WorldWideScience

Sample records for hno3 dan tingkat

  1. Tingkat Ketergantungan, Kompleksitas Pemerintah, dan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiara Pandansari

    2016-12-01

      Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah, serta menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tingkat pengungkapan diukur dengan menggunakan Modified LGA Index, sedangkan sebagai variabel bebas yang digunakan adalah tingkat ketergantungan daerah, dan kompleksitas pemerintahan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh ukuran sampel yaitu 32 laporan keuangan pemerintah daerah. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengungkapan pada masing-masing sampel. Rata-rata nilai pengungkapan sebesar 58,46  persen. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Umum dan tingkat ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan,  tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Khusus, dan kompleksitas pemerintah tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

  2. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  3. Analisis Tingkat Kepentingan Dan Kinerja Layanan Automated Teller Machine (Atm) Bank Mandiri

    OpenAIRE

    Setiawati, Lenny; Sugiharto, Toto

    2008-01-01

    Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat kepentingan dan kinerja layananATM Bank Mandiri. Analisis Servqual yang terdiri atas dimensi tangible, realibility,responsiveness, assurance,dan empathy digunakan untuk menganalisis kinerjalayanan ATM. Sementara itu, Customer Satisfaction Index dan ImportancePerformance Analysis yang terdiri atas analisis kuadran dan analisis kesenjangandigunakan untuk menginvestigasi kepuasan pelanggan dan untuk mengidentifikasikandimensi layanan yang kiner...

  4. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  5. Analisis pengaruh ekspor ke China terhadap tingkat pengangguran di dua Negara di Kawasan Selat Malaka (Indonesia dan Malaysia)

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Mustika, Candra

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor Indonesia dan Malaysia ke China dan tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut selama periode tahun 1993 sampai tahun 2014 dan menganalisis pengaruh ekspor ke china tersebut terhadap tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut yaitu Indonesia dan Malaysia perkembangan nilai ekspor Indonesia ke china Hasil penelitian menunjukkan selama periode tahun 1993-2014 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan tingkat perkembangan...

  6. STUDI TENTANG PERSEPSI DAN TINGKAT PARTISIPASI PETANI PENGGARAP DI HUTAN PENELITIAN PARUNGPANJANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NFN Desmiwati

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan tingkat partisipasi petani penggarap dalam pengelolaan Hutan Penelitian (HP Parungpanjang yang selama ini telah berjalan. Studi ini diharapkan dapat memberikan bahan informasi dan masukan bagi perumusan strategi dan arah kebijakan pengelolaan HP Parungpanjang secara berkelanjutan agar terpenuhinya aspek pemberdayaan bagi petani penggarap dan keamanan hutan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, data dikumpulkan melalui survey, diskusi kelompok terfokus, wawancara semi terstruktur, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Pengukuran persepsi menggunakan Skala Likert dan pengukuran tingkat partisipasi menggunakan derajat tangga Arnstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani penggarap terhadap pengelolaan HP Parungpanjang sangat baik namun tingkat partisipasi petani penggarapnya berada pada level terapi yang berarti pengelolaan HP Parungpanjang dalam hal pelibatan petani penggarap masih bersifat non-partisipatif.

  7. Perancangan rasio gigi dan jumlah tingkat kecepatan gigi transmisi untuk mendapatkan kinerja traksi kendaraan yang optimum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGN Priambadi

    2012-11-01

    Full Text Available Performa otomotif adalah salah satu aspek penting dalam menentukan daya saing suatu produk otomotif. Salah satu performa yang penting adalah kemampuan kendaraan untuk melakukan percepatan, melawan hambatan angin, melawan hambatan rolling, melawan gaya tanjakan dan kemungkinan untuk menarik suatu beban. Gaya yang timbul pada roda penggerak untuk melawan hambatan tersebut disebut dengan gaya dorong atau gaya traksi. Besar kecilnya traksi untuk setiap tingkat gigi serta kecepatan kendaraan yang mampu dicapai dapat dikendalikan dengan mengatur ratio dan tingkat transmisi. Ratio transmisi berpengaruh terhadap besarnya torsi yang dapat ditransmisikan, sedangkan jumlah tingkat kecepatannya berpengaruh terhadap kehalusan (smoothness proses transmisi dan transformasi daya pada sistem transmisi tersebut. Untuk mencari perbandingan gigi antara tingkat transmisi terendah dan tertinggi adalah dengan cara progresi geometri. Dasar dari penggunaan metode ini adalah untuk mendapatkan ratio dan jumlah tingkat kecepatan gigi transmisi pada daerah kecepatan operasi mesin yang sama sehingga fuel economy pada setiap gigi akan sama. Modifikasi ratio gigi menghasilkan kurva traksi dimana jarak kurva gigi yang berdekatan semakin dekat. Hal ini menunjukkan kehilangan daya waktu pemindahan gigi transmisi semakin kecil, atau dengan kata lain kinerja traksinya semakin baik. Perancangan ratio dengan pemasangan 6 tingkat kecepatan,menghasilkan kurva traksi dengan jarak antara kurva traksi sengat dekat, berarti kinerja traksinya paling baik.

  8. PENGARUH PERBEDAAN TINGKAT PROTEIN DAN RASIO PROTEIN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SEPAT (Trichogaster pectoralis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syachradjad Fran

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat protein dan energi pakan terbaik pada ikan sepat. Manfaat penelitian ini untuk dapat dijadikan informasi dasar mengenai tingkat protein dan energi yang sesuai bagi kebutuhan konsumsi pakan dan pertumbuhan benih ikan sepat. Ikan uji yang digunakan ikan sepat (Trichogaster pectoralis dengan bobot individu berkisar antara 5±2 gram dan panjang baku berkisar 5±3 cm. Penelitian dilakukan secara eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 6 macam perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang diberikan terdiri atas tingkat  energi protein yang berbeda, yaitu perlakuan A (2800 kkal/35%, perlakuan B (3150 kkal/35%, perlakuan C (3150 kkal/40%, perlakuan D (3600 kkal/ 40%, perlakuan E (3600 kkal/45%, dan perlakuan F (4050 kkal/45%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, efisiensi pakan, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan tingkat protein 40% dan energi 3150 kkal/kg menghasilkan pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif, konversi pakan, dan efisiensi pemberian pakan yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kelangsungan hidup ikan sepat berkisar antar 96,67-100%. Kualitas air (suhu, pH, DO, NH3, dan CO2 pada tiap perlakuan masih memenuhi standar untuk  kehidupan ikan sepat.

  9. Aktivitas Antioksidan, Sifat Fisik, Dan Tingkat Penerimaan Permen Marshmallow Dengan Penambahan Brokoli

    OpenAIRE

    Jalasena, Rizka Akbar; Anjani, Gemala

    2016-01-01

    Latar Belakang : Komsumsi sayur pada anak masih rendah. Brokoli merupakan salah satu sayuran tinggi antioksidan. Salah satu cara meningkatkan konsumsi sayur pada anak adalah melalui produk yang disukai seperti permen. Penambahan brokoli pada permen marshmallow diharapkan dapat menjadi alternatif produk tinggi antioksidan.Tujuan : Menganalisis kandungan aktivitas antioksidan, sifat fisik (kekerasan dan kekenyalan), dan tingkat penerimaan permen marshmallow dengan penambahan brokoli.Metode : Me...

  10. POTENSI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE, PERMASALAHAN DAN KONSERVASI PADA TINGKAT PENGEMBANGAN DAN PENGAWASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Roosje Kawuwung

    2010-03-01

    Full Text Available Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelumnya bernama Dumoga Bone. Nani Wartabone seorang pahlawan yang terkenal di daerah Gorontalo, untuk mengenang pahlawan tersebut maka namanya diabadikan pada nama Taman Nasional. Pada tahun 1982 luas 300.000 hektar dinyatakan Menteri Pertanian. Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 731/Kpts-II/1992 luas 287.115 hektar. Propinsi Gorontalo dengan ketinggian tempat 50 – 2.000 meter dpl. Posisi 1o– 4o LS, 120o – 124o BT. Permasalahan; terjadinya fragmentasi, perladangan berpindah, pertanian, illegal logging, pemukiman, pertambangan, dan pencurian spesies flora dan fauna. Tujuan mengetahui potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, permasalahan dan upaya konservasi.Potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah; Flora terdiri dari 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis efifit dan terdapat 24 jenis anggrek. Tumbuhan endemik yaitu; palem matayangan, kayu hitam dan bunga bangkai(Amophaphallus compamulatus. Tumbuhan yang umum adalah cempaka, kenanga, agates, dan tanaman hias.Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki 24 jenis mamalia, 64 jenis aves, 11 jenis reptile. Mamalia (satwa endemik : monyet hitam/yaki (Macaca nigra, Monyet Dumoga Bone, babirusa, kelelawar bone, kus-kus besar (Palanger ursinus, anoa kecil (B.quarlesi. Di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tercatat 200 – 225 jenis burung. Reptil : ular kobra, king kobra (N. hammah, ular belang, katak pohon (Rhacophorus monticola, ikan : ikan mas (Cyprinus carpio, bekicot (Achatina fulica. Upaya konservasi adalah pada tingkat pengembangan dan pengawasan. Dalam upaya konservasi harus ada kerja sama dari pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan.

  11. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN ACTIVITY DAILY LIVING DENGAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Siti Maryam

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Jumlah kasus dan kejadian demensia di Indonesia pada tahun 2000 sebanyak 606.100 orang dan 191.400 orang. Pada tahun 2020 diprediksikan akan meningkat sebanyak 1.016.800 orang dan 314.100 orang (Alzheimer’s Disease International, 2006. Peningkatan jumlah kasus dan kejadian demensia menjadi tantangan bagi pemberi pelayanan kesehatan melihat dampak yang ditimbulkannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi demensia pada lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental (observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis multivariat menggunakan regresi linear ganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Wilayah DKI Jakarta dengan sampel berjumlah 120 responden. Hasil: Ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan demensia (p=0,012 dan ada hubungan bermakna antara Activity Daily Living dengan demensia (p=0,038. Model multivariat menunjukkan nilai koefisien determinasi 0,101 artinya kedua faktor tersebut yaitu tingkat pendidikan dan Activity Daily Living dapat menjelaskan variasi variabel demensia sebesar 10,1 % dan pada uji F menunjukkan kedua variabel tersebut secara signifikan dapat memprediksi variabel demensia. Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap demensia adalah tingkat pendidikan (Beta = 0,258. Kesimpulan: Untuk tetap meningkatkan dan mempertahankan fungsi mental lansia dapat dilakukan kegiatan mengingat, berbicara, berpikir, berperilaku dan melakukan berbagai pekerjaan agar lansia dapat tetap mandiri dan produktif.

  12. TINGKAT HIDUP DAN PERTUMBUHAN AVOKAD HASIL SAMBUNG PUCUK ENTRES YANG DISIMPAN DALAM PELEPAH BATANG PISANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lazarus Agus Sukamto

    2014-01-01

    Full Text Available Buah avokad mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik bagi masyarakat khususnya kandungan lemak tidak jenuh dan protein yang tertinggi bila dibandingkan jenis buah lain. Untuk tujuan komersial, tanaman avokad perlu diperbanyak secara vegetatif untuk memperoleh bibit yang telah terbukti kualitas dan kuantitas tinggi, serta berbuah lebih awal. Keberhasilan penyambungan sangat dipengaruhi oleh kesegaran entres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dan pertumbuhan sambungan tanaman avokad dengan menggunakan entres yang disimpan dalam pelepah batang pisang selama dua hingga sembilan hari. Parameter pengamatan meliputi persentase tingkat hidup sambungan, pertumbuhan panjang, jumlah daun, jumlah cabang, dan panjang percabangan batang atas setiap bulan sampai enam bulan. Data pertumbuhan dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Lama penyimpanan entres berpengaruh terhadap tingkat hidup hasil sambungan dan pertumbuhan batang atas avokad. Rerata tingkat hidup bibit sambungan avokad terus menurun dari 99,5% pada umur satu bulan sampai 71% pada umur enam bulan setelah penyambungan, tetapi tidak mengalami penurunan setelah lima bulan penyambungan. Penyimpanan entres avokad dalam pelepah pisang dapat dipertahankan kesegarannya selama sembilan hari, yaitu tingkat hidup sambungan 60% - 84% enam bulan setelah penyambungan. Ada kecenderungan bahwa makin lama penyimpanan entres, makin menurun pertumbuhan batang atas avokad; sebaliknya makin lama umur penyambungan, makin meningkat pertumbuhan batang atas avokad, kecuali jumlah cabangnya yang relatif tidak meningkat setelah dua bulan penyambungan.

  13. MUTU FISIK, FISIOLOGIS, DAN KANDUNGAN BIOKIMIA BENIH TREMA (Trema orientalis Linn. Blume BERDASARAN TINGKAT KEMASAKAN BUAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naning Yuniarti

    2016-12-01

    Full Text Available Trema (Trema orientalis Linn. Blume merupakan tanaman serba guna karena semua bagian pohon dapat digunakan. Dalam pengembangan tanaman ini, diperlukan benih bermutu, dimana salah satu syarat untuk menentukan benih bermutu adalah benih harus berasal dari buah yang sudah masak fisiologis. Tujuan penelitian adalah mengetahui mutu fisik, mutu fisiologis, dan kandungan biokimia (lemak, karbohidrat dan protein benih trema berdasarkan tingkat kemasakan buah. Benih trema yang digunakan berasal dari Badung, Bali. Buah trema dikelompokkan menjadi 3 warna (hijau, coklat, hitam. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan parameter yang diamati : ukuran buah dan benih, berat buah dan benih, kadar air buah dan benih, kandungan biokimia (protein, lemak, karbohidrat, daya berkecambah, dan kecepatan berkecambah. Hasil penelitian menunjukkan : (1 Tingkat kemasakan buah berpengaruh nyata terhadap mutu fisik (ukuran buah dan benih, berat buah dan benih, kadar air buah dan benih, fisiologis (daya berkecambah, kecepatan berkecambah, dan kandungan biokimia (lemak, karbohidrat, protein benih trema, (2 Mutu fisik dan fisiologis benih yang berasal dari buah yang berwarna hitam lebih baik dibandingkan dengan buah berwarna hijau dan coklat, (3 Kandungan lemak, karbohidrat dan protein benih trema berbeda dari masing-masing tingkat kemasakan (hijau, coklat, hitam, (4 Buah trema yang sudah mencapai masak fisiologis adalah buah berwarna hitam, dengan kriteria yaitu : panjang buah 3,87 ± 0,05 mm dan lebar 3,41 ± 0,02 mm; panjang benih 2,10 ± 0,05 mm dan lebar 1,81 ± 0,06 mm; berat 1000 butir buah 25,6883 gr; berat 1000 butir benih 3,8288 gr; kadar air buah 54,74%; kadar air benih 12,03%; daya berkecambah 78%; kecepatan berkecambah 3,05%/Etmal; kandungan karbohidrat 20,10%; kandungan protein 2,84%; kandungan lemak 0,65%.

  14. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK DAN SOSIAL GENERASI MUDA PENGGUNA MEDIA SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Morissan Morissan

    2016-05-01

    untuk melihat partisipasi politik pengguna media sosial sebagai pemilih pemula. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan responden dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 73,2 persen respoden memberikan suara pada Pemilu legislatif 2014 dan sebagian besar (80% menunjukkan keinginan besar untuk memberikan suara pada Pemilu Presiden 2014. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik di kalangan pemilih pemula adalah tinggi. Selain itu, bentuk partisipasi politik sebagian besar responden barulah pada level yang paling ringan konsekuensinya yaitu sekedar membicarakan isu politik dengan teman atau rekan sejawat sebagai bagian dari kegiatan berbincang atau ngobrol untuk menghabiskan waktu. Bentuk kampanye lain oleh pemilih pemula seperti mempromosikan kandidat/Parpol, membantu kampanye Parpol atau memberikan sumbangan ke Parpol adalah relatif rendah atau tidak intensif

  15. Tingkat Resepsi Mahasiswa Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Terhadap Budaya Eropa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Swandayani

    2011-12-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa pada awal abad ke-21. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa FBS UNY yang terdiri atas sebelas program studi pada tahun ajaran 2010/2011. Objek penelitiannya adalah aspek-aspek budaya Eropa. Teknik pengumpulan datanya dengan tes dan angket. Teknik analisis datanya dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa abad ke-21 hanya sebesar 22,0%, sedangkan tingkat apresiasinya sebesar 37,5%. Berdasarkan rata-rata, diperoleh angka tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi tersebut hanya sebesar 29,75%. Berdasarkan kajian resepsi sastra, tingkat pencapaian tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut faktor -faktor penyebabnya. Meskipun demikian, tingkat pemahaman dan apresiasi yang rendah tersebut diperlukan suatu usaha guna lebih mengenalkan budaya Eropa kepada mahasiswa FBS UNY melalui rancangan model dan modul pembelajaran. Model dan modul pembelajaran tersebut tidak hanya pada pengenalan budaya Eropa, tetapi juga dalam rangka mengukuhkan nasionalisme generasi muda Indonesia. Abstract: This article aims to describe the level of understanding and appreciating of students in the Language and Art Faculty, Yogyakarta State University, to European culture in the beginning of 21st century. Subject of this research are students of Language and Art Faculty YSU that consist of eleven study programs in 2010/2011 academic year. The object of this research is European culture’s aspect. The data were collected by test and questionnaire. The data were analyzed by quantitative and qualitative technique. The result of the research indicates that the understanding level of students in the Language and Art Faculty, YSU, to European culture in the beginning 21st century is just 22.0%. The appreciating level is 37.5%. In average, the level of understanding and

  16. PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP CREDIT SPREADS RATE OBLIGASI DI INDONESIA PERIODE 2011-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nora Amelda Rizal

    2017-03-01

    Full Text Available Risiko kebangkrutan merupakan hal yang sangat dihindari oleh setiap investor. Risiko ini berlaku tidak hanya pada sekuritas berupa saham, namun juga berlaku pada obligasi serta turunannya. Sejak krisis global yang terjadi pada tahun 2008, risiko kebangkrutan ini jelas terlihat pada obligasi korporasi dimana risiko ini terhubung dengan risiko pasar dan risiko kredit. Menurut Rizal (2016 harga obligasi dapat dihubungkan langs ung dengan kedua risiko tersebut . R i siko pasar dapat dilihat dari tingkat pengembalian bunga ( rate of return dan tingkat inflasi ( inflation rate , sedangkan representasi dari ri siko kredit merupakan ri siko rentang kredit ( credit Spreads rate , dimana rentang kredit ini sendiri pun kembali terkait dengan pertukaran kurs asing t erhadap rupiah, seperti ri siko pasar tingkat suku bunga ( rate of return dan tingkat inflasi ( inflation rate . Penelitian ini bertujuan untuk menga nalisa lebih lanjut mengenai fak tor yang mempengaruhi credit Spreads rate obligasi di Indonesia. Faktor - fakto r tersebut adalah nilai tukar rupiah dan tingkat pengembalian. Nilai tukar antara US Dollar dan Rupiah akan dipakai untuk mewakili nilai tukar rupiah. Untuk tingkat pengembalian bunga yang dipakai adalah suku bunga tetap yang dikeluarkan oleh Bank Indonesi a. Obligasi yang diteliti adalah obligasi korporasi pada sector telekomunikasi dengan rentang waktu penelitian antara 2011 - 2015. Hasil yang didapat di dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tukar Rupiah mempunyai pengaruh yang signifikan dan bersif at negatif terhadap Credit Spreads Rate Obligasi di Indonesia periode 2011 - 2015. Sedangkan tingkat suku bunga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Credit Spreads Rate Obligasi di Indonesia periode 2011 - 2015

  17. Identifikasi Jumlah dan Tingkat Aktivitas Orang Berbasis Pengolahan Citra Menggunakan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Krisrenanto

    2017-03-01

    Full Text Available Air conditioner (AC merupakan suatu perangkat yang paling banyak digunakan sebagai pendingin ruangan. Walaupun AC saat ini sudah menggunakan teknologi hemat energi, namun apabila tidak digunakan dengan baik maka penggunaan AC hanya menjadi suatu pemborosan listrik saja. Untuk mengurangi pemborosan listrik pada AC, maka pengaturan suhu harus disesuaikan dengan kondisi ruangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ruangan antara lain adalah jumlah orang serta tingkat aktivitas dalam ruangan. Sebagai upaya penghematan konsumsi listrik pada AC, maka dalam penelitian ini dilakukan rancang bangun suatu sistem identifikasi jumlah orang dan tingkat aktivitas. Pada sistem ini digunakan kamera USB sebagai perangkat pengambil citra. Pada pengolahan citra menggunakan metode Histogram of Oriented Gradient (HOG sebagai penghitung jumlah orang, sedangkan metode background subtraction digunakan sebagai penghitung tingkat aktivitas. Sistem ini diimplementasikan ke dalam Raspberry Pi 3 sebagai mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi orang dari jarak 3 m sampai 9 m dan membedakan 2 orang dengan jarak antara 30 cm sampai 150 cm. Sistem juga dapat membedakan tingkat aktivitas sedikit, sedang dan tinggi.

  18. Membandingkan Tingkat Kemiripan Rekaman Voice Changer Menggunakan Analisis Pitch, Formant dan Spectogram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Subki

    2018-02-01

    Full Text Available Audio forensik merupakan salah satu ilmu yang mnyandingkan antara ilmu pengetahuan dan metode ilmiah dalam proses analisis rekaman suara untuk membantu dan mendukung pengungkapan suatu tindak kejahatan yang diperlukan dalam proses persidangan. Undang-undang ITE No.19 Tahun 2016 menyebutkan bahwa rekaman suara merupakan salah satu alat bukti digital yang sah dan dapat digunakan sebagai penguat dakwaan. Rekaman suara yang merupakan barang bukti digital sangatlah mudah dan rentan dimanipulasi, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Pada penelitian ini dilakukan analisis terkait tingkat kemiripan antara rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli menggunakan analisis pitch, formant dan spectogram, rekaman suara yang dianalisis ada dua jenis rekaman suara yaitu suara laki-laki dan suara perempuan. Rekaman suara voice changer  dan rekaman suara asli, diekstrak menggunakan tools praat kemudian informasi yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik pitch, formant dan spectrogrammenggunakan tools gnumeric. Penelitian ini menghasilkan bahwa analisis rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli dapat menggunakan analisis statistik pitch, formant dan spectrogram, rekaman suara voice changer A memiliki tingkat kemiripan yang paling tinggi dengan rekaman suara asli pada posisi low pitch, sedangkan voice changer yang lain lebih sulit untuk diidentifikasi.

  19. PENGARUH TINGKAT YOGURT DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, PROTEIN, DAN SERAT KASAR KULIT NANAS FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati (Nurhayati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian dilaksanakan untuk melihat pengaruh tingkat yogurt dan waktu fermentasi terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein, dan serat kasar kulit nanas fermentasi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor yaitu tingkat yogurt (0, 3, 6, dan 9 ml/kg dan lama waktu fermentasi (24, 48, dan 72 jam yang diulang sebanyak 5 kali. Bahan yang digunakan adalah kulit nanas, plain yogurt yang mengandung bakteri Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarius subsp. thermophilus, bahan kimia yang digunakan untuk analisis proksimat protein dan serat kasar kulit nanas fermentasi, larutan saliva buatan McDougall dan cairan rumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 tingkat yogurt terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar tetapi tidak berbeda nyata terhadap kecernaan serat kasar. Waktu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar secara in vitro. Interaksi tingkat yogurt dengan waktu fermentasi memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar tetapi tidak memberikan perbedaan pengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat yogurt 6 ml/kg dan waktu fermentasi 72 jam dapat meningkatkan kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar serta menurunkan kecernaan in vitro serat kasar kulit nanas fermentasi. (Kata kunci: Fermentasi, Kecernaan in vitro, Kulit nanas, Yogurt

  20. Pemodelan Spasial untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir Bengawan Solo di Kota Surakarta

    OpenAIRE

    Cahyono, Toto; Hadi, Mohammad Pramono; Mardiatno, Djati

    2016-01-01

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan spasial untuk menyusun Peta Bahaya Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Kota Surakarta. Lokasi penelitian meliputi penggal alur Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta. Metode penelitian yaitu dengan analisis hidrograf, pemodelan banjir, analisis potensi bahaya banjir, analisis kerentanan banjir, dan analisis tingkat risiko banjir. Analisis hidrograf dilakukan dengan menghitung debit puncak rancangan, a...

  1. Identifikasi dan Tingkat Penerapan Inovasi Teknologi Padi Sawah di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafruddin Syafruddin

    2016-07-01

    Full Text Available Pencapaian tingkat swasembada dan ketahanan pangan khususnya beras tidak terlepas dari beberapa dukungan seperti sumberdaya alam dan penerapan inovasi teknologi. Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah penghasil beras yang cukup besar di Sulawesi Tengah yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru produksi beras Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah menetapkan wilayah ini, sebagai daerah penyangga beras terbesar di Sulawesi Tengah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk : 1. Mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tingkat penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dan 2. Menetapkan arahan dan alternatif teknologi yang potensial untuk pengembangan lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu tahap 1 Desk study dan 2. Penelitian Lapangan. Desk study dilakukan dengan cara penelusuran pustaka dan diskusi dengan stake holders lainnya. Untuk Penelitian lapangan dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan kondisi sosial ekonomi dan budaya serta pengamatan tingkat penerapan inovasi teknologi melalui pendekatan Partisifatif Rural Aprasial atau Pengenalan Desa Secara Partisifatif (PRA. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi perluasan areal persawahan dan peningkatan luas tanam karena didukung oleh iklim dan irigasi yang cukup baik. Tingkat penerapan teknologi masih cukup rendah terutama penggunaan varietas unggul, benih unggul dan bermutu serta pemupukan. The achievement level of self-sufficiency and food security, particularly in rice production should be supported by natural resources and the application of technology innovation.  Parigi Moutong Regency is one of the largest rice producer areas in Central Sulawesi, which is expected to be a new growth source area of national rice production in Indonesia. Local government

  2. PENGARUH MONOTON, KUALITAS TIDUR, PSIKOFISIOLOGI, DISTRAKSI, DAN KELELAHAN KERJA TERHADAP TINGKAT KEWASPADAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Budiawan

    2016-02-01

    Full Text Available Manusia sebagai subyek yang memiliki keterbatasan dalam kerja, sehingga menyebabkan terjadinya kesalahan. Kesalahan manusia yang dilakukan mengakibatkan menurunnya tingkat kewaspadaan masinis dan asisten masinis dalam menjalankan tugas. Tingkat kewaspadaan dipengaruhi oleh 5 faktor yaitu keadaan monoton, kualitas tidur, keadaan psikofisiologi, distraksi dan kelelahan kerja. Metode untuk mengukur 5 faktor yaitu kuisioner mononton, kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI, kuisioner General Job Stress dan kuisioner FAS. Sedangkan untuk menguji tingkat kewaspadaan menggunakan Software Psychomotor Vigilance Test (PVT. Responden yang dipilih adalah masinis dan asisten masinis, karena jenis pekerjaan tersebut sangat membutuhkan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Hasil pengukuran kemudian dianalisa menggunakan uji regresi linear majemuk. Dalam penelitian ini menghasilkan keadaan monoton, kualitas tidur, keadaan psikofisiologi, distraksi dan kelelahan kerja berpengaruh secara simultan terhadap tingkat kewaspadaan. Hal ini dibuktikan dengan ketika sebelum jam dinas, hasil uji F-hitung keadaan monoton, kualitas tidur, keadaan psikofisiologi adalah sebesar 0,876, sedangkan untuk variabel distraksi dan Kelelahan Kerja (FAS terhadap tingkat kewaspadaan memiliki nilai 2,371. pada saat sesudah bekerja variabel distraksi dan kelelahan kerja (FAS terhadap tingkat kewaspadaan memiliki nilai F-hitung 2,953,dan nilai 0,544 untuk keadaan monoton, kualitas tidur, keadaan psikofisiologi. Faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap tingkat kewaspadaan sebelum jam dinas yaitu faktor kualitas tidur, sedangkan untuk sesudah jam dinas adalah faktor kelelahan kerja.     Abstract Human beings as subjects who have limitations in work, thus causing the error. Human error committed resulted in a decreased level of alertness machinist and assistant machinist in the line of duty. Alert level is influenced by five factors: the state of monotony, quality of sleep

  3. PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DI KANTIN ZEA MAYS INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnati Wulansari

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThis research aimed was to know food service and level of customer satisfaction in the Zea Mays cafetaria at Bogor Agricultural University. Case study and descriptive analysis were applied in this study. Sampling method of purposive sampling was carried out and number of subjects used was 95 people. The food service in the Zea Mays cafetaria consists of planning, purchasing, receiving, storing, processing, and distributing. The result of analysis based on Importance Performance Analysis showed that the most important attribute was the security and hygiene product and the highest performance levels was the cleanliness of dining room. More than fifty percent subjects was concerned against nutrient content of the menu (50.5%. Based on the Customer Satisfaction Index the satisfaction value was 69.3 (satisfied. There was a correlation between job and education level with quality of the product and between income with nutrient content (p<0.05.Keywords: customer, food service, satisfactionABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan konsumen di Kantin Zea Mays Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan studi kasus. Metode penarikan subjek dilakukan secara purposive dan sebanyak 95 subjek digunakan dalam penelitian ini. Penyelenggaraan makanan di Kantin Zea Mays terdiri dari perencanaan, pembelian, penerimaan, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian. Berdasarkan hasil analisis Importance Performance Analysis (IPA diketahui bahwa atribut yang dirasakan paling penting adalah keamanan dan kebersihan produk sedangkan atribut tingkat kinerja yang paling tinggi skornya adalah kebersihan tempat makan. Lebih dari separuh subjek masih memerhatikan kandungan gizi menu (50.5%. Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI diperoleh nilai kepuasan sebesar 69.3 (puas. Terdapat hubungan antara pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan penilaian atribut mutu produk

  4. PENYELENGGARAAN MAKANAN, DAYA TERIMA MAKANAN, DAN TINGKAT ASUPAN SISWA ASRAMA KELAS UNGGULAN SMA 1 PEMALI BANGKA BELITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Sutyawan

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were to assess food service management, food acceptance, and the consumption’s level of students boarding school dormitory SMA 1 Pemali Bangka Belitung. The research was conducted in May—July 2013 with a cross sectional design. Subjects were purposively chosen with the total of 71 students. As many as 51.0% of components of food service management system have already been applied consisted of planning, purchasing, storage, processing, serving, personal hygiene, and sanitation. Spearman correlation analysis showed that the preference level for taste of food was significantly associated with energy and protein sufficiency level (p<0.05. The preference level for temperature of food was significantly associated with sufficiency levels of phosphorus (p<0.05. Preference level for temperature of food was significantly associated with compliance level of energy and iron (p<0.05. The level of compliance was significantly associated with sufficiency level of energy, iron, phosphorus, and zinc (p<0.05. Energy, protein, fosfor, iron intake from dormitory was significantly negatively associated with intake from non dormitory (p<0.05.Keywords: compliance level, food service management, preference level, sufficiency levelABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penyelenggaraan makanan, daya terima makanan, dan tingkat asupan siswa asrama kelas unggulan SMA 1 Pemali Bangka Belitung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2013 dengan menggunakan desain cross-sectional. Subjek diambil secara purposive dengan total 71 siswa. Sebanyak 51.0% komponen sistem penyelenggaraan makanan sudah diterapkan yang terdiri dari perencanaan, pembelian, penyimpanan, pengolahan, penyajian, higiene perorangan, dan sanitasi. Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tingkat kesukaan terhadap rasa makanan memiliki hubungan yang nyata dengan tingkat kecukupan energi dan protein (p<0.05. Tingkat kesukaan terhadap suhu

  5. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Pencegahan Osteoporosis pada Wanita Usila di Kelurahan Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ganesh Rajaratenam

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakOsteoporosis menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia dan dunia. Laporan WHO, dianggarkan bahwa setiap 1 dari 3 wanita kecenderungan terkena osteoporosis, pada usia diatas 45 tahun percepatan proses penyakit ini pada wanita meningkat menjadi 80%. Osteoporosis dapat dicegah dari dini, tingkat pengetahuan dan sikap yang dimiliki seseorang mempengaruhi prilakunya.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan osteoporosis. Jenis penelitian ini adalah studi observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah wanita usila ≥60 tahun yang bertempat tinggal di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur.Sampel diambil sebanyak 96 orang dengan metode Systemic Random Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap tentang osteoporosis dan tindakan pencegahan yang dilakukan. Data diolah dengan uji statistik chi square menggunakan program SPSS. Hasil analisis univariat diperoleh tingkat pengetahuan osteoporosis wanita usila baik (87,5% tingkat pengetahuan kurang (12,5%, sikap tentang osteoporosis baik (86,5% sikap kurang (13,5%, tindakan pencegahan baik (88,5% tindakan pencegahan kurang (11,5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan tindakan pencegahan wanita usila di Kelurahan Jati (p=0,004 dan terdapat hubungan bermakna antara sikap dengan tindakan pencegahan wanita usila di Kelurahan Jati (p=0,001.Penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap dengan tindakan pencegahan osteoporosis pada wanita usila di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur.Kata kunci: tingkat pengetahuan, sikap, tindakan pencegahan, osteoporosisAbstractOsteoporosis is a serious health problem in Indonesia and the world. WHO reports, budgeted that every 1 in 3 women prone to osteoporosis, at the age of over 45 years of accelerating

  6. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, TINGKAT HIERARKI MORAL, DAN MOTIVASI TERHADAP KOMITMEN GURU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramudjono Pramudjono

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, dan motivasi terhadap komitmen guru. Sampel diambil dengan teknik proportional sampling dengan jumlah sebesar 450 orang guru dari populasi 796 guru SMA PNS di Samarinda. Data dikumpulkan dengan pemberian angket dan analisis data menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap komitmen guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan komitmen guru; (2 tingkat hierarki moral memiliki pengaruh pada komitmen guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan mengakibatkan peningkatan komitmen guru; (3 motivasi kerja guru memengaruhi komitmen guru yang berarti tingginya motivasi kerja akan menyebabkan tingginya komitmen; (4 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan motivasi kerja guru; dan (5 tingkat hierarki moral memengaruhi motivasi kerja guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan meningkatkan motivasi kerja guru. Peningkatan aspek-aspek tersebut akan memperkuat komitmen para guru terhadap sekolah. Kata Kunci: komitmen, gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, motivasi THE INFLUENCE OF THE LEADERSHIP STYLES, MORAL HIERARCHY LEVELS, AND MOTIVATION TOWARDS TEACHER’S COMMITMENT Abstract: This study was aimed to find out the influence of the leadership styles, moral hierarchy levels, and motivation towards teachers’ commitment. The sample taken using the proportional sampling technique consisting of 450 teachers out of 796 senior high school teachers in Samarinda. The data were collected using questionnaires and analyzed using the path analysis. The findings showed that (1 the leadership styles influence the teachers’ commitment, meaning that an improvement in the leadership styles would improve the teachers’ commitment; (2 the moral hierarchy levels

  7. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, FASILITAS KERJA, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN SE-KOTA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisdiana

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, fasilitas kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai kecamatan se-Kota Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kecamatan se-Kota Tegal yang berjumlah 50 orang pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, asumsi klasik dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa persamaan regresi linier berganda yaitu Y = 15,186 + 0,164X1 + 0,196X2 + 0,349X3 + e. Hasil perhitungan menunjukkan besarnya pengaruh secara simultan tingkat pendidiakan, fasilitas kerja, dan kepemimpinan sebesar57%. Secara parsial besarnya pengaruh tingkat pendidikan 11,15%, fasilitas kerja 11,15%, dan kepemimpinan 22,46%. The purpose of this research is to know the influence of educational level, employment, facilities and leadership against the performance of the employees ofthe district town ofTegal. The population in this research is the employee of sub town of Tegal, which amounted to 50 employees. Data collection methods used were questionnaires and documentation methods. Analytical techniques descriptive analyses data using percentages, regression and classical assumptions. Results of analysis showed that the multiple linear regression equation is Y = 15,186 + 0, 164X1 + 0, 196X2 + 0, 349X3 + e. Calculation result shows the magnitude of the effects of pendidiakan levels simultaneously, employment, and leadership facilities amounted to 57%. Partially the magnitude of the influence of educational level 11.15%, 11.15% employment, facilities and leadership 22,46%

  8. Pengaruh Penerapan E-filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kpp Pratama YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Agustiningsih, Wulandari; Isroah, Isroah

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh penerapan e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak. (2) Pengaruh tingkat pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. (3) Pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. (4) Pengaruh penerapan e-filing, tingkat pemahaman perpajakan dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi penelitian ini adalah Wajib Pajak pengguna e-filing di KPP Pratama Yogyakarta deng...

  9. Hubungan Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Petugas Imunisasi terhadap Praktik Penyimpanan dan Transportasi Vaksin Imunisasi di Tingkat Puskesmas Kota Padang Tahun 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadia Rahmah

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Rantai dingin sangat penting dipertahankan selama distribusi dan penyimpanan vaksin untuk mencapai efektifitas vaksin. Petugas Imunisasi di layanan primer harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai transportasi dan penyimpanan vaksin. Penelitian dilaksanakan di seluruh puskesmas Kota Padang padaMaret 2014, dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 21petugas imunisasi dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan yang baik tentang penyimpanan dan transportasi vaksin sebesar 61,9% dan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas yang baik sebesar 61,9%. Berdasarkan uji statistik, didapatkan tidak adanya hubungan umur, tingkat pendidikan, masa kerja dan pengalaman pelatihan petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas tetapi terdapat hubungan pengetahuan petugas dengan praktik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapatnya hubungan karakteristik petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin dan terdapatnya hubungan bermakna antarapengetahuan petugas dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas Kota Padang.Kata kunci: karakteristik, pengetahuan, penyimpanan, transportasi vaksinAbstract Preserving the cold chain during distribution and storage is critical to achieve the effectiveness of the vaccine. Immunization workers in primary health care should have a good knowledge and understanding about the handling and storage of the vaccine. The experiment was conducted in all health centers Padang in 2014 March, using a crosssectional design. Total samples 21 immunization workers with total sampling. The data was collected using questionnaires and observation. The results showed respondents with good knowledge about vacci ne storage and handling of 61.9% and vaccine storage and handling

  10. ANALISIS KINERJA PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN KHAS PADANG DI BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Sinti Atikah

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThis research aimed to analyze food service performance and level of customer satisfaction in Etnic Padang restaurant in Bogor City. Case study design was applied in this study. Sampling method of purposive sampling was carried out and number of subjects used was 99 people. Based on Importance Performance Analysis, results showed that the most important attribute was cleanliness of dining room and the highest performance levels was safety and hygiene products. Based on Customer Satisfaction Index the satisfaction value gained was 79 (satisfied. Spearman’s correlation showed that there was relationship between income with quality of the product (p<0.05.Keywords: customer satisfaction, ethnic padang restaurant, food serviceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan konsumen di Restoran khas Padang, Bogor. Penelitian ini bersifat studi kasus. Metode penarikan subjek dilakukan secara purposive sampling dan jumlah subjek yang digunakan sebanyak 99 orang. Hasil analisis berdasarkan Importance Performance Analysis atribut yang dirasakan paling penting adalah kebersihan ruangan dan tempat makan sedangkan atribut tingkat kinerja yang paling tinggi adalah keamanan dan kebersihan produk. Berdasarkan Customer Satisfaction Index diperoleh nilai kepuasan sebesar 79 (puas. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan antara pendapatan dengan penilaian atribut mutu produk (p<0.05.Kata kunci: kepuasan konsumen, penyelenggaraan makanan, restoran khas padang

  11. Implementasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah Tingkat II Masa Orde Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warsito Utomo

    2015-12-01

    Full Text Available Act No. 5 of 1974 on the Principles of Administration in Indonesian Local Government stipulates fundamental effort for decentralization – or more commonly known as local autonomy. This analysis shows, however, that insofar the implementation of the government act encourages more centralization instead of decentralization. It means that the Central Government has been dominantly rules nearly all aspects of local government during the New Order period. It is obvious that the implementation of decentralization policy or local autonomy is mostly determined by the existing political system and structure. On the Second Stage of local (Daerah Tingkat II, there are various local or internal factors which appears to be very influential for the effectiveness of such policy implementation. A descriptive analysis of the two Second Stage of local governments (Cilacap and Kudus indicates there are significant policy implementation differences. The very fact that there are local condition differences, specific handicaps confronted by local government, and some variance in human resources capability implies that the idea of uniformity in most of administrative procedure might not favourable for the future of decentralization and local outonomy policy. This is particularly important if we analyze all aspects related to such policy implementation. The above things do get sufficient attention in nearly all of this paper.

  12. PENGARUH KARATERISTIK TUJUAN ANGGARAN DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DENGAN TINGKAT DESENTRALISASI SEBAGAI PEMODERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ingrid Panjaitan

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik tujuan anggaran dan penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah serta tingkat desentralisasi sebagai pemoderasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kradenan dan Gabus, Kabupaten Grobogan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Partial Least Square (PLS sebagai alat uji. Responden penelitian adalah aparat pemerintah di kecamatan dan kelurahan, dengan sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel karakteristik tujuan anggaran dan desentralisasi berpengaruh positif terhadap kinerja aparat pemda. Sedangkan variabel sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja aparat pemda, dan desentralisasi tidak dapat memoderasi pengaruh karakteristik tujuan anggaran dan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah.

  13. EVALUASI RINCI KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN TAMBAK DI KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2016-11-01

    Full Text Available Upaya peningkatan produksi tambak yang optimal dan berkelanjutan mutlak didukung oleh informasi karakteristik lahan yang rinci dan mudah diinterpretasi oleh berbagai stakeholder. Ketersediaan informasi spasial tambak di berbagai daerah di Indonesia utamanya masih diperuntukkan bagi kebutuhan umum perencanaan tata ruang wilayah pesisir dan pantai tingkat provinsi dan kabupaten. Dengan demikian data tersebut tentunya belum memuat informasi yang berhubungan langsung dengan upaya pengelolaan dan peningkatan produktivitas lahan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan menilai tingkat kesesuaian secara rinci lahan tambak pada salah satu kawasan tambak di Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melalui analisis spasial. Informasi spasial secara rinci yang meliputi tata letak tambak dan saluran tambak termasuk penggunaan lahan di sekitar tambak diekstrak dari citra satelit resolusi tinggi Quickbird akuisisi tahun 2007. Pengambilan sampel tanah tambak mengikuti metode acak bertingkat (Stratified random sampling pada wilayah pertambakan. Hasil analisis spasial peubah kimia tanah yang secara rinci dikelompokkan menurut peubah yang mewakili tingkat kemasaman dan kesuburan tanah menunjukkan bahwa hamparan tambak eksisting umumnya memiliki karakteristik tanah yang masam dengan tingkat kesuburan yang rendah. Lebih lanjut diketahui bahwa dari total lahan tambak 548,33 ha yang disurvai; 260,6 ha lahan tersebut berkategori kurang layak; 283,3 ha layak; dan hanya sekitar 4,43 ha yang berkategori sangat layak. Namun demikian 52,47% lahan yang berstatus layak hingga sangat layak tersebut juga masih dapat berubah status menjadi kurang layak dengan adanya batasan aspek hidrologis, utamanya tingkat ketersediaan air yang mengandalkan jaringan saluran tambak. The current national plan to increase shrimp production to the optimum and sustainable level must be supported by adequate and accurate information on detailed spatial

  14. PENGGUNAAN LEAFLET DALAM PENDIDIKAN GIZI DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilowati Herman

    2012-11-01

    Full Text Available Selama ini pendidikan gizi umumnya belum memanfaatkan alat bantu pendidikan gizi secara optimal. Selain itu pesan-pesan pendidikan gizi terkadang belum dirancang dengan seksama, sesuai dengan kebutuhan sasaran. Tidak jarang dijumpai pesan yang terlalu banyak, umum atau tidak terarah. Penyampaian pesan-pesan pendidikan gizi yang dilakukan secara berulang dan disertai penggunaan alat bantu pendidikan yang dirancang dengan baik, dapat mempermudah sasaran pendidikan menangkap dan mengerti isi pesan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menilai perubahan tingkat pengetahuan gizi sebagai hasil dari paket pendidikan gizi yang terarah dengan menggunakan alat bantu pendidikan berupa leaflet yana dibawa pulang oleh sasaran pendidikan. Sasaran pendidikan adalah ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk (KKP berat pengunjung Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, Bogor. Kelompok pembanding adalah juga ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk pengunjung Klinik Gizi yang sama dan kepadanya juga diberikan pendidikan gizi dengan isi pesan sama, tetapi tidak diberi alat bantu pendidikan berupa leaflet. Hasil penelitian menunjukkan babwa perubahan tingkat pengetahuan gizi ibu-ibu yang diberi leaflet, lebih baik daripada pengetahuan gizi ibu-ibu kelompok pembanding.

  15. IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP DI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhikrul Hakim

    2014-10-01

    Full Text Available Pendidikan adalah suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari lingkungan peserta didik berada, terutama dari lingkungan budayanya, karena peserta didik hidup tak terpisahkan dalam lingkungannya dan bertindak sesuai dengan kaidah-kaidah budayanya. Pada prinsipnya, pengembangan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah. Oleh karena itu, guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilaiyang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP, Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP yang sudah ada. Pendidikan budaya dan karakter bangsa perlu ditanamkan dan dikembangkan lewat dunia pendidikan, dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah, dengan tujuan untuk mereaktualisasi konsep pendidikan budaya dan karakter bangsa di sekolah agar  dalam pelaksanaannya diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.Education is a conscious effort to develop the potential of learners optimally. The conscious effort may not be separated from the learners’ environment, especially the cultural environment. It must be done due the students live inseparable in their environment which acted upon the rules of the culture. Basically, the development of culture and the national character are not included as the main subject but integrated into a lesson, self-development, and school culture. Therefore, the joining between the teachers and the schools will integrate the values developed in the cultural education and the national character into KTSP, syllabus and lesson plan that are available. The cultural education and the national character need to be invested and developed through education. It also  can be implemented in an

  16. PEMETAAN BOBOT RISIKO DAN TINGKAT KEMAPANAN TEKNOLOGI INFORMASI MENUJU INTEGRASI EMPAT LEMBAGA PENDIDIKAN YPT MENGGUNAKAN COBIT 4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sisilia Sari Dewi

    2017-04-01

    Full Text Available Penggabungan dari empat pendidikan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT merupakan wujud implementasi visi YPT dalam mencapai world class university. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut memunculkan tingkat kekhawatiran yang berbeda-beda terhadap suatu risiko pada proses TI yang sudah dijalankan. Begitu pula dengan tingkat kemapanan setiap proses TI yang merealisasikan sasaran pengendalian. Maka dari itu, perlu dibuat pemetaan terhadap profil risiko dan tingkat kemapanan pada masing-masing lembaga. Penelitian berfokus pada domain Plan and Organise,yang bertujuan untuk mendapatkan pemetaan proses TI di Telkom University berdasarkan COBIT 4.1, pemetaan profil risiko dan tingkat kemapanan di empat fakultas dengan kuadran prioritas, serta untuk mendapatkan teknik pengendalian umum untuk merealisasikan sasaran pengendalian dalam rangka integrasi manajemen menjadi Telkom University. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat lembaga pendidikan tinggi yang bergabung menjadi Telkom University memiliki bobot risiko dan tingkat kemapanan proses TI yang berbeda-beda. Selain itu, proses-proses TI yang sudah dijalankan oleh masing-masing lembaga juga berbeda-beda. Berdasarkan hal tersebut, Telkom University sebaiknya melakukan integrasi terhadap pengelolaan teknologi informasi serta menerapkan langkah-langkah prioritas untuk proses TI yang berada dalam kuadran under-controlled

  17. TINGKAT EFISIENSI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN SKALA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himawan Arif Sutanto

    2015-08-01

    Full Text Available The aim of this research was to measure the level of production efficiency and calculate the return and cost salted fish processing small scale in Pekalongan municipality. There are 20 business owners of small scale processing of salted fish were sampled with snowball sampling. Stochastic Frontier Analysis is used to measure the level of efficiency and descriptive statistics are used to calculate the ratio of return and cost. The results indicate that the level of efficiency of production of salted fish processing small scale in Pekalongan yet efficient so it is still possible to be improved. Factors that influence the production of salted fish in Pekalongan is availability of fish, labor, equipment or facilities, auxiliary materials and extensive effort. Salted fish processing businesses in Pekalongan small scale is still quite favorable, as indicated by the R/C value of 1.37 which indicates that the amount of revenue entrepreneurs of small-scale fish processing is still greater than the costs to be incurred in running the business.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi produksi dan menghitung rasio biaya dan pendapatan usaha pengolahan ikan asin skala kecil di kota pekalongan. Sampel dalam penelitian ini adalaah 20 pemilik usaha ikan asin dengan metode snowball sampling. Analisis frontier stokastik digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dan metode deskriptif statistik digunakan untuk menghitung rasio biaya dan pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usaha ikan asin skala kecil di kota pekalongan telah cukup efisien sehingga masih memungkinkan untuk ditingkatkan.  Faktor yang mempengaruhi efisiensi usaha ikan asin di kota pekalongan adalah ketersediaan bahan baku ikan, tenaga kerja, peralatan usaha, bahan penolong, dan luas usaha. Usaha pengolahan ikan asin di pekalongan masih menguntungkan, hal ini dapat terlihat dari nilau R/C sebesar 1,37 yang mengindikasikan keuntungan usaha masih lebih tinggi dibandingkan

  18. Validation of MIPAS HNO3 operational data

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. D. Boone

    2007-09-01

    Full Text Available Nitric acid (HNO3 is one of the key products that are operationally retrieved by the European Space Agency (ESA from the emission spectra measured by the Michelson Interferometer for Passive Atmospheric Sounding (MIPAS onboard ENVISAT. The product version 4.61/4.62 for the observation period between July 2002 and March 2004 is validated by comparisons with a number of independent observations from ground-based stations, aircraft/balloon campaigns, and satellites. Individual HNO3 profiles of the ESA MIPAS level-2 product show good agreement with those of MIPAS-B and MIPAS-STR (the balloon and aircraft version of MIPAS, respectively, and the balloon-borne infrared spectrometers MkIV and SPIRALE, mostly matching the reference data within the combined instrument error bars. In most cases differences between the correlative measurement pairs are less than 1 ppbv (5–10% throughout the entire altitude range up to about 38 km (~6 hPa, and below 0.5 ppbv (15–20% or more above 30 km (~17 hPa. However, differences up to 4 ppbv compared to MkIV have been found at high latitudes in December 2002 in the presence of polar stratospheric clouds. The degree of consistency is further largely affected by the temporal and spatial coincidence, and differences of 2 ppbv may be observed between 22 and 26 km (~50 and 30 hPa at high latitudes near the vortex boundary, due to large horizontal inhomogeneity of HNO3. Similar features are also observed in the mean differences of the MIPAS ESA HNO3 VMRs with respect to the ground-based FTIR measurements at five stations, aircraft-based SAFIRE-A and ASUR, and the balloon campaign IBEX. The mean relative differences between the MIPAS and FTIR HNO3 partial columns are within ±2%, comparable to the MIPAS systematic error of ~2%. For the vertical profiles, the biases between the MIPAS and FTIR data are generally below 10% in the altitudes of 10 to 30 km. The MIPAS and SAFIRE HNO3 data generally match within their total error

  19. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lideman Lideman

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T. Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya 9, 22, 46, 58, 87, 137, 245, 353, 487, 608, dan 789 μmol photons m-2 s-1 dan juga pengukuran laju respirasi pada tingkat cahaya 0 μmol photons m-2 s-1 untuk menghasilkan kurva fotosintesis versus cahaya (kurva P-I. Beberapa parameter fotosintesis yaitu: laju fotosintesis maksimum (Pmax, koefisien fotosintesis (α, intensitas cahaya jenuh (Ek, dan intensitas cahaya kompensasi (Ec dihitung dengan cara memplotkan kurva P-I terhadap model persamaan regresi non linear P = {Pmax x tanh (α / Pmax x I} + Rd. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa laju fotosintesis tertinggi sebesar 6,92 μg O2 gww-1 min-1 dicapai pada suhu 28oC dengan tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1. Pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC, laju fotosintesis mencapai tingkat maksimum (Pmax pada intensitas cahaya (Ek 86,1; 154,2; dan 162,4 μmol photons m-2 s-1. Suhu yang optimum untuk aktivitas fotosintesis berkorelasi erat dengan suhu pada lingkungan budidaya di alam.

  20. PERBEDAAN TINGKAT SIMTOM ANSIETAS DAN DEPRESI ANTARA PEKERJA SEKS KOMERSIAL YANG MENDERITA HIV/ AIDS DENGAN YANG TIDAK MENDERITA HIV/ AIDS

    OpenAIRE

    Rini Gusya Liza; Elmeida Effendy; Freddy Subastian

    2014-01-01

    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat simtom ansietas dan depresi antara pekerja seks komersial (PSK) yang menderita HIV/ AIDS dengan yang tidak menderita HIV/ AIDS. Penelitian potong lintang, dengan nonprobability sampling, jenis cluster sampling. Tempat penelitian adalah di lokalisasi Kabupaten Bengkalis dan di klinik VCT RSUD Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Subjek penelitian adalah wanita yang bekerja sebagai PSK di lokalisasi PSK, kooperatif, bersedia d...

  1. PENYULUHAN METODE PAP SMEAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA TUNA SUSILA DALAM PENDETEKSIAN KANKER SERVIKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismi Wulandari AS

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract: The Effectiveness Of Pap smear Test’s Counseling Regarding To The Level Of Knowledge And Behaviour In Prostitution Worker For Detection Of Cervical Cancer In Bintang Mas Kubu Raya 2014. The aim of this study is to evaluate the effectivity of counseling toward knowledge and behavior. in prostitution worker about pap smear and cervical cancer. This research was quasi-experimental with one group pretest-postest design. There are 38 respondents. McNemar test showed there are significant. improvement of knowledge (p<0.05, and significance behavior change (p<0.05 in all respondents before and after counseling. Keyword : knowledge, behaviour, cervical cancer, pap smear Abstrak : Penyuluhan Metode Pap smear Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Wanita Tuna Susila Dalam Pendeteksian Kanker Serviks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas terhadap pengetahuan dan sikap melalui penyuluhan mengenai pap smear kepada para wanita tuna susila. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Besar sampel berjumlah 38 orang. Hasil menunjukkan uji McNemar menunjukkan terdapat signifikansi yang bermakna untuk pengetahuan (p < 0,05 dan signifikansi untuk perubahan sikap (p<0.05 pada responden sebelum dan setelah penyuluhan. Kata kunci : pengetahuan, sikap, kanker serviks, pap smear

  2. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba) YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    OpenAIRE

    Lideman Lideman; Asda Laining

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba) yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T). Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya ...

  3. Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Seks Bebas pada Remaja Kelas X dan XI 2 di SMK Muhammadiyah II Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Savitri

    2013-03-01

    Full Text Available Data Pusat Studi Seksualitas (PSS PKBI DIY tahun 2008 menemukan fakta bahwa remaja melakukan perilaku seksual berpelukan dalam pacaran 62,1%, bergandengan tangan 60,5%, berciuman bibir 59%, dan saling meraba 60%. Perilaku seksual beresiko lainnya yang dilakukan remaja adalah membaca buku/majalah porno yaitu sebesar 63,7% menonton blue film 46,7% dan masturbasi mencapai 30,2%. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dan mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel yang digunakan yakni 43 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan menggunakan skala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi adalah tinggi sebanyak 27 responden (62,8%, sedang sebanyak 10 responden (23,3% dan rendah sebanyak 6 responden (14,0%. Tingkat pengetahuan responden setelah intervensi adalah tinggi sebanyak 35 responden (81,4%, sedang sebanyak 8 responden (18,6% dan rendah 0 responden (0%. Dan hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas pada remaja dengan nilai z=-3,960 dan nilai p-value=0,000. Kesimpulan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi tinggi dengan persentase 62,8% dan tingkat pengetahuan setelah intervensi tinggi dengan persentase 81,4%. Ada pengaruh yang signifikan pada p-value=0,000 dan z=-3,960.

  4. STRATEGI DAN PROSES BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Ismawati

    2015-03-01

    Full Text Available Strategi dan proses berpikir memiliki peran sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah siswa kelas VII dengan tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, maupun rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecemasan matematika tinggi (KMT, 3 siswa dengan kecemasan matematika sedang (KMS, dan 3 siswa dengan kecemasan matematika rendah (KMR kelas VII MTs NU Nurul Huda Kudus. Penetapan subyek berdasarkan hasil tes skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan proses berpikir diketahui sebagai berikut (1 tiga subyek KMT tidak dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat sehingga jawaban tidak tepat, (2 tiga subyek KMS dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat terhadap beberapa soal yang diberikan, dan (3 tiga subyek KMR dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat dan memperoleh jawaban tepat.Strategy and thinking process have a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a description of the strategies and thought processes in solving problem solving seventh grade students with mathematics anxiety levels. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were three students with high math anxiety (KMT, 3 students with math anxiety medium (KMS, and 3 students with low math anxiety (KMR class VII MTs. NU NU Nurul Huda. Determination of the subject based on the results of tests of mathematics anxiety scale. The results showed that the strategies and thought processes KMT three subjects can not

  5. Penilaian Tingkat Keberhasilan Relokasi PKL di Kawasan Pasar Waru Dan Simpang Lima, Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummi Hanifah

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Di Kota Semarang jumlah PKL setiap tahunnya semakin meningkat dan mulai memberikan dampak negatif karena menempati ruang publik. Artikelini bertujuan untuk menilai tingkat keberhasilan implementasi penertiban PKL menurut pandangan pedagang dan pemerintah serta faktor penyebabnya. Kebijakan penertiban PKL yang menjadi fokus penelitian adalah program relokasi PKL Citarum dan Kartini ke Pasar Waru serta program penataan sarana aktivitas PKL Simpang Lima. Pelaksanaan relokasi PKL dinilai sulit dilaksanakan karena terjadi penolakan dan menganggap Pasar Waru tidak representatif untuk berdagang. Sedangkan pelaksanaan penataan PKL Simpang Lima tergolong cukup lancar. Namun setelah adanya penataan, pendapatan pedagang justru semakin menurun. Berdasarkan analisis diketahui bahwa menurut pedagang dan pemerintah relokasi telah berhasil pada aspek fisik namun tidak berhasil pada aspek ekonomi.Kata kunci: Relokasi, pedagang kaki lima, SemarangAbstract: The number of street vendors in the city of Semarang is increasing every year and starting to give a negative impact because they occupy public space. This study aims to assess whether the implementation is successful from the point of view of the government as well as its contributing factor. The focus of this research are the relocation of Citarum and Kartini street vendors to Waru Market and the facility planning for Simpang Lima street vendors. The street vendor relocation is considered difficult to implement due to the vendors’ rejection; whereas, the planning of street vendor facilities in Simpang Lima is considered as succesful. However, after the relocation, the revenue of the merchants decreased. The analysis shows that the relocation is successful in physical aspect only but unsuccessful in economic aspect.Keywords:Relocation, street vendors, Semarang.

  6. PENENTUAN TINGKAT KEKERINGAN LAHAN BERBASIS ANALISA CITRA ASTER DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Pujian Hadi

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Kekeringan lahan yang melanda suatu daerah menimbulkan dampak yang besar terhadap produktivitas lahan pertanian. Terjadinya kekeringan ini disebabkan oleh defisit air akibat kurangnya hujan yang jatuh, laju infiltrasi air yang tinggi serta jenis tanaman yang tidak sesuai dengan ketersediaan air. Untuk meminimalkan dampak yang terjadi akibat kekeringan lahan maka perlu dilakukan antisipasi dengan mengetahui defisit dan surflus air lahan melalui data curah hujan serta kemampuan tanah menahan air (water holding capasity. Untuk keperluan analisis kekeringan lahan dapat menggunakan citra penginderaan jauh dan neraca air lahan sebagai pengetahuan awal guna perencanaan antisipasi kekeringan lahan sehingga kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi setiap saat. Penelitian ini dilakukan di sebagian wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan penelitian ini adalah : (1 Mengkaji akurasi berbagai saluran TIR Citra Aster untuk mendapatkan informasi sebaran suhu permukaan, (2 Mengkaji sebaran kekeringan melalui indeks TVDI (Temperature Vegetation Dryness Indeks yang diekstrak dari suhu permukaan (Land Surface Temperature dan indeks NDVI. (3 Mengkaji tingkat kekeringan lahan dengan menggunakan metode Thornthwaite-Mather,  (4 Mengkaji pola tanam yang sesuai diterapkan di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran 13 Citra Aster memiliki akurasi paling tinggi jika dibandingkan dengan saluran 10,11,12, serta 14 Citra Aster karena memiliki selisih paling kecil dengan suhu permukaan lapangan. Berdasarkan analisis RMS difference diperoleh nilai 1,140. Luas sebaran kekeringan berdasarkan indeks TVDI pada seluruh penggunaan lahan dengan tingkat kekeringan tinggi, sedang dan rendah masingmasing melanda daerah seluas 2.922,8 Ha (4,6%, 20.286,16 Ha (32,11% serta 39.962,72 Ha (63,26%. Dari total luas 2.922,8 Ha lahan yang dilanda kekeringan dengan tingkat kekeringan tinggi (kering/kurang air seluas 2.069,47 Ha merupakan sawah tadah hujan. Analisis

  7. INHIBITION OF CORROSION OF ZINC IN (HNO3 + HCl) ACID ...

    African Journals Online (AJOL)

    2015-05-01

    May 1, 2015 ... corrosion inhibitor for zinc in phosphoric acid. Vashi et al.[8-9] studied the corrosion inhibition of zinc in (HNO3 + H2SO4) and (HNO3 + H3PO4) binary acid mixture by aniline. In the present work, the role of aniline as inhibitor for corrosion of zinc in (HNO3 + HCl) binary acid mixture has been reported. 2.

  8. Pengaruh Penggunaan Talas (Xanthosoma sagittifolium Terhadap Mutu dan Tingkat Penerimaan Panelis pada Produk Roti, Pastel, Pancake, Cookies, dan Bubur Talas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilsa Hermianti

    2016-06-01

    dilakukan teknologi pembuatan talas blok (Hermianti et al, 2010. Pada penelitian ini dilakukan  penggunaan talas blok untuk pembuatan aneka produk makanan basah, semi basah, dan makanan kering seperti roti, pastel, cookies, pancake, dan bubur talas dengan mensubstitusi tepung terigu dan tepung beras. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan talas yang memberikan hasil yang optimal dalam pembuatan beberapa produk tersebut sehingga dihasilkan pangan dengan mutu yang baik dan disukai.  Penelitian substitusi terigu dengan talas  yang dilakukan dalam pembuatan roti, pastel, dan cookies 0% (kontrol/ tanpa talas blok, 25%, 50% dan 75%, untuk pancake dengan formula talas dengan terigu  0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%,100%, sedangkan untuk bubur talas dengan formula talas dengan tepung beras 0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%, dan 100%. Analisis  kimia dilakukan  terhadap bahan baku talas blok meliputi kadar air, kadar abu, kadar pati, dan protein sedangkan untuk produk olahan pangan dilakukan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Produk cookies talas dan roti talas yang paling disukai panelis dianalisis kandungan lemak, protein, karbohidrat dan kalorinya serta daya simpan untuk produk makanan kering (cookies. Hasil penelitian menunjukkan talas blok mengandung kadar air 12,40%, kadar abu 1,12%, kadar pati 73,37%, amilosa 2,88%, amilopektin 70,49% dan protein 3,4%. Hasil  uji organoleptik dengan hasil yang optimal dan lebih disukai adalah roti dan pastel dengan penggunaan 25% talas, cookies dengan penggunaan 50% talas, pancake dengan formula talas  dengan tepung 50% dan bubur dengan pemakaian talas blok 30%.

  9. MOTIVASI DAN PILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramita Andarwati

    2017-01-01

    karir mahasiswa dan motivasi yang mendasarinya. Metode: Jenis penelitian observasional yang dilakukan pada Maret hingga September 2014. Sampel adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga periode 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dandiskusi kelompok terarah Responden ditanyakan tentang pilihan karier dan motivasinya. Analisis data menggunakan uji chi square dan thematic-content analysis. Hasil: Didapat response rate responden sebesar 95,2% (n = 180. Sebagian besar, 62,2% responden memilih karir sebagai klinisi di mana peminatan terbanyak (20,4%adalah spesialis ilmu penyakit dalam. Sementara itu, latar belakang sosial mahasiswa (daerah asal, pendidikan akhir dan profesi orang tua, sumber dana untuk kuliah, kemampuan akademis (Indeks Prestasi Kumulatif dan pengalaman selama masa pendidikan tidak berhubungan dengan pilihan karir (klinisi dan non klinisi. Diungkapkan bahwa keseimbangan karier dan kehidupan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan mendasari pemilihan spesialis. Kesimpulan: Motivasi utama yang mendasari pilihan karir adalah keseimbangan kehidupan pekerjaan dan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan. Saran: Institusi pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didiknya melalui metode pengajaran yang menarik dan menciptakan lingkungan akademis agar mendukung tumbuhnya minat mempelajari ilmu kedokteran nonklinis dan klinis secara berimbang.  

  10. INDUKSI PEMATANGAN GONAD DAN PENINGKATAN TINGKAT PEMBUAHAN TELUR INDUK UDANG WINDU, Penaeus monodon MELALUI RANGSANGAN HORMONAL TANPA ABLASI MATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asda Laining

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rangsangan hormon gonadotropin (GTH dan antidopamin (AD terhadap performa induk betina alam sebagai pengganti ablasi. Dua perlakuan yang dicobakan adalah: 1 rangsangan hormon GTH dan AD pada betina udang windu alam tanpa ablasi; 2 kontrol berupa ablasi induk udang windu tanpa rangsangan hormon. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemijahan pertama terjadi setelah rangsangan ke-2 yaitu 4 ekor induk (23,5%. Pascainjeksi ke-3, jumlah induk yang memijah meningkat menjadi 92,7% atau sebanyak 11 ekor dari 12 ekor yang diinjeksi. Setelah empat kali rangsangan, dari 17 ekor yang diinjeksi ternyata 14 ekor dapat memijah (82% dan 3 ekor induk tidak memijah hingga akhir pengamatan. Kontrol menghasilkan 6 ekor induk memijah dari 10 ekor yang diablasi (60%. Fekunditas telur (fertil dan tidak fertil dari induk yang dirangsang GTH+AD adalah 219.313 butir/induk lebih tinggi dibandingkan induk yang diablasi yaitu 182.848 butir/induk. Tingkat pembuahan pada kontrol adalah 54%, lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah telur yang fertil dari induk yang dirangsang GTH+AD yaitu 76%. Meskipun tingkat pembuahan telur yang dihasilkan oleh induk pascainjeksi lebih tinggi, ternyata tingkat penetasan telurnya hanya 39%, lebih rendah dari induk yang diablasi yaitu 52%. Diameter telur dari induk yang mendapat rangsangan AD+GTH adalah 29,3 μm ± 0,8 (rerata ± SD lebih besar dari diameter telur induk yang diablasi (25,1 μm ± 0,3. Total asam amino karkas induk udang yang dirangsang GTH+AD adalah 61,4% relatif lebih tinggi dibandingkan kontrol. Berdasarkan jumlah induk yang matang gonad dan fekunditas telur yang dihasilkan, aplikasi AD+GTH secara injeksi cukup dilakukan 3x pada dosis 0,3 mL/100 g udang.

  11. Tingkat pendapatan dan pola makan berhubungan dengan status gizi balita di Daerah Nelayan Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vonny Persulessy

    2016-08-01

    status of underfives, fisherman areaABSTRAKLatar belakang: Secara nasional, prevalensi balita gizi buruk dan kurang menurun sebanyak 0,5% menjadi 17,9%. Prevalensi gizi buruk dan kurang Provinsi Papua menurut Riskesdas tahun 2010 sebanyak 16,3%. Data neraca bahan makanan (NBM Provinsi Papua secara kuantitas menunjukkan rata-rata peningkatan produksi bahan makanan di antaranya beras, jagung, umbi-umbian. Secara kualitas, energi dan protein melebihi angka kecukupan gizi (AKG, tetapi status gizi buruk dan kurang di Kota Jayapura mencapai 21,2% yang dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu tingkat pendapatan, pola makan, pengetahuan ibu, jumlah anggota dalam keluarga.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dan pola makan dengan status gizi balita di daerah nelayan Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 162 balita (usia 12-59 bulan dan ibu balita sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pendapatan, pola makan anak dalam keluarga menggunakan food frequency questionnaire (FFQ, status gizi diukur menggunakan antropometri berdasarkan BB/U standar baku WHO 2005. Analisis data bivariat menggunakan chi-square, sedangkan analisis multivariat menggunakan multiple logistic regression.Hasil: Tingkat pendapatan dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bermakna dengan nilai (p=0,000. Pola makan dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bemakna yaitu (p= 0,010. Variabel luar pengetahuan ibu dengan status gizi, jumlah anggota keluarga dengan status gizi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna, yaitu p>0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan dengan status gizi, pola makan dengan status gizi.Tetapi tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan status gizi, dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi.KATA KUNCI: tingkat pendapatan, pola makan, status gizi

  12. Tekanan Metarhizium anisopliae dan Feromon terhadap Populasi dan Tingkat Kerusakan oleh Oryctes rhinoceros

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wtjaksono Witjaksono

    2015-12-01

    Full Text Available Oryctes rhinoceros is one of the most serious pests in coconut palm tree. Biological control for controlling the pest is done by applying fungal entomopathogen Metarhizium anisopliae on its breeding sites to infect the larvae. Recent development for controlling Oryctes beetle was including the use of pheromone trap baited with ethyl-4-methyl octanoic which attract both male and female of the Oryctes beetle. This research was aimed to determine the effect of combination of both entomopathogen and pheromone application on the population dynamics of rhinoceros beetle, and the intensity of leaf damage on coconut tree. For this purpose, a research was conducted in local farmer coconut tree in the Bojong Village, Panjatan District, Kulon Progo from June 2009−January 2010. Observation including leaf damage intensity before and after application, the number of adult beetle trapped by pheromone, and the number infected larvae in the breeding site. The result showed that there were significant differences among all treatments in term of intensity of leaf damage, the number of trapped adult beetle, and the number of larvae at the breeding site. Leaf damage on control, pheromone application, and combined treatment were: 4.73%; 1.08% and 0.65%. The number of trapped Rhinoceros beetle by ferotrap was 101; in combined treatment was 52. The number of M. anisopliae infected grub were 265 out of 281 total observed grub.   INTISARI Kerusakan tanaman kelapa akibat serangan Oryctes rhinoceros terjadi mulai pada tanaman muda. Mengingat besarnya kerugian yang ditimbulkan, maka perlu diupayakan cara pengendalian yang efisien, efektif dan aman bagi sumber daya alam dan lingkungan. Salah satu cara pengendalian secara hayati adalah dengan menggunakan cendawan patogenik Metarhizium anisopliae. Selain menggunakan cendawan, upaya terkini dalam mengendalikan kumbang badak adalah dengan menggunakan perangkap berferomon. Feromon dengan bahan aktif Etil-4-metil oktanoat dapat

  13. Penyuluhan Dan Pelatihan Teknologi Pemanfaatan Tanaman Obat Berbasis Kearifan Dan Sumber Daya Alam Lokal Untuk Perbaikan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Karangsari Wedomartani Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2017-02-01

    Full Text Available Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pemanfaatan tanaman obat berbasis kearifan dan sumber daya alam lokal untuk perbaikan tingkat kesehatan masyarakat desa karangsari wedomartani Sleman. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan wawasan, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan kepada warga terutama para remaja dan  ibu –ibu dalam memanfaatkan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai minuman kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016 dengan peserta kegiatan adalah remaja dan ibu-ibu PKK desa Wedomartani Sleman. Kegiatan ini diawali dengan analisis permasalahan di lapangan, diikuti oleh persiapan rancangan  pelaksanaan program, pelatihan dan sosialisasi program yang dilengkapi alat dan bahan serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi serta pengarahan pembuatan minuman kesehatan berbasis sumber daya alam local. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% para peserta pelatihan merasakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan memiliki kemauan yang kuat untuk belajar hal baru. Dengan pelatihan yang berkelanjutan,diharapkan peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup bahkan menunjang kebutuhan ekonomi.   Kata kunci: Tanaman obat, sumber daya alam local

  14. PENGARUH PERSEPSI AKAN DIMENSI DESAIN ORGANISASI DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP TINGKAT STRES KARYAWAN PT. INTERNASIONAL DETA ALFA MANDIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy M. Sutanto

    2006-01-01

    Full Text Available Job stress can be caused by organizational factors and non-organizational factors. In the organizational factor, the dimensions of organizational design affect the job-stress level. This happens because the organizational design determines how the organization or company will run its process. One of the non-organizational factors that cause stress is the personality type of the employees. This research will be examined the variables of organizational design and the personality type which affect the employee's stress level in the company. It suggests that employees' perception to the dimensions of organizational design significantly and positively affect the level of employees' work stress along with their personality type. In this case, those dimensions are formalization-authority, specialization, environment, work load-type of work, centralization-number of workers. The personality type is only considered as minor factor. Abstract in Bahasa Indonesia : Stres kerja dapat disebabkan oleh faktor-faktor organisasional maupun faktor-faktor non organisasional. Dimensi-dimensi disain organisasi memberikan pengaruh terhadap tingkat stres kerja. Hal ini terjadi disebabkan karena disain organisasi yang menentukan bagaimana sutau organisasi atau perusahaan menjalankan prosesnya. Salah satu faktor non organisasional yang dapat menyebabkan stres ialah tipe kepribadian dari karyawan. Di dalam penelitian ini akan diuji variabel-variabel disain organisasional dan tipe kepribadian yang mempengaruhi tingkat stres kerja karyawan di dalam perusahaan. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi karyawan terhadap dimensi-dimensi disain organisasional dan tipe kepribadiannya secara signifikan dan positif mempegaruhi tingkat stres kerja karyawan. Dalam hal ini, beberapa dimensi tersebut ialah formalisasi-wewenang, spesialisasi, lingkungan, beban kerja-tipe pekerjaan, sentralisasi-jumlah pekerja. Sementara itu tipe kepribadian merupakan faktor yang minor. Kata kunci: disain

  15. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V003 (ML2HNO3) at GES DISC

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  16. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V004 (ML2HNO3) at GES DISC

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  17. Pemodelan Spasial untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir Bengawan Solo di Kota Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Cahyono

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan spasial untuk menyusun Peta Bahaya Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Kota Surakarta. Lokasi penelitian meliputi penggal alur Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta. Metode penelitian yaitu dengan analisis hidrograf, pemodelan banjir, analisis potensi bahaya banjir, analisis kerentanan banjir, dan analisis tingkat risiko banjir. Analisis hidrograf dilakukan dengan menghitung debit puncak rancangan, analisis geometrik sungai, dan analisis karakteristik banjir. Pemodelan spasial banjir menggunakan perangkat lunak ArcView dengan ekstensi HEC-GeoRAS dan perangkat lunak hidrologi HEC-RAS. Analisis potensi bahaya banjir dari peta genangan hasil pemodelan spasial dengan input debit puncak rancangan banjir periode ulang 60. Analisis kerentanan dengan identifikasi elemen yang berisiko pada peta penggunaan lahan daerah bahaya. Analisis tingkat risiko dilakukan dengan cara overlay peta bahaya dan peta kerentanan banjir. Perangkat lunak ArcView 3.3 dengan ekstensi HEC-GeoRAS mampu untuk melakukan pemodelan banjir dengan tingkat validasi yang tinggi. Validasi dilakukan dengan membandingkan kedalaman maksimum hasil pemodelan dengan hasil perhitungan debit puncak rancangan. Nilai  perbedaan antara 0,68% - 4,54%. Meskipun secara kuantitatif peta model bahaya banjir rancangan sesudah pelurusan lebih luas daripada sebelum pelurusan, tetapi berdasarkan uji statistik penambahan luas tersebut tidak berbeda signifikan. Dari peta tingkat risiko banjir diketahui Kelurahan Sewu, Semanggi, Sangkrah dan Gandekan mempunyai potensi risiko banjir tertinggi di Kota Surakarta.   ABSTRACT This research is intended to perform flood modelling in Bengawan Solo River in order to develop flood hazard map, flood vulnerability map, and flood risk map as a result of overflow of such river in Surakarta City. The research area covers cut-off channel of Bengawan Solo in Surakarta City. The

  18. Pengaruh Risiko Litigasi dan Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan terhadap Hubungan antara Konflik Kepentingan dan Konservatisme Akuntansi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Suryandari

    2016-01-01

    Full Text Available The aim of this research is to examine the effect of interest conflict on accounting conservatism and the effect of litigation risk on the positive relation between conflict of interest and accounting conservatism, and the effect of company’s financial distress on the positive relation between conflict of interest and accounting conservatism.The sample of this research was extracted with purposive sampling method. The populations of this research are all of the manufacturing company, which are listed at Indonesian Capital Market Directory (ICMD. The 125 corporate financial statements were analyzed as a sample. The technique for examining hypothesis is simple regression analysis to examining the first hypothesis and Moderated Regression Analysis (MRA to examining the second dan the third hypothesis by using SPSS 17.00 program.The results of the research show that: firstly, conflict of interest has a signification positive effect on accounting conservatism. Secondly, litigation risk has a significant positive effect on the positive relation between conflict of interest and accounting conservatism. And the third, company’s financial distress have a significant positive effect on the positive relation between conflict of interest and accounting conservatism.

  19. Mesin Pemindah Bahan : Studi Prestasi Belt Conveyor Hubungannya Dengan Ukuran Butiran Dan Tingkat Kelembaban Bahan Curah ( Batubara ), Panjang Belt 7,6 Meter ; Lebar 32 Centimeter

    OpenAIRE

    Nugroho, Rio

    2011-01-01

    Banyak industri yang menggunakan belt conveyor sebagai alat transportasi material, sebab punya banyak keuntungan. Sehingga, untuk meningkatkan performansi belt conveyor tersebut perlu dilakukan pengidentifikasian prestasi belt conveyor. Identifikasi dilakukan dengan material transfer batubara. Yang akan diamati adalah pengaruh ukuran butiran material dan tingkat kelembaban terhadap kapasitas transfer belt conveyor. Dari pengujian didapatkan kapasitas transfer terbesar adalah material batubar...

  20. TINGKAT PENYERAPAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT BERBASIS IMTA (INTEGRATED MULTI-TROPHIC AQUACULTURE DI TELUK GERUPUK, LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Yuniarsih

    2014-12-01

    Full Text Available Pengembangan budidaya laut berbasis IMTA (Integrated Multi-Trophic Aquaculture merupakan suatu metode yang dirancang untuk mengatasi masalah lingkungan yang terkait dengan penggunaan pakan pada kegiatan akuakultur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penyerapan nitrogen dan fosfor pada budidaya rumput laut berbasis IMTA di Teluk Gerupuk Kabupaten Lombok Tengah. Rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum dibudidayakan dengan metode rawai (long line. Pengamatan terhadap rumput laut dan kondisi perairan dilakukan setiap 15 hari; mulai hari ke-0 sampai hari ke-45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat penyerapan nitrogen dan fosfor antara dua jenis rumput laut yang dibudidayakan. Total penyerapan nitrogen rumput laut K. alvarezii di lokasi IMTA mencapai 86,95 ton N/ha/tahun atau lebih tinggi 24,6% dibandingkan dengan E. spinosum yang mencapai 69,78 ton N/ha/tahun. Sedangkan untuk tingkat penyerapan fosfor, K. alvarezii mencapai 20,56 ton P/ha/tahun atau lebih tinggi 136,7% dibandingkan dengan E. spinosum yang hanya mencapai 8,69 ton P/ha/tahun. Berdasarkan luasan kawasan potensial budidaya rumput laut di Teluk Gerupuk, maka potensi penyerapan nitrogen dan fosfor untuk rumput laut K. alvarezii di kawasan ini masing-masing mencapai 27.996,93 ton N/tahun dan 6.619,16 ton P/tahun. Sedangkan untuk E. spinosum potensi penyerapan nitrogen dan fosfor masing-masing mencapai 22.470,02 ton N/tahun dan 2.796,82 ton P/tahun. Penerapan budidaya rumput laut berbasis IMTA secara jelas memberikan keuntungan ekonomi dan ekologi dengan adanya peningkatan biomassa dan perbaikan kondisi lingkungan budidaya.

  1. Tingkat Kesadaran dan Kepedulian Konsumen terhadap Environmental Values yang Menentukan Efektivitas Green Marketing

    OpenAIRE

    Saragih, Rintan

    2016-01-01

    Kesadaran dunia terhadap lingkungan mulai bergema dan menjadi pusat perhatian seiring adanya Perubahan iklim akibat pemanasan global yang membuat cuaca tidak menentu dan banyaknya bencana alam. Salah satu biang utama masalah lingkungan adalah household product yang menyebabkan penumpukan sampah, pembuangan limbah kimia, pemborosan energi listrik dan gas buangan alat elektronik seperti AC dan kulkas turut andil dalam menipiskan lapisan ozon. “Green Marketing” kemudian menjadi alternatif strate...

  2. PERBEDAAN TINGKAT STRES LUTUNG JAWA (Trachypitecus auratus) PADA KANDANG PERAWATAN DAN KANDANG KARANTINA DI JAVAN LANGUR CENTER (JLC) DITINJAU DARI KADAR KORTISOL DAN RASIO NEUTROFIL PERLIMFOSIT (N/L)

    OpenAIRE

    Eko Dini Danafi; Djoko Winarso; Rahadi Swatomo; Ahmad Fauzi; Ida Masnur; Iwan Kurniawan; Nurina Titisari

    2017-01-01

    Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) adalah satwa endemik Jawa dan Bali. Populasi lutung Jawa semakin mengalami penurunan dan masuk kategori satwa yang dilindungi. Penurunan populasi lutung jawa dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang diperparah dengan tingginya tingkat stres pada satwa. Javan Langur Center yang berlokasi di Cangar, Batu merupakan salah satu tempat untuk merehabilitasi lutung Jawa sebelum dilepasliarkan ke alam. Javan Langur Center terdiri dari tiga kandang yaitu k...

  3. KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN APOTEK DAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN YANG BERLAKU (STUDI KASUS DI KOTA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Roza Yulia

    2016-09-01

    menganalisis tingkat kepuasaan dan harapan konsumen serta prioritas perbaikan atribut pada dimensi pelayanan apotek di Kota Depok Selanjutnya, untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen di Kota Depok terhadap standar pelayanan kefarmasian di apotek, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Metode analisi dalam penelitian ini menggunakan analisis gap berdasarkan konsep Service quality (Servqual, Indeks Kepuasan Pelanggan (Costumer Satisfaction Index/CSI dan Importance Performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan untuk kualitas pelayanan apotek di Kota Depok adalah dalam kategori 'cukup' tapi masih di bawah kategori 'puas'. Sementara atribut pelayanan yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah: kehadiran apoteker di apotek, kelengkapan obat, dan tanggapan dari petugas apotek atas pertanyaan konsumen mengenai obat-obatan yang mereka dapatkan. Di sisi lain, pengetahuan responden tentang pelayanan kefarmasian di apotek yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah masih kurang.Kata kunci: apotek, kepuasan konsumen, pelayanan kefarmasian, servqual, IPA

  4. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA TENAGA KERJA WANITA UNIT SPINNING 1 BAGIAN WINDING PT. APAC INTI CORPORA BAWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu Utami

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja wanita unit Spinning 1 bagian Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. Jenis penelitian menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 73 orang dengan sampel 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah timbangan berat badan dan tinggi badan, bangku harvard, metronome, stopwatch dan lembar data produktivitas. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Dan didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara status gizi (p=0,005, tingkat kebugaran jasmani (p=0,001 dengan produktivitas kerja. Melalui penelitian ini diharapkan pekerja dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang ,serta melakukan olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. The purpose of this research to determine the relationship between nutritional status and level of physical fitness by working on labor productivity women Spinning unit 1 part Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. This research was explanatory research with cross sectional approach. Population was a 73 employees. And sample was 45 employees. Instrument was a weight scales and height, harvard bench, metronome, stopwatch and productivity data sheet. Was processed, using the Chi-Square statistic with α = 0.05. The results was a relationship between nutritional status (p = 0.005, level of physical fitness (p = 0.001 with labor productivity. This research will expect workers to consume foods that contain balanced nutrition and exercise to improve physical fitness.

  5. Pengaruh Tri-n-Oktil Posfin Oksida dan Tingkat Ekstraksi pada Pemurnian Konsentrat Thorium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Veronica Purwani

    2015-11-01

    Full Text Available The extraction of thorium oxalate concentrate as processing product of monazite using Tri Octyl Posfine Oxide (TOPO has been done. The most impurities contained in thorium oxalate concentrate are Ce (cerium and La (lanthanum. The purpose of this study is to purify Th by separating Ce and La using extraction process. The extraction is done by bacth and multistage. The solution of feed or water phase is 10 grams of Th oxalate concentrate dissolved in 10.08 M HNO3 so that the volume becomes 100 mL and the organic phase is TOPO in kerosene. Stripping in each stage conducted three times, first stripping use water, second stripping use 5 % oxalic acid and the third stripping use water. Extraction time at every stage is 15 minutes and stripping time at every stage is 5 minutes with ratio of aqueous phase to organic phase = 1 : 1 . The parameters were studied % TOPO - kerosene and number of extraction stage. The optimum usage of TOPO in kerosene is 5 %. On extraction I obtained Ce concentrate and on extraction II and III obtained Th concentrates. The extraction II efficiency of Th is 39.76 % and extraction III efficiency of Th is 26.33 % . Coefficient of distribution (Kd of Th in stage II is 0.7587 and Kd of Th in stage III is 1.0096. Total extraction efficiency of Th is 80.08 %, total extraction efficiency of Ce is 56.12 %, and total extraction efficiency of La is 1.54 %. The separation factor of Th – Ce in extraction I is 1.00 and separation factor of Th – La in extraction I is 92.0, separation factor of Th – Ce in extraction II is 250.24, and separation factor of Th – La in extraction II is ∞. Separation factor of Th – Ce in extraction III is 124.22 and separation factor of Th – La in extraction III is ∞. Total separation factor of Th – Ce is 1.4270 and total separation factor of Th – La is 4.0459. The content of Th oxalate in stripping product from the extraction II is 97.06 % and in stripping product from the extraction III is

  6. PROFIL RESIDU PESTISIDA DITIOKARBAMAT DALAM TOMAT DAN SELADA PADA TINGKAT KONSUMEN DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Mutiatikum

    2012-10-01

    Full Text Available Penggunaan pestisida untuk meningkatkan produksi hasil pertanian menunjukkan adanya residu pestisida dalam komoditi pertanian. Pemaparan pestisida pada manusia dapat menimbulkan keracunan, baik akut maupun kronis bergantung pada lamanya pemaparan. Tomat dan selada adalah sayuran yang biasa dikonsumsi langsung tanpa dimasak lebih dahulu sebagai makanan, seperti lalaban, burger. salad. juice dan sebagainya Monitoring terhadap makanan tersebut dilakukan dengan cara sampling ke pasar-pasar yang berada di Jakarta. Kemudian, ditentukan kadar residu pestisida dengan menggunakan kromatografi gas (GC. Hasil analisis residu pestisida ditiokarbamat dalam tomat, terdeteksi pada semua contoh makanan dengan kadar antara 0,66- 22,27 mg/kg. Sedangkan pada selada antara 0,43- 18,57 mg/kg (BMR tomat 3 dan selada 5. 41,67% dari yang disampling melebihi BMR baik tomat maupun selada.   Kata Kunci  : Ditiokarbamat (Pestisida

  7. Tingkat Keamanan Konsumsi Residu Karbamat dalam Buah dan Sayur Menurut Analisis Pascakolom Kromatografi Cair Kinerja Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Wispriyono

    2013-02-01

    Full Text Available Karbamat merupakan salah satu jenis pestisida yang banyak digunakan untuk membasmi hama buah dan sayur. Untuk menentukan bahwa residu karbamat dalam sayuran masih aman dikonsumsi manusia, telah dilakukan analisis beberapa residu karbamat seperti metomil, karbaril, karbofuran, dan propoksur. Sampel-sampel tomat, apel, selada air, kubis, dan sawi hijau dikumpulkan dari tiga supermarket dan satu pasar tradisional di Depok, Jawa Barat. Analisis dilakukan serempak untuk ke empat residu karbamat menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi denganpereaksi o-ftalaldehida dan 2-merkaptoetanol dalam reaktor pascakolom dengan detektor fluoresensi. Dari sampel-sampel buah dan sayur yang dianalisis, hanya sawi hijau asal pasar tradisional yang positif mengandung propoksur dengan kadar 1,2 mg/25 gram berat basah (0,048 mg/g berat basah. Dengan Acceptable Daily Intake(ADI propoksur 0,005 mg/kg berat badan/hari, konsumsi sawi hijau harian seberat 20 g/hari masih cukup aman dari gangguan kesehatan akibat pajanan kronik propoksur dengan margin of safety 298,7 (> 100 sebagai batas aman. Carbamat is a group of pesticides which is commonly used to control fruits and vegetables pests. To determine that carbamat residues in fruits and vegetables are safe for human consumption, carbamate residues such as methomyl, carbaryl, carbofuran, and propoxur in vegetables and fruits have been analyzed. Samples of tomato, apple, water lettuces, cabbage, and mustard greens were collected from three supermarkets and one traditional market in Depok, West Java. The analysis was carried out simultaneously for all four carbamate residues by high performance liquid chromatography using o-phtaladehyde and 2 mercaptoethanol reagents in post-column reactor with a fluorescence detector. Of fruits and vegetable samples analyzed, only mustard greens from traditional market positively containe propoxur at 1.2 mg/ 25 gram wet weight (0,048 mg/gram wet weight. With Acceptable Daily Intake (ADI

  8. PENGUKURAN TINGKAT DAYA SAING DAERAH BERDASARKAN VARIABEL PEREKONOMIAN DAERAH, VARIABEL INFRASTRUKTUR DAN SUMBER DAYA ALAM, SERTA VARIABEL SUMBER DAYA MANUSIA DI WILAYAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Irawati

    2012-10-01

    Full Text Available Daya saing wilayah menunjukkan kemampuan suatu wilayah menciptakan nilai tambah untuk mencapai kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan dengan tetap terbuka pada persaingan domestik dan  internasional. Pengembangan wilayah di kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Provinsi Sulawesi  Tenggara merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing tersebut, walaupun  dalam pengembangannya  menghadapi permasalahan-permasalahan yang antara lain disebabkan oleh kurang berkembangnya sumber  daya manusia yang diakibatkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan rendahnya kualitas hidup  masyarakat serta kurangnya prasarana dan sarana untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.  Perbandingan relatif tingkat daya saing antar kota kabupaten tersebut; berdasarkan 3 (tiga variabel yaitu  tingkat  perekonomian daerah,  ketersediaan  infrastruktur  dan  sumber  daya  alam,  serta  ketersediaan  dan kualitas sumber daya manusia; dilakukan untuk melihat sejauh mana daerah-daerah tersebut memiliki  keunggulan  untuk  mengatasi  persamalahan-permasalahan  dalam pengembangan wilayahnya. Kata kunci: Pengembangan Wilayah, Daya Saing. Abstract The competitiveness of the region demonstrated the ability of an area to create added value to achieve a high and sustainable prosperity to remain open to domestic and international competition. Development areas in the cities and districts in Southeast Sulawesi is an effort to enhance the competitiveness, even in the face of development issues among others caused by the lack of development of human resources caused by low levels of education and poor quality of life and the lack of infrastructure and facilities to support the welfare of the community. Comparison of the relative level of competitiveness between the city districts; based on 3 (three variables, namely the level of the regional economy, the availability of infrastructure and natural resources, as well as the availability and quality of human resources

  9. KONTRIBUSI KEPRIBADIAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ISTERI DALAM MENGHADAPI PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Halimah Halimah

    2014-08-01

    Full Text Available Perceraian adalah kondisi yang sering digunakan untuk mengakhiri perkawinan.  Keputusan ini  biasanya salah satu cara akhir untuk menghindari konflik antara mereka. Namun, keputusan ini digunakan untuk  diikuti oleh  kecemasan dan stress. Ia dapat terjadi karena perceraian akan membuat beberapa perubahan dan kondisi buruk, terutama untuk isteri. Perubahan- perubahan ini  melibatkan pemenuhan keuangan, mengubah pandangan masyarakat yang membuat mereka merasa bersalah, sebuah khawatir bahwa mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri, sebuah khawatir anak-anak mereka di masa depan, mendapat malu dan putus asa. Penelitian  ini bertujuan untuk menemukan (1  ada hubungan antara kecemasan perceraian isteri dan dukungan sosial (2ada hubungan antara kecemasan perceraian isteri dan kepribadian.  Variabel independen dalam penelitian ini adalah dukungan sosial, dan kepribadian  dalam Lima Besar Teori Kepribadian, termasuk neuroticism personaliti, extrovert, agreeableness, conscientiousness dan  buka  untuk pengalaman,  dengan subjek terdiri dari 60 isteri yang dalam pemrosesan perceraian di pelataran Pengadilan Agama Kabupaten Sleman (Mahkamah Agama di Kabupaten Sleman. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi ganda. Mudah-mudahan hasil penelitian akan salah satu bahan consellor/phsychologists dalam memberikan bimbingan dan konseling iringan kepada klien yang mengalami masalah perceraian.   Kata Kunci: Kecemasan, Dukungan Sosial, Perceraian   THE  CONTRIBUTION OF  PERSONALITY AND  SOCIAL SUPPORT TO THE LEVEL OF THE ANXIETY OF THE WIFE IN THE FACE OF DIVORCE. Divorce  is a condition that often used to end marriage. This decision is usually  one of final ways to avoid conflicts between them. However, this decision used to followed by anxiety  and stress. It can be happen because the divorce will make some changes and bad condition, especially for the wife. These changes involve financial fulfillment, the change of

  10. GREEN CONSUMER: DESKRIPSI TINGKAT KESADARAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT JOGLOSEMAR TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jati Waskito

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai variabel efek khusus untuk kesadaran lingkungan dan pro-lingkungan perilaku pembelian produk hijau di Jogyakarta, Solo, dan Semarang. Statistik deskriptif variabel menghasilkan perbedaan kesadaran lingkungan dari 156 peserta. Temuan menarik dari studi ini adalah bahwa semua model  penelitian menunjukkan pengaruhsignifikan variabel prediktor secara bersamaan (environmental knowledge, environmental Attitude, recycling behavior, political action terhadap perilaku pembelian produk ramah lingkungan secara umum (general purchasing behavior maupun secara khusus (recycling paper production, not tested on animal, organic fruits & vegetabels, ozone friendly aerosol dan environmental friendly detergentl. Hasil penelitian ini juga menunjukkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan ini dapat menjadi alasan yang kuat untuk melakukan sosialisasi dan pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.The main objective of this study was to assess the effect of variables specific to environmental consciousness and pro-environmental green product purchasing behavior in Yogyakarta, Solo, and Semarang. Descriptive statistics of variables produce differences in the environmental awareness of the 156 participants. Interesting finding of this study is that all models showed a significant effect at the same predictor variables (environmental knowledge, environmental attitude, recycling behavior, political action on the purchase behavior of environmentally friendly products in general (general purchasing behavior and specifically (recycling paper production , not tested on animal, organic fruits & vegetabels, ozone  friendly aerosol and environmental friendly detergentl. The results also showed low knowledge of the community to preserve the environment can be a good reason for socialization and learning for the public about the importance of environmental

  11. TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DENGAN KUALITAS DAN DEPOSISI SEMEN YANG BERBEDA PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T Susilawati

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan kualitas spermatozoa PTM, terutama dari semen beku yang memiliki kualitas di bawah PTM kelas AI dan deposisi semen untuk keberhasilan kebuntingan pada Filial (PO sapi Ongole. Metodologi yang digunakan adalah percobaan menggunakan 80 PO perempuan sebagai sampel yang diambil secara purposive. Penelitian ini menggunakan 8 perlakuan dengan mengulangi proses di 10 sapi. Perlakuan IB ini yang menggunakan 4 level  kualitas PTM dari semen beku (PTM 5-20%, 20-30%, 30-40% dan ³ 40% dan 2 jenis deposisi semen (4 dan 4 +. Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa kemungkinan kebuntingan  dengan kualitas semen dengan PTM 20-30% dan 30-40% yang lebih tinggi dibandingkan dengan kualitas semen   PTM 5-20%, meskipun , secara statistik persentase kebuntingan  tidak berbeda. IB menggunakan deposisi semen 4 + hasil 2.168 kali lebih tinggi dari kebuntingan  dibandingkan dengan deposisi semen IB 4. Secara statistik, persentase kebuntingan  dari perbedaan kualitas spermatozoa PTM dan deposisi semen itu tidak signifikan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini akan menjadi keuntungan besar, terutama jika ditinjau dari aspek reproduksi. Semen beku yang mempunyai kualitas PTM di bawah standar SNI (20 – 40% masih dapat menghasilkan kebuntingan pada ternak akseptor IB yaitu berhasil bunting 85% - 95%.  Deposisi semen saat IB pada posisi  4+ menghasilkan kemungkinan kebuntingan lebih tinggi dibandingkan dengan IB pada posisi 4.     pregnancy successfulness with different quality AND Semen deposition  in Filial Ongole (PO cattle ABSTRACT The objective of this study is to finding out the influence of the different quality of spermatozoa’s PTM, especially from frozen semen that has under grade PTM quality and AI semen deposition to the pregnancy successfulness in Filial  Ongole (PO cattle. The methodology that is used is experiment using 80 female PO as the sample that is taken

  12. DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL PARAMETER SEISMOTEKTONIK SEBAGAI INDIKASI TINGKAT AKTIVITAS KEGEMPAAN DI WILAYAH PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyanto Rohadi

    2016-03-01

    Full Text Available Zona subduksi megathrust merupakan wilayah potensial untuk terjadi gempabumi besar. Untuk memahami proses yang mengontrol gempabumi besar diperlukan pengetahuan mengenai bagaimana karakteristik pertemuan antar lempeng tektonik dan variasi kegempaan spasialnya. Gempabumi Papua 4 Januari 2009,  magnitudo 7,6 (katalog BMKG, merupakan contoh gempabumi pada zona megathrust. Mekanisme sumber gempabumi ini adalah patahan trusting di perbatasan lempeng sepanjang barat-laut pesisir pantai Papua. Wilayah Papua dikenal memiliki aktivitas kegempaan yang tinggi, sehingga diperlukan tindakan mitigasi terhadap bencana gempabumi. Salah satu usaha mitigasi bencana gempabumi adalah dengan memetakan wilayah rawan gempabumi. Pemetaan wilayah rawan gempabumi diantaranya dilakukan dengan memetakan variasi parameter seismotektonik dari relasi Gutenberg-Richter. Analisa parameter seismotektonik secara spasial dan temporal pada penelitian ini menggunakan data gempabumi dari katalog Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG dan National Earthquake Information Center (NEIC, tahun 1973 - 2008, dengan batas 10° LS - 4° LU dan 130° BT -142° BT dengan magnitudo terkecil 2,9. Data gempabumi (Mw>6 yang berasal dari katalog BMKG mulai dari tahun 2009 hingga 2014 digunakan sebagai verifikasi. Dari analisis menggunakan software ZMAP diperoleh variasi nilai-b berkisar antara 0,5 – 1,5, variasi nilai-a berkisar antara 3,5-8,5, sedangkan periode ulang gempabumi dengan magnitudo 6,8 secara umum adalah berkisar antara 5-32 tahun.    Megathrust subduction zone is an area that potentially causes large earthquakes. To understanding the processes that control the massive earthquake requires a knowledge about the characteristics of the junction between the tectonic plates and spatial variations of the seismicity. Papua earthquake on January 4, 2009, with 7,6 magnitude(based on BMKG catalogue, is an example of an earthquake that occurred in that zone. The earthquake source

  13. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Diare dengan Frekuensi Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Bandung Oktober 2013–Maret 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hoirunisa Fathia

    2015-02-01

    Full Text Available Abstrak Penyakit diare di Indonesia semakin meningkat yang dapat menyebabkan kematian terutama balita. Salah satu faktor yang memengaruhi frekuensi kejadian diare adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang diare dengan frekuensi kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari Kota Bandung. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancangan desain potong lintang (cross sectional periode April–Juni 2014. Subjek penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari. Jumlah sampel penelitian sebanyak 97 orang. Data yang dikumpulkan berupa data primer menggunakan kuesioner yang sudah divalidasi. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 21 dan analisis statistik menggunakan uji chi-kuadrat. Hasil menunjukkan bahwa responden berpendidikan tinggi memiliki balita yang sebagian besar tidak pernah diare dan analisis statistik menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dan frekuensi kejadian diare balita (p=0,001. Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 21 dari 36 subjek memiliki balita tidak pernah diare dan analisis statistik menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi kejadian diare balita (p=0,007. Simpulan, terdapat hubungan tingkat pendidikan ibu dan pengetahuan ibu tentang diare dengan frekuensi kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Tamansari. Kata kunci: Diare, frekuensi diare, pendidikan, pengetahuan   The Relationship Levels of Education and Mother's Knowledge about the Frequency of Occurence of Diarrhea in Infants of Tamansari Bandung in October 2013–March 2014 Abstract Diarrhea disease in Indonesia is increasing, can cause death, especially in infants. One of the factors that affect the frequency of occurrence of diarrhea is knowledge, attitudes, and behaviors of parents of diarrhea. This study aims was to determine

  14. Sistem Pemeliharaan Anjing dan Tingkat Pemahaman Masyarakat terhadap Penyakit Rabies di Kabupaten Bangli, Bali (DOG REARING SYSTEM AND UNDERSTANDING LEVEL OF PEOPLE IN BANGLI, BALI TOWARD RABIES DISEASE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisabeth Yulia Nugraha

    2017-06-01

    tingkat pemahaman masyarakat terhadap penyakit rabies di Kabupaten Bangli, Bali. Jumlah responden yang diambil sebanyak 140, tersebar di 14 desa yang belum pernah dilaporkan terjadi kasus rabies. Data hasil wawancara berdasarkan kuisioner dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan dendrogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan anjing yang baik di Kabupaten Bangli berhubungan dengan kondisi pemeliharaan anjing (100%; kesadaran memberikan pakan (100%; jumlah pemberian pakan yang lebih dari satu kali (91,4%; status vaksinasi rabies (83,6%; tidak memelihara hewan penular rabies (HPR selain anjing (kucing (75,7%; status pemeriksaan kesehatan (67,1%; dan jumlah anjing yang dipelihara tidak lebih dari satu ekor (55,7%. Sistem pemeliharaan anjing yang buruk berhubungan dengan jenis pakan yang diberikan (100%; berkontak dengan anjing lainnya (80%; dan sistem pemeliharaan anjing dengan cara dilepas (73,6%. Tingkat pemahaman masyarakat Kabupaten Bangli yang baik berhubungan dengan mobilitas anjing (88,6%; pemahaman mengenai bahaya rabies (79,3%; asal anjing (79,3%; pengetahuan mengenai ciri-ciri rabies (74,3%; dan status desa bebas rabies yang masih dipertahankan (78,6%. Tingkat pemahaman masyarakat yang buruk berhubungan dengan belum adanya aturan desa maupun aturan adat yang berkaitan dengan penyakit rabies (100%; kurangnya pastisipasi masyarakat dalam program penyuluhan (62,1%; dan cara memperoleh anjing (52,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pemeliharaan anjing dan tingkat pemahaman masyarakat mengenai penyakit rabies di Kabupaten Bangli tergolong baik.

  15. PERBEDAAN TINGKAT STRES LUTUNG JAWA (Trachypitecus auratus PADA KANDANG PERAWATAN DAN KANDANG KARANTINA DI JAVAN LANGUR CENTER (JLC DITINJAU DARI KADAR KORTISOL DAN RASIO NEUTROFIL PERLIMFOSIT (N/L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Dini Danafi

    2017-11-01

    Full Text Available Lutung Jawa (Trachypithecus auratus adalah satwa endemik Jawa dan Bali. Populasi lutung Jawa semakin mengalami penurunan dan masuk kategori satwa yang dilindungi. Penurunan populasi lutung jawa dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang diperparah dengan tingginya tingkat stres pada satwa. Javan Langur Center yang berlokasi di Cangar, Batu merupakan salah satu tempat untuk merehabilitasi lutung Jawa sebelum dilepasliarkan ke alam. Javan Langur Center terdiri dari tiga kandang yaitu kandang perawatan, kandang karantina dan kandang sosialisasi. Respon stress pada primata dapat dievaluasi dengan menggunakan indikator pengukuran hormon kortisol dan rasio neutrofil per limfosit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kortisol dan rasio neutrofil per limfosit sebagai indikator stres pada lutung Jawa di kandang perawatan dengan kandang karantina. Lutung Jawa dengan umur 2-7,5 tahun dan berjenis kelamin jantan dan betina. Pengukuran kadar kortisol dengan metode ELISA Indirect gelombang pada 450 nm dan diferensial leukosit diukur dengan hematology analizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel pada kandang perawatan memiliki rata-rata kadar kortisol yang lebih tinggi (116,1 ng/mL daripada kandang karantina (87,5 ng/mL, dan pengukuran rasio N/L pada kandang perawatan lebih tinggi (11,3 daripada kandang karantina (1,2.

  16. Pengaruh Sistem Lantai Dan Tingkat Kepadatan Kandang Terhadap Performance Produksi Ayam Arab Jantan Periode Grower

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Megawati Putri

    2017-12-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine the effect of litter system and interaction of both different level of cage density grower arab chicken. The material used were 48 arabic chicken at grower period which the age 2 months and the average weight 701.7±94.37 g  and the value SD 13.45%. The method used in this study was experimented with completely randomized design (CRD factorial patterns. First factor was litter system  dan  second factor was the level of cage density. Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA , if there was different followed by duncan multiple range test. The results showed that litter system of cage was not showed any significant effect (P>0.05 on feed consumption, weight growth and  feed conversion. The level of cage density was gave significant different (P0.05. The conclusion of this study there was not interaction between factor litter system and the level of cage density.

  17. H2SO4-HNO3-H2O ternary system in the stratosphere

    Science.gov (United States)

    Kiang, C. S.; Hamill, P.

    1974-01-01

    Estimation of the equilibrium vapor pressure over the ternary system H2SO4-HNO3-H2O to study the possibility of stratospheric aerosol formation involving HNO3. It is shown that the vapor pressures for the ternary system H2SO4-HNO3-H2O with weight composition around 70-80% H2SO4, 10-20% HNO3, 10-20% H2O at -50 C are below the order of 10 to the minus 8th mm Hg. It is concluded that there exists more than sufficient nitric acid and water vapor in the stratosphere to participate in ternary system aerosol formation at -50 C. Therefore, HNO3 should be present in stratospheric aerosols, provided that H2SO4 is also present.

  18. Heterogeneous kinetics of H2O, HNO3 and HCl on HNO3 hydrates (α-NAT, β-NAT, NAD) in the range 175-200 K

    Science.gov (United States)

    Iannarelli, Riccardo; Rossi, Michel J.

    2016-09-01

    Experiments on the title compounds have been performed using a multidiagnostic stirred-flow reactor (SFR) in which the gas phase as well as the condensed phase has been simultaneously investigated under stratospheric temperatures in the range 175-200 K. Wall interactions of the title compounds have been taken into account using Langmuir adsorption isotherms in order to close the mass balance between deposited and desorbed (recovered) compounds. Thin solid films at 1 µm typical thickness have been used as a proxy for atmospheric ice particles and have been deposited on a Si window of the cryostat, with the optical element being the only cold point in the deposition chamber. Fourier transform infrared (FTIR) absorption spectroscopy in transmission as well as partial and total pressure measurement using residual gas mass spectrometry (MS) and sensitive pressure gauges have been employed in order to monitor growth and evaporation processes as a function of temperature using both pulsed and continuous gas admission and monitoring under SFR conditions. Thin solid H2O ice films were used as the starting point throughout, with the initial spontaneous formation of α-NAT (nitric acid trihydrate) followed by the gradual transformation of α- to β-NAT at T > 185 K. Nitric acid dihydrate (NAD) was spontaneously formed at somewhat larger partial pressures of HNO3 deposited on pure H2O ice. In contrast to published reports, the formation of α-NAT proceeded without prior formation of an amorphous HNO3 / H2O layer and always resulted in β-NAT. For α- and β-NAT, the temperature-dependent accommodation coefficient α(H2O) and α(HNO3), the evaporation flux Jev(H2O) and Jev(HNO3) and the resulting saturation vapor pressure Peq(H2O) and Peq(HNO3) were measured and compared to binary phase diagrams of HNO3 / H2O in order to afford a thermochemical check of the kinetic parameters. The resulting kinetic and thermodynamic parameters of activation energies for evaporation (Eev) and

  19. MLS/Aura L2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V003

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  20. MLS/Aura Level 2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V004

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  1. MLS/Aura L2 Nitric Acid (HNO3) Mixing Ratio V002

    Data.gov (United States)

    National Aeronautics and Space Administration — ML2HNO3 is the EOS Aura Microwave Limb Sounder (MLS) standard product for nitric acid derived from radiances measured by the 240 GHz radiometer at and below 10 hPa,...

  2. The extraction of uranyl nitrate and chloride in octaethyltetraamidopyrophosphate (OETAPP)-HCl, HNO3 systems

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jankowska, M.; Kulawik, J.; Mikulski, J.

    1975-01-01

    The extraction of uranium was studied in the system of 0.1 M OETAPP in CHCl 3 /HCl or HNO 3 . The distribution coefficients of HCl and HNO 3 were calculated as a function of OETAPP concentration. The amount of OETAPP in the aqueous phase containing HCl and HNO 3 was found from the measurements of surface tension of this phase. The distribution of HCl or HNO 3 between the organic and aqueous phases was studied as a function of the concentration of the acid used in the aqueous phase. The solvation energy of the extracted complexes was calculated from the measured potential differences. Cohesion and adhesion energies of the studied systems are also given. (author)

  3. Comparison of two microwave-assisted sample digestions of sediment and soils for trace metals using ICP-MS. HNO3 and HNO3/HF (P2)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Howard, C.; Vandervort, A.; Bloom, N.S.

    2002-01-01

    Full text: Our goal was to develop an accurate and dependable digestion method for extracting trace metals from soil and sediment samples. This method would be applied to analytes at low concentrations in various sediments, including soil, contaminated soil, and marine sediment. Analysis was performed for a wide spectrum of trace metals (Ag, Al, As, Cd, Ce, Co, Cr, Cu, Eu, Fe, Hf, Ho, La, Mg, Mn, Mo, Nd, Ni, Pb, Th, Ti, Tl, Sb, Se, Sm, Sn, Yb, and Zn) using an Elan 6000 ICP-MS (Perkin-Elmer). Two sample preparation procedures were adjusted and applied to three certified reference materials (CRM); NIST2709, NIST2710, and MESS-3. The first procedure involved digestion with 10 ml nitric acid (HNO3) at 180 o C for 25 min in a microwave (Milestone-ETHOS plus). The process included four acid blanks, one blank spike, three replicates of each CRM, and one matrix spike on each of the CRM. The second procedure involved digestion with 8 ml HNO3, and 4 ml hydrofluoric acid (HF) at 180 o C for 25 min in the microwave. Digestion included four acid blanks, one blank spike, three reps of each CRM, and one matrix spike on each of the CRM. Each method proved to be robust and accurate for different analytes. Rare earth elements worked particularly well using the HNO 3 digest. By utilizing both digestions, all trace metals examined were successfully and completely extracted. (author)

  4. Third phase formation revisited: the U(VI), HNO3 - TBP, n-dodecane system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chiarizia, R.; Jensen, M.P.; Borkowski, M.; Ferraro, J.R.; Thiyagarajan, P.; Littrell, K.C.

    2003-01-01

    In this work, the system U(VI), HNO 3 -tri-n-butylphosphate (TBP), n-dodecane has been revisited with the objective of gaining information on the coordination chemistry and structural evolution of the species formed in the organic phase before and after third phase formation. Chemical analyses, spectroscopic and EXAFS data indicate that U(VI) is extracted as the UO 2 (NO 3 ) 2 ·2TBP adduct, while the third phase species have the average composition UO 2 (NO 3 ) 2 ·2TBP·HNO 3 . Small-angle neutron scattering (SANS) measurements on TBP solutions loaded with only HNO 3 or with increasing amounts of U(VI) have revealed the presence, before phase splitting, of ellipsoidal aggregates with the major and minor axes up to about 64 and 15 A, respectively. The formation of these aggregates, very likely of the reverse micelle-type, is observed in all cases, that is, when only HNO 3 , only UO 2 (NO 3 ) 2 , or both HNO 3 and UO 2 (NO 3 ) 2 are extracted by the TBP solution. Upon third phase formation, the SANS data reveal the presence of smaller aggregates in the light organic phase, while the heavy organic phase contains pockets of diluent, each with an average of about two molecules of n-dodecane.

  5. Mechanism of plutonium metal dissolution in HNO3-HF-N2H4 solution

    International Nuclear Information System (INIS)

    Karraker, D.G.

    1985-01-01

    An oxidation-reduction balance of the products of the dissolution of plutonium metal and alloys in HNO 3 -HF-N 2 H 4 solution shows that the major reactions during dissolution are the reduction of nitrate to NH 3 , N 2 and N 2 O by the metal, and the oxidation of H free radicals to NH 3 by N 2 H 4 . Reactions between HNO 3 and N 2 H 4 produce varying amounts of HN 3 . The reaction rate is greater for delta-Pu than alpha-Pu, and is increased by higher concentrations of HF and HNO 3 . The low yield of reduced nitrogen species indicates that nitrate is reduced on the metal surface without producing a significant concentration of species that react with N 2 H 4 . It is conjectured that intermediate Pu valences and electron transfer within the metal are involved. 7 refs., 3 tabs

  6. Passive Sampler for Measurements of Atmospheric Nitric Acid Vapor (HNO3 Concentrations

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrzej Bytnerowicz

    2001-01-01

    Full Text Available Nitric acid (HNO3 vapor is an important nitrogenous air pollutant responsible for increasing saturation of forests with nitrogen and direct injury to plants. The USDA Forest Service and University of California researchers have developed a simple and inexpensive passive sampler for monitoring air concentrations of HNO3. Nitric acid is selectively absorbed on 47-mm Nylasorb nylon filters with no interference from particulate NO3-. Concentrations determined with the passive samplers closely corresponded with those measured with the co-located honeycomb annular denuder systems. The PVC protective caps of standardized dimensions protect nylon filters from rain and wind and allow for reliable measurements of ambient HNO3 concentrations. The described samplers have been successfully used in Sequoia National Park, the San Bernardino Mountains, and on Mammoth Mountain in California.

  7. PERBEDAAAN PADAT TEBAR TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST PEURULUS LOBSTER PASIR (Panulirus homarus PADA BAK TERKONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Cokrowati

    2012-10-01

    Full Text Available Prospek budidaya Panulirus homarus menjanjikan dari segi ekonomi dan keadaan alam di wilayah NTB serta merupakan spesies komoditi ekspor utama di Indonesia.Potensi akuakultur lobster pasir tentunya membutuhkan teknik budidaya yang sesuai agar mendapatkan hasil yang optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan padat tebar terhadap pertumbuhan dan nilai Survival rate (SR serta untuk mengetahui padat tebar yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan nilai SR optimum post puerulus Panulirus homarus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan faktor tunggal yaitu padat tebar dengan densitas 20 ekor/m2, 40 ekor/m2, 60 ekor/m2, dan 80 ekor/m2. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan perbedaan padat tebar berpengaruh (P<0,05 terhadap pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup (SR post puerulus Panulirus homarus. Nilai SGR dan SR tertinggi terdapat pada kepadatan 20 ekor/m2 sebesar 2,15425% dengan nilai SR 75%, dengan kualitas air sebagai faktor pembatas dengan nilai rata-rata pH 7,2, suhu 26,930 C, salinitas 34,4 ppt dan DO 5,86 mg/l nilai tersebut dalam batas toleransi  sebagai kehidupan biota air khususnya  lobster pasir. Kata kunci : Panulirus homarus, padat tebar, survival rate

  8. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Sosial Dalam Laporan Tahunan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Agustin Roziani

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial bank-bank di Indonesia yang meliputi bank konvensional dan bank syariah periode 2004- 2007. Sebanyak 17 bank telah dianalisis sebagai sampel bank konvensional dan 3 bank sebagai sampel bank syariah. Penelitian ini mengamati dua kategori dari tiga kategori pengungkapan social perusahaan yang didasarkan pada Global Reporting Initiative versi 3.0. Kategori tersebut mencakup kinerja ekonomi dan kinerja sosial. Penelitian ini mengidentifikasi empat faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan social bank, yaitu ukuran perusahaan, rasio likuiditas, rasio leverage, dan net profit margin. Hasil pengujian berdasarkan tes individu menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan social bank konvensional. Sementara itu, hasil pengujian individu pada bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, dan leverage berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial. Uji simultan (F-Statistik antara bank konvensional dan bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial bank.JEL Classifications : G20, G21, M14Keywords : Corporate Social Responsibility Disclosure, Company Size,Liquidity, Leverage, Net Profit Margin, Global Reporting Initiative 3.0.

  9. Studi Pengaruh Ukuran Butir Dan Tingkat Kelembaban Pasir Terhadap Performansi Belt Conveyor Pada Pabrik Pembuatan Tiang Beton

    OpenAIRE

    Depari, Prianto

    2010-01-01

    Pabrik pembuatan tiang beton yang menggunakan belt conveyor sebagai alat transportasi material yang berbentuk bulk. Material pasir adalah salah satu contoh material bulk, yang diangkut dengan belt conveyor untuk proses mix bahan baku dari beton seperti kerikil, semen, agregat dan lain-lain. Penggunaan belt conveyor ini akan meningkatkan efisiensi kerja dari pabrik pembuatan beton. Performansi belt conveyor tersebut perlu diidentifikasian secara baik dan benar. Identifikasi dilakukan dengan be...

  10. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MAN 7 Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhikrul Hakim

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan KTSP Berkarakter dan pengembangan pendidikan karakter dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif (descriptive research. Metode penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan metode triangulasi. Analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: KTSP disesuaikan dengan amanat pemerintah yang dilandasi oleh undang-undang dan peraturan pemerintah. Peran Kepala Sekolah sebagai pemberi keputusan terhadap pemberlakuan KTSP Berkarakter dan perumusan KTSP di MAN 7 Jombang dengan strategi sosialisasi dan mengadakan workshop. Implementasi KTSP Berkarakter oleh guru dalam pembelajaran relatif maksimal, dilihat dari penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi. Terdapat peningkatan Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya KTSP Berkarakter dan Pengembangan Pendidikan Karakter. Segi kognitif diketahui dari hasil prestasi yang meningkat. Psikomotor diketahui dari mulai beraninya siswa berbicara dan mengutarakan pendapat dan mendemonstrasikannya. Untuk afektif dapat diketahui dari mulai berubahnya sikap siswa seperti halnya cara mereka menghormati guru, berkata dengan guru dan teman. This study aims to determine the application of KTSP with Character and the development of character education in improving student achievement. This is a descriptive research. The research methods are interview, observation and documentation. To test the validity of the data, I used the triangulation method. To analyze the data, I use data reduction methods, data presentation methods and conclusion methods. The results of this study show: KTSP is adjusted to the government’s mandate based on the laws and regulations of the government. The Principal as a decision maker for the implementation of KTSP with Character in MAN 7 Jombang implements socialization strategy and

  11. VOLTAMMETRIC BEHAVIOR OF SOME STEELS IN AQUEOUS SOLUTIONS OF HNO3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gheorghe Nemtoi

    2011-06-01

    Full Text Available The corrosion process of some steels immersed in HNO3 solutions of different concentrations by means of voltammetric measurements was investigated. For different values of the corrosion potential, or of the contact time: solid steel-aggressive medium, several equations of the type: I = f (E were proposed, only for linear domains of the voltammograms.

  12. Study of plutonium sorption in aluminia column in the system HNO3-HF

    International Nuclear Information System (INIS)

    Araujo, J.A. de.

    1977-01-01

    The column chromatographic method using alumina has been applied successfully to study the sorption-desorption behavior of plutonium traces in HNO 3 -HF and HNO 3 -HF-UO 2 (NO 3 ) 2 systems, aiming to elaborate a process for recovering plutonium traces from reprocessing wastes, mainly in existing solutions where uranium is presented in macro quantities. Basically, the method consists in the sorption of plutonium by percolating a solution containing HNO 3 (0,1 to 0,8M) or uranyl nitrate (1-50 gU/l) and HF(0,1 to 0,3M) through an Al 2 O 3 collumn. The plutonium is fixed on Al 2 O 3 whereas the uranyl ions is collected in the efluent. The adsorption of Pu-III, Pu-IV and Pu-VI in the presence of HF was determined and Pu-IV can be almost completely sorbed. The Pu-IV is eluted by reduction to Pu-III in the column using 3 M HNO 3 -0,005M FeSO 4 at 50 0 C as elutrient. This method is very simple and can be applied for separation and purification of plutonium (traces) from uranyl nitrate or others coming solutions from wet chemistry of irradiated fuels [pt

  13. Inhibition of Corrosion of Zinc in (HNO 3 + HCl) acid mixture by ...

    African Journals Online (AJOL)

    Corrosion of Zinc metal in (HNO3 + HCl) binary acid mixture and inhibition efficiency of aniline has been studied by weight loss method and polarization technique. Corrosion rate increases with the concentration of acid mixture and the temperature. Inhibition efficiency (I.E.) of aniline increases with the concentration of ...

  14. Interaction of tellurium and tellurium-containing semiconductor compounds with solutions of HI-HNO3-H2O system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tomashik, V.N.; Sava, A.A.; Tomashik, Z.F.

    1994-01-01

    As a result of experimental investigations and physical-chemical simulation are established regularities of solution of semiconducting tellurium-containing compounds in HI-HNO 3 -H 2 O systems. In HNO 3 -HI system solutions enriched by HNO 3 are not used for CdTe treatment but HI enriched solution are similar in composition with I 2 -HI solutions. Solution of the given tellurium-containing materials proceeds by a chemical mechanism and is determined by tellurium oxidation with iodine

  15. Alloy 33: A new material for the handling of HNO3/HF media in reprocessing of nuclear fuel

    International Nuclear Information System (INIS)

    Koehler, M.; Heubner, U.; Eichenhofer, K.W.; Renner, M.

    1997-01-01

    Alloy 33, an austenitic 33Cr-32Fe-31Ni-1.6Mo-0.6Cu-0.4N material shows excellent resistance to corrosion when exposed to highly oxidizing media as e.g. HNO 3 and HNO 3 /HF mixtures which are encountered in reprocessing of nuclear fuel. According to the test results available so far, resistance to corrosion in boiling azeotropic (67%) HNO 3 is about 6 and 2 times superior to AISI 304 L and 310 L. In higher concentrated nitric acid it can be considered corrosion resistant up to 95% HNO 3 at 25 C, up to 90% HNO 3 at 50 C and up to somewhat less than 85% HNO 3 at 75 C. In 20% HNO 3 /7% HF at 50 C its resistance to corrosion is superior to AISI 316 Ti and Alloy 28 by factors of about 200 and 2.4. Other media tested with different results include 12% HNO 3 with up to 3.5% HF and 0.4% HF with 32 to 67.5% HNO 3 at 90 C. Alloy 33 is easily fabricated into all product forms required for chemical plants (e.g. plate, sheet, strip, wire, tube and flanges). Components such as dished ends and tube to tube sheet weldments have been successfully fabricated facilitating the use of Alloy 33 for reprocessing of nuclear fuel

  16. Uptake of methanol on mixed HNO3/H2O clusters: An absolute pickup cross section

    Science.gov (United States)

    Pysanenko, A.; Lengyel, J.; Fárník, M.

    2018-04-01

    The uptake of atmospheric oxidized organics on acid clusters is relevant for atmospheric new particle formation. We investigate the pickup of methanol (CH3OH) on mixed nitric acid-water clusters (HNO3)M(H2O)N by a combination of mass spectrometry and cluster velocity measurements in a molecular beam. The mass spectra of the mixed clusters exhibit (HNO3)m(H2O)nH+ series with m = 0-3 and n = 0-12. In addition, CH3OH.(HNO3)m(H2O)nH+ series with very similar patterns appear in the spectra after the methanol pickup. The velocity measurements prove that the undoped (HNO3)m(H2O)nH+ mass peaks in the pickup spectra originate from the neutral (HNO3)M(H2O)N clusters which have not picked up any CH3OH molecule, i.e., methanol has not evaporated upon the ionization. Thus the fraction of the doped clusters can be determined and the mean pickup cross section can be estimated, yielding σs ¯ ≈ 20 Å2. This is compared to the lower estimate of the mean geometrical cross section σg ¯ ≈ 60 Å2 obtained from the theoretical cluster geometries. Thus the "size" of the cluster corresponding to the methanol pickup is at least 3-times smaller than its geometrical size. We have introduced a method which can yield the absolute pickup cross sections relevant to the generation and growth of atmospheric aerosols, as illustrated in the example of methanol and nitric acid clusters.

  17. Observations of total RONO2 over the boreal forest: NOx sinks and HNO3 sources

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. C. Browne

    2013-05-01

    Full Text Available In contrast with the textbook view of remote chemistry where HNO3 formation is the primary sink of nitrogen oxides, recent theoretical analyses show that formation of RONO2 (ΣANs from isoprene and other terpene precursors is the primary net chemical loss of nitrogen oxides over the remote continents where the concentration of nitrogen oxides is low. This then increases the prominence of questions concerning the chemical lifetime and ultimate fate of ΣANs. We present observations of nitrogen oxides and organic molecules collected over the Canadian boreal forest during the summer which show that ΣANs account for ~20% of total oxidized nitrogen and that their instantaneous production rate is larger than that of HNO3. This confirms the primary role of reactions producing ΣANs as a control over the lifetime of NOx (NOx = NO + NO2 in remote, continental environments. However, HNO3 is generally present in larger concentrations than ΣANs indicating that the atmospheric lifetime of ΣANs is shorter than the HNO3 lifetime. We investigate a range of proposed loss mechanisms that would explain the inferred lifetime of ΣANs finding that in combination with deposition, two processes are consistent with the observations: (1 rapid ozonolysis of isoprene nitrates where at least ~40% of the ozonolysis products release NOx from the carbon backbone and/or (2 hydrolysis of particulate organic nitrates with HNO3 as a product. Implications of these ideas for our understanding of NOx and NOy budget in remote and rural locations are discussed.

  18. Inhibiting effects of imidazole on copper corrosion in 1 M HNO3 solution

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lee, Woo-Jin

    2003-01-01

    The present work deals with the inhibiting effects of imidazole on the pure copper (Cu) corrosion in 1 M HNO 3 solution analysing potentiodynamic polarisation curves, potentiostatic anodic current transient, AC impedance spectra and X-ray photoelectron spectra (XPS). By adding imidazole to HNO 3 solution, the polarisation curves showed decrease in the corrosion current and the cathodic current, suggesting that imidazole acts as an effective cathodic inhibitor to Cu corrosion. From the measured anodic current transients, it is inferred that the protective Cu-imidazole complex film is simultaneously formed with the Cu oxide in the presence of imidazole during the early stage of the anodic polarisation. Analysis of the AC impedance spectra revealed that the values of the charge transfer resistance R ct obtained in imidazole-containing HNO 3 solution were greater than that value in imidazole-free one and at the same time steadily increased with immersion time to the constant value. Contrarily, the capacitance value was abruptly lowered from the double layer capacitance C dl to the complex film capacitance C cf in the progress of immersion time. Furthermore, the Warburg coefficient σ value for the ion diffusion through the complex film was observed to increase with immersion time. This means that the Cu(N-OH) complex film becomes thicker during immersion in the HNO 3 solution with imidazole through the inward growth of the N-rich outer layer to the O-rich inner layer, as well validated by XPS. Based upon the experimental results, it is suggested that the Cu corrosion in 1 M HNO 3 solution is efficiently inhibited with the addition of imidazole by retarding both the charge transfer on cathodic sites of the Cu surface in the early stage of immersion time and the subsequent ion diffusion through the steadily growing complex film

  19. Dampak Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perkebunan Nusantara II Terhadap Tingkat Pendapatan Dan Penyerapan Tenaga Kerja

    OpenAIRE

    Hidayat Siregar, Arief Gibran; Iskandarini, Salmiah

    2013-01-01

    Tujuan penelitianini adalah untuk mengidentifikasi konsep dan kebijakan program CSR PT. Perkebunan Nusantara III; untukmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap pendapatan mitra CSR; danmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap penyerapan tenaga kerja mitra CSR. Metodeanalisis data yang digunakana dalahadalah analisis uji T berpasangan (Paired T-Test) untuk mengidentifikasi dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) ter...

  20. PROFIL DARAH DAN TINGKAT KERUSAKAN HATI PADA SAPI BALI YANG DIGEMBALAKAN DI TEMPAT PEMEROSESAN AKHIR SUWUNG DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardani T I A S

    2016-06-01

    Full Text Available Daging dapat terkontaminasi oleh parasit melalui pencemaran primer dan pencemaran sekunder. Salah satukontaminasi yang sering dijumpai pada sapi bali adalah penyakit cacing hati atau Fascioliasis. TPA Suwung yangberfungsi sebagai tempat pemerosesan akhir sampah dari seluruh daerah di kota Denpasar kini dialihfungsikanoleh masyarakat sebagai tempat memelihara ternak. Makanan pokoknya hanya dari sampah-sampah di areal TPAyang secara fisik hampir tidak dapat dibedakan lagi jenisnya, semua bercampur dan membusuk. Sering kali sesuaipermintaan, ternak dari TPA dijual Pasar Hewan atau langsung ke tukang potong yang akhirnya dikonsumsi olehmasyarakat. Hasil penelitian menunjukkan, semakin kecil rasio albumin:globulin maka semakin besar jumlah telurcacing yang terdapat dalam feses sapi bali yang dipelihara di TPA dan dan sapi kontrol dalam satuan telur per gram(tpg. Sebaliknya semakin sedikit jumlah telur semakin tinggi rasio albumin:globulin. Dapat disimpulkan bahwatidak terdapat hubungan antara rasio albumin:globulin dalam serum darah, namun terdapat hubungan yang nyataantara jumlah telur cacing dalam feses dengan persentase kerusakan hati sebagai pendugaan kerusakan hati akibatFascioliasis. Densitas telur cacing parasit usus pada hewan ternak sapi yang dipelihara di TPA bernilai <500 tpg,menunjukkan bahwa hewan ternak sapi tersebut tergolong mengalami infeksi ringan cacing parasit sehingga dagingmasih aman untuk dikonsumsi.

  1. DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI Acacia crassicarpa DI LAHAN GAMBUT TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN DAN LAJU PENURUNAN PERMUKAAN TANAH (The Impact of Development of Industrial Plantation Forest Acacia crassicarpa in Peatland Towards the Maturity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Lisnawati

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembangunan hutan tanaman di lahan gambut tidak terlepas dari sorotan isu negatif lingkungan terkait dengan penurunan kedalaman muka air tanah, sehingga terjadi perubahan ekosistem asli. Kegiatan reklamasi lahan untuk HTI Acacia crassicarpa dalam jangka panjang disinyalir akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik tanah gambutnya seperti tingkat kematangan dan laju penurunan permukaan tanah gambut (subsiden. Kajian mengenai dampak pembangunan HTI di lahan gambut terhadap tingkat kematangan dan laju subsiden perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi exsisting daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan gambut baik secara vertikal (berdasarkan kedalaman gambut maupun secara horizontal (berdasarkan jarak dari bibir kanal dan mengetahui laju subsiden sebagai dampak dari reklamasi lahan gambut menjadi HTI A. crassicarpa. Penelitian dilakukan di PT AA, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau. Plot penelitian ditempatkan dalam satu transek sepanjang 100 m yang dibuat tegak lurus dengan kanal tersier, terdapat 12 plot dan dalam satu transek terdapat 3 titik pengamatan sehingga total titik pengamatan adalah 36 titik. Parameter yang diamati adalah dinamika kedalaman muka air tanah, nilai kadar serat tanah gambut dan laju subsiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan kedalaman muka air tanah gambut di lokasi penelitian hanya mempengaruhi tingkat kematangan gambut pada kedalaman kurang dari 2 m, sedangkan jarak kanal tersier sebesar 125 m tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kematangan gambut. Pada kedalaman kurang dari 2 m tingkat kematangan gambut lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Pembangunan HTI A. crassicarpa di lokasi penelitian menyebabkan laju subsiden sebesar rata-rata 5,5 cm/tahun.  ABSTRACT The establishment of forest on peat areas is insepatable from the glare of the negative environmental issues associated

  2. Direct extraction of uranium and plutonium from oxide fuel using TBP-HNO3 complex for super-DIREX process

    International Nuclear Information System (INIS)

    Miura, S.; Kamiya, M.; Nomura, K.; Koyama, T.; Ogum, S.; Shimada, T.; Mori, Y.; Enokida, Y.

    2004-01-01

    Super-DIREX is a new reprocessing method which has high economical efficiency. Experimental study of this process was started on the direct extraction of U and Pu from irradiated MOX fuel by the supercritical carbon dioxide (SFCO 2 ) containing TBP-HNO 3 complex. This report describes direct extraction of U and Pu with TBP-HNO 3 complex at atmospheric pressure, as the first test for irradiated fuel, in order to investigate the applicability of SFCO 2 containing TBP-HNO 3 complex. In this test, dependency on dissolution temperature, Pu content, fuel/ TBP-HNO 3 complex ratio and effect of voloxidation were investigated. From these results, TBP-HNO 3 complex was found to be effective in the respect of the recovery of U and Pu. The number of the process step in dissolution and co-extraction is small, and amount of waste can be reduced. It is applicable to the direct extraction in Super-DIREX. (authors)

  3. Impact of the new HNO3-forming channel of the HO2+NO reaction on tropospheric HNO3, NOx, HOx and ozone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Kukui

    2008-07-01

    Full Text Available We have studied the impact of the recently observed reaction NO+HO2→HNO3 on atmospheric chemistry. A pressure and temperature-dependent parameterisation of this minor channel of the NO+HO2→NO2+OH reaction has been included in both a 2-D stratosphere-troposphere model and a 3-D tropospheric chemical transport model (CTM. Significant effects on the nitrogen species and hydroxyl radical concentrations are found throughout the troposphere, with the largest percentage changes occurring in the tropical upper troposphere (UT. Including the reaction leads to a reduction in NOx everywhere in the troposphere, with the largest decrease of 25% in the tropical and Southern Hemisphere UT. The tropical UT also has a corresponding large increase in HNO3 of 25%. OH decreases throughout the troposphere with the largest reduction of over 20% in the tropical UT. The mean global decrease in OH is around 13%, which is very large compared to the impact that typical photochemical revisions have on this modelled quantity. This OH decrease leads to an increase in CH4 lifetime of 5%. Due to the impact of decreased NOx on the OH:HO2 partitioning, modelled HO2 actually increases in the tropical UT on including the new reaction. The impact on tropospheric ozone is a decrease in the range 5 to 12%, with the largest impact in the tropics and Southern Hemisphere. Comparison with observations shows that in the region of largest changes, i.e. the tropical UT, the inclusion of the new reaction tends to degrade the model agreement. Elsewhere the model comparisons are not able to critically assess the impact of including this reaction. Only small changes are calculated in the minor species distributions in the stratosphere.

  4. PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR (M2, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, IMPOR, DAN CADANGAN DEVISA TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH / DOLAR AMERIKA TAHUN 2001 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Nurul Yuliyanti

    2014-10-01

    Full Text Available Nilai tukar merupakan salah satu indikator penting ekonomi. Menguatkan kurs mengambang Indonesia penuh dalam mengambang bebas, dimana perubahan nilai tukar dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan. Pergerakan nilai tukar di Indonesia mengalami fluktuasi yang disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Ini pergerakan nilai tukar akan berdampak pada perekonomian sehingga melakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar jumlah uang beredar, suku bunga SBI, impor, dan cadangan devisa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada setiap jumlah uang yang beredar, suku bunga SBI, impor, dan cadangan devisa bersama-sama atau sebagian mempengaruhi nilai tukar rupiah dolar / US pada tahun 2001 hingga 2013. Data digunakan berasal dari waktu seres SEKI (Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia dari Bank Indonesia. Model yang digunakan dalam penelitian menggunakan Error Correction Model (ECM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 data stasioner pertama perbedaan (2 data yang digunakan kointegration bahwa ada parameter koneksi jangka panjang (3 nilai koefisien ECT signifikan pada α = 5% adalah 0,409 model makna menggunakan berlaku. Dan Kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut (1 variabel yang digunakan dalam penelitian ini dalam jangka pendek dampak adalah tingkat suku bunga SBI dan cadangan devisa (2 dari variabel lama digunakan berpengaruh signifikan terhadap dolar / nilai tukar rupiah AS 2001 2013. The exchange rate is one of important indicators the economy. Indonesian braced floating exchange rates full in free floating, where changes in exchange rates effected by supply and demand. The movement of the exchange rate in Indonesia is experiencing fluctuations that are caused by a variety of factors both internal and external. This exchange rate movements would have an impact on the economy so do research to analyze the factors that influence the movement

  5. KONSUMSI ENERGI,PROTEIN DAN LEMAK PADA RUMAH TANGGA YANG MEMPUNYAI ANAK USIA 3-5 TAHUN MENURUT PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG (PUGS DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI (ANALISIS DATA SEKUNDER RISKESDAS TAHUN 2007/2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2016-09-01

    consumption according to PUGS advices. Therefore the effortto increase family that are aware of nutritions is highly needed. So, the effort to increase nutritions awarefamily programe in the society are extreamly needed.Keywords: Nutritional guidelines,child under five years. AbstrakLatar Belakang Masalah: Membiasakan mengkonsumsi hidangan sehari-hari dengan susunan zatgizi seimbang merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi masalah gizi ganda, baik gizi kurangmaupun gizi lebih yang saat ini dihadapi pemerintah Indonesia. Konsumsi makanan yang seimbang baikjumlah ataupun jenis pangan sangat diperlukan karena dalam satu jenis pangan tidak tersedia zat-zat gizisecara lengkap dan memenuhi kebutuhan tubuh. Anak usia 3-5 tahun sudah mengkonsumsi makanan yangsama dengan orang dewasa namun masih tergantung kepada makanan yang disediakan pengasuh di rumahtangga. Kesesuaian konsumsi energi, protein dan lemak rumah tangga yang mempunyai anak usia 3-5tahun dengan anjuran PUGS menurut tingkat sosial ekonomi belum pernah dipelajari secara khusus.TujuanAnalisis: Analisis ini akan mengkaji bagaimana konsumsi energi, protein dan lemak pada rumah tanggayang mempunyai anak usia 3-5 tahun menurut anjuran PUGS dan tingkat sosial ekonomi. Metodologi:Sampel yang dianalisis sebanyak 16348 rumah tangga yang memiliki anak usia 3-5 tahun berasal dari dataRISKESDAS 2007/2008. Hasil analisis: Sebanyak (46.7% rumah tangga termasuk kategori telahmengkonsumsi energi (60%, protein (15% dan lemak (25% dalam konsumsi sehari sesuai anjuranPUGS. Faktor sosial ekonomi, pendidikan kepala keluarga dan jumlah anggota rumah tangga berhubungandengan kemampuan rumah tangga menyediakan konsumsi energi, protein dan lemak sesuai anjuran PUGS.Hal ini di tunjukkan dengan OR:1.25(1.18-1.34 untuk rumah tangga dengan tingkat sosial ekonomi padakuintil 1-3, 'OR:1.12(1.05-1.20 pendidikan kepala keluarga SMP tamat atau lebih rendah danOR:1.16(1.19-1.24 jumlah anggota rumah tangga lebih dari empat orang. Kesimpulan

  6. The determination of molar volumes of uranous nitrate and nitric acid in systems of U(NO3)4-HNO3-H2O and U(NO3)4-HNO3-30% TBP kerosene

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tao Chengying

    1986-01-01

    The data of molar volumes of uranous nitrate and nitric acid are necessary for the calculation of the changes in phase volume during the extraction in U(NO 3 ) 4 -HNO 3 /30%TBP-kerosene system. However, the data of the partial molar volume of U(NO 3 ) 4 are not available in literature. In the present work, the molar volumes of U(NO 3 ) 4 and HNO 3 are calculated by linear fitting of the experimental data. The result of the molar volume of HNO 3 is consistent with those in literature

  7. PENGARUH TINGKAT INTENSITAS GELOMBANG ULTRASONIK TERHADAP JUMLAH SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT DAN SEL DARAH MERAH (ERITROSIT PADA MENCIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Zully Amrul Hadi

    2016-02-01

    Full Text Available The level of sensitivity and auditory responses observed due to the influence of sound waves can be used as bio-indicators of noise. The aims of this study are to determine the effect of the intensity level of ultrasonic waves to leukocytes and erythrocytes, and to observe the optimal intensity level that can affect the quantity of leukocytes and erythrocytes of mice. Ultrasonic waves with varying levels of intensity of 70 dB, 75 dB, 80 dB, 85 dB, and 90 dB were exposed to the mice for 2 hours, then the quantity of leukocytes and erythrocytes of the mice were observed. The average number of leukocytes in those variation of the intensity level respectively are (4,13±0,50 x103; (5,20±0,62 x103; (5,48±0,72 x103; (5,87±0,65 x103 dan (6,04±0,32 x103; while the average number of erythrocytes respectively are (7,29±0,14 x106; (7,10±0,22 x106; (6,18±0,24 x106;( 5,96±0,52 x106; dan (5,75±0,41 x106 . The average number of leukocytes increased, while erythrocytes decreased as the increasing of intensity level of ultrasonic waves. The optimal intensity level of ultrasonic waves affecting the quantity of leukocytes and erythrocytes of mice has not been known yet from this study.

  8. Studies on avoiding second organic phase in DHDECMP-TBP/kerosene with the extraction of HNO3-Gd

    International Nuclear Information System (INIS)

    Huang Zilin; Zhao Hugen; Hu Jingxin

    1998-01-01

    The bidentate extractant of DHDECMP (CMP) may by more practical in the treatment of high-level liquid waste (HLLW) if it could be diluted by kerosene. Bu it is difficult to avoid the formation of second organic phase in CMP/kerosene with the extraction of HNO 3 and RE. It is advantageous to avoid the formation of second organic phase after the extraction of HNO 3 and Gd by adding TBP. The formation conditions of second organic phase are studied and the loaded capacity of RE-HNO 3 is measured. The results are as follows. Raising temperature has a slight advantage to avoid formation of second organic phase. The addition of TBP is beneficial to avoid second organic phase. An organic system of 0.60 mol/L CMP-1.20 mol/L TBP/kerosene contacting with an aqueous solution containing 6.0 mol/L HNO 3 does not appear second organic phase. The extraction of RE leads to form second organic phase which does not occur when it only extracts HNO 3 . It is able to avoid second organic phase with a low concentration of CMP. The higher concentration of CMP, the higher loaded capacity of Gd 3+ and HNO 3 . It is advantageous to avoid second organic phase formation and also to get a higher loaded capacity of Gd 3+ and HNO 3 with increasing concentration of TBP. The loaded capacity of Gd decreases with an increasing initial concentration of HNO 3 in aqueous phase because of an increasing concentration of HNO 3 in the organic phase. The loaded capacity of Gd increases with raising temperature. To treat HLLW, the organic system containing 0.60 mol/L CMP and 1.40 mol/L TBP is recommended

  9. Tingkat Kesukaan Rusa Bawean (Axis kuhlii terhadap Jenis-Jenis Tumbuhan Bawah di Suaka Margasatwa dan Cagar Alam Pulau Bawean

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sena Adi Subrata

    2013-01-01

    Full Text Available Level of Food Preference of Bawean Deer (Axis kuhlii on Food Species in Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island This research has a background on the importance of food preference of Rusa Bawean (Axis kuhlii. This information can be used to ensure the adequacy of preferred food availability within their habitat. This paper aimed to estimate food preference of Rusa Bawean employing faecal analysis. The technique was selected because it is safe for the animal and is easy in data analysis and interpretation. To achieve the aim, quasi experimental design was applied to 30 vegetation plots and 60 faecal samples. Data was collected during January 2005 and June 2006 in the area of Wildlife Sanctuary and Nature Reserve of Bawean Island. Data was analyzed with chi-square test and food selection index. Result shows Rusa Bawean have preferences on some of food species, and they do not select their food species randomly according to its abundance.  Preferred food species include Kabak-kabakan alas (Brachiaria distachya, Talioar (Panicum cordayum, Gadung (Dioscorea hispida, Andudur (Caryota mitis, Rombok putih (Merremia peltata, Pele (Urena lobata and Kabak-kabakan merah (Ischaemum timorense. Whereas avoided food species include Lating-latingan (Scleria hebecarpa, Ancucu (Pericampylus glaucus, Lambu Merah (Paspalum conjugatum, Alang-alang (Imperata cylindrica, Padi-padian (Centotheca lappacea, Lente-lentean (Fimbristylis dichotoma, Taliata (Lygodium circinnatum dan Kayu sape (Symplocos adenophylla.

  10. ANALISIS TINGKAT KEGAGALAN HANDOVER PADA JARINGAN HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS DI WILAYAH BALI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Anugrah Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Untuk menjamin komunikasi dapat terus berlangsung tanpa adanya pemutusan panggilan (drop call perlu dilakukan proses handover. Proses perpindahan yang dapat dilakukan adalah softer handover dan soft handover dengan melihat jumlah panggilan yang meningkat disetiap sektor dan BTS. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah panggilan terhadap tingkat kegagalan handover agar performasi setiap BTS dapat bekerja dengan optimal. Metode yang dilakukan adalah menganalisis data softer handover dan soft handover di wilayah Bali Selatan. Untuk mengetahui hubungan antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan softer handover dan soft handover dengan analisis regresi dan korelasi. Kegagalan softer handover dan soft handover yang didapat menunjukan hasil bahwa adanya hubungan yang nyata antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan handover, namun tingkat kegagalan yang terjadi tidak signifikan dipengaruhi oleh jumlah panggilan sebesar 8.2% untuk softer handover dan 20.1% untuk soft handover.

  11. Separation of 15N by isotopic exchange in NO, NO2-HNO3 system under pressure

    International Nuclear Information System (INIS)

    Axente, D.; Baldea, A.; Teaca, C.; Horga, R.; Abrudean, M.

    1998-01-01

    One of the most used method for production of 15 N with 99% at. concentration is the isotopic exchange between gaseous nitrogen oxides and HNO 3 solution 10M: ( 15 NO, 15 NO 2 ) g + H 14 NO 3,l = ( 14 NO, 14 NO 2 ) g + H 15 NO 3,l . The isotopic exchange is characterized by an elemental separation factor α=1.055 at 25 deg. C and atmospheric pressure. Recently, kinetics data pointed to the linear dependence of the exchange rate 15 N/ 14 N(R) on the nitrogen oxide pressure with a rate law R = k[HNO 3 ] 2 · [N 2 O 3 ]. In this work, the influence of the nitrogen oxide pressure on the 15 N separation efficiency was determined by the use of a laboratory equipment with a separation column pack of Helipack type, with dimensions 1.8 mm x 1.8 mm x 0.2 mm. The increase of nitrogen oxide pressure led to a better isotopic transfer between the two counter-flow phases in the column pack. The HETP (Height Equivalent to a Theoretical Plate) determined for a 3.14 ml ·cm -2 · min -1 load is equal to that obtained at atmospheric pressure for a two times lower load. The operation of the equipment for isotopic separation of 15 N at 1.8 atm instead of atmospheric pressure allows doubling the HNO 3 10 M load of the column and consequently, doubling the production rate. A better performance of the separation process at higher pressure is essential for the industrial production of 15 N isotope which is used for the production of uranium nitride in FBR type reactors. (authors)

  12. Mathematical modeling of the radiation-chemical behavior of neptunium in HNO3. Equilibrium states

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vladimirova, M.V.

    1995-01-01

    A mathematical model of the radiation-chemical behavior of neptunium is presented for a wide range of α-and γ-irradiation doses. Equations determining the equilibrium concentrations of NP(IV), Np(V), and Np(VI) are derived for various concentrations of HNO 3 and dose rates of the ionizing irradiation. The rate constants of the reactions NP(IV) + OH, Np(IV) + NO 3 , Np(V) + NO 2 , Np(V) + H, Np(IV), and Np(V) + Np(V) are obtained by the mathematical modeling

  13. McCabe thiele diagram for tetraoctyl diglycolamide (TODGA)-NPH-Nd(III)-HNO3 system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ansari, S.A.; Prabhu, D.R.; Gujar, R.B.; Murali, M.S.; Manchanda, V.K.

    2007-01-01

    Preparatory studies were carried out to set up the mixer settler runs for the partitioning of actinides from simulated high level waste solution using 0.1M N,N,N',N'-tetraoctyl diglycolamide and 0.5M dihexyl octanamide dissolved in NPH. McCabe-Thiele diagram suggested that three stages each of extraction and stripping were sufficient for complete extraction and stripping of Nd from SHLW solution containing 0.6g/L lanthanides at 3.12M HNO 3 . Parameters such as loading, stripping, number of stages required for complete extraction and stripping as well as reusability of the extractant were evaluated. (author)

  14. KARAKTERISTIK BISKUIT COKLAT DARI CAMPURAN TEPUNG PISANG BATU (Musa balbisiana colla DAN TEPUNG TERIGU PADABERBAGAI TINGKAT SUBSTITUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurdjanah

    2012-12-01

    Full Text Available The use of wheat flour as a main ingredient in processed food products in Indonesia will increase the dependence of wheat flour import. This can be reducedpartly by using local foodsource such as balbisiana banana (pisang batu. The purpose of this research was to obtain  formulation of balbisiana banana flour and wheat flour to produce biscuit with the best organoleptic propeties. The experiment was arranged in  a Random Complete Block Design (RCBD , non factorial with three replications.  The single factor used was the formulation of balbisiana banana flour and wheat, consisted of six levels 90:10 (F1, 85:15 (F2, 80:20 (F3, 75:25 (F4, 70:30 (F5 dan 65 : 35 (F6. The data were analyzed using Barlett test to find homogenity, furthermore the Tuckey test was used to test  the additivity, and then tested using ANOVA.  The mean separation was further analysis using Honest Significant Difference test (HSD at 5%  level of significance. The results showed that the substitution of  wheat ffour with balbisiana banana flour had significant effect on color, texture, overall acceptance and commercial potential, but i had no significant effect on the taste. The best biscuit was found in  F2 treatment (85% balbisiana banana flour : 15% wheat flour with the criteria: water , ash, fat, protein, and  , carbohydrate contents were 1,4%, 2,6%, f 20,7%, 5,7%, 69,6% respectively. The  glycemic index (GI , total dietary fiber and total phenol were 21,1%, 32,3% and 2,8 ppm.

  15. Hydrogen-bonding behavior of various conformations of the HNO3…(CH3OH)2 ternary system.

    Science.gov (United States)

    Özsoy, Hasan; Uras-Aytemiz, Nevin; Balcı, F Mine

    2017-12-21

    Nine minima were found on the intermolecular potential energy surface for the ternary system HNO 3 (CH 3 OH) 2 at the MP2/aug-cc-pVDZ level of theory. The cooperative effect, which is a measure of the hydrogen-bonding strength, was probed in these nine conformations of HNO 3 …(CH 3 OH) 2 . The results are discussed here in terms of structures, energetics, infrared vibrational frequencies, and topological parameters. The cooperative effect was observed to be an important contributor to the total interaction energies of the cyclic conformers of HNO 3 …(CH 3 OH) 2 , meaning that it cannot be neglected in simulations in which the pair-additive potential is applied. Graphical abstract The H-bonding behavior of various conformations of the HNO 3 (CH 3 OH) 2 trimer was investigated.

  16. Density study of the ternary mixture Mg(NO3)2-HNO3-H2O

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jubin, R.T.; Marley, J.L.; Counce, R.M.

    1985-06-01

    Densities for the Mg(NO 3 ) 2 -HNO 3 -H 2 O system have been experimentally measured; more than 140 measurements were made covering ranges of 30 to 70 wt % Mg(NO 3 ) 2 , 0 to 40 wt % HNO 3 , and temperatures of 50 to 145 0 C. A mathematical model for the observed density relationships has been developed. 6 refs., 3 figs., 8 tabs

  17. Vertical Distribution of NO, NO(2), and HNO(3) as Derived from Stratospheric Absorption Infrared Spectra.

    Science.gov (United States)

    Fontanella, J C; Girard, A; Gramont, L; Louisnard, N

    1975-04-01

    This paper is devoted to the results concerning NO, NO(2), and HNO(3) obtained during airborne experiments performed in June-July 1973 on Concorde 001. The altitude of flight was about 16 km. Results concerning NO are, within the accuracy of measurement, in agreement with results of a previousspectrometric balloonborne experiment conducted jointly by IASB and ONERA (14 May 1973). Nitric oxide is concentrated in stratospheric layers clearly above the flight altitude. Integrated amount of NO along the optical path is (4 +/- 1.5) x 10(16) mol cm(-2) for a solar elevation varying from +2 degrees above the horizontal plane to -1 degrees . A value of 6 x 10(8) mol cm(-3) may be given as an upper limit for the local concentration at the flight altitude. Thereis no significant difference in the integrated amount observed at sunset and sunrise. Measured value of NO(2) local concentration at 15.5 km is (1.1 +/- 0.2) x 10(9) mol cm(-3), in sunset conditions. This value is not greatly modified between 15 km and 30 km. Measured value of HNO(3). This value increases with altitude between 15 km and 20 km. The local concentration is maximum at 20 km. The measured value is (2 +/- 1) x 10(10) mol cm(-3) at 20 km. It seems that local concentration decreases rapidly above 20 km.

  18. PENGARUH TINGKAT DISCLOSURE TERHADAP BIAYA EKUITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniarti Juniarti

    2003-01-01

    Full Text Available The purpose of this research is to examine the effect of disclodure level to cost of equity and the significancy of the influence to companies with bluechips and nonbluechips stock. Thirty listed companies in Jakarta Stock Exchange (JSX selected based on certain criteria were used as research sample. Data are collected from documentation of financial statements and are analyzed by using statistical tool i.e. multiple regression. This research indicate that there is significant influence of disclosure level to cost of equity. However, this research cannot prove that there is a significant different of the influence of disclosure level to cost of equity to the companies with bluechips and nonbluechips stocks. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat disclosure terhadap biaya ekuitas dan signifikansi pengaruh tersebut pada perusahaan yang sahamnya tergolong sebagai saham bluechip dan non-bluechip. Sebanyak tiga puluh perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta (BEJ yang memenuhi kriteria yang ditetapkan diambil sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil dokumentasi laporan keuangan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ dan diolah dengan menggunakan uji statistik regresi berganda. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tingkat disclosure terhadap biaya ekuitas. Namun penelitian ini gagal untuk membuktikan akan adanya perbedaan signifikansi pengaruh tingkat disclosure pada biaya hutang pada perusahaan yang sahamnya tergolong sebagai saham bluechip dan nonbluechip. Kata kunci: Disclosure, Biaya ekuitas.

  19. Zirconium distribution in the system HNO3-H2O-TBP-diluent

    International Nuclear Information System (INIS)

    Shu, J.; Araujo, B.F. de.

    1984-01-01

    The extraction behaviour of zirconium in TBP/diluent-HNO 3 -H 2 O systems is studied in order to increase the uranium decontamination factor by adjusting the extraction conditions so that zirconium extraction is kept at a minimum. Equilibrium diagram, TBP concentration, aqueous: organic phases ratio, salting-out effects and uranium loading in the organic phase were the main factors studied. All the experiments have been carried out with zirconium in the 10 -2 - 10 -3 M concentration range. The extractant degradation products influence upon zirconium behaviour was also verified. With the data obtained it was possible to introduce some modifications in the standard Purex flowsheet with the increase of the decontamination of uranium product from zirconium. (Author) [pt

  20. Facilitated transport of HNO3 through a supported liquid membrane containing a tertiary amine as carrier

    International Nuclear Information System (INIS)

    Cianetti, C.; Danesi, P.R.

    1983-01-01

    The facilitated transport of HNO 3 through a supported liquid membrane consisting of a porous polypropylene film containing a solution of trilaurylamine in diethylbenzene as carrier was studied as a function of the stirring speed of the aqueous solutions and the membrane composition. A physico-chemical model which takes into account diffusion through an aqueous boundary layer, a fast interfacial chemical reaction leading to the formation of a membrane soluble alkylammonium salt and diffusion through the membrane was proposed. In this way, equations were derived which describe how composition changes, occurring in the course of the permeation process, influence the membrane permeability. The experimental data were quantitatively explained by the derived equations. The results indicate that the monomeric form of the trilaurylammonium nitrate salt is the species which is mainly responsible for the acid transport through the membrane. The diffusion coefficient of the permeating species and the order of magnitude of the thickness of the aqueous boundary layer were evaluated. 8 figures

  1. Numerical simulation of extraction behavior of major components in the CMPO-TBP-HNO3 system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Takanashi, M.; Koma, Y.; Koyama, T.; Funasaka, H.

    2000-01-01

    A numerical simulation code was developed in order to find the optimum condition for separation and the recovery of TRU (TRansUranium) elements in the octyl(phenyl)-N,N-di-isobutyl-carbamoyl-methyl-phosphine oxide (CMPO) - tri-butyl phosphate (TBP) - HNO 3 solvent extraction system. This code is able to predict the extraction behavior of americium and europium in the system containing many components. Calculations of concentration profiles of americium and lanthanides were carried out for a counter current experiment with laboratory scale mixer-settlers. The calculated profiles were in agreement with the experimental ones. The effect of oxalic acid was also included in the calculation and was discussed. (authors)

  2. Effect of HNO3-cerium(IV) decontamination on stainless steel canister materials

    International Nuclear Information System (INIS)

    Westerman, R.E.; Mackey, D.B.

    1991-01-01

    Stainless steel canisters will be filled with vitrified radioactive waste at the West Valley Demonstration Project (WVDP), West Valley, NY. After they are filled, the sealed canisters will be decontaminated by immersion in a HNO 3 -Ce(IV) solution, which will remove the oxide film and a small amount of metal from the surface of the canisters. Studies were undertaken in support of waste form qualification activities to determine the effect of this decontamination treatment on the legibility of the weld-bead canister identification label, and to determine whether this decontamination treatment could induce stress-corrosion cracking (SCC) in the AISI 304L stainless steel (SS) canister material. Neither the label legibility nor the canister integrity with regard to SCC were found to be prejudiced by the simulated decontamination treatment

  3. Heterogeneous kinetics of H2O, HNO3 and HCl on HNO3 hydrates (α-NAT, β-NAT, NAD in the range 175–200 K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Iannarelli

    2016-09-01

    Full Text Available Experiments on the title compounds have been performed using a multidiagnostic stirred-flow reactor (SFR in which the gas phase as well as the condensed phase has been simultaneously investigated under stratospheric temperatures in the range 175–200 K. Wall interactions of the title compounds have been taken into account using Langmuir adsorption isotherms in order to close the mass balance between deposited and desorbed (recovered compounds. Thin solid films at 1 µm typical thickness have been used as a proxy for atmospheric ice particles and have been deposited on a Si window of the cryostat, with the optical element being the only cold point in the deposition chamber. Fourier transform infrared (FTIR absorption spectroscopy in transmission as well as partial and total pressure measurement using residual gas mass spectrometry (MS and sensitive pressure gauges have been employed in order to monitor growth and evaporation processes as a function of temperature using both pulsed and continuous gas admission and monitoring under SFR conditions. Thin solid H2O ice films were used as the starting point throughout, with the initial spontaneous formation of α-NAT (nitric acid trihydrate followed by the gradual transformation of α- to β-NAT at T > 185 K. Nitric acid dihydrate (NAD was spontaneously formed at somewhat larger partial pressures of HNO3 deposited on pure H2O ice. In contrast to published reports, the formation of α-NAT proceeded without prior formation of an amorphous HNO3 ∕ H2O layer and always resulted in β-NAT. For α- and β-NAT, the temperature-dependent accommodation coefficient α(H2O and α(HNO3, the evaporation flux Jev(H2O and Jev(HNO3 and the resulting saturation vapor pressure Peq(H2O and Peq(HNO3 were measured and compared to binary phase diagrams of HNO3 ∕ H2O in order to afford a thermochemical check of the kinetic parameters. The resulting kinetic and thermodynamic parameters of activation

  4. Mathematical modeling of radiation-chemical processes in HNO3 solutions of Pu. 5. Effect of [HNO3] on rate constants of radiation-chemical and chemical reactions of Pu ions

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vladimirova, M.V.

    1993-01-01

    Dependences of rate constants on [HNO 3 ] are obtained for the reactions Pu(IV) + OH, Pu(IV) + NO 3 , Pu(V) + NO 2 , Pu(III) + NO 2 , Pu(V) + Pu(III), Pu(IV) + Pu(IV), and Pu(V) + Pu(V). These dependences are obtained for [HNO 3 ] = 0.3-6 M using existing experimental and literature data and the data obtained using mathematical modeling. The correctness of the resulting dependences is checked by comparing the calculated and experimental kinetic laws for the behavior of Pu in 0.3, 0.4, 0.6, and 1.6 M HNO 3 . 17 refs., 15 figs., 2 tabs

  5. New insights in third phase formation in the U(VI)-HNO3, TBP-alkane system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jensen, M. P.; Chiarizia, R.; Ferraro, J. R.; Borkowski, M.; Nash, K. L.; Thiyagarajan, P.; Littrell, K. C.

    2001-01-01

    In this work, the system U(VI)-HNO 3 -tributylphosphate (TBP)-n-dodecane has been revisited with the objective of gaining coordination chemistry and structural information on the species that are formed in the organic phase before and after third phase formation. Chemical analyses, spectroscopic and EXAFS data indicate that U(VI) is extracted as the UO 2 (NO 3 ) 2 · 2TBP adduct, while the third phase species has the composition UO 2 (NO 3 ) 2 · 2TBP · HNO 3 . Small-angle neutron scattering (SANS) data reveal the presence in the organic phase, both before and after phase splitting, of ellipsoidal aggregates whose formation seems to depend more on the extraction of HNO 3 than that of U(VI)

  6. Interactions of aerosols (ammonium sulfate, ammonium nitrate and ammonium chloride) and of gases (HCl, HNO 3) with fogwater

    Science.gov (United States)

    Ruprecht, Heidi; Sigg, Laura

    The concentrations of aerosols (NH 4NO 3, (NH 4) 2SO 4 and NH 4Cl) and of gases (HCl (g), HNO 3(g), NH 3(g) were determined by denuder methods under different conditions (in the absence of fog, before, during and after fog events). At this site situated in an urban region, high concentrations of the gaseous strong acids HCl (g) and HNO 3(g) are observed. NH 4Cl and NH 4NO 3 aerosols represent a major fraction of the Cl - and NO 3- aerosols (fogwater and are released again after fog dissipation.

  7. Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Hendra

    2013-01-01

    Full Text Available Pencahayaan di perpustakaan merupakan aspek penting dalam menunjang aktivitas mahasiswa dan pegawai. Kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan keluhan kesehatan khususnya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian tingkat pencahayaan di ruang perpustakaan yang ada di lingkungan UI. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran dengan standar serta melakukan analisis terhadap kondisi lingkungan, respons subjektif pengguna, dan keluhan kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian pencahayaan di perpustakaan berkisar antara 0% sampai 100%. Sebagian besar pencahayaan mempunyai tingkat kesesuaian antara 30% sampai 60%. Kondisi ini disebabkan oleh distribusi pencahayaan yang kurang baik karena banyak lampu yang mati, intensitas yang rendah, tata letak peralatan yang kurang baik, serta warna ruangan yang agak gelap. Di samping itu, terdapat perpustakaan yang mempunyai pencahayaan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan silau, mengganggu aktivitas, dan menyebabkan keluhan kelelahan mata. Kelelahan mata yang umum dirasakan oleh mahasiswa dan pegawai adalah mata selalu terasa mengantuk dan tegang pada daerah leher dan bahu. Umumnya keluhan yang dirasakan selama melakukan aktivitas tersebut mengindikasikan tingkat pencahayaan di perpustakaan harus segera dibenahi agar sesuai dengan standar dan memperkecil risiko kelelahan mata. Lighting the library is an important aspect in supporting both students and employees activity. Lighting conditions that do not meet the standard can disrupt activity and cause eye fatigue. This study aimed to determine the suitability level of lighting in library of UI. This study performed evaluation design by comparing results with standard and an analysis of environmental conditions, subjective response, and eye fatigue. Results showed the level of suitability of lighting in the library ranged from 0% to 100

  8. Modeling of Pu(IV) extraction and HNO3 speciation in nuclear fuel reprocessing

    International Nuclear Information System (INIS)

    De-Sio, S.

    2012-01-01

    The PUREX process is a solvent extraction method dedicated to the reprocessing of irradiated nuclear fuel in order to recover pure uranium and plutonium from aqueous solutions of concentrated nitric acid. The tri-n-butylphosphate (TBP) is used as the extractant in the organic phase. The aim of this thesis work was to improve the modeling of liquid-liquid extraction media in nuclear fuel reprocessing. First, Raman and 14 N NMR measurements, coupled with theoretical calculations based on simple solutions theory and BIMSA modeling, were performed in order to get a better understanding of nitric acid dissociation in binary and ternary solutions. Then, Pu(IV) speciation in TBP after extraction from low nitric acid concentrations was investigated by EXAFS and vis-NIR spectroscopies. We were able to show evidence of the extraction of Pu(IV) hydrolyzed species into the organic phase. A new structural study was conducted on An(VI)/TBP and An(IV)/TBP complexes by coupling EXAFS measurements with DFT calculations. Finally, extraction isotherms modeling was performed on the Pu(IV)/HNO 3 /H 2 O/TBP 30%/dodecane system (with Pu at tracer scale) by taking into account deviation from ideal behaviour in both organic and aqueous phases. The best modeling was obtained when considering three plutonium (IV) complexes in the organic phase: Pu(OH) 2 (NO 3 ) 2 (TBP) 2 , Pu(NO 3 ) 4 (TBP) 2 and Pu(NO 3 ) 4 (TBP) 3 . (author) [fr

  9. Optimization of HNO3 leaching of copper from old AMD Athlon processors using response surface methodology.

    Science.gov (United States)

    Javed, Umair; Farooq, Robina; Shehzad, Farrukh; Khan, Zakir

    2018-04-01

    The present study investigates the optimization of HNO 3 leaching of Cu from old AMD Athlon processors under the effect of nitric acid concentration (%), temperature (°C) and ultrasonic power (W). The optimization study is carried out using response surface methodology with central composite rotatable design (CCRD). The ANOVA study concludes that the second degree polynomial model is fitted well to the fifteen experimental runs based on p-value (0.003), R 2 (0.97) and Adj-R 2 (0.914). The study shows that the temperature is the most significant process variable to the leaching concentration of Cu followed by nitric acid concentration. However, ultrasound power shows no significant impact on the leaching concentration. The optimum conditions were found to be 20% nitric acid concentration, 48.89 °C temperature and 5.52 W ultrasound power for attaining maximum concentration of 97.916 mg/l for Cu leaching in solution. Copyright © 2018 Elsevier Ltd. All rights reserved.

  10. Radiation chemical behavior of Rh(III) in HClO4 and HNO3

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vladimirova, M.V.; Khalkina, E.V.

    1995-01-01

    The radiation chemical behavior of Rh is very interesting since Rh accumulates in irradiated U but has not been reported in the literature. Scattered data do exist for the radiation chemical behavior of Rh(III) in weakly acidic and alkaline solutions. Pulsed radiolysis was used to investigate the formation of unstable oxidation states of Rh during reduction and oxidation of Rh(III) in neutral solutions. The rate constant of the reaction Rh(III) + e aq - was found to be 6·10 10 liter/mole·sec. The radiation chemical behavior of Rh(III) toward γ-radiolysis in neutral, weakly acidic (up to 0.1 N), and alkaline solutions was examined. In neutral solutions of [Rh(NH 3 ) 5 Cl]Cl 2 and RhCl 3 , metallic Rh is formed. The degree of reduction is ∼ 1%. In neutral and weakly acidic solutions of Rh(NO 3 ) 3 , Rh 2 O 3 ·xH 2 O is formed. Irradiation of Rh(ClO 4 ) 3 solutions produces no reduction. The radiation chemical behavior of Rh(III) in HClO 4 and HNO 3 solutions at concentrations > 1 M is studied in the present work

  11. Vapor-liquid equilibrium of the Mg(NO3)2-HNO3-H2O system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Thompson, B.E.; Derby, J.J.; Stalzer, E.H.

    1983-06-01

    The vapor-liquid equilibrium of the Mg(NO 3 ) 2 -HNO 3 -H 2 O system in concentrations of 0 to 70 wt % Mg(NO 3 ) 2 and 0 to 75 wt % HNO 3 at atmospheric pressure was correlated by two approaches. One was based on a dissociation equilibrium expression in which the activities of the reacting species (HNO 3 , NO 3 - , and H + ) were approximated with mole fractions. The activity coefficients of the undissociated HNO 3 and H 2 O were correlated as functions of the concentrations of magnesium nitrate and nitric acid by second-order polynomials. The average absolute difference between predicted and experimental values was 8% for the mole fraction of acid in the vapor and 8 0 K for the bubble-point temperature. The second approach was to correlate the mean ionic rational activity coefficient of water with a form of the excess Gibbs energy composed of two terms. One term, a function of the ionic strength, accounts for the coulombic (ionic) interactions; the other term accounts for the non-coulombic (molecular) interactions. The average absolute difference between predicted and experimental values was 9% for the mole fraction of acid in the vapor, and 10 0 K for the bubble-point temperature

  12. THE INFLUENCE OF INTERACTIVE MULTIMEDIA AUDIO TELLING MACHINE (IMATE USE AND STUDENTS’ SELF REGU-LATED LEARNING LEVEL ON ENGLISH LANGUAGE GREET-INGS APPLICATION SKILLS (PENGARUH PENGGUNAAN INTERACTIVE MULTIMEDIA AU-DIO TELLING MACHINE (iMATE DAN TINGKAT SELF REGU-LATED LEARNING SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MENERAP-KAN GREETINGS BAHASA INGGRIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridwan Sutisna

    2018-02-01

    Full Text Available Abstract. New trends of technology and also the higher needs of English proficiency have encouraged the quality improvent of English instructions. The aim of this research is to deter-mine the effect of Interactive Multimedia Audio Telling Machine (iMATE and self regulated learning level in English language greetings application skill of vocational school students. iMATE is an Interactive instructional media used in this research. While student’s self regulated learning is divided into high and low level. This research used experimental design. This re-search was held at SMK Pasundan 3 Bandung. Findings of this research were; (1 Generally students achieved better result when using iMATE. (2 There was an interaction between use of instructional media and students’ self regulated learning level. (3 Students with high self regu-lated learning achieved much better when using iMATE. (4 Students with low self regulated learning had a better result when not using iMATE. This Findings lead to the conclusion that students’ self regulated learning level may affect the succes of instructional media use, especially in teaching English language skills. Abstrak. Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan kemampuan Bahasa Inggris yang lebih tinggi mendorong kualitas pembelajaran Bahasa Inggris juga mengalami perkem-bangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Interactive Multimedia Audio Telling Machine (iMATE dan tingkat self regulated learning terhadap ke-mampuan menerapkan greetings Bahasa Inggris siswa SMK. iMATE adalah multimedia inter-aktif pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini. Siswa sebagai subjek penelitian dibagi kedalam dua kelompok yaitu yang memiliki tingkat self regulated learning yang tinggi dan ren-dah. Penelitian yang dilaksanakan di SMK Pasundan 3 Bandung ini menggunakan desain ek-sperimen. Temuan dari penelitian ini adalah (1 Secara umum siswa memperoleh hasil yang lebih baik dengan

  13. Reaction kinetics of nitrous acid with acetohydroxamic acid in HClO4 and HNO3 medium

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zheng Weifang; Yan Taihong; Bian Xiaoyan; Zhang Yu

    2007-01-01

    The presence of nitrous acid in feed solution of PUREX process is unavoidable. Owing to its effect on the valence of plutonium and other nuclides, nitrous acid should be scavenged. The kinetics of reaction of AHA with nitrous acid was studied in HClO 4 and HNO 3 medium. The reaction rate equation in HClO 4 and HNO 3 medium is obtained as. --dc(HNO 2 )/dr= k·c(HNO 2 ) 1 ·c(AHA) 0.75 ·c(HClO 4 ) 0.5 and --dc(HNO 2 )/dt=k·c(HNO 2 ) 1 ·c(AHA) 0.25 .· c(HNO 3 ) 1 , respectively. In HClO 4 medium, the reaction rate constant (k) is found to be (2.37±0.21) L 1.25 /(mol 1.25 ·s) at θ=5 degree C, I=0.5 mol/kg. Reaction rate constant is increased slightly with the increased ion strength in the range of 0.5-2.0 mol/kg. In HNO 3 medium, the reaction rate constant (k) is found to be (0.482±0.048) L 1.25 /(mol 1.25 ·s) at θ=10 degree C and I= 0.5 mol/kg. Reaction rate constant is also increased slightly with the increased ion strength in the range of 0.5-3.0 mol/kg. The effect of temperature to the reaction rate is also studied. The results show that with the increase of temperature, the reaction rate increases quickly. And the activation energy is found to be 99.0 kJ/mol and 46.9 kJ/mol respectively in HNO 3 . (authors)

  14. Measurements of HCl and HNO3 with the new research aircraft HALO - Quantification of the stratospheric contribution to the O3 and HNO3 budget in the UT/LS

    Science.gov (United States)

    Jurkat, Tina; Kaufmann, Stefan; Voigt, Christiane; Zahn, Andreas; Schlager, Hans; Engel, Andreas; Bönisch, Harald; Dörnbrack, Andreas

    2013-04-01

    Dynamic and chemical processes modify the ozone (O3) budget of the upper troposphere/lower stratosphere, leading to locally variable O3 trends. In this region, O3 acts as a strong greenhouse gas with a net positive radiative forcing. It has been suggested, that the correlation of the stratospheric tracer hydrochloric acid (HCl) with O3 can be used to quantify stratospheric O3 in the UT/LS region (Marcy et al., 2004). The question is, whether the stratospheric contribution to the nitric acid (HNO3) budget in the UT/LS can be determined by a similar approach in order to differentiate between tropospheric and stratospheric sources of HNO3. To this end, we performed in situ measurements of HCl and HNO3 with a newly developed Atmospheric chemical Ionization Mass Spectrometer (AIMS) during the TACTS (Transport and Composition in the UTLS) / ESMVal (Earth System Model Validation) mission in August/September 2012. The linear quadrupole mass spectrometer deployed aboard the new German research aircraft HALO was equipped with a new discharge source generating SF5- reagent ions and an in-flight calibration allowing for accurate, spatially highly resolved trace gas measurements. In addition, sulfur dioxide (SO2), nitrous acid (HONO) and chlorine nitrate (ClONO2) have been simultaneously detected with the AIMS instrument. Here, we show trace gas distributions of HCl and HNO3 measured during a North-South transect from Northern Europe to Antarctica (68° N to 65° S) at 8 to 15 km altitude and discuss their latitude dependence. In particular, we investigate the stratospheric ozone contribution to the ozone budget in the mid-latitude UT/LS using correlations of HCl with O3. Differences in these correlations in the subtropical and Polar regions are discussed. A similar approach is used to quantify the HNO3 budget of the UT/LS. We identify unpolluted atmospheric background distributions and various tropospheric HNO3 sources in specific regions. Our observations can be compared to

  15. PERSEPSI DAN TRANSFORMASI VISI DAN MISI PADA CIVITAS AKADEMIKA STAIN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Khanafi

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini mengukur tingkat persepsi visi dan misi civitas akademika STAIN Pekalongan, dan mengukur juga tingkat implementasi sebagai transformasi visi misi tersebut serta menemukan hubungan antara persepsi dengan implementasinya. Kajian ini memiliki signifikan yang strategis dalam konteks manajemen dan pengembangan Pendidikan di STAIN Pekalongan dan lembaga pendidikan lainnya. Hal ini karena posisi visi dan misi sebagai kerangka acuan (frame of reference yang mengarahkan dan menjelaskan kepada keseluruh unsur civitas akademika dalam setiap program kerjanya.

  16. ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN COBIT 5 (MEA01 PADA RSUD TUGUREJO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Bagus Nugroho

    2015-11-01

    Full Text Available RSUD Tugurejo Semarang merupakan Rumah Sakit kelas B milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan pelayanan jasa untuk masyarakat. Dalam manajemen pengolahan data, RSUD Tugurejo Semarang telah menggunakan sistem informasi rumah sakit. Untuk mengetahui apakah sistem informasi telah berjalan seperti yang diharapkan, maka perlu dilakukan analisis tatakelola teknologi informasi. Pada penelitian ini analisis tatakelola teknologi informasi berfokus pada proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja, dan kesesuaian kinerja teknologi informasi, yaitu domain MEA01 pada framework COBIT 5.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan strategi perbaikan untuk proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja dan kesesuaian TI. Metode pengumpulan  data penelitian ini dengan menggunakan studi dokumen, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan. Tingkat kapabilitas yang didapat dari hasil penelitian yaitu berada level 2 (managed. Untuk menaikkan tingkat kapabilitas pada level 3 maka maka perlu dilakukan secara bertahap strategi perbaikan pada PA 2.1, PA2.2, PA 3.1, dan 3.2. Kata kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, MEA01, Tingkat Kapabilitas, Rumah Sakit.

  17. Investigation into radiolysis of tbp labelled with 32P in the 30%tbp-diluent-HNO3 systems

    International Nuclear Information System (INIS)

    Novak, M.; Novak, Z.; Rokhon', A.

    1975-01-01

    Phosphorus-containing compounds, prepared by radiolysis of the TBP-diluent-HNO 3 system, are determined quantitatively. Effects of the HNO 3 concentration and the diluent type upon the degree of the TBP decomposition in the system under investigation were determined as well. To separate the TBP decomposition products the thin layer chromatography method was used, and for the quantitative determination TBP, labelled with 32 P was used. As a result of TBP radiolysis except dibutyl phosphate and monobutylphosphate other compounds are prepared, which contain phosphorus in a molecule, besides, their quantity depends on the nitric acid concentration and the diluent type (n-dodecan, carbon tetrachloride, mesitylen), together with which TBP was irradiated. The prepared compounds are grouped in the aqueous and organic phases

  18. TINGKAT KETERBUKAAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN-5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterbukaan ekonomi yang direpresentasikan dengan pengaruh perdagangan internasional dan foreign direct investment (FDI terhadap Gross Domestic Product di Negara ASEAN. Penelitian ini menggunakan partial adjustment model (PAM dan pendekatan fixed effect. Pendekatan fixed effect dipilih dikarenakan karakteristik masing-masing negara berbeda, tetapi memiliki kemiringan (slope yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa negara yang paling terbuka ekonominya yaitu negara Singapura disusul Malaysia, Thailand, Indonesia dan Filipina. Meskipun demikian, peringkat keterbukaan ekonomi jika dibandingkan dengan  keberhasilan ekonomi (pertumbuhan ekonomi selama 10 tahun terakhir sedikit terjadi perbedaan. Khususnya di Indonesia, meskipun secara peringkat keterbukaan ekonomi Indonesia menduduki peringkat 4 tetapi rata-rata pertumbuhan ekonomi selama 10 tahun terakhir pada peringkat 2 setelah Singapura. Hal ini disebabkan faktor domestik yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dalam arti lain tingkat ketergantungan di Indonesia lebih rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN-5 lainnya.

  19. Corrosion of high Ni-Cr alloys and Type 304L stainless steel in HNO3-HF

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ondrejcin, R.S.; McLaughlin, B.D.

    1980-04-01

    Nineteen alloys were evaluated as possible materials of construction for steam heating coils, the dissolver vessel, and the off-gas system of proposed facilities to process thorium and uranium fuels. Commercially available alloys were found that are satisfactory for all applications. With thorium fuel, which requires HNO 3 -HF for dissolution, the best alloy for service at 130 0 C when complexing agents for fluoride are used is Inconel 690; with no complexing agents at 130 0 C, Inconel 671 is best. At 95 0 C, six other alloys tested would be adequate: Haynes 25, Ferralium, Inconel 625, Type 304L stainless steel, Incoloy 825, and Haynes 20 (in order of decreasing preference); based on composition, six untested alloys would also be adequate. The ions most effective in reducing fluoride corrosion were the complexing agents Zr 4+ and Th 4+ ; Al 3+ was less effective. With uranium fuel, modestly priced Type 304L stainless steel is adequate. Corrosion will be most severe in HNO 3 -HF used occasionally for flushing and in solutions of HNO 3 and corrosion products (ferric and dichromate ions). HF corrosion can be minimized by complexing the fluoride ion and by passivation of the steel with strong nitric acid. Corrosion caused by corrosion products can be minimized by operating at lower temperatures

  20. Effects of prior cold work on corrosion and corrosive wear of copper in HNO3 and NaCl solutions

    International Nuclear Information System (INIS)

    Yin Songbo; Li, D.Y.

    2005-01-01

    Effects of prior cold work on corrosion and corrosive wear behavior of copper in 0.1 M HNO 3 and 3.5% NaCl solutions, respectively, were investigated using electrochemical tests, electron work function measurements, and sliding corrosive wear tests with and without cathodic protection. Optical microscope and SEM were employed to examine the microstructure and worn surfaces. It was shown that, in general, the prior cold work raised the corrosion rate, but the effect differed in different corrosive media. In both the solutions, pure mechanical wear decreased with an increase in cold work. The prior cold work had a significant influence on the corrosive wear of copper, depending on the corrosive solution and the applied load. In the 0.1 M HNO 3 solution, the ratio of the wear loss caused by corrosion-wear synergism to the total wear loss increased with the cold work and became saturated when the cold work reached a certain level. In the 3.5% NaCl solution, however, this ratio decreased initially and then became relatively stable with respect to the cold work. It was observed that wear of copper in the 3.5% NaCl solution was larger than that in 0.1 M HNO 3 solution, although copper showed lower corrosion rate in the former solution. The experimental observations and the possible mechanisms involved are discussed

  1. STRUKTUR TINGKAT TROFIK KOMUNITAS IKAN DI WADUK WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khoirul Fatah

    2015-12-01

    Full Text Available Waduk Wadas lintang memiliki potensi perikanan yang cukup besar baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Kegiatan penangkapan ikan di waduk Wadaslintang saat ini sudah cukup tinggi, yang akan berdampak langsung pada struktur komunitas ikan yang menyebabkan pergeseran pola hubungan antara pemangsa,mangsa atau pesaing pada berbagai tingkat trofik. Tujuan penelitian ini untukmengetahui pola hubungan antar kelompok ikan berdasarkan tingkat trofik dari tingkat trofik terendah sampai kepada ikan karnivor, sehingga diperoleh gambaran peran kelompok ikan dalam komunitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April, Juni, September dan Nopember 2013 di perairan waduk Wadaslintang. Analisa data mencakup komposisi hasil tangkapan dan kebiasaan makan ikan serta tingkat trofik komunitas ikan. Analisis sidik ragam untuk mengetahui perbedaan antar tingkat trofik. Ikan contoh diperoleh dari nelayan dengan alat tangkap jaring, mulai dari ukuran 0,75 – 4,5 inchi. Hasil penelitian diketemukan sebanyak 15 jenis ikan yang didominasi oleh ikan nila dengan persentase berat mencapai 56,45%. Struktur komunitas ikan di perairan waduk Wadaslintang tersusun atas tiga kelompok tingkat trofik yaitu ikan patin, nila, tawes dan nilem mempunyai jenjang trofik terendah (3,5. Kelompok ikan pada tingkat trofik rendah 3.5. Fish group on trophic level < 2.5 levels is very important group in supporting good community structure in Wadaslintang reservoir as a way to sustainability of populaion oh the other groups with higher trophic level.

  2. ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN DI WARUNG BU KRIS (Studi Kasus Pada Ayam Penyet Sebagai Menu Unggulan Warung Bu Kris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Widyaratna

    2001-01-01

    Full Text Available The economic fluctuations in Indonesia apparently do not influence the food and beverage business. This business still goes well, because people need food. Food is a primary need that must be met and is not influenced by economic conditions in Indonesia. One food and beverage business is Warung Bu Kris, in Surabaya. This restaurant offers various choices. Most of the food served is pressed (penyet and blended with fresh chile sauce (sambal. Many people like this food and usually choose this kind of food as their first choice. The restaurant is usually full of people. Although there are not any seats, customers are willing to wait in order to eat their favorite food. The sample was chosen using non-random sampling. Data were collected in two steps, first to determine the favorite menu of Warung Bu Kris. The second step was to examine the relationship between customer satisfaction and loyalty, then to examine the relationship between both customer satisfaction and loyalty with sales at Warung Bu Kris. The weighted mean formula is used to analyze data in the beginning survey. For the second step, correlation is used. The results show that chicken penyet is the favorite dish at Warung Bu Kris. There is an association between satisfaction and loyalty and also between both customer satisfaction and loyalty with sales. These results suggest that Warung Bu Kris should improve product quality and service in order to maintain customer loyalty. The results can also give further information to other entrepreneurs who will open this type of business in the future. Abstract in Bahasa Indonesia : Fluktuasi ekonomi di Indonesia ternyata tidak mempengaruhi industri makanan dan minuman. Jenis usaha tersebut masih berjalan lancar karena masyarakat membutuhkan makanan. Makanan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi dan tidak terpengaruh oleh keadaan ekonomi di Indonesia. Salah satu usaha makanan dan minimum adalah Warung Bu Kris di Surabaya. Tempat makan

  3. Structural Characteristics of Homogeneous Hydrophobic Ionic Liquid-HNO3-H2O Ternary System: Experimental Studies and Molecular Dynamics Simulations.

    Science.gov (United States)

    Fu, Jing; Yang, Y Isaac; Zhang, Jun; Chen, Qingde; Shen, Xinghai; Gao, Yi Qin

    2016-06-16

    The solubility of water in the hydrophobic ionic liquid 1-ethyl-3-methylimidazolium bis(trifluoromethylsulfonyl)imide ([C2mim][NTf2]) increases significantly in the presence of HNO3. [C2mim][NTf2] is completely miscible with HNO3 but immiscible with water. The triangular phase diagram of the ternary system [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O was determined at 300.1 K. The homogeneous [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O phase is thermodynamically stable, while it can be separated into two phases with an increase of water content. Experiments (electrospray ionization mass spectrometry, Fourier transform infrared spectrometry, and (1)H-nuclear magnetic resonance spectrometry) and molecular dynamics simulations were carried out to investigate the interaction between [C2mim][NTf2], HNO3, and water in the homogeneous phase. It was found that NO3(-) ions interact with both C2mim(+) and water via H-bonding and act as a "bridge" to induce a large amount of water to be dissolved in the hydrophobic IL phase. This confirms that the complexes [C2mim-NTf2-C2mim](+) and [NTf2-C2mim-NTf2](-) exist in the homogeneous [C2mim][NTf2]-HNO3-H2O system at the concentration of HNO3 up to 27.01 wt % and of water as high as 20.74 wt %.

  4. Extraction and separation of Am and rare earth elements in HNO3 solution with P507-sulphonating kerosene

    International Nuclear Information System (INIS)

    Li Zhenhu; Jiao Rongzhou; Zhu Yongjun

    1994-01-01

    A study has been made of the extraction equilibrium of Am(III) and rare earth elements (III) in HNO 3 solution with P507-sulphonating kerosene. It has been found that this equilibrium depends on saponification ratio of P507, feed acidity, metal concentration as well as phase ratio. The extraction ability in order is La< Ce< Am< Pr< Nd< Sm. The model of distribution ratio has been founded. The agreement for calculated and experimental values of distribution ratio is fairly good. These values can be used to design the extraction and separation process of Am and rare earth elements

  5. Determination of the distribution coefficient of 46 elements on tin dioxide in 0.1N HNO3-acetone media

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jaffrezic-Renault, N.

    1977-01-01

    The use of radioactive indicators for the determination of the distribution coefficients of 46 elements on SnO 2 in 0.1N HNO 3 -acetone media is described. The determination has been carried out in static conditions: labelled element solution has been agitated with SnO 2 for two hours; the elements have been labelled with radioisotopes generally obtained by (n, γ) reaction, by irradiating a part of the used salt in EL 3 or OSIRIS reactor in the C.E.N. Saclay (France). Results show that the elements may be classified into several groups, according to their oxidation state. (T.I.)

  6. “PENGARUH INTENSITAS TERPAAN INFORMASI MELALUI TWITTER TERHADAP TINGKAT KEPUTUSAN PEMBELIAN” (Studi Eksplanatif tentang Pengaruh Intensitas Terpaan Informasi Melalui Twitter @cinema21 terhadap Tingkat Keputusan Pembelian yang Dikontrol oleh Sikap dan Tingkat Motif Pembelian Tiket Bioskop Pada Followers @cinema21)

    OpenAIRE

    SOWOLINO, GLORIA ANASTASIA

    2014-01-01

    Twitter merupakan salah satu tool masa kini yang marak digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam memasarkan produknya. Hal ini merupakan langkah yang ditempuh dalam melakukan kegiatan advertising atau periklanan bagi perusahaan. Twitter menjadi salah satu social media yang paling diminati oleh manusia saat ini karena sangat gampang diakses, simpel, dan aktual. 21 Cineplex Group merupakan perusahaan bioskop terbesar di tanah air, yang memiliki brand Cinema 21, Cinema XXI,...

  7. Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus tentang Komplikasi Diabetes Melitus di RSUP Haji Adam Malik Medan

    OpenAIRE

    Siboro, Junita I.L.

    2010-01-01

    Diabetes melitus merupakan suatu penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang disertai ketidaknormalan metabolisme karbohidrat. Diabetes melitus merupakan penyebab kematian keempat terbesar di dunia. Diabetes melitus juga menyebabkan komplikais akut dan kronik yang juga dapat menyebabkan kematian. Peningkatan komplikasi dipengaruhi oleh Pengetahuan, umur, obesitas dan kebiasaan hidup yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat p...

  8. ANALISIS TINGKAT KESESUAIAN MATERI DAN SOAL BUKU AJAR AKUNTANSI TERHADAP STANDAR ISI KTSP MATA DIKLAT PRODUKTIF AKUNTANSI KELAS XI AKUNTANSI (STUDI EMPIRIS DI BEBERAPA SMK DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Yulianti

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1 Kesesuaian materi buku ajar akuntansi kelas XI SMK dengan standar isi KTSP, 2 Kesesuaian butir soal buku ajar akuntansi kelas XI SMK dengan indikator KD, dan 3 Jenjang penyebaran soal buku ajar akuntansi kelas XI SMK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah buku ajar akuntansi kelas XI yang digunakan di 10 SMK Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu tiga buku ajar akuntansi yang paling banyak digunakan di 10 SMK Kota Semarang, yaitu buku ajar akuntansi keuangan 2 terbitan Yudhistira, dalam penelitian ini disebut sebagai buku A, dan buku ajar akuntansi SMK seri B dan D terbitan Armico, dalam penelitian ini disebut sebagai buku B. Hasil penelitian menunjukan ketiga buku sesuai dengan standar isi KTSP, yaitu rerata perolehan skor masing-masing variabel adalah: 1 Kesesuaian materi dengan standar isi KTSP buku A 87,75%, buku B 83,78%, 2 Kesesuaian butir soal dengan indikator KD buku A 47,21%, buku B 77,78%, 3 Jenjang penyebaran soal buku A didominasi oleh aspek pemahaman sebesar 33,33%, buku B didominasi oleh aspek aplikasi, sebesar 62,22%. The purpose of this research is to analyze and describe: 1 the suitability of the material accounting textbook class XI SMK with content standards of KTSP, 2 the suitability of the question accounting textbook class XI SMK with indicators of KD, and 3 spread about the question textbook accounting class XI SMK. Methods in tihis research is descriptive quantitative and descriptive qualitative. The population in this research is accounting textbook of class XI SMK used in 10 SMK Kota Semarang. The sampling technique used in this research was purposive sampling, that is three accounting textbook class XI most widely used in the 10 SMK at Semarang, that is the accounting textbook 2 published of Yudhisthira, in this

  9. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma Di RSU Dr. Soedarso Pontianak

    OpenAIRE

    Fuad Akbar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yang penderitanya telah mencapai 300 juta orang. Pada saat ini, pencapaian dan pemeliharaan kontrol asma dalam jangka waktu yang lama merupakan tujuan dari terapi asma. Peningkatan indeks massa tubuh berperan dalam memperburuk tingkat kontrol asma Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kontrol asma pada pasien asma di RSU dr. Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian ini...

  10. Literatur Review Tingkat Kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia

    OpenAIRE

    Sari, Purwita; Antoni, Darius; Rizal, Syahril

    2016-01-01

    Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia ya...

  11. 2-Mercaptopyrimidine as an effective inhibitor for the corrosion of cold rolled steel in HNO_3 solution

    International Nuclear Information System (INIS)

    Li, Xianghong; Deng, Shuduan; Lin, Tong; Xie, Xiaoguang; Du, Guanben

    2017-01-01

    Highlights: • MP acts an effective inhibitor in HNO_3, but other pyrimidine derivatives are poor. • MP is a mixed inhibitor, while mainly retards anodic reaction. • EIS exhibit depressed capacitive loops whose diameters are increased with MP. • The most active adsorption site is S atom for any MP molecular form. • The adsorptive order is thiol-MP < thione-MP < p-thiol-MP < p-thione-MP. - Abstract: The inhibition effect of five pyrimidine derivatives (2-chloropyrimidine, 2-hydroxypyrimidine, 2-bromopyrimidine, 2-aminopyrimidine, 2-mercaptopyrimidine) on the corrosion of cold rolled steel (CRS) in 0.1 M HNO_3 solution was comparatively examined. 2-Mercaptopyrimidine (MP) was found to be an effective inhibitor with the inhibition efficiency as high as 99.1% at a low concentration 0.50 mM. But other four pyrimidine derivatives exhibited poor inhibitive ability. The addition of MP caused both anodic and cathodic curves to low current densities, and was found to significantly strengthen the impedance. Quantum chemical calculation and molecular dynamic simulation were performed to theoretically investigate the adsorption mechanism.

  12. A theoretical investigation of gaseous absorption by water droplets from SO2-HNO3-NH3-CO2-HCl mixtures

    Science.gov (United States)

    Adewuyi, Y. G.; Carmichael, G. R.

    1982-01-01

    A physical-chemical model is developed and used to investigate gaseous absorption by water droplets from trace gas mixtures. The model is an extension of that of Carmichael and Peters (1979) and includes the simultaneous absorption of SO2, NH3, HNO3, CO2, and HCl. Gas phase depletion is also considered. Presented results demonstrate that the absorption behavior of raindrops is strongly dependent on drop size, fall distance, trace gas concentrations, and the chemical and physical properties of the constituents of the mixture. In addition, when gas phase depletion is considered, the absorption rates and equilibrium values are also dependent on the precipitation rate itself. Also, the trace constituents liquid phase concentrations may be a factor of six or more lower when gas depletion is considered then when the depletion is ignored. However, the hydrogen ion concentration may be insensitive to the gas phase depletion.

  13. Analisis Tingkat Kebisingan Di Area SMP Neg.6 Makassar Berbasis Persepsi

    OpenAIRE

    Sultan, Yoventus

    2016-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 6 Makassar yang berada di jalan Jend. Ahmad Yani. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi civitas dan warga di SMP 6 terhadap upaya pengendaloan kebisingan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pekerjaan dan persepsi tingkat kebisingan di SMPN 6 Makassar. Peneliti mengumpulkan data dengan cara penyebaran kuisioner sebagai metode yang digunakan dalam penelitian ini kepada civitas sekolah dan warga sekitar sekol...

  14. Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara Di Muka Umum Pada Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Susanti

    2013-12-01

    Full Text Available Expressive writing therapy merupakan terapi yang menggunakan aktivitas menulis sebagai sarana untuk merefleksikan pikiran dan perasaan terdalam terhadap peristiwa yang tidak menyenangkan (menimbulkan trauma. Expressive writing therapy dapat digunakan sebagai terapi utama atau juga dapat diintegrasikan dengan pendekatan psikoterapi atau konseling lainnya, serta dilakukan secara individual dan kelompok. Pada penelitian ini expressive writing therapy dilakukan secara berkelompok dan merupakan terapi utama untuk membantu subjek mengembangkan insight yang lebih adekuat tentang diri dan situasi presentasi, meningkatkan self-esteem, mengembangkan coping skills yang lebih baik, serta menjadi sarana release tension. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada mahasiswa dalam konteks perkuliahan. Subjek penelitian berjumlah 12 orang, merupakan mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan berbicara di muka umum yang tergolong tinggi sampai sangat tinggi. Screening menggunakan skala kecemasan berbicara di muka umum yang telah disempurnakan oleh Susanti, Hasibuan, Siregar, & Fadillah (2011. Penelitian ini menggunakan randomized pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan expressive writing therapy selama 5 sesi dengan durasi 90-120 menit pada setiap sesinya. Hasil analisis kuantitatif Mann-Whitney & Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang signifikan tingkat kecemasan berbicara di muka umum kelompok eksperimen setelah perlakuan expressive writing therapy. Berdasarkan analisa kualitatif terhadap hasil observasi, wawancara, dan kuesioner disimpulkan adanya peningkatan kepercayaan diri, self-esteem, dan positive self-talk. Dengan demikian hipotesa penelitian yang berbunyi ada pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum terbukti.

  15. Kinerja Dan Efisiensi Bank Pemerintah (Bumn) Dan Busn Yang Go Publik Di Indonesia

    OpenAIRE

    Haryanto, Sugeng

    2012-01-01

    Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia. Sample penelitian ini mengambil tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI) dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin) dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di...

  16. Extraction of Am, Pu and U by dicyclohexano-18-crown-6/1-octanol from HNO3 solution and simulated HLLW

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wang Xinghai; Wang Jianchen; Liu Xiuqin; Song Chongli

    1999-01-01

    The extraction of americium, plutonium and uranium by dicyclohexano-18-crown-6 (DCH18C6)/1-octanol from HNO 3 solution and simulated HLLW are studied. The influences of acidity and dilution factor of simulated HLLW are studied. At low HNO 3 concentration and dilution factor above 2, 0.1 mol/L DCH18C6/1-octanol extracts very little americium, plutonium and uranium. the distribution ratios of Am, Pu and U increase with the increase of HNO 3 concentration in aqueous phase, and decrease with increasing of dilution factor of HLLW. The distribution ratio of extraction of Pu(IV) increases with the increase of extractant concentration

  17. Measurements of HNO3 and N2O5 using ion drift-chemical ionization mass spectrometry during the MILAGRO/MCMA-2006 campaign

    Science.gov (United States)

    Zheng, J.; Zhang, R.; Fortner, E. C.; Volkamer, R. M.; Molina, L.; Aiken, A. C.; Jimenez, J. L.; Gaeggeler, K.; Dommen, J.; Dusanter, S.; Stevens, P. S.; Tie, X.

    2008-11-01

    An ion drift-chemical ionization mass spectrometer (ID-CIMS) was deployed in Mexico City between 7 and 31 March to measure gas-phase nitric acid (HNO3) and dinitrogen pentoxide (N2O5 during the Mexico City Metropolitan Area (MCMA)-2006 field campaign. The observation site was located at the Instituto Mexicano del Petróleo in the northern part of Mexico City urban area with major emissions of pollutants from residential, vehicular and industrial sources. Diurnally, HNO3 was less than 200 parts per trillion (ppt) during the night and early morning. The concentration of HNO3 increased steadily from around 09:00 a.m. central standard time (CST), reached a peak value of 0.5 to 3 parts per billion (ppb) in the early afternoon, and then declined sharply to less than half of the peak value near 05:00 p.m. CST. An inter-comparison between the ID-CIMS and an ion chromatograph/mass spectrometer (ICMS) showed a good agreement between the two HNO3 measurements (R2=0.75). The HNO3 mixing ratio was found to anti-correlate with submicron-sized aerosol nitrate, suggesting that the gas-particle partitioning process was a major factor in determining the gaseous HNO3 concentration. Losses by irreversible reactions with mineral dust and via dry deposition also could be important at this site. Most of the times during the MCMA 2006 field campaign, N2O5 was found to be below the detection limit (about 30 ppt for a 10 s integration time) of the ID-CIMS, because of high NO mixing ratio at the surface (>100 ppb) during the night. An exception occurred on 26 March 2006, when about 40 ppt N2O5 was observed during the late afternoon and early evening hours under cloudy conditions before the build-up of NO at the surface site. The results revealed that during the MCMA-2006 field campaign HNO3 was primarily produced from the reaction of OH with NO2 and regulated by gas/particle transfer and dry deposition. The production of HNO3 from N2O5 hydrolysis during the nighttime was small because of

  18. Effects of HCl and HNO3 on the oxidation of toluene to benzaldehyde by H2O2 over TS-1 modified with Al in aqueous phase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paricha Pongjirawat

    2014-09-01

    Full Text Available This research studies effects of HCl and HNO3 in aqueous solution on the oxidation reaction between toluene and hydrogen peroxide to benzaldehyde over titanium silicalite-1 catalyst modified with Al. The reaction was carried out at reaction temperature 120°C in a pressurized autoclave reactor. The research found that the addition of HCl and HNO3 not only increases the concentration of toluene in the aqueous phase but also increases the formation of benzaldehyde as main product in the reaction.

  19. Dissolution kinetics of metal coating in HNO3-scCO2 micro-emulsion using QCM

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ju, Min Su; Koh, Moon Sung; Park, Kwang Heon; Kim, Hak Won; Kim, Hong Doo

    2005-01-01

    technique expands its application area to pressurized fluids such as liquids and supercritical CO 2 . In this study, we made a HNO 3 -scCO 2 microemulsion to remove a film from a contaminated metal surface. F-AOT and Proline surfactant-1 were used as a surfactant. HNO 3 was used as a acid solution for dissolution Cu coating. As a setting for experimental conditions, we analyzed the film removal characteristics of Cu and Ni coated QCM

  20. Effects of Nanoscale Carbon Black Modified by HNO3 on Immobilization and Phytoavailability of Ni in Contaminated Soil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jiemin Cheng

    2015-01-01

    Full Text Available A surface-modified nanoscale carbon black (MCB as Ni adsorbent in contaminated soil was prepared by oxidizing the carbon black with 65% HNO3. The surface properties of the adsorbent were characterized by zeta potential analysis, scanning electron microscopy (SEM, and Fourier transform infrared spectroscopy (FTIRs. Batch experiments were conducted to evaluate the improvement of Ni2+ adsorption by MCB. Greenhouse cultivation experiments were conducted to examine the effect of MCB on the DTPA-extractable Ni2+ in soil, Ni2+ uptake of ryegrass shoot, and growth of ryegrass. Results indicated that MCB had much lower negative zeta potential, more functional groups for exchange and complexation of cation, and more heterogeneous pores and cavities for the adsorption of cation than the unmodified parent one (CB. MCB showed enhanced sorption capacity for Ni (qmax, 49.02 mg·g−1 compared with CB (qmax, 39.22 mg·g−1. Greenhouse cultivation experiment results showed that the biomass of ryegrass shoot and the Ni uptake of the ryegrass shoot were significantly increased and the concentrations of DTPA-extractable Ni in soil were significantly decreased with the increasing of MCB amount. It is clear from this work that the MCB had good adsorption properties for the Ni and could be applied in the in situ immobilization and remediation of heavy metal contaminated saline-alkali soils.

  1. Synergistic Effect of L-Methionine and KI on Copper Corrosion Inhibition in HNO3 (1M

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amel SEDIK

    2014-05-01

    Full Text Available L-Methionine (L-Met efficiency as a non-toxic corrosion inhibitor for copper in 1M HNO3 has been studied by using electrochemical impedance spectroscopy (EIS and potentiodynamic polarization. Copper corrosion rate significant decrease was observed in the presence of L-Met at 10-4M. The Obtained Results from potentiodynamic polarization and impedance measurements are in good agreement. L-Methionine adsorption on copper surface follows Langmuir isotherm. L-Met free energy adsorption on copper (-30 KJ mol-1 reveals an inhibition strong physical adsorption on copper surface. In order to evaluate the L-Met effect, L-Met and iodide ion’synergistic effect was used to prevent copper corrosion in nitric acid. It was found that inhibitor efficiency (IE reached 98.27 % in 1M solution containing 10-4M L-Met and 10- 3 M KI. The synergistic effect was attributed to iodide ions adsorption on copper surface, which facilitated the L-Met adsorption and an inhibitive film formation.

  2. Redox reactions of Pu(IV) and Pu(III) in the presence of acetohydroxamic acid in HNO(3) solutions.

    Science.gov (United States)

    Tkac, Peter; Precek, Martin; Paulenova, Alena

    2009-12-21

    The reduction of Pu(IV) in the presence of acetohydroxamic acid (HAHA) was monitored by vis-NIR spectroscopy. All experiments were performed under low HAHA/Pu(IV) ratios, where only the Pu(IV)-monoacetohydroxamate complex and Pu uncomplexed with HAHA were present in relevant concentrations. Time dependent concentrations of all absorbing species were resolved using molar extinction coefficients for Pu(IV), Pu(III), and the Pu(AHA)(3+) complex by deconvolution of spectra. From fitting of the experimental data by rate equations integrated by a numeric method three reactions were proposed to describe a mechanism responsible for the reduction and oxidation of plutonium in the presence of HAHA and HNO(3). Decomposition of Pu(AHA)(3+) follows a second order reaction mechanism with respect to its own concentration and leads to the formation of Pu(III). At low HAHA concentrations, a two-electron reduction of uncomplexed Pu(IV) with HAHA also occurs. Formed Pu(III) is unstable and slowly reoxidizes back to Pu(IV), which, at the point when all HAHA is decomposed, can be catalyzed by the presence of nitrous acid.

  3. Advanced interface modelling of n-Si/HNO3 doped graphene solar cells to identify pathways to high efficiency

    Science.gov (United States)

    Zhao, Jing; Ma, Fa-Jun; Ding, Ke; Zhang, Hao; Jie, Jiansheng; Ho-Baillie, Anita; Bremner, Stephen P.

    2018-03-01

    In graphene/silicon solar cells, it is crucial to understand the transport mechanism of the graphene/silicon interface to further improve power conversion efficiency. Until now, the transport mechanism has been predominantly simplified as an ideal Schottky junction. However, such an ideal Schottky contact is never realised experimentally. According to literature, doped graphene shows the properties of a semiconductor, therefore, it is physically more accurate to model graphene/silicon junction as a Heterojunction. In this work, HNO3-doped graphene/silicon solar cells were fabricated with the power conversion efficiency of 9.45%. Extensive characterization and first-principles calculations were carried out to establish an advanced technology computer-aided design (TCAD) model, where p-doped graphene forms a straddling heterojunction with the n-type silicon. In comparison with the simple Schottky junction models, our TCAD model paves the way for thorough investigation on the sensitivity of solar cell performance to graphene properties like electron affinity. According to the TCAD heterojunction model, the cell performance can be improved up to 22.5% after optimizations of the antireflection coatings and the rear structure, highlighting the great potentials for fabricating high efficiency graphene/silicon solar cells and other optoelectronic devices.

  4. Decontamination of Uranium-Contaminated Soil Sand Using Supercritical CO2 with a TBP–HNO3 Complex

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kwangheon Park

    2015-09-01

    Full Text Available An environmentally friendly decontamination process for uranium-contaminated soil sand is proposed. The process uses supercritical CO2 as the cleaning solvent and a TBP–HNO3 complex as the reagent. Four types of samples (sea sand and coarse, medium, and fine soil sand were artificially contaminated with uranium. The effects of the amount of the reagent, sand type, and elapsed time after the preparation of the samples on decontamination were examined. The extraction ratios of uranium in all of the four types of sand samples were very high when the time that elapsed after preparation was less than a few days. The extraction ratio of uranium decreased in the soil sand with a higher surface area as the elapsed time increased, indicating the possible formation of chemisorbed uranium on the surface of the samples. The solvent of supercritical CO2 seemed to be very effective in the decontamination of soil sand. However, the extraction of chemisorbed uranium in soil sand may need additional processes, such as the application of mechanical vibration and the addition of bond-breaking reagents.

  5. Calculation of HNO2 concentration from redox potential in HNO3-H2O system as an aid to understanding the cathodic reaction of nitric acid corrosion

    International Nuclear Information System (INIS)

    Takeuchi, Masayuki; Whillock, G.O.H.

    2002-01-01

    Nitrous acid affects the corrosion of metals such as stainless steels in nitric acid. However nitrous acid is not particularly stable in nitric acid and the analytical methods available are quite involved. Accordingly, the calculation of nitrous acid concentration from redox potential was tested in the HNO 3 -H 2 O system as a convenient in situ analysis method. The calculation process is based on Nernst's equation and the required thermodynamic data were obtained from published values. The available thermodynamic data allow calculation of nitrous acid concentration from 273K to 373K for 0%-100% HNO 3 . The redox potential was 8 kmol·m -3 HNO 3 under NO bubbling and the nitrous acid concentration was determined by a Colourimetric method. The calculated data were compared with the measured data and a good agreement was found. It was found that the corrosion potential of stainless steel is influenced by nitrous acid concentration in nitric acid solution. The calculation process is useful for in-situ analysis of nitrous acid species in HNO 3 -H 2 O system and understanding the behavior of the cathodic reaction associated with nitric acid corrosion. (author)

  6. Atmospheric measurements of gas-phase HNO3 and SO2 using chemical ionization mass spectrometry during the MINATROC field campaign 2000 on Monte Cimone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hanke

    2003-01-01

    Full Text Available The EU-project MINATROC (MINeral dust And TROpospheric Chemistry aims at enabling an estimation of the influence of mineral dust, a major, but to date largely ignored component of tropospheric aerosol, on tropospheric oxidant cycles. Within the scope of this project continuous atmospheric measurements of gas-phase HNO3 and SO2 were conducted in June and July 2000 at the CNR WMO station, situated on Monte Cimone (MTC (44°11' N --10°42' E, 2165 m asl, Italy. African air transporting dust is occasionally advected over the Mediterranean Sea to the site, thus mineral aerosol emitted from Africa will encounter polluted air masses and provide ideal conditions to study their interactions. HNO3 and SO2 were measured with an improved CIMS (chemical ionization mass spectrometry system for ground-based measurements that was developed and built at MPI-K Heidelberg. Since HNO3  is a very sticky compound special care was paid for the air-sampling and background-measurement system. Complete data sets could be obtained before, during and after major dust intrusions. For the first time these measurements might provide a strong observational indication of efficient uptake of gas-phase HNO3 by atmospheric mineral-dust aerosol particles.

  7. Thermochemical Kinetics of H2O and HNO3 on crystalline Nitric Acid Hydrates (alpha-, beta-NAT, NAD) in the range 175-200 K

    Science.gov (United States)

    Rossi, Michel J.; Iannarelli, Riccardo

    2015-04-01

    The growth of NAT (Nitric Acid Trihydrate, HNO3x3H2O) and NAD (Nitric Acid Dihydrate, HNO3x2H2O) on an ice substrate, the evaporative lifetime of NAT and NAD as well as the interconversion of alpha- and beta-NAT competing with evaporation and growth under UT/LS conditions depends on the interfacial kinetics of H2O and HNO3 vapor on the condensed phase. Despite the existence of some literature results we have embarked on a systematic investigation of the kinetics using a multidiagnostic experimental approach enabled by the simultaneous observation of both the gas (residual gas mass spectrometry) as well as the condensed phase (FTIR absorption in transmission). We report on thermochemically consistent mass accommodation coefficients alpha and absolute evaporation rates Rev/molecule s-1cm-3 as a function of temperature which yields the corresponding vapor pressures of both H2O and HNO3 in equilibrium with the crystalline phases, hence the term thermochemical kinetics. These results have been obtained using a stirred flow reactor (SFR) using a macroscopic pure ice film of 1 micron or so thickness as a starting substrate mimicking atmospheric ice particles and are reported in a phase diagram specifically addressing UT (Upper Troposphere)/LS (Lower Stratosphere) conditions as far as temperature and partial pressures are concerned. The experiments have been performed either at steady-state flow conditions or in transient supersaturation using a pulsed solenoid valve in order to generate gas pulses whose decay were subsequently monitored in real time. Special attention has been given to the effect of the stainless-steel vessel walls in that Langmuir adsorption isotherms for H2O and HNO3 have been used to correct for wall-adsorption of both probe gases. Typically, the accommodation coefficients of H2O and HNO3 are similar throughout the temperature range whereas the rates of evaporation Rev of H2O are significantly larger than for HNO3 thus leading to the difference in

  8. APLIKASI DATA MINING UNTUK MENAMPILKAN INFORMASI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Asriningtias

    2014-01-01

    Full Text Available Perguruan tinggi dituntut memiliki keunggulan bersaing dengan memanfaatkan sumber dayanya, termasuk sumber daya manusia dalam hal ini adalah mahasiswa.Tidak semua mahasiswa dapat menyelesaikan study tepat waktu, disamping  IPK yang beragam. Lama waktu mahasiswa dalam menempuh studi dan IPK menjadi salah satu faktor tingkat keunggulan sebuah Perguruan Tinggi.  Nilai potensi tersebut dapat digali menggunakan teknik data mining.Data mining adalah kegiatan menemukan pola yang menarik dari data dalam jumlah besar, data dapat disimpan dalam database, data warehouse, atau penyimpanan informasi lainnya. Data warehouse merupakan penyimpanan data yang berorientasi objek, terintegrasi, mempunyai variant waktu, dan menyimpan data dalam bentuk nonvolatile sebagai pendukung manejemen dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini dikembangkan dengan cara menscan data pada database secara langsung sehingga menghasilkan informasi yag dibutuhkan. Aplikasi data mining ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7 dan menggunakan database SQL Server 2000 sebagai media penyimpan data. Hasil dari penelitian bahwa dapat diketahui tingkat ketepatan waktu dan nilai kelulusan mahasiswa yang berelasi dengan atribut data masuk mahasiswa. Kata Kunci : Data mining, data warehouse, kelulusan mahasiswa.

  9. Pengukuran Tingkat Efektivitas Kinerja UMKM Batik Bakaran Secara Berkelanjutan Mengunakan Model Green SCOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Alfa Puryono

    2017-09-01

    Full Text Available Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM merupakan salah satu kekuatan pendorong terdepan dalam pembangunan perekonomi di Indonesia. Agar UMKM tersebut tetap mampu bertahan dalam menghadapai tantangan sekaligus peluang yang ada, maka UMKM harus bisa meningkatkan kinerja dan kerja sama dengan sektor usaha yang lainnya. Selain itu UMKM tersebut juga harus tetap memperhatikan dampak terhadap linkgungannya. Untuk itu maka diperlukan adanya pengukuran tingkat efektivitas kinerja dalam UMKM tersebut. Supaya bisa menjadi tolak ukur maupun penetuan arah kebijakan kedepanya. Serta bisa memastikan bahwa semua faktor dalam usaha tersebut tidak menimbulkan pencemaran serta dampak sosial ekonomi bagi lingkungannya. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini mengunakan model Green Supply Chain Operations Refernece (Green SCOR. Model tersebut digunakan untuk menentukan kriteria serta tujuan sistem rantai pasok UMKM Batik Bakaran yang ramah lingkungan. Selain metode tersebut penelitian ini juga mengunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP yang digunakan untuk menentukan Key performance Indikator (KPI yang mempengaruhi tingkat efektivitas kinerja UMKM Batik, serta dapat mengukur tingkat kinerja maupun proses kinerja dari masing masing kriteria tersebut. Sehingga akan menghasilkan tingkat efektivitas kinerja yang ramah lingkungan bagi UMKM Batik Bakaran. Model Green SCOR dan metode AHP mampu untuk menghubungkan semua kriteria kinerja yang ada. Kombinasi metode tersebut, terbukti mampu untuk memberikan penilaian tingkat efesiensi sebesar 65,4% dan profitability sebesar 34,6%. Green Supply Chain Management (GSCM merupakan kata kunci untuk meyakinkan bahwa semua faktor atau semua elemen dalam rantai pasokan memperhatikan lingkungannya atau tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi lingkungan. Namun karena pengukuran dan penerapan GSCM yang begitu kompleks jadi tidak semua kriteria dapat diidentifikasi dan di hubungkan dengan

  10. Computational Chemical Kinetics for the Reaction of Criegee Intermediate CH2OO with HNO3 and Its Catalytic Conversion to OH and HCO.

    Science.gov (United States)

    Raghunath, P; Lee, Yuan-Pern; Lin, M C

    2017-05-25

    The kinetics and mechanisms for the reaction of the Criegee intermediate CH 2 OO with HNO 3 and the unimolecular decomposition of its reaction product CH 2 (O)NO 3 are important in atmospheric chemistry. The potential-energy profile of the reactions predicted with the CCSD(T)/aug-cc-pVTZ//B3LYP/aug-cc-pVTZ method shows that the initial association yields a prereaction complex that isomerizes by H migration to yield excited intermediate nitrooxymethyl hydroperoxide NO 3 CH 2 OOH* with internal energy ∼44 kcal mol -1 . A fragmentation of this excited intermediate produces CH 2 (O)NO 3 + OH with its transition state located 5.0 kcal mol -1 below that of the reactants. Further decomposition of CH 2 (O)NO 3 produces HCO + HNO 3 , forming a catalytic cycle for destruction of CH 2 OO by HNO 3 . The rate coefficients and product-branching ratios were calculated in the temperature range 250-700 K at pressure 20-760 Torr (N 2 ) using the variational-transition-state and Rice-Ramsperger-Kassel-Marcus (RRKM) theories. The predicted total rate coefficient for reaction CH 2 OO + HNO 3 at 295 K, 5.1 × 10 -10 cm 3 molecule -1 s -1 , agrees satisfactorily with the experimental value, (5.4 ± 1.0) × 10 -10 cm 3 molecule -1 s -1 . The predicted branching ratios at 295 K are 0.21 for the formation of NO 3 CH 2 OOH and 0.79 for CH 2 (O)NO 3 + OH at a pressure of 40 Torr (N 2 ), and 0.79 for the formation of NO 3 CH 2 OOH and 0.21 for CH 2 (O)NO 3 + OH at 760 Torr (N 2 ). This new catalytic conversion of CH 2 OO to HCO + OH by HNO 3 might have significant impact on atmospheric chemistry.

  11. Tingkat Kepuasan Karyawan Perusahaan Swasta dalam Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

    OpenAIRE

    Siagian, Matias

    2012-01-01

    Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif yang mengkaji masalah pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagai hak karyawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan karyawan yang bermukim di desa Mulyorejo, sebuah desa industri, dalam pelayanan Jamsostek khususnya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. Sampel penelitian terdiri dari 70 keluarga karyawan peserta Jamsostek. Data dikumpulkan dengan menggunakan kue...

  12. Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Salak (Salacca Edulis) Yang Menjual Hasil Panen Ke Pabrik Dan Luar Pabrik Di Kabupaten Tapanuli Selatan

    OpenAIRE

    Matovani, Lolisa Efa; Tarigan, Kelin; Kesuma, Sinar Indra

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani salak diberbagai tingkat sakala USAha, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menjual hasil panen ke pabrik dan luar pabrik, dan untuk menganalisis tingkat kelayakan USAha tani salak didaerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan sentra produksi salak di Sumatera Utara dan terdapat pabrik pengolahan salak. Me...

  13. Corrosion of Type 7075-T73 Aluminum in a 10% HNO3 + Fe2(SO4)3 Deoxidizer Solution

    Science.gov (United States)

    Savas, Terence P.; Earthman, James C.

    2009-03-01

    Localized corrosion damage in Type 7075-T73 aluminum was investigated for a HNO3 + Fe2(SO4)3 deoxidizer solution which is frequently used for surface pretreatment prior to anodizing. The corrosion damage was quantified in the time domain using the electrochemical noise resistance ( Rn) and in the frequency domain using the spectral noise impedance ( Rsn). The Rsn was derived from an equivalent electrical circuit model that represented the corrosion cell implemented in the present study. These data are correlated to scanning electron microscopy (SEM) examinations and corresponding statistical analysis based on digital image analysis of the corroded surfaces. Other data used to better understand the corrosion mechanisms include the open circuit potential (OCP) and coupling-current time records. Based on statistical analysis of the pit structures for 600 and 1200 s exposures, the best fit was achieved with a 3-paramater lognormal distribution. It was observed for the 1200 s exposure that a small population of pits continued to grow beyond a threshold critical size of 10 μm. In addition, significant grain boundary attack was observed after 1200 s exposure. These data are in good agreement with the electrochemical data. Specifically, the Rn was computed to be 295 and 96 Ω-cm2 for 600 and 1200 s exposures, respectively. The calculated value of Rsn, theoretically shown to be equal to Rn in the low frequency limit, was higher than Rn for a 1200 s exposure period. However, better agreement between the Rn and Rsn was found for frequencies above 0.01 Hz. Experimental results on the measurement performance for potassium chloride (KCl) saturated double-junction Ag/AgCl and single-junction Hg/Hg2Cl2 reference electrodes in the low-pH deoxidizer solution are also compared.

  14. Analisis Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarli Sumarli

    2018-03-01

    Full Text Available Pembelajaran fisika sampai saat ini lebih mengutamakan penilaian hasil belajar tanpa menilai proses pembelajarannya. Selain itu, sistem penilaian prestasi siswa lebih banyak didasarkan melalui tes-tes yang sifatnya menguji kemampuan kognitif tingkat rendah sehingga menyebabkan rendahnya prestasi siswa Indonesia di bidang sains khususnya fisika yang masih di bawah rata-rata internasional. Kemampuan kognitif tingkat rendah ini belum melibatkan proses analisis siswa. Untuk melibatkan proses analisis siswa diperlukan tes yang menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi. Namun untuk memberikan tes yang dapat menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi diperlukan proses pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa. Pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung dengan tujuan agar siswa dapat memperoleh ingatan dalam jangka panjang dan siswa juga dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri, tetapi kenyataannya secara umum pembelajaran fisika didominasi dengan metode ceramah. Aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengarkan, mencatat, menjawab pertanyaan bila guru memberikan pertanyaan, maka proses pembelajaran tersebut jelas tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam beraktivitas. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS berbasis pemecahan masalah. Model ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa, membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa belajar konstruktif tidak bersifat hapalan dan melatih siswa untuk melakukan proses berpikir dan mengungkapkan pendapat dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dengan adanya model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan seiring dengan meningkatnya

  15. Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya terhadap Brand Baru Restoran The Consulate

    OpenAIRE

    Malinda, Melodi

    2017-01-01

    The Consulate merupakan sebuah brand baru hasil dari rebranding yang dilakukan oleh 1914 Surabaya. Sebagai brand baru, peneliti tertarik untuk meneliti tingkat Brand Awareness. The Consulate telah mengkomunikasikan mengenai brand barunya yang meliputi kelima Brand Elements yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo & Symbol, Slogan dan Packaging melalui media komunikasi yang dianggap efektif, yaitu media sosial Instagram. Brand Awareness merupakan aset yang tahan lama dan berkelanjutan, maka...

  16. Maturitas Enterprise Risk Management Kontraktor Besar di Indonesia dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Kurniawan

    2017-12-01

    Full Text Available Enterprise Risk Management (ERM adalah salah satu pendekatan holistik dalam mengidentifikasi risiko perusahaan yang mungkin dihadapi dan menentukan respon yang tepat dan sesuai dengan risk appetite perusahaan tersebut. Penelitian terkait ERM sudah banyak dilakukan di banyak bidang di berbagai negara, namun penelitian terkait ERM kontraktor besar di Indonesia belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat maturitas ERM kontraktor besar di Indonesia dan mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi tingkat maturitas ERM. Penelitian ini melibatkan 31 kontraktor besar Indonesia dengan klasifikasi B1 dan B2. Metode perhitungan tingkat maturitas adalah fuzzy set theory karena memiliki keunggulan dalam menangani ambiguitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat maturitas ERM kontraktor Indonesia berada pada “mediumhigh”. Analisis lebih lanjut menemukan adanya hubungan positif antara tingkat maturitas ERM terhadap pengalaman perusahaan, klasifikasi perusahaan, dan adopsi SNI ISO 31000:2011. Analisis juga menemukan tidak ada korelasi antara kepemilikan badan usaha dan adopsi edisi ISO 9000 yang berbeda dengan maturitas ERM.

  17. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PATISERI UNTUK SISWA TINGKAT XI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Sunarmi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: 1 mengembangkan multimedia pembelajaran patiseri pada standar kompetensi mengolah kue pastry kontinental untuk siswa tingkat XI SMK yang layak dari aspek pembelajaran, materi, dan media; 2 mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran patiseri yang dikembangan terhadap penguasaan kompetensi belajar mengolah kue pastry kontinental dilihat dari peningkatan skor tes hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian adalah 36 siswa, untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.Hasil penilaian ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa kualitas multimedia “baik”. Penilaian siswa pada uji coba lapangan mengenai kualitas multimedia dari aspek pembelajaran,aspek materi dan aspek media “sangat baik“, dengan rerata skor dari ketiga aspek 4,49. Hasil pretes menunjukkan rerata sebesar 63,15 sedangkan rerata pada posttes sebesar 89,07. N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori “tinggi”. Kesimpulannya: multimedia pembelajaran patiseri hasil pengembangan layak dignakan untuk media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

  18. ANALISIS PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP RETURN ON ASSET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andy Setiawan

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian  ini  dilakukan  untuk  menganalisis pengaruh  tingkat kesehatan bank terhadap return on asset (ROA berdasarkan metode risk based bank rating (RBBR. Variabel independen yang diteliti adalah Non  Performing  Loan  (NPL, Loan to Deposit Ratio (LDR, Net Interest Margin (NIM, Capital Adequacy Ratio (CAR,  BOPO   (Biaya   Operasional/Pendapatan Operasional, Good Corporate Governance (GCG dan Posisi  Devisa  Netto  (PDN terhadap variabel dependen Return On Asset (ROA. Sampel yang digunakan  adalah  seluruh bank BUKU 4 di Indonesia selama periode 2007-2014. Teknik analisis data yang  digunakan  adalah  regresi  linier  berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan bank dengan metode RBBR berpengaruh signifikan secara bersama terhadap ROA. Secara parsial LDR, NIM, BOPO, dan PDN berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan variabel NPL, GCG dan CAR tidak berpengaruh signifikan. Kemampuan prediksi dari ketujuh variabel  tersebut  terhadap  ROA  dalam  penelitian  ini  sebesar  93,7%,  sedangkan sisanya 6,3% dipengarui oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.

  19. Perbandingan Tingkat Kecemasan Primigravida dengan Multigravida di RSUD Majalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Muhammad Iqbal

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Kecemasan adalah respons terhadap situasi mengancam tertentu yang dapat menyebabkan perubahan perilaku, karena terdapat ketidakpastian di masa mendatang serta ketakutan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Kecemasan pada ibu hamil apabila tidak ditanggulangi akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis, seperti persalinan lama, preeklamsi dan depresi pascamelahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan tingkat kecemasan antara ibu primigravida dan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Penelitian ini menggunakan rancangan observational analitik dengan pendekatan metode cross sectional periode April–Juni 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS. Data penelitian dianalisis secara analitik dan diuji menggunakan uji t tidak berpasangan. Dari hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan rata-rata pada primigravida adalah 36,76±5,75, sedangkan pada multigravida 37,43±7,07. Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida (p=0,739. Hal ini diduga karena faktor biologis seperti perubahan hormonal dan faktor dukungan sosial dari keluarga ibu primigravida maupun multigravida sehingga cukup efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan. Simpulan, tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dengan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Kata kunci: Kecemasan, kehamilan, multigravida, primigravida, ZSAS   Comparative Level of Anxiety between Primigravida and Multigravida in RSUD Majalaya Abstract Anxiety is a response to treated due to threatens the uncertainty of the future and fear that something bad will happen. Pregnancy is growth and development of fetoes intrauterin since conception until the beginning of labour. If anxiety not resolved, it will have an impact on physical and

  20. The effect of γ-ray irradiation on the adsorption properties and chemical stability of AMP/SiO2 towards Cs(I) in HNO3 solution

    International Nuclear Information System (INIS)

    Xiaoxia Zhang; Yan Wu; Yuezhou Wei; Guangxi University, Nanning

    2016-01-01

    Silica based ammonium molybdophosphate (AMP/SiO 2 ) adsorbent was used to remove Cs(I) from HNO 3 solution. The adsorbent with different absorbed dose (0-300 kGy) was characteristed by X-ray power diffraction. The adsorption data against different γ-ray absorbed doses were analyzed by the Langmuir isotherm. The adsorption capacity decreased slightly from 23.22 to 22.37 mg/g with the increase of the absorbed dose. The breakthrough properties of Cs(I) were conducted using column packed with AMP/SiO 2 before and after irradiation. The chemical stability of AMP/SiO 2 at 300 kGy absorbed dose in 3 mol/L (M) HNO 3 was excellent. (author)

  1. Study on the plutonium extraction and reextraction in radiolytic degraded system 30 % TBP-n-dodecane/HNO3-H2O

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hoffmann, P.M.; Wronska, T.

    1980-01-01

    The degree of the complexation of plutonium(4) by the products of radiolysis of the system 30 % TBP-n-dodecane/HNO 3 -H 2 O as a function of radiation dose and concentration of nitric acid has been studied. The special method of calculation based on extraction equilibria was used. The retention of plutonium in the organic phase after single reductive reextraction has been determined. (author)

  2. Gas-particle interactions above a Dutch heathland: I. Surface exchange fluxes of NH3, SO2, HNO3 and HCl

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Nemitz

    2004-01-01

    Full Text Available A field measurement campaign was carried out over a Dutch heathland to investigate the effect of gas-to-particle conversion and ammonium aerosol evaporation on surface/atmosphere fluxes of ammonia and related species. Continuous micrometeorological measurements of the surface exchange of NH3, SO2, HNO3 and HCl were made and are analyzed here with regard to average fluxes, deposition velocities (Vd, canopy resistances (Rc and canopy compensation point for NH3. Gradients of SO2, HNO3 and HCl were measured with a novel wet-denuder system with online anion chromatography. Measurements of HNO3 and HCl indicate an Rc of 100 to 200 s m-1 during warm daytime periods, probably at least partly due to non-zero acid partial pressures above NH4NO3 and NH4Cl on the leaf surfaces. Although it is likely that this observation is exacerbated by the effect of the evaporation of airborne NH4+ on the gradient measurements, the findings nevertheless add to the growing evidence that HNO3 and HCl are not always deposited at the maximum rate. Ammonia (NH3 fluxes show mainly deposition, with some periods of significant daytime emission. The net exchange could be reproduced both with an Rc model (deposition fluxes only using resistance parameterizations from former measurements, as well as with the canopy compensation point model, using parameterizations derived from the measurements. The apoplastic ratio of ammonium and hydrogen concentration (Γs=[NH4+]/[H+] of 1200 estimated from the measurements is large for semi-natural vegetation, but smaller than indicated by previous measurements at this site.

  3. Gas-particle interactions above a Dutch heathland: I. Surface exchange fluxes of NH3, SO2, HNO3 and HCl

    Science.gov (United States)

    Nemitz, E.; Sutton, M. A.; Wyers, G. P.; Jongejan, P. A. C.

    2004-07-01

    A field measurement campaign was carried out over a Dutch heathland to investigate the effect of gas-to-particle conversion and ammonium aerosol evaporation on surface/atmosphere fluxes of ammonia and related species. Continuous micrometeorological measurements of the surface exchange of NH3, SO2, HNO3 and HCl were made and are analyzed here with regard to average fluxes, deposition velocities (Vd), canopy resistances (Rc) and canopy compensation point for NH3. Gradients of SO2, HNO3 and HCl were measured with a novel wet-denuder system with online anion chromatography. Measurements of HNO3 and HCl indicate an Rc of 100 to 200 s m-1 during warm daytime periods, probably at least partly due to non-zero acid partial pressures above NH4NO3 and NH4Cl on the leaf surfaces. Although it is likely that this observation is exacerbated by the effect of the evaporation of airborne NH4+ on the gradient measurements, the findings nevertheless add to the growing evidence that HNO3 and HCl are not always deposited at the maximum rate. Ammonia (NH3) fluxes show mainly deposition, with some periods of significant daytime emission. The net exchange could be reproduced both with an Rc model (deposition fluxes only) using resistance parameterizations from former measurements, as well as with the canopy compensation point model, using parameterizations derived from the measurements. The apoplastic ratio of ammonium and hydrogen concentration (Γs=[NH4+]/[H+]) of 1200 estimated from the measurements is large for semi-natural vegetation, but smaller than indicated by previous measurements at this site.

  4. Titanium and zirconium based wrought alloys and bulk metallic glasses for fluoride ion containing 11.5 M HNO3 medium

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jayaraj, J.; Ningshen, S.; Mallika, C.; Kamachi Mudali, U.

    2016-01-01

    Aqueous reprocessing of plutonium-rich mixed oxide fuels require fluoride as a catalyst in boiling nitric acid for an effective dissolution of the spent fuel. The corrosion behavior of the candidate dissolver materials zircaloy-4 (Zr-4) and commercial pure titanium (CP-Ti grade 2) in boiling 11.5 M HNO 3 + 0.05 M NaF has been established. High corrosion rates were obtained for Zr- 4 and CP-Ti in nitric acid containing fluoride ions. Complexing the fluoride ions either with Al(NO 3 ) 3 or ZrO(NO 3 ) 2 aided in decreasing the corrosion rates of Zr-4 and CP-Ti. High corrosion resistance is claimed as one of the principal property of the amorphous alloy when compared to the crystalline alloy. Thus Ni 60 Nb 40 and Ni 60 Nb 30 Ta 10 amorphous ribbons were prepared and exposed in boiling 11.5 M HNO 3 and 11.5 M HNO 3 + 0.05 M NaF. In nitric acid these alloys did not show any sign of corrosion attack. XPS analysis confirmed that the passivity was due to the formation passive films of thickness ≈3 nm enriched with Nb 2 O 5 and of ≈1.5 nm enriched with both Nb 2 O 5 and Ta 2 O 5 on the respective surfaces of the ribbons. In boiling 11.5 M HNO 3 + 0.05 M NaF, severe corrosion attack was observed on Ni 60 Nb 40 ribbon, due to the instability of the oxide/metal interface. The Ni 60 Nb 30 Ta 10 amorphous ribbon exhibited corrosion resistance of at least an order of magnitude higher than that for Ni 60 Nb 40 ribbon

  5. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN PENELITI DENGAN DOKUMEN YANG DISITIR PADA KARYA TULIS ILMIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutardji Sutardji

    2006-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adaLah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pene!iti dengan dokumen yang disitir. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulisan peneliti Balitkabi yang dimuat dalam prosiding dan jurnal yang diterbitkan oleh Puslitbangtan dan Badan Litbang Pertanian. Data primer diperoleh dari daftar pustaka yang tertera dibagian akhir artikel. Jumlah sam pel 1. 744 sitiran. Data tingkat pendidikan peneliti diperoleh dari Urusan Kepegawaian. Hasil uji statistik melalui Chi Kuadrat untuk jenis dokumen menunjukkan bahwa X2 hitung lebih besar dari X2 label, yaitu 27,60 > 16,919, besarnya konfisien kontingensi C = 0, 125. Untuk bahasa dokumen X2 hitung lebih besar X2 label (21,55 > 5,591 dengan koefisien kontingesi sebesar 0, 11. Untuk para hidup (usia dokumen, diketahui bahwa X2 hitung lebih kecil X2 label (0,591< 3, 481 . Dari hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa antara tingkat pendidikan peneliti dengan jenis dokumen dan bahasa dokumen ada hubungan signifikan, sedangkaan antara tingkat pendidikan peneliti dengan para hidup dokumen yang disitir tidak ada hubungan signifikan.

  6. Removal of Procion Red dye from colored effluents using H2SO4-/HNO3-treated avocado shells (Persea americana) as adsorbent.

    Science.gov (United States)

    Georgin, Jordana; da Silva Marques, Bianca; da Silveira Salla, Julia; Foletto, Edson Luiz; Allasia, Daniel; Dotto, Guilherme Luiz

    2018-03-01

    The treatment of colored effluents containing Procion Red dye (PR) was investigated using H 2 SO 4 and HNO 3 modified avocado shells (Persea americana) as adsorbents. The adsorbent materials (AS-H 2 SO 4 and AS-HNO 3 ) were properly characterized. The adsorption study was carried out considering the effects of adsorbent dosage and pH. Kinetic, equilibrium, and thermodynamic aspects were also evaluated. Finally, the adsorbents were tested to treat simulated dye house effluents. For both materials, the adsorption was favored using 0.300 g L -1 of adsorbent at pH 6.5, where, more than 90% of PR was removed from the solution. General order model was able to explain the adsorption kinetics for both adsorbents. The Sips model was adequate to represent the isotherm data, being the maximum adsorption capacities of 167.0 and 212.6 mg g -1 for AS-H 2 SO 4 and AS-HNO 3 , respectively. The adsorption processes were thermodynamically spontaneous, favorable (- 17.0 Avocado shells, after a simple acid treatment, can be a low-cost option to treat colored effluents.

  7. Hydrolytic and radiolytic degradation of TBP in TBP.30% V/V-dodecane/UO2(NO3)2.HNO3.H2O systems

    International Nuclear Information System (INIS)

    Barreta, L.G.

    1980-01-01

    The hydrolytic and radiolytic degradation of TBP is investigated in systems of TBP 30% V/V-dodecane/H 2 O . HNO 3 . UO 2 (NO 3 ) 2 by gas chromatographic determination of HDBP. No direct relation between the concentration of HDBP formed and the quantity of HNO 3 extracted by the organic phase is observed in the studies of hydrolysis of TBP. The HDBP concentration is seen to increase non-linearly with the concentration of HNO 3 extracted by the organic phase. Radiolytic studies show that for doses greater than 1 Wh/l, the concentration of HDBP formed increases with the dose absorbed by the system. Whith doses smaller than 1 Wh/l and acid concentration greater than 2 M, two distinct patterns of behavior are observed. The concentration of HDBP as a function of the radiation dose absorbed by the system presents a minimum for uranyl nitrate concentrations smaller than 0.9 M; for uranyl nitrate concentrations greater than 1.3 M the concentration of radiolytic HDBP cannot be calculated because the concentration of the hydrolytic HDBP determined is greater than the sum of the experimental concentrations of hydrolytic and radiolytic HDBP. It is known that the dose absorbed by the process solutions during the reprocessing of light water reactor fuel elements is smaller than one Wh/l. Thus, dose rates between zero and one Wh/l should be studied for this system. (Author) [pt

  8. Observations of HNO3, ΣAN, ΣPN and NO2 fluxes: evidence for rapid HOx chemistry within a pine forest canopy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. K. Farmer

    2008-07-01

    Full Text Available Measurements of exchange of reactive nitrogen oxides between the atmosphere and a ponderosa pine forest in the Sierra Nevada Mountains are reported. During winter, we observe upward fluxes of NO2, and downward fluxes of total peroxy and peroxy acyl nitrates (ΣPNs, total gas and particle phase alkyl and multifunctional alkyl nitrates (ΣANs(g+p, and the sum of gaseous HNO3 and semi-volatile NO3− particles (HNO3(g+p. We use calculations of the vertical profile and flux of NO, partially constrained by observations, to show that net midday ΣNOyi fluxes in winter are –4.9 ppt m s−1. The signs and magnitudes of these wintertime individual and ΣNOyi fluxes are in the range of prior measurements. In contrast, during summer, we observe downward fluxes only of ΣANs(g+p, and upward fluxes of HNO3(g+p, ΣPNs and NO2 with signs and magnitudes that are unlike most, if not all, previous observations and analyses of fluxes of individual nitrogen oxides. The results imply that the mechanisms contributing to NOy fluxes, at least at this site, are much more complex than previously recognized. We show that the observations of upward fluxes of HNO3(g+p and σPNs during summer are consistent with oxidation of NO2 and acetaldehyde by an OH x residence time of 1.1×1010 molec OH cm−3 s, corresponding to 3 to 16×107 molecules cm−3 OH within the forest canopy for a 420 to 70 s canopy residence time. We show that ΣAN(g+p fluxes are consistent with this range in OH if the reaction of OH with ΣANs produces either HNO3 or NO2 with a 6–30% yield. Calculations of NO fluxes constrained by the NO2 observations and the inferred OH indicate that NOx fluxes are downward into the canopy because of the substantial conversion of NOx to HNO3 and σPNs in the canopy. Even so, we derive that NOx emission fluxes of ~15 ng(N m−2 s−1 at midday during summer are required to balance the NOx and NOy flux budgets. These fluxes are partly explained by estimates of soil

  9. GAMBARAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI SMP PGRI 2 DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Surya Kardiana

    2015-06-01

    Full Text Available Remaja merupakan individu yang sedang dalam tahapan perkembangan transisi, sehingga pada tahapan ini banyak permasalahan yang sering muncul seperti perilaku bullying. Bullying merupakan tindakan agresif yang terus menerus dapat berupa bentuk fisik, verbal, dan psikologis. Perilaku bullying ini dapat menyebabkan gangguan fisik maupun psikologis salah satunya dapat mengalami depresi. Depresi ini dapat mempengaruhi aktivitas belajarnya sehingga perlu dideteksi secara dini tentang gambaran tingkat depresi terhadap perilaku bullying di SMP PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kuantitatif dengan rancangan deskiptif cross sectional yang dilakukan pada tanggal 22 Maret 2015 di SMP PGRI 2 Denpasar. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling dan didapatkan 95 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner victimization scale - adolenscent peer relations instrument dan Beck depression inventory (BDI. Hasil Penelitian ditemukan sebesar 28,4% mengalami perilaku bullying intensitas ringan dan 6,3% mengalami perilaku bullying intensitas sedang dan responden lainnya tidak pernah mengalami perilaku bullying. Tingkat depresi ditemukan 26,3% depresi ringan, 14,7% depresi sedang dan responden lainnya normal. Kecenderungan siswa yang mengalami perilaku bullying intensitas sedang mengalami depresi sedang sebesar 66,7%, dan dari yang mengalami perilaku bullying intensitas ringan sebesar 33,3% mengalami depresi ringan. Siswa yang mengalami perilaku bullying intensitas sedang cenderung mengalami depresi sedang. Perilaku bullying yang paling sering dilakukan yaitu bullying verbal, diikuti bullying fisik. Perempuan cenderung menjadi korban bullying daripada laki-laki. Kesimpulan, perlu penelitian lebih lanjut untuk faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi perilaku bullying dan tingkat depresi pada siswa.

  10. TINGKAT KESUBURAN PERAIRAN WADUK KEDUNG OMBO DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurul Aida

    2016-03-01

    Full Text Available Waduk Kedung Ombo merupakan waduk serbaguna dimanfaatkan sebagai irigasi persawahan, pembangkit tenaga listrik, sumber air minum, pariwisata, perikanan budidaya dan perikanan tangkap. Limbah aktivitas manusia tersebut akan mempengaruhi tingkat kesuburan perairan dan komunitas biota didalamnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan di waduk Kedung Ombo di lakukan dengan metode surve dari bulan Februari hingga Desember 2010. Contoh air untuk pengamatan parameter kesuburan yaitu suhu, kecerahan, oksigen, nitrogen total, fosfor total dan klorofil a diambil dari enam stasiun pada tiga kedalaman yaitu permukaan (0 m, 3 m, 5 m dan, dasar perairan. Tingkat kesuburan perairan ditentukan dengan pendekatan   trophical index (trix. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan waduk Kedung Ombo secara umum termasuk perairan eutrofik dengan nilai rata-rata yaitu: ’trix’ 5,5; kecerahan perairan 91 cm,  klorofil 18.37 µg/l, total N=0,37 ppm; dan total P =  0,046 ppm.   Kedung Ombo reservoir is a multipurpose reservoir used as irrigation, hydrolic power, sources of drinking water, tourism, fisheries.  The trophic status of the reservoir can be affected by wastes from agricultural, human settlement  and floating net cages fish culture. Inventory field survey in order to know the trophic state of Kedung Ombo reservoir was conducted from February to December 2010..  Water samples used to measure the trophic state such as water temperature, dissolved oxygen, total nitrogen, total phosphorus and chlorophyll a, were collected from 5 sampling sites at three depth; water surface (0 m, 3 m, 5 m and closed to surface sediment. The trophic state of Kedung Ombo Reservoir was estimated with Trix index. The results revealed that Kedung Ombo Reservoir was classified as eutrophic waters with trophic index (Trix index,transparency, chlorophyll a, total nitrogen and total phosphorus mean values were  5.5, 91 Cm,  18.37µg

  11. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN WISATAWAN DALAM PENGGUNAAN MASKAPAI PENERBANGAN AIRASIA DI DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erl Vania Paulalengan

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya isu yang mencuat terkait dengan pesawat low cost carrier yang dikatakan bahwa pesawat low cost carrier tidak aman dan hanya disukai oleh para wisatawan karena murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan wisatawan dalam menggunakan maskapai penerbangan Airasia. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dimana sampel yang digunakan adalah para wisatawan yang pernah berpergian menggunakan Airasia untuk tujuan berlibur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 155 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis faktor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mengisi kuesioner terdiri dari 81 orang wisatawan Indonesia dan 74 orang wisatawan Asing dengan komposisi 85 orang pria dan 70 orang wanita dan diantaranya sebanyak 111 orang berusia 18-28 tahun, 23 orang berusia 29-39 tahun dan 21 orang berusia diatas 39 tahun. Faktor yang didapatkan dari penelitian ini ada 9 yaitu faktor harga dan pelayanan, faktor layanan khusus dan tambahan, faktor asuransi, kebersihan dan ketangkasan petugas darat, faktor model pesawat dan layanan check-in, faktor jaminan dan keramahan petugas darat, faktor keramahan selama terbang, faktor kebersihan dan penampilan faktor layanan selama terbang dan faktor penampilan pilot. Faktor dominan yang mempengaruhi tingkat kepuasan wisatawan dalam menggunakan maskapai penerbangan Airasia adalah faktor pelayanan. Diharapkan Airasia dapat terus memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang memuaskan bagi wisatawan seperti kebersihan di atas pesawat, penampilan pramugari, keandalan pilot menerbangkan pesawat, pelayanan pramugari selama penerbangan serta penampilan pilot.

  12. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Tatin Hernidatiatin

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. This study is aimed to analyze the direct and indirect effect of educational level on employee performance through work motivation as an intervening variable at PT. Kereta Api (Persero Regional Operations (DAOP 3 Cirebon. The method used in this research is associative method and data collection technique used is the field research (observation, interview, questionnaire and literature study. To determine the size of the sample, the study used the Slovin formula while to analyse data the researchers performed validity, reliability and classical assumption test (normality, multicollinearity, heteroscedasticity and autocorrelation test, path analysis, t hypothesis testing. The results of path analysis showed that the level of education directly impacted to employee performance and indirectly to work motivation (an intervening variable and finally to employee performance. Due to the fact that the direct correlation coefficient is greater than the indirect correlation coefficient, it can be said that the true relationship is direct correlation. Keywords. Level of education; work motivation; job performance.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan dan pengaruh tidak langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT. Kereta Api (Persero Daerah Operasi (DAOP 3 Cirebon. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Asosiatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Riset Lapangan (Observasi, Wawancara, Angket dan Riset Kepustakaan. Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolonearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi, Analisis Jalur, Uji  t Hipotesis. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa tingkat

  13. Liquids - vapor and liquids - solids equilibria in the system Th(NO3)4 - UO2(NO3)2 - HNO3 - H2O

    International Nuclear Information System (INIS)

    Volk, V.I.; Vakhrushin, A.Yu.; Mamaev, S.L.; Zhirnov, Yu.P.

    1999-01-01

    Liquids - vapor and liquids - solids equilibria in the system Th(NO 3 ) 4 - UO 2 (NO 3 ) 2 - HNO 3 - H 2 O were investigated. It was established that in this system thorium nitrate hexahydrate and uranyl nitrate hexa- and trihydrate are formed. Empiric equations of solubility isotherm at 25 deg C were found. Densities of liquid phases of the system were determined. It was established that uranyl nitrates and thorium nitrates salt out nitric acid in vapor phase just as separately so in the case of mutual presence. Empiric equation fixing relationship between nitric acid concentration in condensed phase and concentrations of all components in liquid phase was found

  14. Distribution and identification of Plutonium(IV) species in tri-n-butyl phosphate/HNO3 extraction system containing acetohydroxamic acid

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tkac, P.; Paulenova, A.; Vandegrift, G.F.; Krebs, J.F.

    2009-01-01

    There was a significant research progress achieved with the aim to modify conventional PUREX process by stripping of plutonium from the tri-n-butyl phosphate (TBP) extraction product in the form of non-extractable complexes upon addition of back-hold complexation agents. The present paper reports effects of such salt-free complexant, acetohydroxamic acid (HAHA), on distribution ratio of Pu(IV) under wide concentration of nitric acid and additional nitrate. General formula of plutonium species present in the organic phase can be described as Pu(OH) x (AHA) y (NO3) 4-x-y x 2TBP x wHNO 3 . (author)

  15. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Orang Tua dengan Prestasi Siswa Sekolah Dasar dalam Mata Pelajaran Matematika di Kecamatan Cicadas Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teti Sofia Yanti

    2006-06-01

    Full Text Available Keberhasilan siswa dalam menempuh pendidikan di sekolah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kepala sekolah, guru, siswa, orang tua dan lingkungan sekolah. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa rata-rata nilai matematika siswa SD di Kecamatan Cicadas Bandung sudah relatif baik serta terdapat korelasi yang positif antara prestasi anak dalam pelajaran matematika dengan tingkat pendidikan Ayah maupun Ibu.

  16. Konsep Tingkat Kematangan penerapan Internet Protokol versi 6 (Capability Maturity Model for IPv6 Implementation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2015-03-01

    Full Text Available Internet Protocol atau IP merupakan standar penomoran internet di dunia yang jumlahnya terbatas. Di dunia, alokasi IP diatur oleh Internet Assignd Number Authority (IANA dan didelegasikan ke melalui otoritas masing-masing benua. IP sendiri terdiri dari 2 jenis versi yaitu IPv4 dan IPv6 dimana alokasi IPv4 dinyatakan habis di tingkat IANA pada bulan April 2011. Oleh karena itu, penggunaan IP diarahkan kepada penggunaan IPv6. Untuk melihat bagaimana kematangan suatu organisasi terhadap implementasi IPv6, penelitian ini mencoba membuat sebuah model tingkat kematangan penerapan IPv6. Konsep dasar dari model ini mengambil konsep Capability Maturity Model Integrated (CMMI, dengan beberapa tambahan yaitu roadmap migrasi IPv6 di Indonesia, Request for Comment (RFC yang terkait dengan IPv6 serta beberapa best-practice implementasi dari IPv6. Dengan konsep tersebut, penelitian ini menghasilkan konsep Capability Maturity for IPv6 Implementation.

  17. Simulation of technetium extraction behavior in UO2 (NO3)2-TcO4--HNO3-H2O/TBP-kerosene system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zhang Chunlong; He Hui; Chen Yanxin; Tang Hongbin

    2012-01-01

    By comparing and analyzing lots of reported data of technetium with the computing results, a modification function P(c 0 (U), t) was introduced to the existing distribution coefficient model of technetium, and a new mathematical model for simulating technetium extraction behavior in the system of UO 2 (NO 3 ) 2 -TcO 4 -HNO 3 -H 2 O/TBP- kerosene was established, as well as a computer program. The reliability of the program was verified by 179 sets of distribution coefficient data, and the results were found to agree well with experimental data. By comparing the reported data of technetium with the computing results, an evaluation was made to test the performance of the revised model. It turned out that the calculation results of the new model were more reliable than that of the one reported previously. The revised model and program can be the foundation to simulating technetium extraction behavior in the system of UO 2 (NO 3 ) 2 - TcO 4 - -HNO 3 -H 2 O/TBP-kerosene with the temperature scope from 10 to 60℃, U concentration from 0 to 280 g/L, and nitric acid concentration from 0.1 to 5 mol/L. (authors)

  18. Effect of Gold (Au) Doping on the Surface of CeO2 Materials Surface Gas Sensor to NH3, CO and HNO3 Detection Sensitivity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sayono; Tjipto Sujitno; Agus Santoso; Sunardi

    2002-01-01

    Research on the effect of various dose and energy of gold ions (1.2 x 10 16 ion/cm 2 , 40 keV; 4.4 x 10 16 ion/cm 2 , 60 keV and 4.6 x 10 16 ion/cm 2 , 80 keV) implanted into CeO 2 thin layer gas sensor has been carried out using ion accelerator. The effect such as their resistance and sensitivity for various temperature and gas sensor such as NH 3 , CO and HNO 3 has been done. It was found that the best resistance and sensitivity was achieved at ion dose 1.2 x 10 16 ion/cm 2 and 40 keV. At this conditions, the resistance was 2.22 MΩ and sensitivity was (70.3 ± 8.38)% for NH 3 ; (45 ± 6.78)% for CO and (30.3 ± 5.5)% for HNO 3 gas, at the sensor temperature of 325 o C and concentration of 4800 ppm. (author)

  19. Determination of total fluoride in HF/HNO3/H2SiF6 etch solutions by new potentiometric titration methods.

    Science.gov (United States)

    Weinreich, Wenke; Acker, Jörg; Gräber, Iris

    2007-03-30

    In the photovoltaic industry the etching of silicon in HF/HNO(3) solutions is a decisive process for cleaning wafer surfaces or to produce certain surface morphologies like polishing or texturization. With regard to cost efficiency, a maximal utilisation of etch baths in combination with highest quality and accuracy is strived. To provide an etch bath control realised by a replenishment with concentrated acids the main constituents of these HF/HNO(3) etch solutions including the reaction product H(2)SiF(6) have to be analysed. Two new methods for the determination of the total fluoride content in an acidic etch solution based on the precipitation titration with La(NO(3))(3) are presented within this paper. The first method bases on the proper choice of the reaction conditions, since free fluoride ions have to be liberated from HF and H(2)SiF(6) at the same time to be detected by a fluoride ion-selective electrode (F-ISE). Therefore, the sample is adjusted to a pH of 8 for total cleavage of the SiF(6)(2-) anion and titrated in absence of buffers. In a second method, the titration with La(NO(3))(3) is followed by a change of the pH-value using a HF resistant glass-electrode. Both methods provide consistent values, whereas the analysis is fast and accurate, and thus, applicable for industrial process control.

  20. Global CO emission estimates inferred from assimilation of MOPITT and IASI CO data, together with observations of O3, NO2, HNO3, and HCHO.

    Science.gov (United States)

    Zhang, X.; Jones, D. B. A.; Keller, M.; Jiang, Z.; Bourassa, A. E.; Degenstein, D. A.; Clerbaux, C.; Pierre-Francois, C.

    2017-12-01

    Atmospheric carbon monoxide (CO) emissions estimated from inverse modeling analyses exhibit large uncertainties, due, in part, to discrepancies in the tropospheric chemistry in atmospheric models. We attempt to reduce the uncertainties in CO emission estimates by constraining the modeled abundance of ozone (O3), nitrogen dioxide (NO2), nitric acid (HNO3), and formaldehyde (HCHO), which are constituents that play a key role in tropospheric chemistry. Using the GEOS-Chem four-dimensional variational (4D-Var) data assimilation system, we estimate CO emissions by assimilating observations of CO from the Measurement of Pollution In the Troposphere (MOPITT) and the Infrared Atmospheric Sounding Interferometer (IASI), together with observations of O3 from the Optical Spectrograph and InfraRed Imager System (OSIRIS) and IASI, NO2 and HCHO from the Ozone Monitoring Instrument (OMI), and HNO3 from the Microwave Limb Sounder (MLS). Our experiments evaluate the inferred CO emission estimates from major anthropogenic, biomass burning and biogenic sources. Moreover, we also infer surface emissions of nitrogen oxides (NOx = NO + NO2) and isoprene. Our results reveal that this multiple species chemical data assimilation produces a chemical consistent state that effectively adjusts the CO-O3-OH coupling in the model. The O3-induced changes in OH are particularly large in the tropics. Overall, our analysis results in a better constrained tropospheric chemical state.

  1. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP MUTU LAYANAN ANTAR (DELIVERY SERVICE) DI RESTORAN KFC CABANG AHMAD YANI MAKASSAR

    OpenAIRE

    AMRENY, FANY FEBRIANY

    2012-01-01

    Fany Febriany Amreny (I 311 07 053). Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan terhadap Mutu Layanan Antar di Restoran KFC Cabang Ahmad Yani Makassar. Dibawah Bimbingan Ir. Sofyan nurdin Kasim, M.S sebagai Pembimbing Utama dan Ir. Veronica Sri Lestari, M.Ec sebagai Pembimbing Anggota. Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan pada restoran fast food dari tahun ke tahun semakin menjadi perhatian masyarakat yang dapat dilihat dari ketatnya persaingan yang menyebabkan suatu restoran perlu melaku...

  2. Validation of HNO3, ClONO2, and N2O5 from the Atmospheric Chemistry Experiment Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Raspollini

    2008-07-01

    Full Text Available The Atmospheric Chemistry Experiment (ACE satellite was launched on 12 August 2003. Its two instruments measure vertical profiles of over 30 atmospheric trace gases by analyzing solar occultation spectra in the ultraviolet/visible and infrared wavelength regions. The reservoir gases HNO3, ClONO2, and N2O5 are three of the key species provided by the primary instrument, the ACE Fourier Transform Spectrometer (ACE-FTS. This paper describes the ACE-FTS version 2.2 data products, including the N2O5 update, for the three species and presents validation comparisons with available observations. We have compared volume mixing ratio (VMR profiles of HNO3, ClONO2, and N2O5 with measurements by other satellite instruments (SMR, MLS, MIPAS, aircraft measurements (ASUR, and single balloon-flights (SPIRALE, FIRS-2. Partial columns of HNO3 and ClONO2 were also compared with measurements by ground-based Fourier Transform Infrared (FTIR spectrometers. Overall the quality of the ACE-FTS v2.2 HNO3 VMR profiles is good from 18 to 35 km. For the statistical satellite comparisons, the mean absolute differences are generally within ±1 ppbv ±20% from 18 to 35 km. For MIPAS and MLS comparisons only, mean relative differences lie within±10% between 10 and 36 km. ACE-FTS HNO3 partial columns (~15–30 km show a slight negative bias of −1.3% relative to the ground-based FTIRs at latitudes ranging from 77.8° S–76.5° N. Good agreement between ACE-FTS ClONO2 and MIPAS, using the Institut für Meteorologie und Klimaforschung and Instituto de Astrofísica de Andalucía (IMK-IAA data processor is seen. Mean absolute differences are typically within ±0.01 ppbv between 16 and 27 km and less than +0.09 ppbv between 27 and 34 km. The ClONO2 partial column comparisons show varying degrees of agreement, depending on the location and the quality of the FTIR measurements. Good agreement was found for the comparisons with the midlatitude Jungfraujoch partial columns for which

  3. Hubungan Tingkat Upah dengan Produktivitas Kerja pada Perusahaan Kecap Sumber Rasa di Desa Temukus

    OpenAIRE

    ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., I Ketut Alit Wiantara

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat upah terhadap produktivitas kerja pada Perusahaan kecap sumber rasa di Desa Temukus. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 orang karyawan pada Perusahaan tersebut. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah korelasi produk moment. Alat uji yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Pemberian upah tenaga kerja di Perusahaan Kecap Sumber R...

  4. Pengaruh Frekuensi Melihat Iklan Floating terhadap Tingkat Kesadaran Merek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Forddhanto Bimantoro

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract: Floating ad  is online advertisement aiming to stimulate brand awareness by increasing familiarity through reexposing advertisement. This research examines the influence of ARCO Depok members’ exposure of floating ad at www.detik.com to their brand awareness about Samsung LED TV. The frequency of consuming the advertisement is differentiated into three categories, namely three times, five times and never. The result shows that the respondents’ exposure of floating ad could influence the level of brand awareness as much as 40.7%. However, this tendency was not represented in the category of five times. The result also shows that the only control variable which was able to significantly influence the level of brand awareness was the variable of respondents’ visitation to the site of detik.com. Abstrak: Iklan floating merupakan iklan di media internet yang bertujuan mencapai kesadaran merek dengan cara meningkatkan familiarity melalui frekuensi pengulangan iklan. Frekuensi melihat iklan floating dibedakan  dengan memilah kelompok responden yang dikenai frekuensi melihat iklan 3 kali, 5 kali dan tidak melihat iklan. Penelitian ini menguji pengaruh frekuensi melihat iklan floating di www.detik.com terhadap tingkat kesadaran merek Samsung LED TV pada warga ARCO Depok, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi melihat iklan floating dapat mempengaruhi tingkat kesadaran merek sebesar 40,7%; namun tidak terbukti pada kelompok yang melihat iklan sebanyak lima kali. Variabel kontrol yang mampu mempengaruhi tingkat kesadaran merek secara signifikan hanya variabel kunjungan responden ke detik.com.Â

  5. ANALISIS TINGKAT OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA DALAM HUKUM KETETAPAN HARDY-WEINBERG PADA BIN PACKING PROBLEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Terry Noviar Panggabean

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak—Karna representasi abstrak dari beberapa sistem pengambilan keputusan yang nyata dalam kehidupan sehari hari membuat masalah optimasi kombinatorial umumnya sangat sulit untuk dipecahkan. Bin packing problem ialah solusi terbaik dalam mengatasi masalah optimasi kombinatorial, yang digunakan untuk mencari sebuah objek secara optimal dari sekelompok himpunan objek yang berhingga. Serangkaian pendekatan hybrid telah dikembangkan dalam hal ini untuk memecahkan masalah Bin Packing. Metaheuristik adalah salah satu pendekatan tingkat tinggi dalam memandu dalam memodifikasi beberapa metode heuristik lainnya untuk mencari tingkat optimasi yang lebih baik. Genetic Algorithm atau Algoritma Genetika juga merupakan metode metaheuristik yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam hal peningkatan optimasi. Dalam algoritma genetika terdapat bermacam-macam varian. Dalam penelitian dipaparkan mengenai taksonomi dari algoritma genetika parallel (Parallel Genetic Algorithm yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari algoritma genetika konvensional dalam hal kinerja dan skalabilitasnya. Tetapi algoritma genetika paralel ini hanya cocok untuk permasalahan jaringan komputer heterogen dan sistem terdistribusi. Berdasarkan penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dan dari uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana menerapkan hukum ketetapan Hardy-Weinberg dari bidang biologi kedalam algoritma genetika melakukan analisis tingkat optimasi terhadap Bin Packing Problem..   Keywords— Genetic Algortihm, Hardy-Weinberg, Bin Packing Problem.

  6. PENGARUH E-SCAFFOLDING DALAM THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fauzul Albab

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to examine the effect of e-learning based Think Pair Share cooperative learning model toward higher order thinking skills of students. This study was conducted at SMAN 1 Jember for X grade students and used factorial design. Two experimental groups (TPS with E-Scaffolding and TPS with scaffolding were compared with a control group (TPS. This research was carried out to 180 students. The results showed that there is a difference in high-order thinking skills among groups of students who take the e-scaffolding in the TPS, scaffolding in TPS, and TPS learning; there is a difference in high-order thinking skills among groups of students with different prior knowledge levels; and there is no interactional effect among e-scaffolding in TPS, scaffolding in TPS and TPS strategy and the student’s prior knowledge on high order thinking skills. Key words: e-scaffolding, think pair share, high order thinking, prior knowledge.                                                                                     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbasis e-learning yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS dalam bentuk E-Scaffolding terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jember untuk siswa kelas X ini dengan menggunakan rancangan faktorial. Dua kelompok eksperimen (TPS dengan E-Scaffolding dan TPS dengan Scaffolding dibandingkan dengan sebuah kelompok kontrol (TPS. Penelitian dilaksanakan terhadap sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih secara acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran e-scaffolding dalam TPS dengan pembelajaran scaffolding dalam TPS maupun siswa dengan pembelajaran TPS; terdapat perbedaan kemampuan berpikir

  7. HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG PERNAPASAN DENGAN TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Eko Rikmiarif

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Jenis penelitian adalah penelitian analitik yang menjelaskan korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pemakaian alat pelindung pernapasan, sedangkan variabel terikat adalah kapasitas vital paru. Teknik pengumpulan data dengan metode pengukuran, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dengan analisis deskriptif dan uji bivariat dengan spearman test melalui bantuan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi spearman -0,923 dengan nilai probabilitas (p value 0,0001 (< 0,05, yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Simpulan penelitian adalah ada ada hubungan antara praktik penggunaan APD pernafasan (masker dengan Tingkat Kapasitas Vital Paru. The research objective was to determine the relationship between the use of respiratory protective equipment with the level of vital lung capacity in workers in the village of tile maker Singorojo Jepara regency in 2011. This type of research was the analytical research that explains the correlation between independent variables and the dependent variable. The method used in this study was cross sectional. Sampling technique using total sampling. Variable study consists of the independent variable is the use of respiratory protective equipment, while the dependent variable was the vital lung capacity. Data collection techniques with methods of measurement, questionnaires, and documentation. Methods of data

  8. KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA KELAS XI DALAM PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI BERBASIS MASALAH DI SMA NEGERI 18 PALEMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Etika Prasetyani

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran matematika berbasis masalah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 18 Palembang yang berjumlah 30 orang. Proses pembelajaran berlangsung sesuai dengan karakteristik dan langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis yang terdiri atas tiga soal dan wawancara untuk memperoleh data tambahan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran matematika berbasis masalah di kelas XI MIPA 1 SMAN 18 Palembang adalah terkategori cukup dengan rincian sebagai berikut: persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat baik adalah sebesar 16,667%. Selanjutnya, 26,667% memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kategori baik; 30,000% memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi terkategori cukup; 26,667% memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi terkategori kurang; dan tidak ada yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kategori sangat kurang. Indikator menganalisis memiliki persentase kemunculan tertinggi yaitu sebesar 72,500%. Kemudian, kemunculan pada indikator mengevaluasi adalah sebesar 70,000%, dan indikator dengan persentase kemunculan terendah adalah mengkreasi yaitu sebesar 35,417%. Kata kunci: kemampuan berpikir tingkat tinggi, pembelajaran trigonometri, berbasis masalah This study is descriptive research aiming to describe students higher order thinking skills in mathematics problem-based learning. Total of 30 students of class XI Mathematics 1 SMA Negeri 18 Palembang were selected as research subjects. The learning process was done in accordance with the characteristics and steps of problem-based learning. Data were collected through written test consisting of three questions and interviews to obtain

  9. Strategi Segmenting, Targeting dan Positioning Pengaruhnya terhadap Keputusan Konsumen Menggunakan Produk Kpr Bni Griya

    OpenAIRE

    Karamoy, Sandy Wulan

    2013-01-01

    Penentuan segmen pasar sangat penting dalam mengenali calon nasabah dan memastikan siapa yang potensial menjadi nasabah. Segmentasi ini dapat dibagi berdasar lokasi, usia, jenis kelamin, tingkat penghasilan, kebiasaan dan sebagainya. Penentuan targeting sangat tergantung dari hal-hal seperti karakter produk, karakter segmentasi, dan tingkat persaingan pada segmen yang sudah dipilih. Targeting ini menentukan kepada siapa target market dari suatu produk, apakah kepada semua orang, sebagian ora...

  10. Comparisons between ground-based FTIR and MIPAS N2O and HNO3 profiles before and after assimilation in BASCOE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Vigouroux

    2007-01-01

    Full Text Available Within the framework of the Network for Detection of Atmospheric Composition Change (NDACC, regular ground-based Fourier transform infrared (FTIR measurements of many species are performed at several locations. Inversion schemes provide vertical profile information and characterization of the retrieved products which are therefore relevant for contributing to the validation of MIPAS profiles in the stratosphere and upper troposphere. We have focused on the species HNO3 and N2O at 5 NDACC-sites distributed in both hemispheres, i.e., Jungfraujoch (46.5° N and Kiruna (68° N for the northern hemisphere, and Wollongong (34° S, Lauder (45° S and Arrival Heights (78° S for the southern hemisphere. These ground-based data have been compared with MIPAS offline profiles (v4.61 for the year 2003, collocated within 1000 km around the stations, in the lower to middle stratosphere. To get around the spatial collocation problem, comparisons have also been made between the same ground-based FTIR data and the corresponding profiles resulting from the stratospheric 4D-VAR data assimilation system BASCOE constrained by MIPAS data. This paper discusses the results of the comparisons and the usefullness of using BASCOE profiles as proxies for MIPAS data. It shows good agreement between MIPAS and FTIR N2O partial columns: the biases are below 5% for all the stations and the standard deviations are below 7% for the three mid-latitude stations, and below 10% for the high latitude ones. The comparisons with BASCOE partial columns give standard deviations below 4% for the mid-latitude stations to less than 8% for the high latitude ones. After making some corrections to take into account the known bias due to the use of different spectroscopic parameters, the comparisons of HNO3 partial columns show biases below 3% and standard deviations below 15% for all the stations except Arrival Heights (bias of 5%, standard deviation of 21%. The results for this species, which

  11. Kajian Efektivitas dan Efisiensi Rantai Distribusi Hasil Tangkapan Menggunakan Alat Tangkap Purse Seine di Tpi Paiton dan Tpi Mayangan Probolinggo

    OpenAIRE

    Huda, M Miftachul; Sutjipto, Darmawan Ockto; Jauhari, A Alfan

    2013-01-01

    Rantai distribusi merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan suatu kegiatan penyaluran hasil tangkapan untuk mencapai konsumen. Jumlah rantai yang ada didalam suatu kegiatan distribusi juga mempengaruhi dari harga dan kualitas barang yang di distribusikan. Ikan yang merupakan barang mudah rusak, memerlukan perhatian khusus untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensinya dalam proses distribusinya. Khususnya distribusi ikan berasal dari Tempat Pelelangan Ikan Paiton dan Tempat Pelelan...

  12. ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA BAGIAN TATA USAHA BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzakiyah Muzakiyah

    2011-12-01

    Full Text Available Kepuasan pelanggan merupakan hasil (outcome yang dirasakan atas penggunanya produk atau jasa, sama atau melebihi harapan yang diinginkan. Pelayanan di bagian Tata Usaha idealnya lebih bersahabat, cepat dan akurat. Ini berarti orientasi layanan di bagian Tata Usaha harus didasarkan pada kebutuhan mahasiswa. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dengan menggunakan Pendekatan Lean ServPerf (Lean Service dan Service Performance. Service Performance digunakan untuk menganalisis tingkat instrumen kinerja pelayanan bagian Tata Usaha. Lean Service digunakan untuk menghilangkan waste aktivitas yang tidak bernilai tambah. Hasil dari penelitian ini, terdapat 14 atribut pelayanan yang perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bagian Tata Usaha Fakultas.

  13. Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit Mayjen H. A Thalib Kabupaten Kerinci.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puspa Pameswari

    2016-07-01

    Full Text Available Kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat secara teratur sampai tuntas merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam pengobatan tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kepatuhan Pemakaian Obat pada Pasien Penderita TB paru di Rumah Sakit Mayjen H.A Thalib Kabupaten Kerinci, pada bulan April–Juni 2015. Penelitian ini termasuk penelitian observasional (non eksperimental. Pengambilan data menggunakan kuisioner yang dibuat berdasarkan MMAS (Morisky Medication Adherence Scale dan CSA (Continous Single-Interval Medication Avaibility. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 55,56% responden patuh; 33,33% responden cukup patuh dan 11,11% responden tidak patuh dalam pengunaan obat.

  14. Analisis Kemampuan Awal Multi Level Representasi Mahasiswa Tingkat I pada Konsep Reaksi Redoks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Langitasari

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: Analysis of students’ initial ability before teaching the chemistry concept are very important to determine the correct techniques in learning concept. The objectives of this study was to identify the first year students’ initial ability to describe and explain redox reactions concept using macroscopic, submicroscopic and symbolic representation. This study applies pre-experimental research design involving a group of subjects. The diagnostic instrument consists of 15 items two-tier multiple choice and 2 items essay. Data were analyzed descriptively by tabulating students’ answers of each question. The results showed that the first year students’ initial understanding to the redox reactions concept was very low. Students have not been able to describe and explain the observed redox reactions (macroscopic in terms of the atoms, molecules and ions that were involved in the reactions. This results also indicated the first year students’ symbolic and microscopic understanding very limited and only 2.9 % of students were able to make the connection between macroscopic observations, symbolic and submicroscopic representation .Keywords:  Initial ability, Redox reaction, Multiple levels of representationAbstrak: Analisis tingkat pemahaman awal mahasiswa sebelum mengajarkan konsep kimia sangat penting agar dapat menentukan teknik yang tepat dalam pembelajaran konsep.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan awal mahasiswa tingkat I dalam mendeskripsikan dan menjelaskan konsep reaksi redoks menggunakan representasi makroskopik, submikroskopik dan simbolik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan melibatkan satu kelompok subjek. Instrumen tes terdiri dari 15 soal two tier dan 2 soal essay. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan mentabulasikan jawaban mahasiswa untuk masing-masing item soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman awal mahasiswa tingkat I terhadap konsep

  15. The distribution of Th(NO3)4, UO2(NO3)2 and HNO3 between an aqueous phase and an organic tributyl phosphate phase

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nakashima, T.; Zimmer, E.

    1984-05-01

    The distribution of Th(NO 3 ) 4 , UO 2 (NO 3 ) 2 and HNO 3 between an aqueous phase and an organic phase, consisting of 30 Vol.% tributyl phosphate in dodecane, has been experimentally investigated. About 120 distribution data have been determined in the concentration ranges that can be seen in the THOREX process for reprocessing spent thorium bearing fuel. Based on the experimental data, two computer programs have been developed which make possible interpolations and, to some extent, extrapolations. With model 1, concentrations in the organic phase can be calculated if that in the aqueous phase are known. With model 2, concentrations in the aqueous phase can be calculated vice versa. Besides the description of the calculation models, a large body of calculated data can be found in this report. In a addition, a calculation mode is presented that makes possible the calculation of distribution data for very low thorium concentrations. (orig.) [de

  16. Equilibrium and kinetics of co-extraction of U(VI) and HNO3 using tri-n-butyl phosphate and tri-iso-amyl phosphate in paraffin

    International Nuclear Information System (INIS)

    Das, Diptendu; Juvekar, V.A.; Biswas, Sujoy; Roy, S.B.; Bhattacharya, R.

    2014-01-01

    Tri-n-butyl phosphate (TBP) is versatile solvent for recovery of actinides as it is cheaper and the extracted actinides can be stripped from the loaded organic phase using plain water. However there are inherent problems associated TBP such as i) formation of the third phase ii) high solubility in aqueous phase iii) radiolytic hydrolysis at high radiation environment and iv) high propensity for extraction of mineral acids. The last mentioned property makes it less suitable for liquid emulsion membrane (LEM) extraction where acid transport to the strip phase drastically reduces extraction efficiency. Therefore there is need to replace TBP with an extractant which has lesser propensity for acid extraction. Many researcher reported Tri-iso-amyl phosphate (TiAP) as an alternative extractant which can sustain high radiation environment without chemical/radiative degradation. However there are no studies available on co-extraction of U(VI) and mineral acids by TiAP. In this research paper equilibrium and kinetics of co-extraction of U(VI) and HNO 3 from nitric acid medium into a hydrocarbon phase (paraffin) using Tri n- butyl phosphate (TBP), Tri-iso-amyl phosphate (TiAP) has been studied. Relative rates of extraction of uranium(VI) and HNO 3 by TiAP and TBP were measured simultaneously using bulk-liquid membrane (BLM) system. Study reveals although TiAP is less efficient in extracting U(IV), than TBP, it transfers lesser quantity of nitric acid to organic phase. Hence TiAP is more suitable as a carrier for LEM extraction than TBP

  17. ANALISIS TERHADAP PERLUNYA PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN HISTORIS (CONVENTIONAL ACCOUNTING MENJADI BERDASARKAN TINGKAT HARGA UMUM (GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pwee Leng

    2002-01-01

    , antara lain akuntansi harga tetap, akuntansi nilai sekarang, dan akuntansi tingkat harga umum. Akuntansi tingkat harga umum akan mengadakan restatement komponen-komponen laporan keuangan ke dalam rupiah pada tingkat daya beli yang sama, namun sama sekali tidak mengubah prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dalam akuntansi berdasarkan nilai historis. Pada prakteknya, kontroversi yang menyangkut relevansi penggunaan akuntansi tingkat harga umum masih berlanjut hingga saat ini. Beberapa argumentasi yang mendukung maupun menolak penerapan akuntansi tingkat harga umum akan disajikan dalam artikel ini. Demikian juga hasil dari dua penelitian mengenai pengaruh penerapan akuntansi tingkat harga umum terhadap laporan keuangan akan diperbandingkan guna melihat apakah penyesuaian berdasarkan akuntansi tingkat harga umum memang diperlukan. Kata kunci:akuntansi historis, akuntansi tingkat harga umum, daya beli (inflasi, laporan keuangan, rasio keuangan.

  18. SISTEM BERBASIS KASUS UNTUK MENENTUKAN TINGKAT RESIKO KOMPLIKASI AKIBAT DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Effendi

    2017-02-01

    Full Text Available Sistem berbasis kasus untuk menentukan tingkat resiko komplikasi akibat diabetes  mellitus ini merupakan suatu sistem pakar yang dirancang sebagai alat bantu untuk mendiagnosis penyakit komplikasi akibat diabetes mellitus khusus pada penderita diabetes mellitus dengan basis pengetahuan yang dinamis. Pengetahuan ini didapat dari berbagai sumber diantaranya penelitian dan seminar yang dilakukan pakar dalam bidangnya serta buku yang berhubungan dengan penyakit komplikasi diabetes mellitus. Basis pengetahuan disusun sedemikian rupa ke dalam suatu database dengan beberapa tabel diantaranya tabel gejala, tabel penyakit, tabel hasil laboratorium dan tabel aturan untuk mempermudah kinerja system dalam pengambilan kesimpulan. Pengambilan kesimpulan dalam sistem berbasis kasus ini menggunakan metode Case-Based Reasoning. Sistem berbasis kasus ini akan menampilkan pilihan gejala dan hasil laboratorium yang dapat dipilih oleh asisten atau dokter. Pada hasil akhir sistem berbasis kasus akan menampilkan hasil diagnosis komplikasi diabetes mellitus beserta nilai threshold, nilai perhitungan dan  penatalaksnaan.

  19. METODE FUTURE PACING HYPNOTHERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zahro Varisna Rohmadani

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode future pacing hypnotherapy dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa/i baru, 10 mahasiswa di kelompok eksperimen dan 10 mahasiswa di kelompok kontrol. Peserta mendapatkan penanganan untuk penurunan kecemasan dengan metode berupa future pacing hypnotherapy. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik teknik Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan skor cemas kelompok subjek saat pretest dan posttest serta Mann Whitney U untuk melihat perbedaan penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,012. Sedangkan hasil Mann Whitney U menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,003 dan kelompok eksperimen mengalami penurunan kecemasan yang lebih besar dengan mean rank = 14,25.Kata kunci : future pacing hypnotherapy, kecemasan, mahasiswa baru

  20. Pengaruh Tingkat EC (Electrical Conductivity terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L. pada Sistem Instalasi Aeroponik Vertikal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pusdima Rahma Pratiwi

    2015-07-01

    Full Text Available Kebutuhan akan tanaman sawi semakin meningkat, sehingga diperlukan teknologi yang dapat memaksimalkan hasil serta memperbaiki teknik budidaya, salah satunya teknik budidaya aeroponik vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sawi yang terbaik terhadap pengaruh tingkat EC pada larutan nutrisi. Penelitian ini dilaksanakan di daerah Bekasi Timur dengan ketinggian 25 m di atas permukaan laut, dimulai pada bulan April 2014 sampai Juli 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yaitu A (Tingkat EC 1 mS cm-1, B (Tingkat EC 1,5 mS cm-1, C (Tingkat EC 2 mS cm-1, dan D (Tingkat EC 2,5 mS cm-1 dengan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat EC berpengaruh terhadap tinggi tanaman sawi pada umur 14 dan 18 hst, luas daun pada umur 26 dan 30 hst, panjang akar pada umur 30 hst, dan bobot basah pada umur 30 hst. Tingkat EC 2,5 mS cm-1 memberikan pengaruh baik terhadap bobot basah. The increasing need of mustard require technologies that can maximize result and improve cultivation, one of them is aeroponic vertical cultivation technique. This research aimed to know the best response of mustard growth on influence of nutrient EC level. This research was carried out in Bekasi Timur with altitude of 25 m above sea level, form April 2014 to July 2014. The design used was Randomized Block Design with 4 treatments that A (EC level 1 mS cm-1, B (EC level 1,5 mS cm-1, C (EC level 2 mS cm-1, and D (EC level  2,5 mS cm-1 with 4 replications. The results showed that EC level affected on plant height at 14 and 18 dap, leaf area at 26 and 30 dap, root length at 30 dap, and wet weight at the age of 30 dap. The EC level 2,5 mS cm-1had better effect on wet weight.

  1. Evaluasi Tingkat Kematangan Proses Pengelolaan Data Pada Sistem Informasi E-Learning SMKN 1 Jenangan Menggunakan Cobit Quickstart

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwiyono Ariyadi

    2016-05-01

    Full Text Available SMKN 1 Jenangan telah mengadopsi TI sebagai sarana pendukung kegiatan pendidikan, salah satunya adalah e-learning sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran. Pengelolaan manajemen data e-learning ini merupakan hal penting karena data sangat diperlukan dalam administrasi harian guru bahkan juga untuk keperluan administrasi akreditasi. Saat ini pengelolaan manajemen data masih belum optimal, hal ini terlihat guru sering kehilangan data e-learning-nya saat terjadi perbaikan sistem. Backupan data belum dilakukan oleh sebagian besar guru sebagai pengguna e-learning. Perlu adanya suatu perencanaan tata kelola TI yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sistem e-learning di sekolah tersebut, sehingga e-learning ini bisa berjalan optimal sesuai yang diharapkan. COBIT merupakan framework yang bisa digunakan untuk menyusun Tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara internasional. Versi yang sederhana adalah COBIT Quickstart. Penelitian ini menggunakan model tingkat kematangan yang bertujuan untuk memperoleh data kondisi aktual pada domain DS 11(mengelola data dengan mempertimbangkan nilai indek kematangan (maturity index pada 6 atribut kematangan yaitu: Awareness and Communication (AC, Policies, Standards and Procedures (PSP, Tools and Automation (TA, Skill and Expertise (SE. Responsibilities and Accountabilities (RA, Goal Setting and Measurement (GSM. Kondisi saat ini (as-is terdapat tiga atribut berada pada level 1(inisialisasi, yaitu atribut RA, GSM dan AC, sedangkan lainnya sudah berada pada level dua(dapat diulang. Ini tergambar dengan kondisi sebagai berikut : peran dan tanggungjawab dalam manajemen data server belum ada kejelasan, kegiatan pengawasan terkait keamanan, backup data serta penghapusan data belum dilaksanankan, serta kesadaran terkait proses DS 11 baru sebagian pengguna SI yang peduli. Rekomendasi tindakan perbaikan merupakan proses perbaikan secara alamiah, serta merupakan proses pembelajaran

  2. African biomass burning plumes over the Atlantic: aircraft based measurements and implications for H2SO4 and HNO3 mediated smoke particle activation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Dörnbrack

    2011-04-01

    Full Text Available Airborne measurements of trace gases and aerosol particles have been made in two aged biomass burning (BB plumes over the East Atlantic (Gulf of Guinea. The plumes originated from BB in the Southern-Hemisphere African savanna belt. On the day of our measurements (13 August 2006, the plumes had ages of about 10 days and were respectively located in the middle troposphere (MT at 3900–5500 m altitude and in the upper troposphere (UT at 10 800–11 200 m. Probably, the MT plume was lifted by dry convection and the UT plume was lifted by wet convection. In the more polluted MT-plume, numerous measured trace species had markedly elevated abundances, particularly SO2 (up to 1400 pmol mol−1, HNO3 (5000–8000 pmol mol−1 and smoke particles with diameters larger than 270 nm (up to 2000 cm−3. Our MT-plume measurements indicate that SO2 released by BB had not experienced significant loss by deposition and cloud processes but rather had experienced OH-induced conversion to gas-phase sulfuric acid. By contrast, a significant fraction of the released NOy had experienced loss, most likely as HNO3 by deposition. In the UT-plume, loss of NOy and SO2 was more pronounced compared to the MT-plume, probably due to cloud processes. Building on our measurements and accompanying model simulations, we have investigated trace gas transformations in the ageing and diluting plumes and their role in smoke particle processing and activation. Emphasis was placed upon the formation of sulfuric acid and ammonium nitrate, and their influence on the activation potential of smoke particles. Our model simulations reveal that, after 13 August, the lower plume traveled across the Atlantic and descended to 1300 m and hereafter ascended again. During the travel across the Atlantic, the soluble mass fraction of smoke particles and their mean diameter increased sufficiently to allow the processed smoke particles to act as water vapor condensation nuclei already at very low water

  3. Modeling the Physical Multi-Phase Interactions of HNO3 Between Snow and Air on the Antarctic Plateau (Dome C) and coast (Halley)

    Science.gov (United States)

    Chan, Hoi Ga; Frey, Markus M.; King, Martin D.

    2017-04-01

    Nitrogen oxides (NOx = NO + NO2) emissions from nitrate (NO3-) photolysis in snow affect the oxidising capacity of the lower troposphere especially in remote regions of the high latitudes with low pollution levels. The porous structure of snowpack allows the exchange of gases with the atmosphere driven by physicochemical processes, and hence, snow can act as both source and sink of atmospheric chemical trace gases. Current models are limited by poor process understanding and often require tuning parameters. Here, two multi-phase physical models were developed from first principles constrained by observed atmospheric nitrate, HNO3, to describe the air-snow interaction of nitrate. Similar to most of the previous approaches, the first model assumes that below a threshold temperature, To, the air-snow grain interface is pure ice and above To, a disordered interface (DI) emerges assumed to be covering the entire grain surface. The second model assumes that Air-Ice interactions dominate over the entire temperature range below melting and that only above the eutectic temperature, liquid is present in the form of micropockets in grooves. The models are validated with available year-round observations of nitrate in snow and air at a cold site on the Antarctica Plateau (Dome C, 75°06'S, 123°33'E, 3233 m a.s.l.) and at a relatively warm site on the Antarctica coast (Halley, 75°35'S, 26°39'E, 35 m a.s.l). The first model agrees reasonably well with observations at Dome C (Cv(RMSE) = 1.34), but performs poorly at Halley (Cv(RMSE) = 89.28) while the second model reproduces with good agreement observations at both sites without any tuning (Cv(RMSE) = 0.84 at both sites). It is therefore suggested that air-snow interactions of nitrate in the winter are determined by non-equilibrium surface adsorption and co-condensation on ice coupled with solid-state diffusion inside the grain. In summer, however, the air-snow exchange of nitrate is mainly driven by solvation into liquid

  4. Pengaruh Asam Kuat, Pengamplasan, Dan Lama Perendaman Terhadap Laju Imbibisi Dan Perkecambahan Biji Aren (Arenga pinnata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marina Silalahi

    2017-08-01

    Full Text Available Abstrak Biji Arenga pinnata memiliki kulit biji  keras dan berlignin sehingga menghambat masuknya air ke dalam biji. Lapisan lignin pada kulit biji dapat didegradasi melalui reaksi kimia maupun perlakuan fisik. Perendaman biji aren dengan asam kuat (HNO3, H2SO4, dan HCl dan pengamplasan akan mempengaruhi laju imbibisi air melewati kulit biji. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi asam kuat (HNO3, H2SO4, dan HCl, luas pengamplasan, air panas, lama perendaman, sedangkan variabel terikat laju imbibisi pada biji aren. Konsentrasi asam kuat yang digunakan adalah 1M dan 0,5M untuk masing-masing HNO3, H2SO4, dan HCl. Pengamplasan dilakukan di bagian pangkal biji, dan luas pengamplasan bervariasi (tanpa amplas, amplas ½ bagian, dan amplas keseluruhan. Setiap perlakuan direndam selama 18, 24 dan 36 jam. Biji aren yang diberi perlakuan fisik maupun kimia mengalami pengelupasan kulit biji. Laju imbibisi biji pada perendaman 24 jam lebih tinggi dibandingkan dengan lama perendaman 18 maupun 36 jam. Laju imbibisi tertinggi terjadi pada waktu perendaman 1M HCl dan amplas penuh dengan lama perendaman 24 jam sebesar 0,038 ± 0,002 mL/jam dan 0,038 ± 0,007 mL/jam . Biji aren yang diberi perlakuan fisik dan kimia mulai berkecambah 7 minggu setelah tanam dengan daya kecambah tertinggi pada pemberian HNO3 dan lama perendaman 18 jam.Abstract Arenga pinnata seed has a hard seed coat and lignin that inhibit the absorption of water into the seed. The lignin in the seed coat can be degraded by chemical or physical treatments. Soaking of the palm seeds into strong acids (HNO3, H2SO4, or HCl and sanding may affect the imbibition rate. The research was conducted to investigate the effect of a strong acid, sanding, and soaking time to the imbibition rate of A. pinnata seed. The independent variables in this research are concentration of the strong acids HNO3, H2SO4, and HCl; sanding, and soaking time, while the dependent variable is the rate of imbibition

  5. Sensitivity of the photodissociation of NO2, NO3, HNO3 and H2O2 to the solar radiation diffused by the ground and by atmospheric particles

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mugnai, A.; Petroncelli, P.; Fiocco, G.

    1979-01-01

    The diffusion of solar radiation by atmospheric molecules and aerosols and by ground albedo affects the photodissociation rates of atmospheric species relevant to the ozone chemistry. In this paper, a previous investigation on the photodissociation of O 3 is extended to NO 2 , NO 3 , HNO 3 , H 2 O 2 . Because of the different character of the absorption spectra of these species, the behaviour of photodissociation profiles with height and their sensitivity to such factors as ground albedo, aerosol loads, solar zenith angle are somewhat different. The results show that the presence of the aerosols usually enhances the photodissociation in the upper troposphere and in the stratosphere, because of scattering, but tends to reduce it at low heights because of the increased extinction. Enhancements in the photodissociation coefficients are as high as 20 to 40% for low values of the albedo and large aerosol loads such as those obtained after a volcanic eruption. On the other hand, at large values of the albedo, the effect of aerosols is mainly in attenuating the radiation going into and coming from the ground and their presence can lead to reduced photolysis even in the stratosphere. (author)

  6. Densities and apparent molar volumes for aqueous solutions of HNO3-UO2(NO3)2 at 298.15 K

    International Nuclear Information System (INIS)

    Yang-Xin Yu; Tie-Zhu Bao; Guang-Hua Gao; Yi-Gui Li

    1999-01-01

    In order to obtain the exact information of atomic number density in the ternary system of HNO 3 -UO 2 (NO 3 ) 2 -H 2 O, the densities were measured with an Anton-Paar DMA60/602 digital density meter thermostated at 298.15±0.01 K. The apparent molal volumes for the systems were calculated from the experimental data. The present measured apparent molar volumes have been fitted to the Pitzer ion-interaction model, which provides an adequate representation of the experimental data for mixed aqueous electrolyte solutions up to 6.2 mol/kg ionic strength. This fit yields θ V , and Ψ V , which are the first derivatives with respect to pressure of the mixing interaction parameters for the excess free energy. With the mixing parameters θ V , and ψ V , the densities and apparent molar volumes of the ternary system studied in this work can be calculated with good accuracy, as shown by the standard deviations. (author)

  7. The effect of ultrasonic and HNO3 treatment of activated carbon from fruit stones on capacitive and pseudocapacitive energy storage in electrochemical supercapacitors.

    Science.gov (United States)

    Venhryn, B Ya; Stotsko, Z A; Grygorchak, I I; Bakhmatyuk, B P; Mudry, S I

    2013-09-01

    The effect of ultrasonic treatment and modification with nitric acid of activated carbon obtained from fruit stones, on the parameters of electric double-layer (EDL) as well as on farad-volt characteristics of its boundary with electrolyte 7.6 m KОН, 4 m KI and 2 m ZnI2 aqueous solutions has been studied by means of precision porometry, cyclic voltamperometry, electrochemical impedance spectroscopy and computer simulation methods. It is shown that HNO3 treatment results in an increase of the electrostatic capacitance up to 202 F/g in 7.6 m KОН-solution as well as pseudocapacitance up to 1250 F/g in 4 m KI. This increase is supposed to be related both with hydrophilicity and with an increase of the density of states on Fermi level. The ultrasonic treatment enables one to significantly increase (more than 200 times) the density of states on Fermi level which in turn causes both quantitative and qualitative changes in farad-volt dependences. A hybrid supercapacitor with specific capacitance of 1100 F/g and specific energy of 49 Wh/kg per active mass of two electrodes was developed. Copyright © 2013 Elsevier B.V. All rights reserved.

  8. HUBUNGAN KADAR TIROGLOBULIN, TSH DAN fT4 SERUM PADA ANAK USIA SEKOLAH DI TIGA KABUPATEN DENGAN TINGKAT ENDEMISITAS DEFISIENSI-IODIUM BERBEDA (ASSOCIATION BETWEEN THE SERUM THYROGLOBULIN, TSH, AND fT4 AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN IN THREE DISTRICTS WITH DIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Wibowo

    2013-06-01

    potong-lintang dari sampel 398 anak usia sekolah berumur 10-12 tahun di tiga kabupaten dengan tingkat endemisitas defisiensi iodium yang berbeda, yakni Pati sebagai kabupaten endemik ringan, Purbalingga sebagai kabupaten endemik ringan, dan Malang sebagai kabupaten endemik berat. Tg, TSH dan fT4 serum diukur dengan menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA. Analisis data menggunakan paket program Epi Info, data dianalisis secara deskriptif dan analisis bivariat berupa uji korelasi. Penelitian ini mendapatkan hasil rerata kadar Tg di tiga kabupaten sebesar 14,3 ± 11,1 ng/mL dengan cut off 2-50 ng/mL, sedangkan rerata kadar TSH di tiga kabupaten sebesar 3,7 ± 2,2 µIU/mL dengan cut-off 0,3-6,2 µIU/mL dan rerata kadar fT4 sebesar 1,4 ± 0,4 ng/dL dengan cut-off 0,8-2,0 ng/dL. Uji korelasi menunjukkan hubungan yang signifikan antara kadar Tg dengan TSH (p< 0,05. Demikian juga hubungan antara kadar Tg dan fT4, menunjukkan hasil yang signifikan (p< 0,05. Tg dapat dijadikan sebagai indikator status tiroid pada anak usia sekolah karena mempunyai hubungan yang erat dengan TSH dan fT4 di daerah endemik defisiensi iodium. [Penel Gizi Makan 2013, 36(1:12-19]   Kata kunci: tiroglobulin, TSH, T4 bebas, anak usia sekolah

  9. Karakteristik Tingkat Kreativitas Siswa yang Memiliki Disposisi Matematis Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Patmalasari

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman ide siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sehingga kehadiran peneliti sangat penting karena peneliti berperan sebagai instrumen utama. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan metode angket, tes dan wawancara. Instrumen penunjang yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket disposisi matematis, soal tes masalah matematika, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan mengacu terdiri dari tiga tahap yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini reduksi data dilakukan dengan mengelompokkan siswa kedalam tingkat disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah melalui angket disposisi matematis siswa. Selanjutnya data disajikan berupa deskripsi karakteristik tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi dalam menyelesaikan soal matematika. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi waktu untuk memeriksa keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah siswa memiliki tingkat kreativitas 4 dan 3.   The research motivated by the student's idea of diversity in mathematic problems solving. This research aims to describe student’s level of creativity that has high mathematic disposition. This research is qualitative research, so the presence of researcher is very important because researcher acted as the main instrument. In this research, the techniques of data collection are questionnaire, test, and interview. While instruments that use in this study are student’s mathematic disposition questionnaire, the test of mathematic problems solving and guidelines for interviews. The analysis data used are data reduction, data displayed, and conclusions. In this research, data reduction was done by grouping students into mathematical disposition

  10. Pendugaan tingkat pemanfaatan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Skipjack fishing activity in Prigi waters mostly used purse seine and troll line. The aims of the research was to determinate the utilization rate of skipjack. Catch per Unit Effort (CPUE, Maximun Sustainable Yield (MSY, and IMP were calculated from primary data of ship log book and secondary data were the statistic report of PPN Prigi from year 2000 - 2011. The research was conducted frm Februari to Nopember 2013.  The result showed that fishing season occurred on June to July and from September to November, where the peak season at September with Effort value (EMSY  was 245 trip/year and number of catch sustainable (hMSY was 1.219 ton/year. The highest Estimation of Utilization rate (196.98% was occurred on 2002, while the lowest (73.54% was recorded on 2011. In addition the average value was 106% indicate the overfishing, therefore it is crucial to plan the sustainable fisheries management in relation to protect the skipjack fishery in Prigi waters. Keywords: Utilization Rate; Skipjack; Prigi Waters   Abstrak. Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan cakalang. Nilai Catch per Unit Effort (CPUE, Maximum Sustainable Fisheries (MSY, dan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer berupa log book kapal dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi dari tahun 2000 - 2011. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Nopember tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa Pola Musim Penangkapan terjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September dengan nilai effort lestari (EMSY sebesar 245 trip/tahun dan total hasil tangkapan lestari (hMSY sebesar 1.219 ton/tahun. Hasil pendugaan terhadap tingkat pemanfaatan menunjukkan hasil tertinggi dengan nilai sebesar 196

  11. Multikulturalisme Islam: Studi Tingkat Pemahaman Keberagamaan Multikulturalisme bagi Komunitas Muslim di Kota Palembang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyimas Anisah

    2016-03-01

    Full Text Available Multikulturalisme adalah sebuah ideologi dan sebuah alat untuk meningkatkan martabat manusia dan kemanusiaan. Untuk memahami multikulturalisme diperlukan pembangunan berbasis pengetahuan dan konsep yang relevan yang mendukung keberadaan dan fungsinya dalam kehidupan manusia. Membangun konsep-konsep ini harus dikomunikasikan antara ahli yang memiliki perhatian ilmiah yang sama pada multikulturalisme sehingga ada pemahaman yang sama dan saling mendukung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman tokoh agama Islam di Palembang pada keberadaan multikulturalisme dan perkembangan Islam secara sosiologis dan antropologis melalui fenomena tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bermaksud untuk menggambarkan tingkat pemahaman multikulturalisme Islam di Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang berisi item-item pilihan. Kuesioner yang disebarkan adalah tentang pemahaman mereka tentang Islam dan multikulturalisme dalam kerangka artikulasi agama mereka. Selain itu, wawancara mendalam dilakukan serta para tokoh masyarakat dari dua kelompok Ernis yang berbeda. Wawancara ini hanya mengetahui tingkat partisipasi masing-masing kelompok etnis dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dari data yang dikumpulkan menemukan bahwa: (1 Bahwa tingkat pemahaman Palembang agama rakyat berdasarkan data yang dikumpulkan kuesioner dan wawancara menunjukkan tingkat tinggi, terutama pada isu-isu yang berkaitan dengan hubungan sosial; (2 Dalam hal iman (aqidah, ajaran Islam yang benar tidak pernah membiarkan toleransi berlebihan mereka. Hal inilah yang menyebabkan responden memiliki sikap rendah dalam mengapresiasi mulitikulturalisme di bidang iman; (3 Jika dikaitkan dalam kehidupan masyarakat, dalam pemahaman masyarakat multikulturalisme Palembang menyebabkan integrasi sosial. Multiculturalism is an ideology and a tool to enhance the dignity of man

  12. ANALISIS KESESUAIAN HARAPAN DAN PERSEPSI ATAS KUALITAS LAYANAN (SERVICE QUALITY PADA BANK UMUM SYARIAH DI TULUNGAGUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qomarul Huda

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa tangibles ( bukti fisik; (2 tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa reliability (kehandalan; (3 tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa responsiveness (keikutsertaan; (4 tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa assurance (jaminan & kepastian; dan (5 tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa empathy (empati pada bank umum syariah di kabupaten tulungagung.Sampel adalah nasabah simpanan yang pernah menggunakan layanan pada perbankan syariah di bank umum syariah di kabupaten Tulungagung dan pernah datang ke kantor layanan bank umum syariah minimal tiga (3 kali 3 bulan terakhir. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis Tes Rangking-Bertanda Wilcoxon agar mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara pasangan-pasangan data ordinal dari dua (2 buah sampel yang berhubungan. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas.Hasil penelitian menunjukkan:  (1 hasil uji tes rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa tangibles (bukti fisik terdapat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah pada bank umum syariah di tulungagung; (2 hasil uji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa kehandalan (reliability tidak ada kesesuaian antara persepsi dan harapan nasabah pada bank umum syariah di tulungagung,: (3 setelah data diuji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan yang diujikan antara persepsi dan harapan pada variabel daya tanggap/keikutsertaanada kesenjangan (tidak ada kesesuaian; (4 hasil data diuji rangking-bertanda wilcoxon untuk data

  13. New analysis of the ν5 and 2 ν9 bands of HNO 3 by infrared and millimeter wave techniques: line positions and intensities

    Science.gov (United States)

    Perrin, A.; Orphal, J.; Flaud, J.-M.; Klee, S.; Mellau, G.; Mäder, H.; Walbrodt, D.; Winnewisser, M.

    2004-12-01

    Nitric acid (HNO 3) plays an important role in the Earth's atmosphere as a reservoir molecule of NO x species. It has a strong infrared signature at 11 μm which is one of the most commonly used for the infrared retrieval of this species in the atmosphere since this spectral region coincides with an atmospheric window. It is therefore essential to have high quality spectral parameters in this spectral region. The main goal of this work is then to generate as reliable as possible line positions and intensities for the ν5 and 2 ν9 cold bands centered at 879.1075 and 896.4467 cm -1, respectively. In particular the existing line parameters need improvement in the wings of the 11 μm window in order to retrieve more accurately the CFC-11 (CCl 3F) and CFC-12 (CCl 2F 2) atmospheric species at ˜850 and ˜920 cm -1, respectively. This work is also motivated by theoretical considerations. Very strong resonances couple indeed the 5 1 and 9 2 rotational levels. In addition the ν9 mode (OH torsion) is a "large amplitude" motion, and torsional splittings affect both the v9=2 and the v5=1 rotational transitions. In the present study, these effects are accounted for simultaneously both for the line position and line intensity calculations. To calculate the line positions the Hamiltonian matrix accounts for the very strong Fermi and the weaker Coriolis interactions linking the 5 1⇔9 2 rotational levels, and the torsional effects are accounted for within the frame of the IAM (Internal Axis Method) approach. In addition, the v-diagonal blocks involve non-orthorhombic operators together with Watson's type rotational operators. This means that the z-quantization axis deviates from the a inertial axis for both the 5 1 and 9 2 vibrational states. The line intensity calculations were performed accounting also for the axis switching effects. As far as the experimental line positions are concerned we have used the millimeter wave data available in the literature [J. Mol. Spectrosc

  14. Analisis Penerapan E-spt Dan E-filing Dalam Upaya Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado)

    OpenAIRE

    Tumuli, Apriliani Kasandra; Sondakh, Jullie J; Wokas, Heince R.N

    2016-01-01

    Direktorat Jenderal Pajak melakukan berbagai inovasi baru dalam bidang perpajakan yaitu dengan pemanfaatan teknologi dan informasi sehingga terciptalah aplikasi komputer dalam sistem administrasi perpajakan seperti e-SPT dan e-Filing untuk memudahklan para wajib pajak sehingga dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan kewajiban perpajakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan e-SPT dan e-Filing, tingkat kepatuhan wajib pajak yaitu ketepatan waktu mel...

  15. The mid-IR Absorption Cross Sections of α- and β-NAT (HNO3 · 3H2O) in the range 170 to 185 K and of metastable NAD (HNO3 · 2H2O) in the range 172 to 182 K

    Science.gov (United States)

    Iannarelli, R.; Rossi, M. J.

    2015-11-01

    Growth and Fourier transform infrared (FTIR) absorption in transmission of the title nitric acid hydrates have been performed in a stirred flow reactor (SFR) under tight control of the H2O and HNO3 deposition conditions affording a closed mass balance of the binary mixture. The gas and condensed phases have been simultaneously monitored using residual gas mass spectrometry and FTIR absorption spectroscopy, respectively. Barrierless nucleation of the metastable phases of both α-NAT (nitric acid trihydrate) and NAD (nitric acid dihydrate) has been observed when HNO3 was admitted to the SFR in the presence of a macroscopic thin film of pure H2O ice of typically 1 µm thickness. The stable β-NAT phase was spontaneously formed from the precursor α-NAT phase through irreversible thermal rearrangement beginning at 185 K. This facile growth scheme of nitric acid hydrates requires the presence of H2O ice at thicknesses in excess of approximately hundred nanometers. Absolute absorption cross sections in the mid-IR spectral range (700-4000 cm-1) of all three title compounds have been obtained after spectral subtraction of excess pure ice at temperatures characteristic of the upper troposphere/lower stratosphere. Prominent IR absorption frequencies correspond to the antisymmetric nitrate stretch vibration (ν3(NO3-)) in the range 1300 to 1420 cm-1 and the bands of hydrated protons in the range 1670 to 1850 cm-1 in addition to the antisymmetric O-H stretch vibration of bound H2O in the range 3380 to 3430 cm-1 for NAT.

  16. TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devie Devie

    2000-01-01

    Full Text Available Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasil

  17. TINGKAT KEPEKAAN MANGROVE INDONESIA TERHADAP TUMPAHAN MINYAK (The Sensitivity Levels of Indonesian Mangrove to Oil Spills

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muarif Muarif

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kepekaan mangrove merupakan komponen penting dalam menentukan tingkat kepekaan ekosistem mangrove terhadap tumpahan minyak. Mangrove Indonesia dapat dikelompokkan dalam 5 tingkat kepekaan terhadap tumpahan minyak, yaitu tidak peka (Acanthus, Nypa, Inocarpus, Acrostichum, kurang peka (Aegiceras, Excoecaria, Hibiscus, Lumnitzera, Ficus, Scyphiphora, Thespasia, Merope, Osbornea, Pandanus, cukup peka (Bruguiera, Ceriops, Xylocarpus, Heritiera, peka (Rhizophora, dan sangat peka (Avicennia, dan Sonneratia. Penilaian terhadap komunitas mangrove di Indonesia menunjukkan sebagian besar tergolong ke dalam katagori sangat peka dan peka apabila komunitas mangrove tersebut terkena tumpahan minyak.   ABSTRACT The sensitivity of mangrove is an important component to determine the sensitivity of mangrove ecosystem to oil spills. The Indonesian mangrove can be grouped into five levels of sensitivity to the oil spill, include not sensitive (Acanthus, Nypa, Inocarpus, and Acrostichum, low sensitive (Aegiceras, Excoecaria, Hibiscus, Lumnitzera, Ficus, Scyphiphora, Thespasia, Merope, Osbornea, and Pandanus, intermediate sensitive (Bruguiera, Ceriops, Xylocarpus, and Heritiera, sensitive (Rhizophora, and very sensitive (Avicennia, and Sonneratia. Assessment of mangrove communities in Indonesia showed mostly belong to the category of very sensitive and sensitive if the mangrove communities injured by the oil spill.

  18. Penetration Testing dan Analisis Kemanan Web Paud Dikmas

    OpenAIRE

    Giffari, Abizar

    2018-01-01

    Sebuah instansi atau perusahaan tentunya mempunyai data penting yang tersimpan dalam sebuah sistem database yang kuat dan aman untuk menghindari ancaman pencurian data dari pihak luar. Untuk mengukur sejauh mana tingkat keamanan yang dibuat, diperlukan sebuah metode pengetesan yang disebut Penetration Testing. Penetration Testing memungkinkan kita untuk dapat menentukan sejauh mana tingkat keamanan sistem yang di test. Penetration Testing juga memungkinkan kita menyerang sistem layaknya attac...

  19. PERFORMANS DAN INDEKS KELEMBABAN SUHU KELINCI JANTAN (Lepus nigricollis YANG DIPELIHARA DENGAN LUAS LANTAI KANDANG DAN DIBERI RANSUM DENGAN IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Puspani

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan mempelajari indeks kelembaban suhu atau temperature humidity index dan performans kelinci jantan lokal pada kepadatan ternak berbeda dan diberi ransum dengan imbangan energi protein berbeda telah dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola Faktorial 2 x 3 dengan empat kali ulangan (blok. Sebagai perlakuan pertama adalah imbangan energi dan protein pada ransum (R yang terdiri dari ransum dengan kandungan energi termetabolis 2500 kkal/kg dan protein kasar 17% dengan imbangan energi dan protein 147 (R1, ransum dengan kandungan energi termetabolis 2800 kkal/kg dengan kandungan protein kasar 18,5% dengan imbangan energy dan protein 151 (R2. Sebagai perlakuan kedua adalah luas lantai kandang (L yang terdiri dari 3500 cm2 (L1, 1750 cm2 (L2 dan 1166 cm2 (L3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim mikro pada perlakuan tingkat kepadatan ternak dan ransum dengan imbangan energi dan protein yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05 terhadap kelembapan udara, temperatur udara, “temperature humidity index” dan radiasi matahari. Performans pada perlakuan ransum dengan imbangan energy dan protein R1 menyebabkan konsumsi air, ransum, berat badan akhir dan pertambahan berat badan lebih tinggi (P0,05. Performans pada perlakuan tingkat kepadatan ternak L2 dan L3 menyebabkan konsumsi air dan ransum lebih tinggi sehingga berat badan akhir pada kandang L2 dan L3 juga lebih tinggi dibandingkan L1 kecuali pertambahan berat badan dan FCR memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan iklim mikro pada kandang dengan perlakuan ransum dengan imbangan energi dan protein berbeda serta perlakuan dengan tingkat kepadatan ternak berbeda. Kelinci yang diberi ransum dengan imbangan energi dan protein 147 (R1 menghasilkan performans lebih tinggi daripada imbangan energi dan protein 151 (R2. Kelinci yang dipelihara pada tingkat

  20. Penilaian Tingkat Kemapanan Tata Kelola Teknologi Informasi Berbasis COBIT 4.1 Pada Layanan Portal Akademik Online (Studi Kasus : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachrul Kurniawan

    2014-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan TI dalam dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kegiatan akademiknya. Termasuk juga di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang terkenal dengan sistem administrasi akademik online atau biasa disebut siakad. Namun dalam pemanfatan tersebut belum bisa diketahui sejauh mana TI yang digunakan bisa mendukung proses bisnis yang ada di universitas, khususnya yang terkait dengan layanan akademik online. Oleh karena itu perlu adanya penilaian resmi dan prosedural terkait kualitas tata kelola TI pada layanan portal akademik online. Proses penilaian tata kelola TI ini menggunakan framework COBIT 4.1. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pengembangan Sistem Informasi (LPSI. Dalam proses penilaian tata kelola TI tersebut COBIT 4.1 menggunakan sistem pemetaan proses bisnis sehingga terpilih proses TI terkait COBIT atau dengan diagram value chain. Hasil dari pemetaan proses bisnis berdasarkan COBIT 4.1 terpilih proses TI DS1 Define and manage service levels dan DS4 Ensure continuous service sebagai acuan penilaian dengan hasil perhitungan tingkat kemapanan kedua proses TI pada level 3 (Defined. Namun LPSI memiliki keinginan dan harapan besar dalam meningkatkan tingkat kemapanan TI yang semakin baik, yaitu tata kelola yang optimal. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan tingkat kemapanan yang diharapkan (to-be , yaitu berada pada level 5 (Optimised. Kata kunci : tingkat kemapanan, tata kelola ti, COBIT, portal akademik online.

  1. Modelling the physical multiphase interactions of HNO3 between snow and air on the Antarctic Plateau (Dome C) and coast (Halley)

    Science.gov (United States)

    Chan, Hoi Ga; Frey, Markus M.; King, Martin D.

    2018-02-01

    , respectively. It is also found that the liquid volume of the snow grain and air-micropocket partitioning of HNO3 are sensitive to both the total solute concentration of mineral ions within the snow and pH of the snow. The second model provides an alternative method to predict nitrate concentration in the surface snow layer which is applicable over the entire range of environmental conditions typical for Antarctica and forms a basis for a future full 1-D snowpack model as well as parameterisations in regional or global atmospheric chemistry models.

  2. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  3. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stress Akademik Mahasiswa Reguler Program Studi D III Keperawatan Cirebon Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Ruhmadi

    2014-11-01

    Full Text Available Mahasiswa  sebagai  bagian  dari  sebuah  kelompok  individu  merupakan bagian dari target integrasi pelayanan keperawatan, kelompok yang paling rapuh terkena ketidakseimbangan homeostasis karena stress dari kegiatan akademik. Peningkatan kejadian stres akademik akan meingkatkan kemampuan akademik yang mempengaruhi index prestasi  dan  beratnya stres dapat menyebabkan seseorang berperilaku negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan akademik stres pada mahasiswa Diploma III Keperawatan Cirebon. Desain penelitian  adalah  analisis  korelasi dengan pendekatan  cross  sectional. Responden sebanyak 77 mahasiswa diambil secara acak, instrumen yang digunakan yaitu kuesioner yang terdiri dari data demografi dan pernyataan mengenai level stres akademik dengan Depression Anxiety and Stess Scale 42 (DASS 42 dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa  terdapat  hubungan  antara  usia dan tingkat stres akademik yang signifikan (p=0.039 dan hubungan antara jumlah kunjungan ke puskesmas dengan tingkat stress akademik (p=0.008. 

  4. DEPOPULASI DAN TEKANAN PENDUDUK TERHADAP LAHAN DI DAERAH PERDESAAN : STUDI DETERMINAN REGIONAL DEPOPULASI PERDESAAN DAN KONSEKUENSINYA PADA TEKANAN PENDUDUK ATAS LAHAN DI PERDESAAN KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Rijanta

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Depopulasi perdesaan atau menurunnya jumlah absolut penduduk perdesaan merupakan fenomena baru dalam sejarah kependudukan Indonesia. Fenomena ini mulai terlihat nyata di DIY sejak tahun 1990an. Sejauh ini belum ada penelitian yang menelaah hubungan antara depopulasi perdesaan sebagai wujud perubahan perilaku reproduksi dan migrasi penduduk di satu pihak dengan arah dan intensitas penggunaan lahan perdesaan di lain pihak sebagai wujud perubahan lingkungan binaan. Selanjutnya pertanyaan tentang konsekuensi depopulasi terhadap perbaikan kesejahteraan penduduk perdesaan juga penting dicari jawabannya, sebab selama ini berbagai kebijakan kependudukan umumnya berasumsi jumlah penduduk yang kecil merupakan prakondisi untuk meningkatkan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1menyusun tipologi daerah perdesaan menurut tingkat depopulasinya, (2mengenal determinan-determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional. Selanjutnya berdasarkan tipologi yang tersusun akan dilakukan penelitian pada tingkat rumahtangga untuk mengetahui (1faktor-faktor internal pada tingkat rumahtangga yang mendorong terjadinya depopulasi, (2konsekuensi depopulasi perdesaan pada intensitas dan orientasi penggunaan lahan perdesaan pada tingkat rumahtangga, dan (3 konsekuensi depopulasi perdesaan pada tingkat kesejahtraan rumahtangga. Studi penyusunan tipologi perdesaan menurut tingkat depopulasinya akan memanfaatkan data sekunder BPS dan data primer disertai observasi lapangan dengan teknik rapid rural appraisal (RRA. Dalam penyusunan tipologi perdesaan dan pengenalan determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional digunakan metode pemetaan dan tumpang-susun peta dalam rangka mengenali hbungan relasional secara spasial dengan bantuan teknologi Sistem Informasi Geografi (GIS. Survai rumahtangga dilakukan pada desa-desa yang dipilih berdasarkan hasil tipologi di atas. Survai rumahtangga ini diperlukan untuk menjelaskan berbagai faktor internal yang

  5. PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UKSW BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN A DAN B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutriyono Sutriyono

    2012-12-01

    semester genap 2011/2012 yang mengambil matakuliah skripsi dan skripsi lanjut dilibatkan. Alat pengumpul data menggunakan dua skala, yang pertama adalah modifikasi skala prokrastinasi Tuckman (Tuckman Procrastination Scale untuk mengukur tingkat prokrastinasi dan modifikasi skala Bortner untuk menggolongkan kedalam salah tipe kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan, mahasiswa dengan kepribadian tipe A mempunyai tingkat prokastinasi dalam menyelesaikan skripsi lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang mempunyai tipe kepribadian B.

  6. Ekstraksi Pektin dari Kulit dan Tandan Pisang dengan Variasi Suhu dan Metode (Pectin Extraction from Banana Peels and Bunch with Various Temperatures and Methods

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2016-12-01

    ABSTRAK Seiring peningkatan produksi pisang tentu akan diikuti dengan peningkatan limbah pisang seperti kulit dan tandan buah pisang. Pemanfaatan limbah pisang tersebut masih belum optimal. Padahal di dalamnya terkandung substansi alami tanaman yang memiliki nilai guna tinggi yaitu pektin yang tersusun atas molekul asam galakturonat membentuk asam poligalakturonat. Pektin dimanfaatkan sebagai bahan penstabil pada sari buah, jelly, jam dan marmalade. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tepung dari kulit dan tandan pisang, mengetahui pengaruh perlakuan suhu (60 °C dan 80 °C dan metode ekstraksi (satu, dua dan tiga tingkat terhadap rendemen pektin, serta karakteristik pektin yang terekstrak. Limbah pisang berasal dari pisang varietas agung dan embug. Ekstraksi pektin dilakukan dengan menggunakan pelarut air pada perbandingan tepung dan air sebesar 1:54 (ekstraksi satu tingkat, 1:27 (ekstraksi dua tingkat dan 1:18 (ekstraksi tiga tingkat. Hasil penelitian menunjukkan karakrestik tepung limbah pisang yaitu kadar air berkisar antara 8,14 sampai dengan 9,05 % dengan kadar pektin tertinggi terdapat pada kulit pisang embug 4,54 % dan derajat putih tepung limbah pisang berkisar antara 50,80 sampai dengan 55,21 %. Rendemen pektin dapat terekstrak optimal pada kondisi ekstraksi suhu ekstraksi 80 °C dengan dua tingkat ekstraksi. Kulit pisang mengandung pektin lebih banyak daripada tandan pisang. Pektin yang terekstrak memiliki derajat putih sekitar 31,31 sampai dengan 38,12 %. Gugus fungsi pektin limbah pisang tersusun atas gugus alkohol (primer, sekunder dan tersier, amina primer, amida (monosub dan dwisubtitusi serta karbonat kovalen. Kata kunci: Kulit dan tandan pisang; ekstraksi; gugus fungsi; pektin; suhu

  7. On the ability of chemical transport models to simulate the vertical structure of the N2O, NO2 and HNO3 species in the mid-latitude stratosphere

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    G. Berthet

    2006-01-01

    Full Text Available In this paper we study the impact of the modelling of N2O on the simulation of NO2 and HNO3 by comparing in situ vertical profiles measured at mid-latitudes with the results of the Reprobus 3-D CTM (Three-dimensional Chemical Transport Model computed with the kinetic parameters from the JPL recommendation in 2002. The analysis of the measured in situ profile of N2O shows particular features indicating different air mass origins. The measured N2O, NO2 and HNO3 profiles are not satisfyingly reproduced by the CTM when computed using the current 6-hourly ECMWF operational analysis. Improving the simulation of N2O transport allows us to calculate quantities of NO2 and HNO3 in reasonable agreement with observations. This is achieved using 3-hourly winds obtained from ECMWF forecasts. The best agreement is obtained by constraining a one-dimensional version of the model with the observed N2O. This study shows that the modelling of the NOy partitioning with better accuracy relies at least on a correct simulation of N2O and thus of total NOy.

  8. FORMULASI DAN PENGOLAHAN MARGARIN MENGGUNAKAN FRAKSI MINYAK SAWIT PADA SKALA INDUSTRI KECIL SERTA APLIKASINYA DALAM PEMBUATAN BOLU GULUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasrul Abdi Hasibuan

    2015-11-01

    margarin pembanding. Hasil uji organoleptik bolu gulung menggunakan margarin ini memberikan tingkat kesukaan terhadap rasa, tekstur dan kenampakan tidak berbeda nyata dengan margarin pembanding. Dengan demikian, margarin yang dibuat dari RBDPO dan RPO pada penelitian ini memiliki kualitas memadai dan setara dengan produk komersial. Kata kunci: Formulasi, minyak sawit, minyak sawit merah, texturisasi, lemak plastis

  9. Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martika Laely Munawaroh

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Academic procrastination is one of problems that may occur among junior high school students. This study aims to describe the level of academic procrastination of junior high school students in Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta. This research uses descriptive quantitative research. The results of this study showed that 17,2% of subjects have high academic procrastination, 77,1% of them have the moderate one, and 5,7% of them have the low one. Based on those results, it is recommended for the next researcher to use Solution-Focused Brief Counseling in reducing academic procrastination in SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,2% pelajar SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta memiliki prokrastinasi akademik tinggi, 77,1% sedang, dan 5,7% rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar peneliti selanjutnya menggunakan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

  10. Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Tingkat Kualitas Kesejahteraan Masyarakat Berdasarkan Indikator Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Menggunakna Web Mobile (Studi Kasus Desa KUTAWARINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Hamid

    2016-12-01

    Full Text Available Untuk menentukan tingkat kualitas kesejahteraan masyarakat Desa Kutawaringin dapat dilakukan survey menggunakan Sistem Penunjang Keputusan  berbasis web dengan indikator yang telah di tetapkan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam tahap pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan pustaka. Sistem berisi tentang halaman index, halaman tampil, halaman login, dan halaman quisioner. Sistem dirancang dengan PHP sebagai bahasa pemrograman pengkoneksi database, MySQL sebagai database, Macromedia Dreamweaver untuk perancangan web, Jquery Mobile Framework untuk perancangan web mobile dan Apache sebagai server web. Implementasi sistem yang di rancang menggunakan model prototyping. Sistem Penunjang Keputusan berbasis web dapat membantu penilaian kualitas kesejahteraan masyarakat dengan cepat.

  11. ASPEK SOSIAL EKONOMI DAN PENYERTIFIKATAN TANAH (KASUS DAERAH KECAMATAN SALAM KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Su Ritohardoyo

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemilikan tanah sangat rawan terhadap terjadinya sengketa di masyarakat perkotaan maupun perdesaan. Konsekuensinya, pemilik tanah sangat mutlak memiliki sertifikat tanah. Namun demimian, banyak tanah di perdesaan belum atau tidak bersertifikat, akibat sebagian besar pemilik tanah menghadapi banyak kendala sosial ekonomi untuk mensertifikatkan tanah. Pemasalahan ini mendasari tujuan pene,itian untuk mengungkap keterkaitan dengan faktor-faktor sosial ekonomi pemegang hak tanah dengan minat penyertifikatan tanah yang dikuasai, antar daerah yang berbeda aksesbilitasnya terhadap kota. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Salam menggunakan metode survei. Responden penelitian adalah kepala keluarga (KK penguasa tanah baik yang sudah atau belum memiliki sertifikat tanah. Penentuan sampel secara quota sampling berdasar tingkat aksesbilitas desa terhadap kota. Jumlah sampel responden secara total 120 KK, yang diambil 60 KK di setiap sampel desa yang berbeda aksesbilitas. Data identitas sosial ekonomi rumah tangga, persepsi tentang sertifikat tanah, dan minat untuk mensertifikatkan tanah, dikumpulkan menggunakan teknik wawancara terstruktur. Analisis data menggunakan uji statistic analisi regresi ganda dan uji beda rata-rata yakni uji ‘t’. Hasil penelitian menunjukkah bahwa luas tanah hak rakyat yang bersertifikat baru sekitar 58 persen. Pelaksanaan program penyertifikatan tanah secara masal belum sepenuhnya berhasil, ditunjukkan dari tanah bersertifikat di daerah aksesbilitas rendah, lebih sedikit (29% daripada di daerah aksesbilitas tinggi (71%. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang sertifikat tanah, sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan di setiap daerah yang berbeda aksesbilitas. Tingkat persepsi masyarakat terhadap biaya pengurusan dan waktu penyelesaian sertifikat tanah, secara keruangan bervariasi. Pengaruh tingkat pendidikan terhadap persepsi, hanya berlaku pada masyarakat di daerah aksesbilitas rendah; sedangkan pengaruh

  12. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  13. Analisis Model Penelusuran Backward Chaining dalam Mendeteksi Tingkat Kecanduan Game pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasya Latubessy

    2017-10-01

    Full Text Available Game addiction rate can be detected by applying expert system. This study developed a model of game addiction analysis using backward chaining. This model uses six types of game addiction behavior, among others, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse and reinstatement. Someone is said to be addicted to the game if it meets at least three types of game addiction behavior. Testing the validity of the model is done by testing the closeness of the agreement between the model analysis and expert analysis, resulting in a value of 0.78 which means having a strong agreement. Tingkat kecanduan game dapat dideteksi dengan mengaplikasikan sistem pakar. Penelitian ini mengembangkan model analisis tingkat kecanduan game menggunakan backward chaining. Model ini menggunakan enam jenis perilaku kecanduan game antara lain, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse dan reinstatement. Seseorang dikatakan kecanduan game jika memenuhi paling sedikit tiga jenis perilaku kecanduan game. Pengujian validitas model dilakukan dengan menguji keeratan kesepakatan antara analisis model dan analisis pakar, menghasilkan nilai 0,78 yang berarti memiliki keeratan kesepakatan kuat.

  14. Penerapan Framework COBIT untuk Identifikasi Tingkat Kematangan Tata Kelola Teknologi Informasi: Studi Kasus di Fasilkom Unwidha

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Suradi

    2017-07-01

    Full Text Available Perkembangan IT sebagai media komunikasi data hingga saat ini berkembang sangat pesat. Peranan teknologi informasi dalam suatu lembaga sangat krusial, namun  masalah  yang sering terjadi di lembaga/ instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang ternyata tidak sesuai dengan harapan, oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi. Permasalahan yang dihadapi di Fasilkom Unwidha adalah adanya ketidak puasan layanan IT yang diberikan, terdapatnya gangguan layanan yang tidak segera diatasi, adanya koordinasi maintenance infrastruktur IT yang kurang optimal. Sehingga perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola teknologi informasi yang diberikan untuk penyelarasan dengan tujuan organisasi agar visi yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini membahas tentang kondisi tata kelola teknologi informasi di Fasilkom Unwidha, dan sejauh mana telah menerapkan tata kelola teknologi informasi yang baik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan  framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola  teknologi informasi  yang  mencerminkan  kondisi  tata  kelola  teknologi informasi  di  Fakultas Ilmu Komputer Unwidha. Tingkat kematangan dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT, diperoleh nilai  kematangan 2,84 yaitu pada level Defined Process. Sistem memiliki ruang lingkup Business Goals sebanyak 13, IT Goals sebanyak 18, IT Process sebanyak 30 proses dan 4 Domain.

  15. ANALISIS USER EXPERIENCE UNTUK TINGKAT KETERPILIHAN SMARTPHONE ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fhadilla Muhammad

    2016-04-01

    Full Text Available Smartphone is the daily needs of each person. because of this, the company's competing smartphone to follow the needs of users. The high use of the Android operating system and a decrease in selling power one of branded company to speculate that users try the same operating system on smartphones that better understand the user's convenience. The research goal is to determine the effect the user experience of users in choosing a smartphone better. the results of questionnaires that smartphone deficiencies found on weaknesses in aspects of innovation. the results of the questionnaire clarified with usability tests, the results are not based on the user selects the smartphone user experience factor. By adding features in the modeling of the expected change in the electability of the smartphone. After testing That knowing users choose not based user experience factor, but the hardware specifications and price of the smartphone itself Keywords: Smartphone,User Experience, Operation System, Android Smartphone menjadi kebutuhan sehari- hari setiap orang. Dengan menjadi kebutuhan inilah maka perusahaan smartphone berlomba- lomba untuk mengikuti kebutuhan pengguna. Tingginya penggunaaan sistem operasi Android dan penurunan daya jual salah satu smartphone ternama menimbulkan spekulasi bahwa pengguna mencoba sistem operasi yang sama pada smartphone yang lebih memahami kenyamanan pengguna. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh user experience pengguna dalam memilih smartphone. Dari hasil penelitian kuesioner bahwa kekurangan smartphone ini terdapat pada kekurangan inovasi. Kekurangan hasil kuesioner diperjelas dengan tes kegunaan, hasilnya pengguna memilih smartphone tidak berdasarkan faktor user experience. Dengan menambahkan fitur pada pemodelan diharapkan ada perubahan dalam tingkat keterpilihan. Setelah dilakukan pengujian diketahui bahwa pengguna memilih tidak berdasarkan faktor user experience melainkan spesifikasi hardware dan harga

  16. Modelling the physical multiphase interactions of HNO3 between snow and air on the Antarctic Plateau (Dome C and coast (Halley

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. G. Chan

    2018-02-01

    contributions to total surface snow NO3− concentrations of 75 and 80 % at Dome C and Halley, respectively. It is also found that the liquid volume of the snow grain and air–micropocket partitioning of HNO3 are sensitive to both the total solute concentration of mineral ions within the snow and pH of the snow. The second model provides an alternative method to predict nitrate concentration in the surface snow layer which is applicable over the entire range of environmental conditions typical for Antarctica and forms a basis for a future full 1-D snowpack model as well as parameterisations in regional or global atmospheric chemistry models.

  17. TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN DI KFC MAKASSAR TOWN SQUARE

    OpenAIRE

    RAMADHANI, IRMA

    2017-01-01

    2017 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di KFC Makassar Town Square. Penelitian ini dilaksanakan terhadap pelanggan KFC Makassar Town Square yang telah bertransaksi lebih dari satu kali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan. Jumlah sampel penelitian 83 pelanggan KFC Makassar Town. Analisis data menggunak...

  18. STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH KABUPATEN SIDRAP: Tinjauan Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Rahim

    2015-12-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas pendi-dikan Madrasah Aliyah di Kabupaten Sidrap ditinjau dari segi implementasi ku-rikulum tingkat satuan pendidikan. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah; observasi, wawancara, observasi dan penelu-suran referensi dengan teknik analisis data reduksi data, penyajian data dan veri-fikasi data. Hasil penelitian menunjukkan; 1 Umumnya guru MA sudah meng-implementasikan KTSP. 2 Sebagian guru tidak maksimal karena kondisi sarana yang tidak mendukung. 3 Faktor pendukung yaitu; manajemen kepala madra-sah, kurikulum, kompetensi guru, anggaran pendidikan, optimalisasi kerjasama dengan masyarakat. 4 Faktor penghambat; kurangnya sarana prasarana, guru mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, rendahnya kesejah-teraan guru. 5 Untuk mengatasi faktor penghambat adalah; meningkatkan kuali-tas sarana prasarana. 6 Bentuk strategi yaitu; peningkatan kualitas manajemen kurikulum dan program pengajaran, peningkatan kompetensi guru, peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan prestasi akademik siswa, terpenuhinya kebu-tuhan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pelaksanaan tugas kepala madrasah, peningkatan kualitas ketakwaan kepada Allah swt. serta akhlak mulia, dan meningkatkan manajemen hubungan madarasah dengan masyarakat.

  19. HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Loriza Sativa Yan

    2017-10-01

    Full Text Available Diabetic Mellitus caused many complications if it’s not treated properly. This condition has been changed several of physical or psychological disturbances for diabetic patient’s health status such as stress. Previous research showed that diabetic patients often become discouraged in controlling the diabetic complications. This study aimed to identify the relationship between self acceptancere’s and stress level among diabetic patients in Kota Jambi. The method of this study is quantitative with crossectional design, by using accidental sampling to collect of 77 samples. Instrument used the Berger’s self-acceptance questionnaire; data were analyzed by Spearman’s rank test. The research results showed majority respondents were Diabetes Mellitus patients those women who aged 45-60 years old. The respondents had moderate stress level and poor self-acceptance. This finding indicated that a relationship between self acceptances with level of stress among Diabetes Mellitus patients. Further investigation, improving stress program of diabetic complications in order to repair psychological health status is recomended.

  20. Kelangsungan dan Perlawanan Tata Pemerintahan yang Baik di Tingkat Desa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christianti Oktiarini

    2010-08-01

    Full Text Available This paper is based on the study of political decentralization and the resistance is carried out in three areas, West Sumatra, Javanese and Batak. Obtained from the three research areas each of these karkteristik peralawanan and sustainability of the local nature of the resistance. There was found to give each region a religious response in the context of regional autonomy that has been ongoing since 1999 in Indonesia. Society against its own way that occasionally showed intensity that it seems it never ceases to deal with the conditions faced daily. While the country is also facing the community in its own way so it does not collide with each other mutual support.

  1. TINGKAT PENGUNGKAPAN DAN PENGGUNAAN DERIVATIF KEUANGAN DALAM AKTIVITAS PENGHINDARAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktavia

    2013-12-01

    Full Text Available The purpose of this study is to investigate whether, in a case study of Indonesia, financial derivatives are used as a means of tax avoidance as literature shows that derivative users incline to avoid tax. Two samples treatment are conducted in examining the problem. Initially, using the sample all derivative users, this study does not find that derivative users are significantly related to tax avoidance. However, when the sample is separated into two groups based on the level of disclosure on financial derivatives, the results show otherwise. Firms with low level of disclosure on financial derivatives is more tax aggressive compared to those with high level of disclosure. These findings are shown by their lower ETRs (Effective Tax Rate compared to other firms. Moreover, this study also examines the relationship between the use of financial derivatives with the level of tax avoidance. The results indicate that the use of financial derivatives is positively related to the level of tax avoidance. Results of this study are expected to have positive contribution on the development of tax policy in Indonesia, particularly for the tax on derivatives.

  2. Pengaruh Rasio Aktivitas Dan Rasio Leverage Terhadap Tingkat Profitabilitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Noormuliyaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available The objectives of this research to analyze the influence of activity ratio (inventory turnover, fixed assets turnover, and total assets turnover and leverage ratio (debt ratio and debt to equity ratio to profitability level (return on assets and return on equity on food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX.  Sample on this research consist of 14 (fourteen food and beverage companies that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX. The observation periods  are 3 (three years that start from 2012 until 2014. Multiple linear regression is a method that used to analyze data, and for testing the raised hypothesis with t test. The result of research conclude that debt ratio significantly affect the company’s profitability level (return on assets and return on equity with value of negative coefficient. Other variables such as inventory turnover, fixed assets turnover, and total assets turnover are not affect to profitability level (return on assets and return on equity. Influence of debt to equity ratio an profitability level can not be concluded in this research. Keywords: Activity Ratio, Inventory Turnover, Fixed Assets Turnover, Total Assets Turnover, Leverage Ratio, Debt Ratio, Debt to Equity Ratio, Profitability Level, Return On Assets, Return On Equity.

  3. TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DAN TINGKAT KEBERDAYAAN EKONOMI RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumaryo Sumaryo

    2011-12-01

    Full Text Available The objectives of the study are: (1 to identify the influence of CSR implementation toward the community behavior progress on their business, (2 to identify the influence of CSR implementation to the household economic capability, and (3 to formulate and to design strategy to improve the community business capability and their income. LISREL was used to formulate the Structural Equation Modelling of CSR implementation. The important results show: (1 facilitators’ competency and supporting factors are significantly influence to the community business capability, while individual characters and quality program do not significantly influence to the community business capability, (2 the community business capability does significantly influence to the level of houseold economic capability, (3 the “participative CSR” is recomemmeded as a model of CSR implementation.

  4. POLA KOMUNIKASI KELUARGA DAN TINGKAT DEPRESI PADA USIA LANJUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    loriza sativa yan

    2017-02-01

    Full Text Available AbstractDepression in the elderly became family’s burden to show an open communication to comply elderly people needs. For families who lived with elderly depressive symptoms had to fight in maintaining their health. The aim of the study was to identify the correlation of family communication patterns at the depression level among elderly people. This study method employed a quantitative correlation approach. Seventy-seven elderly people participated in this study. Most of elders, men were more susceptible to mild depression level. There is a significant correlation of family communication patterns at depression levels among elderly people. Depression level in elderly people affected by dysfunctional family communication patterns. The further study recommended emotional change’s assessment to detect early depression sign among elderly people.Keywords: Depression, Elderly People, Family Communication Pattern

  5. Penanaman Modal Dan Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Provinsi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Dian Hapsari

    2016-10-01

    Full Text Available This research examines the impact whether foreign direct investment (PMA can significantly influence the gross domestic regional product ( PDRB and how moderation variable of Unemployment Rate (TPT and Human Development Index (IPM also influence to Indonesian provinces as the research objects of this study. The data was taken from 2004-2013 (10 years. By using General Methods of Moments (GMM, this research shows PMA does not have any impact on economic growth. On the other hand, domestic direct investment (PMDN is able to increase economic growth. This implies that PMA only funded the needs to less strategic investment sector. To boost up evenly the provincial economic growth, government should increase the incentive on investment to attract foreign investors to invest on less strategic sectors, and create incentive for domestic investors to maintain the business. Another conclusion is Indonesian workers are not developed due to the presence of PMA, and it indicates that there is no transfer of technology. Government needs to maintain PMDN and attract investors to invest in other sectors that are still not efficiently managed by PMDN.

  6. PENENTUAN STANDARD SETTING MATA PELAJARAN KIMIA DENGAN METODE ANGOFF, IRT (ITEM RESPONSE THEORY, DAN SPLINES CUBIC HERMIT FUNCTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    s suwahono

    2016-03-01

    Pada metode diatas, butir-butir tes ditentukan tingkat kesulitannya, ke- mudian butir-butir tersebut diurutkan berdasarkan tingkat kesulitannya yang selanjutnya menjadi nomor halaman. Pelaksanaan metode ini melibatkan guru kimia berpengala- man sebagai panelis yang menentukan pada halaman bera- pa peserta mulai tidak bisa mengerjakan, dan memerlukan suatu tes/perangkat ujian mata pelajaran kimia yang ter- standar, dan instrumen sederhana untuk menuliskan hasil tiap panelis. Tahap pelaksanaan yaitu pelatihan, putaran 1, dan putaran 2. Rerata hasil putaran 1 dan 2 merupakan hasil penentuan batas kelulusan mata pelajaran kimia

  7. Potentiodynamic polarization studies of bulk amorphous alloy Zr57Cu15.4Ni12.6Al10Nb5 and Zr59Cu20Ni8Al10Ti3 in aqueous HNO3 media

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sharma, Poonam; Dhawan, Anil; Jayraj, J.; Kamachi Mudali, U.

    2013-01-01

    The potentiodynamic polarization studies were carried out on Zr based bulk amorphous alloy Zr 57 Cu 15.4 Ni 12.6 Al 10 Nb 5 and Zr 59 Cu 20 Ni 8 Al 10 Ti 3 in solutions of 1 M, 6 M and 11.5 M HNO 3 aqueous media at room temperature. As received specimens of Zr 57 Cu 15.4 Ni 12.6 Al 10 Nb 5 (5 mm diameter rod) and Zr 59 Cu 20 Ni 8 Al 10 Ti 3 (3 mm diameter rod) were polished with SiC paper before testing them for potentiodynamic polarization studies. The amorphous nature of the specimens was checked by X-ray diffraction. The bulk amorphous alloy Zr 59 Cu 20 Ni 8 Al 10 Ti 3 shows the better corrosion resistance than Zr 57 Cu 15.4 Ni 12.6 Al 10 Nb 5 alloy in the aqueous HNO 3 media as the value of the corrosion current density (I corr ) for Zr 57 Cu 15.4 Ni 12.6 Al 10 Nb 5 alloy were found to be more than Zr 59 Cu 20 Ni 8 Al 10 Ti 3 alloy in aqueous HNO 3 media. The improved corrosion resistance of Zr 59 Cu 20 Ni 8 Al 10 Ti 3 alloy is possibly due to the presence of Ti and formation of TiO 2 during anodic oxidation. Both Zr based bulk amorphous alloys shows wider passive range at lower concentration of nitric acid and the passive region gets narrowed down with the increase in concentration. A comparison of data obtained from both the Zr-based bulk amorphous alloys is made and results are discussed in the paper. (author)

  8. LEMAK TUBUH DAN KESEGARAN JASMANI PEKERJA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian mengenai Lemak Tubuh dan Kesegaran Jasmani telah dilakukan terhadap 62 orang karyawan gemuk, 73 orang karyawan sedang dan 86 orang karyawan kurus. Mereka terdiri atas kelompok Gemuk Aktif (GPA: 33 orang; Gemuk Sendentary (GPSD: 29 orang; Sedang Aktif (SPA: 33 orang; Sedang Sendentary (SPSD: 40 orang; Kurus Aktif (KPA: 35 orang; Kurus Sendentary (KPSD: 51 orang. Umur mereka adalah antara 20 tahun dan 40 tahun. Uji Kesegaran jasmani menggunakan cara Harvard Step Test (HST menunjukkan bahwa skor list kelompok Gemuk cenderung kurang bila dibandingkan dengan kelompok Sedang maupun Kurus. Uji kemaknaan perbedaan secara statistik menggunakan Student test, ternyata perbedaan terdapat pada tingkat Kegemukan, sedangkan pada tingkat jenis kegiatan (aktif/sendentary tidak menunjukkan perbedaan skor. Demikian pula clengan menggunakan Analisis Variance, menunjukkan bahwu ada kailan antaru Kegemuknn dengan skor HST (P:0,002, sedangkan antara jenis kegiatan dengan skor HST tidak ada kaitan (P:0,9049. Garis regresi memberikan gambaran bahwa makin tinggi presentase lemak tubuh, tingkat kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor HST makin menurun. Garis regresi antara% 88/TB dengan kesegaran jasmani, memberikan gambaran pula ada kecenderungan bahwa pada % 88/TB 100%, kesegaran jasmani menurun. Sedangkan regresi antara kesegaran jasmani dengan tinggi duduk tidak menunjukkan kaitan yang jelas. Tetapi antara urnur dan kesegaran jasmani, menunjukkan ada kecenderungan makin tinggi urnur, kesegaran jasmani menurun. Kesimpulan dari penelitlan inl ialah bahwa ada kaitan antara kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor Uji HST dengan (a kegemukan dan (b umur.

  9. Analisis Tingkat Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran IPA Model Advance Organizer Berbasis Proyek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasiwan -

    2014-04-01

    Full Text Available atur kemajuan (advance organizer berbasis proyek. Sampel penelitian dipilih secara acak. Pada kelas  eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer berbasis proyek sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pembelajaran langsung (direct instruction tanpa advance organizer. Sebelum pembelajaran di kelas, siswa eksperimen dikelompokkan menjadi 8 kelompok yang terdiri atas 4 – 5 siswa. Setiap kelompok ditugaskan untuk merealisasikan proyek bel listrik, rangkaian arus seri – paralel, dan tuas. Produk proyek digunakan dalam pembelajaran dikelas sebagai advance organizer. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, penilaian produk, peta konsep, laporan eksperimen, dan angket. Instrumen motivasi menggunakan skala motivasi ARCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki tingkat motivasi lebih baik dalam aspek perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan pembelajaran dengan rata – rata tingkat motivasi sebesar 77,20, sedangkan tanpa advance organizer berbasis proyek sebesar 71,10. Disarankan siswa diberikan kemandirian penuh dalam proyek. This study was conducted to analyze the level of student motivation in learning science through models of advance organizer  based project . Samples were selected at random . In the experimental class advance organizer applied learning model based on a class project while learning control direct instruction without advance organizer . Prior learning in the classroom , students are grouped into 8 experimental groups consisting of 4-5 students . Each group was assigned a project to realize an electric bell , the circuit current series - parallel , and lever . Products used in a learning class project as advance organizer . The data obtained through participant observation , assessment product , concept maps , experimental reports , and questionnaires . Motivation instrument using ARCS motivation scale . Results showed that the experimental class had better motivation level

  10. EFEKTIVITAS BAHAN AJAR IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Yuliati

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bahan ajar IPA terpadu untuk SMP, khususnya tema Air Limbah Rumah Tangga. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMPN 20 Malang kelas VII. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling. Perlakuan pada kelompok eksperimen adalah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar IPA terpadu, sedangkan kelompok kontrol  menggunakan buku  sekolah elektronik (BSE. Instrumen yang digunakan adalah butir soal tes, lembar observasi pembelajaran, dan perangkat  pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan Anava AB untuk uji perbedaan rerata dan uji scheffe untuk uji efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA Terpadu dengan siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA yang terpisah bidang kajiannya, dan bahan ajar IPA terpadu efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. This study aims totest the effectiveness of an integrated science teaching materials for students of junior high school, particularly in themeof Domestic Wastewater. The study designused a quasi-experimental pretest-posttest with control group design. The experiment was conductedin Junior High School of Malang. Samples were determined by purposive sampling. Treatmentin the experimental group was learning to integrated science teaching materials, whereas in the control group with the teaching materials available in schools. The instrument used were a matter oftestitems, observation sheets of learning, and learningtools. Data analysis was performed with AnovaAB totestmean difference and Scheffetesttotestthe effectiveness ofinstructional materials. The results showed that 1there aredifferences inhigher-order thinkingskillsinjunior high school students using teaching materials in integrated science withjunior high school students

  11. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  12. Tingkat Parasitasi Fopius arisanus (Hymenoptera : Braconidae pada Lalat Buah Belimbing di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suputa Suputa

    2007-12-01

    Full Text Available Bactrocera carambolae was founf on carambola fruit in Yogyakarta Special Province and there were three species of parasitoids, i.e. Fopius arisanus, Agasnaspis sp., and Asobara sp. The population of Agasnaspis sp. and Asobara sp. were very low and was only found in Samas coastal area. F. arisanus was dominant and always found in all observation sites. There was no significant result on their parasitism (for region, F(2,35 = 0.057; p>0.005; for elevation, F(2,35= 0.704, p>0.05; for habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Parasitism of F. arisanus on fruit fly in Yogyakarta Special Province was generally low, i.e. it ranged from 0.5495 ± 0.3843 (in Sleman, to 1.2935 ± 0.8206%. Evaluation of the existence of F. arisanus and augmentation efforts might be needed to improve its ability to parasitize fruit fly in Yogyakarta Special Province.   Lalat buah yang menyerang buah belimbing lokal di Daerah Yogyakarta adalah Bactrocera carambolae dan tidak ditemukan lalat buat spesies lain pada penelitian ini, sedangkan parasitoid yang menyerang lalat buah B. carambolae ada tiga spesies yaitu Fopius arisanus, Agasnaspis sp., dan Asobora sp. Populasi Agasnaspis sp. dan Asobara sp. sangat rendah dan hanya ditemukan di Kabupaten Bantul di daerah pesisir pantai Samas, sementara di lokasi pengamatan yang lain tidak ditemukan, sedangkan F. arisanus merupakan parasitoid yang selalu ditemukan pada berbagai lokasi pengamatan. Uji beda nyata menunjukkan bahwa tingkat parasitasi F. arisanus di Yogyakarta tidak berbeda secara nyata berdasarkan kategori daerah administrasi (F(2,35 = 0.057; p>0.005; ketinggian tempat, F(2,35= 0.704, p>0.05; dan habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Tingkat parasitasi F, arisanus pada lalat buah di Daerah Istimewa Yogyakarta sangat rendah yaitu sekitar  0.5495 ± 0.3843 (di Sleman sampaidengan 1.2935 ± 0.8206%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di setiap kanupaten yang diamati, populasi lalat buah B. carambolae

  13. Tingkat Adaptasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Menghadapi Situasi dalam Pengambilan Keputusan Strategik: Studi di SMP Kota Semarang 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengatahui karakteristik kepemimpinan Kepala SMP dalam melakukan adaptasi dengan lingkungan kerja dan Mengetahui peran serta yang diberikan seluruh anggota sekolah dalam pengambilan keputusan strategis kepada Kepala SMP.Sasaran studi ini dipilih berdasarkan teknik representative purposive sampling, yaitu  sebanyak 16 SMP di kota Semarang serta dengan purposive (syarat yaitu telah menerapkan MBS . Model analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan model LASI (Leadership Adaptability and Style Inventory. Pembahasan Analisis Situasional. Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI. Pembahasan Analisis Situasiona .Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI maka dapat diinterpresikan sebagai berikut Kata Kunci: Kepemimpinan Adaptif, Model LASI,MBS

  14. ANALISIS HUBUNGAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN KETERGANTUNGAN DAERAH TERHADAP PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyafah Febiandani

    2017-06-01

    Full Text Available Adanya desentralisasi fiskal diharapkan dapat menciptakan kemandirian daerah dan dapat mengurangi ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. Kemandirian keuangan daerah dicerminkan dengan perbandingan besarnya PAD terhadap total pendapatan daerah. Sejak 10 tahun dilaksanakannya otonomi daerah sesuai UU No 32 Tahun 2004, kemandirian keuangan daerah di Provinsi Jawa Tengah masih berada di level yang kurang baik dibandingkan dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa. Jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah juga masih terhitung tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari tingkat kemandirian keuangan daerah dan tingkat ketergantungan daerah terhadap tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Korelasi Kanonikal menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian keuangan daerah mempunyi hubungan yang signifikan, kuat, dan tidak searah dengan pengangguran dan kemiskinan. Sedangkan hubungan antara ketergantungan daerah terhadap kemiskinan dan pengangguran mempunyai hubungan yang signifikan, tidak kuat, dan tidak searah. Peningkatan kemandirian keuangan daerah guna mengurangi tingkat ketergantungan terhadap pemerintah pusat dapat dilakukan dengan cara menggali dan mengelola sumber daya atau potensi daerah yang dimilikinya secara efektif dan efisien sebagai sumber utama pendapatan keuangan daerahnya. Fiscal decentralization is expected to create independency regional financial and to reduce the dependence of local governments to the central government. Independency regional financial can be result by the ratio of PAD to total local revenue. Since 10 years the implementation of regional autonomy based on UU No. 32 of 2004, independency regional financial in Central Java is still unwell compared to the other

  15. BRAND EQUITY BANK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmad Hidayat

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi pangsa pasar menggunakan metode Markov Chain dan menganalisis brand equity pada Bank BUMN untuk merancang strategi pemasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa prediksi pangsa pasar tertinggi adalah BNI, BRI  dan Bank Mandiri. Brand awareness tertinggi adalah BRI. Brand loyalty tertinggi adalah Bank Mandiri  dengan level switcher ke habitual buyer dan satisfied buyer semakin besar, tetapi pada level liking the brand dan committed buyer mengalami penurunan. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai tidak adanya keterkaitan antara tingginya brand awareness dengan loyalitas. BRI dengan bank yang memiliki brand awareness paling tinggi di mata nasabah, namun tingkat nasabah yang melakukan perpindahan brand juga paling tinggi. Oleh karena itu para manajer pemasaran bank tidak boleh hanya puas dengan tingkat keterkenalan bank mereka. Para manajer pemasaran harus berupaya menggerakkan semua marketing effort mereka untuk meningkatkan brand awareness nasabah sehingga menjadi brand loyalty.

  16. KEPATUHAN KONSUMSI SUPLEMEN KALSIUM SERTA HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KECUKUPAN KALSIUM PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih Purnasari

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract Background: World Health Organization (WHO recommended supplementation of 1500-2000 mg/day calcium to be integrated into antenatal care (ANC programmes to prevent pre-eclampsia, but the current program has not followed these recommendation. There was limited information about factors related to calcium supplements compliance and calcium adequacy in pregnant women in Indonesia. Objective: The study aims to analyze factors related to calcium supplements compliance and calcium adequacy in pregnant women. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were 96 pregnant women received calcium supplements and attended ANC in Sumbersari and Ambulu Community Health Centre, Jember Regency. Data was analyzed using logistic regression to assess factors related to calcium intake compliance. Result: Factors associated to calcium supplements compliance were family support (OR= 3.40; 95% CI: 1.29–9.01 and perceived calcium benefits (OR= 3.02; 95% CI: 1.22-7.48. A high number of subjects (76.1% was below estimated average requirement (EAR of calcium. The average contribution of calcium intake from supplements was only 2.6% of subject’s EAR. Conclusion: This study implies that family support can improve compliance among the pregnant women and the needs of optimizing calcium supplementation program in Indonesia.Keywords: Calcium supplements, calcium adequacy, pregnant women, ANC Abstrak Latar belakang: WHO menganjurkan suplementasi kalsium 1500-2000 mg/hari bagi ibu hamil sebagai bagian dari ANC untuk pencegahan pre-eklampsi, namun program suplementasi kalsium di Indonesia saat ini belum sepenuhnya mengikuti anjuran tersebut. Belum banyak informasi mengenai faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam mengonsumsi suplemen kalsium maupun informasi kecukupan kalsium pada ibu hamil di Indonesia. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen kalsium dan tingkat

  17. Pengaruh Jenis Busi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Honda Revo Fit 110 cc

    OpenAIRE

    Wawan Trisnadi Putra; - Sudarno; Yoyok Winardi

    2016-01-01

    Tingkat panas busi adalah kemampuan busi untuk membawa panas dari ruang pembakaran keluar dari ujung busi ke shell busi. Semakin besar nilainya, panas lebih mudah dilepaskan. Penelitian ini menguji tiga jenis tingkat panas busi yaitu U20EPR9, U24EPR9, dan U27EPR9. Masing-masing busi diteliti konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang dengan waktu 180 detik pada putaran mesin 1500, 2000, 2500, 3000, 3500, 4000, dan 4500. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan jenis busi ...

  18. Analisis Efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil Dengan Pendekatan Two Stage Data Envelopment Analysis (Studi Kasus Kantor Cabang BMT MMU Dan BMT UGT Sidogiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Mahbubi Ali

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi Baitul Maal Wat Tamwil (BMT dengan mengambil studi kasus BMT MMU dan BMT UGT Sidogiri Pasuruan tingkat cabang dengan total sampel 50 cabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Two Stage DEA. Tahap pertama mengukur tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan DEA. Tahap kedua menguji faktor-faktor internal dan eksternal, yang mempengaruhi tingkat efisiensi BMT MMU dan BMT UGT dengan menggunakan pendekatan Tobit. Hasil penghitungan DEA menunjukkan, efisiensi overall technical BMT MMU (0,84 dan BMT UGT (0,88 pada tahun 2008 masih kurang optimal. Penyebab utama inefisiensi untuk BMT MMU adalah penyaluran pembiayaan, sementara sumber utama inefisiensi BMT UGT adalah penghimpunan dana pihak ketiga yang kurang maksimal. Hasil pengolahan Tobit menunjukkan bahwa kekuatan modal dan ukuran BMT memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap efisiensi overall technical pada dua BMT. Sementara dari sisi eksternal, PDRB perkapita memiliki pengaruh negatif secara signifikan. Adapun pertumbuhan pengangguran, tingkat pendidikan, dan komitmen keberagamaan tidak berpengaruh secara signifikan.JEL Classification : G21, R15Keywords : Efisiensi, BMT, Two Stage DEA

  19. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  20. HUBUNGAN KECEPATAN RELATIF PERGERAKAN LEMPENG DENGAN TINGKAT SEISMISITAS DI ZONA SUBDUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzli Muzli

    2015-04-01

    Full Text Available Perbedaan tingkat aktifitas gempabumi tektonik di zona subduksi dapat disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktornya diduga akibat adanya pengaruh dari kecepatan relatif pergerakan lempeng. Studi terhadap hubungan antara kecepatan gerak lempeng dengan seismisitas dilakukan dengan menggunakan data gempabumi dan kecepatan relatif pergerakan lempeng pada beberapa zona subduksi di dunia. Jumlah data gempabumi diplot sebagai fungsi dari kecepatan relatif pergerakan lempeng. Hasil studi ini menunjukkan bahwa tingkat seismisitas gempabumi di zona subduksi dipengaruhi oleh kecepatan relatif pergerakan lempeng. Kedua parameter menunjukkan hubungan linear yang sangat baik dengan koefisien korelasi 0,98. Secara fisis hal ini menegaskan bahwa hukum kekekalan energi berlaku pada proses pergerakan lempeng di zona subduksi, dimana energi gerak lempeng berubah ke dalam bentuk pelepasan energi berupa gempabumi. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa jumlah gempabumi dengan magnitudo lebih besar dari 4 dan kedalaman lebih kecil dari 60 km dapat dihitung secara teoritis dengan menggunakan rumusan empiris.   Subduction zones are seismically the most active areas around the world. However, the seismicity rate among subduction zones is different. This can be caused by many reasons. One of them expected to be influenced by the relative plate velocity. Analysis of correlation between relative plate velocities and seismicity rate around subduction zones in the world has been done in this study. The correlation was analysed by plotting number of earthquake events as function of relative plate velocities. The results show that the seismicity rate is linearly influenced by relative plate velocities with the correlation coefficient of 0,98. Physically it is asserted that the law of conservation of energy applies to the movement of the plates in subduction zones, where plate motion changed to energy in the form of energy release of earthquakes. The results of this

  1. Kandungan Pati Resisten, Amilosa, Dan Amilopektin Snack Bar Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Fathurrizqiah, Ratna; Panunggal, Binar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Hiperglikemia pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 tidak terkontrol menyebabkan komplikasi penyakit, sehingga perlu pengaturan diet untuk mengontrol gula darah. Sorgum mengandung pati resisten, amilosa, dan amilopektin yang dapat menghambat kenaikan gula darah sehingga pembuatan sorgum sebagai snack bar dapat dijadikan sebagai alternatif makanan selingan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.Tujuan: Menganalisis kandungan pati resisten, amilosa, amilopektin, dan tingkat peneri...

  2. Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa (Higher Order Thinking dalam Menyelesaikan Soal Konsep Optika melalui Model Problem Based Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract This study aims to describe the ability of higher order thinking students in solving the problem of the concept of optics after given the learning with problem-based learning model. This research uses a descriptive method with quantitative approach. The subjects of the research are students of the second semester of physics education study program, amounting to 19 people. Data collection techniques used are two tier multiple choice shaped test consisting of eight questions include the level of analyzing, evaluating and creating. Based on the results of data analysis, it is known that the ability of high-level thinking of students in optical learning has enough categories with the following details: (1 The percentage of students who have excellent high-level thinking skills is 15.79%, good category of 31.58%, enough category of 42.11%, and category less than 10.53%; (2 The percentage of student ability in answer about level of analyze equal to 68.42%, student ability in answer about evaluation level 57.89% and equal to 53.51% for student ability in answer level question create. Keywords: higher order thinking, optics, problem-based learning model Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa (higher order thinking dalam menyelesaikan soal konsep optika setelah diberikan pembelajaran dengan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester II program studi pendidikan fisika yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk two tier multiple choice yang terdiri dari delapan soal meliputi tingkatan menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dalam pembelajaran optika memiliki kategori cukup dengan rincian sebagai berikut: (1 Persentase mahasiswa yang

  3. POTENSI DAN KARAKTERISTIK PRODUKSI Lemna minor PADA BERBAGAI MEDIA TANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Prihantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Lemna minor merupakan jenis tanaman yang hidup dominan pada perairan dengan kualitas nutrisi tinggi dan potensial sebagai sumber hijauan pakan bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi Lemna minor dan karakteristiknya pada berbagai media tanam untuk mendapatkan teknik produksi yang optimal. Penelitian dilakukan pada bak plastik dengan ukuran 36.5×27×10 cm3 selama dua minggu. Rancangan yang digunakan adalah Acak Lengkap (RAL dengan lima perlakuan media dan lima ulangan. Jenis media yang digunakan adalah kontrol, hoagland, hyponex, kompos dan NPK. Parameter yang diukur meliputi serapan nitrogen, pH media, cover area, penyusutan media, dan produksi biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemna minor efektif dalam memanfaatkan nitrogen dengan nilai serapan > 98 %, media kompos memberikan status pH media yang stabil/netral dan pertambahan luas cover area (LCA tercepat dan tingkat produksi biomassa Lemna minor terbaik pada media kompos dan Hoagland.

  4. EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK (MOZART DAN BACK EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    reni heryani

    2017-12-01

    Full Text Available Dysmenorrhea / nyeri haid adalah nyeri menjelang atau selama haid, yang kadang menyebabkan gangguan aktivitas dan memerlukan istirahat. Nyeri menstruasi atau dysmenorrhea adalah kekakuan atau kejang di bagian bawah perut akibat menstruasi dan produksi zat prostaglandin yang terjadi pada waktu menjelang atau selama menstruasi Dismenorea primer didefinisikan sebagai nyeri haid yang tidak berhubungan dengan kondisi patologis pelvis. Nyeri yang biasanya dirasakan adalah kram yang timbul-hilang atau nyeri yang terus menerus biasanya pada perut bagian bawah yang menjalar sampai ke punggung bagian bawah. Salah satu exercise yang dapat diberikan untuk nyeri dysmenorrhea  ini adalah dengan pemberian terapi musik dan back exercise.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik dan back exercise terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi experimental pre and post test with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang sedang mengalami  menstruasi dengan  nyeri dysmenorrhea dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen, diberikan perlakukan terapi musik (mozart dan back exercise  dan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi musik (mozart dan back exercise. Pada penelitian ini menggunakan uji hipotesis Paired Sample T- test untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik dan back exercice terhadap dysmenorrhea primer. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan digunakan uji Independent Sample T-test.Tingkat nyeri dismenorhoea sebelum diberikan perlakuan adalah nyeri tingkat sedang (rata-rata : 2,08 dan setelah diberikan perlakuan adalah adalah nyeri tingkat ringan (rata rata = 0,88. Uji efektifitas menggunakan Paired Sample T-Test pada kelompok eksperimen menunjukkan hasil p= 0,00 dan pada kelompok kontrol p= 0,00. Dengan

  5. Hubungan Motivasi dan Intensitas Penggunaan LinkedIn dengan Kepuasan yang Didapatkan Pengguna LinkedIn

    OpenAIRE

    Hidayat, Eva Wijiyanti; Rakhmad, Wiwid Noor; ningrum, Dwi Purba; M.I.Kom, Nurriyatul Lailiyah

    2016-01-01

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan terhadap model teori uses and gratification dan meningkatnya jumlah pengguna LinkedIn di kalangan mahasiswa dan fresh graduates berdasarkan data dari LinkedIn. Dalam perspektif teori uses and gratifications, audiens dipandang sebagai partisipan yang aktif dalam proses komunikasi, namun tingkat keaktifan setiap individu tidaklah sama (Morissan, 2013: 264). Perilaku komunikasi audiens mengacu pada target dan tujuan yang ingin dicapai sert...

  6. Tingkat Kematangan Infrastruktur Teknologi Informasi pada Domain Acquire and Implement Menggunakan COBIT 4.1 (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronggo Alit

    2017-07-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara UPT Perpustakaan kekurangan perangkat komputer dan masih menggunakan server milik UPT Telematika serta kecepatan akses wifi akan lambat jika banyak yang menggunakan sehingga perlu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan dan menghasilkan rekomendasi guna meningkatkan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi. Penelitian dilakukan menggunakan COBIT Framework 4.1 tahap penelitian diawali dengan analisa data wawancara kemudian diidentifikasi IT goals, IT process, serta Control Objectives. Perhitungan maturity level untuk mengetahui gap antara kondisi sekarang dengan kondisi yang diharapkan dan rekomendasi digunakan untuk mengatasi gap tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh 4 IT Goals, 10 IT Processes dan 17 detailed control objectives. Karena pemilihan subdomain disesuaikan dengan masalah dan kebutuhan maka subdomain yang digunakan adalah PO3, PO7, AI3 dan AI5. Ditemukan gap sebesar 1.5 dan maturity level sebesar 2.5 sehingga berada pada level 3 artinya perpustakaan telah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas mengenai tata cara dan manajemen teknologi informasi.

  7. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  8. Tax Law Enforcement Sebagai Upaya Optimalisasi Penerimaan Pajak Negara Ditinjau Melalui Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catur Martian Fajar

    2016-03-01

      Abstrak - Pajak merupakan sumber penerimaan Negara yang paling dominan. Perkembangan perekonomian mempengaruhi besarnya penerimaan Negara terutama melalui penerimaan pajak. Potensi penerimaan pajak di Indonesia sebenarnya sangat besar tetapi masih banyak sekali sumber penerimaan pajak yang belum tergali atau belum optimal. Pemerataan pemungutan pajak perlu dilakukan terutama dengan sistem kontrol yang mumpuni terhadap wajib pajak dan petugas pajak itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai penegakan hukum dalam meningkatkan penerimaan pajak melalui tingkat kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari studi pustaka seperti artikel, jurnal, serta kajian-kajian yang mendukung penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja pemeriksaan pajak di Indonesia mengalami peningkatan hingga pada tahun 2012 jumlah LHP sebanyak 55.666. Jumlah petugas pemeriksa pada tahun 2012 sebanyak 4.110, perbandingan petugas pemeriksa dan wajib pajak pada tahun 2012 adalah 1:6.037. Jika dibandingkan dengan wajib pajak terdaftar jumlah tersebut masih belum maksimal. Selain itu tingkat penerimaan pajak dapat dilihat dengan lunasnya hutang pajak, pada akhir tahun 2008 jumlah tunggakan pajak sebesar 38,34 Triliun, pada tahun 2009 jumlah tunggakan pajak sebesar 39,82 Trilliun, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 37,86, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 66,48 Trilliun, dan pada tahun 2012 jumlah tunggakan pajak sebesar 47,32 Trilliun. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah tunggakan pajak yang masih harus diterima mengalami fluktuasi pada setiap tahunnya. Selain itu, jumlah kasus tindak pidana di bidang perpajakan yang telah ditindaklanjuti oleh DJP dan berkasnya dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P-21 dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2008 s.d. 2012 memiliki kecenderungan

  9. Hubungan Asupan Energi Sarapan terhadap Tingkat Konsentrasi pada Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Padang Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Maidarmi Handayani

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakIndonesia menduduki peringkat terakhir dalam cognitive skills dan pencapaian pendidikan menurut penelitian yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit. Cognitive skills memerlukan fungsi otak yang adekuat yang dipertahankan oleh nutrisi berupa konsumsi pangan yang baik dan beragam, terutama sarapan. Penelitian di Amerika Serikat pada anak usia sekolah remaja (15-18 tahun menunjukkan bahwa sebesar 30% remaja tidak biasa sarapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi sarapan dan tingkat konsentrasi pada siswa SMAN 1 Padang. Studi dilakukan di SMAN 1 Padang pada bulan November 2013 terhadap 116 siswa kelas XII. Desain penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,001 dan tidak terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit span test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,345. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi sarapan dengan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test (p<0,05.Kata kunci: sarapan, asupan energi, konsentrasi, digit symbol test, digit span testAbstractIndonesia was ranked last in the cognitive skills and educational attainment according to research conducted by the Economist Intelligence Unit.Cognitive skills require brain function is maintained by adequate intake of nutrients such as good and varied food, especially breakfast. Research in the United States in children of school age youth (15-18 years showed that 30% of teenagers are not usually did breakfast.This study aimed to determine the relationship between energy intake at breakfast and the level of concentration of students of SMAN 1 Padang. The study was conducted at SMAN 1 Padang in

  10. STUDI STRATEGI PEMANTAPAN KEGIATAN PENYULUHAN GIZI PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI MAKANAN DALAM MASYARAKAT DI WILAYAH SULAWESI TENGAH DAN NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Susanto

    2012-11-01

    Full Text Available Melalui kerja keras jajaran Departemen Pertanian bekerjasama dengan masyarakat petani, maka pada tahun 1985 Indonesia telah mampu berswasembada beras dan status itu mendapat penghargaan dari FAO. Konsekuensi dari kondisi tersebut tiada lain adalah mempertahankan dan melestarikannya secara terus menerus dan berkesinambungan. Landasan formal ke arah upaya itu adalah INPRES Nomor 20 tahun 1979 tentang Perbaikan Menu Makanan Rakyat, sedangkan landasan teknis operasional adalah melalui penganekaragaman menu makanan sehari-hari. Dengan prinsip penganekaragaman menu makanan, maka dua tujuan ingin dicapai sekaligus, yakni: (1 agar ketergantungan masyarakat kepada salah satu jenis pangan pokok, terutama beras dapat dikurangi, dan (2 agar mutu gizi susunan makanan masyarakat dapat ditingkatkan. Sebagian penduduk di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur mengkonsumsi pangan pokok non-beras secara turun-temurun. Pada tingkat nasional dan regional kebiasaan pangan tersebut perlu dipertahankan dan didukung agar penganekaragaman konsumsi makanan dapat dikembangkan dan mutu gizi susunan makanan dapat ditingkatkan dengan mendayagunakan bahan-bahan makanan yang tersedia setempat. Penelitian ini ditujukan untuk menggali keragaan di lapangan berkenaan denga pentahuan pejabat dan kader Posyandu mengenai konsep penganekaragaman konsumsi makanan, serta penerapannya pada tingkat keluarga. Ketersediaan komoditas pangan pada sistem pasar di berbagai tingkat administratif telah digali pula. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 50-70% Pejabat di berbagai tingkat administratif di kedua wilayah propinsi tersebut mengetahui dengan baik rumusan dan tujuan program penganekaragaman konsumsi makanan. Menurut para Pejabat tersebut sarana penyuluhan gizi yang tersedia belum mengandung materi mengenai penganekaragaman konsumsi makanan. Dari data pengamatan ternyata bahwa makanan pokok non-beras lebih banyak ditemukan di tingkat kecamatan, sedangkan beras lebih banyak

  11. TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI INTERSYSTEM BUSINESS SOLUTION (IBS PADA PT CITAJAYA INFINITE SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anderes Gui

    2009-05-01

    Full Text Available Use of applications to assist business processes to be completed faster, saat have been very widely adopted by companies so that good performance yang applications and meet the needs of users will be very important. The purpose of this research is to find the application user expectations Intersystem Business Solution (IBS in PT Citajaya Infinite System and find out how the performance of these applications after implemented so that will be generated an output, which form the level of satisfaction from the use of applications by managers and employees at the company. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. Manual methods used in data processing, Microsoft Excel 2003, and SPSS version 13.0. While the analysis method using gap analysis to determine the scale and range of satisfaction levels. So, one conclusion that can be drawn from this study is the performance of this application is sufficient to meet user expectations.Keywords: level of satisfaction, users, IBS applicationABSTRAKPenggunaan aplikasi untuk membantu proses bisnis agar menjadi lebih cepat diselesaikan, saat ini sudah sangat banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan sehingga kinerja aplikasi yang baik dan memenuhi kebutuhan dari pengguna akan sangat penting sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari harapan pengguna aplikasi Intersystem Business Solution (IBS pada PT Citajaya Infinite System dan mengetahui bagaimana kinerja aplikasi ini setelah diimplementasikan sehingga akan dihasilkan sebuah output, yang berupa tingkat kepuasan dari penggunaan aplikasi oleh para manajer dan karyawan di perusahaan tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode pengolahan datanya menggunakan manual, Microsoft Excel 2003, dan SPSS versi 13.0. Sedangkan metode analisisnya menggunakan gap analysis dan rentang skala untuk menentukan tingkat kepuasan. Jadi, salah satu simpulan yang dapat diambil

  12. TIPE MEDIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KESELAMATAN INTERNET ANAK DAN REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inasari Widiyastuti

    2017-12-01

    Pengguna internet terbesar berada di usia produktif, sebagian besar di antara mereka adalah anak dan remaja. Mereka adalah generasi IoT yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi karena terlahir dalam paparan teknologi maju. Aktivitas anak berinternet cenderung didukung dan difasilitasi oleh lingkungan, terutama keluarga. Padahal bahaya mengintai anak ketika berinternet yang kerap diabaikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan upaya perlindungan yang diberikan ibu rumah tangga terhadap aktivitas anak dan remaja menggunakan gadget serta berinternet. Survey dilakukan pada ibu rumah tangga peserta pelatihan Internet Safety Online yang diselenggarakan oleh BPPKI Yogyakarta dan Dinas Kominfo Kab. Kulonprogo serta Kab. Gunung Kidul. Hasil survey menunjukkan, ibu rumah tangga memiliki tingkat literasi digital yang baik. Meski demikian, sebagaian besar menerapkan tipe mediasi restriktif dengan membatasi penggunaan waktu. Tidak banyak yang menerapkan tipe mediasi teknik karena merasa tidak mampu mengoperasikan TIK sebaik anaknya.

  13. DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI PRESTASI SISWA BERDASARKAN SOSIAL EKONOMI, MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN PRESTASI MASA LALU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Susanto

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk membuat prediksi prestasi belajar siswa berdasarkan status sosial ekonomi orang tua, motivasi, kedisiplinan siswa dan prestasi masa lalu menggunakan metode data mining dengan algoritma J48.  Sebagai perbandingan, data penelitian dianalisis juga dengan CHAID (Chi Squared Automatic Interaction Detection dan regresi ganda. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa tingkat X SMK Negeri 4 Surakarta berjumlah 416 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis prediksi menggunakan decision tree algoritma J48 memiliki akurasi sebesar 95,7%, sedangkan analisis prediksi menggunakan CHAID memiliki tingat akurasi 82,1% dan analisis regresi ganda menghasilkan tingkat signifikansi sebesar 90,6%. Berdasarkan hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa metode J48 lebih baik dibandingkan dengan metode CHAID dan regresi ganda.Kata kunci: data mining

  14. Hubungan Keteraturan Penggunaan Kortikosteroid Inhalasi dengan Tingkat Kontrol Asma Pasien Berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulan Prisilla Prisilla

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakAsma merupakan penyakit yang didasari oleh reaksi inflamasi pada saluran napas yang dapat dicegah dengan kortikosteroid inhalasi. Asma sukar disembuhkan, sehingga tujuan penatalaksanaan asma adalah asma terkontrol. Penilaian tingkat kontrol asma dapat dilakukan dengan menggunakan kuesioner Asthma Control Test  (ACT yang bersifat subjektif tetapi validitasnya telah diuji. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan keteraturan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan tingkat kontrol asma pasien berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian cross sectional analytic ini telah dilakukan dari September hingga Desember 2013. Populasi adalah pasien berusia ≥14 tahun yang didiagnosis asma oleh dokter. Jumlah subjek penelitian sebanyak 96 orang. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Insiden terbanyak asma berada pada kelompok usia lanjut (60,4%. Sebagian besar pasien tidak teratur menggunakan kortikosteroid inhalasi (63,5% dan pasien dengan asma tidak terkontrol memiliki proporsi tertinggi (59,4% . Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara keteraturan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan tingkat kontrol asma pasien berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil (p=0,002.Kata kunci: kortikosteroid inhalasi, ACT, tingkat control asma AbstractAsthma is a disease caused by an inflammatory reaction in the patient airways that can be prevented with inhaled corticosteroids. It is known that there is no cure for asthma, so the goal of asthma management is to obtain controlled asthma. The level of asthma control can be assessed by  using Asthma Control Test  (ACT questionnaire, this method is subjective but its validity has been tested. The objective of this study  was to determine the association between regularity of inhaled corticosteroids application and patient’s level of asthma control based on ACT in the Lung Clinic of Dr

  15. Pengukuran Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Pemerintahan Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Irawan

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract. The district government in today's globalization era must have effective competence and management. Service is one of choice of marketing strategy to create consumer satisfaction. Katapang is one of the bonded industrial areas in South Bandung. The number of residents in Kecamatan Katapang is 117,113 people consisting of the male population as many as 60,430 people and female population as much 56,683 people (BPS of Bandung Regency, 2013. The research approach used is quantitative with data collection technique is done by interviewing and distributing questionnaires. Discussion of data using a Cartesian diagram. The results of the discussion show that the overall importance level of 3.795 while the overall performance given of 2.73, means that service performance is still below the standard of basic services and not basic services to the population. Keywords: Service; Satisfaction   Abstrak. Pemerintah Kecamatan dalam era globalisasi saat ini harus memiliki kompetensi dan manajemen yang efektif. Pelayanan merupakan salah satu pilihan dari strategi pemasaran untuk menciptakan kepuasan konsumen. Katapang merupakan salah satu kawasan berikat industri di Bandung Selatan. Jumlah penduduk di Kecamatan Katapang adalah 117.113 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 60.430 orang dan penduduk perempuan sebanyak 56.683 orang (BPS Kab. Bandung, 2013 Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner. Pembahasan data menggunakan Diagram Kartesius. Hasil pembahasan menunjukan bahwa tingkat kepentingan secara keseluruhan sebesar 3,795 sedangkan kinerja secara keseluruhan yang diberikan sebesar 2,73, artinya bahwa kinerja layanan masih dibawah standar pelayanan dasar dan bukan pelayanan dasar kepada penduduk.   Katakunci: Pelayanan; Kepuasan

  16. APLIKASI METODE-METODE AGGLOMERATIVE DALAM ANALISIS KLASTER PADA DATA TINGKAT POLUSI UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Rachmatin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK   Analisis Klaster merupakan analisis pengelompokkan data yang mengelompokkan data berdasarkan informasi yang ditemukan pada data. Tujuan dari analisis klaster adalah agar objek-objek di dalam satu kelompok memiliki kesamaan satu sama lain sedangkan dengan objek-objek yang berbeda kelompok memiliki perbedaan. Analisis klaster dibagi menjadi dua metode yaitu metode hirarki dan metode non-hirarki. Metode hirarki dibagi menjadi dua, yaitu metode agglomerative (pemusatan dan metode divisive (penyebaran. Metode-metode yang termasuk dalam metode agglomerative adalah Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method. Pada artikel ini dibahas metode-metode agglomerative tersebut yang diterapkan pada data tingkat polusi udara. Masing-masing metode tersebut memberikan jumlah klaster yang berbeda.   Kata Kunci : Analisis Klaster, Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method.     ABSTRACT Cluster analysis is an analysis of the data classification based on information found in the data.The objective of cluster analysis is that the objects in the group have in common with each other, while the different objects have different groups. Cluster analysis is divided into two methods : the method of non-hierarchical and hierarchical methods.Hierarchical method is divided into two methods, namely agglomerative methods (concentration and divisive methods (deployment. The methods included in the agglomerative method is Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward 's Method, Method and Median Centroid Method. In this article discussed the agglomerative methods were applied to the data rate of air pollution. Each of these methods provides a different number of clusters.   Keywords: Cluster Analysis , Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward

  17. SIFAT FISIK-KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BAWANG GORENG PALU PADA BERBAGAI FREKUENSI PEMAKAIAN MINYAK GORENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Alam

    2015-02-01

    diulang tiga kali. Frekuensi pemakaian minyak goreng pengaruhnya sangat nyata menurunkan warna, tekstur, kadar air, minyak dan tingkat kesukaan panelis terhadap kerenyahan bawang goreng Palu serta meningkatkan laju oksidasi asam lemak tidak jenuh  pada minyak goreng. Mutu fisik-kimia dan organoleptik bawang goreng Palu secara berturut-turut terbaik diperoleh dari penggorengan menggunakan minyak goreng segar, 1, 2 dan 3 kali pemakaian. Pemakaian minyak goreng > 3 kali, asam lemak bebas telah teroksidasi sehingga kurang layak untuk digunakan jika ditinjau dari aspek daya tahan simpan bawang goreng dan kesehatan. Kata kunci: Bawang goreng, sifat fisik-kimia dan organoleptik, frekuensi pemakaian minyak goreng

  18. UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR AKIBAT PENAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KAHAYAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Heriamariaty

    2012-02-01

    Full Text Available The absence of Public Mining Area and continued use of mercury is responsible for the illegal gold mining and water pollution in Kahayan river. Efforts must be made to avoid and overcome environmental impact by strengthening coordination in central and regional level; empowering local community; and imposing sanction as law enforcement method. Belum adanya Wilayah Pertambangan Rakyat serta penggunaan merkuri mendorong terjadinya penambangan emas tanpa izin dan pencemaran air di Sungai Kahayan. Untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran ini diperlukan koordinasi di tingkat pusat dan daerah; penyuluhan dan pendekatan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, dan teknologi; serta penegakan hukum secara tegas melalui penerapan sanksi.

  19. A pilot study of gaseous pollutants' measurement (NO2, SO2, NH3, HNO3 and O3) in Abidjan, Côte d'Ivoire: contribution to an overview of gaseous pollution in African cities

    Science.gov (United States)

    Bahino, Julien; Yoboué, Véronique; Galy-Lacaux, Corinne; Adon, Marcellin; Akpo, Aristide; Keita, Sékou; Liousse, Cathy; Gardrat, Eric; Chiron, Christelle; Ossohou, Money; Gnamien, Sylvain; Djossou, Julien

    2018-04-01

    This work is part of the DACCIWA FP7 project (Dynamics-Aerosol-Chemistry-Cloud Interactions in West Africa) in the framework of the Work Package 2 Air Pollution and Health. This study aims to characterize urban air pollution levels through the measurement of NO2, SO2, NH3, HNO3 and O3 in Abidjan, the economic capital of Côte d'Ivoire. Measurements of inorganic gaseous pollutants, i.e. NO2, SO2, NH3, HNO3 and O3 were performed in Abidjan during an intensive campaign within the dry season (15 December 2015 to 16 February 2016), using INDAAF (International Network to study Deposition and Atmospheric chemistry in AFrica) passive samplers exposed in duplicate for 2-week periods. Twenty-one sites were selected in the district of Abidjan to be representative of various anthropogenic and natural sources of air pollution in the city. Results from this intensive campaign show that gas concentrations are strongly linked to surrounding pollution sources and show a high spatial variability. Also, NH3, NO2 and O3 gases were present at relatively higher concentrations at all the sites. NH3 average concentrations varied between 9.1 ± 1.7 ppb at a suburban site and 102.1 ± 9.1 ppb at a domestic fires site. NO2 mean concentration varied from 2.7 ± 0.1 ppb at a suburban site to 25.0 ± 1.7 ppb at an industrial site. Moreover, we measured the highest O3 concentration at the two coastal sites of Gonzagueville and Félix-Houphouët-Boigny International Airport located in the southeast of the city, with average concentrations of 19.1 ± 1.7 and 18.8 ± 3.0 ppb, respectively. The SO2 average concentration never exceeded 7.2 ± 1.2 ppb over all the sites, with 71.5 % of the sampling sites showing concentrations ranging between 0.4 and 1.9 ppb. The HNO3 average concentration ranged between 0.2 and 1.4 ppb. All these results were combined with meteorological parameters to provide the first mapping of gaseous pollutants on the scale of the district of Abidjan using geostatistical analysis

  20. TINGKAT KERUSAKAN LINGKUNGAN DI DATARAN TINGGI DIENG SEBAGAI DATABASE GUNA UPAYA KONSERVASI (The Level of Environmental Damage in Dieng Plateau for Database to Conservation Action

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ngabekti

    2007-07-01

    Full Text Available ABSTRAK  Penebangan hutan secara liar guna memperluas area tanaman kentang di wilayah Dieng, berakibat menurunnya tingkat keanekaragaman hayati. Berdasarkan hasil penilaian oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah (2001, hanya ditemukan kurang dari 50 jenis tumbuhan per hektar, sehingga dikategorikan sebagai kawasan miskin jenis tumbuhan dan perlu dilakukan upaya untuk mengatasi kerusakan lingkungan di dataran tinggi Dieng melalui konservasi lingkungan. Agar konservasi lingkungan berhasil, perlu adanya database kondisi lingkungan sehingga diperoleh cara konservasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan di dataran tinggi Dieng sebagai database guna upaya konservasi. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi secara langsung di lokasi penelitian melalui pengamatan, pengukuran, pemetaan, dan wawancara dengan petani dan aparat terkait. variabel yang akan diukur adalah tingkat kerusakan fisik lahan, kerusakan biologis lingkungan, dan aspek demografi, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik, tingkat kerusakan lahan pertanian semakin parah, sehingga menurunkan produksi kentang di daerah ini. Secara biologis, tingkat keanekaragaman jenis tanaman liar berkisar antara 0,81 – 0,98, dan termasuk kategori rendah. Dari aspek perilaku penduduk dalam upaya konservasi, belum menunjukkan hasil, karena areal tanaman kentang menjadi semakin luas akibat penebangan hutan konservasi. Tingkat kerusakan lingkungan di daataran tinggi Dieng semakin parah, sehingga dapat menurunkan produksi kentang. Saran yang dapat disampaikan adalah perlunya dilakukan upaya pengelolaan dan konservasi kawasan Dataran Tinggi Dieng. Oleh karena kondisi geografisnya, pola usaha pertanian yang dilakukan di Dieng harus diikuti dengan kajian konservasi lahan, perlunya dicari tanaman pengganti kentang yang dapat mencegah terjadinya erosi.   ABSTRACT  Wild deforestation to expand potato cultivation

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KOLEKTIBILITAS PEMBIAYAAN SEKTOR UMKM (STUDI KASUS : BANK SYARIAH XYZ KANTOR CABANG JAKARTA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Yogi Arieffiandi

    2016-09-01

    Full Text Available The objectives of this study are to analyze the factors that affect the financing collectability in XYZ Sharia Bank branch office in West Jakarta, to formulate and recommend a strategic planning of the bank to reduce the level of Non-Performing Loans (NPF in the future. Logistic regression and SWOT matrix were utilized as the methods of this study. Thus, the results showed that the factors influencing the financing collectability of XYZ Sharia Bank customers are financing agreement types, margin/profit sharing equivalent rate, economic sectors, and value of the company Altman Z-Score. From the analyses of both external and internal factors, it reveals that strategic factors are identified to reduce the value of NPF in XYZ Sharia Bank West Jakarta i.e. by performing defensive actions. The assessment results of the strategy in XYZ Islamic Bank, West Jakarta, in terms of SWOT in tightening the cost analysis of SME sector, are as follow: carrying out the process of cost analysis more carefully and thoroughly, and conducting HR personnel training, or sharing with other branches in the neighboring areas, anticipating over assessment by adopting an independent assessor, performing more detailed screening in doing financing disbursement, and maximizing the existing internal regulations related to the financing facility.Keywords: Collectable financing, logistic regression, SWOT, Altman Z-Score, SMEABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kolektibilitas pembiayaan pada Bank Syariah XYZ kantor cabang Jakarta Barat dan merumuskan dan merekomendasikan perencanaan strategis Bank Syariah XYZ dalam rangka menekan tingkat Non Performing Loans (NPF di masa yang akan datang. Metode penelitian ini menggunakan regresi logistik dan matriks SWOT. Hasil dari penelitian ini diperoleh faktor-faktor yang memengaruhi kolektibilitas pembiayaan oleh nasabah Bank Syariah XYZ adalah Jenis akad pembiayaan, tingkat equivalent

  2. Profil Tingkat Penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hera Deswita

    2017-03-01

    Full Text Available Salah satu modal menjadi guru yang profesional adalah menguasai keterampilan dasar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasan keterampilan dasar mengajar mahasiswa pendidikan matematika Universitas pasir pengaraian pada praktek micro teaching. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yaitu mengungkapkan fakta yang terjadi tanpa ada manipulasi variabel atau menciptakan kondisi tertentu. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika yang mengambil mata kuliah micro teaching pada tahun akademik 2015/2016 sebanyak 23 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan observasi. Instrument penelitian adalah angket yang telah divalidasi oleh pakar yaitu dosen pengampu micro teaching. Analisis data menggunakan teknik deskriptif untuk menggambarkan tingkat penguasaan keterampilan dasar mengajar mahasiswa berdasarkan tabel kecenderungan dengan kriteria yang telah ditentukan. Melalui Penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan membimbing diskusi berada pada kategori sangat terampil. Keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, keterampilan memberi penguatan dan keterampilan membuat variasi dalam pembelajaran berada pada kategori terampil. Keterampilan mengelola kelas berada pada kategori cukup terampil sedangkan keterampilan membuka dan menutup pembelajaran termasuk ke dalam kriteria tidak terampil. Kata Kunci: keterampilan dasar mengajar, micro teaching, ex post facto One of basic skills to be a professional teacher is how to be a master in basic teaching skill. This research aimed to have valid information about basic teaching skill of Educational Mathematics Study Program at University of Pasir Pengaraian by practicing it in micro teaching subject. This is description quantitative research by using ex post facto method that revelaled the fact in the field without any manipulation of variable or making a good condition. The subject of this

  3. Pengaruh Dimensi E – Servqual, Satisfaction dan Trust terhadap Loyalitas Pengguna Layanan E-Commerce Indonesia (Studi Kasus : Pengguna Layanan E-commerce di Pulau Jawa)

    OpenAIRE

    Hasanudin, Mochammad; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto

    2017-01-01

    Besarnya peluang dalam dunia e-commerce di Indonesia harus disikapi dengan bijak oleh para pengelola e-commerce yang ada. Menurut data penelitian APJII, tingkat penggunaan layanan e-commerce di Indonesia masih rendah. Rendahnya tingkat pengguna layanan e-commerce ini di indikasikan karena adanya ketidakpuasan pengguna dan adanya persepsi akan buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola e-commerce selain itu juga adanya ketakutan pengguna akan tingginya angka kriminal mengenai tr...

  4. USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Levi

    2017-10-01

    Full Text Available PT Prima Utama Mitra Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan box karoseri. Proses produksinya banyak menggunakan alat atau mesin yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Data perusahaan menunjukkan terdapat 73 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 107 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2014. Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan perbaikan guna menghindari terjadinya kerugian. Dalam penelitian ini digunakan metode Job Safety Analysis (JSA dengan pendekatan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Berdasarkan tahapan JSA, terdapat 86 jenis kecelakaan kerja dan diperoleh 5 pekerjaan kritis untuk dianalisis menggunakan metode FMEA. Setelah dilakukan perhitungan RPN, didapatkan 3 pekerjaan dengan tingkat kecelakaan paling tinggi, yaitu pekerjaan menggunakan mesin saw blade, pekerjaan menggunakan mesin las dan pekerjaan menggunakan mesin bor. Selanjutnya, pekerjaan tersebut diberi rekomendasi perbaikan berupa penyusunan Instruksi Kerja (IK. IK berisi langkah dasar pekerjaan, potensi bahaya, serta tata cara kerja yang benar. Selain menyusun IK, tingkat disiplin kerja juga perlu diperhatikan untuk membuktikan penyebab pasti kecelakaan kerja. Tingkat disiplin kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan dan kemampuan, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan kemanusiaan. Selain faktor-faktor tersebut, tingkat disiplin kerja dapat dibentuk melalui 2 cara, yaitu dengan disiplin preventif dan disiplin korektif.

  5. Diurnal variations in H2O2, O3, PAN, HNO3 and aldehyde concentrations and NO/NO2 ratios at Rishiri Island, Japan: Potential influence from iodine chemistry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kanaya, Yugo; Tanimoto, Hiroshi; Matsumoto, Jun; Furutani, Hiroshi; Hashimoto, Shigeru; Komazaki, Yuichi; Tanaka, Shigeru; Yokouchi, Yoko; Kato, Shungo; Kajii, Yoshizumi; Akimoto, Hajime

    2007-01-01

    The presence of iodine chemistry, hypothesized due to the overprediction of HO 2 levels by a photochemical box model at Rishiri Island in June 2000, was quantitatively tested against the observed NO/NO 2 ratios and the net production rates of ozone. The observed NO/NO 2 ratios were reproduced reasonably well by considering the conversion of NO to NO 2 by IO, whose amount was calculated so as to reproduce the observed HO 2 levels. However, the net production rates of ozone were calculated to be negative when such high mixing ratios of IO were considered, which was inconsistent with the observed buildup of ozone during daytime. These results suggest that iodine chemistry may not be the sole mechanism for the reduced mixing ratios of HO 2 , or that 'hot spots' for iodine chemistry were present. Diurnal variations in the mixing ratios of HCHO, CH 3 CHO, peroxy acetyl nitrate (PAN) and HNO 3 observed during the study are presented along with the simulated ones. The box model simulations suggest that the effect of iodine chemistry on these concentrations is small and that important sources of CH 3 CHO and sinks of PAN are probably missing from our current understanding of the tropospheric chemistry mechanism

  6. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN AKTA KELAHIRAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PELALAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denny Astrie Anggraini

    2016-10-01

    Full Text Available Kepuasan masyarakat merupakan hal yang penting dilakukan oleh pemberi pelayanan publik salah satunya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil Kabupaten Pelalawan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variabel yang mempengaruhi kualitas pelayanan, mengukur tingkat kualitas layanan yang diberikan saat ini dan memberikan rekomendasi tindakan perbaikan dalam pembuatan Akta Kelahiran. Pendekatan yang digunakan yaitu dengan menggunakan Six Sigma. Pada tahap define dilakukan penyebaran kuesioner terbuka, diperoleh 17 variabel yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Selanjutnya dirancang dan disebar kuesioner tertutup. Setelah dinyatakan Valid dan Reliabel maka penyebaran kuesioner sebenarnya dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan yang dirasakan masyarakat saat ini. Pada tahap Measure dilakukan pengukuran kondisi saa tini dengan melihat tingkat sigma dan menggunakan diagram IS. Terdapat 8 variabel berada pada kuadran Attention dan 9 variabel berada pada kuadran Bravo.Variabel yang berada pada kuadran Attention dicari akar penyebab masalah yang umumnya disebabkan oleh faktor SDM. Pada tahap Analyze digunakan metode 5W-1H. Tahap Improve diketahui elemen-elemen yang terkait dalam pelayanan pembuatan Akta Kelahiran yaitu pimpinan, staf dan masyarakat. Kemudian SOP dibakukan dan dioptimalkan pelaksanaanya. Pada tahap Control dilakukan pengawasan pada setiap proses agar sesuai dengan SOP yang sudah dibakukan.

  7. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  8. RADIKALISME DI INDONESIA: Antara Historisitas dan Antropisitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Asrori

    2017-02-01

    Full Text Available Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.

  9. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBANTUAN INTERNET DI SMK SE-KOTA YOGYAKARTA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganggang Canggi Arnanto

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keefektifan pembelajaran berbantuan internet di sekolah menengah kejuruan (SMK Se-Kota  Yogyakarta. Sekolah-sekolah tersebut dipilih yang memiliki kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ dan sudah melaksanakan pembelajaran berbantuan internet sebagai persiapan untuk menyambut Asian Community 2015 pada kerjasama Promoting Information and Comunication Technology (ICT, sehingga perlu diketahui sejauh mana keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto. Variabel penelitiannya adalah penguasaan strategi pembelajaran guru, sikap siswa, kualifikasi guru, dan kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan seluruh guru yang mengajar kelas 2 kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket untuk guru dan siswa, dan lembar observasi untuk kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa penguasaan strategi pembelajaran guru berada pada kategori baik (rerata 150,52 dengan tingkat kecendrungan sebesar 53,29% belum memenuhi standar yang telah ditetapkan pada kategori pembelajaran yang efektif, dan sikap siswa berada pada kategori baik (rerata 62,95 dengan tingkat kecendrungan sebesar 54,31%. Secara keseluruhan pembelajaran berbantuan internet di SMK Se-Kota Yogyakarta sudah efektif, meskipun penguasaan strategi pembelajaran guru perlu ditingkatkan dengan mengikutsertakan mereka pada pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan pembelajaran berbantuan internet.Kata kunci: keefektifan pembelajaran, sekolah menengah kejuruan, teknik komputer dan jaringan

  10. Sistem Klasifikasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Dwi Santoso

    2017-06-01

    Full Text Available Kepribadian merupakan gambaran tingkah laku dari individu. Penerimaan teman sebaya merupakan penilaian individu bahwa dirinya diterima, didengar, diperhatikan, dihargai, serta dapat merasa aman dan nyaman saat bersama dengan teman-teman dengan umur yang sama. Kepribadian dan penerimaan teman sebaya penting untuk diketahui agar dapat mengenal potensi diri. Tes kepribadian merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mengklasifikasikan kepribadian seseorang ke tipe kepribadian tertentu. Jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi sebuah pola berdasarkan permasalahan tertentu seperti halnya dalam mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang ke dalam beberapa tipe yaitu introvert diterima, introvert ditolak, ekstrovert diterima dan ekstrovert ditolak berdasarkan sejumlah set pertanyaan yang menjadi alat ukur dalam penentuan kepribadian. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation menghasilkan arsitektur Backpropagation terbaik untuk klasifikasi kepribadian dan penerimaan teman sebaya pada saat menggunakan 1 hidden layer dengan 7 neuron, 10000 epoch, nilai target error 0.01 dan laju pembelajaran 0.1. Hasil eksperimen jaringan syaraf tiruan Backpropagation pada sistem ini menghasilkan rata-rata tingkat akurasi 98.75% dan tingkat error 1.25%.

  11. Pola dan Prilaku Konsumsi Masyarakat Muslim di Provinsi Jambi (Telaah Berdasarkan Tingkat Pendapatan dan Keimanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amri Amir

    2017-04-01

    Full Text Available This research aims to: 1 determine the characteristics and patterns of consumption of the Muslim community in Jambi Province is based on the type of work, education, income and the level of Iman; 2 relationship between type of work, education, income and level of Iman towards food consumption and for religious.The data used are primary data. The number of samples as 150 Muslim households by the "purposive random sampling", taking into account the allocation of the sample based on the status and social organization that followed. Data analysis using cross table and Chi-Square test. The results of this research: 1 The proportion of food consumption Muslim community for food at 43.48%, while for non-food needs reached 56.52%. 2. The proportion of spending on religious amounted to 28.08% of non-food expenditure, or 15.87% of the total expenditure. 3 There is a close link between type of work, education, income and level of religiosity with food and non food expenditure. The higher the education, income and Iman, then the food expenditure is lower. 4. The link between this type of work, education, income and the level of Iman related closely with the expenses of the religious. The higher the level of education, income and Iman, then the expenditure for the religious tend to be higher.

  12. ANALISIS DAN PROFIL TINGKAT KEBUGARAN MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN DAN INDUSTRI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herianto dan Chusla Rosdiana Dewi

    2012-12-01

    Full Text Available Aerobic fitness can be used as a health indicator. The purpose of this study is to investigate the effect of Body Mass Index,gender, and physical activity on the aerobic fitness. Twenty females and 27 males students in range of 20 ± 1.2 yearsold, height 164 ± 8.95 cm, and weight 58.23 ± 9.5 kg that meet inclusion criteria were used as subject that measuredin Ergonomics Laboratory Gadjah Mada University within room temperature 25-26oC and 40-50% in humidity.Four methods of indirect measurement (VO2max as an output is used to measure aerobic fitness: nonexercise skinfoldmeasurements and Body Mass Index, Astrand bicycle, treadmill, and the fitness index Harvard Step Test performed ondifferent days. The results showed that gender (rs = 0.838 on the nonexercise BMI and BMI (rs = -0.677 on the Astrandmethod effect on aerobic fitness. The average value of VO2max (ml.kg-1.min in-1 is achieved from each method. Formale, Astrand bicycle = 53.24 ± 7.82, treadmill = 38.43 ± 9, 05, BMI = 44.85 ± 3.45, 42.49 ± 3.38 = skinfold. Forwomen, Astrand bicycle = 47.86 ± 8.59, ± 5.73 treadmill = 34.1, BMI = 34.25 ± 2.46, 34.63 ± 2.51 = skinfold.

  13. Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar USD/Rupiah, Dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indek Harga Saham Gabungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Senen Machmud

    2013-04-01

    Full Text Available This study was conducted to analyze the effect of variable inflation rates, exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate on JCI. Research hypothesis: 1.Variabel inflation rate (X1, affect the JCI, 2.Variabel exchange rate of USD / IDR (X2 effect on JCI, 3.Variabel SBI rate (X3 influence the JCI, 4.Variabel inflation (X1, the exchange rate of USD / IDR (X2 and SBI interest rate (X3, simultaneously affect the JCI. The data were analyzed secondary data, time series with the period April 2007 to March 2009. Data collection was obtained by downloading the http://www.idx.co.id/ site, to obtain monthly JCI, and http: // www.bi.go.id/web/id/, to obtain data on inflation, the data exchange rate of USD / IDR and SBI rate. Data processing is intended to measure the relationship of causality (cause-effect, the independent variable or the independent variable, the dependent variable or dependent variable. Appropriate analytical tools for this purpose is a multiple regression analysis. Media processing of data to test the hypothesis of this study using SPSS (Statistical Product and Service Solutions. Regression analysis, concluded that together (simultaneously, all three variables, namely the rate of inflation, exchange rate USD / IDR and rate of SBI rates significantly affect the JCI. In partial significance test variable inflation rate does not affect the JCI, while the variable exchange rate of USD / IDR and SBI interest rate showed significant results with a coefficient of 0.18 and 3.29. Recommendations that can be given is, the investor community should be more selective in choosing stocks that want to have. Macroeconomic variables should be examined carefully in conjunction with the JCI, primarily SBI interest rate, given the impact that a significant and dominant with coefficient of 3.29%. The Government as Regulator, then monetary policy can be taken is to control inflation by targeting low inflation, stabilize the SBI interest rate and stabilize the rupiah exchange rate against the US dollar, given the changes in these variables affect the JCI. Control variables SBI certainly should be preferred for the formulation of monetary policy, given the variables have a significant effect as well as dominant against JCI.

  14. Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonas Boky

    2016-09-01

    Full Text Available Bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray telah berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pelayanan kepada mahasiswa sebagai konsumennya. Namun tidak dapat dipungkiri lagi bahwa selalu saja ada kekurangan dalam pelayanannya sehingga menimbulkan ketidakpuasan dari mahasiswa sebagai pelanggannya. Kenyataannya, kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademik berbeda-beda. Oleh karena itu tujuan penulisan ini adalah Pertama, untuk menjelaskan sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa S1 terhadap pelayanan bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow. Kedua, menjelaskan bagaimana bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Strategi untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap layanan Akademik STFT Jaffray Makassar adalah perlunya melaksanakan hal-hal yang menjadi prioritas utama, seperti: pelayanan akademik mampu bertindak cepat atas setiap keluhan mahasiswa, adanya evaluasi di bidang akademik sendiri secara rutin untuk melihat sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa itu tercapai, sistem komputerisasi akademik yang sudah berjalan baik walaupun dinilai oleh mahasiswa masih perlu peningkatan lagi. Hal-hal yang harus dipertahankan oleh bidang akademik STFT Jaffray Makassar adalah pihak kampus harus terus memberikan keamanan dan kenyamanan kepada mahasiswa, memberikan bimbingan akademik maupun konseling bagi mahasiswa yang mengalami kendala.The academic department of Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray has striven to minister to students as consumers, the fact is, contentment differs among students toward the service given by academics. Because of this, the purpose of this writing is as follows: First, to explain how high the level of contentment is among bachelor level students towards the services of the department of academics of Sekolah Tinggi Theologia Jaffray based on Maslow’s hierarchy of needs. Second, to explain how the academic

  15. HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI PANGAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Avliya Quratul Marjan

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze relationship between food consumption and physical activity with incidence of osteoporosis in elderly at nursing home in Bogor. The design of this study was cross sectional. Subjects were taken purposively with certain criteria and the number of subjects obtained were 37 elderly. Results showed that the adequacy level of energy and protein were normal, phosphor was in adequate category and calcium was in deficient category. There was no significant relationship between nutritional status, the adequacy level of energy, protein and phosphor with risk of osteoporosis (p>0.05. However, there was a significant relationship between the adequacy level of calcium and physical activity level with risk of osteoporosis (p<0.05. The deficit adequacy level of calcium and physical activity was a risk factor for the risk of osteoporosis.Keywords: elderly, food consumption, osteoporosis, physical activityABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi pangan dan aktivitas fisik dengan kejadian osteoporosis pada lansia di Panti Werdha Bogor. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Subjek diambil secara purposive dengan kriteria tertentu dan jumlah subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 37 orang lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan energi dan protein adalah normal, fosfor pada kategori cukup dan kalsium diklasifikasikan pada kategori kurang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, tingkat kecukupan energi, protein, dan fosfor dengan kejadian osteoporosis (p>0.05. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan kalsium dan aktivitas fisik dengan kejadian osteoporosis (p<0.05. Tingkat kecukupan kalsium dan tingkat aktivitas fisik yang kurang merupakan faktor risiko terhadap kejadian osteoporosis.Kata kunci: aktivitas fisik, lansia, osteoporosis, pola konsumsi pangan

  16. ANALISIS HASIL PENILAIAN DIAGNOSTIK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PMRI BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriadi Sukriadi

    2015-03-01

    Full Text Available Keterampilan berpikir kreatif siswa tergolong rendah diindikasikan dari kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi bagaimana pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis serta keefektifan pembelajaran PMRI materi Kubus dan Balok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Method model Concurrent Embedded Strategy. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pembelajaran PMRI pada materi kubus dan balok kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pengambilan data dengan melakukan tes diagnostik kemampuan berpikir kritis matematis pada tiap sampel. Untuk memperdalam hasil penelitian dilakukan wawancara pada tiap tingkat kecerdasan emosional. Hasilkeefektifan pembelajaran dilihat dari aspek ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis matematis siswa yakni tuntas ≥75% dengan nilai zhitung=1,9265>ztabel=1,645artinyaproporsi siswa yang mendapat nilai KBKM lebih dari atau sama dengan KKM=70 telah melampaui 75%, uji beda rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah thitung = 8,81>ttabel= 1,671artinya rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran PMRI lebih dari rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran lain. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berbanding lurus dengan kecerdasan emosionalnya. Terdapat pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis yaitu memiliki kekurangan aspek tertentu dalam setiap tingkatan kecerdasan emosional.The low state of creative thinking skills of students is indicated on students' ability to think critically low. This study aimed to obtain a description of how the pattern of the relationship between emotional intelligence and critical thinking skills as well as the effectiveness of cubes and beams subjects in mathematical in PMRI Learning. The method in this study is a Mix Method of

  17. ANALISIS FUNDAMENTAL MAKRO DAN INTEGRASI PASAR SAHAM DUNIA DENGAN BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Gede Sri Artini

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara harga saham dengan kinerja ekonomi makro, dan penelitian mengenai integrasi Pasar Modal internasional.Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini dibatasi pada pertumbuhan PDB, tingkat suku bunga SBI dan nilai Kurs dolar Amerika terhadap Rupiah dan Indeks saham digunakan adalah Indeks Dow Jones, Indeks Saham Australia, Indeks Shanghai dan Indeks Singapura. Data dikumpulkan dari tahun 2011 sampai tahun 2015 secara bulanan dengan teknik analisis regresi linier dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS

  18. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia, sehingga dapat diatasi dengan penyediaan pangan asal pertanian dan peternakan sesuai kebutuhan. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan yang diarahkan pada peningkatan produksi pangan asal daging sapi dan tanamanm pangan beras. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkanmenjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya.Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas. Dalam pencapaian swasembada pangan perlu difokuskan pada terwujudnya ketahanan pangan dan pengembangan teknologi pangan, diharapkan mampu memfasilitasi program pasca panen dan pengolahan hasil pertanian, secara efektif, serta mendukung kebijakan pemerintah, lebih memperhatikan masalah ketahanan pangan yang ada di Indonesia.

  19. SIMULASI PRODUKSI DAN ASPEK FINANSIAL KEBUN HUTAN (MUNAAN GENERASI KEDUA DI KABUPATEN KUTAI BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marten Apuy

    2014-11-01

    Full Text Available Pelaksanaan penelitian pada kebun hutan (munaan di Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur Indonesia bertujuan untuk (1 mengetahui simulasi produksi dan  besarnya  pendapatan jenis-jenis tanaman kebun hutan (munaan generasi kedua oleh rakyat; (2 mengetahui tingkat kelayakan finansial pengusahaan kebun hutan (munaan muda oleh rakyat. Objek penelitianya adalah petani atau masyarakat yang mengusahakan kebun hutan generasi kedua oleh rakyat dengan komoditi tanaman yang akan diteliti adalah tanaman durian, rambutan, cempedak, langsat, meranti dan kapur. Adapun plot penelitian di lakukan pada 5 kampung/desa di Kecamatan Barong Tongkok dengan masing-masing plot berukuran 20 x 20 m. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan rumus volume, riap, basal area untuk menghitung pohon meranti dan kapur, produksi buah-buahan dengan cara menimbang berat buah-buahan tersebut, sedangkan hubungan antar variabel dengan menggunakan persamaan regresi polynomial dengan melihat nilai koefisien regresi determinasi (R2; analisis kelayakan finansial menggunakan yaitu Pay Back Periode (PP, Net Present Value (NPV, Net B/C ratio dan IRR. Besarnya tingkat pendapatan pada masing-masing jenis buah durian, rambutan, langsat dan cempedak berbeda-beda tergantung besarnya produksi buah dan harga jualnya. Sedangkan besarnya total pendapatan pengusahaan kapur dan meranti tergantung total volume kayu sesuai dengan diameter dan basal areanya  dan dikalikan dengan harga kayu itu sendiri. Kebun hutan (munaan oleh rakyat sangat layak untuk diusahakan dengan nilai Pay Back Periode, Net Present Value (NPV dan Net B/C pada tingkat diskon faktor 5% berturut-turut sebesar 19,8 tahun; Rp.21.340.000,- dan 1,40 serta IRR sebesar 6,8%.

  20. ANEMI GIZI DAN KEKUATAN JASMANI PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Karyadi

    2012-11-01

    Full Text Available Pada tahun 1972 dilakukan penelitian gizi dan kesehatan terhadap 571 pekerja pada tiga proyek pembangunan di Jawa. Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui apakah tingkat gizi dan kesehatan yang rendah, pengaruhnya nyata terhadap kekuatan jasmani para pekerja. Selanjutnya cara mana yang sebaiknya diambil untuk meningkatkan itu.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya banyak penyakit infeksi di kalangan pekerja tersebut. Makanan sehari-hari mereka kekurangan berbagai zat gizi, dan tercermin dalam beberapa gejala defisiensi. Prevalensi anemi kurang zat besi dan infestasi cacing tambang amat mencolok. Kekuatan jasmani yang diukur dengan Harvard Step Test pekerja yang anemi ternyata lebih rendah daripada yang tidak anemi.Sebagai tindakan lanjut, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian zat besi terhadap peningkatan kekuatan jasmani dan kemampuan kerja para pekerja pembangunan tersebut.

  1. Perbandingan Susu Kambing dan Susu Kedelai dalam Pembuatan Kefir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Rossi

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio terbaik susu kambing dengan susu kedelai untuk menghasilkan kualitas kefir tertinggi. Rancangan Acak Lengkap (RAL digunakan dalam penelitian ini dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuannya adalah MS1 (susu kambing 100: susu kedelai 0, MS2 (susu kambing 75: susu kedelai 25, MS3 (susu kambing 50: susu kedelai 50, MS4 (susu kambing 25: susu kedelai 75, dan MS5 (susu kambing 0: susu kedelai 100. Parameter yang diamati adalah tingkat keasaman (pH, total bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio susu kambing dan susu kedelai berpengaruh nyata (P <0,05 terhadap pH, jumlah bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini adalah MS2.

  2. PEMBERIAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS BREVIS DAN PREBIOTIK OLIGOSAKARIDA PADA BENIH PATIN SIAM (Pangasionodon hypophthalmus YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuke Eliyani

    2013-08-01

    Lactobacillus brevis, prebiotik oligosakarida dan sinbiotiknya terhadap jumlah bakteri Lactobacillus sp. dan total bakteri dalam usus, total eritrosit, total leukosit, diferensial leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, tingkat pertumbuhan, serta FCR benih ikan patin siam yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Hasil uji karakteristik menunjukkan bahwa jenis probiotik dan patogen adalah Lactobacillus sp. dan Aeromonas hydrophila. Pada uji in vivo digunakan lima perlakuan yang terdiri atas K(+, K(-, probiotik (pro, prebiotik (pre serta sinbiotik (sin. Bakteri Lactobacillus sp. ditemukan di usus pada perlakuan probiotik dan sinbiotik dengan kisaran jumlah sekitar 101 sampai 106 (CFU/g. Total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik berbeda nyata (P<0,05 dengan kontrol pada beberapa waktu pengamatan. Tingkat sintasan terendah diperoleh pada perlakuan K(+ sebesar 43,33±11,55; sedangkan empat perlakuan lainnya memperoleh nilai 100%. Tingkat pertumbuhan harian berbeda nyata antar perlakuan, nilai terbaik dicapai pada perlakuan pemberian sinbiotik sebesar 3,370±0,14. Nilai FCR perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik menunjukkan beda nyata dengan kontrol. Perlakuan sin, pre, pro memberikan nilai yang lebih baik pada total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, pertumbuhan, dan FCR dibandingkan kontrol.

  3. Hubungan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE dengan Kelulusan OSCE pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinda Putri Amir

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakKecemasan adalah normal terjadi dalam kehidupan, namun kecemasan dapat menjadi abnormal jika respons terhadap stimulus berlebihan. Pada mahasiswa, kecemasan berpengaruh terhadap proses pendidikan. OSCE merupakan salah satu bagian dari ujian komprehensif yang menguji keterampilan medis mahasiswa yang akan memasuki kepaniteraan klinik. Ujian ini hampir sama dengan ujian skills lab, tapi materi ujian lebih banyak dan setting ujian juga berbeda sehingga situasi tersebut menimbulkan kecemasan pada mahasiswa menjelang OSCE. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 34 orang. Data diperoleh melalui wawancara kepada peserta OSCE menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A dan Bagian Akademik FK Unand yang selanjutnya dianalisis melalui uji korelasi Gamma dan Somers’d. Hasil penelitian ini didapatkan nilai koefisien korelasi (r sebesar -0,106 dan nilai signifikansi p>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand.Kata kunci: kecemasan, ujian, OSCE, HRS-A AbstractAnxiety normally occurs in life, but anxiety can become abnormal if the response to the stimulus is excessive. In student, anxiety affects the educational process. OSCE is a part of comprehensive exam that examine medical skills of the students who will enter their clinical stage. Although this exam is similiar like skills lab exam but the matters of exam is more complex and the setting of exam is different too, so these situations cause anxiety in students toward OSCE. The objective of this study was to determine the correlation between anxiety level in facing OSCE to students’ graduation of OSCE in Faculty of Medicine Andalas University. This study was a

  4. Hubungan antara Hasil Penilaian Kinerja Guru dengan Kompetensi Guru PAI Tingkat SLTP/MTs di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Yahya Ashari

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian lapangan tentang hubungan antara hasil penilaian kinerja guru dengan kompetensi guru PAI tingkat SLTP/MTs di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan atau tidak antara kedua variabel tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan uji analisis statistik korelasi product moment. Dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu hasil penilaian kinerja guru (variabel X dan kompetensi guru PAI (variabel Y. Adapun data penelitian diperoleh dari dokumentasi data , interview dan penyebaran angket dengan bentuk tertutup. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa variabel X tergolong baik, dengan hasil perhitungan sebesar 79 %. Sedangkan untuk variabel Y juga tergolong baik, dengan perolehan prosentase sebesar 85%. Dari hasil analisis statistik korelasi product moment didapatkan hasil rxy=0,98 untuk taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=24, maka r tabel=0,40. Dari hasil tersebut didapatkan data bahwa r hitung lebih besar dari r tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja guru dengan kompetensi guru PAI tingkat SLTP/MTs di pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. || It’s field research that discusses the connection between teacher performance appraisal results and the competence of PAI (Islamic lessons teachers in MTs (junior high school located in Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. The purpose of this study was to determine the existence of a connection between two variables. This quantitative research uses statistical analysis on product moment correlation test. This research consisted of two variables, namely the assessment of teacher performance (variable X and the competence of PAI teachers (variable Y. The data obtained from documentation, interviews and questionnaires with a closed form. The results of this research is

  5. Perbandingan Viabilitas Oosit Pascavitrifikasi pada Dua Tingkat Konsentrasi Sukrosa yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Widyastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Vitrifikasi merupakan suatu teknik kriopreservasi tanpa disertai pembentukan kristal es, baik intraseluler maupun ekstraseluler. Tingkat keberhasilan vitrifikasi sangat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi krioprotektan yang digunakan. Sukrosa merupakan krioprotektan ekstraseluler yang mempunyai peranan dalam menjaga kestabilan membran sel pada saat proses dehidrasi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji efek penambahan sukrosa dalam dua level konsentrasi yang berbeda pada morfologi dan persentase hidup oosit pascavitrifikasi dengan menggunakan oosit domba yang telah dimatangkan secara in vitro sebagai model. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Riset dan Bioteknologi, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran periode September 2016–Desember 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua kelompok perlakuan, yaitu penambahan 0,5 M sukrosa atau 0,65 M sukrosa pada media vitrifikasi. Parameter yang diamati adalah persentase oosit hidup dan morfologi oosit yang mati pascavitrifikasi-pencairan kembali. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase oosit hidup pascavitrifikasi meningkat 20% setelah penambahan sukrosa 0,65M. Fraktur zona pelusida merupakan kerusakan morfologi yang banyak ditemukan pada oosit yang divitrifikasi dengan penambahan 0,5 M sukrosa dalam larutan vitrifikasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan sukrosa 0,65 M sebagai krioprotektan ekstraseluler meningkatkan peluang hidup oosit setelah proses vitrifikasi.  Kata kunci: Krioprotektan, morfologi oosit, sukrosa, vitrifikasi Comparison of Oocyte Viability after Vitrification with Two Different Sucrose Concentration Level Vitrification is a cryopreservation technique without the formation of ice crystals, both intracellular and extracellular. The success of vitrification depends on the type and concentration of cryoprotectants.  Sucrose is one of the extracellular cryoprotectants that play a role in maintaining cell membrane during

  6. PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN COFFEE TOFFEE DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    PASSAWUNG, ALIQUE LA

    2014-01-01

    2014 Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Tingkat Kunjungan Coffee Toffee Di Makassar The Effect of Social Media Marketing on Rate of The Visit Coffee Toffee at Makassar Alique La Passawung Abd.Rahman Kadir Mukhtar Penelitian ini membahas pengaruh social media marketing terhadap tingkat kunjungan Coffee Toffee di Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. ...

  7. Pengaruh Cara Kematian Ikan Dan Tahapan Penurunan Kondisi Kesegaran Ikan Terhadap Kualitas Pasta Ikan Gurami (Osphronemous Gouramy)

    OpenAIRE

    Nugroho, Danuar Adi; Darmanto, YS; Romadhon, -

    2014-01-01

    Cara kematian ikan dapat mempengaruhi kualitas produk olahannya sehingga diperlukan bahan baku dengan tingkat kesegaran tertentu untuk menghasilkan bahan baku produk olahan yang baik. Salah satu produk olahan tersebut adalah pasta ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh cara kematian dan penurunan kesegaran ikan yang berbeda terhadap kualitas pasta ikan gurami (Osphronemus gouramy). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian utama adalah eksperimental laboratories ...

  8. Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Menggunakan Hak Suara pada Pemilu Legislatif 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Bayu Dwi Cahyo

    2015-06-01

    Full Text Available Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, merupakan salah satu parameter dari kemajuan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum tahun 2014 dengan mengambil studi kasus di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Menggunakan Hak Suara dalam Pemilu Legislatif 2014 di Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan meningkat di bandingkan pada Pemilu Legislatif 2009, dari 67% menjadi 69%. Dalam memilih suatu Parpol masyarakat memilih bukan karena fanatik pada suatu Parpol, akan tetapi karena melihat dari prestasi dan kinerja dari tokoh-tokoh atau anggota yang berada pada suatu Parpol. Tingginya masyarakat urban di Kecamatan Godong juga menjadi penyebab tingginya angka golput. Golput Merupakan hak asasi manusia, tetapi jika masyarakat tidak dapat memilih karena tidak terdatar sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap merupakan suatu pelanggaran HAM, karena telah menghilangkan hak politik sebagai warga Negara yang berhak untuk memilihSimpulan dari penelitian ini adalah tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suara dalam Pemilu Legislatif 2014 di Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan sedikit meningkat jika dibandingkan dengan Pemilu Legislatif 2009. People participation in the generale election is a parameter of the democracy development. This research is intended to analyze the people participation in the 2014 election by taking case in the Godong subdistrict, Grobogan Regency, Central Jawva. The results showed that the rate of Public Participation in the Use of Voting Rights in the 2014 legislative elections in District Godong Grobogan this time slightly increased in comparison to the legislative elections in 2009, from 67% to 69%. In choosing a political party because the people chose not fanatical on a political party, but as seen from the achievements and performance of the leaders or members who are in a political party. The

  9. Vermikompos Sampah Kebun dengan Menggunakan Cacing Tanah Eudrilus eugeneae dan Eisenia fetida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Etik Rahmawati

    2016-04-01

    Full Text Available Durasi yang panjang diperlukan dalam pengomposan konvensional sampah organik yang memerlukan waktu selama 2-3 bulan. Pengurangan waktu pengomposan dapat dilakukan dengan digunakannya cacing sebagai dekomposer. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat degradasi sampah kebun menggunakan proses vermikomposting dan menentukan pengaruh jenis cacing Eudrilus eugeneae dan Eisenia fetida. Empat reaktor berukuran 8 L digunakan dalam penelitian ini. Percobaan dilakukan secara duplo selama 60 hari. Parameter yang dianalisis pada penelitian ini adalah ammonia nitrogen (NH3-N, nitrat nitrogen (NO3-N, Total Kjeldahl Nitrogen (TKN, dan C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat degradasi sampah kebun dengan pengolahan vermikomposting yang dapat dicapai adalah 64,94-72,52%. Produksi kompos yang lebih tinggi dengan penggunaan Eisenia fetida.

  10. Perbedaan kadar glukosa darah puasa pasien diabetes melitus berdasarkan pengetahuan gizi, sikap dan tindakan di poli penyakit dalam rumah sakit islam jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syauqy

    2016-03-01

    Full Text Available Latar belakang :Perilaku makan yang tidak tepat dapat menyebabkan meningkatnya kadar glukosa darah penderita diabetes. Perilaku dibagi menjadi tiga domain yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan. Tujuan penelitian :Melihat perbedaan kadar glukosa darah berdasarkan pengetahuan gizi, sikap dan tindakan pasien diabetes melitus tipe 2. Metode analisis : Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel sebanyak 50 responden, dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang menjalani pemeriksaan kadar glukosa darah di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Jakarta. Pengetahuan gizi diukur berdasarkan indikator pengertian penyakit diabetes, prinsip dan syarat diet, penukar bahan makanan dan aktivitas atau olahraga ; tingkat sikap diukur berdasarkan indicator pemeriksaan penyakit diabetes, aktifitas/olahraga, kesadaran diet, bahan makanan dan jumlah porsi ; tingkat tindakan diukur berdasarkan indikator pemilihan makanan/minuman, kebiasaan makan, jadwal makan, aktifitas/olahraga dan bahan makanan penukar. Pengujian One Way Anova digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil :Sebanyak 12 responden (24% memiliki pengetahuan gizi kurang, 14 responden (28% memiliki sikap yang kurang baik, 8 responden (16% memiliki tindakan kurang. Rata – rata glukosa darah berbeda menurut tingkat pengetahuan (F = 4,448 ; p = 0,017, sikap (F = 3,930 ; p = 0,026 dan tindakan (F = 3,427 ; p = 0,041. Simpulan :Ada perbedaan bermakna kadar glukosa darah berdasarkan pengetahuan gizi, sikap dan perilaku terhadap pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Islam Jakarta. Diperlukan  penelitian tentang pengaruh konseling gizi terhadap perilaku pasien agar dapat mengetahui keberhasilan Dietisien.

  11. SISTEM INFORMASI PRESENSI DAN PENGGAJIAN KARYAWAN DI TOKO BOBOHOMART BANJARNEGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nurdiani

    2013-02-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan Di Toko Bobohomart Banjarnegara. Tujuan penelitian ini adalah membuat Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan Di Toko Bobohomart Banjarnegara agar data dan informasi yang didapat akurat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah   observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode SDLC (System Development Life Cycle dengan menggunakan alat  bantu  perancangan  berupa  DFD  dan  ERD.  Perangkat  lunak  pendukung  yang digunakan dalam perancangan program aplikasi ini yaitu Microsoft Visual Studio 2012 dan menggunakan database MySQL. Dengan adanya Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan ini, diharapkan dapat membantu petugas dalam menyelesaikan pekerjaan, dan dapat  meminimalisir  tingkat  kesalahan  yang  dilakukan  oleh  petugas  dalam  mengolah presensi dan penggajian karyawan. Kata Kunci : Sistem Informasi Presensi dan Penggajian Karyawan, SDLC, Microsoft Visual Studio 2012.

  12. FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK ORANG BALI BERWISATA KE LUAR NEGERI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Ana Pradnya Dewi

    2017-02-01

    Full Text Available Berwisata saat ini sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat, tak terkecuali orang Bali. Beberapa tahun terakhir tercatat banyak orang Bali yang berlibur, bahkan hingga ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil demografis orang Bali dan negara yang dikunjungi, faktor pendorong dan penarik, menganalisis tingkat motivasi dan perbedaan motivasi orang Bali yang pertama kali dan yang sering berwisata ke luar negeri. Teori Motivasi dan Teori Hirarki Kebutuhan Maslow digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner dengan teknik Quota Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik Diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang Bali sangat beragam, responden dapat memiliki motivasi lebih dari satu. Faktor pendorong yang paling dominan adalah educational opportunity disamping motif lain seperti relaxation dan play, sedangkan faktor penarik yang dominan adalah cultural factors, diikuti oleh natural environment dan recreation and attraction services. Ditemukan pula adanya perbedaan motivasi di antara orang Bali yang pertama kali dan yang sering melakukan perjalanan wisata ke luar negeri.

  13. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Hariadi

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB, pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe respons pilihan (rp dan butir respons bebas (rb pada konstruksi tes elektronika yang terdiri 40 butir pilihan ganda dan 4 butir jawaban tersusun, 3 butir memiliki lima kategori jawaban dan 1 butir dengan 4 kategori jawaban, melibatkan 355 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: ukuran sampel kurang berpengaruh pada root mean square error atau (RSME> dan korelasi antara 9 dengan 0, namun berpengaruh terhadap akurasi estimasi parameter butir pilihan ganda (/>/y,dan parameter butir respons tersusun (3^- Jumlah parameter butir berpengaruh terhadap parameter kemampuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap akurasi dari b^, dan S„,. Estimasi dari parameter tingkat kesulitan butir jawaban tersusun tiga kategori lebih akurat daripada butir jawaban tersusun lima kategori. Estimasi tahan {robust untuk parameter kesulitan butir jawaban tersusun 5 kategori memerlukan sampel minimal 250 responden, sedangkan untuk butir respons tersusun 3 kategori memerlukan sampel minimal 100 responden. Estimasi parameter kemampuan dari skor total (0^^ tidak sama dengan rata-rata jumlah tbeta dari masing-masing subtes (0^ + 0CR. Theta dari tes yang dikalibrasi bersama-sama berbeda dengan theta dari total subtes yang dikalibrasi secara terpisah. Korelasi kemampuan yang mengunakan pembobotan dan kemampuan tanpa pembobotan mempunyai suatu rentang dari 0,988 sampai 0,948. Kata kunci: penyekaiaan, model rash dan partial credit.

  14. Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan Negara (SIAPKAN Modul Aset Tetap Menggunakan Bahasa Pemrograman Java dan Database PostgreSQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sahrizal

    2012-09-01

    Full Text Available Satuan kerja (satker merupakan unit organisasi terendah dalam pengelolaan keuangan negara. Untuk membantu dalam pengelolaan keuangan negara pada tingkat satker, saat ini digunakan tujuh buah aplikasi berbasis desktop, yaitu Aplikasi RKAKL, Aplikasi DIPA, Aplikasi SPM, Aplikasi SISKA, Aplikasi SIMAK-BMN, Aplikasi Persediaan, dan Aplikasi SAKPA. Meskipun terpisah-pisah, antaraplikasi tersebut memiliki keterkaitan satu dengan yan  lain. Namun, karena masih terpisah-pisah, akibatnya terdapat duplikasi data dan fungsi di antara aplikasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah aplikasi baru, yaitu Aplikasi Sistem Informasi dan Akuntansi Keuangan Negara (SIAPKAN dengan menggunakan database terintegrasi. Aplikasi SIAPKAN merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java (servlet dan JSP dan database PostrgeSQL. Aplikasi SIAPKAN terdiri atas tujuh modul, yaitu modul penganggaran, modul pembayaran, modul bendahara, modul aset tetap, modul persediaan, dan modul administrasi.

  15. INTERVENSI KOGNITIF DAN PENDEKATAN RANTAI NILAI DALAM PENINGKATAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widyanti

    2016-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK di usaha kecil dan menengah (UKM di Indonesia masih pada tingkat yang belum sesuai harapan. Mempertimbangkan bahwa UKM di Indonesia banyak menyerap tenaga kerja dan menyumbang pendapatan nasional yang cukup besar, serta melihat bahwa pemanfaatan TIK di banyak industri besar telah membawa peningkatan performansi yang cukup signifikan,  peningkatan pemanfaatan TIK di UKM merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan tingkat pemanfaatan TIK di UKM dan mengaplikasikan intervensi kognitif dan pendekatan rantai nilai dalam meningkatkan pemanfaatan TIK di UKM. Pemetaan pemanfaatan TIK dilakukan melalui survey dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara yang melibatkan 61 UKM di berbagai bidang di Bandung. Hasil pemetaan pemanfaatan TIK di UKM menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK di UKM sebatas pada tujuan pemasaran produk dan sebatas pada penggunaan website. Kendala utama pemanfaatan TIK di UKM adalah faktor SDM terutama berkaitan dengan keterbatasan pengetahuan dan informasi. Berdasarkan hasil pemetaan, selanjutnya, intervensi dilakukan melalui edukasi/kampanye dengan materi mengenai rantai nilai pada 30 UKM yang bergerak di bidang fashion. Hasil intervensi menunjukkan bahwa level pengetahuan dan intensi/kemauan untuk menerapkan TIK di UKM selain untuk kepentingan pemasaran (misalnya untuk perancangan produk dan hubungan dengan pemasok semakin meningkat. Implikasi dari hasil penelitian ini dibahas lebih lanjut.       Abstract The use of information and communication technology (ICT in small and medium enterprise (SME in Indonesia is at low level. Considering that SME in Indonesia employ a lot of people and contribute to Gross Domestic Product (GDP as well as improve performance of industries,  coupled with low level of ICT use in Indonesian SME, ICT’ used in SME must be increased. Therefore, this study aims to map the use of ICT in

  16. EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani S.

    2015-12-01

    Full Text Available Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%, akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco

  17. PENGARUH KARAKTERISTIK, KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Yanti Tri W.A.T

    2017-06-01

    Full Text Available Sebagian besar penduduk Kota Semarang bekerja di sektor industri, dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan produkivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh usia, tingkat pendidikan, masa kerja, dan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas tenaga kerja di kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.449 orang dan sampel penelitian berjumlah 97 responden yang bekerja pada industri baja di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling yang meliputi simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan beberapa cara, yaitu penelusuran literatur, kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah 1 usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 2 tingkat pendidikan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 3 masa kerja berpengaruh negatif namun signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, dan 4 keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri baja di Kota Semarang. Most residents of Semarang working in the industrial sector, thus expected to increase Productivity of labor. This study aims to determine how big the influence of age, education level, length of employment, and occupational safety and health on labor productivity in Semarang. The population in this study as many as 3,449 people and the sample amounted to 97 respondents who work in the steel industry in the city of Semarang. This research uses descriptive analysis and multiple linear regression. The sampling technique in this research is the probability sampling techniques which include simple random sampling. Collecting data in this study in several ways, namely literature search, questionnaire and interview. Results of this study were 1

  18. Produksi Panel Dinding Bangunan Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Industri Minyak dan Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Hakim

    2015-10-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil uji karakteristik fisik terhadap panel dinding dari komposit limbah industry migas berupa activated alumina, sandblasting dan glasswall yang telah dilakukan pada tahun pertama diketahui bahwa kuat lentur tertinggi diperoleh dari sampel B4 yaitu sebesar 67,8 Kg/Cm2 dengan standar DIN 1101 17 Kg/cm2, kuat desak sampel B 2 68,31 N/mm2 dengan standar bata merah 25 N/mm2 dan batako 20 N/mm2 dan tingkat keausan terendah diperoleh dari sampel 37 streap. Dari hasil tersebut diketahui bahwa uji telah memiliki kemampuan lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku. Maka pada penelitian lanjutan yang akan dilakukan bertujuan untuk mempelajari apakah produk panel dinding ini ramah lingkungan sehingga aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitarnya.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode uji toxicity characteristic leaching procedure (TCLP dan LC50 terhadap produk panel dinding terbaik. Uji TCLP yang akan dilakukan yaitu dengan cara mendestruksi dan ekstraksi produk panel dinding dengan menggunakan rotating agitator selama 24 jam kemudian diuji dengan menggunakan AAS untuk mengetahui konsentrasi logam berat yang terdapat dalam produl panel dinding. Adapun untuk uji LC50 dilakukan dengan menggunakan hewan uji larva udang atau tikus.Berdasarkan hasil uji TCLP dan LC50 diketahui bahwa: a Kadar kandungan logam berat yang terdapat di dalam wall panel setelah dilakukan uji TCLP ternyata berada dibawah baku mutu seperti yang telah ditetapkan dalam PP No.85 Tahun 1999. Jadi ini artinya produk wall panel dalam penelitian ini ramah lingkungan, b pengujian terhadap bahan baku wall panel, Limbah Activated Alumina, Sandblasting dan Glasswoll sebelum di solidifikasi dapat mematikan sebesar 50% hewan uji pada konsentrasi 116.667 ppm dalam waktu 96 jam, dan c hasil uji LC50 terhadap produk wall panel selama 96 jam tidak menunjukkan adanya kematian hewan uji. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk wall panel dari

  19. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  20. DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK SIKATRIK KORNEA DI INDONESIA, RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erry Erry

    2012-11-01

    Full Text Available Sikatrik kornea dapat menimbulkan gangguan penglihatan mulai dari kabur sampai dengan kebutaan. Sikatrik kornea dapat bentuk ringan (nebula, sedang (makula dan berat (leukoma. Gangguan kornea merupakan penyebab kebutaan kedua didunia setelah katarak. Sikatrik kornea lebih sering disebabkan oleh infeksi, xeropthalmia dan trauma. Belum ada data yang akurat mengenai prevalensi sikatrik kornea di Indonesia. Yang diteliti adalah semua responden berusia  ≥ 5 tahun dari Riset Kesehatan Dasar 2007 yang merupakan penelitian potong lintang non intervensi. Pemeriksaan dengan senter dan dicocokkan gambar kartu peraga. Prevalensi sikatrik kornea pada kedua mata tertinggi di Provinsi Sumbar (2,5%, terendah di Provinsi di Sumut, Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Papua Barat dan Papua (0,3%. Prevalensi sikatrik kornea pada salah salah satu mata tertinggi di Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Sulawesi Tengah (0,9%, terendah di Provinsi DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (0,1%. Prevalensi sikatrik kornea pada dua mata maupun satu mata terendah dijumpai pada kelompok umur 20-29 tahun (0,1% sedangkan prevalensi tertinggi ditemui pada kelompok umur ≥ 75 tahun (8.7%. Sikatrik kornea dua mata dan sikatrik kornea satu mata berdasar gender hampir sama prevalensinya, sedangkan menurut pekerjaan tertinggi pada petani (1,8% dan terendah pada pekerja di sektor swasta (0,4%; lebih tinggi pada kelompok yang tidak bersekolah (4,1% dan terendah pada kelompok pendidikan tamat SLTA (0,4%; lebih tinggi di pedesaan baik dua mata (1,2% maupun satu mata(0,6% dibanding perkotaan. Prevalensi sikatrik kornea dua mata (1,1% lebih tinggi ditemui pada  tingkat pengeluran rumah tangga yang rendah sedangkan sikatrik kornea pada satu mata (0,4% persentasenya lebih rendah pada tingkat pengeluran rumah tangga yang tinggi. Gangguan penglihatan berat  (10,4% kebutaan (9,8%. Kesimpulan: Prevalensi sikatrik kornea lebih tinggi pada masyarakat yang berpendidikan rendah yang tinggaldi daerah

  1. PENGGUNAAN HIBRIDISASI GENETICS ALGORITHMS DAN FUZZY SETS UNTUK MEMPRODUKSI PAKET SOAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rolly Intan

    2005-01-01

    Full Text Available At least, two important factors, discrimination and difficulty, should be considered in determing whether a problem should be in a packet of problems produced for students entrance examination at a university. The higher the discrimination degree of a problem, the better the problem is used to make a selection of participants based on their intellectual capability. How to provide a packet of entrance examination problems satisfying a determined pattern of discrimination and difficulty is a major problem in this paper for which an algorithm, it can be proved that the beneficiary of applying fuzzy sets and fuzzy relation in determing the first chromosome in the process of GA is that the process can reach tolerable solutions faster. Maximum number of generation is still needed as a threshold to overcome the problem of run time system overflow. Generally, the problems in the form of passages tend to have lower fitnest cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Proses penyusunan paket soal (misalnya soal untuk test seleksi masuk universitas yang diambil dari suatu bank soal, minimal harus memperhatikan dua aspek penting yaitu: tingkat kesulitan dan tingkat diskriminan soal. Semakin tinggi tingkat diskriminan suatu soal, semakin baik soal tersebut dipakai untuk menyeleksi kemampuan peserta test. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana agar pembuat soal dapat memilih dan menentukan kombinasi soal-soal yang tepat (optimum sehingga dapat memenuhi tingkat kesulitan dan diskriminan yang dikehendaki. Untuk menyelesaikan masalah ini, diperkenalkan suatu algoritma yang disusun dengan menggunakan hibridisasi metode Genetics Algorithm dan fuzzy sets. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa penggunaan fuzzy sets dan fuzzy relations dalam pemilihan kromoson awal akan lebih mempercepat pencapaian tolerable solutions. Tetap dibutuhkan treshould maksimum jumlah generasi yang dilakukan untuk mencegah run time sistem overflow. Soal bacaan cenderung memiliki nilai Fitnest

  2. SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alifia Choirunnisa

    2016-10-01

    Full Text Available Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra dan Rencana Operasional (Renop untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD. Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%.

  3. Evaluasi Tingkat Kesiapan Organisasi dalam Rangka Preservasi Digital (Studi Kasus Pada Unit Repositori Flinders Academic Commons Of Flinders University Library (FACFUL, Adelaide, Australia Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rattahpinnusa Haresariu Handisa

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kesiapan lembaga repositori dalam rangka preservasi digital pada Flinders Academic Commons Flinders University Library (FACFUL dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesiapan organisasi. Terdapat tiga aspek yang diteliti meliputi: kesiapan infrastruktur, kesiapan teknologi serta sumber daya yang dibutuhkan bagi preservasi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan  intesity sampel. Adapun instrumen pengumpulan data menggunakan Cornell University Survey of Institutional Readiness Checklist. Selanjutnya, tehnik pengambilan data menggunakan tehnik wawancara dengan Ms. Liz-Walkley Hall selaku pustakawati yang bertanggung jawab terhadap unit repositori digital FACFUL. Adapun informasi penunjang diperoleh melalui studi kepustakaan merujuk pada website Perpustakaan Universitas  Flinders. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan indikator kesiapan organisasi Cornel University Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit repositori pada FACFUL kurang siap dalam menjalankan preservasi digital. Tingkat kesiapan organisasi Perpustakaan Universitas  Flinders dalam pelestarian digital berapa pada level terbawah yakni Acknowledgement . Pada tingkat tersebut, Perpustakaan Flinders masih dalam tahap pengembangan kesadaran tentang pentingnya preservasi digital. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat kesiapan organisasi tersebut adalah tidak adanya pernyataan pentingya preservasi digital pada kebijakan pengembangan koleksi; keterbatasan pendanaan dan keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dalam preservasi digital. Penelitian ini merekomendasikan Perpustakaan Universitas Flinders untuk  melakukan uji kelayakan bagi preservasi digital. Salah satu model bisnis yang sesuai dengan kondisi Perpustakaan Universitas  Flinders adalah Meta Archive Model (MAM. Model tersebut berbasis komunitas bagi preservasi digital

  4. MOTIVASI: EXPECTANCY THEORY DAN PRODUKTIVITAS PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Lestari Garnasih

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to determine the productivity of research lecturers by using the approach of motivation expectancy theory. Primary data was obtained from 185 respondents ie lecturers in private universities in Pekanbaru city. Data analysis used in this research is multiple regression analysis. The results showed that the lecturer considered the very important thing from the extrinsic motivation that encouraged them to do the research was to get the improvement of functional position, and the lowest level of importance was to obtain the reduction of teaching burden. In view of the importance of intrinsic motivation, lecturers judge that satisfying the need to remain in the field of science today is of paramount importance, and the lowest level of importance as a driver of research is finding better work at other universities. Keywords. Motivation; Expectancy Theory; Research Productivity   Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas penelitian dosen dengan menggunakan pendekatan motivasi expectancy theory. Data primer diperoleh dari 185responden yaitu dosen yang ada di perguruan tinggi swasta di kota Pekanbaru. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa dosen menganggap hal yang sangat penting dari motivasi ekstrinsik yang menjadi pendorong mereka melakukan penelitian adalah memperoleh peningkatan jabatan fungsional, dan yang paling rendah tingkat kepentingannya adalah memperoleh pengurangan beban mengajar. Dilihat tingkat kepentingan dari  motivasi intrinsic, dosen menilai bahwa memuaskan kebutuhan untuk tetap pada bidang ilmu saat ini adalah yang sangat penting, dan yang paling rendah tingkat kepentingan sebagai pendorong melakukan penelitian adalah  menemukan pekerjaan yang lebih baik pada perguruan tinggi yang lain. Katakunci. Motivasi; Expectancy Theory; Produktivitas Penelitian.

  5. Dampak Perubahan Penggunaan Lahan terhadap Tingkat Kekritisan Air Sub-DAS Citarum Hulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tito Latif Indra

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Sehubungan dengan pertumbuhan penduduk yang membutuhkan ruang untuk hidup telah mengubah pola penggunaan tanah khususnya di DAS Citarum Hulu yang juga merupakan salah satu DAS kritis di Indonesia. Perubahan penggunaan tanah tersebut akan berakibat pada berkurangnya sumberdaya air sehingga menjadikan tingkat kekritisan air semakin tinggi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi peta jaringan sungai, peta penggunaan lahan yang diperoleh dari Badan Pertanahan Nasional (BPN, data curah hujandan suhu Tahun 1975-2005, peta tanah, peta kemiringan lereng, tutupan vegetasi dan data kebutuhan air primer. Melalui metode GIS yang dipadukan pendekatan hidrologis telah menghasilkan wilayah-wilayah sub DAS yang mengalami kekurangan air dalam hal ini kekritisan air. ABSTRACT The population growth and the need for living space have changeq the patterns of land use especially in Upper Sub Citarum Watershed as one of the critical watersheds in Indonesia. The changes in land use will result in the reduction of water resources and make the higher level of water criticality. Data used in this research including river network map, landuse map obtained from Indonesian National Land Agency (BPN, precipitation and temperature data of 1975-2005, soil map, slope map, vegetation cover and primary water demand data. The critical level of watershed is deterimined based on the comparison of primary water demand and water availability in Upper Citarum Sub Watershed. Through GIS method combined with hydrological approach, the areas of sub watershed experiencing water shortage, in this case is water critical level can be determined. The combination of GIS method and a hydrological approach has resulted in sub-catchment areas experiencing water shortages in this case the critical water level.

  6. DETERMINAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI TINGKAT PROVINSI (DETERMINANTS OF STUNTING IN CHILDREN 2-3 YEARS OF AGE AT PROVINCE LEVEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Mulyati

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar belakang: Prevalensi pendek (stunting pada balita masih 36,6 persen. Tingginya prevalensi stunting pada anak balita merupakan refleksi masalah gizi ibu selama kehamilan dan erat kaitannya dengan kemiskinan. Secara agregat, IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat merupakan indikator kemajuan pembangunan kesehatan dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia termasuk salah satu dari 24 indikator dalam IPKM. Tujuan analisis: mempelajari determinan faktor yang menjadi pembeda terhadap tinggi rendahnya prevalensi stunting pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Metode: analisis ini merupakan studi populasi. Data yang dianalisis adalah data agregat dari variabel IPKM, KEK pada ibu hamil dan rumah tangga defisit energi dari data Riskesdas 2007. Sementara variabel IPM dan kemiskinan tahun 2007 dari data BPS. Dalam analisis ini, stunting pada anak usia 2-3 tahun merupakan variabel terikat, sedangkan variabel lainnya merupakan variabel bebas. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi dan uji diskriminan. Hasil Analisis: Secara bivariat tidak ditemukan korelasi antara KEK pada bumil dengan stunting pada anak usia 2-3 tahun, namun ditemukan korelasi antara stunting dengan IPKM (r=-0,67; p=0,000, IPM (r=-0,52; p=0,002 dan kemiskinan (r=0,58;p=0,003. Hasil uji diskriminan menunjukkan bahwa IPKM adalah faktor pembeda antara prevalensi stunting rendah dan stunting tinggi pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi. Kontribusi varian IPKM terhadap perbedaan kedua kelompok stunting sebesar 34 persen. Fungsi diskriminan yang dihasilkan Z = -6.491 + 17.853 *IPKM dengan kemampuan prediksi sebesar 78,8 persen. Kesimpulan: IPKM merupakan faktor pembeda antara prevalensi stunting tinggi dan rendah pada anak usia 2-3 tahun di tingkat provinsi.     ABSTRACT Background: Stunting prevalence in children 2-3 years of age is still 36.6 percent, the high stunting in the age group shows that nutrition problem in mother during pregnancy is highly

  7. RANCANG BANGUN APLIKASI ANTIVIRUS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECURE HASH ALGORITHM 1 (SHA1 DAN HEURISTIC STRING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Made Panji Indrawinatha

    2016-12-01

    Full Text Available Virus komputer merupakan perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak data dan menggandakan diri pada sistem komputer. Untuk mendeteksi dan membersihkan virus dari sistem komputer, maka dibuatlah aplikasi antivirus. Dalam mendeteksi berbagai jenis virus sebuah aplikasi antivirus biasanya menggunakan beberapa metode. Pada penelitian ini akan membahas perancangan sebuah aplikasi antivirus menggunakan metode Secure Hash Algorithm 1 (SHA1 dan heuristic string sebagai metode pendeteksian virus. Dari pengujian yang dilakukan diperoleh hasil dimana saat tidak menggunakan heuristic, antivirus hanya mendeteksi 12 file dari 34 file sample virus atau memiliki tingkat akurasi pendeteksian sebesar 35%. sedangkan saat menggunakan heuristic, antivirus berhasil mendeteksi 31 file dari 34 file sample virus atau memiliki tingkat akurasi pendeteksian sebesar 91%.

  8. Analisis Perencanaan dan Penganggaran Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meri Darlina

    2016-06-01

    Konsolidasi Perencanaan dan Penganggaran (MKPP untuk mengetahui tingkat konsistensi yang terjadi dan menganalisis faktor-faktor apa yang menyebabkan inkonsistensi serta upaya apa yang dilakukan untuk mewujudkan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran.             Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat konsistensi perencanaan dan penganggaran antara dokumen perencanaan dan penganggaran masih rendah. Konsistensi tertinggi ada pada dokumen PPAS dan APBD. Penyebab ketidakkonsistenan adalah kebijakan pimpinan, keterbatasan sumberdaya manusia, kurangnya koordinasi antar bidang dan SKPD, sering terjadinya pergantian pejabat, dan perubahan peraturan pemerintah. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran adalah peningkatan kualitas sumberdaya manusia fungsional perencana, peningkatan koordinasi antar bidang dan SKPD dan pembentukan sistem perencanaan elektronik (E-Planning. Kata Kunci : Konsistensi, Perencanaan, Penganggaran, Pendidikan, Pemerintah Daerah

  9. PERANAN GAYA KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN SEMANGAT DAN KEGAIRAHAN KERJA KARYAWAN DI TOSERBA SINAR MAS SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Madiono Sutanto

    2000-01-01

    Full Text Available Leadership represents something that should be possessed by each leader of an organization. The effectiveness of a leader is determined by his ability to influence and direct the members of the organization. In order test the style of leadership which is effective at Toserba Sinar Mas in Sidoarjo, this research seeks to determine the relationship of leadership style with enthusiasm and excitement for work. In this study, it is found that the most effective leadership style is leadership which is adapted to the situation of the people being led. There is an indication that enthusiasm and excitement (measured by the level of absenteeism and worker turnover for work may decline as a result of unfavorable leadership. Abstract in Bahasa Indonesia : Kepemimpinan merupakan suatu hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemimpin organisasi. Efektivitas seorang pemimpin ditentukan oleh kepiawaiannya mempengaruhi dan mengarahkan para anggotanya. Di dalam rangka untuk menguji gaya kepemimpinan yang efektif di Toserba Sinar Mas, Sidoarjo, maka penelitian ini dilakukan untuk membuktikan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan semangat dan kegairahan kerja. Di dalam penelitian ini diungkapkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari orang-orang yang dipimpin. Indikasi turunnya semangat dan kegairahan kerja ditunjukkan dengan tingginya tingkat absensi dan perpindahan karyawan. Hal itu timbul sebagai akibat dari kepemimpinan yang tidak disenangi. Kata kunci: gaya kepemimpinan, semangat kerja, kegairahan kerja, tingkat absensi, tingkat perpindahan

  10. Analisa Pengaruh Service Quality, Price, Dan Customer Relationship Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Di Rumah Makan Taman Handayanisurabaya

    OpenAIRE

    Sutanto, Priscilia

    2013-01-01

    Berkembangnya industri makanan menyebabkan tingkat persaingan untuk mendapatkan konsumen semakin tinggi. Setiap pelaku bisnis restoran harus dapat memberikan sesuatu yang unik pada produk mereka dan selalu memberikan inovasi-inovasi baru agar USAha mereka dapat bertahan dalam ketatnya persaingan. Pelaku bisnis restoran yang sadar akan pentingnya kepuasan dan loyalitas konsumen akan selalu memikirkan mengenai tiga variable yang sangat berpengaruh dalam bisnis mereka yaitu service quality, pr...

  11. TINGKAT KONSISTENSI PEMUDA TANI TERHADAP TRANSFORMASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eri Yusnita Arvianti

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai salah satu daerah di propinsi Jawa Timur yang menyumbang devisa terbesar di Indonesia melalui pengiriman TKI di luar negeri adalah kabupaten Ponorogo. Fenomena tersebut menyebabkan adanya permasalahan tata keruangan wilayah maupun sosiologi pedesaan .Hal ini memberikan dampak pada pergeseran mata pencaharian dari petani menjadi bukan petani. Salah satu wilayah yang mengalami perubahan menjadi perkotaan adalah di lima desa Kabupaten Ponorogo yaitu Mojorejo, Kemuning, Siwalan, Babadan, Demangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsistensi pemuda tani terhadap mata pencahariannya di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui teknik wawancara dengan para pemuda tani yang tersebar di lima desa di Kecamatan kota Ponorogo.Teknik analisis datanya menggunakan purposive sample dengan mengambil 60 sampel. Kemudian mendeskripsikan konsistensi pemuda tani dengan cara skoring. Selanjutnya diklasifikasikan dalam tiga kelas, yaitu kelas tidak konsisten, kurang konsisten, dan konsisten. Di Kabupaten Ponorogo terdapat 38.3% pemuda tani tidak konsisten (23pemudatani.Pemuda yang tidak konsisten di dominasi oleh para pemuda tani yang penguasaan lahannya sempit (2.000m2, pendapatan tinggi (> Rp. 15.000.000,00 per tahun dan merupakan penduduk asli. ABSTRACT As one of the areas in the province of East Java, which accounts for the largest foreign exchange in Indonesia through sending workers in a foreign country is Ponorogo. The phenomenon led to problems of spatial planning regions and rural sociology. It is an impact on the livelihoods of farmers shifting to non-farmers. One area that has been changed into an urban village is in five Ponorogo is Mojorejo, Myrtle, Siwalan, Babadan, Demangan This study aims to determine the consistency of farm youth to livelihood in Ponorogo. This study used survey method. The data collected was obtained through interviews with youths techniques

  12. Penentuan Prioritas Pengembangan Infrastruktur Kawasan Wisata Bahari Di Desa Sumberejo, Desa Lojejer, Dan Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember Berdasarkan Preferensi Pengunjung Dan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rr. Ajeng Gita Astami

    2015-03-01

    Full Text Available Kabupaten Jember memiliki kawasan wisata bahari dengan lima pantai yang berkarakteristik berbeda-beda pada ODTW yang dimiliki. Pantai Watu Ulo, Pantai Papuma, dan Pantai Puger memiliki jumlah pengunjung yang mengalami peningkatan setiap tahunnya dan merupakan penyumbang kontribusi terbesar pada jumlah wisatawan di Kabupaten Jember. Akan tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan adanya infrastruktur kawasan wisata yang memadai untuk mendukung kegiatan wisata di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa prioritas pengembangan infrastruktur berdasarkan preferensi pengunjung dan masyarakat melalui tingkat kepentingan dan kinerja infrastruktur kawasan wisata bahari dengan teknik IPA (Importance-Performance Analysis. Hasil dari penelitian ini adalah berupa prioritas pengembangan infrastruktur dalam mendukung kegiatan wisata bahari di Kabupaten Jember. Infrastruktur yang menjadi prioritas pengembangan di kawasan wisata bahari Kabupaten Jember adalah kondisi jalan, moda transportasi, fasilitas pendukung transportasi, sarana rekreasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

  13. PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PERENCANAAN PERTOLONGAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Yuliastuti

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract: Relation Of Knowledge And Attitudes Pregnant With The Delivery Assistance Planning And Prevention Of Complication (P4K. Research aimed was analyze the correlation between knowledge and attitudes of pregnant women with labor planning and prevention of complication. The research method used observational analytic with cross-sectional approach. The research population was 301 pregnant women who were in the working area of Pasar Sabtu Public Health Centre. The sample in the research was 44 respondents who taken purposive sampling on the inclusion criteria. Bivariate analysis with Chi-Square. The result of research showed 56,8% in favor of nonhealth worker as helpers labor force, the majority (79,5% had a good knowledge and 54,5% had a negative attitude. Chi-Square test found no correlation between the level of knowledge with P4K (p=0,056, there was a significant correlation between attitudes to P4K (p=0.000. it is concluded that maternal attitudes related to P4K. Keywords : labour planning, knowledge, attitude Abstrak : Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil terhadap Perencanaan Pertolongan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pasar Sabtu sebanyak 301 orang. Sampel berjumlah 44 orang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan 56,8% memilih non nakes sebagai tenaga penolong persalinannya, sebagian besar (79,5% memiliki tingkat pengetahuan baik dan 54,5,% mempunyai sikap negatif. Uji Chi-square didapatkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan P4K (p= 0.056, ada hubungan antara sikap dengan P4K (p=0,000. Disimpulkan bahwa sikap ibu

  14. TRANSFORMASI ORGANISASIONAL DAN MSDM: HAMBATAN DAN IMPLIKASINYA PADA REKRUTMEN DAN SELEKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Licen Indahwati Darsono

    2002-01-01

    Full Text Available Rapid change of environment is an external force that causes the organization to transform. Fundamentally, the main purpose of the transformation is to change the organizational structure to be more flexible and competitive with fewer hierarchial levels, managers, and employees. The transformation needs to be radical, causing resistance from the organization's members. Their resistance can cause the transformation to fail, therefore organization must find ways to lessen this resistance. First, organization must learn about the diversity of its members' cultures and values. Second, organization must build its own organizational culture which can support the success of the transformation, by communicating it with the members of the organization. To support organizational culture building efforts, it needs changes in human resources practices, especially recruitment and selection. Abstract in Bahasa Indonesia : Perubahan yang cepat dalam lingkungan merupakan kekuatan eksternal yang mengakibatkan transformasi dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, tujuan utama dari transformasi tersebut adalah merubah struktur organisasi agar menjadi lebih fleksibel dan mampu bersaing, dengan tingkat structural yang sedikit, serta jumlah manajer dan karyawan yang lebih kecil. Transformasi tersebut harus menyeluruh, dan hal ini dapat menyebabkan resistensi dari para anggota organisasi yang memperhambat perubahan tersebut. Resistensi itu bisa menyebabkan perubahan tersebut batal, oleh karena itu organisasi harus mencari jalan untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut. Pertama, organisasi harus belajar keanekaragaman dari budaya dan nilai anggotanya. Kedua, organisasi harus mengembangkan budaya organisasi sendiri melalui komunikasi yang baik dengan anggotanya. Untuk mendukung usaha mengembangkan budaya organisasi, harus ada perubaban pada kebijakan sumber daya manusia, terutama dalam rekrutmen dan seleksi karyawan. Kata kunci: transformasi, resistensi, budaya

  15. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Penduduk Pendatang Asal Luar Bali Sebagai Pedagang Kaki Lima di Kota Denpasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Made Yudi Antara

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Sektor informal di perkotaan memicu pertumbuhan tenaga kerja yang tinggi. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL dalam sektor informal telah mendominasi sektor lapangan pekerjaan di wilayah Kota Denpasar. Hal ini didorong oleh kurangnya pendapatan dan potensi keuntungan yang akan diperoleh di Kota Wisata Bali. Penelitian menggunakan metode quota sampling sebanyak 100 orang PKL secara purposif dengan pertimbangan yaitu jumlah penduduk terbesar, lokasi pusat perdagangan dan bisnis, dan keterjangkauan lokasi penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan sebagian PKL berusia 20-40 tahun dengan proporsi 75% adalah laki-laki. Sebanyak 73% PKL telah tinggal di Denpasar selama kurang lebih 10 tahun. PKL yang datang ke Bali sebelumnya juga bekerja sebagai pedagang dengan pendidikan terakhir SMP/SMA. Rata-rata pendapatan bersih PKL sebesar Rp5.527.272,73,- per bulan telah layak diatas UMR tahun 2015 yaitu sebesar Rp 1.800.000,-. Kawasan wisata mempunyai pendapatan paling besar dibandingkan kawasan perdagangan dan bisnis. Umur, tingkat pendidikan, curahan jam kerja, lama usaha, modal, dan lokasi usaha mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan dengan nilai R2 hasil regresi linier ganda sebesar 0,667.   ABSTRACT The informal sector in urban areas cause the growth of high labor. The existence of street vendors (PKL in the informal sector has been dominated sector jobs in Denpasar region. It is driven by a lack of income and the potential benefits will be gained in tourism city of Bali. The study is using quota sampling of 100 people, purposively with consideration that populous center of trade and business location, and affordability study sites. The results shows that most vendors aged 20-40 years with proportion 75% were male. As many as 73% of PKL has lived in Denpasar for more than 10 years. Street vendors who come to Bali previously worked as a trader with the latest education junior high / high school. The average net income amounted Rp5

  16. ANALISIS SISTEM ANTRIAN TRANSPORTASI BUSWAY DI HALTE PULOGADUNG DAN DUKUH ATAS

    OpenAIRE

    Umi Marfuah

    2015-01-01

    Salah satu daerah Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas yang cukup sibuk yaitu di daerah Pulogadung yang merupakan kawasan industri dan di daerah Dukuh Atas sekitar Sudirman, yang merupakan kawasan perkantoran di pusat kota. Minat masyarakat akan transportasi busway sebagai sarana transportasi umum dalam kegiatan hari – harinya sangat besar. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya jumlah pengguna busway setiap tahunnya, namun Unit Pengelola Transjakarta Busway belum dapat memaksimalkan pelaya...

  17. PARAMETER POPULASI UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) DI PERAIRAN SAMPIT DAN SEKITARNYA, KALIMANTAN TENGAH

    OpenAIRE

    Erfind Nurdin; Duranta D Kembaren

    2015-01-01

    Udang putih (Penaeus merguiensis)merupakan salah satu sumberdaya ekonomis penting di perairan Sampit. Pada saat ini alat tangkap yang efisien untukmenangkap udang adalah lampara dasar (danishseine) dan jaring tiga lapis (trammel net). Penelitian tentang tingkat pengusahaan udang putih telah dilakukan dari bulan Januari sampai bulan Nopember 2012. Penilaian estimasi parameter populasi udang putih menggunakan paket program “FAO – ICLARM Stock Assessment Tools” atau FISAT - II. Hasil analisis di...

  18. Perbandingan Nilai Fleksibilitas Tubuh Ibu Post Partum Yang Melakukan Dan Tidak Melakukan Senam Pilates

    OpenAIRE

    Prabandani, Dyah Ayu; Laksono, Budi

    2016-01-01

    Latar Belakang : Mengukur nilai fleksibilitas tubuh adalah salah satu cara untuk mengetahui tingkat kelenturan tubuh seorang ibu, yang dapat berpengaruh terhadap ruang gerak sendi. Pada ibu post partum akan mengalami beberapa Perubahan seperti pengendoran otot dan bertambahnya berat badan yang dapat berpengaruh terhadap ruang gerak sendi. Senam pilates merupakan jenis senam yang populer di Indonesia yang menonjolkan stretching sehingga melatih kelenturan tubuh.Tujuan Penelitian : Membuktikan ...

  19. SURVEI GPS UNTUK PEMETAAN TOPOGRAFI DAN PEMODELAN RELIEF RUPABUMI TIGA DIMENSI (3D DAERAH GONDANGGENTONG KECAMATAN KARANGPANDAN KABUPATEN KARANGANYAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Nurul Khakim

    2016-10-01

    Penelitian ini tidak dimaksudkan sebagai penelitian yang bersifat detil, mengingat bahwa alat/receiver GPS yang dipakai adalah tipe navigasi yang mempunyai tingkat kesalahan posisi atau EPE (Estimated Position Error dalam orde meter. Meskipun demikian dari hasil penelitian ini dapat dipakai suatu pijakan atau awal pengembangan survei pemetaan suatu daerah dan bahan pemikiran bahwa pelaksanaan survei pemetaan suatu daerah pada masa-masa mendatang akan dapat dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan fleksibel dengan hasil yang cukup teliti dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah peta kontur (2D dan peta relief rupabumi (3D dengan berbagai variasi pemodelannya.

  20. Analisa Kelayakan Teknis dan Finansial pada Proyek Apartemen Dian Regency Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leonardo Andos Roganda L. Gaol

    2013-03-01

    Full Text Available Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat di Surabaya menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan lahan untuk tempat hunian. Proyek Apartemen Dian Regency dibangun sebagai salah satu solusi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan tempat hunian. Setiap rencana proyek harus didahului dengan studi kelayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan Apartemen Dian Regency Surabaya dari aspek teknis dan finansial. Aspek teknis menganalisa tentang luasan bangunan, mobilisasi material dan ketersediaan lahan parkir sesuai dengan persyaratan Pemerintah. Sedangkan aspek finansial menganalisa berdasarkan perhitungan Net Present Value dan masa pengembalian investasi. Dari segi teknis, berdasarkan perhitungan analisa luasan bangunan dan ketersediaan lahan parkir kendaraan,  perencanaan pembangunan Apartemen Dian Regency Surabaya telah sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Sedangkan dari segi finansial, harapan pengembalian investasi dengan masa investasi 10 tahun dapat dipenuhi. Nilai investasi sebesar Rp. 175.527.087.514 diperoleh dengan pinjaman bank sebesar 60% dari modal, dengan bunga 12% pertahun. Proyek Apartemen Dian Regency Surabaya mampu menghasilkan NPV sebesar Rp. 4.016.380.123 dan IRR sebesar 22.6% dimana MARR sebesar 12%. Dari analisa sensitivitas, dapat dilihat investasi Apartemen Dian Regency Surabaya akan menjadi tidak layak dari aspek finansial jika tingkat penjualan kurang dari 97,1% dan tingkat bunga diatas 22,4%.

  1. APLIKASI BERBASIS WEB UNTUK PEMASARAN DAN RESERVASI THE WING ED HOTEL POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Agung Sadnyana Putra

    2017-12-01

    Full Text Available Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri telah memiliki sebuah hotel edukasi bernama The Wing Ed (Widya Nusa Graha Education Hotel, yakni sebuah hotel yang dikelola secara komersial oleh Jurusan Pariwisata tetapi dioperasikan sepenuhnya menggunakan tenaga dosen maupun mahasiswa. Pemasaran The Wing Ed Hotel selama ini dilakukan hanya menggunakan metode konvensional, yaitu menggunakan brosur atau email dan presentasi pada beberapa travel agent serta pertemuan kepariwisataan lainnya. Pemasaran dengan metode konvensional ini memiliki keterbatasan jangkauan dan akses sehingga berdampak kurang optimumnya tingkat hunian hotel. Selain itu, sistem pemesanan kamar dilakukan juga secara manual dan terpisah dengan sistem pemasarannya. Artikel ini menjabarkan pengembangan sistem informasi terintegrasi dalam marketing dan reservasi berbasis website. Dengan pemanfaatan teknologi informasi  berupa pembuatan website, maka banyak keuntungan yang dapat diperoleh, antara lain kemudahan akses informasi dan tidak terbatas waktu akses. Hal ini disebabkan karena internet dapat diakses setiap saat dari setiap titik di dunia ini, baik menggunakan komputer, tablet atau smartphone. Keuntungan-keuntungan ini sangat berarti karena pangsa pasar menjadi lebih luas ke seluruh dunia yang pada akhirnya meningkatkan tingkat hunian hotel sehingga meningkatkan operasional dan pendapatan hotel.

  2. KEANEKARAGAMAN VEGETASI DAN PROFIL HABITAT DI TAMAN KEHATI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Priyono

    2014-02-01

    Full Text Available Taman Kehati Unnes merupakan salah satu kawasan yang dirancang sebagai kawasan konservasi tanaman lokal Jawa Tengah.Penelitian tahun sebelumnya telah dilakukan analisis keanekaragaman jenis fauna di Taman Kehati Unnes. Penelitian sebelumnya (2013 menunjukan di Taman Kehati Unnes tercatat sebanyak 24 jenisburung, 63 jenis kupu-kupu, dan 26 jenis herpetofauna (amfibi dan reptil berhasil diidentifikasi. Keanekaragaman fauna juga ditentukan oleh kondisi habitatnya, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis profil habitat. Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan metode garis berpetak berukuran 20 x 20 m untuk tingkat pohon, 10 x 10 m untuk tingkat tiang, 5 x 5 m untuk pancang, 2 x 2 untuk semai, dan 1 x 1 untuk. Profil vegetasi dibuat dari struktur vertikal penutupan tajukdengan membuat petak ukuran pemanfaatan 40 x20 m. Pengukuran dilakukan terhadap kedudukan vegetasi, penutupan tajuk, arah tajuk, tinggi tajuk, tinggi bekas cabang vegetasi, dan diameter batang. Hasil penelitian dari 52 petak sampel vegetasi di Taman Kehati Unnes menunjukkan sebanyak 32 jenis tumbuhan herba atau perdu, 13 jenis Pancang, 12 jenis tiang dan 7 jenis pohon dapat diidentifikasi. Jenis rumput yang paling mendominasi adalah Imperata cylindrica (Alang-alang dengan nilai INP 37.85 tanaman tersebut adalah jenis gulma yang biasa terdapat ditempat terbuka dan terganggu.Jenis tanaman yang paling mendominasi dari kelas pohon, pancangdan tiang adalahLeucaena leucocephala(Mlandingan. Hasil analisis menunjukan Taman Kehati Unnes memiliki tumbuhan yang sangat seragam, hal ini dapat dilihat dari dominasi Mlandingan (Leucaena leucocephala.

  3. KEANEKARAGAMAN VEGETASI DAN PROFIL HABITAT DI TAMAN KEHATI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang P

    2015-02-01

    Full Text Available Taman Kehati Unnes merupakan salah satu kawasan yang dirancang sebagai kawasan konservasi tanaman lokal Jawa Tengah.Penelitian tahun sebelumnya telah dilakukan analisis keanekaragaman jenis fauna di Taman Kehati Unnes. Penelitian sebelumnya (2013 menunjukan di Taman Kehati Unnes tercatat sebanyak 24 jenisburung, 63 jenis kupu-kupu, dan 26 jenis herpetofauna (amfibi dan reptil berhasil diidentifikasi. Keanekaragaman fauna juga ditentukan oleh kondisi habitatnya, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis profil habitat. Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan metode garis berpetak berukuran 20 x 20 m untuk tingkat pohon, 10 x 10 m untuk tingkat tiang, 5 x 5 m untuk pancang, 2 x 2 untuk semai, dan 1 x 1 untuk.Profil vegetasi dibuat dari struktur vertikal penutupan tajukdengan membuat petak ukuran pemanfaatan 40 x 20 m. Pengukuran dilakukan terhadap kedudukan vegetasi, penutupan tajuk, arah tajuk, tinggi tajuk, tinggi bekas cabang vegetasi, dan diameter batang. Hasil penelitian dari 52 petak sampel vegetasi di Taman Kehati Unnes menunjukkan sebanyak 32 jenis tumbuhan herba atau perdu, 13 jenis Pancang, 12 jenis tiang dan 7 jenis pohon dapat diidentifikasi. Jenis rumput yang paling mendominasi adalah Imperata cylindrica (Alang-alang dengan nilai INP 37.85 tanaman tersebut adalah jenis gulma yang biasa terdapat ditempat terbuka dan terganggu.Jenis tanaman yang paling mendominasi dari kelas pohon, pancangdan tiang adalahLeucaena leucocephala(Mlandingan. Hasil analisis menunjukan Taman Kehati Unnes memiliki tumbuhan yang sangat seragam, hal ini dapat dilihat dari dominasi Mlandingan (Leucaena leucocephala

  4. Perencanaan dan Implementasi Information Security Management System Menggunakan Framework ISO/IEC 20071

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Anugraha Putra

    2016-01-01

    Full Text Available Penerapan tata kelola Teknologi Informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance. Dalam penyelenggaraan tata kelola TI, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TI akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TI mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan (confidentiality, keutuhan (integrity dan ketersediaan (availability. Information Security Management System (ISMS adalah seperangkat kebijakan berkaitan dengan manajemen keamanan informasi atau terkait dengan risiko TI. Prinsip yang mengatur di balik ISMS adalah bahwa organisasi harus merancang, menerapkan dan memelihara seperangkat kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko aset informasi mereka, sehingga memastikan tingkat risiko keamanan informasi yang dapat diterima. Dari perencanaan dan implementasi sistem manajemen keamanan informasi ini, dihasilkan daftar nilai risiko akhir aset- aset kritikal dan dokumen-dokumen tata kelola penunjang ISMS. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang didalam hal ini, merupakan penelitian kualitatif. Adapun proses yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari tata kelola keamanan sistem informasi ini berdasarkan kerangka kerja ISO/IEC 27001. Dari kerangka tersebut kemudian dilakukan evaluasi terhadap objek kontrol yang dimiliki ISO/IEC 27001. Hasil yang didapat adalah peningkatan terhadap tata kelola keamanan sistem informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dibutuhkannya tata kelola keamanan sistem informasi agar IT dapat diandalkan untuk mencapai tujuan bisnis.

  5. PENGARUH PENAMBAHAN LIDAH BUAYA (Aloevera sp TERHADAP KEKENTALAN DAN PH PADA SOYGURT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wenny Diah Rusanti

    2016-10-01

    Full Text Available Lidah buaya adalah tanaman yang memiliki kandungan serat yang baik untuk pencernaan. Soygurt adalah minuman susu berfermentasi yang terbuat dari susu kedelai. Soygurt menjadi minuman alternative bagi penyuka yogurt tapi tidak dapat mengkonsumsi minuman dari susu sapi. Yogurt yang banyak beredar di pasaran biasanya memiliki kadar keasaman yang tinggi dan kental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan lidah buaya terhadap kekentalan dan pH pada yogurt dengan komposisi ekstrak lidah buaya (v/v 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Data dianalisis menggunakan pHmeter dan alat uji kekentalan Brookfield viscosimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan ekstrak lidah buaya pada soygurt dapat menurunkan derajat keasaman yogurt dan tingkat kekentalan yogurt meningkat.   Kata Kunci : lidah buaya, pH, kekentalan, soygurt, susu kedelai

  6. KECEMASAN MATEMATIK SISWA KELAS XI SMK BERDASARKAN MAHMOOD DAN KHATOON DALAM SETTING PROBLEM BASED LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Kumalasari

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran matematika dalam setting problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMK, mendeskripsikan tingkat kecemasan matematik siswa dalam mengikuti pelajaran matematika dalam setting problem based learning, dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tingkat kecemasan matematik. Metode penelitian ini adalah mixed methods. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKKB SMKN 10 Semarang. Selanjutnya dipilih 6 siswa dari masing-masing kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tingkat kecemasan matematik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitas pembelajaran, analisis tingkat kecemasan matematik, analisis kemampuan pemecahan masalah, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini diperoleh: kualitas pembelajaran dalam setting problem based learning dalam kategori baik, tingkat kecemasan matematik siswa kelas XI SMKN 10 Semarang sebelum pembelajaran matematika adalah rendah, pada saat kegiatan pembelajaran adalah tinggi, dan setelah kegiatan pembelajaran adalah rendah, untuk tingkat kecemasan sebelum tes kemampuan pemecahan masalah adalah rendah, dan setelah tes kemampuan pemecahan masalah adalah tinggi, dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang tingkat kecemasan matematik rendah lebih baik dari pada siswa yang tingkat kecemasan matematiknya tinggi.   This research aimed to describe the quality of  mathematics teaching in the setting of problem based learning to problem­solving ability of class XI student of SMK, the level of mathematics  anxiety  of   students  in  participating  in  the  setting  math  problem  based learning, and the problem­solving abilities by mathematics anxiety levels. This research method is mixed methods. Subjects in this

  7. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat terhadap Penyakit Rabies di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erick Hoetama

    2017-01-01

    Full Text Available Rabies merupakan penyakit dengan mortalitas yang sangat tinggi. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTTmenempati peringkat kedua angka kematian akibat rabies di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menilai tingkatpengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap rabies di Kabupatan Manggarai, NTT. Penelitian inibersifat observasional analitik dengan desain potong lintang. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner dipuskesmas pada 9 kecamatan di Manggarai bulan Juli 2014. Dari 278 rsponden, 65,8% responden memilikitingkat pengetahuan kurang dan 34,2% baik. Hanya 18,3% yang memiliki tingkat sikap kurang sedangkan81,7% memiliki tingkat sikap cukup. Tingkat perilaku responden 53,2% kurang dan 46,8% cukup.. Terdapathubungan antara variabel tingkat pendidikan dan tempat tinggal dengan tingkat pengetahuan, sikap, danperilaku terhadap rabies. Selain itu, responden dengan tingkat pengetahuan yang cukup memiliki perilakuyang baik terkait rabies (RP=2,391;IK95% 1,879-3,043;p<0,001. Perilaku terkait pencegahan rabies dapatdiperbaiki dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, rabies   Level of Knowledge, Attitude and Practice Regarding Rabies inManggarai Regency, Nusa Tenggara Timur, 2014 Abstract Rabies is widely known as disease with high mortality rate. We conducted this study to assess level ofknowledge, attitude and practice regarding rabies in Manggarai regency, Nusa Tenggara Timur. This study wasconducted using cross sectional design. The knowledge, attitude and practice of subjects were determinedusing validated questionnaire. We gathered the data from primary health care located in 9 Manggarai districton July 2014. Out of 278 respondents, 65.8% have poor level of knowledge while 34.2% have good level ofknowledge. Its only 18.3% have poor level of attitude while 81.7% have moderate level of attitude. The 53.2%resident have poor practice related to rabies and 46.8% have moderate level of practice. Level of

  8. KOMPOSISI JENIS DAN FUNGSI PEKARANGAN (Studi kasus desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, DI Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidah Junaidah

    2017-02-01

    Full Text Available Homegarden is one form of agroforestry complex which has a diverse structure and species composition. This research is aimed to (1 Determine the composition on 3 (three levels development of homegarden, (2 Determine the function of crops on 3 (three levels development of homegarden.  The sample location was done purposively based on the availability of data and information obtained in the field.  The number of homegarden which will be observed is 12 piece who representing 3 (three levels development of homegarden, namely early homegarden, intermediate homegarden and advanced homegarden. Observations and measurements of vegetation used census (100% on the entire plot. The results showed each level  development of homegarden have different  structure and composition of species. More advanced the level development of  homegarden, the number of woody plants increased while the number of crops decreased. This condition causes changes in the environmental conditions at under the stand. The function of homegardenat Giripurwo village is as a source of food, timber, trade commodities, spices, medicine, social, craft materials and ornamental plants. Pekarangan salah satu bentuk agroforestri komplek dimana memiliki struktur dan komposisi jenis yang sangat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengetahui komposisi jenis pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan, (2 Mengetahui  fungsi pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan ketersediaan data dan informasi yang diperoleh di lapangan. Pekarangan yang diamati berjumlah 12 buah yang mewakili 3 tingkat perkembangan pekarangan, yaitu: pekarangan awal, pekarangan menengah dan pekarangan lanjut. Pengamatan dan pengukuran vegetasi secara sensus (100 % pada seluruh plot ukur. Hasil penelitian menunjukkan struktur dan komposisi pada tiap tingkat perkembangan pekarangan berbeda. Semakin lanjut tingkat perkembangan pekarangan

  9. KONVERSI KATALITIK MINYAK SAWIT UNTUK MENGHASILKAN BIOFUEL MENGGUNAKAN SILIKA ALUMINA DAN HZSM-5 SINTESIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjannah Nurjannah

    2012-02-01

    Full Text Available Terbatasnya sumber energi fosil menyebabkan perlunya pengembangan energi terbarukan yang berasal dari alam dan dapat diperbaharui. Penggunaan bahan bakar minyak bumi, baik dari penggunaan berupa alat transportasi maupun dari penggunaan oleh industri sangat mencemari lingkungan karena tingkat polusi yang ditimbulkan sangat tinggi sehingga perlu mencari bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar gasoline, solar, dan kerosene dari minyak nabati. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan yaitu sintesa katalis dan proses katalitik cracking. Silika alumina disintesa menggunakan metode Latourette dan HZSM-5 disintesa menggunakan metode Plank. Hasil sintesa dikarakterisasi dengan Penyerapan Spektroskopi Atomis (AAS menunjukkan bahwa silika alumina dan HZSM-5 mempunyai Si/Al 198 dan 243. Luas permukaan  silika alumina dan HZSM-5 diperoleh dari analisa Brunauer Emmet Teller (BET yaitu 149,91-213,35 m2.g-1 dan ukuran pori rata-rata adalah 13oA. Perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed pada temperatur 350-500°C dan laju alir gas N2 100-160 ml.min-1 selama 120 min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang diperoleh untuk katalis HZSM-5 fraksi gasoline dengan yield tertinggi 28,87%, kerosene 16,70%, dan diesel 12,20%  pada suhu reaktor 4500C dan laju gas N2 100 ml/menit.

  10. Wacana Apec: Legitimasi Dan Signifikasi Perekonomian Bali (Kajian Wacana Kritis Parawisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hugo Warami

    2015-04-01

    Full Text Available Wacana APEC dalam kajian ini akan dieskplorasi melalui paradigma kritis untuk melakukan konstruksi refleksif terhadap pengalaman wacana-wacana pariwisata yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat pelaku pariwisata di Bali. Fokus kajian pada wacana APEC ini mencakup (1 legitimasi dan (2 signifikasi konstruksi wacana yang berdampak langsung pada perekonomian Bali melalui perspektif critical discourse analysis (CDA. Perspektif ini memberikan penekanan pada determinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, yakni segala sesuatu yang sedang, akan, dan nanti terjadi melalui wacana APEC, dan berdampak langsung pada kekuatan-kekuatan ekonomi. Legitimasi akan membantu membuat objektivasi yang sudah dilembagakan menjadi tersedia secara objektif dan masuk akal secara subjektif. Sedangkan signifikasi merupakan salah satu struktur wacana yang mengacu pada sistem, mengharuskan adanya relasi yang tidak dapat dipisahkan antara sebuah tanda dan realitas yang menjadi rujukannya serta bersifat ikonis. APEC 2013 yang diwacanakan berlangsung di Bali, akan berdampak besar pada pembangunan sektor pariwisata. Setidaknya, signifikasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional, regional dan internasional akan dikonstruksi dan didayagunakan secara bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sama pada sesama negara anggota APEC. Untuk analisis CDA, fakta bahasanya diperoleh dari media massa (surat kabar lokal Bali, yakni (1 Bali Post dan (2 Media Bali Promosi.

  11. Konseling Psikologi dan Kecemasan pada Penderita Hipertiroid di Klinik Litbang Gaki Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Yunitawati

    2015-03-01

    patients with hyperthyroidism. Keywords: anxiety, counseling, hyperthyroidism ABSTRAK Latar Belakang. Penyakit hipertiroid dapat menimbulkan gejala secara klinis dan fisiologis, perubahan fungsi tiroid, dan dapat menimbulkan gangguan pada fungsi kognitif, masalah perilaku, dan perubahan perasaan (mood serta kecemasan. Kecemasan merupakan bentuk dari emosi yang tidak menyenangkan, yang ditandai dengan kekhawatiran, keprihatinan, dan rasa takut yang kadang-kadang dialami dalam tingkat yang berbeda. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan adalah dengan melakukan konseling. Konseling merupakan sebuah proses pemberian informasi melalui komunikasi interpersonal yang dilakukan secara sistematik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling psikologi dan hubungan usia, pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kecemasan penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre eksperimen dengan pre-test post-test one group design. Variabel penelitian adalah konseling psikologi dan kecemasan. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan beck anxiety inventory (BAI yang memiliki 21 item dan mengukur aspek fisik, kognitif, dan emosional. Subjek ditanya apa yang dirasakan selama empat minggu, kemudian dimasukkan dalam skor. Total skor mengindikasikan tingkat kecemasan subjek. Sampel penelitian ini adalah wanita usia subur penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang yang memenuhi kriteria. Skrining awal dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kadar thyroid stimulating hormone (TSH dan free Tetraiodothyronin (fT4. Hasil. Penderita hipertiroid yang memiliki penyakit berat dan sedang hamil tidak dimasukkan menjadi sampel. Jumlah sampel sebanyak 45 orang. Terjadi perubahan persentase tiap kategori kecemasan antara sebelum dan setelah konseling. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kecemasan setelah proses konseling dan sebelum dilakukan konseling menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Faktor

  12. Asupan Yodium, Ekskresi Yodium Urine, dan Goiter pada Wanita Usia Subur di Daerah Endemis Defisiensi Yodium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutalazimah Mutalazimah

    2013-10-01

    Full Text Available Rendahnya asupan yodium berhubungan dengan ekskresi yodium urine (EYU yang tidak normal. Asupan yodium yang terlalu rendah juga menyebabkan kelenjar tiroid tidak mampu mempertahankan sekresi hormon yang adekuat sehingga timbul hipertrofi tiroid yang menimbulkan goiter. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan asupan yodium, EYU, dan goiter pada wanita usia subur (WUS di daerah endemis defisiensi yodium. Penelitian observasional potong lintang ini dilakukan pada 115 WUS di Kecamatan Prambanan Sleman yang dipilih secara random. Asupan yodium diukur menggunakan metode food recall 24 jam, EYU diukur dengan metode acid digestion, dan goiter diukur dengan cara palpasi. Hubungan antarvariabel dianalisis dengan uji kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan subjek dengan asupan yodium kurang sebanyak 83,5% dan asupan yodium cukup sebanyak 16,5%. Subjek dengan goiter sebanyak 13% dan tanpa goiter sebanyak 87%. Subjek defisiensi yodium sebanyak 15,7% (tingkat berat 2,6%; tingkat sedang 3,5%; tingkat ringan 9,6%, yang normal sebanyak 31,3%, sedangkan yang lebih sebanyak 20,8% dan ekses sebanyak 32,2%. Asupan yodium berhubungan dengan EYU, tetapi goiter tidak berhubungan dengan asupan yodium dan EYU. The low iodine intake, associated with insufficiency of urinary iodine concentration (UIC. Iodine intake is too low, also causes the thyroid gland is unable to maintain adequate hormone secretion, influence the thyroid hypertrophy that causes goitre. This study aimed to examine the relationship of iodine intake, UIC, and goiter on women of childbearing age in endemic areas of iodine deficiency. This cross-sectional observational study was performed 115 randomly selected women of childbearing age at sub-district of Prambanan, Sleman Regency. Iodine intake was measured using 24-hour food recall method, UIC measured by acid digestion method, and goiter measured by palpation method.The association between variables

  13. ANEMIA DAN ANEMIA GIZI BESI PADA KEHAMILAN: HUBUNGANNYA DENGAN ASUPAN PROTEIN DAN ZAT GIZI MIKRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Handayani Utami

    2015-03-01

    Full Text Available Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita hamil. Zat besi dianggap sebagai salah satu zat gizi mikro yang berperan terhadap terjadinya anemia. Kekurangan gizi besi dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan anemia, yang disebut sebagai anemia gizi besi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara asupan protein dan gizi mikro serta menghitung odd ratio (OR kejadian anemia dan anemia gizi besi akibat asupan protein dan gizi mikro pada wanita hamil di lokasi studi. Analisis ini merupakan analisa dari data studi kohor Tumbuh Kembang anak pada tahun pertama, yang dilaksanakan di Kelurahan Kebon Kalapa dan Ciwaringin, Kota Bogor yang dianalisa menggunakan disainkasus kontrol. Sebanyak 47 ibu hamil menjadi sampel dalam analisa ini. Kategori untuk anemia yaitu apabila kadar hemoglobin (Hb ibu hamil ≤11 g/dL. Kekurangan gizi besi dikategorikan apabila kadar serum transferrin reseptor (sTfR diatas 4.4 mg/L. Sedangkan Anemia Gizi Besi dikategorikan apabila memiliki kadar Hb < 11 g/dL dan sTfr > 4.4 mg/L. Tes one way anova digunakan untuk menganalisa adanya perbedaan asupan energi, protein dan zat gizi mikro antara ibu hamil yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Odd ratio dianalisa dengan menggunakan uji chi square. Nilai signifikan ditentukan apabila nilai p value < 0.05 dan perhitungan OR> 1. 27.7% dari ibu hamil di lokasi studi mengalami anemia, 14.9% tergolong dalam anemia ringan, 10.6% anemia sedang dan 2.1% anemia berat. Anemia gizi besi dialami oleh 17% dari wanita hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara keparahan anemia dan terjadinya anemia gizi besi. Tidak ditemukan perbedaan antara asupan protein, besi, folate dan zink pada wanita yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Akan tetapi terdapat kecenderungan bahwa asupan zat besi dan seng pada ibu yang anemia dan anemia gizi besi lebih rendah daripada ibu yang normal. Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada ibu

  14. Karakteristik Traksi dan Kinerja Transmisi pada Sistem Gear Transmission dan Gearless Transmission

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.A.I.A. Sri Komaladewi

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak : Sistem transmisi adalah salah satu komponen penting pada sistem drive train, yang fungsiutamanya adalah mentramsmisikan atau mentransformasikan torsi yang keluar dari mesin sampaike torsi yang terjadi pada roda penggerak. Ratio transmisi berpengaruh terhadap besarnya torsiyang dapat ditransmisikan, sedangkan jumlah tingkat kecepatannya berpengaruh terhadapkehalusan (smoothness proses transmisi dan transformasi daya pada sistem transmisi tersebut.Karakteristik traksi dan kinerja transmisi kendaraan yang diuji adalah Toyota Kijang Inova tahun2012, Pemodelan kinerja traksi dilakukan dengan metode simulasi. Karakteristik traksi dari sistemtransmisi kendaraan dianalisa paada beberapa tingkat kecepatan untuk mengatasi berbagaihambatan sepanjang kondisi operasi kendaraan. Perhitungan awal dari ratio gigi antara yangtertinggi dan terendah dapat dicari dengan menggunakan hukum Progresi Geometri. Ratio dariroda gigi akhir (terendah ditentukan oleh kecepatan maksimum kendaraan yang akan dirancang.Sedangkan traksi maksimum atau tanjakan maksimum menentukan besar ratio roda gigi awal(tertinggi. Kemudian ratio diantara kedua batas tersebut dibuat sedemikian rupa agar traksi yangdihasilkan kendaraan dapat mendekati karakteristik idealnya. Modifikasi ratio gigi transmisi daristandarnya mendapatkan kebutuhan traksi yang lebih kecil untuk kecepatan yang sama, baikpemasangan 4 tingkat, 5 tingkat, maupun 6 tingkat kecepatan. Jarak kurva traksi antara dua ratiogigi menunjukkan besarnya traksi yang tidak terpakai. Dari grafik kinerja transmisi menunjukkansemakin banyak tingkat transmisi, semakin kecil traksi yang terbuang.Karakteristik traksi mendekatikarakteristik idealnya pada gearless transmission system dengan 10 stages.Kata kunci: drive train, rasio transmisi, kinerja traksi, progresi geometri, gearless transmission Abstract : The transmission system is one of the important components in the drive train system, whose mainfunction is to transmit or to

  15. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  16. BUDIDAYA RUMPUT LAUT Sargassum sp. DENGAN METODE KANTONG PADA BEBERAPA TINGKAT KEDALAMAN DI DUA WILAYAH PERAIRAN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslimin Muslimin

    2018-01-01

    Full Text Available Optimalisasi produksi rumput laut memerlukan teknologi budidaya yang tepat. Rumput laut Sargassum sp. mudah mengalami kerontokan talus. Hal inilah yang melatarbelakangi perlunya kajian penerapan metode kantong untuk budidaya rumput laut Sargassum sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. yang dibudidayakan dengan metode kantong pada beberapa tingkat kedalaman. Penelitian dilakukan di dua lokasi berbeda yakni perairan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dan perairan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara pada bulan Maret-Mei 2016. Desain penelitian menggunakan RAL faktorial yang terdiri atas faktor wadah kantong (tanpa kantong, wadah kantong dengan ukuran mata jaring 1,5; 0,75; dan 0,25 inci dan kedalaman (permukaan 0; 50; 100; 150; dan 200 cm masing-masing diulang lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor wadah kantong dan kedalaman, serta interaksi keduanya berpengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. pada taraf uji 5% (P<0,05 di kedua lokasi penelitian. Pertumbuhan terbaik diperoleh dari perlakuan K0D0 (tanpa kantong dan di permukaan air sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada perlakuan K3D4 (kantong meshsize 0,25 inci pada kedalaman 200 cm. Bobot tertinggi di lokasi-I mencapai 235,8 g dan terendah 19,2 g; sedangkan di lokasi-II tertinggi 208,4 g dan terendah 42,2 g. Penggunaan kantong rumput laut kurang efektif dalam memacu pertumbuhan rumput laut Sargassum sp. Pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya, karenanya budidaya Sargassum sp. perlu memperhatikan faktor kedalaman perairan yang berkorelasi dengan intensitas cahaya matahari. Optimization of seaweed production requires an appropriate cultivation technology. The thallus of Sargassum sp. is easy to break. This was the underlying reason to study the application of bag method in cultivating Sargassum sp. The research aimed to find out the growth response of Sargassum sp

  17. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  18. Perancangan Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO Berbasis Website dan Selular Sebagai Informasi untuk Memetakan Sarana Olahraga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO berbasis Website dan Selular merupakan suatu aplikasi untuk memetakan sarana olahraga menggunakan layanan GPS, sehingga pengguna dapat mengetahui lokasi sarana olahraga, informasi fasilitas, dan jalan yang ditempuh menuju lokasi tersebut. Layanan ini dapat diakses melalui website secara online dan juga perangkat selular dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Adapun tujuan dari pembuatan dan penelitian aplikasi PSO ini adalah: 1 Mengetahui proses pembuatan, 2 Mengetahui cara kerja, dan 3 Mengetahui keunggulan  aplikasi PSO. Pembuatan aplikasi PSO terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (a Peninjauan Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pengumpulan data dan fakta sebagai awal pembuatan aplikasi PSO. Terdiri dari mendownload aplikasi pendukung dan pembelian hosting dan domain, (b Analisa Aplikasi, menggunakan proses tahapan untuk menganalisa aplikasi secara lebih spesifik baik secara proses, fungsi dan prosedur yang disesuaikan berdasarkan data-data. Terdiri dari analisa requirement system, analisa proses dan analisa modul sistem, (c Desain Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pemodelan untuk keperluan database, alur sistem, dan proses yang sesuai dengan analisa sebelumnya. Tahapannya adalah: desain modul, dan proses, desain struktur database dan desain arsitektur sistem, (d Prototyping, pada tahap ini dilakukan pengkodean program, prototype database dan desain template form, menu dan report. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil yaitu aplikasi PSO. Cara kerjanya adalah ketika pengguna mengakses  aplikasi melalui website ataupun selular maka data yang ada di website PSO maupun di selular, datanya diambil dari MySQL server yang ada di VPS Hosting. Kemudian dieksekusi oleh PHP server. Tetapi jika melalui selular ditambah dengan fasilitas GPS Tracking System. GPS diaktifkan dan dibuka aplikasi PSO mobile, kemudian akan didapat titik koordinat dimana posisi pengguna berada

  19. POTENSI PERKEMBANGAN WILAYAH DAN KAITANNYA DENGAN TATA RUANG DI KAWASAN LERENG MERAPI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luthfi Muta'ali

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan perkembangan wilayah kawasan lereng Merapi yang dikalikan dengan peruntukan fungsi tata ruang. Lingkup wilayah dan unit analisis adalah seluruh desa di kawasan pengembangan Lereng Merapi, yaitu sejumlah 206 desa yang tersebar di Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Banta Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis, dengan menggunakan data sekunder. Potensi perkembangan wilayah diidentifikasi dengan indikator demografis, karakteristik social ekonomi, penggunaan lahan dan infrastruktur, dan aksesibilitas. Sedangkan data peruntukan ruang dikelompokkan dalam peruntukan fungsi kawasan lindung dan kawasan budidaya. Teknik analisis yang digunakan antara lain stalistik deskriptip, penentuan tipologi wilayah, analisis deskriminan, shift analysis, dan pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan, pola perkembangan wilayah di kawasan lereng Merapi terkonsentrasi di bagian tengah (kota Yogyakarta dan pinggirannya dan menuju kearah lereng atas (Kabupaten Sleman. Pada fungsi budidaya, sebagian besar wilayah bertipe 1: (besar tumbuh berada di daerah perkotaan dan perluasannya, sedangkan wilayah ripe 1l (kecil tumbuh urnumnya berfungsi sebagai daerah pertanian lahan basah. Pada peruntukan fungsi lindung, khususnya lindung bawahan (resapan air, terdapat 36,7% (18 desa yang berpotensi berkembang pesat. Analisis basis ekonomi juga menunjukkan bahwa potensi perkembangan wilayah tinggi, akan diiringi oleh pergeseran menguatnya peran sektor non pertanian. Tipologi wilayah menurut fungsi kawasan dapat digunakan sebagai dasar dalam determinasi perkembangan wilayah, karena memiliki tingkat perbedaan yang signifikan antara fungsi lindung dan budidaya. Gejala potensi perkembangan wilayah yang tinggi di lereng bagian tengah dan atas yang berfungsi sebagai kawasan lindung dan resapan tidak menguntungkan dart sisi ekologis, dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu penelitian ini

  20. DAUR OPTIMAL TEGAKAN GMELINA PADA DUA PROYEK KARBON: MEMPERPANJANG DAUR DAN AFORESTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonky Indrajaya

    2017-02-01

    proyek karbon: memperpanjang daur dan aforestasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Faustmann yang dimodifikasi (yaitu Hartman yaitu maksimasi keuntungan dengan sumber pendapatan dari kayu dan jasa lingkungan penyerapan karbon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga karbon akan memengaruhi daur optimal tegakan gmelina pada proyek karbon VCS memperpanjang daur tebang. Sementara itu, pada proyek aforestasi VCS, tingkat harga karbon tidak memengaruhi daur optimal Faustmann. Nilai NPV proyek aforestasi relatif  lebih tinggi dibandingkan nilai NPV proyek memperpanjang daur tebangan karena jumlah karbon yang dapat dikreditkan relatif  lebih tinggi pada proyek aforestasi.

  1. PERILAKU MAKAN DAN KEGIATAN PEKERJA WANITA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S.S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available This study evaluted nutrient intake and activity of female labors in relation to iron status and blood glucose level which may affect fitness and productivity. This study was part of the research on nutrition and health status during Ramadhan fasting in female labors. Total of 200 subjects, who were not lactating or pregnant, were evaluated for their anthropometry measurements, health status, hemoglobin and hematocrit levels. While 50 subjects were drawn as sub samples for evaluating their food consumption, daily activity, blood glucose level, fitness, and total patch clothes sown. Average energy intake was 142% of their RDA. Most of the labors used to have breakfast daily, which has an average of 30% of their total daily intake. The carbohydrate sources were mostly rice and instant noodles, while consumption of fruits and vegetables was limited and not so varied. Blood glucose was in normal level, while anemia due to low iron status was among 35% of the population. Their fitness was categorized as low, with total patch clothes sown was in the range of 36-46 unit per hour. In general they have to increase fruit and vegetable consumption, to anticipate the low intake of micro nutrients.Keywords: nutrient intake, activity, fitness, productivity, female labor

  2. PROFIL GURU, PEMAHAMAN KOOPERATIF NHT, DAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DI SMP KABUPATEN MINAHASA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Kawuwung

    2011-04-01

    Full Text Available The research aims to uncover a general profile of teachers, understanding cooperative NHT, and higher-order thinking skills in middle school biology teacher North Minahasa regency. Research methods: survey with a research instrument is a questionnaire consisting of questions developed is an open question and a combination of semi-closed and open questions that have been validated by experts of learning. The study population is a junior high science teacher in North Minahasa Biology. The questionnaire that was circulated questionnaires amounted to 40 and who entered and analyzed totaled 31. The study began in July and August 2010. The results are: Understanding the Biology of junior high science teacher in North Minahasa regency NHT 6.45% towards learning, and teachers' understanding of higher-order thinking skills 12.90%. Teachers' understanding of the NHT and the results of cooperative learning is still low.

  3. Determinan Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Inflasi di Indonesia Periode 1984-2014

    OpenAIRE

    Luwihadi, Ni Luh Gede Ari; Arka, Sudarsana

    2017-01-01

    The purpose of this study was to analyze the influence of central bank interest rates and US dollar exchange rate to the rate of inflation through the money supply directly and indirectly. The analysis technique used is path analysis. The results of the analysis directly showed interest rates negative and significant effect on the money supply, US dollar exchange rate positive and significant effect on the money supply, interest rates positive and significant impact on the inflation rate, US ...

  4. Keragaman dan Produktivitas Hijauan Pakan Indigenous pada Berbagai Tingkat Kerapatan Vegetasi di Pegunungan Kapur Gombong Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doso Sarwanto

    2017-01-01

    The results shows the highest diversity of indigenous forage in Gombong-Selatan karst mountain is in moderate vegetation density area where has 36 species, high vegetation density has 20 species, and the highest vegetation density has 16 species. Eragrotis amabillis, Oplismenus burmannii, Centrosema pubescens, Ageratum conyzoides and Urena lobata are the dominant indegenous forage species in Gombong-Selatan karst mountain. The variances result shows that indigenous forage productivity in Gombong Selatan karst mountain is influenced by vegetation density. We found that lowest productivity is in high vegetation density.

  5. Analisis Tingkat Efisiensi Industri Tekstil Dan Produk Tekstil di Indonesia Kurun Waktu 2007 - 2009

    OpenAIRE

    Ruchba, Sarastri mumpuni; Permana, Billy Didik

    2015-01-01

    In the manufacturing industry, textile and textile products (TPT) industry become one of the biggest contributors to the Gross Domestic Product (GDP) of Indonesia, while the manufacturing industry itself is the largest contributor to GDP. However, the Indonesian textile industry in recent years has many problems, among others, the raw material (cotton) were 99.5% imported, textile machinery production average age was 20 years and over, and port charges are expensive. Therefore, this paper aim...

  6. Pengaruh Profesionalisme, Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan, dan Etika Profesi Terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas Akuntan Publik

    OpenAIRE

    Herawaty, Arleen; Susanto, Yulius Kurnia

    2009-01-01

    To defence trusting from client and user of financial statement, public accountant strives to have adequacy competent. The competents are professionalism, auditor’s knowledge for errors and public accountants’ judgement of materiality level. The aim of this study was to get emperical evidence about the effect of professionalism, auditor’s knowledge for errors and professional ethics on public accountants’ judgement of materiality level in the auditing process of financial statements. Data wer...

  7. Hubungan Risiko Perusahaan dan Risiko Pasar serta Pengaruhnya pada Tingkat Diversifikasi Portofolio Saham

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusbiantono Kusbiantono

    2002-09-01

    Full Text Available This research objectives is to know empirically the connection between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock, also the effect on stock diversification on Jakarta Stock Exchange. The result is there is correlation between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock. Stock portfolio that form from stock with low beta score have smaller company risk compare to stock portfolio that form from stock with high beta score. The bigger number of stock in portfolio, the better diversification level on that portfolio.  

  8. Pola konsumsi pangan dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Kampar Provinsi Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmadya Saputri

    2016-01-01

    Conclusion: There is a significant correlation between the patterns of food consumption toward family food security in Kampar regency Riau province. There is a significant correlation between the external variables and family food security level in Kampar regency Riau Province.

  9. INFLASI DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP HARGA OBLIGASI NEGARA RITEL YANG DITERBITKAN PEMERINTAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asih Widajati

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this research was to analyze the influence of the Inflation andinterest rate to bond price, and that research was important for obligation holder. The IndonesianGovernment Bonds used in this research were ORI 001, ORI 002, and ORI 003. The data wascollected from Indonesian Stock Exchange using documentation data collecting techniqueand data pooling. The analysis method used in this research was Path Analysis method. Theresult from t-test showed that statistically inflation did not significantly influence interest rateand SBI interest rate had significantly influenced bond price. The result of f-test inflation andinterest rate had significant effect to bond price at 50.60%. This research gave importantinformation for obligation holder even in stable economy. The increase of inflation rate andthe decrease of interest rate that were followed by the increase of bond price gave positiveinfluence to stock marketer especially for bond investor. For that purpose the bond holdershould keep the bond until it was due.

  10. KEPUASAN HIDUP MAHASISWA TINGKAT PERTAMA: KAITANNYA DENGAN KARAKTER MAHASISWA DAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyanza Sri Novianti

    2017-07-01

    Full Text Available The first-grade college students who were living in the dormitory face transitional period toward the adult period. Therefore, it needed the ability to measure his life satisfaction. This study aimed 1 to analyze the differences between maternal and paternal parenting styles; 2 to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic and parenting style toward college student character; and 3 to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic, parenting style, and character toward life satisfaction. This research was conducted in Bogor Agricultural University, Bogor City, West Java Province. The sample consists of 102 first-grade college student which selected by multistage random sampling method. Maternal and paternal parenting styles perceived by students are measured using the Parent as Social Context Questionnaire (PASCQ-final version instrument of Skinner, Sandy, and Tatiana (2005. College student characters are measured using the Value in Action Inventory of Strengths (VIA-IS instrument. Meanwhile, life satisfaction was measured using an instrument developed by West (2006. Independent sample t-test found that there was a significant difference between maternal and paternal parenting styles on the warmth dimension. Regression analysis found that parenting style had a significant positive effect toward college student character. Regression analysis also found that character had a significant positive effect toward life satisfaction of college student.

  11. KEPUASAN HIDUP MAHASISWA TINGKAT PERTAMA: KAITANNYA DENGAN KARAKTER MAHASISWA DAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA

    OpenAIRE

    Dyanza Sri Novianti; Alfiasari .

    2017-01-01

    The first-grade college students who were living in the dormitory face transitional period toward the adult period. Therefore, it needed the ability to measure his life satisfaction. This study aimed 1) to analyze the differences between maternal and paternal parenting styles; 2) to analyze the influence of college student characteristic, family characteristic and parenting style toward college student character; and 3) to analyze the influence of college student characteristic, family charac...

  12. Perilaku Kerja Guru Bimbingan Konseling Laki-Laki dan Perempuan Tingkat SLTA di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esther Widhi Andangsari

    2010-04-01

    Full Text Available Article presented performance behaviour among high school teachers in Jakarta, especially in their roles as counsellor based on the government’s qualification and competences, especially in their empathy and persuasion. The research also wants to see the difference between male and female teachers’ behaviour as counsellor, so that the schools are more serious in selecting and developing their teacher counsellor. Using DISC assessment tool for 68 teachers, consisting of 14 male and 54 female teachers, it is indicated that 26,47% of them meet the government qualification, those are both empathy and persuasion qualifications. Empathy qualification is possessed by male and female teachers, even male teacher is more persuasive than male teacher who have dominant communication behaviour. In general, the research presents 13 behaviour styles.

  13. ANALISA TINGKAT BAHAYA DAN KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI DI WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR (NTT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Rysnawati

    2017-02-01

    Full Text Available East Nusa Tenggara is a region in Indonesia which included in the category of hazard prone to earthquakes, because it is flanked by two earthquakes zones, (subduction zone at the south and back arc trust in the north. It is also vulnerable to earthquake disasters because of high population density. These conditions would threaten the safety of lives and property of the population, so it needs to be research to analyze the level of earthquake hazard and vulnerability in East Nusa Tenggara. For identification of the level of hazard and the vulnerability of the earthquake in this study using two factors: the danger factor with indicator Peak Ground Acceleration, vulnerability factors with indicators of population density districts in East Nusa Tenggara. The calculation of the value of PGA use attenuation function of Fukushima and Tanaka. From the calculation of the data obtained that has a very high earthquake hazard is in Ende and Alor district, while the district has a very high risk of vulnerability is in Sikka, Sumba Barat Daya and Sabu Raijua.

  14. PENGARUH ARUS KAS, MODAL KERJA, DAN PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP TINGKAT SOLVABILITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rivanda Arli Wijaya

    2017-04-01

    Full Text Available The purpose of this study is to describe the influence of Cash Flow, Working Capital and Fixed Asset Turnover on the level of solvency, simultaneously or partially. The object of research is Cash Flow, Working Capital, Fixed Asset Turnover, and Solvency, while the subject of the research was PT Matahari Putra Prima Tbk. Methods of data collection using the documentation, while data analysis techniques using multiple linear regression. The regression equation in this study are: Y= 1,198 + 4,132-13 X1 – 4,478E-13 X2 + 0,014 X3. Cash Flow, Working Capital and Fixed Asset Turnover has the effect of 18.4% to level of solvency. Keyword: Cash Flow, Working Capital, Fixed Asset Turnover

  15. Optimasi Biaya Distribusi Rantai Pasok Tiga Tingkat dengan Menggunakan Algoritma Genetika Adaptif dan Terdistribusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulfahmi Indra

    2014-07-01

      Supply chain management is critical in business area. The main core of supply chain management is the process of distribution. One issue is the distribution of decision strategies in determining the allocation of the number of products that must be moved from the level of the manufacture to the customer level. This study take optimization of three levels distribution from manufacture-distributor-wholeshale-retailer. The approach taken is adaptive and distributed genetic algorithm. Solution in the form of allocation of the number of products delivered at each level will be modeled as a chromosome. Genetic parameters such as the number of chromosomes in the population, crossover probability and adaptive mutation probability will change adaptively according to conditions on the population of that generation. This study used 3 sub-populations that exchange individuals at any time in accordance with the probability of migration. The results of research conducted 30 times for each value of the parameter genetic fusion showed that the lowest cost value obtained is 80,910, which occurs at the crossover probability 0.4, mutation probability 0.1, the probability of migration 0.1 and migration rate 0.1. This result has shown that adaptive and distributed genetic algorithm is better than stepping stone method that obtained 89,825.   Keywords— management supply chain, three level supply chain, adaptive genetic algorithm, distributed genetic algorithm.

  16. PENGARUH KARAKTERISTIK ORANGTUA DAN SEKOLAH TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN PENDIDIKAN DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Rahma

    2010-08-01

    Full Text Available School as an important role in human capital development. Therefore, school should perform good education services. The objective of this study is to analyze factors that influence parent’s satisfaction level of basic education services. This study used a cross sectional design and carried out at four Sub-Districts of Indramayu District. Samples of this study consist of 126 of elementary and secondary school students. The results of observation show that the condition of school facility included a medium category. Parents in elementary and secondary school in town and out of town felt satisfy toward basic education services, but parents in secondary school and town have more satisfied than in elementary school and out of town. Based on Importance and Performance Analysis (IPA, the attributes of education services that must repaired are student toilets, chair and desk, library, BOS fund and BOS fund of books. The attribute that must repair in particular at elementary school is information to parents about performance of their children, whereas attribute of blue uniform cost must repaired by secondary school. While special for secondary school in out of town that must repaired is maintenance of school building. Logistic regression analysis show factors that influence of parent satisfaction level (CSI indicator are family size, father’s age, and school facility. While, family size, length of father education, valuation father toward education services, and CSI score influence parent satisfaction level (direct reported satisfaction.

  17. Stabilitas Bank, Tingkat Persaingan Antar Bank dan Diversifikasi Sumber Pendapatan: Analisis Per Kelompok Bank di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buddi Wibowo

    2016-08-01

    Full Text Available Abstract. The"Competition-fragility" view and The "Competition-stability" view has a contrary logical flow in predicting the relationship between bank stability and competition among banks. According to Berger et al (2009, these two views differ on credit risk aspect of loan portfolio, but on the risks faced by the bank as a whole, these two views have the same prediction. In the credit market which is dominated by few banks with substantial market power, the risk of bank credit portfolio increases as predicted by the view "competition-fragility", but the bank's overall risk does not always go up with the jump in credit portfolio risk. The paper shows that empirical test of the Indonesian banking system support this hypothesis, except in foreign bank group that has its own business model. The relationship of competition and the credit risk of banks in Indonesia also have a U -shape pattern that increasing competition in the early stages can reduce credit risk, which is due to increasing income diversification and diversification of bank credit type, but at a certain point the increasing competition has worsened the quality of bank credit portfolio. Key word: banking competition, risk, stability, fragility, diversification

  18. TINGKAT SUKU BUNGA BANK KONVENSIONAL DAN KOMITMEN NASABAH MENABUNG DI BANK SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlis Yahya

    2017-03-01

    Full Text Available banking. Shariah banking customers were divided into Moslem customers that only saved money at shariahbank (n1, Moslem customers that saved money both in shariah and conventional banks (n2, non-Moslemcustomers (n3. This study used primary data through questionnaires distributed to 400 people gotten from295.498 customers of shariah bank in Central Java. Then the customer data was analyzed by using logit model.For groups of customers’ n2 and n3, the interest rate had a significant negative effect on the commitment toinvest in shariah banks. However, for n1, the interest rate did not affect anything. n1 customers developedrelationship with shariah bank because of religion ideology motive. The result showed that n2, n3 customershad rational-economic mindset, whereas n1 customers had emotional-ideology mindset. This result showedthat shariah banking customers were dominated by customers that had rational-economic character. The openingof disagreement about the bank interest which was not usury and which was supported by only some socioreligiousorganizations like NU and Muhammadiyah could be an important factor the growth of Islamicbanking.

  19. PERBANDINGAN TINGKAT DAN RUANG LINGKUP PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN BASIS INTERNET TERHADAP HARGA SAHAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emrinaldi Nur DP

    2017-03-01

    Full Text Available Applications of Internet financial reporting (IFR by companies have reduced the asymmetry of informationand facilitate investor access to corporate information. IFR application is considered a good news that allegedlyable to influence the market by watching the stock price, the value of stocks and abnormal stock returns.The purpose of this study was to observe the practice of IFR influence on stock prices by making comparisonsagainst companies that do not apply to IFR and comparison of the company with defferent degree and scope ofdisclosure. The study was conducted on the companies included in the index compass 100 and tested usingevent study approach and independent sample t-test between two groups of samples. Results of tests performedshowed no difference between the market reaction to the company and which do not apply IFR. There is also adifference in price saha and stock value for the company with the different degree and scope of IFR disclosure,while the abnormal returnnya got no support.

  20. DAMPAK TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KINERJA DAN STABILITAS PERBANKAN DI INDONESIA TAHUN 2003-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Yudaruddin

    2017-03-01

    Full Text Available The Indonesian Banking Architecture policy had increased banks’ concentration to strengthen their capitalstructure. Banks were forced to increase their capital so that banks consolidation might occur through mergers andor acquisitions. Based on these conditions, the purpose of this study was to analyze the impact of bank concentrationlevel to the performance and stability of the bank. Using the efficiency hypothesis, “concentration-stability”hypothesis, and “concentration-fragility” hypothesis, this study analyzed the entire conventional banks inIndonesia. The data used were secondary data from Bank Indonesia and the Central Bureau of Statistics from2003 to 2013, with panel data regression using eviews program. The results showed that banking industries inIndonesia supported the efficiency hypothesis and the “concentration-stability” hypothesis.

  1. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pelajar SMA Negeri Siabu Mandailing Natal Angkatan 2011 tentang HIV/ AIDS Tahun

    OpenAIRE

    Nasution, Yusda Rahayu

    2012-01-01

    HIV is a retrovirus that damage the immune system while AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) is a set of symptoms that caused by the lower of body immune system caused by HIV (Human Immunodeficiency virus) infection. HIV/AIDS is one of diseases that cause the higher mortality rate and the number of patient is increase over time. Therefore, the student must has knowledge and good understanding about HIV/AIDS. This research aims to study the knowledge level and attitude of student abou...

  2. Pengaruh Tingkat Adopsi IFRS dan Proteksi Investor terhadap Persistensi Laba: Analisis Lintas Negara Emerging Markets

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikrima Shobriati

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to provide empirical evidence about the effect of IFRS adoption and investor protection on earnings persistence. Based on prior studies, there are some problems that existed in the accounting practices in emerging markets such as less an accountant who have good qualifications, incomplete accounting information or inaccuracy of time in preparing financial statements, the lack of accounting data that are used for internal management incentives, the lack of legislation, auditing standards and procedure of accounting standards and this issues will can affect the quality of accounting information that reported in financial statements. So this view initiate to investigate extensively about the effect of institutional factors on earnigs persistence.This study uses panel data with 12.903 firm-year observations in emerging markets evidence from 2011 to 2013. To measure IFRS adoption uses score based on three distinctions of the type from IFRS adoption in respective countries. And then for dependent variable in this study is earnings persistence. While for the investor protection uses strength of investor protection index proxy from World Bank.The findings imply that in the context of emerging markets, IFRS adoption is not associated with future earnings persistence. While a stronger investor protection in the country significantly correlated with greater earnings persistence. Keywords: IFRS adoption, investor protection, earnings persistence, emerging markets, properties of earnings

  3. Pengaruh Jalur Pelaporan dan Tingkat Religiusitas terhadap Niat Seseorang Melakukan Whistleblowing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Caesar Marga Putri

    2016-03-01

    Full Text Available The purpose of this research is to examine empirically the effect of reporting channel (anonymous and non anonymous in the structural model and the effect of religiousity level on individual intention to report wrongdoing act. The design used in this experiment is 2x2 between subjects, with graduate level student as participant. The result shows that anonymous reporting channel in the structural model is more effective than non-anonymous reporting channel. The result that religiousity level will affect the individual intention to report wrongdoing is unpredicted. This research shows that religiousity level is not effect individual intention to report wrongdoing.

  4. PENGARUH KEPRIBADIAN DAN SITUASI TERHADAP PEMILIHAN MAKANAN PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutiara Purnamawati

    2017-02-01

    Full Text Available This study aims to: (1 identify the habits of vegetable consumption among the first grade students before and after entering the dormitory; (2 analyze the personality, situation, and the food choices based on gender; and (3 analyze the factors that influence the food choices among the first grade students. This study included 288 students in the first grade (121 male students and 167 female students that selected by cluster random sampling. Data were collected by self-administered methods. Variables measured consist of characteristic samples (allowance, age, and gender, vegetable consumption habits, personality (neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, and conscientiousness, the situation (places to eat, and the food choices (vegetables. This study found that personality (extraversion, openness to experience, and agreeableness and situations (eating at home had a positive influence on the food choices (vegetables. This means that the sample which had good socialize (extraversion, creative and imaginative (openness to experience, friendly and environmentally sensitive (agreeableness would increase the choose to eat vegetables. Moreover, sample more ate vegetables when they were at home.

  5. PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN KONSERVATISMA AKUNTANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Rohana Kusumawati

    2016-02-01

    Full Text Available The aim of this research is to examine the effect of interest conflict on accounting conservatism and the effect of company’s financial distress on the positive relation between interest conflict and accounting conservatism. The sample of this research was extracted with purposive sampling method. The populations of this research are all of the manufacturing company, which are listed at Indonesian Stock Exchange (IDX. The 216 corporate financial statements were analyzed as a sample. The technique for examining hypothesis is simple regression analysis to examining the first hypothesis and Moderated Regression Analysis (MRA to examining the second hypothesis by using SPSS 16.00 program. The results of the research show that: firstly, interest conflict has a significant positive effect on accounting conservatism. And the secondly, company’s financial distress have a significant positive effect on the positive relation between interest conflict and accounting conservatism.

  6. Tingkat kecemasan, asupan makan, dan status gizi pada lansia di Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ninna Rohmawati

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Psychological factors such as anxiety have significant contributions in determining dietary intake and nutritional status of elderly. Prevalence of malnutrition in elderly has achieved significant level. Objective: To determine the correlation between anxiety level with dietary intake and nutritional status of elderly in Yogyakarta municipality. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were elderly in Yogyakarta municipality who fulfilled inclusion criteria. Research subjects consisted of 214 people. Anxiety level was measured with trait-manifest anxiety scale (T-MAS form, dietary intake with semi-quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ method, and nutritional status was determined based on body mass arm span (BMA. Data were analyzed with Chi-Square test and multiple logistic regression. Results: A percentage of 26.2% subjects had moderate anxiety level. Most dominant factors that influenced anxiety level was sex (OR=3.37. Bivariate analysis showed a significant correlation between anxiety level and nutritional status (p<0.05, subjects with moderate anxiety level were more likely to have higher nutritional status (OR=3.54 and lower nutritional status (OR=2.29. Significant correlation was found between moderate anxiety level with excessive dietary intake (p<0.001; OR=6.22. Significant correlation was also found between dietary intake with nutritional status (p<0.05, subjects with excessive dietary intake were more likely to have higher nutritional status (OR=6.15. Conclusion: Significant correlation was found between anxiety level and nutritional status. Significant correlation was also found between anxiety level and dietary intake, and significant correlation was found between dietary intake and nutritional status.

  7. PENENTU BESARAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI: TATA KELOLA, TINGKAT PENGUNGKAPAN, DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cynthia Afriani Utama

    2015-06-01

    Full Text Available Indonesian firms are characterized by conglomeration that tends to conduct related party transaction (RPT. Extant academic literature provides two competing views on RPTs: the efficient transaction hypothesis and the conflict of interest hypothesis. The purpose of this study is to investigate RPT from the point of view of the conflict of interest hypothesis. Specifically, this study examines the size of RPT which is performed by majority shareholders to expropriate minority shareholders. The size of RPT measures the direct influence of RPT on shareholders’ wealth. In this study, the size of RPT is measured by RPT transactions of assets plus liabilities (RPTAL and sales plus expenses (RPTSE relative to book value of equity. Furthermore, this study investigates whether RPTAL and RPSE are determined by CG practices, disclosure of RPT, and ownership structure. This study cannot find the influence of CG on size of RPTAL and RPTSE. The results of the study also show that only disclosure of RPT and ownership structure that have positive impact on size of RPTSE. Disclosure of RPT increases more efficient RPTSE than abusive RPTSE. This study find that the relationship between the disclosure and RPTAL is insignificant as efficient RPTAL does not dominate abusive RPTAL, while concentrated ownership has a positive impact on abusive RPTSE.

  8. ANALISIS ALOKASI PENGELUARAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA (STUDI DI KECAMATAN MEDAN KOTA, SUMATERA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaini Rambe

    2008-01-01

    Full Text Available In recent years, issues on family welfare are being discussed. One aspect is concerning family welfare indicator and measurement. There are three measures of family welfare, i.e., BKKBN, BPS, and subjective measures. In general, this research was aimed to determine expenditure allocation and family welfare status, and to compare three measurements of welfare status. Cross sectional design and survey method were applied for this research. District of Medan Municipality, with Sudirejo I Sub District, Medan, North Sumatera were chosen purposively as study area. In this sub district 2 areas were chosen at random and 100 families were selected as samples and drawn using Proportional Stratified Random sampling method. Data of family demographic and socioeconomics characteristic, food and non food expenditure, and subjective perception of family welfare were collected for 2 months from Augusts to September 2003. Mann-Whitney test, Chi square, multiple regression, sensitivity and specificity, logistic regression was used to analyze data. The result indicates that the average of non food expenditure of the relatively wealthy family was six times higher than poor family. There was a significant difference of the proportion of food and non food expenditure between poor and wealthy family. Education and income influenced significantly family expenditure. Using BPS criteria as gold standard, the three poverty/welfare indicators (BKKBN, food expenditure and subjective perception had high sensitivity as many as 100.0. BKKBN and food expenditure criteria were the highest specificity as many as 63.3% and the lowest was subjective perception criteria (22.4%. The welfare determinant based on BPS criteria was the education of family head. The welfare determinant based on BKKBN criteria was family income. The welfare determinant based on food expenditure was the number of family members and income. The welfare determinants based on subjective perception were the education of family head, the age of family head, the perception of price and income. The poverty threshold as much as Rp 230,000.00 based on food expenditure considered the best and was chosen because it could classify poor family more than BKKBN criteria, and the education of family head with less than 13 years (the same as Senior High School level also represented poverty indicator.

  9. PENERBITAN SURAT TAGIHAN PAJAK DAN TINDAKAN PENAGIHAN DENGAN TINGKAT PELUNASAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whedy Prasetyo

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract: Initiated Publication Of The Tax Claim Letter (TCL and Billing Action with Degree of Tax Compliance Payment of Tax Payer or Individual Tax Charger. This Research is a descriptive study with case approach on Tax Payer or Individual Tax Charger on Tax Service Of­ fice (TSO Pratama Denpasar Timur aimed to find out the implementation of Tax Compliance Letter (TCL publication, and the following action of TCL through tax claim in the form of Letter of Warning (LoW and Letter of Com­ pelling (LoC related to obedience in fulfilling their tax. Reseach method is descriptive study for 38 sample. Analysis result be said that TCL guaran­ tee obedience in meeting their charge stated, so that they will not receive LoW and LoC.

  10. HUBUNGAN TINGKAT STRES IBU DAN PENGASUHAN PENERIMAANPENOLAKAN DENGAN KONSEP DIRI REMAJA PADA KELUARGA BERCERAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asilah Asilah

    2013-01-01

    Full Text Available This study aimed to analyze relationship between level of maternal stress and parental acceptance-rejection with adolescent’s self-concept on divorced family. This cross-sectional study designed research were located at Tanah Sareal and Bogor Barat, Bogor city. This research involved 50 adolescents around age 12-18 from divorced family and their mothers were selected conveniencely. The data were collected by interview and selfreport using questionnaire. The level of maternal stress was measured by using symptoms of stress, parentingstyle measured by parental acceptance-rejection questionnaire (PARQ, while adolescents’s self concept was measured by adolescent self concept instrument. Result showed 80 percent of mothers had level of stress as mildcategorize. Level of maternal stress was negatively significant correlated with level of education, family monthly income, and family size, while positively significant correlated with length of divorce. Most of the adolescentsshowed higher percentage (98% of acceptance from their mothers. Age of adolescents significantly correlated positively with aggression and undifferentiated rejection. A higher percentage of adolescents showed positive selfconcept (78%. The affection from mother was more strongly correlated positively with self-concept.

  11. IMPLIKASI PROSES TAKE-OVER BANK SWASTA NASIONAL GO PUBLIC TERHADAP TINGKAT KESEHATAN DAN KINERJA BANK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Mintarti

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this research was to know the implication process of take-over inNational Private Banks to the degree of banks’ health and performance. The samples were 5national private banks which had asset more than 20 trillion and the structure of foreignownership was above 51%. Independent variable used was ratio CAEL consisted of CAR, LDR,BOPO, and NPL while dependent variable used was ROA. By using multiple regression analysis,it was found that CAR, BOPO, LDR and NPL simultaneously had an influence to ROA, while onthe whole the result of bank’s health degree in 5 national private banks which did take overusing CAEL method showed relative good performance.

  12. TINGKAT RISIKO PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN HIGINE PETUGAS DI LABORATORIUM KLINIK RSPUN CIPTOMANGUNKUSUMO, JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Perwitasari

    2012-11-01

    Full Text Available Level of Risk Used Material Safety and Hygiene Laboratory Employee In Clinical Laboratory Ciptomangunkusumo Hospital, Jakarta.The study on the description of personal protective equipment (PPE and personal hygiene for laboratorian were undertaken, in relation to high risk factor being infected with diseases including HIV/AIDS, in cl inical laboratory Ciptomangunkusumo Hospital, Jakarta, in 2001. The number of samplesis 48 personnel who work in laboratories (24 hour, emergency installation, hematology, and child laboratory, and the study design is cross-sectional. The risk level is being scored in several criteria. There are 56.8% laboratorian who did not use PPE. Based on risks, the high risk group is those who work inchild laboratory (100% and hematological laboratory (75%. Based on personal hygiene habit after handling specimen, such as handwashing, 45.4% personnel had bad personal hygiene, thus the high riskgroup in child laboratory and hematological laboratory are both 75%.Keywords: clinical laboratory, level of risk, personal hygiene

  13. IDENTIFIKASI SUMBER PENCEMAR DAN TINGKAT PENCEMARAN AIR DI DANAU BATUR KABUPATEN BANGLI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    CoK.I.M. HANDAYANI

    2015-05-01

    Full Text Available Lake Batur areas currently experiencing rapid growth with a variety of community activities. Increased community activity tends to cause pollution and disrupt the continuity of the lake water. The purpose of this study to determine the Batur Lake water quality and pollution levels. In addition to identifying sources of contaminants that exist in the vicinity of Lake Batur. Sampling was done by purposive sampling. Water samples taken at five station and at each station taken ten sub-stations that were analyzed in situ and in laboratory Lake water quality compared to quality standards in accordance with the Rules Bali Governor Number 8 of 2007. Analysis method of water pollution indexs in accordance with the Minister of Environment Number 115 in 2003. Identify source of pollution carried by record number of events, interviews and field observations. The water quality of Lake Batur showed that some parameters have exceeded the quality standard among them are BO DS (8.72 ppm, NH3 (0.86 ppm, Fe (0.61 ppm, P04 (0.36 ppm, Pb (0.04 ppm, Cu (0.70 ppm, H2S (0.007 ppm and Cd (0.04 ppm. Water pollution index shows that the Lake Batur including light polluted with IP 1.50 to 2.82. Community activity is the source of water pollutants such as agricultural activities, settlements, tourism and fish farming activities with floating net cages (KJA. The volume of waste from the settlement activity amounted to 229,588 m3 per year and the activities of hotel and restaurant at 4595 m3 per year and the waste load of nitrogen (N and phosphate (P of cage culture activities amounted to 63,024 tons per year and 3372 tons per year.

  14. Pemaafan Dan Aspek Kognitif Dari Stres Pada Mahasiswi Jurusan Kebidanan Tingkat Dua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Rahmandani

    2015-10-01

    Full Text Available Forgiveness is considered as emotion-focused coping, whereas cognition is one aspect that is affected when someone is in a stressful situation. This study aims to examine the relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress. The subjects were 77 second degree students of midwifery. Data were collected using the Forgiveness Psychological Scale (43 item, α = .924 and Cognitive Aspect of Stress Scale (22 item, α = .886. The results showed a significant positive relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress (rxy = .504; p <.001. The higher the level of forgiveness, the better of cognitive activities in stressful situation, and conversely. Forgiveness contributed 25.4% to the prediction of cognitive aspect of stress

  15. Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Ibu Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Utami Listyaningrum

    2016-07-01

    Full Text Available One of the most problem related to successful exclusive breastfeeding is returning to work after maternity leave. Work and other factors might influence exclusive breastfeeding. It is still found that working mothers do not breastfeed even though their family and their working environment support them. This research is to find out the correlations between mother’s level of knowledge, mother’s motivation and the exclusive breastfeeding among working mothers in PT. Globalindo Intimates Klaten. This research was a quantitative one with a descriptive analytic design. A total sampling method was used to collect the data from as many as 37 working mothers having six-month-old to two-year-old babies. The data were collected in May 2015. The result is indicate that there was a positive correlation between mother’s knowledge of exclusive breastfeeding and the practice of exclusive breastfeeding. The Fisher’s Exact Test with the confidence level of 95% and α 0.05 data analysis indicate that the p-value is 0.022. The result also indicate that indicate that there was a positive correlation between mother’s motivation and exclusive breastfeeding with p-value of 0.003. Conclussion, there was a positive correlation between mother’s knowledge of exclusive breastfeeding and mother’s motivation with practice of exclusive breastfeeding among working mothers in PT. Globalindo Intimates Klaten.

  16. ANALISIS DAN STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN MAHASISWA IPB TERHADAP PENYELENGGARAAN ASRAMA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA (TPB IPB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhika Safaat

    2008-01-01

    Full Text Available Consumer is the determinant factor for the quality of services. Students as the stakeholder of Bogor Agricultural University (IPB need to receive the best services. The aimed of this research were to analyze students’ satisfaction on dormitory in Bogor Agricultural University (IPB and to identify strategy to improve students’ satisfaction. The design of this research was cross sectional study, which carried out in IPB campus, Darmaga-Bogor, West Java for six months since September 2006 to February 2007. Numbers of samples were 289 students. The result showed that the attributes needed to be improved at man’s dormitory were bath room, water availability, the adjustment program for new students, the material construction of dormitory program, the activity of dormitory program, the access to complaint, the dormitory management, the waste management, the safety at room, the tasteof food at canteen, the menu variation, the nutrition of food, the price of food at canteen, the hygiene of food at canteen, and the cleanliness at canteen. Meanwhile, at women dormitory the main priorities to be improved were bathroom, water availability, the place to iron, dispenser, the license for being late, the night’s alarm, the adjustment program, the material construction of dormitory, the activity of dormitory program, the place for complaint, the waste management, the safety at room, the taste of food at canteen, the menu variation, the hygiene of food and the cleanliness at canteen.

  17. TINGKAT KEBISINGAN DAN TAJAM DENGAR PETUGAS GROUND HANDLING DI BANDARA NGURAH RAI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W Putra Yadnya

    2012-11-01

    Full Text Available Ngurah Rai Airport is an International Airport in Bali, this will increase the air traffic frequency and increase the number of aircraft types. This condition increases the noise risk factor which contributes to probable cause of health problem for airport workers. The objective of this study is to analyze the noise effect against hearing acurity of the ground handling staff in Ngurah Rai Airport.This cross sectional study design with 44 number of sample. The sample was taking by proportional random sampling method.The study results showed that noise level in the Administration Division was between 49.6 – 52 dBA. However, in the Technical Division at 08.00 – 16.00 was averagely between 88,3 – 90.9 dBA, at 16.00 – 24.00 was between 89.3 – 93.5 dBA and at 24.00 – 08.00 was between 69.9 – 73.2 dBA. Hearing acurity of ground handling staff in the administration division was 1 personnel (16.7 % experienced hearing acurity depreciation. However, in the technical division, 23 personnel (60.5% experienced hearing acurity depreciation. The staff with ? 20 years working period numbering 6 personnel (37,5% experienced hearing acurity depreciation and staff with > 20 years working period numbering 17 personnel (77.3% experienced hearing acurity depreciation. On the other hand, personnel that always wear hearing protective equipment numbering 7 personnel (33.3% experienced hearing acurity depreciation and personnel who where not wear hearing protective equipment numbering 16 personnel (94.1% experienced hearing acurity depreciation.The study concluded that noise level in the administration division was under threshold limit value, in technical division between 08.00 – 16.00 and 16.00 – 24.00 was upper threshold limit value but between 24.00 – 08.00 was under threshold limit value. There was a different hearing acurity between administration division staff and the technical division staff. The study also enlighten there was association between working period and wearing personal protective hearing.

  18. Pemodelan Tingkat Penghunian Kamar Hotel di Kendari dengan Transformasi Wavelet Kontinu dan Partial Least Squares

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margaretha Ohyver

    2014-12-01

    Full Text Available Multicollinearity and outliers are the common problems when estimating regression model.   Multicollinearitiy occurs when there are high correlations among predictor variables, leading to difficulties in separating the effects of each independent variable on the response variable. While, if outliers are present in the data to be analyzed, then the assumption of normality in the regression will be violated and the results of the analysis may be incorrect or misleading. Both of these cases occurred in the data on room occupancy rate of hotels in Kendari. The purpose of this study is to find a model for the data that is free of multicollinearity and outliers and to determine the factors that affect the level of room occupancy hotels in Kendari. The method used is Continuous Wavelet Transformation and Partial Least Squares. The result of this research is a regression model that is free of multicollinearity and a  pattern of data that resolved the present of outliers.

  19. Analysis of Government Policy on Education: Korelasi Tingkat Ekonomi Keluarga dengan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayuk Sri Wahyuni

    2017-12-01

    Full Text Available The study of this study attempts to reveal the achievement motivation, which is a genuine effort from a person to achieve a goal, whether he likes it or not likes to try to make it to be liked. With the motivation can also be an encouragement for students to play an active role in the learning process, so that students who have high motivation then can easily capture the material presented by the teacher, thus will affect the achievement in learning. Motivation is every activity undertaken by someone who is driven by a power from within a person, and a strong motivation to make someone able to work extra hard to achieve goals. Students who do not have the motivation to learn hard to do learning activities. This research is fruitful, that the study; the varying socioeconomic status of parents affects the students' learning motivation differently. This shows a significant influence between the socioeconomic status of parents and achievement motivation on student achievement.

  20. ANALISIS KINERJA REKSADANA SAHAM DAN REKSADANA INDEKS DALAM PENILAIAN TINGKAT EFISIENSI PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tona Aurora Lubis

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT The objectives of this research are: first, to know whether LQ-45 Index Fund performs better than the equity mutual fund in Indonesian capital market; second, to measure the level of Indonesian capital efficiency. Results show that the raw performance and risk-adjusted performance of the LQ-45 Index Fund is better than the performance of all equity mutual funds (concurrently. For the investors who wish to invest their capital in equity mutual fund, however, we have found two individual equity mutual fund which perform better than the LQ-45 Index Fund, that is Phinisi Dana Saham and Rencana Cerdas. The result of this research also shows that the excess performance of the LQ-45 Index Fund is smaller than the excess performance of (individual equity mutual fund. From this result, we may conclude that Indonesian capital market is an inefficient capital market.   Keywords: Equity Mutual Fund, Index Fund, Efficiency Market

  1. Perbandingan Kinerja Reksadana Syariah Dan Reksadana Konvensional Ditinjau Berdasarkan Tingkat Risk And Return

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaidir Iswanaji

    2016-08-01

    Abstract                This study aims to determine the risk level of the comparison between Islamic and conventional mutual funds and to compare the rate of return between Islamic and conventional mutual funds.                This study uses comparative test two samples by using two-sample t-test to determine whether there are differences in the level of risk and return between Islamic mutual funds and conventional funds and then further testing data using SPSS.16 The first hypothesis testing results show that the average risk Islamic and conventional mutual funds do not have significant difference Likewise with hypothesis testing further showed that the average return fixed income funds Islamic and conventional is not a significant difference                Although there are no differences were significant between risk and return of test results of the study, the percentage Islamic mutual funds were able to outperform on the rate of return greater than the return of funds of conventional and also in terms of risk with a rate that is smaller when compared with the risk in the fund conventional , it is hoped this may be a consideration for investors in selecting mutual funds to invest. Key words : Islamic mutual funds, conventional mutual funds, risk and retur

  2. Perbandingan Tingkat Keberhasilan Terapi Tuberkulosis Pada Puskesmas Yang Sudah Bersertifikat Iso Dan Tidak Di Kabupaten Purbalingga

    OpenAIRE

    Patmiatun, Patmiatun; Hasanmihardja, Moeslich; Utaminingrum, Wahyu

    2011-01-01

    Tuberculosis is a kind of disease caused by Mycobacterium tuberculosis basille. It belongs to the third most of the deadly disease after Cardiovaskuler and Respiration disease, while the first deadly disease comes from infection disease group. The aim of this research is to know the succesfull level of tuberculosis therapy between ISO certified Puskesmas (Puskesmas Padamara) and ISO uncertified puskesmas (Puskesmas Serayu Larangan) by using the succesfull indicator and the comparison of TBC...

  3. DAMPAK BI RATE, TINGKAT SUKU BUNGA, NILAI TUKAR, DAN INFLASI TERHADAP NILAI OBLIGASI PEMERINTAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ichsan Ichsan

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this study was to examine the influence of BI rate, SBI interest rate, inflation and the exchange rateto value of government bonds in Indonesia Stock Exchange. Data used in this study were secondary data in BIrate, SBI interest rates, inflation and the exchange rate period January 2007 to October 2012. The methods of dataanalysis were multiple regression models and they were analyzed using IBM SPSS software version 20. Theresults showed that partially only the exchange rate that did not significantly influence the value of governmentbonds. This finding could be explained that the exchange rate had no effect related to central bank intervention(Bank Indonesia to move the exchange rate at the time of depreciation or appreciation.

  4. Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Rumah Tangga dalam Mengonsumsi Bihun Jagung di Bandar Lampung

    OpenAIRE

    Widyasari, Riska; Prasmatiwi, Fembriarti Erry; Situmorang, Suriaty

    2014-01-01

    The objectives of this study are to analyze: the level of household consumers' satisfaction, the level of household consumers' loyalty, and factors that influence the satisfaction and loyalty on consuming corn vermicelli in Bandar Lampung. The research was conducted in the randomly choosen 3 traditional markets and 3 modern markets in May to July 2013. Accidental sampling method was employed to choose the sample of 60 consumers as respondents. Methods of analysis used were Customer Satisfa...

  5. Analisa Pengaruh Parallel-Misalignment dan Tingkat Getaran yang Terjadi pada Pulley Depericarper Fan

    OpenAIRE

    Situmorang, Lastri

    2016-01-01

    Depericarper fan consists of two pulleys, one as a driver and the other as a driven. The construction of the two pulleys that is not aligned can cause two pulleys run into parallel-misalignment.The parallel-misalignment pulley causing of vibration that can influence machine performance and decrease of power transmission. The purpose of the research are to known of influence parallel-misalignment against vibrations and rotation that occurs on depericarper fan. The research is done by using las...

  6. MUTU CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L PADA TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU YANG BERBEDA SELAMA PENYIMPANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desi Natalia Edowai

    2017-09-01

    Full Text Available The objective of this study is to know the ripeness level of small chilli and the right temperature during storage as far as the quality of small chilli can to defend until marketing. The study was conducted at the laboratory of Physiology and Postharvest and laboratory of Food Science and Technology of Research in Agriculture Faculty of Sam Ratulangi University Manado. Three level of ripeness are green ripe, green reddish ripe and red ripe. Temperature of storages are storage in room temperature 28°C – 32°C (64 – 77%, 4°C – 10°C (90 - 95%, 4°C – (-22°C (95 – 98%, and  –10°C (99%. With long storage are 30 days. The Method of analyzed study result is descriptive analysis and the dataare presented by the table.     The quality of small chilli during storage looked about the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour. The right temperature and the right ripeness can to maintain quality of small chilli until storage. The result study show is in level ripeness green ripe and green reddish ripe and than storage temperature 4°C – 10°C (90 - 95% can maintain the qualiy of small chilli during storage. It is looked from amount of the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour during storage always increase regulary.

  7. Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar wanita indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Bandi

    1995-06-01

    Full Text Available The study was subjected to 500 Indonesia School girls from North Sumatra Province (Medan, West Java Province (Bandung, Central – Java Province (Semarang, East-Java Province (Surabaya and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP and SLTA School girls werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school girls, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-35, 5 PS, the mean of which was 33 PS. 2. Instep girth ranged withim E, F, G, I.3. The foot sizes scattered between (4-17 years of age at (32-35 PS.

  8. Hubungan Tingkat Maturitas Vertebra Servikalis Dan Kalsifikasi Gigi Pada Pasien Di Klinik Ortodonti RSGMP FKG USU

    OpenAIRE

    Bahirrah, Siti

    2011-01-01

    Introduction : The aim of this study was to know the relationship between the stages of calcification of teeth and the cervical vertebral maturity stage. Methods : A retrospective cross sectional study was designed. The final study population consisted of 70 subjects (mean age chronologis 10,63 + 1,83 years). Statistical analysis of the data was performed with SPSS windows 98. Spearman rank order test correlation coefficients were used to assess the relationship between cervical vertebral and...

  9. PERGERAKAN HARGA SAHAM AKIBAT PERUBAHAN NILAI TUKAR, INFLASI, TINGKAT BUNGA, DAN GROSS DOMESTIC PRODUCT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Heru Satoto

    2017-03-01

    Full Text Available The purposes of this study were to provide an empirical evidence of the influence of macroeconomic variablesand the time varying volatility phenomena on stock price. This research used manufactured firms that list onIndonesian Capital Market on 2009 until 2011 periods for the sampel. This research also used several macroeconomicsvariables such as exchange rate, inflation, BI rate, and Gross Domestic Product. The empirical resultshowed that exchange rate, BI rate, and Gross Domestic Product influenced stock price. The result also showedthat time varying volatility was happenend on stock price fluctuation. This result indicated that Indonesianstock price have high volatility on 2009 til 2011 periods

  10. PENGARUH TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN, PENGELOLAAN ZAKAT, DAN SIKAP PENGELOLA TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN MUZAKKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arim Nasim

    2014-04-01

    Full Text Available The purpose of this study was to determine how the effect of transparency of financial reporting, management of zakat, and the manager attitudes towards the level of trust muzakki. (Case studies on amil zakat institutions in Bandung.This study includes research into the associative casual. Sampling technique used was non-probability sampling using Quota sampling technique. The data used are primary data using a questionnaire research instruments. In analyzing the data, researchers used statistical regression analysis that had previously been tested with test instruments and classical assumption.The results of this study indicate that; First there is a significant influence on the level of transparency of financial statements muzakki trust. Secondly, there is a significant influence on the level of confidence in the management of zakat muzakki. Thirdly there is a significant influence on the level of trust managers attitude muzakki. Fourth, the existence of significant influence transparency of financial reporting, management of zakat, and the attitude of managers simultaneously on muzakki confidence level.

  11. HUBUNGAN STRUKTUR KEPEMILIKAN, TINGKAT UTANG, DIVIDEN, DAN NILAI PERUSAHAAN DALAM MENGURANGI KONFLIK KEAGENAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Dwi Ari Ambarwati

    2017-03-01

    Full Text Available This research tried to analyze substitution relationship among debt policy, dividend and insider ownershipstructure as the agency control mechanism on manufacturing firms in period 2005-2009. The hypothesisproposed in this paper were there was a substitution relationship between insider’s ownership and debt policyin reducing agency conflict, there was a substitution relationship between debt and dividend policy in reducingagency conflict and there was substitution relationship between insider’s ownership and dividend policyin reducing agency conflict. This research used purposive sampling method to determine samples and therewere 42 firms as the samples. The analysis instrument used was simultaneous equation model by using twostages least square method. These empirical results verified that debt and dividend policy was determined bysimultaneous, while insider ownership did not influence debt policy. Hypothesis test showed that there was nosubstitution relationship between insider’s ownership and debt policy in reducing agency conflict, there wassubstitution relationship between debt and dividend policy in reducing agency conflict and there was substitutionrelationship between insider’s ownership and dividend policy in reducing agency conflict. Because as awhole, eventhough not fully, there was simultaneity among debt policy, insider’s ownership and dividend itwas expected to increase firm value.

  12. ANALISA KINERJA DAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PDAM KOTA UNGARAN KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiabudi Bambang

    2012-07-01

    Full Text Available The need for water supply always increases with population growth and development of the region, demandingPDAM Semarang able to provide a better service to their communities.The issue of high rate of leak, the high discharge capacity untapped and range of services is still very low whichis a major problem for the Semarang District PDAM water supply for the City of Ungaran. Similarly on thequestion of the level of customer satisfaction and service performance should be analyzed so that companies canknow the goals and strategies in improving water services to the community.Customer satisfaction to water supply services, measured in terms of customer perception in the use of watersupply. The analysis showed that customer satisfaction in the category of high levels of satisfaction are stronglyinfluenced by water pressure, adequacy of water use, quality of complaints handling and accuracy of watermeter readings.The results of the performance assessment of water services which refers to two normative rules, namely No.47of 1999 Kepmendagri obtain the final value of 58.16 is included in the category of adequate and appropriatecriteria BPPSPAM obtain the final value of 2.055 is included in the healthy category.From the results of the performance analisia taps and customer satisfaction level analysis shows that there aresome indicators of corporate performance and customer satisfaction needs to be improved and enhanced.

  13. Analisis Sikap dan Pengetahuan Ibu Melalui Program Home Gardening dan Penyuluhan Gizi di Desa Binaan Tenayan Raya Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Harianti

    2015-11-01

    Full Text Available Pemanfaatan pekarangan dapat mendukung penyediaan aneka ragam pangan di tingkat rumah tangga, sehingga terwujud pola konsumsi pangan keluarga yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Saat ini, pemanfaatan pekarangan belum dilakukan secara maksimal. Melalui pemanfaatan pekarangan dan penyuluhan gizi diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta dapat memperluas pengetahuan dan sikap gizi ibu. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pemanfaatan pekarangan ini sangat diperlukan adanya penyuluhan, bimbingan dan penyediaan sarana yang diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sikap dan pengetahuan ibu melalui program home gardening dan penyuluhan gizi terhadap pemanfaatan pekarangan di desa binaan Tenayan Raya Pekanbaru. Penelitian ini adalah eksperimental. Subjek penelitian adalah 100 orang ibu, yang dipilih dari 4 kelurahan, di Kecamatan Tenayan Raya. Hasil menunjukkan bahwa (1 sosial ekonomi keluarga yaitu pendidikan terhadap pendapat memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.003, (2 konsumsi energi protein terhadap pendapatan memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.031, (3 analisis pengetahuan ibu terhadap program home gardening dengan pendidikan memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.004, (4 sikap ibu terhadap program home gardening dengan pendapatan dan pekerjaan ibu masing-masing memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.035 dan p = 0.006, (5 analisis pengetahuan dan sikap gizi ibu terhadap pendidikan memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.024, (6 pengetahuan dan sikap ibu yang diberi penyuluhan gizi setelah intervensi memiliki hubungan yang signifikan p < 0.05 (p = 0.000.

  14. ANALISIS ATRIBUT-ATRIBUT YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TELEPON RUMAH (FIXED WIRELINE MENGGUNAKAN METODE ANALISIS DISKRIMINAN (STUDI KASUS DI PT. TELKOM KANDATEL SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Puspita Sari

    2012-02-01

    Full Text Available PT Telkom memiliki misi untuk memberikan layanan One Stop Infocom dengan kualitas prima dan harga kompetitif. Kenyataannya, PT. Telkom Kandatel Semarang mengalami penurunan pendapatan. Semakin berkembangnya layanan jasa fixed wireless yang lebih mudah dan murah, menyebabkan penurunan pemakaian jasa fixed wireline. Dengan konsumen melakukan pembelian pertama pada suatu produk tertentu dengan harga terjangkau, kualitas terjamin, maka konsumen akan kembali membeli produk tersebut, dan dampaknya dari fenomena ini adalah kepuasan pelanggan (customer satisfaction terhadap produk tertentu karena telah memberikan kepuasan dan terjaminnya kualitas, walaupun banyak pesaing lain.  Oleh sebab itu, penelitian ini membahas dan melakukan analisis kepuasan pelanggan fixed wireline PT. Telkom Kandatel Semarang, menggunakan variabel kepuasan pelanggan untuk dikelompokkan menjadi tiga tingkatan yaitu pelanggan yang sangat puas, puas, dan tidak puas dengan menggunakan analisis klaster, kemudian dilakukan analisis variabel 4P Customer Relationship Management (CRM menggunakan analisis diskriminan, sehingga diketahui atribut yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan agar PT. Telkom Kandatel Semarang dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan maksud kepuasan pelanggan tidak menurun agar dapat meningkatkan intensitas pemakaian fixed wireline. Kata kunci : analisis klaster, analisis diskriminan, kepuasan pelanggan, fixed wireline      PT Telkom has a mission to provide a One Stop Infocom services with excellent quality and competitive price. In fact, PT. Telkom Semarang Kandatel income decreased. The growing fixed wireless service is easier and cheaper, causes a decrease in the use of fixed wireline services.With the first consumer purchase a given product at an affordable price, guaranteed quality, then consumers will buy the product again, and the impact of this phenomenon is

  15. KERAGAAN BIOREPRODUKSI DAN PERTUMBUHAN TIGA POPULASI IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Val. 1840

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2015-03-01

    Full Text Available Ikan baung (Hemibagrus nemurus Val. 1840 termasuk kelompok catfish bernilai ekonomis, di Asia populer dengan nama “green catfish”. Informasi tentang variasi genetik dan keragaan bioreproduksi dari ketiga kandidat populasi hasil kegiatan 2011, yaitu: populasi Cisadane (Sdn, Cirata (Crt, dan Serayu (Sry telah dijadikan informasi dasar dalam keperluan seleksi atau persilangan antar strain agar diperoleh ikan yang cepat tumbuh. Populasi Serayu menunjukkan tingkat variasi genetik paling kecil, namun memiliki aspek bioreproduksi lebih baik, sementara populasi Cirata menunjukkan kekerabatan dan variasi genetik lebih tinggi dari populasi Serayu dan Cisadane. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan bioreproduksi dan pertumbuhan hasil persilangan dari tiga populasi yang digunakan. Keturunan hasil persilangan antara ketiga populasi telah diamati pada aspek Spesific Growth Rate (SGR, bobot akhir, dan sintasan (SR pada stadia benih umur 42 hari, serta parameter bioreproduksi dari masing-masing populasi induk antara lain: perkembangan gonad, fekunditas, dan indeks ova somatik. Hasil persilangan antara populasi Sdn x Sry menghasilkan nilai heterosis tertinggi pada parameter SGR (8,72%; heterosis sintasan tertinggi dicapai oleh persilangan Sry dengan Sdn (45,45%; sedangkan bobot akhir dicapai oleh persilangan Crt dengan Sdn (22,08%. Persilangan dua arah antara populasi Cisadane dan populasi Cirata adalah persilangan dengan respons tertinggi pada parameter SR dan bobot akhir nilai IOS (Indeks Ova Somatik Cisadane 15,9% dan Cirata 20,7%.

  16. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai(Glycine max pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsih Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Ultisol merupakan salah satu jenis tanah asam yang memiliki kelarutan Al, Fe, dan Mn tinggi, serta kandungan P dan Moyang rendah. KelarutanAl dan Fe yangtinggiakan menjerap fosfat, sehingga ketersediaan dan serapan P bagi tanaman menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi ketidaktersediaan P pada tanah Ultisol yaitu dengan penambahan asam humat. Asam humat merupakan makromolekul polielektrolit yang memiliki gugus fungsional seperti -COOH, -OH fenolat, maupun -OH alkoholat,sehingga asam humat memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh asam humat terhadap serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai (2 menentukan konsentrasi asam humat yang paling baikdalam meningkatkan serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Pengelompokan didasarkan atas perbedaan intensitas cahaya yang ada di rumah kaca. Perlakuan berupa konsentrasi asam humat, dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 0 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan 1600 ppm. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, luas daun, bobot basah, dan bobot kering, P tersedia serta P tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakananalisis ragam pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Apabila hasil perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat berpengaruh terhadap serapan P dan pertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol. Asam humat 1200 ppm merupakan perlakuan paling baik dalam meningkatkan ketersediaan P, sehingga mampu meningkatkanpertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol.

  17. GANGGUAN CEMAS PADA MAHASISWA SEMESTER I DAN VII PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Chandratika

    2015-05-01

    Full Text Available Penting untuk dilakukan penelitian mengenai gangguan cemas pada mahasiswa kedokteran karena tingginya tingkat stres mahasiswa terutama pada tahun pertama perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan perbedaan skor  gangguan  cemas  pada mahasiswa  semester  I dan  VII serta untuk  mengetahui perbedaan skor gangguan cemas antara mahasiswa laki-laki dan perempuan di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Desain penelitian ini adalah cross sectional analitik. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Sampel mengisi identitas, kuesioner L-MMPI, kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS. Kemudian dihitung prevalensi gangguan cemas tiap kelompok serta data dianalisis menggunakan uji t-independen. Terdapat 15 orang (25,0% mahasiswa semester I dan 7 orang (11,7% mahasiswa semester VII yang mengalami gangguan cemas. Dari hasil uji t-independen antara skor gangguan cemas mahasiswa semester I dan VII diperoleh nilai p = 0,001 (<0,05. Sedangkan diperoleh p = 0,080 antara mahasiswa laki-laki dan perempuan pada semester I dan p = 0,744 antara mahasiswa laki-laki dan perempuan pada semester VII. Prevalensi gangguan cemas pada mahasiswa semester I yaitu 25,0% sedangkan 11,7% pada mahasiswa semester VII. Terdapat perbedaan bermakna antara skor gangguan cemas mahasiswa semester I dan VII. Tidak ditemukan perbedaan bermakna skor gangguan cemas antara laki-laki dan perempuan.   

  18. ANALISIS TATA KELOLA OPTIMALISASI SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN JEMBATAN TIMBANG (EDM04 BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudistira Dian Hastiti

    2016-06-01

    Full Text Available Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo Provinsi Jawa tengah sebagai perumus dan pelaksana kebijakan teknis, fasilitator, dan evaluator terkait penyelengaraan kegiatan penimbangan kendaraan bermotor melalui 16 jembatan timbang yang tersebar di wilayah provinsi jawa tengah telah mengimplementasikan sebuah system yang dipergunakan untuk kemudahan dalam menimbang kendaraan dengan mendata setiap kendaraan pada suatu system yang disebut Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang (SIM JT. Masalah yang ditemukan saat ini yaitu, melihat padatnya antrian panjang kendaraan yang akan ditimbang disebabkan karena SIM JT yang belum memiliki database identitas kendaraan dan tidak dapat terpantau secara real time yang terjadi saat local server dalam keadaan down. Berdasarkan hal tersebut Dinhubkominfo berupaya mengoptimalkan kinerja SIM JT baik dari segi sumber daya manajemen manusia, TI, serta keuangan untuk meminimalkan kesalahan serta meningkatkan efektifitas pelayanan. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner  berdasarkan COBIT 5 menghasilkan tingkat kapabilitas tata kelola proses optimalisasi sumer daya (EDM04 pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah saat ini berada di level 3 dengan status pencapaian Largely Achieved sebesar 80,18% setara dengan 3,80 dimana level 0, 1, dan 2 mencapai status Fully Achieved. Hal ini menunjukan telah mengelola dengan baik proses optimalisasi sumber daya dan diimplementasikan untuk mendukung pengerjaan proses standar dan efektif. Untuk mencapai tingkat target, Dinhubkominfo dapat melakukan strategi perbaikan dengan memperhatikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 4 Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan.

  19. Manifestasi MLM dalam Perspektif Syariah terhadap Paradoks dan Euforia Masyarakat Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wening Purbatin Palupi

    2016-09-01

    Full Text Available Secara umum Multi Level Marketing adalah suatu konsep bisnis alternatif yang berhubungan dengan pola pemasaran dan distribusi barang (produk atau jasa tertentu melalui banyak tingkatan di dalam garis kemitraan. Adapun maksud tingkatan tersebut yaitu biasa dikenal dengan istilah Upline (tingkat atas dan Downline (tingkat bawah. Sejarah bisnis pemasaran jaringan atau MLM dimulai pada tahun 1940-an saat Califiornia Vitamins merancang penjualan dengan sistem yang merangsang para pemakai (user untuk mengajak pelanggan lebih banyak (rekrutmen untuk memakai produk yang mereka pakai. Adapun secara global, sistem bisnis MLM dilakukan dengan cara menjaring calon nasabah atau masyarakat sekaligus berfungsi sebagai konsumen dan member (anggota dari perusahaan yang melakukan praktek MLM. MLM untuk mendapatkan status Syariah harus berdasarkan FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL No : 75/DSN MUI/VII/2009 tentang PEDOMAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (PLBS yang salah satunya menyatakan bahwa transaksi dalam perdagangan tersebut (MLM tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm,dan maksiat. Beberapa perusahaan yang menerapkan sistem MLM Syariah yaitu: Ahad Net Internasional; WarMAL; PT Mulia Sejahtera Network (MS-Net; PT Network Bhakti Persada; PT Multi Qreasi NetworkIndo (MQNET; PT Citra Niaga Abadi (CAN; dan PT HPA Indonesia (HPAI.

  20. DAMPAK PENGOPERASIAN INDUSTRI TERHADAP KUALITAS UDARA DAN KEBISINGAN DI KAWASAN SIMONGAN KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaenuri Zaenuri

    2011-02-01

    Full Text Available Pengoperasian industri berpotensi menimbulkan dampak terhadap penurunan kualitas udara dan peningkatan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengoperasian industri terhadap kualitas udara dan kebisingan. Penelitian dilakukan di Kawasan Industri Simongan Kota Semarang. Data penelitian merupakan data sekunder, berupa hasil pengujian emisi dan udara ambien, serta kebisingan yang diperoleh yang dilakukan perusahaan, kemudian dilakukan cross check dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif dan inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada penurunan kualitas udara di Kawasan Simongan Kota Semarang. Hasil pengujian semua parameter kunci pada periode 20042009 menunjukkan, konsentrasi semua parameter kunci berada di bawah baku mutu yang ditetapkan, sehingga udara ambien di Kawasan Simongan relatif tidak tercemar. Hasil pengujian tingkat kebisingan permukiman di Kawasan Simongan berada di atas baku mutu, khususnya untuk tahun 2005-2008, tetapi hasil uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan yang signfikan antara tingkat kebisingan hasil pengukuran dengan baku mutu permukiman. Dengan demikian pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada peningkatan kebisingan di Kawasan Simongan Kota Semarang.

  1. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  2. PENGARUH ETHNOSENTRISME TERHADAP SIKAP, PREFERENSI DAN PERILAKU PEMBELIAN BUAH LOKAL DAN IMPOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Popy Anggasari

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this research were to 1 analyze the effect of ethnocentrism towards income and educational level; 2 analyze the effect of ethnocentrism on consumers' attitudes; 3 analyze the effect of ethnocentrism on purchasing behavior; 4 analyze the effect of ethnocentrism on consumers’ preferences; and 5 formulate marketing strategies of local fruits. The study used a survey approach with descriptive study design and cross sectional study. Data were collected through questionnaires with non probability sampling technique using convenience sampling technique. Consumer ethnocentrism was measured by the consumer ethnocentrism scale. Data were analyzed using structural equation modeling. The results of this study showed that 49,33% of respondents had medium ethnocentrism level. Ethnocentrism has a positive and significant relationship to preferences and buying behavior. Strategy recommendations were made based on the research findings. The fruits need to be segmented by the grade; higher price should be given to the fruit with good quality and attractive appearance, while fruits with lower quality should be given appropriate price.Keywords:  ethnocentrism, attitude, preference, purchasing behavior, fruits, structural equation modeling (SEMABSTRAKTujuan daripenelitian ini adalah 1 menganalisis pengaruh hubungan ethnosentrisme terhadap pendapatan dan tingkat pendidikan, 2 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk sikap konsumen, 3 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk perilaku pembelian, 4 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk konsumen preferensi, dan 5 merumuskan strategi pemasaran buah-buahan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan survei dengan desain penelitian deskriptif dan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner dengan teknik nonprobability sampling technique menggunakan metode convenience sampling. Etnosentrisme konsumen diukur dengan consumer ethnocentrism scale. Data dianalisis

  3. DETERMINAN INTENSITAS KERAWANAN PANGAN SERTA HUBUNGANNYA DENGAN FOOD COPING STRATEGIES DAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DI KECAMATAN RAWAN DAN TAHAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikeu Tanziha

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 The objective of the study was to analyze the correlation among intensity of food insecurity and food coping strategy with energy intake and child nutritional status. The study design was a crosectional study.  Research was conducted in Pandeglang Distric, in April - May – July 2009. A purposive sampling were applied to select 220 households. The data collected include socio economi, food coping strategy, intensity of food insequrity and, food intake. The Rank Sperman and Pearsons test were applied to analyse correlation between variable socio economic, food insecurity intensity, food coping strategy and energy intake. Logistic regression was used to analyze determinant of food insecurity intensity. Multiple regression was used to analyse determinant of energy intake. The results showed that there were significant correlatin between intensity of food insequrity with household expenditure, and food coping startegy. Determinan of food insecurity intensity were household expenditure per capita (OR=0.033 and type of food insecurity program (OR=6.664. determinan of energy intake were food insecurity intensity, household expenditure percapita and household size.

  4. TINGKAT DAN RAGAM KONSUMSI PANGAN GOLONGAN USIA LANJUT DI PANTI WERDHA BUDI LUHUR DAN HANNA DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Luciasari

    2012-11-01

    Full Text Available Number of the elderly is increasing relatively fast in Indonesia. It is estimated by the US Bureau of the Cencus that this country will be the fourth in the world regarding the big number of it. As they are becoming older the physiological functions become weaker, it includes the function of intestine which influence the kind of food they can eat. This study has been carried out as to collect information's regarding level and variety of foods consumed by the elderly. A number of 53 elderly reside in two nursing homes, i.e. Budi Luhur and Hanna in Yogyakarta have been involved in the study. Important results show that most of the elderly used to eat main dish meal three times and snacks one-two time daily. The main staple food is rice which contributes 60-70% of total energy intake. Foods of fat sources contribute 15-20% of energy intake. Foods of animal protein sources are consumed 30-50 gram daily, and 50-100 gram of plant protein sources such as fermented soybean (tempe. Drinking water are drunk 6-9 glasses a day. By consuming such level and variety of foods, 47% of elderly are relatively thin, 47% sedentary and 6% relatively obese.Keywords: foods consume, elderly, nursing home

  5. Pengaruh Profesionalisme, Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan, Etika Profesi, dan Akuntabitas terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas (Studi pada Kap Aceh, Medan dan Palembang)

    OpenAIRE

    Aprilla, Hildayeni; ', Andreas; Hasan, Mudrika alamsyah

    2017-01-01

    The research aims to examine the influence ofprofessionalism, knowledge of error detection, professional ethical, and accountability to the judgment of materiality level. Object of this research were public accountants that registered in Aceh, Medan, and Palembang. There are eighty questionnaires were sent, but only forty two questionnaires are returned. That data are analyzed by multiple regression method and SPSS program version 19. The variables were examined are influence ofprofessionalis...

  6. Apakah Ukuran, Profitabilitas, dan Praktik Manajemen Laba Memengaruhi Tingkat Pelaksanaan dan Pelaporan Islamic Social Reporting Pada Perbankan Syariah Di Indonesia?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Setiawan

    2016-10-01

    Full Text Available This study aims to examine the effect of size, profitability, and earnings management on implementation and disclosure of Islamic Social Reporting in Islamic banks in Indonesia. The samples are Indonesian General Islamic Banks (Bank Umum Syariah which published an annual report within the past three years from 2009 to 2013. Measurement of Islamic Social Reporting was perfomed with reference to the research Haniffa (2002. The hypothesis testing employs multiple regression analysis techniques. The results of this study reveal that the size of banks as measured by total assets has positive effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. However, profitability as measured by return on eearnings (ROE and earnings management as measured by Healy model (1996 do not show the effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. For more detail descriptions of this study results are presented in discussion section.

  7. Pengaruh Etika Profesi, Pengalaman, Pengetahuan dan Gender terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas (Studi Empiris pada Kap Padang dan Pekanbaru)

    OpenAIRE

    Anggara, M. Agung; Anugerah, Rita; Alamsyah, Mudrika

    2017-01-01

    This study aims to analyze how professional ethic, experience, knowledge and gender affect to the materiality judgement by empirical at KAP Padang and Pekanbaru as the object of research. This research was held on September 12th until the end of September 2016. The method of analysis used in this study is multiple linear regression analysis. Determination of the sample using purposive sampling method and obtained samples is 74 auditors consist of 48 female auditors and 26 male auditors. The r...

  8. Hubungan Tingkat Pengungkapan dan Kinerja Corporate Social Responsibility Serta Manajemen Laba: Pengujian Teori Ekonomi dan Sosio-Politis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Ratmono

    2014-01-01

    Full Text Available The objective of this research is to examine the relationship among corporate social responsibility (CSR performance, CSR disclosure, and earnings management. Using purposive sampling technique, this research obtain 143 observation as research sample which are PROPER participants for 2009-2013 observations period. Hypotheses testing was conducted using SEM Partial Least Squares (PLS. The results of this research show consistent findings that CSR performance affects positively CSR disclosure. This finding indicate a support for economic-based theory especially signalling theory. The result also shows that companies that have higher level of CSR disclosure tend to have lower practice of earnings management. There is no an empirical evidence for relationship between CSR performance and earnings management.

  9. Hubungan Tingkat Pengungkapan dan Kinerja Corporate Social Responsibility Serta Manajemen Laba: Pengujian Teori Ekonomi dan Sosio-Politis

    OpenAIRE

    Ratmono, Dwi; Purwanto, Agus; Cahyonowati, Nur

    2014-01-01

    The objective of this research is to examine the relationship among corporate social responsibility (CSR) performance, CSR disclosure, and earnings management. Using purposive sampling technique, this research obtain 143 observation as research sample which are PROPER participants for 2009-2013 observations period. Hypotheses testing was conducted using SEM Partial Least Squares (PLS). The results of this research show consistent findings that CSR performance affects positively CSR disclosure...

  10. KAJIAN TINGKAT KONTINUM KAPITAL SOSIAL FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN DALAM MENGWUJUDKAN VISI, MISI DAN TUJUAN UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ansharullah Ansharullah

    2016-08-01

    Full Text Available The aims of this research are to find out the level of Social Capital Continuum and the what factors affecting the level of Social Capital Continuum employees and lecturers in the Faculty of Education and Teacher Training UIN Suska Riau. The subjects were employees and lecturers in the Education and Teacher Training UIN Suska Riau and the object is a levels of Social Capital Continuum of employees and lecturers in the Faculty Education and Teacher Training UIN Suska Riau. The population is all the structural employees (administration consist of 44 people and functional (lecturer of 158 Faculty of MT and Teaching UIN Suska Riau with the sampling method consists of two ways, namely variable structural employees using total sampling method and sampling methods for functional variables (lecturer using purposive sampling method. While research method used is descriptive qualitative method. The result of this research shows that the level of social capital continuum structurally and cognitive categories of employees and lecturer at the Faculty of Education and Teacher Training UIN Suska Riau in achieving the vision, mission and goals of the organization are in the category of Social Capital Maximum with the percentage of 79.90%, due to ranging between 76% - 100%.

  11. PENURUNAN TINGKAT INTRUSI AIR LAUT BERDASARKAN "CHLORIDE BICARBONATE RATIO" MENGGUNAKAN LUBANG RESAPAN BIOPORI : STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG (Decreased of Sea Water Intrusion Based On “Chloride-Bicarbonater Ratio”Using the Biopore Absorption Hole

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sundari Miswadi

    2010-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Banjir menjadi agenda tahunan bagi warga yang tinggal di daerah pinggiran pantai di Kota Semarang. Namun sekarang, wilayah yang jauh dari pantaipun kini sudah tidak luput dari banjir dan intrusi air laut. Hal ini terjadi karena airtanah sudah melebihi besarnya pengisian kembali (recharge, dan tanah sudah kehilangan fungsinya dalam menyerap air akibat maraknya pembangunan gedung dan perumahan yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat intrusi air laut di sumur-sumur gali berdasarkan "Chloride-Bicarbonate Ratio", dan daya hantar listrik (DHL serta salinitas di Kota Semarang. Penelitian dilakukan terhadap 30 sumur gali milik penduduk dengan jarak dari pantai antara 0,5-5 (lima kilometer. Tingkat intrusi air laut dihitung berdasarkan rasio klorida terhadap karbonat dan bikarbonat, dan hasilnya diplotkan pada peta dasar. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat intrusi air laut dan nilai DHL di Kota Semarang bagian timur jauh lebih jelek dibandingkan dengan wilayah pantai sebelah barat Kota Semarang, sedangkan kadar salinitas di sebagian besar daerah penelitian rata-rata kadarnya sedang. Hasil penelitian menggunakan lubang resapan biopori (LRB sebagai adsorben menunjukkan, pada minggu ketiga setelah pembuatan LRB didapatkan tingkat intrusi air laut naik sebesar 66,64 % sumur, dan sebanyak 33,33% sumur turun tingkat intrusinya, sedangkan pada mingggu keenam terjadi penurunan tingkat intrusi sebesar 66,64% sumur, dan 33,33% sumur naik. Kadar salinitas pada minggu ketiga turun sebanyak 83,30 %sumur, dan 16,66% tetap, sedangkan pada minggu keenam 49,90 % sumur salinitasnya naik, 33,33% turun, dan 16,66% tetap. Nilai daya hantar tistrik (DHL pada minggu ketiga terdeteksi 16,66% sumur naik, dan 83,30% sumur turun, sedangkan pada minggu keenam 49,98 % sumur DHL-nya naik, dan 49,98% turun. Nilai pH pada minggu ketiga terdeteksi 100% sumur turun, sedangkan minggu kelima 66,64 % turun dan 33,33 % sumur p

  12. KESESUAIAN LAHAN DAN REVITALISASI TAMBAK BUDIDAYA UDANG DI KAWASAN INDUSTRIALISASI KABUPATEN PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tambak budidaya udang di kawasan industrialisasi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dan mengkaji strategi revitalisasi tambak berdasarkan hasil penelitian remediasi kualitas tanah dan air tambak. Data primer meliputi: topografi, lahan, dan hidrologi pesisir diperoleh melalui survai lapangan. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data sekunder yang digunakan berupa data iklim, peta Rupa Bumi Indonesia kawasan Probolinggo skala 1:25.000 dan citra satelit ALOS AVNIR-2 tahun 2010. Data lapangan (topografi, pasang surut, fisika-kimia air dan tanah, data citra satelit ALOS AVNIR-2 dan data sekunder yang lain, dianalisis secara spasial menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG untuk memperoleh tingkat kesesuaian lahan. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan tambak dari total luasan tambak 2.143 ha, lahan yang sangat sesuai dan sesuai untuk budidaya udang yaitu 56 ha dan 618 ha. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Tongas dan Pajarakan. Lahan yang cukup sesuai ditemukan sebesar 1.235 ha, dan tersebar di Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending, Kraksaan, Pajarakan, dan Paiton. Sedangkan lahan yang tidak sesuai yaitu 234 ha, terdapat di Kecamatan Sumberasih, Gending, dan Kraksaan. Percepatan target peningkatan produksi di tambak budidaya udang kawasan industrialisasi dapat dicapai melalui kesesuaian lahan dan revitalisasi tambak (perbaikan kualitas tanah dan air.

  13. Karakteristik Gejala Dysmenorrhea dan Pengaruhnya Terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswi S1 Keperawatan Kelas Ekstensi di Fakultas Keperawatan USU

    OpenAIRE

    Roza, Desni

    2011-01-01

    Dysmenorrhea adalah nyeri saat menstruasi yang terjadi pada perut bagian bawah yang terasa seperti kram yang dimulai saat menstruasi datang sehingga dapat menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari. Wanita yang mengalami dysmenorrhea mempunyai tingkat gejala nyeri yang berbeda-beda pada setiap wanita yang mengalaminya mulai dari gejala nyeri dysmenorrhea ringan sampai berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik gejala dysmenorrhea dan pengaruh terhadap aktifitas belaj...

  14. KEANEKARAGAMAN DAN MIGRASI VERTIKAL COPEPODA DI TELUK SUMBERKIMA BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Media Fitri Isma Nugraha

    2008-12-01

    Full Text Available Penelitian keanekaragaman spesies copepoda yang hidup di sekitar keramba jaring apung (KJA di Teluk Sumberkima, Bali Utara dilaksanakan pada bulan Februari 2007 dengan posisi sampling 50L 0237293 UTM 9101738. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan distribusi vertikal populasi zooplankton khususnya copepoda di sekitar KJA Teluk Sumberkima pada beberapa tingkat kedalaman. Sampling copepoda dilakukan dengan memompa air laut sejumlah volume tertentu pada tingkat kedalaman masing-masing 0 m, 3 m, 6 m, 9 m, 12 m, dan 15 m. Air laut tersebut kemudian disaring pada 200 µm secara terpisah. Sampel copepoda diawetkan dengan formalin 4% untuk analisis mikroskopik di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan terdapat 3 ordo yang terdiri atas 22 spesies copepoda. Ordo yang mendominasi adalah Calanoida yang ditemukan pada setiap kedalaman, dilanjutkan oleh ordo Cyclopoida yang ditemukan pada kedalaman 0 m, 3 m, 6 m, 12 m, dan 15 m dan ordo Harpacticoida yang ditemukan di semua lapisan kedalaman. Spesies yang mendominasi di setiap kedalaman adalah Calanus sinicus dan Calanus minor. The aim of this experiment was to study biodiversity and vertical distribution of copepods around floating cage culture in Sumberkima Bay, North Bali, in sea water depth levels of 0, 3, 6, 9, 12, and 15 meters at sampling site of 50L 0237293 UTM 9101738. The observation was done in February 2007. Samples were obtained by pumping and then filtering the seawater through 200 µm membrane filter. Samples were preserved in 4% formaldehyde for microscopic observation. Results showed that there were three orders from 22 copepod species dominated by the order of Calanoida found in any depth level followed by the order of Cyclopoida found at 0, 3, 6, 12, and 15 meters depth. Even though the order of Harpacticoida copepods was found in each observed depth level but this order was in little quantity. Dominant species at each depth level was Calanus

  15. Analisis Kondisi dan Proyeksi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2016-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1 Menganalisis kondisi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi; (2 Proyeksi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi dalam 5 tahun mendatang yang mencakup persediaan, kebutuhan dan kesesuaian persediaan dengan kebutuhan tenaga kerja. Data yang digunakan data sekunder meliputi jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja, PDRB dan data pendukung lainnya. Untuk menganalisis kondisi ketenagakerjaan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan ukuran-ukuran ketenagakerjaan. Proyeksi persediaan tenaga kerja diperoleh dari proyeksi TPAK dan proyeksi penduduk. Proyeksi Proyeksi TPAK dengan metode pertumbuhan eksponensial. Proyeksi penduduk didasarkan hasil proyeksi penduduk Indonesia 2010 – 2035 per provinsi yang telah disusun oleh Badan Pusat Statistik RI. Proyeksi kebutuhan tenaga kerja menggunakan Employment Elasticity berdasarkan derivasi fungsi produksi Cobb-Douglas dengan 2 input. Hasil penelitian menemukan: 1 Mayoritas penduduk yang bekerja di Provinsi Jambi bekerja pada sektor pertanian dan pada status usaha sektor informal, dengan  pendidikan umumnya SMP ke bawah  dan jam kerja lebih dari 35 jam seminggu; 2Rata-rata Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK di Provinsi Jambi adalah sebesar 66,74 persen pertahun dengan rata-rata Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT di Provinsi Jambi adalah sebesar 4,66 persen pertahun; Berdasarkan proyeksi terhadap ketenagakerjaan di Provinsi Jambi maka pada Tahun 2020 di perkirakan jumlah angkatan kerja yang ada di Provinsi Jambi sebanyak 1.938.058 orang sementara jumlah kebutuhan tenaga kerja atau kesempatan kerja di Provinsi Jambi diperkirakan hanya sebanyak 1.903.625 orang, dengan surplus tenaga kerja sebanyak 34.433 orang. Kata kunci: Angkatan Kerja, Pengangguran, Persediaan tenaga kerja, Kebutuhan Tenaga Kerja

  16. Pengenalan Bahasa Isyarat dengan Metode Segmentasi Warna Kulit dan Center of Gravity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Kurniawan

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Bahasa isyarat (sign language merupakan bahasa yang menggunakan gerakan tangan dan gerak bibir untuk menjelaskan sebuah arti. Untuk itu perlu adanya dibuat suatu sistem yang dapat menghubungkan penderita cacat tunarungu dengan manusia normal. Penelitian aplikasi pengenalan bahasa isyarat secara real-time banyak mengalami kendala, faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain, besarnya tingkat kemiripan data citra latih, proses pelacakan (tracking terutama pada segmentasi objek dengan latar belakang (background sehingga hasil capture tidak terinterprestasikan maksimal. Penelitian ini menggunakan metode pelacakan (tracking yakni segmentasi warna kulit dan center of gravity (COG berhasil melacak (tracking gerakan tangan dari setiap frame, serta metode deteksi tepi dan PCA sebagai ekstraksi ciri, dan pengenalannya menggunakan pendekatan jaringan syaraf tiruan  back propagation. Hasil dari pengujian sistem ini dapat mengenali 26 huruf isyarat, tingkat akurasi pengenalan isyarat tangan 83,43%. Pada berbagai kondisi pencahayan dan jarak objek ke kamera, system ini mengalami perubahan tingkat pengenalan sehingga diperlukan jarak ideal dan tingkat penerangan yang baik. Aplikasi ini perlu adanya pengembangan lebih lanjut terutama pada proses pelacakan dan identifikasi. Kata kunci—Pelacakan, Ekstraksi ciri, Pengenalan isyarat tangan   Abstract Sign language is a language that uses hand gestures and lip movements to explain the meaning. For that there needs to be created a system that can connect the disabled with normal human hearing impairment. The study of sign language recognition applications in real-time experience any problems, the factors that affect, among others, high level of similarity of training image data, the process of tracking, especially on the segmentation of objects with the background so the results do not capture the maximum interpretation. This research uses the tracking method the skin color segmentation and center of

  17. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan