WorldWideScience

Sample records for kajian pengembangan industri

  1. Kajian Pengembangan Mebel Rotan di Sumbawa Barat

    OpenAIRE

    Edi Eskak

    2016-01-01

    ABSTRAKRotan merupakan hasil hutan yang melimpah di Sumbawa Barat sehingga mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan industri mebel rotan. Di Sumbawa Barat saat ini tidak terdapat industri pengolahan rotan asalan menjadi iratan dan pitrit, sebagai bahan anyaman untuk mebel. Tujuan kajian ini adalah untuk mencari solusi pengembangan mebel rotan di Sumbawa Barat yang bahan bakunya masih berupa rotan asalan yaitu berupa rotan batangan menjadi produk mebel. Metode yang digunakan yaitu deskr...

  2. KAJIAN PENGEMBANGAN PERIKANAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN MUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marlenny Sirait

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji komoditas unggulan perikanan dalam upaya pengembangan perikanan dan menyusun strategi kebijakan produksi perikanan yang didasarkan pada komoditas unggulan di Kabupaten Muna.  Hasil analisis LQ diperoleh  bahwa perikanan darat merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Muna, dengan arah pengembangan komiditi rumput laut dan budidaya kerapu. Dalam menjamin keberlanjutan dari usaha perikanan di kabupaten Muna maka diarahkan diantaranya (1 Pengembangan sumber daya manusia mulai dari proses produksi, penanganan pasca panen dan pengolahan sampai kepada pemasaran (2 Pengembangan kelembagaan KUB pembudidaya rumput laut perlu segera difasilitasi di seluruh kawasan perikanan. (3 Pengembangan teknologi budidaya perlu dilakukan khususnya dalam rangka menghadapi perubahan iklim global (4 Pengembangan sarana dan prasarana pengembangan komoditas unggulan.Kata Kunci: perikanan, komoditas unggulan, Kabupaten Muna STUDY ON THE DEVELOPMENT OF FISHERIES MAIN COMMODITIES OF MUNA DISTRICT This study was conducted to assess the main commodity fishery in the development of fisheries and fishery production policy strategy that is based on the main commodity in the Muna District. LQ analysis results showed that inland fisheries were the main commodity in the Muna, especially supported by the development of seaweeds commodity and grouper aquaculture. In order to ensure the sustainability of fisheries in Muna then directed polices includes (1 development of human resources from production, post harvest handling and processing to fulfill market demand (2 institutional development KUB of seaweed farmers needs to be facilitated throughout the area of fisheries. (3 development of cultivation technology needs to be done, especially in order to face global climate change (4 development of infrastructure development of main commodities.Key Words : fisheries, main commodity, Muna district

  3. PENGEMBANGAN KAPASITAS PEMERIKSAAN KINERJA DI BPK DAN ANAO, SEBUAH KAJIAN PERBANDINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nico Andrianto

    2015-07-01

    Full Text Available This study compares the performance audit capacity building in the BPK and the one conducted by the Australian National Audit Office (ANAO. To do so might not be equal because of their differences in terms of mandate, scale, and the jurisdiction area of audit, but the effort is intended to study the positive achievement by the ANAO to be applied in the BPK. The criteria used in this comparative study is the model developed based on capacity building guidelines issued by the INTOSAI. Analysis method applied in this study is the literature study, which is enriched by the analysis of the various documents obtained from the official website of both government auditor bodies. The results show that 14 of 15 elements of performance audit capacity bulding has been met by the ANAO, while only one is partially met. Meanwhile, in line with a relatively new level of performance audit development, BPK needs to improve continuously its performance audit capacity to meet the INTOSAI’s capacity building guidelines. KEYWORDS Performance audit, public sector, capacity building, BPK, the ANAO ABSTRAK Kajian ini membandingkan kondisi pengembangan kapasitas pemeriksaan kinerja di BPK dengan Australian National Audit Office (ANAO. Walaupun membandingkan institusi ANAO dan BPK tidak selalu memberikan gambaran yang setara karena berbedanya mandat, skala, dan luasan yurisdiksi pemeriksaan, namun upaya pembandingan ini dimaksudkan untuk mempelajari hal-hal positif yang telah dicapai oleh ANAO supaya bisa diterapkan di BPK. Kriteria yang digunakan dalam kajian ini adalah model capacity building guidelines yang dikembangkan oleh INTOSAI. Metode kajian yang digunakan adalah studi literatur yang diperkaya dengan hasil analisis berbagai dokumen yang diperoleh dari website resmi kedua lembaga auditor pemerintah tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa 14 dari 15 unsur pengembangan kapasitas pemeriksaan kinerja telah dipenuhi dan satu unsur belum sepenuhnya dipenuhi oleh ANAO

  4. Faktor Penentu Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan Di Kabupaten Sidoarjo melalui Pengembangan Ekonomi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayyidatu Ulish Shofa

    2015-12-01

    Full Text Available Wilayah bagian timur Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi pengembangan sub sektor perikanan, khususnya Kecamatan Candi, Sedati, Sidoarjo, Buduran, Jabon, dan Waru. Potensi tersebut belum didukung pengembangan industri pengolahan perikanan secara optimal sehingga belum dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Industri pengolahan perikanan masih bersifat sederhana, marketshare terbatas, dan belum ada kemitraan usaha. Pendekatan pengembangan ekonomi lokal menjadi bentuk pengembangan yang cocok dalam permasalahan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan ekonomi lokal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor penentu pengembangan industri melalui teknik analisis konten dan CFA (Confirmatory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran, transportasi, serta sarana dan prasarana pendukung pengolahan perikanan.

  5. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL CARICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Permadi

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo serta untuk mengetahui strategi pengembangan apa yang bisa digunakan. Variabel yang diteliti adalah profil industri yang meliputi sumber daya manusia, permodalan, teknologi, dan pemasaran. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2014 ada 15 unit usaha. Ada beberapa prioritas strategi pengembangan yaang dilakukaan yaitu strategi SO dengan meningkatkan kualitas SDM, memanfaatkan tenaga kerja dari daerah sekitar, dan mengoptimalkan lokasi industri yang strategis. Strategi WO menyiapkan stok produk carica, mengoptimalkan produk carica, dan mengoptimalkan pelatihan dari dinas terkait. Strategi ST dengan meningkatkan kualitas ciri khas produk carica,peranan pemerintah dalam hal mengantisipasi bencana longsor di Dieng, dan melakukan inovasi produk carica. Strategi WT dengan meningkatkan kemampuan manajerial pengusaha, menaikkan harga jual produk carica, dan pada musim kemarau diganti dengan produk makanan komoditas Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan yang agresif, yaitu industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo dapat bersaing dengan produk olahan makanan jenis lainnya dari berbagai daerah dengan cara menjaga dan meningkatkan kualitas produk carica yang dihasilkan.The purpose of this study to find out the profiles of carica industries in Wonosobo regency and to determine what is the development strategy can be used. The variables in this research belongs to human resources, capital, technology, and marketing. Data analysis method used is descriptive analysis method and SWOT analysis. Based on the results of this study showed that small industrial profiles carica in Wonosobo regency in 2014 there were 15 business

  6. Kajian Keberlanjutan Pengembangan Ecovillage Di DAS Citarum Hulu

    OpenAIRE

    Walla, Nita Nilawati; Kusmana, Cecep; Ramdan, Hikmat

    2016-01-01

    Environmental problems occurred in the upper basin of Citarum River caused by domestic, agriculture, livestock and industrial waste were encouraged the establishment of a large-scale movement called Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Lestari dan Indah (BESTARI) since 2014. As one approaches to the movement, ecovillage's sustainability in 54 villages upon upper basin of Citarum River should be evaluated. Multi-Dimensional Scaling (MDS) method through Rapid Appraisal for Ecovillage (RapVil) approac...

  7. KAJIAN KEBERLANJUTAN PENGEMBANGAN ECOVILLAGE DI DAS CITARUM HULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Nilawati Walla

    2016-12-01

    Full Text Available Environmental problems occurred in the upper basin of Citarum River caused by domestic, agriculture, livestock and industrial waste were encouraged the establishment of a large-scale movement called Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Lestari dan Indah (BESTARI since 2014. As one approaches to the movement, ecovillage’s sustainability in 54 villages upon upper basin of Citarum River should be evaluated. Multi-Dimensional Scaling (MDS method through Rapid Appraisal for Ecovillage (RapVil approach was used in this research. Ecological, economic and social dimensions were evaluated. Sustainability index for about 51-75 (suffi-cient achieved by 43 villages for ecological dimension, 38 villages for economic dimension and 29 villages for social dimension. Attributes used to determine ecovillage’s sustainability in this research were valued well and acceptable, proved by stress value which less than 25%, R-square (R2 more than 80% and  the difference between MDS and montecarlo which less than 2% for each dimensions. This research concluded that social dimension has the highest index which 74.66, followed by economic dimension 58.43 and the lowest one is ecological index which 57.68, with all dimensions still categorized as sufficient.

  8. Pengembangan Buku Pengayaan “Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung” untuk Siswa SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desnita Desnita

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to develop knowledge enrichment book about tornado as a physics learning resource, especially to Bassed Competence 3.7 Class XI, namely Applying the principle of fluid dynamics in technology. The method applied in this research is the Development Research referring to the Dick and Carey model. Steps that was done are survey in eight high school, two well-known bookstore in Jakarta, online bookstore, and Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk. The survey results show there is knowledge enrichment book is presented with more focus on the disaster that is less scientific and less deep because only limited discuss section. Referring to the results of the survey and quality standards enrichment books, knowledge enrichment book is written by discuss mainly the physical quantities of gas flow especially pressure gradient, the events and the physical concept of tornado, to disaster mitigation. Based on results of the readability test to high school students is obtained a mean score of materials component is 92,5%, 88,5% for presentation, 84,17% for language, and 85,62% for graphics. Score 87,5% stated that the material in the book is easy to understand and 82,5% stated that the presentation materials may be motivated to dig up more information. Based on results of readability test, thin book obtaine excellent overall interpretation. Based on the results of the feasibility test, gets an average score of 81,05, showing knowledge enrichment book "Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung" decent with a good rating. Keywords: knowledge enrichment book, tornado, pressure, air flow Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan pengetahuan angin puting beliung sebagai sumber belajar fisika terutama untuk Kompetensi Dasar (KD 3.7 Kelas XI, yaitu Menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi. Metode yang diterapkan yaitu Penelitian Pengembangan yang mengacu pendapat Dick dan Carey. Langkah yang sudah

  9. Pengembangan Industri Manufaktur Melalui Komputerisasi

    OpenAIRE

    Adil, Malikul

    2007-01-01

    To development of industrial engineering in computerization must have been manufacturing and management systems and its application in company organization. Manufacturing system as useful reference by business scientists and practitioners or anyone who seeks for information to develop Enterprise Resource Planning (ERP) through close loop process Manufacturing Resource Planning (MRP II). This article provides in-depth knowledge of the Enterprise Resource Planning methodology and its applicati...

  10. Kajian Ekonomis Industri Briket Arang Tempurung Kelapa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Senen Machmud

    2011-04-01

    Full Text Available One of the products made from coconut shell charcoal is the manufacture of which is the raw material for the manufacture of charcoal briquettes that the process can then be processed into activated charcoal. So charcoal briquettes is the raw material for activated charcoal industry. Making charcoal briquettes is not much use, although the potential of raw materials and considerable market potential. From the aspect of technology, processing charcoal briquettes relatively simple and can be implemented by the efforts of small and medium scale. Limited capital, access to markets and market information, stumbling and quality which does not meet the requirements, the constraints and problems in the development of the manufacturing of charcoal briquettes. To produce charcoal briquettes used machine tools Hydrolic Press with a production capacity per machine is 24, 3 tons per month for this type of coin and 18.2 tons of products per month for the types of products cube. Also required mixers and dryers, Klin burning and workshops. Industry Projects Charcoal Briquette is a very worthy generate NPV = 5.420.744, which means that over the next 5 years, the project will generate net present value (NPV of Rp 5.420.744, -.

  11. Pengembangan Strategi PT ABC Niaga di Industri Distribusi Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auguar Auguar

    2017-09-01

    Full Text Available This study aims to analyze the development strategy of PT ABC Niaga in gas distribution industry. This study uses IFE and EFE Matrix, analysis SWOT matrix and QSPM. Prior to the analysis of the development of the strategy, first performed project feasibility analysis in the development plans of the city gas network from the aspects of company expenditure using capital budgeting. Then analyzed factors internal and external affecting business performance, SWOT analysis and formulated alternatives for the development of business strategies and their order of priority using QSPM. Analysis of internal and external factors each have a score of 2,541 and 3,261. QSPM matrix analysis shows that the strategy of "aggressive market penetration by expanding city gas area into potential region with high commercial activities" has the highest TAS value 10.943.Keywords: gas distribution industry, IFE, EFE, SWOT, QSPMAbstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan strategi PT ABC Niaga di industri distribusi gas. Penelitian ini menggunakan Matriks IFE dan EFE, analisis SWOT, dan QSPM. Sebelum dilakukan analisis pengembangan strategi, terlebih dahulu dilakukan analisis kelayakan proyek dalam rencana pengembangan jaringan gas kota dari aspek pembelanjaan perusahaan dengan menggunakan metode capital budgeting. Selanjutnya dianalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja bisnis dengan analisis SWOT dan dirumuskan alternatif-alternatif strategi untuk pengembangan bisnis beserta urutan prioritasnya dengan menggunakan metode QSPM. Analisis faktor internal dan eksternal masing-masing memiliki skor 2,541 dan 3,261. Analisis matriks QSPM menunjukkan bahwa strategi "penetrasi pasar secara agresif dengan memperluas area gas kota di wilayah yang potensial dengan aktivitas komersial yang tinggi" memiliki nilai TAS tertinggi 10.943.Kata kunci: industri distribusi gas, IFE, EFE, SWOT, QSPM

  12. KAJIAN PENGEMBANGAN USAHA SIRUP MANGROVE DI DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susni Herwanti

    2017-02-01

    usaha sirup mangrove, menganalisis strategi pemasaran sirup mangrove dan mengkaji prospek pengembangan usaha sirup mangrove. Penelitian dilakukan pada awal tahun 2016 di  Desa Margasari. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling terhadap kelompok cinta bahari. Kelompok ini merupakan satu-satunya kelompok yang menjalankan usaha sirup mangrove. Analisis finansial dilakukan dengan menghitung HPP, NPV, BCR, BEP dan PP sedangkan analisis strategi pemasaran dan prospek pengembangan sirup mangrove dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial usaha sirup mangrove layak untuk dijalankan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai HPP sebesar Rp 4.950 per botol sedangkan harga jual sebesar Rp8.000 per botol , NPV > 0, BCR > 1, BEP sebesar  Rp 4.950 yang berarti menghasilkan keuntungan dan PP lebih cepat dari umur proyek. Selanjutnya strategi pemasaran yang dilakukan kelompok terhadap 4 unsur bauran pemasaran menunjukkan bahwa strategi tempat, produk dan promosi memerlukan perbaikan sedangkan strategi harga sudah dilakukan secara tepat. Berdasarkan hasil penelitian, usaha sirup mangrove memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan.

  13. Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvy Djayanti

    2015-10-01

    Full Text Available Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil yang memiliki potensi berkembang adalah industri tahu. Di Jawa tengah ada sekitar 500 industri tahu, yang sampai saat ini masih terus mengembangkan kapasitas produksinya. Industri tahu adalah salah satu industri kecil yang berpotensi menyebabkan masalah lingkungan. Hampir seluruh industri kecil, terutama industri tahu, sebagian besar tidak memiliki instalasi pemanfaatan limbah dan pengolahan limbah, karena dibutuhkan investasi yang besar untuk membangun unit tersebut. Dengan melihat masalah tersebut, pendekatan yang dapat menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara menerapkan produksi bersih. Kajian penerapan teknologi bersih ini dilakukan dengan metode quick scanning pada setiap tahapan proses produksi. Proses  produksi  tahu terdiri  dari  pemilihan kedelai, penimbangan kedelai, perendaman, pencucian, penggilingan, ekstraksi, penyaringan, pemasakan, penggumpalan, pemisahan whey, pembungkusan, pengepresan, pemasakan, dan pengemasan. Pada proses pembuatan tahu di industri ini memiliki perbedaan dari pembuatan tahu di Industri tahu lain, yaitu terdapat penambahan garam dan bawang putih untuk menambah sedap produk tahu. Hasil kajian penerapan produksi bersih di industri tahu adalah good house keeping, recycle, reduce dan reuse. Berdasarkan beberapa kriteria kelayakan, alternatif penerapan produksi bersih untuk industri ini berupa modifikasi tungku yang dilengkapi dengan cerobong asap, modifikasi alat penyaringan dengan mesin, dan pembangunan instalasi digester untuk penghasil biogas. Kesimpulan kajian ini industri tahu ini belum mengenal produksi bersih. Manfaat yang diperoleh dari penerapan produksi bersih berupa penghematan bahan bakar, peningkatan rendemen filtrat tahu, dan kebersihan lingkungan.

  14. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL TAS DI KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Arief Hidayat

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Strategi pengembangan usaha merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya-upaya suatu industri yang diperlukan guna mengembangkan usahanya dalam rangka mencapai tujuan industri secara efektif dan efisien. Strategi pengembangan usaha juga merupakan upaya mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul di masa mendatang yang sulit dipastikan dan dapat memberikan arah kegiatan operasional bagi pelaksanaan kegiatan industri. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki industri kecil tas serta untuk merekomendasikan strategi pengembangan yang tepat digunakan. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif terhadap 95 pengusaha tas. Variabel yang diteliti adalah permodalan, tenaga kerja, teknologi dan pemasaran. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kecil tas di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus memiliki kekuatan yaitu kemudahan interaksi karena dibentuk sentra industri tas di Kecamatan Jati. Sedangkan kelemahan yang dimiliki adalah inovasi dan desain produk masih rendah. Peluang yang dimiliki adalah dekat dengan lokasi pasar. Sedangkan ancaman yang dimiliki adalah persaingan produk dari luar daerah baik nasional maupun internasional. Strategi pengembangan yang bisa diterapkan oleh industri kecil tas di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus adalah strategi konsentrasi melalui integrasi horizontal atau stabil, artinya strategi untuk memperluas usaha dengan cara membangun di lokasi yang lain, dan meningkatkan jumlah produksi dan menambah jasa. Pada industri kecil tas di Kecamatan Jati dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar dengan cara promosi dan mempublikasikan produknya. Selain itu menerapkan strategi yang lebih  defensive  yaitu  menghindari  kehilangan

  15. Prospek pengembangan industri perkulitan pada pelita VI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Karyadi

    1995-06-01

    Full Text Available The leather industry is one of the strong competitive industry, as it comes from renewable natural resources. Therefore, the leather industry has good prospect to develop at the Pelita VI to be the industrial products export competitive. To develop leather industry and leather products should be given closed attention and well managed, especially concerning raw material supply, quality and leather waste treatment.

  16. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BIDANG KEAHLIAN ELEKTRONIKA INDUSTRI BERBASIS METAKOGNISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnamawati .

    2013-05-01

    Kata Kunci: pengembangan model pembelajaran, elektronika industri, berbasis metakognisi DEVELOPING A METACOGNITION-BASED LEARNING MODEL FOR INDUSTRIAL ELECTRONICS Abstract: This study aimed to develop a metacognition-based learning model and its instructional kits for the Industrial Electronics in Vocational High Schools satisfying validity, practicality, and effectiveness criteria. The findings were as follows. (1 Based on the expert and practitioner validation, the developed learning model was valid. (2 Based on the results of the try-out, the developed model and its instructional kits satisfied the practicality criterion. (3 Based on the results of the try-out, the developed model and its instructional kits satisfied the effectiveness criterion, indicated by students’ learning activities, their responses to the learning implementation, and their individual and classical learning competence attainment. Keywords: a metacognition-based learning model, industrial electronics, vocational high schools

  17. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN SABUT KELAPA NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. H. Intan

    2011-08-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Empowerment of social economic resourceprograms must be able to conduct public economy dynamic which be based atvillage or country town. These programs must be able to achieve seven goals,such as rising public income and net export income; founding industrialstructure based on the strength of Small-Medium Enterprises; founding thefoundation of economic transition to industrial age by developing forces ofagribusiness and agroindustrial system; achieving global competitive advantageby increasing productivity, innovation, and effective technology dissemination;increasing quality product as well as the global quality standars; and creatingeconomic development to attain sustainability of high economics activity andperformance and keep sustainable quality environment.Coir processing industry is one of Indonesia isindustrial sub sector which was identified having the ability to achieve thesegoals. Several logical reasons are pointed out, such as that Indonesia has greatest coconut planted areas(about 3.76 Million hectares or 31.4 percent of coconut planted areas in theworld, so that Indonesiaget 24.4 percent of coconut production share in the world. Contrast with coirexport share, Indonesiahas only about 0.6 percent (595 MT of the world export market share. Untilyear 2000, Indonesiause only about 0.06 potential resources of coir production. So that, TheNational Coir Industry has strategic position ang high prospect will be developedat the next time

  18. KAJIAN ZONASI PENGEMBANGAN KAWASAN PUSAKA. STUDI KASUS: SITUS SANGIRAN, SRAGEN (Zoning Study of Heritage Site Development Case Study: Sangiran Site, Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiendu Nuryanti

    2008-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai Warisan Budaya Dunia (World Culture Heritage yang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 5 Desember 1996, Situs Sangiran merupakan bagian penting dalam sejarah manusia di dunia. Sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Nomor 0701011977, situs tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya (Widianto, et al.,1996. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: (1 menyusun konsepsi dasar pelestarian, dan (2 menyusun arahan desain (guidelines pelestarian Situs Sangiran. Permasalahan utama dari kajian ini adalah perubahan lahan karena faktor alam dan aktivitas manusia (pertanian, pembangunan, penambangan, ancaman pencurian, penggelapan, dan jual beli fosil, rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian Situs Sangiran, dan belum adanya panduan/arahan pelestarian dan pemanfaatan wisata yang jelas. Dengan metoda kualitatif naturalistik, dihasilkan konsepsi (prinsip dasar pelestarian Situs Sangiran Sragen, dalanr masing-masing zona (zona I -3 sesuai dengan potensi tiap zona yang perlu dilestarikan dan dikernbangkan. Analisis yang digunakan dalam hal ini adalah analisis makro, meso, dan mikro. Dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa dalam merencanakan pelestarian Situs Sangiran, hal terpenting adalah mentaati zonasi dasar situs, di mana setiap zona akan merniliki guidelines  tersendiri. Guidelines terdiri atas pengembangan produk (Klaster Ngebung, Bukuran, Dayu, street furniture, serta pemberdayaan masyarakat.   ABSTRACT  UNESCO has established Sangiran Site as a World Culture Heritage in December 5th 1996. Its present is important to the history of mankind in the world. Widianto, et al., 1996, stated that Sangiran site has become a Cultural Site regarding to the declaration of Minister of Culture and Education (No. 070/0/1977. This Research has two main purposes, (1 to arrange a conception of basic preservation, and (2 to arrange a design guidelines of Sangiran Site Preservation. There are several major issues in

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL LANTING DIKABUPATEN KEBUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Tri Puspitasari

    2016-02-01

    Full Text Available The purpose of this research was to describe and analyze the strategy of production, marketing, human resources (labor and capital. The technique of collecting data through observation, interviews, documentation, questionnaires and triangulation. The technique of sampling was done deliberately (purposive sampling. The results of this research showed that the strategy of production by means of the best raw materials came from the area of Kebumen through raw material suppliers, the addition of flour to address scarce raw materials, traditional means of production and use of appropriate technology, production place are located near the house of the manufacturer, the use of the workforce that has the skills, packaging innovation products and adding product type. Marketing strategies by way of increased order coupled with the trademark shows as well as various flavors of innovation development, adjustment of the selling price with the price of raw materials production, the cooperation of manufacturers and suppliers in the distribution of lanting, promotional activities by means of cooperation with the agency and related service trade off products online. The strategy of human resources with the formation groups of industry in the village of lemahduwur (but not running smoothly, follow and avail the opportunity of education and training from the government, division of labor, the addition of a number of labor, granting additional wages for labor remains. Strategy capital  with the initial capital came from his capital  own and profit as capital accumulation, additional capital when many party and by feast day; increased access to capital, financial administration and against accounting in a simple and routine. The advice given is the government and manufacturers improve HR, technology development, marketing and capital. Manufacturer improves collaboration with suppliers of raw materials, maintaining the typical features and making a trademark

  20. ANALISIS SISTEM PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI TERPADU BERWAWASAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PT. KAWASAN INDUSTRI MEDAN (Analysis System of Integrated Industrial Estate Ecodevelopment Case Study: At PT. Medan Industrial Estate

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kimberly Febrina Kodrat

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan utama penelitian adalah menganalisis kinerja pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan. Cakupan aspek penelitian disinkronkan dengan konsep pembangunan berkelanjutan sekaligus dijadikan sebagai batasan kajian, yakni mempersekutukan aspek ekonomi, ekologi dan sosial. Data diperoleh dengan menggunakan metode survei melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendapat pakar. Metodologi penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perpaduan antara hard system (analisis sistem dinamis dan soft system (analisis prospektif. Dari hasil uji statistik chi square (α = 0,01 diperoleh bahwa kelompok masyarakat yang bekerja di dalam PT. KIM mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan kelompok masyarakat yang bekerja di luat PT. KIM terhadap tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan faktor usia. Berdasarkan hasil analisis kualitas limbah cair unit IPAL PT. KIM terdapat 5 parameter yang masih berada diatas nilai baku mutu KepMenLHNo.51/1997, yaitu: BOD, COD, TSS, klorida dan amoniak. Tingkat efisiensi pengolahan limbah cair unit IPAL PT. KIM rata-rata 53,07%. Hasil analisis ketergantungan antar faktor dengan menggunakan Analisis Prospektif diperoleh sebanyak 5 faktor strategis masa depan yang mempengaruhi pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan, yaitu: jumlah industri, permintaan lahan, kebijakan pemerintah, model pengembangan, dan iklim investasi yang kondusif. Pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan dapat dilakukan dengan strategi moderat dengan kebijakan mencakup jumlah industri bertambah secara bertahap dengan meningkatnya permintaan lahan serta kebijakan pemerintah yang memfasilitasi peningkatan modal pengembangan dan didukung oleh iklim investasi yang kondusif. ABSTRACT The main purpose of the research is to study environmental aspect of industrial estate development. The scope of the research aspects is synchronized with sustainable development concepts, namely

  1. PENGEMBANGAN ISI KURIKULUM PENDIDIKAN TEKNIK ALAT BERAT BERBASIS KEBUTUHAN INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Bruri Triyono

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui rumusan kompetensi tenaga mekanik alat berat sesuai standar industri; (2 mengetahui kualifikasi tenaga instruktur alat berat yang dibutuhkan industri sesuai standar industri; (3 merumuskan isi kurikulum untuk materi ajar produktif untuk menciptakan tenaga kerja di bidang alat berat. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan model pilihan pengembangan kurikulum Task Analysis. Penelitian dilaksanakan di industri yang bergerak di bidang alat berat dan institusi pendidikan perguruan tinggi dan SMK yang bekerja sama dengan industri alat berat yaitu PT Thiess Contractors Indonesia, PT United Tractors Indonesia, dan PT Trakindo Utama. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1 kompetensi mekanik alat berat meliputi: menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, menguasai dasar mekanik alat berat, melaksanakan perawatan dan perbaikan engine, sistem hidrolik, powertrain, sistem vehicle control, serta sistem kelistrikan alat berat minimal pada level capable (di bawah supervisi; (2 kualifikasi tenaga instruktur alat berat meliputi: memiliki kemampuan mekanik alat berat level III, memiliki kemampuan mengelola pelatihan, memiliki pengalaman kerja, serta mendapatkan pelatihan instruktur; (3 isi kurikulum untuk materi ajar produktif mekanik alat berat meliputi: dasar mekanik alat berat dan keselamatan kerja, dasar engine, dasar hidrolik, dasar vehicle control, dasar kelistrikan, materi sistem engine lanjut, sistem hidrolik lanjut, sistem powertrain lanjut, sistem vehicle control lanjut, sistem kelistrikan lanjut, product training, serta electronic machine control. Kata kunci: kompetensi, instruktur alat berat, isi kurikulum, materi ajar   THE CONTENT CURRICULLUM DEVELOPMENT OF EDUCATION TECHNIC IN HEAVY EQUIPMENT BASED ON INDUSTRIAL NEEDS ABSTRACT This study aims to: (1 find out the formula of competency for heavy equipment mechanic based on industry needs, (2 determine the qualifications of instructors in heavy

  2. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA APARATUR UNTUK MENINGKATKAN KINERJA (Suatu Kajian di Pemerintahan Daerah Kabupaten Ketapang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin - Sudradjat

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Otonomi daerah memberikan peluang yang lebih besar untuk kemajuan daerah tantangan kepada daerah disebabkan kinerja aparatur pemerintah daerah yang masih relatif rendah. Pengembangan sumberdaya aparatur, yang intinya adalah pendidikan dan pelatihan bagi aparatur, mutlak dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisa pelaksanaan program pengembangan sumberdaya aparatur di Kabupaten Ketapang serta dampaknya terhadap kinerja aparatur di daerah. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Proses analisa data mengikuti model analisa yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1992 dengan model interaktif, meliputi tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data  dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari penelitian ini ditemukan hal-hal: (1 Pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang ternyata masih dirasakan banyak kekurangan dan kendala. Kekurangan yang sangat dirasakan dari segi penyelenggaraan  diklat adalah mengenai materi diklat dirasakan terlalu luas, kurangnya kemampuan pelatih dalam menciptakan suasana kelas yang mampu membuat peserta tertarik untuk mengikuti kegiatan di kelas, serta sarana dan prasarana diklat yang kurang memadai; dan (2 Tujuan pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang belum sepenuhnya tercapai. Alumni diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang tahun 2003 banyak yang menanggapi bahwa sebenarnya diklatpim tingkat IV tidak terlalu dirasakan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja. Tidak begitu nyatanya dampak pelaksanaan diklat terhadap peningkatan kinerja juga dirasakan oleh atasan langsung yang dalam hal ini merupakan pengguna langsung alumni diklatpim tingkat IV tersebut. Saran yang dapat diberikan dari penelitian adalah : (1 perlu dipelajari tentang kemungkinan pembentukan lembaga tersendiri yang khusus menangani kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam lembaga pemerintah Kabupaten Ketapang

  3. REGISTER PELAKU INDUSTRI BATIK DI KOTA PEKALONGAN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afrinar Pramitasari

    2014-08-01

    Full Text Available Register merupakan pemakaian bahasa dalam setiap bidang kehidupan yang tiap-tiap bidang kehidupanmempunyai bahasa khusus yang tidak dimengerti oleh kelompok lain. Pekalongan dikenal sebagai kota dansebagian besar pekerjaan masyarakat di Kota Pekalongan adalah sebagai perajin batik, maka dalam tuturanmereka sehari-hari juga banyak menggunakan kosakata khas bidang industri batik. Sumber data dalampenelitian ini adalah penggalan percakapan masyarakat perajin batik di Kota Pekalongan yang di dugamengandung register. Pengumpulan data menggunakan metode simak yang dalam pelaksanaanya diwujudkanmelalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada dua bentuk registerindustri batik yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu register berdasarkan satuan lingual bahasanya danberdasarkan jenis kata. Berdasarkan satuan lingual bahasa ditemukan dua bentuk register yaitu registerberbentuk kata tunggal dan register berbentuk kata kompleks. Register berbentuk kata kompleks mencakup 1register berbentuk frasa, 2 register berbentuk kata majemuk, 3 register bentuk reduplikasi, dan 4 registerbentuk berafiks. Register a use of language in every area of life, the life of each field specific language that is notunderstood by other groups. Pekalongan City is known as the city that have potential in the batikindustry, because most of the people work in the City Pekalongan batik is as crafters, then in theireveryday speech too much use of vocabulary typical batik industry. Data sources in the form ofpublic speech in Pekalongan batik artisans containing registers. Refer to the method of datacollection that the implementation is realized through basic techniques and advanced techniques.The results of this study was two are three forms of batik industry registers were found in thisstudy is based on the unit registers lingual languag and based on grammatical categories. Basedon unit lingual language, found two registers form the single

  4. Penentuan Tipologi Pengembangan Industri Batik dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal di Kabupaten Pamekasan

    OpenAIRE

    Aluf, Wilda Al; Santoso, Eko Budi

    2015-01-01

    Abstrak—Industri batik merupakan potensi lokal Kabupaten Pamekasan yang dapat menjadi penggerak perekonomian untuk mengurangi kemiskinan di Kabupaten Pamekasan memiliki permasalahan pada aspek sistem produksi, infrastruktur dan kelembagaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan tipologi industri batik di Kabupaten Pamekasan. Metode analisis yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan industri batik berda...

  5. Tipologi Klaster Industri Pengolahan Jagung di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Berdasarkan Karakteristik Pengembangan Ekonomi Lokalnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusyidi Huda Prasetyo

    2014-09-01

    Full Text Available Pengembangan wilayah Kabupaten Tuban khususnya Kecamatan Merakurakurak masih berorientasi pada growth oriented semata. Pontensi jagung yang menjadi komoditas basis pada wilayah tersebut masih belum terkelola dengan optimal, karena tidak adanya arahan yang lebih spesifik terkait diversifikasi dan pengolahan jagung lebih lanjut. Oleh karena itu diperlukan perumusan arahan yang tepat guna dalam mengembangkan industri pengolahan jagung di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tipologi klaster industri pengolahan jagung di Kecmatan Merakurak Kabupaten Tuban dengan pendekatan Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL. Hal ini dikarenakan konsep PEL sejalan dengan fenomena yang terjadi di wilayah penelitian, yaitu trkait berkembanganya wirausahawan lokal (industri penglahan jagung dalam rangka mengembangkan ekonomi lokal yang mandiri. Terdapat tiga tahapan mencapai tujuan penelitian. Pertama, identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dengan menggunakan metode analisis faktor konfirmatori, selanjutnya mengelompokkan klaster industri berdasarkan faktor-faktor dengan analisis klaster ttersebut dan pada tahap terakhir menginterpretasi analisis klaster pada setiap tipologi yang muncul dengan analisis deskriptif. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah tipologi klaster industri yaitu industri intijagung yang berada pada Desa Tuwiri Kulon, Tlogowaru, Tobo, Sugihan. Kemudian industri pemasok yang berada pada Desa Kapu, Tuwiri Wetan, Pongpongan, Temandang, Tegalrejo dan Tahulu. Serta, industri pendukung yang berada pada Desa Mandirejo, Bogorejo, Sumberejo, Sendang Haji, Sambonggede, Sumber, Boreh Bangle, Senori dan Sembungrejo.

  6. ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN KREATIVITAS INDUSTRI KERAJINAN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arfan Bakhtiar

    2012-02-01

    Full Text Available Industri kreatif merupakan salah satu industri yang saat ini menjadi strategi pembangunan industri di Indonesia. Industri batik merupakan salah satu industri kreatif  yang termasuk dalam sektor kerajinan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kreativitas dan perbedaan faktor dominan pengembangan kreativitas di industri batik berskala kecil, menengah, dan besar, sehingga dari ketiga skala industri ini dapat dilakukan upaya-upaya pengembangan kreativitas. Penelitian dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket pada ketiga kelompok industri batik. Obyek penelitian adalah PT. Tri Ratna Batik (industri kecil, CV. Tobal Batik (industri menengah, dan PT. Batik Danar Hadi (industri besar. Variabel yang diteliti pada ketiga industri yaitu SDM kreatif, pekerjaan kreatif, konteks organisasi, lingkungan, dan inovasi produk. Berdasarkan data observasi dan penilaian angket yang telah valid dan teruji keandalannya, ketiga industri sama-sama kreatif, karena total nilai mean dan modus secara keseluruhan berada pada rentang 3.01 sampai 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kreativitas pada: (1 variabel SDM kreatif yaitu motivasi, bakat/minat, komunikasi, dan kompetensi; (2 variabel pekerjaan kreatif yaitu pekerjaan, kepemimpinan, dan kewirausahaan; (3 variabel konteks organisasi yaitu kinerja perusahaan, kebijakan, struktur dan budaya organisasi, serta sistem komunikasi; (4 variabel lingkungan yaitu pemberdayaan sumberdaya eksternal, teknologi, persaingan, dan peraturan pemerintah; (5 variabel inovasi produk yaitu desain, bahan, alat, dan pemanfaatan limbah batik. Secara keseluruhan, pada semua variabel terdapat faktor-faktor yang mendukung pengembangan kreativitas. Faktor dominan pada variabel SDM kreatif terletak pada komunikasi (IK, IB, dan motivasi (IB. Faktor dominan pada variabel pekerjaan kreatif adalah pekerjaan (IK dan kepemimpinan (IM, IB.  Faktor dominan variabel inovasi produk

  7. Penentuan Tipologi Pengembangan Industri Batik dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal di Kabupaten Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilda Al Aluf

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Industri batik merupakan potensi lokal Kabupaten Pamekasan yang dapat menjadi penggerak perekonomian untuk mengurangi kemiskinan di Kabupaten Pamekasan memiliki permasalahan pada aspek sistem produksi, infrastruktur dan kelembagaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan tipologi industri batik di Kabupaten Pamekasan. Metode analisis yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan industri batik berdasarkan preferensi pengrajin dan analisis Hierarchical Cluster untuk mengetahui tipologi industri batik di Kabupaten Pamekasan. Hasil akhir penelitian menunjukkan terdapat 3 tipologi industri batik, yaitu 1 Tipologi 1 terdiri dari Desa Klampar, Toket, Larangan Badung dan Angsanah dengan penghambat perkembangan industri adalah variabel pada faktor kelembagaan; 2 Tipologi 2 terdiri dari Desa Candi Burung, Panaan, Kowel, Waru Barat, dengan  penghambat perkembangan industri batik adalah variabel pada faktor kelembagaan dan sistem produksi; 3 Tipologi 3 terdiri dari Desa Rang Perang Daya, Rek Kerek, Banyupelle, Pagendingan dan Pegantenan, dimana penghambat perkembangan industri adalah variabel pada faktor sistem produksi, infrastruktur dan kelembagaan

  8. KAJIAN PEROLEHAN KOMPETENSI KEAHLIAN BUSANA BUTIK SISWA SMK: STUDI KASUS PRAKERIN DI INDUSTRI PASANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perolehan kompetensi siswa di setiap DUDI, khususnya busana butik yang memiliki pola pembimbingan berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus pendekatan kualitatif. Teknik penentuan Informan menggunakan snowball sampling yaitu instruktur industri, pembimbing, dan siswa SMK N 1 Pengasih yang sedang prakerin. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada analisis model interaktif Miles & Huberman, meliputi pengumpulan data, data condensation, penyajian data, dan deskripsi serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian adalah (1 praktik yang dijalani siswa sudah relevan dengan kurikulum yang tercantum di sekolah; (2 perolehan kompetensi pada aspek kognitif siswa memperoleh pengetahuan tentang prosedur pembuatan busana butik, pada aspek afektif terbentuk sikap budaya kerja, dan pada aspek psikomotor mampu menyelesaikan pekerjaan busana butik; (3 cara siswa memperoleh kompetensi dengan melakukan: (a komunikasi; (b  teknik belajar (c metode kerja praktis; (d pekerjaan secara mandiri; (e tindakan dengan tanggung jawab; (f etos kerja; (g pengorganisasian dan implementasi kerja dengan baik; (h bekerja sesuai kepercayaan instruktur industri; (i pengembangan diri; dan  (j penerapan kompetensi dari sekolah; (4 pencapaian kompetensi siswa yang prakerin di Goet Poespo dan Puspa Rini berada pada level Pemula (novices sedangkan di L’Mar butik pada level spesialist.

  9. SISTEM IMPLEMENTASI RENCANA AKSI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR KELAPA SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syekh Farhan Robbani

    2015-07-01

    tahun 2010 untuk mendukung tujuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit dan memilih prioritas rencana aksi yang diutamakan dalam Permenperin no 13 Tahun 2010. Metode penelitian ini menggunakan penelitian terdahulu, wawancara mendalam dan kuisioner dari ahli atau praktsi, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis proses jaringan (ANP. Hasil penelitian menunjukan implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit perlu memprioritaskan perbaikan proses infrastruktur dan investasi. khususnya ketersediaan fasilitas umum meliputi jalan raya, pembangkit listrik dan pengelolaan air bersih serta mendukung kebijakan pro-investasi. Peran terpenting pemangku kepentingan adalah peran pemerintah pusat yang menjadi fasilitator bagi pengembangan industri, khususnya terkait kebijakan dan sistem pendukungnya.  Rekomendasi utama pengembangan industri hilir kelapa sawit adalah memperbaiki sistem pendukung dalam proses pembangunan infrastruktur dan investasi seperti kebijakan pembebasan lahan, kebijakan pajak investasi, skema pembiayaan dan kerjasama pembangunan antara BUMN dan swasta. Kata kunci: analisis proses jaringan (ANP, industri hilir kelapa sawit, analisis implementasi kebijakan

  10. PENGEMBANGAN UNIT USAHA INDUSTRI KECIL MELALUI METODE PEMETAAN DAN “NEED ASSESSMENT”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Fafurida

    2015-12-01

    Full Text Available Mapping industry and need assessement are the first steps for developing the industrial sector. This study aims to describe the performance of the industry, prepare the map of industrial development potency and identify the need assessement on industries in Sub Gunungpati. The data was obtained from the survey by spreading questionnaires and Focus Group Discussion (FGD. The descriptive statistical analysis is used in this study. The result shows that there are 12 types of industries in the Village Gunungpati. However, most of these industries do not have a good management of the business eventhough they have been running their industries for a long time. It can be seen from several aspects, such as accounting and finance, production and marketing. Every type of industry has different condition and distribution. There is only one type of industry which form a large cluster; it is the industries that produce red bricks in Ngrembel. Finally, the result of need assessment shows that trainings on administrative records, financial report, innovation on production machines, packaging, marketing, obtaining raw materials, waste management are needed to increase the business capacity. Pemetaan industri dan need assessement merupakan langkah awal dalam pengembangan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan performance industri, menyusun peta potensi pengembangan industri dan mengidentifikasi need assessement pada industri-industri di Kelurahan Gunungpati. Data diperoleh dari metode survey dengan kuisioner dan Focus Group Discussion (FGD. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan ada 12 jenis industri di Kelurahan Gunungpati. Meski sudah berdiri lama, mayoritas industri- industri tersebut belum memiliki manajemen pengelolaan usaha yang baik. Ini dapat dilihat dari beberapa aspek, antara lain aspek pembukuan dan keuangan, produksi dan pemasaran. Setiap jenis industri memiliki kondisi dan

  11. Model Pengembangan Produktivitas Perajin Industri Bidai Di Wilayah Perbatasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Christiana Iman Kalis

    2015-08-01

    Full Text Available Social and economic phenomena seen among the various efforts to develop culture-basedhandicraft industry. Several groups of small business industry looks continue to live but with thecondition that no maximum. The quality of labor in the industry is determining the level ofproductivity of the industry output.Industry sector is the sector that absorbs labor andemployment issues is a crucial issue especially when it comes to productivity. This is due to theproductivity can be achieved when workers have a willingness to work with a boost in selfworker.Work will occur if the labor needs of both physical and non-physical being met. In thisstudy, the element of productivity is measured is associated with the quality of workerseducational level, expertise, skills and labor in handicraft industry studied where this industry isbuilt upon the characteristics of the local culture by low adoption of technologies that are likelyto improving the entrepreneurial skills.

  12. ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS PENGEMBANGAN INDUSTRI PENDUKUNG KONSOL KAPAL (SHIP CONSOLE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Prasetyo

    2017-01-01

    Full Text Available Industri konsol kapal di Indonesia masih perlu dikembangkan untuk mendukung peningkatan jumlah komponen lokal dalam industri perkapalan. Melihat besarnya peluang dan pasar industri konsol kapal di Indonesia, maka dilakukan penelitian tugas akhir analisa teknis dan ekonomis pengembangan industri pendukung konsol kapal (ship console di Indonesia. Konsol kapal yang dimaksud adalah bridge control console, engine control console, cargo control console, water ballast control console, bridge wing control console. Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan analisa teknis meliputi pemilihan lokasi, proses produksi, pemeriksaan hasil produksi, penentuan kapasitas produksi, peralatan dan mesin yang digunakan dalam proses pembuatannya, serta pembuatan layout dari pabrik dengan luas bangunan 2728 m² dan luas tanah 3886 m² berada pada Desa Karangploso, Kec. Benjeng, Kab. Gresik, Jawa Timur. Analisa ekonomis meliputi analisa kondisi pasar di Indonesia untuk permintaan konsol kapal dalam lima tahun yang akan datang. Biaya investasi pembangunan industri ini kira-kira sebesar Rp 14.186.000.000,00 yang berupa biaya pembelian tanah, pembangunan, pembelian peralatan dan mesin. Selanjutnya dilakukan perhitungan biaya operasional dan pemasukan perusahaan agar dapat melakukan analisa kelayakan investasi dengan menggunakan metode Break Event Point, Net Present Value, dan Internal Rate of Return yang hasilnya digunakan untuk menentukan kelayakan pengembangan dari industri konsol kapal di Indonesia. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan Break Event Point terjadi pada 6 tahun 8 bulan dengan keuntungan kira-kira sebesar Rp 1.507.000.000,00. Nilai Net Present Value kira-kira sebesar Rp 4,408,000,000.00. Nilai Internal Rate of Return sebesar 11.38% lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yaitu 10.25%. Hal tersebut dikarenakan besarnya potensi pasar di Indonesia dan sedikitnya jumlah kompetitor pada industri konsol kapal.    

  13. ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI JAMU TRADISIONAL DI KABUPATEN BANGKALAN - MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risa Dewi Munica

    2017-09-01

    Full Text Available Data of Disperindag Bangkalan Regency (2015, shows that Bangkalan Regency has 20 herbal medicine industries. After doing research survey there are some herbal medicine industries that have been inactive, so that this research is conducted to find out alternative strategy that can be used as an effort to develop herbal medicine industry in Bangkalan Regency. This research used analysis of internal environment (IFE and external (EFE, External-internal matrix (IE, SWOT and QSPM matrix (Quantitative Strategic Planning Matrix. There are 16 internal factors and 11 external factors. As for alternative strategy there are 5 alternatives obtained from SWOT matrix and IE matrix. In the QSPM matrix, the priority of strategy is 1. Maintain and improve product quality, 2. Increase promotional activities and expand the marketing area,3. Improving relationships with government and other agencies, 4. Maintain company image, and 5. Develop cooperation with other industries outside the region

  14. PENTINGNYA ASPEK GOVERMENT POWER DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irany Windhyastiti

    2017-02-01

    Full Text Available The tourism industry�has the characteristic�interdependence : (1�Hospitality Industry�(Food and�Baverage,�and accommodation;�(2�Travel (Retail and�Wholeseller;�The operator;�(3 Visitor�Services (Attraction;�Event;�and�Tourism�Agencies.�Therefore,�to build�a strong�tourism industry�needed�a strong�organisational�relationships.�Power�and dependence� is�an important�basic�building�cooperation between�organizations. One of the�cities in�Indonesia�that are prominent�in�tourism�is�Kota Batu. Kota Batu �is the��icon of�tourism in East Java.�Even in the year 2006-2007, the industry of tourism in Kota Batu had dropped shraply because of overflow of Lapindo mud. In 2012, the total tourists visiting the Kota Batu reached 1,603,441 visitors. In 2013 increased 1,881,446 and� 2,089,022 tourists in 2014. That number rises quickly compared in 2007, when the condition of the Kota Batu dropped as the number of tourist visits �less than 1 million people.�Now, in�2016,�The government of Kota Batu target�revenue�of Rp�1�trillion,�where�80%�is derived from�the tourism sector. Therefore, in the study will be analized how the �government power �in developing the tourism industry in Kota Batu. The technical analysis of this research uses a combination of analysis statistics and policy analysis.�The� analysis unit �of this study�is the�tourism industry�in Kota Batu.�This research �population��are the�stakeholders in�the tourism industry�:� tourism entrepreneur and community.� Based on the statistics analysis, the �aspect of power has significant influence towards the development of the tourism industry. This shows the importance of the government role in developing the tourism industry.

  15. Pengembangan Dana Zakat, Infak, Shadaqah dan Wakaf Terhadap Pertumbuhan Industri Keuangan Non Bank Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Makhrus Ahmadi

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari upaya pengembangan zakat, infak, shadaqah dan wakaf (Ziswaf kedalam program yang lebih bersifat jangka panjang, bentuk akad yang tepat dalam melakukan sindikasi program lintas lembaga Ziswaf dan keuangan syariah, serta bentuk integrasi program lembaga ziswaf dengan Industri Keuangan Non Bank yang berbasis syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (contens analysis, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi dan kecukupan referensi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dan disajikan secara diskriptif. Selain itu, kecukupan data-data perpustakaan yang dipelajari telah dikumpulkan sebelumnya serta data yang sudah terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif dan induktif.   Hasil penenelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan zakat, infak, shadaqah dan wakaf (Ziswaf kedalam program yang lebih bersifat jangka panjang dilakukan dengan memperkuat program dalam berbagai sektor. Oleh sebab itu, diperlukan pola dan bentuk program yang lebih kreatif dalam penyediaan program pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang terkumpul sebagai tidak terlalu banyak terserap dalam kegiatan charity, melainkan dapat dioptimalkan dengan menyediakan program yang lebih memberdayakan mustahik/dhuafa dalam jangka panjang. Bentuk akad yang tepat dalam melakukan sindikasi program lintas lembaga Ziswaf dan keuangan syariah dapat dilakukan dengan akad percampuran dalam hukum islam sebenarnya lebih dikenal dengan istilah syirkah atau musyarakah. Sementara bentuk integrasi program lembaga ziswaf dengan Industri Keuangan Non Bank yang berbasis syariah dapat dilakukan bila terjalin kerjasama dalam pelaksanaan pilot project yang memungkinkan lembaga yang terlibat aktif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang telah ditentukan sebelumnya. Kata-kata kunci : zakat, wakaf, keuangan

  16. MODEL PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL KONVEKSI MELALUI APIK (ASOSIASI PENGRAJIN INDUSTRI KONVEKSI DI DESA TRITUNGGAL KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurulia Azizah

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil, kekuatan kelemahan, peluang, ancaman, dan strategi pengembangan industri kecil konveksi melalui APIK dalam peran dan keefektifan kinerjanya. Secara praktis adalah dapat menambah informasi dan bahan masukan bagi pengusaha konveksi dan pemerintah untuk mengembangkan usaha industri kecil konveksi di Desa Tritunggal Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 pengusaha industri kecil konveksi. Variabel dalam penelitian industri kecil menengah ini adalah profil dan peran APIK, serta strategi pengembangan industri kecil konveksi. Metode pengumpulan data melalui observasi dan angket. Analisis data menggunakan adalah analisis deskriptif, uji  t-paired, dan analisis SWOT.Hasil penelitian (1 Profil pengusaha industri kecil konveksi sebagian besar mereka adalah masyarakat menengah kebawah yang tidak mempunyai modal dan aset (2 APIK berperan sebagai wadah bagi pengusaha untuk mengembangkan industri kecil konveksi. (3 APIK memberikan andil pada industri kecil konveksi dapat dilihat dari rata-rata nilai modal, tenaga kerja, produk, teknologi, dan pasar pada konveksi sesudah adanya APIK lebih tinggi daripada sebelumnya. (4 Kekuatan yaitu letaknya yang strategis. Kelemahan yaitu keterbatasan modal. Peluang yaitu masih luasnya daerah pemasaran yang tersedia serta dukungan dan perhatian dari pemerintah melalui APIK. Sedangkan Ancaman yaitu persaingan merebut pasar semakin ketat. (5 Pada analisis SWOT strategi yang digunakan adalah mencari alternative bahan baku, meningkatkan potensi SDM, meningkatkan promosi, dan meningkatkan kreativitas.Kesimpulan penelitian ini adalah APIK dapat membantu dalam perkembangan sentra industri kecil konveksi. Saran yang dapat diberikan adalah pemerintah, APIK dan pengusaha sebaiknya saling mendukung agar industri kecil konveksi dapat lebih mudah berkembang dalam era

  17. PENGEMBANGAN MEDIA AJAR LINE FOLLOWER ANALOG PADA MATA PELAJARAN PEREKAYASAAN SISTEM ROBOTIK KELAS XII TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwasono Suwasono

    2017-01-01

    Full Text Available This research aims at developing line follower analog media for robotic system engineering in SMKN 2 Singosari. The development was refered to modified model suggested by Sugiyono. The results of this development are in the form of modul, jobsheet, and trainer for robotic system engineering. The product was validated by content expertise I from Electrical Engineering Lecturer and obtained 92,06% of validity result. While the valifity result given the content expertise II from Robotic System Engineering teacher obtained 92,77%. In terms of media validity, the product obtained 94,81% from Electrical Engineering Lecturer and 94,02% from Robotic System Engineering Teacher. The product was also tested in XII Graders of Industry Electronics Engineering in SMKN 2 Singosari and obtained 88,20%. Thus, the media developed in the form of modul, jobsheet, and trainer of Robotic System Engineering within this study is considered as appropriate for XII Graders of Industry Electronics Engineering in SMKN 2 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar line follower analog pada mata pelajaran perekayasaan sistem robotik di SMKN 2 Singosari. Penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi. Hasil pengembangan media ajar line follower analog berupa modul, jobsheet dan trainer untuk mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik. Produk divalidasi ahli materi I dosen dari Jurusan Teknik Elektro memperoleh persentase sebesar 92,06%, ahli materi II dari guru mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik memperoleh persentase sebesar 92,77%. Validasi media I dosen dari Jurusan Teknik Elektro memperoleh hasil persentase sebesar 94,81%, ahli media II dari guru mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik memperoleh persentase sebesar 94,02%. Produk juga diujicobakan pada siswa kelas XII Teknik Elektronika Industri SMKN 2 Singosari diperoleh persentase sebesar 88,20% dan termasuk dalam kategori sangat layak. Sehingga produk

  18. SENI SULAM MINANGKABAU DAN INOVASINYA UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasnidawati Yasnidawati

    2012-08-01

    Full Text Available The arts of embroidery in Minangkabau and innovation to support home industry. Research goals describe the diversification of products and innovations arising embroidery done by craftsmen through the development of understanding and ability in improving the quality of product embroidery in the regional district Agam, Bukittinggi and Kab. 50 Cities.The method used qualitative, quantitative. Object of research is embroidered products produced by the craftsme. The instrument for analy­sis this study is used the quantitative data and qualitative. The results of research shows that producers are able and have a good skill to improve the innovations and quality of embroidery product. Because of the quality of products are verygood, so the resulting product embroidery are looks interesting and beautiful. Seni Sulam Minangkabau dan Inovasinya untuk Mendukung Pengem­bang­an Industri Kerajinan Rumah Tangga. Tujuan penelitian mendeskripsikan diversifi­kasi produk sulaman timbul dan inovasinya yang dilakukan para pengrajin melalui pengembangan pemahaman dan kemampuan dalam membuat desain motif, meng­guna­kan bahan, kombinasi warna, teknik menyulam dan produk, pada daerah Kab. Agam, Bukittinggi dan Kab. Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, kuantitatif. Objek penelitian adalah produk sulaman  yang dibuat pengrajin. Pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, penilaian hasil.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pengujian yang dilakukan terhadap pemahaman dan kemampuan para pengrajin ternyata nilainya mencapai antara baik dan sangat baik. Simpulan: Hasil pengujian menunjukkan  bahwa pembuatan desain motif yang sangat bagus, kombinasi warna serasi, teknik jahit rapih, produk yang menarik, indah, bervariasi. Hal ini tentu dapat meningkatkan kualitas dan nilai ekonomis dari produk seni sulam Minangkabau.

  19. STRATEGI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN IKM KONVEKSI SEBAGAI SALAH SATU INDUSTRI KECIL MENENGAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kirana Rukmayuninda Ririh

    2012-08-01

    Full Text Available Melihat kondisi yang terjadi setelah runtuhnya kondisi perekonomian Indonesia akibat krisis 1998, pemerintah mulai melirik industri kecil dan menengah (IKM karena terbukti lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Buktinya saat pertumbuhan industri secara keseluruhan terjun bebas dari 5,90% (2005 menjadi 5% (2006, pertumbuhan IKM justru meningkat dari 3,48% (2005 menjadi 4,6% (2006. Namun demikian IKM yang dipercaya sebagai andalan kekuatan ekonomi bangsa, masih banyak menghadapi masalah. Salah satu contohnya IKM “Dedi Konveksi” di Bandung.  Dalam penelitian ini, identifikasi masalah dilakukan dengan menggunakan metode “three level characteristics of manufacture”. Kemudian dilakukan analisis SWOT sebagai dasar penentuan strategi korporasi.  Strategi bisnis yang diusulkan menjadi acuan untuk menyusun strategi teknologi. Dari strategi-strategi yang telah tersusun (strategi korporasi, strategi bisnis dan strategi teknologi diperlukan adanya suatu kebijakan. Kebijakan tersebut digunakan sebagai arahan untuk dapat mengembangkan dan membina industri kecil modern. Kebijakan pengembangan dan pembinaan IKM  konveksi ini  menggunakan 4 perspektif yaitu finansial, customer, proses bisnis internal, dan pertumbuhan-pembelajaran. Unsur dalam kebijakan tersebut melibatkan seluruh stakeholder dalam IKM. Kata kunci : Manajemen, Industri Kecil Modern, Strategi Bisnis, Strategi Korporasi, Strategi Teknologi.     Review to  the conditions that occurred after the collapse of Indonesia's economy from the crisis of 1998, the government will begin to consider  small and medium enterprises (SME because it has proved to be more resilient to the economic crisis. This could be figured out when the overall industrial growth just plummeted from 5.90% (2005 to 5% (2006, and the growth of SMEs had increased from 3.48% (2005 to 4.6% (2006. Eventhough  SMEs are believed as centre of the nation's economic strength, those still

  20. KAJIAN FINANSIAL ISOLASI CITRONELLAL DAN RHODINOL PADA INDUSTRI bERBASIS SENYAWA TURUNAN MINYAK SEREH WANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Sri Endah Lestari

    2016-11-01

    Full Text Available Isolation components of Citronellal and  Rhodinol in citronella oil can be applied to the industry to increase the added value and develop intermediate industries of citronella oil. To determine the feasibility of implementation, financial analysis is required to process such isolation. Feasibility of investment in new industrial establishment or development of NPV seen citronella oil  industry, BEP, PBP, Net B / C and IRR can describe whether the project is still attractive to be realized. On the establishment of new industries, the NPV value of Rp11, 844,269,430.12, an IRR of 47%. The payback period (PBP is achieved over a period of 2.79 years. Net value of B / C is 2.75 and the production break-even point (BEP is obtained on the sale value of Rp. 5,217,742,676.09. While the development of citronella oil industry, the NPV of the industrial development of Rp 12,348,032,363.16. IRR value for industrial development with 600 kg Input / process is 89%. The payback period (PBP industrial development achieved during the period of 4.41 years. Net value of B / C obtained from the establishment Factory is 6.30. Production break-even point (BEP is obtained on the sale value of Rp 20,912,029,225.35. This suggests that the establishment of new industries and the development of scented citronella oil industry that already exist, worthy to be realized

  1. Kajian penerapan recycle, reuse dan recovery untuk proses produksi kulit web blue pada industri penyamakan kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno Prayitno

    2009-06-01

    Full Text Available Leather tanning industries are industries that process skin to produce finish leather product by using many stages of process in which for every stage of process will generate a huge amount either liquid or solid waste. If waste are not to be treated properly, it will cause environmental pollution. Implementation of 3R programs i.e. recycle, reuse and recovery will give impact on minimizing of waste problem. In leather tanning industries for producing wet blue leather however, 3R programs have to be implemented in processes of desalting, washing liquor, flesh and fat, chrome liquor and chrome-tanned waste. In implementing 3 R the waste generated can be either reused, recycled or recoveried as follow salt as swelling agent preventing in pickling process; washing liquor waste as washing liquor for dirt washing; flesh and fat as raw material for producing tallow, soap, fertilizer and livestock fodder; chrome liquor waste as chrome agent for chrome tanning and chrome-tanned waste as filler for producing material building or livestock fodder as protein sources.

  2. Pemetaan Kelembagaan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis DAS Bengawan Solo Hulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rum Giyarsih

    2015-10-01

    Full Text Available Fakta empiris memberikan pembuktian terhadap pentingnya pengembangan kelembagaan dalam rangka mencapai keberhasilan suatu program pembangunan, bahkan seringkali program pembangunan yang mengabaikan pengembangan kelembagaan berakhir dengan kegagalan. Pengembangan kelembagaan telah menjadi bagian dari strategi pembangunan tak terkecuali dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis di DAS Bengawan Solo Hulu. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengembangan kelembagaan adalah tumbuhnya kelembagaan yang tangguh, dinamis, dan berdaya saing serta mandiri dalam melakukan pengelolaan lingkungan. Untuk mencapai hal ini maka perlu dilakukan pemetaan kelembagaan di DAS tersebut. Dari pemetaan kelembagaan yang ada di wilayah ini terdapat tiga lembaga yang dapat melakukan kegiatan Koordinasi, Intergrasi, Sinergitas, Sinkronisasi (KISS yaitu BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah, BP DAS (Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai/Forum DAS, dan TKPSDA WS Bengawan Solo (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumberdaya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo. Di antara ketiga lembaga tersebut maka TKPSDA adalah lembaga yang dipercaya untuk melakukan Koordinasi, Intergrasi, Sinergitas, Sinkronisasi (KISS dalam pengelolaan lingkungan DAS Bengawan Solo Hulu.

  3. Kajian Kualitas Air Sungai Bedog Akibat Pembuangan Limbah Cair Sentra Industri Batik Desa Wijirejo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayati Indarsih

    2016-10-01

    ABSTRACT Bedog River that flows along Wijirejo Village, Pandak, in Bantul has been indicated to be polluted by varieties of liquid waste including batik industry. The objectives of this research are : to determine the quality of batik liquid waste; the quality of Bedog River water from physical aspects (temperature, TDS, TSS; chemical aspects (pH, COD, BOD, Cu, Cr+6; and biological aspect (plankton; to measure participation of stakeholder and also to develop a management strategy to manage batik liquid waste so that it does not pollute the environment.This research use survey method, data collected by purposive sampling. Water sample is directly taken from batik liquid waste and from the Bedog River with six observation station : S1 is the location before the waste disposal point, located around Pedak Bridge; S2 (+ 350 m next to S1,  S3 (+ 750 m next to S2, located at Pijenan Bridge, S4 (+ 400 m next to S3 and S5 (+ 250 m next to S4 is location that has been polluted by batik liquid waste, and S6 (+ 400 m next to S5 is an area that is no longer able to contain more additonal batik waste. Chemical, physical and biological data is carried on in direct measurement in the field and at laboratory. Participation data of stakeholder data is carried on interview method using questionare . Result analysis used in this research is qualitative descriptive.The result of this research shows that the quality of batik liquid waste has surpassed from the quality standard. The water quality at location S4 has been polluted shown by the COD point 28 mg/L (quality standard 25 mg/L and BOD point 4,8 mg/L (quality standard 3 mg/L. S4 is the location of which has highest density of batik industry. Both organic and inorganic materials inside batik liquid waste have increased COD and BOD of Bedog River. According to the plankton diversity index, the water of Bedog River has been polluted at S2, S3, S4 and S5 locations. S1 and S6 locations are not classified into the polluted area. Batik

  4. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  5. PENGUATAN KEBIJAKAN PUBLIK USAHA PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI MIKRO OLAHRAGA*

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Kristiyanto

    2012-12-01

    Full Text Available The research aims to describe a factual account of the various responses of actual perpetrators of the real sector micro-sports industry. Dimensions are expressed related to the growth of the business climate has been done by Government and Local Government, especially for poverty alleviation through the sports industry. Conclusions: Satisfaction micro business sports industry on the performance of Local Government on eight dimensions varied business climate, sports industry in fact just giving a side job for some people, but has not been a big impact for poverty reduction. Business expectations: to contribute to alleviating poverty, the sports industry business developed specifically for quality, Social protection and security should be given to the perpetrators of the sports industry business, clear policy regarding the development of micro industries important sport once to strengthen the real sector, technical assistance by the government is required by the real sector of the sports industry.

  6. Pemberdayaan Pendidikan Teknik Busana Di Perguruan Tinggi Untuk Pengembangan Industri Garmen Di Pasar Global

    OpenAIRE

    Fitrihana, Noor

    2005-01-01

    Indonesian garment industries have been sluggishness. Since economic crisis incoming, Indonesian garment products loose ofthe competitiveness until now. In the last five years, perfonnance oftextile industry got decrease because many domestic probleII\\'l. The problems are skills ofworkforce, out ofdate technology and poor of-fashion product inovation. Facing the global market ifnot good plan anticipate, gannent industries are cannot running growthand become sunset industry. To solve the probl...

  7. Menemukan Strategi Pengembangan Kawasan Industri Melalui Analisis Sektor Unggulan Kota Binjai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dessy Eresina Pinem

    2016-04-01

    Full Text Available Manufacturing industry is a leading sector that has potentials for promoting rapid growth in a region. The growth that relies on the industrial sector is driven by the sales of production, employment, and other multiplier effects so that many districts or cities in North Sumatra are eager to developing this sector. The types of industry that can be developed are supposed to be appropriate to the industry potentials and local resources in order to boost an optimal growth in the region. In the spatial planning (RTRW of Binjai City 2011 - 2030, the North Binjai District designated as an industrial area. The type of industry which is planned to be developed is a high-tech industry. However, the problem is whether the type specified in the RTRW is suitable to the potentials of local resources? This paper aims to find out the suitable industry to be developed in compliance with the local potentials, especially in the North Binjai District. The analyses applied are LQ, shift share and SWOT to discover the potentials and advantages of the city in comparison to those industries endorsed in the RTRW. The results show that the industrial sector is neither the leading nor potential sector in Binjai. Meanwhile, the results of LQ and shift share analyses show that the sector with the potentials to be developed in Binjai is the construction sector, finance, and services. The similarity to the RTRW policy is only in the service sector. It shows that the service sector can be developed while the computer industry, multimedia, publishing, and printing mismatch the local potentials. However, if the government still wants to develop the industrial sector in North Binjai, there should be diversification strategies to promoting the leading sectors such as building materials and mining industries.

  8. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD INDUSTRI KECIL KIMIA BERORIENTASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Artina Diniaty

    2015-04-01

    Full Text Available This study aims for developing students’ worksheet of entrepreneurship-oriented small-scale chemical industry, and investigating the quality of entrepreneurship-oriented small-scale chemical industry that is appropriate to be implemented in learning. This study is classified to research and development which refers to Borg & Gall development model. This research consists of four steps: which are introduction, planning, developing, and product evaluation. The product evaluation was conducted by peers, material and media experts, and chemistry teachers. The data collection instruments used validation sheet of the products. The results show that the developed products are in the form of students’ worksheet of entrepreneurship-oriented small-scale chemical industry, and the result of the assessment by chemistry teachers shows the average assessment is a good category so that this  worksheet is feasible to be used in learning.

  9. Pengembangan Pelatihan Pengangkutan Zat Radioaktif untuk Pemangku Kepentingan yang Terkait

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Triagung Edi Hermawan

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract Ionizing radiation, that exposed by radioactive material as part of the nuclear energy, has been used in some activities, such as in research and development, medical, and industries fields. The radioactive material utilization needs transportation supporting activities. Transport of radioactive material is a transfer of radioactive material from one place to another place through a public area, use inland, sea, or air transportation mode. Radioactive material is existent in public area when transportation is executing needs compliance with established radiation safety and security standards. By the reasons, it is needed comprehension and competency standards for each related stake holder on transport activities. A literature study on the development of training on the transport of radioactive material for each related stakeholder has been conducted. The competency standards should include knowledge, skills, and attitudes aspect. An identified competency standards should be expressed in to training subjects, includes introduction, radiation safety technical aspects, handling of radioactive material packaged in custom area, security technical aspect, procedures for escorting of dangerous goods, management system, emergency preparedness and response, administrative procedural, and practical session for handling of radioactive material packaged. For each training, subjects should be created detail basic competencies and working success indicators as a basic for developing of curricula, syllabus, teaching material and planning. Keywords: training, radioactive material, ionizing radiation, transportation Abstrak Radiasi pengion yang dipancarkan zat radioaktif sebagai bagian dari tenaga nuklir telah dimanfaatkan di berbagai bidang kegiatan, meliputi penelitian dan pengembangan, kesehatan, serta industri. Kegiatan penggunaan zat radioaktif memerlukan dukungan pengangkutan zatradioaktif. Pengangkutan zat radioaktif merupakan pemindahan zat

  10. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL (STUDI KASUS PENGELOLAAN KERIPIK SERMIER SUPER PAK MUDJI.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurzaman Nurzaman

    2018-03-01

    Full Text Available The research aims to determine: (1 The profile of Mudji’s super chips business in West Ungaran Sub-district, Semarang Regency; (2 The production process of Mudji's super chip in West Ungaran Sub-district, Semarang Regency; (3 The development strategy of Mudji’s super chip in West Ungaran Sub-district, Semarang Regency by the Cooperative, the MSE, and the Industry and Commerce Department of Semarang Regency. This research is conducted in the Sub-district of West Ungaran, precisely located in Mudji’sSermier Chips, which is carried out in September to October 2017. The results showed that: (1 Mudji’s Super Sermier Chips is established in 1998. From 1998 until now, this sermier chips business is still run by Mr. Mudji assisted by his children. (2 The devices used in the production process of sermier chips to flatten the sermier chip dough are conventional tools. During the production process of Mudji's super sermier chips, the production tools used is the traditional one, which does not use electricity. (3 The efforts that have been made by the government in assisting the community to develop the industry for increasing the turnover to the entrepreneurs is by providing some training to the perpetrators of SMEs. Furthermore, the suggestion provides by the researcher in this research is the household industry development activities need to be improved so that the MSEs entrepreneurs are able to understand the economic development efforts better for their business progress.

  11. PERENCANAAN PENGEMBANGAN KAWASAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PAKAN DI KABUPATEN CIAMIS

    OpenAIRE

    Mustika Gusnia Sari; Khursatul Munibah; Untung Sudadi

    2015-01-01

    Poultry development sector in Ciamis has effected an increasing in maize production as a raw material for feed. In period 2008-2012, the production of maize in Ciamis Region is 45.883 tons, meanwhile, the demand is 17.000 tons, consequently  the Ciamis District supposed to be able to fulfill the demand; however, but currently the feed industry in Ciamis are still importing the maize. Cluster development might be one of solution for this problem. The aims of this research are: (1) Analyzing la...

  12. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL OLAHAN CARICA UKM GEMILANG DI KABUPATEN WONOSOBO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiah Mudrikah

    2018-03-01

    Full Text Available The study aims to describe and analyzing the internal and external factors which became the strengths, weaknesses, opportunities and threats for SMEs, and formulated an alternative strategy for SMEs in developing their business. The approach used is qualitative with descriptive method and the design research is case studies. Data collection techniques used are observation, interviewing, documentation, and filling the questionnaire. The research results the internal factors which become a strength in the industry is a strategic location and which become a weakness is that there hasn't any research and development facility of its own yet. External factors that become an opportunity is the increasing numbers of tourists and that become a threat is that the main raw material is a seasonal fruit. An alternative strategy that can be offered in business development efforts is the SO which can increase the production capacity, optimize the distribution channels, WO by increasing product marketing using promotion, cooperating with Wonosobo research and development institutions, ST by improving product quality in order to compete with the industries, increasing the selling price of the carica products and consumers' loyalty, WT by increasing the availability of the raw materials' stock, cooperating, improving the financial management systems

  13. KAJIAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN TANAMAN ECENG GONDOK (Eichornia crassipes DALAM MENURUNKAN BEBAN PENCEMAR AIR LIMBAH INDUSTRI GULA TEBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Udin Hasanudin

    2013-09-01

    Full Text Available Sugarcane industries produce wastewater with high levels of pollution load. Wastewater pollutant load can be lowered by treating wastewater in the WWTP. Wastewater treatment process using Biological conventional system still has the disadvantage of increasing the pH of the waste water at a given time. It causes algae blooming. Algae population levels increases due to nutrients in wastewater. To prevent algae  from blooming, nutrient concentration in the waste water should be reduced. This study was aimed to measure the effectiveness of Waterhyacinth in lowering pollutant load of sugar cane industrial wastewater. The method used was to plant Waterhyacinth in aeration pond number 2 of WWTP and then taking samples at four locations and consists of point I (inlet pond aeration 2, point A (before the water hyacinth plant, point B (after the water hyacinth plant, the point C (waste pond outlet monitor. Parameters measured included pH, TSS, COD, NH4, and NO3. The result showed the wastewater treatment system using water hyacinth plant reduced the pollutant load sugar cane industrial wastewater at the rate of  0,000858%/m2 day, 0,010997%/m2 day, 0,008691%/m2 day, 0,005936%/m2 day, and 0,015016%/m2 day, respectively. These conditions indicate planting hyacinth was effective in lowering the level of industrial wastewater pollutant load of sugar cane. Keywords: algae bloom, sugarcane industry wastewater, waterhyacinth

  14. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  15. KAJIAN JENIS POHON POTENSIAL UNTUK HUTAN KOTA DI BANDUNG, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soleh Mulyana

    2016-06-01

    Full Text Available Pembangunan dan perkembangan ekonomi di suatu perkotaan cenderung dapat meminimalkan ruang terbuka hijau (RTH yang berdampak terganggunya keseimbangan ekosistem seperti: perubahan suhu, polusi udara, pencemaran air, permukaan tanah menurun dan bahaya banjir. Upaya dalam mengurangi dampak negatif tersebut dapat dilakukan dengan cara pembangunan atau pengembangan hutan kota dengan memilih jenis pohon potensial yang sesuai dengan tipe kawasan dan peruntukannya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji sejauhmana PP No. 63 Tahun 2002 tentang hutan kota dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Lokasi penelitian kajian jenis pohon Potensial untuk Pengembangan Hutan Kota ditetapkan adalah kota Bandung yang telah memiliki Perda No. 25 tahun 2009 tentang hutan kota. Berdasarkan Perda tersebut Kota Bandung telah menetapkan 9 lokasi kawasan hutan kota, yaitu Taman Tegalega, Taman Pramuka, Taman Lantas, Taman Cilaki, Taman Maluku, EksTPA Cicabe, Eks-TPA Pasir Impun, Kebun Binatang Tamansari dan kawasan hutan PT Pindad. Metode yang digunakan adalah sensus melalui pengukuran luas kawasan, pengamatan struktur, pencacahan populasi, pengukuran dimensi pohon (diameter, tinggi total, tinggi bebas cabang, lebar dan tinggi tajuk dan mengidentifikasi ( jenis, genera dan suku setiap pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan kota terdiri dari 8 lokasi hutan kota digunakan sebagai sarana olah raga dan rekreasi/wisata untuk umum dan 1 lokasi merupakan tempat industri persenjataan sehingga tertutup bagi umum. Keanekaragaman jenis tertinggi terdapat di Kebun Binatang Tamansari dan terendah di kawasan Eks-TPA Pasir Impun, sedangkan untuk populasi terbanyak terdapat di PT Pindad, dan yang paling sedikit di kawasan Eks-TPA Pasir Impun. Jenis pohon yang ada sebagai vegetasi hutan kota umumnya merupakan jenis eksotik, dari hasil kegiatan penelitian ini disusun suatu matriks kesesuaian jenis pohon berdasarkan deskripsi (karakteristik dan fungsi dari setiap jenis pohon yang

  16. Kajian Pengembangan Indikator Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen

    OpenAIRE

    Indiahono, Dwiyanto

    2009-01-01

    Public need accurate information concerning problem, education performance indicator and performance indicator that matching with future and public demand. Local government have to can shows the ability and willingness to compile performance indicator of education local-department. Indicator Performance of education local-department have to depict commitment seriously of local government in educating local people. Therefore, this research formulate research question: How improving performanc...

  17. Pengembangan Studi Islam Perspektif Insider-outsider

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musnur Hery

    2016-12-01

    Full Text Available Pengembangan dan pengayaan studi Islam layak memperhatikan epistemologi yang diusung oleh perspektif insider-outsider. Epistemologi yang telah berkembang di dunia Islam seperti al-bayan (rasionalisme, al-burhan (empirisme dan al-irfan (intuisi harus diperkuat dengan epistemogi yang berkembang dengan kemajuan pengetahuan yang lazim menjadi pisau bedah analisis outsider seperti fenomenologi agama, distansiasi (penjarakan terhadap objek, apropriasi (penepatan objek bagi horizon diri, kritik ideology (kritik atas prasangka dan ilusi agama, variasi imajinatif (permianan imajinasi makna, dekonstruksi (pembongkaran ilusi dan doktrin mapan, dan hermeneutika (metodologi dan filsafat tafsir. Dengan kolaborasi epistemology insider dan outsider maka tensi antara kajian insider dan outside dapat dijembatani. Terkait yang terakhir ini maka gagasan crosscheck inside-outsider, yakni kajian sarjana tentang agama sebuah masyarakat harus diverifikasi oleh anggota masyarakat tersebut layak diapresiasi. The development and enrichment of Islamic studies ought to pay attention much on epistemology promoted by insider-outsider’s perspective. Epistemology that has evolved in the world of Islam as al-bayan (rationalism, al-burhan (empiricism and al-irfan (intuition should be reinforced with Epistemology evolving with the advancement of knowledge that commonly becomes scalpel analysis of outsider like phenomenology of religion, distansiasi ( the spacing of the object, appropriation (Placing the object to the its horizon, criticism of ideology (criticism of prejudices and illusions of religion, variations imaginative (the game of imagined meaning, deconstruction (dismantling of illusion and established doctrine, and hermeneutics (methodology and philosophy of interpretation. With the collaboration of epistemology of insider and outsider, so the tension between insider and outsider studies can be bridged. Related to this, the crosscheck idea of inside-outsider, the

  18. Analisis Kriteria Pengembangan Penganggaran Elektronik Menggunakan Software Quality Function Deployment (SQFD dari Sudut Pandang Pengguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmi Kartika Jati

    2017-08-01

    Full Text Available Pesatnya perkembangan sistem informasi menjadi pemicu dalam pengembangan aplikasi pendukung operasional organisasi. Tak terkecuali pemerintah Indonesia. Sebagai organisasi yang besar, pemerintah Indonesia memandang perlu adanya perbaikan layanan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan menetapkan penerapan e-government. E-government merupakan salah satu alat yang digunakan dalam perbaikan birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Pusat Penelitian X sebagai lembaga pemerintahan melakukan perbaikan terus menerus untuk meningkatkan tata kelola organisasi. Dari beberapa area yang akan menjadi objek pengembangan e-government, pihak manajemen Pusat Penelitian X memutuskan untuk memprioritaskan perbaikan pada proses keuangan, khususnya proses penganggaran. Dalam rangka perbaikan proses anggaran tersebut, perlu kajian terkait pengembangan penganggaran elektronik. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk pengembangan penganggaran elektronik di Pusat Penelitian X. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan Software Quality Function Deployment (SQFD yang merupakan pengembangan Quality Function Deployment (QFD tradisional yang umum digunakan pada pengembangan produk manufaktur. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam pengembangan penganggaran elektronik di Pusat Penelitian X, programmer perlu memperhatikan delapan kriteria prioritas yang menurut pengguna perlu ada di dalam penganggaran elektronik. Dimana delapan kriteria prioritas tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengetesan sistem untuk finalisasi pengembangan penganggaran elektronik.*****The rapid development of information system is the trigger for the developing of organization operational support applications. This is also the case of Indonesian government. As a big organization, Indonesian government sees the need of improving public services. Those can be conducted by implementing e-government, as a tool to improve the bureaucracy and governance effectively and

  19. Pengembangan Adsorben dari Limbah Lumpur Industri Crumb Rubber Yang Diaktivasi dengan H3PO4 Untuk Menyerap Ion Cr(VI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salmariza Salmariza

    2014-12-01

    Full Text Available Developing an adsorbent from activated sludge waste of crumb rubber industry which was activated by H3PO4 for Adsorption of Cr(VI had been done. The research was carried out by characterization of activated carbon in accordance with Indonesia National Standard (SNI 06-3730-1995, involved determination of iodine absorption, water content, and bounded carbon content. The research was conducted in batch system for activated carbon and adsorbent without activation, by observed pH sollution, contact time, and initial concentration of the treatment solution. Determination of maximum absorption capacity of activated carbon on Cr(VI used the Langmuir isotherm equation. From the characterization study of activated carbon was obtained that adsorption of iodine 482.6 mg/g, water content 0.14%, and bonded carbon content 24.925%. The results revealed that H3PO4 activator affected the adsorption of Cr(VI. Research with batch systems were obtained the optimum pH 2, contact time 120 minutes, and the optimum concentration 50 mg/L for adsorbent without activation and optimum pH 3, contact time 60 minutes, and the optimum concentration 50 mg/L for activated carbon. The maximum adsorption capacity was obtained 1.16 mg/g for adsorbent without activation and 1.99 mg/g for activated carbon.ABSTRAK Pengembangan adsorben dari limbah lumpur aktif Industri Crumb Rubber yang diaktivasi dengan H3PO4 untuk menyerap ion Cr(VI telah dilakukan. Pada penelitian dilakukan karakterisasi karbon aktif sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3730-1995, meliputi penentuan daya serap terhadap iodin, kadar air, dan kadar karbon terikat. Penelitian dilakukan dengan sistem batch terhadap karbon aktif dan adsorben tanpa aktivasi, dengan mengamati pH larutan, waktu kontak, dan konsentrasi awal larutan. Penentuan kapasitas serapan maksimum karbon aktif terhadap Cr(VI menggunakan persamaan Isoterm Langmuir. Hasil penelitian karakterisasi karbon aktif didapatkan daya serap terhadap

  20. Strategi Pengembangan Portofolio Produk Investasi Bank ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sampor Ali

    2017-09-01

    Full Text Available This article particularly aimed to analyze the Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats of the investment products. Assessing the environmental factors that affect the attractiveness of the industry and the business Strength of investment product in wealth management division in GE matrix provides recommendations of the alternative strategy for investment products in the future. The formulation of strategies product development was carried out using a portfolio analysis of Matrix General Electric (GE. The GE Matrix showed that the deposit product and retirement savings were in the first quadrant while attraction or interest in the industry was still high. Savings products were in quadrant II Planning, indicating that the company had a high business strength, but the attractiveness of the industry for these categories was in the normal position. The bancassurance products, bonds and mutual funds were in quadrant III where at this phase of the company business Strength was in the normal position, and the attractiveness of the market or industry was also in the normal position. Strategies for the development of deposits and retirement savings products included the market development and product development strategies. Savings Product Planning used penetration and product development whereas the Bancassurance products, bonds and mutual funds used market penetration strategy.Keywords: bank, wealth management, portfolio analysis, GE matrixAbstrak: Penelitian bertujuan melakukan analisa kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman produk investasi. Mengkaji faktor lingkungan yang memengaruhi daya tarik industri dan kekuatan bisnis produk investasi di divisi wealth management dalam bentuk matrik portofolio produk, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategi alternatif terhadap produk investasi di masa depan. Rumusan strategi pengembangan portofolio menggunakan Matriks General Electric (GE. Hasil Matriks GE menunjukkan bahwa produk deposito dan

  1. Studi Pengembangan Pulau Lumpur Sarinah Kabupaten Sidoarjo Sebagai Geo-Ecotourism

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Chamdalah

    2017-01-01

    Full Text Available Daratan dengan total luas 94 hektar di kawasan muara Sungai Porong Kabupaten Sidoarjo yang dibentuk dari endapan buangan lumpur Sidoarjo disebut pulau lumpur buatan atau Pulau Sarinah. Secara administratif Pulau Sarinah masuk dalam wilayah Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Daratan buatan yang dibentuk sejak tahun 2011 ini ditumbuhi oleh tanaman bakau mayoritas jenis Api–api (Avicennia Officinalis. Terdapat pula sebuah kolam pendukung aktivitas penelitian dan kolam tempat pembudidayaan beberapa hewan air seperti udang, kepiting dan bandeng. Rencana pengembangan pulau menjadi kawasan ekowisata yang berkelanjutan mendapatkan beberapa kendala yaitu minimnya sarana prasarana pendukung ekowisata, ketidakjelasan status kawasan dan kepengurusan pulau sehingga pengembangan pulau tidak optimal. Maka dari itu, penelitian dengan metode Analisa Hirarki Proses (AHP yaitu dengan menyatukan persepsi beberapa pihak terkait (pemerintah daerah dan pusat, masyarakat, BPLS serta akademisi untuk mencapai rumusan pengembangan pulau berdasarkan prioritas kepentingan. Terdapat lima faktor yang diperhitungkan (lingkungan, ekonomi, sosial, hukum dan infrastruktur dalam proses analisa dan dibantu dengan pengaplikasian software Expert Choice menunjukkan urutan prioritas pengembangan yang harus dilakukan yakni pengembangan destinasi (30,6%, pengembangan kelembagaan (28,3%, pengembangan pemasaran (24,8% dan pengembangan industri (16,3% dengan nilai rasio inkonsistensi sebesar 0.04.

  2. KAJIAN PENGEMBANGAN STRATEGI POTENSIAL INDUSTRI TEPUNG TAPIOKA RAKYAT (ITTARA DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR [A Study of Potential Strategy Development on Small Scale Tapioca Industry (ITTARA in East Lampung District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhadi Muhadi

    2017-03-01

    Full Text Available The objective of this research was to find out the weakness and the strength of ITTARA located in East Lampung, as a basis to develop the potential strategy of  ITTARA so that it could be sustainable and economically improved. Analysis methods used were the SWOT analysis (strength, weakness, opportunity, and threat and Analytical Hierarchy Process (AHP, while  the potential strategy concept was adapted from existing ITTARA conditions. The SWOT analysis showed that there was weakness aspect that dominated the strength aspect in internal factor of ITTARA, nevertheles there was opportunity from external factor that could be optimized. These strategies should be developed were diversifying final product, conducting side business of by product, and improving technology use, as well as  efficiency of production cost. These business strategy improvements were then analyzed using AHP to choose one strategy by using criteria of market potential, production cost, product added value, technology and competitor. The result showed the most potential to be developed was improving tehcnology use by conducting the two times milling tapioca production.    Keywords: AHP, ITTARA, SWOT analysis, two times milling

  3. MODEL ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidin Sukidin

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak    : Model Analytical Network Process (ANP dalam Pengembangan Pariwisata di Jember. Penelitian ini mengkaji kebijakan pengembangan pariwisata di Jember, terutama kebijakan pengembangan agrowisata perkebunan kopi dengan menggunakan Jember Fashion Carnival (JFC sebagai event marketing. Metode yang digunakan adalah soft system methodology dengan menggunakan metode analitis jaringan (Analytical Network Process. Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan pariwisata di Jember masih dilakukan dengan menggunakan pendekatan konvensional, belum terkoordinasi dengan baik, dan lebih mengandalkan satu even (atraksi pariwisata, yakni JFC, sebagai lokomotif daya tarik pariwisata Jember. Model pengembangan konvensional ini perlu dirancang kembali untuk memperoleh pariwisata Jember yang berkesinambungan. Kata kunci: pergeseran paradigma, industry pariwisata, even pariwisata, agrowisata Abstract: Analytical Network Process (ANP Model in the Tourism Development in Jember. The purpose of this study is to conduct a review of the policy of tourism development in Jember, especially development policies for coffee plantation agro-tourism by using Jember Fashion Carnival (JFC as event marketing. The research method used is soft system methodology using Analytical Network Process. The result shows that the tourism development in Jember is done using a conventional approach, lack of coordination, and merely focus on a single event tourism, i.e. the JFC, as locomotive tourism attraction in Jember. This conventional development model needs to be redesigned to reach Jember sustainable tourism development. Keywords: paradigm shift, tourism industry, agro-tourism

  4. Pemanfaatan Vinasse -Limbah Industri Alkohol- untuk Perbaikan Sifat Fisik Tanah dalam Pengembangan Tebu (Saccharum officinarum L di Lahan Pasir Pantai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Zulfan Arrodli

    2016-05-01

    Full Text Available Lahan pasir pantai merupakan lahan bermasalah untuk pertanian karena sifat tanahnya tidak mendukung pertumbuhan tanaman dan vinasse merupakan limbah industri ethanol yang jumlahnya sangat besar yang apabila dibuang di lahan terbuka akan mencemari lingkungan. Penggunaan vinasse sebagai bahan perbaikan tanah tanpa memberikan pengaruh negatif kemungkinan dapat dikerjakan untuk tanah bertekstur kasar seperti tanah di lahan pasir pantai. Oleh karena itu dalam penelitian ini, vinasse akan dicoba digunakan untuk membudidayakan tebu pada media tanah yang diambil dari lahan pasir pantai. Penelitian menggunakan pendekatan percobaan pot faktorial 4x4 yang disusun dalam rancangan lingkungan acak lengkap dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vinasse dengan dosis 60.000 l/ha hanya sekali pada awal penanaman tebu mampu memperbaiki kemampuan tanah menyimpan air. Vinasse terbukti tidak memberikan pengaruh kurang baik terhadap tanaman yang dibudidayakan, bahkan pemberian vinasse cenderung memperbaiki pertumbuhan tebu baik dilihat pada tinggi tanaman, diameter batang, berat kering akar dan tajuk, meskipun pengaruhnya tidak berbeda nyata.

  5. Pengetahuan Individu dan Pengembangan Kerja Tim Berpengaruh Terhadap Kinerja Perusahaan di Kawasan Industri MM2100 Cikarang, Bekasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harapan Tarigan

    2012-01-01

    Full Text Available Individual knowledge is capital of the foundation of each individual to be able to give the best contribution to the company. The capacity and the individual expertise can be necessarily distributed to the other individuals in the company to be able to maximize values for the company. Individual knowledge that is always distributed will form the capability of team and has the high similarity so as between the individual is easy to carry out work communication but also has an impact on work flexibility of the individual and finally can give an increase in the achievement of the company. According to a survey which was conducted by means of interviews and questionnaires to 93 manufacturing industry practitioners in this research and 90 data can be used in the analysis with response rate 97 %. Datawere analyzed with PLS (Partial Least Square. It is found that individual knowledge can influence and increase team work development. The effectiveness of the work of the employee in the process of work flexibility and does not have a direct impact on increasing the process of cooperation and communication. The development of the team work to the company MM2100 cannot increase cooperation and work communication and cannot increase the effectiveness of the team work, whereas work flexibility has an impact on cooperation and communication in working place and both of them are able to increase the company’s performance.

  6. PENGARUH PELATIHAN DAN KREATIVITAS TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH DI PERKAMPUNGAN INDUSTRI KECIL PULOGADUNG JAKARTA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Purwana E.S

    2017-03-01

    Full Text Available This research aims to determine influence the training and creativity on business development at small and medium enterprises small village industry Pulogadung East Jakarta. The research used survey method with correlational approach. Data recording, questionnaire are research technique. This research used the classic assumption test, multiple regression analysis and hypothesis test. Based on the results showed positive effect of training on business development with tcount (3,600 > ttable(1,697, positive effect of creativity on business development with tcount (3,185 > ttable(1,697 and positive effect of training and creativity on business development with Fcount(16,688 > Ftabie(3,316. Influence variations of two independent variables can be determined based on the R with value 0,527. This, 52,7% variation in business development was affected by the training and creativity and remaining were influenced by other factors outside the research model. Simultaneously, the strength of the relation between the variable of business development, training and creativity was strong, amount for 0,726.

  7. KIMA, PERLUKAH MENUNGGU F2 UNTUK PERDAGANGAN? SUATU KAJIAN BERDASARKAN MARKER GENETIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Estu Nugroho

    2008-12-01

    Full Text Available Kima (Tridagnidae merupakan salah satu komoditas air laut yang prospektif secara ekonomis, tercatat harga di Taiwan adalah $35--$142 per kg. Dalam pengembangan akuabisnis kima masih dijumpai kendala di antaranya adalah adanya aturan bahwa hanya turunan kedua atau F2 yang boleh diperdagangkan karena masuk dalam daftar CITES (Convention on Trade of Endangered Species menurut PP No. 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan satwa. Karena pertumbuhannya yang relatif lambat serta adanya negara lain, misalnya Filipina, Fiji, dan Taiwan yang memperdagangkan hasil budidaya pada turunan F1, maka keadaan ini sangat merugikan pihak Indonesia. Kajian tentang permasalahan penurunan variasi genetik merupakan salah satu alternatif untuk mendukung adanya pelonggaran persyaratan perdagangan kima tersebut. Kajian genetika dengan menggunakan marker genetik menunjukkan bahwa tidak terjadi penurunan variasi genetik seperti yang dikuatirkan sebelumnya. Keragaman genetik pada F1 meningkat dibandingkan dengan induknya, yaitu 0,073 dan 0,023. Jarak genetik antar populasi yang diuji adalah sebesar 0,016.

  8. Strategi Pengembangan Wista Mangrove Di “Blok Bedul” Taman Nasional Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saifullah Saifullah

    2013-09-01

    usaha berbasis ekowisata dengan melakukan kerjasama dibidang pemasaran dengan pengelola wisata lain. (c Pengembangan wisata mangrove dengan mencari potensi wisata lain, (d Dibuat perencanaan kerja lima tahun untuk pengembangan ekowisata berkelanjutan, (e Menggunakan penelitian yang ada untuk kajian sehingga memiliki potensi wisata lainnya. Kata Kunci: ekowisata, mangrove, valuasi skonomi (TEV, SWOT

  9. KAJIAN POSISI TAWAR UD. MANDIRI ROTAN DALAM STRUKTUR PASAR INDUSTRI ROTAN (Calamus spp DI WILAYAH KABUPATEN BANJAR DAN KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilawati Susilawati

    2016-10-01

    Full Text Available This study aims to determine the type of market structure that existed at the company rattan industry in the Banjar district and Banjarbaru City; knowing bargaining UD. Mandiri Rotan cane industry in the market structure in the Banjar district and Banjarbaru City; and how the strategy UD. Mandiri Rotan in Rattan industry market structure in the Banjar district and Banjarbaru City. The results of this study can be considered in the selection of rattan industry marketing strategies in the Banjar district and Banjarbaru City, can provide an overview and information for local governments within the framework of fostering marketing rattan industry in the Banjar district of Banjarbaru City as well and can enrich science for society in general and students of the Faculty of Forestry in particular. Market structure of the rattan industry in the Banjar district and Banjarbaru city is oligopoly, since only 4 (four firms rattan industry is still operating both in the Banjar district and Banjarbaru City. 4 (four rattan industry are PT. Sarikaya Sega Utama, UD. Mandiri Rotan, UD. Rotan Sega Mas and UD. Ihsan. Bargaining position UD. Mandiri Rotan cane industry in the market structure in the Banjar district and Banjarbaru City is oligopoly. Relative Market share date UD. Mandiri Rotan for 5 (five years, ranging between 38.46% - 39.73%. The strategy can be applied by UD. Mandiri Rotan is currently developing a product strategy, distribution strategy and the strategy of quality goods.

  10. KAJIAN PENGUATAN KOMUNITAS INTELIJEN DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaidy Armawi

    2013-04-01

    Full Text Available This study aims to disect Presidential Instruction No. 2 of 2002 and the Minister of Home Affairs Regulation No. 11 of 2006 by employing hermeneutic-juridical approach where we performed textual analysis of ‘legal aspirations’ and put it in the context of contemporary condition. We think fortification of the Local Intelligence Community must be attempted. Optimal coordination among Kominda members and coordination between security personnel and common society in responding to threats might affect the stability of local security. Synergic steps among several Kominda members are needed to improve their performance and strengthen the institution. Improvement of performance as well as reinforcement of Kominda members is needed to instill the sense of intelligence. Kajian ini bertujuan menelaah Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2002 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 11 Tahun 2006 dalam rangka penguatan Komunitas Intelijen Daerah. Dalam kajian ini digunakan metode hermeneutik yuridis. Menafsirkan ”kehendak hukum” terhadap makna teks dalam konteks suasana kekinian. Optimalisasi koordinasi di antara anggota Kominda dan adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan dalam mengantisipasi ancaman, akan membawa dampak pada stabilitas keamanan daerah. Diperlukan langkah yang sinergis dari beberapa anggota Kominda untuk dapat memperbaiki kinerja dan penguatan institusi. Perbaikan kinerja dan penguatan anggota Kominda perlu dilakukan agar memiliki sense of intelligence.

  11. KAJIAN PEMANFAATAN DAN KELAYAKAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DAN INDUSTRI KECIL-MENENGAH DI KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Indrawan

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Kecamatan Laweyan merupakan salah satu daerah di Kota Surakarta yang merupakan daerah perkotaan dengan kepadatan penduduk 11.271 jiwa/km2. Di Kecamatan Laweyan banyak terdapat industri kecil-menengah khususnya industri batik yang notabene membutuhkan airtanah dalam jumlah besat dalam proses produksinya disamping juga banyak industri lain yang beragam jenisnya. Berdasarkan kenyataan tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pemanfaatan airtanah untuk kebutuhan domestik dan industri kecil-menengah dan kualitas airtanah yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah 1 Mengkaji pemanfaatan airtanah untuk kebutuhan domestik dan industri kecil-menengah di wilayah Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. 2 Menganalisis kualitas airtanah untuk kebutuhan domestik di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebutuhan airtanah untuk keperluan domestik di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah 183 lt/kapita/hari dan pemanfaatan airtanah  untuk keperluan domestik di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta dalam satu tahun adalah sebesar 7.353.795,53 m3. Sedangkan pemanfaatan airtanah untuk keperluan industri kecil-menengah di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta pada tahun 2010 adalah sebesar 910.173,50 m3. Berdasarkan hasil uji laboratorium diketahui bahwa dari parameter fisika yang diuji menunjukkan kadar TDS sebesar 213-368 mg/l. Dari parameter kimia yang diuji menunjukkan pH sebesar 8,2-8,6, kadar Fe 1600 MPN / 100 ml. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa airtanah di Kecamatan Laweyen tidak memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.    ABSTRACT Sub Laweyan is one area in the city of Surakarta, which is urban areas with a population density of 11,271 people/km2. In Sub Laweyan there are many small-medium scale industries, especially the batik industry which incidentally require groundwater in the number besat in their production

  12. PERANGKAT PENGEMBANGAN DIRI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wenny Hulukati

    2014-06-01

    Abstrak: Perangkat Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Pengembangan Kepribadian Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi guru dan pengembangan kepribadian siswa SMA. Kegiatan penelitian ini diawali dengan studi pendahuluan yang berkaitan dengan kompentensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan kecenderungan kepribadian siswa SMA. Langkah berikutnya adalah mendesain dan mengembangkan draf, dan diakhiri dengan kegiatan uji keefektifan produk. Dari kegiatan penelitian pengembangan ini telah dihasilkan produk pengembangan yang valid dan handal yang meliputi panduan guru, panduan siswa, dan panduan penilaian. Berdasarkan hasil uji keefektifan terhadap produk pengembangan diperoleh informasi bahwa perangkat panduan pengembangan diri efektif diguna­kan untuk meningkatkan kompetensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan pengembangan kepribadian siswa SMA.

  13. Kajian Budaya Fotografi Potrait dalam Wacana Personalitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Iskandar

    2014-09-01

    ABSTRAK   Fotografi potrait merupakan representasi kemiripan figur manusia dalam bentuk dwimatra. Fotografi potrait memberikan indikasi personal baik pada pemilik potrait, sub- jek potrait maupun fotografer. Personalitas karya fotografi yang mewakili pribadi bahkan karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan kajian buda- ya pada fotografi potrait dalam wacana personalitas. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dari berbagai literatur baik buku, artikel jurnal dan laporan pene- litian fotografi khususnya potrait dalam kajian budaya. Hasil penelitian ini memberikan gambaran empat permasalahan kajian budaya pada fotografi potrait yaitu pertama, foto- grafi sebagai representasi. Potrait merupakan tempat negosiasi antara fotografer dengan representasi-diri subjek (model. Kedua, diaspora fotografer. Fotografer China Indonesia (peranakan sebagai broker budaya di masa poskolonial. Perbedaan budaya antara per- anakan dan totok dibedakan juga dalam kelompok sosial profesi dalam studio fotografi. Ketiga, identitas dalam potrait. Album foto keluarga sebagai sebuah cara untuk menstruk- turisasi diri, identitas dan budaya melalui ritual ingatan. Keempat, fotografi sebagai me- dia dominasi budaya. Fotografi adalah sintesis pemaknaan dua subjek yang-memotret dan yang-memandang.   Kata kunci: kajian budaya, fotografi potrait, personalitas, wacana

  14. Analisis dan Optimalisasi Potensi Lahan Pertanian Sebagai Kajian Dampak Positif Erupsi Gunungapi Kelud 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Bachri

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract The 2014 eruption of Kelud Volcano has brought various effects on the surrounding agriculture. Aside from negative impact, it affected the potentials of agricultural land positively. This research analyzed the optimization of eruption-affected land using several steps. The first step was land suitability analysis with multicriteria assessment and Geographic Information System (GIS technology. In addition to the physical analysis, Focus Group Discussion (FGD was performed in the second step to identify the community’s perception of the eruption impact. The research produced land suitability maps consisting of the following classification: S1 (64.74%, S2 (31.51%, and S3 (3.75%. The maps revealed that the majority of the land in Kelud Volcano had the potentials for agricultural development. These findings were supported by the perception of the local community, which argued that they could significantly benefit from the positive impact of the eruption. Abstrak Erupsi gunungapi Kelud pada tahun 2014 membawa dampak yang beragam terhadap kondisi pertanian di sekitarnya. Selain dampak negatif, erupsi gunungapi Kelud membawa dampak positif khususnya pada potensi lahan terdampak yang perlu dioptimalkan. Melalui penelitian ini, kajian optimalisasi potensi lahan terdampak erupsi dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap pertama berupa analisis kesesuaian lahan melalui penilaian multikriteria dan teknologi Sistem Informasi geografis (SIG. Selain kajian fisik, kegiatan Focus Group Discussion (FGD merupakan tahapan kedua yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terkait dengan dampak erupsi Gunungapi Kelud. Hasil penelitian menghasilkan peta kesesuaian dengan kelas kesesuaian S1 (64,74%, S2 (31,51%, S3 (3,75%. Berdasarkan hasil pemetaan ini, sebagian besar wilayah Gunungapi Kelud berpotensi untuk pengembangan pertanian. Hal ini didukung dengan persepsi masyarakat kawasan Gunungapi Kelud yang berpendapat bahwa dampak positif

  15. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ritia Rahmawati

    2016-09-01

    Matakuliah Biologi Sel merupakan salah satu matakuliah wajib yang ditempuh oleh mahasiswa tingkat S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang Referensi yang digunakan dalam pembelajaran matakuliah Biologi Sel belum ada referensi yang berbasis penelitian virtual screening dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Tujuan penelitian ini yaitu pengembangan buku ajar biologi sel berbasis penelitian bioinformatika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan Dick and Carey (2009. Hasil penelitian ini yaitu produk berupa buku ajar yang berbasis penelitian virtual screening yang telah dilakukan validasi ahli (ahli materi dan ahli media pembelajaran dengan nilai 80% dan pengguna buku dengan nilai 89%.

  16. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  17. REKAYASA RESIKO PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2004-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pada makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana mengelola resiko yang akan terjadi pada pengembangan perangkat lunak jika pengembangan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pembahasan akan meliputi beberapa hal mulai dari bagaimana kita bisa mengidentifikasi resiko-resiko yang akan terjadi pada sebuah pengembangan perangkat lunak. Setelah kita mengetahui berbagai jenis resiko yang akan dihadapi maka berikutnya adalah membuat kategori dan prioritas tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko. Berikutnya adalah dilakukan perhitungan pengaruh resiko terhadap jadwal pengembangan. Kata kunci : rekayasa resiko

  18. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  19. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PALA DI TALAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rillya Arundaa

    2017-03-01

    Full Text Available Nutmeg (pala is a plantation crop cultivated by the people of Talaud Islands, and it is one of the leading commodities in Talaud district. The main issue about the utilization of nutmeg is that there is no processing industry, so the utilization of nutmeg is not optimum. This condition could be the result of poor information and lack of decision making system that help stakeholders to decide on policy. The aim of this research is to design a decision support system (DSS that can help business and government to make a decision related to planning and development of nutmeg agroindustry. The designed DSS consists of five models, namely, (1 location determination using Location Quotient (LQ and Analytic Hierarchy Process (AHP methods, (2 agroindustry products determination using AHP, (3 institutional determination using AHP, (4 market forecasting using linear regression, and (5 financial analysis using investment criterion. The development of DSS refers to research stages of System Development Life Cycle (SDLC and uses an Object Oriented (OO approach. This research has successfully designed a web-based decision support system to develop nutmeg agroindustry in Talaud. This system could help the users to process an alternative for nutmeg agroindustry development in Talaud because the assessment has been computerized and can be accessed anywhere through the internet.Keywords: agroindustry, analytic hierarchy process, nutmeg, object-oriented, SDLCAbstrakTanaman pala merupakan salah satu komoditas perkebunan yang banyak diusahakan oleh masyarakat Talaud dan merupakan komoditas unggulan Kabupaten Kepulauan Talaud. Masalah utama yang terjadi adalah belum adanya industri pengolahan pala sehingga turunan buah pala seperti daging buah belum diolah dengan baik. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kelangkaan informasi dan tidak adanya perangkat pengambil keputusan yang dapat membantu para stakeholder untuk menentukan kebijakan yang perlu dilaksanakan

  20. Pengembangan Model Manajemen ICT Center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakkun Elmunsyah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Model Manajemen ICT Center. Kemendiknas telah melakukan investasi  cukup besar berupa pembangunan Jejaring komputer pendidikan nasional yang disebut Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas, pada sekolah menengah kejuruan (SMK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan nama ICT center. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model manajemen ICT center sesuai karakteristik SMK sehingga dapat memberikan kontribusi mutu pada SMK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Hasil secara keseluruhan penelitian menunjukkan berdasarkan uji coba keefektivan kinerja manajemen pada skala terbatas dan lebih luas menunjukkan bahwa model manajemen ICT center memenuhi kriteria sangat efektif. Kata-kata kunci: Jardiknas, SMK, model manajemen ICT center, kontribusi mutu

  1. I Juragan Anom: (Sebuah Kajian Tekstual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Putra Yadnya

    2015-04-01

    Full Text Available Tulisan ini ditujukan untuk memberikan tinjauan teoretis mengenai konsep konteks situasi dan aplikasi model teoretis Hallday (1985 tentang konteks situasi terhadap teks I Juragan Anom, sebuah teks tradisional Bali berwujud prosa naratif yang tidak saja bisa dipahami sebagai suatu cerita rakyat yang bercerita tentang perjalanan hidup karakter di dalam cerita tersebut yang dikemas dalam struktur kisahan cerita Panji dan memiliki sejumlah kesamaan struktur alur universal dari the Hero of Tradition serta memiliki bobot edukatif bagi pendidikan dan pembinaan anak-anak. Jangkauan pembicaraan dan kajian terhadap teks tersebut terbatas pada (1 kesatuan teks yang mencakup kesatuan struktur dan texture, (2 konteks situasi dan (3 konteks budayanya.

  2. KAJIAN POTENSI DAN DAYA DUKUNG TAMAN WISATA ALAM BUKIT KELAM UNTUK STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Purwanto

    2014-12-01

    Full Text Available It is believed that ecotourism can increase community welfare and natural resource sustainability. Ecoutourism development in Bukit Kelam natural tourism park (TWABK need to be based on the function and carrying capacity of the area, so that it must be discovered the object potential and tourism attraction. The study aimed to: (1 identify and analyze the object potential and natural tourism attraction in TWABK; (2 analyze carrying capacity of TWABK for ecotourism development, (3 identify and analyze the stakeholders of TWABK; and (4 formulate the strategies of ecotourism development in TWABK. Analysis guide of ADO-ODTWA Dirjen PHKA 2003 is used to analyze the object potential and natural tourism attraction. The criteria of Physical Carrying Capacity (PCC, Real Carrying Capacity (RCC and Efective Carrying Capacity (ECC is used to analyze the carrying capacity of TWABK. Stakeholder Grid is used to analyze the stakeholders and the ecotourism development strategies of TWABK which formulated by using SWOT analysis. Some objects in TWABK are feasible for ecotourism development, which are: bukit Kelam landscape, Kelam ring road, climbing transect, the hill peak, the foothills area, the hillside, spiritual tourism of Maria cave and agro tourism. The ECC of TWABK area for ecoutourism is 196 persons/day, with slope correction factor, soil erosion sensitivity, landsape potential, climate and wildlife disturbance (swallow birds spawn season. The stakeholders of TWABK is divided into four categories, which are: the key players (the ministry of forestry, the ministry of tourism and creative economy, the agency of cultural and tourism of Sintang district, the agency of forestry and plantation of Sintang district and the community,the context setters (the NGOs, the crowd (private sectors and the subjects (visitors, academics, and refill drinking water company. The ecotourism development strategy formulation of TWABK results 9 strategies, which are: area stabilization, management plan formulation, ecotourism development according to the potency and carrying capacity of the area, publication and promotion, protection of the area, management collaboration, environmental education and counseling, community development,and ecotourism impacts monitoring and evaluation. Keywords: carrying capacity, ecotourism, strategy

  3. Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdiana Mutmainah

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Simeulue Island is situated Indian Ocean in western part of Aceh Province, this is one of the outer island in Indonesia. Simeulue has big potency in marine resources such as  clean waters and beautiful beach, coral reefs and mangrove ecosystems. Therefore, Simeulue is very promising as an ecotourism destination. The objective of present study was to evaluate the condition of the water quality and the potency for a marine ecotourism development. The feasibility study was conducted on August in Ganting Beach, Village of Kuala Makmur, Simeulue Island. The purposive random sampling method was used to determine twelve sampling stations. The measured water quality parameters were pH, temperature, salinity, turbidity, dissolved oxygen, brightness, BOD5, odors, oil and debris. These parameters were analyized and mapped using software ODV, and then compared to the sea water quality standard for marine tourism as well as the characteristics of the coast to the suitability index of recreational area. The results showed that the water quality of Ganting Beach is very suitable for recreational activities (index 77, category S1  andit is suitable for swimming and also for boating tourism activities, banana boats and jet skis (index 16, category S2. Keywords: water quality; marine tourism; Ganting Beach   Abstrak. Pulau Simeulue, merupakan salah satu pulau terdepan sebelah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, dan terletak di Samudera Hindia.Simeulue memiliki potensi sumberdaya laut yang besar, diantaranya perairan yang besih dan jenih, pantai yang indah, terumbu karang dan hutan bakau, sehingga sangat berpotensi untuk dikembang menjadi tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi kualitas perairan dan potensi kesesuaian wisata Pulau Simeulue.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 bertempat di Pantai Ganting, Kelurahan Kuala Makmur, Kabupaten Simeulue. Sebanyak 12 lokasi pengambilan sampel kualitas air ditetapkan secara purposive random sampling. Kualitas air yang diukur meliputi; pH, suhu, salinitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kecerahan, BOD5, bau, lapisan minyak dan sampah. Data tersebut kemudian dipetakan dan dianalisis menggunakan software Ocean Data View (ODV, kemudian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk wisata bahari serta karakteristik pantai untuk indeks kesesuaian kawasan wisata rekreasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pantai Ganting sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi dan berenang (indeks 77, kategori S1 dan sesuai untuk kegiatan wisata berperahu, banana boat dan jet ski (indeks 16, kategori S2. Kata kunci:kualitas perairan; wisata bahari; Pantai Ganting.

  4. Formulasi Model Pengembangan Pendidikan Islam: Kajian Integrasi Madrasah, Sekolah dan Perguruan Tinggi dengan Pesantren

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zetty Azizatun Ni'mah

    2016-04-01

    Full Text Available Pesantren is an educational institution after the recitation of the Qur'an in the entire territory of Indonesia. Pesantren distinctive shape and varied makes its presence continues to grow, but a significant development came after an intercourse with the school system or also known as the madrasa system. The growth of Islamic madrasah education is a response to the school system that has been the policy of the Dutch government within the framework of ethical politics. Growth and development of madrasas in the early 20th century is part of the Islamic reform movement in Indonesia, which has a fairly intensive contacts with the reform movement in the Middle East. One form of the dynamics and development of the earliest schools is the mixing between the boarding school system with madrasa system. Both institutions, initially stood alone. Model of teaching at a boarding school in the classical delivered in the mosque or surau with sorogan method, while teaching models delivered modern madrassa in the class room with a varied methods. Marriages between boarding school with this madrasah, has brought a lot of progress in the world of boarding schools. Model Integration madrasah/boarding school is divided into four, namely: Full Integration, Integration Selective, Instrumental Integration, and Integration Minimal. The meeting point of the integration of schools with madrassas, Islamic schools and Islamic Universities with Pesantren or vice versa is equally Aiming internalization of Islamic values, independence, sincerity and simplicity and personality formation holistic: an individual can find the identity, purpose and meaning in life through relation to society, spiritual values that can address the challenges and needs of the times.

  5. Kajian Kinerja Sistem Polder sebagai Model Pengembangan Drainase Kota Semarang Bagian Bawah dengan Balanced Scorecard

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Nugroho

    2016-10-01

    Full Text Available One of the technological flood control and rob in the big cities is the polder system that include drainage systems , retention ponds, levees that surround the area, as well as the pump and / floodgates, as the area of integrated water management system. Likewise, as the coastal city of Semarang in Indonesia has built some of the polder which has been in operation or under construction. To assess the success of the polder management, necessary for a study to determine the performance of the system in controlling the flood in Semarang. Assessment of performance of the system as a whole polder in this study used the concept of the Balanced Scorecard (BSC. The results of this study demonstrate the performance of the polder in Semarang is an ideal: Polder Tanah Mas (73.81 / 100, then Polder Banger (67.21 / 100, Polder Kali Semarang (58.70/100 and the Polder Tawang (58.65/100. The performance of the Polder system above can not be separated from the existence of an independent governing body and had been prepared much earlier. So the presence of the governing body needs to be prepared in the polder system development. To improve performance, the polder-existing polder in Semarang needs to be improved its performance by improving the performance indicators is still less based on this research primarily on indicators: financial, management agencies and learning and development.

  6. KAJIAN KESESUAIAN KUALITAS AIR UNTUK PENGEMBANGAN KERAMBA JARING APUNG DI PULAU SERANGAN, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.M. Ernawati

    2016-07-01

    Full Text Available The marine water area of Serangan Island has been used for several activities such as aquaculture, captured fisheries, ships transportation, tourism and also area for leachate discharge from Suwung waste area. Those activities resulted in the decrease of water quality which has negative effect on the cage net culture activities, especially that low water quality decrease the immune system of the cultured organisms. So far, the feasibility of water quality for cage net culture activity in Serangan Island has not been identified. The objective of this study is to investigate the water quality and its feasibility for the development of cage net culture activity in that area. This study use descriptive and explorative methods to figure out the actual condition of water quality and its feasibility for cage net culture development in marine water area of Serangan Island. Some measured parameters are water depth, current velocity, temperature, salinity, pH, DO, BOD, Ammonia (NH3-N, oil and lipid content, and lead (Pb. The results show that in Serangan Island marine water area, the water quality range as follow: temperature 26-28 °C; Salinity 23-26,67 ppt; pH 7,4-7,9; dissolved oxygen (DO 1,5-6 mg.l-1; BOD 6,1-8,2 g.l-1; NH3-N 0,4-0,9 mg.l-1; oil and lipid content <0,1; lead (Pb cannot detected (<0,0036 mg.l-1; current velocity 0,2-0,6 cm.s-1; and the water depth 5,5 – 9,4 m. Generally, those measured water quality parameters are feasible for marine culture using cage net culture system.

  7. PENGEMBANGAN METODE PENETAPAN KADAR SIKLAMAT BERBASIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI GUNA DIIMPLEMENTASIKAN DALAM KAJIAN PAPARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Wibowotomo

    2012-08-01

    Full Text Available The aim of this research was to develop a method for determining cycla­mate content in foods based on High Performance Liquid Chromatography for exposure assessment of cyclamate. The extraction procedure is conducted by de­creasing pH sample until less than 2, and mobile phase is executed by applying the ratio of phosphate buffer-methanol as 75:25, 80:20, 85:15. The results of experiments be obtained colom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; mobile phase: phosphate buffer/KH2PO4 pH 4,6 and metanol in a ratio of 85:15; flow rate: 1 ml/min; injection volume: 20 μl; and detector: UV-Vis 200 nm. The indication of extraction showed by parameter distribution ratio D ≈ KD and the extraction efficiency of 83.04–94.92%. The exposure estimated of cyclamate based concentration analysis is about 28.41 mg/kg bw/day (258.27% ADI, where SNI 01-6993-2004 regulates 2.99 mg/kg bw/day (27.21% ADI. Tujuan penelitian adalah mengembangkan metode penetapan siklamat ber­basis kromatografi cair kinerja tinggi untuk pengukuran konsentrasi siklamat. Prose­dur  ekstraksi menggunakan  modifikasi  pH sampel hingga pH lebih kecil 2, dan fase gerak diterapkan perlakuan rasio bufer fosfat–metanol 75 : 25, 80 : 20, dan 85 : 15. Hasil eksperimen diperoleh kolom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; fase gerak: bufer fosfat/KH2PO4 pH 4,6 dan metanol rasio 85 : 15; laju aliran: 1 ml/menit; volume injeksi: 20 μl; dan detektor: UV-Vis 200 nm. Indikasi keberhasilan ekstraksi ditunjukkan dengan parameter rasio distribusi D ≈ KD dan efisiensi ekstraksi 83,04–94,92%. Estimasi paparan berdasar konsentrasi analisis langsung sebesar 28,41 mg/kg bb/hari (258,27% ADI, sedang estimasi paparan berbasis SNI 01-6993-2004 sebesar 2,99 mg/kg bb/hari (27,21% ADI.

  8. PLURALISME HUKUM DAN URGENSI KAJIAN SOCIO-LEGAL MENUJU STUDI DAN PENGEMBANGAN HUKUM YANG BERKEADILAN SOSIAL

    OpenAIRE

    Kurniawan, E. Joeni Arianto

    2012-01-01

    ‘Justice’, philosophically, is classified into two; legal justice and social justice. Legal justice refers to justice based on the parameters of the rules while social justice may be defined as equality arises from human relation in the existing social structure. Referring to the implementation of the law nowadays, it is likely that justice cannot be achieved by looking only at the legal justice. Providing justice should also count on the aspect of social justice. Most of the time, the proble...

  9. Identifikasi Variabel Untuk Mendukung Kinerja Pusat-Pusat Kegiatan Dalam Pengembangan Komoditas Unggulan Tongkol Di Wilayah Pesisir Timur Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muthmainnah -

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah Pesisir Timur merupakan salah satu wilayah pengembangan (WP di Provinsi Aceh yang memiliki keunggulan pada sektor primer salah satunya sub sektor perikanan. Struktur hirarki pusat kegiatan WP terdiri dari pusat kegiatan nasional (PKN, pusat kegiatan wilayah (PKW dan pusat kegiatan lokal PKL yang memliki peran sebagai pusat pertumbuhan dan mendukung pengembangan wilayah termasuk pengembangan komoditi unggulan. Namun demikian keunggulan pada sub sektor perikanan belum mendapat dukungan dalam hal pengembanganya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi kinerja pusat kegiatan dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan perikanan. Untuk menjawab tujuan ini dilakukan tiga tahapan penelitian yaitu penentuan komoditas unggulan perikanan dengan analisa location quotient (LQ dan shift share analysis (SSA. Tahapan kedua, melihat kondisi aliran nilai tambah komoditi unggulan di pusat kegiatan dengan analisa deskriptif, dan analisa variabel pengaruh kinerja dengan analisa pengkodean (coding. Hasil analisa awal dengan LQ dan SSA menunjukkan bahwa komoditi Tongkol merupakan komoditi unggulan WP Pesisir Timur. Sementara pada analisis deskriptif aliran nilai tambah menunjukkan tidak terjadinya pertambahan nilai bagi komoditi unggulan. Terakhir, analisa kualitatif coding ditemukan bahwa variabel yang mempengaruhi kinerja pusat kegiatan WP Pesisir Timur terhadap pengembangan komoditi unggulan Tongkol yaitu ketersedian jumlah pasar, ketersedian jumlah industri pengolahan, ketersedian jumlah jenis industri pengolahan, ketersediaan jaringan transportasi, ketersedian prasarana listrik dan ketersedian prasarana air bersih.

  10. Pengembangan Aplikasi Mobile Learning untuk Pertolongan Pertama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumei Chai

    2015-12-01

    Full Text Available Pengetahuan dan pelatihan mengenai Pertolongan Pertama merupakan hal yang terbilang penting. Oleh karena itu, diperlukan fasilitas yang lebih mudah bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan ini. Mengingat banyak masyarakat yang terhalang jarak dan waktu untuk mempelajarinya, maka dilakukanlah pengembangan metode pelatihan dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada saat ini sehingga persoalan jarak dan waktu serta informasi dapat terselesaikan. Pengembangan yang dilakukan memungkinkan peserta melaksanakan proses pelatihan secara mobile.

  11. Menumbuhkan Keterlibatan Positif dalam Bekerja: Melalui Iklim Kompetisi ataukah Pengembangan Kompetensi?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rezki Ashriyana Sulistiobudi

    2017-10-01

    Abstrak: Penerapan motivational climate untuk mendorong iklim berprestasi dan performansi sudah sangat banyak dibahas bahkan berpuluh tahun sebelum ini. Hanya, penelitian yang ada masih terbatas pada konteks akademik, pendidikan dan bidang olahraga. Oleh karena itu, melalui penelitian ini akan dibahas mengenai motivational climate di konteks pekerjaan dengan pendekatan psikologi industri dan organisasi dan perannya terhadap work engagement karyawan. Secara spesifik, penelitian ini mendudukkan motivational climate sebagai resource dalam kerangka JDR-Model (Job Demand Resource Model yang mem­bantu karyawan dalam menghadapi tantangan pekerjaan sehingga lebih merasa engaged dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan terhadap 76 orang karyawan di salah satu BUMN di Jawa Barat. Pendekatan penelitian melalui ex-post-facto study dengan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh hasil bahwa motivational climate berperan signifikan terhadap work engagement karyawan. Mastery climate sebagai salah satu dimensi dari motivational climate, berperan signifikan terhadap keterikatan positif dalam bekerja. Sebaliknya, performance climate ternyata tidak menunjukkan peran yang berarti. Dengan demikian, dukungan terhadap pengembangan diri dan kemampuan karyawan dapat berperan sebagai job resource yang berkontribusi untuk menumbuhkan perasaan engaged pada pekerjaannya. Jika iklim yang mendorong kompetisi antar karyawan diterapkan begitu saja tanpa dibarengi kesempatan pengembangan diri maka tidak akan berdampak pada engagement karyawan. Oleh sebab itu, secara praktis sebaiknya perusahaan mem­per­timbang­kan bagaimana program-program pengembangan kemampuan kerja dan pengembangan diri karyawan dapat diimplementasikan dengan berkesinambungan dan seimbang daripada hanya sekedar program kompetisi kerja semata.

  12. STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING DAERAH WILAYAH PENGEMBANGAN SATU KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chris Wijayanti Puspita

    2017-03-01

    Full Text Available Regional economic development is basically a multisectoral involving many development actors, so it needs cooperation and coordination among all interested parties. The purpose of this study is (1 to determine the appropriate criteria in measuring competitiveness, (2 finding the leading sectors, (3 make appropriate recommendations in order to increase regional competitiveness Region Development of Malang. Data analysis techniques using Multi Sector Analysis (MSA. The results showed (1 there are eleven criteria for measuring competitiveness, (2 Regional Development One Malang superior in the industrial sector, (3 Recommendation prepared is to strengthen the public private partnership, infrastructure improvements, ensure the availability of electricity and water. Pembangunan ekonomi daerah pada dasarnya bersifat multisektoral dengan melibatkan banyak pelaku pembangunan sehingga diperlukan kerja sama dan koordinasi di antara semua pihak yang berkepentingan. Tujuan penelitian ini adalah (1 menentukan kriteria yang tepat dalam mengukur daya saing, (2 menemukan sektor unggulan, (3 menyusun rekomendasi yang tepat dalam rangka  peningkatan daya saing daerah Wilayah Pengembangan satu Kabupaten Malang. Teknik analisis data menggunakan Multi Sector Analysis (MSA. Hasil penelitian menunjukkan (1 terdapat sebelas kriteria untuk mengukur daya saing, (2 Wilayah Pengembangan Satu Kabupaten Malang unggul dalam sektor industri, (3 rekomndasi yang disusun adalah memperkuat kerjasama pemerintah dengn swasta, perbaikan infrastruktur, menjamin ketersediaan listrik dan air.

  13. KAJIAN SOSIAL-BUDAYA RAMBU SOLO’ DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuad Guntara

    2016-02-01

    Full Text Available This study focused on the analysis of social culture of rambu solo’ in growing the learners’ character. The problems of generations of one country was affected by globalization growth. It causes the need of implementing the educational character. The ceremony of rambu solo’ which brings social and religious value can be identified as social cultural aspect in ceremony rambu solo’. This research was a library research using descriptive approach. The results were: a. The ceremony is held to unite the family. b. to devide the heritage of family. c. to state prestige. d. to work together and become responsible. e. to develop art of custom. f. to donate wealth as a charity. This ceremony rambu solo’ enables to be designed as a reference of learning of character education because it is appropriate with the need of learners’ character expected by Indonesia. Kajian sosial-budaya rambu solo’ dalam pembentukan karakater peserta didik. Permasalahan karakter generasi bangsa merupakan dampak dari globalisasi. Hal tersebut menyebabkan perlunya penanaman pendidikan berkarakter. Upacara rambu solo’ yang memiliki nilai sosial dan religus dapat dijadikan sebagai bahan ajar pendidikan berkarakter. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui aspek sosial-budaya dalam upacara rambu solo’ di Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan dengan menggunakan analisis deskriptif. Adapun hasilnya, yaitu (a Sebagai wadah pemersatu keluarga; b. Sebagai tempat membagi warisan (c sebagai tempat menyatakan martabat; (d sebagai tempat bergotong royong; (e sebagai wadah pengembangan seni artinya; (f sebagai Wadah berdonasi. Upacara rambu solo’ dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran pendidikan berkarakter karena sesuai dengan kebutuhan karakter peserta didik yang diinginkan oleh bangsa Indonesia.

  14. KAJIAN KONSEPTUAL MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholiqul Amin

    2017-07-01

    turkish Online Journal of Education Tecnology (TOJET dan Academics’ research center (ARC dll. Pada artikel ini jurnal yang dikaji berjumlah kurang lebih 20 jurnal internasional yang berfokus pada model pembelajaran blended learning. Artikel ini membahas berdasarkan ruang lingkup dari blended learning, konsep dari blended learning, metode penelitian, teknik pengumpulan data,  instrument penelitian, analisis data. Pengkajian pada artikel ini sebagai rujukan untuk melakukan penelitian selanjutnya. Hasil dari kajian konsep dari beberapa jurnal bahwa model blended learning adalah pencampuran model pembelajaran konvensional dengan belajar secara online. Peserta didik diharapkan selalu aktif dan dapat menemukan cara belajar yang sesuai bagi dirinya. Guru hanya berfungsi  sebagai  mediator, fasilitor dan  teman  yang  membuat  situasi  yang  kondusif untuk  terjadinya konstruksi pengetahuan  pada  diri peserta didik.  Blended  learning ini  akan memperkuat  model  belajar  konvensional melalui pengembangan teknologi pendidikan. Selain itu hasil kajian pada jurnal dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil penelitian blended learning juga memberikan pengaruh terhadap hasil belajar. Kata Kunci : Blended Learning, Hasil Belajar

  15. PSA LEVEL 3 DAN IMPLEMENTASINYA PADA KAJIAN KESELAMATAN PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Kajian keselamatan PLTN menggunakan metodologi kajian probabilistik sangat penting selain kajian deterministik. Metodologi kajian menggunakan Probabilistic Safety Assessment (PSA Level 3 diperlukan terutama untuk estimasi kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Metode ini banyak dilakukan setelah kejadian kecelakaan Fukushima. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi PSA Level 3 pada kajian keselamatan PWR, postulasi kecelakan luar dasar desain PWR AP-1000 dan disimulasikan di contoh tapak Bangka Barat. Rangkaian perhitungan yang dilakukan adalah: menghitung suku sumber dari kegagalan teras yang terjadi, pemodelan kondisi meteorologi tapak dan lingkungan, pemodelan jalur paparan, analisis dispersi radionuklida dan transportasi fenomena di lingkungan, analisis deposisi radionuklida, analisis dosis radiasi, analisis perlindungan & mitigasi, dan analisis risiko. Kajian menggunakan rangkaian subsistem pada perangkat lunak PC Cosyma. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi metode kajian keselamatan PSA Level 3 sangat efektif dan komprehensif terhadap estimasi dampak, konsekuensi, risiko, kesiapsiagaan kedaruratan nuklir (nuclear emergency preparedness, dan manajemen kecelakaan reaktor terutama untuk kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Hasil kajian dapat digunakan sebagai umpan balik untuk kajian keselamatan PSA Level 1 dan PSA Level 2. Kata kunci: PSA level 3, kecelakaan, PWR   Reactor safety assessment of nuclear power plants using probabilistic assessment methodology is most important in addition to the deterministic assessment. The methodology of Level 3 Probabilistic Safety Assessment (PSA is especially required to estimate severe accident or beyond design basis accidents of nuclear power plants. This method is carried out after the Fukushima accident. In this research, the postulations beyond design basis accidentsof PWR AP - 1000 would be taken, and simulated at West Bangka sample site. The

  16. PENGEMBANGAN TES BAKAT TERPADU ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Candiasa

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Pengembangan tes bakat online didasari ide untuk memperluas otomasi layanan pendidikan, melengkapi e-learning yang sudah berkembang dengan baik untuk otomasi pembelajaran. Kelebihan tes bakat online yang dikembangkan adalah dapat digunakan setiap saat, dan tidak terlalu terikat tempat, serta tidak memerlukan petugas yang memahami evaluasi. Selain itu, tes bakat online dapat menyajikan variasi tes yang berbeda setiap kali diakses, serta dapat memberikan informasi hasil tes secara otomatis langsung setelah peserta tes memvalidasi jawabannya. Kata kunci: tes bakat online, otomasi layanan pendidikan Abstract Development of online aptitude test based on idea of widening automation on educational service, completing existing various e-learning model for instructional automation. There are some advantages of online aptitude test. It can be used anytime and anywhere by everyone. Furthermore, it can present various package of test every time it is accessed and automatically gives score and feedback immediately after tester finish answer the test. Keywords: online aptitude test, automation of educational service

  17. Arahan Pengembangan Kawasan Sumbing Kabupaten Magelang Sebagai Agropolitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellen Deviana Arisadi

    2016-04-01

    Full Text Available Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten yang tumbuh dan berkembang dengan konsep agropolitan. Berdasarkan RTRW Kabupaten Magelang Tahun 2010-2030 terdapat 3 kawasan agropolitan di Kabupaten Magelang, salah satunya adalah Kawasan Agropolitan Sumbing. Sejak penerapannya tahun 2011, konsep agropolitan pada kawasan Sumbing dinilai belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari masih adanya kesenjangan PDRB antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk merumuskan arahan pengembangan Kawasan Agropolitan Sumbing. Studi dilakukan dengan metode skoring untuk menilai kinerja Kota Tani Utama dan Kota Tani. Hasil yang didapatkan adalah kinerja setiap variabel untuk Kota Tani Utama (KTU Kaliangkrik dan setiap Kota Tani (KT Bandongan, KT Kajoran, dan KT Windusari. Analisis skoring dilakukan untuk mendapatkan variabel dengan kinerja yang kurang pada setiap KTU dan KT, sehingga dapat dirumuskan arahan untuk meningkatkan kinerja variabel tersebut. Secara umum, arahan untuk Kota Tani Utama Kaliangkrik adalah peningkatan untuk fasilitas pada sektor pemasaran agar dapat berorientasi ekspor, sedangkan arahan pengembangan untuk setiap Kota Tani adalah peningkatan jumlah pelaku industri pengolahan yang disesuaikan dengan komoditas unggulan pada masing-masing wilayah.

  18. KOSAKATA SISTEM PERTANIAN TRADISIONAL SUNDA: KAJIAN STRUKTUR DAN MAKNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Setyadi Aras

    2018-03-01

    Full Text Available Identity of Indonesia as agrarian country begins fading. A lot of the traditional farmers change their job to industrial sectors then impacting on behavior patterns of society to the environment and reducing the knowledge and skills in the traditional farming. The issues examined are the vocabulary of Sundanese traditional agricultural systems by using study the structure and semantics. The method used in this research is a qualitative descriptive method. This research applies some theories from Djajasudarma (2009 and 2013, Kridalaksana (2005, and Ramlan (1991. The results of this study that a category of vocabulary of Sundanese traditional agriculture systems divide into four classes, verbs and verbal, nouns and nominal, numeralia, derivative formand adjectives. The structure divides into two forms; base form and derivative form. Derivative form has four types, affixation, reduplication, acronym, and the combined of word. The meaning of vocabulary referring to tools and equipment, cultivation activities, circumstances and conditions of paddy, planting, place and crock, time, traditional ceremonies, community leaders’ rice pests, and size or dosage. ABSTRAK Identitas Indonesia sebagai negara agraris mulai luntur. Tidak sedikit petani tradisional beralih pekerjaan ke sektor industri sehingga berdampak pada pola perilaku masyarakat terhadap lingkungan serta mengikis pengetahuan dan keterampilan dalam tata cara bertani tradisional. Masalah yang diteliti adalah kosakata sistem pertanian tradisional berbahasa Sunda dengan menggunakan kajian struktur dan makna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan yaitu teori Djajasudarma (2009 dan 2013, Kridalaksana (2005, dan Ramlan (1991 . Berdasarkan penelitian, diketahui empat kelas kata yang ditemukan, yaitu verba(l, nomina(l, numeralia, dan adjektiva. Struktur kosakata ada dua bentuk, yaitu bentuk dasar dan turunan. Bentuk turunan ada empat, yaitu berdasarkan

  19. PSIKOTERAPI TRANSPERSONAL DALAM KAJIAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Fourianalistyawati

    2011-02-01

    Full Text Available Tujuan penulisan artikel ini adalah mengkaji konsep psikoterapi transpersonal ditinjau dari kajian Islam untuk meningkatkan kesehatan mental pada individu. Psikoterapi transpersonal pada awalnya dikembangkan oleh tokoh psikologi humanistik antara lain Abraham Maslow, Ken Wilber, dan Charles Tart. Aliran ini menaruh perhatian pada dimensi spiritual manusia yang mengandung potensi dan kemampuan luar biasa, yang sejauh ini terabaikan dari telaah psikologi kontemporer. Pelaksanaan psikoterapi transpersonal sangat terkait dengan studi mengenai potensialitas tertinggi dari manusia dan pengalaman spiritual, serta adanya keyakinan terhadap zat tertinggi. Individu yang sehat secara mental dapat mengikuti atau melakukan suatu aktivitas dengan baik. Sebaliknya, individu akan mengalami hambatan mengikuti atau melakukan suatu aktivitas bila kesehatan mentalnya terganggu, seperti adanya: rasa cemas, sedih, marah, kesal, khawatir, rendah diri, kurang percaya diri dan lain-lain (Mandola, 2009. Melalui pembahasan ini dapat diketahui konsep psikoterapi transpersonal dalam kajian Islam, yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif upaya meningkatkan kesehatan mental pada individu. Kata Kunci : Psikoterapi Transpersonal, Kajian Islam, Kesehatan Mental

  20. DAYA SAING DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MINYAK SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhar Samudera Nayantakaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian Crude palm oil CPO products in the international market and to analyze the strategy to improve the competitiveness of Indonesian CPO. The analysis methods used this research were descriptive qualitative methods. The tools used to analyze the competitiveness of palm oil is Revealed Comparative Advantages and Porter Diamond Theory, while the development of the strategy used to determine the SWOT method. Based on the analysis of Porter's Diamond System and revealed comparative advantages, this study concluded that the competitiveness of Indonesian CPO was pretty strong, but it still needed a strategy to strengthen its competitiveness especially on derivative products. Some of the routine strategies that need to be done every year, are the development of the CPO industry human resources through training and innovation activities, paying attention to national and international issues by improving government policies, downstream industrial development and palm oil value-added increase, enhance cooperation with manufacturers from other countries through promotions.Keywords: crude palm oil, competitiveness, strategy, analysis of porter's diamondABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing produk Crude Palm Oil (CPO Indonesia di pasar internasional dan menganalisis strategi peningkatan daya saing CPO Indonesia. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Alat  yang digunakan untuk menganalisis daya saing minyak sawit  adalah Revealed Comparative Advantages dan Teori Berlian Porter, sedangkan untuk mengetahui strategi pengembangan digunakan metode SWOT. Hasil analisis Sistem Berlian Porter dan revealed comparative advantages disimpulkan bahwa daya saing CPO Indonesia cukup kuat, namun masih diperlukan adanya strategi untuk memperkuat terutama pada produk turunan CPO. Strategi rutin yang harus

  1. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  2. PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA (Kajian Paradigmatik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmilarso Yusmilarso

    1997-10-01

    Full Text Available Banyak arti kata paradigma Thomas Khun mengartikannya dalam tidak kurang dari 21 makna yang berbeda, sehingga sering menimbulkan kesalahfahaman. Dalam tulisan ini paradigma diartikan sebagai cara pandang yang fundamental berisikan konsep, teori, metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menangani suatu masalah baik dalam kaitan pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan manusiaan. Di sini digunakan paradigma yang lazim digunakan dalam ilmu hukum yaitu paradigma ideologi, paradigma nilai, dan paradigma institusi. Seperti peraturan perundangan yang lain, peraturan perundangan bidang pemerintahan daerah juga tidak lepas dari perkembangan sosial politik waktu itu. Sampai pertengahan tahun 1970-an, setelah 30 tahun merdeka, dalam bidang pemerintahan daerah Indonesia masih bergelut dalam paradigma ideologi dan baru setelah itu mulai dengan paradigma baru, paradigma institusi.

  3. Rekayasa Pengembangan Desain Motif Batik Khas Melayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPengembangan desain batik melalui rancang bangun perekayasaan desain menurut ragam hias Melayu meliputi pengembangan motif dan proses, termasuk pemilihan komposisi warna. Proses yang sering dilakukan yaitu proses celup, penghilangan lilin dan celup warna tumpangan atau proses colet, celup, penghilangan lilin atau celup kemudian penghilangan lilin yang disebut Batik Kelengan. Setiap pulau di Indonesia mempunyai ciri khas budaya dan kesenian yang dikenal dengan corak/ragam hias khas daerah, juga ornamen yang diminati oleh masyarakat dari daerah tersebut atau dari daerah lain. Kondisi demikian mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang memanfaatkan unsur–unsur seni. Adapun motif yang diperoleh adalah: Ayam Berlaga, Bungo Matahari, Kuntum Bersanding, Lancang Kuning, Encong Kerinci, Durian Pecah, Bungo Bintang, Bungo Pauh Kecil, Riang-riang, Bungo Nagaro. Pengembangan desain tersebut dipilih 3 produk terbaik yang dinilai oleh 5 penilai yang ahli di bidang desain batik, yaitu motif Durian Pecah, Ayam Berlaga, dan Bungo Matahari. Rancang bangun diversifikasi desain dengan memanfaatkan unsur–unsur seni dan ketrampilan etnis Melayu yaitu pemilihan ragam hias dan motif batik Melayu untuk diterapkan ke bahan sandang dengan komposisi warna yang menarik, sehingga produk memenuhi selera konsumen. Memperbaiki keberagaman batik dengan meningkatkan desain produk antara lain menuangkan ragam hias Melayu ke dalam proses batik yang menggunakan berbagai macam warna sehingga komposisi warna memadai. Diperoleh hasil produk batik dengan ragam hias Melayu yang berkualitas dan komposisi warna yang sesuai dengan karakter ragam hias Melayu. Rancang bangun desain produk untuk mendapatkan formulasi desain serta kelayakan prosesnya dengan penekanan pada teknologi akrab lingkungan dilaksanakan dengan alternatif pendekatan yaitu penciptaan desain bentuk baru.Kata kunci: desain, batik, rancang bangun, ragam hias, MelayuABSTRACTDevelopment of batik design through

  4. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  5. KAJIAN ANALISIS PERBANDINGAN JUMLAH PEMANFAATAN AIR TANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Acep Hidayat

    2017-02-01

    Full Text Available Perkembangan pertumbuhan kota meningkat sehingga fenomena yang berkaitan dengan sumber daya air semakin meningkat. Pertumbuhan penduduk setiap tahun bertambah menyertai pertumbuhan kota, menjadikan pemanfaatan air tanah semakin meningkat. Fenomena yang terjadi adalah bahwa ketersediaan lahan untuk prosesnya terjadinya resapan air ke dalam tanah semakin berkurang, dimana luasan lahan yang ada sangat tidak mencukupi resapan air ke dalam tanah. Di samping itu, resapan air ke dalam tanah dipengaruhi tingkat permeabilitas dari jenis tanah pada lingkungan daerah sekitar resapan. Akibat dari jumlah resapan air ke dalam tanah yang tidak seimbang dengan jumlah pemakaian air tanah yang digunakan mengakibatkan terjadinya penurunan muka air tanah dengan disertai penurunan lapisan tanah. Bila hal ini terjadi secara terus menerus menjadikan elevasi permukaan tanah akan lebih rendah dari permukaan laut. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, maka penelitian ini melakukan kajian tingkat permeabilitas daya resap air untuk macam jenis tanah dengan melakukan tes-tes tanah, sehingga dapat diketahui titik imbang antara jumlah air tanah yang dapat diambil dengan air yang dapat meresap ke dalam tanah. Berdasarkan perhitungan curah hujan didapat bahwa besar curah hujan dalam satu tahun sebesar 54.56 m3/detik dan yang meresap hanya 5.37 m3/detik atau 9.84 %. Hal ini menunjukkan bahwa jenis tanah di sekitar wilayah penelitian berjenis lanau dan clay, sehingga mempunyai angka pori yang kecil. Dengan kondisi tersebut maka wilayah tersebut dapat diprogramkan dengan membuat folder-folder tampungan, sumur-sumur resapan, lubang-lubang biopori dan lainya.

  6. Pengembangan Dashboard Information System (DIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Januarita

    2015-11-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh organisasi. Informasi merupakan salah satu aset yang paling utama dalam mendukung kemajuan dan pencapaian tujuan suatu organisasi. Pengukuran kinerja dari suatu organisasi perlu dilakukan untuk memastikan ketercapaian yang telah ditetapkan. Dalam proses pengukuran kinerja diperlukan data dan informasi yang diambil dari bagian yang terkait ataupun keseluruhan. Hasil dari monitoring kinerja dapat langsung di lihat oleh user yang berkepentingan secara efektif dan efisien. Dashboard merupakan suatu alat yang dapat membantu pimpinan dari perguruan tinggi untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja organisasinya dengan menyajikan informasi Key Performance Indicators (KPI dalam bentuk antar muka visual secara sekilas dalam satu layar, sehingga data dapat dianalisa dengan lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji berbagai konsep mengenai dashboard, KPI dan visualisasi informasi. KPI yang digunakan dalam pengembangan dashboard di LPPM menggunakan indikator dari kontrak manajemen pada program customer dan learning growth yang diterapkan di ST3 Telkom Purwokerto. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model waterfall pada penyampaian dashboard ke user yang telah dilakukan dengan 2 iterasi, dashboard ini sudah memenuhi kebutuhan dari LPPM dalam memantau kinerjanya.

  7. PENGEMBANGAN KONSEP SISTEM JAMINAN HALAL DI RUMAH POTONG AYAM (Studi Kasus pada Industri Daging Ayam [Concept Development Of Halal Assurance System In The Chicken Slaughter House (Case Study Of Chicken Meat Industry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Estuti1

    2005-12-01

    Full Text Available The application of effective halal assurance system model was one of producer's effort to supply halal food for Moslem consumers. The objective Of this research was to develop halal assurance system concept which is consist of halal manual. Halal Standard Operating Procedure, Guideline, and Work Instruction which should be applied at Chicken Slaughter House. flied research used descriptive method by distributing questionnaire, direct observation, on-site verification and halal assurance system assessment on two Chicken Slaughter House. The halal assurance system assessment was conducted based on ISO 9000, 2000 guideline of arrangement of HACCP system. The conclusion of this research was that this Halal Assurance System was suitable to be used as a standard for Chicken Slaughter House. The document change on both industry was that of applied halal assurance system. It was found that there were two kinds of haram Critical Control Point, which were two points at raw material and four point at chicken production process

  8. PIROLISIS LIGNIN DARI LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT UNTUK PENGEMBANGAN SURFAKTAN DALAM PROSES ENHANCE OIL RECOVERY (EOR (Pyrolysis of Lignin From Waste of Palm Oil Industries for The Development of Surfactants for Enhance Oil Recovery (EOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryo Purwono

    2001-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Pirolisis dari lignin yang berasal dari limbah industri kelapa sawit dapat menghasilkan alkohol dan derivatif lainnyd yang dapat digunakan sehagai surfaktan. Prosedur penelitian proses pirolisis ini odalah sebagai berikut: I serabut atau tandan sisa pengolahon kelapa sawit yang sudah dikeringkan dimasukkan kedalam reaktor dengan berat tertentu dan dipanaskan sampai suhu yang diinginkan, 2 produk pirolisis yang keluar dari reoktor kemudian didinginkan sampoi mencapai suhu kamor, 3 hasil cair ditampung didalam gelas ukur dan hasil gasnya ditampung di suatu botol tertentu. Suhu paling baik yang dicapai adalah 4A0 "C untuk lignin yong berasal dari serabut dan 350'C untuk lignin yang berasal dari tandan kelapa sawit. Surfaktan yang dihasilkan sekitar j4 sampai 38% dari produk pirolisis. Pada penelitian ini kecepatan reaksi dianggap order satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfakton yang dihasilkan dapat membentuk emulsi dengan minyak menta.h. Hal ini menunjukkon bahwa surfaktan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan untuk proses EOR.   ABSTRACT Pyrolysis of lignin from waste of palm oil industries produces alcohol and its derivatives which can be sulfonated to become surfactant. The experimental procedures for the pyrolysis process were as follows: 1 dried palm oil husks at a certain weight were put into the pyrolysis reactor and heated up to a certain temperafure; 2 the product leaving the reactor was cooled down to room temperature; and 3 the liquid product was collected in a flask while the gas product was put into a big bottle. The best temperature obtained for producing liquid product was 400 oC for lignin from palm oil fruit fibers and 350 oC for lignin from palm oil fruit stems. The surfactant developed was in the range between 34 and 38% from the pyrolysis product. In this experiment, the reaction rate was assumed to be in first order. The result showed that the surfactant obtained from the experiment could form emulsion

  9. STRATEGI PENGEMBANGAN ASURANSI TERNAK SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Sari An-nisa

    2015-03-01

    memberikan kerugian bagi pelaku subsektor peternakan khususnya peternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor lingkungan yang berpengaruh pada pelaksanaan pilot project asuransi ternak sapi pada PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan dalam pelaksanaan pilot project, sehingga dapat ditentukan tujuan perusahaan dan selanjutnya akan ditentukan strategi yang sesuai untuk diimplementasikan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia sebagai pelaksana pilot project asuransi ternak sapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu diketahui beberapa faktor lingkungan yang paling berpengaruh pada pelaksanaan pilot project asuransi ternak sapi diantaranya adalah kinerja dan brand image perusahaan serta adanya payung hukum berupa UU No 19 tahun 2013. Posisi perusahaan dalam pelaksanaan pilot project ini adalah dalam posisi pertahankan dan pelihara dengan rekomendasi strategi yaitu strategi penetrasi pasar dan strategi pengembangan produk. Pada penelitian ditentukan delapan alternatif strategi yang diperoleh dengan alat analisis SWOT dan ditentukan satu prioritas strategi yang diperoleh dengan alat analisis QSPM sebagai rekomendasi kepada perusahaan yaitu perusahaan melakukan kerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk sosialisasi asuransi ternak sapi dan penerapan good breeding practice.Kata kunci:  strategi pengembangan, asuransi ternak sapi, pilot project, PT Asuransi Jasa Indonesia, QSPM

  10. KAJIAN EPIDEMIOLOGIS PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Oemiati

    2013-07-01

    Full Text Available Abstrak Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK sangat kurang dikenal di masyarakat. Di Amerika Serikat pada tahun 1991 diperkirakan terdapat 14 juta orang menderita PPOK, meningkat 41,5% dibandingkan tahun 1982, sedangkan mortalitas menduduki peringkat IV penyebab terbanyak yaitu 18,6 per 100.000 penduduk pada tahun 1991 dan angka kematian ini meningkat 32,9% dari tahun 1979 sampai 1991. WHO menyebutkan PPOK merupakan penyebab kematian keempat didunia yaitu akan menyebabkan kematian pada 2,75 juta orang atau setara dengan 4,8%. Selain itu WHO juga menyebutkan bahwa sekitar 80 juta orang akan menderita PPOK dan 3 juta meninggal karena PPOK pada tahun 2005. Kajian ini bertujuan untuk mengukur prevalensi PPOK, tingkat keparahan, serta untuk mengidentifikasi tipe PPOK, faktor risiko, morbiditas dan mortalitas, dampak PPOK dan biaya pengobatan. Penelitian ini merupakan review PPOK berdasarkan data kepustakaan dan jurnal dengan fokus penulisan PPOK, yang meliputi; gejala, klasifikasi, prevalensi, faktor risiko, morbiditas dan mortalitas, dampak PPOK, pengobatan dan biaya pengobatan PPOK. Berdasarkan kajian tipe PPOK ada dua yaitu bronchitis kronik dan emphysema. Di Asia Tenggara diperkirakan prevalensi PPOK sebesar 6,3% dengan prevalensi tertinggi ada di negara Vietnam (6,7%dan RRC (6,5%. Faktor risiko antara lain merokok; polusi indoor, outdoor, dan polusi di tempat kerja; genetik; riwayat infeksi saluran napas berulang. Ada 4 indikator tingkat keparahan berdasarkan ATS (American Thoracic Society. Keterbatasan aktivitas pada pasien PPOK, penurunan berat badan, peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler, osteoporosis dan depresi merupakan akibat PPOK.Dibutuhkan sekitar $ 18 miliar biaya langsung dan biaya tidak langsung sekitar $14.1 miliar dalam penanggulangan PPOK di Eropa. Kata Kunci: PPOK, faktor risiko, mortalitas Abstract Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD was unknown diseases. It predicted 14 million COPD’s patient in 1991 in USA

  11. Cerita Tuung Kuning: Sebuah Kajian Kritik Feminis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cokorda Istri Sukrawati

    2012-06-01

    Full Text Available Perbedaan gender sesungguhnya tidak menjadi masalah sepanjang tidak melahirkan ketidakadilan gender. Ketidakadilan gender termanifestasikan dalam berbagai bentuk, seperti marginalisasi, subordinasi, pembentukan stereotipe melalui pelabelan negatif, kekerasan, beban kerja lebih panjang dan lebih banyak, serta sosialisasi ideologi nilai peran gender yang umumnya ditanggung dan dibebankan pada wanita. Semua hal itu digunakan untuk mewahanai kritik sastra feminis, khususnya mengenai citra wanita dalam cerita Tuung Kuning. Citra wanita yang dimaksud adalah semua gambaran atau lukisan mental spiritual dan tingkah laku keseharian wanita. Wanita dalam karya­karya sastra Bali dilukiskan dalam berbagai citra yang pada dasarnya menunjukkan inferioritas wanita. Dalam kajian cerita Tuung Kuning, citra wanita yang paling menonjol adalah “wanita sebagai korban kesewenangan laki­laki”. Abstract: The gender difference is not really a problem as long as they do not deliver gender inequality. Gender inequality is manifested in various forms, such as marginalization, stereotyping through the formation of negative labeling, violence, longer and more numerous work load, and dissemination of the ideology of gender roles generally incurred and charged to women. All of those are used to drive feminist literary criticism, particularly on women image in the story of Tuung Kuning. The women image in this story is all kinds of an idea or mental illustration of the spiritual and daily behavior of women. Women in Balinese literature are illustrated in various images which essentially demonstrates women inferiorism. In the study of the Tuung Kuning story, the most prominent image of women is “women as victims of male tyranny”. Key Words: gender, marginalization, violence, and women

  12. Pengembangan Alat Peraga Momentum dengan Sistem Sensor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Upik Rahma

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop the props with the concept of momentum by using motion sensors. The method used is a method of research and development (Research and Development. In the implementation of the study outlines the development of research carried out in two stages: Theoretical and Empirical. Results of this research is a props momentum that has been developed and can be used by high school teachers who will perform physical demonstration of the momentum of an object. This tool can also be used as a media demonstration teacher for high school students to explain the physics of matter other. From the test results Viewer tool development momentum in SMAN 100 Jakarta indicate that the tool has been able to meet the expectations of teachers and learners in the orientation of the development of the various needs of props for high school students in the learning process of physics. Based on the results of this study concluded that, with the development of props momentum sensor system has met the criteria of props as a medium of learning physics. Keywords: learning media devlopment, learning media momentum with sensor systems, instructional media. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat peraga dengan konsep momentum dengan menggunakan sensor gerak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Dalam pelaksanaan penelitian secara garis besar penelitian pengembangan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Teoritik dan Empiris. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat peraga momentum yang sudah dikembangkan dan dapat digunakan oleh guru SMA yang akan melakukan peragaan fisika tentang momentum suatu benda. Alat ini juga dapat dipakai guru sebagai media demonstrasi bagi siswa SMA untuk menjelaskan materi fisika lainnya. Dari hasil uji coba pengembangan Alat Peraga Momentum di SMAN 100 Jakarta menunjukan bahwa alat telah mampu memenuhi harapan bagi guru dan peserta didik dalam

  13. MODEL PENGEMBANGAN SENI KERAJINAN KERAMIK DI TAKALAR BERBASIS PENDEKATAN DESAIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan Irfan

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan menguraikan kesinambungan dan perubahan yang terjadi pada produk keramik di Takalar, tujuan lainnya adalah menemukan suatu model pengembangan yang sesuai untuk diterapkan dalam pengembangan desain dimasa mendatang. Penelitian kualitatif terapan yang dilakukan menggunakan metode analisis data sistem alur Miles dan Huberman, sistem singkronik dan diakronik serta model pengembangannya menggunakan pendekatan desain melalui proses kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari berbagai pelatihan dan pengembangan desain yang pernah dilakukan pada seni kerajinan keramik di Takalar, terdapat empat aspek desain yang pernah dikembangkan yaitu aspek bentuk, aspek fungsi, aspek hiasan dan aspek teknik produksi. Oleh sebab itu dikembangkanlah model yang mengakomodasi empat aspek tersebut sebagai sebuah model pengembangan berbasis pendekatan desain.  Setelah itu, dibuatlah rencana implementasi model pengembangan untuk menciptakan produk keramik yang lebih berkualitas. 

  14. PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN BERBASIS DIGITAL STORYTELLING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunina Resmi Prananta

    2017-05-01

    Full Text Available This study was conducted based on the results of a needs analysis derived from interviews and field observations, namely that schools require the development of instructional media on Subtheme: Nation Cultural Diversity. These constraints require solutions to problems so needed instructional media to facilitate student so that effective learning. The aim of research and development is to produce a decent (valid, interesting, practical and effectively hand puppets media based DST on learning Subtheme: Nation Cultural Diversity for fourth graders of elementary school.This development used model Lee & Owens (2004. The results of the study are hand puppets media based DST decent and effective use in learning. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang diperoleh dari wawancara dan observasi lapangan yaitu sekolah membutuhkan pengembangan media pembelajaran pada subtema Keberagaman Budaya Bangsaku. Kendala tersebut memerlukan solusi pemecahan masalah sehingga diperlukan media pembelajaran yang dapat memudahkan siswa belajar sehingga pembelajaran berlangsung efektif. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk media boneka tangan berbasis DST pada pembelajaran subtema Keberagaman Budaya Bangsaku untuk siswa kelas IV SD yang layak (valid, menarik, praktis dan efektif. Pengembangan produk ini menggunakan model Lee & Owens (2004. Hasil penelitian adalah media boneka tangan berbasis DST yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.

  15. PERENCANAAN\tPENGEMBANGAN KOMODITAS KEDELAI DALAM UPAYA PEMENUHAN KEDELAI DI KABUPATEN WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Revian Adhiaksa

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi daerah mana yang memiliki lahan pertanaian potensial untuk dikembangkan komoditas tanaman kedelai, mengidentifikasi daerah yang memiliki kelengkapan infrastruktur dan nantinya berpotensi sebagai wilayah pendirian industri olahan kedelai, menyusun pemetaan pengembangan komoditas tanaman kedelai, dan menyusun strategi pengambangan tanaman kedelai di Kabupaten Wonogiri. Hasil  penelitian  menunjukkan  Kecamatan Batuwarno, Kecamatan Nguntoronadi, Kecamatan Manyaran, Kecamatan Selogiri, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Jatisrono merupakan kecamatan potensial untuk pengembangan komoditas tanaman kedelai. Kecamatan Selogiri, Kecamatan Purwantoro, dan Kecamatan Jatisrono mempunyai arah pengembangan menjadi sentra produksi komoditas tanaman kedelai dan sentra industri pengolahan kedelai. Strategi yang dapat mendukung pengembangan komoditas tanaman kedelai antara lain optimalisasi lahan pertanian, peningkatan kualitas sumberdaya manusia petani, perubahan tata niaga kedelai, kebijakan impor dan pemberian stimulus dari pemerintah baik berupa bantuan langsung seperti benih unggul maupun subsidi pupuk. Kecamatan yang berpotensi menjadi sentra produksi kedelai dapat lebih mengembangkan komoditas tanaman kedelainya sehingga pemerintah dapat mengoptimalkan kemampuan produksi dan kecamatan yang menjadi sentra industri pengolahan kedelai dapat lebih meningkatkan nilai tambah komoditas kedelai.  The purpose of this study was to identify which areas have the potential for soybean commodity development, identify which areas have proper infrastructure and potentiality as a region for soybean processing industry establishment in the future,  compile commodity development mapping of soybean, and strategize soybean development in the Wonogiri Regency. The result showed Batuwarno District, Nguntoronadi District, Manyaran District, Selogiri District, Jatiroto District, Purwantoro District and

  16. Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sindung Tjahyadi

    2008-10-01

    Full Text Available Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi.

  17. ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK PEMBANGUNAN PEDESAAN: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Kuntariningsih

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAKTeknologi pertanian diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Berbagai teknologi pertanian telah diperkenalkan dan disebarluaskan kepada petani, tetapi sebagian besar petani pedesaan masih dianggap tertinggal dari masyarakat lain. Kajian ini bertujuan  mempelajari kegagalan penyebaran teknologi pertanian dalam mengentaskan kemiskinan di daerah pedesaan. Berdasar kajian ini nantinya diharapkan mampu merumuskan strategi dari asepk sosiologis terkait penyebaran teknologi pertanian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, ekonomi dan kelembagaan perlu mendapat perhatian lebih dari pembuat kebijakan baik di tingkat nasional dan lokal dalam rangka untuk meningkatkan dampak diseminasi teknologi pertanian dalam peningkatan kesejahteraan petani di daerah pedesaan.ABSTRACTAgricultural technology is expected to help farmers to improve welfare. Various agricultural technologies have been introduced and disseminated to farmers, but to some extents, peasants are still considered lag behind other communities. This paper is conducted investigate the failure of agricultural technologies dissemination in alleviating poverty in rural areas. This strudy showssocial, economic and institutional factors that need more attention from policy makers both at national and local levels in orde to improve impact of agricultural technology dissemination in escalating farmers’ welfare in rural areas. 

  18. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT AREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2015-03-01

    Full Text Available Aren is a type of palm that has a highly potential economic value. Lareh Sago Sub-district is the largest producer in the District of Lima Puluh Kota; however, it is only processed to produce wine and molded sugar. This study aimed to formulate a strategy for the sugar palm sugar agro-industrial development in Lareh Sagohalaban. The research method was a case study in the form of quantitative descriptive, and the data were processed using IFE/EFE, SWOT and AHP. The values obtained from IFE and EFE matrixes were 2.646 and 2.298 respectively. From the SWOT analysis, alternative strategies were obtained, namely, SO Strategy: Strengthening the R & D to develop market-based sugar processing for commercial scale and diversification of palm downstream products; WO Strategy: Improving upstream subsystem to develop nursery based on palm local seed varieties and providing institutional assistance; ST Strategy: Determining agro-technopark for palm industrialization, providing assistance in the form of appropriate packaging technology accordance with the standards, and WT Strategy: increasing commitment and cooperation among stakeholders in strengthening palm agro-industry, increasing marketing and promotion for the expansion and sanction policy for any company selling Aren in the form of wine. From the result of AHP analysis, the determinant factors in developing the business include Technology (0.439, the Government as the actor (0.577, and product diversification as the strategy (0.388.Keyword: Aren (palm, cluster- agro technopark, IFE/EFE matrixes, SWOT analysis, AHPABSTRAKAren (Arenga pinnata Merr adalah jenis palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi. Kecamatan Lareh sago halaban merupakan penghasil Aren terbesar di Kabupaten Lima Puluh Kota, namun dalam pengolahannya masih mengolah menjadi gula cetak dan lebih banyak dalam bentuk tuak. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan agroindustri gula semut aren di Kecamatan

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN INSTITUSI PELAYANAN KESEHATAN GIGI DENGAN PENDEKATAN RISET OPERASIONAL (Suatu Kajian Terhadap Perencanaan Strategik Pengembangan Klinik Gigi Akadmeik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Tahun 2000 - 2004

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Erri Astoeti

    2015-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine the best strategy to develop dental health institution. This study used operational research method with qualitative and quantitative analysis and aided by forecasting technique such as Time Series Forecasting from QSB+ at Academic Dental Clinic (KGA FKG Usakti. The research was done in 3 (three stages. Stage 1 (input stage covered the external and internal analysis of KGS FKG Usakti through a Consensus Decision Making Group (CDMG. In stage II (matching stage the result of stage I was analyzed using Internal-External (IE and SWOT matrix. The best strategy priorities was determined in the last stage (decision stage using the QPSM matrix. In the matching stage, CDMG agreed that KGA FKG Usakti is at Grow and Build position which consisted of intensive strategies (market penetration, market development, product development, and integrative strategies (forward, backward, horizontal integration. As conclusion, KGA FKG Usakti has a significant market potential and relatively strong internal capability, in a competitive atmosphere. The position of grow and build indicates that a quality improvement is still needed. All selected strategies shall be operated and reorganized following three different structures of increasing sales/marketing, operations and performances, and supporting infrastructure.

  20. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK MENUMBUHKAN KELEMAHLEMBUTAN DI SEKOLAH MINGGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johana Manubey

    2016-03-01

    Kelemahlembutan merupakan karakter penting, yang didalamnya termuat kerendahan hati, ketaatan, penguasaan diri, dan kesediaan untuk dididik. Salah satu tempat untuk pengajaran kelemahlembutan adalah sekolah minggu. Sekolah minggu diadakan untuk anak-anak yang beragama Kristen. Untuk mengajarkan dan menumbuhkan kelemahlembutan, diperlukan pengembangan bahan ajar terkait kelemahlembutan, yang berisikan strategi dan metode untuk dapat mentrasformasikan karakter kelemahlembutan. Pengembangan bahan ajar kelemahlembutan dilakukan dengan menggunakan model Dick & Carey. Dimana, dari hasil pengembangan bahan ajar diperoleh kelayakan bahan ajar untuk diimplementasikan yakni diatas 80%. Untuk implementasi di lapangan diperoleh hasil bahwa bahan ajar ini dapat menumbuhkan karakter kelemahlembutan di sekolah minggu.

  1. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL DENGAN PENDEKATAN BIOINFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini Pangastuti

    2016-02-01

    Buku ajar merupakan buku panduan pembelajaran yang digunakan oleh siswa guna membantu mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan buku ajar merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi tercapainya indikator pembelajaran. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan Bioinformatika menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Buku ajar yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran, 15 mahasiswa uji coba perorangan, dan 15 mahasiswa uji coba kelompok sedang. Hasil validasi ahli materi menyatakan layak sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran menyatakan layak sebesar 82,4% dengan kategori baik.

  2. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  3. PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN SOFT-SKILLS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) DI KOTA MATARAM

    OpenAIRE

    Anik Darmiany

    2016-01-01

    Abstrak : Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan model pelatihan soft-skill khususnya keterampilan komunikasi dan kendali emosi siswa sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di kota Mataram. Metode penelitian dan pengembangan dilakukan melalui tiga tahap dari sepuluh langkah Borg & Gall yaitu, (1) penelitian awal (analisis kebutuhan), (2) pengembangan model pelatihan, (3) uji coba dan evaluasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pelatihan soft-skill men...

  4. Strategi Pengembangan Bank Sampah di Wilayah Depok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Linda Fitrina Hasnam

    2017-09-01

    Full Text Available Waste is a global problem in all countries, including Indonesia, because the accumulation of waste generated is directly proportional to the number of Indonesian population reached 256 million in 2015. The purpose of this study was to identify factors EFE and IFE waste banks in order to survive and sustainable (sustain. Data collection techniques using FGD, expert interviews and questionnaires by WPL Waste Bank customers and their auxiliaries. Data analysis using SWOT and AHP to determine in detail the strategies and priorities for the development activities of the waste bank. The results of the analysis EFE and IFE waste banks shows that this activity is stable and has the potential to grow and develop with consistent with the activities that have taken place, has business planning and development purposes for waste banks, expanding the network of relationships or networking with outsiders and penetration and market development to drive Sales of products of waste processing.Keywords: waste bank, community empowerment, social entrepreneurship, SWOT, AHPAbstrak: Sampah adalah masalah global di semua negara termasuk Indonesia, sebab akumulasi sampah yang dihasilkan berbanding lurus dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 256 juta jiwa pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor EFE dan IFE bank sampah agar dapat bertahan serta berkelanjutan (sustain. Teknik pengumpulan data menggunakan FGD, wawancara pakar dan pengisian kuesioner oleh nasabah Bank Sampah WPL dan binaannya. Analisis data menggunakan metode SWOT dan AHP untuk menentukan strategi secara detail dan prioritas utama pengembangan kegiatan bank sampah. Hasil analisis EFE dan IFE bank sampah menunjukkan bahwa kegiatan ini berpotensi untuk tumbuh dan berkembang dengan tetap konsisten melakukan kegiatan yang telah berlangsung, memiliki perencanaan bisnis dan tujuan pengembangan bank sampah, memperluas jaringan hubungan atau networking dengan pihak luar

  5. REVITALISASI DAN PEMBERDAYAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH: Kajian Atas Pengembangan Fak. Ushuluddin Dan Dakw IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Hudaeri

    2014-06-01

    Full Text Available Faculty of Islamic Theology and Communication have an important position as a scientificcore or basic sciences in Islamic study that have a strategic role both in the development of Islamicknowledge or in character building. However, it is a reality, Theology is a faculty that hasfewer students than other faculties.But in fact, they had good quality. In this regard, the revitalization and empowermentat the faculty of Islamic Theology is an urgent matter. The article is focused on the search and analyze the existence of the Islamic Theologyand communication departmentof Islamic State of Sultan MaulanaHasanuddin, both in terms of its strengths and weaknesses, as well as the expectations and the challenges it faced. Therefore, this study includedinternal institutional and academic aspects and society's view toward the existenceof the Islamic Theology and Communication Department.

  6. Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata di Kampung Wisata Tablanusu Kabupaten Jayapura Provinsi Papua: Kajian Pariwisata Budaya

    OpenAIRE

    Ika Pujiningrum Palimbunga

    2017-01-01

    The purpose of this study was to identify the forms of participation, supporting factors and inhibiting factors of participation and to know the impact of tourism development on Tablanusu village community.This research uses qualitative descriptive method, with data collection technique through observation, interview, and document study. This research was conducted in Kampung Tablanusu. Informants in this study amounted to 17 people selected by purposive sampling technique. The theory used is...

  7. Kajian Pengembangan Destinasi Pada Tingkat Tapak Di Puncak Puspo Ardi Kabupaten Kulon Progo Dengan Pendekatan Analisis Swot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Hermawan

    2017-09-01

    ABSTRACT Tourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO. Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie. Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping

  8. Kajian Awal terhadap Potensi Kawasan Konservasi Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi, Jawa Barat dalam Upaya Pengembangan Ekowisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni -

    2013-01-01

    Full Text Available Preliminary Study of Potentiality of Hunting Park of Mt. Masigit KareumbiConservation Area, West Java for Ecotourism Development Masigit Kareumbi Hunting Park, with all its uniqueness, specificity, beauty, natural phenomena, landscape and ecosystem types is the basis of capital whose existence required to be continuously explored and analyzed in order to develop ecotourism development. Ecotourism potential of Masigit Kareumbi Hunting Park have not been optimally managed to develop as ecotourism product to improve the life quality of surrounding local communities. This research was conducted to provide information on potential development of Masigit Kareumbi Hunting Park. Field survey was performed to determine the selected locations that can strategically be developed as natural tourism objects. The results of the study showed that Masigit Kareumbi Hunting Park had the diversity potencies of flora, fauna, landscape and ecosystem types potential to be developed for ecotourism products. These potencies should be optimized for the hunting park as well as to increase income of local community.

  9. PENGEMBANGAN DESA WISATA RUMAH DOME BERBASIS AGROINDUSTRI PANGAN LOKAL (Kajian Diversifikasi Ketela Pohon di Desa Wisata Rumah Dome Prambanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Wuri Ani

    2013-11-01

    Full Text Available Pangan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan baik dari segi jumlah, mutu, gizi maupun keamanan berkaitan dengan Sumberdaya Manusia (SDM. Kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat menentukan SDM masyarakat tersebut. Agroindustri pangan lokal merupakan kegiatan yang memberdayakan sumberdaya lokal (indigenous resources. Seluruh potensi lokal dimanfaatkan untuk menguatkan agroindustri pangan lokal. Penduduk di kawasan wisata Rumah Dome belum mampu mengolah bahan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan membentuk kelompok usaha produktif Ibu-Ibu PKK di Rumah Dome untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis pangan lokal (ketela pohon. Hal yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengolahan ketela pohon menjadi ceriping singkong berbagai rasa, keripik belut daun singkong, membuat brownies berbahan tepung ketela, mengemas produk dengan brand Rumah Dome dan memberikan pelatihan pembukuan sederhana. Dengan kegiatan ini diharapkan akan tumbuh kelompok usaha produktif sehingga dapat mengangkat citra wisata Rumah Dome dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Rumah Dome. Abstract Food is a major necessity in human life. Food needs are important for human resource (HR both in terms of quantity and quality. Quality of food consumption and nutrition communities determine the HR community. Local food agroindustry is an activity that empowers local resources (indigenous resources. The whole potential of local food used to strengthen local agroindustry. Residents in the tourist area of Dome House have not been able to process local food. This activity aims to establish productive business of woman group (PKK in Dome House to increase the economic value of local food (cassava. The activities are training for production process, packaging with Dome House’s brand and simple accounting management. The cassava processing training are: (1 making variety flavors of cassava chips; (2 producing eel chips from cassava leaves and (3 making brownies from cassava flour. These activities are expected to grow productive business groups that can raise the image of Dome House tour and increase the income of Dome House household.

  10. PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Kepala Madrasah sebagai School Leader

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Halili

    2014-12-01

    Full Text Available Kepala madrasah memegang peran yang sangat urgen dalam menyukseskan tujuan lembaga pendidikan. Kepala madrasah dituntut agar dapat mengubah pola kepemimpinan lama ke arah yang lebih demokratis, persuasif, partisipatif, dan entrepreneur. Sebagai school leader, kepala madrasah harus mempunyai kompetensi kepemimpinan yang baik (good leadership agar dapat memberikan tugas-tugas, pengarahan dan pengorganisasian yang releven di madrasah. Dalam rangka mencapai kemajuan madrasah, kepala madrasah mengupayakan pengembangan kurikulum, sarana prasarana, sumber daya manusia dan pengembangan peran serta masyarakat.

  11. Relationship Between Tourism Industry Development and Economic Growth in Major ASEAN Countries.

    OpenAIRE

    Othman, Redzuan; Salleh, Norlida Hanim Mohd

    2008-01-01

    ABSTRAK Penulisan ini bertujuan mengkaji corak hubungan antara pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan industri pelancong di beberapa negara utama ASEAN iaitu Malaysia, Thailand, Singapura dan Indonesia. Khususnya kajian cuba menguji hipotesis sama ada perkembangan industri pelancongan sebagai perangsang kepada pertumbuhan ekonomi (tourism-led economic growth - (TLG) atau pertumbuhan ekonomi sebagai perangsang kepada perkembangan industri pelancongan (economic growth-led tourism – GLT). Untuk ...

  12. Hubungan Pembangunan Industri Pelancongan Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Beberapa Negara Utama ASEAN.

    OpenAIRE

    Othman, Redzuan; Salleh, Norlida Hanim Mohd

    2008-01-01

    ABSTRAK Penulisan ini bertujuan mengkaji corak hubungan antara pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan industri pelancong di beberapa negara utama ASEAN iaitu Malaysia, Thailand, Singapura dan Indonesia. Khususnya kajian cuba menguji hipotesis sama ada perkembangan industri pelancongan sebagai perangsang kepada pertumbuhan ekonomi (tourism-led economic growth - (TLG) atau pertumbuhan ekonomi sebagai perangsang kepada perkembangan industri pelancongan (economic growth-led tourism – GLT). Un...

  13. STRATEGI PENGEMBANGAN BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fauzanul Hakim Abdurrahim

    2015-03-01

    Full Text Available The purpose of this study were to identify and review external and internal factors influencing Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI in achieving its vision and mission, to set up alternative development strategies in BPBPI and to formulate priority strategies for development of BPBPI. Descriptive analysis method were used in this study is. The analysis tools being used in this study were environmental analysis, internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external matrix (IE, strengths weaknesses opportunities threats (SWOT and combination of analytical hierarchy process (AHP and SWOT. Using IE Matrix, the company were indicated to be in the position of Quadrant V, which is ‘hold and maintain’ position with general strategy is market penetration and product development. Based on the results of SWOT analysis, were identified six alternative strategies that can be recommended in the development BPBPI is (1 Market penetration strategy through development new products and improved distribution network, (2 Finding an alternative sources of new organic raw materials and cheap as well has a lots availability, (3 Improvement on BPBPI’s products promotional strategy through road show to consumers in periodical, (4 Strategy optimization experimental farm through planting excellence seeds, (5 Conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market, (6 Improve welfare expert for the creation of conducive working atmosphere. Priority strategy with highest total efficiency values (18,15% obtained from AWOT were conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market.Keywords: development strategy, BPBPI, AWOT, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang Memengaruhi BPBPI dalam mencapai visi dan misinya, menyusun alternatif strategi pengembangan di BPBPI

  14. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Produk Pada Mata Kuliah Praktek Elektronika Daya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Silfia Dewy

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berupa model pembelajaran berbasis produk pada mata kuliah praktek Elektronika Daya di jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektro Industri FT UNP. Model Pembelajaran Berbasis Produk dirancang untuk dapat meningkatkan hasil belajar serta kreativitas mahasiswa dalam proses pembelajaran untuk penciptaan sebuah produk dengan standar industri sehingga layak untuk dijual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R and D, dan prosedur pengembangan Borg dan Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan model pembelajaran berbasis produk. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini sebagai berikut: (1 Validitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan valid pada aspek konstruk dengan nilai 0,8333, pada aspek isi dinyatakan valid dengan nilai 0,8181, pada aspek penyajian dinyatakan valid dengan nilai 0,850 dan valid pada aspek SAP dengan nilai 0,8722. Rata-rata kevalidan menurut kelima ahli adalah 0,8434. (2 Praktikalitas model pembelajaran berbasis produk berdasarkan respon dosen dinyatakan praktis dengan nilai 87,50% dan berdasarkan respon mahasiswa dinyatakan praktis dengan nilai 85,30% (3 Efektivitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis produk ini valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai sebuah model pembelajaran.

  15. Kajian Produksi Bersih Proses Elektroplating Emas pada Perhiasan Imitasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surti Indriastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Proses electroplating emas pada barang perhiasan imitasi adalah proses melpisi permukaan perhiasan imitasi yang berupa gelang tembaga dengan bahan pelapis emas, dengan bantuan arus litrik. Proses ini menggunakan media pelapisan larutan elaktrolit emas Kau(CN2. Tahapan proses electroplating meliputi: pencucian gelang tembaga, pembilasan awal, proses electroplating, pembilasan akhir, pengeringan.Kajian Produksi Bersih (PB yang dilakukan pada proses tersebut yaitu dengan mengganti  bahan masukan, memperpanjang umur larutan elektrolit emas dilakukan minimasi drag out, pengaturan proses dan peralatan. Mengganti bahan masukan meliputi: air alam diganti aquades, emas berkadar di bawah 24 karat diganti dengan emas berkadar 24 karat (murni, bahan pencuci HCl/H2SO4 diganti dengan asam jawa/lerak. Memperpanjang larutan elektrolit emas dengan jalan: penyaringan, penambahan unsur kimia, pengurangan drag in. Minimasi drag out dengan jalan: menampung drag out. Pengaturan proses dan peralatan meliputi penataan layout peralatan, pemisahan proses basah dan kering, pembuangan limbah langsung ke saluran pembuangan.Hasil kajian memberikan simpulan bahwa penerapan prouksi bersih pada proses electroplating barang perhiasan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, mengurangi kuantitas dan meningkatkan kualitas limbah, menurunkan produk rejek dari 10% menjdai 5%. Kata kunci: electroplating, produksi bersih

  16. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Handayani

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPS dengan Pendekatan Inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pendahuluan, pengembangan dan validasi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar, aktivitas diskusi dan respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji t. Penggunaan pendekatan inquiry sebagai salah satau strategi pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya. Hasil pengembangan divalidasi oleh pakar, diujicobakan pada kelas terbatas dan selanjutnya dilakukan ujicoba pada kelas eksperimen yang dibandingkan hasilnya dengan kelas kontrol. Perangkat pembelajaran tergolong efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Jepara, terbukti dari adanya peningkatan yang nyata terbukti dari hasil uji paired sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05, dan terjadi peningkatan yang tinggi (gain > 0,7, serta hasil belajar yang dicapai berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Di samping hasil belajar, pembelajaran yang dilakukan juga berdampak pada proses belajar yang membawa tingginya aktivitas peserta didik dalam memberikan gagasan, kerjasama, inisiatif, keaktifan dan kedisiplinan. The purpose of this research is creating Social Lesson Material with Inquiry Approach.This developing of the research is used of  the steps of Borg and Gall. They are Introducing, developing and evaluating. Learning materials are developed and validity by expert. Datas are gooten by study result, discussion activity and students, respone. Analizing datas are used descriptive analize and t- try out. The use of inquiry approach as one of learning strategy on Social Lesson Material can be done by preparing those. The result of  developing are being validity by expert,  try out on limited group and experiment group ad compare with control group

  17. Efektivitas Model Prakarya dan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif Berdimensi Industri Keunggulan Lokal terhadap Keinovatifan Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukardi Sukardi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pendidikan Prakarya dan Kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif berdimensi industri keunggulan lokal terhadap keinovatifan siswa SMA dalam menghasilkan produk/jasa. Penelitian berupa penelitian dan pengembangan versi Borg dan Gall yang dipadukan dengan prinsip desain konstruktivistik. Kajian dilakukan melalui tahapan uji produk awal melalui uji terbatas yang disertai revisi; uji produk akhir melalui quasi eksperimen; dan desiminasi dan implementasi. Data dikumpulkan melalui tes, proyek, dan kuesioner, sedang analisis data dilakukan lewat uji korelasi dan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan: (1 hasil uji produk awal menunjukkan bahwa model yang dihasilkan sangat baik dan layak diuji lebih lanjut; (2 hasil uji produk akhir menunjukkan model yang dihasilkan efektif ditinjau dari keinovatifan siswa dalam menghasilkan produk ekonomi kreatif berdimensi keunggulan lokal; (3 guru dan siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap model yang dihasilkan dilihat dari aspek relevance, reflection, interaction, tutor support, peer support, dan interpretation; (4 model akhir yang dihasilkan memuat tiga komponen utama, yaitu tujuan, prosedur, dan penilaian pembelajaran. Kata Kunci: efektivitas model, prakarya dan kewirausahaan, keinovatifan THE EFFECTIVENESS OF CRAFTSMANSHIP EDUCATIONAL MODEL AND CREATIVE ECONOMY-BASED ENTREPRENEURSHIP WITH LOCAL ADVANTAGE INDUSTRY TO STUDENTS’ INNOVATION Abstract: The purpose of this study is to figure out the effectiveness of craftsmanship educational model and creative economy-based entrepreneurship with local advantage industry to the level of high school students’ innovation in providing products / services. This study uses a model of research and development developed by Borg and Gall combined with constructivist design principles. The second phase involves two steps: (1 the initial product test through limited testing with revisions; (2 the final

  18. PENTINGNYA KARYAWAN DALAM PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP PERUSAHAAN JASA: (Suatu kajian dan Proposisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Pantja Djati

    2004-01-01

    Full Text Available Employee has important role in gaining success for the organization. Successful organization that is able to fulfill the consumer expectation. The Question ofhow consumer trusting all their expectation to the service organization still remains as an interesting question to be answered. Various previous researches, have been proved that trust is the key to maintain long term relationship between the organization and consumer. In this paper we propose that employee dimension has a role in forming consumer trust toward organization especially in service industry. Abstract in Bahasa Indonesia : Karyawan memiliki peran yang penting bagi keberhasilan organisasi. Organisasi yang berhasil adalah organisasi yang mampu memenuhi harapan konsumen. Namun bagaimana konsumen akan mempercayakan segala harapannya pada organisasi jasa masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk dijawab. Berbagai riset trdahulu membuktikan bahwa kepercayaan merupakan kunci untuk mempertahankan hubungan jangka panjang antara organisasi dengan konsumen. Dalam kajian ini kami memproposisikan bahwa dimensi karyawan berperan dalam membentuk kepercayaan konsumen trhadap organisasi khususnya dalam bidang jasa. Kata kunci : jasa, karyawan, kepercayaan.

  19. KAJIAN PENGELOLAAN KUALITAS LIMBAH RUMAH TANGGA DI KOTA MAKASSAR (Study of the Household Waste Quality Management in Makassar City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Siri Dangnga

    2002-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan kajian ini adalah: (1. Untuk mengetahui kebijakan Pemerintah Daerah Kota Makassar mengnai sistm dan pengembangan prasarana serta langkah-langkah yang ditempuh dalam pembuangan limbah rumah tangga, dan (2. Untuk mengetahui konsentrasi sat pencemar pada limbah rumah tangga yang terdapat di saluran pembuangan yang akan dilepas ke lingkungan. Pengelolaan limbah rumah tangga yang diterapkan di Kota Makassar adalah: (1 meningkatkan sistem setempat dari lubang peresapan menjadi tangki septik yang dilengkapi lubang resapan, (2 mengembangkan organisasi pengelola sistem terpusat, (3 mengembangkan sistem jaringan pelayanan air limbah untuk bagian kota yang padat penduduknya, (4 membangun sebuah instalasi pengolahan air limbah (IPAL, (5 memotivasi partisipasi masyarakat dan swasta dalam sistem pengelolaan air limbah, dan (6 mengembangkan sistm interceptor di luar daerah yang dilayani oleh sistem pengelolaan air limbah.     Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa parameter kandungan limbah rumah tangga telah melampaui baku mutu atau nilai ambang batas untuk limbah Golongan I. Parameter tersebut adalah Oksigen terlarut (DO, fosfat, BOD, dan deterjen.   ABSTRACT The objectives of the study are: (1 to know the government policies in Makassar city about system and infrastructure developing and efforts condacted in household waste disposal. (2 to understand the concentration of pollutant on household waste content which exists in disposal system discharge to the environment. The household waste management applied in Makassar City were to: (1 increase the spot system from infiltrate hole to septic tank equipped with absorption level. (2 develop the central system management organization, (3 develop the waste network system in densely populated city; (4 build the waste management installation, (5 motivate the participation of the general public and private in the waste management system; (6 develop the interceptor system outside territory

  20. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TULISAN ARAB-MELAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Risdiawati

    2016-06-01

    Full Text Available The purpose of this research and development is to produce a teaching material of Arab-Melayu inscription for Indonesian literature students with expediently and effectively content, presentation, language, and display. This research use Team of Research Central of Educational SPolicy and Innovation’s research and development method. The result is a book and the tittle is Membuka Jendela Ilmu Pengetahuan Arab-Melayu.The trial results from matter expert obtained 90,7%, the result of the trial from studies design expert obtained 89,9%, the trial results from teacher obtained 80,6%, and student’s tes results obtained 92,8%. It’s mean that the product can be implemented. The results of effectively trial that show 70% students has high ability. So, the product can be effective for studies. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar tulisan Arab-Melayu untuk mahasiswa jurusan Sastra Indonesia dengan isi, penyajian, bahasa, serta kegrafikaan yang layak dan efektif untuk pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model penelitian prosedural serta metode penelitian dan pengembangan dari Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berbentuk buku cetak berjudul Membuka Jendela Ilmu Pengetahuan Arab-Melayu. Berdasarkan ahli materi, produk mendapatkan penilaian sebesar 90,7%, ahli desain pembelajaran sebesar 89,9%, praktisi dosen sebesar 80,6%, dan mahsiswa sebesar 92,8%. Dengan demikian produk dikategorikan dapat diimplementasikan. Berdasarkan uji keefektifan, diketahui bahwa 70% mahasiswa berkemampuan sangat tinggi, sehingga produk dapat dikatakan efektif untuk pembelajaran.

  1. Pengembangan Game Castle Defense “Jagaraga” pada Platform Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiliem Indy

    2015-04-01

    Full Text Available Video game merupakan permainan dalam bentuk digital dan melakukan pengolahan pengubahan gambar. Game dengan judul “Jagaraga” merupakan game dengan genre Castle Defense dengan tema fantasy Bali dan penyisipan cerita Puputan Jagaraga. Cerita dalam permainan merupakan gabungan cerita fiksi dan beberapa kejadian atau event sejarah yang terjadi di Jagaraga. Pengembangan game memanfaatkan beberapa metode. Pergerakan animasi menggunakan pembuatan Kurva Bezier. Artificial Intelegent musuh dalam permainan memanfaatkan metode forward chaining yang sederhana dan penggunaan metode skala likert untuk format form penilaian game untuk mengukur tingkat keberhasilan pengembangan game. Pengembangan game pada penelitian ini sudah mencapai tahap yang memuaskan. Hasil perhitungan form penilaian, jumlah responden sebanyak 23 orang menyatakan aspek grafis bertemakan pasukan Bali mencapai nilai 88.70% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Aspek cerita permainan yang menceritakan Puputan Jagaraga juga mendapat respon yang sangat positif dengan nilai 86.96% yang juga termasuk dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Jagaraga, Forward Chaining, Bezier, skala Likert

  2. REGISTER PERCAKAPAN ANGGOTA KESATUAN LALU LINTAS POLRESTA PONTIANAK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Damayanti

    2017-10-01

    Full Text Available Register adalah variasi bahasa berdasarkan penggunaannya. Variasi bahasa merupakan wujud keanekaragaman bahasa yang ditampilkan berdasarkan konteks yang menyertainya, termasuk penutur dan penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bentuk register yang terdapat pada percakapan anggota kesatuan lalu lintas Polresta Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara simak dan catat. Data penelitian ini berupa kata, abreviasi, kode, istilah, dan wacana yang termasuk register dalam percakapan komunitas Satlantas Polresta Pontianak melalui jejaring sosial WhatsApp pada bulan Agustus dan September 2016. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil dan pembahasaan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik bentuk register dalam percakapan anggota melalui jejaring sosial WhatsApp berupa bentuk dasar, bentuk berafiks, bentuk ulang, bentuk majemuk, pemendekan atau abreviasi, pemenggalan, singkatan, akronim, kontraksi, sapaan, kode, dan istilah khusus. Dengan demikian, penelitian register dalam percakapan anggota Satlantas merupakan satu di antara bentuk register yang terjadi di masyarakat, dalam hal ini kajian sosiolinguistik.

  3. Kajian Implementasi Graph Database pada Rute Bus Rapid Transit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panji Wisnu Wirawan

    2017-12-01

    Full Text Available Bus Rapid Transit (BRT merupakan salah satu sarana transportasi publik yang memiliki rute perjalanan tertentu atau disebut sebagai koridor. Satu koridor BRT dengan koridor yang lain bukanlah koridor yang terpisah, melainkan saling terhubung. Dalam melakukan perjalanan, penumpang BRT boleh jadi melakukan perpindahan koridor melalui shelter. Informasi tersebut perlu didapatkan seorang calon penumpang sebelum melakukan perjalanan supaya tidak terjadi perpindahan koridor yang salah. Teknologi informasi memungkinkan representasi informasi pencarian koridor yang tepat ketika penumpang akan melakukan sebuah perjalanan, terlebih dengan hadirnya graph database. Graph Database memungkinkan representasi BRT yang baik karena sifat graph yang secara standar telah menunjukkan node dan relationship. Artikel ini mengkaji penerapan graph database untuk data pada BRT. Selain itu, artikel ini mendesain sebuah algoritma pencarian koridor BRT. Harapannya, algoritma tersebut dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang memanfaatkan data pada graph database. Hasil kajian menunjukkan bahwa graph database dapat diterapkan untuk data BRT dan algoritma yang dibangun dapat digunakan untuk menyajikan informasi rute sekaligus menyampaikan informasi perpindahan koridor.

  4. PENGEMBANGAN ASESMEN PENUGASAN MENULIS TEKS EKPOSISI DENGAN RANGSANGAN MASALAH AUTENTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angla Florensy Sauhenda

    2016-03-01

     Asesmen merupakan suatu proses untuk memperoleh dan mengumpulkan informasi tentang hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa guru tidak dapat menyusun asesmen penugasan menulis teks eksposisi dengan baik dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan asesmen penugasan menulis eksposisi dengan rangsangan masalah autentik. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pengembangan R2D2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen penugasan menulis teks eksposisi dengan rangsangan masalah autentik yang dikembangkan ini layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran menulis teks eksposisi.

  5. MODEL PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEJARAH BERORIENTASI METAKOGNITIF JENJANG SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Budi Utomo

    2015-01-01

    Full Text Available The importance of metacognitive based history learning in the high school level as requested in the “curriculum 2013” is the main background of this research. The research is focused to find the model of development of metacognitive based learning through research and development (R&D type research. The results showed an essential component in achieving successful management of metacognitive based history learning in high school education which the curriculum as a core competency analysis and basic competencies, lesson plan development, and the development of assessment tools. Development model of metacognitive based learning at high school education have main characteristic of the inclusion of explicit metacognitive learning goals and assignments and devices equipped with a rubric and assessment questionnaire. Metacognitive based history learning instructional tools that are developed in senior high school level has been carried out as optimally as possible by involving history teachers in the process of development and testing through focus group discussions and questionnaire.Keywords: Model, Instructional tool, Metacognitive, senior high school levelPentingnya orientasi metakognitif dalam perangkat pembelajaran sejarah jenjang SMA sebagaimana yang dikehendaki dalam implementasi kurikulum 2013 merupakan latar belakang utama penelitian ini. Penelitian difokuskan untuk menemukan model pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi metakognitif melalui penelitian berjenis riset dan pengembangan (R&D. Metode penelitian R&D dilaksanakan melalui tiga tahap utama yaitu: tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan, dan tahap uji publik. Hasil penelitian menunjukkan komponen esensial dalam mewujudkan keberhasilan penge-lolaan pembelajaran sejarah berorientasi metakognitif pada jenjang pendidikan SMA adalah kurikulum sebagai bahan analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar, pengembangan RPP, dan pengembangan perangkat assesmen. Model

  6. PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KEAMANAN JARINGAN BERBASIS SIMULASI CISCO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkipli Zulkipli

    2016-03-01

    Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan berbasis simulasi Cisco Paket Tracer untuk peserta didik SMK. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey dengan sembilan langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 96%, ahli media dengan tingkat kevalidan 92.8%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 83%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 92.3%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 92% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.

  7. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS IX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hidayanti

    2016-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS berbasis pemecahan masalah yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan ini adalah model pengembangan Plomp. Model pengembangan Plomp ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu penelitian awal, tahap pembuatan prototip, dan tahap asesmen. Berdasarkan analisis data uji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dengan skor kevalidan 3,86 yang berarti valid tanpa revisi, skor kepraktisan 3,32 yang berarti tingkat kepraktisannya tinggi, dan dapat meningkatkan rata-rata nilai tes kemampuan berpikir kritis sebesar 74%.

  8. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  9. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOMPETENSI SULIT MATEMATIKA SMA DI RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummi Aisyah

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA di Provinsi Riau yang berkualitas baik/layak yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga hanya memuat tahap pen-definisian, perancangan, dan pengembangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA yang meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kegiatan siswa (LKS, dan instrumen tes. Hasil validasi menunjukkan bahwa silabus, RPP, LKS yang dikembangkan memiliki kategori sangat valid untuk masing-masing silabus, RPP, LKS, dan test instrument. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis dan efektif. Kepraktisan mencapai hasil sangat baik ditinjau dari penilaian guru dan siswa. Keefektifan ditinjau dari ketuntasan belajar siswa dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran. Secara klasikal ketuntasan belajar mencapai 84,38%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, kompetensi sulit matematika

  10. Pengembangan Alat Bantu Rehabilitasi Pasien Pascastroke Berbasis Virtual Reality

    OpenAIRE

    Nugroho, Kristanto Agung; ., Herianto

    2016-01-01

    Stroke adalah penyakit yang mematikan karena dapat menyebabkan kecacatan dan kematian pada pasien. Makalah ini melaporkan penelitian membuat game virtual reality untuk rehabilitasi menggunakan sensor Kinect sebagai pengontrol. Pengembangan game dimulai dengan menentukan kebutuhan atribut konsumen dari wawancara dan observasi dengan fisioterapis dan pasien. Tes menggunakan metode thinking aloud, kuesioner, dan wawancara. Hasilnya adalah sebuah software game yang diberi judul Jaka Sembuh, game ...

  11. PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS BERKELANJUTAN GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DI SMK RUMPUN TEKNOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujianto Sujianto

    2013-07-01

    Full Text Available Continuous development of certified teachers in vocational high school tech­no­logy clump. The purpose of this study is to describe the continuing professionality deve­lop­ment of teachers certifiedcertified teachers through investments investing in self-development educators, scientific publications, and innovative work wetherboth independently, in groups, or insti­tutionalizedinsti­tutionally. This research uses a descriptive quantitative study design study, with and  a the research subjects are who is certified vocational teachers educators asin Malang Raya. The Research research instruments used in this study are questionnaires and interview guides. The results of this study indi­cate that continuing professionality development of certified teachers certified in vocational educators high school clumps technology clump is still relatively low, most teachers only are categorized in the categories category of sometimes doing self-development investments, scientific publications, and innovative works. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan profesionalitas berkelanjutan guru bersertifikat pendidik melalui investasi pengembangan diri, publi­kasi ilmiah, dan karya inovatif baik secara mandiri, berkelompok, atau melembaga. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian guru kejuruan bersertifikat pendidik se-Malang Raya. Instrumen penelitian menggunakan angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan profesionalitas berkelanjutan guru berser­tifikat pendidik di SMK rumpun teknologi se-Malang Raya masih tergolong rendah, sebagian besar guru hanya kadang-kadang me­lakukan investasi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan membuat karya inovatif.

  12. Pengembangan Soal Penalaran Model TIMSS Matematika SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Rizta

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.7 SMP Negeri 1 Palembang yang berjumlah 27 orang. Metode penelitian yang digunakan development research atau pengembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 22,22% siswa mendapat skor  penalaran di atas 65%, dan 77,78% siswa memperoleh skor penalaran di bawah 65%. Lebih rinci pencapaian hasil tes penalaran pada domain penalaran generalize 11,11%,  domain penalaran justify 3,7%, domain penalaran integrate 29,63%, domain penalaran analyze 44,45%, dan domain penalaran non-routine problem 51,85%. Berdasarkan hasil tes tersebut, jika acuan batas pencapaian 65% maka  penalaran siswa masih berada di bawah batas pencapaian minimal dengan kata lain kemampuan penalaran siswa masih rendah.   The aim of this research was developing TIMSS reasoning problem on mathematics SMP. Subject of this research was 27 students on VIII.7 SMPN 1 Palembang. This research used development research. The result show that 22,22% students reach above 65% of reasoning problem, and vice versa. More detail result show that 11,11% reached generalize reasoning level, 3,7% reached justify level, 29,63% reached integrate level, 44,45% reached analyze level, and 51,85% reached non-routine problem. Based on the result, if 65% was determined as minimum limit of success, it means the student reasoning ability still low.  

  13. KAJIAN DAN TERAPAN KONSEP FISIKA DALAM DESAIN TUNGKU SEKAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Suhandi

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKTelah dilakukan kajian dan penerapan konsep Fisika dalam menyempurnakan desain tungku sekam. Konsep-konsep Fisika yang dikaji meliputi konsep pembakaran dan transfer panas. Hasil kajian mengindikasikan bahwa konsentrasi udara dalam badan tungku sekam mengendalikan pembakaran sekam, proses transfer panas dan pelepasan gas buang yang dihasilkan. Pengaturan konsentrasi udara dalam ruang bakar tungku direalisasikan dengan cara memasang sirip saluran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh jumlah sirip saluran udara terhadap efisiensi tungku. Proses penelitian dilakukan dengan cara menguji penggunaan tungku sekam dalam proses memasak 20 liter air. Berdasarkan data-data massa sekam yang digunakan, massa air, energi spesifik air, kalor yang dibutuhkan untuk memasak tiap satuan waktu, dan kandungan energi dalam bahan bakar sekam, efisiensi tungku sekam dapat dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi tungku sekam bergantung pada jumlah sirip lubang udara yang dipasang. Untuk ukuran tungku sekam yang digunakan dalam penelitian, efisiensi optimum  terjadi ketika jumlah sirip lubang udara berjumlah empat buah, dengan capaian efisiensi sebesar 20,25 %. ABSTRACTA study and an application of physics concepts in refining husk stove design have been done. The examined physicsconcepts include the concept of combustion and heat transfer. Results of the study indicated that the concentration of air in the stove combustion chamber could control husk burning processes, heat transfer and release of exhaust gasses produced.The management of air concentration in the stovecombustion chamber was realized by installing the fin air inlets.This research was conducted to investigate the effect of the number of fins air inlets to stove efficiency.The research process was done by testing the use of rice husk stove in the cooking of 20 liters of water. Based on the data of husk mass, water mass, the specific energy of water, the

  14. PERANCANGAN BALANCED SCORECARD UNTUK PENGEMBANGAN STRATEGI DI SEAMEO BIOTROP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Suryani

    2014-09-01

    perspektif keuangan terdapat empat indikator utama yang diidentifikasi, dalam perspektif pelanggan lima indikator utama diidentifikasi, dan baik dalam perspektif proses bisnis internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan masing-masing terdapat tiga indikator utama yang diidentifikasi. Dalam perspektif keuangan, jumlah dana yang diterima dari Pemerintah menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga, sedangkan pada perspektif pelanggan,  jumlah penelitian/program reguler/baru yang dilakukan bekerja sama dengan organisasi akademisi, penelitian dan pengembangan, dan industri terkait lainnya menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga. Pada perspektif proses bisnis internal, MOU yang ditandatangani dan diimplementasikan menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga tersebut, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, rasio produktivitas tenaga kerja menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga.Kata kunci: seameo biotrop , balanced scorecard, KPI

  15. Kajian Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Penambangan Pasir Di Desa Keningar Daerah Kawasan Gunung Merapi

    OpenAIRE

    Yudhistira, Y; Hidayat, Wahyu Krisna; Hadiyarto, Agus

    2011-01-01

    Pasir merupakan salah satu produk kegiatan Gunung Merapi yang, merupakan andalan pemerintah Kabupaten Magelang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan juga menyerap lapangan kerja. Selain mendatangkan manfaat penambangan pasir Merapi juga menimbulkan dampak lingkungan bagi daerah di lokasi penambangan dan juga bagi daerah di bawahnya Penelitian kajian dampak kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan pasir bertujuan untuk mengkaji i) tingkat kerusakan lingkungan yang terjadi di...

  16. PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL BERKELANJUTAN DOSEN VOKASI PADA PENDIDIKAN VOKASIONAL DI LAMPUNG

    OpenAIRE

    S. Sugiyanto; S. Slamet; S. Sugiyono

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan bagi setiap dosen vokasi (PKPB-DV) agar memiliki kompetensi untuk dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya.  Metode penelitian dan pengembangan digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian, dengan subjek penelitian pegawai, pimpinan perguruan tinggi, dosen yang ditentukan secara purposif. Data dikumpulkan dengan pedoman wawancara dan angket serta dianalisis secara deskripsi kualitatif. Hasil...

  17. PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI

    OpenAIRE

    Agus Tri Susanto; Muhyadi Muhyadi

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi profesional guru di SMP Negeri 4 Pakem Kabupaten Sleman terkait dengan peran kepala sekolah dan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi program pengembangan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan model Miles & Huberman, yang meliputi ...

  18. MODEL PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF (Studi tentang Pengelolaan Wakaf pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mubarok *

    2013-03-01

    Full Text Available Artikel hasil penelitian ini akan membahas tentang model wakaf produktif pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan dan strategi yang digunakannya dalam mengembangkan aset wakaf yang dimiliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data-data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan analisis induktif-deskriptif . Hasil riset menunjukkan bahwa di antara model wakaf produktif yang jalankan oleh Yayasan Muslimin sebagai nadzir adalah menyewakan kamar hotel, ruko, toko, meeting room dan mempergunakan sebagian ruangan yang ada dihotel sebagai tempat usaha seperti warnet dan rumah makan (kuliner. Adapun strategi Yayasan Muslimin dalam mengembangkan aset wakaf adalah: Pengembangan melalui istibdal, pengembangan aset melalui pengajuan proposal, pengembangan aset melalui hutang kepada pihak ketiga, pengembangan aset melalui pembelian dari hasil wakaf, dan pengembangan aset melalui pemberian dari wakif baru.

  19. Analisis Finansial Dan Strategi Pengembangan Usaha Serat Kelapa (Coco Fiber)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses produksi usaha serat kelapa, untuk menganalisis usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis sudah layak atau tidak, untuk menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara secara purposive (sengaja) dan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan pertimbangan bahwa responden/sampel penelitian adalah ...

  20. Aplikasi Ornamen Khas Maluku untuk Pengembangan Desain Motif Batik

    OpenAIRE

    Masiswo Masiswo; Vivin Atika

    2016-01-01

    ABSTRAKMaluku memiliki banyak ragam hias budaya warisan nilai leluhur berupa ornamen etnis yang merupakan kesenian dan keterampilan kerajinan. Hasil warisan tersebut sampai saat ini masih lestari hidup serta dapat dinikmati sebagai konsumsi rohani yang memuaskan manusia. Berkaitan dengan keberlangsungan nilai-nilai tradisi etnis yang berwujud pada ornamen-ornamen daerah Maluku, maka dikembangkan untuk kebutuhan manusia berupa motif batik pada kain. Pengembangan ornamen ini lebih menekankan pa...

  1. Pengembangan Pocket Mobile Learning Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dasmo Dasmo

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah luaran berupa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android pada mata kuliah fisika. Media ini layak digunakan berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media dan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran yang dibuat. Berdasarkan penilaian validasi ahli materi didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,22 pada 14 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria “baik”. Sementara itu, berdasarkan validasi ahli media didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,43 pada 15 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria “sangat baik”. Dan berdasarkan hasil analisis respon mahasiswa terhadap media pembelajaran diperoleh rata-rata skor total sebesar 4,0 atau 80%, dengan kategori “kuat”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android layak untuk digunakan dan hampir semua mahasiswa menanggapi respon positif.The current research aims to develop the pocket mobile learning android based. It uses the Research and Development (R&D method with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluating. This research has resulted from an outcome of learning media pocket mobile android based on physics subject. This instructional media is feasible to be used based on validation from material experts, media experts, and student responses. Based on the assessment of material expert, the validation obtains an average total score of 3,22 at 14 statements and considered as "good" criteria. Meanwhile, based on the validation of media experts, the average total score reaches 3,43 at 15 statements and considered as "very good" criteria. And based on the analysis of students’ response to learning media, the

  2. PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Hari Adi

    2006-01-01

    Full Text Available User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' needs and requirements by involving them to participate in the system development to get the system success. However, the use of the terminology of user satisfaction is not so correct in relation with certain stage of information system development. Most of the users in the implementation stage need the understanding rather than expertise to operate the system. That was the reason why some researches used the terminology of user understanding rather than user expertise to measure their satisfaction in the related stage. Abstract in Bahasa Indonesia : Partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem informasi merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah sistem. Beberapa penelitian menemukan bahwa partisipasi pengguna berhubungan secara tidak langsung berhubungan dengan kesuksessan sebuah sistem. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa betapa pentingnya mengakomodasi kebutuhan dan keinginan dengan melibatkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem. Bagaimanapun juga, penggunaan istilah kepuasan pengguna tidak tepat dalam kaitannya dengan kepastian pengembangan sistem informasi. Kebanyakan dari pengguna dalam tahap implementasi membutuhkan pemahaman dibanding keahlian dalam mengoperasikan sistem itu. Oleh karena itu beberapa penelitian lebih menggunakan istilah pemahaman pengguna dibandingkan dengan keahlian pengguna untuk mengukur kepuasan. Kata kunci: partisispasi pengguna, kepuasan pengguna, keahlian pengguna, pemahaman pengguna.

  3. PENGEMBANGAN MEDIA LETTER SHARING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA INTROVERT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elian Iwi Afifah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Communication skills are the most important things for teenagers. There is a leaning that the teenagers who have low communication skills can be called as someone who is introvert personality. People who are introvert personality tend to be difficult to communicate and express verbally. The purpose of developing letter sharing media is to improve communication skills of introvert student. This research is development research by adopting Borg and Gall research model. The development result showed that this product has the criteria of usefulness, feasibility, accuracy, and attractiveness and appropriate when used to facilitate students to express communication skills in writing. Abstrak: Keterampilan komunikasi merupakan hal yang terpenting bagi remaja. Terdapat kecenderungan bahwa remaja yang memiliki keterampilan komunikasi yang rendah dapat dikatakan sebagai seseorang yang berkepribadian introvert. Orang yang berkepribadian introvert cenderung sulit berkomunikasi dan sulit mengungkapkan secara lisan. Pengembangan media letter sharing ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa introvert. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan  mengadopsi model penelitian Borg and Gall. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa produk ini mempunyai kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, kemenarikan dan sesuai apabila digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan keterampilan komunikasi secara tertulis.

  4. Pendidikan Islam Inklusif Pesantren ( Kajian Historis - Sosiologis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Huda Rohmadi

    2017-07-01

    Full Text Available Transformasi pesantren ke arah modernitas untuk menyongsong pengaruh dari luar peranan pada kyai sebagai figur pemimpin. Ada pesantren yang tetap mempertahankan misi pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin, akan tetapi ada juga pesantren yang didesain sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial ekonomi keagamaan di samping pengkajian kitab-kitab klasik sebagai ciri khas pesantren. Inklusif adalah keterbukaan sikap dalam menerima keberbedaan dengan tetap berinteraksi dalam kehidupan, sehingga dalam konteks kultur yang beraneka ragam. Perlunya pesantren lembaga pendidikan melihat proses transformasi sosial dan yang kedua pengembangan pesantren tidak tercerabut dari akar tradisinya Kata Kunci : Islam Inklusif, Pesantren  The transformation of pesantren toward modernity to meet the influence from outside role on kyai as leader figure. There is a boarding school that still maintains the mission of pesantren as a tafaqquh fiddin institution, but there are also pesantren designed as an institution engaged in the field of religious social economy in addition to the study of the classic books as a characteristic of pesantren.Inclusive is the openness of attitudes in accepting diversity by staying interacting in life, so in the context of diverse cultures. The need for pesantren educational institutions to see the process of social transformation and the second development of pesantren not tercerabut from the roots of tradition. Keywords: Inclusive Islam, Boarding School.

  5. Industry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Schindler, I.; Wiesenberger, H.

    2001-01-01

    This chapter of the environmental control report deals with the environmental impact of the industry in Austria. It gives a review of the structure and types of the industry, the legal framework and environmental policy of industrial relevance. The environmental situation of the industry in Austria is analyzed in detail, concerning air pollution (SO 2 , NO x , CO 2 , CO, CH 4 , N 2 O, NH 3 , Pb, Cd, Hg, dioxin, furans), waste water, waste management and deposit, energy and water consumption. The state of the art in respect of the IPPC-directives (European Integrated Pollution Prevention and Control Bureau) concerning the best available techniques of the different industry sectors is outlined. The application of European laws and regulations in the Austrian industry is described. (a.n.)

  6. SINTESA KAJIAN STOK IKAN PELAGIS KECIL DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sadhotomo

    2016-05-01

    Full Text Available Sintesa status dan tren perikanan pukat cincin pelagis kecil di perairan Jawa Laut dan sekitarnya yang dilakukan berdasarkan kumpulan sejumlah hasil penelitian yang tersedia. Beberapa kajian dinamika populasi pada ikan pelagis kecil menunjukkan bahwa spesies ikan mempunyai laju pertumbuhan cepat dan mortalitas alami tinggi.  Dari analisis kohor diperoleh estimasi total biomassa yang cenderung lebih rendah dari hasil tangkapan yang dihasilkan oleh aktivitas perikanan pukat cincin, dan memberikan indikasi tidak adanya hubungan langsung antara struktur biomassa dan kelimpahan hasil tangkapan pada perikanan pelagis kecil. Perkiraan besarnya biomassa yang lebih rendah dari hasil tangkapan menunjukkan hasil yang tidak realistis, terutama pada kelompok ukuran ikan yang telah memasuki perikanan (recruitment.  Sementara, perhitungan surplus produksi dapat dilakukan setelah produksi mencapai kestabilan jangka panjang, dimana tren penurunan CPUE dibarengi oleh penurunan produksi secara bertahap dan terjadinya lebih tangkap atau telah melebihi tingkat MSY serta telah berlangsung selama beberapa tahun. Pendekatan interaksi upaya penangkapan dengan biomassa menunjukkan selama periode pemulihan stok ikan, banyak nelayan telah keluar dari perikanan tersebut.   A synthesis on small pelagic purse seine fisheries in the Java Sea and its adjacent waters based on several previous research results has been conducted.  Study on population dynamics of small pelagic fish species indicated that the small pelagic species has a rapid growth and high natural mortality rates.  Cohort analysis indicated that  estimation on total biomass tend to indicate a lower value than the landing data of small pelagic fishery, with no indication on clear  relationship between the structure of biomass and abundance in catches.  The abundance estimation based on surplus production applied when production has reached a long-term stability, and downward trend in CPUE followed by a

  7. Kajian Pengelolaan Limbah Uji Pada Laboratorium Uji Tekstil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusreni Hastuti

    2016-04-01

    Full Text Available AbstrakDalam kajian ini akan dibahas mengenai jenis limbah yang dihasilkan oleh Laboratorium Uji Tekstil, pemanfaatan dan cara pengelolaan limbah. Pada pengujian tekstil digunakan contoh uji (tekstil dan bahan kimia. Pada kegiatan pengujian ini dihasilkan limbah contoh uji yang berupa limbah serat, benang, potongan kain dan limbah uji tekstil berupa air limbah. Alternatif pemanfaatan limbah dari sisa contoh uji dan bekas uji digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam dan jenis produk kerajinan yang berbahan baku tekstil. Limbah serat, benang digunakan untuk pengisi bantal, boneka sebagai pengganti dakron. Limbah potongan kain yang berukuran 50 cm x 50 cm dan 10 cm x 10 cm bisa digunakan untuk taplak meja, korden, tas, sarung bantal dan sebagainya, limbah kain yang berukuran kecil digunakan untuk pengisi bantal. Air limbah bekas pengujian tekstil mengandung zat kimia seperti larutan pencuci, larutan keringat asam & basa. Air limbah bekas pengujian tidak dapat digunakan kembali namun dilakukan pengelolaan sebelum dibuang ke lingkungan.Kata kunci: pengujian tekstil, pengelolaan limbah AbstractThis study will discuss the types of waste produced by the Textile Testing Laboratory, utilization and management of waste.  Textile testing use samples (textiles and chemicals. In this testing activity generated waste test sample in the form of waste fibers, yarns, fabrics and waste pieces of test textile wastewater. Waste from the rest of the test sample and the former test are  used as material for making various kinds and types of handicraft products. Waste of  fiber, yarn are used to fill pillows, dolls instead of dacron. Waste pieces of fabric measuring 50 cm x 50 cm and 10 cm x 10 cm can be used for tablecloths, curtains, bags, pillowcases and so on, small-sized waste fabric is used for stuffing. Former textile testing containe chemicals such as wash solution, a solution of acid & alkaline perspiration. Wastewater former test is not

  8. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH GAMBIR DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were (1 to analyze the gambir-based-industry development potential in Lima Puluh Kota regencies and to understand the added value received by developing gambir products, (2 to compose the internal and external factors which effects the gambir agroindustry development’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats, and (3 to devise a strategies to develop an export oriented strong gambir  processing industry. The analysis were used internal factor evaluation-external factors evaluation matrices which were used to sum up and evaluate the main strength and weakness in certain functions which can also be used as the base to identify strength and weakness conditions, SWOT analysis and quantitative strategic planning matrix. To illustrate the added value of gambir processing, the Hayami method was used. From the analysis, the increases in added values were obtained  from processing gambir into catechine and Tannin. Three kilograms of gambir can produce a 91,67% added value ratio of catechine and a 83,81% added value ratio of  Tannin. Based on the SWOT matrix, four alternative sets of strategies were derived, which are (1 reinvigorating the ATP (agrotechnopark in an effort to establish technological innovation of processing gambir into various processed products that have assured qualities and addequate ammounts, (2 creating a comfortable policy to regulate permits for domestic and foreign investors to enter, (3 raising the role of regional governments, plantation agencies, academia, financial institutions, and other related institutions in an effort to develop the agroindustry and to increase the added value in Lima Puluh Kota regencies, and (4 forming a gambir Marketing Support Organization (BPPG.Keywords: gambir, IFE and EFE matrix, hayami method, SWOT analysis, QSPM analysisABSTRAKTujuan  penelitian ini adalah (1 menganalisis potensi pengembangan berbasis gambir-industri di Kabupaten Lima Puluh Kota

  9. Manajemen Partisipatif Warga Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Religius Peserta Didik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rubiati Rubiati

    2016-11-01

    maksimal dalam pengelolaan program-program pengembangan budaya religius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menjelaskan tentang penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius peserta didik di SMAN I Kwadungan. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan: pertama, program pengembangan budaya religius peserta didik dirumuskan berdasar pada visi dan misi sekolah, yang selanjutnya diwujudkan dalam enam kegiatan, yaitu: busana (seragam Islami, memberi senyum, menyapa, sholat fardhu berjamaah, sholat jumat, membaca Al-Qur’an dan infaq.  Kedua, penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius dilakukan dengan melibatkan warga sekolah mulai dari proses pengambilan keputusan, pelaksanaan, memperoleh manfaat sampai dengan evaluasi. Ketiga, Dengan menerapkan manajemen partisipatif,  warga sekolah memberikan respon yang baik yang berupa sikap dan tindakan positif, serta berkontribusi dalam mendukung pelakasnaan pengembangan budaya religius peserta didik.

  10. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Mata Kuliah Dasar Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Mustholiq

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini antara lain (1 Mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik yang dalam kegiatannya mencakup analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan serta (2 Mendapatkan unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembanagn untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Prosedur penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan. Pengujian terhadap unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik dilakukan dengan memintakan penilaian unjuk kerja media pembelajaran tersebut kepada ahli materi, ahli media dan mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain komputer multimedia dengan perangkat pendukung antara lain kamera video, kamera digital, scanner, printer dan CD writer, perangklat lunak yang digunakan antara lain system operasi Microsoft Windows XP, pengolah gambar Adobe Photoshop 6.0, pengolah animasi Macromedia Flash 5.0, Freehand, pengolah suarat Cool Edit 2000, pengolah video Ulead Vidio Studio 7.0 daN pembuat program intearaktif Authoware. Disamping itu untuk memberikan penilaian terhadapunjuk kerja hasil media pembelajaran digunakan angket. Analisi data dilakukan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukan:  (a telah diperoleh hasil pengembanagn media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah dasar listrik , dengan prosedur pengembangan mencakup analisis

  11. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DENGAN METODE INKUIRI PADA PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Hilman

    2015-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan metode inkuiri pada persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dengan kriteria valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan diadaptasi dari model pengembangan Reiser & Dempsey. Pengembangan terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, LAS, dan tes ulangan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kevalidan produk pengembangan ditentukan oleh validasi ahli, kepraktisan produk pengem-bangan ditentukan oleh penilaian guru, dan siswa, sedangkan keefektifan produk pengembangan ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Prestasi yang dicapai siswa mencapai rata-rata 76,94 melampaui KKM yakni 70, sedangkan kepercayaan diri siswa dari 55,88% menjadi 82,35% pada kategori minimal baik. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, inkuiri   DEVELOPING LEARNING MATERIALS MATHEMATICS WITH INQUIRY METHOD FOR EQUATIONS LINEAR AND INEQUALITY OF ONE VARIABLE Abstract The aim of this study produces mathematics instructional materials, on linear equations and inequalities one variable with inquiry methods that valid, practical, and effective criteria in terms of student achievement and self-confidence. This study is developmental research. It is adapted from Reiser & Dempsey models. The research through several phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instructional materials is consists of syllabi, lesson plans, student sheet activity, and daily tests. The results showed that is the valid criteria valid, practical, and effective. Validity of development product is determined by the expert validation, the practicality is determined by

  12. PENGEMBANGAN STRATEGIC BUSINESS UNIT PERHUTANI UNIT III JAWA BARAT DAN BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rurin Wahyu Listriana

    2014-09-01

    Industri. Informasi dan data didapat melalui wawancara dan penyebaran  kuesioner kepada responden dengan  jumlah  sebanyak 10 orang. Responden yang diambil bersangkutan dengan topik  penelitian ini dan mempunyai keahlian dan atau pengalaman pada bidang yang dikaji. Teknik pengolahan data menggunakan analisis SWOT dan analytic hierarchy process. Kesimpulan penelitian ini adalah KBM Industri Unit III memiliki kekuatan dan peluang untuk melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal dengan meningkatkan kualitas, mengembangkan produk baru, memperbaiki proses dan meningkatkan akses ke pasar yang lebih luas. Potensi inovasi perusahaan juga dapat dilihat dari inovasi proses-produk, inovasi pengetahuan-ketrampilan dan inovasi metode-sistem. Pada KBM Industri Unit III potensi tersebut meliputi potensi bahan baku, peralatan proses dan produk Peningkatan inovasi perusahaan dipengaruhi oleh faktor utama organisasi dengan nilai 0,436 dan aktor yang paling berpengaruh adalah sumber daya manusia dengan nilai 0,398. Tujuan utamanya adalah perbaikan proses dengan nilai 0,756. Peningkatan inovasi perusahaan dapat dicapai melalui prioritas strategi, yaitu kerja sama dengan pihak lain/ekternal dengan bobot 0,703 dan mengoptimalkan penelitian dan pengembangan atau membuat penelitian dan pengembangan yang berdekatan dengan SBU dengan bobot 0,297.  Kata kunci: SBU, KBM Industri, Inovasi, AHP, SWOT

  13. Industrialization

    African Journals Online (AJOL)

    Lucy

    . African states as ... regarded as the most important ingredients that went to add value to land and labour in order for countries ... B. Sutcliffe Industry and Underdevelopment (Massachusetts Addison – Wesley Publishing Company. 1971), pp.

  14. Industrialization

    African Journals Online (AJOL)

    Lucy

    scholar, Walt W. Rostow presented and supported this line of thought in his analysis of ... A Brief Historical Background of Industrialization in Africa ... indicative) The western model allowed for the political economy to be shaped by market.

  15. Metodologi Penelitian dalam Kajian Islam (Suatu Upaya Iktisyaf Metode-Metode Muslim Klasik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duski Ibrahim

    2016-03-01

    Full Text Available Makalah ini mengkaji tentang metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam. Hal ini berlandaskan bahwa Islam tidaklah meletakan ilmu itu dalam kerangka dikotomis. Yang membedakannya adalah nilai-nilai manfaat dan maslahat. Munculnya pemikiran yang diklaim sebagai paham dikotomis ilmu agamawi dan duniawi, secara historis, tampaknya salah satu konsekuensi dari era disintegrasi. Kelanjutannya, muncul statemen bahwa ilmu yang agamawi (ilmu-ilmu agama harus mendapat perhatian yang lebih ketimbang ilmu yang duniawi (ilmu-ilmu dunia. Kemudian, pahala ilmu agamawi dipandang lebih banyak dibanding ilmu-ilmu duniawi. Statemen dan pandangan semacam ini tentu saja tidak memiliki dasar pijakan atau dalil yang jelas. Sedangkan metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam ada empat macam, yakni: metode bayani, metode burhani, metode tajribi, metode ‘irfani. This paper examined about the methods of research in Islamic studies. It was based on that Islam did not put science in a dichotomous framework. What distinguished it was the benefit values and benefit. The emergence of thought which was claimed as a dichotomous understanding of the science of religious and secular, historically, it seemed one of the consequences of the era of disintegration. The sequel, appear statement that the science of religion (religious sciences should receive more attention than the secular science (science world. Then, the reward of religion science was seen more than secular sciences. Such statements and views certainly did not have a foundation or a clear proposition. While the methods of research in Islamic studies there were four kinds, namely: bayani method, the method Burhani, tajriibi method, the method of 'Irfani.

  16. Kajian Hukum Tentang Kejahatan Pencurian Beras Kopi Dengan Pemberatan (Studi Kasus di Kabupaten Kerinci)

    OpenAIRE

    Wahyunita

    2008-01-01

    Skripsi ini berjudul "KAJIAN HUKUM TENTANG KEJAHATAN PENCURIAN BERAS KOPI DENGAN PEMBERATAN ( Studi Kasus Di Kabupaten Kerinci )", ada beberapa permasalahan yang diteliti dalam penulisan skripsi ini yaitu : faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya kejahatan peneurian dengan pemberatan di Kabupaten Kerinci, usaha-usaha apa yang digunakan dalam menanggulangi kejahatan peneurian dengan pemberatan di Kabupaten Kerinci serta hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam usaha menanggulangi k...

  17. EKSISTENSI HARTA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN ANALISIS TEORITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rizal

    2015-03-01

    pribadi pemilik harta, melainkan juga digunakan untuk fungsi sosial dalam rangka membantu sesama manusia. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara mendapatkannya maupun penggunaannya sehingga harta yang dimiliki itu mempunyai nilai ibadah di sisi Allah dalam rangka pencapaian kehidupan yang lebih bahagia di akhirat. Seorang Muslim diperintahkan untuk mencari nafkah dan menghasilkan harta dengan berjuang sekuat tenaga. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara Bagaimanakah sebetulnya konsep harta dalam Islam, maka kajian berikut akan menjelaskannya. kata kunci: Eksistensi Harta, Kepemilikan, kebahagiaan.

  18. Industry

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bernstein, Lenny; Roy, Joyashree; Delhotal, K. Casey; Harnisch, Jochen; Matsuhashi, Ryuji; Price, Lynn; Tanaka, Kanako; Worrell, Ernst; Yamba, Francis; Fengqi, Zhou; de la Rue du Can, Stephane; Gielen, Dolf; Joosen, Suzanne; Konar, Manaswita; Matysek, Anna; Miner, Reid; Okazaki, Teruo; Sanders, Johan; Sheinbaum Parado, Claudia

    2007-12-01

    This chapter addresses past, ongoing, and short (to 2010) and medium-term (to 2030) future actions that can be taken to mitigate GHG emissions from the manufacturing and process industries. Globally, and in most countries, CO{sub 2} accounts for more than 90% of CO{sub 2}-eq GHG emissions from the industrial sector (Price et al., 2006; US EPA, 2006b). These CO{sub 2} emissions arise from three sources: (1) the use of fossil fuels for energy, either directly by industry for heat and power generation or indirectly in the generation of purchased electricity and steam; (2) non-energy uses of fossil fuels in chemical processing and metal smelting; and (3) non-fossil fuel sources, for example cement and lime manufacture. Industrial processes also emit other GHGs, e.g.: (1) Nitrous oxide (N{sub 2}O) is emitted as a byproduct of adipic acid, nitric acid and caprolactam production; (2) HFC-23 is emitted as a byproduct of HCFC-22 production, a refrigerant, and also used in fluoroplastics manufacture; (3) Perfluorocarbons (PFCs) are emitted as byproducts of aluminium smelting and in semiconductor manufacture; (4) Sulphur hexafluoride (SF{sub 6}) is emitted in the manufacture, use and, decommissioning of gas insulated electrical switchgear, during the production of flat screen panels and semiconductors, from magnesium die casting and other industrial applications; (5) Methane (CH{sub 4}) is emitted as a byproduct of some chemical processes; and (6) CH{sub 4} and N{sub 2}O can be emitted by food industry waste streams. Many GHG emission mitigation options have been developed for the industrial sector. They fall into three categories: operating procedures, sector-wide technologies and process-specific technologies. A sampling of these options is discussed in Sections 7.2-7.4. The short- and medium-term potential for and cost of all classes of options are discussed in Section 7.5, barriers to the application of these options are addressed in Section 7.6 and the implication of

  19. MODEL PENYALURAN DANA (FINANCING DALAM OPTIMALISASI PENGEMBANGAN UMKM DI KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiyati

    2017-12-01

    Full Text Available Permasalahan yang saat ini dihadapi UMKM adalah seringkali pembiayaan dana komersil dengan cost of capital yang relatif tinggi, persyaratan sangat selektif dan jumlah yang tidak mencukupi serta kadangkala salah sasaran, sehingga program permodalan tidak dapat memberikan manfaat yang optimal pada pengembangan UMKM. Tujuan penelitian ini untuk merancang model penyaluran dana (financing dalam optimalisasi pengembangan UMKM, terutama dari sudut pandang pelaku UMKM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 (tiga tahapan, yang pertama yaitu metode deskriptif dengan pendekatan tabulasi, yang kedua yaitu analisis medan kekuatan (Force Field Analysis, serta yang terakhir yaitu The House Model. Hasil penelitian mengindentifikasi permasalahan financing yang dihadapi pelaku UMKM, mengkaji kekuatan pendorong dan kekuatan penghambat pengembangan UMKM, dan mengembangkan rancangan The House Model yaitu model penyaluran dana dalam optimalisasi pengembangan UMKM di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.

  20. PENGEMBANGAN KINERJA GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SMA NEGERI DI KOTA PALOPO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilal Muhammad

    2015-12-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1 pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo; dan (2 hambatan da-lam pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan yang kajiannya bersifat kualitatif-verifikatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomeno-logi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dua hal. Pertama, pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo belum berjalan optimal dan baru sebatas memenuhi kebutuhan persyarat-an kenaikan pangkat. Potensi guru belum dimanfaatkan melalui pemberdayaan, khususnya penelitian tindakan kelas. Kedua, hambatan dalam pelaksanaan pe-ngembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo adalah keterbatasan waktu, dana, sumber referensi kurang, lingkungan tidak kondusif, dan motivasi kurang. Selain itu, sebagian guru juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan dan menyusun laporan hasil PTK.

  1. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Handayani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1 mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2 mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3 mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1 analisis kebutuhan, (2 perencanaan, (3 pengembangan produk, (4 evaluasi produk, (5 revisi produk, (6 uji coba lapangan, dan (7 produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran   DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTA Abstract The objectives of this research and development are (1 to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2 to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3 to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language

  2. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SMA INDONESISCH NERDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David David

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi SMA INS Kayutanam dan (2 menyusuan strategi pengembangan SMA INS Kayutanam berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 50 siswa kelas X dan XI, satu kepala sekolah, empat wakil kepala sekolah, 30 guru, dua pembina asrama dan dua orang dari pemerintahan. Hasil penelitian dibagi dalam dua kelompok yaitu hasil evaluasi dan strategi pengembangan. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa ada beberapa komponen yang perlu perbaikan yaitu kurikulum, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, fasilitas, peran serta masyarakat, dana dan organisasi. Strategi pengembangan terdiri dari: (1 perumusan kurikulum terintegrasi yang memuat tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakarsai oleh Sjafei; (2 perumusan metode mengajar yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakasai Sjafei; (3 pengelolaan aset produktif dengan pemanfaatan modal sosial; (4 pemanfaatan basis alumni; (5 membangun kerja sama dengan instansi terkait seperti sekolah lain, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Kata kunci: evaluasi, strategi pengembangan   THE EVALUATION AND THE STRATEGY FOR DEVELOPING INDONESISCH NEDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM SENIOR HIGH SCHOOL Abstract The study was to: (1 evaluate the development of INS Kayutanam Senior High School; and (2 design the strategy to develop INS Kayutanam Senior High School based on the results of the evaluation. The approach used of in the study was quantitative and qualitative. The data source in the study was 50 students from the X grade and the XI grade, one principal, four vice principals, 30 teachers, two dormitory advisors and two government representatives. The results of the study were divided into two groups namely the evaluation results and the development strategies. Based on the results of the study, the researcher found that there were several

  3. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL MIND MAP UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

    OpenAIRE

    Lukman Lukman; Ishartiwi Ishartiwi

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model mind map yang layak digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk siswa SMP, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian adalah sebagi berikut: (1) menghasilkan bahan ajar dengan model mind map untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMP yang dikemas dalam bentuk buku dengan materi “Perk...

  4. Pengembangan ANIME (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Gede Sunarya

    2015-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasi Anime (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware serta mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan Anime berbasis multimedia tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Desain pengembangan yang digunakan adalah model Dick & Carey. Pengembangan Anime sebagai sebuah produk akhir dari penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang disebut System Development Life Cycle (SDLC berbasis Waterfall yang merupakan standar pengembangan sebuah perangkat lunak. Validasi yang dilakukan dalam pengujian produk yaitu validasi produk secara teknis, validasi oleh para ahli dan uji terbatas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Rancangan dan implementasi media anime terdiri dari 3 menu utama, yaitu menu pengenalan hardware, menu perakitan komputer, menu troubleshooting komputer. menu pengenalan hardware terdiri dari 4 sub menu, yaitu alat input, alat output, alat pemroses, alat penyimpanan. Menu perakitan komputer terdiri dari submenu perakitan tanpa casing dan perakitan dengan casing. Respon mahasiswa terhadap pengembangan media anime dalam kategori sangat positif.

  5. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK SISWA SMP KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastani Bastani

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 menghasilkan media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer untuk siswa SMP kelas VII; dan (2 mengetahui kelayakan media pada aspek materi, pemrograman, dan tampilan. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall dan Alessi & Trollip’s yang telah dimodifikasi. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Tahap perencanaan meliputi penetapan tujuan dan penganalisisan kebutuhan. Tahap desain meliputi penyelenggaraan focus group discussion, pembuatan flowchart, storyboard, penyiapan materi, dan bahan pendukung. Tahap pengembangan meliputi pembuatan aplikasi berdasarkan flowchart dan storyboard, validasi ahli dan validasi pengguna. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket dan tes. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah: (1 produk media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer dalam bentuk CD pembelajaran dan print out produk; dan (2 kelayakan media ditinjau dari aspek materi termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,47 pada skala lima, aspek pemrograman termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,21 dan aspek tampilan termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,44. Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, kosakata, pembelajaran berbantuan komputer.

  6. PENGEMBANGAN SELANCAR (SURFING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (COMMUNITY BASED DEVELOPMENT DI KAWASAN WISATA PANTAI KUTA, KABUPATEN BADUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. L. Henny Andayani

    2014-05-01

    Full Text Available Kuta merupakan salah satu kawasan wisata di Kabupaten Badung yang dilengkapi dengan beragam fasilitas wisata, seperti restoran, bar, hotel, laundry, dan money changer. Keberadaan kawasan wisata Kuta tidak terlepas dari atraksi wisata utama berupa keindahan pantai dengan pasir putihnya. Beragam aktifitas wisata seperti berjemur, dan surfing, dapat dilakukan di Kuta. Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengetahui keterlibatan dan peran serta masyarakat local dalam pengembangan potensi wisata selancar (surfing selama ini (2 Mengetahui strategi pengembangan aktifitas wisata selancar (surfing sebagai daya tarik wisata baharí/tirta di Bali dengan memberdayakan masyarakat lokal. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan matriks internal eksternal dan dilanjutkan dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta dan keikutsertaan masyarakat lokal dalam pengembangan selancar (surfing di kawasan wisata Kuta masih sedikit. Para pelaku dan investor mayoritas berasal dari luar wilayah Kuta. Berdasarkan analisis SWOT didapatkan strategi alternatif yang perlu dikembangkan di Kuta, antara lain: pengembangan surfing berbasis masyarakat lokal di kawasan Kuta, pengembangan usaha jasa pelayanan surfing yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat lokal, strategi peningkatan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang melakukan kegiatan surfing di Kawasan Kuta, dan strategi pengembangan kelembagaan terhadap kegiatan surfing.

  7. STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITAS PADI DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardito Atmaka Aji

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study were to: 1 analyze the strengths, weaknesses, opportunities and threats to develop paddy commodities in an effort to improve food security; 2 analyze alternative formulation of appropriate strategies for the development of paddy in an effort to improve food security; 3 determine the strategic priorities that should be selected for paddy development in an effort to improve food security; 4 provide policy recommendations for central/local government to improve food security. SWOT analysis was used to determine the alternative strategies that can be implemented by the government. QSPM analysis was used to determine the choice of strategy in developing paddy agribusiness priorities in Jember. Descriptive method was used to describe a case study at the Department of Agriculture Jember with 35 people as samples. Motivation of farmers was the main strength of the Jember government. The main weakness that should be corrected was the weak financial condition. The main opportunities were the increase in rice demand, while the main threat was the paddy pest attack. Alternative strategies that could be undertaken by the government include: 1 Intensification of rice farming, 2 Synergy between farmers, industries and government, 3 Strengthening the local food policies that favor the farmers, 4 Revitalization of facilities and infrastructure, 5 product differentiation. The strategy which became the top priority in this study was rice farming intensification strategy.Keywords: food security, Jember, QSPM, rice, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah 1 menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman untuk mengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 2 melakukan analisis rumusan alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 3 menentukan prioritas strategi yang seharusnya dipilih untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya

  8. KAJIAN TERHADAP PROSPEK PENGEMBANGAN BAHAN BIOAKTIF BUAH MAHKOTA DEWA (P. Macrocarpa SEBAGAI KANDIDAT NEW CHEMICAL ENTITY (NCE UNTUK PENGOBATAN KANKER (SITOSTATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Lisdawati

    2012-11-01

    Full Text Available Abstract. In the last few years there are tendency for cancer study to develop in discovery of new chemical entity (NCE for new drugs. The needed of NCE based on reality that cancer therapy reaches a resistant level very fast. By developing NCE, multiply cancer drugs can be used at one therapy and be implemented as a solution to inhibit a resistant level and very useful in recovery time. Natural products are the most important sources of NCE and could be used from plants, animals or minerals. Most of the natural products used in Indonesia are recognized from plants. Plants secondary metabolites show promise for cancer chemoprevention, which has been defined as the use of non cytotoxic nutrient or pharmacological agents to enhance intrinsic physiological mechanism that protect the organism against mutant clones of malignant cells. The study of plants secondary metabolites is nowadays moved from improvement of the empiric activity to meet the relationship between the structures of chemical compounds to its pharmacology activities. Development of study on plants in Indonesia is also pointed on discovery of NCE for new drugs of cancer and the cellular cytotoxic mechanism of the biological activity. Extracts from the fruit of P. macrocarpa is one of the sources for NCE of cancer drug in Indonesia. Some isolates already isolated from the extracts, i.e. lignan compound Ci9H2o06: 5-[4(4-Methoxy-phenyl-tetrahydrofurof3,4-cJfuran-l-yl]-benzene-1,2,3-triol and benzophenon compound: 4', 6-dihiroksi-4-metoksibenzofenon-2-0-glukoside. Using chemotaxonomy Dahlgren and Conqruist system approached indicate that these compounds have anti proliferation and pro apoptotic as their cytotoxic activities. The pharmacology activities from the fruit extracts also have been studied. For cytotoxic activities, the fruit extracts showed ICSo values from 5 to 7.71. jug/ml for leukemia LI 210 cell line; and IC50 values 196.74 jug/ml for HeLa cell line. The extracts also showed antioxidant activity with IC50 values 103.75 g/ml (most active level. Antihistamine activity showed 6.25; 12.5; 25; 50 and 100 %b/v doses could decrease the histamine control significantly (p <0.05. The review article is needed to support a development and improvement of the fruit extracts of P. macrocarpa to be considered as the most important sources of NCE for new cancer drug.   Key words: P. macrocarpa, new chemical entity, cytotoxic

  9. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PATISERI UNTUK SISWA TINGKAT XI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Sunarmi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: 1 mengembangkan multimedia pembelajaran patiseri pada standar kompetensi mengolah kue pastry kontinental untuk siswa tingkat XI SMK yang layak dari aspek pembelajaran, materi, dan media; 2 mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran patiseri yang dikembangan terhadap penguasaan kompetensi belajar mengolah kue pastry kontinental dilihat dari peningkatan skor tes hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian adalah 36 siswa, untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.Hasil penilaian ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa kualitas multimedia “baik”. Penilaian siswa pada uji coba lapangan mengenai kualitas multimedia dari aspek pembelajaran,aspek materi dan aspek media “sangat baik“, dengan rerata skor dari ketiga aspek 4,49. Hasil pretes menunjukkan rerata sebesar 63,15 sedangkan rerata pada posttes sebesar 89,07. N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori “tinggi”. Kesimpulannya: multimedia pembelajaran patiseri hasil pengembangan layak dignakan untuk media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

  10. STRATEGIC PLACE TRIANGLE PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN PARIWISATA BOJONEGERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchammad Nurif

    2015-06-01

    Full Text Available Kabupaten Bojonegoro ditetapkan sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW di Jawa Timur karena memiliki potensi obyek wisata alam dan budaya yang telah mendapatkan perhatian wisatawan nusantara pada umumnya. Dalam kebijakan pengembangan yang tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP Jawa Timur 1999-2015 Kabupaten Bojonegoro meskipun bukan sebagai gerbang utama namun memiliki peran strategis untuk mendorong pertumbuhan kawasan di sekitarnya. Dalam penelitian, peneliti melakukan pemetakan perubahan lingkungan eksternal, pemetakan pesaing dan pelanggan, analisis internal, dan analisis TOWS. Selanjutnya akan dirumuskan Strategic Place Triangle. Yang dimaksud dengan Strategic Place Triangle adalah suatu pendekatan strategi pemasaran wilayah yang mencakup tiga hal kunci, yaitu (1 Strategi yang mencakup Segmentasi-Targeting-Positioning, (2 Taktik yang mencakup Diferensiasi-Marketing Mix-Selling, (3 Value yang mencakup Brand-Servis-Proses. Analisis pemetaan terhadap lingkungan eksternal dan internal dengan menggunakan pendekatan Strategi Pemasaran Wilayah (Marketing Places tersebut akan menghasilkan Positioning, Diferensiasi, dan Brand, bagi potensi kawasan pariwisata Bojonegoro. Positioning- nya adalah ibarat Bali bagi Jawa Timur dengan kekhasan tetap memegang nilai-nilai religi dan kultur lokal setempat. Diferensiasi-nya adalah one-stop-shopping services, pesona wisata yang tak berakhir, cantik alami, penduduknya yang santun, ramah dan mempesona. Brand-nya adalah Pesona Wisata Bojonegoro.

  11. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA SMA MELALUI DUKUNGAN ICT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syaifudin

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  12. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  13. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PRODUKTIF SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardining Estu Murdinar

    2017-01-01

    good criteria and as much as 50% of students are in very good criteria. Tujuan pengembangan antara lain (1 mengembangkan pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan persepsi  siswa tentang perilaku produktif  dengan harapan dengan perilaku dan sikap ekonomi yang rasional dan arif, siswa mampu menyelesaikan masalah ekonomi yang dialaminya dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan pembelajaran ekonomi yang bermakna, (2 menganalisis kelayakan pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan perilaku produktif siswa agar hasil pengembangan pembelajaran layak untuk digunakan, (3 menguji efektivitas pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan perilaku produktif siswa terhadap persepsi siswa tentang perilaku produktif, dan (4 memberi rekomendasi kepada pihak sekolah yang menjadi tempat penelitian terkait pembelajaran ekonomi yang lebih bermakna. Subjek pengembangan adalah siswa kelas X IPS 4 SMAN 2 Kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick & Carey, instrumen penelitian berupa angket, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan,  meliputi (1 hasil penilaian dan tanggapan ahli materi ekonomi diperoleh hasil pembelajaran, ekonomi untuk meningkatkan perilaku produktif siswa layak dan dapat digunakan tanpa revisi dengan persentase 92,4%, (2 hasil penilaian dan tanggapan ahli desain pembelajaran diperoleh hasil, pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan perilaku produktif siswa  layak dan dapat digunakan tanpa revisi dengan persentase 83%, (3 hasil penilaian dan tanggapan siswa diperoleh hasil, pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan perilaku produktif siswa  sangat menarik dengan persentase 88% dengan kategori baik, dan (4 hasil belajar siswa melalui pre dan pos tes diperoleh hasil saat pre tes siswa yang berada pada kriteria jelek sebanyak 28,9%, siswa yang berada pada kriteria kurang sebanyak 55,26%, dan siswa yang berada pada kriteria baik sebanyak 15,7%. Pada saat pos tes sebanyak 42% siswa berada pada kriteria

  14. PENGEMBANGAN TORTILA BERKALSIUM SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN DIET CASEIN FREE-GLUTEN FREE PADA INDUSTRI KECIL DENGAN METODE VALUE ENGINEERING (Development of Fortified Calcium Tortilla Snack as an Alternative Food for Casein-Free Gluten-Free Diet with Value Engineering Method for Small Scale Industry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jeremy Yonathan Sadikin

    2015-09-01

    Full Text Available The number of people with autism increased 56% in 1998 – 2013, and it was a global problem. People with autism need special treatments and CFGF diet (casein free, gluten free was one of those treatments. That’s why, the development The calcium content was expected to substitute the calcium from dairy consumption, which shouldn’t be consumed by people with autism. The method used in this product development was value engineering which separated in three steps: information, creativity, and analysis steps. Respectively, this research was also further completed with chemical The goal of this research was to design some product implemented in small scale industry. Respondends and panelist in this research were consisted of students and teachers. They acted as the market of the product, especially as a  part of general society. This product were designed to provide CFGF snack for people with autism, and those who need CFGF diet. But this product was not limited to that market, it can be consumed by general society not only for people with autism, hence the students and teachers were used. The research showed that the best concept was a product produced with to get 200 grams of dough. This product concept was also designed to be packed in big size gusset packaging materials and the chips was triangle-shaped with size of feasible to be produced in small scale industry. Keywords: value engineering, casein-free gluten-free diet,autism   ABSTRAK Dengan jumlah penyandang autis yang terus meningkat, misalnya peningkatan sebesar 56% pada 1998 – 2013, maka produk tortila berkalsium potensial dikembangkan sebagai alternatif pangan untuk diet CFGF (, dan kandungan kalsiumnya bisa membantu menggantikan kalsium dari susu sapi yang mengandung kasein. Tujuan penelitian adalah merancang sejumlah konsep produk tortila berkalsium dan memilih satu konsep yang paling disukai Metode penelitian adalah yang terdiri dari tiga tahap: informasi, kreativitas dan

  15. Analisis Peluang dan Tantangan Pengembangan Agroindustri Kelapa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Wulandari

    2017-03-01

    Full Text Available The organization as a pool of resources, capabilities and competencies needed togenerate physical products or intangible services which create the competitive advantage. It isdeveloped by effective management of technical aspects and by learning aspects of theorganization, and also the influence of an effective networking. How these two factors work toestablish value of the organization then effect the degree of competitiveness, is influenced byhow much the assets owned by an organization. This value is categorized into tangible andintangible assets. Development of coconut-based products shows a meaningful opportunity inthis regard. On the other hand, changes in the global environment have brought changes in thebehavior of consumers and competition conditions. Review of the role, coconut commoditiesprovides a great role to the economy nationally. Indonesia is a country with the largest area ofcoconut production in the world, followed by The Fillippines and India. Exports of coconutproducts from Indonesia tended to increase. The size of the role and potential of coconut wasnot followed by the performance of the coconut industry. This is shown by the problemsassociated with value-added products, linkages, transfer the risks and benefits, the contributionfor the development of rural agro-industry, export value of products, industrial competitivenessin medium and small agro-industry in the global market and information flow. Optimizing thevalue of intangible assets in the system of agro-industry can be improved through theimplementation of Knowledge Management occurred through developing external structure,internal structure and individual competency. Application of Knowledge Management refers tothe model of two dimensions, namely the process of knowledge creation and innovation, andelements that enable or influence the activities of knowledge creation. This model isimplemented by using Knowledge Management Roadmap which consists of 10 steps in 4

  16. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HOTS BERBASIS KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP DISIPLIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available This research is aimed to develop an assessment instrument of High Order Thinking Skill (HOTS in 2013-based curriculum toward discipline behaviour. The development of assessment instrument in this research applies Thiagarajan’s 4D model. It has been tried out at the population which consists of 3 (three schools in 3 (three districts by using cluster random sampling technique, in which X(1 class is chosen to try the assessment instrument out. The independent variable is HOTS and the dependent variable is discipline behaviour. The data are collected through the validity sheet of assessment instrument in the form of lesson plan, used to find out: (1 the validity of learning aid; (2 the effectiveness of learning aid based on the learning result. The process of development with 4.00 maximal score results in: (1 the learning aid which is valid according to 4 (four validations: the average score is 3.57 in the fourst validity; (2The assessment instrument is effective or successful, since it can obtain the success of assessment instrument with 73.3 % HOTS score of the total score and 90 % discipline behaviour score of the total score. Developing this assessment instrument is suitable to be applied for active students, who can work independently but have less ability to follow the process or finishing steps in Physics systematicallyPendidikan sebagai salah satu parameter kemajuan suatu bangsa menjadi sangat penting dengan SDM sebagai tolak ukurnya. Fenomena-fenomena yang mengarah pada gagalnya pendidikan, seperti kondisi moral generasi muda yang rusak, pengangguran terididik yang semakin meluas,rusaknyamoral bangsa yang akut dan sebagainya. Hal tersebut yang mendasari penelitian ini dengan menerapkan pendidikan integrasi dengan pendidikan karakter yaitu, pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS berbasis kurikulum 2013 terhadap sikap disiplin.Pengembangan instrumen penilaian menggunakan R & D model 4-D dari Thiagarajan

  17. PUSAT PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN KECERDASAN JAMAK DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Aisyah Rahman

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak— Kurangnya pelatihan mengenai metode pendidikan kecerdasan jamak dan belum adanya pedoman operasional sebagai landasan mengajar dapat menjadi faktor kecerdasan jamak belum banyak diterapkan di Makassar. Untuk mengembangkan pengetahuan serta mengenalkan metode pendidikan kecerdasan jamak kepada masyarakat di Kota Makassar, dibutuhkan sarana atau tempat yang dapat mewadahi kegiatan pengembangan berupa pemberian informasi mengenai kecerdasan jamak ataupun pengembangan dan pelatihan metode-metode atau cara pengajaran agar para pendidik dapat merangsang dan mengaktifkan kecerdasan jamak kepada anak-anak di Makassar sesuai dengan potensi dan bakat yang mereka miliki. Tujuan perancangan ini mendesain gedung Pusat Pengembangan Metode Pendidikan Kecerdasan Jamak di Makassar dengak kosep Arsitektur Ekologis. Hasil dari perancangan ini mengurai hal-hal yang spesifik dari bangunan yaitu penentuan lokasi, pengolahan tapak, yang terdiri dari; analisis view, kebisingan, aksesibilitas tapak, sirkulasi dalam tapak, orientasi matahari dan angin, zoning, dan tata massa, konsep bentuk dan fasad bangunan, sistem struktur dan material bangunan, sistem utilitas, dan sistem teknologi terkhusus pemanfaatan energi surya sebagai salah satu bagian dari arsitektur ekologis. Kata kunci: Pendidikan, Kecerdasan Jamak, Makassar, Arsitektur Ekologis. Abstract- Lack of training in recognizing plural intellegence of education methods and lack of operational guidelines as the basic for teaching can be a factor why plural intelligence has not been widely applied in Makassar yet. To develop the knowledge and introduce the educational methods of intelligence plural to the public in Makassar, needed a means or a place that can accommodate development activities by giving information about plural intelligence or developing and training of methods or thr way of teaching in order to the education can stimulate and activate the plural intelligence to Makassar’s children

  18. HAMBATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Rahmawati Pratiwi

    2017-06-01

    Full Text Available Kabupaten Temanggung sebagai sentra kopi di Jawa Tengah ikut berperan dalam kontribusi produksi kopi Jawa Tengah. Kecamatan Candiroto sebagai daerah penghasil kopi terbesar dan luas lahan terluas di Kabupaten Temanggung memiliki banyak hambatan untuk berkontribusi dalam pencapaian produksi kopi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan dan strategi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usahatani kopi dalam upaya peningkatan produksi di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui hambatan pengembangan usahatani kopi dan Analisis Hierarki Proses (AHP digunakan untuk menentukan strategi dalam pengembangan usahatani kopi. Informan dari penelitian ini terdapat 12 keyperson yang ditentukan secara purposive terdiri dari dinas terkait, pedagang dan petani kopi Kecamatan Candiroto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam pengembangan usahatani kopi adalah belum terlaksananya teknik baku budidaya, hasil olahan kopi belum diterima oleh pasar, tertutupnya akses informasi dan kurangnya promosi. Dari metode AHP diperoleh hasil bahwa aspek budidaya menjadi prioritas utama, selanjutnya aspek pemasaran, ketiga aspek pengolahan pasca panen, keempat aspek kelembagaan dan terakhir aspek kebijakan. Temanggung District as the center of Central Java coffee get in important contribution for Central Java in a part of producing coffee. Candiroto Subdistrict as the largest coffee producing region with the largest land area in Temanggung District, has many obstacles contribution on Central Java by targeting producing of coffee. The purpose of this study was to know the obstacles and development strategy that can do for increasing the producing of coffee in Candiroto Subdistrict Temanggung. The method used in this researh is descriptive qualitative method for known as obstacles in the development coffee farming and the Analysis Hierarchy

  19. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA TEKS NOVEL BERBAHASA JAWA MELALUI SIMPLIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nike Esti Kurniawati

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian Bahan ajar teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi dikembangkan atas persepsi kebutuhan peserta didik dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan peserta didik dan guru berkaitan dengan pengembangan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi, menyusun karakteristik bahan ajar membaca teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi, membuat model novel yaitu Jemini, Asmarani, dan Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata sebagai bahan ajar membaca teks novel di SMA, dan memperoleh keefektifan menggunakan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan Research and Development (R&D oleh Borg and Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Langkah penelitian Borg and Gall diadaptasi menjadi tujuh tahap, yakni analisis teoretis dan praktis, analisis kebutuhan pengembangan menurut persepsi guru dan peserta didik, penyusunan draf produk, uji ahli, revisi produk, uji keefektifan produk, revisi hasil uji penggunan produk pengembangan. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di SMA Negeri 1 Bergas menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes pembelajaran membaca teks novel melalui simplifikasi. Uji t hitung = 9,734, sedangkan t tabel  =2,00. Artinya t hitung > t tabel. Maka dapat dikatakan produk tersebut efektifNovel text teaching materials through simplification Javanese developed on the perception of the needs of learners and teachers.This study aims to determine the needs of the students and teachers associated with the development of teaching materials text reading novels through simplification, compiling the characteristics of teaching materials text reading novels in Java through simplification, models making novel that Jemini, Asmarani, and the Pawestri Pejuwang works soeparto Brata as material instructional text reading novels in high school, and obtain the effectiveness of using text reading novel teaching

  20. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  1. PROSPEK PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efriyani Sumastuti

    2015-12-01

    Full Text Available Agribusiness sector has an important role in the process of economic development. The contribution of this sector in economic development, areto increase the food production for domestic consumption, become the largest provider of employment, enlarge the market for industries, increase the supply of money for saving and increase the income. Up to now, the role of the agricultural sector in Indonesia is sogreatin supporting the food fullfillmentand providing an employment for farm house holds. The great role and potency of agribusiness sector in realizing the food sustainability still have to face many challenges and complex issues. There should be many efforts for the existance of agribusiness sector. This study will discuss the agribussiness potency, prospects, problems and the efforts that should be done for the food sustainability.Sektor agribisnis mempunyai peranan penting dalam proses pembangunan ekonomi. Kontribusi sektor ini dalam pembangunan ekonomi antara lain meningkatkan produksi pangan untuk konsumsi domestik, sebagai penyedia tenaga kerja terbesar, memperbesar pasar untuk industri, meningkatkan supply uang tabungan dan meningkatkan devisa. Sampai saat ini, peranan sektor pertanian di Indonesia begitu besar dalam mendukung pemenuhan pangan dan memberikan lapangan kerja bagi rumah tangga petani. Peran dan potensi sektor agribisnis yang demikian besar dalam mewujudkan ketahanan pangan di masa yang akan datang masih harus menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan kompleks. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk tetap eksis. Studi ini akan membahas tentang potensi, prospek, permasalahan serta upaya yang perlu dilakukan sektor agribisnis dalam mewujudkan ketahanan pangan.

  2. MEMBUKA PINTU PENGEMBANGAN MEDICAL TOURISM DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Devi Rosalina

    2015-06-01

    Full Text Available As tourism industry is always increasing, nowadays, it does not only touch the leisure sector, it expands into health industry. Medical tourism is a combination of both health care and leisure activity. It is projected to grow US$38 until US$55 billion per year. In Asia, it successfully attracts visitors which increase by 20% every year because affordable price, yet high quality. Malaysia, Thailand, India and Singapore take this opportunity. These countries take control at least 80% of Asia market share. Unfortunately, Indonesia plays only a small part. Moreover, the data reveals a surprising truth that 57% of Malaysian patients are Indonesian. This raises a paradox, whether it is an irony or opportunity. Thus, this comparative study is conducted based on literature review in qualitative and analyzed through SWOT. Bali is very potential. It already has three international hospitals, popular for its wellness tourism, rich for its unique culture, sophisticated medical equipments, professional medics and paramedics, and good image for the hospitality. The next important step is the synergy of every stakeholders which consists of government, academic, media, private sector and community. Those stakeholders have to be eager in seriously creating better regulation, offering an interesting medical tour package, and participating actively.

  3. PENGEMBANGAN APLIKASI E-LEARNING SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agus purnomo

    2017-11-01

    Full Text Available Permasalahan didunia pendidikan meliputi  kualitas pendidikan dan kuantitas pendidikan. Kualitas pendidikan terkait dengan mutu pendidikan yang diharapkan oleh masyarakat sedangkan kuantitas pendidikan terkait dengan pemerataan memperoleh akses pendidikan tanpa ada kesenjangan dan pengecualian. Kondisi geografis  menjadikan tantangan bagi kementrian pendidikan indonesia untuk memberikan layanan yang bermutu dan merata untuk semua khalayak masyarakat. Solusi yang bisa dikembangkan adalah optimalisasi peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK dalam dunia pendidikan pendidikan diwujudkan dengan pengembangan pembelajaran online (e-learning.  Pada penelitian ini, e-learning dikembangkan berfokus pada Sekolah Menengah Atas. Aplikasi e-learning dikembangkan dengan teknologi web. Aktor yang terlibat meliputi admin, guru dan siswa. Fitur yang diberikan meliputi upload materi, upload tugas, diskusi, dan quiz online. Pada aplikasi ini juga ditambahkan fitur absensi ibadah sholat jum’at bagi siswa yang beragama islam.

  4. PENGEMBANGAN KINERJA PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI FLEBITIS DI RUMAH SAKIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Amaliah

    2017-09-01

    Full Text Available Flebitis merupakan masalah serius karena mengancam kesehatan dan keselamatan pasien. Flebitis mempunyai dampak terhadap kualitas pelayanan dan peningkatan pembiayaan pelayanan kesehatan. Kejadian flebitis yang tinggi mencerminkan rendahnya mutu pelayanan keperawatan dalam hal pencegahan dan pengendalian infeksi. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pengembangan model kinerja perawat terhadap pencegahan infeksi flebitis di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Explanatory Research menggunakan pendekatan cross sectional dan Focus Group Discussion. Populasi 69 orang perawat pelaksana. Sampel berjumlah 65 responden. Tekhnik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi terhadap kinerja perawat terhadap pencegahan infeksi flebitis dengan nilai T-Statistik > 1,96 dan p Value < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat terhadap pencegahan infeksi flebitis. Saran dari penelitian ini diharapkan agar perawat dapat meningkatkan kinerjanya terhadap pencegahan infeksi flebitis melalui sikap, motivasi maupun dukungan dari supervisi.

  5. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DASAR LAYANAN JURUSAN NON EKSAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finola Marta Putri

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan metode penelitian dan pengembangan yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa bahan ajar Matematika Dasar Layanan seperti yang sesuai untuk diterapkan pada Jurusan Non Eksak. Teknik pengumpulan data berupa lembar kuesioner untuk mahahasiswa mengenai bahan ajar yang telah digunakan selama ini dan angket untuk dosen sebagai validator yang digunakan untuk memvalidasi produk (bahan ajar yang telah peneliti hasilkan. Penelitian ini menghasilkan produk berupa bahan ajar Matematika Dasar Layanan yang yang sesuai dengan permintaan mahasiswa untuk diterapkan pada Jurusan Non Eksak yaitu bahan ajar yang memuat lebih banyak contoh soal, sehingga mahasiswa dapat mengerjakan latihan soal yang serupa dan apabila diberikan soal yang kemampuannya lebih tinggi maka diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa.

  6. Aplikasi Ornamen Khas Maluku untuk Pengembangan Desain Motif Batik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masiswo Masiswo

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKMaluku memiliki banyak ragam hias budaya warisan nilai leluhur berupa ornamen etnis yang merupakan kesenian dan keterampilan kerajinan. Hasil warisan tersebut sampai saat ini masih lestari hidup serta dapat dinikmati sebagai konsumsi rohani yang memuaskan manusia. Berkaitan dengan keberlangsungan nilai-nilai tradisi etnis yang berwujud pada ornamen-ornamen daerah Maluku, maka dikembangkan untuk kebutuhan manusia berupa motif batik pada kain. Pengembangan ornamen ini lebih menekankan pada representasi akan bentuk-bentuk ornamen yang diterapkan pada kerajinan batik berupa motif khas Maluku. Pengembangan alternatif desain motif batik dibuat tiga variasi yang bersumber dari ornamen khas Maluku dibuat prototipe produknya dan diuji ketahanan luntur warnanya. Hasil uji ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah dari tiga prototipe produk berpredikat baik sekali terdapat pada “Motif Siwa” dan predikat baik pada motif “Siwa Talang” dan motif “Matahari Siwa Talang”.Kata kunci: desain, Maluku, motif batik, ornamenABSTRACTMaluku has much decorative ancestral cultural heritage value in the form of ornament ethnic arts and crafts skills. The result of the legacy is still sustainable living can be enjoyed as well as satisfying spiritual human consumption.Related to the sustainability of traditional values in the form of ethnic ornaments Maluku, it was developed for human needs in the form of batik cloth . The development of these ornaments will be more emphasis on the representation forms of ornamentation that is applied to a batik motif Maluku. Development of alternative design motif made three variations. The development of three alternative design motifs derived from the Maluku ornaments made and tested a prototype product color fastness. The test results of color fastness to wet rubbing of the three prototypes are excellent products predicated on the "Motif Siwa" and a good rating on the motif "Siwa Talang" and motif "Matahari Siwa

  7. Memperkuat ’Urf dalam Pengembangan Hukum Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ach Maimun

    2017-08-01

    Full Text Available Sejauh ini, keberadaan ’urf sebagai sumber hukum Islam tidak menonjol. Padahal `urf memiliki posisi penting untuk pengembangan Islam di Nusantara yang kaya budaya. `Urf dapat menjadi pembendung kolompok yang anti terhadap tradisi lokal. Para ulama sejatinya telah berbicara panjang lebar tentang ’urf sebagai dasar hukum. Para mujtahid dan mufti disyaratkan menguasai tradisi suatu masyarakat dan cermat mempertimbangkannya. Untuk itu diperlukan upaya penguatan ‘urf dalam rangka pengembangan hukum Islam agar dapat tetap berperan di masa depan. Tujuan itu dapat dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu memperbaiki cara memahami dan mendudukkan nash sebagai landasan utama hukum Islam, menegaskan posisi fiqih sebagai hasil ijtihad manusiawi yang historis dan kultural, dan melakukan negosiasi antara doktrin Islam dengan tradisi sekaligus menciptakan tradisi baru sebagai wujud penerjemahan doktrin yang bersifat mutlak. (The existence of 'urf as one of sources of Islamic law is not dominant while it has an important position in the context of Islamic development in Indonesia, which is rich of culture and tradition. `Urf can be a barrier against those who are anti-local traditions. Actually, Islamic scholars have discussed a lot about ‘urf as the legal basis in the context of Islamic law. Mujtahid (experts in islamic law and mufti (advisers on religious law are required to be knowledgable of the traditions of a society and carefully consider them.Therefore, it is necessary to strengthen the 'urf for developing Islamic law in order to keep it playing a role in the future. In so doing, it is necessary to take several steps; improving the way to understand and place the texts of the Quran as the main foundation of Islamic law, affirming the position of Islamic jurisprudence as the result of historical and cultural human interpretation and judgement (ijtihad, and negotiating between Islamic doctrine and tradition while creating new traditions as a form

  8. PENGEMBANGAN RUBRIK PENYEKORAN PADA ASESMEN OTENTIK UNTUK MATERI TABUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astin Duwi Mutiara

    2017-10-01

    Full Text Available The purpose of this development study is to produce a scoring rubric on authentic assessment for tube material that meets the valid, practical, and reliable criteria. This development research uses the Plomp model. The result of this research is holistic scoring rubric and analytic on tube material with very valid value shown by percentage of score given by validator equal to 87,5%. The results of a limited trial show that the holistic and analytical rubrics on the tube material is quite practical and reliable. The value of this practicality is respectively indicated by the respondent response of holistic and analytical rubric users in the tube material by 80% and 78.33%. The scores reliability score of holistic and analytical rubric users on tube material was 0.738 and 0.868 respectively. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan rubrik penyekoran pada asesmen otentik untuk materi tabung yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan reliabel. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Plomp. Hasil penelitian ini berupa rubrik penyekoran holistik dan analitik pada materi tabung dengan nilai sangat valid yang ditunjukkan oleh presentase skor yang diberikan validator sebesar 87,5%. Hasil uji coba secara terbatas menunjukkan bahwa rubrik holistik dan analitik pada materi tabung itu cukup praktis dan reliabel. Nilai kepraktisan ini secara berturut-turut ditunjukkan oleh respons angket pengguna rubrik holistik dan analitik pada materi tabung sebesar 80% dan 78,33 %. Nilai reliabilitas skor dari pengguna rubrik holistik dan analitik pada materi tabung secara berturut-turut sebesar 0,738 dan 0,868.

  9. PENGEMBANGAN ANTIVIRUS HUMAN PAPILLOMA VIRUS BERBASIS MOLEKUL KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wulandari

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakSekalipun telah ada program skrining deteksi dini infeksi HPV maupun kanker servis sertaadanya dua vaksin yang telah berlisensi, sekarang ini belum ada obat antivirus yang efektif.Prospek pengembangan molekul kecil inhibitor sebagai antivirus HPV sangat menjanjikan.Modulasi interaksi diantara protein-protein virus atau protein virus dengan protein hospesmenjadi strategi dalam upaya pengembangan molekul inhibitor sebagai antiviral HPV. Halini didukung oleh kemajuan pengetahuan mengenai fungsi protein HPV yang terlibat dalamsiklus hidupnya diantaranya yaitu protein E1, E2, E6 dan E7. Beberapa kandidat antivirustelah ditemukan dan masih dalam penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan senyawa turunandengan aktivitas yang lebih tinggi diantaranya asam bifenil sulfonasetat (inhibitor ATPase E1.Indandione dan repaglinide (inhibitor interaksi E1-E2 dan senyawa-senyawa lainnya.AbstractEventhough there has been screening programs for HPV infection and cervical canceras well as the two vaccines that have been licensed, currently there is no effective cure forHPV. The prospects of the development of small molecule inhibitors as HPV antiviral is verypromising. Development strategy was based on the modulation of interactions between viralproteins or viral proteins with host proteins. This is supported by the advances in knowledgeabout HPV’s protein functions involved in their life cycle such as E1, E2, E6 and E7 proteins.Some antiviral molecule candidates have been found and need further studies to obtainderivatives with higher activity including acid biphenyl sulfonasetat (inhibitor ATPase E1,Indandione & repaglinide (inhibitor interaction E1-E2, etc.

  10. MODEL PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN PENGEMBANGAN USAHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidjo .

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pemberdayaan Kelembagaan Lokal Sebagai Wahana Pendidikan Pengembangan Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1 permasalahan yang dihadapi kelompok usaha warga miskin dalam mengembangkan usaha; (2 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW terhadap lembaga lokal; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini merupakan R&D, dilakukan di Provinsi Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan : (1 permasalahan utama yang dihadapi kelompok usaha warga miskin adalah kekurangan modal kerja, bahan baku dan pemasaran; (2 Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim KMW kepada lembaga lokal berupa pelatihan dan pendampingan; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha berupa pelatihan, bimbingan, pendampingan melalui program pinjaman bergulir, pelatihan keterampilan dan pembangunan permukiman dan lingkungan. Kata Kunci: pemberdayaan dan pengembangan usaha Abstract : Local Institutional Empowerment Model As A Educational for Bisnis Development. The objective of this study were to identify : (1 the problem facing the poor in developing their business; (2 empowerment activities that was undertaken by Regional Management Consultant Team towards local institution; (3 empowerment activities that was undertaken by local institution toward business groups in order to developing their business activity. This study was R & D, and undertaken in Yogyakarta Province. Samples were randomly selected. Data were obtained through questionnaire, interview, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Conclusion of this study were : (1 the main problem faced by business group of the poor is lack

  11. Analisis Pengembangan Wilayah Daerah Malang Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Sumarsono

    2015-03-01

    Full Text Available Economic development should base on local potential area. It is to be directed to supporting the achievement of improvements in providing support for development planning, resource allocation, spatial and others. Including how to market the products of the sector so that it can be seen and attract investors in its development. The analysis methods used sector is a method of location quotient and Klassen typology, and SWOT. Local economy include the potential economic sectors, and the potential spatial (territorial. 3 covers the economic potential of the sector is quite large, namely agriculture, manufacturing industry and trade, hotels and restaurants; particularly the northern region of Malang shows that the potential level of attractiveness of its economy in general above the district average Malang, unless sub district DAU. FGD and SWOT in the field led to the need for developing a combined approach to ecological factors, and a systems approach activities in order to improve community based economic potential of north Malang.

  12. STRATEGI PENGEMBANGAN HEALTH AND WELLNESSDI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaya Pramono

    2013-07-01

    Full Text Available As a tourist destination, the name of Bali is popular having health and wellness tourism area, and in several times was known as one of the best spa destinations. The industry of health and wellness in Bali hasbeen become a part of tourism Department, and it need strategy for development in accordance to face theregional and world competition. This paper tried to describe the development strategy of Bali as a destination of health and Wellness tourism, which covers ten aspects to be need performed. The ten aspects are included; Find Yourself within the Global Marketplace, Position Yourself within the subregion, Identify Your Product and/or Service Offering , Identify Your Target, Prepare to Overcome Potential Barriers, Know What Your Competitors Are Doing, Differentiate Yourself from the Competition, Pursue Opportunities to Partner, Employ a Promotion Strategy.

  13. Wacana Apec: Legitimasi Dan Signifikasi Perekonomian Bali (Kajian Wacana Kritis Parawisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hugo Warami

    2015-04-01

    Full Text Available Wacana APEC dalam kajian ini akan dieskplorasi melalui paradigma kritis untuk melakukan konstruksi refleksif terhadap pengalaman wacana-wacana pariwisata yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat pelaku pariwisata di Bali. Fokus kajian pada wacana APEC ini mencakup (1 legitimasi dan (2 signifikasi konstruksi wacana yang berdampak langsung pada perekonomian Bali melalui perspektif critical discourse analysis (CDA. Perspektif ini memberikan penekanan pada determinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, yakni segala sesuatu yang sedang, akan, dan nanti terjadi melalui wacana APEC, dan berdampak langsung pada kekuatan-kekuatan ekonomi. Legitimasi akan membantu membuat objektivasi yang sudah dilembagakan menjadi tersedia secara objektif dan masuk akal secara subjektif. Sedangkan signifikasi merupakan salah satu struktur wacana yang mengacu pada sistem, mengharuskan adanya relasi yang tidak dapat dipisahkan antara sebuah tanda dan realitas yang menjadi rujukannya serta bersifat ikonis. APEC 2013 yang diwacanakan berlangsung di Bali, akan berdampak besar pada pembangunan sektor pariwisata. Setidaknya, signifikasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional, regional dan internasional akan dikonstruksi dan didayagunakan secara bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sama pada sesama negara anggota APEC. Untuk analisis CDA, fakta bahasanya diperoleh dari media massa (surat kabar lokal Bali, yakni (1 Bali Post dan (2 Media Bali Promosi.

  14. Arahan Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Nepa Berdasarkan Preferensi Pengunjung Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tadaki Santoso Hasegawa

    2017-03-01

    Full Text Available Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, memiliki kawasan wisata pantai Nepa, yang terdiri dari 6 potensi wisata di 3 desa, yakni wisata alam pantai Nepa, wisata alam hutan kera Nepa, makam petilasan Raden Segoro, wisata arung laut, wisata budaya Rokat Tase’, dan wisata buatan waduk Nipah, di Desa Batioh, Desa Nepa, dan Desa Montor. Penelitian deskriptif ini menggunakan analisis deskriptif, yang digunakan untuk mencapai sasaran pertama analisis potensi wisata, sasaran kedua analisis preferensi pengunjung, hingga sasaran terakhir merumuskan arahan pengembangan kawasan wisata pantai Nepa berdasarkan preferensi pengunjung. Rumusan arahan pengembangan kawasan tersebut menghasilkan arahan pengembangan berupa penyediaan, perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan akses prasarana dan sarana pariwisata, peningkatan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan dan sikap masyarakat terhadap pengunjung dengan nilai-nilai sapta pesona, penambahan jenis atraksi wisata, penyediaan akomodasi, peningkatan partisipasi masyarakat, dan promosi kawasan, untuk setiap potensi wisata.

  15. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK KOMIK PADA MATERI FOTOSINTESIS UNTUK SMP KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri nengsi nengsi

    2017-07-01

    Full Text Available Pembelajaran Biologi merupakan pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan nyata. Sehingga pembelajaran Biologi harus disertai dengan pemahaman konsep dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk komik yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan    4-D. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap define (pendefinisian, tahapdesign (perancangan, tahapdevelop (pengembangan, dan tahapdesseminate (penyebaran. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh penilaian komik oleh pakar dengan persentase 74,017% dengan kriteria penilaian valid. Respon guru terhadap komik diperoleh persentase 91,83% dengan kriteria penilaian sangat praktis dan respon siswa terhadap komik diperoleh persentase 87,56% dengan kriteria penilaian sangat praktis. 

  16. Peran Faktor Demografi Dalam Pengembangan Hutan Kota Di Sumatera Bagian Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edwin Martin

    2015-05-01

    Full Text Available Fokus utama peranan hutan kota adalah pada jasa-jasa lingkungan. Sayangnya, kota-kota di negara- negara berkembang menghadapi banyak tantangan dalam mengembangkan hutan kota ini. Faktor demografi bertambahnya jumlah penduduk dipahami sebagai masalah bagi kota dalam mengintegrasikan hutan kota ke dalam perencanaan kota dan pengembangannya. Hasil penelitian di negara maju menyebutkan bahwa justru kepadatan penduduk merupakan potensi dalam pengembangan hutan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan tentang peran faktor demografi dalam hubungannya dengan pengembangan hutan kota. Penelitian menggunakan pendekatan makro dan mikro. Cara makro membandingkan kinerja hutan kota antarkota yang berbeda secara demografi, sementara cara mikro mencari tahu perbedaan kinerja hutan kota antarwilayah yang berbeda kepadatan penduduknya dalam satu kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk sebagai faktor demografi berperan sebagai penghambat dan pendukung pengembangan hutan kota. Kebutuhan luas minimal hutan kota suatu kota sebaiknya dihitung berdasarkan keadaan demografi kota.

  17. Penentuan Alternatif Lokasi Pengembangan Kawasan Agroindustri Berbasis Komoditas Pertanian Unggulan Di Kabupaten Lamongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Nugrahaning Dewanti

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif lokasi pengembangan kawasan agroindustri berbasis komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Lamongan guna meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Dalam penelitian ini digunakan beberapa alat analisis yakni analisis LQ dan analisis Shift Share yang digunakan untuk menentukan komoditas unggulan, analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penentuan lokasi kawasan agroindustri, serta analisa pembobotan untuk menentukan lokasi yang paling potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan agroindustri. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa komoditas pertanian unggulan di kabupaten Lamongan adalah komoditas padi. Selanjutnya didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi pengembangan agroindustri di Kabupaten Lamongan yakni tenaga kerja, aksesibilitas, listrik kuantitas bahan baku, dan pasar. Kemudian berdasarkan faktor-faktor tersebut didapatkan lokasi-lokasi yang potensial untuk pengembangan kawasan agroindustri berbasis komoditas unggulan di Kabupaten Lamongan yakni Kecamatan Babat, Paciran, Kedungpring, Lamongan, Modo, dan Brondong.

  18. PENGEMBANGAN MODEL PERPUSTAKAAN MADRASAH DALAM PENERAPAN LITERASI INFORMASI UNTUK MEMPERSIAPKAN BELAJAR SEPANJANG HAYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rohyanti Zulaikha

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan model perpustakaan madrasah dalam penerapan literasi informasi untuk mempersiapkan belajar sepanjang hayat dan mengetahui bagaimana kemampuan belajar sepanjang hayat bagi para pemustaka. Metode penelitian ini adalah R&D dengan pendekatan kualitatif. Sampel sumber data dilakukan dengan cara purposive dan snowball, pengumpulan data digunakan metode triangulasi dan analisis datanya bersifat kualitatif dengan melakukan FGD. Proses analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pengembangan model perpustakaan madrasah ini terlihat dalam enam tahap (Task Definiton, Information Seeking, Location and access, Use of Information, Syntesis dan Evaluation yang diimplementasi di dalam RPP untuk bidang studi terkait (Bahasa Indonesia, Biologi, Fiqih dan PPMB dengan pengembangan layanan perpustakaan yang berbasis kepada pemustaka. Model perpustakaan yang “literate” terhadap informasi dapat menjadikan siswa menyenangi belajar, mengetahui bagaimana sejatinya cara belajar itu, menghargai bahwa belajar itu, rasa ingin tahu terhadap sesuatu menjadikan sikap “self directing” dalam belajar.

  19. Pengembangan Instrumen Penilaian Mapel Sains melalui Pendekatan Keterampilan Proses Sains SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Arif

    2016-06-01

    Full Text Available Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan format pengembangan intrumen penilaian keterampilan proses sains SD yang masih menjadi problematika untuk menentukan pengembangan instrumen. Di samping itu, artikel ini ditulis untuk mengetahui karakteristik dan beberpa prosedur pelaksanaan penilaian proses sains SD dengan memberikan format pengembangan instrumen penialaian proses sains yang meliputi penyusunan rencana penelitian, penyusunan kisi-kisi, pembuatan soal sampai pada penganalisian butir soal. Konsep dasar penilaian yang perlu ditekankan adalah keefektivan instrumen penilaian, yang terdiri dari tiga unsur utama yakni valid (validity, reliabel (reliability, dan praktis (practicality. Berdasarkan tujuan dan perbedaan waktu pelaksanaanya, terdapat tiga jenis bentuk penilaian proses sains pada siswa Sekolah Dasar: Penilaian Diagnostik, Penilaian formatif dan Penilaian sumatif. Tes akan dianalisis secara kualitatif baik dari segi materi, konstruksi maupun bahasa. Analisis secara kuantitatif dengan pendekatan teori tes klasik yakni dengan Iteman dan analisis secara kuantitatif menggunakan pendekatan teori tes modern yakni program Bigstep.

  20. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  1. Pengembangan Sistem Otomatisasi AC dan Lampu Menggunakan Fuzzy dan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Ariyanto

    2017-11-01

    Full Text Available Otomatisasi AC dan lampu dilakukan untuk menghemat energi yang digunakan pada kehidupan sehari-hari. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu perlu menerapkan sebuah perangkat yang memiliki fungsi maksimal dengan harga yang minimal. Raspberry Pi merupakan perangkat atau modul dengan harga rendah yang mampu melakukan komunikasi wireless tanpa bantuan modul lain. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu juga diperlukan sebuah metode yang mampu melakukan kontrol terhadap nyala AC dan lampu. Penerapan metode fuzzy dapat dilakukan untuk menghimpun informasi keadaan ruang yang didapat dari sensor untuk menentukan nyala AC dan lampu secara otomatis. Oleh sebab itu pada penelitian ini mengusulkan pengembangan otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi dan Fuzzy. Otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi yang menerapkan metode Fuzzy dapat menghemat energi hingga 59,87% dalam hal lama waktu nyala AC dan 57,47% untuk lumenasi lampu

  2. PERENCANAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PADA KULLIYATUL MU’ALLIMIEN AL-ISLAMIYAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Widia Wardani

    2016-05-01

    Full Text Available Curriculum Development Planning Kulliyatul Mu'allimien Al-Islamiyah. The purpose of this study are: (1 identify curriculum development planning; (2 identify curriculum development process; (3 determine the factors supporting and curriculum development planning; and (4 determine the strategy to overcome the inhibiting factors  curriculum development planning. This study used a qualitative approach to describe the planning of curriculum development at Kulliyatul Mu'allimien Al-Islamiyah. The design of the study is a multi-site study means combining multiple sites, subject, background, and the scene is different. The key instrument is the researchers themselves, with the source of the research that led cottage, a team of curriculum developers, teachers, and students. Data obtained through observation, interviews, and documentation. The validity of the data that has been analyzed using the criteria of the credibility of the data with the triangulation of data sources. The results of the research, that the planning of curriculum development at KMI is aimed at character building through micro teaching, improvement of skills of students and teacher competence that leads to the career development of teachers. Perencanaan Pengembangan Kurikulum Kulliyatul Mu’allimien Al-Islamiyah. Tujuan penelitian ini adalah: (1 mengidentifikasi perencanaan pengembangan kurikulum;(2 mengidentifikasi proses pengembangan kurikulum ; (3 mengetahui faktor pendukung dan penghambat perencanaan pengembangan kurikulum; dan (4 mengetahui strategi mengatasi faktor penghambat perencanaan pengembangan kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan tentang perencanaan pengembangan kurikulum pada Kulliyatul Mu’allimien Al-Islamiyah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi multi situs yang berarti menggabungkan beberapa situs, subyek, latar, dan tempat kejadian yang berlainan. Instrumen kunci adalah adalah peneliti sendiri, dengan

  3. PENGEMBANGAN PAKET PELATIHAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN STRATEGI INDIVIDUAL LEARNING PLAN UNTUK SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Cahyono

    2016-12-01

    Pengelolaan belajar yang dilakukan secara mandiri, memungkinkan siswa untuk belajar sesuai minat dan tanpa paksaan dari pihak lain sehingga akan berdampak positif terhadap prestasi belajar yang diraihnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan paket pelatihan kemandirian belajar dengan menggunakan strategi individual learning plan untuk siswa SMP. Pengembangan paket pelatihan ini menggunakan model penelitian pengembangan Borg & Gall (1983. Berdasarkan hasil penilaian ahli dan pengguna, paket pelatihan kemandirian belajar dengan menggunakan strategi individual learning plan untuk siswa SMP telah memenuhi kriteria kelayakan dan keberterimaan. Uji efektivitas kepada berbagai subjek yang berbeda perlu dilakukan pada penelitian selanjutnya sehingga kekurangan paket pelatihan yang dikembangkan dalam pelatihan ini bisa disempurnakan.

  4. PENGEMBANGAN RPP DAN LKPD BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DENGAN MEMERHATIKAN BEBAN KOGNITIF SISWA MATERI BANGUN RUANG SEDERHANA KELAS IV SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Waluyo

    2016-12-01

    Dalam suatu pembelajaran, dengan melibatkan siswa dalam menemukan suatu konsep materi matematika, siswa akan lebih mudah untuk memahami materi. Materi matematika dalam dipelajari dengan melibatkan obyek dunia nyata siswa sekolah dasar dengan memerhatikan beban kognitif siswa. Melalui bimbingan guru, siswa akan lebih mudah dalam menemukan konsep. Dalam tulisan ini dibahas pengembangan RPP dan LKPD berbasis Realistic Mathematics Education dengan memerhatikan beban kognitif siswa materi bangun ruang sederhana kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan model Plomp dengan lima fase. Hasil pengembangan RPP dan LKPD ini valid, praktis, dan efektif.

  5. KONDISI HABITAT DAN EKOSISTEM MANGROVE KECAMATAN SIMPANG PESAK, BELITUNG TIMUR UNTUK PENGEMBANGAN TAMBAK UDANG (Habitat Conditions and Mangrove Ecosystem in Simpang Pesak District, East Belitung for Development of Shrimp Pond

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Juwita

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Kondisi habitat dan eksosistem mangrove menjadi aspek penting dalam pengembangan usaha perikanan budidaya di wilayah pesisir. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kondisi habitat dan ekosistem mangrove berdasarkan kualitas perairan, tanah, dan vegetasi mangrove serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan di empat desa Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur pada bulan April – November 2013. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air seperti salinitas 28–30, suhu 27–36 oC, pH 7–7,5, kecerahan 50–70, TSS 11–85 mg/L dan kekeruhan 0,91–46,00 NTU, yang rata-rata tidak melebihi ambang batas baku mutu untuk tambak udang dan biota laut, sedangkan kualitas tanah yaitu tekstur tanah (liat berpasir, pH tanah 4,8–6,8 dan bahan organik tanah 9–13% juga menunjukkan nilai yang tidak lebih dari ambang batas yang ditentukan. Kajian lainnya yaitu kondisi mangrove dengan kisaran indeks nilai penting 0–300 menunjukkan mangrove yang berperan dalam ekosistem tersebut dan dalam status mutu baik yang didukung dengan kerapatan 460 pohon/hektar. Oleh karena itu, nilai kerapatan yang tinggi dapat mendukung kegiatan pengembangan tambak udang yaitu dengan konsep ramah lingkungan (silvofisheries. Selain secara ekologi, secara sosial masyarakat juga mendukung pengembangan budidaya tambak udang (wawancara dengan menyediakan (sewa lahan dan tidak mengabaikan kerusakan lingkungan yaitu tetap mempertahankan mangrove. ABSTRACT This research discusses about conditions of habitats and mangrove ecosystems which become an important aspect to develop a good aquaculture in coastal areas. This study aims to analyze the condition of the habitat and mangrove ecosystem based on the quality of water, soil, vegetation of mangroves, and socio-economic conditions of the social community. The study was conducted in four villages in Simpang Pesak, East Belitung Regency from April to November 2013. The results showed the indicator for water

  6. Kajian Kualitas Air Sungai Condong yang terkena Buangan Limbah Cair Industri Batik Trusmi Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pipin Supenah

    2015-05-01

    Full Text Available The aims of this study were to assess the water quality of the River Condong and Condong River Quality Statebased on physical, chemical and biological parameters. Sampling was carried out in seven stations with 3 repetitions at intervals of one month. Water quality were analyzed descriptively by reference raw Water Quality Standard.  Determination of the stateof water quality using methods Storet. Results of laboratory tests showed that the water quality of the River Condong exceed the Water Quality Standard Group II based on Government Regulation No. 82 of 2001 and in particular textile waste quality standard TSS, DO, BOD5, COD, NH3, sulfide, Cr (VI, phenols, oils and fats, Biological parameters using makrobentos diversity index (H ' obtained a low value that is from 0 to 1.7077.  Quality state based Storet method, the value of  > -31. It can be concluded that the condition of physical, chemical and biological parameters, Condong River water showed waters not appropriate the Quality Standard for agricultural irrigation, freshwater fish breeding and infrastructure or water recreation facilities before and after the discharge of liquid waste of batik. Condong River quality state before and after the liquid waste of batik is heavily polluted.

  7. KAJIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP DI INDUSTRI RAJUNGAN PT.KELOLA MINA LAUT MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhiaztika Ristyanadi

    2016-11-01

    Full Text Available Good manufacturing practice is the first step implementation of food safety regulation. PT. Kelola Mina Laut is one of chilled sea crab producers in Madura. It has four branches in Madura,those are in Tanjung Bumi, Noreh, Sampang, and Lobuk. The objective of this research is to assess the effectiveness GMP in four branches of PT. Kelola Mina Laut. The research  uses field observation, data analysis and GMP development as the method. Based on GMP analysis, four branches of PT. Kelola Mina Laut appear to have a cummulative score between 337-369, in which Lobuk has the highest score. Therefore, it can be concluded that PT. Kelola Mina Laut has applied most of GMP elements

  8. STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI PETERNAK GALUR MURNI DI KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dany Alifah Irawati

    2017-01-01

    Murni, menganalisis alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni, dan menentukan prioritas strategi pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni di masa datang. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif,  analisis Internal Factor Evaluation (IFE, External Factor Evaluation (EFE, analisis matrik Internal-External (IE, Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats (SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP. Hasil penelitian menunjukkan faktor strategik yang menjadi kekuatan utama dengan kepentingan relatif tertinggi adalah sistem Quality Control (QC untuk peneriman susu dari peternak. Alternatif strategi yang dapat diterapkan di KPGM adalah peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, efisiensi kegiatan produksi dengan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP, penguatan kelembagaan koperasi, melakukan pendaftaran produk ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM, melakukan komunikasi intensif dengan semua anggota koperasi, pemanfaatan teknologi tepat guna dalam kegiatan produksi, diversifikasi produk, penguatan permodalan melalui pinjaman selain lembaga keuangan dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bantuan penguatan koperasi dan peternak. Hasil analisis AHP, strategi prioritasnya adalah 1 penguatan modal melalui lembaga keuangan, 2 peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, 3 diversifikasi produk, dan 4 melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas Peternakan dan Dinas UMKM.Kata kunci: koperasi peternak galur murni, strategi pengembangan, IFE, IFE, SWOT

  9. ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI DAERAH DI KAWASAN BANGLOR TAHUN 2007-2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Bakhirnudin

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Kawasan Banglor merupakan salah satu Kawasan di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki tingkat pertumbuhan yang paling rendah dan terletak jauh lebih rendah dibandingkan dengan kawasan lainnya. Diantara kawasan-kawasan lainnya hanya kawasan Banglor sajalah yang memiliki pertumbuhan di bawah 4 persen yaitu 3,5 dan hal tersebut terletak jauh dibawah rata-rata dengan nilai rata-rata sebesar 4,89 persen pada tahun 2011. Sedangkan untuk kawasan lainnya memiliki pertumbuhan diatas 4 persen pada tahun 2011. Populasi penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Rembang dan Blora atas dasar harga konstan tahun 2000, sedangkan sampel penelitian ini adalah PDRB Kab. Rembang dan Blora serta Jawa Tengah tahun 2007-2011 atas dasar harga konstan tahun 2000. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini yaitu PDRB, pertumbuhan ekonomi, sektor-sektor ekonomi, penduduk, komponen Shift Share, dan SWOT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan kuesioner. Dalam penelitian ini digunakan analisis SLQ, DLQ dan Shift Share guna menentukan potensi ekonomi daerah yang dapat dijadikan sektor basis atau sektor unggulan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mengetahui tingkat ketimpangan antar daerah dalam kawasan Banglor. Berdasarkan analisis LQ dan Shift Share dapat diketahui potensi ekonomi daerah di kabupaten dalam kawasan Banglor, yaitu sektor industri pengolahan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor Listrik,Gas, dan Air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran di Kabupaten Rembang. Sedangkan di Kabupaten Blora Potensi Ekonomi Daerahnya adalah sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor Industri Pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor Keuangan, Persewaan dan jasa perusahaan serta sektor Listrik,Gas, dan Air bersih. Selanjutnya digunakan analisis SWOT guna menganalisis strategi kebijakan pengembangan sektor Industri Pengolahan, sektor Perdagangan

  10. Fenomena Pragmatis Dalam Al-qur’an (Kajian Atas Bentuk Imperatif pada Surah Al-Nur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Mukhlas

    2016-01-01

    Full Text Available Meskipun secara bentuk ungkapan sudah dianggap selesai, Al-Qur’an masih bersifat terbuka terhadap interpretasi beragam yang sesuai dengan konteksnya, salah satunya adalah dengan mengkaji secara pragmatis. Pragmatik merupakan salah satu disiplin ilmu bahasa yang memfokuskan kajiannya pada makna yang tidak terlepas dari konteks. Pragmatik juga merupakan kajian dari hubungan antara bahasa dan konteks yang mendasari penjelasan pengertian. Mengingat setiap huruf, kata, bahkan alenia yang ada dalam Al-Qur’an sarat dengan makna, maka kajian fenomena pragmatis di dalam Al-Qur’an perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena pragmatis dalam Al-Qur’an yang difokuskan pada kajian imperatif pada surah al-Nur. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1 struktur imperatif, (2 makna bentuk imperatif, dan (3 faktor yang melatarbelakangi bentuk imperatif dalam surah al-Nur. Untuk menjawab permasalahan di atas, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Datanya berupa paparan teks yang diambil dari surah al-Nur. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dengan berpedoman pada keabsahan dokumentasi yang berfungsi sebagai instrumen penelitian. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data model alir yang diadopsi dari Milles dan Huberman yang memiliki beberapa langkah kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yakni (a pengumpulan data, (b reduksi data, (c penyajian data, dan (d penyimpulan/verifikasi. Dari analisis data ditemukan bahwa: (1 bentuk imperatif tidak selalu menggunakan struktur imperative verb (fi’il amar, tetapi juga menggunakan struktur fi’il mudhari’ yang dijazamkan dengan lam amar, struktur kalimat deklaratif, dan struktur fi’il nahyi (negative imperative; (2 bentuk imperatif yang menggunakan struktur fi’il amar dan fi’il nahyi memiliki makna lokusi yang menyatakan suatu keharusan, baik keharusan melaksanakan atau

  11. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KEDELAI UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Rizky Pratama

    2014-09-01

    Full Text Available In the era of globalization, food sustainability is one of the main sectors that has an important role in economic development in Indonesia. The development of agricultural sector needs to be implemented. It is for advancing the agriculture, so that, both production output and farmer welfare will increase. Soybean is one of the leading agricultural commodities in Central Java province. The purpose of this research is to analyze the strategy and program criteria that can be done to develop the soybean farming in Central Java. An Analysis Hierarchy Process (AHP was applied. The sampling technique was done by simple random sampling consisting of 12 people. The results show that the development of soybean farming in Central Java province comprises of several prioritized program criterias. The first priority is the criteria of cultivation, 0.537. The second criteria is input and its score is 0.220. The third criteria is institutions, 0.110. The fourth criteria is post-harvest, 0.058. The fifth criteria is marketing, 0.040. Pada era globalisasi salah satu isu utamanya adalah ketahanan pangan maka sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Pengemban-gan sektor pertanian perlu dilaksanakan guna memajukan sektor pertanian baik berupa peningkatan output produksi dan kualitas serta mampu mengangkat kesejahteraan petani. Kedelai merupakan salah satu komodi-tas unggulan pertanian Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi dan kriteria program yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha tani kedelai di Provinsi Jawa Tengah yang ber-dampak kepada terwujudnya ketahanan pangan Indonesia berdasarkan pendekatan Analysis Hierarchy Pro-cess. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling yang terdiri dari 12 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan usahatani kedelai di Provinsi Jawa Tengah tersusun atas bebera-pa kriteria

  12. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERBASIS OUTDOOR LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugraheni Rachmawati

    2013-03-01

    Full Text Available AbstrakPelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik di SD kota Semarang belum optimal. Sebagian besar guru belum menyusun dan menggunakan perangkat pembelaja- ran IPS Terpadu berbasis outdoor learning. Tujuan penelitian ini mengembangkan, mengkaji keefektifan dan kepraktisan perangkat pembelajaran. Penelitian ini meru- pakan penelitian pengembangan yang dimodifikasi dari penelitian Borg and Gall. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SD N Jatingaleh 01-02 Kota Semarang ta- hun pelajaran 2012/2013. Spesifikasi produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran IPS terpadu berbasis outdoor learning berupa silabus, RPP, media CD Interaktif, LKS dan alat evaluasi meliputi test kognitif, lembar observasi aktivi- tas serta angket respons siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif dan Pretest- Posttest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran tergolong valid. Keefektifan perangkat dilihat dari aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa tergolong sangat tinggi. Hasil belajar kog- nitif siswa setelah mengikuti pembelajaran IPS Terpadu berbasis Outdoor Learning mengalami peningkatan yang signifikan serta mencapai ketuntasan belajar. Rata- rata hasil belajar kognitif siswa secara signifikan lebih besar daripada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran in door. Saran, hendaknya dapat dikembangkan lagi keefektifanya sehingga dapat lebih menggali kemampuan siswa, tidak hanya dalam segi kognitif dan afektif tetapi juga psikomotor. AbstractImplementation of thematic learning activities in elementary school of Semarang is not opti- mal. Most of the teachers do not prepare and use integrated social science learning tools based on outdoor learning. This research is aimed to develop the tools and to review the effectiveness and practicality of integrated social science learning based on outdoor learning. This is a research and development study modified from the research developed by Borg and

  13. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Mobile Learning berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnin Agustina Dwi Astuti

    2017-06-01

    pengembanganya menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian pengembangan model ADDIE yang dilakukan hanya sampai tahap Development (pengembangan, karena tujuan penelitian ini hanya sebatas mengembangkan dan menghasilkan suatu aplikasi media pembelajaran yang valid untuk diimplementasikan berdasarkan penilaian validator. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi ahli materi dan lembar validasi ahli media yang diberikan kepada 6 (enam orang validator yakni 3 ahli media dan 3 ahli materi. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 85,25% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil peneltian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aplikasi media pembelajaran mobile learning berbasis android sudah valid untuk digunakan dalam pembelajaran fisika. Kata kunci: media pembelajaran fisika, android, mobile learning.

  14. PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajrianthi Fajrianthi

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur (tes berpikir kritis yang valid dan reliabel untuk digunakan, baik dalam lingkup pendidikan maupun kerja di Indonesia. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan tahap pengembangan tes menurut Hambleton dan Jones (1993. Kisi-kisi dan pembuatan butir didasarkan pada konsep dalam tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. Pada WGCTA, berpikir kritis terdiri dari lima dimensi yaitu Inference, Recognition Assumption, Deduction, Interpretation dan Evaluation of arguments. Uji coba tes dilakukan pada 1.453 peserta tes seleksi karyawan di Surabaya, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Rembang. Data dikotomi dianalisis dengan menggunakan model IRT dengan dua parameter yaitu daya beda dan tingkat kesulitan butir. Analisis dilakukan dengan menggunakan program statistik Mplus versi 6.11 Sebelum melakukan analisis dengan IRT, dilakukan pengujian asumsi yaitu uji unidimensionalitas, independensi lokal dan Item Characteristic Curve (ICC. Hasil analisis terhadap 68 butir menghasilkan 15 butir dengan daya beda yang cukup baik dan tingkat kesulitan butir yang berkisar antara –4 sampai dengan 2.448. Sedikitnya jumlah butir yang berkualitas baik disebabkan oleh kelemahan dalam menentukan subject matter experts di bidang berpikir kritis dan pemilihan metode skoring. Kata kunci: Pengembangan tes, berpikir kritis, item response theory   DEVELOPING CRITICAL THINKING TEST UTILISING ITEM RESPONSE THEORY Abstract The present study was aimed to develop a valid and reliable instrument in assesing critical thinking which can be implemented both in educational and work settings in Indonesia. Following the Hambleton and Jones’s (1993 procedures on test development, the study developed the instrument by employing the concept of critical thinking from Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. The study included five dimensions of critical thinking as adopted from the WGCTA: Inference, Recognition

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK BERVISI SETS BERKARAKTER PEDULI LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nur Heni

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran pembelajaran tematik bervisi SETS berkarakter peduli lingkungan yang valid, efektif, dan praktis. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Hasil Pengembangan berupa 1 Silabus, 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, 4 Lembar Kegiatan Peserta Didik, 5 Bahan ajar, dan 6 Alat evaluasi. Hasil validasi dari pakar menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan layak untuk digunakan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif. Hasil belajar siswa kelas eksperimen berdasarkan pengujian one sample t-test diperoleh thitung 5,96 > t table 1,729 , yakni rata-rata skor tes peserta didik kelas eksperimen mencapai 82 yang masih lebih dari skor tes peserta didik kelas kontrol sebesar 65. Perhitungan N- menunjukkan nilai 0,48.dengan kriteria sedang. Guru memberikan respons positif 14 dari 16 indikator pertanyaan  dan  jumlah respons peserta didik sebesar 329 kategori sangat baik. Dapat disimpulkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis.The aim of this research is to develop thematic learning tools that feature visionary SETS, to obtain valid, effective, and practical learning tools. The type of this research is research and development. Development product in form of 1 syllabus, 2 lesson plan, 3 student activity sheet, 4 teaching materials, and 6 evaluation sheet. Validation result showed that developed learning tools is feasible for use. The developed learning tools had met the effective criteria.  Shown that student activities in the good and very good categories, student learning result in experimental group is better than in the control group, based on one sample t-test it was obtained  t count 5,96 > t table 1,729, the average of student scores is 82 that was better than average of student scores in the control class which 65. N calculation showed 0,48 with a moderate criteria. Teacher give

  16. Revitalisasi Kebudayaan Batak Toba Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kabupaten Toba - Samosir...

    OpenAIRE

    Jhonson Pardosi

    2007-01-01

    Penelitian ini membahas pengembangan pariwisata budaya melalui pertunjukan tortor dan gondang sabangunan. Tortor dan gondang sabangunan merupakan warisan leluhur yang tidak dapat dipisahkan, selalu dilaksanakan seiring dengan aturan-aturan atau adat ni gondang yang mengikatnya. Adat ni gondang sangat erat hubungannya dengan kepercayaan hasipelebeguan. Oleh karena itu, pelaksanaan tortor dan gondang sabangunan pernah tidak diperbolehkan oleh aturan gereja dan kemudian diperbolehkan kembali tet...

  17. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    OpenAIRE

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM). Penelitian mengikuti model Plomp (1999) dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA) dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 6...

  18. POTENSI KONTRIBUSI SEKTOR KEHUTANAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL MELALUI PENGEMBANGAN AGROFORESTRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tigor Butarbutar

    2016-11-01

    Full Text Available Undang-undang No. 7 Tahun 1996 tentang pangan menyebutkan tujan ketahanan pangan  sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman dan terjangkau. Resesi ekonomi global yang masih akan terjadi beberapa tahun kedepan akan menyebabkan menurunnya pertumbuhan ekonomi karena sulitnya mendapatkan dana dalam menjalankan sektor riil.  Kelangkaan  lapangan kerja dan pertambahan penduduk menyebabkan sulitnya  masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama  pangan. Untuk antisipasi hal tersebut diperlukan kontribusi sektor kehutanan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Sektor kehutanan dapat berkontribusi terhadap pangan dengan mengembangkan potensi hutan yang terdapat di hutan alam, hutan tanaman, hutan lindung dan kawasan konservasi. Selain pemanfaatan dan pengembangan potensi yang ada juga perlu dipertimbangkan pemanfaatan areal hutan/kawasan sebagai areal pengembangan pangan terpadu. Pola agroforestri yang lebih berorientasi komoditi pangan dapat dikembangkan. Pengembangan agroforestri dapat dilakukan dengan model silvopastur serta harus mempertimbangkan kesesuaian jenis, ekonomi dan kebijakan. Tujuan dari pengembangan model agroforestry ini adalah untuk pemanfaatan kawasan hutan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar hutan khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.

  19. ANALISIS PERSEPSI PETANI BAWANG MERAH TERHADAP PROGRAM PENGEMBANGAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN KAMPAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    amalia amalia

    2017-11-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah: menganalisis persepsi petani tanaman bawang merah terhadap program pengembangan tanaman bawang merah.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan observasi atau supervisi langsung pada lokasi obyek pengembangan bawang merah.  Pengarahan wawancara serta ketepatan pengumpulan data yang dibutuhkan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur.Teknik penetapan sampling lokasi/wilayah dilakukan secara purposive didasarkan pada potensi dan daya dukung pengembangan komoditi tersebut.  Sedangkan sampel responden diambil dengan metode cluster purvosif sampling untuk mengelompokkan sampel sesuai dengan tujuan penelitian, ditentukan sebayak 100 orang yang diambil dari anggota kelompok tani sebagai pelaku usaha produksi bawang merah.  Teknik analisis yang digunakan adalah penelitian Deskriptif (Descriptive Research.               Dari hasil penelitian bahwa persepsi petani yang masuk pada kategori tinggi adalah kriteria Dukungan/keterlibatan masyarakat sebesar 114,10%, kriteria bantuan saprodi sebesar 123.47%, dan bantuan bibit sebesar 101.10% artinya rataan persepsi petani bawang merah di Kabupaten Kampar dengan kriteria tersebut lebih dari 100%.  Kemudian kriteria persepsi petani yang masuk dalam kategori rendah adalah kejelasan program sebesar 93,27%, ketepatan sasaran program sebesar 89,74%, pendampingan dan penyuluhan sebesar 86.81% dan bantuan pembiayaan sebesar 91,49%, kriteria ini dikatakan rendah karena persentase rataan kriteria tersebut kurang dari 100%.  Kata Kunci  :  Program pengembangan, persepsi, bawang merah.

  20. Pengembangan model tarian bonet untuk kebugaran jasmani dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah dasar

    OpenAIRE

    Ramona Mathias Mae

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tarian bonet untuk kebugaran jasmani dalam pembelajaran Penjasorkes di sekolah dasar (SD) yang layak digunakan guru sekolah dasar sebagai salah satu bentuk model pembelajaran Penjasorkes yang bervariasi dan menyenangkan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (d...

  1. Pengembangan Budaya Sekolah di SMAN 3 Tanjung Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmani Abdi

    2007-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: karakteristik dan upaya pengembangan budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, serta manajemen pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan Sequential Explanatory Strategy. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka. Responden sebanyak 24 guru, empat staf, dan 179 siswa; serta observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staf, siswa, orang tua siswa, dan petugas kebersihan sekolah. Analisis data dirrmlai dari analisis deskriptif kuantitatif dan kemudian analisis deskriptif kualitatif. Budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, yang terdiri atas: atmosper sekolah, budaya kerjasama, budaya disiplin, dan budaya bersih, belum mencapai taraf positif; dan budaya baca masih negatif. Budaya kerjasama dikembangkan melalui senam pagi bersama, rapat MGMP, sosialisasi visi dan misi sekolah, penataan tata ruang, dan pembuatan mars SMAGA. Budaya disiplin dikembangkan melalui pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah. Budaya bersih dikembangkan melalui lomba kebersihan. Budaya baca dikembangkan melalui pembuatan buletin sekolah. Manajemen pengembangan budaya sekolah tidak rrmksimfll, khususnya pada aspek pengelolaan ketenagaan, sarana dan prasarana, dan keuangan. Kata kund: budaya sekolah, pengembangan, manajemen sekolah.

  2. PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TERHADAP MOTIVASI DAMPAKNYA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI LOKAWISATA BATURRADEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sopa Martina

    2016-03-01

      Abstrak - Dalam suatu organisasi faktor Sumber Daya Manusia (SDM mempunyai peranan yang penting dibandingkan dengan faktor lain. Apabila organisasi mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan, maka faktor manusia dapat menjadi penyebab didalamnya. Oleh karena itu karyawan perlu mendapatkan pelatihan dan pengembangan untuk dapat memotivasi diri sendiri untuk bekerja dengan lebih baik sehingga tercapai prestasi kerja yang baik pula. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dari 61 orang responden tersebut maka didapat hasil dalam kategori baik sebesar 81,8% untuk pelatihan dan pengembangan yang tersedia, hasil dalam kategori baik sebesar 74,3% untuk motivasi karyawan, dan hasil dalam prestasi kerja karyawan Lokawisata Baturraden sebesar 86,3% dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk pengaruh pelatihan dan pengembanagn terhadap motivasi karyawan didapat nilai korelasi sebesar 41,21%, dan untuk pengaruh variabel motivasi terhadap prestasi kerja karyawan Lokawisata Baturraden  sebesar 11,42%. Sehingga didapat nilai total untuk pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap motivasi dan dampaknya terhadap prestasi kerja sebesar 52,63%. Sisanya sebesar 47,37% dipengaruhi oleh faktor lain.   Kata kunci : motivasi, pelatihan dan pengembangan, prestasi kerja

  3. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  4. Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pada Pembangunan Pengembangan Kawasan Wisata Pulau Rupat Kabupaten...

    OpenAIRE

    Indra Suandy

    2007-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kegiatan yang menimbulkan dampak dan mengidentifikasi komponen lingkungan Sosial ekonomi yang diperkirakan terkena dampak penting serta dapat memprakirakan dan mengevaluasi kan dampak penting tersebut, sehingga kegiatan pembangunan pengembangan kawasan wisata pulau rupat dapat menekan dampak negatif yang ditimbulkan serta mengoptimalkan dampak positif, oleh Indra Suandy D9801041

  5. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Lectora Inspire pada Materi Usaha dan Energi SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inggrid Ayu Putri

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract The development of instructional media aims to help students to do independent learning outside the classroom but still under the supervision of teachers. This study uses Research and Development (R & D DDD-E type developed by Ivers and Barron. The steps of DDD-E developing method method consist of Decide, Design, Develop, and Evaluate. Decide is determination of the project objectives, design determines the structure of the media contents to be developed, develop step is developing a media that is already planned. The evaluation exist on DDD steps, so the instructional media can be controlled. The software used in this research is Lectora Inspire. Lectora Inspire used on this research because the software user friendly or easy to use. Keywords: Lectora Inspire, media, work, energy Abstrak Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran mandiri diluar kelas tetapi masih dalam pengawasan guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D tipe DDD-E yang dikembangkan oleh Ivers dan Barron. Langkah – langkah metode pengembangan DDD-E terdiri dari tahap decide, yaitu penentuan tujuan proyek, design, yaitu menentukan struktur isi dari media yang akan dikembangkan, develop adalah tahap untuk mengembangkan media pembelajaran yang sudah direncanakan. Tahap Evaluate adalah tahap evaluasi pengembangan media, dimana langkah ini terdapat pada seluruh tahapan DDD. Perangkat lunak yang digunakan adalah Lectora Inspire. Software ini dipilih karena langkah penggunaan yang user friendly atau mudah digunakan. Kata-kata kunci:Lectora Inspire, media, usaha, energi

  6. PENGEMBANGAN BUKU PEDOMAN GURU PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING LEVEL INKUIRI

    OpenAIRE

    Susi Fatikhah Setiyawati; Heru Kuswanto

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan buku pedoman guru untuk pembelajaran fisika SMA menggunakan model problem solving sesuai level inkuiri yang layak digunakan; (2) mendeskripsikan keberhasilan pembelajaran fisika menggunakan model problem solving (MPS) sesuai dengan level inkuiri sesuai dengan buku pedoman terhadap peningkatan aktivitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, sesuai langkah yang dikembangkan oleh Bor...

  7. Memahami Pengalaman Komunikasi Wanita Bercadar dalam Pengembangan Hubungan dengan Lingkungan Sosial

    OpenAIRE

    Puspasari, Yenny; Rahardjo, Turnomo; Naryoso, Agus

    2013-01-01

    MEMAHAMI PENGALAMAN KOMUNIKASI WANITA BERCADAR DALAM PENGEMBANGAN HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN SOSIALABSTRAKKehidupan wanita bercadar di Indonesia menjadi sorotan masyarakat sejak kejadian teror di berbagai wilayah Indonesia yang sebagian besar melibatkan wanita bercadar di dalamnya. Wanita bercadar kemudian diidentikkan dengan terorisme sehingga dalam kehidupannya wanita bercadar menjadi sulit berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Masyarakat pun berusaha menutup diri dengan hadirnya wani...

  8. Pengelolaan dan Pengembangan USAha Distribusi Mobil Toyota pada Ud. Asri Motor di Surabaya

    OpenAIRE

    Anggrean, Christian

    2013-01-01

    Tujuan dari pada penelitian ini adalah mendeskripsikan pengelolaan Perusahaan keluarga, melakukan analisa kondisi internal dan eksternal dengan analisis SWOT, menyusun strategi pengembangan bisnis pada UD. Asri Motor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan fungsi manajemen Perusahaan yang terdiri atas planning, organizing, actuating, controlling sudah berjalan de...

  9. MODEL INFORMASI PUBLIK DI ERA MEDIA SOSIAL: KAJIAN GROUNDED TEORI DI PEMDA SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Purworini

    2017-01-01

    Full Text Available Model komunikasi yang diterapkan di instansi pemerintah daerah menarik untuk diteliti dari kajian public relations. Model komunikasi yang tampak dilakukan satu arah diyakini oleh banyak kalangan akan bergeser ke komunikasi dua arah seiring dengan maraknya perkembangan media sosial. Penelitian di bidang ini tentu sangat relevan mengingat humas secara ideal memiliki peran signifikan dalam mengelola komunikasi di instansi. Penelitian ini dilakukan di pemerintah daerah Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan yang teknik kualitatif dengan analisis data menggunakan grounded theory. Dari analisis yang dilakukan, dapat dijelaskan bahwa humas pemda Sukoharjo menganut model komunikasi satu arah, dimana model ini bertumpu pada diseminasi informasi kepada publik. Ini menjelaskan nilai utama yang melekat dalam komunikasi di humas pemda. Nilai utama termasuk pola komunikasi, tipe informasi dan media yang digunakan. Komunikasi satu arah terbentuk karena pengaruh SDM yang ada dan peraturan yang berlaku di instansi tersebut.

  10. KAJIAN LITERATUR: MANAKAH YANG LEBIH EFEKTIF? TRADITIONAL WORD OF MOUTH ATAU ELECTRONIC WORD OF MOUTH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Adriani Prayustika

    2016-12-01

    Full Text Available Word of Mouth telah diakui sebagai salah satu strategi komunikasi yang paling efektif dalam transisi informasi perusahaan kepada konsumen. Perusahaan memanfaatkan komunikasi word of mouth untuk kepentingan pemasaran produk dan layanan. Namun, komunikasi WOM konvensional hanya efektif dalam batasan kontak sosial terbatas. Kemajuan teknologi informasi dan munculnya situs jaringan sosial online telah mengubah cara informasi ditransmisikan dan telah melampaui keterbatasan tradisional WOM. Komunikasi word of mouth dengan memanfaatkan teknologi ini sering disebut electronic word of mouth (eWOM, dimana komunikasi ini memanfaatkan media baru, seperti misalnya media sosial. Makalah ini akan membahas kajian literatur dari beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dalam membandingkan efektivitas traditional word of mouth dan electronic word of mouth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum dapat dikatakan dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, eWOM jauh lebih efektif daripada traditional WOM.

  11. Pengembangan Game Edukatif G30S/PKI Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Hedlina Hendraputri

    2014-11-01

    Full Text Available Gaya hidup masyarakat zaman sekarang tak pernah lepas dari kemajuan teknologi. Masyarakat menengah keatas, baik dari anak-anak hingga orang dewasa, hampir tidak ada yang tidak meggunakan perangkat mobile seperti handphone atau tablet. Namun sayangnya masyarakat zaman sekarang cenderung apatis dengan kondisi sekitarnya, bahkan tidak mengenal sejarah negaranya. Penelitian ini dilakukan untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan sejarah terutama peristiwa G30S/PKI melalui game perangkat seluler berbasis Android. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan tahap pengembangan MDLC (Multimedia Development Life Cycle mulai dari tahap penentuan konsep sampai dengan sidtribusi. Sebagai sumber yang relevan, cerita sejarah diambil langsung dari Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebagai salah satu tempat bersejarah yang erat kaitannya dengan peristiwa G30S/PKI. Hasil dari penelitian ini berupa suatu aplikasi permainan yang menceritakan peristiwa sejarah G30S/PKI yang dikemas menjadi aplikasi perangkat seluler dengan sistem operasi Android. Penelitian ini diharapkan mampu menarik minat anak-anak khususnya usia 9 sampai dengan 12 tahun untuk mempelajari dan mencintai sejarah Indonesia.

  12. PENGEMBANGAN MODUL LATIHAN FORGIVENESS UNTUK SISWA SMA DI KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Dwi Yudhianto

    2016-12-01

    Full Text Available This research aims to develop a training modules forgiveness based on the appraisement of experts (reviewers and high school student's response to the training modules forgiveness that have been developed. This study adapting the model development of Borg and Gall (1983, while the structure of the writing module refers to the guide preparation of module which prepared by the Director General module PMPTK (2008. The results of this study are drafting a training module forgiveness for senior high school students in Malang. Based appraisement materials experts, media specialists, and linguists classified as good, according to school counselors classified very good and yield response of students classified as good. So, that these modules worthy be used in the awarding of guidance services in schools. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul latihan forgiveness  berdasarkan penilaian para ahli (reviewer dan respon siswa SMA terhadap Modul latihan forgiveness yang telah dikembangkan. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg and gall (1983, sedangkan struktur penulisan modul mengacu pada panduan penyusunan modul yang disusun oleh dirjen PMPTK (2008. Hasil penelitian ini adalah tersusunnya modul latihan forgiveness untuk siswa SMA di Kota Malang yang berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa tergolong baik, menurut konselor sekolah tergolong sangat baik dan hasil respon siswa tergolong baik. sehingga modul ini layak digunakan dalam pemberian layanan bimbingan di sekolah.

  13. PENGEMBANGAN ALAT BANTU REHABILITASI PASIEN PASCASTROKE BERBASIS VIRTUAL REALITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristanto Agung Nugroho

    2016-02-01

    Full Text Available Stroke adalah penyakit yang mematikan karena dapat menyebabkan kecacatan dan kematian pada pasien. Makalah ini melaporkan penelitian membuat game virtual reality untuk rehabilitasi menggunakan sensor Kinect sebagai pengontrol. Pengembangan game dimulai dengan menentukan kebutuhan atribut konsumen dari wawancara dan observasi dengan fisioterapis dan pasien. Tes menggunakan metode thinking aloud, kuesioner, dan wawancara. Hasilnya adalah sebuah software game yang diberi judul Jaka Sembuh, game terdiri dari kode pemrograman dan graphical user interface (GUI untuk membantu rehabilitasi pasien bagian ekstremitas atas (upper limb. Game memiliki unsur-unsur dramatis seperti: tantangan, play, premis, karakter dan cerita. Pengujian usabilitas dan flow menunjukkan bahwa game dapat digunakan untuk membantu rehabilitasi dengan baik.   Abstract   Stroke is a disease that is deadly because it can cause disability and death in patients. This paper reports on the study makes virtual reality games for rehabilitation using the Kinect sensor as a controller. Game development begins with determining the needs of the consumer attributes from interviews and observations with the physiotherapist and the patient. The test using the method of thinking aloud, questionnaires, and interviews. The result is a game software Jaka Sembuh, game consists of programming code and graphical user interface (GUI to assist in the rehabilitation of upper limb section patients. Game has dramatic elements such as: challenges, play, premise, characters and story. Usability testing and flow shows that the game has been created can be used to assist in the rehabilitation well.

  14. Pengembangan Antena Mikrostrip Susun untuk Radar Pengawas Pantai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Yuli Zulkiflia

    2016-06-01

    Full Text Available Makalah ini membahas pengembangan antena mikrostrip yang disusun secara linier sebanyak empat elemen untuk aplikasi radar pengawas pantai. Teknik pencatuan yang digunakan untuk mencatu antena susun ini adalah proximity coupled. Desain antena menggunakan software CST microwave studio dan dirancang untuk bekerja di frekuensi 9,4 GHz. Hasil simulasi memperlihatkan impedance bandwidth antena pada return loss ≤ -9,54 dB adalah 760 MHz dari  9,34-10,1 GHz dan dari  hasil ukur  adalah 860 MHz dari frekuensi  9,35-10,21 GHz. Di samping itu, hasil simulasi menunjukkan half power beamwidth (HPBW pada phi=0 sebesar 23,7o dengan sidelobe level (SLL sebesar -12,03 dB, sementara pada phi=90 diperoleh  HPBW sebesar 77,2o dengan SLL tertekan sampai -19,78 dB. Sebagai tambahan, gain dari antena diperoleh sebesar 11,33 dB.  Adapun  hasil pengukuran menunjukkan hasil HPBW pada phi=0 sebesar 20o dengan SLL  sebesar -18,9 dB dan pada phi=90 diperoleh HPBW sebesar 65o dengan SLL -15,51 dB.

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muntaha

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk : (1 Mengetahui proses pengembangan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, (2 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang valid, (3 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP,  Buku Siswa, Lembar Kegiatan Siswa (LKS,    dan Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Data penelitian diperoleh melalui  observasi dan tes kemampuan kognitif. Analisis statistik menggunakan uji ketuntasan (KKM hasil belajar dengan uji One sample t test, uji beda menggunakan independen sample t test, uji normalitas dan uji peningkatan kemampuan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Proses pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan melalui empat tahapan yaitu define (pendefinisian /penetapan, design (perancangan, develop (pengembangan, dan disseminate (penyebaran, (2 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini valid, (3 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. This study aims to: (1 Knowing the software development process model of PBL assisted learning with Learning CD to enhance students’ creative thinking skills, (2 Generate the model of learning with Learning CD-assisted PBL valid, (3 Generate the model of learning with PBL CD-assisted learning effective. This research is a research development. Development conducted in this study include syllabus, lesson plan (RPP, Student Book, Student Activity Sheet (LKS, and Student Creative Thinking Ability Test. Data were obtained through observation and tests of cognitive ability. Statistical analysis using the mastery test (KKM learning outcomes to test

  16. Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (Lks) Kimia Sma/ma Berbasis Learning Cycle 5e Pada Materi Laju Reaksi

    OpenAIRE

    Hapsari, Natalia Diyah; Masykuri, Mohammad; Yamtinah, Sri

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E, (2) mengetahui kualitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E, (3) mengetahui efektivitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian dan pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 9 tahap...

  17. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    Full Text Available Agama sebagai sasaran kajian penelitian sudah banyak dilakukan oleh para sarjana disiplin ilmu. Mereka melakukan penelitian terhadap berbagai aspek dari agama, baik aspek ide maupun aspek perwujudan dalam kenyataan. Dimulai dari keyakinan dan ajaran yang dimiliki oleh suatu agama hingga pengaruh agama pada kehidupan masyarakat pemeluk agama tersebut. Kalau yang dimaksud metode dalam ilmu perbandingan agama adalah cara untuk memperoleh dan mamahami kebenaran agama dari realitas empiris, atau lebih tepatnya “kebenaran ilmiah agamis”, maka pendekatan tiada lain adalah suatu sikap ilmiah (persepsi dari seorang yang harus ditunjukkan untuk menemukan kebenaran ilmiah yang hendak diperoleh. Dengan demikian pendekatan sifatnya umum. Dalan suatu pendekatan tertentu dapat digunakan bermacammacam metode, umpamanya seorang Sosiolog akan mengkaji agama pasti akan menerapkan pendekatan metode-metode sosiologis. Begitu pula Sejarawan, Antropolog, Fenomenolog, dan lain-lain akan menerapkan pendekatan dan metode sesuai dengan latar belakang keahliannya. Maka sasaran ideal dari beberapa pendekatan adalah memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta agama, dan bertujuan untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta tersebut dengan menggunakan kesangsian sistematis. Pendekatan keilmuan dalam meneliti agama mencoba mendeskripsikan dunia pemeluk agama secara apa adanya (das sein, bukan didasarkan semestinya secara normatif (das sollen. Dengan demikian, pendekatan keilmuan yang empiris ini menggunakan dan mengadaptasi pendekatanpendekatan ilmu-ilmu sosial dan budaya. Dari sekian tokoh ilmu Perbandingan Agama, kebanyakan dari mereka merupakan ilmuwan Barat. Namun demikian ada juga beberapa tokoh perbandingan agama dari duni Islam, antara lain adalah Prof. Dr. H.A. Mukti Ali, Ibnu Hazm dan As-Syahrastani. Sementara Ibnu Hazm Al Andalusy dan As-Syahrastani merupakan tokoh-tokoh Perbaga Muslim dari zaman klasik – zaman ketika Perbaga belum terbentuk sebagai

  18. Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut: Kajian Teologi Ekofeminisme

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanda Pinem

    2016-10-01

    Full Text Available Smog disaster in Sumatera and Kalimantan Island that came from forest and land burnings showed many interconnected factors. Governmental ideologies factor in development era (e.g. modernization, industrialization, and capitalization in order to increase economics development, lands problems as an impact of development ideologies, corruption, and prestige culture in society (e.g. consumerism, wealthy, succedness, and honor greediness had participation in this disaster. From the perspective of ecofeminism, this ecological crisis came from an ideology named anthroposentrism, which also an androsentrism. Human interests that became priority in industrial society, especially men who held economics and politics power, was the cause of these ecological damages. The nature of patriarchal system is domination and exploitation who derived from hierarchal dualistic ideology become sources of ecological damage. In this context, economic development factor and life progress became main concern. Finally nature being grinded and became tools to achieve human interests (anthroposentrism. However, in this context women felt chaos very deeply. Women worked to produce family needs with nature. The damage of nature made women work harder. By seeing these conditions, we were invited by ecofeminism to do radical awareness transformation. This transformation was based on the understanding of our local wisdom.

  19. PEMANFAATAN TELUR AYAM SEBAGAI PABRIK BIOLOGIS (KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I WAYAN TEGUH WIBAWAN

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian tentang pemanfaatan telur sebagai pabrik biologis dilakukan sangat komprehensif di beberapa institusi perguruan tinggi di Inonesia, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH Institut Pertanian Bogor (IPB, FKH Universitas Gadjah Mada (UGM, FKH Universitas Udayana (UNUD, FKH Universitas Syahkuala (Unsyiah, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Jejaring penelitian dibangun dengan baik dan telah menghasilkan beberapa produk, antara lain: telur berkhasiat flu burung H5N1, telur Anti Tetanus Serum, Telur Anti Diare, Telur anti Plaque dan Telur Anti White Spot Syndrome Virus pada udang. Secara ilmiah khasiat IgY spesifik dalam kuning telur sebagai senyawa therapeutic telah diuji dan tinggal memerlukan sentuhan akhir tersendiri untuk dapat disajikan sebagai produk komersial. Peran industri yang relevan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal ini. THE USE OF EGG AS A BIOLOGICAL PRODUCER FOR SPESIFIC ANTIBODIES ABSTRACTS The use of egg as a biological producer for specific antibodies were done intensively among well known universities in Indonesia, such as Faculty of Veterinary Medicine (FVM of FVM of IPB, FVM of UGM, FVM of UDAYANA and FVM of UNSYIAH as well as Faculty of Dental Medicine Indonesia University. The collaboration and research networking among those institutions run as expected and succeed to produce some important products such as eggs containing IgY anti avian flu as well as anti tetanus, anti diarrhea, anti plaques and eggs anti WSSV in shrimp. The potency of specific IgY as immunotherapeutic substances had been studied and need the commercial touch from the respective industries until this products in market available.

  20. KLASTER INDUSTRI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING AGROINDUSTRI BIOENERGI BERBASIS KELAPA SAWIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Petir Papilo

    2016-06-01

    Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang dampak dari pelaksanaan program klaster industri terhadap peningkatan daya saing industri bioenergi berbasis kelapa sawit nasional. Melalui pendekatan analisis perbandingan yang merujuk pada berbagai kajian terdahulu, dapat diketahui bahwa penerapan strategi klaster industri memberikan pengaruh positif terhadap tiga klaster agroindustri kelapa sawit nasional yang berada di Provinsi Riau, Sumatra Utara dan Kalimantan Timur. Berdasarkan penilaian terhadap empat elemen daya saing, seperti aglomerasi perusahaan, nilai tambah dan rantai nilai, jejaring kerjasama serta infrastruktur ekonomi, menunjukkan bahwa telah  terjadi peningkatan nilai daya saing dari ketiga klaster industri sebesar masing-masingnya 0,503, 0294 dan 0,232.       Abstract This study aims to provide an overview of the implementation impact of industrial cluster program to increase the competitiveness of the national agro-industry bioenergy based on palm oil. Through a comparative analysis approach that refers to previous studies, it is known that the implementation of the industrial cluster strategy has a positive influence on the three national oil palm agro-industrial clusters that located in the Riau Province, North Sumatra and East Kalimantan. Based on the assessment of the four elements of competitiveness, such as agglomeration company, value-added and value chains, networks and infrastructure, indicate that there has been an increase in the competitiveness value of the three clusters agro-industries by each 0.503, 0294 and 0.232.

  1. KAJIAN MANAJEMEN PRODUKSI PEMBERITAAN PSO BIDANG PERS OLEH LKBN ANTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Primayanti Primayanti

    2015-05-01

    Full Text Available Based on Government Regulation No. 40 Year 2007 on Perum ANTARA do fund public services (public service obligation / PSO in the field of government information. ANTARA position is also very strategic in the middle of the fight-laden media industry interests. Also, the need to get in the news media with the retail product line strategy while maintaining the main products for the media.Results of this study showed that the press area of public service obligations (PSO-Field Press includes a number of products and services that news text, photo news, and TV news. In line with government policies and programs, also set a number of themes that frame the products and services fields PSO Press.PSO and Field Releases can be interpreted as the government's efforts to maintain control and domination of the media life, given the strategic function of political economy of media. A contradiction was born. On the one hand, the government wants to adopt the principles of the liberal press, on the other hand maintain government policies in the media sector as opposed to the spirit of libertarianism. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perum LKBN ANTARA dilakukan dana pelayanan umum (public service obligation/PSO di bidang informasi dari pemerintah. Posisi LKBN ANTARA juga sangat strategis di tengah pertarungan industri media yang sarat kepentingan. Juga, perlunya kantor berita masuk media ritel dengan strategi lini produk dengan tetap mempertahankan produk utama untuk media.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kewajiban pelayanan umum bidang pers (PSO-Bidang Pers tersebut mencakup sejumlah produk dan layanan yaitu berita teks, berita foto, dan berita TV. Agar sejalan dengan program dan kebijakan pemerintah, ditetapkan pula sejumlah tema yang membingkai produk dan layanan PSO Bidang Pers.PSO Bidang Pers dapat dimaknai sebagai upaya pemerintah yang ingin mempertahankan kontrol dan dominasinya terhadap kehidupan media, mengingat begitu

  2. Eksplorasi Pose dalam Pemotretan Model Melalui Kajian Visual Relief Karmawibhangga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Latif CM

    2015-10-01

    Full Text Available Karmawibhangga Relief panel located at the foot of Borobudur is a relic of the visual artifacts that contains fragments of past life with a very high historical value. 160 Karmawibhangga panels tell the reality of people's lives at the time wrapped with a moral message plight. The relief provides a lot of visual references to be excavated and reconstructed again for the benefit of the creative industries today. This research digged one small part of the masterpieces of the past through photography. Understanding visual artists who create these reliefs will be beauty in the show gestures in building a very interesting story to be re-examined. Visual communication through gestures in relief Karmawibhangga enables new assumptions about body language dialect differences to current conditions. Through model genre photography, it is very useful in connection with the development of local nuanced scientific photography. Efforts to develop the traditions and culture through new media are expected to be creative commodity with a very strong product differentiation. 

  3. KAJIAN PENGGUNAAN EKSTRAK SUSU KEDELAI TERHADAP KUALITAS KEFIR SUSU KAMBING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. E Sawitri

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengkaji kualitas kefir susu kambing yang telah diberi perlakuan penggunaan ekstrak susu kedelai ditinjau dari nilai pH, viskositas, kadar protein,kadar lemak dan kadar isoflavon. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi bagi praktisi dan industri tentang kualitas kefir susu kambing sebagai bahan pangan yang dapat menunjang kesehatan. Materi penelitian adalah kefir susu kambing  yang diberi perlakuan penambahan ekstrak susu kedelai sebesar 10% (K1,20%(K2 dan 30%(K3 dari volume kefir susu kambing. Metode penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Parameter yang dikaji adalah nilai pH, viskositas, kadar protein,kadar lemak dan kadar isoflavon kefir susu kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penambahan ekstrak susu kedelai tidak memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P>0,05  terhadap nilai pH, memberikan perbedaan pengaruh yang sangat nyata (P0,05 on pH and that each treatments were given highly significant effect (P<0,01 on protein,fat and isoflavon content of goat milk kefir. The conclusion of this research was addition of soymilk extract had increase quality of goat milk kefir.   Keywords : goat milk kefir, soymilk extract

  4. PENGEMBANGAN MARINE ECOTOURISM “BONTANG KUALA” MELALUI COMMUNITY DEVELOPMENT PT BADAK NGL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermansyah Hermansyah

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah penyusunan model pengembangan wisata serta penyusunan strategi dalam upaya pengembangan objek wisata Bontang Kuala. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, di mana data yang digunakan adalah data primer dan pengambilan data dilakukan dengan observasi, deep interview, dan Focus Group Discussion. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan model pengembangan desa wisata berbasis marine ecotourism dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan potensi wilayah. Pengembangan wisata harus didukung oleh masyarakat dan lembaga baik pemerintah maupun swasta. Dari sisi masyarakat, perlu adanya pembentukan kelompok pengurus objek wisata yang fokus melakukan upaya pemeliharaan lingkungan dan pengelolaannya. Dalam melakukan fungsinya, kelompok tersebut harus menyusun struktur organisasi dan membuat inovasi untuk menjual dan memasarkan objek wisata. Adapun support kelembagaan dan kelompok organisasi pengelola harus mencapai tahap branding dan promosi. Evaluasi secara berkala juga harus dilakukan untuk memonitoring manfaat dan kendala yang dihadapi. Beberapa strategi pengembangan Bontang Kuala di antaranya adalah: peningkatan sinergi antara masyarakat, kelompok MASKAPEI, sektor swasta dan pemerintah dalam pengembangan objek wisata; ekspose keindahan di Bontang Kuala pada masyarakat nasional dan internasional; penciptaan sikap masyarakat sadar wisata; penguatan kapasitas pengelolaan wisata;  penguatan kerjasama pemerintah dan swasta dalam penyedian infrastruktur; inovasi daur ulang sampah; inovasi di bidang promosi dan pemasaran; peningkatan pendampingan pengembangan objek wisata; pemasaran produk UMKM sebagai cinderamata; konservasi alam, budaya, dan pendidikan lingkungan; sosialisasi pada masyarakat dan wisatawan untuk peningkatan kesadaran merawat lingkungan objek wisata; penciptaan branding Bontang Kuala; inovasi pengolahan limbah; memposisikan

  5. KAJIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI TAMBAK UDANG DELTA MAHAKAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salahuddin, Chafid Fandeli, dan Eko Sugiharto

    2012-06-01

    Full Text Available well-managed, it will contribute to the improvement of both regional and national economy. However, MahakamRiver gets liquid waste pollution that has significant impact on water quality and results in conflicts betweenthe local societies, especially the shrimp pond farmers and the fishermen and the oil and gas industrial company.This research uses descriptive-comparative analysis with ANOVA test to compare samples (water, soil/sediment,shrimp, and mangrove of the shrimp fishpond (many mangrove, moderate mangrove, few mangrove, and withoutany mangrove. The pollution load which is analyzed includes: cadmium content (Cd, lead (Pb, oil and grease (O& G, mercury (Hg, and arsenic (As. The significance level is 90% with error of 5% (0.05.The water of Mahakam Delta is still in the normality limit as seen from the maximum pollution load in the Decreeof the Minister of Living Environment No. 51 of 2004 on Ocean Water Standard seen from chemical, physical,and biological parameters. The presence of mangrove contributes positive value to the balance of the quality of thewaters and to the neutralizing of heavy metals contents of Mahakam Delta as shown in the average difference inthe Pb, Cd, O & G, As and Hg of the samples of water, soils/sediment, shrimp and mangrove which are drawnfrom the of shrimp pond with many mangrove, moderate mangrove, few mangrove and without any mangrove,which is significantly different (p < 0.05. Shrimp pond with many mangrove has less average levels of Pb, Cd, M& L, As and Hg compared with the pond with less and without mangrove. The shrimp pond with many mangrovescontributes significantly and positively to the prevention of the pollution of Pb, Cd, O and G, As and Hg at low level

  6. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juz'an Afandi

    2017-03-01

    Full Text Available [Bahasa]: Budaya merupakan hal yang dekat dengan kehidupan manusia termasuk siswa. Budaya merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan media untuk dapat belajar oleh siswa, sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Seseorang akan belajar dengan baik jika hal yang dipelajari adalah hal yang dekat dengan lingkungannya salah satunya adalah budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan karakateristik perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan kontekstual budaya Lombok berorientasikan prestasi belajar matematika dan apresiasi nilai budaya bangsa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan hasil penilaian RPP  dan LKS berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis ditunjukkan dengan hasil penilaian guru, penilaian siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari prestasi dan apresiasi nilai budaya bangsa. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai berikut: (a kegiatan pembelajaran memuat langkah-langkah pendekatan kontekstual budaya Lombok yang terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring, (b memuat konteks budaya Lombok, dan  (c menggunakan instrumen untuk mengukur apresiasi nilai budaya bangsa. Kata kunci:   Perangkat Pembelajaran; Pendekatan Kontekstual;  Budaya Lombok; Prestasi Belajar; Apresiasi Nilai Budaya [English]: Culture is the thing close to a human life including students. Culture is one of the things that can be used as a media to be studied by students while learning about the culture itself. The students will learn best when they have something familiar with

  7. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL 5E DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hairul Anwar

    2016-02-01

    Kata kunci: perangkat pembelajaran IPA, model 5E, penelitian pengembangan THE DEVELOPMENT OF 5E MODEL OF SCIENCE TEACHING KITS IN JUNIOR HIGH SCHOOL Abstract: The purpose of this study was to develop the 5E model science teaching kits in Junior High School 2 Kopang. This was a research and development study referring to Dick and Carey model. The formative evaluation stage wasdone by: (1 the validation of the kitsby 3 experts and 1 teacher as users, (2 the limited trial on the teaching kits (syllabus, lesson plan, and students’ worksheets held in grade VII, and (3 the validation of the assessment instrument (Science Process Skills/SPS test, Cognitive Achievement/CA test and Affective Achievement/AA questionnaires held in VIII. The average score of the validation result showed that all teaching kits were suitable to be used in the limited trial. The use of the teaching kits (syllabus and lesson plan in the limited trial obtainedpositive responses from the teacher of grade VII as the observer with an average score of 4.20 and “strongly-agree” responses from students with an average score 4.12. The students also showed strong agreement on the worksheets with an average score of 4.14. The result of the validity and reliability test on the instrument showed that all the items of the SPS test, those of the CA test, and those of the AA questionnaires were valid. The Cronbach’s alpha reliability coefficient was > 0.423. Keywords: science teachingkits, the 5E model, research and development

  8. Pengembangan Modul Mata Kuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi Berorientasi HOTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poerwanti Hadi Pratiwi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matakuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel yang meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Data dikumpulkan dari penilaian dua orang pakar melalui lembar validasi ahli dan respon dari 75 mahasiswa melalui angket respon mahasiswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layak digunakan sebagai bahan ajar dalam praktik penyusunan instrumen penilaian HOTS. Hal ini didasarkan pada penilaian ahli materi sebesar 83,33 (sangat baik dan hasil respon mahasiswa dengan rata-rata skor sebesar 83,89 (sangat baik. Beberapa saran dari ahli meliputi aspek struktur modul, organisasi penulisan materi, dan bahasa. Saran dari mahasiswa agar contoh-contoh soal HOTS lebih diperbanyak. DEVELOPING HOTS MODULES FOR SOCIOLOGY LEARNING ASSESSMENT COURSE. Abstract: This study was aimed at developing HOTS modules for sociology learning assessment course. This research used Research and Development (R & D design by Thiagarajan, Semmel, and Semmel, includes: define, design, and develop. The data collected from 2 experts through expert validation sheets and 75 questionnaires from students. Data were analyzed using descriptive qualitative. The results of this study indicate that module is feasible the learning materials used as a practice instrument for drafting assessment HOTS. It is based on the 83.33% expert validation and83.89% of the students respond positively toward the modules. Some advices from experts includes: the structure module, the organization of writing material, and language. Students have recommendations to make examples of HOTS’s questions many more.

  9. Pengembangan Bina Damai Dalam Penanganan Tindak Pidana Terorisme Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad - Khamdan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: Handling criminal acts of terrorism by the government can be divided into two areas, within Correctional Institution and outside prisons. Legal approach based on Law No. 15 of 2003 on Combating Criminal Acts of Terrorism has not been optimally reduce the potential for violence of terrorism, since countermeasures tend to only show the use of weapons only. Successful handling of terrorism characterized by inmates terrorism cooperation with the government to inform the network of terrorism. Bina Damai development is applied to terrorists can reduce resistance and revenge, for promoting the process of dialogue rather than armed military action. Peaceful approach influenced legal and cultural communication strategy with the clarity of program coordination of the parties that have the authority handling criminal acts of terrorism. Abstrak: Penanganan tindak pidana terorisme yang dilakukan pemerintah dapat dibedakan atas dua bidang, di dalam Lembaga Pemasyarakatan dan di luar Lembaga pemasyarakatan. Pendekatan hukum yang berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum secara optimal mengurangi potensi kekerasan atas tindak terorisme karena cenderung mempertontonkan penggunaan senjata. Beberapa keberhasilan penanganan tindak pidana terorisme ditandai adanya kerjasama narapidana terorisme dengan pemerintah untuk memberi informasi jaringan terorisme sekaligus pengakuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan Pancasila. Pengembangan bina damai yang diterapkan pada teroris dapat menggurangi perlawanan dan balas dendam karena mengedepankan proses dialog daripada aksi militer bersenjata. Bina damai merupakan transisi dari proses rekonsiliasi menuju tahap konsolidasi untuk terbangunnya perdamaian yang permanen. Pendekatan damai dipengaruhi strategi komunikasi hukum dan budaya disertai kejelasan program koordinasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan penanganan tindak pidana terorisme

  10. PROGRAM PENGEMBANGAN MADURA SEBAGAI PULAU SAPIPERSPEKTIF MANAJEMEN RANTAI PASOKSAPI BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mahbubi

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem dasar rantai pasok sapi Madura, menyusun model sistem dinamis rantai pasok sapi Madura dan menghasilkan skenario optimal pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan guna mewujudkan Madura sebagai pulau sapi. Jenis data adalah data sekunder dan sumber data dari BPS, Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan Jawa Timur. Analisis data menggunakan model dinamis. 5 skenario kebijakan pengelolaan rantai pasok sapi madura berkelanjutan berdasar aspek sosial, pendapatan ekonomi dan lingkungan dengan mengacu pada indikator pencapaian dalam blue print program swasembada daging sapi 2014 dan program pengembangan pulau madura sebagai pulau sapi. Hasil penelitian ini adalah skenario pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan yang paling optimal guna mewujudkan pulau Madura sebagai pulau sapi adalah skenario kebijakan dengan indikator keberhasilan tingkat kematian pedet menjadi 20%.ABSTRACTThis study is aimed to knowing the basic system of Madura cattle supply chain, to recognize the dynamic system model of Madura cattle supply chain and producean optimal scenario of sustainable supply chain management to realize Madura as the cattle island. Type of secondary data has been collected from BPS, ministry of agriculture and east java livestock services. Dynamic model  used to analyze the data. Five policy scenarios to be used in the analysis of the behavior of Madura cattle supply chain systems in both social welfare, economical revenue aspects and the environment refers to a variety of technical indicators achievement in the blueprint of of beef self-sufficiency program at 2014 and Madura development program as the cattle island. The results of this study are most optimal policy scenario of the success indicator to calf mortality rate 20%. 

  11. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri Ruang dengan Model Proving Theorem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Eko Susilo

    2016-03-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa masih lemah. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Ruang yaitu dalam membuktikan soal-soal pembuktian (problem to proof. Mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural sehingga diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran Geometri Ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model Proving Theorem. Dalam penelitian ini perangkat perkuliahan yang dikembangkan yaitu Silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, Kontrak Perkuliahan, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Tes UTS dan UAS serta Angket Karakter Konservasi telah dilaksanakan dengan baik dengan kriteria (1 validasi perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model proving theorem berkategori baik dan layak digunakan dan (2 keterlaksanaan RPP pada pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan berkategori baik.Critical and creative thinking abilities of students still weak. It is found in students who take Space Geometry subjects that is in solving problems to to prove. Students still finish in algorithmic or procedural so that the required the development of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models. This is a research development which refers to the 4-D models that have been modified for the Space Geometry learning tools, second semester academic year 2014/2015. Instruments used include validation sheet, learning tools and character assessment questionnaire. In this research, the learning tools are developed, namely Syllabus, Lesson Plan, Lecture Contract, Learning Media, Teaching Material, Tests, and Character Conservation Questionnaire had been properly implemented with the criteria (1 validation of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models categorized good and feasible to use, and (2 the implementation of Lesson Plan on learning categorized

  12. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIK BERBASIS KOMPETENSI BERORIENTASI PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Mursid

    2013-05-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran praktik berbasis kom- petensi berorientasi produksi yang layak digunakan dalam pembelajaran praktik dan efektif dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah teknologi permesinan. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa (1 model pembelajaran dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa yang berorientasi produksi; (2 model pembelajaran tersebut efektif dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran praktik; (3 model pembelajaran tersebut dapat menciptakan iklim belajar yang memposisikan mahasiswa sebagai centre learning dengan segala aktivitas yang dilakukannya, memotivasi belajar mahasiswa melalui ide-ide yang konstruktif, mendorong dan membangkitkan keberanian belajar dan bekerja yang didasari komitmen yang tinggi dan berdisiplin, meningkatkan kecepatan belajar, motivasi belajar, semangat belajar, kerja sama kelompok, kreatifitas, dan inovasi. Kata Kunci: model pembelajaran praktik, berbasis kompetensi, orientasi produksi DEVELOPMENT OF PRACTICE LEARNING MODEL COMPETENCY-BASED ORIENTED PRODUCTION Abstract:This research aims to develop practice learning model competency-based production oriented which is fit for use in teaching practice and effective can improve student learning outcomes on subjects machining technology. Results of research and development show that (1 the instructional can improve student competency-oriented production; (2 the instructional model can effectively improve learning outcomes in practice learning; (3 the learning modelcan be; create a learning climate which is positioning as a student learning center with all the activities done, motivate students to learn through constructive ideas, facilitate and encourage the willness to learn and work which is based on a strong commitment and disciplined, increase the speed of learning, motivation to learn, enthusiasm for learning, teamwork, creativity, and innovation. Keywords

  13. Prinsip-Prinsip Dasar Pengembangan Modul Berpendekatan Hypercontent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Salma Prawiradilaga

    2018-01-01

    Full Text Available Artikel ini menguraikan prinsip-prinsip dasar pengembangan modul dengan pendekatan hypercontent. Berbeda dengan modul konvensional yang berlogika linier, prosedural, dan relatif kaku, modul berpendekatan hypercontent didesain menggunakan logika postmodern yang relatif non-linier, acak, dan fleksibel. Dengan demikian desain modul berpendekatan hypercontent memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk mempelajari dari sisi mana saja sesuai kebutuhan belajar. Tidak diharuskan memulai dari materi yang berada pada urutan pertama. Pendekatan hypercontent mengarahkan desain modul diperkaya oleh sumber-sumber belajar di dunia maya. Caranya dengan membuat tautan ke laman website, saluran YouTube, dan lainnya melalui URL, QR code dan sejenisnya. Pendekatan hypercontent dipadukan dengan pendekatan technological, pedagogical, content-knowledge menjadikan substansi modul yang dikembangkan lengkap dilihat dari sisi kesesuaian dan kekayaan materi serta kesesuaian pendekatan pedagogiknya. This article describes the basic foundations of the module development using hypercontent approach. Different from the conventional one wich is more linier, procedural, and rigid, hypercontent approach module are developed under postmodern logic of thinking which is more non-linear, non-sequential, and flexible. Thus, hypercontent modul open an opportunity for the student to use it in non-sequential and non-procedural ways according to their own learning need wich are different from one another. In this case there is no obligation to start the learning process from the first chapter. Hypercontent module approach also enriched its content by lots of learning resources from the internet by creating linkages to several appropriates webpages, YouTube channels, and others via URL, QR code and etc. Hypercontent approach combined with technological, pedagogical, content-knowledge approach make the substance of the modul more complete in terms of its pedagogical appropriateness and

  14. PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoppy Wahyu Purnomo

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran berbasis penilaian dan melihat keefektifannya terhadap performa matematika siswa di sekolah dasar. Desain penilaian dikembangkan berdasarkan empat unsur, yaitu fokus pembelajaran, pertanyaan efektif, umpan balik formatif, serta penilaian diri dan sejawat. Tahapan yang direncanakan untuk implementasi pengembangan meliputi tahap inisiasi, konsolidasi, dan penanaman. Penelitian ini mendeskripsikan hasil pada tahapan pertama sebagai langkah awal untuk tahapan-tahapan selanjutnya. Performa matematika diukur dengan tes kemampuan pemecahan masalah dari 37 siswa kelas tiga sekolah dasar yang dengan suka rela berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dengan menggunakan pre-test dan post-test. Analisis dilakukan lewat statistik deskriptif, uji normalitas, dan statistik nonparametrik (Wilcoxon Signed Rank dengan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar melalui desain penilaian yang telah dikembangkan. Kata Kunci: penilaian, pembelajaran berbasis penilaian, pemecahan masalah, pembelajaran matematika DEVELOPING AN ASSESSMENT-BASED LEARNING DESIGN IN MATHEMATICS EDUCATION Abstract: This research was aimed to develop an assessment-based learning design and to investigate the effectiveness of the mathematical performance of elementary school students. The design was developed based on a framework consisting of the learning focus, effective questions, formative feedback, and self-and peer-assessment. The stages of the development included the initiation stage, consolidation, and the embedding stage. This study was to describe the results of the initiation stage as the first step. The mathematical performance was measured using a test of a problem-solving abilities. The subjects consisted of 38 third-grade students selected based on purposive sampling. The

  15. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DI KABUPATEN MAROS SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Hatta Jamil1; Rahmawaty A.Nadja; A.Nixia Tenriawaru; Rusli Mohammad Rukka

    2012-01-01

    Strategi peningkatan kinerja Balai Penyuluhan Pertanian bertujuan mengungkapkan desain, transfer pengetahuan dan keterampilan serta membentuk model pengembangan kelembagaan BPP. Disamping itu, menghasilkan dokumen kajian yang dapat menjadi titik pijak perumusan pada perumusan kebijakan pengembangan BPP terutama kebijakan untuk pengembangan dan peningkatan kinerja BPP. Selain itu, studi ini akan menghasilkan field experience bagi peneliti untuk menjadi bahan ajar yang terdokumentasi dan publik...

  16. PENGEMBANGAN SISTEM TERINTEGRASI UNTUK PANDUAN PARIWISATA BERBASIS MOBILE SEBAGAI DAYA DUKUNG PENINGKATAN PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Suparta

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang terintegrasi untuk panduan pariwisata berbasis mobile sebagai daya dukung peningkatan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Hasil lebih luas terhadap produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh para wisatawan maupun para pelaku pariwisata lainnya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan perluasan ekonomi khususnya di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian menggunakan Riset&Development yang dilengkapi metode khusus pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle dengan model waterfall. Hasil pengembangan dan pengujian fungsional sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Aplikasi sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile dapat menjalankan fungsionalitas yang dibutuhkan dalam mencari info-info daerah pariwisata di Kabupaten Buleleng secara detail, beserta fasilitas umum terdekatnya.

  17. MODEL PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBAYARAN ANGSURAN PINJAMAN ONLINE MENGGUNAKAN PHP-MYSQL DENGAN METODE OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whisnumurti Adhiwibowo

    2017-12-01

    Full Text Available Sistem pembayaran angsuran berbasis web pada suatu koperasi merupakan sistem yang bersifat dinamis dalam arti akan selalu berkembang dan kompleks. Metode Pemrograman prosedural memiliki kelemahan saat mengembangkan aplikasi yang kompleks. Ketika terjadi permasalahan, penanganannya menjadi sulit karena porgram terdiri dari banyak fungsi dan pada saat mengubah suatu fungsi akan mengubah fungsi fungsi yang lain. Tidak hanya saat terjadi permasalahan, suatu sistem berbasis pemrograman prosedural juga susah apabila akan dikembangkan. Oleh karena itu di pendang perlu untuk mengembangan Sistem dengan metode object Oriented Programming (OOP, merupakan metode pemrograman berorientasi obyek.  Sistem yang di bangun dengan metode ini terdiri dari banyak obyek yang saling berhubungan. Perancangan yang dipakai menggunakan Unified Modeling Language (UML, suatu metodologi untuk mengembangkan sistem dengan pendekatan OOP. Pengembangan Sistem ini menggunakan Hypertext Prepocessor (PHP. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya sistem pembayaran transaksi berbasis web dengan metode OOP, sehingga dapat lebih mudah pemeliharaan dan pengembangannya

  18. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL KABUPATEN SUMENEP KELAS IV SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Farid Nurul Anwar

    2017-10-01

    Buku siswa dari pemerintah kurang kontekstual. Oleh karena itu, modul pembelajaran memiliki peran penting sebagai pelengkap kekurangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik terpadu berbasis kearifan lokal Kabupaten Sumenep kelas IV subtema Lingkungan Tempat Tinggalku yang memiliki kevalidan dan keefektivan. Model pengembangan yang digunakan yaitu Borg & Gall dengan sedikit modifkasi. Hasil uji validasi ahli materi, bahasa dan desain beturut-turut 76,3%, 92,74%, dan 82,80%. Hasil uji lapangan menunjukkan nilai ketuntasan aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan berturut-turut 96,25; 90,27; 89,54. Hasil penelitian dan pengembangan modul pada penelitian ini menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan memiliki kevalidan dan keefektivan sehingga layak digunakan.

  19. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Cahyati

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa CD pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis komputer untuk SMA yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D. Media yang dikembangkan memuat materi tentang HIV/AIDS. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software Adobe Flash Cs3 Professional. Media yang telah dikembangkan melalui dua tahap penelitiannya itu validasi ahli dan uji coba lapangan. Berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan produk termasuk kriteria “Sangat baik” dengan rerata skor 4,25. Hasil tes siswa mengalami peningkatan dari rerata skor pretest 5,53 dan rerata skor posttest 7,56. Berdasarkan hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Pengembangan media, penjasorkes, SMA

  20. PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA MODEL TIMSS UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VII KURIKULUM 2013

    OpenAIRE

    M. Andy Rudhito; D. Arif Budi Prasety

    2016-01-01

    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal matematika model TIMSS yang valid dan praktis untuk siswa SMP berdasarkan Kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Proses pendesainan soal sebagai instrumen penilaian dilakukan dengan prototyping. Prototyping meliputi dua tahap. Prototipe I merupakan hasil desain dan penyusunan soal-soal oleh peneliti sendiri, sedang prototipe II revisi dari prototipe I berdasarkan masukan dari pakar, teman sejaw...

  1. Pengembangan Instrumen Evaluasi Budi Pekerti Siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esti Setiawati

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi budi pekerti siswa SMU Negeri. Untuk itu perlu dirumuskan langkah-langkah pengembangan instrumen dan menyelidiki karakteristik instrumen tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul. Penentuan banyaknya sampel dilakukan dengan teknik Purposive sampling sesuai dengan tujuan pengembangan. Instrumen penelitian ini adalah inventory Data dianalisis dengan analisis faktor. Hasil analisis data uji coba pengembangan Instrumen adalah: 1 Uji coba pertama dengan 85 butir, menunjukkan angka KMO and bartllets test sebesar 0,644 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dianalisis sejumlah, terdapat 11 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 1, 2, 3, 5, 7, 8, 9, 10, 14, 32, dan butir 77 karena angka MSA < 0,5. Hasil pengujian ulang dengan 74 &117 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,761 dengan p < 0,05, berarti mengalami kenaikan sebesar 0,117. Angka kumulatif muatan faktor sebesar 41,351 % dan nilai reliabilitas instrumen sebesar 0, 9656 2 Uji coba kedua dengan 85 butir hasil perbaikan instrumen uji coba pertama, menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,874 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dikenakan sejumlah pengujian, terdapat 1 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 11 karena angka MSA < 0,5 hasil pengujian ulang dengan 84 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,876 dengan P < 0,05, yang berarti mengalami kenaikan sebesar 0,002, sedangkan angka kumulatif muatan faktor sebesar 42,775% dan nilai reliabilitas Instrumen sebesar 0,9634. Hasil analisis data tersebut menunjukkan tingkat reliabilitas instrumen tergolong tinggi, namun validitas konstruk masih rendah. Kata kunci: pengembangan instrument, evaluasi budi pekerti.

  2. Pengembangan Media Ice Breaker Talking Pen pada Mata Pelajaran PAI Kelas X SMAN 100 Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ati Sulastri

    2017-07-01

    Full Text Available This study aims to find out how to develop media ice breaker talking pen and media feasibility on the subjects of PAI. The research method used is Borg and Gall development model which includes requirement analysis, validation test, and test phase. The result of this development research is ice breaker talking pen media product which consists of command card and music developed through data collection, planning, product development, and validation and testing. Based on the validation results obtained the average score of the material experts of 4.75 (very good, and from the media experts of 3.78 (good, and the results of student responses about this media amounted to 4.39 or very good category. Therefore the ice breaker talking media on the eyes of learning PAI class X is declared eligible for use with very good category. Keywords: Development Model  Study, Ice Breaker Talking Pen, PAI Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan media ice breaker talking pen dan kelayakan media tersebut pada mata pelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall yang meliputi analisis kebutuhan, tahap validasi dan tahap uji coba. Hasil penelitian pengembangan ini adalah produk media ice breaker talking pen yang terdiri dari kartu perintah dan musik yang dikembangkan melalui tahap pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, serta validasi dan uji coba. Berdasarkan pada hasil validasi didapat skor rata-rata dari ahli materi sebesar 4,75 (sangat baik, dan dari ahli media sebesar 3,78 (baik. Serta hasil dari tanggapan siswa mengenai media ini sebesar 4,39 atau kategori sangat baik. Maka dari itu media ice breaker talking pen pada mata pelajaran PAI kelas X dinyatakan layak untuk digunakan dengan kategori sangat baik. Kata Kunci : Pengembangan Model Pembelajaran, Ice Breaker Talking Pen, PAI

  3. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS TEKS ARGUMENTASI UNTUK SISWA KELAS X SMA/SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anri Nofitria

    2017-10-01

    Full Text Available This development research can produce a Critical Reading model for argumentation text learning in class X SMA/SMK. The Critical Reading Model has nine stages, reading skimming; Make inquiries; Facts and opinions; Happy alignment; Main idea development framework; Tap refill content; Prevention of spelling errors, inaccurate choice of words, ineffectiveness of sentences, and inaccuracy of paragraph development; Conclude; And verification This development research uses the Dick and Carey procedures. The validation of the products carried out on three aspects, namely (a the feasibility of the concept of the model, (b the feasibility of the model steps, and (c the feasibility of the model on the level of understanding. Meanwhile, field testing was conducted to determine the feasibility and response of learners to the application of the model. Based on validation and field test results, it can be concluded that Critical Reading Model is suitable to be applied in learning to read critical argument text. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan untuk menghasilkan model Membaca Kritis dalam pembelajaran teks argumentasi. Model Membaca Kritis memiliki sembilan tahap, yaitu (1 membaca skimming; (2 membuat pertanyaan; (3 mengidentifikasi fakta dan opini; (4 mengidentifikasi keselarasan; (5 mengidentifikasi pengembangan ide pokok; (6 mengidentifikasi ketepatan hubungan isi; (7 mengidentifikasi kesalahan ejaan, ketidaktepatan pilihan kata, dan ketidakefektifan kalimat, dan ketidaktepatan pengembangan paragraf; (8 menyimpulkan; (9 memverifikasi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Dick and Carey. Validasi produk yang dilakukan meliputi tiga aspek, yakni (a kelayakan konsep model, (b kelayakan langkah-langkah model, dan (c kelayakan model terhadap tingkat pemahaman. Sementara itu, uji coba produk dilakukan terhadap sembilan tahap model pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi dan uji produk dapat disimpulkan bahwa model Membaca Kritis layak diterapkan

  4. PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN SOFT-SKILLS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN DI KOTA MATARAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik Darmiany

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak : Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan model pelatihan soft-skill khususnya keterampilan komunikasi dan kendali emosi siswa sekolah menengah pertama negeri (SMPN di kota Mataram. Metode penelitian dan pengembangan dilakukan melalui tiga tahap dari sepuluh langkah Borg & Gall yaitu, (1 penelitian awal (analisis kebutuhan, (2 pengembangan model pelatihan, (3 uji coba dan evaluasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pelatihan soft-skill menghasilkan pedoman pelatihan untuk konselor dan siswa, serta materi pelatihan soft-skill yang memenuhi kriteria akseptabel dari kegunaan, kemanfaatan, dan kelayakan. Disamping itu hasil penelitian menunjukkan pula bahwa terdapat perbedaan skor antara pre-test dan post-test keterampilan mengelola emosi dari tidak terampil menjadi sangat trampil, dan keterampilan komunikasi dari tidak terampil menjadi cukup terampil.   Abstract: Research and development is aimed to produce soft-skills training models especially in communication skills and emotional control student junior high school (SMP in Mataram city. Research and development method is carried out through three stages from the ten steps of Borg & Gall, they are; (1 the preliminary research (needs analysis, (2 the development of training model, (3 Model evaluation and try out. The results show that the development of soft-skills training model develop training manual for counselors and students, as well as soft-skills training materials that meet acceptable criteria of usability, usefulness and feasibility. Besides, the results showed also that there is a difference in scores between pre-test and post-test in skills at managing emotions from unskilled to be very skilled, and communication skills from unskilled become quite skilled.

  5. Arahan Pengembangan Desa Tertingga Kabupaten Bondowoso Berdasarkan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Infrastruktur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Puspasari

    2017-01-01

    Full Text Available Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu kabupaten tertinggal di Provinsi Jawa Timur berdasarkan RPJMN tahun 2015-2019. Selain itu, terdapat kesenjangan antara nasional dan kabupaten sehingga perlu dilakukan identifikasi dan pengembangan desa tertinggal di Kabupaten Bondowoso. Permasalahan rendahnya kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM, pelayanan infrastruktur dasar yang belum memadai antara desa satu dengan desa lainnya, dan permasalahan tingginya angka kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Bondowoso sehingga untuk mengatasi hal tersebut dilakukan arahan pengembangan desa tertinggal Kabupaten Bondowoso berdasarkan aspek sosial, ekonomi, dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pegembangan desa tertinggal di Kabupaten Bondowoso berdasarkan aspek sosial, ekonomi, dan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan teori pegembangan wilayah, pengembangan daerah tertinggal, dan pembangunan perdesaan dengan menggunakan Analisis Faktor Eksplanatory untuk menentukan faktor yang berpengaruh terhadap ketertinggalan desa, Analisis Biplot digunakan untuk tipologi desa tertinggal berdasarkan aspek sosial, ekonomi, serta infrastruktur, dan Analisis Deskripsi digunakan untuk merumuskan arahan pengembangan desa tertinggal berdasarkan aspek-aspek yang diprioritaskan. Dari hasil penelitian terdapat empat faktor yang berpengaruh terhadap ketertinggalan desa di Kabupaten Bondowoso yaitu faktor kualitas SDM, perekonomian masyarakat, kondisi infrastruktur sosial, kondisi infrastruktur ekonomi. Berdasarkan hasil tipologi desa terdapat 95 desa tertinggal di Kabupaten Bondowoso yang terbagi menjadi 3 tipologi. Tipologi A sebanyak 9 desa, Tipologi B sebanyak 59 desa, dan Tipologi C sebanyak 27 desa. Arahan tipologi A peningkatan salah satu aspek SDM dan infrastruktur sosial atau perekonomian dan infrastruktur ekonomi. Arahan tipologi B peningkatan salah satu aspek SDM dan infrastruktur sosial dan atau perekonomian dan infrastruktur ekonomi. Arahan

  6. Arahan Pengembangan Desa Tertingga Kabupaten Bondowoso Berdasarkan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Infrastruktur

    OpenAIRE

    Puspasari, Amelia; Koswara, Arwi Yudhi

    2016-01-01

    Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu kabupaten tertinggal di Provinsi Jawa Timur berdasarkan RPJMN tahun 2015-2019. Selain itu, terdapat kesenjangan antara nasional dan kabupaten sehingga perlu dilakukan identifikasi dan pengembangan desa tertinggal di Kabupaten Bondowoso. Permasalahan rendahnya kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM), pelayanan infrastruktur dasar yang belum memadai antara desa satu dengan desa lainnya, dan permasalahan tingginya angka kemiskinan yang terjadi di Kabupate...

  7. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS UNTUK SISWA SMK

    OpenAIRE

    Widarto Noto Widodo, Pardjono

    2013-01-01

    Abstrak: Pengembangan Model Pembelajaran Soft Skills dan Hard Skills untuk Siswa SMK. Era global menuntut sumber daya manusia yang memiliki daya saing, adaptif dan antisipatif, mampu belajar, terampil, mudah beradaptasi dengan teknologi baru. Profil tenaga kerja yang dibutuhkan pasar adalah yang kuat pada aspek soft skills dan hard skills. Ada tiga alternatif model pendidikan yang memadukan hard skills dan soft skills, yaitu (1) aspek soft skills dan hard skills dilaksanakan di sekolah; (2) a...

  8. Determinan penerimaan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Hastuti, Dwi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Kontribusi penerimaan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, serta menganalisis perkembangan penerimaan daerah yang diwakilkan dari perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan juga menganalisis pengembangan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. (2) Penelitian ini di maksudkan untuk memperoleh jawaban atas seberapa besar pengaruh PAD, DAU, DAK, dan DB...

  9. Integrasi Budaya Jawa Pada Pengembangan Bahan Ajar Bumi Dan Alam Semesta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto -

    2014-01-01

    Full Text Available Kesulitan siswa dalam mempelajari IPA salah satunya disebabkan oleh sebagian besar materi IPA diadopsi dari sains Barat. Padahal budaya yang mendasari pengembangan sains Barat tidak sama dengan budaya Jawa, maka pembelajaran sains berpotensi menimbulkan kesenjangan (clash dengan sains lokal. Kesulitan lain disebabkan oleh pembelajaran IPA selama ini dilakukan memisahkan antara konten IPA dan pedagoginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Budaya Jawa dalam pembelajaran IPA yang meliputi proses dan produk (materi IPA menjadi satu kesatuan pengetahuan (Pedagogical Content Knowledge/PCK. Metode penelitian ini adalah penelitan pengembangan (R&D. Tahap-tahap penelitian meliputi (1 studi pendahuluan; (2 pengembangan PCK; (3 validasi PCK; dan (4 pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dikembangkan layak untuk diujicobakan pada tingkat yang lebih luas dalam perkuliahan Fisika Sekolah Menengah. Western-adoption of most material of science causes student’s difficulties in learning science. Meanwhile, the culture base of Western science development is different from the Javanese one. This is why science learning causes potentially clash to local science. Other difficulty is caused by learning science which has been done by separating content from its pedagogy. This study aims to integrate Javanese culture into science teaching that include process and product to become a unified science knowledge (Pedagogical Content Knowledge/PCK. The research method used was a research & development (R & D, with the stages of (1 preliminary study, (2 development of PCK, (3 validation PCK, and (4 product development. The results showed that the developed modul decent for piloting at a broader level in High School Physics class.

  10. Pengembangan Lembaga Pendidikan di Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Rikza

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenai kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang dan inovasinya dalam mengembangkan lembaga pendidikan di bawah naungan system pendidikan pesantren. Studi ini bersifat eksploratif dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberi gambaran tentang pola kepemimpinan yang dibangun di pondok pesantren Darul Ulum, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh para kiainya dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui literatur dan wawancara dengan para kiai dan orang-orang yang yang terkait dengan objek penelitian serta pengamatan langsung. Sedangkan analisis data dipergunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menjalankan kepemimpinannya Kiai Muh. As’ad Umar, objek utama penelitian ini, telah mengimplementasikan prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajerial modern. Dalam menyelasaikan persoalan kepesantrenan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang rasional. Pengembangan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren ini disesuaikan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan. Tipologi kepemimpinan yang dikembagkan oleh Kiai As’ad adalah rational-collective-managerial. || This study aimed to obtain information about the leadership of Kiai in Pondok Pesantren (Islamic boarding school Darul Ulum Jombang and his innovation in developing educational institutions under the auspices of pesantren system. This study uses qualitative approach and tries to give an idea of leadership that was built in the Pondok Pesantren Darul Ulum, as well as the efforts made by the kiais of pesantren in developing educational institutions. The data in this study were obtained through literatures and interviews with the kiais and the people associated with the object of study, and also through direct observation. The data analysis used in this study is descriptive and qualitative method. The results show that

  11. PENGEMBANGAN BUKU TEKS GEOGRAFI DENGAN STRUKTUR PENULISAN ENSIKLOPEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2016-02-01

    diperlukan untuk mengembangkan mareri tersebut. Buku teks Geografi yang digunakan guru dan siswa di sekolah belum mencakup keseluruhan fenomena dan permasalahan yang bisa dianalisis siswa. Penjelasan pada buku teks masih terbatas dan masih mengacu pada aspek kognitif siswa saja. Selain itu, penjelasan pada buku teks belum mampu untuk mengarahkan siswa belajar secara saintifik. Mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya pengembangan buku teks yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan penilaian siswa terhadap angket yang dibagikan, jumlah skor jawaban yang didapat berjumlah 551, maka penilaian siswa terhadap penggunaan buku teks adalah (551:600 x 100% = 92% dari yang diharapkan (100%. Data yang diperoleh dari siswa pada materi pembentukan dan pemanfaatan tanah adalah 92% dengan kategori sangat baik. Komentar dan saran tertulis oleh siswa dijadikan bahan pertimbangan untuk menyempurnakan buku teks. Dapat disimpulkan bahwa buku teks tidak perlu lagi ada revisi terkait dengan keseluruhan komponen dalam buku teks.

  12. Pengembangan Teknik Jahit Celup (Tritik dengan Pola Geometris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bintan Titisari

    2014-10-01

    Full Text Available Teknik jahit celup biasa dikenal dengan istilah tritik, yang berarti titik, merupakan teknik tekstil kelompok celup rintang. Tritik adalah cara menghias kain putih dengan menjahit jelujur lalu ditarik kemudian dicelup dan motif terbentuk setelah benang dilepaskan. Teknik tritik digunakan untuk membuat kain sasirangan, kain tradisional Kalimantan Selatan, Indonesia. Proses menjahit pada tritik dikerjakan secara tradisional tanpa ketentuan yang jelas, sehingga pengembangan desain motif belum maksimal. Melihat kondisi tersebut, penelitian  ini menggunakan pola geometris pada teknik tritik untuk melihat kemungkinan dihasilkan motif berbeda. Dengan  metode eksperimen kualitatif didapat ketentuan mengenai aturan jahitan yang diaplikasikan pada pembuatan pola geometris. Penggunaan pola geometris menghasilkan motif lebih teratur dengan tetap terkesan samar sebagai ciri khas tritik. Pewarnaan bertahap dan pengaturan jarak menghasilkan efek ilusi optik (kedalaman, arah, dan gerak. Motif tersebut diaplikasikan pada produk fashion dengan menonjolkan efek ilusi optik untuk menghasilkan siluet pada pakaian wanita.Kata kunci: geometri; jahit celup rintang; pola; sasirangan; tritik.Resist stitch-dyeing, also known locally as tritik (lit. dots, is resist dye textile weaving technique. Tritik is a method to embellish white cloth by tacking, which is then dyed and removed. The motif is formed after the thread is removed. Tritik methods and techniques are less popular compared to batik or dyed ikat. It is, however, used in making sasirangan cloth, a traditional cloth from South Kalimantan, Indonesia. The stitching has always been done traditionally due to the lack of clear convention on stitching as a resist-media. Thus, development of motif designs is not in full capacity. Taking into consideration the above, this study is carried out to create new geometric patterns using tritik techniques. Qualitative experiment methods are used to obtain ideal stitching

  13. Analisa Interdependensi Antara Value Chain Dan Business Model Pada Industri Pengolahan Makanan

    OpenAIRE

    Kristiani, Paulina

    2015-01-01

    Latar belakang dari penelitian ini adalah dengan melihat kondisi lingkungan bisnis yang semakin ketat dan bersaing maka diperlukan model bisnis dan value chain untuk mampu bersaing dalam lingkungan industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisa dan mengevaluasi pada value chain saat ini kemudian merancang pengembangan value chain berdasarkan komponen model bisnis. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik wawancara dan data value chain makanan saat ini yang diam...

  14. PENGEMBANGAN APLIKASI GAME 3D TEBAK RUMAH DAN BUSANA ADAT NUSANTARA BERBASIS ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Catur Wahyu Puspitawati

    2015-01-01

    Full Text Available Rumah Adat merupakan suatu bangunan yang bisa berwujud rumah tinggal yang diciptakan oleh sekelompok masyarakat generasi dulu yang bersifat tradisional, baik dari segi konsep, makna, hingga desainnya. Busana adat adalah kelengkapan yang dipakai oleh seseorang yang biasanya dipakai untuk memperingati hari besar seperti kelahiran, pernikahan, kematian, serta hari-hari besar keagamaan. Game 3D Tebak Rumah dan Busana Adat Nusantara merupakan sebuah game untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya rumah dan busana adat  yang dikemas dalam sebuah teknologi sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal untuk berkunjung ke taman budaya atau berkeliling Indonesia. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk merancang sekaligus mengimplementasikan rancangan dari aplikasi game 3D Tebak Rumah dan Busana Adat Nusantara Berbasis Android. Pengembangan aplikasi ini menggunakan siklus hidup pengembangan perangkat lunak dengan model waterfall. Fitur utama dari game ini adalah permainan tebak rumah dan busana adat (Mulai Permainan, fitur lainnya adalah Pengenalan Objek untuk mengingat bentuk dari rumah dan busana adat Nusantara. Hasil dari penelitian ini yaitu perancangan dan implementasi Game 3D Tebak Rumah dan Busana Adat Nusantara Berbasis Android telah berhasil dilakukan. Perancangan dilakukan dengan menggunakan model fungsional berupa UML. Diimplementasikan dalam bahasa pemrograman C# dengan menggunakan game engine Unity3D dan plug-ins ADT serta menggunakan Playmaker sebagai library tambahan. Seluruh kebutuhan fungsional telah berhasil diimplementasikan sesuai dengan rancangan

  15. PENGEMBANGAN MODUL BIOTEKNOLOGI LINGKUNGAN BERBASIS PENELITIAN MATAKULIAH BIOTEKNOLOGI UNTUK MAHASISWA S1 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasiatus Sa’diyah

    2016-09-01

    Full Text Available Research and development aims to produce module based research on material environmental biotechnology. The method used in the research and development followed development model Borg and Gall (1983, which consists of seven stages. The research object using freshgraduatedstudents who are taking biotechnology lesson. Measurement of the effectiveness of the module used gain score, The results of the validation of media expert is 79.17%, while the results of the validation of module contains experts is 96%. The test results readability is 90.84%. The test results showed the effectiveness of module is 0.68, it means included medium criteria. Penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis penelitian pada materi bioteknologi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggikutimodel pengembangan Borg dan Gall (1983, yang terdiri atas 7 tahapan. Objek penelitian menggunakan mahasiswa S1 yang sedang menempuh matakuliah bioteknologi. Pengukuran keefektifan modul menggunakan rumus gain score yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Hasil validasi dari ahli media adalah 79,17%, sedangkan hasil validasi dari ahli materi adalah 96%. Adapun hasil uji keterbacaan adalah 90,84%. Hasil uji keefektifan menunjukkan angka 0,68 artinya termasuk ke dalam kriteria sedang, modul yang digunakan mahasiswa efektif digunakan oleh mahasiswa.

  16. ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS KOPI ARABIKA DI KABUPATEN SOLOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Feri Arlius

    2017-03-01

    Full Text Available Kopi arabika merupakan jenis kopi dengan cita rasa terbaik dan komoditi unggulan yang memiliki nilai ekonomi relatif tinggi di pasar dunia. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi arabika terbaik dunia, tetapi Indonesia bukanlah negara penghasil terbesar di dunia. Kabupaten Solok memiliki ketinggian tempat atau elevasi antara 329 – 1.458 mdpl yang mana pada ketinggian tersebut tanaman kopi arabika dapat tumbuh dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi lahan untuk pengembangan kopi arabika di Kabupaten Solok. Dalam mengidentifikasi lahan untuk kopi arabika dilakukan analisis ketersediaan lahan dan kesesuaian lahan menurut struktur FAO (1976 yang mana hanya lahan kelas S1 (sangat sesuai dan S2 (cukup sesuai saja yang direkomendasikan. Luas lahan tersedia yang diperoleh cukup luas yaitu 101.059,79 ha (30,55 % dari luas Kabupaten Solok. Luas kesesuaian lahan untuk pengembangan kopi arabika berdasarkan lahan tersedia yaitu seluas 84.943,22 ha (84,05 %, dengan asumsi produktifitas kopi arabika 1 ton/ha/tahun Kabupaten Solok bisa menghasilkan kopi arabika sekitar 84.943,22 ton/tahun. Luas kesesuaian lahan akan bertambah 3.447,94 ha (3,41 % jika diberikan konservasi terasering pada kelerengan, sehingga luas kesesuaian lahan untuk pengembangan kopi arabika di Kabupaten Solok menjadi 88.391,16 ha (87,46 % dari lahan tersedia.

  17. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL MIND MAP UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Lukman

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model mind map yang layak digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS untuk siswa SMP, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development. Hasil penelitian adalah sebagi berikut: (1 menghasilkan bahan ajar dengan model mind map untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMP yang dikemas dalam bentuk buku dengan materi “Perkembangan pada Masa Islam di Indonesia”. Produk yang dihasilkan layak digunakan untuk pembelajaran berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, uji coba terbatas, serta uji coba lapangan. (2 Bahan ajar hasil pengembangan untuk siswa kelas VII di SMP N 3 Berbah ini efektif digunakan untuk pembelajaran IPS. Peningkatan skor postes pada kelas yang menggunakan bahan ajar dengan model mind map sebesar 13,87% dengan nilai gain score 0,45 dan ketuntasan siswa 100%. Sedangkan kelas yang menggunakan buku paket IPS dengan peningkatan skor postes sebesar 10,26% dengan nilai gain score 0,35 dan ketuntasan siswa 87,1%. Kata kunci: bahan ajar, mind map, ilmu pengetahuan sosial

  18. PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochmad Winarso

    2014-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penyediaan energi di masa depan merupakan permasalahan yang senantiasa menjadi perhatian bagi semua pihak. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, kebutuhan akan energi terus meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menghasilkan ethanol dengan kadar 92%. Kata kunci: bioetanol, destilator, refluk bertingkat.

  19. PERSEPSI PENGEMBANGAN PETA RAWAN GEMPA KOTA SEMARANG MELALUI PENELITIAN HAZARD GEMPA DETERMINISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Windu Partono

    2015-07-01

    Full Text Available Pengembangan peta resiko gempa berdasarkan analisa hazard gempa deterministik (DSHA merupakan salah satu tahapan yang sangat penting untuk mitigasi kegempaan Kota Semarang. Penelitian peta resiko gempa mencakup perhitungan hazard gempa, analisa kondisi tanah lokal (SSA dan analisa tingkat resiko kegempaan. Analisa hazard gempa diimplementasikan dengan pendekatan deterministic akibat gempa untuk sumber gempa sesar aktif disekitar Kota Semarang. Parameter geoteknik diperoleh dari hasil pengamatan atau pengujian geoteknik. Hasil dari penelitian ini mencakup pengembangan peta spektra percepatan gerakan tanah di permukaan dan faktor amplifikasi percepatan tanah yang sangat diperlukan pada pengembangan peta rawan gempa Kota Semarang.[Perception Development of Seismic Risk Map Semarang City Through Deterministic Hazard Analysis Research] Development of seismic risk map based on Deterministic Hazard Analysis (DSHA is an important step for seismic disaster mitigation for Semarang City. The study includes estimation of seismic hazard (DSHA, site specific response analysis (SSA and risk assessment. Seismic hazard is performed based on deterministic approach considering shallow crustal fault sources influencing Semarang City. Geotechnical parameters are interpreted from previous geotechnical measurements. The result of the hazard analysis includes the distribution of site response spectral acceleration and amplification ratios are performed corresponding to seismic risk assessment for Semarang City. 

  20. Kajian Kritis tentang Cita Keadilan: Suatu Pendahuluan Filosofi Hukum terhadap Penegakan Hukum dalam Konteks Positivisme Yuridis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Rizal

    2015-04-01

    Full Text Available Keadilan adalah kata yang gamang (absurd, sebab kata keadilan dan penegakan hukum yang dalam kajian teoritis seharusnya adalah padanan sinergis tetapi dalam implementasinya serba antiklimaks. Dalam realitas hukum ternyata ada kesenjangan kronis antara teori dan praktek. Akar permasalahannya terletak pada paradigma positivisme hukum sebagai konsepsi dasar pendidikan dan penegakan hukum. Di sisi lain ternyata ajaran doktrinal hukum tradisonal tidak pula dapat menetapkan dasar-dasar bagi kepastian hukum. Uraian dalam tulisan ini mengajak kita semua (stakeholder merenung dan berfikir bagaimana sebaiknya hukum itu hidup dan dihidupkan dalam teori dan praktek sehingga keadilan itu paling tidak dirasakan oleh semua. Abstract Justice is a word that is giddy (absurd, because the word of justice and law enforcement in the theoretical study should be the equivalent of a synergistic but the implementation is completely anticlimactic. In reality there was a law of chronic gap between theory and practice. Root of the problem lies in the paradigm of legal positivism as the basic conception of education and law enforcement. On the other side of the doctrinal teachings of traditional law nor can establish the basis for the rule of law. Description in this paper invites all stakeholders contemplate how the law should live and turned on the theory and practice so that justice was least felt by all.

  1. PERANGKAT LUNAK UNTUK MENGESTIMASI BIAYA PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN REFERENSI COCOMO II 2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2005-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Sifat dasar dari perangkat lunak selalu berkembang sehingga sulit untuk memprediksikan secara akurat biaya pengembangan dari sebuah produk perangkat lunak yang sedang dikembangkan tersebut. Oleh karena itu diperlukan proses untuk mengembangkan model yang dapat secara konstruktif menjelaskan siklus perkembangan perangkat lunak dan menyediakan sebuah dasar rekayasa untuk pertimbangan mengenai prediksi biaya untuk pengembangan sebuah produk perangkat lunak. Pada makalah ini dibuat aplikasi yang memprediksikan biaya pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan referensi model COCOMO II. Terdapat model yang memprediksi biaya pengembangan pada tahap awal proyek ketika sangat sedikit pengetahuan tentang ukuran dari produk yang sedang dikembangkan, karakter dari platform, karakter dari personal yang terlibat pada proyek, spesifikasi detail  dari proses yang digunakan (Early Design dan model yang lebih detail, yang digunakan ketika arsitektur life cycle perangkat lunak telah dikembangkan (Post Architecture. Pada model ini terdapat kemampuan yang merupakan rumpun penyesuai dari model pengukuran perangkat lunak, melibatkan poin fungsi (Function Point dan baris kode (Source Lines of Code. Terdapat juga model nonlinear

  2. PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Tri Susanto

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi profesional guru di SMP Negeri 4 Pakem Kabupaten Sleman terkait dengan peran kepala sekolah dan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi program pengembangan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan model Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1 perencanaan pengembangan kompetensi profesional guru dilakukan dengan pembentukan team; (2 jenis pengembangan kompetensi profesional guru yaitu penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran; (3 melakukan evaluasi dengan membuat form/angket penilaian guru terhadap proses pembelajaran di kelas yang diisi oleh siswa; (4 peran kepala sekolah sebagai: (a pendidik; (b manajer; (c administrator; (d supervisor; (e peran sosial (f penggiat kewirausahaan; (g pemimpin; dan (h pencipta iklim. Kata kunci: peran kepala sekolah, pengembangan, kompetensi profesional guru THE PRINCIPAL’S ROLE IN DEVELOPING TEACHER COMPETENCY IN PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to describe the principal's role in developing professional competence of teachers in SMP Negeri 4 Pakem Sleman, related to the role of principal’s and the planning, implementation, evaluation of teacher professional competence development program. This study used a qualitative approach, with a case study type. The research data were collected through observation, interviews and study documentation. The data analysis is model of Miles & Huberman, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Results of the study: (1 the planning of teachers professional competence development is done by forming a team; (2 the type of teachers

  3. STRATEGI PENGEMBANGAN PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANTUL DAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fifit Firmadani

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses need assessment dalam pengembangan pegawai dan strategi pengembangan pegawai yang dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala dinas, kepala sub bagian kepegawaian, dan staf. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pegawai baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman tidak terlepas dari peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD: (1 proses need assessment dilakukan secara top down dan bottom up, dengan menggunakan tiga analisis yaitu analisis organisasi, analisis tugas, dan analisis individu dan (2 strategi pengembangan pegawai yang dilakukan baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman meliputi pendidikan dan pelatihan yang dapat berupa bimbingan teknis, workshop, tugas belajar, dan izin belajar; promosi atau kenaikan pangkat; mutasi atau perpindahan jabatan; dan pembinaan. Kata kunci: need assessment, strategi pengembangan pegawai THE EMPLOYEE DEVELOPMENT STRATEGY OF EDUCATION DEPARTMENT OF BANTUL DISTRICT AND EDUCATION DEPARTMENT OF SLEMAN DISTRICT Abstract This study aims to know the process of need assessment in the employee development and the employee development strategy which was applied in Education Department of Bantul District and Education, Youth, and Sport Department of Sleman District. The study carried out through a qualitative phenomenological approach. The key informants of this study were the head of department, the head of the sub

  4. PENGEMBANGAN SOFTSKILL DAN HASIL BELAJAR KIMIA DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN 5-E (ENGAGEMENT, EXPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Budi WK,

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia dan Soft skill mahasiswa dengan menggunakan strategi pembelajaran 5-E((Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahap. Tiap tahap terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNNES. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa jurusan Kimia UNNES meningkat. Rerata hasil belajar tahap I adalah 64,62, tahap II adalah 75,85, dan pada tahap III adalah 79,77. Hasil rerata soft skill mahasiswa yang memenuhi kriteria tinggi dan sangat tinggi meningkat dari tahap 1 (77%, tahap 2 (80% dan tahap 3 (92%.

  5. PENGEMBANGAN KLASTER AGROINDUSTRI DI DESA GONDANGAN KECAMATAN JOGONALAN KLATEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Susi D

    2016-11-01

    The results showed that the attitude of the public, snack ho,e industri actor and local governments support the development of the region as an area of Agro-Industry cluster. In terms of participation, the government showed a high participation and support by facilitating a variety of activities to realize the region of Agro-Industry cluster, while the snacks businessman as the main actor of Agro-industry development of the area did not show a high level of participation.

  6. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PADI ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basudewo Krisna Jumna

    2017-06-01

    Full Text Available Sentra padi organik Kabupaten  Sragen adalah di Kecamatan Tanon, Sidoharjo, Gondang, Sambirejo, Masaran, Kabupaten Sragen adalah daerah penghasil padi organik terbesar di Jawa Tengah dan daerah yang pertama kali mendapatkan sertifikasi untuk padi organik di Jawa Tengah sejak tahun 2001, Pada tahun 2009 Sragen telah mengekspor 1.000 ton beras organik.Sampai dengan tahun 2012 Kabupaten Sragen mampu memberikan kontribusi luas panen dan Karangmalang. Produksi organik yang paling memenuhi standar adalah di Sukorejo, Kec. Sambirejo karena airnya langsung dari sumber. Desa Sukorejo merupakan salah satu desa yang konsisten dalam menerapkan pertanian organik. Petani organik Desa Sukorejo secara mandiri dapat menghasilkan pupuk organik dan pestisida organik. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 12 key person yang terdiri dari unsur akademisi/peneliti, swasta, pemerintah, dan masyarakat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis AHP. Dari penelitian diperoleh hasil olah data mengunakan analisis hirarki proses (AHP dapat terlihat bahwa strategi pengembangan usahatani padi organik di Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen tersusun atas beberapa kriteria program yang di prioritaskan dalam pembentukannya yaitu pertama kriteria pemasaran (nilai bobot 0,428, kedua kriteria budidaya (nilai bobot 0,221, ketiga kriteria input (nilai bobot 0,169, keempat kriteria lembaga (nilai bobot 0,092, dan kelima kriteria pasca panen (nilai bobot 0,090.Adapun saran dari penelitian ini antara lain diharapkan pemerintah dan pihak yang berkepentingan berkenan untuk mengaplikasikan kebijakan berdasarkan hasil penelitian ini. Serta dengan adanya pasar pemasaran produk pertanian organik di Kabupaten Sragen terutama di sentra-sentra produksi komoditas tertentu serta dengan mengadakan pameran gelar pangan organik, gelar budaya, desa wisata organik dan dengan adanya kemitraan antara petani dengan pihak swasta dan pengguna

  7. KAJIAN KEBIJAKAN PERIKLANAN KOSMETIKA DI INDONESIA: “KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raharni Raharni

    2014-10-01

    govermentAbstrakPermasalahan periklanan kosmetika adalah adanya klaim yang berlebihan, tidak rasional, tidak punya ijin edar, tidak ada persetujuan iklan, pembagian kewenangan pusat dan daerah yang belum jelas. Dalam rangka otonomi daerah belum ada kejelasan tentang kewenangan di pusat dan di daerah terkait periklanan kosmetika.Untuk melindungi masyarakat konsumen terhadap sediaan kosmetika yang tidak memenuhi syarat dan periklanan yang tidak benar dan menyesatkan, telah dilakukan kajian kebijakan periklanan sediaan kosmetika. Pengumpulan datanya dengan diskusi kelompok terarah dan wawancara mendalam di institusi yang terkait dengan periklanan dan informasi kosmetika yaitu Ditjen Binfar dan Alkes Kemkes RI, Badan POM, Balai Besar POM, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Medan dan Banjarmasin. Disamping itu dilakukan identifikasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan periklanan kosmetika baik di pusat maupun di daerah serta kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Analisis data dilakukan berdasarkan tema dan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peraturan perundang - undangan terkait periklanan kosmetika hanya ada ditingkat pusat, periklanan kosmetika masih mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 386/Menkes/SK/IV/1994 yang perlu segera direvisi terkait otonomi daerah. Sedangkan peraturan daerah terkait periklanan kosmetika baik di provinsi maupun kabupaten/kota belum ada, belum ada kejelasan pembagian kewenangan di pusat dan daerah terkait periklanan kosmetika. Kewenangan dan kegiatan pengawasan iklan kosmetika dilakukan oleh Badan POM, sedangkan perijinan produksi kosmetika oleh Dirjend Binfar Alkes, Kemkes RI. Penyimpangan iklan kosmetika masih banyak ditemukan di Jakarta, Bali, Medan dan Banjarmasin.Kata Kunci : Periklanan Kosmetika, Kewenangan, Pemerintah Pusat dan Daerah

  8. EKONOMI ISLAM DALAM KAJIAN FIQH KONTEMPORER; STUDI AWAL TENTANG JAMINAN FIDUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    WAZIN BAIHAQI

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract. Preliminary Study on Fiduciary in Fiqh Contemporary of Islamic Economics Studies. The main purpose of Islamic law is for the benefit of the people. The benefit is measured by the jurisprudence usul doctrine known as al kulliyatul kahms or sharia maqashid. One of the goals of Islamic law is hifdz al-mal (to maintain and guarantee of property ownership. The implementation of economic law to regulate all economic activities should be ensured to give benefits to Muslims. Therefore, Islam provides the rules of muamalah in commercing, leasing, fiduciary, etc. Nowadays, the diversity forms of economic transactions increasing rapidly, one of them is fiduciary. Fiduciary is a form of guarantee that adopted by the legal system of law in Indonesia from Netherlands since the colonial era to the present. Fiduciary guarantee begins popular used as a follow-up agreement on financing transactions; this is because the collateral still handling in the guarantor, also provide the convenience for the guarantor to take the advantage from the collateral. This model almost not discussed in the classical fiqh muamalah although some jurists have discussed about it. As the response of the development of economic transactions, it would need to practice more about the fiduciary in the discourse perspective of Islamic economics law. In order to avoid the Maisir, Gharar, Haram, and Riba in Islamic transactions, therefore, the National Sharia Council (DSN issued the fatwa Number. 68 /DSN-MUI/III/2008 about the Rahn Tasjily that similar to the fiduciary while still complying with the rules of fiqh muamalah. Abstrak. Ekonomi Islam Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia. Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Ekonomi Islam. tujuan utama hukum dalam Islam adalah untuk kemaslahatan ummat. kemaslahatan tersebut diukur dengan doktrin ushul fiqh yang dikenal dengan sebutan al kulliyatul kahms atau maqashid syariah. Salah

  9. Kajian Aspek Security pada Jaringan Informasi dan Komunikasi Berbasis Visible Light Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syifaul Fuada

    2017-02-01

    Full Text Available Cahaya tampak dapat dimanfaatkan sebagai media informasi ataupun komunikasi, teknologi ini dikenal dengan istilah Visible Light Communication yang menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan komunikasi nirkabel lainnya seperti RF dan IR. Yakni cakupan bandwidth lebih lebar dan bebas lisensi, aman bagi kesehatan manusia dan tidak terganggu interferensi elektromagnetik. Sistem VLC terdiri atas tiga bagian besar, yakni bagian transmitter dengan menggunakan devais LED, kanal yang berupa ruang bebas (free space dan receiver dengan menggunakan devais photodetector atau image camera. Penerapan VLC berlandaskan pedoman IEEE 802.15.17 yang mana baru dirancang dalam waktu 5 tahun belakangani ini (sejak tahun 2009, meliputi meliputi layer fisik (physical layer dan layer MAC (medium access control.  Sebagaimana teknologi komunikasi pada umumnya, VLC juga menyediakan akses security yang dibahas pada bagian layer MAC. Namun pada praktiknya masih belum begitu masif dilakukan oleh para peneliti. Hal ini sangat wajar karena mengingat VLC merupakan teknologi yang sedang dalam tahap pengembangan yang menjadikan penelitian VLC umumnya berfokus pada ‘bagaimana meningkatkan speed dari keterbatasan komponen-komponen pembangun (IC, photodiode, LED, transistor, dll yang tersedia saat ini’. Tantangan teknologi VLC selain target peningkatan kecepatan bit-rate, mobility communication, mengurangi interference noise, menyediakan layanan multi-acces juga salah satunya adalah isu security. Makalah ini merupakan studi literature (review paper yang didapatkan dari dokumen-dokumen hasil peneltian baik di jurnal dan conference terkait dengan praktik-praktik security VLC yang pernah dilakukan dengan skema indoor maupun outdoor.

  10. Sistem Honorifik Bahasa Lapung Dialek Pesisi di Kabupaten Tanggamus (suatu kajian sosiolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dessy Saputry

    2005-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan bentuk, jenis, faktor sosial, dan kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif-naturalistik. Sumber data adalah para informan yang dijaring dengan teknik simak libat cakap (SLQ. Para informan berasal dari daerah-daerah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah penutur asli (informan bahasa Lampung dialek Pesisir yang bertempat tinggal di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini berjumlah 14 penutur yang diambil secara acak 2 orang dari tiap lokasi penelitian. Sumber data lisan diambil melalui wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan cara: (1 perpanjangan kesertaan; (2 ketekunan pengamatan; (3 triangulasi; (4 pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata bentuk hononfik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi: (1 kata; (2 kelompok kata; (3 singkatan kata; (4 kelompok singkatan kata; dan (5 gabungan singkatan dan kata. Jenis honorifik meliputi hononfik: (1 kekerabatan; (2 kata ganti per­sona; (3 pangkat, jabatan, dan profesi; (4 gelar; (5 religius; (6 tokoh gaib; dan (7 umum. Faktor-faktor sosial penentu pemilihan honorifik meliputi faktor: (1 hubungan kekerabatan; (2 usia; (3 jenis kelamin; (4 status sosial; {5 latar belakang etnik; (6 situasi dan forum; (7 hubungan antarinterlokutor, (8 lokasi. tempat tinggal; dan (9 status perkawinan. Adapun kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi kaidah: (1 alternasi; (2 kookurensi; dan (3 sekuensi. Honorifik dapat menambah kekayaan bahasa Lampung. Pemilihan honorifik yang tepat merupakan salah satu cara atau strategi untuk menunjukkan sopan santun dan sikap hormat terhadap or­ang lain. Katakunci: sistem honorifik, bentukjenisfaktor sosial, kaidabpemakaian honorifik, kajian sosiolinguistik

  11. Perkembangan Islam di Pulau Ambalau: Kajian atas Data Arkeologi dan Tradisi Makam Islam Berundak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak Kajian terhadap perkembangan Islam salah satunya menyangkut apek karakteristik Islam dapat dilihat melalui lensa arkeologi berdasarkan temuan artefak maupun fitur. Dalam aspek budaya material tersebut, dapat memperlihatkan perkembangan nilai budaya yang terkandung dalam konteks sistem dan transformasi nilai budaya sejak masa lampau hingga kini. Data arkeologi yang menunjukkan karakter megalitis hingga data arkeologi Islam serta tradisi keagamaan yang berlaku pada mayarakat Ambalau, memberikan gambaran tentang perkembangan religi mayarakat lokal sejak kepercayaan atau religi masa prasejarah hingga munculnya Islam. Dari data arkeologi dan tradisi yang masih bertahan, memberikan gambaran bahwa agama Islam berkembang dengan tetap mengakomodir kepercayaan lokal yang berbasis pada kepercayaan terhadap leluhur. Bentuk makam kuno berundak, adalah salah satu wujud material budaya yang menggambarkan bahwa masyarakat sangat menghormati leluhur.   Abstract The study on the development of Islam one of which involves stale Islamic characteristics can be seen through the lens based on the findings of archaeological artifacts and features. In the aspect of material culture, can show the development of cultural values   embodied in the context of the system and transformation of cultural values from the past until now. Archaeological data indicate that the data character megalitis Islamic archeology and religious traditions prevailing in society Ambalau, gives an overview of the development of local people’s religious beliefs or religious since prehistoric times until the advent of Islam. Of archaeological data and traditions still survive, giving the impression that Islam evolved with fixed accommodate local beliefs based on trust towards ancestors. The shape of an ancient tomb staircase, is one manifestation of cultural material that illustrates that the community is honoring ancestors.

  12. KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Triwardani

    2007-01-01

    Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian

  13. POTENSI EKONOMI DAERAH DALAM PENGEMBANGAN UKM UNGGULAN DI KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rusdarti

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this study was to describe the phenomenon of SMEs superior and superior product, superior type of SMEs superior product and formulating policy strategy, in accordance with hte potential of SMEs in Ungaran, Semarang Regency. This research was conducted using the method of documentation with secondary data from the books in BPS and Bapeda Semarang Regency period 2004-2008. Method of assessment approaches and processes to find different types of SMEs and excellent potential in these areas would use a SWOT analysis method and Location Quotient (LQ.The results showed that: (1 Potential sectors that could be driving the manufacturing sector, in terms of small scale industries (SMEs is a type of food and beverage industry, and traditional medicines. Processing industry is a sector basis and the biggest contributor to economic growth in the district of Semarang. Potential sectors that could be driving the manufacturing sector, in terms of small scale industries (SMEs is a type of food and beverage industry, and traditional medicines. Processing industry is a sector basis and the biggest contributor to economic growth in the district of Semarang. (2 Policy strategy that can be applied based on the SWOT analysis are: (a Strength Strategy Opportunity (SO, local product development, utilization of water resources potential to be a mineral water company's industrial sector, (b Weakness Opportunity Strategy (WO, to realize the industrial area which mengutakan local raw materials such as: industry tempeh, tofu, crackers, chips and other variations that do not rely on raw materials imported from abroad. Utilizing the barren land to build industrial park, (c Strategy Treath Strength (ST, the industrial sector become a leading sector, cooperation with other regions in pemanfataan pemanfataan water resources and tourist villages, and (d Strategies Treath Weakness (WT, improve facilities and infrastructure, improving workforce skills for small

  14. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Trimulyono

    2014-02-01

    Full Text Available Batang which is located on the north coast of Central Java with an area of 788.642 km2 area of the position of the district of Batang put the economy on a path north of the island of Java. Coastal region of this district, make there is a potential that can be developed into a valuable asset to the nation i.e the traditional shipbuilders. Karangasem is one of the districts that have the potential for ship production In terms of productivity shipyard,one of traditional shipbuilder is CV. Laksana Abadi as traditional shipyard in year 2000 capable of producing ships totaling 18 units within a period of 12 months. In Batang district not only CV. Laksana Abadi but also CV. Rizki Maulana Bahari engaged in the manufacture of wooden ships that have smaller productivity due to the still relatively new in Karangasem. Because of the traditional manufacturing process, so it can be said to be still very traditional methods that shipbuilder built they ship and also their belief in technology still low it’s can seen from the construction of the ship is still in traditional way. So KKN-PPM is intended to bridge between the use of the latest technology by using of  fishipro or Delftship software. Based on the mapping problem then formed five clusters, namely cluster Ship Design With Software, Cluster of Shipyard Production, Cluster Marketing Information System, Cluster of Coastal Community Empowerment around Shipbuilding, Cluster of Ship Repair and Maintenance. Results of KKN-PPM students carry out major programs related to the theme of the traditional shipyards and other ancillary programs that have been successfully implemented and exhibited in the “Expo KKN-PPM” in North Karangasem, Batang district .

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS METAKOGNITIF UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR REFLEKTIF SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Yasir

    2015-09-01

    Full Text Available The aim of this research was to develop and implement biology learning materials based on metacognitive strategy. The learning material was developed by using 4-D model, including the Definition, Design, Develop phase, whereas the Disseminate phase was not conducted because this research is classified as the development research. This research was conducted in one of the senior high schools in East Java. Validating, observing, and giving questionnaire were implemented to collect various information during implementation of the learning materials. The findings from this research showed that the learning materials are valid, practical, and effective in empowering students both in terms of attention and learning outcomes. There were several obstacles occurred during the implementation of the learning materials, i.e. students were confused of new task and learning strategy and were not accostumed in correcting and acknowledged their own mistakes. Alternative solutions were given by providing guidance and information to students about learning using metacognitive strategy, so that students were expected to follow the learning with ease, as well as to train their reflective thinking skill and using an analogy which easier to understand. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengimplementasikan perangkat pembelajaran Biologi berbasis metakognitif. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D, meliputi tahap pendefinisian (Definition, perancangan (Design, dan pengembangan (Develop, sedangkan tahap penyebaran (Disseminate tidak dilakukan karena penelitian ini tergolong penelitian pengembangan. Penelitian dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri di Jawa Timur. Observasi, angket, dan tes digunakan untuk mengumpulkan variasi informasi selama implementasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran ini valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir reflektif

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI PADA MATERI BILANGAN BAGI MAHASISWA CALON GURU SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Subhan Pamungkas

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Literasi merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan agar individu manpu memahami berbagai macam permasalahan sesuai dengan konteks yang terjadi. Ketersediaan bahan ajar yang mengacu pada kemampuan literasi masih sangat jarang dikembangkan, terutama di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Dari masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu bahan ajar matematika berbasis literasi bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Materi dalam bahan ajar ini adalah bilangan pada mata kuliah konsep dasar matematika. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan meliputi Concept, Design, Collecting Materials, Assembly dan Test Drive and Distribution. Untuk menguji kualitas bahan ajar maka dilakukan uji kevalidan dan kepraktisan yang dinilai oleh ahli (ahli materi dan ahli pendidikan serta dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  produk hasil pengembangan termasuk kedalam kategori sangat valid menurut para ahli, praktis menurut penilaian dosen dan mahasiswa.  Kata Kunci: Bahan Ajar, Literasi, Bilangan  Abstract. Literacy is an ability that needs to be developed so that individuals are able to understand various problems in accordance with the context that occurs. The availability of teaching materials that refer to the literacy capability is still very rarely developed, especially in the Primary Teacher Education of Sultan Ageng Tirtayasa University. From the problem, the purpose of this research is to produce a literacy-based mathematics teaching material for students. The content in this teaching material is the numbers of the Konsep Dasar Matematika. This research is a research and development with development model consist of Concept, Design, Collecting Materials, Assembly and Test Drive and Distribution. To test the quality of instructional materials then tested the validity and practicality assessed by experts (material

  17. PENGEMBANGAN ALAT EKSPERIMEN BUNYI DENGAN SISTEM AKUISISI DATA BERBASIS SMARTPHONE ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervian Arif Muhafid

    2014-11-01

    Full Text Available Proses pembelajaran di dalam fisika memerlukan eksperimen untuk memperoleh pemahaman yang baik tentang konsep-konsep yang terkandung di dalamnya. Metode eksperimen dimaksudkan juga untuk mempelajari serta mengamati langsung fenomena-fenomena yang terjadi di dalam fisika. Akan tetapi, fakta yang terjadi dalam pembelajaran fisika di kelas khususnya pada sub bab pipa organa belum banyak dilakukan eksperimen dalam pembelajarannya dikarenakan belum tersedianya alat penunjang untuk eksperimen bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan alat eksperimen bunyi pada pipa organa untuk menghitung cepat rambat bunyi di udara dengan sistem akuisisi data dari hasil analisis frekuensi menggunakan smartphone berbasis android dan menentukan akurasi dan presisi hasil pengukuran cepat rambat bunyi di udara pada pipa organa terbuka dan tertutup. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Pada tahap analisis dilakukan analisis terhadap tujuan matapelajaran fisika dan permasalahan yang ada pada pembelajaran fisika tingkat SMA, pada tahap design dilakukan perancangan alat eksperimen, pada tahap pengembangan dilakukan penyediaan bahan yang akan digunakan dan perakitan, pada tahap implementasi alat eksperimen yang dibuat diuji coba untuk eksperimen, dan pada tahap evaluasi dilakukan pengecekan ulang terhadap kelayakan alat yang sudah dirancang. Hasil data dalam penelitian ini adalah analisis frekuensi dengan software MicTester berbasis android. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata berbobot dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat eksperimen dalam penelitian ini mampu digunakan untuk pembelajaran pipa organa terbuka dan tertutup. Dari eksperimen diperoleh nilai cepat rambat gelombang bunyi di udara untuk pipa organa terbuka adalah v = (340.9 ± 0.3 m/s dengan tingkat akurasinya sebesar 98.1% dan presisinya

  18. PENGEMBANGAN MEDIA MOVIE MAKER PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN KELAS X ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fika Dwi Rahmania

    2016-07-01

    Full Text Available Abstract: The purpose of this research is the instructional medium movie maker in the basic competence that is Identifying the Archival Equipment and Materials also Explaining the Entry and Exit Mail for students in grade X of Office Administration program membership SMK PGRI 6 Malang. This study used a model of development ASSURE combined, and it is modified with 4D developmental model thus obtained 7 stages of development. Based on the validation results of the experts of media and material, the experts of media showed the percentage of 100% and the experts of material showed the percentage of 96.87%that those numbers showed that the instructional medium movie maker has very valid criteria. The results of the validation by a small group of students showed a percentage of 82% was obtained from the results of the empirical score divided by the maximum score. The results of the validation by a large group of students showed a percentage of 81.7% was obtained from the results of the empirical score divided by the maximum score. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran movie maker dalam  kompetensi dasar Mengidentifikasi Alat dan Bahan Kearsipan serta Menjelaskan Pengurusan Surat Masuk dan Keluar untuk siswa kelas X program keahlian Administrasi Perkantoran SMK PGRI 6 Malang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ASSURE yang digabungkan dan dimodifikasi dengan model pengembangan 4D sehingga di peroleh 7 tahap pengembangan.  Berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi, dimana ahli media menunjukkan bahwa persentase sebesar 100% dan ahli materi menunjukkan bahwa persentase sebesar 96,87% dimana jumlah tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran movie maker memiliki kriteria sangat valid. Hasil validasi oleh siswa kelompok kecil menunjukkan persentase sebesar 82% di peroleh dari hasil skor empirik dibagi skor maksimal. Hasil validasi oleh siswa kelompok besar menunjukkan persentase sebesar 81

  19. PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN EFIKASI DIRI DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN MELALUI STRATEGI EXPERIENTIAL LEARNING BAGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layli Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: The research aims to develop self-efficacy training guides in friendship through experiential learning strategies for junior high school students, so that the counselor can use it as a media of social guidance services for the student especially to improve his confidence in the friendship. This training guide is printed teaching materials containing substance, operational measures, and the evaluation. The procedur of this developmental research is adapted from Borg and Galls (1983 which did in 3 step; 1 plannin;(2 developmental product; and (3 try out of the product. Based on the results of data analysis from expert assessment and potential users as well as revisions that are made in accordance with the advice and input to the product, it can be concluded that this training guide meets the good acceptance criteria and effectively proven in improving students self-efficacy in peer friendships. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning bagi siswa SMP, sehingga konselor dapat menggunakannya sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial kepada siswa khususnya dalam meningkatkan keyakinan diri di dalam hubungan pertemanan. Panduan pelatihan ini adalah bahan ajar berbasis buku cetakan yang berisi materi, langkah kegiatan, serta evaluasi.Prosedur penelitian dan pengembanganpanduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan ini  mengadaptasi pengembangan Borg and Gall (1983 yang dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, (1 perencanaan pengembangan produk, (2 pengembangan produk, dan (3Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna serta revisi-revisi yang dilakukan sesuai dengan saran dan masukan terhadap produk ini, dapat disimpulkan bahwa panduan pelatihan ini memenuhi kriteria keberterimaan yang baik dan terbukti efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa didalam hubungan

  20. EVALUASI MODEL STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DAN PENGEMBANGAN BPP MODEL (POSLUHDES) DI KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Jamil, Muh.Hatta; Tenriawaru, Nixia A; Akhsan Djalaluddin; . Rukka, Rusli M

    2014-01-01

    Evaluasi Model Strategi Peningkatan Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan BPP Model (Posluhdes) bertujuan mengungkapkan dan menyusun desain evaluasi implementasi model dari modul yang telah diimplementasikan pada penelitian tahap sebelumnya dan diikuti dengan proses transfer pengetahuan dan keterampilan. Melakukan pendampingan pembentukan secara partisipatif BPP Model (Posluhdes) serta mengukur partisipasi petani pada penyuluhan pertanian dan peran penyuluh dalam menjalankan kee...

  1. HUBUNGAN PENGEMBANGAN KARIR, KOMPETENSI PROFESIONAL, DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU PAUD DI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachman Halim Yustiyawan

    2016-07-01

    Full Text Available This research aims to find relationship between career development, competence professional, motivation, with the performance teachers. This research using method quantitative approach with analysis statistic descriptif and path analysis. Research results indicate (1 there is a direct relationship between career development with the performance teachers; between career development with the motivation teachers; between competence professional with the performance teachers; between competence professional with the motivation teachers; and between motivation with the performance teachers; (2 there is a indirect relationship between career development with teacher performance through motivation teachers; between competence professional with teacher performance through motivation teachers. Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara pengembangan karir, kompetensi profesional, motivasi, dengan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur atau (path analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan (1 terdapat hubungan langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru; antara pengembangan karir dengan motivasi kerja guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru; antara kompetensi profesional dengan motivasi guru; dan antara motivasi dengan kinerja guru; (2 terdapat hubungan tidak langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru melalui motivasi guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru melalui motivasi guru

  2. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK INDIVIDU INSTRUMEN POKOK DASAR SISWA SMK DI BIDANG KEAHLIAN KARAWITAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismalik Perwira Admadja

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, (2 mengetahui kelayakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar, dan (3 mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran praktik individu instrumen pokok dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan desain model pengembangan Stephen M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Langkah-langkah pengembangannya yaitu: (1 perencanaan; (2 desain; dan (3 pengembangan. Teknik analisis data untuk uji coba produk menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 ditinjau dari aspek media dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,27 oleh ahli media;(2 ditinjau dari aspek materi dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,47 oleh ahli materi; (3 ditinjau dari aspek penggunaan dinilai “Sangat Baik” dengan skor 4,23 oleh siswa; (4 peningkatan hasil belajar siswa menunjukkan kenaikan rerata skor siswa kelas yang menggunakan multimedia sebesar 31,53 sedangkan kelas yang tidak menggunakan multimedia meningkat sebesar 20,11. Kata kunci: pengembangan, pembelajaran, multimedia pembelajaran, kelayakan. DEVELOPING LEARNING MULTIMEDIA OF INDIVIDUAL PRACTICE IN FUNDAMENTAL MUSIC INSTRUMENT FOR SMK STUDENTS IN THE EXPERTISE OF KARAWITAN Abstract The purposes of this research were: (1 to produce multimedia learning on the subject of individual practice in fundamental music instrument; (2 to determine the appropriateness of the learning multimedia in the subject of individual practice in fundamental music instrument; and (3 to determine the improvement in the students’ learning outcomes from the use of multimedia in teaching the subject of individual practice in fundamental music instrument.This research was a research and development, with the development model design by Alessi and Trollip. The

  3. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KELISTRIKAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riana T. Mangesa Dyah D. Andayani

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran dan perangkat pembelajaran berbasis kompetensi terintegrasi pendidikan karakter di SMK. Penelitian ini termasuk jenis Research & Development yang mengacu tahapan Borg dan Gall (1983, yaitu yang terdiri atas analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, validasi ahli dan revisi, uji coba, dan tahap implementasi. Data berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh lewat angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik nonparametrik, yaitu Kruskall Wallis yang penghitungannya memakai SPSS. Hasil penelitian berupa produk pengembangan perangkat pembelajaran bidang kelistrikan yang berupa modul, media, dan penilaian pencapaian kompetensi (rubrik penyekoran. Hasil pengembangan memenuhi tuntutan validitas, pencapaian kompetensi dalam proses pembelajaran yang dipergunakan secara keseluruhan tinggi, guru memberi skor penilaian melalui pencapai kompetensi sesuai kriteria dalam rubrik penyekoran terhadap ketiga aspek kompetensi, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penilaian keefektifan pembelajaran secara menyeluruh menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan tanggapan secara aktif dan mencapai tujuan pembelajaran. Kata Kunci: pengembangan model penilaian, pembelajaran berbasis kompetensi, rubrik penye- koran, SMK DEVELOPING A COMPETENCE-BASED INSTRUCTIONAL MODEL IN THE ELECTRICAL FIELD IN VOCATIONAL SCHOOLS Abstract: This study was aimed to develop a competence-based instructional model integrated with character education in vocational schools. This study belonged to the Research and Development study using the stages as developed by Borg and Gall (1983: a needs analysis, developmental design, expert validation and revision, try-out, and implementation stages. The data were in the form of quantitative and qualitative data obtained through questionnaires. The data were analyzed using the descriptive statistics and non

  4. PENGEMBANGAN MODEL INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA PADA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Supeni

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model internalisasi pendidikan karakter se- bagai penguatan nilai-nilai Pancasila, mengetahui langkah dan efektivitas model, mengembangkan strategi yang efektif, serta memperoleh hasil pengembangan bahan ajar oleh guru PAUD di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, focus group discussion, wawancara, dan dokumentasi, sedang teknik analisis data dilakukan dengan membuat reduksi data dan sajian data secara terus-menerus. Strategi pengembangan model pendidikan karakter disesuaikan dengan materi melalui media bermain peran, gambar, menyanyikan lagu nasional, dan rasa cinta tanah air. Out bond efektif pada praktik pendidikan karakter melalui nilai-nilai dasar etika dan moral dijadikan sebagai basis pendidikan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dilakukan valid dan reliabel. Penelitian berhasil mengembangkan model pendidikan karakter dalam internalisasi pendidikan Pancasila pada anak usia dini lewat beberapa model strategi pengembangan pendidikan karakter dalam menginternalisasikan Pancasila pada PAUD melalui tabel model yang akan diterapkan dalam proses pendidikan. Kata Kunci: pendidikan karakter, Pancasila, PAUD DEVELOPING A MODEL OF THE PANCASILA CHARACTER EDUCATION INTERNALISATION IN EARLY CHILDHOOD TEACHERS Abstract: This study was aimed to develop a model of the internalisation of the Pancasila character education, to find out the stages and effectiveness of the model, to develop an effective strategy, and to obtain the result of the materials developed by early childhood teachers in Surakarta Municipality. This study used a research and development model. The data were collected through observations, focus group discussion, interviews, and documentation, and the data were analyzed by reducing the data and displaying the data continuously. The strategi of developing the model of character

  5. PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH BERPRESTASI: STUDI TENTANG PENANAMAN NILAI DAN ETOS BERPRESTASI DI SMA KARANGTURI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yuliono

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk budaya sekolah berprestasi, proses penanaman nilai dan etos berprestasi kepada peserta didik dan mengetahui implikasi dari pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi mencakup empat poin yaitu: keseimbangan antara pembinaan akademik dan nonakademik, penanaman karakter melalui pelajaran, budaya mencintai almamater dan pentingnya nilai kerokhanian. Penanaman nilai dan etos berprestasi pada peserta didik dilakukan melalui kegiatan orientasi sekolah, proses pembelajaran, evaluasi belajar, ekstrakurikuler, penghargaan prestasi, kecintaan terhadap almamater, keteladanan guru, kerjasama dengan orangtua peserta didik dan seragam patriot sebagai media penanaman budaya berprestasi. Implikasi penanaman pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi terdapat dalam input (penerimaan siswa baru dan pencarian siswa berpotensi, proses (pengembangan program sekolah serta pengembangan kerjasama dan output (prestasi akademik dan nonakademik serta jumlah alumni yang melanjutkan ke perguruan tinggi. The objective of this study is to describe a model of school achievement culture, the cultivation of values ​​and ethos of achievement to students and know the implications of the development of school culture on students’ achievement in Karangturi high school. This study used a qualitative descriptive approach. Techniques of collecting data were observation, interviews and documentation. This study uses sources and methods triangulation for data validation. The results show that the  school achievement culture in Karangturi high school contains four pillars, namely: a balance between academic and non-academic achievement, building character

  6. Analisis dan Rencana Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Unit Cabang Timur PDAM Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Tri Lestari

    2017-01-01

    Full Text Available Unit Cabang Timur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM Kabupaten Klaten dibagi menjadi 3 unit pelayanan Ibu Kota Kecamatan (IKK dan mempunyai tingkat pelayanan yang masih rendah pada tahun 2015, yaitu Unit IKK Ceper 17,6%; Unit IKK Pedan 2,43%; dan Unit IKK Cawas 31,26% sehingga peningkatan persen pelayanan menjadi hal yang perlu dilakukan. Hal ini didukung dengan adanya penambahan debit produksi sebesar 50 liter/detik. Selain itu, jaringan distibusi belum dibentuk blok pelayanan sehingga sulit untuk mengontrol kehilangan air. Perencanaan ini dilakukan pembagian blok pelayanan menjadi 26 blok dan 5 tapping. Setelah itu dilakukan analisis kondisi eksiting. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan kondisi hidrolika perpipaan kecuali kecepatan masih memenuhi kriteria, yaitu tekanan antara (15,43-59,99 m, kecepatan (0-0,91 m/detik, unit headloss (0-3,51 m/km. Kemudian dilakukan pengembangan jaringan yang dibagi menjadi 2 tahap, dimana tahap 1 meningkatkan persen pelayanan, sedangkan tahap 2 menambah daerah pelayanan baru. Blok pelayanan setelah pengembangan menjadi 29 blok dan 5 titik tapping. Kemudian analisis rencana pengembangan dilakukan dan menunjukkan bahwa kondisi hidrolika pipa untuk tekanan di jaringan distribusi IKK Cawas bernilai negatif. Hal ini dikarenakan unit headloss yang terjadi pada pipa dari reservoir menuju titik tapping pertama IKK Cawas sebesar 5,78 m/km dengan panjang pipa 14,35 km sehingga headloss  sebesar 82,94 m menyebabkan tekanan menjadi -2,89 m. Permasalahan ini dapat diatasi dengan parallel pipa diameter 200 mm sepanjang 9 km. Parallel pipa tersebut mengakibatkan tekanan  pada titik tapping pertama IKK Cawas menjadi 34,65 m dan titik tapping terjauh (blok 19 sebesar 16,34 m.  Hasil analisis hidrolika, seperti unit headloss berada pada rentang (0-5,78 m/km, namun kecepatan masih ada yang di bawah 0,3 m/detik. Rencana anggaran biaya (RAB yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan jaringan sebesar Rp 2.470.153,051.71.

  7. STUDI KASUS PENGEMBANGAN PROGRAM INTERVENSI PADA ANAK DENGAN GANGGUAN BICARA DAN BAHASA (SPEECH DELAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Selva Nirvana

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapan seorang anak di diagnosis gangguan bicara dan bahasa, program intervensi dan factor pendukung serta penghambat untuk anak-anak dengan gangguan bicara dan bahasa. Penelitian dilakukan pada tahun 2017 di homeschooling kak Seto Bintaro melalui pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi kasus.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 untuk diagnosis gangguan bicara harus mengetahui tonggak perkembangan berbahasa secara normal. (2 program intervensi dilakukan dengan (a emosional, (b sosialisasi, (c alat, (d artikulasi. (3 trauma pasca operasi.   Kata kunci: Gangguan Bicara dan Bahasa, Pengembangan Bahasa, Program Intervensi

  8. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Concept Attainment Model (CAM untuk Peserta Didik Kelas VIII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Jihadah Syaspasbandah

    2018-01-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis Concept Attainment Model (CAM yang valid, praktis, dan efektif terhadap hasil belajar dan aktivitas peserta didik SMP kelas VIII. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan mengikuti prosedur pengembangan Model Plomp yang terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap analisis pendahuluan, tahap pengembangan atau pembuatan prototipe, dan tahap penilaian. Uji validitas perangkat pembelajaran dilakukan oleh lima orang ahli dari bidang matematika, teknologi pendidikan, dan bahasa Indonesia. Pengujian kepraktisan perangkat pembelajaran diukur dari tiga hal yaitu: keterlaksanaan perangkat pembelajaran, respon peserta didik, dan respon guru. Untuk menilai efektifitas perangkat pembelajaran, dilakukan dengan mengumpulkan data melalui pengamatan terhadap aktivitas belajar matematika peserta didik selama kegiatan pembelajaran dan nilai tes hasil belajar matematika peserta didik. Hasil pegujian tersebut mengidentifikasi bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis CAM yang dikembangkan dinyatakan valid menurut para ahli, praktis berdasarkan guru dan peserta didik sebagai pengguna, dan efektif terlihat dari aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran yang mengalami peningkatan. Kata kunci: penelitian pengembangan, Concept Attainment Model, hasil belajar, aktivitas belajar, Model Plomp   ABSTRACT This research is development research aims to produces mathematics learning equipment based on valid, practical, and effective CAM for learning outcome and students activity of VIII grade junior high school. The developed learning equipment uses the procedure of Plomp Model that consists of 3 stages, they are preliminary research, development or prototyping phase, and assessment phase. Validity test of learning equipment is done by 5 experts from mathematics, eduaction technology, and indonesian language. Practical learning equipment test is

  9. PENGEMBANGAN MEDIA FLASH BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Triana Aprillia

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D. Tahapan rancangan pengembangan media flash ini menggunakan langkah prosedural oleh Borg and Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dalam penggunaan media flash berbasis pembelajaran inkuiri. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan dinyatakan valid dan layak apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator. Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media flash pada proses pembelajaran. Hasil pengembangan produk media flash berbasis pembelajaran inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan skor rata-rata ahli media 73.5 dan ahli materi 37. Media flash dinyatakan efektif karena 36 siswa mencapai nilai KKM pada hasil tes, dengan nilai n-gain 0,71 dan pada aspek afektif dan psikomotorik termasuk dalam kategori baik, serta mendapat respon positif dari penggunanya dilihat dari angket tanggapan siswa, sehingga media flash efektif meningkatkan hasil belajar siswa. The research include in Research and Development (R&D. This step of flash media development uses procedural step by Borg and Gall. The purpose of this research is to know the effectiveness in the cognitive, afective, and psychomotoric domain in using flash media based on inquiry learning. Data accumulation in this research uses observation, test, questionaire and documentation methods. The result data of this research is analyzed by using quantitative descriptive analysis method. Development product is called valid and proper if it has fullfilled good or very good criteria from the validator. The development product proved to improve the

  10. STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PASAR AGRIBISNIS DI DESA SUMILLAN KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syukur

    2012-04-01

    Full Text Available The purpose of this study is to determine the Local Government Strategy for the Development of Agribusiness Market in the Simillan Village District of Allla, Regency of Enrekang. The method used is qualitative. Data were collected using instruments such as: observation, documentation and developed with interviews with informants. Technical analysis of the data used in this study is a model of interactive analysis, namely: data collection, data reduction, data serving and withdrawal conclusions. The validity of the data in this study examined using triangulation techniques. These results indicate that counseling and assistance to agricultural and plantation actors government acting through the provision of guidance and direction that intensive and effective to the community as an effort to develop business systems in marketing promotion of agricultural products, the government plays as an agent that accelerates the development of regional potential strategies local governments in the development of the excellent potential in this case of vegetables and fruits by using SWOT analysis so far has been the maximum in the running srtategi maximum for use on the public especially in agriculture and plantations.   Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pasar Agribisnis di Desa Sumillan Kecamatan Allla Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa observasi, dokumentasi dan dikembangkan dengan wawancara terhadap informan. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisa interaktif, yaitu: Pengumpulan Data, Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Simpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penyuluhan dan pendampingan kepada pelaku pertanian dan perkebunan pemerintah berperan melalui pemberian bimbingan

  11. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Sekolah Menengah Atas Kelas XI pada Pokok Bahasan Momentum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rezeki

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to developing interactive learning media physics for high school class XI with chapter of momentum and test the feasibility of interactive learning media through media expert validation and subject experts. Based on the evaluation of the validator (media specialists and subject experts, the media of the development of aspects of the product appearance and usefulness aspects of the product got a score average of 80.23% is included in the category of Most Eligible. Based on the results of the validation assessment of media experts, media development results are included in the category of Most Eligible with the feasibility level of 81.98%. Based on the validation results subject experts, media development results included in the category of Eligible with the feasibility level of 78.47%. Based on the results of the response of students scored an average 74.63% included in the category of Eligible. Based on the assessment, it can be concluded that, media interactive learning on the subject of momentum declared fit for use as a medium of learning physics class XI high school student. Keywords: media interactive learning, physics education, learning strategies, high school. Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika interaktif untuk sekolah menengah atas kelas XI materi momentum dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif melalui validasi ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator (ahli media dan ahli materi, media hasil pengembangan dari  aspek penampilan produk dan  aspek kemanfaatan produk mendapat skor rerata 80.23% yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Berdasarkan hasil penilaian validasi ahli media, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Sangat Layak dengan tingkat kelayakan 81.98%. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Layak dengan tingkat kelayakan 78

  12. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Wirdaningsih

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini berawal dari kemampuan pemecahan masalah matematika dan aktivitas peserta didik yang  masih rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah tersebut disebabkan karena kebanyakan peserta didik tidak bisa memecahkan masalah matematika yang berhubungan dengan dunia nyata. Peserta didik belum mampu membuat hubungan antara apa yang mereka pelajari dan bagaimana pengetahuan tersebut diaplikasikan dalam kehidupan mereka. RPP dan LKPD yang digunakan belum memfasilitasi peserta didik dalam mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Untuk itu dilakukan pengembangan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses pengembangan dan untuk menghasilkan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas  peserta didik kelas XI IPA SMA. Penelitian pengembangan yang dilaksanakan ini menggunakan model pengembangan  Plomp.  Model  pengembangan  Plomp  ini terdiri  atas  tiga fase, yaitu fase investigasi awal, fase pengembangan Prototype dan fase penilaian. Berdasarkan pengembangan yang telah dilaksanakan, diperoleh RPP dan LKPD matematika dengan pendekatan CTL untuk kelas XI IPA SMA yang valid, praktis dan efektif.   Kata kunci: RPP, LKPD, Pendekatan CTL, Kemampuan Pemecahan Masalah, Aktivitas   Abstract. This study came from the low of problem solving mathematics ability and the low of student activities. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The purpose of this study is to reveal the development process and to produce the RPP and LKPD with CTL approaches which are valid, practical and effective in improving problem-solving ability and student’s activities on grade XI Senior High

  13. KAJIAN PENERIMAAN APLIKASI DROPBOX DALAM PEKERJAAN KELOMPOK SISWA: STUDI KASUS SMK SETIA NEGARA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Yulistyanti

    2016-04-01

    Full Text Available Salah satu teknologi baru mengalami perkembangan pesat teknologi komputasi awan (cloud storage. SMK Setia Negara Depok adalah sekolah kejuruan yang mempromosikan pengembangan dan penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Oleh karena itu, sekolah merasa perlu untuk memperkenalkan media penyimpanan dan berbagi data pada siswa bahwa tidak ada hambatan untuk penyelesaian tugas, yaitu aplikasi Dropbox. Model yang digunakan dari Technology Acceptance Model (TAM untuk menyertakan dua variabel eksternal, yaitu CSE dan TT dan 4 menerima variabel PEOU, PU, ATT dan IU untuk mengetahui aplikasi Dropbox penerimaan teknologi. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi atau moderasi antara jenis kelamin / seks dan tingkat / kelas. Pengambilan sampel menggunakan kuesioner dengan 176 responden. Metode pengolahan data menggunakan Model Structural Equation (SEM dengan menggunakan AMOS 18.0. Dari hasil yang sudah di peroleh yaitu Para siswa/i SMK Setia Negara Depok sudah cukup siap dan menerima teknologi aplikasi Dropbox untuk digunakan menyelesaikan tugas kelompok siswa yang dijelaskan melalui hubungan kausal indeks terhadap penerimaan teknologi aplikasi Dropbox di SMK Setia Negara. Dengan jumlah responden yaitu 176 Ditinjau dari indentitas responden pada penelitian, responden yang memiliki jumlah lebih banyak adalah siswa kelas X1I (63.6%, jenis kelamin perempuan (77.3%, yang merupakan gabungan dari siswa kelas XI dan XII. Penilaian disini diantaranya berdasarkan pria dan wanita, setelah dilakukan penelitian pria tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan wanita sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi, itu terdapat pengaruh yang signifikan. Dan juga Penilaian disini menggunakan tingkatan/kelas, yaitu XI dan XII, setelah dilakukan penelitian tingkatan/kelas XI tidak ada yang berpengaruh pada setiap variabel yang ada, sedangkan tingkatan/kelas XII sangat berpengaruh pada penerimaan terhadap teknologi

  14. Kajian Termodinamika Adsorpsi Hibrida Merkapto-Silika dari Abu Sekam Padi Terhadap Ion Co(II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Rasy Mujiyanti

    2017-03-01

    Full Text Available AbstrakTelah dilakukan penelitian tentang kajian termodinamika adsorpsi hibrida merkapto-silika dari abu sekam padi terhadap ion Co(II. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas dan energi adsorpsi hibrida merkapto-silika (HMS dan silika gel (SG terhadap ion Co(II. Pada penelitian ini, silika gel dibuat menggunakan natrium silikat dari abu sekam padi. Selanjutnya, senyawa organik 3-(trimetoksisilil-1-propantiol diimobilisasi pada SG menghasilkan HMS. Adsorben dikarakterisasi menggunakan difraktometer sinar-X dan spektrofotometer FTIR. Larutan Co(II kemudian dikontakkan dengan SG dan HMS pada variasi pH, waktu, dan konsentrasi awal. Hasil penelitian kapasitas adsorpsi yang diperoleh HMS hampir tiga kali lebih besar dibandingkan dengan SG, dengan besarnya kapasitas adsorpsi masing-masing yaitu 250,00 mg/g dan 90,91 mg/g. Sedangkan energi adsorpsi yang diperoleh adalah 51,69 KJ/mol untuk SG, dan 23,65 KJ/mol untuk HMS.Kata kunci : sekam padi, hibrida merkapto-silika, adsorpsi, ion Co(IIAbstractA research on the study of the thermodynamics of adsorption mercapto-silica hybrid from rice husk ash to the ions Co (II has been done. This study aims to determine capacity and energy adsorption of hybrid mercapto-silica (HMS and silica gel (SG to the ions Co (II . In this study, silica gel was made using sodium silicate from rice husk ash. Furthermore, the organic compound 3-(trimethoxysilil -1-prophantiol immobilized on SG to HMS produced. Adsorbents were characterized using X-ray diffraction and FTIR spectrophotometer. Solution of Co (II is then contacted with the SG and HMS at the variation of pH, time , and initial concentration. The results obtained by HMS adsorption capacity is almost three times larger than the SG, the magnitude of adsorption capacity of each is 250.00 mg / g and 90.91 mg / g . While the adsorption energy obtained is 51.69 KJ / mol for SG , and 23.65 KJ / mol for HMS.Keywords : rice husk, mercapto-silica hybrid , adsorption

  15. BAHASA DAN IJTIHAD: Kajian Linguistik Kitab Bidayat AlMujtahid Karya Ibnu Rusyd

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Basith

    2017-01-01

    Full Text Available Pengetahuan tentang bahasa Arab menjadi syarat mutlak bagi seseorang yang hendak menggali hukum secara langsung dari Al qur’an dan hadits. Artikel ini bertujuan untuk menguatkan kembali pentingnya pengetahuan tentang bahasa Arab tersebut dengan mengambil kajian pada kitab Bidayat al-Mujtahid karya Ibnu Rusyd. Kitab ini tidak hanya menampilkan perbedaan pendapat para mujtahid saja, tetapi ia juga memaparkan sebab perbedaan pendapat tersebut, diantaranya yang disebabkan oleh masalah kebahasaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa persoalan linguistik yang terdapat dalam kitab Bidayat al-Mujtahid adalah Ilmu Nahwu yang mencakup: huruf jarr, i’rab, athaf, istitsna’, fungsi al, definisi jamak dan marja’ dlamir; Ilmu Dalalah dan Ilmu Balaghah terutama yang terkait majaz (pembuangan kata dan makna kiasan dan hakikat. Perbedaan cara pandang para mujtahid terhadap masalahmasalah ini berimplikasi pada suatu hukum yang mereka tetapkan.   Knowledge  of  Arabic  is  an  absolute  requirement  for  anyone who wanted to explore the law directly from the Qur'an and hadith. This article  aims  to  reaffirm  the  importance  of  the knowledge  of  the  Arabic language  by  taking  a  study  on  the  Bidayat  al-Mujtahid  written by  Ibn Rushd. The book is not only to show dissent Mujtahid course, but he also explained  the  cause of  such  dissent,  including  that  caused  by  language problems.  The  article  concludes  that  linguistic  terms  contained  in  the book  Bidayat  al  Mujtahid  is  Nahwu  Sciences  which  includes:  letters jarr, 'i'rab, athaf, istitsna', function of hurf al, definition of jama’ and marja' dlamir;Dalalah science and science-related Balaghah especially majaz (removal of the  word  and  figurative  meanings  and  nature.

  16. Pengembangan Mobile Collaborative Learning System Menggunakan Kerangka Kerja Zachman dan DICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Husni Syahbani

    2017-07-01

    Full Text Available Mobile Learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel, Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membuat proses belajar lebih mudah dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon seluler, tablet dan komputer desktop, dengan Teknologi ini setiap materi pembelajaran dapat hadir dalam banyak format seperti yang video, suara dll. Kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel dapat memecahkan masalah dalam proses belajar, banyak pelajar merasa sulit untuk mengelola materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan bagaimana belajar dengan efektif dan efisien. Jadi penelitian ini mencoba untuk mengembangkan sistem yang berupa kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel yang disebut Mobile Collaboration Learning System (MCLs. Dalam pengembangan MCLs menggunakan kerangka pendekatan Zachman untuk mengidentifikasi kegiatan dan proses dalam pembelajaran yang dapat membantu studi pelajar dengan mudah dan interaktif dan berkolaborasi. Dengan kerangka pendekatan Zachman membuat MCLs menyelaraskan dengan kebutuhan peserta didik dan dosen di sekolah. Pendekatan ini menghasilkan sistem persyaratan yang dianalisis menggunakan kerangka DICE untuk mengetahui bagaimana risiko pengembangan sistem ini untuk direalisasikan.

  17. PENGEMBANGAN VARIATIF RANCANGAN ANTENA PANEL MICROSTRIP TAPERED PATCH DALAM SISTEM KOMUNIKASI WI-FI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Artawan

    2013-04-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan pengembangan rancangan antena microstrip tapered patch untuk dilakukan pengukuran parameternya sebagai karakteristik dari antena Microstrip. Penelitian ini sebagai pengembangan variatif rancangan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Metode eksperiment dilakukan dalam penelitian ini. Tahap pengerjaanya yaitu membuat desain rancangan antena sesuai persamaan yang ada yang kemudian dirancang dengan metode UV Photoresist laminate. Hasil rancangan antena diukur untuk mendapatkan karakteristik sebagai parameter antena meliputi frekuensi (bandwidth, SWR, VSWR, koofesien refleksi, pola radiasi dan penguatan (gain serta nilai HPBW. Nilai-nilai tersebut mencerminkan karakter dari sebuah antena sebagai parameter antena yang layak diimplementasikan dalam sistem komunikasi internet dengan sistem wi-fi. Hasil penelitian ini meliputi: nilai lebar pita (bandwidth = 0.21 GHz, VSWR = 1,23, SWR = 1,79,  return loss = -20,00 dB, koofesien refleksi = 0,10 dan grafik pola radiasi dengan penguatan (gain = 17 dB (polarisasi vertikal, 20 dB (polarisasi horizontal. Nilai Half Power Beamwidth (HPBW 820 untuk pola radiasi vertikal dan pola radiasi horizontal. Kesalahan (error hasil pengukuran 0,12% dengan keseksamaan 99,88%. Hasil ini memberikan indikasi sebagai rancangan antena yang layak untuk sistem komunikasi wi-fi. Penelitian ini sebagai salah satu aplikasi ilmu Fisika dalam dunia teknologi informasi dan diharapkan dapat bermanfaat sebagai dinamika wahana salah satu produk penerapan ilmu Fisika dalam bidang Teknologi Informasi.

  18. PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA PELAJARAN TATA HIDANG PAKET KEAHLIAN JASA BOGA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Astuti

    2016-01-01

    Full Text Available Textbooks are the ingredients or the subject matter is arranged systematically used by students in the learning process. The purpose of this study was to develop teaching materials such as textbooks on the subjects of governance hidang class X SMK in Magetan consisting of 3 KD, namely, (1 The scope of food and beverage service, (2 Operating equipment food and beverage service, and (3 providing food and beverage service at the restaurant. The results show that the development of an overall assessment of the completeness of the presentation of the textbook of the development of criteria that are in "good", which means it does not need to be revised textbooks. Buku ajar adalah bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku ajar pada mata pelajaran tata hidang kelas X SMK di Kabupaten Magetan yang terdiri dari 3 KD yaitu, (1 Ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman, (2 Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman, dan (3 menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian tentang kelengkapan penyajian terhadap buku ajar hasil pengembangan berada pada kriteria “baik”, yang berarti buku ajar tidak perlu direvisi.

  19. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND DRIVE TENIS MEJA PADA ATLET USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verandita Rihtiana

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja pada atlet usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pene-litian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, (7 pembuatan produk final. Subjek penelitian atlet tenis meja usia dini. Analisis data untuk uji validitas dilakukan dengan CVR (content validity ratio dan reliabilitas dengan  menggunakan Alpha Crobanch. Penelitian ini menghasilkan buku panduan instrumen penilain keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja untuk atlet pemula  yang didalamnya berisi  petunjuk penggunaan, lembar tugas siswa, pedoman penilaian, rubrik penilaian, serta tabel penyekoran, yang memiliki validitas yang tinggi (1 dan reliabilitas yang tinggi¸forehand drive sikap awal: r = 0,975, pelaksanaan: r = 0,961, gerak lanjutan: r = 0, 955. Backhand drive sikap awal: r = 0,961, pelaksanaan r = 0,974, gerak lanjutan: r = 0, 989. Kata Kunci: instrumen penilaian teknik forehand dan backhand drive, tenis meja

  20. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI TEKNIK PSIKODRAMA UNTUK MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Affiyani Pramono

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  1. PEMBELAJARAN TARI KREASI BAGI PENGEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK TAMAN KANAK-KANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khabibah Khabibah

    2014-08-01

    Full Text Available AbstrakPerkembangan motorik pada anak Taman Kanak-kanak lebih terfokus padapenyempurnaan perkembangan keterampilan motorik kasar dan halusnya. Banyak anak menjadi tidak percaya diri dan merasa dikucilkan dari kelompoknya akibatdari keterampilan motoriknya yang tidak berkembang dengan baik. Fisik motorikanak dapat dipacu dengan berbagai macam cara, diantara salah satunya denganpembelajaran tari. Tujuan penelitian: Untuk mendiskripsikan dan menjelaskanproses pengembangan fisik motorik anak dalam pembelajaran tari. Penelitian inimempergunakan metode kualitatif, pengumpulan data berupa observasi, dokumentasidan wawancara. Hasil penelitian: 1 Proses pembelajaran tari menggunakan metodeImitasi dan metode Demonstrasi, 2 Proses pengembangan fisik motorik ketika anakmelakukan gerakan tari. Saran: agar kegiatan pembelajaran tari sebagai kegiatanpembelajaran Intra kurikuler dapat ditingkatkan.abstractMotor development of  children in early childhood were more focused on the improvement of  thegross and fine motor skills development. Many Children become not confident and feel isolatedfrom their peers as a result of  their motor skills are not developed well. Physical child’s motorcan be driven in various ways, among the one with the dance learning The objectives of  theexperiment are to describe and explain process of  children’s physical motor Development in dancelearning. This study uses qualitative approach with observation, documentation, and interviewmethod for collecting data. Results: 1 Physical motor development process in dance learninguses imitation and demonstration method, 2 The process of  physical motor Development whenthe Children doing dance movements. Suggestion: Dance learning activity in kindergarten asintra curricular learning activity has to be increased.

  2. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  3. PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI KEPULAUAN SIKAKAP, KABUPATEN MENTAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismi Andriyani

    2012-12-01

    Full Text Available The potential area to be a tourist destination is should attention to the elements of tourism development. Sikakap is one of the villages in the Mentawai islands which beautiful beach and sea. Since 2003, the development of marine tourism in the islands Sikakap has been run and driven by government. The marine tourism development in Sikakap village has impacted to coastal communities in Sikakap village. The development of marine tourism can boost the economy of coastal communities. Research conducted through qualitative and historical approach. The results is showed the marine tourism in the islands impacted to the socio-economic society in positive. The indicators is development of transportation facilities, hotels, markets and other public facilities and reduced unemployment. Daerah yang potensial menjadi daerah tujuan wisata dalam pengembangannya harus memperhatikan unsur-unsur pengembangan pariwisata. Sikakap merupakan salah satu desa di kepulauan Mentawai yang memilki pantai dan laut yang sangat indah. Sejak tahun 2003, pembangunan wisata bahari di kepulauan Sikakap telah dijalankan dan digerakkan oleh pemerintah. Pembangunan wisata bahari di desa Sikakap ini memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir pantai desa Sikakap. Pengembangan wisata bahari mampu menaikkan perekonomian masyakat pesisir pantai desa Sikakap. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembanguan wisata bahari terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan historis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa wisata bahari yang dikembangkan di kepulauan Sikakap memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial-ekonomi masyarakat Sikakap. Hal ini ditunjukkan oleh perkembangan sarana transportasi, perhotelan, pasar dan fasilitas umum yang lainnya dan berkurangnya angka pengangguran.

  4. Pengembangan Ekonomi Lokal di Kawasan Perikanan Berdasarkan Preferensi Masyarakat Nelayan Nambangan Kedung Cowek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Firmantyo Pramono

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah nambangan memiliki prosentase 40% sebagai nelayan menggantungkan dengan kondisi pesisir, mengindikasikan bahwa wilayah nambangan memiliki potensi pesisir yang cukup besar. Namun masih mempunyai beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti SDA, SDM, Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, dan teknologi di kawasan pesisir Nambangan Kedung Cowek. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan arahan pengembangan ekonomi lokal wilayah nambangan berdasarkan preferensi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis pertama penentuan faktor kurang berkembangnya ekonomi lokal menggunakan teknik delphi, selanjutnya menentukan preferensi masyarakat dan faktor prioritas menggunakan teknik servqual. Melalui metode servqual ditemukan banyak faktor prioritas yang harus dikembangkan yaitu SDA, SDM , Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, Teknologi, dan Pemasaran. Selanjutnya menentukan arahan pengembangan ekonomi lokal beradasakan faktor prioritas menggunakan teknik triangulasi berdasarkan tujuh faktor priortas dengan menggabungkan studi literatur, studi kasus wilayah lain dan temuan fakta emipiri di lapangan. Hasil akhir berupa peningkatan prasarana sarana berupa penataan lingkungan sempadan pantai, pengelolahan limbah, peningkatan sumberdaya manusia berupa pelatihan mutu pendidikan dan wawasan ekonomi. Selanjutnya peningkatan upaya pemasaran dengan membangun mina store dan peningkatan fasilitas alat tangkap.

  5. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK GAME UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chazanah Erawati

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  6. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS AUDIO-VIDEO EKSPERIMEN LISTRIK DINAMIS DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Rante

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat profil pengembangan multimedia pembelajaran fisika berbasis audio-video eksperimen listrik dinamis yang dapat menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propil multimedia berbasis audio-video eksperimen dari segi tampilan menarik, fasilitas runtut, sistematis dan praktis digunakan serta menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Produk akhir adalah sebuah paket CD autorun multimedia pembelajaran interaktif sebagai media pembelajaran mandiri dan sebagai media presentase yang dilengkapi perangkat pembelajaran untuk guru. This research aims to see the profile of multimedia learning development on physics based audio-video on the topic dynamic electricity experiment that may become a solution of practicum that not mastered well in the school. The result shows that the profile of develop multimedia based audio-video experiment has interesting display, harmonious facilities, systematic and practical in used as well as become a solution of the practicum that not mastered yet. The final product produced an auto run CD package of interactive learning multimedia as a self learning media and as a representation of media that equipped with teaching and learning media for teacher.

  7. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Fatimah

    2015-08-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  8. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERKARAKTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMANISTIK BERBANTU ALAT PERAGA MURAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Widiyatmoko

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara menyeluruh sehingga memiliki daya saing yang unggul, mampu mengikuti perkembangan IPTEK, dan memiliki karakter yang bersumber pada nilai-nilai pancasila. Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPA terpadu berkarakter menggunakan pendekatan humanistik berbantu alat peraga murah di sekolah menengah berupa silabus, RPP, alat peraga, LKS, dan modul yang dihasilkan melalui alur Four-D model, yaitu definition (pendefinisian, design (perancangan, development (pengembangan dan disseminate (penyebaran yang telah melalui tahap validasi dan revisi. The purpose of the research is to produce an integrated science learning tools that can facilitate learners to develop the capabilities of the whole so that it has a superior competitive, able to follow the development of science and technology, and has a character which is based on the values of Pancasila. From the results of research and discussion, it can be concluded that the development of the integrated science learning character humanistic approach berbantu cheap props in the form of school syllabi, lesson plans, visual aids, worksheets, and the modules produced by Four-D flow model, the definition (defining, design (design, development (development and disseminate (spread that have gone through the validation and revision.

  9. PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faisal Faisal

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamber tidak tembus cahaya, sehingga menghasilkan persamaan karakteristik sensor v = 0,7595ln(I – 2,2484 volt. Persamaan karakterisasi tersebut diproses melalui program BASCOM AVR untuk mengisi perintah pada mikrokontroler ATMega8535 dalam proses pengukuran secara terus menerus dan menampilkannya pada LCD karakter 20x2 dalam satuan lux dan data disimpan dalam file dengan format *xlsx. Humidifier dihidupkan oleh relay yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMega8535 dengan set poin pengukuran kelembaban udara kurang dari 60%. Rumah kaca yang digunakan berukuran panjang 240 cm, lebar 150 cm, tinggi dinding 200 cm dan tinggi atap 50 cm. Uji pengendalian kelembaban udara berhasil dipertahankan pada kelembaban udara kisaran 60% dengan error rata-rata sebesar 1,9% dari pukul 11.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.

  10. PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA TIPE TIMSS MENGGUNAKAN KONTEKS RUMAH ADAT UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Susanti

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan soal-soal tipe TIMSS yang valid dan praktis menggunakan konteks Rumah Adat di SMP; (2melihat efek potensial soal-soal tipe TIMSS terhadap kemampuan penalaran matematika siswa di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 9 Palembang sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, dan tes soal tipe TIMSS. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1 penelitian ini telah menghasilkan suatu produk soal tipe TIMSS menggunakan konteks Rumah Adat untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan content, konstruk, dan bahasa.  Selain itu kevalidan soal tipe TIMSS ini tergambar setelah dilakukan analisis validasi butir soal pada siswa sebanyak 26 orang non subjek penelitian. Praktis tergambar dari hasil uji coba small group dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal tipe TIMSS yang diberikan. (2 prototype soal tipe TIMSS  yang dikembangkan memilki efek potensial yang positif terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Hasil yang diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa dalam menjawab soal matematika tipe TIMSS sebesar 56 yang termasuk kategori baik. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal tipe TIMSS, Konteks Rumah Adat DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3631.53-74

  11. PENGEMBANGAN PEMASARAN REZA BAKERY DAN KUALITAS LAYANAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Yuliansyah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract  - Bread is one of the food products are favored by the people. One of the pastry shop, calling themselves by reza bakery. Having high potential of selling in distinctive taste and packaging, bakery of bread reza be the target of the buyers in the city of Bandung, especially in Margahayu. With the potential that exists, then reza bakery bread can develop into a great product. Through a qualitative descriptive study, the development of marketing that can be done by reza bakery packaging including through distinctive, attention to have clean, variety of their product, and also the quality of the taste of reza bakery.   Keyword : Strategic Development, Brand, Packaging, Taste.   Abstrak - Roti merupakan salah satu produk makanan yang digemari oleh masyarakat. Salah satu toko kue, menamakan dirinya dengan reza bakery. Dengan berbekal rasa dan kemasan yang khas, roti reza bakery menjadi incaran para pembeli di wilayah margahayu kota Bandung. Dengan potensi yang ada, maka reza bakery dapat berkembang menjadi produk roti yang besar. Melalui penelitian deskriptif kualitatif, maka pengembangan pemasaran yang dapat dilakukan oleh reza bakery diantaranya melalui kemasan yang khas, dengan memperhatikan kebersihan, kualitas produk rotinya, waktu pelayanan, harga yang tetap terjangkau, ragam produk, serta rasa yang selalu terjaga.    Kata Kunci : Strategi Pengembangan Pemasaran, Merek, Kemasan, Rasa.

  12. PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELOMPOK BEHAVIOUR DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SMA KABUPATEN LAMONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Eka Yuda Wibawa

    2015-03-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  13. PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERMUATAN GENDER DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA SEKOLAH DASAR TINGKAT TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  14. PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI KOMIK EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Agung Pranowo

    2014-02-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  15. Pengembangan SDM Pariwisata Daerah: Agenda Kebijakan Untuk Pembuat Kebijakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrie Adji Kusworo

    2002-07-01

    Full Text Available The sustainability of the currently impressive growth of tourism industry in Indonesia is threathened by bureaucratic incompetence of the increasingly decentralized governance. The old-fashined bureaucracy responsible for dealing with tourism at the local level would be unable to meet high standard of tourism industry set out at international level, unless human resource within local bureaucracy is qualitatively improves to meet the demand of international market. Local governments shlould put gear on improving tourism policy making by improving torurism-related bureaucracy.

  16. ANALISIS POTENSI EKONOMI DAERAH DALAM PENGEMBANGAN KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN AGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yolamalinda

    2014-10-01

    Full Text Available Globalization requires areas within the national territory to compete in the free trade competitively with products from countries all over the world. Regional economic development is expected to produce superior quality products that can compete in competition, both domestically and abroad. Agam as areas that have the potential of tourism and culture has the potential to perform on the world market with superior commodity sub-sectors of the manufacturing industry. This article analyzes the election of regional commodity Agam using LQ analysis, specialization index, Shift share and SWOT analysis. The analysis finds that subsekctor processing industry has a competitive advantage and thus likely to be developed to increase the region's economy. Commodity embroidery as a creative industry is a commodity that is mapped able to compete on the sub-sectors of the processing industry because the rich local cultural values and Islamic values. A variety of programs and government policies are needed to support these commodities to appear on the international market.

  17. PENGEMBANGAN PETERNAKAN SUSU NASIONAL MELALUI KELEMBAGAAN EKONOMI BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karuniana Dianta A. Sebayang

    2012-08-01

    Full Text Available The aim of this paper is to analyze the dairy farmers problems who have to face the gap between demand and supply milk issues. Demand for milk commodities increased significant year by year, but the national milk production can not supply the milk processing industry needs. Local fresh milk production only supply 25% of the raw material for the milk processing industry. The New Institutionalism in Economic and Sociology model regards a mechanisms for the integration of formal and informal relationships at every level causal, like at the micro level (individual, meso (group or organization and the macro level in the form of environmental policy (policy environment which affect the system development and agribusiness. This study aims to generate the government policy which should be able to increase the bargaining power of dairy farmers in development their agribusiness through the strengthening of economic and social capital to create competitive dairy farmers. Keywords:

  18. Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata dengan Pendekatan Blue Ocean Strategy

    OpenAIRE

    Muzha, Vianda Kushardianti

    2015-01-01

    Persaingan industri pariwisata di Indonesia saat ini sangatlah ketat, setiap daerah berlomba untuk menonjolkan keunikannya tersendiri. Dengan adanya persaingan yang sangat ketat tersebut, Kota Batu berusaha keluar dari persaingan (red ocean) dengan menciptkan inovasi baru melalui konsep Blue Ocean Strategy. Blue Ocean Strategy adalah istilah dalam ilmu manajemen strategi yang merujuk pada siasat untuk menciptakan pasar baru yang belum dipenuhi persaingan yang ketat. Blue Ocean Strategy pada d...

  19. Pengembangan Usaha Kecil Dan Menengah Produsen Makanan Berbahan Baku Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaka Sriyana

    2018-03-01

    ABSTRACT                 The purpose of community service program in Wringinputih Village is to find the strategy of developing small and medium enterprises (SMEs of processed foods made from local raw materials. Group of business as object of dedication is group of food industry based SMEs from cassava. To find the various strategies of SME’s development, we used Strength, Weaknesses, Opportunity and Threat (SWOT analysis. The recommended strategies for business development are improving the quality of production, managing the home industry licensing (Perijinan Industri Rumah Tangga/P-IRT, improving the quality of product packaging, and new marketing design. The result of the community services are (1 the improvement of the quality of food product made from raw sweet potatoes with the use of the oil spinner machine, (2 the diversification of the processed foods made from raw cassava and papaya, (3 the result of training and management of P-IRT, (4 packaging design of food products made from cassava and papaya, (5 marketing design of processed food products.   Keywords: Cassava, Small And Medium Entrepreneurs, Certificate P-IRT

  20. SISTEM PENGEMBANGAN KENDALI FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS51 (PetraFuz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thiang Thiang

    1999-01-01

    Full Text Available This paper presents a Fuzzy Logic Development Tool called PetraFuz which has been developed at Control System Laboratory, Electrical Engineering Department, Petra Christian University. The system consists of a hardware target based on MCS51 microcontroller and a software support running under PC Windows. The system is targeted for developing fuzzy logic based systems. It supports fuzzy logic design, evaluation, assembly language generator and downloading process to the target hardware to perform on-line fuzzy process. Process action and fuzzy parameters could be transferred to PC monitor via RS-232 serial communication, this on-line process parameters is used for fuzzy tuning, i.e. fuzzy if-then rules and fuzzy membership functions. The PetraFuz tool helps very much for Fuzzy system developments, it could reduce development time significantly. The tool could spur the development of fuzzy systems based on microcontroller systems such as fuzzy control systems, fuzzy information processing, etc. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan sebuah sistem pengembangan kendali fuzzy logic (PetraFuz, Petra Fuzzy Development System yang dikembangkan oleh laboratorium Sistem Kontrol, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya. Sistem ini terdiri dari perangkat keras sistem mikrokontroler MCS51 dan perangkat lunak pendukung yang berjalan pada PC. Sistem PetraFuz digunakan untuk mengembangkan sistem berbasis fuzzy logic utamanya pada bidang kendali. Kemampuan sistem meliputi pengembangan pada fase perancangan kendali, evaluasi kendali, pembentukan program bahasa assembly MCS51 dan proses downloading program menuju target sistem mikrokontroler MCS51 untuk dieksekusi melakukan kendali pada plant yang nyata. Aksi kendali dapat diakuisi oleh program PC melalui komunikasi serial RS232 sehingga respon kendali dapat digambarkan pada layar monitor untuk dilakukan analisis lebih lanjut yang diperlukan pada proses tuning if-then fuzzy rules

  1. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama dengan Sistem Character Based Integrated Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Kurniati

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakFokus dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu perangkat pembelajaran matematika SMP dengan menerapkan sistem Character Based Integrated Learning yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran tersebut meliputi RPP, LKS, Buku Siswa dan Instru-men Penilaian. Pada sistem Character Based Integrated Learning, kegiatan belajar meng-ajar mengacu pada 9 pilar karakter anak. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap pendefinisian (define, perancangan (de-sign, dan pengembangan (develop dengan mengacu pada kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. RPP, LKS, dan Buku Siswa yang dihasilkan pada penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.73, 4, dan 4 dengan skala 1-4. Selain itu, perangkat pembelajaran tersebut juga memenuhi kriteria kepraktisan karena  85% siswa dan guru menyatakan bahwa perangkat pembelajaran praktis digunakan ketika uji keterbacaan. Serta memenuhi kriteria keefektifan karena terdapat 90% siswa tuntas terhadap hasil belajar dan 80% siswa berkarakter baik. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika, Sistem Character Based Integrated Learning  AbstractThe focus of this research is to develop a set of mathematical learning SMP system by implementing Character -Based Integrated Learning valid, practical, and effective. The learning device includes lesson plans, worksheets, Student Book and Instrument. In Character Based Integrated Learning systems, learning activities refer to the 9 pillars of character kids. Learning software development procedures used in this study is the definition phase (define, design (design, and development (develop with reference to the criteria of validity, practicality and effectiveness. Lesson plans, worksheets, and books produced by students in this study meets the criteria for the validity of the validation scores are respectively 3.73, 4, and 4. In addition, the

  2. PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Doyan

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney dan skor gain ternormalisasi (N-gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the

  3. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Septiana Sari

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan multimedia berbasis masalah dengan materi redoks, (2 menganalisis kualitas multimedia berbasis masalah, serta (3 menguji keefektifan multimedia berbasis masalah dalam meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan berdasarkan model Borg & Gall. Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui angket untuk validasi media, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi belajar, dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pengembangan multimedia berbasis masalah materi redoks dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengembangan, (2 secara umum kualitas multimedia berbasis masalah termasuk dalam kategori sangat baik, dan (3 multimedia berbasis masalah efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran materi redoks. Kata kunci: multimedia berbasis masalah, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis.   DEVELOPING MULTIMEDIA BASED ON PROBLEM TO INCREASE STUDENT’S LEARNING MOTIVATION AND CRITICAL THINKING SKILL Abstract The aims of this research are (1 developing the multimedia based on problem in redox’s chapter, (2 analysing the quality of multimedia based on problem, and (3 testing the effectiveness of multimedia based on problem in increasing student’s learning motivation and critical thinking skill. This research used Borg & Gall research and development’s model. The subject of the research is the grade X students of SMA Negeri 6 Yogyakarta. The data were collected by using media validation’s questionnaire, learning process observation sheet, learning motivation’s questionnaire and obser-vation sheet, and critical thinking skill’s test. The results of the research show that (1 the development of

  4. KETERKAITAN PRODUK DAN PELAKU DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS HORTIKULTURA UNGGULAN DI PROVINSI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanti Kasimin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the factors that affect the level of production and horticultural income in Aceh Province. Moreover, some obstacles encountered in the development of agribusiness were analyzed and the relationship of actors in leading horticultural agribusiness development in Aceh was examined. Sample was 81 respondents, consisting of farmers, middlemen, agricultural extensions, community leaders, and researchers. T-test, regression and slices of opinion between the various stakeholders were used in this research. The results showed that horticultural production is influenced by the availability of the means of production and technology, while revenue is affected by the sales price and the cost of marketing. Products linkage appeared to be low due to low farmer access to inputs, high pest and disease, and the low sale price. Linkage between actors was also low due to the high dependence of the upstream actors towards downstream actors, the discontent of upstream actors against the payment system of downstream actors, and distrust of downstream actors towards product quality and continuity. Hence, it is necessary for the improvement of policy development and eradication of pests and assistance the means of production, improved selling prices, product quality, and market information.Keywords: agribusiness development, superior holiticulture, locality and synergicABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat produksi dan pendapatanhortikultura di Provinsi Aceh. Selain itu, juga ditelaah beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan agribisnis serta menelaah keterkaitan pelaku dalam pengembangan agribisnis hortikultura unggulan di Aceh. Sampel berjumlah 81 responden, terdiri atas petani, pedagang perantara, penyuluh  pertanian, tokoh masyarakat, dan peneliti. Uji t, regresi berganda dan irisan pendapat antara berbagai pemangku kepentingan digunakan dalam penelitian ini

  5. ANALISIS PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA INDUSTRI KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukirman -

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi, menganalisis praktik pengelolaan lingkungan pada sentra industri kecil dibandingkan best practices dalam upaya meningkatkan kinerja lingkungan di Kabupaten Pati. Kajian difokuskan pada pengelolaan lingkungan secara efektif dengan melibatkan variabel inisiatif lingkungan, keterlibatan karyawan, dan integrasi dengan supplier. Populasinya adalah seluruh perusahaan Industri Kecil di Kabupaten Pati. Sampel berjumlah 97 perusahaan. Teknik sampling menggunakan kluster sampling, dengan sampel pada sentra industri kecil di Kabupaten Pati.  Analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan praktik pengelolaan lingkungan pada sentra industri kecil di Kabupaten Pati belum dilaksanakan secara optimal. Sementara itu, variabel integrasi supplier berpengaruh langsung terhadap kinerja perusahaan.The purpose of this study is to identify and to analyze an environmental management practice which is compared to the best practices in order to improve environmental performance in the industrial centers in Pati District. This study focuses on managing the environment effectively by involving environmental initiative variables, employee involvement, and integration of suppliers. Population in this study was all small industrial enterprises in Pati regency which has 97 companies as data samples. Data were collected by using cluster sampling techniques, and samples were taken from small industrial centers in the District of Pati. Data were analyzed by using descriptive and comparative methods. Results of this study showed that environmental management practices in small industrial centers had not been implemented optimally. Meanwhile, supplier integration variables influenced directly toward corporate performance.

  6. KAJIAN KELAYAKAN MODEL PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN RAKYAT POLA MANDIRI BERBASIS AGROFORESTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djohar Efendi

    2017-06-01

    Full Text Available The analysis about the financial advisability of agroforestry-based, autonomous HTR development was done using the concept of “present worth” or “present value” by using investment index or criteria: Net Present Value (NPV, Internal Rate of Return (ORR, and Gross Benefit Cost Ratio (Gross BCR. The values of NPV, BCR dan IRR calculated using interest rate of 15% for 30 consecutive years of cultivation starting from the largest were as follows: 1 Jabon & corn:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Rubber, jabon  & corn:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Rubber & corn: NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR  = 1,31 dan IRR = 34,75 %, 4 Rubber, mahogany & corn: NPV = Rp.26.348.000,-, BCR  = 1,23 dan  IRR = 31,25%, and 5 Mahogany & corn:    NPV = Rp. 8.924.000,-,  BCR  = 1,11 dan IRR = 17,45%. Financially, using interest rate of 15% and within 30 years of cultivation, the implementation of agroforestry-based, autonomous HTR development with the plants combinations of rubber & corn; mahogany & corn; rubber, jabon & corn; and rubber, mahogany & corn, is advisable to improve the income of the farmers. Kajian mengenai kelayakan finansial pembangunan HTR pola mandiri berbasis agroforestri,  dianalisis   dengan  menggunakan   konsep  "present   worth"  atau  "present value"  dengan  menggunakan indeks  atau  kriteria  investasi: Net  Present   Value (NPV,   Internal  Rate  of Return  ORR,  dan   Gross Benefit  Cost Ratio  (Gross BCR. Besamya  nilai  NPV,  BCR  dan  IRR  dengan  menggunakan   suku  bunga  15 % selama jangka   pengusahaan    30  tahun   berturut-turut    mulai  dari   yang   lebih  besar  adalah: 1 Jabon &jagung:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Karet.jabon   &jagung:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Karet &jagung   : NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR

  7. PENGEMBANGAN MODEL KOLABORASI JIGSAW ROLE PLAYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BEKERJASAMA SISWA KELAS V SD PADA PELAJARAN IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Ari Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model kolaborasi jigsaw, role playing untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama siswa yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Tahap uji coba pengembangan terdiri atas uji coba ahli, uji coba skala terbatas dan uji coba skala luas. Keefektifan model kolaborasi jigsaw role playing  diperoleh rata-rata 51,83 dalam kategori baik diterapkan dalam pelajaran IPS, peningkatan kemampuan bekerjasama siswa hasil N-gain = 0,56 dengan kategori sedang, peningkatan hasil belajar IPS N-gain = 0,50 dengan kategori sedang dan hasil ketuntasan klasikal pembelajaran IPS 97,14%.  Hasil respon guru dan siswa terhadap model yang digunakan adalah berkriteria baik. Model final penelitian ini menghasilkan model kolaborasi jigsaw role playing yang dikemas dalam suatu buku pedoman.

  8. PENGEMBANGAN WEBSITE DINAMIS MENGGUNAKAN ASP.NET MVC DAN SQL SERVER DENGAN METODE RAD (STUDI KASUS: PT X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fityan Aula Juyuspan

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak — Pembangunan website dinamis merupakan salah satu kebutuhan bagi beberapa perusahaan. Kebutuhan tersebut dapat berupa sebuah komunikasi dengan pelanggan, sebagai sarana informasi, promosi produk, statistic pengunjung, dan pengelolaan quotation. PT X merupakan sebuah perusahaan yang menjadikan website dinamis sebagai salah satu kebutuhan mereka. Website dinamis bertujuan untuk mengelola konten serta mempublikasikan promosi-promosi perusahaan sehingga mempermudah pengunjung dalam memahami dan berinteraksi aktif dengan perusahaan. Framework ASP.NET MVC merupakan salah satu metode yang dikembangkan oleh Microsoft yang digunakan untuk pembangunan website dinamis. Pada studi kasus ini bahasa pemrograman yang digunakan adalah C# dan menggunakan database SQL Server 2016. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mengimplementasikan MVC Pattern, bundling and minification, cookie, AJAX (Asynchronous JavaScript and XML, dan Action Filter pada ASP.NET. Pengembangan tersebut menghasilkan website dinamis yang interaktif, menyediakan informasi dan layanan bagi pengunjung baru ataupun pelanggan dari perusahaan tersebut, serta dikembangkan dengan cepat (rapid dengan menggunakan metode RAD.

  9. PENGEMBANGAN TANAMAN TALAS BENTUL KOMODITAS UNGGULAN PADA LAHAN RAKYAT DI KECAMATAN PEGANTENAN KABUPATEN PAMEKASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainol Arifin

    2015-12-01

    Full Text Available Kebutuhan karbohidrat dari tahun ke tahun terus meningkat, penyediaan karbihidrat dan karbohidarat serelia saja tidak mencukupi, sehingga peranan tanaman penghasil karbohidratat yang memiliki peranan cukup strategis tidak hanya sebagai sumber bahan pangan.Oleh karena itu tanaman bentul menjadi sangat penting artinya didalam kaitan terhadap penyediaan bahan panga dari umbi-umbian khususnya bentul semakin penting. Tanaman bentul merupakan tanaman karbohidrat non beras, diversifikasi/ penganekaaragaman konsumsi pangan local/budaya local, substitusi gandum/terigu, pengembangan industry pengolahan hsil dan industry I serta komoditi strtegis sebagai pemasok devisa melaui ekspor.. Hasil analisa tanah yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP Jawa Timur Tahun 2011 berdasarkan data usahatani ubijalar tahun 2010,Vareitas unggul didefinisikan sebagai varietas yang dapat berproduksi di atas rata-rata pada lingkungan spesifik.Benih bermutu sering dikaitkan dengan istilah benih bersertifikat atau benih bermutu. Sertifikat tersebut sebagai jaminan bahwa benih diperoleh dari proses yang standar, memiliki kemampuan tumbuh dengan tingkat keseragaman tinggi, dan terbebas dari penyakit tular benih (seed born diseases.Pemilihan varietas atau klon yang sesuai dengan karakteristik agroekologi lahan akan mengurangi biaya input seperti penggunaan kultivar ganjah, toleran penyakit tertentu. Perakitan vareitas atau klon yang memiliki kemampuan berproduksi tinggi pada lingkungan spesifik seperti tahan terhadap intensitas cahaya yang rendah, tahan kekeringan, tahan terhadap genangan air.Hasil survey tentang bibit yang dipakai dalam budidaya tanaman talas di Kecamatan Pegantenan menunjukkan mereka mengatakan 100% bibit yang dipakai menggunakan bibit turun temurun dari nenek moyang mereka. Bibit mereka menghasilkan produksi sedang yaitu 2 sampai 7 Kg per bibit. Akan tetapi bibit yang mereka tanam mempunyai kelemahan

  10. PENGEMBANGAN MODEL KOOPERATIF MODELING THE WAY DENGAN TEKNIK RENDRA DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN DRAMA BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhi Nugeraha Setiaji

    2014-08-01

    Full Text Available Pembelajaran drama di SMP masih berlangsung kurang maksimal. Model pembelajaran drama yang digunakan juga masih sangat terbatas. Salah satu alternatif model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model kooperatif Modeling the Way. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana: kebutuhan pengembangan, prinsip pengembangan, prototipe, dan keefektifan model Modeling the Way . Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, merumuskan prinsip pengembangan, mengembangkan prototipe, dan mengidentifikasi keefektifan model Modeling the Way. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian R&D. Langkah penelitian ini adalah studi literatur, analisis kebutuhan pengembangan, pengembangan model, uji validasi, revisi, penerapan, revisi, pengembangan model akhir. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui angket, jurnal, lembar pengamatan, lembar uji validasi, dan teknik tes. Instrumen yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan pengembangan, lembar uji validasi, observasi, motivasi,  dan kreativitas peserta didik, serta lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kebutuhan, uji validasi ahli, dan teknik analisis data uji coba terbatas Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Kebutuhan pengembangan model Modeling the Way adalah diskusi, guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang  dipelajari, dan peserta didik memberikan evaluasi terhadap temannya. Prinsi model ini adalah kerja sama,  kreativitas individu, dan naskah drama bermuatan pendidikan karakter. During this learning in junior high drama still going on less than the maximum. Learners must find their own practice and role-play techniques. Examples of dramatic play techniques demonstrated by the teacher is still less than the maximum . In fact, sometimes the teacher does not show an example of dramatic play. Learning model used drama is still very limited. Often learners immediately given the task to find, read, and

  11. Profil Pengguna E-commerce (Studi di Wilayah Kerja Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan)

    OpenAIRE

    S.Sos, Budiman

    2017-01-01

    Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mempengaruhi berbagai sektor, salah satu contohnya adalah e-commerce. Tren e-commerce di masyarakat sangat menarik untuk diteliti, terutama profil, karakteristik, dan tren pemakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan e-commerce pada masyarakat di wilayah kerja Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan responden berusia ant...

  12. PENGARUH KOMITMEN KERJA DAN PENGUASAAN TEKNOLOGI TERHADAP PRESTASI KERJA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN GOWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theovilus Agselda Marampa

    2017-08-01

    The results showed that there is a positive and significant influence between job commitment and technology mastery variable to work performance variable at Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gowa Amounted to 95.4%. This is shown from the determinant identification test results (R2 of 0.954 or 95.4% while the rest of 4.6% influenced by other factors not examined in this study.

  13. Pengembangan Kurikulum Diklat (Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi dalam Membangun Profesionalisme dan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widi Asih Nurhajati

    2018-01-01

    Full Text Available Diklat berbasis kompetensi diselenggarakan untuk mengatasi diskrepansi kompetensi PNS agar kemampuan PNS lulusan diklat sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Salah satu komponen dalam diklat berbasis kompetensi adalah kurikulum yang berbasis kompetensi berdasar pada kebutuhan akan kompetensi peserta diklat. Dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan jaman berikut situasi dan kondisi di masyarakat, pengembangan kurikulum diklat perlu dilakukan. Pengembangannya tetap menyesuaikan dengan landasan pengembangan kurikulum, yakni landasan filosofis, psikologis, sosiologis dan IPTEK. Pengembangan kurikulum diklat berbasis kompetensi juga menyesuaikan dengan model kurikulum yang dikehendaki, sehingga kurikulum tersebut nantinya dapat menghasilkan lulusan diklat dengan kemampuan sesuai yang diinginkan. Pengembangan kurikulum diklat berbasis kompetensi pada akhirnya diharapkan dapat membangun profesionalisme dan kompetensi PNS dalam menjawab tantangan di masa depan.Dengan demikian diklat akan menghasilkan lulusan, dalam hal ini PNS, yang profesional dan kompeten.  Abstract Competency-based training is held to overcome the discrepancy of civil servant competence to the ability of civil servants graduate training in accordance with the expected competencies. One component of competency-based training is a competency-based curriculum based on competency needs of training participants. In order to meet the demands of the development of the times following the situation and conditions in the community, the development of training curriculum needs to be done. Its development still adjusts to the curriculum development foundation, namely philosophical, psychological, sociological and science and technology. Development of competency-based training curriculum also adapts to the desired curriculum model, so that the curriculum will be able to produce training graduates with the desired ability. Development of competency-based training curriculum is ultimately

  14. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fembriani -

    2015-08-01

    Full Text Available Proses pembelajaran dalam KTSP memerlukan pengembangan perangkat pembelajaran. Observasi yang peneliti lakukan di kelas IV pada lima sekolah dasar, 80% guru tidak membuat perangkat pembelajaran sendiri, 60% SD masih menggunakan perangkat pembelajaran teacher center, dan 50% belum mengembangkan perangkat pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang sesuai dengan indikator. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp dengan tujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis. Hasil Penelitian menunjukan: (1 pengembangan perangkat pembelajaran learning cycle 7E menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid. Skor rata-rata validasi ahli terhadap silabus 3,6 (sangat baik, RPP 3,7 (sangat baik, bahan ajar 3,5 (sangat baik, LKS 3,6 (sangat baik, dan evaluasi  3,5 (sangat baik. (2 implementasi perangkat  pembelajaran yang valid terbukti efektif karena setelah diberi perlakuan menggunakan model learning cycle 7E terdapat perbedaan antara kelas kontrol dan ekperimen dengan nilai signifikansi 0,02 < 0,05 dan peningkatan hasil N-gain kelas eksperimen sebesar 0,62 yang menunjukan kriteria sedang. (3 Berdasarkan analisis kuisioner, perangkat pembelajaran yang  praktis dapat diterima oleh siswa dan guru sebesar 80% dan 80%. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran IPA model learning cycle 7E adalah valid, efektif, dan praktis.The learning process in school based curiculum requires the development of learning instrument. The observation that researcher done on fourth grade at five Elementary Schools, 80% of teachers do not make their own learning device, 60% of  school teachers still use the teacher learning center, and 50% have not yet developed learning tools to improve critical thinking skills in accordance with the indicators. This study use a model of development Plomp in order to obtain a valid learning device, effective, and practical. The result of

  15. Pengembangan Potensi Dana Zakat Produktif Melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosi Rosmawati

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak Kegiatan membayar zakat mempunyai hubungan vertikal yaitu hubungan antara Allah SWT. sebagai Tuhan dan manusia sebagai mahkluk-Nya. Namun, kegiatan membayar zakat juga bersifat muamalat karena mempunyai hubungan horizontal yaitu antara manusia dengan manusia. Pengelolaan zakat bertujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna zakat yang berdampak pada terwujudnya keadilan, kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan. Permasalahan yang dijumpai dalam praktik adalah mengenai penerapan pengembangan potensi dana zakat produktif dan fungsi LAZ dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dihubungkan dengan Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan data dan informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan wawancara, selanjutnya dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi dana zakat produktif melalui fungsi dan peranan LAZ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut Undang-undang Pengelolaan Zakat, adalah melalui program Pembiayaan Modal Usaha bagi fakir miskin dengan menerapkan asas-asas syariat Islam sesuai dengan pendayagunaan dana zakat. Fungsi dan peranan LAZ memberikan kemandirian ekonomi kepada fakir miskin dan berperan sebagai sarana keagamaan yang meningkatkan manfaat dana zakat. Saran dalam pengembangan potensi dana zakat produktif melalui LAZ adalah dengan melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada mitra pembiayaan modal usaha individu dengan lebih intensif, yaitu melalui pengawasan, penyuluhan, pencatatan, dan pendokumentasian transaksi ekonomi syariah untuk menciptakan laporan keuangan usaha yang otentik. Upaya tersebut diharapkan agar proses pengembangan dana zakat produktif terkawal secara syariah sekaligus menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat pelaksana. Abstract The paying of zakat denotes a vertical relationship between God and human as His

  16. ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MODUL INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (MIBP DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Made Citrawathi

    2016-08-01

    Full Text Available melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan dan penyusunan modul inkuri berbasis pertanyaan (MIBP. MIBP disusun untuk memfasilitasi pembelajaran sains agar dapat meningkatkan penguasaan konsep biologi, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir siswa SMP. Pengembangan MIBP menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu 1 Menganalisis, 2 Mendisain, 3 Mengembangkan dan produksi, 4 Mengimplementasikan, dan 5 Mengevaluasi. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 tahun. Pada tahun pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan mendisain MIBP. Subjek penelitian adalah guru IPA SMP Negeri dan Swasta di Kecamatan Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kurikulum yang digunakan di SMPN 1,SMPN 2, dan SMPN 4 adalah kurikulum 2013, sedangkan di SMP lainnya masih menggunakan kurikulum 2006. Kemampuan guru bertanya untuk meningkatkan keterampilan proses sains, penguasaan konsep, dan kemampuan berpikir belum optimal. Hal ini ditunjukkan dari jenis pertanyaan yang diajukan guru 85,8 persen bersifat konvergen, dan 14,2 persen bersifat divergen. Berdasarkan pertanyaan menurut Taksonomi Bloom, pertanyaan yang diajukan guru 74,4 persen pertanyaan ingatan, 22,6 persen pemahaman, 2,68 persen aplikasi, dan 0,32 persen analisis. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru adalah memfasilitasi pembelajarannya dengan MIBP. Dari karakteristik perkembangan kognitifnya, siswa SMP dapat dibelajarkan dengan strategi inkuiri, dan guru setuju dengan pengembangan MIBP. Kata kunci: Kemampuan berpikir, keterampilan proses sains, Modul Inkuiri Berbasis Pertanyaan, penguasaan konsep Pertanyaan, penguasaan konsep Abstract The purpose of this study was to analyze the need for the development and preparation of question-based inquiry module (QBIM. QBIM was designed conceiv to

  17. Pelestarian dan Pengembangan Seni Ajeng Sinar Pusaka pada Penyambutan Pengantin Khas Karawang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosikin Wikandia

    2016-03-01

    ABSTRAK   Pelestarian seni Ajeng asal Dusun Bambu Duri, Karang Pawitan. Kabupaten Karawang, banyak mengalami hambatan. Pasifnya peran komunitas seniman setempat, kurang adanya regenerasi budaya asal, tidak pro aktifnya hubungan baik antara dinas terkait serta masuknya kesenian modern, maka seni Ajeng tidak berkembang dan tergerus kepunahan. Seni Ajeng merupakan jenis seni yang memiliki kekhasan seperti seni pangajeng-ngajeng (Pangwilujeng dengan diiringi tarian Soja yang biasanya dilaksanakan pada acara upacara pengantin atau penyambutan tamu kehormatan. Melalui penelitian dengan pendekatan deskriftif kualitatif pada aspek sosial budaya secara sistematis, empiris, dan teori budaya diharapkan seni Ajeng menjadi penyajian seni Ajeng yang estetik tradisi dan dicintai generasi muda dalam rangka pelestarian dan pengembangan seni Ajeng.   Kata kunci: Ajeng, Tari Soja

  18. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Syarifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2 mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah meliputi (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan bentuk awal produk, (4 uji coba lapangan awal, (5 revisi hasil uji coba lapangan awal, (6 uji coba lapangan, (7 revisi hasil uji coba lapangan dan (8 diseminasi. Subjek uji coba lapangan awal terdiri atas 36 siswa kelas X MIA 6 di SMA N 7 Yogyakarta. Subjek uji coba lapangan pada kelas ekperimen terdiri atas 36 orang siswa kelas X MIA 1 dan pada kelas kontrol terdiri atas 34 orang siswa kelas X MIA 5 di SMA N 7 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, angket untuk mengukur motivasi belajar, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Malcom’s Modeling Method ditinjau dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pengiring layak digunakan di sekolah dengan kategori sangat baik. Hasil uji MANOVA menunjukkan model Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada taraf signifikansi 5 %. Kata Kunci: Malcom’s Modeling Method, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar.   DEVELOPING A PHYSICS INSTRUCTION MODEL BASED ON MALCOLM’S MODELING TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING MOTIVATION Abstract This research aims to (1 develop a physics instruction model based on

  19. Pembuatan Aplikasi Pengembangan Sistem Pengawasan Kepatuhan Berbasis Web Pada Perusahaan Kontraktor Pertambangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Talitha Almira

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan suatu data atau informasi dapat disimpan dan diperoleh dengan mudah dan cepat. Dari segi ukuran data, juga dapat dilakukan dalam skala yang besar. Bagi perusahaan bisnis, manfaat teknologi informasi ini umumnya di gunakan untuk mencatat, mengolah dan menyajikan data transaksi berdasarkan proses bisnis yang dijalankannya. Perancangan aplikasi system pengawasan kepatuhan pada penelitian ini bertujuan untuk merancang system pengawasan kepatuhan sebagai sarana untuk mengawasi tingkat kepatuhan perusahaan kontraktor pertambangan terhadap peraturan yang berlaku. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dan basisdata SQL Server Local Database. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi sistem pengawasan kepatuhan berbasis website, aplikasi sudah mampu berjalan dengan cukup baik. Hasil pengujian menunjukkan berbagai fitur yang ada pada aplikasi ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

  20. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Widiyasari

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah: (1 menghasilkan perangkat pembelajaran matematika model PBI yang valid, (2 mendapatkan efektivitas pembelajaran matematika dengan model PBI dan (3 mengetahui apakah perangkat pembelajaranan matematika model PBI praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model Plomp yang dimodifikasi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, modul pembelajaran, dan worksheet. Kevalidan perangkat pembelajaran ditentukan berdasarkan validasi tim ahli dan teman sejawat, hasil penilaian oleh lima validator diperoleh kriteria valid dengan klasifikasi baik dan sangat baik. Keefektivan pembelajaran didapatkan dengan lembar pengamatan keaktifan mahasiswa, diperoleh hasil keaktifan mahasiswa termasuk kategori aktif. Sedangkan uji kepraktisan perangkat pembelajaran, dari uji lapangan diperoleh hasil pengamatan terhadap proses pembelajaran, angket respon pengajar dan mahasiswa terhadap pemakaian perangkat pembelajaran semuanya menunjukkan hasil yang baik.

  1. Pengembangan Sistem Pengelolaan Informasi Pusat Informasi dan Konseling Remaja Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isra Wilna

    2017-04-01

    Full Text Available Salah satu fungsi dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja adalah memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja. PIK Remaja ini terdapat di lembaga pendidikan sepert sekolah dan perguruan tinggi maupun lembaga non pendidikan. Lokasinya tersebar di 11 kecamatan yang ada di Kota Padang. Setiap PIK, diharuskan menyampaikan laporan-nya secara kolektif dan berkala ke Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB  Padang,. Keterbatasan ruang dan waktu, menjadi kendala bagi BPMPKB dalam menjalan perannya sebagai pengawas. Disamping itu, perubahan alamat kantor PIK Remaja  banyak tidak terkelola karena tidak terdokumentasi dengan baik. Oleh karena itu dibangun sebuah sistem yang mampu menyelesaikan masalah tersebut. Sistem infomasi geografis menjadi pilihan karena mampu menyajikan informasi dengan referensi geografis. Dukungan teknologi web terhadap visualisasi geografis akan memudahkan pemangku kebijakan dalam pengembangan PIK Remaja di Kota Padang. Metode pengembangan aplikasi mengadopsi model waterfall. Aplikasi ini dibangun dengan fungsional pencarian PIK Remaja berdasarkan kategori, berdasarkan wilayah, pencarian PIK Remaja yang terdekat dari posisi pengguna, melihat rute menuju PIK Remaja yang dipilih. Disamping itu BPMPKB dapat mengelola data dan laporan  kegiatan PIK remaja. Disamping itu, PIK Remaja dapat mengelola data PIK-nya dan menyampaikan laporan kegiatan. Semua data tesimpan dalam database terdiri dari 9 tabel dengan  17 rancangan user interface aplikasi. Pengujian dilakukan dengan validasi fungsional aplikasi yang dirancang dengan aplikasi secara Blackbox testing. Pengujian ini  melibatkan 5 orang pengguna dengan hasil rekomendasi fungsional dari sistem telah berjalan sesuai dengan rancangan.   Kata kunci: PIK Remaja, Sistem Informasi Geografis.

  2. Pengembangan Aplikasi @Webplan untuk Perhitungan Waktu Standar pada Proses Perakitan Manual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutanto

    2010-04-01

    Full Text Available Karya tulis ini berkenaan dengan pengembangan perangkat lunak berbasiskan Web untuk perhitungan waktu kerja standar yang merupakan sebuah modul tambahan pada aplikasi perangkat lunak untuk perancangan sistem kerja berbasiskan Web atau yang diberi nama @WebPlan® yang sudah dikembangkan oleh penulis. @WebPlan ini merupakan integrasi dari beberapa modul untuk perancangan tataletak dan disain stasiun kerja secara virtual 3D. Beberapa modul sudah dirancang sebelumnya yaitu modul untuk visualisasi produk dan strukturnya sehingga dimungkinkan visualisasi yang interaktif untuk proses perakitannya. Sedangkan modul utama dalam @WebPlan ini adalah 3D Facilities Layout dan disain/layout stasiun kerja. Untuk tujuan ini juga sudah dibuat beberapa alat bantu yaitu model manusia 3D untuk beberapa persentil dan beberapa analisa dan checklist ergonomi. Pengembangan aplikasi @WebPlan ini untuk perhitungan waktu standar pada produksi serial merupakan suatu yang sangat diperlukan untuk menentukan waktu total yang diperlukan dalam memproduksi/merakit sebuah produk. Waktu total ini merupakan data penting dalam membuat konfigurasi stasiun kerja untuk pembuatan produk. Metoda Pengukuran waktu perakitan yang dipakai dalam hal ini adalah MTM-UAS (Universal Analysing System yang sangat cocok untuk perakitan manual. Hasil perhitungan waktu proses perakitan ini divalidasi dengan proses perakitan yang sebenarnya dan tidak menunjukkan perbedaan harga yang cukup signifikan. Beberapa kemudahan yang didapat pada metoda ini adalah MTM-UAS menggabungkan beberapa gerakan dan tidak terlalu detail dibandingkan metoda pengukuran waktu lainnya. Akan tetapi memiliki hasil yang cukup mendekati hasil yang sebenarnya. Modul aplikasi perhitungan waktu standar ini merupakan bagian yang diintergrasikan nantinya dalam perancangan tataletak dan stasiun kerja secara virtual 3D

  3. PARIWISATA KREATIF DAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS BAMBU DALAM PENGEMBANGAN MODEL BISNIS CV SURATIN BAMBOO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Ayu Tenara Kardinia Cidhy

    2016-09-01

    Full Text Available The objective of this study was to design a prototype of a future business model which would be adopted to achieve balance between the aspects of new business opportunities and competitive advantages of CV Suratin Bamboo. The analytical method utilized in the study was the business model canvas approach (BMC supported by the blue ocean strategy and SWOT.  The results revealed that through this business model development, bamboo workshop is expected to provide information regarding bamboo derived products, raise awareness of preserving the indigenous bamboo culture, increase sense of belonging to domestic products, as well as become the primary support of innovation and ideas in constructing Indonesia as a nation. Meanwhile, for businesses actors, besides increasing revenue, conducting bamboo workshops is expected to increase the company growths for the long term. The opportunity to maneuver in the development of bamboo-based business model demonstrates that bamboo business with high quality products has both tangible and intangible potentials to be developed further.Keywords: bamboo, blue ocean strategy, business model canvas, creative tourism, extracurricularABSTRAKTujuan penelitian ini adalah merancang prototype model bisnis masa depan yang akan digunakan untuk menemukan keseimbangan antara aspek peluang bisnis yang baru dan aspek keuntungan kompetitif CV Suratin Bamboo. Metode analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan kanvas model bisnis (BMC dilengkapi dengan blue ocean strategy serta SWOT. Hasil penelitian menunjukkan melalui pengembangan model bisnis ini, pelatihan bambu diharapkan mampu memberikan informasi tentang produk turunan bambu, meningkatkan kesadaran melestarikan kearifan lokal budaya bambu, meningkatkan rasa cinta produk dalam negeri, serta menjadi pendorong lahirnya inovasi dan gagasan yang membangun bangsa Indonesia. Sementara bagi pelaku usaha, selain peningkatan revenue, pelatihan bambu diharapkan mampu meningkatkan

  4. ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUB SEKTOR BAHAN PANGAN DI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaenuri

    2017-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1. Komoditas tanaman bahan makanan unggulan apa saja yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Boyolali, 2 Bagaimana strategi perencanaan pengembangan subsektor tanaman bahan makanan dilihat dari kelengkapan infrastruktur di Kabupaten Boyolali, 3 Bagaimana laju pertumbuhan sektor tanaman bahan makanan yang dimiliki tiap kecamatan di Kabupaten Boyolali. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis Location Quotient (LQ, Shift Share (SS, Klassen Typologi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis Location Quotient (LQ diketahui pengembangan komoditas padi terdapat di Kecamatan Ngemplak, Kecamatan Banyudono, Kecamatan Sawit. Komoditas tanaman jagung terdapat di Kecamatan Selo, Kecamatan Ampel, Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Musuk. Komoditas ubi kayu di Kecamatan Klego, kecamatan Simo. Komoditas ubi jalar di Kecamatan Selo, Kecamatan Simo dan Kecamatan Mojosongo. Komoditas kacang tanah ada di Kecamatan Boyolali dan Kecamatan Nogosari. Komoditas kedelai di Kecamatan Juwangi, Kecamatan Sambi, Kecamatn Kemusu dan Kecamatan Wonosegoro. The problems that were in this research is 1 Commodities food plants seed material what it was in each carpel kecamatan in kabupaten boyolali, 2 how strategy sub planning the development of the food crops sector seen from the completeness of the infrastructure in boyolali district, 3 how sector growth rate of plants of food material possessed every sub-district in boyolali district. The data used was secondary data. Data analysis methods using analysis loqation quotient (LQ, shift share (SS, klassen typologi . According to the research using analysis loqation quotient (LQ development rice is in in ngemplak, in banyudono, in palm. Corn is crops in district violoncello, in ampel, in cepogo and in musuk. Commodities cassava in district klego, in simo. Commodities sweet potatoes in in violoncello, in simo and

  5. PENGEMBANGAN BOOKLET KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL UNTUK SANTRI EKOPESANTREN LOMBOK TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Najah Sholehah

    2017-08-01

    Full Text Available This research was aimed to result of Sustainable Reserve Food Garden Program (SRFGP booklet learning media for ecopesantren students are (1 arrange SRFGP booklet for senior high school students in boading house, (2 to test feasibility of SRFGP booklet trough test the validity by material expert, media expert, and environment practitioner, (3 to test practically of SRFGP booklet trough students responses. Research method is  consists of  developmental research a model of ADDIE that have 5 phases are Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The result showed that material validation from material expert reaches 67.04% to the category of very valid. Validation results of media expert are 93.30% to the category of very valid. Environment practitioner validated it results 88.33% to the category of very valid, students responses to the booklet in small group trials results 98.82% to the category of very valid. The conclusion of this research SRFGP booklet is feasible and practice to implement for learning media for ecopesantren students in central Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran booklet program Kawasan Rumah Pangan Lestari untuk santri ekopesantren, yaitu (1 menyusun booklet KRPL untuk santri MA Pondok Pesantren, (2 menguji kelayakan booklet KRPL melalui uji validasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi lingkungan,  dan (3 menguji kepraktisan booklet KRPL melalui uji coba pendahuluan oleh santri. Metode penelitian ini ialah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan booklet dari ahli media sebesar 93,3% dengan kategori sangat valid, ahli materi sebesar 67% dengan kategori cukup valid, dan ahli praktisi lingkungan sebesar 88,3% dengan kategori sangat valid, dan uji pendahuluan sebesar 98,9% dengan kategori sangat valid. Kesimpulan dari penelitian ini ialah booklet KRPL sangat layak dan

  6. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik Ghufron

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran berbasis nilai-nilai budaya Yogyakarta yang relevan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall. Subjek penelitian adalah para guru dan siswa sekolah dasar tempat penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Temuan penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut. Pertama, model pembelajaran yang relevan digunakan untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta adalah model pembelajaran non direktif versi Carl Rogers. Kedua, modifikasi dan penyesuaian model pembelajaran ini dilakukan agar dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai budaya Yogyakarta di sekolah dasar terutama yang berkaitan dengan format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP. Ketiga, para guru mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan model non direktif untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah dasar dengan tetap memperhatikan kebijakan Pemda DIY tentang pengembangan kurikulum berbasis budaya Yogyakarta. Kata kunci: nilai-nilai budaya Yogyakarta, sekolah dasar, pembelajaran DEVELOPING INSTRUCTIONAL MODELBASED ON CULTURAL VALUES OF YOGYAKARTA AT PRIMARY SCHOOL Abstract: This study seeks to develop a primary schoolinstructional model based on cultural values of Yogyakarta. Research and development model by the Borg and Gall was adopted. Subjects of the research were primary schoolteachers and students. Data were collected through observations and interviews. Data were analyzed using descriptive qualitative methods. The results show the followings. Firstly, the instructional model whichfits the cultural values of Yogyakarta is Carl Rogers’s non directive model. Secondly, the instructional model should be modified in order to effectively foster thecultural values of Yogyakarta at primary school, especially when dealing with

  7. PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATERI SEGITIGA DI KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1mengetahui karakteristik LKS berbasis Project Based Learning (PjBL yang valid dan praktis dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII; (2mengetahui efek potensial penggunaan LKS berbasis PjBL terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Metode penelitian pengembangan yang digunakan adalah model  ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walkthrough, tes hasil belajar dan angket. Dari tes hasil belajar, diperoleh bahwa sebesar 82,5% siswa telah mencapai kategori tuntas dan 17,5% belum tuntas dengan KKM 75. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk LKS berbasis PjBL yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar, kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. LKS yang telah direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1 LKS bebasis PjBL yang dikembangkan valid, tergambar dari konten (sesuai dengan kurikulum untuk materi segitiga, konstruk (sesuai dengan prinsip PjBL, dan bahasa (sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD. Kepraktisan tergambar dari proses kerja siswa dalam melaksanakan LKS dan hasil angket respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL; (2 dari hasil latihan yang dikerjakan oleh siswa, LKS berbasis PjBL memiliki efek potensial terhadap hasil belajar, yakni sebanyak 33 siswa termasuk kategori tuntas (82,5% dan 7 orang belum tuntas (17,5%, dengan KKM 75. Kata Kunci : LKS, Project Based Learning DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3626.1-12

  8. STRATEGI PENGEMBANGAN TAMAN WISATA LEMBAH HARAU-SUMATERA BARAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL: TUNGKU TIGO SAJARANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Ismawati

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pembangunan  agrowisata  sebagai diversifikasi obyek wisata di Taman Wisata Lembah Harau  berbasis  kearifan lokal dan  menyusun strategi pengembangan Taman Wisata Lembah Harau melalui pendekatan kearifan lokal dengan analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan survey, wawancara dan studi literatur.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1 Pembangunan agrowisata berpotensi untuk dikembangkan di luar areal obyek wisata Lembah Harau yaitu di Nagari Tarantang, Harau dan Solok Bio-Bio Kawasan Lembah Harau berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata dan dinilai sesuai dengan kebutuhan pengunjung, 2 . Filosofi Tungku Tigo Sajarangan merupakan potensi kearifan lokal yang dapat dijadikan model kepemimpinan untuk mengatasi konflik kepentingan pengelolaan Taman Wisata Lembah Harau dan 3. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah mengembangkan atraksi dan obyek wisata baru berbasis budaya dan kearifan lokal yang lebih banyak melibatkan pihak masyarakat disertai dengan kegiatan pemasaran dan promosi berbasis IT.DEVELOPMENT STRATEGY OF LEMBAH HARAU GARDEN TOURISM BASED ON LOCAL WISDOM: TUNGKU TIGO SAJARANGANABSTRACTThe purposes of this study are 1   identification of potential cultural and local knowledge that supports the development of Lembah Harau Garden Tourism (LHGT  , 2  to arrange management strategy of LHGT through local wisdom approach  with a SWOT analysis. The research method uses surveys, interviews and study of literature.  The results suggest that 1 Harau Valley region has a diverse cultural and historical potential that can be developed to enrich the tourist attraction in LHGT, 2  philosophy of Tungku Tigo Sajarangan is a potential local wisdom that can be used as a model of leadership to resolve conflicts of interest LHGT  management and 3. The development strategy of LHGT is to develop new tourist attractions and object-based culture and local wisdom

  9. Pengembangan Model Outdoor Learning melalui Project Berbasis Local Wisdom dalam Pembelajaran Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah kurnia Putri Damayanti

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika, (2 mengetahui keefektifan penggunaan model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode pengembangan R & D (Research dan Development. Pada tahap Development, peneliti mengadopsi model 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom yang dikembangkan layak digunakan dari segi produk pendukung pembelajaran yang memenuhi kriteria sangat tinggi menurut para ahli, praktis menurut guru dan peserta didik. Lembar observasi yang memenuhi kriteria valid dan reliabel berdasarkan hasil ICC dan tes hasil belajar yang memenuhi kriteria valid dan reliabel berdasarkan hasil Quest. Selain itu, model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom lebih efektif digunakan dalam pembelajaran fisika dilihat dari hasil analisis multivariate dan GLMMDs yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 dan MD yang tinggi.   AbstractThis research was aimed to: (1 produce outdoor learning via project based suitable local wisdom model used in physics learning, (2 know the effectiveness in using outdoor learning via project based local wisdom model. This developing research used a R & D method (Research and Development. On Development step, the researcher adopted 4D model, they were Define, Design, Develop, dan Dissemination. The results showed that the developed outdoor learning via project based local wisdom model was suitable to be used in terms of learning support product that was in very high category according expert, practical according teacher and students. In addition the observation sheet was in valid criteria and reliabel based on ICC and the learning outcome test was in valid criteria and reliabel based on Quest. Besides, outdoor learning via

  10. PENGEMBANGAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT BERBASIS SISTEM E-COMMERCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiarto Montana

    2010-10-01

    Full Text Available PT Dwisanjaya Abadi Mukti is a company engaged in distributing Pertamina lubricating agent with products for industrial and automotive lubricants. Therefore, companies need a Customer Relationship Management E-commerce-based systems, to address the issues of purchasing and service to customers that are still conducted manually. Systems analysis is done through observation interviews, and literature; analysis of survey findings; and identification of information needs from survey. The system is designed to give advantage to the user as to obtain the desired information quickly, to acquire new customers, improve customer relationships, and retain customers; other than that for the company this system reduces operating costs, more efficient time, accessible anytime and anywhere, improving work productivity, increase sales, increase the number of customers, and improve customer satisfaction.Keywords: customer relationship management, e-commerce, front end, back end

  11. ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hidayat

    2017-10-01

    Full Text Available Meranti Islands Regency is one of the areas that are expected to be the gate of trade in western Indonesia. The strategic position lies between the two corridors of the Masterplan for Acceleration and Expansion of Indonesian Economic Development (MP3EI, namely the Pekanbaru corridor and the Batam corridor. Seeing these opportunities are expected to accelerate regional development. This study aims to identify and analyze potential sectors of the economy and formulate future development policies. The analytical tools used are Location Quotient (LQ, Shift Share Analysis (SSA, and Specialization Index. This study used time series data in the period of 2010-2015. The analysis results indicate that potential sectors based on the combined analysis of Location Quationt, Shift Share Analysis, and Specialization Index are Transportation and Warehousing Sector; Agricultural, Forestry and Fishery Sectors; and Processing Industry Sector. The sectors that are specialized in inter-regional interactions are Agriculture, Forestry and Fishery Sectors; And Transportation and Warehousing Sector.

  12. PENGEMBANGAN MODEL PREDIKSI MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO BERBASIS HASIL ANALISIS DATA WIND PROFILER RADAR (WPR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naziah Madani

    2014-07-01

    Full Text Available Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kajian mengenai MJO sebagai salah satu osilasi dominan di kawasan ekuator. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model prediksi MJO berdasarkan analisis data WPR. Pada penelitian ini kejadian MJO diidentifikasi dari data kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di kawasan Pontianak, Manado, dan Biak. Sebelum data angin zonal ini dimanfaatkan untuk melihat perilaku MJO, maka data angin tersebut  terlebih dahulu dibandingkan dengan data indeks MJO yaitu RMM1 dan RMM2. RMM1 dan RMM2 merupakan sepasang indeks untuk memonitor kejadian MJO secara realtime. Hasil analisis Power Spectral Density (PSD data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb menunjukkan adanya sinyal MJO kuat yang dicirikan dengan adanya osilasi sekitar 45 harian. Hasil korelasi dan regresi juga menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara kedua data tersebut. Hal tersebut mengindikasikan bahwa data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb dapat digunakan untuk analisis MJO. Pada penelitian ini, prediksi MJO didasarkan pada data kecepatan angin zonal menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Melalui metode ini, model yang mendekati data deret waktu kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di Pontianak adalah ARIMA(2,0,0, model prediksi untuk Manado adalah ARIMA(2,1,2, sedangkan untuk Biak adalah ARIMA(0,1,3. Model-model tersebut bermanfaat untuk melihat perilaku sinyal MJO pada data angin zonal berkaitan dengan pola curah hujan di wilayah kajian.   Background of this research is to study the importance of MJO as one of the predominant peak oscillation in the equator area. This study aims to make prediction models of MJO based on the analysis of zonal wind speed data observed by WPR that compared by the MJO index data, namely RMM1 and RMM2. The results of PSD show strong MJO signal of 45 day periods oscillations. The result of corrrelation and regression analyses also show significant relationship between both data. Therefore

  13. Strategi Pengembangan Daerah Growth Pole melalui Pemanfaatan Potensi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusdarti Rusdarti

    2016-12-01

    sektor pertambangan dan penggalian. Kecamatan yang kelima yaitu Kecamatan Sampang, unggul dalam sektor bangunan dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan. Keenam adalah Kecamatan Kroya unggul dalam sektor perdagangan, hotel dan restoran. Ketujuh yaitu Kecamatan Cilacap Selatan, sektor pertambangan dan penggalian di wilayah ini termasuk unggul. Cilacap tengah memiliki banyak sektor unggulan, diantaranya adalah sektor Industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan serta sektor jasa-jasa. Dan Kecamatan Cilacap Utara, sektor yang tergolong unggul dalam kecamatan ini adalah sektor listrik, gas dan air bersih, sektor industri pengolahan, sektor bangunan dan sektor jasa-jasa.

  14. PENGEMBANGAN EMPLOYABILITY SKILLS SISWA SMK DITINJAU DARI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-07-01

    Full Text Available The industry now needs a workforce that has the technical skills and employability skills. Completion of the CMS so that students have a technical skill and employability skills based on a scientific approach to implementation that is one indicator of the quality of learning. This research aims to know the contribution of the scientific approach towards implementation of employability skills the students of SMK Package Engineering Machining in South Sulawesi. Research using quantitative non experimental design approach is the type of survey that is ex-post facto. Pupulasi research is a grade XII Package Engineering Machining on SMK in South Sulawesi as much as 503 students with samples of 221. Data collection techniques used are the now. Research data were analyzed with descriptive analysis, comfirmatory factor analysis (CFA, regression analysis. The data analysis was done with the help of SPSS software version 4.5 for Windows and version of LISREL 9.10 Windows Application. Based on the results of the study it can be concluded that the implementation of the scientific approach contributes to employability skills students of SMK Package Engineering Machining in South Sulawesi. Therefore it can be said that the implementation of the scientific approach as a system of learning can develop employability skills graduates SMK. Industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis dan employability skill. Penyiapan siswa SMK agar memiliki keterampilan teknis dan employability skills berpangkal pada implementasi pendekatan saintifik yang merupakan salah satu indikator kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi implementasi pendekatan saintifik terhadap employability skills siswa SMK Paket Keahlian Teknik Pemesinan di Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan non eksperimen jenis survey yang bersifat ex-post facto. Pupulasi penelitian adalah siswa kelas XII Paket

  15. Alternatif Pengembangan Pendidikan Berdasarkan “Nilai” Kebutuhan Khusus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silverius CJM Lake

    2015-01-01

    Full Text Available The Community College is a kind of higher education. It focuses on diploma degree (the Two Year College. The objectives of Community College are to educate and to train students for getting working skills for jobs. The Community College has competencies that are suitable with the working area and the local needs. To run the Community College goodly and truly, values is needed. Those values influence the mission of Community College. The question was why Indonesian Higher Education accepts the Community College as a model of higher education. The problem was related to some models of higher education that do not fulfill the demands of companies yet. Therefore the Community College becomes a choice to answer the demands of industries and etrepreneurship. The right references to learn about Community College are American Community Colleges such as Highline Community College (Seattle, WA and Kapi’olani Community Collere (Honolulu, HI. Each of those Community Colleges has the best program for example Highline Community College in Business Management, then Kapi’olani Community College in Culinary Arts. This article used descriptive and argumentative method to show the importance of Commuity College in Indonesia. 

  16. IKAN GABUS (Channa striata MANFAAT PENGEMBANGAN DAN ALTERNATIF TEKNIK BUDIDAYANYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurbakti Listyanto

    2009-06-01

    Full Text Available Ikan gabus (Channa striata merupakan jenis ikan yang bernilai ekonomis. Di Indonesia penyebarannya antara lain di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Spesies ini memiliki rasa yang khas, tekstur daging tebal dan putih sehingga harganya pun cukup mahal baik dalam bentuk segar maupun kering (ikan asin. Selain itu, memiliki kandungan albumin yang diperlukan tubuh manusia dalam mengatasi berbagai penyakit terutama yang disebabkan berkurangnya jumlah protein darah. Ikan ini termasuk salah satu jenis ikan karnivora air tawar dikarenakan sifatnya yang gemar memangsa ikan-ikan kecil sebagai pakannya. Walaupun memiliki potensi strategis, serta kegunaan yang luas dalam industri pangan maupun farmasi, namun di Indonesia masih belum banyak dibudidayakan karena belum dikuasai teknik budidayanya. Pemeliharaan bersama ikan mujair di kolam, penggunaan campuran pakan buatan kaya nutrisi, serta pemanfaatan tanaman air dalam proses pemijahan merupakan alternatif budidaya yang perlu dikembangkan.

  17. Penentuan Prioritas Pengembangan Infrastruktur Kawasan Wisata Bahari Di Desa Sumberejo, Desa Lojejer, Dan Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember Berdasarkan Preferensi Pengunjung Dan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rr. Ajeng Gita Astami

    2015-03-01

    Full Text Available Kabupaten Jember memiliki kawasan wisata bahari dengan lima pantai yang berkarakteristik berbeda-beda pada ODTW yang dimiliki. Pantai Watu Ulo, Pantai Papuma, dan Pantai Puger memiliki jumlah pengunjung yang mengalami peningkatan setiap tahunnya dan merupakan penyumbang kontribusi terbesar pada jumlah wisatawan di Kabupaten Jember. Akan tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan adanya infrastruktur kawasan wisata yang memadai untuk mendukung kegiatan wisata di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa prioritas pengembangan infrastruktur berdasarkan preferensi pengunjung dan masyarakat melalui tingkat kepentingan dan kinerja infrastruktur kawasan wisata bahari dengan teknik IPA (Importance-Performance Analysis. Hasil dari penelitian ini adalah berupa prioritas pengembangan infrastruktur dalam mendukung kegiatan wisata bahari di Kabupaten Jember. Infrastruktur yang menjadi prioritas pengembangan di kawasan wisata bahari Kabupaten Jember adalah kondisi jalan, moda transportasi, fasilitas pendukung transportasi, sarana rekreasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

  18. Pengembangan Aplikasi E-Crm pada PT Trafoindo Prima Perkasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Honni Honni

    2008-10-01

    Full Text Available Various surveys show that the key to corporate success lies not only on the product or service being offered but how far the company’s efforts to satisfy the needs of its customers. Companies have to provide products or services that match customer needs and wants, and then maintain close relations with customers. Customer loyalty will be the key to success, not only in the short term but sustainable competitive advantage. This is because customer loyalty has strategic value for the company. One way that proved effective and successful to meet and satisfy customer needs is through the CRM (Customer Relationship Management. CRM is not new in the business world. Customer Relationship has long been applied by traditional businessmen. Technology in the form of a web can be utilized as a catalyst in improving the quality of CRM. Combining Technology and CRM in a business called E-CRM. E-CRM application development web based on PT Trafoindo Prima Perkasa aims to analyze and design company and customer needs. The research method used in this writing is descriptive survey method primarily associated with the customer. The analysis tool used is the model porter five forces and industry analysis: CPM Matrix, the External Factor Evaluation Matrix (EFE, the Internal Factor Evaluation Matrix (IFE, SWOT Matrix, IE Matrix, SPACE Matrix, and Grand Strategy Matrix to identify alternative strategies can be applied. Alternative strategy is then measured with a Matrix QSP charm, coupled with the approach of Object Oriented Analysis and Design as the basis for the development of E-CRM application based on web. Conclusions obtained are E-CRM applications have produced work as expected.Keywords: development, application of E-CRM, Trafoindo Prima Perkasa

  19. PENGEMBANGAN DAYA SAING UMKM DI MALAYSIA DAN SINGAPURA: SEBUAH KOMPARASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Mongid

    2017-03-01

    Full Text Available Small and medium enterprises (SMEs play a vital role in the Singapore and Malaysian economy and areconsidered to be the backbone of industrial development in the countries. This paper tries to investigate howgovernment play role in development of SMEs and in what kind of support. The key messages from this paperare SMEs in both countries were facing some similar problems especially from foreign competitors and accessto business opportunities but both had a different approach. In Malaysia, it is very clear that SMEs developmentis a part of efforts to restructure economic activities among ethnics groups. National Strategy for SMEdevelopment is also put in place. There is a synergic effort among government bodies to develop SMEs. BankNegara Malaysia plays an active role in supporting and financing. In Singapore, SMEs development programsare aimed as a conscious effort to foster local private enterprise. The strategy is applied to support theestablishment, development and then internationalization. Internationalization is stressed as Singapore openseconomy where free trade and globalization are as the soul. In the effort, no protection is given but support.Government strategy is to improve Money, Managerial, Market and Know-how it does. To increase access toglobal market, government assists SMEs in term of competency, connection and capital. Government requiresthe MNCs to serve both as mentors and as market outlets for their products. The target is to achieve theinternational competitiveness of SMEs through technology and international marketing requisites such asglobal standard and quality on the hope, SMEs will become a valuable partner in the future economic developmentof Singapore.

  20. EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI SARANA BELAJAR TEMATIK SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Chabib

    2017-07-01

    Full Text Available Playing by learning is a way of learning that appropriate with the characteristics of elementary school children today. Which (1 Start of critical thinking. (2 Start emerging competition between friends. (3 Having a deep curiosity. (4 Love asked and (5 Likes groups. This is supported by the results of the field observations showed that when the class is still a lot of students were busy playing and tend to be passive, when the teacher was giving a lesson. Traditional game of snakes and ladders is familiar with elementary school children. Therefore we need a through study on how to take advantage of this game help the studen learning, so it is can solve the problem of declining motivation and involvement of the student in the classroom. Bermain sambil belajar merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang sangat sesuai dengan karakteristik belajar anak SD saat ini, yaitu (1 mulai berpikir kritis, (2 mulai muncul persaingan antar teman, (3 mempunyai rasa ingin tahu yang mendalam, (4 suka bertanya, dan (5 suka berkelompok. Hal ini didukung dengan hasil pengamatan di lapangan yang menunjukkan bahwa ketika dikelas masih banyak siswa yang asyik bermain dan cenderung pasif, padahal guru sedang memberikan penjelasan.Permainan ular tangga merupakan permainan tradisional yang sudah akrab dengan anak SD. Oleh karena itu, diperlukan sebuah kajian yang mendalam tentang bagaimana cara memanfaatkan permainan ini dalam pembelajaran sehingga dapat mengatasi masalah tentang menurunnya motivasi dan keaktifan siswa di kelas.

  1. PENGARUH JABATAN, PENGEMBANGAN KARIER DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhy Hendro Wijaya

    2012-05-01

    analysis provides contribution of 19.46% towards professionalism while the career development variable 26.39%, and leadership variable 31.79%. The professionalism of job implementation was deeply demanded towards all of the Local Government apparatus. The implementation of the local autonomy need some talented and skillful workforces to overcome some emerging problems and meet some new ways to create the organization of the Local Government as a public organization with the main purpose to provide some services to society. The management process of apparatus resources will be expected to be conducted optimally and will be improved continually so that it will create the professional apparatus of the Local Government to implement their jobs.   Keywords: leadership, professionalism, apparature     ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (2 Apakah ada hubungan antara pengembangan karier terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (3 Apakah ada hubungan antara kepemimpinan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (4 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan, pengembangan karier dan kepemimpinan secara bersama-sama terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah sebagai tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Secara umum penelitian ini bertujuan memberikan gambaran secara utuh dan lengkap mengenai keberadaan kemampuan personil yang diukur berdasarkan keprofesionalannya di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik dalam menyikapi tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Untuk memahami secara utuh Pengaruh Analisis Jabatan, Pengembangan Karier dan Kepemimpinan terhadap Profesionalisme Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik didekati secara (explanatory research dengan menggunakan metode kuantitatif dan secara operasional konsep penelitian ini  dinyatakan sebagai berikut: (1  Proses manajemen sumber daya aparatur identik dengan konsep manajemen

  2. Pengembangan Model dan Media Pembelajaran Matematika Ekonomi dan Bisnis dengan Aplikasi Microsoft Mathematics

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Arief

    2015-09-01

    Full Text Available The purpose of this research was to produce: 1 Computer-assisted learning model (Computer Assisted Instruction/CAI using Microsoft Mathematics Application for task completion in the Economic Mathematic and Business course; 2 the development (production interactive multimedia for learning in Economic Mathematic and Business course; 3 Dissemination of results model development and learning media CAI into learning of the Economic Mathematic and Business course in the department of management Economics Faculty UM. The research method that used in this study is qualitative method with Class Action Research (CAR. To collecting data observation that are; 1 observation; 2 questionnaire; 3 photo documentation; 4 application. Research subject was student Management S-1 of academic years 2011/2012 on the odd semester of 2011/2012 who are taking Economic Mathematic and Business courses that are 43 students. The result of development model activities and learning media of Economic Mathematic and Business shown that even though they are beginner using this software, however its ease to use and better outcome expectation with the appropriate learning model, it’s very helpful to achieve learning objective of Economic Mathematic and Business course. Important suggestion is the time in mid semester examination or final semester examination in task completion should be use conventional way, because mastery concept of mathematic which associated and economic phenomena and business not all them can be explained through application program. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan: 1 Model pembelajaran berbantuan komputer ( Computer Assisted Instruction / CAI dengan memanfaatkan Aplikasi Microsoft Mathematics untuk penyelesaian soal dalam mata kuliah Matematika Ekonomi dan Bisnis; 2 Pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran mata kuliah Matematika Ekonomi dan Bisnis; 3 Diseminasi hasil pengembangan model dan media pembelajaran CAI ke

  3. PEREKAYASAAN MODEL PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS PENGEMBANGAN SIKAP, KETERAMPILAN, DAN PENGETAHUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Ernalis

    2017-04-01

    saat ini berdasarkan hasil uji validasi; (2 kontribusi penerapan model pembelajaran membaca permulaan berbasis pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan terhadap perkembangan keterampilan siswa dalam membaca permulaan berdasarkan hasil uji validasi; (3 kontribusi penerapan model pembelajaran membaca permulaan berbasis pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan terhadap perolehan pengetahuan siswa sekolah dasar secara tematis berdasarkan hasil uji validasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa sekolah dasar di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung dan Kecamatan Ujungberung Kota Bandung. Data Penelitian akan dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen. Data hasil penelitian akan diolah dengan menggunakan teknik pengolahan data kualitatif dan teknik pengolahan data kuantitatif dengan uji statistika. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa  model pembelajaran membaca permulaan berbasis SKP dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Simpulan yang kedua adalah bahwa model pembelajaran membaca permulaan berbasis SKP dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan sikap membaca permulaan siswa. Berdasarkan kenyataan tersebut, model yang dikembangkan dapat digunakan di sekolah sebagai salah satu alternatif model pembelajaran membaca di kelas rendah. Kata Kunci: model SKP, membaca permulaan, sikap membaca, kelas rendah

  4. Pengembangan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukarramah Mustari

    2016-04-01

    Full Text Available This study aims to: 1 Develop Instrument Domains Cognitive at Static Fluid material in SMA / MA, 2 determine the validity of the instrument of cognitive tests on the static fluid material, 3 determine the reliability of cognitive principal static fluid discussion, 4 determine the level of difficulty of the cognitive tests on the static fluid material, 5 determine distinguishing cognitive test on static fluid material. The result products include cognitive aspects such instruments multiple choice tests and essay tests. Instrument developed on cognitive aspects in the form of multiple choice tests and a description to the extent of competence Bloom C1 to C6 on the material of Static Fluid. The Design of this study is used the development procedure Reasearch and Depelopment (R & D from Borg and Gall adopted by Sugiono ie; up to the stage seven form consisting of: the potential and problems, data collection, product design, design validation, design revisions, product trials, product revision. The data collecting is obtained from the results of expert validation instrument, the response of teachers, and product trials, and then analyzed by quantitative descriptive. The results of the analysis of the development of the instrument can be concluded that the cognitive instruments on the material of static fluid SMA / MA is excellent to be used by teachers in the assessment of competence of learners. Penelitian Pengembangan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA Ini dilakukan bertujuan;1 mengembangkan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA, 2 mengetahui validitas instrumen tes kognitif pokok bahasan fluida statis, 3 mengetahui reliabilitas kognitif pokok bahasan fluida statis, 4 mengetahui tingkat kesukaran tes kognitif pokok bahasan fluida statis, 5 mengetahui daya pembeda tes kognitif pada pokok bahasan fluida statis. Produk yang dihasilkan meliputi instrumen aspek kognitif berupa

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layin Fauziyah

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang menun-jang pendidikan karakter siswa kelas V sekolah dasar yang layak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga memuat tahapan define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKS, bahan ajar/buku siswa dan tes hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembel-ajaran, pemilihan media, pemilihan format, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar observasi karakter siswa, dan lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan RPP yang menunjang pendidikan karakter. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang menunjang pendidikan karakter pada materi pecahan. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dengan kategori cukup valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan dapat membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan peningkatan karakter siswa di setiap pertemuan. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING MATHEMATIC TEACHING KITS THAT SUPPORT THE CHARACTER EDUCATION OF THE STUDENTS IN CLASS V OF ELEMENTARY SCHOOLS ABSTRACT This research aims to develop appropriate mathematic teaching kits that support

  6. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN BERBASIS TEORI BRUNER DI KELAS IV SD LABSCHOOL UNESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Wijayanti

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada materi pecahan tema 3 berbasis teori Bruner ditinjau dari kualitas produk secara umum (kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar peserta didik di kelas IV SD Labschool Unesa. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan yang menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek penelitian dalam uji coba terbatas berjumlah 4 siswa, sedangkan dalam uji coba lapangan berjumlah 8 siswa. Subjek uji coba produk operasional pada kelas eksperimen sebanyak 17 siswa dan kelas kontrol sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian produk perangkat pembelajaran, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, tes hasil belajar, angket respon guru, dan agket respon peserta didik. Analisis data menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran hasil pengembangan dinyatakan valid dengan kategori sebagai berikut: silabus berkategori baik, RPP berkategori sangat baik, tes hasil belajar berkategori baik, dan media berkategori sangat baik, sehingga rerata hasil semua perangkat pembelajaran adalah berkategori baik. Penerapan perangkat pembelajaran secara umum dapat terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil uji coba kelas eksperimen dan kelas kontrol, terdapat perbedaan yang signifikan pada ketercapaian hasil belajar sehingga perangkat pembelajaran dikatakan efektif, sedangkan untuk kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran berbasis teori Bruner hasil pengembangan mengalami peningkatan. Kata Kunci: perangkat pembelajaran, teori Bruner, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar DEVELOPING TEACHING KIT BASED ON THE THEORY OF BRUNER IN GRADE FOUR STUDENTS OF SD LABSCHOOL UNESA Abstract This study aims to develop a

  7. Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Pemecahan Masalah pada Materi Getaran, Gelombang, dan Bunyi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarif Rokhmat Hidayat

    2017-12-01

    , dan kesimpulan logis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D (define, design, develop, and disseminate. Sebanyak lima belas soal dibuat berdasarkan lima indikator keterampilan pemecahan masalah yang dikelompokkan menjadi tiga pokok soal materi getaran, gelombang, dan bunyi. Hasil pengembangan menunjukkan keseluruhan item tes bersifat valid dengan menggunakan uji koefisien korelasi momen Pearson. Uji alpha cronbach pada instrumen tes menunjukkan bahwa tingkat reliabel instrumen tes adalah 0,88 dengan kriteria reliabel tinggi. Berdasarkan hasil penilaian ahli dan uji coba pada beberapa sampel, instrumen tes yang telah dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur keterampilan pemecahan masalah siswa pada materi getaran, gelombang, dan bunyi. Kata-kata Kunci: keterampilan pemecahan masalah; instrumen tes keterampilan pemecahan masalah; materi getaran, gelombang, dan bunyi.

  8. Studi Kasus Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri Kota Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Annisa

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian berdasarkan fenomena program bimbingan dan konseling di sekolah belum berjalan dengan baik terutama pada bagian perencanaan dan pelaksanaan program BK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan program di SMA Negeri 7 Surakarta dan SMA N 8 Surakarta mulai dari (1 pelaksanaan asesmen kebutuhan melalui pengumpulan data, (2 interpretasi data asesmen kebutuhan, (3 penetapan prioritas kebutuhan, (4 penetapan tujuan program, (5 penetapan prosedur program, dan (6 perencanaan bagi perbaikan peningkatan penyempurnaan program. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan guru BK di SMA Negeri Kota Surakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan dari penelitian ini adalah pada SMA N 7 Surakarta pengembangan program fokus pada penggunaan instrumen dalam asesmen, sasaran asesmen, kesesuaian asesmen dengan kebutuhan siswa, layann klasikal dan layanan kelompok. Sedangkan SMA N 8 Surakarta  difokuskan pada penentuan prioritas kebutuhan dan analisis data kebutuhan siswa. This research of program guidance and counselling in schools has not fully well especially at the planning and execution of counseling and guidance program. The purpose to know the development program at senior high school 7 Surakarta and senior high school 8 Surakarta ranging from (1 the implementation of needs assessment through data collection, data interpretation (2 the assessment of needs, (3 the determination of priority needs, (4 The goal setting program, (5 the determination of the procedures of the program, and (6 The planning for improvements to increase refinement program. Type of this research is descriptive qualitative approach to case studies. This research involves guidance and counseling teachers in senior high school of

  9. PENGEMBANGAN JURUSAN/PROGRAM STUDI DALAM PERSPEKTIF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhaimin Muhaimin

    2018-01-01

    Full Text Available Islamic education is an effort to develop an Islamic view of life, to be manifested in life and life skills (manual and mental-social in harmony with their interests, talents, abilities and areas of expertise. the development of STAIN towards UIN seeks to capture ibrah, values, attitudes and ways of thinking and behaving scholars (scientists in the classical period mentioned above, because it is considered capable of facing increasing and complicated challenges, caused by the rapid progress of science and technology . As an implication, the Islamic education system built and developed through UIN is expected to produce a rational and professional cleric; broad-minded; virtuous noble character; his knowledge is not limited to "religious science" alone, but also includes "general science"; and able to stand alone (independent. Challenges to be anticipated by future UIN leaders, as well as the managers and developers of departments /courses in it, not to get caught up in the "ka 'adamihi" (presence as absence in the midst of the struggles and competitions among the various the surrounding college.   Pendidikan Islam adalah suatu upaya pengembangan pandangan hidup yang Islami, untuk dimanifestasikan dalam sikap hidup dan keterampilan hidupnya (manual maupun mental-sosial selaras dengan minat, bakat, kemampuan dan bidang keahliannya masing-masing. pengembangan STAIN menuju ke UIN berusaha menangkap ibrah, nilai-nilai, sikap dan cara berfikir dan berperilaku ulama (ilmuwan pada periode klasik tersebut di atas, karena hal itu dianggap mampu menghadapi tantangan yang makin banyak dan ruwet, yang ditimbulkan oleh kemajuan iptek yang pesat. Sebagai implikasinya, sistem pendidikan Islam yang dibangun dan dikembangkan lewat UIN diharapkan mampu menghasilkan ulama yang bersikap rasional dan profesional; berpandangan luas; berbudi pekerti luhur; pengetahuannya tidak terbatas pada "ilmu keagamaan" saja, tetapi juga mencakup "ilmu pengetahuan umum"; serta

  10. Pengembangan problem based learning dengan assessment for learning berbantuan smartphone dalam pembelajaran matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridlo Yuwono

    2017-11-01

    Full Text Available [Bahasa]: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model Problem Based Learning (PBL menggunakan penilaian Assessment for Learning (AfL berbantuan smartphone, disingkat PBL-AfL-S yang valid, praktis dan efektif untuk mendukung implementasi kurikulum 2013 di SMA. Tahap-tahap pengembangan model PBL-AfL-S terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan/prototiping, dan evaluasi. Kualitas model PBL-AfL-S mengacu pada kriteria kualitas menurut Nieveen (1999 yaitu valid, praktis, dan efektif. Model PBL-AfL-S diujicobakan di SMA Negeri 3 Klaten dalam dua tahap uji coba. Uji coba tahap I dilaksanakan di kelas XI-IPA 6 dan uji coba tahap II dilaksanakan di kelas XI-IPA 7. Instrumen penelitian terdiri dari: 1 Instrumen penilaian kevalidan komponen model dan perangkat pendukung pembelajaran, 2 Instrumen kepraktisan aktivitas guru dan siswa, dan 3 Instrumen keefektifan yang meliputi angket penilaian diri, lembar penilaian proyek, tes prestasi belajar, dan lembar respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL-AfL-S dan perangkat pembelajarannya telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kata kunci: Pembelajaran; Masalah; Asesmen; Smartphone [English]: This study aims to develop a Problem Based Learning (PBL model using Assessment for Learning (AFL with smartphone, abbreviated as PBL-AfL-S as valid, practical and effective to support the implementation of the 2013 curriculum in High School. The stages of developing the PBL-AfL-S model consist of preliminary research, development or prototyping, and evaluation. The quality criteria of PBL-AfL-S refer to Nieveen (1999, i.e. valid, practical, and effective. The PBL-AfL-S model was piloted in SMA Negeri 3 Klaten in two phases. Tryout 1 was conducted in class XI-IPA 6 and tryout 2 was in class XI-IPA 7. The research instruments consist of: 1 The validity instrument of the model and its learning support tools, 2 the practicality of the teacher’s and students’ activity, and 3 The

  11. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  12. PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN KOPI DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Hariyati

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKopi (Coffea spp. L. merupakan komoditi perkebunan yang strategis. Kopi rakyat tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Jember, terutama di Kalisat dan Silo. Adanya faktor pendorong dan faktor penghambat pada pengolahan produk olahan kopi dapat dirumuskan suatu rekomendasi kebijakan pengembangan produk olahan kopi, dimana meningkatkan faktor pendorong dan meminimalisir faktor penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rekomendasi kebijakan pada pengembangan pengolahan kopi di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode analitis. Analisis data yang digunakan adalah analisis medan kekuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong tertinggi adalah motivasi petani yang tinggi dengan nilai faktor urgensi sebesar 1,74, sedangkan faktor penghambat tertinggi adalah bahan baku yang diolah terbatas dengan nilai faktor urgensi sebesar 1,42. Rekomendasi yang sebaiknya diterapkan untuk mendukung faktor pendorong adalah melakukan penyuluhan secara berkesinambungan, sedangkan rekomendasi sebagai solusi faktor penghambat adalah menjalin kerja sama dengan petani olah basah yang belum melakukan olah basah untuk melakukan olah basah  guna menjaga ketersediaan kopi olah basah dan menambah modal bagi unit usaha produksi pada koperasi ABSTRACTCoffee (Coffea spp. L. is one of a strategic commodity. The coffee public plantation is spread out to some sub-districts in Jember, especially in Kalisat and Silo. The existence of factors driving and inhibiting factors in the processing of coffee processed products can be formulated a policy recommendation development of processed coffee products, which enhance the driving factors and minimize the inhibiting factors. This study aims to determine policy recommendations on the development of coffee cultivation in the village of Shiloh Sidomulyo Jember District. The method used is descriptive method and analytical methods

  13. PERENCANAAN PEREKONOMIAN DAERAH MELALUI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUBSEKTOR TANAMAN BAHAN MAKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoti Komara Murti

    2017-06-01

    Full Text Available Produk Domestik Regional Bruto (PDRB di Kabupaten Sragen relatif rendah diantara Karesidenan Surakarta.  Sektor pertanian merupakan sektor penyumbang PDRB terbesar diantara sektor-sektor yang lain di Kabupaten Sragen, melalui sektor pertanian ini diharapkan dapat menaikkan angka PDRB dengan dilakukan perencaaan pengembangan komoditas tanaman bahan makanan. Data yang digunakan yaitu data sekunder dan merupakan jenis penelitian kuantitaif. Metode analisis data menggunakan analisis Loqation Quotient, Shift Share, Klassen Typologi, Skalogram, Overlay serta Proyeksi Kecenderungan atau Time Trend. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Loqation Quotient (LQ Shift Share (SSdan metode analisis Typologi Klassen, hanya daerah komoditas pada komoditas ubi jalar yang tidak terdapat kecamatan yang unggul. Atas dasar analisis overlay, area pengembangan pada komoditas padi terdapat di 2 kecamatan, komoditas jagung terdapat di 2 kecamatan, komoditas kedelai terdapat di 1 kecamatan, komoditas kacang tanah terdapat di 2 kecamatan, komoditas kacang hijau terdapat di 1 kecamatan, komoditas ubi kayu terdapat di 1 kecamatan, dan komoditas ubi jalar terdapat di 1 kecamatan. Berdasarkan analisis dengan menggunakan Proyeksi Kecenderungan atau Time Trend, selama 5 tahun ke depan subsektor tanaman bahan makanan dalam hasil produksi mengalami peningkatan, kecuali pada komoditas kedelai mengalami penurunan.  Gross Regional Domestic Product (GDP in Sragen relatively low among Surakarta. The agricultural sector is the sector's largest contributor to GDP among other sectors in Sragen, through the agricultural sector is expected to raise GDP figures to do planning is the development of food crops. The data used is secondary data and the type of quantitative research. Methods of data analysis using analysis Loqation Quotient, Shift Share, Klassen Typologi, schallogram, Overlay and trend projections or Time Trend. Based on the results of studies using methods

  14. Pengembangan Lembar Kerja Anak Dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains Anak Usia Dini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiyanti Pratiwi

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan perangkat CTL di kelas IV sekolah dasar, mendeskripsikan hasil validasi dan hasil belajar dari implementasi perangkat pembelajaran dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D, yaitu define, design, dan develop. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliput rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kerja siswa (LKS, dan tes hasil belajar (THB yang diujicobakan pada kelas IV B sebagai eksperimen terdiri atas 30 siswa, dan kelas IV A sebagai kelas control terdiri atas 30 siswa di SD GMIT Ende. Uji coba perangkat pada penelitian ini menggunakan pre-tes dan post tes dengan teknik analisis statistik. Instrument penelitian terdiri atas lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktifitas siswa, lembar angket respon siswa, dan lembar tes hasil belajar siswa serta lembar kendala-kendala. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dan angket. Analisis hasil penelitian diperoleh fakta bahwa penggunaan perangkat pembelajaran dengan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa 43,33% (pada pre-tes sementara pada post tes menjadi 100%. Hasil belajar siswa tergolong sangat baik dengan rata-rata jawaban benar 87,66 untuk tes hasil belajar. Kata kunci: Perangkat Pembelajaran, Stretegi CTL, Hasil belajar   This study aims to describe the development of CTL in the fourth grade of primary school, describe the results of the validation and implementation of the learning material through 4-D model of development which is reduced to 3-D, namely define, design, and develop. The materials covers the lesson plan (RPP, students’ worksheet (LKS, and the test results (THB taken from the fourth grade (Class IV B as the experiment consisted of 30 students, and class IV A as the control class consists of 30 students in  SD GMIT Ende. Testing device in this study uses pre-test and post-test with statistical analysis techniques. Moreover, research

  15. Pengembangan E-Modul Berbasis Adobe Flash CS6 pada Mata Pelajaran Penataan Barang Dagang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Zahrotul Fauziah

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract: The increasing of technology development gives several new things. They are both the technology development in the general aspect and in education aspect. Those developments demand the educators to develop the innovative learning. One of them is using an interactive multimedia in the form of e-module or electronic module which uses Adobe Flash CS6 application. This research uses Research and Development (R&D method with which the combination between ADDIE procedure and Borg & Gall. It consists of 5 stages: (1 Analysis (Needs Analysis, (2 Design (Media of Learning, (3 Development (Media and Materials Validation, (4 Implementation (Small-scale and Field Try-Out, and Evaluation (Three times of revision. The e-module was validated by two experts for three times containing the early product, after small-scale try-out, and after field try-out. The results of the final validation are 99.31% for media expert validation, 98.61% for materials expert validation, and 90.03% for student validation. Abstrak: Perkembangan teknologi yang sangat pesat menghasilkan hal-hal baru, baik teknologi secara umum maupun perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi tersebut menuntut pendidik untuk mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Salah satunya menggunakan multimedia interaktif yang dikemas dalam bentuk e-modul atau modul elektronik dengan memanfaatkan aplikasi Adobe Flash CS6. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D dengan Prosedur penelitian dan pengembangan (R&D ADDIE yang digabungkan dengan Borg & Gall, meliputi 5 tahap yaitu: (1 Analisis (analisis kebutuhan, (2 Design (media pembelajaran, (3 Development (validasi media dan materi, (4 Implementasi (uji coba terbatas dan uji coba lapangan dan (5 Evaluasi (revisi tiga kali. E-modul ini divalidasi oleh dua validator sebanyak tiga kali, yaitu produk awal, setelah uji coba terbatas, dan setelah uji coba lapangan. Berikut adalah hasil yang diperoleh pada

  16. Pengembangan Modul Berbasis Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Matematis pada Perkuliahan Kalkulus Integral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hartono

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan-kemampuan matematis pada mata kuliah kalkulus integral. Modul yang dikembangkan mencakup kompetensi menyelesaikan beberapa macam integral. Tahap perancangan dilakukan dengan memperhatikan materi-materi prasyarat dan hambatan-hambatan belajar mahasiswa terkait matakuliah kalkulus integral. Manfaat jangka panjang penelitian ini adalah untuk lebih mengembangkan proses pembelajaran ataupun bahan ajar dalam upaya meningkatkan kemampuan-kemampuan matematis mahasiswa pendidikan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan modifikasi model 4D (menjadi 3D. Tahapan yang dilakukan adalah define, design, develop. Pada tahap define dilakukan analisis silabus dan buku teks, telaah literatur, serta menganalisis materi prasyarat dan hambatan belajar mahasiswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul. Tahap develop terdiri atas validasi dan praktikalitas. Setelah dirancang, modul divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul valid dengan nilai 3,76, artinya modul dapat digunakan dengan sedikit revisi. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan tahap praktikalitas dan uji efektif, sehingga modul dapat dipakai secara luas agar tahap diseminasi dapat dilakukan.   Kata Kunci. Pengembangan modul, Penemuan Terbimbing dan Kalkulus Integral.   Abstract. This study aims to develop guided discovery-based modules to improve mathematical abilities in integral calculus courses. The module covers the competence of completing several kinds of integrals. At the design stage, we observe the students' prerequisite materials and student learning barriers. The long-term benefits of this research are to develop the learning process or teaching materials. It is an effort to improving mathematical skills of mathematics education students. This research is a development research by modifying 4D model (to be 3

  17. PENGEMBANGAN E-MODUL ONLINE INSTALASI LISTRIK, PEMASANGAN, DAN KEAMANAN INSTALASI PADA PENDIDIKAN JARAK JAUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Putranto

    2014-05-01

    Full Text Available The Development of a Online E-Module of Electrical Installation, Ins­tallati­on, and Se­cu­ri­­ty Installations on the Distance Education. This research aims to develop an online e-module of elec­­trical installation material about installation and security in­s­­­­­tallations in order to help improving distance education services. This study uses a de­ve­lopment research model that includes the following steps: needs analysis, media plan­ning, product development, validation, individual test­ings, revising, small group tes­ting, revising, and final products. Based on the results of the validation and testing, the scale validity obtained were as follows: (1 87.20% of the expert material, (2 89.65% of media experts, and (3 89.73% of small groups. Thus, it can be concluded that the Online E-Module of electrical installation about installation and se­cu­ri­ty ins­tal­la­tions on the distance education is feasible to be used as the learning media.   Penelitian ini bertujuan me­­­ngembangkan e-modul online materi instalasi lis­­trik tentang pemasangan dan ke­amanan ins­­talasi untuk membantu meningkatkan la­y­a­n­­an pendidikan jarak jauh. Pe­ne­litian ini meng­­gunakan model pengembangan dengan lang­­­­­kah-langkah penelitian: ana­lisis ke­bu­tu­h­an, perencanaan media, pengembangan pro­­­­­duk, validasi, ujicoba per­seora­ngan, re­vi­si, ujicoba kelompok kecil, revisi, dan pro­duk akhir. Berdasarkan hasil vali­dasi dan uji­co­­ba, diperoleh besaran validitas sebagai be­­­rikut: (1 dari ahli materi 87,20%, (2 dari ah­li media 89,65%, dan (3 kelompok ke­cil 89,73%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul on­­line instalasi listrik tentang pe­­­­­masangan dan keamanan instalasi pada pendidi­kan jarak ja­­­­uh ini layak untuk di­­­­­gunakan sebagai media pembelajaran.

  18. PENGEMBANGAN TUNGKU BRIKET BATUBARA SKALA RUMAH TANGGA Improvement of a Coal Briquette Stove for Household Scale

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tamrin Tamrin

    2012-05-01

    Full Text Available Improving of a coal briquette stove is required in the context of energy diversification for strengthening national energy security. The policy of kerosene conversion to LPG is a short term policy and needs other source of energy alternative.  In idealized sense, all potentials should be used for household cooking, not always depending on a particular energy source. Purpose of this research was to improve a household coal briquette stove to increase stove efficiency and ease in ceasing the ember. Design criteria of the coal briquette stove were based on heat transfer from the burning coal to the heated object, ease in ceasing the ember, and facilitating the exhausting smoke from the kitchen room. Performance test to the designed stove was conducted on analyses of temperature at the bottom of a pan versus time during the firing, heat efficiency, and the time of ceasing ember. The results showed that the cooking temperature (>180 oC was reached after 35-65 minutes. The cooking temperature lasted for 4 hours, heat efficiency of 25.5 % was about optimum, and the time of ember ceasing was 19-33 minutes. ABSTRAK Pengembangan tungku briket batubara sangat diperlukan dalam diversifikasi pemakaian energi bahan bakar agar ketahanan energi nasional  menjadi kuat.  Kebijakan pengalihan bahan bakar minyak tanah ke elpiji merupakan ke- bijakan jangka pendek dan perlu energi alternatif lainnya  Idealnya  semua potensi yang ada dapat digunakan untuk memasak, tidak harus bergantung pada energi tertentu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan tungku briket batubara skala rumah tangga untuk meningkatkan efiseinsi dan memudahkan pematian bara api. Tungku briket batubara dibuat didasarkan pada sistem pindah panas dari bara briket ke objek yang dipanaskan, memudahkan pe- matian bara api briket batubara dan menyalurkan asap dari ruang pembakaran keluar dari ruang dapur. Pengujian dilakukan untuk mengetahui perubahan suhu dasar panci selama pembakaran

  19. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI KOGNITIF PESERTA DIDIK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Ramadhani Lubis

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis android dan mengetahui karakteristik, kualitas dan efektifitas dari media pembelajaran berbasis android. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Penilaian produk dilakukan oleh ahli media, ahli materi, pendidik kimia, peer reviewers dan uji coba peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui angket penilaian media, angket motivasi dan tes, kemudian dianalisis dengan Manova. Hasil dari penelitian ini adalah: (1 media pembelajaran kimia berbasis android memiliki karakteristik, yaitu visualisasi menarik, praktis dan fleksibel serta evaluasi soal yang variatif, (2 media pembelajaran kimia berbasis android dinilai layak digunakan dalam pembelajaran, ditinjau dari aspek materi, aspek media dan hasil uji coba peserta didik, serta (3 terdapat peningkatan yang signifikan antara motivasi belajar dan prestasi kognitif peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran kimia berbasis android dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran kimia berbasis android layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kimia. Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran kimia berbasis android, motivasi, prestasi kognitif.   DEVELOPING ANDROID-BASED CHEMISTRY INSTRUCTIONAL MEDIA TO IMPROVE THE LEARNING MOTIVATION AND COGNITIVE ACHIEVEMENT OF SMA STUDENTS Abstract The aims of this study are: to develop android-based chemistry instructional media and to reveal the characteristic, the quality, and the effectiveness of android-based chemistry instructional media. This research was research and development. The product assessment was conducted by a media expert, a material expert, chemistry teachers peer reviewers and students. The data collecting technique was done by using media evaluation questionnaires, motivation questionnaire and test, then it was analysed by Manova. The results of the study show that

  20. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER TEMA MATAHARI SEBAGAI SUMBER ENERGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrina Izzatika

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu bahan ajar yang valid,  untuk mengetahui keefektifan bahan ajar serta respons guru dan siswa terhadap bahan ajar IPA terintgrasi pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D. Data validasi ahli, uji lapangan terbatas,dan uji lapangan operasional diperoleh melalui angket. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian validator terhadap bahan ajar IPAsangat baik, sehingga hasil pengembangan bahan ajar IPA ini valid.Hasil uji tebatas menunjukkan respon siswa terhadap bahan ajar IPA baik ditunjukan dengan hasil penilaian pada setiap kriteria baik, sedangkan pada uji lapangan operasional menunjukkan respon siswa terhadap bahan ajar sangat baik dengan hasil penilaian pada setiap kriteria sangat baik.Data hasil belajar kognitif diperoleh thitung = 3.768 > t0,05;70 = 1,666 pada pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar IPA menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif. Rata-rata afektif kelas eksperimen sebesar 81,1, sedangkan rata-rata afektif kelas kontrol sebesar 70,6. Nilai psikomotor pada kelas eksperimen sebesar 21.1, sedangkan rata-rata psikomotor siswa kelas kontrol sebesar 18,5. Nilai karakter pada kelas eksperimen sebesar 11,4, sedangkan rata-rata karakter kelas kontrol sebesar 10,1.This study was purponted to produce a decent or valid teaching material, to determine the effectiveness of the teaching material along with the responses of teachers and students science teaching materials integrated character education. This research was a development type of study that applied the 4-D models. Validation expert, limited field test, and operational field test was obtained through a questionnaire. The results of this study indicate validator assessment of the excellent scienceteaching material, the development of teaching materials science is valid. Unlimited test results indicate students response to good science teaching material is shown by the results of

  1. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR POLA DASAR BUSANA WANITA PADA PROGRAM STUDI D3 TATA BUSANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idah Hadijah

    2014-05-01

    Full Text Available Teaching Materials Development of the Basic Pattern of Women's Clothing on Clothing Design Program. The purpose of this development is to pro­­duce teaching materials of archetypal body of woman fashion, whichis equipped with a Power Po­int in order to assist faculty and students on conducting learning ac­ti­vi­ty. The research development me­thod used was adapted from the instructional de­sign model of Dick and Carey. The results of the study in the form of assess­ment/feedback showed that the mean score reached 86.00%, which meant that the teaching materials categorized as well qualify­ed/ decent, the media has a very good Power Point as it re­ached 91.00%, the lecturers gui­de reached 92.00% and catehorized as ex­cell­ent/ve­ry decent, and the students guide achieved 83.00% and categorized as good/de­cent. Thus, the teaching material is feasible to be used as the instructional materials for learning on Clothing Design Program.   Tujuan pengembangan ini un­­­tuk menghasilkan produk bahan ajar po­­la dasar ba­dan busana wanita dilengkapi de­ngan Power Point, sehingga dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam me­lak­sa­na­kan pembelajaran. Metode penelitian pengembangan yang digunakan diadaptasi dari ran­­­cangan pembelajaran model Dick dan Carey. Hasil pe­nelitian berupa penilaian/tanggapan menunjukan rerata skor bah­­wa bahan ajar mencapai 86,00% termasuk ke da­lam kualifikasi baik/layak, media Po­­wer Point termasuk sangat baik karena men­capai 91,00%, pan­­duan dosen mencapai 92,00% termasuk ke dalam kualifikasi sangat ba­ik/sa­­­­ngat layak, dan panduan ma­ha­siswa mencapai 83,00% termasuk kua­lifikasi ba­ik/la­yak, dengan demikian bahan ajar ter­­sebut layak digunakan untuk pem­­b­e­lajaran pada Program Studi D3Tata Busana.

  2. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MINIMARKET DI KOPERASI MAHASISWA (STUDI PADA KOPERASI MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mei Saroch

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan usaha minimarket di Kopma UNS dari segi pemasaran, manajemen barang dagangan, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi pemasaran menerapkan promosi, harga khusus dan poin, papan kebutuhan, lokasi yang strategis. Strategi manajemen barang dagangan yaitu dengan pengadaan barang dagangan yang otonom pada karyawan, selektif terhadap konsinyor, standarisasi produk, mengurangi stock gudang, display berdasarkan jenis barang. Strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan yaitu tersentral pada pusat, administrasi keuangan dengan dua sistem, pengontrolan secara rutin mingguan cash flow dan profit loss, penggajian dilakukan oleh manajer keuangan sesuai peraturan perusahan. Strategi pengelolaan sumber daya manusia yaitu dengan pembagian tugas yang jelas sesuai jobdesk, pertemuan rutin, sidak dan finger print, penjagaan keharmonisan dan semangat kerja, reward sebagai motivasi karyawan, sanksi untuk tindakan indisipliner dan pelatihan serta pengembangan untuk karyawan. Selain itu, juga terdapat kebijakan pengkarakteristikan dan pemantapan manajemen sebelasmart serta pengusahaan ekspansi sebelasmart dan menutup unit yang merugikan. Simpulan dari penelitian ini yaitu Kopma UNS masih terpusat pada UKM Mart saja dalam menerapkan strategi yang diuaraikan di atas. Untuk sebelasmart keberjalannya masih kurang optimal. Dari segi peraturan perusahaan dan SOP, SPI sudah ada di Kopma UNS. The purpose of this research is to know the business development strategy of minimarket on Student Cooperative Sebelas Maret University in terms of marketing, merchandise management, financial management and human resources. This study used a qualitative approach. Research results show that in terms of applying marketing promotions, special rates and points, the board needs, strategic location. Merchandise management

  3. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SETS UNTUK MENINGKATKAN SCIENTIFIC LITERACY DAN FOUNDATIONAL KNOWLEDGE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indras Kurnia Setiawati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran IPA berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS dan mengetahui (1 kelayakan produk, (2 keefektifan produk untuk meningkatkan scientific literacy, serta (3 keefektifan produk untuk meningkatkan foundational knowledge peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan 3 tahap prosedur pengembangan yaitu need assesment, development dan reasearch dengan desain nonequivalent control group. Perangkat pembelajaran IPA berbasis SETS terdiri atas silabus, RPP, Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD, dan instrumen penilaian otentik. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan produk dinyatakan sangat baik dengan rerata skor 4,59 dari rentang 0-5. Semua peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai scientific literacy dan foundational knowledge dengan kategori peningkatan tinggi, sedang, dan rendah. Implementasi produk berpengaruh positif terhadap kemampuan scientific literacy dan foundational knowledge yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan kemampuan awal yang sama. Dengan demikian, perangkat pembelajaran IPA berbasis SETS terbukti efektif untuk meningkatkan scientific literacy dan foundational knowledge peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten. Kata kunci: perangkat pembelajaran IPA, SETS, scientific literacy, foundational knowledge   DEVELOPING A SETS-BASED SCIENCE TEACHING KIT TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY AND FOUNDATIONAL KNOWLEDGE Abstract This study aims to produce products such as a Science, Environment, Tecnology, and Society-based science teaching kit and to determine (1 the feasibility of the product, (2 the effectiveness of the product to improve scientific literacy, and (3 the effectiveness of the product to improve foundational knowledge for 7th grade students in SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten.. This study is a

  4. PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN KEGIATAN LABORATORIUM FISIKA DASAR II BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KERJA ILMIAH MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Ariesta

    2012-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah mengembangkan bentuk perangkat perkuliahan kegiatan Laboratorium Fisika Dasar II berbasis inkuiriterbimbing untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah mahasiswa. Pengembangan perangkat perkuliahan ini mengikuti modelPlomp meliputi fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, revisi dan fase implementasi.Analisis data meliputi analisis hasil validasi perangkat secara deskriptif kualitatif, hasil penyekoran lembar observasi dianalisissecara deskriptif kualitatif, analisis hasil tes dengan N-Gain, analisis hasil uji coba soal tes (uji validitas, reliabilitas, tingkatkesukaran, dan daya beda soal. Hasil penelitian ini ditunjukkan oleh perolehan persentase kerja ilmiah mahasiswa secara klasikalsebesar 91,67% dengan kriteria sangat baik, sikap ilmiah dengan persentase 87,50% dengan kriteria sangat baik, penyusunanlaporan oleh mahasiswa dengan persentase 76,88% dengan kriteria baik, serta peningkatan rata-rata hasil belajar (rata-rata gainpertemuan pertama 0,58(sedang, pertemuan kedua 0,56 (sedang, pertemuan ketiga 0,7 (sedang, dan pertemuan keempat 0,93(tinggi. Hasil uji coba pengembangan bentuk perangkat perkuliahan kegiatan Laboratorium Fisika Dasar II berbasis inkuiriterbimbing dapat meningkatkan kerja ilmiah mahasiswa. The research is aimed to develop teaching material of Fundamental Physics 2 Laboratory based on guided inquiry model and toincrease the students' scientific performance. The development of the teaching material is based on Plomp model, consist ofpreliminary investigation phase, design phase, construction phase, test phase, evaluation and revision phase and implementationphase. The instrument validity and scoring from observation sheets were analyzed qualitative-descriptively; the test result wasanalyzed using N-Gain; and try-out test results were analyzed using validity, reliability, item difficulty, and item discriminant test. Theanalysis results show that the

  5. Kajian Pemilihan Sumber Mikroorganisme Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC Berdasarkan Jenis dan Volume Sampah, Power Density dan Efisiensi Penurunan COD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2017-06-01

    Full Text Available Mikroorganisme merupakan salah satu komponen penting dalam proses Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC untuk degradasi bahan organik dan transfer elektron. Pemilihan sumber mikroorganisme menjadi metode yang paling sederhana untuk dikaji sebagai informasi awal ketersediaan dan identifikasi jenis mikroorganisme yang mendukung proses SMFC. Tujuan kajian ini adalah untuk memilih sumber mikroorganisme tanah, septic tank dan sedimen sungai yang tepat digunakan dalam proses SMFC berdasarkan jenis dan volume sampah, power density, dan efisiensi penurunan COD. Kajian ini didasarkan pada hasil penelitian menggunakan reaktor SMFC tipe single chamber microbial fuel cell dengan variabel jenis dan volume sampah , serta sumber mikroorganisme. Metode perbandingan secara kuantitatif dilakukan berdasarkan kecenderungan nilai power density dan efisiensi penurunan COD tertinggi di antara jenis dan volume sampah kantin, dedaunan dan komposit kantin-dedaunan. Hasil yang didapatkan adalah sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 2/3 dari volume reaktor, sedangkan sumber mikroorganisme septic tank tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 1/2 dari volume reaktor. Sumber mikroorganisme dari septic tank menunjukkan kinerja power density dan efisiensi penurunan COD yang lebih rendah dibandingkan sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai.

  6. Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Swandhana

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: This research and development aimed to produce a module of Employee Administration based on Guided Inquiry Learning Strategy for the twelfth grade students of Office Administration program, to determine the feasibility of the module developed through validation, and to know whether there is an improvement towards independent learning and students’ ourcomes before and after using the module This research and development used 4D model. It consisted of 4 stages of development: define, design, develop, and disseminate. It was obtained the average sore of post-test 91.76 in the experimental class, and the results of material and module validation reached 90.66% and 88.30%.  The result of questionnaire distribution of independent learning using the module showed 90%. Thus, from the results of this research showed that the Employee Administration module was applicable and able to improve independent learning and students’ outcomes. It was suggested to use this module as a supporting alternative for learning Employee Administration, specifically on material of discharging employees and pension. ABSTRAK: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk siswa SMK kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran., mengetahui kelayakan modul yang telah dikembangkan melalui hasil validasi, dan mengetahui apakah terjadi peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan 4D model. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Diperoleh hasil rata rata nilai post test 91,76 pada kelas eksperimen, hasil validasi oleh ahli materi dan ahli modul mencapai hasil 90,66% dan 88,30%, hasil penyebaran angket kemandirian belajar siswa dengan menggunakan modul juga mencapai persentase 90

  7. Analisis Finansial dan Strategi Pengembangan USAha Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Serat Kelapa (Coco Fiber) (Studi Kasus : Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris; Ayu, Salmiah, Sri Fajar

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan bagaimana proses produksi USAha serat kelapa (coco fiber), menganalisis USAha serat kelapa (coco fiber) sudah layak atau tidak, dan menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk USAha serat kelapa (coco fiber) di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu, yaitu di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode teknik purposive sampli...

  8. Ekowisata Leuser (Studi Etnografi Tentang Pengembangan Usaha Ekowisata di Kawasan Ekosistem Leuser Pada Masyarakat di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh)

    OpenAIRE

    Caroline FD

    2017-01-01

    130905105 Penelitian ini membahas tentang Pengembangan Usaha Ekowisasta yang dilakukan masyarakat di desa Ketambe. Peneliti memilih Provinsi Aceh, tepatnya di kabupaten Aceh Tenggara di Desa Ketambe karena lokasi ini masih wilayah Kawasan Ekosistem Leuser sehingga memudahkan penulis memperoleh data penelitian. Metode penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif, serta menggunakan teknik observasi dan wawancara serta analisis data. Observasi ...

  9. KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN DUAL FUEL SYSTEM (LPG-SOLAR PADA MESIN DIESEL KAPAL NELAYAN TRADISIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Pujo Mulyatno

    2013-06-01

    Full Text Available Pengembangan bahan bakar alternatif dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM, telah menjadi agenda penting  pemerintah. Penggunaan LPG (Liquefied Petrolium Gas pada mesin diesel kapal nelayan tradisional didasarkan pada keberhasilan penggunaan LPG pada kendaraan-kendaraan darat. Penggunaan LPG pada mesin diesel dilakukan secara dual fuel. Penelitian dual fuel system pada mesin diesel kapal nelayan tradisional bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar dual fuel terhadap kinerja mesin dan sistem penggeraknya, meliputi konsumsi bahan bakar, daya, kecepatan kapal, serta efisiensi pada sistem penggerak kapal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan DongFeng ZS-1100 dengan tiga putaran mesin yang berbeda yaitu 1000rpm, 1250 rpm dan 1500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan LPG secara dual fuel mampu menggantikan konsumsi solar hingga 71% dari konsumsi solar seluruhnya selama satu jam. Komposisi LPG yang dihasilkan mencapai lebih dari 60%  dari total pemakaian bahan bakar saat dual fuel. Kecepatan dan jarak tempuh saat menggunakan solar seluruhnya mencapai 5% lebih tinggi dibandingkan dual fuel. Daya dan torsi saat menggunakan dual fuel mencapai 9,8 % lebih tinggi dibandingkan solar seluruhnya. Penggunaan dual fuel mampu mengurangi biaya operasional penangkapan ikan hingga 24,6%, namun dengan waktu tempuh 1,3% lebih lama dari solar seluruhnya. Efisiensi propulsi solar seluruhnya 6% lebih besar dibandingkan efisiensi propulsi dual fuel.

  10. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOTEKNOLOGI BERBASIS PENELITIAN BIOREMIDIASI LOGAM BERAT KADMIUM UNTUK MAHASISWA S1 BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Pambudiono

    2016-06-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan buku ajar berbasis penelitian tentang bioremidiasi logam berat. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Dick & Carey. Kelayakan buku ajar didasarkan pada hasil uji coba produk oleh tim ahli dan kelompok kecil. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi memberikan nilai persentase kevalidan buku ajar sebesar 91.6%, penilaian dari ahli media sebesar 90.81%. sedangkan penilaian kelompok kecil sebesar 85.56%. Berdasarkan hasil validasi maka buku ajar yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dan layak untuk dipergunakan.

  11. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heriawan Maulana

    2016-10-01

      ABSTRACT Bodies Wediombo Gunung Kidul regency which has been designated as a Local Backup Water Conservation Area in 2013. Utilization Wediombo Turkish territory by the public as a fish landing site and tourism resulted in increased pressure on aquatic ecosystems, especially coral reefs. As common property, damage to coral reefs is not perceived as economic losses so that the exploitation of the benefits of coral reef ecosystems had become unmanageable. Wediombo Coastal management is a challenge for stakeholders to be able to optimize the use of environmental services for the welfare of society. One component management efforts is by monitoring the condition of coral reefs in Wediombo Beach. Economic valuation of coral ecosystems termbu is an instrument to assess the products and services produced by a coral reef ecosystems. The purpose of this study was to determine the condition of coral reef ecosystems are represented by percent cover of coral reefs and coral reef ecosystems benefit value represented by the fishery products produced from coral reef ecosystems Wediombo Beach. The method used is a survey method. Methods of data collection coral reef condition refers to a method Line Intercept Transect (LIT. while the economic value of coral reef ecosystem benefits are calculated using methods Effect on Productivity. In the research results the percentage of coral reef cover in Turkish Wediombo of 25.29% with a damaged condition status. the true economic value of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 634 553 504, -, while the value of current benefits of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 20,304,872, -. Keywords:  Coral Reef Ecosystems, Economic Valuation, Turkish Wediombo Cara sitasi: Maulana, H., Anggoro, S., Yulianto, B. (2016. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan,14(2,82-87, doi:10.14710/jil.14.2.82-87

  12. RELIGIUSITAS GAYA BARU (Kajian atas Fenomena Kebangkitan Sufisme Kelas Menengah Perkotaan di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martalia Ardiyaningrum

    2017-12-01

    لبحث النوعي فى ثلاث معاهد الإسلامية الحديثة بيوجياكرتا. واستنتجت الباحثة أن نمط الطريقة الصوفية الذي حدث أثناء الطبقة الوسطى في يوجياكارتا هو شكل من أشكال الطريقة الصوفية الحديثة التي لا ترتبط بطريقة صوفية خاصة بل لتطوير الطريقة الموجودة، وكانت العلاقة بين المرشد والجماعة غير قوية. وكان شكل الاتصال بين المرشد والجماعة فى جماعة الذكر، والدعاء، والصلاة. وكذلك تدريبات لريادة الأعمال والرياسة التي تغرس فيها القيم الصوفية. الطريقة الصوفية من الطبقة الوسطى في يوجياكارتا هو نموذج الطريقة الصوفية التي يحبها الكثير من الناس. براعة المرشد فى دعوة الذكر، بما في ذلك الدعوة إلى الفنانين للحضور فى المجلس، هو من السبب في أن يشارك المجتمع فى مجلس الذكر.   Abstrak: Belakangan ini, sufi kelas menengah perkotaan telah menjadi fenomena yang berhasil mengubah wajah Islam menjadi distinc tersendiri di banding dengan bentuk dakwah lainya. Kajian ini menfokuskan pada pelaksanaan dakwah sufi, yang menunjukkan kekuatan baru di banyak tempat termasuk Indonesia. Sebagai contoh adalah dakwah yang dilaksanakan oleh ketiga Kyai, yakni, Hamdani Bakran Adz-Dzakiy, Gus Miftah dan Gus Muwafik yang ketiganya berada di wilayah Yogyakarta. Paradigma penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode studi kasus. Penelitian kualitatif dengan setting 3 Pondok Pesantren modern ini mendapatkan kesimpulan bahwa pola sufisme yang terjadi pada kelas menengah di Yogyakarta ini adalah bentuk sufi modern yang tidak terikat pada satu aliran tarikat tertentu tetapi lebih mengembangkan pada

  13. Pengembangan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Dedy Prasetia

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan : (1 Menghasilkan rancangan dan mengembangkan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja, (2 Mengetahui respon guru dan siswa terhadap implementasi SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model waterfall, yaitu model yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun perangkat lunak, mulai dati tahap analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan wakasek kurikulum, guru dan siswa SMK Negeri 3 Singaraja. Implementasi penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan framework laravel serta Sublime sebagai code editor. Pengujian SIVAJAR (Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : (1 Pengujian blackbox (pengujian fungsionalitas diperoleh seluruh proses telah mampu berjalan dengan baik, (2  Pengujian whitebox (pengujian prosedural diperoleh pengimplementasian algoritma telah berhasil, (3 Pengujian usibility testing diperoleh sistem sudah efektif dan efisien serta untuk kepuasan pengguna telah menghasilkan bahwa pengguna merasa puas menggunakan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata kunci: Evaluasi Belajar, Sistem Informasi, Web, SMK

  14. Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reinhard Jeffray Berhitu

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini antara lain: Pertama, membahas peranan gembala jemaat terhadap pengembangan pelayanan holistik. Kedua, menemukan bentuk-bentuk pelayanan holistik yang efektif untuk memenuhi kebutuhan jemaat GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Ketiga, membahas hambatan dan penerapan pelayanan holistik di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Peranan Gembala Jemaat dalam pelayanan holistik adalah menentukan visi dan misi gereja, mendelegasikan tugas, memberi pertimbangan, pelayanan mimbar, menjaga kebutuhan dan persekutuan jemaat dengan Allah.Kata-kata kunci: Peran gembala, pelayanan holistik, mimbar, persekutuanThe goals, among others, which are hoped to be achieved in this article are: First, to discuss the role of the congregational pastor in the development of a holistic ministry. Second, to discover the forms of holistic ministry which are effective for meeting the needs of the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Injil Indonesia in Jayapura. Third, to discuss the obstacles and application of holistic ministries in the Yegar Sahaduta Church of the Gereja Kemah Inji Indonesia in Jayapura. The roleof the congregational pastor in  holistic ministries includes establishing the vision and mission of the church, delegating responsibilities, giving opinions, ministering in the pulpit, and caring for the needs and fellowship of the church with God.Keywords: pastoral role, holistic ministry, pulpit, fellowship

  15. PENGEMBANGAN SISTEM TES DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR BERBASIS WEB MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soffan Nurhaji

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (a Merancang sistem tes diagnostik kesulitan belajar mahasiswa jurusan pendidikan teknik mesin, dan, dan (b mengembangkan sistem tes diagnostik kesulitan belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan perangkat lunak. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model modifikasi linear sequential yang disebut juga sebagai classic life cycle atau model waterfall yang memiliki 4 langkah. Analisis kebutuhan sistem dan perancangan sistem telah dilakukan pada tahun kedua. Implementasi dan validasi program dilakukan pada tahun keempat. Validasi sistem dilakukan dengan angket yang diberikan kepada 6 dosen yang mengampu di jurusan teknik pendidikan mesin untuk melihat aspek kinerja, rancangan, dan aksesbilitas sistem. Analisis data validasi dilakukan dengan statistik deskriptif. Langkah terakhir, evaluasi pemanfaatan sistem, akan dilaksanakan pada tahun kelima. Sistem tes diagnostik kesulitan belajar akan dikembangkan dengan arsitektur web client-server. Sistem ini memiliki tiga kelompok pengguna, yaitu admin, dosen, dan mahasiswa. Hasil analisis aspek kinerja, rancangan, dan adaptabilitas sistem secara keseluruhan akan dianalisis dari angket yang mempunyai rata-rata penilaian yang diperoleh dari skala 1–4, sehingga termasuk kategori sangat baik. Karena itu sistem yang telah dikembangkan dapat digunakan pada penelitian lebih lanjut pada tahun keenam, yaitu evaluasi pemanfaatan sistem. 

  16. Pengembangan LMS (Learning Management System Berbasis Web untuk Mengukur Pemahaman Konsep dan Karakter Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Tri Wibowo

    2015-10-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dalam bidang pendidikan dengan lahirnya e-learning. E-learning dapat membantu guru dalam memantau keaktifan siswa dengan penugasan, forum diskusi maupun aktivitas lain, sehingga karakter dapat dideskripsikan melalui e-learning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Software Learning Management System (LMS. LMS adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan online, program pembelajaran elektronik (e-learning program dan isi pelatihan. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki respon dari siswa terhadap LMS dan menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman konsep serta mengembangkan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Uji produk menggunakan Pre Experimental Design dengan jenis Pretest and Posttest One Group Design. Instrumen penelitian berupa angket uji ahli, angket tanggapan, tes tertulis dan lembar observasi karakter. Teknik analisis data uji kefektifan menggunakan uji gain. Hasil tanggapan siswa untuk keseluruhan aspek mendapatkan prosentase diatas 82,5% kategori sangat baik. Hasil uji gain pemahaman konsep sebesar 0,56 dengan kategori sedang, artinya LMS efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa. Sedangkan uji gain karakter 0,16 kategori rendah, artinya belum efektif mengembangkan karakter siswa.

  17. MODEL PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR BERBASIS CO-MANAGEMENT SUMBERDAYA PERIKANAN DI KABUPATEN PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Witarsa Witarsa

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir Berbasis Co-Management Sumberdaya Perikanan di Kabupaten Pontianak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen urgen pengelolaan sumberdaya pesisir, faktor-faktor internal dan eksternal, dan peringkat prioritas co-management sumberdaya perikanan. Metode yang digunakan adalah PRA (Participatory Rural Appraisal, SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, and Treats, dan alur pikir PMPK (pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak permasalahan yang ditemukan pengelolaan sumberdaya pesisir khususnya dilihat dari aspek biofisik, teknologi, market, sosial ekonomi, dan kelembagaan. Kata kunci: ekonomi masyarakat pesisir, co-management, sumberdaya perikanan Abstract: Fisheries Resources Co-Management Based Model of Coastal Community Economic Development in Pontianak. The purpose of this study is to determine the common problems faced by coastal communities by identifying important component of coastal resource management, internal and external factors, and the priority scale for fisheries resources co-management. This study employs three methods, namely Participatory Rural Appraisal (PRA, Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Treats Analysis (SWOT, and a Problem-solving and Decision-making. The results show that the problems are found on managing coastal resource, especially in the biophysical, technological, market, social economic, and institutional aspect. Keywords: economy of coastal communities, co-management, fishery resources

  18. PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W.F Edi Hanzen

    2016-11-01

    Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998. Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.

  19. POTENSI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE, PERMASALAHAN DAN KONSERVASI PADA TINGKAT PENGEMBANGAN DAN PENGAWASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Roosje Kawuwung

    2010-03-01

    Full Text Available Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelumnya bernama Dumoga Bone. Nani Wartabone seorang pahlawan yang terkenal di daerah Gorontalo, untuk mengenang pahlawan tersebut maka namanya diabadikan pada nama Taman Nasional. Pada tahun 1982 luas 300.000 hektar dinyatakan Menteri Pertanian. Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 731/Kpts-II/1992 luas 287.115 hektar. Propinsi Gorontalo dengan ketinggian tempat 50 – 2.000 meter dpl. Posisi 1o– 4o LS, 120o – 124o BT. Permasalahan; terjadinya fragmentasi, perladangan berpindah, pertanian, illegal logging, pemukiman, pertambangan, dan pencurian spesies flora dan fauna. Tujuan mengetahui potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, permasalahan dan upaya konservasi.Potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah; Flora terdiri dari 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis efifit dan terdapat 24 jenis anggrek. Tumbuhan endemik yaitu; palem matayangan, kayu hitam dan bunga bangkai(Amophaphallus compamulatus. Tumbuhan yang umum adalah cempaka, kenanga, agates, dan tanaman hias.Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki 24 jenis mamalia, 64 jenis aves, 11 jenis reptile. Mamalia (satwa endemik : monyet hitam/yaki (Macaca nigra, Monyet Dumoga Bone, babirusa, kelelawar bone, kus-kus besar (Palanger ursinus, anoa kecil (B.quarlesi. Di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tercatat 200 – 225 jenis burung. Reptil : ular kobra, king kobra (N. hammah, ular belang, katak pohon (Rhacophorus monticola, ikan : ikan mas (Cyprinus carpio, bekicot (Achatina fulica. Upaya konservasi adalah pada tingkat pengembangan dan pengawasan. Dalam upaya konservasi harus ada kerja sama dari pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan.

  20. STUDI PENGGUNAAN VISUAL STUDIO 6.0 UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERKELAS ENTERPRISE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2003-01-01

    Full Text Available This research is is about the study of capabilities dan peroformance of Ms Visual Studio in order to develop an enterprise application beside of to search "rule of thumb" for developer especially Ms Visual Studio developer when they're plan to give solution for developing enterprise application. The methods are: learning MSF, learning Ms Visual Studio, applying on designing and developing prototype, and making conclusions. For the testing, is used the university information system on the new student admission subsystem on student personal record. Based on the research, can be concluded that Visual Studio 6.0a enterprise edition still too complex for used although that complexcity payed by highly capability to develop enterprise application. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada penelitian ini dilakukan studi tentang sejauh mana kemampuan Visual Studio 6.0 dari Microsoft untuk pengembangan aplikasi sistem informasi yang berskala enterprise, disamping itu juga untuk mencari pedoman bagi developer khususnya Ms Visual Studio developer dalam memberikan solusi bagi aplikasi enterprise. Metodologi yang dilakukan adalah: mempelajari MSF, mempelajari Visual Studio secara singkat, menerapkannya pada perancangan, pembuatan prototype dan pengambilan kesimpulan. Pada pengujian yang diambil sebegai contoh kasus adalah sistem informasi universitas pada sub bagian penerimaan mahasiswa baru bidang data pribadi mahasiswa. Dari penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Visual Studio 6.0 enterprise edition masih terlalu kompleks untuk digunakan meskipun kekompleksan itu telah dibayar oleh kapabilitas yang tinggi dalam mengembangkan aplikasi enterprise. Kata kunci: enterprise, Visual Studio 6, Microsoft, developer, prototype.

  1. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KOMPETENSI DASAR PEMASANGAN SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nopriyanti Nopriyanti

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan; (2 mengetahui kualitas multimedia pembelajaran interaktif; dan (3 mengetahui efektifitas multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan pada kelas XI SMK bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Subjek uji coba penelitian ini adalah 32 siswa kelas XI SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan layak digunakan; (2 kualitas multimedia interaktif ini sangat baik, hasil penilaian ahli ditinjau dari pembelajaran 66 (baik, isi sebesar 54 (baik, aspek tampilan 97 (baik, dan program 50 (baik, sedangkan hasil dari penilaian peserta didik uji coba lapangan pada aspek pembelajaran1277 (sangat baik, isi 1195 (sangat baik, tampilan 1562 (sangat baik, dan pemograman 519 (sangat baik; (3 Produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata penilaian hasil belajar siswa ketika pretest adalah 63,75 dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 78,75 dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90.

  2. PENGEMBANGAN ECONOMICS POCKET BOOK BERBASIS QUANTUM LEARNING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Ayu Santi

    2017-04-01

    Full Text Available The purpose of this study is to produce and know the quality of quantum learning based economics pocket book. In developing economics pocket book the research uses design based research. The result of study show that the matter experts, education and education practtioners provide ratings that economics is a very decent to be used without revision. Besides design experts provide decent ratings with the revition. The result of the field test showed positive responses from students with the acquistion of a persentage of 90% in addition to the field tes results II also earn a percentage of 87,4%.  Based on the result above, economics pocket book is very decend for be used without revision.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan mengetahui kualitas economics pocket book berbasis quantum learning. Peneliti dalam mengembangkan economics pocket book menggunakan model pengembangan Design Based Research. Hasil penelitian menunjukkan ahli materi, pendidikan dan praktisi pendidikan memberikan penilaian bahwa economics pocket book sangat layak digunakan tanpa revisi, selain itu ahli desain memberikan penilaian bahwa layak digunakan dengan revisi. Hasil dari uji lapangan I menunjukkan tanggapan positif dari siswa dengan perolehan persentase 90%, selain itu hasil uji lapangan II juga memperoleh persentase sebesar 87,4%. Berdasarkan hasil tersebut maka economics pocket book berbasis quantum learning termasuk kualifikasi sangat layak digunakan tanpa revisi.

  3. Pengembangan Model Persediaan Continuous Review dengan All-Unit Discount dan Faktor Kadaluwarsa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cherish Rikardo

    2017-06-01

    Full Text Available Paper ini membahas suatu model matematika untuk suatu sistem persediaan dengan mempertimbangkan adanya all-unit discount dan faktor kadaluwarsa. Permintaan barang bersifat deterministik yang merupakan fungsi dari waktu dan bergantung pada jumlah persediaan yang ada (inventory dependent demand, laju kadaluwarsa barang juga bergantung pada waktu dan tidak ada lead time. Model yang dibahas merupakan pengembangan dari Nagare dan Dutta [9] dengan menambah faktor all-unit discount dan laju kadaluwarsa yang bergantung pada waktu. Dari model yang dikembangkan akan ditentukan kuantitas pemesanan (economic order quantity dan waktu antar pemesanan yang optimum yang meminimumkan total biaya persediaan tahunan. Algoritma penentuan solusi optimum dari model yang dikembangkan dan contoh numerik sebagai ilustrasi dari permasalahan persediaan ini diberikan. Analisis sensitivitas model dengan melihat pengaruh laju kadaluwarsa dan laju permintaan terhadap kuantitas dan waktu antar pemesanan yang optimal juga diberikan. Dari hasil analisis sensitivitas diperoleh bahwa semakin besar laju kadaluwarsa, maka waktu antar pemesanan menjadi semakin singkat dan kuantitas pemesanan menjadi semakin sedikit.  Hal yang sama terjadi jika laju permintaan barang semakin besar.   Kata kunci:  Persediaan, kadaluwarsa, all-unit discount.

  4. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meina Febriani

    2015-08-01

    Full Text Available Salah satu cara membelajarkan muatan budaya dan ilmu pengetahuan yakni dengan kegiatan apresiasi dongeng. Dongeng sebagai salah satu karya sastra memiliki potensi untuk menghela muatan Content Language Integrated Learning (CLIL dan ungkapan Jawa. Setelah mempelajari buku-buku apresiasi dongeng yang sudah ada, ditemukan fakta bahwa buku-buku tersebut masih belum sesuai harapan, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Relevan dengan situasi tersebut, diperlukan buku pengayaan apresiasi dongeng yang bermuatan CLIL yang sesuai bagi peserta didik SD kelas 3, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. One way to learn culture and science that is the fabled appreciation activities. Fairy tale as one of the literary works have the potential to haul cargo Content Language Integrated Learning (CLIL and Java expression. After studying the books offairy tale sexisting appreciation, it was found that these books is not as expected, both from the aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. Relevant to the situation, necessary book-laden fairy tale appreciation enrichment CLIL suitable for grade 3 students, both fromthe aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. The method used in this study is the research and development (research and development of the Borg and Gall.

  5. Pengembangan The Two-Tier Diagnostic Tes pada Bidang Biologi secara Terkomputersisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarto Suwarto

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian bertujuan mengembangkan tes diagnostik dua tingkat (the two-tier diagnostic test pada bidang biologi dan mengembangkan program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar siswa. Tes disusun melalui tiga fase, yaitu (1 defining the content boundaries; (2 identifying students’ misconceptions; dan (3 developing instrument. Pengembangan program komputer terkait dengan soal, siswa, tabel kerja, SQL (Structured Query Language, ketuntasan, dan grade. Tes diagnostik yang dikembangkan ada 3, yaitu tes A, tes B, dan tes C. Responden untuk tes A dan tes B ada 130 siswa dan untuk tes C ada 128 siswa. Analisis statistik dilakukan dengan program iteman versi 3,00. Program komputer yang dikembangkan diujicobakan di SMAN 1 Tawangsari dan SMA Veteran 1 Sukoharjo. Hasil penelitian adalah Tes A terdiri atas 73 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,031-0,962, rentang daya beda butir 0,013-1,000 dan reliabilitas 0,871; Tes B terdiri atas 39 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,038-0,762, rentang daya beda butir 0,009-0,918 dan reliabilitas 0,768; dan Tes C terdiri atas 79 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,102-0,938, daya beda butir 0,029-1,000 dan reliabilitas 0,894. Program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar telah berfungsi dengan baik. Kata kunci: tes terkomputerisasi

  6. PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KARATE KIDS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widha Srianto

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan karate kids pada anak usia sekolah dasar (SD kelas atas (10-12 tahun. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba lapangan skala kecil dan revisi,  (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di klub Forki Kota Yogyakarta berjumlah 7 anak. Uji coba skala besar di klub Inkanas DIY berjumlah 16 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1 pedoman wawancara, (2 skala nilai, (3 pedoman observasi model, (4 pedoman observasi keefektifan model, dan (5 kuesioner untuk siswa. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun yaitu: (1 model latihan maegeri, (2 model latihan gyaku tsuki, (3 model latihan mawashigeri, dan (4 model latihan oi tsuki. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan kuesioner anak, dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun ini dinilai baik dan efektif. Kata kunci: model latihan, karate kids

  7. PENGEMBANGAN PLATFORM KOMUNIKASI INSTANT UNTUK MENDUKUNG COLABORATIVE LEARNING PADA UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahri Firdausillah

    2015-10-01

    Full Text Available Instant messaging (IM atau chatting merupakan aplikasi internet yang memungkinkan penggunanya saling berkomunikasi melalui pesan teks, audio, maupun video secara langsung. Keunggulan IM yang memungkinkan pengguna berinteraksi secara langsung berpotensi untuk diterapkan dalam pengembangan sebuah metode pembelajaran kolaboratif di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS. Sistem informasi akademik (SiAdin merupakan aplikasi berbasis web yang membantu manajemen administratif dan edukatif pada UDINUS yang memungkinkan mahasiswa, dosen maupun staff yang lain untuk saling bertukar informasi serta kebutuhan akademik. Namun, hingga kini, SiAdin masih belum terintegrasi dengan platform komunikasi instan apapun.Meskipun layanan broadcast pesan telah diterapkan, namun pengguna harus membuat group secara manual, kemudian menambahkan anggota group secara manual terlebih dahulu. Hal ini menjadikan proses komunikasi kolaboratif jadi kurang optimal.Dalam penelitian ini, penulis mengusulkan menerapkan metode Computer-supported collaborative learning (CSCL di UDINUS dengan memanfaatkan SiAdin yang telah berjalan di UDINUS untuk mendukung berjalannya collaborative learning. Kata Kunci: Instant Messaging, SiAdin, Pembelajaran Kolaboratif.

  8. Kajian Aspek Teknis pada Peraturan Pengelolaan Kualitas Air (Study Kasus Sungai Cisadane Kota Tangerang)

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Wilter Sariyanto; Namara, Idi; Chayati, Nurul; Muhammad, Fadhila

    2016-01-01

    Sungai Cisadane merupakan salah satu sungai prioritas dari 15 sungai di Indonesia. Disepanjang daerah aliran sungai ini terdapat berbagai kegiatan seperti kegiatan industri, kegiatanperkantoran, kegiatan pertokoan dan kegiatan Perumahan. Berbagai kegiatan ini menyebabkan SungaiCisadane tidak hanya menampung curah hujan tetapi juga menampung limbah dari berbagai kegiatantersebut. Masuknya beban limbah dari berbagai kegiatan tersebut tidak didukung oleh kemampuandaya tampung sungai yang memadai...

  9. Pembuatan Sistem Informasi Pendidikan dan Pelatihan dalam Jabatan Berbasis Web pada Bagian Pengembangan Pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    Directory of Open A