasi poly-DADMAC sebagai flokulan limbah cair tahu. Organoclay bentonit terinterkalasi poly-DADMAC  disintesis dengan mereaksikan 10 g bentonit dengan 100 mL poly-DADMAC 4%.  Pergeseran yang terjadi pada spektra hasil analisis XRD dan FTIR menunjukan keberhasilan proses interkalasi bentonit dengan poly-DADMAC. Koagulasi flokulasi dilakukan dengan metode jar test pada kecepatan pengadukan cepat 120 rpm selama 1 menit dan pengadukan lambat 20 rpm. Kajian kinerja flokulan organoclay meliputi variasi jenis flokulan, massa flokulan, lama waktu kontak flokulasi dan variasi jenis pengenceran. Nilai efektifitas penurunan COD maksimum pada   35.7 %  terjadi pada penambahan jenis flokulan organoclay dengan massa 0.05 g dan waktu kontak flokulasi 40 menit. Proses koagulasi-flokulasi limbah cair tahu menggunakan flokulan organoclay mampu menghasilkan penurunan nilai COD limbah dari 1145.76 mg/L menjadi 833.28 mg/L. Akan tetapi., koagulasi-flokulasi limbah cair tahu pada penelitian ini tidak menurunkan pH limbah secara ekstrim, rentang penurunan pH adalah dari 3.836 menjadi 3.448.   Kata kunci : Flokulan, organoclay, bentonit-polyDADMAC, limbah cair tahu Abstract Studies of Bentonite intercalated organoclay performance polyi-DADMAC as flocculants wastewater of tahu has been done. The purpose of this study was to examine the effectiveness of Bentonite intercalated organoclay poly-DADMAC as flocculants wastewater of Tahu. Bentonite intercalated organoclay poly-DADMAC are synthesized by reacting 10 g of bentonite with 100 mL of poly-DADMAC 4%. The shift in spectral analysis of XRD and FTIR results showed the success of the process of intercalation of bentonite with poly-DADMAC. Coagulation-flocculation using Jar test with the rapid stirring

  6. Sistem Honorifik Bahasa Lapung Dialek Pesisi di Kabupaten Tanggamus (suatu kajian sosiolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dessy Saputry

    2005-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan bentuk, jenis, faktor sosial, dan kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif-naturalistik. Sumber data adalah para informan yang dijaring dengan teknik simak libat cakap (SLQ. Para informan berasal dari daerah-daerah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah penutur asli (informan bahasa Lampung dialek Pesisir yang bertempat tinggal di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini berjumlah 14 penutur yang diambil secara acak 2 orang dari tiap lokasi penelitian. Sumber data lisan diambil melalui wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan cara: (1 perpanjangan kesertaan; (2 ketekunan pengamatan; (3 triangulasi; (4 pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata bentuk hononfik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi: (1 kata; (2 kelompok kata; (3 singkatan kata; (4 kelompok singkatan kata; dan (5 gabungan singkatan dan kata. Jenis honorifik meliputi hononfik: (1 kekerabatan; (2 kata ganti per­sona; (3 pangkat, jabatan, dan profesi; (4 gelar; (5 religius; (6 tokoh gaib; dan (7 umum. Faktor-faktor sosial penentu pemilihan honorifik meliputi faktor: (1 hubungan kekerabatan; (2 usia; (3 jenis kelamin; (4 status sosial; {5 latar belakang etnik; (6 situasi dan forum; (7 hubungan antarinterlokutor, (8 lokasi. tempat tinggal; dan (9 status perkawinan. Adapun kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi kaidah: (1 alternasi; (2 kookurensi; dan (3 sekuensi. Honorifik dapat menambah kekayaan bahasa Lampung. Pemilihan honorifik yang tepat merupakan salah satu cara atau strategi untuk menunjukkan sopan santun dan sikap hormat terhadap or­ang lain. Katakunci: sistem honorifik, bentukjenisfaktor sosial, kaidabpemakaian honorifik, kajian sosiolinguistik

  7. KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Triwardani

    2007-01-01

    Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian

  8. PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN EFIKASI DIRI DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN MELALUI STRATEGI EXPERIENTIAL LEARNING BAGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layli Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: The research aims to develop self-efficacy training guides in friendship through experiential learning strategies for junior high school students, so that the counselor can use it as a media of social guidance services for the student especially to improve his confidence in the friendship. This training guide is printed teaching materials containing substance, operational measures, and the evaluation. The procedur of this developmental research is adapted from Borg and Galls (1983 which did in 3 step; 1 plannin;(2 developmental product; and (3 try out of the product. Based on the results of data analysis from expert assessment and potential users as well as revisions that are made in accordance with the advice and input to the product, it can be concluded that this training guide meets the good acceptance criteria and effectively proven in improving students self-efficacy in peer friendships. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning bagi siswa SMP, sehingga konselor dapat menggunakannya sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial kepada siswa khususnya dalam meningkatkan keyakinan diri di dalam hubungan pertemanan. Panduan pelatihan ini adalah bahan ajar berbasis buku cetakan yang berisi materi, langkah kegiatan, serta evaluasi.Prosedur penelitian dan pengembanganpanduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan ini  mengadaptasi pengembangan Borg and Gall (1983 yang dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, (1 perencanaan pengembangan produk, (2 pengembangan produk, dan (3Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna serta revisi-revisi yang dilakukan sesuai dengan saran dan masukan terhadap produk ini, dapat disimpulkan bahwa panduan pelatihan ini memenuhi kriteria keberterimaan yang baik dan terbukti efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa didalam hubungan

  9. PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH BERPRESTASI: STUDI TENTANG PENANAMAN NILAI DAN ETOS BERPRESTASI DI SMA KARANGTURI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yuliono

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk budaya sekolah berprestasi, proses penanaman nilai dan etos berprestasi kepada peserta didik dan mengetahui implikasi dari pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi mencakup empat poin yaitu: keseimbangan antara pembinaan akademik dan nonakademik, penanaman karakter melalui pelajaran, budaya mencintai almamater dan pentingnya nilai kerokhanian. Penanaman nilai dan etos berprestasi pada peserta didik dilakukan melalui kegiatan orientasi sekolah, proses pembelajaran, evaluasi belajar, ekstrakurikuler, penghargaan prestasi, kecintaan terhadap almamater, keteladanan guru, kerjasama dengan orangtua peserta didik dan seragam patriot sebagai media penanaman budaya berprestasi. Implikasi penanaman pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi terdapat dalam input (penerimaan siswa baru dan pencarian siswa berpotensi, proses (pengembangan program sekolah serta pengembangan kerjasama dan output (prestasi akademik dan nonakademik serta jumlah alumni yang melanjutkan ke perguruan tinggi. The objective of this study is to describe a model of school achievement culture, the cultivation of values ​​and ethos of achievement to students and know the implications of the development of school culture on students’ achievement in Karangturi high school. This study used a qualitative descriptive approach. Techniques of collecting data were observation, interviews and documentation. This study uses sources and methods triangulation for data validation. The results show that the  school achievement culture in Karangturi high school contains four pillars, namely: a balance between academic and non-academic achievement, building character

  10. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK INDIVIDU INSTRUMEN POKOK DASAR SISWA SMK DI BIDANG KEAHLIAN KARAWITAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismalik Perwira Admadja

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, (2 mengetahui kelayakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, dan (3 mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan desain model pengembangan Stephen M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Langkah-langkah pengembangannya yaitu: (1 perencanaan; (2 desain; dan (3 pengembangan. Teknik analisis data untuk uji coba produk menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 ditinjau dari aspek media dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,27 oleh ahli media;(2 ditinjau dari aspek materi dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,47 oleh ahli materi; (3 ditinjau dari aspek penggunaan dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,23 oleh siswa; (4 peningkatan hasil belajar siswa menunjukkan kenaikan rerata skor siswa kelas yang menggunakan multimedia sebesar 31,53 sedangkan kelas yang tidak menggunakan multimedia meningkat sebesar 20,11. Kata kunci: pengembangan, pembelajaran, multimedia pembelajaran, kelayakan. DEVELOPING LEARNING MULTIMEDIA OF INDIVIDUAL PRACTICE IN FUNDAMENTAL MUSIC INSTRUMENT FOR SMK STUDENTS IN THE EXPERTISE OF KARAWITAN Abstract The purposes of this research were: (1 to produce multimedia learning on the subject of individual practice in fundamental music instrument; (2 to determine the appropriateness of the learning multimedia in the subject of individual practice in fundamental music instrument; and (3 to determine the improvement in the students’ learning outcomes from the use of multimedia in teaching the subject of individual practice in fundamental music instrument.This research was a research and development, with the development model design by Alessi and Trollip. The

  11. PENGEMBANGAN MODEL INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA PADA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Supeni

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model internalisasi pendidikan karakter se- bagai penguatan nilai-nilai Pancasila, mengetahui langkah dan efektivitas model, mengembangkan strategi yang efektif, serta memperoleh hasil pengembangan bahan ajar oleh guru PAUD di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, focus group discussion, wawancara, dan dokumentasi, sedang teknik analisis data dilakukan dengan membuat reduksi data dan sajian data secara terus-menerus. Strategi pengembangan model pendidikan karakter disesuaikan dengan materi melalui media bermain peran, gambar, menyanyikan lagu nasional, dan rasa cinta tanah air. Out bond efektif pada praktik pendidikan karakter melalui nilai-nilai dasar etika dan moral dijadikan sebagai basis pendidikan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dilakukan valid dan reliabel. Penelitian berhasil mengembangkan model pendidikan karakter dalam internalisasi pendidikan Pancasila pada anak usia dini lewat beberapa model strategi pengembangan pendidikan karakter dalam menginternalisasikan Pancasila pada PAUD melalui tabel model yang akan diterapkan dalam proses pendidikan. Kata Kunci: pendidikan karakter, Pancasila, PAUD DEVELOPING A MODEL OF THE PANCASILA CHARACTER EDUCATION INTERNALISATION IN EARLY CHILDHOOD TEACHERS Abstract: This study was aimed to develop a model of the internalisation of the Pancasila character education, to find out the stages and effectiveness of the model, to develop an effective strategy, and to obtain the result of the materials developed by early childhood teachers in Surakarta Municipality. This study used a research and development model. The data were collected through observations, focus group discussion, interviews, and documentation, and the data were analyzed by reducing the data and displaying the data continuously. The strategi of developing the model of character

  12. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DALAM MENYUSUN LAPORAN SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Ningsih

    2016-11-01

    Full Text Available This study aims to analyze the validity, practicality and effectifity of the development of  learning tools through the test of control class, test of treatment class  and the effectivity test in order to produce biology learning tools based PBL (problem based learning that valid, practical and effective to improve performance in prepared a report to 11th grade of high school students. The development of the learning tools refers to a Borg and Gall development model. Data was collected using observation sheets, validation sheet, questionnaire, and test. Methods of data analysis done by quantitative descriptive analysis of the needs analysis, the validity and practicality of the learning tools. The effectifity of the learning is done by pretest posttest. Effectifity of learning tools analyzed by paired t-test. Results showed that the learning tools otherwise (1 very valid with a percentage of 98.91%, (2 practical with a percentage of 84,68%, and (3 effective with Tvalue amounting to 3,51 (Tvalue> Ttable at significance level of 5%. Based on the results of this study concluded that the PBL Based Learning has met the criteria perfectly valid, prractical, and effective way to improve performance in preparing the reports of students through learning biology in high school, so it can be used in a broader scope. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa SMA kelas XI Tahun Pembelajaran 2016/2017. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, lembar validasi, angket, dan tes. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif terhadap analisis kebutuhan, validitas dan kelayakan perangkat pembelajaran. Efektivitas perangkat pembelajaran dilakukan dengan pretest

  13. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG (STUDI KASUS CV MITRA TANI FARM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shally Alpriany Aisyah

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study were to 1 analyze the internal and external environmental conditions of CV Mitra Tani Farm, 2 identify and define strategies that affect the cattle breeding business development at CV Mitra Tani Farm, and 3 set the strategic priorities in the development of cattle breeding business in CV Mitra Tani Farm. Analysis strategies model (David, 2009 used were the analysis of the internal and external environment, strategy formulation and strategic priorities. At the stage of strategy formulation, SWOT 4 Quadrants were used. The results showed that the difference between the weighted scores of opportunities and threats as well as strengths and weaknesses is located in first quadrant of the SWOT 4 quadrant matrix. The first quadrant (growth quadrant has eight strategies, but only three can be applied appropriately. The results of the value of interest using quantitative strategic planning matrix strategy used is the market expansion strategy, then the strategy of product development, and concentric diversification strategy. Therefore, in carrying out market expansion strategy, CV Mitra Tani Farm needs to do breakthrough campaign. In product development strategy, preferably CV Mitra Tani Farm makes processed beef products which are unique and still rare in the market today.Keywords: strategy, business beef cattle, CV Mitra Tani Farm, SWOT 4K, QSPMABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu 1 menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal CV Mitra Tani Farm, 2 mengidentifikasi dan menetapkan strategi yang memengaruhi dalam pengembangan bisnis sapi potong di CV Mitra Tani Farm, dan 3 menetapkan prioritas strategi dalam pengembangan usaha peternakan sapi potong di CV Mitra Tani Farm. Model analisis strategi (David, 2009 yang digunakan yaitu analisis lingkungan internal dan eksternal, perumusan strategi dan prioritas strategi. Pada tahap perumusan strategi digunakan SWOT 4 Kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih

  14. Analisis dan Rencana Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Unit Cabang Timur PDAM Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Tri Lestari

    2017-01-01

    Full Text Available Unit Cabang Timur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM Kabupaten Klaten dibagi menjadi 3 unit pelayanan Ibu Kota Kecamatan (IKK dan mempunyai tingkat pelayanan yang masih rendah pada tahun 2015, yaitu Unit IKK Ceper 17,6%; Unit IKK Pedan 2,43%; dan Unit IKK Cawas 31,26% sehingga peningkatan persen pelayanan menjadi hal yang perlu dilakukan. Hal ini didukung dengan adanya penambahan debit produksi sebesar 50 liter/detik. Selain itu, jaringan distibusi belum dibentuk blok pelayanan sehingga sulit untuk mengontrol kehilangan air. Perencanaan ini dilakukan pembagian blok pelayanan menjadi 26 blok dan 5 tapping. Setelah itu dilakukan analisis kondisi eksiting. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan kondisi hidrolika perpipaan kecuali kecepatan masih memenuhi kriteria, yaitu tekanan antara (15,43-59,99 m, kecepatan (0-0,91 m/detik, unit headloss (0-3,51 m/km. Kemudian dilakukan pengembangan jaringan yang dibagi menjadi 2 tahap, dimana tahap 1 meningkatkan persen pelayanan, sedangkan tahap 2 menambah daerah pelayanan baru. Blok pelayanan setelah pengembangan menjadi 29 blok dan 5 titik tapping. Kemudian analisis rencana pengembangan dilakukan dan menunjukkan bahwa kondisi hidrolika pipa untuk tekanan di jaringan distribusi IKK Cawas bernilai negatif. Hal ini dikarenakan unit headloss yang terjadi pada pipa dari reservoir menuju titik tapping pertama IKK Cawas sebesar 5,78 m/km dengan panjang pipa 14,35 km sehingga headloss  sebesar 82,94 m menyebabkan tekanan menjadi -2,89 m. Permasalahan ini dapat diatasi dengan parallel pipa diameter 200 mm sepanjang 9 km. Parallel pipa tersebut mengakibatkan tekanan  pada titik tapping pertama IKK Cawas menjadi 34,65 m dan titik tapping terjauh (blok 19 sebesar 16,34 m.  Hasil analisis hidrolika, seperti unit headloss berada pada rentang (0-5,78 m/km, namun kecepatan masih ada yang di bawah 0,3 m/detik. Rencana anggaran biaya (RAB yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan jaringan sebesar Rp 2.470.153,051.71.

  15. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KELISTRIKAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riana T. Mangesa Dyah D. Andayani

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran dan perangkat pembelajaran berbasis kompetensi terintegrasi pendidikan karakter di SMK. Penelitian ini termasuk jenis Research & Development yang mengacu tahapan Borg dan Gall (1983, yaitu yang terdiri atas analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, validasi ahli dan revisi, uji coba, dan tahap implementasi. Data berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh lewat angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik nonparametrik, yaitu Kruskall Wallis yang penghitungannya memakai SPSS. Hasil penelitian berupa produk pengembangan perangkat pembelajaran bidang kelistrikan yang berupa modul, media, dan penilaian pencapaian kompetensi (rubrik penyekoran. Hasil pengembangan memenuhi tuntutan validitas, pencapaian kompetensi dalam proses pembelajaran yang dipergunakan secara keseluruhan tinggi, guru memberi skor penilaian melalui pencapai kompetensi sesuai kriteria dalam rubrik penyekoran terhadap ketiga aspek kompetensi, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penilaian keefektifan pembelajaran secara menyeluruh menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan tanggapan secara aktif dan mencapai tujuan pembelajaran. Kata Kunci: pengembangan model penilaian, pembelajaran berbasis kompetensi, rubrik penye- koran, SMK DEVELOPING A COMPETENCE-BASED INSTRUCTIONAL MODEL IN THE ELECTRICAL FIELD IN VOCATIONAL SCHOOLS Abstract: This study was aimed to develop a competence-based instructional model integrated with character education in vocational schools. This study belonged to the Research and Development study using the stages as developed by Borg and Gall (1983: a needs analysis, developmental design, expert validation and revision, try-out, and implementation stages. The data were in the form of quantitative and qualitative data obtained through questionnaires. The data were analyzed using the descriptive statistics and non

  16. Pemberdayaan Masyarakat Miskin Penyandang Disabilitas Melalui Pengembangan Industri Kreatif “Limbah Singkong” Di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Susilawati

    2016-09-01

    Full Text Available Ponorogo is a district that has the most poor community with disabilities in East Java. The existence of community with disabilities are on two important points, namely Jambon sub-district and Balong sub-district that reached 1,505 people. And of course, their condition is still very far from the standard of economic welfare. Therefore, it seems very urgent to do community empowerment with disabilities in Ponorogo in order to improve their economic welfare. The factors that pushed towards success in community empowerment with disabilities in Ponorogo were the attitude of openness towards others, and the support and participation of all stakeholders. The inhibiting factors were the traditional public attitudes and dependence. During this time, the community with disabilities in Ponorogo often got help from outside consumptive.  So, this caused the community less independent and inflicting dependence on others.

  17. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Trimulyono

    2014-02-01

    Full Text Available Batang which is located on the north coast of Central Java with an area of 788.642 km2 area of the position of the district of Batang put the economy on a path north of the island of Java. Coastal region of this district, make there is a potential that can be developed into a valuable asset to the nation i.e the traditional shipbuilders. Karangasem is one of the districts that have the potential for ship production In terms of productivity shipyard,one of traditional shipbuilder is CV. Laksana Abadi as traditional shipyard in year 2000 capable of producing ships totaling 18 units within a period of 12 months. In Batang district not only CV. Laksana Abadi but also CV. Rizki Maulana Bahari engaged in the manufacture of wooden ships that have smaller productivity due to the still relatively new in Karangasem. Because of the traditional manufacturing process, so it can be said to be still very traditional methods that shipbuilder built they ship and also their belief in technology still low it’s can seen from the construction of the ship is still in traditional way. So KKN-PPM is intended to bridge between the use of the latest technology by using of  fishipro or Delftship software. Based on the mapping problem then formed five clusters, namely cluster Ship Design With Software, Cluster of Shipyard Production, Cluster Marketing Information System, Cluster of Coastal Community Empowerment around Shipbuilding, Cluster of Ship Repair and Maintenance. Results of KKN-PPM students carry out major programs related to the theme of the traditional shipyards and other ancillary programs that have been successfully implemented and exhibited in the “Expo KKN-PPM” in North Karangasem, Batang district .

  18. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF “LIMBAH SINGKONG” DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Susilawati

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACT Ponorogo is a district that has the most poor community with disabilities in East Java. The existence of community with disabilities are on two important points, namely Jambon sub-district and Balong sub-district that reached 1,505 people. And of course, their condition is still very far from the standard of economic welfare. Therefore, it seems very urgent to do community empowerment with disabilities in Ponorogo in order to improve their economic welfare. This empowerment is implemented using the principles of emancipatory approach to doing community organizations through adult education (andragogy using participatory method in community-based research (CBR. This approach emphasized the active role of the community in planning, implementation, and evaluation of research results. This program was conducted for 4 days, on October 24 to 27 until October 27, 2015, which including entrepreneurial motivation, training, manufacture of food products from cassava waste and food from cassava, and the training of financial reporting for UKM production, spiritual motivation of scholars. the follow up of empowerment activities is the establishment of a business group with the name of "Mandiri Sejahtera" in cooperation with various parties that supporting the production of marketers. The factors that pushed towards success in community empowerment with disabilities in Ponorogo were the attitude of openness towards others, and the support and participation of all stakeholders. The inhibiting factors were the traditional public attitudes and dependence. During this time, the community with disabilities in less independent and inflicting dependence on others.

  19. PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PROSOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlina Permata Sari

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  20. PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faisal Faisal

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamber tidak tembus cahaya, sehingga menghasilkan persamaan karakteristik sensor v = 0,7595ln(I – 2,2484 volt. Persamaan karakterisasi tersebut diproses melalui program BASCOM AVR untuk mengisi perintah pada mikrokontroler ATMega8535 dalam proses pengukuran secara terus menerus dan menampilkannya pada LCD karakter 20x2 dalam satuan lux dan data disimpan dalam file dengan format *xlsx. Humidifier dihidupkan oleh relay yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMega8535 dengan set poin pengukuran kelembaban udara kurang dari 60%. Rumah kaca yang digunakan berukuran panjang 240 cm, lebar 150 cm, tinggi dinding 200 cm dan tinggi atap 50 cm. Uji pengendalian kelembaban udara berhasil dipertahankan pada kelembaban udara kisaran 60% dengan error rata-rata sebesar 1,9% dari pukul 11.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.

  1. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Lestari

    2012-11-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  2. PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA PELAJARAN TATA HIDANG PAKET KEAHLIAN JASA BOGA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Astuti

    2016-01-01

    Full Text Available Textbooks are the ingredients or the subject matter is arranged systematically used by students in the learning process. The purpose of this study was to develop teaching materials such as textbooks on the subjects of governance hidang class X SMK in Magetan consisting of 3 KD, namely, (1 The scope of food and beverage service, (2 Operating equipment food and beverage service, and (3 providing food and beverage service at the restaurant. The results show that the development of an overall assessment of the completeness of the presentation of the textbook of the development of criteria that are in "good", which means it does not need to be revised textbooks. Buku ajar adalah bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku ajar pada mata pelajaran tata hidang kelas X SMK di Kabupaten Magetan yang terdiri dari 3 KD yaitu, (1 Ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman, (2 Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman, dan (3 menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian tentang kelengkapan penyajian terhadap buku ajar hasil pengembangan berada pada kriteria “baik”, yang berarti buku ajar tidak perlu direvisi.

  3. Pengembangan Ekonomi Lokal di Kawasan Perikanan Berdasarkan Preferensi Masyarakat Nelayan Nambangan Kedung Cowek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Firmantyo Pramono

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah nambangan memiliki prosentase 40% sebagai nelayan menggantungkan dengan kondisi pesisir, mengindikasikan bahwa wilayah nambangan memiliki potensi pesisir yang cukup besar. Namun masih mempunyai beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti SDA, SDM, Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, dan teknologi di kawasan pesisir Nambangan Kedung Cowek. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan arahan pengembangan ekonomi lokal wilayah nambangan berdasarkan preferensi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis pertama penentuan faktor kurang berkembangnya ekonomi lokal menggunakan teknik delphi, selanjutnya menentukan preferensi masyarakat dan faktor prioritas menggunakan teknik servqual. Melalui metode servqual ditemukan banyak faktor prioritas yang harus dikembangkan yaitu SDA, SDM , Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, Teknologi, dan Pemasaran. Selanjutnya menentukan arahan pengembangan ekonomi lokal beradasakan faktor prioritas menggunakan teknik triangulasi berdasarkan tujuh faktor priortas dengan menggabungkan studi literatur, studi kasus wilayah lain dan temuan fakta emipiri di lapangan. Hasil akhir berupa peningkatan prasarana sarana berupa penataan lingkungan sempadan pantai, pengelolahan limbah, peningkatan sumberdaya manusia berupa pelatihan mutu pendidikan dan wawasan ekonomi. Selanjutnya peningkatan upaya pemasaran dengan membangun mina store dan peningkatan fasilitas alat tangkap.

  4. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS AUDIO-VIDEO EKSPERIMEN LISTRIK DINAMIS DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Rante

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat profil pengembangan multimedia pembelajaran fisika berbasis audio-video eksperimen listrik dinamis yang dapat menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propil multimedia berbasis audio-video eksperimen dari segi tampilan menarik, fasilitas runtut, sistematis dan praktis digunakan serta menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Produk akhir adalah sebuah paket CD autorun multimedia pembelajaran interaktif sebagai media pembelajaran mandiri dan sebagai media presentase yang dilengkapi perangkat pembelajaran untuk guru. This research aims to see the profile of multimedia learning development on physics based audio-video on the topic dynamic electricity experiment that may become a solution of practicum that not mastered well in the school. The result shows that the profile of develop multimedia based audio-video experiment has interesting display, harmonious facilities, systematic and practical in used as well as become a solution of the practicum that not mastered yet. The final product produced an auto run CD package of interactive learning multimedia as a self learning media and as a representation of media that equipped with teaching and learning media for teacher.

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERKARAKTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMANISTIK BERBANTU ALAT PERAGA MURAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Widiyatmoko

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara menyeluruh sehingga memiliki daya saing yang unggul, mampu mengikuti perkembangan IPTEK, dan memiliki karakter yang bersumber pada nilai-nilai pancasila. Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPA terpadu berkarakter menggunakan pendekatan humanistik berbantu alat peraga murah di sekolah menengah berupa silabus, RPP, alat peraga, LKS, dan modul yang dihasilkan melalui alur Four-D model, yaitu definition (pendefinisian, design (perancangan, development (pengembangan dan disseminate (penyebaran yang telah melalui tahap validasi dan revisi. The purpose of the research is to produce an integrated science learning tools that can facilitate learners to develop the capabilities of the whole so that it has a superior competitive, able to follow the development of science and technology, and has a character which is based on the values of Pancasila. From the results of research and discussion, it can be concluded that the development of the integrated science learning character humanistic approach berbantu cheap props in the form of school syllabi, lesson plans, visual aids, worksheets, and the modules produced by Four-D flow model, the definition (defining, design (design, development (development and disseminate (spread that have gone through the validation and revision.

  6. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Wahyuni

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  7. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Fatimah

    2015-08-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  8. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENGEMBANGKAN BUDI PEKERTI BERBASIS NILAI-NILAI HUMANISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Maemun

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  9. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK OUTBOUND UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF SISWA SMK SWASTA KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lolang Mariana

    2014-02-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  10. Pengembangan Block Board Varian Baru Berbasis Core dari Komposit Partikel Kayu Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Mawardi

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan kayu kelapa sawit (KKS sebagai material core pada pembuatan block board. Material core dibentuk menjadi komposit partikel dengan PS sebagai matriks. Komposit dibuat dengan variasi fraksi berat 30:70, 40:60 dan 50:50. Block board dibentuk dengan melapisi core dengan viner jenis kayu merantidan menggunakan urea formadehida sebagai perekat. Block board dikempa sebesar 20 kg/cm2 selama 15 menit pada suhu ruang. Pengujian sifat mekanis yang dilakukan meliputi; modulus patah (MOR, geser tarik, dan kuat tarik sekrup. Sedangkan pengujian sifat fisis yang dilakukan adalah pengujian kadar air, kerapatan dan pengembangan tebal. Pengujian block board mengacu standar SNI 01-5008.2-2000. Hasil penelitian diperoleh karakteristik mekanis block board; MOR berkisar 145,6-204,2 kg/cm2, kekuatan geser 4,63-7,23kg/cm2, dan kuat tarik sekrup 112,43-149,97 kgf. Keteguhan rekat maksimum block board terjadi pada komposisi core 30:70 sebesar 14,45 kg/cm2. Sifat fisis block board; kerapatan berkisar 0,63-0,85 g/cm3, kadar air 1,44-2.01%, dan pengembangan tebal 2,57-3,49%. Sifat mekanis dan fisis block board banyak dipengaruhi oleh sifat mekanis dan fisis material core. Secara umum block board dengan core dari komposit partikel KKS-PS telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 01-5008.2-2000.

  11. Pengembangan Mobile Collaborative Learning System Menggunakan Kerangka Kerja Zachman dan DICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Husni Syahbani

    2017-07-01

    Full Text Available Mobile Learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel, Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membuat proses belajar lebih mudah dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon seluler, tablet dan komputer desktop, dengan Teknologi ini setiap materi pembelajaran dapat hadir dalam banyak format seperti yang video, suara dll. Kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel dapat memecahkan masalah dalam proses belajar, banyak pelajar merasa sulit untuk mengelola materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan bagaimana belajar dengan efektif dan efisien. Jadi penelitian ini mencoba untuk mengembangkan sistem yang berupa kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel yang disebut Mobile Collaboration Learning System (MCLs. Dalam pengembangan MCLs menggunakan kerangka pendekatan Zachman untuk mengidentifikasi kegiatan dan proses dalam pembelajaran yang dapat membantu studi pelajar dengan mudah dan interaktif dan berkolaborasi. Dengan kerangka pendekatan Zachman membuat MCLs menyelaraskan dengan kebutuhan peserta didik dan dosen di sekolah. Pendekatan ini menghasilkan sistem persyaratan yang dianalisis menggunakan kerangka DICE untuk mengetahui bagaimana risiko pengembangan sistem ini untuk direalisasikan.

  12. PENGEMBANGAN PEMASARAN REZA BAKERY DAN KUALITAS LAYANAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Yuliansyah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract  - Bread is one of the food products are favored by the people. One of the pastry shop, calling themselves by reza bakery. Having high potential of selling in distinctive taste and packaging, bakery of bread reza be the target of the buyers in the city of Bandung, especially in Margahayu. With the potential that exists, then reza bakery bread can develop into a great product. Through a qualitative descriptive study, the development of marketing that can be done by reza bakery packaging including through distinctive, attention to have clean, variety of their product, and also the quality of the taste of reza bakery.   Keyword : Strategic Development, Brand, Packaging, Taste.   Abstrak - Roti merupakan salah satu produk makanan yang digemari oleh masyarakat. Salah satu toko kue, menamakan dirinya dengan reza bakery. Dengan berbekal rasa dan kemasan yang khas, roti reza bakery menjadi incaran para pembeli di wilayah margahayu kota Bandung. Dengan potensi yang ada, maka reza bakery dapat berkembang menjadi produk roti yang besar. Melalui penelitian deskriptif kualitatif, maka pengembangan pemasaran yang dapat dilakukan oleh reza bakery diantaranya melalui kemasan yang khas, dengan memperhatikan kebersihan, kualitas produk rotinya, waktu pelayanan, harga yang tetap terjangkau, ragam produk, serta rasa yang selalu terjaga.    Kata Kunci : Strategi Pengembangan Pemasaran, Merek, Kemasan, Rasa.

  13. PEMBELAJARAN TARI KREASI BAGI PENGEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK TAMAN KANAK-KANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khabibah Khabibah

    2014-08-01

    Full Text Available AbstrakPerkembangan motorik pada anak Taman Kanak-kanak lebih terfokus padapenyempurnaan perkembangan keterampilan motorik kasar dan halusnya. Banyak anak menjadi tidak percaya diri dan merasa dikucilkan dari kelompoknya akibatdari keterampilan motoriknya yang tidak berkembang dengan baik. Fisik motorikanak dapat dipacu dengan berbagai macam cara, diantara salah satunya denganpembelajaran tari. Tujuan penelitian: Untuk mendiskripsikan dan menjelaskanproses pengembangan fisik motorik anak dalam pembelajaran tari. Penelitian inimempergunakan metode kualitatif, pengumpulan data berupa observasi, dokumentasidan wawancara. Hasil penelitian: 1 Proses pembelajaran tari menggunakan metodeImitasi dan metode Demonstrasi, 2 Proses pengembangan fisik motorik ketika anakmelakukan gerakan tari. Saran: agar kegiatan pembelajaran tari sebagai kegiatanpembelajaran Intra kurikuler dapat ditingkatkan.abstractMotor development of  children in early childhood were more focused on the improvement of  thegross and fine motor skills development. Many Children become not confident and feel isolatedfrom their peers as a result of  their motor skills are not developed well. Physical child’s motorcan be driven in various ways, among the one with the dance learning The objectives of  theexperiment are to describe and explain process of  children’s physical motor Development in dancelearning. This study uses qualitative approach with observation, documentation, and interviewmethod for collecting data. Results: 1 Physical motor development process in dance learninguses imitation and demonstration method, 2 The process of  physical motor Development whenthe Children doing dance movements. Suggestion: Dance learning activity in kindergarten asintra curricular learning activity has to be increased.

  14. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND DRIVE TENIS MEJA PADA ATLET USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verandita Rihtiana

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja pada atlet usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pene-litian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, (7 pembuatan produk final. Subjek penelitian atlet tenis meja usia dini. Analisis data untuk uji validitas dilakukan dengan CVR (content validity ratio dan reliabilitas dengan  menggunakan Alpha Crobanch. Penelitian ini menghasilkan buku panduan instrumen penilain keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja untuk atlet pemula  yang didalamnya berisi  petunjuk penggunaan, lembar tugas siswa, pedoman penilaian, rubrik penilaian, serta tabel penyekoran, yang memiliki validitas yang tinggi (1 dan reliabilitas yang tinggi¸forehand drive sikap awal: r = 0,975, pelaksanaan: r = 0,961, gerak lanjutan: r = 0, 955. Backhand drive sikap awal: r = 0,961, pelaksanaan r = 0,974, gerak lanjutan: r = 0, 989. Kata Kunci: instrumen penilaian teknik forehand dan backhand drive, tenis meja

  15. PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI KEPULAUAN SIKAKAP, KABUPATEN MENTAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismi Andriyani

    2012-12-01

    Full Text Available The potential area to be a tourist destination is should attention to the elements of tourism development. Sikakap is one of the villages in the Mentawai islands which beautiful beach and sea. Since 2003, the development of marine tourism in the islands Sikakap has been run and driven by government. The marine tourism development in Sikakap village has impacted to coastal communities in Sikakap village. The development of marine tourism can boost the economy of coastal communities. Research conducted through qualitative and historical approach. The results is showed the marine tourism in the islands impacted to the socio-economic society in positive. The indicators is development of transportation facilities, hotels, markets and other public facilities and reduced unemployment. Daerah yang potensial menjadi daerah tujuan wisata dalam pengembangannya harus memperhatikan unsur-unsur pengembangan pariwisata. Sikakap merupakan salah satu desa di kepulauan Mentawai yang memilki pantai dan laut yang sangat indah. Sejak tahun 2003, pembangunan wisata bahari di kepulauan Sikakap telah dijalankan dan digerakkan oleh pemerintah. Pembangunan wisata bahari di desa Sikakap ini memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir pantai desa Sikakap. Pengembangan wisata bahari mampu menaikkan perekonomian masyakat pesisir pantai desa Sikakap. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembanguan wisata bahari terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan historis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa wisata bahari yang dikembangkan di kepulauan Sikakap memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial-ekonomi masyarakat Sikakap. Hal ini ditunjukkan oleh perkembangan sarana transportasi, perhotelan, pasar dan fasilitas umum yang lainnya dan berkurangnya angka pengangguran.

  16. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK GAME UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chazanah Erawati

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  17. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  18. ANALISIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI LAHAN PASANG SURUT UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI WILAYAH (An Analysis Integrated Farming System in Tidal Swamp Land to Support Regional Agroindustrial Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-11-01

    Full Text Available Integrated farming system was directed to the efforts to lengthen biological cycle by optimizing the use of agriculture and livestock by-products. Each chain of cycle resulted a new product that has high economic value, so this system was expected to optimize the empowerment and use of marginal land in all regions. The objective of this research was to analyze integrated farming system in tidal swamp land to support agroindustry development in Pulang Pisau Regency of Central Kalimantan Province. This research was done with survey and interview method in Pulang Pisau Regency of Central Kalimantan Province. Primary data was collected from May 2011 to December 2011. The results showed that the management of agro-based enterprises integrated farming (rice, coffee and cattle obtained by the BC Ratio = 1.09, (greater than 1, IRR = 16,7% greater than the rate bank interest rate (12% and NPV values obtained for Rp 37,349,080 is positive (+, then the utilization of integrated agro-based farming in tidal land eligible to be developed. Agro-industry development opportunities based integrated farming in tidal land in the future have a chance to be applied in other areas, it can anticipate the growing number of people who have added each year. Keywords: Integrated farming system analysis, tidal swamp land, agroindustry   ABSTRAK Sistem pertanian terpadu diarahkan pada upaya memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping pertanian dan peternakan. Setiap mata rantai siklus menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga dengan sistem ini diharapkan pemberdayaan dan pemanfaatan lahan marginal di seluruh daerah dapat lebih dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem usahatani terpadu (Integrated Farming System di lahan pasang surut untuk mendukung pengembangan agroindustri di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dan wawancara

  19. Pengembangan SDM Pariwisata Daerah: Agenda Kebijakan Untuk Pembuat Kebijakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrie Adji Kusworo

    2002-07-01

    Full Text Available The sustainability of the currently impressive growth of tourism industry in Indonesia is threathened by bureaucratic incompetence of the increasingly decentralized governance. The old-fashined bureaucracy responsible for dealing with tourism at the local level would be unable to meet high standard of tourism industry set out at international level, unless human resource within local bureaucracy is qualitatively improves to meet the demand of international market. Local governments shlould put gear on improving tourism policy making by improving torurism-related bureaucracy.

  20. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER DALAM MENUNJANG KEGIATAN PENJADWALAN REPARASI KAPAL DI GALANGAN PT. DOK DAN PERKAPALAN KODJA BAHARI (PERSERO UNIT PRODUKSI JAKARTA II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sasmito Hadi

    2012-04-01

    Full Text Available Dalam dunia industri maritim, proses penjadwalan reparasi kapal adalah kegiatan rutin yang selalu dilakukan sebelum kapal masuk dan di reparasi di galangan. Selama ini proses permohonan pekerjaan reparasi kapal di galangan pada umumnya masih dilakukan secara manual dengan birokrasi yang rumit, dimana pihak owner harus mengirimkan Surat Permintaan Perbaikan (Docking Tahunan dan melengkapi segala macam dokumen serta daftar reparasi yang dibutuhkan kepada pihak galangan. Pihak galangan kurang optimal dalam pemantauan dan pengendalian permohonan reparasi kapal, karena antara satu bagian dengan bagian lain masih saling terpisah dan belum terintegrasi, seringkali mengalami kesulitan untuk menentukan metode perencanaan proyek reparasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem informasi yang terintegrasi multiuser yang berbasis web yang sesuai dengan kebutuhan user untuk memudahkan proses pelayanan dan efisiensi operasional yang optimum. Pengembangan aplikasi dimulai dengan identifikasi kebutuhan sistem yang menghasilkan desain sistem, yang didefinisikan dengan Data Flow Diagram (DFD, Entity Relationship Diagram (ERD, Use Case Diagram. Implementasi aplikasi berdasarkan desain sistem diterapkan pada lingkungan web dengan MySQL dan PHP. Dengan adanya sistem informasi ini proses memasukkan data yang dibutuhkan dalam proses permohonan reparasi kapal oleh pihak owner dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, sehingga dapat menghemat biaya dan waktu. Selanjutnya pihak galangan dapat segera memproses untuk menentukan metode perencanaan penjadwalan proyek reparasi. Selain itu, inventarisasi informasi data pribadi owner, data ukuran utama kapal, data item yang akan di reparasi dari pihak owner ke pihak galangan tersimpan dalam database serta menghasilkan bermacam-macam laporan yang dapat dicetak maupun dilihat oleh user, sesuai dengan hak akses user tersebut.

  1. Jejak Budaya Paleolitik di Pulau Seram: Kajian Migrasi Manusia Awal di Wilayah Indonesia Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nfn Jatmiko

    2016-12-01

    adanya temuan alat-alat batu tua di wilayah ini. Bukti-bukti temuan ini menunjukkan bahwa Pulau Seram mempunyai peranan yang penting sebagai jalur migrasi manusia awal dan budayanya di wilayah Indonesia Timur. Kajian budaya paleolitik ini mempergunakan metode eksploratif-komparatif (kontekstual dan pengamatan teknologis.

  2. ANALISIS POTENSI EKONOMI DAERAH DALAM PENGEMBANGAN KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN AGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yolamalinda

    2014-10-01

    Full Text Available Globalization requires areas within the national territory to compete in the free trade competitively with products from countries all over the world. Regional economic development is expected to produce superior quality products that can compete in competition, both domestically and abroad. Agam as areas that have the potential of tourism and culture has the potential to perform on the world market with superior commodity sub-sectors of the manufacturing industry. This article analyzes the election of regional commodity Agam using LQ analysis, specialization index, Shift share and SWOT analysis. The analysis finds that subsekctor processing industry has a competitive advantage and thus likely to be developed to increase the region's economy. Commodity embroidery as a creative industry is a commodity that is mapped able to compete on the sub-sectors of the processing industry because the rich local cultural values and Islamic values. A variety of programs and government policies are needed to support these commodities to appear on the international market.

  3. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN PADA KELAS VIII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Dwi Haryawan

    2014-08-01

    Full Text Available Menulis merupakan suatu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik sekolah menengah pertama. Melaluitulisan, peserta didik dapat menyampaikan pengalaman, pikiran, perasaan, atau keinginan. Masalah penelitianini adalah (1 bagaimanakah kebutuhan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan persepsi guru dan pesertadidik kelas VIII SMP?; (2 bagaimanakah prinsip-prinsip pengembangan model pembelajaran berbasis masalahyang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada peserta didik kelasVIII SMP? (3 bagaimanakah pengembangan prototipe model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP?; (4 bagaimanakahkeberterimaan penerapan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatan nilai-nilaipendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP. Dalam penelitian ini digunakandesain Research and Development. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, analisiskebutuhan, pengembangan model yang dikembangkan, uji validasi, revisi, implementasi, revisi akhir,pengembangan model/produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, tes,dan dokumentasi foto. Writing is a skill that must be owned by middle school students. Through writing, students canconvey experiences, thoughts, feelings, or desires. The research problem is (1 How can the needsof the development of PBL model that charged the values of character education in learning towrite short stories on the perceptions of teachers and students of class VIII?; (2 How do thecharacteristics of the development of PBL model value-laden -the value of character education inlearning to write short stories at the high school of learner assessment system class?; (3 How isthe development of a prototype model of PBL  charged

  4. PENGEMBANGAN PETERNAKAN SUSU NASIONAL MELALUI KELEMBAGAAN EKONOMI BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karuniana Dianta A. Sebayang

    2012-08-01

    Full Text Available The aim of this paper is to analyze the dairy farmers problems who have to face the gap between demand and supply milk issues. Demand for milk commodities increased significant year by year, but the national milk production can not supply the milk processing industry needs. Local fresh milk production only supply 25% of the raw material for the milk processing industry. The New Institutionalism in Economic and Sociology model regards a mechanisms for the integration of formal and informal relationships at every level causal, like at the micro level (individual, meso (group or organization and the macro level in the form of environmental policy (policy environment which affect the system development and agribusiness. This study aims to generate the government policy which should be able to increase the bargaining power of dairy farmers in development their agribusiness through the strengthening of economic and social capital to create competitive dairy farmers. Keywords:

  5. Strategi Pengembangan Usaha Kuliner di Kota Malang Berbasis Ekonomi Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    LB. Ruth Florida W. M. Hutabarat

    2015-03-01

    Full Text Available This study is used to determine the culinary business development strategy in Malang. This study uses descriptive qualitative method with a case study. Informants in this study come from the culinary business runners in the cluster, the Department of Tourism, and Department of Trade and Industry of Malang. Based on this study is found that in the culinary cluster in Jl. Pulosari and Jl. Kawi has great potential to be developed with creative economic development model.

  6. Model Pengembangan Produk Jasa Baru pada Perusahaan Jasa Logistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darjat Sudrajat

    2013-05-01

    Full Text Available The process of developing new product/service is a very important activity in every company, not only in manufacturing but also in corporate services company. Every successful company in new product development activities usually does in gradual and continuous process and supported by effective development organization in managing new products. Experiences and learning assist each company in the process of new product development in sustainable manner. Extensive studies on customers and potential customers as well as the competition are vital in managing the development of new product/service effective. Logistics Service Provider in Indonesia would also require the development of new product/service in order to survive, and even thrive in the midst of constantly increasing competition from local and multinational companies. To be able to process them effectively and efficiently, it needs a model that fits the characteristics of business and industry. Due to existing concepts in the development of new product/service is different, problems arise in accordance to concept of the industry. Thus, the purpose of this study is to obtain a model of the development of new product/service appropriate to apply in the logistic service industries. The study was conducted by in-depth interview to some logistic service providers and then relate it to the existing concepts. Then, it is obtained a model of the development of new product/service appropriate to relevant industries. Logistic product/service varies widely, depending on the needs or requirements of the consumers. Based on the results of the research of some logistic service providers and the study on the  existing conceptual models, process models of new product development services on logistic service companies include identifying customer needs, requirement analysis, service design, service selection, service implementation, market launch, dan performance evaluation stages.

  7. Pengembangan Model Daya Saing UMKM Batik Melalui ECS

    OpenAIRE

    Retno Dewanti; Ina Melati; Freddy P. Simbolon

    2013-01-01

    SMEC has high durability against any unpleasant economic conditions. Moreover, SMALL MEDIUM ENTERPRISES of batik has had the ability to produce export and derived foreign exchange for the country. It is important to continue to do the construction and development of batik industry competitiveness in order to compete in this era of free trade. The purpose of this research is to find a development Model as an integrated system capability of integrating Indonesian batik business, which is  suppo...

  8. PENGEMBANGAN PRODUKSI KERAJINAN SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Maisaroh

    2012-01-01

    Full Text Available The research is aimed at finding the dominan factors do develop the small-scale industry as an effortto the poor program to empower the society. By using the methodology participation action researh(PAR involving the active participation of the society, Especially to the small craftsment to clarify theproblems and how find the solution. The collecting is done by using the method of simple randomsampling against 100 respondents sample of the small-scale industrial housholds. The result of thesurvey shows that skill factor and the marketing factor belong to the core variable. Which each of themhas the higest elasticity against the product to the amount of 0.4147 or 41,47% and 0.2517 or 25,17%.Accordingly, the recomendation to develop the small-scale industry as reflected on the increasingproduct, it is hoped to give priority to the skill factor and marketing factor then to the capital factor orother factor.Keywords: skill, marketing and capital factor to develop the small craftsment solution.

  9. PENGEMBANGAN MEDIA SMILE-FLASH BERPENDEKATAN CHEMO-EDUTAINMENT PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yan Sandi Nurfitrasari

    2016-01-01

    Full Text Available Media smile-flash merupakan media yang di dalamnya terdapat unsur simulasi, materi, dan lagu. Dengan menyisipkan lagu dalam pembelajaran, proses pembelajaran akan lebih menyenangkan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut pada peningkatan pemahaman konsep, dan (2 mengetahui respon siswa terhadap menggunakan media tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D dengan subjek penelitan adalah siswa kelas XI IPA di sebuah sekolah di Magelang. Objek penelitian adalah media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tahap pengembangan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment dilakukan dengan: (1 pendefinisian, (2 perancangan, dan (3 pengembangan. Instrumen penelitian berupa angket validasi, angket respon siswa dan soal-soal peningkatan pemahaman konsep. Media dinyatakan layak ditinjau dari aspek materi, media, dan bahasa dengan persentase rata-rata sebesar 82,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 penggunaan media berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa, terbukti thitung (12,24 lebih besar dari tkritis (2,05 dan (2 pembelajaran menggunakan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment mendapatkan respon positif dari siswa. Smile-flash media is a medium in which there is an element of simulation, material, and songs. By inserting song learning, the learning process will be more fun that is expected to increase students' understanding. This study aims to (1 know the influence of the media on an improved understanding of the concept, and (2 determine the response of students to use the media in learning. This study is a research & development (R & D with a research subject is class XI IPA at a school in Magelang. The object of research is a medium-flash smile with chemo-edutainment approach to the material solubility and solubility

  10. PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Doyan

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney dan skor gain ternormalisasi (N-gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the

  11. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama dengan Sistem Character Based Integrated Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Kurniati

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakFokus dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu perangkat pembelajaran matematika SMP dengan menerapkan sistem Character Based Integrated Learning yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran tersebut meliputi RPP, LKS, Buku Siswa dan Instru-men Penilaian. Pada sistem Character Based Integrated Learning, kegiatan belajar meng-ajar mengacu pada 9 pilar karakter anak. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap pendefinisian (define, perancangan (de-sign, dan pengembangan (develop dengan mengacu pada kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. RPP, LKS, dan Buku Siswa yang dihasilkan pada penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.73, 4, dan 4 dengan skala 1-4. Selain itu, perangkat pembelajaran tersebut juga memenuhi kriteria kepraktisan karena  85% siswa dan guru menyatakan bahwa perangkat pembelajaran praktis digunakan ketika uji keterbacaan. Serta memenuhi kriteria keefektifan karena terdapat 90% siswa tuntas terhadap hasil belajar dan 80% siswa berkarakter baik. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika, Sistem Character Based Integrated Learning  AbstractThe focus of this research is to develop a set of mathematical learning SMP system by implementing Character -Based Integrated Learning valid, practical, and effective. The learning device includes lesson plans, worksheets, Student Book and Instrument. In Character Based Integrated Learning systems, learning activities refer to the 9 pillars of character kids. Learning software development procedures used in this study is the definition phase (define, design (design, and development (develop with reference to the criteria of validity, practicality and effectiveness. Lesson plans, worksheets, and books produced by students in this study meets the criteria for the validity of the validation scores are respectively 3.73, 4, and 4. In addition, the

  12. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Septiana Sari

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan multimedia berbasis masalah dengan materi redoks, (2 menganalisis kualitas multimedia berbasis masalah, serta (3 menguji keefektifan multimedia berbasis masalah dalam meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan berdasarkan model Borg & Gall. Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui angket untuk validasi media, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi belajar, dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pengembangan multimedia berbasis masalah materi redoks dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengembangan, (2 secara umum kualitas multimedia berbasis masalah termasuk dalam kategori sangat baik, dan (3 multimedia berbasis masalah efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran materi redoks. Kata kunci: multimedia berbasis masalah, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis.   DEVELOPING MULTIMEDIA BASED ON PROBLEM TO INCREASE STUDENT’S LEARNING MOTIVATION AND CRITICAL THINKING SKILL Abstract The aims of this research are (1 developing the multimedia based on problem in redox’s chapter, (2 analysing the quality of multimedia based on problem, and (3 testing the effectiveness of multimedia based on problem in increasing student’s learning motivation and critical thinking skill. This research used Borg & Gall research and development’s model. The subject of the research is the grade X students of SMA Negeri 6 Yogyakarta. The data were collected by using media validation’s questionnaire, learning process observation sheet, learning motivation’s questionnaire and obser-vation sheet, and critical thinking skill’s test. The results of the research show that (1 the development of

  13. SISTEM PENGEMBANGAN KENDALI FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS51 (PetraFuz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thiang Thiang

    1999-01-01

    Full Text Available This paper presents a Fuzzy Logic Development Tool called PetraFuz which has been developed at Control System Laboratory, Electrical Engineering Department, Petra Christian University. The system consists of a hardware target based on MCS51 microcontroller and a software support running under PC Windows. The system is targeted for developing fuzzy logic based systems. It supports fuzzy logic design, evaluation, assembly language generator and downloading process to the target hardware to perform on-line fuzzy process. Process action and fuzzy parameters could be transferred to PC monitor via RS-232 serial communication, this on-line process parameters is used for fuzzy tuning, i.e. fuzzy if-then rules and fuzzy membership functions. The PetraFuz tool helps very much for Fuzzy system developments, it could reduce development time significantly. The tool could spur the development of fuzzy systems based on microcontroller systems such as fuzzy control systems, fuzzy information processing, etc. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan sebuah sistem pengembangan kendali fuzzy logic (PetraFuz, Petra Fuzzy Development System yang dikembangkan oleh laboratorium Sistem Kontrol, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya. Sistem ini terdiri dari perangkat keras sistem mikrokontroler MCS51 dan perangkat lunak pendukung yang berjalan pada PC. Sistem PetraFuz digunakan untuk mengembangkan sistem berbasis fuzzy logic utamanya pada bidang kendali. Kemampuan sistem meliputi pengembangan pada fase perancangan kendali, evaluasi kendali, pembentukan program bahasa assembly MCS51 dan proses downloading program menuju target sistem mikrokontroler MCS51 untuk dieksekusi melakukan kendali pada plant yang nyata. Aksi kendali dapat diakuisi oleh program PC melalui komunikasi serial RS232 sehingga respon kendali dapat digambarkan pada layar monitor untuk dilakukan analisis lebih lanjut yang diperlukan pada proses tuning if-then fuzzy rules

  14. Teologi Pembangunan Berbasis Pengembangan Masyarakat Shalom Pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunus Daniel Anus Laukapitang

    2016-09-01

    Full Text Available Trasformasi dunia dengan kuasa Kristus yang bangkit. Tahun 2011-2016 dengan  Advokasi trasformasi membangun masyarakat damai melalui kuasa Kristus yang bangkit.   Dalam konteks Indonesia secara umum dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, secara khusus jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang-NTT yang umumnya berada di pedesaan secara standard nasional belum mengalami kesejahteraan secara umum dibandingkan dengan daerah yang lain. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan  prinsip-prinsip pembangunan masyarakat damai secara umum maupun Alkitab  serta pendekatan konsep pengembangan masyarakat sehingga pada akhirnya bagaimana prinsip-prinsip teologi dan umum yang berhubungan dengan pengembangan masyarakat dapat diaplikasikan dalam berbagai program pembangunan gereja bagi jemaat sehingga dapat terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat menuju masyarakat shalom itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar mengenai teologi pembangunan melalui pendekatan pengembangan masyarakat shalom memberi dampak secara langsung bagi kemandirian umat GKII Daerah Kupang bila bersatu hati, pikiran dan tindakan dalam membangun perencanaan strategis bersama untuk memaksilkan potensi alam, sumber daya sosial, rohani dan manusia untuk menghadirkan masyarakat shalom pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang – NTT.The transformation of the world through the power of the risen Christ. For the years 2011-2016, a transformation campaign to raise up a community of peace through the power of the risen Christ. In the Indonesian context in general and society in East Nusa Tenggara, specifically in the congregation of the Gereja Kemah Injil Indonesia in the area of Kupang-NTT, that according to national standard is in a rural area, has not yet experienced prosperity when compared to other areas. The purpose of this writing is to explain the general and biblical principles of building a community of peace, along with the approach

  15. KETERKAITAN PRODUK DAN PELAKU DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS HORTIKULTURA UNGGULAN DI PROVINSI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanti Kasimin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the factors that affect the level of production and horticultural income in Aceh Province. Moreover, some obstacles encountered in the development of agribusiness were analyzed and the relationship of actors in leading horticultural agribusiness development in Aceh was examined. Sample was 81 respondents, consisting of farmers, middlemen, agricultural extensions, community leaders, and researchers. T-test, regression and slices of opinion between the various stakeholders were used in this research. The results showed that horticultural production is influenced by the availability of the means of production and technology, while revenue is affected by the sales price and the cost of marketing. Products linkage appeared to be low due to low farmer access to inputs, high pest and disease, and the low sale price. Linkage between actors was also low due to the high dependence of the upstream actors towards downstream actors, the discontent of upstream actors against the payment system of downstream actors, and distrust of downstream actors towards product quality and continuity. Hence, it is necessary for the improvement of policy development and eradication of pests and assistance the means of production, improved selling prices, product quality, and market information.Keywords: agribusiness development, superior holiticulture, locality and synergicABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat produksi dan pendapatanhortikultura di Provinsi Aceh. Selain itu, juga ditelaah beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan agribisnis serta menelaah keterkaitan pelaku dalam pengembangan agribisnis hortikultura unggulan di Aceh. Sampel berjumlah 81 responden, terdiri atas petani, pedagang perantara, penyuluh  pertanian, tokoh masyarakat, dan peneliti. Uji t, regresi berganda dan irisan pendapat antara berbagai pemangku kepentingan digunakan dalam penelitian ini

  16. PENGEMBANGAN MODEL KOLABORASI JIGSAW ROLE PLAYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BEKERJASAMA SISWA KELAS V SD PADA PELAJARAN IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Ari Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model kolaborasi jigsaw, role playing untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama siswa yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Tahap uji coba pengembangan terdiri atas uji coba ahli, uji coba skala terbatas dan uji coba skala luas. Keefektifan model kolaborasi jigsaw role playing  diperoleh rata-rata 51,83 dalam kategori baik diterapkan dalam pelajaran IPS, peningkatan kemampuan bekerjasama siswa hasil N-gain = 0,56 dengan kategori sedang, peningkatan hasil belajar IPS N-gain = 0,50 dengan kategori sedang dan hasil ketuntasan klasikal pembelajaran IPS 97,14%.  Hasil respon guru dan siswa terhadap model yang digunakan adalah berkriteria baik. Model final penelitian ini menghasilkan model kolaborasi jigsaw role playing yang dikemas dalam suatu buku pedoman.

  17. PENGEMBANGAN SOFT SKILL BERBASIS KARIR PADA SMK DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Utaminingsih

    2016-02-01

    Full Text Available The objectives of the study was to find and develop the soft skill learning model based careers on Vocational High School (SMK with Tourism Cluster through a set of tryout and validation. The soft skill development based careers was expected to improve Vocational High Schools’ graduates and fulfill the qualifications which were set by BI (Business and Industry. It was relevant to the President’s policy to improve Indonesian workers. The specific purposes of the study were: (1 to formulate the development of soft skill model design based careers on Vocational High School, (2 to find the soft skill development model based the effective careers on Vocational High Schools, (3 to compile the soft skill model guidance. This study used Research and Development approach, then continued to the field study process, developing the model design, tryout and finally, validation. At the introduction study, it was identified the values and soft skills supporting careers in business and industry. Then, those values became the foundation to (1 formulate the model design, and (2 compile the model develop the soft skills collaboratively involving the parties and stakeholders related to Vocational High Schools with Tourism Cluster, (3 create an effective model guidance. From the process of development above, it was obtained the model design and the soft skill development model guidance to improve the graduates’ careers.

  18. Rancang Bangun Instrumen Tes Kemampuan Keruangan Pengembangan Tes Kemampuan Keruangan Hubert Maier dan Identifikasi Penskoran Berdasar Teori Van Hielle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardhi Prabowo

    2011-12-01

    Full Text Available Tulisan ini berisi mengenai rancang bangun instrumen uji kemampuan keruangan. Sesuai dengan definisi dari Maier, kemampuan keruangan merupakan salah satu kemampuan dasar dari manusia. Maier juga menyebutkan bahwa kemampuan keruangan memiliki hubungan yang kuat dengan kemampuan analitis dan sintesis serta kemampuan aritmatika. Dalam rangka pengembangan uji kemampuan keruangan maka disusunlah instrumen uji kemampuan keruangan yang dalam penskorannya mengadopsi model penskoran dari tes kemampuan keruangan Van Hielle.

  19. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Syarifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2 mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah meliputi (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan bentuk awal produk, (4 uji coba lapangan awal, (5 revisi hasil uji coba lapangan awal, (6 uji coba lapangan, (7 revisi hasil uji coba lapangan dan (8 diseminasi. Subjek uji coba lapangan awal terdiri atas 36 siswa kelas X MIA 6 di SMA N 7 Yogyakarta. Subjek uji coba lapangan pada kelas ekperimen terdiri atas 36 orang siswa kelas X MIA 1 dan pada kelas kontrol terdiri atas 34 orang siswa kelas X MIA 5 di SMA N 7 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, angket untuk mengukur motivasi belajar, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Malcom’s Modeling Method ditinjau dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pengiring layak digunakan di sekolah dengan kategori sangat baik. Hasil uji MANOVA menunjukkan model Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada taraf signifikansi 5 %. Kata Kunci: Malcom’s Modeling Method, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar.   DEVELOPING A PHYSICS INSTRUCTION MODEL BASED ON MALCOLM’S MODELING TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING MOTIVATION Abstract This research aims to (1 develop a physics instruction model based on

  20. Pengembangan Potensi Dana Zakat Produktif Melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosi Rosmawati

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak Kegiatan membayar zakat mempunyai hubungan vertikal yaitu hubungan antara Allah SWT. sebagai Tuhan dan manusia sebagai mahkluk-Nya. Namun, kegiatan membayar zakat juga bersifat muamalat karena mempunyai hubungan horizontal yaitu antara manusia dengan manusia. Pengelolaan zakat bertujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna zakat yang berdampak pada terwujudnya keadilan, kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan. Permasalahan yang dijumpai dalam praktik adalah mengenai penerapan pengembangan potensi dana zakat produktif dan fungsi LAZ dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dihubungkan dengan Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan data dan informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan wawancara, selanjutnya dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi dana zakat produktif melalui fungsi dan peranan LAZ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut Undang-undang Pengelolaan Zakat, adalah melalui program Pembiayaan Modal Usaha bagi fakir miskin dengan menerapkan asas-asas syariat Islam sesuai dengan pendayagunaan dana zakat. Fungsi dan peranan LAZ memberikan kemandirian ekonomi kepada fakir miskin dan berperan sebagai sarana keagamaan yang meningkatkan manfaat dana zakat. Saran dalam pengembangan potensi dana zakat produktif melalui LAZ adalah dengan melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada mitra pembiayaan modal usaha individu dengan lebih intensif, yaitu melalui pengawasan, penyuluhan, pencatatan, dan pendokumentasian transaksi ekonomi syariah untuk menciptakan laporan keuangan usaha yang otentik. Upaya tersebut diharapkan agar proses pengembangan dana zakat produktif terkawal secara syariah sekaligus menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat pelaksana. Abstract The paying of zakat denotes a vertical relationship between God and human as His

  1. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhen Willy Munendra

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran lempar lembing untuk siswa SMP yang layak digunakan. Model pembelajaran yang dikembangkan diharapkan untuk digunakan guru SMP sebagai salah satu bentuk pembelajaran lempar lembing yang baik dan efektif. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1 studi pendahuluan, (2 analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf produk, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 diseminasi produk hasil pengembangan. Uji coba skala kecil dilakukan 20 siswa terhadap siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Karangnongko Klaten. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 60 siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Karangnongko dan SMP Negeri 1 Kemalang Klaten. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku panduan dan CD model pembelajaran lempar lembing untuk siswa SMP, yang berisikan sepuluh model permainan, yaitu permainan: (1 kasvol; (2 bola estafet; (3 target papan; (4 target bola; (5 lempar angka; (6 perang bola; (7 parsim; (8 tardus; (9 pahsim, dan (10 pahdus. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran lempar lembing yang disusun sangat baik dan efektif, sehingga layak digunakan untuk pembelajaran lempar lembing pada siswa SMP. Kata kunci: pengembangan, model pembelajaran lempar lembing DEVELOPING A JAVELIN THROWING TEACHING MODEL FOR SECONDARY SCHOOL STUDENTS Abstract This research aims to produce a javelin throwing teaching model for junior high school students. This javelin throwing teaching model is expected to be used by teacher as a form of good and effective javelin throwing teaching. This research and development was conducted by adapting the steps of research development including: (1

  2. Pengembangan Model Evaluasi Kebijakan Kegiatan Belajar Membaca di Taman Kanak-Kanak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusjiono Rusjiono

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengembangkan model evaluasi kebijakan dan mengkaji implikasi model tersebut terhadap kebijakan kegiatan belajar membaca di Taman Kanak-kanak (TK. Model evaluasi yang dikembangkan mencakup evaluasi konteks, masukan, partisipasi, dan hasil (KMPH. Evaluasi konteks mencakup budaya baca keluarga, ketersediaan bahan bacaan untuk anak di rumah, dan kegiatan literasi keluatga bersama anak. Evaluasi masukan, partisipasi, dan hasil masing-masing terdiri atas satu variabel, yaitu: kesiapan membaca anak, aktivitas anak dalam kegiatan belajar membaca di TK, dan kemampuan membaca anak. Subjek penelitian ini adalah anak TK di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah model persamaan struktural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model KMPH didukung data sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan kegiatan belajar membaca di TK. Kata kunci: pengembangan model evaluasi kebijakan, belajar membaca di taman kanak-kanak

  3. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fembriani -

    2015-08-01

    Full Text Available Proses pembelajaran dalam KTSP memerlukan pengembangan perangkat pembelajaran. Observasi yang peneliti lakukan di kelas IV pada lima sekolah dasar, 80% guru tidak membuat perangkat pembelajaran sendiri, 60% SD masih menggunakan perangkat pembelajaran teacher center, dan 50% belum mengembangkan perangkat pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang sesuai dengan indikator. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp dengan tujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis. Hasil Penelitian menunjukan: (1 pengembangan perangkat pembelajaran learning cycle 7E menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid. Skor rata-rata validasi ahli terhadap silabus 3,6 (sangat baik, RPP 3,7 (sangat baik, bahan ajar 3,5 (sangat baik, LKS 3,6 (sangat baik, dan evaluasi  3,5 (sangat baik. (2 implementasi perangkat  pembelajaran yang valid terbukti efektif karena setelah diberi perlakuan menggunakan model learning cycle 7E terdapat perbedaan antara kelas kontrol dan ekperimen dengan nilai signifikansi 0,02 < 0,05 dan peningkatan hasil N-gain kelas eksperimen sebesar 0,62 yang menunjukan kriteria sedang. (3 Berdasarkan analisis kuisioner, perangkat pembelajaran yang  praktis dapat diterima oleh siswa dan guru sebesar 80% dan 80%. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran IPA model learning cycle 7E adalah valid, efektif, dan praktis.The learning process in school based curiculum requires the development of learning instrument. The observation that researcher done on fourth grade at five Elementary Schools, 80% of teachers do not make their own learning device, 60% of  school teachers still use the teacher learning center, and 50% have not yet developed learning tools to improve critical thinking skills in accordance with the indicators. This study use a model of development Plomp in order to obtain a valid learning device, effective, and practical. The result of

  4. Pembuatan Aplikasi Pengembangan Sistem Pengawasan Kepatuhan Berbasis Web Pada Perusahaan Kontraktor Pertambangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Talitha Almira

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan suatu data atau informasi dapat disimpan dan diperoleh dengan mudah dan cepat. Dari segi ukuran data, juga dapat dilakukan dalam skala yang besar. Bagi perusahaan bisnis, manfaat teknologi informasi ini umumnya di gunakan untuk mencatat, mengolah dan menyajikan data transaksi berdasarkan proses bisnis yang dijalankannya. Perancangan aplikasi system pengawasan kepatuhan pada penelitian ini bertujuan untuk merancang system pengawasan kepatuhan sebagai sarana untuk mengawasi tingkat kepatuhan perusahaan kontraktor pertambangan terhadap peraturan yang berlaku. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dan basisdata SQL Server Local Database. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi sistem pengawasan kepatuhan berbasis website, aplikasi sudah mampu berjalan dengan cukup baik. Hasil pengujian menunjukkan berbagai fitur yang ada pada aplikasi ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

  5. PENGEMBANGAN SISTIM PENCATATAN DAN PELAPORAN DATA DI KLINIK MUHAMMADIYAH MEDICAL CENTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Hakam

    2014-04-01

    Full Text Available Klinik muhammadiyah medical center membutuhkan sistim pencatatan dan pelaporan yang tepat dan akurat. Saat ini, pencatatan dan pemrosesan data berjalan kurang optimal, karena dijalankan dengan sistem manual dengan menggunakan sreadsheet. jadi ketika petugas akan membuat laporan mereka mengalami kesulitan dalam mencari dan menyusun data yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan draf dari sistim pencatatan dan pelaporan data registrasi. Jenis penelitian ini adalah pengembangan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif . Dalam penelitian ini, pengumpulan dan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling . Dari hasil identifikasi pengguna , peneliti mulai merancang diagram alir data ( DFD , diagram hubungan entitas ( ERD , database dan desain antarmuka sistem , serta yang dicetak dari laporan yang dihasilkan . Dengan desain sistem ini , diharapkan menjadi masukan yang berguna bagi lembaga . Tapi desain sistem ini masih banyak kekurangan , seperti subsistem tidak lain dan integrasi antara desain yang ada terbatas pada bagian pendaftaran saja

  6. IMPLEMENTASI METODE EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PENGEMBANGAN SOFTSKILLS MAHASISWA YANG MENUNJANG INTEGRASI TEKNOLOGI, MANAJEMEN DAN BISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahayu S. Purnami

    2013-04-01

    Full Text Available Integrasi teknologi, manajemen dan bisnis yang menghasilkan produk yang unggul, inovatif dan kompetitif tidak hanya tergantung pada penguasaan hardskills para pelakunya, namun juga perlu penguasaan softskills termasuk bagi para mahasiswa. Pembekalan softskills bagi mahasiswa menjadi sangat penting supaya mereka tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesionalitas (hardskills saja, namun juga kemampuan intrapersonal dan interpersonal (softskills. Kemampuan intrapersonal meliputi kesadaran diri dan kemampuan diri. Sedangkan kemampuan interpersonal meliputi kesadaran sosial dan kemampuan sosial. Pembelajaran softskills mengantarkan peserta didik untuk mengalami perubahan perilaku secara perlahan-lahan sehingga mereka menjalankan, merasakan manfaat yang diperoleh hingga menjadi kebiasaan. Experiential learning merupakan sebuah proses pembelajaran dimana para pembelajar menggabungkan pengetahuan, keterampilan dan nilai melalui pengalaman-pengalaman langsung. Pembelajaran akan lebih optimal apabila para peserta dilibatkan. Ide dan prinsip-prinsip yang dialami dan ditemukan oleh para pembelajar akan lebih efektif dalam perubahan perilaku. Makalah ini memaparkan konsep pengembangan softskills dengan metode experiential learning dan peningkatan peran dosen sebagai fasilitator.

  7. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROGRAM LINEAR MENGGUNAKAN APLIKASI GEOGEBRA BERBANTUAN ANDROID DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Fazar

    2016-02-01

    Full Text Available Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Penggunaan media teknologi dalam pembelajaran memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran secara individual (individual learning dengan menumbuhkan kemandirian dalam proses belajar, sehingga siswa akan mengalami proses yang jauh lebih bermakna dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Salah satu solusinya adalah pembelajaran menggunakan aplikasi GeoGebra berbantuan Android. Dari hasil penelitian diperoleh data observasi keaktifan siswa rata-rata 86,09 dengan kategori sangat baik. Dari minat siswa 90,32% kategori sangat berminat dan 9,68% kategori berminat. Dari hasil tes diperoleh 38,72% kategori sangat baik, 48,38% kategori baik, dan 12,90% kategori cukup.  Dengan demikian pengembangan Lembar Aktivitas Siswa (LAS pada pokok bahasan program linear menggunakan aplikasi GeoGebra berbantuan android yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap peningkatan kemampuan pemahaman siswa dan bahan ajar yang dihasilkan telah dinyatakan valid, praktis, dan mempunyai efek potensial terhadap pemaham konsep matematika.

  8. ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MODUL INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (MIBP DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Made Citrawathi

    2016-08-01

    Full Text Available melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan dan penyusunan modul inkuri berbasis pertanyaan (MIBP. MIBP disusun untuk memfasilitasi pembelajaran sains agar dapat meningkatkan penguasaan konsep biologi, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir siswa SMP. Pengembangan MIBP menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu 1 Menganalisis, 2 Mendisain, 3 Mengembangkan dan produksi, 4 Mengimplementasikan, dan 5 Mengevaluasi. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 tahun. Pada tahun pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan mendisain MIBP. Subjek penelitian adalah guru IPA SMP Negeri dan Swasta di Kecamatan Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kurikulum yang digunakan di SMPN 1,SMPN 2, dan SMPN 4 adalah kurikulum 2013, sedangkan di SMP lainnya masih menggunakan kurikulum 2006. Kemampuan guru bertanya untuk meningkatkan keterampilan proses sains, penguasaan konsep, dan kemampuan berpikir belum optimal. Hal ini ditunjukkan dari jenis pertanyaan yang diajukan guru 85,8 persen bersifat konvergen, dan 14,2 persen bersifat divergen. Berdasarkan pertanyaan menurut Taksonomi Bloom, pertanyaan yang diajukan guru 74,4 persen pertanyaan ingatan, 22,6 persen pemahaman, 2,68 persen aplikasi, dan 0,32 persen analisis. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru adalah memfasilitasi pembelajarannya dengan MIBP. Dari karakteristik perkembangan kognitifnya, siswa SMP dapat dibelajarkan dengan strategi inkuiri, dan guru setuju dengan pengembangan MIBP. Kata kunci: Kemampuan berpikir, keterampilan proses sains, Modul Inkuiri Berbasis Pertanyaan, penguasaan konsep Pertanyaan, penguasaan konsep Abstract The purpose of this study was to analyze the need for the development and preparation of question-based inquiry module (QBIM. QBIM was designed conceiv to

  9. PARIWISATA KREATIF DAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS BAMBU DALAM PENGEMBANGAN MODEL BISNIS CV SURATIN BAMBOO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Ayu Tenara Kardinia Cidhy

    2016-09-01

    Full Text Available The objective of this study was to design a prototype of a future business model which would be adopted to achieve balance between the aspects of new business opportunities and competitive advantages of CV Suratin Bamboo. The analytical method utilized in the study was the business model canvas approach (BMC supported by the blue ocean strategy and SWOT.  The results revealed that through this business model development, bamboo workshop is expected to provide information regarding bamboo derived products, raise awareness of preserving the indigenous bamboo culture, increase sense of belonging to domestic products, as well as become the primary support of innovation and ideas in constructing Indonesia as a nation. Meanwhile, for businesses actors, besides increasing revenue, conducting bamboo workshops is expected to increase the company growths for the long term. The opportunity to maneuver in the development of bamboo-based business model demonstrates that bamboo business with high quality products has both tangible and intangible potentials to be developed further.Keywords: bamboo, blue ocean strategy, business model canvas, creative tourism, extracurricularABSTRAKTujuan penelitian ini adalah merancang prototype model bisnis masa depan yang akan digunakan untuk menemukan keseimbangan antara aspek peluang bisnis yang baru dan aspek keuntungan kompetitif CV Suratin Bamboo. Metode analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan kanvas model bisnis (BMC dilengkapi dengan blue ocean strategy serta SWOT. Hasil penelitian menunjukkan melalui pengembangan model bisnis ini, pelatihan bambu diharapkan mampu memberikan informasi tentang produk turunan bambu, meningkatkan kesadaran melestarikan kearifan lokal budaya bambu, meningkatkan rasa cinta produk dalam negeri, serta menjadi pendorong lahirnya inovasi dan gagasan yang membangun bangsa Indonesia. Sementara bagi pelaku usaha, selain peningkatan revenue, pelatihan bambu diharapkan mampu meningkatkan

  10. PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATERI SEGITIGA DI KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1mengetahui karakteristik LKS berbasis Project Based Learning (PjBL yang valid dan praktis dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII; (2mengetahui efek potensial penggunaan LKS berbasis PjBL terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Metode penelitian pengembangan yang digunakan adalah model  ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walkthrough, tes hasil belajar dan angket. Dari tes hasil belajar, diperoleh bahwa sebesar 82,5% siswa telah mencapai kategori tuntas dan 17,5% belum tuntas dengan KKM 75. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk LKS berbasis PjBL yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar, kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. LKS yang telah direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1 LKS bebasis PjBL yang dikembangkan valid, tergambar dari konten (sesuai dengan kurikulum untuk materi segitiga, konstruk (sesuai dengan prinsip PjBL, dan bahasa (sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD. Kepraktisan tergambar dari proses kerja siswa dalam melaksanakan LKS dan hasil angket respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL; (2 dari hasil latihan yang dikerjakan oleh siswa, LKS berbasis PjBL memiliki efek potensial terhadap hasil belajar, yakni sebanyak 33 siswa termasuk kategori tuntas (82,5% dan 7 orang belum tuntas (17,5%, dengan KKM 75. Kata Kunci : LKS, Project Based Learning DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3626.1-12

  11. PENGEMBANGAN KURSI RODA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN RUANG GERAK PENDERITA CACAT KAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Londen Batan

    2006-01-01

    Full Text Available According to the survey to the wheelchair users in Surabaya, it is found that 70% of the respondents want to have activities inside or outside their home independently. Therefore, a wheelchair that can satisfy their requirements is on demand. In this research we used an integrated product development to design a wheelchair. We simulated the ergonomic design by a method so called RULA for static load 150 kg. This proposed wheelchair is an ergonomic wheelchair. It is a wheelchair, that satisfies the safety regulations. By using a joystick, a user can control the wheelchair to move forward and backward, to set the seat up and down as convenience as they want to. We hope that this wheelchair can help the physical handicaps to move more freely and have more activities than before. Abstract in Bahasa Indonesia : Hasil kuisioner yang disebarkan ke pemakai kursi roda di kota Surabaya pada akhir 2005 dan awal 2006 menunjukkan bahwa 70% reponden tidak menginginkan lagi didampingi oleh seorang pemandu para saat mereka beraktifitas di dalam maupun di luar rumah. Sehingga, sebagai transportasi yang sangat dibutuhkan oleh penderita cacat kaki, kursi roda perlu untuk dikembangkan berdasarkan permintaan dan keinginan mereka. Pada makalah ini akan dipaparkan metode pengembangkan kursi roda yang didasarkan pada metode pengembangan produk terintegrasi. Melalui analisa kekuatan material pada beban statis 150 kg dan simulasi kenyamanan dengan metode RULA, dapat dirancang sebuah kursi roda yang aman dan nyaman, dapat bergerak maju mundur, tempat duduk dapat naik turun serta seluruh gerakannya dikontrol sendiri oleh pemakai kursi roda. Pengembangan kursi roda ini diharapkan dapat meningkatkan ruang gerak penderita cacat kaki dalam beraktifitas. Kata kunci: kursi roda, transportasi, aman, nyaman, simulasi, RULA.

  12. ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUB SEKTOR BAHAN PANGAN DI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaenuri

    2017-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1. Komoditas tanaman bahan makanan unggulan apa saja yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Boyolali, 2 Bagaimana strategi perencanaan pengembangan subsektor tanaman bahan makanan dilihat dari kelengkapan infrastruktur di Kabupaten Boyolali, 3 Bagaimana laju pertumbuhan sektor tanaman bahan makanan yang dimiliki tiap kecamatan di Kabupaten Boyolali. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis Location Quotient (LQ, Shift Share (SS, Klassen Typologi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis Location Quotient (LQ diketahui pengembangan komoditas padi terdapat di Kecamatan Ngemplak, Kecamatan Banyudono, Kecamatan Sawit. Komoditas tanaman jagung terdapat di Kecamatan Selo, Kecamatan Ampel, Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Musuk. Komoditas ubi kayu di Kecamatan Klego, kecamatan Simo. Komoditas ubi jalar di Kecamatan Selo, Kecamatan Simo dan Kecamatan Mojosongo. Komoditas kacang tanah ada di Kecamatan Boyolali dan Kecamatan Nogosari. Komoditas kedelai di Kecamatan Juwangi, Kecamatan Sambi, Kecamatn Kemusu dan Kecamatan Wonosegoro. The problems that were in this research is 1 Commodities food plants seed material what it was in each carpel kecamatan in kabupaten boyolali, 2 how strategy sub planning the development of the food crops sector seen from the completeness of the infrastructure in boyolali district, 3 how sector growth rate of plants of food material possessed every sub-district in boyolali district. The data used was secondary data. Data analysis methods using analysis loqation quotient (LQ, shift share (SS, klassen typologi . According to the research using analysis loqation quotient (LQ development rice is in in ngemplak, in banyudono, in palm. Corn is crops in district violoncello, in ampel, in cepogo and in musuk. Commodities cassava in district klego, in simo. Commodities sweet potatoes in in violoncello, in simo and

  13. PENGEMBANGAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT BERBASIS SISTEM E-COMMERCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiarto Montana

    2010-10-01

    Full Text Available PT Dwisanjaya Abadi Mukti is a company engaged in distributing Pertamina lubricating agent with products for industrial and automotive lubricants. Therefore, companies need a Customer Relationship Management E-commerce-based systems, to address the issues of purchasing and service to customers that are still conducted manually. Systems analysis is done through observation interviews, and literature; analysis of survey findings; and identification of information needs from survey. The system is designed to give advantage to the user as to obtain the desired information quickly, to acquire new customers, improve customer relationships, and retain customers; other than that for the company this system reduces operating costs, more efficient time, accessible anytime and anywhere, improving work productivity, increase sales, increase the number of customers, and improve customer satisfaction.Keywords: customer relationship management, e-commerce, front end, back end

  14. PENGEMBANGAN SANDPILE MODEL UNTUK MEMPREDIKSI SISTEM YANG DALAM KONDISI CHAOTIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Bukhori

    2007-01-01

    Full Text Available Chaotic condition or dynamic system (in physics is a condition that a system always grows. In a system that has chaotic condition, a method to predicti the future condition is needed. This method is important to support the decision for industry or organization.Chaotic condition also has happened in the industry or organizations that will launch a new product. Launching the new product not only influence this new product but also influence the product in the market. Sand pile model is an algorithm that designed wit illustration of sand pile in the real life. In this research a sand pile model for solved the chaotic condition is developed. The result of this research shows that sand pile model algorithm can be used to solve the chaotic condition with pay attention of add inside, rounds and surface parameters. Abstract in Bahasa Indonesia : Keadaan chaotic atau dalam ilmu fisika disebut sebagai dynamic system merupakan kondisi dimana sistem selalu berkembang. Pada sistem yang memiliki kondisi chaotic ini dibutuhkan metode yang cukup rumit untuk memprediksi kondisi yang akan datang, padahal prediksi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk menentukan suatu keputusan yang diambil suatu perusahaan atau organisasi yang berpengaruh pada kondisi yang direncanakan. Keadaan chaotic ini juga terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Peluncuran suatu produk baru atau fitur tambahan dari produk yang sudah ada tidak hanya mempengaruhi produk yang akan diluncurkan, akan tetapi juga mempengaruhi produk yang sudah ada. Sandpile model merupakan algoritma yang dibuat dengan mengilustrasikan prinsip bagaimana perilaku sandpile pada real-life. Pada penelitian ini dikembangkan sandpile model untuk memecahkan keadaan chaotic pada saat perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Dari hasil penelitian didapatkan

  15. PENGEMBANGAN EMPLOYABILITY SKILLS SISWA SMK DITINJAU DARI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-07-01

    Full Text Available The industry now needs a workforce that has the technical skills and employability skills. Completion of the CMS so that students have a technical skill and employability skills based on a scientific approach to implementation that is one indicator of the quality of learning. This research aims to know the contribution of the scientific approach towards implementation of employability skills the students of SMK Package Engineering Machining in South Sulawesi. Research using quantitative non experimental design approach is the type of survey that is ex-post facto. Pupulasi research is a grade XII Package Engineering Machining on SMK in South Sulawesi as much as 503 students with samples of 221. Data collection techniques used are the now. Research data were analyzed with descriptive analysis, comfirmatory factor analysis (CFA, regression analysis. The data analysis was done with the help of SPSS software version 4.5 for Windows and version of LISREL 9.10 Windows Application. Based on the results of the study it can be concluded that the implementation of the scientific approach contributes to employability skills students of SMK Package Engineering Machining in South Sulawesi. Therefore it can be said that the implementation of the scientific approach as a system of learning can develop employability skills graduates SMK. Industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis dan employability skill. Penyiapan siswa SMK agar memiliki keterampilan teknis dan employability skills berpangkal pada implementasi pendekatan saintifik yang merupakan salah satu indikator kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi implementasi pendekatan saintifik terhadap employability skills siswa SMK Paket Keahlian Teknik Pemesinan di Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan non eksperimen jenis survey yang bersifat ex-post facto. Pupulasi penelitian adalah siswa kelas XII Paket

  16. Pengembangan Model Daya Saing UMKM Batik Melalui ECS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Dewanti

    2013-05-01

    Full Text Available SMEC has high durability against any unpleasant economic conditions. Moreover, SMALL MEDIUM ENTERPRISES of batik has had the ability to produce export and derived foreign exchange for the country. It is important to continue to do the construction and development of batik industry competitiveness in order to compete in this era of free trade. The purpose of this research is to find a development Model as an integrated system capability of integrating Indonesian batik business, which is  supported by the existing infrastructure so that it is capable of being one of the pre-eminent business typical batik Indonesia which has been recognized as one of the world heritage of Indonesian as a nation. Methods the study was a qualitative Method to find the organization model and hybrid formulation of e community system to support collaboration among organizations. This research has enabled independent business group supported a Hybrid organization building strength together in the era of globalization based on Electronic Community System that is driven by each component in the Hybrid Organization.

  17. PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI BIONANOKOMPOSIT FILLER BIOMASSA ROTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nikmatin

    2014-12-01

    Full Text Available Rattan biomass is a fiber waste from processing industry of rattan. Its abundant availability, as well as does not threaten the balance of food and feed, make it a potential source as raw material for composite filler of cellulose nanoparticles. To obtain a high cellulose content, it was inoculated with White rote fungi and Aspergillus niger. The experiments were conducted at inoculation time of 15, 21, and 30 days. The results showed that biomass of rattan extracted with White rote fungi and Aspergillus niger reached maximum cellulose content at the inoculation time of 21 days ie 76.47% cellulose, lignin 2.39%, and 20% moisture content. Cellulose has a monoclinic crystal structure, a =7.87; b=10.31; c=10.13 α= γ = 90, β=120. Nanoparticles were produced by disk mill-hummer mill method with variation milling time of 15, 30, and 45 minutes. Collision, friction, and heat for 30 minutes of milling could produce energy that was transferred to the particles and caused cavitation which resulted particles of 16.22-51.30 nm particle size. Production of test piece and prototype of nanocomposite using TSE and injection molding produced material which has 2 phases of crystal structure, namely monoclinic, and orthorhombic phases. The mechanical properties of impact strength was 67.769 J/m and hardness of 79.97 HRR. Thermal properties and density of bionanokomposit showed comparable values with synthetic composites.

  18. INDUSTRIALISASI PERIKANAN DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH DI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakim Miftakhul Huda

    2015-05-01

    Full Text Available Disparity of development, poverty and unemployment is one of the main problems of East Java Province. On the other hand East Java province has great potential fishery. This study aims to analyze the role of the fisheries sub-sector in the regional economy of East Java province, knowing the factors that influence the fisheries development and arrange  the fisheries development strategy in  East Java province. Processing data using descriptive analysis, input-output (IO and multiple linear regression. Fish processing subsector provide the largest multipliers of employment, output and value added among fisheries subsector. Inland fisheries subsector provide the largest of total linkages between fishery subsector, whereas the marine fisheries subsector have the largest of output value among the fishery subsector. Labor and maritime affairs and fisheries budget have a positive influence on the development of fisheries. Fisheries development strategy should be carried out simultaneously between marine, inland and fisheries processing. Fisheries industrialization strategy is expected to increase the value added of fisheries and reduce the disparity of development, poverty and unemployment.

  19. PENGEMBANGAN STRATEGI AGRIBISNIS SAPI POTONG DI KABUPATEN BONDOWOSO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmaul Khusna

    2016-08-01

    Full Text Available Bondowoso district has a primary program to become the center of beef cattle to increase the national of beef supply. The fulfillment of beef supply can be achieved by agribusiness development strategy in Bondowoso district. This study has three main objectives that include the following: a Identify the external and internal factors that affect the development agribusiness of beef cattle in Bondowoso district; b Analyze the alternative strategies for improving agribusiness of beef cattle in Bondowoso district; and c Determine strategies priorities that can be applied in development agribusiness of beef cattle in Bondowoso district. The analysis that performed in analysis of data is: IFE, EFE, IE, SWOT, and QSPM. Based on SWOT matrix analysis there are five alternative strategies: the integration between agribusiness sub system, the strategy to increase the number of the population, training in managerial and technology, increasing the quantity, and the quality of production. The strategy priority were used Quantitative Strategies Planning Matrix (QSPM analysis was the integration on agribusiness sub system. The sub system integration can be done by integrating the department of livestock and fisheries with the department of forestry and plantation area to make a husbandry which integrated with plants. Department of livestock and fisheries also can cooperate with the promotion and investment to invite the investor to establish business or industry in Bondowoso. The Government can cooperate with university to conduct information and provide training the farmers. If all aspects in subsystem could be synergistic the Development of Beef Cattle Agribusiness in Bondowoso district can be implemented well.

  20. Pengembangan Aplikasi E-Crm pada PT Trafoindo Prima Perkasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Honni Honni

    2008-10-01

    Full Text Available Various surveys show that the key to corporate success lies not only on the product or service being offered but how far the company’s efforts to satisfy the needs of its customers. Companies have to provide products or services that match customer needs and wants, and then maintain close relations with customers. Customer loyalty will be the key to success, not only in the short term but sustainable competitive advantage. This is because customer loyalty has strategic value for the company. One way that proved effective and successful to meet and satisfy customer needs is through the CRM (Customer Relationship Management. CRM is not new in the business world. Customer Relationship has long been applied by traditional businessmen. Technology in the form of a web can be utilized as a catalyst in improving the quality of CRM. Combining Technology and CRM in a business called E-CRM. E-CRM application development web based on PT Trafoindo Prima Perkasa aims to analyze and design company and customer needs. The research method used in this writing is descriptive survey method primarily associated with the customer. The analysis tool used is the model porter five forces and industry analysis: CPM Matrix, the External Factor Evaluation Matrix (EFE, the Internal Factor Evaluation Matrix (IFE, SWOT Matrix, IE Matrix, SPACE Matrix, and Grand Strategy Matrix to identify alternative strategies can be applied. Alternative strategy is then measured with a Matrix QSP charm, coupled with the approach of Object Oriented Analysis and Design as the basis for the development of E-CRM application based on web. Conclusions obtained are E-CRM applications have produced work as expected.Keywords: development, application of E-CRM, Trafoindo Prima Perkasa

  1. PENGEMBANGAN DAYA SAING UMKM DI MALAYSIA DAN SINGAPURA: SEBUAH KOMPARASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Mongid

    2017-03-01

    Full Text Available Small and medium enterprises (SMEs play a vital role in the Singapore and Malaysian economy and areconsidered to be the backbone of industrial development in the countries. This paper tries to investigate howgovernment play role in development of SMEs and in what kind of support. The key messages from this paperare SMEs in both countries were facing some similar problems especially from foreign competitors and accessto business opportunities but both had a different approach. In Malaysia, it is very clear that SMEs developmentis a part of efforts to restructure economic activities among ethnics groups. National Strategy for SMEdevelopment is also put in place. There is a synergic effort among government bodies to develop SMEs. BankNegara Malaysia plays an active role in supporting and financing. In Singapore, SMEs development programsare aimed as a conscious effort to foster local private enterprise. The strategy is applied to support theestablishment, development and then internationalization. Internationalization is stressed as Singapore openseconomy where free trade and globalization are as the soul. In the effort, no protection is given but support.Government strategy is to improve Money, Managerial, Market and Know-how it does. To increase access toglobal market, government assists SMEs in term of competency, connection and capital. Government requiresthe MNCs to serve both as mentors and as market outlets for their products. The target is to achieve theinternational competitiveness of SMEs through technology and international marketing requisites such asglobal standard and quality on the hope, SMEs will become a valuable partner in the future economic developmentof Singapore.

  2. KAJIAN POTENSI PEMAKAMAN SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU PERKOTAAN, STUDI KASUS: TPU KOTA PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustiah Wulandari

    2014-07-01

    ecologically. Cemetery is one of the urban open space that has not been effectively utilized as a green space. Characteristics cemetery in Indonesia as a public cemetery and the private cemetery have advantages and disadvantages for use as green open space. Analysis of the utilization of public cemeteries as open green space is done by comparing the variables of each indicator function of green open space, such as a social function, physical function, and aesthetic functions. The resulting conclusion is that no area of the public cemetery that optimally meets the physical function as green open space. Cemetery area which fulfills a social function of green open space is the Islamic cemetery, Christian cemetery, and Chinese cemetery. While the aesthetic function can be fulfilled by  Christian Cemetery dan Tionghoa cemetery REFERENCES Aswad. 2004. Studi Konsep Pengembangan Penataan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Pusat Kota Pangkalan Bun Kalimantan Timur. Jurnal ASPI. Vol 3 , April, 58-79 Departemen Dalam Negeri. 1988. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1988 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Perkotaan. Jakarta: Departemen Dalam Negeri Departemen Dalam Negeri. 2007. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan. Jakarta: Departemen Dalam Negeri Sekretariat Negara. 1987. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1987 tentang Penyediaan Dan Penggunaan Tanah Untuk Keperluan Tempat Pemakaman. Jakarta: Sekretariat Negara

  3. POTENSI PENGEMBANGAN CACING LAUT (POLYCHAETA SEBAGAI SUMBER PAKAN INDUK UDANG WINDU DI KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Haryadi

    2012-12-01

    Full Text Available Permintaan terhadap cacing laut sebagai sumber pakan induk terus meningkat. Sementara ketersediaan cacing di habitatnya sudah mulai menurun. Hal ini disebabkan telah rusaknya ekosistem pantai terutama mangrove akibat dikonversi lahan mangrove menjadi lahan budidaya tambak. Untuk itu, kajian potensi terhadap potensi cacing laut di perairan pantai. Kabupaten Barru menjadi hal menarik karena diharapkan dapat memberikan gambaran terhadap kondisi terkini dari populasi dan habitat serta jumlah kebutuhan hatceri terhadap cacing sebagai sumber pakan broodstock udang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode survai dengan teknik purposive sampling method dan intervews dengan responden yang terdiri atas pemilik hatcheri, penjual cacing, dan penangkap cacing laut. Survai dilakukan pada tanggal 11-12 April 2012 di Desa Mallawa dan Ujung Labua Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru. Hasil survai menunjukkan bahwa umumnya hatcheri di Kabupaten Barru menggunakan cacing laut sebagai pakan induk udang. Jumlah populasi cacing sedikit menurun, terutama di kawasan habitat yang berpasir dibandingkan dengan habitat cacing yamg berada di bawah tegakan mangrove.

  4. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO CERITA PENDEK YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK BAGI PESERTA DIDIK PENDIDIKAN MENENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfah Barliana

    2015-08-01

    Full Text Available Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1 kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter menurut persepsi guru dan peserta didik, (2 karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter, (3 wujud media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dan buku panduan yang dikembangkan, (4 keefektifan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Analisis hasil penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik SMK/ SMA Kabupaten Tegal. Di dalam penelitian pengembangan ini digunakan pendekatan Research and Development (R&D dari Borg and Gall (1983:775-776 yang telah diadaptasi oleh Sukmadinata (2011:169-170. Hasil penelitian ini adalah (1 deskripsi hasil analisis kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen menurut persepsi guru dan peserta didik. (2 rumusan karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen, (3 wujud pengembangan media pembelajaran audio cerpen berupa DVD yang berisi 5 buah rekaman cerpen, rekaman soal uraian dan pilihan ganda. Nilai pendidikan  karakter yang diintegrasikan ke dalam cerpen-cerpen tersebut ada 13. Keempat penguji memberikan penilaian sangat baik terhadap media audio menyimak cerpen dan buku panduan. (4 hasil uji keefektifan mengalami peningkatan sebesar 0,656. Peningkatan tersebut termasuk kategori sedang. This study is an attempt to find out the application audio media is needed by the teacher and the student, types of characteristic developing audio media in teaching listening, designed of textbook are developed in listening by using audio media, extend does the audio media of listening influence the teaching learning process. The subject of the study are the

  5. Kajian awal granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang: studi kasus di gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahrul Purnawan

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract. Granulometric study is considered as a tool to predict sediment formation process in an aquatic environment. This paper discusses brief assessment of granulometri studies on seagrass and coral reef areas in Indonesia by collecting samples at Pari Island waters. Sediment samples were taken in May 2008 near the coral reefs and seagrass area in the cluster of Pari Island waters, Seribu Islands, Jakarta. The wet sieving method was done to separate the sediment samples based on grain size. Statistical analysis i.e., mean, sorting, skewness, and kurtosis at both locations showed a considerably complex energy works on the sediment distribution in these locations. Keywords: granulometry; sediment; coral reef; seagrass   Abstrak. Studi granulometri dapat menjadi alat penduga proses terbentuknya sedimen di suatu lingkungan perairan. Tulisan ini membahas kajian ringkas studi granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang di Indonesia dengan mengambil contoh di perairan Pulau Pari. Sampel sedimen diambil pada Mei 2008 di kawasan terumbu karang dan lamun pada perairan gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode ayak basah dilakukan untuk memisahkan sampel sedimen berdasarkan ukuran butir. Hasil analisis statistik ukuran butiran berupa mean, sorting, skewness, dan kurtosis pada kedua lokasi mengindikasikan fungsi energi yang cukup kompleks bekerja terhadap sebaran sedimen di lokasi tersebut. Kata kunci: granulometri; sedimen; terumbu karang; padang lamun

  6. Kajian Kinerja Teknis Proses dan Operasi Unit Koagulasi-Flokulasi-Sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Chamdan

    2013-09-01

    Full Text Available Salah satu instalasi pengolahan air (IPA yang akan dibahas dalam tugas akhir ini adalah IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo. Dalam proses dan pengoperasian IPA Kedunguling, terdapat permasalahan yang cukup penting dikarenakan pembubuhan koagulan tanpa perhitungan dahulu (perkiraan sehingga tidak tercapai dosis optimum. Meninjau dari permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan kajian efisiensi proses dan operasi pada unit koagulasi-flokulasi-sedimentasi. Analisa proses dalam unit koagulasi-flokulasi-sedimentasi didapatkan dari hasil penelitian penentuan dosis optimum koagulan menggunakan metode jar test serta mengukur parameter air yaitu kekeruhan, pH air dan waktu pengendapan. Koagulan yang dipakai adalah Poly Aluminium Chloride (PAC. Sedangkan, analisa sistem operasionalnya didapatkan dari membandingkan antara hasil perhitungan menurut kondisi eksisting mengenai parameter yang merupakan faktor penting sistem operasional tiap unit bangunan dengan kriteria desain. Dosis optimum koagulan pada musim kemarau dan musim penghujan yang didapatkan sama yaitu 75 ppm sedangkan dosis koagulan rata – rata yang dipakai di IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo adalah 78,56 ppm. Sistem operasional tiap unit bangunan sudah memenuhi kriteria desain bangunan koagulasi dan flokulasi, sedangkan tidak pada bangunan sedimentasi.

  7. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layin Fauziyah

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang menun-jang pendidikan karakter siswa kelas V sekolah dasar yang layak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga memuat tahapan define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKS, bahan ajar/buku siswa dan tes hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembel-ajaran, pemilihan media, pemilihan format, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar observasi karakter siswa, dan lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan RPP yang menunjang pendidikan karakter. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang menunjang pendidikan karakter pada materi pecahan. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dengan kategori cukup valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan dapat membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan peningkatan karakter siswa di setiap pertemuan. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING MATHEMATIC TEACHING KITS THAT SUPPORT THE CHARACTER EDUCATION OF THE STUDENTS IN CLASS V OF ELEMENTARY SCHOOLS ABSTRACT This research aims to develop appropriate mathematic teaching kits that support

  8. PENGEMBANGAN MEDIA GAME INTERAKTIF BILINGUAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Getut Pramesti

    2014-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran matematika setelah dilakukan pengembangan media game interaktif bilingual berbasis pendidikan karakter pada siswa kelas XII IPS 4 SMAN I EX RSBI Karanganyar. Pengembangan media dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan penguasaan konsep materi siswa yang ditinjau dari kemampuan kognitif dan karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas XII IPS 4 SMAN 1 EX RSBI Karangayar.  Dibuat skenario dalam setiap siklus dengan tiga kali pertemuan dengan terlebih dahulu dilakukan pengukuran terhadap kemampuan kognitif dan karakter pada masa pra-siklus. Tiap pertemuan pada masing-masing siklus dilakukan observasi terhadap penguasaan konsep yang diukur dari kemampuan kognitif siswa dan karakter siswa. Hasil penelitian tindakan kelas pada kelas XII IPS 4 SMAN 1 Karanganyar adalah sebagai berikut 1 Pembelajaran matematika pada siswa kelas X SMAN I EX RSBI Karanganyar setelah dilakukan pengembangan media game interaktif bilingual berbasis pendidikan karakter pada pembelajaran Matapelajaran matematika berjalan dengan baik dan lancar. Salah satu indikasi dari terjadinya peningkatan penguasaan konsep materi siswa yang diukur dari kemampuan kognitif siswa, rerata prestasi siswa pada pra-siklus sebesar 53,03, meningkat pada siklus 1 sebesar 82,09 dan kembali meningkat pada siklus 2 sebesar 82,94. 2 Karakter siswa yang diukur antara lain religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, senang membaca, peduli sosial, peduli lingkungan, tanggung jawab. Terjadi peningkatan kriteria karakter siswa. Jika pada pra-siklus kriteria karakter siswa cukup baik maka pada siklus 1 dan 2 meningkat menjadi baik. Kata Kunci    : bilingual, game, interaktif, karakter     ABSTRACT The purpose of this study to investigate the learning of mathematics after the

  9. PENGARUH JABATAN, PENGEMBANGAN KARIER DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhy Hendro Wijaya

    2012-05-01

    analysis provides contribution of 19.46% towards professionalism while the career development variable 26.39%, and leadership variable 31.79%. The professionalism of job implementation was deeply demanded towards all of the Local Government apparatus. The implementation of the local autonomy need some talented and skillful workforces to overcome some emerging problems and meet some new ways to create the organization of the Local Government as a public organization with the main purpose to provide some services to society. The management process of apparatus resources will be expected to be conducted optimally and will be improved continually so that it will create the professional apparatus of the Local Government to implement their jobs.   Keywords: leadership, professionalism, apparature     ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (2 Apakah ada hubungan antara pengembangan karier terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (3 Apakah ada hubungan antara kepemimpinan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (4 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan, pengembangan karier dan kepemimpinan secara bersama-sama terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah sebagai tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Secara umum penelitian ini bertujuan memberikan gambaran secara utuh dan lengkap mengenai keberadaan kemampuan personil yang diukur berdasarkan keprofesionalannya di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik dalam menyikapi tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Untuk memahami secara utuh Pengaruh Analisis Jabatan, Pengembangan Karier dan Kepemimpinan terhadap Profesionalisme Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik didekati secara (explanatory research dengan menggunakan metode kuantitatif dan secara operasional konsep penelitian ini  dinyatakan sebagai berikut: (1  Proses manajemen sumber daya aparatur identik dengan konsep manajemen

  10. PENELITIAN/PENGEMBANGAN MODEL/SISTEM SURVEILANS DAMPAK KESEHATAN PERUBAHAN IKLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2014-05-01

    variables in a particular period while GIS maps were displayed in the website. A surveillance model/system of the health impact of climate change has been developed. It is a system which process, analyze, and interpret data systematically and continuously, which also includes the distribution of information. The system is expected to provide information about how the condition of diseases in regard of climate change is.Keywords : climate change, surveillance, rainfall, temperature, DHF, malaria, diarrhea, penumonida, influenza like illness/ ILIAbstrakTelah dilakukan penelitian dan pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak Perubahan Iklim tahun 2011. Tujuan penelitian/pengembangan ini adalah diperolehnya sistem surveilans untuk dampak kesehatan dari perubahan iklim yang cocok untuk Indonesia. Disain penelitian adalah riset operasional. Tahapan kegiatan dimulai dengan analisis situasi, review program surveilans, dan penyusunan draft model sistem surveilans. Analisis situasi dan review program surveilans dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana sistem surveilans yang berjalan selama ini, dilakukan dengan cara melakukan rapid assessment di 6 dinas kabupaten/kota 6 provinsi. Penyusunan draft model sistem surveilans yang meliputi identifikasi data/variabel yang perlu dikumpulkan, sumber dan frekuensi pengumpulan data, petugas pengumpul data, pengolahan dan analisis data, cara pemetaan data penyakit dan distribusi informasinya dilakukan dengan diskusi bersama lintas sektor, lintas program dan para pakar. Hasil penelitian berupa model/sistem surveilans dampak kesehatan perubahan iklim yang dilengkapi dengan software pengolahan data dan situs web. Jenis data penyakit yang dikumpulkan adalah DBD, malaria, diare, pneumonia, dan ILI yang merupakan pengembangan dari sistem EWARS (sistem kewaspadaan dini yang dikembangkan oleh Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra, Ditjen PP/PL, Kementerian Kesehatan. Data iklim adalah suhu, curah hujan, hari hujan, dan

  11. PENGEMBANGAN MODEL INTERNALISASI NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunuk Suryani

    2013-07-01

    Full Text Available This research produce a product model of internalization of the character in learning history through Value Clarification Technique as a revitalization of the role of social studies in the formation of national character. In general, this research consist of three levels : (1 doing  pre-survey which identified the current condition of  the learning value of character in ​​in learning history (2 development of a model based on the findings of  pre-survey, the model used is the Dick and Carey Model, and (3 validating the models. Development models implemented with limited trials and extensive testing. The findings of this study lead to the conclusion that the VCT model is effective to internalize the character value in learning history. VCT models effective for increasing the role of learning history in the formation of student character. It can be concluded VCT models effective for improving the quality of processes and products of learning character values ​​in social studies SMP especially in Surakarta Keywords: Internalization, the value of character, Model VCT, learning history, learning social studies Penelitian ini bertujuan menghasilkan suatu produk model internalisasi nilai karakter dalam pembelajaran IPS melalui Model Value Clarification Technique sebagai revitalisasi peran pembelajaran IPS dalam pembentukan karakter bangsa. Secara garis besar tahapan penelitian meliputi (1 prasurvai untuk mengidetifikasi kondisi pembelajaran nilai karakter pada pembelajaran  IPS Sejarah SMP yang sedang berjalan, (2 pengembangan model berdasarkan hasil prasurvai, model yang digunakan adalah model Dick and Carey, dan (3 vaidasi model. Pengembangan model dilaksanakan dengan ujicoba terbatas dan uji coba luas. Temuan penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa model VCT efektif  menginternalisasi nilai karakter dalam pembelajaran Sejarah. Model VCT efektif untuk meningkatkan peran pembelajaran Sejarah dalam

  12. Pengembangan Lembar Kerja Anak Dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains Anak Usia Dini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiyanti Pratiwi

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan perangkat CTL di kelas IV sekolah dasar, mendeskripsikan hasil validasi dan hasil belajar dari implementasi perangkat pembelajaran dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D, yaitu define, design, dan develop. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliput rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kerja siswa (LKS, dan tes hasil belajar (THB yang diujicobakan pada kelas IV B sebagai eksperimen terdiri atas 30 siswa, dan kelas IV A sebagai kelas control terdiri atas 30 siswa di SD GMIT Ende. Uji coba perangkat pada penelitian ini menggunakan pre-tes dan post tes dengan teknik analisis statistik. Instrument penelitian terdiri atas lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktifitas siswa, lembar angket respon siswa, dan lembar tes hasil belajar siswa serta lembar kendala-kendala. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dan angket. Analisis hasil penelitian diperoleh fakta bahwa penggunaan perangkat pembelajaran dengan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa 43,33% (pada pre-tes sementara pada post tes menjadi 100%. Hasil belajar siswa tergolong sangat baik dengan rata-rata jawaban benar 87,66 untuk tes hasil belajar. Kata kunci: Perangkat Pembelajaran, Stretegi CTL, Hasil belajar   This study aims to describe the development of CTL in the fourth grade of primary school, describe the results of the validation and implementation of the learning material through 4-D model of development which is reduced to 3-D, namely define, design, and develop. The materials covers the lesson plan (RPP, students’ worksheet (LKS, and the test results (THB taken from the fourth grade (Class IV B as the experiment consisted of 30 students, and class IV A as the control class consists of 30 students in  SD GMIT Ende. Testing device in this study uses pre-test and post-test with statistical analysis techniques. Moreover, research

  13. PENGEMBANGAN WEB-BASED MATHEMATICS LEARNING SISWA KELAS V SDN KOTAGEDE 3 YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Mulyaningsih

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan web-based mathematics learning yang layak untuk siswa kelas V di SD Kotagede 3 Yogyakarta. Disamping itu web-based mathematics learning yang dikembangkan dalam rangka menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri dari 10 langkah kegiatan. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa yang terdiri dari tiga siswa uji coba perorangan, 9 siswa uji coba kelompok kecil, dan 20 siswa uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar validasi untuk ahli materi, ahli media dan angket tanggapan untuk siswa. Analisis data menggunakan analisis statistik deskripstif. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor rata-rata 80 yang termasuk kriteria sangat baik. Sedangkan hasil validasi ahli media menunjukkan skor rata-rata 70 termasuk dalam kriteria baik. Tanggapan siswa terhadap produk yang dikembangkan termasuk baik yaitu dengan perolehan skor rata-rata 17,9 atau sebesar 89,5% siswa menyatakan bahwa produk pengembangan ini layak untuk digunakan sebagai sumber belajar yang menyenangkan. Kata kunci: web-based learning, pembelajaran matematika   DEVELOPING WEB-BASED MATHEMATICS LEARNING FOR THE FIFTH GRADE OF ELEMENTARY SCHOOL KOTAGEDE 3, YOGYAKARTA Abstract This study aims to produce a web-based mathematics learning viable for fifth grade students in elementary Kotagede 3 Yogyakarta. Besides, web-based learning mathematics developed in order to create a fun learning. This study is a research and development activities consist of 10 steps. The subjects were 32 students consisting of three students individual trials, nine trials a small group of students, and 20 students field trials. The instruments used in data collection is for the expert validation sheet material, media experts and questionnaire responses for the students. Analyzed using descriptive statistics. Matter expert validation results showed an average score of 80 which

  14. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MINIMARKET DI KOPERASI MAHASISWA (STUDI PADA KOPERASI MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mei Saroch

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan usaha minimarket di Kopma UNS dari segi pemasaran, manajemen barang dagangan, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi pemasaran menerapkan promosi, harga khusus dan poin, papan kebutuhan, lokasi yang strategis. Strategi manajemen barang dagangan yaitu dengan pengadaan barang dagangan yang otonom pada karyawan, selektif terhadap konsinyor, standarisasi produk, mengurangi stock gudang, display berdasarkan jenis barang. Strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan yaitu tersentral pada pusat, administrasi keuangan dengan dua sistem, pengontrolan secara rutin mingguan cash flow dan profit loss, penggajian dilakukan oleh manajer keuangan sesuai peraturan perusahan. Strategi pengelolaan sumber daya manusia yaitu dengan pembagian tugas yang jelas sesuai jobdesk, pertemuan rutin, sidak dan finger print, penjagaan keharmonisan dan semangat kerja, reward sebagai motivasi karyawan, sanksi untuk tindakan indisipliner dan pelatihan serta pengembangan untuk karyawan. Selain itu, juga terdapat kebijakan pengkarakteristikan dan pemantapan manajemen sebelasmart serta pengusahaan ekspansi sebelasmart dan menutup unit yang merugikan. Simpulan dari penelitian ini yaitu Kopma UNS masih terpusat pada UKM Mart saja dalam menerapkan strategi yang diuaraikan di atas. Untuk sebelasmart keberjalannya masih kurang optimal. Dari segi peraturan perusahaan dan SOP, SPI sudah ada di Kopma UNS. The purpose of this research is to know the business development strategy of minimarket on Student Cooperative Sebelas Maret University in terms of marketing, merchandise management, financial management and human resources. This study used a qualitative approach. Research results show that in terms of applying marketing promotions, special rates and points, the board needs, strategic location. Merchandise management

  15. Peranan Faktor Imun dan Profil Protein dalam Penelitian dan Pengembangan Vaksin Malaria Iradiasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukh Syaifudin

    2014-03-01

    Full Text Available Pengembangan vaksin terhadap malaria yang merupakan penyakit yang mematikan tetap menjadi satu prioritas kesehatan masyarakat global, termasuk pemanfaatan parasit iradiasi sebagai bahan vaksin. Imunisasi dengan sporozoit iradiasi mampu memberikan imunitas protektif pada hewan coba dan sukarelawan. Mekanisme sistem kekebalan tubuh ini banyak dipelajari karena merupakan faktor penting dalam pengembangan vaksin, demikian halnya profil dan/atau ekspresi protein pasca iradiasi yang terkait erat dengan keamanan dan aspek lain dari bahan vaksin. Meskipun telah melalui penelitian yang ekstensif, vaksin yang aman dan protektif belum dapat diperoleh karena masih diperlukan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai mekanisme imunitas dan protein dalam litbang malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel limfosit T berperan penting dalam pengaturan respon imun dan pembentukan memori imunologik yang mengontrol dan mengeliminasi infeksi. Sitokin proinflamasi seperti interleukin-12 (IL-12, interferon-gamma (IFN-γ, dan tumor necrosis factor alpha (TNF-α juga merupakan mediator esensial dari imunitas protektif pada malaria eritrositik. Berbagai pendekatan lain terkait respon imun seperti genetika molekuler saat ini sedang dilakukan. Studi juga menunjukkan bahwa profil protein bergantung pada beberapa faktor yang akan dibahas lebih lanjut dalam makalah. The development of vaccine against malaria as the deadly disease remains the global public health priority; and it includes the use of irradiated parasites as vaccine materials. Immunization with irradiated sporozoites could provide protective immunity in animals and volunteers. The mechanism of this body immunity system has been studied widely due to its important role in the development of vaccines and profiles and/or protein expression post-irradiation which are closely related to safety and other aspects of vaccine materials. Even though extensive research has been done, a safe and protective vaccine

  16. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  17. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI KOGNITIF PESERTA DIDIK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Ramadhani Lubis

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis android dan mengetahui karakteristik, kualitas dan efektifitas dari media pembelajaran berbasis android. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Penilaian produk dilakukan oleh ahli media, ahli materi, pendidik kimia, peer reviewers dan uji coba peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui angket penilaian media, angket motivasi dan tes, kemudian dianalisis dengan Manova. Hasil dari penelitian ini adalah: (1 media pembelajaran kimia berbasis android memiliki karakteristik, yaitu visualisasi menarik, praktis dan fleksibel serta evaluasi soal yang variatif, (2 media pembelajaran kimia berbasis android dinilai layak digunakan dalam pembelajaran, ditinjau dari aspek materi, aspek media dan hasil uji coba peserta didik, serta (3 terdapat peningkatan yang signifikan antara motivasi belajar dan prestasi kognitif peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran kimia berbasis android dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran kimia berbasis android layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kimia. Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran kimia berbasis android, motivasi, prestasi kognitif.   DEVELOPING ANDROID-BASED CHEMISTRY INSTRUCTIONAL MEDIA TO IMPROVE THE LEARNING MOTIVATION AND COGNITIVE ACHIEVEMENT OF SMA STUDENTS Abstract The aims of this study are: to develop android-based chemistry instructional media and to reveal the characteristic, the quality, and the effectiveness of android-based chemistry instructional media. This research was research and development. The product assessment was conducted by a media expert, a material expert, chemistry teachers peer reviewers and students. The data collecting technique was done by using media evaluation questionnaires, motivation questionnaire and test, then it was analysed by Manova. The results of the study show that

  18. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN DAN TEKS FABEL UNTUK SISWA SMP/MTS YANG MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kukuh Fadliyatis S

    2016-03-01

    Full Text Available The purpose of this research is to produce a text writing skills assessment instrument of short stories and fables and text describe the results of a reliability test instrument products. This type of research is the development of research development model adaptation O'Malley and Pierce (1994. There are four products in this study: (1 the task of writing the authentic text of the short story, (2 guide teachers for writing text stories, (3 the task of writing an authentic text fable, and (4 guide teachers for writing text fable. The research result of this development: (1 product assessment instrument text short stories get a correlation value of 0, 829 and (2 product assessment instrument text fable obtain a correlation value of 0, 761. Correlation values obtained product assessment instrument text stories and fables text> 0.05 means product assessment instrument text short stories and fables have high reliability. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan instrumen asesmen keterampilan menulis teks cerpen dan teks fabel dan mendeskripsikan hasil uji reliabilitas produk instrumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan adaptasiO’Malley dan Pierce (1994. Ada empat produk dalam penelitian ini yakni (1 tugas menulis autentik teks cerpen, (2 panduan guru menulis untuk teks cerpen, (3 tugas menulis autentik teks fabel, dan (4 panduan guru untuk menulis teks fabel. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu (1 produk instrumen asesmen  teks cerpen mendapatkan nilai korelasi 0, 829 dan (2 produk instrumen asesmen  teks fabel mendapatkan nilai korelasi 0, 761. Nilai korelasi yang diperoleh produk instrumen asesmen teks cerpen dan teks fabel > 0.05 artinya produk instrumen asesmen teks cerpen dan teks fabel memiliki reliabilitas yang tinggi.

  19. PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KARATE KIDS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widha Srianto

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan karate kids pada anak usia sekolah dasar (SD kelas atas (10-12 tahun. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba lapangan skala kecil dan revisi,  (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di klub Forki Kota Yogyakarta berjumlah 7 anak. Uji coba skala besar di klub Inkanas DIY berjumlah 16 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1 pedoman wawancara, (2 skala nilai, (3 pedoman observasi model, (4 pedoman observasi keefektifan model, dan (5 kuesioner untuk siswa. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun yaitu: (1 model latihan maegeri, (2 model latihan gyaku tsuki, (3 model latihan mawashigeri, dan (4 model latihan oi tsuki. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan kuesioner anak, dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun ini dinilai baik dan efektif. Kata kunci: model latihan, karate kids

  20. PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W.F Edi Hanzen

    2016-11-01

    Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998. Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.

  1. Identifikasi Keberhasilan dan Pengaruh Kemampuan Manajerial Pelaku Program Pengembangan Kecamatan di Wilayah Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Sudarusman

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract One of the effort in combating poverty and urban community created by the government is the community empowerment and development program those are, Program Pengembangan Kecamatan (PPK or Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM. The PPK/PNPM expected to accelerate poverty eradication and sufficiency society based on the development by increasing public capacity, local government; and the provision of facilities and the social economy infrastructures. The research identifies the PPK/PNPM success both in the main economic indicators and the managerial skill. The success indicators program consist of: increasing revenue (income indicator, poverty reduction, efficiency in program deliver, and financial viability. The research obtained primary and secondary data. The primary data will be analyzed with quantitative analysis with Mann-Whitney u test, and the secondary data will be analyzed comparing with success indicators index.The reseach output indicates that average income indicator 10,59%, poverty reduction 9,48%, average efficiency in program delivery 10,59% and financial viability 11,51%. The managerial skill indicates have influenced to the succes of the program.

  2. Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reinhard Jeffray Berhitu

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini antara lain: Pertama, membahas peranan gembala jemaat terhadap pengembangan pelayanan holistik. Kedua, menemukan bentuk-bentuk pelayanan holistik yang efektif untuk memenuhi kebutuhan jemaat GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Ketiga, membahas hambatan dan penerapan pelayanan holistik di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Peranan Gembala Jemaat dalam pelayanan holistik adalah menentukan visi dan misi gereja, mendelegasikan tugas, memberi pertimbangan, pelayanan mimbar, menjaga kebutuhan dan persekutuan jemaat dengan Allah.Kata-kata kunci: Peran gembala, pelayanan holistik, mimbar, persekutuanThe goals, among others, which are hoped to be achieved in this article are: First, to discuss the role of the congregational pastor in the development of a holistic ministry. Second, to discover the forms of holistic ministry which are effective for meeting the needs of the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Injil Indonesia in Jayapura. Third, to discuss the obstacles and application of holistic ministries in the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Inji Indonesia in Jayapura. The roleof the congregational pastor in  holistic ministries includes establishing the vision and mission of the church, delegating responsibilities, giving opinions, ministering in the pulpit, and caring for the needs and fellowship of the church with God.Keywords: pastoral role, holistic ministry, pulpit, fellowship

  3. Pengembangan The Two-Tier Diagnostic Tes pada Bidang Biologi secara Terkomputersisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarto Suwarto

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian bertujuan mengembangkan tes diagnostik dua tingkat (the two-tier diagnostic test pada bidang biologi dan mengembangkan program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar siswa. Tes disusun melalui tiga fase, yaitu (1 defining the content boundaries; (2 identifying students’ misconceptions; dan (3 developing instrument. Pengembangan program komputer terkait dengan soal, siswa, tabel kerja, SQL (Structured Query Language, ketuntasan, dan grade. Tes diagnostik yang dikembangkan ada 3, yaitu tes A, tes B, dan tes C. Responden untuk tes A dan tes B ada 130 siswa dan untuk tes C ada 128 siswa. Analisis statistik dilakukan dengan program iteman versi 3,00. Program komputer yang dikembangkan diujicobakan di SMAN 1 Tawangsari dan SMA Veteran 1 Sukoharjo. Hasil penelitian adalah Tes A terdiri atas 73 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,031-0,962, rentang daya beda butir 0,013-1,000 dan reliabilitas 0,871; Tes B terdiri atas 39 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,038-0,762, rentang daya beda butir 0,009-0,918 dan reliabilitas 0,768; dan Tes C terdiri atas 79 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,102-0,938, daya beda butir 0,029-1,000 dan reliabilitas 0,894. Program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar telah berfungsi dengan baik. Kata kunci: tes terkomputerisasi

  4. STUDI PENGGUNAAN VISUAL STUDIO 6.0 UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERKELAS ENTERPRISE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2003-01-01

    Full Text Available This research is is about the study of capabilities dan peroformance of Ms Visual Studio in order to develop an enterprise application beside of to search "rule of thumb" for developer especially Ms Visual Studio developer when they're plan to give solution for developing enterprise application. The methods are: learning MSF, learning Ms Visual Studio, applying on designing and developing prototype, and making conclusions. For the testing, is used the university information system on the new student admission subsystem on student personal record. Based on the research, can be concluded that Visual Studio 6.0a enterprise edition still too complex for used although that complexcity payed by highly capability to develop enterprise application. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada penelitian ini dilakukan studi tentang sejauh mana kemampuan Visual Studio 6.0 dari Microsoft untuk pengembangan aplikasi sistem informasi yang berskala enterprise, disamping itu juga untuk mencari pedoman bagi developer khususnya Ms Visual Studio developer dalam memberikan solusi bagi aplikasi enterprise. Metodologi yang dilakukan adalah: mempelajari MSF, mempelajari Visual Studio secara singkat, menerapkannya pada perancangan, pembuatan prototype dan pengambilan kesimpulan. Pada pengujian yang diambil sebegai contoh kasus adalah sistem informasi universitas pada sub bagian penerimaan mahasiswa baru bidang data pribadi mahasiswa. Dari penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Visual Studio 6.0 enterprise edition masih terlalu kompleks untuk digunakan meskipun kekompleksan itu telah dibayar oleh kapabilitas yang tinggi dalam mengembangkan aplikasi enterprise. Kata kunci: enterprise, Visual Studio 6, Microsoft, developer, prototype.

  5. MODEL PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR BERBASIS CO-MANAGEMENT SUMBERDAYA PERIKANAN DI KABUPATEN PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Witarsa Witarsa

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir Berbasis Co-Management Sumberdaya Perikanan di Kabupaten Pontianak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen urgen pengelolaan sumberdaya pesisir, faktor-faktor internal dan eksternal, dan peringkat prioritas co-management sumberdaya perikanan. Metode yang digunakan adalah PRA (Participatory Rural Appraisal, SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, and Treats, dan alur pikir PMPK (pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak permasalahan yang ditemukan pengelolaan sumberdaya pesisir khususnya dilihat dari aspek biofisik, teknologi, market, sosial ekonomi, dan kelembagaan. Kata kunci: ekonomi masyarakat pesisir, co-management, sumberdaya perikanan Abstract: Fisheries Resources Co-Management Based Model of Coastal Community Economic Development in Pontianak. The purpose of this study is to determine the common problems faced by coastal communities by identifying important component of coastal resource management, internal and external factors, and the priority scale for fisheries resources co-management. This study employs three methods, namely Participatory Rural Appraisal (PRA, Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Treats Analysis (SWOT, and a Problem-solving and Decision-making. The results show that the problems are found on managing coastal resource, especially in the biophysical, technological, market, social economic, and institutional aspect. Keywords: economy of coastal communities, co-management, fishery resources

  6. Pengembangan LMS (Learning Management System Berbasis Web untuk Mengukur Pemahaman Konsep dan Karakter Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Tri Wibowo

    2015-10-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dalam bidang pendidikan dengan lahirnya e-learning. E-learning dapat membantu guru dalam memantau keaktifan siswa dengan penugasan, forum diskusi maupun aktivitas lain, sehingga karakter dapat dideskripsikan melalui e-learning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Software Learning Management System (LMS. LMS adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan online, program pembelajaran elektronik (e-learning program dan isi pelatihan. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki respon dari siswa terhadap LMS dan menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman konsep serta mengembangkan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Uji produk menggunakan Pre Experimental Design dengan jenis Pretest and Posttest One Group Design. Instrumen penelitian berupa angket uji ahli, angket tanggapan, tes tertulis dan lembar observasi karakter. Teknik analisis data uji kefektifan menggunakan uji gain. Hasil tanggapan siswa untuk keseluruhan aspek mendapatkan prosentase diatas 82,5% kategori sangat baik. Hasil uji gain pemahaman konsep sebesar 0,56 dengan kategori sedang, artinya LMS efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa. Sedangkan uji gain karakter 0,16 kategori rendah, artinya belum efektif mengembangkan karakter siswa.

  7. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KOMPETENSI DASAR PEMASANGAN SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nopriyanti Nopriyanti

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan; (2 mengetahui kualitas multimedia pembelajaran interaktif; dan (3 mengetahui efektifitas multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan pada kelas XI SMK bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Subjek uji coba penelitian ini adalah 32 siswa kelas XI SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan layak digunakan; (2 kualitas multimedia interaktif ini sangat baik, hasil penilaian ahli ditinjau dari pembelajaran 66 (baik, isi sebesar 54 (baik, aspek tampilan 97 (baik, dan program 50 (baik, sedangkan hasil dari penilaian peserta didik uji coba lapangan pada aspek pembelajaran1277 (sangat baik, isi 1195 (sangat baik, tampilan 1562 (sangat baik, dan pemograman 519 (sangat baik; (3 Produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata penilaian hasil belajar siswa ketika pretest adalah 63,75 dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 78,75 dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90.

  8. PENGEMBANGAN MOTION GRAPHIC PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS I SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asih Purwanti

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan motion graphic pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas 1 Sekolah Dasar yang layak dijadikan sebagai sumber belajar. Model penelitian yang digunakan adalah Borg & Gall (1983 dan Dick & Carey (2005. Hasil sebagai berikut. (1 Kelayakan produk pada aspek pembelajaran dan aspek materi/isi dari ahli materi menunjukkan skor 3,56 (baik, aspek media/teknis dari ahli media I menunjukkan skor 3,57 (baik dan aspek media/teknis ahli media II menunjukkan skor 3,62 (baik. Data yang diperoleh melalui uji coba pada siswa pada uji coba satu-satu menunjukkan skor 75%, melalui uji coba kelompok kecil menunjukkan skor 81%, dan melalui uji coba lapangan menunjukkan skor 90%. (2 Hasil belajar siswa pada saat pretes rerata menunjukkan skor 62, sedangkan hasil belajar siswa pada posttes rerata menunjukkan skor 76. Sehingga menghasilkan N-gain dengan skor 36. Berdasarkan N-gain yang tergolong sedang, maka motion graphic pembelajaran yang dikembangkan efektif dan dapat melatih keterampilan berpikir kritis siswa.

  9. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meina Febriani

    2015-08-01

    Full Text Available Salah satu cara membelajarkan muatan budaya dan ilmu pengetahuan yakni dengan kegiatan apresiasi dongeng. Dongeng sebagai salah satu karya sastra memiliki potensi untuk menghela muatan Content Language Integrated Learning (CLIL dan ungkapan Jawa. Setelah mempelajari buku-buku apresiasi dongeng yang sudah ada, ditemukan fakta bahwa buku-buku tersebut masih belum sesuai harapan, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Relevan dengan situasi tersebut, diperlukan buku pengayaan apresiasi dongeng yang bermuatan CLIL yang sesuai bagi peserta didik SD kelas 3, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. One way to learn culture and science that is the fabled appreciation activities. Fairy tale as one of the literary works have the potential to haul cargo Content Language Integrated Learning (CLIL and Java expression. After studying the books offairy tale sexisting appreciation, it was found that these books is not as expected, both from the aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. Relevant to the situation, necessary book-laden fairy tale appreciation enrichment CLIL suitable for grade 3 students, both fromthe aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. The method used in this study is the research and development (research and development of the Borg and Gall.

  10. Pengembangan Skala Sikap Diferensial Semantik Terhadap Fisika Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UNJ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratu Amilia Avianti

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan skala sikap differensial semantic terhadap fisika Jurusan Teknik Mesin. Skala differensial semantik adalah jenis pertanyaan survey dimana responden diminta untuk merata-rata pendapatannya pada skala linier antara 2 titik, yang secara teoritis ada 7 tingkatan. Skala sikap differensial semantic ini mempunyai 3 ukuran yaitu evaluasi, potensi dan aktivitas. Skala ini diujicobakan 2 kali terhadap 116 mahasiswa Teknik mesin Universitas Negeri Jakarta (UNJ. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan skala dengan menggunakan pendekatan respons. Pada uji coba tahap pertama, hasilnya mengindikasikan bahwa ketiga faktor diintisarikan dari data yang diperoleh menggunakan analisi komponen penting metode eksplorasi, sejalan dengan faktor pengukuran. Metode konfirmasi dari Maximum Likelihood yang mengukur kebaikan dari ketiga faktor, menemukan indeks signifikansi pada tingkat 62, 689. Hal ini mengindikasikan validitas korelasi model ketiga faktor. Untuk menentukan reliabitas instrumen digunakan Theta reliabilitas (o= 0.7965. Pada uji coba kedua, validitas konstruk juga ditentukan dengan menggunakan analisis faktor. Tiga faktor juga diintisarikan dari metode eksplorasi PCA. Metode konfirmasil ML diterapkan untuk menguji kebaikan ketiga faktor dan indeks tes yang diperoleh 60,978 yang juga signifikan. Ketiga faktor dari pengintisarian juga mendukung pengukuran teori seperti pada uji coba pertama. Konsistensi internal Theta yang diperoleh adalah o= 0.7777 dapat disimpulkan bahwa kuesioner yang mengukur sikap mahasiswa terhadap Fisika mempunyai validitas konstruk yang sesuai menggunakan skala yang berbeda. Namun demikian , dibutuhkan uji coba lebih lanjut untuk membakukan instrumen ini.

  11. Pengembangan Rancangan Nozzle Waterjet untuk Meningkatkan Kecepatan Renang pada Tank BMP-3F (Infantry Fighting Vehicle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rozzaqi Anata

    2013-09-01

    Full Text Available Negara Kepulauan Republik Indonesia (NKRI memiliki wilayah  perairan yang luas, sehingga pertahanan negara di sektor perairan menjadi lebih dirapatkan. Strategi yang dibentuk adalah dengan memproduksi dan membeli kendaraan tempur. Salah satu kendaraan yang dibeli adalah tank amphibi BMP-3F buatan rusia. Kendaraan tank ini ketika dioperasikan di perairan hanya mencapai kecepatan 10 km/h, oleh karena itu akan dilakukan pengembangan perancangan nozzle waterjet untuk dapat meningkatkan kecepatan renang dari tank BMP-3F. Sehingga dilakukan beberapa modifikasi dari variasi nozzle yang akan dianalisa menggunakan SolidWorks yakni variasi diameter nozzle dari kondisi awal 140 mm hingga menjadi 110 mm, serta perbedaan sudut nozzle yang nantinya akan membentuk cone, dari 10 hingga 40, serta penambahan ulir pada sisi outlet water jet. Dari hasil analisa data dan perhitungan diperoleh untuk hasil thrust tertinggi dengan bentuk nozzle cone variasi 40 menghasilkan thrust sebesar 146,347 kN dengan kecepatan renang meningkat sebesar 89% dari kecepatan awal yakni menjadi 10,017 knot pada saat thrust deduction factor sebesar 0,3076.

  12. KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN DUAL FUEL SYSTEM (LPG-SOLAR PADA MESIN DIESEL KAPAL NELAYAN TRADISIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Pujo Mulyatno

    2013-06-01

    Full Text Available Pengembangan bahan bakar alternatif dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM, telah menjadi agenda penting  pemerintah. Penggunaan LPG (Liquefied Petrolium Gas pada mesin diesel kapal nelayan tradisional didasarkan pada keberhasilan penggunaan LPG pada kendaraan-kendaraan darat. Penggunaan LPG pada mesin diesel dilakukan secara dual fuel. Penelitian dual fuel system pada mesin diesel kapal nelayan tradisional bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar dual fuel terhadap kinerja mesin dan sistem penggeraknya, meliputi konsumsi bahan bakar, daya, kecepatan kapal, serta efisiensi pada sistem penggerak kapal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan DongFeng ZS-1100 dengan tiga putaran mesin yang berbeda yaitu 1000rpm, 1250 rpm dan 1500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan LPG secara dual fuel mampu menggantikan konsumsi solar hingga 71% dari konsumsi solar seluruhnya selama satu jam. Komposisi LPG yang dihasilkan mencapai lebih dari 60%  dari total pemakaian bahan bakar saat dual fuel. Kecepatan dan jarak tempuh saat menggunakan solar seluruhnya mencapai 5% lebih tinggi dibandingkan dual fuel. Daya dan torsi saat menggunakan dual fuel mencapai 9,8 % lebih tinggi dibandingkan solar seluruhnya. Penggunaan dual fuel mampu mengurangi biaya operasional penangkapan ikan hingga 24,6%, namun dengan waktu tempuh 1,3% lebih lama dari solar seluruhnya. Efisiensi propulsi solar seluruhnya 6% lebih besar dibandingkan efisiensi propulsi dual fuel.

  13. Kajian Potensi Pendidikan Formal Animasi di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Cimahi 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Rizaldi

    2013-12-01

    Full Text Available Explanation of PP No.28 of 2008 related to the National Industrial Policy (KIN sets Cimahi city as a base of animation industry development and as a leading sector in the field of animation, film and ICT. Vocational high school animation rated by industry experts is quite attractive but less in terms of competence and result qualities. This study reveal the lack of competence of animation education at vocational high school level in Cimahi based on quality parameters of the drawing test from students sketch presentations. Therefore, to improve its potentials, a formulated education strategy and student entry test based on drawing is needed followed with refining other educational process.

  14. Potensi Tinggalan Arkeologis di Kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado: Upaya Pelestarian, Pemanfaatan, dan Pengembangan bagi Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfanuddin W. Marzuki

    2016-08-01

    Full Text Available The area of Sam Ratulangi airport’s Manado has archaeological heritage which has been know as it is closed for public. This research used descriptive method, using inductive reasoning. Meanwhile, the analysis method used morphologyl, technology, and contextual analysis. This research aimed to find out the potential of archaeological heritage in Sam Ratulangi airport area of Manado. In addition to its strategy of preservation the haritage included veilbox, bungker, and waruga. The preservation can be conducted by doing protection, development, and utilization. The preservation both physical and non physical protection. The effort for its development and utilization was conducted for the purpose of science, education, culture, and tourism. Kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado mempunyai potensi tinggalan arkeologis yang selama ini tidak diketahui masyarakat luas, dikarenakan letak tinggalan yang berada dalam kawasan tertutup untuk umum. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan penalaran induktif. Metode analisis menggunakan analisis morfologi, teknologi dan kontekstual. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi tinggalan arkeologis yang terdapat di kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi dan strategi pelestariannya. Tinggalan arkeologis yang terdapat di kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi meliputi veilbox, bungker, dan waruga. Upaya pelestarian dapat dilakukan dengan cara perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan. Upaya perlindungan meliputi perlindungan secara fisik dan non fisik. Upaya pengembangan dan pemanfaatan dilakukan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan dan pariwisata.

  15. PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS KESANTUNAN UNTUK PESERTA DIDIK SMP/MTS KELAS VII SEMESTER 1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Setyo Atmoko

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  16. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING PADA SISWA SMP N 13 SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inayatul Khafidhoh

    2015-03-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  17. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN SOSIAL PESERTA DIDIK SMP DI KOTA SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.M. Puji Nitis Kusumawati

    2014-02-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  18. Pembuatan Sistem Informasi Pendidikan dan Pelatihan dalam Jabatan Berbasis Web pada Bagian Pengembangan Pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmat Gerhantara

    2013-09-01

    Full Text Available Sebagai organisasi yang dinamis, Direktorat Jenderal Perbendaharaan sering mengalami perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan atas perbendaharaan negara. Oleh sebab itu, seluruh pegawai dituntut untuk bisa dengan cepat beradaptasi dengan perubahan – perubahan yang terjadi pada Ditjen Perbendaharaan tersebut. Proses Adaptasi tersebut dilaksanakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat dalam jabatan. Pada Direktorat Jenderal (Ditjen Perbendaharaan pelaksanaan diklat dalam jabatan selama ini diadministrasikan oleh Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Ditjen (Setditjen Perbendaharaan. Proses administrasi selama ini dilakukan dengan semi manual, dimana permintaan dan pendaftaran calon peserta diklat dilakukan secara manual. Sedangkan untuk administrasi data peserta maupun lulusan proses diklat telah menggunakan aplikasi desktop yang bersifat stand-alone. Telah dirancang sebuah sistem informasi mengenai pendidikan dan pelatihan berbasis web yang mengambil sumber dari proses bisnis yang ditetapkan pada Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Proses perancangan yang dilakukan berbasis pada iconix process yang tersusun atas proses analisa kebutuhan, Penyusunan Domain Model, Use Case Diagram, Robustness Diagram, Sequence Diagram, Class Diagram dan GUI Storyboard. Hasil dari tulisan ini adalah sebuah prototipe sistem informasi pendidikan dan pelatihan berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan proses automasi pendaftaran serta administrasi hasil diklat yang telah dilaksanakan.

  19. PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PRAKTIKUM KIMIA DASAR II MELALUI CHEMISTRY FAIR PROJECT (CFP BERBASIS KONSERVASI DENGAN MEMANFAATKAN DAILY CHEMICAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Urwatin Wusqo

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengembangkan asesmen alternatif pada praktikum kimia dasar II melalui chemistry fair project berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical(2 Mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research Model pengembangan yang diterapkan Dick dan Carey (1985. Subjek uji coba terbatas maupun subjek uji coba lapangan adalah dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan IPA UNNES. Sampel ditentukan secara purposive, yaitu dosen pengampu dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah Praktikum Kimia Dasar II. Data yang diperoleh dari uji coba ini adalah: (1 masukan dari pakar, untuk menentukan validitas isi dan konstruk dari fitur asesmen; (2 masukan dari sampel uji coba terbatas, untuk menentukan kepraktisan petunjuk chemistry fair project (CFP berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical ; Instrumen pengumpul data berupa angket keterbacaan petunjuk pembuatan chemistry fair project (CFP berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical, pedoman penskoran. (3 data hasil belajar siswa untuk mengetahui efektivitas asesmen. Masukan dari pakar angket mahasiswa, dan nilai chemistry fair project (CFP sampel ujicoba terbatas dianalisis secara kualitatif, dan kuantitatif. Asesmen alternative Praktikum Kimia Dasar II yang dikembangkan dikatakan berhasil baik apabila asesmen yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif.

  20. PENGEMBANGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMK UNTUK MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KERJA DI ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Oktarina

    2006-12-01

    Full Text Available Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia tergantung pada kualitas pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, terbuka dan demokratis. Tujuan dari Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dalam rangka membantu peserta didik guna mengikuti perkembangan iptek dan menjawab tantangan di masa depan, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK telah dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelaksanaan KBK menuntut guru untuk lebih inovatif dalam proses pembelajaran siswa, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru akan tetapi berpusat pada siswa. Seperti halnya dalam pembelajaran ekonomi di SMK siswa tidak lagi menjadi pihak yang pasif menerima materi tetapi aktif dalam PBM. Sehingga siswa tidak hanya paham terhadap materi pelajaran akan tetapi juga dapat menghubungkannya dengan kondisi  yang ada di masyarakat. Untuk itu  pengembangan Emotional Intelligence (EI dalam pembelajaran ekonomi di SMK dapat dijadikan sebagai suatu alternatif dalam proses pembelajaran untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan kerja di masa depan. Pengembangan Emotional Intelligence diperlukan supaya siswa memiliki kecakapan hidup (life skill. Kata kunci : emotional intelligence, peserta didik, life skill

  1. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KOMIK IPA DENGAN PENANAMAN NILAI BUDAI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Sari

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Masalah yang sering dihadapi pada siswa sekolah dasar dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam adalah kesulitan memahami materi yang disajikan dalam bahan ajar IPA yang digunakan di sekolah dan penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik. Media yang ada sifatnya yang terbatas membuat siswa malas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran karakteristik, kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan produk bahan ajar komik yang dikembangkan dalam pembelajaran IPA materi Bagian-bagian tumbuhan di kelas IV Sekolah Dasar. Subjek uji coba pada penelitian adalah kelas IV SDN Beji 03 dengan peserta didik sejumlah 21 siswa. Desain uji coba produk dalam pengembangan bahan ajar komik IPA adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Jenis penelitian pengembangan ini dengan menggunakan model Borg and Gall. Perangkat yang dikembangkan meliputi: Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Komik Ilmu Pengetahuan Alam, dan Tes Prestasi Belajar Materi Bagian-bagian tumbuhan. Data diperoleh melalui lembar pengamatan dan tes prestasi belajar materi bagian-bagian tumbuhan. Hasilnya diolah secara deskriptif, menggunakan uji ketuntasan, uji banding dan uji peningkatan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian validator terhadap perangkat pembelajaran pada kategori valid, kemampuan guru mengelola pembelajaran termasuk kategori praktis. Implementasi perangkat ini menghasilkan nilai rata-rata tes prestasi belajar kelas eksperimen lebih dari kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan, kelas eksperimen memperoleh rata-rata prestasi belajar lebih baik dari rata-rata nilai kelas kontrol, uji peningkatan tes prestasi belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol kategori sedang, peningkatan nilai-nilai budai dari kategori belum terlihat meningkat pada kategori membudaya.  Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bahan ajar komik IPA efaktif digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci: bahan ajar komik IPA

  2. PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN RELAKSASI YOCHIHO BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Endi Yanuita

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan relaksasi gabungan dari latihan Yoga, Tai Chi, dan Makko Ho (YOCHIHO bagi penderita diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan latihan relaksasi ini dapat menaikkan relaksasi otot, memperbaiki kapasitas fisik, dan mengelola kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah-langkah Borg & Gall, sebagai berikut: (1 studi pendahuluan, (2 perencanaan, (3 mengembangkan produk awal (draf produk, (4 validasi ahli, (5 revisi produk I, (6 uji coba skala kecil, (7 revisi produk II, (8 uji coba skala besar, (9 revisi produk final, dan (10 Produk hasil pengembangan. Dalam uji skala kecil (uji keberterimaan menggunakan metode survei dan uji skala besar (uji kemanfaatan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan one-group pretest-posttes design. Perlakuan latihan relaksasi YOCHIHO dilakukan 2 kali seminggu selama 6 minggu. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Data ordinal (derajat relaksasi otot dianalisis secara non parametrik mengguna-kan kruskal-wallis test, dilanjutkan dengan U-mann-whitney test, sedangkan data rasio (denyut jantung istirahat, frekuensi nafas, tekanan darah, dan glukosa dianalisis secara parametrik dengan uji ANOVA, dilanjutkan dengan uji LSD (Least Square Different dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian berupa model latihan relaksasi YOCHIHO yang sudah divalidasi oleh 3 ahli, terdiri dari 9 gerakan pemanasan, 25 gerakan inti, dan 7 gerakan pendinginan. Latihan relaksasi YOCHIHO dapat diterima oleh penderita diabetes mellitus tipe 2 dan teruji kemanfaatannya untuk meningkatkan relaksasi otot (Numerical Rating Scale, memperbaiki kapasitas fisik (pulse rate, dan tensi meter, dan menurunkan kadar glukosa darah (Easy Touch GCU dan glucose test strips.   DEVELOPING YOCHIHO RELAXATION TRAINING MODEL FOR PEOPLE WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS Abstract This research is aimed to produce combination relaxation

  3. PEMETAAN POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN TAMBAK GARAM DI PESISIR UTARA KABUPATEN PAMEKASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahfud Efendy

    2014-04-01

    Full Text Available Pamekasan sebagai salah satu sentra produksi garam nasional masih memungkinkan untuk meningkatkan produksi garamnya melalui program ekstensifikasi di wilayah pesisir utara. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi pengembangan lahan tambak garam baru di pesisir utara Kabupaten Pamekasan sebagai dasar program ekstensifikasitersebut. Penelitian ini memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan system informasi geografis dengan tahapan analisis: pemrosesan citra satelit, interpolasi peta rupa bumi Indonesia, digitasi peta tanah, interpolasi data curah hujan, dan interpretasi deskriptif. Kegiatan pemetaan ini menghasilkan informasi potensi ketersediaan lahan tambak garam baru di pesisir utara seluas 15.822,91 Ha. Potensi ketersediaan lahan baru ini secara topografi dengan klasifikasi lereng datar untuk produksi garam (0-8% tersedia seluas 10.084,55 Ha. Lahan baru ini didominasi mediteran rodik 12018 Ha dan kompleks mediteran, grumosol, regosol dan litosol 5662,4Ha. Potensi teknis lainnya yang mendukung kegiatan ekstensifikasi wilayah pesisir utara adalah curah hujan yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah pedalaman dan daerah pesisir selatan yakni seluas 15.281,5 Ha. Dasar kesesuaian lainnya adalah jumlah sungai yang bermuara ke laut pesisir utara lebih sedikit dan lebih pendek dibandingkan dengan pesisir selatan yakni sepanjang 102,97 Km. Seperti halnya pesisir selatan, di pesisir utara juga tersedia jalur transportasi baik darat maupun laut berupa jalan kolektor sepanjang 17,6 Km yang melintasi Kecamatan Pasean dan Kecamatan Batumarmar.Kata Kunci: pemetaan, potensi pengembangan, tambak garam MAPPING THE POTENTIAL FOR LAND DEVELOPMENT IN COASTAL NORTH SALT POND PAMEKASANABSTRACTPamekasan as one of national salt producers still enables to improve its production through extension program in the north coastal area.  This study aim to mapping the potention of salt embankment development in Nort costal area of Pamekasan Regency as the

  4. STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MASYARAKAT BERBASIS WISATABUDAYA DENGAN PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DI KAWASAN WADUK GUNUNGRAWA KABUPATEN PATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Suryandari

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengetahuan serta usaha masyarakat Gunungrawa dalam meningkatkan daya tarik wisata serta mengembangkan strategi pengembangan pendidikan pariwisata berbasis wisatabudaya dengan pendekatan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah observasi,wawancara, serta dokumentasi. Alat pengumpul data memakai lembar pedoman wawancara dan  observasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Data yang dihasilkan  melalui proses verifikasi. Keabsahan  data menggunakan triangulasi dan review informan. Hasil menunjukkan pendidikan masyarakat dapat mengembangkan kepariwisataan  Waduk Gunungrawa. Nilai-nilai luhur  sebagai kearifan lokal harus dipertahankan guna mengurangi dampak negatif. Nilai kejujuran, saling menghormati, kesetiaan, kerja keras adalah modal masyarakat untuk membuka diri dengan perkembangan  wisata di kawasan  Gunungrawa The purpose of this study was to assess the knowledge and effort Gunungrawa community in improving tourist attraction as well as developing tourism education development strategy based wisatabudaya with local wisdom approach. This study used a qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data collection tool wear sheet guide the interview and observation. Data were analyzed using an interactive analysis model. Data generated through the verification process. The validity of the data using triangulation and reviews informant. The results show that people can develop tourism education Gunungrawa Reservoir. Noble values as local wisdom must be maintained in order to reduce the negative impact. The value of honesty, mutual respect, loyalty, hard work is the capital community to open up the development of tourism in the region Gunungrawa

  5. REVITALISASI KESENIAN KETHEK OGLENG UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warto Warto

    2014-01-01

    pengembangan pariwisata yang bertumpu pada kekayaan budaya local. Kata-kata kunci: Kethek Ogleng, revitalisasi, pariwisata, Kabupaten Wonogiri.  

  6. Pengembangan Sistem Navigasi Otomatis Pada UAV (Unmanned Aerial Vehicle dengan GPS(Global Positioning System Waypoint

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Hidayat

    2017-01-01

    Full Text Available UAV adalah salah satu wahana tanpa awak di udara yang mana dapat terbang tanpa pilot, menggunakan gaya aerodinamik untuk menghasilkan gaya angkat (lift, dapat terbang secara autonomous atau dioperasikan dengan radio kontrol. UAV digunakan untuk berbagai keperluan baik di lingkup militer maupun sipil. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan pengembangan sistem navigasi otomatis pada UAV dengan GPS waypoint. Sistem ini menggunakan kontrol manual dan autopilot. Pada mode manual, pengguna secara manual mengendalikan pergerakan pesawat melalui radio kontroler sedangkan pada mode autopilot pesawat dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Mega 2560 yang mengolah data-data sensor IMU (Inertial Measurement Unit yang didalamnya terdapat gyroscope dan accelerometer, GPS dan barometric altimeter sehingga dapat terbang secara otomatis dengan sesuai waypoint GPS yang dimasukkan. Mikrokontroler menerima dan menolah data dari sensor dan menghasilkan keluaran untuk menggerakkan servo aktuator. Pengolahan data dari sensor menggunakan kontrol PID (Proportional Integral Derivative. Pesawat akan terkoneksi dengan ground station melalui perangkat telemetri untuk mengirimkan data penerbangan ke darat. Sistem navigasi ini diharapkan dapat secara tepat mengarahkan pesawat menuju satu titik atau lebih dengan toleransi kesalahan ≤ 30 meter pada ketinggian 30-100 meter. Selain itu pesawat diharapkan dapat terbang dengan radius ± 2 km dari ground station. Hasil dari pengujian dapat dilaksanakan kontrol manual dan otomatis pada UAV melalui 5 channel (aileron, elevator, throttle, rudder dan saklar. Distorsi pada kontrol manual diminimalisir dengan memperbesar faktor pembagi sinyal PWM sebesar 50μs-100μs. Kontrol otomatis dapat menstabilkan sikap pesawat di udara (sudut roll 45° dan sudut pitch 30° Setting Kp 1,2 dan Ki 0,01, setting Kp navigasi GPS 0,2 Ki 0,01 dan Kd 4 dengan sudut roll maksimal 15°.

  7. Pengembangan Sistem Informasi Bahaya Erupsi untuk Pengelolaan Kebencanaan di Lereng Selatan Gunungapi Merapi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriadi Setyowati

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengembangan sistem informasi bencana ini dilakukan di Lereng Selatan Gunungapi Merapi sebagai salah satu upaya mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan: 1 menyusun peta tingkat bahaya dan sebaran bahaya pasca erupsi 2010, dan 2 menyusun informasi spasial untuk pengurangan risiko bencana. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif pada setiap satuan medan. Analisis spasial dilakukan dengan bantuan SIG, yang terlebih dulu dilakukan pengharkatan terhadap atribut datanya. Hasil penelitiannya adalah, pertama, terdapat tiga kelas bahaya erupsi di lereng selatan Gunungapi Merapi yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Tingkat bahaya erupsi sedang meliputi 73% wilayah, sedangkan tingkat bahaya rendah dan tinggi meliputi 27% wilayah. Faktor yang mempengaruhi tingkat bahaya adalah jarak dari kepundan, jarak dari alur sungai utama, kemiringan lereng, dan relief. Kedua, terdapat empat jalur evakuasi yang disarankan untuk digunakan dalam pengelolaan bencana dengan memperhatikan tingkat bahaya, penduduk, aksesibilitas, serta keberadaan fasilitas pendukung.   ABSTRACT This research aims to: (1 map the hazard level and distribution after 2010 eruption, based on new morphological database at southern flank of Merapi Volcano. (2 make spatial information for disaster risk reduction according to renovated hazard level information. This research employs explorative survey methods. Population sampling is done through purposive sampling methods. Samplings are taken in terrain units. The analysis technique employs in this research are GIS, scoring, and descriptive spatial analysis. Result shows: (1 there are three level of eruption hazard in southern flank of Merapi Volcano, namely: low, middle, and high. Middle eruption hazard level to includes 73% area, low and high hazard level to includes 27% area. The factors that influence hazard level are distance from crater, distance from main river channel, slope, and relief. (2 there are four routes suggested to

  8. PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY VERSI ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM EKSKRESI MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qumillaila Qumillaila

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran biologi menggunakan teknologi augmented reality versi Android, serta menguji daya gunanya pada siswa dan guru biologi. Penelitian pengembangan ini terdiri atas tiga tahapan, yakni penelitian pendahuluan, pembuatan prototipe, serta refleksi sistematik dan dokumentasi. Data didapatkan melalui wawancara siswa dan guru, kuesioner, dan tes, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif. Penelitian ini menghasilkan produk berupa aplikasi AR versi Android untuk sistem ekskresi manusia yang mendapatkan skor rata-rata baik dalam validasi ahli, evaluasi kelompok kecil, dan uji lapangan, serta sangat baik dalam evaluasi satu-satu. Aplikasi AR versi Android ini dinilai menarik dan dapat diterima oleh siswa dan guru sebagai alternatif media pembelajaran untuk sistem ekskresi manusia, serta efektif dalam membantu proses pembelajaran biologi di kelas. DEVELOPING ANDROID AUGMENTED REALITY AS A LEARNING MEDIA OF HUMAN EXCRETORY SYSTEM Abstract: This study aims to develop android Augmented Reality application as a learning media of human excretory system concept and to examine its practicality for biology students and teachers. This development research includes 3 stages, namely preliminary research, prototyping stage, and systematic reflection and documentation. The data were collected through interview to 100 students and 3 teachers, and questionnaires to 100 students and 3 teachers from three schools. This study has resulted in Android AR application for human excretory system concept which is rated “good” by expert review, small group evaluation and field study, and “very good” through one-to-one evaluation. This application is interesting for and is accepted by students and teachers as an alternative learning media for human excretory system concept, and is effective to help them in biology teaching-learning process. Keywords

  9. PENGARUH SIKAP GURU TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER (PEDULI SOSIAL SISWA DI MI MADINATUNNAJAH KOTA CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Busyaeri

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAKSikap merupakan sesuatu yang dipelajari dan sikap menentukan bagaimana individu bereaksi terhadap situasi serta menentukan apa yang dicari individu dalam kehidupannya. Sikap mengandung tiga komponen, yaitu komponen kognitif, komponen afektif dan tingkah laku. Sikap selalu berkenaan dengan suatu objek dan sikap terhadap objek ini disertai dengan perasaan positif dan negatif. Sikap dari seorang guru adalah salah satu faktor yang menentukan bagi perkembangan jiwa anak didik selanjutnya. Karena sikap seorang guru tidak hanya dilihat dalam waktu mengajar saja, tetapi juga dilihat tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-hari oleh anak didiknya.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, untuk pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik penyebaran angket dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara populasi sampel dan dipilih kelas V yang berjumlah 24 siswa. yang dijadikan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V. Dan untuk menganalisis data, penulis menggunakan analisis regresi dengan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Pengaruh sikap guru di MI Madinatunajah kota Cirebon berada dalam kategori sedang. Hal ini dapat diketahui bahwa hasil angket pengaruh sikap guru sebesar 42,08 berada pada interval 36-55 (sedang, Dan pengembangan karaktr (peduli social kelas V di MI Madinataunnajah  mencapai 43,42 sedangkan median (nilai tengahnya adalah 44,00, serta modus (nilai yang sering muncul juga diperoleh dengan nilai 44. Dari hasil analisis menunjukan Koefisien Korelasi sebesar 0,511 dan Koefisien Determinasi sebesar 26,11 %. Dan nilai thitung  sebesar 2,787. Karena thitung > ttabel yakni 2,787 > 1,717. Maka hipotesis diterima.

  10. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BAHASA INGGRIS BERMUATAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ma'as Shobirin

    2013-03-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kebutuhan terhadap LKS, meru- muskan prinsip penyusunan LKS, mengukur kevalidan LKS dan membuktikan keefektifan LKS bahasa Inggris bermuatan nilai karakter kelas V MI. Penelitian pengembangan ini mengikuti model Borg and Gall. Data penelitian diperoleh mela- lui pemberian angket, lembar penilaian, dan tes. Teknik analisisdata menggunakan t-tes dan N-gain. Hasil penelitian ini adalah 1 pemenuhan kebutuhan LKS meliputi aspek desain, isi dan ranah karakter; 2 prinsip penyusunan LKS meliputi prinsip kebermaknaan, keterpaduan dan estetika; 3 kevalidan LKS termasuk dalam kat- egori sangat baik; dan 4 LKS bahasa Inggris bermuatan nilai pendidikan karak- ter sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan hasil perhi- tungan t test dan N-gain. Produk LKS bahasa Inggris bermuatan nilai pendidikan karakter perlu diujicobakan dalam skala luas. AbstractThe purposes of this research are describing needs to English student worksheet, formulating the principles of English student worksheet’s arrangement, measuring the validity of English student worksheet and going to show the effectiveness of English student worksheet consisting character education values of fifth grade students of Islamic elementary school. This rese- arch and development refers to Borg dan Gall’s model. The data collecting techniques uses students and teachers’ need questionnaire, expert assessment and test, then it is analyzed by t-test statistic and normalized gain. The result of this research are 1 fulfillment of English students worksheet’s need, include design, content and character domain; 2 the principles of English students worksheet’s arrangement include meaningfull, cohesiveness and aesthetics; 3 the validity of English student worksheet includes the excellent category; and 4 English student worksheet consisting character education values is very effective in increasing the stu- dent learning outcomes

  11. PERAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENYELENGGARAAN SMK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KOTA MATARAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indriaturrahmi Indriaturrahmi

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 peran DUDI dalam mendorong produk kebijakan pendidikan Pemda Kota Mataram dalam mengembangkan SMK berbasis kearifan lokal; (2 implementasi penyelenggaraan kebijakan pendidikan SMK yang sesuai dengan kearifan lokal; dan (3 peran DUDI dalam pengembangan SMK. Informan kunci pada penelitian adalah Kepala Dinas Dikmen sub-bagian kepala seksi kurikulum, Kepala Sekolah, Wakasek Humas Industri, Pembimbing Industri, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1 peran DUDI dalam mendorong kebijakan Pemda terkait pengembangan SMK berbasis kearifan lokal belum memadai; (2 implementasi kebijakan Pemda, antara lain: (a monitoring dan evaluasi, (b menyediakan unit gedung baru, (c membuka kompetensi keahlian baru, (d pemberian dana, (e mengadakan Gebyar SMK se-Kota Mataram; dan (3 peran DUDI dalam pengembangan SMK antara lain: (a penyelenggaraan prakerin siswa berjalan dengan baik. b industri sebagai tempat pemagangan guru, c industri terlibat dalam uji kompetensi siswa tingkat akhir dan tempat menyalurkan lulusan, d belum ada kerja sama terkait penyediaan sarana dan prasarana, dan e pengembangan kurikulum dalam bentuk workshop kurikulum. Kata kunci: peran DUDI, penyelenggaraan SMK, kearifan lokal THE ROLE OF BUSINESS AND INDUSTRY IN THE IMPLEMENTATION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL (VHS BASED ON LOCAL WISDOM IN THE CITY OF MATARAM Abstract This research aims to know: (1 the role of business and industry in encouraging the product education policy of the local government in Mataram City for developing vocaational high school (VHS based on local wisdom; (2 the implementation of VHS education policy with an appropriate local wisdom; and (3 the role of business and industry in developing VHS. The key informants in this research were the Head of Secondary

  12. PENELITIAN/PENGEMBANGAN MODEL/SISTEM SURVEILANS DAMPAK KESEHATAN PERUBAHAN IKLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2014-05-01

    variables in a particular period while GIS maps were displayed in the website. A surveillance model/system of the health impact of climate change has been developed. It is a system which process, analyze, and interpret data systematically and continuously, which also includes the distribution of information. The system is expected to provide information about how the condition of diseases in regard of climate change is.Keywords : climate change, surveillance, rainfall, temperature, DHF, malaria, diarrhea, penumonida, influenza like illness/ ILIAbstrakTelah dilakukan penelitian dan pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak Perubahan Iklim tahun 2011. Tujuan penelitian/pengembangan ini adalah diperolehnya sistem surveilans untuk dampak kesehatan dari perubahan iklim yang cocok untuk Indonesia. Disain penelitian adalah riset operasional. Tahapan kegiatan dimulai dengan analisis situasi, review program surveilans, dan penyusunan draft model sistem surveilans. Analisis situasi dan review program surveilans dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana sistem surveilans yang berjalan selama ini, dilakukan dengan cara melakukan rapid assessment di 6 dinas kabupaten/kota 6 provinsi. Penyusunan draft model sistem surveilans yang meliputi identifikasi data/variabel yang perlu dikumpulkan, sumber dan frekuensi pengumpulan data, petugas pengumpul data, pengolahan dan analisis data, cara pemetaan data penyakit dan distribusi informasinya dilakukan dengan diskusi bersama lintas sektor, lintas program dan para pakar. Hasil penelitian berupa model/sistem surveilans dampak kesehatan perubahan iklim yang dilengkapi dengan software pengolahan data dan situs web. Jenis data penyakit yang dikumpulkan adalah DBD, malaria, diare, pneumonia, dan ILI yang merupakan pengembangan dari sistem EWARS (sistem kewaspadaan dini yang dikembangkan oleh Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra, Ditjen PP/PL, Kementerian Kesehatan. Data iklim adalah suhu, curah hujan, hari hujan, dan

  13. OPTIMALISASI METODE PEMBELAJARAN IPS MI UNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan dua alasan; pertama, secara akademik, metode yang variatif  akan efektif dan efisien mempertinggi kualitas pembelajaran dan jika tidak dikembangkan secara baik, tidak mustahil akan menghambat pencapaian tujuan pembelajaran, yaitu tercapainya kompetensi keterampilan berfikir kritis siswa. Kedua, berdasarkan observasi awal, ditemukan fenomena guru IPS dalam mengajar menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan saja. Hal ini kurang mengembangkan berfikir kritis dengan didasarkan pada teori berpikir kritis FRISCO (focus, reason, inference, situation, clarity, overview. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis metode mengajar guru IPS MI dalam mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah discourses analysis. Temuan penelitian ini adalah metode yang digunakan guru IPS MIN Rejoso Peterongan Jombang kurang mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa, dengan sebab-sebab yaitu adanya pandangan guru bahwa IPS identik dengan hafalan dan cerita, keterampilan berfikir kritis kurang efektif dikembangkan bagi siswa MI karena mereka belum bisa diajak berfikir kritis, ketidaktahuan guru tentang teori berfikir kritis dan metode-metode yang mendukungnya, adanya paradigma bahwa guru adalah segala-galanya, adanya rasa enggan guru untuk merancang pembelajaran yang kritis, dengan alasan: banyak pekerjaan lain yang harus diselesaikan, sarana terbatas.This research works for two reasons; first, academically, variative method will be highly effective and efficient in teaching quality. Meanwhile if this does not develop well, it is an obstacle for the achievement of learning objectives, the achievement of critical thinking skills. Second, based on the first observation, it was found that there are some social studies teacher

  14. PENENTUAN AKTIVITAS ENZIM MANANASE DARI BERBAGAI MIKROORGANISME DI INDONESIA DAN PERANANNYA DALAM BIDANG PANGAN: KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermawan Seftiono

    2017-06-01

    Full Text Available Mananase is an enzyme that is involved in producing prebiotic, namely manooligosaccharide.In Indonesia, research about mananase enzyme has started by using several types ofmicroogranisms. Based on available reports, it seems that data collection is needed in order todetermine the most optimal mananase enzyme producer. From among 20 microorganisms, itshowed that Isolat SM – 14 (Bacillus sp. has 119.44 U / ml activity with 19.55 U / mg specificactivity in locus bean gum substrate. The highest enzyme activity is the most potential whenapplied as manooligosaccharide producer in food industry. Manooligosaccharide can beapplied to various products such as cookies, chocolate, candy, and soft drinks.

  15. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENCEMARAN LINGKUNGAN BERBASIS PENELITIAN FITOREMEDIASI UNTUK MENUNJANG KETERAMPILAN ILMIAH, SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN MOTIVASI MAHASISWA PADA MATAKULIAH DASAR-DASAR ILMU LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Afiat Mardikaningtyas

    2016-03-01

    Matakuliah Dasar-dasar Ilmu Lingkungan mengkaji tentang lingkungan dan permasalahannya satunya pencemaran lingkungan. Mahasiswa memerlukan kegiatan pembelajaran berbasis penelitian langsung untuk mengaplikasikan teknik pengelolaan lingkungan salah satunya fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran pencemaran lingkungan berbasis penelitian fitoremediasi untuk menunjang keterampilan ilmiah, motivasi dan sikap peduli lingkungan. Metode pengembangan digunakan model Borg dan Gall. Metode pengambilan data melalui uji validasi dan uji kepraktisan produk. Hasil pengembangan berupa perangkat pembelajaran yang telah tervalidasi dengan hasil valid 90,88%, praktis 87,47% dan efektif 81,85% keterampilan ilmiah, 83,52% motivasi, 80,13% sikap peduli lingkungan. Perangkat pembelajaran ini layak diaplikasikan untuk mahasiswa matakuliah dasar-dasar ilmu lingkungan.

  16. SINTESIS PIGMEN BESI OKSIDA BERBAHAN BAKU LIMBAH INDUSTRI BAJA (MILL SCALE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tito Prastyo Rahman

    2013-05-01

    Full Text Available Limbah industri baja (mill scale digunakan sebagai alternatif bahan baku pigmen besi oksida. Kajian ilmiah ini menjelaskan proses pembuatan pigmen besi oksida melalui metode presipitasi dengan media air. Pigmen besi oksida yang menjadi target yaitu pigmen kuning goethit ( -FeOOH dan merah hematit ( -Fe2O3. Goethit diperoleh dengan presipitasi menggunakan amonia dari proses awal terbentuknya ferricssulfat hasil reaksi asam sulfat (H2SO4 dengan limbah mill scale, sedangkan hematit diperoleh dengan proses pemanasan goethit pada temperatur 5000C dan 9000C. Analisa XRD digunakan untuk mengetahui senyawa pigmen yang terkandung dan penggunaan DTA untuk mengetahui pola perubahan fasa akibat proses pemanasan fasa goethit. Analisa warna pigmen menggunakan collorimetri L*a*b System. Warna pigmen yang diperoleh mempunyai tinting strength yang masih kurang dibandingkan dengan pigmen impor.

  17. PENGEMBANGAN PARIWISATA BAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI PULAU KALEDUPA, KABUPATEN WAKATOBI, PROVINSI SULAWESI TENGGARA (Community Based Marine Tourism Development in Kaledupa Island, Wakatobi Regency, South East Sulawesi Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadiwijaya Lesmana Salim

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mengetahui pengembangan pariwisata bahari berbasis masyarakat di Pulau Kaledupa dan sekitarnya, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – November 2014. Penelitian menggunakan metode analisis prospektif partisipatif, wawancara, analisis pengaruh antar-variabel kunci, membangun skenario, dan analisis implikasi strategis dan aksi antisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel utama yang harus dititikberatkan dalam pengembangan wisata bahari di Pulau Kaledupa dan sekitarnya, yaitu informatif, koordinasi antar instansi, dan sumberdaya alam. Penitikberatan pada ketiga variabel tersebut diharapkan dapat menghilangkan kesalahpahaman dan kesalahpenafsiran atas informasi yang diberikan sehingga dapat menunjang hubungan yang harmonis antar pemangku kepentingan pengembangan wisata bahari. Koordinasi yang harmonis diharapkan dapat mensinergikan antar perencanaan, pengembangan dan pengelolaan. Diharapkan pula sumberdaya alam yang ada berkesinambungan tanpa mengurangi dan merusak kualitasnya.   ABSTRACT The research on community based marine tourism development at Kaledupa island has been conducted on October – November 2014. This research used participatory prospective analysis, interview, Influence Analysis of inter key variables, scenario building, and Analysis of Strategic Implication and Anticipative act. The result shows that there are three key variables that should be focused on marine tourism development at Kaledupa island i.e informative, inter-institutions coordination, and natural resources. These variables should be focused in order to relieve misconception and misinterpretation on information which is given, so that it can support harmonic relationship between marine tourism stakeholders. The synergy of planning, development, and management can be expected from harmonic coordination. It is also expected that existing natural resources

  18. PENGEMBANGAN DAN ANALISIS KUALITAS APLIKASI PENILAIAN E-LEARNING SMK BERBASIS ISO 19796-1 DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Faiq Abror

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan aplikasi penilaian e-learning Sekolah Menengah Kejuruan (SMK berbasis ISO 19796-1 yang dapat digunakan untuk mengevaluasi e-learning SMK di Yogyakarta menggunakan teknik Analitycal Hierarchy Process (AHP dengan metode agregasi arithmetric mean dan geometric mean, (2 menguji kualitas aplikasi dengan menggunakan strandar ISO 9126. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D. Proses pengembangan aplikasi menggunakan metode  Software Development Life Cycle (SDLC dengan model Waterfall. Selanjutnya pada proses pengujian kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 yang terdiri atas aspek functionality, reliability, efficiency, maintainability, usability, dan portability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi penilaian e-learning SMK berdasarkan ISO 19796-1 telah berhasil dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC dengan model waterfall. Selanjutnya hasil dari analisis kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 menunjukkan bahwa aplikasi mempunyai hasil rata-rata sangat baik dan layak digunakan untuk penilaian kualitas e-learning SMK.

  19. PENGEMBANGAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Rosana

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan soft skills bukanlah hal baru dalam bidang pendidikan, karena landasan untuk pengembangannya sudah sangat jelas, UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1 Ayat 1. Perlunya pengembangan soft skills di program kelas internasional terkait dengan permasalahan yang muncul di rintisan program kelas internasional yang sudah diselenggarakan di Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY.  Dari kelas rintisan  tersebut dapat teramati pada proses perkuliahan sering terlihat keraguan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam perkuliahan. Selain karena kendala yang muncul akibat keterbatasan mahasiswa dalam menguasai percakapan bahasa Inggris, sehingga mereka memerlukan waktu lebih lama untuk menyimak isi perkuliahan,  tapi juga yang tampak menonjol adalah pengaruh dari kurang berkembangnya soft skills mahasiswa.Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Random Pre-tes Post-test Control Group. Dalam rancangan ini, pengambilan subyektidak dilakukan secara rambang. Rancangan ini dipilih karena selama eksperimentidak memungkinkan untuk mengubah kelas yang telah ada. Pra tes digunakan untukmenyetarakan pengetahuan awal kedua kelompok sedangkan post tes digunakan untukmengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk mengetahui perkembangan soft skillsselama dan setelah proses belajar. Kegiatan belajar yang dilakukan dengan berbasis konteks, menyebabkan peserta didik aktif merumuskan pertanyaan, mencari sumber informasi dan mengumpulkan informasi dari sumber, mengolah informasi yang sudah dimiliki, merekonstruksi data/fakta/nilai, menyajikan hasil rekonstruksi/proses pengembangan nilai. Hal ini menumbuhkan soft skills pada diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar yang terjadi di kelas pembelajaran, lingkungan kampus, dan tugas-tugas di luar kampus. Pengembangan soft skills ini berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa baik secara proses maupun produk yang di

  20. Challenges of Climate Change: Resilience Efforts in Rural Communities of Kaliwlingi Village based on Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT Program

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustovia Azahro

    2017-03-01

    Full Text Available Kaliwlingi Village in Brebes City has experienced climate change impacts such as tidal flood and land abrasion. The climate change causes the dynamics of the coast and sea levels dramatically and fosters the coastal communities to have adaptation strategies. This paper aims to identify how the community of Kaliwlingi Village adapts to the climate change that affects to a social economic condition of the inhabitants. The study used qualitative method by interpreting data taken from PengembanganKawasanPesisirTangguh (PKPT program, interviews, and observations.The study highlights that PKPT program has a significant impact, especially regarding disaster mitigation. PKPT program is successful in collecting the common rules of the community to become social capital accommodated in the local institution. Furthermore, the PKPT Program is also fostering the local economy.

  1. PENGEMBANGAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Rosana

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan soft skills bukanlah hal baru dalam bidang pendidikan, karena landasan untuk pengembangannya sudah sangat jelas, UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1 Ayat 1. Perlunya pengembangan soft skills di program kelas internasional terkait dengan permasalahan yang muncul di rintisan program kelas internasional yang sudah diselenggarakan di Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY.  Dari kelas rintisan  tersebut dapat teramati pada proses perkuliahan sering terlihat keraguan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam perkuliahan. Selain karena kendala yang muncul akibat keterbatasan mahasiswa dalam menguasai percakapan bahasa Inggris, sehingga mereka memerlukan waktu lebih lama untuk menyimak isi perkuliahan,  tapi juga yang tampak menonjol adalah pengaruh dari kurang berkembangnya soft skills mahasiswa.Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Random Pre-tes Post-test Control Group. Dalam rancangan ini, pengambilan subyektidak dilakukan secara rambang. Rancangan ini dipilih karena selama eksperimentidak memungkinkan untuk mengubah kelas yang telah ada. Pra tes digunakan untukmenyetarakan pengetahuan awal kedua kelompok sedangkan post tes digunakan untukmengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk mengetahui perkembangan soft skillsselama dan setelah proses belajar. Kegiatan belajar yang dilakukan dengan berbasis konteks, menyebabkan peserta didik aktif merumuskan pertanyaan, mencari sumber informasi dan mengumpulkan informasi dari sumber, mengolah informasi yang sudah dimiliki, merekonstruksi data/fakta/nilai, menyajikan hasil rekonstruksi/proses pengembangan nilai. Hal ini menumbuhkan soft skills pada diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar yang terjadi di kelas pembelajaran, lingkungan kampus, dan tugas-tugas di luar kampus. Pengembangan soft skills ini berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa baik secara proses maupun produk yang di

  2. Pengembangan Model Penilaian Formatif Berbasis Web untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ediyanto Ediyanto

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract: There are two approaches of learning assessment, called formative and summative. The formative assessment is applicable because it involves students directly during the process, may im-prove these students perceptive. The limited time in class makes this process difficult, then the de-velopment of both online and offline formative assessment, provide responsive feedback for teachers and students, is definitely needed. This research goal is to produce a model of web-based formative assessment for physics. This study used research design and development of the formative assess-ment-model. Questionnaire is used for product validation, consist of validation of textbook,  instrument of pre and post-learning quizzes and web product.The result of quantitative analysis shows that the developed product is valid without any revision. Based on qualitative data, the product revision follows comments and suggestions from expert’s validation, teachers and students. The product testing shows that the formative assessment-model may improve students’ conceptual comprehension. Key Words: formatice assessment-model, students’ conceptual comprehension of physics, web-based Abstrak: Penilaian terbagi menjadi dua macam yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. Penilaian formatif tepat digunakan karena prosesnya melibatkan siswa secara langsung di dalam proses pembelajaran dan mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Keterbatasan waktu di kelas menyebabkan proses ini sulit dilakukan, maka perlu dikembangkan model penilaian formatif secara online dan off-line yang dapat memberikan umpan balik yang cepat bagi siswa dan guru. Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan model web-based penilaian formatif untuk pembelajaran fisika. Penelitian menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan model penilaian formatif. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk uji kelayakan produk yang meliputi validasi naskah buku, instrumen kuis prapembelajaran

  3. PENGEMBANGAN TES PENGETAHUAN PRAKTIKUM BIOLOGI BERDASARKAN GRADED RESPONSE DAN GENERALIZED PARTIAL CREDIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Ridlo

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini  bertujuan untuk menghasilkan model tes yang cocok  dengan data. Pengembangan item pada penelitian  menggunakan pendekatan teori respons butir politomus (TRBP. Subjek ujicoba diambil dari siswa lima SMP kelas VII akhir mewakili peringkat SMP di Kota Yogyakarta sebanyak 1030 siswa. Hasil Model TRBP yang cocok dipilih berdasarkan hasil parametrisasi menggunakan PARSCALE dan deskripsi hubungan fungsional antara respons peserta tes dengan tingkat kemampuannya yang dinyatakan dalam test information curves (TIC. Penelitian ini menghasilkan 16 butir untuk bank soal dengan karakteristik masing-masing butir memiliki nilai daya beda yang tidak rendah (>0,25 skala logit dan nilai kesulitan butir pada selang -3 sampai +3 skala logit. Berdasarkan informasi yang dihasilkan, kedua macam model penskoran GRM dan GPCM cocok memodelkan penskoran TPPB yang diadministrasikan. GPCM mungkin lebih merefleksikan realitas bagaimana data dihasilkan sehingga dari TIC tampak lebih akurat menaksir kemampuan dibanding GRM. Kata Kunci: tes pengetahuan praktikum biologi, GRM, GPCM ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF A TEST OF BIOLOGY PRACTICUM KNOWLEDGE WITH GRADED RESPONSE  AND GENERALIZED PARTIAL CREDIT MODELS Abstract This study aims to generate information to define the polytomous item response models which are more suitable with the data. The items were developed by the polytomous item response theory approach. The tryout participants were 1030 Year VII students selected from five junior high schools in Yogyakarta City. A suitable model was selected based on the result of PARSCALE parameterization  and a description of the functional relationship between the testees’ responses and their ability levels indicated by the test information curves (TIC. The study yields 16 items for the item bank in which the discrimination index of each item is > 0.25 logit scale and the difficulty index ranges from -3 to +3 logit

  4. STATUS, MASALAH, DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PADA PENGEMBANGAN BUDIDAYA UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei DI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2008-12-01

    Full Text Available Udang vaname merupakan udang introduksi seiring menurunnya produksi udang windu di tambak karena penyakit WSSV. Prospek pengembangan budidaya udang vaname di Sulawesi Selatan sangat baik karena luas wilayah pertambakannya mencapai 90.540 ha yang pernah digunakan untuk kegiatan budidaya udang windu dengan mengaplikasikan mulai dari teknik budidaya tradisional hingga intensif. Budidaya udang vaname belum meluas di masyarakat, diharapkan dalam pengembangannya dapat meningkatkan kembali produksi udang di Sulawesi Selatan. Udang vaname memiliki kelebihan dibandingkan komoditas alternatif lainnya dan masih memiliki peluang pasar ekspor serta total biaya produksi juga lebih kecil. Salah satu faktor yang menyebabkan pembudidaya tambak di Sulawesi Selatan susah menerima udang vaname adalah mereka pada umumnya bermodal kecil dan berpandangan bahwa budidaya udang vaname hanya sesuai dan akan menguntungkan bila dibudidayakan secara semi intensif dan intensif, yang dalam operasionalnya memerlukan investasi cukup besar terutama biaya pakan dan harga bibit yang cukup mahal. Di samping itu, udang vaname juga sudah terkena penyakit virus white spot seperti yang terjadi pada udang windu. Pemecahannya seperti penyuluhan ke pembudidaya, kalau udang vaname dapat juga dilakukan secara tradisional dan tradisional plus dengan keuntungan cukup memuaskan berkisar Rp7.603.000,00--Rp22.264.000,00/ha/siklus; pengadaan breeding center udang vaname; diagnosa penyakit TSV, WSSV, dan IHHNV secara dini mulai dari calon induk di panti benih, benur hingga masa pembesaran di tambak; diseminasi teknologi budidaya udang vaname bebas penyakit di tambak percontohan dempond; pembentukan koperasi usaha yang saling menguntungkan antar seluruh komponen; dan memberi pengertian dan pembinaan ke pembudidaya untuk tetap mempertahankan budidaya bandeng dengan mengembangkan usaha budidaya udang vaname.

  5. ANALISIS PENGEMBANGAN SEKTOR BASIS EKONOMI DAN POTENSI PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BLORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayik Kartika Sari

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keadaan pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor basis ekonomi, dan faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora tahun 1990-2013 dengan menggunakan alat analisis basis ekonomi dan persamaan simultan dengan metode Two Stage Least Squared (2SLS. Variabel endogen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dan upah minimum, sedangkan variabel eksogennya adalah angkatan kerja, tabungan, pengeluaran pemerintah daerah, dan jumlah penduduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 sektor basis ekonomi di Kabupaten Blora yang diperoleh dari analisis basis ekonomi yaitu sektor pertambangan dan galian; sektor pertanian; dan sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan. Berdasarkan hasil uji persamaan simultan menunjukkan bahwa variabel tabungan, pengeluaran pemerintah daerah, upah minimum, dan jumlah penduduk merupakan faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora. Saran dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Blora harus mengembangkan ketiga sektor basis ekonomi dan faktor yang berpengaruh dominan tersebut serta harus melakukan proteksi terutama untuk sektor basis ekonomi, sehingga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora.  The purpose of this research was to determine and analyze the condition of economic growth, the economic base sector for development, and factors which have a dominant influence on the economic growth in Blora years 1990-2013 and used analysis of the economic base and the analysis of simultaneous equations with Two Stage Least Square method (2SLS. The rate of economic growth, regional income, and the minimum wage is an endogenous variable, while the labor force, savings, regional government expenditure, and resident are exogenous variable. The results showed that there are three sectors of the economic base in Blora

  6. PENGEMBANGAN SSP TEMATIK INTEGRATIF UNTUK MEMBANGUN KARAKTER KEJUJURAN DAN KEPEDULIAN SISWA SD KELAS II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hariyati Qodriyah

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa SSP Tematik yang dapat mengembangkan karakter siswa kelas 2 sekolah dasar, meliputi karakter kejujuran dan kepedulian. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu studi pendahuluan, perencanaan, mengembangkan produk awal, uji coba awal, revisi produk utama, uji coba lapangan, dan revisi terhadap produk operasional. SSP yang dikembangkan dievaluasi oleh seorang ahli materi dan media untuk mengetahui validitasnya. Subjek uji coba berjumlah 90 siswa terdiri dari 23 siswa SD Sonosewu, Kasihan, Bantul, DIY sebagai subjek uji coba terbatas dan 33 siswa untuk kelas control dan 34 siswa untuk kelas eksperimen SD 1 Kadipiro, Kasihan, Bantul, DIY. Hasil penelitian ini berupa SSP yang meliputi: silabus, RPP, LKS, dan lembar penilaian. Hasil evaluasi dari ahli materi dan ahli media untuk menguji tingkat kevalidan SSP menyatakan bahwa SSP yang dikembangkan adalah valid dan berkategori “baik”. Hasil uji coba menunjukkan bahwa SSP yang dikembangkan dinyatakan layak serta memenuhi kriteria praktis dan efektif dalam mengembangkan karakter siswa. Pembelajaran dengan SSP yang dikembangkan mampu mengembangkan karakter kejujuran dan kepedulian. Kata Kunci: SSP, karakter jujur dan peduli   DEVELOPING THEMATIC INTEGRATIVE SSP FOR BUILDING THE CHARACTERS OF HONESTY AND CARE GRADE II STUDENT OF ELEMENTARY SCHOOL Abstract This study aims to produce integrated learning sets in the form of thematic SSP that can develop the characters of honesty and care of grade II students of elementary school. This was a research and development study consisting of seven steps, i.e. preliminary study, planning, preliminary product development, preliminary tryout, main product revision, field tryout, revision of operational product, operational product revision, and revision of the final product. The developed SSP was evaluated by a science subject expert to assess

  7. Pemilihan Jenis Pohon untuk Pengembangan Hutan Kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukhlison -

    2015-04-01

    Full Text Available Hutan kota memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah meningkatkan kualitas udara di wilayah perkotaan dan keindahan. Pemilihan jenis pohon yang tepat guna pengembangan hutan kota akan mendukung fungsi hutan kota untuk mengurangi pencemaran di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengetahui tipe hutan kota dan jenis pohon penyusunnya, (2 mengevaluasi kecocokan jenis pohon penyusun hutan kota, dan (3 menyusun arahan pemilihan jenis pohon yang memiliki kesesuaian tempat tumbuh dan efektif dalam pengendalian pencemaran udara. Penelitian ini menggunakan metode survei dan identifikasi untuk mengetahui tipe hutan kota dan jenis pohon penyusunnya. Penilaian kecocokan jenis pohon didasarkan tempat tumbuh dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe hutan kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta adalah konservasi jenis, rekreasi dan perlindungan dengan bentuk mengelompok dan jalur. Jenis pohon penyusun hutan kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta terdiri atas 112 jenis, 70 jenis di antaranya sesuai dengan persyaratan silvikultural, manajemen dan estetika, sementara terdapat 22 jenis pohon yang memiliki kesesuaian tempat tumbuh dan efektif dalam mengendalikan pencemaran udara. Katakunci: hutan kota, pemilihan jenis pohon, pencemaran udara, Kota Yogyakarta   Tree Species Selection for Urban Forest Development in Yogyakarta City Abstract Urban forest provides two important services for humans i.e., improving air quality and aesthetics. Therefore, tree species selection should consider tolerance of trees to pollutants in urban areas and aesthetic point of view. The aims were to (1 determine the typology of the urban forest and its constituent species, (2 to evaluate the suitability of tree species in the urban forest, and (3 to develop guidance for selection of tree species that based on habitat suitability and and effective to control air pollution. A survey method by identification typology of the urban forest and forest tree

  8. PENGEMBANGAN MODEL ASESSMENT AUTENTIK GUNA MENILAI KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DALAM KEGIATAN PRAKTIK LAPANGAN CALON GURU BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr. Cartono

    2015-02-01

    Manfaat Penelitian, Merancang Model dan Instrumen Asessment Autentik, serta Validasi Rancangan Model dan Instrumen Asessment Autentik yang dikembangkan. Tiga tahap pertama didasarkan pada wawancara terhadap dosen pembimbing dan mahasiswa peserta, serta pengamatan langsung dua kegiatan praktik lapangan di ekosistem pantai dan pegunungan.  Pengembangan rancangan model dan instrumen asessment autentik didasarkan atas hasil analisis kebutuhan, sedangkan validasi dilakukan melalui penilaian pakar dan uji coba pada kalangan terbatas. Model instrumen asessment autentik yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi penilaian ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap ilmiah, serta memiliki validitas isi dan bentuk/susunan  yang cukup memadai secara logis dan empiris untuk mengukur keterampilan pemecahan masalah mahasiswa  calon guru biologi dalam kegiatan praktik lapangan terpadu. Sosialisasi aspek-aspek penilaian mendorong mahasiswa untuk menunjukkan kinerja terbaiknya, menggali pengetahuan sendiri dan lebih bersikap ilmiah selama kegiatan praktik lapangan. Keberadaan instrumen penilaian autentik ini memberi kemudahan bagi dosen pembimbing untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran mahasiswa dan menentukan bentuk tindakan bimbingannya lebih lanjut. Kata kunci: asessment autentik, keterampilan pemecahan masalah, pendidikan calon guru biologi, praktik lapang terpadu

  9. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOGRAFI BERBASIS CERITA LEGENDA NUSANTARA DI KELAS X SMA NASIMA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Deni Aryani

    2014-08-01

    Full Text Available Pembelajaran konsep Geografi di kelas X Semester 1 SMA Nasima tahun 2013-2014menunjukkan adanya hambatan berupa rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran.Materi ini tingkat kesulitannya tinggi, serta bahan ajar kurang mendukung.Pemilihan bahan ajar cerita legenda memiliki alasan (1 desainnya menarik; (2berisi nilai karakter Indonesia sesuai visi misi SMA Nasima; (3 merupakan latarsuatu tempat, yang merupakan ruang lingkup Geografi yang dapat dikaji dengankonsep esensial Geografi. Bahan ajar diwujudkan dalam bentuk buku Nonteks Pelajaran/buku suplemen/ pendamping yang digunakan untuk meningkatkan aktivitasbelajar siswa dalam pembelajaran. Pendekatan penelitian menggunakan metodepenelitian pengembangan dengan tehnik analisis SPSS Uji T dua sampel berpasangan.Efektifitas penggunaan bahan ajar terhadap peningkatan aktivitas siswadalam belajar penguasaan konsep esensial geografi dengan membandingkan datahasil belajar siswa sebelum dan sesudah memakai bahan ajar tersebut. Hasil penelitianmengatakan pada kelompok eksperimen terbukti efektif yaitu Ha diterima, adaperbedaan nilai sebelum dengan sesudah perlakuan. Hasil uji T ini didukung olehhasil pengamatan sikap dengan nilai rata – rata baik pada semua aspek sikap yangdiamati. Namun ada korelasi yang tidak signifikan sebesar 0,175 karena selisih nilaiyang rendah antara sebelum dan sesudah perlakuan. Learning concept of Geography in Semester 1 class X SMA Nasima 2013-2014 showed somebarriers in the form of students’ low interest towards learning. This material was categorizedas a high degree of difficulty, and the teaching materials was less supportive. There weremany reasons of selecting the teaching materials of legends; (1 it had attractive design; (2 itcontained the value of the Indonesia character according to the vision and mission of NasimaHigh School; (3 it had background of some places, in which the Geography scope could bestudied with Geography essential concepts. Instructional

  10. MODEL KESESUAIAN LOKASI PENGEMBANGAN BUDIDAYA TAMBAK DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG untuk menentukan lokasi yang sesuai bagi pengembangan budidaya tambak di Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Data sekunder yang diperoleh berupa data iklim, peta Rupabumi Indonesia kawasan Pontianak skala 1:50.000, citra digital ALOS AVNIR-2 dan peta batimetri skala 1:200.000. Data primer diperoleh dengan metode survai di lokasi penelitian yaitu kualitas air dan tanah serta pasang surut. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data lapangan (fisika-kimia air dan tanah, data sekunder, dan data citra satelit digital, dianalisis secara spasial dengan metode PATTERN menggunakan SIG. Berdasarkan hasil survai dan evaluasi kesesuaian lokasi budidaya tambak di wilayah pesisir Kabupaten Pontianak seluas 497,077 ha. Pada umumnya yang tergolong sangat sesuai (114,986 ha, cukup sesuai (168,819 ha, tersebar di wilayah pesisir Kecamatan Sungai Pinyuh, Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, dan Mempawah Timur, sedangkan yang kurang sesuai (213,272 ha, terdapat di Kecamatan Segedong dan Siantan.  This research used GIS technique to find location suitable to develop sustainable brackhiswater pond in Pontianak Regency, West Kalimantan. Secondary data such as wheather data, Indonesia earth surface map of Pontianak area scale of 1:50,000, ALOS satellite imagery digital data, and navigation map scale 1:200,000 were collected and used. The primary data (water and soil quality and tidal variation were determined during the field survey. Simple systematic random sampling was used to allocate sampling points. Digital Remote Sensing (ALOS data, secondary data, and field data (water quality were analyzed using PATTERN method and Geographical Information System (GIS. Thematic map of the area suitability as the main expected output of the study was created using spatial

  11. PENGEMBANGAN RISK ASSESSMENT DALAM EVALUASI MANAJEMEN PENANGGULANGAN KEBAKARAN MELALUI FAULT TREE ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Sholikhatul Addawiyah

    2016-01-01

    Full Text Available Fault tree analysis adalah suatu penilaian risiko yang mampu mengidentifikasi potensi bahaya secara spesifik, fokus, rinci pada satu kejadian yang tidak diinginkan, dan mengetahui penyebab kejadian tersebut beserta angka probabilitasnya. Tercatat mulai tanggal 1 Januari – 30 April 2014 terjadi kebakaran sebanyak 10 kali di divisi spinning PT. Apac Inti Corpora dengan kasus tertinggi di unit spinning V (50% kejadian.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab kebakaran, mengembangkan penilaian risiko, dan mengetahui gambaran umum sistem manajemen penanggulangan kebakaran di unit spinning V PT. AIC. Desain penelitian ini adalah kualitatif eksplanatoris. Hasil pengembangan bagan fault tree analysis didapatkan 41 basic event, 24 intermediate event, 1 conditioning event, dan 1 undeveloped event yang secara matematis melalui persamaan aljabar boolean akan menghasilkan 35 single minimum cut sets dan 5 double component cut sets, dengan perhitungan angka probabilitas sebesar 0,3552. Hasil kesesuaian sistem manajemen penanggulangan kebakaran didapatkan 76 poin dari 81 poin standar regulasi yang berlaku di Indonesia. Simpulan penelitian ini adalah kemungkinan terjadinya kebakaran di spinning V sebesar 35,52%. Saran dari penelitian ini adalah dilakukannya evaluasi terhadap kegagalan deteksi dini dan kegagalan teknis. Fault tree analysis has advantages in identifying potential hazards in specifics, focus, detail on a potential undesirable event that called top event, and was able to find out the causes with the value of probability. Recorded at January 1th – April 30th, 2014, there had been 10 cases of fires in the spinning PT. Apac Inti Corpora with the highest cases at spinning V (50% event. The purpose of this research was find out the cause of fires, develop a risk assessment, and learn an overview of fires countermeasures management system in spinning V. This research was a qualitative – explanatory design. Result of development fault

  12. Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Komik Fisika Berbantuan Sosial Media Instagram sebagai Alternatif Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandani Irwandani

    2016-04-01

    Full Text Available The development trend of technology and information at this time should be used by the world of education to make it as a learning tool, both outside and inside the classroom. One trend that is emerging now is the use of social media as a medium of learning. Social media will be focused to develop is a media Instagram, in which can contain images and text content. The study was conducted with the aim of producing instructional media products that meet the necessary criteria. The research is the research and development method undertaken by several stages, a preliminary investigation, gathering information, product design, product validation, testing is limited to the user, and product revision. Based on the stages that made learning media product obtained declared fit and is needed by learners after validating and testing the product. Validation linguists gained 84%, the design of 82.67%, 86.67% materials, and media gained 87.14%. Meanwhile, based on the scoring is obtained 90.83%. Tren perkembangan teknologi dan informasi saat ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh dunia pendidikan untuk menjadikannya sebagai sarana pembelajaran, baik itu di luar maupun di dalam kelas. Salah satu tren yang sedang muncul saat ini adalah pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Media sosial yang akan difokuskan untuk dikembangkan adalah media instagram, yang di dalamnya bisa memuat konten gambar dan tulisan. Penelitian dilakukan dengan tujuan menghasilkan produk media pembelajaran yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu melakukan penelitian pendahuluan, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi produk, ujicoba terbatas kepada pengguna, kemudian revisi produk. Berdasarkan tahapan-tahapan yang dilakukan diperoleh produk media pembelajaran yang dinyatakan layak dan sangat dibutuhkan oleh peserta didik setelah melakukan validasi

  13. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PERFORMANCE ASSESSMENT PRAKTIKUM BERVISI SETS UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN PROSES SAINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Suryawan

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengukur keterampilan proses sains kelas IV melalui penerapan perangkat pembelajaran yang valid, efektif dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yang dimodifikasi menjadi 3D. Subyek penelitian  adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Tekaran dan SD N 1 Wonogiri, Teknik pengumpulan data menggunakan  metode wawancara, tes, observasi, dan angket. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis deskriptif kualitatif, analisis ketuntasan klasikal, analisis ketuntasan rata-rata uji t, analisis uji banding sample t test, dan analisis peningkatan uji Normalized Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai validator untuk silabus, RPP, LKS, Buku Petunjuk Praktikum Bervisi SETS dan tes Pemahaman Konsep dengan nilai berturut-turut adalah 35; 112; 61; 28; 34 dan 37.  Rata-rata presentase respon guru sebesar 85% dan rata rata respon siswa sebesar 86%. Rata-rata Pemahaman Konsep siswa  kelas eksperimen 82 melebihi batas KKM 68, sehingga tuntas secara klasikal dan individual. Rata-rata Pemahaman Konsep siswa kelas eksperimen adalah 82 lebih baik dari kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 74. Uji Normalized Gain menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep sebesar 50,2 %. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan perangkat pembelajaran valid, efektif, dan praktis.The research aims for measuring science process skills of the fourth grade students through the implementation of valid, practical, and effective.  Practical Work that feature SETS Vision. The research was a research and development type with 3D model. The subjects of this study are fourth grade students of SD Negeri 1 Tekaran and SD Negeri 1 Wonogiri. The data was collected through interview, test, observation, and questionnaire. The data analysis was using t test,  and analysis of the increase through N Gain. The result shows that the average of validator scores for syllabus, lesson plan, student worksheet, Practical work

  14. PENERAPAN PEMBELAJARAN ORIENTASI DAN MOBILITAS UNTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU PADA TAMAN KANAK-KANAK INKLUSIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Joeda Andajani

    2016-04-01

    Full Text Available The objectives of this service is to increase the teachers’ knowledge and skills on learning orientation and mobility services for competence development of teachers in the inclusion kindergarten. The implementation methods of learning orientation and mobility for the competence development of teachers in this inclusion kindergarten is starting the initial condition of the kindergarten teachers’ knowledge and skill in learning orientation and mobility for blind children that are still low. Then, the process of learning orientation and mobility services are effective in the inclusive learning environment in the kindergarten. Embodiments for creating a learning environment that is attractive and fun for blind children who study with normal children in the implementation of inclusive education as follows: a the teacher has the potential to prepare lesson plans based on the conditions and the ability of students, b the utilization of resources and learning media provided is capable of reaching and stimulate all students without exception in learning, and c the potential to manage learning groups that can accept one another and work together to learn, and d the provision of direct assessment of the success blind children in the inclusive kindergarten. Tujuan kegiatan pelayanan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru tentang pelayanan pembelajaran orientasi dan mobilitas untuk pengembangan kompetensi guru di taman kanak-kanak inklusi. Metode pelaksanaan pembelajaran orientasi dan mobilitas untukpengembangan kompetensi guru di taman kanak-kanak inklusi ini yaitu dimulai kondisi awal guru TK dalam pengetahuan dan keterampilan dalam pembelajaran orientasi dan mobilitas pada anak tunanetra masih rendah. Kemudian proses pelayanan pembelajaran orientasi dan mobilitas yang efektif pada lingkungan belajar pada TK inklusif..Perwujudan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak tunanetra yang belajar

  15. PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR JALAN SEBAGAI IMPLEMENTASI RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN KETAPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferry Juniardi

    2014-01-01

    Full Text Available Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten yang sedang berkembang perlu didukung dengan infrstruktur jaringan jalan yang baik.  Studi ini bertujuan mengembangkan infrastruktur jaringan jalan untuk mendukung pergerakan kendaraan di Kabupaten Ketapang. Studi ini membutuhkan data-data pergerakan kendaraan dan jaringan jalan yang diperoleh dari instansi terkait dan survei lapangan. Model bangkitan pergerakan kendaraan dipengaruhi oleh jumlah sarana kesehatan (X3, sedangkan model tarikan pergerakaan kendaraan  dipengaruhi oleh jumlah penduduk (X1 dan  jumlah sarana kesehatan(X3. Jaringan jalan  arteri primer yang dikembangkan meliputi : ruas Jalan batas Kabupaten Sanggau   Batas  Kecamatan  Balai Berkuak; ruas Jalan Batas Kecamatan Balai Berkuak  Aur Kuning; ruas Jalan Aur Kuning  Sandai; ruas Jalan Sandai  Nanga Tayap; dan ruas Jalan Nanga Tayap  Batas Provinsi Kalimantan Tengah.  Sementara itu, untuk meningkatkan aksesibilitas juga dilakukan peningkatan dan pengembangan terhadap beberapa jalan kolektor primer.   Ketapang regency is growing and need to be supported by a good road network infrastructure. This study aims to develop a network infrastructure to support the movement of vehicles in Ketapang regency. This study requires data of movement of vehicles and the road network, obtained from the relevant agencies/departments and field survey. Vehicles trip generation models influenced by number of health facilities (X3, while pull models of vehicle movement influenced by number of residents (X1 and number of health facilities ( X3. Primary artery roads network that was developed include: regency’s boundary road of Sanggau – district’s boundary road of Balai Bekuak; district’s boundary road of Balai Bekuak - Aur Kuning; road segment of Aur Kuning - Sandai; road segment of Sandai - Nanga Tayap, and road segment of Nang Tayap – province’s boundary of Central Kalimantan. In addition, to improve accessibility, it also

  16. Pemberdayaan Pembelajaran Materi Ajar Identifikasi Sifat-Sifat Bangun Datar Bagi Pengembangan Nilai Karakter Berpikir Kritis dan Logis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afia Rahmadini

    2012-06-01

    Full Text Available Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill.Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dikeluarkannya Permendiknas no. 41 tahun 2007 tentang standar proses dan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah hasil pengembangan dan ketercapaian pelaksanaan perangkat pembelajaran matematika berbasis pemanfaatan lingkungan dan alat peraga manipulatif pada materi pokok mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar di SDN Sekaran 01? Bagaimanakah kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan? Penelitian ini termasuk penelitian Research and Development dengan menggunakan Model 4 D yang meliputi tahap pendefinisian (define, tahap perancangan (design, tahap pengembangan (develop. Sementara tahap penyebaran (disseminate tidak dilakukan mengingat terbatasnya waktu dan biaya.  Adapun hasil penelitian ini adalah (1perangkat pembelajaran berupa RPP dengan lampiran- lampirannya yang berupa LAS, LTS, prototype APM, dan setting lingkungan yang valid; (2 perangkat dapat diterapkan dengan kategori keterlaksanaan adalah terlaksana dengan baik, KBM berjalan lancar dan pembelajaran mampu memacu semua siswa untuk aktif sehingga secara empiris perangkat yang dikembangkan efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran; (3 kualitas proses pembelajaran cukup tinggi hal ini ditinjau dari hasil belajar siswa dengan ketuntasan kelas 88,37%, motivasi belajar  25,58% siswa tinggi dan 74,42% siswa memiliki motivasi sangat tinggi, respon siswa positif sebanyak 97,67% dan kesan guru terhadap penerapan perangkat yang dikembangkan positif  sebanyak 100%. 

  17. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN BERPIKIR KRITIS UNTUK SISWA SMP KELAS VII PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dharmawati Dharmawati

    2016-08-01

    Full Text Available This study aims to generate critical thinking assessment instrument for seven graders within organism interaction in an environment with an appropriate validity and reliability level. The design of this instrument is developed using stages suggested by Borg and Gall. The stages are researching and collecting information, planning, developing a preliminary product, conducting the limited examination, revising product from limited examination, field testing, revising product from field testing, and finalizing product. The result of content and construction validation shows that the level of feasibility is 88,35% and categorized as very feasible. While the degree of readability of assessment items is 93,51% and it is categorized as excellent. The coefficient of inter-rater reliability of assessment items is 0,951 and categorized as excellent. The instrument acquires reliability coefficient 0,792 for multiple choice and 0,753 for essay items. This study shows that the content, construction, and items in assessment are feasible. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen berpikir kritis untuk siswa SMP kelas VII pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang memadai. Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan menurut Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk uji coba terbatas, uji coba lapangan, revisi uji coba produk lapangan, dan penyempurnaan produk akhir. Berdasarkan hasil validasi isi dan konstruk diperoleh tingkat kelayakan produk sebesar 88,35% berada pada kriteria sangat layak. Tingkat keterbacaan soal asesmen sebesar 93,51% dengan kategori sangat baik. Koefisien inter-rater reliability pada soal asesmen bentuk penugasan sebesar 0,951 dengan kategori sangat baik. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,792 (soal pilihan ganda dan

  18. PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA BERDASARKAN KARAKTERISTIK PANTAI DI TELUK GERUPUK DAN TELUK BUMBANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2015-03-01

    Full Text Available Tersedianya informasi mengenai karakteristik pantai menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perencanaan dan pengelolaan perikanan budidaya pesisir berbasis lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pantai khususnya aspek topografi dan hidrologi di Teluk Gerupuk dan Teluk Bumbang Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB, hubungannya dengan status eksisting dan kemungkinan pengembangan perikanan budidaya. Variabel topografi dan hidrologi teluk yang diukur meliputi: pasang surut (pasut, kedalaman, dan kelandaian pantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik pasut dengan tunggang pasut sekitar 2,85 m secara teknis masih tergolong ideal untuk pengembangan berbagai sistem budidaya tambak udang (tradisional plus, semi-intensif, intensif, dan super-intensif. Khusus untuk tambak intensif dan super-intensif, tunggang pasut yang besar harus dicermati sehubungan dengan jauhnya jarak pengambilan air bersih. Secara umum Teluk Gerupuk dan Teluk Bumbang dengan luas ± 940 ha (9,4 km2 dan kedalaman rata-rata perairan 4,17±0,12 cukup mendukung untuk kegiatan budidaya rumput laut. Berkembangnya pemanfaatan lahan selain budidaya rumput laut di sekitar dan pada teluk seperti pemukiman, pariwisata, dan budidaya tambak, dapat memengaruhi kualitas kimia fisik perairan dan kemungkinan berkaitan erat dengan menurunnya produksi rumput laut pada tahun-tahun terakhir. Dengan batasan karakteristik topografi dan hidrologis teluk yang menjadi pusat berlabuhnya aktivitas penggunaan lahan pantai dan darat, dibutuhkan perhatian serius mengenai rencana umum tata ruang wilayah teluk termasuk penanganan limbah agar tidak berdampak negatif secara ekologis dan sosial yang pada akhirnya akan mengganggu keberlanjutan usaha perikanan budidaya di wilayah ini. hidrologi, topografi, perikanan budidaya, Teluk Gerupuk, Nusa Tenggara Barat

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN GETAH JELUTUNG SEBAGAI HHBK UNGGULAN The Development Strategy of Jelutung’s Latex as Superior Non Timber Forest Product

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marinus Kristiadi Harun

    2016-08-01

    Full Text Available Makalah ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial-ekonomi pengembangan getah jelutung sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK unggulan. Pada aspek sosial, parameter yang diteliti mencakup potensi getah jelutung sebagai HHBK unggulan sesuai Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor P.21/Menhut-II/2009. Pada aspek ekonomi, parameter yang diteliti mencakup margin pemasaran getah jelutung dan analisis finansial pengembangan jelutung dengan sistem agroforestri. Metode yang pada penelitian ini adalah Focus Group Discussion (FGD dan wawancara dengan informan kunci. Hasil analisis aspek sosial menunjukkan bahwa menurut kriteria dan indikator HHBK Unggulan maka getah jelutung termasuk HHBK Unggulan Provinsi dengan Total Nilai Unggulan (TNU sebesar 72,62. Pada aspek ekonomi diketahui bahwa margin pemasaran getah jelutung di Provinsi Kalimantan Tengah belum efisien karena nilainya masih > 50%. Hasil analisis finansial menunjukkan bahwa hutan tanaman jelutung layak untuk dikembangkan baik secara monokultur maupun pola agroforestri. Nilai NPV, BCR dan IRR untuk agroforestri jelutung berturut-turut adalah 69.799.338; 8,68 dan 29%. Strategi pengembangan komoditas getah jelutung menuju kategori yang lebih tinggi (HHBK Unggulan Nasional perlu dilakukan dengan menjawab tantangan untuk kriteria dan indikator bernilai rendah. Hal ini memerlukan adanya suatu kelembagaan yang membumi. Sistem kelembagaan yang diusulkan untuk mengatasi kendala tersebut adalah Sistem Kebersaman Ekonomi (SKE yang didukung oleh kelompok tani pengembang komoditas getah jelutung yang berkategori kelompok lestari. Kata kunci: getah jelutung, HHBK unggulan, sistem kebersamaan ekonomi.

  20. KAJIAN STRATEGI DAN PROGRAM PERBAIKAN OPERASIONALISASI DARI MILK DISTRICT MODEL NESTLÉ DI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ali Nugroho

    2012-06-01

    Full Text Available The objective of this study was to explore the improvement of Nestle milk district model in East Java. Secondary data on dairy development in East Java was used to analyse internal and external factors. SWOT analysis method was used to evaluate existing condition of dairy development in East Java and to build a recomended strategy to improve milk district model. In simplest terms, setting up a milk district involved: a negotiating agreements with farmers for twice-daily collection of their milk, b installing chilling centers in the larger community and collection points in the villages or adapting existing collection infrastructure, c arranging transportation from collection centers to the district’s factory, and d implementing a program to improve milk quality. In reality building a milk district model is not core business or core competence of Nestle but its something absolutely necessary to be introduced. After this program have been introduced, the smallscale dairy farmers were capable to organise themselves to produce freshmilk. Nestle have introduced various insentive systems to support smallscale dairy farmers capacity to guarantee that they have self responsability in dairy farming activities have positive impacts on productivity, quality product and product safety, that all that aspects will give benefit to Nestle. (Key words: Milk district model, Dairy farmer, Dairy cooperative, Milk processing industry, Strategy, Program

  1. STRUKTUR PERBANKAN INDONESIA: KAJIAN PEMENUHAN PILAR 1- TIER1 PADA PERBANKAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Haryati

    2017-03-01

    Full Text Available It was stipulated by Bank Indonesia regulation that the banks must have a minimum core capital of Rp 100billion by the end of 2010. However, until the mid year of 2010, there were a small number of banks that hadsuch minimum core capital which was less than Rp100 billion. This research attempted to determine theinfluence of the internal factors (financial performance as well as the external factors such as asset qualitytowards the core capital in the national banking industries. The subjects of this study were all national banks,in which the secondary data used were published financial statements based on the observation during the sixyear-period: 2004 -2009. The analysis techniques used were rotated Factor Analysis and Ordinal LogisticRegression. The results showed that of the 21 variables, 19 variables were formed as the factors, with a loadingfactor >1. The result of logistic regression analysis showed that 11 variables had a significant influencetowards the probability of compliance with core capital such as APB, ROE, NIM, BOPO, FBIR, CPR, ABP, BIRate, INFL and VER. Therefore these ratios could be used as a reference banks to improve or to maintain the corecapital (tier 1.

  2. Kajian Hubungan antara Desain Kendaraan MPV dan Penggunanya di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Riyadi

    2013-12-01

    Full Text Available Currently motored vehicle has become a necessity for most urban people because the demands of high mobility are performing in their daily activities. Geographical conditions, cultural distinctiveness, economic and lifestyle differences also influence the behavior of its people. Indonesia is a country with a high rate of car sales for multipurpose vehicle (MPV. With this phenomenon, criteria for the Indonesian people about MPV car, with both design aspects and also engineering aspects are no longer controlled by the principal industry in Japan, but should further reflect the desires of consumers in Indonesia. This becomes the basis of the considerations in choosing which vehicle they want to buy. The goal of this research is to identify the factors that influence the occurrence of the difference between consumer choices with a design that has been offered by the manufactures. This study was conducted to prove the hypothesis that car design using ideal values from Japanese country as the main producer of cars in some cases do not have high hopes of being accepted by the Indonesian market, considering several values and cultural differences between ideal values of Japanese car manufactures and conditions of Indonesian people, which resulted in differences of perceptions, between the ideal concept of car design of urban people in Indonesia and the concept that manufactures has offered.

  3. PERUMUSAN STRATEGI KEMITRAAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SWOT (Studi Kasus pada Kemitraan PT. INKA dengan Industri Kecil Menengah di Wilayah Karesidenan Madiun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Nurmianto

    2004-01-01

    Full Text Available Research on Partnership strategy between PT. INKA and SMI (Small Medium Industry conducted using Analytical Hierarchy Process (AHP and SWOT Analysis. Problem statement: (1 Type of criteria required to build Partnership Strategy (2 How to formulate Partnership Strategy between them. Results: (1 Performance of partnership model as follows : effectivity, profesionalism, supervisory, controlship, financial, development potency, and birocration procedure. (2 Weighted criteria effectivity 0.354, profesionalism 0.24, birocration procedure 0.159, supervisory 0.104, controlship 0.068, development potency 0.045, and financial 0.031. Model 2 (proposed is a partnership model on partnership development between PT. INKA and SMI with the management of Financial Management Council (Badan Pengelola Dana BUMN. Abstract in Bahasa Indonesia : Perumusan strategi kemitraan PT. INKA dan Industri Kecil Menengah diteliti menggunakan AHP dan SWOT. Permasalahan adalah kriteria-kriteria yang dibutuhkan dalam menyusun dan merumuskan strategi kemitraan antara PT. INKA dan industri kecil binaan. Hasil penelitian (1 Penilaian kinerja dari model kemitraan terdapat beberapa kriteria yang digunakan yaitu: efektivitas, profesionalitas, pembinaan, pengawasan, modal, potensi pengembangan, dan prosedur birokrasi. (2 Bobot kriteria: efektivitas 0.354, profesionalitas 0.24, prosedur birokrasi 0.159, pembinaan 0.104, pengawasan 0.068, potensi pengembangan 0.045, dan modal 0.031. Model 2 (usulan adalah model kemitraan yang memfokuskan pengembangan kemitraan antara PT. INKA dan IKM dengan pengelolaan yang lebih profesional dengan adanya Badan Pengelola Dana BUMN yang bersifat mandiri. Kata kunci: Perumusan strategi, AHP, SWOT, Model kemitraan BUMN-IKM.

  4. PENGEMBANGAN KONSEP AGROINDUSTRI BERBASIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI WILAYAH PASANG SURUT BAGIAN I: (KONSEP PEMIKIRAN The Concept Development of Agroindustry Based on Integrated Farming System at Tidal Swamp Land Areas Chapter I: Conceptual Thinkin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-06-01

    village. Keywords:  Integrated farming system concept , tidal swamp land, agroindustry   ABSTRAK Sistem pertanian terpadu diarahkan pada upaya memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping pertanian dan peternakan. Setiap mata rantai siklus menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga dengan sistem ini diharapkan pemberdayaan dan pemanfaatan lahan marginal di seluruh daerah dapat lebih dioptimalkan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam sistem pertanian di daerah pasang surut secara umum, yaitu; (a keterbatasan yang berupa lahan, sumberdaya manusia, teknologi, serta modal yang dimiliki petani, maka potensi sumberdaya lokal perlu kelola secara optimal, terarah, terpadu dan berkelanjutan dengan maksud untuk meningkatkan produktifitas lahan serta taraf hidup petani dengan cara penerapan sistem usahatani terpadu (integrated farming system dengan mengintegrasikan tanaman dan ternak berdasarkan potensi wilayah setempat, dan (b masalah dan kendala sosial ekonomi pengembangan tanaman pangan di daerah rawa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan konsep pengembangan sistem usahatani terpadu untuk mendukung agroindustri di lahan pasang surut di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu mengidentifikasi sistem yang terdiri dari sistem usahatani terpadu dan sistem agroindustri.  Dalam identifikasi kedua sistem tersebut dilakukan meliputi empat aspek yaitu, aspek ekonomi, aspek teknis, aspek sosial budaya dan aspek lingkungan. Konsep sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut yang dilakukan yaitu hasil produksi yang dihasilkan dari sistem usahatani terpadu hendaknya terlebih dahulu diolah melalui sistem pengolahan (agroindustri baik berupa industri rumah tangga (home industry maupun menggunakan alat mekanis, setelah itu dilakukan pemasaran produk, konsep sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produksi pertanian (padi

  5. PENENTUAN LOKASI PENGEMBANGAN BUDIDAYA TAMBAK BERKELANJUTAN DENGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG untuk menentukan lokasi yang layak bagi pengembangan budidaya tambak di Kabupaten Lampung Selatan. Data sekunder yang diperoleh berupa data iklim, peta Rupa Bumi Indonesia kawasan Lampung Selatan skala 1:50.000, citra digital landsat-7 ETM+ dan peta batimetri skala 1:200.000. Data primer diperoleh dengan metode survai di lokasi penelitian yaitu kondisi kualitas perairan, kualitas air, dan pasang surut. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data lapangan (fisika-kimia perairan, data sekunder, dan data citra satelit (Landsat ETM+ digital, dianalisis secara spasial dengan metode PATTERN menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG. Berdasarkan hasil survai dan evaluasi kelayakan budidaya tambak udang di wilayah pesisir Lampung Selatan seluas 4.052,3 ha. Pada umumnya yang memiliki tingkat kelayakan tinggi (1.223,1 ha, sedang (2.065,4 ha, dan rendah (763,8 ha tersebar di wilayah pesisir Kecamatan Sragi, Ketapang, dan Panengahan, sedangkan sebagian kecil terdapat di Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, dan Katibung, serta lokasi yang tidak layak berupa perbukitan, masing-masing dituangkan dalam peta prospektif skala 1:50.000. This research used GIS technique to find location suitable to develop sustainable brackishwater pond culture in South Lampung Regency. Secondary data such as weather data, Indonesia earth surface map of South Lampung area scale of 1:50,000, landsat-7ETM digital imagery, and navigation map scaled 1:200,000. Primary data (water quality and tide were collected using survey method. Simple systematic random sampling was used to allocate sampling points. Digital Remote sensing (Landsat ETM+ data, secondary data, and field data (water quality were analyzed using PATTERN method and Geographic Information System (GIS. Tematic map of area

  6. PENGEMBANGAN KURIKULUM JURUSAN TADRIS IPA BIOLOGI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON DALAM MENGANTISIPASI PENERAPAN KURIKULUM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartimi -

    2014-04-01

    Full Text Available Rencana penerapan Kurikulum 2013 merupakan momentum yang tepat bagi program studi Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk melakukan review dan evaluasi terhadap kelangsungan kurikulum jurusan yang sedang berlaku, dan sekaligus melakukan pengembangan, perbaikan dan modifikasi kurikulum,  agar dapat beradaptasi terhadap perubah praktek-praktek pendidikan Biologi di Sekolah Menengah. Tujuan penelitian ini adalah: 1 mengetahui karakteristik kurikulum jurusan Tadris IPA-Biologi yang berlaku saat ini, 2 mengetahui karakteristik kurikulum 2013 yang berkaitan dengan pengajaran Biologi di Sekolah Menengah, 3 Merumuskan dan mengembangkan desain kurikulum program studi  Tadris IPA-Biologi sebagai hasil adaptasi terhadap kurikulum 2013. Desain penelitian menggunakan Design and Development Research kategori Product & Tools Research (Richey & Klein, 2007.  Subyek penelitian adalah program studi  Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Instrumen yang digunakan adalah: 1 Protokol Analisis Dokumen Kurikulum Program Studi, 2 Protokol Analisis Dokumen Kurikulum 2013 bagi Biologi SMA, 3 Bahan validasi untuk kerangka teori desain kurikulum program studi, 4 Bahan validasi untuk instrumen desain kurikulum program studi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum program studi Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah tersusun sebagai Kurikulum berbasis Kompetensi yang terintegrasi secara akademik dengan muatan ke-Islaman. Kelengkapan dokumen kurikulum program studi masih memerlukan penyempurnaan. Kurikulum 2013 untuk pembelajaran Biologi SMA/MA dikemas sebagai mata pelajaran peminatan Matematika dan Ilmu Alam yang mencakup kompetensi inti sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan. Masing-masing kompetensi inti tersebut telah dijabarkan menjadi berbagai kompetensi dasar yang mengarah pada pembelajaran yang aktif dan

  7. Pengembangan sistem informasi berbasis komputer untuk efi siensi penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi RS Militer Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Aroni

    2016-03-01

    ciency, food stock calculation, nutrition installation, food provisionABSTRAKLatar Belakang: Perkembangan iptek pada era globalisasi yang begitu pesat, terutama teknologi informasi akan memungkinkan proses data atau informasi dengan cepat dan akurat. Pelayanan gizi, dalam hal penyelenggaraan makanan rumah sakit dalam prosesnya memerlukan ketelitian dan ketepatan serta kecepatan waktu yang digunakan. Untuk itu, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknolgi dalam hal ini sistem informasi berbasis komputer akan sangat membantu. Instalasi Gizi Rumah Sakit Militer Malang (RSMM, dalam kegiatan perhitungan kebutuhan bahan makanan masih menggunakan penghitungan secara manual sehingga memerlukan waktu dan tenaga kerja gizi yang lebih untuk menyelesaikannya.Tujuan: Mengembangkan sistem informasi berbasis komputer untuk meningkatkan efi siensi waktu dan tenaga kerja gizi dalam perhitungan kebutuhan bahan makanan pada penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi RSMM.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental (before-after tanpa kelompok kontrol untuk mengetahui perbedaan durasi waktu yang digunakan dalam perhitungan kebutuhan bahan makanan sebelum dan sesudah menerapkan sistem informasi berbasis komputer pada penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi RSMM.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan sistem informasi berbasis komputer pada instalasi gizi akan meningkatkan efi siensi tenaga kerja gizi dan waktu dalam perhitungan kebutuhan bahan makanan. Satu tenaga kerja gizi cukup digunakan untuk operasional computer yangsebelumnya 2 tenaga kerja gizi untuk perhitungan secara manual. Waktu yang diperlukan untuk perhitungan bahan makanan sebelum dan sesudah menerapkan sistem informasi berbasis komputer berbeda nyata dengan rata-rata adalah 3,5 jam dan 1,6 jam(p<0,05.Kesimpulan: Pengembangan sistem informasi berbasis komputer akan meningkatkan efi siensi tenaga kerja gizi dan waktu dalam perhitungan kebutuhan bahan makanan pada penyelenggaraan makanan di

  8. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIK BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA LITERASI MATEMATIKA MATERI SEGIEMPAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Haryanto

    2014-06-01

    Full Text Available abstrakPenelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan realistik bermuatan pendidikan karakter. Mengembangkan berarti  membuat perangkat pembelajaran   yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan   dengan   menggunakan   model   Plomp.   Validasi   perangkat   dilakukan dengan meminta pertimbangan para ahli (validator, pengujian kepraktisan perangkat dilakukan dengan menganalisis data respon siswa dan data kemampuan guru mengelola pembelajaran,  sedangkan  pengujian  keefektifan  dilakukan  dengan  uji  perbedaan  rata- rata  literasi  matematika  dan  uji  ketuntasan  serta  uji  pengaruh  motivasi  dan  aktivitas siswa terhadap literasi matematika.  Teknik pengumpulan  data dengan tes, dokumentasi, observasi, dan angket. Hasil penelitian ini rata-rata nilai validator untuk silabus, Rencana Program Pembelajaran  (RPP, buku siswa, Lembar Kerja Siswa (LKS dan Tes Literasi Matematika  berturut-turut  adalah  3,48;  3,37; 3,30; 3,35, dan 3,42; sehingga  perangkat pembelajaran tergolong valid. Rata-rata skor respon siswa dan kegiatan guru berturut-turut adalah  3,38 dan 3,5 yang mengindikasikan  bahwa  perangkat  pembelajaran  ini praktis. Rata-rata  literasi  matematika  siswa  yang  belajar  menggunakan     pendekatan  realistik 76,30 lebih baik daripada rata-rata literasi matematika  siswa yang belajar menggunakan metode konvensional  66,70, Keaktifan  dan motivasi siswa secara bersama  memberikan pengaruh sebesar 96,5% terhadap literasi matematika siswa. Dengan demikian perangkat pembelajaran  dengan pendekatan  realistik bermuatan  pendidikan  karakter adalah valid, praktis, dan efektif.AbstractThis research aims to develop a realistic approach to learning devices charged.This research is development by using models Plomp. Validation of the device is done by appealing to the exper, testing the practicality

  9. Pengembangan Media Poster dan Strategi Edukasi Gizi untuk Pengguna Posyandu dan Calon Pengantin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermina Hermina

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractThe results of study Nutrition Awareness Family (Kadarzi in six provinces showed that nutrition knowledge and behavior of adults group is still low. The study of Kadarzi focused on the development of nutrition education strategies which was adjusted to the problems found in the community. The goal is to develop a media strategy posters and nutrition education for mothers of posyandu users and the future brides in an effort to achieve Kadarzi. The type of study was operational research. The study design wascross-sectional, with qualitative and quantitative methods. The study was conducted in three provinces: West Java, West Sumatra and East Kalimantan. The Samples taken for messenger is posyandu cadres andmarriage-guidance counsellors. The Samples taken for nutritional education is the mothers of posyandu users and the bride. Educational messages developed were advice to eat vegetables and fruits, weighingfor children under five, pregnant women anemia, exclusive breastfeeding and malnutrition. The results from the test of implementation nutrition education using posters media Kadarzi showing >70 % of targeted education increased their nutrition knowledge better than before, and generally the posyandu cadres were able to convey the message properly as well as the marriage-guidance counsellors in the Office of Religious Affairs. This study concluded that nutrition education posters which were made fairly simple, easy to understand, universal and also effective were able to improve the nutritional knowledge of mothers of posyandu users and future brides.Keywords : Nutrition Education, poster, aware family nutrition, posyandu users, future brides.AbstrakHasil Studi Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi di enam provinsi menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku gizi kelompok usia dewasa masih rendah. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan strategi edukasi gizi yang disesuaikan dengan permasalahan yang ditemukan di masyarakat. Tujuannya

  10. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERVISI SETS BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP (CEP PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Agus Prayitno

    2016-05-01

    Full Text Available Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang berkaitan dengan kehidupan sehari- hari, dari segi lingkungan teknologi, maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran kimia bervisi SETS berorientasi CEP pada materi larutan asam basa yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar, minat wirausaha, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Uji coba kelayakan produk pada penelitian ini dilaksanakan di MA Mu’allimin Mu’allimat dengan model penelitian one group pre-test and post-test design dan di MAN Rembang dengan model penelitian pre-test and post-test control group design. Data penelitian diperoleh dengan metode validasi, observasi, dokumentasi, tes, dan skala Likert. Hasil validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia bervisi SETS berorientasi CEP sangat layak digunakan dalam pembelajaran kimia dengan skor ratarata pada aspek kegrafikan 95,00, aspek penyajian 95,33, aspek kebahasaan 95,00, dan aspek kegrafikan 94,44. Hasil uji coba modul di MA Mu’allimin Mu’allimat menunjukkan peningkatan motivasi 20%, minat wirausaha 25%, dan hasil belajar siswa 79%. Uji coba modul di MAN Rembang peningkatan motivasi belajar siswa, minat wirausaha, dan hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 27%, 17% dan 66%, sedangkan peningkatan kelas kontrol secara berturutturut 0,4%, 11%, dan 24%.Chemistryis one of the subjects related to everyday life, in terms of environmental technology, and society. The purpose of this research is to produce visionary chemistry learning modules SETS with CEP oriented on acid-base materials which properly and effectively use in learning to improve learning motivation, entrepreneurial interest, and student learning outcomes. This research is development reaserch. Testing the product viability on the research carried out in MA Mu'allimin Mu'allimat with research model are one

  11. PENGEMBANGAN CD PEMBELAJARAN INTERAKTIF KIMIA SMA BERBASIS INTERTEKSTUALITAS ILMU KIMIA SEBAGAI ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sjaeful Anwar

    2015-01-01

    Full Text Available Chemistry learning based on the intertextuality of chemistry demands relationship among chemistry representsation on three levels, which are macrocospic, microscopic, and symbol level with the daily experience of students and the social interaction developed by teachers. Through the research entitled “Pengembangan CD Pembelajaran Interaktif Kimia SMA Berbasis Intertekstualitas sebagai Alternatif Model Pembelajaran”, we will have a learning CD for teachers using competency standard and basic competency; concepts and indicators; the representation of chemistry materials on three levels macroscopic, microscopic, and symbol; learning description; and student work sheet. Before making the learning model, we will execute a standard analysis on the content of KTSP 2006, so we will get the concepts and indicators; potray the learning process of teachers in class and analyse the reference books both text books and hig school books. The data source for this research is the table of according to concept and indicators with competency standard and basic competency; the observation of learning process in class; the analysis table of three levels; hydrolysis materials from text books in high school and university; and the descriptive table of hydrolysis concept learning. The supporting instruments used are quistionaires to know the students expereince and essay texts to know the concept understanding the students have after the learning process. From the standard analysis of the content of KTSP 2006, we have three concepts and eight indicators. The first concept is classifying salt according to the forming compounds with the indicators (1 explain salt coming from strong acid and strong base; (2 explain salt coming from strong acid and weak base; (3 explain salt coming from weak acid and strong base; (4 explaining salt coming from weak acid and weak base. The second concept: hydrolysis is the ions reaction with water molecul producing ion H+ and or OH

  12. PENGEMBANGAN KURIKULUM JURUSAN TADRIS IPA BIOLOGI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON DALAM MENGANTISIPASI PENERAPAN KURIKULUM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartimi -

    2014-04-01

    Full Text Available Rencana penerapan Kurikulum 2013 merupakan momentum yang tepat bagi program studi Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk melakukan review dan evaluasi terhadap kelangsungan kurikulum jurusan yang sedang berlaku, dan sekaligus melakukan pengembangan, perbaikan dan modifikasi kurikulum,  agar dapat beradaptasi terhadap perubah praktek-praktek pendidikan Biologi di Sekolah Menengah. Tujuan penelitian ini adalah: 1 mengetahui karakteristik kurikulum jurusan Tadris IPA-Biologi yang berlaku saat ini, 2 mengetahui karakteristik kurikulum 2013 yang berkaitan dengan pengajaran Biologi di Sekolah Menengah, 3 Merumuskan dan mengembangkan desain kurikulum program studi  Tadris IPA-Biologi sebagai hasil adaptasi terhadap kurikulum 2013. Desain penelitian menggunakan Design and Development Research kategori Product & Tools Research (Richey & Klein, 2007.  Subyek penelitian adalah program studi  Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Instrumen yang digunakan adalah: 1 Protokol Analisis Dokumen Kurikulum Program Studi, 2 Protokol Analisis Dokumen Kurikulum 2013 bagi Biologi SMA, 3 Bahan validasi untuk kerangka teori desain kurikulum program studi, 4 Bahan validasi untuk instrumen desain kurikulum program studi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum program studi Tadris IPA-Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah tersusun sebagai Kurikulum berbasis Kompetensi yang terintegrasi secara akademik dengan muatan ke-Islaman. Kelengkapan dokumen kurikulum program studi masih memerlukan penyempurnaan. Kurikulum 2013 untuk pembelajaran Biologi SMA/MA dikemas sebagai mata pelajaran peminatan Matematika dan Ilmu Alam yang mencakup kompetensi inti sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan. Masing-masing kompetensi inti tersebut telah dijabarkan menjadi berbagai kompetensi dasar yang mengarah pada pembelajaran yang aktif dan

  13. KELAYAKAN INDUSTRI KECIL BIOETANOL BERBAHAN BAKU MOLASES DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Nurmalina Suryana

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were (1 to analyze the molasses based bioethanol production in Central Java Province and (2 to analyze the non-financial and financial feasibility of this bioethanol processing activity.  To analyze the financial feasibility this study used investment criteria namely net present value, internal rate of return, net benefit-cost ratio, and discounted pay back period while to analyze the changes of cost and benefit in bioethanol manufacturing activity this study used the switching value analysys.  The results of this study showed that bioethanol manufacturing activity in Sub-Province of Sukoharjo and Pati were financially feasible and can be considered by investors in selecting similar business. But on The other side, the supply of molasses as the raw material in that location is important, so they need to make partnership with the suppliers. The result for switching value analysis showed that the decreasing of production or price of bioethanol more sensitive than the others (increasing of variable input cost for molasses.  There was no negative effect from the production activity because the waste from the bioethanol manufacturing is not hazardous for the surrounding area.Keywords: bioethanol, molasses, feasibility analysis, small industryABSTRAKTujuan dari kajian ini adalah (1 menganalisis kegiatan proses produksi bioetanol berbahan dasar molases di Provinsi Jawa Tengah dan (2 menganalisis kelayakan pada aspek non finansial dan aspek finansial dari kegiatan proses produksi bioetano berbahan dasar molases. Dalam menganalisis kelayakan finansial digunakan kriteria investasi yaitu net present value, internal rate of return, net benefit-cost ratio, dan discounted pay back period, serta untuk mengetahui sejauh mana perubahan maksimum dalam tiap komponen biaya dan manfaat dalam kegiatan pengolahan bioetanol berbahan dasar molases digunakan analisis switching value. Hasil studi menunjukkan kegiatan pengolahan

  14. PENGEMBANGAN MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN VIRUS BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK SISWA KELAS X MAN 1 MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Bahri

    2016-02-01

    menggunakan model pengembangan 4D (four D yang dikembangkan oleh Thiagarajan (1974, terdiri dari empat tahapan pengembangan yaitu define (pendefinisian, design (perancangan, develop (pengembangan dan disseminate (penyebaran, namun pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap develop dengan melakukan uji coba produk modul secara terbatas. Metode penelitian ini terdiri dari 1 Penyusunan modul dan 2 menvalidasi modul dengan jumlah a validasi oleh validator ahli materi, ahli modul, ahli pendidikan di lapangan dan b uji coba terbatas terhadap produk modul pada siswa kelas XI MIA MAN 1 Malang. Hasil validasi modul dari ahli materi menyatakan tingkat kelayakan dengan persentase 90,38%, ahli modul 87,5%, ahli pendidikan di lapangan 90,32%, dan uji coba terbatas 79,16%. Dapat disimbulkan bahwa bahan ajar berupa modul yang dikembangkan dapat diterapkan pada pembelajaran keanekaragaman hayati dan virus tingkat SMA/MA.

  15. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERMAIN PERAN UNTUK PENINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR SISWA KELAS V PADA MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosnawati -

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian berfokus pada pengembangan model pembelajaran berbasis masalah-bermain peran untuk meningkatkan rasa cinta tanah air siswa. Tujuan  penelitian ini untuk mendapatkan model pembelajaran yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Sistem pendukung model pembelajaran yang dikembangkan antara lain silabus pembelajaran, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP, Bahan Ajar dilengkapi dengan Lembar Kerja Siswa (LKS, serta instrumen pembelajaran yang terdiri dari Lembar observasi, lembar angket pengukuran rasa cinta tanah air, dan lembar soal. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SDN Muktiharjo Lor Genuk kota Semarang. Model pembelajaran yang dikembangkan tergolong valid. Respon positif siswa terhadap pembelajaran 80% dan guru memberi komentar yang baik, sehingga model pembelajaran yang dikembangkan praktis digunakan. Rasa cinta tanah air siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan pada kelas pembanding hanya mencapai kategori tinggi. Hasil belajar meningkat dengan kualitas peningkatan tinggi pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas pembanding meningkat dengan kualitas peningkatan pada kategori sedang. The research focuses on the development of problembased learning-role playing model to enhance the students' patriotism. The purpose of this study was to obtain a valid learning model, effective and practical. The method is research and development. Support system of learning model developed include syllabus (planning for learning, Learning Implementation Plan (RPP, equipped with Instructional Materials Student Worksheet (LKS, as well as learning an instrument consisting of a sheet of observation, measurement questionnaire sheet of the students' patriotism, and the booklet. The study was conducted in fifth grade in SDN Muktiharjo Lor Genuk Semarang. Learning model developed relatively valid. The positive response of 80% of students towards learning and teachers gave

  16. PENGEMBANGAN MODEL LINGKAR SASTRA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI CERITA PENDEK BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP/ MTs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Hidayati

    2014-08-01

    Full Text Available Keterampilan mengapresiasi cerita pendek sangat penting dikuasai oleh peserta didik. Kenyataannya keterampilan ini belum dikuasai secara maksimal. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah model pembelajaran apresiasi cerpen. Penelitian ini bertujuan memaparkan karakteristik model pembelajaran sesuai kebutuhan guru dan peserta didik, prinsip-prinsip model, prototipe, dan keefektifan model. Pengembangan model dilakukan dengan Research and Development , Borg dan Gall. Secara hirarkis dari analisis kurikulum, teoretis, kebutuhan guru dan peserta didik, mengembangkan prototipe, uji ahli, revisi prototipe, uji coba terbatas, dan penyusunan model. Pengumpulan data dengan angket, lembar pengamatan, dan lembar penilaian. Pengembangan model menghasilkan: (1 karakteristik model lingkar sastra menurut guru dan peserta didik; (2 prinsip-prinsip model (3 propotipe model;(4 keefektifan model dengan diujicobakan pada peserta didik kelas IX B SMP Kesatrian 2 Semarang. Hasilnya mampu meningkatkan hasil belajar apresiasi cerpen dari rata-rata nilai tes awal 60,63 menjadi 77,19 dan pencapaian KKM dari 40,63% menjadi 93,75%. Dampak pengiring karakter jujur, menghargai prestasi, gemar menyimak, dan komunikatif. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan  bahwa model ini dapat meningkatkan hasil belajar mengapresiasi cerpen.Skills are very important to appreciate short stories dominated by learners. In fact these skills have not been mastered to the fullest. Therefore, it is necessary to develop an appreciation of the learning model of short stories. This study aims to describe the characteristics of the learning model according to the needs of teachers and learners, the principles of the model, the prototype, and the effectiveness of the model. Model development is done by the Research and Development, Borg and Gall. Hierarchically from the curriculum analysis, theoretical, needs of teachers and learners, developing prototypes, testing experts, the revised

  17. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MAN 7 Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhikrul Hakim

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan KTSP Berkarakter dan pengembangan pendidikan karakter dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif (descriptive research. Metode penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan metode triangulasi. Analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: KTSP disesuaikan dengan amanat pemerintah yang dilandasi oleh undang-undang dan peraturan pemerintah. Peran Kepala Sekolah sebagai pemberi keputusan terhadap pemberlakuan KTSP Berkarakter dan perumusan KTSP di MAN 7 Jombang dengan strategi sosialisasi dan mengadakan workshop. Implementasi KTSP Berkarakter oleh guru dalam pembelajaran relatif maksimal, dilihat dari penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi. Terdapat peningkatan Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter. Segi kognitif diketahui dari hasil prestasi yang meningkat. Psikomotor diketahui dari mulai beraninya siswa berbicara dan mengutarakan pendapat dan mendemonstrasikannya. Untuk afektif dapat diketahui dari mulai berubahnya sikap siswa seperti halnya cara mereka menghormati guru, berkata dengan guru dan teman. This study aims to determine the application of KTSP with Character and the development of character education in improving student achievement. This is a descriptive research. The research methods are interview, observation and documentation. To test the validity of the data, I used the triangulation method. To analyze the data, I use data reduction methods, data presentation methods and conclusion methods. The results of this study show: KTSP is adjusted to the government’s mandate based on the laws and regulations of the government. The Principal as a decision maker for the implementation of KTSP with Character in MAN 7 Jombang implements socialization strategy and

  18. Kajian Bioekologi Pasteuria penetrans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyadi Mulyadi

    1996-09-01

    Full Text Available In bioecological studies of P. penetrans, six experiments were done i.e. study the nematode hosts of P. penetrans; the effect of temperature, soil moisture, spores storage length, soil chemicals (compound  fertilizer, carbofuran, and mancozeb and methods of application on the pathogenicity of P. penetrans. The research results are as follows:  (1 nematode hosts of P. penetrans are M. incognita, M. javanica, and M. graminicola; (2 temperature tested up to 100oC did not affect on the infectivity of P. penetrans; (3 the highest infectivity of P. penetrans was found on soil moisture 45% than on 0%-30%; (4 spores storage for one, two, and three year after effected the infectivity of P. penetrans; (5 treatment with carbofuran, mancozeb, and compound fertilizer did not affect on the infectivity of P. penetrans; and (6 the used of spores of P. penetrans in grounded tomato roots more effective than in soil and water suspension and more efficient than in soil. Key words; bioecology, P. penetrans

  19. Industrial diamond

    Science.gov (United States)

    Olson, D.W.

    2001-01-01

    An overview of the industrial diamond industry is provided. More than 90 percent of the industrial diamond consumed in the U.S. and the rest of the world is manufactured diamond. Ireland, Japan, Russia, and the U.S. produce 75 percent of the global industrial diamond output. In 2000, the U.S. was the largest market for industrial diamond. Industrial diamond applications, prices for industrial diamonds, imports and exports of industrial diamonds, the National Defense Stockpile of industrial diamonds, and the outlook for the industrial diamond market are discussed.

  20. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK PENINGKATAN CAPAIAN KOMPETENSI FISIKA UMUM II MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jurubahasa Sinuraya

    2014-06-01

    kegiatan mahasiswa berbasis masalah (LKMBM Fisika Umum II. Penelitian ini termasuk jenis penelitian R & D, namun untuk menghasilkan perangkat pembelajaran LKMBM digunakan model disain Dick dan Carey. Struktur isi LKMBM Fisika Umum II ini merupakan implementasi dari konsep pembelajaran berbasis masalah, dan konsep strategi pemecahan masalah. Pelaksanaan penelitian ini dibagi atas tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, pengembangan, dan evaluasi formatif. Pelaksananaan evaluasi formatif dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu: uji validasi oleh 3 orang reviewer, uji coba satu satu melibatkan 3 orang mahasiswa, uji coba kelompok kecil melibatkan 15 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, hasil penelitian ini adalah: (1 seperangkat lembar kegiatan mahasiswa berbasis masalah (LKMBM Fisika Umum II yang ditata dalam 10 komponen, yaitu: (a judul kegiatan, (b tujuan pembelajaran, (c permasalahan, (d hipotesis, (e pengumpulan data, (f pembahasan, (g simpulan, (h daftar pustaka, (i lampiran, dan (j tes kompetensi; 2 hasil uji coba LKMBM beserta perangkat perangkat pendukungnya dengan melibatkan para ahli dan mahasiswa sebagai pengguna LKMBM, secara keseluruhan sudah memberikan penilaian yang baik, layak digunakan dalam perbaikan pembelajaran fisika umum.

  1. PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS MATLAB UNTUK MENGANALISIS SIFAT LASING KACA Te-Zn-Bi YANG TERDADAH ION Er3+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Susanto

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan  aplikasi untuk menganalis sifat lasing kaca bahan penguat optik dengan parameter Judd-Ofelt. Pengembangan aplikasi menggunakan kaidah Software Development Life Cycle (SDLC yang terdiri dari analisis, perancangan, pembangunan dan pengujian. Perancangan aplikasi mengunakan flowchart yang sesuai dengan kebutuhan dan pembangunan aplikasi mengunakan GUI matlab. Pengujian aplikasi mengunakan metode black box serta perbandingan hasil aplikasi dan perhitungan manual. Hasil pengujian menunjukan bahwa aplikasi mampu bekerja sesuai fungsionalitasnya yaitu digunakan untuk menganalisis sifat lasing kaca Te-Zn-Bi dengan doping Er3+ yang ditunjukan dengan output aplikasi berupa  (1 Parameter , (2 Probabilitas Transisi, (3 Branching Ratio, (4 Life Time, (5 Omega4/ Omega6 serta(6 Aem/AESA. Output aplikasi tersebut merupakan parameter yang digunakan untuk menganalis sifat lasing sesuai parameter Judd Ofelt. Hasil perbandingan perhitungan manual dan aplikasi dapat diketahui bahwa rata-rata kesalahan relative adalah 1.2476%. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat digunakan untuk menganalisis sifat lasing.

  2. KONTRIBUSI PENGINDERAAN JAUH UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PEMANTAUAN PEMANFAATAN RUANG PADA RENCANA TATA RUANG WILAYAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panji Agung

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Dampak nyata dari gema Undang-Undang otonomi daerah adalah meningkatnya aktifitas ekonomi di sektor konstruksi yang turut mendorong terjadinya pelanggaran terhadap rencana pemanfaatan ruang pada rencana umum tata ruang di daerah, untuk itu sudah saatnya dilakukan upaya pengendalian dan pengawasan secara terus menerus dan terintegrasi terhadap pelaksanaan rencana pemanfaatan ruang pada RTRW Kabupaten, agar tidak terjadinya dampak-dampak yang tidak diinginkan. Langkah kongkrit mewujudkan hal tersebut perlu dibangun suatu sistem pemantauan yang sederhana cepat dan murah yang merupakan bagian upaya pengendalian dan pengawasan sehingga dapat digunakan oleh pihak yang berkecimpung dalam perencanaan dan pengendalian RTRW setiap saat. Pelaksanaan pengembangan sistem pemantauan pemanfaatan ruang ini menjadikan Kabupaten Sleman sebagai lokasi penelitian. Penelitian dilakukan dengan menggunakan citra TERRA/ASTER rekaman tahun 2007 untuk memperoleh data primer  penggunaan lahan hasil interpretasi langsung dari citra satelit. Sedangkan data sekunder berupa peta pemanfaatan ruang diperoleh dari hasil digitasi peta pemanfaatan ruang RTRW Kabup aten Sleman. Kedua data tersebut selanjutnya dioverlay yaitu proses yang merupakan perwujudan dari proses pemantauan pemanfaat ruang dalam suatu RTRW kabupaten, dalam proses tersebut peta penggunaan lahan hasil dari interpretasi citra Aster berfungsi sebagai parameter pemantau dan peta pemanfaatan ruang berfungsi sebagai obyek yang dipantau. Sistem yang terbangun dalam penelitian ini terdiri dari beberapa subsistem langkah­langkah pengelolaan data citra ASTER dan peta rencana pemanfaatan ruang pada RTRW Kabupaten. Sistem tersebut terdiri dari subsistem persiapan, input, proses, analisis, dan output. Hasil pemantauan pemanfaatan ruang pada lokasi dengan menggunakan sistem pemantauan pemanfaatan ruang, memberi gambaran bahwa di Kabupaten Sleman terjadi pelanggaran terhadap rencana pemanfaatan ruang untuk kawasan

  3. PERENCANAAN PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN KULONPROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fafurida

    2012-01-01

    Full Text Available The objective of this research is to make planning in the development of agricultural sector especiallyfood crops for the economic area improvement. The tools of analysis applied are shift share, LocationQuotient (LQ and central index analysis. The development of the superb food crops is conducted withthe development of processing and central industry. By observing the superb crops commodity, centralindex value, and PRDB per capita, it can be determined the development direction of each food cropscommodities, that is by specifying central production area and processing industry. Paddy centralproduction is recommended in Temon, Panjatan, Galur, Lendah, Kokap, Girimulyo, Nanggulan andSamigaluh sub-districts, and rice mill is developed in Wates and Pengasih sub-districts. For Maizecommodity, the development of processing industry is conducted in Sentolo and Pengasih sub-districtsand its central production is in Temon, Lendah, Kokap, Kalibawang and Samigaluh sub-districts. Forcassava crops commodity, the central production is in Temon, Kokap, Girimulyo, Kalibawang andSamigaluh sub-districts, and its processing industry is founded in Sentolo and Pengasih sub-districts.Central production of sweet potatoes is in Panjatan, Pengasih, and Girimulyo subdistricts, and itsprocessing industry is in Wates sub-district. For peanuts commodity, the processing industry is foundedin Wates and Pengasih sub-districts, and its central production is in Temon, Lendah, Kokap, Girimulyoand Samigaluh sub-districts. Central production of soybeans crops commodity is located in Temon,Galur, Lendah, Nanggulan and Kalibawang sub-districts and its processing industry is in Sentolo andPengasih sub-districts. Temon, Sentolo, and Pengasih sub-districts are the central production for thegreen beans crops with processing industry in Wates sub-district.Keywords: development, food crops, superb commodity

  4. SOSIALISASI SISTEM PEMBUMIAN PADA PENGEMBANGAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DI DESA PEKUTATAN JEMBRANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Partha C. Gd

    2012-10-01

    Full Text Available Villagers in the Pekutatan are not only relying on agricultural sector but also on industrial one. The industrial sector is home industrial scale such as coffee milling, flower, meat, and coconut grating. Almost all of this home industries use electricity as source of energy. At Pekutatan village, all of the sub-villages have been provided by electricity in which is not only used for lighting but also for improving productivity. It therefore increases the household income through this kind of industry. The development of electricity-based home industry in our society is not followed by sufficient understanding of electrical wiring practice. Many of the wiring installation is done without taking into account security and safety of the user. Therefore, lots of the residentials’ installation do not comply with the electrical installation code, PUIL 2000. This has led to risks of fire and electric shocks. In viewing this condition, the community service team from Department of Electrical Engineering Udayana University conducted seminar and demonstration of electrical wiring and grounding system in the selected villager’s home. Through this disemination we hope that the community will gain better understanding to protect themselves when carrying the tasks. The result of this activity was that the villagers of Pekutatan had attended seminar about electricicty system and grounding system, and taken part in workshop of electrical installation that follows PUIL 2000. In addition, a grounding system has been installed in Tempek Budi, Banjar Pasar Pekutatan and the system shows excellence performance.

  5. Dua Dunia Seni: Industri Kreatif Fesyen di Bandung dan Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochman Achwan

    2014-01-01

    fesyen. Fokus utama studi ini adalah industri distro fesyen di Bandung dan kain tenun ikat di Bali. Dengan menggunakan metode studi kasus yang diperluas dan mewawancarai lima puluh informan di dua daerah tersebut, studi ini menyimpulkan sebagai berikut. Pertama, masyarakat fesyen perlu mendorong dirinya sendiri melahirkan pemimpin inovatif dalam produksi dan distribusi fesyen. Kedua, pemerintah perlu menjadi fasilitator dalam membangkitkan komitmen pengembangan jaringan sosial pengusaha fesyen. Masa depan industri fesyen akan tergantung pada penguatan jaringan sosial yang ditandai dengan kerja sama inovatif antara pemerintah dengan masyarakat industri fesyen.

  6. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA ANAK BERMUATAN NILAI KARAKTER BERDASARKAN CONTENT AND LANGUANGE INTEGRATED LEARNING (CLIL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qurrota Ayu Neina

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah manganalisis kebutuhan, memaparkan pengembangan, dan menentukan keefektifan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Langkah penelitan yang digunakan dalam mengembangkan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi adalah research and development. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1 berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan yang disarankan untuk buku pengayaan menulis cerita anak berdasarkan CLIL berisi beberapa bagian, yaitu (a pengantar materi sebagai motivasi belajar, (b materi yang berisi langkah-langkah menulis cerita anak, (c cerita anak yang terintegrasi CLIL, (d panduan memahami nilai karakter, (e panduan untuk memahami ilmu IPA/IPS, dan (f latihan; (2 buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan; dan (3 buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL efektif bagi siswa SD kelas tinggi.

  7. Industry Employment

    Science.gov (United States)

    Occupational Outlook Quarterly, 2012

    2012-01-01

    This article illustrates projected employment change by industry and industry sector over 2010-20 decade. Workers are grouped into an industry according to the type of good produced or service provided by the establishment for which they work. Industry employment projections are shown in terms of numeric change (growth or decline in the total…

  8. Pengembangan Modul Fisika Pokok Bahasan Hukum Newton bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunanetra Di Kelas Inklusi SMA/MA Kelas X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriany Yudistia R

    2014-04-01

    Full Text Available Siswa tunanetra SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, MAN Maguwoharjo dan SMAN 1 Sewon belum memiliki sumber belajar mandiri berupa modul Braille khususnya pada materi Hukum Newton. Berdasarkan kenyataan ini maka dibutuhkan sebuah sumber belajar yang didesain khusus bagi siswa tunanetra di kelas Inklusi yakni modul Braille pada pokok bahasan Hukum Newton.Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk: (1 mengembangkan modul fisika pokok bahasan Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X sebagai sumber belajar mandiri, (2 mengetahui kualitas modul fisika Braille materi Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X, (3 mengetahui respon siswa terhadap modul fisika Braille yang telah dikembangkan.Penelitian ini merupakan penelitian R & D dengan model prosedural yang mengadaptasi dari pengembangan perangkat model 4-D, yakni Define, Design, Develop, and Disseminate. Instrumen penelitian berupa angket kualitas modul yaitu menggunakan skala Likert yang dibuat dalam bentuk checklist. Instrumen untuk siswa berupa angket respon siswa yaitu menggunakan skala Guttman yang dibuat dalam bentuk checklist. Modul dinilai kualitasnya oleh 3 ahli materi, 1 ahli media, dan 2 guru fisika SMA/MA. Kelayakan modul berdasarkan respon siswa pada uji coba terbatas sebanyak 2 siswa dan uji coba luas sebanyak 8 siswa.Hasil penelitian berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media dan guru fisika SMA/MA modul memiliki kategori sangat baik (SB. Persentase keidealan menurut ahli materi adalah 87,88%; persentase keidealan menurut ahli media adalah 90,00% dan persentase keidealan menurut guru Fisika SMA/MA adalah 75,00%. Respon siswa terhadap modul fisika Braille pada uji coba terbatas diperoleh persentase 97,22%; sedangkan pada uji coba luas diperoleh persentase 89,58%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul layak dijadikan sebagai salah satu sumber belajar mandiri bagi siswa tunanetra.

  9. Industrial Chain: Industrial Vertical Definition

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    YifeiDu; GuojunJiang; ShimingLi

    2004-01-01

    Like value chain and supply chain, “industrial chain” becomes the focus of attention. The implication of “industrial chain” has gained a large range of extension. It not only expresses the industrial “chain” structure and relationship of “back and forward”in order or “up and down” in direction, but also it represents a cluster of large scale of firms in an area or colony. It is a network, or a community. Consequently, we conclude that “industrial chain” is a synthesis of industrial chain, industrial cluster, or industrial network.In this article, firstly we will distinguish industry chain from industry. An industry is the collection of firms that have the same attribute, so an industry can be defined by firm collection of certain attribute. We indicate that industrial chain is a kind of vertical and orderly industrial link. It is defined according to a series of specific product or service created. Secondly we analyze the vertical orderly defiinition process from the aspects of social division of labor and requirement division, self-organization system, and value analysis.Non-symmetry and depending on system or community of large scale of industrial units lead to entire industry to “orderly” structure. On the other hand, the draught of diversity and complexity of requirement simultaneously lead to entire industry to be more “orderly”. Along with processes of self-organization, industrial will appi'oach the state of more orderly and steady, and constantly make industrial chain upgrade. Each firm or unit, who will gain the value, has to establish channels of value, which we called “industrial value chain”. Lastly,we discuss the consequence of vertical and orderly definition, which is exhibited by a certain relationship body. The typical forms of industrial chain include industrial cluster, strategy alliance and vertical integration etc.

  10. PROFIL MODEL PEMBELAJARAN SOFT-SKILL PADA SMK BIDANG EKONOMI DI SURAKARTA ( kajian aspek Apa; Mengapa; dan Bagaimana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Sutrisno

    2017-02-01

    Full Text Available The purpose of this research was to describe the profile of soft skill teaching model in the economic and business vocational school (SMK especially in productive subject that appropriate with industry needs. This was an qualitative research with the ethnographic approach. The data collection methods were interview, observation, documentation, and closed questionnaire. The source persons were vocational principals in Surakarta and CEO of some industries in Surakarta. The data analysis conducted by using the interactive pattern of analysis components. The research indicated that vocational schools in Surakarta needed to develop network among schools. However, while the private vocational school only had local network, the state vocational schools had wider network such as having collaboration with industry from Japan, Korea, and some countries from the Southeast Asia. The collaboration with the industry must cover the curriculum needs that had been adopted by the vocational school. The curriculum must include hard skill and soft skill. Hard skill must consist of knowledge (25% and skill (35%. Whereas soft skill consist of character (24% and physical condition (16%. There are two conclusion of this study. Firstly, the soft skill teaching in state vocational school had already integrated with teaching and learning activity. While, secondly, in the private vocational school still disintegrated with teaching and learning activity. Most private vocational school integrated soft skill with extra activities in school.  Kata Kunci:  Profil, Model, Pembelajaran, Soft-Skill, SMK

  11. DAYA SAING DAN MODEL PEMASARAN SENTRA INDUSTRI USAHA KERAJINAN SANGKAR BURUNG PERKUTUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Arum Savitri

    2014-09-01

    . Analisis daya saing menggunakan teori berlian dari porter menunjukkan daya saing sentra industri kerajinan sangkar burung perkutut Desa Dawuhan Mangli Kabupaten Jember masih lemah. Terdapat sembilan komponen yang memiliki kelemahan, sedangkan tujuh komponen memiliki kelebihan. Tingkat pertumbuhan pasar dan bagian pasar relatifnya yang di formulasikan pada diagram BCG berada pada posisi Question Marks artinya bisnis ini memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang tetapi diperlukan aliran kas yang cukup agar dapat meningkatkan pasar relatifnya. Hasil analisis SWOT dan AHP didapatkan tujuh strategi pemasaran dengan skala prioritasnya antara lain: memperkuat permodalan, pembentukan kelompok PSBP, pendidikan dan pelatihan, pembuatan gudang dan workshop, pembentukan kelembagaan pemasaran dan bahan baku, meningkatkan promosi, meningkatkan kualitas dan diversifikasi produk. Dalam meningkatkan daya saing  industri usaha kerajinan sangkar burung perkutut dibutuhkan pengembangan aktivitas melalui penguatan pengembangan kelembagaan pemasaran dan bahan baku. Kata kunci: daya saing, strategi pemasaran, sangkar burung perkutut, Jember

  12. Industrial Engineering

    DEFF Research Database (Denmark)

    Karlsson, Christer

    2015-01-01

    Industrial engineering is a discipline that is concerned with increasing the effectiveness of (primarily) manufacturing and (occasionally).......Industrial engineering is a discipline that is concerned with increasing the effectiveness of (primarily) manufacturing and (occasionally)....

  13. Simulasi Pengendalian Multiproses Industri dengan Programmable Logic Controller sebagai Sarana dan Bahan Ajar Praktik Instalasi Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukir Sukir

    2010-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mendapatkan unjuk kerja yang baik tentang simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan Programmable Logic Controller (PLC sebagai sarana dan bahan ajar Praktik Instalasi Listrik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang terdiri atas analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan atau implementasi, pengujian unjuk kerja dan perbaikan serta finishing. Pengumpulan data dengan cara observasi. Instrumen yang digunakan antara lain multimeter Sanwa, ceklist deskripsi kerja sarana praktik, angket validasi ahli media, ahli materi dan mahasiswa terhadap kelayakan sarana praktik serta labsheet. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sarana praktik dan bahan ajar (labsheet pada Praktik Instalasi Listrik yang mempunyai unjuk yang baik diantaranya: (1 simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sebagai sarana praktik mempunyai deskripsi kerja yang sesuai dengan perencanaan; (2 Hasil pengamatan kelayakan simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sarana praktik oleh ahli materi, ahli media dan mahasiswa diperoleh hasil rata-rata total sebesar 2,89 atau 72,25% dalam kategori baik serta (3 Hasil pengamatan kelayakan simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai bahan ajar (labsheet oleh ahli materi, ahli media dan mahasiswa diperoleh skor rata-rata total sebesar 2,85 atau 71,25% yang masuk dalam kategori baik.

  14. ANALISIS PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SMK KELAS X DIKLAT KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 DI SMK WIDYA PRAJA UNGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Westu Nur Windriyas

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kompetensi peserta didik, pencapaian karakteristik kompetensi peserta didik, dan pengembangan kompetensi peserta didik pada Bidang keahlian bisnis dan Manajemen yang sesuai kurikulum 2013 di SMK Widya Praja Ungaran tahun ajaran 2013/2014. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas X program keahlian Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Pemasarandi SMK Widya Praja Ungaran. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif. Keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Karakteristik kompetensi peserta didik belum berjalan sesuai dengan harapan dalam kurikulum 2013.Guru belum memahami proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan dalam kurikulum 2013. 2 Pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik belum tercapai sesuai dengan karakteristik kompetensi pada kurikulum 2013. 3 Pengembangan kompetensi peserta didik belum sesuai dengan kurikulum 2013, pendidikan dan pelatihan melalui bank mini, koperasi sekolah dan memasarkan produk demi mencapai keseimbangan soft skills dan hard skills masih bersifat konvensional, sistem pengembangan kompetensi belum mengarah sesuai kurikulum 2013. The purpose of this study was to investigate the characteristics of learners competence, achievement characteristics of learners competence and competence development of students in the field of business and management skills appropriate curriculum 2013 in vocational school Widya Praja Unggaran of year 2013/2014. The subjects in this study were principals, teachers and students of class X program expertise Accounting, Office Administration, and Marketing at vocational school (SMK Widya Praja Unggaran. Collecting data through interviews, observation and documentation. Data were analyzed with the interactive model. The validity of data through triangulation. The results

  15. PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR KABUPATEN BULELENG MELALUI PENGEMBANGAN MINA WISATA BAHARI (Management of Buleleng Coastal Areas Through the Marine Fisheries Tourism Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Ari Yudasmara

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan pesisir Kabupaten Buleleng saat ini telah dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan kepariwisataan, akan tetapi kegiatan tersebut masih belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan memiliki kecenderungan mengalami kejenuhan. Untuk itu, diperlukan suatu pengembangan wisata alternatif yang sesuai dengan kondisi dan potensi sumber daya alam yang ada serta saling bersinergi dengan aktivitas wisata lainnya, seperti contohnya pengembangan mina wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kondisi dan potensi sumberdaya alam pesisir dan laut, tingkat kesesuaian kawasan pesisir Buleleng dalam menunjang pengembangan mina wisata dan menghasilkan model aktivitas mina wisata di kawasan pesisir Buleleng yang terpadu dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kesesuaian kawasan dengan rancangan penelitiannya berupa survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Kabupaten Buleleng apabila dilihat dari kondisi dan potensi sumberdaya alamnya masih mampu untuk mendukung aktivitas mina wisata dengan tingkat kesesuaian kawasan berdasarkan indeks kesesuaian wisata, yaitu pesisir Buleleng timur terkategori cukup sesuai (76,92, pesisir Buleleng tengah terkategori cukup sesuai (61,53 dan pesisir Buleleng barat terkategori sangat sesuai (87,17. Rencana model mina wisata yang dapat dikembangkan antara lain pesisir Buleleng timur adalah mina wisata budidaya laut (ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, pesisir Buleleng tengah adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, dan pesisir Buleleng barat adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut, Bandeng, Kerapu, Mutiara, ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures.    ABSTRACT Buleleng coastal area has been used for various tourism activities, however, the activities

  16. PEMODELAN EKONOMETRIK GUNA PENGEMBANGAN DAYA SAING EKSPOR AGROINDUSTRI LEMAK DAN BUBUK KAKAO DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jono M. Munandar

    2011-08-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} As the country continues efforts  to liberate its market, Indonesias cocoa agroindustries now face a tough competition from industries of developed countries. Many of these industries had already felt the impact of their lack of competitiveness, causing them to lose their marketshare. The objective of this research is to analyze and identify the key determinants of cocoa agroidustry export competitiveness and build an econometric model. Furthermore this research also attempts to forecast the export competitiveness of Indonesian cocoa agroindustries. Results of econometric analysis showed that factors such as: exchange rate index, prices of related commodities, technological advances, per-capita income of Indonesia, and per-capita income of importing countries are factors influencing the export competitiveness of cocoa butter. While cocoa powder export competitiveness is influenced by exchange rate, interest rate, degree of trade liberalization, price of related goods, per-capita income of Indonesia, and per-capita income of importing countries. Furthermore it is forecasted that both commodities of the industry would expirience an increase of export competitiveness in the future.

  17. Manfaat Pengembangan Desa Wisata Wonolopo terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Masyarakat Lokal

    OpenAIRE

    Yessi Fitari; Samsul Ma'rif

    2017-01-01

    Wonolopo Tourism Village is one of tourism village destinations in Semarang City.  It has three types of tourism attractions, i.e. agro-tourism, local industry and culinary, and educational tourism. The tourism potentials need to be developed to generate more benefits for the local community. The study aims to determine the benefits of the development in Wonolopo Tourism Village on social, economic, and environmental conditions of the local community. This study was conducted using both quant...

  18. PENGEMBANGAN DIMENSI KUALITAS LAYANAN E-BANKING DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN SERTA LOYALITAS KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Tan

    2014-06-01

    Full Text Available SERVQUAL is a service quality measurement model that is assumed to be widely applicable in every sector of service industry, yet research proves the opposite. Characteristic of customer in each segment can be a factor that causes differences in measurement model. According to that fact, this research is conducted to identify the difference of measurement model in each customer segment, especially in e-banking industry. Not only we identify the measurement model, this research is done to confirm the relationship between 3 constructs as well, which are service quality, satisfaction, and loyalty. Several statistical method will be introduced here in relationship with segmentation process, measurement model identification, dan the three constructs' validation process. Segmentation process yields 2 customer segments which are people with high and moderate expectation to service quality. In the first segment, the measurement model consists of 4 quality dimensions, which are fullfilment, efficiency, assurance, and web design while there are 5 dimensions in the second segment which are fulfillment, responsiveness, information technology, assurance, and efficiency. There are also significant relationships among service quality, satisfaction, and loyalty.

  19. PENGEMBANGAN DIMENSI KUALITAS LAYANAN E-BANKING DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN SERTA LOYALITAS KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Tan

    2014-06-01

    Full Text Available SERVQUAL is a service quality measurement model that is assumed to be widely applicable in every sector of service industry, yet research proves the opposite. Characteristic of customer in each segment can be a factor that causes differences in measurement model. According to that fact, this research is conducted to identify the difference of measurement model in each customer segment, especially in e-banking industry. Not only we identify the measurement model,  this research is done to confirm the relationship between 3 constructs as well, which are service quality, satisfaction, and loyalty. Several statistical method will be introduced here in relationship with segmentation process, measurement model identification, dan the three constructs' validation process. Segmentation process yields 2 customer segments which are people with high and moderate expectation to service quality. In the first segment, the measurement model consists of 4 quality dimensions, which are fullfilment, efficiency, assurance, and web design while there are 5 dimensions in the second segment which are fulfillment, responsiveness, information technology, assurance, and efficiency. There are also significant relationships among service quality, satisfaction, and loyalty.

  20. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERUPUK TERASI(Studi Kasus Di Desa Plosobuden, Deket, Lamongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur R. Khoiriyah

    2012-10-01

    Full Text Available This study aims to identify the internal and external environment of agro-shrimp crackers and formulate strategies to develop these agro-industry inPlosobuden Village, Deket District, Lamongan Regency.The basic method used in this research is descriptive qualitative method and carried out with a case study. The analysis used was the marketing environment analysis, the SWOT analysis to identify internal and external factors forthestrengths, weaknesses, opportunitiesandthreats, the IFE and EFE Matrix and the SWOT matrix to formulate an alternative strategy in business development. Based on research result shows that the main internal strengths which is owned by agro-shrimp crackers entrepreneur is selling at an affordable price. While its main weaknesses is the lack of promotion. The main opportunities in the agro-shrimp cracker development is still has an extensive market share. While the main threats is unfavorable weather in the shrimp cracker business. Alternative strategies can be applied in developing agro-industry is raising the shrimp crackers production to take the opportunities of technological advancement for food security standards, promoting to attract potential customers in anticipating the new competitors to improve the image of the product, making business licenses and increasing the products diversification through products and services policy dealing with new competitors.

  1. STRATEGI PENGEMBANGAN PORTOFOLIO PRODUK DIVISI PENERBITAN BUKU-BUKU PERGURUAN TINGGI PT XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Otto Zulham

    2016-01-01

    Full Text Available The study aims to help XYZ Company formulate development strategies on the portfolio of college book products. XYZ Company currently has four divisions, each targeting a different segment. To formulate a development strategy, this study used a portfolio of General Electric Matrix (GE and Analysis of Product Life Cycle (PLC. GE Matrix results showed that the categories of the Islamic religion, economics and management, health sciences, social sciences and political education are in the first quadrant, i.e. the appeal in the industry is still high for these categories which were offset by high strength of the company's business. Categories of legal science and psychology are in quadrant II, i.e. the company has a high business strength, but the attractiveness of the industry for these categories is in medium level. The analysis result of PLC, i.e. the Islamic religion, economics and management, psychology, political science are in higher phase, legal studies in a growth phase, while the health and education sciences are in the lower phase. The formulation of strategies for the development of Islamic religion, economics and managements, social and politics is performed by using intensive growth strategy, the market growth strategy, market development strategy, and integrative strategies, legal science and psychology with intensive growth strategy, while health and education sciences with intensive and defensive strategies.Keywords: publishing company, the college book division, GE matrix, PLC analysis

  2. RANCANG BANGUN APLIKASI ON-LINE MONITORING STEADY STATE STABILITY MENGGUNAKLAN KOMBINASI METODE REI-DIMO DAN ARTIFICIAL INTELEGENCE

    OpenAIRE

    2014-01-01

    Pada beberapa dekade terakhir, fenomena voltage collapse di dunia mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan konsumen pemakai listrik yang tidak sebanding dengan peningkatan pembangkit dan pengembangan jaringan transmisi. Berdasarkan kenyataan di lapangan, ketidakstabilan steady state sangat berhubungan dengan rendahnya ketersediaan daya aktif dan daya reaktif, level tegangan yang rendah, dan besarnya perubahan tegangan untuk perubahan beban atau daya pembangkit. Kajian prakt...