WorldWideScience

Sample records for fisika reaktor nuklir

  1. PENINGKATAN KINERJA SISTEM KESELAMATAN PASIF PADA REAKTOR NUKLIR DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN RVACS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2014-07-01

    Full Text Available Kelengkapan sistem keselamatan pasif dan inheren pada reaktor lanjut merupakan prasyarat utama. Makalah ini mengeksplorasi hasil desain konseptual sistem pembuang sisa panas pada pusat listrik tenaga nuklir berjenis Very High-Temperature Reactor. Tujuan riset ini untuk merancang sistem pembuang sisa panas pusat listrik tenaga nuklir yang terdapat pada dinding reaktor. Studi kinerja Reactor Vessel Auxliary Cooling System (RVACS dilakukan pada dua jenis pendingin yaitu Timbal-Bismut dan Liquid Salt. Panas dari dinding reaktor dihapus melalui sirkulasi alamiah pada keadaan tunak. Analisis melibatkan sistem perpindahan panas secara radiasi, konduksi dan konveksi alami. Perhitungan perpindahan panas dilakukan pada elemen reaktor vessel, dinding luar guard vessel, dan pelat pemisah. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan kedua jenis sistem pendingin reaktor dan sistem pasif sisa pembuangan panas cukup menghapus sisa panas hasil peluruhan dengan sirkulasi alami.ABSTRACTCompleteness of passive safety systems and inherent in advanced reactors is a major prerequisite. This paper explores the results of a conceptual design of the heat removal system at the nuclear power plant (NPP type Very High-Temperature Reactor. The purpose of this research was to design the reactor vessel auxiliary cooling system (RVACS of NPP located within the reactor walls. The RVACS performance study was conducted on two types of coolant: Lead-Bismuth and Liquid Salt. Heat was removed from the reactor vessel through the natural circulation in the steady state. Analyses of heat transfer systems involved radiation, conduction and natural convection. Heat transfer calculations were performed on the reactor vessel, guard vessel, and perforated plate. The results from the accident analysis showed that both types, the reactor coolant system and the passive residual heat removal system, adequately remove remaining heat of the decay by a natural circulation.

  2. REAKTOR INNOVATIVE MOLTEN SALT (IMSR DENGAN SISTEM KESELAMATAN PASIF MENYELURUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Widiharto

    2015-04-01

    Full Text Available Pengembangan Teknologi Reaktor Nuklir pada masa mendatang mengarah pada peningkatan aspek keselamatan, peningkatan pendayagunaan bahan bakar, reduksi limbah radioaktif, ketahanan terhadap proliferasi bahan-bakar nuklir dan peningkatan aspek ekonomi. reaktor Innovative Molten Salt (IMSR adalah reaktor nuklir yang menggunakan bahan bakar cair berupa garam lebur fluoride (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. Reaktor IMSR didesain sebagai reaktor pembiak termal, yaitu membiakkan U-233 dari Th-232. Hal ini untuk menjawab permasalahan sustainabilitas ketersedian sumber daya bahan bakar nuklir dan reduksi limbah radioaktif. Dalam aspek keselamatan, desain reaktor IMSR memiliki sifat inherent safe, yaitu koefisien umpan balik daya yang negatif serta memiliki fitur-fitur keselamatan pasif. Fitur-fitur keselamatan pasif terdiri dari sistem shutdown pasif, sistem pendinginan pasif pasca shutdown serta sistem pendinginan pasif untuk produk fisi. Kecelakaan yang berpotensi terjadi pada IMSR, yaitu kecelakaan kehilangan aliran bahan bakar, kecelakaan kehilangan aliran pendingin, kecelakaan kehilangan kemampuan pengambilan kalor serta kecelakaan kerusakan integritas sistem reaktor, dapat ditangani sepenuhnya secara pasif hingga mencapai kondisi shutdown selamat. Kata kunci: keselamatan pasif, inherent safe, IMSR   The next Nuclear Reactor Technology developments are directed to the increasing of the aspects of safety, fuel utility, radioactive waste reduction, proliferation retention and economy. Innovative Molten Salt Reactor (IMSR is a nuclear reactor design that uses fluoride molten salt (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. IMSR is designed as a thermal breeder reactor, i.e. to produce U-233 from Th-232. This is the answer of natural nuclear fuel sustainability and radioactive waste problems. In term of safety aspect, IMSR design has inherent safe characteristics, i.e. negative power feedback coefficient, and passive safety features. The passive safety features are passive shutdown

  3. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  4. Efektivitas Penggunaan Buku Ajar Fisika Matematika Berbasis Inkuiri dalam Perkuliahan Fisika Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Fajar Saputri

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract The purpose of this study was to describe the effectiveness of the use of mathematical physics textbook-based inquiry on Mathematical Physics to improving mathematical problem solving ability of students. The study design using pretest-posttest control group design. The population in this research are physics students who take courses in Mathematical Physics I. Based on the results of data analysis can be known (1 an increase in mathematical problem solving ability of students on average were moderate, 2 Independence of student learning after using inquiry-based textbook is good (3 the response of students to the textbook is fair. So it can be concluded that the use textbooks effective inquiry-based Mathematical Physics Mathematical Physics in lectures. Keywords: effectiviness, mathematical problem solving ability, based inquiry Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas pengunaan buku ajar fisika matematika berbasis inkuiri pada perkuliahan Fisika Matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa. Ranangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa fisika yang mengambil mata kuliah Fisika Matematika I. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui (1 peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa rata-rata tergolong sedang, 2 Kemandirian belajar mahasiswa setelah menggunakan buku ajar berbasis inkuiri pada perkuliahan Fisika Matematika tergolong baik (3 respon mahasiswa terhadap buku ajar  tergolong baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku ajar Fisika Matematika berbasis inkuiri efektif dalam perkuliahan Fisika Matematika.  Kata-kata kunci: efektivitas, kemampuan pemecahan masalah matematik, pendekatan inkuiri

  5. Modelle in die onderrig van fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. J. A. Smit

    1998-07-01

    Full Text Available Die rol van modelle in die onderrig van fisika is sedert die vroeë tagtigerjare erken. In die onderrig word die absent op die kwantitaiewe aspekte van die vak geplaas, terwyl die kwatitatiewe aspekte min aandag kry.

  6. PEMODELAN TERAS UNTUK ANALISIS PERHITUNGAN KONSTANTA MULTIPLIKASI REAKTOR HTR-PROTEUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zuhair Zuhair

    2015-04-01

    Full Text Available PTRKN sebagai salah satu unit kerja di BATAN dengan tugas pokok dan fungsi yang berkaitan erat dengan teknologi reaktor dan keselamatan nuklir, menaruh perhatian khusus pada konsep reaktor pebble bed. Dalam makalah ini pemodelan reaktor pebble bed HTR-PROTEUS dilakukan dengan program transport Monte Carlo MCNP5. Partikel bahan bakar berlapis TRISO dimodelkan secara detail dan eksak dimana distribusi acak partikel ini dalam bola bahan bakar didekati menggunakan array teratur kisi SC dengan fraksi packing 5,76% tanpa zona eksklusif. Model teras pebble bed didekati dengan memanfaatkan kisi teratur dari bola yang disusun sebagai kisi BCC berdasarkan sel berulang yang digenerasi dari sejumlah sel satuan. Hasil perhitungan MCNP5 memperlihatkan kesesuaian yang sangat baik dengan eksperimen, walaupun teras HTR-PROTEUS diprediksi lebih reaktif daripada pengukuran, khususnya di teras 4.2 dan 4.3. Pustaka ENDF/B-VI menunjukkan konsistensi dengan estimasi keff paling akurat dibandingkan pustaka ENDF/B-V, terutama ENDF/B-VI (66c. Deviasi estimasi keff yang dihitung dengan eksperimen dikaitkan sebagai konsekuensi dari komposisi reflektor grafit yang dispesifikasikan. Komparasi yang dibuat memperlihatkan bahwa MCNP5 menghasilkan keff teras HTR-PROTEUS lebih presisi daripada hasil dari MCNP4B dan MCNPBALL. Hasil ini menyimpulkan bahwa, sukses metodologi pemodelan ini menjustifikasi aplikasi MCNP5 untuk analisis reaktor pebble bed lainnya. Kata kunci: pemodelan teras HTR-PROTEUS, konstanta multiplikasi, MCNP5   PTRKN as a working unit in BATAN whose main duties and functions are related to reactor technology and nuclear safety, consern attention to pebble bed reactor concept. In this paper modeling of HTR-PROTEUS pebble bed reactor was done using Monte Carlo transport code MCNP5. The TRISO coated fuel particle is modeled in detailed and exact manner where random distributions of these particles in fuel pebble is approximated by using regular array of SC lattice

  7. KESULITAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rismatul Azizah

    2015-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kesulitan pemecahan masalah fisika pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebarkan angket. Responden terdiri dari 120 siswa yang berasal dari 3 sekolah yaitu, SMA Negeri 1 Bangil, SMA Negeri 8 Malang, dan SMA YADIKA Bangil. Dilakukan pula wawancara pada beberapa guru dan siswa. Berdasarkan hasil penyebaran angket, diperoleh 26% siswa mengalami kesulitan pada materi Suhu dan Kalor, 25% Optik, 21% Fluida Statik, 17% Elastisitas dan Hukum Hooke, dan 11% Kinematika. Kesulitan tersebut salah satunya disebabkan pembelajaran bagi siswa yang kurang maksimal dalam bentuk hands on activity. Sebanyak 88% siswa mengatakan bahwa pembelajaran fisika yang sering dialami adalah dengan metode ceramah. Siswa mengalami kesulitan belajar fisika dalam menyelesaikan permasalahan pada soal sebesar 32%, kesulitan memahami konsep dan rumus 26%, kesulitan menggunakan persamaan atau rumus dalam soal 18%, kesulitan menganalisis grafik dan gambar 17%, dan kesulitan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 7%. Kesulitan tersebut terlihat ketika siswa memecahkan permasalahan pada soal kinematika serta suhu dan kalor. Diperoleh dari hasil angket, bahwa 76% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan pada soal dengan alasan lupa atau tidak paham, sebesar 19% siswa kurang memahami solusi pemecahan masalah pada soal, dan hanya sebesar 5% siswa mampu memecahkan permasalahan pada soal.

  8. Pengembangan Program Macromedia Flash 8 untuk Pembelajaran Fisika di SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiji Susilowati

    2007-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah membuat dan mengevaluasi media pembelajaran fisika SMA menggunakan program Macromedia Flash 8. Subjek coba pada penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 10 siswa untuk uji coba instrumen penelitian, 10 siswa untuk ujicoba kelompok kecdl, dan 20 siswa untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengguna­kan kuesioner dan tes fisika (pre-test dan post-test. Evaluasi terhadap program ditinjau dari aspek pembelajaran dan aspek media. Kritik dan saran digunakan untuk memperbaiki program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Macromedia Flash 8 untuk pembelajaran fisika di SMA: (1 dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran, (2 terbukti mampu menaikkan skor rerata tes fisika siswa sebesar 55,42%, (3 memiliki efisiensi waktu yang tinggi, (4 ditinjau dari aspek media Hinilai cukup bagus/menarik (dinilai/dikategorikan sedang oleh siswa, (5 ditinjau dari aspek pembelajaran secara keseluruhan program ini dinilai tinggi/jelas dimengerti oleh siswa, (6 ditinjau dari aspek media dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika, dan (7 ditinjau dari aspek pembelajaran juga dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika. Kata kunci: media pembelajaran fisika diSMA.

  9. Implementasi Student Centered Learning dalam Praktikum Fisika Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy K.

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengimplementasikan student centered learning dalam praktikum fisika dasar. Berdasarkan pengalaman di jurusan fisika Unesa selama ini, kendala yang dijumpai adalah masih banyak mahasiswa yang belum dapat mandiri dalam melaksanakan kegiatan praktikumnya karena lebih banyak menunggu penjelasan dari pembimbing dan kurang berinisiatif dalam menyelesaikan masalah praktikumnya. Student centered learning (SCL merupakan strategi pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai subyek aktif dan mandiri yang bertanggung jawab sepenuhnya atas pembelajarannya. Memperhatikan karakteristik praktikum yang lebih mengarah pada pengembangan keterampilan ilmiah (hard skills dan soft skills mahasiswa dalam mengidentifikasi gejala dan menyelesaikan masalah perlu dilakukan pendekatan pembelajaran yang inovatif yang dapat mengembangkan keterampilan ilmiah mahasiswa secara maksimal. Untuk mengatasi keadaan tersebut, telah diujicobakan suatu mekanisme implementasi SCL dalam praktikum fisika dasar yang diharapkan dapat mengoptimalkan keterampilan praktikum mahasiswa. Efektivitas mekanisme kegiatan praktikum dengan pendekatan SCL tersebut dilihat berdasarkan sejauhmana sasaran yang diinginkan tersebut tercapai. Hasil implementasi student centered learning dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: 1 Atribut-atribut student centered learning yang dapat diintegrasikan ke dalam praktikum fisika dasar meliputi: kerja kelompok, diskusi, menulis, presentasi, dan pemecahan masalah. 2 Atribut-atribut softs skills mahasiswa yang bersesuaian dengan atribut-atribut student centered learning yang diintegrasikan ke dalam praktikum fisika dasar adalah: kerjasama merupakan penekanan dari kegiatan kerja kelompok, manajemen diri merupakan penekanan dari kegiatan diskusi, komunikasi tulis merupakan penekanan dari kegiatan menulis, komunikasi lisan merupakan penekanan dari kegiatan presentasi, berfikir kritis dan analitis merupakan penekanan dari pemecahan

  10. PENGEMBANGAN MODEL UNTUK SIMULASI KESELAMATAN REAKTOR PWR 1000 MWe GENERASI III+ MENGGUNAKAN PROGRAM KOMPUTER RELAP5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sofrany Ekariansyah

    2015-04-01

    Full Text Available Reaktor daya PWR AP1000 yang didesain oleh Westinghouse adalah reaktor Generasi III+ pertama yang telah menerima persetujuan desain dari U.S. Nuclear Regulatory Commission (NRC. Saat ini utilitas China telah memulai pembangunan beberapa unit AP1000 di dua tapak terpilih untuk rencana operasi pada 2013-2015. AP1000 sebagai desain PWR berdasarkan teknologi teruji dari desain PWR lainnya yang dibuat oleh Westinghouse dengan penguatan pada sistem keselamatan pasif dengan demikian dapat dipertimbangkan untuk dibangun di Indonesia bila mengacu pada persyaratan pada PP 43/2006 mengenai Perijinan Reaktor Nuklir. Namun demikian, desain tersebut perlu diverifikasi oleh Technical Support Organization (TSO independen sebelum dapat dibangun di Indonesia. Verifikasi dapat dilakukan menggunakan paket program RELAP5 dalam bentuk analisis kecelakaan. Selama ini analisis kecelakaan PLTN dilakukan untuk tipe PWR 1000 MWe dari generasi II atau tipe konvensional. Mengingat saat ini referensi yang menggambarkan teknologi AP1000 yang menyertakan teknologi keselamatan pasif sudah tersedia maka dilakukan kegiatan pemodelan yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan analisis kecelakaan. Metode pengembangan model mengacu pada pedoman IAEA yang terdiri dari pengumpulan data instalasi, pengembangan engineering data dan penyusunan input deck, verifikasi dan validasi data input. Model yang berhasil dikembangkan secara umum telah mewakili sistem AP1000 secara keseluruhan dan dianggap sebagai model dasar. Model tersebut telah diverifikasi dan divalidasi dengan data desain yang terdapat pada referensi dimana respon parameter termohidraulika menunjukkan perbedaan hasil ± 3% selain untuk parameter penurunan tekanan teras yang lebih rendah 13%. Sebagai model dasar, input deck yang diperoleh dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan pemodelan sistem keselamatan, sistem proteksi, dan sistem kendali yang spesifik AP1000 untuk keperluan simulasi keselamatan yang lebih

  11. KETERAMPILAN DASAR KINERJA ILMIAH PADA MAHASISWA CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thoha Firdaus

    2017-09-01

    Full Text Available Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan dasar kinerja ilmiah pada mahasiswa calin guru fisika. Metode yang digunakan adalah survey dengan sampel 36 mahasiswa calon guru fisika. Teknik pengumpulan data menggunakan angket respon mahasiswa terhadap keterlaksanaan kegiatan praktikum dan wawancara dengan dosen pengampu. Hasil menunjukkan bahwa 50% mahasiswa mengalami kesulitan dalam menganalisis data dan membuat kesimpulan.

  12. ANALISIS KESELAMATAN TERMOHIDROLIK BULK SHIELDING REAKTOR KARTINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azizul Khakim

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS KESELAMATAN TERMOHIDROLIK BULK SHIELDING REAKTOR KARTINI. Bulk shielding merupakan fasilitas yang terintegrasi dengan reaktor Kartini yang berfungsi sebagai penyimpanan sementara bahan bakar bekas. Fasilitas ini merupakan fasilitas yang termasuk dalam struktur, sistem dan komponen (SSK yang penting bagi keselamatan. Salah satu fungsi keselamatan dari sistem penanganan dan penyimpanan bahan bakar adalah mencegah kecelakaan kekritisan yang tak terkendali dan membatasi naiknya temperatur bahan bakar. Analisis keselamatan paling kurang harus mencakup analisis keselamatan dari sisi neutronik dan termo hidrolik Bulk shielding. Analisis termo hidrolik ditujukan untuk memastikan perpindahan panas dan proses pendinginan bahan bakar bekas berjalan baik dan tidak terjadi akumulasi panas yang mengancam integritas bahan bakar. Code tervalidasi PARET/ANL digunakan untuk analisis pendinginan dengan mode konveksi alam. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa mode pendinginan konvekasi alam cukup memadai dalam mendinginkan panas sisa tanpa mengakibatkan kenaikan temperatur bahan bakar yang signifikan. Kata kunci: Bulk shielding, bahan bakar bekas, konveksi alam, PARET.   ABSTRACT THERMAL HYDRAULIC SAFETY ANALYSIS OF BULK SHIELDING KARTINI REACTOR. Bulk shielding is an integrated facility to Kartini reactor which is used for temporary spent fuels storage. The facility is one of the structures, systems and components (SSCs important to safety. Among the safety functions of fuel handling and storage are to prevent any uncontrolable criticality accidents and to limit the fuel temperature increase. Safety analyses should, at least, cover neutronic and thermal hydraulic calculations of the bulk shielding. Thermal hydraulic analyses were intended to ensure that heat removal and the process of the spent fuels cooling takes place adequately and no heat accumulation that challenges the fuel integrity. Validated code, PARET/ANL was used for analysing the

  13. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henok Siagian

    2012-12-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Fisika siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pancur Batu, di mana dari kelas X-A sebagai kelas eksperimen (strategi pembelajaran Genius Learning dan kelas X-B sebagai kela kontrol (pembelajaran konvensional dengan masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan menggunakan metode groups pretest-posttest desaign dalam pengambilan data penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa dengan strategi pembelajaran Genius Learning mengalami peningkatan. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif diperoleh dari test hasil belajar yang diperoleh untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan stategi pembelajaran Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.

  14. PENGEMBANGAN BUKU PEDOMAN GURU PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING LEVEL INKUIRI

    OpenAIRE

    Susi Fatikhah Setiyawati; Heru Kuswanto

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan buku pedoman guru untuk pembelajaran fisika SMA menggunakan model problem solving sesuai level inkuiri yang layak digunakan; (2) mendeskripsikan keberhasilan pembelajaran fisika menggunakan model problem solving (MPS) sesuai dengan level inkuiri sesuai dengan buku pedoman terhadap peningkatan aktivitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, sesuai langkah yang dikembangkan oleh Bor...

  15. Implementasi Pendekatan Personal Learning Environtments (PLE dalam Praktikum Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paramita Ayuningtyas

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract The background of this quasy experimental research is the lack of students’ independency in carrying out experiments, the low integration of information technology to explore student ability, also PLE approach that has not been widely implemented in learning. The purpose of this research, which is implemented PLE approach in the physics experiment to increase: independent and experiment abilities also the skill to make experiment report of high school student. The research was conducted from April until May 2015 at senior high school at Yogyakarta. The results of the research show that implementation PLE in the experiment: affect students in the determine the converging lens focus; in adjust theory and experimental purpose; and to conclude the experimental process and report. Keywords: Personal Learning Environtments, physics experiment, independent. Abstrak Penelitian eksperimen ini dilatarbelakangi kekurang mandirian siswa berpraktikum, kurang maksimalnya peran teknologi informasi untuk menggali potensi siswa, serta pendekatan PLE yang belum banyak diimplementasikan di pembelajaran. Sedangkan tujuan penelitian ini yaitu mengimplementasikan pendekatan PLE pada praktikum fisika untuk meningkatkan kemandirian, kemampuan praktikum serta keterampilan membuat laporan praktikum fisika pada siswa SMA. Penelitian dilakukan bulan April hingga Mei 2015 di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan implementasi PLE dalam praktikum: mempengaruhi kemampuan siswa menentukan fokus lensa cembung; menghubungkan dasar teori dengan tujuan praktikum; dan menyimpulkan hasil praktikum (proses maupun laporan. Kata kunci: Personal Learning Environtments, praktikum fisika, kemandirian.

  16. ANALISIS PENGENDALIAN DAYA REAKTOR PCMSR DENGAN LAJU ALIR PENDINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Syafin Noha

    2015-03-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari Molten Salt Reactor (MSR yang memiliki karakter berbeda dengan lima reaktor generasi IV lainnya, yaitu menggunakan bahan bakar leburan garam. Pada reaktor MSR, garam lebur tidak digunakan sebagai pendingin tetapi digunakan sebagai medium pembawa bahan bakar. Dengan fase bahan bakar yang berupa garam lebur LiF-BeF2-ThF4-UF4, maka dapat dilakukan pengendalian daya dengan mengatur laju aliran bahan bakar dan pendingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan laju alir pendingin terhadap daya reaktor PCMSR. Analisis dilakukan dengan empat jenis masukan untuk perubahan laju alir pendingin, yaitu masukan step, ramp, eksponensial, dan sinusoidal. Untuk masukan step, laju alir pendingin dibuat berubah secara mendadak. Selanjutnya untuk masukan ramp dan eksponensal, perubahan laju alir masing-masing dibuat perlahan secara linear dan mengikuti fungsi eksponensial. Kemudian untuk masukan sinusoidal, laju alir berubah naik turun secara periodik dengan memvariasikan frekuensi dari perubahan laju alir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan laju alir pendingin sebesar 50% dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada reaktor PCMSR turun sebesar 63% dari daya sebelumnya. Jika terjadi fluktuasi laju aliran pendingin, maka semakin cepat perubahan tersebut, maka respon daya yang diberikan semakin kecil. Pada frekuensi yang sangat cepat, daya reaktor menjadi konstan dan cenderung tidak memiliki respon terhadap laju aliran. Hal ini merupakan salah satu aspek keselamatan reaktor, karena reaktor tidak merespon perubahan yang terlalu cepat. Kemampuan reaktor mengatur daya menyesuaikan laju aliran pendingin merupakan aspek keselamatan lainnya. Kata kunci : PCMSR, pengendalian daya, laju alir pendingin, uji respon   Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR is the development of Molten Salt Reactor (MSR which has different character from other five

  17. PENGARUH KONSENTRASI ZrO2 TERHADAP KORELASI PERPINDAHAN PANAS NANOFLUIDA AIR-ZrO2 UNTUK PENDINGIN REAKTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K.A. Sudjatmi

    2015-03-01

    Full Text Available Sejalan dengan perkembangan konsep keselamatan pasif pada sistem keselamatan PLTN, maka sistem perpindahan panas konveksi alam memegang peranan penting. Pemakaian nanofluid sebagai fluida pendingin pada sistem keselamatan nuklir dapat digunakan pada Sistem Pendingin Teras Darurat dan Sistem Pendingin Pengungkung Luar Reaktor. Beberapa peneliti telah melakukan studi desain konseptual aplikasi nanofluid untuk meningkatkan keselamatan AP1000 dan sistem pendingin teras darurat pada reaktor daya eksperimen. Penerapan nanofluida juga mulai dikembangkan melalui hasil penelitian perpindahan panas konveksi alamiah pada sub-buluh dengan nanofluida sebagai fluida kerjanya sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perubahan konsentrasi ZrO2 terhadap korelasi perpindahan panas konveksi alamiah dengan pendekatan eksperimental. Data eksperimental yang diperoleh digunakan untuk mengembangkan korelasi umum empirik perpindahan panas konveksi alamiah. Metode penelitian dengan menggunakan alat uji sub-buluh vertikal dengan geometri segitiga dan segiempat menggunakan air dan nanofluida air-ZrO2 sebagai fluida kerjanya. Konsentrasi nanopartikel dalam larutan yang digunakan sebesar 0,05 %, 0,10% dan 0,15 % dalam persen berat. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk bilangan Rayleigh yang sama, kemampuan pemindahan kalor oleh nanofluida air-ZrO2 lebih baik dari pada pemindahan kalor oleh air. Namun peningkatan konsentrasi nanofluida tidak selalu mendapatkan kemampuan pemindahan kalor yang lebih baik. Kata kunci: nanofluida air-ZrO2, konveksi alamiah, sub-buluh segitiga, sub-buluh segi segiempat   In line with the development of the passive safety concept for the safety systems of nuclear power plants, the natural convection heat transfer system plays an important role. The nanofluid as coolant fluid on nuclear safety system can be used in Emergency core cooling system and in reactor coolant system confinement. Several researchers have

  18. PENERAPAN LESSON STUDY UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rif’ati Dina Handayani

    2015-02-01

    ABSTRAK Lesson study merupakan suatu model pengembangan kemampuan mengajar melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan. Lesson study dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu plan, do, see yang dilaksanakan secara terstruktur, bersiklus dan berkelanjutan. Dalam penelitian ini subjek dari pelaksanaan lesson study adalah empat orang  mahasiswa calon guru fisika yang sedang melaksanakan PPL di salah satu SMP Negeri di Bondowoso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lesson study dapat meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa calon guru fisika dari kriteria kurang baik menjadi kriteria sangat baik. Kata kunci: Calon guru fisika, Lesson Study, Kemampuan Mengajar

  19. Optimalisasi Penggunaan WhatsApp dalam Perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusaini Khusaini

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pentingnya penggunaan aplikasi online terutama WhatsApp (WA dalam kegiatan pembelajaran terutama perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika. Tiga puluh dua responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah calon guru fisika di jurusan fisika FMIPA UM. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa angket, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dari penggunaan WA bagi keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi serta kuliah baik dalam perkuliahan tatap muka maupun dalam jaringan (daring. Mahasiswa juga merasa perlu untuk mencoba menerapkan penggunaan WA dalam kegiatan pembelajaran kelak maupun dalam perkuliahan lain. Kedekatan serta diskusi antar mahasiswa dan dosen-mahasiswa dapat terjadi dengan baik serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penggunaan WA terhadap prestasi belajar mahasiswa. This study aims to describe the importance of Online Application use particularly WhatsApp (WA during learning activities in particular in a Physics Education Assessment lecture. Thirty-two respondents involved are pre-service Physics Teachers learning at Physics Department FMIPA UM. Questionnaire and interview were employed to obtain data about the importance of WA in the lecture. The study shows positive influences of WA application to students’ activity during discussion section in both face-to-face meeting and online discussion. The participants also thought that they need to employ WA during both future Physics class and other lectures. The application also encouraged student discussion with their peer and also the lecturer. This study also indicates the need of further research about WA application and students’ achievement.

  20. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Mobile Learning berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnin Agustina Dwi Astuti

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract Physics topic about pressure sometime feels abstract for students. For solution about abtract problem the students, needed media learning can explain physics topic is with mobile learning with android. Almost all the students have smartphone, it would be nice if the smartphone is used for learning. Android apps in this study shows competence, materials, example problems, learning videos and interactive evaluation questions. The method used is the Research and Development (R&D with its development process using a model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. ADDIE model development research is done only until the Development stage, because of this study was limited to develop and produce a valid instructional media applications to be implemented based on an assessment validator. Data collection instruments consist of expert validation sheet material and sheet media expert validation given to 6 (six people validator that three media experts and three experts material. This study shows that the validation results are to be obtained percentage scoring average of 85.25% with a valid category. Based on the results of a study and discussion can be concluded that the application of instructional media android-based mobile learning are valid for use in learning of physics. Key words: physics learning media, android, mobile learning. Abstrak Materi fisika mengenai tekanan sering terkesan abstrak bagi siswa. Untuk mengatasi masalah keabstrakan siswa, maka diperlukan media pembelajaran yang dapat menjelaskan konsep fisika yaitu dengan media pembelajaran mobile learning berbasis android. Hampir semua siswa kini memiliki smartphone, sehingga lebih baik jika smartphone digunakan sebagai media belajar. Aplikasi android dalam penelitian ini berisi kompetensi, materi, contoh soal, video pembelajaran dan soal evaluasi interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (RnD dengan proses

  1. SIFAT FISIKA DAN KETEGUHAN PATAH PAPAN SEMEN PARTIKEL DARI PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jack

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Violet Burhanuddin

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan pemanfaatan pelepah kelapa sawit sebagai bahan baku papan semen partikel dan untuk mengetahui sifat fisika dan mekanika papan semen partikel pada berbagai perbandingan semen dan partikel dari dua merek semen (Tonasa dan Tiga Roda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan pola faktorial 2 x 3 sebanyak 5 kali ulangan, dimana faktor A adalah merek semen yaitu semen tonasa dan semen Tiga Roda kemudian faktor B adalah perbandingan antara partikel dan semen. Hasil pengujian sifat fisika dan mekanika masing-masing menunjukan pengaruh yang sangat berbeda nyata, hal ini disebabkan karena semakin banyak penambahan jumlah perekat semen maka semakin baik pula sifat fisika dan mekanika papan semen yang dibuat, sedangkan untuk faktor merek semen tidak menunjukan perbedaan yang nyata. Kata kunci : Pelapah kelapa sawit, sifat fisika dan mekanika, papan semen partikel

  2. Miskonsepsi Buku Ajar Fisika SMA Kelas X Pada Pokok Bahasan Dinamika Gerak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachmi Nurdiansyah

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA kelas X. Adapun buku ajar yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: (1 Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan RA dan SI yang diterbitkan tahun 2012 oleh penerbit IP, (2 Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan TPM yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit VP, dan (3 Fisika Peminatan untuk SMA/MA Kelas X karangan SN dan SZ yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit YW. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah data berupa aspek penjelasan konsep, penulisan rumus, penulisan simbol, penulisan satuan, dan penyajian gambar pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data dalam buku ajar fisika SMA yang dibandingkan dengan buku teks fisika universitas. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak terdapat dalam buku ajar fisika SMA. Buku ajar IP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 57,14%, penulisan simbol dengan persentase 46,15%, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Buku ajar VP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 79,62%, dan penyajian gambar dengan persentase 80%. Buku ajar YW mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 69,23, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Pada aspek penulisan satuan, tidak terdapat miskonsepsi dalam buku ajar IP, VP, dan YW.

  3. Fire modeling of the Heiss Dampf Reaktor containment

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nicolette, V.F.; Yang, K.T.

    1995-09-01

    This report summarizes Sandia National Laboratories' participation in the fire modeling activities for the German Heiss Dampf Reaktor (HDR) containment building, under the sponsorship of the United States Nuclear Regulatory Commission. The purpose of this report is twofold: (1) to summarize Sandia's participation in the HDR fire modeling efforts and (2) to summarize the results of the international fire modeling community involved in modeling the HDR fire tests. Additional comments, on the state of fire modeling and trends in the international fire modeling community are also included. It is noted that, although the trend internationally in fire modeling is toward the development of the more complex fire field models, each type of fire model has something to contribute to the understanding of fires in nuclear power plants

  4. Analisis Aplikasi Konsep Gaya dalam Fisika yang Berkaitan dengan Bidang Biologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Toto

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract In general, students of Biology faculty study program of Universitas Galuh Ciamis viewed physics as a difficult subject (based on interview result of writer with some students. This statement is reinforced by the acquisition of less satisfactory physics courses. They are less interested in the subject of physics with a variety of reasons including counting material that requires them to memorize many formulas and theories. In the course of physics in the biology program should be equipped application of concepts and principles of physics in the field of biology. It is very important to facilitate students in mastering and enjoying physics courses. In this study, documentation study of biology books in the subjects of General Biology in 1st semester. Based on the analysis there are application of the concept of style in the subject material of General Biology namely: capillarity style on xylem and phloem; Force on muscle tissue; And food peristaltic style. The results of this study are useful as a basis for the preparation of physics-oriented teaching materials of biological science, so that biology students are expected to be interested in physics. As a recommendation that analysis of the application of concepts and principles of physics in biology must be done in a continuous manner. Keywords: Style concept application. Abstrak Pada umumnya  mahasiswa prodi pendidikan biologi FKIP Universitas Galuh Ciamis  memandang fisika sebagai mata kuliah yang sulit (berdasarkan hasil wawancara penulis dengan beberapa mahasiswa. Pernyataan ini diperkuat  dengan perolehan nilai mata kuliah fisika yang kurang memuaskan. Mereka kurang tertarik pada mata kuliah fisika dengan berbagai alasan diantaranya banyak materi hitungan yang mengharuskan mereka menghapal banyak rumus dan teori. Dalam perkuliahan fisika pada prodi biologi seharusnya dilengkapi aplikasi konsep dan prinsip-prinsip fisika dalam bidang biologi. Hal tersebut sangat penting untuk

  5. KAJIAN DAN TERAPAN KONSEP FISIKA DALAM DESAIN TUNGKU SEKAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Suhandi

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKTelah dilakukan kajian dan penerapan konsep Fisika dalam menyempurnakan desain tungku sekam. Konsep-konsep Fisika yang dikaji meliputi konsep pembakaran dan transfer panas. Hasil kajian mengindikasikan bahwa konsentrasi udara dalam badan tungku sekam mengendalikan pembakaran sekam, proses transfer panas dan pelepasan gas buang yang dihasilkan. Pengaturan konsentrasi udara dalam ruang bakar tungku direalisasikan dengan cara memasang sirip saluran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh jumlah sirip saluran udara terhadap efisiensi tungku. Proses penelitian dilakukan dengan cara menguji penggunaan tungku sekam dalam proses memasak 20 liter air. Berdasarkan data-data massa sekam yang digunakan, massa air, energi spesifik air, kalor yang dibutuhkan untuk memasak tiap satuan waktu, dan kandungan energi dalam bahan bakar sekam, efisiensi tungku sekam dapat dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi tungku sekam bergantung pada jumlah sirip lubang udara yang dipasang. Untuk ukuran tungku sekam yang digunakan dalam penelitian, efisiensi optimum  terjadi ketika jumlah sirip lubang udara berjumlah empat buah, dengan capaian efisiensi sebesar 20,25 %. ABSTRACTA study and an application of physics concepts in refining husk stove design have been done. The examined physicsconcepts include the concept of combustion and heat transfer. Results of the study indicated that the concentration of air in the stove combustion chamber could control husk burning processes, heat transfer and release of exhaust gasses produced.The management of air concentration in the stovecombustion chamber was realized by installing the fin air inlets.This research was conducted to investigate the effect of the number of fins air inlets to stove efficiency.The research process was done by testing the use of rice husk stove in the cooking of 20 liters of water. Based on the data of husk mass, water mass, the specific energy of water, the

  6. Profil Penalaran Logis Berdasarkan Gaya Berpikir Dalam Memecahkan Masalah Fisika Peserta Didik

    OpenAIRE

    Bancong, H; -, Subaer

    2013-01-01

    Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui profil penalaran logis peserta didik yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, acak abstrak dan perbedaannya dalam memecahkan masalah Fisika di MAN Baraka. Data yang diperoleh melalui hasil wawancara dan pekerjaan tertulis dianalisis dengan menggunakan analisis data Model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendeskripsikan penalaran logis peserta didik yang memiliki gaya berpikir berbeda. Deskr...

  7. PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2016-12-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara terbatas dengan sebagian guru IPA fisika MTs di kecamatan Camplong Kabupaten Sampang didapatkan informasi bahwa hasil belajar siswa masih rendah dibawah KKM yang sudah ditentukan pihak sekolah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran, proses pembelajaran masih bersifat teacher centered sehingga sebagian besar siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan nyata. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar IPA fisika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Experimen dengan menggunakan Nonrandomized Control Group Pretest-Postest Design dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif bentuk pilihan ganda. Tes ini terdiri dari empat pilihan (opsi dan hasilnya diuji melalui statistik uji “t”. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,81 sedangkan ttabel sebesar 2,021 pada taraf signifikansi 0,05 atau dapat diketahui thitung > ttabel. Dari perhitungan N-gain, dapat dinyatakan bahwa peningkatan hasil belajar fisika yang diterapkan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari pada pembelajaran konvensional yaitu 0,71 > 0,52. Berdasarkan hasil analisis statistika dan deskriptif maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa di kelas VIII MTs.

  8. Peningkatan Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Sebagai Calon Guru Fisika Menggunakan Socratic Dialogue

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurita Apridiana Lestari

    2017-03-01

    Full Text Available Mastery of the concepts of physics students can be measured by its ability to solve the problems of physics. Problem solving ability is one component that must be owned by the students as a physics teacher candidates. Based on the results of initial observations, it is known that the problem solving ability of students is still low, especially associated with the use of physics concepts to solve problems. Therefore, the ability of problem solving should be trained in teaching as a form of scaffolding for students. Scaffolding can be done through the method of Socratic dialogue which is the provision of structured questions to help students find answers to the problems of physics using the right concept. This type of research is the Classroom Action Research  with two cycles were performed on physics student teachers in the subjects Physics 1 with a fluid material. Improved problem solving ability was measured using test items at the end of the cycle. The results qualitatively show their developments and increased activity in the classroom compared to learning before the action. These results are supported quantitatively by an increase in average test scores of the first cycle of 70.00 into 75.86 in the second cycle. Keywords: problem solving, socratic dialogue Penguasaan konsep fisika mahasiswa dapat diukur dari kemampuannya dalam memecahkan permasalahan fisika (problem solving. Kemampuan problem solving merupakan salah satu komponen yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon guru fisika. Berdasarkan hasil observasi awal, diketahui bahwa kemampuan problem solving mahasiswa masih rendah, khususnya terkait dengan penggunaan konsep fisika untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu, kemampuan problem solving perlu dilatihkan dalam pembelajaran sebagai bentuk scaffolding bagi mahasiswa. Scaffolding dapat dilakukan melalui metode socratic dialogue yang merupakan pemberian pertanyaan terstruktur untuk membantu mahasiswa menemukan jawaban

  9. DESAIN KONSEPTUAL TERAS REAKTOR RISET INOVATIF BERBAHAN BAKAR URANIUM MOLIBDENUM DARI ASPEK NEUTRONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran Surbakti

    2015-03-01

    Full Text Available Manfaat yang luas dari penggunaan reaktor riset membuat banyak negara membangun reaktor riset baru. Kecenderungan saat ini adalah reaktor tipe reaktor serbaguna (MPR dengan teras yang kompak untuk mendapatkan fluks neutron yang tinggi dengan daya yang relatif sedang atau rendah. Reaktor riset yang ada di Indonesia yang paling muda usianya sudah berumur 25 tahun. Oleh karena itu diperlukan desain reaktor riset baru sebagai alternatif, disebut reaktor riset inovatif (RRI, kelak pengganti reaktor riset yang sudah ada. Tujuan dari riset ini mendapatkan konfigurasi teras setimbang reaktor riset yang optimal dengan kriteria memiliki fluks neutron termal minimum sebesar 2,5x1014 n/cm2 s pada daya 20 MW (minimum, memiliki panjang operasi satu siklus lebih dari 40 hari dan penggunaan bahan bakar yang paling efisien. Desain neutronik dilakukan untuk bahan bakar baru U-9Mo-Al dengan kerapatan bervariasi dan jenis reflektor yang bervariasi. Desain dilakukan dengan paket program WIMSD-5B dan BATAN-FUEL. Hasil desain konseptual menyajikan 4 konfigurasi teras yaitu 5×5, 5×7, 6×5 dan 6×6. Hasil optimasi menunjukkan bahwa teras setimbang reaktor RRI dengan konfigurasi 5×5, tingkat muat 235U sebesar 450 g, reflektor berilium, fluks neutron termal maksimum di daerah reflektor sebesar 3,33×1014 neutron cm-2s-1 dan panjang siklus 57 hari merupakan desain teras reaktor riset inovatif yang paling optimal. Kata kunci: desain konseptual, bahan bakar uranium-molibdenum,berilium, D2O, WIMS, BATAN-FUEL   The multipurpose of research reactor utilization make many countries build the new research reactor. Trend of this reactor for this moment is multipurpose reactor type with a compact core to get high neutron flux at the low or medium level of power. The research newest reactor in Indonesia right now is already 25 year old. Therefore, it is needed to design a new research reactor, called innovative research reactor (IRR and then as an alternative to replace the old

  10. RA research nuclear reactor - Annual report 1985; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1985. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1985-12-01

    Research reactor RA Annual report for year 1985 is divided into two main parts to cover: (1) operation and maintenance and (2) activities related to radiation protection. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1985 godinu sastoji se od dva dela: prvi deo obuhvata pogon i odzavanje reaktora RA, a drugi poslove zastite od zracenja na reaktoru RA.

  11. RA Research reactor, Annual report 1986; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1986. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1986-12-01

    Research reactor RA Annual report for year 1985 is divided into two main parts to cover: (1) operation and maintenance and (2) activities related to radiation protection. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1986 godinu sastoji se od dva dela: prvi deo obuhvata pogon i odzavanje reaktora RA, a drugi poslove zastite od zracenja na reaktoru RA.

  12. ANALISIS PENGARUH DENSITAS BAHAN BAKAR SILISIDA TERHADAP PARAMETER KINETIK TERAS REAKTOR RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran s

    2016-11-01

    Full Text Available Saat ini RSG-GAS menggunakan elemen bakar silisida 2,96 g U/cc. Untuk meningkatkan waktu operasi reaktor maka akan direncanakan untuk mengganti elemen bakar silisida dengan kerapatan yang lebih tinggi. Keuntungan reaktor dengan bahan bakar kerapatan tinggi adalah dapat lebih efektif dan efisien. Maka perlu dilakukan perhitungan parameter kinetik teras silisida kerapatan tinggi mengingat pengaruhnya sangat penting untuk keselamatan operasi reaktor. Parameter kinetik yang dihitung yaitu fraksi neutron kasip efektif, konstanta peluruhan neutron kasip, umur neutron serempak yang merupakan faktor utama dalam kontrol dan keselamatan. Bahan bakar silisida tipe pelat dengan densitas 2,96 - 4,8 gU/cm3 digunakan pada teras RSG-GAS untuk menganalisis perhitungan parameter kinetik. Perhitungan sel dilakukan dengan paket program WIMSD-5B dan paket program Batan-2DIFF digunakan untuk perhitungan teras. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga fraksi neutron kasip turun dengan naiknya densitas bahan bakar. Turunnya nilai parameter kinetik ini tidak mengganggu pergantian bahan bakar ke densitas yang lebih tinggi. Turunnya nilai parameter kinetik rata-rata dari densitas 2,96 gU/cm3 ke 3,55 gU/cm3 adalah 1,3 % sedangkan dari densitas 2,96 gU/cm3 ke 4,8 gU/cm3 adalah 2,2 % . Sehingga jika dilakukan pergantian bahan bakar maka ditinjau dari segi neutronik dan parameter kinetiknya tidak akan mengalami perubahan dalam pola operasi reaktor atau manajemen bahan bakar dan tidak akan berpengaruh terhadap keselamatan operasi reaktor.

  13. Analisis pengelolaan peralatan praktikum fisika kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggunakan model countenance stake

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanin Fathan Nurfina Istiqomah

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan pengelolaan peralatan praktikum serta mengetahui hasil dari pengelolaan dan penggunaan peralatan praktikum fisika kelas XI di laboratorium fisika SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evalusi model countenance stake. Subjek penelitian meliputi penanggungjawab laboratorium fisika, guru, laboran, dan siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada akhir pelaksanaan praktikum pada semester genap tahun pelajaran 2015-2016. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur, pengamatan (observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan peralatan praktikum (masukan [antecedents] yang terdiri dari sarana, prasarana dan alat praktikum tersedia sangat baik dengan persentase sebesar 78,16%. Pengelolaan laboratorium fisika (proses [transaction] yang terdiri dari persiapan pelaksanaan praktikum; kesiapan siswa, guru, laboran; dan pelaksanaan praktikum mendapatkan hasil sangat baik dengan persentase sebesar 81,78%. Hasil yang diperoleh (outcomes dari ketersediaan dan pengelolaan peralatan praktikum di laboratorium fisika termasuk kategori baik (B+ dengan pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 100% dari total 233 siswa kelas XI MIA (Matematika dan Ilmu Alam dan beberapa siswa berhasil meraih juara 1 Olimpiade Fisika. This research is aimed to know the availability, management of the laboratory equipment’s and also the result of maintaining and using physics laboratory equipment’s in 11th class of MIA SMA 1 Muhammadiyah Yogyakarta. And this evaluation research used “countenance stake” approach, hence, such as the objects of it is the physics laboratory care taker, teachers, laboratory assistant, and the students. This research was conducted in the last meeting of practicum on last semester 2015-2016 periods. The data was assembled by interview, observation, questionnaire and documentation. The result of this

  14. Pengembangan Modul Fisika Pokok Bahasan Hukum Newton bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunanetra Di Kelas Inklusi SMA/MA Kelas X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriany Yudistia R

    2014-04-01

    Full Text Available Siswa tunanetra SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, MAN Maguwoharjo dan SMAN 1 Sewon belum memiliki sumber belajar mandiri berupa modul Braille khususnya pada materi Hukum Newton. Berdasarkan kenyataan ini maka dibutuhkan sebuah sumber belajar yang didesain khusus bagi siswa tunanetra di kelas Inklusi yakni modul Braille pada pokok bahasan Hukum Newton.Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk: (1 mengembangkan modul fisika pokok bahasan Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X sebagai sumber belajar mandiri, (2 mengetahui kualitas modul fisika Braille materi Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X, (3 mengetahui respon siswa terhadap modul fisika Braille yang telah dikembangkan.Penelitian ini merupakan penelitian R & D dengan model prosedural yang mengadaptasi dari pengembangan perangkat model 4-D, yakni Define, Design, Develop, and Disseminate. Instrumen penelitian berupa angket kualitas modul yaitu menggunakan skala Likert yang dibuat dalam bentuk checklist. Instrumen untuk siswa berupa angket respon siswa yaitu menggunakan skala Guttman yang dibuat dalam bentuk checklist. Modul dinilai kualitasnya oleh 3 ahli materi, 1 ahli media, dan 2 guru fisika SMA/MA. Kelayakan modul berdasarkan respon siswa pada uji coba terbatas sebanyak 2 siswa dan uji coba luas sebanyak 8 siswa.Hasil penelitian berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media dan guru fisika SMA/MA modul memiliki kategori sangat baik (SB. Persentase keidealan menurut ahli materi adalah 87,88%; persentase keidealan menurut ahli media adalah 90,00% dan persentase keidealan menurut guru Fisika SMA/MA adalah 75,00%. Respon siswa terhadap modul fisika Braille pada uji coba terbatas diperoleh persentase 97,22%; sedangkan pada uji coba luas diperoleh persentase 89,58%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul layak dijadikan sebagai salah satu sumber belajar mandiri bagi siswa tunanetra.

  15. PENERAPAN MODEL PRAKTIKUM PROBLEM SOLVING LABORATORY SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMPERBAIKI KUALITAS PELAKSANAAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellianawati -

    2012-01-01

    Full Text Available Model pelaksanaan praktikum fisika yang selama ini dilakukan adalah model resep masakan, yaitu semua hal yang berkaitandengan praktikum mulai petunjuk praktikum sampai alat telah disediakan oleh laboran. Model tersebut memiliki kelemahan yaitusemangat untuk menggali pengetahuan mahasiswa menjadi rendah, karena apapun yang dibutuhkan dalam praktikum telahdisajikan.Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan model praktikum problem solving laboratory untuk meningkatkan kualitaspelaksanaan praktikum Fisika Dasar di Jurusan Fisika UNNES. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakankelas(action research yang dilakukan dalam 3 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari langkah: perencanaan, implementasi,evaluasi dan refleksi yang mengadopsi Model Spiral dari Kemmis dan MC Taggart. Pada saat pelaksanaan pembelajaran, siswadiberikan masalah yang berkaitan dengan konsep yang harus dikuasai. Masalah yang diberikan kepada mahasiswa akandiselesaikan oleh mahasiswa melalui kegiatan praktikum. Melalui penerapan model praktikum problem solving laboratory telahberhasil meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum Fisika Dasar 1. Indikator dari meningkatnya kualitas praktikum tercermindari peningkatan hasil belajar mahasiswa dan aktivitas belajarnya. Berdasarkan hasil pengamatan pelaksanaan praktikum fisikadasar terlihat pada saat kegiatan praktikum pada setiap siklusnya terjadi peningkatan aktivitasnya, baik untuk kegiatan prapraktikum, pada saat praktikum dan presentasi hasilnya. Lembar kegiatan praktikum mahasiswa mampu diselesaikan dengan baikoleh tiap-tiap kelompok praktikum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1 telah terjadi peningkatkan kualitas pelaksanaanpraktikum Fisika Dasar 1 di Jurusan Fisika UNNES dengan penerapan model praktikum problem solving laboratory. 2 telah terjadiperbaikan pelaksanaan praktikum Fisika Dasar 1 di Jurusan Fisika UNNES dengan penerapan model praktikum problem solvinglaboratory. Hal ini ditandai dengan kemampuan

  16. MODEL PENSKORAN PARTIAL CREDIT PADA BUTIR MULTIPLE TRUE-FALSE BIDANG FISIKA

    OpenAIRE

    Wasis Wasis

    2013-01-01

    Tujuan penelitian ini menghasilkan model penskoran politomus untuk respons butir multiple true-false, sehingga dapat mengestimasi secara lebih akurat kemampuan di bidang fisika. Pengembangan penskoran menggunakan Four-D model dan diuji akurasinya melalui penelitian empiris dan simulasi. Penelitian empiris menggunakan 15 butir multiple true-false yang diambil dari soal UMPTN tahun 1996-2006 dan dikenakan pada 410 mahasiswa baru FMIPA Universitas Negeri Surabaya angkatan tahun 2007. Respons pes...

  17. Rancang Bangun Prototype Media Pembelajaran Fisika Berbasis Micro Controller NodeMCU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fayakun Muchlis

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan prototype media pembelajaran fisika berbasis micro controller NodeMCU. Prototype media pembelajaran fisika tentang Hukum II Newton telah dikembangkan dengan mengkombinasikan sensor IR obstacle, NodeMCU, dan sketch program Arduino IDE sebagai counter waktu dan papan track, kubus berlubang, katrol, benang, dan kepingan logam sebagai perangkat pendukung. Hasil eksperimen telah memperlihatkan nilai percepatan benda pada bidang licin lebih besar daripada bidang kasar. Hasil analisis grafik hubungan percepatan vs resultan gaya eksternal menunjukkkan berbanding lurus dan grafik hubungan percepatan vs massa benda menunjukkan berbanding terbalik. Dengan demikian dapat disimpulkan media pembelajaran fisika berbasis NodeMCU mampu memvisualisasikan, menjelaskan dan membuktikan Hukum II Newton. This research is aimed to develop a prototype of physics instructional media based on micro controller. Physics learning media about Newton’s second law prototype has been developed by combining IR sensor obstacle, NodeMCU, and sketch program the Arduino IDE as counter time, and tracking, block, pulley, rope and metal strip as support device. The experimental results show that the value of acceleration of the object on a slippery plane is larger than the rough plane. The results of the analysis of the acceleration and the resultant graph shows that the external force is directly proportional and a graph showing the acceleration vs the object's mass is inversely proportional. Thus we can conclude that Physics learning media based on NodeMCU is valid in explaining and proving Newton's II.

  18. Kemampuan Guru Mengelola Pembelajaran Fisika di SLTPN Kota Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiarto Sugiarto

    2004-01-01

    working motivation and the teachers'ability in managing of learning of physics (rt (2ti4ii} — 0.814; 8There was a positive and significant correlation between the working spirit and the teachers'ability in managing of learning of physics (r2ra34i> = 0.59; 2 There was a positive correlation between the teaching experience and the teachers'ability in managing of learning of physics (r3 a 24i = 0.549; 10 There was a positive correlation between the trainings and the teachers'ability in managing of learning of physics (r4^lt2,3t4,s= 0.574; 11 There was a positive correlation between the educational level and the teachers'ability in managing of learning of physics (rMlJt3Ai— 0.542; 12 There was a positive correlation between the working spirit, the teaching experience, the trainings, and the educational level simultaneously, and the teachers' ability in managing of learning of physics with (IV (Ujt4 = 0.931; 13 The contribution of the working motivation, the working spirit, the teaching experience, the trainings, and the educational level simultaneously to the teachers'ability in managing of learning of physics was 86.7% (R = 0.867, the contribution of the work motivation was 22.7% , the contribution of the working spirit was 17.1%, the contribution of the teaching experience was 20.4%, the constribution of the trainings was 11.00% and that of the educational level was 15.5%; Kata kunci: kemampuan guru mengelola, pembelajaran fisika.

  19. ANALISIS POLA MANAJEMEN BAHAN BAKAR DESAIN TERAS REAKTOR RISET TIPE MTR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Suparlina

    2015-03-01

    Full Text Available Parameter neutronik dibutuhkan dalam mendesain teras reaktor riset. Reaktor riset jenis MTR (Material Testing Reactor sangat diminati karena dapat digunakan baik untuk riset dan juga produksi radio isotop. Reaktor riset yang ada saat ini sudah tua sehingga dibutuhkan desain reaktor yang mempunyai teras kompak. Desain teras reaktor riset yang sudah ada saat ini belum cukup memadai untuk memenuhi persyaratan di dalam UCD yang telah ditetapkan yaitu fluks neutron termal di teras 1x1015 n/cm2s, oleh karena itu perlu dibuat desain teras reaktor baru sebagai alternatif yang kompak dan dapat menghasilkan fluks neutron tinggi. Telah dilakukan perhitungan dan analisis terhadap manajemen bahan bakar desain teras kompak dengan konfigurasi teras 5x5, berbahan bakar U9Mo-Al dan tinggi teras aktif 70 cm. Tujuan dari riset ini untuk memperoleh fluks neutron di teras memenuhi kebutuhan seperti yang telah ditetapkan di UCD dengan panjang siklus operasi minimum 20 hari pada daya 50 MW. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan paket program komputer WIMSD-5B untuk menggenerasi tampang lintang makroskopik bahan bakar dan Batan-FUEL untuk memperoleh nilai parameter neutronik serta Batan-3DIFF untuk perhitungan nilai reaktivitas batang kendali. Perhitungan parameter neutronik teras reaktor riset ini dilakukan untuk bahan bakar U-9Mo-Al dengan tingkat muat bervariasi dan 2 macam pola pergantian bahan bakar yaitu teras segar dan teras setimbang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada teras segar, tingkat muat 235U sebesar 360 gram, 390 gram dan 450 gram memenuhi kriteria keselamatan dan kriteria penerimaan di UCD dengan nilai fluks neutron termal di teras lebih dari 1x1015 n/cm2s dan panjang siklus >20 hari, sedangkan pada teras setimbang panjang siklus dapat terpenuhi hanya untuk tingkat muat 450 gram. Kata kunci: desain teras reaktor, bahan bakar UMo, pola bahan bakar, WIMS, BATAN-FUEL   Research reactor core design needs neutronics parameter calculation use computer

  20. PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN FISIKA UMUM I

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Nurdin

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang bagaimana  nilai pemberian tugas  dan hasil belajar serta aktivitas  mahasiswa selama perkuliahan  Fisika Umum I melalu pemanfaatan sumber belajar berbasis CTL. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas, sampel penelitian adalah mahasiswa pendidikan fisika kelas C angkatan 2010/2011 sebanyak 36 orang yang mengikuti matakuliah Fisika Umum I. Instrumen yang digunakan selama penelitian adalah; (1 tes hasil belajar, (2 lembar aktivitas.(3 tugas- tugas yang diambil dari buku-buku pada  perpustakan dan tugas yang ada  pada bahan ajar, (4 membuat riset mini di laboratorium. Dalam penelitian ini digunakan dua siklus yakni siklus I meliputi materi vektor dan kinematika partikel, sedangkan pada siklus kedua meliputi materi dinamika partikel.Hasil penelitian diperoleh aktivititas belajar mahasiswa Fisika Umum I, termasuk katagori  baik (81,59, sedangkan hasil belajar yang dicapai pada siklus I cenderung berada pada tingkat katagori cukup baik (71,94, dan hasil belajar pada siklus II cenderung berada pada tingkat katagori baik (82,13. Melalui inovasi pembelajaran dengan model pembelajaran melalui  pengoptimalan pemanfatan penggunaan sumber belajar berbasis CTL cukup baik untuk mengefektifkan dan memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar perkuliahan Fisika Umum I. This study describes the marks of assignment, student learning outcomes and activities for General Physics I course through the use of CTL-based learning resources. This classroom action research used sample of 36 students of physics education-class C, academic year 2010/2011taking  the course of General Physics I. The instruments used for the study were: (1 achievement test, (2 the activity sheet, (3 assignments that were taken from books in the library and there was the assignment of teaching materials, and (4a mini research in the laboratory. This study used two cycles: the first

  1. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA MATEMATIKA BERBASIS SELF REGULATED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellianawati -

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Fisika Matematika dengan memberi keleluasaan kepada mahasiswa dalam memilih tipe belajar yang diminati agar dapat memacu mahasiswa mampu belajar secara mandiri. Model Self Regulated Learning (SRL dipilih karena dinilai memuat uraian tugas dan kewajiban dosen dan mahasiswa untuk mencapai tujuan ini. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa semester genap 2010/2011 yang mengambil mata kuliah Fisika Matematika 1. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan metode penelitian research and development ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan capaian prestasi belajar yang cukup signifikan. Peningkatan persepsi diri mahasiswa tentang pemahaman materi Fisika Matematika 1 serta capaian rata-rata yang masuk dalam kategori B menggambarkan keefektifan metode ini. Masih ada beberapa mahasiswa yang perlu mendapatkan perhatian dengan perbaikan yang berkelanjutan baik dari segi konten, sajian, maupun proses pembelajaran.The research aimed to increase the students’ motivation in learning Mathematical Physics by choosing their own type of study in order to challenge them to study autonomy. Self Regulated Learning (SRL model is chosen since the model provides the role for teacher and learner to reach the learning goal. This research has been done to the students who taken Mathematical Physics 1 in even semester of academic year of 2010/2011. Based on the result using research and development methodology, it can be concluded that there is a quite significant gain of students’ understanding of Mathematical Physics 1 concepts. The increase of students’ self perception of material understanding of Mathematical Physics 1 and the average of achievement categorized as B shows the effectiveness of the method.  There are some students who still need to be concerned by continuing their improvement in learning content as well as the learning process.

  2. PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Doyan

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney dan skor gain ternormalisasi (N-gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the

  3. Kurikulum Tersembunyi Lingkungan di dalam Materi Energi Terbarukan untuk Fisika SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desnita Desnita

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract Renewable energy resources education, in essence, is the treatment of various topics and issues related to enewable energy resources and technologies as an environmental hidden curriculum in physics education at Senior High School. Based on the statement, environmental Hidden Curriculum in teaching physics concept, especially renewable energy resource was developed. Used research and development method, with step: need assessment, development theoretic models, validation, trial, and revision. The development result is a curriculum with contain: concept of green energy renewal resource and waste cooking oil as a kind of the resources, producing process, and learning strategies to implementation the curriculum. Implementation as trial this curriculum was conducted at a senior high school in South of Jakarta. Didactic exploration improves the learning process, link or integration in physics concept, when worksheets were used in the physics lab and multimedia system. The worksheet content are picture, video, and text or article about green renewable energy resources. Used project based learning and cooperative learning, using the worksheet was improve not only cognitive aspect of the student, but also their skill and attitude to save environmental. Kata-kata Kunci: environmental hidden curricullum, green renewable energy resources, learning strategies. Abstrak Inti dari pendidikan tentang sumber energi terbarukan adalah ujicoba terhadap sejumlah topik dan isu yang terkait dengan sumber energi terbarukan ramah lingkungan dan teknologinya sebagai sebuah kurikulum tersembunyi dalam pendidikan fisika pada tingkat SMA. Berdasarkan alasan tersebut, telah dikembangkan kurikulum lingkungan yang tersembunyi di dalam mengajar konsep fisika, khususnya sumber energi ramah lingkungan. Hasil pengembangan adalah kurikulum yang berisi konsep sumber energi terbarukan ramah lingkungan dan minyak jelanta sebagai salah satu jenisnya, proses produksi, dan

  4. Problem Solving-Based Experiment untuk Meningkatkan Keterampilan Penalaran Ilmiah Mahasiswa Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Gina Nugraha

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract As one of the foundations in the development of technology, physics must be supported by experimental activities that are able to develop a scientist's skills, such as scientific reasoning skills. Experiments with cookbook methods that have been conducted in various experimental activities are considered not able to maximize the potential of students because it does not provide wide opportunities for students to explore. One of the solutions to develop the scientific reasoning skills of physics students is the problem solving-based experiment approach. The research was conducted by one group pretest-posstest design to 20 physics students as research sample. The research instrument used is the scientific reasoning instrument test developed by Lawson which is known as Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR and student work sheet instrument (LKM containing problems in daily life and questions about: tools and materials, prediction, exploration, measurement, analysis and conclusions. The results show all aspects of scientific reasoning being measured, i.e. 1 conservation of matter and volume, 2 proportional thinking, 3 identification and control of variables, 4 probabilistic thinking, 5 correlative thinking, and 6 hypothetic-deductive thinking has increased. Based on the result of research can be concluded that the problem solving-based experiment can improve the scientific reasoning skills of physics students. Keywords: Problem solving, experiment, scientific reasoning skills Abstrak Fisika sebagai salah satu pondasi ilmu dalam perkembangan teknologi harus didukung dengan kegiatan eksperimen yang mampu menumbuhkembangkan keterampilan seorang ilmuwan, diantaranya keterampilan penalaran ilmiah dalam menyikapi fenomena alam. Eksperimen dengan metode cookbook yang selama ini menjamur dalam berbagai kegiatan eksperimen dipandang tidak mampu memaksimalkan potensi mahasiswa karena tidak memberikan kesempatan yang luas kepada

  5. EVALUASI KINERJA GURU FISIKA, BIOLOGI DAN KIMIA SMA YANG SUDAH LULUS SERTIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusrizal Yusrizal

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 mengembangkan instrumen evaluasi kinerja guru yang valid dan reliabel, (2 mengevaluasi kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah terser-tifikasi/menerima tunjangan profesi. Populasi penelitian yaitu seluruh guru Fisika, Biologi dan Kimia SMA tersertifikasi/pene-rima tunjangan profesi yang berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Validitas konstruk instrumen yang dikembangkan dibuktikan melalui analisis fak-tor, dan reliabilitasnya diestimasi dengan rumus alpha Cron-bach. Analisis tingkat kinerja ditentukan dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1 instrumen yang dikembang-kan terdiri atas 33 butir pernyataan, dan memiliki koefisien reliabilitas konsistensi internal sebesar 0,953; (2 kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah lulus sertifikasi dan sudah menerima tunjangan belum seluruhnya berkinerja tinggi; (3 kinerja guru Kimia relatif lebih baik dari pada kinerja guru Biologi dan guru Fisika. Kata kunci: evaluasi, kinerja guru, validitas, reliabilitas ______________________________________________________________ AN EVALUATION OF THE PERFORMANCE OF CERTIFIED SCIENCE TEACHERS (PHYSICS, CHEMISTRY AND BIOLOGY OF SENIOR HIGH SCHOOLS Abstract This study was aimed at (1 developing a valid and reliable performance evaluation instruments for teachers, and (2 evaluating the level of Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have been certified and received theprofession allowance. The population of this study included all certified Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have received profession allowance in Banda Aceh, Aceh Besar, and Pidie. The construct validity of the instrument developed was assessed through factor analysis, and the reliability was estimated by using Cronbach’s Alpha formula. The level of teachers’performance was analyzed by the percentage. The result of the research shows that (1 the

  6. ANALISIS SEBARAN RADIONUKLIDA PADA KONDISI NORMAL UNTUK REAKTOR AEC 1000 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis sebaran radionuklida pada reaktor daya Atomic Energy Agency (AEC 3568 MWTh, setara dengan 1000 Mwe untuk kondisi operasi normal. Analisis dilakukan untuk dua reaktor yang terpisah sejauh 500 m dan sudut 90o satu dengan yang lain. Langkah awal dalam melakukan analisis adalah menentukan suku sumber reaktor menggunakan program komputer ORIGEN2 dan EMERALD NORMAL. ORIGEN2 digunakan untuk menentukan inventori radionuklida yang terdapat di reaktor. Selanjutnya dengan dengan menggunakan program EMERALD NORMAL dihitung suku sumber yang sampai ke cerobong reaktor. Untuk menganalisis dosis yang diterima penduduk dilakukan dengan menggunakan program PC-CREAM. Perhitungan dilakukan untuk satu dan dua PLTN di calon tapak PLTN. Hasil yang diperoleh adalah sebaran radionuklida terbesar untuk satu PLTN pada jarak 1 km dan kearah zona 9 (191,25o dan untuk dua PLTN pada jarak 1 km dan kearah zona 10 (213,75o. Radionuklida yang sampai ke penduduk melalui dua alur yaitu alur makanan dan hirupan. Untuk alur makanan berasal dari radionuklida I-131, dan terbesar melalui alur produk susu sebesar 53,40 % untuk satu maupun dua PLTN . Untuk alur hirupan ranionuklida pemberi kontribusi paparan terbesar berasal dari Kr-85m sebesar 53,80 %. Dosis total terbesar yang diterima penduduk terdapat pada jarak 1 Km untuk bayi yaitu sebesar 4,10 μSi dan 11,26 μSi untuk satu dan dua PLTN. Hasil ini sangat kecil dibandingkan dengan batas dosis yang diijinkan oleh badan pengawas (BAPETEN untuk penduduk yaitu sebesar 1 mSi. Kata Kunci : Reaktor daya, komputer code, radionuklida, alur makanan, hirupan   Analysis for radionuclide dispersion for the Atomic Energy Agency (AEC 3568 MWth Power Reactor, equal to the 1000 MWe at normal condition has been done. Analysis was done for two piles that is separated by 500 m distance and angle of 90o one to other. Initial pace in doing the analysis is to determine reactors source term using ORIGEN2 and EMERALD NORMAL

  7. ANALISIS KONDISI TERAS REAKTOR DAYA MAJU AP1000 PADA KECELAKAAN SMALL BREAK LOCA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sofrany Ekariansyah

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS KONDISI TERAS REAKTOR DAYA MAJU AP1000 PADA KECELAKAAN SMALL BREAK LOCA. Kecelakaan yang diakibatkan oleh kehilangan pendingin (loss of coolant accident / LOCA dari sistem reaktor merupakan kejadian dasar desain yang tetap diantisipasi dalam desain reaktor daya yang mengadopsi teknologi Generasi II hingga IV. LOCA ukuran kecil (small break LOCA memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap keselamatan dibandingkan LOCA ukuran besar (large break LOCA seperti terlihat pada kejadian Three-Mile Island (TMI. Fokus makalah adalah pada analisis small break LOCA pada reaktor daya maju Generasi III+ yaitu AP1000 dengan mensimulasikan tiga kejadian pemicu yaitu membukanya katup Automatic Depressurization System (ADS secara tak disengaja, putusnya salah satu pipa Direct Vessel Injection (DVI secara double-ended, dan putusnya pipa lengan dingin dengan diameter bocoran 10 inci. Metode yang digunakan adalah simulasi kejadian pada model AP1000 yang dikembangkan secara mandiri menggunakan program perhitungan RELAP5/SCDAP/Mod3.4. Dampak yang ingin dilihat adalah kondisi teras selama terjadinya small break LOCA yang terdiri dari pembentukan mixture level dan transien temperatur kelongsong bahan bakar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa mixture level untuk semua kejadian small break LOCA berada di atas tinggi teras aktif yang menunjukkan tidak terjadinya core uncovery. Adanya mixture level berpengaruh pada transien temperatur kelongsong yang menurun dan menunjukkan pendinginan bahan bakar yang efektif. Hasil di atas juga identik dengan hasil perhitungan program lain yaitu NOTRUMP. Keefektifan pendinginan teras juga disebabkan oleh berfungsinya injeksi pendingin melalui fitur keselamatan pasif yang menjadi ciri reaktor daya AP1000. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan model AP1000 yang telah dikembangkan dengan RELAP5 dapat digunakan untuk keperluan analisis kecelakaan dasar desain pada reaktor daya maju AP1000. Kata kunci: analisis

  8. Studi Model Benchmark Mcnp6 Dalam Perhitungan Reaktivitas Batang Kendali Htr-10

    OpenAIRE

    Jupiter S.Pane, Zuhair, Suwoto, Putranto Ilham Yazid

    2016-01-01

    STUDI MODEL BENCHMARK MCNP6 DALAM PERHITUNGAN REAKTIVITAS BATANG KENDALI HTR-10. Dalam operasi reaktor nuklir, sistem batang kendali memainkan peranan yang sangat penting karena didesain untuk mengendalikan reaktivitas teras dan memadamkan reaktor. Nilai reaktivitas batang kendali harus diprediksi secara akurat melalui eksperimen dan perhitungan. Makalah ini mendiskusikan model Benchmark dalam perhitungan reaktivitas batang kendali reaktor HTR-10. Perhitungan dikerjakan dengan program transpo...

  9. PEMBELAJARAN REAL LABORATORY DAN TUGAS MANDIRI FISIKA PADA SISWA SMK SESUAI DENGAN KETERAMPILAN ABAD 21

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Susilawati

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran pembelajaran real laboratory dan tugas mandiri fisika pada siswa SMK. Paket real laboratory konsep gelombang bunyi dilakukan untuk mengidentifikasi fenomena bunyi yang belum mampu dipraktikumkan menggunakan KIT mekanika. Prosedur penelitian terdiri dari persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan dilakukan analisis konsep gelombang bunyi dan penyusunan instrumen penelitian. Pada tahap pelaksanaan diterapkan pembelajaran real laboratory dan tugas mandiri fisika pada siswa SMK, selanjutnya dilakukan analisis data hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan kinerja dan keaktifan siswa yang mendapatkan pembelajaran real laboratory dengan tugas mandiri lebih baik dibandingkan dengan hasil tes kinerja siswa yang hanya mendapatkan pembelajaran real laboratory. The purpose of this work is to get an idea of the real learning physics laboratory and self-regulated assignment of vocational students. A real laboratory package of sound wave concept was done to identify the sound phenomena that have not been able to be practiced using mechanics apparaturs sets. The procedure of this work consists of the preparation and execution, where in the preparatory phase it was done an analysis of sound wave concept and preparation of research instruments. The implementation was done using real laboratory learning and self-regulated assignment of physics subject on vocational students, further the analysis of the research data was also done. The result showed that the performance and activity of students getting a real laboratory learning with self-regulated assignment are better than that of students only getting real laboratory learning.

  10. PENERAPAN JIGSAW PUZZLE COMPETITION DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Yulianti

    2012-01-01

    Full Text Available Untuk mengatasi kurangnya minat dan hasil belajar fisika siswa dilakukan penelitian melalui kegiatan pembelajaran fisikakontekstual berbantuan jigsaw puzzle competititon. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 18 Semarang.Penelitian ini telah dilakukan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition mampu meningkatan minat danhasil belajar siswa kelas VII H SMPNegeri 18 Semarang tahun pelajaran 2008/2009 secara signifikan. Agar lebih efektif sebaiknyadikembangkan pembelajaran kontekstual dengan metode lain agar diperoleh peningkatan minat dan hasil belajar Model ini perludiaplikasikan dalam pembelajaran fisika untuk materi yang lain. To overcome the problem of lack of students' interest as well as their achievements a Jigsaw Puzzle Competition in physicscontextual learning process was done. The students from VIIHclass of Junior High School 18 Semarang academic year 2008/2009were chosen as the subjects. The result of this research shows that contextual teaching and learning using Jigsaw PuzzleCompetition approach was not only increase the students' interest but also improve their achievements. In order to get moreeffective result, it is necessary to develop contextual teaching and learning by combining them with other method. Because of thegreat benefit of this model, it is necessary to apply this model to other physics learning concepts.Keywords: Jigsaw Puzzle Competition, contextual, interest;

  11. PENGARUH BLENDED LEARNING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN PENALARAN FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermawanto -

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan 1 Mengetahui pengaruh blended learning terhadap penguasaan konsep fisika 2 Mengetahui pengaruh blended learning terhadap penalaran fisika. Rancangan yang digunakan adalah Randomized Posttest only Control Group Design. Populasinya adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Batu. Sampelnya yaitu kelas X-6 dan X-10 sebagai kelas eksperimen, kelas X-11 dan X-12 sebagai kelas kontrol. Hasil uji t penguasan konsep didapat thitung = 6,64 > = ttabel =1,66, menunjukkan ada perbedaan, sedangkan untuk uji lanjut yaitu uji Tuckey menunjukkan Qhitung = 7,55 > Q tabel = 2,85, menunjukan bahwa penguasaan konsep peserta didik yang menggunakan blended learning lebih tinggi dari pada konvensional. Berkaitan dengan penalaran, hasil uji t menunjukkan thitung = 2,65 > ttabel = 1,66, menunjukkan ada perbedaan. Sedangkan untuk uji lanjut yaitu uji Tuckey menunjukkan Qhitung = 3,19 > Qtabel = 2,85, menunjukkan bahwa penalaran peserta didik yang menggunakan blended learning lebih tinggi dari pada konvensional. Simpulan penelitian ini adalah 1 Ada pengaruh blended learning terhadap penguasaan konsep fisika, 2 Ada pengaruh blended learning terhadap penalaran fisika. Pembelajaran blended learning dapat meningkatkan penguasaan konsep dan penalaran fisika serta melatih peserta didik untuk mandiri dan aktif. TThe aims of this research are 1 knowing the influence of blended learning study toward concept physics achievement and 2 knowing the influence of blended learning toward physics reasoning. This research used Randomized Posttest only Control Group Design and conducted in odd semester 2012-2013 academic year. The research population were students of grade X in senior high school 1 Batu. The research samples were four classes: X-6 and X-10 as the experiment classes and X-11 and X-12 as the control classes. The instrument is test of physics concept achievement and physics reasoning in multiple choice form. The results showed that there was no

  12. MODEL OBSERVASI DAN SIMULASI (OBSIM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA DALAM MENGAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrawati Indrawati

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract: Observation and Simulation Model (OBSIM Model to Improve the Teaching Ability of Physics Education Students. A study on "Observation and Simulation Model (Obsim Model to Improve Teaching Ability of Physics Education Students" was carried out for two purposes. First, to describe how Obsim Model can improve student ability in designing physics lesson plan. Second, to describe how the Obsim Model can increase student skill in implementing physics lesson plan. The subjects of this study were 43 physics education students taking the subject of Physics Instructional Planning. The students were studying in Physics Educational Program, Faculty of Teacher Training and Education, Jember University, fifth semester year 2008/2009. This study was designed as classroom action research. Observation, authentic assessment, and interview were used to get data. The results of data collection were analysed by using descriptive statistics, by using normalized gain. The findings reveal that Obsim Model is able to improve student ability in designing physics lesson plan and implementing the lesson plan from middle to high category as long as teaching simulations which are given by the lecturer presented clearly, students participate actively in class discussion, the task of designing a lesson plan and teaching practice are often done by stu­dents, and the feedback is always given after students' presentation. Abstrak: Model Observasi dan Simulasi (OBSIM untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Fisika dalam Mengajar. Penelitian tentang model observasi dan simulasi (Obsim untuk meningkatan kemampuan mengajar mahasiswa pendidikan fisika mempunyai dua tujuan. Pertama, untuk mendeskripsikan bagaimana Model Obsim dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merencana­kan pembelajaran. Kedua, untuk mendeskripsikan bagaimana Model Obsim dapat meningkatkan keterampil­an mahasiswa dalam mengimplementasikan perencanaan pembelajaran. Subyek penelitian adalah

  13. Penumbuhan Karakter Islami melalui Pembelajaran Fisika Berbasis Integrasi Sains-Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Khoiri

    2017-06-01

    Full Text Available The Classroom Action Research aims to find out physics learning based on science-Islamic integration can improve learning outcomes and foster the Islamic character of class XI RPL 1 SMK Takhassus Al-Qur'an. The Action research is done in two cycles namely: (1 planning, (2 implementation of corrective action, (3 observation, and (4 reflection. The Research Instrument through Test for learning result data, Observation to observe the implementation of learning and questionnaire of religious attitude and social attitude and Documentation. The results of research shows the application of physics-based learning science-Islamic integration can improve learning outcomes, religious and social attitudes. The Percentage mastery is 74 to 90. Religious attitudes is increased from 72 to 79 and social attitudes is increased from 67 to 76 as evidenced by indicators not cheating or giving cheat and reporting learning activities in a transparent manner. The implementation of learning-based integration of science-Islamic can improve learning outcomes and Islamic characters in the form of honesty and cooperation of students on the physics in the concept of fluid.   Penelitian Tindakan Kelas bertujuan mengetahui pembelajaran fisika berbasis integrasi sains-islami dapat meningkatkan hasil belajar serta menumbuhkan karakter islami siswa kelas XI RPL 1 SMK Takhassus Al-Qur’an. Penelitian tindakan dilakukan dua siklus yakni: (1 perencanaan, (2 pelaksanaan tindakan perbaikan, (3 observasi, dan (4 refleksi. Instrumen Penelitian melalui Tes untuk data hasil belajar, Observasi untuk mengamati pelaksanaan pembelajaran dan angket sikap religious dan sikap sosial serta Dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan penerapan pembelajaran fisika berbasis integrasi sains-islami dapat meningkatkan hasil belajar, sikap religius dan sikap sosial. Prosentase ketuntasan 74 menjadi 90. Sikap religius meningkat dari 72 menjadi 79 serta sikap sosial meningkat dari  67 menjadi 76 yang

  14. ANALISIS DESAIN PROSES SISTEM PENDINGIN PADA REAKTOR RISET INOVATIF 50 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukmanto Dibyo

    2015-03-01

    Full Text Available Reaktor Riset Inovatif (RRI merupakan jenis MTR (Material Testing Reactor yang dipersiapkan ke depan sebagai desain reaktor baru. Daya RRI telah ditetapkan dari perhitungan neutronik dan termohidrolika teras yaitu 50 MW termal. Reaktor bertekanan 8 kgf/cm2 dan laju aliran massa pendingin primer 900 kg/s. Tantangan yang penting dalam menindak lanjuti desain reaktor ini adalah analisis desain pada sistem pendingin. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis desain proses sistem pendingin utama reaktor RRI daya 50 MW (RRI-50 dengan menggunakan program Chemcad 6.1.4. Dalam analisis ini dilakukan perhitungan neraca massa dan energi (mass/energy balances pada sistem pendingin primer dan sekunder sebagai pendingin utama. Masing-masing sistem pendingin tersebut terdiri dari 2 jalur beroperasi secara paralel dan 1 jalur redundansi. Disamping itu untuk desain termal unit komponen telah dianalisis dengan program RELAP5, frenchcreek dan Metoda Analitik. Hasil analisis yang diperoleh adalah desain diagram sistem pendingin yang mencakup data parameter entalpi, temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin untuk masing-masing jalur. Adapun hasil desain unit komponen utama pada RRI-50 adalah tangki tunda dengan volume 51,5 m3, 2 unit pompa sentrifugal dan 1 unit pompa cadangan pada pendingin primer daya 141 kW/pompa dan pendingin sekunder daya 206 kW/pompa, 2 unit penukar panas tipe shell-tube dengan koefisien termal overall 1377 W/m2.oC dan 4 unit menara pendingin yang mampu melepaskan panas ke udara dengan desain temperatur approach 5,0 oC dan temperatur range 9,0 oC. Desain sistem pendingin reaktor RRI-50 ini telah menetapkan parameter operasi sistem pendingin yaitu temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin dengan mempertimbangkan tuntutan aspek keselamatan teras reaktor sehingga desain temperatur maksimum pendingin masuk ke teras 44,5 oC. Kata kunci : RRI 50 MW, desain sistem pendingin, program Chemcad 6.1.4   Innovative Research Reactor RRI

  15. Pengaruh Parameter Fisika dan Mikrobiologi Leachet terhadap Kesehatan Lingkungan di TPA Muara Fajar Rumbai Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riski Novera Yenita

    2015-11-01

    Full Text Available Secara umum kondisi sampah kota memperlihatkan karakteristik yang khas. Kondisi sampah kota memiliki komposisi terbesar sampah organik dengan nilai rata-rata 79,164%, sedangkan sampah anorganik hanya sebesar 20,836%. Jenis penelitian ini adalah metode survey, dimana TPA Muara Fajar Pekanbaru dijadikan lokasi pengambilan sampel. Sampel yang diambil kemudian dianalisis kadar fisika dan biologi leachet di laboratorium, selanjutnya data yang didapat dilakukan analisis secara deskriptif sesuai dengan SNI 06-2412-1991. Sumber data penelitian yaitu wawancara, observasi dan pemeriksaan laboratorium. Dua kode sampel pada air lindi didapatkan hasil analisis bahwa pada kode sampel I dan II suhu yang didapatkan adalah 25oC. TSS pada kode sampel I didapatkan hasil sebesar 70 mg/l dan kode sampel II 190 mg/l. pH pada kode sampel I dan II didapatkan hasil sebesar 8, sedangkan untuk kadar E.Coli pada kode sampel I dan II didapatkan hasil tidak terhingga. 

  16. MODEL MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAYA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PENDAHULUAN FISIKA ZAT PADAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Wiyono

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model multimedia interaktif berbasis gaya belajar dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat mahasiswa calon guru. Metode eksperimen dengan desain control group pretest-posttest design dilaksanakan terhadap 37 mahasiswa kelas eks-perimen dan 36 mahasiswa kelas kontrol di LPTK Sumatera Selatan. Instrumen berupa kuesioner gaya belajar, tes pilihan ganda, angket dan lembar observasi. Uji t beda rerata digunakan melihat peningkatan penguasaan konsep mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terjadi pada gaya belajar visual sebesar 83,0 (kategori tinggi dan terendah pada gaya belajar kinestetik sebesar 66,3 (ketegori sedang. Peningkatan penguasaan konsep kelas eksperimen 74 (kategori tinggi dan kelas kontrol 47 (ketegori sedang. Disimpulkan bahwa penggunaan  multimedia interaktif berbasis gaya belajar lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat.This study aims to see the effect of interactive multimedia model based learning styles to improve the concept mastery introductory solid state physics prospective teachers. Experimental methods with pretest posttes control group design implemented of 37 students in the experimental class and 36 students in the control class LPTK South Sumatra. Instruments of learning styles questionnaires, multiple choice tests, questionnaires and observation sheets. The mean difference t test used to see an increase in student concepts of mastery. The results showed that the highest increase occurred in the visual learning style that is equal to 83.0 (high category and the lowest at 66.3 for kinesthetic learning styles (medium category. Increased concept of mastery class experiments 74 (high category and a control class 47 (medium category. Concluded that the use of interactive multimedia-based learning style is more effective than conventional learning in

  17. Pengembangan Model Outdoor Learning melalui Project Berbasis Local Wisdom dalam Pembelajaran Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah kurnia Putri Damayanti

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika, (2 mengetahui keefektifan penggunaan model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode pengembangan R & D (Research dan Development. Pada tahap Development, peneliti mengadopsi model 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom yang dikembangkan layak digunakan dari segi produk pendukung pembelajaran yang memenuhi kriteria sangat tinggi menurut para ahli, praktis menurut guru dan peserta didik. Lembar observasi yang memenuhi kriteria valid dan reliabel berdasarkan hasil ICC dan tes hasil belajar yang memenuhi kriteria valid dan reliabel berdasarkan hasil Quest. Selain itu, model outdoor learning melalui project berbasis local wisdom lebih efektif digunakan dalam pembelajaran fisika dilihat dari hasil analisis multivariate dan GLMMDs yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 dan MD yang tinggi.   AbstractThis research was aimed to: (1 produce outdoor learning via project based suitable local wisdom model used in physics learning, (2 know the effectiveness in using outdoor learning via project based local wisdom model. This developing research used a R & D method (Research and Development. On Development step, the researcher adopted 4D model, they were Define, Design, Develop, dan Dissemination. The results showed that the developed outdoor learning via project based local wisdom model was suitable to be used in terms of learning support product that was in very high category according expert, practical according teacher and students. In addition the observation sheet was in valid criteria and reliabel based on ICC and the learning outcome test was in valid criteria and reliabel based on Quest. Besides, outdoor learning via

  18. Isotopic composition of precipitation at the station Ljubljana (Reaktor, Slovenia – period 2007–2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Polona Vreča

    2014-12-01

    Full Text Available The stable isotopic composition of hydrogen and oxygen (δ2H and δ18O and the tritium activity (A were monitored in monthly collected precipitation at Ljubljana (Reaktor during the period 2007–2010. Monthly and yearly isotope variations are discussed and compared with those observed over the period 1981–2006 and with the basic meteorological parameters for Ljubljana (Bežigrad and Ljubljana (Hrastje stations for the period 2007−2010. The mean values for δ2H and δ18O, weighted by precipitation amount at Ljubljana (Reaktor, are –59.4 ‰ and –8.71 ‰. The reduced major axis local meteoric water line (LMWLRMA is δ2H = (8.19 ± 0.22×δ18O + (11.52 ± 1.97, while the precipitation weighted least square regression results in LMWLPWLSR-Re δ2H = (7.94 ± 0.21×δ18O + (9.76 ± 1.93. The lack of significant difference in the LMWL slopes indicates a relatively homogeneous distribution of monthly precipitation as well as the small number of low-amount monthly precipitation events with low deuterium excess. The deuterium excess weighted mean value is 10.3 ‰ which indicates the prevailing influence of the Atlantic air masses. The temperature coefficient of δ18O is 0.30 ‰/°C. Tritium activity in monthly precipitation shows typical seasonal variations, with a weighted mean tritium activity in this period of 8.5 TU. No decrease of mean annual activity is observed.

  19. PEMBUATAN SERBUK U-6Zr DENGAN PENGKAYAAN URANIUM 19,75 % UNTUK BAHAN BAKAR REAKTOR RISET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrukan Masrukan

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMBUATAN SERBUK PADUAN U-6Zr DENGAN PENGKAYAAN URANIUM 19,75 % UNTUK BAHAN BAKAR REAKTOR RISET. Telah dilakukan pembuatan serbuk paduan U-6Zr dengan pengkayaan 19,75 % untuk bahan bakar reaktor riset. Pembuatan bahan bakar U-6Zr ini dalam rangka mencari bahan bakar baru yang mempunyai densitas tinggi untuk mengganti bahan bakar yang sudah ada U3Si2-Al. Tujuan dari percobaan ini untuk mengetahui sifat-sifat serbuk paduan U- 6Zr yang diperoleh dari proses hydriding-dehydriding sebagai kandidat bahan bakar reaktor riset. Serbuk yang diperoleh dari proses hydriding-dehydriding dikenai pengujian, diantaranya pungujian komposisi kimia, densitas, kandungan hidrogen, fasa dan sifat termal. Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan beberapa unsur seperti Al, Ca, Cu, dan Ni melebihi batas yang diijinkan dimana masing-masing unsur terdapat sebesar 202,21 ppm; 214,05 ppm; 61,25 ppm dan 134,53 ppm. Pada pengujian diperolah densitas serbuk U-6Zr sebesar 13,58 g/cm3 dan pada pengujian kandungan hidrogen sisa diperoleh kandungan hidrogen sebesar 0,16 %. Untuk pengujian fasa, diperoleh fasa αU dan δU, sedangkan pada pengujian sifat termal yakni transformasi temperatur terdapat dua puncak yakni puncak pertama terjadi pada temperatur 274 hingga 311 oC dan puncak kedua terjadi pada temperatur 493 hingga 527oC. Puncak pertama terjadi reaksi endotermik dengan menyerap panas sebesar ∆H = 6,23 cal/g tetapi tidak terbentuk fasa baru, sedangkan puncak kedua terjadi reaksi eksotermik dengan mengeluarkan panas sebesar ∆H = -9.34 cal/g dan terbentuk fasa αZr. Sementara itu, dari pengujian kapasitas panas pada temperatur 34 hingga 75 oC, terjadinya penurunan nilai kapasitas panas yang disertai dengan penyerapan panas. Pada temperatur yang lebih tinggi hingga temperatur 437oC nilai kapasitas panas menjadi lebih kecil disertai pengeluaran panas. Reaksi termokimia antara Zr dengan hidrogen sisa menunjukkan terbentuknya fasa αZr yang diindikasikan oleh reaksi

  20. Pengaruh Suhu dan Metode Perlakuan Panas terhadap Sifat Fisika dan Kualitas Finishing Kayu Mahoni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2016-03-01

    Full Text Available Perlakuan panas dikenal sebagai metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan stabilitas dimensi dan menurunkan higroskopisitas. Di sisi lain, perlakuan panas dapat membuat warna kayu menjadi lebih gelap, penurunan sifat mekanika kayu, dan sifat wetabilitas kayu. Oleh karena itu, penelitian mengenai perlakuan panas pada kondisi yang optimum sangat menarik untuk dilakukan agar menghasilkan kayu dengan kualitas yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi suhu dan metode perlakuan panas terhadap sifat fisika dan kualitas finishing kayu mahoni. Contoh uji perlakuan dibuat dari kayu mahoni yang berasal dari industri penggergajian kayu rakyat. Penelitian ini menggunakan 2 metode perlakuan panas yaitu metode oven dan penguapan (steaming pada variasi suhu 90°C, 120°C, dan 150°C selama 2 jam waktu efektif. Pengujian sifat fisika diuji berdasarkan standar ASTM, yang meliputi : kadar air seimbang, perubahan dimensi, perubahan warna, dan wetabilitas. Pengujian finishing meliputi cross cut test, uji delaminasi, dan uji kekilapan (glossy test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara suhu dan metode perlakuan panas berpengaruh sangat nyata terhadap perubahan warna, serta berpengaruh nyata terhadap penyusutan radial, cross cut test, dan uji delaminasi. Metode oven menghasilkan contoh uji dengan kadar air dan pengembangan radial yang lebih rendah, warna yang lebih terang, serta uji delaminasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode penguapan. Kata kunci: perlakuan panas, metode oven, metode penguapan, suhu, finishing   Effect of temperature and heat treatment on physical properties and finishing quality of mahagony wood Abstract Heat treatment is well known as a method for increasing dimensional stability and reducing hygroscopicity of wood. However, heat tratment can cause the color of wood become darker and reduce the wettability, as well as its mechanical properties. Therefore, the optimum condition of heat

  1. Pembelajaran Fisika Berbasis Kompetensi Life Skill Kelas XII IPA.1 MAN 1 Lampung Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poniman Poniman

    2016-04-01

    Full Text Available This study aims to determine the physics competency-based learning life skills class XII IPA1, It conducted in two cycles, each cycle consisting of four phases: planning, execution, analysis and reflection. The action used is "Competency-Based Physics Education Life Skills". The first cycle has not succeeded cognitive aspects obtained a mean value of 5.62, the affective with good criterion 32.35%, sufficient criteria 67.65% as well as psychomotor with good criterion 38.34%, sufficient criteria 61.66%, the life skill with all criteria 41.18%, both criteria 58.82 %.The second trying to provide intensive training with the same material, the result of learning on the cognitive of a mean value of 5.81, affective with both criteria of 76.47%, sufficient criteria 23.53%, psychomotor with good criterion 55.88%, sufficient criteria of 44.12% as well as on the life skill with very good criteria 1.76%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran fisika berbasis kompetensi life skill pada kelas XII IPA1. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, analisis dan refleksi. Tindakan yang digunakan adalah "Pembelajaran isika Berbasis Kompetensi Life Skills ". Siklus pertama belum berhasil, nilai rata-rata aspek kognitif diperoleh 5,62; afektif dengan kriteria baik 32,35%, dan kriteria cukup 67,65%; serta psikomotorik dengan kriteria baik 38,34%, dan kriteria cukup 61.66%; life skills dengan semua kriteria 41,18%, kriteria baik 58,82%. siklus kedua mencoba untuk memberikan pelatihan intensif dengan tindakan yang sama, rata-rata hasil belajar aspek kognitif 5,81; afektif dengan kriteria baik 76,47%, kriteria cukup 23,53% , psikomotor dengan kriteria baik 55,88%, kriteria cukup 44,12% serta pada life skill dengan kriteria baik sekali 1,76%. Kata kunci: pembelajaran fisika, physics competency-based learning life skills

  2. PENGEMBANGAN BUKU PEDOMAN GURU PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING LEVEL INKUIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Fatikhah Setiyawati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: (1 menghasilkan buku pedoman guru untuk pembelajaran fisika SMA menggunakan model problem solving sesuai level inkuiri yang layak digunakan; (2 mendeskripsikan keberhasilan pembelajaran fisika menggunakan model problem solving (MPS sesuai dengan level inkuiri sesuai dengan buku pedoman terhadap peningkatan aktivitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, sesuai langkah yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek coba menggunakan delapan kelas. Pengumpulan data menggunakan angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan proses pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berfikir kritis peserta didik. Teknik analisis data menggunakan uji multivariat (Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan ditinjau dari aspek materi, petunjuk umum buku, RPP & LKPD, dan perangkat penilaiam pembelajaran menurut ahli materi dan ahli media berkategori baik dan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis dan aktivitas belajar peserta didik yang signifikan antara keenam level inkuiri yang diujicobakan. Kata Kunci: model problem solving, level inkuiri, kemampuan berfikir kritis, aktivitas belajar   DEVELOPING A HANDBOOK FOR TEACHER IN TEACHERS HIGH SCHOOL LEVEL PHYSICS USE THE MODEL OF PROBLEM SOLVING LEVEL OF INQUIRY Abstract This study aims to: (1 to produce a handbook for teachers high school level physics use a model of problem solving with level of inquiry fit for use; (2 to determine the successful learning of physics using a model of problem solving in accordance with the level of inquiry to increase learning activities of learners and critical thinking abilities of learners. This research is the development, which refers to measures developed by Borg & Gall. The subject try consists of eight classes. Data collection using the questionnaire responses of learners, observation sheets learning

  3. PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN KEGIATAN LABORATORIUM FISIKA DASAR II BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KERJA ILMIAH MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Ariesta

    2012-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah mengembangkan bentuk perangkat perkuliahan kegiatan Laboratorium Fisika Dasar II berbasis inkuiriterbimbing untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah mahasiswa. Pengembangan perangkat perkuliahan ini mengikuti modelPlomp meliputi fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, revisi dan fase implementasi.Analisis data meliputi analisis hasil validasi perangkat secara deskriptif kualitatif, hasil penyekoran lembar observasi dianalisissecara deskriptif kualitatif, analisis hasil tes dengan N-Gain, analisis hasil uji coba soal tes (uji validitas, reliabilitas, tingkatkesukaran, dan daya beda soal. Hasil penelitian ini ditunjukkan oleh perolehan persentase kerja ilmiah mahasiswa secara klasikalsebesar 91,67% dengan kriteria sangat baik, sikap ilmiah dengan persentase 87,50% dengan kriteria sangat baik, penyusunanlaporan oleh mahasiswa dengan persentase 76,88% dengan kriteria baik, serta peningkatan rata-rata hasil belajar (rata-rata gainpertemuan pertama 0,58(sedang, pertemuan kedua 0,56 (sedang, pertemuan ketiga 0,7 (sedang, dan pertemuan keempat 0,93(tinggi. Hasil uji coba pengembangan bentuk perangkat perkuliahan kegiatan Laboratorium Fisika Dasar II berbasis inkuiriterbimbing dapat meningkatkan kerja ilmiah mahasiswa. The research is aimed to develop teaching material of Fundamental Physics 2 Laboratory based on guided inquiry model and toincrease the students' scientific performance. The development of the teaching material is based on Plomp model, consist ofpreliminary investigation phase, design phase, construction phase, test phase, evaluation and revision phase and implementationphase. The instrument validity and scoring from observation sheets were analyzed qualitative-descriptively; the test result wasanalyzed using N-Gain; and try-out test results were analyzed using validity, reliability, item difficulty, and item discriminant test. Theanalysis results show that the

  4. UJI COBA TEKNOLOGI BIOFILM KONSORSIUM BAKTERI PADA REAKTOR SEMIANAEROB-AEROB UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI INDUSTRI PENCELUPAN TEKSTIL SKALA RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Ketut Sastrawidana

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas teknologi biofilm konsorsium bakteri pada  reaktor semianaerob-aerob ntuk mengolah air limbah pencelupan tekstil. Bakteri pada reaktor semianaerob terdiri dari  Aeromonas sp. Pseudomonas sp, dan Flavobacterium sp. sedangkan pada reaktor aerob terdiri dari Vibrio sp. Plesiomonas sp. dan Enterobacter sp. Perombakan proses pertumbuhan terlekat diawali dengan menumbuhkan konsorsium bakteri pada masing-masing reaktor selama 10  hari menggunakan pada batu vulkanik merah sebagai media pelekatan bakteri. Setelah terbentuk biofilm,selanjutnya digunakan untuk merombak limbah denagn waktu tinggal limbah 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan teknologi biofilm cukup efektif diaplikasikan pada skala lapang menghasilkan efisiensi perombakan TSS, BOD dan COD secara berturut-turut sebesar 84,7%; 80,56% dan 90,40%. Uji toksisitas air limbah tekstil menggunakan ikan nila dengan waktu paparan 3 hari menunjukkan bahwa air limbah tekstil sebelum diolah berkatagori toksik ringan dengan nilai EC50 adalah 88,80% sedangkan setelah diolah dalam reaktor biofilm konsorsium bakteri sistem anaerob-aerob selama 2 hari menjadi katagori tidak toksik dengan nilai EC50 sebesar 101,64%. Dengan demikian, pengolahan limbah tektil dengan sistem kombinasi anaerob-aerob menghasilkan kualitas limbah dengan kriteria sudah memenuhi baku mutu untuk dibuang ke lingkungan.

  5. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS AUDIO-VIDEO EKSPERIMEN LISTRIK DINAMIS DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Rante

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat profil pengembangan multimedia pembelajaran fisika berbasis audio-video eksperimen listrik dinamis yang dapat menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propil multimedia berbasis audio-video eksperimen dari segi tampilan menarik, fasilitas runtut, sistematis dan praktis digunakan serta menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Produk akhir adalah sebuah paket CD autorun multimedia pembelajaran interaktif sebagai media pembelajaran mandiri dan sebagai media presentase yang dilengkapi perangkat pembelajaran untuk guru. This research aims to see the profile of multimedia learning development on physics based audio-video on the topic dynamic electricity experiment that may become a solution of practicum that not mastered well in the school. The result shows that the profile of develop multimedia based audio-video experiment has interesting display, harmonious facilities, systematic and practical in used as well as become a solution of the practicum that not mastered yet. The final product produced an auto run CD package of interactive learning multimedia as a self learning media and as a representation of media that equipped with teaching and learning media for teacher.

  6. PROFIL KESULITAN BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN KELISTRIKAN SISWA SMA DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Rusilowati

    2012-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan profil kesulitan belajar Fisika, khususnya pokok bahasan Kelistrikan yang dialami oleh siswa SMA di kota Semarang. Sampel penelitian adalah siswa SMA kelas X di kota Semarang, diambil secara cluster, dari SMA negeri dan swasta peringkat I, II, dan III, sebanyak 214 siswa. Kesulitan belajar didiagnosis dengan lima pendekatan, yaitu tujuan pembelajaran, pengetahuan prasyarat, profil materi, miskonsepsi, dan pengetahuan terstruktur. Kesulitan belajar Kelistrikan antara lain disebabkan oleh rendahnya penguasaan konsep, lemahnya kemampuan matematis, dan kekurangmampuan mengkonversi satuan. Penyebab kesulitan belajar dalam pengetahuan terstruktur adalah rendahnya kemampuan: verbal, menggunakan skema, membuat strategi pemecahan masalah, dan membuat algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar Kelistrikan rata-rata terjadi pada sub pokok bahasan: Kuat Arus Listrik, Hukum Ohm, Hambatan Penghantar, Hukum Kirchof II, Energi & Daya Listrik, dan Transformator. Sebagian siswa masih mengalami miskonsepsi terhadap konsep Hukum Ohm dan Hambatan Penghantar. Bagi siswa  sekolah peringkat III mengalami kesulitan belajar di semua aspek dan materi Kelistrikan Kata kunci : profil, kesulitan belajar, kelistrikan

  7. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Happy Komike Sari

    2016-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa. Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD. This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

  8. PENENTUAN KOEFISIEN DISPERSI ATMOSFERIK UNTUK ANALISIS KECELAKAAN REAKTOR PWR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Atmosfer merupakan pathway penting pada perpindahan radionuklida yang lepas dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN ke lingkungan dan manusia. Penerimaan dosis pada lingkungan dan manusia dipengaruhi oleh sourceterm dan kondisi tapak PLTN. Untuk mengetahui penerimaan dosis lingkungan untuk PLTN di Indonesia, maka diperlukan nilai koefisien dispersi untuk tapak potensial yang dipilih. Model perhitungan dalam penelitian ini menggunakan model yang diterapkan pada paket program pada modul ATMOS dan CONCERN dari PC-Cosyma yaitu model perhitungan segmented plume model. Perhitungan dilakukan untuk PLTN tipe PWR kapasitas 1000 MWe berbahan bakar UO2, postulasi kejadian untuk kecelakaan DBA, kondisi tapak kasar, untuk 6 tapak contoh tapak Semenanjung Muria, Pesisir Banten, dan tapak yang didominasi oleh stabilitas cuaca C,D,E, dan F. Koefisien dispersi dihitung untuk 8 kelompok nuklida produk fisi yang lepas dari PLTN yaitu: kelompok gas mulia, lantanida, logam mulia, halogen, logam alkali, tellurium, cerium, dan kelompok stronsium & barium. Perhitungan input menggunakan paket program ORIGEN-2 dan Arc View untuk penyiapan input perhitungan. Hasil pemetaan untuk parameter dispersi maksimum rerata diperoleh pada jarak radius 800 m dari sumber lepasan untuk nuklida dari kelompok logam mulia, logam alkali dan kelompok nuklida cerium. Parameter dispersi untuk Tapak Muria maksimum 1,53E-04 s/m3, Tapak Serang adalah 1,40E-03 s/m3, tapak dengan stabilitas C: 1,72E-04 s/m3, stabilitas D: 1,40E-04 s/m3, Stabilitas E: 1,07E-04 s/m3, dan tapak dengan stabilitas F : 2,14E-05 s/m3. Kata kunci: koefisien dispersi, atmosferik, PWR, kecelakaan, Indonesia   The atmosphere is an important pathway in the migration of radionuclides transport from the Nuclear Power Plant (NPP to the environment and humans. The dose accepted in the environment and humans is influenced by the sourceterm and NPP siting condition. Distribution of radionuclides in the atmosphere is determined

  9. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1994; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1994. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1994-12-01

    pouzdan rad ovog reaktora. Poslednji, i ujedno najveci zahvat, koji se odnosi na zamenu celokupne instrumentacije je u toku, ali njegova realizacija u 1994. godini kasni zbog zastoja u isporuci opreme koja se izradjuje u Sovjetskom savezu. Izradu ove opreme finansira Medjunarodna agencija za atomsku energiju kroz ugovor sklopljen decembra 1988. godine sa moskovskom firmom Atomenergoexport. Prema tom ugovoru trebalo je da celokupna nova instrumentacija za reaktor RA bude isporucena Institutu u Vinci do kraja 1990. godine, ali je do septembra 1991. godine isporuceno svega 56% od predvidjene kolicine. Od tada je svaka isporuka obustavljena, a razlog je privremena zabrana na sve isporuke opreme za Jugoslaviju izrecena od strane ove organizacije Ujedinjenih nacija. U 1991. godini na reaktoru RA je demontirana postojeca instrumentacija u maksimalno mogucem obimu, kako bi se zadrzala neka osnovna merenja neophodna i u uslovima kada reaktor nije u pogonu. U 1994. godini nastavljen je rad na razradi i dopuni sovjetskog projekta. Kontrola i odrzavanje celopkupne opreme postrojenja, kao i remontni radovi izvrsavani su redovno i efikasno. Veoma obiman remont sekundarnog kola hladjenja reaktora privodi se kraju i bice okoncan u prvoj polovini 1995. a u skladu postojecim zakonskim propisima i sa preporukama MAAE. Kontrola goriva od strane inspektora MAAE obavljana je jedanput mesecno. Na reaktoru RA u 1994. godini radilo je prosecno 47 radnika, sto je dovoljan broj u uslovima remontnih i investicionih radova.

  10. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1996; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1996. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1996-12-01

    ugovoru trebalo je da celokupna nova instrumentacija za reaktor RA bude isporucena Institutu u Vinci do kraja 1990. godine, ali je do septembra 1991. godine isporuceno svega 80% od predvidjene kolicine. Od tada je svaka isporuka obustavljena, a razlog je privremena zabrana na sve isporuke opreme za Jugoslaviju izrecena od strane ove organizacije Ujedinjenih nacija. Demontirana je postojeca instrumentacija u maksimalno mogucem obimu, kako bi se zadrzala neka osnovna merenja neophodna i u uslovima kada reaktor nije u pogonu. Kontrola i odrzavanje celopkupne opreme postrojenja, kao i remontni radovi izvrsavani su redovno i efikasno. Kontrola goriva od strane inspektora MAAE obavljana je jedanput mesecno. U ovom izvestajnom periodu na reaktoru RA bilo je zaposleno prosecno 43 radnika, sto je dovoljan broj u uslovima remontnih i investicionih radova. Nedostatak finansijskih sredstava za odrzavanje reaktora RA je neresen problem i u ovom periodu. Ovaj izvestaj podeljen je u dve celine: pogon i odrzavanje reaktora i zastita od zracenja na reaktoru RA.

  11. VERIFIKASI PAKET PROGRAM MVP-II DAN SRAC2006 PADA KASUS TERAS REAKTOR VERA BENCHMARK.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jati Susilo

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini dilakukan verifikasi perhitungan benchmark VERA pada kasus Zero Power Physical Test (ZPPT teras reaktor Watts Bar 1. Reaktor tersebut merupakan jenis PWR kelas 1000 MWe yang didesain oleh Westinghouse, tersusun dari 193 perangkat bahan bakar 17×17 dengan 3 jenis pengkayaan UO2 yaitu 2,1wt%, 2,619wt% dan 3,1wt%. Perhitungan nilai k-eff dan distribusi faktor daya dilakukan pada siklus operasi pertama teras dengan kondisi beginning of cycle (BOC dan hot zero power (HZP. Posisi batang kendali dibedakan menjadi uncontrolled (semua batang kendali berada di luar teras, dan controlled (batang kendali Bank D didalam teras. Paket program komputer yang digunakan dalam perhitungan adalah MVP-II dan SRAC2006 modul CITATION dengan data pustaka tampang lintang ENDF/B-VII.0. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perbedaan nilai k-eff teras pada kondisi controlled dan uncontrolled antara referensi dengan MVP-II (-0,07% dan -0,014% dan SRAC2006 (0,92% dan 0,99% sangat kecil atau masih dibawah 1%. Perbedaan faktor daya maksimum teras pada kondisi controlled dan uncontrolled dengan referensi dengan MVP-II adalah 0,38% dan 1,53%, sedangkan dengan SRAC2006 adalah 1,13% dan -2,45%. Dapat dikatakan bahwa kedua paket program komputer menunjukkan hasil perhitungan yang sesuai dengan nilai referensi. Dalam hal penentuan kekritisan teras, maka hasil perhitungan MVP-II lebih konservatif dibandingkan dengan SRAC2006. Kata kunci : MVP-II, SRAC2006, PWR, VERA   In this research, verification calculation for VERA core physics benchmark on the Zero Power Physical Test (ZPPT of the nuclear reactor Watts Bar 1. The reactor is a 1000 MWe class of PWR designed by Westinghouse, arranged from 193 unit of 17×17 fuel assembly consisting 3 type enrichment of UO2 that are 2.1wt%, 2.619wt% and 3.1wt%. Core power factor distribution and k-eff calculation has been done for the first cycle operation of the core at beginning of cycle (BOC and hot zero power (HZP. In this

  12. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1991; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1991. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1992-01-01

    zahvat, koji se odnosi na zamenu celokupne instrumentacije je u toku, ali njegova realizacija u 1991. godini kasni zbog zastoja u isporuci opreme koja se izradjuje u Sovjetskom savezu. Izradu ove opreme finansira Medjunarodna agencija za atomsku energiju kroz ugovor sklopljen decembra 1988. godine sa moskovskom firmom Atomenergoexport. Prema tom ugovoru trebalo je da celokupna nova instrumentacija za reaktor RA bude isporucena Institutu u Vinci do kraja 1990. godine, ali je do septembra 1991. godine isporuceno svega 56% od predvidjene kolicine. Od tada je svaka isporuka obustavljena, a razlog je privremena zabrana na sve isporuke opreme za Jugoslaviju izrecena od strane ove organizacije Ujedinjenih nacija. U 1991. godini na reaktoru RA je demontirana postojeca instrumentacija u maksimalno mogucem obimu, kako bi se zadrzala neka osnovna merenja neophodna i u uslovima kada reaktor nije u pogonu. Pri kraju je izrada odredjenih konstrukcionih elemenata za novu instrumentaciju, koju je prihvatio da realizuje Institut u Vinci, kako bi se ubrzala realizacija ovog projekta. Ako sva predvijena oprema ne bude isporucena do kraja marta 1992. godine, nece moci da se otpocne sa probnim radom reaktora u prvoj polovini 1993. godine, kako je planirano. Na realizaciji projekta u 1991. godini ucestvovalo je efektivno 53 radnika, sto je dovoljan broj u uslovima remontnih i investicionih radova. Godisnji izvestaj o radu nuklearnog reaktora RA za 1992. godinu sastoji se od dva dela: prvi deo obuhvata pogon i odzavanje reaktora RA, a drugi poslove zastite od zracenja na reaktoru RA.

  13. RA Research reactor, Annual report 1988; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1988. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1988-12-15

    Annual report concerning the project 'RA research nuclear reactor' for 1989, financed by the Serbian ministry of science is divided into two parts. First part is concerned with RA reactor operation and maintenance, which is the task of the Division for reactor engineering of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering. Second part deals with radiation protection activities at the RA reactor which is the responsibility of the Institute for radiation protection. Scientific council of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering has stated that this report describes adequately the activity and tasks fulfilled at the RA reactor in 1989. The scope and the quality of the work done were considered successful both concerning the maintenance and reconstruction, as well as radiation protection activities. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1989. godinu, koji finansira republicka zajednica za nauku SR Srbije po ugovoru br. 3705/1 sastoji se iz dva dela. Prvi deo obuhvata pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA, sto predstavlja obavezu Odeljenja za reaktorski inzenjering u sastavu OOUR Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA. Drugi deo obuhvata poslove zastite od zracenja na reaktoru RA, sto predstavlja obavezu OOUR Instituta za zastitu od zracenja 'Zastita'. Naucno vece Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA ocenilo je da sadrzina ovog izvestaja odgovara izvrsenim poslovima na reaktoru RA u 1989. godini. Pozitivno se ocenjuje obim i kvalitet izvrsenih radova kako u pogledu odrzavanja i rekonstrukcije reaktora, tako i u pogledu poslova zastite od zracenja izvrsenih kod njega.

  14. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1989; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1989. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1989-12-15

    Annual report concerning the project 'RA research nuclear reactor' for 1989, financed by the Serbian ministry of science is divided into two parts. First part is concerned with RA reactor operation and maintenance, which is the task of the Division for reactor engineering of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering. Second part deals with radiation protection activities at the RA reactor which is the responsibility of the Institute for radiation protection. Scientific council of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering has stated that this report describes adequately the activity and tasks fulfilled at the RA reactor in 1989. The scope and the quality of the work done were considered successful both concerning the maintenance and reconstruction, as well as radiation protection activities. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1989. godinu, koji finansira republicka zajednica za nauku SR Srbije po ugovoru br. 3705/1 sastoji se iz dva dela. Prvi deo obuhvata pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA, sto predstavlja obavezu Odeljenja za reaktorski inzenjering u sastavu OOUR Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA. Drugi deo obuhvata poslove zastite od zracenja na reaktoru RA, sto predstavlja obavezu OOUR Instituta za zastitu od zracenja 'Zastita'. Naucno vece Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA ocenilo je da sadrzina ovog izvestaja odgovara izvrsenim poslovima na reaktoru RA u 1989. godini. Pozitivno se ocenjuje obim i kvalitet izvrsenih radova kako u pogledu odrzavanja i rekonstrukcije reaktora, tako i u pogledu poslova zastite od zracenja izvrsenih kod njega.

  15. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1997; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1997. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Vinca Institute of Nuclear Sciences, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1997-12-01

    RA reactor is not in operation since 1984, activities related to revitalisation of the RA reactor started in 1986. The planned actions related to renewal of the reactor components were finished except for the most important action, related to exchange of complete reactor instrumentation which was delayed. Only 80% of the instrumentation was delivered until September 1991. Since then any delivery of components to Yugoslavia was stopped because of the sanctions imposed to our country. The existing RA reactor instrumentation was dismantled. Control and maintenance of the reactor components was done regularly and efficiently. Fuel inspection by the IAEA safeguards inspectors was done on a monthly basis. There have been on the average 42 employees at the RA reactor which is considered sufficient for maintenance and repair conditions. The problem of financing the reactor activities and maintenance remains unsolved. Research reactor RA Annual report for year 1997 is divided into two main parts to cover: (1) operation and maintenance and (2) activities related to radiation protection. [Serbo-Croat] Reaktor RA nije u pogonu od 1984, aktivnosti na revitalizaciji, rekostrukciji i modernizaciji reaktorski sistema zapocete su 1986. godine. Okoncan je niz zahvata na opremi postrojenja kojima ce se u narednom periodu omoguciti kontinualan i pouzdan rad ovog reaktora. Poslednji, i ujedno najveci zahvat, koji se odnosi na zamenu celokupne instrumentacije kasni zbog zastoja u isporuci opreme koja se izradjuje u Sovjetskom savezu. Do septembra 1991. godine isporuceno svega 80% od predvidjene kolicine. Od tada je svaka isporuka obustavljena, a razlog je privremena zabrana na sve isporuke opreme za Jugoslaviju usled sankcija uvedenih od strane organizacije Ujedinjenih nacija. Demontirana je postojeca instrumentacija. Kontrola i odrzavanje celopkupne opreme postrojenja, kao i remontni radovi izvrsavani su redovno i efikasno. Kontrola goriva od strane safeguard inspektora MAAE obavljana

  16. Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL pada Materi Gelombang Bunyi untuk Siswa SMA Kelas XII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Anita Nur Hasanah

    2017-03-01

    Full Text Available The 2013 curriculum emphasizes on Scientific Approach taht tie topic with real context. Either learning model that leads to Scientific Approach that is Problem Based Learning (PBL. So that need to prepare appropriate teaching material to support learning model PBL one of them module independent teaching topic for learners. The aim of these research is describe the Learning Module which is developed that is physic learning module based on PBL of the topic sound wave for senior high school grade XII and examine its feasibility. This development research used 4-D Thiagarajan with modified model. This research has been done in three stages such as define, design, and develop which are restricted until the limited try out. The data collection is used questionnaire. The module validation by 4 validators and limited try out to 10 students. The result of research drawn that material aspect is 3,59 with the suitable criterion, presentation aspect is 3,9 with the suitable criterion, language aspect is 3,41 with the suitable criterion, and the limited try out result got 3,6 with an appropriate criterion. In conclusion, physic learning module based on PBL in sound wave material for senior high school grade XII is applicable. Keywords: Physic Learning Module, Problem Based Learning (PBL, Topic sound wave Pada kurikulum 2013 menekankan pada Scientific Approach yang mengaitkan materi dengan konteks dunia nyata. Salah satu model pembelajaran yang mengarah ke Scientific Approach yaitu Problem Based Learning (PBL. Sehingga perlu dipersiapkan bahan ajar yang tepat untuk mendukung model pembelajaran PBL salah satunya modul yang merupakan bahan ajar mandiri bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan modul yaitu modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII dan menguji kelayakannya.Penelitian pengembangan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang sudah di modifikasi. Penelitian ini

  17. PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA MATA KULIAH FISIKA LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Dwijananti

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa pada matakuliah Fisika Lingkunganagar dapat berpartisipasi dalam pemecahan masalah pencemaran lingkungan yang selama ini menjadi topik yang menarik untukdapat dicari pemecahannya. Model pembelajaran yang digunakan Problem Based Intruction ( PBI Mahasiswa diberikesempatan melakukan penyelidikan di dalam dan di luar kelas, data diperoleh dari Lembar Kerja Mahasiswa (LKM,lembarpengamatan afektif dan psikomotorik dan tes Mahasiswa aktif mempresentasikan dan melakukan diskusi untuk memecahakanmasalah, serta menarik kesimpulan melalui proses berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritismahasiswa yang dapat dikembangkan pada model pembelajaran ini adalah: mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi,menghipotesis, mengevaluasi, menganalisis, dan membuat kesimpulan. Dengan nilai rata-rata tiap siklus I, siklus II dan siklus III,berturut-turut: 63,10; 76,32; dan 79,80. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis seiring dengan meningkatnya jumlahsiswa yang termasuk kategori sangat kritis dan kritis dalam hierarki kategori kemampuan berpikir kritis. This classroom action research is aimed to develop the students' critical thinking ability in Physics Environment class in order toparticipate in “problems solving of environment pollutions” which lately has become a demand. The learning model of the researchis Problem Based Instruction (PBI. The students were assigned for indoor and outdoor investigation followed by classroomdiscussion. The data about students' activities were collected from students' worksheets, affective and psychomotor observations,as well as cognitive tests. According to observation results, students were actively involved in classroom discussion to solve theproblems presented by each group; they can conclude the solutions through critical thinking process. The result of the researchshows that the students

  18. MODEL PENSKORAN PARTIAL CREDIT PADA BUTIR MULTIPLE TRUE-FALSE BIDANG FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasis Wasis

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan model penskoran politomus untuk respons butir multiple true-false, sehingga dapat mengestimasi secara lebih akurat kemampuan di bidang fisika. Pengembangan penskoran menggunakan Four-D model dan diuji akurasinya melalui penelitian empiris dan simulasi. Penelitian empiris menggunakan 15 butir multiple true-false yang diambil dari soal UMPTN tahun 1996-2006 dan dikenakan pada 410 mahasiswa baru FMIPA Universitas Negeri Surabaya angkatan tahun 2007. Respons peserta tes diskor dengan tiga model partial credit (PCM I; II; dan III dan secara dikotomus. Hasil penskoran dianalisis dengan program Quest untuk mendapat-kan estimasi tingkat kesukaran butir (δ dan estimasi ke-mampuan peserta (θ untuk menentukan nilai fungsi informasi tes dan kesalahan baku estimasi. Penelitian simulasi mengguna-kan data bangkitan berdasarkan parameter empiris (δ dan θ memakai program statistik SAS dan akurasi estimasinya di-analisis dengan metode root mean squared error (RMSE. Hasil penelitian ini menunjukkan: (i Penskoran PCM dengan pem-bobotan mampu mengestimasi kemampuan lebih akurat di-bandingkan tanpa pembobotan maupun secara dikotomus; (ii Semakin banyak jumlah kategori dalam penskoran partial credit, semakin akurat. Kata kunci: model penskoran partial credit, butir multiple true-false ____________________________________________________________ THE PARTIAL CREDIT SCORING MODEL FOR THE MULTIPLE TRUE-FALSE BUTIRS IN PHYSICS Abstract This study is an attempt to overcome the weaknesses. This study aims to produce a polytomous scoring model for responses to multiple true-false butirs in order to get a more accurate estimation of abilities in physics. It adopts the Four-D model and its accuracy is assessed through empirical and simulation studies. The empirical study employed 15 multiple true-false butirs taken from the New Students Entrance Test of State University the year of 1996–2006. It administered to 410 new students enrolled

  19. RA Research reactor, Annual report 1970 - Operation and maintenance; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1970. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1970-12-15

    the pool. Refuelling was done three times by 'mixing' the irradiated fuel slugs with 5 to 6 fresh ones. Total exposure of the staff was increased due to activities during the shut-down period. Individual maximum exposure dose was not higher than 3.5 R. Cooperation with the French partner, concerned with the possibility of using 93% enriched fuel instead of the present low enriched, was continued. This would enable achievement of higher neutron flux, order of magnitude of 10{sup 14} n/cm{sup 2} sec. It is mentioned that there is doubt whether the plan for 1971 could be fulfilled for financial difficulties. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1970. godini radio na nominalnoj snazi 160 dana i 40 dana na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 25968 MWh odnosno 3.87% vise od planiranog. Plan rada razlikovao se od prethodnih godina zbog slanja teske vode na rekoncentraciju u Francusku. Izotopski sastav teske vode je opao na 99.05% a posle rekoncentracije iznosi 99,96%. Odstupanje od plana rada u septembru mesecu bilo je izazvano kasnjenjem prispeca teske vode usled administrativnih teskoca i transporta. Pocetak kampanje odlozen je i zbog posledica ostecenja kosuljice jednog gorivnog elementa, sto se dogodilo odmah po pocetku rada pa je reaktor bio zaustavljen. U oktobru i novembru reaktor je radio 28 odnosno 25 dana respektivno sto je omogucilo da se nadoknadi izgubljeno vreme. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 390 korisnika od cega 340 iz Instituta i 50 za korisnika izvan Instituta. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne podatke o radu i eksperimentima koji su obavljani. Zakljucuje se da je reaktor radio uspesno prema planu rada. Kracih zastoja u radu bilo je samo zbog teskoca sa cevovodima tehnicke vode kao posledica klizanja zemljista. Reaktor je samo dva puta sigurnosno zaustavljan zbog neispravnosti opreme odnosno laznog signala elektronske aparature sistema upravljanja. Vreme dok reaktor nije radio iskorisceno je za inspekciju unutrasnjosti reaktorskog suda. Pomocu

  20. PERFORMA OKSIDASI METAN PADA REAKTOR KONTINYU DENGAN PENINGKATAN KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER LANDFILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Opy Kurniasari

    2013-11-01

    methane through the form of methanol metabolite. ABSTRAKPenanganan sampah kota di Indonesia pada umumnya dilakukan pada tempat pemrosesan akhir sampah (TPA, yang sebagian besar dilakukan dengan cara pengurugan (landfilling yang cenderung bersifat anaerob (tidak ada oksigen. Cara pengurugan ini biasanya dioperasikan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Pada kondisi ini dipastikan biogas, yaitu gas metana (CH4 dan CO2, akan muncul. Metana adalah gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global lebih besar dari CO2, dan dapat mengabsorpsi radiasi infra merah 23 kali lebih efisien dari CO2 pada periode lebih dari 100 tahun. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gas metana dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasinya dengan memanfaatkan material penutup landfill (biocover sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metana. Aplikasi kompos sebagai material penutup landfill merupakan pendekatan dengan biaya rendah untuk mereduksi emisi gas dari landfill sehingga cocok untuk negara berkembang. Biocover yang digunakan pada penelitian ini adalah kompos landfill mining, yaitu kompos yang terdegradasi secara alami di landfill. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kemampuan biocover kompos landfill mining dalam mengoksidasi metana pada ketebalan lapisan tertentu dengan kondisi aliran kontinyu. Tiga buah reaktor kolom yang digunakan terbuat dari flexy glass berukuran tinggi 70 cm dan diameter 15 cm. Gas metana dialirkan dari bawah reaktor secara kontinyu dengan laju alir 5 ml/menit. Kolom diisi dengan biocover kompos landfill mining dengan ketebalan lapisan 5, 25, 35 dan 60 cm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin tebal lapisan biocover, semakin tinggi efisiensi oksidasi metana. Efisiensi oksidasi yang diperoleh pada setiap ketebalan lapisan 15, 25, 35 dan 60 cm adalah masing-masing 56,43%, 63,69%, 74,58% dan 80,03%, dengan laju oksidasi 0,287 mol m-2 d-1 dan fraksi oksidasi 97%. Hasil oksidasi yang diperoleh tersebut

  1. ANALISIS PENGARUH IRADIASI FLUENS NEUTRON CEPAT TERHADAP BERILIUM REFLEKTOR REAKTOR RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis iradiasi fluens neutron cepat terhadap berilium reflektor reaktor RSG-GAS. Analisis dilakukan dengan cara melakukan pengukuran fluks neutron di posisi berilium elemen dan berilium blok yang berfungsi sebagai reflector. Selanjutnya dilakukan perhitungan untuk menentukan apakah ada pengaruh fluens neutron selama berilium berada di teras reaktor. Selain cara tersebut dilakukan pula visualisasi untuk memastikan ada tidaknya deformasi pada berilium akibat iradiasi. Hasil pengukuran fluks dan fluens neutron cepat maksimal pada daya 200 kW untuk berilium elemen posisi E-2 sebesar 2,30E+07 n/cm2s dan 4,19E+17 n/cm2, J-8 sebesar 3,70E+07 n/cm2s dan 6,74E+17 n/cm2. Hasil pengukutan pada posisi B-3 sebesar 2,19E+12 n/cm2s dan 3,99E+22 n/cm2, G-10 sebesar 2,12E+12 n/cm2s dan 3,86E+22 n/cm2, serta berilium blok posisi (5-6 sebesar 5,02E+07 n/cm2s dan 9,15E+17 n/cm2, (C-D sebesar 2,32E+07 n/cm2s dan 4,23E+17 n/cm2. Deformasi yang diperoleh untuk berilium elemen (∆L/L posisi E-2 sebesar 1,12E-08, J-8 sebesar 1,84E-08, B-3 sebesar 1,60E-03, posisi G-10 sebesar 1,55E-03, sedangkan pada berilium blok di posisi 5-6 sebesar 2,52E-08 dan C-D sebesar 1,13E-08. Dari hasil ini disimpulkan tidak terjadi deformasi pada berilium elemen dan berilium blok. Hasil ini dibuktikan pula dari pengamatan visual, dimana tidak terlihat adanya deformasi pada berilium tersebut. Kata kunci : fluks, fluens, berilium elemen, berilium blok   Analysis of influence fast neutron fluence irradiated to the RSG-GAS beryllium reflector have been done. Methods of analysis was carried out by measuring fluxs neutron in beryllium element and block positio that function as reflector. The calculation done for determination it is there any influence of neutron as long as beryllium in the core. Bisede that, visualization done to make sure it there is any deformation at beryllium as efect of irradiation. Fluxs and fluences of beryllium element measurement result in 200 k

  2. Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Listrik Dinamis pada Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan PhET pada Mahasiswa S1 Pendidikan Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cicyn Riantoni

    2017-04-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embeded eksperimental model. Subjek penelitian terdiri dari 35 mahasiswa pendidikan fisika Universitas Negeri Jambi yang sedang menempuh mata kuliah Fisika Dasar II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET dengan N-gain dalam kategori sedang dan effect size dalam kategori kuat. Jika dilihat dari daya beda pretest dan posttest didapatkan nilai t sebesar 12,48 dengan signifikansi 0,000. Hasil ini menunjukkan kemampuan pemecahan masalah sebelum diajarkan dan setelah diajarkan guided inquiry berbantuan PhET berbeda secara signifikan dengan nilai posttest lebih baik dari pretest. The aim of this study is to know the ability of student’s problem solving after studied with  guided inquiry and PhET simulations. This study used mixed method with a design of the embedded experimental model to get result of research. The subjects are 35 students of physics education in Jambi University who learning basic physics. The result shows that scores of students problem-solving ability increase after learned with guided inquiry assisted PhET with N-Gain in the medium category and the effect size in the high category. If viewed from different pretest and posttest show t values 12,48 and 0,000 significance. These results indicate that skill of problem-solving before and after learned with collaborate guided inquiry and PhET significantly different with the value of posttest is better than the pretest.

  3. Pengaruh Kecepatan Homegenisasi Terhadap Sifat Fisika dan Kimia Krim Nanopartikel dengan Metode High Speed Homogenization (HSH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galuh Suprobo

    2015-06-01

    Full Text Available Nanoparticle cream is the development of nanotechnology in cosmetics fields for improving the function of cream. High speed homogenization (HSH is one of the methods for creating nanoparticle cream. In this research, the use of natural materials based palm oil derivative  such as stearic acid, cetil alcohol, cetil stearil alcohol was chosen in nanoparticle cream producing by using HSH methods.The speed variable of  homogenization of 1000 rpm, 1500 rpm, 2,000 rpm and 2,500 rpm  intended to find out the influence of speed toward the  properties of cream product. The observation result showed the influence on physical display in term of texture but not in homogeneity , stability and cream color. The pH of the product during two months storage for all variables were still stable. The particle size was increased in the homogeneity of speed at 2000 rpm and 2500 rpm. In this research has produced the cream in particle size from 239.86 to 358.10 nm which enter in nanoparticle category 50 nm to 1000 nm. The stability of nanoparticle cream product in the range of 97,20 to 98%.ABSTRAKKrim nanopartikel merupakan pengembangan nanoteknologi di bidang kosmetik untuk meningkatkan fungsi krim tersebut. High speed homogenization (HSH merupakan salah satu metoda dalam pembuatan krim nanopartikel. Pada penelitian ini, krim nanopartikel dibuat menggunakan bahan baku alami turunan kelapa sawit yaitu asam stearat, setil alkohol, setil stearil alkohol dengan metoda HSH. Variabel kecepatan homogenisasi pada 1000 rpm, 1500 rpm, 2000 rpm dan 2500 rpm dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kecepatan terhadap sifat-sifat krim. Hasil menunjukkan bahwa perubahan kecepatan homogenisasi dalam reaktor berpengaruh terhadap tampilan fisik dari segi tekstur, akan tetapi tidak mempengaruhi terhadap kehomogenan, stabilitas dan warna krim. Dari pengamatan selama 2 bulan penyimpanan diketahui tidak terjadi perubahan pH selama penyimpanan untuk keempat variabel. Ukuran partikel

  4. RA Research reactor, Annual report 1971; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1971. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1971-12-15

    effects. In the introduction of this report it has been emphasised that the decision makers should have in mind the negative effects of low budget on the reactor safe and reliable operation. For the sake of reactor, decision about the future operation and financing should be done as soon as possible, either to cease operation or continue with adequate financial support. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1971. godini radio na nominalnoj snazi 190 dana i 50 dana na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 31606 MWh odnosno 5,3% vise od planiranog, sto je najvisa vrednost od kako je reaktor pusten u rad. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 425 korisnika od cega 370 iz Instituta i 55 za korisnika izvan Instituta. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne podatke o radu i eksperimentima koji su obavljani. Odstupanja od plana, odnosno veceg ostvarenog rada bilo je u junu i decembru usled posebnih zahteva korisnika. Ukupni broj prekida rada bio je manji od svih prethodnih godina, uglavnom zbog manjeg broja nestanka napona u vreme rada reaktora. U toku godine bilo je samo jedno sigurnosno zaustavljanje, ciji je uzrok bila pojava laznog signala opreme za zastitu reaktora. Nijednog duzeg prekida rada nije bilo zbog neispravnosti opreme. Kracih prekida bilo je usled kidanja spojki na potisnom cevovodu tehnicke vode, sto je bilo izazvano klizanjem zemljista u podrucju crpne stanice na Dunavu. Ukupna doza ozracivanja ljudstva bila je manja nego prethodnih godina. Nije bilo ni jednog akcidenta niti slucaja koji bi se mogao nazvati akcidentom. Dekontaminirano je znatno manje povrsina nego ranijih godina. Zakljuceno je da je uspesan rad reaktora u 1971. godini rezultat valjanog rada u prethodnim godinama. Medjutim usled jos nedefinisane politike u pogledu buduceg rada, odnosno neizvesnosti u vezi finansiranja, neki poslovi su obustavljeni. Tu spada proucavanje mogucnosti prelaska na koriscenje visokoobogacenog goriva sto bi povecalo korisni neutronski fluks i ucinilo reakor konkurentnim za

  5. PEMODELAN KOLIMATOR DI RADIAL BEAM PORT REAKTOR KARTINI UNTUK BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bemby Yulio Vallenry

    2015-03-01

    Full Text Available Salah satu metode terapi kanker adalah Boron Neutron Capture Therapy (BNCT. BNCT memanfaatkan tangkapan neutron oleh 10B yang terendapkan pada sel kanker. Keunggulan BNCT dibandingkan dengan terapi radiasi lainnya adalah tingkat selektivitas yang tinggi karena tingkatannya adalah sel. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan kolimator di radial beamport reaktor Kartini sebagai dasar pemilihan material dan manufature kolimator sebagai sumber neutron untuk BNCT. Pemodelan ini dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Monte Carlo N-Particle versi 5 (MCNP 5. MCNP 5 adalah suatu paket program untuk memodelkan sekaligus menghitung masalah transpor partikel dengan mengikuti sejarah hidup neutron semenjak lahir, bertranspor pada bahan hingga akhirnya hilang karena mengalami reaksi penyerapan atau keluar dari sistem. Pemodelan ini menggunakan variasi material dan ukurannya agar menghasilkan nilai dari tiap parameter-parameter yang sesuai dengan rekomendasi I International Atomic Energy Agency (IAEA untuk BNCT, yaitu fluks neutron epitermal (Фepi > 9 n.cm-2.s-1, rasio antara laju dosis neutron cepat dan fluks neutron epitermal (Ḋf/Фepi 0,7. Berdasarkan hasil optimasi dari pemodelan ini, material dan ukuran penyusun kolimator yang didapatkan yaitu 0,75 cm Ni sebagai dinding kolimator, 22 cm Al sebagai moderator dan 4,5 cm Bi sebagai perisai gamma. Keluaran berkas radiasi yang dihasilkan dari pemodelan kolimator radial beamport yaitu Фepi = 5,25 x 106 n.cm-2s-1, Ḋf/Фepi =1,17 x 10-13 Gy.cm2.n-1, Ḋγ/Фepi = 1,70 x 10-12 Gy.cm2.n-1, Фth/Фepi = 1,51 dan J/Фepi = 0,731. Berdasarkan penelitian ini, hasil optimasi 5 parameter sebagai persyaratan kolimator untuk BNCT yang keluar dari radial beam port tidak sepenuhnya memenuhi kriteria yang direkomendasikan oleh IAEA sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar tercapainya persyaratan IAEA. Kata kunci: BNCT, radial beamport, MCNP 5, kolimator   One of the cancer therapy methods is

  6. KAJIAN ASPEK FISIKA, KIMIA, DAN BIOLOGI PERAIRAN SITU RAWABEBEK, KARAWANG, DALAM RANGKA PENGELOLAAN PERIKANAN BERBASIS BUDI DAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Gunadi

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian tentang aspek-aspek fisika, kimia, dan biologi perairan bekas galian pasir telah dilakukan di Situ Rawabebek Kabupaten Karawang. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan data dasar bagi penyusunan model pengelolaan perikanan di perairan bekas galian pasir berdasarkan prinsip perikanan berbasis budi daya (culture-based fisheries, CBF. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa fluktuasi air di Situ Rawabebek mencapai hingga 1,90 m dan sangat dipengaruhi oleh ketinggian air Sungai Citarum. Nilai semua parameter kualitas air berada dalam kisaran yang layak untuk mendukung kehidupan ikan sementara kadar logam berat berada dalam ambang aman untuk kehidupan organisme akuatik termasuk ikan dan kesehatan manusia. Indeks keragaman plankton (Indeks Shanon-Wiener pada setiap stasiun dan musim pengamatan berkisar antara 3,95—4,52 yang berarti bahwa komunitas plankton di Situ Rawabebek stabil dan perairannya dalam kondisi belum tercemar. Jenis ikan yang teramati untuk mengetahui pola reproduksinya di Situ Rawabebek antara lain lalawak (Puntius bramoides, paray (Rasbora argyrotaenia, dan seren (Cyclocheilichthys apogon dengan tingkat Indeks Kematangan Gonad (IKG masing-masing 3,43%; 12,82%; dan 3,95%. Dari analisis terhadap kondisi fisika, kimia, dan biologinya disimpulkan bahwa perairan bekas galian pasir Situ Rawabebek cukup layak untuk pengembangan perikanan berbasis budi daya. A study on the physical, chemical, and biological aspects of the abandoned sand mining reservoir was conducted in Rawabebek Reservoir (Karawang Regency, West Java. This study aimed to develop a model of fisheries management in the reservoir based on the culture based fisheries (CBF system. The study showed that the fluctuation of water level in the Rawabebek Reservoir was monitored up to 1.90 m and highly influenced by the water level of Citarum River. The average value of all water quality parameters and heavy metals were in the suitable range for aquatic organism, fish and

  7. RA Research reactor, Annual report 1968 - Operation and maintenance; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1968. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1968-12-15

    During 1968, the RA Reactor was operated at nominal power of 6.5 MW for 190 days, and during 50 days at lower power levels. Total production amounted to 31051 MWh which is 3.5% higher than planned. reactor was used for irradiation and experiments according to the demand of 600 users, of which 517 from the Institute and 83 externals users. This report contains detailed data about reactor power and experiments performed in 1968. It is concluded that the reactor operation was more successful than during previous years. There was only one longer interruption which lasted 27 hours because of the power cut on the cable for the pump station on Danube. Number of safety shutdowns were at the same level as during last year. The only significant incident in 1968 was air contamination with the radioactive argon in the reactor hall. The reactor operation was not interrupted although the hall was evacuated for two hours. The was no significant exposure of the staff. In April and September the integral dosed were higher than during other months because of the accident during refueling (mixing the slugs with irradiated and fresh fuel). There was no significant surface contamination, i.e. the decontaminated surface were negligible. Due to 'mixing' refueling scheme. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1968. godini radio na nominalnoj snazi od 6,5 MW 190 dana i 50 dana na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 31051 MWh odnosno 3,5% vise od planiranog. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 600 korisnika od cega 517 iz Instituta i 83 za korisnika izvan Instituta. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne podatke o radu i eksperimentima koji su obavljani. Zakljucuje se da je reaktor radio uspesnije nego prethodnih godina. U toku 1968. godine samo je jedan duzi prekid u radu od 27 casova izazvan zbog proboja kablovske glave na odvodu za pumpnu stanicu na Dunavu. Sigurnosna zaustavljanja bila su na proslogodisnjem nivou. Jedini znacajniji incident u 1968. godini, bio je kontaminacija vazduha

  8. Pengaruh Laju Alir Inlet Reaktor MSL terhadap Reduksi BOD, COD, TSS, dan Minyak/Lemak Limbah Cair Industri Minyak Goreng

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salmariza Sy

    2017-06-01

    Full Text Available This research was conducted by treating edible oil industry wastewater used Multi Soil Layering (MSL method. The MSL reactor was built from a 200x120x200 cm concrete basin. Andisol soil was mixed with sawdust and fine charcoal at each ratio 5:1:1 based on dry weight as an impermeable layer. The flow rate variations were 250, 500, 1000, and 1500 L/m2.day. The observed pollutant parameters were BOD, COD, TSS, oil/fat, and pH. The results showed that MSL reactor was effective to decrease the pollutant content of edible oil industry wastewater. The reactor could reduce concentration of effluent parameters below standard except for oil/fat parameters at high flow rates. In the effluent was found BOD 0.66-14.22 mg/L, COD 5-69 mg/L, TSS 9-26 mg/L, and oil/fat 2-9 mg/L. The flow rate had an effect on reduction efficiency of BOD, COD, TSS, and oil/fat but did not effect pH as all flow rate could raise pH 6.37-6.95 became pH 6.99-7.24. The lower the flow rate the higher the reduction efficiency. The reduction efficiency at flow rates 250 and 1500 L/m2 days for BOD were 99% and 86%, COD were 96% and 71%, TSS were 88% and 77%, and oil/fat were 80% and 60%.ABSTRAK  Penelitian ini dilakukan dengan mengolah air limbah industri minyak goreng menggunakan metoda Multi Soil Layering (MSL. Reaktor MSL dibuat dari beton berbentuk bak ukuran 200x120x200 cm. Tanah andisol dicampur dengan serbuk gergaji dan arang halus pada rasio masing-masing 5:1:1 berdasarkan berat kering sebagai penyusun lapisan impermeable. Variasi laju alir yaitu 250, 500, 1000, dan 1500 L/m2.hari. Parameter pencemar yang dianalisis meliputi BOD, COD, TSS, minyak/lemak, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor MSL sangat efektif untuk menurunkan kandungan zat pencemar limbah cair industri minyak goreng. Reaktor dapat mereduksi konsentrasi parameter outlet sampai dibawah baku mutu yang distandarkan kecuali untuk parameter miyak/lemak pada perlakuan laju alir tinggi. Pada effluen

  9. UPAYA MENGEMBANGKAN LEARNING COMMUNITY SISWA KELAS X SMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS CTL PADA PEMBELAJARAN FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi -

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis CTL pada pembelajaran fisika dalam mengembangkan learning community dan meningkatkan hasil belajar siswa serta mengetahui dampak penerapannya terhadap learning community dan hasil belajar siswa kelas X-7 SMA N 1 Tahunan Jepara. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya hasil belajar serta berkembangnya learning community siswa kelas X-7 SMA N 1 Tahunan Jepara setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis CTL pada pokok bahasan listrik dinamis.This research is describe the implementation of cooperative learning model STAD CTL-based for Physics learning subject to develop learning community, improve students learning and also find out the outcome of its implementation  to the learning community and learning result of SMA N 1 Tahunan Jepara Students class of X-7. The research result shows that there is an improvement of students’ learning result and also a development of learning community of N 1 Tahunan Jepara Students class of X-7 after implementing cooperative learning model STAD CTL-based for Dynamic Electricity topic.

  10. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MEDIA LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI DUALISME GELOMBANG PARTIKEL DI SMA TUT WURI HANDAYANI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. Yusuf

    2013-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan media dan perangkat pembelajaran Fisika berbasis laboratorium virtual. Prosedur pengembangannya mengikuti model four-D. Hasil penelitian menunjukkan (1 media laboratorium virtual model presentasi dan tutorial pada materi radiasi benda hitam, efek fotolistrik, dan efek Compton diperoleh hasil valid dan reliabel; (2 perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP, Buku Bacaan Peserta Didik (BBPD, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD, selain dibuat dalam bentuk hardcopy, juga softcopy autorun CD yang dilengkapi link ke beberapa website; (3 aktivitas peserta didik di atas 80%, menunjukkan pembelajaran yang dilakukan mampu mengaktifkan peserta didik. A research has been conducted to develop media and physicslearning device based on virtual laboratory. The development procedure followed the four-D models. Results showed (1 virtual lab models media presentations and tutorial son the matter of black body radiation, the photo electric effect and Compton effect were valid and reliable; (2 learning tools in the form of Lesson Plan, Students Textbook, and Students Worksheet, as well as hardcopy, softcopy and autorun CD which links to several websites; (3 activity learners above 80%, indicating that learning was able to activate the learners.

  11. Rancang Bangun Permainan Edukasi Matematika dan Fisika dengan Memanfaatkan Accelerometer dan Physics Engine Box2d pada Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Nikensasi

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan industri permainan mobil yang semakin meningkat memotivasi para pengembang permainan mobil untuk membuat inovasi-inovasi terbaru dalam permainannya. Salah satu inovasi tersebut yaitu permainan edukasi, namun saat ini permainan edukasi kurang diminati karena aturan permainannya yang cenderung membosankan. Pengembangan permainan ini ditujukan untuk membuat sebuah permainan mobil edukasi dengan memanfaatkan teknologi mobil terbaru dalam aturan permainannya sehingga permainan tersebut tidak membosankan. Aplikasi yang dikembangkan merupakan aplikasi permainan mobil edukasi yang mengajarkan ilmu matematika dan fisika kepada pemainnya. Teknologi baru yang digunakan dalam permainan ini yaitu accelerometer pada sistem operasi Android yang diintegrasikan dengan Physics Engine Library Box2D. Selain itu, permainan ini dibangun dengan menggunakan Adobe Flash CS5.5 dan bahasa pemrograman Actionscript 3 (AS3 serta Adobe Air sebagai runtime aplikasinya. Uji coba dilakukan dengan menggunakan perangkat Android versi 2.3. Dari uji coba dapat disimpulkan bahwa Adobe Flash CS5.5 dapat digunakan untuk membuat permainan mobil edukasi pada perangkat Android dan mengakses sensor accelerometer-nya.

  12. RA Research reactor, Annual report 1969; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1969. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1969-12-15

    years of operation as well as purification of heavy water. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1969. godini radio na nominalnoj snazi 200 dana i 15 dana na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 31131 MWh odnosno 3.77% vise od planiranog. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimenta prema zahtevima 463 korisnika iz Instituta i 63 izvan Instituta. Ovaj izvestak sadrzi detaljne podatke o snazi na kojoj je reaktor radio tokom 1969. godine i o uradjenim eksperimentima. Zakljuceno je da je reaktor RA uspesno radio prema planu rada. Da nije bilo problema sa napajanjem elektricnom energijom tokom poslednja tri meseca i niskog vodostaja Dunava u septembru i oktobru protekle godine bila bi to najuspesnija godina od pustanja reaktora u pogon. Broj sigurnosnih zaustavljanja nije bio veci u odnosu na prethodne dve godine i pored poteskoca u poslednjem kvartalu. Osoblje je bilo izlozeno povecanim dozama zracenja usled tri incidenta. Jedan je bio raspadanje kenera sa srebrom (zbog duzeg stajanja u aktivnoj zoni), sto je uzrokovalo kontaminaciju radne platforme, tako da je fon porastao za 10 do 100 puta od normalnohg Druga dva slucaja su bila otkazivanje uredjaja za mesanje goriva u tehnoloskim kanalima. Zamena goriva je radjena cetiri puta u toku godine, utroseno je 499 svezih gorivnih elemenata. Primenjena je metoda mesanja svezih gorivnih elemenata sa koriscenim gorivnim elementima u gorivnom kanalu. Dekontaminacija povrsina bila je na nivou prethodnih godina i pored problema sa srebrom. Kako su sa reaktora tokom godine otisla dva saradnika sa visokom spremom broj ljudi je opao na neophodan minimum za pogon i odrzavanje reaktora. Navrsavajuci u ovoj godini deset godina rada moze se reci da su rad i stanje opreme na tehnicki solidnom nivou. Kako bi se posle deset godina rada izvrsila kontrola vaznih komponenti reaktora i obavila rekoncentracija teske vode, za 1970. godinu je planirano da se proizvodnja smanji na 25000 MWh, a baziran je na istim principima kao i planovi za prethodne

  13. Pengaruh Variasi Temperatur Karbonisasi dan Temperatur Aktivasi Fisika dari Elektroda Karbon Aktif Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak Terhadap Nilai Kapasitansi Electric Double Layer Capacitor (EDLC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haniffudin Nurdiansah

    2013-03-01

    Full Text Available Dewasa ini kebutuhan akan energi semakin meningkat. Keadaan yang diharapkan adalah tersedianya perangkat penyimpan energi yang praktis, canggih, tahan lama dan ramah lingkungan. Salah satu solusinya adalah penggunaan EDLC sebagai media penyimpanan energi, hal ini karena EDLC mempunyai kapasitansi yang lebih tinggi daripada kapasitor konvensional dan juga lebih ramah lingkungan. Sehingga dilakukan penelitian ini untuk menganalisis karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak untuk dimanfaatkan sebagai elektroda EDLC. Dari pengujian Kadar Karbon Fix didapat nilai fixed carbon Tempurung Kelapa sebesar 74.62% dan untuk Tempurung Kluwak sebesar 74.59% sehingga  Tempurung Kelapa dan  Kluwak berpotensi sebagai bahan karbon aktif. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan dengan cara karbonisasi selama 2 jam pada temperatur 700OC dan 800OC selanjutnya diaktivasi kimia dengan KOH dan diaktivasi fisika pada 110 OC dan 600OC. Hasilnya didapatkan nilai kapasitif tertinggi adalah 884 mF/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 291 mF/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak pada sampel yang dikarbonisasi 700OC dan di aktivasi fisika 600OC. Sedangkan luas permukaan spesifik tertinggi adalah 548.542 m2/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 333.399  m2/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak  serta bilangan iodine tertinggi sebesar 1122.96 mg/g untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 968.83 mg/g untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak juga pada temperatur karbonisasi 700OC dan diaktivasi fisika 600OC. Sehingga dapat dikatakan bahwa karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak memiliki kualitas yang sesuai standar SNI dan dapat dimanfaatkan sebagai elektroda EDLC.

  14. RA Research reactor, Annual report 1973; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1973. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1973-12-15

    During 1973, RA reactor was operated at nominal power for 4687 hours and 54 hours at lower power levels. The total production was 30504 MWh which is 1.6% higher than planned. Practically there was no discrepancies from the plan, since the action plan was corrected at the beginning of this year caused by the demand of changing the schedule for refuelling for the purpose of 'power excursion' experiment. The reactor was used for irradiation and experiments according to the demand of 336 users. This report contains detailed data about reactor power and experiments performed in 1973. Total number safety shutdowns was 12, of which 7 were caused by power cuts. Three shutdowns caused by failures of the equipment were caused by failures of new electronic tubes. Two shutdowns were caused by the operators. There have been three shorter interruptions announced power cuts. Total personnel exposure dose was lower than during previous years. There were no accidents during this year. Decontamination of surfaces was less than during previous years. Practically there was no surface contamination, and the quantity of collected radioactive waste was lower than previously. There were no liquid radioactive effluents. It was concluded that the successful operation in 1973 has a special significance taking into account the financial crisis. There still remains a number of unsolved problems related to: completing the inventory of spare parts, exchange of some elements of the equipment, exchange of instrumentation, and purchase of the highly enriched fuel. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1973. godini radio na nominalnoj snazi 4687 sati i 54 sata na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 30504 MWh odnosno 1,6% vise od planiranog. Prakticno nije bilo odstupanja od plana rada koji je pocetkom godine korigovan zbog promene planiranih izmena goriva usled izvodjenja eksperimenta 'ekskurzije snage'. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 336 korisnika. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne

  15. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karya Sinulingga

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar Fisika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar semester I Tahun Pembelajaran 2012/2013 berjumlah 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling, diambil 2 kelas yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer dan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data pretes diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 37,25 dan kelas kontrol 36,63. Hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan á = 0,05 diperoleh thitung = 0,369 dan ttabel = 1,991. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer berbasis mind map pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Setelah pembelajaran diberikan kemudian pada kedua kelas dilakukan postes. Untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 72,50 dan untuk kelas kontrol diperoleh 60,63. Hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh hitung t = 4,479 dan tabel t = 1,666. Karena hitung t > tabel t maka hipotesis (Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok besaran Fisika dan satuannya di kelas X semester I SMA Negeri 5 Pematangsiantar T.P 2012/2013.

  16. SIKLUS PRAPEMBELAJARAN MODEL PENILAIAN FORMATIF WEB-BASED PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SISWA SMK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Ediyanto

    2016-10-01

    Full Text Available Model penilaian formatif Web-based dibagi menjadi tiga siklus yaitu siklus prapembelajaran, siklus pembelajaran dan siklus pascapembelajaran. Penelitian kali ini mengembangkan siklus prapembelajaran model penilaian web-based pada mata pelajaran fisika materi suhu dan kalor untuk siswa SMK kelas X. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah yang digunakan untuk pengembangan siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based yaitu 1 mengumpulkan informasi, 2 melakukan perencanaan, 3 mengembangkan bentuk produk awal, 4 melakukan uji permulaan, 5 revisi, dan 6 Uji coba. Berdasarkan hasil uji coba, ditemukan bahwa siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based dapat membantu guru dan siswa untuk mendapatkan umpan balik yang cepat. Umpan balik yang cepat dapat membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman konsep dengan cepat dan dapat membantu guru untuk menemukan masalah siswa sehingga dapat dipecahkan dengan cepat.Web-based Formative Assessment Model is divided into three cycles: pre-teaching, whilst teaching, post-teaching. This research develops Pre-teaching Cycle of Formative Web-Based Assessment Model on physics material teaching: Temperature and Heat for X Grader of Vocational High School Students. The method used in this research is a Research and Development (R & D. The steps used for the development of pre-learning cycle of web-based formative assessment models: 1 collecting information, 2 conducting planning, 3 developing pre-product form, 4 conducting pre-test, 5 revision, 6 trial test. Based on the trial test, the findings show that pre-teaching cycle of formative web-based assessment model is able to assist teachers and students to get fast feedback. Fast feedback can helps students to gain fast conceptual comprehension and help teachers to find out the students’ problems so it enables to solve faster.

  17. RA Research nuclear reactor - Annual report 1987; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj o radu za 1987. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1987-12-15

    Annual report concerning the project 'RA research nuclear reactor' for 1987, financed by the Serbian ministry of science is divided into two parts. First part is concerned with RA reactor operation and maintenance, which is the task of the Division for reactor engineering of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering. Second part deals with radiation protection activities at the RA reactor which is the responsibility of the Institute for radiation protection. Scientific council of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering has stated that this report describes adequately the activity and tasks fulfilled at the RA reactor in 1989. The scope and the quality of the work done were considered successful both concerning the maintenance and reconstruction, as well as radiation protection activities. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1987. godinu, koji finansira republicka zajednica za nauku SR Srbije po ugovoru br. 3509/1 sastoji se iz dva dela. Prvi deo obuhvata pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA, sto predstavlja obavezu Odeljenja za reaktorski inzenjering u sastavu OOUR Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA. Drugi deo obuhvata poslove zastite od zracenja na reaktoru RA, sto predstavlja obavezu OOUR Instituta za zastitu od zracenja 'Zastita'. Naucno vece Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjjring RA ocenilo je da sadrzina ovog izvestaja odgovara izvrsenim poslovima na reaktoru RA u 1989. godini. Pozitivno se ocenjuje obim i kvalitet izvrsenih radova kako u pogledu odrzavanja i rekonstrukcije reaktora, tako i u pogledu poslova zastite od zracenja izvrsenih kod njega.

  18. Perbedaan hasil belajar fisika siswa antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL dengan model pembelajaran Prediction, Observation, and Explanation (POE di kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ariani

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Fisika Siswa antara Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL dengan Model Pembelajaran Prediction, Observation, And Explanation (POE di Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan dengan membandingkan kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II desain penelitian  ini pre-test post-test group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016, yang terdiri dari 314 siswa dari 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Simple Random Sampling dengan cara pengundian nomor kelas populasi. Pengumpulan data berupa tes, data tes yang sudah dianalisis dengan uji-t, pada taraf  a= 0,05, diperoleh thitung > ttabel (2,17 > 2,00. Rata-rata akhir hasil belajar fisika kelas eksperimen I sebesar 73,4 sedangkan pada kelas kelas eksperimen II  sebesar 69,14. Sehingga dapat disimpulkan ada Perbedaan Hasil Belajar Fisika Siswa antara Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL Dengan Model Pembelajaran Prediction, Observation, And Explanation (POE Di Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016. The aim of this research was to find out the Comparative Results Between Students Studying Physics Learning Model Problem Based Learning (PBL with Learning Model Prediction, Observation, And Explanation (POE in the Class X SMAN 5 Lubuklinggau 2015/2016 Academic Year . This research was a quantitative research methods of experimental research conducted by comparing the experimental group I and group II experimental research design was a pre-test post-test group design. As the population in this research were all students of class X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Academic Year 2015/2016, consisting of 314 students from the ninth grade. Sampling is done randomly (Simple Random Sampling by

  19. A pulsed fast reactor; Un reacteur pulse a neutrons rapides; Impul'snyj reaktor na bystrykh nejtronakh; Reactor rapido pulsado

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Blokhin, G. E.; Blokhintsev, D. I.; Blyumkina, Yu. A.; Bondarenko, I. I.; Deryagin, B. N.; Zajmovskij, A. S.; Zinov' ev, V. P.; Kazachkovskij, O. D.; Krasnoyarov, N. V.; Lejpunskij, A. I.; Malykh, V. A.; Nazarov, P. M.; Nikolaev, S. K.; Stavisskij, Yu. Ya.; Ukraintsev, F. I.; Frank, I. M.; Shapiro, F. Ji.; Yazvitskij, Yu. S. [Akademiya Nauk, Moscow, SSSR (Russian Federation)

    1962-03-15

    los impulsos de potencia. Asimismo, se efectuaron mediciones del periodo de los neutrones instantaneos, de la fraccion efectiva de neutrones retardados y de los coeficientes de variacion de la reactividad en funcion de la temperatura. (author) [Russian] Impul'snyj reaktor na bystrykh nejtronakh (IBR) rabotaet na nominal'noj moshchnosti v Obedinennom institute yadernykh issledovanij s dekabrya 1960 goda. Reaktor ispol'zuetsya v kachestve impul'snogo istochnika nejtronov dlya fizicheskikh ehksperimentov, provodimykh metodom vremeni proleta. Provodyatsya izmereniya polnogo secheniya, secheniya zakhvata dlya promezhutochnykh nejtronov, issledo- vaniya vzaimodejstviya medlennykh nejtronov s tverdym telom i s zhidkost'yu, izmereniya spektrov nejtronov, ustanavlivayushchikhs ya v. razlichnykh sredakh. V doklade opisany osnovy konstruktsii reaktora i rezul'taty ego issledovanij. Osnovnoj rezhim raboty reaktora-rezhim periodicheskikh impul'sov. Impul'sy moshchnosti voznikayut pri bystrom peremeshchenii podvizhnoj chasti aktivnoj zony reaktora cherez ego nepodvizhnuyu zonu. Podvizhnaya chast' aktivnoj zony zakreplena vo vrashchayushchemsya diske i dvizhetsya so skorost'yu-230 m/sek. Chastota impul'sov moshchnosti mozhet izmenyat'sya s pomoshch'yu vspomogatel'noj podvizhnoj zony v diapazone 2,3-88 im/sek. Srednyaya moshchnost' reaktora - 1 kvt. Polushirina impul'sa moshchnosti - 36 mksek. Reaktor snabzhen sistemoj upravleniya i zashchity, obespechivayushchej avtomaticheskoe podderzhanie srednej moshchnosti reaktora i ego bystruyu ostanovku v sluchae narusheniya rezhima. Reaktor snabzhen sistemoj vakuumirovanny kh nektronovodov, ispol'zuemykh v ehksperimentakh po vremeni proleta. Glavnyj nejtronovod imeet dlinu 1000 m. V protsesse puska i fizicheskikh issledovanij reaktora izuchalos' vliyanie peremeshcheniya organov regulirovaniya i podvizhnykh chastej aktivnoj zony na reaktivnost', izmeryalas' dlitel'nost' impul'sa pri razlichnykh rezhimakh raboty reaktora, izuchalis

  20. Studi Awal Desain Pebble Bed Reactor Berbasis Htr-pm Dengan Skema Resirkulasi Bahan Bakar Once-through-then-out

    OpenAIRE

    Setiadipura, Topan; Pane, Jupiter Sitorus; Zuhair, Zuhair

    2016-01-01

    STUDI AWAL DESAIN PEBBLE BED REACTOR BERBASIS HTR-PM DENGAN RESIRKULASI BAHAN BAKAR ONCE-THROUGH-THEN-OUT. Reaktor nuklir tipe pebble bed reactor (PBR) adalah salah satu reaktor canggih dengan fitur keselamatan pasif yang kuat. Pada desain tipe ini berpotensi untuk dilakukan kogenerasi yang bermanfaat untuk pengolahan berbagai mineral di berbagai pulau di Indonesia. Operasi PBR dapat lebih disederhanakan dengan menerapkan skema pengisian bahan bakar once-through-then-out (OTTO) dimana bahan b...

  1. Peningkatan Hasil Belajar Fisika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada Siswa Kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhardi Suhardi

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research is a class action (Classroom Action Research, which aims to improve learning outcomes Physics VII.D grade students of SMP Negeri 2 Bangkala through Cooperative Learning Model Team Assisted Individualization. The subjects were VII.D grade students of SMP Negeri 2 Bangkala on odd semester 2013/2014 academic year consisting of 36 students. Research conducted two cycles consisting of four activities, namely: planning, action, observation and reflection. In the first cycle was conducted over four sessions and the second cycle was conducted over four sessions. Data collection was done by studying the results of the final tests of learning at the end of the first cycle and the end of the second cycle. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the quantitative analysis of physics learning outcome data indicate that the number of students classified as learning completed the first cycle were completed only 22 0rang 61.11% and in the second cycle up to 25 people who completed 69.44%. The results of the qualitative analysis showed an increase in activity of students during the learning process through a model of Cooperative Learning Physics Team Assisted Individualization type. Based on these results it can be concluded that the physics learning through cooperative learning model of Type Team Assisted Individualization can improve student learning outcomes. Keywords: Results Learning, Cooperative Learning Model Team Assisted Individualization, Qualitative, and Student Activities Abstrak Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research yang bertujuan meningkatkan hasil belajar Fisika siswa kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian dilaksanakan dua

  2. APLIKASI TEKNIK AAN DI REAKTOR RSG-GAS PADA PENENTUAN UNSUR ESENSIAL DAN TOKSIK DI DALAM IKAN DAN PAKAN IKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saeful Yusuf

    2015-03-01

    Full Text Available Pada makalah ini diuraikan tentang aplikasi teknik AAN (Analisis Aktivasi Neutron dalam penentuan konsentrasi unsur-unsur esensial dan cemaran yang terkandung di dalam beberapa spesies ikan dan pakan ikan. Unsur-unsur esensial yang terkandung dalam pakan ikan buatan juga dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap ikan. Penentuan unsur menggunakan teknik AAN dengan metode perbandingan dan metode k0-AAN. Sampel diiradiasi di reaktor RSG-GAS yang memiliki fluks neutron thermal 5 x 1013 n.cm-2.s-1 pada daya 15 MW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 unsur di dalam 11 spesies ikan air laut dan air tawar telah ditentukan yaitu As, Br, Cr, Co, Cs, Fe, Hg, K, Na, Rb, Se and Zn. Konsentrasi cemaran As didalam ikan laut sudah melampaui batas maksimum 1 mg/kg, sedangkan konsentrasi cemaran Hg masih dibawah batas maksimum 0,5 mg/kg, baik untuk ikan laut maupun ikan air tawar. Unsur K dan Na merupakan unsur makroesensial sedangkan unsur Cr, Co, Fe, Se and Zn adalah termasuk unsur mikroesensial. Secara umum ditunjukkan bahwa kandungan mineral didalam ikan laut lebih tinggi konsentrasinya dibandingkan ikan air tawar. Br, Cs dan Rb merupakan unsur-unsur non esensial yang teridentifikasi dalam semua ikan yang dianalisis. Penelitian terhadap pakan ikan air tawar menunjukkan bahwa semua unsur yang teridentifikasi juga terdapat di dalam ikan laut dan ikan air tawar. Hal ini menunjukkan bahwa pakan ikan berkontribusi terhadap konsentrasi unsur di dalam ikan air tawar. Kata kunci : Analisis aktivasi neutron, unsur esensial, unsur cemaran, ikan, pakan ikan   This paper reported on the application of NAA (Neutron Activation Analysis Technique in the determination of the concentration of the essential and toxic elements in some species of fish and fish feed. Determination of elements using instrumental NAA technique with comparison and k0-INAA methods. Samples were irradiated in the RSG-GAS which has a thermal neutron flux  5.0E +13 ncm-2s-1. The results

  3. RA Research reactor, Annual report 1972; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1972. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1972-12-15

    During 1972, the total production was 31151 MWh which is 3.8% higher than planned. The reactor was used for irradiation and experiments according to the demand of 381 users, of which 340 from the Institute and 41 external users. This report contains detailed data about reactor power and experiments performed in 1972. Discrepancies from the action plan, meaning higher production was achieved due to special demands of the users. Total number of interruptions was lower than during all the previous years, and were caused mainly due to announced power cuts. There was only on scram shutdown during this year caused by a false signal of the reactor control instrumentation. There were no longer interruptions. One shorter interruption (shorter than 24 hours) caused by removal of a UO{sub 2} capsule from the core, placed there for measuring heat transfer. Total personnel exposure dose was lower than during previous years. One accident caused contamination with gases and aerosols containing mainly shot-living isotopes. Decontamination od surfaces was less than during previous years. Practically there was no surface contamination that would demand action of the decontamination team, except for the regular decontamination after refueling. It was concluded that the successful operation in 1972 has a special significance having taking in account the financial crisis caused by the unresolved status of the reactor. It is emphasised, in the plan for the next year that there is an urgent need of making a long-term plan of rector application. It is indispensable to finish preparatory tasks for replacing the fuel with the highly enriched fuel elements by 1974, and building the core emergency cooling system. [Serbo-Croat] Ukupni rad Reaktora RA je u 1972. godini iznosio je 31151 MWh odnosno 3,8% vise od planiranog. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 381 korisnika od cega 340 iz Instituta i 41 za korisnike izvan Instituta. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne podatke o radu i

  4. RA Reactor; Reaktor RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1989-07-01

    This chapter includes the following: General description of the RA reactor, organization of work, responsibilities of leadership and operators team, regulations concerning operation and behaviour in the reactor building, regulations for performing experiments, regulations and instructions for inserting samples into experimental channels. [Serbo-Croat] Ovo (prvo) poglavlje sadrzi sledece: Opis reaktora RA; semu organizacije rada i rukovodjenja; prava i duznosti direktora i rukovodioca pogona reaktora, propise o rezimu rada i kretanja u zgradi reaktora, propise o izvodjenju eksperimenata, propise o unosenju uzoraka u eksperimentalne kanale reaktora.

  5. RA Reactor; Reaktor RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1978-02-15

    In addition to basic characteristics of the RA reactor, organizational scheme and financial incentives, this document covers describes the state of the reactor components after 18 years of operation, problems concerned with obtaining the licence for operation with 80% fuel, problems of spent fuel storage in the storage pool of the reactor building and the need for renewal of reactor equipment, first of all instrumentation. [Serbo-Croat] Pored osnovnih karakeristika reaktora RA, organizacije rada i finansijskih pokazatelja, razmatra se stanje opreme reaktora nakon 18 godina rada, pitanja dozvole za rad sa 80% obogacenim gorivom, problem skladistenja isluzenog goriva u bazenu zgrade reaktora i potreba za obnavljanjem komponenti opreme, pre svega elektronske.

  6. Pengaruh Kecepatan Pengadukan dan Kehalusan Gambir Serta Variasi Komposisi Terhadap Beberapa Sifat Fisika dalam Pembuatan Tinta Cetak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendri Muchtar

    2015-12-01

    Full Text Available Ink is a very important element that determines the quality of a printout. One of the potential natural materials that can be used as a raw material for making printing ink is gambier.The objective of this study was to observe the effect of stirring speed and particle size on some physical properties in the printing ink. The ink manufacturing was done in 2 phases, namely the manufacture of color pigment and ink formulation. Pigment ink was made by cleaning the gambier through dilution with hot water, filtration, and precipitation of fitrat. Furthermore the gambier was mashed with particle size variation 40, 60, 80 mesh. The adding saturated FeCl3 compounds in ethanol into the extract gambier slowly with stirring speed 250, 500, 750 rpm for 4 hours. The color of the pigment, viscosity, and the particle size was tested by using the PSA method (particle size analyzer. Manufacture of ink formula with additives propylene glycol 7.5; 10; 12.5 mL and polyethylene glycol 0.1; 0.3; and 0.5 mL for every 30 ml of extract gambier in ethanol. Best pigment was obtained from the use of gambier 60 mesh powder, stirring speed 250 rpm, the smallest pigment particle was 47.54 nm. The best ink formula was using propylene glycol and polyethylene glycol 12.5 mL and 0.5 mL. The characteristics of ink were black colored ink with a density 0.9633 at a temperature of 28-30°C, viscosity 0.9 cP, and surface tension 0.2539 N/m.ABSTRAK Tinta merupakan unsur yang sangat penting menentukan kualitas hasil cetakan. Salah satu bahan alam potensial yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan tinta cetak adalah gambir. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh kecepatan pengadukan dan kehalusan bahan baku gambir terhadap beberapa sifat fisika dalam pembuatan tinta cetak. Pembuatan tinta dilakukan 2 tahap yaitu pembuatan pigmen dan formula tinta. Pigmen tinta dibuat dengan cara membersihkan  gambir melalui pelarutan dengan air panas, penyaringan, dan pengendapan

  7. Sifat Fisika Mekanika dan Ketahanan Papan Partikel Bambu dengan Perekat Asam Sitrat terhadap Serangan Rayap Kayu Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian mengenai penggunaan asam sitrat sebagai agen pengikat alami masih relatif sedikit. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada pengaruh jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan terhadap sifat papan partikel bambu, termasuk ketahanannya terhadap serangan rayap kayu kering. Bahan penelitian adalah partikel bambu petung. Komposisi kimia bahan baku bambu diuji untuk kadar ekstraktif, holoselulosa, lignin, dan alfa selulosa. Faktor pada penelitian ini adalah jumlah asam sitrat (0 - 40% berdasarkan berat kering udara partikel dan suhu pengempaan (200 oC dan 220 oC. Sifat fisika dan mekanika papan partikel diuji berdasarkan standar pengujian JIS A 5908. Analisis menggunakan Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR juga dilakukan untuk mengetahui perubahan gugus ester pada berbagai jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan. Pengujian ketahanan terhadap serangan rayap kayu kering juga dilakukan dengan menghitung nilai pengurangan berat dan mortalitas rayap setelah 6 minggu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap nilai pengembangan tebal, penyerapan air, modulus elastisitas dan modulus patah. Intensitas gugus C=O yang ditunjukkan pada puncak 1720 cm-1 semakin bertambah besar seiiring dengan semakin banyaknya jumlah asam sitrat, yang menyebabkan kekuatan perekatan dan stabilitas dimensi papan partikel menjadi semakin kuat. Kondisi optimum pada penelitian ini adalah papan partikel dengan penambahan jumlah asam sitrat 20 % pada suhu pengempaan 200 oC dengan kualitas yang dapat memenuhi standar JIS A 5908 tipe 8. Penambahan asam sitrat dapat meningkatkan mortalitas rayap kayu kering secara nyata. Penambahan 20 % asam sitrat pada suhu pengempaan 200 oC menghasilkan nilai pengurangan berat 0,9 % dan mortalitas rayap 57 %. Kata kunci: bambu petung, asam sitrat, suhu pengempaan, jumlah asam sitrat.   Mechanical properties and durability against the dry termite attacks of particleboard made from bamboo

  8. FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Irawati

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakSuara yang didengar telinga manusia mengalami perubahan dari sinyal akustik yang bersifat mekanik menjadi sinyal listrik yang diteruskan saraf pendengaran ke otak. Proses mendengar tentunya tidak lepas dari organ pendengaran manusia yakni telinga.Telinga terdiri atas tiga bagian dasar, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam. Setiap bagian telinga bekerja dengan tugas khusus untuk mendeteksi dan menginterpretasikan bunyi.Telinga bagian luar fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menghubungkan suara menuju meatus akustikus eksterna. Telinga bagian tengah terdiri dari 3 buah tulang (ossicle yang akan mengamplifikasikan tekanan 20 kali dari gelombang suara untuk menghasilkan getaran cairan pada koklea. Pada telinga bagian dalam terdapat koklea, membran basilaris membentuk dasar duktus koklear. Membran basilaris ini sangat penting karena di dalamnya terdapat organ korti yang merupakan organ perasa pendengaran. Organ corti, yang terletak di atas membran basilaris di seluruh panjangnya, mengandung sel rambut yang merupakan reseptor suara. Sel rambut menghasilkan sinyal saraf jika rambut permukaannya mengalami perubahan bentuk secara mekanik akibat gerakan cairan di telinga dalam. Resonansi frekuensi tinggi dari membran basilaris terjadi dekat basis, tempat gelombang suara memasuki koklea melalui jendela oval dan resonansi frekuensi rendah terjadi dekat apeks. Sel rambut dalam yang mengubah gaya mekanik suara (getaran cairan koklea menjadi impuls listrik pendengaran (potensial aksi yang menyampaikan pesan pendengaran ke korteks serebri.Kata kunci: Proses pendengaranAbstractSound heard by human ears undergo change from mechanical accustic signal to electrical signal continued by hearing nerves to brain. Of course the hearing process do not get out from human hearing organs in this case is ear.Ear comprise the three principle portions, external ear, middle ear, and internal ear. Each portion work with special task to detect and interpret the sound.The main function of the external ear is collecting and connecting sound toward the meatus acusticus externa. Middle ear consist three bones (ossicle that will amplify pressure of 20 times than sound wave to yield fluid vibrationin the cochlear. In internal ear there are cochlear, basillary membrane establish cochlear duct base. The basillary membrane is most important because in it internal portion there are corti organs which is hearing sense organ. The corti organ, located on basillary membrane in entire its length, contain hair cells which is the soundTINJAUAN PUSTAKA156receptors. The hair cells yield nerve signal if surface hair undergo mechanically transformation result from fluid movement in internal ear. The high resonance frequency from basillary membrane take place near the base, sound wave site enter cochlear via oval window and low resonance frequency take place near the apex. The inner hair cells change mechanical sound style (the cochlear fluid vibration become electrical impulse of hearing (potential act delivering hearing messenger to cerebral cortex.Key word : hearing process

  9. PENGARUH PERSENTASE PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jack DAN KULIT DURIAN (Durio Zibethinus Murr TERHADAP SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PAPAN SEMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Violet Burhanuddin

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian sifat fisika meliputi kerapatan, kadar air, penyerapan air dan pengembangan tebal dan sifat mekanika meliputi keteguhan lentur (MoE keteguhan patah (MoR serta  pengurangan tebal akibat tekanan. Rancangan Percobaan Yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL dengan 3 perlakuan yaitu 100% pelepah kelapa sawit; 100% kulit durian dan  50% pelepah kelapa sawit : 50% kulit durian dengan 3 kali ulangan. Standar yang digunakan untuk perbandingan  yaitu SNI–03– 2104-1991-A. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : Sifat Fisika yaitu kerapatan rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 0,90 gr/ cm3, 0,91 gr/ cm3, 0,81 gr/ cm3, Kadar air rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 7,37%, 6,59%, 7,08%, Penyerapan air rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 49,51%, 44,99%, 50,11%, Pengembangan tebal rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 1,67%, 2,04%, 3,44%, Kerapatan, kadar air, penyerapan air dan pengembangan tebal tidak berpengaruh nyata. Sifat Mekanika yaitu Keteguhan lentur (MoE rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 7.350,68 kg/cm2, 3.590,43 kg/cm2, Keteguhan patah (MoR rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 11,82kg/cm2, 8,66kg/cm2, 4,53 kg/cm2Pengurangan tebal akibat tekanan rata-rata antara 100% Pelepah Kelapa Sawit, 100% Kulit Durian dan 50% Pelepah kelapa sawit : 50% kulit Durian berturut-turut adalah 8,92 %, 10,01 %, 9,92 %, Keteguhan patah (MoR berpengaruh nyata sedangkan keteguhan

  10. RA Research nuclear reactor Part 1, RA Reactor operation and maintenance in 1987; Istrazivacki nuklearni reaktor RA Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1987. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Cupac, S; Sulem, B; Badrljica, R; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1987-12-15

    RA research reacto was not operated due to the prohibition issued in 1984 by the Government of Serbia. Three major tasks were finished in order to fulfill the licensing regulations about safety of nuclear facilities which is the condition for obtaining permanent operation licence. These projects involved construction of the emergency cooling system, reconstruction of the existing special ventilation system, and renewal of the system for electric power supply of the reactor systems. Renewal of the RA reactor instrumentation system was initiated. Design project was done by the Russian Atomenergoeksport, and is foreseen to be completed by the end of 1988. The RA reactor safety report was finished in 1987. This annual report includes 8 annexes concerning reactor operation, activities of services and financial issues, and three special annexes: report on testing the emergency cooling system, report on renewal of the RA reactor and design specifications for reactor renewal and reconstruction. [Serbo-Croat] Reaktor RA nije radio usled zabrane Izvsnog veca Skupstine Srbije od 27. avgusta 1984. U cilju povecanja pouzdanosti rada reaktora a da bi se udovoljilo zakonskim propisima sto je uslov za dobijanje stalne dozvole za rad realizovana su tri velika zahvata na reaktoru RA. Ovi zahvati obuhvatili su izgradnju sistema za hladjenje jezgra reaktora u slucaju nuzde, rekonstukciju postojeceg sistema specijalne ventilacije i rekonstrukciju sistema napajanja elektricnom energijom neophodnih potrosaca reaktora RA. Zapoceti su radovi na modernizaciji intrumentacije reaktora RA, projekat je izradjen u sovjetskoj organizaciji Atomenergoeksport, a trebalo bi da se realizuje do kraja 1989. godine. U cilju povecanja prostora za skladistenje ozracenog nuklearnog goriva i njegovog efikasnijeg koriscenja, izradjen je su projekti za rekonstrukciju postojecih uredjaja za rukovanje gorivom, povecanje smestajnog kapaciteta i preciscavanje vode u bazenima za odlezavanje. Realizaija ovih

  11. MASYARAKAT MADURA DAN RENCANA PEMBANGUNAN PLTN; PERSPEKTIF TEOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. A'la

    2012-05-01

    Full Text Available Abd A’la   (Staf pengajar pada program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel dan Asiten Direktur Bidang Akademik pada lembaga yang sama       Abstrak : Setiap pemanfaatan energi selalu memiliki resiko environmental. Resiko dalam dunia ilmu dapat ditolelir jika hal itu telah terkalkulasikan sehingga merupakan caculable risk. Sementara untuk energi nuklir, sampai saat ini, belum dapat dilakukan terutama terkait dengan teknologi pengamannya sehingga Fitjof Capra menyebutnya sebagai rasionalitas yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat Madura merupakan komunitas Sunny dan dalam merespon setiap perkembangan selalu berjangkar pada prinsip-prinsip Sunny yang dicirikan dengan kehati-hatian dan moderasi. Terkait dengan rencana PLTN madura, masalah data tentang kebutuhan hal itu harus segera diperoleh untuk menjawab perlu tidaknya PLTN di Madura. Kekhwatiran bahwa kebutuan itu hanya merupakan rekayasa perusahaan reaktor nuklir patut di pertimbangkan karena memang sangat beralasan Kata Kunci : masyarakat madura, nuklir, PLTN

  12. Operational report, Advantages of gradual introducing of highly enriched fuel into the RA reactor core from economic aspect and users needs; Radni izvestaj, Prednost postupka parcijalnog uvodjenja visokoobogacenog goriva u reaktor RA sa aspekta ekonomicnosti i potreba korisnika

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R et al. [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1976-10-14

    The possibility of increasing the neutron flux in the RA reactor was considered for a number of years. The possibilities of reactor reconstruction are not realistic and they should be disregarded. The possibility that remains is to achieve higher neutron flux by improving the fueling scheme and above all by introducing highly enriched fuel into the reactor core. Decision to purchase highly enriched fuel was quicker due to the fact that the 2% enriched uranium fuel is not fabricated any more. There are two procedures for exchanging the fuel in the reactor core: a) removal of partially spent 2% enriched fuel and formation of the core with fresh highly enriched fuel; b) gradually introducing the new fuel into the existing RA reactor core according to a special transfer regime. This report includes some comparative analyses of these two procedures from both economic point of view and the needs of users, as well as some technical conditions. These results are in favour of gradual introducing of new fuel into the reactor core. relevant direct savings amount to 3 000 000 dinars. Some of the most important advantages cannot be estimated in this way. This report does not cover the safety analyses results which are presented in a series of other papers. [Serbo-Croat] Vec vise godina razmatra se mogucnost za povecanje neutronskog fluksa u reaktoru RA. Mogucnosti za rekonstrukciju reaktora RA u tom smislu su minimalne i realno ih treba odbaciti. Prema tome preostaje da se povecanje neutronskog fluksa postigne usavrsavanjem seme izmene goriva, a pre svega uvodjenjem goriva sa visokim stepenom obogacenja u reaktor RA. Donosenje odluke o nabavci visokoobogacenog goriva i njegovom uvodjenju u reaktor ubrzano je i cinjenicom da se staro 2% obogaceno uransko gorivo vise ne proizvodi. Postoje dva postupka za prevodjenje reaktora na ovo gorivo: a) Uklanjanjem poluistrosenog 2% obogacenog goriva iz reaktora i formiranjem jezgra iskljucivo od svezeg visokoobogacenog goriva, b

  13. INVESTIGATION ON THERMAL-FLOW CHARACTERISTICS OF HTGR CORE USING THERMIX-KONVEK MODULE AND VSOP'94 CODE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmono Sudarmono

    2015-03-01

      Kegagalan sistem pembuangan panas pada reaktor berpendingin air jenis PWR, Three Mile Islands dan reaktor BWR Fukushima Daiichi, menyebabkan masyarakat nuklir mulai memikirkan penggunaan reaktor pembangkit daya jenis temperatur tinggi berpendingin gas (HTGR. Bidang Fisika dan Teknologi Reaktor di Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN mempunyai tugas melaksanakan kegiatan litbang desain konseptual reaktor kogenerasi dengan tingkat daya menengah yang berpendingin gas helium dengan daya 200 MWt. Desain HTGR200K merupakan salah satu sistem pembangkit energi yang memiliki efisiensi energi paling besar, dan tingkat keselamatan inheren yang tinggi dan bersih. Komposisi geometri dan struktur teras didesain agar dapat menghasilkan keluaran pendingin gas helium bertemperatur 950 0C sehingga dapat digunakan untuk produksi hidrogen dan atau unit industri proses lainnya secara kogeneratif. Luaran gas helium bertemperatur sangat tinggi ini akan menimbulkan tegangan termal pada bola bahan bakar yang mengancam integritas sistem pengungkungan produk fisi di dalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi karakteristika termal flow untuk menentukan distribusi temperatur bahan bakar bola dan outlet temperatur pendingin gas helium teras HTGR. Hal ini dilakukan dengan menggunakan modul Thermix-Konvek yang terintegrasi dalam program VSOP’94. Geometri teras HTGR dikerjakan dalam modul BIRGIT untuk model teras 2-D (R-Z dengan 5 kanal aliran pebble dalam teras aktif arah radial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai tertinggi dan terendah temperatur yang terdapat pada teras   adalah sebesar 999.3 °C dan 886,5 °C. Demikian pula hasil temperatur tertinggi bahan bakar TRISO dan bahan bakar pebble di dalam teras, yaitu diperoleh sebesar  1510,20°C yang terletak pada lapisan bahan bakar inti UO2, di posisi z= 335.51 cm dan  r=0 cm. Analysis di lakukan pada laju massa aliran pendingin, tekanan dan daya masing-masing sebesar 120 kg/s, 7 Mpa dan 200MWth. Hasil

  14. RA Research reactor Annual report 1981 - Part 1, Operation, maintenance and utilization of the RA reactor; Istrazivacki nuklearni reaktor RA, Deo 1 - Pogon, odrzavanje i eksploatacija reaktora u 1981. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Milosevic, M; Martinc, R; Kozomara-Maic, S; Cupac, S; Radivojevic, J; Stamenkovic, D; Skoric, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1981-12-15

    biggest difficulty was maintenance of reactor instrumentation. During 1981 the reactor was operated safely, there was no accident nor incident that would affect the safety of reactor personnel or the environment. The testing operation will be continued in 1982,and the experience so far shows that the program would be successfully fulfilled on the whole. [Serbo-Croat] Nuklearni reaktor RA prestao je sa radom nakon martovske kampanje 1979. godine usled pojave talozenja oksihidrata aluminijuma na kosuljicama gorivnih elemenata. Odgovarajucim resenjima Sanitarnog inspektorata Republickog sekretarijata za zdravje i socijalnu politiku SR Srbije i generalnog direktora Instituta za nuklearne nauke 'Boris Kidric', Vinca zabranjen je dalji rad reaktora sve dok se ne utvrde uzroci stvaranja oksihidrata aluminijuma i njihovog talozenja, preduzmu mere za njihovo uklanjanje i ne obezbede potrebni uslovi za normalan nastavak rada reaktora. Do kraja 1979. i tokom 1980. godine, nakon niza izvrsenih analiza i utvrdjivanja uzroka koji su doveli do zaustavljanja rada reaktora, izvrsene su sve neophodne pripreme za ponovno pustanje reaktora u rad. Polazeci od cinjenice da na reaktoru RA ne postoji sistem za hladjenje jezgra u slucaju udesa i da ne postoji adekvatan sistem za filtriranje potencijalno zagadjenog vazduha, a saglasno sa novim propisima o pustanju u rad i probnom radu nuklearnih objekata, Sanitarni inspektorat je doneo privremeno resenje kojim se dozvoljava pustanje reaktora u rad, tj. izvodjenje tzv. 'nultog eksperimenta' uz ogranicenje snage na 1% od vrednosti nominalne snage. Na osnovu dobijene dozvole, reaktor RA je ponovo pusten u rad 21. januara 1981. godine, kada je dostignuta kriticnost sa jezgrom sastavljenim iskljucivo od gorivnih elemenata od 80% obogacenog uranijuma. Eksperiment je zavrsen krajem marta, nakon cega je zatrazena dozvola za probni rad na vecim snagama i potom za rad na punoj snazi. Uzimajuci postojece stanje reaktora RA doneto je resenje kojim se

  15. Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Pengujian Nuklir Korea Utara

    OpenAIRE

    Helmi, Nuzul

    2016-01-01

    Nuclear is a brilliant creation were discovered accidentally by a lot of potential in it. This potentials makes nuclear becomes a tool with unpredictable effects. This fact is used as a reason to developed countries to make nuclear power as a tool to develop the potential of the country and even used in military purposes. The abuse of nuclear power is making countries in the world to form the world organization who can monitored the use of nuclear or IAEA with the objective of nuclear restric...

  16. ENERGI NUKLIR SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGHAMBAT PEMANASAN GLOBAL

    OpenAIRE

    Finahari, Ida Nuryatin

    2018-01-01

    Global warming is the increase in the average temperature of the earth surface, atmosphere and oceans.The global warming in recent years has been international issues. The issues come to the surfacebecause global warming has the very big impact to the world and the lives of animal, plant and human,such as world climate change. The main cause of global warming is the combustion of fossil fuel suchas coal, oil and natural gas, that released carbon dioxide and other gases to atmosphere as greenh...

  17. RA Research nuclear reactor, Part I - RA nuclear reactor operation, maintenance and utilization in 1983; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Deo I - Pogon, odrzavanje i eksploatacija nuklearnog reaktora RA u 1983. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Kozomara-Maic, S; Cupac, S; Raickovic, N; Radivojevic, J; Badrljica, R; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1983-12-15

    After regular shutdown in November 1982, inspection of the fuel elements from the RA reactor core which was done from December 1982 - February 1983 has shown that there are deposits of aluminium oxides on the surface of the fuel cladding. After restart The RA reactor was operated at power levels from 1.8 - 2 MW, with 80% enriched uranium dioxide fuel elements. It was found that there was no corrosion of the fuel element cladding and that it was not possible to find the cause of surface deposition on the cladding surfaces without further operation. It was decided to purify the heavy water permanently during operation and to increase the heavy water flow by operating two pumps. This procedure was adopted in order to decrease the possibility of corrosion. The Safety committee of the Institute has approved this procedure for operating the RA reactor in 1983. The core was made of 80% enriched fuel, critical experiments were done until June 1983, and after that the operation was continued at power levels up to 2 MW. [Serbo-Croat] Pregledom nuklearnog goriva iz tehnoloskih kanala reaktora RA koji je izvrsen u periodu decembear 1982-feburuar 1983. godine nakon zaustavljanja reaktora po isteku novembarske kampanje 1982. godine, ustanovljeno je da ponovo dolazi do stvaranja taloga u obliku hidratisanih oksida aluminiuma na kosuljicama gorivnih elemenata. Nakon ponovnog pustanja u rad, reaktor je do novembra 1981. godine neprekidno bio u pogonu na snagama 1,8 - 2 MW. Jezgro je bilo formirano iskljucivo sa od gorivnih elemenata sa 80% obogacenim uran dioksidom. Utvrdjeno je da kosuljica gorivnog elementa nije korodirala, i da se bez nastval rada ne moze utvrditi uzrok pojave taloga na povrsini kosuljice. Da bi se mogucnost korozije aluminjumskih komponenti u primarnom kolu raktora svela na sto manju meru odluceno je da se vrsi neprekidno preciscavanje teske vode i da se istovremeno poveca protok teske vode radom dve pumpe, Komitet za sigurnost Instituta odobrio je ovakav nacin

  18. SIFAT FISIKA MEKANIKA PAPAN PARTIKEL DARI PELEPAH NIPAH (Nyfa fruticans Wurmb DAN SERBUK GERGAJI DENGAN PEREKAT UREA FORMALDEHYDE Physical-mechanical Properties of Particle Boards Made From Nipah (Nyfa fruticans wurmb and Sawdust with Urea Formaldehyde Adhesive

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Mirad Sari

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat fisika dan mekanika papan buatan dari pelepah nipah dan serbuk gergaji yang meliputi kerapatan, kadar air, penyerapan air, pengembangan tebal, keteguhan lengkung dan keteguhan patah. Penelitian dan pengujian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan untuk pembuatan partikel, dan pengujian sifat fisik mekanik dilakukan di Balai Riset dan Standarisasi Industri Banjarbaru. Pengujian sifat fisik yang meliputi pengujian kadar air, kerapatan, penyerapan air dan pengembangan tebal, pengujian sifat mekanik meliputi pengujian MOE dan MOR. Hasil penelitian menunjukkan Kadar air dari papan partikel hampir semuanya masuk standar SNI  kecuali pada perlakuan A yaitu sebesar  16,74 %, semua perlakuan untuk kerapatan telah memenuhi standar SNI yaitu  0,40 kg/cm2 – 0,90 kg/cm2, penyerapan air yang masuk standar SNI adalah perlakuan D yaitu 28,88 % dan 23,42 %, kisaran nilai perlakuan pengembangan tebal  3,82 % - 12,29 % telah memenuhi standar SNI, semua sifat mekanika MOE tidak ada yang memenuhi standar SNI kecuali pada MOR untuk perlakuan D yaitu sebesar 85,43 kg/cm2. Kata kunci:  Sifat Fisik  Mekanik, Pelepah Nipah dan Serbuk Gergaji, Urea Formaldehide

  19. External irradiation of the personnel operating the reactor RA at Vinca in the period 1963-1966; Spoljasnje ozracivanje osoblja koje opsluzuje reaktor RA u Vinci u periodu 1963-1966

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ninkovic, M M; Minincic, Z [Institut za nuklearne nauke Vinca, Belgrade (Yugoslavia)

    1967-07-01

    The objective of this paper was the analysis of external radiation exposure of the personnel employed at the RA reactor in Vinca during past four years. During 1963 reactor was not operated because of the general repair and maintenance, and it was operated during 1964, 1965 and 1966. The internal irradiation and the estimation of the beta doses on the skin were not analysed in this paper, they should be treated by separate analyses. The evaluation of external irradiation covered only gamma radiation since yhe neutron doses were negligible. The analysis was based on the the irradiation dose data obtained by film and personal dosemeters. Predmet ovog rada je analiza spoljasnjeg ozracivanja osoblja koje je radilo na reaktoru RA u Vinci u poslednje cetiri godine, u toku kojih je reaktor bio u opstem remontu 1963, odnosno u normalnom radu 1964, 1965 i 1966. U ovom radu nismo se upustali u analizu unutrasnjeg ozracivanja, kao ni procenu doza beta zracenja na kozi, sto treba da bude predmet posebnih analiza. Pri proceni spoljasnjeg ozracivanja operisano je samo sa dozama gama zracenja, jer je ozracivanje neutronima zanemarljivo. Celokupna analiza izvrsena je na osnovu podataka o dozama ozracivanja do kojih se doslo ocitavanjem film o penkalo dozimetara.

  20. External irradiation of the personnel operating the reactor RA at Vinca in the period 1963-1966; Spoljasnje ozracivanje osoblja koje opsluzuje reaktor RA u Vinci u periodu od 1963. do 1966. godine

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ninkovic, M M; Minincic, Z [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1968-06-15

    The paper first gives a survey of the characteristic operations performed on the Vinca reactor RA in which most of the personnel become irradiated. Following is a schematic diagram of the irradiations in the period 1963-1966 in which the reactor was in continual operation. The surveys are given for each month and each year separately, while the irradiated personnel are grouped in several characteristic irradiation dose ranges. In this analysis special emphasis is given to a survey of irradiation of the personnel classified according to their profession, i.e. their post. This kind of analysis is indispensable in planning work, proper disposition of the personnel and undertaking special protective measures for reducing the irradiations (author) [Serbo-Croat] U radu je najpre dat pregled mesta na reaktoru RA, sa topografijom zracenja, na kojima radno osoblje pretezno biva ozracivano. Zatim su dati tabelarno i graficki pregledi ozracivanja za protekli period u kome je reaktor neprekidno radio, tj. od 1963. do 1966. god. Pregledi su dati po mesecima za svaku godinu i to tako sto su ozracivana lica razvrstavana u nekoliko karakteristicnih intervala doza ozracivanja. Posebno mesto u ovoj analizi zauzima pregled ozracivanja osoblja razvrstanog po strukama, odnosno radnim mestima. Ovakva analiza je nuzna za planiranje poslova, pravilan raspored radnog osoblja kao i preduzimanje posebnih zastitnih mera u cilju smanjivanja ozracivanja (author)

  1. PHYSICAL AND CHEMICAL CHARACTERISTICS INTERPRETATION FOR GROUNDWATER QUALITY ASSESSMENT IN THE COASTAL AREA, NORTH KELANTAN, MALAYSIA (Interpretasi Karakterisasi Fisika dan Kimia Untuk Penilaian Kualitas Airtanah di Area Pesisir, Kelantan Utara, Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Islami

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Physical and chemical groundwater interpretation has been done in order to characterize and assess its associated problem in the coastal area, North Kelantan, Malaysia. A total of thirty three groundwater samples that consisted of sixteen groundwater samples were collected directly from existing well and together with seventeen groundwater data obtained from government agency, were used in this study. The depth of groundwater sample was varied from the shallow (3.5 m to the deeper (130 m aquifer. The physical groundwater characteristics were measured directly at the site just after the groundwater collected. The chemical content of the groundwater sample were analysed using Ion Chromatography (IC and Inductively Coupled Plasma (ICP. Finally the data was presented and interpreted using the bivariate and piper diagram to improve interpretation and analysis of the whole data. Analysis result of the groundwater sample indicates that the shallow aquifer can be categorized as fresh water. In the zone with marine soil deposit, chloride and sulphate concentration tend to be higher in the water sample. However, the concentration of water sample is still within the accepted limit for human consumption. In places with relatively higher usage of chemical fertilizer, the groundwater sample exhibits higher nitrate concentration more than limit of safe for human consumption (>45 mg/L. K, Ca, Mg and Na content have a positive correlation with chloride concentration in deeper aquifer, indicating that the ions are derived from the same source of saline waters. The relationship between Cl/HCO3 ratios and chloride also shows that the fresh groundwater and seawater mixing in aquifer, and the samples with lower ratios can be categorized as fresh waters. In the shallow aquifer most ions exhibit a poor correlation to chloride indicating that such ions are derived from a different source. ABSTRAK Interpretasi karakter fisika dan kimia air tanah telah dilakukan

  2. The Text of the Agreement of 22 July 1977 between Argentina and the Agency for the Application of Safeguards in Connection with a Contract Concluded between the Comision Nacional de Energia Atomica (Argentina) and the Reaktor Brennelement Union Gmbh Hanau (Federal Republic of Germany) for Co-Operation in the Field of Fabrication of Fuel Elements for Peaceful Nuclear Activities

    International Nuclear Information System (INIS)

    1977-01-01

    The text of the Agreement of 22 July 1977 between Argentina and the Agency for the application of safeguards in connection with the Contract of 13 August 1976 concluded between the Comision Nacional de Energia Atomica (Argentina) and the Reaktor Brennelement Union GmbH (Federal Republic of Germany) for co-operation in the field of fabrication of fuel elements for peaceful nuclear activities is reproduced in this document for the information of all Members. The Agreement entered into force, pursuant to Section 26, on 22 July 1977.

  3. The Text of the Agreement of 22 July 1977 between Argentina and the Agency for the Application of Safeguards in Connection with a Contract Concluded between the Comision Nacional de Energia Atomica (Argentina) and the Reaktor Brennelement Union Gmbh Hanau (Federal Republic of Germany) for Co-Operation in the Field of Fabrication of Fuel Elements for Peaceful Nuclear Activities

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1977-11-30

    The text of the Agreement of 22 July 1977 between Argentina and the Agency for the application of safeguards in connection with the Contract of 13 August 1976 concluded between the Comision Nacional de Energia Atomica (Argentina) and the Reaktor Brennelement Union GmbH (Federal Republic of Germany) for co-operation in the field of fabrication of fuel elements for peaceful nuclear activities is reproduced in this document for the information of all Members. The Agreement entered into force, pursuant to Section 26, on 22 July 1977.

  4. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1995, with comparative review for period 1991-1995; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1995. godinu, uz uporedni pregled za period 1991-1995

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1995-12-01

    firmom Atomenergoexport. Prema tom ugovoru trebalo je da celokupna nova instrumentacija za reaktor RA bude isporucena Institutu u Vinci do kraja 1990. godine, ali je do septembra 1991. godine isporuceno svega 56% od predvidjene kolicine. Od tada je svaka isporuka obustavljena, a razlog je privremena zabrana na sve isporuke opreme za Jugoslaviju izrecena od strane ove organizacije Ujedinjenih nacija. Demontirana je postojeca instrumentacija u maksimalno mogucem obimu, kako bi se zadrzala neka osnovna merenja neophodna i u uslovima kada reaktor nije u pogonu. Kontrola i odrzavanje celopkupne opreme postrojenja, kao i remontni radovi izvrsavani su redovno i efikasno. Kontrola goriva od strane inspektora MAAE obavljana je jedanput mesecno. U ovom izvestajnom periodu na reaktoru RA bilo je zaposleno prosecno 47 radnika, sto je dovoljan broj u uslovima remontnih i investicionih radova. Nedostatak finansijskih sredstava za odrzavanje reaktora RA je neresen problem i u ovom periodu. Ovaj izvestaj podeljen je u dve celine: pogon i odrzavanje reaktora i zastita od zracenja na reaktoru RA.

  5. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1990 with the comparative evaluation for the period 1986-1990; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1990. godinu uz uporedni pregled za period 1986 - 1990

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1990-12-15

    Annual report concerning the project 'RA research nuclear reactor' for 1990, financed by the Serbian ministry of science is divided into two parts. First part is concerned with RA reactor operation and maintenance, which is the task of the Division for reactor engineering of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering. Second part deals with radiation protection activities at the RA reactor which is the responsibility of the Institute for radiation protection. Scientific council of the Institute for multidisciplinary studies and RA reactor engineering has stated that this report describes adequately the activity and tasks fulfilled at the RA reactor in 1989. The scope and the quality of the work done were considered successful both concerning the maintenance and reconstruction, as well as radiation protection activities. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj po projektu 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' za 1990. godinu, koji finansira republicka zajednica za nauku SR Srbije po ugovoru br. 3705/1 sastoji se iz dva dela. Prvi deo obuhvata pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA, sto predstavlja obavezu Odeljenja za reaktorski inzenjering u sastavu OOUR Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjering RA. Drugi deo obuhvata poslove zastite od zracenja na reaktoru RA, sto predstavlja obavezu OOUR Instituta za zastitu od zracenja 'Zastita'. Naucno vece Instituta za multidisciplinarna istrazivanja i inzenjjring RA ocenilo je da sadrzina ovog izvestaja odgovara izvrsenim poslovima na reaktoru RA u 1989. godini. Pozitivno se ocenjuje obim i kvalitet izvrsenih radova kako u pogledu odrzavanja i rekonstrukcije reaktora, tako i u pogledu poslova zastite od zracenja izvrsenih kod njega.

  6. RA Research nuclear reactor, Part 1, RA reactor operation and maintenance in 1993, with comparative review for the period 1991 - 1993, Annex 3; Projekat Istrazivacki nuklearni reaktor RA - 1 Deo Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1993. godini, uz uporedni pregled za period 1991 - 1993. - prilog 3

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Mikic, N; Tanaskovic, M [Vinca Institute of Nuclear Sciences, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1993-12-15

    RA reactor was not operated during 1993 because of the complete instrumentation exchange. Although it has been planned to exchange the complete instrumentation until the end of 1993, and to start reactor operation in the first half of 1993 this was not fulfilled because the instrumentation was not delivered until the end of 1993. Main activities during past seven years were related to construction of the emergency cooling system; repair and reconstruction of the system for handling the spent fuel and improvement of spent fuel storage conditions; exchange of the aged instrumentation. Other reactor components and systems, reactor core, primary coolant loop and gas circulation system are in good condition concerning future start-up. [Serbo-Croat] U 1993. godini reaktor nije bio u pogonu zbog zamene njegove celokupne instrumentacije. Iako je bilo planirano da se celokupna instrumentacija zameni do kraja 1993. te da reaktor pocne sa radom u prvoj polovini 1993. Ovo nije ispunjeno jer celokupna oprema nije isporucena ni do kraja 1993. godine. Osnovni zahvati koji su u proteklih sedma godina izvrseni, odnosili su se na izgradnju sistema za udesno hladjenje, rekonstrukciju sistema za rukovanje ozracenim gorivom i poboljsanje uslova za stokiranje ovog goriva, zamenu instrumentacije. Ostali sistemi reaktora, reaktorsko jezgro, primarno kolo hladjenja i sistem za cirkulaciju gasa su u dobrom stanju i mogu se nesmetano koristiti u buducem radu.

  7. RA Research reactor, Part 1, Operation and maintenance of the RA nuclear reactor for 1988; Istrazivacki nuklearni reaktor RA, deo 1, pogon i odrzavanje nukleanog reaktora RA u 1988. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Cupac, S; Sulem, B; Badrljica, R; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1988-12-15

    According to the action plan for 1988, operation of the RA reactor should have been restarted in October, but the operating license was not obtained. Control and maintenance of the reactor components was done regularly and efficiently dependent on the availability of the spare parts. The major difficulty was maintenance of the reactor instrumentation. Period of the reactor shutdown was used for repair of the heavy water pumps in the primary coolant loop. With the aim to ensure future safe and reliable reactor operation, action were started concerning renewal of the reactor instrumentation. Design project was done by the soviet company Atomenergoeksport. The contract for constructing this equipment was signed, and it is planned that the equipment will be delivered by the end of 1990. In order to increase the space for storage of the irradiated fuel elements and its more efficient usage, projects were started concerned with reconstruction of the existing fuel handling equipment, increase of the storage space and purification of the water in the fuel storage pools. These projects are scheduled to be finished in mid 1989. This report includes 8 annexes concerning reactor operation, activities of services and financial issues. [Serbo-Croat] Prema planu za 1988. godinu, reaktor RA je trebalo da pusten u rad oktobra meseca, medjutim nije dobio dozvolu za nastavak rada. Kontrola i odrzavanje opreme izvrsavani su redovno i efikasno, u granicama koje su diktirane raspolozivoscu repromaterijala i rezervnih delova. Najvecu poteskocu pricinjavalo je odrzavanje instrumentacije. Period stajanja u 1988. godini iskoriscen je za remont teskovodnih pumpi u primarnom kolu hladjenja. U cilju povecanja pouzdanosti rada reaktora zapoceti su radovi na modernizaciji instrumentacije, projekat je izradjen u sovjetskoj organizaciji Atomenergoeksport, sklopljen je ugovor o izradi ove opreme koja bi trebalo da bude isporucena do kraja 1990. U cilju povecanja prostora za skladistenje ozracenog

  8. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI FARMASI FORMULASI DENGAN METODE ANAEROB-AEROB DAN ANAEROB-KOAGULASI

    OpenAIRE

    Farida Crisnaningtyas; Hanny Vistanty

    2016-01-01

    Studi ini membahas mengenai pengolahan limbah cair industri farmasi dalam skala laboratorium dengan menggunakan konsep anaerob-kimia-fisika dan anaerob-aerob. Proses anaerob dilakukan dengan menggunakan reaktor Upflow Anaerobic Sludge Bed reactor (UASBr) pada kisaran OLR (Organic Loading Rate) 0,5 – 2 kg COD/m3hari, yang didahului dengan proses aklimatisasi menggunakan substrat gula. Proses anaerob mampu memberikan efisiensi penurunan COD hingga 74%. Keluaran dari proses anaerob diolah lebih ...

  9. Penelitian sifat sifat fisika sol plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilowati

    1986-12-01

    Full Text Available The physical properties of plastic soles especially flexible soles and spons soles for footwear (shoes, sandals, etc are very important. This physical properties are : tensile strength; elongation at break; tensile stress at 100%; hardness; density; tear resistance; permanen set; abrasion resistance and flexing. The type of plastic material used for flexible and spons plastic soles, as recorded by infrared spectrophotometry analysis indicate that most of them are made by PVC. Physical test result shown that plastics soles can be graded into three categories in comparation with the specification of the IIS (Indonesian Industial Standard number SII 1103 – 84.

  10. PEMETAAN ANALOGI PADA KONSEP ABSTRAK FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoto Suseno

    2014-11-01

    Full Text Available The research of any where founded majority students have common difficulties in abstract physics concept. The result of observation, lecturers have problem  in teaching implementation of abstract concepts on physics learning. The objective of this research is to find out the ways how to overcome this problem. The research place of  physics education programs and senior high school. The data are colected by quetionere, observation and interview. The lecturer behavior to making out this case is use of analogy to make concrete a abstract concept. This action is true, because the analogies are dynamic tools that facilitate understanding, rather than representations of the correct and static explanations. Using analogies not only promoted profound understanding of abstract concept, but also helped students overcome their misconceptions. However used analogy in teaching not yet planed with seriousness, analogy used spontanously with the result that less optimal. By planing and selecting right analogy, the role of analogy can be achieved the optimal result. Therefore, it is important to maping analogies of abstract consepts on physics learning.

  11. Inflazio kosmikoaren Fisika: Unibertsoaren egituraren jatorri kuantikoa

    OpenAIRE

    Azcona Iribar, Julen José

    2016-01-01

    [ES] Analizamos el modelo de inflación cósmica más sencilla, y cómo este, a la vez que soluciona los problemas del modelo cosmológico estándar, es capaz de explicar el origen de la estructura a gran escala del universo. [EUS] Kosmologiaren urrezko era deitzen duten garai honetan, inoiz baino neurketa zehatz eta anitzagoak ditugu eskura. Hala eta guztiz ere, inflazioa behin betiko egiaztatuko duen froga oraindik ez da iritsi, mundu guztiko ikerketa taldeak honen atzetik ibilita ere. Inflazi...

  12. RA Research reactor Annual report 1982 - Part 1, Operation, maintenance and utilization of the RA reactor; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Deo 1 - Pogon, odrzavanje i eksploatacija nuklearnog reaktora RA u 1982. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Kozomara-Maic, S; Cupac, S; Radivojevic, J; Stamenkovic, D; Skoric, M; Miokovic, J [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1982-12-15

    outdated spare parts. Project concerning renewal of the reactor equipment was initiated during the past year according to the contract with the Soviet Atomenergoexport and IAEA which has planned to spend 1 000 000 of rubles for this project. [Serbo-Croat] Probni rad reaktora zapocet septembra 1981. godine na snazi od 2 MW sa 80% obogacenim gorivom nastavljen je u celoj 1982. prema prethodno napravljenom planu. Pocetno jezgro formirano ja sa 44 gorivna kanala sa po deset gorivnih elemenata. Prva polovina godine iskoriscena je za neophodna merenja i ispitivanja radnih parametara rektora i funkcionisanje sistema i opreme u radnim uslovima. U drugoj polovini godine zapocet je program probnog rada na visim snagama. Utvrdjeno je da ugradjeni visak reaktivnosti i kapacitet kontrolnih sipki zadovoljava sigurnosne kriterijume MAAE, ugradjeni visak reaktivnosti moze da omoguci rad na snazi od 4,7 MW u 4 mesecne kampanje sa po 15-20 dana rada, postoje povoljni uslovi za hladjenje jezgra pri pocetnoj konfiguraciji. Izmeren je efekat pocetnog zatrovanja na reaktivnost i raspodelu snage, izmerena je pocetna prostorna raspodela neutronskog fluksa koja iznosi 3,9 10{sup 13} cm{sup -2} s{sup -1} pri znazi od 2 MW. Odredjena je promena kalibracionog koeficijenta u sistemu za automatsko odrzavanje snage. Svi rezultati ukazuju da ce pri nominalnoj snazi od 4,7 Mw biti zadovoljeni svi kriterijum sigurnosti i postovana ogranicenja u odnosu na koriscenje goriva. Po dobijanju dozvole za rad na punoj snazi morace da se izvrsi dopunski probni rad na snagama od 3, 4, i 4,7 MW. Prelaz od pocetne konfiguracije sa 44 gorivna kanala u jezgru vrsice se postupno da bi se dostigla ravnotezna konfiguracija sa 72 gorivna kanala sa po 10 elemenata. Reaktor nije radio u septembu mesecu zbog radova na zameni dela cevovoda koji povezuje pumpnu stanicu na Dunavu sa horizontalnim taloznikom. Kontrola i odrzavanje opreme izvrsavani su redovno u granicama raspolozivosti rezerbinh delova. Teskocu pricinjava

  13. Proceeding of the Scientific Presentation on Nuclear Fuel Cycle; Prosiding Presentasi Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Suripto, A; Yuwono, I; Nasution, H; Hersubeno, B J; Amini, S; Sigit,; Cahyono, A [Nuclear Fuel Elements Development Centre, National Atomic Energy Agency, Serpong, Indonesia (Indonesia)

    1996-11-01

    The proceeding contains papers presented on Scientific Presentation on Nuclear Fuel Cycle held in Jakarta, 18-19 March 1996. These are 46 papers resulted from scientific works on various disciplines which have supported to nuclear fuel cycle activities both in and outside National Atomic Energy Agency of Indonesia.(ID)

  14. 6. Dampak Program Pengembangan Nuklir Korea Utara Terhadap Hubungan Bilateralnya Dengan Tiongkok Tahun 2013 – 2015

    OpenAIRE

    Isnaeni, Nur Afiyah; Utomo, Tri Cahyo; Hanura, Marten

    2017-01-01

    China and North Korea have had good bilateral relations, as the result of their geographical proximity and their similar ideology (communist). China's status as a member of the UN Security Council and its stable economy, causes North Korea to depend on diplomatic and economic support from China. North Korea needs diplomatic support from China because its nuclear proliferation since North Korea decided to withdraw from the non-proliferation treaty. As North Korea's closest ally, China provided...

  15. The Operation Consequence of Nuclear Energy to Environment; Konsekuensi Pengoperasian Tenaga Nuklir terhadap Lingkungan

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Suhariyono, Gatot; Sutarman, [Center for Research and Development of Radiation Safety and Nuclear Biomedicine, (Indonesia)

    2003-08-15

    Objective of the paper is to give information the operation consequence of nuclear energy to environment, so that expected as organizer of PLTN can anticipate or depress as minimum as possible radiology impact to the radiation workers and society in general, and also socialization that operation of nuclear energy do not give the negative impact, if conducted its control to environment seriously. Parts of which it is important to know from this paper are : one. Estimate of equivalent dose of collective effective in a normal condition is the operation cycle for nuclear energy at worker and local or regional resident 10, 100 or 10.000 next years. 2. Equivalent dose of global collective effective is for various the radiation sources. 3. Estimate of dose per cap ut annual of nuclear electric power until year 2500. 4. Aspect of non-radiology is to cooler system, usage of farm, dismissal of chemistry, advantage of hot water waste, its effect to fish, benthos, plankton, vegetation, animal and preparation of nuclear emergency.

  16. Perekayasaan Heat Exchanger Sebagai Pemanas Umpan Uf 6 Dalam Pabrik Elemen Bakar Nuklir

    OpenAIRE

    Zacharias, Petrus; Pancoko, Marliyadi

    2011-01-01

    DESIGN OF HEAT EXCHANGER FOR HEATING UF6 FEED IN NUCLEAR FUEL ELEMENT PLANT. The process of conversion of UF6 to UO through Integrated Dry Route (IDR) i s done in a rotary kiln reactor. There are two stages of initi al treatment / conditioni ng before inserting the UF 6 in to the reactor : changing UF6 2 solid into the gas phase at a temperature of 60°C in an evaporator, and then, raising the temperature of UF C to 2900 C i n a Heat Exchanger (HE). Therefore it i s necessary to desi gn...

  17. Radiological protection in nucleus reactor; Perlindungan radiologi di reaktor nukleus

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1988-12-31

    The chapter briefly discussed the following subjects: radiological protection problems of reactor 1. in operation 2. types of reactor i.e. power reactors, research reactors, etc. 3. during maintenance and installation of fuels. 4. nuclear fuels.

  18. DESAIN TERAS PLTN JENIS PEBBLE BED MODULAR REACTOR (PBMR MENGGUNAKAN PAKET PROGRAM MCNP-5 PADA KONDISI BEGINNING OF LIFE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ralind Re Marla

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan desain teras Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN untuk jenis Pebble Bed Modular Reactor (PBMR dengan daya 70 MWe untuk keperluan proses smelter pada keadaan beginning of life (BOL. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui persen pengkayaan, distribusi suhu dan nilai keselamatan dengan koefisien reaktivitas teras yang negatif pada reaktor jenis PBMR apabila daya reaktor 70 MWe. Analisis menggunakan program Monte Carlo N-Particle-5 (MCNP5 dan dari hasil analisis ini diharapkan dapat memenuhi syarat dalam mendukung program percepatan pembangunan kelistrikan batubara 10.000 MWe khususnya untuk proses smelter, yang tersebar merata di wilayah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor perlipatan efektif (k-eff Reaktor jenis PBMR daya 70 MWe mengalami kondisi kritis pada pengkayaan 5,626 % dengan nilai faktor perlipatan efektif 1,00031±0,00087 dan nilai koefisien reaktivitas suhu pada -10,0006 pcm/K. Dari hasil analisis daat disimpulkan bahwa reaktor jenis PBMR daya 70 MWe adalah aman.   ABSTRACT The core design of Nuclear Power Plant for Pebble Bed Modular Reactor (PBMR type with 70 MWe capacity power in Beginning of Life (BOL has been performed. The aim of this analysis, to know percent enrichment, temperature distribution and safety value by negative temperature coefficient at type PBMR if reactor power become lower equal to 70 MWe. This analysis was expected become one part of overview project development the power plant with 10.000 MWe of total capacity, spread evenly in territory of Indonesia especially to support of smelter industries. The results showed that, effective multiplication factor (keff with power 70 MWe critical condition at enrichment 5,626 %is 1,00031±0,00087, based on enrichment result, a value of the temperature coefficient reactivity is - 10,0006 pcm/K. Based on the results of these studies, it can beconcluded that the PBMR 70 MWe design is theoritically safe.

  19. Pengaruh Jenis Biofertilizer terhadap Beberapa Parameter Fisika Kolam Gambut

    OpenAIRE

    Safutri, Dewi Noliyan; ', Syafriadiman; Hasibuan, Saberina

    2017-01-01

    This research was conducted from October to December 2016 in the Kualu Nenas village Tambang Distric Kampar Regency and in Environmental Quality Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine University of Riau. The objective of this research is to know the effect of biofertilizer type on change of soil physics properties and peat pond water such as the soil color, crude soil fiber, bulk density, soil porosity, temperature, turbidity and total suspended solid. The experimental design used a com...

  20. Kemampuan Guru Mengelola Pembelajaran Fisika di SLTPN Kota Banjarmasin

    OpenAIRE

    Sugiarto Sugiarto

    2004-01-01

    The study was aimed to find out: 1) the teachers'ability in managing of learning of physics, the working motivation, the working spirit, the teaching experience, the trainings, and the educational level, of the teachers' of physics in State junior High Schools in Banjarmasin City, 2) the correlation between the working motivation, the working spirit, the teaching experience, the trainings, the educational level both exclusively and simultaneously, and the teachers' ability in managing of lear...

  1. Online Group Discussion pada Mata Kuliah Teknologi Pembelajaran Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuberti Yuberti

    2015-10-01

    Full Text Available Nowadays, gadged just like handphone and notebook more reachable so the quantities of the users are increase in Indonesia. It is common for us to see the students, employees, enterpreneurs until housewives using gadged anywhere and anytime. This phenomenon is spread widely along with the internet wifi and hotspot in many places start from official educational institute, government, and office centre, to the tourism object and shopping center. Also with internet café (Warnet compete tightly with offering various facilities, and services with compete price. All cellphone service is also giving internet access in order to attract users. Some phenomena show more and more people who use the Internet and make it as a lifestyle for berintaksi, socialize, learn and get information. Widespread use of the Internet can be a great potential in the development of online learning system allows learners to access the information flexibly without limitation of time and place. Discussion no longer occur face to face, but can continue even in the virtual environment. As the implementation of other virtual learning methods. Implementation of online discussion itself is basically adopting the method of learning face to face discussion Harga gadged seperti handphone dan  dan  notebook kian hari kian terjangkau sehingga jumlah penggunanya di indonesia terus meningkat. Bukan lah suatu yang asing jika kita menjumpai para siswa, mahasiswa, karyawan, pengusaha hingga ibu rumah tangga menggunakan gadged di mana saja dan kapan saja. Fenomena ini diiringi dengan meluasnya jaringan internet nirkabel seperti hotspot  dan  wifi di berbagai tempat mulai dari institusi  resmi pendidikan, pemerintahan, dan perkantoran, hingga tempat wisata,dan pusat perbelanjaan. Tidak mau ketinggalan warnet (warung internet ikut bersaing ketat dengan menawarkan berbagai macam fasilitas, dan layanan dengan harga bersaing. Seluruh layanan seluler ponsel juga terus memberikan penawaran akses internet yang menggiurkan demi menarik minat penggunanya. Beberapa fenomena tersebut menunjukkan semakin banyak kalangan yang memanfaatkan internet dan menjadikanya sebagai gaya hidup untuk berintaksi, bersosialisasi, belajar dan mendapatkan informasi. Meluasnya pemanfaatan internet bisa menjadi potensi besar dalam pengembangan pembelajaran dengan sistem online memungkinkan pebelajar untuk mengakses infromasi secara fleksibel tanpa terbatas waktu dan tempat. Diskusi tidak lagi terjadi secara tatap muka, namun dapat terus berlangsung meskipun dalam lingkungan maya. Sebagaimana pelaksanaan metode pembelajaran maya lainnya. Pelaksanaannya diskusi online itu sendiri pada dasarnya mengadopsi dari metode pembelajaran diskusi tatap muka. Kata kunci: online group discussion, teknologi pembelajaran

  2. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER ILMIAH SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Agus Martawijaya

    2015-06-01

    Full Text Available  ABSTRACTIndonesia is experiencing a crisis that led to the occurrence of horizontal conflicts among its citizens. This crisis is an indication that the characters of Indonesian people declined and deviated from the appreciation and the practice of Pancasila’s values as a foundation of the Republic of Indonesia (RI. To overcome this problem, the local wisdom as a cultural element must be integrated into learning process to enhance the scientific characters of students such as honesty. This is a steering normative for character education in schools or educational unit. A’bulo sibatang is one of the local wisdom which still exists and upheld in Barrang Lompo Island’s community and a rudimentary foundation to build a model of learning based on local wisdom. Learning physics model based on this local wisdom met the criteria of validity and practicality, and was found to increase the scientific honesty of students effectively. This model can be applied to any other place in accordance with the characteristics of the study site, the subject of research, and the educators who will become educator’s model.

  3. Analisis Kondisi Awal Pembelajaran Fisika SMAN Kota Padang (Dalam Rangka Pengembangan Bahan Ajar Fisika Multimedia Interaktif Berbantuan Game

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djusmaini Djamas

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract Low understanding of the students in learning physics suspected because physics learning patterns have not been able to optimize students' critical thinking skills. As known, the critical thinking is the key to academic success of a student. Currently, lack of critical thinking skills of students as one of the clear indicators of low quality of education. If this is allowed, then the physics learning outcomes in the future will be very apprehensive. Therefore, efforts should be made to improve critical thinking skills using interactive multimedia teaching materials based on discovery learning aided games. The development of teaching materials are using ADDIE Model. The first step of this model is analysis, i.e. preliminary study of physics learning how to condition that has lasted until today. Based on the analysis of the field findings, will be designed Interactive Multimedia Instructional Materials, and then will be the development of Instructional Materials.  In this paper, we will present the results of the initial needs analysis to develop the interactive multimedia teaching materials based on discovery learning aids game for physics learning in the future. Keywords: Critical Thinking, Discovery Learning, Game, Interactive Multimedia, Physics Learning

  4. The effective lifetime and temperature coefficient in a coupled fast-thermal reactor; Temps de vie effectif et coefficient de temperature dans un reacteur a couplage neutrons rapides-neutrons thermiques; Ehffektivnyj srok zhizni i temperaturnyj koehffitsient nejtronov v dvoyakom reaktore na bystrykh i teplovykh nejtronakh; Vida efectiva y coeficiente de temperatura en un reactor con acoplamiento rapido-termico

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Haefele, W. [Kernforschungszentrum, Karlsruhe (Germany)

    1962-03-15

    . Teplovoj komponent dejstvuet kak svoego roda zamedlitel' vremeni zhizni nejtronov. Kak i v teorii zapazdyvayushchikh nejtronov, ehffekt zapazdyvaniya ischezaet, esli reaktivnost' dostatochno vysoka, chtoby bystryj komponent stal kritichnym sam po sebe. V issledovanii rassmatrivalsya sparennyj reaktor, v kotorom bystryj komponent podvergaetsya dejstviyu vnezapnogo stupenchatogo skachka reaktivnosti {alpha}{sub 0}. Izza vozrastayushchego urovnya ehnergii temperatura podnimaetsya i nachinayut rabotat' dva temperaturnykh koehffitsienta: temperaturnyj koehffitsient bystrogo komponenta i temperaturnyj koehffitsient teplovogo komponenta. Ehta problema rassmatrivaetsya s odnoj gruppoj zapazdyvayushchikh nejtronov (v obychnom znachenii). Privoditsya formalizm dlya vyrazheniya ehffektivnogo sroka zhizni i temperaturnogo koehffitsienta vo vremya razlichnykh stadij issledovaniya. Dany takie otkloneniya dlya razlichnykh znachenij {alpha}{sub 0}, pri kotorykh dostigaetsya predel kinetiki reaktorov na bystrykh nejtronakh. (author)

  5. Proceeding of the Fifth Scientific Presentation on Nuclear Fuel Cycle: Development of Nuclear Fuel Cycle Technology in Third Millennium; Presentasi Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir V: Pengembangan Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir Dalam Menyongsong Milenium Ketiga

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Suripto, A; Sastratenaya, A S; Sutarno, D [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); and others

    2000-03-08

    The proceeding contains papers presented in the Fifth Scientific Presentation on Nuclear Fuel Element Cycle with theme of Development of Nuclear Fuel Cycle Technology in Third Millennium, held on 22 February in Jakarta, Indonesia. These papers were divided by three groups that are technology of exploration, processing, purification and analysis of nuclear materials; technology of nuclear fuel elements and structures; and technology of waste management, safety and management of nuclear fuel cycle. There are 35 papers indexed individually. (id)

  6. Proceedings of the Sixth Seminar on Computation in Nuclear Science and Technology; Lokakarya Komputasi dalam Sains dan Teknologi Nuklir VI

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1997-07-01

    National Atomic Energy Agency (BATAN) had held the Sixth Seminar on Computation in Nuclear Science and Technology on January 16-17, 1996. The seminar is an event for information exchange among interest society in computation, modeling, and simulation. Similar as previous seminar in the past year, there were also non-BATAN and university-bound presenters and participants whose interest are in the field of science and technology. Examining the papers presented in this seminar, it shows that beside digging the so called classical computation methods, some papers brought relatively new topics like the determination and influence of chaos, neural network method, and expert system. Judging from the variety of the topics, one can conclude that interests in computation and its application are growing stronger in Indonesia.

  7. Proceedings of the Third Scientific Presentation on Nuclear Fuel Cycle; Prosiding: Presentasi ilmiah daur bahan bakar nuklir 3

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1998-02-01

    The proceeding contains papers presented in the Third Scientific Presentation on nuclear Fuel Element Cycle held on 4-5 Nov 1997 in Jakarta, Indonesia. These papers were divided by three groups that are technology of exploration, processing, purification and analysis of nuclear materials; technology of nuclear fuel elements and structures; and technology of waste management, safety and nuclear fuel cycle. There are 38 papers indexed individually. (ID)

  8. Measurements with a Pulsed and Modulated Source in a Reactor; Mesures au Moyen d'une Source Pulsee et Modulee dans un Reacteur; Izmereniya v reaktore s pomoshch'yu impul'snogo i moduliruemogo is tochnika; Mediciones Efectuadas en Reactor con una Fuente Pulsada y Modulada

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rotter, W. [Centre d' Etude de l' Energie Nucleaire, Mol (Belgium)

    1965-10-15

    analizador multicanal. Como el flujo del generador es perfectamente sinusoidal, la respuesta del reactor puede integrarse en cada cuarto de perfodo, puesto que el circuito de medicion esta gobernado por el generador; por consiguiente, el tiempo de medicion es minimo. Los datos registrados sobre cinta perforada se analizan con ayuda de una calculadora numerica. (author) [Russian] Generator, vyhod nejtronov kotorogo izmenjaetsja v zavisimosti ot funkcii kakogo-to vremeni, byl razrabotan v issledovatel'skih laboratorijah Filipsa. Ego prakticheskaja pol'za v oblasti fiziki reaktorov byla prodemonstrirovana na serii izmerenij, provedennyh v reaktore BR-O 2 v podkriticheskom sostojanii. Horoshaja ustojchivost', vozmozhnost' proizvodit' rezkie izmenenija intensivnosti nejtronnogo potoka, impul'sirovat' vyhod ili modulirovat' ego sinusoidal'no, - vse jeto delaet takoj generator ochen' gibkim. On pozvoljaet ustanavlivat' reaktivnost' ({rho} = {Delta}k/{beta}) i vremja zhizni nejtronov ( Script-Small-L /{beta}) po razlichnym nezavisimym metodam. Tochnoe sravnenie jetih metodov vozmozhno, poskol'ku poslednie mogut byt' ispol'zovany bez izmenenija uslovij izmerenija. Ustanovleno: 1) {rho} na osnove zapazdyvajushhih nejtronov putem mgnovennogo umen'shenija vyhoda nejtronov; 2) {rho} na osnove mgnovennyh nejtronov putem ispol'zovanija impul'sov nejtronov; 3) Script-Small-L /{beta} putem soedinenija 1) i 2) dlja 0,5 $ < {rho} < 2 $ ; 4) Script-Small-L /{beta} na osnove peredatochnoj funkcii reaktora dlja moduliruemogo istochnika. Obsuzhdajutsja peredatochnye funkcii dlja oscilljatora reaktivnosti i dlja sinusoidal'no moduliruemogo istochnika. Pokazano, chto izmerenie Script-Small-L /{beta} vozmozhno dlja 0,1 $< {rho} < $ s uchetom primenenija moduliruemogo istochnika. Tot zhe metod takzhe daet reaktivnost' s pomoshh'ju otnoshenija mgnovennyh nejtronov k zapazdyvajushhim nejtronam dlja optimal'noj chastoty, prichem na praktike jeto proishodit nezavisimo ot dannyh, otnosjashhihsja k

  9. ANALYSIS OF GAMMA HEATING AT TRIGA MARK REACTOR CORE BANDUNG USING PLATE TYPE FUEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiyanto Setiyanto

    2016-10-01

    , telah dilakukan kajian penggunaan bahan bakar jenis pelat seperti yang digunakan oleh RSG-GAS. Berbagai langkah analisis telah disiapkan, termasuk perhitungan desain teras, dan sistem keselamatannya. Penggunaan elemen bakar tipe pelat menghasilkkan reaktor dapat dioperasikan hanya dengan 20 elemen bakar. Dibandingkan teras aslinya, nampak bahwa teras baru menjadi lebih kecil dan kompak, rapat dayanya naik, tetapi menyisakan beberapa ruang kosong yang dimungkinkan untuk menempatkan fasilitas iradiasi di teras. Dengan adanya fasilitas iradiasi di dalam teras, maka pembangkitan panas gamma di teras menjadi faktor baru yang harus diperhatikan. Untuk alasan ini, telah dilakukan perhitungan pembangkitan panas gamma teras reaktor Triga 2000 Bandung mengunakan program Gamset. Perhitungan didasarkan pada persamaan atenuasi liner, sumber garis dan arah perambatan tiga dimensi. Selain panas gamma di teras, akan dihitung juga panas gamma di reflektor (Lazy Susan, dan di CIP untuk berbagai jenis bahan. Diperoleh hasil bahwa panas gamma di CIP cukup signifikan (0,87 w/g, tetapi di posisi Lazy Susan relatif kecil, rata-rata hanya 0,11 w/g. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan CIP untuk iradiasi perlu mempertimbangkan panas gamma dalam perhitungan LAK nya. Kata kunci: panas gamma, reaktor nuklir, reaktor penelitian, keselamatan reaktor

  10. Change of I-V characteristics of SiC diodes upon reactor irradiation; Modification des caracteristiques I-V de jonctions p-n au SiC du fait d'une irradiation dans un reacteur; Izmeneniya kharakteristik I-V vyrashchennogo v SiC perekhoda tipa p-n posle oblucheniya ego v reaktore; Modificaciones que sufren por irradiacion en un reactor las caracteristicas I-V de uniones p-n en SiC

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Heerschap, M; De Coninck, R [Solid State Physics Dept., SCK-CEN, Mol (Belgium)

    1962-04-15

    distintas procedencias. Las uniones se obtuvieron en el horno de Lely. Midieron las caracteristicas directa e inversa durante la irradiacion, y despues de esta, hasta la temperatura de 150{sup o}C. Se estan realizando mediciones hasta 500{sup o}C. Han encontrado que uno de los tipos de diodo es resistente a los neutrones del BR-1 hasta un flujo integrado de 10{sup 15} neutrones/cm{sup 2}, mientras que el otro soporta hasta 10{sup 17} neutrones/cm{sup 2}. La memoria indica los cambios de las caracteristicas, asi como los resultados de algunos experimentos de recocido. (author) [Russian] V poiskakh poluprovodnikov, kotorye mogli by byt' ispol'zovany v reaktorakh s vysokoj plotnost'yu nejtronnogo potoka dlya izmereniya raspredeleniya potokov, my obluchali v bel'gijskom reaktore BR-1 perekhody tipa p-n v SiC. Byli oblucheny dva tipa diodov SiC razlichnogo proiskhozhdeniya. EHti perekhody vyrashchivayutsya v pechi Loli. Izmeneniya pryamoj i obratnoj kharakteristik byli izmereny posle i vo vremya oblucheniya vplot' do temperatury 150{sup o}C; v nastoyashchee vremya proizvodyatsya izmereniya vplot' do temperatury 500{sup o}C. Bylo ustanovleno, chto odin tip dioda vyderzhivaet nejtronnoe obluchenie reaktora BR-1 vplot' do integrirovannogo potoka 10{sup 15} nejtronov na kv. sm, togda kak drugoj tip vyderzhivaet obluchenie vplot' do potoka 10{sup 17} nejtronov na kv. sm. Dayutsya izmeneniya kharakteristik, a takzhe rezul'taty nekotorykh ehksperimentov otzhiga. (author)

  11. The Role of Exponential and PCTR Experiments at Hanford in the Design of Large Power Reactors; Roles Respectifs des Experiences Exponentielles et du Reacteur d'Etude des Constantes Physiques de Hanford dans les Etudes de Grands Reacteurs de Puissance; Znachenie ehksponentsial'nykh opytov i opytov na reaktore PCTR pri proektirovanii bol'shikh ehnergeticheskikh reaktorov v khehnforde; Papel de los Experimentos Exponenciales y del Reactor PCTR de Hanford en el Proyecto de Grandes Reactores de Potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Heineman, R. E. [General Electric Company, Richland, WA (United States)

    1964-02-15

    introduccion de cambios en el manejo de los reactores ya existentes, como instrumentos de investigacion en la esfera de la fisica de los reactores y como medio de ensenanza. Compara tambien los capitales invertidos en esas instalaciones y los gastos de explotacion. Describe el perfeccionamiento de nuevas tecnicas experimentales que estas instalaciones permiten aplicar con miras a satisfacer la demanda de nuevos datos experimentales. Es menester tener presentes todos estos datos para poder predecir la evolucion de las necesidades y las tendencias futuras en el empleo de estas instalaciones para los estudios de los reactores de potencia. La memoria describe sucintamente el reactor para el estudio de constantes fisicas e indica la manera en que se piensa utilizarlo en el marco de esa evolucion. (author) [Russian] V Hjen- fordskih laboratorijah v techenie pochti 15 let provodjatsja jeksponencial'nye reaktornye iz- merenija na grafito-uranovyh reshetkah. Hotja rezul'taty jetih opytov ispol'zovalis' dlja opredelenija laplasianov predlagaemyh proizvodjashhih reaktorov, oni takzhe sodejstvovali razvitiju ponimanija fiziki reaktorov jetih sistem. Davno priznano, chto poleznost' kri- ticheskogo opyta ogranichena vvidu ego bol'shogo masshtaba i nedostatochnoj chuvstvitel'nosti v otnoshenii nebol'shih lokalizovannyh narushenij sistemy. Zatem mysl' byla napravlena na sozdanie cel'nogo opytnogo reaktora, v kotorom bylo by svedeno do minimuma kolichest- vo materialov, neobhodimyh dlja poluchenija nuzhnyh dannyh. Jeta popytka privela k postrojke usovershenstvovannoj kriticheskoj ustanovki s neskol'kimi zonami reaktora dlja izmerenija fizicheskih konstant PCTR. Ustanovka ispol'zuetsja dlja okazanija sodejstvija pri razrabot- ke proekta po fizike reaktorov dlja neskol'kih jenergeticheskih reaktorov. Krome togo,re- aktor RSTNjavljaetsja ustanovkoj obshhego naznachenija dlja provedenija izmerenij poperechnyh sechenij na reaktore i dlja opredelenija differencial'nyh i integral'nyh fizicheskih para

  12. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI FARMASI FORMULASI DENGAN METODE ANAEROB-AEROB DAN ANAEROB-KOAGULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Crisnaningtyas

    2016-05-01

    Full Text Available Studi ini membahas mengenai pengolahan limbah cair industri farmasi dalam skala laboratorium dengan menggunakan konsep anaerob-kimia-fisika dan anaerob-aerob. Proses anaerob dilakukan dengan menggunakan reaktor Upflow Anaerobic Sludge Bed reactor (UASBr pada kisaran OLR (Organic Loading Rate 0,5 – 2 kg COD/m3hari, yang didahului dengan proses aklimatisasi menggunakan substrat gula. Proses anaerob mampu memberikan efisiensi penurunan COD hingga 74%. Keluaran dari proses anaerob diolah lebih lanjut dengan menggunakan dua opsi proses: (1 fisika-kimia, dan (2 aerob. Koagulan alumunium sulfat dan flokulan kationik memberikan efisiensi penurunan COD tertinggi (73% pada kecepatan putaran masing-masing 100 rpm dan 40 rpm. Uji coba aerob dilakukan pada kisaran MLSS antara 4000-5000 mg/L dan mampu memberikan efisiensi penurunan COD hingga 97%. Hasil uji coba menunjukkan bahwa efisiensi penurunan COD total yang dapat dicapai dengan menggunakan teknologi anaerob-aerob adalah 97%, sedangkan kombinasi anaerob-koagulasi-flokulasi hanya mampu menurunkan COD total sebesar 72,53%. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi proses anaerob-aerob merupakan teknologi yang potensial untuk diaplikasikan dalam sistem pengolahan limbah cair industri farmasi. 

  13. ANALISIS SKENARIO KEGAGALAN SISTEM UNTUK MENENTUKAN PROBABILITAS KECELAKAAN PARAH AP1000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D.T. Sony Tjahyani

    2014-03-01

    Full Text Available Kejadian Fukushima telah menunjukkan bahwa kecelakaan parah dapat terjadi, maka dari itu sangatlah penting untuk menganalisis tingkat keselamatan pada reaktor daya. Berdasarkan rekomendasi expert mission IAEA setelah kejadian Fukushima, perlu dilakukan upaya untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan parah yaitu dengan melakukan proses pendinginan yang maksimal. Dalam konsep keselamatan fasilitas nuklir, khususnya reaktor daya telah diterapkan konsep keselamatan berlapis (Defence in Depth, DiD. Konsep keselamatan tersebut terdiri atas 5 level pertahanan yang bertujuan mencegah dan mengurangi lepasan produk fisi ke masyarakat dan lingkungan pada saat reaktor daya mengalami kecelakaan. Dalam reaktor telah didesain sistem atau tindakan yang mempunyai fungsi untuk mengatasi setiap level tersebut. Tujuan dari analisis ini adalah menentukan probabilitas kecelakaan parah dengan melakukan skenario kegagalan sistem dalam proses pendinginan di reaktor. Sebagai obyek analisis adalah reaktor daya AP1000, karena jenis reaktor ini sedang banyak dibangun saat ini. Skenario dilakukan dengan mengasumsikan beberapa kombinasi kegagalan sistem yang termasuk dalam DiD level 2 dan 3. Kegagalan sistem kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis pohon kegagalan berdasarkan perangkat lunak SAPHIRE ver. 6.76. Dari analisis didapatkan probabilitas gagal dari kelompok sistem DiD level 2 dan 3 pada AP1000 masih di bawah batas kriteria dari IAEA yaitu lebih kecil dari 10-2, serta probabilitas kecelakaan parah didapatkan sebesar 6,17 x 10-10. Berdasarkan analisis ini disimpulkan bahwa AP1000 mempunyai tingkat keselamatan yang cukup tinggi, karena melalui skenario kegagalan sistem didapatkan probabilitas kecelakaan parah yang sangat kecil.   ABSTRACT Fukushima accident has shown that severe accident could be occurred, therefore it is important to analyze safety level of nuclear power plants. Based on the recommendations of IAEA expert mission after the Fukushima accident

  14. Moving mesh finite element method for finite time extinction of distributed parameter systems with positive exponential feedback; Lokakarya Komputasi dalam Sains dan Teknologi Nuklir VI

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Garnadi, A D [Department of Matematics, Bogor Institute of Agriculture, Bogor (Indonesia)

    1997-07-01

    In the distributed parameter systems with exponential feedback, non-global existence of solution is not always exist. For some positive initial values, there exist finite time T such that the solution goes to infinity, i.e. finite time extinction or blow-up. Here is present a numerical solution using Moving Mesh Finite Element to solve the distributed parameter systems with exponential feedback close to blow-up time. The numerical behavior of the mesh close to the time of extinction is the prime interest in this study.

  15. Conceptual Design of On-line Based Licensing Review and Assesment System of Nuclear Installations and Nuclear Materials ('PRIBEN')

    International Nuclear Information System (INIS)

    Melani, Ai; Chang, Soon Heung

    2008-01-01

    At the present Indonesia has no nuclear power plant in operation yet, although it is expected that the first nuclear power plant will be operated and commercially available in around the year of 2016 to 2017 in Muria Peninsula. There are only three research reactors, one nuclear fuel fabrication plant for research reactors, and one experimental fuel fabrication plant for nuclear power, one isotope production facility and some other research facilities. All the facility is under Nuclear Energy Regulatory Agency (BAPETEN) controlling through regulation, licensing and inspection. The organizations operation submits licensing application to BAPETEN before utilizing the facility. According to the regulation before BAPETEN give license they perform review and assessment for the utility application. Based on the review and assessment result, BAPETEN may stipulate, reject, delay or terminate the license. In anticipation of expansion of the nuclear program in Indonesia, BAPETEN should have an integrated and updated system for review and asses the licensing application. For this reason, an expert system for the review and asses the licensing application, so-called PRIBEN (Perizinan Reaktor, Instalasi dan Bahan Nuklir/Licensing of Reactor, Nuclear Installations and Nuclear Materials), is developed which runs on the online-based reality environment

  16. Design of fuel loading for Bohunice V-1 Unit 2 reaktor for fuel cycle No.19

    International Nuclear Information System (INIS)

    Majercik, J.

    1998-01-01

    The report contains description of the design of fuel loading for the fuel cycle No. 19 in the V-1 Bohunice Unit 2 reactor. Input data and computer codes used for the development of the design are shown. The fuel loading is characterized by the assortment of the fuel loaded and by the scheme of re shuffling of assemblies in the core. An evaluation of basic neutronic core parameters as relates to the compliance with safety criteria is a part of the report as well

  17. UNJUK KERJA REAKTOR PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE UNTUK PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardian Dwi Yudhistira

    2013-10-01

    Full Text Available Biodiesel is one of alternative renewable energy source to substitute diesel fuel. Various biodiesel productionprocesses through transesterification reaction with a variety of catalysts have been developed by previousresearcher. This process still has the disadvantage of a long reaction time, and high energy need. DielectricBarrier Discharge (DBD plasma electro-catalysis may become a solution to overcome the drawbacks in theconventional transesterification process. This process only needs a short time reaction and low energy process.The purpose of this study was to assess the performance of DBD plasma rector in making biodiesel such as: theeffect of high voltage electric value, electrodes gap, mole ratio of methanol / oil, and reaction time. TheResearch method was using GC-MS (Gas Cromatography-Mass Spectrofotometry and FTIR (FourierTransform Infrared Spectrofotometry and then it will be analysed the change of chemical bond betweenreactant and product. So, the reaction mechanism can be predicted. Biodiesel is produced using methanol andpalm oil as reactants and DBD plasma used as reactor in batch system. Then, reactants contacted by highvoltage electric. From the results of this research can be concluded that the reaction mechanism occurs in theprocess is the reaction mechanism of cracking, the higher of electric voltage and the longer of reaction time leadto increasing of product yield. The more of mole ratio of methanol / oil and widening the gap between theelectrodes lead to decreased product yield. From this research, product yield maksimum is 89,8% in the variableof rasio mol metanol/palm oil 3:1, voltage 10 kV, electrode gap 1,5 cm, and reaction time 30 seconds.

  18. Analisis Computational Fluid Dynamics untuk Perancangan Reaktor Gasifikasi Sekam Padi Tipe Downdraft

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dziyad Dzulfansya

    2014-10-01

    Full Text Available Rice husk is one of biomass type which can be utilized as gasification’s feedstock for producing combustible gas which can be used as fuel in internal combustion engine. The objective of this research was to obtain the best design of small scale rice husk gasifier from among geometry scenarios by applying computational fluid dynamics method. The geometry scenarios used in this study were angle of throat 70O, 80O, and 90O, and also angle of nozzel 10O and 20O. The softwares used in this study were Gambit 2.4.6 (meshing 3D model and Ansys Fluent 13.0 (simulation. The reactions involved in gasification (3 heterogeneous reactions and 6 homogeneous reactions were solved by finite rate/Eddy dissipation model. Results of simulation showed that gasifier with angle of throat 90O and angle of nozzel 10O produced the highest heating value of gas with volume fraction of CO, H2, and CH4 is 14.49%, 9.65%, and 2.39% respectively. This result showed reasonable agreement with experimental data from other researchers on rice husk gasification.

  19. Research nuclear reactor RA - Annual report 1992; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1992. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1992-12-01

    Research reactor RA Annual report for year 1992 is divided into two main parts to cover: (1) operation and maintenance and (2) activities related to radiation protection. First part includes 8 annexes describing reactor operation, activities of services for maintenance of reactor components and instrumentation, financial report and staffing. Second annex B is a paper by Z. Vukadin 'Recurrence formulas for evaluating expansion series of depletion functions' published in 'Kerntechnik' 56, (1991) No.6 (INIS record no. 23024136. Second part of the report is devoted to radiation protection issues and contains 4 annexes with data about radiation control of the working environment and reactor environment, description of decontamination activities, collection of radioactive wastes, and meteorology data. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj o radu nuklearnog reaktora RA za 1992. godinu sastoji se od dva dela: prvi deo obuhvata pogon i odzavanje reaktora RA, a drugi poslove zastite od zracenja na reaktoru RA. Prvi deo sadrzi 8 priloga, koji opisuju rad reaktora i poslove sluzbi za odrzavanje opreme i komponenti, finansijski izvestaj, kadrovsku strukturu osoblja reaktora. Drugi prilog (B) je rad Z. Vukadina 'Recurrence formulas for evaluating expansion series of depletion functions' objavljen u casopisu Kerntechnik, 1991. Drugi deo izvestaja o poslovima zastite od zracenja sadrzi 4 priloga sa podacima radijacione kontrole radne sredine i okoline reaktora, opis poslova dekontaminacije i sakupljanja radioaktivnih materija, kao i meteoroloske podatke.

  20. Perhitungan Kebutuhan Cooling Tower Pada Rancang Bangun Untai Uji Sistem Kendali Reaktor Riset

    OpenAIRE

    Awwaluddin, Muhammad; Santosa, Puji; Suwardiyono, Suwardiyono

    2012-01-01

    CALCULATION OF THE NEED FOR COOLING TOWER ON DESIGN OF STRAND TEST RESEARCH REACTOR CONTROL SYSTEM. Cooling tower on the strand test engineering research reactor control system functioning as a heat transfer medium from the heat exchanger to air. To get the transfer of heat or cooling is maximal then the determination of cooling tower needs to be precise. Cooling tower is expected to accept and release heat at 1.191 kw from the heat exchanger. To support these needs will require the calculati...

  1. Start-up and Performance Characteristics of a Trickle Bed Reaktor Degrading Toluene

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Misiaczek, O.; Paca, J.; Halecký, M.; Gerrard, A. M.; Sobotka, Miroslav; Soccol, C. R.

    2007-01-01

    Roč. 50, č. 5 (2007), s. 871-877 ISSN 1516-8913 Grant - others:GA ČR(CZ) GA104/05/0194 Institutional research plan: CEZ:AV0Z50200510 Source of funding: V - iné verejné zdroje Keywords : biotrickling filter * constructed mixed population * toluene Subject RIV: EE - Microbiology, Virology Impact factor: 0.349, year: 2007

  2. RA research reactor - properties and experimental capabilities; Istrazivacki reaktor RA - Tehnicke karakteristike i eksploatacione mogucnosti

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, M; Martinc, R [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1978-05-15

    The brief survey of the Reactor RA exploitation experience, as well as the reactor equipment state, after 18 years of operation is presented. The results of efforts spent on reactor characteristics improvement in order to ensure safe and reliable reactor operation for next 15-20 years, are described. Prikazani su fragmenti iz eksploatacije reaktora kao i stanje opreme, posle 18 godina rada. Na kraju je dat prikaz sta je preduzeto i sta se preduzima da se poboljsaju karakteristike i poveca sigurnost i bezbednost rada za sledecih 15-20 godina.

  3. Reproduction of the RA reactor fuel element fabrication; Reprodukcija izrade gorivnog elementa za reaktor RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Novakovic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1961-12-15

    This document includes the following nine reports: Final report on task 08/12 - testing the Ra reactor fuel element; design concept for fabrication of RA reactor fuel element; investigation of the microstructure of the Ra reactor fuel element; Final report on task 08/13 producing binary alloys with Al, Mo, Zr, Nb and B additions; fabrication of U-Al alloy; final report on tasks 08/14 and 08/16; final report on task 08/32 diffusion bond between the fuel and the cladding of the Ra reactor fuel element; Final report on task 08/33, fabrication of the RA reactor fuel element cladding; and final report on task 08/36, diffusion of solid state metals. Ovaj rad sadrzi devet priloga: 1. Zavrsni izvestaj o podzadatku 08/12, ispitivanje elementa goriva reaktora RA; 2. Koncepcija izrade gorivnog elementa reaktora RA; 3. Ispitivanje mikrostrukture gorivnog elementa reaktora RA; 4. Zavrsni izvestaj o podzadatku 08/13, dobijanje binarnih legura urana sa legirajucim komponentama Al, Mo, Zr, Nb i B; 5. Dobijanje legure U-Al; 6. Zavrsni izvestaj o podzadacima 08/14 i 08/16; 7. Zavrsni izvestaj o podzadatku 08/32, difuziona veza goriva i kosuljice gorivnog elementa reaktora RA; 8. Zavrsni izvestaj o podzadatku 08/33, izrada kosuljice gorivnog elementa reaktora RA; 9. Zavrsni izvestaj o podzadatku 08/36, difuzija kod metala u cvrstom stanju.

  4. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR ORGANIK SECARA BIOLOGI MENGGUNAKAN REAKTOR ANAEROBIK LEKAT DIAM

    OpenAIRE

    Indriyati, Indriyati

    2018-01-01

       Organic waste water can be treated biolocally by using anaerobic fixed bed reactor. Fixed bed reactor is bioreactor which is compleeted with support material inside reactor for bacteria fixation in the surface area of support material. The benefit of using this kind of technology are it needs low energy, low nutrien, low sludge production and could treat high organic concentraion waste water.   The support material  has important role in the  Fixed Bed reactor performance, therefore it mus...

  5. Research reactor 'A' 6.5/10 MW; Istrazivacki reaktor 'A' 6,5/10 MW

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Petrovic, M [Institute of nuclear sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1961-07-01

    This booklet includes a short description of the RA research reactor with basic properties of its components: control and safety system, heavy water system, technical water cooling system, heavy water distillation system, cover gas system, dosimetry control system, power supply system. It is used for fundamental research in reactor and nuclear physics, isotope production, materials testing.

  6. RB Research nuclear reactor, 30 years of operation; Istrazivacki nuclearni reaktor RB, povodom 30 godina rada

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pesic, M; Stefanovic, D [Boris Kidric Institute of nuclear sciences Vinca, Belgrade (Yugoslavia)

    1988-06-15

    Paper describes utilization, modifications and changes of construction and control-safety systems done at the RB reactor during 30 years of operation. Experiments performed at the reactor are summarized, new reactor equipment is described and the future plans are shown. Rad prikazuje eksploataciju reaktora RB tokom 30 godina rada, modifikacije i izmene u konstruktivnim i upravljacko-sigurnosnim sistemima. Sumirani su eksperimenti izvedeni na njemu, prikazana je nova oprema i planovi za buduci rad.

  7. Nuclear RB research reactor. Thirty years of anniversary; Istrazhivacki nuklearni reaktor RB. Povodom 30 godina rada

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pesic, M; Stefanovic, D [Institut za Nuklearne Nauke Boris Kidric, Belgrade (Yugoslavia)

    1988-07-01

    Nuclear research reactor RB in the Nuclear Engineering Laboratory - NET at the 'Boris Kidric' Institute of Nuclear Sciences in Vinca is the first reactor system built in Yugoslavia in 1958. This year is the thirtieth anniversary of the RB reactor operation, which has survived a series of modifications trying to follow a contemporary nuclear research directions. This report describes its basic technical characteristics and experimental possibilities. Especially, the modifications in the last 25 years are underlined, the experiences gained, and new plans for the future are presented. (author)

  8. High Order Thinking Skills: Analisis Soal dan Implementasinya dalam Pembelajaran Fisika di Sekolah Menengah Atas

    OpenAIRE

    Siswoyo, Siswoyo; Sunaryo, Sunaryo

    2017-01-01

    Abstract This study investigated the implementation of High Order Thinking Skills in high school physics teaching focused on the analysis of the questions that were developed by teachers in Jakarta. Data obtained in training physics teachers in Jakarta. Teachers followed training on how to develop the learning of physics to develop higher order thinking skills. Then the teachers were asked to develop physics problems test as an instrument measuring tool of learning physics at school. Pro...

  9. Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Komik Fisika Berbantuan Sosial Media Instagram sebagai Alternatif Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandani Irwandani

    2016-04-01

    Full Text Available The development trend of technology and information at this time should be used by the world of education to make it as a learning tool, both outside and inside the classroom. One trend that is emerging now is the use of social media as a medium of learning. Social media will be focused to develop is a media Instagram, in which can contain images and text content. The study was conducted with the aim of producing instructional media products that meet the necessary criteria. The research is the research and development method undertaken by several stages, a preliminary investigation, gathering information, product design, product validation, testing is limited to the user, and product revision. Based on the stages that made learning media product obtained declared fit and is needed by learners after validating and testing the product. Validation linguists gained 84%, the design of 82.67%, 86.67% materials, and media gained 87.14%. Meanwhile, based on the scoring is obtained 90.83%. Tren perkembangan teknologi dan informasi saat ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh dunia pendidikan untuk menjadikannya sebagai sarana pembelajaran, baik itu di luar maupun di dalam kelas. Salah satu tren yang sedang muncul saat ini adalah pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Media sosial yang akan difokuskan untuk dikembangkan adalah media instagram, yang di dalamnya bisa memuat konten gambar dan tulisan. Penelitian dilakukan dengan tujuan menghasilkan produk media pembelajaran yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu melakukan penelitian pendahuluan, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi produk, ujicoba terbatas kepada pengguna, kemudian revisi produk. Berdasarkan tahapan-tahapan yang dilakukan diperoleh produk media pembelajaran yang dinyatakan layak dan sangat dibutuhkan oleh peserta didik setelah melakukan validasi dan ujicoba produk. Validasi ahli bahasa memperoleh 84%, desain 82,67%, materi 86,67%, dan media memperoleh 87,14%. Sementara itu, berdasarkan penilaian pengguna diperoleh sebesar 90,83%. Kata kunci: media pembelajaran, media sosial, Instagram

  10. Perbedaan Keterampilan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Fisika Menggunakan Metode Problem Posing dan Problem Solving

    OpenAIRE

    Rahman, Adetya; Hartini, Sri; An'nur, Syubhan

    2015-01-01

    Teachers should be able to choose the method of learning that can help students in learning physics, namely the method of problem posing and problem solving method. The purposes of this study are : (1) describe the learning physics skills by using problem posing method, (2) describe the learning physics skills by using problem solving method, and (3) know difference between learning physics skills by using problem posing method and problem solving method in class XI of Science SMAN 6 Banjarma...

  11. PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE PICTORIAL RIDDLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Minan Chusni

    2016-09-01

    The results showed that the application of guided inquiry learning with pictorial riddle method can improve students' understanding of the concept in the first cycle with an average value of 42.93 into 50.71 and the second cycle increased to 67.50 and in the third cycle into 80.71. Similarly, the students' motivation to learn physics class is also quite good with a yield of 63.57%.

  12. MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI BIMBINGAN TEKNIK KERJA KELOMPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Penjelasan .

    2013-12-01

    Full Text Available The objective in this research is to improve the professionalism ofteachers in implementing the guidance of physics learning through groupwork techniques in Sub Rayon 05 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Thesubjects were high school physics teachers are included in Sub Rayon 05 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, amounting to 15 people. The research methodapplied is Action Research School through two cycles, with each cycleconsisting of planning, implementation, observation and reflection. Results ofdata analysis showed that (1 through the application of technical guidance tothe group work of teachers in the Physics Sub Rayon 05 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, their knowledge of the methods, strategies, models and learningapproach that includes the model of physics learning experience improvement.(2 There is an increase in the ability of physics teachers in Sub Rayon 05SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan in implementing models learning toimplement technical guidance group work. (3 Through the implementation oftechnical assistance work group, an increase in the ability of physics teachersin Sub Rayon 05 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan in preparing lesson plan inaccordance with the model or learning strategies. (4 There is an increase inthe ability of physics teachers in Sub Rayon 05 SMA Negeri 1 Percut SeiTuan in making the assessment instrument.

  13. Penelitian pengaruh asam sulfat terhadap sifat fisika kekerasan atasan sepatu kerja PVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusumo Retno Winahyu

    1996-12-01

    Full Text Available The Research of hardness aspect of PVC boot upper treated by sulfuric acid to detect influence of sulfuric acid to hardness upper on PVC boot upper. The method of the research has been done by immersing samples in sulfuric acid solution 30 % (v/v for 24 hours. After immersing samples examined connected with hardness physical property. The result of the research shown that hardness physical property become decreasing until 16,08 % has error standard 5,48. It is still agree with SNI 12 – 1848-1990. Sepatu bot dari PVC.

  14. Pengaruh Penggunaan Nr dan Nbr dengan Bahan Pengisi Silika terhadap Sifat Fisika Kompon Rol Karet Cpo

    OpenAIRE

    Prasetya, Hari Adi

    2010-01-01

    The research aimed to obtain the influence of natural rubber NR, synthetic rubber NBR and alumunium silikat (AISiO₃) as a filler, its physical properties and also to find out rubber compound the best for rubber mixture with variation of NR : NBR 50, 70 : 30, 90 : 10 hr and variation of aluminium silikat (ASiO₂) 45 phr, 50 phr, 55 phr. The result showed that the addition of rubber NR : NBR ratio and alumunium silikat (ASiO₂) had significant effect on the hardness, tensile strength, abration re...

  15. Kualitas Udara Beberapa Ruang Perpustakaan Di Universitas Sam Ratulangi Manado Berdasarkan Uji Kualitas Fisika

    OpenAIRE

    Sahilatua, Josefine D

    2014-01-01

    : Air pollution not only comes from the outdoors but also indoors. Library is indoors that could potentially by polluted. Level of air quality that not complies the standard will cause symptoms such as sneezing, coughing, skin irritation, shortness of breathing, eye irritation and headache on library users. This research conducted on the five libraries at the Sam Ratulangi University using observational methods. Data collected was content of physical air quality. The variables were air temper...

  16. Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatan Kinerja dan Prestasi Belajar Fisika Siswa SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Mulyadi

    2016-01-01

    Full Text Available This study aims at improving the students’ performance and achievement in grade XI AV1 of SMK Negeri 3 Yogyakarta with the application of Project Based Learning in Physics learning for Static Electricity and Direct Current Electricity competencies. This study used a classroom action research approach implementing two cycles. Every cycle consisted of planning, action, observation and reflection. The PjBL included the steps of determining, planning, scheduling, monitoring, presentation and evaluation. The aspects of the achievement were measured by a pre-test, a product assessment, and a post-test. The results showed that the application of PjBL improved the performance up to 18.75% and improved the achievement 15.70 and 24.63 for the first cycle and the second cycle respectively.

  17. PENINGKATAN KEMANDIRIAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA PADA MATA KULIAH MEKANIKA MELALUI METODE RECIPROCAL TEACHING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Fitri

    2016-03-01

    Full Text Available This research aims to describe thestudent independence after follow the Reciprocal Teaching of Learning. The subjects of this research are students in study program of physics education Ahmad Dahlan University who are studying Mechanics at school year of 2015/2016. Classroom Action Research consists of plan, do, and reflection. This activity repeated two cycles. The result is after follow the Reciprocal Teaching of Learning 80,3% students reached good individual and classical independence.This research aims to describe thestudent independence after follow the Reciprocal Teaching of Learning. The subjects of this research are students in study program of physics education Ahmad Dahlan University who are studying Mechanics at school year of 2015/2016. Classroom Action Research consists of plan, do, and reflection. This activity repeated two cycles. The result is after follow the Reciprocal Teaching of Learning 80,3% students reached good individual and classical independence.

  18. Pengujian Karakteristik Fisika Biogasoline Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Bensin Murni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Wiratmaja

    2012-11-01

    Full Text Available Scarcity of fuel, especially gasoline has become a major issue in recent years, so that the search should be conducted ofalternative fuels, one of them is to use a mixture biogasoline of pure gasoline and alcohol with a specific ratio, it is due to biofuels(alcohol can not stand alone as a pure substitute for conventional fuels. For that here the author makes biogasoline a mixture ofgasoline and alcohol 95% in the 3 comparisons (90:10, (85:15, (80:20 for gasoline and alcohol. Further testing physicalcharacteristics, which include testing density, fuel viscosity, specific gravity, flash point, gas point, and calorific value todetermine eligibility level as a fuel substitute for gasoline.Test results obtained from physical characteristics with a ratio biogasoline gasoline - alcohol (90:10, was most likelyphysical characteristics of gasoline. And the whole mixture of gasoline and alcohol is in the range of tolerance characteristicproperties of gasoline. Be known so that the maximum tolerance alcohol content in gasoline, in order to fit for use in gasolineengines without any modification. And with the addition of biogasoline making alcohol content exceeds the tolerance on thegasoline into the engine must be modified, so that later can be seen further performance.

  19. Karakteristik Kimia dan Fisika Semen Pozolan Kapur yang Diperkaya Silika Abu Sekam Padi

    OpenAIRE

    Assa, Asma; Adinata, Erwin

    2013-01-01

    Development of infrastructures intensively in the last decades has increased the demand for building materials, such as cement. This also causes the prices of Portland Cement, the most common type of cements has also increased and sometimes it is difficult to find it in the markets. Another type of cement namely Lime Pozolan Cement (SPK) may be used to substitute for Portland Cement for building construction which receives relatively low loads. The SPK is produced from pozolan materials and l...

  20. Pengaruh sulfur terhadap sifat fisika campuran pale crepe dan SBR untuk karet tahan panas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Yuniari

    2013-12-01

    Full Text Available Sulfur plays an important role in the rubber vulcanization process especially in the formation of crosslinks. Heat resistant rubber made from mixing pale crepe and SBR requires the right amount of sulfur as crosslinking agent. The purpose of the study was to determine the effect of the addition of sulfur on the changes in physical properties before and after aging. Heat resistant rubber was made with variation of pale crepe/SBR: 80/20; 70/30; 60/40; 50/50 phr and sulfur variation of 1; 1.5 phr. The results showed that sulfur was influential in the crosslinks formation. The addition of 1 phr sulfur gave higher physical properties of the vulcanized with 1.5 phr sulfur. The changes of physical properties after aging process of the vulcanized with sulfur 1 phr was lower than the vulcanized with sulfur 1.5 phr. Vulcanized pale crepe/SBR (70/30 with 1 phr sulfur could be applied as heat-resistant rubber products.

  1. EVALUASI KESESUAIAN PERKULIAHAN MICROTEACHING PENDIDIKAN FISIKA TERHADAP KKNI DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arina Izataki Fuady

    2015-04-01

    Full Text Available Evaluation of suitability evaluation of physics education microteachig class to KKNI in Sunan Kalijaga Islamic University was done by stake model with quantitave descriptive analysis. Based on data analysis indicate that (1 the suitability of planning class to the achievement of KKNI Level 6 phisics education at 45.45% ( enough categorized; (2 the suitability of the implementation of class held on the achievement KKNI Level 6 physics education viewed through the achievement of the student's ability to KKNI Level 6 at 75.34% (very well categorized and the role of the lecturer to the achievement of the students ability to KKNI Level 6 amounting to 55.01% (enough categorized; and (3 the conformity assessment of the achievement of the lecturers do KKNI Level 6 physical education by 72.73% (well categorized.

  2. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Nasution

    2015-07-01

    Full Text Available Low ability of formal thinking students caused the learning outcomes they get too low. This study aims to determine the effectiveness of the inquiry learning model training in improving students' ability to think formal. The design was used quasi-experimental "non-equivalent groups pretest-posttest design". Implementation  experimental class learning with inquiry learning model training, control class learning with direct instruction. Data obtained through a formal thinking ability test thinking ability. Learning model efectivity in improving formal thinking ability is determined based on the gain score average which normalized by average difference test of statistic, namely t test. The results of the reasearch found that the inquiry training learning model is more effective in improving students formal thinking ability compared with the direct instruction learning model. The N-gain percentage of formal thinking ability of students in the experiment class in the indicators of hypothetical deductive thinking, combination thinking and reflection thinking are in the medium category, just proportional thinking is the high category. N-gain average percentage of control class for the hypothesis deductive thinking is just in the low category, while the proportional thinking, combination thinking and reflection thinking are in the medium category.Rendahnya kemampuan berpikir formal siswa menyebabkan hasil belajar yang mereka peroleh juga rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas  model pembelajaran inquiry training dalam meningkatkan kemampuan berpikir formal  siswa. Disain yang digunakan adalah kuasi eksperimen “non-equivalent groups pretest-posttest design”. Implementasi pembelajaran kelas eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran inquiry training, kelas kontrol dengan model pembelajaran direct instruction.  Data kemampuan berpikir formal diperoleh melalui tes kemampuan berpikir formal. Efektivitas  model pembelajaran  dalam meningkatkan kemampuan berpikir formal ditentukan berdasarkan rerata skor gain yang dinormalisasi dengan statistik uji beda rerata, uji t.  Hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran dengan model inquiry training lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir formal siswa dibandingkan dengan pembelajaran direct instruction. Persentase N-gain kemampuan berpikir formal untuk siswa kelas eksperimen untuk indikator berpikir hipotesis deduktif, berpikir kombinasi dan refleksi berada pada kategori sedang, berpikir proporsional pada kategori tinggi. Untuk siswa kelas kontrol perentase N-gain rata-rata untuk berpikir hipotesis deduktif  berada pada kategori rendah, sementara berpikir proporsional, berpikir kombinasi dan berpikir refleksi berada pada kategori sedang.

  3. Kontinuïteit en diskontinuïteit in die fisika en biologie

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danie F.M. Strauss

    2017-07-01

    Full Text Available Hoewel die mening van die klassieke fisici was dat die natuur geen spronge maak nie – dit is kontinu en oneindig verder verdeelbaar – sou die 20ste-eeuse fisici spoedig besef dat daar ondeelbare elementêre deeltjies (kwanta bestaan en dat die fisiese ruimte nie kontinu en derhalwe ook nie oneindig verder verdeelbaar is nie. Hierdie toedrag van sake word verder belig deur die dualiteit van golf en deeltjies. Selfs vir Einstein was die kontinuïteit van die mikrostruktuur van ‘space-time’ nog ’n ope vraag. Daarom kan die siening dat fisiese verskynsels letterlik kontinu is, bevraagteken word. Dit is daarom treffend dat die geskiedenis van die nadenke oor die aard van materie sowel tot ’n ‘atomisitese’ as ’n ‘kontinuïteitsopvatting’ gelei het. Getrou aan die moderne nominalisme aanvaar die (neo- Darwinisme geen universaliteit buite die menslike gees nie. Plante en diere word bloot met behulp van willekeurige name in ’n kontinuum geplaas. Hierdie kontinuïteitspostulaat – bekend as ‘gradualisme’ – is egter van meet af gekonfronteer deur die dominante stasispatroon van die paleontologiese rekord: ’n tipe verskyn abrup, bly vir miljoene jare konstant en verdwyn dan ewe abrup. Gevolglik kan die vermeende ‘imperfection’ van die paleontologiese rekord bevraagteken word. Prominente biologiese denkers worstel met die probleem van kontinuïteit en diskontinuïteit. Een van hierdie outeurs stel dat die verhale met dieselfde grondleggende valstrik begin en dan voortgaan op ’n soortgelyke foutiewe wyse. Daar word begin met die gevaarlikste mentale valstrik, die verborge aanname wat as vanselfsprekend aanvaar word, indien dit hoegenaamd erken word, naamlik ’n basiese definisie van evolusie as kontinue vloei.

  4. KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA BAKSO DARI DAGING LUMAT IKAN LAYARAN (Istiophorus orientalis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Poernomo

    2014-04-01

    Full Text Available Daging lumat biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan surimi, dan produk turunannya sepertibakso ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fi sika kimia gel daging lumat dan baksodari daging lumat ikan layaran serta membandingkan bakso hasil penelitian dengan bakso ikan komersial.Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu karakterisasi fi sika kimia dan organoleptikgel daging lumat danbaksonya. Gel daging lumat ikan memiliki karakteristik fi sik derajat putih;63,03%, daya ikat air56,44% dankekuatan gel 1469,45 gf. Kadar air 76,13%, abu 2,80%, protein 11,20%, lemak 0,80% dan karbohidrat 9,07%serta protein larut garam sebesar 4,66%, dan organoleptik sebagai berikut: uji lipat 5,uji gigit 7. Sementaraitu, bakso daging lumat ikan layaran memiliki karakteristik yaitu derajat putih, daya ikat air dan kekuatan gelsebesar 67,6%, 56,51% dan 755,65 gf serta uji lipat dan uji gigit yang bernilai 5 dan 7. Kadar air, abu, protein,lemak, karbohidrat, protein larut garam dan pH bernilai 71,18%, 1,39%, 8,37%, 1,19%,17,87%, 3,33% dan 5,82.

  5. Pembelajaran fisika dengan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliana Subekti

    2016-10-01

    This study aims to investigate whether there is an increase of the cognitive aspects of learning outcomes and science process skills in terms of the first physics ablility with guided inquiry learning model through the experimental method. This type of research is quasi experimental research. The study population was all students of class X in SMA N 9 Yogyakarta in the second semester of 2014/2015 academic year as many as 192 students. The samples were as many as two classes using cluster randomized sampling technique  were 64 students. The aspects of the science process skills were constructing observations, conducting research, communicating, predicting and making inferences. The data were analyzed using MANCOVA with the significance level of 0.05. The results of the study show that there is a significant increase of the cognitive aspect of physics learning outcomes and science process skills in terms of the firts physics ability of the class X students in SMA N 9 Yogyakarta with guided inquiry learning model through the experimental methods. Keywords: guided inquiry learning model, experimental method, science process skills, cognitive aspects of learning outcomes

  6. Pengembangan perangkat pembelajaran fisika problem based learning melalui kegiatan fieldtrip pada materi energi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatta Yarid

    2016-04-01

    Abstract This research was aimed to: (1 yield a learning-based problem model of physics learning equipment through a feasible fieldtrip, (2 identify physics learning results in the forms of cognitive aspect, learning interest and learner creative thinking from physics learning implementation with a problem-based learning model through a fieldtrip activity.This was a research and development research. The validation towards learning equipment was conducted by two expert lecturers and learning equipment readable was experimented to the learners. The experimented subject was conducted in XI Senior High School grade numbered 30 learners. Data gathering instrument used  interview guide, questionnaire and observation. Data analysis was conducted by a content analysis and percentage descriptive analysis. It could be concluded that: (1 physics learning equipment was declared feasible with good criteria, (2 learning results in cognitive aspect in the experimental class obtained average of 62.93 and controlled class average of 57.20. The results of learners learning interest in the experimental class had an average of 67.50 and controlled class average was 65.56. While learning result of learner creative thinking was obtained experimental class average of 74.91 and controlled class average of 65.56. Keywords: problem-based learning model, fieldtrip, learning results, cognitive, learning interest, creative thinking, physics learning equipment

  7. Pengembangan tes kreativitas pada pembelajaran fisika dengan pendekatan inkuiri pada materi teori kinetik gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilia Santofani

    2016-10-01

    Abstract This study aims to: (1 get an assessment of creativity with an inquiry approach in the physics learning and, (2 investigate the capability of test for measure student`s creative thinking in the physics learning with an inquiry approach. This study was research and development with a procedural model, which applied some steps for getting an assessment that is used for Senior High School students. The steps of study consisted of: (1 research and collecting information, (2 planning, (3 developing preliminary form of product, (4 preliminary field testing, (5 product revision, (6 main field testing, and (7 product revision. The assessment that was developed had been validated by experts of theory and evaluation, and then evaluated by a physics teacher, experts of theory and evaluation. The try out subjects of this reseacrh were the students of class XI MIA Sewon Senior High School. The data were collected by using validation sheets, observation sheets, and creativity tests. The techniques of data analysis used descriptive statistics and inferential statistics. The result of the research and development is as follows: (1 Creativity tests with an inquiry approach in gas kinetic theory topic in the form of an essay has been appropriate consisting of validity, reliability, and difficulty levels. The evaluation of creativity consisted of matter, construct and techniques aspect which are in the best category. (2 The learning process with an inquiry approach had an effect on student`s creativity which is interpreted by the value of effect size 0.202 which are in medium efffect. The main testing instruments points out the gain of student`s creativity who learned with an inquiry approach is higher. Keywords: assessment instrument, creativity tests, essay, inquiry approach

  8. PENGEMBANGAN SSP FISIKA BERBASIS PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faiq Makhdum Noor

    2015-04-01

    Full Text Available This research aims to develop a learning device as Subject-Specific Pedagogy (SSP of physics, and to improve science process skills and learning motivation of the students. This research used the 4D model. The subjects of this research were the XI grade students of Muhammadiyah High School 2 Yogyakarta. The data collecting instruments were expert validation sheets, science process skill observation sheets, questionnaire of students’ response to the student books and worksheets, question-naire of students’ response to teaching process, students’ motivation learning sheets, and science process skill paper test. The research data were collected through observation, questionnaire, and paper test, and analyzed quantitatively. The results show as follows. (1 The development of physics SSP is carried out in accordance with the procedures of 4D model product development. (2 The results of expert’s validation show the physics SSP is in the very good criteria. (3 The readability of the student books and worksheets is in the good criteria. (4 The increasing of the score of science process skills and students’ learning motivation in the experimental class is higher than that in the control class. This shows that the physics SSP is fit for use in physics teaching.

  9. Model Observasi dan Simulasi (Obsim) untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Fisika dalam Mengajar

    OpenAIRE

    Indrawati, Indrawati

    2011-01-01

    : Observation and Simulation Model (OBSIM Model) to Improve the Teaching Ability of Physics Education Students. A study on "Observation and Simulation Model (Obsim Model) to Improve Teaching Ability of Physics Education Students" was carried out for two purposes. First, to describe how Obsim Model can improve student ability in designing physics lesson plan. Second, to describe how the Obsim Model can increase student skill in implementing physics lesson plan. The subjects of this study were ...

  10. EVALUASI KESESUAIAN PERKULIAHAN MICROTEACHING PENDIDIKAN FISIKA TERHADAP KKNI DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Arina Izataki Fuady; Zuhdan Kun Prasetyo

    2015-01-01

    Evaluation of suitability evaluation of physics education microteachig class to KKNI in Sunan Kalijaga Islamic University was done by stake model with quantitave descriptive analysis. Based on data analysis indicate that (1) the suitability of planning class to the achievement of KKNI Level 6 phisics education at 45.45% ( enough categorized); (2) the suitability of the implementation of class held on the achievement KKNI Level 6 physics education viewed through the achievement of the student'...

  11. Pengaruh penggunaan karbon hitam bervariasi terhadap sifat fisika sol karet sepatu kanvas untuk umum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Musthofa

    1997-06-01

    Full Text Available he objective of this research is to know the influence carbon black to the physical properties rubber sol of canvas shoes for general. Vulcanized rubber makes from rubber smoked sheet as row material naphthenic oil, ZnO, stearic acid, carbon black, AoSP, MBT, MBTS, TMT and sulphur. Raw material rubber and ingredient were compounded in two roll mill and formed to slab by hydraulic press at temperatur 1500 C and pressure 150 kg/cm2. The result of this research indicated that unsignificant different of treatment.

  12. ANALISIS KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK DI YOGYAKARTA DITINJAU DARI PARAMETER FISIKA DAN KIMIA AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Aryani

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRACT Backgroud: Nowadays, bottled water has become the most substitute water for cooking drinking water. Although bottled water seemed attractive, it is crucial to assess its quality. Objective: This quantitative study aimed to determine the quality of the 5 brands of bottled water circulating in Yogyakarta, in terms of physical parameters (temperature, smell, taste, color, turbidity, and TDS electroconductivity and chemical parameters of water (pH, the presence of Cl-ions, and the presence of metals such as Cr, Fe, Zn, Cd. Methods: The sampling technique used was purposive sampling. The instrument used to determine the quality of bottled water is the standard of drinking water quality standards. Result: The results showed that five samples of bottled water circulating in Yogyakarta, are all qualified bottled water both in terms of physical parameters (temperature, smell, taste, color, turbidity, electroconductivity, and TDS and chemical parameters of water (pH , the presence of Cl-ions, and the presence of metals such as Cr, Fe, Zn, Cd. Conclusion: Five samples of bottled water circulating in Yogyakarta were suitable for consumption.

  13. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Lectora Inspire pada Materi Usaha dan Energi SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inggrid Ayu Putri

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract The development of instructional media aims to help students to do independent learning outside the classroom but still under the supervision of teachers. This study uses Research and Development (R & D DDD-E type developed by Ivers and Barron. The steps of DDD-E developing method method consist of Decide, Design, Develop, and Evaluate. Decide is determination of the project objectives, design determines the structure of the media contents to be developed, develop step is developing a media that is already planned. The evaluation exist on DDD steps, so the instructional media can be controlled. The software used in this research is Lectora Inspire. Lectora Inspire used on this research because the software user friendly or easy to use. Keywords: Lectora Inspire, media, work, energy Abstrak Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran mandiri diluar kelas tetapi masih dalam pengawasan guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D tipe DDD-E yang dikembangkan oleh Ivers dan Barron. Langkah – langkah metode pengembangan DDD-E terdiri dari tahap decide, yaitu penentuan tujuan proyek, design, yaitu menentukan struktur isi dari media yang akan dikembangkan, develop adalah tahap untuk mengembangkan media pembelajaran yang sudah direncanakan. Tahap Evaluate adalah tahap evaluasi pengembangan media, dimana langkah ini terdapat pada seluruh tahapan DDD. Perangkat lunak yang digunakan adalah Lectora Inspire. Software ini dipilih karena langkah penggunaan yang user friendly atau mudah digunakan. Kata-kata kunci:Lectora Inspire, media, usaha, energi

  14. PENINGKATAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI PENELAAHAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermin Budiningarti

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sejumlah perangkat pembelajaran yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Melalui perkuliahan Teaching Learning Process 3 (TLP 3 yang berisi pengkajian tentang model-model pembelajaran selama ini disajikan secara teoritis melalui tatap muka, pemodelan, workshop, dan praktek pembelajaran dalam forum, perangkat tersebut dioptimalkan. Standar kompetensi mata kuliah tersebut adalah mahasiswa terampil merancang dan mengelola proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran diskusi kelas (class discussion,  penemuan terbimbing (guided discovery, dan pembelajaran berdasarkan masalah (problem based learning. Kompetensi ini akan lebih mudah tercapai bilamana mahasiswa sebelumnya dibekali dengan kemampuan menilai sebuah perangkat pembelajaran terkait kesesuaiannya dengan model pembelajaran yang diterapkan. Pada penelitian ini, perangkat pembelajaran berdasarkan masalah (PBI karya mahasiswa terdahulu dinilai oleh mahasiswa dan dosen dengan menggunakan instrumen yang sama (IPKG1 menghasilkan penilaian X1 dan X2. Setelah itu mahasiswa merancang perangkat pembelajaran model PBI dan dinilai oleh dosen menggunakan IPKG1 dan menghasilkan penilaian Y1. Perangkat pembelajaran PBI yang telah dihasilkan kemudian disimulasikan oleh mahasiswa dan dinilai oleh dosen dengan menggunakan IPKG2 menghasilkan penilaian Y2. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan analisis jalur (path analysis. Hasil penelitian menghasilkan beberapa temuan: 1 Tingkat kesesuaian penilaian perangkat PBI oleh mahasiswa dan dosen cukup tinggi dengan korelasi yang tinggi, 2 Keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan perangkat pembelajaran model pembelajaran berdasarkan masalah untuk skala 0-100 berada pada kisaran 77,94-97,06 dengan rata-rata 87,04 yang berarti baik. Penilaian contoh perangkat oleh mahasiswa dan dosen tidak berkorelasi dan tidak memberikan dampak atas keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan perangkat pembelajaran model PBL, 3 Keterampilan mahasiswa dalam melaksanakan model PBL untuk skala 0-100 berada pada kisaran 78-90 dengan rata-rata 82,69 yang berarti baik. Hubungan antara keterampilan pengembangan perangkat yang telah dilakukan mahasiswa dan keterampilan melaksanakan pembelajaran menunjukkan korelasi yang signifikan.

  15. Animasi E-learning Pembelajaran Matematika dan Fisika Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Kelas 1

    OpenAIRE

    Nurcahyani Dewi Retnowati; Mahmuda Ghazni Rahmawan

    2016-01-01

    Learning through the use of animation E-Learning can be a learning tool to teach using electronic applications, media, Internet, Intranet or other computer network media. In addition to computers and Internet networks, which play a role in e-learning is the brainware that is creating content (text, images, video, animation) and user/users of e-learning (teachers and students). It should be noted in making animated e-learning is the content that should be included in accordance with the curric...

  16. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Animasi komputer Untuk Sekolah Menengah Atas Berbasis Macromedia Flash 8

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Rahman Aththibby

    2014-09-01

    Full Text Available The research was motivated by the learning process of physics is less interest, but phyisics learning will be easier to accepted with students if the learning process is packed more interesting. This study aimed to make the physics learning media based computer animation  from the topic of Newton laws used software Macromedia Flash 8,and to know the validation of physics learning media based computer animation.  This media was conducted by ADDIE model. The result of this study showed that: 1 it has been made the physics learning media based computer animation, 2 general assesment of the obtained result are very good products, making it feasible to use in their  physics lesson in senior high school,.

  17. Proceeding of the Fourth Scientific Presentation on Nuclear Fuel Cycle: Technology of Nuclear Fuel Cycle facing the Challenge of Energy Need on the 21-st Century; Prosiding presentasi ilmiah daur bahan bakar nuklir IV. Tema: teknologi daur bahan bakar nuklir menghadapi tantangan kebutuhan ketenagaan pada abad-21

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Suripto, A [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Sajuti, D [Research and Development Center for Calibration Instrumentation and Metrology, Indonesian Institute of Sciences, Serpong (Indonesia); Aiman, S [Research and Development Center for Applied Chemistry, Indonesian Institute of Sciences, Serpong (Indonesia); Yuwono, I [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Fathurrachman, [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Suwarno, H [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Suwardi, [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Amini, S [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia); Widjaksana, [National Atomic Energy Agency, Serpong (Indonesia)

    1999-03-01

    The proceeding contains papers presented in the Fourth Scientific Presentation on Nuclear Fuel Element Cycle with theme of Technology of Nuclear Fuel Cycle facing the Challenge of Energy Need on the 21{sup s}t Century, held on 1-2 December in Jakarta, Indonesia. These papers were divided by three groups that are technology of exploration, processing, purification and analysis of nuclear materials; technology of nuclear fuel elements and structures; and technology of waste management, safety and management of nuclear fuel cycle. There are 36 papers indexed individually. (ID)

  18. Proceeding of the Scientific Meeting and Presentation on Basic Research of Nuclear Science and Technology: Book II. Nuclear Chemistry, Process Technology, and Radioactive Waste Processing and Environment; Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Buku II. Kimia Nuklir, Teknologi Proses, dan Pengolahan Limbah Radioaktif dan Lingkungan

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1996-06-01

    The proceeding contains papers presented on Scientific Meeting and Presentation on on Basic Research of Nuclear Science and Technology, held in Yogyakarta, 25-27 April 1995. This proceeding is second part of two books published for the meeting contains papers on nuclear chemistry, process technology, and radioactive waste management and environment. There are 62 papers indexed individually. (ID)

  19. Investigations of the chemical states of carrier-free phosphorus-32 as extracted into water from pile-irradiated sulphur; Recherches sur les etats chimiques du phosphore-32 sans entraineur obtenu par extraction aqueuse a partir de soufre irradie dans un reacteur; Issledovanie khimicheskogo sostoyaniya svobodnogo ot nositelya fosfora-32 pri izvlechenii ego v vodu iz obluchennoj v yadernom reaktore sery; Estudio de los estados quimicos del fosforo-32 libre de portador que se obtiene por extraccion acuosa del azufre irradiado en un reactor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dahl, J B; Birkelund, O R [Institutt for Atomenergi, Kjeller, Lillestrom (Norway)

    1962-01-15

    {>=} 5). Aucun metaphosphate (cyclique) n'a ete decele dans la solution lors de la production et du stockage. Les resultats indiquent que les composes de polyphosphore ont ete formes dans le materiau de cible au cours de l'irradiation. On a etudie plus particulierement l'adsorption des composes du phosphore-32 sans entraineur par le verre dans les conditions de l'experience. (author) [Spanish] Uno de los metodos que se emplean para obtener fosforo-32 libre de portador consiste en irradiar azufre en un reactor y extraer con agua el fosforo formado. La presente memoria informa sobre los estados quimicos del fosforo-32 en soluciones acuosas durante las diversas fases del proceso normal de obtencion. Los autores han estudiado tambien las modificaciones que el estado quimico de los compuestos de fosforo-32 experimenta en el producto final, en funcion del tiempo de almacenamiento. Han encontrado que el fosforo-32 aparece principalmente en forma de orto-fosfato. La proporcion de ortofosfato aumenta durante el tratamiento quimico; al comenzar la extraccion, es del orden del 70 por ciento, en tanto que alrededor del 98 por ciento del fosforo-32 libre de portador obtenido como producto final se encuentra bajo forma de ortofosfato. Los componentes restantes de la mezcla consisten en piro-, tri-, tetra- y polifosfatos de cadena larga (con un numero de atomos de fosforo {>=} 5). Durante la elaboracion y almacenamiento los autores no han encontrado metafosfatos (ciclicos) en ninguna de las soluciones. Los resultados obtenidos indican que los compuestos polifosforicos se formaron en el material del blanco durante la irradiacion. Los autores han prestado especial atencion al estudio de la adsorcion de compuestos de fosforo-32 libre de portador por el material de vidrio en las condiciones experimentales. (author) [Russian] Odnim iz sovremennykh metodov polucheniya svobodnogo ot nositelya fosfora-32 yavlyaetsya izvlechenie ego v vodu iz obluchennoj v yader- nom reaktore sery. V

  20. ANALISA PENGARUH SUHU AWAL PELAT PANAS PADA PROSES QUENCHING CELAH SEMPIT REKTANGULAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hadi Kusuma

    2015-03-01

    Full Text Available Pemahaman terhadap manajemen termal apabila terjadi suatu kecelakaan parah reaktor nuklir seperti melelehnya bahan bakar dan teras reaktor, menjadi prioritas utama untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor. Dengan demikian hasil lelehan bahan bakar dan teras reaktor (debris tidak keluar dari bejana tekan reaktor dan mengakibatkan dampak lain yang lebih besar ke lingkungan. Salah satu cara yang dilakukan untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor adalah dengan melakukan pendinginan terhadap panas berlebih yang dihasilkan akibat dari kecelakaan tersebut. Untuk mempelajari dan mendapatkan pemahaman mengenai hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai pengaruh suhu awal pelat panas dalam proses quenching (pendinginan secara tiba-tiba celah sempit rektangular. Penelitian difokuskan pada penentuan suhu rewetting dari pendinginan pelat panas dengan suhu awal pelat 220 0C, 400 0C, dan 600 0C dengan laju aliran air pendingin 0,2 liter/detik. Eksperimen dilakukan dengan menginjeksikan air pada laju aliran 0,2 liter/detik pada suhu air pendingin 85 0C ke dalam celah sempit rektangular. Data hasil pengukuran digunakan untuk mengetahui suhu rewetting yang terjadi pada pendinginan pelat panas tersebut. Tujuannya adalah untuk memahami pengaruh suhu awal pelat panas terhadap rewetting pada proses quenching di celah sempit rektangular. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa titik rewetting pada pendinginan pelat panas 220 0C, 400 0C, dan 600 0C terjadi pada suhu rewetting yang berbeda-beda. Pada suhu awal pelat panas 220 0C, suhu rewetting terjadi pada 220 0C yaitu langsung ketika air dilewatkan melalui celah sempit rektangular. Pada suhu awal pelat panas 400 0C, suhu rewetting terjadi pada 379,51 0C. Dan pada suhu awal pelat panas 600 0C, suhu rewetting terjadi pada 426,63 0C. Perbedaan suhu awal pelat panas yang sangat signifikan menyebabkan terjadinya perubahan sifat fisik benda uji, berbedanya rejim pendidihan yang dialami oleh fluida yang

  1. KETAHANAN KOROSI PADUAN Al-Mg 5052 DI DALAM AIR PENDINGIN NETRAL MENGANDUNG KLORIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dicky Tri Jatmiko

    2015-07-01

    Full Text Available KETAHANAN KOROSI PADUAN Al-Mg 5052 DI DALAM AIR PENDINGIN NETRAL MENGANDUNG KLORIDA. Paduan Al-Mg 5052 adalah material yang biasa digunakan untuk kelongsong elemen bakar nuklir karena serapan fluks netronnya rendah dan tahan korosi di dalam air demineralisasi pada kondisi operasi reaktor. Makalah ini difokuskan untuk mengetahui ketahanan korosi paduan Al-Mg 5052 di dalam air dengan pH netral dan mengandung klorida sebagai pengganti air demineralisasi pendingin primer Reaktor Serba Guna GA Siwabessy (RSG-GAS. Penelitian mencakup pengukuran laju korosi menggunakan metode Tafel, prediksi mekanisme korosi menggunakan metode voltametri siklik dan analisa produk korosi dengan metode difraksi sinar X. Percobaan dilakukan dengan variasi temperatur 30°C, 35°C, 40°C, dan 45°C, serta variasi konsentrasi larutan natrium  klorida 0,05 M, 0,25 M, dan 0,5 M. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paduan Al-Mg 5052 terkorosi dengan kategori “dapat diabaikan” hingga “sedang” dalam larutan natrium klorida menjadi produk yang larut dalam air pada satu tahap reaksi oksidasi irreversible.   CORROSION RESISTANCE OF Al-Mg ALLOY 5052 IN CHLORIDE CONTAINING NEUTRAL COOLING WATER. Al-Mg alloy 5052 is a material used as nuclear fuel element cladding due to its low neutron flux absorption and high corrosion resistance in demineralized water. This research is focused to know of the corrosion resistance of Al-Mg alloy 5052 in chloride containing neutral water used as demineralized primary cooling water substitute in GA Siwabessy Multi Purpose Reactor (RSG-GAS. This research covers the corrosion rate measurement using the Tafel method, corrosion process prediction using cyclic voltammetry method and corrosion product analysis using X-Ray Diffraction method. The experiments are carried out at temperature variation of 30°C, 35°C, 40°C and 45°C, as well as sodium chloride concentration of 0.05 M, 0.25 M and 0.5 M. The research results show that Al-Mg alloy 5052

  2. RB research nuclear reactor, Annual report for 1981; Istrazivacki nuklearni reaktor RB, Izvestaj o radu u 1981. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Markovic, H; Sotic, O; Pesic, M; Vranic, S; Zivkovic, B; Bogdanovic, M; Petronijevic, M [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1981-07-01

    The annual report for 1981 includes the following: utilization of the RB reactor; accident and incidents analysis; description of the reactor equipment status; dosimetry and radiation protection; RB reactor staff; financial data. Seven Annexes to this report are concerned with: maintenance of the reactor components and equipment, including nuclear fuel, heavy water, reactor vessel, heavy water coolant circuit, experimental platforms, absorption rods; maintenance of the electric power supply system, neutron source equipment, crane; control and maintenance of ventilation and heating systems, gas and comprised gas systems, fire protection system; plan for renewal of the reactor components; contents of the RB reactor safety report; reactor staff; review of measured radiation doses; experimental methods; training of the staff; and financial report.

  3. RB research nuclear reactor, Annual report for 1982; Istrazivacki nuklearni reaktor RB, Izvestaj o radu u 1981. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Markovic, H; Pesic, M; Vranic, S; Petronijevic, M; Zivkovic, B [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1982-12-15

    This report includes data concerned with reactor operation and utilization, status of reactor components and equipment, refurbishment of the equipment, dosimetry and radiation protection, reactor staff, financing. It includes 7 Annexes as follows: Maintenance of reactor equipment in 1982; contents of the RB reactor safety report; review of radiation doses in the reactor building and exposure doses for the reactor staff; utilization of the RB reactor in 1982; and financial data.

  4. Passive device for emergency core cooling of pressurized water reactors. Pasivno ustrojstvo za bezopasnost na vodo-voden atomen reaktor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sikora, D

    1984-02-28

    The device proposed ensures additional margin of reactor subcriticality in case of post-accident emergency core cooling (ECC), using concentrated solution of chemical absorber and hot water from the secondary circuit. It consists of: a) a differential cylinder with a differential piston in it, with a lid and a seal, connected to a pipeline for secondary coolant; b) a pipeline for the secondary coolant; c) a volume between the lid and the piston for the secondary coolant from the steam generator; d) a discharge pipeline with a check valve of seal type connecting the inner volume of the differential cylinder to the discharge line; and e) a pipeline from the high-pressure volume of the differential cylinder filled with concentrated chemical absorber solution, to one of the main circulation loops. The device permits ECC innovation of the operating non-standard nuclear power plants with PWR type reactors.

  5. Nový úkol hybridních reaktorů – likvidace jaderného odpadu

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Řípa, Milan

    2009-01-01

    Roč. 57, č. 11 (2009), s. 24-a33 ISSN 0040-1064 Institutional research plan: CEZ:AV0Z20430508 Keywords : fusion * ITER * hybrid * nuclear waste * LIFE * FFTS * CFNS * SXD * FDF Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics

  6. Possibilities of using metal uranium fuel in heavy water reactors; Mogucnosti upotrebe metalnog urana kao goriva za teskovodne reaktore

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Djuric, B; Mihajlovic, A; Drobnjak, Dj [Institute of nuclear sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1965-11-15

    There are serious economic reasons for using metal uranium in heavy water reactors, because of its high density, i.e. high conversion factor, and low cost of fuel elements production. Most important disadvantages are swelling at high burnup and corrosion risk. Some design concepts and application of improved uranium obtained by alloying are promising for achievement of satisfactory stability of metal uranium under reactor operation conditions. Postoje ozbiljni ekonomski razlozi za primenu metalnog urana u teskovodnim reaktorima, pre svega zbog njegove velike gustine, odnosno visokog konverzionog faktora, i zbog niskih troskova proizvodnje gorivnih elemenata. Glavne prepreke su bubrenje pri velikim stepenima sagorevanja i opasnost od korozije. Postoje veliki izgledi da se primenom odredjenih projektnih koncepcija i upotrebom legiranjem poboljsanog urana postigne zadovoljavajuca stabilnost metalnog urana u uslovima rada reaktora (author)

  7. German safety engineering in comparison to the Chernobyl reactor; Deutsche Sicherheitstechnik im Vergleich zum Tschernobyl-Reaktor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2014-04-15

    In Germany the Russian RBMK would not have been licensed, since the safety standards in Germany were superior to those in the former USSR. The most significant differences - the containment, the control rod system, the void coefficient and the emergency cooling system are shortly summarized. The consequences for the population are cumulative environmental radiation exposure are reported using the official data of IAEA, WHO and UNDP.

  8. PENGGUNAAN LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL PADA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Matsun Matsun

    2016-09-01

    Full Text Available This research aims at finding out  the differences and interaction of  the implementation of teaching media, mathematical capability, and critical thinking towards the students’ learning achievement. The method used in this research is experimental method. The population was all IV semester students of Physics Education Department of IKIP PGRI Pontianak in the academic year of 2015/2016. The writer used cluster random sampling to get the sample. Data analysis was done by using three ways anava varians  analysis. Based on the data analysis, it can be concluded that: 1 there are differences of cognitive and affective learning achievement to the students who are taught by using guided inquiry model with real and virtual laboratory; 2 there are differences of students  cognitive learning achievement  with high and low mathematical capability; 3 there are differences to psychometric learning achievement to the students who have high and low critical thinking; 4 There is no interaction between Guided Inquiry Model  using real and virual laboratory, high and low mathematical capability, and  high and low critical thinking towards the students  learning achievement.

  9. REMEDIASI MISKONSEPSI MAHASISWA CALON GURU FISIKA PADA KONSEP GAYA MELALUI PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE 5E

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Taufiq

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian ini mengenai upaya identifikasi miskonsepsi mahasiswa berkaitan dengan konsep gaya menggunakan Certainty of Response Index (CRI dan Wawancara. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami miskonsepsi berkaitan dengan konsep gaya dengan berbagai tingkatan yang berbeda-beda yaitu tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Penggunaan tes model Certainty of Response Index (CRI dalam penelitian ini sangat membantu peneliti khususnya untuk memetakan tingkat miskonsepsi yang dialami oleh mahasiswa. Implementasi model pembelajaran siklus belajar (learning cycle 5E mampu menurunkan proporsi siswa yang mengalami miskonsepsi mahasiswa pada konsep gaya, yakni dari 46% menjadi 2,8%. Dengan demikian ada peningkatan proporsi penurunan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi sebanyak 43,2%, Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (learning cycle 5E efektif mampu untuk meningkatkan proporsi penurunan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi.   This research is about identification of student misconceptions related to the concept of force using Certainty of Response Index (CRI and Interview. From the analysis of the data showed that students had misconceptions related to the concept of force with a variety of different levels, are: high, medium, and low. The use of model tests Certainty of Response Index (CRI in this study greatly helps researchers to map the particular misconceptions experienced by students. The implementation result of the learning cycle instructional model 5E able to reduce the proportion of students who have misconceptions in the concept of force, from 46% to 2.8%. Thus, there is an increase in the proportion of reduction in the number of students who have misconceptions as much as 43.2%, This result shows that the model of the learning cycle model 5E effectively able to decrease the proportion of students who have misconceptions.

  10. EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SEMESTER GANJIL SMAN 1 KALIREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi .

    2014-03-01

    Full Text Available The student learning outcomes in SMAN 1 Kalirejo academic year 2012/2013 show the results that many of students doesn't reach the KKM 70. In learning most of the students think that physics is one of difficult subject, bored, and complicated subject. they do not give their attention when thr learning proccess is running. There is nothing interaction and discussion between the student one the other's to discuss about the physics. the objectives of this research is know how the quality of the learning process in terms of student activity, based on the teacher activity, how the students learning respond, and how the students mastery in learning physics. Technique sampling in this research using is cluster random sampling technique, from 5 classes.To get the real data the research using tests, quesionnaires and observations. And to count the data effectivity the researcher using experiment method every indicator will be count by using experiment method. It start from multipled the each indicator then it will devided by how much indicator it self and the result of its will be times by 100%. The conclusion of the research in the use of the effective experiment method in teaching physics. thr score is 3.25 as shown by (1 the quality of learning process in terms of student's activity in high percentaage 81.2% in high ccategorize (2 the quality of lesson good enough if the percentage it is about 75% from teacher activity, (3 the student's respond after they got the method is positive it shows by the respond percentage 80,20%, (4 the result of individual student's score has the avarege value 78.8 and from the clasical student got 87.8%, all of thr score is high categorize. Researchers suggest subjects physics teacher when delivering measuring the amount of material should be used experiment method for learning effective, for students should be serious in implementing learning and doing each activity well to the result obtained either.

  11. PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM VISKOMETER METODE BOLA JATUH BEBAS BERBASIS SENSOR EFEK HALL UGN3503 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA

    OpenAIRE

    Ramadhan, Diajeng; Serevina, Vina; Raihanati, Raihanati

    2016-01-01

    This research aims to develop learning media in the form of practical tool viscometer to measure the viscosity of the fluid using the method ball free fall to utilize hall effect sensor UGN3503 as detection sensor iron ball as it passes through the fluid and causes the magnetic field of the sensor is changed because the sensor is blocked by a magnetic iron ball, the magnitude magnetic field strength by a hall effect sensor changed into electrical quantities such as voltage output. The voltage...

  12. KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTAR KONSEP FISIKA SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS FREE INQUIRY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iyon Suyana

    2011-04-01

    Full Text Available In an effort to develop the generic skills of science students conducted research to reveal the ability to describe the relationship between the concept of students in learning science / physics topic in class IX Ohm's Law. To know how to profile a student's ability in describing the relationship between the concepts of physics on the topic of Ohm's Law of Free Inquiry-based learning carried out in one class IX SMP Negeri 2 Cikalongwetan. Achieving the ability of students and percentage of students who achieve the ability to describe every aspect of the relationship between concepts is measured by observation and assessment products in the form of journal the results of the experiment. The results of this study indicate that the highest and lowest achieving students to aspects of the writing tables in the indicator unit 59% and 12% of the write indicator; create a chart on the indicator to write on both axes coordinate the writing of 78% and the indicator unit on the second coordinate axis 22%; describe relationships between concepts in the form of sentences in two variables load indicator 100% and the indicator shows the quality of the relationship between variables 35%; and describe the relationships between concepts in the form of symbols on the indicator symbol contains 87% 2 variables and indicators to formulate the relationship between symbols 13%. Prosentase students who can show the ability to create tables and graphs the results of the experiment, describing the relationship between concepts in the form of words and symbols in a row is 56%, 73%, 61%, and 50%. Keywords: description, generic science skill

  13. Desain Pembelajaran Student’s Conceptual Construction Guider Berdasarkan Kesulitan Mahasiswa Calon Guru Fisika pada Konsep Gerak Parabola

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duden Saepuzaman

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract This research is motivated finding  of the student difficulties  in projectile motion. In general, the difficulties students in understanding the concept of projectile motion as follows. First, draw the vector component’s in the direction x (horizontal and y (vertical. Second, distinguish the velocity vector’s , the vector component of velocity, the velocity vector component in the x and y directions. Third, too focus on formula’s for half a projectile trajectory, maximum height, maximum distance.  Fourth, always assumed final velocity moving object projectile when it hits the ground is always zero. Fifth, the velocity to zero at the top (only the speed in the vertical direction is zero. Sixth, the acceleration is owned by the object in the x and y directions. Seventh, found some students use the law of sines cosines rule’s on the determination of the distance /height  (although the determination of the distance / high based on the speed information. In Prediction, the process of learning that takes less facilitate the development of thinking ability of students to build its own concept (constructivism. This research aims to create a lesson plan called Student's Conceptual Construction Guider. The method used is descriptive analysis method. Conceptual understanding of students are evaluated through tests shaped conceptual description. The results showed that the learning Student's Conceptual Construction Guider can facilitate the development of thinking ability of students to build its own concept in understanding the concept of a projectile motion Keywords: Student's Conceptual Construction Guides, student difficulties, Projectile Motion Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi karena ditemukannya kesulitan-kesulitan mahsiswa dalam mempelajari konsep gerak parabola. Secara umum, kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep gerak parabola sebagai berikut. Pertama, menggambarkan vektor komponen dalam arah x (horizontal  dan y (vertikal. Kedua, membedakan vektor kecepatan, vektor komponen kecepatan, komponen vektor kecepatan dalam arah x dan y. Ketiga, terfokus pada hapalan rumus waktu yang ditempuh peluru untuk lintasan setengah parabola, tinggi maksimum,jarak terjauh maksimum. Keempat, selalu beranggapan kecepatan akhir benda yang bergerak parabola ketika menyentuh tanah selalu nol. Kelima, kecepatan benda nol di puncak (padahal hanya kecepatan dalam arah vertikal yang nol. Keenam, percepatan dimiliki oleh benda dalam arah x maupun y. Ketujuh, ditemukan beberapa mahasiswa menggunakan aturan sinus cosinus segitiga pada penentuan jarak/ ketinggian dan sebaliknya (padahal penentuan jarak/ketinggian berdasarkan informasi kecepatan. Diduga kuat, proses pembelajaran yang terjadi kurang  memfasilitasi  pengembangan kemampuan berpikir mahasiswa untuk membangun konsepnya sendiri (konstruktivisme. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah rancangan pembelajaran yang disebut  Student’s Conceptual Construction Guider. Metode yang digunakan adalah  metode analisis deskriftif. Pemahaman konseptual mahasiswa dievaluasi melalui tes konseptual yang berbentuk  uraian. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pembelajaran Student’s Conceptual Construction Guider dapat memfasilitasi  memfasilitasi  pengembangan kemampuan berpikir mahasiswa untuk membangun konsepnya sendiri  dalam memahami konsep gerak parabola. Kata-kata kunci: Student’s Conceptual Construction Guider , kesulitan mahasiswa , Gerak Parabola

  14. Analisis sifat fisika pemanfaatan pati tandan kosong sawit dan limbah plastik LDPE sebagai bahan pembuatan plastik biodegradabel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tengku Rachmi Hidayani

    2017-06-01

    Full Text Available This research aimed to overcome the issue of plastic packaging waste that accumulates in nature because synthetic polymers cannot be easily unraveled by bacteria. Biodegradable plastics were produced by mixing waste of plastics of the low density polyethylene (LDPE with starch of empty palm fruit bunches, modified with the addition of maleic anhydride as a crosslinking agent. To produce biodegradable plastics, different compositions of LDPE waste, starch of empty palm fruit bunch, maleic anhydride, and benzoyl peroxide were used, namely (90: 10: 1: 1, (80: 20: 1: 1, (70: 30: 1: 1, and (60: 40: 1: 1. Research stages consisted of extraction of starch from palm empty fruit bunch (PEFB; preparation of biodegradable plastic powder with the reflux method and xylene solvents; and making of biodegradable plastics using the press molding method. Based on the results of characterization, it was revealed that the optimum condition was generated by biodegradable plastics with the composition of LDPE waste, starch of empty palm bunches, maleic anhydride, and benzoyl peroxide was equal to 60: 40: 1: 1, which generated the tensile strength value of 6.9410 N/m2, the elongation at break of 3.1875%, the the melting point temperature of 103oC, and the decomposition temperature of 384oC. Besides, the thermal gravimetric test generated a residue of 12.6% and results of the analysis on morphological properties suggested that the starch distributed evenly.

  15. REKAYASA MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS WEBSITE UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI I GUBUG POKOK BAHASAN GERAK LURUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    denny rachmadi

    2016-03-01

    Full Text Available Rendahnya  hasil  belajar  siswa  dalam  pembelajaran sika mendorong keinginan guru untuk memperbaiki model pembelajaran sika agar mendapatkan hasil belajar yang sesuai dengan harapan. Dalam materi sika dibutuh- kan adanya kemampuan siswa untuk berabstraksi dalam memahai konsep sika. Hal ini dapat di atasi dengan adan- ya praktikum sika, itu kalau fasilitas laboratorium sika lengkap. Untuk mengatasi kekurangan sarana laborato- rium sika dapat digunakan media computer untuk me- nampilkan konsep sika yang abstrak menjadi nyata baik dalam bentuk lm atau animasi. Selain itu adanya kegiatan guru dan kelembagaan mengurangi jumlah tatap muka dalam pembelajaran  sika.  Dengan  demikian  dibutuh- kan media pembelajaran sika yang berbasis website agar siswa dapat belajar.  Yang menjadi masalah dalam penelitian ini media pem- belajaran computer yang berbasis website yang bagaimana yang akan diciptakan dan yang dapat dimanfaatkan un- tuk meningkatan hasil belajar sika kelas X SMA Negeri 1 Gubug. Untuk mengetahui layak ataupun tidak layak peng- gunaan media pembelajaran sika menggunakan media komputer berbasis website tersebut perlu adanya uji in- strument. Uji kelayakan instrument dalam penelitian ini menggunakan white box dan black box. Selain itu juga di- lakukan uji respon user dan hasil belajar siswa terhadap pemakaian instrument ini menggunakan angket (kuision- er dengan metode membandingan instrument ini dengan instrument lain yang ada di SMA N I Gubug. Dari hasil uji whitebox dan blackbox tidak ada ma- salah dan program dapat berjalan dengan baik. Dari uji respon user menggunakan angket diperoleh data dan anal- isis data menyatakan bahwa 80% respon user memiliki ke- cenderungan yang tinggi dan l3,3%7 dalam kategori cukup untuk menyukai media pembelajaran sika berbasis web dari pada instrument lain yang hanya 23,33% dalam kat- egori cukup dan 66,67% pada kategori rendah. Selain itu dari uji hasil belajar siswa menggunakan tes hasil belajar sika diperoleh data dan analisis data menyatakan bahwa 63,33% respon user memiliki kecenderungan yang tinggi dan 30% dalam kategori cukup dan sisanya rendah untuk menyukai media pembelajaran sika berbasis web daripa- da instrument lain yang hanya 6,67% kategori tinggi dan 23,33% dalam kategori cukup dan 66,67% pada kategori rendah sisanya rendah. Selain itu pada uji-t pada respon user diperoleh hasil bahwa t hitung ( 16,1 lebih besar dari t table ( 1,67 , ini menunjukkan media pembelajaran sika berbasis web lebih baik dari media pembelajaran lain ( lm dilihat dari respon user dan dari hasil belajar diperoleh hasil bahwa t hitung ( 4,271 lebih besar dari t table ( 1,67 , ini menunjukkan media pembelajaran sika berbasis web lebih baik dari media pembelajaran lain ( lm dilihat dari hasil belajar siswa. Dari penelitian diperoleh hasil berupa media pembela- jaran sika berbasis web yang layak digunakan.

  16. PEMBUATAN ALAT LABORATORIUM FISIKA FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN WALISONGO UNTUK PRAKTIKUM OSILASI CAIRAN DAN AYUNAN MATEMATIS SECARA DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agus sudarmanto

    2016-02-01

    Hasil penelitian ini adalah bahwa pembuatan alat lab- oratorium sika  untuk praktikum osilasi cairan dan ayu- nan matematis secara digital sudah dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan dan data hasil dari alat tersebut mendekati nilai percepatan gravitasi bumi sebenarnya yai- tu sebesar 9,8 m/s2.

  17. COLLABORATIVE RANKING TASKS (CRT BERBANTUAN e-LEARNING UNTUK MENINGKATAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS MAHASISWA CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. F.C. Wijaya

    2012-07-01

    Full Text Available Kurangnya kemampuan mahasiswa dalam proses membangun konsep dan keterampilan generik sains membuat kompetensi mereka tidaklah utuh sebagai calon guru. Collaborative Ranking Tasks (CRT sebagai format baru dari latihan konseptual dan dilakukan secara kolaboratif dan ditunjang multimedia pembelajaran dalam sistem managemen e-Learning diharapkan dapat menjadi solusinya. Penelitian kuasi eksperimen pada 120 mahasiswa perkuliahan IPBA semester genap 2010-2011 yang dipilih secara purposive sampling dan terbagi menjadi dua kelompok kontrol dan eksperimen, penerapan CRT berbantuan e-Learning diarahkan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan keterampilan generik sains (KGS mereka. Dengan menggunakan instrumen pilihan ganda pada kelompok eksperimen dan kontrol, penguasaan konsep dan KGS mahasiswa dianalisis berdasarkan nilai rata-rata gain yang dinormalisasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penguasaan konsep pada kelompok eksperimen berbeda secara signifikan dibandingkan dengan peningkatan penguasaan konsep pada kelompok kontrol. Dengan demikian penerapan CRT berbantuan e-learning pada perkuliahan IPBA berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penguasaan konsep dan KGS mahasiswa. Lackof developing mastery concept and generic science skills of physics university students causes them as a prospective physics teacher having incomplete competence. Collaborative Ranking Tasks (CRTas a new form of conceptual exercise that is built collaborativelyby means of multimedia assistance hopefuly becomes the solution.By employing quasi-experimental research method, this study was aimed to investigate the effectiveness of CRT with e-Learning support system to improve university students’ mastery concepts and generic skills. The subjects of the study were 120 university students which were chosen through purposive sampling and divided into experimental group and control group. The research instruments were multiple choice exercises tested into the experimental group received a treatment – that is CRT in e-Learning support system – and the control group.It was found that the concept mastery of the experimental group has better significant improvement than the control group.

  18. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richie Erina

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1 keterampilan proses sains peserta didik, (2 hasil belajar kognif peserta didik, dan (3 proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (2 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (3 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36 dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05. Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1 the science process skills of the students, (2 the cognitive learning outcomes of the students, (3 the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the science process skills of the students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the t-test (7.47 and 7.53 at the significance level of 0.00. (significance < 0.05; (2 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the cognitive learning outcomes of students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the t-test (4.41and 5.00 at the significance level of  0.00 (significance < 0.05; (3 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the science process skills and learning outcomes of students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the F-test (26.36 at the significance level of 0.00 (significance < 0.05. Keywords: InSTAD, science process skills, cognitive learning outcomes

  19. PSA LEVEL 3 DAN IMPLEMENTASINYA PADA KAJIAN KESELAMATAN PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Kajian keselamatan PLTN menggunakan metodologi kajian probabilistik sangat penting selain kajian deterministik. Metodologi kajian menggunakan Probabilistic Safety Assessment (PSA Level 3 diperlukan terutama untuk estimasi kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Metode ini banyak dilakukan setelah kejadian kecelakaan Fukushima. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi PSA Level 3 pada kajian keselamatan PWR, postulasi kecelakan luar dasar desain PWR AP-1000 dan disimulasikan di contoh tapak Bangka Barat. Rangkaian perhitungan yang dilakukan adalah: menghitung suku sumber dari kegagalan teras yang terjadi, pemodelan kondisi meteorologi tapak dan lingkungan, pemodelan jalur paparan, analisis dispersi radionuklida dan transportasi fenomena di lingkungan, analisis deposisi radionuklida, analisis dosis radiasi, analisis perlindungan & mitigasi, dan analisis risiko. Kajian menggunakan rangkaian subsistem pada perangkat lunak PC Cosyma. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi metode kajian keselamatan PSA Level 3 sangat efektif dan komprehensif terhadap estimasi dampak, konsekuensi, risiko, kesiapsiagaan kedaruratan nuklir (nuclear emergency preparedness, dan manajemen kecelakaan reaktor terutama untuk kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Hasil kajian dapat digunakan sebagai umpan balik untuk kajian keselamatan PSA Level 1 dan PSA Level 2. Kata kunci: PSA level 3, kecelakaan, PWR   Reactor safety assessment of nuclear power plants using probabilistic assessment methodology is most important in addition to the deterministic assessment. The methodology of Level 3 Probabilistic Safety Assessment (PSA is especially required to estimate severe accident or beyond design basis accidents of nuclear power plants. This method is carried out after the Fukushima accident. In this research, the postulations beyond design basis accidentsof PWR AP - 1000 would be taken, and simulated at West Bangka sample site. The

  20. Research Project 'RB research nuclear reactor' (operation and maintenance), Final report; Naucnoistrazivacki projekt 'Istrazivacki nuclearni reaktor RB, (pogon i odrzavanje), Zavrsni elaborat projekta

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1985-07-01

    This final report covers operation and maintenance activities at the RB reactor during period from 1981-1985. First part covers the RB reactor operation, detailed description of reactor components, fuel, heavy water, reactor vessel, cooling system, equipment and instrumentation, auxiliary systems. It contains data concerned with dosimetry and radiation protection, reactor staff, and financial data. Second part deals maintenance, regular control and testing of reactor equipment and instrumentation. Third part is devoted to basic experimental options and utilization of the RB reactor including training.

  1. RB research nuclear reactor, Annual report for 1984, I - III; Istrazivacki nuklearni reaktor RB, Izvestaj o radu u 1984. godini, I - III

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Markovic, H; Pesic, M; Vranic, S; Petronijevic, M; Zivkovic, B; Ilic, I [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1984-07-01

    The annual report for 1984 contains 3 parts. Part one includes the following: description of the reactor, exploitation possibilities of the reactor, reactor operation, accident and incidents analysis; reactor equipment and components; dosimetry and radiation protection; RB reactor staff and financial data. Part two of this report is devoted to maintenance and control of reactor components, electronic and electric equipment as well as auxiliary systems. Part three describes reactor exploitation; development of experimental methods; utilization of the reactor as a radiation source.

  2. RB research nuclear reactor - Annual report for 1986, I - III; Istrazivacki nuklearni reaktor RB (Izvestaj o radu u 1986. godini), I-III

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Markovic, H; Pesic, M; Vranic, S; Petronijevic, M; Jevremovic, M; Ilic, I [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1987-07-01

    This report includes data concerning the RB reactor operation in 1986, state of the reactor components, data about the employed personnel and the database of experimental and other reactor related devices. It is made of 3 parts: Engineering description and operation of the RB reactor including dosimetry, reactor staff data and financial report; Reactor facility components and maintenance; RB reactor operation and utilization in 1986. Izvestaj pokazuje podatke o radu reaktora RB u toku 1986. godine, stanje reaktorske opreme, podatke o angazovanom osoblju na reaktoru i datoteku sa podacima o eksperimentalnoj i drugoj opremi reaktora RB. Sastoji se od 3 dela: tehnicki opis, pogon i rad reaktora, oprema postrojenja i njeno odrzavanje, koriscenje reaktora u 1986. godini.

  3. Základy fúzní energetiky II - Základní fyzika fúzních reaktorů

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Entler, Slavomír; Mlynář, Jan; Dostál, V.

    Srpen (2016), č. článku 14538. ISSN 1801-4399 Institutional support: RVO:61389021 Keywords : Nuclear fusion * fusion reactors * plasma Subject RIV: JF - Nuclear Energetics http://energetika.tzb-info.cz/elektroenergetika/14538-zaklady-fuzni-energetiky-ii-zakladni-fyzika-fuznich-reaktoru

  4. RB Research nuclear reactor, Annual report for 1994, I - III; Istrazivacki nuklearni reaktor RB, Izvestaj o radu u 1994. godini, I - III

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Stefanovic, D; Milosevic, M; Pesic, M [Institute of Nuclear Sciences Vinca, Belgrade (Yugoslavia); Marinkovic, P [Elektrotehnicki fakultet, beograd (Yugoslavia); Kocic, A; Ilic, R; Dasic, N; Ljubenov, V; Petronijevic, M; Jevremovic, M [Institute of Nuclear Sciences Vinca, Belgrade (Serbia)

    1994-12-15

    Report on RB reactor operation during 1994 contains 3 parts. Part one contains a brief description of the reactor, reactor operation and operational capabilities, reactor components, relevant dosimetry and radiation protection issues, personnel and financial data. Part two is devoted to maintenance of the reactor components, namely, fuel, heavy water, reactor vessel, heavy water circulation system, absorption rods and heavy water level meters, maintenance of electronic, mechanical, electrical and auxiliary equipment. Part three contains data concerned with reactor operation and utilization as well as operation of the VAX-8250 computer.

  5. RB research nuclear reactor, Annual report for 1989, I - III; Istrazivacki nukleani reaktor RB (Izvestaj o radu u 1989. godini), I - III

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Stefanovic, D; Pesic, M; Hadimahmutovic, N; Vranic, S; Petronijevic, M; Jevremovic, M; Ilic, I [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1989-12-15

    This report is made of three parts. Part one contains a short description of the reactor, reactor operation, incidents, status of reactor equipment and components (nuclear fuel, heavy water, reactor vessel, heavy water circulation system, electronic, electric and mechanical equipment, auxiliary systems and Vax-8250 computer). It includes dosimetry and radiation protection data, personnel and financial data. Second part of this report in concerned with maintenance of reactor components and instrumentation. Part three includes data about reactor utilization during 1989.

  6. RB Research nuclear reactor, Annual report for 1995, I-IV; Istrazivacki nuklearni reaktor RB, Izvestaj o radu u 1995. godini, I-IV

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Stefanovic, D; Milosevic, M; Pesic, M [Institute of Nuclear Sciences Vinca, Belgrade (Yugoslavia); Marinkovic, P [Elektrotehnicki fakultet, Beograd (Yugoslavia); Ilic, R; Dasic, N; Milovanovic, S; Ljubenov, V; Petronijevic, M; Jevremovic, M [Institute of Nuclear Sciences Vinca, Belgrade (Yugoslavia)

    1995-12-15

    Report on RB reactor operation during 1995 contains 3 parts. Part one contains a brief description of reactor operation and reactor components, relevant dosimetry data and radiation protection issues, personnel and financial data. Part two is devoted to maintenance of the reactor components, namely, fuel, heavy water, reactor vessel, heavy water circulation system, absorption rods and heavy water level-meters, maintenance of electronic, mechanical, electrical and auxiliary equipment. Part three contains data concerned with reactor operation and utilization with a comprehensive list of publications resulting from experiments done at the RB reactor.

  7. Control of a reactor for conditioning of biogenic waste materials. Final report; Steuerung eines Reaktors zur Aufbereitung von Abfaellen mit biogenen Bestandteilen. Abschlussbericht

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bartha, B.; Brummack, J.; Kloeden, W.

    2002-10-01

    Mechanical-biological waste treatment implies biological drying and mechanical separation; it produces a pollutant-free fuel fraction with good calorific value and inorganic fractions available for recycling. Apart from some prototypes, mostly static aerobic reactors are used. For moist residues, dynamic reactors may be interesting as they permit coupling of thermal and mechanical processes, i.e. parallel biological drying and mechanical separation. A discontinuous rotary kiln reactor for biological drying of residues was developed in this project. (orig.) [German] Die mechanisch-biologische Aufbereitung von Restabfaellen (MBA) hat sich zu einem Systembaustein innerhalb der Restabfallentsorgung entwickelt. Das Hauptanwendungsziel besteht darin, durch die Kombination von biologischer Trocknung mit mechanischen Stofftrennverfahren eine heizwertreiche und schadstoffentfrachtete Fraktion mit Brennstoffeigenschaften, sowie verwertbare anorganische Fraktionen aus dem Restabfall zu gewinnen. Die Ausgangssituation zeigte, dass, abgesehen von einigen prototypischen Anlagen, in der MBA-Technologie hauptsaechlich statische, aerob arbeitende Reaktoren (Rottetunnel und Rotteboxen) fuer den biologischen Schritt eingesetzt werden. Fuer feuchte Restabfaelle erscheint es interessant, dynamische Reaktoren einzusetzen, die die Kopplung thermischer und mechanischer Prozesse erlauben, die also die biologische Trocknung und den mechanischen Aufschluss parallel zulassen. Im Rahmen des Projektes wurde die Steuerung eines diskontinuierlich betriebenen Drehrohrreaktors zur biologischen Trocknung von Restabfaellen entwickelt. (orig.)

  8. Research nuclear reactor RA - Annual Report 1975. Operation and maintenance; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1975. godinu - Pogon i odrzavanje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1976-01-15

    The plan for 1975 was successfully fulfilled. This is reflected in research related to improvement of operating properties of the RA reactor, mostly due to the effort of the RA staff employed in operation and maintenance of the reactor. Fuel saving achieved by this activity amounted to about 38% (80% enriched fuel). Preliminary work is done, concerned with new reactor core with highly enriched fuel. This is a significant saving as well. New fuel elements have arrived at the end of this year. It is going to enable increase of neutron flux by 50% without changing the nominal operating power. The possibility of further improvement of the reactor are analyzed, to enable material testing and production of radioactive sources. Mid term plan for reactor operation was made according to this analysis. It is planned to further increase the neutron flux in isolated smaller zones, and building new experimental loops with cooling and fast neutron converters. Much was done to increase the safety level of reactor operation and preparing the safety report. [Serbo-Croat] Izvrsenje zadataka u 1975. godini bilo je uspesno. To se ogleda u povecanju istrazivackog rada vezanog za poboljsanje eksploatacionih karakteristika reaktora RA, pretezno koriscenjem sopstvenog kadra angazovanog u pogonu i odrzavanju reaktora. Ovim radom postignuta je usteda goriva od oko 38% (80% obogaceno gorivo). Izvrseni su preliminarni radovi na prevodjenju reaktora RA na novo gorivo, sto je takodje velika usteda. Novo gorivo je stiglo krajem godine i ono ce obezbediti porast neutronskog fluksa od 50%, bez promene nominalne snage reaktora. Izvrsena je analiza mogucnosti daljeg usavrsavanja reaktora za potrebe ispitivanja materijala kao i proizvodnju radioaktivnih izvora. Na osnovu ove analize nacinjen je srednjorocni program rada reaktora RA sa tezistem na daljem povecanju fluksa u izdvojenim manjim zonama i ugradnju 'hladjenih petlji' i brzih konvertora. Mnogo je ucinjeno na povecanju stepena sigurnosti reaktora RA i izradi sigurnosnog izvestaja.

  9. The Siemens-Argonaut reactor as a driver zone for a high-temperature reactor cell. Der Siemens-Argonaut-Reaktor als Treiberzone fuer eine Hochtemperaturreaktorzelle

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mueller, H; Schuerrer, F; Ninaus, W; Oswald, K; Rabitsch, H; Kreiner, H [Technische Univ., Graz (Austria). Inst. fuer Theoretische Physik und Reaktorphysik; Neef, R D [Kernforschungsanlage Juelich G.m.b.H. (Germany, F.R.). Inst. fuer Reaktorentwicklung

    1984-12-15

    To enable a validation of neutron physics calculation methods for pebble bed reactors the inner reflector of an Argonaut research reactor was substituted by a full of about 1200 fuel elements of the AVR-Juelich type. The report describes the measuring instruments and the reactor physical layout of the arrangement by the code packages GAMTEREX, ZUT-D.G.L. and MUPO. Comparison of calculated reaction rates with measurements show good agreement. Application of the codes to high-temperature reactors in abnormal states is envisaged. (Author, translated by G.Q.)

  10. Implementasi Model Problem Based Instruction Pada Pembelajaran Fisika Di Sman Tamanan Bondowoso (Studi Eksperimen Pada Keterampilan Pemecahan Masalah Dan Aktivitas Belajar Siswa)

    OpenAIRE

    Junaida, Junaida; Supriadi, Bambang; Wahyu B., Rayendra

    2016-01-01

    This research was an experimental research. The purposes of this research were assessing the effect of Problem Based Instruction model to the problem solving skills and describing student learning activities which were using Problem Based Instruction model. Experimental design in this research was the posttest only control group with two classes of samples, that are experiment class and control class. Problem solving skill score was obtained through the problem solving skill test, and student...

  11. PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN2 MARGATIGA SEMESTER GENAP TP 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Fitriani

    2015-03-01

    Full Text Available The purpose of this study was to investigate the effect of variations in the methods and models of teaching to student learning outcomes VIII SMPN2 MARGA TIGA.This research is experimental research which ofdesign completely randomized or completely randomized experimental design.The population in thisresearch is all of student VIII class in SMPN 2 MARGA TIGA2013/2014. The sample in this research is VIIIth class which totaling 34 students.In this research, conducted with three treatments of learning in a classroom.Data collection techniques in this research use the technique of the test, which tests the end (posttest were then analyzed with the test results hipotesis. From posttest analysis results of hypothesis testing using one-way ANOVA test (Completely Randomized Design at the 5% significance level value obtained results Fobs = 1.5244 and Ftab = 3.10 this shows that H0 is accepted and means variety of methods and learning models provide a similar impact on student learning outcomes.It can be concluded that all three treatments had similar quality if tailored to the needs of all three materials. 

  12. Sifat fisika dan analisis gugus fungsi karet seal o-ring dari bahan termoplastik elastomer nitrile butadiene rubber (NBR dan polyvinyl chloride (PVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Yuniari

    2013-06-01

    Full Text Available The purpose of this research was to determine the physical properties and functional groups on O-ring rubber seals made of thermoplastic elastomers blend NBR and PVC. Composition of the NBR / PVC were successively varied : 90/10; 85/15; 80/20; 75/25; 70/30 and 65/35 phr. Mixing process between NBR/PVC with additive used a two roll mill within a temperature of 60º - 80 ºC, the vulcanization process used a hydraulic press at a temperature of 170 oC and pressure of 150 kg/cm2. The physical properties were evaluated including tensile strength, elongation at break, hardness, before and after aging, hardness after immersion in isooctane and swelling while analysis of functional groups was also carried out by method of Fourier Transform Infrared Spectrophotometer (FTIR. The result of the best vulcanized was characterized by tensile strength 188.93 kg/cm2, the change of tensile strength after aging 2.50%, elongation at break of 400%, the change of elongation at break after aging was 12.5%, hardness 75 shore A, the change of hardness after aging 0%, the change of hardness after immersion in isooctane 1.3%, swelling 0.8% and functional group of vulcanisate was indicated by new peak (OH at wave band of 3468 cm-1. Those formula met the requirements of the technical specifications of ASTM D 2000 seal O-ring.

  13. Karakteristik Fisika Kimia Karaginan Rumput Laut Jenis Kappaphycus Alvarezii Pada Umur Panen Yang Berbeda Di Perairan Desa Tihengo Kabupaten Gorontalo Utara

    OpenAIRE

    Harun, Maya; Montolalu, Roike Iwan; Suwetja, I Ketut

    2013-01-01

    Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan di kabupaten Gorontalo Utara. Salah satu jenis rumput laut yang dibudidayakan di Kabupaten Gorontalo Utara adalah Kappaphycus alvarezii. K. Alvarezii memiliki nilai ekonomis penting karena menghasilkan karaginan. Karaginan banyak digunakan sebagai bahan tambahan industri farmasi, bahan tambahan kosmetik, pengatur keseimbangan, bahan pengental, pembentuk gel dan pengemulsi. Mutu karaginan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis ru...

  14. PENERAPAN PENDEKATAN MODIFIED FREE INQUIRY SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA CALON GURU DALAM MENGEMBANGKAN JENIS EKSPERIMEN DAN PEMAHAMAN TERHADAP MATERI FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Khanafiyah

    2010-04-01

    Full Text Available This research aims to improve the creativity of students in developing experiments and the understanding of physics; especially wave; using application of modified free inquiry. This research is conducted in Physics Department, of Unnes. Questionnaire is used to measure creativity, observation sheet to measure the psychomotoric ability, while test sheets to measure the understanding of waves subject matter. Results were analyzed using a Likert scale. To test the effectiveness of modified free inquiry approach in enhancing students‟ creativity and students' understanding of the wave subject matter, normalized gain formula is used. The results shows that by implementing modified free inquiry approaching in the learning process and allowing the students to apply their creativity, will remedy students‟ psychomotoric ability, increasing the number of the experiments type, enhancing students' creativity and cognitive abilities. It is suggested that lecturer gradually and continously provides opportunity for learners to develop their creativity. Kata kunci : modified free inquiry, creativity

  15. Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Fisika Materi Suhu Dan Pemuaian Berbasis Potensi Lokal “Kerajinan Logam Sayangan” Untuk Siswa SMP Di Kalibaru Banyuwangi

    OpenAIRE

    Yulicahyani, Tria; Prihandono, Trapsilo; Lesmono, Albertus Djoko

    2017-01-01

    Development of local potential “Kerajinan Logam Sayangan” based temperature and expansion of physics science learning module is a develop of module to conect between temperature and expansion of material with “Kerajinan Logam Sayangan”. The purposes of this research are to describe the validty local potential “Kerajinan Logam Sayangan” based temperature and expansion of physics science learning module, student' learning achievement, and student' responses. This type of research is the develop...

  16. Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Disertai Metode Mencongak Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA (Fisika) Kelas VII Di SMP Al-Maliki Sukodono - Lumajang

    OpenAIRE

    Nurkhasanah, Ika; Prihandono, Trapsilo; Supriadi, Bambang

    2016-01-01

    The study is focused in implementation of guided inquiry model with mencongak methods. Purpose of this study is to assess the influence of guided inquiry model with mencongak methods against student's result learning, and student's activity in learning physics which applied guided inquiry model with methods mencongak. The type of this study is research experiment conducted in SMP Al-Maliki Sukodono-Lumajang. Data collection method used is a documentary, observation, interview, and test. Data ...

  17. Beberapa sifat fisika kimia tanah yang berpengaruh terhadap model kecepatan infiltrasi pada tegakan mahoni jabon dan trembesi di Kebun Raya Purwodadi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sri Darmayanti

    2013-03-01

    Full Text Available The research was conducted at the Purwodadi Botanical Gardens in three areas covered by the dominant vegetation Mahoni(Swietenia macrophylla, Jabon (Anthocephalus cadamba and trembesi (Samanea saman in January to May 2012. The purpose of thisstudy was to obtain a model infi ltration rate (cm/h that was infl ued by physical and chemical properties of the soil that exist under thevegetation. Physical and chemicalparameters of soil chemical properties is observed macropore (%, organic matter (%, percentage ofthe fraction silt (%, sand(%, and clay(%, and bulk density (BD (g/cm3. The six factors are thought to differ indirectly because of thespecifi cation and morphology of the dominant plant species shelter. Data infi ltration was collected by using the ring infi ltrometer, whilemacroporosity tested with metylen blue method, the properties of the other physical chemical factortested by laboratory of Departmentof Soil, Brawijaya University. The model derived from the analysis of the regression equation using SPSS software version 17.0. Thestudy produced three different models of infi ltration rate on each plot different, they were Y = - 15,8 + 17,3 X1 - 1,09 X2 + 1,53 X3 +0,001 X4 - 21,3 X6 (Mahoni's plot;Y = - 108 + 53,0 X1 - 0,68 X2 + 5,27 X3 - 0,470 X4 + 59,7 X6 (Jabon's plot; Y = - 20,1 + 17,4X1 - 1,06 X2 + 1,57 X3 + 0,082 X4 - 21,6 X6 (Trembesi's plot. Y= Infi ltration rate (cm/h, X1= macropore (%, X2= organic matter(%, percentage of the fraction silt (% (X3, sand (% (X4, and X6= bulk density (g/cm3. In the equation not found factor X5 (clayfraction helped form a model because of multicollinearity analysis obtained by assuming that the clay fraction still contains a linearrelationship (correlated with other variables.

  18. STUDY ON DISCHARGE HEAT UTILIZATION OF 250 MWe PCMSR TURBINE SYSTEM FOR DESALINATION USING MODIFIED MED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Widiharto

    2015-03-01

    Full Text Available PCMSR (Passive Compact Molten Salt Reactor is one type of Advanced Nuclear Reactors. The PCMSR has benefit charasteristics of very efficient fuel use, high safety charecteristic as well as high thermodinamics efficiency. This is due to its breeding capability, inherently safe characteristic and totally passive safety system. The PCMSR design consists of three module, i.e. reactor module, turbine module and fuel management module. Analysis in performed by parametric calculation of the turbine system to calculate the turbine system efficiency and the hat available for desalination. After that the mass and energi balance of desalination process are calculated to calculate the amount of distillate produced and the amount of feed sea water needed. The turbine module is designed to be operated at maximum temperature cycle of 1373 K (1200 0C and minimum temperature cycle of 333 K (60 0K. The parametric calculation shows that the optimum turbine pressure ratio is 4.3 that gives the conversion efficiency of 56 % for 4 stages turbine and 4 stages compressor and equiped with recuperator. In this optimum condition, the 250 MWe PCMSR turbine system produces 196 MWth of waste heat with the temperature of cooling fluid in the range from 327 K (54 0C to 368 K (92 0C. This waste heat can be utilized for desalination. By using MMED desalination system, this waste heat can be used to produce fresh water (distillate from sea water feed. The amount of the destillate produced is 48663 ton per day by using 15 distillation effects. The performance ratio value is 2.8727 kg/MJ by using 15 distillation effects. Keywords: PCMSR, discharged heat, MMED desalination   PCMSR (Passive Compact Molten Salt Reactor merupakan salah satu tipe dari Reaktor Nuklir Maju. PCMSR memiliki keuntungan berupa penggunaan bahan bakar yang sangat efisisien, sifat keselamatan tinggi dan sekaligus efisiensi termodinamika yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh kemampuan pembiakan bahan bakar, sifat

  19. MODEL SIMULATION OF GEOMETRY AND STRESS-STRAIN VARIATION OF BATAN FUEL PIN PROTOTYPE DURING IRRADIATION TEST IN RSG-GAS REACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwardi Suwardi

    2015-03-01

    Full Text Available MODEL SIMULATION OF GEOMETRY AND STRESS-STRAIN VARIATION OF BATAN FUEL PIN PROTOTYPE DURING IRRADIATION TEST IN RSG-GAS REACTOR*. The first short fuel pin containing natural UO2 pellet in Zry4 cladding has been prepared at the CNFT (Center for Nuclear Fuel Technology then a ramp test will be performed. The present work is part of designing first irradiation experiments in the PRTF (Power Ramp Test Facility of RSG-GAS 30 MW reactor. The thermal mechanic of the pin during irradiation has simulated. The geometry variation of pellet and cladding is modeled by taking into account different phenomena such as thermal expansion, densification, swelling by fission product, thermal creep and radiation growth. The cladding variation is modeled by thermal expansion, thermal and irradiation creeps. The material properties are modeled by MATPRO and standard numerical parameter of TRANSURANUS code. Results of irradiation simulation with 9 kW/m LHR indicates that pellet-clad contacts onset from 0.090 mm initial gaps after 806 d, when pellet radius expansion attain 0.015 mm while inner cladding creep-down 0.075 mm. A newer computation data show that the maximum measured LHR of n-UO2 pin in the PRTF 12.4 kW/m. The next simulation will be done with a higher LHR, up to ~ 25 kW/m. MODEL SIMULASI VARIASI GEOMETRI DAN STRESS-STRAIN DARI PROTOTIP BAHAN BAKAR PIN BATAN SELAMA UJI IRADIASI DI REAKTOR RSG-GAS. Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN telah menyiapkan tangkai (pin bahan bakar pendek perdana yang berisi pelet UO2 alam dalam kelongsong paduan zircaloy untuk dilakukan uji iradiasi daya naik. Penelitian ini merupakan bagian dari perancangan percobaan iradiasi pertama di PRTF (Power Ramp Test Fasility yang terpasang di reaktor serbaguna RSG-GAS berdaya 30 MW. Telah dilakukan pemodelan dan simulasi kinerja termal mekanikal pin selama iradiasi. Variasi geometri pelet dan kelongsong selama pengujian dimodelkan dengan memperhatikan fenomena ekspansi termal

  20. CHARACTERISTIC OF MECHANICS TEACHING MATERIALS FOR INCREASING STUDENTS OF PHYSICS TEACHER CANDIDATES REPRESENTATION ABILITY ON VERBAL, MATHEMATICAL, PICTURE, AND GRAPHIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Mahardika

    2014-01-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah tentang karakteristik pengajaran mekanik untuk meningkatkan kemampuan representasi mahasiswa calon guru fisika pada verbal, matematika, gambar, dan grafis. Masalah penelitian adalah bagaimana karakteristik bahan ajar mekanik dapat membantu mahasiswa calon guru fisika dalam meningkatkan kemampuan representasi mereka pada verbal, matematika, gambar, dan grafis. Masalah penelitian ini diterjemahkan ke dalam dua pertanyaan. Pertama, bagaimana bahan ajar mekanik terdiri dari contoh aplikasi prinsip mekanika dalam gambar peristiwa fisika? Kedua, bagaimana pola penulisan bahan ajar mekanik bagi mahasiswa calon guru fisika? Penelitian ini merupakan pengembangan bahan ajar mekanika, menggunakan metode campuran model investigasi, yaitu: pengumpulan data kualitatif, membangun pengajaran mekanik, rancangan materi sehingga akan siap untuk divalidasi. Subjek penelitian diharapkan mampu meningkatkan kemampuan representasi pada verbal, matematika, gambar, dan grafis. Responden penelitian ini adalah mahasiswa fisika calon guru yang mengambil subjek fisika dasar fakultas keguruan dan pendidikan, Universitas Jember. Adapun teknik pengumpulan data adalah: observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data dijabarkan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar mekanik terdiri dari contoh aplikasi prinsip mekanika dalam gambar acara fisika dan memiliki pola urutan bab, judul sub bab, deskripsi materi, contoh, uji kemampuan dan bibliografi. Kata Kunci: bahan pengajaran mekanik, calon guru fisika, kemampuan representasi pada verbal, matematika, gambar, dan grafik

  1. RA Research nuclear reactor, Part II - radiation protection at the RA nuclear reactor in 1984; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Deo II - zastita od zracenja kod nuklearnog reaktora RA u 1984. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ninkovic, M; Ajdacic, N; Zaric, M; Vukovic, Z [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1984-12-15

    Radon protection tasks which enable safe operation of the RA reactor, and are defined according the the legal regulations and IAEA safety recommendations are sorted into four categories in this report: (1) Control of the working environment, dosimetry at the RA reactor; (2) Radioactivity control in the vicinity of the reactor and meteorology measurements; (3) Collecting and treatment of fluid effluents; and (4) radioactive wastes, decontamination and actions. Each category is described as a separate annex of this report.

  2. Nuclear power in space. Use of reactors and radioactive substances as power sources in satellites and space probes; Kaernkraft i rymden. Anvaendningen av reaktorer och radioaktiva aemnen som kraftkaellor i satelliter och rymdsonder

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hoestbaeck, Lars

    2008-11-15

    Today solar panels are the most common technique to supply power to satellites. Solar panels will work as long as the power demand of the satellite is limited and the satellite can be equipped with enough panels, and kept in an orbit that allows enough sunlight to hit the panels. There are various types of space missions that do not fulfil these criteria. With nuclear power these types of missions can be powered regardless of the sunlight and as early as 1961 the first satellite with a nuclear power source was placed in orbit. Out of seventy known space missions that has made use of nuclear power, ten have had some kind of failure. In no case has the failure been associated with the nuclear technology used. This report discusses to what degree satellites with nuclear power are a source for potential radioactive contamination of Swedish territory. It is not a discussion for or against nuclear power in space. Neither is it an assessment of consequences if radioactive material from a satellite would reach the earth's surface. Historically two different kinds of Nuclear Power Sources (NPS) have been used to generate electric power in space. The first is the reactor where the energy is derived from nuclear fission of 235U and the second is the Radioisotope Thermoelectric Generator (RTG) where electricity is generated from the heat of naturally decaying radionuclides. NPS has historically only been used in space by United States and the Soviet Union (and in one failing operation Russia). Nuclear Power Sources have been used in three types of space objects: satellites, space probes and moon/Mars vehicles. USA has launched one experimental reactor into orbit, all other use of NPS by the USA has been RTG:s. The Soviet Union, in contrast, only launched a few RTG:s but nearly forty reactors. The Soviet use of NPS is less transparent than the use in USA and some data published on Soviet systems are more or less well substantiated assessments. It is likely that also future space probes, moon and Mars vehicles will be using NPS. Besides the more established users of NPS in space, USA and Soviet Union (today Russia), it is possible that we in a not to distant future will see use of NPS in space by China, India and maybe also ESA (European Space Agency). In 1992 the United Nations General Assembly adopted a resolution regarding principles for the use of NPS in space. The resolution consists of eleven points regarding definitions and usage of NPS in space, and how to handle notification and compensation in case of damages due to a failure involving a satellite with an NPS. The probability of radioactive fallout in Sweden following an incident with a NPS-equipped satellite is very small. Due to the fact that everything placed in orbit around Earth sooner or later will re-enter, it is not possible to use probability of re-entry at any time as a measure of risk. Instead the measure Probability of re-entry within 100 year has been chosen. If the routine use of NPS in Low Earth Orbit (LEO) is not taken up again two cases can be defined: - Within about 3 000 years all satellites stored in Nuclear Safe Orbit (NSO) will de-orbit and re-enter the Earth atmosphere. One satellite, Triad OI-IX is in orbit at a lower altitude, and will thus de-orbit earlier. The probability that it does re-enter within 100 years from now is so small that a quantitative measure is deemed not to be meaningful - There is a risk of a launch failure involving a satellite or space probe with a NPS, with a risk of fallout in Sweden. This is not a large risk, but it is orders of magnitude higher than the probability of a satellite that now is in NSO will end up in Sweden within 100 years. If the routine use of NPS in LEO is re-established, the probabilities above are no longer valid

  3. Announcement of recommendations of the Reaktor-Sicherheitskommission. As of 24 July 1997. Joint recommendations of RSK and GPR for safety requirements of future nuclear PWR-type power plants. English versions published in the years 1995 through 1997

    International Nuclear Information System (INIS)

    1997-01-01

    The recommendations, most parts given in English, refer to the European Pressurized Water Reactor (EPR) and have been established by the German RSK (reactor safety commission), the corresponding French organization GPR and the German SSK (radiation protection commission). This publication continues earlier joint recommendations by the national bodies, last published by the German BMU (responsible German ministry) on 5 May 1995, in BAnz. page 7452. The safety recommendations establish the basis for further activities in the Franco-German project for development of the EPR, a PWR type reactor of the next generation. (CB) [de

  4. Project RA Research nuclear reactor - Annual report 1993 with comparative review for the period 1991 - 1993; Projekat Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Izvestaj za 1993. godinu, uz uporedni pregled za period 1991 - 1993

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1993-12-15

    Research reactor RA Annual report for year 1993 is divided into two main parts to cover: (1) operation and maintenance and (2) activities related to radiation protection. First part includes 8 annexes describing reactor operation, activities of services for maintenance of reactor components and instrumentation, financial report and staffing. The ninth separate annex deals with the feasibility of RA reactor applications. Second part of the report is devoted to radiation protection issues and contains 4 annexes with data about radiation control of the working environment and reactor environment, description of decontamination activities, collection of radioactive wastes, and meteorology data. [Serbo-Croat] Godisnji izvestaj o radu nuklearnog reaktora RA za 1993. godinu sastoji se od dva dela: prvi deo obuhvata pogon i odzavanje reaktora RA, a drugi poslove zastite od zracenja na reaktoru RA. Prvi deo sadrzi 8 priloga, koji opisuju rad reaktora i poslove sluzbi za odrzavanje opreme i komponenti, finansijski izvestaj, kadrovsku strukturu osoblja reaktora. Poseban prilog razmatra mogucnosti koriscenja istrazivackog reaktora RA. Drugi deo izvestaja o poslovima zastite od zracenja sadrzi 4 priloga sa podacima radijacione kontrole radne sredine i okoline reaktora, opis poslova dekontaminacije i sakupljanja radioaktivnih materija, kao i meteoroloske podatke.

  5. RA Research reactor, Part 1, Operation and maintenance of the RA nuclear reactor for 1986; Istrazivacki nuklearni reaktor RA, deo 1, pogon i odrzavanje nukleanog reaktora RA u 1986. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Cupac, S; Sulem, B; Badrljica, R; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1986-12-01

    In order to enable future reliable operation of the RA reactor, according to new licensing regulations, three major tasks started in 1984 were fulfilled: building of the new emergency system, reconstruction of the existing ventilation system, and reconstruction of the power supply system. Simultaneously in 1985/1986 renewal of the instrumentation and reconstruction of the system for handling and storage of the spent fuel in the reactor building have started. Design projects for these tasks are almost finished and the reconstruction of both systems is expected to be finished until 1988 and mid 1989 respectively. RA reactor Safety report was finished according to the recommendations of the IAEA. Investments in 1986 were used for 8000 kg of heavy water, maintenance of reactor systems and supply of new components, reconstruction of reactor systems. This report includes 8 annexes concerning reactor operation, activities of services and financial issues. [Serbo-Croat] Sa ciljem da se obezbedi pouzdan rad reaktora RA a u skladu sa zakonskim propisima, zavrsena su tri velika zahvata zapoceta 1984: izgradnja novog sistema za udesno hladjenje, rekonstrukcija postojeceg sistema za ventilaciju, i modernizacija reaktorske instrumentacije. Istovremeno tokom 1985/1986. zapoceta je modernizacija instrumentacije i rekonstrukcija sistema za rukovanje i skladistenje iskoriscenog goriva u zgradi reaktora. Projekti za navedene radove su vec zavrseni ili su u zavrsnoj fazi, a ocekuje se da ce rekonstrukcija oba sistema biti zavrsena do kraja 1988. odnosno sredine 1989. godine. Izrada izvestaja o sigurnosti reaktora RA, prema preporukama MAAE zavrsena je 1986. Investiciona ulaganja na reaktoru Ra u 1986. iskoriscena su za: nabavku 8000 kg teske vode, za investiciono odrzavanje reaktorskih sistema i nabavku opreme, za rekonstrukciju reaktorskih sistema. Ovaj izvestaj sadrzi 8 priloga koji opisuju rad reaktora, rad strucnih sluzbi i finansiranje.

  6. The development of fast reactors - Effects on the Swedish system of management of spent fuel; Utveckling av snabba reaktorer - Paaverkan paa det svenska systemet foer hantering av anvaent braensle

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hans Forsstroem, Hans [SKB International AB, Stockholm (Sweden)

    2013-09-15

    Since the start of the nuclear power era studies have been performed of how to utilise the uranium energy resource in the most effective way. Only about one percent of the energy potential of uranium is utilised in the light water reactors of today. To improve the utilization other types of reactors are needed. With fast reactors theoretically 50-100 times more energy can be extracted from the uranium. This will require reprocessing of the uranium and multiple recycling of the plutonium. Plutonium and uranium can also be recycled in light water reactors, but this will only improve the uranium utilisation by about 20 %. Recycling of plutonium on a routine basis is presently only done in France. The development of fast reactors has been going on since the end of the 1940ies. During the 1970ies the planning was that a large number of fast reactors and their associated fuel cycle facilities would be in operation by the year 2000. The development has, however, for different reasons been much slower than planned. The general assessment today is that fast reactor, if they will be realised, will hardly give an important contribution to energy production until after 2050. Nuclear power production has instead been dominated by light water reactors similar to the ones in use in Sweden. Light water reactors are believed to continue to dominate during the next decades. To start a fast reactor system plutonium (or highly enriched uranium) will be needed. Such plutonium is contained in spent nuclear fuel from light water reactors. This raises the question: Should the spent nuclear fuel be stored so that the potential energy resource in the fuel can be used in the future instead of disposing of it as a waste? The answer to this question will depend on when the material will be useful, i.e. when fast reactors have been introduced on a large scale. It will also depend on the demand for plutonium at this time, i.e. will plutonium be a scarce redundant resource at this point of time. In this context it should be considered that fast reactors will generate their own plutonium, as breeder reactors. Plutonium from other reactors will thus only be needed for the first years of operation. To provide a basis for the answer to the question if the Swedish spent fuel is a resource or a waste this report provides an overview of the present development status for fast reactors and their potential for large scale commercial use. It further describes the impact on the Swedish system for management of spent nuclear fuel if the fuel were to be reprocessed and the uranium and plutonium reused as fuel for fast reactors or for the present reactors.

  7. PEMBUATAN BAHAN BAKU SPREADS KAYA KAROTEN DARI MINYAK SAWIT MERAH MELALUI INTERESTERIFIKASI ENZIMATIK MENGGUNAKAN REAKTOR BATCH [Preparation of Red Palm Oil Based-Spreads Stock Rich in Carotene Through Enzymatic Interesterification in Batch-type Reactor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Wulandari1,2

    2012-12-01

    Full Text Available Enzymatic interesterification of red palm oil (a mixture of red palm olein/RPO and red palm stearin/RPS in 1:1 weight ratio and coconut oil (CNO blends of varying proportions using a non-specific immobilized Candida antartica lipase (Novozyme 435 was studied for the preparation of spread stock. The interesterification reaction was held in a batch-type reactor. Two substrate blends were chosen for the production of spread stock i.e. 77.5:22,5 and 82.5:17.5 (RPO/RPS:CNO, by weight through enzymatic interesterification in three different reaction times (2, 4, and 6 hours. The interesterification reactions were conducted at 60°C, 200 rpm agitation speed and 10% of Novozyme 435. The interesterified products were evaluated for their physical characteristics (slip melting point or SMP and solid fat content or SFC and chemical characteristics (carotene retention, moisture content, and free fatty acid/FFA content. All of the interesterified products had lower SFC and SMP as compared to the initial blends. The SMP and SFC increased in longer reaction times. The SMP ranged from 30.8°C to 34.9°C. The carotene retention ranged from 74.80% to 81.08%, while the moisture content and FFA content increased in longer reaction times. The interesterified products had desirable physical properties for possible use as a spread stock rich in carotene.

  8. Slug-Burst Detection in the G3 Reactor; La detection de rupture de gaine au reacteur G3; Obnaruzhenie razryva obolochki v reaktore G3; Deteccion de fallas del revestimiento en el reactor G3

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Plisson, J. [Centre d' Etudes Nucleaires de Marcoule (France)

    1963-10-15

    The author explains the principles underlying slug-burst detection and describes the construction of the apparatus concerned. The main features are a) fully automatic operation, b) centralization of data in the control room and c) measurement by electrostatic collection on a turntable. (author) [French] Dans ce memoire, l'auteur expose les principes sur lesquels est fondee la detection de rupture de gaines et il decrit la realisation des installations. Les caracteristiques principales sont a) l'automatisme integral, b) la centralisation des informations dans la salle de commande et c) mesure par collection electrostatique sur plaque tournante. (author) [Spanish] El autor expone los principios en que se basa la deteccion de las fallas en los revestimientos de los elementos combustibles y describe las caracteristicas principales de la instalacion, que son: a) automatizacion integral, b) centralizacion de las informaciones en la sala de mandos, y c) medicion por recoleccion electrostatica sobre una placa giratoria. (author) [Russian] Izlagayutsya printsipy, na kotorykh osnovano obnaruzhenie razryva obolochki, opisyvaetsya konstruirovanie ustanovok. Osnovnye kharakteristiki takovy: a) integral'nyj avtomatizm, b) tsentralizatsiya informatsii v komandnom zale i c) izmerenie putem ehlektrostaticheskogo sobiraniya na povorachivayushchejsya plastinke. (author)

  9. RA Research nuclear reactor, Part I - RA nuclear reactor operation, maintenance and utilization in 1984; Istrazivacki nuklearni reaktor RA - Deo I - Pogon, odrzavanje i eksploatacija nuklearnog reaktora RA u 1984. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Cupac, S; Sulem, B; Badrljica, R; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1984-12-15

    During the 1984 the reactor operation was limited by the temporary operating license issued by the Committee of Serbian ministry for health and social care. The reason was the non existing emergency cooling system and lack of appropriate filters in the special ventilation system. This temporary license has limited the reactor power to 2 MW from 1981. Operation of the primary cooling system was changed in order to avoid appearance of the previously noticed aluminium oxyhydrate on the surface of the fuel element claddings. The new cooling regime enabled more efficient heavy water purification. Control and maintenance of the reactor instrumentation and tools was done regularly but dependent on the availability of the spare parts. In order to enable future reliable operation of the RA reactor, according to new licensing regulations, during 1984, three major tasks are planned: building of the new emergency system, reconstruction of the existing ventilation system, and renewal of the reactor instrumentation. Financing of the planned activities will be partly covered by the IAEA. this Part I of the report includes 8 Annexes describing in detail the reactor operation, and 6 special papers dealing with the problems of reactor operation and utilization.

  10. Development of a methodology for safety classification on a non-reactor nuclear facility illustrated using an specific example; Entwicklung einer Methodik zur Sicherheitsklassifizierung fuer eine kerntechnische Anlage ohne Reaktor an einem spezifischen Beispiel

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Scheuermann, F.; Lehradt, O.; Traichel, A. [NUKEM Technologies Engineering Services GmbH, Alzenau (Germany)

    2015-07-01

    To realize the safety of personnel and environment systems and components of nuclear facilities are classified according to their potential danger into safety classes. Based on this classification different demands on the manufacturing quality result. The objective of this work is to present the standardized method developed by NUKEM Technologies Engineering Services for the categorization into the safety classes restricted to Non-reactor nuclear facilities (NRNF). Exemplary the methodology is used on the complex Russian normative system (four safety classes). For NRNF only the lower two safety classes are relevant. The classification into the lowest safety class 4 is accordingly if the maximum resulting dose following from clean-up actions in case of incidents/accidents remains below 20 mSv and the volume activity restrictions of set in NRB-99/2009 are met. The methodology is illustrated using an example. In short the methodology consists of: - Determination of the working time to remove consequences of incidents, - Calculation of the dose resulting from direct radiation and due to inhalation during these works. The application of this methodology avoids over-conservative approaches. As a result some previously higher classified equipment can be classified into the lower safety class.

  11. Report on the interpretation of critical experiments in the Siemens-Argonaut-Reactor Graz to study water ingress into spherical elements. Ergebnisbericht zur Auslegung kritischer Experimente am Siemens-Argonaut-Reaktor Graz zum Studium des Wassereinbruches im Kugelhaufen

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Schuerrer, F [Technische Univ., Graz (Austria). Inst. fuer Theoretische Physik und Reaktorphysik; Neef, R D [Kernforschungsanlage Juelich G.m.b.H. (Germany, F.R.). Inst. fuer Reaktorentwicklung

    1979-04-15

    The experiments described are of interest in the study of water contamination in HTR fuel elements. The Siemens Argonaut Reactor (SAR) has been considered as a research tool for a simulation experiment. Following a brief description of the SAR, planned programs are discussed in 'dry' and 'wet' cores. Detector foil types and locations are noted. A theoretical model is developed and nuclide concentrations estimated in the various spectral zones. Reactivity calculations have been made and are summarised for various H{sub 2}O percentage concentrations. The discussion is supported by simplified core layout diagrams and graphs of core flux distributions. Neutron diffusion and spectra calculations are referenced to computer programs used by KFA-Juelich, published elsewhere, and include GAM, THERMOS, MUPO and EXTERMINATOR-2. (G.C.)

  12. NPP Grafenrheinfeld. No thank you. Questions and answers concerning the oldest operating crack susceptible reactor in the federal republic; AKW Grafenrheinfeld. Nein danke. Fragen und Antworten zum aeltesten noch laufenden und rissanfaelligsten Reaktor der Republik

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Darge, Tobias

    2014-03-15

    The brochure discusses questions on the NPP Grafenrheinfeld. concerning the following issues: reactor type, operating company, nuclear fuel, licensing, radioactive waste management, susceptibility to damage, stress test results, critical arguments concerning the reactor pressure vessel steel and the containment, cracks in the primary circuit, safety in case of an aircraft crash, possibility of a severe accident, consequences of a severe accident, medical emergency plan, public information for an emergency case, shutdown at the end of 2015, necessity of a new power plant for energy security?.

  13. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Instruction Disertai Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Dan Retensi Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Fisika SMA (Studi Pada Kelas X Mia Sman Arjasa Jember)

    OpenAIRE

    Susanti, Eli Dwi; Indrawati, Indrawati; Yushardi, Yushardi

    2015-01-01

    The reseach focuses on the implementation of Problem Based Instruction model with the demonstration method. The purposes of this research are to study the influence of the Models to student's physics achievement of affective, kognitif, psycomotoric and student's physics achievement retention. The kind of this research is experiment by modified post-test only control group design. Population of this research is X MIA Senior High School Arjasa Jember. Techniques to the collection data are obser...

  14. THERMAL NEUTRON FLUX MAPPING ON A TARGET CAPSULE AT RABBIT FACILITY OF RSG-GAS REACTOR FOR USE IN k0-INAA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutisna Sutisna

    2015-03-01

    di dalam kapsul dan kanal iradiasi yang berbeda untuk kuantifikasi unsur-unsur menggunakan k0-AANI. Pemetaan fluks neutron termal (фth pada dua jenis kapsul iradiasi telah dilakukan untuk kanal RS01 dan RS02 di reaktor RSG-GAS. Fluks neutron termal ditentukan dengan menggunakan paduan Al - 0,1 % Au melalui reaksi nuklir 197Au (n,g 198Au, sementara pemetaan fluks dilakukan menggunakan statistik R. Fluks neutron termal dihitung menggunakan perangkat lunak k0-IAEA yang disediakan oleh IAEA. Hasil penelitian menunjukkan bawa rata-rata fluk neutron termal adalah (5,6±0,3×10+13 n.cm-2.s-1; (5,6±0,4×10+13 n.cm-2.s-1, (5,2± 0,4×10+13 n.cm-2.s-1 dan (5,3 ± 0,4×10+13 n.cm-2.s-1 masing-masing untuk lapisan 1, 2, 3 dan 4 pada kapsul polietilena. Dalam kasus kapsul aluminium, fluk neutron termal adalah lebih rendah dibandingkan dengan fluk neutron termal pada kapsul polietilena, yaitu (3,0 ± 0,2 ×10+13 n.cm-2.s-1; (2,8 ± 0,1×10+13 n.cm-2.s-1; (3,2 ± 0,3×10+13 n.cm-2.s-1 masing-masing untuk lapisan 1, 2 dan 3. Untuk setiap lapisan dalam kapsul, distribusi fluks neutron termal adalah tidak seragam dan tidak ada degradasi fluk dalam arah aksial, baik untuk kapsul polietilena maupun untuk kapsul aluminium. Peta kontur fluk neutron termal untuk delapan lapisan pada kapsul polietilena dan enam lapisan pada kapsul aluminium untuk kanal iradiasi RS01 dan RS02, memiliki pola yang sama dengan keragaman yang relatif kecil untuk semua jenis kapsul iradiasi. Kata kunci: neutron thermal, fluks, kapsul, AAN

  15. DESAIN AWAL TURBIN UAP TIPE AKSIAL UNTUK KONSEP RGTT30 BERPENDINGIN HELIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sudadiyo

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK DESAIN AWAL TURBIN UAP TIPE AKSIAL UNTUK KONSEP RGTT30 BERPENDINGIN HELIUM. Konsep reaktor daya nuklir yang dikembangkan merupakan jenis reaktor berpendingin gas dengan temperatur tinggi (RGTT. Gas yang digunakan untuk mendinginkan teras RGTT adalah helium. Konsep RGTT ini dapat menghasilkan daya termal 30 MWth sehingga dinamakan RGTT30. Temperatur helium mampu mencapai 700 °C ketika keluar dari teras RGTT30 dan digunakan untuk memanaskan air di dalam steam generator hingga mencapai temperatur 435 °C. Steam generator dihubungkan dengan turbin uap yang dikopel dengan generator listrik untuk membangkitkan daya 7,27 MWe. Uap yang keluar dari turbin dilewatkan kondensor untuk mencairkan uap menjadi air. Rangkaian komponen dari steam generator, turbin, dan kondensor dinamakan sistem turbin uap. Turbin terdiri dari sudu-sudu yang dimaksudkan untuk mengubah tenaga uap kedalam tenaga mekanis berupa putaran. Efisiensi turbin merupakan parameter yang harus diperhatikan dalam sistem turbin uap ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengusulkan sudu tipe aksial dan untuk menganalisa perbaikan efisiensi turbin. Metode yang digunakan yaitu aplikasi prinsip termodinamika yang berhubungan dengan konservasi energi dan massa. Perangkat lunak Cycle-Tempo dipakai untuk mendapatkan parameter termodinamika dan untuk mensimulasikan sistem turbin uap berbasis RGTT30. Pertama, dibuat skenario dalam simulasi sistem turbin uap untuk mengetahui efisiensi dan laju aliran massa uap yang diperoleh nilai optimal 87,52 % dan 8,759 kg/s pada putaran 3000 rpm. Kemudian, turbin uap diberi sudu tipe aksial dengan diameter tip 1580 mm dan panjang 150 mm. Hasil yang diperoleh adalah nilai efisiensi turbin uap naik menjadi 88,3 % pada putaran konstan (3000 rpm. Penambahan nilai efisiensi turbin sebesar 0,78 % menunjukkan peningkatan kinerja RGTT30 secara keseluruhan. Kata kunci: Tipe aksial, turbin uap, RGTT30   ABSTRACT PRELIMINARY DESIGN ON STEAM TURBINE OF AXIAL TYPE

  16. PHASE CHANGES ON 4H AND 6H SIC AT HIGH TEMPERATURE OXIDATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jan Setiawan

    2016-10-01

    -016-4971 card.  Diffraction pattern on 46S also showed lattice parameter, composition and crystallite size changes.  The lattice parameter changes not significant.  For 6S and 46S sam-ples at 1400 oC, the 6H-SiC phase changes into other phases more than 50 % from its original weight percentage. Keywords: silicon carbide, 4H-SiC, 6H-SiC, oxidation, high temperature. ABSTRAK PERUBAHAN FASA 4H DAN 6H SIC YANG TEROKSIDASI PADA TEMPERATUR TINGGI.  Telah dilakukan proses oksidasi pada silikon karbida yang mengadung fasa 6H dan silikon karbida yang mengandung fasa 4H dan 6H.  Silikon karbida merupakan keramik non oksida dengan sifat-sifat unggulnya yang sangat potensial digunakan dalam dunia industri.  Dalam industri nuklir silikon karbida digunakan sebagai bahan struktur kelongsong pada bahan bakar reaktor air ringan light water reactor (LWR dan sebagai pelapis pada kernel bahan bakar reaktor gas temperatur tinggi (RGTT.  Pada studi ini dilakukan simulasi oksidasi silikon karbida pada kernel apabila terjadi kegagalan pada pipa pendingin utamanya. Sampel dibentuk dari serbuk silikon karbida yang di pres hingga berbentuk pelet dengan diameter 12,7 mm dan ketebalan 1.0 mm kemudian dioksidasi pada temperatur 1000 oC, 1200 oC dan 1400 oC selama 1 jam.  Sampel sebelum dan setelah dioksidasi dilakukan penimbangan dan pengujian difraksi sinar-X menggunakan Difraktometer Panalytical Empyrean dengan Cu sebagai sumber sinar-X.  Analisis pola difraksi dilakukan menggunakan aplikasi General Structure Analysis System (GSAS, dengan hasil yang diperoleh adalah perubahan parameter kisi dan kandungan fasa SiC-nya.  Hasil percobaan menunjukkan bahwa semua sampel yang teroksidasi mengalami peningkatan berat.  Oksidasi sampel 6S menyebabkan kenaikan berat tertinggi pada temperatur 1200 oC, sedangkan sampel 46S memiliki berat dengan kecenderungan meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur oksidasi.  Analisis pola difraksi sinar-X menunjukkan bahwa fasa domi-nan yang terbentuk pada sampel

  17. Die topkwark

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Tegen

    1998-07-01

    Full Text Available ’n Oorsig van die belangrikheid van die onlangs ontdekte topkwark by Fermilab in Chicago word gegee. Daar word aangetnon dat die topkwark belangrik is in fisika van die Oerknal, oftewel "Big Bang", en in die Standaard Model van Elementêredeeltjie-fisika. Toepaslike literatuur vir verdere studie kan van die lys van verwysings in hierdie kort, nietegniese artikel, nagegaan word.

  18. APLIKASI MOBILE ZAPPELINE SEBAGAI MEDIA TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA (TMC) DAN PENIPISAN POLUTAN UDARA (ASAP)

    OpenAIRE

    Purwadi, Purwadi; Sunarto, Faisal; Muttaqin, Alfan; Seto, Tri Handoko

    2018-01-01

    IntisariTelah dilakukan kajian aplikasi mobile zappeline sebagai media teknologi modifikasi cuaca (tmc) dan media penipisan polutan udara (asap) pada sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel berukuran 5,960 x 1,970 meter. Dengan kendaraan tersebut, direkomendasikan dimensi zappeline berbentuk bangun ruang eliptical dengan jari-jari diagonal a dan b masing-masing 3,25 dan 0,65 meter. Selanjutnya, karakteristik aerodinamik dan fisika dihitung dengan memecahkan beberapa persamaan fisika secara numerik...

  19. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, AKTIVITAS DAN SIKAP PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI, MELALUI METODE DISKUSI, OBSERVASI, DAN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Lestari Purnomowati

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan diskusi, melakukan observasi, dan bereksperimen, maka persepsi terhadap fisika sebagai objek menjadi berubah lebih baik. Adanya interaksi siswa dengan media pembelajaran karena kegiatan mendiskusikan, mengobservasi, dan melakukan eksperimen mendorong siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang

  20. PENERAPAN VIRTUAL EXPERIMENT BERBASIS INKUIRI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Yulianti

    2012-07-01

    Full Text Available Mahasiswa sebagai calon guru fisika bertugas sebagi pilar bagi perkembangan fisika di masyarakat, oleh karena itu dituntut menguasai fisika dan kemandirian di dalam mempelajari fisika. Kemandirian mahasiswa yang rendah perlu dilatih melalui penelitian tindakan kelas yang bersiklus. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan mengembangkan kemandirian mahasiswa prodi Pendidikan Fisika melalui penerapan virtual experiment berbasis inkuiri pada pembelajaran Mekanika I Tujuan yang lain meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran inkuiri menggunakan virtual experiment  Penelitian  berlangsung tiga siklus, tiga pertemuan pada bahasan gerak parabola. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data hasil belajar kognitif   diperoleh melalui, tes dan lembar pengamatan untuk mengukur hasil belajar afektif dan psikomotorik. Hasil yang diperoleh kemandirian mahasiswa dapat berkembang dan terjadi pe-ningkatan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa prodi Pendidikan Fisika FMIPA Unnes semester III tahun 2011/2012This three-cycle classroom action research was aimed to develop physics education student autonomy and to increase students’ cognitive, afective and psychomotoric achievements by applying inquiry virtual experiment on Mechanics I lecture. Each cycle consists of planning, action, observing and reflection activity. The cognitive data was collected by using test, while the affective and psychomotoric ones were collected by using observation sheet. The result showed an increase of student autonomy and students’ cognitive, affective and psycomotoric achievements of third semester students of physics education of FMIPA Unnes year 2011/2012.

  1. RELAP5 SIMULATION FOR SEVERE ACCIDENT ANALYSIS OF RSG-GAS REACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sofrany Ekariansyah

    2018-01-01

    SIMULASI RELAP5 UNTUK ANALISIS KECELAKAAN PARAH PADA REAKTOR RSG-GAS. Reaktor riset di dunia diketahui lebih aman dari pada reaktor daya karena desainnya yang lebih sederhana pada teras dan karakteristika operasinya. Namun demikian, potensi bahaya reaktor riset terhadap publik dan lingkungan tidak bisa diabaikan karena beberapa fitur tertentu. Oleh karena itu, level keselamatan reaktor riset harus jelas ditunjukkan dalam Laporan Analisis Keselamatan (LAK dalam bentuk analisis keselamatan yang dilakukan dengan berbagai macam pendekatan dan metode dan didukung dengan alat komputasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensimulasikan beberapa kecelakaan parah pada reaktor RSG-GAS yang dapat menyebabkan kerusakan bahan bakar untuk memperkuat hasil analisis kecelakaan parah yang sudah ada dalam LAK. Simulation dilakukan dengan program perhitungan RELAP5/SCDAP/Mod3.4 yang memiliki kemampuan untuk memodelkan elemen bahan bakar tipe pelat di RSG-GAS. Tiga kejadian telah disimulasikan yaitu hilangnya aliran primer dan sekunder dengan kegagalan reaktor untuk dipadamkan, tersumbatnya beberapa kanal pendingin bahan bakar pada daya penuh, dan hilangnya aliran primer dan sekunder yang diikuti dengan tersumbatnya beberapa kanal pendingin bahan bakar setelah reaktor padam. Kejadian pertama akan membahayakan pelat bahan bakar dengan naiknya temperatur kelongsong hingga titik lelehnya yaitu 590 °C. Tersumbatnya satu atau beberapa kanal pada satu elemen bahan bakar menyebabkan konsekuensi yang berbeda pada pelat bahan bakar, dimana paling sedikit tersumbatnya 2 kanal akan merusak satu pelat bahan bakar, apalagi tersumbatnya satu elemen bahan bakar. Kombinasi antara hilangnya aliran pendingin primer dan sekunder yang diikuti dengan tersumbatnya satu kanal bahan bakar setelah reaktor dipadamkan menyebabkan naiknya temperatur kelongsong di bawah titik lelehnya yang berarti sirkulasi alam yang terbentuk dan daya yang terus turun cukup untuk mendinginkan elemen bahan bakar. Kata kunci

  2. Pengaruh Kandungan Uranium Dalam Umpan Terhadap Efisiensi Pengendapan Uranium

    OpenAIRE

    Torowati

    2010-01-01

    PENGARUH KANDUNGAN URANIUM DALAM UMPAN TERHADAP EFISIENSI PENGENDAPAN URANIUM. Setiap aktivitas analisis di Laboratorium Kendali Kualitas, Bidang Bahan Bakar Nuklir selalu dihasilkan limbah radioaktif cair. Limbah radioaktif cair di laboratorium masih mengandung uranium yang cukup besar ± 0,600 g U/l dengan keasamaan yang cukup besar pula. Karena uranium mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi maka perlu USAha untuk mengambil kembali uranium tersebut. Pada kegiatan ini telah dilak...

  3. Põhja-Korea lubas taas jätta tuumaplaanid / Jürgen Tamme

    Index Scriptorium Estoniae

    Tamme, Jürgen

    2007-01-01

    Pekingis toimunud kuuepoolsete desarmeerimiskõneluste tulemusena on Põhja-Korea nõus andma ülevaate riigi tuumarajatistest ning alustama nende likvideerimist. 14. juulil suleti Yongbyoni tuumakeskuse reaktor. Lisa: Tuumavaidlus

  4. KARAKTERISTIK REAKTIVITAS TERAS KERJA RSG-GAS SELAMA 30 TAHUN BEROPERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran Surbakti

    2017-06-01

    Full Text Available RSG-GAS, mulai dari komisioning, operasi teras kerja hingga kini telah 30 tahun beroperasi sehingga perlu dilakukan evaluasi keselamatan parameter neutroniknya. Untuk tujuan keselamatan telah dilakukan berbagai aktivitas penelitian, baik yang berhubungan dengan operasi, keselamatan, maupun dalam rangka penggunaan reaktor. Analisis dan pengelolaan besaran reaktivitas yang menunjang keselamatan operasi reaktor sangat penting dilakukan karena besaran ini mempengaruhi desain, kendali dan jadual operasi reaktor. Besaran tersebut dapat ditentukan melalui pengukuran reaktivitas batang kendali dan eksperimen pemuatan bahan bakar di dalam teras. Pengukuran reaktivitas batang kendali yang dilakukan pada setiap awal siklus teras (dengan kondisi teras dingin dan bersih, bebas pengaruh xenon, menghasilkan nilai reaktivitas batang kendali yang dapat digunakan untuk menentukan nilai reaktivitas lainnya seperti reaktivitas lebih, reaktivitas padam dan reaktivitas total. Pengelolaan reaktivitas teras telah dilakukan dengan baik selama 30 tahun dalam rangka mendukung operasi reaktor untuk keperluan penelitian dan iradiasi target.

  5. Adamkus : EU might be willing to negotiate on postponing Ignalina reactor closure

    Index Scriptorium Estoniae

    2008-01-01

    President Valdas Adamkus teatas võimalusest, et EL alustab arutelu Ignalina tuumaelektrijaama sulgemise edasilükkamisest. Uue jaama valmimise aeg pole teada ning praegune reaktor on tänu rootslaste abile turvaline

  6. Measurement and Analysis of Output Radiation Dose on X-Ray Device over 10 Years at Hospitals in Medan City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herty Afrina Sianturi

    2018-01-01

    Adhikari, Suraj Raj. 2012. Effect And Application      Of Ionization Radiation (X-Ray In Living  Organism. Kaski: Volume 3.The Himalaya  Physics. Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Peraturan Kepala BAPETEN No. 8 Tahun 2011  tentang Keselamatan Radiasi dalam Penggunaan Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional, 2011. BAPETEN, 1999, Surat Keputusan Kepala Bapeten nomor 01/Ka-Bapeten/V-99 tentang Kesehatan terhadap radiasi pengion, Jakarta BATAN, 2005, Disain Penahan Ruang Sinar – X, Pusdiklat, BATAN, Jakarta Bushong, Steward C. 2013. Radologic Science for Technologists. 10th edition.United State of  America : CV. Mosby Company. Kramer, H. M., dan Selbach, H. J. 2008. Extension of the Range of Definition of the Practical Peak Voltage up to 300 kV. The British Journal of  Radiologhy (81:693-698. Rassad, S. dkk, Radiologi Diagnostik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta (2000. Suryanto, Sigit Bachtiar. 2011. Analisis Pembentukan Gambar Dan Batas Toleransi Uji Kesesuaian Pada Pesawat Sinar-X Diagnostik. Prosiding Seminar Penelitian Dan Pengelolaan Perangkat Nuklir. Trikasjono, T. dkk. 2009. Analisis Keselamatan Pesawat Sinar-X di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum daerah Sleman Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Nuklir PTNBR – BATAN. Vassileva, J. 2004. A Phantom for Dose Image Quality Optimization in Chest Radiography. The British Journal of Radiologhy 75:837-842. Wadianto, Azis Muslim. 2017. Uji Akurasi Tegangan Tinggi Alat Rontgen Radiography Mobile. INOVASI, Volume XIX Nomor 1,Januari 2017

  7. The Dagger and The Shield: The Ballistic Missile Defence and Sino-US Strategic Relationship

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristian Atriandi Supriyanto

    2016-04-01

    Full Text Available Menghadapi potensi ancaman serangan senjata rudal pemusnah massal dari rogue states, seperti Iran and Korea Utara, Amerika Serikat (AS merespon dengan mendirikan program Pertahanan Rudal Balistik (BMD untuk menembak jatuh rudal-rudal tersebut di angkasa. Akan tetapi, Republik Rakyat Cina (RRC menganggap program BMD AS itu tidak hanya bertujuan untuk menghadapi rogue states, namun juga RRC. RRC menilai rudal dan senjata nuklir sebagai "belati" yang telah berhasil menjamin stabilitas internasional melalui penciptaan hubungan saling gentar (mutual deterrence di antara kekuatan-kekuatan nuklir dunia. Sementara program BMD yang diibaratkan sebagai "perisai" dianggap hanya akan mendestabilisasi hubungan tersebut. Guna mengimbangi BMD AS, RRC akan meningkatkan jumlah dan kualitas rudal serta senjata nuklirnya hingga tetap kredibel dalam menjaga hubungan saling gentar dengan AS. Kondisi ini justru akan menciptakan lingkungan strategis internasional yang makin tidak stabil dan bahkan berpotensi memicu perlombaan senjata nuklir antara RRC dengan AS. Untuk mencegah kondisi tersebut, AS harus meyakinkan RRC bahwa program BMD hanya digunakan untuk menghadapi rogue states.

  8. Efek Durasi Pencahayaan Pada Sistem HRAR Untuk Menurunkan Kandungan Minyak Solar Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Puspitasari

    2014-09-01

    Full Text Available Kandungan minyak di dalam air limbah industri perminyakan umumnya bersifat toksik terhadap mikroorganisme dan mengganggu proses pengolahan secara biologis. Sistem HRAR diperkirakan dapat mengatasi hambatan tersebut melalui proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perpanjangan waktu pencahayaan pada kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak di dalam limbah. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi durasi pencahayaan dan variasi penambahan volume minyak solar yang ditambahkan ke dalam reaktor. Variasi durasi pencahayaan yang digunakan adalah pencahayaan selama 12 jam dan pencahayaan selama 24 jam. Sedangkan penambahan volume minyak solar ke dalam masing-masing reaktor adalah sebesar 346 ppm, 519 ppm dan 692 ppm. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah durasi pencahayaan selama 12 jam memiliki efek yang lebih baik terhadap penurunan konsentrasi minyak dibandingkan pencahayaan selama 24 jam. Hal ini dapat terlihat dari baiknya pertumbuhan alga dan bakteri di dalam reaktor serta tingginya penurunan konsentrasi minyak solar di dalamnya. Penurunan konsentrasi minyak solar terbaik terdapat pada reaktor dengan penambahan minyak solar sebesar 346 ppm. Pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 12 jam terjadi penurunan konsentrasi minyak sebesar 78,4%. Sedangkan penurunan kandungan minyak solar pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 24 jam adalah sebesar 73,9%.

  9. SAFIRA. Sub-project B 1.3: Development of coupled in-situ reactors and optimisation of the geochemical processes in the discharge of different in situ reactor sytems. Final report; SAFIRA. Teilprojekt B 1.3: Entwicklung von gekoppelten in situ-Reaktoren und Optimierung der geochemischen Prozesse im Abstrom von verschiedenen in situ-Reaktor-Systemen. Abschlussbericht

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dahmke, A.; Schaefer, D.; Koeber, R.; Plagentz, V.

    2002-12-01

    The Bitterfeld ground water is contaminated with many different pollutants over a large area. Long-term measures like reactive barriers for purification are required. However, groundwater contaminated with multiple contaminants cannot be purified by a single reactive material; for this reason, the effectivity of combinations of different reactive materials was investigated. Of the combinations investigated, reducing iron and activated carbon connected in series was the most effective: The iron will remove the reducible chlorinated hydrocarbons, while the rest of the contaminants are adsorbed to the activated carbon. Iron and ORC was another interesting option, but the combination of iron and activated carbon was found to be the most favourable option. Until a better method is available, it is recommended to connect iron and activated carbon in parallel for removing contaminant mixtures. Directly behind reactive iron barriers (also when combined with activated carbon), the limiting values of the Freshwater Ordinance for Fe(II) and pH are exceeded. Directly behind ORC reactors, the limiting values for Mg and pH are exceeded. Investigations in the outflow of these reactive materials showed that the high pH values are buffered by contact with the aquifer material to values typical of aquifers, which usually are below the limiting values of the Freshwater Ordinance. However, as the buffer capacity of the soil is exhausted, a zone with a higher pH starts to grow in the aquifer. The growth of this zone depends on the pH and on the aquifer material. Especially in soils as found at Bitterfeld, with a high concentration of organic matter, we find long-term desorption of pollutants from the aquifer materials which will burden the purified water leaving the water treatment system and prohibit its utilization. [German] Der Grundwasserleiter im Raum Bitterfeld ist grossraeumig mit vielen verschiedenen Substanzen kontaminiert. Aufgrund der grossraeumigen Erstreckung kommen nur langfristig kostenguenstige passive Massnahmen wie reaktive Barrieren zur Sanierung in Frage. Grundwasser, das mit mehreren und unterschiedlich reagierenden Stoffen kontaminiert ist, kann jedoch nicht mit Hilfe eines einzelnen reaktiven Materials gereinigt werden, daher wurde die Effektivitaet von Kombinationen unterschiedlicher reaktiver Materialien zur Sanierung untersucht. Von den untersuchten Kombinationen erwies sich die Hintereinanderschaltung von reduzierendem Eisen und Aktivkohle als besonders effektiv. Reduzierbare chlorierte Kohlenwasserstoffe werden im Eisen entfernt, die verbleibenden Kontaminanten adsorbieren auf der Aktivkohle. Auch die Hintereinanderschaltung von Eisen und Sauerstoff abgebenden ORC, in denen ein aerober mikrobieller Abbau statt findet, ist zur Entfernung von Mischkontaminationen geeignet. Eine Kostenschaetzung zeigt, dass die Kombination von Eisen und Aktivkohle in Abhaengigkeit von der Zusammensetzung der Kontamination guenstiger als Aktivkohle allein sein kann und generell guenstiger als die Kombination von Eisen und ORC ist. Ohne ein guenstigeres Verfahren zum Einbringen von Sauerstoff in den Aquifer wird die Hintereinanderschaltung von Eisen und Aktivkohle zur Sanierung von Mischkontaminationen empfohlen. Im direkten Abstrom von reaktiven Eisenbarrieren (auch in Kombination mit Aktivkohle) sind die Grenzwerte fuer Fe(II) und pH entsprechend der Trinkwasserverordnung ueberschritten. Im Abstrom von ORC-Reaktoren werden die zulaessigen Werte fuer Mg und pH ueberschritten. Untersuchungen im Abstrom dieser reaktiven Materialien zeigen, dass die hohen pH-Werte durch den Kontakt mit dem Aquifermaterial auf Aquifer-typische Werte gepuffert werden, die ueblicherweise unter den Grenzwerten der Trinkwasserverordnung liegen. Mit Erschoepfen der Pufferkapazitaet des Bodens breitet sich jedoch eine Zone mit erhoehtem pH-Wert im Aquifer aus. Die Geschwindigkeit dieser Ausbreitung haengt vom pH-Wert und dem Aquifermaterial ab. Gerade fuer sehr Organik reiche Boeden wie in Bitterfeld wird auch eine lange anhaltende Desorption von Schadstoffen aus dem Aquifermaterial beobachtet, durch die das saubere Wasser, das die Sanierungsanlage verlaesst, wieder mit Schadstoffen beladen wird, was zu einer anhaltenden Nutzungseinschraenkung fuehrt. (orig.)

  10. Radioactivity in the environment of the RA nuclear reactor in Vinca for the period 1977-1980. Material prepared for the RA reactor safety report; Radioaktivnost okoline nuklearnog reaktora RA u Vinci u periodu 1977-1980, Materijal pripremljen za izradu Sigurnosnog izvestaja za reaktor RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ajdacic, N; Martinc, R [Institute of nuclear sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1980-12-15

    Review of the environmental monitoring data presented in this report is prepared for the RA reactor safety report. These data resulted from four-year monitoring of precipitations and deposited dust. Measurements were done daily. In addition to these data, tables contain mean daily values, total monthly values of beta activities of precipitation from 1977 - 1980. Radioactivity control of the RA reactor environment showed that there was no significant discrepancy compared to the mean values for several years, apart from seasonal variations and meteorological influences. In the period from October 1976 to mid 1978 a number of higher values were recorded probably due to nuclear explosions. During 1979 the general activity level was relatively low, showing increase tendency during 1980.

  11. The Application of Inquiry Learning Methods with Handout: Impact on Student Learning Outcomes on Physics at SMAN 1 Batang Anai Padang Pariaman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nelfi Erlinda

    2016-10-01

    Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya pembelajaran fisika, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan metode pembelajaran inkuiri disertai handout. Rumusan masalah dalam penelitian ini Apakah terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran inkuiri disertai handout terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMAN 1 Batang Anai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran inkuiri disertai handout. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X MIA SMAN I Batang Anai yang terdaftar dalam Tahun Pelajaran 2014/2015. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif dan lembar observasi. Uji analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji t. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran inkuiri disertai handout terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMAN 1 Batang Anai. Kata kunci: metode pembelajaran inquri, handout, hasil pembelajaran

  12. THERMAL-HYDRAULIC ANALYSIS OF SMR WITH NATURALLY CIRCULATING PRIMARY SYSTEM DURING LOSS OF FEED WATER ACCIDENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susyadi Susyadi

    2016-09-01

    ABSTRAK Reaktor daya kecil modular (SMR memiliki beberapa keunggulan dibanding reaktor daya besar konvensional. Dengan disain yang lebih sederhana dan terintegrasi, penerapan hukum alamiah untuk sistem keselamatannya dan biaya modal yang rendah, reaktor ini sangat cocok untuk dibangun di Indonesia. Salah satunya disain SMR yang sedang dikembangkan menerapkan gaya penggerak alami untuk sistim pendingin primernya. Dengan disain seperti itu, adalah sangat penting untuk memahami implikasinya terhadap aspek keselamatan pada seluruh kondisi operasi. Salah satu yang perlu diinvestigasi adalah kecelakaan kehilangan air umpan (LoFW. Pada studi ini, dilakukan analisis kinerja thermal hidrolik SMR yang menggunakan sistim pendinginan primer sirkulasi alam saat kecelakaan LoFW. Tujuannya adalah untuk menginvestigasi karakteristik aliran sistem primer saat kecelakaan LoFW dan untuk memastikan apakah aliran sirkulasi alam cukup untuk memindahkan panas dari teras guna menjaga kondisi tetap aman selama kecelakaan tersebut. Metoda yang digunakan adalah dengan merepresentasikan sistem reaktor ke dalam model-model generik program RELAP5 dan melakukan simulasi numerik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setelah kejadian pemicu dan trip reaktor, pada sisi primer laju alirnya berfluktuasi secara signifikan dan temperatur pendinginnya menurun secara bertahap sedangkan  pada sisi sekunder kondisi uap berubah menjadi uap jenuh. Laju alir turun dari ~711 kg/detik menjadi ~263 kg/detik sebelum kembali naik lagi pada t=~46 detik. Saat laju alir di titik terendah, temperatur pusat bahan bakar dan fluida pendingin adalah sekitar  ~565 K dan  ~554 K, yang menujukkan bahwa temperatur bahan bakar masih jauh di bawah batas disain dan temperatur fluidanya juga berada di bawah titik saturasi. Keadaan ini menunjukkan bahwa saat transien kedua parameter utama termohidrolik reaktor tetap dalam kondisi yang dapat diterima sehingga dapat disimpulkan  bahwa saat  kecelakaan kehilangan air umpan, SMR

  13. Neutronefisika as navorsingsgebied*

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. J. du Toit

    1964-03-01

    Full Text Available Alhoewel die Kernfisika in die populêre opvatting beskou word as ’n moderne ontwikkeling, gaan die geskiedenis daarvan reeds relatief ver terug in die verlede van die Fisika. Rutherford het reeds in 1911 die atoomkern ontdek, en in 1913 het J. J. Thompson die massas van kerne begin bepaal.

  14. 'Epistemology models ontology'− In gesprek met John Polkinghorne

    African Journals Online (AJOL)

    Test

    7 Jun 2011 ... maar met die aard daarvan. Polkinghorne wil met sy boek One World (1996) presies sê wat die titel suggereer. Hiervoor kry hy die oplossing by sy mentor en latere kollega, Paul Dirac. Vir meer as 30 jaar het Dirac dieselfde leerstoel in Fisika aan Cambridge beklee as Isaac Newton (Polkinghorne 2005:34).

  15. Die dinamika van die beperkte drie-deeltjie-probleem in sterrekunde

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Keegan D. Anderson

    2011-09-01

    Full Text Available Die beperkte drie-deeltjie-probleem is een van die oudste probleme in klassieke fisika en is alvir ongeveer die afgelope honderd jaar bestudeer. Die probleem is nie oplosbaar op ‘n geslote analitiese wyse nie, alhoewel ’n oneindige reeks oplossing bestaan.

  16. DAMPAK PEMAKAIAN BATU BARA TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-09-01

    Full Text Available Dewasa ini mulai dari cara penambangan sampai dengan proses pengolahan menjadi bahan bakar diupayakan untuk menghasilkan bahan bakar yang mengandung abu dan sulfur yang rendah. Caranya disebut "coal beneficiation" yaitu dengan memisahkan bahan yang tak diinginkan secara fisika dan kimia.

  17. PENGEMBANGAN ALAT EKSPERIMEN BUNYI DENGAN SISTEM AKUISISI DATA BERBASIS SMARTPHONE ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervian Arif Muhafid

    2014-11-01

    Full Text Available Proses pembelajaran di dalam fisika memerlukan eksperimen untuk memperoleh pemahaman yang baik tentang konsep-konsep yang terkandung di dalamnya. Metode eksperimen dimaksudkan juga untuk mempelajari serta mengamati langsung fenomena-fenomena yang terjadi di dalam fisika. Akan tetapi, fakta yang terjadi dalam pembelajaran fisika di kelas khususnya pada sub bab pipa organa belum banyak dilakukan eksperimen dalam pembelajarannya dikarenakan belum tersedianya alat penunjang untuk eksperimen bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan alat eksperimen bunyi pada pipa organa untuk menghitung cepat rambat bunyi di udara dengan sistem akuisisi data dari hasil analisis frekuensi menggunakan smartphone berbasis android dan menentukan akurasi dan presisi hasil pengukuran cepat rambat bunyi di udara pada pipa organa terbuka dan tertutup. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Pada tahap analisis dilakukan analisis terhadap tujuan matapelajaran fisika dan permasalahan yang ada pada pembelajaran fisika tingkat SMA, pada tahap design dilakukan perancangan alat eksperimen, pada tahap pengembangan dilakukan penyediaan bahan yang akan digunakan dan perakitan, pada tahap implementasi alat eksperimen yang dibuat diuji coba untuk eksperimen, dan pada tahap evaluasi dilakukan pengecekan ulang terhadap kelayakan alat yang sudah dirancang. Hasil data dalam penelitian ini adalah analisis frekuensi dengan software MicTester berbasis android. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata berbobot dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat eksperimen dalam penelitian ini mampu digunakan untuk pembelajaran pipa organa terbuka dan tertutup. Dari eksperimen diperoleh nilai cepat rambat gelombang bunyi di udara untuk pipa organa terbuka adalah v = (340.9 ± 0.3 m/s dengan tingkat akurasinya sebesar 98.1% dan presisinya

  18. Perancangan dan Simulasi MRAC untui Proses Pengendalian Temperatur pada Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Sylvia

    2014-03-01

    Full Text Available Temperatur merupakan salah satu variabel proses dasar yang dikendalikan untuk menjaga suhu cairan di dalam reaktor. Model Reference Adaptive Controller (MRAC dengan MIT rule dipilih untuk mencapai spesifikasi respon yang diinginkan pada CSTR. Beban yang bervariasi berupa debit aliran likuid yang masuk ke dalam reaktor dapat menyebabkan perubahan parameter yang mempengaruhi perubahan temperatur output produk pada CSTR. Sebuah simulasi dilakukan dengan menggunakan MATLAB dan hasilnya dianalisa. Respon plant dapat melakukan adaptasi parameter – parameter kontrolernya cukup baik pada nilai gain adaptasi dengan rentang 0.00000010000 sampai 0.00000000001. Waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi beban yang bervariasi berupa debit aliran yang masuk ke dalam reaktor dengan nilai yang maksimal (1.5 m^3/min menghasilkan respon plant lebih cepat 42 detik dari pada debit aliran masuk dengan nilai yang nominal (1 m^3/min 63 detik dan minimal (0.5 m^3/min 75 detik.

  19. Studi Efisiensi Penyisihan COD dalam Lindi dengan Sistem Evapotranspirasi Menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza dan Rumput Belulang (Eleusine indica

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrus Zaman

    2017-11-01

    Full Text Available COD dalam lindi merupakan salah satu parameter yang secara umum berada pada konsentrasi yang tiggi sebagai salah satu hasil biodegradasi material organik dan anorganik dalam sampah di TPA. Sistem evapotranspirasi yang menggunakan tumbuhan lokal merupakan salah satu sistem yang menjanjikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efisiensi penyisihan COD dalam lindi dengan reaktor evapotranspirasi secara kontinyu yang menggunakan tumbuhan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza dan Rumput Belulang (Eleusine indica. Hasil uji menunjukkan efisiensi pada semua reaktor mulai sekitar hari ke 3 hingga hari ke 25 mengalami fluktuasi yang cenderung menurun (dari ± 75% menjadi ± 50%, tetapi hari selanjutnya cenderung meningkat. Pola tersebut dipengaruhi oleh peran media tanam, bakteri dalam media tanam, bakteri pada akar tumbuhan dan aktivitas metabolisme tumbuhan uji. Secara keseluruhan reaktor yang menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza lebih fluktuatif dibandingkan denga menggunakan Rumput Belulang (Eleusine indica yang dipengaruhi pola pertumbuhan dan perkembangannya.

  20. Integrating 3D CAD data for manufacturing and fabrication the core model of reactor TRIGA PUSPATI

    International Nuclear Information System (INIS)

    Abu Bakar Harun

    2005-01-01

    This paper describe the intrigue integration of digital 3 Dimensional Computer Aided Design (3D CAD) data manipulation for the Core Model fabrication of REAKTOR TRIGA PUSPATI and ready for mass manufacturing. 3 Dimensional CAD data from Computer Aided Design program will be used as an interpreter in the fabrication of this project. The Core Model of REAKTOR TRIGA PUSPATI will be fabricated with the aid of 3D CAD drawings and digital files. The components will be segregated and divided into 2 categories namely Conventional d Rapid Fabrication. (Author)

  1. Services provided to other organizational units, Annex 7; Prilog 7 - Usluge drugim organizacionim jedinicama

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1965-12-15

    During 1965, the RA reactor staff provided services to other organizational units in: designing new systems, repair of electronic equipment, installing measuring devices, constructing mechanical elements in the workshop. [Serbo-Croat] U toku 1965. godine reaktor RA je pruzio usluge drugim jedinicama i to: projektovanjem novih sistema, popravkom elektronskih uredjaja, instaliranjem mernih sistema, izradom mehanickih elemenata i sklopova u mehanickoj radionici.

  2. Ultrasonics aids the identification of failed fuel rods

    International Nuclear Information System (INIS)

    Anon.

    1985-01-01

    Over a number of years Brown Boveri Reaktor of West Germany has developed and commercialized an ultrasonic failed fuel rod detection system. Sipping has up to now been the standard technique for failed fuel detection, but sipping can only indicate whether or not an assembly contains defective rods; the BBR system can tell which rod is defective. (author)

  3. Eesti Energia valib Ameerikas tuumajaamale reaktoreid / Andres Reimer

    Index Scriptorium Estoniae

    Reimer, Andres

    2009-01-01

    Eesti Energia liitus rahvusvahelise tuumareaktoriprojektiga IRIS, projekti eesmärk on luua lihtsa konstruktsiooniga, ohutu ja suhteliselt odav reaktor. Jürgen Ligi sõnul saab Eesti oma IRIS-tüüpi tuumajaama juba 2019. aastal. Joonis: Potentsiaalne tuumajaam

  4. Na velikosti nezáleží - je to fraktální

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Řípa, Milan

    2014-01-01

    Roč. 7, červen (2014) Institutional support: RVO:61389021 Keywords : fusion * tokamak * fractal * turbulence * Bohm diffusion Subject RIV: BL - Plasma and Gas Discharge Physics http://3pol.cz/1614-na-velikosti-nezalezi-je-to-fraktalni-aneb-slunecni-termojaderny-reaktor

  5. Pengolahan Sampah Secara Pirolisis dengan Variasi Rasio Komposisi Sampah dan Jenis Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qonita Rachmawati

    2015-03-01

    Full Text Available Pada tahun 2012, sampah yang dihasilkan sebesar 1200 ton/hari. Jika permasalahan sampah di Kota Surabaya tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan beberapa masalah antara lain: masalah kesehatan dan masalah kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat mengolah sampah namun tidak menimbulkan masalah baru lainnya. Salah satu metode pengolahan sampah yang telah dikembangkan, yaitu metode pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis plastik dan komposisi terhadap produk hasil pirolisis. Pada penelitian ini digunakan reaktor dengan kapasitas 500 g yang berbahan stainless steel. Variabel yang digunakan yaitu jenis sampah plastik dan komposisi sampah. Jenis sampah yang digunakan yaitu sampah plastik HDPE (High Density Polyethylene, PET (Poly Ethylene Terephthalate, dan PS (Poly Styrene. Komposisi sampah yang digunakan antara lain: 100:0, 75:25, dan 50:50. Temperatur yang digunakan pada reaktor yaitu 500°C dengan waktu 30 menit. Penelitian dimulai dari persiapan bahan uji, persiapan reaktor, percobaan pendahuluan, dan penelitian dengan reaktor pirolisis. Selanjutnya dilakukan analisis untuk masing-masing hasil produk. Penelitian ini jenis sampah plastik yang menghasilkan gas tertinggi yaitu jenis plastik PET sebesar 45,40% dan jenis plastik yang menghasilkan wax tertinggi yaitu jenis plastik HDPE sebesar 69,91%. Sedangkan komposisi yang menghasilkan gas tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PET 75% sebesar 71,24% dan komposisi yang menghasilkan wax tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PS 75% sebesar 61,36%.

  6. Servicing NPPs in Japan, Korea and Taiwan

    International Nuclear Information System (INIS)

    Bohmann, W.; Poetz, F.

    1991-01-01

    More than 45 comparable orders (for equipment or services ) have been carried out in Japan, Korea and Taiwan by ABB Reaktor since 1982. Recently contracts to deliver inspection and repair equipment for the core baffle former bolts of Japanese NPPs, and in 1990, a contract to clean two steam generators in Korea, together with Pacific Nuclear Services, USA, were won. 2 figs

  7. DAMPAK PROGRAM RESITASI TERHADAP PERUBAHAN KONSEPTUAL MAHASISWA PADA TOPIK HUKUM III NEWTON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Rini Jayanti

    2016-02-01

    Melalui penelitian ini telah dikembangkan program resitasi berbantuan komputer berisi 9 soal-soal konseptual dalam bentuk pilihan ganda beserta balikan langsung. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyelidiki dampak program tersebut terhadap penguasaan konsep dan perubahan konsep mahasiswa mengenai hukum III Newton. Data diambil melalui pretes berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah pembahasan topik kinematika (satu dan dua dimensi dan dinamika partikel (hukum-hukum Newton tentang gaya dan gerak dan postes diberikan setelah menggunakan program resitasi. Program digunakan mahasiswa selama seminggu secara offline. Subjek penelitian terdiri atas 35 mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang yang sedang menempuh mata kuliah Fisika Dasar I. Hasil penelitian ditemukan bahwa penguasaan konsep mahasiswa secara keseluruhan meningkat secara signifikan dengan nilai N-gain sebesar 0.31 dan perubahan konsep mahasiswa semakin baik dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang memiliki pemahaman mantap dan pemahaman sebagian, serta berkurangnya jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi dan yang tidak paham.

  8. PENILAIAN PEMAHAMAN REPRESENTASI GRAFIK MATERI OPTIKA GEOMETRI MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Bunawan

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan dan menerapkan tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat untuk mengukur pemahaman representasi grafik mahasiswa terkait esensi inkuiri sains dan materi optika geometri. Penelitian menggunakan metode campuran melibatkan 83 mahasiswa calon guru fisika di satu LPTK Sumatera Utara. Instrumen tes diagnostik terlebih dahulu didesain kemudian disempurnakan selama proses, direvisi, dan digunakan untuk mendeteksi dan menilai pemahaman representasi grafik mahasiswa calon guru fisika. Instrumen tes telah dikembangkan untuk dapat mendiagnosis dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan calon guru fisika terkait dengan keterampilan mengonstruk grafik, menemukan kesulitan-kesulitan dalam membaca dan menginterpretasi grafik. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil studi menunjukkan pembacaan grafik dan keterampilan menginterpretasi grafik calon guru fisika masih belum memadai dan juga kemahiran dalam menganalisis grafik bergantung pada jenis grafik dan level atau tipe pertanyaan yang dikembangkan. Kata Kunci: representasi grafik, optik geometri, diagnostik tes ASSESSING OF UNDERSTANDING GRAPHICAL REPRESENTATION CONTENT GEOMETRICAL OPTIC USING DIAGNOSTIC TEST Abstract: The purpose of this study is to develop and apply three tier multiple choice diagnostic test to measure student’s understanding of graphical representation about essential features of inquiry and content geometrical optic. The study was conducted using mixed methods and carried out with 83 prephysics teachers at a University of Teachers Education in North Sumatera. The diagnostic instrument was designed and then progressively refined, revised, and implemented to detect and assess student’s understanding of graphical representation. Test instrument was developed to diagnose and correct the mistakes made by pre-service physics teachers about construction graphic skills, difficulties in the reading and interpretation

  9. Studi Penentuan Kecepatan Aliran Darah dan Frekuensi Terimaan Pasien Atherosclerosis Menggunakan USG Color Doppler

    OpenAIRE

    Mulyani, Emba

    2014-01-01

    Jurnal Fisika Medik Studi Penentuan Kecepatan Aliran Darah dan Frekuensi Terimaan Pasien Atherosclerosis Menggunakan USG Color Doppler Mulyani H211 08 507 Pembimbing Utama Sri Dewi Astuty Ilyas,Ssi, Msi Nip.19750513 199903 2 001 Pembimbing Pertama Dahlang Tahir, Msi, Ph.D Nip.19750907 200003 1 001 ABSTRACT Research about Study of determination blood speed of current and freq uency give patient atherosclero sis uses plane USG Color Doppler had be...

  10. Influence Model Assisted Learning Cycle Mind Map to Achievement Physics Laboratory Judging from the performance Grade VIII SMPN 1 Rejoso Pasuruan

    OpenAIRE

    Ary Analisa Rahma

    2014-01-01

    Pengaruh Model Siklus Belajar Berbantuan Mind Map terhadap Prestasi Belajar Fisika Ditinjau dari Kinerja Laboratorium Siswa Kelas VIII SMPN 1 Rejoso Kabupaten Pasuruan Abstract: This study aimed to examine the effect of the learning cycle models aided the mind map on the learning achievement in terms of the performance of laboratory physics class VIII student on light material in SMP Negeri 1 Rejoso Pasuruan. This study is a quasi-experimental research. The research design used is a 2 x 2...

  11. Analisa Pengaruh Jenis Mechanical Seal Terhadap Unjuk Kerja Pompa Sentrifugal

    OpenAIRE

    Saragih, Sehat Abdi

    2014-01-01

    Minyak bumi merupakan senyawa hidrokarbon yang dihasilkan dari sisa-sisa hewan atau fosil yang telah mati dan tertimbun selama berjuta-juta tahun yang lalu. Dalam waktu yang sangat lama bahan-bahan tersebut tertimbun oleh bebatuan sedimen, dan akibat dari proses kimia dan fisika serta adanya tekanan dan temperatur yang tinggi maka terbentuklah minyak mentah. Minyak mentah yang terdapat didalam Perut bumi tidak keluar dengan sendirinya, untuk itu diperlukan alat pendukung yang tepat digunakan...

  12. Analisis Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarli Sumarli

    2018-03-01

    Full Text Available Pembelajaran fisika sampai saat ini lebih mengutamakan penilaian hasil belajar tanpa menilai proses pembelajarannya. Selain itu, sistem penilaian prestasi siswa lebih banyak didasarkan melalui tes-tes yang sifatnya menguji kemampuan kognitif tingkat rendah sehingga menyebabkan rendahnya prestasi siswa Indonesia di bidang sains khususnya fisika yang masih di bawah rata-rata internasional. Kemampuan kognitif tingkat rendah ini belum melibatkan proses analisis siswa. Untuk melibatkan proses analisis siswa diperlukan tes yang menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi. Namun untuk memberikan tes yang dapat menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi diperlukan proses pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa. Pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung dengan tujuan agar siswa dapat memperoleh ingatan dalam jangka panjang dan siswa juga dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri, tetapi kenyataannya secara umum pembelajaran fisika didominasi dengan metode ceramah. Aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengarkan, mencatat, menjawab pertanyaan bila guru memberikan pertanyaan, maka proses pembelajaran tersebut jelas tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam beraktivitas. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS berbasis pemecahan masalah. Model ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa, membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa belajar konstruktif tidak bersifat hapalan dan melatih siswa untuk melakukan proses berpikir dan mengungkapkan pendapat dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dengan adanya model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan seiring dengan meningkatnya

  13. DESAIN SIMULASI PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA CERMIN CEMBUNG MENGGUNAKAN GUI BUILDER SCILAB 5.5.0

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Randjawali

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan pengembangan dari makalah yang telah dipresentasikan pada Seminar Internasional namun menggunakan tipe cermin yang berbeda dan berbasis Graphical User Interface (GUI. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan simulasi pembentukan bayangan pada cermin cembung sebagai media pembelajaran Fisika yang dapat digunakan secara mudah dan efektif. Penelitian ini bersifat studi literatur, dengan menggunakan metode komparatif antara hasil simulasi dan hasil analitik. Simulasi dalam penelitian ini dibuat menggunakan aplikasi Scilab 5.5.0 dengan GUI Builder versi 3.0, dengan memanfaatkan konsep Fisika dan Matematika, di mana cermin cembung disimulasikan menggunakan persamaan parametrik untuk lingkaran, sedangkan sinar-sinar istimewa disimulasikan menggunakan persamaan garis lurus dengan gradien tertentu. Dalam penelitian ini disimulasikan pembentukan bayangan dari sebuah benda dengan tinggi 7cm yang diletakkan pada jarak 15cm dari sebuah cermin cembung yang memiliki radius kelengkungan -30cm. Cermin cembung yang disimulasikan dalam penelitian ini diasumsikan sebagai sebuah permukaan datar. Simulasi yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik pada Scilab 5.5.0. Dari hasil simulasi ini, diperoleh tinggi bayangan sebesar 3.5cm dan jarak bayangan sebesar -7.5cm. Hasil perhitungan ini dibandingkan dengan hasil perhitungan secara analitik, dan diperoleh error perhitungan sebesar 0%, dengan kata lain hasil tersebut sama dengan hasil yang diperoleh dengan cara analitik, dan sekaligus membenarkan pernyataan bahwa proses pembentukan bayangan pada cermin cembung lebih mudah untuk digambarkan apabila cermin tersebut dianggap sebagai sebuah permukaan datar. Dengan demikian, simulasi ini dapat digunakan dalam proses pembelajaran Fisika.

  14. Effect of Work-Based Learning Approach Genius Scientific Judging of the Physics Learning Achievement of Knowledge Early SMPN 13 Balikpapan in 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suliyono Suliyono

    2014-06-01

    Full Text Available Pengaruh Pendekatan Genius Learning Berbasis Kerja Ilmiah terhadap Prestasi Belajar Fisika Ditinjau dari  Pengetahuan Awal Siswa SMPN 13 Balikpapan Tahun 2012 Abstract: student mastery of the concepts of physics would be better if teachers implement instructional strategies that can make students more active and motivated, but still maintain a constructivist. Work-Based Learning Approach Scientific Genius (GLBKI is believed to be able to answer the demands of the development of education and facilitate students in learning physics concepts. The purpose of this study was to examine student achievement studying the Work-Based Learning Approach Genius Scientific and conventional learning. GLBKI approach to the treatment of experimental classes randomly selected and control classes conducted conventional learning. Learning achievement data collected by physics learning achievement tests. Results of the study are:  (1 there is a significant difference between student achievement through conventional learning and work-based learning approach scientific genius, (2 students who studied with GLBKI approach has physics learning achievement higher than the students who studied with conventional learning, ( 3 learning by using the Work-Based Learning Approach Scientific Genius can deliver improved student achievement is higher than the students who studied with conventional learning. Key words: work-based learning strategies genius of scientific, academic achievement, prior knowledge Abstrak: Penguasaan siswa terhadap konsep-konsep fisika akan lebih baik apabila pendidik menerap-kan strategi pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih aktif dan termotivasi, namun tetap memper-tahankan konstruktivis. Pendekatan Genius Learning Berbasis Kerja Ilmiah (GLBKI diyakini mampu menjawab tuntutan perkembangan pendidikan dan mempermudah siswa dalam mempelajari konsep-konsep fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji  prestasi belajar siswa yang belajar

  15. PEMILIHAN DESAIN INSTALASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH BATIK YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE COST (Studi Kasus di Kampung Batik Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miranti Marita Sari

    2015-01-01

    Full Text Available Kampung Batik Semarang belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL sehingga air limbah hasil produksi batik langsung di buang pada saluran pembuangan air. Limbah air yang berasal dari proses pewarnaan menyebabkan masalah terhadap lingkungan. Hal ini menyebabkan pencemaran pada saluran pembuangan air di lingkungan tersebut sehingga air di dalam saluran pembuangan bewarna hitam pekat. Uji terhadap BOD dan COD pada naftol sebesar 5 mg/l dan 83,9 mg/l, sedangkan pada garam sebesar 14mg/l dan 839 mg/l. Nilai COD tersebut melebihi baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah sebesar 100 mg/l. Penelitian ini menggunakan rancangan IPAL proses fisika kimia dan elektrokoagulasi. Rancangan tersebut diharapkan dapat mengurangi COD yang terkandung dalam limbah batik. Penelitian ini adalah IPAL dengan menggunakan IPAL dengan proses fisika kimia mempunyai efisiensi sebesar 19,85% hingga 72,7%. Biaya IPAL dengan proses fisika kimia adalah sebesar Rp 5.409.909,00 per tahun dengan menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC. Sedangkan IPAL dengan proses elektrokoagulasi mempunyai efisiensi sebesar 89% dengan biaya yang di butuhkan sebesar Rp 7.887.546,00 per tahun dengan menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC. Maka rekomendasi IPAL terpilih untuk Kampung Batik Semarang adalah  IPAL dengan proses fisika kimia.   Kata Kunci: limbah cair batik, IPAL, fisika kimia, elektrokoagulasi, life cycle cost (LCC Abstract Kampung Batik Semarang has not had Installing a Wastewater Treatment Plant (WWTP so that the waste water from batik production directly flows to sewer. Waste water from the dyeing process is cause environmental problems . This leads to contamination of the water in the drain so that the water in the sewer colored black. BOD and COD test against the naphthol at 5 mg / l and 83.9 mg / l , while the salt of 14mg / l and 839 mg / l . The COD value exceeds the quality standards set by the government at 100 mg/l. This study uses the WWTP design

  16. Instructional Materials Physics High School with Multi Representation Approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuvita Widi Astuti

    2014-06-01

    Full Text Available Bahan Ajar Fisika SMA dengan Pendekatan Multi Representasi Abstract: One effort to improve understanding of concepts and problem-solving skills in learning physics is to provide instructional materials in accordance with the characteristics of the students and help students learn. The purpose of this study are: (1 developing a high school physics teaching materials especially materials Rotation Dynamics and Equilibrium Rigid objects using multiple representations approach to improve the understanding of physics concepts, (2 test the effectiveness of instructional materials development results. This research method is the development of research using Dick & Carey model tailored to the needs of research. The research instrument used in the form of feasibility questionnaire. The type of data that is obtained is quantitative data and qualitative data. Experimental results show that the result of the development of teaching materials can be categorized as very feasible. Results of field trials showed that: (1 most of the students in the experimental class above KKM obtain test results, (2 the results of the experimental class postes greater than the control class, so that teaching materials said to be effective, but not significant to improve the understanding of physics concepts. Key Words: teaching materials, multi-representation, the rotational dynamics Abstrak: Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan memecahkan masalah dalam pembelajaran fisika adalah dengan menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa dan memudahkan siswa dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1 mengembangkan bahan ajar fisika SMA khususnya materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar menggunakan pendekatan multi representasi untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika, (2 menguji efektifitas bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Dick & Carey yang

  17. High-Temperature Gas-Cooled Reactor Critical Experiment and its Application to Thorium Absorption Rates; Experience Critique pour l'Etude d'un Reacteur a Haute Temperature, Refroidi par un Gaz et son Application a la Determination des Taux d'Absorption du Thorium; Kriticheskij opyt, postavlennyj na vysokotemperaturnom reaktore s gazovym okhlazhdeniem, i primenenie ego dlya opredeleniya stepeni pogloshcheniya toriya; Experimento Critico Efectuado en un Reactor de Elevada Temperatura Refrigerado por Gas y su Aplicacion para Calcular los Indices de Absorcion del Torio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bardes, R. G.; Brown, J. R.; Drake, M. K.; Fischer, P. U.; Pound, D. C.; Sampson, J. B.; Stewart, H. B. [General Dynamics Corporation,San Diego, CA (United States)

    1964-04-15

    In developing the concept of the HTGR and its first prototype at Peach Bottom, General Atomic made the decision that a critical experiment was required to provide adequately certain necessary input data for the nuclear analysis. The specific needs of the nuclear design theory for input data relating to thorium absorptions led to an experimental design consisting of a central lattice-type critical assembly with surrounding buffer and driver regions. This type of assembly, in which the spectrum of interest can be established in the relatively small central lattice having a desired geometry, provides a useful tool for obtaining a variety of input data for nuclear analysis surveys of new concepts. The particular advantages of this approach over that of constructing a mock-up assembly will be discussed, as well as the role of the theory in determining what experiments are most useful and how these experiments are then used in verifying design techniques. Two relatively new techniques were developed for use in the lattice assembly. These were a reactivity oscillation technique for determining the thorium Doppler coefficient, and an activation technique for determining both the resonance integral of thorium dispersed in graphite and its temperature dependence (activation Doppler coefficient). The Doppler coefficient measurement by reactivity oscillation utilized the entire central fuel element in a technique which permitted heating this fuel element to 800 Degree-Sign F and accurately subtracting experimentally the thermal-base effects, that is, those effects not contributing to the thorium resonance capture. Comparison of results with theory for a range of conditions shows excellent agreement. The measurement of the thorium resonance integral and its temperature dependence will be described. The technique developed for measuring resonance capture makes use of gold as the standard and vanadium as die material giving the 1/v absorption rate. This technique is dictated by the fact that the thorium is dispersed in graphite and the usual cadmium-ratio technique is difficult to apply. Comparison of experimental and theoretical results shows excellent agreement over a range of variables. In addition, the results of both activation and reactivity measurements of Doppler coefficient are in agreement, a fact which is felt to be significant in view of the disparity between results from these two techniques in the literature. (author) [French] Lors de l'etude du reacteur HTGR a haute temperature refroidi par un gaz, et de son premier prototype a Peach Bottom, la General Atomic Division de la societe General Dynamics a decide qu'il fallait proceder a une experience critique pour obtenir certaines donnees d'entree necessaires pour l'analyse nucleaire. Aux fins de l'etude nucleaire theorique, les besoins particuliers en donnees d'entree relatives aux absorptions par le thorium ont amene les ingenieurs a concevoir un assemblage experimental critique compose d'un reseau central entoure d*une region tampon et d'une region de commande. Ce type.d'assemblage, dans lequel on peut creer le spectre a mesurer dans le reseau central relativement petit ayant la geometrie voulue, permet d'obtenir des donnees d'entree tres diverses pour les etudes de projets nouveaux, au point de vue de l'analyse nucleaire. Le memoire indique les avantages particuliers que presente cette methode par rapport a celle qiu consiste a construire une maquette, ainsi que le role de la theorie pour determiner quelles experiences sont le plus utiles et comment utiliser ensuite ces experiences dans la verification des procedes d'etude. Les auteurs ont mis au point deux methodes relativement nouvelles qui peuvent etre utilisees avec l'assemblage decrit ci-dessus: une methode d'oscillation de la reactivite pour determiner le coefficient Doppler pour le thorium; une methode d'activation pour determiner a la fois l'integrale de resonance pour le thorium disperse dans le graphite et ses variations en fonction de la temperature (coefficient Doppler d'activation). Pour mesurer le coefficient Doppler par oscillation de la reactivite, on se sert de la totalite de la cartouche centrale au cours d'une operation qui permet de la porter a une temperature pouvant atteindre 425 Degree-Sign C et d'eliminer experimentalement les effets qui ne contribuent pas a la capture de neutrons de resonance par le thorium. Pour toute une gamme d'experiences, les resultats obtenus concordent bien avec les resultats theoriques. Le memoire decrit la mesure de l'integrale de resonance pour le thorium et ses variations en fonction de la temperature. Dans le procede que l'on a mis au point pour mesurer la capture de resonance, on utilise l'or comme etalon et le vanadium comme matiere donnant le taux d'absorption en 1/v. Ce procede a ete choisi parce que le thorium est disperse dans le graphite et qu'il est difficile d'appliquer le procede habituel du rapport cadmium. Les resultats empiriques concordent bien avec les resultats theoriques dans une large gamme de variables. En outre, les resultats des mesures du coefficient Doppler par les deux methodes (oscillation de la reactivite et activation) concordent. Les auteurs estiment que ce fait merite d'etre releve, car dans les ouvrages publies jusqu'ici ces deux procedes donnaient des resultats differents. (author) [Spanish] Al definir los principios teoricos del reactor de elevada temperatura refrigerado por gas, y de su primer prototipo en Peach Bottom, la General Atomic decidio efectuar un experimento critico con miras a reunir ciertos datos de entrada requeridos para el analisis nuclear. Debido a las necesidades especificas de la teoria de las construcciones nucleares, en lo que atane a los datos de entrada acerca de la absorcion del torio, los autores elaboraron un sistema experimental formado por un conjunto critico con reticulado central rodeado por una region amortiguadora y otra activado'. Este tipo de conjunto, en el que el espectro que se ha de analizar puede limitarse al reticulado central relativamente pequeno, y cuya geometria puede determinarse a voluntad, permite obtener diversos datos de entrada para los estudios relativos a analisis nucleares de instalaciones nuevas. Los autores describen las ventajas de este metodo en comparacion con el de una maqueta y la funcion de la teoria, consistente en determinar cuales son los experimentos mas utiles y la manera en que deben utilizarse para comprobar los proyectos. Los autores elaboraron dos tecnicas relativamente nuevas para su utilizacion en un conjunto dotado de reticulado. Una se basa en la tecnica de oscilacion de la reactividad para determinar el coeficiente Doppler correspondiente al torio, y la otra en la activacion para determinar la integral de resonancia del torio dispersado en el grafito y su variacion en funcion de la temperatura (coeficiente Doppler de activacion). Para medir el coeficiente Doppler por oscilacion de la reactividad, se utilizo todo el elemento combustible situado en el centro, calentando este elemento hasta 800 Degree-Sign F y procediendo a una sustraccion experimental exacta de los efectos que no contribuyen a la captura por resonancia en el torio. Los resultados obtenidos concuerdan satisfactoriamente con los valores teoricos en diversas condiciones. Los autores describen la medicion de la integral de resonancia en el torio y su variacion en funcion de la temperatura. En la tecnica que han elaborado para medir la captura por resonancia, se utiliza oro como patron y vanadio como el material que cumple la ley 1/v. La eleccion de esta tecnica obedece al hecho de que el torio se dispersa en el grafito y a la dificultad de aplicar el metodo basado en la razon cadmica. Los resultadoe experimentales concuerdan con los teoricos en diversas condiciones. Asimismo, concuerdan entre si las mediciones del efecto Doppler efectuadas por activacion y la realizadas por determinacion de la reactividad, lo que se considera significativo debido a que en las obras publicadas subsiste cierta divergencia en los resultados obtenidos con ambas tecnicas. (author) [Russian] Pri razrabotke idei reaktora HTGR i ego pervogo prototipa v Pich- Bottome prishli k resheniju o neobhodimosti obespechit' sootvetstvujushhie ishodnye dannye dlja provedenija jadernogo analiza. Konkretnye potrebnosti teorii jadernogo proektirovanija na ishodnyh dannyh otnositel'no pogloshhenija torija priveli k sozdaniju jeksperimental'nogo proekta, sostojashhego iz kriticheskoj sborki tipa sborki s central'noj reshetkoj s okruzhajushhim ammortizatorom i peredvizhnymi aktivnymi zonami. Sborka takogo tipa, v kotoroj v sravnitel'no nebol'shoj central'noj reshetke s zhelaemoj geometriej mozhet byt' ustanovlen predstavljajushhij interes spektr, javljaetsja poleznoj ustanovkoj dlja poluchenija raznoobraznyh ishodnyh dannyh v celjah provedenija jadernogo analiza novyh idej. Obsuzhdajutsja konkretnye preimushhestva jetogo metoda po sravneniju so stroitel'stvom sborki-modeli, a takzhe rol' teorii v opredelenii, kakie opyty javljajutsja naibolee poleznymi i kak jeti opyty zatem ispol'zujutsja pri proverke metodov proektirovanija. - Byli razrabotany dva sravnitel'no novyh metoda dlja ispol'zovanija v sborke reshetok - metod izmerenija kolebanij reaktivnosti dlja opredelenija kojefficienta Dopplera dlja torija i metod aktivacii dlja opredelenija kak rezonansnogo integrala torija, dispergirovannogo v grafite, tak i ego zavisimosti ot temperatury (kojefficient aktivacii Dopplera). Pri izmerenii kojefficienta Dopplera putem opredelenija kolebanij reaktivnosti ves' central'nyj toplivnyj jelement ispol'zovalsja takim obrazom, chto byla vozmozhnost' osushhestvit' nagrev toplivnogo jelementa do 800 Registered-Sign F i tochno opredelit' opytnym putem teplovye jeffekty, t.e. te jeffekty, kotorye ne okazyvajut vlijanija na velichinu rezonansvogo zahvata torija. Sravnenie rezul'tatov s teoriej dlja rjada uslovij svidetel'stvuet o prekrasnom soglasovanii. Daetsja opisanie izmerenija rezonansnogo integrala torija i ego zavisimosti ot temperatury. Pri jetom metode dlja izmerenija rezonansnogo zahvata v kachestve standarta ispol'zuetsja zoloto, a v kachestve materiala, dajushhego velichinu pogloshhenija, podchinjajushhujusja zakonu 1/v, -vanadij. Jetot metod obuslovlivaetsja tem faktom, chto torij dispergiruetsja v grafite i trudno primenjat' obychnyj metod kadmievogo otnoshenija. Sravnenie jeksperimental'nyh i teoreticheskih rezul'tatov svidetel'stvuet o prekrasnom soglasvi vo vsem diapazone peremennyh.. Krome togo, soglasujutsja rezul'taty izmerenija kojefficienta Dopplera kak metodom aktivacii, tak i metodom opredelenija reaktivnosti,-fakt, kotoryj, kak polagajut, javljaetsja vazhnym vvidu nalichija rashozhdenija mezhdu rezul'tatami primenenija jetih dvuh metodov, imejushhimisja v literature. (author)

  18. EFEK DENSITAS BAHAN BAKAR TERHADAP PARAMETER KOEFISIEN REAKTIVITAS TERAS RRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rokhmadi Rokhmadi

    2015-03-01

    Full Text Available Manfaat yang luas penggunaan reaktor riset membuat banyak negara membangun reaktor riset baru. Kecenderungan saat ini adalah tipe reaktor serbaguna (MPR dengan teras yang kompak untuk mendapatkan fluks neutron yang tinggi dengan daya yang relatif rendah. Reaktor riset yang ada di Indonesia usianya sudah tua semuanya. Oleh karena itu diperlukan desain reaktor riset baru sebagai alternatif, disebut reaktor riset inovatif (RRI, kelak pengganti reaktor riset yang sudah ada. Tujuan dari riset ini untuk melengkapi data desain RRI sebagai salah satu persyaratan untuk perizinan desain. Perhitungan dilakukan untuk memperoleh nilai koefisien reaktivitas teras RRI dengan konfigurasi teras setimbang yang optimal dengan konfigurasi teras 5×5 dan daya 20 MW, memiliki panjang operasi satu siklus lebih dari 40 hari. Perhitungan koefisien reaktivitas teras RRI dilakukan untuk bahan bakar baru U-9Mo-Al dengan kerapatan bervariasi. Perhitungan dilakukan dengan paket program WIMSD-5B dan BATAN-FUEL. Hasil pehitungan digunakan untuk melengkapi data desain konseptual teras yang menunjukkan bahwa teras setimbang reaktor RRI dengan konfigurasi 5×5, tingkat muat 235U sebesar 450 g, 550 g dan 700 g memiliki nilai koefisien reaktivitas temperatur bahan bakar, temperatur moderator, densitas moderator dan void semuanya negatif dan nilainya sangat bervariasi. Hal ini sudah memenuhi kriteria keselamatan desain konseptual teras RRI. Kata kunci: desain konseptual, bahan bakar uranium-molibdenum, koefisien reaktivitas, WIMS, BATANFUEL   The multipurpose of research reactor utilization make many countries build the new reserach reactor. Trend of this reactor for this moment is multipurpose reactor type with a compact core to get high neutron flux at the low or medium level of power. The research reactor in Indonesia right now is already 25 year old. Therefor, it is needed to design a new research reactor as a alternative called it innovative research reactor (IRR and then as

  19. RA reactor operation and maintenance in 1992, Part 1; Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktoro RA u 1992. Godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Majstorovic, D; Tanaskovic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1992-12-01

    During 1992 Ra reactor was not in operation. All the activities were fulfilled according to the previously adopted plan. Basic activities were concerned with revitalisation of the RA reactor and maintenance of reactor components. All the reactor personnel was busy with reconstruction and renewal of the existing reactor systems and building of the new systems, maintenance of the reactor devices. Part of the staff was trained for relevant tasks and maintenance of reactor systems. [Serbo-Croat] U toku 1992 godine poslovi u okviru projekta 'Istrazivacki nuklearni reaktor RA' obavljani su u skladu sa programom i planom rada. Osnovne aktivnosti na kojima je radjeno odnosile su se na revitalizaciju reaktora RA, kao i na odrzavanje opreme. U ovom periodu reaktor nije bio u pogonu. Svo osoblje je bilo angazovano na poslovima rekonstrukcije i modernizacije postojecih i dogradnje novih reaktorskih sistema, na odrzavanju opreme a deo tehnickog osoblja je bio obucavan za vrsenje odgovarajucih poslova u pogonu i odrzavanju opreme.

  20. Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Zoraya Zahra

    2015-03-01

    Full Text Available Berkembangnya rumah makan/restoran yang semakin pesat dapat dipastikan akan turut menambah buangan air limbah domestik dengan kadar organik yang tinggi dalam jumlah yang tidak sedikit yang dibuang ke badan air.Tingginya kadar organik dalam limbah domestik rumah makan akan menyebabkan aroma yang tidak sedap jika tidak ada pengolahan terlebih dahulu, maka pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air limbah rumah makan tersebut adalah proses biofilter aerobik. Penelitian dilakukan dengan proses biofilter aerobik dengan aliran downflow dan menggunakan sistem intermitten.Variabel dalam penelitian ini adalah media biofilter berupa kerikil dan batu alam serta Hydraulic Retention Time (HRT 8 jam. Parameter pencemar yang diukur efisiensinya adalah BOD, COD, dan TSS. Besarnya penyisihan parameter BOD, COD dan TSS dengan menggunakan biofilter aerob berturut-turut mencapai 94,83%, 92,95%, dan 95%. Reaktor paling baik dalam mengolah air limbah adalah reaktor biofilter dengan media kerikil pada HRT 8 jam.

  1. FRACTURE MECHANICS UNCERTAINTY ANALYSIS IN THE RELIABILITY ASSESSMENT OF THE REACTOR PRESSURE VESSEL: (2D SUBJECTED TO INTERNAL PRESSURE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Entin Hartini

    2016-06-01

    BEJANA TEKAN REAKTOR: 2D DENGAN BEBAN INTERNAL PRESSURE. Bejana tekan reaktor (RPV merupakan pressure boundary dalam reaktor tipe PWR yang berfungsi untuk mengungkung material radioaktif  yang dihasilkan pada proses reaksi berantai. Maka dari itu integritas bejana tekan reaktor harus senantiasa terjamin baik reaktor dalam keadaan operasi normal, maupun kecelakaan. Dalam melakukan analisis integritas RPV, khususnya yang berkaitan dengan pecahnya bejana tekan reaktor akibat adanya retak dilakukan analisis secara fracture mechanics. Adanya ketidakpastian input seperti sifat mekanik bahan, lingkungan fisik, dan input pada data, maka dalam melakukan analisis keandalan tidak hanya dilakukan secara deterministik saja. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis ketidakpastian input pada perhitungan fracture mechanik pada evaluasi keandalan bejana tekan reaktor PWR. Pendekatan untuk karakter random dari kuantitas input menggunakan  teori probabilistik. Analisis fracture mechanics dilakukan berdasarkan metode elemen hingga (FEM menggunakan perangkat lunak MSC MARC. Analisis ketidakpastian input dilakukan berdasarkan probability density function dengan Latin Hypercube Sampling (LHS menggunakan python script. Output dari MSC MARC adalah nilai J-integral untuk mendapatkan nilai stress intensity factor pada evaluasi keandalan bejana tekan reactor 2D. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa SIF probabilistik lebih dulu mencapai nilai batas fracture tougness  dibanding  SIF deterministik. SIF yang dihasilkan dengan metode probabilistik adalah 105,240 MPa m0,5. Sedangkan SIF metode deterministik adalah 100,876 MPa m0,5. Kata kunci: Analisis ketidakpastian, fracture mechanics, LHS, FEM, bejana tekan reaktor

  2. The reactor accident in the Three Mile Island-2 reactor plant. (Harrisburg, USA)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Anon.

    1979-01-01

    The presentation of the accident development is based on the bulletin of the Atomic Industrial Forum (AIF) from the 6th of April, 1979. In addition, there are some short pieces of information, No. 14 and 15 of the association for reactor security as well as written and verbal information of the firms Brown, Boveri and Co/Babcock-Brown Boveri Reaktor GmbH (BBC/BBR). (orig.) [de

  3. Annual report of the group for maintenance of electrical equipment; Godisnji izvestaj elektro grupe

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rajic, M [Odelenje odrzavanja, Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1965-12-15

    This report includes detailed description of repairs and revisions of the electrical equipment of the RA reactor which were done according to the annual plan during the periods when reactor was not operated. Unplanned repairs are part of this report as well. [Serbo-Croat] Ovaj izvestaj sadrzi detaljan opis remontnih i revizionih radova na elektroopremi reaktora RA izvrsenih prema godisnjem planu u periodima kada reaktor nije radio. Vanplanski poslovi ukljucujuci popravke elektroopreme su takodje deo ovog izvestaja.

  4. Quality management in an international nuclear power plant project

    International Nuclear Information System (INIS)

    Brion, J.; Crustin, J.

    1975-01-01

    SNR (Schneller Natriumgekuehlter Reaktor) is the fast reactor power plant being erected at Kalkar, Federal German Republic. Quality management in this project is a contractual obligation. Quality management is subdivided into quality engineering, set of actions performed before manufacturing, and quality control, set of material controls performed during fabrication. The two successive phases of the quality management are presented. The difficulties and improvment possibilities are discussed [fr

  5. Pra Desain Pabrik Sorbitol dari Tepung Tapioka dengan Hidrogenasi Katalitik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hellen Kartika Dewi

    2014-03-01

    Full Text Available Sorbitol yang dikenal juga sebagai glusitol, adalah suatu gula alkohol yang dimetabolisme lambat di dalam tubuh. Sorbitol banyak digunakan sebagai bahan baku untuk industri barang konsumsi dan makanan seperti pasta gigi, permen, kosmetika, farmasi, vitamin C, termasuk industri tekstil dan kulit. Pembuatan sorbitol dari bahan baku tepung tapioka. Pabrik sorbitol ini direncanakan akan didirikan di Propinsi Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Batang dengan kapasitas produksi 30.000 ton/tahun. Proses produksi Sorbitol menggunakan proses hidrogenasi katalitik. Pembuatan sorbitol dari bahan baku pati melalui dua tahap proses utama yaitu proses perubahan starch menjadi glukosa melalui hidrolisa double enzym. Enzim yang digunakan yaitu α-amylase dan glukoamylase. Proses hidrogenasi katalitik dilakukan dengan mereaksikan larutan dekstrose dan gas hidrogen bertekanan tinggi dengan menambahkan katalis nikel dalam reaktor (Reaktor Hidrogenasi. Gas hidrogen masuk dari bawah reaktor secara bubbling dan larutan dekstrose diumpankan dari atas reaktor sehingga kontak yang terjadi semakin baik. Sorbitol yang di hasilkan dalam pradesain pabrik sorbitol ini dengan konsentrasi 58,2%. Pendirian pabrik sorbitol memerlukan biaya investasi modal tetap (fixed capital sebesar Rp 168.801.192.952, modal kerja (working capital  Rp 29.788.445.815, investasi total Rp 198.589.638.767, Biaya produksi per tahun Rp 368.832.813.809 dan  hasil penjualan per tahun Rp 540.000.078.750. Dari analisa ekonomi didapatkan BEP sebesar 26,32%. ROI sesudah pajak 48,5 %, POT sesudah pajak 2,14 tahun. Dari segi teknis dan ekonomis, pabrik ini layak untuk didirikan.

  6. Inspection and repair of nuclear components

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lahner, K.; Poetz, F.

    1993-01-01

    Despite careful design, manufacturing and operation, some of the important safety-relevant components show deterioration with time. Because of activation and contamination of these components, their inspection and repair has to be performed with manipulators. Some sophisticated manipulators are described, built by ABB Reaktor and used for inspection, maintenance and repair of PWR steam generators, fuel alignment pins, core baffle former bolts and reactor pressure vessel head penetrations. (Z.S.) 7 figs

  7. The training of the staff for work with radioactive materials and work on nuclear reactor in the Institute; Obuka kadrova za rukovanje radioizotopima i pogon nuklearnih reaktora u Institutu 'Boris Kidric' - Vinca

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, M; Mladjenovic, O; Sotic, O [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1978-05-15

    A short informational review of the activities in the 'Boris Kidric' Institute on the training courses for the use of radioactive materials and for operating nuclear reactors including power reactors. The survey of the courses is given in the enclosures. (author) Kratak informativni pregled delatnosti u IBK na kursevima za obuku kadrova u rukovanju readioaktivnim materijalima i pogonu nuklearnih reaktora, ukljucujuci reaktore snage. pregled kurseva i materijala za njih dati su u prilozima. (author)

  8. Comparative studies in farther-reaching waste water cleaning in different reactor systems; Vergleichende Untersuchungen zur weitergehenden Abwasserreinigung in unterschiedlichen Reaktorsystemen

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dockhorn, T. [Technische Univ. Braunschweig (Germany). Inst. fuer Siedlungswasserwirtschaft

    1999-07-01

    Three semi-technical pilot plants (completely mixed reactor, cascade, SBR) were operated in parallel under equal starting conditions. The influence of the type of reactor on the processes COD elimination, nitrification, denitrification and biological P elimination under operating conditions was studied. (orig.) [German] Es wurden drei halbtechnische Versuchsanlagen (volldurchmischter Reaktor, Kaskade, SBR) unter gleichen Ausgangsbedingungen parallel betrieben. Hierbei wurde der Einfluss des Reaktortyps auf die Prozesse CSB-Elimination, Nitrifikation, Denitrifikation sowie biologische P-Elimination unter Betriebsbedingungen untersucht. (orig.)

  9. Activity of the RA Reactor Physics group in 1980 - Definition of the Operation conditions for future safe and economical RA reactor operation with 80% enriched fuel; Prilog Ia - Rad sluzbe za fiziku reaktora RA u 1980. godini - Definisanje pogonskih uslova za dalji siguran i ekonomican rad reaktora RA sa 80% obogacenim gorivom

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1980-12-15

    During 1980. the RA reactor was not in operation. That is why this period was devoted to definition of operating conditions for further reactor operation with 80% enriched fuel. The fuel elements which were in the core at the moment of shutdown in March 1979will not be used again (388 80% enriched fuel elements, and 511 2% enriched fuel elements). The reactor will be operated only with 80% enriched fuel, staring with initiat core configuration with 440 elements on the borders gradually changing to equi;librium core with 720 fuel elements. The analyses were concerned with safety issues of future operation. [Serbo-Croat] Reaktor RA tokom 1980 godine nije radio. Zbog toga je ovaj period iskoriscen za intenzivan rad na definisanju pogonskih uslova za dalji rad reaktora sa 80% obogacenim gorivom. Gorivo sa kojim je reaktor prestao da radi marta 1979. godine (388 gorivnih elemenata 80% obogacenoh i 511 elementa 2% obogaceno) nece biti vraceno u jezgro, vec ce reaktor raditi samo sa 80% obogacenim gorivom, pocev od konfiguracije sa 440 elemenata na periferiji do ravnotezne konfiguracije sa 720 elemenata. Sve nalize su se bavile sigurnosnim aspektima rada reaktora sa visokoobogacenim gorivom u jezgru.

  10. FACTORS INFLUENCING HUMAN RELIABILITY OF HIGH TEMPERATURE GAS COOLED REACTOR OPERATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Santoso

    2016-10-01

    ABSTRAK Peran dan tindakan operator pada reaktor berpendingin gas akan berbeda dengan peran operator pada operasi tipe reaktor lain. Analisis unjuk kerja operator dan faktor yang berpengaruh dapat dilakukan secara komprehensif melalui analisis keandalan manusia(HRA. Melalui HRA dampak dari kesalahan manusia pada sistem maupun cara untuk mengurangi dampak dan frekuensi kesalahan dapat diketahui. Makalah membahas faktor yang berpengaruh pada tindakan operator, yaitu pada kejadian kecelakaan pendingin reaktor gas bersuhu tinggi-HTGR. Analisis untuk kualifikasi faktor pembentuk kinerja(PSF dilakukan berdasarkan kurva keandalan fungsi waktu, dan metode keandalan manusia yang dikembangkan berdasar pada aspek kognitif yaitu Cognitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM. Hasil analisis berdasar kurva keandalan fungsi waktu menunjukkan komponen waktu berkontribusi positif pada peningkatan keandalan operator (PSF<1 pada kondisi semua fitur keselamatan berfungsi sesuai rancangan. Sedangkan pada metoda analisis dengan pendekatan kognitif CREAM diketahui selain faktor ketersediaan waktu, faktor pelatihan dan rancangan HMI juga berkontribusi meningkatkan keandalan operator. Faktor pembentuk kinerja keseluruhan diketahui sebesar 0,25 dengan faktor kontribusi positif dominan atau berpengaruh pada penurunan kesalahan manusia adalah ketersediaan waktu (PSF=0,01, dan faktor kontribusi negatif dominan adalah prosedur dan siklus kerja (PSF=5. Nilai PSF tersebut sebagai faktor pengali dalam perhitungan probabilitas kesalahan manusia. Analisis faktor pembentuk kinerja perlu dikembangkan pada skenario kejadian lain untuk selanjutnya digunakan untuk perhitungan dan analisis keandalan manusia yang komprehensif dan perancangan sistem interaksi manusia mesin di ruang kendali. Kata kunci: PSF, HTGR, operator, ruang kendali, keandalan manusia

  11. Penurunan Logam Timbal (Pb pada Limbah Cair TPA Piyungan Yogyakarta dengan Constructed Wetlands Menggunakan Tumbuhan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Siswoyo

    2015-10-01

    Full Text Available Salah satu permasalahan lingkungan yang ditimbulkan dari adanya lindi di TPA Piyungan yaitu pencemaran pada badan air, sungai dan air tanah. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satunya dengan sistem Constructed Wetlands dengan menggunakan tumbuhah eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penurunan konsentrasi Timbal (Pb yang terdapat dalam limbah cair TPA Piyungan dengan Constructed Wetlands menggunakan tumbuhan eceng gondok dan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas serapan tumbuhan eceng gondok terhadap kandungan Timbal (Pb dalam limbah cair TPA Piyungan.Dalam penelitian ini digunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi plastik dengan ukuran 0,5 m x 1,0 m. Setiap reaktor diberi media tanah 5 cm, dan diberi tumbuhan sebanyak 14 buah. Reaktor tersebut diberi perlakuan dengan konsentrasi limbah yang bervariasi (100%, 75%, 50%, 25%, dan 0%, dan waktu pengambilan sampel (0, 3, 6, 9, 12 hari. Dengan menggunakan metode SSA (Spektrofotometri Serapan Atom.Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa penurunan logam Pb pada limbah cair TPA Piyungan hari ke- 12, yaitu sebesar 0.0501mg/L pada konsentrasi 100%, 0.0295mg/L pada konsentrasi 75%, 0.0267mg/L pada konsentrasi 50% dan 0.0041 mg/L pada konsentrasi 25%.

  12. Kajian Pemilihan Sumber Mikroorganisme Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC Berdasarkan Jenis dan Volume Sampah, Power Density dan Efisiensi Penurunan COD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2017-06-01

    Full Text Available Mikroorganisme merupakan salah satu komponen penting dalam proses Solid Phase Microbial Fuel Cell (SMFC untuk degradasi bahan organik dan transfer elektron. Pemilihan sumber mikroorganisme menjadi metode yang paling sederhana untuk dikaji sebagai informasi awal ketersediaan dan identifikasi jenis mikroorganisme yang mendukung proses SMFC. Tujuan kajian ini adalah untuk memilih sumber mikroorganisme tanah, septic tank dan sedimen sungai yang tepat digunakan dalam proses SMFC berdasarkan jenis dan volume sampah, power density, dan efisiensi penurunan COD. Kajian ini didasarkan pada hasil penelitian menggunakan reaktor SMFC tipe single chamber microbial fuel cell dengan variabel jenis dan volume sampah , serta sumber mikroorganisme. Metode perbandingan secara kuantitatif dilakukan berdasarkan kecenderungan nilai power density dan efisiensi penurunan COD tertinggi di antara jenis dan volume sampah kantin, dedaunan dan komposit kantin-dedaunan. Hasil yang didapatkan adalah sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 2/3 dari volume reaktor, sedangkan sumber mikroorganisme septic tank tepat digunakan untuk volume sampah 1/3 dan 1/2 dari volume reaktor. Sumber mikroorganisme dari septic tank menunjukkan kinerja power density dan efisiensi penurunan COD yang lebih rendah dibandingkan sumber mikroorganisme tanah dan sedimen sungai.

  13. Wpływ czasu napowietrzania na pracę reaktora SBR i SBBR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Małgorzata Makowska

    2016-06-01

    Full Text Available W pracy przedstawiono efekty oczyszczania małych ilości ścieków w bioreaktorach porcjowych. Przebadano dwa równolegle pracujące reaktory, z czego jeden był klasycznym systemem SBR, a drugi to reaktor SBBR ze złożem ruchomym. Obydwa ciągi technologiczne oczyszczały taką samą ilość ścieków bytowych wstępnie podczyszczonych w piaskowniku. Trzy kolejne serie badań różniły się długością napowietrzania. Porównano pracę reaktorów w kolejnych seriach oraz analizowano wyniki uzyskane w obu systemach. Największą skuteczność usuwania związków węgla organicznego (jako ChZT i azotu (jako N-NH4 uzyskano w reaktorze SBBR w trzeciej serii badań (średnio odpowiednio 90 i 62%. Reaktor SBBR pracował bardziej stabilnie oraz usuwał na drodze biologicznej fosfor z największą średnią skutecznością 83% w serii trzeciej. Ścieki oczyszczone w tym reaktorze charakteryzowały się mniejszym stężeniem zawiesiny, co świadczy o skuteczniejszej pracy reaktora z wypełnieniem w fazie sedymentacji.

  14. ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Surya Dharma

    2015-06-01

    Full Text Available Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kg

  15. Konsistensi Pemahaman Konsep Kecepatan dalam Berbagai Representasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Reyza Arief Taqwa

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemahaman konsep dan konsistensi mahasiswa dalam menggunakan konsep saat menyelesaikan soal fisika pada topik kecepatan dalam berbagai format representasi. Dalam penelitian ini digunakan 4 soal pilihan ganda beralasan dalam format representasi berbeda. Penelitian dilakukan pada 26 mahasiswa S1 pendidikan fisika dan 22 mahasiswa S1 fisika tahun pertama di Universitas Negeri Malang. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep kecepatan masih tergolong rendah yang ditandai dengan rata-rata skor mahasiswa hanya mencapai 43,49. Selain itu, alasan yang diberikan mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa tidak konsisten dalam mendefinisikan kecepatan karena pemahaman yang belum utuh. Beberapa kekeliruan mahasiswa diantaranya: (1 kecepatan adalah posisi per satuan waktu tempuh, (2, (3 tanpa memahami bahwa persamaan tersebut hanya benar jika percepatan konstan, (4, dan (5 tidak memperhatikan tanda (+/- pada kecepatan. This study aims to look at the student's conceptual understanding and the students’ consistency in used concept when them solved the physics problems in velocity with variety of representation formats. There are 4 MCQs reasoned in a different format representations to achieve these goals. The study was conducted on 26 S1 physical education students and 22 S1 physics students in first year. The results showed that the students’ conceptual understanding is still relatively low which is characterized by an average score of students reached only 43.49. Moreover, the reason given students showed that students are still not consistent in defining velocity due to knowledge in pieces. Some students’ mistakes are: (1 Velocity is the position per unit of time, (2, (3 without understanding that this equation is only true if the acceleration is constant, (4, and (5 do not pay attention to the sign (+/- on velocity.

  16. Pengembangan Alat Peraga Momentum dengan Sistem Sensor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Upik Rahma

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop the props with the concept of momentum by using motion sensors. The method used is a method of research and development (Research and Development. In the implementation of the study outlines the development of research carried out in two stages: Theoretical and Empirical. Results of this research is a props momentum that has been developed and can be used by high school teachers who will perform physical demonstration of the momentum of an object. This tool can also be used as a media demonstration teacher for high school students to explain the physics of matter other. From the test results Viewer tool development momentum in SMAN 100 Jakarta indicate that the tool has been able to meet the expectations of teachers and learners in the orientation of the development of the various needs of props for high school students in the learning process of physics. Based on the results of this study concluded that, with the development of props momentum sensor system has met the criteria of props as a medium of learning physics. Keywords: learning media devlopment, learning media momentum with sensor systems, instructional media. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat peraga dengan konsep momentum dengan menggunakan sensor gerak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Dalam pelaksanaan penelitian secara garis besar penelitian pengembangan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Teoritik dan Empiris. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat peraga momentum yang sudah dikembangkan dan dapat digunakan oleh guru SMA yang akan melakukan peragaan fisika tentang momentum suatu benda. Alat ini juga dapat dipakai guru sebagai media demonstrasi bagi siswa SMA untuk menjelaskan materi fisika lainnya. Dari hasil uji coba pengembangan Alat Peraga Momentum di SMAN 100 Jakarta menunjukan bahwa alat telah mampu memenuhi harapan bagi guru dan peserta didik dalam

  17. The Effect of Project Based Learning With Virtual Media Assistance on Student’s Creativity in Physics

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract: Physics learning should be able to provide opportunities for learners to be creative in understanding the things that learned. One of the efforts made to improve the quality of physics learning was to apply the model of project based learning with virtual media. This study aimed to examine the effect of virtual media-aided model toward students’ creativity. This quasi experimental study used pretest-posttest control group design. The research instrument used a verbal and figural creativity test which had been validated by experts. Hypothesis test used employed variance test. The increase in creativity was determined based on the results of the N-gain test. The results showed that there was an increase of students' creativity in both classes. The experiment class had a higher creativity increase than the control class. Verbal and figural creativity improved in both classes. Verbal creativity increased higher than figural creativity. This shows that the model of project based learning with virtual media that applied successfully improve the students’ creativity in physics learning. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIRTUAL TERHADAP KREATIVITAS FISIKA PESERTA DIDIK Abstrak: Pembelajaran fisika seharusnya mampu memberikan peluang bagi peserta didik untuk berkreasi dalam memahami hal yang dipelajari. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika adalah dengan menerapkan model project based learning berbantuan media virtual. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model berbantuan media virtual terhadap kreativitas peserta didik. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian menggunakan tes kreativitas verbal dan figural yang telah divalidasi oleh para ahli. Uji hipotesis menggunakan uji t polled varian. Peningkatan kreativitas ditentukan berdasarkan hasil uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya

  18. PENGEMBANGAN VARIATIF RANCANGAN ANTENA PANEL MICROSTRIP TAPERED PATCH DALAM SISTEM KOMUNIKASI WI-FI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Artawan

    2013-04-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan pengembangan rancangan antena microstrip tapered patch untuk dilakukan pengukuran parameternya sebagai karakteristik dari antena Microstrip. Penelitian ini sebagai pengembangan variatif rancangan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Metode eksperiment dilakukan dalam penelitian ini. Tahap pengerjaanya yaitu membuat desain rancangan antena sesuai persamaan yang ada yang kemudian dirancang dengan metode UV Photoresist laminate. Hasil rancangan antena diukur untuk mendapatkan karakteristik sebagai parameter antena meliputi frekuensi (bandwidth, SWR, VSWR, koofesien refleksi, pola radiasi dan penguatan (gain serta nilai HPBW. Nilai-nilai tersebut mencerminkan karakter dari sebuah antena sebagai parameter antena yang layak diimplementasikan dalam sistem komunikasi internet dengan sistem wi-fi. Hasil penelitian ini meliputi: nilai lebar pita (bandwidth = 0.21 GHz, VSWR = 1,23, SWR = 1,79,  return loss = -20,00 dB, koofesien refleksi = 0,10 dan grafik pola radiasi dengan penguatan (gain = 17 dB (polarisasi vertikal, 20 dB (polarisasi horizontal. Nilai Half Power Beamwidth (HPBW 820 untuk pola radiasi vertikal dan pola radiasi horizontal. Kesalahan (error hasil pengukuran 0,12% dengan keseksamaan 99,88%. Hasil ini memberikan indikasi sebagai rancangan antena yang layak untuk sistem komunikasi wi-fi. Penelitian ini sebagai salah satu aplikasi ilmu Fisika dalam dunia teknologi informasi dan diharapkan dapat bermanfaat sebagai dinamika wahana salah satu produk penerapan ilmu Fisika dalam bidang Teknologi Informasi.

  19. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN PENGETAHUAN AWALTERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH FISIKAPESERTA DIDIK KELAS XI IPA MAN 2 MODEL MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rufaida

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan pengetahuan awal terhadap kemampuan memecahkan masalah Fisika pada kelompok peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E dan problem posin. Penelitian ini merupakan true experiment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah pada kelompok peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E dan problem posing. Simpulan yang dapat diambil yaitu terdapat pengaruh model pembelajaran dan pengetahuan awal terhadap kemampuan memecahkan masalah Fisika pada kelompok peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E dan problem posin. Research purposes to determine the effect of early models of learning and knowledge of the physics problem-solving skills in a group of students who were taught using the 5E model of teaching and learning cycle posin problem. This method is true experiment. The results indicate there are differences in the ability to solve problems in a group of students who were taught using the 5E learning cycle model of learning and problem posing. Conclusion can be drawn that there is a model of the influence of prior knowledge on learning and problem-solving skills in physics in the group of students who were taught using the 5E model of teaching and learning cycle posin problem.

  20. EFIKASI-DIRI SISWA PADA MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERINTEGRASI PEER INSTRUCTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Dwi Sundari

    2017-09-01

    Full Text Available Self-efficacy is an aspect of self-regulation that supports individual success. Teachers must design appropriate learning to improve students' self-efficacy. The purpose of this study is to analyze students' self-efficacy on 5E learning cycle model integrated peer instruction. Mixed-method research with embedded experimental design was  conducted to 33 students. Research instrument is self-efficacy questionnaire with reliability 0,95. Quantitative data on self-efficacy was analyzed using paired t-test, while qualitative data was analyzed by reduction results of student interviews. Results showed that students' self-efficacy improved after learning. Students have confidence in linking physics concepts with other concepts of science, investigating, and using physics concepts in daily-life phenomena. Efikasi-diri merupakan aspek pengaturan-diri yang menunjang keberhasilan individu. Guru berperan merancang pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan efikasi-diri siswa. Penelitian bertujuan menganalisis efikasi-diri siswa pada model siklus belajar 5E terintegrasi peer instruction. Penelitian mixed-method dengan desain embedded experimental ini melibatkan 33 siswa kelas X. Instrumen penelitian berupa angket efikasi-diri dengan reliabilitas 0,95. Data kuantitatif efikasi-diri dianalisis menggunakan paired t-test, sementara data kualitatif dianalisis dengan mereduksi hasil wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan efikasi-diri siswa meningkat setelah pembelajaran. Siswa memiliki keyakinan dalam mengaitkan konsep fisika dengan konsep ilmu lainnya, melakukan investigasi, dan menggunakan konsep fisika pada fenomena di kehidupan sehari-hari.

  1. Penerapan Model Pembelajaran Atraktif Berbasis Multiple Intelligences Tentang Pemantulan Cahaya pada Cermin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Kusumawati

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran atraktif berbasis multiple intelligences dalam meremediasi miskonsepsi siswa tentang pemantulan cahaya pada cermin. Pada penelitian ini digunakan bentuk pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest-post test design. Alat pengumpulan data berupa tes pilihan ganda dengan reasoning. Hasil validitas sebesar 4,08 dan reliabilitas 0,537. Siswa dibagi menjadi lima kelompok kecerdasan, yaitu kelompok linguistic intelligence, mathematical-logical intelligence, visual-spatial intelligence, bodily-khinestetic intelligence, dan musical intelligence. Siswa membahas konsep fisika sesuai kelompok kecerdasannya dalam bentuk pembuatan pantun-puisi, teka-teki silang, menggambar kreatif, drama, dan mengarang lirik lagu. Efektivitas penerapan model pembelajaran multiple intelligences menggunakan persamaan effect size. Ditemukan bahwa skor effect size masing-masing kelompok berkategori tinggi sebesar 5,76; 3,76; 4,60; 1,70; dan 1,34. Penerapan model pembelajaran atraktif berbasis multiple intelligences efektif dalam meremediasi miskonsepsi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan pada materi fisika dan sekolah lainnya.

  2. Studi Eksperimental Pembuatan Ekosemen dari Abu Sampah dan Cangkang Kerang sebagai Bahan Alternatif Pengganti Semen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frieska Ariesta Syafnijal

    2013-09-01

    Full Text Available Telah dibuat ekosemen dari bahan abu sampah organik dan abu cangkang kerang. Sampah organik dibakar dengan insinerator pada suhu 1000oC. Abu cangkang kerang dipanaskan dengan furnace pada suhu 700oC. Hasil pengujian komposisi awal XRD (X-Ray Diffraction, Abu sampah organik mengandung 69,7% CaCO3; 12,1% KCl; 4% Cd0.15Gd0.85; 3% SiO2; 8,1% Fe ( Se0.5Te0.5 dan 3% Al2ErGe2, Abu cangkang kerang mengandung 100% CaCO3. Ditentukan tiga variasi jumlah komposisi Abu sampah:Abu cangkang kerang yaitu Ekosemen A (58,2%:40%; Ekosemen B (49,1%:49,1% dan Ekosemen C (54,01%:44,09%. Sebagai variabel kontrol digunakan Semen Portland jenis OPC (Ordinary Portland Cement merek ‘Semen Gresik’. Dilakukan pengujian fisika yaitu kuat tekan mortar dan densitas serbuk. Pengujian XRD dilakukan untuk mengetahui komposisi kimia dari ekosemen. Dari hasil pengujian fisika didapat ekosemen B paling mendekati nilai ‘Semen Gresik’ OPC yaitu kuat tekan 3 hari (7,2 kg/cm2 dan densitas serbuk (2,535 gr/ml.   

  3. Analisis Koefisien Attenuasi Bahan Plastik Menggunakan Sensor Cahaya Smartphone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Pramuda

    2016-09-01

    Full Text Available Untuk menekan mainstream yang negatif terhadap penggunaan smartphone, salah satunya adalah dengan kajian yang inovatif dan menarik untuk memanfaatkan smartphone sebagai media bantu pembelajaran, eksperimen sains dan fisika. Pada penelitian ini dikaji karakteristik koefisien attenuasi bahan plastik menggunakan sensor cahaya pada smartphone secara sederhana. Hasil penelitian menunjukkan filter bahan plastik berwarna kuning dan biru yang digunakan didapati memiliki nilai R2 yang secara teknis cukup relevan untuk menunjukkan karakteristik linier attenuation coefficient. Sedangkan tren dari μ (attenuation coefficient filter bahan plastik berwarna merah cenderung sesuai untuk tren polinomial dengan nilai R2 yang jauh lebih baik dari pada tren linier. Pemilihan filter yang tepat menjadi hal yang penting untuk mempermudah pembelajaran, selain sebenarnya tersembunyi berbagai konsep fisika yang menarik bila didapatkan hasil yang mungkin berbeda dengan teori dasarnya. Penggunaan smartphone untuk eksperimentasi sederhana sesuai dengan langkah yang dipaparkan dalam penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk akrab dengan persamaan Lambert-Beer, selain itu, dapat menjadi batu loncatan untuk mempelajari peristiwa absorbsi serta transmisi cahaya oleh bahan.

  4. EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN IM3 DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. Handhika

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajaran IM3 berbasis flash dan media MS. Power Point terhadap prestasi belajar IPA-Fisika. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan media IM3 berbasis flash memberikan rata-rata prestasi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan power point. Siswa dengan motivasi belajar tinggi menghasilkan rata-rata prestasi lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah, serta terdapat interaksi motivasi belajar dengan media pembelajaran terhadap prestasi belajar IPA-Fisika.   This study aims to determine differences in the use of flash-based IM3 learning media and MS media. Power Point to IPA-Physics learning achievement. Results showed that students who were taught using flash-based media IM3 gives an average performance better than students who were taught using the power point. Students with high motivation to learn the average yield better performance than students with low learning motivation, and there is interaction with the medium of learning motivation toward science learning achievement-Physics.

  5. Cryptosporidium sebagai Indikator Biologi dan Indeks Nsf-Wqi untuk Mengevaluasi Kualitas Air (Studi Kasus: Hulu Sungai Citarum, Kabupaten Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tastaptyani Kurnia Nufutomo

    2017-11-01

    Full Text Available Kualitas air yang menurun di Hulu Sungai Citarum dapat disebabkan oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut dapat diketahui dari parameter fisika, kimia dan biologi. Parameter biologi yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas air adalah  mikroorganisme patogen yang menimbulkan penyakit di sistem pencernaan seperti diare akut, yaitu Coliform dan Cryptosporidium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kualitas air di Hulu Sungai Citarum dengan indeks kualitas air NSF-WQI, mengetahui hubungan dan pengaruh parameter fisik dan kimia air terhadap parameter biologi, menentukan faktor utama dari parameter air yang paling berpengaruh dan mengetahui hubungan serta pengaruh faktor utama tersebut terhadap Cryptosporidium. Metode yang digunakan adalah  mengambil sampel di tiap stasiun dengan composite, mengidentifikasi dan analisis Coliform dengan MPN dan identifikasi Crytosporidium dengan Ziehl Neelsen staining, kemudian menganalisis parameter kimia dan fisika dengan indeks NSF-WQI, lalu data tersebut diolah menggunakan metode statistik PCA. Hasil pengukuran kualitas air berdasarkan NSF-WQI adalah kualitas air di Hulu Sungai Citarum termasuk kategori buruk dan medium. Keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum disebabkan oleh 2 (dua faktor utama, yaitu faktor pertama terdiri dari DO, turbiditas, NO2, NH4 dan total Colifom, sedangkan faktor kedua terdiri dari TSS, COD dan PO4. Kedua faktor tersebut tidak signifikan dengan keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum. Kata kunci: Cryptosporidium, Hulu Sungai Citarum, Indeks NSF-WQI, Kualitas Air

  6. DISKURSUS BAHAN BAKAR AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poempida Hidayatulloh

    2015-06-01

    Full Text Available Kebutuhan akan energi bagi manusia adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu pencarian manusia dalam menemukan suatu energi yang berkelanjutan (sustainable adalah suatu proses alamiah yang terjadi secara terus-menerus. Keterbatasan manusia dalam mendapatkan energi selalu berkutat pada paradigma keberadaan hukum kekekalan energi yang menjadi basis pemikiran fisika klasik. Air adalah suatu senyawa yang senantiasa ada di sekitar kita dan tersedia dalam berbagai wujud. Senyawa Air (H2O terdiri dari atom hidrogen (H2 dan oksigen (O2 yang keduanya dapat dibakar dan membantu proses pembakaran. Di mana dalam pembakaran akan tercipta energi yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi energi gerak seperti dalam mesin bakar (combustion engine. Proses penguraian senyawa air menjadi hidrogen dan Oksigen dapat dilakukan melalui proses elektrolisa. Proses elektrolisa secara langsung akan membutuhkan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun proses elektrolisa yang tepat dapat menghasilkan Brown Gas (HHO yang mempunyai daya bakar yang cukup besar. Tulisan ini membahas dilema pemakaian Brown Gas dalam konteks energi yang dihasilkan dengan perbandingan energi yang diperlukan untuk menghasilkannya. Komparasi energi ini ditujukan untuk menunjukkan apakah kemudian Brown Gas dapat lebih lanjut digunakan untuk menjadi energi penggerak mesin yang ekonomis. Pembahasan tentang terjadinya pelanggaran terhadap hukum kekekalan energi berbasis fisika klasik secara filosofis pun termaktub.

  7. The Improvement Efforts on Physics Activity and Results of Learning Using Practicum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poniman Poniman

    2016-10-01

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas hasil belajar fisika dengan metode praktikum pada siswa kelas XI IPA1. Penelitian dilakukan dua siklus, terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, analisis, refleksi. Siklus pertama diperoleh, aktifitas siswa memperhatikan penjelasan guru 57,14%, menggunakan alat-alat laboratorium 22,86 %. kerjasama antara siswa dalam kelompok 28,57 %, mengajukan pertanyaan 11,43%, menjawab pertanyaan guru 45,71%, menyatakan ide 8,57 %, menarik kesimpulan 42,85%. membuat pelaporan 51,43 %, ketepatan waktu 42,86%. Hasil belajar rerata 66,60, tertinggi 79,00, terendah 53,00, ketuntasan klasikal 57,14%. Pada siklus kedua aktivitas siswa meningkat menjadi 94,28%, Menggunakan alat-alat laboratorium 85,71%. kerjasama antara siswa dalam kelompok 71,43%, mengajukan pertanyaan 40 % menjawab pertanyaan guru 82,86%, menyatakan ide 28,57%, menyimpulkan 80,00%. membuat pelaporan 97,15%, ketepatan waktu 85,71%, serta hasil belajar rerata 77,80, tertinggi 89,00, terendah 63,00 ketuntasan klasikal 88,57%. Kata kunci: aktivitas, hasil belajar Fisika, praktikum.

  8. Karakterisasi Unjuk Kerja Diesel Engine Generator Set Sistem Dual Fuel Solar-Syngas Hasil Gasifikasi Briket Municipal Solid Waste (MSW Secara Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizkal

    2017-01-01

    Full Text Available Sejalan dengan semakin banyaknya kebutuhan energi untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar maka perlu adanya pengembangan gas biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada motor pembakaran dalam maka akan dilakukan penelitian mengenai aplikasi sistem dual fuel gas hasil gasifikasi biomassa municipal solid waste (msw pada sistem downdraft dengan minyak solar pada motor diesel stasioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar solar yang tersibtitusi dengan adanya penambahan syngas yang disalurkan secara langsung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan proses pemasukan aliran syngas yang dihasilkan downdraft municipal solid waste (MSW kedalam saluran udara mesin diesel generator set secara langsung menggunakan sistem mixer. Pengujian dilakukan dengan putaran konstan 2000 rpm dengan pembebanan bervariasi dari 200 watt sampai dengan 2000 watt dengan interval 200 watt. Bahwa produksi syngas dari reaktor gasifikasi ditambahkan sistem bypass untuk mengetahui kesesuaian antara reaktor gasifikasi dan mesin generatorset data ṁ syngas yang dibutuhkan mesin diesel, ṁ syngas yang di bypass untuk mendapatkan kesesuaian antara produksi syngas dan yang di bypass.  Data-data yang diukur dari penelitian ini menunjukkan bahwa besar nilai mass flowrate gas syngas yang dibutuhkan mesin diesel pada AFR reaktor gasifier 1,39 sebesar 0,0003748 kg/s. Mass flowrate gas syngas yang di bypass menunjukkan nilai 0 pada saat sistem dijalankan karena seluruh gas syngas masuk kedalam ruang bakar. AFR rata-rata sebesar 14,54 ,Nilai Spesifik fuel consumption (sfc mengalami peningkatan 68% dari kondisi standar single fuel , Nilai efesiensi thermal mengalami kenaikan sebesar 7% dari kondisi single fuel, Nilai daya rata-rata sebesar 2,28kW, Nilai torsi rata-rata sebesar 10,94 N.m. Solar yang tersibtitusi sebesar 48%. Nilai temperatur (coolant, mesin, oil, dan gas buang pada setiap pembebanan mengalami kenaikan.

  9. The development of quality assurance program in Reactor TRIGA PUSPATI (RTP)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Rosli Darmawan; Mohd Rizal Mamat; Mohamad Zaid Mohamad; Mohd Ridzuan Abdul Mutalib

    2007-01-01

    One of the trivial issues in the operation of Nuclear Reactor is the safety of the system. Worldwide publicity on a few nuclear accidents as well as the notorious Hiroshima and Nagasaki bombing has always bring about general public fear on anything related to nuclear. IAEA has always emphasized on the assurance of nuclear safety for all nuclear installations and activities. According to the IAEA safety guides, all research reactors are required to implement quality assurance programs to ensure the conduct of operations are in accordance with the safety standards required. This paper discusses the activities carried out toward the establishment of Quality Assurance Program for Reaktor TRIGA PUSPATI (RTP). (Author)

  10. Design Of Pump Monitoring Of Primary Cooling System

    International Nuclear Information System (INIS)

    Indrakoesoema, Koes; Sujarwono

    2000-01-01

    Monitoring of 3 primary cooling pumps done visually by operator on the spot. The operator must be check oil in a sight glass, oil leakage during pump operation and water leakage. If reaktor power increase about more than 3 MW, the radiation exposure also increase in the primary cell and that's way the operator can not check the pumps. To continuing monitor all pump without delay, one system has been added I.e Closed Circuit Television (CCTV). This system using 3 video camera to monitor 3 pumps and connected to one receiver video monitor by coaxial cable located in Main Control Room. The sequence monitoring can be done by sequential switcher

  11. The treatment of uranyl nitrate from the AMOR process for VKTA Rossendorf

    International Nuclear Information System (INIS)

    Boessert, W.; Krempl, R.; Miller, J.W.

    2003-01-01

    The blending of uranyl nitrate solutions at VKTA and its subsequent treatment at BNFL-Sellafield is a significant step towards the safe and effective treatment of these enriched uranyl nitrate solutions. Overall the integration of the expertise of the international company BNFL/Westinghouse will lead to the achievement of a successful solution. This success has involved the integration of the project management and operational facilities of BNFL Sellafield with the local planning, design and manufacture capacities of Westinghouse Reaktor GmbH. (orig.)

  12. Simulation of atmosphere stratification in the HDR test facility with the CONTAIN code

    International Nuclear Information System (INIS)

    Skerlavaj, A.; Mavko, B.; Kljenak, I.

    2001-01-01

    The test E11.2 'Hydrogen distribution in loop flow geometry', which was performed in the Heissdampf Reaktor containment test facility in Germany, was simulated with the CONTAIN computer code. The predicted pressure history and thermal stratification are in relatively good agreement with the measurements. The compositional stratification within the containment was qualitatively well predicted, although the degree of the stratification in the dome area was slightly underestimated. The analysis of simulation results enabled a better understanding of the physical phenomena during the test.(author)

  13. Action plan during reactor shutdown in October 1965, Annex 5; Prilog br. 5 - Plan radova u toku stajanja reaktora u mesecu oktobru 1965. godine

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nikolic, M [Reaktor RA, Odelenje odrzavanja, Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1965-12-15

    The action plan of the division for reactor maintenance during reactor shutdown includes detailed list of tasks for mechanics, electronic and electrical equipment group during the reactor shutdown period in October 1965. It contains tasks for planned shutdown periods in September, August, July, May, April, March, and February 1965. [Serbo-Croat] Plan radova Odelenja odrzavanja reaktora RA za period stajanja reaktora u oktobru mesecu 1965. sadrzi detaljnu listu zadataka masinske grupe, elektro grupe i elektronske grupe. Ovaj prilog sadrzi i zadatke koji ce biti obavljeni tokom planiranih perioda kada je reaktor zaustavljen u septembru, avgustu, julu, junu, maju, aprilu, martu i februaru 1965.

  14. Nuclear Reactor RA Safety Report, Vol. 13, Causes of possible accidents

    International Nuclear Information System (INIS)

    1986-11-01

    This volume includes the analysis of possible accidents on the RA research reaktor. Any unwanted action causing decrease of integrity of any of the reactor safety barriers is considered to be a reactor accident. Safety barriers are: fuel element cladding, reactor vessel, biogical shield, and reactor building. Reactor accidents can be classified in four categories: (1) accidents caused by reactivity changes; (2) accidents caused by mis function of the cooling system; (3) accidents caused by errors in fuel management and auxiliary systems; (4) accidents caused by natural or other external disasters. The analysis of possible causes of reactor accidents includes the analysis of possible impacts on the reactor itself and the environment [sr

  15. Kinetics parameter measurements on RSG-GAS, a low-enriched fuel reactor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jujuratisbela, U; Arbie, B; Pinem, S.; Tukiran; Suparlina, L.; Singh, O.P.

    1995-01-01

    Kinetics parameter measurements, such as reactivity worths of control rods and fuel elements, beam tube void reactivity, power reactivity coefficient and xenon poisoning reactivity have been performed on different cores of Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS). In parallel, a programme was also initiated to measure the other kinetics parameters like effective delayed neutron life time, prompt neutron decay constant, validation of period reactivity relationship and zero power frequency response function. The paper provides the results of these measurements. (author)

  16. RA reactor operation and maintenance in 1994, Part 1; Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1994. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Mikic, N; Tanaskovic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1994-12-01

    During the previous period RA reactor was not operated because the Committee of Serbian ministry for health and social care has cancelled the operation licence in August 1984. The reason was the non existing emergency cooling system and lack of appropriate filters in the special ventilation system. The planned major tasks were fulfilled: building of the new emergency cooling system, reconstruction of the existing ventilation system, and renewal of the reactor power supply system. The existing RA reactor instrumentation was dismantled, only the part needed for basic measurements when reactor is not operated, was maintained. Renewal of the reactor instrumentation was started but but it is behind the schedule because the delivery of components from USSR was stopped for political reasons. The spent fuel elements used from the very beginning of reactor operation are stored in the existing pools. Project concerned with increase of the storage space and the efficiency of handling the spent fuel elements has started in 1988 and was fulfilled in 1990. Control and maintenance of the reactor instrumentation and tools was done regularly but dependent on the availability of the spare parts. Training of the existing personnel and was done regularly, but the new staff has no practical training since the reactor is not operated. Lack of financial support influenced strongly the status of RA reactor. [Serbo-Croat] U proteklom periodu reaktor RA nije bio u pogonu zato sto je 30. jula Republicki komitet za zdravlje i socijalnu politiku republike Srbije, zabranio njegov rad zbog toga sto reaktor ne poseduje sistem za udesno hladjenje i ne poseduje odgovarajuce filtere u sistemu specijalne ventilacije. Zavrseni su radovi na izgradnji sistema za udesno hladjenje, rekonstrukciji postojeceg sistema specijalne ventilacije i rekonstrukciji sistema za napajanje elektricnom energijom. Zapoceti su radovi na modernizaciji, odnosno zameni instrumentacije reaktora ali njegova realizacija kasni

  17. Atomic Energy Research benchmark activity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Makai, M.

    1998-01-01

    The test problems utilized in the validation and verification process of computer programs in Atomic Energie Research are collected into one bunch. This is the first step towards issuing a volume in which tests for VVER are collected, along with reference solutions and a number of solutions. The benchmarks do not include the ZR-6 experiments because they have been published along with a number of comparisons in the Final reports of TIC. The present collection focuses on operational and mathematical benchmarks which cover almost the entire range of reaktor calculation. (Author)

  18. Towards rational design of redox-stratified biofilms

    DEFF Research Database (Denmark)

    Lackner, Susanne

    Biologisk kvælstoffjernelse er en central proces indenfor avanceret spildevandsrensning. Denne afhandling beskriver anvendelsen af beluftede membran biofilm reaktorer (eng: MABRs) til fuld autotrof kvælstoffjernelse. Denne ret nye kvælstofomsætningsvej baseres på delvis omdannelse af ammonium til....... Som illustreret ved modelundersøgelserne, kan biofilm afrivning påvirke rektorfunktionen alvorligt. Den udførte forsøg for at vurdere om kemisk modificering af biofilmoverfladen kan øge dens modstandsdygtighed overfor afrivning og give forbedret biofilm tykkelseskontrol. Alt i alt kan MABR, hvor ilt...

  19. Development of Web-Based Formative Assessment Model to Enhance Physics Concepts of Students

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ediyanto Ediyanto

    2015-03-01

    Full Text Available Pengembangan Model Penilaian Formatif Berbasis Web untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa   Abstract: There are two approaches of learning assessment, called formative and summative. The formative assessment is applicable because it involves students directly during the process, may im-prove these students perceptive. The limited time in class makes this process difficult, then the de-velopment of both online and offline formative assessment, provide responsive feedback for teachers and students, is definitely needed. This research goal is to produce a model of web-based formative assessment for physics. This study used research design and development of the formative assess-ment-model. Questionnaire is used for product validation, consist of validation of textbook,  instrument of pre and post-learning quizzes and web product.The result of quantitative analysis shows that the developed product is valid without any revision. Based on qualitative data, the product revision follows comments and suggestions from expert’s validation, teachers and students. The product testing shows that the formative assessment-model may improve students’ conceptual comprehension. Key Words: formatice assessment-model, students’ conceptual comprehension of physics, web-based   Abstrak: Penilaian terbagi menjadi dua macam yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. Penilaian formatif tepat digunakan karena prosesnya melibatkan siswa secara langsung di dalam proses pembelajaran dan mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Keterbatasan waktu di kelas menyebabkan proses ini sulit dilakukan, maka perlu dikembangkan model penilaian formatif secara online dan off-line yang dapat memberikan umpan balik yang cepat bagi siswa dan guru. Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan model web-based penilaian formatif untuk pembelajaran fisika. Penelitian menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan model penilaian formatif. Instrumen yang digunakan

  20. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Sekolah Menengah Atas Kelas XI pada Pokok Bahasan Momentum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rezeki

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to developing interactive learning media physics for high school class XI with chapter of momentum and test the feasibility of interactive learning media through media expert validation and subject experts. Based on the evaluation of the validator (media specialists and subject experts, the media of the development of aspects of the product appearance and usefulness aspects of the product got a score average of 80.23% is included in the category of Most Eligible. Based on the results of the validation assessment of media experts, media development results are included in the category of Most Eligible with the feasibility level of 81.98%. Based on the validation results subject experts, media development results included in the category of Eligible with the feasibility level of 78.47%. Based on the results of the response of students scored an average 74.63% included in the category of Eligible. Based on the assessment, it can be concluded that, media interactive learning on the subject of momentum declared fit for use as a medium of learning physics class XI high school student. Keywords: media interactive learning, physics education, learning strategies, high school. Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika interaktif untuk sekolah menengah atas kelas XI materi momentum dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif melalui validasi ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator (ahli media dan ahli materi, media hasil pengembangan dari  aspek penampilan produk dan  aspek kemanfaatan produk mendapat skor rerata 80.23% yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Berdasarkan hasil penilaian validasi ahli media, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Sangat Layak dengan tingkat kelayakan 81.98%. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Layak dengan tingkat kelayakan 78

  1. The application of remote sensing in detail land use mapping of RDE site, Puspiptek Serpong

    International Nuclear Information System (INIS)

    Heni Susiati; Habib Subagio

    2016-01-01

    Land cover mapping and its development has been performed in a detail scale (1:5000) within the radius of 5 km from the center of Experimental Power Reactor (RDE) site at Kawasan Nuklir Serpong (KNS), PUSPIPTEK Serpong. The objective of this study is to establish land cover database in a detail scale 1:5000 as part of the preparation toward RDE development plan and also to complete the land cover map of a scale 1:10.000. The research method is accomplished in several stages, namely data collection and processing of high-resolution satellite imagery and aerial photographs, field surveys, land use analysis within the radius of 300 - 500 m, 1 km, 2 km, 3 km, 4 km and 5 km from the RDE site as well as analysis of land use change by 2014-2015. Satellite image processing is carried out at Center for Land Mapping and Atlas, Badan Informasi Geospasial (BIG). Data processing is done by using ArcGis and Er Mapper software, whereas the satellite image analysis is executed by using Image Analysis as one of tool in ArcGis software. The result shows that KNS land cover outside the radius of 3 km is a dense residential in many places. Analysis of land use change by year 2014- 2015 shows that vast development of residential has occur which demonstrated by the increase of residential area in North-East of PUSPIPTEK. (author)

  2. Possibilities for power reactor structural material and fuel testing in reactor RA; Mogucnosti reaktora RA za testiranje konstrukcionih materijala i goriva energetskih reaktora

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R; Lazarevic, Dj; Stefanovic, D; Cupac, S; Pesic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1978-05-15

    Nuclear reactor RA at Vinca has been designed as a high flux general purpose research reactor. Among other it was intended to play a role of material testing reactor. A scope of activities of Material Laboratory and Reactor RA Department of Boris Kidric Institute is presented in this report. Reactor RA capacity for reactor structural material and fuel irradiation is also described. The increase of RA reactor irradiation capacity is based on the improvement of VISA type fuel channel for fast neutron irradiations, as well as on the general neutron flux increase, due to introduction of highly enriched uranium fuel into reactor core and the advanced in-core fuel management. The irradiation capacities described allow for the reactor material and fuel testing to the considerable extent. Istrazivacki reaktor RA u Vinci je projektovan kao visokofluksni istrazivacki reaktor opste namene. Pored ostalog, on je namenjen i za testiranje reaktorskih konstrukcionih materijala i goriva. U radu je dat pregled aktivnosti Laboratorije za materijale IBK i reaktora RA na tom podrucju, kao i opis povecanih mogucnosti reaktora RA za ozracivanje reaktorskih materijala i goriva u cilju njihovog testiranja. Povecanje mogucnosti reaktora RA zasniva se na usavrsavanju specijalnog gorivnog kanala tipa VISA (za ozracivanje materijala brzim neutronima), kao i na opstem povecanju neutronskog fluksa na osnovu uvodjenja i nacina koriscenja visokoobogacenog uranskog goriva u reaktoru RA. Opisane mogucnosti reaktora RA dozvoljavaju u znatnoj meri ispitivanje konstrukcionih materijala i goriva energetskih reaktora.

  3. Efektivitas Pengolahan Air Limbah Batik dengan Cara Kimia dan Biologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istihanah Nurul Eskani

    2016-04-01

    Full Text Available Kebanyakan industri batik membuang air limbah ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu dengan alasan keterbatasan tempat, dana dan penguasaan teknologi. Beberapa cara pengolahan air limbah telah dilakukan untuk mengatasi penurunan mutunlingkungan akibat pembuangan air limbah.Telah dilakukan penelitian proses pengolahan air limbah batik secara kimia, biologi aerob dan biologi anaerob. Proses kimia dilaksanakan dengan menambahkan koagulan tawas dan kapur ke dalam air limbah batik. Proses biologi aerob dijalankan dalam reaktor terbuka selama 5 hari, sedang proses biologi anaerob  dijalankan dalam reaktor tertutup selama 12 hari. Hasil proses kemudian diukur parameter warna, COD dan alkalinitasnya.Hasil penelitian pengolahan air limbah batik secara kimia dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 83,15 %, COD sebesar 28,82% dan pH hasil proses 7. Proses biologi anaerob menurunkan parameter warna sebesar 94,95%, COD sebesar 59,89% dan pH hasil proses 5. Proses biologi aerob dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 97,82%, COD sebesar 72, 88% dan pH hasil proses 6,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah cair batik secara biologi aerob lebih efektif daripada pengolahan secara biologi anaerob maupaun secara kimia. Kata kunci : pengolahan air limbah batik, proses kimia, proses biologi

  4. Data concerning operation and application of RA reactor in 1975, Annex 1; Prilog 1 - Podaci o radu i iskoriscenosti reaktora RA u 1975. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Stanic, A [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1976-01-15

    RA reactor was operating according to the plan for 1975 adopted in December of the previous year. It was planned for reactor to be operated at nominal power first 10-20 days each month, three following days were reserved for different power levels according to the users' demand. Four fuel exchanges were planned and fulfilled with minor delay. Data concerning planned and real operation, as well as delays from the plan and shorter interruptions are presented in tables of this Annex. It is shown that all the delays and interruptions which amounted to 104 hours were compensated. [Serbo-Croat] Reaktor RA je radio prema planu rada za 1975. godinu, nacinjenom u decembru prethodne godine. Planirano je da reaktor radi neprekidno prvih 10-20 dana u mesecu na nominalnoj snazi, tri sledeca dana je rezervisano za rad na drugim snagama zavisno od potreba korisnuka. Planirane su i 4 izmene goriva. Podaci o planiranom i ostvarenom radu kao i odstupanjima od plana i kracim prekidima u radu reaktora dati su u tabelama ovog priloga. Vidi se da su sva odstupanja i prekidi u ukupnom trajanju od 104 sata u celini nadoknadjeni.

  5. ANALISA PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA 2500 KW SEBAGAI PENGGERAK FAN PADA BAG FILTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Yanto Husodo

    2017-11-01

    Full Text Available Salah satu persoalan yang timbul pada pengoperasian motor induksi adalah arus pengasutan yang tinggi yang nilainya bisa mencapai sepuluh kali arus nominal. Arus pengasutan yang besar ini mengakibatkan penurunan tegangan sesaat (sag pada sistem jaringan. Selain itu juga menyebabkan tingginya pemakaian daya hingga sebesar 1,5 - 2,5 kali daya nominal yang berakibat pada tingginya energi pemakaian pada saat pengasutan. Metode pengasutan diperlukan untuk mengurangi arus pengasutan dan pemakaian energi yang besar tersebut. Pada makalah ini dilakukan perbandingan tiga metode pengasutan motor induksi yaitu berupa autotrafo, reaktor dan rangkaian star-delta. Dengan menggunakan software ETAP, pengujian dilakukan pada motor induksi 6 kV, 279 A, 2500 kW, dan faktor daya sebesar 0,879, sebagai penggerak fan pada bag filter. Hasil simulasi menunjukkan bahwa autotrafo memberikan penurunan arus pengasutan yang paling besar yaitu 73,82% dari arus pengasutan motor tanpa bantuan alat pengasutan. Sedangkan konsumsi energi yang paling kecil didapatkan dengan mengunakan pengasutan reaktor, di mana energi pemakaian berkurang dari 31,102 kWh tanpa pengasutan menjadi 17,676 kWh atau setara dengan 43,17%.

  6. Aplikasi Proses Pengkelatan untuk Peningkatan Mutu Minyak Nilam Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pocut Nurul Alam

    2007-12-01

    Full Text Available Industri kecil minyak nilam di Nanggroe Aceh Darussalam tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan beberapa daerah lainnya. Namun perolehan dan mutu minyak nilam yang dihasilkan masih tergolong rendah karena warna minyak coklat kehitaman. Untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika maupun secara kimia. Untuk peningkatan kualitas tersebut dapat dilakukan antara lain dengan menurunkan kandungan Fe yang membuat warna minyak menjadi gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian dengan menggunakan senyawa pengkelat Na-EDTA sebagai senyawa pengkelat dalam pemurnian minyak nilam dapat menurunkan kandungan Fe (besi secara signifikan sebesar 60% untuk minyak nilam yang diperoleh dari hasil penyulingan petani di daerah Aceh Barat dan Aceh Selatan. Selain itu, minyak yang dihasilkan berwarna lebih cerah dan karakteristiknya memenuhi persyaratan mutu standar. Kata kunci: minyak nilam, pemurnian, pengkelat

  7. ME science as mobile learning based on virtual reality

    Science.gov (United States)

    Fradika, H. D.; Surjono, H. D.

    2018-04-01

    The purpose of this article described about ME Science (Mobile Education Science) as mobile learning application learning of Fisika Inti. ME Science is a product of research and development (R&D) that was using Alessi and Trollip model. Alessi and Trollip model consists three stages that are: (a) planning include analysis of problems, goals, need, and idea of development product, (b) designing includes collecting of materials, designing of material content, creating of story board, evaluating and review product, (c) developing includes development of product, alpha testing, revision of product, validation of product, beta testing, and evaluation of product. The article describes ME Science only to development of product which include development stages. The result of development product has been generates mobile learning application based on virtual reality that can be run on android-based smartphone. These application consist a brief description of learning material, quizzes, video of material summery, and learning material based on virtual reality.

  8. PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERTANYA SISWA PADA MATERI HUKUM NEWTON MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY LESSON DENGAN STRATEGI LBQ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiyah Nur Jannah

    2016-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep dan kemampuan bertanya siswa pada materi hukum Newton dalam pembelajaran inquiry lesson dengan strategi LBQ, serta mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran inquiry lesson dengan strategi LBQ. Jenis penelitian ini adalah Mixed Methods desain embedded experimental dengan subjek 36 siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Krian. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui data penguasaan konsep siswa dan data respons siswa terhadap pembelajaran. Analisis kualitatif dilakukan untuk mengetahui kemampuan bertanya siswa dan respons siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: siswa mampu mencapai indikator tertinggi pencapaian konsep yaitu level C6 dan sebagian besar siswa SMA memiliki penguasaan konsep pada level C5, kemampuan bertanya siswa meningkat pada setiap pertemuan dimana siswa menjadi lebih percaya diri untuk menyampaikan pertanyaan maupun pendapat saat mengikuti pengajaran fisika, dan siswa memberikan respons positif sebesar 65,28% terhadap pembelajaran inquiry lesson dengan strategi LBQ.

  9. Peraga Mikrometer Sekrup Braille untuk Siswa Tunanetra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithri Iradaty

    2017-06-01

    Full Text Available This research was conducted with Four D Models research design with a limited test involving three blind students at MAN Maguwoharjo, a physics teacher ath the school, and several students majoring in physics education FMIPA UNY. The result of the limited test shows that the props that have been developed can be applied as a screw micrometre model and the Braille-labeled LKS can also be used as a guide in a practicum implementation. The results of the assessment of the feasibility of the developed product are reviewed regarding several aspects which are the requirements of the measuring instrument that is validity (reliable, reliable, can be used internationally, is easy to produce, and safe. In general, Braille scarp micrometre displays are suitable for blind students. Besides, blind students strongly support the existence of braille screw micrometre displays equipped with this braille LKS as it will help them more easily understand micrometre screw gauges which in general this tool is still produced only for the non-blind. [Penelitian ini menggunakan desain Four D Models, dengan uji coba terbatas melibatkan tiga orang siswa tunanetra MAN Maguwoharjo, seorang guru fisika MAN Maguwoharjo, dan beberapa mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa produk peraga yang telah dikembangkan dapat diterapkan sebagai peraga mikrometer sekrup dan LKS berhuruf Braille juga dapat dimanfaatkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan praktikum. Hasil penilaian kelayakan produk peraga yang dikembangkan ditinjau dari beberapa aspek yang menjadi syarat alat ukur, yaitu valid (dapat dipercaya, reliable, dapat digunakan secara internasional, mudah diproduksi, dan aman. Secara umum, peraga mikrometer sekrup Braille layak digunakan bagi siswa tunanetra. Selain itu siswa tunanetra sangat mendukung keberadaan peraga mikrometer sekrup braille yang dilengkapi dengan LKS braille ini karena akan membantu mereka lebih mudah memahami

  10. PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN SOLUSI DERET MELALUI PENDEKATAN TEACHING ASSISTANT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Masturi

    2016-09-01

    Full Text Available Kurangnya aktivitas belajar dan rendahnya nilai yang diperoleh mahasiswa dalam perkuliahan solusi deret merupakan masalahpembelajaran yang harus dipecahkan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana pengaruh penerapan pendekatanteaching assistant dapat meningkatkan kualitas perkuliahan solusi deret. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PendidikanFisika UNNES. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Fisika UNNES dengan desain penelitian tindakan kelas dua siklus. Instrumenyang digunakan adalah instrumen aktivitas yang meliputi: motivasi belajar, intensitas belajar dan interaksi belajar dan instrumenprestasi untuk mengukur hasil belajar. Dari penelitian ini didapatkan bahwa asistensi dapat meningkatkan aktivitas dan prestasibelajar. Hal itu terlihat dari 50 mahasiswa yang diberi tindakan, aktivitas belajar mereka pada siklus I dan II berada pada kategoribaik. Dari hasil observasi selama perkuliahan didapatkan adanya peningkatan intensitas pengerjaan tugas dan kuis. Nilai yangdiperoleh, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dari 65 menjadi 71. Dengan demikian, pendekatan teaching assistantterbukti dapat meningkatkan kualitas perkuliahan solusi deret. In this research, the effects of teaching assistant approach on the improvement of lecture quality of series solution topic wereinvestigated. The classroom action research with two cycles was set in physics education program. Some instruments that used toexplore the students activities were learning motivation, learning intensity, and learning interaction. Achievement instrument isused to measure the students' achievement. The results of the research show that teaching assistant can improve the students'activity as well as their achievement. It can be seen from the increasing activity of 50 students with good category from cycle one tothe second one. The observation results show that there is a significant improvement in intensity of students' interest in doing thetasks and quizzes

  11. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT PADA MATERI GERAK PARABOLA DAN GERAK MELINGKAR MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wari Prastiti

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar fisika  materi gerak parabola dan gerak melingkar siswa kelas XI IPA1SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT melalui kegiatan Lesson Study. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap plan kemudian dilanjutkan do dan see/refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA1SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa XI IPA1 SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015 . Hal ini terlihat dari hasil siklus I dan siklus II terjadi peningkatan aktivitas belajar pada tiap indikator aktivitas belajar yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar fisika  materi gerak parabola dan gerak melingkar siswa kelas XI IPA1SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT melalui kegiatan Lesson Study. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap plan kemudian dilanjutkan do dan see/refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA1SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa XI IPA1 SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2014/2015 . Hal ini terlihat dari hasil siklus

  12. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI SUSU (Liquid Waste Management in Milk Factory

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wagini Wagini

    2002-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Telah dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui kondisi limbah cair industri susu. hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair industri susu mengandung zat-zat pencemar dalam tingkat yang membahayakan lingkungan, sehingga limbah cair tersebut perlu didaur ulang. Untuk itu diperlukan suatu instalasi peralatan yang mampu mengolah limbah tersebut. Pada penelitian ini proses pengolahan dilakukan dengan mengkombinasikan proses-proses pengolahan secara Fisika, Kimia dan Biologi. Dengan tahapan proses pengolahan yang dipilih meliputi; Proses equalisasi, proses anaerob, proses aerasi, lumpur aktif, proses sedimentasi, proses koagulasi-flokulasi, proses sedimentasi, proses flotasi, proses pengendapan partikel ringan, proses penyaringan dengan pasir dan arang aktif.    Kualitas air hasil pengolahan dianalisa secara Fisika, Kimia dan Biologi melalui parameter-parameter: suhu, kekeruhan, zat padat tersuspensi, zat padat terlarut, daya hantar listrik, PH, BOD, COD dan jumlah bakteri. Penelitian ini menunjukkan air hasil pengolahan aman untuk dibuang ke lingkungan.   ABSTRACT A research to identify the condition of milk industry liquid waste was conducted. The result showed that the waste contained pollutants at the level the endangered the environment. Therefore, the waste had to be recycled in which a liquid waste treatment installation is needed. In this research, the process of milk industry liquid waste was done by combining processing techniques of physics, chemistry and biology. The processing steps include the processes of equalization, anaerobe, aeration, sedimentation, coagulation-flocculation, sedimentation, flotation, sedimentation, filtering with sand and activated carbon. The water resulted from the processes was analyzed in terms of physical, chemical and biological characteristics e.g. temperature, turbidity, suspended solid, solutes solid, conductivity, pH, BOD, COD and amount of bacteria. This research, shows that the water

  13. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP ENERGI DALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Linuwih

    2014-07-01

    Full Text Available Telah dilakukan pembelajaran fisika melalui penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR pada pokok bahasan konsep energi dalam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa dan efektivitas model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR terhadap pemahaman siswa pada konsep energi dalam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kependidikan (educational experiment research, dengan rancangan pre test-post test control group design. Subjek penelitian adalah dua kelompok belajar yang terdiri atas 32 siswa (eksperimen dan 32 siswa (kontrol kelas XI IPA di SMA N 2 Ungaran tahun ajaran 2013/2014. Data dianalisis menggunakan uji gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa dan hasil belajar kognitif siswa. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR dalam pembelajaran fisika SMA efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa.ABSTRACTThe physics learning on concept of the internal energy was carried out through application of Auditory Intellectually Repetition (AIR learning model. This study aimed to determining the improvement of students’ concept understanding and the effectiveness of Auditory Intellectually Repetition (AIR learning model on students’ understanding of the internal energy concept. The research used educational experiment research with pre test-post test control group design. The subject of research consisted of 32 students in eksperimental group and 32 students in control group of XI IPA SMA N 2 Ungaran, academic year 2013/2014. The data were analyzed by using gain test and t test. The result showed that there was an increase of students’ concept understanding and the outcome of students’ cognitive learning. Based on the result, it can be concluded that the application of Auditory Intellectually Repetition (AIR learning model in

  14. RA reactor operation and maintenance in 1989, Part 1; Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1989. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1989-12-15

    During the previous period RA reactor was not operated because the Committee of Serbian ministry for health and social care has cancelled the operation licence in July 1984. The reason was the non existing emergency cooling system and lack of appropriate filters in the special ventilation system. The following major tasks were fulfilled: building of the new emergency cooling system, reconstruction of the existing ventilation system, and renewal of the power supply system. Project concerned with renewal of RA reactor complete instrumentation was started at the end of 1988. Contract was signed between the IAEA and Soviet Atomenergoexport for supplying the new instrumentation for the RA reactor. Project concerned with increase of the storage space and the efficiency of handling the spent fuel elements has started in 1988. In 1989, device for water purification designed by the reactor staff started operation and spent fuel handling equipment is being mounted. Training of the existing personnel and was done regularly, but the new staff has no practical training since the reactor is not operated. Lack of financial support influenced strongly the status of RA reactor. [Serbo-Croat] U proteklom periodu reaktor RA nije bio u pogonu zato sto je 30. jula 1984. Republicki komitet za zdravlje i socijalnu politiku republike Srbije, zabranio njegov rad zbog toga sto reaktor ne poseduje sistem za udesno hladjenje i ne poseduje odgovarajuce filtere u sistemu specijalne ventilacije. Zavrseni su radovi na izgradnji sistema za udesno hladjenje, rekonstrukciji postojeceg sistema specijalne ventilacije i rekonstrukciji sistema za napajanje elektricnom energijom. Krajem 1988, medjunarodna agencija za atomsku energiju potpisala je ugovor sa sovjetskom firmom Atomergexport za izradu novog sistema instrumentacije. Sa ciljem da se poveca i efikasnije koristi prostor za skladistenje ozracenog goriva, 1987. godine zapoceta je realizacija projekata preciscavanja vode u bazenima za odlezavanje

  15. Investigation of ground water aquifer at Tlogorejo Site Karangawen District, Demak Regency, Central Java

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lilik Subiantoro; Priyo Sularto; Slamet Sudarto

    2009-01-01

    Demak is one of regency are placed at north beach central Java. Some part of this area especially Tlogorejo site Karangawen have the problem of fresh water availability. Conditions of insufficient Standard Water have been recognized in some part of the region, those are Karangrowo area, Undaan District. The problem of clean water in this area is caused by sea water trapped in sedimentary material during sedimentation process, so the trapped ground water character is brine or brackish. One of the alternatives to overcome water problem is election or delineated of the prospect area for exploiting of ground water. Referring to those problems Pusbang Geologi Nuklir BATAN means to conduct investigation of ground water in some location which has problem of clean water. The ground investigation activity is to get information about the geology, hydrogeology and sub surface geophysical characteristic, which is needed to identification of ground water aquifer. To obtain those targets, conducted by topographic measurement in 1:5000 scale maps, measurement of soil radioactivity, geology and hydrogeology mapping, geo-electrical 2-D image measurement Base on observation, analysis, evaluation and discussion was identified the existence of potential confined aquifer that happened at the layer sand that is trapped in the in impermeable layer of clay, which is potential for confined aquifer. Potency of aquifer with the best condition from bad, there are placed on geophysical measurement is ''Sand Aquifer Layer-1'' are located at RB 1 (TLG-5), RB 2 (TLG-4) and RB 3 (TLG-22). Physical characterized of aquifer: resistivity 22-46 Ωm, the depth of surface water 110 to 146 meter. (author)

  16. Investigation of ground water aquifer at Karangrowo Site, Undaan District, Kudus Sub Province Central Java

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lilik Subiantoro; Priyo Sularto; Slamet Sudarto

    2009-01-01

    Kudus is one of sub province in central Java with have the fresh water availability problem Condition of insufficiency 'Standard Water has been recognized in some part of regional area, those are Karangrowo area, Undaan District The problem of clean water in this area is caused by sea water trapped in sedimentary material during sedimentation process; due the ground water trapped character is briny or brackish. One of the alternatives to overcome water problem is election or delineated of prospect area fur exploiting of ground water. Referring to that problem ''Pusbang Geologi Nuklir BATAN'' means to conduct investigation of ground water in some location problem of clean water. The ground investigation activity is to get information about the geology, geohydrology and sub surface geophysical characterize, which is needed to identification of ground water aquifer. To obtain that target, conducted by topographic measurement in 1:5000 scale maps, measurement of soil radioactivity, geology and hydrogeology mapping, geo electrical 2-D image measurement Base on the result of analyze, evaluation and discussion was identified the existence of potential aquifer that happened at layer of sand sedimentary, in form of lens trapped in impermeable layer of clay sediment The layer of aquifer pattern follows of Old River in North-South and East-West direction. Potency of aquifer with the best condition from bad, there are placed on geophysical measurement GF. A 4-14, AB 4-11 and B4. Physical characterized of aquifer, resistivity 9-19 Ωm with charge ability 13-53 milliseconds. (author)

  17. TENAGA SURYA DAN ARSITEKTUR: SUATU ANALISIS LINGKUNGAN DAN PERANCANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Harso Karyono

    2003-01-01

    Full Text Available This paper discusses the potential use of solar energy in building as an alternative solution of energy resources to reduce the negative impact in burning fossil fuels to the environment. It higlights the positive aspects in environment by generating solar energy and also discusses the aesthetical values in employing solar panels on buildings. Abstract in Bahasa Indonesia : Isue mengenai pemanasan bumi yang diakibatkan oleh produksi gas karbon dioksida sebagai akibat pembakaran bahan bakar minyak (minyak bumi, batu bara, gas alam memaksa ilmuwan, pakar energi, akhli lingkungan, serta pihak-pihak lain yang terkait untuk ikut memikirkan penggunaan energi alternatif yang aman. Tenaga nuklir yang tidak menghasilkan gas buang semacam karbon dioksida, ternyata bukan merupakan solusi energi alternatif yang baik karena meninggalkan sampah radioaktif yang belum ada solusi pembuangan yang diangap aman untuk masa yang akan datang. Tenaga surya, yang umumnya sudah digunakan secara tradisional sejak ratusan abad yang silam, perlu mendapat perhatian. Pemanfaatan tenaga surya baik secara pasif maupun aktif bagi bangunan perlu mendapat perhatian dari para arsitek. Pemanfaatan tenaga surya secara aktif, dimana tenaga surya dikonversikan terlebih dahulu menjadi tenaga listrik dengan solar sel, seyogyanya tidak berdiri sendiri, perlu diintegrasikan dengan aplikasi perancangan secara pasif. Perancangan secara aktif bertujuan untuk mengurangi beban listrik yang berasal dari minyak bumi - secara langsung mengurangi jumlah gas karbon dioksida yang dibuang ke udara, sedangkan perancangan pasif bertujuan untuk mengurangi beban penggunaan energi listrik - yang berasal dari sumber listrik apapun - di dalam bangunan. Makalah ini membahas isue yang diutarakan diatas, dimana pada akhirnya memberikan contoh dari suatu karya arsitektur yang dianggap berhasil dalam mengaplikasikan strategi perancangan secara aktif (menggunakan solar sel serta tidak meninggalkan sterategi

  18. ILK statement on the consequences of the Chernobyl accident. Taking stock after twenty years

    International Nuclear Information System (INIS)

    2006-01-01

    The Chernobyl reactor accident was the consequence of a reactor design which was not inherently safe, and of a lack of 'safety culture'. The RBMK-type reactor (a Russian graphite-moderated light water reactor design: reaktor bolshoi moshnosty kanalny=high-power channel reactor) had not been designed to a satisfactory safety level, and the operating staff were not informed on the weak spots in plant design. The combination of these factors caused the worst nuclear accident, completely destroying the reactor. The consequences may be seen as the product of two severe accidents superimposed upon each other: the explosion of the reactor, and core melt-down associated with an intense, persistent fire of the graphite moderator. The Statement contains analyses of these points: Release, Propagation and Deposition of Radioactive Materials; Protective Measures; Impact on the Environment and Agriculture; Assessment of Radiation Exposure; Health Impact; Psychological and Societal Impacts; Potential Residual Risks. (orig.)

  19. DESAIN KONSEP TANGKI PENAMPUNG BAHAN BAKAR PASSIVE COMPACT MOLTEN SALT REACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Hadiwinata

    2015-04-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari reaktor MSR. Desain reaktor PCMSR membutuhkan tempat khusus penampung sementara bahan bakar pada saat terjadi insiden, misalnya kecelakaan yang menyebabkan peningkatan suhu bahan bakar. Tangki penampung bahan bakar tersusun dari 3 bagian yang saling terhubung yaitu bagian penampung cairan bahan bakar, cerobong (chimney, dan penukar kalor. Dalam penelitian ini, tangki dimodelkan secara lump dan dilakukan variasi daya awal reaktor dan ketinggian cerobong. Syarat batas model ditetapkan suhu bahan bakar maksimum 1400 °C, yang didasarkan pada titik didih larutan garam LiF-BeF2-ThF4-UF4. Analisis dilakukan dengan cara menghitung rugi tekanan total dan transfer kalor untuk variasi daya awal antara 1800-3000 MWth dan ketinggian cerobong antara 1-10 m. Hasil penelitian menunjukan semakin besar daya reaktor, maka tinggi tangki penampung bahan bakar dan tinggi alat penukar kalor yang dibutuhkan akan semakin besar, tejadi kenaikan suhu fluida pendingin dan suhu udara pendingin, dan menyebabkan kenaikan laju aliran masa fluida pendingin, sedangkan laju aliran masa udara menurun. Peningkatan ketinggian cerobong menyebabkan ketinggian tangki penampung bahan bakar dan ketinggian alat penukar kalor semakin menurun, penurunan suhu fluida pendingin, tetapi suhu udara meningkat, dan menyebabkan peningkatan laju aliran masa fluida pendingin, tetapi laju aliran masa udara akan semakin menurun. Kata kunci: PCMSR, cerobong, alat penukar kalor, variasi daya.   The Passsive Compact Molten Salat Reactor (PCMSR reactor is developed from MSR reactor. The PCMSR reactor design requires special place to temporarily storage for reactor fuel when incident occurs, such as when there is an accident which caused the temperature of the fuel increases. The tank consist of three interconnected parts, the reservoir liquid fuel, chimney, and the heat exchanger. In this research, the tank system is modeled based on

  20. Vermikompos Sampah Kebun dengan Menggunakan Cacing Tanah Eudrilus eugeneae dan Eisenia fetida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Etik Rahmawati

    2016-04-01

    Full Text Available Durasi yang panjang diperlukan dalam pengomposan konvensional sampah organik yang memerlukan waktu selama 2-3 bulan. Pengurangan waktu pengomposan dapat dilakukan dengan digunakannya cacing sebagai dekomposer. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat degradasi sampah kebun menggunakan proses vermikomposting dan menentukan pengaruh jenis cacing Eudrilus eugeneae dan Eisenia fetida. Empat reaktor berukuran 8 L digunakan dalam penelitian ini. Percobaan dilakukan secara duplo selama 60 hari. Parameter yang dianalisis pada penelitian ini adalah ammonia nitrogen (NH3-N, nitrat nitrogen (NO3-N, Total Kjeldahl Nitrogen (TKN, dan C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat degradasi sampah kebun dengan pengolahan vermikomposting yang dapat dicapai adalah 64,94-72,52%. Produksi kompos yang lebih tinggi dengan penggunaan Eisenia fetida.

  1. German Light-Water-Reactor Safety-Research Program

    International Nuclear Information System (INIS)

    Seipel, H.G.; Lummerzheim, D.; Rittig, D.

    1977-01-01

    The Light-Water-Reactor Safety-Research Program, which is part of the energy program of the Federal Republic of Germany, is presented in this article. The program, for which the Federal Minister of Research and Technology of the Federal Republic of Germany is responsible, is subdivided into the following four main problem areas, which in turn are subdivided into projects: (1) improvement of the operational safety and reliability of systems and components (projects: quality assurance, component safety); (2) analysis of the consequences of accidents (projects: emergency core cooling, containment, external impacts, pressure-vessel failure, core meltdown); (3) analysis of radiation exposure during operation, accident, and decommissioning (project: fission-product transport and radiation exposure); and (4) analysis of the risk created by the operation of nuclear power plants (project: risk and reliability). Various problems, which are included in the above-mentioned projects, are concurrently studied within the Heiss-Dampf Reaktor experiments

  2. NEUTRONICS ANALYSIS ON MINI TEST FUEL IN THE RSG-GAS CORE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran Surbakti

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract NEUTRONICS ANALYSIS ON MINI TEST FUEL IN THE RSG-GAS CORE. Research of UMo fuel for research reactor has been developing  right now. The fuel of  research reactor used is uranium low enrichment with high density. For supporting the development of fuel, an assessment of mini fuel in the RSG-GAS core was performed. The mini fuel are U7Mo-Al and U6Zr-Al with densitis of 7.0gU/cc and 5.2 gU/cc, respectively. The size of both fuel are the same namely 630x70.75x1.30 mm were inserted to the 3 plates of dummy fuel. Before being irradiated in the core, a calculation for safety analysis  from neutronics and thermohydrolics aspects were required. However, in this paper will discuss safety analysis of the U7Mo-Al and U6Zr-Al mini fuels from neutronic point of view.  The calculation was done using WIMSD-5B and Batan-3DIFF code. The result showed that both of the mini fuels could be irradiated in the RSG-GAS core with burn up less than 70 % within 12 cycles of operation without over limiting the safety margin. Power density of U7Mo-Al mini fuel bigger than U6Zr-Al fuel.   Key words: mini fuel, neutronics analysis, reactor core, safety analysis   Abstrak ANALISIS NEUTRONIK ELEMEN BAKAR UJI MINI DI TERAS RSG-GAS. Penelitian tentang bahan bakar UMo untuk reaktor riset terus berkembang saat ini. Bahan bakar reaktor riset yang digunakan adalah uranium pengkayaan rendah namun densitas tinggi.  Untuk mendukung pengembangan bahan bakar dilakukan uji elemen bakar mini di teras reakror RSG-GAS dengan tujuan menentukan jumlah siklus di dalam teras sehingga tercapai fraksi bakar maksimum. Bahan bakar yang diuji adalah U7Mo-Al dengan densitas 7,0 gU/cc dan U6Zr-Al densitas 5,2 gU/cc. Ukuran kedua bahan bakar uji tersebut adalah sama 630x70,75x1,30 mm dimasukkan masing masing kedalam 3 pelat dummy bahan bakar. Sebelum diiradiasi ke dalam teras reaktor maka perlu dilakukan perhitungan keselamatan baik secara neutronik maupun termohidrolik. Dalam makalah ini

  3. Independent CO{sub 2} loop for cooling the samples irradiated in vertical experimental channels of the RA reactor, Vol. I; Nezavisno kolo CO{sub 2} za hladjenje uzoraka ozracivanih u vertikalnim eksperimentalnim kanalima reaktora RA, Album I

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pavicevic, M; Pavlovic, A [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1963-06-15

    Project 'independent CO{sub 2} loop for cooling the samples irradiated in the vertical experimental channels of the RA reactor' is presented in two volumes: volume I - head of the low temperature coolant loop for reactor RA, and volume II - Outer low-temperature reactor coolant loop. Volume I includes: the design specifications for the head of the low-temperature coolant loop, technical description, thermal calculation, calculations of mechanical loads, antireactivity and activation of the components of the coolant loop head, engineering schemes and drawings, cost estimation data. [Serbo-Croat] Projekat 'Nezavisno kolo CO{sub 2} za hladjenje uzoraka ozracivanih u vertikalnim eksperimentalnim kanalima reaktora RA', sastoji se od dva albuma: album I - Glava niskotemperaturno rashladne petlje za reaktor RA, album II - Spoljno kolo niskotemperaturne rashladne petlje za reaktora. Album I sadrzi projektni zadatak glave niskotemperaturne petlje, tehnicki opis, termicki proracun, proracun mehanickih naprezanja, antireaktivnosti i aktivacije kontrukcionih elemenata glave petlje, konstrukcione seme i crteze glave petlje, predracun.

  4. Core Calculation of 1 MWatt PUSPATI TRIGA Reactor (RTP) using Monte Carlo MVP Code System

    Science.gov (United States)

    Karim, Julia Abdul

    2008-05-01

    The Monte Carlo MVP code system was adopted for the Reaktor TRIGA PUSAPTI (RTP) core calculation. The code was developed by a group of researcher of Japan Atomic Energy Agency (JAEA) first in 1994. MVP is a general multi-purpose Monte Carlo code for neutron and photon transport calculation and able to estimate an accurate simulation problems. The code calculation is based on the continuous energy method. This code is capable of adopting an accurate physics model, geometry description and variance reduction technique faster than conventional method as compared to the conventional scalar method. This code could achieve higher computational speed by several factors on the vector super-computer. In this calculation, RTP core was modeled as close as possible to the real core and results of keff flux, fission densities and others were obtained.

  5. Core Calculation of 1 MWatt PUSPATI TRIGA Reactor (RTP) using Monte Carlo MVP Code System

    International Nuclear Information System (INIS)

    Karim, Julia Abdul

    2008-01-01

    The Monte Carlo MVP code system was adopted for the Reaktor TRIGA PUSAPTI (RTP) core calculation. The code was developed by a group of researcher of Japan Atomic Energy Agency (JAEA) first in 1994. MVP is a general multi-purpose Monte Carlo code for neutron and photon transport calculation and able to estimate an accurate simulation problems. The code calculation is based on the continuous energy method. This code is capable of adopting an accurate physics model, geometry description and variance reduction technique faster than conventional method as compared to the conventional scalar method. This code could achieve higher computational speed by several factors on the vector super-computer. In this calculation, RTP core was modeled as close as possible to the real core and results of keff flux, fission densities and others were obtained

  6. RA reactor operation and maintenance in 1990 with comparative evaluation from 1986-1990, Part 1; Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1990. godini, uz uporedni pregled za period 1986-1990. godina

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Vasovic, B; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1990-12-15

    During the previous period RA reactor was not operated because the Committee of Serbian ministry for health and social care has cancelled the operation licence in August 1984. The reason was the non existing emergency cooling system and lack of appropriate filters in the special ventilation system. The new emergency cooling system and the reconstruction of the existing ventilation system were finished in 1989, the conditions for further reactor operation were fulfilled. In the meantime new licensing regulations adopted in 1988 were not demanding the mentioned conditions for reactors operated at power less than 10MW, RA reactor power being 6.5 MW. But the reactor could not be restarted due to planned renewal of the reactor instrumentation. It is planned to exchange the complete instrumentation by the end of 1991. Training program for the staff operating and maintaining the reactor components was prepared in 1985. Reconstruction, modification and construction of components demanded new documentation needed for further safe reactor operation. New version of RA reactor safety report was finished in 1986 according to the recommendations of IAEA and licensing regulations of Yugoslavia. In 1989, new documents were written covering regulations and instructions for reactor operation. The new reactor experimental loop was designed in 1986, and constructed and tested in 1990. All the reactor components were maintained by specific reactor services. Financing of the reactor remains a permanent problem. [Serbo-Croat] U proteklom periodu reaktor RA nije bio u pogonu zato sto je 30. jula 1984. godine Republicki komitet za zdravlje i socijalnu politiku republike Srbije, zabranio njegov rad zbog toga sto reaktor ne poseduje sistem za udesno hladjenje i ne poseduje odgovarajuce filtere u sistemu specijalne ventilacije. Radovi na izgradnji sistema za udesno hladjenje i rekonstrukciji postojeceg sistema specijalne ventilacije zavrseni su 1989. godine. Uslovi za nastavak rada reaktora

  7. Preliminary studi on neutronic aspect of a conceptual design of the Kartini reactor base ADS facility

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tegas Sutondo

    2012-01-01

    A preliminary study on neutronic aspect of a conceptual design of ADS facility with the basis of Kartini Reaktor, has been performed. The study was intended to see the feasibility from neutronic point of view of Kartini reactor, to be used as a small scale of NPP’s waste transmutation experimental facility. A SRAC code was used as the basis of calculations. The results indicate that the presence of minor actinides (MA) will give a positive reactivity, which tends to increase with the increase of MA concentrations. Based on the defined criteria of subcriticality and by considering the core power distributions and the level of reactivity contribution of MA element, it is concluded that Kartini reactor is potential enough to be used as an ADS experimental facility, mainly for MA concentration between 30 to 50 % of the assumed mixture of C-MA matrix. (author)

  8. PENURUNAN COD, TSS DAN TOTAL FOSFAT PADA SEPTIC TANK LIMBAH MATARAM CITRA SEMBADA CATERING DENGAN MENGGUNAKAN WASTEWATER GARDEN (Degradation of COD, TSS and Total Phosphate in Septic Tank Wastewater of Mataram Citra Sembada Catering Using Wastewater

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dradjat Suhardjo

    2008-07-01

    Full Text Available ABSTRAK  Sumber limbah berasal dari septictank industri restauran (catering Citra Sembada Catering, termasuk dalam kategori limbah domestik. Limbah tersebut banyak mengandung komponen yang tidak diinginkan bila dibuang ke badan air. Konsentrasi limbah yang masih di atas baku mutu, di antaranya akan memunculkan masalah pencemaran. Reaktor Wastewater Garden yang menggunakan krikil (0,5Cm-1cm dan 6 jenis tanaman yaitu : melati air (Echinodoras paleafias, Cyperus (Cyperus, Futoi (Hippochaetes lymnenalis, Pisang air (Typhonodorum indleyanum, Pickerel rush (Pontedoria cordata, Cattail (Typha latifulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas reaktor Wastewater Garden, apabila digunakan untuk menurunkan konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD, Total Suspended Solid (TSS dan Fosfat Total sebagai faktor pencemar pada limbah industri restauran (Citra Sembada Catering yang tertampung pada septictank. Penelitian dilakukan dengan menggunakan reaktor Wastewater Garden dengan sistem batch dan dimensi reaktor lm x 0.5m x lm. Zona air limbah 75 cm, dan zona substrat atau krikil 80 cm, akar tanaman ditanam sedalam l0-15 cm. Metode penelitian yang digunakan berdasarkan SNI, di mana COD mengacu pada SNI 06-6989.2-2004 metode refluks tertutup secara spektrofotometri, TSS mengacu pada SK SNI M-03-1990-F metode pengujian secara gravimetri dan Fosfat total mengacu pada SNI M-52-1990-03 metode asam askorbat dengan alat spektrofotometer. Penelitian ini dilakukan selama 12 hari di mana setiap 3 hari sampel diambil pada outlel kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh bahwa penggunaan wastewater garden pada limbah cair Mataram Citra Sembada Catering dapat menurunkan COD dengan efektivitas optimum 40,81% pada hari ke-6, penurunan TSS 89,l2% pada efektifitas optirnum hari ke-12 dan penurunan fosfat total dengan efektivitas optimum pada hari ke-6 yaitu sebesar 99,73 %. Tanaman dapat hidup dengan subur.   ABSTRACT  Wastewater

  9. Experimental verification of reflector savings calculated by REDIR code using two-group method; Eksperimentalna provera dvogrupnog racunanja reflektorske ustede koriscenog u REDIR-u

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Martinc, R [Boris Kidric Institute of nuclear sciences Vinca, Belgrade (Yugoslavia)

    1968-12-15

    Radial buckling and reflector savings for heavy water reactor with 2% enriched uranium fuel were measured and calculated by the REDIR code. A comparison of the obtained values is presented in this paper dependent on the reactor lattice pitch and reflector thickness. Experimental results obtained for lattice pitch of 16 cm prove the validity of applying the REDIR code for power reactors. U radu je dato uporedjenje izmedju izmerenih i teorijski izracunatih vrednosti (prema programu REDIR) radijalnih baklinga i reflektorske ustede za teskovodni reaktorski sistem sa 2% obogacenim uranskim gorivom u zavisnosti od koraka resetke i debljine reflektora. Rezultati dobijeni eksperimentima pri koraku resetke od 16 cm potvdjuju ispravnost primene programa REDIR za energetske reaktore. (author)

  10. Pengaruh Jenis Bahan pada Proses Pirolisis Sampah Organik menjadi Bio-Oil sebagai Sumber Energi Terbarukan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sigit Cahyono

    2013-06-01

    Full Text Available Sampah organik merupakan potensi sumber energi yang melimpah di Indonesia. Sampah organik berupa daun dan ranting kering bisa dikonversi menjadi bahan bakar berupa bio-oil melalui proses fast pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan terhadap rendemen dan nilai kalor bio-oil yang dihasilkan dari proses pirolisis sampah organik. Bahan baku berupa daun dan ranting kering campuran tanaman angsana, mahoni dan mangga dengan komposisi daun bervariasi 0%, 50%, dan 100%, dipotong-potong dengan ukuran maksimal 10 cm. Kemudian bahan baku tersebut dipanaskan di dalam reaktor pirolisis pada suhu 500 C selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor tertinggi (5175,35 J/g dan rendemen tertinggi (24,5% didapatkan pada bio-oil yang dihasilkan dari pirolisis ranting 100%. Kata kunci: Sampah Organik, Bio-oil, Pirolisis, Rendemen, Nilai Kalor

  11. Komposit Nano TiO2 Dengan PCC, Zeolit atau Karbon Aktif Untuk Menurunkan Total Krom dan Zat Organik Pada Air Limbah Industri Penyamakan Kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bumiarto Nugroho Jati

    2012-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk menurunkan total krom dan zat organik pada limbah industri penyamakan kulit dengan menggunakan nano TiO2 yang dikompositkan dengan adsorben karbon aktif, zeolit, dan precipitated calcium carbonate (PCC dalam suatu reaktor fotokatalitik yang disusun secara batch dan dilengkapi dengan 6 buah lampu UV dan magnetic stirrer. Penurunan kadar krom total diukur dengan menggunakan Atomic Absorption Spectro-photometer (AAS dan penurunan zat organik dianalisa dengan menggunakan titrasi permanganatometri. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan terbaik untuk penurunan kadar krom total adalah dengan menggunakan komposit TiO2:PCC = 8:2 yang dapat menurunkan total krom hampir 100% pada menit ke-170 dengan konsentrasi awal 214,35 mg/L. Untuk penurunan kadar zat organik, pengolahan terbaik dengan menggunakan komposit TiO2:PCC = 9:1 yang dapat menurunkan kadar zat organik hingga 100% pada menit ke-180. 

  12. RA reactor Action plan for 1978 - Annex VI; Prilog VI - Plan rada reaktora RA za 1978. godinu

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1977-12-15

    This annex include a detailed monthly action plan of the RA reactor for 1978. It was planned that the reactor will operate at nominal and lower power levels for 158 days. The plan is made with the aim to achieve same annual neutron flux as in 1977, which is somewhat higher then the annual production in the period from 1968-1975. [Serbo-Croat] Ovaj prilog sadrzi detaljan plan rada reaktora RA za 1978. godinu. Planirano je da reaktor radi na nominalnoj snazi of 6,5 MW i na manjim snagama ukupno 158 dana. Plan je napravljen tako da se ostvari godisnja proizvodnja neutronskog fluksa u obimu koji je relaizovan 1977. godine sto je nesto vise od godisnje proizvodnje u periodu 1968-1975.

  13. The Ellweiler uranium plant - a demolition and recycling project

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mika, S.; Rohr, T.; Seehars, R.; Feser, A.

    1999-01-01

    The uranium plant at Ellweiler, district of Birkenfeld, was used for the production and storage of uranium concentrates. The owner of the Ellweiler uranium plant (UAE), Gewerkschaft Brunhilde GmbH, ceased processing uranium ore and recycling in 1989 and has been in liquidation since September 1991. The State of Rhineland-Palatinate, had safety measures adopted in a first step, getting the plant into a safe state by former plant personnel. The entire plant was demolished in a second step. The contract for demolishing the former uranium plant was awarded to ABB Reaktor as the general contractor in August 1996. Demolition work was carried out between April 1997 and May 1999. A total of approx. 7900 Mg of material was disposed of. At present, recultivation measures are being carried out. (orig.) [de

  14. Fuel element transfer cask modelling using MCNP technique

    International Nuclear Information System (INIS)

    Rosli Darmawan

    2009-01-01

    Full text: After operating for more than 25 years, some of the Reaktor TRIGA PUSPATI (RTP) fuel elements would have been depleted. A few addition and fuel reconfiguration exercises have to be conducted in order to maintain RTP capacity. Presently, RTP spent fuels are stored at the storage area inside RTP tank. The need to transfer the fuel element outside of RTP tank may be prevalence in the near future. The preparation shall be started from now. A fuel element transfer cask has been designed according to the recommendation by the fuel manufacturer and experience of other countries. A modelling using MCNP code has been conducted to analyse the design. The result shows that the design of transfer cask fuel element is safe for handling outside the RTP tank according to recent regulatory requirement. (author)

  15. Fuel Element Transfer Cask Modelling Using MCNP Technique

    International Nuclear Information System (INIS)

    Darmawan, Rosli; Topah, Budiman Naim

    2010-01-01

    After operating for more than 25 years, some of the Reaktor TRIGA Puspati (RTP) fuel elements would have been depleted. A few addition and fuel reconfiguration exercises have to be conducted in order to maintain RTP capacity. Presently, RTP spent fuels are stored at the storage area inside RTP tank. The need to transfer the fuel element outside of RTP tank may be prevalence in the near future. The preparation shall be started from now. A fuel element transfer cask has been designed according to the recommendation by the fuel manufacturer and experience of other countries. A modelling using MCNP code has been conducted to analyse the design. The result shows that the design of transfer cask fuel element is safe for handling outside the RTP tank according to recent regulatory requirement.

  16. Outlook on to fuel cycle perspectives at WWER-440

    International Nuclear Information System (INIS)

    Stech, S.; Bajgl, J.

    2005-01-01

    Current internal fuel cycle in NPP Dukovany 4x440 MWe is shortly characterized with new types of fuel assemblies and advanced fuel cycles which have been introduced in the last years. The modernization activities accomplished until now might be extrapolated to the further period in fuel design - mechanic, thermal-hydraulic and neutronic respectively - with additional increase in fuel enrichments and burnups on the way to the 6-year cycle. Reaktor power up rating together with Unit thermal efficiency improvements could bring an increase in the electric output to the value nearly 500 MWe. The reasons are given for long-term cooperation with Fuel Supplier and Plant Designer in the area of fuel cycle as well as in Unit Design Basis. All innovations mentioned in the article including future fuel and fuel cycle changes might be a quite realistic perspective at the end of the first decade of the new century (Authors)

  17. Determination of bedrock depth by using microtremor array survey at the RDE Site Serpong

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hadi Suntoko; Sriyana

    2016-01-01

    Based on the Strategic Spatial Planning (RTRW) of Tangerang Selatan 2011-2031, PUSPIPTEK Serpong has been appointed as high technology zone, therefore this area is selected as the site for Experimental Power Reactor (Reaktor Daya Eksperimental, RDE). In order to assure safety, site evaluation from several aspects have to be performed, one of which is seismological aspect. Refer to BAPETEN Chairman Regulation No. 8 year 2013, site evaluation should cover the assessment of subsurface geological condition of the site. The objective of this study is to acquire information regarding the subsurface geological condition particularly the bedrock depth of the RDE site area. Method used in this study is micro tremor array (MA). The result shows that RDE site has a bedrock type of Bojongmanik Formation at a depth of 391 meter from the surface. (author)

  18. Operation and maintenance of the RA reactor, RA Research reactor. Annual report 1976; Pogon i odrzavanje reaktora RA, Izvestaj o radu u 1976. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1976-12-15

    During 1976 the Ra reactor was operating for about 30% shorter period than usual. The reason were extraordinary repair activities within regular and investment maintenance as well as repair of failures caused by neglected maintenance during previous 6 years. Delay was caused by unavailability of fuel (2% enriched fuel elements are spent) and the new 80% enriched fuel demanded experimental and theoretical analyses before being introduced into the core. Safety analyses concerned with using 80% enriched fuel both experimental and theoretical were successfully fulfilled. The December 1976 successful experimental campaign can be marked as end of the 17 years period of using 2% enriched fuel and start of the new period of using highly enriched fuel. This is significant not only for the reactor itself but for the users, because it would result in increase of neutron flux by 50% with the increase of costs by only 4%. Demand was submitted for obtaining the final license for transition operating regime with highly enriched fuel which would save at least 2 200 000 dinars. This will enable reactor operation in 1977 and later on, without interruption by 'critical' and other experiments related to new highly enriched fuel. A high number of repair and other urgent activities were fulfilled in order to enable safe operation. Some of these activities were done never before and some were neglected during past 6 years. The most important tasks were: purchase of Al tubes made of special alloy, fabrication and mounting of the fuel channel; overall investigation of reactor vessel leakage; repair of the heavy water pump; exchange of two vertical channels. basic equipment for construction of emergency cooling system was purchased. Hot cells are equipped for independent utilisation. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1976. godini radio za oko 30% krace vreme od uobicajenog. Razlog su bill izuzetno veliki obim remontnih i drugih radova u okviru tekuceg i investicionog odrzavanja, kao i krupnih

  19. Activities of the Service for maintenance of the RA reactor electronic equipment in 1979 - Report - Annex IV; Prilog IV Rad sluzbe za odrzavanje elektronske opreme reaktora RA u 1979. godini - Izvestaj -

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1979-12-15

    Within the organizational structure of the RA reactor staff, the Service for instrumentation maintenance has the following tasks: maintenance of the existing electronic equipment; participating in experiments planning and preparation of electronic equipment; purchasing new equipment, spare parts and components; construction of new equipment for internal needs; implementation of new equipment. Basic instrumentation of the reactor facility includes: control and protection system, and dosimetry system. [Serbo-Croat] U okviru organizacione seme OOUR nuklearni reaktor RA sluzba za odrzavanje instrumentacije postrojenja ima sledece zadatke: odrzavanje postojece elektronske opreme; ucesce u planiranju eksperimenata i priprema elektronske opreme; nabavka nove opreme, rezervnih delova i komponenti; rad na izradi elektronske opreme i uredjaja za sopstvene potrebe i izrada projekata u domenu reaktorske opreme i ucesce u ugradnji nove opreme. Osnovna instrumentacija postrojenja obuhvata: sistem za upravljanje i zastitu, sistem za tehnolosku kontrolu i sistem za dozimetrijsku kontrolu.

  20. Fission gas release from the sintered UO{sub 2} fuel; Oslobadjanje fisionih gasova iz goriva od sinterovanog UO{sub 2}

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sigulinski, F; Stevanovic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1966-11-15

    This paper shoes the phenomena which control fission gases release from the sintered UO{sub 2} dependent of the burnup rate: ejection, release, diffusion, increased fission gas accumulation causing structural changes in the fuel. release of fission gases from the fuel for power reactors was studied as well. The influence of factors as temperature, characteristics of fuel, burnup rate and burnup level was analyzed. Prikazani su mehanizmi koji kontrolisu izdvajanje fisionih gasova iz sinterovanog UO{sub 2} pri razlicitim brzinama izgaranja: izletanje, izbijanje, difuzija, povecano izdvajanje fisionih gasova koje prati strukturne promene u gorivu. Razmatrano je proucavanje izdvajanja fisionih gasova iz goriva za reaktore snage. Analiziran je uticaj faktora kao sto su temperatura, karakteristike goriva, brzina i stepen izgaranja (author)

  1. Definition of task (Phase II) B, 'Leak testing'; Definicija zadatka (II faza) B, 'Ispitivanje hermeticnosti'

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pavicevic, M; Nikolic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1963-01-15

    In order to ensure safe Ra reactor operation and fulfilling the conditions for performing irradiation experiments it was necessary to test and verify the leak tightness of the sample containers and thermocouples, as well as the irradiation capsule before it was placed in the VISA-2 channel. Leak testing of VISA-2 channel with capsules and thermocouples was done before and after it was built-in the reactor. [Serbo-Croat] U cilju bezbednosti i sigurnosti rada reaktora RA i ispunjavanja uslova ozracivanja izvrsena je provera hermeticnosti kenera sa uzorcima i termoparovima, kao i hermeticnost kapsule pre ugradjivanja kapsule u kanal VISA-2. Izvrseno je i ispitivanje hermeticnosti kanala VISA-2 sa kapsulama i termoparovima pre ugradjivanja u reaktor i posle montaze.

  2. Progress in the development of uranium silicide (U3Si2) fuel at BATAN

    International Nuclear Information System (INIS)

    Suripto, A.; Soentono, S.

    1995-01-01

    After successful fabrication of two full-size prototype fuel elements containing ∼3.0 gU/cm 3 in the form of U 3 Si 2 -Al dispersion now undergoing irradiation in the Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) core since 1990, further development in U 3 Si 2 -A2 dispersion fuel element manufacturing has been pursued, whose progress in discussed in this paper, with a special attention on the use of much higher-loading aimed at obtaining a better understanding on the influence of higher-loading on fuel core and plate manufacturing and quality. At present, high-loading U 3 Si 2 -AI dispersion miniplates are being manufactured for preparing some mini-fuel elements to be test-irradiated in the new MTR in-pile loop of the RSG-GAS. (author)

  3. ANALISA THERMOGRAVIMETRY PADA PIROLISIS LIMBAH PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Setiawan

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakterisasi degradasi termal dari limbah pertanian untuk dijadikan suatu bahan bakar padat alternatif. Penelitian diawali dengan tahap pengumpulan bahan yang dilanjutkan penyeragaman ukuran sampel uji hingga berukuran 20 mesh. Setelah itu masing-masing sampel dikeringkan hingga kadar air maksimal 12 %. Sebelum Sampel seberat 20 gram diuji pirolisis dengan menempatkan sampel dalam reaktor yang telah dialiri nitrogen dengan laju 100 ml/menit. Sampel diuji dengan kondisi heating rate 15 oC/menit, temperatur akhir 600 oC dan holding time 10 menit. Data yang didapat berupa penurunan massa dan perubahan temperatur dicatat dalam laptop dengan menggunakan software RS-Key, Ms Excel dan Adam.NET Utility. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan campuran serbuk gergaji dan jerami memiliki temperatur pirolisis paling rendah, sementara campuran sekam padi dan kulit singkong memiliki massa arang paling banyak.

  4. Anaerobic treatment of sulfate-containing wastewater from distilleries

    International Nuclear Information System (INIS)

    Stadlbauer, E.A.; Oey, L.N.; Weber, B.

    1994-01-01

    Bioprocess evaluation of a staged arrangement of a Pulse Driven Loop Reaktor (PDLR) and a Pulsed Anaerobic Filter (PAF) using highly polluted cherry slops as industrial wastewater shows a COD removal efficiency of 80-90% at loading rates of 8-4 kg COD/(M 3 .d). Contamination of cherry slops by sulfate (2 g/l) and copper (150-200 mg/l) reduces COD degradation to 40-50 percent. A pulsed anaerobic baffled reactor was envisaged as a corrective tool to improve mineralisation in the presence of sulfate-rich substrates by confining sulfate reducing bacteria to the first 4 chambers of the reactor. Phasing slightly improves COD degradation yield, but is not sufficient for stable process performance. Consequently, the use of lactic acid in stead of sulfuric acid in cherry-fermentation was suggested as a preventive method to avoid sulphide-induced digester failure. (orig.) [de

  5. Nuclear Reactor RA Safety Report, Vol. 1, Introduction; Izvestaj o sigurnosti nuklearnog reaktora RA, Knjiga 1, Uvod

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1986-11-01

    Based on the agreement between governments of Socialist Federal Republic of Yugoslavia and USSR of January 28 1956, a contract was signed about construction of RA research reactor in the Boris Kidric Institute of nuclear sciences. Building of the RA reactor started in 1956, and has reached criticality in 1959. Since then it has been in almost permanent operation, except for five longer shutdown periods: in 1963 because of heavy water and primary coolant system contamination with cobalt; in 1970 because of transporting the heavy water to France for isotopic regeneration; in 1979/1980 and 1983 because of aluminium oxyhydrate deposition on the fuel element cladding in reactor active region; in 1985/1986 because of ventilation system reconstruction and construction of emergency core cooling system. RA reactor is a heavy water cooled and heavy water moderated research reactor. Since the beginning of its operation, 2% enriched metal uranium fuel was used. From 1976, 80% enriched uranium oxide fuel elements were used partially in some core regions and since 1981 the complete core was filled with this highly enriched fuel. RA reactor was designed to operate under normal conditions at 6.5 MW power and at 10 MW power under forced regime. As a powerful neutron source the reactor was meant to be used for research in the field of reactor and neutron physics, solid state physics, radiation chemistry, biology and radioactive isotopes production. RA reactor was build by Yugoslav companies based on USSR basic design project. Main components of the systems were produced in USSR. [Serbo-Croat] Na osnovu Sporazuma izmedju vlada SFRJ i SSSR od 28. januara 1956. godine, sklopljen je ugovor o izgradnji istrazivackog reaktora RA u Institutu za nuklearne nauke Boris Kidric u Vinci. Reaktor RA je poceo da se gradi 1956. godine, a kriticnost je postigao 1959. godine. Od tada je takoreci neprekidno bio u radu, izuzev u pet slucajeva duzeg stajanja: 1963. godine - zbog kontaminacije teske vode

  6. PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslina Br. Ginting

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA ISOTOP 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL. Kegiatan uji pasca iradiasi pelat elemen bakar (PEB U3Si2-Al banyak menghasilkan larutan dengan keaktifan yang sangat tinggi. Larutan tersebut mengandung isotop 137Cs, uranium serta transuranium yang mempunyai waktu paroh panjang dan berbahaya bagi lingkungan. Namun larutan tersebut memiliki nilai ekonomis tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan sumber radiasi sinar gamma isotop 137Cs. Hal ini dapat membantu bidang industri dalam memenuhi kebutuhan sumber radioaktif dalam negeri karena selama ini kebutuhan isotop 137Cs di Indonesia masih tergantung dari industri luar negeri. Selain itu, pengadaan dan transportasi isotop 137Cs dari luar negeri serta dalam penggunaannya memerlukan persyaratan yang cukup ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (BAPETEN, sehingga menyebabkan harga isotop 137Cs menjadi mahal sampai di Indonesia. Dengan alasan tersebut, BATAN sebagai lembaga litbang nuklir di Indonesia perlu mempelajari pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dari larutan hasil pengujian bahan bakar nuklir U3Si2-Al pasca iradiasi. Manfaat isotop 137Cs sangat luas antara lain digunakan dalam menganalisis sampel lingkungan, industri migas, konstruksi, radiografi, perikanan, rumah sakit dan pertambangan. Pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dimulai dari pengumpulan larutan hasil pengujian PEB U3Si2-Al. Larutan larutan hasil pengujian mengandung isotop 137Cs dan isotop lainnya dikumpulkan menjadi satu dalam botol dengan volume 65 mL. Pemisahan isotop 137Cs dari hasil fisi lainnya dilakukan dengan metode penukar kation menggunakan zeolit Lampung dengan berat 45 gr. Hasil pemisahan diperoleh 137Cs-zeolit dalam fasa padat dan isotop lainnya berada dalam fasa cair. Padatan137Cs-zeolit kering kemudian kemudian ditimbang dan diukur aktivitasnya menggunakan spektrometer

  7. RA reactor operation and maintenance, Annual report 1974; Pogon i odrzavanje reaktora RA - Izvestaj o radu u 1974. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, D et al [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1974-12-15

    During 1974, RA reactor was operated at nominal power for 194 days and 13 days at lower power levels. The total production was 30711 MWh which is 2.4% higher than planned. Practically there were no discrepancies from the plan. The reactor was used for irradiation and experiments according to the demand of 437 users. This report contains detailed data about reactor power and experiments performed in 1974. Total number of afety shutdowns was 11, of which 8 were caused by power cuts, and 3 due to human error. Maximum individual personnel exposure dose was 50% of the maximum permissible dose. There were no accidents during this year. Decontamination of surfaces was less than during previous years. About 805 m{sup 2} of surfaces and 178 objects were decontaminated. It was concluded that the successful operation in 1974 has a special significance taking into account the financial problems. [Serbo-Croat] Reaktor RA je u 1974. godini radio na nominalnoj snazi 194 dana i 13 dana na manjim snagama. Ukupni rad iznosio je 30711 MWh odnosno 1,4% vise od planiranog. Prakticno nije bilo odstupanja od plana rada. Reaktor je koriscen za ozracivanja i eksperimente za 437 korisnika. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne podatke o radu i eksperimentima koji su obavljani. U toku godine bilo je 11 sigurnosnih zaustavljanja, od cega 8 zbog elektricnog napona i 3 usled greske osoblja. Ukupna doza ozracivanja ljudstva bila je manja nego prethodnih godina. Maksimalna doza po oveku bila je 50% manja od maksimalno dozvoljene doze. Nije bilo ni jednog akcidenta. Dekontaminirano je znatno manje povrsina nego ranijih godina, i sakupljeno manje otpada nego prethodnih godina, dok tecnih efluenata nije bilo. Zakljuceno je da uspesan rad reaktora u 1974. godini ima poseban znacaj kada se imaju na umu problemi finansiranja reaktora.

  8. Report on the activity of the RA reactor operation for the period from July 1 1961 - Sept. 30 1961; Tromesecni izvestaj za period od 1.VII do 30.IX 1961. g

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zecevic, V [Laboratorija za eksploataciju reaktora RA, Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1961-09-15

    During the reporting period the reactor was permanently ready for operation and responding to the demands of the experimenters. The reactor was operating for 408.5 hours at power levels from 50 - 5000 kW, or 1985 MWh in total, burnup of the first batch of fuel was 22.55%. Reactor core was made of 56 fuel channels. Activities related to construction of new and improvement of the existing equipment was continued in order to enable safe operation and successful utilization of the RA reactor. Exchange of the electronic tubes was continued in order to increase the stability of the reactor control and reactor protection systems. About 65% of tubes planned to be exchanged this year was done. Cooperation with the CEN Saclay, France related to construction of experimental loops VISA-1 and VISA-2 was continued as well as cooperation with Poland concerned with exchange of experts. The problem of lack of properly trained staff was nor solved. [Serbo-Croat] U izvestajnom periodu reaktor je uvek bio spreman za rad i odgovarao je zahtevima eksperimentatora. Reaktor je radio 408,5 casova na snagama od 50-5000 kW, odnosno ukupno 1985 MWh, pri cemu je ukupan utrosak prve sarze goriva bio 22,55%. Jezgro reaktora bilo je sacinjeno od 56 tehnoloskih kanala. Radi bezbednijeg pogona i sto uspesnije eksploatacije reaktora RA nastavljeno je sa radovima na realizaciji novih i poboljsanju postojecih uredjaja. U cilju povecanja stabilnosti elektronskih instrumenta u sistemu upravljanja i zastiti reaktora nastavljeno je sa zamenom elektronskih cevi, do sada je zamenjeno oko 65% radova predvidjenih za ovu godinu. Nastavljena je saradnja sa nuklearnim centrom u Saclay, Francuska na izradi petlje VISA-1 i VISA-2 i saradnja sa Poljskom u razmeni strucnjaka. Problem nedostatka kadrova nije resen.

  9. Commissioning Experience from the Agesta Nuclear Power Plant; Experience acquise lors des essais de mise en service de la centrale nucleaire d'Agesta; Opyt po vvedeniyu v ehkspluatatsiyu yadernoj ehnergeticheskoj ustanovki Agesta; Experiencia adquirida con la puesta en marcha de la central nucleoelectrica de Agesta

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rydell, N. [Aagesta Kraftvarmewerk, Farsta (Sweden)

    1963-10-15

    The Agesta Nuclear Power Plant is a pressurized heavy water reactor of the pressure vessel type, fuelled with natural uranium. It was commissioned with light water from December 1962 to May 1963. Observations of a more general interest were made during this commissioning essentially on the following topics; (a) cleanliness of primary circuit (b) valve operation (c) pressurization of the primary circuit (d) water leakage (e) refuelling machinery (f) containment testing. (author) [French] Il s'agit d'un reacteur a uranium naturel et a eau lourde pressurisee, du type a caisson sous pression. Les essais de mise en service ont ete faits avec de l'eau ordinaire, de decembre 1962 a mai 1963. La mise en service a permis de faire des observations d'interet general sur les sujets suivants: a) non-contamination du circuit primaire; b) fonctionnement des vannes; c) maintien sous pression du circuit primaire; d) fuites d'eau; e) appareils de chargement du combustible; f) essais d'isolement. (author) [Spanish] La central nucleoelectrica de Agesta posee un reactor de agua pesada del tipo de recipiente de presion, con combustible de uranio natural. Se mantuvo en funcionamiento con agua ligera entre diciembre de 1962 y mayo de 1963. Durante esta prueba, se efectuaron observaciones de interes mas general, relacionadas esencialmente con las siguientes cuestiones: a) limpieza del circuito primario; b) funcionamiento de las valvulas; c) presion del circuito primario; d) perdidas de agua; e) dosposiciones de reposicion del Combustible; f) ensayos de confinamiento. (author) [Russian] Yadernaya ehnergeticheskaya ustanovka Agesta predstavlyaet soboj tyazhelovodnyj reaktor pod davleniem, ispol'zuyushchij prirodnyj uran v kachestve topliva. Reaktor byl vveden v ehkspluatatsiyu na obychnoj vode v period s dekabrya 1962 goda po maj 1963 goda. Zamechaniya bolee obshchego kharaktera byli sdelany vo vremya ehkspluatatsii v osnovnom po sledukhshchim temam: a) chistota pervichnogo kontura; b

  10. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X MELALUI KIT OPTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Widayanto

    2011-09-01

    Full Text Available Keterampilan proses sains sangat diperlukan sebagai dasar agar siswa mampu memecahkan masalah. Ketrampilan proses sains dapat dilatihkan melalui kegiatan laboratorium. Dengan memanfaatkan kit optik peneliti bertujuan meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman materi fisika bagi siswa SMA. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-C SMA 3 Sragen tahun ajaran 2006/2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kit optik dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan proses sains siswa. Skor rata-rata pemahaman siswa pada siklus I sebesar 73,27 dengan ketuntasan belajar secara  klasikal  sebesar  80,49%,  sedangkan  siklus II  skor  rata-rata  adalah  84,20  dengan  ketuntasan klasikal  sebesar  100%. Sedangkan prosentase rata-rata keterampilan proses sains siswa pada siklus I sebesar 77,37% dan siklus II sebesar 87,36%.The science process skills play an important role as basic for students in solving their problems and can be developed through laboratory activities. By using optical kit, we aim increasing science process skill and understanding physics matter for students. The research subject is X-C Class Senior High School 3 Sragen academic year 2006/2007. The research result show that the use of optical  kit  in  the  learning  can increase  understanding  and  science  process  skill  of students.  The  average  score  of  students understanding at cycle I equals to 73,27 with mastery of learning as much as 80,49%, while that of the cycle II equals to 84,20% with the classically mastery of learning 100%. In addition, the average percentages of students science process skill at cycle I and II are 77,37% and 87,36% respectively© 2009 Jurusan Fisika FMIPA UNNES SemarangKeywords: mastery of learning; optical kit; learning process

  11. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade

  12. MODIFIKASI SENSOR KECEPATAN ANGIN BEDA SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN TRANSMISI JARAK JAUH SEBAGAI PENGUKUR POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Harnawan

    2011-10-01

    Full Text Available Modifikasi sensor kecepatan angin beda suhu bertujuan untuk memperbaiki kinerja sensor dengan menstabilkan prosespenginderaan kecepatan angin dan transmisi data jarak jauh, yang dilakukan dengan menambahkan mikrokontroler AT89S52sebagai basis operasi, rangkaian transmisi jarak jauh dengan jarak 15 m menggunakan level data RS232 dan juga dilengkapidengan rangkaian ADC0808 terkendali mikrokontroler, pada akhirnya sensor dapat berfungsi lebih baik. Pengujian lapangansensor menunjukkan kecepatan angin di sekitar Laboratorium Pengembangan Fisika berfluktuasi antara 0,25 m/s sampai 0,35m/s Detector made in this study is a black box camera made of aluminum. This detector is made of aluminum plate 2-mm thick, a box of(20x15x30 cm, with the following components: the detector panels, paper, film / photography, and sources of ionizing radiation withradiation. Interaction between ionizing radiation and film paper produces a shadow on the paper trail showing blackened after beingwashed. The blackening of radiation attenuation, absorption with at least translucent material produces a shadow on the paper film,with variation of exposure time, the absorbent material and distance, the detector can be using ionizing radiation submer qualitativetests. Camera conclusively prove can be used as a learning tool in the core content and radioactivity in high school.Keywords: detector, ionizing radiation, learning tool

  13. Kajian Fisis Energi Terbarukan Panel Surya Melalui Eksperimen Sederhana untuk Siswa SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunaryo Sunaryo

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract Has conducted research on the effects of light intensity on the output voltage, current, and power. Research conducted generate data in the form of quantitative and graphs that show a link between the intensity of light, the output voltage, current, and power. The data obtained were used as sources of learning in senior high school (SMA. The implication is capable of enhancing creativity, motivation and learning outcomes of Physics subject of high school students in future studies. Keywords: light intensity, current, voltage, solar panel Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh intensitas cahaya terhadap tegangan output, arus, dan daya listrik. Penelitian yang dilakukan menghasilkan data dalam bentuk kuantitatif dan grafik yang menunjukkan adanya kaitan antara intensitas cahaya, tegangan output, arus, dan daya listrik. Data yang diperoleh dijadikan sebagai sumber informasi dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA. Implikasinya adalah mampu meningkatkan kreativitas, motivasi, dan hasil belajar Fisika siswa SMA pada penelitian selanjutnya. Kata-kata kunci: intensitas cahaya, arus, tegangan, panel surya

  14. SIMULASI PERHITUNGAN REFLEKSI CAHAYA OLEH PERMUKAAN SEL SURYA SILIKON : STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LAPISAN ANTI REFLEKSI ZINC OKSIDA (ZnO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Suhandi

    2013-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan simulasi perhitungan untuk mendapatkan gambaran pengaruh penambahan lapisan anti refleksi ZnO terhadap persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya Silikon. Proses perhitungan dilakukan dengan bantuan software Sigma Plot. Perhitungan menggunakan konsep-konsep dasar fisika terkait optika, diantaranya konsep refleksi dan transmisi gelombang cahaya ketika melewati bidang batas dua medium yang berbeda kerapatan optiknya, konsep polarisasi cahaya, dan konsep anti refleksi. Hasil simulasi perhitungan menunjukkan bahwa persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya silikon nilainya bergantung pada panjang gelombang cahaya datang (. Persen refleksi turun dari dari 38% ketika permukaan sel surya Silikon tidak dilapisi lapisan antirefleksi ZnO menjadi sekitar 15 % setelah permukaan sel surya silikon dilapisi lapisan ZnO dengan ketebalan sekitar 110 nm. Hasil lainnya menunjukkan bahwa persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya Silikon yang telah dilapisi lapisan anti refleksi ZnO nilainya bervariasi bergantung pada ketebalan lapisan anti refleksi yang digunakan. Dalam rentang data simulasi, ketika tebal lapisan anti refleksi ZnO ditingkatkan, persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya silikon nilainya turun, namun ketika ketebalan lapisan anti refleksi ditingkatkan lagi, ternyata persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya naik kembali. Keadaan ini menunjukkan adanya nilai ketebalan lapisan anti refleksi optimum yang menghasilkan persen refleksi cahaya oleh sel surya bernilai minimum. Penurunan persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya akan meningkatkan persen transmisi cahaya menuju lapisan aktif sel surya, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi konversi sel surya Silikon.

  15. THE EFFECTIVENESS OF E-LAB TO IMPROVE GENERIC SCIENCE SKILLS AND UNDERSTANDING THE CONCEPT OF PHYSICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. Siswanto

    2016-01-01

    Full Text Available The aimed of this sudy are: (1 investigate the effectiveness of E-Lab to improve generic science skills and understanding the concepts oh physics; and (2 investigate the effect of generic science skills towards understanding the concept of students after learning by using the E-Lab. The method used in this study is a pre-experimental design with one group pretest-posttest. Subjects were students of Physics Education in University PGRI Semarang with methode random sampling. The results showed that: (1 learning to use E-Lab effective to increase generic science skills of students; and (2 Generic science skills give positive effect on student conceptual understanding on the material of the photoelectric effect, compton effect, and electron diffraction. Tujuan penelitian ini yaitu: (1 menyelidiki efektifitas E-Lab untuk meningkatkan keterampilan generik sains dan pemahaman konsep mahasiswa; dan (2  menyelidiki pengaruh keterampilan generik sains terhadap pemahaman konsep mahasiswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan E-Lab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan  Fisika  Universitas PGRI Semarang, dengan metode pengambilan sampel penelitian secara random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: (1 pembelajaran menggunakan E-Lab efektif untuk meningkatkan keterampilan generik sains mahasiswa; dan  (2 Keterampilan generik sains berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep mahasiswa pada materi efek fotolistrik, efek compton, dan difraksi elektron. 

  16. Using history of physics as a media to introduce and internalize characters values in physics instruction

    Science.gov (United States)

    Hindarto, N.; Nugroho, S. E.

    2018-03-01

    One important impact in the education process is the formation of one's attitude. A person's attitude is a manifestation of the value of a person's existing character. In the education process at school, the introduction and planting of character values can be integrated with the process of the schooling itself. The history of physics subject can be used in an integrated manner in the formation of attitudes simultaneously with the subject studied, so do inphysics learning. To know the utilization of the history of physics in integrating the character values in line with the process of physics learning, has been done a research to physics teachers at the physics teacher working group (known as MGMP Fisika) in Semarang city. The teachers have various perceptions toward the history of physics, at least the history of physics could be complemented to the physics, but they have not realized the usefulness of the history of physics in relation with the character education. Only about 42% of the physics teachers studied harnessed the history of physics for the development of education character attitudes integrated with the learning of physics itself. To achieve this goal physics teachers should carefully choose the right expression when explaining the phenomena and theories of physics. Recognizing the importance of the history of physics in a comprehensive physics learning, not just only to emphasize in the cognitive aspect, it is necessary to strengthen the mastery of physics history for prospective teachers and physics teachers through various ways.

  17. Kualitas Perairan Sungai Musi di Kota Palembang Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuanita Windusari

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungai Musi di perairanKelurahan 5 Ulu (titik 1 pada ordinat  02o59’41.2”S dan 104o 45’39.3’’E dan 7 Ulu (Titik 2 pada ordinat 02o59’39.3’’S dan 104o45’42.1’’E di Kecamatan Seberang Ulu IKota Palembang. Parameter fisika, kimia, dan biologi perairan diukur di lapangan dan di laboratorium. Hasil menunjukkan kualitas perairan Sungai Musi untuk nilai-nilai dari beberapa parameter kimia seperti amonia, sulfida, besi, mangan, klorida lebih tinggi dari standar nilai yang diperbolehkan dalam suatu perairan sungai. Total colifrom sebesar 2400 koloni/100 ml  pada di Titik 1 juga melebihi batas kelayakan untuk nilai total coliform di perairan sungai.Berdasarkan hasil ini dapat dinyatakan kualitasperairan Sungai Musi, khususnya di lokasi sampling tidak layak digunakan untuk konsumsi karena terindikasi tercemar polutan dari industri dan feses.

  18. IMLEMENTASI SIMULASI PhET DAN KIT SEDERHANA UNTUK MENGAJARKAN KETERAMPILAN PSIKOMOTOR SISWA PADA POKOK BAHASAN ALAT OPTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Prihatiningtyas

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menuntaskan hasil belajar psikomotor fisika siswa dengan penerapan simulasi PhET dan KIT sederhana pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik sesuai dengan RPP, hasil psikomotor kelas eksperimen 1 dengan menggunakan simulasi PhET dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan KIT sederhana dapat menuntaskan hasil belajar siswa, serta respon siswa terhadap pembelajaran positif. Berdasarkan hasil temuan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi simulasi PhET dan KIT sederhana untuk mengajarkan keterampilan psikomotor siswa pada pokok bahasan alat optik dapat menuntaskan hasil belajar psimotor siswa. This study aims to resolve learning outcomes physics psychomotor of students with the application of PhET simulations and simple KIT on students. The results showed that implementation of learning  going well according to the lesson plan, student who are in the experimental class 1 using PhET simulation and the experimental class 2 using a simple KIT could complete the learning outcomes, and student respond to learning was positive. According to the finding above it could be conclude that the implementation PhET simulation and simple KIT to teach psychomotor skills of students on the subject of optical can to complete psychomotor learning outcomes of students.

  19. Die berekening van vloeiing in ’n roterende annulus deur die metode van kunsmatige saamdrukbaarheid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. Grobler

    1987-03-01

    Full Text Available Die vloeiing van ’n onsaamdrukbare, viskeuse vloeier word ondersoek aan die hand van die numeriese oplossing van die gediskretiseerde Navier-Stokes- en kontinuiteitsbeheervergelykings. In die besonder word vloeiing in ’n annulus bestaande uit twee koaksiale silinders wat elk ten opsigte van die ander kan roteer, en met ’n voorgeskrewe drukval oor die lengte van die silinder, beskou. Die oplossings word bereken deur die toepassing van Chorin se metode van kunsmatige saamdrukbaarheid, waarin die tydonafhanklike beheervergelykings getransformeer word na tydafhanklike hulpvergelykings deur die invoering van ’n kunsmatige toestandsvergelyking. Die oplossing van die hulpvergelykings konvergeer na ’n stasionêre oplossing, wat ooreenstem met die oplossing van die oorspronklike tydonafhanklike beheervergelykings. Die gedrag van die vloeier, wanneer ten voile ontwikkelde laminêre vloeiing bereik word, is met sukses bereken. ’n Eenvoudige model vir die bepaling van ontwikkeling van vloeiing langs die annulus vir enige gegewe invloeisnelheidsprofiel word voorgestel. Die berekende resultate stem ooreen met die resultate wat uit die fisika van die probleem verwag word.

  20. Experimental operation of the RA reactor with 4 fuel channels containing 80% enriched dispersion fuel - Operational Report; Radni izvestaj - Eksperimentalna kampanja reaktora RA sa 4 kanala sa 80% obogacenim disperzionim gorivom

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R; Milosevic, M; Cupac, S; Kozomara, S [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1976-12-15

    Start of utilization of the new 80% enriched dispersion nuclear fuel is underway in the RA reactor core. Both economic and technical analyses were in favor of introducing the new fuel elements gradually into the RA reactor core. Thus overall theoretical and experimental analyses as well as other preparations are directed to transition regime based on gradual introducing of new fuel into the core, i.e. reactor core with two types of fuel. The objective of these analyses and preparation is establishment of conditions for safe reactor operation during transition period. The analyses and preparations are almost completed. The experimental data about fuel burnup during a time period of operation at nominal power i.e. daily decrease of excess reactivity is missing. This data is needed for planning the refueling (quantity of fresh fuel and frequency of refueling) during the transient period. This data can be obtained only by normal operation of the reactor during a period of time significantly longer than the period of attaining equilibrium poisoning, as time between two D{sub 2}O condensate overflows into the RA reactor core. Thus a ten day experimental campaign was planned to be done in December 1976. This report presents the most important results of safety analyses and preparation which show that, during this experimental period, the reactor operation is absolutely safe taking into account the most important parameters influencing reactor safety, as reactivity, thermal and temperature limits for fuel and the reactor, etc. Data to be obtained during this experimental campaign are significant because they would enable definition of future supply of fresh fuel during the transition period. [Serbo-Croat] Predstoji pocetak koriscenja novog 80% obogacenog uranskog disperzionog goriva u reaktoru RA. Ekonomske i tehnicke analize dale su prednost postupku postepenog uvodjenja novog goriva u reaktor RA. Prema tome, obimne teorijske i eksperimentalne analize i druge pripreme

  1. Pengembangan Pelatihan Pengangkutan Zat Radioaktif untuk Pemangku Kepentingan yang Terkait

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Triagung Edi Hermawan

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract Ionizing radiation, that exposed by radioactive material as part of the nuclear energy, has been used in some activities, such as in research and development, medical, and industries fields. The radioactive material utilization needs transportation supporting activities. Transport of radioactive material is a transfer of radioactive material from one place to another place through a public area, use inland, sea, or air transportation mode. Radioactive material is existent in public area when transportation is executing needs compliance with established radiation safety and security standards. By the reasons, it is needed comprehension and competency standards for each related stake holder on transport activities. A literature study on the development of training on the transport of radioactive material for each related stakeholder has been conducted. The competency standards should include knowledge, skills, and attitudes aspect. An identified competency standards should be expressed in to training subjects, includes introduction, radiation safety technical aspects, handling of radioactive material packaged in custom area, security technical aspect, procedures for escorting of dangerous goods, management system, emergency preparedness and response, administrative procedural, and practical session for handling of radioactive material packaged. For each training, subjects should be created detail basic competencies and working success indicators as a basic for developing of curricula, syllabus, teaching material and planning. Keywords: training, radioactive material, ionizing radiation, transportation Abstrak Radiasi pengion yang dipancarkan zat radioaktif sebagai bagian dari tenaga nuklir telah dimanfaatkan di berbagai bidang kegiatan, meliputi penelitian dan pengembangan, kesehatan, serta industri. Kegiatan penggunaan zat radioaktif memerlukan dukungan pengangkutan zatradioaktif. Pengangkutan zat radioaktif merupakan pemindahan zat

  2. Professional Nuclear Materials Management; Gestion Industrielle des Matieres Nucleaires; Obrashchenie s yadernymi materialami na professional'nom urovne; Administracion Eficiente de Materiales Nucleares

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Forcella, A. A.; O' Leary, W. J. [Allis-Chalmers Manufacturing Company, Bethesda, MD (United States)

    1966-02-15

    manipulacion y su transporte resulten economicos y sea facil sustituirlos. La programacion de las operaciones de fabricacion debera reducir al mfnimo las perdidas de ingresos debidas a un almacenamiento improductivo excesivamente largo de materiales de costo elevado. Para la etapa de su empleo en el reactor, sera necesario un programa adecuado de redistribucion de los elementos combustibles a fin de lograr el grado maximo de combustion del material fisionable. Ademas, habra que reducir en la medida de lo posible los paros improductivos del reactor debidos a la redistribucion del combustible, a las inspecciones, etc. Cuando el combustible haya llegado a un grado predeterminado de agotamiento, el administrador tendra que disponer la forma mas economica de regeneracion de los materiales fisionables y de recuperacion de los subproductos. La administracion de materiales nucleares es por consiguiente un factor esencial para la reduccion de los costos del ciclo del combustible y para lograr que el costo unitario de la energia producida resulte economicamente interesante. (author) [Russian] Daets ja opisanie ob{sup e}ma rabot na tipichnom jenergetichesko m reaktore v SShA. Poskol'ku jetot reaktor finansiruetsja chastnym kapitalom, odna iz osnovnyh objazannostej operatora sostoit v obespechenii sohrannosti kapitalovlozhenij i poluchenii opredelennoj pribyli. Vvidu bol'shoj sebestoimosti jadernyh materialov neobhodimo postojanno obespechivat' nadlezhashhuju bezopasnost' i uchet s cel'ju svedenija k minimumu poter', ne svjazannyh s obespe- cheniem bezopasnosti i ucheta jadernyh materialov. Neobhodimo vse tshhatel'no produmyvat' i planirovat' zaranee, chtoby izbegat' nenuzhnyh zatrat i rashodovanija kapitala ili snizhe- nija razmerov pribyli v rjade oblastej. Pojetomu administrator, vedajushhij jadernymi materialami, dolzhen zaranee uchityvat' vse nepredvidennye obstojatel'stva i osushhestvljat' postojannyj kontrol' nad otklonenijami ot standartov pri planirovanii vo vremja a

  3. RA reactor operation in 1991, Part 1; Deo 1 - Pogon i odrzavanje nuklearnog reaktora RA u 1991. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Cupac, S; Sulem, B; Zivotic, Z; Majstorovic, D; Sanovic, V [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1992-01-01

    During the previous period RA reactor was not operated because the Committee of Serbian ministry for health and social care has cancelled the operation licence in August 1984. The reason was the non existing emergency cooling system and lack of appropriate filters in the special ventilation system. Control and maintenance of the reactor instrumentation and tools was done regularly but dependent on the availability of the spare parts. In order to enable future reliable operation of the RA reactor, according to new licensing regulations, during 1991, three major tasks were fulfilled: building of the new emergency cooling system, reconstruction of the existing ventilation system, and renewal of the reactor power supply system. Renewal of the reactor instrumentation was started but but it is behind the schedule in 1991 because the delivery of components from USSR is late. Production of this instruments is financed by the IAEA according to the contract signed in December 1988 with Russian Atomenergoexport. According to this contract, it has been planned that the RA reactor instrumentation should be delivered to the Vinca Institute by the end of 1990. Since then any delivery of components to Yugoslavia was stopped because of the temporary embargo imposed by the IAEA for political reasons. In 1991 most of the existing RA reactor instrumentation was dismantled, only the part needed for basic measurements when reactor is not operated, was maintained. Training of the existing personnel was done regularly, but lack of financial support prevented employment of new workers that would be needed for operation in shifts and regular maintenance. [Serbo-Croat] U proteklom periodu reaktor RA nije bio u pogonu zato sto je 30. jula Republicki komitet za zdravlje i socijalnu politiku republike Srbije, zabranio njegov rad zbog toga sto reaktor ne poseduje sistem za udesno hladjenje i ne poseduje odgovarajuce filtere u sistemu specijalne ventilacije. Kako bi se ubuduce mogao obezbediti

  4. Influence of dissolved product gas on organism retention in biogas tower reactors; Der Einfluss geloester Produktgase auf den Organismenrueckhalt in Biogas-Turmreaktoren

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pietsch, T.; Maerkl, H. [Technische Univ. Hamburg-Harburg, Hamburg (Germany). Arbeitsbereich Bioprozess- und Bioverfahrenstechnik

    1999-07-01

    In biogas tower reactors, considerable oversaturations of CO{sub 2} dissolved in molecular form in the liquid phase can occur, compared to the thermodynamic steady state with the gas phase. In buildings of low height, upflow designs cause biological CO{sub 2} production along the reactor to saturate the liquid phase with carbonic acid, and also cause the pH value increasing from acid degradation to bind CO{sub 2} in the form of hydrogen carbonate HCO{sup -}{sub 3}. Where buildings are very high, the liquid phase becomes degassed through a decrease in CO{sub 2} partial pressure because of decreasing hydrostatic pressure along the length of the reactor. Rising gas bubbles in the liquid phase as well as enclosed gas bubbles in biomass particles slow down their sedimentation considerably and can result in flotation of biomass particles owing to gas expansion from declining hydrostatic pressure. A sedimentation characteristics for biomass under decreasing hydrostatic pressure is given. Conditions critical to biomass retention are energy input into CO{sub 2}-oversaturated liquids as well as dynamically rapid drops in pH value owing to associated CO{sub 2} degassing. (orig.) [German] In Biogas-Turmreaktoren koennen erhebliche Uebersaettigungen von molekular geloestem CO{sub 2} in der Fluessigphase gegenueber dem thermodynamischen Gleichgewichtszustand mit der Gasphase auftreten. Bei geringer Bauhoehe fuehrt bei upflow-Konzepten die biologische CO{sub 2}-Produktion entlang des Reaktors zu einer Aufsaettigung der Fluessigphase mit Kohlensaeure und der durch Saeureabbau ansteigende pH-Wert zu einer Bindung des CO{sub 2} in Form des Hydrogencarbonats HCO{sub 3}{sup -}. Sehr grosse Bauhoehen fuehren zu einer Entgasung der Fluessigphase durch Abnahme des CO{sub 2}-Partialdruckes aufgrund des abnehmenden hydrostatischen Druckes entlang der Reaktorhoehe. Aufsteigende Gasblasen in der Fluessigphase sowie eingeschlossene Gasblasen in Biomassepartikeln mindern deren

  5. Operation, maintenance and utilization of the RA reactor, Annual report for 1980; Pogon, odrzavanje i eksploatacija reaktora RA, Izvestaj o radu u 1980. godini

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Milosevic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1980-12-15

    During 1980 the activities of RA reactor staff was conducted in two directions: repair works and determination of the state of the existing equipment; and preparing and constructing additional equipment and completing the documentation needed to fulfill the new legal regulations. preparation of the existing equipment for future operation was finished, but construction of the additional equipment (according to the regulations) is not done at planned rate due to different reasons such as lack of budget, administration, import. This report includes a chapter devoted to the analysis of the operation difficulties that caused prohibition of reactor operation as well as difficulties in achievement of the planned activities for 1980. Data about financial issues are included as well. [Serbo-Croat] U toku 1980. godine rad OOUR-a Nuklearni reaktor RA odvijao se u dva smera: remontnim radovima i utvrdjivanju stanja postojece opreme i u pripremi i ugradnji potrebne dodatne opreme i kompletiranju neophodne dokumentacije prema novim zakonskim propisima. Priprema postojece opreme za rad je u potpunosti izvrsena, dok se projekti i ugradnja dodatne opreme (prema zakonskim obavezama) ne odvija potrebnom brzinom zbog raznih objektivnih razloga, kao nedostatak sredstava, odobrenja, uvoza. Ovaj izvestaj sadrzi poglavlje posveceno analizi teskoca u radu koje su dovele do zabrane rada reaktora, i teskoca u realizovanju plana rada u 1980. godini, ako i podatke o finansiranju projekta 'pogon, odrzavanje i eksploatacija reaktora RA'.

  6. Pengaruh Aerasi dan Sumber Nutrien terhadap Kemampuan Alga Filum Chlorophyta dalam Menyerap Karbon (Carbon Sink untuk Mengurangi Emisi CO2 di Kawasan Perkotaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lancur Setoaji

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian terkait mitigasi pemanasan global, khususnya dalam penyerapan karbon dioksida (CO2, menjadi fokus utama di kalangan ilmuwan dunia. Secara alamiah, karbon dioksida dapat diserap oleh tumbuhan hijau, laut, karbonasi batuan kapur, dan alga. Pigmen hijau dalam alga atau klorofil dapat menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis. Alga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga cocok digunakan sebagai carbon sink. Penelitian terkait carbon sink ini bertujuan untuk menentukan kemampuan rata-rata serapan CO2 oleh alga di kawasan perkotaan dan menentukan pengaruh aerasi dan variasi sumber N terhadap pertumbuhan dan perkembangan alga. Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan reaktor dengan proses batch. Sampel alga yang digunakan didapatkan dari hasil pengembangbiakan yang bersumber dari perairan di kawasan perkotaan. Penelitian ini menggunakan dua variabel uji, yaitu aerasi dan sumber nutrien. Jumlah karbon dioksida yang diserap didapatkan dari perbandingan stoikiometri pada reaksi fotosintesis.  Berdasarkan perbandingan stoikiometri tersebut diketahui bahwa 1 gram sel alga yang terbentuk sebanding dengan 1,92 gram CO2 yang diserap. Dari hasil penelitian, alga dengan penambahan pupuk urea dapat menyerap 4,87 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,84 mg CO2/hari dengan aerasi. Sedangkan alga dengan penambahan pupuk NPK dapat menyerap 3,61 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,01 mg CO2/hari dengan aerasi.

  7. KONVERSI KATALITIK MINYAK SAWIT UNTUK MENGHASILKAN BIOFUEL MENGGUNAKAN SILIKA ALUMINA DAN HZSM-5 SINTESIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjannah Nurjannah

    2012-02-01

    Full Text Available Terbatasnya sumber energi fosil menyebabkan perlunya pengembangan energi terbarukan yang berasal dari alam dan dapat diperbaharui. Penggunaan bahan bakar minyak bumi, baik dari penggunaan berupa alat transportasi maupun dari penggunaan oleh industri sangat mencemari lingkungan karena tingkat polusi yang ditimbulkan sangat tinggi sehingga perlu mencari bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar gasoline, solar, dan kerosene dari minyak nabati. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan yaitu sintesa katalis dan proses katalitik cracking. Silika alumina disintesa menggunakan metode Latourette dan HZSM-5 disintesa menggunakan metode Plank. Hasil sintesa dikarakterisasi dengan Penyerapan Spektroskopi Atomis (AAS menunjukkan bahwa silika alumina dan HZSM-5 mempunyai Si/Al 198 dan 243. Luas permukaan  silika alumina dan HZSM-5 diperoleh dari analisa Brunauer Emmet Teller (BET yaitu 149,91-213,35 m2.g-1 dan ukuran pori rata-rata adalah 13oA. Perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed pada temperatur 350-500°C dan laju alir gas N2 100-160 ml.min-1 selama 120 min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang diperoleh untuk katalis HZSM-5 fraksi gasoline dengan yield tertinggi 28,87%, kerosene 16,70%, dan diesel 12,20%  pada suhu reaktor 4500C dan laju gas N2 100 ml/menit.

  8. Operational experience gained with the failed fuel rod detection system in nuclear power plants

    International Nuclear Information System (INIS)

    Boehm, H.H.; Forch, H.

    1985-01-01

    Brown Boveri Reaktor GmbH together with Krautkramer Company developed such a FAILED FUEL ROD DETECTION SYSTEM (FFRDS) which allows to located defective fuel rods without dismantling the fuel assembly or pulling of individual rods. Since 1979 the FFRDS is employed successfully in various nuclear power plants in Europe, USA, Japan, and Korea. The short inspection time and the high reliability of the method make the FFRDS a true competitor to the sipping method. In this paper the authors discuss the method and the design of the system, the equipment set-up, its features and the experience gained so far. The system has been performed and automated to such an extent that within a short installation period series of fuel assemblies can be tested with relatively short intervals of time (5 minutes for BWR and 7 minutes for PWR fuel assemblies per side). The ability of the system for deployment under various conditions and the experience gained during the past six years have made this system universally applicable and highly sensitive to the requirements of NDT during outages and for transport of FAs to intermediate storage facilities. Comparison of FFRDS to conventional sipping has indicated in several instances that the FFRDS is superior to the latter technique

  9. Thermal-Hydraulic Experiment To Test The Stable Operation Of A PIUS Type Reactor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Irianto, Djoko; Kanji, T.; Kukita, Y.

    1996-01-01

    An advanced type of reaktor concept as the Process Inherent Ultimate Safety (PIUS) reactor was based on intrinsically passive safety considerations. The stable operation of a PIUS type reactor is based on the automation of circulation pump speed. An automatic circulation pump speed control system by using a measurement of the temperature distribution in the lower density lock is proposed the PIUS-type reactor. In principle this control system maintains the fluid temperature at the axial center of the lower density lock at average of the fluid temperatures below and above the lower density lock. This control system will prevent the poison water from penetrating into the core during normal operation. The effectiveness of this control system was successfully confirmed by a series of experiments using atmospheric pressure thermal-hydraulic test loop which simulated the PIUS principle. The experiments such as: start-up and power ramping tests for normal operation simulation and loss of feedwater test for an accident condition simulation, carried out in JAERI

  10. Nuclear Reactor RA Safety Report, Vol. 4, Reactor

    International Nuclear Information System (INIS)

    1986-11-01

    RA research reactor is thermal heavy water moderated and cooled reactor. Metal uranium 2% enriched fuel elements were used at the beginning of its operation. Since 1976, 80% enriched uranium oxide dispersed in aluminium fuel elements were gradually introduced into the core and are the only ones presently used. Reactor core is cylindrical, having diameter 40 cm and 123 cm high. Reaktor core is made up of 82 fuel elements in aluminium channels, lattice is square, lattice pitch 13 cm. Reactor vessel is cylindrical made of 8 mm thick aluminium, inside diameter 140 cm and 5.5 m high surrounded with neutron reflector and biological shield. There is no containment, the reactor building is playing the shielding role. Three pumps enable circulation of heavy water in the primary cooling circuit. Degradation of heavy water is prevented by helium cover gas. Control rods with cadmium regulate the reactor operation. There are eleven absorption rods, seven are used for long term reactivity compensation, two for automatic power regulation and two for safety shutdown. Total anti reactivity of the rods amounts to 24%. RA reactor is equipped with a number of experimental channels, 45 vertical (9 in the core), 34 in the graphite reflector and two in the water biological shield; and six horizontal channels regularly distributed in the core. This volume include detailed description of systems and components of the RA reactor, reactor core parameters, thermal hydraulics of the core, fuel elements, fuel elements handling equipment, fuel management, and experimental devices [sr

  11. Hydrogen Mixing Studies (HMS) assessment manual

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lam, K.L.; Wilson, T.L.; Travis, J.R.

    1993-06-01

    This report documents some calculations performed to assess the Hydrogen Mixing Studies (HMS) code. Results are presented first for some analytical test problems, including laminar flow and mass diffusion. The von Karman vortex street problem and the Sandia FLAME Facility and Heiss Dampf Reaktor (HDR) containment facility test problems are then discussed. For the analytical problems, the code gave results that agree exceptionally well with the analytical solutions. Calculations for the von Karman vortex street problem were performed at selected Reynolds numbers for several obstacle types. The computed flow patterns agree well with experimental observations-specifically the occurrence of a vortex street (double row of vortices) above a critical Reynolds number. Calculations for the von Karman vortex street problem were performed at selected Reynolds numbers for several obstacle types. The computed flow patterns agree well with experimental observations-specifically the occurrence of a vortex street (double row of vortices) above a critical Reynolds number. The last assessment problem involves modeling the experiment T31.5. The experiment was carried out in the HDR containment building, which is a large, multi-compartment facility (11 300 m 3 free volume in 72 compartments). In the experiment, a steam-water mixture was first injected into the containment to simulate a large-break blowdown of a pressure vessel, and then superheated steam was injected that was followed by a release of helium-hydrogen light gas. The calculated results (pressure, temperature, and gas concentrations) agree reasonably well with the experimental data

  12. The Quality Standard 50-SG-Q8 Application On Research And Development Activities In P2TRR

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nababan, N.; Rofei, A.

    2000-01-01

    Utilization of nuclear reactor installation should reference safety, Environment, and instalation requrement, and shoul incorporate user requirement. The requirement are adequately addressed in the IAEA standar No. 50-sg-Q8 for R and D work in nuclear instalation. A study to this standar has been carried out and it is found that there are three important factor of QA methodologi necessary to be aplied for R and D activities. They are management responsibilities, performance of the R and D works, and carrying out assesment over the R and D project. The R and D activities performing in Centre for Recearch Reaktor Technology Development (P2TRR) shoul meet the requirement in the R and D program assigned by Batan management, Such as Strastegy and Policy (jakarta), Strategic Plan (Restra), and Five-Year Plan. A study to this program also has been carried out and it is found that QA methodologies are necessary to be aplied, Especially during the data gathering activities, and its contribution to the safety function or as input to actual nuclear reactor installation or systems

  13. PEMBUATAN KALSIUM KARBONAT DARI BITTERN DAN GAS KARBON DIOKSIDA SECARA KONTINYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soemargono Soemargono

    2012-01-01

    Full Text Available Kalsium karbonat  yang  digunakan  dalam  industri- industri cat, karet, dan  kertas  harus  mempunyai  mutu yang  tinggi, terutama  kemurnian  dan kehalusannya.Untuk itu, Indonesia masih  mendatangkan  kalsium  karbonat murni dari luar negeri dalam jumlah yang cukup besar. Bittern merupakan bahan buangan industri garam yang disebut juga air tua, mengandung senyawa kalsium. Karbon dioksida biasanya berasal dari hasil pembakaran yang masuk ke udara. Kandungannya di udara kecil, tetapi berpotensi sebagai pencemar. Dengan mereaksikan kalsium yang terkandung dalam bittern dengan gas CO2 akan terbentuk CaCO3 dalam suasana basa. Pembentukan kalsium karbonat dilakukan dengan proses kontinyu dalam reaktor kolom bersekat miring. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengendapan magnesium dengan larutan ammonia menyebabkan kandungan kalsium ikut terdegradasi. Hasil terbaik yang diperoleh dicapai pada kondisi pH awal, kecepatan alir gas CO2, kecepatan alir cairan, dan suhu masing-masing pada 8,7; 2265 mL/menit; 10 mL/menit; dan 303 K, dengan konversi sebesar 38,40%. Produk berupa CaCO3, yang diperoleh mempunyai kemurnian sebesar 21,34%.

  14. Structural analysis of aircraft impact on a nuclear powered ship

    International Nuclear Information System (INIS)

    Dietrich, R.

    1976-01-01

    As part of a general safety analysis, the reliability against structural damage due to an aircraft crash on a nuclear powered ship is evaluated. This structural analysis is an aid in safety design. It is assumed that a Phantom military jet-fighter hits a nuclear powered ship. The total reaction force due to such an aircraft impact on a rigid barrier is specified in the guidelines of the Reaktor-Sicherheitskommission (German Safety Advisory Committee) for pressurized water reactors. This paper investigates the aircraft impact on the collision barrier at the side of the ship. The aircraft impact on top of the reactor hatchway is investigated by another analysis. It appears that the most unfavorable angle of impact is always normal to the surface of the collision barrier. Consequently, only normal impact will be considered here. For the specific case of an aircraft striking a nuclear powered ship, the following two effects are considered: Local penetration and dynamic response of the structure. (Auth.)

  15. Investigation of corrosion of materials of the irradiation device in the RA reactor; Ispitivanje korozije materijala uredjaja za ozracivanje na reaktoru RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zaric, M; Mance, A; Vlajic, M [Institute of Nuclear Sciences Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1963-12-15

    Devices for sample irradiation in the vertical RA reactor channels will be made of aluminium alloys. According to the regulations concerned with introducing materials into the RA reactor core, corrosion characterisation of these materials is an obligation. Corrosion properties of four aluminium alloys were investigated both in contact with stainless steel and without it. First part of this report deals with the corrosion testing of aluminium alloys in water by gravimetric and electrochemical methods. Bi-distilled water at temperatures less than 100 deg C was used. Second part is related to aluminium alloys corrosion in carbon dioxide gas under experimental conditions. The second part of research was initiated by the design of the head of the independent CO{sub 2} loop for samples cooling. [Serbo-Croat] Uredjaji za ozracivanje u vertikalnim kanalima reaktora RA, bice napravljeni od legura aluminjuma. Prema propisima o unosenju materijala u RA reaktor materijali se moraju prethodno ispitati i sa stanovista korozije. Ispitivane su korozione pojave na cetiri aluminjumske legure sa i bez kontakta sa nerdjajucim celikom. Prvi deo ovog rada tretira pitanje korozije legura aluminijuma u vodi gravimetrijskim i elektrohemijskim metodama. Koriscena je bidestilovana voda na temperaturi do 100 deg C. Drugi deo se odnosi na ispitivanje ponasanja legura aluminijuma u gasovitom ugljen dioksidu pod uslovima eksperimenta. Drugi deo istrazivanja izvrsen je za potrebe izgradnje glave petlje nezavisnog kola za hladjenje uzoraka gasovitim CO{sub 2}.

  16. PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA KELOMPOK TERNAK PATRA SUTERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danang Dwi Saputro

    2014-02-01

    Full Text Available Kelompok ternak Patra Sutera di Desa Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora yang berdiri pada tahun 2013 telah mempunyai sapi 8 ekor yang berada di kandang komunal yang dikelola oleh 6 anggota kelompok. Dalam satu hari setiap ekor sapi dapat menghasilkan limbah padat sebanyak 20-30 kg dan limbah cair sebanyak 100-150 liter yang selama ini belum dikelola dengan baik. Limbah dari kegiatan ternak belum terolah dengan baik dan dibuang ke lingkungan sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat sekitar kandang. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan atau pendampingan bagaimanakah teknik pembuatan pupuk organic dan reaktor biogas sederhana, mengoperasikan, serta memanfaatkan gas yang dihasilkan. Dalam kegiatan ini akan diberikan pelatihan keterampilan bagaimana cara mengolah limbah ternah untuk dijadikan pupuk dan pestisida organik,serta pengelolaan biodigester. Dari kegiatan ini Anggota kelompok ternak Patra Sutera mendapat pengetahuan dan mengolah limbah kotoran ternak (padat dan cair yang keliar dari biodigester menjadi pupuk yang lebih bermanfaat.

  17. PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH ORGANIK ZERO WASTE DI KABUPATEN TEGAL (STUDI KASUS DI TPA PENUJAH KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Muiz Liddinillah Sanfiyan

    2017-12-01

    Full Text Available Permasalahan sistem pengolahan sampah yang ada di Kabupaten Tegal adalah masih menggunakan sistem Open Dumping. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS Kabupaten Tegal pada tahun 2016, komposisi sampah organik adalah yang terbesar kedua setelah sampah plastik dan sangat berpotensi mengalami penambahan setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat perancangan pembangkit listrik tenaga sampah organik zero waste di Kabupaten Tegal, dengan studi kasus di Tempat Pembuangan Akhir (TPA sampah Penujah. Objek dalam penelitian ini adalah sistem pengolahan sampah organik yang ada di Kabupaten Tegal dengan menggunakan sistem pengolahan sampah zero waste. Sistem pengolahan sampah organik zero waste adalah sistem pengolahan sampah yang tidak menghasilkan sampah kembali. Jadi, diharapkan jumlah sampah organik akan berkurang secara bertahap. Sampah organik dapat dirubah menjadi biogas melalui proses fermentasi yang dibantu oleh bakteri secara anaerob di dalam reaktor biodigester. Biogas tersebut ditampung di dalam tempat penampungan untuk kemudian didistribusikan ke dalam genset biogas sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Sisa pengolahan biogas dapat dirubah menjadi pupuk cair dan pupuk kompos yang bernilai ekonomis.

  18. Research reactor RB, technical characteristics and experimental possibilities; Zbornik radova, Konferencija o koriscenju nuklearnih reaktora u Jugoslaviji

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sotic, O; Vranic, S [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Yugoslavia)

    1978-05-15

    Nuclear research reactor RB tn the Nuclear Engineering Laboratory at the Institute of Nuclear Sciences 'Boris Kidric' in Vinca is the first reactor system built in Yugoslavia in 1958. In this report, the basic technical characteristics of this reactor are described, as well as the experimental possibilities it offers to the users. Its relatively simple construction and flexibility enables direct measurements of a series of physical parameters, and the absence of the biological protection shield makes it very useful for Various biological and other irradiations and dosimetric measurements Where strong neutron source is required. (author) Istrazivacki nuklearni reaktor RB u Laboratoriji za nuklearnu energetiku i tehnicku fiziku Instituta za nuklearne nauke 'Boris Kidric' u Vinci je prvi reaktorski sistem izgradjen u Jugooslaviji 1958. godine. U ovom radu opisane su osnovne tehnicke karakteristike tog reaktora, kao i mogucnosti za izvodjenje eksperimenata koje on pruza korisnicima. Njegova relativno jednostavna konstrukcija i fleksibilnost omogucavaju da se na njemu izvrse direktna merenja niza fizickih parametara, a s druge strane odsustvo bioloskog zastitnog omotaca cini ga veoma pogodnim za razna bioloska i druga ozracivanja, a takodje i dozimetrijska merenja gde se zahteva snazan izvor neutrona. (author)

  19. Parní generátor reaktoru ESFR

    OpenAIRE

    Bátěk, David

    2012-01-01

    Tato diplomová práce se zabývá parním generátorem pro reaktory ESFR (Evropský Rychlý Sodíkem Chlazený Reaktor), jenž je vyhříván tekutým sodíkem. V úvodních kapitolách jsou teoretické informace o parametrech ESFR a porovnání s výměníky tepla v jaderných elektrárnách pracujících na stejném principu (sodík jako chladivo). Následuje návrhová část, kam patří úvod do problematiky výpočtu, volba materiálu a koncepce výměníku a samotná výpočtová část, která zahrnuje tepelný, hydraulický a pevnostní ...

  20. Nuclear fuel in water reactors: Manufacturing technology, operational experience and development objectives in the Federal Republic of Germany

    International Nuclear Information System (INIS)

    Holzer, R.; Knoedler, D.

    1977-01-01

    The nuclear fuel industry in the Federal Republic of Germany comprises the full range of manufacturing capabilities for pressurized-, boiling- and heavy-water reactor technology. The existing manufacturing companies are Reaktor-Brennelement Union (RBU) and Alkem. RBU makes natural and enriched UO 2 -fuel assemblies, starting with powder preparation. Facilities to produce UO 2 -gadolinia and UO 2 -ThO 2 fuel are also available. Alkem manufactures mixed-oxide UO 2 /PuO 2 fuel and fuel rods. Zircaloy cladding tubes are produced by Nuklearrohr-Gesellschaft (NRG) and Mannesmannroehren-Werke (MRW). Construction of a new fuel manufacturing plant has been announced by Exxon. Supplementary to quality control, an integrated quality assurance system has been established between the reactor vendor's fuel design and engineering division and the existing manufacturing companies for fuel and tubing. Operating experience with LWR and HWR fuel dates back to 1964/65 and has shown good performance. Possible reasons for a small fraction of defective rods could be identified quickly by a fast feedback system incorporating close co-operation between Kraftwerk Union (KWU) and the utilities. KWU combines fuel development, hot-cell and pool-side service facilities as well as fuel technology linked to manufacturing. The responsibility of KWU for core and fuel design, which enabled an integral optimization, was also an important reason for the successful operation and design flexibility. (author)

  1. Data base formation for important components of reactor TRIGA MARK II

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Jordan, R; Mavko, B; Kozuh, M [Inst. Jozef Stefan, Ljubljana (Slovenia)

    1992-07-01

    The paper represents specific data base formation for reactor TRIGA MARK II in Podgorica. Reactor operation data from year 1985 to 1990 were collected. Two groups of collected data were formed. The first group includes components data and the second group covers data of reactor scrams. Time related and demand related models were used for data evaluation. Parameters were estimated by classical method. Similar data bases are useful everywhere where components unavailabilities may have severe drawback. (author) [Slovenian] V referatu smo prikazali raziskavo, v okviru katere smo za raziskovalni reaktor TRIGA MARK II v Podgorici izoblikovali specificno bazo podatkov. Zbrali smo podatke obratovanja reaktorja od leta 1985 do 1990. Rezultate raziskave dogodkov smo razdelili v dve glavni skupini. V prvo spadajo obratovalni podatki o komponentah, v drugo skupino pa spadajo zagoni oz. zaustavitve reaktorja. Podatke smo ovrednotili z modelom v casovnem prostoru in z modelom na zahtevo. Parametre modelov smo dolocili s klasicno metodo. Opisane baze podatkov so uporabne povsod, kjer so lahko posledice nezanesljivega delovanja sistemov velike. [author].

  2. Remerschen nuclear power station with BBR pressurized water reactor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hoffmann, J.P.

    1975-01-01

    On the basis of many decades of successful cooperation in the electricity supply sector with the German RWE utility, the Grand Duchy of Luxemburg and RWE jointly founded Societe Luxembourgeoise d'Energie Nucleaire S.A. (SENU) in 1974 in which each of the partners holds a fifty percent interest. SENU is responsible for planning, building and operating this nuclear power station. Following an international invitation for bids on the delivery and turnkey construction of a nuclear power station, the consortium of the German companies of Brown, Boveri and Cie. AG (BBC), Babcock - Brown Boveri Reaktor GmbH (BBR) and Hochtief AG (HT) received a letter of intent for the purchase of a 1,300 MW nuclear power station equipped with a pressurized water reactor. The 1,300 MW station of Remerschen will be largely identical with the Muelheim-Kaerlich plant under construction by the same consortium near Coblence on the River Rhine since early 1975. According to present scheduling, the Remerschen nuclear power station could start operation in 1981. (orig.) [de

  3. Validation of CESAR Thermal-hydraulic Module of ASTEC V1.2 Code on BETHSY Experiments

    Science.gov (United States)

    Tregoures, Nicolas; Bandini, Giacomino; Foucher, Laurent; Fleurot, Joëlle; Meloni, Paride

    The ASTEC V1 system code is being jointly developed by the French Institut de Radioprotection et Sûreté Nucléaire (IRSN) and the German Gesellschaft für Anlagen und ReaktorSicherheit (GRS) to address severe accident sequences in a nuclear power plant. Thermal-hydraulics in primary and secondary system is addressed by the CESAR module. The aim of this paper is to present the validation of the CESAR module, from the ASTEC V1.2 version, on the basis of well instrumented and qualified integral experiments carried out in the BETHSY facility (CEA, France), which simulates a French 900 MWe PWR reactor. Three tests have been thoroughly investigated with CESAR: the loss of coolant 9.1b test (OECD ISP N° 27), the loss of feedwater 5.2e test, and the multiple steam generator tube rupture 4.3b test. In the present paper, the results of the code for the three analyzed tests are presented in comparison with the experimental data. The thermal-hydraulic behavior of the BETHSY facility during the transient phase is well reproduced by CESAR: the occurrence of major events and the time evolution of main thermal-hydraulic parameters of both primary and secondary circuits are well predicted.

  4. Slovak brown coals as a feedstock for the active coke production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sobolewski Aleksander

    1998-09-01

    Full Text Available V èlánku sa venuje pozornos možnostiam výroby aktívneho koksu zo slovenského hnedého uhlia Bane Cíge¾. Príprava aktívneho koksu bola uskutoènená v laboratórnych podmienkach a v poloprevádzke. Surové uhlie sa podrobilo vysokoteplotnej pyrolýze v retorte s pevným roštom, v klasickej rotaènej peci, ako aj vo fluidnom reaktore. Následne boli urèované adsorpèné charakteristiky získaného aktívneho koksu, ktoré sa porovnávali s charakteristikami komerène vyrábaného koksu. V príspevku sa taktiež diskutujú možnosti aplikácie pripraveného aktívneho koksu v technológiách ochrany životného prostredia.

  5. Neutron Diffractometer; Neutronski difraktometar

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zivadinovic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1961-12-15

    RA nuclear reactor is considered as a relatively strong neutron source producing the thermal neutron flux of about 3x10{sup 13} n/cm{sup 2} sec when operating at nominal power of 6.5 MW. Neutron diffraction method is applied in the field of solid state physics, material science, crystallography, magnetism, nuclear physic. Neutron diffractometer at the RA reactor consists of: system for obtaining collimated neutron beam from the horizontal experimental channel neutron monochromator; goniometer and electronic equipment for measurements and collecting the the measurement data. Nuklearni reaktor RA koji pri radu na snazi od 6,5 MW ima fluks termalnih neutrona oko 3x10{sup 13} n/cm{sup 2} sec predstavlja relativno jak izvor neutrona. Tehnika difrakcije neutrona primenjuje se u istrazivanjima fizike crvstog stanja, strukture materijala, kristalografije, magnetizma, nuklearne fizike. Neutronski difraktometar na reaktoru RA sastoji se od sistema za dobijanje kolimisanog snopa neutrona kroz horizontalni kanal reaktora; neutroskog monohromatora; goniometra i elektronskih uredjaja za merenja i registrovanje rezultata. Ovaj izvestaj sadrzi detaljan opis i seme neutronskog difraktometra sa pratecom opremom i elektronskim komponentama.

  6. Failed fuel rod detection system and computerized manipulator during outages

    International Nuclear Information System (INIS)

    Boehm, H.H.; Foerch, H.

    1984-01-01

    During regular outages spent fuel assemblies need to be replaced and relocated within the core. Defective fuel rods in particular fuel assemblies have to be removed from further service and before delivery of such faulty fuel assemblies to a reprocessing plant. The system which Brown Boveri Reaktor GmbH and Krautkraemer have developed in the Federal Republic of Germany is capable of directly locating the defective rods in a proper fuel assembly. Inspection times are comparable to those of standard sipping methods, with the advantages of immediately available results and direct identification of the defective fuel rods. During the repair of fuel assemblies this system allows withdrawal of individual defective rods. With the sipping method all the fuel rods of a defective fuel assembly need to be removed and inspected by eddy current testing. During steam generator inspection and repair personnel are exposed to ample radiation. A remotely controlled, computerized manipulator was used to significantly reduce the radiation dose by automating steps in the procedures; at the same time inspection and repair times were reduced. The main features of the manipulator are a rigid component construction of the leg and two arms, and a resolver control for horizontal and vertical motion that enables rapid and accurate access to a desired tube (author)

  7. PENGURANGAN KADAR CO2 MENGGUNAKAN SPIRULINA PLATENSIS DALAM TUBULAR BIOREACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Syam Arifin

    2015-06-01

    Meningkatnya jumlah penduduk berdampak pada peningkatan kebutuhan energi. Di lain pihak, industri pembangkit energi dituding sebagai salah satu penyumbang karbon dioksida sekitar 25% dari total emisi CO2 di seluruh dunia. Disisi lain, produksi biogas yang bertujuan untuk mengatasi peningkatan kebutuhan energi justru menghasilkan karbon dioksida pada kisaran 25 – 50% volume. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan metode yang murah, optimum dan efisien serta ramah lingkungan dalam mengurangi kadar CO2 dengan menggunakan spirulina platensis.  Penelitian ini bertujuan membuat model matematik dan menemukan kecepatan aliran yang optimum untuk menurunkan kadar CO2 dengan menggunakan Spirulina Platensis. Penelitian ini menggunakan reaktor tubularterbuat dari kaca (D = 2,6 cm pada suhu 30°C dan disinari dengan lampu TL Philips fluoresen 36 Watt, temperatur warna: 6.200K cool daylight, light output: 2.600 lm, 72 lm/W. Reaktor tubular ditempatkan dalam kotak yang dilapisi dinding dengan kertas perak pada ketiga sisinya. Dengan model matematik reaktor tubular, dapat diprediksi konstanta kecepatan reaksinya. Berdasarkan grafik hasil perhitungan data, kecepatan volumetrik optimumnya juga dapat diprediksi. Variasi flowrate yaitu 0,25 mL/detik, 0,35 mL/detik, 0,5 mL/detik, 0,75 mL/detik, 1 mL/detik. Sumber karbon adalah CO2 99,99%. Pengamatan pertumbuhan Spirulina dilakukan pada flow rate 0,25 mL/detik dengan kadar berat kering mula – mula 2,1208 g/L. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aliran lambat (flowrate rendah merupakan cara yang lebih efektif dalam mengurangi karbon dioksida menggunakan spirulina platensis (= 2,82×10-4 detik-1. Nilai konversi tertinggi diperoleh pada kecepatan aliran volumetrik 0,25 mL/detik dan kecepatan optimumnya pada kisaran 0,3 – 0,4 mL/detik. Laju flux CO2 masuk sebaiknya kurang dari 0,047 mL/cm2.detik. Nilai Specific Growth Rate (µ Spirulina Platensis dalam penelitian ini yaitu 2,56×10-2 menit-1.   Kata Kunci: Spirulina platensis, reaktor tubular

  8. SAFIRA project B.3.3: in-situ-treatment of contaminated ground water by catalytic oxidation. Final report; Sanierungsforschung in regional kontaminierten Aquiferen (SAFIRA). Projekt B.3.3: In situ-Behandlung von kontaminierten Grundwaessern durch katalytische Oxidation. Teilvorhaben 1: Untersuchungen im Labormassstab. Teilvorhaben 2: Tests in der bench-scale-Anlage und Teilvorhaben 3: Die Erprobung in der Pilotanlage am Modellstandort. Abschlussbericht

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hofmann, J.; Haentzschel, D.; Freier, U.; Wecks, M.

    2003-06-27

    A new technology for treatment of contaminated ground water was developed. In this process heterogeneous catalysts (full metal catalyst, mixed oxide catalyst or iron-containing zeolites) in combination with hydrogen peroxide are used. In the reactor catalytic oxidation and aerob biological degradation occur simultaneously. A complete degradation of chlorobenzene was observed in a bench-scale-equipment (2 liter) and also in the pilot plant at the model site located in Bitterfeld (30 liter reactor). The technology can be applied to the ground and waste water treatment. (orig.) [German] Fuer die Behandlung von Grundwaessern, die mit organischen Schadstoffen belastet sind, wurde ein neuartiges Verfahren entwickelt. Bei der katalytischen Oxidation werden heterogene Katalysatoren in Form von Vollmetall-, Mischoxid- und Traegerkatalysatoren in Verbindung mit Wasserstoffperoxid als Oxidationsmittel eingesetzt. In den Katalysereaktoren laufen die heterogen-katalytische Oxidation und der aerob-biologische Abbau nebeneinander ab. Es werden synergistische Effekte erzielt. Mit dem Verfahren wurde in einer bench-scale-Angle (2 Liter) und in der Pilotanlage am Modellstandort in Bitterfeld (30 l Reaktor) der Schadstoff Chlorbenzol vollstaendig umgesetzt. Das Verfahren kann zur Grund- und Abwasserbehandlung eingesetzt werden. (orig.)

  9. Combination of biological treatment of waste air and liquid effluents in small and medium-sized businesses by using spherical carrier media in exchange with each other. Final report; Kombination der biologischen Behandlung von Abluft- und Abwasserreinigung in kleinen und mittleren Unternehmen durch die Verwendung von kugeligen Traegermaterialien im gegenseitigen Austausch. Abschlussbericht

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kunz, P.M.; Brunk, M.; Bentz, P.; Bach, K.; Marcos del Rio, O.; Stahl, B.; Wolf, C.

    2002-05-08

    A combined system for biological treatment of solvent-contaminated liquid and gaseous effluents was to be constructed. The system was to be mobile for demonstration purposes in industrial processes and was to serve for dimensioning of full-scale systems. The system works by a combined process via exchange of spherical carriers with a growth of micro-organisms. Two pilot systems of the Institut fuer Biologische Verfahrenstechnik, one for liquid and one for gaseous effluents, were combined for this purpose, ensuring exchange of carrier materials between the two units. (orig.) [German] Aufgabe im Rahmen dieses F+E-Vorhabens war es gewesen, eine kombinierte biologische Abluft- und Abwasserreinigungsanlage - speziell fuer loesungsmittelhaltige Abluft und Abwaesser - zu untersuchen. Dazu sollte eine Anlage aufgebaut werden, die auch als Demonstrations- und Versuchsanlage zu Industriebetrieben gebracht und dort zur Dimensionierung von full-scale-Anlage eingesetzt werden kann. Idee fuer dieses Vorhaben war gewesen, die Kombination beider Behandlungssysteme ueber den Austausch von mit Mikroorganismen bewachsenem Traegermaterial herzustellen. Am Institut fuer Biologische Verfahrenstechnik existierte bereits eine Pilotanlage fuer die biologische Abwasserreinigung mit kugeligem Traegermaterial (Vario-Bio-Reaktor) und eine Pilotanlage fuer die biologische Behandlung von Abluft nach dem Trickling-Filter-Prinzip mit ebenfalls kugeligem Traegermaterial. Diese beiden Anlagen sollten miteinander kombiniert und der Austausch des Traegermaterials hergestellt werden. (orig.)

  10. Operation and maintenance of the RA nuclear reactor for 1977, Report Annex I; Rad i iskoriscenost reaktora RA u 1977. godini, izvestaj Prilog I

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinc, R; Stanic, A [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1977-12-15

    RA reactor operation plan was fulfilled, meaning 28583 MWh. In addition to 183 days of operation at full power, during 1977 the reactor was operated for 14 days at lower power level according to the demand of users. The utilization level of rector irradiation capability (neutron flux and time of operation) was 14%. This annex includes detailed statistical data about reactor operation, utilization, power level, savings concerned with new 80% enriched fuel. All the 9 vertical experimental channels were used for irradiation in the reactor core. Digression from the action plan were caused by refueling and demand od the users. There have been 11 safety shutdowns, of which 6 caused by power cuts, 4 due to failure of the instruments, and 1 due to earthquake in March 1977. [Serbo-Croat] Planirani rad reaktora na nominalnoj snazi ostvaren je u iznosu od 28583 MWh. U toku 1977. godine reaktor je radio 14 dana na manjim snagama i u posebnom eksperimentalnom rezimu na zahtev korisnika. Iskoriscenost kapaciteta reaktora za ozracivanje uzoraka (na bazi neutronskog fluksa i vremena rada reaktora) bila je 41%. Ovaj izvestaj sadrzi detaljne statisticke podatke o radu i iskoriscenosti reaktora, podatke o ustedi goriva prelaskom na 80% obogaceno gorivo. Korisceno je svih 9 vertikalnih eksperimentalnih kanala u aktivnoj zoni. Uzroci odstupanja od plana rada osim zamene goriva bili su zahtevi korisnika. Bilo je 11 sigurnosnih zaustavljanja, 6 usled nestanka napona, 4 usled kvarova opreme i instrumentacije, i 1 put usled zemljotresa u martu.

  11. Investigations of coal ignition in a short-range flame burner using optical measuring systems; Untersuchungen zur Kohlezuendung am Flachflammenbrenner unter Verwendung optischer Messtechnik

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hackert, G.; Kremer, H.; Wirtz, S. [Bochum Univ. (Germany). Lehrstuhl fuer Energieanlagentechnik

    1999-09-01

    The short-range flame burner and the KOALA reactor of DMT are experimental facilities for realistic simulation of coal conversion processes at high temperatures and pressures in atmospheric conditions. The TOSCA system enable measurements of temperatures, sizes, shapes and velocities of the fuel particles, which serve as a basis for a three-dimensional simulation model of coal combustion. In the future, further parameter studies will deepen the present knowledge of coal dust combustion under pressure and enable optimisation of the numerical models for simulation of industrial-scale systems for coal dust combustion under pressure. [Deutsch] Mit dem Flachflammenbrenner und dem KOALA-Reaktor der DMT stehen Versuchsapparaturen zur Verfuegung, mit deren Hilfe die Kohleumwandlungsprozesse bei hohen Temperaturen unter Druck und unter atmosphaerischen Bedingungen realistisch wiedergegeben werden. Das TOSCA-System erlaubt dabei die Bestimmung von Temperaturen, Groessen, Formen und Geschwindigkeiten der Brennstoffpartikel. Diese Daten liefern die Grundlage fuer die Erstellung eines dreidimensionalen Simulationsmodells zur Modellierung der Kohleverbrennung. In Zukunft werden weitere Parameterstudien das Verstaendnis der Kohlenstaubdruckverbrennung vertiefen und ein Optimierung der numerischen Modelle ermoeglichen, so dass die Simulation grosstechnischer Kohlenstaubdruckverbrennungsanlagen realisiert werden kann. (orig.)

  12. Sintesis Furfural dari Bagas Tebu Via Reaksi Hidrolisa dengan Menggunakan Katalis Asam Asetat pada Kondisi Atmosferik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nine Tria Rossa

    2015-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang hidrolisa bagas tebu menggunakan asam asetat sebagai katalis. Sebanyak 30 gram dihidrolisa dalam 300ml air yang mengandung katalis asam menggunakan  asetat sebesar 7 sampai 9% v/v dengan variabel waktu dan temperatur hidrolisa selama 1 sampai 4 jam dan 80oC sampai 103oC pada kondisi atmosferik menggunakan reaktor tipe batch. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur dan waktu hidrolisa, serta konsentrasi katalis asam asetat terhadap perolehan furfural. Kemudian untuk menemukan kondisi paling efisien untuk memproduksi furfural menggunakan Response Surface Methodology (RSM dengan Software Design Expert 7.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan waktu dan temperatur hidrolisa akan meningkatkan perolehan furfural. Perolehan asam asetat juga meningkat rata-rata hingga 2 kali dari konsentrasi asam asetat awal. Hal ini terjadi karena pemutusan gugus acetyl dari fraksi hemiselulosa pada bagas tebu. Perolehan kondisi optimum yakni pada waktu dan temperatur hidrolisa 2 jam dan 103oC, konsentrasi katalis 9%, dengan konsentrasi furfural 4,10 mg/ml dan konsentrasi asam asetat 2,62 mmol/ml.

  13. Shielding design of highly activated sample storage at reactor TRIGA PUSPATI

    International Nuclear Information System (INIS)

    Naim Syauqi Hamzah; Julia Abdul Karim; Mohamad Hairie Rabir; Muhd Husamuddin Abdul Khalil; Mohd Amin Sharifuldin Salleh

    2010-01-01

    Radiation protection has always been one of the most important things considered in Reaktor Triga PUSPATI (RTP) management. Currently, demands on sample activation were increased from variety of applicant in different research field area. Radiological hazard may occur if the samples evaluation done were misjudge or miscalculated. At present, there is no appropriate storage for highly activated samples. For that purpose, special irradiated samples storage box should be provided in order to segregate highly activated samples that produce high dose level and typical activated samples that produce lower dose level (1 - 2 mR/ hr). In this study, thickness required by common shielding material such as lead and concrete to reduce highly activated radiotracer sample (potassium bromide) with initial exposure dose of 5 R/ hr to background level (0.05 mR/ hr) were determined. Analyses were done using several methods including conventional shielding equation, half value layer calculation and Micro shield computer code. Design of new irradiated samples storage box for RTP that capable to contain high level gamma radioactivity were then proposed. (author)

  14. Selective separation of anaerobic sludge by means of hydrocyclones; Selektive Abtrennung von Anaerobschlamm mit Hydrozyklonen

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mueller, M.; Bohnet, M. [Technische Univ. Braunschweig (Germany). Inst. fuer Verfahrens- und Kerntechnik

    1999-07-01

    In anaerobic waste water cleaning, biomass concentration constitutes a central problem because of long generating times and low biomass sinking speeds. In order to decouple hydraulic retention time from biomass retention time, biomass must be fed back into the reactor. The fact that separation by means of common gravitational separators such as sedimentation tanks and baffle plate thickeners is unspecific results in the enrichment in the reactor of inorganic solids, whose presence is corollary to the anaerobic sludge process. Hence, industry has a great interest in separating anaerobic sludge into organic and inorganic constituents as a means of safeguarding high operating stability and degradation efficiency of anaerobic reactors. Hydrocyclones, permitting selective separation, are an obvious approach. (orig.) [German] Bei der anaeroben Abwasserreinigung ist die Biomassekonzentrierung aufgrund langer Generationszeiten und geringer Sinkgeschwindigkeiten der Biomasse ein zentrales Problem. Zur Entkopplung der hydraulischen Verweilzeit von der Verweilzeit der Biomasse ist eine Rueckfuehrung der Biomasse erforderlich. Da bisher eingesetzte Schwerkraftabscheider, wie Absetzbecken und Lamellenklaerer, unspezifisch trennen, kommt es zu einer Anreicherung anorganischer Feststoffe im Reaktor, die sich prozessbedingt im Anaerobschlamm befinden. So hat die Industrie ein grosses Interesse an einer Auftrennung des Anaerobschlamms in organische und anorganische Bestandteile, um eine hohe Betriebsstabilitaet und Abbauleistung der Anaerobreaktoren zu gewaehrleisten. Hierzu bieten sich Hydrozyklone an, weil mit ihnen eine selektive Trennung moeglich ist. (orig.)

  15. Radioactivity of spent TRIGA fuel

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Usang, M. D., E-mail: mark-dennis@nuclearmalaysia.gov.my; Nabil, A. R. A.; Alfred, S. L.; Hamzah, N. S.; Abi, M. J. B.; Rawi, M. Z. M.; Abu, M. P. [Reactor Department, Malaysian Nuclear Agency, Bangi, 43000 Kajang, Selangor (Malaysia)

    2015-04-29

    Some of the oldest TRIGA fuel in the Malaysian Reaktor TRIGA PUSPATI (RTP) is approaching the limit of its end of life with burn-up of around 20%. Hence it is prudent for us to start planning on the replacement of the fuel in the reactor and other derivative activities associated with it. In this regard, we need to understand all of the risk associated with such operation and one of them is to predict the radioactivity of the fuel, so as to estimate the safety of our working conditions. The radioactivity of several fuels are measured and compared with simulation results to confirm the burnup levels of the selected fuels. The radioactivity measurement are conducted inside the water tank to reduce the risk of exposure and in this case the detector wrapped in plastics are lowered under water. In nuclear power plant, the general practice was to continuously burn the fuel. In research reactor, most operations are based on the immediate needs of the reactor and our RTP for example operate periodically. By integrating the burnup contribution for each core configuration, we simplify the simulation of burn up for each core configuration. Our results for two (2) fuel however indicates that the dose from simulation underestimate the actual dose from our measurements. Several postulates are investigated but the underlying reason remain inconclusive.

  16. The evolution of the break preclusion concept for nuclear power plants in Germany

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Schulz, H. [Gesellschaft fuer Anlagen- und Reaktorsicherheit, Koeln (Germany)

    1997-04-01

    In the updating of the Guidelines for PWR`s of the {open_quotes}Reaktor-Sicherheitskommission{close_quotes} (RSK) in 1981 the requirements on the design have been changed with respect to the postulated leaks and breaks in the primary pressure boundary. The major change was a revision in the requirements for pipe whip protection. As a logical consequence of the {open_quotes}concept of basic safety{close_quotes} a guillotine type break or any other break type resulting in a large opening is not postulated any longer for the calculation of reaction and jet forces. As an upper limit for a leak an area of 0, 1 A (A = open cross section of the pipe) is postulated. This decision was based on a general assessment of the present PWR system design in Germany. Since then a number of piping systems have been requalified in the older nuclear power plants to comply with the break preclusion concept. Also a number of extensions of the concept have been developed to cover also leak-assumptions for branch pipes. Furthermore due considerations have been given to other aspects which could contribute to a leak development in the primary circuit, like vessel penetrations, manhole covers, flanges, etc. Now the break preclusion concept originally applied to the main piping has been developed into an integrated concept for the whole pressure boundary within the containment and will be applied also in the periodic safety review of present nuclear power plants.

  17. CRITICALITY ANALYSIS OF URANIUM STORAGE FACILITY WITH FORMATION RACKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2017-03-01

    ANALISIS KRITIKALITAS DI FASILITAS PENYIMPANAN BAHAN URANIUM DENGAN FORMASI PENGATURAN RAK. Bahan uranium dibutuhkan untuk produksi bahan bakar reaktor penelitian dan radioisotop. Bahan uranium sebelum digunakan terlebih dahulu disimpan pada fasilitas penyimpanan. Salah satu prasyarat fasilitas penyimpanan bahan uranium adalah fasilitas tersebut harus dalam kondisi sub-kritis. Bila kondisi kritis terjadi mengakibatkan proses fissi pada bahan uranium tidak terkendali, sehingga akan menimbulkan suhu yang sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kondisi kritikalitas dari fasilitas penyimpanan bahan uranium yang berada di PT. INUKI (Persero untuk menjamin fasilitas tersebut dalam kondisi sub-kritis. Analisis kritikalitas dilakukan menggunakan program MCNP-5 untuk mengetahui tingkat kritikalitas dari tiga fasilitas penyimpanan bahan uranium untuk kondisi awal dan kondisi setelah ditambahkan rak penyimpanan. Untuk fasilitas penyimpanan 1 dan 2 dibuat tiga skenario pengaturan container pada rak penyimpanan, sedangkan pada fasilitas penyimpanan 3 dilakukan 1 skenario.  Hasil ini menunjukkan seluruh fasilitas penyimpanan pada kondisi awal dan setelah ditambah rak penyimpanan dalam kondisi sub-kritis (k-eff<1. Hasil tersebut selanjutnya dipergunakan sebagai dasar untuk menyusun manejemen pengelolaan bahan uranium. Selain itu juga digunakan sebagai dasar untuk pembuatan ijin dari badan pengawas (BAPETEN. Kata Kunci : kritikalitas, fasilitas penyimpanan berbahan uranium,  k-eff

  18. Radioactivity of spent TRIGA fuel

    International Nuclear Information System (INIS)

    Usang, M. D.; Nabil, A. R. A.; Alfred, S. L.; Hamzah, N. S.; Abi, M. J. B.; Rawi, M. Z. M.; Abu, M. P.

    2015-01-01

    Some of the oldest TRIGA fuel in the Malaysian Reaktor TRIGA PUSPATI (RTP) is approaching the limit of its end of life with burn-up of around 20%. Hence it is prudent for us to start planning on the replacement of the fuel in the reactor and other derivative activities associated with it. In this regard, we need to understand all of the risk associated with such operation and one of them is to predict the radioactivity of the fuel, so as to estimate the safety of our working conditions. The radioactivity of several fuels are measured and compared with simulation results to confirm the burnup levels of the selected fuels. The radioactivity measurement are conducted inside the water tank to reduce the risk of exposure and in this case the detector wrapped in plastics are lowered under water. In nuclear power plant, the general practice was to continuously burn the fuel. In research reactor, most operations are based on the immediate needs of the reactor and our RTP for example operate periodically. By integrating the burnup contribution for each core configuration, we simplify the simulation of burn up for each core configuration. Our results for two (2) fuel however indicates that the dose from simulation underestimate the actual dose from our measurements. Several postulates are investigated but the underlying reason remain inconclusive

  19. Upgrade of Control and Protection System of the Ignalina Nuclear Power Plant Units 1 and 2

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wright, Ronald E.; Fletcher, Norman; Sidnev, Victor E.; Bickel, John H.; Vianello, Aldo; Pearsall, Raymond D.

    2003-01-01

    The Ignalina nuclear power plant (NPP) Units 1 and 2 are Soviet-designed, RBMK (Reaktor Bolshoi Moschnosti Kipyashchiy), channelized, large power-type reactors. The original-design electrical capacity for each unit was 1500 MW. Unit 1 began operating in 1983, and Unit 2 was started up in 1987. In 1994, the government of Lithuania agreed to accept grant support for the Ignalina NPP Safety Improvement Program with funding supplied by the Nuclear Safety Account of the European Bank for Reconstruction and Development (EBRD). As conditions for receiving this funding, the Ignalina NPP agreed to prepare a comprehensive safety analysis report that would undergo independent peer review after it was issued. The EBRD Safety Panel oversaw preparation and review of the report. In 1996, the safety analysis report for Unit 1 was completed and delivered to the EBRD. Part of the analyses covered anticipated transients without scram (ATWS). The analysis showed that some ATWS scenarios could lead to unacceptable consequences in <1 min. The EBRD Safety Panel recommended to the government of Lithuania that the Ignalina NPP develop and implement a program of compensatory measures for the control and protection system before the unit would be allowed to return to operation following its 1998 maintenance outage. A compensatory control and protection system that would mitigate the unacceptable consequences was designed, procured, manufactured, tested, and installed. The project was funded by U.S. Department of Energy

  20. Methods for measuring nuclear properties of materials, Safety coefficient method and measurement of effective absorption coefficient of graphite by safety coefficient method; Razvijanje metoda merenja nuklearnih karakteristika materijala, Razrada metode koeficijenta opasnosti i merenje efektivnog apsorpcionog preseka grafita metodom koeficijenta opasnosti

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Maglic, R [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1962-11-15

    Reactivity of a reactor depends on production, absorption and leaking of neutrons. Change of absorption causes reactivity change, and this fact is used for determining the neutron absorption cross section for the sample inserted in the reactor core. Method for determining the absorption cross section based on reactivity change is called method of safety coefficient. Measurements of neutron absorption cross section for graphite was done in the RA reactor vertical experimental channel VK-5. taking into account the results obtained for five types of graphite this method is considered to be reliable for use. Comparison of nuclear properties of different types of graphite was done as well. Reaktivnost reaktora zavisi od proizvodnje neutrona, apsorpcije i isticanja neutrona. Promena apsorpcije izaziva promene reaktivnosti reaktora pa se ova osobina koristi za odedjivanje neutronskog apsorpcionog preseka uzorka koji se unosi u reaktor. Metoda merenja apsorpcionog preseka na bazi promene reaktivnosti nazvana je metodom koeficijenta opasnosti. Merenje apsorpcionog preseka grafita uradjeno je na reaktoru RA u vertikalnom eksperimentalnom kanalu VK-5. S obzirom na rezultate koji su dobijeni za pet vrsta grafita moze se smatrati da je opravdano koriscenje ove metode. Izvrseno je i poredjenje nuklearnih osobina pomenutih tipova grafita.

  1. Impact Of Secondary-Primary Pumps Operating Sequence On The Electrical Power Supply System

    International Nuclear Information System (INIS)

    Suwoto; Rusdiyanto; Kiswanto

    2001-01-01

    The operating procedure of the reactor cooling system has decided that the primary cooling pump should be operated before secondary cooling pump as known primary-secondary pumps operating sequence. This decision is based on consideration that starting current of the primary pump is higher than secondary pump. Therefore, the primary-secondary pumps operating sequence can avoid the power supply system failure. However, this operating procedure has to take a consequence that in case of primary pump failure, the shutdown time period of the reaktor to be longer caused to re operate the primary pump has required that the running secondary pump should be shutted off. To solve this problem, an impact analysis of the secondary-primary pumps operating sequence on the electric power supply system was carried out to identify the revision possibility of the cooling pump operating procedure. The analysis by discussion of the measuring results of the secondary and primary pump starting current related to another electrical loads has been measured. From discussion it can be concluded that secondary-primary pumps operating sequence has no impact to failure in electric power supply system

  2. Pengaruh penambahan Ca(OH2 pada Proses Pirolisis terhadap Hasil Gasifikasi Batubara Bituminus dengan medium Gas CO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saripah Sobah

    2014-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara melalui proses gasifikasi perlu dikembangkan lebih lanjut karena proses ini dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan peranan  gas alam sebagai sumber gas sintesis. Di samping itu, proses ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena teknologi gasifikasi merupakan teknologi yang bersih dan dapat mengurangi jumlah gas CO2 yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis terhadap hasil gasifikasi arang batubara bituminus dengan medium gas CO2. Reaksi karbon dari arang batubara dengan gas CO2 pada proses gasifikasi merupakan reaksi endotermis dan berlangsung sangat lambat pada suhu di bawah 1000oC sehingga digunakan Ca(OH2 sebagai katalisator. Proses gasifikasi batubara dijalankan dalam reaktor fixed bed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gasifikasi arang batubara dengan penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis memberikan pengaruh terhadap komposisi gas hasil yaitu berkurangnya kadar gas CO2 dan menyebabkan berkurangnya kadar belerang pada arang hasil pirolisis dan gasifikasi. Proses ini juga dapat mengurangi kadar gas CO2 sebesar 63,17% dan untuk  gasifikasi tanpa Ca(OH2 , CO2 dapat dikurangi kadarnya sampai 35,2%.

  3. Pirolisis Campuran Sampah Plastik Polistirena Dengan Sampah Plastik Berlapisan Aluminium Foil (Multilayer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yebi Yuriandala

    2016-04-01

    Full Text Available Sampah plastik yang dulunya merupakan masalah lingkungan, saat ini dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif dengan menggunakan proses daur ulang yang memanfaatkan energi panas yaitu pirolisis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis terhadap minyak (liquid yang dihasilkan dari pirolisis sampah plastik Polistitren (PS, plastik berlapisan aluminium foil (kemasan/ multilayer (AL dan campuran plastik tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kuantitas produk dan senyawa kimia yang dihasilkan dari pirolisis sampah plastic PS, kemasan dan campuran keduanya. Penelitian dilakukan dengan menempatkan 50 gram PS (PS, 50 gram plastik berlapisan aluminium foil (AL (multi layer,dan PS dengan campuran 10%, 20%, 30%, 40% AL didalam reaktor pirolisis yang terbuat dari stainless steel berbentuk silinder dengan volume 0,96 m3 dengan temperatur akhir 450oC. hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan Plastik berlapisan aluminium foil maka semakin cepat naiknya temperatur mencapai titik optimum yang ditetapkan (450oC. Sedangkan senyawa kimia yang dihasilkan pada pirolisis yang mengandung PS sebagian besar berupa senyawa aromatic, sedangkan pada pirolisis AL sebagian besar berupa senyawa olefin.

  4. Safety report for the Independent CO{sub 2} loop for cooling the samples irradiated in the RA reactor vertical experimental channels, Vol. VI; Album VI: Izvestaj o sigurnosti za nezavisno kolo CO{sub 2} za hladjenje uzoraka ozracivanih u VEK reaktora RA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1964-07-01

    First part of the safety report for the Independent CO{sub 2} loop for cooling the samples irradiated in the RA reactor vertical experimental channels contains descriptions of the independent CO{sub 2} loop, system for regulation, measurement and control od the loop parameters, description of the dosimetry system, and the plan for testing the experimental device before start-up. Second part of this analysis describes the influence of of the experimental device on the reactor operation under steady state conditions as follows: influence of the head of the independent coolant loop on the reactivity of the reactor core and influence on the reactor temperature coefficient. Third part of the report includes the analysis of possible accidents during operation of the independent CO{sub 2} coolant loop in the reactor. Izvestaj o sigurnosti za nezavisno kolo CO{sub 2} za hladjenje uzoraka ozracivanih u VEK reaktora RA sadrzi u prvom delu: opis nezavisnog kola CO{sub 2}, sistema za regulaciju, merenje i kontrolu parametara nezavisnog kola, sistema dozimetrijske kontrole i plan ispitivanja eksperimentalnih uredjaja pre pustanja u rad. Drugi deo ove analize obuhvata uticaj eksperimentalnog uredjaja na reaktor u normalnom rezimu rada i to: uticaj glave petlje nezavisnog kola CO{sub 2} za hladjenje uzoraka na reaktivnost reaktora i uticaj uredjaja na temperaturni koeficijent reaktora. Treci deo sadrzi analizu mogucih akcidenata u toku rada nezavisnog kola CO{sub 2} u reaktoru.

  5. Fluidized-bed gasification of biomass: Conversion of fine carabon particles in the freeboard; Biomassevergasung in der Wirbelschicht: Umsatz von feinen Kohlenstoffpartikeln im Freeboard

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Miccio, F [Ist. Ricerche sulla Combustione-CNR, Napoli (Italy); Moersch, O; Spliethoff, H; Hein, K R.G. [Stuttgart Univ. (Germany). Inst. fuer Verfahrenstechnik und Dampfkesselwesen

    1998-09-01

    The conversion of carbon particles in gasification processes was investigated in a fluidized-bed reactor of the Institute of Chemical Engineering and Steam Boiler Technology of Stuttgart University. This reactor is heated electrically to process temperature, and freeboard coal particles can be sampled using an isokinetic probe. The fuel used in the experiments consisted of beech wood chips. The temperature and air rating, i.e. the main parameters of the process, were varied in order to investigate their influence on product gas quality and carbon conversion. The conversion rate is influenced to a significant extent by grain disintegration and discharge of carbon particles. In gasification conditions, a further conversion process takes place in the freeboard. (orig.) [Deutsch] In dieser Arbeit wird die Umsetzung von Kohlenstoffpartikeln unter Vergasungsbedingungen untersucht. Die Versuche wurden an einem Wirbelschichtreaktor des Instituts fuer Verfahrenstechnik und Dampfkesselwesen der Universitaet Stuttgart durchgefuehrt. Dieser Reaktor wird elektrisch auf Prozesstemperatur beheizt. Mit Hilfe einer isokinetischen Sonde koennen Proben von Kohlenstoffpartikeln im Freeboard genommen werden. Als Brennstoff wurden zerkleinerte Buchenholz-Hackschnitzel eingesetzt. Variiert wurden als Hauptparameter des Prozesses Temperatur und Luftzahl. Untersucht wurde der Einfluss dieser Parameter auf die Qualitaet des Produktgases und die Umsetzung des Kohlenstoffes. Kornzersetzungs- und Austragsvorgaenge von Kohlenstoffpartikeln spielen eine wichtige Rolle fuer den Kohlenstoffumsatz. Unter Vergasungsbedingungen findet im Freeboard eine weitere Umsetzung der Partikel statt. (orig.)

  6. Heavy water pumps; Pumpe D{sub 2}O

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zecevic, V; Nikolic, M

    1963-12-15

    Continuous increase of radiation intensity was observed on all the elements in the heavy water system during first three years of RA reactor operation. The analysis of heavy water has shown the existence of radioactive cobalt. It was found that cobalt comes from stellite, cobalt based alloy which was used for coating of the heavy water pump discs in order to increase resistance to wearing. Cobalt was removed from the surfaces due to friction, and transferred by heavy water into the reactor where it has been irradiated for 29 876 MWh up to 8-15 Ci/g. Radioactive cobalt contaminated all the surfaces of aluminium and stainless steel parts. This report includes detailed description of heavy water pumps repair, exchange of stellite coated parts, decontamination of the heavy water system, distillation of heavy water. [Serbo-Croat] U toku prve tri godine eksploatacije reaktora RA uocen je neprekidni porast intenziteta zracenja na svim elementima u teskovodnom sistemu. Analizom teske vode utvrdjeno je postojanje radioaktivnog kobalta. Ustanovljeno je da kobalt potice od stelita, legure na bazi kobalta kojim su presvuceni rukavci vratila teskovodnih pumpi radi otpornosi na habanje. Kobalt je trenjem skidan sa povrsina, u toku rada prenosen je teskom vodom u reaktor i ozracivan u toku 29 876 MWh do specificne aktivnosti 8-15 Ci/g. Radioaktivni kobalt je kontaminirao sve povrsine od aluminijuma i nerdjajuceg celika. Ovaj izvestaj sadrzi detaljan opis remonta pumpi, zamene delova teskovodnih pumpi novim delovima bez stelitnog sloja, dekontaminacije teskovodnog sistema, destilacije teske vode.

  7. Opinion about difficulties of RA reactor operation under conditions of high activity of the heavy water system - Annex 2; Prilog 2 - Misljenje o teskocama eksploatacije reaktora RA u uslovima visoke aktivnosti teskovodnog sistema

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nikolic, M [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1963-12-15

    It was concluded that reactor the reactor operation is very dangerous for the reactor installation as well as safety of the staff under conditions of heavy water increased activity. Two fundamental arguments in favour of this conclusion are: insufficient possibility of reactor components inspection during maintenance and operation in the future period; difficulties in prevention of accidents that could occur is equally dangerous for the reactor facility and the environment. Cleaning and decontamination of the complete heavy water system is needed before the reactor operation starts in order to avoid possible failures or accidental events. [Serbo-Croat] Zakljuceno je da je eksploatacija reakora u uslovima postojece aktivnosti teskovodnog sistema veoma opasna po sam reaktor i po personal. Dva osnovna razloga u prilog ovog zakljucka su: nedovoljna mogucnost kontrole ispravnosti svih elemenata reaktora u toku remonta i ekspolatacije u predstojecem periodu; teskoca borbe sa udesima, koji bi se eventualno dogodili podjednako je opasna po instalaciju i okolinu. Pre no sto se nastavi sa daljom ekspolatacijom reaktora potrebno ciscenje, dekontaminacija sistema teske vode kako bi se izbegla moguca ostecenja ili akcidentalne situacije.

  8. Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat dan Suhu Pengempaan terhadap Kualitas Papan Partikel Pelepah Nipah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2014-01-01

    Full Text Available Papan partikel tanpa perekat sintesis atau binderlessboard merupakan alternatif produk ramah lingkungan yang potensial dikembangkan di Indonesia. Kelemahan produk tersebut diantaranya adalah kestabilan dimensinya yang relatif rendah. Alternatif perbaikan produk bisa dilakukan dengan menambahkan bahan pengaktif komponen kimia. Asam sitrat memiliki tiga gugus karboksil dan diharapkan dapat membentuk ikatan ester dengan gugus hidroksil pada permukaan kayu. Penelitian menggunakan asam sitrat relatif baru dan belum banyak dikembangkan, oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk pengembangan produk biokomposit dengan menggunakan asam sitrat sebagai bahan pengikat. Bahan yang digunakan adalah pelepah nipah dengan ukuran partikel (halus dan kasar, konsentrasi asam sitrat (0% dan 10%, dan suhu pengempaan (180ºC dan 200°C. Pengujian sifat fisika dan mekanika dilakukan berdasarkan Japanese Industrial Standard untuk papan partikel (JIS A 5908. Penambahan asam sitrat memperlihatkan kenaikan sifat fisika (penyerapan air dan mekanika papan partikel. Perbedaan ukuran partikel mempengaruhi sifat mekanika papan partikel dimana ukuran partikel kasar memberikan nilai mekanika yang lebih baik dibandingkan dengan ukuran partikel halus. Kualitas papan partikel optimum diperoleh pada kondisi pengempaan 180ºC, penambahan asam sitrat 10% dari partikel ukuran kasar dengan nilai pengembangan tebal 2,4%, penyerapan air 41%, kekuatan rekat internal 0,2 MPa, modulus patah 5,5 MPa, dan modulus elastisitas 1,6 GPa. Kata kunci: asam sitrat, pelepah nipah, konsentrasi asam sitrat, suhu pengempa   Effect of Citric Acid Concentration and Pressing Temperature on the Quality of Particleboard from Nypa Frond Abstract Binderlessboard is one of the potential eco friendly products that can be developed in Indonesia. However, its boards usually have low in dimensional stability. Addition of the chemical agent, such as citric acid, that can improve the dimensional stability is

  9. The Preliminary Study of Utilization of Water Chestnut as Supercapacitor Electrode Using Steam Activation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkifli Zulkifli

    2018-01-01

    Pengaktivan CO2 Terhadap Luas Permukaan Elektroda Karbon dan Sifat Kapasitan Sel Superkapasitor dari Kayu Karet. 2015. Prosiding Seminar Nasional Fisika Universitas Andalas (SNFUA. 96-100 Taer, E., Taslim, R., Aini, Z., Hartati, S.D., Mustika, W.S. 2017. Activated carbon electrode from banana-peel waste for supercapacitor applications. AIP Conference Proceedings. 1801:040004-1-040004-4. Taer, E., Zulkifli., Arif, E.N., Taslim, R. Analisa Kapasitansi Spesifik Elektroda Karbon Superkapasitor dari Kayu Karet Terhadap Laju Scan Berdasarkan Variasi Aktivasi HNO3. 2016. Spektra Jurnal Fisika dan Aplikasinya. 1(1: 35-40. Yu, M., Han, Y., Li, J., Wang, L., 2016. CO2-activated porous carbon derived from cattail biomass for removal of malachite green dye and application as supercapacitors. Chemical Engineering Journal. 17:1-41.

  10. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Syarifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2 mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah meliputi (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan bentuk awal produk, (4 uji coba lapangan awal, (5 revisi hasil uji coba lapangan awal, (6 uji coba lapangan, (7 revisi hasil uji coba lapangan dan (8 diseminasi. Subjek uji coba lapangan awal terdiri atas 36 siswa kelas X MIA 6 di SMA N 7 Yogyakarta. Subjek uji coba lapangan pada kelas ekperimen terdiri atas 36 orang siswa kelas X MIA 1 dan pada kelas kontrol terdiri atas 34 orang siswa kelas X MIA 5 di SMA N 7 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, angket untuk mengukur motivasi belajar, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Malcom’s Modeling Method ditinjau dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pengiring layak digunakan di sekolah dengan kategori sangat baik. Hasil uji MANOVA menunjukkan model Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada taraf signifikansi 5 %. Kata Kunci: Malcom’s Modeling Method, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar.   DEVELOPING A PHYSICS INSTRUCTION MODEL BASED ON MALCOLM’S MODELING TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING MOTIVATION Abstract This research aims to (1 develop a physics instruction model based on

  11. KERUSAKAN EKOSISTEM MANGROVE AKIBAT KONVERSI LAHAN DI KAMPUNG TOBATI DAN KAMPUNG NAFRI, JAYAPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meivy Arizona

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Daerah penelitian adalah desa Tobati dan Nafri di Jayapura-Papua. Tujuan dari penelitian ini adalah 1 mengetahui jenis-jenis mangrove yang telah diubah oleh aktivitas manusia, 2 untuk mengetahui kondisi air dan tanah di daerah yang telah diubah oleh konversi lahan, 3 untuk mengetahui tanggapan masyarakat tentang ekosistem mangrove rusak dan mereka memberikan kontribusi dalam pengelolaan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan adalah garis transek plot kuadrat di zona mangrove dan daerah distribusi dengan tiga kali pengulangan. Ukuran plot kuadrat adalah 10m x 20m untuk pohon, 1m x 1m untuk tumbuh-tumbuhan, bibit dan rerumputan. Parameter adalah ukuran kerapatan, frekuensi, daerah basal dan nilai-nilai penting mangrove. Langkah-langkah parameter fisika adalah air yang meliputi pH suhu, salinitas, dan kualitas tanah seperti bahan organik, Savailable Pavailable, Caavailable, Mgavailable, Naavailable, Ntotal, pH, suhu dan tekstur tanah. Analisis parameter fisika menggunakan analisis varian. Sosial parameter yang diukur adalah jumlah populasi, pekerjaan, pendidikan, dan pengetahuan tentang ekosistem mangrove. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi budaya masyarakat desa Tobati adalah survied dan diwawancarai dengan 50 responden. Para responden telah dipisahkan dalam 2 kelompok dari 40 repondents yang diambil dari desa Tobati dan sisanya diambil dari desa Nafri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya tujuh jenis mangrove (Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora sfylosa, tagal Csriops, Snnneratia alba, Xylocarpus dan hydrophyllacea mollucensis Scyphiphora di desa Tobati. Spesies mangrove yang menunjukkan di desa Nafri yang sembilan jenis, tujuh spesies yang mirip dengan Tobati kecuali Bruguiera gymnorrhiza dan Aegiceras comiculatum tidak menunjukkan di desa Tobati. Keberadaan vegetasi mangrove yang telah diubah oleh konversi lahan di desa Tobati didominasi oleh Rhizophora spp. Di desa Nafri sebagai daerah kontrol

  12. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Game Tournament dengan Metode Tutor Sebaya untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mabruratul Hasanah

    2017-03-01

    , Heat and Heat Transfer.Penelitian ini berlatar belakang adanya hasil belajar siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan yang belum mencapai KKM hususnya dalam bidang studi fisika. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya di kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Permasalahan penelitian ini yaitu 1. Bagaimana ketuntasan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya pada kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan?. 2. Bagaimana aktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya pada siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan?.Tujuan Penelitian ini adalah 1. Untuk Menuntaskan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya. 2. Untuk mengetahui Aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya. pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan tiga siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan tahun pelajaran 2014/2015. Analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif. Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa dari Siklus I sampai Siklus III sudah mencapai kriteria ketuntasan dengan persentase yaitu, Siklus I (50%, Siklus II (70%, Siklus III (85% dan aktivitas siswa telah sesuai dengan tujuan pembelajaran kooperatif. Hasil evaluasi pretes-postes yaitu dari 10,00% (tidak tuntas menjadi 90,00%(tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan Metode Tutor Sebaya dapat menuntaskan hasil belajar fisika dan aktivitas siswa Kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Kata Kunci: TGT, Hasil

  13. KONVERGENSI AGAMA DAN SAINS DALAM MELACAK BASIS ONTOLOGI SEMESTA: Tinjauan Hermeneutika Hadis Penciptaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustofa Umar

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract: The main purpose of this article (research is to provide the unity of coherent conceptual frameworks between religion and science on the discourse about the origins of the universe. Contemporary cosmological theories reveal the continuing encounter between physics and theology (religion. The concepts of modern physics show surprising parallels to the ideas expressed in the religious philosophies that the basic features of their worldview are the same. Mystical traditions are present in all religions and they also can be found in the theory of modern physics on the holistic conception of reality. It obviously indicates a new “paradigm”— a new vision of reality. By the “antinomic” principles of light, both religion and science, ontologically, can trace the beginning of the universe, and also unveil the deepest secrets of the laws of physics. Light as the basic ontology of reality in the hadith texts has been used by muslem theosophists (sufi to formulate their theories of the universe creation, especially, in the sufism of Ibn Arabi. His cosmological concepts are essentially similar to the scientific conceptions of cosmology and completely in accordance with the laws of physics in the very heart of the cosmos itself. At the moment, the integration of religion and science has arrived at the same holistic conception of reality. As the pillar of civilization, both are expected to go hand in hand and form a powerful force for social change in the new conceptual frameworks for ways of life, thought, and consciousness. Abstrak: Tujuan utama dari artikel (riset ini adalah untuk membuktikan terdapatnya kesatuan kerangka konseptual yang koheren antara agama dan sains tentang persoalan muasal alam semesta. Teori-teori kosmologi modern menunjukkan adanya titik temu yang berkelanjutan antara sains dan teologi (agama. Konsep-konsep fisika modern memperlihatkan kesejajaran yang menakjubkan terhadap ide-ide yang diungkapkan dalam filsafat

  14. KEARIFAN LOKAL PENGGUNAAN KAYU GELAM DALAM TANAH RAWA GAMBUT DI KALIMANTAN TENGAH (Local Wisdom of Utilization of Gelam Wood on Peatswamp Land of Central Kalimantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Supriyati

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Masyarakat di daerah rawa gambut memerlukan kayu sebagai cerucuk atau tiang pancang rumah. Kayu Gelam (Maleleuca sp ditemukan melimpah di hutan rawa gambut di Kalimantan. Kayu Gelam termasuk kelas awet 3 yang berarti hanya dapat dipergunakan di bila berhubungan dengan tanah selama 3 tahun. Kenyataan yang ada kayu Gelam sebagai cerucuk /tiang pancang rumah dalam tanah rawa tetap kuat lebih selama lebih dari 30 tahun. Pemanfaatan kayu ini mendukung untuk konservasi hutan rawa gambut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melestarikan hutan di peatwamp melalui penghematan pemanfaatan kayu yaitu dengan mempelajari pengaruh lama penimbunan dan letak radial terhadap sifat fisika, mekanika dan kandungan silika kayu Gelam. Penelitian dilakukan pada kayu Gelam yang telah ditimbun dalam rawa gambut selama 10, 19, 31 dan 38 tahun. Sifat kayu yang dianalisis adalah sifat fisika mekanika mengikuti BS No 373. Uji silika dengan spektrometer. Analisis menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktorial. Hasil menunjukkan bahwa lama penimbunan meningkatkan berat jenis kayu Gelam secara signifikan. Semakin lama penimbunan, semakin tinggi berat jenis (0,54-0,75. Persamaan yang diperoleh Y=0,449+0,063x1+0,01x2 (Y=BJ kering tanur, x1= lama penimbunan, x2= letak radial. Pengaruh lama penimbunan pada kekerasan sejalan dengan BJ. Kadar silika kayu Gelam meningkat dengan semakin lama penimbunan. Lama penimbunan (10-38 tahun meningkatkan BJ kering tanur 28,13 %, kekerasan 12,83%; kandungan silika 1,25%. Penggunaan kayu Gelam merupakan kearifan lokal yang terbukti melestarikan lingkungan karena menghemat pemanfaatan kayu yang dinyatakan dengan kualitas kayu Gelam yang relatif tidak menurun dalam penimbunan. ABSTRACT Local community on peatswamp area need woods as poles. Gelam (Maleleuca sp wood is found abundantly in peatswamp forest area in Kalimantan. It is 3th durability class and expected to withstand up to three years of utilitation outdoor. However, gelam

  15. THERMAL COMFORT STUDY OF TEACHERS' ROOM AT SEKOLAH BINA MULIA PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albert Suryajaya

    2014-01-01

    tersebut dalam tiga hari pengamatan adalah 0,130 dan merupakan kondisi netral. Ini artinya ruangan tersebut nyaman bagi penggunanya, yang pada dasarnya dikarenakan sistem jendela, pelindung matahari, dan material bangunan dapat mendukung ventilasi udara alami pada bangunan   REFERENCES Alucci, Marcia Peinando; Leonardo Marques Monteiro. 2009. Thermal Comfort Index for The Assessment of Outdoor Urban Spaces in Subtropical Climates. University of Sao Paulo. Sao Paulo Brager, G.S. and R. de Dear. 2001. Climate, Comfort, & Natural Ventilation: A new adaptive comfort standard for ASHRAE Standard 55. University of California. Berkeley. Charles, Kate E. 2003. Fanger’s Thermal Comfort and Draught Models. Institute for Research in Construction. Ottawa Darby, Sarah and Rebecca White. 2005. Thermal Comfort. University of Oxford. London Hensen, J.L.M. 1990. Literature Review on Thermal Comfort in Tranisent Conditions. Eindhoven University of Technology. Eindhoven Mangunwijaya, Yusuf Bilyarta. 1929. Pengantar Fisika Bangunan. Djambatan. Jakarta Mors, Sanderter, Jan L. M. Hensen, Marcel Loomans, Atze Boerstra. 2011. Adaptive thermal comfort in primary school classrooms: Creating and validating PMV-based comfort charts. Eindhoven University of Technology. Eindhoven Orosa, Jose A. 2009. Research on the Origins of Thermal Comfort. University of A Coruña. A Coruña Parsons, Ken. 2003. Human Thermal Environments: The effect of Hot, Modern, and Cold Environments on Human Health, Comfort, and Performance. Tj International Ltd. Cornwall Pau, J.S., William K.S. Pao, Shaharin A. Sulaiman, and E. Halawa. 2013. Adaptive Thermal’s Model for Optimum Thermal Comfort Setting fo Lecture Halls in Malaysia. CREAM - Current Research in Malaysia Vol.2, No. 2 Satwiko, Prasasto. 2005. Fisika Bangunan 1 Edisi 2. Andi. Yogyakarta

  16. Filosofiese tendense in die wordinggeskiedenis van ons verstaan van die fisiese natuur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. F. M. Strauss

    2006-09-01

    Full Text Available Die ontstaan van ’n lang tradisie van natuurwetenskaplike denke is in antieke Griekeland te vind – die bakermat van die Westerse beskawing en die bron van geartikuleerde rasionele besinning. Die vroegste fases van die Griekse kultuur het reeds geboorte geskenk aan ’n teoretiese nadenke oor die heelal. Die Pythagoreërs is veral bekend vir hul klem op die verklaringskrag van getalsverhoudinge. In hul tese dat “alles getal is” het hulle egter slegs rasionale getalle (breuke erken en gevolglik uiteindelik vasgeloop in die ontdekking van irrasionale getalle wat tot die geometrisering van die Griekse wiskunde gelei het en tegelyk die bedding gevorm het van waaruit ’n magtige tradisie van ruimte-metafisika gegroei het wat die hele middeleeuse tydperk omspan het. Die vermeende statiese syn is in die mees ekstreme geval – die skool van Parmenides en die argumente van Zeno teen veelheid en beweging – tot in die uiteindelike antinomiese konsekwensies daarvan deurdink. Dit was egter eers die vroeg-moderne tyd – die voorgangers en nakomelinge van Galilei – wat naas getal en ruimte ’n waardering ontwikkel het vir die verklaringskrag van beweging (vergelyk die klassieke meganistiese wêreldbeeld van die heelal as ’n meganisme van stofdeeltjies in beweging. Maar ook hierdie meganistiese reduksie (waardeur alle fisiese verskynsels herlei is tot die beweging van al of niegelade massapunte sou uiteindelik misluk omdat dit nie van die onomkeerbaarheid van fisiese prosesse rekenskap kon gee nie. Gevolglik beliggaam eers die fisika van die 20ste eeu ’n erkenning van die deurslaggewend-stempelende rol van energie-werking (dus van die fisiese aspek in die aard van stoflike dinge en prosesse. Die artikel word afgesluit met ’n vlugtige verduideliking van die implikasies van die voorafgaande argumentasie vir ’n benadering van die misterie van die bestaan van materie.

  17. PENGARUH PERBEDAAN SUHU AIR PADA PEMELIHARAAN BENIH IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata Blkr DENGAN SISTEM RESIRKULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Taufik

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk menentukan suhu air yang optimal pada pemeliharaan benih ikan betutu dengan sistem resirkulasi air. Wadah penelitian: 16 unit bak kayu berlapis plastik (1,5 m x 0,7 m x 0,5 m diisi air 300 L yang masing-masing menggunakan bak filter, ditempatkan dalam ruang terlindung dan dilengkapi dengan aerasi. Hewan uji: benih ikan betutu ukuran fingerling (0,65±0,118 g/ekor, padat tebar 1 ekor/5 liter air, diberi makanan alami berupa cacing dan ikan seribu secara berlebih, dengan waktu pemeliharaan 12 minggu. Perlakuan berupa perbedaan suhu air, yaitu: (a 26oC; (b 29oC; (c 32oC; dan (d 24oC–28oC. Parameter yang diukur: sintasan, pertumbuhan, dan produktivitas benih ikan betutu serta sifat fisika-kimia air pemeliharaan. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa suhu air paling baik adalah 29oC dan 32oC dan secara nyata (P<0,05 berpengaruh terhadap sintasan, pertumbuhan, dan produktivitas ikan betutu. The objective of the research was know the optimum water temperature in rearing of sand goby fingerlings. Sixteen containers of 1.5 m x 0.7 m x 0.5 m in size were used in this experiment. Each container was stocked with 1 fish/5 L. Average fish weight of 0.65±0.118 gram. Four different water temperatures were applied i.e: (a 26oC; (b 29oC; (c 32oC; and (d 24oC-28oC. The result showed that the water temperature of 29oC and 32oC gave the best result on survival rate, growth rate, and productifity of sand goby.

  18. PERANGKAT LUNAK UNTUK SINTESIS SUARA GERAKAN BENDA PADAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanik Suciati

    2006-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Dalam grafika komputer, telah dikembangkan suatu teknik untuk membuat frame-frame animasi berdasarkan gerakan benda yang dihitung menggunakan rumus-rumus fisika, yang dikenal dengan istilah Physically Based Motion. Pada perkembangan selanjutnya, teknik ini juga dapat digunakan untuk mensintesis suara. Dalam Tugas Akhir ini, akan dibangun suatu aplikasi yang dapat membuat frame-frame animasi gerakan jatuh bebas benda dengan menggunakan teknik Physically Based Motion, sekaligus mensintesis suara yang sesuai dengan gerakan yang dihasilkan. Sistem akan melakukan penghitungan gerakan benda untuk menghasilkan frame-frame animasi. Disamping itu, data suara yang dihasilkan juga digunakan untuk mensintesis suara, sehingga suara yang dihasilkan sesuai dengan gerakan benda. Setelah dilakukan uji coba terhadap aplikasi yang telah dibuat, dapat diambil kesimpulan bahwa gerakan dan suara yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh material properties dan jumlah iterasi yang digunakan untuk melakukan penghitungan. Sedangkan jumlah titik, face dan element dari objek mempengaruhi waktu yang digunakan untuk melakukan penghitungan. Kata kunci: Physically Based Motion, Animasi, Suara Digital, Pemodelan Suara.

  19. EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI MODEL PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE INTEGRATED DALAM PEMBELAJARAN TEMA CAHAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Muqoyyanah

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi model pembelajaran terpadu yang memang sudahdianjurkan pemerintah untuk diterapkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP. Pembelajaran IPA terpadu tipeintegrated dipilih dengan menggabungkan materi dari tiga mata pelajaran, yaitu fisika, biologi, dan geografi dalam satu tema yaitucahaya. Populasi adalah kelas VIII semester 2 yang berjumlah 5 kelas. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok kontrol lebih baik daripada kelompok eksperimen tetapi rata-rata nilai keduakelompok sudah melebihi Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM sekolah, yaitu 70. Ketuntasan klasikal kedua kelompokjuga sudah dicapai, bahkan ketuntasannya lebih dari 90%. Efektivitas model pembelajaran IPA terpadu tipe integrated tidakberbeda secara signifikan dengan model pembelajaran IPA terpisah tetapi lebih efisien dalam waktu pembelajaran. Jadi, modelpembelajaran terpadu layak diterapkan dalam pembelajaran dengan beberapa pembenahan. This experiment research aimed to find effectiveness and efficiency of integrated science learning model which is suggested by thegovernment to be applied in Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP. The learning of integrated science was chosen bycombining the materials of three subjects: physics, biology and geography in a theme, which is light. The population of the researchwas the VIII grade second semester student consisting of five classes and sampling technique used was random sampling. Theresult of the research showed that learning achievement of control group was better than that of experiment group, but the averagevalue of both groups was more than minimal learning achievement standard of the school which was 70. Classical learning-masteryof both groups which was 90% has also been reached. Although the effectiveness of integrated science learning model was notdifferent significantly

  20. Penentuan Waktu dan Suhu Pengeringan Optimal Terhadap Sifat Fisik Bahan Pengisi Bubur Kampiun Instan Menggunakan Pengering Vakum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Helmi Diza

    2014-12-01

    Full Text Available Research to improve the quality of kampiun instant porridge had been done with the treatment temperature and time of drying using a vacuum drying. The aim of the study was to determine the optimal drying temperature and time in the filler manufacture of instant kampiun porridge consisted of instant rice porridge, instant mung beans, black rice porridge and banana instant. To the obtained products were tested the physics test which covered yield, moisture content, density kamba, water absorption capacity, and rehydration time. The results of analysis from various treatments showed that the optimum treatment for instant rice porridge was drying temperature 60oC for 6 hours, for instant mung beans was drying temperature 60oC for 6 hours, for instant banana was drying temperature of 50oC for 6 hours, and for black sticky rice porridge was drying temperature 60oC for 6 hours.ABSTRAKPenelitian peningkatan mutu bubur kampiun instan telah dilakukan dengan perlakuan suhu dan waktu pengeringan menggunakan alat pengeringan vakum. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan suhu dan waktu pengeringan optimal dalam pembuatan bahan pengisi bubur kampiun instan, yang terdiri dari bubur beras instan, kacang hijau instan, bubur ketan hitam instan dan pisang instan. Terhadap produk yang dihasilkan dilakukan uji fisika meliputi rendemen, kadar air, densitas kamba, kapasitas penyerapan air, dan waktu rehidrasi. Hasil analisis terhadap berbagai perlakuan menunjukkan perlakuan optimal untuk bubur beras instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam, untuk kacang hijau instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam, untuk pisang instan adalah suhu pengeringan 50oC selama 6 jam dan untuk bubur ketan hitam instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam.

  1. STRUKTUR KONSEP MAHASISWA CALON GURU TENTANG MEDAN ELEKTROSTATIK BERDASARKAN ANALISIS FRAMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. E. Nugroho

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi struktur konsep mahasiswa calon guru tentang medan elektrostatik. Data diperolehdengan menggunakan metode thinks-aloud, didukung metode lain yaitu wawancara, diskusi, dan tes tertulis Responden penelitianterdiri atas delapan mahasiswa semester 2 yang telah menempuh fisika dasar sebagai kelompok I, dan sembilan mahasiswasemester 6 yang telah menempuh mata kuliah kelistrikan dan kemagnetan sebagai kelompok II. Mahasiswa tersebut diberipertanyaan real-worlds yang menyangkut konsep dasar medan dan memerlukan jawaban secara spontan. Hasil studi inimenunjukan bahwa (1 struktur konsep mahasiswa mengenai medan elektrostatik pada umumnya mengalami fragmentasi; (2mahasiswa mengalami kerancuan dalam memahami konsep medan elektrostatik; (3 Pada umumnya, mahasiswa masihberlandaskan konsep gaya dalam memahami tentang medan. The purpose of this research is to explore the concept structure of electrostatics field of teacher candidate student. In thisexperiment, we used thinks-aloud method and varied by others (interview, discussion and written-test. Respondent consisted ofeight students of second semester passing Basic Physics subject as the first group and nine students of sixth semester passingelectricity and magnetism subject as the second group. On these students the real world questions related to concept of field andneeded spontaneous answer are asked. The study result shows that (1 in general the concept structure of electrostatics field ofstudents undergoes fragmenting process; (2 the students experience contamination in understanding the electrostatics fieldconcept, and (3 in general the students are still based on the force concept in understanding the field.Keywords: framing analysis, teacher candidate student, concept structure

  2. KESESUAIAN LAHAN DAN REVITALISASI TAMBAK BUDIDAYA UDANG DI KAWASAN INDUSTRIALISASI KABUPATEN PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tambak budidaya udang di kawasan industrialisasi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dan mengkaji strategi revitalisasi tambak berdasarkan hasil penelitian remediasi kualitas tanah dan air tambak. Data primer meliputi: topografi, lahan, dan hidrologi pesisir diperoleh melalui survai lapangan. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data sekunder yang digunakan berupa data iklim, peta Rupa Bumi Indonesia kawasan Probolinggo skala 1:25.000 dan citra satelit ALOS AVNIR-2 tahun 2010. Data lapangan (topografi, pasang surut, fisika-kimia air dan tanah, data citra satelit ALOS AVNIR-2 dan data sekunder yang lain, dianalisis secara spasial menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG untuk memperoleh tingkat kesesuaian lahan. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan tambak dari total luasan tambak 2.143 ha, lahan yang sangat sesuai dan sesuai untuk budidaya udang yaitu 56 ha dan 618 ha. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Tongas dan Pajarakan. Lahan yang cukup sesuai ditemukan sebesar 1.235 ha, dan tersebar di Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending, Kraksaan, Pajarakan, dan Paiton. Sedangkan lahan yang tidak sesuai yaitu 234 ha, terdapat di Kecamatan Sumberasih, Gending, dan Kraksaan. Percepatan target peningkatan produksi di tambak budidaya udang kawasan industrialisasi dapat dicapai melalui kesesuaian lahan dan revitalisasi tambak (perbaikan kualitas tanah dan air.

  3. ANALISIS KADAR HARA PUPUK ORGANIK KASCING DARI LIMBAH KANGKUNG DAN BAYAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfayetti Elfayetti

    2017-04-01

    Full Text Available Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang holistik yang mendukung dan mempercepat biodeversiti, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah(International Federation of Organic Agriculture Movements,2014. Geografi Pertanian merupakan mata kuliah di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed. Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi yang diterapkan di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed merupakan matakuliah wajib pada semester genap, tepatnya pada semester IV (empat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pertumbuhan berat cacing tanah pada pupuk kascing dari limbah kangkung dan bayam dan untuk mengetahui kandungan hara N, P, K dan pH kascing dari limbah kangkung dan bayam pada tanah ultisol. Untuk mengatasi permasalahan pada pupuk organik, maka harus diupayakan bagaimana memperoleh pupuk yang memiliki unsur hara yang padat dan pengadaannya relatif murah dan mudah. Pemanfaatan limbah organik untuk budidaya cacing tanah merupakan salah satu tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Rendahnya bahan organik, N, P, K menunjukkan bahwa tanah pada percobaan ini membutuhkan bahan organik. Pemberian bahan organik seperti cacing diharapkan dapat meningkatkan Produktivitas Ultisol dimana Kascing mempunyai sifat-sifat kimia, fisika, dan biologi tanah yang baik, sehingga dapat meningkatkan serapan hara dan pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa : 1. Jenis makanan berpengaruh terhadap pertumbuhan cacing tanah dan kualitas kascing yang dihasilkan. 2.Terdapat perbedaaan pada bobot cacing tanah yang dihasilkan dengan adanya perbedaan jenis makanan. Jenis makanan bayam memberikan tingkat pertumbuhan cacing tanah terbaik dengan terjadinya pertambahan bobot sebesar 650 gram yang awalnya hanya 250 gram. 3. Dari beberapa parameter sifat kimia dan biologi kascing, maka jenis makanan bayam memberikan nilai N tertinggi yaitu 0,52 dan pada pakan kangkung terdapatnilai p tertinggi yaitu 0,35. Kata Kunci

  4. SISTEM PAKAR UNTUK BUDIDAYA TAMBAK UDANG PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ega Dioni Putri

    2012-05-01

    Full Text Available Tambak udang putih merupakan sebuah ekosistem buatan kompleks yang membutuhkan bantuan manusia untuk mempertahankan keseimbangan elemen-elemen pembentuknya. Permasalahan di dalamnya disebabkan oleh proses ekologis baik secara biologi, kimia, maupun fisika yang saling terkait. Sehingga untuk menghasilkan solusi optimal perlu diperhitungkan bagaimana keterhubungan antar elemen. Pengetahuan mengenai hubungan elemen-elemen tersebut umumnya dikuasai oleh pakar, tetapi tidak seluruh tambak mampu menyediakan pakar dalam budidayanya. Pengembangan sistem pakar dalam penelitian ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan pakar di tambak udang menggunakan teknik klasifikasi. Pengetahuan pakar direpresentasikan dalam decision table dengan penggunaan multi atribut. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan solusi dari berbagai variasi masalah yang mungkin terjadi di tambak seperti pakar dan fleksibel untuk dimodifikasi. White shrimp embankment is a complex artificial ecosystem that requires human intervention to maintain the balance of its constituent elements. The problems inside are caused by ecological processes therein, either biology, chemistry, and physics that are interlinked so as to produce the optimal solution needs to be taken into account how the connection between elements. Knowledge about the relationships among these elements is generally dominated by experts, but not all embankments are able to provide experts in the cultivation. Development of expert systems in this study aimed to answer the needs of experts in shrimp embankments using the classification technique. Expert knowledge is represented in a decision table with the use of multi attributes. The experimental results show that the system is capable of generating solutions from a variety of problems that may occur in embankments such as expert and versatile to be modified.

  5. PENGARUH PENGGUNAAN BUKU AJAR BERBASIS STEM BERBANTUAN LEGO MINDSTORM EV3 TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MOMENTUM SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Mega Ayu Afifah

    2017-10-01

    Full Text Available The purpose of this research is to figure out the effect of using STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic based textbook that assisted by using LEGO mindstorm EV3 toward the students’s understanding of momentum subject. The design of this research that is pretest-postest group design. The Samples are composed of 12 students from experimental class and 12 students from control class. The results of this research show that the conceptual understanding of experimental class that using STEM-based textbook that assisted by using LEGO mindstorm EV3 is beter than the understanding of control class which using the conventional textbook in the ordinary class. The implication of this research is applying this textbook to measure the other cognitive dimention such as reasoning. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku ajar berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics berbantuan LEGO mindstorm EV3 dalam pembelajaran fisika terhadap pemahaman konsep siswa pada materi momentum. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest postest group design. Sampel penelitian terdiri dari 12  siswa kelompok eksperimen dan 12 siswa kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konsep kelompok siswa yang menggunakan buku ajar berbasis STEM berbantuan LEGO mindstorm EV3 secara signifikan lebih meningkat dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan buku yang biasa digunakan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku ajar berbasis STEM berbantuan robot LEGO mindstorm EV3 dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi momentum. Implikasi pada penelitian ini adalah menerapkan buku ajar tersebut untuk mengukur dimensi kognitif lainnya seperti penalaran.

  6. Pengaruh Simultan Parameter Suhu dan Konsentrasi Larutan NaOH Terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Cellulose Powder pada Proses Delignifikasi Tongkol Jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2015-08-01

    Full Text Available Jagung merupakan sumber karbohidrat ketiga di Indonesia setelah padi dan ketela. Produksi jagung Indonesia meningkat terus menerus selama 10 tahun terakhir, yang diikuti dengan konsekuensi meningkatnya tongkol jagung sebagai produk ikutan pertanian jagung. Jumlah tongkol jagung dapat mencapai 40% dari produksi jagung. Fakta ini menunjukkan semakin tinggi potensi tongkol jagung untuk dapat dimanfaatkan bagi penunjang kehidupan manusia. Pemanfaatan tongkol jagung secara langsung sebagai bahan bakar maupun tidak langsung, yaitu melalui tahapan proses fisika dan kimia, sebelum dimanfaatkan langsung, telah mulai banyak menarik perhatian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menambah informasi pengolahan tongkol jagung menghasilkan selulosa powder yang dapat digunakan sebagai cellulose gel, selulose membrane filter penjernihan air maupun sebagai bahan baku turunan senyawa selulosa, seperti selulosa asetat, carboxy methyl cellulose dan nitro selulosa.Proses pengolahan tongkol jagung menjadi cellulose prowder dilakukan dalam tiga tahapan proses, masing-masing untuk menghilangkan komponen hemiseluola, lignin dan warna dalam tongkol jagung. Proses tahap pertama menggunakan larutan asam nitrat 7,5% pada suhu 80 o C selama 2 jam, dilanjutkan dengan proses tahap kedua menggunakan larutan NaOH selama 2 jam dengan variasi suhu 80 sampai 100 o C dan variasi konsentrasi NaOH dari 1 N sampai 3 N dan selanjutnya proses tahap ketiga menggunakan hydrogen peroksida dengan konsentrasi 4%, suhu 80 o C dan waktu 2 Jam. Keberhasilan proses diidentifikasi dengan kuantitas dan kualitas hasil cellulose powder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang baik dalam tahap proses delignifikasi adalah suhu antara 85 sampai 95 o C dan konsentrasi NaOH antara 1,25 N sampai 2 N. Produk pengolahan dari tongkol jagung, dengan proses tiga tahap ini diperoleh hasil cellulose powder warna putih dengan kadar   selulosa sekitar 88 sampai 90%, dengan yield investor sekitar 30

  7. Teknologi Pengendalian Gulma Alang-alang dengan Tanaman Legum untuk Pertanian Tanaman Pangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ishak Juarsah

    2015-07-01

    Full Text Available Di Indonesia, Alang-alang (Imperata cylindrica L. Beauv merupakan salah satu gulma terpenting dan termasuk sepuluh gulma bermasalah di dunia.  Melalui biji dan rimpang, alang-alang dapat tumbuh dan menyebar luas pada hampir semua kondisi lahan. Teknologi pengendalian alang-alang telah banyak dikenal namun belum dapat menjamin eradikasi populasi alang-alang secara berkelanjutan tanpa diikuti oleh kultur teknis dan pola budidaya tanaman pangan sepanjang tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa lahan alang-alang dapat dikendalikan/dikelola menjadi lahan produktif setelah direhabilitasi dengan tanaman legume (Mucuna sp. untuk usaha tani tanaman pangan lahan kering berorientasi konservasi tanah. Bahan hijauan tanaman Mucuna dapat meningkatkan kadar C-organik, memperbaiki sifat fisika, kimia tanah dan meningkatkan  produksi tanaman pangan. In Indonesia, Alang-alang (Imperata cylindrica L. Beauv is one of important weeds and included