WorldWideScience

Sample records for hno3 dan tingkat

  1. SINTESIS 6-NITRO VERATRALDEHID (3,4-DIMETOKSI-6-NITRO BENZALDEHID DARI VANILIN DENGAN HNO3 DAN CAMPURAN HNO3-H2SO4

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Undri Rastuti

    2009-11-01

    Full Text Available The synthesis of 6-nitro veratraldehyde from vanillin was used HNO3 and a mixture of HNO3 and H2SO4. The reaction steps were (I methylation of vanillin and (2 nitration of the methylation product. Methylation of vanillin was conducted using dimetnylsulfate and NaOH at 60 0C for 2 hours. Nitration of the methylation product was performed in two methods, which using HN03 and using a mixture of HN03 and H2SO4 both at 5 0C for 2 hours. The products were analyzed by means of TLC, GC; IR, 1H-NMR and GC-MS spectrometers. The methylation of vanillin gave 87.7 % yield of veratraldehyde which was found as a white crystal (m.p 43 oC. The nitration of veratraldehyde produced 6-nitro veratraldehyde observed as a yellow crystal having of m.p. 130 0C. Nitration using neat HNO3 gave a smaller yield (50.35% of 6-nitro veratraldehyde than nitration with a mixture of HNO3 and H2SO4 (93.63 %.

  2. Tingkat Ketergantungan, Kompleksitas Pemerintah, dan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiara Pandansari

    2016-12-01

      Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah, serta menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tingkat pengungkapan diukur dengan menggunakan Modified LGA Index, sedangkan sebagai variabel bebas yang digunakan adalah tingkat ketergantungan daerah, dan kompleksitas pemerintahan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh ukuran sampel yaitu 32 laporan keuangan pemerintah daerah. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengungkapan pada masing-masing sampel. Rata-rata nilai pengungkapan sebesar 58,46  persen. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Umum dan tingkat ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan,  tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Khusus, dan kompleksitas pemerintah tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

  3. PENGARUH TINGKAT KETIDAKPASTIAN TERHADAP TINGKAT RESIPROSITAS (Studi Ekspalanatif Tentang Pengaruh Tingkat Ketidakpastian Calon Pelanggan Tentang Layanan Pascabayar Terhadap Tingkat Rsiprositas Antara Calon Pelanggan Dan Customer Relation Officer Indosat)

    OpenAIRE

    Marsilia, Sella

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat ketidakpastian calon pelanggan tentang layanan pascabayar terhadap tingkat resiprositas antara calon pelanggan dan CRO Indosat. Terdapat satu lagi variabel yang menjadi variabel anteseden yaitu pengalaman calon pelanggan, dalam hal ini tingkat pengalaman merupakan faktor pembentuk variabel ketidakpastian. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan pascabayar yang datang ke galeri Indosat Semarang. Pengambilan sample diambil secara...

  4. Komposisi Famili Tingkat Semai dan Sapihan pada Hutan Sekunder Berbeda Umur di Sarawak Malaysia

    OpenAIRE

    Effendi Wasli, Karyati , Isa B, Ipor, Ismail Jusoh, dan

    2016-01-01

    Kehadiran tingkat semai dan sapihan sebagai sumber regenerasi pertumbuhan dan perkembangan hutan merupakan hal yang sangat penting. Informasi tentang kehadiran dan komposisi berdasarkan famili pada tumbuhan tingkat semai dan sapihan pada hutan sekunder berbeda umur di Sarawak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehadiran dan komposisi tumbuhan tingkat semai dan sapihan (DBH

  5. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  6. Tingkat Integritas Instansi Pelayanan BPN dan Samsat di Provinsi DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin Mochtar

    2012-02-01

    Full Text Available This research questions the standard operational procedures applied in Samsat and BPN Yogyakarta. Result shows how the integrity level of these institutions is potential to be enhanced by opening wide access of information and by eradicating tipping and illegal payment. Improvement of reward and punishment system must also be done.  Fokus penelitian ini adalah prosedur operasional standar yang digunakan oleh Samsat dan BPN Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat integritas kedua institusi ini berpotensi untuk dikembangkan dengan cara membuka keran informasi dan mengeliminasi budaya tips dan pungutan liar serta memperbaiki sistem reward and punishment.

  7. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Tingkat Ekonomi Keluarga Nelayan dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pipit Amelia Burhani

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakStatus gizi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan individu, sehingga mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dimasa yang akan datang. Status gizi balita tergantung pada asupan gizi, tingkat pengetahuan ibu, tingkat ekonomi keluarga, pendidikan ibu, pola asuh dan ketahanan pangan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat pengetahuan ibu dan tingkat ekonomi keluarga nelayan dengan status gizi balita. Penelitian ini dilakukan dari  Juli 2014 sampai Januari 2015. Desain penelitian adalah cross sectional study dengan jumlah subjek  21 orang ibu balita. Data dianalisis secara univariat dengan tabel frekuensi dan analisa bivariat dengan tabel silang lalu diuji dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ialah balita yang memiliki gizi kurus sebanyak 9,5% dan yang memiliki gizi normal sebanyak 90,5%. Pengetahuan ibu rendah sebanyak 52,3% dan pengetahuan ibu tinggi sebanyak 47,6%.  Tingkat ekonomi keluarga didapatkan keluarga miskin sebanyak 95,2% dan keluarga tidak miskin sebanyak 4,8%. Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan tingkat ekonomi keluarga dengan status gizi balita.Kata kunci: status gizi, balita, tingkat pengetahuan ibu, tingkat ekonomi keluarga AbstractNutritional status has a profound influence in individual’s health that affecting the quality of human resources in the future. Nutritional status depends on food intake, mother’s knowledge, family economics, mother’s education, nurturing pattern and food availability. The objective of this study was to determine the relationship level of mother’s knowledge and fishermen’s family economic with nutritional status of toddler. This research was conducted between July 2014 and January 2015 to 21 mothers with toddler. Cross sectional study was used as study design. Data were analyzed by univariate analysis with frequency tables and bivariate analysis with cross table using Rank Spearman

  8. PENILAIAN TINGKAT FERTILITAS DAN PENATALAKSANAANNYA PADA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrizal Khaidir

    2006-09-01

    Full Text Available Analisis sperma dipakai untuk diagnosis evaluasi pre/post terapi medikal maupun surgical infertilitas pria. Analisis sperma dipakai juga di laboratorium forensik guna penanggulangan kasus perkosaan, kasus penolakan orangtua terhadap bayinya, dan untuk menyaring pengaruh bahan racun/obat yang toksik pada organ reproduktif. Saat ini, banyak diminta pemeriksaan DNA untuk penanggulangan perkosaan. Dengan demikian, pada masa mendatang diramalkan permintaan analisis sperma akan meningkat.

  9. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  10. Perancangan dan Simulasi Full Bridge Inverter Lima Tingkat dengan Dual Buck Converter Terhubung Jaringan Satu Fasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zamratul Fuadi

    2014-03-01

    Full Text Available Inverter merupakan perangkat elektronika daya yang berfungsi mengonversi sumber searah menjadi bolak-balik. Full bridge inverter adalah satu jenisnya yang mampu menghasilkan tegangan tiga tingkat jika menggunakan teknik modulasi unipolar. Penambahan sirkuit dual buck converter pada full bridge inverter mampu menghasilkan tegangan dalam lima tingkat. Dua saklar pada rangkaian dual buck converter switching pada frekuensi tinggi 20 kHz, sedangkan empat saklar pada full bridge inverter switching pada frekuensi rendah 50 Hz. Teknik modulasi in phase disposition PWM (PDPWM digunakan untuk mengatur penyalaan saklar dual buck converter. Keluaran inverter lima tingkat dibandingkan dengan tiga tingkat. Total harmonic distortion tegangan (THDV dan arus (THDi inverter lima tingkat bernilai 23.2281 % dan 23.0975 %, sedangkan inverter tiga tingkat sebesar 51.9302 % dan52.2458 %. Ketika daya 1004.08 watt disumbangkan ke jala-jala, inverter lima tingkat menghasilkan power factor senilai 0.99 dan THDi 4.1 %. Pada sumbangan daya yang sama, inverter tiga tingkat menghasilkan power factor sebesar 0.919 dan THDi bernilai 45.64 %.

  11. EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA MATA KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Bibi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengetahui perbedaan motivasi dan tingkat pemahaman mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional, dan (2 mengetahui peningkatan motivasi dan tingkat pemahaman mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2013/2014 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer STKIP PGRI Pontianak yang berjumlah sebanyak 270 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 156 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan tes soal berbentuk pilihan ganda dan angket, teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1 terdapat perbedaan motivasi belajar mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional sebesar 5,782 dan terdapat perbedaan tingkat pemahaman sebesar 9,935 serta (2 ada peningkatan motivasi belajar mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning rata-rata peningkatan 11,705 dan ada peningkatan pemahaman mahasiswa rata-rata peningkatan 30,288.

  12. Hubungan Tingkat Kecanduan Gadget Dengan Gangguan Emosi Dan Perilaku Remaja Usia 11-12 Tahun

    OpenAIRE

    Asif, Ahmad Ramadhan; Rahmadi, Farid Agung

    2017-01-01

    Latar Belakang: Gadget merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi yang diciptakan dalam bentuk perangkat kecil. Kecanduan gadget dapat berdampak pada perkembangan anak dan remaja yaitu gangguan emosi dan perilaku. Gangguan emosi dan perilaku merupakan hendaya yang serius dalam perkembangan dan menurunkan produktivitas serta kualitas hidup.Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat kecanduan gadget dengan gangguan emosi dan perilaku remaja usia 11-12 tahun.Metode: Penelitian ini merupakan pe...

  13. PENGARUH PERBEDAAN TINGKAT PROTEIN DAN RASIO PROTEIN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SEPAT (Trichogaster pectoralis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syachradjad Fran

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat protein dan energi pakan terbaik pada ikan sepat. Manfaat penelitian ini untuk dapat dijadikan informasi dasar mengenai tingkat protein dan energi yang sesuai bagi kebutuhan konsumsi pakan dan pertumbuhan benih ikan sepat. Ikan uji yang digunakan ikan sepat (Trichogaster pectoralis dengan bobot individu berkisar antara 5±2 gram dan panjang baku berkisar 5±3 cm. Penelitian dilakukan secara eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 6 macam perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang diberikan terdiri atas tingkat  energi protein yang berbeda, yaitu perlakuan A (2800 kkal/35%, perlakuan B (3150 kkal/35%, perlakuan C (3150 kkal/40%, perlakuan D (3600 kkal/ 40%, perlakuan E (3600 kkal/45%, dan perlakuan F (4050 kkal/45%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, efisiensi pakan, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan tingkat protein 40% dan energi 3150 kkal/kg menghasilkan pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, dan efisiensi pemberian pakan yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kelangsungan hidup ikan sepat berkisar antar 96,67-100%. Kualitas air (suhu, pH, DO, NH3, dan CO2 pada tiap perlakuan masih memenuhi standar untuk  kehidupan ikan sepat.

  14. Emotional Freedom Techniques dan Tingkat Kecemasan Pasien yang akan Menjalani Percutaneous Coronary Intervention

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Weni Widya Shari

    2017-09-01

    Full Text Available Kecemasan yang terjadi pada pasien yang akan dilakukan Percutaneous Coronary Intervention (PCI dapat memperparah kondisi penyakit, memengaruhi status hemodinamik, gangguan imunitas dan gangguan metabolisme yang mengakibatkan suplai oksigen dan perfusi jaringan semakin terganggu. Emotional Freedom Techniques (EFT merupakan salah satu intervensi pilihan, karena berdasarkan beberapa literatur, EFT dapat menurunkan kecemasan, mengatasi kecemasan langsung di bagian korteks serebri serta mengatasi kecemasan berdasarkan akar permasalahannya. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi EFT terhadap tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani PCI di RS. X. Peneliti menggunakan metode quasi experimentaldengan rancangan one group pretest dan postest. Jumlah sampel 30 orang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol dengan menggunakan teknik concecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan EFT selama 15 menit. Sebelum dan sesudah intervensi diukur tingkat kecemasannya dengan menggunakan kuesioner state trait anxiety inventory (STAI-S. Data dianalisis dengan uji t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi EFT (p<0.05 dan terdapat perbedaan yang bermakna intensitas kecemasan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kontrol (p<0.05 . Kesimpulan penelitian yaitu EFT dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani PCI. Penggunaan EFT dalam mengatasi kecemasan pasien di ranah kritis merupakan sesuatu yang perlu dipertimbangkan karena berdasarkan bukti empiris, memberikan manfaat, menggunakan teknik yang sederhana, mudah digunakan oleh siapapun, serta tanpa efek samping.

  15. Profil Somatotipe Dan Tingkat Kelainan Perilaku Makan Pada Atlet Pabbsi Daerah Istimewa YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    dan Cerika Rismayanthi, Arbiarso Wijatmoko

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil somatotipe dan tingkat kelainan perilakumakan pada atlet PABBSI DIY.Somatotipe adalahadalah keadaan tubuh dari seseorang yangpada awalnya sangat menentukan atau cocok karena sangat memungkinkan untuk melakukanaktifitas terhadap suatu cabang olahraga. Sedangkan, kelainan perilaku makan adalahsebuahpenyakit ketika penderita mengalami gangguan dalam perilaku makan terkait pikiran danemosinya serta biasanya memperhatikan makanan dan beratbadannya.P...

  16. FEKUNDITAS DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD RAJUNGAN (Portunus pelagicus BETINA MENGERAMI TELUR DI TELUK LASONGKO, SULAWESI TENGGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Hamid

    2015-04-01

    Full Text Available Kajian kematangan gonad pada rajungan betina mengerami telur dan fekunditas berdasarkan warna telur masih terbatas. Penelitian ini menganalisis fekunditas dan tingkat kematangan gonad rajungan betina mengerami telur di Teluk Lasongko, dilakukan dari bulan April 2013 sampai Maret 2014. Fekunditas rajungan dianalisis berdasarkan kelas ukuran tubuh danwarna rajungan betina mengerami telur. Tingkat kematangan gonad ditentukan berdasarkan perubahan warna dan morfologi gonad. Fekunditas rajungan berkisar 69.747-2.078.874 butir dengan lebar karapas 86,6-162,3mm. Fekunditas rajungan bervariasi terhadap ukuran tubuh dan warna rajungan mengerami telur, serta berkorelasi dengan ukuran tubuh dan berat telur. Rajungan betina mengerami telur ditemukan dari TKGI sampai IV. Fekunditas rajungan di perairan ini tergolong sedang sampai tinggi, rajungan betina mengerami telur berwarna kuning dan orange didominasi belum matang gonad sedangkan berwarna coklat dan abu-abu gelap didominasi matang gonad.

  17. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA, BIMBINGAN BELAJAR, DAN TINGKAT KECERDASAN (IQ DENGAN KEMAMPUAN BINA DIRI BAGI SISWA TUNAGRAHITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Ramadona

    2016-04-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know in detail The Relation of Parents Education Degree, Learn Guidance, and Intelligence Quotient Level, Level with Self-Help Ability, Mental Retardation Students in SDLB Pembina MalangThis study uses associative survey method, The sampling method used was total sampling by taking 31 students as a sample of the all population. The data collection was by questionnaire and documentation methods. Data analysis techniques used correlation of Chi-squareanalysis is to describe the degree of relationship between independent and dependent variables. The results of this research showed that there were: (1 no significant relationship between parents education degree and self-helf ability variable. (2 there was no significant relationship between learning guidance and self-helf ability variable. (3 there is a significant relationship between a variable intelligence quotient level with self-help ability. Advice for parents’ is to increase continually theirs role in guiding children by increasing knowledge and understanding about the appropriate self-help ability. Tujuan penelitian ini secara rinci adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua, bimbingan belajar, dan tingkat kecerdasan (IQ dengan kemampuan bina diri bagi siswa tunagrahita di SDLB Pembina Malang. Penelitian ini menggunakan metode survey assosiatif, dimana untuk mengetahui hubungan atara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wali murid siswa tunagrahita kelas I-III SDLB Pembina Malang.. Teknik analisis data menggunakananalisis korelasi Chi-square untuk menjelaskan derajat hubungan antara variabel bebas dengan variable  terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1 tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variable tingkat pendidikan orang tua dengan kemampuan bina diri; 2 tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bimbingan belajar dengan kemampuan bina diri; 3

  18. POTENSI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE, PERMASALAHAN DAN KONSERVASI PADA TINGKAT PENGEMBANGAN DAN PENGAWASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Roosje Kawuwung

    2010-03-01

    Full Text Available Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelumnya bernama Dumoga Bone. Nani Wartabone seorang pahlawan yang terkenal di daerah Gorontalo, untuk mengenang pahlawan tersebut maka namanya diabadikan pada nama Taman Nasional. Pada tahun 1982 luas 300.000 hektar dinyatakan Menteri Pertanian. Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 731/Kpts-II/1992 luas 287.115 hektar. Propinsi Gorontalo dengan ketinggian tempat 50 – 2.000 meter dpl. Posisi 1o– 4o LS, 120o – 124o BT. Permasalahan; terjadinya fragmentasi, perladangan berpindah, pertanian, illegal logging, pemukiman, pertambangan, dan pencurian spesies flora dan fauna. Tujuan mengetahui potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, permasalahan dan upaya konservasi.Potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah; Flora terdiri dari 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis efifit dan terdapat 24 jenis anggrek. Tumbuhan endemik yaitu; palem matayangan, kayu hitam dan bunga bangkai(Amophaphallus compamulatus. Tumbuhan yang umum adalah cempaka, kenanga, agates, dan tanaman hias.Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki 24 jenis mamalia, 64 jenis aves, 11 jenis reptile. Mamalia (satwa endemik : monyet hitam/yaki (Macaca nigra, Monyet Dumoga Bone, babirusa, kelelawar bone, kus-kus besar (Palanger ursinus, anoa kecil (B.quarlesi. Di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tercatat 200 – 225 jenis burung. Reptil : ular kobra, king kobra (N. hammah, ular belang, katak pohon (Rhacophorus monticola, ikan : ikan mas (Cyprinus carpio, bekicot (Achatina fulica. Upaya konservasi adalah pada tingkat pengembangan dan pengawasan. Dalam upaya konservasi harus ada kerja sama dari pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan.

  19. PENGETAHUAN DAN PERILAKU KONSUMSI MAHASISWA PUTRA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA IPB TENTANG MONOSODIUM GLUTAMAT DAN KEAMANANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Mita Dwi Saraswati

    2013-10-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aim of this study was to analyze the knowledge and consumption behaviour of the first year boy students of IPB on Monosodium Glutamate (MSG and its safety. Data were collected using self administered questionnaire. Questionnaires were given to the students through cooperation with one of internal club in IPB’s Dormitory. There were 1 324 questionnaires that were given, but only 808 questionnaires were collected back and 24 of them not filled out completely. Thus there were 784 questionnaires that qualified to be research data. Knowledge on MSG and its safety was classified into 3 levels of knowledge, such as low (80% of total score. The results showed that most students have low level of knowledge on the MSG (81.4% and it’s safety (94.3%. However, most of them frequently consume foods containing MSG (39—86%. Level of knowledge on MSG is not correlated to consumption behavior of MSG (p>0.05.Key words: consumption behavior, knowledge, Monosodium Glutamate (MSGABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan perilaku mahasiswa putra Tingkat Persiapan Bersama (TPB IPB tentang Monosodium Glutamat (MSG dan keamanannya. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang diisi sendiri oleh mahasiswa putra. Penyebaran kuesioner dilakukan melalui kerjasama dengan salah satu klub internal Asrama Putra TPB. Kuesioner survei diberikan kepada seluruh mahasiswa putra, yaitu sebanyak 1 324 orang. Jumlah mahasiswa yang mengisi kuesioner adalah 808 orang, namun 24 orang diantara- nya tidak mengisi kuesioner dengan lengkap sehingga diperoleh 784 orang sebagai subjek dalam penelitian ini. Tingkat pengetahuan tentang MSG dan keamanannya diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu tingkat pengetahuan kurang (skor total80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa putra mempunyai tingkat pengetahuan yang rendah tentang MSG (81.4% dan keamanan MSG (94.3%, namun sebagian besar dari mereka (39—86% juga sering mengonsumsi

  20. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN ACTIVITY DAILY LIVING DENGAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Siti Maryam

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Jumlah kasus dan kejadian demensia di Indonesia pada tahun 2000 sebanyak 606.100 orang dan 191.400 orang. Pada tahun 2020 diprediksikan akan meningkat sebanyak 1.016.800 orang dan 314.100 orang (Alzheimer’s Disease International, 2006. Peningkatan jumlah kasus dan kejadian demensia menjadi tantangan bagi pemberi pelayanan kesehatan melihat dampak yang ditimbulkannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi demensia pada lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental (observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis multivariat menggunakan regresi linear ganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Wilayah DKI Jakarta dengan sampel berjumlah 120 responden. Hasil: Ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan demensia (p=0,012 dan ada hubungan bermakna antara Activity Daily Living dengan demensia (p=0,038. Model multivariat menunjukkan nilai koefisien determinasi 0,101 artinya kedua faktor tersebut yaitu tingkat pendidikan dan Activity Daily Living dapat menjelaskan variasi variabel demensia sebesar 10,1 % dan pada uji F menunjukkan kedua variabel tersebut secara signifikan dapat memprediksi variabel demensia. Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap demensia adalah tingkat pendidikan (Beta = 0,258. Kesimpulan: Untuk tetap meningkatkan dan mempertahankan fungsi mental lansia dapat dilakukan kegiatan mengingat, berbicara, berpikir, berperilaku dan melakukan berbagai pekerjaan agar lansia dapat tetap mandiri dan produktif.

  1. HUBUNGAN STRES KERJA DAN TINGKAT PENDAPATAN DENGAN KINERJA GURU SMK SWASTA PROGRAM TEKNIK KENDARAAN RINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Narimo

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  (1 hubungan antara stres kerja dengan kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Swasta se-Kabupaten Klaten; (2 hubungan antara tingkat pendapatan dengan kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Swasta se-Kabupaten Klaten; (3 hubungan antara stres kerja dan tingkat pendapatan dengan kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan se-Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar skala dan lembar angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1 tidak terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara stres kerja dengan kinerja guru SMK Swasta se-Kabupaten Klaten Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan koefisien korelasi sebesar 0,215; (2 terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendapatan dengan kinerja guru SMK Swasta se-Kabupaten Klaten Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan koefisien korelasi sebesar 0,276; (3 terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dan tingkat pendapatan dengan kinerja guru SMK Swasta se-Kabupaten Klaten Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan koefisien korelasi sebesar 0,345.

  2. Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Status Pekerjaan Terhadap Pemilihan Kosmetik Pencerah Kulit Pada Wanita

    OpenAIRE

    Sari, Rr. Nadya Anditia; Estri, Siti Aminah Tri Susilo

    2012-01-01

    Jenis kosmetika yang banyak dipakai saat ini ialah kosmetika jenis pencerah kulit atau lightening cream. Pemilihan pemakaian kosmetik pencerah kulit membutuhkan pemikiran yang kritis sebelum menggunakannya karena efek sampingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan status pekerjaan terhadap pemilihan produk pencerah kulit pada wanita. Penelitian merupakan penelitian non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional di Desa Tamantirto, Dusun I Geb...

  3. Hubungan Intensitas Menonton Film Animasi dan Peran Orangtua sebagai Gatekeeper terhadap Tingkat Agresivitas Anak

    OpenAIRE

    Ardianto, Marcia Julifar; Pradekso, Tandiyo; Herieningsih, Sri Widowati

    2014-01-01

    Hubungan Intensitas Menonton Film Animasi dan Peran Orangtua SebagaiGatekeeper terhadap Tingkat Agresivitas AnakABSTRAKSaat ini banyak film animasi yang ditayangkan untuk anak-anak dan pada jammenonton anak. Film animasi tersebut tidak hanya ditayangkan di televisi nasional saja,bahkan televisi berlangganan pun mempunyai beberapa channel yang khususmenayangkan film animasi. Akan tetapi, tidak semua film animasi mengandung muatanpositif. Film animasi yang mengandung muatan-muatan negatif, dikh...

  4. Identifikasi Jumlah dan Tingkat Aktivitas Orang Berbasis Pengolahan Citra Menggunakan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Krisrenanto

    2017-03-01

    Full Text Available Air conditioner (AC merupakan suatu perangkat yang paling banyak digunakan sebagai pendingin ruangan. Walaupun AC saat ini sudah menggunakan teknologi hemat energi, namun apabila tidak digunakan dengan baik maka penggunaan AC hanya menjadi suatu pemborosan listrik saja. Untuk mengurangi pemborosan listrik pada AC, maka pengaturan suhu harus disesuaikan dengan kondisi ruangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ruangan antara lain adalah jumlah orang serta tingkat aktivitas dalam ruangan. Sebagai upaya penghematan konsumsi listrik pada AC, maka dalam penelitian ini dilakukan rancang bangun suatu sistem identifikasi jumlah orang dan tingkat aktivitas. Pada sistem ini digunakan kamera USB sebagai perangkat pengambil citra. Pada pengolahan citra menggunakan metode Histogram of Oriented Gradient (HOG sebagai penghitung jumlah orang, sedangkan metode background subtraction digunakan sebagai penghitung tingkat aktivitas. Sistem ini diimplementasikan ke dalam Raspberry Pi 3 sebagai mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi orang dari jarak 3 m sampai 9 m dan membedakan 2 orang dengan jarak antara 30 cm sampai 150 cm. Sistem juga dapat membedakan tingkat aktivitas sedikit, sedang dan tinggi.

  5. PENGARUH TINGKAT YOGURT DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, PROTEIN, DAN SERAT KASAR KULIT NANAS FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati (Nurhayati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian dilaksanakan untuk melihat pengaruh tingkat yogurt dan waktu fermentasi terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein, dan serat kasar kulit nanas fermentasi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor yaitu tingkat yogurt (0, 3, 6, dan 9 ml/kg dan lama waktu fermentasi (24, 48, dan 72 jam yang diulang sebanyak 5 kali. Bahan yang digunakan adalah kulit nanas, plain yogurt yang mengandung bakteri Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarius subsp. thermophilus, bahan kimia yang digunakan untuk analisis proksimat protein dan serat kasar kulit nanas fermentasi, larutan saliva buatan McDougall dan cairan rumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 tingkat yogurt terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar tetapi tidak berbeda nyata terhadap kecernaan serat kasar. Waktu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar secara in vitro. Interaksi tingkat yogurt dengan waktu fermentasi memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar tetapi tidak memberikan perbedaan pengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat yogurt 6 ml/kg dan waktu fermentasi 72 jam dapat meningkatkan kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar serta menurunkan kecernaan in vitro serat kasar kulit nanas fermentasi. (Kata kunci: Fermentasi, Kecernaan in vitro, Kulit nanas, Yogurt

  6. ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS DAN NON PERFORMING LOANS TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MODAL PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA, Tbk PERIODE 2004 ??? 2013

    OpenAIRE

    Bahri, Syamsul

    2015-01-01

    2015 Analisis Pengaruh Likuiditas Dan Non Performing Loans Terhadap Tingkat Kecukupan Modal Pada PT. Bank Negara Indonesia Tbk. Periode 2004-2013 Syamsul Bahri Cepi Pahlevi Fauzi R. Rahim Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Likuiditas Dan Non Performing Loans Terhadap Tingkat Kecukupan Modal Pada PT. Bank Negara Indonesia Tbk. Data yang digunakan adalah publikasi laporan tahunan PT. Bank Negara Indonesia, Tbk. sejak tahun 2004 sampai ...

  7. Optimasi Sintesa Dekstrin dari Umbi Janeng (Dioscore hispida Dennest dengan Katalis Asam Nitrat (HNO3 Menggunakan Metode Permukaan Respon (RSM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Meutia Sari

    2016-10-01

    Full Text Available Umbi Janeng (Dioscorea hispida Dennst dapat digunakan sebagai bahan dasar pati dalam pembuatan dekstrin. Dekstrin merupakan produk degradasi pati secara hidrolisis dengan mengunakan asam ataupun enzim. Pembuatan dekstrin dapat dilakukan dengan beberapa cara salah satunya hidrolisa pati secara kering dengan menggunakan katalis asam. Asam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu HNO3.  Penelitian bertujuan unutkmengetahui pengaruh konsentrasi HNO3 , waktu hidrolisis dan ukuran partikel terhadap kadar dekstrin yang dihasilkan.  Rancangan penelitian menggunakan Central Composite Design (CCD tiga faktor peubah yaitu konsentrasi HNO3 , waktu hidrolisis dan ukuran partikel. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi HNO3, waktu hidrolisis dan ukuran partikel berpengaruh signifikan terhadap kadar dekstrin. Kadar dekstrin tertinggi diperoleh pada konsentrasi HNO3 1,5N, waktu hidrolisis 40 menit dan ukuran partikel 100 mesh yaitu sebesar 6,48%.

  8. Identifikasi dan Tingkat Penerapan Inovasi Teknologi Padi Sawah di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafruddin Syafruddin

    2016-07-01

    Full Text Available Pencapaian tingkat swasembada dan ketahanan pangan khususnya beras tidak terlepas dari beberapa dukungan seperti sumberdaya alam dan penerapan inovasi teknologi. Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah penghasil beras yang cukup besar di Sulawesi Tengah yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru produksi beras Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah menetapkan wilayah ini, sebagai daerah penyangga beras terbesar di Sulawesi Tengah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk : 1. Mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tingkat penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dan 2. Menetapkan arahan dan alternatif teknologi yang potensial untuk pengembangan lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu tahap 1 Desk study dan 2. Penelitian Lapangan. Desk study dilakukan dengan cara penelusuran pustaka dan diskusi dengan stake holders lainnya. Untuk Penelitian lapangan dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan kondisi sosial ekonomi dan budaya serta pengamatan tingkat penerapan inovasi teknologi melalui pendekatan Partisifatif Rural Aprasial atau Pengenalan Desa Secara Partisifatif (PRA. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi perluasan areal persawahan dan peningkatan luas tanam karena didukung oleh iklim dan irigasi yang cukup baik. Tingkat penerapan teknologi masih cukup rendah terutama penggunaan varietas unggul, benih unggul dan bermutu serta pemupukan. The achievement level of self-sufficiency and food security, particularly in rice production should be supported by natural resources and the application of technology innovation.  Parigi Moutong Regency is one of the largest rice producer areas in Central Sulawesi, which is expected to be a new growth source area of national rice production in Indonesia. Local government

  9. PERBEDAAN STRATEGI KESANTUAN DALAM PERCAKAPAN UNTUK PEMBELAJAR BAHASAJEPANG TINGKAT SHOKYUU DAN TINGKAT CHUUKYUU

    OpenAIRE

    Reny Wiyatasari; Maharani P.Ratna

    2015-01-01

    Abstract The purpose of this paper is to know the politeness strategy dan expressions which are exist in expressions contain of politeness strategy in Japanese conversation class for basic level and intermediate level. The data sources are the conversation part of book titled Minna No Nihongo Shokyuu 2 dan Minna No Nihongo Chuukyuu 1. Based on the analysis result, there are 110 datas found in basic level, and 68 datas are found in intermediate level. As a result, positive politeness strategy ...

  10. Perbedaan Strategi Kesantuan Dalam Percakapan Untuk Pembelajar Bahasajepang Tingkat Shokyuu Dan Tingkat Chuukyuu

    OpenAIRE

    Wiyatasari, Reny; P.Ratna, Maharani

    2014-01-01

    The purpose of this paper is to know the politeness strategy dan expressions which are exist in expressions contain of politeness strategy in Japanese conversation class for basic level and intermediate level. The data sources are the conversation part of book titled Minna No Nihongo Shokyuu 2 dan Minna No Nihongo Chuukyuu 1. Based on the analysis result, there are 110 datas found in basic level, and 68 datas are found in intermediate level. As a result, positive politeness strategy (sub stra...

  11. Tingkat asupan energi dan ketersediaan pangan berhubungan dengan risiko kekurangan energi kronik (KEK pada ibu hamil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuarti Petrika

    2016-08-01

    yang tidak cukup mengandung energi dan protein serta ketersediaan pangan keluarga yang kurang.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat asupan energi, tingkat asupan protein, dan ketersediaan pangan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di Kecamatan Sedayu Bantul pada bulan Maret hingga Mei 2014. Populasi adalah seluruh ibu hamil di Kecamatan Sedayu yang diambil dengan metode total sampling dan didapatkan 201 orang. Variabel bebas yaitu tingkat asupan energi,protein, dan ketersediaan pangan, sedangkan variabel terikat adalah risiko KEK pada ibu hamil. Data diambil dengan wawancara langsung menggunakan software kuesioner Commcare dan pengukuran lingkar lengan atas (LILA dengan pita LILA. Data dianalisis dengan analisis univariabel (deskriptif, bivariat (chi-square, dan multivariat (regresi logistik berganda.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan energi (OR=3, 95% CI:1,3-6,8 dan ketersediaan pangan (OR=2,9, 95% CI:1,1-7,1 dengan risiko KEK pada ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan protein dengan risiko KEK (OR=2,1, 95% CI:0,9-5,1. Pada analisis multivariat, tingkat asupan energi memiliki hubungan paling kuat dengan risiko KEK dibandingkan dengan variabel lainnya.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat asupan energi dan ketersediaan pangan dengan risiko KEK pada ibu hamil. Namun tidak terdapat hubungan antara tingkat asupan protein dengan risiko KEK pada ibu hamil.KATA KUNCI: kekurangan energi kronis, ibu hamil, asupan energi, asupan protein, ketersediaan pangan

  12. PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DI KANTIN ZEA MAYS INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnati Wulansari

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThis research aimed was to know food service and level of customer satisfaction in the Zea Mays cafetaria at Bogor Agricultural University. Case study and descriptive analysis were applied in this study. Sampling method of purposive sampling was carried out and number of subjects used was 95 people. The food service in the Zea Mays cafetaria consists of planning, purchasing, receiving, storing, processing, and distributing. The result of analysis based on Importance Performance Analysis showed that the most important attribute was the security and hygiene product and the highest performance levels was the cleanliness of dining room. More than fifty percent subjects was concerned against nutrient content of the menu (50.5%. Based on the Customer Satisfaction Index the satisfaction value was 69.3 (satisfied. There was a correlation between job and education level with quality of the product and between income with nutrient content (p<0.05.Keywords: customer, food service, satisfactionABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan konsumen di Kantin Zea Mays Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan studi kasus. Metode penarikan subjek dilakukan secara purposive dan sebanyak 95 subjek digunakan dalam penelitian ini. Penyelenggaraan makanan di Kantin Zea Mays terdiri dari perencanaan, pembelian, penerimaan, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian. Berdasarkan hasil analisis Importance Performance Analysis (IPA diketahui bahwa atribut yang dirasakan paling penting adalah keamanan dan kebersihan produk sedangkan atribut tingkat kinerja yang paling tinggi skornya adalah kebersihan tempat makan. Lebih dari separuh subjek masih memerhatikan kandungan gizi menu (50.5%. Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI diperoleh nilai kepuasan sebesar 69.3 (puas. Terdapat hubungan antara pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan penilaian atribut mutu produk

  13. TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI, AKTIVITAS FISIK, DAN KEBUGARAN KARDIORESPIRATORI PEGAWAI PT. INDOCEMENT BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Tamimi

    2015-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe general objective of this study was to analyse nutritional adequacy, physical activity, and cardiorespiratory fitness among Indocement’s workers at Bogor. The cross-sectional study was applied with purposive sampling, involving 32 office workers and 32 plant workers. Most of subjects (59.4% and 78.2% had a normal Body Mass Index (BMI. The mean VO2 max of plant workers (24.4±7.6 mL/kg/mnt was higher than office workers (22.9±7.5 mL/kg/mnt. There were no differences of macrocutrients adequacy (energy, protein, fat, and carbohydrate between two workers (p>0.05. Physical activity level of plant workers was higher than the office workers, and it was categorized as moderately active (59.4%, whereas the office workers categorized as sedentary (75.0%. The office workers had better exercise (160.3±118.0 minutes than the plant workers (89.1±167.6 minutes. Moreover, there were differences on physical activity and habitual exercise between the two groups (p<0.05. The significant correlations between age, physical activity, and habitual exercise with VO2 max were found on plant workers (p<0.05, but not on office workers (p>0.05.Keywords: cardiorespiratory fitness, nutritional adequacy, physical activityABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kecukupan gizi, aktivitas fisik, dan tingkat kebugaran kardiorespiratori pegawai PT. Indocement di Bogor. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan purposive sampling, melibatkan 32 pegawai kantor dan 32 pegawai lapang PT. Indocement. Sebanyak 59,4% pegawai kantor dan 78,2% pegawai lapang memiliki IMT yang normal. Rata-rata VO2 max kelompok lapang (24,4±7,6 mL/kg/menit lebih tinggi dibandingkan kelompok kantor (22,9±7,5 mL/kg/menit. Tingkat kecukupan zat gizi kedua kelompok tidak berbeda (p>0,05. Sebagian besar (59,4% pegawai kelompok lapang mempunyai kategori aktivitas sedang dan sebanyak 75,0% kelompok kantor mempunyai kategori aktivitas fisik ringan. Kebiasaan olahraga

  14. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, TINGKAT HIERARKI MORAL, DAN MOTIVASI TERHADAP KOMITMEN GURU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramudjono Pramudjono

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, dan motivasi terhadap komitmen guru. Sampel diambil dengan teknik proportional sampling dengan jumlah sebesar 450 orang guru dari populasi 796 guru SMA PNS di Samarinda. Data dikumpulkan dengan pemberian angket dan analisis data menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap komitmen guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan komitmen guru; (2 tingkat hierarki moral memiliki pengaruh pada komitmen guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan mengakibatkan peningkatan komitmen guru; (3 motivasi kerja guru memengaruhi komitmen guru yang berarti tingginya motivasi kerja akan menyebabkan tingginya komitmen; (4 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan motivasi kerja guru; dan (5 tingkat hierarki moral memengaruhi motivasi kerja guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan meningkatkan motivasi kerja guru. Peningkatan aspek-aspek tersebut akan memperkuat komitmen para guru terhadap sekolah. Kata Kunci: komitmen, gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, motivasi THE INFLUENCE OF THE LEADERSHIP STYLES, MORAL HIERARCHY LEVELS, AND MOTIVATION TOWARDS TEACHER’S COMMITMENT Abstract: This study was aimed to find out the influence of the leadership styles, moral hierarchy levels, and motivation towards teachers’ commitment. The sample taken using the proportional sampling technique consisting of 450 teachers out of 796 senior high school teachers in Samarinda. The data were collected using questionnaires and analyzed using the path analysis. The findings showed that (1 the leadership styles influence the teachers’ commitment, meaning that an improvement in the leadership styles would improve the teachers’ commitment; (2 the moral hierarchy levels

  15. Penentuan Tingkat Kekeringan Lahan Berbasis Analisa Citra Aster Dan Sistem Informasi Geografi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Pujian Hadi

    2016-10-01

    Full Text Available Kekeringan lahan yang melanda suatu daerah menimbulkan dampak yang besar terhadap produktivitas lahan pertanian. Terjadinya kekeringan ini disebabkan oleh defisit air akibat kurangnya hujan yang jatuh, laju infiltrasi air yang tinggi serta jenis tanaman yang tidak sesuai dengan ketersediaan air. Untuk meminimalkan dampak yang terjadi akibat kekeringan lahan maka perlu dilakukan antisipasi dengan mengetahui defisit dan surflus air lahan melalui data curah hujan serta kemampuan tanah menahan air (water holding capasity. Untuk keperluan analisis kekeringan lahan dapat menggunakan citra penginderaan jauh dan neraca air lahan sebagai pengetahuan awal guna perencanaan antisipasi kekeringan lahan sehingga kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi setiap saat. Penelitian ini dilakukan di sebagian wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan penelitian ini adalah : (1 Mengkaji akurasi berbagai saluran TIR Citra Aster untuk mendapatkan informasi sebaran suhu permukaan, (2 Mengkaji sebaran kekeringan melalui indeks TVDI (Temperature Vegetation Dryness Indeks yang diekstrak dari suhu permukaan (Land Surface Temperature dan indeks NDVI. (3 Mengkaji tingkat kekeringan lahan dengan menggunakan metode Thornthwaite-Mather, (4 Mengkaji pola tanam yang sesuai diterapkan di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran 13 Citra Aster memiliki akurasi paling tinggi jika dibandingkan dengan saluran 10,11,12, serta 14 Citra Aster karena memiliki selisih paling kecil dengan suhu permukaan lapangan. Berdasarkan analisis RMS difference diperoleh nilai 1,140. Luas sebaran kekeringan berdasarkan indeks TVDI pada seluruh penggunaan lahan dengan tingkat kekeringan tinggi, sedang dan rendah masingmasing melanda daerah seluas 2.922,8 Ha (4,6%, 20.286,16 Ha (32,11% serta 39.962,72 Ha (63,26%. Dari total luas 2.922,8 Ha lahan yang dilanda kekeringan dengan tingkat kekeringan tinggi (kering/kurang air seluas 2.069,47 Ha merupakan sawah tadah hujan. Analisis hubungan

  16. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, FASILITAS KERJA, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN SE-KOTA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisdiana

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, fasilitas kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai kecamatan se-Kota Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kecamatan se-Kota Tegal yang berjumlah 50 orang pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, asumsi klasik dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa persamaan regresi linier berganda yaitu Y = 15,186 + 0,164X1 + 0,196X2 + 0,349X3 + e. Hasil perhitungan menunjukkan besarnya pengaruh secara simultan tingkat pendidiakan, fasilitas kerja, dan kepemimpinan sebesar57%. Secara parsial besarnya pengaruh tingkat pendidikan 11,15%, fasilitas kerja 11,15%, dan kepemimpinan 22,46%. The purpose of this research is to know the influence of educational level, employment, facilities and leadership against the performance of the employees ofthe district town ofTegal. The population in this research is the employee of sub town of Tegal, which amounted to 50 employees. Data collection methods used were questionnaires and documentation methods. Analytical techniques descriptive analyses data using percentages, regression and classical assumptions. Results of analysis showed that the multiple linear regression equation is Y = 15,186 + 0, 164X1 + 0, 196X2 + 0, 349X3 + e. Calculation result shows the magnitude of the effects of pendidiakan levels simultaneously, employment, and leadership facilities amounted to 57%. Partially the magnitude of the influence of educational level 11.15%, 11.15% employment, facilities and leadership 22,46%

  17. PERBEDAAN STRATEGI KESANTUAN DALAM PERCAKAPAN UNTUK PEMBELAJAR BAHASAJEPANG TINGKAT SHOKYUU DAN TINGKAT CHUUKYUU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Wiyatasari

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract The purpose of this paper is to know the politeness strategy dan expressions which are exist in expressions contain of politeness strategy in Japanese conversation class for basic level and intermediate level. The data sources are the conversation part of book titled Minna No Nihongo Shokyuu 2 dan Minna No Nihongo Chuukyuu 1. Based on the analysis result, there are 110 datas found in basic level, and 68 datas are found in intermediate level. As a result, positive politeness strategy (sub strategy 2 is the most found politeness strategy in basic level, while negative politeness strategy (sub strategy 1 is the most found politeness strategy in intermediate level. The type of expressions that are found in expressions contain of positive politeness strategy (sub strategy 2, such as ~ndesuka(~んですか), ~desuka (~ですか, while the type of expressions that are found in expressions contain of negative politeness strategy (sub strategy 1, such as Chotto~te mo ii desuka (ちょっと~てもいいですか, Chotto~te itadakenaideshouka (ちょっと~ていただけないでしょうか.

  18. PENGARUH PENAMBAHAN KARBOKSIMETIL SELULOSA (CMC TERHADAP TINGKAT CROSSLINKING DAN KUAT TARIK PEO HIDROGEL FILM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryanto

    2018-10-01

    Full Text Available Penggunaan hidrogel film pada bidang kesehatan dan pertanian berkembang dengan pesat, hal ini di karenakan karakteristik istimewa dari hidrogel yang mampu menyerap air dan mempertahankan kandungan air didalamnya sehingga memiliki sifat lembut serta dapat dipakai pada aplikasi medis. Hidrogel film yang dibuat menggunakan bahan dasar polietilene oksida memiliki kekuatan mekanik yang rendah. Untuk itu perlu dikembangkan hidrogel film yang memiliki karakteristik mekanik yang lebih baik dengan menambahkan karboksi metil selulosa (cmc didalam larutan polietilen oksida. Berbagai komposisi larutan cmc/peo (5%, 10%, 15% dan 20% diradiasi dengan menggunakan sinar electron beam untuk mendapatkan jaringan network diantara polimer yang diradiasi. Kandungan cmc mempengaruhi berbagai karakteristik hidrogel film seperti fraksi gel, rasio swelling, sifat mekanik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penambahan cmc sampai dengan 10%, semakin tinggi kandungan cmc, maka tingkat kroslinking, kuat Tarik dan persen pemanjangan juga semakin naik. Sebaliknya semakin tinggi kandungan cmc, maka rasio swelling justru akan semakin menurun.

  19. Hubungan Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Petugas Imunisasi terhadap Praktik Penyimpanan dan Transportasi Vaksin Imunisasi di Tingkat Puskesmas Kota Padang Tahun 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadia Rahmah

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Rantai dingin sangat penting dipertahankan selama distribusi dan penyimpanan vaksin untuk mencapai efektifitas vaksin. Petugas Imunisasi di layanan primer harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai transportasi dan penyimpanan vaksin. Penelitian dilaksanakan di seluruh puskesmas Kota Padang padaMaret 2014, dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 21petugas imunisasi dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan yang baik tentang penyimpanan dan transportasi vaksin sebesar 61,9% dan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas yang baik sebesar 61,9%. Berdasarkan uji statistik, didapatkan tidak adanya hubungan umur, tingkat pendidikan, masa kerja dan pengalaman pelatihan petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas tetapi terdapat hubungan pengetahuan petugas dengan praktik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapatnya hubungan karakteristik petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin dan terdapatnya hubungan bermakna antarapengetahuan petugas dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas Kota Padang.Kata kunci: karakteristik, pengetahuan, penyimpanan, transportasi vaksinAbstract Preserving the cold chain during distribution and storage is critical to achieve the effectiveness of the vaccine. Immunization workers in primary health care should have a good knowledge and understanding about the handling and storage of the vaccine. The experiment was conducted in all health centers Padang in 2014 March, using a crosssectional design. Total samples 21 immunization workers with total sampling. The data was collected using questionnaires and observation. The results showed respondents with good knowledge about vacci ne storage and handling of 61.9% and vaccine storage and handling

  20. ANALISIS KINERJA PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN KHAS PADANG DI BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Sinti Atikah

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThis research aimed to analyze food service performance and level of customer satisfaction in Etnic Padang restaurant in Bogor City. Case study design was applied in this study. Sampling method of purposive sampling was carried out and number of subjects used was 99 people. Based on Importance Performance Analysis, results showed that the most important attribute was cleanliness of dining room and the highest performance levels was safety and hygiene products. Based on Customer Satisfaction Index the satisfaction value gained was 79 (satisfied. Spearman’s correlation showed that there was relationship between income with quality of the product (p<0.05.Keywords: customer satisfaction, ethnic padang restaurant, food serviceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan konsumen di Restoran khas Padang, Bogor. Penelitian ini bersifat studi kasus. Metode penarikan subjek dilakukan secara purposive sampling dan jumlah subjek yang digunakan sebanyak 99 orang. Hasil analisis berdasarkan Importance Performance Analysis atribut yang dirasakan paling penting adalah kebersihan ruangan dan tempat makan sedangkan atribut tingkat kinerja yang paling tinggi adalah keamanan dan kebersihan produk. Berdasarkan Customer Satisfaction Index diperoleh nilai kepuasan sebesar 79 (puas. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan antara pendapatan dengan penilaian atribut mutu produk (p<0.05.Kata kunci: kepuasan konsumen, penyelenggaraan makanan, restoran khas padang

  1. Implementasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah Tingkat II Masa Orde Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warsito Utomo

    2015-12-01

    Full Text Available Act No. 5 of 1974 on the Principles of Administration in Indonesian Local Government stipulates fundamental effort for decentralization – or more commonly known as local autonomy. This analysis shows, however, that insofar the implementation of the government act encourages more centralization instead of decentralization. It means that the Central Government has been dominantly rules nearly all aspects of local government during the New Order period. It is obvious that the implementation of decentralization policy or local autonomy is mostly determined by the existing political system and structure. On the Second Stage of local (Daerah Tingkat II, there are various local or internal factors which appears to be very influential for the effectiveness of such policy implementation. A descriptive analysis of the two Second Stage of local governments (Cilacap and Kudus indicates there are significant policy implementation differences. The very fact that there are local condition differences, specific handicaps confronted by local government, and some variance in human resources capability implies that the idea of uniformity in most of administrative procedure might not favourable for the future of decentralization and local outonomy policy. This is particularly important if we analyze all aspects related to such policy implementation. The above things do get sufficient attention in nearly all of this paper.

  2. IDENTIFIKASI SEBARAN DAN TINGKAT KESUBURAN MANGROVE MELALUI PEMANTAUAN INDEKS VEGETASI DARI SATELIT LANDSAT 7.0 ETM+ MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC (Studi Kasus Pantai Pesisir Timur Surabaya / Pamurbaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhyah Wulandari

    2013-11-01

    Full Text Available Mangrove adalah tanaman pepohonan hidup diantara laut dan daratan, yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh pasang-surut. Mangrove dapat dimanfaatkan sebagai biomassa dan juga memiliki aspek-aspek ekologis. Berkaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat manusia melakukan model pendekatan untuk melakukan komputasi dengan meniru akal manusia  yang  salah  satunya  yaitu  sistem  Fuzzy Logic.  Fuzzy Logic  merupakan  pengambilan keputusan yang sesuai untuk konsep tidak pasti.Dengan memanfaatkan   Citra Landsat 7.0 ETM+ dapat mempermudah mendapatkan informasi tanpa menyentuh objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas dan sebaran serta tingkat kesuburan mangrove di wilayah Pamurbaya pada tahun 2002 bulan September. Tahapan penelitian terdapat 3 bagian, yaitu: pengolahan citra Landsat, pengambilan data, dan pengolahan data. Pengolahan citra Landsat bertujuan mengkombinasi saluran yang dibutuhkan untuk analisis citra. Pengambilan data meliputi NDVI, LAI, Kerapatan dan Suhu permukaan. Pengolahan data bertujuan untuk menghitung luas, mengamati sebaran mangrove, dan mengetahui tingkat kesuburannya menggunakan Logika Fuzzy. Digunakan 3 variabel inputan sebagai karakteristik kesuburan mangrove yaitu NDVI, Kerapatan dan Suhu pemukaan. Dari proses tersebut, diperoleh hasil penelitian, bahwa luas mangrove wilayah Pamurbaya pada tahun 2002 mencapai 4.838 Ha sedangkan sebarannya meliputi Kecamatan Sukolilo, Rungkut dan Gunung Anyar. Enam titik di Kecamatan Sukolilo memiliki status tingkat kesuburan subur tingkat rendah dengan nilai kesuburan 50 dan satu titik memiliki status tingkat kesuburan sedang tingkat rendah dengan nilai kesuburan 21,94. Tiga titik di Kecamatan Rungkut mengalami status tingkat kesuburan tingkat rendah dan satu titik memiliki status tidak subur dengan nilai kesuburan 14,13. Satu titik di Kecamatan Gunung Anyar dengan status tingkat kesuburan subur tingkat rendah dengan nilai kesuburan 50.

  3. Validation of MIPAS HNO3 operational data

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. D. Boone

    2007-09-01

    Full Text Available Nitric acid (HNO3 is one of the key products that are operationally retrieved by the European Space Agency (ESA from the emission spectra measured by the Michelson Interferometer for Passive Atmospheric Sounding (MIPAS onboard ENVISAT. The product version 4.61/4.62 for the observation period between July 2002 and March 2004 is validated by comparisons with a number of independent observations from ground-based stations, aircraft/balloon campaigns, and satellites. Individual HNO3 profiles of the ESA MIPAS level-2 product show good agreement with those of MIPAS-B and MIPAS-STR (the balloon and aircraft version of MIPAS, respectively, and the balloon-borne infrared spectrometers MkIV and SPIRALE, mostly matching the reference data within the combined instrument error bars. In most cases differences between the correlative measurement pairs are less than 1 ppbv (5–10% throughout the entire altitude range up to about 38 km (~6 hPa, and below 0.5 ppbv (15–20% or more above 30 km (~17 hPa. However, differences up to 4 ppbv compared to MkIV have been found at high latitudes in December 2002 in the presence of polar stratospheric clouds. The degree of consistency is further largely affected by the temporal and spatial coincidence, and differences of 2 ppbv may be observed between 22 and 26 km (~50 and 30 hPa at high latitudes near the vortex boundary, due to large horizontal inhomogeneity of HNO3. Similar features are also observed in the mean differences of the MIPAS ESA HNO3 VMRs with respect to the ground-based FTIR measurements at five stations, aircraft-based SAFIRE-A and ASUR, and the balloon campaign IBEX. The mean relative differences between the MIPAS and FTIR HNO3 partial columns are within ±2%, comparable to the MIPAS systematic error of ~2%. For the vertical profiles, the biases between the MIPAS and FTIR data are generally below 10% in the altitudes of 10 to 30 km. The MIPAS and SAFIRE HNO3 data generally match within their total error

  4. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Pelaksanaan SADARI pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desti Wahyuni

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakKanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian yang diakibatkan oleh kanker pada kaum wanita. Upaya deteksi dini kanker payudara sangat penting dilakukan, karena apabila kanker payudara dapat dideteksi pada stadium dini dan diterapi secara tepat sehingga dapat menurunkan angka kematian. Salah satu cara deteksi dini kanker payudara adalah dengan cara Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI yang merupakan teknik paling mudah dilaksanakan dan tidak memerlukan biaya. Pelaksanaan SADARI pada seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu pengetahuan tentang SADARI, dan sikap serta dukungan dari lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan SADARI. Penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga di kelurahan Jati dengan sampel sebanyak 48 orang. Cara pengambilan sampel adalah dengan multistage random sampling. Data mengenai tingkat pengetahuan, sikap, data pelaksanaan SADARI didapatkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa tingkat pelaksanaan SADARI cendrung dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap terhadap SADARI.Kata kunci: pengetahuan, sikap, pelaksanaan SADARI.AbstractBreast cancer is one of the leading causes of cancer -related deaths in women. Early detection of breast cancer is very important, because if breast cancer can be detected at an early stage and treated appropriately so as to reduce mortality. One method of early detection of breast cancer is by Breast Self Examination (BSE. It is a technique that is most easily implemented and does not require a fee. Implementation of BSE in a person affected by the knowledge about BSE, and attituded as well as support of the social environment.The objective of this study was to determine correlation between knowledge and attitudes to implementation

  5. PENGGUNAAN LEAFLET DALAM PENDIDIKAN GIZI DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilowati Herman

    2012-11-01

    Full Text Available Selama ini pendidikan gizi umumnya belum memanfaatkan alat bantu pendidikan gizi secara optimal. Selain itu pesan-pesan pendidikan gizi terkadang belum dirancang dengan seksama, sesuai dengan kebutuhan sasaran. Tidak jarang dijumpai pesan yang terlalu banyak, umum atau tidak terarah. Penyampaian pesan-pesan pendidikan gizi yang dilakukan secara berulang dan disertai penggunaan alat bantu pendidikan yang dirancang dengan baik, dapat mempermudah sasaran pendidikan menangkap dan mengerti isi pesan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menilai perubahan tingkat pengetahuan gizi sebagai hasil dari paket pendidikan gizi yang terarah dengan menggunakan alat bantu pendidikan berupa leaflet yana dibawa pulang oleh sasaran pendidikan. Sasaran pendidikan adalah ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk (KKP berat pengunjung Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, Bogor. Kelompok pembanding adalah juga ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk pengunjung Klinik Gizi yang sama dan kepadanya juga diberikan pendidikan gizi dengan isi pesan sama, tetapi tidak diberi alat bantu pendidikan berupa leaflet. Hasil penelitian menunjukkan babwa perubahan tingkat pengetahuan gizi ibu-ibu yang diberi leaflet, lebih baik daripada pengetahuan gizi ibu-ibu kelompok pembanding.

  6. POTENSI DAN TINGKAT PEMAFAATAN IKAN SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN SEKTOR PERIKANAN DI SELATAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Rosana

    2015-10-01

    Full Text Available Jawa Timur (Jatim adalah salah satu propinsi yang memiliki potensi sumberdaya perikanan laut yang terdiri dari ikan pelagis dan ikan demersal. Wilayah pengelolaan perikanan laut di Jawa Timur bagian selatan memiliki potensi yang sangat besar karena berhadapan langsung dengan samudera Hindia dan memiliki potensi ikan khususnya kelompok pelagis besar seperti tuna (Thunnus sp dan cakalang (Katsuwonus pelamis. Untuk mengetahui informasi tentang potensi dan tingkat pemanfaatan perikanan laut di Jatim perlu dianalisis data yang ada, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan sektor perikanan laut kedepannya dengan memperhatikan kelestarian sumberdayanya. Tujuan penelitian adalah mengetahui potensi dan tingkat pemanfaatan ikan di wilayah Selatan Jatim. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan analisa data menggunakan metode Maximum Sustainable Yield (MSY. MSY atau potensi lestari ikan adalah besarnya jumlah stok ikan tertinggi yang yang dapat ditangkap secara terus menerus dari suatu sumberdaya tanpa mempengaruhi kelestarian stok ikan tersebut. Dengan menggunakan metode surplus produksi, potensi lestari ikan (MSY di wilayah Selatan Jatim periode 2009-2013 adalah sebesar 219.189,453 ton. Tingkat pemanfaatan ikan di perairan Selatan Jatim tahun 2009-2013 nilai rata-ratanya sebesar 49,48% yang berarti masih dibawah nilai jumlah tangkapan yang diperbolahkan (JTB sebesar 80%. Dari nilai tingkat pemanfaatan selama 5 (lima tahun tersebut dapat dikatakan perairan Selatan Jatim masih dalam kondisi underfishing karena tingkat pemanfaatannya masih dibawah nilai JTB (kurang dari 80%. Rata-rata nilai upaya penangkapan sebesar 577.764 trip dengan upaya optimum sebesar 523.437 trip, maka dapat disimpulkan bahwa upaya optimum lebih rendah dibandingkan dengan nilai rata-rata upaya penangkapan selama 5 (lima tahun.Kata Kunci: CPUE, MSY, potensi, tingkat pemanfaatan, upaya UTILIZATION POTENTIAL AND LEVEL OF FISH AS A BASIS FOR

  7. PENGARUH TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN DAN PENGAWASAN MANAJEMEN TERHADAP PENYALURAN KREDIT PADA PT. BPR CEMPAKA MITRA NAGORI KUANSING DI TALUK KUANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Al Jufri Fahmi Oemar Zaharman

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak : Tingkat Tingkat kesehatan keuangan dan pengawasan manajemen merupakan hal penting yang perlu diperhatikan oleh bank termasuk BPR. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Tingkat Kesehatan Keuangan dan pengawasan manajemen terhadap jumlah kredit yang disalurkan .Metode penelitian dengan menggunakan analisa kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Adapun hasil uji t, Tingkat Kesehatan Keuangan dan pengawasan manajemen berpengaruh siginifikan terhadap jumlah kredit.Tingkat Kesehatan Keuangan mempunyai pengaruh positif terhadap Jumlah kredit sedang Pengawasan Manajemen mempunyai pengaruh negative terhadap jumlah kredit yang disalurkan. Abstract : The level of health financial and management oversight are important things that need to be considered by the bank, including BPR. Purpose of this study was to determine the effect of Financial Soundness and management supervision of the total outstanding loans.The research method by using quantitative analysis with multiple linear regression analysis to determine the effect of independent variables on the dependent variable. The results of the t test, Financial Soundness and management oversight significant effect on the number of credits.Financial Health level has a positive effect on the amount of credit but Management Supervision has a negative influence on the number of outstanding loans. Keywords : Financial Health Level, Management Supervision and  Distribution of Credit

  8. ANALISIS SITUASI DAN UPAYA PERBAIKAN GIZI BALITA DI TINGKAT KABUPATEN: STUDI KASUS KABUPATEN GARUT TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Aryastami

    2013-03-01

    intervention, nutrition state at the under-five years old ABSTRAK Latar Belakang: Kurang gizi merupakan masalah utama kesehatan pada anak usia di bawah lima tahun (Balita sebagai predisposing faktor penyebab kematian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kurang gizi dan penyakit adalah dua faktor yang saling berpengaruh dalam kejadian kurang gizi dan kematian. Studi ini dilakukan untuk menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan mempelajari determinan terkait kesehatan ibu dan anak. Metode: Disain studi adalah studi eksploratif melalui wawancara dan analisis data sekunder, pemecahan masalah dan analisa terhadap implementasi kebijakan. Hasil: Studi menunjukkan bahwa prevalensi gizi buruk cukup tinggi, yairu 5,7 bila dibandingkan dengan prevalensi untuk Jawa Barat (3,7 dan lndonesia (5,4 per 100 Balita. Berdasarkan indicator gizi BB/U, TB/U dan BB/TU, kabupaten Garut menghadapi masalah gizi akut (BB/U di atas 10% standar UNHCR dan masalah gizi kronis (TB/U di atas prevalensi nasional. Faktor terkait penyebab kematian Balita dan masalah gizi di kabupaten Garut antara lain: 1 faktor lingkungan dan sanitasi (termasuk kelahiran BBLR dan penyakit infeksi, 2 perilaku (kebersihan individu dan imunisasi anak, 3 pelayanan kesehatan (deteksi dini, management kasus, monitoring status gizi Balita, alokasi anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan: Pemecahan masalah dalam program gizi harus dikembangkan secara inovatif di tingkat kabupaten dengan mengacu kepada goals dan strategi nasional. Intervensi gizi pada anak saja tidak cukup, tetapi ibu hamil yang mengalami masalah gizi kronik harus sejak awal dideteksi dan diintervensi dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Rekomendasi studi adalah intervensi tidak langsung ditingkat kabupaten, melalui penguatan system kesehatan dan gizi dengan melibatkan masyarakat, pemerintah lokal dan sector terkait, sebab seperti telah diketahui akar daripada masalah gizi adalah pada tingkat kemiskinan dan terkait

  9. HUBUNGAN SIFAT TANAH MADURA DENGAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI DAN TINGKAT KELARUTANNYA PADA JAHE (Zingiber offocinale L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sinar Suryawati

    2011-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan tanaman obat, seperti Jahe untuk berbagai kepentingan medis (biopropeksi telah banyak diteliti, namun mempelajari ekologi edapic hubungannya dengan biosintesis senyawa utama seperti minyak atsiri belum banyak diungkap. Jika fenomena tersebut dapat diungkapkan maka memperbaiki kondisi edapic untuk kepentingan produksi dapat dirancang, setidaknya dapat dibuat zonasi potensi alamiahnya.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara sifat kimia tanah Madura dengan kandungan minyak atsiri dan tingkat kelarutan pada rimpang Jahe. Hasil penelitian di tiga wilayah kabupaten di Madura diperoleh kenyataan bahwa terjadi hubungan yang bervariasi pada setiap komponen kimia tanah dengan kandungan minyak atsiri rimpang jahe dan kelarutannya. Secara umum kandungan minyak atsiri rimpang jahe berkisar antara 1,07-1,09% pada semua komponen sifat kimia tanah Madura.

  10. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lideman Lideman

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T. Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya 9, 22, 46, 58, 87, 137, 245, 353, 487, 608, dan 789 μmol photons m-2 s-1 dan juga pengukuran laju respirasi pada tingkat cahaya 0 μmol photons m-2 s-1 untuk menghasilkan kurva fotosintesis versus cahaya (kurva P-I. Beberapa parameter fotosintesis yaitu: laju fotosintesis maksimum (Pmax, koefisien fotosintesis (α, intensitas cahaya jenuh (Ek, dan intensitas cahaya kompensasi (Ec dihitung dengan cara memplotkan kurva P-I terhadap model persamaan regresi non linear P = {Pmax x tanh (α / Pmax x I} + Rd. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa laju fotosintesis tertinggi sebesar 6,92 μg O2 gww-1 min-1 dicapai pada suhu 28oC dengan tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1. Pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC, laju fotosintesis mencapai tingkat maksimum (Pmax pada intensitas cahaya (Ek 86,1; 154,2; dan 162,4 μmol photons m-2 s-1. Suhu yang optimum untuk aktivitas fotosintesis berkorelasi erat dengan suhu pada lingkungan budidaya di alam.

  11. TINGKAT KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGKONSUMSI OBAT DAN MENGHINDARI FAKTOR RISIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARANGKAN II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kadek Agus Putra Udayana

    2015-04-01

    Full Text Available Berdasarkan laporan data di Puskesmas Banjarangkan II tahun 2012, kasus hipertensi menempati posisi ketiga penyakit tersering dengan jumlah 1429 kasus atau 12,2% dari total kasus. Hipertensi mulai menjadi perhatian lebih serius ketika proporsi hipertensi mulai menunjukkan peningkatan sejak tahun 2010. Terapi Hipertensi merupakan proses yang berkesinambungan dan sekitar 50% dari pasien tidak meminum obat yang diresepkan seperti yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pada pasien hipertensi dalam memakai obat antihipertensi dan menghindari faktor-faktor risiko di wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II. Adanya penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan terhadap penyusunan dan perbaikan program Puskesmas Banjarangkan II utamanya dalam meningkatkan manajemen kasus hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif cross-sectional, jumlah sampel sebanyak 28, dengan teknik pengambilan sampel accidental/blocking. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi yang mengunjungi Puskesmas Banjarangkan II pada bulan Maret 2013. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan SPSS 16. Hasil dan Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepatuhan pada pasien hipertensi dalam meminum obat antihipertensi adalah 46,4%. Tingkat kepatuhan pasien dalam mengontrol faktor risiko hipertensi, seperti menghindari merokok 75%, menghindari konsumsi alkohol 75%, mengurangi konsumsi makanan asin 67,9%, dan aktivitas fisik/execise 42,9%. Saran dari penilitian ini adalah diperlukan seorang Pengawas Minum Obat (PMO bagi pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II mengingat rendahnya tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi. Selain itu, mengingat tingginya prevalensi hipertensi dan rendahnya kesadaran pasien hipertensi dalam melakukan aktivitas fisik/olahraga, perlu dilakukan intervensi misalnya senam dan promosi

  12. PENGARUH PERHATIAN DAN TINGKAT PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 12 SIJUNJUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asli Darnis

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh perhatian orang tua dan tingkat pendapatan orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung sebanyak 49 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket. Analisis data digunakan dengan dua cara yaitu: 1 analisis deskriptif, dan 2 analisis induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama perhatian orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung berpengaruh signifikan dengan nilai yaitu 2,819 > 2,021, dan sig 0,072 2,021, dan sig 0,000 yaitu 39,276 > 3,23 dan sig 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sumbangan yang diberikan oleh perhatian dan pendapatan orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung adalah 0,631 atau 63,1%. Perhatian orang tua dan tingkat pendapatan orang tua merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi. Kontribusi dari penelitian ini adalah agar orang tua siswa lebih memperhatikan anaknya mengenai masalah kependidikannya, agar hasil belajar siswa dapat meningkat.

  13. Studi Tingkat Ploidi pada Lili (Lilium sp. Hasil Kultur Antera Melalui Penghitungan Jumlah Kloroplas dan Kromosom

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Pramanik

    2016-12-01

    Full Text Available Lili (Lilium sp. termasuk famili Liliaceae, merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena permintaan konsumen terus meningkat. Permintaan varietas tanaman yang seragam menuntut pengembangan hibrida F1. Perakitan tanaman hibrida dapat dihasilkan melalui pembentukan tanaman haploid. Salah satu metode untuk memproduksi tanaman haploid adalah dengan kultur antera.  Pengecekan tanaman hasil kultur antera dapat dilakukan dengan penghitungan  jumlah kloroplas dan jumlah kromosom, namun untuk lili hasil belum diperoleh informasi mengenai korelasi antara jumlah kloroplas pada sel penjaga stomata dengan jumlah kromosom, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui korelasi antara jumlah kloroplas dengan jumlah kromosom serta mengetahui tingkat ploidi pada regeneran lili hasil kultur antera. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI Cianjur dari Januari-Juni 2016.  Terdapat 5 nomor lili yang diuji tingkat ploidinya.  Setiap nomor terdiri dari 4 ulangan, setiap ulangan ada 4 botol dan  masing-masing botol terdiri dari 3 planlet. Metode analisis yang digunakan yaitu statistik sederhana rata-rata dan standar eror dan dikorelasikan. Hasil penelitian menunjukkan planlet haploid terbanyak ditemukan pada nomor 2015.1.1 kelompok Longiflorum dengan jumlah 26,67% sedangkan planlet haploid yang jumlahnya paling sedikit ditemukan pada nomor 2015.S2.3 kelompok Oriental dengan jumlah 11,11%. Metode kultur antera dapat menghasilkan planlet haploid namun pada Lilium sp. persentase keberhasilannya masih rendah. Tidak diperoleh korelasi antara jumlah kloroplas dan kromosom. Penelitian lebih lanjut terkait tingkat ploidi tanaman lili dan pengujian jumlah kromosom dengan menggunakan flowcytometer perlu dilakukan.  Lily (Lilium sp., Liliaceae family, is an ornamental plant that has a high economic value as consumer demand continues to rise. The uniformity of crop varieties requires the

  14. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba) YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    OpenAIRE

    Lideman Lideman; Asda Laining

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba) yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T). Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya ...

  15. Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Seks Bebas pada Remaja Kelas X dan XI 2 di SMK Muhammadiyah II Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Savitri

    2013-03-01

    Full Text Available Data Pusat Studi Seksualitas (PSS PKBI DIY tahun 2008 menemukan fakta bahwa remaja melakukan perilaku seksual berpelukan dalam pacaran 62,1%, bergandengan tangan 60,5%, berciuman bibir 59%, dan saling meraba 60%. Perilaku seksual beresiko lainnya yang dilakukan remaja adalah membaca buku/majalah porno yaitu sebesar 63,7% menonton blue film 46,7% dan masturbasi mencapai 30,2%. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dan mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel yang digunakan yakni 43 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan menggunakan skala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi adalah tinggi sebanyak 27 responden (62,8%, sedang sebanyak 10 responden (23,3% dan rendah sebanyak 6 responden (14,0%. Tingkat pengetahuan responden setelah intervensi adalah tinggi sebanyak 35 responden (81,4%, sedang sebanyak 8 responden (18,6% dan rendah 0 responden (0%. Dan hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas pada remaja dengan nilai z=-3,960 dan nilai p-value=0,000. Kesimpulan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi tinggi dengan persentase 62,8% dan tingkat pengetahuan setelah intervensi tinggi dengan persentase 81,4%. Ada pengaruh yang signifikan pada p-value=0,000 dan z=-3,960.

  16. STRATEGI DAN PROSES BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Ismawati

    2015-03-01

    Full Text Available Strategi dan proses berpikir memiliki peran sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah siswa kelas VII dengan tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, maupun rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecemasan matematika tinggi (KMT, 3 siswa dengan kecemasan matematika sedang (KMS, dan 3 siswa dengan kecemasan matematika rendah (KMR kelas VII MTs NU Nurul Huda Kudus. Penetapan subyek berdasarkan hasil tes skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan proses berpikir diketahui sebagai berikut (1 tiga subyek KMT tidak dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat sehingga jawaban tidak tepat, (2 tiga subyek KMS dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat terhadap beberapa soal yang diberikan, dan (3 tiga subyek KMR dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat dan memperoleh jawaban tepat.Strategy and thinking process have a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a description of the strategies and thought processes in solving problem solving seventh grade students with mathematics anxiety levels. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were three students with high math anxiety (KMT, 3 students with math anxiety medium (KMS, and 3 students with low math anxiety (KMR class VII MTs. NU NU Nurul Huda. Determination of the subject based on the results of tests of mathematics anxiety scale. The results showed that the strategies and thought processes KMT three subjects can not

  17. DAMPAK MENU SEPINGGAN TERHADAP KONSUMSI DAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI SERTA ZAT GIZI LAIN PADA SISWA SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiurma Sinaga

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the effect of one dish meal breakfast on dietary intake and adequacy level of energy and other nutrients of elementary school children. The study used pre-experimentalone-group pretest-posttest design and was conducted from March to May 2011 at Kebon Kopi 2 Public ElementarySchool in Bogor City. The total number of sixty two elementary students were fully participated in this study, most of them were girls aged 11 years old. The Ethical Approval for this study was obtained from Komisi Etik Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan No. KE.01.05/EC/301/2011. The study showed that there was significant difference before and after giving one dish meal breakfast as school feeding among the elementary school children (pKey words: one dish meal, breakfast school, dietary intakes, nutrient adequacy, elementary school childrenABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian sarapan menu sepinggan terhadap konsumsi dan tingkat kecukupan energi dan zat gizi lainnya pada siswa SD. Penelitian menggunakan pra eksperimentaldengan desain one-group pretest-posttest yang dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2011 di Sekolah Dasar Negeri (SDN Kebon Kopi 2 Kota Bogor. Jumlah siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dan sebagian besar dari siswa adalah anak perempuan berusia 11 tahun. Penelitian ini telah mendapat persetujuan Etik (Ethical Approval dari Komisi Etik Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nomor KE.01.05/EC/301/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sarapan menu sepinggan di sekolah secara nyata berpengaruh (pKata kunci: menu sepinggan, makan pagi di sekolah, asupan makanan, kecukupan gizi, siswa SD

  18. Uji Sinergisme F.oxysporum f.sp cubense Dan Nematoda Parasit Tumbuhan Meioidogyne spp. Terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Layu Panama Pada Pisang Barangan (Musa sp.) di Rumah Kassa

    OpenAIRE

    Liana, T. SY. Rina Devi

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Jamur F.oxysporum f.sp cubense dan Nematoda Parasit Tumbuhan Meioidogyne spp. Terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Layu Panama Pada Pisang Barangan serta untuk mengetahui tingkat kerjasama antara jamur F.oxysporum f.sp cubense Dan Nematoda Parasit Tumbuhan Meioidogyne spp. Terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Layu Panama Pada Pisang Barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan Di Rumah Kassa Fakultas ...

  19. PENENTUAN TINGKAT KEKERINGAN LAHAN BERBASIS ANALISA CITRA ASTER DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Pujian Hadi

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Kekeringan lahan yang melanda suatu daerah menimbulkan dampak yang besar terhadap produktivitas lahan pertanian. Terjadinya kekeringan ini disebabkan oleh defisit air akibat kurangnya hujan yang jatuh, laju infiltrasi air yang tinggi serta jenis tanaman yang tidak sesuai dengan ketersediaan air. Untuk meminimalkan dampak yang terjadi akibat kekeringan lahan maka perlu dilakukan antisipasi dengan mengetahui defisit dan surflus air lahan melalui data curah hujan serta kemampuan tanah menahan air (water holding capasity. Untuk keperluan analisis kekeringan lahan dapat menggunakan citra penginderaan jauh dan neraca air lahan sebagai pengetahuan awal guna perencanaan antisipasi kekeringan lahan sehingga kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi setiap saat. Penelitian ini dilakukan di sebagian wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan penelitian ini adalah : (1 Mengkaji akurasi berbagai saluran TIR Citra Aster untuk mendapatkan informasi sebaran suhu permukaan, (2 Mengkaji sebaran kekeringan melalui indeks TVDI (Temperature Vegetation Dryness Indeks yang diekstrak dari suhu permukaan (Land Surface Temperature dan indeks NDVI. (3 Mengkaji tingkat kekeringan lahan dengan menggunakan metode Thornthwaite-Mather,  (4 Mengkaji pola tanam yang sesuai diterapkan di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran 13 Citra Aster memiliki akurasi paling tinggi jika dibandingkan dengan saluran 10,11,12, serta 14 Citra Aster karena memiliki selisih paling kecil dengan suhu permukaan lapangan. Berdasarkan analisis RMS difference diperoleh nilai 1,140. Luas sebaran kekeringan berdasarkan indeks TVDI pada seluruh penggunaan lahan dengan tingkat kekeringan tinggi, sedang dan rendah masingmasing melanda daerah seluas 2.922,8 Ha (4,6%, 20.286,16 Ha (32,11% serta 39.962,72 Ha (63,26%. Dari total luas 2.922,8 Ha lahan yang dilanda kekeringan dengan tingkat kekeringan tinggi (kering/kurang air seluas 2.069,47 Ha merupakan sawah tadah hujan. Analisis

  20. Perbandingan tingkat kebocoran mikro resin komposit bulk-filldengan teknik penumpatan oblique incremental dan bulk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Puja Permana

    2016-12-01

    penumpatan (oblique incremental/bulk pada tingkat kebocoran mikro resin komposit bulk-fill. Sampel berjumlah 32 gigi premolar rahang atas disimpan di dalam aquades, dipreparasi kavitas kelas I berbentuk persegi, kedalaman kavitas 4 mm (3 x 3 x 4. Sampel dibagi dalam dua kelompok, kelompok 1 restorasi teknik oblique incremental dan kelompok 2 teknik bulk. Sampel kemudian disimpan di dalam inkubator pada suhu 37 °C selama 24 jam, kemudian dilakukan prosedur thermocycling manual 100 putaran pada suhu 5 °C dan 55 °C. Kebocoran mikro diukur menggunakan digital microscope pembesaran 100 x dalam satuan milimeter menggunakan penggaris mikrometer mikroskop dengan ketelitian 0,1 mm setelah sampel direndam dalam larutan methylene blue 0,3% selama 24 jam dan dipotong pada pertengahan restorasi menggunakan separating disc. Hasil pengukuran tingkat kebocoran mikro menunjukkan pada kelompok 1 nilai kebocoran mikro yang terjadi berkisar 1,0 mm – 2,7 mm dengan rata-rata 1,625 mm, pada kelompok 2 kebocoran mikro yang terjadi berkisar 3,6 mm – 4,0 mm dengan rata-rata 3,763 mm. Data di analisis menggunakan uji T-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah restorasi resin komposit bulk-fill pada kavitas kelas I dengan teknik oblique incremental menghasilkan tingkat kebocoran mikro yang lebih kecil dibandingkan dengan teknik bulk.

  1. PROFIL KOMPETENSI DUNIA KERJA BIDANG PERBAIKAN BODI OTOMOTIF DAN TINGKAT RELEVANSINYA DENGAN DUNIA PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afri Yudantoko

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang: (1 profil kompetensi DU/DI bidang perbaikan bodi otomotif, (2 profil kompetensi TPBO pada SMK di Kabupaten Bantul, dan (3 tingkat relevansi antara profil kompetensi DU/DI bidang perbaikan bodi otomotif dengan profil kompetensi TPBO pada SMK di Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan penelitian kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif sebagai bahan memperkuat data dalam bab pembahasan dengan metode penelitian survei. Penelitian ini melibatkan 42 responden dari DU/DI bidang perbaikan bodi otomotif, 7 guru, dan 29 siswa SMK TPBO di Kabupaten Bantul. Hasil penelitian menunjukkan: (1 terdapat 147 butir kompetensi dalam profil kompetensi DU/DI bidang perbaikan bodi otomotif, (2 terdapat 85 butir kompetensi yang terdapat dalam dokumen KTSP SMK TPBO di Kabupaten Bantul dan 103 butir kompetensi yang menjadi profil kompetensi kerja yang diimplementasikan dalam pembelajaran pada SMK TPBO di Kabupaten Bantul, dan (3 tingkat relevansi antara profil kompetensi DU/DI bidang perbaikan bodi otomotif dengan profil kompetensi dokumen KTSP SMK TPBO di Kabupaten Bantul menunjukkan angka 27,211% (tidak relevan. Sedangkan tingkat relevansi dengan profil kompetensi kerja yang diimplementasikan dalam pembelajaran pada SMK TPBO di Kabupaten Bantul menunjukkan angka 70,068% (relevan. Kata kunci: profil kompetensi dunia kerja bidang perbaikan bodi otomotif, profil kompetensi TPBO pada SMK, Relevansi. THE COMPETENCY PROFILE OF THE WORLD OF WORK OF AUTOMOTIVE BODY REPAIR SECTOR AND ITS LEVEL OF RELEVANCE TO THE EDUCATION WORLD Abstract This study aimed to get information about: (1 the competency profile of Business World/ Industrial World (BW/IW of automotive body repair sector, (2 the competency profile of TPBO SMK in Bantul, and (3 the level of relevance between the competency profile of BW/IW automotive body repair sector and the competency profile

  2. Pengaruh Penggunaan Talas (Xanthosoma sagittifolium Terhadap Mutu dan Tingkat Penerimaan Panelis pada Produk Roti, Pastel, Pancake, Cookies, dan Bubur Talas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilsa Hermianti

    2016-06-01

    dilakukan teknologi pembuatan talas blok (Hermianti et al, 2010. Pada penelitian ini dilakukan  penggunaan talas blok untuk pembuatan aneka produk makanan basah, semi basah, dan makanan kering seperti roti, pastel, cookies, pancake, dan bubur talas dengan mensubstitusi tepung terigu dan tepung beras. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan talas yang memberikan hasil yang optimal dalam pembuatan beberapa produk tersebut sehingga dihasilkan pangan dengan mutu yang baik dan disukai.  Penelitian substitusi terigu dengan talas  yang dilakukan dalam pembuatan roti, pastel, dan cookies 0% (kontrol/ tanpa talas blok, 25%, 50% dan 75%, untuk pancake dengan formula talas dengan terigu  0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%,100%, sedangkan untuk bubur talas dengan formula talas dengan tepung beras 0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%, dan 100%. Analisis  kimia dilakukan  terhadap bahan baku talas blok meliputi kadar air, kadar abu, kadar pati, dan protein sedangkan untuk produk olahan pangan dilakukan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Produk cookies talas dan roti talas yang paling disukai panelis dianalisis kandungan lemak, protein, karbohidrat dan kalorinya serta daya simpan untuk produk makanan kering (cookies. Hasil penelitian menunjukkan talas blok mengandung kadar air 12,40%, kadar abu 1,12%, kadar pati 73,37%, amilosa 2,88%, amilopektin 70,49% dan protein 3,4%. Hasil  uji organoleptik dengan hasil yang optimal dan lebih disukai adalah roti dan pastel dengan penggunaan 25% talas, cookies dengan penggunaan 50% talas, pancake dengan formula talas  dengan tepung 50% dan bubur dengan pemakaian talas blok 30%.

  3. PENAMBAHAN KALSIUM PADA AIR RAWA SEBAGAI PENGENCER SALINITAS MEDIA PEMELIHARAAN PASCALARVA UDANG GALAH TERHADAP SINTASAN, TINGKAT KERJA OSMOTIK, DAN KONSUMSI OKSIGEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferdinand Hukama Taqwa

    2014-08-01

    secara gradual dan persentase volume. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan penambahan kalsium pada air rawa pengencer salinitas media, yaitu 0 mg.L-1 (A, 25 mg.L-1 (B, 50 mg.L-1 (C, 75 mg.L-1 (D, dan 100 mg.L-1 (E. Parameter yang diamati yaitu tingkat sintasan, tingkat kerja osmotik, tingkat konsumsi oksigen, kadar kalsium tubuh, dan kualitas fisika kimia media adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 50 mg.L-1 kalsium (C dapat meminimalisir tingkat kerja osmotik terendah yaitu 192,90 mOsm.l-1 H2O dan tingkat konsumsi oksigen 2,678 mgO2.g-1.jam-1.. Selain itu, juga dapat menyebabkan kadar kalsium tubuh hingga mencapai 8,029 mg/L dan sintasan yang diperoleh mencapai 94%. Selama penelitian berlangsung parameter fisika kimia media adaptasi (suhu, pH, oksigen terlarut, amonia, dan alkalinitas masih dalam kondisi yang dapat ditolerir bagi sintasan udang galah.

  4. TES/Aura L2 HNO3 Limb V006

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — The TES Aura L2 HNO3 data consist of information for one molecular species for an entire Global Survey or Special Observation. TES Level 2 data contain retrieved...

  5. MOTIVASI DAN PILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramita Andarwati

    2017-01-01

    karir mahasiswa dan motivasi yang mendasarinya. Metode: Jenis penelitian observasional yang dilakukan pada Maret hingga September 2014. Sampel adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga periode 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dandiskusi kelompok terarah Responden ditanyakan tentang pilihan karier dan motivasinya. Analisis data menggunakan uji chi square dan thematic-content analysis. Hasil: Didapat response rate responden sebesar 95,2% (n = 180. Sebagian besar, 62,2% responden memilih karir sebagai klinisi di mana peminatan terbanyak (20,4%adalah spesialis ilmu penyakit dalam. Sementara itu, latar belakang sosial mahasiswa (daerah asal, pendidikan akhir dan profesi orang tua, sumber dana untuk kuliah, kemampuan akademis (Indeks Prestasi Kumulatif dan pengalaman selama masa pendidikan tidak berhubungan dengan pilihan karir (klinisi dan non klinisi. Diungkapkan bahwa keseimbangan karier dan kehidupan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan mendasari pemilihan spesialis. Kesimpulan: Motivasi utama yang mendasari pilihan karir adalah keseimbangan kehidupan pekerjaan dan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan. Saran: Institusi pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didiknya melalui metode pengajaran yang menarik dan menciptakan lingkungan akademis agar mendukung tumbuhnya minat mempelajari ilmu kedokteran nonklinis dan klinis secara berimbang.  

  6. PENGARUH DISIPLIN KERJA, FASILITAS KERJA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PENGELOLAAN KEARSIPAN DI KANTOR KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Sukmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, fasilitas kerja, tingkat pendidikan dan kepemimpinan terhadap pengelolaan kearsipan di kantor kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor kecamatan Wiradesa sebanyak 57 pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, observasi, dokumentasi dan interview. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa persamaan garis regresi linier berganda yaitu Y = 34.975 + 0.210X1 + 0.358X2 + 0.472X3 + 0.179X4 + e. Hasil perhitungan menunjukkan besarnya pengaruh secara parsial disiplin kerja sebesar 8.6%, besarnya pengaruh fasilitas kerja sebesar 8.9%, besarnya pengaruh tingkat pendidikan sebesar 10.6%, dan besarnya pengaruh kepemimpinan sebesar 8.7%. Sedangkan secara simultan disiplin kerja, fasilitas kerja, tingkat pendidikan dan kepemimpinan sebesar 79.2%.. The purpose of this research is to find out whether there is an influence of the work discipline, working facilities, level of education and leadership towards archives management system in District office Wiradesa, Pekalongan either partially or simultaneously. The population in this research are 57 employees of District office Petarukan. The data collecting method is questionnaire, observations, documentation and interviews. The analysis data technique are descriptive and inferential analysis. Result of the analysis shows the multiple linear regression equivalent is Y = 34.975 + 0.210X1 + 0.358X2 + 0.472X3 + 0.179X4 + e. The calculations show the influence partially, the influence of labor discipline by 8.6%, the influence of the working facilities of 8.9%, the magnitude of the effect of educational level of 10.16%, as well as the influence of leadership by 8.7%. While the simultaneous influence of labor discipline, working facilities, level of education, and

  7. PENGARUH DISIPLIN KERJA, FASILITAS KERJA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PENGELOLAAN KEARSIPAN DI KANTOR KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Sukmawati

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, fasilitas kerja, tingkat pendidikan dan kepemimpinan terhadap pengelolaan kearsipan di kantor kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor kecamatan Wiradesa sebanyak 57 pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, observasi, dokumentasi dan interview. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa persamaan garis regresi linier berganda yaitu Y = 34.975 + 0.210X1 + 0.358X2 + 0.472X3 + 0.179X4 + e. Hasil perhitungan menunjukkan besarnya pengaruh secara parsial disiplin kerja sebesar 8.6%, besarnya pengaruh fasilitas kerja sebesar 8.9%, besarnya pengaruh tingkat pendidikan sebesar 10.6%, dan besarnya pengaruh kepemimpinan sebesar 8.7%. Sedangkan secara simultan disiplin kerja, fasilitas kerja, tingkat pendidikan dan kepemimpinan sebesar 79.2%. The purpose of this research is to find out whether there is an influence of the work discipline, working facilities, level of education and leadership towards archives management system in District office Wiradesa, Pekalongan either partially or simultaneously. The population in this research are 57 employees of District office Petarukan. The data collecting method is questionnaire, observations, documentation and interviews. The analysis data technique are descriptive and inferential analysis. Result of the analysis shows the multiple linear regression equivalent is Y = 34.975 + 0.210X1 + 0.358X2 + 0.472X3 + 0.179X4 + e. The calculations show the influence partially, the influence of labor discipline by 8.6%, the influence of the working facilities of 8.9%, the magnitude of the effect of educational level of 10.16%, as well as the influence of leadership by 8.7%. While the simultaneous influence of labor discipline, working facilities, level of education, and

  8. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V004 (ML2HNO3) at GES DISC

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  9. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V003 (ML2HNO3) at GES DISC

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  10. TOLERANSI DAN PENGATURAN OSMOTIK NILA GIFT ( Genetic Improvement of Farmed Tilapias YANG DIPAPAR DENGAN TINGKAT SALINITAS BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Fibro Widodo

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari toleransi dan pengaturan osmotik ikan nila GIFT terhadap paparan salinitas yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Instalasi Riset Maranak, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau (BRPBAP, Maros. Hewan uji yang digunakan adalah ikan nila GIFT dengan bobot rata-rata 2,57±0,43 g. Penelitian dirancang dengan pola rancangan acak lengkap (RAL yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah pemaparan ikan pada medium bersalinitas 5±2 ppt, 15±2 ppt, 25±2 ppt, dan 35±2 ppt. Peubah yang diamati adalah tingkat kerja osmotik, kapasitas osmoregulasi, dan kadar air badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi salinitas medium berpengaruh terhadap regulasi osmotik namun tidak berpengaruh terhadap persentase kadar air badan. Regulasi osmotik nila GIFT optimal didapatkan pada kisaran salinitas 15±2 ppt sampai salinitas 25±2 ppt. Pada kisaran salinitas ini, nila GIFT mampu melakukan pengaturan osmoregulasi internal menuju pemulihan (keseimbangan osmotik mendekati tingkat osmotik lingkungan habitat aslinya setelah 24 jam cekaman salinitas. Hal ini mengindikasikan bahwa nila GIFT lebih toleran terhadap kisaran nilai salinitas air yang tinggi dibandingkan dengan nila varietas lokal lainnya.

  11. Tingkat pendapatan dan pola makan berhubungan dengan status gizi balita di Daerah Nelayan Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vonny Persulessy

    2016-08-01

    status of underfives, fisherman areaABSTRAKLatar belakang: Secara nasional, prevalensi balita gizi buruk dan kurang menurun sebanyak 0,5% menjadi 17,9%. Prevalensi gizi buruk dan kurang Provinsi Papua menurut Riskesdas tahun 2010 sebanyak 16,3%. Data neraca bahan makanan (NBM Provinsi Papua secara kuantitas menunjukkan rata-rata peningkatan produksi bahan makanan di antaranya beras, jagung, umbi-umbian. Secara kualitas, energi dan protein melebihi angka kecukupan gizi (AKG, tetapi status gizi buruk dan kurang di Kota Jayapura mencapai 21,2% yang dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu tingkat pendapatan, pola makan, pengetahuan ibu, jumlah anggota dalam keluarga.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dan pola makan dengan status gizi balita di daerah nelayan Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 162 balita (usia 12-59 bulan dan ibu balita sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pendapatan, pola makan anak dalam keluarga menggunakan food frequency questionnaire (FFQ, status gizi diukur menggunakan antropometri berdasarkan BB/U standar baku WHO 2005. Analisis data bivariat menggunakan chi-square, sedangkan analisis multivariat menggunakan multiple logistic regression.Hasil: Tingkat pendapatan dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bermakna dengan nilai (p=0,000. Pola makan dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bemakna yaitu (p= 0,010. Variabel luar pengetahuan ibu dengan status gizi, jumlah anggota keluarga dengan status gizi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna, yaitu p>0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan dengan status gizi, pola makan dengan status gizi.Tetapi tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan status gizi, dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi.KATA KUNCI: tingkat pendapatan, pola makan, status gizi

  12. Tekanan Metarhizium anisopliae dan Feromon terhadap Populasi dan Tingkat Kerusakan oleh Oryctes rhinoceros

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wtjaksono Witjaksono

    2015-12-01

    Full Text Available Oryctes rhinoceros is one of the most serious pests in coconut palm tree. Biological control for controlling the pest is done by applying fungal entomopathogen Metarhizium anisopliae on its breeding sites to infect the larvae. Recent development for controlling Oryctes beetle was including the use of pheromone trap baited with ethyl-4-methyl octanoic which attract both male and female of the Oryctes beetle. This research was aimed to determine the effect of combination of both entomopathogen and pheromone application on the population dynamics of rhinoceros beetle, and the intensity of leaf damage on coconut tree. For this purpose, a research was conducted in local farmer coconut tree in the Bojong Village, Panjatan District, Kulon Progo from June 2009−January 2010. Observation including leaf damage intensity before and after application, the number of adult beetle trapped by pheromone, and the number infected larvae in the breeding site. The result showed that there were significant differences among all treatments in term of intensity of leaf damage, the number of trapped adult beetle, and the number of larvae at the breeding site. Leaf damage on control, pheromone application, and combined treatment were: 4.73%; 1.08% and 0.65%. The number of trapped Rhinoceros beetle by ferotrap was 101; in combined treatment was 52. The number of M. anisopliae infected grub were 265 out of 281 total observed grub.   INTISARI Kerusakan tanaman kelapa akibat serangan Oryctes rhinoceros terjadi mulai pada tanaman muda. Mengingat besarnya kerugian yang ditimbulkan, maka perlu diupayakan cara pengendalian yang efisien, efektif dan aman bagi sumber daya alam dan lingkungan. Salah satu cara pengendalian secara hayati adalah dengan menggunakan cendawan patogenik Metarhizium anisopliae. Selain menggunakan cendawan, upaya terkini dalam mengendalikan kumbang badak adalah dengan menggunakan perangkap berferomon. Feromon dengan bahan aktif Etil-4-metil oktanoat dapat

  13. Temperature dependence of the HNO3 UV absorption cross sections

    Science.gov (United States)

    Burkholder, James B.; Talukdar, Ranajit K.; Ravishankara, A. R.; Solomon, Susan

    1993-01-01

    The temperature dependence of the HNO3 absorption cross sections between 240 and 360 K over the wavelength range 195 to 350 nm has been measured using a diode array spectrometer. Absorption cross sections were determined using both (1) absolute pressure measurements at 298 K and (2) a dual absorption cell arrangement in which the absorption spectrum at various temperatures is measured relative to the room temperature absorption spectrum. The HNO3 absorption spectrum showed a temperature dependence which is weak at short wavelengths but stronger at longer wavelengths which are important for photolysis in the lower stratosphere. The 298 K absorption cross sections were found to be larger than the values currently recommended for atmospheric modeling (DeMore et al., 1992). Our absorption cross section data are critically compared with the previous measurements of both room temperature and temperature-dependent absorption cross sections. Temperature-dependent absorption cross sections of HNO3 are recommended for use in atmospheric modeling. These temperature dependent HNO3 absorption cross sections were used in a two-dimensional dynamical-photochemical model to demonstrate the effects of the revised absorption cross sections on loss rate of HNO3 and the abundance of NO2 in the stratosphere.

  14. PERAN KEADILAN DAN MANFAAT PERSEPSIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN DAN KOMITMEN KARYAWAN DEPARTEMEN AKUNTANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusnaini -

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini meneliti dampak persepsi keadilan dan manfaat perilaku individu pada alokasi sumber daya non-paticipative. Selain itu, pemantauan pemeriksaan keberadaan superior mempengaruhi perilaku karyawan. Suatu desain eksperimental, 2x2 antar subjek telah dilakukan. Para pesertanya adalah 231 mahasiswa program akuntansi. two way anova analysis digunakan untuk menyelidiki hipotesis. Hasilnya menunjukkan bahwa ketika alokasi sumber daya tidak terlihat adil, tapi hasilnya tetap memuaskan, dan jika seorang karyawan memiliki komitmen untuk melaksanakan tugasnya, maka ia akan mendapatkan hasil yang positif dan menguntungkan. Saran dari penelitian ini adalah seharusnya ada pemantauan pemeriksaan keberadaan superior karena bisa mempengaruhi komitmen karyawan.This study examines the effects of justice and the benefit of perceptions on individual behavior in a non-participative resources allocation. Furthermore, the monitoring of presence superior inspection affects the employee’s behavior. An experimental design, 2x2 between subjects was conducted. The participants are 231 students of accounting program. Two way anova analysis is used to investigate the hypothesis. The result shows that even when the allocation of resources is not seen as fairness, but the outcome is still satisfactory, and if an employee has a commitment to carry out his task, he will have positive and beneficial outcomes.

  15. HUBUNGAN DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT KEMISKINAN, DAN KESENJANGAN PENDAPATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nely Aulia

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan desentralisasi fiskal melalui DDF, elastisitas PAD, dan kapasitas fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan kesenjangan pendapatan kabupaten/kota  di Provinsi Jawa Tengah tahun 2003-2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan jenis data yang dipergunakan adalah time series yang dikumpulkan dari berbagai macam sumber yaitu Badan Pusat Statistik (BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012. Metode analisis digunakan analisis deskriptif kualitatif dan korelasi kanonikal. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara variabel dependen desentralisasi fiskal melalui Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF, elastisitas PAD, dan kapasitas fiskal dengan variabel independen pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan kesenjangan pendapatan secara bersama-sama. Pada variabel  independen hanya variabel DDF yang mempunyai hubungan paling erat dengan variabel dependen. Sedangkan pada variabel dependen, variabel kesenjangan pendapatan memiliki hubungan paling erat dengan variabel independen. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of the study aims to determine how the relationship of fiscal decentralization through DDF, the elasticity of revenue, and the fiscal capacity to economic growth, rate of proverty, and income inequality district / town in Central Java province in 2003-2012. The data used in this study are secondary data and the type of data used is the pooling of data collected from various sources, namely the Central Statistics Agency (BPS Central Java Year 2012. The method of analysis used descriptive qualitative analysis and canonical correlation. The results of this study there is a significant relationship between the dependent variable fiscal decentralization through Fiscal Decentralization Degree (DDF, the

  16. Pemodelan Spasial untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir Bengawan Solo di Kota Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Cahyono

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan spasial untuk menyusun Peta Bahaya Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Kota Surakarta. Lokasi penelitian meliputi penggal alur Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta. Metode penelitian yaitu dengan analisis hidrograf, pemodelan banjir, analisis potensi bahaya banjir, analisis kerentanan banjir, dan analisis tingkat risiko banjir. Analisis hidrograf dilakukan dengan menghitung debit puncak rancangan, analisis geometrik sungai, dan analisis karakteristik banjir. Pemodelan spasial banjir menggunakan perangkat lunak ArcView dengan ekstensi HEC-GeoRAS dan perangkat lunak hidrologi HEC-RAS. Analisis potensi bahaya banjir dari peta genangan hasil pemodelan spasial dengan input debit puncak rancangan banjir periode ulang 60. Analisis kerentanan dengan identifikasi elemen yang berisiko pada peta penggunaan lahan daerah bahaya. Analisis tingkat risiko dilakukan dengan cara overlay peta bahaya dan peta kerentanan banjir. Perangkat lunak ArcView 3.3 dengan ekstensi HEC-GeoRAS mampu untuk melakukan pemodelan banjir dengan tingkat validasi yang tinggi. Validasi dilakukan dengan membandingkan kedalaman maksimum hasil pemodelan dengan hasil perhitungan debit puncak rancangan. Nilai  perbedaan antara 0,68% - 4,54%. Meskipun secara kuantitatif peta model bahaya banjir rancangan sesudah pelurusan lebih luas daripada sebelum pelurusan, tetapi berdasarkan uji statistik penambahan luas tersebut tidak berbeda signifikan. Dari peta tingkat risiko banjir diketahui Kelurahan Sewu, Semanggi, Sangkrah dan Gandekan mempunyai potensi risiko banjir tertinggi di Kota Surakarta.   ABSTRACT This research is intended to perform flood modelling in Bengawan Solo River in order to develop flood hazard map, flood vulnerability map, and flood risk map as a result of overflow of such river in Surakarta City. The research area covers cut-off channel of Bengawan Solo in Surakarta City. The

  17. INHIBITION OF CORROSION OF ZINC IN (HNO3 + HCl) ACID ...

    African Journals Online (AJOL)

    2015-05-01

    May 1, 2015 ... ABSTRACT. Corrosion of Zinc metal in (HNO3 + HCl) binary acid mixture and inhibition efficiency of aniline has been studied by weight loss method and polarization technique. Corrosion rate increases with the concentration of acid mixture and the temperature. Inhibition efficiency. (I.E.) of aniline increases ...

  18. Modificación superficial de (MWCNT) con H2SO4/HNO3 mediante ultrasonido

    OpenAIRE

    Cabello Alvarado, Christian; Sáenz Galindo, Aidé; López López, Llúvia

    2011-01-01

    La modificación de nanotubos de carbono (CN´s) ha tomado gran importancia debido a que al modificar los CN´s se abre un gran abanico de aplicaciones, en este estudiose realiza la modificación de nanotubos de carbono de pared múltiple (MWCNT´s) mediante ultrasonido utilizando una mezcla ácida de H 2SO4 y HNO3, caracterizandolos mediante FT-IR(ATR) y microscopía electrónica de barrido (SEM), los resultados nos dan a conocer las modificaciones superficiales que sufrieron los MWCNT´s, al emplear ...

  19. Asupan energi dan protein pasien tidak berbeda menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi dalam menerapkan proses asuhan gizi terstandar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merryna Nia Silvia

    2016-08-01

    hospital malnutrition masih tinggi. Prevalensi malnutrisi di tiga rumah sakit di Indonesia, yaitu RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Jamil Padang, dan RSUD Sanglah Bali sebesar 56,9%. Terapi diet dapat meningkatkan asupan gizi proses asuhan gizi terstandar (PAGT membantu ahli gizi membuat keputusan dengan berpikir kritis dalam upaya meningkatkan kualitas asuhan gizi yang aman dan efektif. Ahli gizi memerlukan kepercayaan diri dalam melaksanakan tugasnya. Beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa kepercayaan diri yang tinggi berhubungan dengan kinerja yang lebih baik. Hal tersebut dapat berdampak positif terhadap outcome pasien. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan asupan energi dan protein pasien menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi dalam menerapkan PAGT.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah ahli gizi dan pasien rawat inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dengan masing-masing berjumlah 12 subjek dan 90 subjek, menggunakan teknik convenience sampling dan quota sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai Maret 2014. Analisis data secara bivariat dilakukan dengan uji t, chi-square, dan anova. Hasil: Asupan energi pasien pada kepercayaan diri ahli gizi baik tidak berbeda dengan kepercayaan diri ahli gizi yang tidak baik (lebih rendah 6,3%, p=0,13, demikian juga dengan asupan protein (lebih tinggi 1,8%, p=0,73. Tidak ada perbedaan rerata persentase asupan energi, yaitu selisih 3,0% (p=0,49 lebih rendah pada kinerja baik dan protein 7,1% (p=0,20 lebih tinggi pada kinerja baik. Tidak ada perbedaan kinerja ahli gizi menurut tingkat kepercayaan dirinya (p=0,23. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan asupan energi dan protein menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi, serta kinerja menurut tingkat kepercayaan diri ahli gizi.KATA KUNCI: kepercayaan diri, kinerja ahli gizi, asupan energi dan protein

  20. RELIABILITAS METODE PENGUMPULAN DATA KONSUMSI MAKANAN TINGKAT RUMAHTANGGA DAN INDIVIDU (RELIABILITY DATA COLLECTION METHODS OF HOUSEHOLD AND INDIVIDUAL FOOD CONSUMPTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2013-07-01

    rumah tangga melalui konsumsi individu adalah kesulitan menemui seluruh anggota rumah tangga pada waktu yang bersamaan. Tujuan: Mendapatkan suatu metode operasional pengumpulan data konsumsi makanan untuk mengestimasi tingkat konsumsi energi rumah tangga melalui konsumsi makanan individu, yang diagregatkan ke rumah tangga. Metode: Disain penelitian ini adalah Kross-seksional. Penelitian dilaksanakan di kabupaten Cianjur dan kota Bandung provinsi Jawa Barat. Sampel penelitian sebanyak 360 rumahtangga terdiri dari 1489 individu. Data yang dikumpulkan adalah data konsumsi makanan tingkat rumahtangga dan  individu. Metode yang digunakan yaitu metode recall 1 x 24 jam. Dalam analisis, rumah tangga dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu rumah tangga anggota rumah tangganya yang lengkap , rumah tangga yang diwakili kelompok umur dari anggota rumah tangganya dan rumah tangga tidak lengkap anggota rumah tangganya. Uji reliabilitas Kappa dilakukan untuk mengetahui kesepakatan proporsi rumah tangga defisit energi antar kelompok analisis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat kecukupan energi yang dikumpulkan melalui konsumsi rumah tangga cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi energi dikumpulkan secara individu. Hasil uji reliabilitas rumah tangga defisit energi antara kelompok lengkap dengan kelompok tingkat rumah tangga mempunyai nilai Kappa sebesar 0,15. Kelompok lengkap dengan kelompok yang diwakili kelompok umur adalah 0,77 dan kelompok lengkap dengan kelompok tidak lengkap adalah 0,73. Kesimpulan: Uji reliabilitas antar kelompok analisis menunjukkan bahwa nilai Kappa tertinggi sebesar 0,77 ditunjukkan antara kelompok lengkap dan yang diwakili kelompok umur. Hal ini berarti bahwa untuk mengestimasi konsumsi rumah tangga dapat dilakukan wawancara kepada semua anggota rumahtangga atau cukup diwakili oleh kelompok umur yang ada di rumahtangga tersebut. [Penel Gizi Makan 2011, 34(2: 86-92] Kata kunci : Reliabilitas, Konsumsi makanan rumah tangga

  1. TINGKAT KEPUASAN LULUSAN TERHADAP PENYELENGGARAAN DAN MUTU LAYANAN, SERTA PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI BIOLOGI FMIPA-UT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Sulistiana

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kepuasan lulusan terhadap penyelenggaraan dan mutu layanan, serta persepsi pemangku kepentingan terhadap kinerja lulusan PS S-1 Biologi FMIPA-UT. Penelitian dilakukan pada 8 (delapan kota UPBJJ-UT yang memiliki lulusan dan teman sejawat dari program studi Biologi. Sampel lulusan yaitu seluruh lulusan Biologi 3 tahun kebelakang pada tahun 2010 hingga 2013 sejumlah 24 lulusan. Jumlah sampel dari lulusan, atasan lulusan, dan teman sejawat adalah sebanyak 71 responden. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode kuantitatif melalui pengisian kuesioner atau angket dan diperdalam dengan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan program dan mutu layanan program studi umumnya sudah baik atau memuaskan bagi para lulusan. Namun demikian masih ada hal yang perlu ditingkatkan, yaitu adanya penambahan mata kuliah yang di-TTM-kan di setiap UPBJJ. Selain itu menurut persepsi pengguna lulusan, sikap dan kemampuan dan kinerja lulusan sudah baik, serta bersaing dengan perguruan tinggi lain.

  2. Pengaturan Tingkat Oksidasi Polimer Konduktif PANi-HCl Melalui Pendopingan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Bara Malino

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji tentang tingkat oksidasi berdasarkan data spektrofotometri FT-IR polimer konduktif polianilin, PANi yang didoping oleh HCl hasil elektropolimerisasi galvanostatis. Polimerisasi dilakukan pada arus konstan 3 mA dengan variasi konsentrasi dopan 1M, 1,5 M, 2 M, 2,5 M dan 3 M. Hasil penentuan dan analisis terhadap tingkat-tingkat oksidasi PANi yang terdoping menunjukkan bahwa tingkat oksidasi PANi berubah terhadap konsentrasi dopan HCl dan berdasarkan tingkat oksidasi tersebut dapat diduga bahwa PANi yang menghasilkan konduktivitas listrik tertinggi adalah yang didoping oleh HCl 1 M dengan tingkat oksidasi 0,5.

  3. Tingkat Kesadaran dan Kepedulian Konsumen terhadap Environmental Values yang Menentukan Efektivitas Green Marketing

    OpenAIRE

    Saragih, Rintan

    2016-01-01

    Kesadaran dunia terhadap lingkungan mulai bergema dan menjadi pusat perhatian seiring adanya Perubahan iklim akibat pemanasan global yang membuat cuaca tidak menentu dan banyaknya bencana alam. Salah satu biang utama masalah lingkungan adalah household product yang menyebabkan penumpukan sampah, pembuangan limbah kimia, pemborosan energi listrik dan gas buangan alat elektronik seperti AC dan kulkas turut andil dalam menipiskan lapisan ozon. “Green Marketing” kemudian menjadi alternatif strate...

  4. KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN APOTEK DAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN YANG BERLAKU (STUDI KASUS DI KOTA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Roza Yulia

    2016-09-01

    menganalisis tingkat kepuasaan dan harapan konsumen serta prioritas perbaikan atribut pada dimensi pelayanan apotek di Kota Depok Selanjutnya, untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen di Kota Depok terhadap standar pelayanan kefarmasian di apotek, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Metode analisi dalam penelitian ini menggunakan analisis gap berdasarkan konsep Service quality (Servqual, Indeks Kepuasan Pelanggan (Costumer Satisfaction Index/CSI dan Importance Performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan untuk kualitas pelayanan apotek di Kota Depok adalah dalam kategori 'cukup' tapi masih di bawah kategori 'puas'. Sementara atribut pelayanan yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah: kehadiran apoteker di apotek, kelengkapan obat, dan tanggapan dari petugas apotek atas pertanyaan konsumen mengenai obat-obatan yang mereka dapatkan. Di sisi lain, pengetahuan responden tentang pelayanan kefarmasian di apotek yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah masih kurang.Kata kunci: apotek, kepuasan konsumen, pelayanan kefarmasian, servqual, IPA

  5. Kajian Efektifitas Rhizoctonia SP Mikoriza Dataran Rendah dan Sedang pada Tingkat Keparahan Penyakit (Dsi Anggrek Phalaenopsis amabilis terhadap Fusarium sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Soelistijono

    2015-09-01

    Full Text Available Anggrek Phalaenopsis amabilis atau yang lebih dikenal sebagai anggrek bulan merupakan plasma nutfah dan tersebar diberbagai tempat di Indonesia. Keberadaan anggrek ini semakin berkurang karena serangan jamur patogen. Fusarium sp.  merupakan patogen yang paling banyak menyerang anggrek P. amabilis (Chung et al., 2011 dibandingkan dengan jamur patogen lainnya. Serangan Fusarium sp. akan menyebabkan daun bewarna kuning dan membusuk. Pada penelitian ini dilakukan penggunaan Rhizoctonia mikoriza yang diisolasi dari P. amabilisdi wilayah Sleman dan Surakarta menurut metode Bayman et al. (Otero, 2002, untuk mengetahui perbedaan efektifitasnya didalam menghambat pertumbuhan Fusarium sp. yang diisolasi menurut metode Barnet dan Hunter (1972. Penelitian menggunakan metoda RAL dengan 2 perlakuan dan 6 ulangan selama 8 bulan, masing-masing diberi dan tanpa Rhizoctonia mikoriza dan Fusarium sp. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pertumbuhan vegetatif pada anggrek P. amabilis yang diprainokulasi Rhizoctonia mikoriza yang diisolasi dari P. amabilis di Surakarta (M2 terhadap Fusarium sp. Tingkat keparahan penyakit (DSI anggrek P. amabilis terhadap Fusarium sp. yang diprainokulasi Rhizoctonia mikoriza dari P. amabilis di Sleman lebih tinggi dibanding dari Surakarta Phalaenopsis amabilis or better known as orchids in the germplasm and scattered in various places in Indonesia. The existence of this orchid wane since the attacks of pathogenic fungi. Fusarium sp. is the most attacking pathogen P. amabilis orchid (Chung et al., 2011 compared to other pathogenic fungi. Fusarium sp. attack will cause the leaves to rot and yellow colored. In this study the use of mycorrhizal Rhizoctonia isolated P. amabilis from Sleman and Surakarta in the green house UTP to determine differences in effectiveness in inhibiting the growth of Fusarium sp. Research using the method of RAL with 6 replications for 8 months.The results showed an increase in the vegetative

  6. MLS/Aura Near-Real-Time L2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V003

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3_NRT is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) Near-Real-Time (NRT) product for nitric acid (HNO3). This product contains daily HNO3 profiles taken from...

  7. The NO(x)-HNO3 System in the Lower Stratosphere: Insights from In Situ Measurements and Implications of the J(HNO3)-[OH] Relationship

    Science.gov (United States)

    Perkins, K. K.; Hanisco, T. F.; Cohen, R. C.; Koch, L. C.; Stimpfle, R. M.; Voss, P. B.; Bonne, G. P.; Lanzendorf, E. J.; Anderson, J. G.; Wennberg, P. O.

    2001-01-01

    During the 1997 Photochemistry of Ozone Loss in the Arctic Region in Summer (POLARIS) mission, simultaneous in situ observations of NOx and HOx radicals, their precursors, and the radiation field were obtained in the lower stratosphere. We use these observations to evaluate the primary mechanisms that control NOx-HNO3 exchange and to understand their control over the partitioning between NO2 and HNO3 in regions of continuous sunlight. We calculate NOx production (PNOx) and loss (LNOx) in a manner directly constrained by the in situ measurements and current rate constant recommendations, using approaches for representing albedo, overhead O3 and [OH] that reduce model uncertainty. We find a consistent discrepancy of 18% between modeled rates of NOx production and loss (LNOx = 1.18P(sub NOx)), which is within the measurement uncertainty of +/- 27%. The partitioning between NOx production processes is [HNO3 + OH (41 +/- 2)%; HNO3 + hv (59 +/- 2)%] and between NOx loss processes is [NO2 + OH, 90% to >97%; BrONO2 + H2O, 10% to in situ measurements throughout the lower stratosphere. Parametrizing this relationship, we find: (1) the steady-state value of [NO2](sub 24h-avg)/[HNO3] in the continuously sunlit, lower stratosphere is a function only of temperature and number density; and (2) the partitioning of NOx production between HNO3 + OH and HNO3 + hv is nearly constant throughout most of the lower stratosphere. We describe a methodology (functions of latitude, day, temperature, and pressure) for accurately predicting the steady-state value of [NO2](sub 24h-avg)/[HNO3] and the partitioning of NOx production within these regions. The results establish a metric to compare observations of [NO2](sub 24h-avg)/[HNO3] within the continuously sunlit region and provide a simple diagnostic for evaluating the accuracy of models that attempt to describe the coupled NOx-HOx photochemistry in the lower stratosphere.

  8. PENGARUH RISIKO SISTEMATIS DAN LIKUIDITAS TERHADAP TINGKAT PENGEMBALIAN SAHAM BADAN-BADAN USAHA YANG GO-PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA PADA TAHUN 1999

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kumianny A.Saputra

    2002-01-01

    Full Text Available Research on determinant variables of rate of return has frequently been undertaken%2C generally with the conclusion that stock risk is very dominant for an investor in making investment decisions in the capital market. But there is another factor that also needs to be considered%2C stock liquidity.%0D%0AThe purpose of this research is to test how systematic risk and stock liquidity%2C measured by the size of the spread between the bid and asked prices%2C influence stock returns of public companies listed on the Jakarta Stock Exchange and to know proportion of each variable%5C%27s influence on the return of individual stocks.%0D%0AThe results from this study show that systematic risk and stock liquidity%2C measured by the size of the spread between the bid and asked prices%2C had a significant effect on the return of individual stocks of public companies in Indonesia. Hypothesis tests for each variable showed that systematic risk had a greater effect on returns than stock liquidity. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian mengenai variabel-variabel penentu tingkat pengembalian saham yang banyak dilakukan umumnya selalu menyimpulkan bahwa risiko saham sebagai salah satu variabel penentu sangat mendominasi dalam setiap pertimbangan yang dilakukan oleh para investor dalam memutuskan untuk menginvestasikan dananya di pasar modal. Namun sebenarnya ada variabel penentu lain yang juga akan mempengaruhi tingkat pengembalian saham yang perlu dipertimbangkan pula%2C yaitu likuiditas saham. %0D%0ATujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana pengaruh risiko saham dalam hal ini adalah risiko sistematis dan likuiditas saham yang diukur dengan besarnya bid-ask spread terhadap tingkat pengembalian saham dari badan-badan usaha yang go public di PT.BEJ%2C dan untuk mengetahui seberapa besar proporsi masing-masing variabel dalam mempengaruhi tingkat pengembalian saham.%0D%0AHasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik risiko sistematis

  9. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA TENAGA KERJA WANITA UNIT SPINNING 1 BAGIAN WINDING PT. APAC INTI CORPORA BAWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu Utami

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja wanita unit Spinning 1 bagian Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. Jenis penelitian menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 73 orang dengan sampel 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah timbangan berat badan dan tinggi badan, bangku harvard, metronome, stopwatch dan lembar data produktivitas. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Dan didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara status gizi (p=0,005, tingkat kebugaran jasmani (p=0,001 dengan produktivitas kerja. Melalui penelitian ini diharapkan pekerja dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang ,serta melakukan olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. The purpose of this research to determine the relationship between nutritional status and level of physical fitness by working on labor productivity women Spinning unit 1 part Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. This research was explanatory research with cross sectional approach. Population was a 73 employees. And sample was 45 employees. Instrument was a weight scales and height, harvard bench, metronome, stopwatch and productivity data sheet. Was processed, using the Chi-Square statistic with α = 0.05. The results was a relationship between nutritional status (p = 0.005, level of physical fitness (p = 0.001 with labor productivity. This research will expect workers to consume foods that contain balanced nutrition and exercise to improve physical fitness.

  10. Tingkat Keamanan Konsumsi Residu Karbamat dalam Buah dan Sayur Menurut Analisis Pascakolom Kromatografi Cair Kinerja Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Wispriyono

    2013-02-01

    Full Text Available Karbamat merupakan salah satu jenis pestisida yang banyak digunakan untuk membasmi hama buah dan sayur. Untuk menentukan bahwa residu karbamat dalam sayuran masih aman dikonsumsi manusia, telah dilakukan analisis beberapa residu karbamat seperti metomil, karbaril, karbofuran, dan propoksur. Sampel-sampel tomat, apel, selada air, kubis, dan sawi hijau dikumpulkan dari tiga supermarket dan satu pasar tradisional di Depok, Jawa Barat. Analisis dilakukan serempak untuk ke empat residu karbamat menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi denganpereaksi o-ftalaldehida dan 2-merkaptoetanol dalam reaktor pascakolom dengan detektor fluoresensi. Dari sampel-sampel buah dan sayur yang dianalisis, hanya sawi hijau asal pasar tradisional yang positif mengandung propoksur dengan kadar 1,2 mg/25 gram berat basah (0,048 mg/g berat basah. Dengan Acceptable Daily Intake(ADI propoksur 0,005 mg/kg berat badan/hari, konsumsi sawi hijau harian seberat 20 g/hari masih cukup aman dari gangguan kesehatan akibat pajanan kronik propoksur dengan margin of safety 298,7 (> 100 sebagai batas aman. Carbamat is a group of pesticides which is commonly used to control fruits and vegetables pests. To determine that carbamat residues in fruits and vegetables are safe for human consumption, carbamate residues such as methomyl, carbaryl, carbofuran, and propoxur in vegetables and fruits have been analyzed. Samples of tomato, apple, water lettuces, cabbage, and mustard greens were collected from three supermarkets and one traditional market in Depok, West Java. The analysis was carried out simultaneously for all four carbamate residues by high performance liquid chromatography using o-phtaladehyde and 2 mercaptoethanol reagents in post-column reactor with a fluorescence detector. Of fruits and vegetable samples analyzed, only mustard greens from traditional market positively containe propoxur at 1.2 mg/ 25 gram wet weight (0,048 mg/gram wet weight. With Acceptable Daily Intake (ADI

  11. GREEN CONSUMER: DESKRIPSI TINGKAT KESADARAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT JOGLOSEMAR TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jati Waskito

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai variabel efek khusus untuk kesadaran lingkungan dan pro-lingkungan perilaku pembelian produk hijau di Jogyakarta, Solo, dan Semarang. Statistik deskriptif variabel menghasilkan perbedaan kesadaran lingkungan dari 156 peserta. Temuan menarik dari studi ini adalah bahwa semua model  penelitian menunjukkan pengaruhsignifikan variabel prediktor secara bersamaan (environmental knowledge, environmental Attitude, recycling behavior, political action terhadap perilaku pembelian produk ramah lingkungan secara umum (general purchasing behavior maupun secara khusus (recycling paper production, not tested on animal, organic fruits & vegetabels, ozone friendly aerosol dan environmental friendly detergentl. Hasil penelitian ini juga menunjukkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan ini dapat menjadi alasan yang kuat untuk melakukan sosialisasi dan pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.The main objective of this study was to assess the effect of variables specific to environmental consciousness and pro-environmental green product purchasing behavior in Yogyakarta, Solo, and Semarang. Descriptive statistics of variables produce differences in the environmental awareness of the 156 participants. Interesting finding of this study is that all models showed a significant effect at the same predictor variables (environmental knowledge, environmental attitude, recycling behavior, political action on the purchase behavior of environmentally friendly products in general (general purchasing behavior and specifically (recycling paper production , not tested on animal, organic fruits & vegetabels, ozone  friendly aerosol and environmental friendly detergentl. The results also showed low knowledge of the community to preserve the environment can be a good reason for socialization and learning for the public about the importance of environmental

  12. H2SO4-HNO3-H2O ternary system in the stratosphere

    Science.gov (United States)

    Kiang, C. S.; Hamill, P.

    1974-01-01

    Estimation of the equilibrium vapor pressure over the ternary system H2SO4-HNO3-H2O to study the possibility of stratospheric aerosol formation involving HNO3. It is shown that the vapor pressures for the ternary system H2SO4-HNO3-H2O with weight composition around 70-80% H2SO4, 10-20% HNO3, 10-20% H2O at -50 C are below the order of 10 to the minus 8th mm Hg. It is concluded that there exists more than sufficient nitric acid and water vapor in the stratosphere to participate in ternary system aerosol formation at -50 C. Therefore, HNO3 should be present in stratospheric aerosols, provided that H2SO4 is also present.

  13. Hubungan Rinosinusitis Kronik Dengan Tingkat Kontrol Asma

    OpenAIRE

    Yunitasari, Alissa; Suprihati, Suprihati

    2013-01-01

    Latar Belakang : Hubungan asma dan rinosinusitis telah banyak dinyatakan dalam literatur. Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran napas bawah. Terdapat hipotesis bahwa perluasan inflamasi mukosa hidung pada rinosinusitis kronik berhubungan dengan inflamasi mukosa bronkhial pada penyakit asma. Keterlibatan penyakit sinus paranasal berkontribusi memperberat tingkat kontrol asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rinosinusitis kronik dengan tingkat kontrol asma.Tuj...

  14. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Diare dengan Frekuensi Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Bandung Oktober 2013–Maret 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hoirunisa Fathia

    2015-02-01

    Full Text Available Abstrak Penyakit diare di Indonesia semakin meningkat yang dapat menyebabkan kematian terutama balita. Salah satu faktor yang memengaruhi frekuensi kejadian diare adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang diare dengan frekuensi kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari Kota Bandung. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancangan desain potong lintang (cross sectional periode April–Juni 2014. Subjek penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari. Jumlah sampel penelitian sebanyak 97 orang. Data yang dikumpulkan berupa data primer menggunakan kuesioner yang sudah divalidasi. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 21 dan analisis statistik menggunakan uji chi-kuadrat. Hasil menunjukkan bahwa responden berpendidikan tinggi memiliki balita yang sebagian besar tidak pernah diare dan analisis statistik menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dan frekuensi kejadian diare balita (p=0,001. Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 21 dari 36 subjek memiliki balita tidak pernah diare dan analisis statistik menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi kejadian diare balita (p=0,007. Simpulan, terdapat hubungan tingkat pendidikan ibu dan pengetahuan ibu tentang diare dengan frekuensi kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari. Kata kunci: Diare, frekuensi diare, pendidikan, pengetahuan   The Relationship Levels of Education and Mother's Knowledge about the Frequency of Occurence of Diarrhea in Infants of Tamansari Bandung in October 2013–March 2014 Abstract Diarrhea disease in Indonesia is increasing, can cause death, especially in infants. One of the factors that affect the frequency of occurrence of diarrhea is knowledge, attitudes, and behaviors of parents of diarrhea. This study aims was to determine

  15. TES/Aura L2 HNO3 Limb Special Observation V006

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — The TES Aura L2 HNO3 data consist of information for one molecular species for an entire Global Survey or Special Observation. TES Level 2 data contain retrieved...

  16. MLS/Aura L2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V003

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  17. MLS/Aura L2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V002

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  18. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V004

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  19. HIRDLS/Aura Level 3 Nitric Acid (HNO3) Zonal Fourier Coefficients V007

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — The "HIRDLS/Aura Level 3 Nitric Acid (HNO3) Zonal Fourier Coefficients" version 7 data product (H3ZFCHNO3) contains the entire mission (~3 years) of HIRDLS data...

  20. Hubungan antara Konsentrasi Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum burmannii Nees Ex Bl. dalam Lotion dengan Sifat Fisik dan Tingkat Kesukaan Konsumen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwan Kurnianto

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACT Essential oil of Cinnamomum burmannii contains cinnamaldehyde as active substance as antibacterial and repellant. The study about development of dosage forms was needed in order be useful to people. The purpose of this study was to determine the concentration’s effect of cinnamon to the physical characteristic and results hedonic test of lotion. This study was done in Laboratory of Pharmacy UAD in 2014 that was begun with distillation of essential oil. Then, it was formulated as lotion with concentration 1% (F1, 3% (F II, 5% (F III, 7% (F IV, respectively. The lotion was evaluated its physical characteristic (homogeneity, viscosity, spreadability, adhesivity, pH and hedonic test to know the level of acceptability based on colour and flavor of lotion. Data was collected  by  quistionnaire. Results of study showed that all of the lotion was homogenous. The increasing concentrations of cinnamon caused decreasing of viscosity (p <0.05 and adhesivity (P <0.05, an increasing of spreadability (P <0.05, did not affect the pH value (p> 0.05, and increasing hedonic level until 5% concentration. It can be concluded that concentration of essential oil of cinnamon at 5% fullfilled the requirement of spreadability, adhesivity, pH  and the most prefered by consumers. Minyak atsiri kayu manis dengan kandungan bahan aktif cinnamaldehyde telah terbukti berkhasiat sebagai antibakteri dan repelan. Penelitian terkait pengembangan bentuk sediaan diperlukan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi minyak atsiri kayu manis dalam lotion terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Farmasi UAD tahun 2014 dengan rancangan eksperimental yang diawali dengan destilasi minyak atsiri kayu manis. Selanjutnya minyak atsiri diformulasikan dalam bentuk lotion dengan konsentrasi 1% (F1, 3% (F II, 5% (F III, 7% (F IV. Sediaan lotion diuji sifat fisik

  1. TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA WEBSITE www.unud.ac.id

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rr.Sanita Eling Cipta Nesa

    2015-10-01

    Full Text Available Popularitas link suatu situs website dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dengan menganalisis dan mengevaluasi tingkat kepuasan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan situs website Universitas Udayana (UNUD sejauh mana tingkat kepuasan pengguna website www.unud.ac.id. Analisis tingkat kepuasan pengguna menggunakan kuesioner dengan metode variabel pernyataan End-User Computing Satisfaction (EUCS dan diukur dengan metode Kano. Customer Satisfaction Index (CSI digunakan untuk mengukuran skala tingkat kepuasan pengguna website. Analisis tingkat kepuasan pengguna website UNUD dengan metode Kano menyatakan bahwa sebagian besar atribut website berada pada kategori indifferent, namun atribut Homepages dan Accuracy pada kategori Must-be, dan Atribut Hits pada kategori Reverse. Pengolahan data CSI didapatkan nilai sebesar 69,23% sehingga konsumen dapat dikatakan “PUAS” dengan fasilitas dan kelengkapan isi yang disediakan website www.unud.ac.id.

  2. PENGARUH TINGKAT ATTRACTIVENESS CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE (Studi Eksplanatif Perbandingan Pengaruh Tingkat Daya Tarik Agnes Monica, Nidji dan Sherina, Big Bang terhadap Brand Image Line dan Kakao Talk)

    OpenAIRE

    BRAHMANA, REGINA YATASIA

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi instant messenger, seperti Whatsapp, Line, WeChat, dan Kakao Talk. Penelitian ini memilih instant messenger Line dan Kakao Talk yang bertujuan untuk melihat pengaruh attractiveness celebrtity endorser terhadap brand image. Teori yang digunakan adalah teori SMCR dari David K. Berlo, the bullet theory, teori tentang daya tarik endorser dan teori tentang brand image. Penelitian ini mengg...

  3. Passive Sampler for Measurements of Atmospheric Nitric Acid Vapor (HNO3 Concentrations

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrzej Bytnerowicz

    2001-01-01

    Full Text Available Nitric acid (HNO3 vapor is an important nitrogenous air pollutant responsible for increasing saturation of forests with nitrogen and direct injury to plants. The USDA Forest Service and University of California researchers have developed a simple and inexpensive passive sampler for monitoring air concentrations of HNO3. Nitric acid is selectively absorbed on 47-mm Nylasorb nylon filters with no interference from particulate NO3-. Concentrations determined with the passive samplers closely corresponded with those measured with the co-located honeycomb annular denuder systems. The PVC protective caps of standardized dimensions protect nylon filters from rain and wind and allow for reliable measurements of ambient HNO3 concentrations. The described samplers have been successfully used in Sequoia National Park, the San Bernardino Mountains, and on Mammoth Mountain in California.

  4. Inhibition of Corrosion of Zinc in (HNO 3 + HCl) acid mixture by ...

    African Journals Online (AJOL)

    Corrosion of Zinc metal in (HNO3 + HCl) binary acid mixture and inhibition efficiency of aniline has been studied by weight loss method and polarization technique. Corrosion rate increases with the concentration of acid mixture and the temperature. Inhibition efficiency (I.E.) of aniline increases with the concentration of ...

  5. VOLTAMMETRIC BEHAVIOR OF SOME STEELS IN AQUEOUS SOLUTIONS OF HNO3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gheorghe Nemtoi

    2011-06-01

    Full Text Available The corrosion process of some steels immersed in HNO3 solutions of different concentrations by means of voltammetric measurements was investigated. For different values of the corrosion potential, or of the contact time: solid steel-aggressive medium, several equations of the type: I = f (E were proposed, only for linear domains of the voltammograms.

  6. First characterization and validation of FORLI-HNO3 vertical profiles retrieved from IASI/Metop

    Science.gov (United States)

    Ronsmans, Gaétane; Langerock, Bavo; Wespes, Catherine; Hannigan, James W.; Hase, Frank; Kerzenmacher, Tobias; Mahieu, Emmanuel; Schneider, Matthias; Smale, Dan; Hurtmans, Daniel; De Mazière, Martine; Clerbaux, Cathy; Coheur, Pierre-François

    2016-09-01

    Knowing the spatial and seasonal distributions of nitric acid (HNO3) around the globe is of great interest and allows us to comprehend the processes regulating stratospheric ozone, especially in the polar regions. Due to its unprecedented spatial and temporal sampling, the nadir-viewing Infrared Atmospheric Sounding Interferometer (IASI) is capable of sounding the atmosphere twice a day globally, with good spectral resolution and low noise. With the Fast Optimal Retrievals on Layers for IASI (FORLI) algorithm, we are retrieving, in near real time, columns as well as vertical profiles of several atmospheric species, among which is HNO3. We present in this paper the first characterization of the FORLI-HNO3 profile products, in terms of vertical sensitivity and error budgets. We show that the sensitivity of IASI to HNO3 is highest in the lower stratosphere (10-20 km), where the largest amounts of HNO3 are found, but that the vertical sensitivity of IASI only allows one level of information on the profile (degrees of freedom for signal, DOFS; ˜ 1). The sensitivity near the surface is negligible in most cases, and for this reason, a partial column (5-35 km) is used for the analyses. Both vertical profiles and partial columns are compared to FTIR ground-based measurements from the Network for the Detection of Atmospheric Composition Change (NDACC) to characterize the accuracy and precision of the FORLI-HNO3 product. The profile validation is conducted through the smoothing of the raw FTIR profiles by the IASI averaging kernels and gives good results, with a slight overestimation of IASI measurements in the upper troposphere/lower stratosphere (UTLS) at the six chosen stations (Thule, Kiruna, Jungfraujoch, Izaña, Lauder and Arrival Heights). The validation of the partial columns (5-35 km) is also conclusive with a mean correlation of 0.93 between IASI and the FTIR measurements. An initial survey of the HNO3 spatial and seasonal variabilities obtained from IASI

  7. Observations of total RONO2 over the boreal forest: NOx sinks and HNO3 sources

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. C. Browne

    2013-05-01

    Full Text Available In contrast with the textbook view of remote chemistry where HNO3 formation is the primary sink of nitrogen oxides, recent theoretical analyses show that formation of RONO2 (ΣANs from isoprene and other terpene precursors is the primary net chemical loss of nitrogen oxides over the remote continents where the concentration of nitrogen oxides is low. This then increases the prominence of questions concerning the chemical lifetime and ultimate fate of ΣANs. We present observations of nitrogen oxides and organic molecules collected over the Canadian boreal forest during the summer which show that ΣANs account for ~20% of total oxidized nitrogen and that their instantaneous production rate is larger than that of HNO3. This confirms the primary role of reactions producing ΣANs as a control over the lifetime of NOx (NOx = NO + NO2 in remote, continental environments. However, HNO3 is generally present in larger concentrations than ΣANs indicating that the atmospheric lifetime of ΣANs is shorter than the HNO3 lifetime. We investigate a range of proposed loss mechanisms that would explain the inferred lifetime of ΣANs finding that in combination with deposition, two processes are consistent with the observations: (1 rapid ozonolysis of isoprene nitrates where at least ~40% of the ozonolysis products release NOx from the carbon backbone and/or (2 hydrolysis of particulate organic nitrates with HNO3 as a product. Implications of these ideas for our understanding of NOx and NOy budget in remote and rural locations are discussed.

  8. PERBEDAAAN PADAT TEBAR TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST PEURULUS LOBSTER PASIR (Panulirus homarus PADA BAK TERKONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Cokrowati

    2012-10-01

    Full Text Available Prospek budidaya Panulirus homarus menjanjikan dari segi ekonomi dan keadaan alam di wilayah NTB serta merupakan spesies komoditi ekspor utama di Indonesia.Potensi akuakultur lobster pasir tentunya membutuhkan teknik budidaya yang sesuai agar mendapatkan hasil yang optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan padat tebar terhadap pertumbuhan dan nilai Survival rate (SR serta untuk mengetahui padat tebar yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan nilai SR optimum post puerulus Panulirus homarus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan faktor tunggal yaitu padat tebar dengan densitas 20 ekor/m2, 40 ekor/m2, 60 ekor/m2, dan 80 ekor/m2. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan perbedaan padat tebar berpengaruh (P<0,05 terhadap pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Nilai SGR dan SR tertinggi terdapat pada kepadatan 20 ekor/m2 sebesar 2,15425% dengan nilai SR 75%, dengan kualitas air sebagai faktor pembatas dengan nilai rata-rata pH 7,2, suhu 26,930 C, salinitas 34,4 ppt dan DO 5,86 mg/l nilai tersebut dalam batas toleransi  sebagai kehidupan biota air khususnya  lobster pasir. Kata kunci : Panulirus homarus, padat tebar, survival rate

  9. Tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga tidak berhubungan dengan kepatuhan menjalani terapi diet penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Astuti

    2016-08-01

    ABSTRAKLatar belakang: Diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemi kronik yang disertai berbagai kelainan akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah. Dukungan keluarga sangat penting untuk memotivasi pasien dalam menjalankanpengobatan ataupun diet diabetes mellitus. Oleh karena itu pengetahuan dan dukungan keluarga sangat mempengaruhi dalam menjalankan pengobatan maupun terapi diabetes mellitus, karena dengan pengetahuan yang dimiliki pasien bisa mengetahui tentang penyakitnya, dampak-dampak dari penyakitnya, serta berpengaruh dalam pengobatan maupun terapi yang harus dilakukan, salah satunya adalah diet diabetes mellitus dan pengetahuan yang baik serta adanya dukungan dari keluarga dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani diet.Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam menjalani terapi diet di Puskemas Kasihan II Bantul Yogyakarta.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu quota sampling dan diperoleh 68 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Kolmogorov-Smirnov. Analisis multivariat menggunakan regresi linear.Hasil: Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden sebagian besar tergolong baik yaitu sebanyak 82,4% (56 orang, dukungan keluarga responden terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi diet DM tipe 2 yaitu sebagian besar dengan kategori baik sebanyak 51,5% (35 orang, tingkat kepatuhan responden dalam menjalani terapi diet DM tipe 2 yaitu dalam kategori cukup yaitu sebanyak 76,5% (52 orang. Untuk pengetahuan dan dukungan keluarga tidak ada hubungan dengan kepatuhan dalam menjalani diet diabetes mellitus tipe 2 dengan menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov didapatkan nilai p=0,537;>0,05, nilai p=0,937; >0,05. Koefi sien determinasi variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sebesar 11,5 % oleh variabel tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga

  10. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Sosial Dalam Laporan Tahunan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Agustin Roziani

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial bank-bank di Indonesia yang meliputi bank konvensional dan bank syariah periode 2004- 2007. Sebanyak 17 bank telah dianalisis sebagai sampel bank konvensional dan 3 bank sebagai sampel bank syariah. Penelitian ini mengamati dua kategori dari tiga kategori pengungkapan social perusahaan yang didasarkan pada Global Reporting Initiative versi 3.0. Kategori tersebut mencakup kinerja ekonomi dan kinerja sosial. Penelitian ini mengidentifikasi empat faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan social bank, yaitu ukuran perusahaan, rasio likuiditas, rasio leverage, dan net profit margin. Hasil pengujian berdasarkan tes individu menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan social bank konvensional. Sementara itu, hasil pengujian individu pada bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, dan leverage berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial. Uji simultan (F-Statistik antara bank konvensional dan bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial bank.JEL Classifications : G20, G21, M14Keywords : Corporate Social Responsibility Disclosure, Company Size,Liquidity, Leverage, Net Profit Margin, Global Reporting Initiative 3.0.

  11. Perbedaan Social Entrepreneurial Personality Antar Tingkat Pendidikan Terakhir pada Etnis Tionghoa di Kota Surabaya

    OpenAIRE

    Yuwono, Ricky

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan social entrepreneurial personality (risk taking propensity, innovativeness, need of achievement, need of independence, proactiveness, emphaty, dan sense of social responsibility) antar tingkat pendidikan terakhir pada etnis Tionghoa di kota Surabaya. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan social entrepreneurial personality antar tingkat pendidikan terakhir pada etnis Tionghoa di kota Surabaya. Faktor tingkat pendidikan ...

  12. PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI, MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA, DAN KEMAMPUAN SOFT SKILLS TERHADAP TINGKAT KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 2 SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Yulianti

    2015-06-01

    Full Text Available SMK merupakan pendidikan formal yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang potensial tingkat menengah yang sesuai dengan kompetensi keahliannya. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara menunjukkan bahwa tingkat kesiapan kerja siswa kelas XII SMK Negeri 2 Semarang masih kurang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengalaman praktik kerja industri, motivasi memasuki dunia kerja, dan kemampuan soft skills terhadap tingkat kesiapan kerja siswa kelas XII kompetensi keahlian Akuntansi di SMK Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2014/2015 secara parsial dan simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Akuntansi berjumlah 107 siswa dan teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling berjumlah 84 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner (angket. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah (1 ada pengaruh pengalaman praktik kerja industri terhadap tingkat kesiapan kerja sebesar 18,40%, (2 ada pengaruh motivasi memasuki dunia kerja terhadap tingkat kesiapan kerja sebesar 10,43%, (3 ada pengaruh kemampuan soft skills terhadap tingkat kesiapan kerja sebesar 30,36%, dan (4 ada pengaruh antara pengalaman praktik kerja industri, motivasi memasuki dunia kerja dan kemampuan soft skills terhadap tingkat kesiapan kerja siswa kelas XII kompetensi keahlian Akuntansi di SMK Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2014/2015 secara simultan sebesar 71,5%. Vocational High School are education departement that aims to prepare potential labor of middle-level in accordance with the skills competency. Based on the results of preliminary observations and interviews indicate that the level of job readiness of students in Vocational High School 2 Semarang is still lacking. This study aim to determine the effect of industrial work practice experience, motivation entering the work world, and soft skills ability to job readiness level

  13. Kajian Efektifitas Rhizoctonia SP Mikoriza Dataran Rendah dan Sedang pada Tingkat Keparahan Penyakit (Dsi) Anggrek Phalaenopsis amabilis terhadap Fusarium sp.

    OpenAIRE

    R. Soelistijono

    2015-01-01

    Anggrek Phalaenopsis amabilis atau yang lebih dikenal sebagai anggrek bulan merupakan plasma nutfah dan tersebar diberbagai tempat di Indonesia. Keberadaan anggrek ini semakin berkurang karena serangan jamur patogen. Fusarium sp.  merupakan patogen yang paling banyak menyerang anggrek P. amabilis (Chung et al., 2011) dibandingkan dengan jamur patogen lainnya. Serangan Fusarium sp. akan menyebabkan daun bewarna kuning dan membusuk. Pada penelitian ini dilakukan penggunaan Rhizoctonia mikoriza ...

  14. Quantum chemical study of atmospheric aggregates: HCl•HNO3•H2SO4.

    Science.gov (United States)

    Verdes, Marian; Paniagua, Miguel

    2014-06-01

    HCl, HNO3 and H2SO4 are implicated in atmospheric processes in areas such as polar stratospheric clouds in the stratosphere. Ternary complexes of HCl, HNO3 and H2SO4 were investigated by ab initio calculations at B3LYP level of theory with aug-cc-pVTZ and aug-cc-pVQZ basis sets, taking into account basis set superposition error (BSSE). The results were assessed in terms of structures (five hexagonal cyclic structures and two quasi-pentagonal cyclic structures), inter-monomeric parameters (all ternary complexes built three hydrogen bonds), energetics (seven minima obtained), infrared harmonic vibrational frequencies (red shifting of complexes from monomers), and relative stability of complexes, which were favorable when the temperature decreases under stratospheric conditions, from 298 K to 188 K, and in concrete, at 210 K, 195 K and 188 K.

  15. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MAN 7 Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhikrul Hakim

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan KTSP Berkarakter dan pengembangan pendidikan karakter dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif (descriptive research. Metode penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan metode triangulasi. Analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: KTSP disesuaikan dengan amanat pemerintah yang dilandasi oleh undang-undang dan peraturan pemerintah. Peran Kepala Sekolah sebagai pemberi keputusan terhadap pemberlakuan KTSP Berkarakter dan perumusan KTSP di MAN 7 Jombang dengan strategi sosialisasi dan mengadakan workshop. Implementasi KTSP Berkarakter oleh guru dalam pembelajaran relatif maksimal, dilihat dari penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi. Terdapat peningkatan Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter. Segi kognitif diketahui dari hasil prestasi yang meningkat. Psikomotor diketahui dari mulai beraninya siswa berbicara dan mengutarakan pendapat dan mendemonstrasikannya. Untuk afektif dapat diketahui dari mulai berubahnya sikap siswa seperti halnya cara mereka menghormati guru, berkata dengan guru dan teman. This study aims to determine the application of KTSP with Character and the development of character education in improving student achievement. This is a descriptive research. The research methods are interview, observation and documentation. To test the validity of the data, I used the triangulation method. To analyze the data, I use data reduction methods, data presentation methods and conclusion methods. The results of this study show: KTSP is adjusted to the government’s mandate based on the laws and regulations of the government. The Principal as a decision maker for the implementation of KTSP with Character in MAN 7 Jombang implements socialization strategy and

  16. First characterization and validation of FORLI-HNO3 vertical profiles retrieved from IASI/Metop

    OpenAIRE

    Ronsmans, Gaétane; Langerock, Bavo; Wespes, Catherine; Hannigan, James W.; Hase, Frank; Kerzenmacher, Tobias; Mahieu, Emmanuel; Schneider, Matthias; Smale, Dan,; Hurtmans, Daniel; De Mazière, Martine; Clerbaux, Cathy; Coheur, Pierre-François

    2016-01-01

    International audience; Knowing the spatial and seasonal distributions of nitric acid (HNO3) around the globe is of great interest and allows us to comprehend the processes regulating stratospheric ozone, especially in the polar regions. Due to its unprecedented spatial and temporal sampling, the nadir-viewing Infrared Atmospheric Sounding Interferome-ter (IASI) is capable of sounding the atmosphere twice a day globally, with good spectral resolution and low noise. With the Fast Optimal Retri...

  17. Strategi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar: Peran Guru dalam Menyikapi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kushartanti Kushartanti

    2007-04-01

    Full Text Available Teaching Indonesian in formal schools today is regarded as a challenge by many Indonesian teachers. In a country like Indonesia, in which language situation is very complex due to many languages and dialects (and also the fast-growing English usage in big cities, this phenomenon can be understood. Since the country’s independence, there have been several curricula—one of them is Kurikulum Berbasis Kompetensi (competence-based curriculum, the newest being Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Unit Level of Education-Based Curriculum. The latter seems to be regarded as the most ideal curriculum, because it can be adjusted to the regions’ policy. The problems are that there are still Ujian Nasional (national examination and that the ‘readability’ of the curriculum is still a big question for many teachers. This paper is focused on the elementary school teacher’s strategies on applying the curriculum. This paper also discusses the curriculum, some principles on language learning, and the emergence of literary matters.

  18. Impact of the new HNO3-forming channel of the HO2+NO reaction on tropospheric HNO3, NOx, HOx and ozone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Kukui

    2008-07-01

    Full Text Available We have studied the impact of the recently observed reaction NO+HO2→HNO3 on atmospheric chemistry. A pressure and temperature-dependent parameterisation of this minor channel of the NO+HO2→NO2+OH reaction has been included in both a 2-D stratosphere-troposphere model and a 3-D tropospheric chemical transport model (CTM. Significant effects on the nitrogen species and hydroxyl radical concentrations are found throughout the troposphere, with the largest percentage changes occurring in the tropical upper troposphere (UT. Including the reaction leads to a reduction in NOx everywhere in the troposphere, with the largest decrease of 25% in the tropical and Southern Hemisphere UT. The tropical UT also has a corresponding large increase in HNO3 of 25%. OH decreases throughout the troposphere with the largest reduction of over 20% in the tropical UT. The mean global decrease in OH is around 13%, which is very large compared to the impact that typical photochemical revisions have on this modelled quantity. This OH decrease leads to an increase in CH4 lifetime of 5%. Due to the impact of decreased NOx on the OH:HO2 partitioning, modelled HO2 actually increases in the tropical UT on including the new reaction. The impact on tropospheric ozone is a decrease in the range 5 to 12%, with the largest impact in the tropics and Southern Hemisphere. Comparison with observations shows that in the region of largest changes, i.e. the tropical UT, the inclusion of the new reaction tends to degrade the model agreement. Elsewhere the model comparisons are not able to critically assess the impact of including this reaction. Only small changes are calculated in the minor species distributions in the stratosphere.

  19. Reactions between Criegee Intermediates and the Inorganic Acids HCl and HNO3 : Kinetics and Atmospheric Implications.

    Science.gov (United States)

    Foreman, Elizabeth S; Kapnas, Kara M; Murray, Craig

    2016-08-22

    Criegee intermediates (CIs) are a class of reactive radicals that are thought to play a key role in atmospheric chemistry through reactions with trace species that can lead to aerosol particle formation. Recent work has suggested that water vapor is likely to be the dominant sink for some CIs, although reactions with trace species that are sufficiently rapid can be locally competitive. Herein, we use broadband transient absorption spectroscopy to measure rate constants for the reactions of the simplest CI, CH2 OO, with two inorganic acids, HCl and HNO3 , both of which are present in polluted urban atmospheres. Both reactions are fast; at 295 K, the reactions of CH2 OO with HCl and HNO3 have rate constants of 4.6×10(-11)  cm(3)  s(-1) and 5.4×10(-10)  cm(3)  s(-1) , respectively. Complementary quantum-chemical calculations show that these reactions form substituted hydroperoxides with no energy barrier. The results suggest that reactions of CIs with HNO3 in particular are likely to be competitive with those with water vapor in polluted urban areas under conditions of modest relative humidity. © 2016 WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, Weinheim.

  20. Dampak Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perkebunan Nusantara II Terhadap Tingkat Pendapatan Dan Penyerapan Tenaga Kerja

    OpenAIRE

    Hidayat Siregar, Arief Gibran; Iskandarini, Salmiah

    2013-01-01

    Tujuan penelitianini adalah untuk mengidentifikasi konsep dan kebijakan program CSR PT. Perkebunan Nusantara III; untukmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap pendapatan mitra CSR; danmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap penyerapan tenaga kerja mitra CSR. Metodeanalisis data yang digunakana dalahadalah analisis uji T berpasangan (Paired T-Test) untuk mengidentifikasi dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) ter...

  1. Hubungan Intensitas Menonton Program Berita Investigasi Criminal Case dan Tingkat Kecemasan dengan Persepsi Masyarakat Mengenai Women Self Defense

    OpenAIRE

    Hadi Saputri, Rakanita Oktaviani; Herieningsih, Sri Widowati; Rahmiaji, Lintang Ratri; Naryoso, Agus

    2015-01-01

    Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin banyaknya kasus kriminalitas yang menimpa perempuan, seperti pembunuhan, kekerasan dalam rumah tangga, penjambretan, kekerasan seksual, dan pemerkosaan. Kasus-kasus ini sering kita lihat di televisi. Tidak hanya berita kriminal dengan durasi 3 menit saja, tapi juga dibuat berita investigasinya. Hal ini membuat masyarakat menjadi cemas. Banyaknya pemberitaan seperti ini seharusnya membuat masyarakat berpikir tentang pentingnya self defense, atau bi...

  2. DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI Acacia crassicarpa DI LAHAN GAMBUT TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN DAN LAJU PENURUNAN PERMUKAAN TANAH (The Impact of Development of Industrial Plantation Forest Acacia crassicarpa in Peatland Towards the Maturity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Lisnawati

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembangunan hutan tanaman di lahan gambut tidak terlepas dari sorotan isu negatif lingkungan terkait dengan penurunan kedalaman muka air tanah, sehingga terjadi perubahan ekosistem asli. Kegiatan reklamasi lahan untuk HTI Acacia crassicarpa dalam jangka panjang disinyalir akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik tanah gambutnya seperti tingkat kematangan dan laju penurunan permukaan tanah gambut (subsiden. Kajian mengenai dampak pembangunan HTI di lahan gambut terhadap tingkat kematangan dan laju subsiden perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi exsisting daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan gambut baik secara vertikal (berdasarkan kedalaman gambut maupun secara horizontal (berdasarkan jarak dari bibir kanal dan mengetahui laju subsiden sebagai dampak dari reklamasi lahan gambut menjadi HTI A. crassicarpa. Penelitian dilakukan di PT AA, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau. Plot penelitian ditempatkan dalam satu transek sepanjang 100 m yang dibuat tegak lurus dengan kanal tersier, terdapat 12 plot dan dalam satu transek terdapat 3 titik pengamatan sehingga total titik pengamatan adalah 36 titik. Parameter yang diamati adalah dinamika kedalaman muka air tanah, nilai kadar serat tanah gambut dan laju subsiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan kedalaman muka air tanah gambut di lokasi penelitian hanya mempengaruhi tingkat kematangan gambut pada kedalaman kurang dari 2 m, sedangkan jarak kanal tersier sebesar 125 m tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kematangan gambut. Pada kedalaman kurang dari 2 m tingkat kematangan gambut lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Pembangunan HTI A. crassicarpa di lokasi penelitian menyebabkan laju subsiden sebesar rata-rata 5,5 cm/tahun.  ABSTRACT The establishment of forest on peat areas is insepatable from the glare of the negative environmental issues associated

  3. PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR (M2, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, IMPOR, DAN CADANGAN DEVISA TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH / DOLAR AMERIKA TAHUN 2001 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Nurul Yuliyanti

    2014-10-01

    Full Text Available Nilai tukar merupakan salah satu indikator penting ekonomi. Menguatkan kurs mengambang Indonesia penuh dalam mengambang bebas, dimana perubahan nilai tukar dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan. Pergerakan nilai tukar di Indonesia mengalami fluktuasi yang disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Ini pergerakan nilai tukar akan berdampak pada perekonomian sehingga melakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar jumlah uang beredar, suku bunga SBI, impor, dan cadangan devisa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada setiap jumlah uang yang beredar, suku bunga SBI, impor, dan cadangan devisa bersama-sama atau sebagian mempengaruhi nilai tukar rupiah dolar / US pada tahun 2001 hingga 2013. Data digunakan berasal dari waktu seres SEKI (Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia dari Bank Indonesia. Model yang digunakan dalam penelitian menggunakan Error Correction Model (ECM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 data stasioner pertama perbedaan (2 data yang digunakan kointegration bahwa ada parameter koneksi jangka panjang (3 nilai koefisien ECT signifikan pada α = 5% adalah 0,409 model makna menggunakan berlaku. Dan Kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut (1 variabel yang digunakan dalam penelitian ini dalam jangka pendek dampak adalah tingkat suku bunga SBI dan cadangan devisa (2 dari variabel lama digunakan berpengaruh signifikan terhadap dolar / nilai tukar rupiah AS 2001 2013. The exchange rate is one of important indicators the economy. Indonesian braced floating exchange rates full in free floating, where changes in exchange rates effected by supply and demand. The movement of the exchange rate in Indonesia is experiencing fluctuations that are caused by a variety of factors both internal and external. This exchange rate movements would have an impact on the economy so do research to analyze the factors that influence the movement

  4. Tingkat pemangsaan Neoseiulus longispinosus Evans (Acari : Phytoseiidae terhadap Tetranychus urticae Koch dan Tetranychus kanzawai Kishida (Acari: Tetranychidae serta perilaku kanibalismenya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edwin Iswella

    2017-06-01

    Full Text Available Tetranychus urticae Koch and Tetranycus kanzawai Kishida are important pests of various crops of economicall importance in Indonesia. Acaricide ussually used to control these mites. One of the alternative control methods is the use of phytoseiid predatory mites. Most of the phytoseiid mites that are used as biological control agents are exotic mites. For that reasons, it is necessary to study indegenous predatory mites that has the potential to be developed as biological control, such as N. longispinosus. The objective of this study was to determine the predation capacities of N. longispinosus on two red spider mites of T. urticae and T. kanzawai and the effect of predator densities to predator cannibalistic behavior. N. longispinosus were supplied with eggs and adults of T. urticae and T. kanzawai to determine the predation capacities. N. longispinosus were also supplied low number of T. kanzawai eggs as the prey at several predator densities to see its cannibalistic behavior. The results showed that the number of eggs of T. urticae dan T. kanzawai consumed by deutonymphs and adult females of N. longispinosus was higher than the adult female of T. urticae dan T. kanzawai. The number of eggs of T. urticae dan T. kanzawai consumed by adult female N. longispinosus was higher than by the deutonymphs. The number of eggs laid by adult females of N. longispinosus when feed on eggs of T. urticae and T. kanzawai was higher than those feed on adult female. Deutonymph and female adult stage of N. longispinosus showed cannibalistic behavior at several predator densities in low number of prey.

  5. PENGARUH KEBUTUHAN AKAN PRESTASI, LOKUS KENDALI, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuhendri L

    2013-04-01

    Full Text Available Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya tingkat minat berwirausaha mahasiswa FE UNP. Hal ini diduga dipengaruhi oleh tingkat kebutuhan akan prestasi, tingkat lokus kendali, dan tingkat efikasi diri mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik sampling yang digunakan yaitu probabilitas sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan akan prestasi, dan tingkat efikasi diri positif sebagai prediktor tingkat minat berwirausaha, sedangkan tingkat lokus kendali lemah sebagai prediktor tingkat minat berwirausaha mahasiswa FE UNP. Tingkat minat berwirausaha mahasiswa dapat ditingkatkan dengan meningkatkan tingkat kebutuhan akan prestasi, tingkat lokus kendali, dan tingkat efikasi diri mahasiswa. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti kuliah umum, seminar, talkshow, pelatihan motivasi, manajemen waktu, dan kewirausahaan. Di samping itu, dapat juga dilakukan dengan pemodelan.

  6. Hydrogen-bonding behavior of various conformations of the HNO3…(CH3OH)2ternary system.

    Science.gov (United States)

    Özsoy, Hasan; Uras-Aytemiz, Nevin; Balcı, F Mine

    2017-12-21

    Nine minima were found on the intermolecular potential energy surface for the ternary system HNO 3 (CH 3 OH) 2 at the MP2/aug-cc-pVDZ level of theory. The cooperative effect, which is a measure of the hydrogen-bonding strength, was probed in these nine conformations of HNO 3 …(CH 3 OH) 2 . The results are discussed here in terms of structures, energetics, infrared vibrational frequencies, and topological parameters. The cooperative effect was observed to be an important contributor to the total interaction energies of the cyclic conformers of HNO 3 …(CH 3 OH) 2 , meaning that it cannot be neglected in simulations in which the pair-additive potential is applied. Graphical abstract The H-bonding behavior of various conformations of the HNO 3 (CH 3 OH) 2 trimer was investigated.

  7. KONSUMSI ENERGI,PROTEIN DAN LEMAK PADA RUMAH TANGGA YANG MEMPUNYAI ANAK USIA 3-5 TAHUN MENURUT PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG (PUGS DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI (ANALISIS DATA SEKUNDER RISKESDAS TAHUN 2007/2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2016-09-01

    consumption according to PUGS advices. Therefore the effortto increase family that are aware of nutritions is highly needed. So, the effort to increase nutritions awarefamily programe in the society are extreamly needed.Keywords: Nutritional guidelines,child under five years. AbstrakLatar Belakang Masalah: Membiasakan mengkonsumsi hidangan sehari-hari dengan susunan zatgizi seimbang merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi masalah gizi ganda, baik gizi kurangmaupun gizi lebih yang saat ini dihadapi pemerintah Indonesia. Konsumsi makanan yang seimbang baikjumlah ataupun jenis pangan sangat diperlukan karena dalam satu jenis pangan tidak tersedia zat-zat gizisecara lengkap dan memenuhi kebutuhan tubuh. Anak usia 3-5 tahun sudah mengkonsumsi makanan yangsama dengan orang dewasa namun masih tergantung kepada makanan yang disediakan pengasuh di rumahtangga. Kesesuaian konsumsi energi, protein dan lemak rumah tangga yang mempunyai anak usia 3-5tahun dengan anjuran PUGS menurut tingkat sosial ekonomi belum pernah dipelajari secara khusus.TujuanAnalisis: Analisis ini akan mengkaji bagaimana konsumsi energi, protein dan lemak pada rumah tanggayang mempunyai anak usia 3-5 tahun menurut anjuran PUGS dan tingkat sosial ekonomi. Metodologi:Sampel yang dianalisis sebanyak 16348 rumah tangga yang memiliki anak usia 3-5 tahun berasal dari dataRISKESDAS 2007/2008. Hasil analisis: Sebanyak (46.7% rumah tangga termasuk kategori telahmengkonsumsi energi (60%, protein (15% dan lemak (25% dalam konsumsi sehari sesuai anjuranPUGS. Faktor sosial ekonomi, pendidikan kepala keluarga dan jumlah anggota rumah tangga berhubungandengan kemampuan rumah tangga menyediakan konsumsi energi, protein dan lemak sesuai anjuran PUGS.Hal ini di tunjukkan dengan OR:1.25(1.18-1.34 untuk rumah tangga dengan tingkat sosial ekonomi padakuintil 1-3, 'OR:1.12(1.05-1.20 pendidikan kepala keluarga SMP tamat atau lebih rendah danOR:1.16(1.19-1.24 jumlah anggota rumah tangga lebih dari empat orang. Kesimpulan

  8. Investigation of catalytic reduction and filter techniques for simultaneous measurements of NO, NO2, and HNO3 in the stratosphere

    Science.gov (United States)

    Wendt, J.; Fabian, Peter; Flentje, G.; Kourtidis, K.

    1994-01-01

    A concept for measuring stratospheric NOy-species is presented which utilizes the catalytic reduction of NO2 and HNO3 over heated metal catalysts and the chemisorption of HNO3 on Nylon. Using the Max Planck Institute for Aeronomy (MPAE) chemiluminescent balloon-borne sonde, stratospheric NO and NO2 profiles have been measured since 1983. NO is detected by chemiluminescence produced in reaction with O3 while NO2 needs first to be converted to NO over a heated stainless steel catalyst. To improve this technique for simultaneously measuring HNO3, the catalytic reduction of NO2 and HNO3 over several metal catalysts and the chemisorption of NO2 and HNO3 on Nylon have been investigated in laboratory tests. The results of these tests under simulated stratospheric conditions are presented in detail in this paper. They demonstrate that the simultaneous measurement of NO, NO2 and HNO3 is indeed possible with the combination of stainless steel or Au as a catalyst and a nylon filter.

  9. Participation of HNO3 CIMS Instrument in the Sage III Ozone Loss and Validation Experiment (SOLVE)

    Science.gov (United States)

    Eisele, F. L.

    2001-01-01

    This project was part of a larger SOLVE project led by Paul Wennberg at California Institute of Technology. The work completed on this project included participating in the installation and preflight testing of a new chemical ionization mass spectrometer for measuring gas and particle phase nitric acid on the ER-2. The investigators subsequently participated in SOLVE where additional instrument improvements were made and a substantial data set was generated. The two Georgia Tech investigators that participated in this work (Fred Eisele and Dave Tanner) had previously been responsible for much of the design and construction of the ion source and mass spectrometer which would be used to measure HNO3 in SOLVE, with Caltech focusing on inlets, calibration, gas supplies/pumping computer control, and overall integration. Thus, a similar focus remained during the SOLVE measurements though all investigators worked on most if not all aspects of the instrument at some point in the mission. Some of the more interesting results from the study included measurements of nitric acid on what are thought to be 5-20 microns diameter individual particles which could supply a local mechanism for HNO3 removal, Nitric acid measurements on SOLVE were completed as a collaborative effort with a great deal of overlap between this project and the larger parent project led by Paul Wennberg. As such, the instrumentation used, its operation, and the resulting measurements are far more fully discussed in the attached report (appendix A) which describes the joint SOLVE nitric acid measurement effort.

  10. Tingkat Kesukaan Rusa Bawean (Axis kuhlii terhadap Jenis-Jenis Tumbuhan Bawah di Suaka Margasatwa dan Cagar Alam Pulau Bawean

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sena Adi Subrata

    2013-01-01

    Full Text Available Level of Food Preference of Bawean Deer (Axis kuhlii on Food Species in Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island This research has a background on the importance of food preference of Rusa Bawean (Axis kuhlii. This information can be used to ensure the adequacy of preferred food availability within their habitat. This paper aimed to estimate food preference of Rusa Bawean employing faecal analysis. The technique was selected because it is safe for the animal and is easy in data analysis and interpretation. To achieve the aim, quasi experimental design was applied to 30 vegetation plots and 60 faecal samples. Data was collected during January 2005 and June 2006 in the area of Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island. Data was analyzed with chi-square test and food selection index. Result shows Rusa Bawean have preferences on some of food species, and they do not select their food species randomly according to its abundance.  Preferred food species include Kabak-kabakan alas (Brachiaria distachya, Talioar (Panicum cordayum, Gadung (Dioscorea hispida, Andudur (Caryota mitis, Rombok putih (Merremia peltata, Pele (Urena lobata and Kabak-kabakan merah (Ischaemum timorense. Whereas avoided food species include Lating-latingan (Scleria hebecarpa, Ancucu (Pericampylus glaucus, Lambu Merah (Paspalum conjugatum, Alang-alang (Imperata cylindrica, Padi-padian (Centotheca lappacea, Lente-lentean (Fimbristylis dichotoma, Taliata (Lygodium circinnatum dan Kayu sape (Symplocos adenophylla.

  11. Is NO3/N2O5 chemistry a source of aerosol HNO3 in the San Joaquin Valley?

    Science.gov (United States)

    Minejima, C.; Wooldridge, P. J.; Cohen, R. C.

    2009-12-01

    Sensitive and continuous measurements of NO3 + N2O5 concentrations were made at Arvin from March 1 to March 30, 2007 using Thermal Dissociation-Laser Induced Fluorescence (TD-LIF) to investigate the role of NO3 and N2O5 as a cause of high ammonium nitrate (NH4NO3) aerosol concentrations in California’s San Joaquin Valley (SJV). NH4NO3 is produced via a reaction of HNO3 and NH3. And HNO3 is the limiting reagent for NH3 is emitted in large amount from agricultural sources and motor vehicles in the SJV. NO3 and N2O5 play an important part in producing HNO3. Nighttime production of HNO3 through a heterogeneous N2O5 reaction with H2O on aerosol surfaces was investigated by measuring the NO3 + N2O5 concentrations. Peak values of N2O5 mixing ratio often exceeded 100 pptv and ranged between 25-320 pptv. Size resolved particle number was measured to estimate aerosol surface load and it was found that heterogeneous N2O5 reaction with the estimated surface load could explain only up to a few % of HNO3 production. Here the necessary HNO3 production is calculated by assuming the aerosol lifetime with respect to deposition and/or transport out of PBL is 1 day. Other possible passes to produce HNO3 are the day time NO2 + OH reaction, nighttime NO3 + anthropogenic HC reactions, and NO3 + biogenic HC reactions. Contribution of each pass was estimated by auxiliary measurements and knowledge from literature. Daytime HNO3 production was calculated from the measured NO2 concentration at the nearest CARB site and OH concentration from literature to show that it may account for ~25 % of HNO3 required. Total non methane hydrocarbons (NMHCs), which is mostly anthropogenic, is measured at the CARB site. Assuming the similar compositions of NMHCs in Sacramento, NO3 + anthropogenic HCs are calculated to be as fast to explain 40 - 70 % of NO3 + N2O5 loss. HNO3 yield from these reactions are not well known. The upper limit of HNO3 production, however, can be estimated by assuming unity yield

  12. The Reduction of HNO3 to HONO by Volatile Organic Compounds Associated with Rush Hour Traffic

    Science.gov (United States)

    Rutter, A. P.; Malloy, Q.; Scheuer, E.; Gutierrez, C.; Calzada, M.; Dibb, J. E.; Griffin, R. J.

    2012-12-01

    Nitrous acid (HONO) is an important source of OH radicals in urban environments. However, the sources of HONO are not completely understood, which makes modeling urban atmospheric chemistry difficult. During a previous field study in Houston, TX a correlation was observed between increases in HONO and organic aerosol freshly emitted by motor vehicle traffic during morning rush hours (Ziemba et al., 2010). This source of HONO could not be explained by primary HONO emissions, and the hypothesis was drawn that the HONO was being formed from the reduction of HNO3 by the organic aerosols emitted by motor vehicles. To test this hypothesis, nitric acid (HNO3) was combined in a flow tube with aerosols made from automobile engine oil, which were used as a model for the organic aerosols emitted by rush hour traffic. Reduction of the HNO3 to HONO was observed, although the reaction was found to occur with the volatile organic carbon compounds (VOCs) found in the aerosol vapor, and not the particle surfaces. To explore this further Teflon raschig rings were added to the flow tube to increase surface area but the reaction was not enhanced, confirming the reaction to be homogeneous. The HONO formation observed ranged between 0.1 and 0.5 ppb hr-1 with a mean of 0.3±0.1 ppb hr-1, for typical nitric acid concentrations of 4-5 ppb and estimated concentrations of the reactive components in the engine oil vapor of between 200 and 300 ppt. The observations in this study compared well to the cited field study which observed formation rates between 0.05 and 0.5 ppb hr-1 with an average of 0.3±0.15 ppb hr-1. Water vapor was found to decrease the HONO formation rate by 0.1 ppb hr-1 for every1% of increase in the water mixing ratio. Reference Ziemba L.D., Dibb J.E., Griffin R.J., Anderson C.H., Whitlow S.I., Lefer B.L., Rappenglueck B., and Flynn J. (2010) Heterogeneous conversion of nitric acid to nitrous acid on the surface of primary organic aerosol in an urban atmosphere. Atmospheric

  13. Interactions of Gaseous HNO3 and Water with Individual and Mixed Alkyl Self-Assembled Monolayers at Room Temperature

    Science.gov (United States)

    Nishino, Noriko; Hollingsworth, Scott A.; Stern, Abraham C.; Roeselová, Martina; Tobias, Douglas J.; Finlayson-Pitts, Barbara J.

    2014-01-01

    The major removal processes for gaseous nitric acid (HNO3) in the atmosphere are dry and wet deposition onto various surfaces. The surface in the boundary layer is often covered with organic films, but the interaction of gaseous HNO3 with them is not well understood. To better understand the factors controlling the uptake of gaseous nitric acid and its dissociation in organic films, studies were carried out using single component and mixtures of C8 and C18 alkyl self-assembled monolayers (SAMs) attached to a germanium (Ge) attenuated total reflectance (ATR) crystal upon which a thin layer of SiOx had been deposited. For comparison, diffuse reflectance infrared Fourier transform spectrometry (DRIFTS) studies were also carried out using a C18 SAM attached to the native oxide layer on the surface of silicon powder. These studies show that the alkyl chain length and order/disorder of the SAMs does not significantly affect the uptake or dissociation/recombination of molecular HNO3. Thus, independent of the nature of the SAM, molecular HNO3 is observed up to 70–90 % relative humidity. After dissociation, molecular HNO3 is regenerated on all SAM surfaces when water is removed. Results of molecular dynamics simulations are consistent with experiments and show that defects and pores on the surfaces control the uptake, dissociation and recombination of molecular HNO3. Organic films on surfaces in the boundary layer will certainly be more irregular and less ordered than SAMs studied here, therefore undissociated HNO3 may be present on surfaces in the boundary layer to a greater extent than previously thought. The combination of this observation with the results of recent studies showing enhanced photolysis of nitric acid on surfaces suggests that renoxification of deposited nitric acid may need to be taken into account in atmospheric models. PMID:24352159

  14. KARAKTERISTIK BISKUIT COKLAT DARI CAMPURAN TEPUNG PISANG BATU (Musa balbisiana colla DAN TEPUNG TERIGU PADABERBAGAI TINGKAT SUBSTITUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurdjanah

    2012-12-01

    Full Text Available The use of wheat flour as a main ingredient in processed food products in Indonesia will increase the dependence of wheat flour import. This can be reducedpartly by using local foodsource such as balbisiana banana (pisang batu. The purpose of this research was to obtain  formulation of balbisiana banana flour and wheat flour to produce biscuit with the best organoleptic propeties. The experiment was arranged in  a Random Complete Block Design (RCBD , non factorial with three replications.  The single factor used was the formulation of balbisiana banana flour and wheat, consisted of six levels 90:10 (F1, 85:15 (F2, 80:20 (F3, 75:25 (F4, 70:30 (F5 dan 65 : 35 (F6. The data were analyzed using Barlett test to find homogenity, furthermore the Tuckey test was used to test  the additivity, and then tested using ANOVA.  The mean separation was further analysis using Honest Significant Difference test (HSD at 5%  level of significance. The results showed that the substitution of  wheat ffour with balbisiana banana flour had significant effect on color, texture, overall acceptance and commercial potential, but i had no significant effect on the taste. The best biscuit was found in  F2 treatment (85% balbisiana banana flour : 15% wheat flour with the criteria: water , ash, fat, protein, and  , carbohydrate contents were 1,4%, 2,6%, f 20,7%, 5,7%, 69,6% respectively. The  glycemic index (GI , total dietary fiber and total phenol were 21,1%, 32,3% and 2,8 ppm.

  15. BIOLOGI DAN TRANSFORMASI BELALANG KEMBARA LOCUSTA MIGRATORIA MANILENSIS MEYEN (ORTHOPTERA: ACRIDIDAE PADA BEBERAPA TINGKAT KEPADATAN POPULASI DI LABORATORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamim Sudarsono , Rosma Hasibuan, dan Damayanti Buchori .

    2012-02-01

    Full Text Available Biology and Transformation of the Migratory Locust Locusta migratoria manilensis Meyen (Orthoptera: Acrididae at Several Laboratory Population Density Levels.  The migratory locust, Locusta migratoria manilensis Meyen (Orthoptera: Acrididae is one of insect pests in Indonesia that undergoes a unique polymorphic biology.  The locust develops a transformation phase which is triggered mainly by high population density.  Its recent outbreaks in several regions of Indonesia cause major concern and control strategies must be developed to strengthen control efforts in the future. Its unique polymorphic phenomenon, therefore, must be investigated thoroughly for the basis of management of the outbreak.  Due to its agility and its long range flying ability, the most realistic technique to study behavioral and morphological change of the locust is in controlled condition at a laboratory or a green house facility. The experiment was aimed to study effects of colony densities on the biology and transformation process of the migratory locust.  More specifically, the experiment was to study effects of population density on the feeding activity, mortality rate, and the ratio of F/C and E/F of the migratory locust L. migratoria manilensis.  The population densities were simulated in colonies at 2, 5, 10, 20, dan 30 couples per cage (cage size: 45x45x90 cm reared in a green house. Results of the experiment show that, in general, higher densities of the migratory locust colonies tended to feed more rigorously than those of the less dense colonies.  The locust remained in solitary phase at the density of 2-5 couples per cage whereas the transient phase occured at the density of 10-20 couples per cage.  The colonies transformed to gregarious stage when their densities were 30 couples per cage or higher.  Mortality percentage tended to be higher at colonies with higher density, especially for the third instar of the migratory locust.

  16. ANALISIS TINGKAT KEGAGALAN HANDOVER PADA JARINGAN HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS DI WILAYAH BALI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Anugrah Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Untuk menjamin komunikasi dapat terus berlangsung tanpa adanya pemutusan panggilan (drop call perlu dilakukan proses handover. Proses perpindahan yang dapat dilakukan adalah softer handover dan soft handover dengan melihat jumlah panggilan yang meningkat disetiap sektor dan BTS. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah panggilan terhadap tingkat kegagalan handover agar performasi setiap BTS dapat bekerja dengan optimal. Metode yang dilakukan adalah menganalisis data softer handover dan soft handover di wilayah Bali Selatan. Untuk mengetahui hubungan antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan softer handover dan soft handover dengan analisis regresi dan korelasi. Kegagalan softer handover dan soft handover yang didapat menunjukan hasil bahwa adanya hubungan yang nyata antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan handover, namun tingkat kegagalan yang terjadi tidak signifikan dipengaruhi oleh jumlah panggilan sebesar 8.2% untuk softer handover dan 20.1% untuk soft handover.

  17. The detection of large HNO3-containing particles in the winter Arctic stratosphere.

    Science.gov (United States)

    Fahey, D W; Gao, R S; Carslaw, K S; Kettleborough, J; Popp, P J; Northway, M J; Holecek, J C; Ciciora, S C; McLaughlin, R J; Thompson, T L; Winkler, R H; Baumgardner, D G; Gandrud, B; Wennberg, P O; Dhaniyala, S; McKinney, K; Peter, T; Salawitch, R J; Bui, T P; Elkins, J W; Webster, C R; Atlas, E L; Jost, H; Wilson, J C; Herman, R L; Kleinböhl, A; von König, M

    2001-02-09

    Large particles containing nitric acid (HNO3) were observed in the 1999/2000 Arctic winter stratosphere. These in situ observations were made over a large altitude range (16 to 21 kilometers) and horizontal extent (1800 kilometers) on several airborne sampling flights during a period of several weeks. With diameters of 10 to 20 micrometers, these sedimenting particles have significant potential to denitrify the lower stratosphere. A microphysical model of nitric acid trihydrate particles is able to simulate the growth and sedimentation of these large sizes in the lower stratosphere, but the nucleation process is not yet known. Accurate modeling of the formation of these large particles is essential for understanding Arctic denitrification and predicting future Arctic ozone abundances.

  18. Spectroscopic Characterization of N_{2}O_{5} Halide Clusters and the Formation of HNO_{3}

    Science.gov (United States)

    Denton, Joanna K.; Kelleher, Patrick J.; Menges, Fabian; Johnson, Mark

    2017-06-01

    N_{2}O_{5} is an atmospheric species which serves as night-time sink for NO_{x} species. Its reconversion to NO_{x} products occurs through solvation in atmospheric aerosols. Detection of N_{2}O_{5} and NO_{3}^{-} fragmentation products in such aerosols has previously utilized chemical ionization featuring halides (of which chlorine is ubiquitous in sea-spray aerosols). We examine the solvation behavior of N_{2}O_{5} and the critical number of water molecules to form HNO_{3} from N_{2}O_{5} and water. We have been able to generate and spectroscopically characterize N_{2}O_{5}-halide ions formed from halide-water clusters. We observe X^{-}N_{2}O_{5} species whose spectra best correspond to a calculated (O_{2}NX)(ONO_{2}^{-}) species. Funding for this work was provided by the NSF's Center for Aerosol Impacts on Climate and the Environment.

  19. Heterogeneous kinetics of H2O, HNO3 and HCl on HNO3 hydrates (α-NAT, β-NAT, NAD in the range 175–200 K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Iannarelli

    2016-09-01

    Full Text Available Experiments on the title compounds have been performed using a multidiagnostic stirred-flow reactor (SFR in which the gas phase as well as the condensed phase has been simultaneously investigated under stratospheric temperatures in the range 175–200 K. Wall interactions of the title compounds have been taken into account using Langmuir adsorption isotherms in order to close the mass balance between deposited and desorbed (recovered compounds. Thin solid films at 1 µm typical thickness have been used as a proxy for atmospheric ice particles and have been deposited on a Si window of the cryostat, with the optical element being the only cold point in the deposition chamber. Fourier transform infrared (FTIR absorption spectroscopy in transmission as well as partial and total pressure measurement using residual gas mass spectrometry (MS and sensitive pressure gauges have been employed in order to monitor growth and evaporation processes as a function of temperature using both pulsed and continuous gas admission and monitoring under SFR conditions. Thin solid H2O ice films were used as the starting point throughout, with the initial spontaneous formation of α-NAT (nitric acid trihydrate followed by the gradual transformation of α- to β-NAT at T > 185 K. Nitric acid dihydrate (NAD was spontaneously formed at somewhat larger partial pressures of HNO3 deposited on pure H2O ice. In contrast to published reports, the formation of α-NAT proceeded without prior formation of an amorphous HNO3 ∕ H2O layer and always resulted in β-NAT. For α- and β-NAT, the temperature-dependent accommodation coefficient α(H2O and α(HNO3, the evaporation flux Jev(H2O and Jev(HNO3 and the resulting saturation vapor pressure Peq(H2O and Peq(HNO3 were measured and compared to binary phase diagrams of HNO3 ∕ H2O in order to afford a thermochemical check of the kinetic parameters. The resulting kinetic and thermodynamic parameters of activation

  20. The Relative Importance of HNO3 and RONO2 as NOX Sinks in the Colorado Front Range

    Science.gov (United States)

    Sparks, T.; Ebben, C. J.; Wooldridge, P. J.; Cohen, R. C.

    2016-12-01

    NOX (NO + NO2) is a regulated pollutant, primarily emitted from combustion processes, that contributes to the formation of ground level ozone. The lifetime of NOX in the atmosphere, and therefore its contribution to ozone production, is controlled by the loss of NOX to various sinks, primarily HNO3 and RONO2. As NOX concentrations in urban areas decrease due to regulation, the relative importance of these NOX sinks shifts from HNO3 being the dominant sink to RONO2 becoming more significant. Using measurements from the DISCOVER-AQ and FRAPPE campaigns from the summer of 2014, we examine the relative importance of HNO3 and RONO2 as NOX sinks and their relation to NOX concentration in the Colorado Front Range.

  1. Penerapan Adjuvant Psychological Therapy (Apt) Terhadap Penurunan Tingkat Depresi Pada Penderita Kanker Serviks

    OpenAIRE

    Elwina, Lily; Fasikhah, Siti Suminarti; Karmiyati, Diah

    2012-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah penerapan Adjuvant Psychological Therapy (APT) dapat menurunkan tingkat depresi pada penderita kanker serviks. Desain penelitian yang digunakan single-case experimental designs dan rancangan dalam penelitian ini merupakan desain A-B-A' yang mempunyai tiga fase, yaitu A (baseline), B (intervensi) dan fase A' (follow-up). Metode pengumpulan data menggunakan instrumen BDI II yang berisi skor tingkat depresi subjek dan Self Monitoring dengan Sub...

  2. LINGKUNGAN PERUMAHAN, KONDISI FISIK, TINGKAT PENGETAHUAN, PERILAKU MASYARAKAT DAN ANGKA KEJADIAN MALARIA DI KOTA SABANG (Housing Environment, Physical House Condition, Knowledge, Behaviour and Number of Malaria Occurrence in Sabang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thaharuddin Thaharuddin

    2004-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Malaria merupakan persoalan kesehatan dunia yang belum terpecahkan di Indonesia. Malaria merupakan penyakit yang meluas terjadi baik di pegunungan maupun di dataran rendah di perkotaan dan di perdesaan. Penelitian ini mengkaji hubungan antara lingkungan perumahan, kondisi rumah dan pengetahuan penghuni dengan tingkat kejadian malaria di Sabang, Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan survai investigasi. Objek survei adalah 61 penduduk yang terkena malaria dan 61 penduduk yang tidak terkena malaria sebagai control group. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kondisi rumah termasuk taman dan kolam air, kondisi fisik rumah dan kelembabannya. Pengetahuan serta perilaku responden terhadap malaria juga merupakan variabel yang dikaji dalam penelitian ini. Analisis yang dilakukan meliputi uji hipotesis, analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas di luar, kelembaban rumah, semak-belukar berkorelasi dengan insiden malaria.    ABSTRACT Malaria is one of infectious disease which currently remains the world’s health problems. In Indonesia, malaria is categorized as infectious disease has, infected in all islands, either in upland or lowland, and in urban or rural areas. There found 80 species of Anopheles mosquito in this country and the predominant vector or malaria in the province of Nanggroe Aceh Darussalam is Anopheles sundaicus. This research identifies to the correlation between the housing environment, house condition, and the residents relevant knowledge with the rate of malaria incident in Sabang. The study is an analytical survey investigation employing a case control design. The investigation is conducted in Sabang. Subjects are determined using total sampling of 61 infected population (cases and 61 malaria-free population (control group. The analysis was conducted to test the research hypothesis, consisting of descriptive analysis and multiple regression analysis. The results

  3. A quantitative analysis of stratospheric HCl, HNO3, and O3 in the tropopause region near the subtropical jet

    Science.gov (United States)

    Jurkat, T.; Voigt, C.; Kaufmann, S.; Zahn, A.; Sprenger, M.; Hoor, P.; Bozem, H.; Müller, S.; Dörnbrack, A.; Schlager, H.; Bönisch, H.; Engel, A.

    2014-05-01

    The effects of chemical two-way mixing on the Extratropical Transition Layer (ExTL) near the subtropical jet are investigated by stratospheric tracer-tracer correlations. To this end, in situ measurements were performed west of Africa (25-32°N) during the Transport and Composition of the Upper Troposphere Lower Stratosphere (UTLS)/Earth System Model Validation (TACTS/ESMVal) mission in August/September 2012. The Atmospheric chemical Ionization Mass Spectrometer sampling HCl and HNO3 was for the first time deployed on the new German High Altitude and Long range research aircraft (HALO). Measurements of O3, CO, European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) analysis, and the tight correlation of the unambiguous tracer HCl to O3 and HNO3 in the lower stratosphere were used to quantify the stratospheric content of these species in the ExTL. With increasing distance from the tropopause, the stratospheric content increased from 10% to 100% with differing profiles for HNO3 and O3. Tropospheric fractions of 20% HNO3 and 40% O3 were detected up to a distance of 30 K above the tropopause.

  4. Global sensitivity of aviation NOx effects to the HNO3-forming channel of the HO2 + NO reaction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Gottschaldt

    2013-03-01

    Full Text Available The impact of a recently proposed HNO3-forming channel of the HO2 + NO reaction on atmospheric ozone, methane and their precursors is assessed with the aim to investigate its effects on aviation NOx induced radiative forcing. The first part of the study addresses the differences in stratospheric and tropospheric HOx-NOx chemistry in general, by comparing a global climate simulation without the above reaction to two simulations with different rate coefficient parameterizations for HO2 + NO → HNO3. A possible enhancement of the reaction by humidity, as found by a laboratory study, particularly reduces the oxidation capacity of the atmosphere, increasing methane lifetime significantly. Since methane lifetime is an important parameter for determining global methane budgets, this might affect estimates of the anthropogenic greenhouse effect. In the second part aviation NOx effects are isolated independently for each of the three above simulations. Warming and cooling effects of aircraft NOx emissions are both enhanced when considering the HNO3-forming channel, but the sum is shifted towards negative radiative forcing. Uncertainties associated with the inclusion of the HO2 + NO → HNO3 reaction and with its corresponding rate coefficient propagate a considerable additional uncertainty on estimates of the climate impact of aviation and on NOx-related mitigation strategies.

  5. The temporal evolution of the ratio HNO3/NOy in the Arctic lower stratosphere from January to March 1997

    NARCIS (Netherlands)

    Schneider, J; Arnold, F; Curtius, J; Sierau, B; Fischer, H.; Hoor, P; Wienhold, FG; Parchatka, U; Zhang, Yuan; Schlager, H; Ziereis, H; Feigl, C; Lelieveld, J; Scheeren, HA; Bujok, O

    1999-01-01

    Aircraft-based measurements of HNO3, NOy, N2O, and O-3 have been performed in the Arctic lower stratosphere in January (POLSTAR I) and March (STREAM III) of 1997. The two projects employed different aircraft platforms. In addition, NOy and O-3 were measured using different instruments in the two

  6. Measurements of HCl and HNO3 with the new research aircraft HALO - Quantification of the stratospheric contribution to the O3 and HNO3 budget in the UT/LS

    Science.gov (United States)

    Jurkat, Tina; Kaufmann, Stefan; Voigt, Christiane; Zahn, Andreas; Schlager, Hans; Engel, Andreas; Bönisch, Harald; Dörnbrack, Andreas

    2013-04-01

    Dynamic and chemical processes modify the ozone (O3) budget of the upper troposphere/lower stratosphere, leading to locally variable O3 trends. In this region, O3 acts as a strong greenhouse gas with a net positive radiative forcing. It has been suggested, that the correlation of the stratospheric tracer hydrochloric acid (HCl) with O3 can be used to quantify stratospheric O3 in the UT/LS region (Marcy et al., 2004). The question is, whether the stratospheric contribution to the nitric acid (HNO3) budget in the UT/LS can be determined by a similar approach in order to differentiate between tropospheric and stratospheric sources of HNO3. To this end, we performed in situ measurements of HCl and HNO3 with a newly developed Atmospheric chemical Ionization Mass Spectrometer (AIMS) during the TACTS (Transport and Composition in the UTLS) / ESMVal (Earth System Model Validation) mission in August/September 2012. The linear quadrupole mass spectrometer deployed aboard the new German research aircraft HALO was equipped with a new discharge source generating SF5- reagent ions and an in-flight calibration allowing for accurate, spatially highly resolved trace gas measurements. In addition, sulfur dioxide (SO2), nitrous acid (HONO) and chlorine nitrate (ClONO2) have been simultaneously detected with the AIMS instrument. Here, we show trace gas distributions of HCl and HNO3 measured during a North-South transect from Northern Europe to Antarctica (68° N to 65° S) at 8 to 15 km altitude and discuss their latitude dependence. In particular, we investigate the stratospheric ozone contribution to the ozone budget in the mid-latitude UT/LS using correlations of HCl with O3. Differences in these correlations in the subtropical and Polar regions are discussed. A similar approach is used to quantify the HNO3 budget of the UT/LS. We identify unpolluted atmospheric background distributions and various tropospheric HNO3 sources in specific regions. Our observations can be compared to

  7. HUBUNGAN TINGKAT KELEMBABAN RUMAH TINGGAL DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Indriyani

    2016-07-01

    Full Text Available Salah satu penyakit menular yang menjadi perhatian dan masalah kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tulis adalah TB paru yang meningkat setiap tahunnya, dengan angka prevalensi tahun 2014 sebesar 83,4/100.000 penduduk. Salah satu faktor yang mempengaruhi adanya agen bakteri tuberkulosis yaitu lingkungan rumah tinggal. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat kelembaban rumah tinggal dengan kejadian TB paru di wilayah kecamatan Tulis. Desain penelitian case control, variabel bebas yang diteliti yaitu tingkat kelembaban, dan variabel confounding adalah luas ventilasi, keberadaan jendela, pencahayaan, suhu. Sampel penelitian  70 responden, terdiri dari 35 kasus dan 35 kontrol. Hasil analisis bivariat uji chi square bahwa ada hubungan antara tingkat kelembaban (p=0,004 OR=4,792 dan pencahayaan (p=0,031 OR=3,273 dengan TB paru. Analisis multivariat yang terbukti sebagai faktor resiko adalah tingkat kelembaban (OR=3,801 dikontrol pencahayaan (OR=1,456.

  8. THE INFLUENCE OF INTERACTIVE MULTIMEDIA AUDIO TELLING MACHINE (IMATE USE AND STUDENTS’ SELF REGU-LATED LEARNING LEVEL ON ENGLISH LANGUAGE GREET-INGS APPLICATION SKILLS (PENGARUH PENGGUNAAN INTERACTIVE MULTIMEDIA AU-DIO TELLING MACHINE (iMATE DAN TINGKAT SELF REGU-LATED LEARNING SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MENERAP-KAN GREETINGS BAHASA INGGRIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridwan Sutisna

    2018-02-01

    Full Text Available Abstract. New trends of technology and also the higher needs of English proficiency have encouraged the quality improvent of English instructions. The aim of this research is to deter-mine the effect of Interactive Multimedia Audio Telling Machine (iMATE and self regulated learning level in English language greetings application skill of vocational school students. iMATE is an Interactive instructional media used in this research. While student’s self regulated learning is divided into high and low level. This research used experimental design. This re-search was held at SMK Pasundan 3 Bandung. Findings of this research were; (1 Generally students achieved better result when using iMATE. (2 There was an interaction between use of instructional media and students’ self regulated learning level. (3 Students with high self regu-lated learning achieved much better when using iMATE. (4 Students with low self regulated learning had a better result when not using iMATE. This Findings lead to the conclusion that students’ self regulated learning level may affect the succes of instructional media use, especially in teaching English language skills. Abstrak. Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan kemampuan Bahasa Inggris yang lebih tinggi mendorong kualitas pembelajaran Bahasa Inggris juga mengalami perkem-bangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Interactive Multimedia Audio Telling Machine (iMATE dan tingkat self regulated learning terhadap ke-mampuan menerapkan greetings Bahasa Inggris siswa SMK. iMATE adalah multimedia inter-aktif pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini. Siswa sebagai subjek penelitian dibagi kedalam dua kelompok yaitu yang memiliki tingkat self regulated learning yang tinggi dan ren-dah. Penelitian yang dilaksanakan di SMK Pasundan 3 Bandung ini menggunakan desain ek-sperimen. Temuan dari penelitian ini adalah (1 Secara umum siswa memperoleh hasil yang lebih baik dengan

  9. Identifikasi Tingkat Pelayanan Pasar Tradisional Agrobis Babat Kabupaten Lamongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risty Utami

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan pembangunan Pasar Tradisional Agrobis Babat di kawasan Perkotaan Babat adalah sebagai kawasan perdagangan dan jasa skala kabupaten. Namun, kualitas pelayanan pasar yang diberikan masih rendah. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kualitas pelayanan Pasar Agrobis Babat. Tahapan dalam penelitian ini meliputi mengetahui karakteristik pelayanan pasar Agrobis Babat menggunakan metode deskriptif, mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan menggunakan CFA dan mengetahui tingkat pelayanan pasar menggunakan IPA (Importance Performing Analysis.  Tingkat pelayanan Pasar Agrobis Babat terbagi menjadi 4 (empat kuadran yaitu prioritas utama, pertahankan kualitas pelayanan,  prioritas rendah dan terlalu berlebih. Variabel yang berada di prioritas utama terdiri dari keberadaan sampah, ketersediaan terminal, kedekatan dengan fasilitas umum lainnya, harga barang dan adanya kegiatan promosi. Variabel yang berada di pertahankan kualitas pelayanan yaitu keberadaan PKL, ketersediaan angkutan umum, kelengkapan jenis barang, jumlah pedagang, ketersediaan los pasar, dan kios pasar. Variabel yang berada di prioritas rendah yaitu keberadaan genangan air, toilet umum, jaringan drainase, dan jaringan sanitasi. Dan variabel yang berada di terlalu berlebih yaitu ketersediaan lahan parkir, dan ketersediaan jaringan air bersih.

  10. Tunable diode laser Stark modulation spectroscopy for rotational assignment of the HNO3 7.5-micron band

    Science.gov (United States)

    Webster, C. R.; May, R. D.; Gunson, M. R.

    1985-01-01

    The technique of Stark modulation spectroscopy for unraveling and assigning rotationally resolved dense molecular spectra has been employed using a tunable diode laser (TDL) source. Doppler-limited absorption and Stark modulation spectra of the HNO3 7.5-micron band near the 1326/cm band origin are presented with preliminary values of the excited-state rovibrational constants derived from both TDL and Bomem Fourier transform IR spectra.

  11. Physical chemistry of the H2SO4/HNO3/H2O system - Implications for polar stratospheric clouds

    Science.gov (United States)

    Molina, M. J.; Zhang, R.; Wooldridge, P. J.; Mcmahon, J. R.; Kim, J. E.; Chang, H. Y.; Beyer, K. D.

    1993-01-01

    Polar stratospheric clouds (PSCs) play a key role in stratospheric ozone depletion. Surface-catalyzed reactions on PSC particles generate chlorine compounds that photolyze readily to yield chlorine radicals, which in turn destroy ozone very efficiently. The most prevalent PSCs form at temperatures several degrees above the ice frost point and are believed to consist of HNO3 hydrates; however, their formation mechanism is unclear. Results of laboratory experiments are presented which indicate that the background stratospheric H2SO4/H2O aerosols provide an essential link in this mechanism: These liquid aerosols absorb significant amounts of HNO3 vapor, leading most likely to the crystallization of nitric acid trihydrate (NAT). The frozen particles then grow to form PSCs by condensation of additional amounts of HNO3 and H2O vapor. Furthermore, reaction probability measurements reveal that the chlorine radical precursors are formed readily at polar stratospheric temperatures not just on NAT and ice crystals, but also on liquid H2SO4 solutions and on solid H2SO4 hydrates. These results imply that the chlorine activation efficiency of the aerosol particles increases rapidly as the temperature approaches the ice frost point regardless of the phase or composition of the particles.

  12. Balloon-borne radiometer measurements of Northern Hemisphere mid-latitude stratospheric HNO3 profiles spanning 12 years

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. A. Walker

    2007-12-01

    Full Text Available Low-resolution atmospheric thermal emission spectra collected by balloon-borne radiometers over the time span of 1990–2002 are used to retrieve vertical profiles of HNO3, CFC-11 and CFC-12 volume mixing ratios between approximately 10 and 35 km altitude. All of the data analyzed have been collected from launches from a Northern Hemisphere mid-latitude site, during late summer, when stratospheric dynamic variability is at a minimum. The retrieval technique incorporates detailed forward modeling of the instrument and the radiative properties of the atmosphere, and obtains a best fit between modeled and measured spectra through a combination of onion-peeling and optimization steps. The retrieved HNO3 profiles are consistent over the 12-year period, and are consistent with recent measurements by the Atmospheric Chemistry Experiment-Fourier transform spectrometer satellite instrument. We therefore find no evidence of long-term changes in the HNO3 summer mid-latitude profile, although the uncertainty of our measurements precludes a conclusive trend analysis.

  13. Anomalous HNO3/NOx ratio of remote tropospheric air: Conversion of nitric acid to formic acid and NOx?

    Science.gov (United States)

    Chatfield, Robert B.

    1994-12-01

    The N oxidation ratio, [HNO3]/ [NOx], in the free troposphere is measured at ˜ 1 to 9 (averaging ˜5), consistently lower than the values of 15-100 which known theory suggests to be reached rapidly. This discrepancy casts doubt on current models' abilities to predict effects of NO sources on remote [NO], and so also [O3] and [OH]. HNO3-to-NOx recycling processes involving HCHO in solution are appealing explanations for the ratio. Known chemical theory are illustrated using a Lagrangian box model of the mid-troposphere which simulates characteristic episodes from NOx input to HNO3 washout. Ratio and budget constraint equations for NOy, can usefully restrict conceivable explanations of missing chemistry of fast nitrogen cycling; most explanations could be called “fast-cycles” or “re-NOx-ification.” These equations also show how current global models may suggest spuriously good N oxidation ratios and errors in OH. Aerosol or cloud droplets reactions with HCHO may produce (a) formic acid (which needs an appropriate source) and NOx, or alternatively, (b) hydroxymethyl nitrate (or methyl dinitrate), which might supply a large, variable amount of “missing NOy” not currently measurable except by NOy instruments.

  14. Coupled aerosol-chemical modeling of UARS HNO3 and N2O5 measurements in the Arctic upper stratosphere

    Science.gov (United States)

    Bekki, S.; Chipperfield, M. P.; Pyle, J. A.; Remedios, J. J.; Smith, S. E.; Grainger, R. G.; Lambert, A.; Kumer, J. B.; Mergenthaler, J. L.

    1997-04-01

    Gas-phase photochemical models do not account for the formation of a secondary altitude HNO3 maximum in the upper stratosphere at high latitudes during winter, suggesting that some processes are missing in the currently accepted chemistry of reactive nitrogen species [Kawa et al, 1995]. Heterogeneous chemistry on aerosol particles had been discounted as the cause because the aerosol surface area is expected to be very low at these altitudes. We have coupled a sulphate aerosol microphysical model to a chemical transport model to investigate this model deficiency in the Arctic during January 1992. The aerosol model predicts the formation of small sulphate particles at 1100 K. Comparisons with cryogenic limb array etalon spectrometer (CLAES) HNO3 and improved stratospheric and mesospheric sounder (ISAMS) N2O5 observations show that the heterogeneous conversion of N2O5 to HNO3 on the modeled small sulphate particles can account for some of the unexpected features seen in Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) observations.

  15. Structural Characteristics of Homogeneous Hydrophobic Ionic Liquid-HNO3-H2O Ternary System: Experimental Studies and Molecular Dynamics Simulations.

    Science.gov (United States)

    Fu, Jing; Yang, Y Isaac; Zhang, Jun; Chen, Qingde; Shen, Xinghai; Gao, Yi Qin

    2016-06-16

    The solubility of water in the hydrophobic ionic liquid 1-ethyl-3-methylimidazolium bis(trifluoromethylsulfonyl)imide ([C2mim][NTf2]) increases significantly in the presence of HNO3. [C2mim][NTf2] is completely miscible with HNO3 but immiscible with water. The triangular phase diagram of the ternary system [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O was determined at 300.1 K. The homogeneous [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O phase is thermodynamically stable, while it can be separated into two phases with an increase of water content. Experiments (electrospray ionization mass spectrometry, Fourier transform infrared spectrometry, and (1)H-nuclear magnetic resonance spectrometry) and molecular dynamics simulations were carried out to investigate the interaction between [C2mim][NTf2], HNO3, and water in the homogeneous phase. It was found that NO3(-) ions interact with both C2mim(+) and water via H-bonding and act as a "bridge" to induce a large amount of water to be dissolved in the hydrophobic IL phase. This confirms that the complexes [C2mim-NTf2-C2mim](+) and [NTf2-C2mim-NTf2](-) exist in the homogeneous [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O system at the concentration of HNO3 up to 27.01 wt % and of water as high as 20.74 wt %.

  16. ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN COBIT 5 (MEA01 PADA RSUD TUGUREJO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Bagus Nugroho

    2015-11-01

    Full Text Available RSUD Tugurejo Semarang merupakan Rumah Sakit kelas B milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan pelayanan jasa untuk masyarakat. Dalam manajemen pengolahan data, RSUD Tugurejo Semarang telah menggunakan sistem informasi rumah sakit. Untuk mengetahui apakah sistem informasi telah berjalan seperti yang diharapkan, maka perlu dilakukan analisis tatakelola teknologi informasi. Pada penelitian ini analisis tatakelola teknologi informasi berfokus pada proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja, dan kesesuaian kinerja teknologi informasi, yaitu domain MEA01 pada framework COBIT 5.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan strategi perbaikan untuk proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja dan kesesuaian TI. Metode pengumpulan  data penelitian ini dengan menggunakan studi dokumen, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan. Tingkat kapabilitas yang didapat dari hasil penelitian yaitu berada level 2 (managed. Untuk menaikkan tingkat kapabilitas pada level 3 maka maka perlu dilakukan secara bertahap strategi perbaikan pada PA 2.1, PA2.2, PA 3.1, dan 3.2. Kata kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, MEA01, Tingkat Kapabilitas, Rumah Sakit.

  17. The Relative Roles of RONO2 and HNO3 as Sinks of NOX in the Denver Metropolitan Region and Colorado's Front Range

    Science.gov (United States)

    Sparks, T.; Ebben, C. J.; Wooldridge, P. J.; Cohen, R. C.

    2015-12-01

    Measurements of HNO3, total RONO2, NOX, and other relevant species, acquired during the DISCOVER-AQ and FRAPPE field campaigns in the Northern Front Range of Colorado during July-August 2014, are used to assess our understanding of the relative roles of RONO2 and HNO3 formation as sinks of NOX. Although HNO3 production was dominant in the region, RONO2 production was often of order 1/3 of the NOX sink. As NOX emissions decrease, our results indicate RONO2­ chemistry will be increasingly important to descriptions of the chemistry in the region.

  18. STRUKTUR TINGKAT TROFIK KOMUNITAS IKAN DI WADUK WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khoirul Fatah

    2015-12-01

    Full Text Available Waduk Wadas lintang memiliki potensi perikanan yang cukup besar baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Kegiatan penangkapan ikan di waduk Wadaslintang saat ini sudah cukup tinggi, yang akan berdampak langsung pada struktur komunitas ikan yang menyebabkan pergeseran pola hubungan antara pemangsa,mangsa atau pesaing pada berbagai tingkat trofik. Tujuan penelitian ini untukmengetahui pola hubungan antar kelompok ikan berdasarkan tingkat trofik dari tingkat trofik terendah sampai kepada ikan karnivor, sehingga diperoleh gambaran peran kelompok ikan dalam komunitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April, Juni, September dan Nopember 2013 di perairan waduk Wadaslintang. Analisa data mencakup komposisi hasil tangkapan dan kebiasaan makan ikan serta tingkat trofik komunitas ikan. Analisis sidik ragam untuk mengetahui perbedaan antar tingkat trofik. Ikan contoh diperoleh dari nelayan dengan alat tangkap jaring, mulai dari ukuran 0,75 – 4,5 inchi. Hasil penelitian diketemukan sebanyak 15 jenis ikan yang didominasi oleh ikan nila dengan persentase berat mencapai 56,45%. Struktur komunitas ikan di perairan waduk Wadaslintang tersusun atas tiga kelompok tingkat trofik yaitu ikan patin, nila, tawes dan nilem mempunyai jenjang trofik terendah (3,5. Kelompok ikan pada tingkat trofik rendah 3.5. Fish group on trophic level < 2.5 levels is very important group in supporting good community structure in Wadaslintang reservoir as a way to sustainability of populaion oh the other groups with higher trophic level.

  19. TINGKAT KEPUASAN NASABAH KPR BTN SYARIAH & BTN KONVENSIONAL TERHADAP KUALITAS LAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kailani

    2016-02-01

    Full Text Available Tingginya tingkat suku bunga pinjaman dan terbatasnya kemampuan Perbankan untuk menyalurkan dana kepada nasabah, hanya Bank syariah di Indonesia yang tetap dan semakin memperkuat eksistensinya setelah terjadinya ksrisis moneter ini. Keadaan ekonomi yang belum pulih akibat krisis ekonomi hingga saat ini berdampak kepada tingkat kestabilan ekonomi yang lamban dan penurunan tingkat daya beli masyarakat terhadap barang-barang konsumsi terutama pada kebutuhan hajiat yang semakin hari semakin terjadi peningkatan harga. Kebutuhan Sandang, Pangan, dan Papan harus terus terpenuhi. Oleh karenanya Bank Konvensional maupun Bank Syariah keduanya memberikan jasa layanan kepada nasabah melalui produknya demi untuk meningkatkan daya beli masyarakat yaitu melalui produk pinjaman dan pembiayaannyaDOI: 10.15408/aiq.v1i2.2468

  20. Effects of HCl and HNO3 on the oxidation of toluene to benzaldehyde by H2O2 over TS-1 modified with Al in aqueous phase

    OpenAIRE

    Paricha Pongjirawat; Sunantha Kaenthong; Tharathon Mongkhonsi

    2014-01-01

    This research studies effects of HCl and HNO3 in aqueous solution on the oxidation reaction between toluene and hydrogen peroxide to benzaldehyde over titanium silicalite-1 catalyst modified with Al. The reaction was carried out at reaction temperature 120°C in a pressurized autoclave reactor. The research found that the addition of HCl and HNO3 not only increases the concentration of toluene in the aqueous phase but also increases the formation of benzaldehyde as main product in the reaction.

  1. Unusually low ozone, HCl, and HNO3 column measurements at Eureka, Canada during winter/spring 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. L. Mittermeier

    2012-04-01

    Full Text Available As a consequence of dynamically variable meteorological conditions, springtime Arctic ozone levels exhibit significant interannual variability in the lower stratosphere. In winter 2011, the polar vortex was strong and cold for an unusually long time. Our research site, located at Eureka, Nunavut, Canada (80.05° N, 86.42° W, was mostly inside the vortex from October 2010 until late March 2011. The Bruker 125HR Fourier transform infrared spectrometer installed at the Polar Environment Atmospheric Research Laboratory at Eureka acquired measurements from 23 February to 6 April during the 2011 Canadian Arctic Atmospheric Chemistry Experiment Validation Campaign. These measurements showed unusually low ozone, HCl, and HNO3 total columns compared to the previous 14 yr. To remove dynamical effects, we normalized these total columns by the HF total column. The normalized values of the ozone, HCl, and HNO3 total columns were smaller than those from previous years, and confirmed the occurrence of chlorine activation and chemical ozone depletion. To quantify the chemical ozone loss, a three-dimensional chemical transport model, SLIMCAT, and the passive subtraction method were used. The chemical ozone depletion was calculated as the mean percentage difference between the measured ozone and the SLIMCAT passive ozone, and was found to be 35%.

  2. Crosslinking chitosan into H3PO4/HNO3-NANO2 oxidized cellulose fabrics as antibacterial-finished material.

    Science.gov (United States)

    Xu, Yunhui; Qiu, Chen; Zhang, Xiaoli; Zhang, Weiwei

    2014-11-04

    The primary hydroxyl groups on C6 position in glucose units of cellulose with H3PO4/HNO3-NaNO2 mediated oxidation produced monocarboxy cellulose and binding sites, subsequent amide reaction with chitosan solution to obtain chitosan crosslinked cotton fabrics. Scanning electron microscope and FT-IR spectroscopy were used to detect the fiber morphology and chemical bonding between chitosan and oxidized cellulose, respectively. The influences of H3PO4/HNO3-NaNO2 oxidation and chitosan treatment on physical properties of cotton fabrics were examined by determining carboxyl content, weight loss and mechanical properties of fabrics, as well as chitosan content in the composite fabrics. Antibacterial performance of chitosan-cellulose fabrics against Escherichia coli and Staphylococcus aureus was evaluated. As a result, chitosan was bonded into cotton fiber via the amido bond of CN formed between amino groups of chitosan and carboxyl groups on oxidized cellulose, and these resultant chitosan-cotton fabrics showed high antimicrobial activity and excellent antibacterial washing durability. Copyright © 2014 Elsevier Ltd. All rights reserved.

  3. ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN DI WARUNG BU KRIS (Studi Kasus Pada Ayam Penyet Sebagai Menu Unggulan Warung Bu Kris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Widyaratna

    2001-01-01

    Full Text Available The economic fluctuations in Indonesia apparently do not influence the food and beverage business. This business still goes well, because people need food. Food is a primary need that must be met and is not influenced by economic conditions in Indonesia. One food and beverage business is Warung Bu Kris, in Surabaya. This restaurant offers various choices. Most of the food served is pressed (penyet and blended with fresh chile sauce (sambal. Many people like this food and usually choose this kind of food as their first choice. The restaurant is usually full of people. Although there are not any seats, customers are willing to wait in order to eat their favorite food. The sample was chosen using non-random sampling. Data were collected in two steps, first to determine the favorite menu of Warung Bu Kris. The second step was to examine the relationship between customer satisfaction and loyalty, then to examine the relationship between both customer satisfaction and loyalty with sales at Warung Bu Kris. The weighted mean formula is used to analyze data in the beginning survey. For the second step, correlation is used. The results show that chicken penyet is the favorite dish at Warung Bu Kris. There is an association between satisfaction and loyalty and also between both customer satisfaction and loyalty with sales. These results suggest that Warung Bu Kris should improve product quality and service in order to maintain customer loyalty. The results can also give further information to other entrepreneurs who will open this type of business in the future. Abstract in Bahasa Indonesia : Fluktuasi ekonomi di Indonesia ternyata tidak mempengaruhi industri makanan dan minuman. Jenis usaha tersebut masih berjalan lancar karena masyarakat membutuhkan makanan. Makanan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi dan tidak terpengaruh oleh keadaan ekonomi di Indonesia. Salah satu usaha makanan dan minimum adalah Warung Bu Kris di Surabaya. Tempat makan

  4. Opini Publik Mengenai Kampanye Politik Dan Tingkat Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Analisis Isi Deskriptif Kolom Komentar Kompas.com Pada Pemilu Legislatif 2014)

    OpenAIRE

    Salim, Mega Putri

    2014-01-01

    Kampanye politik dilaksanakan partai politik untuk memperoleh opini publik yang positif dan elektabilitas partai yang tinggi. Tahun 2014 merupakan tahun pemilu. Salah satu peserta pemilu legislatif adalah PDI Perjuangan. PDI Perjuangan memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan partai lain berdasarkan quick count Kompas yaitu 19,24%. Opini publik mengenai kampanye PDI Perjuangan seharusnya sesuai dengan elektabilitas partai. Hal tersebut dijelaskan Leon Festinger dalam Teori Konsistensi. ...

  5. “PENGARUH INTENSITAS TERPAAN INFORMASI MELALUI TWITTER TERHADAP TINGKAT KEPUTUSAN PEMBELIAN” (Studi Eksplanatif tentang Pengaruh Intensitas Terpaan Informasi Melalui Twitter @cinema21 terhadap Tingkat Keputusan Pembelian yang Dikontrol oleh Sikap dan Tingkat Motif Pembelian Tiket Bioskop Pada Followers @cinema21)

    OpenAIRE

    SOWOLINO, GLORIA ANASTASIA

    2014-01-01

    Twitter merupakan salah satu tool masa kini yang marak digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam memasarkan produknya. Hal ini merupakan langkah yang ditempuh dalam melakukan kegiatan advertising atau periklanan bagi perusahaan. Twitter menjadi salah satu social media yang paling diminati oleh manusia saat ini karena sangat gampang diakses, simpel, dan aktual. 21 Cineplex Group merupakan perusahaan bioskop terbesar di tanah air, yang memiliki brand Cinema 21, Cinema XXI,...

  6. Pengaruh Intervensi Musik Klasik Mozart Dibanding Musik Instrumental Pop Terhadap Tingkat Kecemasan Dental Pasien Odontektomi

    OpenAIRE

    Jovita, Ayu Welly; Santoso, Oedijani; Wardani, Natalia Dewi

    2016-01-01

    Latar Belakang : Kecemasan dental masih menjadi masalah yang perlu pengkajian lebih untuk mengurangi kecemasan tersebut. Banyak hal yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan dental baik secara visual, auditorik, dan suasana ruangan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan dental, salah satunya distraksi dengan terapi musik.Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart dibanding terapi musik instrumental pop terhadap tingkat kecemasan dental pada pasien odontektom...

  7. Observations of NOx, ΣPNs, ΣANs, and HNO3 at a Rural Site in the California Sierra Nevada Mountains: summertime diurnal cycles

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. J. Wooldridge

    2009-07-01

    Full Text Available Observations of NO, NO2, total peroxy nitrates (ΣPNs, total alkyl nitrates (ΣANs, HNO3, CO, O3, and meteorological parameters were obtained from October 2000 through February 2002 at 1315 m a.s.l., 38.9° N, 120.6° W on Sierra Pacific Industries land, adjacent to the University of California Blodgett Forest Research Station (UC-BFRS. We describe the data set with emphasis on the diurnal cycles during summertime 2001. We show that transport of the Sacramento urban plume is a primary factor responsible for diurnal variation in total reactive nitrogen mixing ratios as well as in NOx, ΣPNs and ΣANs, all of which exhibit a late afternoon/early evening peak. In contrast, HNO3 has a peak just after local noon indicating that HNO3 is in near steady state during the day with production due to photochemistry and removal by deposition and mixing with the background free troposphere. Boundary layer dynamics influence mixing ratios of all species in the early morning. Analysis of the morning feature suggests that higher mixing ratios of NOx and HNO3 persist in the residual layer than in the nocturnal boundary layer indicating the presence of nocturnal sinks of both species. Nighttime observations also indicate large HNO3 and ΣANs production through oxidation of alkenes by NO3.

  8. Tingkat Pemanfaatan Warung Masyarakat Informasi (Studi di Kantor Pos Makassar II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paraden Lucas Sidauruk

    2011-06-01

    Full Text Available Masalah pokok penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat pemanfaatan Warmasif di Kantor Pos Makassar II. Subjek penelitian adalah individu yang menggunakan internet di Warmasif. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilengkapi wawancara mendalam dan observasi tidak terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warmasif dimanfaatkan sebagai tempat layanan mengakses internet seperti warnet. Tujuan utama responden ke Warmasif untuk berkomunikasi melalui jejaring sosial (Facebook, Twitter. Sedangkan, jenis informasi yang paling banyak dicari bukan informasi UKM, kesehatan, perpustakaan, melainkan informasi lainnya di luar ketiga jenis informasi itu (66,6%.Berdasarkan perhitungan persentase, tingkat pemanfaatan Warmasif setinggi 56,32 %. Untuk meningkatkannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan segera memperpanjang domain situs Warmasif www.warmasif.co.id. dan memperbaharui perangkat komputer-internet. Kantor Pos dan Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar agar melakukan sosialisasi Warmasif kepada stakeholder dan masyarakat.

  9. Model Cobit Sebagai Kerangka Kerja Tata Kelola Arsitektur Sistem Dan Teknologi Informasi Pada Politeknik Negeri Semarang

    OpenAIRE

    Hermawan, Iwan

    2011-01-01

    COBIT (Control Tujuan Informasi dan Teknologi Terkait) adalah model standar Teknologi Informasi (TI) yang dapat membantumanajemen untuk jembatan kesenjangan antara resiko bisnis, kontrol kebutuhan dan masalah teknis. COBIT berguna dan praktissedang digunakan untuk mengukur kinerja TI manajemen berdasarkan tingkat kematangan khususnya organisasi non-profitoriented dan pemerintah (Welianto, 2008). Kerangka kerja COBIT dalam penelitian ini akan mengukur kinerja tingkat kematanganpada sistem info...

  10. Effects of HCl and HNO3 on the oxidation of toluene to benzaldehyde by H2O2 over TS-1 modified with Al in aqueous phase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paricha Pongjirawat

    2014-09-01

    Full Text Available This research studies effects of HCl and HNO3 in aqueous solution on the oxidation reaction between toluene and hydrogen peroxide to benzaldehyde over titanium silicalite-1 catalyst modified with Al. The reaction was carried out at reaction temperature 120°C in a pressurized autoclave reactor. The research found that the addition of HCl and HNO3 not only increases the concentration of toluene in the aqueous phase but also increases the formation of benzaldehyde as main product in the reaction.

  11. Measurements of HNO3 and N2O5 using ion drift-chemical ionization mass spectrometry during the MILAGRO/MCMA-2006 campaign

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    X. Tie

    2008-11-01

    Full Text Available An ion drift-chemical ionization mass spectrometer (ID-CIMS was deployed in Mexico City between 7 and 31 March to measure gas-phase nitric acid (HNO3 and dinitrogen pentoxide (N2O5 during the Mexico City Metropolitan Area (MCMA-2006 field campaign. The observation site was located at the Instituto Mexicano del Petróleo in the northern part of Mexico City urban area with major emissions of pollutants from residential, vehicular and industrial sources. Diurnally, HNO3 was less than 200 parts per trillion (ppt during the night and early morning. The concentration of HNO3 increased steadily from around 09:00 a.m. central standard time (CST, reached a peak value of 0.5 to 3 parts per billion (ppb in the early afternoon, and then declined sharply to less than half of the peak value near 05:00 p.m. CST. An inter-comparison between the ID-CIMS and an ion chromatograph/mass spectrometer (ICMS showed a good agreement between the two HNO3 measurements (R2=0.75. The HNO3 mixing ratio was found to anti-correlate with submicron-sized aerosol nitrate, suggesting that the gas-particle partitioning process was a major factor in determining the gaseous HNO3 concentration. Losses by irreversible reactions with mineral dust and via dry deposition also could be important at this site. Most of the times during the MCMA 2006 field campaign, N2O5 was found to be below the detection limit (about 30 ppt for a 10 s integration time of the ID-CIMS, because of high NO mixing ratio at the surface (>100 ppb during the night. An exception occurred on 26 March 2006, when about 40 ppt N2O5 was observed during the late afternoon and early evening hours under cloudy conditions before the build-up of NO at the surface site. The results revealed that during the MCMA-2006 field campaign HNO3 was primarily produced from the reaction of OH with NO2 and regulated by gas/particle transfer and dry deposition. The production of HNO3 from N2O5 hydrolysis during the nighttime was small

  12. SEBARAN ANTIAGLUTININ SPERMATOZOA DALAM PLASMA YANG DIKOLEKSI DARI EPIDIDIMIS DAN EJAKULAT DOMBA THE DISTRIBUTION OF SPERM ANTIAGGLUTINI IN PLASMA COLLECTED FROM EPIDIDYMIS AND EJACULATE OF RAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Haviz

    2007-03-01

    Full Text Available Penelitian untuk mengetahui tingkat aglutinasi antarkepala spermatozoa dan sebaran antiaglutinin dalam plasma asal epididimi dan ejakulat telah dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya dalam fertilisasi in vitro. Tingkat aglutinasi dan aktivitas antiaglutinin plasma epididimis dan ejakulat domba dihitung dengan cara menghitung jumlah aglutinasi antarkepala spermatozoa setelah diinkubasikan selama 1, 3, 5, dan 7 jam in vitro dalam media Krebs Ringer- HEPES.

  13. Evaluasi Tingkat Kelelahan Pada Pengemudi Bus Di Kota Bandung

    OpenAIRE

    Febrianti, Asterina; Yassierli, Yassierli; Mahachandra, Manik

    2016-01-01

    Kota Bandung saat ini mengalami pertumbuhan penduduk mencapai 3% setiap tahunnya, sehingga kebutuhan akan transportasi umum sangat tinggi serta tingkat kemacetan yang timbul semakin tinggi pula. Kemacetan yang panjang berdampak pada penurunan kewaspadaan dan timbulnya risiko kecelakaan karena waktu berkendara yang relatif lebih beragam. Menyadari akan risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh kelelahan maka diperlukan pengukuran kelelahan pada pengemudi bus di kota Bandung yang belum pernah dik...

  14. Model Pengukuran Tingkat Keselamatan Kerja Penggunaan Tower Crane

    OpenAIRE

    Kwan, Michelle; Anggrawan, Irvan; Alifen, Ratna Setiawardani

    2014-01-01

    Tower crane sering digunakan sebagai alat pemindah material secara vertical maupun horizontal pada proyek bangunan bertingkat. Kecelakaan kerja tower crane sering terjadi akibat perilaku yang tidak aman (unsafe act) dan kondisi yang tidak aman (unsafe condition) sehingga diperlukan suatu penerapan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah model pengukuran tingkat keselamatan kerja tower crane dalam bentuk program komputer. Data untuk penelitian ini diperoleh dari pengis...

  15. HNO3 Peroxynitrous acid

    Science.gov (United States)

    Vogt, J.

    This document is part of Part 3 of Subvolume D `Asymmetric Top Molecules' of Volume 29 `Molecular Constants Mostly from Microwave, Molecular Beam, and Sub-Doppler Laser Spectroscopy' of Landolt-Börnstein - Group II `Molecules and Radicals'.

  16. Tingkat Ketahanan 70 Aksesi Plasma Nutfah Kenaf Terhadap Fusarium Oxysporum Schletch

    OpenAIRE

    Supriyono; Yulianti, Titiek

    2016-01-01

    Salah satu penyakit penting yang sangat merugikan tanaman kenaf adalah penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum Schlecht. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat ketahanan aksesi kenaf terhadap jamur Fusarium oxysporum. Penelitian dilakukan di laboratorium dan rumah kasa Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Malang menggunakan rancangan acak lengkap) yang diulang tiga kali. Dalam evaluasi ini digunakan 70 aksesi dan 1 aksesi tahan (BG-52-135) yang d...

  17. Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara Di Muka Umum Pada Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Susanti

    2013-12-01

    Full Text Available Expressive writing therapy merupakan terapi yang menggunakan aktivitas menulis sebagai sarana untuk merefleksikan pikiran dan perasaan terdalam terhadap peristiwa yang tidak menyenangkan (menimbulkan trauma. Expressive writing therapy dapat digunakan sebagai terapi utama atau juga dapat diintegrasikan dengan pendekatan psikoterapi atau konseling lainnya, serta dilakukan secara individual dan kelompok. Pada penelitian ini expressive writing therapy dilakukan secara berkelompok dan merupakan terapi utama untuk membantu subjek mengembangkan insight yang lebih adekuat tentang diri dan situasi presentasi, meningkatkan self-esteem, mengembangkan coping skills yang lebih baik, serta menjadi sarana release tension. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada mahasiswa dalam konteks perkuliahan. Subjek penelitian berjumlah 12 orang, merupakan mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan berbicara di muka umum yang tergolong tinggi sampai sangat tinggi. Screening menggunakan skala kecemasan berbicara di muka umum yang telah disempurnakan oleh Susanti, Hasibuan, Siregar, & Fadillah (2011. Penelitian ini menggunakan randomized pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan expressive writing therapy selama 5 sesi dengan durasi 90-120 menit pada setiap sesinya. Hasil analisis kuantitatif Mann-Whitney & Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang signifikan tingkat kecemasan berbicara di muka umum kelompok eksperimen setelah perlakuan expressive writing therapy. Berdasarkan analisa kualitatif terhadap hasil observasi, wawancara, dan kuesioner disimpulkan adanya peningkatan kepercayaan diri, self-esteem, dan positive self-talk. Dengan demikian hipotesa penelitian yang berbunyi ada pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum terbukti.

  18. Synergistic Effect of L-Methionine and KI on Copper Corrosion Inhibition in HNO3 (1M

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amel SEDIK

    2014-05-01

    Full Text Available L-Methionine (L-Met efficiency as a non-toxic corrosion inhibitor for copper in 1M HNO3 has been studied by using electrochemical impedance spectroscopy (EIS and potentiodynamic polarization. Copper corrosion rate significant decrease was observed in the presence of L-Met at 10-4M. The Obtained Results from potentiodynamic polarization and impedance measurements are in good agreement. L-Methionine adsorption on copper surface follows Langmuir isotherm. L-Met free energy adsorption on copper (-30 KJ mol-1 reveals an inhibition strong physical adsorption on copper surface. In order to evaluate the L-Met effect, L-Met and iodide ion’synergistic effect was used to prevent copper corrosion in nitric acid. It was found that inhibitor efficiency (IE reached 98.27 % in 1M solution containing 10-4M L-Met and 10- 3 M KI. The synergistic effect was attributed to iodide ions adsorption on copper surface, which facilitated the L-Met adsorption and an inhibitive film formation.

  19. The influence of concentration and pH on corrotion rate in stainless steels - 316 solution HNO3 medium

    Science.gov (United States)

    Samosir, Rahmad; Simanjuntak, Sutan L. M. H.

    2017-09-01

    The Influence of concentration and pH on corrosion rate on commercial stainless steels-316 materials have been carried out. The experiments were carried out in HNO3 medium with a concentration variation of 0.1 mol, 0.2 mol, 0.3 mol and 0.4 mol corresponding to pH values of 1.0, 0.7, 0.523, and 0.4 respectively. The experiments were carried out using a type M-273 EG&G galvanometer test instrument. The post-corrosion samples’ microstructure has analyzed with the aid of energy dispersive spectroscopy (EDS) equipped SEM instrument to detect the presence of any viable corrosion by products. Experimental results confirm that stainless steels-316 commercial alloys immersed in a nitric acid corrosion medium with a variation of concentration experience very little or almost no corrosion and that according to the so-called Fontana’s criteria these test-materials turn out to have an excellent resistance toward nitric acid corrosion. This is also evidenced by the very low corrosion rate value measured in this study. SEM-EDS study, lts indicate that the possible ensuing corrosion by products are iron oxides, and chrome oxides.

  20. Effects of Nanoscale Carbon Black Modified by HNO3 on Immobilization and Phytoavailability of Ni in Contaminated Soil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jiemin Cheng

    2015-01-01

    Full Text Available A surface-modified nanoscale carbon black (MCB as Ni adsorbent in contaminated soil was prepared by oxidizing the carbon black with 65% HNO3. The surface properties of the adsorbent were characterized by zeta potential analysis, scanning electron microscopy (SEM, and Fourier transform infrared spectroscopy (FTIRs. Batch experiments were conducted to evaluate the improvement of Ni2+ adsorption by MCB. Greenhouse cultivation experiments were conducted to examine the effect of MCB on the DTPA-extractable Ni2+ in soil, Ni2+ uptake of ryegrass shoot, and growth of ryegrass. Results indicated that MCB had much lower negative zeta potential, more functional groups for exchange and complexation of cation, and more heterogeneous pores and cavities for the adsorption of cation than the unmodified parent one (CB. MCB showed enhanced sorption capacity for Ni (qmax, 49.02 mg·g−1 compared with CB (qmax, 39.22 mg·g−1. Greenhouse cultivation experiment results showed that the biomass of ryegrass shoot and the Ni uptake of the ryegrass shoot were significantly increased and the concentrations of DTPA-extractable Ni in soil were significantly decreased with the increasing of MCB amount. It is clear from this work that the MCB had good adsorption properties for the Ni and could be applied in the in situ immobilization and remediation of heavy metal contaminated saline-alkali soils.

  1. Advanced interface modelling of n-Si/HNO3 doped graphene solar cells to identify pathways to high efficiency

    Science.gov (United States)

    Zhao, Jing; Ma, Fa-Jun; Ding, Ke; Zhang, Hao; Jie, Jiansheng; Ho-Baillie, Anita; Bremner, Stephen P.

    2018-03-01

    In graphene/silicon solar cells, it is crucial to understand the transport mechanism of the graphene/silicon interface to further improve power conversion efficiency. Until now, the transport mechanism has been predominantly simplified as an ideal Schottky junction. However, such an ideal Schottky contact is never realised experimentally. According to literature, doped graphene shows the properties of a semiconductor, therefore, it is physically more accurate to model graphene/silicon junction as a Heterojunction. In this work, HNO3-doped graphene/silicon solar cells were fabricated with the power conversion efficiency of 9.45%. Extensive characterization and first-principles calculations were carried out to establish an advanced technology computer-aided design (TCAD) model, where p-doped graphene forms a straddling heterojunction with the n-type silicon. In comparison with the simple Schottky junction models, our TCAD model paves the way for thorough investigation on the sensitivity of solar cell performance to graphene properties like electron affinity. According to the TCAD heterojunction model, the cell performance can be improved up to 22.5% after optimizations of the antireflection coatings and the rear structure, highlighting the great potentials for fabricating high efficiency graphene/silicon solar cells and other optoelectronic devices.

  2. Study of the Laser-Induced Decomposition of HNO3/2-NITROPROPANE Mixture at Static High Pressure

    Science.gov (United States)

    Bouyer, V.; Hébert, P.; Doucet, M.

    2007-12-01

    The objective of the work presented here is to study the laser-induced decomposition of a condensed HNO3/2-nitropropane mixture containing 58% nitric acid. On the macroscopic scale, this energetic material detonates. Under static high pressure, the formation of an H-bonded complex with that particular composition was demonstrated in a previous study. The high pressure behavior of the complex showed the presence of a solid-solid phase transition around 18 GPa. The combustion front propagation velocity was recorded between 6 and 31 GPa. The analysis of the optical properties of the reaction products as well as the recording of their Raman spectra showed two different combustion regimes. Below 18 GPa, total combustion takes place in the sample and a black residue only composed of soot remains in the cell. Above 18 GPa, the combustion leads to a clear residue with little carbon present. However, the Raman spectra of the remaining sample show new features indicating the presence of species which are not yet clearly identified. The pressure limit between these two behaviors corresponds to the phase transition pressure measured for the complex.

  3. Experimental and DFT Studies on the Behavior of Caffeine as Effective Corrosion Inhibitor of Copper in 1M HNO3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Victorien Kouakou

    2016-04-01

    Full Text Available Caffeine was tested as copper corrosion inhibitor in 1M HNO3 using mass loss technique at 308-328K and theoretical studies based on quantum chemistry. The inhibition efficiency is concentration and temperature dependent: Caffeine showed an inhibition efficiency of 78% at 5mM for T =328K. The thermodynamic adsorption parameters ( were determined and analyzed. They revealed a spontaneous adsorption process and a strong interaction between Caffeine and the metal surface. Adsorption isotherms including Langmuir, Temkin and El-Awady were tested. It was found that Caffeine adsorbs on copper according to the modified Langmuir adsorption isotherm. The Dubinin Raduskevitch model was used to distinguish between chemisorption and physisorption. Activation parameters ( were also determined and discussed. Furthermore, the quantum chemical properties/descriptors most relevant to the potential action of the molecule as corrosion inhibitor such as highest occupied molecular energy (EHOMO, lowest unoccupied molecular orbital energy (ELUMO, energy gap(∆E, dipole moment ( and charges on heteroatoms were calculated using DFT at B3LYP level with 6-31+G (d and LanL2DZ basis sets. Fukui indices were also determined and discussed. The theoretical results are consistent with the experimental data reported. DOI: http://dx.doi.org/10.17807/orbital.v8i2.804 

  4. Observations of the effects of temperature on atmospheric HNO3, ΣANs, ΣPNs, and NOx: evidence for a temperature-dependent HOx source

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. A. Day

    2008-03-01

    Full Text Available We describe observations of atmospheric reactive nitrogen compounds including NO, NO2, total peroxy nitrates, total alkyl nitrates, and HNO3 and their correlation with temperature. The measurements were made at a rural location 1315 m a.s.l. on the western slope of the Sierra Nevada Mountains in California during summer of 2001. The ratio of HNO3 to its source molecule, NO2, and the ratio of HNO3 to all other higher oxides of nitrogen (NOz both increase with increasing temperature. Analysis of these increases suggests they are due to a steep increase in OH of between a factor of 2 and 3 over the range 18–32°C. Total peroxy nitrates decrease and total alkyl nitrates increase over the same temperature range. The decrease in the total peroxy nitrates is shown to be much less than expected if the rate of thermal decomposition were the sole important factor. This observation is consistent with the increase in OH inferred from the temperature trends in the HNO3/NO2 ratio.

  5. Concentrations of H 2O 2 and HNO 3 and O 3-VOC-NO x sensitivity in ambient air in southern Taiwan

    Science.gov (United States)

    Peng, Y. P.; Chen, K. S.; Lai, C. H.; Lu, P. J.; Kao, J. H.

    The gaseous concentrations of hydrogen peroxide (H 2O 2) and nitric acid (HNO 3) were measured at two sites in Kaohsiung City and two sites in Pingtung County, on three days in autumn, winter and spring during 2002-2003. The mean H 2O 2 concentrations were 1.76-1.79 ppbv at Nan-Chie and Hsiung-Kong in Kaohsiung City and 1.40-1.76 ppbv at Pingtung and Chao-Chou in Pingtung County. Meanwhile, the mean concentrations of HNO 3 were 6.11-7.79 ppbv in Kaohsiung City and 3.78-4.92 ppbv in Pingtung County. The hourly data were then used to evaluate VOC and NO x sensitivity of ozone (O 3) formation. The threshold values of either H 2O 2/HNO 3=0.3-0.6 or O 3/HNO 3=12-16 indicate that VOC-sensitive chemistry were dominant at Nan-Chie, Hsiung-Kong, and Pingtung in all three seasons; while VOC-sensitive chemistry was dominant at Chao-Chou only in winter, but NO x-sensitive chemistry was dominant in spring. The VOC-sensitive and NO x-sensitive regimes determined using the indicator ratios agree well with those obtained from the SPM (smog production model) using threshold value E (extent of reaction)=0.6-0.8.

  6. Atmospheric measurements of gas-phase HNO3 and SO2 using chemical ionization mass spectrometry during the MINATROC field campaign 2000 on Monte Cimone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hanke

    2003-01-01

    Full Text Available The EU-project MINATROC (MINeral dust And TROpospheric Chemistry aims at enabling an estimation of the influence of mineral dust, a major, but to date largely ignored component of tropospheric aerosol, on tropospheric oxidant cycles. Within the scope of this project continuous atmospheric measurements of gas-phase HNO3 and SO2 were conducted in June and July 2000 at the CNR WMO station, situated on Monte Cimone (MTC (44°11' N --10°42' E, 2165 m asl, Italy. African air transporting dust is occasionally advected over the Mediterranean Sea to the site, thus mineral aerosol emitted from Africa will encounter polluted air masses and provide ideal conditions to study their interactions. HNO3 and SO2 were measured with an improved CIMS (chemical ionization mass spectrometry system for ground-based measurements that was developed and built at MPI-K Heidelberg. Since HNO3  is a very sticky compound special care was paid for the air-sampling and background-measurement system. Complete data sets could be obtained before, during and after major dust intrusions. For the first time these measurements might provide a strong observational indication of efficient uptake of gas-phase HNO3 by atmospheric mineral-dust aerosol particles.

  7. Pemanfatan Sistem Informasi Geografis (Sig) untuk Pemetaan Imbuhan Airtanah dan Kerentanan Airtanah di Kawasan Karst (Studi Kasus di Kecamatan Paliyan dan Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul)

    OpenAIRE

    Cahyadi, Ahmad; Hartoyo, Fedhi Astuty

    2011-01-01

    Pemetaan imbuhan airtanah dan kerentanan airtanah merupakan bagian yang penting dalam upayapengelolaan kawasan karst. Penelitian ini dilakukan di sebagian Kawasan Karst Gunungsewu di KecamatanPaliyan dan Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaranspasial tingkat imbuhan airtanah dan tingkat kerentanan pencemaran airtanah. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah APLIS yang memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG) dengan analisistu...

  8. ISLAM DAN OTORITAS KEAGAMAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rumadi Rumadi

    2012-05-01

    Mungkinkah agama tumbuh tanpa otoritas?Pada umumnya jawaban atas per­tanyaan ini ada dua:”agama dapat tumbuh tanpa otoritas” dan “agama tidak dapat tumbuh tanpa otoritas”, Pandangan pertama didasarkan pada argu­mentasi bahwa agama merupakan pemahaman total terhadap ketuhanan. Yang dibutuhkan dalam konteks ini adalah ketundukan terhadap Tuhan semata. Sementara pandangan kedua didasarkan pada argumentasi bahwa agama merupakan hak individual untuk berkomunikasi dan menyerahkan diri kepada Tuhan,namun di dalam lingkup sosial perkembangan agama mem­butuh­kan “penyebar” yang memiliki kredibilitas untuk berbicara dan me­nyampai­kan pesan-pesan agama. Namun demikian,  dalam kenyataannya otori­tas agama bukan merupakan hal yang statis, namun dinamis. Tingkat otoritas keagamaan dan inter relasi antar tingkat-tingkat otoritas merupakan bagian dari dinamika tersebut.

  9. PENGARUH SEKS RASIO TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN PADA KAWIN SILANG Haliotis asinina DENGAN Haliotis squamata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Ary Sudarmawan

    2013-04-01

    Full Text Available Haliotis asininna dan Haliotis squamata merupakan jenis abalon yang banyak dijumpai dan dikembangkan di Indonesia. Kendala yang sering dihadapi yaitu  menentukan jumlah induk yang berujung pada rendahnya produksi benih. Upaya peningkatan kualitas benih terus dilakukan salah satunya dengan kawin silang dengan perbandingan jumlah induk yang sesuai. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah induk betina abalon yang dibutuhkan untuk menghasilkan larva yang optimal, serta mengetahui perbedaan tingkat keberhasilan persilangan dua jenis induk. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap  dua faktor. Faktor pertama, jumlah induk betina (1:2, 1:3 dan 1:4. Faktor kedua, persilangan dengan dua aras yaitu H. asinina jantan dengan H. squamata betina dan H. asinina betina dengan H. squamta jantan. Hasil penelitian menunjukkan rasio jumlah induk tidak berpengaruh nyata terhadap keberhasilan pemijahan. Namun faktor persilangan memberikan pengaruh  nyata (p<0,05 terhadap jumlah telur, tingkat pembuahan dan tingkat penetasan. Persilangan dengan induk betina H. squamata menghasilkan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingakan dengan induk betina H. asinina. Kata kunci: H. asinina, H. squamata, jumlah induk, kawin silang

  10. HNO3@nano SiO2: An efficient catalytic system for the synthesis of multi-substituted imidazoles under solvent-free conditions

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kobra Nikoofar

    2017-11-01

    Full Text Available Concentrated nitric acid supported on nano silica (HNO3@nano SiO2 has been prepared via a simple procedure. The synthetic powder has been utilized as an effective catalytic system for the synthesis of various 2,4,5-trisubstituted imidazoles under solvent-free conditions at 100 °C in good to excellent yields. In addition, under the same reaction conditions, 1,2,4,5-tetrasubstitued imidazoles have also been performed successfully. The recovery and reusability of HNO3@nano SiO2 have been checked in 3 runs without activity loss. The significant features of this acidic nanocatalyst in the reported procedure, are high yield of products, short reaction times, green reaction media, and vast range of substrates usage. The proposed mechanism of the cyclo-condensation has also been represented.

  11. Investigation of Interfacial and Bulk Dissociation of HBr, HCl, and HNO3 Using Density Functional Theory-Based Molecular Dynamics Simulations

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Baer, Marcel; Tobias, Douglas J.; Mundy, Christopher J.

    2014-12-18

    In this study we investigate the free energy barrier associated with the dissociation of strong acids, XH (HBr, HCl and HNO3) deprotonation, and subsequent formation of ionpairs, X–___H3O+ in the vicinity of the air-water interface. We will show that the free energy for acid dissociation for HCl and HNO3 show significant differences at the air-water than under bulk solvation conditions producing a picture where at the interface associated molecular species can be stable. For the strongest acid we consider, HBr the more traditional picture of acids is preserved in the vicinity of the air-water interface. Our results have implications for our understanding of acids, and their surface tensions at the air-water interface.

  12. Complexation of mercury(II) with 1-Phenyl-2,3-dimethylpyrazoline-5-thione in 0.1 mol/L HNO3 at 273-338 K

    Science.gov (United States)

    Beknazarova, N. S.; Shoalifov, Dzh. O.; Amindzhanov, A. A.; Safarmamadov, S. M.

    2016-12-01

    The complexation of mercury(II) with 1-phenyl-2,3-dimethylpyrazoline-5-thione is studied by means of potentiometry in 0.1 mol/L HNO3 at 273-338 K. The composition of the complexes is determined and their stepwise stability constants are calculated. A pattern is found in altering the stepwise stability constants as the temperature and number of attached 1-phenyl-2,3-dimethylpyrazoline-5-thione molecules rise.

  13. Gas-particle interactions above a Dutch heathland: I. Surface exchange fluxes of NH3, SO2, HNO3 and HCl

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Nemitz

    2004-01-01

    Full Text Available A field measurement campaign was carried out over a Dutch heathland to investigate the effect of gas-to-particle conversion and ammonium aerosol evaporation on surface/atmosphere fluxes of ammonia and related species. Continuous micrometeorological measurements of the surface exchange of NH3, SO2, HNO3 and HCl were made and are analyzed here with regard to average fluxes, deposition velocities (Vd, canopy resistances (Rc and canopy compensation point for NH3. Gradients of SO2, HNO3 and HCl were measured with a novel wet-denuder system with online anion chromatography. Measurements of HNO3 and HCl indicate an Rc of 100 to 200 s m-1 during warm daytime periods, probably at least partly due to non-zero acid partial pressures above NH4NO3 and NH4Cl on the leaf surfaces. Although it is likely that this observation is exacerbated by the effect of the evaporation of airborne NH4+ on the gradient measurements, the findings nevertheless add to the growing evidence that HNO3 and HCl are not always deposited at the maximum rate. Ammonia (NH3 fluxes show mainly deposition, with some periods of significant daytime emission. The net exchange could be reproduced both with an Rc model (deposition fluxes only using resistance parameterizations from former measurements, as well as with the canopy compensation point model, using parameterizations derived from the measurements. The apoplastic ratio of ammonium and hydrogen concentration (Γs=[NH4+]/[H+] of 1200 estimated from the measurements is large for semi-natural vegetation, but smaller than indicated by previous measurements at this site.

  14. KLASIFIKASI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Rizkiana

    2016-03-01

    Full Text Available Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha khususnya yang bergerak dalam bidang jasa, mengharuskan perusahaan menempatkan orientasi kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Untuk mempertahankan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keuntungan, perusahaan harus berupaya menciptakan suatu strategi yang dapat memberikan nilai kepuasan terhadap pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan Leasing Company di Kabupaten Semarang dengan analisis diskriminan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kepuasan pelanggan pengguna jasa Leasing Company dengan membentuk model diskriminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengumpulan data primer menggunakan angket melalui pengambilan sampel proporsional. Kepuasan pelanggan dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tidak puas, cukup puas dan sangat puas. Sedangkan variabel yang diduga mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan adalah usia pelanggan, lama aktifitas, lama waktu pelunasan, besar uang muka (DP, pendapatan, pengeluaran, dan harga kendaraan. Berdasarkan hasil analisis diskriminan tiga factor melalui uji prasyarat dan uji kelayakan variabel, diperoleh dua variabel yang layak dianalisis, yaitu lama waktu pelunasan pinjaman dan besar uang muka. Model diskriminan tiga faktor yang terbentuk adalah zScore =0,969 0,077 dan zScore = 4,146 + 0,085  dengan  sebagai variabel lama pelunasan dan  sebagai variabel uang muka. Hasil validasi menunjukkan angka ketepatan model yang cukup tinggi yaitu 54%. Competition in business, especially in services sector, causing every company must put orientation on customer satisfaction as a primary goal. To retain customers, expand market share and improve profitability, companies must strive to create a strategy to create customer's satisfaction. This study analyzes Leasing Company customer satisfaction in Kabupaten Semarang with discriminant analysis. The purpose of this study

  15. A multicomponent kinetic model established for investigation on atmospheric new particle formation mechanism in H2SO4-HNO3-NH3-VOC system.

    Science.gov (United States)

    Jiang, Binfan; Xia, Dehong; Zhang, Xinru

    2018-03-01

    Secondary new particle formation (NPF) plays a significant role in atmospheric particulate matters (e.g., PM2.5), and has been studied over the past decades. However, the mechanism of NPF still remains ambiguous, setting significant barrier for PM2.5 mitigations, especially in complex atmosphere with multi-pollutants. Since the NPF process can hardly be observed directly by experiment methods due to the measuring limitations, a multicomponent kinetic model (MKM), which can be used to analyze the process and the mechanism of NPF in H2SO4-HNO3-NH3-VOC (Volatile Organic Compounds) system, has been developed in this paper. According to MKM, seven cases with initial concentrations of total precursor vapors (CPV) in the range of 107-108cm-3 were calculated to analyze the NPF process. Firstly, the 3nm particle (PM3nm) formation rate was calculated via MKM, which showed a good agreement with the previous measurements. Moreover, according to MKM calculation, it is found that the peak value of PM3nm formation rate, i.e., Jm, is proportional to [CPV]2, while the time at which Jm occurred, i.e., tm, is proportional to [CPV]-1/3, indicating that the increases in CPV would lead to a significant increase of Jm and decrease of tm. That's why NPF bursts immediately and PM2.5 pollution occurs suddenly in heavily pollutant areas. Afterwards, the roles of precursors in H2SO4-HNO3-NH3-VOC system were identified. It indicates that H2SO4, NH3 and VOC mainly contribute to the early stage of the NPF, while the growth of the nuclei is mainly driven by HNO3 and NH3. And HNO3 makes increasing contributions at the early stage of NPF with CPV rising (especially above 108cm-3). Thus in high CPV areas, especially for China, HNO3 should be paid the same attention as H2SO4, NH3 and VOC. The findings provide important implications for haze mitigations in China and other industrializing countries with multi-pollutant emission sources. Copyright © 2017 Elsevier B.V. All rights reserved.

  16. Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya terhadap Brand Baru Restoran The Consulate

    OpenAIRE

    Malinda, Melodi

    2017-01-01

    The Consulate merupakan sebuah brand baru hasil dari rebranding yang dilakukan oleh 1914 Surabaya. Sebagai brand baru, peneliti tertarik untuk meneliti tingkat Brand Awareness. The Consulate telah mengkomunikasikan mengenai brand barunya yang meliputi kelima Brand Elements yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo & Symbol, Slogan dan Packaging melalui media komunikasi yang dianggap efektif, yaitu media sosial Instagram. Brand Awareness merupakan aset yang tahan lama dan berkelanjutan, maka...

  17. Observations of HNO3, ΣAN, ΣPN and NO2 fluxes: evidence for rapid HOx chemistry within a pine forest canopy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. K. Farmer

    2008-07-01

    Full Text Available Measurements of exchange of reactive nitrogen oxides between the atmosphere and a ponderosa pine forest in the Sierra Nevada Mountains are reported. During winter, we observe upward fluxes of NO2, and downward fluxes of total peroxy and peroxy acyl nitrates (ΣPNs, total gas and particle phase alkyl and multifunctional alkyl nitrates (ΣANs(g+p, and the sum of gaseous HNO3 and semi-volatile NO3− particles (HNO3(g+p. We use calculations of the vertical profile and flux of NO, partially constrained by observations, to show that net midday ΣNOyi fluxes in winter are –4.9 ppt m s−1. The signs and magnitudes of these wintertime individual and ΣNOyi fluxes are in the range of prior measurements. In contrast, during summer, we observe downward fluxes only of ΣANs(g+p, and upward fluxes of HNO3(g+p, ΣPNs and NO2 with signs and magnitudes that are unlike most, if not all, previous observations and analyses of fluxes of individual nitrogen oxides. The results imply that the mechanisms contributing to NOy fluxes, at least at this site, are much more complex than previously recognized. We show that the observations of upward fluxes of HNO3(g+p and σPNs during summer are consistent with oxidation of NO2 and acetaldehyde by an OH x residence time of 1.1×1010 molec OH cm−3 s, corresponding to 3 to 16×107 molecules cm−3 OH within the forest canopy for a 420 to 70 s canopy residence time. We show that ΣAN(g+p fluxes are consistent with this range in OH if the reaction of OH with ΣANs produces either HNO3 or NO2 with a 6–30% yield. Calculations of NO fluxes constrained by the NO2 observations and the inferred OH indicate that NOx fluxes are downward into the canopy because of the substantial conversion of NOx to HNO3 and σPNs in the canopy. Even so, we derive that NOx emission fluxes of ~15 ng(N m−2 s−1 at midday during summer are required to balance the NOx and NOy flux budgets. These fluxes are partly explained by estimates of soil

  18. Perbandingan Tingkat Kecemasan Primigravida dengan Multigravida di RSUD Majalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Muhammad Iqbal

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Kecemasan adalah respons terhadap situasi mengancam tertentu yang dapat menyebabkan perubahan perilaku, karena terdapat ketidakpastian di masa mendatang serta ketakutan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Kecemasan pada ibu hamil apabila tidak ditanggulangi akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis, seperti persalinan lama, preeklamsi dan depresi pascamelahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan tingkat kecemasan antara ibu primigravida dan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Penelitian ini menggunakan rancangan observational analitik dengan pendekatan metode cross sectional periode April–Juni 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS. Data penelitian dianalisis secara analitik dan diuji menggunakan uji t tidak berpasangan. Dari hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan rata-rata pada primigravida adalah 36,76±5,75, sedangkan pada multigravida 37,43±7,07. Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida (p=0,739. Hal ini diduga karena faktor biologis seperti perubahan hormonal dan faktor dukungan sosial dari keluarga ibu primigravida maupun multigravida sehingga cukup efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan. Simpulan, tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dengan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Kata kunci: Kecemasan, kehamilan, multigravida, primigravida, ZSAS   Comparative Level of Anxiety between Primigravida and Multigravida in RSUD Majalaya Abstract Anxiety is a response to treated due to threatens the uncertainty of the future and fear that something bad will happen. Pregnancy is growth and development of fetoes intrauterin since conception until the beginning of labour. If anxiety not resolved, it will have an impact on physical and

  19. Temperature-(208–318 K and pressure-(18–696 Torr dependent rate coefficients for the reaction between OH and HNO3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Dulitz

    2018-02-01

    Full Text Available Rate coefficients (k5 for the title reaction were obtained using pulsed laser photolytic generation of OH coupled to its detection by laser-induced fluorescence (PLP–LIF. More than 80 determinations of k5 were carried out in nitrogen or air bath gas at various temperatures and pressures. The accuracy of the rate coefficients obtained was enhanced by in situ measurement of the concentrations of both HNO3 reactant and NO2 impurity. The rate coefficients show both temperature and pressure dependence with a rapid increase in k5 at low temperatures. The pressure dependence was weak at room temperature but increased significantly at low temperatures. The entire data set was combined with selected literature values of k5 and parameterised using a combination of pressure-dependent and -independent terms to give an expression that covers the relevant pressure and temperature range for the atmosphere. A global model, using the new parameterisation for k5 rather than those presently accepted, indicated small but significant latitude- and altitude-dependent changes in the HNO3 ∕ NOx ratio of between −6 and +6 %. Effective HNO3 absorption cross sections (184.95 and 213.86 nm, units of cm2 molecule−1 were obtained as part of this work: σ213.86  =  4.52−0.12+0.23  ×  10−19 and σ184.95  =  1.61−0.04+0.08  ×  10−17.

  20. MODAL MANUSIA DAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlinda Puspita Sari

    2014-03-01

    Full Text Available Modal manusia dianggap sebagai salah satu faktor penentu produktivitas. Modal manusia merupakan dimensi kualitatif dari sumberdaya manusia, seperti keahlian dan keterampilan, yang akan memengaruhi kemampuan produktif manusia tersebut. Dimensi kualitatif tersebut diperoleh melalui pendidikan, pelatihan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganaliss efek dari modal manusia terhadap tingkat produktivitas di provinsi-provinsi di Indonesia. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur dengan beberapa indikator, yaitu; angka melek huruf dan angka partisipasi murni tingkat SD, SMP maupun SMA. Tingkat kesehatan diukur dengan angka kematian bayi. Data yang digunakan adalah data panel dari 25 provinsi di Indonesia selama perioede 1996-2010 yang dianalisis dengan menggunakan Model Panel Data Fixed Effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia yang diukur dari tingkat pendidikan (APM dan tingkat kesehatan (AKB merupakan faktor yang berpengaruh dan signifikan untuk menjelaskan variasi produktivitas meskipun magnitude-nya lebih kecil dibandingkan dengan modal fisik. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki magnitude yang lebih besar dibandingkan dengan variabel kesehatan. Human capital is regarded as one of the determining factors of productivity. Human capital is qualitative dimension of human resource which includes skills and knowledge. These qualitative dimensions are internalized through education, training and health. This study aimed to analyze the effect of human capital on productivity level across provinces in Indonesia. In this study, the level of education was measured by literacy and school enrollment rate (in primary, secondary and high school. The level of health was measured by infant mortality rate. The study employed a panel data of 25 provinces in Indonesia during the period of 1996-2010. Using fixed effect method, the result showed that secondary school enrollment rate and infant mortality

  1. Validation of HNO3, ClONO2, and N2O5 from the Atmospheric Chemistry Experiment Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS)

    OpenAIRE

    M. A. Wolff; Kerzenmacher, T.; Strong, K.; Walker, K. A.; Toohey, M.; Dupuy, E.; Bernath, P. F.; Boone, C. D.; Brohede, S.; Catoire, V.; Clarmann, T.; Coffey, M.; Daffer, W.H.; De Mazière, M.; Duchatelet, P.

    2008-01-01

    The Atmospheric Chemistry Experiment (ACE) satellite was launched on 12 August 2003. Its two instruments measure vertical profiles of over 30 atmospheric trace gases by analyzing solar occultation spectra in the ultraviolet/visible and infrared wavelength regions. The reservoir gases HNO3, ClONO2, and N2O5 are three of the key species provided by the primary instrument, the ACE Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS). This paper describes the ACE-FTS version 2.2 data products, ...

  2. EFEKTIVITAS PELATIHAN MOTIVASI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahdan Najib Habiby

    2013-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan motivasi yang didesain melalui lima tahap yaitu training need assessment, training priorities, training design, training management, dan training evaluation dengan memberikan materi pada aspek kognitif, emosi dan spiritual untuk menurunkan tingkat stres siswa dalam menghadapi ujian nasional pada kelas VI SDN Tahunan Umbulharjo. Penelitian kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu ini menggunakan model two group pretest-posttest design. Dilakukan pada tanggal 28 April 2012. Populasi 47 siswa, dengan sampel pada kelompok kontrol 22 siswa dan kelompok eksperimen 25 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tentang tingkat stres siswa yang dibagikan kepada siswa dan orangtua, serta wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik parametrik paired samples t-test, dan diperoleh skor t 3.944, signifikansi sebesar 0,001. Skor rerata kondisi stres kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sebesar 4,5. Karena signifikansi hitung 0,001 < 0,05 maka hipotesis diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan motivasi efektif menurunkan tingkat stres siswa kelas VI SDN Tahunan Umbulharjo Yogyakarta dalam menghadapi ujian nasional. Kata Kunci: stres, Ujian Nasional SD, pelatihan motivasi.

  3. Efektivitas Penyuluhan terhadap Tingkat Pengetahuan Guru SD di Jakarta Mengenai Pencegahan Cacingan, Tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danny Surya

    2014-04-01

    Full Text Available Cacingan merupakan masalah kesehatan di Indonesia terutama pada anak. Pengetahuan mengenaipencegahan berperan penting dalam menanggulangi cacingan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuiefektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan guru sekolah dasar (SD mengenai cacingan.Penelitian menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode pre-post study. Pengambilandata dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 12 Oktober 2011 terhadap 67 orang guru SD yang dimintauntuk mengisi kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Kuesioner berisi lima pertanyaan mengenaipencegahan infeksi A. lumbricoides, T. trichiura dan O. vermicularis.  Dari penelitian ini diperoleh hasilbahwa sebelum penyuluhan guru yang mempunyai tingkat pengetahuan baik adalah 12 orang (17,9%,cukup 21 orang (31,3%, dan kurang 34 orang (50,7%. Setelah penyuluhan, guru dengan tingkatpengetahuan baik adalah 39 orang (58,2%, cukup 24 orang (35,8%, dan kurang 4 orang (6,0%.Sebelum penyuluhan, pertanyaan yang paling banyak tidak dimengerti responden adalah kapan waktumemberikan obat cacing (hanya 6% yang menjawab benar. Berdasarkan uji marginal homogeneitydidapatkan perbedaan bermakna (p<0,01 pada tingkat pengetahuan guru sebelum dan sesudahpenyuluhan kesehatan. Disimpulkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuanguru SD mengenai pencegahan cacingan.Kata kunci: cacingan, penyuluhan, guru SD, tingkat pengetahuan, pencegahan

  4. SISTEM PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN BANTUAN EXPERT SYSTEM UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECACATAN PRODUK (Studi Kasus di Perusahaan Pembuat Filaman Lampu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shelly Yuliana

    2005-01-01

    Full Text Available The research discusses the quality control system in producing lamp filament. Meantime, the quality control system produces ahigh level of failure, 10-17%. The result of the identification revealed that the primary coil and double coil processes have the highest failure, ± 17%, and the main cause of rejection is the unflat coil. The research covers the development of attribute control chart (p chart, before and after implementations, development of control plans and documents needed, expert system program to investigate the root cause of the failure, proportional test and final result failure. The result of the implementation of suggestion, gives a significant decrease of failure and the average of failure level of the final product is average 5.74%. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini membahas sistem pengendalian kualitas pada pembuatan lampu filamen. Sistem pengendalian kualitas yang berjalan sekarang menghasilkan kecacatan yang tinggi, 10-17%. Identifikasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa proses primary coil dan double coil memiliki tingkat kecacatan terbesar ± 17% dengan penyebab utama reject adalah coil tidak rata. Penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan dan monitoring peta kendali atribut (p chart baik awal dan akhir hasil implementasi usulan, pembuatan control plan, dokumen-dokumen terhadap pengendalian penyebab kecacatan utama, program expert system yang digunakan untuk penelusuran penyebab kecacatan, uji proporsi dan tingkat kecacatan akhir. Hasil implementasi usulan memberikan penurunan tingkat kecacatan yang signifikan terhadap penyebab kecacatan utama dan rata-rata tingkat kecacatan produk akhir sebesar 5,74%. Kata kunci: sistem pengendalian kualitas, expert system.

  5. GAMBARAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI SMP PGRI 2 DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Surya Kardiana

    2015-06-01

    Full Text Available Remaja merupakan individu yang sedang dalam tahapan perkembangan transisi, sehingga pada tahapan ini banyak permasalahan yang sering muncul seperti perilaku bullying. Bullying merupakan tindakan agresif yang terus menerus dapat berupa bentuk fisik, verbal, dan psikologis. Perilaku bullying ini dapat menyebabkan gangguan fisik maupun psikologis salah satunya dapat mengalami depresi. Depresi ini dapat mempengaruhi aktivitas belajarnya sehingga perlu dideteksi secara dini tentang gambaran tingkat depresi terhadap perilaku bullying di SMP PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kuantitatif dengan rancangan deskiptif cross sectional yang dilakukan pada tanggal 22 Maret 2015 di SMP PGRI 2 Denpasar. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling dan didapatkan 95 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner victimization scale - adolenscent peer relations instrument dan Beck depression inventory (BDI. Hasil Penelitian ditemukan sebesar 28,4% mengalami perilaku bullying intensitas ringan dan 6,3% mengalami perilaku bullying intensitas sedang dan responden lainnya tidak pernah mengalami perilaku bullying. Tingkat depresi ditemukan 26,3% depresi ringan, 14,7% depresi sedang dan responden lainnya normal. Kecenderungan siswa yang mengalami perilaku bullying intensitas sedang mengalami depresi sedang sebesar 66,7%, dan dari yang mengalami perilaku bullying intensitas ringan sebesar 33,3% mengalami depresi ringan. Siswa yang mengalami perilaku bullying intensitas sedang cenderung mengalami depresi sedang. Perilaku bullying yang paling sering dilakukan yaitu bullying verbal, diikuti bullying fisik. Perempuan cenderung menjadi korban bullying daripada laki-laki. Kesimpulan, perlu penelitian lebih lanjut untuk faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi perilaku bullying dan tingkat depresi pada siswa.

  6. Modulation of size and viscosity of Ni/Zn ferrites: Effect of doping with βCD and chemical treatment with HNO3 and NaOH

    Science.gov (United States)

    Corrêa, Jéssyca M. L.; Abrishamkar, Afshin; Da Silva, Jeferson G.; Pereira, Juliano Rocha; de Oliveira, Fernando C.; Denadai, Ângelo M. L.

    2015-11-01

    In this work, we have studied the rheological properties of nickel-zinc and nickel-zinc-β-cyclodextrin (Fe-Ni/Zn and Fe-Ni/Zn/βCD) ferrite suspensions as a function of temperature, solids content, shear rate and NaOH/HNO3 concentration. The goal was to investigate the conditions where the particle size and viscosity are both lower. In both suspensions, temperature had insignificant impact on viscosity, suggesting no destructive effect on the particles. The Fe-Ni/Zn/βCD suspension exhibited lower viscosity, Newtonian profile and lower dependence of viscosity upon the solids content in comparison with Fe-Ni/Zn, which was pseudoplastic and thixotropic. These differences were ascribed to the lower particle size caused by incorporation of βCD. Considering both ferrites, HNO3 was more efficient in reducing the particles size and viscosity than NaOH, which affected only the Fe-Ni/Zn. This behavior was rationalized in terms of chemical equilibrium of FeOOH at the surface of particles, which was supported by structural characterization as well as elementary analysis.

  7. Fabrication of interconnected porous β-tricalcium phosphate (β-TCP) based on a setting reaction of β-TCP granules with HNO3 followed by heat treatment.

    Science.gov (United States)

    Ishikawa, Kunio; Putri, Tansza Setiana; Tsuchiya, Akira; Tanaka, Keisuke; Tsuru, Kanji

    2017-11-06

    β-Tricalcium phosphate [β-TCP] is the typical bone substitute due to its excellent osteoconductivity and bioresorbability. One of the keys to improve its potential as bone substitute is to introduce porous structure and its regulation. In this study, interconnected porous β-TCP blocks were fabricated through a setting reaction of β-TCP granules and subsequent heat treatment. First, β-TCP granules were mixed with HNO3 . Upon mixing, β-TCP granules were bridged with dicalcium phosphate dihydrate [DCPD: CaHPO4 ·2H2 O] containing Ca(NO3 )2 . Then, the DCPD-bridged β-TCP was heated at 1100°C. During the heating process, DCPD containing Ca(NO3 )2 transformed into β-TCP and bonded with β-TCP granules. As a result, an interconnected porous β-TCP block formed. The diametral tensile strength and porosity of the interconnected porous β-TCP block fabricated from 200-300-μm β-TCP granules and 5 N HNO3 and then heated at 1,100°C were 1.4 ± 0.2 MPa and 57% ± 2%, respectively. © 2017 Wiley Periodicals, Inc. J Biomed Mater Res Part A, 2017. © 2017 Wiley Periodicals, Inc.

  8. Validation of HNO3, ClONO2, and N2O5 from the Atmospheric Chemistry Experiment Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Raspollini

    2008-07-01

    Full Text Available The Atmospheric Chemistry Experiment (ACE satellite was launched on 12 August 2003. Its two instruments measure vertical profiles of over 30 atmospheric trace gases by analyzing solar occultation spectra in the ultraviolet/visible and infrared wavelength regions. The reservoir gases HNO3, ClONO2, and N2O5 are three of the key species provided by the primary instrument, the ACE Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS. This paper describes the ACE-FTS version 2.2 data products, including the N2O5 update, for the three species and presents validation comparisons with available observations. We have compared volume mixing ratio (VMR profiles of HNO3, ClONO2, and N2O5 with measurements by other satellite instruments (SMR, MLS, MIPAS, aircraft measurements (ASUR, and single balloon-flights (SPIRALE, FIRS-2. Partial columns of HNO3 and ClONO2 were also compared with measurements by ground-based Fourier Transform Infrared (FTIR spectrometers. Overall the quality of the ACE-FTS v2.2 HNO3 VMR profiles is good from 18 to 35 km. For the statistical satellite comparisons, the mean absolute differences are generally within ±1 ppbv ±20% from 18 to 35 km. For MIPAS and MLS comparisons only, mean relative differences lie within±10% between 10 and 36 km. ACE-FTS HNO3 partial columns (~15–30 km show a slight negative bias of −1.3% relative to the ground-based FTIRs at latitudes ranging from 77.8° S–76.5° N. Good agreement between ACE-FTS ClONO2 and MIPAS, using the Institut für Meteorologie und Klimaforschung and Instituto de Astrofísica de Andalucía (IMK-IAA data processor is seen. Mean absolute differences are typically within ±0.01 ppbv between 16 and 27 km and less than +0.09 ppbv between 27 and 34 km. The ClONO2 partial column comparisons show varying degrees of agreement, depending on the location and the quality of the FTIR measurements. Good agreement was found for the comparisons with the midlatitude Jungfraujoch partial columns for which

  9. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Tatin Hernidatiatin

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. This study is aimed to analyze the direct and indirect effect of educational level on employee performance through work motivation as an intervening variable at PT. Kereta Api (Persero Regional Operations (DAOP 3 Cirebon. The method used in this research is associative method and data collection technique used is the field research (observation, interview, questionnaire and literature study. To determine the size of the sample, the study used the Slovin formula while to analyse data the researchers performed validity, reliability and classical assumption test (normality, multicollinearity, heteroscedasticity and autocorrelation test, path analysis, t hypothesis testing. The results of path analysis showed that the level of education directly impacted to employee performance and indirectly to work motivation (an intervening variable and finally to employee performance. Due to the fact that the direct correlation coefficient is greater than the indirect correlation coefficient, it can be said that the true relationship is direct correlation. Keywords. Level of education; work motivation; job performance.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan dan pengaruh tidak langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT. Kereta Api (Persero Daerah Operasi (DAOP 3 Cirebon. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Asosiatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Riset Lapangan (Observasi, Wawancara, Angket dan Riset Kepustakaan. Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolonearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi, Analisis Jalur, Uji  t Hipotesis. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa tingkat

  10. Aircraft based four-channel thermal dissociation laser induced fluorescence instrument for simultaneous measurements of NO2, total peroxy nitrate, total alkyl nitrate, and HNO3

    Science.gov (United States)

    Di Carlo, P.; Aruffo, E.; Busilacchio, M.; Giammaria, F.; Dari-Salisburgo, C.; Biancofiore, F.; Visconti, G.; Lee, J.; Moller, S.; Reeves, C. E.; Bauguitte, S.; Forster, G.; Jones, R. L.; Ouyang, B.

    2013-04-01

    A four-channel thermal dissociation laser induced fluorescence (TD-LIF) instrument has been developed for simultaneous measurements of nitrogen dioxide (NO2), total peroxy nitrate (∑PNs), total alkyl nitrate (∑ANs) and nitric acid (HNO3). NO2 is measured directly by LIF at 532 nm, whereas organic nitrates and nitric acid are thermally dissociated at distinct temperatures in the inlet to form NO2, which is then measured by LIF. The concentrations of each dissociated species are derived by the differences in measured NO2 relative to the reference colder inlet channel. The TD-LIF was adapted to fly on board the UK Facility for Airborne Atmospheric Measurements (FAAM) BAe 146-301 atmospheric research aircraft in summer 2010, and to date has successfully flown in five field campaigns. This paper reports novel improvements in the TD-LIF instrumentations, including (1) the use of a single wavelength laser, which makes the system compact and relatively cheap; (2) the use of a single beam laser that allows easy alignment and optical stability against the vibrational aircraft environment; and (3) the optical assembly of four detection cells that allow simultaneous and fast (time resolution up to 0.1 s) measurements of NO2, ∑PNs, ∑ANs and HNO3. Laboratory-generated mixtures of PNs, ANs and HNO3 in zero air are converted into NO2 and used to fix the dissociation temperatures of each heated inlet to test the selectivity of the instrument and potential interferences due to recombination reactions of the dissociated products. The effectiveness of the TD-LIF was demonstrated during the RONOCO aircraft campaign (summer 2010). A chemiluminescence system that was measuring NO2 and a broadband cavity enhanced absorption spectrometer (BBCEAS) that was measuring one of the PNs (N2O5) were installed on the same aircraft during the campaign. The in-flight intercomparison of the new TD-LIF with the chemiluminescence system for NO2 measurements and the intercomparison between

  11. The use of AgNO3/BF3.Et2O and HNO3/Al(H2PO43 systems in the synthesis of aryl thiosulfonates

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edson Anjos Santos

    2012-06-01

    Full Text Available The thiosulfonates are a class of compounds of great industrial importance. It is worth noting that the aryl thiosulfonates present several biological activities. The synthesis of these compounds is known in the literature although; only a few make use of thiols as the sole starting material. This work shows the use of two reaction systems employed for the synthesis of nitrophenols, AgNO3/BF3.EtO2 (I and HNO3/Al(H2PO43 (II, as an alternative to the preparation of aryl thiosulfonates. The use of system I led to higher yields (72-76% then system II (56-61%. These methodologies have not been reported before for the synthesis of these compounds and the products were obtained with good purity.

  12. Mass accommodation coefficient measurements for HNO3, HCl and N2O5 on water, ice and aqueous sulfuric acid droplet surfaces

    Science.gov (United States)

    Worsnop, Douglas; Zahniser, Mark; Kolb, Charles; Watson, Lyn; Vandoren, Jane; Jayne, John; Davidovits, Paul

    1988-01-01

    Preliminary results are reported of the direct measurement of accommodation coefficients for HNO3, N2O5 and HCl on water drops, aqueous sulfuric acid drops and ice particles. The heterogeneous chemistry of these species together with ClONO2 has been implicated in the ozone depletion observed in the Antarctic stratosphere during the spring in the last eight years. The most plausible chemical mechanism involves the removal of nitrogen oxide species via condensation on ice particles in polar stratospheric clouds resulting in a increase in the active chlorine species responsible for the ozone depletion. The observation of low NO2 and high ClO densities in the Antarctic stratosphere last summer appear to be consistent with such a mechanism.

  13. Konsep Tingkat Kematangan penerapan Internet Protokol versi 6 (Capability Maturity Model for IPv6 Implementation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2015-03-01

    Full Text Available Internet Protocol atau IP merupakan standar penomoran internet di dunia yang jumlahnya terbatas. Di dunia, alokasi IP diatur oleh Internet Assignd Number Authority (IANA dan didelegasikan ke melalui otoritas masing-masing benua. IP sendiri terdiri dari 2 jenis versi yaitu IPv4 dan IPv6 dimana alokasi IPv4 dinyatakan habis di tingkat IANA pada bulan April 2011. Oleh karena itu, penggunaan IP diarahkan kepada penggunaan IPv6. Untuk melihat bagaimana kematangan suatu organisasi terhadap implementasi IPv6, penelitian ini mencoba membuat sebuah model tingkat kematangan penerapan IPv6. Konsep dasar dari model ini mengambil konsep Capability Maturity Model Integrated (CMMI, dengan beberapa tambahan yaitu roadmap migrasi IPv6 di Indonesia, Request for Comment (RFC yang terkait dengan IPv6 serta beberapa best-practice implementasi dari IPv6. Dengan konsep tersebut, penelitian ini menghasilkan konsep Capability Maturity for IPv6 Implementation.

  14. The HNO3 forming branch of the HO2 + NO reaction: pre-industrial-to-present trends in atmospheric species and radiative forcings

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. S. A. Isaksen

    2011-09-01

    Full Text Available Recent laboratory measurements have shown the existence of a HNO3 forming branch of the HO2 + NO reaction. This reaction is the main source of tropospheric O3, through the subsequent photolysis of NO2, as well as being a major source of OH. The branching of the reaction to HNO3 reduces the formation of these species significantly, affecting O3 abundances, radiative forcing and the oxidation capacity of the troposphere. The Oslo CTM2, a three-dimensional chemistry transport model, is used to calculate atmospheric composition and trends with and without the new reaction branch. Results for the present day atmosphere, when both temperature and pressure effects on the branching ratio are accounted for, show an 11 % reduction in the calculated tropospheric burden of O3, with the main contribution from the tropics. An increase of the global, annual mean methane lifetime by 10.9 %, resulting from a 14.1 % reduction in the global, annual mean OH concentration is also found. Comparisons with measurements show that including the new branch improves the modelled O3 in the Oslo CTM2, but that it is not possible to conclude whether the NOy distribution improves. We model an approximately 11 % reduction in the tropical tropospheric O3 increase since pre-industrial times, and a 4 % reduction of the increase in total tropospheric burden. Also, an 8 % decrease in the trend of OH concentrations is calculated, when the new branch is accounted for. The radiative forcing due to changes in O3 over the industrial era was calculated as 0.33 W m−2, reducing to 0.26 W m−2 with the new reaction branch. These results are significant, and it is important that this reaction branching is confirmed by other laboratory groups.

  15. Pengaruh Frekuensi Melihat Iklan Floating terhadap Tingkat Kesadaran Merek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Forddhanto Bimantoro

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract: Floating ad  is online advertisement aiming to stimulate brand awareness by increasing familiarity through reexposing advertisement. This research examines the influence of ARCO Depok members’ exposure of floating ad at www.detik.com to their brand awareness about Samsung LED TV. The frequency of consuming the advertisement is differentiated into three categories, namely three times, five times and never. The result shows that the respondents’ exposure of floating ad could influence the level of brand awareness as much as 40.7%. However, this tendency was not represented in the category of five times. The result also shows that the only control variable which was able to significantly influence the level of brand awareness was the variable of respondents’ visitation to the site of detik.com. Abstrak: Iklan floating merupakan iklan di media internet yang bertujuan mencapai kesadaran merek dengan cara meningkatkan familiarity melalui frekuensi pengulangan iklan. Frekuensi melihat iklan floating dibedakan  dengan memilah kelompok responden yang dikenai frekuensi melihat iklan 3 kali, 5 kali dan tidak melihat iklan. Penelitian ini menguji pengaruh frekuensi melihat iklan floating di www.detik.com terhadap tingkat kesadaran merek Samsung LED TV pada warga ARCO Depok, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi melihat iklan floating dapat mempengaruhi tingkat kesadaran merek sebesar 40,7%; namun tidak terbukti pada kelompok yang melihat iklan sebanyak lima kali. Variabel kontrol yang mampu mempengaruhi tingkat kesadaran merek secara signifikan hanya variabel kunjungan responden ke detik.com.Â

  16. Pengaruh Brain Training Terhadap Tingkat Inteligensia Pada Kelompok Usia Dewasa Muda

    OpenAIRE

    Hayes, Clarin; Hardian, Hardian; Sumekar, Tanjung Ayu

    2017-01-01

    Latar Belakang: Brain training sebagai latihan otak menjadi industri yang sangat menjanjikan di era ini untuk menghasilkan jutaan dolar tanpa suatu bukti konkret bahwa brain training dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan inteligensia seseorang. Banyak peneliti yang masih meragukan efektivitas transfer dari brain training ke dalam peningkatan inteligensia di kehidupan sehari-hari.Tujuan: Membuktikan manfaat brain training terhadap tingkat inteligensia.Metode: Penelitian ini bersifat kuasi ...

  17. PENGARUH E-SCAFFOLDING DALAM THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fauzul Albab

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to examine the effect of e-learning based Think Pair Share cooperative learning model toward higher order thinking skills of students. This study was conducted at SMAN 1 Jember for X grade students and used factorial design. Two experimental groups (TPS with E-Scaffolding and TPS with scaffolding were compared with a control group (TPS. This research was carried out to 180 students. The results showed that there is a difference in high-order thinking skills among groups of students who take the e-scaffolding in the TPS, scaffolding in TPS, and TPS learning; there is a difference in high-order thinking skills among groups of students with different prior knowledge levels; and there is no interactional effect among e-scaffolding in TPS, scaffolding in TPS and TPS strategy and the student’s prior knowledge on high order thinking skills. Key words: e-scaffolding, think pair share, high order thinking, prior knowledge.                                                                                     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbasis e-learning yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS dalam bentuk E-Scaffolding terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jember untuk siswa kelas X ini dengan menggunakan rancangan faktorial. Dua kelompok eksperimen (TPS dengan E-Scaffolding dan TPS dengan Scaffolding dibandingkan dengan sebuah kelompok kontrol (TPS. Penelitian dilaksanakan terhadap sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih secara acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran e-scaffolding dalam TPS dengan pembelajaran scaffolding dalam TPS maupun siswa dengan pembelajaran TPS; terdapat perbedaan kemampuan berpikir

  18. ANALISIS TINGKAT OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA DALAM HUKUM KETETAPAN HARDY-WEINBERG PADA BIN PACKING PROBLEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Terry Noviar Panggabean

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak—Karna representasi abstrak dari beberapa sistem pengambilan keputusan yang nyata dalam kehidupan sehari hari membuat masalah optimasi kombinatorial umumnya sangat sulit untuk dipecahkan. Bin packing problem ialah solusi terbaik dalam mengatasi masalah optimasi kombinatorial, yang digunakan untuk mencari sebuah objek secara optimal dari sekelompok himpunan objek yang berhingga. Serangkaian pendekatan hybrid telah dikembangkan dalam hal ini untuk memecahkan masalah Bin Packing. Metaheuristik adalah salah satu pendekatan tingkat tinggi dalam memandu dalam memodifikasi beberapa metode heuristik lainnya untuk mencari tingkat optimasi yang lebih baik. Genetic Algorithm atau Algoritma Genetika juga merupakan metode metaheuristik yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam hal peningkatan optimasi. Dalam algoritma genetika terdapat bermacam-macam varian. Dalam penelitian dipaparkan mengenai taksonomi dari algoritma genetika parallel (Parallel Genetic Algorithm yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari algoritma genetika konvensional dalam hal kinerja dan skalabilitasnya. Tetapi algoritma genetika paralel ini hanya cocok untuk permasalahan jaringan komputer heterogen dan sistem terdistribusi. Berdasarkan penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dan dari uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana menerapkan hukum ketetapan Hardy-Weinberg dari bidang biologi kedalam algoritma genetika melakukan analisis tingkat optimasi terhadap Bin Packing Problem..   Keywords— Genetic Algortihm, Hardy-Weinberg, Bin Packing Problem.

  19. HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG PERNAPASAN DENGAN TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Eko Rikmiarif

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Jenis penelitian adalah penelitian analitik yang menjelaskan korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pemakaian alat pelindung pernapasan, sedangkan variabel terikat adalah kapasitas vital paru. Teknik pengumpulan data dengan metode pengukuran, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dengan analisis deskriptif dan uji bivariat dengan spearman test melalui bantuan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi spearman -0,923 dengan nilai probabilitas (p value 0,0001 (< 0,05, yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Simpulan penelitian adalah ada ada hubungan antara praktik penggunaan APD pernafasan (masker dengan Tingkat Kapasitas Vital Paru. The research objective was to determine the relationship between the use of respiratory protective equipment with the level of vital lung capacity in workers in the village of tile maker Singorojo Jepara regency in 2011. This type of research was the analytical research that explains the correlation between independent variables and the dependent variable. The method used in this study was cross sectional. Sampling technique using total sampling. Variable study consists of the independent variable is the use of respiratory protective equipment, while the dependent variable was the vital lung capacity. Data collection techniques with methods of measurement, questionnaires, and documentation. Methods of data

  20. Analisis Kemampuan Awal Multi Level Representasi Mahasiswa Tingkat I pada Konsep Reaksi Redoks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Langitasari

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: Analysis of students’ initial ability before teaching the chemistry concept are very important to determine the correct techniques in learning concept. The objectives of this study was to identify the first year students’ initial ability to describe and explain redox reactions concept using macroscopic, submicroscopic and symbolic representation. This study applies pre-experimental research design involving a group of subjects. The diagnostic instrument consists of 15 items two-tier multiple choice and 2 items essay. Data were analyzed descriptively by tabulating students’ answers of each question. The results showed that the first year students’ initial understanding to the redox reactions concept was very low. Students have not been able to describe and explain the observed redox reactions (macroscopic in terms of the atoms, molecules and ions that were involved in the reactions. This results also indicated the first year students’ symbolic and microscopic understanding very limited and only 2.9 % of students were able to make the connection between macroscopic observations, symbolic and submicroscopic representation .Keywords:  Initial ability, Redox reaction, Multiple levels of representationAbstrak: Analisis tingkat pemahaman awal mahasiswa sebelum mengajarkan konsep kimia sangat penting agar dapat menentukan teknik yang tepat dalam pembelajaran konsep.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan awal mahasiswa tingkat I dalam mendeskripsikan dan menjelaskan konsep reaksi redoks menggunakan representasi makroskopik, submikroskopik dan simbolik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan melibatkan satu kelompok subjek. Instrumen tes terdiri dari 15 soal two tier dan 2 soal essay. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan mentabulasikan jawaban mahasiswa untuk masing-masing item soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman awal mahasiswa tingkat I terhadap konsep

  1. ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA BAGIAN TATA USAHA BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzakiyah Muzakiyah

    2011-12-01

    Full Text Available Kepuasan pelanggan merupakan hasil (outcome yang dirasakan atas penggunanya produk atau jasa, sama atau melebihi harapan yang diinginkan. Pelayanan di bagian Tata Usaha idealnya lebih bersahabat, cepat dan akurat. Ini berarti orientasi layanan di bagian Tata Usaha harus didasarkan pada kebutuhan mahasiswa. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dengan menggunakan Pendekatan Lean ServPerf (Lean Service dan Service Performance. Service Performance digunakan untuk menganalisis tingkat instrumen kinerja pelayanan bagian Tata Usaha. Lean Service digunakan untuk menghilangkan waste aktivitas yang tidak bernilai tambah. Hasil dari penelitian ini, terdapat 14 atribut pelayanan yang perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bagian Tata Usaha Fakultas.

  2. African biomass burning plumes over the Atlantic: aircraft based measurements and implications for H2SO4 and HNO3 mediated smoke particle activation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Dörnbrack

    2011-04-01

    Full Text Available Airborne measurements of trace gases and aerosol particles have been made in two aged biomass burning (BB plumes over the East Atlantic (Gulf of Guinea. The plumes originated from BB in the Southern-Hemisphere African savanna belt. On the day of our measurements (13 August 2006, the plumes had ages of about 10 days and were respectively located in the middle troposphere (MT at 3900–5500 m altitude and in the upper troposphere (UT at 10 800–11 200 m. Probably, the MT plume was lifted by dry convection and the UT plume was lifted by wet convection. In the more polluted MT-plume, numerous measured trace species had markedly elevated abundances, particularly SO2 (up to 1400 pmol mol−1, HNO3 (5000–8000 pmol mol−1 and smoke particles with diameters larger than 270 nm (up to 2000 cm−3. Our MT-plume measurements indicate that SO2 released by BB had not experienced significant loss by deposition and cloud processes but rather had experienced OH-induced conversion to gas-phase sulfuric acid. By contrast, a significant fraction of the released NOy had experienced loss, most likely as HNO3 by deposition. In the UT-plume, loss of NOy and SO2 was more pronounced compared to the MT-plume, probably due to cloud processes. Building on our measurements and accompanying model simulations, we have investigated trace gas transformations in the ageing and diluting plumes and their role in smoke particle processing and activation. Emphasis was placed upon the formation of sulfuric acid and ammonium nitrate, and their influence on the activation potential of smoke particles. Our model simulations reveal that, after 13 August, the lower plume traveled across the Atlantic and descended to 1300 m and hereafter ascended again. During the travel across the Atlantic, the soluble mass fraction of smoke particles and their mean diameter increased sufficiently to allow the processed smoke particles to act as water vapor condensation nuclei already at very low water

  3. Accurate Fourier transform infrared (FT-IR) spectroscopy measurements of nitrogen dioxide (NO2) and nitric acid (HNO3) calibrated with synthetic spectra.

    Science.gov (United States)

    Flores, Edgar; Viallon, Joële; Moussay, Philippe; Wielgosz, Robert Ian

    2013-10-01

    A novel method for determining the accuracy of laboratory-based measurements of nitrogen dioxide (NO2) and nitric acid (HNO3) mole fractions using Fourier transform infrared (FT-IR) spectroscopy 1 cm(-1) resolution instruments calibrated with synthetic spectra has been developed. The traceability of these measurement results is to the reference line strength data contained within the high-resolution transmission molecular absorption (HITRAN) database. Incorporating a proper estimate of the uncertainty of this data into the measurement results will ensure that the SI traceable values are encompassed within the uncertainty of the measurement results. The major contributors to the uncertainties of the results are, in descending order of importance, the uncertainty in the line strength values (HITRAN 2004), the uncertainty attributed to the generation of reference spectra (including knowledge of the optical path length of the FT-IR gas cell), and temperature measurements of the gas. The stability of the FT-IR instrument itself is only a minor contributor to the overall uncertainty of the measurements. FT-IR measurements of NO2 mole fractions at nominal values of 10 μmol mol(-1) calibrated with synthetic spectra lead to standard uncertainties of 0.34 μmol mol(-1) (3.4% relative). In contrast, calibration of the FT-IR instrument with SI traceable gas standards generated by a dynamic weighing system resulted in measurements results with standard uncertainties of 0.04 μmol mol(-1) (0.4% relative). When comparing the consistency of measurement results based on the synthetic calibration method against those obtained by calibrations with SI traceable gas standards, the existence of a potential bias of ~5% was observed, although this was within the stated uncertainties of the results. The FT-IR measurements of HNO3 mole fractions at nominal values of 200 nmol mol(-1) calibrated with synthetic spectra resulted in values with standard uncertainties of 23 nmol mol(-1) (11

  4. ANALISIS TERHADAP PERLUNYA PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN HISTORIS (CONVENTIONAL ACCOUNTING MENJADI BERDASARKAN TINGKAT HARGA UMUM (GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pwee Leng

    2002-01-01

    , antara lain akuntansi harga tetap, akuntansi nilai sekarang, dan akuntansi tingkat harga umum. Akuntansi tingkat harga umum akan mengadakan restatement komponen-komponen laporan keuangan ke dalam rupiah pada tingkat daya beli yang sama, namun sama sekali tidak mengubah prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dalam akuntansi berdasarkan nilai historis. Pada prakteknya, kontroversi yang menyangkut relevansi penggunaan akuntansi tingkat harga umum masih berlanjut hingga saat ini. Beberapa argumentasi yang mendukung maupun menolak penerapan akuntansi tingkat harga umum akan disajikan dalam artikel ini. Demikian juga hasil dari dua penelitian mengenai pengaruh penerapan akuntansi tingkat harga umum terhadap laporan keuangan akan diperbandingkan guna melihat apakah penyesuaian berdasarkan akuntansi tingkat harga umum memang diperlukan. Kata kunci:akuntansi historis, akuntansi tingkat harga umum, daya beli (inflasi, laporan keuangan, rasio keuangan.

  5. Kinetics of Corrosion Process in H2SO4 and HNO3 Aqueous Solutions of Lead Free Sn-Ag-Cu Solder Alloys

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guśpiel J.

    2016-06-01

    Full Text Available This paper presents the results of the corrosion resistance of Sn-Ag-Cu alloys in air-saturated aqueous solutions containing NO3-, SO42- ions, whose concentration was equivalent to their contents in acid rains and in concentrations 10 - 100 times higher. The Ag, Cu and Sn concentrations in the corrosive media were determined using the Atomic Absorption Spectrometry. The specific dissolution rate and corrosion current were derived using the a rotating disc technique. The corrosion rate of Sn- Ag-Cu alloys depends on pH of the examined solutions and on the concentration of oxygen near the phase boundary. In the whole range of concentrations of the applied H2SO4 + HNO3 mixtures of acids, the pure Sn was more corrosion resistant than eutectic alloy as well as the near eutectic one, following the sequence: Sn>Sn3.66Ag0.91Cu>3.8Ag0.7Cu.

  6. UJI VALIDITAS INDIKATOR –INDIKATOR PEMERINGKATAN E-GOVERNMENT INDONESIA (PEGI TINGKAT PROVINSI DENGAN ANALISIS FAKTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Hernikawati

    2016-10-01

    Full Text Available Faktor penilaian PeGI terdiri dari dimensi kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Implementasi e-government tingkat provinsi belum optimal, dari 26 provinsi yang dinilai, hanya 7 provinsi yang mendapat peringkat baik pada tahun 2011. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas indikator-indikator dari dimensi  kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuntitatif dengan teknik analisis faktor. Hasil dari penelitian ini, untuk dimensi kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, dan perencanaan seluruh indikatornya valid untuk digunakan dalam penilaian PeGI. Dimensi aplikasi tidak semuanya valid, indikator untuk aplikasi yang tidak valid adalah aplikasi manajemen keuangan.

  7. MEMBANGUN NILAI MULTIKULTURAL SISWA MELALUI KAJIAN SEJARAH PERJUANGAN WANITA DI TINGKAT LOKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rikza Fauzan

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sejarah melalui kajian sejarah wanita di tingkat lokal dalam membangun nilai-nilai multikultural siswa pada pembelajaran sejarah di sekolah. Penulisan ini dilatarbelakangi permasalahan yang terjadi di lapangan mengenai masalah toleransi dalam keragaman etnik-budaya. Kemudian peran wanita di tingkat nasional bahkan lokal yang masih minim dalam penulisan sejarah. Melalui Penggunaan model pembelajaran sejarah perjuangan wanita yang dekat dengan lingkungan siswa dapat dijadikan sebagai teladan dan contoh sebagai usaha untuk menumbuhkan nilai-nilai multikultural siswa untuk menjawab tantangan yang dihadapi. Aspek yang diambil dalam konsep multikultural adalah mengubah mind set siswa bahwa belajar sejarah bisa dengan memanfaatkan lingkungan termasuk peristiwa sejarah tokoh lokal.

  8. Pengaruh Asam Kuat, Pengamplasan, Dan Lama Perendaman Terhadap Laju Imbibisi Dan Perkecambahan Biji Aren (Arenga pinnata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marina Silalahi

    2017-08-01

    Full Text Available Abstrak Biji Arenga pinnata memiliki kulit biji  keras dan berlignin sehingga menghambat masuknya air ke dalam biji. Lapisan lignin pada kulit biji dapat didegradasi melalui reaksi kimia maupun perlakuan fisik. Perendaman biji aren dengan asam kuat (HNO3, H2SO4, dan HCl dan pengamplasan akan mempengaruhi laju imbibisi air melewati kulit biji. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi asam kuat (HNO3, H2SO4, dan HCl, luas pengamplasan, air panas, lama perendaman, sedangkan variabel terikat laju imbibisi pada biji aren. Konsentrasi asam kuat yang digunakan adalah 1M dan 0,5M untuk masing-masing HNO3, H2SO4, dan HCl. Pengamplasan dilakukan di bagian pangkal biji, dan luas pengamplasan bervariasi (tanpa amplas, amplas ½ bagian, dan amplas keseluruhan. Setiap perlakuan direndam selama 18, 24 dan 36 jam. Biji aren yang diberi perlakuan fisik maupun kimia mengalami pengelupasan kulit biji. Laju imbibisi biji pada perendaman 24 jam lebih tinggi dibandingkan dengan lama perendaman 18 maupun 36 jam. Laju imbibisi tertinggi terjadi pada waktu perendaman 1M HCl dan amplas penuh dengan lama perendaman 24 jam sebesar 0,038 ± 0,002 mL/jam dan 0,038 ± 0,007 mL/jam . Biji aren yang diberi perlakuan fisik dan kimia mulai berkecambah 7 minggu setelah tanam dengan daya kecambah tertinggi pada pemberian HNO3 dan lama perendaman 18 jam.Abstract Arenga pinnata seed has a hard seed coat and lignin that inhibit the absorption of water into the seed. The lignin in the seed coat can be degraded by chemical or physical treatments. Soaking of the palm seeds into strong acids (HNO3, H2SO4, or HCl and sanding may affect the imbibition rate. The research was conducted to investigate the effect of a strong acid, sanding, and soaking time to the imbibition rate of A. pinnata seed. The independent variables in this research are concentration of the strong acids HNO3, H2SO4, and HCl; sanding, and soaking time, while the dependent variable is the rate of imbibition

  9. Kajian Karakteristik Koya Ikan Dengan Bahan Dasar Beberapa Macam Ikan Dan Tepung Kedelai (Glycine Max) Sebagai Pelengkap Makanan

    OpenAIRE

    PTA, Maria Regina PTA Regina; Affandi, Dian Rakhmawanti; Parnanto, Nur Her Riyadi

    2012-01-01

    Tujuan penelitian ini untuk mempelajari sifat sensoris dan tingkat kesukaan serta karakteristik kimia dari koya berbahandasar ikan tongkol, ikan kembung, ikan lele, ikan nila dan tepung kedelai. Hasil yang diperoleh akan dianalisis dengan caradeskriptif, yaitu mendeskriptifkan data yang diperoleh dalam bentuk tabel dan grafik untuk mengetahui sifat sensoris meliputi ujipembeda, tingkat kesukaan serta karakteristik kimia pada koya ikan.Berdasarka hasil penelitian menunjukkan bahwa koya ikan le...

  10. Pembuatan Nitroselulosa dari Kapas (Gossypium Sp. dan Kapuk (Ceiba Pentandra Melalui Reaksi Nitrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Erlangga Pramunditta

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini pemanfaatan kapas dan kapuk masih terbatas penggunaannya dan seiring dengan berkembangnya teknologi yang ada saat ini penggunaan kapas dan kapuk mulai sering banyak yang ditinggalkan. Oleh karena hal tersebut perlu dipikirkan kembali penggunaan kapas dan kapuk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis yang lebih tinggi, diantaranya memanfaatkannya untuk pembuatan nitroselulosa. Tulisan ini menerangkan tentang pengaruh bahan baku selulosa pada proses pembuatan nitroselulosa dari bahan selulosa kapas dan kapuk dengan reaksi nitrasi, yang kedua pengaruh waktu reaksi, suhu reaksi, dan komposisi larutan asam terhadap kualitas nitroselulosa yang dihasilkan, dan yang ketiga perbandingan kualitas nitroselulosa yang dihasilkan dari selulosa kapas dan dari selulosa kapuk. Pada penelitian ini dibagi dalam dua tahapan yaitu tahap pembuatan nitroselulosa dan tahap pengujian ratio %nitroselulosa yang diperoleh dan kandungan gugus nitro dalam nitroselulosa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah diketahui bahwa bahan baku selulosa kapas menghasilkan % rasio nitroselulosa produk lebih besar apabila dibandingkan dengan % rasio yang dihasilkan oleh bahan baku selulosa kapuk. %Rasio nitroselulosa dari bahan kapas adalah 20-50%, sedangkan untuk bahan kapuk adalah 6-30%.  Untuk menghasilkan gugus nitro yang paling banyak, pada variabel kapas diperlukan waktu reaksi 30 menit, suhu reaksi 15OC, dan komposisi campuran asam H2SO4 60 ml dan HNO3 45 ml. Sedangkan untuk variabel kapuk, untuk menghasilkan gugus nitro yang paling banyak, pada variabel kapas diperlukan waktu reaksi 60 menit, suhu reaksi 5OC, dan komposisi campuran asam H2SO4 60 ml dan HNO3 30 ml.

  11. Karakteristik Tingkat Kreativitas Siswa yang Memiliki Disposisi Matematis Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Patmalasari

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman ide siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sehingga kehadiran peneliti sangat penting karena peneliti berperan sebagai instrumen utama. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan metode angket, tes dan wawancara. Instrumen penunjang yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket disposisi matematis, soal tes masalah matematika, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan mengacu terdiri dari tiga tahap yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini reduksi data dilakukan dengan mengelompokkan siswa kedalam tingkat disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah melalui angket disposisi matematis siswa. Selanjutnya data disajikan berupa deskripsi karakteristik tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi dalam menyelesaikan soal matematika. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi waktu untuk memeriksa keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah siswa memiliki tingkat kreativitas 4 dan 3.   The research motivated by the student's idea of diversity in mathematic problems solving. This research aims to describe student’s level of creativity that has high mathematic disposition. This research is qualitative research, so the presence of researcher is very important because researcher acted as the main instrument. In this research, the techniques of data collection are questionnaire, test, and interview. While instruments that use in this study are student’s mathematic disposition questionnaire, the test of mathematic problems solving and guidelines for interviews. The analysis data used are data reduction, data displayed, and conclusions. In this research, data reduction was done by grouping students into mathematical disposition

  12. Pendugaan tingkat pemanfaatan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Skipjack fishing activity in Prigi waters mostly used purse seine and troll line. The aims of the research was to determinate the utilization rate of skipjack. Catch per Unit Effort (CPUE, Maximun Sustainable Yield (MSY, and IMP were calculated from primary data of ship log book and secondary data were the statistic report of PPN Prigi from year 2000 - 2011. The research was conducted frm Februari to Nopember 2013.  The result showed that fishing season occurred on June to July and from September to November, where the peak season at September with Effort value (EMSY  was 245 trip/year and number of catch sustainable (hMSY was 1.219 ton/year. The highest Estimation of Utilization rate (196.98% was occurred on 2002, while the lowest (73.54% was recorded on 2011. In addition the average value was 106% indicate the overfishing, therefore it is crucial to plan the sustainable fisheries management in relation to protect the skipjack fishery in Prigi waters. Keywords: Utilization Rate; Skipjack; Prigi Waters   Abstrak. Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan cakalang. Nilai Catch per Unit Effort (CPUE, Maximum Sustainable Fisheries (MSY, dan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer berupa log book kapal dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi dari tahun 2000 - 2011. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Nopember tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa Pola Musim Penangkapan terjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September dengan nilai effort lestari (EMSY sebesar 245 trip/tahun dan total hasil tangkapan lestari (hMSY sebesar 1.219 ton/tahun. Hasil pendugaan terhadap tingkat pemanfaatan menunjukkan hasil tertinggi dengan nilai sebesar 196

  13. POLA PENALARAN ILMIAH DAN KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH SINTESIS FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2016-08-01

    Pola penalaran ilmiah dan kemampuan penyelesaian masalah memiliki peranan penting dalam pembelajaran fisika yang mengaitkan lebih dari satu konsep. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan perubahan kategori pola penalaran, tingkat kemampuan penyelesaian masalah sintesis fisika, dan mengetahui hubungan antara pola penalaran ilmiah dan kemampuan penyelesaian masalah sintesis fisika siswa. Penelitian ini menggunakan embedded mixed method desain experimental model. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan dan pengukuran. Perubahan kategori pola penalaran intuisi siswa dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman siswa di lingkungan. Tingkat kemampuan penyelesaian masalah sintesis fisika siswa paling banyak adalah novice. Siswa novice menyelesaikan masalah tanpa mengenali konsep dan memiliki kecenderungan plug dan chug sebatas persamaan yang mereka ingat. Pola penalaran ilmiah dan kemampuan penyelesaian masalah sintesis fisika memiliki hubungan yang positif.

  14. Pengaruh Leverage Operasi, Leverage Keuangan Dan Leverage Total Terhadap Risiko Sistematis Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Periode Sebelum Dan Sesudah Konvergensi Ifrs

    OpenAIRE

    Pawestri, Septi Ika; Sari, Ratna Candra

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh leverage operasi, leverage keuangan, leverage total terhadap risiko sistematis saham, (2) perbedaan pengaruh leverage operasi, leverage keuangan, dan leverage total terhadap risiko sistematis saham dan (3) perbedaan tingkat risiko sistematis saham pada Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik anali...

  15. PENGARUH PERUBAHAN BENTUK BADAN HUKUM DARI PERUM MENJADI PERSEROAN TERBATAS TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wafrotur rohmah

    2012-06-01

    Untuk menguji hipotesis digunakan t test, dengan menggunakan t tabel pada level of significance 0,05 diperoleh sebesar 2,776 dan t hitung sebesar –0.331. Dari hasil perhitungan ini di peroleh hasil bahwa perubahan bentuk Badan hukum dari Perum menjadi Persero tidak mempengaruhi terhadap tingkat pendapatan, yang dapat dibuktikan dengan –2,776 £ -0.331 atau £ 2.776 yang berarti Ho diterima.

  16. Hubungan Bermain Game Online Terhadap Tingkat Kelelahan Fisik Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Tahun 2017

    OpenAIRE

    Satrio, Agung

    2017-01-01

    121000173 Pada umumnya mahasiswa setiap hari selalu bermain game online baik dari komputer maupun gadget bahkan ketika jam kuliah mereka masih tetap bermain game online . Dengan adanya fasilitas yang memadai membuat mereka tanpa hentinya bermain game online sehingga mengakibatkan mereka mengalami kelelahan fisik seperti kelelahan pada mata dan migren. Tujuan penelitian : Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui hubungan bermain game online terhadap tingkat kelelahan f...

  17. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ABORSI DENGAN SIKAP REMAJA TERHADAP ABORSI DI MAN 2 KEDIRI JAWA TIMUR

    OpenAIRE

    Suci Musvita Ayu; Tri Kurniawati

    2017-01-01

    Remaja merupakan salah generasi muda yang mempunyai peranan yang sangat besar dalam menentukan masa depan bangsa. Remaja dapat mengakses semua informasi dengan mudah, termasuk informasi tentang seksualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang aborsi dengan sikap remaja terhadap aborsi. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi MAN 2 Kediri Jawa ...

  18. Pendidikan Ibu dan Durasi Pemberian Air Susu Ibu dalam Peningkatan Kecerdasan Siswa Usia Sekolah Dasar

    OpenAIRE

    Said, Maryam; Pratomo, Hadi

    2013-01-01

    Riwayat pemberian Air Susu Ibu (ASI), karakteristik ibu dan anak serta pola asuh berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi tingkat kecerdasan anak, riwayat pemberian ASI, karakteristik ibu dan anak, serta faktor dominan yang berhubungan dengan tingkat kecerdasan anak pada siswa SDSN Pekayon Jaya VI Kota Bekasi. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang dengan metode systematic random sampling dengan jumlah sampel sebesar 166 responden (...

  19. Gas-particle interactions above a Dutch heathland: III. Modelling the influence of the NH3-HNO3-NH4NO3 equilibrium on size-segregated particle fluxes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Nemitz

    2004-01-01

    Full Text Available Micrometeorological measurements of size-segregated particle number fluxes above Dutch heathlands and forests have repeatedly shown simultaneous apparent emission of particles with a diameter (Dp3, nitric acid (HNO3 and ammonium (NH4+, a new numerical model is developed to predict the vertical concentration and flux profiles of the different species as modified by the interaction of equilibration and surface/atmosphere exchange processes. In addition to former studies, the new approach explicitly models the height-dependence of the NH4+ and total aerosol size-distribution. Using this model, it is demonstrated that both gas-to-particle conversion (gtpc and aerosol evaporation can significantly alter the apparent surface exchange fluxes, and evoke the observed bi-directional particle fluxes under certain conditions. Thus, in general, the NH3-HNO3-NH4NO3 equilibrium needs to be considered when interpreting eddy-covariance particle fluxes. Applied to an extensive dataset of simultaneous flux measurements of particles and gases at Elspeet, NL, the model reproduces the diurnal pattern of the bi-directional exchange well. In agreement with the observation of fast NH4+ deposition, slow nitric acid deposition (both as measured by the aerodynamic gradient method and small concentration products of NH3×HNO3 at this site, this study suggests that NH4+ evaporation at this site significantly alters surface exchange fluxes.

  20. On the ability of chemical transport models to simulate the vertical structure of the N2O, NO2 and HNO3 species in the mid-latitude stratosphere

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    G. Berthet

    2006-01-01

    Full Text Available In this paper we study the impact of the modelling of N2O on the simulation of NO2 and HNO3 by comparing in situ vertical profiles measured at mid-latitudes with the results of the Reprobus 3-D CTM (Three-dimensional Chemical Transport Model computed with the kinetic parameters from the JPL recommendation in 2002. The analysis of the measured in situ profile of N2O shows particular features indicating different air mass origins. The measured N2O, NO2 and HNO3 profiles are not satisfyingly reproduced by the CTM when computed using the current 6-hourly ECMWF operational analysis. Improving the simulation of N2O transport allows us to calculate quantities of NO2 and HNO3 in reasonable agreement with observations. This is achieved using 3-hourly winds obtained from ECMWF forecasts. The best agreement is obtained by constraining a one-dimensional version of the model with the observed N2O. This study shows that the modelling of the NOy partitioning with better accuracy relies at least on a correct simulation of N2O and thus of total NOy.

  1. TINGKAT KEPEKAAN MANGROVE INDONESIA TERHADAP TUMPAHAN MINYAK (The Sensitivity Levels of Indonesian Mangrove to Oil Spills

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muarif Muarif

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kepekaan mangrove merupakan komponen penting dalam menentukan tingkat kepekaan ekosistem mangrove terhadap tumpahan minyak. Mangrove Indonesia dapat dikelompokkan dalam 5 tingkat kepekaan terhadap tumpahan minyak, yaitu tidak peka (Acanthus, Nypa, Inocarpus, Acrostichum, kurang peka (Aegiceras, Excoecaria, Hibiscus, Lumnitzera, Ficus, Scyphiphora, Thespasia, Merope, Osbornea, Pandanus, cukup peka (Bruguiera, Ceriops, Xylocarpus, Heritiera, peka (Rhizophora, dan sangat peka (Avicennia, dan Sonneratia. Penilaian terhadap komunitas mangrove di Indonesia menunjukkan sebagian besar tergolong ke dalam katagori sangat peka dan peka apabila komunitas mangrove tersebut terkena tumpahan minyak.   ABSTRACT The sensitivity of mangrove is an important component to determine the sensitivity of mangrove ecosystem to oil spills. The Indonesian mangrove can be grouped into five levels of sensitivity to the oil spill, include not sensitive (Acanthus, Nypa, Inocarpus, and Acrostichum, low sensitive (Aegiceras, Excoecaria, Hibiscus, Lumnitzera, Ficus, Scyphiphora, Thespasia, Merope, Osbornea, and Pandanus, intermediate sensitive (Bruguiera, Ceriops, Xylocarpus, and Heritiera, sensitive (Rhizophora, and very sensitive (Avicennia, and Sonneratia. Assessment of mangrove communities in Indonesia showed mostly belong to the category of very sensitive and sensitive if the mangrove communities injured by the oil spill.

  2. Evaluasi Sistem Informasi Online Di STMIK STIKOM Bali Dengan Model Delone Dan Mclean

    OpenAIRE

    Ramayasa, I Putu

    2017-01-01

    Pengelolaan sistem informasi secara efektif pada perguruan tinggi sangat penting karena dapat menjadi dasar untuk memperoleh keunggulan kompetitif. Banyak perguruan tinggi mulai mengembangkan dan memberikan perhatian khusus pada sistem informasi sebagai sumber yang memfasilitasi pengumpulan dan penggunaan informasi secara efektif. Evaluasi kesuksesan Sistem Informasi Online perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem informasi dari sisi penerima. Model Delone dan M...

  3. Penilaian Tingkat Kemapanan Tata Kelola Teknologi Informasi Berbasis COBIT 4.1 Pada Layanan Portal Akademik Online (Studi Kasus : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachrul Kurniawan

    2014-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan TI dalam dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kegiatan akademiknya. Termasuk juga di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang terkenal dengan sistem administrasi akademik online atau biasa disebut siakad. Namun dalam pemanfatan tersebut belum bisa diketahui sejauh mana TI yang digunakan bisa mendukung proses bisnis yang ada di universitas, khususnya yang terkait dengan layanan akademik online. Oleh karena itu perlu adanya penilaian resmi dan prosedural terkait kualitas tata kelola TI pada layanan portal akademik online. Proses penilaian tata kelola TI ini menggunakan framework COBIT 4.1. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pengembangan Sistem Informasi (LPSI. Dalam proses penilaian tata kelola TI tersebut COBIT 4.1 menggunakan sistem pemetaan proses bisnis sehingga terpilih proses TI terkait COBIT atau dengan diagram value chain. Hasil dari pemetaan proses bisnis berdasarkan COBIT 4.1 terpilih proses TI DS1 Define and manage service levels dan DS4 Ensure continuous service sebagai acuan penilaian dengan hasil perhitungan tingkat kemapanan kedua proses TI pada level 3 (Defined. Namun LPSI memiliki keinginan dan harapan besar dalam meningkatkan tingkat kemapanan TI yang semakin baik, yaitu tata kelola yang optimal. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan tingkat kemapanan yang diharapkan (to-be , yaitu berada pada level 5 (Optimised. Kata kunci : tingkat kemapanan, tata kelola ti, COBIT, portal akademik online.

  4. Modelling the physical multiphase interactions of HNO3 between snow and air on the Antarctic Plateau (Dome C and coast (Halley

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. G. Chan

    2018-02-01

    contributions to total surface snow NO3− concentrations of 75 and 80 % at Dome C and Halley, respectively. It is also found that the liquid volume of the snow grain and air–micropocket partitioning of HNO3 are sensitive to both the total solute concentration of mineral ions within the snow and pH of the snow. The second model provides an alternative method to predict nitrate concentration in the surface snow layer which is applicable over the entire range of environmental conditions typical for Antarctica and forms a basis for a future full 1-D snowpack model as well as parameterisations in regional or global atmospheric chemistry models.

  5. POLA KONSUMSI PANGAN DAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI ANAK STUNTING DAN TIDAK STUNTING 0—23 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslis Wirda Hayati

    2013-10-01

    menganalisis pola konsumsi pangan dan asupan energi dan gizi anak stunting dan tidak stunting 0—23 bulan menggunakan data Riskesdas 2010. Sub-set data Riskesdas 2010 diperoleh dalam bentuk e-files. Dari 6 634 data anak baduta dalam e-files Riskesdas 2010, sejumlah 3 539 data anak dikeluarkankarena data tidak lengkap, pencilan, konsumsi pangan saat kondisi tidak biasa. Status gizi diolah menggunakan WHO AntroPlus 2007, pengolahan data lainnya menggunakan program Microsoft Excel 2007 dan SPSS for windows. Uji beda pola konsumsi pangan menerapkan Mann-Whitney U test. Pola konsumsi pangan dan asupan energi dan zat gizi yang diukur berupa jumlah jenis konsumsi pangan, jumlah kelompok konsumsi pangan, frekuensi konsumsi pangan, tingkat kecukupan zat gizi, mutu gizi asupan pangan, dan densitas asupan zat gizi. Hasil kajian menunjukkan pola konsumsi pangan dan asupan energi dan zat gizi anak stunting dan tidak stunting 0—23 bulan berbeda menurut kelompok umur; semakin bertambah umur semakin meningkat perbedaannya. Pada anak 0—5 bulan tidak ada perbedaan pola konsumsi pangan dan asupan energi dan gizi anak stunting dan tidak stunting; sebaliknya pada anak 6—11 dan 12—23 bulan. Pada anak 6—11 bulan, rata-rata tingkat kecukupan protein anak stunting dan tidak stunting berbeda, demikian pula densitas asupan protein.Pada anak 12—23 bulan, tidak hanya rata-rata tingkat kecukupan protein dan densitas asupan protein, tetapi rata-rata tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan kalsium dan densitas asupan kalsium, tingkat kecukupan fosfor, tingkat kecukupan vitamin A, tingkat kecukupan vitamin C, mutu gizi makanan, dan bahkan jenis pangan juga berbeda. Implikasi untuk Indonesia yaitu perlu dilakukan penelitian efikasi intervensi zat gizi tersebut untuk pencapaian pertumbuhan linier optimal anak.Kata kunci: anak usia 0—23 bulan, pola konsumsi pangan, stunting

  6. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ABORSI DENGAN SIKAP REMAJA TERHADAP ABORSI DI MAN 2 KEDIRI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Musvita Ayu

    2017-04-01

    Full Text Available Remaja merupakan salah generasi muda yang mempunyai peranan yang sangat besar dalam menentukan masa depan bangsa. Remaja dapat mengakses semua informasi dengan mudah, termasuk informasi tentang seksualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang aborsi dengan sikap remaja terhadap aborsi. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi MAN 2 Kediri Jawa Timur kelas X dan XI. Teknik pegambilan sampel menggunakan metode proportional sampling. Teknik analisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat 29 remaja putri (38,7% dengan tingkat pengetahuan tidak baik dengan mempunyai sikap tidak baik, terdapat 46 remaja putri (61,3% dengan tingkat pengetahuan baik yang mempunyai sikap tidak baik, terdapat 34 remaja putri (59,6% dengan tingkat pengetahuan tidak baik dan yang mempunyai sikap baikterdapat 23 remaja putri (40,4% dengan tingkat pengetahuan baik yang mempunyai sikap baik. Hasil uji chi square diperoleh p-value sebesar 0,027<0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang aborsi dengan sikap remaja terhadap aborsi. Illegal abortion is one of the health problem and mainly occurs on the adolescent or young adult. The purpose of this research was to analyst the relationship between the levels of knowledge of girl on abortion and girl’s attitudes toward abortion. This research was using observational analytic method for the population of this research was female students of MAN 2 Kediri, East Java class X and XI. The sampling technique used proportional sampling. There were 29 adolecent (38.7 % with the level of knowledge was not good to have a good attitude, there were 46 girls (61.3 % with a good level of knowledge that had a good attitude, there were 34 girls (59, 6 % with the level of knowledge was not good and who had the good attitude, there were 23 girls

  7. Pemetaan Tingkat Kekeringan Berdasarkan Parameter Indeks TVDI Data Citra Satelit Landsat-8 (Studi Kasus : Provinsi Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Witarsih

    2017-01-01

    Full Text Available Kekeringan merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kekeringan erat hubungannya dengan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pasokan air. Kekeringan datang secara berulang tiap tahunnya dan sulit dicegah. Kekeringan terjadi dengan intensitas dan luas yang berbeda-beda tiap tahunnya. Peningkatan intensitas dan luas bencana kekeringan berpengaruh besar terhadap berbagai sektor. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (2015, beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur mengalami tingkat kekeringan yang sangat tinggi dan luasnya wilayah terdampak. Oleh karena itu, perlu adanya pemantauan dan prediksi tingkat kekeringan di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan monitoring secara berkala dalam kurun waktu tertentu serta diperlukan data yang dapat digunakan secara efisien dalam monitoring tersebut. Salah satu data citra satelit yang dapat digunakan dalam monitoring kekeringan adalah citra Satelit Landsat-8. Pemantauan kekeringan dilakukan pada wilayah Provinsi Jawa Timur dalam kurun waktu 3 tahun (2013-2015 berdasarkan parameter Temperature Vegetation Dryness Index. Perhitungan parameter indeks TVDI ini didasarkan pada hubungan linier antara nilai indeks vegetasi dengan suhu permukaan tanah dan dalam perhitungan nilai suhu permukaan tanahnya menggunakan metode Split Window Algorithm. Algoritma ini memperhitungkan nilai emisivitas dari tutupan lahan dan water-vapour content dari study area. Nilai emisivitas yang digunakan dalam perhitungan Land Surface Temperature (LST adalah nilai mean dan different dari nilai Land Surface Emissivity (LSE. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan perhitungan nilai TVDI yaitu adanya perbedaan nilai rata-rata kekeringan antara tahun 2013 dengan tahun 2014 yaitu mengalami penurunan sebesar 0,008. Sedangkan antara tahun 2014 dengan tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 0,015.

  8. Apresiasi Program Budaya Berbasis Budaya Tombulu untuk Pendukung Pembelajaran Mulok di Tingkat Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reynoldus Andrias Sahulata

    2016-09-01

    Full Text Available Kemampuan berbahasa daerah khususnya bahasa daerah Tombulu yaitu salah satu etnik Minahasa di Sulawesi Utara dikalangan anak pada tingkat Sekolah Dasar usia enam tahun sampai dua belas tahun, perlu mendapatkan perhatian yang serius, hal ini disebabkan penggunaan bahasa daerah Tombulu dalam keseharian anak yang sudah hampir tidak pernah digunakan dan jika hal ini dibiarkan maka bahasa daerah Tombulu berpotensi punah, karna tidak ada yang dapat menggunakannya. Oleh sebab itu di Sekolah Dasar khususnya di kota Tomohon, kota dimana enik budaya Tombulu berlaku, maka pada Mulok yang diberikan kepada para peserta didik adalah bahasa daerah Tombulu dan Budaya daerah Tombulu dalam bentuk tarian dan lagu-lagu daerah. Agar penyampaian materi Bahasa dan Budaya Tombulu lebih menarik yang pada gilirannya meningkatkan kecintaan dan penghargaan terhadap Budaya Tombulu, maka disajikan dalam bentuk audio visual sebagai pendukung dari buku pelajaran dalam bentukan cetakan. Dengan melakukan observasi pada pengguna anak Sekolah Dasar di Tomohon, wawancara dengan guru yang mengajar Mulok, maka dibuatlah Progaram untuk meningkatkan Apresiasi Budaya Tombul yang disesuaikan dengan keperluan di Sekolah Dasar yang berpijak pada penggunaan Rekayasa Perangkat Lunak yang menerapkan metode Spiral, Sehingga minat terhadap Bahasa dan Budaya Tombulu dapat diberikan kepada peserta didik, lebih efektif.

  9. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  10. Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martika Laely Munawaroh

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Academic procrastination is one of problems that may occur among junior high school students. This study aims to describe the level of academic procrastination of junior high school students in Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta. This research uses descriptive quantitative research. The results of this study showed that 17,2% of subjects have high academic procrastination, 77,1% of them have the moderate one, and 5,7% of them have the low one. Based on those results, it is recommended for the next researcher to use Solution-Focused Brief Counseling in reducing academic procrastination in SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,2% pelajar SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta memiliki prokrastinasi akademik tinggi, 77,1% sedang, dan 5,7% rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar peneliti selanjutnya menggunakan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

  11. PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UKSW BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN A DAN B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutriyono Sutriyono

    2012-12-01

    semester genap 2011/2012 yang mengambil matakuliah skripsi dan skripsi lanjut dilibatkan. Alat pengumpul data menggunakan dua skala, yang pertama adalah modifikasi skala prokrastinasi Tuckman (Tuckman Procrastination Scale untuk mengukur tingkat prokrastinasi dan modifikasi skala Bortner untuk menggolongkan kedalam salah tipe kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan, mahasiswa dengan kepribadian tipe A mempunyai tingkat prokastinasi dalam menyelesaikan skripsi lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang mempunyai tipe kepribadian B.

  12. Analisis Model Penelusuran Backward Chaining dalam Mendeteksi Tingkat Kecanduan Game pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasya Latubessy

    2017-10-01

    Full Text Available Game addiction rate can be detected by applying expert system. This study developed a model of game addiction analysis using backward chaining. This model uses six types of game addiction behavior, among others, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse and reinstatement. Someone is said to be addicted to the game if it meets at least three types of game addiction behavior. Testing the validity of the model is done by testing the closeness of the agreement between the model analysis and expert analysis, resulting in a value of 0.78 which means having a strong agreement. Tingkat kecanduan game dapat dideteksi dengan mengaplikasikan sistem pakar. Penelitian ini mengembangkan model analisis tingkat kecanduan game menggunakan backward chaining. Model ini menggunakan enam jenis perilaku kecanduan game antara lain, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse dan reinstatement. Seseorang dikatakan kecanduan game jika memenuhi paling sedikit tiga jenis perilaku kecanduan game. Pengujian validitas model dilakukan dengan menguji keeratan kesepakatan antara analisis model dan analisis pakar, menghasilkan nilai 0,78 yang berarti memiliki keeratan kesepakatan kuat.

  13. Penerapan Framework COBIT untuk Identifikasi Tingkat Kematangan Tata Kelola Teknologi Informasi: Studi Kasus di Fasilkom Unwidha

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Suradi

    2017-07-01

    Full Text Available Perkembangan IT sebagai media komunikasi data hingga saat ini berkembang sangat pesat. Peranan teknologi informasi dalam suatu lembaga sangat krusial, namun  masalah  yang sering terjadi di lembaga/ instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang ternyata tidak sesuai dengan harapan, oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi. Permasalahan yang dihadapi di Fasilkom Unwidha adalah adanya ketidak puasan layanan IT yang diberikan, terdapatnya gangguan layanan yang tidak segera diatasi, adanya koordinasi maintenance infrastruktur IT yang kurang optimal. Sehingga perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola teknologi informasi yang diberikan untuk penyelarasan dengan tujuan organisasi agar visi yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini membahas tentang kondisi tata kelola teknologi informasi di Fasilkom Unwidha, dan sejauh mana telah menerapkan tata kelola teknologi informasi yang baik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan  framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola  teknologi informasi  yang  mencerminkan  kondisi  tata  kelola  teknologi informasi  di  Fakultas Ilmu Komputer Unwidha. Tingkat kematangan dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT, diperoleh nilai  kematangan 2,84 yaitu pada level Defined Process. Sistem memiliki ruang lingkup Business Goals sebanyak 13, IT Goals sebanyak 18, IT Process sebanyak 30 proses dan 4 Domain.

  14. TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN DI KFC MAKASSAR TOWN SQUARE

    OpenAIRE

    RAMADHANI, IRMA

    2017-01-01

    2017 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di KFC Makassar Town Square. Penelitian ini dilaksanakan terhadap pelanggan KFC Makassar Town Square yang telah bertransaksi lebih dari satu kali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan. Jumlah sampel penelitian 83 pelanggan KFC Makassar Town. Analisis data menggunak...

  15. Ekstraksi Pektin dari Kulit dan Tandan Pisang dengan Variasi Suhu dan Metode (Pectin Extraction from Banana Peels and Bunch with Various Temperatures and Methods

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2016-12-01

    ABSTRAK Seiring peningkatan produksi pisang tentu akan diikuti dengan peningkatan limbah pisang seperti kulit dan tandan buah pisang. Pemanfaatan limbah pisang tersebut masih belum optimal. Padahal di dalamnya terkandung substansi alami tanaman yang memiliki nilai guna tinggi yaitu pektin yang tersusun atas molekul asam galakturonat membentuk asam poligalakturonat. Pektin dimanfaatkan sebagai bahan penstabil pada sari buah, jelly, jam dan marmalade. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tepung dari kulit dan tandan pisang, mengetahui pengaruh perlakuan suhu (60 °C dan 80 °C dan metode ekstraksi (satu, dua dan tiga tingkat terhadap rendemen pektin, serta karakteristik pektin yang terekstrak. Limbah pisang berasal dari pisang varietas agung dan embug. Ekstraksi pektin dilakukan dengan menggunakan pelarut air pada perbandingan tepung dan air sebesar 1:54 (ekstraksi satu tingkat, 1:27 (ekstraksi dua tingkat dan 1:18 (ekstraksi tiga tingkat. Hasil penelitian menunjukkan karakrestik tepung limbah pisang yaitu kadar air berkisar antara 8,14 sampai dengan 9,05 % dengan kadar pektin tertinggi terdapat pada kulit pisang embug 4,54 % dan derajat putih tepung limbah pisang berkisar antara 50,80 sampai dengan 55,21 %. Rendemen pektin dapat terekstrak optimal pada kondisi ekstraksi suhu ekstraksi 80 °C dengan dua tingkat ekstraksi. Kulit pisang mengandung pektin lebih banyak daripada tandan pisang. Pektin yang terekstrak memiliki derajat putih sekitar 31,31 sampai dengan 38,12 %. Gugus fungsi pektin limbah pisang tersusun atas gugus alkohol (primer, sekunder dan tersier, amina primer, amida (monosub dan dwisubtitusi serta karbonat kovalen. Kata kunci: Kulit dan tandan pisang; ekstraksi; gugus fungsi; pektin; suhu

  16. [Determination of total mercury in fish by means of a digestion method with HNO3/HClO3/HClO4 which does not lead to low results (author's transl)].

    Science.gov (United States)

    Kruse, R

    1979-10-01

    A digestion method for determination of total mercury in fish is described, which is economical, simple and reliable. Digestion is carried out by wet ashing with HNO3/HClO3/HClO4 in the presence of chloric acid. The procedure can be carried out at normal pressure in test tubes without suffering losses of Hg. The determination itself is carried out by the well known cold vapor atomic absorption method. This method was worked out specially for the regulatory control of fish, but can probably be used for related problems.

  17. Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Tingkat Kualitas Kesejahteraan Masyarakat Berdasarkan Indikator Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Menggunakna Web Mobile (Studi Kasus Desa KUTAWARINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Hamid

    2016-12-01

    Full Text Available Untuk menentukan tingkat kualitas kesejahteraan masyarakat Desa Kutawaringin dapat dilakukan survey menggunakan Sistem Penunjang Keputusan  berbasis web dengan indikator yang telah di tetapkan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam tahap pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan pustaka. Sistem berisi tentang halaman index, halaman tampil, halaman login, dan halaman quisioner. Sistem dirancang dengan PHP sebagai bahasa pemrograman pengkoneksi database, MySQL sebagai database, Macromedia Dreamweaver untuk perancangan web, Jquery Mobile Framework untuk perancangan web mobile dan Apache sebagai server web. Implementasi sistem yang di rancang menggunakan model prototyping. Sistem Penunjang Keputusan berbasis web dapat membantu penilaian kualitas kesejahteraan masyarakat dengan cepat.

  18. FORMULASI DAN PENGOLAHAN MARGARIN MENGGUNAKAN FRAKSI MINYAK SAWIT PADA SKALA INDUSTRI KECIL SERTA APLIKASINYA DALAM PEMBUATAN BOLU GULUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasrul Abdi Hasibuan

    2015-11-01

    margarin pembanding. Hasil uji organoleptik bolu gulung menggunakan margarin ini memberikan tingkat kesukaan terhadap rasa, tekstur dan kenampakan tidak berbeda nyata dengan margarin pembanding. Dengan demikian, margarin yang dibuat dari RBDPO dan RPO pada penelitian ini memiliki kualitas memadai dan setara dengan produk komersial. Kata kunci: Formulasi, minyak sawit, minyak sawit merah, texturisasi, lemak plastis

  19. Respon Pertumbuhan Pichia Manshurica dan Rhodosporodium Paludigenum pada Berbagai Media Basal sebagai Penentu untuk Proses Isolasi Protoplas

    OpenAIRE

    Wijanarka, Wijanarka; Sutariningsih, Endang; Dewi, Kumala; Indrianto, Ari

    2012-01-01

    Pertumbuhan mikroorganisme biasanya ditunjukkan dengan adanya pertambahan jumlah sel atau masa sel yang sedang tumbuh. Pertumbuhan mikroorganisme dipengaruhi oleh faktor lingkungan hidupnya, salah satunya medium pertumbuhan. Medium tersebut sangat menentukan tingkat keberhasilan umur kultur dan profil fase pertumbuhan yang sangat penting pada saat isolasi protoplas. Tujuan penelitian ini adalah kinetika respon dan profil pertumbuhan Pichia manshurica dan Rhodosporodium paludigenum Pada Berbag...

  20. Gambaran Tingkat Depresi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUP DR. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Amalia

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakDepresi merupakan salah satu dari gangguan mood yang utama. Tanda dan gejala lain gangguan mood adalah perubahan tingkat aktivitas, kemampuan kognitif, pembicaraan dan fungsi vegetatif seperti tidur, nafsu makan, aktivitas seksual dan irama biologis lainnya. Perubahan tersebut hampir selalu menyebabkan gangguan fungsi interpersonal, social, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Subjek diambil dari seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan teknik total sampling, Subjek yang memenuhi kriteria inklusi diwawancarai menggunakan The Hamilton Rating Scale For Depression dari seluruh populasi didapatkan 16 subjek yang memenuhi kriteria. Hasil yang didapatkan ialah 9 responden (56,25% tidak mengalami depresi, depresi ringan 6 responden (37,50% dan depresi sedang 1 responden (6,25%. Dapat disimpulkan tingkat depresi terbanyak pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP DR. M. Djamil tahun 2013 adalah tingkat depresi ringan. Karakteristik responden terbanyak yang mengalami depresi adalah sebagai berikut: umur 40-49 tahun, perempuan, menikah, berpendidikan terakhir SMA, pekerjaan ibu rumah tangga dan tidak bekerja.Kata kunci: depresi, penyakit ginjal kronik, hemodialisisAbstractDepression is one of the major of mood disorders. Other signs and symptoms of mood disorders are changes in the level of activity, cognitive ability, speech and vegetative functions such as sleep, appetite, sexual activity and other biological rhythms. Such changes always lead to malfunction of interpersonal, social and employment. The objective of this study was to describe the level of depression in patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis at RSUP Dr. M. Djamil Padang. This was a descriptive

  1. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  2. HAM DAN BIROKRASI PERADILAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Yahya

    1998-01-01

    Full Text Available Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, liberalisasi dan globalisasi membawa dampak yang sangat luas dan konkrit. Fenomena ini terlihat dengan munculnya ke permukaan panggung politik nasional di tingkat Majelis mengenai urgensi Deklarasi Pengakuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM. Kuatnya pertentangan kelompok “universalime” yang dipelopori oleh lembaga swadaya masyarakat dengan kelompok “partikularisme” yang didukung oleh aparat deklarasi HAM dalam produk MPR masih bersifat setengah hati. Kebenaran analisis ini akan semakin kuat apabila dikaitkan dengan perilaku birokrasi penegakan hukum yang berafiliasi di bawah pemerintah. Qua Vadis HAM!

  3. Kelangsungan dan Perlawanan Tata Pemerintahan yang Baik di Tingkat Desa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christianti Oktiarini

    2010-08-01

    Full Text Available This paper is based on the study of political decentralization and the resistance is carried out in three areas, West Sumatra, Javanese and Batak. Obtained from the three research areas each of these karkteristik peralawanan and sustainability of the local nature of the resistance. There was found to give each region a religious response in the context of regional autonomy that has been ongoing since 1999 in Indonesia. Society against its own way that occasionally showed intensity that it seems it never ceases to deal with the conditions faced daily. While the country is also facing the community in its own way so it does not collide with each other mutual support.

  4. HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Loriza Sativa Yan

    2017-10-01

    Full Text Available Diabetic Mellitus caused many complications if it’s not treated properly. This condition has been changed several of physical or psychological disturbances for diabetic patient’s health status such as stress. Previous research showed that diabetic patients often become discouraged in controlling the diabetic complications. This study aimed to identify the relationship between self acceptancere’s and stress level among diabetic patients in Kota Jambi. The method of this study is quantitative with crossectional design, by using accidental sampling to collect of 77 samples. Instrument used the Berger’s self-acceptance questionnaire; data were analyzed by Spearman’s rank test. The research results showed majority respondents were Diabetes Mellitus patients those women who aged 45-60 years old. The respondents had moderate stress level and poor self-acceptance. This finding indicated that a relationship between self acceptances with level of stress among Diabetes Mellitus patients. Further investigation, improving stress program of diabetic complications in order to repair psychological health status is recomended.

  5. Pengaruh Rasio Aktivitas Dan Rasio Leverage Terhadap Tingkat Profitabilitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Noormuliyaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available The objectives of this research to analyze the influence of activity ratio (inventory turnover, fixed assets turnover, and total assets turnover and leverage ratio (debt ratio and debt to equity ratio to profitability level (return on assets and return on equity on food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX.  Sample on this research consist of 14 (fourteen food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX. The observation periods  are 3 (three years that start from 2012 until 2014. Multiple linear regression is a method that used to analyze data, and for testing the raised hypothesis with t test. The result of research conclude that debt ratio significantly affect the company’s profitability level (return on assets and return on equity with value of negative coefficient. Other variables such as inventory turnover, fixed assets turnover, and total assets turnover are not affect to profitability level (return on assets and return on equity. Influence of debt to equity ratio an profitability level can not be concluded in this research. Keywords: Activity Ratio, Inventory Turnover, Fixed Assets Turnover, Total Assets Turnover, Leverage Ratio, Debt Ratio, Debt to Equity Ratio, Profitability Level, Return On Assets, Return On Equity.

  6. Pengaruh Rasio Aktivitas Dan Rasio Leverage Terhadap Tingkat Profitabilitas

    OpenAIRE

    Tri Noormuliyaningsih; Fifi Swandari

    2016-01-01

    The objectives of this research to analyze the influence of activity ratio (inventory turnover, fixed assets turnover, and total assets turnover) and leverage ratio (debt ratio and debt to equity ratio) to profitability level (return on assets and return on equity) on food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX).  Sample on this research consist of 14 (fourteen) food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX). The observation periods  are...

  7. Penanaman Modal Dan Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Provinsi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Dian Hapsari

    2016-10-01

    Full Text Available This research examines the impact whether foreign direct investment (PMA can significantly influence the gross domestic regional product ( PDRB and how moderation variable of Unemployment Rate (TPT and Human Development Index (IPM also influence to Indonesian provinces as the research objects of this study. The data was taken from 2004-2013 (10 years. By using General Methods of Moments (GMM, this research shows PMA does not have any impact on economic growth. On the other hand, domestic direct investment (PMDN is able to increase economic growth. This implies that PMA only funded the needs to less strategic investment sector. To boost up evenly the provincial economic growth, government should increase the incentive on investment to attract foreign investors to invest on less strategic sectors, and create incentive for domestic investors to maintain the business. Another conclusion is Indonesian workers are not developed due to the presence of PMA, and it indicates that there is no transfer of technology. Government needs to maintain PMDN and attract investors to invest in other sectors that are still not efficiently managed by PMDN.

  8. Tingkat Efisiensi dan Produktivitas Lembaga Zakat di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salman Al Parisi

    2017-02-01

    Full Text Available Efficiency and Productivity Rate of Zakah Institution in IndonesiaThis study aimed to measure the efficiency and productivity of five zakah institutions. Calculation of efficiency level in this study are relative, not absolute. This Study consists of two methods: Data Envelopment Analysis (DEA, and Malmquist Productivity Index (MPI. There are 5 research objects, namely DD, BAZNAS, PKPU, YBM BRI and RZI with annual data 2005 to 2014. Furthermore, the lowest relative efficiencies level is DD (2010 amounted to 9.63%. In addition, approximately 80% of five OPZs increased the productivity. In the general, the main factor of inefficient of five zakat institutions from 2005 to 2014 was caused by distribution of zakah to ashnaf which still not optimal, then it cannot solve the poverty rate. Furthermore, it needs to increase collection and distribution of zakah fund amounted to 31.53% and 47.87%. Besides that it needs to decrease cost of socialization and operational cost amounted to 11.81% and 8.79%.DOI:  10.15408/ess.v7i1.3687 

  9. Model Hubungan dan Estimasi Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas

    OpenAIRE

    lndriani, Rachmah Indawati, Diah

    2006-01-01

    Background: The model of association between variables which cause road traffic accident will probably create high dimension association model, not only two dimension association model. This probably happened because there were interactions between variables which caused road traffic accident. Loglinear analysis is to analyze high dimension association model.Objectives: The objectives of this study were to analyze the best association model between variables which caused road traffic ac...

  10. TINGKAT PENGUNGKAPAN DAN PENGGUNAAN DERIVATIF KEUANGAN DALAM AKTIVITAS PENGHINDARAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktavia

    2013-12-01

    Full Text Available The purpose of this study is to investigate whether, in a case study of Indonesia, financial derivatives are used as a means of tax avoidance as literature shows that derivative users incline to avoid tax. Two samples treatment are conducted in examining the problem. Initially, using the sample all derivative users, this study does not find that derivative users are significantly related to tax avoidance. However, when the sample is separated into two groups based on the level of disclosure on financial derivatives, the results show otherwise. Firms with low level of disclosure on financial derivatives is more tax aggressive compared to those with high level of disclosure. These findings are shown by their lower ETRs (Effective Tax Rate compared to other firms. Moreover, this study also examines the relationship between the use of financial derivatives with the level of tax avoidance. The results indicate that the use of financial derivatives is positively related to the level of tax avoidance. Results of this study are expected to have positive contribution on the development of tax policy in Indonesia, particularly for the tax on derivatives.

  11. Hubungan Antara Tingkat Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Usila di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Milfa Sari Muzamil

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakGangguan kognitif merupakan masalah yang sering terjadi pada golongan usia lanjut. Prevalensi gangguan kognitif tinggi pada negara yang memiliki populasi usila yang tinggi. Indonesia merupakan negara keempat dunia yang memiliki populasi usila tertinggi dan diperkirakan akan menjadi ketiga tertinggi pada 2020. Antara usaha preventif yang dilakukan adalah dengan beraktivitas fisik. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan antara tingkat aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif pada usila. Jenis penelitian ini adalah studi cross sectional dengan metode non probability sampling. Populasi penelitian adalah usila ≥60 tahun yang berada di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Total sampel seramai 51 orang dengan 13 laki-laki dan 38 perempuan. Tingkat aktivitas fisik dinilai menggunakan General Practice Physical Activity Questionnaire (GPPAQ dan fungsi kognitif dinilai menggunaan Mini Mental State Examination (MMSE. Data diolah dengan uji statistik chi square menggunakan program SPSS. Hasil univariat didapatkan persentase usila yang aktif sebanyak 29.4% dan yang kurang aktif 70.6%. Persentase usila dengan fungsi kognitif yang normal sebanyak 82.4% dan yang mengalami penurunan 17.6%. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan fungsi kognitif dimana nilai p = 0.044 (p < 0.05. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan fungsi kognitif usila di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur.Kata kunci: fungsi kognitif, aktivitas fisik, usia lanjutAbstractCognitive impairment is common and highly age-related in the world. The prevalence of cognitive impairment is high in the country with high proportion of elderly. Indonesia is the fourth country with the highest population of elderly and estimated to be the third highest in 2020. Little attention has been paid to the identification of modifiable lifestyle habits for its

  12. Observations and Modeling of Composition of Upper Troposphere/Lower Stratosphere (UTILS): Isentropic Mixing Events and Morphology of HNO3 as Observed by HIRDLS and Comparison with Results from Global Modeling Initiative

    Science.gov (United States)

    Rodriquez, J. M.; Douglass, A.R.; Yoshida, Y.; Strahan, S.; Duncan, B.; Olsen, M.; Gille, J.; Yudin, V.; Nardi, B.

    2008-01-01

    isentropic exchange of air masses between the tropical upper troposphere and mid-latitude lowermost stratosphere (the so-called "middle world") is an important pathway for stratospheric-tropospheric exchange. A seasonal, global view of this process has been difficult to obtain, in part due to the lack of the vertical resolution in satellite observations needed to capture the laminar character of these events. Ozone observations at a resolution of about 1 km from the High Resolution Dynamic Limb Sounder (HIRDLS) on NASA's Aura satellite show instances of these intrusions. Such intrusions should also be observable in HN03 observations; however, the abundances of nitric acid could be additionally controlled by chemical processes or incorporation and removal into ice clouds. We present a systematic examination of the HIRDLS data on O3 and HNO3 to determine the seasonal and spatial characteristics of the distribution of isentropic intrusions. At the same time, we compare the observed distributions with those calculated by the Global Modeling Initiative combined tropospheric-stratospheric model, which has a vertical resolution of about I km. This Chemical Transport Model (CTM) is driven by meteorological fields obtained from the GEOS-4 system of NASA/Goddard Global Modeling and Assimilation Office (GMAO), for the Aura time period, at a vertical resolution of about 1 km. Such comparison brings out the successes and limitations of the model in representing isentropic stratospheric-tropospheric exchange, and the different processes controlling HNO3 in the UTAS.

  13. EFEKTIVITAS BAHAN AJAR IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Yuliati

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bahan ajar IPA terpadu untuk SMP, khususnya tema Air Limbah Rumah Tangga. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMPN 20 Malang kelas VII. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling. Perlakuan pada kelompok eksperimen adalah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar IPA terpadu, sedangkan kelompok kontrol  menggunakan buku  sekolah elektronik (BSE. Instrumen yang digunakan adalah butir soal tes, lembar observasi pembelajaran, dan perangkat  pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan Anava AB untuk uji perbedaan rerata dan uji scheffe untuk uji efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA Terpadu dengan siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA yang terpisah bidang kajiannya, dan bahan ajar IPA terpadu efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. This study aims totest the effectiveness of an integrated science teaching materials for students of junior high school, particularly in themeof Domestic Wastewater. The study designused a quasi-experimental pretest-posttest with control group design. The experiment was conductedin Junior High School of Malang. Samples were determined by purposive sampling. Treatmentin the experimental group was learning to integrated science teaching materials, whereas in the control group with the teaching materials available in schools. The instrument used were a matter oftestitems, observation sheets of learning, and learningtools. Data analysis was performed with AnovaAB totestmean difference and Scheffetesttotestthe effectiveness ofinstructional materials. The results showed that 1there aredifferences inhigher-order thinkingskillsinjunior high school students using teaching materials in integrated science withjunior high school students

  14. LEMAK TUBUH DAN KESEGARAN JASMANI PEKERJA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian mengenai Lemak Tubuh dan Kesegaran Jasmani telah dilakukan terhadap 62 orang karyawan gemuk, 73 orang karyawan sedang dan 86 orang karyawan kurus. Mereka terdiri atas kelompok Gemuk Aktif (GPA: 33 orang; Gemuk Sendentary (GPSD: 29 orang; Sedang Aktif (SPA: 33 orang; Sedang Sendentary (SPSD: 40 orang; Kurus Aktif (KPA: 35 orang; Kurus Sendentary (KPSD: 51 orang. Umur mereka adalah antara 20 tahun dan 40 tahun. Uji Kesegaran jasmani menggunakan cara Harvard Step Test (HST menunjukkan bahwa skor list kelompok Gemuk cenderung kurang bila dibandingkan dengan kelompok Sedang maupun Kurus. Uji kemaknaan perbedaan secara statistik menggunakan Student test, ternyata perbedaan terdapat pada tingkat Kegemukan, sedangkan pada tingkat jenis kegiatan (aktif/sendentary tidak menunjukkan perbedaan skor. Demikian pula clengan menggunakan Analisis Variance, menunjukkan bahwu ada kailan antaru Kegemuknn dengan skor HST (P:0,002, sedangkan antara jenis kegiatan dengan skor HST tidak ada kaitan (P:0,9049. Garis regresi memberikan gambaran bahwa makin tinggi presentase lemak tubuh, tingkat kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor HST makin menurun. Garis regresi antara% 88/TB dengan kesegaran jasmani, memberikan gambaran pula ada kecenderungan bahwa pada % 88/TB 100%, kesegaran jasmani menurun. Sedangkan regresi antara kesegaran jasmani dengan tinggi duduk tidak menunjukkan kaitan yang jelas. Tetapi antara urnur dan kesegaran jasmani, menunjukkan ada kecenderungan makin tinggi urnur, kesegaran jasmani menurun. Kesimpulan dari penelitlan inl ialah bahwa ada kaitan antara kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor Uji HST dengan (a kegemukan dan (b umur.

  15. Pengaruh Kemandirian dan Kemampuan Menyesuaikan Diri terhadap Prestasi Belajar Siswa Full Day School

    OpenAIRE

    Rina Febriana; Sarbiran Sarbiran

    2004-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) tingkat kemandirian siswa Full Day School; (2) tingkat kemampuan menyesuaikan diri siswa Full Day School; (3) prestasi belajar siswa Full Day School; (4) pengamh kemandirian terhadap prestasi belajar siswa Full Day School; (5) pengamh kemampuan menyesuaikan diri terhadap prestasi belajar siswa Full Day School; dan (6) hubungan antara kemandirian dengan kemampuan menyesuaikan diri pada siswa Full Day School. Populasi penelitian ini adalah ...

  16. Tingkat Parasitasi Fopius arisanus (Hymenoptera : Braconidae pada Lalat Buah Belimbing di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suputa Suputa

    2007-12-01

    Full Text Available Bactrocera carambolae was founf on carambola fruit in Yogyakarta Special Province and there were three species of parasitoids, i.e. Fopius arisanus, Agasnaspis sp., and Asobara sp. The population of Agasnaspis sp. and Asobara sp. were very low and was only found in Samas coastal area. F. arisanus was dominant and always found in all observation sites. There was no significant result on their parasitism (for region, F(2,35 = 0.057; p>0.005; for elevation, F(2,35= 0.704, p>0.05; for habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Parasitism of F. arisanus on fruit fly in Yogyakarta Special Province was generally low, i.e. it ranged from 0.5495 ± 0.3843 (in Sleman, to 1.2935 ± 0.8206%. Evaluation of the existence of F. arisanus and augmentation efforts might be needed to improve its ability to parasitize fruit fly in Yogyakarta Special Province.   Lalat buah yang menyerang buah belimbing lokal di Daerah Yogyakarta adalah Bactrocera carambolae dan tidak ditemukan lalat buat spesies lain pada penelitian ini, sedangkan parasitoid yang menyerang lalat buah B. carambolae ada tiga spesies yaitu Fopius arisanus, Agasnaspis sp., dan Asobora sp. Populasi Agasnaspis sp. dan Asobara sp. sangat rendah dan hanya ditemukan di Kabupaten Bantul di daerah pesisir pantai Samas, sementara di lokasi pengamatan yang lain tidak ditemukan, sedangkan F. arisanus merupakan parasitoid yang selalu ditemukan pada berbagai lokasi pengamatan. Uji beda nyata menunjukkan bahwa tingkat parasitasi F. arisanus di Yogyakarta tidak berbeda secara nyata berdasarkan kategori daerah administrasi (F(2,35 = 0.057; p>0.005; ketinggian tempat, F(2,35= 0.704, p>0.05; dan habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Tingkat parasitasi F, arisanus pada lalat buah di Daerah Istimewa Yogyakarta sangat rendah yaitu sekitar  0.5495 ± 0.3843 (di Sleman sampaidengan 1.2935 ± 0.8206%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di setiap kanupaten yang diamati, populasi lalat buah B. carambolae

  17. Tingkat Adaptasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Menghadapi Situasi dalam Pengambilan Keputusan Strategik: Studi di SMP Kota Semarang 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengatahui karakteristik kepemimpinan Kepala SMP dalam melakukan adaptasi dengan lingkungan kerja dan Mengetahui peran serta yang diberikan seluruh anggota sekolah dalam pengambilan keputusan strategis kepada Kepala SMP.Sasaran studi ini dipilih berdasarkan teknik representative purposive sampling, yaitu  sebanyak 16 SMP di kota Semarang serta dengan purposive (syarat yaitu telah menerapkan MBS . Model analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan model LASI (Leadership Adaptability and Style Inventory. Pembahasan Analisis Situasional. Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI. Pembahasan Analisis Situasiona .Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI maka dapat diinterpresikan sebagai berikut Kata Kunci: Kepemimpinan Adaptif, Model LASI,MBS

  18. Covalent functionalization of HiPco single-walled carbon nanotubes: differences in the oxidizing action of H2 SO4 and HNO3 during a soft oxidation process.

    Science.gov (United States)

    Devaux, Xavier; Vigolo, Brigitte; McRae, Edward; Valsaque, Fabrice; Allali, Naoual; Mamane, Victor; Fort, Yves; Soldatov, Alexander V; Dossot, Manuel; Tsareva, Svetlana Yu

    2015-08-24

    The results of a study on the evolution of HiPco single-walled carbon nanotubes during the oxidizing action of H2 SO4 and HNO3 are presented. The process conditions used have been chosen so as to avoid any significant damage to the nanotube structure. The type and level of functionalization, the location of the grafted functions on the surface of the nanotube and the changes in morphological characteristics of the samples were examined by using a wide and complementary range of analytical techniques. We propose an explanation for the differences in the oxidizing action of sulfuric and nitric acids. The combined results allow us to suggest possible reaction mechanisms that occur on the surface of the nanotube. © 2015 WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, Weinheim.

  19. Retrieval of temperature, H2O, O3, HNO3, CH4, N2O, ClONO2 and ClO from MIPAS reduced resolution nominal mode limb emission measurements

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Versick

    2009-05-01

    Full Text Available Retrievals of temperature, H2O, O3, HNO3, CH4, N2O, ClONO2 and ClO from MIPAS reduced spectral resolution nominal mode limb emission measurements outperform retrievals from respective full spectral resolution measurements both in terms of altitude resolution and precision. The estimated precision (including measurement noise and propagation of uncertain parameters randomly varying in the time domain and altitude resolution are typically 0.5–1.4 K and 2–3.5 km for temperature between 10 and 50 km altitude, and 5–6%, 2–4 km for H2O below 30 km altitude, 4–5%, 2.5–4.5 km for O3 between 15 and 40 km altitude, 3–8%, 3–5 km for HNO3 between 10 and 35 km altitude, 5–8%, 2–3 km for CH4 between 15 and 35 km altitude, 5–10%, 3 km for N2O between 15 and 35 km altitude, 8–14%, 2.5–9 km for ClONO2 below 40 km, and larger than 35%, 3–7 km for ClO in the lower stratosphere. As for the full spectral resolution measurements, the reduced spectral resolution nominal mode horizontal sampling (410 km is coarser than the horizontal smoothing (often below 400 km, depending on species, altitude and number of tangent altitudes actually used for the retrieval. Thus, aliasing might be an issue even in the along-track domain. In order to prevent failure of convergence, it was found to be essential to consider horizontal temperature gradients during the retrieval.

  20. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  1. MANAJEMEN KONVERSI TERAS RSG-GAS BERBAHAN BAKAR SILISIDA TINGKAT MUAT TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Suparlina

    2015-03-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar tingkat muat tinggi dapat memperpanjang siklus operasi reaktor sampai 40 hari. Telah dilakukan perancangan konversi teras dari silisida tingkat muat rendah menuju tingkat muat tinggi. Manajemen konversi teras dari teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju teras silisida 4,8 gU/cm3 dilakukan secara bertahap dengan melakukan perhitungan manajemen bahan bakar dalam teras yang menggunakan paket program perhitungan 2 dimensi Batan-FUEL. Penggantian bahan bakar di teras menggunakan pola pergeseran bahan bakar 5/1 yaitu setiap awal siklus terjadi penggantian 5 buah elemen bahan bakar standar dan 1 buah elemen bahan bakar kendali. Dengan mempertahankan konfigurasi teras yang sudah ada, konversi teras dapat dilakukan melalui simulasi teras campuran 2,96 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan memperhatikan batasan keselamatan reaktor yang dipersyaratkan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang teras campuran yang akan menghasilkan parameter neutronik yang aman pada teras penuh pertama silisida tingkat muat tinggi. Dalam perancangan ini digunakan batang kendali pengaman untuk menambah margin padam yang berkurang akibat pemuatan bahan bakar tingkat muat tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa konversi teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju 4,8 gU/cm3 dapat dilakukan melalui teras campuran tidak langsung dalam 2 tahap yaitu konversi teras silisida 2,96 gU/cm3 - 3,55 gU/cm3 dan konversi teras silisida 3,55 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan performa yang baik. Keuntungan utama dari penggunaan bahan bakar silisida tingkat muat tinggi 4,8 gU/cm3 dibanding teras silisida tingkat muat rendah 2,96 gU/cm3 pada teras RSG-GAS ialah bahwa panjang siklus operasi dapat lebih panjang 18 hari sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Kata kunci : silisida, BKP, teras campuran, pola 5/1, Batan-FUEL   The usage of high density fuel can extend the reactor operation up to 40 days. Designing of low to high density silicide

  2. KEPATUHAN KONSUMSI SUPLEMEN KALSIUM SERTA HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KECUKUPAN KALSIUM PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih Purnasari

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract Background: World Health Organization (WHO recommended supplementation of 1500-2000 mg/day calcium to be integrated into antenatal care (ANC programmes to prevent pre-eclampsia, but the current program has not followed these recommendation. There was limited information about factors related to calcium supplements compliance and calcium adequacy in pregnant women in Indonesia. Objective: The study aims to analyze factors related to calcium supplements compliance and calcium adequacy in pregnant women. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were 96 pregnant women received calcium supplements and attended ANC in Sumbersari and Ambulu Community Health Centre, Jember Regency. Data was analyzed using logistic regression to assess factors related to calcium intake compliance. Result: Factors associated to calcium supplements compliance were family support (OR= 3.40; 95% CI: 1.29–9.01 and perceived calcium benefits (OR= 3.02; 95% CI: 1.22-7.48. A high number of subjects (76.1% was below estimated average requirement (EAR of calcium. The average contribution of calcium intake from supplements was only 2.6% of subject’s EAR. Conclusion: This study implies that family support can improve compliance among the pregnant women and the needs of optimizing calcium supplementation program in Indonesia.Keywords: Calcium supplements, calcium adequacy, pregnant women, ANC Abstrak Latar belakang: WHO menganjurkan suplementasi kalsium 1500-2000 mg/hari bagi ibu hamil sebagai bagian dari ANC untuk pencegahan pre-eklampsi, namun program suplementasi kalsium di Indonesia saat ini belum sepenuhnya mengikuti anjuran tersebut. Belum banyak informasi mengenai faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam mengonsumsi suplemen kalsium maupun informasi kecukupan kalsium pada ibu hamil di Indonesia. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen kalsium dan tingkat

  3. Perbedaan Pengliahatan Stereoskopis Pada Penderita Miopia Ringan, Sedang, Dan Berat

    OpenAIRE

    Setiawan, Farid; Arintawati, Paramastri; Saktini, Fanti

    2016-01-01

    Latar belakang : Stereoskopis adalah tingkat tertinggi dari penglihatan binokuler. Gangguan dari penglihatan stereoskopis dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan stereoskopis adalah kelainan refraksi. Miopia merupakan salah satu kelainan refraksi yang memiliki prevalensi cukup tinggi dan diperkirakan dapat mempengaruhi penglihatan stereoskopis.Tujuan : Mengetahui apakah terdapat perbedaan penglihatan stereoskopis pada penderita miopia rin...

  4. Prevalensi dan Derajat Infeksi Anisakis SP. pada Saluran Pencernaan Ikan Kerapu Lumpur (Epinephelus Sexfasciatus) di TPI Brondong Lamongan

    OpenAIRE

    Arifudin, Syamsul; Abdulgani, Nurlita

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. pada saluran pencernaan ikan kerapu lumpur (Epinephelus sexfasciatus) di tempat pelelangan ikan brondong Lamongan. Pengambilan sampel sebanyak 30 ekor ikan dengan ukuran ≥22 cm. Organ yang diamati lambung dan usus, kemudian dilakukan perhitungan prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. Hasil dari penelitian ini menunjukkan prevalensi Anisakis sp. pada saluran pencernaan (meliputi lambung dan usus)...

  5. Analisis Efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil Dengan Pendekatan Two Stage Data Envelopment Analysis (Studi Kasus Kantor Cabang BMT MMU Dan BMT UGT Sidogiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Mahbubi Ali

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil (BMT dengan mengambil studi kasus BMT MMU dan BMT UGT Sidogiri Pasuruan tingkat cabang dengan total sampel 50 cabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Two Stage DEA. Tahap pertama mengukur tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan DEA. Tahap kedua menguji faktor-faktor internal dan eksternal, yang mempengaruhi tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan pendekatan Tobit. Hasil penghitungan DEA menunjukkan, efisiensi overall technical BMT MMU (0,84 dan BMT UGT (0,88 pada tahun 2008 masih kurang optimal. Penyebab utama inefisiensi untuk BMT MMU adalah penyaluran pembiayaan, sementara sumber utama inefisiensi BMT UGT adalah penghimpunan dana pihak ketiga yang kurang maksimal. Hasil pengolahan Tobit menunjukkan bahwa kekuatan modal dan ukuran BMT memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap efisiensi overall technical pada dua BMT. Sementara dari sisi eksternal, PDRB perkapita memiliki pengaruh negatif secara signifikan. Adapun pertumbuhan pengangguran, tingkat pendidikan, dan komitmen keberagamaan tidak berpengaruh secara signifikan.JEL Classification : G21, R15Keywords : Efisiensi, BMT, Two Stage DEA

  6. Kajian Retrospektif Gambaran Histopatologi Kasus Streptokokosis Pada Babi Dan Monyet Di Provinsi Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Gianita Veralyn

    2014-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan distribusi lesi dan tingkat keparahan gambaran histopatologi antara babi dan monyet yang positif menderita streptokokosis dari tahun 1994-1998 di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan 15 preparat histologi (metode pewarnaan Harris- Hematoksilin-Eosin dari 15 babi positif streptokokosis dan 7 preparat histologi dari 7 monyet positif streptokokosis. Preparat histologi tersebut berasal dari organ otak, jantung, paru-paru, ginjal dan limpa. Preparat diamati dengan menggunakan mikroskop perbesaran 200x dan 400x. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan bahwa distribusi lesi jaringan pada beberapa organ babi dan monyet tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan serta tidak terdapat perbedaan tingkat keparahan gambaran histopatologi pada organ otak, jantung, paru-paru dan limpa antara babi dan monyet. Tingkat keparahan gambaran histopatologi yang dominan pada organ otak, paru-paru dan limpa babi maupun monyet yaitu kategori lesi sedang; dicirikan dengan terjadinya kongesti diikuti infiltrasi sel radang neutrofil. Pada organ jantung, baik pada babi maupun monyet sama-sama  masuk kategori lesi ringan; dicirikan dengan terjadinya kongesti dan edema ringan. Perbedaan hanya terjadi pada organ ginjal, pada babi dicirikan dengan terjadinya hemoragi sedangkan pada ginjal monyet dicirikan dengan terjadinya kongesti yang diikuti infiltrasi sel radang neutrofil.

  7. Deteksi Dini Penyakit Parkinson: Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Petani Desa Tanjung Wangi Cicalengka Mengenai Bahaya Pestisida bagi Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Budi Yulianti

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Pestisida bersifat toksik bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Petani adalah kelompok masyarakat berisiko tinggi terpapar pestisida. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku petani mengenai bahaya pestisida sangat diperlukan agar keputusan untuk menggunakan pestisida sesuai dengan jenis, waktu, dan cara menjadi tepat. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Maret–Juli 2015 dan merupakan penelitian observasional dengan subjek penelitian petani Desa Tanjung Wangi. Subjek penelitian diambil secara acak diperoleh 62 subjek penelitian yang terdiri atas 47 laki-laki dan 15 perempuan. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku diukur dengan kuesioner yang sudah divalidasi. Pengukuran gejala dini Parkinson menggunakan kuesioner PDQ39 yang sudah dimodifikasi. Diperoleh tingkat pengetahun dan sikap petani mengenai bahaya pestisida skor terendah 0,70 dan tertinggi 0,97 dengan nilai median 0,80 dan modus 0,79. Perilaku pestisida ini mengenai tata-cara penggunaan pestisida skor terendah 0,64, tertinggi 1 dengan modus 0,84. Gejala dini Parkinson pada petani di Desa Tanjung Wangi skor tertendah 0,74 dan tertinggi 1 dengan nilai median 0,84 dan modus 0,91. Simpulan, pengetahuan, sikap, dan perilaku petani Desa Tanjung Wangi mengenai bahaya pestisida baik. Hasil yang diperoleh dari kuesioner tidak menggambarkan kondisi petani di lapangan. Hal ini dapat terjadi karena peneliti tidak memasukkan unsur ekonomi sebagai salah satu faktor penentu pengambilan keputusan menggunakan pestisida sehingga diperlukan upaya edukasi petani.

  8. PENDEKATAN METODE SEDIMENT DELIVERY RATIO UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEKRITISAN BEBERAPA SUB DAS DI KALIMANTAN SELATAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KESESUAIAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarni Sumarni

    2016-06-01

    Full Text Available Pendekatan Metode Sediment Delivery Ratio adalah salah satu metode untuk dapat menentukan tingkat kekritisan Sub DAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran erosi yang terjadi, Sebaran tingkat kekritisan dan hubungan kadar muatan sedimen dengan kebutuhan perikanan di beberapa Sub DAS Kalimantan Selatan. Hasil analisis kualitas air terhadap total padatan tersuspensi (TSS menunjukkan bahwa laju sedimentasi (pengendapan tertinggi terletak pada daerah Sub DAS Sungai Kusan dengan kisaran sekitar 2918,22 ton/hari dan terendah terletak pada daerah Sub DAS Pelaihari dengan kisaran sekitar 0,64 ton/hari. Dengan demikian kandungan TSS yang tidak berpengaruh terhadap kepentingan perikanan terdapat pada Sub DAS Pelaihari dengan nilai TSS sebesar 16 mg/l. Sediment Delivery Ratio Method approach is one method to determine the degree of criticality subzone. The purpose of this study was to determine the amount of erosion that occurs, the critical level of distribution and relationship levels of sediment load to the needs of fisheries in some subzone South Kalimantan. The results of water quality analysis of total suspended solids (TSS showed that the rate of sedimentation (precipitation is the highest in Sub-watershed area Kusan with a range of about 2918.22 tons / day and the lowest is subject subzone Pelaihari with a range of about 0.64 tons /day. Thus the content of TSS that do not affect the interests of fisheries are at subzone Pelaihari with TSS value of 16 mg/l.

  9. Pengembangan M-Diagnostic Test Untuk Mengidentifikasi Tingkat Pemahaman Konsep Siswa SMP Pada Materi Suhu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K Rusdianti

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk tes diagnostik berbasis mobile phone yang layak digunakan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi suhu. Dalam penelitian ini terdapat tiga tahap. Tiga tahap ini antara lain uji coba skala terbatas, uji coba skala luas, dan implementasi. Hasil validasi dari kelayakan produk dilakukan oleh pakar instrumen tes, pakar media, dan angket tanggapan siswa, menunjukkan m-diagnostic test yang dikembangkan oleh penelitian dinyatakan layak untuk digunakan karena telah memenuhi aspek kelayakan isi, bahasa, konstruk, rekayasa perangkat lunak, dan komunikasi visual. Hasil tes diagnostik pada tahap implementasi menunjukkan ada 6 siswa dari 18 siswa yang memenuhi aspek ketuntasan minimal.Hasil persentase tingkat pemahaman siswa yang termasuk dalam kriteria relational understanding pada tiap indikator ialah 50% relational understanding untuk indikator 1 (mengetahui definisi suhu dan kalor, 55% relational understanding untuk indikator 2 (memahami skala suhu pada termometer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa m-diagnostic test telah layak digunakan untuk mendiagnosis tingkat pemahaman konsep siswa. Kata kunci: m-diagnostic test, pemahaman konsep, suhu. Abstract The purpose of this research was develop a mobile phone diagnostic test product which use to identify student’s concept understanding in the temperature and heat material. This result indicated the level of student’s concept understanding in the temperature and heat material. This research have three steps for trial product. The steps were limited-scale, wide-scale, and implementation. The validation result by proffesional of instrument test, proffesional of  media, and the questionnaire responses of students has been showed that the m-diagnostic test worthy to used because the product has fulfilled contents aspect, language aspect, construct aspect, software technology aspect, and visual communication aspect. The

  10. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  11. Tax Law Enforcement Sebagai Upaya Optimalisasi Penerimaan Pajak Negara Ditinjau Melalui Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catur Martian Fajar

    2016-03-01

      Abstrak - Pajak merupakan sumber penerimaan Negara yang paling dominan. Perkembangan perekonomian mempengaruhi besarnya penerimaan Negara terutama melalui penerimaan pajak. Potensi penerimaan pajak di Indonesia sebenarnya sangat besar tetapi masih banyak sekali sumber penerimaan pajak yang belum tergali atau belum optimal. Pemerataan pemungutan pajak perlu dilakukan terutama dengan sistem kontrol yang mumpuni terhadap wajib pajak dan petugas pajak itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai penegakan hukum dalam meningkatkan penerimaan pajak melalui tingkat kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari studi pustaka seperti artikel, jurnal, serta kajian-kajian yang mendukung penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja pemeriksaan pajak di Indonesia mengalami peningkatan hingga pada tahun 2012 jumlah LHP sebanyak 55.666. Jumlah petugas pemeriksa pada tahun 2012 sebanyak 4.110, perbandingan petugas pemeriksa dan wajib pajak pada tahun 2012 adalah 1:6.037. Jika dibandingkan dengan wajib pajak terdaftar jumlah tersebut masih belum maksimal. Selain itu tingkat penerimaan pajak dapat dilihat dengan lunasnya hutang pajak, pada akhir tahun 2008 jumlah tunggakan pajak sebesar 38,34 Triliun, pada tahun 2009 jumlah tunggakan pajak sebesar 39,82 Trilliun, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 37,86, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 66,48 Trilliun, dan pada tahun 2012 jumlah tunggakan pajak sebesar 47,32 Trilliun. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah tunggakan pajak yang masih harus diterima mengalami fluktuasi pada setiap tahunnya. Selain itu, jumlah kasus tindak pidana di bidang perpajakan yang telah ditindaklanjuti oleh DJP dan berkasnya dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P-21 dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2008 s.d. 2012 memiliki kecenderungan

  12. Analisis Pengaruh Lklan Shampoo Sunsilk Dan Pantene Terhadap Minat Membeli Mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi USU

    OpenAIRE

    Bangun Sihotang

    2008-01-01

    Bangun Siholang: Analisis Pengaruh lklan Shampoo Sunsilk, dan Pantene Terhadap Minat Membeli Mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi USU. Dosen Pembimbing : Dra. Endang S. Rini, Msi, Dr. Ritha F. Dalmunthe, S.E sebagai ketua jurusan, Drs. Nakman Harahap, Msi dan Dra. Siti Raha Agus Salim, Msc sebagai dosen tamu I dan II. Pemikiran yang berorientasi pasar merupakan kebutuhan yang tidak dapat dielakkan lagi. Salah satu penyebabnya adalah tingginya tingkat persaingan di dunia bisnis baik lokal maupun gl...

  13. Hubungan Motivasi dan Intensitas Penggunaan LinkedIn dengan Kepuasan yang Didapatkan Pengguna LinkedIn

    OpenAIRE

    Hidayat, Eva Wijiyanti; Rakhmad, Wiwid Noor; ningrum, Dwi Purba; M.I.Kom, Nurriyatul Lailiyah

    2016-01-01

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan terhadap model teori uses and gratification dan meningkatnya jumlah pengguna LinkedIn di kalangan mahasiswa dan fresh graduates berdasarkan data dari LinkedIn. Dalam perspektif teori uses and gratifications, audiens dipandang sebagai partisipan yang aktif dalam proses komunikasi, namun tingkat keaktifan setiap individu tidaklah sama (Morissan, 2013: 264). Perilaku komunikasi audiens mengacu pada target dan tujuan yang ingin dicapai sert...

  14. EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK (MOZART DAN BACK EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    reni heryani

    2017-12-01

    Full Text Available Dysmenorrhea / nyeri haid adalah nyeri menjelang atau selama haid, yang kadang menyebabkan gangguan aktivitas dan memerlukan istirahat. Nyeri menstruasi atau dysmenorrhea adalah kekakuan atau kejang di bagian bawah perut akibat menstruasi dan produksi zat prostaglandin yang terjadi pada waktu menjelang atau selama menstruasi Dismenorea primer didefinisikan sebagai nyeri haid yang tidak berhubungan dengan kondisi patologis pelvis. Nyeri yang biasanya dirasakan adalah kram yang timbul-hilang atau nyeri yang terus menerus biasanya pada perut bagian bawah yang menjalar sampai ke punggung bagian bawah. Salah satu exercise yang dapat diberikan untuk nyeri dysmenorrhea  ini adalah dengan pemberian terapi musik dan back exercise.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik dan back exercise terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi experimental pre and post test with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang sedang mengalami  menstruasi dengan  nyeri dysmenorrhea dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen, diberikan perlakukan terapi musik (mozart dan back exercise  dan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi musik (mozart dan back exercise. Pada penelitian ini menggunakan uji hipotesis Paired Sample T- test untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik dan back exercice terhadap dysmenorrhea primer. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan digunakan uji Independent Sample T-test.Tingkat nyeri dismenorhoea sebelum diberikan perlakuan adalah nyeri tingkat sedang (rata-rata : 2,08 dan setelah diberikan perlakuan adalah adalah nyeri tingkat ringan (rata rata = 0,88. Uji efektifitas menggunakan Paired Sample T-Test pada kelompok eksperimen menunjukkan hasil p= 0,00 dan pada kelompok kontrol p= 0,00. Dengan

  15. Perbandingan Jaringan Syaraf Tiruan dan Naive Bayes dalam Deteksi Seseorang Terkena Penyakit Stroke

    OpenAIRE

    Rohmana, I; Arifudin, R

    2014-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan dan Naive Bayes untuk memprediksi penyakit stroke dan membandingkan tingkat akuratan dari kedua metode yang digunakan. Sebuah aplikasi software MATLAB diciptakan untuk mendeteksi seseorang Suspect stroke. Metode yang baik dalam mesin pembelajaran berdasarkan data training adalah Jaringan Syaraf Tiruan dan Naive Bayes, variabel data faktor gejala penyakit stroke digunakan sebagai data training dalam proses pembelajaran dari ...

  16. Identifikasi Keterkaitan Variabel dan Prediksi Indeks Pembangunan Manusia (IPM Provinsi Jawa Barat Menggunakan Dynamic Bayesian Networks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Betha Nurina Sari

    2016-11-01

    Full Text Available Indeks Pembangunan Manusia (IPM merupakan gambaran komprehensif mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia di suatu daerah, sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan di daerah tersebut. Membangun sebuah model prediksi tingkat IPM sangat dibutuhkan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dominan dan dijadikan sasaran fokus pengembangan dan perbaikan di daerah untuk dapat meningkatkan IPM. Penelitian ini menggunakan metode Dynamic Bayesian Networks untuk prediksi dan pemodelan suatu sistem yang dilengkapi dengan visualisasi berupa graf. Pada penelitian ini software CaMML versi 1.4.1 digunakan untuk membangun struktur graf Dynamic Bayesian Networks dan package Netica J-API yang berbasis Java untuk memvisualisasikan serta evaluasi graf. Evaluasi dilakukan dengan mengukur nilai akurasi dengan membentuk matriks konfusi. Eksperimen menggunakan 75% data latih dan 25% data uji pada prediksi tiga kategori tingkat IPM menunjukkan hasil yang terbaik, yaitu dapat memprediksi dengan akurasi sebesar 88,461%. Identifikasi keterkaitan variabel diketahui dengan memperhatikan struktur graf Dynamic Bayesian Networks. Struktur graf Dynamic Bayesian Networks yang terbangun bisa dijadikan model prediksi di mana dapat memberikan rekomendasi faktor utama apa yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kategori tingkat IPM di kab/kota yang ada di provinsi Jawa Barat, yaitu faktor pendidikan, faktor kependudukan, dan faktor kesehatan.

  17. POTENSI DAN KARAKTERISTIK PRODUKSI Lemna minor PADA BERBAGAI MEDIA TANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Prihantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Lemna minor merupakan jenis tanaman yang hidup dominan pada perairan dengan kualitas nutrisi tinggi dan potensial sebagai sumber hijauan pakan bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi Lemna minor dan karakteristiknya pada berbagai media tanam untuk mendapatkan teknik produksi yang optimal. Penelitian dilakukan pada bak plastik dengan ukuran 36.5×27×10 cm3 selama dua minggu. Rancangan yang digunakan adalah Acak Lengkap (RAL dengan lima perlakuan media dan lima ulangan. Jenis media yang digunakan adalah kontrol, hoagland, hyponex, kompos dan NPK. Parameter yang diukur meliputi serapan nitrogen, pH media, cover area, penyusutan media, dan produksi biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemna minor efektif dalam memanfaatkan nitrogen dengan nilai serapan > 98 %, media kompos memberikan status pH media yang stabil/netral dan pertambahan luas cover area (LCA tercepat dan tingkat produksi biomassa Lemna minor terbaik pada media kompos dan Hoagland.

  18. Tingkat Kematangan Infrastruktur Teknologi Informasi pada Domain Acquire and Implement Menggunakan COBIT 4.1 (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronggo Alit

    2017-07-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara UPT Perpustakaan kekurangan perangkat komputer dan masih menggunakan server milik UPT Telematika serta kecepatan akses wifi akan lambat jika banyak yang menggunakan sehingga perlu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan dan menghasilkan rekomendasi guna meningkatkan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi. Penelitian dilakukan menggunakan COBIT Framework 4.1 tahap penelitian diawali dengan analisa data wawancara kemudian diidentifikasi IT goals, IT process, serta Control Objectives. Perhitungan maturity level untuk mengetahui gap antara kondisi sekarang dengan kondisi yang diharapkan dan rekomendasi digunakan untuk mengatasi gap tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh 4 IT Goals, 10 IT Processes dan 17 detailed control objectives. Karena pemilihan subdomain disesuaikan dengan masalah dan kebutuhan maka subdomain yang digunakan adalah PO3, PO7, AI3 dan AI5. Ditemukan gap sebesar 1.5 dan maturity level sebesar 2.5 sehingga berada pada level 3 artinya perpustakaan telah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas mengenai tata cara dan manajemen teknologi informasi.

  19. Hubungan Asupan Energi Sarapan terhadap Tingkat Konsentrasi pada Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Padang Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Maidarmi Handayani

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakIndonesia menduduki peringkat terakhir dalam cognitive skills dan pencapaian pendidikan menurut penelitian yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit. Cognitive skills memerlukan fungsi otak yang adekuat yang dipertahankan oleh nutrisi berupa konsumsi pangan yang baik dan beragam, terutama sarapan. Penelitian di Amerika Serikat pada anak usia sekolah remaja (15-18 tahun menunjukkan bahwa sebesar 30% remaja tidak biasa sarapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi sarapan dan tingkat konsentrasi pada siswa SMAN 1 Padang. Studi dilakukan di SMAN 1 Padang pada bulan November 2013 terhadap 116 siswa kelas XII. Desain penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,001 dan tidak terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit span test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,345. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi sarapan dengan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test (p<0,05.Kata kunci: sarapan, asupan energi, konsentrasi, digit symbol test, digit span testAbstractIndonesia was ranked last in the cognitive skills and educational attainment according to research conducted by the Economist Intelligence Unit.Cognitive skills require brain function is maintained by adequate intake of nutrients such as good and varied food, especially breakfast. Research in the United States in children of school age youth (15-18 years showed that 30% of teenagers are not usually did breakfast.This study aimed to determine the relationship between energy intake at breakfast and the level of concentration of students of SMAN 1 Padang. The study was conducted at SMAN 1 Padang in

  20. TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI INTERSYSTEM BUSINESS SOLUTION (IBS PADA PT CITAJAYA INFINITE SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anderes Gui

    2009-05-01

    Full Text Available Use of applications to assist business processes to be completed faster, saat have been very widely adopted by companies so that good performance yang applications and meet the needs of users will be very important. The purpose of this research is to find the application user expectations Intersystem Business Solution (IBS in PT Citajaya Infinite System and find out how the performance of these applications after implemented so that will be generated an output, which form the level of satisfaction from the use of applications by managers and employees at the company. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. Manual methods used in data processing, Microsoft Excel 2003, and SPSS version 13.0. While the analysis method using gap analysis to determine the scale and range of satisfaction levels. So, one conclusion that can be drawn from this study is the performance of this application is sufficient to meet user expectations.Keywords: level of satisfaction, users, IBS applicationABSTRAKPenggunaan aplikasi untuk membantu proses bisnis agar menjadi lebih cepat diselesaikan, saat ini sudah sangat banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan sehingga kinerja aplikasi yang baik dan memenuhi kebutuhan dari pengguna akan sangat penting sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari harapan pengguna aplikasi Intersystem Business Solution (IBS pada PT Citajaya Infinite System dan mengetahui bagaimana kinerja aplikasi ini setelah diimplementasikan sehingga akan dihasilkan sebuah output, yang berupa tingkat kepuasan dari penggunaan aplikasi oleh para manajer dan karyawan di perusahaan tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode pengolahan datanya menggunakan manual, Microsoft Excel 2003, dan SPSS versi 13.0. Sedangkan metode analisisnya menggunakan gap analysis dan rentang skala untuk menentukan tingkat kepuasan. Jadi, salah satu simpulan yang dapat diambil

  1. MANAJEMEN LABA (EARNING MANAGEMENT DAN PEMILIHAN METODE AKUNTANSI PADA SAAT IPO (STUDI PADA BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handriyono Handriyono

    2016-01-01

    Full Text Available Ada banyak faktor yang mempengaruhi perilaku manajer untuk mengendalikan tingkat keuntungan suatu perusahaan dan informasi keuangan. Studi empirik membuktikan ada 5 faktor yang berhubungan dengan manajemen laba yaitu ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan perusahaan, financial leverage, proporsi saham pemilik perusahaan, penjamin emisi. Penelitian ini menggunakan 34 perusahaan industri sebagai sampel penelitian yang go publik antara 1995 sampai dengan 1997 di Bursa Efek Jakarta. Hasil analisis dengan menggunakan Total Accrual Multivariate yaitu Ordinary Least Square model, menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang mempunyai hubungan yang signifikan pada perusahaan yang go publik, dan variabel yang lain tidak signifikan.

  2. FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEKRITISAN DAN PENGEMBANGAN KRITERIA INDIKATOR KEKRITISAN EKOSISTEM GAMBUT TROPIKA DI TRUMON DAN SINGKIL PROVINSI ACEH (Determinant Factors of Criticality and Development Criteria Indicators for Critical Tropical Peat Ecosystem in Tr

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aswandi Aswandi

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan rawa gambut merupakan salah satu ekosistem spesifik dan kompleks. Terbatasnya pemahaman terhadap karakteristik biofisik dan sifat kritisnya menjadi akar masalah degradasi ekosistem gambut di Indonesia. Generalisasi penerapan kriteria lahan kritis menyebabkan penilaian menjadi tidak tepat, sehingga program rehabilitasi menjadi tidak efektif. Tujuan penelitian adalah menentukan faktor-faktor biofisik yang mempengaruhi tingkat kekritisan ekosistem gambut, dan mengembangkan kriteria dan klasifikasi tingkat kekritisan ekosistem gambut. Pengumpulan data dilaksanakan pada berbagai tipe penutupan hutan dan tingkat keterbukaan lahan gambut di Trumon dan Singkil, Provinsi Aceh. Analisis data meliputi analisis korelasi bivariat, analisis gerombol, dan analisis diskriminan. Karakteristik biofisik yang diukur adalah dinamika kedalaman muka air tanah, penurunan permukaan tanah, tingkat dekomposisi, unsur hara, kehilangan karbon, dan penutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan penutupan lahan dan pembangunan drainase mempengaruhi tingkat kekritisan ekosistem gambut. Perubahan tingkat dekomposisi gambut (nisbah C/N, perubahan kemasaman (pH dan dinamika kedalaman muka air tanah merupakan penciri penting tingkat kekritisan ekosistem gambut. Ketiga faktor penciri ini diharapkan menjadi masukan dalam penyempurnaan kriteria tingkat kekritisan lahan pada Permenhut No. P.32/Menhut-II/2009 terutama pada ekosistem gambut. ABSTRACT Peat swamp forest is one specific and complex ecosystem. The limited understanding of the biophysical characteristics and critical properties are some root of problems peat ecosystem degradation in Indonesia. Generalizing in application of critical land criterions caused incorrect assessment, therefore the rehabilitation and management programs became ineffective. The objectives of the study was to determine the biophysical factors that influence the degree of criticality of peat ecosystem, and to develop criterion

  3. Kontestasi Kekuasaan dan Keteladanan Semu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael HB Raditya

    2016-04-01

    Full Text Available Kepemimpinan di Indonesia merupakan persoalan yang menarik untuk ditelaah. Jika bertolak dari tataran diakronis, secara kronologis Indonesia telah mengalami pelbagai macam fase kepemimpinan dan rezim. Ihwal ini dapat menjadi stimulan positif jika masyarakat dapat mengartikulasikan pengalaman bernegaranya dengan tepat. Kontestasi kekuasaan pun tidak dapat terhindarkan, terlebih setiap pemimpin melakukan persaingan dalam memperebutkan kekuasaan. Kontestasi ini tidak hanya merujuk pada tingkat lokal, namun hingga tingkat nasional. Berbagai aspek pun turut menjadi faktor utama dari kontestasi tersebut, seperti tipe kepemimpinan aristokrasi dan demokrasi, hingga perbedaan gender pemimpinnya. Ihwal tersebut turut mengejewantah kan bahwa keteladanan yang didasarkan atas beberapa kontekstual, bersifat pseudo, atau semu. Dalam mengupas ihwal tersebut, telaah yang digunakan merujuk pada pemahaman Barkerakan agen, dan Gramsci akan hegemoni. Tidak hanya itu, Kouzes dan Posner digunakan untuk menilik parameter keteladanan. Asumsi penulis, keteladanan merupakan unsur yang tercipta untuk menghegomoni agen di dalamnya. Bertolak dari mempertanyakan keteladanan, maka pembahasan akan lebih mempertimbangkan aspek agen, hegemoni dan kuasa. Penulis menyadari bahwa tidak mungkin meneliti semua pola kepemimpinan yang ada di Indonesia, maka rujukan contoh kepemimpinan didasarkan pada beberapa contoh di era kolonial, orde lama, orde baru,dan pemerintahan kini. Penelitian ini mencoba untuk mengupas persoalan keteladanan dalam kepemimpinan yang kerap diunggulkan kepemimpinan yang ada di Indonesia.

  4. Tingkat ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi balita di daerah rawan pangan Kabupaten Indramayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Rohaedi

    2016-08-01

    hubungan antara tingkat ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi anak balita.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan jenis penelitian observasional dan rancangan penelitian cross sectional (potong-lintang. Populasi penelitian adalah rumah tangga di daerah rawan pangan Kabupaten Indramayu yang memiliki balita. Subjek penelitian yang merupakan bagian daripopulasi adalah anak balita usia 24-60 bulan. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan simple random sampling. Besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 160 anak balita. Analisis data dilakukan secara bertahap, yaitu analisis data dilakukan dengan uji statistik untuk membuktikan hipotesis penelitian. Teknik uji statistik yang digunakan adalah univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan kai-kuadrat, stratifi kasi-Mantel-Haenszel, sedangkan multivariat dengan regresi korelasi logistik.Hasil: Ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan status gizi anak balita memiliki hubungan yang bermakna dengan OR=9,5 (CI 95% dan p<0,0001.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi balita.KATA KUNCI: ketahanan pangan rumah tangga, status gizi, anak balita

  5. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KOLEKTIBILITAS PEMBIAYAAN SEKTOR UMKM (STUDI KASUS : BANK SYARIAH XYZ KANTOR CABANG JAKARTA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Yogi Arieffiandi

    2016-09-01

    Full Text Available The objectives of this study are to analyze the factors that affect the financing collectability in XYZ Sharia Bank branch office in West Jakarta, to formulate and recommend a strategic planning of the bank to reduce the level of Non-Performing Loans (NPF in the future. Logistic regression and SWOT matrix were utilized as the methods of this study. Thus, the results showed that the factors influencing the financing collectability of XYZ Sharia Bank customers are financing agreement types, margin/profit sharing equivalent rate, economic sectors, and value of the company Altman Z-Score. From the analyses of both external and internal factors, it reveals that strategic factors are identified to reduce the value of NPF in XYZ Sharia Bank West Jakarta i.e. by performing defensive actions. The assessment results of the strategy in XYZ Islamic Bank, West Jakarta, in terms of SWOT in tightening the cost analysis of SME sector, are as follow: carrying out the process of cost analysis more carefully and thoroughly, and conducting HR personnel training, or sharing with other branches in the neighboring areas, anticipating over assessment by adopting an independent assessor, performing more detailed screening in doing financing disbursement, and maximizing the existing internal regulations related to the financing facility.Keywords: Collectable financing, logistic regression, SWOT, Altman Z-Score, SMEABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kolektibilitas pembiayaan pada Bank Syariah XYZ kantor cabang Jakarta Barat dan merumuskan dan merekomendasikan perencanaan strategis Bank Syariah XYZ dalam rangka menekan tingkat Non Performing Loans (NPF di masa yang akan datang. Metode penelitian ini menggunakan regresi logistik dan matriks SWOT. Hasil dari penelitian ini diperoleh faktor-faktor yang memengaruhi kolektibilitas pembiayaan oleh nasabah Bank Syariah XYZ adalah Jenis akad pembiayaan, tingkat equivalent

  6. PERBANDINGAN TINGKAT PENGENALAN CITRA DIABETIC RETINOPATHY PADA KOMBINASI PRINCIPLE COMPONENT DARI 4 CIRI BERBASIS METODE SVM (SUPPORT VECTOR MACHINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Ayu Wulandari

    2016-06-01

    Full Text Available Perbedaan pigmentasi mempengaruhi me­­­­tode pengenalan pola citra retinopati di­a­betik beserta set­ting poinnya. Di­butuhkan sebuah pe­rangkat lunak, yang mampu menjadi alat bantu pengenalan citra retinopati diabetik. Telah dilakukan penelitian tentang pe­nge­nalan po­la citra retinopati dia­be­tik, dengan meng­gunakan citra kanal ku­ning (Yello­w, dengan menggunakan filter gabor dan ciri yang diambil dari tiap citra ada­lah ciri rerata (Means, variasi Varians, skewness dan entropy, yang dilanjutkan de­ngan ekstraksi ciri  PCA (Principle Com­­ponent Analysis. Pada ekstraksi ci­ri PCA, Matriks hasil PCA meru­pakan ma­triks bujur sangkar, yang jumlah ko­lom­nya, sama dengan jumlah ciri. Pe­ne­li­tian menggunakan 4 ciri, dengan de­mi­­kian, terdapat 4 buah PC (Principle Com­ponent, PC1, PC2, PC3 dan PC4. Pada artikel ini akan dibahas mengenai tingkat akurasi tertinggi dari peng­gunaan pasangan PC. Tingkat aku­ra­si, dihitung dengan meng­gu­­nakan mo­del linear dari SVM. Model de­ngan akurasi tertinggi dan tercepat ada­lah model pasangan PC1 dan PC2, yang mempunyai akurasi citra pem­be­lajaran tertinggi yaitu 100% dan waktu terce­pat, yang secara eksplisit diperli­hat­kan pada jumlah support vektor ter­kecil, yaitu 2. Pasa­ngan yang mempu­nyai ting­kat akurasi terburuk adalah PC3 dan PC4. Pengenalan turun pada citra pengu­jian, yaitu hanya 93,75%, hal ini disebabkan oleh pelebaran daerah ca­ku­pan. Pelebaran daerah cakupan ke­mungkinan disebabkan oleh pemi­lihan nilai rerata pada PCA, sebelum matriks reduksi. Pada penelitian berikutnya, bi­sa dilakukan dengan menggunakan pencarian nilai standart deviasi atau varians, dengan begitu, akan diketahui matriks reduksi yang mewakili sebaran angka pada matriks.

  7. Observasi Lingkungan Perairan dan Biota Penghasil Biotoksin di Muara Sungai Manggar Besar Kalimantan Timur.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Sari

    2017-07-01

    Full Text Available Observasi biota penghasil biotoksin serta aspek lingkungan di perairan Balikpapan di depan muara sungai Manggar Besar, Kalimantan Timur telah dilakukan. Pengambilan contoh dilakukan bulan Juni, Agustus dan Oktober 2003. Ada 9 stasiun yang diamati, masing‑masing 3 stasiun pertama berjarak 1 mil, 3 stasiun berikutnya berjarak 2 mil, dan 3 stasiun terakhir berjarak 3 mil dari garis pantai terluar. Parameter yang diamati meliputi kondisi fisik perairan, unsur hara air laut, serta jenis dan kelimpahan plankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik, dan unsur hara perairan di depan Muara Sungai Manggar Besar (Kalimantan Timur, masih cukup baik untuk kehidupan biota. Hal tersebut dapat diperlihatkan dari pertumbuhan plankton yang cukup banyak. Ada beberapa jenis plankton penghasil marine biotoxin yang didapatkan yaitu Chaetoceros, Thalassasiosira, Ceratium dan Protoperinidium. Tingkat kelimpahannya bervariasi dari satu stasiun ke stasiun lain, namun tingkat kelimpahannya masih rendah (belum membahayakan untuk kehidupan biota. Hasil perikanan yang diproduksi juga masih aman untuk dikonsumsi.

  8. DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI PRESTASI SISWA BERDASARKAN SOSIAL EKONOMI, MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN PRESTASI MASA LALU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Susanto

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk membuat prediksi prestasi belajar siswa berdasarkan status sosial ekonomi orang tua, motivasi, kedisiplinan siswa dan prestasi masa lalu menggunakan metode data mining dengan algoritma J48.  Sebagai perbandingan, data penelitian dianalisis juga dengan CHAID (Chi Squared Automatic Interaction Detection dan regresi ganda. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa tingkat X SMK Negeri 4 Surakarta berjumlah 416 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis prediksi menggunakan decision tree algoritma J48 memiliki akurasi sebesar 95,7%, sedangkan analisis prediksi menggunakan CHAID memiliki tingat akurasi 82,1% dan analisis regresi ganda menghasilkan tingkat signifikansi sebesar 90,6%. Berdasarkan hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa metode J48 lebih baik dibandingkan dengan metode CHAID dan regresi ganda.Kata kunci: data mining

  9. TIPE MEDIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KESELAMATAN INTERNET ANAK DAN REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inasari Widiyastuti

    2017-12-01

    Pengguna internet terbesar berada di usia produktif, sebagian besar di antara mereka adalah anak dan remaja. Mereka adalah generasi IoT yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi karena terlahir dalam paparan teknologi maju. Aktivitas anak berinternet cenderung didukung dan difasilitasi oleh lingkungan, terutama keluarga. Padahal bahaya mengintai anak ketika berinternet yang kerap diabaikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan upaya perlindungan yang diberikan ibu rumah tangga terhadap aktivitas anak dan remaja menggunakan gadget serta berinternet. Survey dilakukan pada ibu rumah tangga peserta pelatihan Internet Safety Online yang diselenggarakan oleh BPPKI Yogyakarta dan Dinas Kominfo Kab. Kulonprogo serta Kab. Gunung Kidul. Hasil survey menunjukkan, ibu rumah tangga memiliki tingkat literasi digital yang baik. Meski demikian, sebagaian besar menerapkan tipe mediasi restriktif dengan membatasi penggunaan waktu. Tidak banyak yang menerapkan tipe mediasi teknik karena merasa tidak mampu mengoperasikan TIK sebaik anaknya.

  10. Analisis Kemiskinan dan Disparitas Ekonomi di Kabupaten Banyuwangi Melalui Pendekatan Partisipatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Anim Jauhariyah

    2017-05-01

    Full Text Available Gambaran kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi, walaupun telah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin secara konsisten, namun jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan dapat dikatakan masih cukup besar. Analisis kemiskinan di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin menggunakan pendekatan partisipatif Participatory Rural Appraisal (PRA dan disparitas ekonomi menggunakan analisis Indeks Williamson dan Indeks Entropy Theil. Hasil analisis menunjukkan bahwa enyebab kemiskinan dan ketimpangan ekonomi di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin antara lain Umur, tingkat pendidikan, kondisi rumah tempat tinggal,  sebagai beberapa faktor internal penyebab kemiskinan  dan kebijakan pemerintah, keterbatasan modal, frekuensi kegiatan penyuluhan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi tingkat pendapatan rumah tangga dan merupakan indikator penyebab terjadinya kemiskinan di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin. Hasil analisis IW menunjukkan bahwa pada Tahun 2012, ketimpangan tertinggi berada di Kecamatan Muncar dengan nilai ketimpangan 0,4645 diikuti Kecamatan Wongsorejo 0,3279 dan Kalipuro 0,2616. Hasil analisis indeks entropi theil menunjukkan bahwa pada Tahun 2012, ketimpangan tertinggi berada di Kecamatan Kecamatan Wongsorejo 0,0264 diikuti Kecamatan Licin 0,0188 dan Kalipuro 0,0153. Kebijakan yang dapat digulirkan sesuai dengan data sekunder dan primer untuk menurunkan angka kemiskinan dan disparitas ekonomi di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin yaitu dengan pembentukan strategi pengembangan agribisnis berbasis komunitas petani. Karena mengingat kaum miskin mayoritas adalah bekerja pada sektor pertanian

  11. Boosting Neural Network dan Boosting Cart Pada Klasifikasi Diabetes Militus Tipe II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jerhi Wahyu Fernanda

    2012-12-01

    Full Text Available Diabetes Militus Tipe II merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Untuk mengantisipasi terkena penyakit DM tipe II, diperlukan suatu tindakan untuk mengurangi resiko terkena penyakit ini dengan mengetahui faktor-faktor resiko yang menyebabkan DM tipe II. Beberapa faktor-faktor resiko yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah Riwayat Keturunan, Umur, Jenis Kelamin, Obesitas, Pola Makan, Aktifitas Olahraga. Penelitian tentang klasifikasi DM tipe II telah banyak dilakukan dengan menggunakan metode-metode klasifikasi. Seperti Artificial Neural Network(ANN, CART, dan lain-lain. Tingkat akurasi dari suatu metode klasifikasi seperti ANN, CART dapat ditingkatkan untuk memberikan hasil klasifikasi yang lebih baik dengan menggunakan metodeboosting. Boostingadalah metodeensemble yang digunakan untuk meningkatkan akurasi dari suatu metode klasifikasi. Salah satu variasi boosting adalah adaboost. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa adaboost mampu meningkatkan akurasi dari suatu metode klasifikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji implementasi boosting pada metode Feedforwarf Neural Network (FFNN dan CART. Hasil klasifikasi memperlihatkan bahwa tingkat akurasi dari FFNN dan CART setelah dilakukan boosting mengalami kenaikan dibandingkan sebelum dilakukan proses boosting. Berdasarkan nilai AUC didapatkan metode boosting CART pada iterasi 50, 100, 200, dan 500 memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi dengan tingkat akurasi sebesar 98.75% dibandingakan dengan FFNN dan boosting FFNN.

  12. Boosting Neural Network dan Boosting Cart Pada Klasifikasi Diabetes Militus Tipe II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jerhi Wahyu Fernanda

    2013-10-01

    Full Text Available Diabetes Militus Tipe II merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Untuk mengantisipasi terkena penyakit DM tipe II, diperlukan suatu tindakan untuk mengurangi resiko terkena penyakit ini dengan mengetahui faktor-faktor resiko yang menyebabkan DM tipe II. Beberapa faktor-faktor resiko yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah Riwayat Keturunan, Umur, Jenis Kelamin, Obesitas, Pola Makan, Aktifitas Olahraga. Penelitian tentang klasifikasi DM tipe II telah banyak dilakukan dengan menggunakan metode-metode klasifikasi. Seperti Artificial Neural Network(ANN, CART, dan lain-lain. Tingkat akurasi dari suatu metode klasifikasi seperti ANN, CART dapat ditingkatkan untuk memberikan hasil klasifikasi yang lebih baik dengan menggunakan metodeboosting. Boostingadalah metodeensemble yang digunakan untuk meningkatkan akurasi dari suatu metode klasifikasi. Salah satu variasi boosting adalah adaboost. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa adaboost mampu meningkatkan akurasi dari suatu metode klasifikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji implementasi boosting pada metode Feedforwarf Neural Network (FFNN dan CART. Hasil klasifikasi memperlihatkan bahwa tingkat akurasi dari FFNN dan CART setelah dilakukan boosting mengalami kenaikan dibandingkan sebelum dilakukan proses boosting. Berdasarkan nilai AUC didapatkan metode boosting CART pada iterasi 50, 100, 200, dan 500 memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi dengan tingkat akurasi sebesar 98.75% dibandingakan dengan FFNN dan boosting FFNN.

  13. Pengaruh Dimensi E – Servqual, Satisfaction dan Trust terhadap Loyalitas Pengguna Layanan E-Commerce Indonesia (Studi Kasus : Pengguna Layanan E-commerce di Pulau Jawa)

    OpenAIRE

    Hasanudin, Mochammad; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto

    2017-01-01

    Besarnya peluang dalam dunia e-commerce di Indonesia harus disikapi dengan bijak oleh para pengelola e-commerce yang ada. Menurut data penelitian APJII, tingkat penggunaan layanan e-commerce di Indonesia masih rendah. Rendahnya tingkat pengguna layanan e-commerce ini di indikasikan karena adanya ketidakpuasan pengguna dan adanya persepsi akan buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola e-commerce selain itu juga adanya ketakutan pengguna akan tingginya angka kriminal mengenai tr...

  14. UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR AKIBAT PENAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KAHAYAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Heriamariaty

    2012-02-01

    Full Text Available The absence of Public Mining Area and continued use of mercury is responsible for the illegal gold mining and water pollution in Kahayan river. Efforts must be made to avoid and overcome environmental impact by strengthening coordination in central and regional level; empowering local community; and imposing sanction as law enforcement method. Belum adanya Wilayah Pertambangan Rakyat serta penggunaan merkuri mendorong terjadinya penambangan emas tanpa izin dan pencemaran air di Sungai Kahayan. Untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran ini diperlukan koordinasi di tingkat pusat dan daerah; penyuluhan dan pendekatan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, dan teknologi; serta penegakan hukum secara tegas melalui penerapan sanksi.

  15. USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Levi

    2017-10-01

    Full Text Available PT Prima Utama Mitra Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan box karoseri. Proses produksinya banyak menggunakan alat atau mesin yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Data perusahaan menunjukkan terdapat 73 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 107 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2014. Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan perbaikan guna menghindari terjadinya kerugian. Dalam penelitian ini digunakan metode Job Safety Analysis (JSA dengan pendekatan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Berdasarkan tahapan JSA, terdapat 86 jenis kecelakaan kerja dan diperoleh 5 pekerjaan kritis untuk dianalisis menggunakan metode FMEA. Setelah dilakukan perhitungan RPN, didapatkan 3 pekerjaan dengan tingkat kecelakaan paling tinggi, yaitu pekerjaan menggunakan mesin saw blade, pekerjaan menggunakan mesin las dan pekerjaan menggunakan mesin bor. Selanjutnya, pekerjaan tersebut diberi rekomendasi perbaikan berupa penyusunan Instruksi Kerja (IK. IK berisi langkah dasar pekerjaan, potensi bahaya, serta tata cara kerja yang benar. Selain menyusun IK, tingkat disiplin kerja juga perlu diperhatikan untuk membuktikan penyebab pasti kecelakaan kerja. Tingkat disiplin kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan dan kemampuan, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan kemanusiaan. Selain faktor-faktor tersebut, tingkat disiplin kerja dapat dibentuk melalui 2 cara, yaitu dengan disiplin preventif dan disiplin korektif.

  16. Perbedaan Tingkat Aspirasi dan Persepsi tentang Belajar Matematika antara Siswa Berlatar Budaya Minangkabau dan Batak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Nirwana

    2016-02-01

    Full Text Available This study focuses on finding out the differences of perception and level of aspiration among students of different gender and cultural backgrounds. Employing a survey design, this study involved 523 students of senior high schools. Their responses to questionnaires were anayzed using t-test. The findings suggest that in terms of gender and cultural backgrounds no difference was found in the students perception and level of aspiration concerning mathematics learning.

  17. Karakteristik dan Kualitas Silase Rumput Raja Menggunakan Berbagai Sumber dan Tingkat Penambahan Karbohidrat Fermentable

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hidayat

    2014-04-01

    Full Text Available (Characteristics and quality of king grass silages treated with various sources and level of carbohydrate fermentable ABSTRACT . An experiment was carried out from April 1st up to August 18 th 2013. The purpose of this study was to evaluate the effect of source and level fermentable carbohydrate as an additive on the characteristic of ensilage and the contents of crude protein and crude fibre of king grass silage. The methods of this study was experimental, by using Completely Randomized Design. There were 9 treatments, each of which consisted of three replications. The treatments were : A = 1 % of mollases; B = 2 % of mollases; C = 3 % mollases; D = 5 % of rice bran E = 10 % of rice bran; F = 15 % of rice bran; G = 5 % of of cassava cake; H = 10 % of of cassava cake; I = 15 % of cassava cake. Note: all percentages were on the basis of king grass fresh weight. The observed variable were physical characteristics (color, aroma, texture, fungi, pH, temperature, and nutrient contents (crude protein and crude fibre. The result of this study showed that the color change of the silage was as follow: at the 14th and 28th day. The treatment had highly significant effect (P 0,05 on the aroma (smell, temperature, pH and crude fibre. The contrast orthogonal test to the color, aroma, infestation of fungy, crude protein, the treatment of ABC was different relative to those of DEFGHI treatments. This study could be conclude that by wilting of king grass (water content of 60 %, the 1–3 of 3 % of mollases snd 5-15 % usage of rice bran an additive the results are better compared to the usage with additive of cassava cake, viewed from silage’s physical quality as well as its nutrient contents.

  18. Pola dan Prilaku Konsumsi Masyarakat Muslim di Provinsi Jambi (Telaah Berdasarkan Tingkat Pendapatan dan Keimanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amri Amir

    2017-04-01

    Full Text Available This research aims to: 1 determine the characteristics and patterns of consumption of the Muslim community in Jambi Province is based on the type of work, education, income and the level of Iman; 2 relationship between type of work, education, income and level of Iman towards food consumption and for religious.The data used are primary data. The number of samples as 150 Muslim households by the "purposive random sampling", taking into account the allocation of the sample based on the status and social organization that followed. Data analysis using cross table and Chi-Square test. The results of this research: 1 The proportion of food consumption Muslim community for food at 43.48%, while for non-food needs reached 56.52%. 2. The proportion of spending on religious amounted to 28.08% of non-food expenditure, or 15.87% of the total expenditure. 3 There is a close link between type of work, education, income and level of religiosity with food and non food expenditure. The higher the education, income and Iman, then the food expenditure is lower. 4. The link between this type of work, education, income and the level of Iman related closely with the expenses of the religious. The higher the level of education, income and Iman, then the expenditure for the religious tend to be higher.

  19. ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN, SIKAP, PERILAKU, DAN TINGKAT KEPUASAN KELUARGA SASARAN PROGRAM KONVERSI MINYAK TANAH KE LPG DI KOTA BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istiqlaliyah Muflikhati

    2010-08-01

    Full Text Available Substitution program of kerosene to LPG is one of the government programs, which is very important for energy policy in this country. The aims of this research were to analyze the socioeconomic characteristics of target family and to construct the strategies in order to increase the quality of program. The study was conducted using cross sectional design. It involved 60 families from two villages at Bekasi City as respondents. The result of the study showed that expenditure allocation for fuel in the family respondents decreased after the program. The family welfare was affected by decreasing of expenditures allocation for fuel, wives’s occupational status, wives’ educational level, and family’s attitude in this program. Meanwhile, wives’s occupational status and educational level also affected family’s attitude in the program. Moreover, family’s attitude in the program gave significant effect on the behavior of using LPG. Family’s Satisfaction level based on CSI showed that respondents were satisfied with this program.

  20. Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar USD/Rupiah, Dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indek Harga Saham Gabungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Senen Machmud

    2013-04-01

    Full Text Available This study was conducted to analyze the effect of variable inflation rates, exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate on JCI. Research hypothesis: 1.Variabel inflation rate (X1, affect the JCI, 2.Variabel exchange rate of USD / IDR (X2 effect on JCI, 3.Variabel SBI rate (X3 influence the JCI, 4.Variabel inflation (X1, the exchange rate of USD / IDR (X2 and SBI interest rate (X3, simultaneously affect the JCI. The data were analyzed secondary data, time series with the period April 2007 to March 2009. Data collection was obtained by downloading the http://www.idx.co.id/ site, to obtain monthly JCI, and http: // www.bi.go.id/web/id/, to obtain data on inflation, the data exchange rate of USD / IDR and SBI rate. Data processing is intended to measure the relationship of causality (cause-effect, the independent variable or the independent variable, the dependent variable or dependent variable. Appropriate analytical tools for this purpose is a multiple regression analysis. Media processing of data to test the hypothesis of this study using SPSS (Statistical Product and Service Solutions. Regression analysis, concluded that together (simultaneously, all three variables, namely the rate of inflation, exchange rate USD / IDR and rate of SBI rates significantly affect the JCI. In partial significance test variable inflation rate does not affect the JCI, while the variable exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate showed significant results with a coefficient of 0.18 and 3.29. Recommendations that can be given is, the investor community should be more selective in choosing stocks that want to have. Macroeconomic variables should be examined carefully in conjunction with the JCI, primarily SBI interest rate, given the impact that a significant and dominant with coefficient of 3.29%. The Government as Regulator, then monetary policy can be taken is to control inflation by targeting low inflation, stabilize the SBI interest rate and stabilize the rupiah exchange rate against the US dollar, given the changes in these variables affect the JCI. Control variables SBI certainly should be preferred for the formulation of monetary policy, given the variables have a significant effect as well as dominant against JCI.

  1. TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPING MENGHADAPI STRES PADA MAHASISWA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA TAHUN AKADEMIK 2005/2006

    OpenAIRE

    Neti Hernawati

    2006-01-01

    The purpose of this research was to evaluate relationship between stress level with coping strategy and to find out factors affecting stress level among students living in dormitory of IPB. The study site were at Asrama Putri (Girls Dormitory) and Asrama Putra (Boys Dormitory) Bogor Agricultural University. The data was collected from August to October 2005. The primary data included individual characteristic, the resources of stress, level of stress, coping strategy to deal with stress and a...

  2. TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPING MENGHADAPI STRES PADA MAHASISWA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA TAHUN AKADEMIK 2005/2006

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neti Hernawati

    2006-08-01

    Full Text Available The purpose of this research was to evaluate relationship between stress level with coping strategy and to find out factors affecting stress level among students living in dormitory of IPB. The study site were at Asrama Putri (Girls Dormitory and Asrama Putra (Boys Dormitory Bogor Agricultural University. The data was collected from August to October 2005. The primary data included individual characteristic, the resources of stress, level of stress, coping strategy to deal with stress and also the relation between stress level and coping strategy of the student who lived in Asrama Putra (Boys Dormitory and Asrama Putri (Girls Dormitory Bogor Agricultural university. The results showed the things that become the factors of stress for new student college, which are never lived out from home before, too much roommates, difficult to interact with surrounding, personal problems, health problems, homesick and financial problems. Most of respondent was experienced high stress level, which is the respondent who get the tendency of emotional stress is larger than they are who get physical stress as a symptoms. The respondent was tended to do problem-focused coping strategy than emotional-focused coping strategy.

  3. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  4. ANALISIS EROSI DAN SEDIMEN SEBAGAI DAMPAK PERUBAHAN LAHAN DI CATCHMENT AREA SUNGAI HAURAN MENGGUNAKAN MODEL AGNPS (AGRICULTURALNON POINT SOURCE POLLUTION MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Astuti

    2016-02-01

    Full Text Available Sedimen yang adapada suatu aliran sungai umumnya terjadi akibat proses erosi yang berkaitan erat dengan siklus hidrologi. Beberapa parameter erosi dan sedimen adalah curah hujan, vegetasi tutupan lahan, jenis tanah dan kemiringan tanah. Catchment Area Sungai Hauran memiliki kondisi vegetasi tutupan lahan berbeda pada tahun 2005 dan 2014. Oleh karena itu perlu dilakukan penentuan nilai erosi dan sedimen terkini serta menganalisa dampak perubahan tutupan lahan tahun 2005 dan 2014 terhadap besarnya erosi dan sedimen pada satu kejadian hujan dengan data hujan yang sama. Agricultural Non Point Source Pollution Model (AGNPS adalah salah satu model terdistribusi yang dapat digunakan untuk menganalisa erosi dan sedimen dengan kejadian hujan tunggal. Pengolahan data menggunakan model AGNPS diperoleh besar erosi persatuan luas yang terjadi pada tahun 2014 sebesar 256,43 ton/ha/tahun menunjukkan tingkat erosi berat dan total sedimen sebesar 17947,79 ton/tahun (17,60 ton/ha/tahun termasuk klasifikasi tingkat sedimen tinggi. Perbandingan tingkat erosi dan sedimen karena adanya perubahan tutupan lahan tahun 2005 dan 2014 dengan input hujan 18,2 mm mengalami peningkatan total erosi persatuan luas dari 1,93 ton/ha menjadi 11,46 ton/ha dan mengalami penurunan total sedimen pada tahun 2014 dari 50,7 ton menjadi 26,15 ton.

  5. Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonas Boky

    2016-09-01

    Full Text Available Bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray telah berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pelayanan kepada mahasiswa sebagai konsumennya. Namun tidak dapat dipungkiri lagi bahwa selalu saja ada kekurangan dalam pelayanannya sehingga menimbulkan ketidakpuasan dari mahasiswa sebagai pelanggannya. Kenyataannya, kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademik berbeda-beda. Oleh karena itu tujuan penulisan ini adalah Pertama, untuk menjelaskan sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa S1 terhadap pelayanan bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow. Kedua, menjelaskan bagaimana bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Strategi untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap layanan Akademik STFT Jaffray Makassar adalah perlunya melaksanakan hal-hal yang menjadi prioritas utama, seperti: pelayanan akademik mampu bertindak cepat atas setiap keluhan mahasiswa, adanya evaluasi di bidang akademik sendiri secara rutin untuk melihat sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa itu tercapai, sistem komputerisasi akademik yang sudah berjalan baik walaupun dinilai oleh mahasiswa masih perlu peningkatan lagi. Hal-hal yang harus dipertahankan oleh bidang akademik STFT Jaffray Makassar adalah pihak kampus harus terus memberikan keamanan dan kenyamanan kepada mahasiswa, memberikan bimbingan akademik maupun konseling bagi mahasiswa yang mengalami kendala.The academic department of Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray has striven to minister to students as consumers, the fact is, contentment differs among students toward the service given by academics. Because of this, the purpose of this writing is as follows: First, to explain how high the level of contentment is among bachelor level students towards the services of the department of academics of Sekolah Tinggi Theologia Jaffray based on Maslow’s hierarchy of needs. Second, to explain how the academic

  6. A Study on the Passivation Behavior and Semiconducting Properties of Gamma Titanium Aluminide in 0.1 N H2SO4, HNO3, and HClO4 Acidic Solutions

    Science.gov (United States)

    Memarbashi, S.; Saebnoori, E.; Shahrabi, T.

    2014-03-01

    The study focuses on the passivation behavior of single-gamma-phase titanium aluminide in acidic solutions with a particular emphasis on the role of oxidizing strength in characteristics of passive layer. The report includes potentiodynamic polarization and electrochemical impedance spectroscopy (EIS) studies along with Mott-Schottky analysis in order to determine the corrosion behavior of the alloy and the semiconducting properties of the scale formed during exposure to acidic environment. Passive current density measured from potentiodynamic polarization curve, polarization resistance ( R p) estimated by EIS, defect density, and flatband potential drawn from Mott-Schottky analysis are mainly used in estimating the ability of passive film formed on alloy in protecting it against high corrosion rates in Sulfuric acid (a non-oxidizing acid), perchloric acid, and nitric acid (oxidizing acid with different oxidizing strength). The results show that passive current density ( i pass) in Sulfuric acid is 2.67 × 10-5 A cm-2, which is 2.5 and 3 times greater than the values obtained in perchloric acid ( i pass = 9.91 × 10-6) and nitric acid ( i pass = 7.98 × 10-6), respectively. EIS data reveal that the value of R p in sulfuric acid (20 kΩ cm2) is about three and five times smaller than that its value in perchloric acid and Nitric acid, respectively. Mott-Schottky analysis shows that the passive layer exhibits an n-type semiconducting characteristics irrespective of acidic environment. The greatest and the smallest values of donor density ( N D) are obtained for the passive scale formed in sulfuric acid ( N D, H2SO4 = 18.36 × 1019) and nitric acid ( N D, HNO3 = 13.13 × 1019), respectively. The report concludes that characteristics of the passive scale are directly affected by reduction potential of the acid, which is the criterion of its oxidizing strength. An increase in the oxidizing strength of the acidic solution results in formation of more protective and less

  7. KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN MODEL MENTAL KIMIA SEKOLAH MAHASISWA CALON GURU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiji .

    2014-02-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan apakah ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru dan model mental kimia sekolah berdasarkan pada tingkat nilai mereka. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir logis berkorelasi dengan model mental kimia sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-section yang meliputi 124 mahasiswa calon guru kimia yang sedang mengikuti kuliah di program studi Pendidikan Kimia di sebuah LPTK di Bandung. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir logis dan tes diagnostik model mental kimia sekolah. Tes kemampuan berpikir logis meliputi lima skala: penalaran proporsional, variabel kontrol, penalaran kombinasi, penalaran probabilistik, dan penalaran korelasional. Tes diagnostik model mental kimia sekolah mencakup lima masalah: stoichiometry, thermochemistry, chemical equilibrium, tingkat reaksi, dan asam-basa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat nilai mahasiswa, terdapat perbedaan yang signifikan pada rerarta model mental kimia sekolah, tetapi tidak pada rerata kemampuan berpikir logis. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir logis para guru kimia berkorelasi dengan model mental kimia sekolah. Kata Kunci: kemampuan berpikir logis, model mental kimia sekolah, metode cross-section, mahasiswa calon guru kimia

  8. Sistem Klasifikasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Dwi Santoso

    2017-06-01

    Full Text Available Kepribadian merupakan gambaran tingkah laku dari individu. Penerimaan teman sebaya merupakan penilaian individu bahwa dirinya diterima, didengar, diperhatikan, dihargai, serta dapat merasa aman dan nyaman saat bersama dengan teman-teman dengan umur yang sama. Kepribadian dan penerimaan teman sebaya penting untuk diketahui agar dapat mengenal potensi diri. Tes kepribadian merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mengklasifikasikan kepribadian seseorang ke tipe kepribadian tertentu. Jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi sebuah pola berdasarkan permasalahan tertentu seperti halnya dalam mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang ke dalam beberapa tipe yaitu introvert diterima, introvert ditolak, ekstrovert diterima dan ekstrovert ditolak berdasarkan sejumlah set pertanyaan yang menjadi alat ukur dalam penentuan kepribadian. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation menghasilkan arsitektur Backpropagation terbaik untuk klasifikasi kepribadian dan penerimaan teman sebaya pada saat menggunakan 1 hidden layer dengan 7 neuron, 10000 epoch, nilai target error 0.01 dan laju pembelajaran 0.1. Hasil eksperimen jaringan syaraf tiruan Backpropagation pada sistem ini menghasilkan rata-rata tingkat akurasi 98.75% dan tingkat error 1.25%.

  9. ANALISIS HASIL PENILAIAN DIAGNOSTIK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PMRI BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriadi Sukriadi

    2015-03-01

    Full Text Available Keterampilan berpikir kreatif siswa tergolong rendah diindikasikan dari kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi bagaimana pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis serta keefektifan pembelajaran PMRI materi Kubus dan Balok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Method model Concurrent Embedded Strategy. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pembelajaran PMRI pada materi kubus dan balok kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pengambilan data dengan melakukan tes diagnostik kemampuan berpikir kritis matematis pada tiap sampel. Untuk memperdalam hasil penelitian dilakukan wawancara pada tiap tingkat kecerdasan emosional. Hasilkeefektifan pembelajaran dilihat dari aspek ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis matematis siswa yakni tuntas ≥75% dengan nilai zhitung=1,9265>ztabel=1,645artinyaproporsi siswa yang mendapat nilai KBKM lebih dari atau sama dengan KKM=70 telah melampaui 75%, uji beda rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah thitung = 8,81>ttabel= 1,671artinya rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran PMRI lebih dari rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran lain. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berbanding lurus dengan kecerdasan emosionalnya. Terdapat pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis yaitu memiliki kekurangan aspek tertentu dalam setiap tingkatan kecerdasan emosional.The low state of creative thinking skills of students is indicated on students' ability to think critically low. This study aimed to obtain a description of how the pattern of the relationship between emotional intelligence and critical thinking skills as well as the effectiveness of cubes and beams subjects in mathematical in PMRI Learning. The method in this study is a Mix Method of

  10. HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI PANGAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Avliya Quratul Marjan

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze relationship between food consumption and physical activity with incidence of osteoporosis in elderly at nursing home in Bogor. The design of this study was cross sectional. Subjects were taken purposively with certain criteria and the number of subjects obtained were 37 elderly. Results showed that the adequacy level of energy and protein were normal, phosphor was in adequate category and calcium was in deficient category. There was no significant relationship between nutritional status, the adequacy level of energy, protein and phosphor with risk of osteoporosis (p>0.05. However, there was a significant relationship between the adequacy level of calcium and physical activity level with risk of osteoporosis (p<0.05. The deficit adequacy level of calcium and physical activity was a risk factor for the risk of osteoporosis.Keywords: elderly, food consumption, osteoporosis, physical activityABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi pangan dan aktivitas fisik dengan kejadian osteoporosis pada lansia di Panti Werdha Bogor. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Subjek diambil secara purposive dengan kriteria tertentu dan jumlah subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 37 orang lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan energi dan protein adalah normal, fosfor pada kategori cukup dan kalsium diklasifikasikan pada kategori kurang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, tingkat kecukupan energi, protein, dan fosfor dengan kejadian osteoporosis (p>0.05. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan kalsium dan aktivitas fisik dengan kejadian osteoporosis (p<0.05. Tingkat kecukupan kalsium dan tingkat aktivitas fisik yang kurang merupakan faktor risiko terhadap kejadian osteoporosis.Kata kunci: aktivitas fisik, lansia, osteoporosis, pola konsumsi pangan

  11. MODEL COBIT SEBAGAI KERANGKA KERJA TATA KELOLA ARSITEKTUR SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Hermawan

    2011-07-01

    Full Text Available COBIT (Control Tujuan Informasi dan Teknologi Terkait adalah model standar Teknologi Informasi (TI yang dapat membantumanajemen untuk jembatan kesenjangan antara resiko bisnis, kontrol kebutuhan dan masalah teknis. COBIT berguna dan praktissedang digunakan untuk mengukur kinerja TI manajemen berdasarkan tingkat kematangan khususnya organisasi non-profitoriented dan pemerintah (Welianto, 2008. Kerangka kerja COBIT dalam penelitian ini akan mengukur kinerja tingkat kematanganpada sistem informasi arsitektur Dan teknologi di Negara Semarang POLITEKNIK. Model kematangan COBIT yang menunjukkanpada tingkat 2, berarti bahwa sistem informasi arsitektur pemerintahan yang baik adalah berulang. Ide untuk pengembangan sistem yang ada sudah tersedia tetapi kesamaan paling tidak didokumentasikan dan dilakukan secara konsisten.

  12. PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN COFFEE TOFFEE DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    PASSAWUNG, ALIQUE LA

    2014-01-01

    2014 Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Tingkat Kunjungan Coffee Toffee Di Makassar The Effect of Social Media Marketing on Rate of The Visit Coffee Toffee at Makassar Alique La Passawung Abd.Rahman Kadir Mukhtar Penelitian ini membahas pengaruh social media marketing terhadap tingkat kunjungan Coffee Toffee di Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. ...

  13. Hubungan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE dengan Kelulusan OSCE pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinda Putri Amir

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakKecemasan adalah normal terjadi dalam kehidupan, namun kecemasan dapat menjadi abnormal jika respons terhadap stimulus berlebihan. Pada mahasiswa, kecemasan berpengaruh terhadap proses pendidikan. OSCE merupakan salah satu bagian dari ujian komprehensif yang menguji keterampilan medis mahasiswa yang akan memasuki kepaniteraan klinik. Ujian ini hampir sama dengan ujian skills lab, tapi materi ujian lebih banyak dan setting ujian juga berbeda sehingga situasi tersebut menimbulkan kecemasan pada mahasiswa menjelang OSCE. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 34 orang. Data diperoleh melalui wawancara kepada peserta OSCE menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A dan Bagian Akademik FK Unand yang selanjutnya dianalisis melalui uji korelasi Gamma dan Somers’d. Hasil penelitian ini didapatkan nilai koefisien korelasi (r sebesar -0,106 dan nilai signifikansi p>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand.Kata kunci: kecemasan, ujian, OSCE, HRS-A AbstractAnxiety normally occurs in life, but anxiety can become abnormal if the response to the stimulus is excessive. In student, anxiety affects the educational process. OSCE is a part of comprehensive exam that examine medical skills of the students who will enter their clinical stage. Although this exam is similiar like skills lab exam but the matters of exam is more complex and the setting of exam is different too, so these situations cause anxiety in students toward OSCE. The objective of this study was to determine the correlation between anxiety level in facing OSCE to students’ graduation of OSCE in Faculty of Medicine Andalas University. This study was a

  14. Perbandingan Viabilitas Oosit Pascavitrifikasi pada Dua Tingkat Konsentrasi Sukrosa yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Widyastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Vitrifikasi merupakan suatu teknik kriopreservasi tanpa disertai pembentukan kristal es, baik intraseluler maupun ekstraseluler. Tingkat keberhasilan vitrifikasi sangat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi krioprotektan yang digunakan. Sukrosa merupakan krioprotektan ekstraseluler yang mempunyai peranan dalam menjaga kestabilan membran sel pada saat proses dehidrasi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji efek penambahan sukrosa dalam dua level konsentrasi yang berbeda pada morfologi dan persentase hidup oosit pascavitrifikasi dengan menggunakan oosit domba yang telah dimatangkan secara in vitro sebagai model. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Riset dan Bioteknologi, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran periode September 2016–Desember 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua kelompok perlakuan, yaitu penambahan 0,5 M sukrosa atau 0,65 M sukrosa pada media vitrifikasi. Parameter yang diamati adalah persentase oosit hidup dan morfologi oosit yang mati pascavitrifikasi-pencairan kembali. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase oosit hidup pascavitrifikasi meningkat 20% setelah penambahan sukrosa 0,65M. Fraktur zona pelusida merupakan kerusakan morfologi yang banyak ditemukan pada oosit yang divitrifikasi dengan penambahan 0,5 M sukrosa dalam larutan vitrifikasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan sukrosa 0,65 M sebagai krioprotektan ekstraseluler meningkatkan peluang hidup oosit setelah proses vitrifikasi.  Kata kunci: Krioprotektan, morfologi oosit, sukrosa, vitrifikasi Comparison of Oocyte Viability after Vitrification with Two Different Sucrose Concentration Level Vitrification is a cryopreservation technique without the formation of ice crystals, both intracellular and extracellular. The success of vitrification depends on the type and concentration of cryoprotectants.  Sucrose is one of the extracellular cryoprotectants that play a role in maintaining cell membrane during

  15. BENTUK PASAR EFISIENSI DAN PENGUJIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatang Ary Gumanti

    2002-01-01

    Full Text Available This paper discusses and summarizes the efficient market hypotheses initially proposed by Fama (1970. According to the efficient market theory, the market is said to be efficient if 'security prices reflect all available information'. Fama (1970 contends that there are three types of market efficiency, namely weak form market efficiency, semi-strong form market efficiency, and strong form market efficiency. Over the last three decades, the efficient market theory has become the center of research interest and has attracted attention, which has contributed to the development of corporate finance theory. Empirical evidence however appears to support that the American stock market is classified to be the semi-strong form. This means that the information that forms the price in the market has been dominated by historical and public information, although the clear cut is still unwarranted. Other interesting aspect of the efficient market hypothesis is the strong evident of anomaly in the market, which appear to confront the efficient market hypothesis. There are at least four types of market anomalies that have been identified, namely firm anomalies, seasonal anomalies, event anomalies, and accounting anomalies. Abstract in Bahasa Indonesia : Tulisan ini membahas dan merangkum hipotesis pasar efisien sebagaimana pertama kali dikemukakan oleh Fama (1970. Menurut konsep pasar efisien, pasar dikatakan efisien bilamana harga-harga yang terbentuk di pasar merupakan cerminan dari informasi yang ada. Menurut Fama (1970, ada tiga bentuk tingkat efisiensi pasar berdasarkan pada tingkat penyerapan informasinya, yaitu pasar efisien bentuk lemah, pasar efisien bentuk semi kuat, pasar efisien bentuk kuat. Teori efisiensi pasar telah menjadi acuan kajian yang mendapat perhatian luas selama tiga dasawarsa terakhir dan menjadi topik paling menarik dalam perkembangan teori keuangan perusahaan. Bukti empiris yang sejauh ini telah dikemukakan cenderung mendukung

  16. Fraksi Mol Dan Variasi Ph Terhadap Sifat Magnetik Dan Struktur Mikro Barium Heksaferrit Dengan Metode Sol-Gel Auto Combustion

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Agustianto

    2014-03-01

    Full Text Available Pada penelitian ini di harapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan optimal untuk penambahan unsur paduan yang terbaik untuk menghasilkan barium heksaferrit dengan tingkat penyerapan gelombang mikro yang optimum. Barium heksaferrit termasuk dalam material yang memiliki sifat ferromagnetik dan termasuk hard magnetic. RAM membutuhkan material yang memiliki sifat soft magnetic. Oleh karena itu banyak diteliti bagaimana cara untuk mendapatkan sifat soft magnetic dari barium heksaferrit. Salah satu cara yang telah ditemukan adalah dengan menambahkan unsur baru. Unsur baru ditambahkan agar mengganggu struktur kristalnya dan menyebabkan perubahan sifat magnetiknya dari hard magnetic menjadi soft magnetic yang cocok untuk RAM. Unsur yang biasanya digunakan untuk mengganggu sejumlah ion Fe dalam komposisi hexaferrit adalah Ti, Zn, Mn, Ni, Co, dll. Efek yang dapat ditimbulkan dari penambahan unsur tersebut misalnya, variasi dalam koersivitas, magnetisasi saturasi, dan suhu Curie telah ditujukan untuk magnetik aplikasi. Sementara dalam aplikasi elektromagnetik, ferromagnetik resonansi frekuensi pergeseran, peningkatan pencocokan impedansi, dan elektromagnetik peningkatan penyerapan gelombang. Pada penelitian kali ini dilakukan penambahan unsur paduan Co-Zn pada barium heksaferrit. Penambahan dilakukan dengan menggunakan metode sol-gel auto combustion, dengan variasi fraksi mol x= 0.2 , 0.4 dan 0.6 dan variasi pH 7, 9, dan 11. Hasil dari penambahan tersebut kemudian di sintering pada temperatur 9500C selama 3 jam. Selanjutnya hasilnya akan dianalisis dengan pengujian XRD, SEM, dan VSM  sehingga akan didapatkan informasi mengenai struktur mikro, fasa dan tingkat magnetisasi dari serbuk barium heksaferrit yang telah ditambahkan unsur paduan. Hasil penelitian ini didapatkan pada pH 7 dan x = 0,4 penambahan unsur paduan Co-Zn paling sesuai untuk material penyerap radar karena memiliki nilai koersivitas paling rendah yaitu 0,1104 Tesla

  17. Efek Pemberian Seduhan Teh Hijau terhadap Gelombang Alfa Otak pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helga Marwa Afifah

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Teh merupakan bahan alam yang sudah dikenal memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai zat relaksan. Sifat relaksan diperoleh dari kandungan senyawa pada teh terutama teh hijau yaitu L-teanin yang memicu peningkatan aktivitas gamma-aminobutyric acid (GABA, produksi serotonin dan dopamin, serta menghambat kerja glutamat. Efek keseluruhan L-teanin pada otak memicu seseorang menjadi rileks, kondisi rileks dapat dinilai dari aktivitas gelombang alfa otak. Tujuan penelitian ini menilai efek pemberian seduhan teh hijau terhadap gelombang alfa otak pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba. Penelitian menggunakan metode eksperimental, melalui dua kali perekaman gelombang alfa otak sebelum dan setelah pemberian seduhan teh hijau yang mengandung 50 mg L-teanin dengan menggunakan brain wave sensors. Hasil penelitian dianalisis melalui Uji Wilcoxon. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Unisba pada bulan April–Mei 2014. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba yaitu sebanyak 30 orang, terdiri atas 13 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 28 dari 30 orang memperlihatkan peningkatan gelombang alfa otak setelah pemberian seduhan teh hijau dan hanya 2 orang yang memperlihatkan gelombang alfa otak yang lebih rendah. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi <0,001. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan teh hijau memiliki efek meningkatkan gelombang alfa otak pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba. Hal ini dapat disebabkan karena aktivitas L-teanin dalam teh hijau yang dapat memicu aktivitas GABA, serotonin, dan dopamin serta menghambat kerja glutamat sehingga memicu kondisi relaksasi yang dinilai dalam gelombang alfa otak. Kata kunci: Gelombang alfa otak, L-teanin, teh, teh hijau   The Effect of Green Tea to Alpha Brain Waves of Final Students of Faculty of Medicine Universitas Islam Bandung Abstract

  18. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BIAYA MELALUI INTEGRASI TIME & MOTION STUDY DAN ACTIVITY-BASED COSTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    2001-01-01

    Full Text Available Organizations today have many activities that increase continuously. There are some activities that companies have to do to meet customers' need. Some companies try to increase efficiency in performing their activities and try to measure activities they do although the difficulties in measuring each activities are very high. In this case, time & motion study method is one of the solutions to help the company measuring their activity. The company's activity consume time and resources, that is why time & motion study provides many techniques to measure activity in the company, for example: work sampling method, work-unit activity, time standard method, etc. Using these techniques, company can measure the productivity of resources used for every activity. In order to get better performance in cost reduction, the company should assign their cost to the product resulted. The method used is Activity-Based Costing method (ABC method. ABC method gives better result in assigning indirect costs to the product because it assigns costs to the product according to their activity. ABC method is the most appropriate method to be integrated with time & motion study method. The integration of the two methods could increase the ability of a company to measure and to control their productivity and cost efficiency in order to satisfy customers' demand. Abstract in Bahasa Indonesia : Kemajuan perusahaan sebagai organisasi bisnis, membuat aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan semakin meningkat. Berbagai macam aktivitas dilakukan oleh perusahaan dalam rangka memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan customer. Perusahaan berusaha untuk meningkatkan efisiensi aktivitas dan melakukan pengukuran tingkat aktivitas yang dilakukan, padahal tingkat kesulitan yang dihadapi perusahaan untuk melakukan pengukuran setiap aktivitas yang dilakukan cukup tinggi. Metode time & motion study memberikan solusi bagi perusahaan untuk melakukan pengukuran tingkat aktivitas yang

  19. PEMBERIAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS BREVIS DAN PREBIOTIK OLIGOSAKARIDA PADA BENIH PATIN SIAM (Pangasionodon hypophthalmus YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuke Eliyani

    2013-08-01

    Lactobacillus brevis, prebiotik oligosakarida dan sinbiotiknya terhadap jumlah bakteri Lactobacillus sp. dan total bakteri dalam usus, total eritrosit, total leukosit, diferensial leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, tingkat pertumbuhan, serta FCR benih ikan patin siam yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Hasil uji karakteristik menunjukkan bahwa jenis probiotik dan patogen adalah Lactobacillus sp. dan Aeromonas hydrophila. Pada uji in vivo digunakan lima perlakuan yang terdiri atas K(+, K(-, probiotik (pro, prebiotik (pre serta sinbiotik (sin. Bakteri Lactobacillus sp. ditemukan di usus pada perlakuan probiotik dan sinbiotik dengan kisaran jumlah sekitar 101 sampai 106 (CFU/g. Total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik berbeda nyata (P<0,05 dengan kontrol pada beberapa waktu pengamatan. Tingkat sintasan terendah diperoleh pada perlakuan K(+ sebesar 43,33±11,55; sedangkan empat perlakuan lainnya memperoleh nilai 100%. Tingkat pertumbuhan harian berbeda nyata antar perlakuan, nilai terbaik dicapai pada perlakuan pemberian sinbiotik sebesar 3,370±0,14. Nilai FCR perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik menunjukkan beda nyata dengan kontrol. Perlakuan sin, pre, pro memberikan nilai yang lebih baik pada total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, pertumbuhan, dan FCR dibandingkan kontrol.

  20. Implementasi Regulator Oksigen Otomatis berdasarkan Tingkat Pernapasan menggunakan Logika Fuzzy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUGONDO HADIYOSO

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Otomasi perangkat kesehatan saat ini banyak dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah kerja manusia sekaligus efisiensi utilitas perangkat. Pada penelitian ini, diusulkan desain prototipe sebuah regulator oksigen otomatis pada sebuah alat bantu pernafasan yang berfungsi untuk mengatur tekanan atau kadar oksigen yang dikeluarkan. Kondisi ini disesuaikan dengan tingkat pernafasan pasien. Jika tingkat pernafasan pasien diatas ambang batas maka tekanan oksigen akan dinaikkan. Melaui sensor, pernafasan pasien dideteksi yang selanjutnya diolah oleh mikrokontroler untuk dihitung rate pernafasannya. Melalui logika fuzzy, perhitungan tersebut diolah untuk proses pengambilan keputusan berapa banyak oksigen yang harus dikeluarkan. Setelah dilakukan pengujian, regulator otomatis dapat mengatur volume oksigen yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah pernafasan pasien. Terdapat 9 buah aturan yang diimplementasikan pada sistem dalam pengaturan volume oksigen. Dimana setiap logika tersebut dapat dijalankan dengan baik oleh sistem. Tingkat akurasi yang dicapai perangkat untuk menghitung rate pernafasan mencapai 92,73%. Kata kunci: otomasi, regulator, oksigen, logika fuzzy.   Abstract Automatic medical device currently developed with the aim to help the work and efficiency of the device utilities. In this research, proposed to prototype design an automatic oxygen regulator to regulate pressure or levels of oxygen. This condition is adjusted by the respiratory rate of patient. If the respiratory rate of the patient above the threshold then the oxygen pressure would be raised. Sensor detect the patient's breathing then processed by a microcontroller to count breathing rate. Through fuzzy logic, that calculations are processed for the decision process to determine how much oxygen should be given. After testing, the automatic regulator can control  the volume of oxygen according with the patient's respiratory condition. There are 9 rules that are

  1. Perbandingan Susu Kambing dan Susu Kedelai dalam Pembuatan Kefir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Rossi

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio terbaik susu kambing dengan susu kedelai untuk menghasilkan kualitas kefir tertinggi. Rancangan Acak Lengkap (RAL digunakan dalam penelitian ini dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuannya adalah MS1 (susu kambing 100: susu kedelai 0, MS2 (susu kambing 75: susu kedelai 25, MS3 (susu kambing 50: susu kedelai 50, MS4 (susu kambing 25: susu kedelai 75, dan MS5 (susu kambing 0: susu kedelai 100. Parameter yang diamati adalah tingkat keasaman (pH, total bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio susu kambing dan susu kedelai berpengaruh nyata (P <0,05 terhadap pH, jumlah bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini adalah MS2.

  2. Kajian Fisiologis Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus pada Suhu Dingin Sebagai Dasar untuk Penanganan dan Transportasi Hidup Sistem Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ikasari

    2008-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Kajian terhadap sifat fisiologis lobster air tawar (Cherax quadricarinatus pada suhu dingin telah dilakukan. Kajian ini bertujuan untuk menentukan metode dan waktu shock sebagai dasar untuk penanganan dan transportasi lobster hidup sistem kering. Penelitian dilakukan dengan menempatkan lobster pada media air yang bersuhu 12°C (shock secara langsung dan pada media air yang suhunya diturunkan secara bertahap (shock secara bertahap dari suhu lingkungan (28–29°C hingga 12°C selama 30 menit. Pengamatan dilakukan setiap 15 menit selama 60 menit terhadap aktivitas dan metabolisme, dengan mengukur nilai respirasi dan produksi metabolit lobster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode shock secara langsung, aktivitas dan metabolisme lobster air tawar terendah terjadi pada menit ke-45 dengan tingkat respirasi 81,2 ppm O2/kg ikan/jam, produksi NH3 sebesar 1,29 ppm/kg ikan/jam, dan NO2 sebesar 0,036 ppm/kg ikan/jam. Adapun dengan metode shock secara bertahap, aktivitas dan metabolisme lobster air tawar terendah diperoleh pada menit ke-30 dengan tingkat respirasi 58,5 ppm O2/kg ikan/jam, produksi NH3 sebesar 0,76 ppm/kg ikan/jam, dan NO2 sebesar 0,092 ppm/kg ikan/jam. Metode shock secara langsung selama 45 menit dan metode shock secara bertahap selama 30 menit berpeluang untuk digunakan dalam penanganan dan transportasi lobster air tawar hidup.

  3. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ALFIN WIDIASTUTI

    2010-11-01

    Full Text Available Abstrak. Widiastuti A, Sobir, Suhartanto MR. 2010. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi. Bioteknologi 7: 85-98. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keragaman genetik manggis (Garcinia mangostana L. yang diiradiasi dengan sinar gamma dosis 0 Gy, 20 Gy, 25 Gy, 30 Gy, 35 Gy dan 40 Gy. Bahan tanaman yang digunakan adalah biji yang dikumpulkan dari Kampung Cegal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Data dihasilkan dari karakteristik morfologi dan anatomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis sinar gamma dapat menghambat pertumbuhan benih, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan menurunkan viabilitas benih. Secara morfologi, hal itu juga menurunkan tinggi tanaman, diameter batang, ukuran daun, dan jumlah daun. Secara anatomi, kepadatan stomata berkorelasi positif dengan tinggi tanaman dengan nilai korelasi adalah 90% dan 74%. Iradiasi sinar gamma dapat meningkatkan keragaman morfologi hingga 30%. Pemotongan benih setelah iradiasi dapat meningkatkan keragaman dan tingkat kelangsungan hidup manggis.

  4. EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani S.

    2015-12-01

    Full Text Available Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%, akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco

  5. Pengaruh Unit Produksi, Pengalaman Prakerin dan Dukungan Keluarga Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zamza Zawawai Firdaus

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengaruh Unit Produksi, Pengalaman Prakerin dan Dukungan Keluarga Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 kesiapan kerja siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK di Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan (2 hubungan dan pengaruh kegiatan praktik unit produksi sekolah, pengalaman praktik kerja industri dan dukungan keluarga secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK kelas XII di kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun Ajaran 2011/2012 dengan sampel sejumlah 148 siswa yang ditentukan menggunakan Tabel Krejeie Morgan. Pengambilan sample menggunakan teknik proporsional cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan Skala Likert dengan alternatif empat jawaban. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif. Hubungan dan pengaruh setiap variabel bebas terhadap variabel terikat dianalisis dengan statistik korelasi parsial dan regresi ganda. Interprestasi hasil analisis data menggunakan taraf signifikan p = 0,05.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kesiapan kerja siswa SMK di Kabupaten HSU adalah sebagai berikut: sebesar 61,49% siswa  memiliki tingkat kesiapan kerja pada kategori sangat tinggi dan sebesar 37,84% siswa memiliki tingkat kesiapan kerja pada kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan praktik unit produksi sekolah, pengalaman praktik kerja industry dan dukungan keluarga terhadap kesiapan kerja (=0,501. Hal ini menjelaskan bahwa kegiatan praktik unit produksi sekolah, pengalaman prakerin dan dukungan keluarga secara bersama-sama mampu menjelaskan varian kesiapan kerja siswa SMK sebesar  50,1%. Kata kunci: unit produksi sekolah, pengalaman praktik kerja industri

  6. Studi Timbulan Dan Reduksi Sampah Rumah Kompos Serta Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca Di Surabaya Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amar Addinsyah

    2017-03-01

    Full Text Available Wilayah Surabaya Timur juga merupakan wilayah yang memiliki jumlah unit rumah kompos terbanyak di Surabaya yaitu sebanyak delapan unit rumah kompos. Unit rumah kompos tersebut mendapat pasokan sampah yang kebanyakan berasal dari perantingan dan sampah pasar. Pada unit rumah kompos tersebut belum terdapat suatu metode pengendalian terhadap emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan timbulan sampah, kemampuan reduksi, dan emisi gas rumah kaca pada rumah kompos di Surabaya Timur. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode perhitungan timbulan dan komposisi sampah menurut SNI 19-3964-1994. Sedangkan untuk perhitungan emisi gas rumah kaca digunakan metode perhitungan menurut IPCC Guideline for National Greenhouse Gas Inventories. Penelitian ini melibatkan tiga skenario. Skenario pertama merupakan skenario rumah kompos Surabaya Timur dengan delapan rumah kompos dan dua unit gasifikasi berfungsi serentak. Skenario kedua merupakan skenario dengan lima rumah kompos dan dua unit gasifiaksi berfungsi serentak. Skenario ketiga merupakan skenario tanpa reduksi sampah dan sampah langsung dikirim ke TPA. Hasil dari penelitian timbulan sampah yang masuk di rumah kompos Surabaya Timur meliputi 51487,11 kg per bulan untuk sampah daun, 76654,04 kg per bulan untuk sampah kayu, dan 26778,13 kg per bulan untuk sampah pasar. Hasil penelitian tingkat reduksi menyatakan tingkat reduksi sebesar 50,74 % untuk skenario pertama perhitungan dan tingkat reduksi sebesar 34,68 % untuk perhitungan skenario kedua. Hasil penelitian emisi gas rumah kaca menyatakan emisi gas rumah kaca sebesar 5,80 Gg CO2 per bulan untuk skenario pertama, emisi gas rumah kaca sebesar 5,13 Gg CO2 per bulan untuk skenario kedua, dan emisi gas rumah kaca sebesar 0,49 Gg CO2 per bulan untuk skenario ketiga.

  7. INTERVENSI KOGNITIF DAN PENDEKATAN RANTAI NILAI DALAM PENINGKATAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widyanti

    2016-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK di usaha kecil dan menengah (UKM di Indonesia masih pada tingkat yang belum sesuai harapan. Mempertimbangkan bahwa UKM di Indonesia banyak menyerap tenaga kerja dan menyumbang pendapatan nasional yang cukup besar, serta melihat bahwa pemanfaatan TIK di banyak industri besar telah membawa peningkatan performansi yang cukup signifikan,  peningkatan pemanfaatan TIK di UKM merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan tingkat pemanfaatan TIK di UKM dan mengaplikasikan intervensi kognitif dan pendekatan rantai nilai dalam meningkatkan pemanfaatan TIK di UKM. Pemetaan pemanfaatan TIK dilakukan melalui survey dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara yang melibatkan 61 UKM di berbagai bidang di Bandung. Hasil pemetaan pemanfaatan TIK di UKM menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK di UKM sebatas pada tujuan pemasaran produk dan sebatas pada penggunaan website. Kendala utama pemanfaatan TIK di UKM adalah faktor SDM terutama berkaitan dengan keterbatasan pengetahuan dan informasi. Berdasarkan hasil pemetaan, selanjutnya, intervensi dilakukan melalui edukasi/kampanye dengan materi mengenai rantai nilai pada 30 UKM yang bergerak di bidang fashion. Hasil intervensi menunjukkan bahwa level pengetahuan dan intensi/kemauan untuk menerapkan TIK di UKM selain untuk kepentingan pemasaran (misalnya untuk perancangan produk dan hubungan dengan pemasok semakin meningkat. Implikasi dari hasil penelitian ini dibahas lebih lanjut.       Abstract The use of information and communication technology (ICT in small and medium enterprise (SME in Indonesia is at low level. Considering that SME in Indonesia employ a lot of people and contribute to Gross Domestic Product (GDP as well as improve performance of industries,  coupled with low level of ICT use in Indonesian SME, ICT’ used in SME must be increased. Therefore, this study aims to map the use of ICT in

  8. PENGARUH KARAKTERISTIK, KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Yanti Tri W.A.T

    2017-06-01

    Full Text Available Sebagian besar penduduk Kota Semarang bekerja di sektor industri, dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan produkivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh usia, tingkat pendidikan, masa kerja, dan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas tenaga kerja di kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.449 orang dan sampel penelitian berjumlah 97 responden yang bekerja pada industri baja di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling yang meliputi simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan beberapa cara, yaitu penelusuran literatur, kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah 1 usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 2 tingkat pendidikan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 3 masa kerja berpengaruh negatif namun signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, dan 4 keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri baja di Kota Semarang. Most residents of Semarang working in the industrial sector, thus expected to increase Productivity of labor. This study aims to determine how big the influence of age, education level, length of employment, and occupational safety and health on labor productivity in Semarang. The population in this study as many as 3,449 people and the sample amounted to 97 respondents who work in the steel industry in the city of Semarang. This research uses descriptive analysis and multiple linear regression. The sampling technique in this research is the probability sampling techniques which include simple random sampling. Collecting data in this study in several ways, namely literature search, questionnaire and interview. Results of this study were 1

  9. FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK ORANG BALI BERWISATA KE LUAR NEGERI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Ana Pradnya Dewi

    2017-02-01

    Full Text Available Berwisata saat ini sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat, tak terkecuali orang Bali. Beberapa tahun terakhir tercatat banyak orang Bali yang berlibur, bahkan hingga ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil demografis orang Bali dan negara yang dikunjungi, faktor pendorong dan penarik, menganalisis tingkat motivasi dan perbedaan motivasi orang Bali yang pertama kali dan yang sering berwisata ke luar negeri. Teori Motivasi dan Teori Hirarki Kebutuhan Maslow digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner dengan teknik Quota Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik Diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang Bali sangat beragam, responden dapat memiliki motivasi lebih dari satu. Faktor pendorong yang paling dominan adalah educational opportunity disamping motif lain seperti relaxation dan play, sedangkan faktor penarik yang dominan adalah cultural factors, diikuti oleh natural environment dan recreation and attraction services. Ditemukan pula adanya perbedaan motivasi di antara orang Bali yang pertama kali dan yang sering melakukan perjalanan wisata ke luar negeri.

  10. Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan Negara (SIAPKAN Modul Aset Tetap Menggunakan Bahasa Pemrograman Java dan Database PostgreSQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sahrizal

    2012-09-01

    Full Text Available Satuan kerja (satker merupakan unit organisasi terendah dalam pengelolaan keuangan negara. Untuk membantu dalam pengelolaan keuangan negara pada tingkat satker, saat ini digunakan tujuh buah aplikasi berbasis desktop, yaitu Aplikasi RKAKL, Aplikasi DIPA, Aplikasi SPM, Aplikasi SISKA, Aplikasi SIMAK-BMN, Aplikasi Persediaan, dan Aplikasi SAKPA. Meskipun terpisah-pisah, antaraplikasi tersebut memiliki keterkaitan satu dengan yan  lain. Namun, karena masih terpisah-pisah, akibatnya terdapat duplikasi data dan fungsi di antara aplikasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah aplikasi baru, yaitu Aplikasi Sistem Informasi dan Akuntansi Keuangan Negara (SIAPKAN dengan menggunakan database terintegrasi. Aplikasi SIAPKAN merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java (servlet dan JSP dan database PostrgeSQL. Aplikasi SIAPKAN terdiri atas tujuh modul, yaitu modul penganggaran, modul pembayaran, modul bendahara, modul aset tetap, modul persediaan, dan modul administrasi.

  11. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Hariadi

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB, pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe respons pilihan (rp dan butir respons bebas (rb pada konstruksi tes elektronika yang terdiri 40 butir pilihan ganda dan 4 butir jawaban tersusun, 3 butir memiliki lima kategori jawaban dan 1 butir dengan 4 kategori jawaban, melibatkan 355 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: ukuran sampel kurang berpengaruh pada root mean square error atau (RSME> dan korelasi antara 9 dengan 0, namun berpengaruh terhadap akurasi estimasi parameter butir pilihan ganda (/>/y,dan parameter butir respons tersusun (3^- Jumlah parameter butir berpengaruh terhadap parameter kemampuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap akurasi dari b^, dan S„,. Estimasi dari parameter tingkat kesulitan butir jawaban tersusun tiga kategori lebih akurat daripada butir jawaban tersusun lima kategori. Estimasi tahan {robust untuk parameter kesulitan butir jawaban tersusun 5 kategori memerlukan sampel minimal 250 responden, sedangkan untuk butir respons tersusun 3 kategori memerlukan sampel minimal 100 responden. Estimasi parameter kemampuan dari skor total (0^^ tidak sama dengan rata-rata jumlah tbeta dari masing-masing subtes (0^ + 0CR. Theta dari tes yang dikalibrasi bersama-sama berbeda dengan theta dari total subtes yang dikalibrasi secara terpisah. Korelasi kemampuan yang mengunakan pembobotan dan kemampuan tanpa pembobotan mempunyai suatu rentang dari 0,988 sampai 0,948. Kata kunci: penyekaiaan, model rash dan partial credit.

  12. Produksi Panel Dinding Bangunan Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Industri Minyak dan Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Hakim

    2015-10-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil uji karakteristik fisik terhadap panel dinding dari komposit limbah industry migas berupa activated alumina, sandblasting dan glasswall yang telah dilakukan pada tahun pertama diketahui bahwa kuat lentur tertinggi diperoleh dari sampel B4 yaitu sebesar 67,8 Kg/Cm2 dengan standar DIN 1101 17 Kg/cm2, kuat desak sampel B 2 68,31 N/mm2 dengan standar bata merah 25 N/mm2 dan batako 20 N/mm2 dan tingkat keausan terendah diperoleh dari sampel 37 streap. Dari hasil tersebut diketahui bahwa uji telah memiliki kemampuan lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku. Maka pada penelitian lanjutan yang akan dilakukan bertujuan untuk mempelajari apakah produk panel dinding ini ramah lingkungan sehingga aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitarnya.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode uji toxicity characteristic leaching procedure (TCLP dan LC50 terhadap produk panel dinding terbaik. Uji TCLP yang akan dilakukan yaitu dengan cara mendestruksi dan ekstraksi produk panel dinding dengan menggunakan rotating agitator selama 24 jam kemudian diuji dengan menggunakan AAS untuk mengetahui konsentrasi logam berat yang terdapat dalam produl panel dinding. Adapun untuk uji LC50 dilakukan dengan menggunakan hewan uji larva udang atau tikus.Berdasarkan hasil uji TCLP dan LC50 diketahui bahwa: a Kadar kandungan logam berat yang terdapat di dalam wall panel setelah dilakukan uji TCLP ternyata berada dibawah baku mutu seperti yang telah ditetapkan dalam PP No.85 Tahun 1999. Jadi ini artinya produk wall panel dalam penelitian ini ramah lingkungan, b pengujian terhadap bahan baku wall panel, Limbah Activated Alumina, Sandblasting dan Glasswoll sebelum di solidifikasi dapat mematikan sebesar 50% hewan uji pada konsentrasi 116.667 ppm dalam waktu 96 jam, dan c hasil uji LC50 terhadap produk wall panel selama 96 jam tidak menunjukkan adanya kematian hewan uji. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk wall panel dari

  13. SEBARAN DAN HUBUNGAN PARAMETER REPRODUKSI IKAN TUNA MADIDIHANG (Thunnus albacares DENGAN SUHU DAN KLOROFIL-a DI LAUT BANDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsono Wagiyo

    2015-12-01

    Full Text Available Laut Banda diketahui mempunyai kondisi lingkungan yangmendukung sebagai daerah pemijahan ikan tuna madidihang (Thunnus albacares. Sebaran parameter reproduksi dan hubungannya dengan lingkungan perlu diketahui sebagai dasar pengelolaan sumberdaya yang lestari. Penelitian dilakukan tahun 2011-2012 dengan basis pendataan di Bandaneira. Pengamatan parameter reproduksi dilakukan terhadap ikan sampel melalui observasi dan enumerasi. Suhu dan klorofil-a diperoleh = dari analisis citra satelit. Penelitian mendapatkan persentase gonad matang (100 % dan indeks kematangan gonad tertinggi (3,75 serta nisbah kelamin seimbang, secara temporal ditemukan pada bulan antara September-Desember, secara spasial ditemukan di Perairan Gunung Api dan Selatan Kepulauan Lease. Tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad meningkat terjadi pada saat suhu mulai menghangat dan klorofil-a mulai menurun. Tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad menurun terjadi pada saat awal penurunan suhu dan awal kenaikan klorofil-a. Besides known as the Banda Sea region yellowfin tuna migration (Thunnus albacares is also a spawning area. Distribution of Reproduction parameter and their relationship with environmental parameter should be known as the basis for sustainable resource management. The reproduction parameter obtaianed by observation and enumeration. Temperature and chlorophyll-a obtained by satellite image analysis. Research gets a high percentage of the gonads mature (100% and gonad maturity index (3,75 and a balanced sex ratio, temporally be found in the September-December, spatially found in the waters of Pulau Gunung Api and Lease Islands. The maturity level of gonads and gonadal maturation index increases occurred when the temperatures begin to warm and chlorophyll-a start to decline. The maturity level of gonads and gonadal maturation index decreases occurred at the beginning of the early drop in temperature and increase in chlorophyll-a.

  14. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  15. Perancangan Ulang Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik dengan Proses Anaerobic Baffled Reactor dan Anaerobic Filter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Habib Prasetia Adi

    2017-01-01

    Full Text Available Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Tarbiyatul Fallah merupakan IPAL domestik yang melayani Pesantren Tarbiyatul Fallah, namun berhenti beroperasi sejak tahun 2014. Agar manfaat IPAL dapat terus dirasakan, dilakukan perancangan ulang IPAL dengan alternatif Anaerobic Baffled Reactor (ABR dan Anaerobic Filter (AF. Alternatif IPAL anaerobik yang keunggulan dalam kemudahan penerapan dan biaya operasional yang rendah. Perancangan ulang dimulai dengan mengevaluasi kinerja IPAL yang sudah ada. Hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui permasalahan IPAL. Kemudian dilakukan perencanaan aternatif IPAL dengan proses ABR dan AF. Hasil perencanaan adalah berupa DED, BOQ, dan RAB pembangunan dan operasional. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dibandingkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif IPAL. IPAL Tarbiyatul Fallah berhenti beroperasi disebabkan oleh permasalahan bau dan suara bising dari proses aerasi yang meresahkan masyarakat dan biaya operasional yang tinggi. Alternatif IPAL pengganti dapat berupa ABR dengan dimensi (15,1 m x 1,9 m x 2,3 m dan AF dengan dimensi (13,75 m x 2,4 m x 2,3 m. Biaya pembangunan untuk ABR sebesar Rp152.969.500 dan AF sebesar Rp175.140.500. Sedangkan biaya operasional ABR sebesar Rp17.012.400 per tahun dan AF sebesar Rp21.345.950 per tahun. ABR memiliki keunggulan dalam hal tingkat penyisihan polutan, waktu tinggal, luas lahan dan biaya pembangunan dan operasional dibanding AF. Sedangkan AF memiliki keunggulan dalam jumlah kompartemen dan kebutuhan beton yang dibanding ABR.

  16. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPOTENSI MEMPENGARUHI KEMATIAN IBU DI KOTA PALEMBANG DAN KABUPATEN MURA, SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qomariah Alwi

    2012-09-01

    Full Text Available Angka Kematian Ibu (AKI di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini mengalami stagnan pada tingkat tinggi. Berbagai upaya telah dijalankan oleh Departemen Kesehatan dalam menurunkan AKI antara lain mendidik sejumlah besar tenaga bidan untuk ditempatkan di setiap desa. Menurut McCarthy dan Maine faktor-faktor yang mempengaruhi kematian ibu yaitu underlying factors (faktor yang mendasari, dan proximate determinants (faktor langsung. Penelitian kualitatif ini dilakukan di Kota Pelembang dan Kabupaten Musi Rawas (MURA Propinsi Sumatera Selatan. Pengumpulan data dengan cara FGD (Focus Group Discussion dilakukan pada ibu-ibu, bapak-bapak, pamong desa dan bidan Puskesmas, indepth interview dilakukan pada pejabat terkait dinas Pemda dan DPRD kabupaten/kota, RTD (Round Table Discussion dilakukan dengan pejabat terkait dinas kesehata kabupaten/kota dan propinsi. Hasil penelitian menunjukkan meskipun pendidikan ibu dan keluarga masih rendah tetapi kesadaran untuk memperoleh pelayanan kesehatan cukup tinggi. Namun kemampuan ibu yang rendah membuatnya tidak mampu mengikuti Keluarga Berencana (KB teratur dan tidak mampu membayar bidan untuk persalinannya, sementara kartu Keluarga Miskin (Gakin tidak dapat diperoleh secara cuma-cuma. Organisasi masyarakat belum berjalan baik dan Gerakan Sayang Ibu (GSI belum dikenal masyarakat. Akses memperoleh pelayanan kesehatan juga terbatas, bidan secara kuantitas maupun kualitas sulit ditingkatkan dan bidanpun merasa tidak terjamin kesejahteraan, keamanan dan masa depannya. Di lain pihak para penentu kebijakan program, masih terkotak-kotak disintegrasi, diskoordinasi, disharmonisasi dan baik Bappeda, Pemda dan DPRD masih belum mendengar dan merasakan urgensi dari tingginya kematian ibu. Kata Kunci: Faktor-faktor, mempengaruhi, kematian ibu.

  17. DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK SIKATRIK KORNEA DI INDONESIA, RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erry Erry

    2012-11-01

    Full Text Available Sikatrik kornea dapat menimbulkan gangguan penglihatan mulai dari kabur sampai dengan kebutaan. Sikatrik kornea dapat bentuk ringan (nebula, sedang (makula dan berat (leukoma. Gangguan kornea merupakan penyebab kebutaan kedua didunia setelah katarak. Sikatrik kornea lebih sering disebabkan oleh infeksi, xeropthalmia dan trauma. Belum ada data yang akurat mengenai prevalensi sikatrik kornea di Indonesia. Yang diteliti adalah semua responden berusia  ≥ 5 tahun dari Riset Kesehatan Dasar 2007 yang merupakan penelitian potong lintang non intervensi. Pemeriksaan dengan senter dan dicocokkan gambar kartu peraga. Prevalensi sikatrik kornea pada kedua mata tertinggi di Provinsi Sumbar (2,5%, terendah di Provinsi di Sumut, Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Papua Barat dan Papua (0,3%. Prevalensi sikatrik kornea pada salah salah satu mata tertinggi di Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Sulawesi Tengah (0,9%, terendah di Provinsi DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (0,1%. Prevalensi sikatrik kornea pada dua mata maupun satu mata terendah dijumpai pada kelompok umur 20-29 tahun (0,1% sedangkan prevalensi tertinggi ditemui pada kelompok umur ≥ 75 tahun (8.7%. Sikatrik kornea dua mata dan sikatrik kornea satu mata berdasar gender hampir sama prevalensinya, sedangkan menurut pekerjaan tertinggi pada petani (1,8% dan terendah pada pekerja di sektor swasta (0,4%; lebih tinggi pada kelompok yang tidak bersekolah (4,1% dan terendah pada kelompok pendidikan tamat SLTA (0,4%; lebih tinggi di pedesaan baik dua mata (1,2% maupun satu mata(0,6% dibanding perkotaan. Prevalensi sikatrik kornea dua mata (1,1% lebih tinggi ditemui pada  tingkat pengeluran rumah tangga yang rendah sedangkan sikatrik kornea pada satu mata (0,4% persentasenya lebih rendah pada tingkat pengeluran rumah tangga yang tinggi. Gangguan penglihatan berat  (10,4% kebutaan (9,8%. Kesimpulan: Prevalensi sikatrik kornea lebih tinggi pada masyarakat yang berpendidikan rendah yang tinggaldi daerah

  18. PROFIL PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI LARVA DAN YUWANA IKAN CLOWN HITAM (Amphiprion percula

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2016-11-01

    Full Text Available Amphiprion percula (ikan clown hitam atau clown Biak merupakan salah satu spesies ikan hias laut yang umumnya ditangkap untuk tujuan komersial. Di samping itu, indikasi menurunnya jumlah ikan clown hitam disebabkan oleh kematian secara alami di alam sebesar 75% akibat tingkat agresivitas ikan clown hitam dalam mempertahankan wilayahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pemijahan dan perkembangan morfologi larva dan yuwana ikan clown hitam. 10 pasang koleksi induk diperoleh dari Biak. Pengamatan dilakukan selama 1 tahun yang meliputi pengamatan reproduksi biologis dan aspek morfologi dan perkembangan larva dan yuwana ikan clown hitam. Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa 70% dari populasi induk ikan clown hitam telah berhasil bertelur dengan periode pemijahan 9-30 hari. Jumlah produksi telur yang diperoleh 25 hingga 2.244 butir. Jumlah telur dengan bobot induk betina berkorelasi positif. Masa inkubasi telur terjadi selama 6 hingga 7 hari. Sesaat setelah menetas, larva (D0 dapat mengkonsumsi rotifer. Artemia dan pakan pelet yang diberikan mulai dari D6 dan D17. Periode perkembangan larva sangat singkat yaitu 17 hari. Selama pengamatan ikan clown hitam menunjukkan pertumbuhan yang relatif lambat

  19. Perbandingan Kualitas Air Minum Sebelum Dan Sesudah Penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO Seri 9000 di PDAM Tirtanadi Instalasi Pengolahan Air Deli Tua

    OpenAIRE

    Simanjntak, Pangeran H.K.

    2008-01-01

    Globalisasi di bidang ekonomi dan perdagangan bebas mangakibatkan tingginya tingkat persaingan diantara perusahaan. Peningkatan kualitas produk dengan penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO Seri 9000 merupakan langkah yang ditempuh oleh perusahaan untuk menghadapi persaingan tersebut. PDAM Tirtanadi Instalasi Pengolahan Air Deli Tua telah menerapkan Sistem Manajemen Kualitas ISO Seri 9000 pada akhir tahun 2000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Kualitas Air Minum S...

  20. TINGKAT KONSISTENSI PEMUDA TANI TERHADAP TRANSFORMASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eri Yusnita Arvianti

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai salah satu daerah di propinsi Jawa Timur yang menyumbang devisa terbesar di Indonesia melalui pengiriman TKI di luar negeri adalah kabupaten Ponorogo. Fenomena tersebut menyebabkan adanya permasalahan tata keruangan wilayah maupun sosiologi pedesaan .Hal ini memberikan dampak pada pergeseran mata pencaharian dari petani menjadi bukan petani. Salah satu wilayah yang mengalami perubahan menjadi perkotaan adalah di lima desa Kabupaten Ponorogo yaitu Mojorejo, Kemuning, Siwalan, Babadan, Demangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsistensi pemuda tani terhadap mata pencahariannya di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui teknik wawancara dengan para pemuda tani yang tersebar di lima desa di Kecamatan kota Ponorogo.Teknik analisis datanya menggunakan purposive sample dengan mengambil 60 sampel. Kemudian mendeskripsikan konsistensi pemuda tani dengan cara skoring. Selanjutnya diklasifikasikan dalam tiga kelas, yaitu kelas tidak konsisten, kurang konsisten, dan konsisten. Di Kabupaten Ponorogo terdapat 38.3% pemuda tani tidak konsisten (23pemudatani.Pemuda yang tidak konsisten di dominasi oleh para pemuda tani yang penguasaan lahannya sempit (2.000m2, pendapatan tinggi (> Rp. 15.000.000,00 per tahun dan merupakan penduduk asli. ABSTRACT As one of the areas in the province of East Java, which accounts for the largest foreign exchange in Indonesia through sending workers in a foreign country is Ponorogo. The phenomenon led to problems of spatial planning regions and rural sociology. It is an impact on the livelihoods of farmers shifting to non-farmers. One area that has been changed into an urban village is in five Ponorogo is Mojorejo, Myrtle, Siwalan, Babadan, Demangan This study aims to determine the consistency of farm youth to livelihood in Ponorogo. This study used survey method. The data collected was obtained through interviews with youths techniques

  1. RANCANG BANGUN APLIKASI ANTIVIRUS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECURE HASH ALGORITHM 1 (SHA1 DAN HEURISTIC STRING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Made Panji Indrawinatha

    2016-12-01

    Full Text Available Virus komputer merupakan perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak data dan menggandakan diri pada sistem komputer. Untuk mendeteksi dan membersihkan virus dari sistem komputer, maka dibuatlah aplikasi antivirus. Dalam mendeteksi berbagai jenis virus sebuah aplikasi antivirus biasanya menggunakan beberapa metode. Pada penelitian ini akan membahas perancangan sebuah aplikasi antivirus menggunakan metode Secure Hash Algorithm 1 (SHA1 dan heuristic string sebagai metode pendeteksian virus. Dari pengujian yang dilakukan diperoleh hasil dimana saat tidak menggunakan heuristic, antivirus hanya mendeteksi 12 file dari 34 file sample virus atau memiliki tingkat akurasi pendeteksian sebesar 35%. sedangkan saat menggunakan heuristic, antivirus berhasil mendeteksi 31 file dari 34 file sample virus atau memiliki tingkat akurasi pendeteksian sebesar 91%.

  2. POLA KETAHANAN DAN STRATEGI RUMAH TANGGA DI DESA PERTANIAN SUBSISTEN ( STUDI KASUS DESA TIRTOHARGO KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Kurniawan

    2016-10-01

    Hasil penelitian menunjukan bahwa kriSiS ekonomi berdampak terhadap tingIcatpendapatan masyarakat dew, termasuk di desa pertanian subsisten. Hampir separo dari rumah tangga yang ada tidak mampu mempertahankan tingkat pendapatan vangdahulu telandiperolehsebelum terjadinya krisis. Ketidalcmampuan mempertahankan tingkat pendapatan tersebut disebabkan terganggurrya aldivitas produksi Dengan keterbatasan pendapatan mereka terpaksa melakulcanpenghematan pengeluaran untuk konsumsi sebagai strategi mempertahankan hidup (survival strategy. Dampak krisis lebih dirasakan oleh rumah tangga yang hanya menguasahi lahan kurang dari seperempat hektar. Respon terhadap kegiatan pertanianyang paling banyak dilakukan adaIah respon perturnbuhan (the growth response dan respon keterpuasan (the satis ier response. Faktor pembeda utama respon terhadap kegiatanpertanian adalahjumlahjenispekerjaanatau tingkat diversifikasi pekerjaan rumah tangga. Bentukstrategi rumah tangga yang banyak dilakukan adaIah strategi diversifikasi pekerjaan, terutama rumah tangga berlahan sempit.

  3. SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alifia Choirunnisa

    2016-10-01

    Full Text Available Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra dan Rencana Operasional (Renop untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD. Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%.

  4. PREVALENSI DAN DETERMINAN HIPERTENSI KELOMPOK UMUR 15-60 TAHUN DI KOTA BOGOR, PROV. JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianty Pradono

    2015-03-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dan berbagai penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi terus meningkat dan cendrung mengenai kelompok umur muda. Selain itu, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2007 menyebutkan bahwa hipertensi merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi, sehingga akan mendapatkan model intervensi terjadinya hipertensi di Kota Bogor Provinsi Jawa Barat. Analisis penelitian dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan, model intervensi untuk Kota Bogor difokuskan pada penurunan berat badan (OR IMT≥25Kg/m2: 2,5 kali lebih berisiko dan lingkar perut (OR lingkar perut berisiko: 1,6 kali lebih berisiko, walaupun faktor umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tingkat sosial ekonomi turut berkontribusi dalam meningkatkan tekanan darah. Hasil kualitatif menunjukkan pengetahuan informan tentang penyebab terjadinya hipertensi, gejala hipertensi, upaya pencegahan, cara mendeteksi dan cara pengobatan hipertensi masih kurang. Program penanggulangan PTM di Kota Bogor belum menjadi perioritas utama. Hal ini menyebabkan pelayanan medis untuk PTM atau hipertensi khususnya masih pasif baik di dalam gedung maupun di luar gedung. Ketersediaan obat di fasilitas kesehatan untuk pengobatan penyakit tidak menular masih jauh dari cukup, hal ini merupakan kendala dalam program menurunkan prevalensi hipertensi. Oleh sebab itu, perlu adanya dukungan Surat Keputusan Kemenkes dengan bekerjasama lintas sektor dalam menangani permasalahan tersebut.

  5. Analisis Perencanaan dan Penganggaran Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meri Darlina

    2016-06-01

    Konsolidasi Perencanaan dan Penganggaran (MKPP untuk mengetahui tingkat konsistensi yang terjadi dan menganalisis faktor-faktor apa yang menyebabkan inkonsistensi serta upaya apa yang dilakukan untuk mewujudkan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran.             Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat konsistensi perencanaan dan penganggaran antara dokumen perencanaan dan penganggaran masih rendah. Konsistensi tertinggi ada pada dokumen PPAS dan APBD. Penyebab ketidakkonsistenan adalah kebijakan pimpinan, keterbatasan sumberdaya manusia, kurangnya koordinasi antar bidang dan SKPD, sering terjadinya pergantian pejabat, dan perubahan peraturan pemerintah. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran adalah peningkatan kualitas sumberdaya manusia fungsional perencana, peningkatan koordinasi antar bidang dan SKPD dan pembentukan sistem perencanaan elektronik (E-Planning. Kata Kunci : Konsistensi, Perencanaan, Penganggaran, Pendidikan, Pemerintah Daerah

  6. Pengaruh Promosi Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Shopping Emotion Sebagai Variabel Intervening Studi Kasus Di Matahari Department Store Cabang Supermall Surabaya

    OpenAIRE

    Kurniawan, Denny

    2013-01-01

    — Impulse Buying merupakan salah satu faktor yang di perhatikan para retailer atau produsen. Peningkatan pendapatan konsumen menyebabkan kebutuhan konsumen ikut meningkat, yang menyebabkan tingkat belanja konsumen juga ikut meningkat. Berdasarkan data statistik, impulse buying terhitung hampir 60% dari transaksi supermarket dan 80% dari semua pembelian dalam kategori produk. Impulse buying retail modern di Indonesia mencapai 44 % dari jumlah item yang dibeli konsumen pada hari kerja, dan 61% ...

  7. DAMPAK KREDIT PROGRAM KKPE DALAM PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI DI TINGKAT PETERNAK DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dahri Dahri

    2015-07-01

    Full Text Available The impact of energy and food security credits (KKPE to the cattle farming performance at the farm level is importan tto be studied related to improving the welfare of the cattle farmers and also the achievement of self-sufficiency in food, especially meat self-sufficiency.  The number of KKPE distributed since 2007, continued to increase from year to year, but the performance of the livestock subsector is not yet fully accordance with the expectations.  Therefore, the objective of  this study is to analyze the impact of KKPE to the number of cattle owned by the farmer, employment and income of the cattle farming.  The main data used are primary data collected through interviews using a questionnaire to124 cattle farmers recipient and non recipientKKPE in Central Java and determined using purposive sampling method.  Results ofthe study usingLinear regression models of the ordinary least squares (OLS approach indicates that KKPE provide a positive influence on the number of cattle owned by farmers, employment and income of the cattle farming where the influence of  the KKPE are all significant except for the impact on business income of cattle.  Thus, in order to encourage the improvement of the welfare of farmers and the achievement of self-sufficiency in meat, KKPE needs to be developed with the control the credit delivery system is able to provide incentives for farmers to continue to expand its cattle farming.Keywords:  Cattle farmer, impact of the KKPE, KKPE Credit program, OLSABSTRAKDampak kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE terhadap kinerja usaha sapi di tingkat peternak merupakan hal yang penting untuk dikaji terkait dengan upaya peningkatan kesejahateraan peternak dan juga pencapaian swasembada pangan, khususnya swasembada daging.  Nilai KKPE yang disalurkan sejak tahun 2007, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun kinerja subsektor peternakan belum sepenuhnya sesuai dengan harapan.  Oleh karena itu, tujuan

  8. TINGKAT KONSISTENSI PEMUDA TANI TERHADAP TRANSFORMASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eri Yusnita Arvianti

    2016-04-01

    Full Text Available Sebagai salah satu daerah di propinsi Jawa Timur yang menyumbang devisa terbesar di Indonesia melalui pengiriman TKI di luar negeri adalah kabupaten Ponorogo. Fenomena tersebut menyebabkan adanya permasalahan tata keruangan wilayah maupun sosiologi pedesaan .Hal ini memberikan dampak pada pergeseran mata pencaharian dari petani menjadi bukan petani. Salah satu wilayah yang mengalami perubahan menjadi perkotaan adalah di lima desa Kabupaten Ponorogo yaitu Mojorejo, Kemuning, Siwalan, Babadan, Demangan  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsistensi pemuda tani terhadap mata pencahariannya di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui teknik wawancara dengan para pemuda tani yang tersebar di lima desa di Kecamatan kota Ponorogo.Teknik analisis datanya menggunakan purposive sample dengan mengambil 60 sampel. Kemudian mendeskripsikan konsistensi pemuda tani dengan cara skoring. Selanjutnya diklasifikasikan dalam tiga kelas, yaitu kelas tidak konsisten, kurang konsisten, dan konsisten. Di Kabupaten Ponorogo terdapat 38.3% pemuda tani tidak konsisten (23pemudatani.Pemuda yang tidak konsisten di dominasi oleh para pemuda tani yang penguasaan lahannya sempit (<1.200m2, pendapatan dari hasil kegiatan pertanian rendah (< Rp. 10.000.000,00 per tahun dan mengelola lahan yang dimiliki oleh investor. Sementara itu terdapat 25% (15pemuda tani kurang konsisten yang didominasi oleh para pemuda tani yang memiliki pekerjaan lain di luar pertanian dan bukan penduduk asli. Sedangkan pemuda tani yang konsisten 36,7% (22pemuda tani yang didominasi oleh para pemuda yang kepemilikan lahannya luas (>2.000m2, pendapatan tinggi (> Rp. 15.000.000,00 per tahun dan merupakan penduduk asli. ABSTRACTAs one of the areas in the province of East Java, which accounts for the largest foreign exchange in Indonesia through sending workers in a foreign country is Ponorogo. The phenomenon led to problems of

  9. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arifuddin - Sahabu

    2012-05-01

    Pajak Bumi dan Bangunan mengunakan model proses implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn sebagai mana disetir Abdul Wahab (1997. Pertimbangan menggunakan model tersebut diatas adalah (1 Kompleksnya masalah yang dihadapi, (2 Dapat mengetahui tingkat efektivitas mekanisme kontrol pada tiap jenjang struktural, (3 Dapat mengetahui keterkaitan masing-masing orang dalam organisasi.   Hambatan-hambatan yang dihadapi  Pemerintah Kota adalah : (1 masalah kewenangan dari instansi/lembaga Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan dengan Pemerintah Kota; (2 koordinasi antar instansi terkait yang kurang intensif; (3 motivasi dalam bentuk insentif bagi petugas pemungut. Selanjutnya untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, maka solusi yang diambil Pemerintah Kota dalam mewujudkan Otonomi Daerah berdasarkan prinsip-prinsip good govermance, mengambil langkah-langkah: (1 mengubah pola pikir, membangkitkan kesadaran dan komitmen serta menyamakan persepsi bagi pemerintah daerah dan semua komponen masyarakat tentang Otonomi Daerah; (2 merumuskan visi dan misi daerah; (3 memberikan kontribusi pengembangan kemampuan pemerintah daerah agar memiliki kinerja tinggi, efisien dan efektif; (4 memanfaatkan kemampuan dan potensinya guna mendorong pertumbuhan sektor swasta dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan kemandirian daerah Selanjutnya, berpegang pada proses implementasi kebijakan dari model yang dikembangkan Van Meter dan Van Horn, yang diaplikasikan dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan menghasilkan kinerja kebijakan: (1 kinerja kebijakan berprestasi sedang, terbukti setiap tahun masih terdapat tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan; (2 tidak ada penegakan hukum atas wajib pajak yang menunggak (law enforcement.   Kata kunci:  pajak bumi dan bangunan

  10. Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan Struktural di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alip Sudarjo

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetaliui dan mengevaluasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat struktural Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Pertama (SPAMA yang dilaksanakan oleh Diklat Wilayah III Departemen Dalam Negeri di Yogyakarta. Aspek yang dievaluasi adalah pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM sesuai komponen-komponen yang diamati. meliputi: widyaiswara. peserta, pengelola dan sarana prasarana. Komponen yang diamati tersebut dijabarkan dalam kompetensi atau faktor, kemudian dirinci ke dalam kriteria-kriteria. Widyaiswara, dengan tiga kompetensi yaiiu personal, sosial dan profesional; Peserta, dengan dua faktor yaitu sikap terhadap profesinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS dan sikap terhadap bidang akadeniis; Pengelola. dengan dua faktor yaitu kualitas pelayanan dan pengaturan fisik kelas: Sarana prasarana. dengan tiga faktor yaitu kondisi lingkungan fisik, prasarana penunjang PBM dan pendukung terciptanya lingkungan belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta diklat SPAMA Angkatan XVI sebanyak 33 (tiga puluh tiga orang, dan sampelnya menggunakan studi populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. lembar observasi dan wawancara. Instrumen tersebut telah diujicobakan pada peserta diklat SPAMA angkatan sebelumnya (XV dengan menggunakan analisis faktor dan memenuhi syarat keandalan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. teknis analisisnya menggunakan tabulasi silang (crosstabs dan asosiasi analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan beberapa faktor terhadap sikap peserta dalam bidang akadeniis cenderung rendah. Adapun hasil analisis tabulasi silang menunjukkan: (1 Kemampuan profesional widyaiswara perlu ditunjang dengan kemampuan personal dan sosial. (2 Sikap peserta dalam bidang akadeniis atau kegairahan saat mengikuti kuliali di kelas dipengaruhi oleh kemampuan profesio­nal widyaiswara. usia, pangkat/golongan serta eselon. (3 Usia peser­ta diklat

  11. Deskripsi Musik, Gaya Hidup dan Performance Komunitas Street Punk di Kota Medan

    OpenAIRE

    Sirait, Markus Bona Tangkas

    2010-01-01

    PUNK berasal dari bahasa Inggris, yaitu “Public United not Kingdom” yang berarti kesatuan suatu masyarakat di luar kerajaan/pemerintahan. Pada awal sejarahnya yaitu dekade 60-an, punk masih hanya sebatas pemberontakan terhadap musik rock dimana musik rock adalah musik yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi jika dilihat dari skill para pemusiknya sehingga tidak semua orang bisa mengikuti bahkan memainkan musik rock tersebut . Musik punk dipelopori oleh Mic5 dan Iggy and The Stones d...

  12. Analisis Kandungan Co2 dengan Sensor dan Berbasis Logger Pro di Daerah YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Astuti, Irnin Agustina Dwi; Firdaus, Thoha

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan CO2 di daerah Yogyakarta dengan menggunakan sensor CO2 dan logger pro. Kota Yogyakarta setiap tahunnya mengalami kepadatan penduduk yang menyebabkan pesatnya pemakaian kendaraan bermotor juga. Ini yang menyebabkan tingkat polusi udara di kota Yogyakarta juga semakin buruk akibat polusi kendaraan bermotor maupun industri. Kandungan CO2 yang seharusnya di atmosfer bumi sebesar 381 PPM. Dalam penelitian ini menganalisis kandungan CO2 di sepul...

  13. AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA BUAH, TEPUNG DAN COOKIES OKRA (Abelmoschus esculentus L.)

    OpenAIRE

    Nurhayani; Jafar, Nurhaedar; Hidayanti, Healthy

    2016-01-01

    Okra (Abelmoschus esculentus L.) atau juga dikenal dengan ladies finger adalah sayuran yang kaya akan serat dan sangat sehat untuk dikonsumsi masyarakat, tetapi kurangnya sosialisasi tentang manfaat okra kepada masyarakat sehingga okra tidak begitu dikenal oleh masyarakat. Vitamin A, B1, C, E adalah antioksidan yang ditemukan dalam okra. Antioksidan merupakan sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat aktivitas a...

  14. ANALISIS KEMAMPUAN DAN DISPOSISI BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tati Haryati

    2017-07-01

    Full Text Available Analisis kemampuan dan disposisi berpikir reflektif matematis siswa ditinjau dari gaya belajar merupakan deskripsi tentang kemampuan berpikir reflektif matematis (berpikir tingkat tinggi siswa beserta disposisi (sikap yang muncul sebagai pendukung dari kemampuan reflektif yang dimilikinya, yang ditinjau berdasarkan gaya belajar siswa. Gaya belajar yang digunakan menurut DePorter dan Hernacki, yaitu gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis serta disposisi berpikir reflektif matematis siswa yang ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII A di SMPN 13 Kota Serang yang dipilih secara purposive Sampling pada materi kubus dan balok. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik  memiliki rata-rata presentase kemampuan berpikir reflektif matematis (KBRM berturut-turut adalah 58.333 %, 43.056 % dan 62.5% dan disposisi berpikir reflektif matematis (DBRM berturut-turut yaitu 77.778 % , 63.672 %, dan 62.506%. Berdasarkan tingkatan presentasenya, diperoleh bahwa hubungan antara kemampuan dan disposisi berpikir reflektif matematis yang ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik adalah hubungan negatif, yang berarti kemampuan yang baik tidak menjamin disposisinya juga akan baik, begitu pula sebaliknya.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis, Disposisi Berpikir Reflektif Matematis, Gaya Belajar.

  15. PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH PENGOLAH SABUT KELAPA MELALUI INKUBATOR BISNIS DAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fariyana Kusumawati

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian berujuan untuk menyusun model pemberdayaan dan pengembangan usaha masyarakat pengolah sabut kelapa di Kabupaten Sumenep dan menyusun pembagian peran pemerintah daerah Kabupaten Sumenep berdasarkan tugas pokok dan fungsi Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD. Metode analisis data yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah Importance Performance Analisis (IPA untuk mengukur hubungan antara tingkat permasalahan dan prioritas penanganan dalam pengembangan usaha masyararakat pengolah sabut kelapa dan Partisipatory Rapid Appraisal (PRA untuk mengetahui Tehnologi Tepat Guna yang sesuai dengan kebutuhan dan  kemampuan masyarakat sekitar. Metoda PRA bertujuan menjadikan warga masyarakat sebagai peneliti, perencana, dan pelaksana program pembangunan dan bukan sekedar obyek pembangunan.Berdasarkan hasil analislis dengan metode  Importance Performance Analisis (IPA diperoleh gambaran tentang UMKM pengolah sabut kelapa di Kabupaten Sumenep performnya rendah dan masyarkat maupun pemerintah daerah menganggap ini penting sekali sehingga butuh penanganan dengan segera, yaitu: (1 peningkatan skill UMKM pengolah sabut kelapa, (2 penguatan kelembagaan UMKM pengolah sabut kelapa, (3 penguatan akses terhadap teknologi tepat guna, (4 pendampingan yang intensif (inkubator, dan (5 penguatan akses ke lembaga permodalan. Sedangkan hasil analisis melalui metode PRA menunjukkan bahwa model Model pengembangan UMKM pengolah sabut kelapa mengacu pada hasil kondisi eksisting dan kepentingan masyarakat sehingga terpilih Model Inkubator Bisnis dan Tekhnologi dalam pengembangan UMKM pengolah sabut kelapa di Kabupaten Sumenep.

  16. INFORMATION RETRIEVAL TUGAS AKHIR DAN PERHITUNGAN KEMIRIPAN DOKUMEN MENGACU PADA ABSTRAK MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Elfa Mas'udia

    2017-04-01

    Full Text Available Pencarian pada database yang biasa dilakukan mahasiswa hanya mampu mencari judul yang sesuai berdasarkan kata kunci yang diinputkan, misalnya, jika kata kunci yang dimasukkan adalah “sistem cerdas” maka akan ditampilkan semua dokumen yang mengandung kata “sistem cerdas” namun sistem tidak bisa mengukur mana dokumen yang paling mirip. Untuk dapat melakukan pencarian berdasar substansi  yang  paling  mirip,    terdapat  teknologi  yang  disebut  information  Text  Retrieval.  Dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu sistem temu kembali informasi judul tugas akhir dan perhitungan kemiripan dokumen menggunakan vector space model. Sistem secara otomatis akan melakukan indexing secara offline dan temu kembali (retrieval secara real time. Proses retrieval dimulai dengan mengambil query dari pengguna, menerapkan stop word removal sehingga dihasilkan keyword yang compaq tetapi dapatmewakili query tersebut, kemudian sistem menghitung kemiripan antarakeyword dengan daftar dokumen  yang  diwakili  oleh  term-term  di  dalam  index.  Dokumen  akan  ditampilkan  diurutkan berdasarkan dokumen yang paling mirip.Dari hasil pengujian terlihat ketika keyword “android” dimasukkan maka akan tampil empat dokumen yang diurutkan sesuai tingkat kemiripannya, yaitu docId 3 dengan tingkat kemiripan 0.9512, docId 4 dengan tingkat kemiripan 0.5020, docId 2 dengan tingkat kemiripan 0.2671, docId 8 dengan tingkat kemiripan 0.1522.

  17. UJI EFIKASI KELAMBU BERINSEKTISIDA OLYSET TERHADAP VEKTOR MALARIA DAN FILARIASIS ANOPHELES BARBIROSTRIS DI FLORES TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Barodji Barodji

    2012-10-01

    Full Text Available Uji coba tingkat perumahan penggunaan kelambu Olyset terhadap ventor malaria dan filariasis (Anopheles barbirostris telah dilakukan di daerah pemukiman sekitar rawa se-luhir (seputar tepi rawa, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur. Bahan pembuat kelambu Olyset (plyethylene resin mengandung permethrin 2%.Hasil penggunaan kelambu Olyset yang dinilai dengan penangkapan nyamuk menggunakan perangkap nyamuk yang ditempatkan di jendela (window trap dan uji bioassay menunjukkan bahwa efikasi kelambu olyset terhadap An. barbirostris efektif digunakan selama kurang lebih satu bulan. Kematian nyamuk pada satu bulan setelah penggunaan kelambu olyset adalah 72% di dalam window trap dan uji bioassay 57%.

  18. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat terhadap Penyakit Rabies di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erick Hoetama

    2017-01-01

    Full Text Available Rabies merupakan penyakit dengan mortalitas yang sangat tinggi. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTTmenempati peringkat kedua angka kematian akibat rabies di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menilai tingkatpengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap rabies di Kabupatan Manggarai, NTT. Penelitian inibersifat observasional analitik dengan desain potong lintang. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner dipuskesmas pada 9 kecamatan di Manggarai bulan Juli 2014. Dari 278 rsponden, 65,8% responden memilikitingkat pengetahuan kurang dan 34,2% baik. Hanya 18,3% yang memiliki tingkat sikap kurang sedangkan81,7% memiliki tingkat sikap cukup. Tingkat perilaku responden 53,2% kurang dan 46,8% cukup.. Terdapathubungan antara variabel tingkat pendidikan dan tempat tinggal dengan tingkat pengetahuan, sikap, danperilaku terhadap rabies. Selain itu, responden dengan tingkat pengetahuan yang cukup memiliki perilakuyang baik terkait rabies (RP=2,391;IK95% 1,879-3,043;p<0,001. Perilaku terkait pencegahan rabies dapatdiperbaiki dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, rabies   Level of Knowledge, Attitude and Practice Regarding Rabies inManggarai Regency, Nusa Tenggara Timur, 2014 Abstract Rabies is widely known as disease with high mortality rate. We conducted this study to assess level ofknowledge, attitude and practice regarding rabies in Manggarai regency, Nusa Tenggara Timur. This study wasconducted using cross sectional design. The knowledge, attitude and practice of subjects were determinedusing validated questionnaire. We gathered the data from primary health care located in 9 Manggarai districton July 2014. Out of 278 respondents, 65.8% have poor level of knowledge while 34.2% have good level ofknowledge. Its only 18.3% have poor level of attitude while 81.7% have moderate level of attitude. The 53.2%resident have poor practice related to rabies and 46.8% have moderate level of practice. Level of

  19. KECEMASAN MATEMATIK SISWA KELAS XI SMK BERDASARKAN MAHMOOD DAN KHATOON DALAM SETTING PROBLEM BASED LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Kumalasari

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran matematika dalam setting problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMK, mendeskripsikan tingkat kecemasan matematik siswa dalam mengikuti pelajaran matematika dalam setting problem based learning, dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tingkat kecemasan matematik. Metode penelitian ini adalah mixed methods. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKKB SMKN 10 Semarang. Selanjutnya dipilih 6 siswa dari masing-masing kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tingkat kecemasan matematik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitas pembelajaran, analisis tingkat kecemasan matematik, analisis kemampuan pemecahan masalah, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini diperoleh: kualitas pembelajaran dalam setting problem based learning dalam kategori baik, tingkat kecemasan matematik siswa kelas XI SMKN 10 Semarang sebelum pembelajaran matematika adalah rendah, pada saat kegiatan pembelajaran adalah tinggi, dan setelah kegiatan pembelajaran adalah rendah, untuk tingkat kecemasan sebelum tes kemampuan pemecahan masalah adalah rendah, dan setelah tes kemampuan pemecahan masalah adalah tinggi, dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang tingkat kecemasan matematik rendah lebih baik dari pada siswa yang tingkat kecemasan matematiknya tinggi.   This research aimed to describe the quality of  mathematics teaching in the setting of problem based learning to problem­solving ability of class XI student of SMK, the level of mathematics  anxiety  of   students  in  participating  in  the  setting  math  problem  based learning, and the problem­solving abilities by mathematics anxiety levels. This research method is mixed methods. Subjects in this

  20. PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, KURS, DAN PERTUMBUHAN PDB TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suramaya Suci Kewal

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: The Effect of Inflation, interest rate, exchange rate, and GDP growth Toward Indonesia Composite Index. This research aims to investigate empirically the effect of selected macroeconomic variables, i.e., inflation rate, Bank Indonesia Certificate rate, the exchange rate on IDR, and GDP growth on Indonesia Composite Index at The Indonesia Stock Exchanges (IDX. This paper examines the direct effect of selected macroeconomic variabel on Indonesia Composite Index. The paper employs a regression model analysis. The result indicates that only the exchange rate on IDR significantly effects to Indonesia Composite Index. The inflation rate, Bank Certificate rate, and GDP growth do not effect to Indonesia Composite Index. This research only covers four selected macroeconomic variables. Therefore, further research should examine other potential macroeconomic variables.   Keywords: macroeconomic variables, Indonesia Composite Index   Abstrak: Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan PDB Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara empiris pengaruh variabel-variabel makroekonomi, yaitu : tingkat inflasi, suku bunga sertifikat Bank Indonesia, kurs, dan tingkat pertumbuhan GDP terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa hanya kurs yang berpengaruh secara signifikan terhadap IHSG, sedangkan tingkat inflasi, suku bunga SBI dan pertumbuhan PDB tidak berpengaruh terhadap IHSG. Penelitian ini hanya menggunakan empat variabel makroekonomi, sehingga penelitian selanjutnya perlu menemukan variabel makroekonomi lain yang diduga berpengaruh terhadap IHSG.   Kata kunci : variabel makroekonomi, IHSG.

  1. EVALUASI SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PRAKTIK SMK TEKNIK PEMESINAN DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN KEBUTUHAN KURIKULUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudiyono Sudiyono

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 kondisi sarana dan prasarana bengkel praktik SMK teknik pemesinan di Kota Semarang berdasarkan persepsi guru pengampu dan tool men, (2 ting-kat kesesuaiannya terhadap standar minimal Permendiknas Nomor 40 tahun 2008, dan (3 tingkat kecukupannya terhadap kebutuhan kurikulum. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model evaluasi diskrepansi. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis persentase. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Kondisi sarana dan prasarana bengkel praktik SMK Teknik Pemesinan di Kota Semarang menurut persepsi guru pengampu dan tool men pada SMK negeri maupun swasta sudah dinyatakan layak, (2 Prasarana pada SMK negeri sesuai dengan standar minimal, sedangkan pada SMK swasta cukup sesuai, (3 Sarana pada SMK negeri sangat sesuai dengan standar mini-mal, sedangkan pada SMK swasta sesuai standar, (4 Prasarana pada SMK negeri cukup meme-nuhi kebutuhan kurikulum, sedangkan pada SMK swasta kurang memenuhi, (5 Sarana pada SMK negeri cukup memenuhi kebutuhan kurikulum, sedangkan pada SMK swasta kurang memenuhi.

  2. Analisis Perencanaan dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di PDAM Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firga Yosefa

    2017-03-01

    Full Text Available PDAM Tulungagung merupakan instansi yang bertanggungjawab dalam pengelolaan air bersih di Kabupaten Tulungagung. Pengelolaan air bersih di PDAM Tulungagung unit BNA Tulungagung dibagi dalam 6 kecamatan dan 1 kecamatan rencana pengembangan yang terdiri dari Kecamatan Tulungagung, Kecamatan Boyolangu, Kecamatan Gondang, Kecamatan Karangrejo, Kecamatan Kauman, Kecamatan Sumbergempol dan rencana wilayah pengembangan yaitu Kecamatan Ngantru. Dari 7 kecamatan tersebut, sistem jaringan distribusi air bersih belum merata ke pelanggan dan tingkat kebocoran air yang cukup tinggi. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, maka perlu dilakukan analisis dan perencanaan terhadap sistem jaringan distribusi air bersih. Periode perencanaan 10 tahun dilakukan untuk tahun 2017-2026 dengan menghitung proyeksi jumlah penduduk dan fasilitas umum untuk mengetahui kebutuhan air. Sistem penyediaan air bersih di 6 kecamatan eksisting didistribusikan dari sumber air permukaan yaitu Kali Song dengan kapasitas produksi 150 liter/detik. Kapasitas digunakan juga dalam rencana pengembangan di Kecamatan Ngantru. Dalam sistem ini, akan direncanakan model sistem jaringan pipa distribusi menggunakan program Epanet 2.0, kemudian dikontrol menggunakan meter induk. Dengan adanya alternatif sistem jaringan ini dapat mengontrol tingkat kebocoran air dan dapat memenuhi cakupan wilayah pelayanan.

  3. Perencanaan dan Implementasi Information Security Management System Menggunakan Framework ISO/IEC 20071

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Anugraha Putra

    2016-01-01

    Full Text Available Penerapan tata kelola Teknologi Informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance. Dalam penyelenggaraan tata kelola TI, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TI akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TI mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan (confidentiality, keutuhan (integrity dan ketersediaan (availability. Information Security Management System (ISMS adalah seperangkat kebijakan berkaitan dengan manajemen keamanan informasi atau terkait dengan risiko TI. Prinsip yang mengatur di balik ISMS adalah bahwa organisasi harus merancang, menerapkan dan memelihara seperangkat kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko aset informasi mereka, sehingga memastikan tingkat risiko keamanan informasi yang dapat diterima. Dari perencanaan dan implementasi sistem manajemen keamanan informasi ini, dihasilkan daftar nilai risiko akhir aset- aset kritikal dan dokumen-dokumen tata kelola penunjang ISMS. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang didalam hal ini, merupakan penelitian kualitatif. Adapun proses yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari tata kelola keamanan sistem informasi ini berdasarkan kerangka kerja ISO/IEC 27001. Dari kerangka tersebut kemudian dilakukan evaluasi terhadap objek kontrol yang dimiliki ISO/IEC 27001. Hasil yang didapat adalah peningkatan terhadap tata kelola keamanan sistem informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dibutuhkannya tata kelola keamanan sistem informasi agar IT dapat diandalkan untuk mencapai tujuan bisnis.

  4. KEANEKARAGAMAN VEGETASI DAN PROFIL HABITAT DI TAMAN KEHATI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang P

    2015-02-01

    Full Text Available Taman Kehati Unnes merupakan salah satu kawasan yang dirancang sebagai kawasan konservasi tanaman lokal Jawa Tengah.Penelitian tahun sebelumnya telah dilakukan analisis keanekaragaman jenis fauna di Taman Kehati Unnes. Penelitian sebelumnya (2013 menunjukan di Taman Kehati Unnes tercatat sebanyak 24 jenisburung, 63 jenis kupu-kupu, dan 26 jenis herpetofauna (amfibi dan reptil berhasil diidentifikasi. Keanekaragaman fauna juga ditentukan oleh kondisi habitatnya, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis profil habitat. Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan metode garis berpetak berukuran 20 x 20 m untuk tingkat pohon, 10 x 10 m untuk tingkat tiang, 5 x 5 m untuk pancang, 2 x 2 untuk semai, dan 1 x 1 untuk.Profil vegetasi dibuat dari struktur vertikal penutupan tajukdengan membuat petak ukuran pemanfaatan 40 x 20 m. Pengukuran dilakukan terhadap kedudukan vegetasi, penutupan tajuk, arah tajuk, tinggi tajuk, tinggi bekas cabang vegetasi, dan diameter batang. Hasil penelitian dari 52 petak sampel vegetasi di Taman Kehati Unnes menunjukkan sebanyak 32 jenis tumbuhan herba atau perdu, 13 jenis Pancang, 12 jenis tiang dan 7 jenis pohon dapat diidentifikasi. Jenis rumput yang paling mendominasi adalah Imperata cylindrica (Alang-alang dengan nilai INP 37.85 tanaman tersebut adalah jenis gulma yang biasa terdapat ditempat terbuka dan terganggu.Jenis tanaman yang paling mendominasi dari kelas pohon, pancangdan tiang adalahLeucaena leucocephala(Mlandingan. Hasil analisis menunjukan Taman Kehati Unnes memiliki tumbuhan yang sangat seragam, hal ini dapat dilihat dari dominasi Mlandingan (Leucaena leucocephala

  5. Perbandingan Autolisis Organ Jantung dan Ginjal Sapi Bali pada Beberapa Periode Waktu Pasca Penyembelihan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farhan Abdul Hasan

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat autolisis yang terjadi pada organ jantung dan ginjal sapi bali. Penelitian ini menggunakan 14 sempel preparat yang terdiri dari organ jantung dan ginjal. Sampel dalam penelitian ini berasal dari Rumah Potong Hewan Kota Denpasar yang masing-masing jaringan tersebut terbagi menjadi tujuh sampel yang selanjutnya diproses dalam pembuatan preparat histopatologi pada waktu 0, 2, 4, 6, 8, 10, dan 12 jam pasca penyembelihan. Ke-14 sampel yang digunakan ini diwarnai dengan pewarnaan Harris Hematoksilin-Eosin, kemudian diperiksa di bawah mikroskop dengan pembesaran 400 dan 1000 kali. Preparat diamati dengan mengitung jumlah sel yang mengalami autolisis pada otot jantung dan tubulus ginjal sesuai dengan interval waktu. Hasil pemeriksaan histopatologi organ jantung dan ginjal sapi bali menunjukan tingkat autolisis yang terjadi pada organ jantung yang dimulai dari jam ke-6 pasca memotongan. Sedangkan ginjal mengalami proses autolisis yang dimulai pada jam ke-4 pasca penyembelihan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, proses autolisis pada organ jantung lebih cepat dibandingkan organ ginjal.

  6. Analisa Kelayakan Teknis dan Finansial pada Proyek Apartemen Dian Regency Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leonardo Andos Roganda L. Gaol

    2013-03-01

    Full Text Available Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat di Surabaya menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan lahan untuk tempat hunian. Proyek Apartemen Dian Regency dibangun sebagai salah satu solusi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan tempat hunian. Setiap rencana proyek harus didahului dengan studi kelayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan Apartemen Dian Regency Surabaya dari aspek teknis dan finansial. Aspek teknis menganalisa tentang luasan bangunan, mobilisasi material dan ketersediaan lahan parkir sesuai dengan persyaratan Pemerintah. Sedangkan aspek finansial menganalisa berdasarkan perhitungan Net Present Value dan masa pengembalian investasi. Dari segi teknis, berdasarkan perhitungan analisa luasan bangunan dan ketersediaan lahan parkir kendaraan,  perencanaan pembangunan Apartemen Dian Regency Surabaya telah sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Sedangkan dari segi finansial, harapan pengembalian investasi dengan masa investasi 10 tahun dapat dipenuhi. Nilai investasi sebesar Rp. 175.527.087.514 diperoleh dengan pinjaman bank sebesar 60% dari modal, dengan bunga 12% pertahun. Proyek Apartemen Dian Regency Surabaya mampu menghasilkan NPV sebesar Rp. 4.016.380.123 dan IRR sebesar 22.6% dimana MARR sebesar 12%. Dari analisa sensitivitas, dapat dilihat investasi Apartemen Dian Regency Surabaya akan menjadi tidak layak dari aspek finansial jika tingkat penjualan kurang dari 97,1% dan tingkat bunga diatas 22,4%.

  7. Analisis Tingkat Ketercapaian Tugas Perkembangan Karier Mahasiswa dan Implikasinya Terhadap Pelayanan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redi Eka Andriyanto

    2017-07-01

    Full Text Available The aims this study for examine the achievement level of student's career in terms of Ginsberg's career theory, after that which will be pursued what counseling service can be used to help students complete the task of career development. The research approach that used is quantitative descript. The population of this research is FKIP UNILA students. In the determination of the research sample, researchers used random sampling of 91 students. Data were collected by Likert Scale, and analyzed with mean hypotetic. The results of this research indicate that (1 the level of achievement of the career of FKIP UNILA students are in medium category, and the level of achievement of the career development task is decreased from the fantasy-tentatif-realistic phase, (2 the implication of the level career achievement task of development FKIP UNILA student is in the medium category, and the level achievement of career development task is decreasing from the fantasy-tentatif-realistic phase. Implications toward counseling services. There is a continuous, planned, and needs-based career guidance program, career information services are held, career visits and future studies are held, while counselors have implications for the need to increased competence and professionalism.

  8. Peranan Pendidikan Dan Produktivitas Sektor Pertanian Terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan Di Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rully Sutansyah Effendy

    2017-07-01

    ABSTRACT Poverty is a fundamental problem in economic development, especially in developing countries like Indonesia. Central Java became one of the provinces that have always had poverty rates above the national level. The analytical method used to determine the factors that affect poverty in Central Java used panel data regression analysis. Estimation was conducted using a random effect model. The coefficient of determination (Adjusted R-square to model the figure of 0.728 which indicates that the independent variable in the model is able to explain 73 percent of the variation of endogenous variables as well. Meanwhile, 27 percent of the rest is explained by other variables that are outside the model. Education, agricultural productivity and inflation have an impact on poverty reduction. Unemployment and economic growth positive effect on poverty levels. Keywords: Poverty rates, Panel data regression, Random effects model

  9. Analysis of Government Policy on Education: Korelasi Tingkat Ekonomi Keluarga dengan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayuk Sri Wahyuni

    2017-12-01

    Full Text Available The study of this study attempts to reveal the achievement motivation, which is a genuine effort from a person to achieve a goal, whether he likes it or not likes to try to make it to be liked. With the motivation can also be an encouragement for students to play an active role in the learning process, so that students who have high motivation then can easily capture the material presented by the teacher, thus will affect the achievement in learning. Motivation is every activity undertaken by someone who is driven by a power from within a person, and a strong motivation to make someone able to work extra hard to achieve goals. Students who do not have the motivation to learn hard to do learning activities. This research is fruitful, that the study; the varying socioeconomic status of parents affects the students' learning motivation differently. This shows a significant influence between the socioeconomic status of parents and achievement motivation on student achievement.

  10. Tingkat Empati Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Kanjuruhan Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Tiarani Soejanto

    2016-04-01

    Full Text Available Empathy and the ability to see things from the client’s perspective is also important, as is the counsellor’s ability to demonstrate an investment of their time and full attention. The purpose of this study is 1 to know the level of empathy of students Guidance and Counseling Program University of Kanjuruhan Malang; 2 To describe the difference of empathy level of students based on force and gender. The subjects of this study are students Guidance and Counseling Program University of Kanjuruhan Malang class of 2013, 2014 and 2015. The research instrument used is empathy scale which is then processed by using descriptive statistic, Test-t and Anova. The result of this research is 57,5% of students are at high empathy level, 35,7% student are in moderate empathy level, and 6,8% student student is a low; 2 There is no significant difference of empathy level of students based on force 2 There is a significant difference of empathy level based on gender.

  11. PERBANDINGAN TINGKAT DAN RUANG LINGKUP PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN BASIS INTERNET TERHADAP HARGA SAHAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emrinaldi Nur DP

    2017-03-01

    Full Text Available Applications of Internet financial reporting (IFR by companies have reduced the asymmetry of informationand facilitate investor access to corporate information. IFR application is considered a good news that allegedlyable to influence the market by watching the stock price, the value of stocks and abnormal stock returns.The purpose of this study was to observe the practice of IFR influence on stock prices by making comparisonsagainst companies that do not apply to IFR and comparison of the company with defferent degree and scope ofdisclosure. The study was conducted on the companies included in the index compass 100 and tested usingevent study approach and independent sample t-test between two groups of samples. Results of tests performedshowed no difference between the market reaction to the company and which do not apply IFR. There is also adifference in price saha and stock value for the company with the different degree and scope of IFR disclosure,while the abnormal returnnya got no support.

  12. Self Control dan Penerimaan Orang Tua terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua pada Keberhasilan Pendidikan Anak Autis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uswatun Hasanah

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this study is to obtain a picture of the extent to which self-control and acceptance of parents to the level of anxiety parents on the success of their children's education that bears autism. This study uses a qualitative approach. Characteristics of research subjects include parents who have children who are diagnosed with autism. The number of subjects in this study as many as 3 people. Technique of collecting data by interview as main method and observation as support method. The result of research indicate that overall the three subjects have good self-control and can fully accept the condition of their children who are diagnosed with autism and anxiety level on the success of their children's education with autism By the three subjects is very minimal. The acceptance is influenced by the support factors of the extended family, the family's financial capacity, religious background, education level, marital status, age and support of experts and the general public. Doctor's diagnosis, diet food, foster communication with doctor, psychologist, teacher and therapist, seek other doctors if the doctor is considered less cooperative, tell the truth when doing consultation about the development of his child enrich the knowledge, and accompany K when educating and therapy

  13. Perilaku Kerja Guru Bimbingan Konseling Laki-Laki dan Perempuan Tingkat SLTA di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esther Widhi Andangsari

    2010-04-01

    Full Text Available Article presented performance behaviour among high school teachers in Jakarta, especially in their roles as counsellor based on the government’s qualification and competences, especially in their empathy and persuasion. The research also wants to see the difference between male and female teachers’ behaviour as counsellor, so that the schools are more serious in selecting and developing their teacher counsellor. Using DISC assessment tool for 68 teachers, consisting of 14 male and 54 female teachers, it is indicated that 26,47% of them meet the government qualification, those are both empathy and persuasion qualifications. Empathy qualification is possessed by male and female teachers, even male teacher is more persuasive than male teacher who have dominant communication behaviour. In general, the research presents 13 behaviour styles.

  14. HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR DAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA CALON GURU SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ifada Novikasari

    2017-01-01

    Full Text Available Mathematics anxiety has been recognized as a feeling depressed and anxious when it deals with the manipulation of numbers and mathematical problem solving in the real life and the academic situations. The anxiety tend to occur in someone with low mathematical ability. That is, individuals with low mathematics anxiety more comfort to solve the problem than someone who has high anxiety. It is interesting to examine, because it will be proved whether there is a relationship between learning achievement and mathematics anxiety

  15. PENERBITAN SURAT TAGIHAN PAJAK DAN TINDAKAN PENAGIHAN DENGAN TINGKAT PELUNASAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whedy Prasetyo

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract: Initiated Publication Of The Tax Claim Letter (TCL and Billing Action with Degree of Tax Compliance Payment of Tax Payer or Individual Tax Charger. This Research is a descriptive study with case approach on Tax Payer or Individual Tax Charger on Tax Service Of­ fice (TSO Pratama Denpasar Timur aimed to find out the implementation of Tax Compliance Letter (TCL publication, and the following action of TCL through tax claim in the form of Letter of Warning (LoW and Letter of Com­ pelling (LoC related to obedience in fulfilling their tax. Reseach method is descriptive study for 38 sample. Analysis result be said that TCL guaran­ tee obedience in meeting their charge stated, so that they will not receive LoW and LoC.

  16. Pengaruh Tingkat Adopsi IFRS dan Proteksi Investor terhadap Persistensi Laba: Analisis Lintas Negara Emerging Markets

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikrima Shobriati

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to provide empirical evidence about the effect of IFRS adoption and investor protection on earnings persistence. Based on prior studies, there are some problems that existed in the accounting practices in emerging markets such as less an accountant who have good qualifications, incomplete accounting information or inaccuracy of time in preparing financial statements, the lack of accounting data that are used for internal management incentives, the lack of legislation, auditing standards and procedure of accounting standards and this issues will can affect the quality of accounting information that reported in financial statements. So this view initiate to investigate extensively about the effect of institutional factors on earnigs persistence.This study uses panel data with 12.903 firm-year observations in emerging markets evidence from 2011 to 2013. To measure IFRS adoption uses score based on three distinctions of the type from IFRS adoption in respective countries. And then for dependent variable in this study is earnings persistence. While for the investor protection uses strength of investor protection index proxy from World Bank.The findings imply that in the context of emerging markets, IFRS adoption is not associated with future earnings persistence. While a stronger investor protection in the country significantly correlated with greater earnings persistence. Keywords: IFRS adoption, investor protection, earnings persistence, emerging markets, properties of earnings

  17. PENYALURAN KREDIT BANK DITINJAU DARI JUMLAH DANA PIHAK KETIGA DAN TINGKAT NON PERFORMING LOANS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Mukhlis

    2017-03-01

    Full Text Available This research aimed to analyze the effect of money deposit on the bank and non performing loans on creditallocation from Bank Rakyat Indonesia in 2000-2009. The method of analyze was dynamic regression modelby Error Correction Model (ECM approach version Domowitz and Elbadawi. Our empirical results showedthat only non performing loan on the short term had a significant effect to credit allocation from Bank RakyatIndonesia on the short term and long term. The variable money deposit of the bank did not have a significanteffect on credit allocation from Bank Rakyat Indonesia both on short term and long term period.

  18. KAJIAN TINGKAT KEPUASAN PESERTA TERHADAP PELAYANAN, EKUITAS DAN AKSESIBILITAS JPKM (Studi di Puskesmas Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi)

    OpenAIRE

    Indah Dwi Ernawati; Agung Dwilaksono

    2012-01-01

    To give priority or free expense medication of basic health service in Puskesmas to Banyuwangi society and to depress of health reference service at hospital and also blaze the way manage care system in Banyuwangi Regency, Government of Banyuwangi regency release JPKMB policy that is free expense of basic health service in puskesmas and puskesmas's network. This research was aimed to studying customer satisfaction in service, accessibility and equity of Puskesmas as health service provider of...

  19. KONSEP DIRI, KECERDASAN EMOSIONAL, TINGKAT STRES, DAN STRATEGI KOPING REMAJA PADA BERBAGAI MODEL PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Restu Dwi Prihatina

    2012-01-01

    Full Text Available  This study aimed to analyze the characteristics of adolescent, family characteristics, self-concept, emotional intelligence, stress levels, and coping strategies in various learning models of the highschool level. In addition, the study aimed to analyze the relationship between self-concept and emotional intelligence with stress level and coping strategies of adolescent. The study was conducted at one of senior high school in the Bogor City. Adolescent involved in the study were students in grade XI of science class from learning model of acceleration, international school, and reguler which amounted 86 students and selected purposively. Data were collected through self-reporting techniques. Data were analyzed by descriptive, different test, and correlation test. This study found that adolescent emotional intelligence different significantly based learning model. Emotional intelligence associated significantly with adolescent self-concept. Self-concept and emotional intelligence of the adolescent also associated significantly with the level of stress and coping strategies. 

  20. TINGKAT KERENTANAN DAN INDEKS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN BANTARKAWUNG KABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zayinul Farhi

    2016-10-01

    ABSTRACT Bantarkawung is one of the sub distict in Brebes regency which has many landslide occurences. Therefore, it is necessary to map susceptibility and vulnerability and to value community preparedness index. The aims of this research were to determine landslide susceptibility, determine vulnerability of element at risk (people and settlement based on susceptibility zone toward landslide disaster, valuate community preparedness index, and analize relationship between susceptibility and community preparedness index toward landslide disaster.

  1. Kinerja Keuangan dan Tingkat Pengembalian Saham: Studi pada Perusahaan Asuransi di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    Rahmawati, Amalia

    2017-01-01

    Financial Performance and Stock Return: Study at Insurance Companies Listed in The Indonesian Stock ExchangeMuch of the literature said that financial performance had an effect on the stock return, including in insurance company. The purpose of this research is to examine the effect of financial performance to stock return of insurance company that listed in Indonesia stock exchange. This research is using multiple regressions as analysis technique. The results showed that all the variables s...

  2. Kinerja Keuangan dan Tingkat Pengembalian Saham: Studi Pada Perusahaan Asuransi di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    Amalia Rahmawati

    2017-01-01

    Financial Performance and Stock Return: Study at Insurance Companies Listed in The Indonesian Stock ExchangeMuch of the literature said that financial performance had an effect on the stock return, including in insurance company. The purpose of this research is to examine the effect of financial performance to stock return of insurance company that listed in Indonesia stock exchange. This research is using multiple regressions as analysis technique. The results showed that all the variables s...

  3. KEPUASAN HIDUP MAHASISWA TINGKAT PERTAMA: KAITANNYA DENGAN KARAKTER MAHASISWA DAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA

    OpenAIRE

    Dyanza Sri Novianti; Alfiasari

    2017-01-01

    The first-grade college students who were living in the dormitory face transitional period toward the adult period. Therefore, it needed the ability to measure his life satisfaction. This study aimed 1) to analyze the differences between maternal and paternal parenting styles; 2) to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic and parenting style toward college student character; and 3) to analyze the influence of college student characteristic, family charac...

  4. Perbedaan Tingkat Kekebalan Stres Mahasiswa Reguler Dan Ekstensi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Sirait, Cut Mey Ribka

    2014-01-01

    Stress is a condition produced by the environmental changing in which the individual faced with demands. Every individual is different in the level of stress vulnerability in which impact the individual positively and negatively. This study was a comparative study conducted on 64 nursing students. It consist of 34 bachelor nursing students and 30 extension nursing students in University of Sumatera Utara. Determining the purpose of this study was of the stress vulnerability ...

  5. PENGUASAAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA MURTIGADING BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudaresti Sudaresti

    2015-03-01

    Full Text Available This study aims to determine: (1 contribution mastery of skills, (2 the contribution of motivation, and (3 the contribution of the mastery of the skills and motivation to work on the level of income trainee housewife hyacinth small and medium enterprises in the village Lutfi Craft Murtigading Plate II , Sanden, Bantul. This study uses a quantitative approach is correlational. The study population was a housewife trainee hyacinth UKM Lutfi Craft Village Murtigading Plate II, Sanden, Bantul. Collecting data using closed-form questionnaire scale. Data were analyzed using simple linear regression and multiple linear regression. The results showed that there is a positive and significant contribution to the mastery of the skills and motivation to work on the level of income trainee housewife hyacinth small and medium enterprises in the village Lutfi Craft Murtigading Plate II, Sanden, Bantul. The amount of the contribution of the mastery of skills and motivation of 30,4% and 22,6%, and both variables together to contribute to the household income levels mother trainee hyacinth UKM Lutfi Craft Village Murtigading Plate II Sanden, Bantul by 48,3%.

  6. Tingkat Pematangan Inti Oosit Domba dari Ovarium dengan Status Reproduksi dan Medium Maturasi yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARIEF BOEDIONO

    2006-12-01

    Full Text Available The aim of the present study was to determine the number of follicles, oocyte quality and maturation rate of oocytes from pairs of ovary with different reproductive status in two maturation medium, TCM-199 as control and CR1aa as treatment. The pairs of ovary were classified into four groups: (i ovaries with corpus luteum (CL and dominant follicle (DF, (ii ovaries with CL, without DF, (iii ovaries with DF, without CL, (iv ovaries without both CL and DF. Results of the experiment revealed that the greatest number of follicles was observed from ovary with CL without DF (15.88 ± 10.68, although not significantly different (P > 0.05 with other status of ovaries. The lowest number (P < 0.05 of A grade oocytes was found from ovary with DF without CL (1.20 ± 1.10. The percentage of Metaphase II was highest in TCM-199 (75.51% with oocytes from ovaries with CL and DF, and the lowest with oocytes from ovaries with DF without CL in TCM-199 and CR1aa (42.86 and 30.95%. The study suggested that the number of oocytes with A grade were influenced by the reproductive status of ovaries. The maturation rate of A grade oocytes was influenced by the quality of oocytes and the composition of maturation medium.

  7. HUBUNGAN PENGUASAAN MUFRADAT DAN TINGKAT PEMAHAMAN MEMBACA TEKS ASLI BAHASA ARAB MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusring Sanusi Baso

    2016-12-01

    Full Text Available This research studied the relationship between vocabulary mastery and the level of comprehension in reading Arabic authentic text. This research investigated students’ lexical threshold to measure the level of comprehension on Arabic authentic text. The data were collected from 47 participants at Arabic literature department of Hasanuddin University. Three test instruments were given, they are Reading Comprehension Test (RCT that students were asked to sign unknown word meaning in Arabic texts, answer the questions from texts given, and work on Lexical Coverage Test (LCT to get accurate word list of unknown vocabularies. The result was obtained through applying regression and it showed that the level of reading comprehension was affected 68% by vocabulary mastery. Also, there were 32% of the students depend on the topic or variables out of the variable of vocabulary that was not measured in this research. DOI: 10.24865/ajas.v1i2.12

  8. PENENTU BESARAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI: TATA KELOLA, TINGKAT PENGUNGKAPAN, DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cynthia Afriani Utama

    2015-06-01

    Full Text Available Indonesian firms are characterized by conglomeration that tends to conduct related party transaction (RPT. Extant academic literature provides two competing views on RPTs: the efficient transaction hypothesis and the conflict of interest hypothesis. The purpose of this study is to investigate RPT from the point of view of the conflict of interest hypothesis. Specifically, this study examines the size of RPT which is performed by majority shareholders to expropriate minority shareholders. The size of RPT measures the direct influence of RPT on shareholders’ wealth. In this study, the size of RPT is measured by RPT transactions of assets plus liabilities (RPTAL and sales plus expenses (RPTSE relative to book value of equity. Furthermore, this study investigates whether RPTAL and RPSE are determined by CG practices, disclosure of RPT, and ownership structure. This study cannot find the influence of CG on size of RPTAL and RPTSE. The results of the study also show that only disclosure of RPT and ownership structure that have positive impact on size of RPTSE. Disclosure of RPT increases more efficient RPTSE than abusive RPTSE. This study find that the relationship between the disclosure and RPTAL is insignificant as efficient RPTAL does not dominate abusive RPTAL, while concentrated ownership has a positive impact on abusive RPTSE.

  9. IDENTIFIKASI SUMBER PENCEMAR DAN TINGKAT PENCEMARAN AIR DI DANAU BATUR KABUPATEN BANGLI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    CoK.I.M. HANDAYANI

    2015-05-01

    Full Text Available Lake Batur areas currently experiencing rapid growth with a variety of community activities. Increased community activity tends to cause pollution and disrupt the continuity of the lake water. The purpose of this study to determine the Batur Lake water quality and pollution levels. In addition to identifying sources of contaminants that exist in the vicinity of Lake Batur. Sampling was done by purposive sampling. Water samples taken at five station and at each station taken ten sub-stations that were analyzed in situ and in laboratory Lake water quality compared to quality standards in accordance with the Rules Bali Governor Number 8 of 2007. Analysis method of water pollution indexs in accordance with the Minister of Environment Number 115 in 2003. Identify source of pollution carried by record number of events, interviews and field observations. The water quality of Lake Batur showed that some parameters have exceeded the quality standard among them are BO DS (8.72 ppm, NH3 (0.86 ppm, Fe (0.61 ppm, P04 (0.36 ppm, Pb (0.04 ppm, Cu (0.70 ppm, H2S (0.007 ppm and Cd (0.04 ppm. Water pollution index shows that the Lake Batur including light polluted with IP 1.50 to 2.82. Community activity is the source of water pollutants such as agricultural activities, settlements, tourism and fish farming activities with floating net cages (KJA. The volume of waste from the settlement activity amounted to 229,588 m3 per year and the activities of hotel and restaurant at 4595 m3 per year and the waste load of nitrogen (N and phosphate (P of cage culture activities amounted to 63,024 tons per year and 3372 tons per year.

  10. ANALISIS ALOKASI PENGELUARAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA (STUDI DI KECAMATAN MEDAN KOTA, SUMATERA UTARA)

    OpenAIRE

    Armaini Rambe; Hartoyo Hartoyo; Emmy S Karsin

    2008-01-01

    In recent years, issues on family welfare are being discussed. One aspect is concerning family welfare indicator and measurement. There are three measures of family welfare, i.e., BKKBN, BPS, and subjective measures. In general, this research was aimed to determine expenditure allocation and family welfare status, and to compare three measurements of welfare status. Cross sectional design and survey method were applied for this research. District of Medan Municipality, with Sudirejo I Sub Dis...

  11. Pengaruh Modal Dan Tingkat Upah Terhadap Nilai Produksi Serta Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kerajinan Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Cahya Ningsih

    2015-11-01

    Full Text Available Job opportunity is still a major problem for economic development in Indonesia. In order to accelerate economic development, industrialization is one of the government’s strategy. One of them is the silver industry in Sukawati. The purpose of this study are to analyze the direct effect of capital and wage rate to the production value, the direct effect of capital, wage rate, and production value to the labor absorption, and to analyze the indirect effect of capital and wage rate to labor absorption through production value of silver industry in Sukawati, Gianyar. This study is using a Proportional Random Sampling technique with 86 samples. Data were tested using validity and reliability. Furthermore, the data were analyzed using path analysis. The result show that the direct effect of first sub-structural equation is capital has positive and significant impact to production value and wage rate has negative and not significant impact to production value.The result of second sub-structural equation show that capital and production value have positive and significant impact to labor absorption, while wage rate has negative and not significant impact to labor absorption. For the indirect effect, capital has a positive impact to production value and wage rate has a negative impact to production value.

  12. KOMPARASI TINGKAT KEASAMAN PADA KOPI ARABIKA, KOPI LUWAK DAN KOPI HASIL IRADIASI BATAN

    OpenAIRE

    Sutanto, Jepri; Musbach, Musaddiq; Suntoro, Achmad

    2016-01-01

    Coffee is one of the most consumed beverages in the world. In this experiment will determine the level of acidity in Arabica coffee (Toraja), Civet coffee (Gayo), and irradiation coffee from National Nuclear Energy Agency (BATAN). The difference of acidity before and after irradiation is carried out by measuring the cup of coffee at temperature 600C to 250C using pH meter PM 6-Dr.A.KUNTZE GmbH. Irradiator technology is used to eradicate the insects, inactivate pathogenic microorganisms, and t...

  13. Analisis Hasil Audit Pemerintahan dan Tingkat Korupsi Pemerintahan Provinsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Rini

    2017-02-01

    Full Text Available Agency theory assumes that there are many information asymmetries between the agents (local government who have direct access to information by the principals (the public. The existence of information asymmetry that allows the occurrence of corruption by local government. Government auditing is believed to affect the level of local government corruption. The purpose of this research is to analyze the influence of government auditing result such as audit opinion, audit finding, and audit rectification to the level of provincial government corruption in Indonesia.This research uses secondary data from the audit result of Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik and the prosecutor annual reports. This research uses purposive sampling and using multiple linear regression analysis. The study shows that partially, audit rectification has negative effect on corruption level, audit finding and audit opinion has no effect on corruption level. Simultaneously, these variables have significant influence on corruption level.

  14. Kinerja Keuangan dan Tingkat Pengembalian Saham: Studi Pada Perusahaan Asuransi di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Rahmawati

    2017-02-01

    Full Text Available Financial Performance and Stock Return: Study at Insurance Companies Listed in The Indonesian Stock ExchangeMuch of the literature said that financial performance had an effect on the stock return, including in insurance company. The purpose of this research is to examine the effect of financial performance to stock return of insurance company that listed in Indonesia stock exchange. This research is using multiple regressions as analysis technique. The results showed that all the variables simultaneously had an effect on the stock return. By partially showed that Price Book Value, Incurred Loss Ratio, Premium Growth Ratio, and Total Asset Turnover has no significant influence on the stock return. While Return on Equity has significant positive influence on the stock return and Debt on Asset Ratio, Net Profit Margin has significant negative influence on the stock return.DOI: 10.15408/ess.v7i1.4724

  15. TINGKAT SUKU BUNGA BANK KONVENSIONAL DAN KOMITMEN NASABAH MENABUNG DI BANK SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlis Yahya

    2017-03-01

    Full Text Available banking. Shariah banking customers were divided into Moslem customers that only saved money at shariahbank (n1, Moslem customers that saved money both in shariah and conventional banks (n2, non-Moslemcustomers (n3. This study used primary data through questionnaires distributed to 400 people gotten from295.498 customers of shariah bank in Central Java. Then the customer data was analyzed by using logit model.For groups of customers’ n2 and n3, the interest rate had a significant negative effect on the commitment toinvest in shariah banks. However, for n1, the interest rate did not affect anything. n1 customers developedrelationship with shariah bank because of religion ideology motive. The result showed that n2, n3 customershad rational-economic mindset, whereas n1 customers had emotional-ideology mindset. This result showedthat shariah banking customers were dominated by customers that had rational-economic character. The openingof disagreement about the bank interest which was not usury and which was supported by only some socioreligiousorganizations like NU and Muhammadiyah could be an important factor the growth of Islamicbanking.

  16. Pemaafan Dan Aspek Kognitif Dari Stres Pada Mahasiswi Jurusan Kebidanan Tingkat Dua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Rahmandani

    2015-10-01

    Full Text Available Forgiveness is considered as emotion-focused coping, whereas cognition is one aspect that is affected when someone is in a stressful situation. This study aims to examine the relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress. The subjects were 77 second degree students of midwifery. Data were collected using the Forgiveness Psychological Scale (43 item, α = .924 and Cognitive Aspect of Stress Scale (22 item, α = .886. The results showed a significant positive relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress (rxy = .504; p <.001. The higher the level of forgiveness, the better of cognitive activities in stressful situation, and conversely. Forgiveness contributed 25.4% to the prediction of cognitive aspect of stress

  17. PENGARUH TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN, PENGELOLAAN ZAKAT, DAN SIKAP PENGELOLA TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN MUZAKKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arim Nasim

    2014-04-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine how the effect of transparency of financial reporting, management of zakat, and the manager attitudes towards the level of trust muzakki. (Case studies on amil zakat institutions in Bandung.This study includes research into the associative casual. Sampling technique used was non-probability sampling using Quota sampling technique. The data used are primary data using a questionnaire research instruments. In analyzing the data, researchers used statistical regression analysis that had previously been tested with test instruments and classical assumption.The results of this study indicate that; First there is a significant influence on the level of transparency of financial statements muzakki trust. Secondly, there is a significant influence on the level of confidence in the management of zakat muzakki. Thirdly there is a significant influence on the level of trust managers attitude muzakki. Fourth, the existence of significant influence transparency of financial reporting, management of zakat, and the attitude of managers simultaneously on muzakki confidence level.

  18. Pengaruh tingkat protein dan energi pakan terhadap kualitas kulit untuk atasan sepatu dari kelinci rex jantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Untari

    1995-06-01

    Full Text Available This research intends to know the effect of fodder protein and energy level on the physical test (i.e. the elasticity, tensile strength and tear strength of Rex rabbit leather, the raw material of shoe upper. The materials for research are 27 skin of dried 12-to-13-month-old male Rex rabbit. The complete random research design is used here with the factor pattern 3 X 3 = 9 kinds of combination of treatment factors,i.e. the factors or three levels of protein :15% n(P1, 17% (P2, and 19% (P3; the factors of three levels of digestible energy (D : 2,000 kcal/kg (D1, 2,250 kcal.kg (D2, and 2,500 kcal/kg; and three skins of dried rabbit leathers in each treatment as replication. The parameter of the physical test will be determined with the covariance analysis, with the thickness of the leathers as a coverable. When the F analysis gives the result that are perceptibly different, it is followed by the “Least Significant Difference (LSD analysis. The results of the research are that protein and ‘digestible energy’ have an imperceptibly different effect (P > 0.005 on the elasticity, tensile strength, and tear-trength of the charm tanned and than the thickness of the effect (P > 0.05 on the thickness of the leathers and a linear regression relation, but it does not it the physical-testing.

  19. PENGARUH KEPRIBADIAN DAN SITUASI TERHADAP PEMILIHAN MAKANAN PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutiara Purnamawati

    2017-02-01

    Full Text Available This study aims to: (1 identify the habits of vegetable consumption among the first grade students before and after entering the dormitory; (2 analyze the personality, situation, and the food choices based on gender; and (3 analyze the factors that influence the food choices among the first grade students. This study included 288 students in the first grade (121 male students and 167 female students that selected by cluster random sampling. Data were collected by self-administered methods. Variables measured consist of characteristic samples (allowance, age, and gender, vegetable consumption habits, personality (neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, and conscientiousness, the situation (places to eat, and the food choices (vegetables. This study found that personality (extraversion, openness to experience, and agreeableness and situations (eating at home had a positive influence on the food choices (vegetables. This means that the sample which had good socialize (extraversion, creative and imaginative (openness to experience, friendly and environmentally sensitive (agreeableness would increase the choose to eat vegetables. Moreover, sample more ate vegetables when they were at home.

  20. TINGKAT EFISIENSI BPRS DI INDONESIA: PERBANDINGAN METODE SFA DENGAN DEA DAN HUBUNGANNYA DENGAN CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafaat Muhari

    2017-03-01

    Full Text Available The magnitude of the potential banking market-micro made many banks and other financial institutions makeprofits in the segment of small and micro finance as a market for rural banks (BPR, especially Islamic ruralbanks (BPRS. Thus, the BPRS efficiency was required to survive amid the competitions. This study usedparametric stochastic frontier approach (SFA and the method of data envelopment analysis (DEA to analyzethe level of efficiency of BPRS operation during the period of 2nd Quarter June 2011–1st Quarter March2013. The level of Bank efficiency could be integrated with the performance of banks which was adopted fromCentral Bank (BI criterias, namely CAMEL (Capital, Asset Quality, Management, Earnings and liquidity.Based on the Spearman correlation, the results of this study indicated that the level of efficiency of BPRS usingthe SFA method had no real relationship with CAMEL, while the level of efficiency of BPRS using the DEAmethod had a real and weak relationship with CAMEL. Another result in this study showed that the level ofefficiency using SFA method was statistically higher than the level of efficiency using DEA method.

  1. Pengaruh Kompensasi Langsung dan Tidak Langsung Terhadap Kinerja Dokter Di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan

    OpenAIRE

    Wiratma, Dicky Yuswardi

    2013-01-01

    097032046 The optimal performance cannot be achieved if optimal performance cannot be achieved if the compensation is not proportionally given. Bhayangkara Hospital Level II Medan has not achieved the optimal BOR (Bed Occupancy Rate) yet because its BOR in 2009 was 31,1%, in 2010 was 33,3%, and in 2011 was 51,1% while the national standard is 60-85%. The less optimal BOR achievement is related to the system of compensation applied by the hospital. The purpose of this explanatory survey ...

  2. Hubungan antara Prestasi Remaja SMA yang Dikonsulkan ke Bimbingan dan Konseling dengan Tingkat Depresi

    OpenAIRE

    Praha, Lourensia Brigita Astern; Fitrikasari, Alifiati; Hadiati, Titis

    2015-01-01

    Background : Inability teenagers survive in the face of excessive problems can be a stressor. Thus, decrease and failure of academic achievement in teenagers high school grade 10, 11, and 12 which are in a transitional period of life can make them fall in a state of depression.Goal : To prove that there is a relation between Senior High School teenagers' achievement that is consulted at Guide and Counseling with the level of depression.Method : Method of this research is analytical observatio...

  3. PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN FLORES TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Baltasar Ama Weran

    2017-06-01

    Full Text Available This study acmed to measure the effect of economic growth on poverty districts Flores Timur of the year 2001-2014. The rescarc  h was aplemented in marc 2016 in the disrict Flores Timur,this study uses a quantitative approach and use to decipher the conclusions obtained from the quantative analysis.source of data used induktive statistical analysis with multiple linear regression anaysis using statisstical application BPSS17. Descriptive analysis showed that economic growth does notsignificantly influence the level of poverty.

  4. ANALISA DAMPAK PENGUMUMAN DIVIDEN TERHADAP RETURN, VARIABILITAS TINGKAT KEUNTUNGAN DAN AKTIVITAS VOLUME PERDAGANGAN SAHAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratnawati - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   Objective of this research is to ascertain whether the dividend announcement has impacts on return, security return variability and stock trading volume activity in the period surrounding the event. This research was conducted by using event study method with market adjusted model approach. The sample was 67 manufacturing companies announcing dividend between 2000-2001 and fulfilling sample criteria. The statistical test used is T-test: Paired Two Samples for Mean on the period before the event, at the moment of the event, and after the event. Statistical periods are applied to the extended periods (10 observation days and abridged periods (5 observation days. Results indicate that dividend announcement significantly influence return, abnormal return on the period before-after announcement, while the security return variability is significant on the period before-at the moment of announcement and after-at the moment of announcement. The results of the research for the abridged periods indicate that dividend announcement significantly influence stock return on the period before-after announcement, and the security return variability on the period at the moment-after the announcement and before-after the announcement. The variables of cumulative abnormal return (CAR, security return variability (SRV and trading volume activity (TVA on the 10 and 5 observation days do not indicate any significant difference. Cumulatively, the research provides a conclusion that there is not sufficient informational content in the dividend announcement. This can be seen from the inconsistent results gained from some variables and which indicating that the form of Indonesian capital market, especially Jakarta Stock Exchange, is not semi strong efficient yet. This is seen from the significant results gained from the tests of some variables. Keywords: Dividend Announcement, Return, Abnormal Return, SRV, TVA

  5. ANALISIS DAN STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN MAHASISWA IPB TERHADAP PENYELENGGARAAN ASRAMA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA (TPB IPB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhika Safaat

    2008-01-01

    Full Text Available Consumer is the determinant factor for the quality of services. Students as the stakeholder of Bogor Agricultural University (IPB need to receive the best services. The aimed of this research were to analyze students’ satisfaction on dormitory in Bogor Agricultural University (IPB and to identify strategy to improve students’ satisfaction. The design of this research was cross sectional study, which carried out in IPB campus, Darmaga-Bogor, West Java for six months since September 2006 to February 2007. Numbers of samples were 289 students. The result showed that the attributes needed to be improved at man’s dormitory were bath room, water availability, the adjustment program for new students, the material construction of dormitory program, the activity of dormitory program, the access to complaint, the dormitory management, the waste management, the safety at room, the tasteof food at canteen, the menu variation, the nutrition of food, the price of food at canteen, the hygiene of food at canteen, and the cleanliness at canteen. Meanwhile, at women dormitory the main priorities to be improved were bathroom, water availability, the place to iron, dispenser, the license for being late, the night’s alarm, the adjustment program, the material construction of dormitory, the activity of dormitory program, the place for complaint, the waste management, the safety at room, the taste of food at canteen, the menu variation, the hygiene of food and the cleanliness at canteen.

  6. TINGKAT KEBISINGAN DAN TAJAM DENGAR PETUGAS GROUND HANDLING DI BANDARA NGURAH RAI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W Putra Yadnya

    2012-11-01

    Full Text Available Ngurah Rai Airport is an International Airport in Bali, this will increase the air traffic frequency and increase the number of aircraft types. This condition increases the noise risk factor which contributes to probable cause of health problem for airport workers. The objective of this study is to analyze the noise effect against hearing acurity of the ground handling staff in Ngurah Rai Airport.This cross sectional study design with 44 number of sample. The sample was taking by proportional random sampling method.The study results showed that noise level in the Administration Division was between 49.6 – 52 dBA. However, in the Technical Division at 08.00 – 16.00 was averagely between 88,3 – 90.9 dBA, at 16.00 – 24.00 was between 89.3 – 93.5 dBA and at 24.00 – 08.00 was between 69.9 – 73.2 dBA. Hearing acurity of ground handling staff in the administration division was 1 personnel (16.7 % experienced hearing acurity depreciation. However, in the technical division, 23 personnel (60.5% experienced hearing acurity depreciation. The staff with ? 20 years working period numbering 6 personnel (37,5% experienced hearing acurity depreciation and staff with > 20 years working period numbering 17 personnel (77.3% experienced hearing acurity depreciation. On the other hand, personnel that always wear hearing protective equipment numbering 7 personnel (33.3% experienced hearing acurity depreciation and personnel who where not wear hearing protective equipment numbering 16 personnel (94.1% experienced hearing acurity depreciation.The study concluded that noise level in the administration division was under threshold limit value, in technical division between 08.00 – 16.00 and 16.00 – 24.00 was upper threshold limit value but between 24.00 – 08.00 was under threshold limit value. There was a different hearing acurity between administration division staff and the technical division staff. The study also enlighten there was association between working period and wearing personal protective hearing.

  7. KEPUASAN HIDUP MAHASISWA TINGKAT PERTAMA: KAITANNYA DENGAN KARAKTER MAHASISWA DAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyanza Sri Novianti

    2017-07-01

    Full Text Available The first-grade college students who were living in the dormitory face transitional period toward the adult period. Therefore, it needed the ability to measure his life satisfaction. This study aimed 1 to analyze the differences between maternal and paternal parenting styles; 2 to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic and parenting style toward college student character; and 3 to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic, parenting style, and character toward life satisfaction. This research was conducted in Bogor Agricultural University, Bogor City, West Java Province. The sample consists of 102 first-grade college student which selected by multistage random sampling method. Maternal and paternal parenting styles perceived by students are measured using the Parent as Social Context Questionnaire (PASCQ-final version instrument of Skinner, Sandy, and Tatiana (2005. College student characters are measured using the Value in Action Inventory of Strengths (VIA-IS instrument. Meanwhile, life satisfaction was measured using an instrument developed by West (2006. Independent sample t-test found that there was a significant difference between maternal and paternal parenting styles on the warmth dimension. Regression analysis found that parenting style had a significant positive effect toward college student character. Regression analysis also found that character had a significant positive effect toward life satisfaction of college student.

  8. HUBUNGAN TINGKAT STRES IBU DAN PENGASUHAN PENERIMAANPENOLAKAN DENGAN KONSEP DIRI REMAJA PADA KELUARGA BERCERAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asilah Asilah

    2013-01-01

    Full Text Available This study aimed to analyze relationship between level of maternal stress and parental acceptance-rejection with adolescent’s self-concept on divorced family. This cross-sectional study designed research were located at Tanah Sareal and Bogor Barat, Bogor city. This research involved 50 adolescents around age 12-18 from divorced family and their mothers were selected conveniencely. The data were collected by interview and selfreport using questionnaire. The level of maternal stress was measured by using symptoms of stress, parentingstyle measured by parental acceptance-rejection questionnaire (PARQ, while adolescents’s self concept was measured by adolescent self concept instrument. Result showed 80 percent of mothers had level of stress as mildcategorize. Level of maternal stress was negatively significant correlated with level of education, family monthly income, and family size, while positively significant correlated with length of divorce. Most of the adolescentsshowed higher percentage (98% of acceptance from their mothers. Age of adolescents significantly correlated positively with aggression and undifferentiated rejection. A higher percentage of adolescents showed positive selfconcept (78%. The affection from mother was more strongly correlated positively with self-concept.

  9. Tingkat Maturasi in vitro Oosit Kambing dalam Medium dengan Suplementasi Serum dan Albumin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Gustari

    2009-12-01

    Full Text Available The present study aimed to study the effect of ?maturation media? on maturation rate of goat oocytesafter in vitro maturation. Goat ovaries were collected from a slaughter house in Godean, Sleman. Immediatelyafter slaughter the ovaries were collected, rinsed with physiological NaCl three times then placed in aflask containing the NaCl solutions and hept at 36-370C before transportaion to the laboratory. Oocyteswere observed under stereo microscope and its quality was classified into A, B, and C. Oocytes in vitromaturaion (IVM was performed in TCM-199 media suplemented with : a 0.4 mg/ml bovine serum albumin(BSA; and b 10% newborn calf serum (NCS then incubated at 38.50C with 5% CO2 for 24-27 h. Followingthis, oocytes were observed under inverted microscope for first polar body extrusion, then stained withaceto-orcein in order to evaluate nuck or maturation. The nuclear maturation stages including : germinalvesicles (GV, germinal vesicles break down (GVBD, metaphase I, apaphase I, telophase I and metaphaseII, respectivelly. The overall results showed that 74-74%, 52-66.6% and 21.5-23.8% of oocytes quality A, B,and C reached maturation at metaphase II, respectivelly. There were no significant differences in oocytesmaturation using media supplemented with either BSA or NCS.

  10. STUDI MORFOMETRI DAN TINGKAT HERBIVORI DAUN MANGROVE DI SEGARA ANAKAN CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Septyaningsih

    2014-06-01

    Full Text Available Mangrove communities are part of the natural coastal ecosystems that have a vital role, such as the greatest source of organic material for the surrounding aquatic environment. A variety of ecological phenomenon often happens recently, either directly or indirectly affects the change of mangrove vegetations. Leaf is one of the plant organs that change shape according to the condition of the mangroves and the aquatic environment where the plant lives. The common changes of the leaves are the symmetry (morphometry, the size, and the shape. Mangrove leaves are also subjected to herbivory (predation, that will result in reduced leaf area of the photosynthesis and lowered the production of organic matter to the surrounding waters. This research aimed to determine the morphometric variation and herbivory rates of mangrove leaves at Segara Anakan Cilacap. Mangrove samples were Aegiceras corniculatum, Avicennia marina, Ceriops tagal, Rhizophora apiculata, and Sonneratia caseolaris. The study used survey method with stratified random sampling technique. The results showed morphometric variations of the five species were three variations, while the average herbivory rate from highest to lowest were: Avicennia marina (7.46%, Sonneratia caseolaris (6.91%, Rhizophora apiculata (4.08%, Aegiceras corniculatum (3.42% and Ceriops tagal (3.00%. The difference of age and species of leves affected the herbivory level.

  11. PENGARUH KARAKTERISTIK ORANGTUA DAN SEKOLAH TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN PENDIDIKAN DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Rahma

    2010-08-01

    Full Text Available School as an important role in human capital development. Therefore, school should perform good education services. The objective of this study is to analyze factors that influence parent’s satisfaction level of basic education services. This study used a cross sectional design and carried out at four Sub-Districts of Indramayu District. Samples of this study consist of 126 of elementary and secondary school students. The results of observation show that the condition of school facility included a medium category. Parents in elementary and secondary school in town and out of town felt satisfy toward basic education services, but parents in secondary school and town have more satisfied than in elementary school and out of town. Based on Importance and Performance Analysis (IPA, the attributes of education services that must repaired are student toilets, chair and desk, library, BOS fund and BOS fund of books. The attribute that must repair in particular at elementary school is information to parents about performance of their children, whereas attribute of blue uniform cost must repaired by secondary school. While special for secondary school in out of town that must repaired is maintenance of school building. Logistic regression analysis show factors that influence of parent satisfaction level (CSI indicator are family size, father’s age, and school facility. While, family size, length of father education, valuation father toward education services, and CSI score influence parent satisfaction level (direct reported satisfaction.

  12. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja SMA Santo Thomas 1 Medan Mengenai Seks Bebas pada Tahun 2009

    OpenAIRE

    Sudibio

    2010-01-01

    Sexuality issue has become an interesting topic which has been conversed about. One of the sex issues that emerges evermore in conversation is free sex. Negative outgrowths arising from free sex attitudes are upsetting the community. Recent survey results in 33 provinces in 2008 done by BKKBN showed that 63 percents of adolescents between the age of secondary students and high school students have involved in sexual premaritual sex. This percentage of adolescents’ involvement towards premarit...

  13. MUTU CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L PADA TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU YANG BERBEDA SELAMA PENYIMPANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desi Natalia Edowai

    2017-09-01

    Full Text Available The objective of this study is to know the ripeness level of small chilli and the right temperature during storage as far as the quality of small chilli can to defend until marketing. The study was conducted at the laboratory of Physiology and Postharvest and laboratory of Food Science and Technology of Research in Agriculture Faculty of Sam Ratulangi University Manado. Three level of ripeness are green ripe, green reddish ripe and red ripe. Temperature of storages are storage in room temperature 28°C – 32°C (64 – 77%, 4°C – 10°C (90 - 95%, 4°C – (-22°C (95 – 98%, and  –10°C (99%. With long storage are 30 days. The Method of analyzed study result is descriptive analysis and the dataare presented by the table.     The quality of small chilli during storage looked about the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour. The right temperature and the right ripeness can to maintain quality of small chilli until storage. The result study show is in level ripeness green ripe and green reddish ripe and than storage temperature 4°C – 10°C (90 - 95% can maintain the qualiy of small chilli during storage. It is looked from amount of the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour during storage always increase regulary.

  14. DAMPAK TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KINERJA DAN STABILITAS PERBANKAN DI INDONESIA TAHUN 2003-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Yudaruddin

    2017-03-01

    Full Text Available The Indonesian Banking Architecture policy had increased banks’ concentration to strengthen their capitalstructure. Banks were forced to increase their capital so that banks consolidation might occur through mergers andor acquisitions. Based on these conditions, the purpose of this study was to analyze the impact of bank concentrationlevel to the performance and stability of the bank. Using the efficiency hypothesis, “concentration-stability”hypothesis, and “concentration-fragility” hypothesis, this study analyzed the entire conventional banks inIndonesia. The data used were secondary data from Bank Indonesia and the Central Bureau of Statistics from2003 to 2013, with panel data regression using eviews program. The results showed that banking industries inIndonesia supported the efficiency hypothesis and the “concentration-stability” hypothesis.

  15. Tingkat kecemasan, asupan makan, dan status gizi pada lansia di Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ninna Rohmawati

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Psychological factors such as anxiety have significant contributions in determining dietary intake and nutritional status of elderly. Prevalence of malnutrition in elderly has achieved significant level. Objective: To determine the correlation between anxiety level with dietary intake and nutritional status of elderly in Yogyakarta municipality. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were elderly in Yogyakarta municipality who fulfilled inclusion criteria. Research subjects consisted of 214 people. Anxiety level was measured with trait-manifest anxiety scale (T-MAS form, dietary intake with semi-quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ method, and nutritional status was determined based on body mass arm span (BMA. Data were analyzed with Chi-Square test and multiple logistic regression. Results: A percentage of 26.2% subjects had moderate anxiety level. Most dominant factors that influenced anxiety level was sex (OR=3.37. Bivariate analysis showed a significant correlation between anxiety level and nutritional status (p<0.05, subjects with moderate anxiety level were more likely to have higher nutritional status (OR=3.54 and lower nutritional status (OR=2.29. Significant correlation was found between moderate anxiety level with excessive dietary intake (p<0.001; OR=6.22. Significant correlation was also found between dietary intake with nutritional status (p<0.05, subjects with excessive dietary intake were more likely to have higher nutritional status (OR=6.15. Conclusion: Significant correlation was found between anxiety level and nutritional status. Significant correlation was also found between anxiety level and dietary intake, and significant correlation was found between dietary intake and nutritional status.

  16. Tingkat Partisipasi dan Keberdayaan Petani Alumni Program SL-PTT (Kasus Desa Gegesik Wetan Kabupaten Cirebon)

    OpenAIRE

    Jalieli, Amatul; Sadono, Dwi

    2013-01-01

    SL-PTT is a program of agricultural development has implemented a model of empowerment farmers by improving the quality and capacity of farmers through the acceleration of the implementation ICM technologies. This research aims to analyze the level of participation of farmers and the factors related to the level of participation and empowerment farmers who have followed SL-PTT. The research method used is a quantitative analysis with survay method and supported by the qualitative analysis met...

  17. Hubungan Risiko Perusahaan dan Risiko Pasar serta Pengaruhnya pada Tingkat Diversifikasi Portofolio Saham

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusbiantono Kusbiantono

    2002-09-01

    Full Text Available This research objectives is to know empirically the connection between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock, also the effect on stock diversification on Jakarta Stock Exchange. The result is there is correlation between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock. Stock portfolio that form from stock with low beta score have smaller company risk compare to stock portfolio that form from stock with high beta score. The bigger number of stock in portfolio, the better diversification level on that portfolio.  

  18. Tingkat kerusakan dan serangan hama buah lada, Dasynus piperis china pada pertanaman lada di bangka

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Laba

    2017-02-01

    Full Text Available Berry sucker insect pest, Dasynus piperis china (coreidae; Hemiptera is one of the major insect pest on pepper. D. piperis to attack fruit of pepper with suck of fruit liquid and the final effect is empty to fruit and damaged. To find out of the level of damage and destruction caused by D. piperis have been done at 6 districts of Bangka Island namely Mendo Barat, Sungai Selan, Sungai Liat, Belinyu, Koba and Toboali since January to December 2002. For each district were observed 5 farmers field of estate crops. Every farmer field were observed tens plant of pepper in connection with fluctuation population and level of fruit damage. The observation have been done on the flower season of pepper, after flower season and after harvest. The result showed that fluctuation population and infested level of D. piperis at each observation almost the same, while among district were variated. The highest infestation was found in Sungai Selan, followed by Belinyu, and Mendo Barat namely 36.82;32.03 and 29.48 % respectively. The infestation level on Sungai Liat, Toboali and Koba were low namely 14;79.58 and 20.98 % respectively. The level of damage in Mendo Barat was highest than an other location namely 8.66; 8.07; 6.67; 5.71;4.89 and 3.09 % in Mendo Barat, Sungai Selan, Belinyu, Koba, Toboali and Sungai Liat respectively.

  19. Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar wanita indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Bandi

    1995-06-01

    Full Text Available The study was subjected to 500 Indonesia School girls from North Sumatra Province (Medan, West Java Province (Bandung, Central – Java Province (Semarang, East-Java Province (Surabaya and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP and SLTA School girls werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school girls, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-35, 5 PS, the mean of which was 33 PS. 2. Instep girth ranged withim E, F, G, I.3. The foot sizes scattered between (4-17 years of age at (32-35 PS.

  20. BUDIDAYA RUMPUT LAUT Sargassum sp. DENGAN METODE KANTONG PADA BEBERAPA TINGKAT KEDALAMAN DI DUA WILAYAH PERAIRAN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslimin Muslimin

    2018-01-01

    Full Text Available Optimalisasi produksi rumput laut memerlukan teknologi budidaya yang tepat. Rumput laut Sargassum sp. mudah mengalami kerontokan talus. Hal inilah yang melatarbelakangi perlunya kajian penerapan metode kantong untuk budidaya rumput laut Sargassum sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. yang dibudidayakan dengan metode kantong pada beberapa tingkat kedalaman. Penelitian dilakukan di dua lokasi berbeda yakni perairan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dan perairan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara pada bulan Maret-Mei 2016. Desain penelitian menggunakan RAL faktorial yang terdiri atas faktor wadah kantong (tanpa kantong, wadah kantong dengan ukuran mata jaring 1,5; 0,75; dan 0,25 inci dan kedalaman (permukaan 0; 50; 100; 150; dan 200 cm masing-masing diulang lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor wadah kantong dan kedalaman, serta interaksi keduanya berpengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. pada taraf uji 5% (P<0,05 di kedua lokasi penelitian. Pertumbuhan terbaik diperoleh dari perlakuan K0D0 (tanpa kantong dan di permukaan air sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada perlakuan K3D4 (kantong meshsize 0,25 inci pada kedalaman 200 cm. Bobot tertinggi di lokasi-I mencapai 235,8 g dan terendah 19,2 g; sedangkan di lokasi-II tertinggi 208,4 g dan terendah 42,2 g. Penggunaan kantong rumput laut kurang efektif dalam memacu pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. Pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya, karenanya budidaya Sargassum sp. perlu memperhatikan faktor kedalaman perairan yang berkorelasi dengan intensitas cahaya matahari. Optimization of seaweed production requires an appropriate cultivation technology. The thallus of Sargassum sp. is easy to break. This was the underlying reason to study the application of bag method in cultivating Sargassum sp. The research aimed to find out the growth response of Sargassum sp

  1. KELUHAN SUBJEKTIF PADA OPERATOR KOMPUTER DI UNIT PELAKSANA TEKNIS – PENGEMBANGAN SENI DAN TEKNOLOGI KERAMIK DAN PORSELIN BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komang Nelly Sundari

    2011-12-01

    Full Text Available Di UPT – PSTKP (Unit Pelaksana Teknis – Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin Bali hampir setiap ruangan dilengkapi sebuah komputer, kecuali dalam ruangan rapat, ruangan laboratorium, dan ruangan produksi. Para operator komputer tersebut biasanya melaksanakan tugas sehari-harinya di depan komputer tidak lebih dari dua jam, lalu beralih ke pekerjaan lain yang tidak menggunakan komputer dan selanjutnya melanjutkan lagi pekerjaannya dengan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa jenuh, penat, dan kelelahan di mata selama bekerja di depan komputer. Bila dilihat dari sisi keefektivitan tenaga operator, cara kerja seperti ini sudah jelas tidak menguntungkan bagi lembaga karena waktu kerja terbuang dan sudah pasti kaitannya pada produktivitas yang tidak optimal. Kondisi tersebut tentu tidak sesuai dengan konsep ergonomi. Salah satunya adalah tidak tercapainya peningkatan produktivitas. Dalam ergonomi dikenal istilah keluhan subjektif, yaitu tanda-tanda yang menyatakan adanya kelelahan yang dialami orang akibat beban kerja yang membebaninya oleh karena interaksi pekerja dengan jenis pekerjaannya, rancangan tempat kerja, peralatan kerja, dan lingkungan kerja. Kelelahan dibedakan dalam tiga kategori yaitu menurunnya aktivitas, menurunnya motivasi, dan adanya kelelahan fisik akibat keadaan umum. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan rancangan pre and post test group design, melibatkan sepuluh orang operator sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kelelahan 30 items of rating scale. Pendataan dilakukan sebelum dan setelah 2 jam kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t-paired pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasilnya adalah operator komputer yang bekerja selama 2 jam mengalami peningkatan kelelahan secara umum sebesar 37,29%; pelemahan aktivitas kerja sebesar 39,08%; pelemahan motivasi kerja sebesar 28,64% dan meningkatnya kelelahan fisik sebesar 42,15%. Saran yang dapat

  2. PEMANFAATAN KITOSANDAN JAMUR LAPUK PUTIH (Trametes versicolorUNTUK MENURUNKAN KEKERUHAN DAN WARNA PADA AIR GAMBUT SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karelius

    2013-05-01

    dikatakan layak untuk digunakan sebagai sumber air bersih, dengan tingkat kekeruhan dan intensitas warna masing-masing adalah 1,27 NTU; 2,90 NTU dan 6,30 Pt-Co ; 18,19 Pt-Co. Sampel air gambut KLP 3 belum dapat dikatakan layak untuk digunakan sebagai sumber air bersih dengan tingkat kekeruhan dan intensitas warna masing-masing adalah 26,29 NTU dan 49,78 Pt-Co.

  3. Estimasi Nilai Basis Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Jambi: Pendekatan Hedonic Price Function

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arman Delis

    2015-03-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling dominan yang menentukan tingkat harga tanah dan bangunan dan untuk mengukur rasio antara harga tanah dan bangunan berdasarkan harga yang ditetapkan pada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT. Estimasi tingkat harga dan nilai wajib pajak atas tanah dan bangunan didasarkan pada fungsi harga hedonis. Data yang digunakan adalah data kerat-lintang dari hasil survei lapangan 100 pemilik tanah dan bangunan di wilayah Kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Pasar Jambi dan Kota Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat harga tanah dan bangunan yang tertinggi ada di Pasar Jambi dan yang terendah di Pelayangan. Variabel yang paling dominan yang menentukan tingkat harga tanah adalah kepadatan penduduk, jarak tanah ke lokasi pusat kota dan jenis jalan yang melewati lokasi tanah, sedangkan tingkat harga bangunan ditentukan oleh luas lantai bangunan, jenis rumah dan ketersediaan garasi. Secara rata-rata, rasio harga tanah pada NJOP terhadap harga tanah aktual yang dikehendaki pemiliknya dan harga prediksinya masing-masing adalah 29,30 persen dan 44,13 persen. Rasio rata-rata yang relatif rendah ini menunjukkan bahwa harga tanah yang ditetapkan pemerintah pada SPT dalam perhitungan NJOP sebagian besar masih terlalu jauh jaraknya bila dibandingkan dengan harga tanah yang dikehendaki pemiliknya dan harga prediksinya. Ini berarti bahwa potensi menaikan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Jambi masih sangat besar.. Kata kunci : harga aktual, harga yang diinginkan, harga prediksi     Abstract This research is aimed to identify the most dominant factors which determine the rate of price of lands and buildings, to measure the ratio between the price of lands and buildings based on price set on Income Tax Payable (SPPT. The estimated value taxpayer on land and buildings and the value of the estimation is based on the hedonic price function. Estimates of the level of the price of land

  4. Konseling Psikologi dan Kecemasan pada Penderita Hipertiroid di Klinik Litbang Gaki Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Yunitawati

    2015-03-01

    patients with hyperthyroidism. Keywords: anxiety, counseling, hyperthyroidism ABSTRAK Latar Belakang. Penyakit hipertiroid dapat menimbulkan gejala secara klinis dan fisiologis, perubahan fungsi tiroid, dan dapat menimbulkan gangguan pada fungsi kognitif, masalah perilaku, dan perubahan perasaan (mood serta kecemasan. Kecemasan merupakan bentuk dari emosi yang tidak menyenangkan, yang ditandai dengan kekhawatiran, keprihatinan, dan rasa takut yang kadang-kadang dialami dalam tingkat yang berbeda. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan adalah dengan melakukan konseling. Konseling merupakan sebuah proses pemberian informasi melalui komunikasi interpersonal yang dilakukan secara sistematik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling psikologi dan hubungan usia, pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kecemasan penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre eksperimen dengan pre-test post-test one group design. Variabel penelitian adalah konseling psikologi dan kecemasan. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan beck anxiety inventory (BAI yang memiliki 21 item dan mengukur aspek fisik, kognitif, dan emosional. Subjek ditanya apa yang dirasakan selama empat minggu, kemudian dimasukkan dalam skor. Total skor mengindikasikan tingkat kecemasan subjek. Sampel penelitian ini adalah wanita usia subur penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang yang memenuhi kriteria. Skrining awal dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kadar thyroid stimulating hormone (TSH dan free Tetraiodothyronin (fT4. Hasil. Penderita hipertiroid yang memiliki penyakit berat dan sedang hamil tidak dimasukkan menjadi sampel. Jumlah sampel sebanyak 45 orang. Terjadi perubahan persentase tiap kategori kecemasan antara sebelum dan setelah konseling. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kecemasan setelah proses konseling dan sebelum dilakukan konseling menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Faktor

  5. Wacana Apec: Legitimasi Dan Signifikasi Perekonomian Bali (Kajian Wacana Kritis Parawisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hugo Warami

    2015-04-01

    Full Text Available Wacana APEC dalam kajian ini akan dieskplorasi melalui paradigma kritis untuk melakukan konstruksi refleksif terhadap pengalaman wacana-wacana pariwisata yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat pelaku pariwisata di Bali. Fokus kajian pada wacana APEC ini mencakup (1 legitimasi dan (2 signifikasi konstruksi wacana yang berdampak langsung pada perekonomian Bali melalui perspektif critical discourse analysis (CDA. Perspektif ini memberikan penekanan pada determinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, yakni segala sesuatu yang sedang, akan, dan nanti terjadi melalui wacana APEC, dan berdampak langsung pada kekuatan-kekuatan ekonomi. Legitimasi akan membantu membuat objektivasi yang sudah dilembagakan menjadi tersedia secara objektif dan masuk akal secara subjektif. Sedangkan signifikasi merupakan salah satu struktur wacana yang mengacu pada sistem, mengharuskan adanya relasi yang tidak dapat dipisahkan antara sebuah tanda dan realitas yang menjadi rujukannya serta bersifat ikonis. APEC 2013 yang diwacanakan berlangsung di Bali, akan berdampak besar pada pembangunan sektor pariwisata. Setidaknya, signifikasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional, regional dan internasional akan dikonstruksi dan didayagunakan secara bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sama pada sesama negara anggota APEC. Untuk analisis CDA, fakta bahasanya diperoleh dari media massa (surat kabar lokal Bali, yakni (1 Bali Post dan (2 Media Bali Promosi.

  6. KONVERSI KATALITIK MINYAK SAWIT UNTUK MENGHASILKAN BIOFUEL MENGGUNAKAN SILIKA ALUMINA DAN HZSM-5 SINTESIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjannah Nurjannah

    2012-02-01

    Full Text Available Terbatasnya sumber energi fosil menyebabkan perlunya pengembangan energi terbarukan yang berasal dari alam dan dapat diperbaharui. Penggunaan bahan bakar minyak bumi, baik dari penggunaan berupa alat transportasi maupun dari penggunaan oleh industri sangat mencemari lingkungan karena tingkat polusi yang ditimbulkan sangat tinggi sehingga perlu mencari bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar gasoline, solar, dan kerosene dari minyak nabati. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan yaitu sintesa katalis dan proses katalitik cracking. Silika alumina disintesa menggunakan metode Latourette dan HZSM-5 disintesa menggunakan metode Plank. Hasil sintesa dikarakterisasi dengan Penyerapan Spektroskopi Atomis (AAS menunjukkan bahwa silika alumina dan HZSM-5 mempunyai Si/Al 198 dan 243. Luas permukaan  silika alumina dan HZSM-5 diperoleh dari analisa Brunauer Emmet Teller (BET yaitu 149,91-213,35 m2.g-1 dan ukuran pori rata-rata adalah 13oA. Perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed pada temperatur 350-500°C dan laju alir gas N2 100-160 ml.min-1 selama 120 min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang diperoleh untuk katalis HZSM-5 fraksi gasoline dengan yield tertinggi 28,87%, kerosene 16,70%, dan diesel 12,20%  pada suhu reaktor 4500C dan laju gas N2 100 ml/menit.

  7. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  8. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  9. Alat Ukur Parameter Tanah dan Lingkungan Berbasis Smartphone Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Mulyana

    2016-02-01

    Full Text Available Jenis tanah dalam suatu wilayah dapat berbeda jenis tergantung dari kontur dan letak wilayah. Sebagai contoh, pemilihan jenis tanah yang tepat dapat menentukan tingkat keberhasilan bercocok tanam. Faktor yang dapat menjadi parameter keberhasilan diantaranya suhu lingkungan, kelembaban lingkungan, kandungan air dalam tanah, ketinggian lahan, kemiringan kontur tanah, serta lokasi lahan. Saat ini belum terdapat alat ukur terintegrasi yang dapat mengetahui parameter-parameter yang diperlukan seperti suhu, kelembaban, kandungan air dalam tanah, kemiringan lahan, ketinggian lahan, serta luas dan keliling lahan. Dengan pemilihan lahan yang tepat guna, akan meminimalisir akibat dari penyalahgunaan lahan seperti bencana alam dan kerusakan lingkungan. Alat ukur ini dapat menampilkan hasil pengukuran luas, keliling, suhu, kelembaban, kelembaban tanah, dan lokasi dari lahan. Smartphone Android menjadi bagian utama dalam alat ini sebagai pengukur luas dan keliling berdasarkan data latitude dan longitude yang bersumber dari sensor Global Positioning System (GPS Smartphone menggunakan metode Haversine. Sensor suhu dan kelembaban yang digunakan adalah DHT-22 serta sensor Soil Moisture. Kedua sensor tersebut dibaca oleh mikrokontroler Arduino Nano. 

  10. COPEPODA: SUMBU KELANGSUNGAN BIOTA AKUATIK DAN KONTRIBUSINYA UNTUK AKUAKULTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Media Fitri Isma Nugraha

    2011-12-01

    Full Text Available Ulasan ini mencoba memperkenalkan dan manfaat jasad renik copepoda untuk domain manusia. Perannya sebagai basal kehidupan akuatik dan taksa vertebrata lainnya sering dilupakan, pada ulasan ini pula akan mengenalkan jasanya pada akuakultur. Copepoda digolongkan dalam Phylum Crustacean, yang berukuran sangat kecil sekitar 60-200 μm. Copepoda menghuni hampir setiap lapisan perairan dari permukaan sampai dasar lautan. Jasad renik ini dijadikan sebagai indikator kesuburan perairan, juga sebagai konsumen tingkat pertama yang memberikan gizi berupa EPA dan DHA pada setiap jenis biota perairan. Sejarah manusia pertama kali mengenal copepoda pasca kesuksesan ekspedisi Challenger 1872-1876. Kepedulian kita dalam mengenal spesies ini berarti telah membantu dalam mewujudkan keseimbangan ekosistem. Atas dasar kepedulian dan untuk keseimbangan alam dan lingkungan, maka multi institusional yang bergerak dalam domain akuakultur telah mengoleksi dan mengembangbiakkan satu sub spesies dari copepoda ini di dalam sebuah bak terkontrol, dan dijadikan sebagai sumber pakan alami larva kultivan.

  11. PENGGUNAAN MOVING AVERAGE DENGAN METODE HYBRID ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PREDIKSI CUACA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrur Rozi

    2016-12-01

    Full Text Available Kebutuhan akan prediksi sangat diperlukan diberbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah mengenai prediksi cuaca. Prediksi mengenai cuaca dapat dilakukan dalam rentang waktu tertentu, sehingga untuk dapat memprediksi keadaan cuaca dalam rentang waktu tertentu penelitian ini akan menggunakan moving average dengan metode hybrid artificial neural network dan fuzzy inference system. Data yang digunakan berasal dari BMKG Karangploso, Malang dengan menggunakan empat buah parameter yang mempengaruhi kondisi cuaca, yaitu suhu, tekanan udara, kelembapan udara, dan kecepatan angin. Performa model menghasilkan tingkat akurasi mencapai 73.91 %.

  12. PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SELOREJO MENGGUNAKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN EKOSISTEM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN SUMBER BELAJAR WADUK LAHOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayom Sribekti

    2016-08-01

    Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran ekosistem berbasis inkuiri terbimbing dengan sumber belajar Waduk Lahor untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Kabupaten Blitar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus, RPP, handout, dan LKS. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah 4D (define, design, develop, disseminate. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan divalidasi oleh validator ahli dan guru, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji coba skala kecil. Hasil validasi dan uji perorangan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memperoleh nilai validasi tinggi (rerata ≥ 90. Hal ini berarti perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran mencapai 85%. Nilai keterampilan proses sains siswa dalam ketegori baik. Hasil belajar kognitif siswa telah mencapai KKM. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Kabupaten Blitar.

  13. TINGKAT DAN RAGAM KONSUMSI PANGAN GOLONGAN USIA LANJUT DI PANTI WERDHA BUDI LUHUR DAN HANNA DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Luciasari

    2012-11-01

    Full Text Available Number of the elderly is increasing relatively fast in Indonesia. It is estimated by the US Bureau of the Cencus that this country will be the fourth in the world regarding the big number of it. As they are becoming older the physiological functions become weaker, it includes the function of intestine which influence the kind of food they can eat. This study has been carried out as to collect information's regarding level and variety of foods consumed by the elderly. A number of 53 elderly reside in two nursing homes, i.e. Budi Luhur and Hanna in Yogyakarta have been involved in the study. Important results show that most of the elderly used to eat main dish meal three times and snacks one-two time daily. The main staple food is rice which contributes 60-70% of total energy intake. Foods of fat sources contribute 15-20% of energy intake. Foods of animal protein sources are consumed 30-50 gram daily, and 50-100 gram of plant protein sources such as fermented soybean (tempe. Drinking water are drunk 6-9 glasses a day. By consuming such level and variety of foods, 47% of elderly are relatively thin, 47% sedentary and 6% relatively obese.Keywords: foods consume, elderly, nursing home

  14. Tingkat Kemampuan Hubungan Sosial di Tinjau dari Jenis Kelamin, Latar Belakang Budaya dan Implikasi dalam Bimbingan dan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Hardianti

    2016-12-01

    Full Text Available the social relationship ability can be defined as a person capability to speak (communication ability, to express his or her feeling or problems faced and to figure out the solution adaptively. This research was designed for describing the students’ ability to build social relationship viewed from sex and cultural background. This was a descriptive comparative research which applied quantitative approach. This research was conducted to the students at SMAN 01, SMAN 05, and SMAN 07 Kab. Mukomuko. The number of the population was 442 student. By using purposive sampling technique, 210 of them were taken as the sample. The instrument of the research was a questionnaire of Likert scale whose reliability was 0,958. The result of the research indicated that: 1 the ability of both male and female students in building social relationship was high, 2 the ability of the students having both majority and minority cultural background in building social relationship was high, 3 there was a significant difference between the in building social relationship of the male and the female students, 4 there was a significant difference between the in building social relationship of the students having majority and minority cultural background.

  15. PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTEK GIZI SERTA TINGKAT KONSUMSI IBU HAMIL DI KELURAHAN KRAMAT JATI DAN KELURAHAN RAGUNAN PROPINSI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadiya Mawaddah

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 The aim of this research is to understand the knowledge, attitude, and practice of nutrition and nutrient adequacy level (energy, protein, vitamin A, and Iron of pregnant women. This research used a cross sectional study design. Research location implemented sprinkle programme. The sample was taken purposively with criteria not the first pregnancy, the age of pregnancy is between 8-28 weeks, and they are willing to be interviewed. The number of samples that were chosen are 100 pregnant women. Data that were collected were analyzed descriptively and statistically. In general, part (26% of pregnant women had low nutrition knowledge. More than a half (71% of pregnant women had moderate nutrition attitude. A half (50% of pregnant women had good nutrition practice. Based on Spearman analysis, there were significant correlation between education level and nutrition knowledge (r=0.35, pwere inadequate. Adequacy level of energy, protein, vitamin A, and iron pregnant women in Kramat Jati was lower than Ragunan. Based on Spearman analysis there was no correlation between nutrition knowledge and consumption rate of energy, protein, and iron. While there is significant correlation between nutrition knowledge of pregnant women and consumption rate of vitamin A. Adequacy level of energy was affected by nutrition practice. Pregnant women with good nutrition practice had 16.7 times higher adequacy level of energy. Adequacy level of protein was affected by family size and nutrition practice. Income, family size, and nutrition practice didn’t affect the adequacy level of iron pregnant women. Adequacy level of vitamin A was affected by nutrition practice. Keywords: knowledge, attitude, practice of nutrition, nutrient adequacy level, pregnant                  women

  16. Perbedaan Aspirasi Karier Siswa ditinjau dari Jenis Kelamin, Jurusan, dan Tingkat Pendidikan Orangtua serta Implikasinya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konseling

    OpenAIRE

    Rahmi Dwi Febriani; A Muri Yusuf; Mega Iswari

    2016-01-01

    Career aspiration is an important for students, because needs to be done first when choosing one career is to have career aspiration. The fact in the field signified that the students do not have a career goal in the future. This is an indication that the students career aspiration are in the low category. The aim of this research was to: (1) describe students career aspiration is sighted of sex, majors, and parents educational level, (2) examined differences in students career aspiration of ...

  17. Perbedaan Aspirasi Karier Siswa ditinjau dari Jenis Kelamin, Jurusan, dan Tingkat Pendidikan Orangtua serta Implikasinya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmi Dwi Febriani

    2016-09-01

    Full Text Available Career aspiration is an important for students, because needs to be done first when choosing one career is to have career aspiration. The fact in the field signified that the students do not have a career goal in the future. This is an indication that the students career aspiration are in the low category. The aim of this research was to: (1 describe students career aspiration is sighted of sex, majors, and parents educational level, (2 examined differences in students career aspiration of male and female, (3 examined differences in career aspiration of students majoring in science and social studies, (4 examined differences in students career aspiration is sighted of parents educational level, and (5 examined differences in students career aspiration is sighted of interaction of sex, majors, and parents educational level. The research methods applied in this research was ex post facto with factorial design 2 x 3 x 2. The population this research was consisted of 837 students in SMAN 7 Padang. The number of samples as much as 270 students were selected by propotional random sampling technique. The instrument of the research was career aspiration scale with reliability 0.885. Data were analyzed using descriptive statistics and analysis of variance. The result of the research indicated that: (1 In general, career aspiration of students  is sighted of sex, majors, and parents educational level were in high category, (2 there is no significant differences between career aspiration of male and female students, (3 there is no significant difference between career aspiration of students majoring in science and social studies, (4 there was a significant difference between career aspiration of students having parents educational level of high, medium, and low, (5 there is no significant differences in students career aspiration is sighted of interaction of sex, majors, and parents educational level.

  18. Kandungan Likopen Dan Karotenoid Buah Tomat (Lycopersicum Pyriforme Pada Berbagai Tingkat Kematangan: Pengaruh Pelapisan Dengan Kitosan Dan Penyimpanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Novita

    2015-04-01

    ABSTRACT. Tomato as a young fruit has light green to dark green, hairy, and has a sour taste, bitter, and bad smelling because it contains lycopersicin. However, after its mature became slightly yellow, bright red or dark, yellowish red, yellow or dark red, and it tastes will be good because of more mature the fruit, content of lycopersicin disappeared. Carotenoids especially lycopene and β-carotene is a major component that determines the color of ripe tomatoes. This study was conducted to determine the changes in the content of carotenoids and lycopene along with a change in color in tomatoes were coated with chitosan during storage. The experiment was arranged in completely randomized factorial design (CRD. The first factor was level of maturity (M that consisted of three (3 levels: M1 = breaker green tomatoes(0-10% red skin, M2 = half-ripe tomatoes (30-60% red skin, M3 = red tomatoes (> 70% red skin. The second factor was storage time (P consisted of 5 (five levels: P1 = 0 day, P2 = 5 days, P3 = 10 days = 15 days P4, P5 = 20 days, with 2 replications. Analysis conducted on tomatoes include: analysis of lycopene, carotenoids, and sensory test of skin color. The results showed that the chitosan-coated tomatoes had higher levels of lycopene and carotenoids content than the tomatoes without treatment (control. Level of maturity in tomatoes significantly effect on the formation of lycopene and carotenoids content during storage. In addition to the chitosan coating tomatoes are also able to maintain the color of tomatoes during storage.

  19. Pengaruh Pemberian Campuran Pakan dan Perbedaan Rasio Seks pada Pertumbuhan dan Tingkat Reproduksi Jangkrik Ciriling (Grillus mitratus Burm.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Kinasih

    2016-03-01

    Full Text Available Cricket is commonly use as feedstuf for fishes and birds. However, most of market demand for this insect fulfilled by natural harvest. Since they could be an alternative nonconventional protein source for livestock industry, it is needed to develop methods for high cricket biomass production such as find their suitable food plants. During this research, Ciriling cricket (Grillus mitratus Burm. was fed with various plants and mated with different sex ratio. Pakchoi (Brassica sinensis L., papaya (Carica papaya L., and carrot (Daucus carota L. was combined with common commercial fed of cricket. Changes in food consumption, nymph mortality, body size, egg production, and egg hatching rates were measured in order to find best fed combination and sex ratio. The result showed that combination of standard fed with pakchoi preferred by cricket and produced best growth, highest egg production and egg hatching rates while ratio sex of  1:3 (male:female produced highest number of eggs and best egg hatching rates.

  20. DETERMINAN INTENSITAS KERAWANAN PANGAN SERTA HUBUNGANNYA DENGAN FOOD COPING STRATEGIES DAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DI KECAMATAN RAWAN DAN TAHAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikeu Tanziha

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 The objective of the study was to analyze the correlation among intensity of food insecurity and food coping strategy with energy intake and child nutritional status. The study design was a crosectional study.  Research was conducted in Pandeglang Distric, in April - May – July 2009. A purposive sampling were applied to select 220 households. The data collected include socio economi, food coping strategy, intensity of food insequrity and, food intake. The Rank Sperman and Pearsons test were applied to analyse correlation between variable socio economic, food insecurity intensity, food coping strategy and energy intake. Logistic regression was used to analyze determinant of food insecurity intensity. Multiple regression was used to analyse determinant of energy intake. The results showed that there were significant correlatin between intensity of food insequrity with household expenditure, and food coping startegy. Determinan of food insecurity intensity were household expenditure per capita (OR=0.033 and type of food insecurity program (OR=6.664. determinan of energy intake were food insecurity intensity, household expenditure percapita and household size.

  1. Apakah Ukuran, Profitabilitas, dan Praktik Manajemen Laba Memengaruhi Tingkat Pelaksanaan dan Pelaporan Islamic Social Reporting Pada Perbankan Syariah Di Indonesia?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Setiawan

    2016-10-01

    Full Text Available This study aims to examine the effect of size, profitability, and earnings management on implementation and disclosure of Islamic Social Reporting in Islamic banks in Indonesia. The samples are Indonesian General Islamic Banks (Bank Umum Syariah which published an annual report within the past three years from 2009 to 2013. Measurement of Islamic Social Reporting was perfomed with reference to the research Haniffa (2002. The hypothesis testing employs multiple regression analysis techniques. The results of this study reveal that the size of banks as measured by total assets has positive effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. However, profitability as measured by return on eearnings (ROE and earnings management as measured by Healy model (1996 do not show the effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. For more detail descriptions of this study results are presented in discussion section.

  2. Pengaruh Keputusan Keuangan, Struktur Kepemilikan, dan Tingkat Suku Bunga terhadap Nilai Perusahaan Property dan Real Estate yang Go Public

    OpenAIRE

    Novianto, Andi; Iramani, Rr

    2015-01-01

    The companys value is related to the stock price, showing the value that investors are willing to pay. To increase the stock price, the company should make good financial decisions and ownership structure. In addition, external factors also need to be consi-dered, one of which is the interest rate. This study aimed to examine the effect of finan-cial decisions, ownership structure, and the interest rate on the value of go public property and real estate companies. The sample consists of 45 pr...

  3. EUTROFIKASI NITROGEN DAN FOSFOR SERTA PENGENDALIANNYA DENGAN PERIKANAN DI WADUK SERMO (Eutrophication by Nitrogen and Phosphorous and Its Control Using Fisheries in Sermo Reservoir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustadi Rustadi

    2009-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian mengenai konsentrasi nitrogen (N dan fosfor (P dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat eutrofikasi dan pencemaran air, menghitung neraca N total dan P total serta melakukan pengendaliannya menggunakan perikanan. Penelitian dilakukan menggunakan metode survai, yaitu melakukan pengambilan sampel dan pengamatan air secara purposive. Pengambilan sampel air di daerah waduk (hulu, tengah dan hilir waduk dan daerah sungai (sungai masuk dan sungai keluar. Di daerah waduk diamati pada jeluk air: 0 m, 2 m, 4 m dan dasar. Pengambilan sampel air dilakukan tiap bulan, mulai Juni 2006 sampai Mei 2007. Vanabel penelitian meliputi: amonia, amonium, nitrit, nitrat dan fosfat; N total dan P total, suhu air, kekeruhan, TDS, TSS, O, terlarut, pH, CO, bebas, alkalinitas dan plankton. Eutrofikasi air oleh N dan P dianalisis secara diskriptif dan tingkat pencemaran air dihitung menggunakan Indeks Pencemaran (lP yang disyaratkan PP RI Nomor 82. Neraca N total dan P total dihitung dengan input-output, sedangkan pengendaliannya menggunakan metode simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eutrofikasi pada tingkat eutrofik sampai hipereutrofik, pencemaran air masih tergolong ringan di daerah budidaya ikan dan waktu konsentrasi P maksimum; budidaya ikan menggunakan KJA jaring ganda, penebaran dan pemanenan ikan di luar KJA dapat mengurangi residu dan beban N total dan P total.   ABSTRACT The research of nitrogen (N and phosphorus (P in Sermo reservoir aimed to evaluate water eutrophication and pollution, to calculate N total and P total budget and to control its concentration using fisheries. The research was conducted by direct observation and measurement on water samples taken from inflow and outflow rivers, upstream, middle and downstream areas of reservoir. The samples is reservoir were taken at water depth: 0-2,4 m and the bottom. Observation was done monthly from June 2006 up to May 2007. the variables were ammonia, ammonium, nitrite

  4. Perancangan Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO Berbasis Website dan Selular Sebagai Informasi untuk Memetakan Sarana Olahraga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO berbasis Website dan Selular merupakan suatu aplikasi untuk memetakan sarana olahraga menggunakan layanan GPS, sehingga pengguna dapat mengetahui lokasi sarana olahraga, informasi fasilitas, dan jalan yang ditempuh menuju lokasi tersebut. Layanan ini dapat diakses melalui website secara online dan juga perangkat selular dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Adapun tujuan dari pembuatan dan penelitian aplikasi PSO ini adalah: 1 Mengetahui proses pembuatan, 2 Mengetahui cara kerja, dan 3 Mengetahui keunggulan  aplikasi PSO. Pembuatan aplikasi PSO terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (a Peninjauan Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pengumpulan data dan fakta sebagai awal pembuatan aplikasi PSO. Terdiri dari mendownload aplikasi pendukung dan pembelian hosting dan domain, (b Analisa Aplikasi, menggunakan proses tahapan untuk menganalisa aplikasi secara lebih spesifik baik secara proses, fungsi dan prosedur yang disesuaikan berdasarkan data-data. Terdiri dari analisa requirement system, analisa proses dan analisa modul sistem, (c Desain Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pemodelan untuk keperluan database, alur sistem, dan proses yang sesuai dengan analisa sebelumnya. Tahapannya adalah: desain modul, dan proses, desain struktur database dan desain arsitektur sistem, (d Prototyping, pada tahap ini dilakukan pengkodean program, prototype database dan desain template form, menu dan report. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil yaitu aplikasi PSO. Cara kerjanya adalah ketika pengguna mengakses  aplikasi melalui website ataupun selular maka data yang ada di website PSO maupun di selular, datanya diambil dari MySQL server yang ada di VPS Hosting. Kemudian dieksekusi oleh PHP server. Tetapi jika melalui selular ditambah dengan fasilitas GPS Tracking System. GPS diaktifkan dan dibuka aplikasi PSO mobile, kemudian akan didapat titik koordinat dimana posisi pengguna berada

  5. PENURUNAN TINGKAT INTRUSI AIR LAUT BERDASARKAN "CHLORIDE BICARBONATE RATIO" MENGGUNAKAN LUBANG RESAPAN BIOPORI : STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG (Decreased of Sea Water Intrusion Based On “Chloride-Bicarbonater Ratio”Using the Biopore Absorption Hole

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sundari Miswadi

    2010-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Banjir menjadi agenda tahunan bagi warga yang tinggal di daerah pinggiran pantai di Kota Semarang. Namun sekarang, wilayah yang jauh dari pantaipun kini sudah tidak luput dari banjir dan intrusi air laut. Hal ini terjadi karena airtanah sudah melebihi besarnya pengisian kembali (recharge, dan tanah sudah kehilangan fungsinya dalam menyerap air akibat maraknya pembangunan gedung dan perumahan yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat intrusi air laut di sumur-sumur gali berdasarkan "Chloride-Bicarbonate Ratio", dan daya hantar listrik (DHL serta salinitas di Kota Semarang. Penelitian dilakukan terhadap 30 sumur gali milik penduduk dengan jarak dari pantai antara 0,5-5 (lima kilometer. Tingkat intrusi air laut dihitung berdasarkan rasio klorida terhadap karbonat dan bikarbonat, dan hasilnya diplotkan pada peta dasar. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat intrusi air laut dan nilai DHL di Kota Semarang bagian timur jauh lebih jelek dibandingkan dengan wilayah pantai sebelah barat Kota Semarang, sedangkan kadar salinitas di sebagian besar daerah penelitian rata-rata kadarnya sedang. Hasil penelitian menggunakan lubang resapan biopori (LRB sebagai adsorben menunjukkan, pada minggu ketiga setelah pembuatan LRB didapatkan tingkat intrusi air laut naik sebesar 66,64 % sumur, dan sebanyak 33,33% sumur turun tingkat intrusinya, sedangkan pada mingggu keenam terjadi penurunan tingkat intrusi sebesar 66,64% sumur, dan 33,33% sumur naik. Kadar salinitas pada minggu ketiga turun sebanyak 83,30 %sumur, dan 16,66% tetap, sedangkan pada minggu keenam 49,90 % sumur salinitasnya naik, 33,33% turun, dan 16,66% tetap. Nilai daya hantar tistrik (DHL pada minggu ketiga terdeteksi 16,66% sumur naik, dan 83,30% sumur turun, sedangkan pada minggu keenam 49,98 % sumur DHL-nya naik, dan 49,98% turun. Nilai pH pada minggu ketiga terdeteksi 100% sumur turun, sedangkan minggu kelima 66,64 % turun dan 33,33 % sumur p

  6. Manifestasi MLM dalam Perspektif Syariah terhadap Paradoks dan Euforia Masyarakat Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wening Purbatin Palupi

    2016-09-01

    Full Text Available Secara umum Multi Level Marketing adalah suatu konsep bisnis alternatif yang berhubungan dengan pola pemasaran dan distribusi barang (produk atau jasa tertentu melalui banyak tingkatan di dalam garis kemitraan. Adapun maksud tingkatan tersebut yaitu biasa dikenal dengan istilah Upline (tingkat atas dan Downline (