WorldWideScience

Sample records for emas di indonesia

  1. Kriptosporidiosis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wijayanti

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACTCryptosporidiosis included to waterborne and soil transmited diseases, caused by Cryptosporidium, obligat intraceluller pathogen organism. Cryptosporidium cause intestinal infection of human and animal acute diarrhea. Lung cryptosporidiosis on HIV/AIDS and tuberculosis  patients was reported. Diarrhea still be important health problem because diarrhea was be the third dominant contributor of children morbidity and mortality at some country include Indonesia. Every children have 1,6-2x diarrhea onset annually. Diarrhea cases caused by Cryptosporidium sp parasite was around 4-11%. Focus of this review is  about cryptosporidiosis on children, HIV/AIDS and tuberculosis patients, animal, environment, diagnostic and it’s prevention and control. Cryptosporidium species confirmed in Indonesia are C. wrairi, C. muris,  C. felis, C. hominis, C. meleagridis and C. parvum, indicated that there was a big rule of animal on Cryptosporidium transmission. Cryptosporidium was necessary to be one of diseases diagnose on HIV/AIDS and tuberculosis patients. Transmission of Cryptosporidium by  respiratory secretion (droplet, aerosol or contact with vomiting must be anticipated to prevent cryptosporidiosis especially on imunocompromissed/imunodeficiency people. Rapid Diagnostic Test that have highly sensitivity and spesificity is very important on Cryptosporidium cases finding and surveillance in Indonesia. Environment and cattle sanitation, personal hygiene, water and food treatment, is necessary to prevent cryptosporidiosis transmission.  Kriptosporidiosis termasuk waterborne dan soil transmitted diseases, disebabkan oleh Cryptosporidium yang bersifat obligat intraseluler. Cryptosporidium menyebabkan infeksi pada usus halus dan dapat menyebabkan diare akut pada manusia dan hewan. Kriptosporidiosis paru telah dilaporkan pada penderita HIV/AIDS dan tuberkulosis. Diare merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai negara

  2. Konservatisme Akuntansi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hans Hananto Andreas

    2017-04-01

    Dalam penyajian laporan keuangan yang berkualitas, perusahaan dihadapkan oleh pertimbangan yang salah satunya adalah penerapan konservatisme akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh company growth, profitability, dan investment opportunity set (IOS terhadap penerapan prinsip konservatisme akuntansi. Konservatisme akuntansi dalam penelitian ini diukur menggunakan perhitungan total akrual. Total akrual adalah selisih antara laba sebelum extraordinary item ditambah dengan depresiasi dikurangi dengan arus kas operasi untuk mengetahui apakah perusahaan menggunakan konservatisme akuntansi tinggi atau rendah di dalam perusahaan. Sampel yang digunakan sebanyak 114 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI di tahun 2012 dan 2013. Metoda pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Alat analisis yang digunakan untuk pengujian adalah regresi linier berganda yang sebelumnya harus lolos uji asumsi klasik. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan company growth, profitability dan investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

  3. Jurnalisme Tabloid di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diyah Hayu Rahmitasari

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: Many scholars have criticised tabloid journalism because it often contains drama and sensationalism. However, tabloid journalism actually cater the taste of the readers who were ignored by mainstream newspapers. This article is based on a research analyse Pos Kota and Lampu Hijau, relying on content analysis of the papers’ editions in December 2011 and January 2012, as well as interviews with the editors and journalists. The analyses conclude that tabloid journalism in Indonesia is an urban phenomenon focuses on local issues and targets urban workers as their core readers and has been most successful in Jakarta and its surrounds. Abstrak: Jurnalisme tabloid merupakan terminologi yang sering diperdebatkan, dikritisi dan dicaci. Padahal, bentuk jurnalisme ini sebenarnya melayani selera pembaca yang cenderung diabaikan oleh jurnalisme arus utama. Artikel ini dibuat berdasarkan penelitian atas isi Pos Kota dan Lampu Hijau periode Desember 2011-Januari 2012, serta wawancara dengan editor dan jurnalis. Hasil analisis menunjukkan bahwa jurnalisme tabloid di Indonesia adalah jurnalisme yang fokus pada isu-isu lokal dan menyasar para pekerja urban sebagai pembaca utamanya sehingga meraih sukses di kota-kota besar terutama Jakarta dan sekitarnya.

  4. KEANEKARAGAMAN HAYATI FLORA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cecep Kusmana

    2015-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara kepuluauan seluas sekitar 9 juta km2 yang terletak diantara dua samudra dan dua benua dengan jumlah pulau sekitar 17.500 buah yang panjang garis pantainya sekitar 95.181 km. Kondisi geografis tersebut menyebabkan negara Indonesia menjadi suatu negara megabiodiversitas walaupun luasnya hanya sekitar 1,3% dari luas bumi. Dalam dunia tumbuhan, flora di wilayah Indonesia termasuk bagian dari flora dari Malesiana yang diperkirakan memiliki sekitar 25% dari spesies tumbuhan berbunga yang ada di dunia yang menempati urutan negara terbesar ketujuh dengan jumlah spesies mencapai 20.000 spesies, 40%-nya merupakan tumbuhan endemik atau asli Indonesia. Negara Indonesia termasuk negara dengan tingkat keterancaman dan kepunahan spesies tumbuhan tertinggi di dunia. Saat ini tercatat sekitar 240 spesies tanaman dinyatakan langka, diantaranya banyak yang merupakan spesies tanaman budidaya. Selain itu, sekitar 36 spesies pohon di Indonesia dinyatakan terancam punah, termasuk kayu ulin di Kalimantan Selatan, sawo kecik di Jawa Timur, Bali Barat, dan Sumbawa, kayu hitam di Sulawesi, dan kayu pandak di Jawa serta ada sekitar 58 spesies tumbuhan yang berstatus dilindungi.Keywords: keanekaragaman hayati flora, megabiodiversitas, tingkat kepunahan, tumbuhan dilindungi, tumbuhan langka

  5. EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afif Amirillah

    2014-09-01

    Full Text Available This research aims to find out the factors that can cause the efficiency value difference of Islamic Banking in In-donesia. The data at this research is monetary data of Islamic Banking. It was obtained from Bank of Indonesia. Then, it was divided into input and output variables. The determination of input output variables at this research uses Value Added Approach. Its input output variables consist of Demand Deposits, Saving Deposits, Time Depo-sits, Paid -In Capital, Placement at Bank ofIndonesia, Inter Bank Assets, Mudharabah, Musyara kah, Murabahah, Istishna, Ijarahand Qardh. This research used Data Envelopment Analysis method. This method has a strength that is having the capability to measure inefficiency input output variables, so that, the variable can have the efficiency. This research has resulted Islamic Banking efficiency in Indonesia, but it does not include BPRS. The mean efficiency of Islamic banking in Indonesia is 99,94%. Penelitian ini bertujuan mencari faktor –faktor penyebab perbedaan nilai efisiensiperbankan syariah di Indo-nesia yang dibandingkan secara relatif untuk setiap periode. Data yang digunakan pada penelitian ini menggu-nakan data keuangan perbankan syariah yang diperoleh dari Bank Indonesia kemudian dibagi menjadi variabel input dan output. Penentuan variabel input dan output pada penelitian ini menggunakan pendekatan Value Added Approach. Variabel input outputnyaterdiri dari : Giro iB, Tabungan iB, Deposito iB, Modal disetor, Pen-empatan padaBank Indonesia, Penempatan pada bank lain, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah,Istishna, Ijarah dan Qardh. Pada penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis yang mempunyai kel-ebihan dalam menghitung efisiensi untuk setiap variabel input outputyang mengalami inefisiensi. Penelitian ini menghasilkan nilai efisiensi perbankan syariah di Indoenesia (tidak termasuk BPRS. Efisiensi perbankan syariah di Indonesia mengalami efisiensi rata-rata sebesar 99,94%.

  6. SASTRA CYBER DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Fitriani

    2011-10-01

    Full Text Available The digital era started when the internet technology spread to the developing countries including Indonesia. The flourish of cyber literature leads to the debate on the quality of the work of literature. Above all, the existence of literature sites (cyber literature becomes an important alternative for writers and literary activist in Indonesia.

  7. Diferensi Makna Kurikulum Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Muhammad

    2017-09-01

    Full Text Available In Indonesia, the curriculum is understood in accordance with the Act mentioned in the National Education System in the top ie, a set of plans and arrangements regarding the purpose, content, and teaching materials, as well as the methods used to guide the organization of learning activities to achieve specific educational goals. Here explicitly can be observed that the anatomy curriculum in Indonesia contains three aspects, namely: learning objectives, learning materials, and methods. Then some of the experts whom Hilda Taba, Nana Syaodih Sukmadinata and Oemar Hamalik add evaluation component as an important component of the curriculum, because the evaluation is considered as an inseparable part of the curriculum. Di Indonesia kurikulum dipahami sesuai dengan yang disebutkan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional di atas yaitu, seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Di sini secara eksplisit dapat diamati bahwa anatomi kurikulum di Indonesia mengandung tiga aspek, yaitu: tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, dan metode. Kemudian beberapa para ahli di antaranya Hilda Taba, Nana Syaodih Sukmadinata dan Oemar Hamalik menambah komponen evaluasi sebagai komponen penting kurikulum, karena evaluasi dianggap sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kurikulum.

  8. Dinamika Kurikulum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Asri

    2017-09-01

    Full Text Available Education does not have a standard reference, which covers access for revision by the authorities. Because education continues to grow along with the rolling times. Therefore, all matters relating to education also do not have a standard reference, including educational curriculum. The curriculum is one of the important elements that has a role to advance education in Indonesia, in accordance with the ideals of the constitution. Curriculum changes are not taboo for education in developed countries of the world (such as Japan, Finlandia,  USA, etc.. Basically the dynamics of curriculum in Indonesia aims to make education in Indonesia able to compete with the developed countries in the world.

  9. STUDI MINERAL GEOKIMIA DAN MIKROTERMOMETRI MINERALISASI EMAS PADA BATUAN METAMORFIK DI PULAU BURU, PROVINSI MALUKU

    OpenAIRE

    Irzal nur

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe mineralisasi dan merekonstruksi model genetik primer dari endapan emas pada batuan metamorfik di daerah Gogorea dan Gunung Botak, Pulau Buru, Provinsi Maluku, berdasarkan studi mineralogi, geokimia, dan mikrotermometri inklusi fluida. Penelitian ini direncanakan dilaksanakan selama dua tahun, di mana pada tahun pertama dilakukan studi mineralogi dan geokimia untuk mendeterminasi karakteristik host rock metamorfik dan fasies metamorfismenya, alte...

  10. KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Zuber

    2016-08-01

    Full Text Available This article describe agrarian conflict in Indonesia. Until this moment many agrarian conflict are happen in Papua, Java, Kalimantan and Sumatera. This conflict consist many interests and there isn’t equity policy to society are following this conflict. The implication the agrarian conflict become latent conflict. It usually make huge damage in society and nation.

  11. SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENGHITUNGAN KADAR PERHIASAN EMAS (STUDY KASUS DI TOKO PERHIASAN REJEKI DENPASAR - BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ali mahmudi

    2014-09-01

    Full Text Available Perhiasan emas dan perak, dari dulu sampai sekarang, sudah menjadi gaya hidup di masyarakat. Perhiasan dipakai sebagai penunjang penampilan maupun sebagai alat investasi. Dalam perkembanganya perhiasan dapat terbuat dari campuran bahan logam mulia seperti tembaga, perak dan emas. Sistem informasi ini dirancang untuk membantu proses penjualan di Toko Perhiasan Rejeki Denpasar-Bali. Applikasi ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Visual Studio 2008, database MySql dan MySql konector 6.1.3 sebagai konektor. Sistem informasi ini dilengkapi dengan aplikasi untuk menghitung kadar perhiasan. Di samping itu, aplikasi ini juga dilengkapi denganalat hitung untuk menentukan campuran emas, perak dan tembaga untuk membuat emas dengan kadar tertentu. Metode gosok batu adalah metode tradisional untuk mengetahui kadar perhiasan. Metode ini dilakukan dengan cara menggosokan perhiasan ke batu dan kemudian ditambahkan cairan kimia. Metode ini kurang akurat untuk menentukan kadar perhiasan. Oleh sabab itu, dibangunlah sistem informasi penjualan dan penghitungan kadar perhiasan. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah dalam pendataan penjualan dan pesanan perhiasan di Toko perhiasan Rejeki Denpasar-Bali. Kata Kunci: Sistem Informasi Penjualan, Emas, aplikasi hitung kadar, perhiasan.

  12. PERSPEKTIF ARSITEKTUR SURYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    2000-01-01

    Full Text Available Solar energy is a prospective alternative resource due to its existence as a non-polluting source of renewable energy. The potency of solar energy in Indonesia at the belt of equator enables its usage in buildings directly to fulfill human needs. The integrative implementation of solar technology into building emerges specific challenges in architectural design and evolves a new architectural approach which is called "solar architecture". Abstract in Bahasa Indonesia : Energi surya merupakan sumberdaya alternatif yang prospektif karena energi surya merupakan sumber energi yang dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi. Potensi energi surya di Indonesia yang berada dijalur khatulistiwa memungkinkan penggunaan secara langsung dalam bangunan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Implementasi teknik pemanfaatan energi surya kedalam bangunan secara integratif menimbulkan tantangan spesifik dalam perancangan arsitektur dan merupakan embrio pewujudan suatu tatanan arsitektur baru yang dikenal sebagai "arsitektur surya" Keywords: arsitektur surya, energi surya

  13. ANALISIS IMPOR BERAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Kumala Sari

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras yaitu dengan menggenjot produksi beras dalam negeri. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan permintaan terhadap beras dan upaya peningkatan produktivitas dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor beras dari negara lain. Akan tetapi pada kenyataannya impor beras dilakukan ketika data statistik menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami surplus beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi impor beras di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan model Error Correction Model (ECM. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara parsial maupun secara bersama-sama produksi beras, konsumsi beras, harga beras dalam negeri dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Abstract ___________________________________________________________________ One of the government’s policy to fulfill the need of rice is to boost the domestic production. However, by increasing the population, the demand of rice will also increase and the effort of increasing the domestic productivity cannot supply domestic rice need. So, to cover the shortage the government make decision to import rice from other countries. Yet, in fact importing rice is occurred when the statistical data showed that the supply of rice in Indonesia is surplus. The purpose of this research is necessary to study the factors which influence the import of rice in Indonesia. The analysis method used is multiple linear regression analysis model with Error Correction Model (ECM. Based on the research proven that partially or jointly the production, the consumption, the

  14. KURVA PHILLIPS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maichal Maichal

    2012-12-01

    Full Text Available This paper aims to analyze the existence of the Philips curve in the Indonesian economy, 2000Q1-2010Q3. The results obtained by using OLS method shows that the expectations augmented Philips curve and the New Keynesian Philips curve models cannot give a clear results of Philips curve existence in the Idonesia economy. Shocks variable such as percentage change of exchange rates and crude oil prices provide a very small effect on the inflation rate in Indonesia. Furthermore, the results obtained by using GMM method on the hybrid model of the New Keynesian Philips curve shows that the Philips curve exists in the Indonesian economy.

  15. Politik Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherry Suherry

    2017-04-01

    Full Text Available This article discusses the politics of eradicating corruption in Indonesia. The most difficult problem in the running of the government process is due to the massive corruption, collusion and nepotism practices that have impacted widely on society. Corruption in the legal world is classified as an extraordinary crime because it not only harms the State's finances, but also practices violate the social and economic rights of society widely so that its eradication measures must also be done in an extraordinary way. That is what is disclosed in the consideration of the Law on the Eradication of Corruption. Through a juridical-empirical approach of this article, the question of corruption in Indonesia is well answered.   Artikel ini membahas tentan politik pemberantasan korupsi di Indonesia. Masalah tersulit dalam berjalannya proses pemerintahan dikarenakan massifnya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang meraja lela yang berdampak secara luas bagi masyarakat. Korupsi dalam dunia hukum sudah tergolong sebagai extra ordinary crime (kejahatan luar biasa karena tidak hanya merugikan keuangan Negara, tetapi juga praktik tersebut melanggar hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas sehingga tindakan pemberantasannya harus juga dilakukan dengan cara yang luar biasa pula. Begitulah yang diungkapkan dalam konsideran Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Melalui pendekatan yuridis-empiris, pertanyaan terkait pemberatasan korupsi di Indonesia terjawab dengan baik.

  16. KEANEKARAGAMAN JENIS DAN SEBARAN FAGACEAE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwaningsih Purwaningsih

    2016-01-01

    Full Text Available Fagaceae umumnya pohon, salah satu suku dengan jumlah jenis yang cukup besar ± 700 jenis di dunia tetapi sebagian besar tumbuh di belahan bumi utara. Di wilayah Malesia, ada lima marga yaitu Nothofagus, Castanopsis, Lithocarpus, Quercus dan Trigonobalanus dan jumlah jenis ± 180 dan sebagian besar di Indonesia tercatat 112 jenis. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur untuk menentukan keanekaragaman jenis Fagaceae di Indonesia serta distribusi dan pemanfaatannya. Fagaceae paling banyak tumbuh di Indonesia adalah marga Lithocarpus (60 jenis dan Castanopsis (24 jenis, sementara Nothofagus (11 jenis sebarannya hanya di Papua. Distribusi jenis Lithocarpus paling di Sumatera (29 jenis dan Kalimantan (26 jenis, sementara Castanopsis paling banyak di Kalimantan (15 jenis. Untuk Nusa Tenggara tidak ditemukan jenis-jenis Fagaceae dan ke arah timur Indonesia semakin sedikit jumlah jenisnya, di Sulawesi dan Maluku hanya diketemukan satu jenis. Sebaran Fagaceae dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama tanah, iklim, dan ketinggian. Di Indonesia habitat tumbuh Fagaceae di hutan yang masih alami, tetapi ada beberapa yang mampu tumbuh di rawa seperti Nothofagus womersleyi. Berdasarkan ketinggian tempat (altitude umumnya Fagaceae di hutan submontane dengan ketinggian 600-1500 m namun ada beberapa spesies yang mampu tumbuh hingga ketinggian >3000 m. Fagaceae yang memiliki sebaran luas (ditemukan di beberapa pulau ada dua jenis yaitu Castanopsis acuminatissima dan Lithocarpus elegans. Pada umumnya pemanfaatan Fagaceae adalah kayunya untuk bahan bangunan dan furniture tetapi ada jenis Castanopsis yang dapat dimakan bijinya dan selain itu kulit kayu mengandung tanin bisa untuk pewarna.

  17. DESENTRALISASI PENGELUARAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Herni Rochana

    2016-02-01

    Full Text Available Since the implementation of Law 22/1999 and Law 25/1999 of 2001, has been an increase in the implementation of fiscal decentralization with a phenomenon called Big Bang. The study was conducted to determine the degree of decentralization of expenditure covering the period before and after the implementation of regional autonomy. The research data is a panel data drawn from 30 provinces between 1994 to 2007. The results showed that in Indonesia there has been a significant increase in expenditure decentralization since 2001. Significant increases occurred mainly on the expenditure side, especially the decentralization of authority be spending more than doubled from the previous. On a national scale, the degree of decentralization of authority expenditure increased from 10.48% in the year 2000 to 25.45% in 2001. And the average for each province, the degree of decentralization of spending authority increased from 0.40% in 2000 to 0, 85% in 2001DOI: 10.15408/sjie.v2i2.2423

  18. TREN URBANISASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felecia P. Adam

    2012-11-01

    Full Text Available Urbanization always give negative and positive influences to the development in anysectors. Impact that has been occurred from this process is not only be implicated to the aspect ofspacing, but also to social, economy, and cultural aspect. The consequences of urbanization flowrapidly to urban area will cause the slum settlements spread widely, and the micro informalsectors are mushrooming. Informal sector is really developed rapidly and profitable, but it has aconsequence to the increasing of poverty. This condition will disturb the urban structure becausebuffer area like “DAS” will be the target of settlement. The increasing of labor force which couldnot be involved in the industry are able to bring about internal conflict in the sector ofmanpower, like unemployment. Social and services facilities became increasingly as a reactionof user demand, however the benefit does not spread evenly because of high cost operating.The analysis of secondary data in this article/writing will try to show the urbanizationcondition in Indonesia and its developments.

  19. Kedudukan Musyawarah dan Demokrasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hanafi

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Kedudukan Musyawarah dan Demokrasi di Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan lintasan sejarah perjuangan, memiliki konstruksi kenegaraan satu-satunya di dunia yang bangsa terlahir dahulu, kemudian baru membentuk negara. Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno menegaskan, bahwa Negara Kesatuan ialah Negara Kebangsaan. Tujuan Bangsa Indonesia terlahir, merdeka, dan membentuk negara memiliki satu cita-cita, Kehendak Untuk Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Rakyat Indonesia (Kedaulatan Rakyat Indonesia. Melalui analisis atas realitas kehidupan saat ini, Bangsa Indonesia telah hidup pada kondisi tatanan kehidupan seolah-olah sama dengan Negara Demokrasi, ialah negara dulu terbentuk baru bangsanya dilahirkan kemudian. Sehingga kedaulatan rakyat Indonesia yang berdasarkan prinsip musyawara-mufakat dan perwakilan belum mampu terealisasi. Sementara pelaksanaan demokrasi voting yang memiliki dasar liberalisme terus bergulir, sehingga kehidupan bangsa Indonesia semakin jauh dari cita-cita awal. DOI: 10.15408/jch.v1i2.2657

  20. DUALISME PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wahab

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak: Dalam konteks pendidikan istilah dualisme dan dikotomi memiliki makna yang sama yaitu pemisahan antara pendidikan umum dari pendidikan agama. Dikotomi selalu melahirkan pandangan pembedaaan di satu sisi dan penyamaaan di sisi yang lain. Pandangan dikotomis pada hakikatnya mengabaikan esensi atau nilai sprit pendidikan. Membedakan dan menyamakan lebih dimaknai pada ta-taran permukaan sehingga jelas merusak nilai spirit dari pendidikan Islam. Dua-lisme dan dikotomi bukan hanya pada tataran pemilahan, tetapi telah masuk pada wilayah pemisahan yang dalam operasionalnya memisahkan mata pelajaran umum dari mata pelajaran agama, sekolah umum dan madrasah yang penge-lolaannya berjalan terpisah-pisah. Puncaknya pada pemerintah Orde Baru yang mengeluarkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB pada tanggal 24 Maret 1975 yang menguatkan pemisahan itu hingga saat ini. Dampaknya terasa meru-gikan dan makna Islam menjadi sempit karena pengotak-kotakan ilmu akhirnya menomorduakan dan menganaktirikan pendidikan Islam. Sebagai solusi alter-natif harus diikuti upaya integrasi pengetahuan serta reposisi, yaitu cara pandang yang ilmu-ilmu Islam pada posisi yang sebenarnya. Abstract: In the educational context, the term dualism and dichotomy have the same mea-ning, namely the separation between general education and religious education. The terms also mean the separation between education system of Islamic and ge-neral educations. Moreover, talking about Islamic education is often addressed to Islamic institutions. Such perspectives are triggered by dichotomous view on education, differentiate in one side and equate on the other side. Consequently, the spirit value that is integrated into Islamic education is neglected. The terms, currently, have pervaded on the separation of general and Islamic subjects, public and madrasas Institutions, where the management has a policy respectively. The impacts are narrow minded in interpreting Islamic meaning

  1. JENIS PINJAL DAN INANG DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adil Ustiawan

    2013-09-01

    Full Text Available Pinjal (ordo Siphonaptera serangga sangatpenting dalam bidang kesehatan karenakemampuannya menularkan berbagai jenispenyakit. Beberapa hasil penelitian tentang pinjalini menggambarkan keaneragaman pinjal diIndonesia dan tidak menutup kemungkinan spesiesyang akan ditemukan bertambah karena masihluasnya daerah dan sedikitnya tenaga yangmendalami bidang ini. Beberapa spesies pinjal daninang yang terdapat di Indonesia

  2. GADAI EMAS SYARIAH: Evaluasi Dan Usulan Akad Sesuai Prinsip Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Dona Balgis

    2017-06-01

    Full Text Available Produk-produk dalam perbankan syariah terus mengalami perkembangan, salah satunya adalah gadai emas syariah. Praktik gadai emas pada bank syariah menggunakan kombinasi dari tiga akad yakni qard, rahn dan ijarah. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan gadai emas pada perbankan syariah di Indonesia, meninjau prinsip syariah yang terkandung di dalamnya, dan menawarkan kombinasi akad yang sesuai dengan prinsip syariah, pertama kombinasi akad rahn dan ijarah, kedua menggunakan akad musyarakah mutanaqisa. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa masih terdapat praktik gadai emas di bank syariah yang tidak sesuai dengan ketentuan syariah.

  3. SEBARAN JENIS-JENIS MANGIFERA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruddy Polosakan

    2016-01-01

    Full Text Available Marga Mangifera merupakan salah satu marga dari suku Anacardiaceae yang cukup penting di Indonesia. Hal ini disebabkan beberapa jenisnya merupakan sumber buah-buahan tropis andalan. Di Indonesia terdapat 19 jenis dari marga Mangifera yang tersebar di seluruh kawasan Indonesia. Beberapa diantaranya merupakan jenis-jenis endemik. Sebaran jenis Mangifera yang terbanyak berada di Kalimantan (12 jenis,Sumatera (13 jenis dan Jawa (7 jenis sedangkan yang terendah di Papua (1 jenis. Mangifera umumnya tersebar di kawasan hutan dataran rendah (0‒1000 m dpl, baik hutan primer maupun sekunder. Berdasarkan habitatnya sebaran terbanyak berada di hutan pedataran lahan kering, namun beberapa jenis antara lain Mangifera quadrifida, M. gedebe, M. parvifolia, M. havilandii dan M. caesia mampu hidup di rawa-rawa dan tepi sungai.

  4. UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR AKIBAT PENAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KAHAYAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Heriamariaty

    2012-02-01

    Full Text Available The absence of Public Mining Area and continued use of mercury is responsible for the illegal gold mining and water pollution in Kahayan river. Efforts must be made to avoid and overcome environmental impact by strengthening coordination in central and regional level; empowering local community; and imposing sanction as law enforcement method. Belum adanya Wilayah Pertambangan Rakyat serta penggunaan merkuri mendorong terjadinya penambangan emas tanpa izin dan pencemaran air di Sungai Kahayan. Untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran ini diperlukan koordinasi di tingkat pusat dan daerah; penyuluhan dan pendekatan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, dan teknologi; serta penegakan hukum secara tegas melalui penerapan sanksi.

  5. PERSPEKTIF GLOBAL PENYELESAIAN SENGKETA INVESTASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syaifuddin

    2011-06-01

    Pembentukan UUPM No. 25/2007 adalah konsekwensi yuridis dari ratifikasi Perjanjian WTO. TRIMs, yang bertujuan menciptakan hukum investasi, termasuk hukum penyelesaian sengketa investasi, yang sesuai dengan kehendak investor asing dalam perspektif global, yaitu: pertama, mengandung karakter hukum yang berkepastian, berkeadilan, dan berefisiensi; dan kedua, berlandaskan spirit hukum yang mengarahkan pemerintah dan penanaman modal asing menyelesaikan sengketa investasi melalui arbitrase internasional daripada pengadilan bahkan arbitrase nasional di Indonesia. Krisis lembaga peradilan di Indonesia harus diselesaikan dengan cara membangun sistem hukum peradilan dengan mengacu pada Pancasila sebagai cita hukum investasi Indonesia. Hal tersebut adalah  suatu syarat bagi terbentuknya aturan hukum penyelesaian sengketa investasi yang serasi dalam perspektif global dan lokal (Indonesia.

  6. MANAJEMEN RANTAI PASOKAN INDUSTRI FARMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronny H. Mustamu

    2007-01-01

    Full Text Available Supply Chain Management (SCM plays a very important role in the pharmaceutical industry, especially in Indonesia, where more than 90 percent of raw materials for pharmaceutical industry are actually imported. It is known that Indonesia's pharmaceutical industry is very expensive. Government of Indonesia (GOI is hardly managed the pharmaceutical industry due to its complexity. Too many players put its stakes in this industry. The growing industry clusters are also coloring the competition amongst existing players. This article is a literature review and enriched with secondary data to continue the work of Mustamu (2000. Meant to describe Indonesia's pharmaceutical industry from the perspective of supply chain management. The 120 days throughput time within the industry and the high margins make this industry very attractive for illegal pharmaceutical producers. To make it worse, the illegal pharmaceutical producers that copying products of legal pharmaceutical companies are also developing its distribution channels in the market. At the end, the unaware end-users are becoming victims of the game. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen Rantai Pasokan (MRP memainkan peran penting dalam industri farmasi, terutama di Indonesia di mana lebih dari 90 prosen bahan baku industri farmasi adalah bahan impor. Di dunia, industri farmasi Indonesia dikenal sangat mahal. Pemerintah Republik Indonesia (RI sulit mengendalikan industri farmasi akibat kompleksitas yang dimilikinya. Terlalu banyak pemain yang memiliki kepentingan dalam industri ini. Kelompok industri pendukung yang sedang tumbuh juga mewarnai persaingan antar pemain yang ada. Artikel ini bersifat kajian pustaka dan diperkaya dengan data sekunder sebagai kelanjutan karya Mustamu (2000. Dimaksudkan untuk menggambarkan industri farmasi Indonesia dari perspektif MRP. 120 hari waktu perlaluan (throughput time dalam industri ini serta tingginya prosentase keuntungan, menjadikan industri ini sangat

  7. RADIKALISME DI INDONESIA: Antara Historisitas dan Antropisitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Asrori

    2017-02-01

    Full Text Available Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.

  8. Kajian Tentang SNI Barang-Barang Emas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Yuliati Rufaida

    2016-04-01

    Full Text Available Standar adalah merupakan spesifikasi teknis atau dokumen setara yang berlaku di masyarakat. Tujuan diterbitkannya Standar Nasional Indonesia (SNI memberikan persyaratan minimum yang akan menjamin kesesuaian produk dengan persyaratan dan kebutuhan konsumen. Dalam penggunaannya SNI dapat bersifat wajib dan sukarela. Bersifat wajib apabila berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan terhadap lingkungan. SNI barang-barang emas saat ini masih bersifat sukarela.SNI barang - barang emas yang telah tersusun saat ini adalah SNI tahun 1995, SNI tahun 2005 dan SNI barang barang ernas rnuda tahun 1995 perlu disesuaikan dengan situasi, kondisi masyarakat saat ini dan perkembangan yang ada baik dalam hal kompetensi teknis maupun kesesuain dengan Pedoman 08-2007 mengenai Penulisan Standar Nasional Indonesia. Tiga SNI tersebut perlu dikaji dengan membandingkan Standar dari negara lain dan perkembangan metode uji mutakhir dari lembaga pemerintah maupun dari asosiasi emas. Analisis dilakukan terhadap persyaratan mutu, metode uji dan syarat penandaan.Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa SNI barang-barang emas perlu direvisi yang mencakup persyaratan mutu, metode uji yang dapat dipertanggung jawabkan keakuralannya dan pencantuman tanda kadar dan logo atau merk dari perusahaan atau perusahaan penjamin pada barang emas atau pada nota jual terhadap barang - barang emas yang beredar. Kata kunci : barang-barang emas, Standard Nasional Indonesia (SNI.

  9. Kontestasi Kekuasaan dan Keteladanan Semu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael HB Raditya

    2016-04-01

    Full Text Available Kepemimpinan di Indonesia merupakan persoalan yang menarik untuk ditelaah. Jika bertolak dari tataran diakronis, secara kronologis Indonesia telah mengalami pelbagai macam fase kepemimpinan dan rezim. Ihwal ini dapat menjadi stimulan positif jika masyarakat dapat mengartikulasikan pengalaman bernegaranya dengan tepat. Kontestasi kekuasaan pun tidak dapat terhindarkan, terlebih setiap pemimpin melakukan persaingan dalam memperebutkan kekuasaan. Kontestasi ini tidak hanya merujuk pada tingkat lokal, namun hingga tingkat nasional. Berbagai aspek pun turut menjadi faktor utama dari kontestasi tersebut, seperti tipe kepemimpinan aristokrasi dan demokrasi, hingga perbedaan gender pemimpinnya. Ihwal tersebut turut mengejewantah kan bahwa keteladanan yang didasarkan atas beberapa kontekstual, bersifat pseudo, atau semu. Dalam mengupas ihwal tersebut, telaah yang digunakan merujuk pada pemahaman Barkerakan agen, dan Gramsci akan hegemoni. Tidak hanya itu, Kouzes dan Posner digunakan untuk menilik parameter keteladanan. Asumsi penulis, keteladanan merupakan unsur yang tercipta untuk menghegomoni agen di dalamnya. Bertolak dari mempertanyakan keteladanan, maka pembahasan akan lebih mempertimbangkan aspek agen, hegemoni dan kuasa. Penulis menyadari bahwa tidak mungkin meneliti semua pola kepemimpinan yang ada di Indonesia, maka rujukan contoh kepemimpinan didasarkan pada beberapa contoh di era kolonial, orde lama, orde baru,dan pemerintahan kini. Penelitian ini mencoba untuk mengupas persoalan keteladanan dalam kepemimpinan yang kerap diunggulkan kepemimpinan yang ada di Indonesia.

  10. MELAHIRKAN KEMBALI ULAMA PEREMPUAN DI INDONESIA: Refleksi atas Kelangkaan Ulama Perempuan di Indonesia

    OpenAIRE

    Isnatin Ulfa

    2016-01-01

    MELAHIRKAN KEMBALI ULAMA PEREMPUAN DI INDONESIA: Refleksi atas Kelangkaan Ulama Perempuan di Indonesia   Isnatin Ulfah   Abstract: Women discrimination judges as a reason of rare of women ula>ma>. Muh}ammad saw, in early Islam, places women as men as well; they can improve their intellectuality, can express amount of activities freely. Nevertheless, phases after Muh}ammad death, The condition goes back significantly. This condition reduces women’s role both at domestic aspect and...

  11. Diferensi Makna Kurikulum Di Indonesia

    OpenAIRE

    Ismail Muhammad

    2017-01-01

    In Indonesia, the curriculum is understood in accordance with the Act mentioned in the National Education System in the top ie, a set of plans and arrangements regarding the purpose, content, and teaching materials, as well as the methods used to guide the organization of learning activities to achieve specific educational goals. Here explicitly can be observed that the anatomy curriculum in Indonesia contains three aspects, namely: learning objectives, learning materials, and methods. Then s...

  12. DETERMINAN TABUNGAN MUDHARABAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roikhan Moch Aziz

    2016-02-01

    Full Text Available The objective of this research to determine how the influence of macro variables were Profit Sharing Ratio (equivalent rate, Inflation, GDP, and SWBI against Mudharabah Savings at Islamic Banking in Indonesia. The data used in this research were data time series by using multiple regressions and analysis by Ordinary Least Squares. The results showed that simultaneously independent variables (Profit Sharing ratio, Inflation, GDP, and SWBI have significant influence the dependent variable (MudharabaH Savings with probability 0.000000. End that partially independent variables (Inflation with probability 0.0013, GDP with probability 0.0000, and SWBI with probability 0.0000 have positively influence and significantly to dependent variable (Mudharabah Savings in the Islamic Banking of Indonesia. While between the variable independent (Profit Sharing ratio to dependent variable (Mudharabah Savings have not significantly with probability 0.2040, in the Islamic Banking of IndonesiaDOI: 10.15408/sjie.v2i2.2425

  13. Probabilitas Teroris Perempuan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Endy Saputro

    2010-11-01

    Full Text Available Indonesian police through Densus 88 have analyzed and predicted the strategy of terrorism in Indonesia, which was important to note that those Indonesian terrorist are males. In short, the Indonesian terrorists need to set up their strategy of attack. Will the Indonesian terrorists build a new strategy with taking involve woman within the strategy? This paper aims to understand the involvement of women terrorist in some suicide actions in global context. To sum up, this paper argues that the emergence of women terrorist in Indonesia are possible, yet it requires the precedence conditions of world women terrorists in global contexts.

  14. Relationship Marketing dan Jaringan Nilai di Koperasi Pertanian (Studi Kasus di Koperasi Pertanian Gerbang Emas di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat [Relationship Marketing and Value Networks in Agricultural Cooperatives: A Case Study of the Agricultural Cooperative Golden Gate in Cibodas Village, District Lembang, West Bandung Regency, West Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmadian Melati

    2017-09-01

    Bahasa Indonesia Abstrak: Sebuah koperasi mempunyai tujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Kendala yang kerap terjadi di koperasi disebabkan oleh stakeholders dari bisnis koperasi yang tidak menjalankan fungsi dari koperasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pola relationship marketing, serta pertukaran nilai yang berlangsung di Koperasi Pertanian Gerbang Emas. Data diperoleh dengan wawancara mendalam kepada stakeholders yang bersangkutan dengan bisnis dari koperasi dan kemudian akan dikelompokan melalui six markets model yang berfungsi untuk mengetahui peran dari masing-masing stakeholders, dan jaringan nilai digambarkan melalui holo mapping dengan melihat pertukaran nilai dengan stakeholders dalam bentuk produk, jasa, dan pendapatan; pengetahuan; dan manfaat tidak berwujud. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Koperasi Pertanian Gerbang Emas belum memiliki peran yang seutuhnya terhadap internal market mereka, yaitu anggota koperasi, hal itu mempengaruhi pola relationship marketing Koperasi Pertanian Gerbang Emas dengan stakeholders lainnya. Pertukaran nilai yang terjadi dalam hubungan tersebut adalah pertukaran produk atau jasa yang menghasilkan biaya atau pendapatan. Pertukaran nilai dalam pengetahuan yang berupa pelatihan, wawasan budidaya, teknis penggunaan teknologi, serta wawasan mengenai pembukuan. Selain itu pertukaran nilai pada intangible benefit, meliputi rasa kepercayaan dan komitmen. Perbaikan dari internal market Koperasi Pertanian Gerbang Emas melalui pendekatan relationship marketing sangat dibutuhkan untuk menciptakan kepercayaan dan komitmen anggota Koperasi Pertanian Gerbang Emas.

  15. DAYA SAING TEH INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadhilah Ramadhani

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Teh merupakan komoditas sub sektor perkebunan yang pernah mengalami kejayaan selama dua puluh tahun terakhir. Namun dari tahun ke tahun peringkat teh Indonesia di pasar internasional terus mengalami penurunan. Penurunan tersebut dari peringkat ke dua dunia menjadi peringkat ke enam dunia. Hal ini diduga karena lemahnya daya saing produk teh Indonesia di pasar internasional. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengkaji perkembangan daya saing teh Indonesia di pasar internasional serta faktor yang mempengaruhi posisi daya saing tesebut. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk hasil uji Import Dependency Ratio (IDR, Self Sufficiency Ratio (SSR, dan  Revealed Comparative Advantage (RCA. Selanjutnya hasil nilai Revealed Comparative Advantage (RCA akan diregresi dengan metode Ordinary Least Square (OLS.  Berdasarkan hasil uji Import Dependency Ratio (IDR mendapatkan nilai 0 persen hingga 16 persen yang menunjukkan Indonesia tidak mempunyai ketergantungan terhadap produk impor teh. Sedangkan nilai Self Sufficiency Ratio (SSR menunjukkan nilai 280,015 persen, artinya produksi teh Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Dengan nilai daya saing yang cukup kuat, dilihat dari nilai Revealed Comparative Advantage (RCA sebesar 6,790. Hasil uji regresi Ordinary Least Square (OLS terdahap Revealed Comparative Advantage (RCA, menunjukkan kurs rill dan harga riil berpengaruh secara signifikan terhadap posisi daya saing teh indonesia di pasar internasional pada α = 5%. Produksi teh Indonesia tidak berpengaruh terhadap posisi daya saing dengan α = 5%. Abstract ______________________________________________________________ Tea is plantation commodity has been experienced triumph over the last twenty years. But every years ratings Indonesia tea in international markets continues to decline. The decline Indonesia

  16. EFEKTIFITAS PERANAN INTERPOL DALAM MENANGULANGI JARINGAN NARKOTIKA DI INDONESIA

    OpenAIRE

    RICHARD LIU, VINSENSIUS

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan efektifitas peran Interpol didalam penanggulangan jaringan narkotika di Indonesia, Startegi Interpol dalam menangani jaringan narkotika internasional di Indonesia, dan sikap Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi jaringan narkotika Internasional. Penulis membatasi penelitian ini dalam kurun waktu 3 tahun yaitu 2009-2011 Tipe penelitian yang penulis gunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah tipe penelitian deskriptif. Tekn...

  17. KAJIAN FILSAFAT HUKUM TENTANG DEMOKRASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riski Febria Nurita

    2017-03-01

    sebagai dasar dalam ketatanegaraan di Indonesia. Demokrasi yang memang diperuntukkan bagi rakyat, tidak seperti kondisi demokrasi di Indonesia saat ini dimana para pemegang dan pelaksana negara sibuk dengan urusannya sendiri, mereka mengambil kebijakan dengan berpijak pada kepentingannya sendiri tanpa adanya kepekaan melihat kondisi rakyatnya saat ini. Mobokrasi memang telah benar-benar terjadi di Indonesia dengan munculnya para koruptor, para penyuap hukum, para penyuap jabatan, sehingga demokrasi di Indonesia benar-benar demokrasi yang telah mati, apabila tidak ada lagi pemerintah yang memang memegang teguh demokrasi dan peka terhadap apa yang rakyatnya inginkan. Sehingga benar apa yang dikatakan oleh Aristoteles Bila masyarakat masih ?mobos? jangan memaksakan ?demokrasi? dalam negara itu.

  18. Perlakuan Akuntansi Karbon di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Meliana Taurisianti

    2016-06-01

    Full Text Available This research aims to understand the implementation of accounting for carbon, about how it can be measured, recognized, recorded, presentedand disclosed based on Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK 19, 23, 32 and 57, also the impact toward the financial ratios. The object of this study is the financial statements of an integrated timber company in Indonesia. This study has analyzed the enables account to be used to record accounting for carbon, also analyzed the impact of implementation of accounting for carbon toward the financial ratios. The results of this study are support the previous study, which intangible asset can be recognized based on PSAK 19, whereas asset and contingent liabilities can be recognized based on PSAK 57. This study also fit out the previous study, which a company can recognize its expense and other income based on PSAK 19, 23 and 32 as a basis for forestry accounting in Indonesia.

  19. Pembaruan Hukum Perwakafan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibrahim Siregar

    2012-11-01

    Full Text Available This article concentrates on Islamic law product relating to charitable religious endowment (waqf in Indonesia. Based on the traditional perspective of fiqh originated from the earlier Islamic jurists of orthodox view and in turn it had long been legislised as part of Indonesia positive law system, the law of waqfhad regulated that the wealth to be waqf shall be limited to only unmoving properties.  This regulation had led the management of waqf to be unproductive to raise the social welfare.By the virtue of the relatively wider viwpoint of the contemporar y Islamic law thinkers,the Islamic law refor m takes place in Indonesia particularly at the level of postive law ,namely Law Number 41/2004 Relating to Waqf. This law stipulates the thing to be waqf could be either unmoving or moving properties, like cash, gold, certificate of obligation, inteletual wealth, and so forth. This law also lays down the regulation relating to the penalty against those who deviate in managing a waqf. However, as a critque and recommendation the writer propose that the society could be involved in preser ving the purpose of a waqf which is the right of Allah. And it could be conducted by stipulating the class action as a way of the settlements of dispute occuring to a waqf property.

  20. TINGKAT KEMATANGAN MANAJEMEN PROYEK: SURVEI DI BEBERAPA TEMPAT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fuad Bay

    2005-01-01

    Full Text Available This paper presents the results of a pilot survey aimed at ascertaining the level of project management maturity in Indonesian companies. Kerzner’s Level 2 assessment tool was used, which basically assesses maturity levels throughout the various phases of an organization’s project management life cycle. This study compare maturity of current situation and expectation of 70 respondents working in 6 different types of organizations in Indonesia. Differences were identified between types of organisations, with the Financial Institutions, Consultants and Manufacturers belonging to a group with higher current maturity scores, while Consultants, Manufacturers and Service Providers belonging to a group with higher expected future maturity scores. There were no significant differences between the results for the various stages of the project life cycle. The results indirectly confirm that the organisations of the participants of the survey are less effective/excellent than they could be. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan hasil survei awal yang bertujuan untuk menentukan tingkat kematangan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menggunakan metodologi manajemen proyek. Alat ukur yang digunakan adalah Kerzner Tingkat 2, yang mengukur tingkat kematangan melalui berbagai tahapan dari siklus manajemen proyek sebuah organisasi. Studi ini membandingkan tingkat kematangan saat ini dan harapan di masa mendatang terhadap 70 responden yang bekerja di enam jenis organisasi di Indonesia. Hasil survei menunjukkan adanya perbedaan antara berbagai jenis organisasi. Institusi financial, konsultan dan industri barang termasuk dalam kelompok yang nilai kematangannya lebih tinggi untuk kondisi saat ini, sedangkan konsultan, industri barang dan industri jasa termasuk kelompok yang mengharapkan kematangan lebih tinggi di masa mendatang. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kematangan pada berbagai tahapan pada siklus proyek. Hasil

  1. KAJIAN BISNIS FRANCHISE MAKANAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Astuti

    2005-01-01

    Full Text Available Food franchising business in Indonesia is growing up very fast. Factors that urge the growth are the specific characteristics of franchise inself, the rise of market demand, the availability of skilled labor, the high of return on investment and the internal factors such as the motivation, personality and the changing life style. Abstract in Bahasa Indonesia : Bisnis franchise makanan di Indonesia berkembang dengan cepat. Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhannya adalah ciri-ciri dari franchise itu sendiri , meningkatnya daya beli, tersedianya sumber daya dengan keahlian yang dibutuhkan, return on investment yang tinggi serta faktor internal seperti motivasi, kepribadian yang terbuka serta perubahan gaya hidup Kata kunci: franchise, studi pemasaran, studi keuangan.

  2. School, environment and sustainable development eco-management and audit scheme (EMAS) applied to schools; Scuola, ambiente e sviluppo sostenibile. L'adesione degli istituti di istruzione al regolamento (CE) N. 761/2001 EMAS

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Andriola, L.; Ceccacci, R. [ENEA, Divisione Caratterizzazione dell' Ambiente e del Territorio, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy)

    2001-07-01

    The topic discussed in this report can be inserted within the context of the activities carried out by ENEA - Environment and Territory Division - in the field of the EC Environmental Management and Audit Scheme (EMAS) promotion. EMAS, that is a voluntary environmental policy instrument, intend to replace the conflicting relationship between control authority and firm with a relationship focused on a conflicting relationship between control authority and firm with a relationship focused on a dialogue and action agreed upon by the parties, on the basis of impartial and reliable information. This report illustrates in a preliminary phase, contents and aims of the EDUCH-EMAS Pilot Project which could be used as a guideline for the application of Regulation n. 761/2000/EC to Schools in Italy. [Italian] L'argomento trattato nel presente lavoro e' stato sviluppato nell'ambito delle attivita' di promozione del Sistema comunitario di Ecogestione e Audit (EMAS), condotte dalla Divisione Caratterizzazione dell'Ambiente e del Territorio dell'ENEA. Lo strumento EMAS, che ha caratterre di volontarieta', intende sostituire un rapporto di tipo conflittuale tra autorita' di controllo ed impresa, con un rapporto centrato su un dialogo ed un'azione concentrata tra le parti, sulle basi di un'informativa obiettiva ed affidabile. Il presente rapporto, illustra in fase preliminare i contenuti e gli obiettivi del progetto Pilota EUDUCH EMAS, che si propone come sviluppo successivo di descrivere il percorso per l'applicazione del Regolamento CE N. 761/2000 (EMAS) alle strutture scolastiche italiane.

  3. Menggagas Pendidikan Multikultur di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anin Nurhayati

    2011-11-01

    Full Text Available Indonesia with diversity of ethnic, culture, tradition, social group, religion, and so on, on the one hand, has aroused the dynamics of cultural diversity and positive civilization; on the other hand, it will even become the cause of conflict and disintegration, if it is not managed wisely and comprehensively. Multicultural education in Indonesia, however, should not only become an academic discourse, but it needs to be implemented in the concrete sphere, among them is in the education realm. Here, we need a conceptual frame in its implementation, so that the problem that emerges as the effect of the diversity and religiousness bias does not become a heavy burden of this nation. Multicultural education is a reform as well as the process of education which inculcate to the students the values and beliefs the importance of uniqueness recognition at every ethnic, culture, and other social groups. There are at least five scopes in multicultural education, they are (1 promotion to strengthen cultural diversity; (2 promotion to respect human right and other different people; (3 promotion to act based on his own way of life for every human being; and (5 promotion to the importance of equality and distribution of authority among different social groups.

  4. Perkembangan penelitian di bidang pengungkapan di Indonesia: Telaah konseptual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aqlima Cendera Dewi

    2018-03-01

    Full Text Available Abstract This study aims to provide an overview of the development of corporate information disclosure research in Indonesia taken from 11 accredited journals in Indonesia. Samples are obtained from 2004 to 2017 and obtained 66 articles covering the practice of corporate information disclosure. This research classifies articles based on topics, research methods and models used by researchers. The widest researched topics of corporate information disclosure practices are the antecedent topics of firm size and financial ratios, while the widest used research methods are analytical methods. In addition, the corporate social responsibility-based disclosure is widely studied since this disclosure was probably considered as concern of many parties, especially the general public, and causing conflict in the community. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan penelitian pengungkapan informasi perusahaan di Indonesia yang diambil dari 11 jurnal terakreditasi di Indonesia. Sampel diperoleh dari tahun 2004 sampai dengan 2017 dan diperoleh sebanyak 66 artikel yang membahas mengenai praktik pengungkapan informasi perusahaan. penelitian ini mengklasifikasikan artikel berdasarkan topik, metode penelitian dan model yang digunakan oleh peneliti. Topik yang paling banyak diteliti dari praktik pengungkapan informasi perusahaan adalah topik anteseden yaitu ukuran perusahaan dan rasio keuangan, sedangkan metode penelitian yang paling banyak digunakan adalah metode analitik. Sementara pengungkapan berbasis corporate social responsibility adalah yang paling banyak diteliti karena kemungkinan dianggap menyangkut banyak pihak terutama masyarakat umum dan banyak menimbulkan konflik ditengah masyarakat.

  5. GERAKAN RADIKALISME ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuraida Nuraida

    2015-08-01

    Full Text Available The time of reformation. It's just that since the Reformation movement was radicalization grow more rapidly. At least two factors causing the emergence of Islamic radicalism in Indonesia. First, the internal factors. In this context, the emergence of the reaction of the Muslims because they see religion has been manipulated by political interests and power, used religion as a justification for the launch of particular interest. Second, external factors. This is related to the globalization process. Globalization necessitates the existence of socio-cultural interaction on a broad scale. In this context, Islam as the order of the order value is faced with modern values, which at a certain point is not only not in harmony with the values that brought Islam, but also diametrically opposite, so that the radicals tried to respond in the form of denial, even resistance.

  6. Perilaku Impor Susu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hastuti Pratiwi

    2016-06-01

    This paper analyzes the behaviour of milk import in Indonesia during 1985-2010. Using an Error Correction Model (ECM, it finds that in the long run, factors influencing the milk import are percapita income, domestic milk real price, and imported milk price. In the short run, the import is influenced by population size of more than 5-year old residents, real domestic price milk, real price of imported milk, and exchange rates. Variables that do not influence milk imports, both in the short run and in the long run, are national milk production, milk exports, population size of less than 5-year old residents, and the gonvernment policy on the deletion of milk imports.

  7. Pengawasan Terhadap Bisnis Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Atiqah Mahmudah

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam Islam, bisnis memiliki posisi yang sangat mulia dan strategis (bukan sekedar diperbolehkan dalam Islam melainkan justru diperintahkan oleh Allah SWT. Bisnis yang dijalankan dengan governance yang baik akan lebih memungkinkan untuk tetap sustainable / berlangsung secara baik. Keberlangsungan bisnis syariah harus dijaga untuk kemanfaatan semua pihak, sekaligus manfaat dunia dan akhirat. Artikel ini berusaha menjelaskan pola pengawasan terhadap bisnis syariah yang memiliki karakteristik tersendiri dan tentunya sangat berbeda dengan jenis bisnis lainnya baik secara konsep maupun praktis. Dalam artikel ini pula akan dijelaskan bagaimana prinsip dasar etika dalam bisnis syariah disertai beberapa contoh bisnis syariah yang berkembang di Indonesia dan Malaysia. Dalam bisnis syariah tak dapat terlepaskan dari syariah compliance, yakni salah satu elemen kunci yang berfungsi sebagai regulator dalam mengeluarkan kebijakan, aturan, tata kerja yang di jalankan dalam prakteknya. Instrumen tersebut adalah Dewan Pengawas Syariah yang memiliki peranan penting dalam menegakkan syariah compliance di bisnis syariah.

  8. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEBUTUHAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Rusdiana

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kebutuhan pangan, sesuai dengan pertambahan jumah penduduk. Kebutuhan pangan di Indonesia hampir dapat dipenuhi semua, dari potensi domestik, kecuali untuk komoditas pangan asal daging impor dan kedelai yang masih mengalami defisit, sedangkan untuk beras, jagung, kacang maupun ubi, telor, daging ayam, dan susu mengalami surplus yang tinggi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui petumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia. Pemerintah dapat mempertahankan dan berupaya terus memacu pembangunan ketahanan pangan, melalui program yang  benar-benar mampu memperkokoh untuk ketahanan pangan, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pendapatan rumah tangga dapat mencerminkan menjadi salah satu ukuran kemampuan dalam mengakses konsumsi pangan yang dibutuhkan beserta keragamannya. Pertumbuhan komoditi pangan yang paling tinggi setiap tahun adalah komoditi beras, sedangkan kontribusi daging sapi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani menduduki urutan yang kedua setelah daging unggas.ECONOMIC GROWTH AND IN INDONESIA NEEDS FOODABSTRACTGrowth effect economic on food requirements, accordance with increasing the sheer the number residents. Food needs can be met in Indonesia, almost all, of the domestic potential, except for the origin of food commodities imported meat and soybeans are still in deficit, while for rice, corn, beans and potatoes, eggs, chicken, and milk have a surplus high. The purpose of this article to find out of economic and food needs in Indonesia. Household income levels can be one measure reflects the ability to access food consumption is required along with diversity. The growth of most food commodities are higher every year is rice, while the contribution of beef in meeting the needs of animal protein ranks second after the poultry.

  9. TELAAH GAYA ARSITEKTUR MEDITERANIA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    1999-01-01

    Full Text Available During the last decade of 1990' s, the style of architecture takes after the architectural style of Mediterranean. This style has invited a strong polemic against the name it bears. Is Mediterranean spanning the three continents appropriate of representing the name of Mediterranean-style ? This paper will discuss about the historical development of this Architectural style and its physical elements. Abstract in Bahasa Indonesia : Gaya arsitektur yang marak di Indonesia pada dasawarsa akhir tahun 1990-an adalah gaya arsitektur Mediterania. Gaya arsitektur ini mengundang polemik tentang nama yang disandangnya, apakah kawasan Mediterania yang meliputi tiga benua itu layak mewakili nama gaya arsitektur Mediterania ?. Makalah ini membahas perjalanan Gaya Arsitektur ini dan elemen-elemen fisikalnya. Kata kunci : gaya arsitektur Mediterania, elemen-elemen fisikal.

  10. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  11. Intellectual Capital Performance Sektor Perbankan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihyaul Ulum MD

    2008-01-01

    Full Text Available The paper seeks to estimate and analyze the Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM for measuring the value-based performance of the Indonesian banking sector for three years, 2004 to 2006. Annual reports, especially the profit/loss account and balance-sheet of the banks concerned for the relevant years, were used to obtain the data. A review is conducted of the international literature on intellectual capital with specific reference to literature that reviews measurement techniques and tools, and the VAICTM method is applied in order to analyze the data of Indonesian banks for the three years period. The study confirms the improvement in the overall performance over three years. In 2004 and 2006, the overall performance of Indonesian banking sector is “good performers” (the VAICTM score is 2.07. While in 2005, the performance is “common performers” (the VAICTM score is 1.95. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan menganalisis Value Added Intellectual Coefficient (VAIC dalam pengukuran kinerja yang berbasis pada nilai atas perusahaan perbankan di Indonesia selama tiga tahun, 2004-2006. Data yang digunakan adalah laporan tahunan, khususnya laporan laba/rugi dan neraca, diperoleh baik melalui website resmi masing-masing bank maupun dari website BEI. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2004 dan 2006, secara umum kinerja perusahaan perbankan di Indonesia masuk dalam kategori good performers dengan skor VAIC 2.07. Sedangkan pada tahun 2005, kinerjanya turun menjadi common performers (dengan skor VAIC 1.95. Keterbatasan penelitian ini adalah data yang digunakan hanyalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI (24 bank, sementara jumlah keseluruhan bank per Desember 2006 adalah 130. Dengan demikian hasil penelitian ini tidak dapat digunakan untuk mengeneralisir populasi. Kata kunci: intellectual capital, sektor perbankan, aset tidak berwujud, Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM

  12. Pneumonia pada Anak Balita di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Anwar

    2014-05-01

    Full Text Available Pneumonia adalah penyakit infeksi yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2007 melaporkan bahwa kematian balita di Indonesia mencapai 15,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinan terjadinya pneumonia pada balita di Indonesia. Desain penelitian ini adalah potong lintang dengan menggunakan data Riskesdas 2013. Kriteria sampel adalah balita (0 – 59 bulan yang menjadi responden Riskesdas 2013. Variabel dependen adalah kejadian pneumonia balita, sedangkan variabel independennya adalah karakteristik individu, lingkungan fisik rumah, perilaku penggunaan bahan bakar, dan kebiasaan merokok. Penetapan kejadian pneumonia berdasarkan hasil wawancara, dengan batasan operasional diagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan dan/atau dengan gejala pneumonia dalam periode 12 bulan terakhir. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 82.666 orang. Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling berperan dalam kejadian pneumonia balita adalah jenis kelamin balita (OR = 1,10; 95% CI = 1,02 - 1,18, tipe tempat tinggal (OR = 1,15; 95% CI = 1,06 – 1,25, pendidikan ibu (OR = 1,20; 95% CI = 1,11 – 1,30, tingkat ekonomi keluarga/kuintil indeks kepemilikan (OR = 1,19; 95% CI = 1,10 – 1,30, pemisahan dapur dari ruangan lain (OR = 1,19; 95% CI = 1,05 – 1,34, keberadan/kebiasaan membuka jendela kamar (OR = 1,17; 95% CI = 1,04 – 1,31, dan ventilasi kamar yang cukup (OR = 1,16; 95% CI = 1,04 – 1,30. Disimpulkan bahwa faktor sosial, demografi, ekonomi dan kondisi lingkungan fisik rumah secara bersama-sama berperan terhadap kejadian pneumonia pada balita di Indonesia. Pneumonia is an infectious disease which is a major cause of mortality in children under five years of age in the world. National Basic Health Research 2007 reported that infant mortality in Indonesia has reached 15.5%. The objective of the study was to identify the determinant factors related to the incidence of

  13. MASA DEPAN VAKSIN ROTAVIRUS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisna Nur Andriana Pangesti

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakRotavirus adalah penyebab utama gastroenteritis pada anak-anak. Insiden diare yang disebabkan rotavirus di Indonesia terjadi sepanjang tahun dengan jumlah kematian mencapai sekitar 10.088 anak per tahun. Virus ini ditularkan melalui rute tinja-oral dengan tingkat transmisi tinggi. Lebih dari 50 kombinasi galur G - P yang dikenal sebagai galur yang menginfeksi manusia dengan serotipe dominan akan bervariasi antar wilayah dan tahun. Di Indonesia, berbagai penelitian rotavirus menunjukkan bahwa variasi tipe VP7 (G9 dan VP4 (P[8] merupakan kombinasi genotipe paling sering muncul. Metode pencegahan yang paling mungkin dan sangat diperlukan untuk mengontrol transmisi dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus ini adalah dengan vaksinasi. Berbagai macam jenis vaksin Rotavirus dikembangkan untuk memberikan kekebalan sebaik infeksi alamiah dan meminimalisasi efek samping yang terjadi. Untuk itu pengawasan yang baik pra dan pasca perizinan diperlukan untuk memantau efek samping dari vaksin yang ada. Infeksi Rotavirus menyebabkan beban penyakit dan ekonomi yang tinggi sehingga vaksin dapat dipertimbangkan sebagai salah satu cara pencegahan yang baik.Kata kunci : Rotavirus, vaksin, diareAbstractRotaviruses are the leading cause of gastroenteritis in young children. The incidence of diarrhea due to rotavirus in Indonesia is evenly throughout the year with the mortality approximately of 10,088 children in a year. These viruses are transmitted by fecal-oral route with high rate of transmission. More than 50 combinations G-P known as strain that infect human with the predominant serotypes will vary between region and year. In Indonesia, rotavirus studies showed that a variety of VP7 type (G9 and VP4 type (P[8] were the genotype combinations most frequently encountered. The most likely methods of prevention and control of transmission for the disease caused by this virus are vaccination. Various types of rotavirus vaccine were developed to provide

  14. Pekerja Anak dan Goncangan Pertanian di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kharisma

    2017-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh goncangan gagal panen terhadap pekerja anak dan peran aset yang digunakan oleh rumahtangga, baik farm business dan non-farm business dapat mengurangi pengaruh dari goncangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana gagal panen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pekerja anak pada usia 5-14 tahun. Hal ini mengidikasikan bahwa pada saat terjadi goncangan gagal panen, rumahtangga tidak menggunakan strategi coping dengan menambah pekerja anak untuk meredam berbagai guncangan tersebut. Sementara itu, aset yang digunakan untuk non farm business mampu mengurangi permintaan untuk pekerja anak (demand for child labor. Disisi lain, farm business assets berpengaruh positif terhadap pekerja anak usia 5-14. Hal ini mengindikasikan adanya fenomena wealth effect yang terjadi di Indonesia.

  15. INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    1999-01-01

    Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja

  16. PENGARUHCORPORATE GOVERNANCE TERHADAPINTERNET FINANCIAL REPORTING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    HARISTITO, -

    2014-01-01

    2014 PENGARUHCORPORATE GOVERNANCETERHADAPINTERNET FINANCIAL REPORTINGPADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA EFFECT OF CORPORATE GOVERNANCE ON THE INTERNET FINANCIAL REPORTINGOFBANKING COMPANIES IN INDONESIA Haristito Grace T. Pontoh DengSiraja Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empirismekanismecorporate governance(karakteristik strukturkepemilikan, komisaris independen, dan komite audit) memengaruhi tingkat pengungkapan sukarelaInternet F...

  17. Babak Baru Jurnal Ilmiah Arkeologi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Al Mujabuddawat

    2017-07-01

    Full Text Available Indonesian archeological research institute has been more than a century, marked by the establishment of Oudheidkundige Dienst in 1913, now become Puslit Arkenas to supervise ten of Balai Arkeologi. So with this age, archeological research institute is required to make a real contribution to the nation based on the scientific publication. Scientific journal for decades using the paradigm of the printed journal, but now with many rules imposed by LIPI and Dikti are faced with a new paradigm, that is management of ejournal. The enactment of ejournal regulations positively impact on the dissemination of Indonesian scientific journals globally. Since 2016 counted ten media ejurnal developed by the Puslit Arkenas and Balai Arkeologi have been active online. The condition of Indonesian archaeology ejournals so far have not yet reached the ideal expectations as a level of national research institute, but based on the research result in this study shows that the Indonesian archaeology ejournals have a prospect to become International journal. The result of the study also reveals that there are still some obstacles either in technical or non technical. Puslit Arkenas and Balai Arkeologi are expected to run along to developing strategy towards national accreditation in the near and road to international journal in the long term. The highest contribution of national research institute to the nation is having the research published in scientific journals recognized by one of the two International indexer institutions of high repute, the Thomson Reuters / Web of Sciene and Scopus.   Lembaga riset arkeologi Indonesia telah berusia lebih dari satu abad, sejak didirikannya Oudheidkundige Dienst oleh Pemerintah Kolonial di tahun 1913 hingga saat ini menjadi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan membawahi sepuluh Balai Arkeologi. Maka dengan usia yang telah dewasa ini lembaga riset arkeologi dituntut untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa sesuai

  18. Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko A Hasthoro

    2016-08-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan tata kelola publik terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Pelaksanaan pemerintahan umum diukur dengan menggunakan transparansi pemerintah daerah, akuntabilitas pemerintah daerah, budaya hukum, dan partisipasi masyarakat. Sejumlah lima puluh pemerintah daerah yang disurvei oleh Tansparency International Indonesia pada tahun 2010 digunakan sebagai sampel. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa budaya hukum yang ditunjukkan oleh indeks persepsi korupsi, dan partisipasi masyarakat yang diwakili oleh jumlah pemilih pemilu memiliki pengaruh signifikan positif pada kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemilu yang adil mendorong kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak yang meningkatkan pendapatan asli.

  19. KEBIJAKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajarwaty Kusumawardani

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTSchool-based Management (MBS rose as an answer for reformation promise in education sector. Since MBS was launched 16 years ago, schools were expected to be able to use their authorities to manage their resources. It was so necessary in order to make a higher quality of schools and their alumni. Bringing decentralization and democratic spirits, it became a brand-new atmosphere in Indonesia’s education program. Yet, MBS itself still had so many things to do and improve. It because of the dependency of its program to its stakeholders’ interests, people’s participation, budgeting politics, and also the level of people’s understanding to the urgency of MBS existence which was not yet internalized adequately.  Keywords: school-based management (MBS, participation, democracy, education decentralization.  INTISARIManajemen Berbasis Sekolah (MBS lahir sebagai jawaban atas tuntutan reformasi di bidang pendidikan. Dengan diberlakukannya MBS sejak 16 tahun lalu, sekolah diharapkan dapat memanfaatkan kewenangannya untuk mengelola sumber dayanya sendiri demi peningkatan kualitas sekolah dan lulusannya. Dengan semangat desentralisasi dan demokrasi, MBS menjadi udara segar dalam dunia pendidikan Indonesia. Namun MBS sendiri masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Perjalanan MBS terkait dengan kepentingan para stakeholder, partisipasi masyarakat, politik anggaran, dan juga tingkat pemahaman masyarakat mengenai urgensi eksistensi MBS yang belum sepenuhnya terinternalisasi.   Kata Kunci: manajemen berbasis sekolah, partisipasi, demokrasi, desentralisasi pendidikan.

  20. PERANCANGAN AWAL INSTALASI AIR BUANGAN PENDINGIN MENGGUNAKAN MULTISTAGEFLASH RECYLE DISTILLATION (STUDI KASUS PT. INDONESIA POWER PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurandani Hardyanti

    2012-02-01

    Full Text Available The port of Tanjung Emas Semarang was located at the coast needed more clean water for shipping,industries and the communities. The production process of PLTU Indonesia Power produced waste wateras cooling water that caused thermal pollution. Considering the quality, quantity, and continuity of thatwaste water used as one of alternative source of clean water. It treated using by multistageflash recycleddistillation method. The purpose of this plant to fulfill clean water for shipping and port of Tanjung Emasarea with production capacity was 50 liters per seconds for duration planning about 15 years. The locationof this plant was next to PT. SRIBOGA with area 8000 m2, wherein the intake on the Canal of PLTUIndonesia Power. In order to fulfill the quality of water, this plant used oil separator and antiscalant aspretreatment. Production cost of distillation plant was Rp 13.647 per m3. This cost was too expensive so itrequired to be done crossed subsidy. The price of clean water was Rp 2000 /m3 for public, Rp 5500 per m3for industries and Rp 3000 per m3 for governmental office.

  1. Kondisi Migrasi Internet Protocol version 6 (IPv6 di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrizal Lukman Budiono

    2011-06-01

    Full Text Available    Sejalan dengan pertumbuhan industri Internet di Indonesia tersebut, maka kebutuhan akan alamat Internet Protocol (IP juga pasti meningkat. Operator Internet akan membutuhkan alamat IP untuk mengembangkan layanannya hingga ke seluruh pelosok negeri. Saat ini, jaringan Internet di Indonesia berikut perangkat-perangkat pendukungnya hingga di tingkat end user masih menggunakan Internet Protocol version 4 (IPv4. Kenyataan yang dihadapi dunia sekarang adalah menipisnya persediaan alamat IPv4 yang dialokasikan. Hal ini dikarenakan jumlah alamat yang dapat didukung oleh IPv4 adalah 232 bits, sedangkan data terakhir didapatkan bahwa alokasi IPv4 telah habis dialokasikan pada akhir April 2011 di tingkat Internet Assigned Numbers Authority (IANA, organisasi yang mengelola sumberdaya protokol Internet dunia. Untuk mempercepat migrasi, stakeholder internet di Indonesia yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Industri Penyelenggara Internet membentuk ID-IPv6TF. Dalam studi ini, ditemukan bahwa implementasi IPv6 di Indonesia termasuk dalam kategori baik dibandingkan dengan negara lain di dunia. Namun, terlihat bahwa perkembangan ini masih sporadis dengan kurangnya peran koordinator, serta sosialiasi ke masyarakat yang tidak ada.

  2. KRITIK PENETAPAN HARGA IJARAH PADA GADAI EMAS (TINJAUAN FIKIH DAN ETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinda Asytuti

    2013-04-01

    Full Text Available Pembiayaan gadai emas di bank syariah mencuat ketika harga emas dunia mengalami fluktuasi yang cukup tajam. Hal ini mendorong masyarakat beralih kepada investasi emas. Diawali oleh BRI syariah membuka layanan gadai emas yang diidasarkan pada akad rahn dan ijaroh, namun pada praktiknya membuka prosedur layanan beli gadai yang disinyalir rentan dengan spekulasi yang dilarang oleh agama islam. Produk beli gadai selanjutnya dikenal dengan berkebun emas ini dibatasi oleh Bank Indonesia guna membatasi gerak spekulasi nasabah atas emas. Akan tetapi beberapa bank syariah seperti BNI dan BSM yang juga membuka layanan gadai emas tidak melakukan transaksi beli gadai sebagaimana BRI syariah melainkan hanya melayani gadai emas sebagaimana dalam fatwa DSN MUI No 26/DSN-MUI/III/2002. Namun transaksi gadai emas yang berjalan bukan berarti tanpa masalah ditilik dari fikih dan etika salah satunya adalah penetapan harga ijaroh yang didasarkan pada metode tiring dan taksasi pembiayaan yang diterima. Penetapan harga ijaroh dan transaksi gadai emas  dirasakan telah menyalahi konsepsi Rahn yang seharusnya didudukkan pada akad keterdesakan yang beresensi ta’awun tolong menolong. Untuk itu tulisan ini  membahas tentang praktik gadai emas di bank syariah dan metode penetapan ujroh pada produk gadai emas. Penulis menyimpulkan bahwa penetapan tarif ijaroh yang saat ini ditetapkan oleh bank syariah rentan pada penggelinciran fungsi sesunguhnya yang kemudian jatuh pada konsepsi “hillah / Helah (al-hilah; al-tahayulyang termasuk upaya rasional yang manipulatif.  Di antara hillah tersebut adalah penggantian nama dan perubahan bentuk padahal substansinya sama. Yusuf al-Qardhawi berpendapat bahwa sebuah perubahan nama tidak diakui secara hukum apabila substansinya tetap, dan perubahan bentuk juga tidak diakui secara hukum apabila hakikatnya sama (la ‘ibrata bi taghayyur al-ism idza baqiya al- musamma, wa la bi taghayyur al-shurah idza baqiyat al-haqiqah

  3. Analisis Kondisi Digital Poverty di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anton Susanto

    2016-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Kebijakan pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK harus memperhatikan tidak hanya pengembangan pasar (pro-growth policy, tetapi juga kebijakan yang pro-poor. Barrantes (2007 telah mendefinisikan keterbatasan akses dan penggunaan ICT  sebagai digital poverty yang meliputi tidak hanya dimensi ekonomi, tetapi juga kemampuan literasi TIK. Empat kategori kemiskinan digital seperti leveling yaitu extremely digitally poor, digitally poor, connected dan digitally “wealthy”. Penelitian ini fokus pada masalah yang terjadi di Indonesia dengan memetakan dan menganalisis kondisi digital poverty. Hasil penelitian akan berguna untuk mempertajam  kebijakan pro-poor di sektor ICT seperti salah satunya adalah kebijakan layanan telekomunikasi universal. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari Survei Indikator ICT untuk Rumah Tangga dan Individu yang dilakukan dalam 3 tahun terakhir yaitu 2014, 2015 dan 2016, dan juga dilengkapi dengan data Potensi Desa (Podes tahun 2014, maka penelitian ini menemukan bahwa terjadi peningkatan baik dari digitally “wealthy” dan extremely digitally poor. Pembangunan TIK telah mendorong pemanfaatan internet untuk aktivitas e-commerce dan interaksi layanan e-government dan e-business, namun disisi lain terdapat potensi digital exclusion untuk individu yang dalam kondisi kemiskinan digital yang ekstrim. Penelitian ini juga menemukan bahwa selain faktor ekonomi, faktor kondisi SDM rumah tangga dan kondisi supply ICT dan listrik juga ikut berpengaruh terhadap kemiskinan digital. Bahkan dari ketiga faktor tersebut, kondisi SDM adalah faktor yang paling berpengaruh.   ABSTRACT ICT development policy should concern not only market development (pro-growth but also pro-poor policy. Barrantes (2007 has defined the lack of ICT as digital poverty. That covered not only economic dimension, but also ICT illiteracy. The four category of digital poverty as leveling are extremely digitally poor, digitally poor

  4. Perancangan Basecamp Arsenal Indonesia Supporter Di Surabaya

    OpenAIRE

    Poppy F. Nilasari, Ifan Setiawan Andereas Pandu Setiawan

    2016-01-01

    Football is one of the sports that is loved by many people. Many fans of a club founded organizations in support of their beloved club. One of the clubs that have a lot of fans is Arsenal FC. In Indonesia, many fans have set up an organization called Arsenal Indonesia Supporter. Where they support Arsenal by watching alongside Arsenal's games and various other activities. But there's a lack of place to accommodate a wide range of activities of Arsenal Indonesia Supporter.

  5. Analisis Industri Pengolahan Susu di Indonesia

    OpenAIRE

    lim Sanny

    2011-01-01

    Milk is the main food for all ages. In addition, many products can be made from milk such as food, beverages, cheese, butter, yogurt, etc.. Opportunities milk processing industry in Indonesia is very good, considering that Indonesia with a population based on census 2010 reached 237.6 million people. If viewed from the supply side, current milk production in Indonesia is still very low, the number of dairy farmers around 118.75 thousand breeders. National dairy cow productivity stagnated, the...

  6. Pendugaan Model Sumber Anomali Magnetik Bawah Permukaan Di Area Pertambangan Emas Rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas (Halaman 38 S.d. 42)

    OpenAIRE

    -, Sehah; Anom Raharjo, Sukmaji; Wibowo, Okky

    2014-01-01

    Telah dilakukan survei magnetik dan pendugaan model sebaran sumber anomali magnetik bawah permukaan di kawasan pertambangan emas rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Data awal yang diperoleh dalam survei magnetik adalah kuat medan magnetik total. Setelah dilakukan beberapa koreksi dan reduksi diperoleh data anomali magnetik residual. Berdasarkan hasil pemodelan terhadap data anomali magnetik residual menggunakan perangkat lunak Mag2DC for Window pada lintasan AB, di...

  7. Pendugaan Model Sumber Anomali Magnetik Bawah Permukaan di Area Pertambangan Emas Rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas (Halaman 38 s.d. 42)

    OpenAIRE

    -, Sehah; Anom Raharjo, Sukmaji; Wibowo, Okky

    2015-01-01

    Telah dilakukan survei magnetik dan pendugaan model sebaran sumber anomali magnetik bawah permukaan di kawasan pertambangan emas rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Data awal yang diperoleh dalam survei magnetik adalah kuat medan magnetik total. Setelah dilakukan beberapa koreksi dan reduksi diperoleh data anomali magnetik residual. Berdasarkan hasil pemodelan terhadap data anomali magnetik residual menggunakan perangkat lunak Mag2DC for Window pada lintasan AB, di...

  8. HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santoso Santoso

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRACTFilariasis is still a public health problem in Indonesia. Over 10 years (2000-2009 the spread of filariasis inIndonesia are increasing in all over Indonesia. The numbers of clinical cases found were 6,233 cases in 2000 and increased in 2009 to 11,914 cases scattered throughout 33 provinces. Some factors that led to thehigher number of filariasis cases in Indonesia were poor sanitation and limited access to health carefacilities. The data for this analysis was derived from Basic Health Research 2007. The results showedthere were statistically significant relationship between the characteristics of respondents, the type andcondition of the waste water reservoirs, sewerage conditions, the presence of medium and large livestock, classification of areas and the incidence of filariasis.Keywords: Filariasis, characteristics, waste water disposal ABSTRAKFilariasis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Selama 10 tahun (2000-2009 penyebaranfilariasis di Indonesia terus meningkat yang meliputi hampir seluruh wilayah Indonesia. Jumlah kasusklinis yang ditemukan tahun 2000 sebanyak 6.233 kasus dan meningkat pada tahun 2009 menjadi 11.914kasus yang tersebar di 33 provinsi. Beberapa faktor yang menyebabkan masih tingginya kasus filariasis diIndonesia diantaranya kondisi sanitasi lingkungan yang kurang baik dan sulitnya akses ke sarana pelayanankesehatan. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data hasil Riskesdas tahun 2007. Hasil analisismenunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara karekateristik responden, jenis dankondisi penampungan air limbah, kondisi saluran air limbah, keberadaan ternak sedang dan besar, dan klasifikasi daerah dengan kejadian filariasis.Kata kunci: Filariasis, karakteristik, pembuangan air limbah

  9. Telaah Kritis terhadap Pemikiran Psikologi Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaharuddin Zaharuddin

    2016-03-01

    Full Text Available Islam adalah hal yang baru dalam psikologi perkembangan. Judul penelitian ini adalah Telaah Kitis terhadap Pemikiran Psikologi Islam di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana psikologi Islam di Indonesia. Penelitian ini disebut penelitian kepustakaan. Subyek diambil berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan interpretasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa psikologi Islam di Indonesia pada dasarnya diprakarsai oleh intelektual muslim terkemuka yang sebagian besar memiliki pendidikan dasar Psikologi Kontemporer (Konvensional dan beberapa orang lain memiliki pendidikan Islam dasar ilmiah. Psikologi Perkembangan Islam tidak begitu luas karena kurangnya Sumber Daya Manusia di bidang Psikologi Islam yang memiliki pengetahuan dasar di bidang Islam psikologi dan memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dan al-Hadits (psikolog Islam sekali komentator. Kesimpulan dari penelitian ini menggambarkan bahwa Psikologi Islam adalah kelimuan studi yang telah dikembangkan oleh para intelektual Muslim di abad ke-8 yang dikenal psikologi Islam klasik. Selain Psikologi Pemikiran Umat Islam di Indonesia pada dasarnya membandingkan atau mengintegrasikan teori psikologi konevensional dengan ajaran agama Islam dan sanggahan atau kritik dari teori konvensional psikologi. Islam is a new sect of psychology in developmental psychology. The title of this research is a critical examination of the Psychology of Islamic thought in Indonesia. The purpose of this study to investigation psychology of Islam in Indonesia. This research is literature. Subjects were taken based on predetermined criteria. Methods of data analysis using descriptive analysis and interpretation. The results of this study stated that thinking about the psychology of Islam in Indonesia is basically initiated by prominent Muslim intellectuals who mostly have the basic education of

  10. KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2010-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsinah Karsinah

    2014-09-01

    Full Text Available This is a study of Islamic bank performance in Indonesia. The objects of research are 11 Islamic Banks in Indonesia from 2010 until 2012. They are BMI, BSM, Bank Syariah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, and Maybank Indonesia Syariah. The variables used in this study were Deposit (I1, Assets (I2, Labor Costs (I3, Finance (O1, and Operating Income (O2. The method used in this research was Constant Return to Scale (CRS. The result of technical efficiency calculation by using DEA is 4 Islamic Banks have not been efficient; they are BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, and Bank Victoria Syariah. Further, the others Islamic Banks have reached the efficiency level. Then, it can be concluded that the majority of Islamic Banks in Indonesia have been efficient from 2010 to 2012. After having the study resuts, the Islamic banks should improve the micro policies for achieving the technical efficiency accomplishment, allocate the savings input excess into the total assets input; especially the productive assets, have firmer control for preventing moral hazard; and increase the budgeting number or crea-ting innovative product and the services cost. Penelitian ini mengenai kinerja bank syariah di Indonesia.Sampel penelitian sebanyak 11 Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia periode tahun 2010- 2012. Bank Umum Syariah tersebut meliputi BMI, BSM, Bank Sya-riah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Maybank Indonesia Syariah. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simpanan (I1, Aset (I2, Biaya Tenaga Kerja (I3, Pembiayaan (O1, dan Pendapatan Operasional (O2. Metode yang dogunakan dalam penelitian ini adalah metode Constant Return to Scale (CRS. Hasil dari perhitungan efisiensi teknik dengan menggunakan DEA dari

  11. PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM 2013 PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TANJUNG EMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vera Defyanti

    2016-12-01

    Full Text Available Implementation of Management Curriculum 2013 at the Elementary School in the Tanjung Emas District. The purpose of this study to describe the management curriculum at the elementary school 2013, and knowing the causes of curriculum policy 2013 and its implications for management in the primary school curriculum. From the results of the study revealed that the implementation of the 2013 curriculum management in primary schools have not fully load a fundamental change of the curriculum. Fundamental change of curriculum in 2013 was the planting of religious attitudes and social behavior, learning developed through thematic integrative, Scientific approach, which requires authentic teacher assessment measure all competency as attitudes, skills, and knowledge based processes and outcomes, as well as the compulsory extracurricular Scout. This means that schools still require the maximum development of the 2013 curriculum management planning, implementation, controlling and evaluation of the curriculum should be implemented as well as possible. Keywords: management curriculum, curriculum 2013

  12. Urgensi Pengaturan Keamanan Maritim Nasional di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhiana Puspitawati

    2017-08-01

    Full Text Available Located between two continents and two oceans, Indonesia is vulnerable to various transnational crimes. Hence, the concept of maritime security emerged. This paper focuses on three crucial matters, maritime delimitation, IUU Fishing as well as piracy and armed robbery at sea. This research aims to analyze the urgency of national maritime security legal framework in Indonesia. This research uses normative method with statute approach and comparative approach. It is submitted that although regional dan international cooperation is important to address maritime threats, national legal instrument is also necessary. Unfortunately, Indonesia still does not have comprehensive national legal instrument in place. Thus, it is argued that Indonesia should formulate specific policy and national legal frameworks in addressing maritime threats completed with certain measures for each threats as well as point out which institutions competent in handling each threats.

  13. PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beti Yanuri Posha

    2015-08-01

    Full Text Available Islam is a religion that put the principles of truth and justice for all its adherents. Factors that encourage Muslims to achieve independence are factors Ideology, political, economic, social and cultural. In Indonesia, Islam has an important role in education. Islamic education in Indonesia is given in three sectors, namely formal, informal and non-formal. After Indonesian independence, the issue of religious education received serious attention from the government, both in public and private schools, and has established educational institutions, especially schools and a mosque which has become a bastion of Islam that is so strong effect. Therefore, it is important to reassess how the development of Islam in Indonesia as well as the development of Islamic education institutions in Indonesia after independence.

  14. LIBERALISME GOLONGAN INKARUSSUNNAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulidar

    2010-12-01

    Full Text Available Liberalism of Anti-Prophetic Tradition in Indonesia and Malaysia. Liberalism thought which is pursuant to free understanding in comprehending nas the syariat of non solely one branch of habit thought supported by people of Islam in this world specially in Indonesia and Malaysia. Liberalism thought supported by this Moslem people in fact form the system of aqidah is which finally concluding of conception and religious service ‘separate’. The perpective Study of Hadith, inkarussunnah basically support the liberalism thought which in fact ‘ trussed’ with the free understanding in comprehending nas of the syariat especially from text of Hadith of Prophet. This article will elaborate the aspect of liberalism of faction inkarussunnah trod in Indonesia and Malaysia and its bearing with the past history forming liberalism rationale. This article will become the theory base in liberalism thought in inkarussunnah focusing to field study especially in Indonesia and Malaysia.

  15. Analisis Keunggulan Bersaing Nissan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    lim Sanny

    2010-11-01

    Full Text Available Automotive sales in Indonesia picked up sharply in 2010, and increase of prices does not lower the demand for automotive products. The large population of Indonesia and the low level of car ownership in the country suggest there is a lot of potential for expansion in the automotive industry. The aim of this research is to observe Nissan’s strategy in Indonesia to gain a spot in the top 10 of the best automotive seller in Indonesia. This research uses primary data with forecasting with monthly index to forecast the demand and to detect the selling target plans in 2010. Then, with combined porter five forces to determine the competitive strategy in the last 5 years. 

  16. Perkembangan Islam Di Indonesia Pasca Kemerdekaan

    OpenAIRE

    Posha, Beti Yanuri

    2015-01-01

    Islam is a religion that put the principles of truth and justice for all its adherents. Factors that encourage Muslims to achieve independence are factors Ideology, political, economic, social and cultural. In Indonesia, Islam has an important role in education. Islamic education in Indonesia is given in three sectors, namely formal, informal and non-formal. After Indonesian independence, the issue of religious education received serious attention from the government, both in public and priva...

  17. Analisis Permintaan Impor Bawang Merah di Indonesia

    OpenAIRE

    Pasaribu, Theresia Wediana

    2015-01-01

    This research has a purpose to know the development of import demand of shallot in Indonesia and what influence national consumption of shallot, national income, production of shallot, price of import shallot, exchange rate and volume of shallot import have of import demand of shallot in Indonesia. This research uses time series data from 2002 to 2012 by using linier equation. Analysis method that is used in this research is multiple regression by using Ordinary Least Square (OLS) method. ...

  18. Status Kritis Dua Jenis Badak di Indonesia

    OpenAIRE

    Haerudin R. Sadjudin; Mochammad Syamsudin; Widodo Sukohadi Ramono

    2016-01-01

    There are five species of rhinoceros in the world, two types of African (Diceros bicornis and Ceratotherium simum) and three species in Asia (Rhinoceros unicornis, Rhinoceros sondaicus and Dicerorhinus sumatrensis). Indonesia has two types, namely: the Javan rhino (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822) and the Sumatran rhino (Dicerorhinus sumatrensis Fischer, 1814).Both types of rhino in Indonesia is not endemic wildlife, but it is a species relich; formerly spread is very wide, but now in ad...

  19. Akselerasi Pertumbuhan Bank Syariah Di Indonesia

    OpenAIRE

    Zubair, Muhammad Kamal

    2008-01-01

    This paper aims to show the growth of Islamic banking industry in Indonesia. In this time, fast growth of Islamic banking industry progressively is office network side as consequence of improvement of requirement of society and enthusiasm of bank to provide service. Bank of Indonesia estimate in the this year 2008, Islamic banking industry will enjoy high growth to be compared to national banking in general. This prediction based on the finishing Law of Islamic Securities (SBSN) and Law of Is...

  20. Faktor Determinan Risiko Osteoporosis di Tiga Provinsi di Indonesia

    OpenAIRE

    Prihatini, Sri; Mahirawati, Vita Kartika; Jahari, Abas Basuni; Sudirman, Herman

    2010-01-01

    Osteoporosis is one of the degenerative disease related to ageing process. It is estimated that in 2050 there will be 50% bone fracture in Asia associated with osteoporosis. However, epidemiological information about osteoporosis in Indonesia is still rarely. Objective: The objective of this study is to indentify the risk factors of osteoporosis in 3 provinces in Indonesia. Method: The study had been carried out in North Sulawesi, Yogyakarta and West Java provinces. Two districts were selecte...

  1. Paradigma Misi Dokter Kristen Di Indonesia Dalam Terang Injil Lukas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Simon Alexander Tarigan

    2012-10-01

    Full Text Available Sesuai dengan pokok masalah yang ada, maka yang menjadi tujuan dalampenulisan karya ilmiah ini adalah: untuk mengetahui pelaksanaan misi oleh dokterKristen di Indonesia dan sejauh mana misi itu dijalankan dilihat dalam terang InjilLukas.Adapun metode penulisan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah iniuntuk mendapatkan data yang diperlukan adalah: Metode penelitian yang digunakanadalah “Penelitian Survei.” Populasinya adalah dokter Kristen yang ada di kotabesar di Indonesia di mana sampelnya diambil secara acak. Pengambilan datadilakukan dengan kuesioner dan wawancara.Adapun kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan karya ilmiah iniadalah: Pertama, jika misi dilihat dari aspek kasih, dapat dikatakan dokter Kristendalam penelitian ini belum terlalu materistis dan telah mempraktikkan kasih itu,khususnya dengan keberpihakan mereka kepada orang-orang miskin. Kedua,pengakuan iman yang baik tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hariseperti membaca Alkitab dan berdoa secara teratur. Ketiga, meskipun mayoritasresponden sadar bahwa pekerjaan mereka sebagai dokter adalah panggilan Tuhanuntuk melayani, namun kesibukan, padatnya jadual telah membuat panggilan itumenjadi kabur. Keempat, bahaya legalisme mulai tampak melihat banyaknya jumlahmereka yang bersaksi secara verbal, namun tanpa spiritualitas, mempraktikkan kasihtanpa nilai kemanusiaan yang utuh, pengakuan iman dengan bukti yang samar-samar.Kelima, sekalipun dari aspek kasih, dokter-dokter Kristen dalam penelitian inikelihatannya sudah melaksanakan misinya, namun secara keseluruhan, setelahdianalisis melalui komparasi, interpretasi dan deskripsi, secara deduktif dapatdiambil kesimpulan akhir bahwa mayoritas dokter Kristen dalam penelitian ini dandokter Kristen di Indonesia mempunyai keinginan untuk melaksanakan misinya,namun masih jauh dari paradigma misi Injil Lukas.

  2. POLITIK HUKUM PENGELOLAAN MINYAK DAN GAS BUMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Dwi Qurbani

    2013-12-01

    Full Text Available Politik hukum adalah kebijakan dasar penyelenggaraan Negara dalam bidang hukum yang akan, sedangdan telah berlaku yang bersumber dari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat untuk mencapai tujuanNegara yang dicita-citakan mencakup ius constitutum dan ius constituendum. Politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi yang berlaku pada kurun waktu tertentu di Indonesia menyebabkan pengaruhyang berbeda-beda terhadap kesejahteraan sosial yang dicita-citakan. Prespektif penguasaan dan pengusahaankepemilikan energi menjadi semakin kabur, padahal Pasal 33 UUD 1945 telah memberikanbatasan kepemilikan sumber daya alam oleh Negara untuk kesejahteraan rakyat. Karenanya, perlu segeradilakukan reinterpretasi kepemilikan energi secara faktual dan de facto, dalam perkembangan politikhukum minyak dan gas bumi di Indonesia untuk mengembalikan dalam kerangka de jure dan ideal,yang sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan filosofis politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi. Kata Kunci: politik hukum, minyak dan gas bumi

  3. Perkembangan dan Problematika Radio Komunitas di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masduki .

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This article is about the development of community radio in Indonesia, it is problems and solutions. Community radio in Indonesia developed as an alternative to both public radio and commercial radio after the fall of Soeharto in 1998. Two important features of community radio are that it provides all community members with equal access to information, enhancing their rights and obligations, access to justice, public accountability and also enables them to participate actively in radio management and production. Both features enhance people’s selfawareness and sense of belonging to a community. The expansion of the progressive, participatory, community ownership, and non-profit model of community radio, has become a third sector of communication beside the commercial or state media. The dynamic development of community radio in Indonesia faced several problems starting from it is definition, implementation of regulation until standards of programmes operation based on the concept of community approach and participation

  4. Melacak Akar Radikalisme Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Rizky Mardhatillah Umar

    2010-11-01

    Full Text Available Radicalism nowadays becomes a popular discourse in Indonesia. The fall of Soeharto in 1998 was also followed by the rise of some groups which enroots their ideology and value with the ideology of Islamic political movement in Middle East. Many authors even connect this phenomenon to terrorism. By those points of view, they try to encounter terrorism by de-radicalizing people and promoting the empowerment of moderate society. But this point of view is argued by some authors who think that terrorism differs from radicalism. It is structural problem –poverty, oppression, political authoritarianism— which implies violence and terror. It leads us to a question: What cause radicalism? This article attempts to analyze the historical and political-economic root of Radical Islam group in Indonesia. By analyzing those problems, we will elaborate the problem of Islamic radicalism in structural perspective of post-New Order Indonesia.

  5. FILANTROPI DAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Latief

    2016-02-01

    Full Text Available This article tries to discuss the possibility that Islam philantropy can contribute to the development of education in Indonesia. In the context of Islamic education in Indonesia, the tradition of philantropy can be found in alms and benefaction for educational institution. Therefore, Dompet Duafa established Lembaga Pengembangan Insan (Human Resource Development Institution, Rumah Zakat Indonesia designed Sekolah Juara (School for the Champions and breeding program of reciting Quran had BASIQ program (Scholarship for students who learn Quran, EKSPOR (Productive Economy of Pesantren and Daqu School (Darul Quran School. These Islamic philantropy institutions had put no concern on Islamic University as main partner yet. Whereas their involvement to support research in university level, specifically regarding Islamic studies, is significantly needed since it provides balance to the development of Islamic studies in the West which is also funded by Muslim philantropists such Bin Laden family and Abassi family and the Saudi Royal family.

  6. Penanganan Cyber Crime di Sektor Perbankan di Indonesia

    OpenAIRE

    Putra, Prima Agusdani

    2011-01-01

    Di dalam dunia perbankan perkembangan cyber crime cukup mengejutkan dengan terjadi beberapa kasus yang merugikan pihak perbankan seperti; kasus pembobolan BNI New York oleh mantan karyawannya sendiri, mutasi kredit fiktif melalui komputer di BDN Cabang Bintaro Jaya, pencurian dana di Bank Danamon Pusat. Sementara itu sejumlah nasabah pemegang credit card juga mengeluh, karena nomor kartu kreditnya telah dipakai pihak lain untuk melakukan transaksi e-commerce sehingga menimbu...

  7. Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miki Pirmansyah

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: The DPD existence of Bicameral System in Indonesia. Bicameral system of representation is a term consisting of two chambers, in Indonesia known as the House of Representatives and the DPD aims to achieve good governance as well as the achievement of checks and balances between state institutions, especially in the legislature, which is one of the most important elements in the implementation of the State. This institution has the main function in the setting and monitoring budgets. Thus, there are two rooms in the legislature is expected to achieve two controls in each policy issued, so it will tend to have a positive impact for the progress of the State and will ultimately achieved good governance as the ultimate goal of a state. Abstrak: Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral Di Indonesia. Bikameral merupakan istilah sistem perwakilan yang terdiri dari dua kamar (cembers,di Indonesia dikenal dengan istilah DPR RI dan DPD RI yang bertujuan untuk mencapai pemerintahan yang baik (good gavernment serta tercapainya check and balances antara lembaga negara khususnya di lembaga legislatif, yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam penyelenggaraan Negara. Lembaga ini mempunyai fungsi utama dalam pengaturan, anggaran, dan pengawasaan. Dengan demikian, adanya dua kamar dalam lembaga legislatif diharapkan tercapainya dua kontrol dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan, sehingga akan cenderung berdampak positif bagi kemajuan negara dan pada akhirnya akan tercapai pemerintahan yang baik sebagai tujuan akhir dari sebuah negara DOI: 10.15408/jch.v1i1.1461

  8. Perilaku Inflasi 33 Propinsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Birgitta Dian Saraswati

    2017-03-01

    Full Text Available This study aims to identify the effect of food prices and the factors of demand side on the inflation rate in the 33 provinces in Indonesia. Using fixed effect panel data regression model, our result show that inflation in 33 provinces in Indonesia are caused by demand-side factors ( gross regional domestik product and government expenditure as well as supply-side factors, namely food prices in this case the price of rice. The policy implication of this study is that monetary policy by controlling the money supply is still effective for achieving the goal of price stability. However, monetary policy alone will not be effective to achieve the inflation target. Required policy coordination among agencies or departments in order to ensure the availability of basic necessities such as rice commodities.

  9. PERKEMBANGAN MUATAN HAM DALAM KONSTITUSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Amin Putra

    2016-04-01

    Full Text Available Briefly Human Rights can be divided into three categories, including: first, the first generation of Human Rights of a matter of civil rights and politics, secondly, about the rights of economic, social and cultural, and the third, representing the right to equality. Enforceability constitution in Indonesia including of the Constitution RIS of 1949 and Provisional Constitution RIS 1950, the Constitution of 1945, Amendment (I-IV of the 1945 Constitution. Enforceability of human rights in the constitution in Indonesia has a different history in terms of the setting and the mention. Contents of Human Rights not only based on the rights of association, assembly, and contend yet more extensive and specific. The charge of human rights in the 1945 Constitution Amendment 1-4 nearly includes all the settings of the Universal Declaration in 1948.Keywords: Human Rights, Constitution, Law 

  10. TEORI DAN PROSES ISLAMISASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosita Baiti

    2014-12-01

    Full Text Available Various studies scientists and historians about the theories of the entry process and development of Islam in Indonesia, has always been a topic of interest also actual, to learn and explore, especially among Muslims, and especially the Muslims who are involved in the world of academia. This statement is closely related with the track record of the history, how the Indonesian nation in writing, through the relic inscriptions own civilization, culture and culture, even thought that is quite advanced, but can receive and adopt the culture, culture, beliefs, and foreign ideas (Islam by peaceful means. This article will reveal scientifically how the process of Islamization in Indonesia based on historical facts.

  11. APLIKASI MUDHARABAH DALAM PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Abidah Suryaningsih

    2013-01-01

    Full Text Available This theory analysis article aims to describe the meaning of mudharabah, explain about Sharia banks, and provide an overview on implementation of mudharabah in Islamic banking in Indonesia. Mudharabah takes place when there are investor (Shahibul mall, fund manager (mudharib, business activity, and profit sharing proportion (nisbah agreement between investor and manager. Sharia banking should be performed based on some characteristics, specifically: usury (riba-free, provides public services and realizes the socio-economic goals of Islam, universal, and applies profit and loss sharing. Moreover, mudharabah application in Islamic banking in Indonesia has the following characteristics: transactions must be intended to financing, business management is entrusted to mudhorib, and profits sharing system must be based on the principle of revenue sharing and proportion of profit sharing are subject to change during the term of the contract as agreed in the initial contract.

  12. PENGARUH PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Nizar, Muhammad Afdi

    2011-01-01

    This study aims to determine the impact of tourism to economic growth in Indonesia during 1995 – 2000. Based on quarterly time series data and using VAR model, the study tries to analyze patterns of causal relationship between the growth of tourism (tourism receipts) and economic growth. The results showed several conclusions : (i) the growth of tourism and economic growth have reciprocal causal relationship. However, the impact of tourism (receipts) growth increase will accelera...

  13. Epidemiologi dan Diagnosis Dengue di Indonesia

    OpenAIRE

    Zilhadia, Zilhadia

    2007-01-01

    Dengue fever/DF and dengue hemorrhagic fever/DHF is a global public health problem that occured in tropical and subtropical region. Epidemic dengue occurs every years, and it continues to be a major health problem in Indonesia. Due to its asymptomatic nature, a reliable, rapid and accurate dengue diagnosis is needed. Dengue diagnosis method based on molecular dengue virus properties and it will be developed by researcher. Dengue rapid test isnewly method. This article explaine about dengue ep...

  14. Pengembangan Model E-Bisnis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Subekti

    2014-12-01

    Full Text Available Problems in building e-business is the number of influential factors that really should be considered in the design, especially from the aspect of a relatively bad infrastructure in Indonesia. By doing appropriate design, it can at least reduce the impact due to various shortcomings that exist, it is intended that the users are able to surf comfortably and safely in a business website in cyberspace. In managing e-Business, there are business models that can be done by the businessman in the virtual world, but the e-Business models vary according to the character and culture of each region. What e-Business models are suitable to be applied in Indonesia, according to the character and culture of Indonesia, as well as the ability of the existing infrastructure will be described in this article. One solution is the utilization of social networking that is widely used, even though there are positive and negative sides of it. Then, what kinds of advantages are gained, in both for managing the site and as well as benefits for the customers

  15. Ema Fatima

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Resonance – Journal of Science Education. Ema Fatima. Articles written in Resonance – Journal of Science Education. Volume 18 Issue 3 March 2013 pp 287-288 Research News. Venom Evolution - Genetic and External Factors · Ema Fatima · More Details Fulltext PDF ...

  16. Menelusuri Transmisi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Hernawan

    2016-09-01

    Full Text Available Advent is a denomination in Christianity. Historically, denomination was a sect of Protestant Christianity Church when Christianity had no power to control Advent. Increasingly Advent separated its self from, and did not want to come back to, Christianity. The development of Advent movement spread all over the world. To spread their religious teaching, Adventists organized the forceful zending in Indonesia that was centered in Jakarta for western region and in Manado for eastern, with the name Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia (The Seventh-day Advent Christianity Church in Indonesia. The aim of exploring this Advent Church is to reconstruct the growth and development of the advent movement. Here is used a method of history research which includes four stages of history method; heuristic, critic, interpretation and historiography. Meanwhile, to get the explanation of the research problem, it is used a perspective of multi dimensions

  17. Tinjauan Yuridis Terhadap CYBERCRIME Di Indonesia

    OpenAIRE

    Azamul Fadhly Noor

    2007-01-01

    Modus operandi Cybercrime sangat beragam dan terus berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi, tetapi jika diperhatikan lebih seksama akan terlihat bahwa banyak di antara kegiatan-kegiatan tersebut memiliki sifat yang sama dengan kejahatan-kejahatan konvensional yang selama ini sudah dikenal, oleh Azamul Fadhly Noor 05002515

  18. PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviati Fuada

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kelas Ibu Hamil telah dicanangkan sekitar tahun 2009. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kesehatan Ibu dan Anak. Kegiatan Kelas Ibu Hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup manusia. Diharapkan KIH mampu membentuk generasi yang sehat dan kuat. Namun demikian keberhasilan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil masih banyak kendala. Untuk itu akan dilakukan telaah pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. Tujuan: Menelaah pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dengan tahapan, studi literatur. Metode: Analisis menggunakan SWOT ((strengths, weaknesses, opportunities, threats dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix. Hasil: Telaah berdasarkan literatur/penelitian sampai dengan 2014. Posisi KIH yang terlihat adalah posisi Kuadran III (negatif, positif. Posisi ini menandakan sebuah organisasi (KIH yang lemah namun sangat berpeluang. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Ubah Strategi. Maksudnya adalah pelaksanaan KIH disarankan untuk mengubah strategi sebelumnya karena strategi yang sudah berjalan dikhawatirkan sulit untuk dapat menangkap peluang yang ada sekaligus memperbaiki kinerja KIH. Strategi lama KIA merupakan kegiatan penunjang program KIA dan pelaksana/fasilitator di tingkat bawah menjadi tanggung jawab bidan desa. Masyarakat masih belum mengenal KIH. Upaya perbaikan kinerja program Kelas Ibu Hamil antara lain, memperhatikan kondisi kinerja fasilitator di tingkat puskesmas, di tingkat dinas kesehatan kabupaten dan provinsi, meningkatkan profesionalitas fasilitator, mengenalkan Kelas Ibu Hamil kepada masyarakat luas dengan cara promosi dan iklan secara terus menerus, melalui teknologi informasi dan mengajak seluruh stake holder untuk terlibat pelaksanaan KIH Kesimpulan: Pelaksanaan KIH masih berpeluang dilaksanakan dan perlu promosi di sosial media.

  19. Pengajaran Menulis Menggunakan Ancangan Proses Genre Di Sekolah Menengah Atas Di Indonesia

    OpenAIRE

    Wijayanti, Nurfika

    2010-01-01

    Sesuai dengan pedoman yang tercantum pada Kurikulum 2004, pengajaran kemahiran menulis Bahasa Inggris di SMA di Indonesia dilakukan dengan menggunakan ancangan genre. Ancangan geme adalah ancangan pengajaran kemahiran menulis yang berfokus pada penulisan teks yang berterima dalam konteks sosial-budaya.Namun, pengajaran kemahiran menulis yang menggunakan ancangan ini mengabaikan proses revisi yang dibutuhkan pada pembuatan suatu tulisan, sehingga tulisan yang dibuat siswa belum baik. Salah sat...

  20. Islam dan Sekularisasi Politik di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Latief

    2017-05-01

    Full Text Available Throughout Indonesia’s independence history, discourse on secularization of politics arises constantly and draws a widespread appeal from many researchers. Conceptual issues pertaining to separation between Islam and state (secularism and how it is realized, have been able to make the secularization of politics one of the most dynamic objects of research and directly reach the socio-political reality of the Indonesians. In the pluralistic society, quandaries emerge oftentimes as to make the religious and nationalist commitments converge. Even though inseparable, the government frequently designates Islam as opposing to nationalism. Islam has been charged with a symbol of exclusivism and anti-diversity. Islam has even been regarded as the second political enemy after communism and thus requires its elimination. This is hence the pretext for imposing the secularization. Islam is consequently separated from political concern and its adherents are discarded from any policy-making process. This article seeks to both elucidate the secularization and analyze its propagation in Indonesia spanning the time prior to its independence until the present time. In this section, the articles finds out that secularization in Indonesia proceeds as a top-down movement enforced by the ruling towards the ruled; the Muslim society. In the following section, the article also discloses deficiency in the secularization and exposes a groundwork for its impending failure. In reference to the secularization project in Turkey, the article reveals that separation of Islam and state in Indonesia falls short due to absence of support from the Muslim grass-root.

  1. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR EKONOMI TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Sutawijaya

    2015-04-01

    Full Text Available Price stability or inflation control is one of the major macroeconomic issues. Inflation received special attention in the economy of Indonesia. Every time there is a distortion in the society, politic or economic development, people always relate it to inflation. Low and stable inflation is a stimulator of economic growth. The variables that will be examined in this study are interest rate, investment, money supply, and exchange rate. This study is using data from the Central Statistics Agency (BPS, and Bank Indonesia (BI between 1985-2005. The research data were analyzed by using OLS (Ordinary Least Square. The study indicates that interest rate, money supply, investment, and exchange rates simultaneously effect the inflation in Indonesia. Interest rate has a positive influence 1289%. Money supply will has a positive influence on inflation 0.001%. Investment negatively impact inflation -0.0001802%. Exchange rate has a positive impact on inflation 0.00427%. Stabilitas harga atau pengendalian inflasi merupakan salah satu isu utama ekonomi makro. Inflasi mendapat perhatian khusus dalam perekonomian Indonesia. Setiap kali ada distorsi di masyarakat, politik atau ekonomi, orang selalu mengaitkannya dengan inflasi. Tingkat inflasi yang rendah dan stabil akan menjadi inflasi stimulator pertumbuhan ekonomi. Variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah tingkat suku bunga, investasi, uang beredar, dan nilai tukar. Penelitian ini menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS dan Bank Indonesia (BI antara 1985-2005. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan OLS (Ordinary Least Square. Studi ini menunjukkan bahwa tingkat suku bunga, jumlah uang beredar, investasi, dan nilai tukar secara simultan mempengaruhi inflasi di Indonesia. Tingkat bunga memiliki pengaruh positif 1,289%. Uang beredar akan memiliki pengaruh positif terhadap inflasi 0,001%. Investasi berdampak negatif inflasi -,0001802%. Kurs memiliki dampak positif pada inflasi 0,00427%.

  2. Strategi Pemasaran Global di Pasar Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy Simbolon

    2013-05-01

    Full Text Available Globalization is a new challenge for companies in the implementation of marketing strategy. Due to globalization, companies are required to compete with world class companies that have large capital and higher quality products. Indonesia currently becomes the market target for global companies to enjoy huge profits, while the Indonesian companies lost the competition. This study aims to obtain global marketing strategy for Indonesian companies in Indonesian market. Research method used is descriptive analisys. Merger between adaptation of marketing strategies and standard marketing strategy is appropriate strategy in Indonesian market.

  3. BAHAYA LATEN INFEKSI GONORE DAN KLAMIDIA DI ASIA SELATAN & ASIA TENGGARA, DI INDONESIA DAN KOTA MANADO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aron Pirade

    2014-04-01

    menempati urutan tertinggi. Wilayah Asia Selatan dan Asia Timur-Selatan (juga disebut Asia Tenggara adalah wilayah dengan prevalensi Gonore dan Klamidia terbesar. Prevalensi Gonore di tahun 1995 dan 1999 yaitu 29.11 dan 27.2 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Klamidia, di tahun 1995 dan tahun 1999 yaitu 40.48 dan 42.89 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, pada 11 area penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Gonore dalam wilayah Indonesia menunjukkan rata-rata prosentasenya 20%-40% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena STI. Sedangkan infeksi oleh Klamidia prosentasenya 15%- 45% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena penyakit kelamin. Prosentase Gonore dan Klamidia di Kota Manado rata-rata 15-30%. Tingginya prevalensi infeksi Gonore dan Klamidia di Asia Tenggara, ternyata diikuti juga dengan tingginya perkembangan infeksi Gonore dan Klamidia di Indonesia dan Kota Manado.

  4. Kaum Muda, Meme, dan Demokrasi Digital di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandy Allifiansyah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstract: Internet appears as a new medium for youth generation to shape and to articulate discourses in a unique ways known as internet meme. In Indonesia, internet meme is not an expression of youth jokes, but also their reflection through everday lives issues, like democracy, social, and politics. The discourse battleground in particular internet memes expands the democracy itself. This research examines the dynamics of discourse in two biggest Indonesian political controversy in 2014 by using Anthony Giddens’ structuration. Abstrak: Internet menjadi medium baru kaum muda untuk membentuk wacana dan mengartikulasikannya ke dalam sebuah bentuk yang unik, yakni internet meme. Di Indonesia, meme digunakan sebagai ekspresi lelucon sekaligus refleksi kaum muda terhadap kehidupan sehari-hari menyangkut aspek-aspek demokrasi, sosial, dan politik. Adu wacana antar kaum muda via meme yang tersebar di internet mengenai isu-isu sosial politik, memperluas spektrum demokrasi. Riset ini melihat dinamika wacana dalam internet meme mengenai dua isu politik besar di Indonesia pada tahun 2014 dengan menggunakan pendekatan stukturasi milik Anthony Giddens.

  5. Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Hendra

    2013-01-01

    Full Text Available Pencahayaan di perpustakaan merupakan aspek penting dalam menunjang aktivitas mahasiswa dan pegawai. Kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan keluhan kesehatan khususnya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian tingkat pencahayaan di ruang perpustakaan yang ada di lingkungan UI. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran dengan standar serta melakukan analisis terhadap kondisi lingkungan, respons subjektif pengguna, dan keluhan kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian pencahayaan di perpustakaan berkisar antara 0% sampai 100%. Sebagian besar pencahayaan mempunyai tingkat kesesuaian antara 30% sampai 60%. Kondisi ini disebabkan oleh distribusi pencahayaan yang kurang baik karena banyak lampu yang mati, intensitas yang rendah, tata letak peralatan yang kurang baik, serta warna ruangan yang agak gelap. Di samping itu, terdapat perpustakaan yang mempunyai pencahayaan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan silau, mengganggu aktivitas, dan menyebabkan keluhan kelelahan mata. Kelelahan mata yang umum dirasakan oleh mahasiswa dan pegawai adalah mata selalu terasa mengantuk dan tegang pada daerah leher dan bahu. Umumnya keluhan yang dirasakan selama melakukan aktivitas tersebut mengindikasikan tingkat pencahayaan di perpustakaan harus segera dibenahi agar sesuai dengan standar dan memperkecil risiko kelelahan mata. Lighting the library is an important aspect in supporting both students and employees activity. Lighting conditions that do not meet the standard can disrupt activity and cause eye fatigue. This study aimed to determine the suitability level of lighting in library of UI. This study performed evaluation design by comparing results with standard and an analysis of environmental conditions, subjective response, and eye fatigue. Results showed the level of suitability of lighting in the library ranged from 0% to 100

  6. Partai Islam dalam Dinamika Demokrasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gonda Yumitro

    2014-05-01

    Full Text Available Some surveys showed that though Islamic parties had significant supports in 1999 and 2004 elections and their existences are in the largest Muslim population in the world, the current development indicates the decline supports of people on them. This paper will analyze various factors which cause such phenomena and predict the Islamic parties position on 2014 election. The result found that Islamic parties will face tough position on next election because of democracy, Indonesian Islamic characteristics and history, the competence of Islamic parties, and other external factors. The democracy causes a lot of problems, like the conflict among Islamic groups in Indonesia, which had dark history as the consequence of the politization of Islam by the elites. Moreover, the involvement of Islamic parties in Indonesian politics has not able to solve the real problems within the society, such as poverty, unemployment, corruption, etc. Unfortunately, the public opinion and education characters in Indonesia also don’t support the Islamic political parties position.

  7. PROBLEMATIKA DAN PROSPEK WAKAF PRODUKTIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firman Muntaqo

    2015-04-01

    Full Text Available This paper aims to describe and analyze the problems and prospects of endowments (perwakafan in Indonesia, mainly related to the enactment of Law No. 40 of 2004 on Waqf. An analysis of the problems focused on management of waqf properties by waqf institutions that are still traditional and far from productive orientation. The problems on waqf management are triggered by several things, such as: Lack of socialization on fiqh waqf and regulations about waqf from the state; not seriusly management of waqf, the issue of nadzir commitment, weak institutional monitoring system, and problems of funding. The enactment of the Law of Waqf believed to be the initial breakthrough has strategic and significant meaning in order to strengthen the better prospects of waqf institutions in Indonesia for tomorrow. It was at least found on some of the indicators in the Law of Waqf, namely: progressive thinking about productive waqf (cash waqf, institutional strengthening on waqf, structuring the management of waqf administration, and law enforcement of waqf

  8. Status Kritis Dua Jenis Badak di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haerudin R. Sadjudin

    2016-03-01

    Full Text Available There are five species of rhinoceros in the world, two types of African (Diceros bicornis and Ceratotherium simum and three species in Asia (Rhinoceros unicornis, Rhinoceros sondaicus and Dicerorhinus sumatrensis. Indonesia has two types, namely: the Javan rhino (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822 and the Sumatran rhino (Dicerorhinus sumatrensis Fischer, 1814.Both types of rhino in Indonesia is not endemic wildlife, but it is a species relich; formerly spread is very wide, but now in addition to the steadily declining population is also more limited distribution. This happens because it is caused by the conversion of forests as a habitat for rhinos, plantations, settlements, and exploitation of space for various purposes. Hunting of two species of rhinoceros also has a long history, so that a distribution in some places have been lost; as well as the habitat that has been designated as a conservation area too, the population in the last 35 years continues to decline. Therefore both the rhino species has been categorized by the IUCN (International Union of Conservation of Nature and Natural Resources as critical or threatened species (Critical Endangered Species, highly endangered species. Due to the critical status, then efforts were made to save him. But it seems these efforts have not maximized, because not all potential or the ability  multi-party support to carry out rescue from extinction.

  9. Peramalan Pengguna Broadband di Indonesia [Forecasting of Broadband Users in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Aziz

    2016-07-01

    Full Text Available Negara Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk merealisasikan potensi pitalebar, mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk 253 juta orang dan pengguna internet 88,1 juta orang pada tahun 2014. Di sisi lain sektor komunikasi (salah satunya termasuk telekomunikasi merupakan satu-satunya sektor yang secara konsisten memberikan kontribusi pertumbuhan terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB sebesar dua angka (double digit. Kemudian peran penting pemerintah adalah selalu mengantisipasi dalam membuat regulasi telekomunikasi, salah satu nya untuk mempercepat penggelaran prasarana pitalebar, seperti menerbitkan Peraturan Presiden RI. Nomor 96 Tahun 2014 tentang Rencana Pitalebar Indonesia 2014 – 2019.  Secara riil pembangunan jaringan pitalebar di Indonesia masih dilakukan di kota-kota besar, mengingat pengguna telekomunikasi sebagian besar berada di kota-kota besar. Selain itu perangkat hanset atau handphone, ketersediaan di pasaran masih terbatas dan harganya masih mahal. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan menghitung peramalan dan kualitatif, dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung ke lapangan kepada perusahaan Telkom, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Selanjutnya hasil penelitian ini diperoleh lima faktor yang mempengaruhi penggunaan pitalebar yaitu jumlah penduduk, produk domestik bruto, pendapatan per kapita, laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dan laju penetrasi. Selain itu, hasil pitalebar menunjukkan pengguna pitalebar lima tahun kedepan selalu meningkat.*****Indonesia has a tremendous opportunity to implement the potential of broadband, as Indonesia has a population of 253 million people and 88.1 million Internet users in 2014. On the other hand, the communication sector (one of them including telecommunications is the only sector that is consistently contributed to the growth of Gross Domestic Product (GDP as many as two numbers (double-digit. Then the important role of government is

  10. Promotion of environmental managements systems (EMAS, ISO 14.000) in the Italian small and medium industries. The applied experiences achieved by ENEA; Promozione dei sistemi di gestione ambientale (EMAS, ISO 14.000) nelle piccole e medie imprese italiane. Le esperienze applicative dell `ENEA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Andriola, Luca; Brunetti, Nicola; Caropreso, Gaetano; Luciani, Roberto [ENEA, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy). Dipt. Ambiente

    1998-03-01

    EMAS (Environmental Management and Audit Scheme) introduced by the Regulation n. 1836/93, is one of the new tools activated by the European Community to overcome the old `Command and Control` philosophy and adopt an approaching policy in the `Moral suasion` logic. It is based on the sharing out of the responsibility, dialogue and action agreed upon by the concerned parties on the basis of impartial and reliable information. EMAS has voluntary character and presents many analogies with ISO 14.000 international system with which a deeper integration is being attempted for a revision of the Regulation. In the frame of present national and international situation, the report shows the recording path of an EMAS site and the experiences achieved up to now particularly by ENEA. [Italiano] L`EMAS (Environmental Management and Audit Scheme), introdotto con il Rergolamento n. 1836/93, rappresenta uno dei nuovi strumenti che la Comunita` Europea ha attivato per superare la vecchia logica del `Command and Control` (Imponi e Sorveglia) e passare ad una nuova filosofia di approccio nella logica della `Moral suasion` (persuasione morale) per un rapporto basato sulla ripartizione delle responsabilita` attraverso un dialogo e un`azione concertata tra le parti interessate sulla base di un`informazione obiettiva ed affidabile. Lo strumento EMAS ha carattere di volontarieta` e presenta profonde analogie con il sistema internazionale ISO 14.000 con il quale si sta tentando, a livello di revisione del Regolamento EMAS, una integrazione piu` profonda. Nel rapporto vengono illustrati, nel quadro dell`attuale situazione nazionale ed internazionale, il percorso di registrazione di un sito EMAS e le esperienza finora attuare con particolare riferimento a quelle dell`ENEA.

  11. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Justitia

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trademark squatting merupakan suatu tindakan mendaftarkan merek milik orang lain yang belum terdaftar, sehingga membuat pemilik merek yang sebenarnya tidak dapat lagi mendaftarkan mereknya. Setelah itu, pelaku menjual sertifikat hak atas merek tersebut kepada pemilik aslinya dengan harga melebihi biaya permohonan pendaftaran merek pada umumnya. Kendala yang ditemui dalam proses pendaftaran merek di Indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia dalam menangani jumlah permohonan pendaftaran merek yang mencapai ribuan setiap harinya. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya proses pendaftaran merek di Indonesia yaitu dengan menggagas suatu sistem yang bernama first to file based on use guna mengoptimalisasikan perlindungan pemilik merek, pertimbangan untuk meratifikasi Madrid System juga merupakan salah satu opsi lain untuk mencegah praktik trademark squatting. Abstract The purpose of this research is to identify and analyze why the practice of trademark squatting could occur in Indonesia's trademark registration process along with the constraints found in the trademark registration process in Indonesia and how to overcome them. Furthermore, it will also discuss the ideal conception related to trademark registration process to avoid and minimize the practice of trademark squatting. This research is an empirical legal research and all data were analyzed with qualitative methods. The results showed that trademark squatting is

  12. Kebijakan Pengawasan Iklan Pangan Olahan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Leny Susyanty

    2015-05-01

    Full Text Available The Act of The Republic of Indonesia Number 7 of 1996 on Food mentioned that every label and or advertisement concerning food to be sold must mention information concerning the food correctly and not misleading. The government shall regulate, supervise and the measure which are needed, in order that an advertisement concerning food which is sold does not contain information which may be misleading. This cross-sectional study was conducted to Identify legislation related to food advertisement. Primary data collection by means of in-depth interviews and Round Table Discussion (RTD, as well as secondary data collection concerning institusional report and monitoring documentation has been used. The data were analysed qualitatively. The findings indicate that monitoring of food advertisement only at the provincial level. Monitoring of Processed foodstuff advertisement by testimony in broadcast media, inset in the event program at television and advertising on the Internet is not optimal and it’s required cross-sectoral coordination

  13. IMPLEMENTASI AKUNTANSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUNG SUARYANA

    2011-01-01

    Full Text Available There has been a remarkable attention on social andenvironmental accounting recently. It informs us about social andenvironmental impact on operating activity of a company. Traditionalaccounting report only includes economic information for investors andcreditors’ interests. Social and environmental accounting has beendeveloped by various organizations in many countries. Accountingstandard in Indonesia has ruled it, however, there is a lack in theimplementation, especially in reporting prevention and maintenance ofenvironmental activities.To improve the implementation, there are several steps thatmust be done by the regulator. Firstly is to set standard ofsustainability reporting (SR and mandate the implementation forcompanies doing environmentally related activities. Secondly, is tomandate companies to prepare SR in accordance to the existingguidelines, such as those issued by Global Reporting Initiative (GRI.Thirdly, is to award companies that have been implemented SR.Fourthly, is to conduct environmental audit to improve credibility of SR.Finally, is to develop GCG mechanism to protect the interests of allstakeholders.

  14. Telaah Kritis Otonomi Daerah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auri Adham Putro

    2015-12-01

    Full Text Available The regional autonomy policy based on Law No. 22/1999 and Law No. 25/1999 is intended to cope with problems of national disintegration of Indonesia. However, during the implementation of this policy, several constraints appear. The first is economic constraint, and the second is political constraint. Economic constraints relates to the shift of local government paradigm from effectiveness and efficiency oriented policy to economic oriented policy, implying also to natural resources exploitation and to decrease of public services. Political constraint is due to excessive political powers of legislatives that are not supported by adequate human resources quality. This will lead to legislative authoritarianism, Therefore, the success of regional autonomy policy depends on the democratic central government that support law enforcement.

  15. Kontinuitas Pesantren dan Madrasah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Styaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available Pesantren is an educational institution, a pleace for deepeningreligious knowledge of Islam, with the aim of being a cadre of moslemscholars (ulama, leaders of ummah and the leaders of the Nation. Pasantrenis unique in the learning approach and outlook on life, the level of sharedvalues, the structure of the division of authority and all aspects of educationand other community. Other Islamic educational institutions, such as, themadrassa that stood on the initiative and realization of the Islamic reform,that is, the influence of Islamic reform in the Middle East, Western educationand the traditions of Islamic education in Indonesia. The renewal includesthree things: Improvements pesantren education system, adjustments tothe Western education system, and madiation between traditionalpesantren education system and the Western education system.

  16. Perwalian Menurut Konsep Hukum Tertulis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ishak Ishak

    2017-12-01

    Children who have not reached a certain age or have not married, growth and development can be influenced because parents are not capable of taking legal action, parents died or parents deprived of parental power over their children. In this regard, it is necessary to have a substitute for parent power over the child. Guardianship is a substitute for the power of parents against children. Civil Code, Law No. 1/1974 and KHI are part of the written law in Indonesia. the cause of the child under the guardianship, the rights and obligations of the child and the rights and duties of the guardian and also the cause of the termination of the guardianship, these matters differ according to the three-three laws of the above. Guardianship covers the management of the child and his property. In the guardianship of the trustee is expected to give a positive effect on the child and his property, not cause the opposite effect.

  17. Gambaran Penerapan Kode Etik Kedokteran Indonesia pada Dokter Umum di Puskesmas di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rieke Arya Putri

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakKode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI merupakan kumpulan norma untuk menuntun dokter di Indonesia selaku kelompok profesi berpraktik di masyarakat. Kasus kelalaian medik atau malpraktek sejak tahun 2006-2012 tercatat ada 182 kasus yang terbukti dilakukan dokter di seluruh Indonesia. Hal ini terkait dengan industri kesehatan yang semakin berkembang dan adanya persaingan yang ketat, apalagi jika sudah masuk pasar terbuka. Persaingan yang ketat serta keluhan dari pihak masyarakat maupun kedokteran dapat menurunkan citra dan martabat profesi kedokteran. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain deksriptif dengan menggunakan kuisioner Refleksi Kode Etik Kedokteran Indonesia terhadap dokter umum yang tersebar di Puskesmas di Kota Padang. Hasil penelitian ini mendapatkan 21 dokter umum yang bersedia menjadi responden tergolong dalam kategori kurang dalam Kuisioner Refleksi KODEKI. Disimpulkan bahwa semua responden dalam penelitian ini memliki tingkat refleksi KODEKI yang kurang.Kata kunci: refleksi KODEKI, malpraktek, kelalaian medis AbstractThe Indonesian Medical Code of Ethics is a reference of moral values for Indonesian physician applied in their day-to-day practice. Medical negligence or malpractice had been reported 182 cases from 2006-2012 around Indonesia. This is related to the medical industry and the growing presence of intense competition, especially if it has entered the open market. Intense competition along side complaints from the medical community can degrade the image and dignity of the medical profession. This study used quantitative descriptive design using a questionnaire of Indonesian Reflection Code of Ethics to general practitioner in community health centers in Padang. The 21 general practitioners who are willing tobe a respondent obtained classified in the less category in the Reflection of KODEKI Questionnaire. It can be concluded that all respondents in this study possess the less category of Reflection

  18. PERKAWINAN CAMPURAN DAN PERKAWINAN ANTAR-AGAMA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Taufiqur Rohman

    2016-09-01

    Full Text Available Each aims to build a family wedding sakinah mawaddah warohmah. In an effort to create tujuan, Islam offers the compatibility between couples (kafa'ah, which matching in the social level or the same confidence. Islam is not too make a problem out of social level such as mixed marriages in Indonesia between the Indonesians and foreigners. Other difference is the case with religious marriage between Muslims and non-Muslim (especially of the Book, Islam clearly arranged. Although a statement of confidence can not be guaranteed the realization of the purpose of marriage, not all couples of like mind lives in harmonic, harmony, and peace, but sometimes couples of different religions living harmoniously, consistent and peaceful. This does not mean your wedding different confidence is better than on religion. If you look back wedding vulnerable religious conflict differently, both on the question of worship, religious and other children. Other than that in Indonesia and religious law forbids it. [Setiap perkawinan bertujuan untuk membina keluarga sakinah mawaddah dan rah}mah. Dalam usaha mewujudkan tujuan tersebut, Islam menawarkan keserasian antara pasangan (kafa>’ah, yakni sepadan baik dalam strata sosial ataupun keyakinan yang sama. Islam tidak terlalu mempermasalahkan strata sosial seperti perkawinan campur yang ada di Indonesia antara warga Indonesia dan warga negara asing. Lain halnya dengan perkawinan beda agama antara Muslim dan non-Muslim (khususnya Ahli Kitab, Islam mengaturnya dengan jelas. Walau kenyataannya keyakinan tidak bisa menjadi jaminan terwujudnya tujuan perkawinan, tidak semua pasangan yang seiman kehidupannya harmonis, selaras, dan damai, malah kadang kehidupan pasangan yang berbeda agama lebih harmonis, selaras, dan damai. Ini bukan berarti pernikahan berbeda keyakinan lebih baik daripada seagama. Jika dilihat ke belakang, pernikahan beda agama rentan konflik, baik tentang soal ibadah, agama anak, dan lain-lain. Selain itu, di

  19. Pendidikan Multikultural di Pesantren (Upaya Membendung Radikalisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mahmudah Noorhayati

    2017-06-01

    Full Text Available Multicultural-Based Education in Pesantren (An Effort to Stem Radicalism in Indonesia. This study examines the role of pesantren in stemming radicalism. This is due to the wave of Islamic radicalism that keeps popping up on one side and terrorism on the other hand. It has disrupted the existence of pesantren. There is even a stigma that pesantren is a hotbed of terrorism and always fosters radicalism. Based on this fact, the conclusion of this study emphasizes the role of pesantren in stemming radicalism, that must be institutionally responsive and emphasize belief and morality. Pesantren education should be multicultural based, including an understanding of religious reality. As a religious education institution capable of processing and gathering all local wisdom in the face of Islam Nusantara, it is expected to deny the world’s perception on Islam that is always identified with the religion of terror and hatred.

  20. FAKTOR DETERMINAN RISIKO OSTEOPOROSIS DI TIGA PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2012-09-01

    Full Text Available Osteoporosis is one of the degenerative disease related to ageing process. It is estimated that in 2050 there will be 50% bone fracture in Asia associated with osteoporosis. However, epidemiological information about osteoporosis in Indonesia is still rarely. Objective: The objective of this study is to indentify the risk factors of osteoporosis in 3 provinces in Indonesia. Method: The study had been carried out in North Sulawesi, Yogyakarta and West Java provinces. Two districts were selected in each provinces. The samples were 2430 adult aged 25-70 years. Data collected were nutrient intake, age, gender, disease history, BMI, family planning, and life style. Bone density was measured by LG clinical bone density. Multivarite analysis identified various factors that associated with the risk of osteoporosis. Result: The proportion of osteoporosis risk in 3 provinces are 22.3% was osteoporosis risk and 32.7% was osteopenia. The proportion of osteoporosis risk is highest in North Sulawesi (27.7%. Multivariate analysis indicates the determinant factors in men are physical activity (OR: 0,68 , Cl:0,486-0,957, nutritional status BMK18.5 (OR:l,59, CI: 1,121-2,265, and age ≥ 55 years, OR:4,5, CI: 3,183-6,368 and in woman, physical activity (OR:0,57, CI:0,429-0,768, nutritional status BMK18.5 (OR:l,9, CI: 1,457-2,543, age ≥ 55 years (OR:4,98, CI: 3,442-7,208. menopause (OR: 1,58, CI: 1,074-2,328 and hormone contraceptive product (OR:0,58, CI:0,377-0,894. Conclusion: Determinant factors of risk of osteoporosis in men are physically activity, nutritional status, and age, and in woman are are physically activity, nutritional status, age, menopause and contraception.   Keyword: Osteoporosis, osteopenia, risk factors

  1. HUBUNGAN RETURN SAHAM DAN INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Triaryati

    2017-03-01

    Full Text Available The effect of inflation to the stock return research had been held since three decades ago based on GeneralizeFisher’s Hypotheses, but ‘how inflation influenced stock return’ had become a debate until today. In Indonesiamost of the related research used inflation as one of the variables that influenced stock return despite of others inshort period of time. This research investigated the effect of inflation to the stock return in Indonesia within fifteenyears, which was divided into 3 (three periods of time reflecting different economic growth for each of it. Thepurpose of this allotment was to see the consistency how inflation influenced the stock market. Using a secondarydata from monthly inflation and IHSG period 1998 until 2012, included three hundred and sixty observation,simple regression model analyses was applied. This research acknowledged that inflation negatively influencedstock return in a long time period, but it did not exist in the short time period, except when the level of inflationreached 10%. In conclusion, inflation influence on the stock return was not ascertained by how long the investigationwas held but if there was any inflation rate reaching 10% within the period of investigation.

  2. Komunitas Fujoshi Di Kalangan Perempuan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Andam Dewi

    2012-11-01

    Full Text Available This article discusses fan community of the Boys Love (BL manga among young women in Indonesia. BL manga tells a romance between fellow men. BL manga is a sub genre of shojo manga, the manga for girls and women readers in Japan. BL manga belongs to the genre for female readers because the comic artist is a woman. Both in Japan and outside Japan, the development of BL manga receives much attention from many researchers and observers of Japanese study. Using cultural-study perspective, they examine the phenomenon of BL manga and fujoshi community formed by BL fandom. This study discusses the formation of BL manga fandom community by linking the construction of gender identity using a cultural-study perspective and gender performativity concept by Judith Butler. By using Judith Butler's concept of gender performativity we can see why and how the Indonesian female teens construct their gender identity through fandom of BL manga.

  3. TRANSISI KESEHATAN DI INDONESIA (KAJIAN DATA SURKESNAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianty Pradono

    2012-11-01

    Full Text Available Demographic transition followed by the epidemiological transition have yielded to the transition in health, shown by the changes of mortality pattern due to diseases, number of total fertilities and population Life expectancy. To examine Indonesian health transition, analysis of National Health Survey is conducted, consisting of Morbidity and Mortality studies, Demographic Health Survey, and the 2004 TB Prevalence Survey. The results show the delayed transition with some polarization pattern. Number of infectious disease is still high, resulting from the new-emerging and re-emerging diseases, along with the increase of non communicable diseases. The transitions vary across region. In Java Bali and Surnatera region, non-communicable diseases as population cause of death could be obviously found, whereas in Eastern Indonesia, the causes of death are still dominated by the infectious disease. Behavioral and risk factors for the non communicable disease tend to incline according to the 2001 and 2004 NHHS. Furthermore, a significant relationship is found between those risks factor and the occurrence of non-communicable diseases. The analysis reveals the risk of developing hypertension in smokers is 2.5 times higher than in non smokers. Moreover, the risk of getting hyperglycemia and hypercholesterolemia is 2.2 and 1.4 times, respectively, higher in less active respondents than in those who have adequate physical activities. Therefore, prevention programs are necessarily required since the increase of the risk factors will represent the emergence of diseases in the future. Keywords: risk factors, transition,

  4. Kekhasan Pengajaran Bahasa Mandarin di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermina Sutami

    2007-10-01

    Full Text Available 1998 was the year of Mandarin teaching resurrection in Indonesia after 30 years prohibited. Since then, many schools begin to teach Mandarin as an extracurricular subject. In the last two years it becomes an intracurricular subject. Since there was no Chinese school for almost 30 years, consequently there was no publication on Mandarin student’s book, no Mandarin teachers. Nowadays, suddenly Mandarin teachers, student’s book was highly needed. Many schools use Singapore/Taiwan’s book. This rises problems, because Singapore/Taiwan’s students language circumstance is different from Indonesian students. The result is far from what we expected. This article proposed some aids based on the need of Indonesian’s student. Department of Education should set up a team consisting of Indonesian experts in Mandarin language teaching and Chinese linguistic to compile syllabus, student’s book. It should base on Indonesian Language Politics and the need of Indonesian’s student which differ from Chinese schools 30 years ago.

  5. ISU STRATEGI PEMBIAYAAN DEFISIT ANGGARAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daryono Soebagiyo

    2012-12-01

    Full Text Available The issue of budget deficit financing strategy has been broad enough to gain attention in macroeconomic policy. This study is focused on Analysis of Budget Deficit Financing in Indonesia. How is the deficit financing management implemented such as what are the best sources and its contribution to the Indonesian economy. The study explains that the model used to estimate the impact indicators is capable to manage budget deficit financing, in which the variable domestic financing and external debt encourages the economic growth. Another research goal is to identify the amount of deficit financing sources and their effects on the economy. Under normal conditions in simulation 2. by increasing foreign financing about 15 percent, economic growth will increase about 1.40 percent, and inflation will fall about 0.11. In the crisis where the interest rate increased 15 percent and domestic financing increased with the same rate, economic growth will fall 0.08 and inflation 0.01 percent.

  6. KEBIJAKAN MONETER DALAM MENGATASI INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Fauziyah

    2016-01-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the transmission mechanism of monetary policy in   control the inflation in Indonesia, both in terms of sharia and conventional. The analytical  tools that used  in this research  is  the Autoregessive  Vector (VAR. This VAR research results conducted by Test Impulse Response Function (IRF  and  the  Test  of  Forecast  Error  Variance  Decomposition  (FEVD.  IRF showed  that the yield on the conventional side (Model I is variable SBI had a negative impact and bonds provide a positive impact on inflation, while on the sharia (Model II have a positive impact in terms of reducing inflation. Fluctuation on Islamic monetary transmission mechanism more stable than the conventional monetary policy transmission mechanism. FEVD the model I give a negative contribution in raising inflation about 43.86%, while the second model of a positive contribution in the sense of lowering inflation about to 25.77%. Therefore we can conclude sharia monetary policy transmission mechanism is better than conventional transmission mechanism of monetary policyDOI: 10.15408/sjie.v4i1.2295

  7. DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK SIKATRIK KORNEA DI INDONESIA, RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erry Erry

    2012-11-01

    Full Text Available Sikatrik kornea dapat menimbulkan gangguan penglihatan mulai dari kabur sampai dengan kebutaan. Sikatrik kornea dapat bentuk ringan (nebula, sedang (makula dan berat (leukoma. Gangguan kornea merupakan penyebab kebutaan kedua didunia setelah katarak. Sikatrik kornea lebih sering disebabkan oleh infeksi, xeropthalmia dan trauma. Belum ada data yang akurat mengenai prevalensi sikatrik kornea di Indonesia. Yang diteliti adalah semua responden berusia  ≥ 5 tahun dari Riset Kesehatan Dasar 2007 yang merupakan penelitian potong lintang non intervensi. Pemeriksaan dengan senter dan dicocokkan gambar kartu peraga. Prevalensi sikatrik kornea pada kedua mata tertinggi di Provinsi Sumbar (2,5%, terendah di Provinsi di Sumut, Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Papua Barat dan Papua (0,3%. Prevalensi sikatrik kornea pada salah salah satu mata tertinggi di Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Sulawesi Tengah (0,9%, terendah di Provinsi DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (0,1%. Prevalensi sikatrik kornea pada dua mata maupun satu mata terendah dijumpai pada kelompok umur 20-29 tahun (0,1% sedangkan prevalensi tertinggi ditemui pada kelompok umur ≥ 75 tahun (8.7%. Sikatrik kornea dua mata dan sikatrik kornea satu mata berdasar gender hampir sama prevalensinya, sedangkan menurut pekerjaan tertinggi pada petani (1,8% dan terendah pada pekerja di sektor swasta (0,4%; lebih tinggi pada kelompok yang tidak bersekolah (4,1% dan terendah pada kelompok pendidikan tamat SLTA (0,4%; lebih tinggi di pedesaan baik dua mata (1,2% maupun satu mata(0,6% dibanding perkotaan. Prevalensi sikatrik kornea dua mata (1,1% lebih tinggi ditemui pada  tingkat pengeluran rumah tangga yang rendah sedangkan sikatrik kornea pada satu mata (0,4% persentasenya lebih rendah pada tingkat pengeluran rumah tangga yang tinggi. Gangguan penglihatan berat  (10,4% kebutaan (9,8%. Kesimpulan: Prevalensi sikatrik kornea lebih tinggi pada masyarakat yang berpendidikan rendah yang tinggaldi daerah

  8. PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS DI TIGA PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusianawaty Tana

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract Active pulmonary Tuberculosis (TB cases and drug resistance Myco-baterium tuberculosis strain increase the risk of health workers who contact to TB patients. Primary Health Care (PHC workers in Indonesia have the risk to be exposed to M. tuberculosis in workplace. This study aimed to evaluate the implementation of occupational health and safety concerning prevention of M. tuberculosis transmission in PHC and the obstacles. It was a cross sectional study in 50 microscopic referral PHCs (PRM and PHCs with capability in microscopic examination (PPM in Banten Province, Gorontalo Province, and South Kalimantan Province. Data collection was conducted in 2012 through interview and observation to obtain data on PHC characteristic, occupational health and safety implementation, the completeness of guidelines, and facilities. Occupational health and safety implementation on pulmonary TB prevention in PHCs had not fulfilled all the WHO M. tuberculosis transmission prevention guideline yet. Training on TB prevention for the PHC workers had been conducted. Only 58 % of PHCs implemented the program and 56 % had regular health check-up and TB screening activities. Health promotion equipments and facilities for occupational health and safety were still lacking in 26 % of PHCs. Personal Protection Equipments (PPE such as gloves and disposable maskers were available in almost all PHCs (98 % and 96 %. General facilities and laboratory facilities were still lacking in 68 % and 40 % of PHCs (n=50, respectively. Conclusions : Occupational health and safety implementation in PRM/PPM need to be improved by completing the facilities of PHC, laboratory, and health promotion. Key words : Primary health care, occupational health and safety   AbstrakMunculnya kasus TB paru aktif dan kedaruratan strain TB resisten obat, meningkatkan risiko bagi pekerja yang kontak dengan penderita TB. Pekerja puskesmas di Indonesia mempunyai risiko terpajan kuman TB dari lingkungan

  9. ANGKA KEMATIAN DI BERBAGAI PROPINSI DI INDONESIA (DATA RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Irianto

    2012-11-01

    Full Text Available Mortality rate is sensitive indicator for evaluation of health program. The mortality data could befound by many methods, one of them is by using Riskesdas data 2007. Thru the Riskesdas mortality data was collected from households with the period of one year before the Riskesdas implementation. Mortality rate could be counted by using indirect method thru child still live and died child by categories of mother age stated in Susenas data 2007. By direct method, it can be stated that crude death rate of Indonesia in general is 4.6 per mil, 5.3 per mil for men and 3.9 for women, then, infant mortality rate is 22 per mil. By using indirect method, it can be found that mortality rate for child under five year-old is 41 per mil. The finding of this analysis: there is linier causal between crude death rate and ratio of public health center by 100,000 people, but is not significant by hospital, medics and non medics. Variation of mortality rate by provinces can't be described by ratio health facility, but increasing the ratio of public health center by population is to improve reporting event of mortality. Keywords: Crude death rate, infant mortality rate, mortality rate of child under five years

  10. PERILAKU SUKU BUNGA PERBANKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratu Nabila Saras Putri

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui derajad pass through pada perubahan suku bunga acuan, melihat efisiensi perbankan dan mengamati perilaku perbankan simetris atau asymetris terhadap suku bunga acuan. Motivasi utama di balik penelitian ini adalah derajat pass through dan efisiensi, serta perilaku perbankan pada suku bunga acuan yang respossif maka dapat mendukung kesinambungan antara sektor moneter dan sektor riil. Untuk menguji hipotesis, kami menggunakan data bulanan selama periode 2005(7 – 2015(12. Penelitian ini menggunakan OLS (Ordinary Least Square dan model ARDL (Auto Regressive Distributed Lag. Hasil menunjukkan Interest rate pass-through pada suku bunga pinjaman dan simpanan kelompok perbankan tidak merespon kebijakan secara penuh. Suku bunga pinjaman Bank Pemerintah Daerah menunjukkan tingkat efisiensi yang rendah. Tingkat penyesuaian pada perubahan Bi rate suku bunga pinjaman Bank Pemerintah Daerah memiliki tingkat flexsibilitas yang baik. Suku bunga pinjaman Bank Persero, Bank Pemerintah Daerah, Bank Swasta Nasional, Bank Asing dan Campuran, serta Bank Umum memilki perilaku simetris sedangkan untuk suku bunga simpanan pada kelompok bank hanya Bank Pemerintah Daerah dan Bank Umum yang memiliki perilaku simetri. Berdasarkan temuan,kami menyarankan perubahan pada struktur pasar perbankan. Perilaku perbankan yang mampu melakukan forcasting serta mekanisme transmisi kebijakan akan tercapai bila adanya kordinasi yang baik antara kebijakan fiskal dan moneter.

  11. Pemanfaatan Cloud Computing untuk Enterprise Resources Planning di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asniar Asniar

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud Computing adalah sebuah topik yang telah mendapatkan momentum dalam beberapa tahun terakhir. ERP (Enterprise Resource Planning adalah struktur sistem informasi yang digunakan untuk mengintegrasikan proses bisnis dalam perusahaan manufaktur/jasa yang meliputi operasional dan distribusi produk yang dihasilkan. Selama ini, aplikasi ERP dan cloud computing berjalan sendiri-sendiri, belum pernah ada yang menyatukannya untuk kepentingan bisnis perusahaan. Aplikasi ERP untuk Cloud Computing (ERP Cloud akan menguntungkan perusahaan kecil karena dapat menurunkan hambatan umum terutama berkaitan dengan biaya investasi yang besar untuk penggunaan Sistem ERP pada umumnya. Usaha Kecil Menengah (UKM dapat memiliki akses penuh atas sistem ERP yang sesuai dengan proses bisnis perusahaan tanpa perlu membeli keseluruhan aplikasi ERP atau menyewa konsultan TI yang mahal. Dengan kondisi Indonesia yang masih didominasi oleh perusahaan dengan skala kecil menengah maka di Indonesia sangat diperlukan pemanfaatan jasa could computing untuk ERP perusahaan sehingga semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan aplikasi ERP dengan biaya yang lebih ringan.

  12. Wabah Difteri di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia

    OpenAIRE

    Kusnandi Rusmil; Alex Chairulfatah; Eddy Fadlyana; Meita Dhamayanti

    2016-01-01

    Latar belakang.Sejak tahun 1986 tidak ditemukan lagi kasus difteri yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Jawa Barat. Namun, wabah difteri selalu terjadi di beberapa kabupaten di Jawa Barat seperti yang dilaporkan sejak tahun 1993 sampai tahun 2010. Kementerian Kesehatan juga melaporkan peningkatan kasus difteri di beberapa provinsi di Indonesia tahun 2010. Suatu penelitian saat wabah di Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Cianjur tahun 2001 sebagai gambaran kejadian...

  13. Menyoal Kebebasan Beragama dan Penodaan Agama Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayan Sopyan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Questioning the Religious Freedom and blasphemy in Indonesia. The presence of the Constitutional Court in the reform era is the strengthening of the foundations of constitutionalism in the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. The Court in this case a role to enforce and the protector of the citizen's constitutional rights and the protector of the human rights. Including in this case, the right to religion and religious practices and teachings of their respective religions, in accordance with the constitutional mandate. However, on the other hand there is the discourse of freedom of expression and freedom of speech includes freedom to broadcast religious beliefs and understanding of the "deviant" and against the "mainstream" religious beliefs and understanding in general, as in the case of Ahmadiyah. The Court in this case is required to provide the best attitude when faced judicial review in this case still required in addition to guarding the constitution in order to run properly.   Abstrak: Menyoal Kebebasan Beragama dan Penodaan Agama di Indonesia. Kehadiran lembaga Mahkamah Konstitusi di era reformasi merupakan upaya penguatan terhadap dasar-dasar konstitusionalisme pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. MK dalam hal ini berperan menegakkan dan melindungi hak-hak konstitusional warga negara (the protector of the citizen’s constitutional rights dan pelindung HAM (the protector of the human rights. Termasuk dalam hal ini, hak untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah serta ajaran agamanya masing-masing, sesuai dengan amanat konstitusi. Namun, disisi lain ada wacana kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat termasuk didalamnya kebebasan untuk menyiarkan keyakinan dan pemahaman keagamaan yang “menyimpang” dan bertentangan dengan “mainstream” keyakinan dan pemahaman keagamaan pada umumnya, seperti dalam kasus Ahmadiyah. MK dalam hal ini dituntut untuk mampu memberikan sikap

  14. Tanaman Genetically Modified Organism (GMO dan Perspektif Hukumnya di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuwono Prianto

    2017-08-01

    Full Text Available Abstrak Genetically modified organism (GMO merupakan organisme yang gen-gennya telah diubah dengan menggunakan teknik rekayasa genetika. Produk rekayasa genetika diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu generasi pertama: satu sifat; generasi kedua: kumpulan sifat; generasi ketiga dan keempat: near-intragenic, intragenic, dan cisgenic. Adapun produk rekayasa genetika pada tanaman di Indonesia di antaranya adalah padi, tomat, tebu, singkong, dan kentang. Regulasi tanaman hasil rekayasa genetika diatur oleh beberapa lembaga, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Komisi Keamanan Hayati, Tim Teknis Keamanan Hayati, dan Biosafety Clearing House, berdasarkan peraturan pemerintah No. 21 tahun 2005. Pengujian yang dilakukan pada produk rekayasa genetika meliputi analisis sumber gen penyebab alergi, sekuens homolog asam amino, resistensi pepsin, skrining serum, serta penggunaan hewan uji. Berbagai produk GMO di Indonesia sejauh ini merupakan produk yang dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, yang perlu diawasi secara ketat dari segi dampaknya terhadap lingkungan melalui ketentuan hukum yang berlaku, yang diwakili oleh instansi-instansi terkait tersebut.Abstract Genetically modified organism (GMO is an organism whose genes that have been altered by using genetic engineering techniques. Genetic engineering products are classified into 4 types, which are the first generation: one trait; the second generation: a collection of properties; the third and fourth generation: near-intragenic, intragenic, and cisgenic. The genetic engineering products in plants in Indonesia include rice, tomatoes, sugar cane, cassava, and potatoes. The application of the genetically engineered crops is regulated by several institutions, including the Ministry of Environment, the Ministry of Agriculture, the Biosafety Commission, the Biosafety Technical Team and the Biosafety Clearing House, under government regulation No. 21 of the year

  15. Awareness Penggunaan dan Pemanfaatan Public Cloud Storage di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Sundoro

    2015-12-01

    Full Text Available Semakin besarnya tingkat urgensi dari data serta tingginya mobilitas pengguna internet pada masa sekarang menuntut dukungan dari tempat penyimpanan data atau storage. Teknologi informasi pada perkembangannya menawarkan layanan cloud storage yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna internet sebagai tempat penyimpanan data yang fleksibel untuk diakses dari mana saja oleh pengguna, selama akses ke internet tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat awareness dari pengguna internet di Indonesia, didalam menggunakan dan memanfaatkan public cloud storage tidak berbayar (gratis yang disediakan oleh beberapa penyedia jasa cloud storage.

  16. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  17. HUBUNGAN AGENSI DAN KINERJA PADA PERUSAHAAN KELUARGA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Agus Harjito

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractThe objective of this study is to investigate the simultaneous relationship between managerial ownership, institutional ownership, debt policy and dividend policy in reducing agency problem mechanism in the Family Business in Indonesia. If there is a negative relationship between the mechanisms of reducing agency problems means there is an interchangeable (substitution relationship between the mechanisms of reducing the agency problems that agency costs can be reduced. However, if there is a positive relationship means that the increasing use of one of the mechanisms reducing agency problems will increase the use of other mechanism reducing agency problems. The populations of this study are all companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2001 to 2011 except for companies from the financial sector, banking, and the dominant firm is owned by the government. The sample in this study are 46 companies that obtained by the method of purposive sampling. To analyze the relationship between variables simultaneously, this study uses two-stage least squares (2SLS. The result shows that there is significant relationship exists between debt policy and dividend policy. But, there is no significant relationship between insider ownership and debt policy, and between insider ownership and dividend policy in reducing agency problems in the Family Business in Indonesia although the firm performances proxied by Tobin’s Q are increase.Keywords: agency problems, firm performance and family business.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan agensi yang ditunjukkan oleh variabel-variabel pengawasan masalah agesi dengan kinerja pada perusahaan keluarga di Indonesia. Variabel-variabel pengawasan masalah agensi yang digunakan sebagai variabel dependen dan sekaligus juga sebagai variabel independen meliputi kebijakan hutang, kepemilikan insider dan kebijakan dividen, sedangkan kinerja perusahaan keluarga diproksi dengan nilai Tobin’s Q

  18. PERILAKU KONSUMEN TERHADAP MANGGAARUMANIS DI TIGA KOTA BESAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tutik Setyawati

    2012-10-01

    Full Text Available The value of imports of fruit in Indonesia also continued to increase, and in the reality import of the fruit is not least of which is a tropical fruit that can be grown in this country and has been cultivated on a massive scale by farmers, one of themis mango ofArumanis. On the other hand, consumer behavior tend to be very complex and is influenced by emotions, motives and attitudes.For the reason the understanding of concerning behavior of consumer become relevant because the information generated has aspects to like to (a devise a strategy development, production and marketing of the product, (b compile policy of public related to protection of consumer and producer and (c continue with new ideas to producers to not merely sell products and to consumers to be more careful and prudent in making decisions.Research location is three metropolisincluding especial consumer of horticulture product that is Jakarta (DKI, Bandung ( West Java and Padang ( West Sumatra. Responden of consumer survey is selected household consumer at random. Amount of consumer responder in] third the town is West Java = 123 people; Glorious DKI = 110 West Sumatra and people = 106 people, become totally = 339 people.The main analytical tool used is descriptive statistics, cross tabulation, chi square test and the Kruskal Walls to determine the relationship of various product attributes and socio-economic conditions through the use of SPSS statistical program. The results showed the majority of respondents have age between 30-49 years or are of childbearing age, with the majority of education above high school and is a housewife who works.Somewhat different characteristics occurred in Padang where housewives mostly working (70.8%, education SLTA large enough (61.3%, while in Bandung partially big housewife does not work (53.7%. Taste is an indicator of the most dominant in the purchase arumanis mango, flesh color followed. The first criterion is the most preferred by

  19. Faktor Bauran Pemasaran Yang Berkontribusi Bagi Konsumen Dalam Memilih Budget Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Sugiyanto, Valensia; Kurniawan, Antonius; Aprilia, Adriana; Jokom, Regina

    2014-01-01

    Budget hotel menjadi tren dalam dunia perhotelan Indonesia, banyak pengusaha hotel membangun hotel dengan konsep ekonomis, namun seringkali pengusaha budget hotel tersebut mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan konsumen sesungguhnya, karena itu peneliti ingin mengetahui faktor apa saja yang berkontribusi bagi konsumen dalam memilih budget hotel di Indonesia. Penelitian ini menemukan empat faktor yang berkontribusi bagi konsumen dalam memilih budget hotel di Indonesia yaitu first impression, h...

  20. Pengaruh Program Green Hotel Terhadap Minat Beli Konsumen Di Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Sugianto, Evelyn; Kurniawan, Christabel Josephine

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program green atau ramah lingkungan yang diterapkan oleh hotel di Indonesia terhadap minat menginap konsumen. Program green yang diteliti dalam penelitian ini adalah reduce consumption, green product and services, recyclables dan energy-saving. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian kuantitatif ini adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program reduce consumption dan energy-saving ber...

  1. Analisis SWOT Implementasi Tekonologi Finansial terhadap Kualitas Layanan Perbankan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imanuel Adhitya Wulanata Chrismastianto

    2017-04-01

    Menyikapi realisasi era digital saat ini, kualitas layanan perbankan di Indonesia diharapkan semakin meningkat secara signifikan, agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil. Namun, pada kenyataannya kualitas layanan perbankan di Indonesia saat ini masih minim dalam mengakses masyarakat yang tinggal di daerah 3T tersebut. Mencermati berbagai realita yang telah diuraikan di atas, maka melalui analisis SWOT implementasi kebijakan teknologi finansial ini, diharapkan kualitas layanan perbankan semakin dapat ditingkatkan dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara riil dan para pelaku perbankan dapat memahami pengelolaan fungsi manajemen perbankan dengan tepat didasarkan pada sikap takut akan Tuhan dan menghargai sesama, dalam konteks pengelolaan aset internal maupun eksternal yang mencakup aktivitas perbankan secara holistik. Dengan demikian, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT implementasi teknologi finansial terhadap kualitas layanan perbankan Indonesia di era digital melalui studi literatur perbankan.

  2. Implikasi Corporate Governance terhadap Kinerja Family Business di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Itan

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini melihat hubungan antara corporate governance quality dan kinerja pada perusahaan keluarga di Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada 126 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2008 sampai 2012 dengan menggunakan analisis regresi berganda. Dalam penelitian ini, corporate governance quality di proksikan dengan corporate governance process dan corporate governance mechanism, sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan ROA dan Tobin’s Q. Corporate governace process terdiri dari variabel hak-hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, dan tanggung jawab dewan. Sedangkan variabel corporate governance mechanism adalah ukuran dewan direksi, komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan asing. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel hak-hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, ukuran dewan direksi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan asing mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan ROA. Sementara itu, variabel pengungkapan dan transparansi, tanggung jawab dewan, dan ukuran dewan direksi berpengaruh terhadap Tobin’s Q.Kata kunci:  Mekanisme corporate governance; corporate governance process kinerja perusahaanThis paper explores the relationship between corporate governance quality and firm performance of family business in Indonesia. This study covers the period of 2008 to 2012 and 126 listed family companies from Indonesia Stock Exchange are included has been examined by using multiple regression analysis. In this study, corporate governance quality is proxied by corporate governance process and corporate governance mechanism, while performance is measured by return on assets (ROA and Tobin‘s Q. Measures of corporate governance process employed are rights of shareholders, equitable treatment of shareholders, role of stakeholders, disclosure and

  3. MODEL REKORDING DATA PERFORMANS SAPI POTONG LOKAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L Hakim

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Kontribusi ternak lokal dalam memenuhi kebutuhan pangan protein hewani bagi masyarakat Indonesia masih patut diperhitungkan, walau ditenggarai ada penurunan populasinya. Adanya tingkat pemotongan ternak produktif yang tidak seimbang dengan tingkat reproduksinya, ditambah dengan masih berlangsungnya kebijakan impor sapi potong maupun dagingnya, menyebabkan terancamnya ternak sapi lokal menuju kepunahan. Upaya yang harus dilakukan adalah mengembangkan populasinya dengan memperbaiki performans produksi dan reproduksinya. Namun perlu diingat bahwa dalam program perbaikan mutu genetik ternak, program rekording yang dilakukan secara tertib, benar, akurat, dan berkesinambungan, harus mendapat prioritas utama. Untuk memudahkan rekapitulasi dan analisis data, diperlukan software rekording, yang tentunya harus sederhana dan mudah diterapkan di lapang. Dalam Program Rusnas Sapi, telah dirancang software rekording sapi potong (SRS Versi.1.1. yang dapat digunakan untuk rekapitulasi dan pengolahan data performans produksi dan reproduksinya. Dalam implementasinya di lapang, software tersebut masih terus dikembangkan dan di update sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Bersamaan dengan perancangan software rekording sapi, juga telah dipersiapkan disain website sapi potong lokal Indonesia, dimana beberapa tahapan inventarisasi data telah dilakukan. Dengan demikian diharapkan akan terdapat wadah komunikasi bagi para peternak dan terakumulasinya data-base sapi potong lokal di Indonesia. Kata kunci: Rekording, performans, sapi potong lokal, software.   DATABASE RECORDING MODELS OF INDONESIAN  LOCAL BEEF CATTLE PERFORMANCE ABSTRACT The contribution of livestock to meet local needs in food of animal protein for the people of Indonesia should still be calculated, despite the decline in population there. The existence of cutting the level of productive livestock that is not balanced with the reproduction level, and the remains of the policy of import of beef

  4. POLITIK HUKUM PIDANA DALAM PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN KEJAHATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rena Yulia

    2012-11-01

    Full Text Available Perlindungan terhadap korban kejahatan merupakan bagian dari perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia secara keseluruhan. Perlindungan yang diberikan merupakan tanggungjawab negara yang dimanifestasikan dalam sebuah politik hukum pidana. Tujuan akhir dari politik hukum pidana ialah perlindungan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Pada hakekatnya politik hukum pidana merupakan bagian integral dari politik sosial. Politik hukum pidana di Indonesia termuat dalam kebijakan kriminal yang diimplementasikan melalui pembentukan perundang-undangan seperti KUHP, KUHAP, dan undang-undang organik lainnya yang mengatur tentang ketentuan pidana di dalamnya. Politik hukum pidana berasal dari politik hukum yang diintegrasikan ke dalam kebijakan kriminal sehingga diwujudkan dalam perundang-undangan yang mengatur tentang ketentuan pidana. Penulisan ini dimaksudkan untuk membahas bagaimanakah politik hukum pidana di Indonesia yang selama ini diterapkan, serta bagaimanakah kebijakan hukum pidana dalam memberikan perlindungan terhadap korban kejahatan melalui sistem peradilan pidana di Indonesia. Saat ini, kebijakan hukum pidana mengenai perlindungan korban kejahatan sudah diatur tetapi dari ketentuan perundang-udangan ini belum sepenuhnya memberikan perlindungan kepada korban kejahatan. Hal itu dapat dilihat dalam UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana yang lebih memberikan perlindungan terhadap tersangka dari pada perlindungan terhadap korban. Selanjutnya UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang lebih melindungi saksi dibanding korban. Ini karena undang-undang itu muncul untuk memberikan perlindungan kepada saksi dalam tindak pidana korupsi.   Protection of victims of crime is part of the protection of human rights as a whole. The protection that provided was the responsibility of the state that has been manifested in a criminal law policy. The ultimate goal of the criminal law policy is

  5. Jejak Budaya Paleolitik di Pulau Seram: Kajian Migrasi Manusia Awal di Wilayah Indonesia Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nfn Jatmiko

    2016-12-01

    Full Text Available The province of Maluku is consists of number of islands (including Seram island  is served  as of the areas in the eastern part of Indonesia that have a key role for study of life in the past. Geographically position as the bordered area between Australia and Irian island has played a strategic role as the routes for human and faunal migration. An indication for ancient human occupation in this areas has been shwoed by the presence of cultural remains of Palaeolithic tools. Palaeolithic culture (palaeo=ancient; lithic/lithos=stone is stone tools used by Homo erectus from the Pleistocene period. The Palaeolithic cultural remains from Seram island is very limitedly known; and the results of archaeological researches by Puslit Arkenas (National Research Centre for Archaeology in 2012 has been found of Palaeolithic tools on this areas. This fact proves that Seram island has interesting for migration routes of human ancient occupation and their culture in the eastern part of Indonesia. Study of palaeolithic culture used by comparative-exsplorative methods (contextual and technologic overview.  Provinsi Maluku yang terdiri beberapa kepulauan (salah satunya Pulau Seram merupakan salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mempunyai peranan penting dalam mengungkap sejarah kehidupan masa lalu. Secara geografis, posisi keletakannya yang sangat strategis di antara Pulau Irian dan benua Australia merupakan jalur lintasan migrasi bagi manusia dan fauna. Salah satu tujuan untuk mengetahui proses kedatangan awal manusia di wilayah ini adalah melalui tinggalan budayanya, yaitu alat-alat Paleolitik. Budaya Paleolitik (paleo = tua; litik/lithos = batu adalah perkakas dari batu yang diduga digunakan oleh manusia awal (Homo erectus sejak munculnya di muka bumi pada Kala Pleistosen. Tinggalan budaya Paleolitik di Pulau Seram selama ini sangat jarang sekali informasinya, namun hasil penelitian yang dilakukan oleh Puslit Arkenas pada tahun 2012 telah membuktikan

  6. Analisa Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Brand Image Dan Customer Loyalty Di Pop! Hotels Indonesia

    OpenAIRE

    Livia, Astrid; Gladys, Gladys

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh CSR terhadap brand image dan customer loyalty pada Pop! Hotels di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan bantuan penyebaran kuesioner yang dibagikan kepada 200 responden yang pernah menginap di Pop! Hotels di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image dan customer loyalty. Selain itu CSR juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap customer ...

  7. Hubungan Sikap Suportif dan Kedekatan Interpersonal dengan Munculnya Konflik dalam Tim Dota2 di Indonesia

    OpenAIRE

    Adi Utamanyu, Ardhisti; Setyabudi, S.Sos, MM, Djoko

    2016-01-01

    Dota2 adalah sebuah game online yang sangat populer di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Sayangnya, popularitas ini diikuti juga dengan munculnya konflik antara para pemainnya. Konflik ini tidak hanya terjadi antara kubu yang berlawanan namun juga pada kubu yang sama. Ada banyak kasus dari para pemain Indonesia, dimana sikap suportif justru dibalas dengan kata-kata kasar. Di antara teman pun, kekerasan verbal bahkan fisik ternyata juga masih ada,. Terdapat fenomena yang mengungkap...

  8. PENGADOPSIAN TEKNOLOGI RFID DI RUMAH SAKIT INDONESIA, MANFAAT DAN HAMBATANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Vanany

    2009-01-01

    Full Text Available This paper explores the benefit and barriers of RFID (Radio Frequency Identification technology adoption in Indonesian hospitals context. The investigation methods of this research used interview and semi-structured questionnaire on RFID consultants, RFID researchers, and big hospital managers in Java Island. The benefits and barriers of RFID technology adoption are identified from literature review. The barriers of RFID technology adoption are divided into two aspects, i.e., as business and technology aspects. The results of this study suggest that the benefits of RFID technology adoption are dominated of intangible benefit. Most of the respondents believed that the main barriers of RFID technology adoption are (1 the complexity of RFID technology (2 the lack of complete and valid information, and (3 there is no sufficient budget available. The detail of the outcomes and the implications of this reasarch are also discussed. Abstract in Bahasa Indonesia: Makalah ini berupaya mengeksplorasi manfaat dan hambatan dari pengadopsian teknologi RFID (Radio Frequency Identification dalam konteks rumah sakit di Indonesia. Metode investigasi dari penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner semi-struktur untuk konsultan, peneliti teknologi RFID dan manajer rumah sakit berkatagori besar di Pulau Jawa. Manfaat-manfaat dan hambatan-hambatan dari pengadopsian teknologi RFID telah diidentifikasi dari studi literatur. Hambatan dari pengadopsian teknologi RFID dibagi menjadi dua (2 aspek yaitu hambatan dari aspek bisnis dan teknologi. Temuan dari studi ini meyakini bahwa manfaat dari pengadopsian teknologi RFID didominasi oleh manfaat yang bersifat intangible. Sebagian besar responden meyakini bahwa hambatan utama dari pengadopsian teknologi RFID adalah: (1 kompleksnya teknologi RFID, (2 ketiadaan informasi yang lengkap dan valid, (3 tidak tersedianya anggaran yang cukup. Detail dari hasil studi dan implikasinya akan didiskusikan selanjutnya. Kata kunci

  9. KEBERADAAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DI KAWASAN TAILING TAMBANG EMAS TIMIKA SEBAGAI UPAYA REHABILITASI LAHAN RAMAH LINGKUNGAN (The Presence of Arbuscular Mycorrhizal Fungi in the Tailings of Mining Gold Timika as An Attempt of Environmentally Friendly

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharno Suharno

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Fungi mikoriza arbuskula (FMA berperan penting dalam menunjang rehabilitasi lahan terdegradasi, termasuk lahan tailing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan FMA lokal di lahan tailing tambang emas Timika – Papua, Indonesia. Metode yang digunakan adalah survei dengan mengisolasi FMA dari rhizosfer beberapa jenis tumbuhan dominan di kawasan daerah pengendapan pasir sisa tambang. Pengecatan akar untuk melihat infeksi oleh FMA dilakukan dengan trypane blue, sedangkan perhitungan persen infeksinya dilakukan dengan metode slide. Keberadaan spora FMA dilakukan dengan metode wet sieving. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat FMA di lahan tailing di kawasan pengendapan Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA. Persentase infeksi tertinggi (>50% diketahui pada jenis tumbuhan Ficus adenosperma (86,7%, Brachiaria sp (73,3%, Amomum sp (66,7%, Bidens pilosa (63,3%, dan Musaenda frondosa (56,7%, sedangkan beberapa jenis lain mempunyai persen infeksi yang lebih rendah. Jumlah spora pada rhizosfer tumbuhan Brachiaria sp., F. adenosperma, dan Amomum sp., merupakan yang tertinggi dibanding dengan tumbuhan lain yakni 17, 13, dan 11 spora per 10 g tanah.  ABSTRACT Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF has an important role in supporting the rehabilitation of degraded land such as tailings. The purpose of this research was to reveal the existence of indigenous AMF in tailing area of gold mine in Timika – Papua, Indonesia. The method was a survey by isolating some types of AMF from rhizosphere of dominant plant in the deposit area of mine sand residue. To define the AMF infected roots was conducted painting roots using trypane blue, where as the calculation of percent infection was carried out using slide methods. The presence of spores of AMF was done by wet sieving method. The results showed that AMF was found in tailings deposition on the Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA. The highest percentage infections (>50% was found under

  10. KONSEPSI DAN APLIKASI PIDANA MATI DALAM PERADILAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Pasek Budiawan

    2017-05-01

    Full Text Available Imposition of the death penalty by the judge in the criminal justice process Indonesia still remains a debate among groups that agread with the group that oppose it. But in some laws for special crimes such as terrorism, corruption, narcotics, psychotropic substances, and a human rights capital punishment is still regulated, as well as of the criminal code and the concept of the criminal code by 2015 capital punishment is still based. The  existence of the group that did not agree with the conception and application of this dying, argued that human life bussiness, my God, not the man to lift the perspective of the scientific criminal law that a death penalty still exists in all criminal acts by perpetrators of crimes with widespread impact as well as detrimental to the wider community the research for criminal santions was important to examine the existence of the norms of law as a basic for corrector by maximum capital punishment in Indonesia. Penjatuhan pidana mati oleh hakim dalam proses peradilan pidana Indonesia masih tetap menjadi perdebatan antara kelompok yang setuju dengan kelompok yang menentangnya. Namun dalam beberapa undang-undang tindak pidana khusus seperti terorisme, korupsi, narkotika, psikotropika dan peradilan hak asasi manusia pidana mati masih diatur, begitu juga KUHP dan konsep KUHP tahun 2015 pidana mati masih tetap dicanangkan. Adanya kelompok yang tidak setuju dengan konsepsi dan aplikasi pidana  mati ini berdalih bahwa nyawa manusia menjadi urusan Tuhan, bukan menjadi kewenangan manusia untuk mencabutnya. Perspektif keilmuan hukum pidana bahwa pidana mati masih eksis untuk diberlakukan sepanjang tindak pidana yang dilakukan pelaku menyangkut kejahatan luar biasa dengan dampak luas serta merugikan masyarakat luas. Penelitian terhadap sanksi pidana mati penting dilakukan guna meneliti keberadaan norma hukum sebagai dasar pembenar dijatuhkannya pidana mati ini di Indonesia.

  11. Kajian Gender Leadership And Inequality Pada Perguruan Tinggi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswachyu Dhaniarti

    2017-10-01

    Full Text Available Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (2013, menyatakan meskipun Indonesia, Laos, dan Kamboja telah melakukan berbagai macam program kesetaraan gender, tiga negara tersebut termasuk negara dengan indeks ketimpangan gender yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki masih dominan di masing-masing indikator, baik ketenagakerjaan, pendidikan maupun keterwakilan di parlemen. Pentingnya masalah pengambilan keputusan pada perempuan telah diakui dalam kerangka tujuan pembangunan milenium. Salah satu indikator untuk memantau Millennium Development Goal 3 tentang kesetaraan gender. Penelitian McKinsey and Company (2008 dalam bukunya yang berjudul Women Matter 2 menunjukan bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas dapat memberikan perusahaan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, organisasi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Narotama, Surabaya sedangkan untuk survey dan pengambilan data dilakukan pada Kementerian Ristek Dikti (PT se-Indonesia dan Kopertis VII wilayah Jawa Timur (PTS se-Jawa Timur. Lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas Perguruan Tinggi diharapkan dapat memberikan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Dampaknya adalah meningkatnya peringkat Perguruan Tinggi dengan Rektor Perempuan, dalam klasifikasi dan pemeringkatan PT Kementerian Ristek Dikti sebagai gambaran perbaikan

  12. PEMILU DAN DEMOKRATISASI DI INDONESIA (Catatan Kecil di Seputar Pelaksanaan Pemilu 1997

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    indro sugijanto

    1997-07-01

    Full Text Available Secara konstitusional, pemilihan umum dikonsepsikan sebagai salah satu wujud penegakan hak kedaulatan rakyat di bidang politik. Namun yang terjadi dalam praktak ketatanegaraan Indonesia, dari 6 (enam pelaksanaan Pemilihan Umum di masa Orde Baru menunjukkan adanya indikasi “Proses penguatan peran negara” (korporatisme. Gejala korporatisasi Pemilihan Umum dapat dicermati dari 3 (tiga hal. Pertama, besarnya dominasi birokrasi dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. Kedua, masalah perimbangan anggota perwakilan yang dipilih dan yang diangkat. Dan ketiga, sistem representasi proporsional yang masih dipertahankan. Korporatisasi penyelenggaraan Pemilihan Umum yang ditempuh melalui norma hukum (legalisasi menyebabkan penegakan hukum terhadap segala bentuk penyelewengan pelaksanaan Pemilihan Umum menjadi tidak objektif atau bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali. Tersumbatnya saluran formal inilah yang secara kriminogen memicu meletusnya berbagai gejolak di daerah atas pelaksanaan Pemilihan Umum 1997.

  13. Masalah Pelayanan Publik di Indonesia Dalam Perspektif Administrasi Publik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Mahsyar

    2011-10-01

    Full Text Available Public always demanded quality public services from the bureaucrats, even though these demands are not in line with expectations because the empirically public services that occurred during this still characterized by such things asconvoluted, slow, expensive, exhausting, uncertainty. Under such circumstances occur because people are still positioned as the party to “serve” is not being served. If considered public service issues in Indonesia, the main problems of public service today is associated with improved quality of service itself. According to Albrecht and Zemke (1990 the quality of public services is the result of interaction of various aspects, the system of care, human resources service provider, strategy, and customers. While Mohammad (2003 states that quality service is dependent on aspects such as how the pattern of its implementation, support human resources, and institutional management . New Perspectives for Public Service and Good Governance is considered most appropriate for the conditions present in addressing issues of public services in Indonesia, using a model like the model citizen’s charter, model KYC (Know Your Customer, and m-Government model. Publik selalu menuntut kualitas pelayanan publik dari birokrat, meskipun tuntutan ini tidak sesuai dengan harapan karena pelayanan publik secara empiris yang terjadi selama ini masih ditandai dengan hal-hal seperti berbelit-belit, lambat, mahal, ketidakpastian melelahkan,. Dalam keadaan seperti itu terjadi karena orang masih diposisikan sebagai pihak yang "melayani" tidak dilayani. Jika dianggap isu-isu pelayanan publik di Indonesia, masalah utama dari pelayanan publik saat ini dikaitkan dengan peningkatan kualitas layanan itu sendiri. Menurut Albrecht dan Zemke (1990 kualitas pelayanan publik merupakan hasil interaksi dari berbagai aspek, sistem pelayanan, sumber daya manusia penyedia layanan, strategi, dan pelanggan. Sementara Mohammad (2003 menyatakan bahwa kualitas

  14. MODEL KONSEPTUAL UNTUK MENGUKUR ADAPTABILITAS BANK SAMPAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helena J Kristina

    2014-01-01

    Full Text Available Munculnya bank sampah sebagai upaya penerapan dari UU No18 thn 2008, merupakan suatu cara pengelolaan sampah dalam aksi nyata melalui gerakkan 3R (reduce, reuse, recycle dengan melibatkan langsung masyarakat. Untuk pemerintah sendiri, bank sampah menjadi langkah awal yang baik untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam memperlakukan sampah sebagai sesuatu yang mempunyai nilai guna dan manfaat. Program bank sampah yang diberdayakan di Indonesia tentunya diharapkan dapat memberikan sebuah sistem yang efektif dan efisien sehingga proses bisnis dari bank sampah yang diselenggarakan dapat maksimal. Sistem yang efektif dan efisien ini terangkum dalam suatu proses yang dikenal dengan proses adaptabilitas. Adaptabilitas bank sampah adalah kemampuan sistem bank sampah untuk bereaksi secara positip ketika proses atau kondisi faktor kunci mengalami perubahan.  Belum adanya penelitian mengenai sistem pengukuran adaptabilitas bank sampah di Indonesia, maka makalah ini menyajikan suatu ide model konseptual untuk mengukur adaptabilitas bank sampah, dengan harapan akan terbentuk pemahaman yang mendalam dari keseluruhan permasalahan atau sistem elemen yang membentuk sistem adaptabilitas bank sampah. Jika sistem adaptabilitas ini kelak bisa teramati dan terukur, maka akan berguna bagi pengambilan keputusan dalam pengalokasian sumber daya dan membuat perencanaan keberlanjutan dalam proses manajemen bank sampah. Kata kunci: bank sampah, adaptabilitas, keberlanjutan   Abstract The emergence of garbage banks as an effort to implement UU No18, 2008, is a method of waste management in a real action through the 3Rs (reduce, reuse, recycle by involving the public directly. For the government, a garbage bank is a good initial step for community empowerment in treating waste as something of value and beneficial. Garbage bank program empowered in Indonesia is, of course, expected to provide an effective and efficient system so that the business processes of the program

  15. REKONSTRUKSIHUKUM ISLAM DANIMPLIKASI SOSIAL BUDAYA PASCA REFORMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muwahid Shulhan

    2013-03-01

    Full Text Available Abstrak: Nabi Muhammad tidak sepenuhnya memusnahkan tradisi Arab pra-Islam. Bahkan, Nabi Muhammad banyak menciptakan aturan-aturan yang melegalkan hukum adat masyarakat Arab, sehingga memberi tempat bagi praktik hukum adat di dalam sistem hukum Islam. Signifikansi peran budaya dalam hukum Islam kemudian diteruskan oleh para penerusnya. Dengan demikian, budaya memiliki posisi yang penting dalam sejarah hukum Islam. Ini juga membuktikan bahwa budaya yang berkembang dalam masyarakat tidak harus tunduk dalam ekspresi hukum Islam (corak Arab, melainkan hukum Islam harus melakukan proses mutasi untuk beradaptasi di bawah naungan budaya yang hidup di masyarakat sepanjang budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran fundamental dan spirit Islam. Dalam konteks Indonesia, paling tidak ada dua gagasan penting, yaitu: “fikih Indonesia” dan “pribumisasi Islam”. Dari kedua gagasan ini, setidaknya ada dua paradigma penting dalam upaya pribumisasi hukum Islam, yaitu: pertama, kontekstual, hukum Islam dipahami sebagai ajaran yang terkait dengan dimensi zaman dan tempat. Kedua, menghargai tradisi lokal. Dengan kedua paradigma ini, maka pribumisasi hukum Islam akan menjadi lebih jelas. Dengan demikian, pasca reformasi haruslah menjadi momen positif untuk merekontruksi budaya lokal, bukan malah menghancurkannya dengan pemaksaan konsep hukum yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Abstract: The fact explains that the Prophet Muhammad is not completely destroy the tradition of pre-Islamic Arabia. In fact, Prophet Muhammad creating many rules of customary law which  legalizing pre-Islamic custom of  Arab society, thus giving the place for the practice of customary law in the Islamic legal system. The significance of  culture in Islamic law and then passed on by his successors. Thus, culture has an important position in the history of Islamic law. It also proves that the culture that developed in the community should not be subject to the

  16. PREVALENSI TUMOR DAN BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Oemiati

    2012-07-01

    Dampak Penyakit Tidak Menular khususnya penyakit kanker terhadap ke-tahanan sumber daya manusia sangat besar karena selain merupakan penyebab kematian dan kesakitan juga menurunkan produktivitas. Angka kesakitan dan kematian tersebut sebagian besar terjadi pada penduduk dengan sosial ekonomi menengah ke bawah. Di Indonesia penyakit kanker merupakan urutan ke 6 dari pola penyakit nasional. Setiap tahunnya 100 kasus baru terjadi diantara 100.000 penduduk. (7 Meningkatnya pengguna rokok (57 juta orang, konsumsi alkohol, kegemukan atau 0 besitas dan kurangnya aktifitas fisik/olahraga juga berperan dalam peningkatan angka kejadian kanker di Indonesia. (8 Kanker merupakan penyakit dengan penyebab multifactor yang terbentuk dalam jangka waktu yang lama dan mengalami kemajuan melalui stadium yang berbeda-beda. (9 Faktor nutrisi merupakan salah satu aspek yang sangat penting, yang kompleks dan sangat dikaitkan dengan proses patologis kanker. Secara umum total asupan berbagai lemak (yaitu tipe yang berbeda-beda dari makanan yang berlemak bisa dihubung-kan dengan peningkatan insiden beberapa kanker utama misalnya kanker payudara, colon, pro stat, ovarium, endometrium dan pancreas. (10, 11 Disamping itu obesitas juga meningkatkan risiko untuk kanker dan aktivitas fisik merupakan determinan utama dari pengeluaran energi akan mengurangi risiko. (12 Faktor gaya hidup antara lain merokok, diet, konsumsi alcohol, reproduksi (hamil, menyusui, umur pertama menstruasi, menopause, obesitas dan kurangnya aktivitas fisik diduga sebagai kontributor utama per-tumbuhan kanker. Dari kajian literatur terlihat beberapa faktor risiko penyakit kanker antara lain; merokok dan faktor gaya hidup (khususnya konsumsi sayur dan buah serta aktivitas fisik merupakan faktor risiko kanker. (14 Hal ini diperjelas dengan per-nyataan Ray (2005 yang mengatakan bahwa asupan buah dan sayur yang tinggi akan menurunkan risiko kanker. (15. Alkohol adalah faktor risiko untuk tumor dan saluran pencemaan atas, kanker

  17. UPAYA PENINGKATAN PERAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Neta

    2014-04-01

    Full Text Available Salah satu hasil amandemen UUD 1945, adalah munculnya Lembaga Negara baru dalam sistem perwakilan rakyat di Indonesia yaitu Dewan Perwakilan Daerah (DPD dalam rangka mengakomodasi kepentingan daerah secara efektif dan adil dalampembuatan keputusan politik yang bersifat nasional dan untuk memberdayakan potensi daerah,  maka diperlukan suatu lembaga perwakilan selain Dewan Perwakilan Rakyat yang dapat mewakili kepentingan daerah yaitu Dewan Perwakilan Daerah. Namun DPD masih banyak mengalami kendala dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai representasi masyarakat, diantaranya dalam struktur Bikameral (dua kamar pada lembaga MPR yang terdiri dari DPR dan DPRD seharusnya kedua lembaga ini mempunyai kewenangan yang seimbang sehingga akan terwujud adanya checks and balances, namun dalam kenyataannya DPD hanya mempunyai kewenanyan untuk mengusulkan tidak sampai memutuskan

  18. PENGUATAN KELEMBAGAAN DI INDUSTRI PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN EKONOMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Permono Nugroho

    2012-06-01

    Full Text Available Penguatan kelembagaan di Industri pertaniaan diharapkan akan mampu memberikan andil bagi peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, bila didukungan oleh pemerintah, BULOG dan KUD. Penguatan kelembagaan BULOG (Badan Urusan Logistik yang bertugas sebagai pengendali harga dengan mengoptimalkan perannya sebagai penampung hasil pertanian terutama padi dan KUD (Koperasi Unit desa sebagai penyalur sarana pertanian bagi petani. Pemerintah berperan sebagai supporting system dalam mendukung penuh kedua lembaga tersebut dengan adanya kebijakan (regulasi dan pendanaan. Dukungan dari ke tiga elemen tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Industri pertanian akan semakin maju dengan adanya potensi pendapatan yang meningkat. Investasi akan dengan sendirinya tercipta dan sumber daya akan dapat diserap untuk kegiatan industri pertanian. Trickle Down Effect dan Multiplier Effect akan tercipta karena angkatan kerja akan terserap dalam sector pertanian sehingga angka kemiskinan di sector pertanian akan berkurang. Import beras hanya melukai kerja keras para petani maka seharusnya pemerintah memberikan akses yang maksimal bagi petani sehingga kedepan Indonesia mampu mejaga ketahanan pangan tanpa bergantung dari import.

  19. Earning Management dan Expected Future Earning di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taofiq Rachmat

    2017-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to applicated M-score to identify earning management in Indonesian corporation. This study also aims to analyst future earning condition from kind of group or sector of corporation which is indicated doing earning management. This study took a sample of 42 corporation using criteria about corporation which is had negatif information. The results of multiple linear regression analysis show that there is evidence that companies with an Earning Management detected earn lower future earnings (a study in Indonesian Stock Exchange Market, the ability of forecast changes in future earnings stems from its ability of predictive power of M-Score (Earning Management Detection Model. There is also, evidence that group companies which had “high attention” from Regulator earn lower expected future earnings. Based on the results of this study, the stake holder are advised to consider M-score to make judgement about financial reports.Keywords: earning management, expected future earning, indonesian stock exchange market, m-score, cross- sectional time-series dataAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji aplikasi M-Score untuk mengidentifikasi earning management pada korporasi di Indonesia. Penelitian ini juga bertujuan mengkaji kondisi expected future earning dari kelompok korporasi yang di informasikan terindikasi melakukan earning management. Penelitian ini mengambil sampel dari 42 korporasi dengan menggunakan kriteria korporasi yang memiliki informasi negatif. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan terdapat bukti apabila korporasi yang terdeteksi earning management akan mendapatkan expected future earning yang rendah. Kemampuan memprediksi perubahan pada expected future earning didapat dari kemampuan prediksi yang kuat dari M-score (Model untuk mendeteksi adanya earning management. Penelitian menunjukkan bahwa ditemukan konglomerasi usaha yang mendapat pengawasan dari regulator mendapatkan

  20. FIKIH HAM DAN HAK KEBEBASAN BERIBADAH MINORITAS DZIMMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Alifudin Ikhsan

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract: Indonesia is a multicultural country. There are various religions, tribes, cultures and customs. This diversity is a necessity that must be lived as a force in building the country. However, the diversity is tested by various discriminatory events. One is the freedom to worship religious minorities in the midst of a particular religion. The establishment of places by minority religions in various regions continues to reap the controversy. Maturity of the thinking of the majority becomes an important part in realizing the balance of social relations. Therefore, this article tries to realize a new idea of Fiqh HAM. The results of the Qur'anic conception are poured in the idea of human rights fiqh that seeks to build equal rights of worship for citizens. Fiqh HAM is expected to create public awareness to respect and respect the activities of minority worship   Abstrak: Indonesia merupakan negara multikultural. Terdapat berbagai agama, suku, budaya dan adat istiadat. Keberagaman ini merupakan sebuah keniscayaan yang harus dijalani sebagai kekuatan dalam membangun negara. Namun, keberagaman itu seolah diuji dengan berbagai peristiwa diskriminasi. Salah satunya adalah kebebasan beribadah kaum minoritas agama di tengah mayoritas suatu agama tertentu. Pendirian rumah ibadah oleh agama-agama minoritas di berbagai daerah terus menuai kontroversi. Pendewasaan pemikiran umat mayoritas menjadi bagian penting dalam mewujudkan keseimbangan hubungan sosial. Oleh karena itu, Artikel ini mencoba untuk mewujudkan gagasan baru mengenai Fikih HAM. Hasil konsepsi Al-Quran tersebut dituangkan dalam gagasan fiqih HAM yang berupaya untuk membangun kesetaraan hak beribadah bagi warga negara. Fiqh HAM diharapkan mampu membentuk kesadaran masyarakat untuk menghargai dan menghormati aktivitas peribadatan kaum minoritas   DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um019v2i12017p034

  1. Tekanan Global Dalam Penundaan Eksekusi Terpidana Mati Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawan Hari Siswoko

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesian authorities decided on July 29, 2016 executing four drug convicts and spared the lives of 10 others that were on a death row. While the decision was the sovereign authority of the Indonesian government, it was undeniable that the decision was the result of an international pressure, particularly from the government of Pakistan which used diplomatic means to influence the Indonesian government. Previously, the Indonesian authorities was so determined to bring the 14 drug convicts, including one Pakistani, before the firing squad. The public was almost certain that all 14 drug convicts would be executed at dawn on July 29. It turned out that only four of them were killed, leaving 10 others, including Pakistani Zulfiqar Ali, spared. This writing observes the diplomatic moves as a form of global communication by the Pakistani government as reported in the media. terpidana narkoba pada tanggal 29 Juli, 2016 dan menunda eksekusi atas 10 terpidana lainnya. Keputusan tersebut tentunya merupakan kedaulatan pemerintah Indonesia. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri keputusan tersebut adalah hasil dari tekanan internasional, khususnya dari pemerintah Pakistan melalui perangkat diplomatik. Sebelumnya, pemerintah Indonesia amat yakin dengan keputusannya untuk melakukan eksekusi terhadap 14 terpidana narkoba, termasuk seorang warga negara Pakistan. Publik pun dibuat yakin bahwa seluruh 14 terpidana itu akan dieksekusi pada dini hari tanggal 29 Juli, 2016. Namun, pada akhirnya hanya 4 terpidana narkoba yang diseksekusi. Tulisan ini mengamati langkah-langkah diplomasi, sebagai bentuk Komunikasi Global, yang dilakukan pemerintah Pakistan sebagaimana dilaporkan dalam pemberitaan media. Penelitian ini disusun dengan melakukan content analysis atas laporan pemberitaan media terkait rencana pemerintah Indonesia melaksanakan eksekusi terhadap terpidana narkoba. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran bahwa kebijakan pemerintah di sebuah negara tidak

  2. MENGURAI KEBINGUNGAN (REFLEKSI TERHADAP KESEMRAWUTAN KONSEP DAKWAH ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholil Lur Rochman

    2017-01-01

    Full Text Available There are two main problems destroying and paralyzing the existence of da’wah in the present time. The first is the weakness of epistemological study that makes dak’wah is meant as just a routine, temporal, and instant activity, which is strengthened with the doctrine that performing da’wah activity is God’s order. The second is the dominant interpretation that da’wah is an oral communication that flowered with jokes and satires. For that reason, there are some steps to be appropriately done to give a new direction in reconstructing da’wah (Islamic preaching in Indonesia. The steps are: 1 to change exclusive discourse of religiosity to an inclusive one; 2 the admission of plurality in religion; 3 actualizing empowerment da’wah; and 4 inter-religion dialogues, as an orientation of future da’wah.   Ada dua masalah dasar yang menggerogoti dan melumpuhkan eksistensi dakwah dewasa ini yaitu lemahnya kajian epistemologi sehingga dakwah hanya dimaknai sebagai rutinitas, temporal dan instan yang dikuatkan dengan argumen bahwa berdakwah adalah perintah Tuhan dan dominasi pemahaman bahwa dakwah adalah oral comunication yang mementingkan banyolanbanyolan garing dan satir. Untuk itu, ada beberapa langkah yang harus digarap secara tepat untuk memberikan arah baru dalam melakukan proses rekonstruksi dakwah Islam di Indonesia. Langkah tersebut adalah pertama, mengubah wacana eksklusif tentang cara keberagamaan menuju wacana inklusif, kedua, pengakuan adanya pluralitas dalam beragama, ketiga, membumikan dakwah pemberdayaan, dan yang keempat, adalah upaya dialog antar agama, sebagai orientasi dakwah masa depan.

  3. PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN KABUT ASAP PADA MEDIA ONILINE TERPILIH DI INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media online terpilih di Indonesia, Malaysia dan Singapura membingkai pemberitaan tentang asap di Indonesia dan menyebar di Malaysia dan Singapura. Berita diambil dari Kompas.com, Utusan Malaysia Online, dan The Straits Times.com pada juni 2013. Berita tersebut dianalisis menggunakan analisis framing yang diajukan oleh Robert M. Entman. Elemen yang didiskusikan dalam model ini adalah identifikasi, causal interpretation, evaluasi moral, dan rekomendasi penanggulangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki pembingkaian yang berbeda. Bingkai utama yang ditampilkan media Indonesia adalah persoalan kabut asap lebih disebabkan oleh faktor alam dari pada faktor manusia, keterlibatan perusahaan Malaysia dan Singapura dalam pembakaran hutan, dan perlunya permintaan maaf pemerintah Indonesia kepada Malaysia dan Singapura. Sedangkan media Malaysia membingkai persoalan kabut asap yang terjadi dengan menampilkan penolakkan pihak Malaysia terhadap tuduhan yang menyatakan perusahaan dari Malaysia telah melakukan pembakaran hutan, dan Malaysia telah menawarkan bantuan bagi Indonesia dalam mengatasi kabut asap. Selanjutnya, media Singapura membingkai desakan Singapura kepada Indonesia untuk mengatasi kabut asap, pembakaran disebabkan orang Indonesia sendiri, dan penawaran Singapura kepada Indonesia untuk membantu menyelesaikan kabut asap. Pembingkaian oleh ketiga media tersebut cenderung dipengaruhi oleh kepentingan negara masing-masing. Dapat disimpulkan bahwa setiap media berusaha untuk menunjukkan kesan positif bagi negara mereka dan menjaga image tersebut dengan cara menyalahkan yang lain. Namun demikian, media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura setuju secara bersama-sama merekomendasikan kerjasama antar negara untuk mengatasi masalah asap secara bersama-sama.

  4. Pengakhiran Hukum bagi Pengungsi di Negara Ketiga: Praktik Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitria Fitria

    2015-04-01

    Full Text Available Setiap orang selalu berupaya memiliki kehidupan yang aman, damai dan sejahtera dimana hak dan kebebasannya dijamin negara. Sayangnya, sampai saat ini masih terjadi konflik atau kegagalan negara dalam mewujudkan hal tersebut bagi warga negaranya. Hal tersebutlah yang menyebabkan orang-orang yang tidak terpenuhi haknya kemudian mencari suaka ke negara-negara yang dapat memberikan apa yang mereka inginkan, yaitu negara maju. Upaya mencari suaka yang dilakukan dengan segala keterbatasan menyebabkan para pencari suaka dalam perjalanannya terhenti dan bahkan menetap selamanya di negara ketiga. Dalam hukum internasional, perlindungan atas pencari suaka dan pengungsi diakomodasi oleh Konvensi Pengungsi 1951. Permasalahannya negara ketiga yang sering menjadi tempat pemberhentian bahkan penampungan pencari suaka dan pengungsi kebanyakan tidak meratifikasi konvensi tersebut, meskipun setiap negara mengakui prinsip non-refoulement bagi pengungsi dan pencari suaka sebagai kebiasaan internasional, termasuk Indonesia. Tulisan ini mengkaji praktik perlindungan dan tindakan lainnya yang dilakukan Indonesia dalam menangani permasalahan pengungsi di wilayah NKRI sebagai negara non-peratifikasi, termasuk keterlibatan dan kerjasama organisasi internasional seperti IOM dan UNHCR. Abstract Every person tends to strive for having a safe, peaceful, and prosperous life in which their rights and freedom are guaranteed by the state. Unfortunately, conflicts or state failures on realizing its citizens’ rights still occur untill now. This is become the sole reason why people seek asylum in countries that may provide their rights, namely the developed countries. Lack of logistic support caused asylum seekers stop and even settled permanently in a third country. In international law, the protection of asylum seekers and refugees are regulated by the 1951 Refugee Convention. The problem comes up as the third countries which often become shelters or even dismissal places of

  5. PEMIKIRAN DAN PERGERAKAN PAN ISLAMISME DI INDONESIA PADA AWAL ABAD KE-20

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Somad

    2015-11-01

    Full Text Available Tulisan ini mengambil topik tentang wacana pemikiran dan gerakan Pan Islamisme di Indonesia pada perempat pertama abad ke-20. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana konsepsi Pan Islamisme menurut kaum muslim Indonesia dan bagaimana bentuk aksi-aksi Pan Islamisme yang pernah mereka lakukan, baik dalam negeri maupun di luar negeri.Metode yang dipakai dalam penulisan tulisan ini adalah metode sejarah. Metode ini meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.Pemikiran dan gerakan Pan Islamisme di Indonesia dilandasi oleh kesadaran kaum muslim untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan umat Islam. Di dalam negeri, keinginan itu diupayakan dalam Kongres Al-Islam Hindia Timur. Dalam kongres ini berkumpul sejumlah organisasi massa Islam. Mereka melakukan dialog keagamaan guna mencari akar-akar persamaan di antara mereka, dan memahami perbedaan masing-masing dalam soal-soal agama yang bersifat cabang. Sementara itu, di luar negeri, kaum muslim Indonesia merasa perlu melibatkan diri dalam pergerakan khilafah dan persoalan tanah suci Makkah-Madinah yang dibicarakan pada tahun 1926 lewat Kongres Islam Sedunia yang di selenggarakan di Timur Tengah. Keterlibatan mereka dalam persoalan-persoalan Dunia Islam ini sebagai bagian dari usaha kaum muslim Indonesia untuk turut aktif dalam mempersatukan umat Islam sedunia.

  6. FAKTOR PEMBANGUNAN WILAYAH TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.A. Ma’ruf

    2017-04-01

    Full Text Available Economic development in Indonesia has improved a lot, but in community there are still many problems related to poverty which in turn have an impact on heath. One of the health problems that associated with poverty are malnutrition. The research aimed to determine roles of the various fi elds of development to nutritional status. The analysis used Riskesdas 2013 (Balitbangkes, PSE and IPM (BPS data. They were analyzed using linear regression to examine the relationship of variables and the nutritional status. It showed that number of poor people, income per capita, literacy rates, adequacy of doctor and posyandu, ownership of health insurance, and knowledge of the availability of health facilities were correlated with malnutrition status of children under five. Whereas, number of midwives did not influence malnutrition status of children under five. The higher percentage of poor people infl uenced higher malnutrition status of children under fi ve. Meanwhile higher percentage of income per capita, literacy rates, adequacy of doctors and Posyandu, ownership of health insurance and knowledge of the availability of health facilities infl uenced lower malnutrition status of children under five. The development on the field of socio-economic was through additional employment, education through compulsory education, as well as the health sector by improving health services. It needs a sustained effort and long-term strategy in each area for the improvement of nutritional status of under five.ABSTRAK Pembangunan ekonomi di Indonesia sudah banyak mengalami peningkatan, akan tetapi di masyarakat masih banyak ditemukan masalah terkait kemiskinan yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang terkait dengan kemiskinan yaitu gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berbagai bidang pembangunan terhadap perubahan status kesehatan gizi balita. Analisis menggunakan data Riskesdas 2013 (Balitbangkes, PSE dan IPM

  7. Pengaturan Ketenagakerjaan Terhadap Tenaga Kerja Asing Dalam Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN Di Indonesia

    OpenAIRE

    Suhandi, Suhandi

    2016-01-01

    Menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN khusus di bidang ketenagakerjan, yaitu dengan masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia, itu tidak bisa dihindari dan harus dihadapi dengan kesiapan tenaga kerja Indonesia untuk bersaing di segala bidang, dan hal yang paling mendasar adalah implementasi terhadap peraturan hukum ketenagakerjaan yang harus benar-benar diterapkan terhadap penggunaan tenaga kerja asing. Pengawasan terhadap pelaksanaan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI sebagai pelaksana Un...

  8. Literatur Review Tingkat Kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia

    OpenAIRE

    Sari, Purwita; Antoni, Darius; Rizal, Syahril

    2016-01-01

    Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia ya...

  9. PERKAWINAN CAMPURAN DALAM KAJIAN PERKEMBANGAN HUKUM: ANTARA PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN PERKAWINAN BEDA KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Nur Kholis Al Amin

    2017-07-01

    [Perkawinan dalam kajian studi hukum Islam di Indonesia memperkenalkan pembahasan tentang perkawinan campuran. Dalam pemahaman fikih klasik apabila berhadapan dengan term perkawinan campuran maka paradigmanya akan mengantarkan pada pemahaman perkawinan beda agama. Namun, seiring dengan perkembangan dan semakin eksisnya hukum Islam di Indonesia dengan berdasarkan teori eksistensi hukum, maka perkawinan campuran tidak hanya sebatas pada perkawinan karena perbedaan agama saja, melainkan terdapat pula perkawinan karena perbedaan kewarganegaraan sebagaimana yang dirumuskan dalam Undang-Undang Perkawinan.

  10. Teror Bom Buku di Jakarta: Peran Polri dalam Penanganan Terorisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H.M.S. Urip Widodo

    2016-11-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teror bom buku yang terjadi di Jakarta pada 15 Maret 2011. Berdasarkan sumber data Berita Acara Pemeriksaan (BAP, penelitian ini mampu memberikan penjelasan secara kronologis rencana aksi teror bom buku. Teror bom buku ini merupakan modus baru para teroris dalam melakukan aksinya, karena yang menjadi targetnya adalah individu. Teror bom buku, apabila melihat jumlah korban dan kualitas ledakan, tidak sebanding dengan bom yang ditempatkan di gedung-gedung tertentu seperti pada kasus-kasus teror bom sebelumnya. Akan tetapi dampaknya hampir sama, bahkan teror bom buku sudah menyentuh aspek psikologi masyarakat awam. Ketakutan dan kepanikan yang melanda sampai di tingkat rumah tangga adalah bentuk keberhasilan aksi bom buku menjadi sebuah teror. Mengacu pada hukum formal yang berlaku di Indonesia, maka aksi dan pelaku bom buku dapat dikategorikan sebagai tindak pidana terorisme. Kata kunci: terorisme, bom buku, hukum, kepolisian.   This research purposes to explain a terror of book bombing which take place in Jakarta on March 15th 2011. Based on data of Police Investigation Report, it capables to give explanation chronologically of planning from terror of book bombing. This terror of book bombing is a new modus of terrorist in their activity whereas their target is an individual. If we see from the number of victim and the quality of explosion, it can not be compared with bomb which were placed on certain buildings, such as cases of bombings before. However its impact is similiar, even the terror of book bombing has reached psychological aspect of society. Fear and panic spread to reach household are illuminating the success of terror of book bombing. Referring to formal law in Indonesia, activity and person of terror of book bombing can be categorized as a criminal act of terrorism. Keywords: terrorism, bombing book, law, police.

  11. Standar Operasional Prosedur Penanganan Penumpang Yang Memerlukan Pelayanan Khusus Di PT. Indonesia Air Asia Medan

    OpenAIRE

    Mulia Wanti

    2009-01-01

    PT. Indonesia Air Asia adalah salah satu perusahaan penerbangan di Indonesia yang menyediakan jasa pengangkutan dengan biaya rendah (low cost carrier). Walaupun tercatat sebagai perusahaan penerbangan yang low cost carrier, pelayanan yang diberikan tetap baik dan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Adanya tenaga profesional juga mendukung kegiatan penerbangan. Penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara ini berasal dari berbagai kalangan dan dalam keadaan tertentu, b...

  12. Faktor - Faktor Keberhasilan Proses Virtualisasi Dalam Perspektif E-Commerce Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Rustam Sandegi

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan dunia IT di Indonesia yang semakin pesat sehingga semakin menggantikan berbagai kegiatan yang dilakukan secara tradisional mulai perlahan berpindah ke arah virtual, termasuk salah satunya adalah di bidang perdagangan yang sekarang dikenal dengan e-commerce, perkembangan dan animo masyarakat dalam menggunakan e-commerce bisa dilihat dari mulai banyaknya perusahaan besar baik lokal maupun internasional berusaha masuk dan menguasai pasar online di Indonesia, kucuran dana yang tidak sedikit kerap kali diberitakan oleh media nasional untuk perusahaan-perusahaan e-commerce tanah air. Tentu dengan harapan dapat menguasai atau minimal bertahan di persaingan bisnis e-commerce di Indonesia, untuk itu harus memperhatikan beberapa faktor apa saja mengapa orang memiliki minat untuk melakukan transaksi online. Hasil dari penelitian ini memberikan model keberhasilan proses virtualisasi dilihat dari perspektif e-commerce dengan memperhatikan minat belanja online.

  13. SURVAI DASAR GIZI DAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA WORLD VISION INDONESIA DAN WAHANA VISI INDONESIA DI KABUPATEN MERAUKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lindawati Wibowo

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThis survey was conducted to estimate levels of health and nutrition problems as well as the associated factorsamong under-five children in the Area Development Program of World Vision Indonesia and Wahana Visi Indonesia in Merauke district. As many as 30 Posyandus were randomly selected as the cluster units where the information was collected among children U-5 and their mothers (n=542. From this survey we estimated the prevalence of underweight, stunted, wasted, and anemic children were 11.7%, 21.0%, 7.5%, and 73.7% respectively. It was assumed that these nutritional problems were associated with several factors such as: family income, mother’s literacy, knowledge and practices of mothers on health and nutrition, as well as the existing nutrition and health program implementation. This survey concluded that the nutrition problems in the study site were categorized as a public health concern. Thus, as the recommendations, two strategies to alleviate the local nutrition and health problems were proposed: direct and indirect. The direct approach is mainly focus on the improvement of existing nutrition and health programs (i.e. GMP, high dose vitamin A program, promotion of proper child feeding, etc. implementation. Prior to that, a health system review must be carried out to identify the presence and functioning of the essential system components. Indirectly, a program need also to be carried out through multisectoral and community participation based on the government’s leadership for the sake of alleviating poverty and illiteracy as the major underlying factors of malnutrition.Key words: malnutrition, children underfive years, anemia, quality of heath service, MeraukeABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai besaran masalah gizi dan kesehatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinyadi wilayah kerja World Vision Indonesia dan Wahana Visi Indonesia di Merauke. Sebanyak 30 posyandu dipilih acak sebagai unit klaster. Pengumpulan

  14. PRASASTI TALANG TUO PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kabib Sholeh

    2017-08-01

    Full Text Available Sejarah perkembangan agama Budha pada masa kerajaan Sriwijaya dapat digalih informasinya melalui isi prasasti Talang Tuo dan dapat dijadikan  materi ajar Sejarah Indonesia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah awal munculnya kerajaan Sriwijaya, untuk menganalisis isi prasasti Talang Tuo dalam perkembangan agama Budha, mengetahui prasasti Talang Tuo sebagai materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode historis dan jenis penilitian diskriptif kualitatif. Langkah-langkah metode historis adalah heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi atau penafsiran sumber dan historiografi atau penulisan sejarah. Prasasti Talang Tuo adalah prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang menjelaskan tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya, dijelaskan ketaatan raja Dapunta Hiyang Sri Jayanasa dalam menjalankan ajaran Budha sekaligus sebagai simbul wakil dewa di dunia. Dijelaskan juga raja yang adil, bijaksana, dan tegas dalam menjalankan pemerintahan sesuai ajaran Budha untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama makhluk yaitu berupa pembangunan taman Srikstera yang tujuannya untuk kesejahteraan semua makhluk di bumi Sriwijaya. Analisis isi prasasti Talang Tuo tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya dapat memperkaya materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Relevansi analisis isi prasasti Talaang Tuo dapat dijadikan materi ajar adalah sesuai dengan silabus Sejarah Indonesia Sekolah Menengah Atas yaitu tepatnya pada Kompetensi Dasar (KD 3.5 dan 3.6 yaitu perkembangan kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di Indonesia pada submateri tentang perkembangan kerajaan Sriwijaya.

  15. PENGEMBANGAN KAMUS KOMPETENSI KESELAMATAN KERJA DI PT XYZ INDONESIA TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhie Dwi Kristanto

    2017-01-01

    Full Text Available The occupational health and safety known as K3 (Keselamatan dan kesehatan kerja is one of the main objectives of PT XYZ Indonesia ltd. operation.  Currently PT XYZ Indonesia ltd has possessed an occupational safety competent model for the operational area originally from XYZ global. The objectives of the research are to define the role of the Occupational safety and health (OSH department, arrange an appropriate competent model and specify the competent level requirements in each job positions and also formulate a development program for each competency.  The research uses DACUM (Developing a Curriculum modified method and refers to AMA (American Management Association competent literature.  The result of the research shows that there are nine main competencies in the department of occupational safety.  The four competencies in occupational safety cover 1 OHS mission implementation & tactical planning, 2 controls hazards & manages risks, 3 result oriented OHS, and 4 mastering complexity & manages incidents.  While the other five competencies are related to leadership competent, they are 1 communication, 2 partnering, 3 influencing, 4 building trust & personal accountability, 5 critical & analytical thinking.  The content designed for the competent model are 1 the list of nine main required competencies, 2 the definition of each competency, 3 the level of each competency, 4 the development for each level, 5 the need of the competent level for each job positions. Based on the research, it shows that the DACUM modified method is suitable to formulate the competency needed from the unit. Keywords: competent, occupational safety, human resources, DACUM, AMA AbstrakKeselamatan dan kesehatan kerja, atau yang juga dikenal sebagai K3,  merupakan salah satu tujuan utama dalam operasi PT XYZ Indonesia tbk. Saat ini PT XYZ Indonesia tbk telah memiliki model kompetensi keselamatan kerja untuk area operasional yang berasal dari XYZ global. Tujuan

  16. KERAGAMAN BAHAN MAKANAN UNTUK SARAPAN ANAK SEKOLAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Permaesih

    2017-01-01

    Full Text Available Breakfast (5-9 AM is contributed around one third of daily nutrient intake. Some studies shown that breakfast can maintain the blood glucose level, increase school performance and prevent obesity. This study aimed to determine the food variety of breakfast consumed by most Indonesian people, aged 6-18 years. Analysis was conducted using secondary data taken from the Individual Food Consumption Survey (SKMI 2014. The study was cross-sectional survey design conducted in 33 provinces in Indonesia in May-June 2014. 27870 (77.5% subjects were met the criteria. The age group of 6–12 years old consists of 7739 males and 7069 females, while aged 13–18 years old consists of 6612 males and 6450 females. Almost 60 percent (59,1% subjects consumed a combination of 3 food groups. 72,3 percent were consumed one food which was consist only serealia. Subjects who consumed with combination of 2 food groups such as serealia and water (49.6%, serealia and animal food (18.2%. Subjects who consumed combination of 3 food groups, such as serealia, animal food, and fat, were 49.6 percent. In conclusion, most students aged 6-18 years had breakfast but the variety of food was not adequate yet.   ABSTRAK   Sarapan atau makan pagi (jam 5-9 pagi penting untuk konsumsi makanan sehari. Sarapan dapat membantu mempertahan kadar gula darah, meningkatkan konsentrasi belajar serta mencegah terjadinya kegemukan. Perlu diperhatikan selain jumlah makanan juga keragaman jenis yang dikonsumsi. Tujuan analisis adalah mendapatkan informasi tentang keragaman bahan makanan yang biasa dikonsumsi penduduk di Indonesia, umur 6-18 tahun. Dilakukan analisis data hasil Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014 dari rumah-tangga terpilih di 33 provinsi di Indonesia pada bulan Mei-Juni 2014 dengan desain penelitian potong-lintang. Sampel terdiri dari umur 6-12 tahun usia sekolah dasar (7739 orang laki-laki dan 7069 perempuan dan umur 13-18 tahun usia sekolah menengah (6612 laki-laki dan

  17. Desain Rantai Pasok Gas Alam Cair (LNG untuk Kebutuhan Pembangkit Listrik di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arya Satya Dharma Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki gas alam yang melimpah, namun kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan gas tersebut untuk kebutuhan listrik di Indonesia yang sekarang sedang dalam krisis terutama di Indonesia Timur. Salah satu penyebab krisis tenaga listrik yang terjadi di Indonesia adalah tingginya nilai harga bahan bakar minyak, dimana High Speed Diesel Oil merupakan bahan bakar utama bagi pembangkit listrik di Indonesia. Gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG dapat menjadi solusi alternatif bahan bakar bagi pembangkit listrik di Indonesia.Studi kali ini bertujuan untuk pemanfaatan gas alam cair (LNG untuk kebutuhan pembangkit listrik di Indonesia Timur dengan menentukan pola distribusi LNG dengan menggunakan Blok Masela sebagai sumber LNG dan menggunakan kapal untuk mendistribusikannya. Terdapat 39 pembangkit yang tersebar di 4 pulau yaitu Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Kapal yang digunakan untuk mendistribusikan terdapat 5 kapal dengan ukuran 2500 m3, 7500 m3, 10000 m3, 19500 m3, 23000 m3. Untuk mendapatkan rute distribusi, studi ini menggunakan metode Linear Programing dan dalam Vehicle Routing Problem. Hasil optimasi pada distribusi ini adalah rute dan kapal yang optimal / terbaik dengan biaya ekonomi yang minimal.Dari hasil penelitian ini pembangkit akan dibagi menjadi 5 cluster dimana terdapat 5 rute yang terpilih dengan menggunakan 6 kapal yaitu 5 kapal ukuran 2500 m3 dan 1 kapal dengan ukuran 7500m3. Biaya total yang diperlukan dalam mendistribusikan LNG sebesar US$ 111,863,119.15 untuk Opex dan US$ 283,967,000.00 untuk Capex. Hasil dari kajian ekonomi menunjukan bahwa margin penjualan yang terpilih adalah antara US$ 3.5 sampai US$ 3.9 dengan payback period selama 6.8 – 4.7 tahun tahun dari waktu operasi 20 tahun.

  18. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR BAJA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jhonson Agustinus Pasaribu

    2017-06-01

    Full Text Available Impor baja terus mengalami peningkatan dari tahun 1980-2012, hal ini disebabkan karena tingkat produksi baja tidak mampu mengimbangi dan memenuhi tingkat konsumsi baja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor baja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM. Pengujian secara parsial digunakan uji t-statistik dan pengujian secara serempak digunakan uji F-statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Produksi baja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Konsumsi baja menunjukan pengaruh positif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Gross Domestic Product (GDP menunjukan pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Nilai tukar rupiah (Kurs menunjukan pengaruh yang positif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek.  The steel import keep having enhancement from 1980 to 2012, it’s because of steel production level can’t fulfill the steel consumption level. If the high level of the steel import volume continues, domestic steel industries will run into a low impact for Indonesian’s economy. The goal of this research analize the affecting factors of steel import in Indonesia. The analytical method use the Error Correction Model (ECM. The partial test use t-statistic and the simultan test use F-statistic. The results showed that the steel production has negative and significant effect on steel import in the long term and short term. The steel consumption has positive and significant effect on steel import in the long term and short term. The Gross Domestic Product (GDP has negative and not significant effect on steel import in the long term and short term. The exchange rate indicates positive and not significant effect on steel import in the long term and short term.

  19. REKOMENDASI MODEL BISNIS INDUSTRI MUSIK POP DAN ROCK DI INDONESIA BERDASARKAN MODEL BUSINESS CANVAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilham Maulana

    2017-03-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK dewasa ini menyebabkan perubahan strategi dan model bisnis pada Industri Musik Indonesia. Perubahan tersebut menuntut peningkatan kemampuan untuk beradaptasi terhadap teknologi dalam perencanaan model bisnis industri musik khususnya musik pop dan rock. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola bisnis Industri Musik di Indonesia menggunakan dengan menggunakan framework Business Model Canvas Osterwalder dan Pigneur yang akan dianalisis menggunakan SWOT Analysis Business Model Canvas untuk dapat melihat dan merekomendasikan pola Model Business Canvas Industri Musik di Indonesia. Pada paper ini akan dibahas model bisnis untuk penerbit musik dan penulis lagu agar dapat bertahan pada cepatnya perubahan era TIK saat.

  20. PERJANJIAN CARTER KAPAL NIAGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERJANJIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Djaja

    2017-03-01

    Full Text Available Law no 17 year 2008 about voyage applies a sabotage principle. This principle is significantly proven that itincreases the use of ship with Indonesian flag on it in all activities in voyage sector in Indonesian law territory,so it reduces �the dependence� to the ships with foreign flags. This principle does not influence so much to thedynamics of the commerce transportation company need to rent the ships either foreign ships or Indonesianones through the mechanism of the chartering of vessels or charter party, except if the policy of �sea toll� isreally implemented. Generally there are three kinds of charter party namely voyage charter, time charter andbareboat charter. The contract content of this vessel charter fully obeys the freedom of parties. However,practically in commerce voyage, there are various kinds of charter contracts forming standard charter party(approved documents that arrange like essential clauses or additional clause that must be understood well bythe parties. This understanding is important because it has an impact for not only the parties tied to charterparty but also their responsibility on the loss of transportation users.�Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menerapkan asas cabotage.Asas ini secara signifikanterbukti meningkatkan penggunaan kapal berbendera Indonesia dalam seluruh aktivitas kegiatan usaha sektorpelayaran di wilayah hukum Indonesia, sehingga mengurangi �ketergantungan� terhadap kapal berbenderaasing.Asas tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap dinamika kebutuhan perusahaan angkutan niagauntuk menyewa kapal, baik asing maupun sesama kapal niaga Indonesia melalui mekanisme the chartering ofvessels atau charter party, kecuali apabila kebijakan �Tol Laut� pemerintah sekarang ini betul-betuldiimplementasikan.Secara umum terdapat tiga jenis charter party yaitu voyage charter, time charter danbareboat charter. Isi perjanjian carter kapal ini sepenuhnya tunduk pada kebebasan

  1. DAYA SAING DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MINYAK SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhar Samudera Nayantakaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian Crude palm oil CPO products in the international market and to analyze the strategy to improve the competitiveness of Indonesian CPO. The analysis methods used this research were descriptive qualitative methods. The tools used to analyze the competitiveness of palm oil is Revealed Comparative Advantages and Porter Diamond Theory, while the development of the strategy used to determine the SWOT method. Based on the analysis of Porter's Diamond System and revealed comparative advantages, this study concluded that the competitiveness of Indonesian CPO was pretty strong, but it still needed a strategy to strengthen its competitiveness especially on derivative products. Some of the routine strategies that need to be done every year, are the development of the CPO industry human resources through training and innovation activities, paying attention to national and international issues by improving government policies, downstream industrial development and palm oil value-added increase, enhance cooperation with manufacturers from other countries through promotions.Keywords: crude palm oil, competitiveness, strategy, analysis of porter's diamondABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing produk Crude Palm Oil (CPO Indonesia di pasar internasional dan menganalisis strategi peningkatan daya saing CPO Indonesia. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Alat  yang digunakan untuk menganalisis daya saing minyak sawit  adalah Revealed Comparative Advantages dan Teori Berlian Porter, sedangkan untuk mengetahui strategi pengembangan digunakan metode SWOT. Hasil analisis Sistem Berlian Porter dan revealed comparative advantages disimpulkan bahwa daya saing CPO Indonesia cukup kuat, namun masih diperlukan adanya strategi untuk memperkuat terutama pada produk turunan CPO. Strategi rutin yang harus

  2. Analisis Hasil Implementasi Business Intelligence Menentukan Daerah Rawan Banjir dan Kebakaran di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricky Akbar

    2017-06-01

    Full Text Available — Bencana akan menimbulkan  kerugian di berbagai aspek kehidupan masyarakat baik berupa kerugian materiil dan kerugian moril. Kerugian moril yang timbul seperti kondisi mental yang menurun atau terganggu karena seseorang akan kehilangan keluarga dan harta benda akibat bencana tersebut. Banjir dan kebakaran merupakan bencana yang marak terjadi di Indonesia. Banjir menempati posisi pertama sebagai bencana yang terjadi di setiap tahunnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB adalah salah satu badan yang ada di Indonesisa yang mempunyai tugas membantu Presiden Republik Indonesia untuk mengkoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan penanganan bencana dan kedaruratan secara terpadu, serta melaksanakan penanganan bencana dan kedaruratan mulai dari sebelum, pada saat, dan setelah terjadi bencana yang meliputi pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, dan pemulihan. Badan ini tentu memiliki data yang sangat banyak mengenai bencana yang telah terjadi. Hal tersebut tentu memerlukan sebuah aplikasi untuk memetakan atau mengelompokkan data-data yang ada sehingga lebih sistematis. Sehingga dapat memberikan informasi berupa provinsi yang rawan bencana dan aman dari bencana khusunya banjir dan kebakaran. Penerapan Business Inteligence sangat cocok untuk kasus ini agar BNPB dapat mengelompokkan bencana khususnya banjir dan kebakaran di setiap provinsi yang ada di Indonesia untuk mempermudah masyarakat mendapat informasi bencana yang terjadi. Secara umum, Business Inteligence bertujuan untuk menyajikan berbagai informasi-informasi sesuai dengan kebutuhan setiap penggunanya. Pada penelitian ini menggunakan salah satu aplikasi Business Inteligence yakni JasperServer untuk dapat mengelompokkan bencana banjir dan kebakaran yang terjadi di setiap provinsi yang ada di Indonesia.   Kata kunci— Business Intelligence, Bencana, Banjir, Kebakaran, JasperServer.

  3. Penyakit Hemofilia Di Indonesia: Masalah Pemberian Diagnostik Dan Pemberian Komponen Darah

    OpenAIRE

    Aman, Adi Koesoema

    2008-01-01

    Sebagai latar belakang saya memilih judul ini adalah dengan pertimbangan bahwa penyakit hemofilia merupakan penyakit keturunan, dengan manifestasi berupa gangguan pembekuan darah, yang sudah sejak lama dikenal di belahan dunia ini termasuk juga di Indonesia, namun masih menyimpan banyak persoalan khususnya masalah diagnostik dan besarnya biaya perawatan penderita khususnya pemberian komponen darah sehingga sangat memberatkan penderita ataupun keluarganya. Penyakit hemofilia bila ditinjau dari...

  4. URGENSI REGULASI KOMPREHENSIF E-COMMERCE DI INDONESIA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparman Suparman

    2017-08-01

    Full Text Available Perkembangan e-commerce telah menjadi perhatian dalam masyarakat dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Dari sisi politik internasional, Indonesia telah menandatangani Bali Concord sebagai penanda persetujuan ASEAN Community yang salah satu pilarnya adalah pilar ekonomi atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Namun, regulasi yang komprehensif belum dibentuk Indonesia untuk mengakomodir hal-hal terkait e-commerce agar masyarakat memiliki payung hukum yang jelas agar dapat berkembang dan permasalahan-permasalahan e-commerce yang menyangkut lintas batas terutama antar negara di kawasan Asia Tenggara dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien. Penelitian ini akan membahas mengenai urgensi adanya pengaturan komprehensif mengenai E-Commerce di Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. E-Commerce adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya. Urgensi regulasi komprehensif e-commerce di Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean adalah bahwa Indonesia merupakan pangsa pasar terbesar ASEAN, adanya Framework E-Commerce bagi negara-negara anggota ASEAN serta minimnya regulasi yang mendukung perkembangan E-Commerce di Indonesia.

  5. Pengembangan Bina Damai Dalam Penanganan Tindak Pidana Terorisme Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad - Khamdan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: Handling criminal acts of terrorism by the government can be divided into two areas, within Correctional Institution and outside prisons. Legal approach based on Law No. 15 of 2003 on Combating Criminal Acts of Terrorism has not been optimally reduce the potential for violence of terrorism, since countermeasures tend to only show the use of weapons only. Successful handling of terrorism characterized by inmates terrorism cooperation with the government to inform the network of terrorism. Bina Damai development is applied to terrorists can reduce resistance and revenge, for promoting the process of dialogue rather than armed military action. Peaceful approach influenced legal and cultural communication strategy with the clarity of program coordination of the parties that have the authority handling criminal acts of terrorism. Abstrak: Penanganan tindak pidana terorisme yang dilakukan pemerintah dapat dibedakan atas dua bidang, di dalam Lembaga Pemasyarakatan dan di luar Lembaga pemasyarakatan. Pendekatan hukum yang berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum secara optimal mengurangi potensi kekerasan atas tindak terorisme karena cenderung mempertontonkan penggunaan senjata. Beberapa keberhasilan penanganan tindak pidana terorisme ditandai adanya kerjasama narapidana terorisme dengan pemerintah untuk memberi informasi jaringan terorisme sekaligus pengakuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan Pancasila. Pengembangan bina damai yang diterapkan pada teroris dapat menggurangi perlawanan dan balas dendam karena mengedepankan proses dialog daripada aksi militer bersenjata. Bina damai merupakan transisi dari proses rekonsiliasi menuju tahap konsolidasi untuk terbangunnya perdamaian yang permanen. Pendekatan damai dipengaruhi strategi komunikasi hukum dan budaya disertai kejelasan program koordinasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan penanganan tindak pidana terorisme

  6. Minat Bekerja di Perusahaan Jepang di Indonesia pada Mahasiswa Sastra Jepang Semester Akhir di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Handayani

    2013-11-01

    Full Text Available The term nenkoujoretsu as one characteristic of Japanese culture gives much influence on management system for Japanese companies operating in Indonesia, including promotion system for employee career development. This system is very much different from the promotion system of western companies. Current developments show promotion system in the company does not entirely focus on seniority and age, but focuses on educational background and individual achievement. Thus the implementation of nenkoujoretsu on Japanese companies has changed. Further research related to the implementation of nenkoujoretsu on Japanese companies in Indonesia was conducted by examining working interest in Japanese companies in Indonesia of the Japanese literature students at final semester. The scope of this study was students at final or seventh semester in STBA JIA-Bekasi, Universitas Al Azhar Indonesia-Jakarta, Universitas Darma Persada, STBA LIA-Jakarta, Universitas Bina Nusantara, and Universitas Nasional-Jakarta. This study used questionnaire and literature method. Purpose of this research is readers can understand about student interest in Japanese literature to work in Japanese companies in Indonesia. This study concludes most students of Japanese literature at final or seventh semester are interested in working in Japanese companies. A large part of the reasons for respondents who were interested in working in a foreign company is due to big salary. In addition, performance also plays an important role and determines the position and higher salary than the senior as well as the ability to apply skills in Japanese language and knowledge about Japanese.

  7. ANALISIS DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM DAN NEGARA DI INDONESIA (PENDEKATAN MADZHAB HAMFARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiyani

    2016-06-01

    Full Text Available This study aims to analyze and critically evaluate the implementation of the management of public ownership (Milkiyah 'ammah and State ownership (Milkiyah Daulah in Indonesia. This study descriptively describes the implementation of both ownerships that are currently practicing in Indonesia. Theoretical approaches used is the Islamic Economic System Madzhab Hamfara (Hadza Min fadzli Rabbi who critically evaluate the implementation of the public wealth management and state wealth in Indonesia. This research used secondary data that was obtained from Madzhab Hamfara books, literature, journal and information relating to the Indonesian State assets management system. A comparative analysis was conducted to understand the difference between the public wealth management and state wealth management in Indonesia. Findings show that the management of both, public and state ownership are not in accordance to the ownership management approach of Madzhab Hamfara Islamic Economic System. The evidence suggests that both public and state ownership are not fully managed by the Government of Indonesia. The fact shows that public ownership in the form of water, fire and pastures are managed by individuals and institutions as well as foreign parties who have fund to privatize the public ownership. Consequently, it has the impact on unequal distribution of income that cause poverty in Indonesia. This research suggest that government should implement Islamic Economic System Madzhab Hamfara in managing public and state ownership in Indonesia. =========================================== Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penerapan pengelolaan kepemilikan umum (Milkiyah 'Ammah dan kepemilikan negara (Milkiyah Daulah di Indonesia. Studi ini menjelaskan secara deskriptif tentang implementasi pengelolaan kedua kepemilikan tersebut yang sekarang dipraktikkan di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Ekonomi

  8. PRAGMATISME, HUMANISME DAN IMPLIKASINYA BAGI DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasitohadi Wasitohadi

    2012-12-01

    Full Text Available Praksis implementasi pendidikan mestinya mengacu pada teori pendidikan dan didasarkan pada landasan filosofis yang jelas. Agar praksis pendidikan tersebut dibimbing oleh teori (action guided by theories, maka pemahaman terhadap teori pendidikan dan akar filosofisnya menjadi penting dan strategis. Salah satu aliran filsafat yang pengaruhnya besar terhadap dunia pendidikan adalah pragmatisme. Pragmatisme meyakini bahwa benar tidaknya suatu teori bergantung pada berfaedah tidaknya teori itu bagi manusia dalam penghidupannya. Dengan demikian, ukuran untuk segala perbuatan adalah manfaatnya dalam praktek dan hasil yang memajukan hidup. Kaitan antara filsafat pragmatisme dengan humanisme, dapat dipahami dengan melihat pengaruh pragmatisme terhadap pendidikan modern melalui pengaruh teori pendidikan progressivisme. Humanisme pendidikan mengadopsi sebagian besar dari prinsip-prinsip progressivisme, yaitu keterpusatan pada anak, peran guru yang tidak otoritatif, pemfokusan pada subyek didik yang terlibat aktif dan tekanannya pada sisi pendidikan kooperatif dan demokratis. Implikasi pragmatisme bagi dunia pendidikan di Indonesia, antara lain tercermin dari adanya penghormatan dan penerapan terhadap prinsip-prinsip pendidikan berbasis pengalaman dan pendidikan yang berpusat pada subyek didik.

  9. Kajian Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Pendekatan Data Envelopment Analysis)

    OpenAIRE

    Hidayat, H. Rahmat

    2011-01-01

    The history of Islamic banks in Indonesia is started by establishment of Bank Muamalat Indonesia (BMI) as the first Islamic commercial bank in Indonesia that has been operated in Indonesia in 1992. Until December 2007, there are 31 banks: 3 Islamic commercial banks and 28 Islamic unit banks. Islamic commercial bank operates fiilly sharia system, while Islamic unit bank operates windows system. During 2003-2007, Islamic banks have been grown significantly include asset, deposit and financing. ...

  10. TEORI KONFLIK DALAM PERSPEKTIF POLITIK HUKUM KETATANEGARAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Achmad Ridwantono

    2017-10-01

    Full Text Available Conflict theory was not merely understood in social event which finally made physical clash. Conflict theory meant the appearance of friction in government structure dimension which had to be managed well, or in other words it was realized based on the social parameter and the right law. Thus the theory of conflict was needed to solve the problems of politic ? law governmental structure, in this case was NKRI. The central issue proposed was clear namely about the existence of the power and/or the authority which faced the position, in this case was the elements in a society. The social fact was that power as the control source could make conflict inter institution. Thus, a change had to be accommodated and managed, so it would get legitimacy from the power or the authority. In this dimension, law as the breaking agent of the conflict between the authority and the position was the ultimum remidium to break the social conflict in a society. The function of the law as the social integration agent mechanism showed the figure in social fact which had the conflict. In the institution of Indonesian governmental structure, constitution court and the other institutions, especially in judicature one was the front guard which watched law enforcement. It could be administratively understood as the reflection of the authority that was breaking the social conflict which needed a fair solution. The fair solution became the basic of eternal conflict management. ?Teori konflik dimaknai tidak semata dalam peristiwa sosial yang berujung kepada benturan secara fisik. Teori konflik bermakna munculnya friksi dalam dimensi ketatanegaraan yang harus dikelola secara benar, dalam arti terkonsep dan terrealisasikan berdasarkan parameter sosial dan hukum yang tepat. Dengan demikian teori konflik diperlukan dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah politik hukum ketatanegaraan, dalam hal ini di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwasanya issu sentral yang dikemukakan

  11. PEMIKIRAN JESSE H SHERA DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ILMU PERPUSTAKAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiyastuti Widiyastuti

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakNama Jesse Hauk Shera tidak asing lagi di dunia perpustakaan, banyak buku yang telah dia tulis tentang ilmu perpustakaan. Shera merupakan tokoh yang meletakkan ilmu perpustakaan sebagai sebuah ilmu, pemikiran Shera ini kemudian menegaskan keilmuan yang melandasi kepustakawanan di seluruh dunia. Shera mengungkapkan dalam bukunya “The foundations of education for librarianship”. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia secara falsafah atau hakikat ilmu perpustakaan pada awal 1990 an, yaitu dengan ditandai munculnya program pascasarjana ilmu perpustakaan di Universitas Indonesia. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia diantaranya dipelopori oleh Sulistyo-Basuki dan Putu Laksman Pendit yang mengusung konsep ilmu perpustakaan ditinjau dari aspek filsafatnya.Kata Kunci:     Pemikiran Jesse H Shera, Perkembangan Pendidikan Ilmu Perpustakaan, IndonesiaAbstractIn the library world, name Jesse Hauk Shera is very famous. She has written many books related to library. Shera is a founder who makes library science to be science. This Shera’s thinking then clarifies the sience as the foundations for library science in the world. Shera explaines in her book “ The Foundations of Education for Librarianship”,. Philosophically, the development of library science in Indonesia or substantial library science in the early 1990s, marked by the opening magister program in library science in Universiy of Indonesia. The development of library science in Indonesia lead by Sulistyo-Basuki and Putu Laksman Pendit where both famouf figures bring the concept of library science is seen from phylosophy aspect.Keywords:    Jesse H Shera thinking, The develppment of Library Science Education, Indonesia

  12. Kedudukan Pidana Kebiri Dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia (Pasca Dikeluarkannya PERPPU No. 1 Tahun 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditia Arief Firmanto

    2017-02-01

    Full Text Available Salah satu pidana tindakan bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak antara lain adalah pidana kebiri, hadirnya pidana kebiri dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia diatur dalam Perppu No. 1 Tahun 2016, tujuan dari pada dikeluarkanya Perppu No. 1 Tahun 2016 dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang semakin meningkat secara signifikan, selain itu juga untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan memberikan pembinaan dan pemulihan kepada pelaku pedofilia serta mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak berbuat tindak pidana tersebut. Kedudukan Pidana Kebiri dalam sistem Pemidanaan di Indonesia termasuk kedalam Pidana tindakan, hal ini sesuai dengan Perppu No. 1 Tahun 2016 Pasal 81 Ayat 7. Sedangkan relavansi pidana kebiri dalam Teori Pemidanaan di Indonesia adalah relevan menjadi alternatif pidana terahir (ultimum remidium bagi pelaku pedofilia, walaupun pidana kebiri memang belum ada dalam sistem pemidanaan di Indonesia. Dengan adanya Perppu No. 1 Tahun 2016 menjadi jenis pidana yang baru dalam sistem pemidanaan dan memberikan masukan bagi Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia untuk memasukan pidana kebiri dalam jenis Pidana Tindakan

  13. GRAFFITI DI INDONESIA: SEBUAH POLITIK IDENTITAS ATAUKAH TREN? (Kajian Politik Identitas pada Bomber di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Obed Bima Wicandra

    2006-01-01

    Full Text Available Graffiti is often seen as a way for young people to find their identities, or to merely show their existence. Because their actions are seen as destructive, they are also often confronted by the city's patrol units and even by the police. Their ”bomber” existence, that has become the youth subculture and viewed as deviance over the urban structure, are more and more accepted. Cynical views of them still exist however. In the 1980's, graffiti spread all over the city's walls, and often wrote about their gang's name or which school they are from. These were the things that spark violence between gangs. But today, graffiti seems to not only write about gang's names, but also present a more artistic look; not merely as tags. Then as lifestyles develop, with the support of mass media and foreign magazines and books that cover about graffiti and also the Internet, graffiti cannot be viewed anymore as a form of alternative politics, but only as a needed trend. Graffiti exists as their existence towards the signs of times that are represented by lifestyle trends. This is more strongly reflected than showing their identities that are full of difference ideology. Abstract in Bahasa Indonesia: Graffiti sering kali dipandang sebagai bentuk pencarian identitas anak muda atau untuk sekedar menunjukkan eksistensi mereka. Aksi mereka pun sering berhadapan dengan aparat kota (Satpol Pamong Praja bahkan tidak jarang juga berhadapan dengan aparat kepolisian karena dipandang sebagai aksi yang merusak. Keberadaan bomber yang telah menjadi subkultur anak muda dipandang sebagai pemberontakan atas struktur urban semakin diterima. Meskipun di sisi lain pandangan yang sinis terhadap mereka tetap saja ada. Di era 1980-an, graffiti yang bertebaran di tembok-tembok kota sering menuliskan kelompok geng atau nama almamater sekolah. Hal-hal tersebut sering menjadi pemicu kekerasan antar kelompok, namun seiring perkembangan zaman, rupanya graffiti tidak sekedar menuliskan

  14. Kebijakan Pendayagunaan Hemp (Ganja Industri) untuk Kepentingan Industri di Indonesia

    OpenAIRE

    Putra, M. Taufan Perdana

    2014-01-01

    The journal discusses the urgency of legalizing hemp in Indonesia and policy forms utilization of hemp for industrial interests in Indonesia. the approach to this problem can not be separated from policy-oriented approach. Policy approach includes the notion of goal-oriented approach, a rational approach, economical and pragmatic approach and value-oriented approach. The above two problems are obtained answers that hemp urgency in Indonesia is to industry interests which underpins the nationa...

  15. Analisis Pangsa Pasar 20 Obat Sejenis Di Indonesia Tahun 1993

    OpenAIRE

    Azis, Sriana; Sasanti, Rini

    1997-01-01

    The low availability of information concerning the development of pharmaceutical industry and pharmaceutical market in Indonesia has lead into misunderstanding of development of pharmaceutical industry and the level of pharmaceuticals consumption in Indonesia. During the year of 1993 PT. Corinthian Infopharma Corpora has conducted research on sales of ethical drugs including the generic and OTC drugs in 7 (seven) big cities in Indonesia and the research findings determined ¡00 pharmaceutical ...

  16. GAMBARAN PRAKTIK PENGGUNAAN JAMU OLEH DOKTER DI ENAM PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Delima Delima

    2013-02-01

    Jamu pada bulan Januari 2010 di Kendal. Untuk mencapai kegiatan ini, dilakukan pencatatan penggunaan jamu oleh dokter praktik. Studi deskriptif potong lintang ini dilakukan di 6 provinsi di Jawa dan Bali. Dokter yang terdaftar sebagai anggota perhimpunan seminat terkait jamu diundang dan diminta mengisi kuesioner terstruktur. Sejumlah 108 dokter praktik yang menggunakan jamu asli Indonesia berusia 26-70 tahun, baik dokter umum  maupun spesialis, berpendidikan strata 1 hingga strata 3 bersedia menjadi responden. Sebanyak 76,9 % dokter melakukan praktik jamu antara 1—10  tahun dengan median  2 pasien/hari (kisaran 0—40. Dokter praktik jamu juga melakukan cara pengobatan tradisional lain seperti akupunktur (47,2 %, pijat/releksi (7,4 %, akupresur (6,5 %. Selain memberikan jamu untuk pasien, semua dokter juga memanfaatkan jamu untuk diri sendiri dan keluarga. Lebih banyak menggunakan jamu asli Indonesia bentuk tunggal atau ramuan dalam sediaan kapsul maupun rebusan simplisia. Jamu terutama untuk pengobatan hipertensi, dislipidemia, diabetes mellitus, ISPA, hepatitis, hiperurisemia, osteoartritis, diare, kanker, dan gastritis. Jenis bahan jamu yang banyak dipakai adalah temulawak, sambiloto, kunyit, pegagan, kumis kucing, seledri, meniran, jati belanda, jahe, dan kunir putih. Sebagai kesimpulan, sebagian besar dokter praktik jamu di Jawa Bali sudah melakukan praktik menggunakan jamu asli Indonesia dalam 10 tahun terakhir dipadu dengan obat tradisional yang berasal dari luar negeri dan pengobatan tradisional lain namun pengobatan konvensional masih dipegang sebagai standar pengobatan tertinggi. Kata kunci: jamu, saintifikasi jamu, pengobatan tradisional

  17. PENENTUAN GARIS BATAS LAUT ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI PULAU SENTUT BERDASARKAN UNCLOS 1982

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ma’arif

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia sebagai Negara kepulauan ( Archipelagic State terbesar di dunia dengan luas wilayah 5.193.252 km² dimana dua pertiga dari keseluruhan wilayah Indonesia merupakan lautan yang diperkirakan seluas 3.288.683 km² . Jumlah 17.504 pulau-pulau yang tersebar di seluruh perairan Indonesia, ditambah dengan panjang garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah kanada yaitu lebih kurang 81.791 km. ¹Selain Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI yang menduduki urutan pertama di kawasan Asia seluas 1.577.300 mil. Dengan luas wilayah perairan yang dimiliki Indonesia tentunya ini tidak terlepas dari permasalahan dengan Negara tetangga. Permasalahan yang sangat krusial dan hingga sekarang belum mendapatkan penyelesaian yang tegas berkaitan dengan batas laut dengan beberapa Negara diantaranya adalah penyelesaian sengketa batas wilayah antara Indonesia dengan Malaysia di Pulau Sentut. Penelitian hukum yang dilakukan merupakan penelitian yuridis normatif. penelitian ini dilakukan dengan menganalisis teori-teori hukum internasional yang berkaitan dengan pengaturan subjek hukum internasional dan kedaulatan suatu negara. Data yang telah terkumpul dikategorisasi sesuai dengan tujuan penulisan hukum ini kemudian dianalisa dengan metode deduktif dan disajikan dalam uraian yang bersifat deskriptif analitis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teori, dan pendekatan perundangundangan. Kesimpulan yang dapat diberikan untuk saat ini adalah tidak adanya perhatian dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap kondisi keberadaan Pulau sentut yang dinyatakan sebagai garis pangkal pengukuran batas laut antara Indonesia dan Malaysia berupa langkah nyata yaitu rekonstruksi dan pemeliharaan Titik Referensi dan Titik Dasar, pengawasan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta rekonstruksi pelindung pantai.

  18. EFISIENSI KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardias Rifki Khaerun Cahya

    2017-06-01

    Full Text Available Berkembangnya perbankan syariah di masa mendatang, menyebabakan pemerintah banyak mengeluarkan undang-undang agar bank dapat menjalankan tugasnya berdasarkan prinsip syariah. Agar bank-bank syariah dapat menjalankan prinsipnya sesuai dengan syariah maka perlu diketahui tingkat efisiensi suatu bank sehingga dapat memprediksi tingkat efisiensi bank tersebut.Penelitian inimengambilobjekpenelitiansebanyak 11 Bank UmumSyariah yang ada di Indonesia pada periode 2010 sampai dengan 2012. Adapun Bank Umum Syariah tersebut meliputi Bank Syariah Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank SyariahMega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Maybank Indonesia Syariah. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simpanan, Aset, Biaya Tenaga Kerja, Pembiayaan, dan Pendapatan Operasional. Metode yang dogunakan dalam penelitian ini adalah metode Constant  Return  to  Scale  (CRS.Hasil dari perhitungan efisiensi teknik dengan menggunakan DEA dari kinerja 11 bank Umum Syariah (BUS di Indonesia pada tahun 2010-2012 terdapat 4 BUS yang belum efisien. Adapun Bank Umum Syariah yang belum efisien adalah BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, dan Bank Victoria Syariah. Sementara 7 Bank Umum Syariah lainnya telah mencapai tingkat efisiensi. Dapat dikatakan mayoritas Bank Umum  Syariah di Indonesia mengalami efisiensi dari tahun 2010-2012. The development of Islamic banking in the future, causing the government to issue a lot of law for banks to perform their duties based on sharia principles. In order for sharia banks to carry out their principles in accordance with sharia, it is necessary to know the efficiency level of a bank so that it can predict the bank's efficiency level. This research is taking the research of 11 Islamic Commercial Banks in Indonesia in the period 2010 to 2012. The Sharia Commercial Bank includes Bank Syariah

  19. Kajian Tvc Wonderful Indonesia sebagai Cermin Citra Indonesia di Mata Dunia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angela Oscario

    2013-10-01

    Full Text Available Tourism is one of the most important sectors supporting the economy of Indonesia. One way to develop the Indonesian tourism is strengthening the image of Indonesia in the world. To strengthen the image, Indonesia has replaced the old brand, “Visit Indonesia”, and launched a new brand, “Wonderful Indonesia”. Besides the logo, in order to campaign “Wonderful Indonesia,” some television commercials have been launched. An advertising, which creates a powerful image, not only has a great power to influence the viewers but can also be a double-edged sword. Advertising can become a mirror of reality, but it can also become a distorted mirror of reality. A similar case happens with Wonderful Indonesia television commercial, which was released early in 2012 by the Ministry of Tourism and Creative Economy. The television commercial is considered to have distorted the image of Indonesia in the world by displaying only the culture, society, and nature of Java and Bali. Meanwhile, the other Wonderful Indonesia television commercial, “Feeling is Believing,” which was launched by Indonesia Tourism Board in 2012 considered to have become quite successful framing the beauty, and diversity of the cultures, communities, regions, and natures of Indonesia. Learning from the mistakes, and considering the importance of an image, the future Wonderful Indonesia television commercial should be dealt more carefully. The image that is proper to represent Indonesia, the visual signifier should reflect the intended signified precisely.  

  20. Dampak Penularan Krisis Global terhadap Aliran Investasi Asing di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enggal Sriwardiningsih

    2010-09-01

    Full Text Available Global crisis and Greece crisis have potential contagion effect to emerging market by two main ways, which are export emerging market countries decrease to developed countries and financial crisis developed countries made foreign direct investment bring back their financial from emerging countries because of lack of capital. But Indonesia economy has good conduct to support investment by his regulation, so it make high expectation opportunities to foreign direct investment come to Indonesia. The problem is how is short–term capital change becoming long-term foreign direct investment that makes Indonesia economy can sustainable growth economy. Government control the rate of banks, inflation and fiscal stimulus in Indonesia dynamic condition perhaps Indonesia economy potential propose his target growth according his expectation for 5 years later (2010-2014.

  1. Kajian implementasi radio siaran digital di Indonesia [Study of digital radio broadcasting implementation in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amry Daulat Gultom

    2015-12-01

    Full Text Available Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI nomor 21 tahun 2009 tentang  Standar Penyiaran Digital Untuk Penyiaran Radio pada Pita VHF di Indonesia menyatakan bahwa dalam rangka mengatasi permasalahan penggunaan frekuensi VHF Band II untuk penyiaran radio FM yang tidak sesuai dengan rencana induk, serta tidak terpenuhinya permohonan untuk penggunaan kanal frekuensi dari masyarakat, maka perlu dicarikan saluran siaran alternatif dengan menggunakan sistem penyiaran radio digital standard DAB Family. Hingga saat ini belum ada perkembangan berarti terkait implementasinya, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi radio siaran digital, kesiapan dari sisi pemerintah, operator, dan masyarakat, dan kendala yang dihadapi serta merumuskan strategi yang akan digunakan mengatasinya. Metode analisis yang digunakan adalah SWOT dan TOWS kualitatif dari data wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak stasiun radio sudah siap terhadap digitalisasi radio siaran, pihak pemerintah belum begitu siap karena belum adanya regulasi pendukung Permen Kominfo tentang standard radio digital, dan masyarakat juga belum siap karena kurangnya sosialisasi dan masih susah didapatkannya perangkat penerima siaran radio digital. Pengintegrasian penerima siaran radio digital pada kendaraan bermotor roda empat dan telepon genggam yang baru dapat meningkatkan keberadaan perangkat penerima siaran radio digital.*****The Minister of Communication and Information Regulation number 21 of 2009 on Digital Broadcasting Standards for VHF Band Radio Broadcasting in Indonesia stated that in order to overcome the problems of VHF Band II frequency utilization for FM radio broadcasting that is not in accordance with the master plan, as well as non-fulfillment of the request for frequency channels utilization of the society, neeed to find alternative broadcast channel by DAB Family digital radio broadcasting system. Until now there has no

  2. DETERMINAN KEPUTUSAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA (Pengujian Pecking Order Theory dan Trade Off Theory

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Ayu Darmayanti

    2017-12-01

    Full Text Available Kebijakan mengenai struktur modal melibatkan tradeoff antara risiko dengan tingkat pengembalian dimana peningkatan hutang dapat menyebabkan peningkatan risiko perusahaan namun di sisi lain juga meningkatkan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pemegang saham. Pengelolaan hutang yang kurang optimal bahkan dapat menyebabkan kebangkrutan perusahaan. Penelitian terdahulu yang dilakukan di pasar modal Indonesia menemukan hasil yang berbeda-beda terkait pengaruh beberapa variabel yang mempengaruhi keputusan pendanaan perusahaan. Hasil penelitian empiris membuktikan adanya penerapan pecking order theory (POT dan trade off theory (TOT pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kembali apakah variabel kebijakan dividen (diproksikan dengan dividend payout ratio, profitabilitas (diproksikan dengan return on assets, struktur aktiva (diproksikan dengan komposisi aktiva tetap, dan variabilitas tingkat keuntungan (diproksikan dengan variablity of EBIT berpengaruh signifikan terhadap keputusan pendanaan (diprosikan dengan debt ratio pada perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Dari hasil analisis regresi linier berganda terhadap data 48 sampel perusahaan yang diteliti, diperoleh kesimpulan bahwa kebijakan dividen dan struktur aktiva berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pendanaan perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Pengaruh variabel profitabilitas dan variabilitas tingkat keuntungan terhadap keputusan pendanaan dalam penelitian ini ditemukan negatif tetapi tidak signifikan.

  3. PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DALAM LEMBAGA PERASURANSIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhanuddin Susamto

    2013-06-01

    Full Text Available The  fact  that  the  insurance  business  institution  has  become  part  of   Indonesian  people life. However, the question whether the practice of insurance is a legitimate according to Shari’a law? To respond to these questions, DSN-MUI has issued some fatwas in order to practice the practice of insurance in accordance with Islamic principles to avoid gharar (uncertainty, gambling (gambling, riba (interest, zulmu (persecution, riswah (bribes, illicit goods, and immoral. Actually those fatwas had an impact so that the government was “forced” to adopt the principles of sharia into some regualasi insurance. This paper will  discuss  the  regulatory  aspects  in  addition  will  also  discuss  how  the  application  of Shari’a principles to the insurance agency. Kenyataan bahwa usaha perasuransian telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di  Indonesia.  Namun  yang  menjadi  pertanyaan,  apakah  praktik  perasuransian  itu  sah hukumnya menurut tinjauan syariat? Untuk merespon pertanyaan tersebut, DSN-MUI telah   mengeluarkan  beberapa  fatwa  agar  praktik  perasuransian  sesuai  dengan  prinsipprinsip  syariah,   sehingga  terhindar  dari   gharar  (ketidakjelasan,  maisir  (judi,  riba (bunga, zulmu (penganiayaan, riswah (suap, barang haram, dan maksiat. Fatwa-fatwa tersebut ternyata telah memberikan pengaruh sehingga pemerintah ”terpaksa” mengadopsi prinsip-prinsip syariah ke dalam beberapa regualasi perasuransian. Tulisan ini selain akan mengkaji  aspek  regulasi  perasuransian,  juga  mengkaji  bagaimana  penerapan  prinsipprinsip syariah ke dalam lembaga tersebut.

  4. In-bound dan Out-bound Logistic pada Distribusi Lpg 3kg di Indonesia

    OpenAIRE

    Subakdo, Wawan Ardi; Nugroho, Yuwono Ario

    2016-01-01

    Sektor minyak dan gas bumi tiap tahunnya menyumbang lebih dari seperempat pendapatan Indonesia. Di sisi lain, sektor migas juga merupakan sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak sebagaimana yang tertulis dalam UUD 1945, khususnya pasal 33, dimana salah satu komoditas di sektor ini yang menarik untuk dicermati adalah Liquefied Petroleum Gas (LPG). Pada awalnya LPG dipasarkan oleh Pertamina bagi kalangan terbatas dengan produk tabung 12 kg dan 50 kg, dimana produk ini dikenal dengan m...

  5. Pengaruh Online Customer Review dan Rating Terhadap Kepercayaan dan Minat Pembelian pada Online Marketplace di Indonesia

    OpenAIRE

    Ahmad Farki; Imam Baihaqi

    2017-01-01

    Perkembangan teknologi telah membuat pergeseran perilaku berbelanja pelanggan dari offline ke online di seluruh dunia termasuk Indonesia, salah satunya ditandai dengan pertumbuhan e-commerce di seluruh dunia yang sedang mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu fitur yang terdapat pada online shop, Online Customer Review (OCR) baru-baru ini mendapat perhatian yang cukup besar, baik dalam komunitas akademis maupun bisnis pada hubungannya dengan minat pembelian pelanggan. OCR dianggap m...

  6. PENGARUH CADANGAN WAJIB MINIMUM DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yesi Aprianti Sir

    2015-12-01

    Full Text Available The study aimed to measure the impact of monetery policy issued by Bank of Indonesia (BI, that has the authority, on the inflation happening in Indonesia. Empirical variables included minimum mandatory reservesin minimum mandatory giro (X1 and interest rate of BI (X2 towards the inflation development (Y in Indonesia. The research used quarterly data in 1993-2009. Monetery policyis intended to increase the amount of Statutory and BI rate and to lower the inflation. This means tha tthe inflation and monetary policy had negative relationship. Simple Regression with double log was employed to analyze the data. The research confirmed that there was apositive effect between inflation and monetary policy. The statutory reserves and interest rates had a positive and significant impact on inflation in Indonesia in the short term. It means that the increase of compulsory reserves and BI rate will be accompanied bythe increase of inflation.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kebijakan bank sentral sebagai otoritas moneter (Bank Indonesia atas penekanan inflasi di Indonesia. Variabel empiris uang digunakan dalam penelitian ini adalah cadangan wajib minimum yaitu giro wajib minimum (X1 dan tingkat suku bunga yaitu BI rate (X2 terhadap perkembangan inflasi (Y di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data semesteran pada periode 1993-2009. Kebijakan moneter dilakukan dengan menaikan besaran Giro Wajib Minimum dan BI rate, dengan harapan akan menurunkan tingkat inflasi, artinya inflasi & kebijakan moneter memiliki hubungan negatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi seder­hana secara double log.Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif antara inflasi dan kebijak­an moneter. GWM dan tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia dalam jangka pendek. Artinya kenaikan cadangan wajib dan BI rate akan diiringi dengan kenaikan inflasi. 

  7. SEKURITISASI ASET DALAM KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF BERAGUN ASET DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paripurna P. Sugarda

    2008-02-01

    Full Text Available EBA is one of alternatif of financing for business world and investment instrument for investor. Yet, until nowdays, no company issued EBA in Indonesia capital market even though there have been quite number of Indonesia that companies that become originator of foreign securitization. Unvalailability of EBA in Indonesia capital market is because of the lack of knowledge of capital market participants in understanding EBA. The capital participant still consider that existing rule and regulation are in insuffient for the EBA to take place.

  8. Reformasi Sektor Keamanan Demi Demokrasi Penanganan Terorisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anak Agung Banyu Perwita

    2005-07-01

    Full Text Available Security Sector Reform (SSR has been takes place in Indonesia. It requires strategic participation of civil society actors, particularly in helping to manage and oversight the security sector. In this regard, SSR essentially is a process of the civilianisation of security sector bureaucracies and the de-politicisation of the security sector, or process of establishing appropriate structures for (democratic civilian control. Given terroris is a threat to security and in Indonesia, this article also attempts to link the importance of SSR with enhancing capacity for combating terrorism terrorism. It identifies lessons that civilians and military in Indonesia can learn from.

  9. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR KEDELAI DI INDONESIA TAHUN 1981-2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Novia Putri

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh produksi kedelai, harga kedelai domestik dan konsumsi kedelai dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap impor kedelai di Indonesia tahun 1981-2011. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis ekonometrika dengan ECM (Error Correction Model. Variabel penelitian yang digunakan adalah produksi kedelai,  harga  kedelai  domestik,  konsumsi  kedelai,  dan  impor  kedelai Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data time series dengan kurun waktu 31 tahun antara tahun 1981-2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produksi kedelai dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor kedelai di Indonesia tahun 1981-2011; variabel harga kedelai domestik dalam jangka  pendek dan jangka panjang berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor kedelai di Indonesia tahun 1981- 2011; variabel konsumsi kedelai dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor kedelai di Indonesia tahun 1981-2011. Besarnya pengaruh produksi kedelai dalam jangka pendek sebesar -1,079 dan jangka panjang sebesar -0,885 terhadap impor kedelai di Indonesia. Harga kedelai domestik dalam jangka pendek sebesar 0,057 dan jangka panjang sebesar 0,029 terhadap impor kedelai di Indonesia. Sementara konsumsi kedelai dalam jangka pendek sebesar 0,849 dan jangka panjang sebesar 0,881.  The purpose of this study was to determine the effect of soybean production, the price of domestic soybean and soybean consumption in the short term and long term on soybean imports in Indonesia in 1981-2011. Data analysis methods used in the study is econometric analysis method with ECM (Error Correction Model. Variables used in this research is the production of soybeans, domestic soybean prices, soybean consumption, and imports of soybean in Indonesia. The data used in this study are time series data with a

  10. Konstruksi Pemberitaan Konflik Indonesia Vs Malaysia Di Surat Kabar (

    OpenAIRE

    Wijayani, Qoniah Nur; Kurniasari, Netty Dyah; Handaka, Tatag

    2012-01-01

    Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM) have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)). Those reality has attrac...

  11. KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK INDONESIA VS MALAYSIA DI SURAT KABAR (

    OpenAIRE

    Qoniah Nur Wijayani; Netty Dyah Kurniasari; Tatag Handaka

    2012-01-01

    Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM) have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)). Those reality has attrac...

  12. PERMINTAAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PAKAN TERNAK DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Ariyanti, Diah; Suryantini, Any; Masyhuri, Masyhuri

    2017-01-01

    The objectives of this research are to know the factors influencingdomestic maize demand, import maize demand, and total maize demand asraw material for feed industry in Indonesia, also their trend at five yearslater. The research use time series data. during 1976-2004. Simultaneousequations used to analyze domestic and import maize demand as rawmaterial for feed industry in Indonesia, while ordinary least square (OLS)used to analyze total maize demand as raw material for feed industry inIndo...

  13. Faktor-Faktor Penentu Tingkat Kemiskinan Regional Di Indonesia

    OpenAIRE

    Saleh, Samsubar

    2002-01-01

    The purpose of this research is to analyze the determinants of regional variation in Indonesia poverty. This research uses cross-sectional and pooling data of the period 1996 and 1999. The empirical results show that the determinants of regional variation in Indonesia poverty are human development index (HDI) (includes: income percapita (YPC), life of expectacy (HH), and mean years of schooling /RS)), income inequality (RG), physical investment (IFP), population without access to health faci...

  14. Daya Saing Komoditas Kakao Indonesia di Perdagangan Internasional

    OpenAIRE

    Hanafi, Ridwan Umar; Tinaprilla, Netti

    2017-01-01

    Indonesia should focus on cocoa products that have the highest competitiveness in order to compete with other competitors in cocoa International trade. This research aimed to analyze Indonesia's cocoa and cocoa preparations competitiveness. Data used in this research were secondary data. Research began with analyzed cocoa and cocoa preparations market structure. The result showed that the market structure of cocoa paste, cocoa butter and cocoa powder (unsweetened) classified as an oligopoly, ...

  15. Perancangan Aplikasi Informasi Titik Gempa Di Indonesia Berbasis Android

    OpenAIRE

    Susanto, Cucut

    2013-01-01

    Design of Earthquake Point Information Android-Base Application in Indonesia. Indonesia is a country located in the ring of fire or fire circle where an area often experience earthquakes and volcanic eruptions caused by the friction of the earth. This area is shaped like a horseshoe covers an area of 40,000 km long. Thus require an information about the rapid earthquake information and notifications directly in order to avoid things that are not desirable. For example, when the earthquake and...

  16. Analisis Kesiapan Penyelenggara Jaringan Internet di Indonesia dalam Migrasi ke IPv6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-06-01

    Full Text Available Internet Protocol merupakan sumberdaya pengalamatan jaringan yang sifatnya terbatas. Sejak dikembangkankan konsep TCP/IP, sumberdaya pengalamatan jaringan dan internet berbasiskan pada Internet Protokol versi 4 (IPv4 yang memiliki 4 miliar alamat unik. Data dari potaroo.net pada 18 maret 2011, diperkirakan alokasi IPv4 berakhir pada bulan May 2011. Dalam menghadapi keterbatasan IPv4 tersebut, dibuatlah konsep pengalamatan baru IPv6 yang memiliki jumlah alamat 6,5 x 1038 alamat unik. Di Indonesia sendiri dalam rangka mengantisipasi habisnya penggunaan IPv4 tersebut, stakeholder internet di Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika cq. Ditjen Postel membentuk Indonesia IPv6 Task Force (ID-IPv6TF. ID-IPv6TF merumuskan peta jalan / roadmap migrasi ke IPv6 versi 2 yang berakhir pada 2012. Studi ini melakukan evaluasi formatif sejauhmana kesiapan migrasi dari IPv4 ke IPv6 di Indonesia pada tingkat Penyelenggara Jaringan Internet  dengan melihat dari dimensi kesiapan aplikasi, strategi migrasi dan kesiapan infrastruktur. Kesiapan migrasi tersebut dikategorkan menjadi 5 level yaitu IPv6 Agnostic, IPv6 Aware,. Hasil studi menunjukkan bahwa Indonesia berada pada level IPv6 Savvy dengan distribusi level yang beragam.

  17. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  18. Analisis Faktor-faktor yang Memepengaruhi Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (Ppap) pada Perbankan Syariah di Indonesia

    OpenAIRE

    Shintya, Nita; Darmawan, Akhmad

    2015-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) pada perbankan syariah di Indonesia. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP), sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total pembiayaan (TotalFinancing/TF), Risiko pembiayaan (Non Performing Financing/NPF), Profitabilitas (Earnings Before Taxes and Provisions/E...

  19. Paradigma Sosiologi Hukum Keluarga Islam Di Indonesia (Rekonstruksi Paradigma Integratif Kritis)

    OpenAIRE

    Rosman, Edi

    2015-01-01

    Tulisan ini bermaksud menjelaskan tentang tawaran rekonstruksi paradigma hukum Keluarga Islam di Indonesia. Hukum Keluarga Islam merupakan representasi dari Hukum Islam secara keseluruhan yang telah berkembang dan dikembangkan berdasarkan paradigma klasik yang literalistik. Kemapanan paradigma literalistik sering digoyahkan oleh paradigma kontemporer yang liberalistik. Konflik paradigmatik berimplikasi pada terjadinya disparitas antara hukum normatif dan empiris serta hilangnya aktualitas h...

  20. PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA LAPORAN TAHUNAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    KABA???, RICKY

    2014-01-01

    2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah laporan tahunan perusahaan memiliki hubungan serta pengaruh terhadap Laporan keuangan Corporate Social Responsibility (CSR) dan mengetahui karakteristik ukuran dewan komisaris, tipe industri, ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan saham asing, dan kepemilikan saham publik. Penelitian ini menggunakan pengujian analisis linier berganda. pada sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011???2012, diperoleh...

  1. ANALISIS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Fauziah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengungkapan tanggungjawab sosial bank syariah di Indonesia berdasarkan pada indeks Islamic Social Reporting (ISR. Obyek dari penelitian ini adalah tujuh bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan tahun 2011 yang dipublikasikan pada masing-masing bank. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan skore indek IRS tertinggi adalah Bank Muamalat Indonesia dengan skore 73% dan skore terendah adalah Bank Panin Syariah dengan skore 41%. This research is intended to compare the social responsibility disclosure of Islamic banking in Indonesia based on the Islamic Social Reporting (ISR index. The object of this research is taken from seven Islamic bankings in Indonesia. This research use the data from the annual report which was published in 2011 by the banks. The content analysis is implemented for analyzing the data. The results show that the highest score of social responsibility disclosure is Bank Muamalat Indonesia with the score of 73% and the lowest score is Panin Bank Syariah with the score of 41%.

  2. Analisis pengaruh capital adequacy ratio (CAR) dan operational efficiency ratio (OER) terhadap return on assets (ROA) (Studi pada bank umum syariah devisa di Indonesia)

    OpenAIRE

    Maryadi, Eldi

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitan ini adalah untuk menganalisis (1) perkembangan ROA, CAR dan OER pada bank umum syariah devisa di Indonesia. (2) CAR dan OER terhadap ROA pada bank umum syariah devisa di Indonesia periode 2009-2014. Data yang digunakan adalah data time series dari Laporan Keuangan tahunan Bank Umum Syariah Devisa di Indonesia periode 2009-2014, yaitu Bank BNI Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mandiri Syariah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskri...

  3. PERGESERAN NILAI ESTETIS PADA DESAIN KARYA CETAK INDONESIA DI ABAD KE 20

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sachari

    2005-01-01

    Full Text Available Through historical study%2C design works of advertising and book covers can be viewed as important variables in detecting synergic relationship between aesthetic values. This study is of design works with aspects that become keyelements in modernization process%2C such as thought pattern change%2C lifestyle%2C social dynamics%2C economic policy%2C and technological development in 20th century Indonesia. The cultural synthesis process%2C as part of cultural transformation fragmentation%2C essentially happens as a whole. It happens in the form ofaesthetic works that become important signs in modern design discourse%2C as well as conceptual thoughts that base various limited design activities. Based on observation of design style shift in advertising and book covers in the 20th century%2C aesthetic value shifts can be viewed as a determinative model for a strategy in developing aesthetic values in Indonesia s future design works. Abstract in Bahasa Indonesia : Melalui kajian historis%2C karya desain iklan dan kulit buku dapat dijadikan variabel penting untuk menditeksi hubungan sinergis antara nilai-nilai estetis pada karya desain dengan aspek yang menjadi unsur-unsur kunci proses modernisasi berlangsung; seperti perubahan pola pikir%2C gaya hidup%2C dinamika sosial%2C kebijakan ekonomi dan perkembangan teknologi yang terjadi di Indonesia di abad ke-20. Proses terjadinya sintesis budaya yang menjadi bagian dari fragmentasi transformasi budaya hakikatnya terjadi secara keseluruhan%2C baik dalam bentuk karya estetis yang menjadi tanda penting dalam wacana desain modern%2C maupun pemikiran konseptual yang melandasi pelbagai kegiatan desain secara terbatas. Berdasar pengamatan terhadap pergeseran gaya desain iklan dan kulit muka buku di abad ke-20%2C pergeseran nilai estetis dapat dijadikan model diterminatif bagi strategi pengembangan nilai-nilai estetis pada karya desain di Indonesia untuk masa yang akan datang. aesthetic values%2C advertising and

  4. FATWA MUI TENTANG ALIRAN SESAT DI INDONESIA (1976-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimyati Sajari

    2015-06-01

    Full Text Available The Ruling of Indonesian Council of Ulama on Heretical Sects in Indonesia (1976-2010. The claims of truth and deception, even condemnation of unbeliever (takfir, still continue to happen to the present time. In Indonesia, the introduction of the Council of Ulama (MUI ruling or fatwa on misleading sect may proof the widespred claim. This paper attempts to trace the historical dynamics of acclaimed ambiguous sects by the MUI. However, the author argues that based on the study of the MUI fatwa section of Islamic faith and religious school of thoughts (1976-2010 it is revealed that such claim is purely a reflection of the MUI’s role as a safeguard and keeper of the faith of Islamic community. In addition, he further maintains that the thought of the misleading sects in Indonesia is deeply rooted in the history of Islamic thought and MUI fatwa of heretical sects in Indonesia is nothing more than a representation of a firm attitude of the majority throughout Islamic history against minorities of whom have been considered being misguided and go beyond the mainstreams, but nonetheless, it seems that such a sect will remain in the land of Indonesia.

  5. KORUPSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fazzan Fazzan

    2015-02-01

    Full Text Available Corruption is a crucial problem in Indonesia that could not be resolved yet. Corruption takes place nearly in all aspect of life and makes Indonesia become a foremost country in corruption. In fact, the majority of Indonesians are Muslim. This study aims to define the perspective and the concept of corruption according to Islamic law in Indonesia. This study used descriptive-analytic method and normative approach. The result of this study shows that corruption in Indonesia is process of feather one’s nest and others by violating the laws and justice principal (al-‘adalah, accountability (al-amanah and position’s responsibility. If corruption in Indonesia reviewed to jinayat perspective law, thus it will be the same as ghulul (treachery, al-ghasy (fraud, risywah (bribe, al-hirabah (seizure, and al-ghasab (using other’s own non-permit. Corruption is including to criminal act based on Islamic law and nas (script, because of the deed is deviating nas- nas (scripts, such as khiyanah/ghulul, al-ghasy (fraud, risywah (bribe, al-hirabah (seizure, al-ghasab (using other’s own non-permit and the last but not least, the doer can be punished.

  6. Fenomena ‘Entertainment Architecture’ di Indonesia dan Perkembangan dalam Arsitektur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Nuffida

    2017-02-01

    Full Text Available Fenomena ‘entertainment architecture’ berkembang pada paruh akhir abad 20 di dunia yang ditandai dengan kehadiran karya-karya arsitektur yang dibangun dengan tujuan utama sebagai hiburan yang atraktif bagi penggunanya. Kajian ini merupakan upaya untuk menganalisis munculnya fenomena ‘entertainment architecture’ sebagai sebuah tipe dalam karya arsitektur, khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma naturalistik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan pengertian ‘entertainment architecture’, berbagai karakteristik tertentu dalam bentuk rupa dan wujud arsitekturalnya dan bagaimana karakteristik tersebut dapat dibaca sebagai sebuah tipe dalam perkembangan arsitektur. Hasil kajian memberikan kesimpulan bahwa fenomena ‘entertainment architecture’ di Indonesia dapat dibaca sebagai perkembangan gagasan baru dalam paras berpikir dan membuat arsitektur melalui bahasa bangunan yang tertampilkan melalui sosok, tampang dan wujudnya yang berbeda dengan bahasa bangunan yang telah ada sebelumnya.

  7. PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Ridwan

    2012-09-01

    Full Text Available Corruption act in Indonesia is a very serious crime and has serious consequences for the nation of Indonesia, and the most disadvantaged are the people, welfare of the people is the desire of every person difficult to realize, while eradication is very slow. Combating corruption is a very important part in saving the nation from the threat of destruction is therefore a serious effort is needed in its eradication. Educational institutions have an important role for the eradication of corruption in Indonesia, because of the higher education institutions by law forming the character of each person for anti-corruption can be done, for it's efforts to improve the science of divinity to be very important, so the morality of everyone, including law enforcement becomes an important part in real life can be maintained, the science of religion without science is incomplete.   Key words: corruption, moral, education, divinity

  8. PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan

    2012-03-01

    Full Text Available Corruption act in Indonesia is a very serious crime and has serious consequences for the nation of Indonesia, and the most disadvantaged are the people, welfare of the people is the desire of every person difficult to realize, while eradication is very slow. Combating corruption is a very important part in saving the nation from the threat of destruction is therefore a serious effort is needed in its eradication. Educational institutions have an important role for the eradication of corruption in Indonesia, because of the higher education institutions by law forming the character of each person for anti-corruption can be done, for it's efforts to improve the science of divinity to be very important, so the morality of everyone, including law enforcement becomes an important part in real life can be maintained, the science of religion without science is incomplete.

  9. Tiga Jalan Islam Politik di Indonesia: Reformasi, Refolusi dan Revolusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Iqbal Ahnaf

    2016-07-01

    Full Text Available Indonesia is often deemed unfavorable for political Islamic movements. This is prominently indicated by the fact that electoral achievement of parties with Islamic background has been historically lower than those of parties without stated association with Islamic groups. This is seen as a confirmation of the norm that Indonesian Islam is inherently moderate. This paper challenges such an argument because the up and down of political Islamc should not be primarily seen from thir electoral gains.  This paper shows that political Islam in Indonesia is persistent and will continue posing a challenge to the dominant role of moderate Islam. Using different paths Islamist groups are competing for establishing ground in societies. This paper categorizes the paths chosen by political Islam in Indonesia into three models called reformist, ‘refolutionist,’ and ‘staged revolutionary.’ Islamic groups are categorized in the paper based on their political objectives and strategies. 

  10. Representasi Identitas di Medan Pasar Seni Lukis Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djuli Djatiprambudi

    2007-03-01

    Full Text Available Since the middle of 1980s, Indonesian arts show striking growth, due to the dynamic appearance of painting market which was often referred as the boom of paintings. This phenomenon is triggered by the change of social-political-economical conditions of Asia, which are also influencing the infrastructure and suprastructure changes of the social-politics-and economy of Indonesia. It leads to the dialectical rise of the class of economical elite in Indonesia, which is dominated by the Chinese ethnic group. This group, which was politically pressurized during New Order regime, has built a tantalous room in economy. Their involvement in the arts market can bee seen as the starting point to comprehend the economical-capitalism of Indonesian Arts. It is expected that by constructing the role of Chinese ethnic group in art market, we will obtain a complete understandings of the social history of arts in Indonesia.

  11. DAMPAK LAJU DEFORESTASI TERHADAP HILANGNYA KEANEKARAGAMAN HAYATI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Gede Ardhana

    2016-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to examine the impact of deforestation on biodiversity loss in Indonesia. Firstly author presented information about deforestation trends that spread across Indonesia. And presented information about forest fires that triggered off the continuous deforestation and occurred one after another throughout the year. The collected data showed deforestation and forest fires have occurred since 1960 to 2015, and deforestation and forest fires implicated in the extinction of species diversity, genetics, and ecosystems that spreads from Sunda region to Sahul region.  Author used descriptive regulation and legislation methods, used literature approach, as well as arranged with descriptive and interpretational form in papers. From the results of this study author concluded that deforestation rate implicates in forest fires that occur continuously throughout the year and can not be inevitable possibility of extinction of biodiversity spread across Indonesia.

  12. “Cybercrime”: Fenomena Kejahatan melalui Internet di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad E. Fuady

    2005-12-01

    Full Text Available It had been long known that technology, as Janus, has two side of coins: the good side,and the bad side. Everybody knows the benefit of technology development. But there aren’t much who realize the negative potent of technology. Cybercrime discussed in this article is an example of how crime was developed sophisticatedly by using technological means. Cybercrime, simply defined as criminal acts using cyber and Internet, has faced a new challenge for lawmaker and law enforcement mission. In Indonesia, carding become serious issues to be combated. Another type of cybercrime frequently occur in Indonesia are hacking and deface. Although Internet user in Indonesia is estimated no more than 5% of total population (4.38 million persons, everybody must attended cybercrime issues seriously. The loss of cybercrime reached unspeakable heights and damaged public safety in communication and information flows.

  13. CONSTRUCTIVE ENGAGEMENT INDONESIA DALAM MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN DEMOKRASI DI MYANMAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Windy Dermawan

    2016-10-01

    Full Text Available As a country which has attention to democracy and human rights, also has the strategic role of Indonesia in regional and international level, Indonesia has a political will to help Myanmar in continuing the survival of democracy there. Through the values which upheld ASEAN, namely the principle of non-intervention, Indonesia seeks to use constructive engagement approach, which emphasizes consensus and avoid confrontation with the inclusive spirit and persuasive attention. Indonesia’s efforts shaped positive support by promoting diplomatic role, involvement in co-operation, foreign aid presence in the investment, dialogue, and exchange of ideas related to a variety of issues. This approach is diametrically opposed to a boycott or embargo to turn Myanmar into a democratic state.

  14. PENGARUH INFRASTRUKTUR, PMDN DAN PMA TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdausi Nuritasari

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Anggaran infrastruktur setiap tahun mengalami peningkatan, akan tetapi penelitian dari laporan World Economic Forum menunjukkan peringkat kualitas infrastruktur di Indonesia masih tergolong rendah. Jika dibandingkan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan realisasi PMDN dan PMA hampir bergerak kearah yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat pengaruh antara infrastruktur, PMDN dan PMA terhadap Produk Domestik Bruto.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS khususnya data tahun 1986 sampai dengan tahun 2011. Data yang diteliti meliputi data Produk Domestik Bruto, panjang jalan menurut kewenangan pemerintah, jumlah air yang di salurkan, jumlah listrik yang di produksi, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri, dan realisasi Penanaman Modal Asing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data yang dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, Uji Regresi Berganda, dan Uji Asumsi Klasik.Hasil penelitian diperoleh menunjukan bahwa secara bersama-sama infrastruktur jalan, air. Listrik, PMDN dan PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik  bruto di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara parsial yaitu terdapat 2 variabel independen yang digunakan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia. Variabel tersebut yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing. Abstract ______________________________________________________________ The infrastructure budget has increased every year, but research from the World Economic Forum report shows the ranking of the quality of infrastructure in Indonesia is still relatively low. When compared to Indonesia's economic growth charts with the realization Domestic Capital Investment and Foreign Direct Investment almost

  15. JATI DIRI BANGSA DAN POTENSI SUMBER DAYA KONSTRUKTIF SEBAGAI ASET EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotus Sa'adah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif. Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif.

  16. KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK INDONESIA VS MALAYSIA DI SURAT KABAR (

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qoniah Nur Wijayani

    2012-03-01

    Full Text Available Confrontation between Indonesia and Malaysia frequently occurs. The conflicts between the two of nations then and now are always repeated and never go over. Since the Soekarno regime until Yudhoyono regime always comes up with several problems. On August 13, 2010, confrontation between Indonesia and Malaysia repeatedly happened. In the waters of Tanjung Berakit, Marine Police Malaysia (MPM have arrested Indonesian officials (Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP. Those reality has attracted a news media attentions for reporting. Jawa Pos and Kompas have performed Tanjung Berakit incident on the front pages for nearly a month. Both Jawa Pos and Kompas Kompas have published the reality in different perspective. Each of them constructs reality based on their views. Wanting to inves­tigate the construction of news media above, this study uses framing theory to analyze the method of framing models Zongdang Pan and Gerald Kosicki M. It operationalizes the four dimensions of structural text news: syntax, script, thematic, and rhetorical. This study found that Jawa Pos constructs reality reporting on the arrest of three KKP officer by Marine Police Malaysia as a conflict between two countries that attacks each other. Both are en­emies which opposites to each other. Malaysia has always been challenging Indonesia while Indonesia is not able to compensate. Disappointment refers to the Indonesian government. Jawa Pos thought that the settlement with take up arms can be done. Unlike The Jawa Pos case, Kompas constructs reporting on the arrest of three KKP officersis not a conflict be­tween the two countries. It can be seen from the attitude of both countrie thatis very contra­dictory. If Indonesia is really angry with Malaysia, in reserve Malaysia is keeps in silent as if nothing happened. Even Malaysia considers that Indonesia is their friend. Kompas does not want to deteriorate their relationship. Indonesia and Malaysia are the two allied coun

  17. Modal Intelektual dan Daya Saing Perguruan Tinggi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Prihatni Amrih Rahayuningtyas

    2017-07-01

    Full Text Available This study aims to examine the factors that affect the disclosure of intellectual capital on universities in Indonesia, and how the influence of intellectual capital disclosures on the competitiveness of higher education internationally. This study uses 35 samples both public and privatemuniversities in Indonesia. This research use linear regression and two stage least square to test the hyphoteses that processed by Eviews.6. The results showed that the autonomy of the universities and colleges rank previously have a significant impact on the disclosure of intellectual capital on the official website of the universities. In addition, the disclosure of intellectual capital have a significant impact on the competitiveness of universities.

  18. PESANTREN TRADISIONAL; AKAR PENYEBARAN ISLAM DAN BAHASA ARAB DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Sony Fauzi

    2011-10-01

    Full Text Available Traditional “pesantren” is the oldest education institution in Indonesia, in which student or santri studies many important materials in Islamic studies such as : Tauhid, Fiqh, and Tasawwuf. Arabic language as the language of the two main references in Islam, Quran and Hadith,  and other classical reference in Islam is also  the main object of study in Pesantren  because of its importance as a means for understanding the references. The Arabic language is studied deeply especially in the aspect of grammar (qawaid. For this reason, pesantren is not only the center of Islamic studies but also the root of Arabic language in Indonesia.

  19. Politik Hukum Ratifikasi Konvensi PBB Anti Korupsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atep Abdurofiq

    2016-11-01

    Full Text Available Abstact : This study sought to see an international legal ratification of UN conventions in the form of anti-corruption and its impact on the internal environment of a country, especially Indonesia.Corruption is a never-ending problem discussed and resolved. Corruption became the nation's disease because it has been longstanding, massive and systemic. Corruptions become a disaster for the national economy and undermine system of governance. Corruption is not merely the loss of state money, but the impact on poverty and the miserable life of the people. Indonesia considers the UN anti-corruption convention is quite important in the effort to uphold the "good governance" and create a climate conducive to investment. International cooperation is needed to resolve the problem of corruption in order to prevent and eradicate corruption, of course, need to be supported by integrity, accountability, and management of good governance and the nation Indonesia has been active in the international community's efforts to prevent and eradicate corruption to have signed the United Nations Convention against Corruption, 2003 (United Nations Convention Against Corruption, 2003. Ratification is an attempt to construct the identity of Indonesia that first acts as a corrupt country into a country that has a desire to create a clean government. Abstrak: Tulisan ini mencoba untuk melihat ratifikasi hukum internasional khususnya konvensi PBB anti korupsi serta dampaknya bagi kondisi dalam negeri sebuah Negara, khususnya Indonesia. Indonesia memandang konvensi PBB anti korupsi cukup penting dalam upaya menegakkan "good governance"dan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kerja sama internasional diperlukan untuk menyelesaikan masalah korupsi ini dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak korupsi, tentunya perlu didukung oleh integritas, akuntabilitas, dan manajemen pemerintahan yang baik. Indonesia telah ikut aktif dalam upaya masyarakat internasional

  20. Memahami Peran Pendidikan Tinggi terhadap Mobilitas Sosial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Husni Arifin

    2017-07-01

    Full Text Available This paper explains the link between higher education and social mobility in Indonesia. There are several theoretical frameworks talking about the link between higher education and social mobility and the relevant theory of them is Raymond Boudon’s Inequality of Educational Opportunity (IEO danInequality of Social Opportunity (ISO. The results reveal that the link between higher education and social mobility in Indonesia is influenced by other factors: inequality of social-economy and geograpfy and cultural disparities. Furthermore, the more decreasing inequality in the society, the more people can go to higher education and in turn will promote upward social mobility.

  1. NAHDLATUL ULAMA (NU SEBAGAI CIVIL SOCIETY DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esty Ekawati

    2016-12-01

    Full Text Available Civil Society is non-government organization or an autonomous group which is faced with state and has a function for check and balance for the government policy. Civil society also has a function to social control. Lary Diamond said that civil society establish on cultural organization such as religion or ethnic or organization which keep the truth and believe. Nahdhatul Ulama is a religion organization in Indonesia which has function to social control for the government. Beside that, the activities of NU in education, democracy development and other social activities made NU still exist in social and political society in Indonesia.

  2. Bond Ratings dan Antesedennya: Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wendy Wendy

    2017-01-01

    Full Text Available This paper provides the empirical evidence of corporate growth, maturity, and operating cash flows on the bond ratings. It was conducted on 34 bonds issued by the 16 non-financial companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX which also issued bonds, registered in the Indonesia Bond Market Directory, and rated by PEFINDO during 2012 - 2014. The hypotheses were tested using the logistic regression analysis. The result shows that corporate growth has significant effect on the bond ratings, while maturity and operating cash flow have no significant effect. Another finding shows that the firm size can also affect the bond ratings.

  3. STRATEGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA UDANG LAUT DALAM SECARA BERKELANJUTAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Suman

    2013-05-01

    Full Text Available Pemanfaatan sumber daya udang di Indonesia dilakukan pada wilayah perairan laut dangkal dan status pengusahaannya sudah dalam tahapan jenuh (over-fishing. Apabila kondisi ini dibiarkan dalam jangka panjang tanpa adanya usaha pengelolaan yang berkelanjutan, maka akan menyebabkan kelestarian sumber daya udang akan terancam dan bahkan bisa punah. Salah satu hal yang harus dilakukan dalam mengantisipasinya adalah mencari daerah penangkapan baru di perairan laut dalam, berupa sumber daya udang yang potensial dan belum pernah dimanfaatkan (untapped resources. Komposisi jenis udang laut dalam di perairan Indonesia lebih dari sekitar 38 jenis dengan jenis udang yang mendominasi adalah Plesiopenaeus edwardsianus dan Aristeus virilis serta alat tangkap yang disarankan untuk pemanfaatannya adalah bubu laut dalam tipe silinder. Potensi penangkapan udang laut dalam di Kawasan Barat Indonesia (KBI sebagai 640 ton per tahun dan di Kawasan Timur Indonesia (KTI sebagai 2.840 ton per tahun. Agar pengelolaan sumber daya udang laut dalam dapat dilakukan berkelanjutan, maka harus dikelola dari awal pemanfaatannya. Strategi pengelolaan yang harus dilakukan adalah membatasi upaya penangkapan pada tingkat upaya sekitar 285 armada bubu laut dalam di KBI dan sekitar 1.250 armada bubu laut dalam di KTI. Selain itu harus dilakukan penutupan musim dan daerah penangkapan serta dilakukan penetapan kuota penangkapan. The utilization of Indonesia’s shrimps resources are commonly taking from shallow marine water while its status is currently on overfishing stage. In the long run without appropriate management will threat its sutainability and may be worsen to become extinct. A possible anticipition is finding a new fishing ground at deep sea area for potential deep sea shrimps as untapped resource. Deep sea shrimps species composition have been identified for more than 38 species with mainly dominated by Plesiopenaeus edwardsianus and Aristeus virili. Recommended fihing gear

  4. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR BANK UMUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martha Novalina Ambaroita

    2017-06-01

    Full Text Available Loan to Deposit Ratio kredit belum menunjukan optimalisasi sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu berkisar 85%-110%. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan DPK, CAR, dan NPL, dan menganalisis bagaimana pengaruh CAR, DPK, NPL, terhadap LDR dalam jangka pendek dan jangka panjang bank umum di Indonesia. Data yang digunakan adalah time series berdasarkan bulanan tahun 2009-2013 yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Otoritas jasa keuangan (OJK. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM dan menggunakan uji asumsi klasik. Hasil dalam jangka panjang CAR tidak berpengaruh terhadap LDR, dalam jangka pendek CAR berpengaruh positif terhadap LDR bank umum di Indonesia, dalam jangka panjang DPK berpengaruh positif terhadap LDR dan dalam jangka pendek DPK tidak berpengaruh terhadap LDR bank umum di Indonesia, dalam jangka panjang NPL berpengaruh negatif terhadap LDR dan dalam jangka pendek NPL berpengaruh positif terhadap LDR. Saran untuk DPK diusahakan semaksimal mungkin. Berbagai inovasi terus dimunculkan dan berbagai strategi dimunculkan agar DPK yang efektif dan agar dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat lebih maksimal sehingga tidak ada hambatan.  Loan to deposit ratio not show that the optimization of credit in accordance with the bank indonesia but range 85 % -110 % . This study attempts to mendiskripsikan dpk , car , and non-performing loans of the , and analyze how the influence of car , dpk , non-performing loans of the , against ldr in the short term and longer term commercial banks in indonesia . The data used was based on time series monthly koni year obtained from bank indonesia and the authority of financial services ( ojk . In the long run this results not affect the ldr, on this positive effect on short-term ldr commercial banks in indonesia; the positive effect on long-term deposits ldr in short-term deposits do not affect the ldr commercial banks in indonesia; in its negative effects towards long

  5. FERTILITAS MENURUT ETNIS DI INDONESIA: ANALISIS DATA SENSUS PENDUDUK 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mugia Bayu Raharja

    2017-08-01

    Full Text Available Indonesia is known as a country that has the largest ethnic groups in the world with 1,128 ethnic groups as reported on the 2010 Population Census. Ethnic diversity is one of the important factors that determine the amount and distribution of the population in Indonesia. This study aimed to determine variations and patterns of fertility by ethnic groups in Indonesia and its association with their socioeconomic characteristics. By using the 2010 Population Census raw data that obtained from the IPUMS website, this study calculated the average number of children born alive born to ever married women aged 15-49. The results show a relationship between fertility and ethnic groups. Among fifteen major ethnic groups analyzed in this study, Batak ethnic has the highest fertility rate followed by Acehnese and Bantenese, while ever married Maduranese women have the lowest fertility rate. The high level of fertility in some of the major ethnic groups in Indonesia is associated with the desire to have many children, the low age at first marriage of women, and the existed perception that those with many children would get higher social value. Low level of education and rural residential areas also contribute to high fertility rates.

  6. KEBIJAKAN FORMULASI TERHADAP PENIRUAN TAMPILAN WEBSITE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Widya Paramita

    2014-03-01

    Full Text Available One of the implications of information technology to which attention is currently paid is its impact on the existence of Intellectual Property Right. One of the crimes committed to the right of intellectual property is the illegal imitation of presentation on web page of sites belonging to others popularly known as Offense against Intellectual Property. Based on the background above, the problems discussed in this study are the formulation of criminal act and the policy of formulation in the future system of sanction imposed upon the imitation of presentation of website in Indonesia. Normative method based on the regulations of laws related to the crime of the imitation of presentation of website in Indonesia was used in the present study. The results of the study showed that the elements of the formulation of criminal act of the imitation of presentation of website in Indonesia are subjective and objective ones. The policy of the formulation of the system of criminal sanction imposed upon the limitation of presentation of website in Indonesia applies the type of cumulative criminal threaten which includes two types of punishment. The formulation is a 2 (two year imprisonment and/or a maximum spesific fine of Rp. 150.000.000,00 (one hundred fifty thousand rupiahs, based on Article 72 Clause (6 jo Article 24 of the Criminal Law.

  7. Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiman Siregar

    2014-10-01

    Review of Life Cycle Assesment of Biodiesel in Indonesia Abstract. Currently, environmental consideration becomes the most important issue in biodiesel production. Eventhough source of energy is considered as carbon neutral, the production path may release various environmentally hazardous gasses. European and American countries claim that production of biodiesel from palm oil contributes carbon emission to the atmosphere along its production path. Furthermore, US EPA-NODA and EU RED stated that palm oil based biodiesel can only reduce emission of GWP by 17 % and 19 % compared to fossil-fuel based. Considering on the minimum requirement is 20 % for US and 35 % for EU, CPO from Indonesia experiences difficulties to enter the global market. Scientific approach should be undertaken by Indonesia to address this issue. Summary of the literature mentions that the sustainability of biodiesel from palm oil is better than Jatropha curcas, compared to other sources of raw materials, such as rapeseed. Summary of the literature mentions that the value of carbon that can be absorbed by primary forest is higher than secondary forest and palm oil plantation. This is the reason why world claims Indonesia on global warming issues although further research is still needed based on the latest data. From the real condition in Indonesia, in which GHG value before stable productivity is 2 575.47 kg-CO2eq./ton-Biodiesel fuel(BDF for oil palm and 3 057.74 kg-CO2eq./ton-BDF for Jatropha curcas. When the productivity has reached stability, the GHG value is  1 511.96 kg-CO2eq./ton-BDF for oil palm and 380.52 kg-CO2eq./ton-BDF for Jatropha curcas. If we compared to diesel fuel, CO2eq. emission is reduced up to 49.27 % and 88.45 % for BDF-CPO and BDF-CJCO, respectively.

  8. GAMBARAN KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KOTA SEHAT PADA LIMA KOTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hapsari

    2012-09-01

    Full Text Available Healthy city is one of the public health problems. The quick of growth population and development activity has contributed the continuously decrease of the environmental quality in the city. So that, the environmental quality in the cities and regents as the Agenda 21's priority. These background has effort the government of Indonesia to announce "Healthy City " policy, as the action of community be through healthy life. The study of heal thy city has done in 5 (five municipalities in Indonesia. To know the implementation and the action of the healthy city policy in five municipalities in Indonesia. The study has been done in 5 (five municipalities in Indonesia such as Medan, Semarang, Denpasar, Manado and Balikpapan, Indonesia with qualitative approach to describe government policy on Healthy Cities in selected municipalities. Interview technique had been undertaken by in depth interview and focus group discussion toward Municipality Officer, Municipality Development and Plan Board, Health City Forum, Municipality Areas Development and Houses Office, Environmental Impact Control Board. Tourism and other linked sectors. From 5 (Jive selected area, 4 (four cities had already undertaken Healthy City Policy, while Balikpapan Municipality has done it in the longest period of time. On the other hand, Semarang Municipality have had not the Healthy City Forum and still in coordination with related sectors as well. In general, problems in undertaking of Healthy City were socialization and coordination. Suggested proposed from this study were improvement in socialization, continuousity in implementation and development in inter sector collaboration for undertaken focused and successfully Healthy City.   Keyword: healty city, health policy, environmental health, health behavior.

  9. Sistem Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah (suatu Tinjauan Yuridis terhadap Praktek Pembiayaan di Perbankan Syariah di Indonesia)

    OpenAIRE

    Supriyadi, Ahmad

    2003-01-01

    This research aims at knowing sub system of law about the finance based on Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of Indonesia. The research shows that finance based on Syariah principle have sub I...

  10. ANALISIS EKSPOR CRUDE PALM OIL (CPO INDONESIA DI UNI EROPA TAHUN 2000-2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Azizah

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh produksi, kurs, harga CPO Internasional, GDP, dan dummy kebijakan Renewable Energy Directive 2009 (RED09 terhadap ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa tahun 2000-2011. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor CPO Indonesia di kawasan Uni Eropa adalah analisis data panel. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data cross section enam negara tujuan ekspor di kawasan Uni Eropa selama kurun waktu tahun 2000-2011. Enam negara yang dimaksud adalah Jerman, Italia, Belanda, Rusia, Spanyol, Ukrania yang memiliki jumlah ekspor CPO terbanyak dari Indonesia. Komoditas yang menjadi objek penelitian adalah CPO dengan kode Harmonized System 15111000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produksi dan GDP berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa. Harga CPO Internasional, kurs dan kebijakan RED09 terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia di Uni Eropa. This study aims to analyze the extent of the influence of production, exchange, International CPO prices, GDP, and the policy dummy Renewable Energy Directive 2009 (RED09 on Indonesia's CPO exports to the EU in 2000-2011. The method used to analyze the affect of factors of Indonesia's CPO export demanded to the European Union is a panel data analysis. This study uses secondary data, they are cross section data is six counties of export destinations in the European Union during the period of 2000-2011. Six countries in question are Germany, Italy, Netherlands, Russia, Spain, Ukraine which have the highest number of Indonesian CPO exports. The commoditiy which one of the object of the research is the CPO with 15111000 Harmonized System code. The results of this study indicate that the variables of production and GDP exchange are have positive impact and significant on the volume of Indonesian CPO exports to

  11. Kontroversi Pelarangan Ahmadiyah di Indonesia: Perspektif Hak Asasi Manusia (HAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imral Rizki Rahim

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak Pada Juni 2008 Pemerintah Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB Nomor 3/2008, Nomor Kep-03/A/JA/6/2008, dan Nomor 199 tahun 2008 tanggal 9 Juni 2008 oleh Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung yang berisi tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota, dan/atau Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia dan masyarakat yang melarang para anggota Jemaat Ahmadiyah untuk menyebarkan penafsiran mereka yang tidak sesuai dengan pokok-pokok agama Islam. Pelarangan ini menimbulkan kritik dari masyarakat luas bahwa Indonesia telah melanggar Pasal 18 International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR terkait hak pemeluk kepercayaan Ahmadiyah untuk menjalankan agamanya. Penelitian ini ditulis dengan mengumpulkan data sekunder yaitu sumber hukum internasional terkait pengaturan hak asasi manusia serta penerapannya dalam berbagai kasus, bahan-bahan kepustakaan, dan media internet yang berhubungan dengan penerapan pengaturan kebebasan beragama dalam hukum internasional terutama dalam menerapkan pembatasan terhadap kebebasan tersebut. Data-data tersebut kemudian digunakan untuk penggambaran suatu objek permasalahan yang berupa sinkronisasi fakta yang terjadi dengan pengaturan dan teori yang berlaku. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam mengeluarkan surat keputusan bersama tiga menteri menyangkut Pelarangan Ahmadiyah, Indonesia telah melaksanakan haknya sesuai dengan Pasal 18 ayat 31 CCPR dalam membatasi suatu manifestasi keagamaan. Pembatasan ini telah dibentuk berdasarkan hukum untuk melindungi ketertiban dan keselamatan masyarakat, serta bukan merupakan peraturan yang bersifat diskriminatif karena SKB tersebut tidak hanya ditujukan kepada pemeluk Ahmadiyah tetapi juga untuk masyarakat umum. Terpenuhinya ketentuan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah membatasi kebebasan beragama sesuai dengan penerapan dalam hukum internasional. Abstract On June 2008, the Government of Indonesia enacted the Joint

  12. Pengelolaan E-Conference dengan Aplikasi Open Conference System: Upaya Pengembangan Penerbitan Prosiding Online di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Nashihuddin

    2017-06-01

    Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengetahui: (1 ketentuan umum penyelenggaraan konferensi dan penerbitan prosiding hasil konferensi; (2 jumlah prosiding ber-ISSN yang terbit di Indonesia; (3 upaya pengembangan penyelenggaraan e-conference dan penerbitan e-proceeding di Indonesia; dan (4 tahapan pengelolaan e-conference dengan OCS. Kajian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bersumber dari studi literatur dan praktik.  Hasil kajian ini, yaitu: (1 dalam pengelolaan prosiding, penyelenggara konferensi harus memperhatikan lingkup konferensi dan ketentuan penerbitan prosiding, baik untuk skala nasional maupun internasional; (2 jumlah penerbitan prosiding di Indonesia relatif masih rendah, terlihat pada jumlah terbitan prosiding ber-ISSN hanya sejumlah 997 prosiding dan dari jumlah tersebut hanya diketahui sekitar 63 prosiding yang sudah diterbitkan dalam versi online; (3 pemerintah dan penyelenggara konferensi perlu berupaya keras dan memiliki komitmen yang tinggi untuk menggalakan penyelenggaraan e-conference  dan penerbitan e-proceeding di Indonesia; dan (4 pengelolaan e-conference dengan OCS membutuhkan sumber daya organisasi yang memadai dan perencanaan yang matang agar menghasilkan publikasi yang berkualitas. ABSTRACT This study aims to describe and determine: (1 the general provisions of the conference and the proceeding publication of conference resulting; (2 the number of proceedings had ISSN that published in Indonesia; (3 efforts to develop the conference holding and e-proceedings publication in Indonesia; and (4 the management steps of e-conference with OCS. This study was descriptive qualitative approach sourced from literature and practice. The results of this study: (1 in management of proceedings, the conference organizers have to see the conference scope and the provisions of proceedings publication, both for national and international scale; (2 the number of proceedings publishing in Indonesia was low

  13. Faktor Risiko Kejadian Penyakit Filariasis pada Masyarakat di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santoso Santoso

    2017-02-01

    Full Text Available Malaria adalah masalah kesehatan yang berkaitan dengan kemiskinan. Di beberapa tempat, hutan merupakan sumber mata pencaharian bagi masyarakat miskin. Desa Pagar Desa merupakan salah satu pemukiman Suku Anak Dalam di Propinsi Sumatera Selatan. Penelitian PSP masyarakat bertujuan mengetahui seberapa jauh pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat tentang penyakit malaria. Penelitian dilakukan tahun 2006 dengan disain penelitian cross- sectional study. Penelitian menunjukkan bahwa semua masyarakat tahu tentang penyakit malaria dan 85% mengakui pernah mengalami gejala-gejala malaria. Gejala malaria yang dialami adalah demam, mengigil dan berkeringat (83,9%. Seluruh responden tidak tahu penyebab penyakit malaria dan 79,6% tahu bahwa malaria merupakan penyakit berbahaya. Mayoritas responden tahu bahwa malaria penyebab kematian (77,4% dan 54,8% tidak tahu bahwa malaria merupakan penyakit menular, 23,7% mengatakan tahu cara menghindarkan diri dari penyakit malaria yaitu menghindari gigitan nyamuk. Sikap masyarakat pada umumnya positif terhadap pencegahan dan pengobatan malaria. Pengobatan yang dilakukan sebagian besar masyarakat (41,9% adalah membeli obat di warung. Kebiasaan keluar rumah pada malam hari dilakukan oleh sebagian besar masyarakat (66,7% untuk mengobrol di warung-warung, menonton TV di rumah tetangga dan melakukan kegiatan Mandi, Cuci, Kakus. Sebesar 95,7% masyarakat tidak memakai perlindungan khusus untuk menghindari gigitan nyamuk selama di luar rumah pada malam hari, namun bila di dalam rumah menggunakan kelambu dilakukan oleh sebanyak 41,9% responden dan menggunakan obat nyamuk bakar sebanyak 24,7% responden. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan malaria demi peningkatan perilaku positif pencegahan malaria dengan mengadakan penyuluhan, selain itu perlu disediakan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

  14. PEMBATASAN TERHADAP HAK DAN KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muwaffiq Jufri

    2016-06-01

    Full Text Available As one of modern law state, Indonesia provides arrangement and guarantee of human rights and freedom of religion. Moreover, this guarantee is clearly stated in the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. It indicates the existence of human rights and freedom of religion is a constitutional right. Nevertheless, the limitations existed on freedom of religion set out in some legislations affect negatively due to unclear concept of those arrangements. It is became worsen when the limitations of provisions are actually used to justify the action of radicalism in the name of religion. Therefore, scientific studies about the conception of limitations on freedom of religion become urgent as a preventive step in order to avoid the misuse of provisions limitations in the freedom of religion.  http://dx.doi.org/10.17977/um019v1i12016p040

  15. ANALISIS TATA KELOLA SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA: SEBUAH PERSPEKTIF HISTORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lokot Zein Nasution

    2015-07-01

    Full Text Available This study aims to analyze the governance of the financial system in Indonesia. This study uses descriptive analysis by reviewing the literature and analysis of secondary data obtained from the Ministry of Finance, Bank Indonesia (BI, the Central Statistics Agency (BPS. The results of the analysis of this study showed that based on historical experience, to mini-mize internal and external obstacles have to do with governance through improved investment and productive credit. This governance is done by way of coordination between the actors of the financial system, the community, financiers, and government. This model is expected to be a proliferation of governance oriented to minimize the risk of the financial system in the future.

  16. Aksi dan Identitas Kolektif Gerakan Islam Radikal di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eric Hiariej

    2010-11-01

    Full Text Available Since 2000 the world has witnessed the rise of Islamic radicalism in Southeast Asia. This paper would like to see Islamic radicalism as a social movement by focusing on the process of collective identity formation. The author argues that collective action is not a given reality but is the outcome of the construction and consolidation of internal identity. That is why without understanding the construction of internal coherence; it is difficult to understand the logic of actions undertaken by the activists. This paper draws analysis from five radical islam organizations: Forum Komunikasi Ahlus Sunnah wal Jamaah (FKASWJ and its military wing Laskar Jihad (LJ, Front Pembela Islam (FPI, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI and Jamaah Islamiyah (JI.

  17. KONSTRUK TEOLOGIS ISLAMISME RADIKAL DI INDONESIA PASCA-ORDE BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masdar Hilmy

    2008-06-01

    Full Text Available Theological Construct of Islamic Radicalism in Post New Order Indonesia. This article seeks to investigate the theological foundation of radical Islamism in post-New Order Indonesia. It basically argues that an attempt at delineating the nomenclature of Islamism from its pejorative connotation becomes imperative in order not to lump such words as pure salafis with salafi jihadist. In addition, the venture of all types of radical Islamism begins with the creed that the establishment of Islamic realm on earth based on the Qur’an and Hadith is a holy duty and regarded as compulsory upon every adult Muslim male. As such, the article analyses 1 the account of belief system of radical Islamism, 2 the transformation process of violence into a sacred creed, and 3 the centrality of such doctrines as jihad and istisyhâd (martyrdom.

  18. Keanekaragaman persebaran dan potensi jenis-jenis Garcinia di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tahan Uji

    2012-02-01

    Full Text Available Indonesia has a high species richness of Garcinia (Garcinia spp. and it is as a important basic materials for breeding of mangosteen (Garcinia mangostana. Based on examination of herbarium collections and literature study, there are 64 species of Garcinia encountered in Indonesia. Twenty-five of which occur in Kalimantan, 22 species in Sumatera and Sulawesi respectively, 17 species in Moluccas and Papua respectively, 8 species in Java, and 5 species in Lesser Sunda Island. Six species of those are as cultivation plants (Garcinia atroviridis, G. beccari, G. dulcis, G. mangostana, G. nigrolineata and G. parviflora, 58 species as the wild plants, 22 species as edible fruits, and 21 species as timber plants. Some members of Garcinia, e.i. G. malaccensis, G. picrorhiza and G. beccari are reported as rootstock potential species to be wedge-grafting by mangosteen (G. mangostana seedlings.

  19. PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG DINAMIKA HUBUNGAN INDUSTRIAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismed Batubara

    2013-12-01

    Full Text Available Islamic Law Perspective of the Dynamic of Industrial Relation in Indonesia. The dynamic of industrial relation in Indonesia has undergone very long history since Colonial period to the Reformation era. This essay tries to elucidate relation pattern of labor ideology which seem to be influenced by Liberalism and Communism followed by two extreme economic ideologies vis-à-vis Islamic system. The author asserts that although regulations pertaining to labor have been made available, disputes and disharmony between workers and company or employer still occur repeatedly. Substantially, the regulations encompass delicate problems which are evident form the fact that the government is incapable of handling labor problem efficiently. The author concludes that Islamic concept should become an alternative in dealing with industrial relation which emphasizing equality and just principles and thus it is free from authoritarianism and expoloistation of Capitalistic models as well as from dictatorship of Communism ideology.

  20. HARMONISASI REGULASI DAN EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN SAFEGUARD DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdurrahman Alfaqiih

    2012-06-01

    Full Text Available The implementation of WTO agreement is not easy in accordance with the estabilished regulations, so deviations in the process of trade liberalization that press domestic indrusties will likely to take place. Therefore, it is necessary to have safety actions to actualize mutual benefits in international trade. There are many cases of safety actions conducted by many countries such as Argentine that implements safety actions to its footwear industries without adapting to WTO regulations which causes the country’s losses. The paper examines the consistency of safeguard regulations in Indonesia with safeguard regulations of WTO and its implementation reviewed from the law effectiveness. The result of the study shows that the safeguard regulations in Indonesia is in accordance with the safeguard regulations of WTO in the normative level, but in the implementation the policy is not done effectively.

  1. Studi Komparasi Kemiskinan Di Indonesia: Multidimensional Poverty Dan Monetary Poverty

    OpenAIRE

    Nuryitmawan, Tegar Rismanuar

    2016-01-01

    Research on poverty has long been done by various methods and approaches. Approach to identifying the poor in general by calculating consumption expenditure or income reveneu. The calculation is then known as monetary poverty. Indonesia also use and implemented that approach. However, some experts believe that monetary poverty approach does not capture the whole cause of poverty because the indicator calculation not enough. Though poverty is a multidimensional phenomenon that involves not onl...

  2. STUDI KOMPARASI KEMISKINAN DI INDONESIA: MULTIDIMENSIONAL POVERTY DAN MONETARY POVERTY

    OpenAIRE

    Nuryitmawan, Tegar Rismanuar

    2016-01-01

    Research on poverty has long been done by various methods and approaches. Approach to identifying the poor in general by calculating consumption expenditure or income reveneu. The calculation is then known as monetary poverty. Indonesia also use and implemented that approach. However, some experts believe that monetary poverty approach does not capture the whole cause of poverty because the indicator calculation not enough. Though poverty is a multidimensional phenomenon that involves not onl...

  3. Identifikasi Pembayaran Bergerak (Mobile Payment) yang Mengganggu (Disruptive) di Indonesia

    OpenAIRE

    Mawarrini, Robertta Indira

    2017-01-01

    This research aims to identify disruptive mobile payment in Indonesia. Mobile payment as a sector of financial technology is enabling the lifestyle transformation of electronic banking. The future of retail banking is a smartphone experience that gladden and customers also aspire for a “bank in my pocket”. Mobile payment as the second sector most likely to be disrupted in the intersection of finance and technology industry. The promising approach of disruptive innovations is proposed by Profe...

  4. Pengaruh Wacana Gender Dalam Pembangunan Hukum Keluarga di Indonesia

    OpenAIRE

    Asep Syarifuddin Hidayat

    2016-01-01

    The Effect of Gender Discourse in the Development Family Law in Indonesia. One of the social movements that emerged and gained its strength in the second half of the 20th century is feminism movement that encourages a structural change in the patriarchal structure society and equality between men and women. The movement also includes Muslim countries. The struggle of feminism or gender equality gained its momentum when the practice of discrimination towards women prevail in the Muslim communi...

  5. Perkembangan Akuntansi Keperilakuan Dan Dampaknya Pada Penelitian Akuntansi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Khomsiyah

    2001-01-01

    This paper discusses about the development of behavioral accounting and how it influenced the research in behavioral accounting. Several interest fields in behavioral accounting research are discussed to provide an over­view of current behavioral accounting research opportunities. The research methodology and several difficulties inherent in those researches presented in this paper. The behavioral accounting research in Indonesia will discussed in the last of this paper.

  6. PENGARUH POLITIK DALAM PERKEMBANGAN PRAKTIK EKONOMI ISLAM DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Kholis, Nur

    2013-01-01

    The article below attempt to analize the influence of Indonesian politics to the development of islamic economics practices in Indonesia, especially situation and condition of Indonesian politics in the New Order Era and the reformation era. The article find that the influence of situation and condition of politics transformed in Indonesian political economy oriented to Islamic economic system in developing Islamic economic practice is very signifinace. Politics of the New Order Era bounded t...

  7. Deregulasi Penerbangan Dan Kinerja Perusahaan Penerbangan Niaga Berjadwal Di Indonesia

    OpenAIRE

    Setiawan, Indra; Nusraningrum, Dewi; Pahala, Yosi

    2015-01-01

    The purpose of this study is to analyze the aviation deregulation and performance of the scheduled commercial airlines. Samples used are domestic flights of 17 companies. Using descriptive analytical research methods. Deregulation encourage the emergence of new low-cost airline. Up to 2012 the share of the domestic passenger market in general is as much as 78% controlled by low-cost airline companies. Garuda Indonesia, which has the operating license to fly as a full service airline only gain...

  8. Teologi Mustad’afin di Indonesia: Kajian atas Teologi Muhammadiyah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sokhi Huda

    2011-11-01

    Full Text Available Mustad’afin Theology in Indonesia is the new face of  al-Ma’un theology initiated by the Ahmad Dahlan. It eventually accumulates with more extensive issues and involves partnerships with other parties in order to achieve its praxis strategy. The basic assumption of  this theology is that the practice of  worship must be directly related to social concerns, with a foundation of monotheism that manifests itself  into the realm of  praxis. This finally leads to the key words of “social unity” and “social rituals” which are then developed in the context of contemporary nationhood and statehood in Indonesia. Moreover, its epistemology primarily comes from: (1 Wahhabi-Salafi ideology of  Rashid Rida, (2 the idea of    education reform of  Muhammad ‘Abduh, and (3 theology of al-Ma’un of Ahmad  Dahlan. These three basic epistemologies are equipped with a significant adaptation to seven factors, in order to be accepted as a theology of  liberators movement in Indonesia. The performance of  Mustad’afin theology is a theology that does social defense for the following conditions: (1 oppression of faith, (2 retardation, (3 suffering of economic and social status, (4 moral suffering, and (5 the threat of theologies and the existence of Indonesia. Finally, it implies the necessity of  Mustad’afin Islamic Jurisprudence to regulate the conduct of  worship and social community. Furthermore, the exclusive part of  Wahhabi-Salafi Islamic jurisprudence is no longer posed.

  9. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR EKONOMI TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Adrian Sutawijaya

    2015-01-01

    Price stability or inflation control is one of the major macroeconomic issues. Inflation received special attention in the economy of Indonesia. Every time there is a distortion in the society, politic or economic development, people always relate it to inflation. Low and stable inflation is a stimulator of economic growth. The variables that will be examined in this study are interest rate, investment, money supply, and exchange rate. This study is using data from the Central Statistics Agen...

  10. Analisis Penyebab Kematian dan Tantangan yang Dihadapi Penduduk Lanjut Usia di Indonesia Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007

    OpenAIRE

    Djaja, Sarimawar

    2012-01-01

    Latar Belakang: Penduduk lansia di Indonesia terus bertambah kira-kira 3 jutaan setiap 10 tahun, pada tahun 2010 tercatat18 juta, merupakan 7,59 persen dari total penduduk. Analisis penyebab kematian pada lansia dari Riset Kesehatan Dasar2007 diharapkan memberi gambaran penyebab kematian usia 55 tahun ke atas dan tantangan yang dihadapi di Indonesia.Metode: Riskesdas 2007 menggunakan metode potong lintang untuk peristiwa kematian dalam kurun waktu satu tahun dirumah tangga terpilih. Sampel be...

  11. Nasionalisme Eropa dan Pengaruhnya Pada Lagu Seriosa di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Tresna Yunita

    2013-11-01

    Nasionalism in Europ and Its Impact on Indonesian Seriosa Song. The growing of nationalism movements in Europe in 1830 had spread out to all over the world, as well as in Indonesia. It gave considerable influence on the development of nationalism in Asia and Africa, especially in Indonesia, in term of the development in the history of music. The nationalism movement in music began in Russia and then was followed by the movement of nationalism in Scandinavian countries, Spain, Italy, Hungary, the United Kingdom and the United States. European nationalism has affected several composers in creating their music as they incorporate elements of melody and lyric in accordance with folk music which they have been familiar with. In Indonesia, nationalism made Indonesian composers created songs as an expression of their spirit against the Dutch colonial government. Some of Indonesian composers at that time, among others, were WR Supratman, Kusbini, Ismail Marzuki and Cornel Simanjuntak. Seriosa Song composed by Indonesian composers who had an important role to fight for the Indonesian independence. Seriosa songs which are created by using western musical’s standard as diatonic scales, harmony, the structure of a song form, rhyme, and so forth can be said as a result of the western musical influences. Keywords: Nationalism, musical influences, seriosa song

  12. ANTESEDEN PROBABILITAS FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triani Pujiastuti

    2017-03-01

    Full Text Available Based on theory and previous research, some factors which influenced probability of corporate financialdistress were found. This research was done for testing the consistency of research result with different researchperiod that would strengthen the related empirical research finding. The purpose of this research was to test theimpact of profitability ratio (Return on Assets, working capital policy, capital structure, size, current ratioand firm age toward the probability of financial distress of manufacturing firms at Indonesian Stock Exchange.The method used in this research was purposive sampling, which was taking data with certain criteria.The criteria was that the companies or firms used were those which issued bond and were listed in IndonesianStock Exchange between 2007 until 2012 and had data completion needed in this research. The research resultsusing Logistic Regression were 1 test of profitability ratio, working capital policy ratio, capital structure, size,and firm age had significant influence to the probability of financial distress manufacturing firms in Indonesia,2 partially only profitability ratio that had negative significant influence to the probability of financialdistress manufacturing firms in Indonesia while working capital ratio, capital structure, size, and age firm didnot have significant influence to financial distress manufacturing firms in Indonesia. This research producedprediction model of financial distress.

  13. REGULASI WAKAF DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN DITINJAU DARI STATUTE APPROACH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudirman Sudirman

    2014-12-01

    Full Text Available This Article focusing on wakaf regulation in Indonesia after its independence day. The research used statute approach, it also used regulation No. 5 Year 1960 and regulation No. 41 Year 2004 as its primary legal source. In analyzing data it used three legal basis; Lex Superior Derogat Legi Inferiori, Lex Specialis Derogat Legi Generali, and Lex Posterior Derogat Legi Priori.  Firstly, it concludes that the background of regulating the wakaf regulation in Indonesia was conducted because of public needs to a special regulation which can rules wakaf and its legal contemporary development. Secondly, the comparison of wakaf regulations regulated from post-independence until reformation era explained that in the first concept of wakaf and its implementation opportunity was realized in The Reg. 5/1960. But the concept of Nâdzir firstly introduced in Gov. Regulation No. 28/1977 and established by the Indonesian compilation of Islamic Law. Thirdly, penal punishment changes, and according to statute approach analysis using those three legal basis, the Reg. 41/2004 is the most updated wakaf regulation in Indonesia.

  14. Dinamika Penanaman Modal Asing (PMA Bidang Pertambangan Umum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ukar Wijaya Soelistijo

    2011-06-01

    Full Text Available During 1967 – 1988, seven generations of Contract of Work (COW were in lieu with foreign  capital  investment in the area of non-coal general mining,  followed by three generations of Coal Contract (CCOW in Indonesia.  An analysis toward details of COW showed that the contract requirements were transformed from time to time. At the first phase, tax holiday was offered. Meanwhile, the later generations reduced such facilities as complained by mining companies.  This research suggests the importance of regulation to manage  Indonesia’s income resulted from windfall profit of oil prices increase. Sepanjang periode 1967 – 1988, Indonesia telah menghasilkan  tujuh generasi Kontrak Kerja dalam investasi modal asing untuk bidang pertambangan umum non batubara, diikuti oleh tiga generasi Kontrak Batubara. Analisis terhadap rincian Kontrak Kerja tersebut memperlihatkan perubahan  persyaratan kontrak  dari waktu ke waktu. Pada fase pertama, Kontrak Kerja menawarkan fasilitas bebas pajak (tax holiday. Hal ini tidak berlaku lagi pada Kontrak Kerja selanjutnya, sebagaimana dikeluhkan perusahaan-perusahaan tambang. Riset ini merekomendasikan pentingnya regulasi untuk mengelola pendapatan Indonesia yang bisa diperoleh dari keuntungan tambahan (windfall profit akibat kenaikan harga minyak.

  15. ANALISIS PANGSA PASAR 20 OBAT SEJENIS DI INDONESIA TAHUN 1993

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriana Azis

    2012-09-01

    Full Text Available The low availability of information concerning the development of pharmaceutical industry and pharmaceutical market in Indonesia has lead into misunderstanding of development of pharmaceutical industry and the level of pharmaceuticals consumption in Indonesia. During the year of 1993 PT. Corinthian Infopharma Corpora has conducted research on sales of ethical drugs including the generic and OTC drugs in 7 (seven big cities in Indonesia and the research findings determined ¡00 pharmaceutical companies with big sales records. The result of the survey of market share of sales and total production of 20 commonly used drugs are reported. The data shows variation in market share of sales and total production of 20 commonly used drugs. The data shows extreme and indiscriminate variation in drug prices among the generic and the trade mark drugs. It is argued that the government should intervene to regulate and control drug prices. Consumers should also take the initiative to campaign for social justice and fair play in drug pricing.

  16. PENGIRIMAN E-MAIL SPAM SEBAGAI KEJAHATAN CYBER DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Nugraha Putra

    2018-01-01

    Full Text Available The Internet is part of the development of technology, where the internet provides many impacts, both positive and negative. Currently, privacy issues on the internet have also become a complicated legal issue, this is due to quite a number of privacy-related issues, but not all countries in the world manage privacy issues on the internet. As a means of communicating the Internet has introduced e-mail that provides convenience and practicality. But in its development e-mail has an adverse impact on its users in the form of e-mail spam. In terms of its actions, sending spam e-mail is quite a disadvantage, even violate the privacy. Some countries have also set it to one type of cybercrime (cybercrime. This research will discuss e-mail spam in Indonesia, how the legislation in Indonesia see the action of this spam e-mail, is there any possibility of spam e-mail is criminalized as a cybercrime. The research will also look at how spam e-mails violate privacy and review and analyze internet privacy settings in Indonesia in relation to the criminalization of spam email.

  17. Pendidikan Kewarganegaraan: usaha konkret memperkuat multikulturalisme di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Prasetyo Wibowo

    2017-11-01

    Full Text Available Civic Education has a strategic role in strengthening multiculturalism in Indonesia. However, the contents of civic learning at the elementary level up to university level are showing lack of phenomenon that explores the multicultural values based on local wisdom (local genius. This research is a literature study by finding reference theories relevant to the cases or problems found. The reference theory obtained by method of literature study was presented as the foundation. It was found that: (1 The primordially knowledge, attitude and behavior of Indonesian society are kinds of things that impede Civics Education as a medium for strengthening multiculturalism in Indonesia; (2 Civic Education has great potential to become the foundation for multicultural strengthening in Indonesia with attention to innovation and development of the content, as well as the learning model. (3 Civic Education has a philosophical meaning as the foundation of ligature strength in the establishment of pluralism multicultural mentalities in order to realize national goals and nation’s modernization without abandoning the local wisdom.

  18. Sistem Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah (Suatu Tinjauan Yuridis Terhadap Praktek Pembiayaan di Perbankan Syariah di Indonesia)

    OpenAIRE

    Supriyadi, Ahmad

    2003-01-01

    This research aims at knowing sub system of law about the finance based on Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of Indonesia. The research shows that finance based on Syariah principle have subsystems are profit sharing system, sale system and lease system.

  19. Sistem Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah (Suatu Tinjauan Yuridis Terhadap Praktek Pembiayaan di Perbankan Syariah di Indonesia)

    OpenAIRE

    Supriyadi, Ahmad

    2013-01-01

    This research aims at knowing sub system of law about the finance based on Syariah principle in Indonesia by method normative judicial approach not Islamic jurisprudence approach because the dispute finance have to solve by civil law of Indonesia. The research shows that finance based on Syariah principle have sub systems are profit sharing system, sale system and lease system.

  20. NILAI FILOSOFIS BUDAYA MATRILINEAL DI MINANGKABAU (RELEVANSINYA BAGI PENGEMBANGAN HAK-HAK PEREMPUAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iva Ariani

    2016-08-01

    Full Text Available This research is a qualitative research to find an essence of matrilineal culture in Minangkabau tradition from the philosophical perspective of Feminism. Method of data collection is dividing research areas in West Sumatra into two big groups that are Minang Pesisir and Minang Bukit. Then, collecting data through direct interview and observation to get data about matrilineal system in West Sumatra. Data which has collected then be analyzed using interpretation and hermeneutics method and described as a concept to develop the rights of enforcer process of woman in Indonesia. This research is to develop the woman movements and law concerning femininity in Indonesia that is more suitable with the personality and cultural of Indonesia because it lifted from local and cultural wisdom in Indonesia. The expectation is that it will be able to more suitable to the agenda of offering values of feminist appropriate for public of Indonesia.

  1. STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI FURNITURE ROTAN INDONESIA DI KAWASAN ASEAN DAN TIONGKOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Eko Setyawan

    2016-11-01

    ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN Tiongkok serta faktor-faktor yang memengaruhinya dan kemudian menyimpulkan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saingnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan Diamond’s Porter, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing furniture rotan Indonesia di kawasan ASEAN dan Tiongkok dalam kurun waktu 2001 hingga 2014 berfluktuasi dan sebenarnya masih mempunyai daya saing meskipun kecil, hal ini dapat dilihat dari semua nilai indeks NRCA nilainya positif. Pada Fixed Effect Model (FEM, variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap NRCA adalah harga ekspor, volume ekspor, harga furniture rotan dunia, harga rotan mentah dunia, jumlah perusahaan industri rotan di Indonesia, produksi rotan riil di Indonesia, nilai produksi rotan di Indonesia, investasi industri rotan di Indonesia, tenaga kerja langsung industri rotan, besarnya suku bunga pinjaman Bank, pemberlakuan ACFTA dan kebijakan pelarangan ekspor rotan mentah maupun setengah jadi. Untuk mampu meningkatkan daya saing furniture rotan Indonesia, pemerintah harus mendirikan pusat pengembangan atau pelatihan dan pengembangan desain yang inovatif maupun standart mutu furniture rotan Indonesia. Hal ini juga didukung dengan adanya jaminan ketersediaan bahan baku rotan dan peningkatan teknologi industri pengolahan rotan. Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah perbaikan infrastruktur maupun rantai distribusi, perbaikan sistem informasi pasar rotan serta penguatan brand image furniture rotan Indonesia.Kata Kunci: daya saing furniture rotan, diamond’s porter, normalized revealed comparative advantage, fixed effect model

  2. ANALISIS KONVERGENSI ANTAR PROVINSI DI INDONESIA SETELAH PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TAHUN 2001-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Syah Malik

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi seperti suku bangsa, budaya, sumber daya alam, pendidikan, sosial dan ekonomi di setiap daerah. Untuk mengatur tingkat keanekaragaman tersebut, pembangunan di tingkat daerah diatur oleh pemerintah pusat dengan menjadikan Pulau Jawa sebagai pusat perekonomian nasional. Hal tersebut membuat provinsi-provinsi yang kaya sumber daya alam menuntut pemberian transfer anggaran yang lebih dan pemberian hak dan wewenang kepada tiap-tiap daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan di tingkat daerah. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu pertama, mengindentifikasi tingkat konvergensi di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Kedua, menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA, dana perimbangan dan  Indeks Pembangunan Manusia (IPM terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Data penelitian  adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghitungan konvergensi sigma menggunakan standar deviasi log PDRB per kapita antar provinsi, sementara penghitungan konvergensi beta menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terjadi konvergensi sigma dan konvergensi beta setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Variabel PMA, dana perimbangan dan IPM berpengaruh posittif terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Indonesia is a country which has many kinds of ethnic groups, cultures, natural resources, educations, socials, and economics in every region. To manage the diversity, development at the local level is set by the central government by becoming the Island of Java as the center of the national economy. That problem makes the provinces which are rich in natural resources demand for more budget transfers and ask for grant rights and

  3. Kedudukan Asas Efisiensi Pemungutan Pajak dalam Hukum Acara Perpajakan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrianto Dwi Nugroho

    2012-02-01

    Full Text Available Procedural tax legislations in Indonesia have been formulated as to ensure that the principle possesses supremacy above other principles, such as equality. However, in order to maintain integrity of the tax system, such legislations were also formulated as to provide flexibility for tax administrators in enforcing the most proper measure, administrative or criminal, in each case. Hukum acara perpajakan di Indonesia dirancang untuk memastikan prinsip kedaulatan berada di atas prinsip-prinsip yang lain, seperti kesetaraan. Namun, dalam rangka Menjaga penyatuan sistem perpajakan, produk legislasi juga telah dirumuskan untuk memberikan fleksibilitas kepada pemungut pajak dalam menegakkan hukum berdasarkan standar yang tepat, baik administratif maupun pidana pada setiap perkara perpajakan.

  4. ASUPAN GULA, GARAM, DAN LEMAK DI INDONESIA: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atmarita Atmarita

    2017-01-01

    Indonesia menghadapi masalah kesehatan yang sangat kompleks. Penyakit tidak menular semakin meningkat, sementara penyakit menular masih cukup dominan. Faktor penyebabnya antara lain adalah tidak seimbangnya asupan zat gizi yang dibutuhkan sehari-hari. Kelebihan berat badan sangat erat kaitannya dengan konsumsi makanan sehari-hari, terutama penyumbang kalori, seperti gula dan lemak, selain asupan garam yang cenderung membuat orang untuk mengonsumsi makan lebih banyak. Artikel ini ditujukan untuk mengetahui asupan gula, garam, dan lemak penduduk Indonesia yang melebihi rekomendasi WHO. Analisis menggunakan data Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014 yang mengumpulkan data dan menanyakan semua yang dikonsumsi 24 jam terakhir dari 45.802 rumah tangga dan 145.360 anggota rumah tangga di seluruh provinsi di Indonesia. Analisis deskriptif dari ke-17 kelompok makanan dilakukan untuk menghitung asupan gula, garam, dan lemak (GGL dari setiap individu, dan juga dihitung proporsi berdasarkan karakteristik: kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal, sosial-ekonomi, dan juga menurut provinsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa 29,7 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 77 juta jiwa sudah mengonsumsi GGL melebihi rekomendasi WHO: gula (>50 gram/hari, garam (>5 gram/hari, dan lemak (>67 gram/hari. Hal ini perlu diantisipasi mengingat kecenderungan meningkatnya penderita penyakit tidak menular, seperti: obesitas, hipertensi, diabet mellitus, dan stroke yang sudah jelas dari tahun 2007 ke tahun 2013. Saran untuk mengurangi asupan GGL ini perlu segera dilakukan dengan target seluruh penduduk, melalui advokasi/penyuluhan/sosialisasi di sekolah, industri makanan-minuman, restoran, pabrik, dan institusi terkait lainnya. Kata kunci: asupan gula-garam-lemak, penyakit tidak menular, penduduk Indonesia

  5. EMAS at Doel NPP

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nolan, Peter; Thoelen, Els

    1998-01-01

    In October 1995, Doel NPP of Electrabel, Belgium opted to seek registration under the EC Eco-management and Audit Scheme (EMAS). A comprehensive environmental management system (EMS) has been introduced and implemented, encompassing all four PWRs and the supporting departments. A critical step was to seek certification from an accredited environmental auditing body against the International Standard ISO 14001. This provided the foundation for the publicly available environmental statement required by EMAS. The complications of achieving EMAS at a time when national and international standards were being re-formulated were successfully overcome and Doel NPP passed its EMAS audit in June 1997. (author)

  6. Inventarisasi Nepenthes Di Hutan Adat Kantuk Dan Implementasinya Berupa Buku Saku Keanekaragaman Hayati Indonesia

    OpenAIRE

    Setiawan, Hendra; swisna, Syam; Nurdini, Asriah

    2014-01-01

    This reserch aims to identify Nepenthes species in Hutan Adat Kantuk and to develop a pocket book entitled Entuyut di Hutan Adat Kantuk, Sintang, Kalimantan Barat which was validated as learning media for study Indonesia biodiversity. The reserch was quantitative descriptive, with an explorations methode. The results showed that there were 5 Nepenthes species : Nepenthes ampullaria Jack., Nepenthes bicalcarata Hook.f., Nepenthes gracilis Korth., Nepenthes mirabilis (Lour.) Druce., and Nepenth...

  7. Urgensi Pengaturan Disclosure Requirements sebagai Syarat Aplikasi Hak Paten dalam Pemanfaatan Sumber Daya Genetik di Indonesia

    OpenAIRE

    Cendhayanie, Rara Amalia

    2013-01-01

    Sumber daya genetik (SDG) merupakan salah satu bagian dari sumber daya hayati (biological resources) dimana SDG mempunyai peranan yang penting sebagai fondasi yang pada intinya untuk menjamin keberlangsungan hidup umat manusia. Keberadaan Negara berkembang salah satunya adalah Indonesia dengan berbagai kekayaan alam dan potensi lainnya seperti SDG menjadi salah satu perhatian penting di tingkat Internasional khususnya dalam hal ini pemanfaatan SDG untuk berbagai kepentingan, yang kian meningk...

  8. Batasan Ultra Petita Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Pengujian Undang-undang di Indonesia

    OpenAIRE

    Aprianto, Achmad

    2015-01-01

    Judicial activisim sebagaimana yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi dalam mengeluarkan putusan yang bersifat ultra petita merupakan salah satu bentuk terobosan hukum dalam pengujian undang-undang di Indonesia. Mengingat dalam memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara hakim tidak boleh hanya terbatas dan terpaku pada ketentuan undang-undang, melainkan wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Akan tetapi ultra petita dalam p...

  9. Pengaruh Economic Value Added Terhadap Harga Saham Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    MANNA, EKA SISWIANA

    2008-01-01

    2013 Pengaruh Economic Value Added Terhadap Harga Saham Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia The effect of Economic Value Added on the Stock Price Go Public Firm in Indonesian Stock Exchange Eka Siswiana Manna Yulianus Sampe Aini Indrijawati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan yang listing pada Bursa Efek Indonesi periode 2008-2010 dengan menggunakan metode Economic Value Added. Serta mengetahui pengaruh Econom...

  10. PERBAIKAN WORKSTATION DI PT. YUSHIRO INDONESIA UNTUK MENGURANGI RESIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL

    OpenAIRE

    Dene Herwanto; Acep Purnama; Adi Prianto; Kristian Adi

    2016-01-01

    Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan secara manual di PT. Yushiro Indonesia adalah penuangan bahan baku berupa cairan kimia pada saat proses pencampuran bahan. Pada saat penuangan cairan kimia tersebut, operator banyak melakukan aktivitas manual material handling yang tidak tepat dan tidak alami, sehingga timbul beberapa keluhan muskuloskeletal, seperti sakit pinggang, sakit punggung, sakit leher, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RWL dan LI yang terjadi dalam pros...

  11. Analisis Perubahan Partai Politik Pemenang Pemilu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handy Martinus

    2013-10-01

    Full Text Available By three elections in Indonesia, the pattern seen is a change in a very significant political force. It changed not only the party in the first position, but also a different party: three elections produced three different parties that received the most votes. Major political changes in Indonesia have been coloring since the reformation in 1998. The first change occurred in the 1999 election. PDIP evicted Golkar that has ruled for more than 30 years claiming an absolute majority. Then in the 2004 election, the strength of the party with the most votes moved to Golkar. In 2009, a major change occurred again. Top position was taken by Democrats. This article is a study using secondary data from a survey conducted by the Indonesian Survey Institute (LSI during the period 1 to 12 February 2012 with the population of all Indonesian citizens who have the rights to vote in elections when the survey was conducted. Number of samples taken ranged up to 2,050. Based on the sample, it is estimated margin of error of + / -2.2% at the 95% confidence level. It is concluded that the political change will continue in the 2014 election along with the negative sentiments from Indonesian people against politics and law enforcement today. Election results earlier in some parts of Indonesia showed a progressive trend increasing number of non-voters and swing voters. NasDem and Gerindra are quite prominent in voter mobilization through the air via mass media. Both attract Democrats’ swing voters whom are middle-class which are more intensively following the national news. 

  12. Pengaruh Book-tax Differences Terhadap Peringkat Obligasi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Christina, Vinna; Abbas, Yulianti; Tjen, Christine

    2010-01-01

    This research is aimed to analyze the influence of book-tax differences on bond ratings in Indonesia for six years of observation period (2003-2008) using the ordinal logit regression method. Variables used to proxy book-tax differences are deferred tax expenses and tax-to-book ratios. As apposed to Crabtree and Maher (2009) who found book-tax differences have a negative and significant influence on bond ratings. This research shows that large positive deferred taxes have no significant influ...

  13. APLIKASI TEORI PERILAKU MANAJEMEN PADA BANK MILIK PEMERINTAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaerani Nisa

    2018-01-01

    Full Text Available This paper analyzed the behavior management in state owned bank in Indonesia. The behavior management, which is divided into four hypothesis which are, bad management, bad luck, skimping and moral hazard. This hypothesis is tested using four variables, which are efficiency, non-performing loan and capital adequacy ratio. Meanwhile, the Granger Causality test is using to find out which behavior management is happened. This concept then applied in ordinary least square model. As modification, this research use VAR (Vector Autoregressive. Since VAR also using granger causality basic concept. The result show that bad luck hypothesis happened. This is similar with the condition in India, Nordic, Central and Eastern Europe.

  14. Analisis Daya Saing Biji Kakao Indonesia di Pasar Dunia

    OpenAIRE

    Nugroho, NUrtamtomo Hadi

    2008-01-01

    Indonesia is represents as the producing country of cocoa number three in world. In era of globalization benefit of commerce will only be enjoyed by state having higher competitiveness from other state. This research conducted as a mean to know the 1) trend of growth of Indonesian cocoa seed on year period 1996-2006 and forecasting in year of 2015; 2) specialization of Indonesian cocoa seed on 1996-2006 compared with other producing country 3) ratio of Indonesian cocoa seed acceleration in 19...

  15. INDIKATOR MAKROEKONOMI DAN RETURN SAHAM SYARIAH DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Utami Baroroh

    2016-01-01

    The objectives of this study are to examine empirical test the long term equilibrium and simulteneous relationship between macroeconomics variables to stock return in Indonesia and to observe stock return response because shock/innovation of inflation, SBI discount rate and exchange rate Rupiah to US dollar. The data sample used in this study are monthly time series data from 2003.1 – 2010.6. Those data are SBI discount rate, inflation (CPI), exchange rate Rupiah to US dollar, money supply an...

  16. Perjanjian dalam Perkawinan (sebuah Telaah terhadap Hukum Positif di Indonesia)

    OpenAIRE

    Arief, Hanafi

    2017-01-01

    The marriage agreement is a treaty governing the consequences of a marriage bond. In Indonesia, marriage agreements are allowed to be made since the enactment of the Civil Code. The subject of this marriage agreement is then reaffirmed in the Marriage Act No. 1 of 1974. The marriage agreement is part of the field of family law set out in Book I of the Civil Code (BW). The arrangement of marriage agreements is described in Chapter VII, articles 139 to 154. In general, marriage agreements apply...

  17. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGANTIAN AUDITOR: STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Prastiwi

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergantian auditor perusahaan manufaktur di Indonesia setelah diberlakukannya peraturan mandatori. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe KAP dan pertumbuhan perusahan (yang diukur dengan total aset berpengaruh secara signifikan terhadap kemungkinan pergantian KAP. Perusahaan dengan KAP big 4 mempunyai kemungkinan yang lebih rendah untuk mengalami pergantian KAP dari pada non big 4. Perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan juga mempunyai kemungkinan pergantian KAP lebih tinggi dari pada yang tidak mengalami pertumbuhan. Sedangkan ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan (yang diukur dengan perubahan sales, perubahan MVE dan perubahan income dan masalah keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap faktor-faktor yang mempe-ngaruhi pergantian auditor di Indonesia. AbstractThe purpose of this study to determine the factors that affect the auditor turnover manufacturing company in Indonesia after the enactment of mandatory regulations. The analysis showed that the type of KAP and growth companies (as measured by total assets significantly influence the possibility of change of KAP. Companies with KAP big 4 have a lower chance to experience changing of KAP than the company with the KAP non big 4. Companies that are experiencing growth also has the possibility of change of KAP is higher than the companies that are not experiencing growth. While firm size, firm growth (as measured by changes in sales, MVE changes and changes in income and financial problems did not significantly influence the factors that influence the change of auditor in Indonesia.Keywords: auditor turnover; agency theory; signaling theory

  18. Etika Bisnis Tak Berjalan di Indonesia: Ada Apa Dalam Corporate Governance?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niki Lukviarman

    2009-08-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas berbagai kendala penerapan konsep CG (Corporate Governance di Indonesia, dari sudut pandang etika bisnis. Bagian pertama meninjau ulang makna/pengertian konsep CG. Bagian kedua membahas perkembangan konsep CG berkaitan dengan pandangan umum mengenai pelaksanaan CG di Indonesia. Berbagai kendala penerapan CG di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan etika bisnis, dibahas pada bagian berikutnya, dan diakhiri dengan bagian penutup.[I]n the great ‘chessboard’ of human society, every single piece has a principle of motion of its own, altogether different from that which the legislature might chuse to impress upon it. If those two principles coincide and act in the same direction, the game of human society will go on easily and harmoniously, and is very likely to be happy and successful. If they are opposite or different, the game will go on miserably, and the society must be at all times in the highest degree of disorder. Adam Smith, The Theory of Moral Sentiments (1759, p. 234

  19. Karakter Visual Keindonesiaan dalam Iklan Cetak di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didit Widiatmoko Suwardikun

    2008-07-01

    Full Text Available Many have tried to explore the unified identity character of an Indonesian, arousing certain tribal cultures to visually represent “Indonesian” on apparent bestowed upon Indonesia as a nation of multi-cultures. This is clearly be seen in advertisements where the expressed visuals represent periods, societal forms, political, and economical situation according to the allotted time and space. Thus, visuals on advertisements may serve as clues to understand the significance of expressions as “Indonesian” out of the memory of how things were and were done and therefore ought to be done. This study explores visuals from the advertisements of the past to understand the spirit of Indonesia as a nation for the purpose of tomorrow. The study looked into visuals of the advertisements from the Dutch colonial era, Japanese occupation period, the birth of a nation in 1950s, the new order (1970s-1990s, and end with those of reform order (2000s; in order to portray “Indonesian” in terms of figure, behavior, and attitude of a nation. The paper discusses visuals of the past to model the present and future of an “Indonesian”.

  20. Inkubasi Implementasi Ipv6 di Lingkungan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lunel Candra

    2013-12-01

    ABSTRACT As a network and information service provider in Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom is facing a number of problems of exhausted IP addresses, which is also being faced by global telecommunications world. IP addresses widely used todays, i.e. IPv4, have a limitation in terms of number and will be out soon. However, there are some solutions that can be done by telecom operators including implementation of NAT (Network Address Translation 444, dual stack IPv4 and IPv6, tunneling, and native IPv6. Each of the solutions mentioned above have advantages and disadvantages, but the target native IPv6 as main target seems to be the only feasible solution to be addressed by IT industry players, including Telkom. Telkom RDC as the unit mainly focusing in the research of IT technology has been reviewing and testing a lab-scale IPv6 implementation. This also focused on the capabilities incubation for enabling IPv6 on existing telecommunications equipment and interoperability test between the devices. This study provides the result of function, multi-layer integration and interoperability test of IPv6 conducted in Telkom RDC OASIS v6 lab, which also can be considered as references for decision makers within the company to adopt IP technology to be implemented in the future.

  1. DETERMINAN PRODUKTIVITAS LAHAN PERTANIAN SUBSEKTOR TANAMAN PANGAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fazriyan Wardani Adhitya

    2013-06-01

    Full Text Available This study is aimed to analyze the determinant factors affecting the agricultural land productivity of food crops sub-sectors in 25 provinces in Indonesia during the period of 2005-2009. Descriptive analysis is done to describe the agricultural land productivity of food crops sub-sectors in Indonesia. The Cobb-Douglas production function with the assumption of Constant Return to Scale on the food crops sub-sectors production is applied. To solve the heteroschedasticity problems and avoid the auto-correlation, then the Generalized Least Square estimator with Cross-Section Weight is done.The result shows that labors and fertilizer are two factors that do not affect significantly to the productivity of food crops sub-sectors; while capital, research, human resources and irrigation are factors that affect positively to the agricultural land productivity of food crops sub-sectors. The study also shows Java as the area with the highest level of productivity and Maluku has the lowest level of productivity.

  2. PERANAN FARMAKO-EKONOMI DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martuti Budiharto

    2012-11-01

    Full Text Available Pharmacoeconomics has been defined as "the description and analysis of the costs of drug therapy to health care systems and society" Pharmacoeconomic research identifies, measures, and compares the costs (resources consumed,and consequences (clinical, economics, and humanistic of pharmaceutical product and services. Within this framework, research and methods related to cost-minimization, cost-effectiveness, quality-of-life and other humanistic assessments are included. In-essence, pharmacoeconomic analysis uses tools for examining the impact of alternative drug therapies and other medical interventions. The goal of this study is to explain about the roles of pharmacoeconomics on health servicesm Indonesia. Through descriptive analysis method, the results present pharmaceutical analysis status in Indonesia, the principle of pharmacoeconomics, cost-utility analysis, decision analysis, and pharmacoeconomic guidance for health system services as well. Besides, pharmaceutical products in public health legislation, post marketing surveillance, relationship between pharmacoeconomic evaluation and clinical trials, as well as pharmacoeconomic application in social health insurance are presented. Pharmaceutical products utilization in health services followed by cost utility evaluation and cost effectiveness as well as impact evaluation of quality adjusted life years of patients become important conclusions of the study. Key words: Pharmacoeconomics, drug therapy, health services, quality of life

  3. PERBANDINGAN HUKUM PENGATURAN TINDAKAN PENYADAPAN (WIRETAPPING DI INDONESIA DAN FILIP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Milda Istiqomah

    2014-08-01

    Full Text Available Abstract This study aims to analyze the comparative perspective on wiretapping in investigation process based on Law Number 15 Year 2003 on Combating Criminal Acts of Terrorism Indonesia and Republict Act 9372 on the Human Security Act (HSA of the Philippines. This study uses normative juridical method including legislative approach (statute aproach and comparative approach. Based on the discussion, it concludes that there are some similarities and differences regarding the wiretapping based on two laws, however article Article 31 paragraph (1 (, (2, and (3 of law Number 15 Year 2003 are assumed to potentially violate human rights for the terrorist suspects. Key words: comparative law, wiretapping, terrorism Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindakan penyadapan (wiretapping terkait kewenangan penyidik dalam proses penyidikan menurut Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Indonesia dan menurut Republict Act 9372 Human Security Act (HSA Filipina. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute aproach dan pendekatan perbandingan (comparative approach. Berdasarkan hasil pembahasan tentang perbandingan antara tindakan penyadapan sebagai kewenangan penyidik dalam kedua undang-undang, bahwa terdapat beberapa persamaan dan perbedaan mengenai pengaturan tindakan penyadapan tersebut dimana Pasal 31 ayat (1(, (2, dan (3 Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 lebih berpotensi menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM bagi tersangka tindak pidana terorisme. Kata kunci: perbandingan hukum, penyadapan, terorisme

  4. PREVALENSI PENYAKIT HIPERTENSI PENDUDUK DI INDONESIA DAN FAKTOR YANG BERISIKO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto Sarwanto

    2012-11-01

    Full Text Available Background: The analysis of hypertension prevalence for Indonesia citizen aging of 15 years old and over, and its risk factors has been conducted. Data of National Health Basic Survey (Riskesdas 2007 and National Health Survey (Susenas 2007 data were used. Methods: Variables analyzed were: 1 Social Economics and individual characteristics (age, sex, marital status, education, settlement area, social economic groups, 2 Risk behavior (smoking habit, fruits and vegetables consumption, 3 Body Mass Index (BMI group, and 4 Mental disordered. Analysis emphasized on descriptionof hypertension prevalence by social economics, individual characteristics, risk behavior factors, BMI groups and mental disordered. The correlation of hypertension toward behavior factors, BMI groups, and mental disordered groups were done in order to determine the relationship between them using logistics regression technique. It was also to find out the most dominant factor. Results: showed that 34.9% Indonesia citizen suffered from hypertension (by measuring individual blood pressure. People in Java-Bali has the highest prevalence (35.9% of hypertension while the lowest was in Sumatra (32.9%. Hypertension prevalence (by interview respondents diagnosed the health professional only 7.4%. Multiple logistics regression analysis showed that heavy smoker, obese, and heavy mental disorder has correlation significantly (p = 0.000 toward hypertension. The most dominant factor increasing hypertension risked was obese. Keywords: hypertension, risk factors, National Health Basic Survey (Riskesdas 2007

  5. PENGUKURAN RISIKO PROYEK PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy M Harahap

    2009-10-01

    Full Text Available The success rate of information technology (IT projects is still low. Based on one survey done in 1990s, only about 10% of software development project could be finished according to its planned budget and schedule. Another study in 1995 found that only 16.2% IT project succeed, and at the same time more than 31% IT projects were cancelled before finished. It has been found a lot of IT projects had been implemented with swelling budget. Although it is still debatable, one of the reasons of IT project implementation failure is because risk management in some IT projects is not implemented by the IT providers. The objectives of this research are to get knowledge and assess risks in implementing IT projects. This research also gives recommendations in mitigating IT project risks. In two projects that were used as sample of this research, it has been found some risks that could be happened in IT projects. That risks were then assessed based on the probability and its impact, and finally produced the recommendation for risk mitigation. All risks are described in the Risk Priority, moreover risk probability and impact is described in the probability-impact matrix from all of 4 levels. This research could improve the awareness of IT providers in Indonesia about the important of implementing IT risk management so that more IT projects in Indonesia could be run successfully.Keywords: Risk assessment, information technology project, impact, frequency

  6. Risiko, Efisiensi dan Kinerja pada Bank Konvensional di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutrisno Sutrisno

    2017-03-01

    Full Text Available The purpose of this study is to examine the effect of risk, efficiency and performances of conventional banks in Indonesia. Risk variables consist of capital risk which are measured by Capital Adequacy Ratio (CAR, liquidity risk which are measured by Loan to Deposit Ratio (LDR, credit risk which are measured by Non Performing Loan (NPL and management risk which are measured by Net Interest Margin (NIM. Efficiency is measured by Operating Expense to Operating Income (BOPO while banking performances are measured by Return on Assets (ROA. The population of this study is all of conventional banks registered in Indonesia Stock Exchange(BEI. Purposive sampling method is used and the number of samples is 16 banks. We use quarterly data during period of 2013-2014. The hypotheses are tested using multiple linear regression.The result shows that capital risk (CAR has negative effects, Liquidity risk (LDR has positive and significant effects, credit risk (NPL has no significant effects and management risk (NIM has positive and significant effects on banking performance. Meanwhile, efficiency (BOPO has significant and negative effects on banking performance.

  7. PEMETAAN GERAKAN PEREMPUAN DI INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGUATAN PUBLIC SPHERE DI PEDESAAN

    OpenAIRE

    Wulan, Tyas Retno

    2015-01-01

    Long history of woman movement in Indonesia showing what woman has given special nuance to democratization learningin Indonesia. Indonesian woman movement dynamic in last two year show that they courageous to express issues about their interest.However, in reality, still much homework to enhance woman access and control in decision making at public sphere that influencingindividual life at family. We have to acknowledge that, woman movement still urban bias and only enjoyed by educated ones. ...

  8. MEANING, LANGUAGE, DAN THOUGHT REMAJA PENGGUNA FACEBOOK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husen Mony

    2015-05-01

    Full Text Available This study departs from phenomena of sexual crime to female teenagers which start from their interactions in Facebook. Its level of analysis was conducted in level, namely micro level in form of textual study, messo level in form of study of actor behaviors (interviews: exploration and inspection, and macro level in form of study of cultural content. Finding of the study they are: (1 micro level, victims tend to divide their personal information openly in Facebook. The actor (Ilham tended to manipulate his personal data on the account of Facebook; (2 messo level, actions (symbolic conducted by victims were based on bad relationship (communication with their mothers, an effort to seek figures of father, promises of prizes of the actor. The actions of the actor were based on the socialization environment (friendship, his perception to female teenagers in Facebook as a sexual object; (3 macro level, there is a gap (skill and knowledge and technological unconsciousness of the actor, parents are unable to accelerate themselves with the advancement of technology, orientation of educational system which has not touched the aspect of building the students consciousness on technology application in a healthy and positive manner, and law enforcement which has not used symbol and language in Facebook as an evidences. Othe finding namely Facebook (new media is a neutral medium. There are conditions beyond Facebook such as broken home family which dominantly triggering the sexual crimes on the female teenagers..   Penelitian ini berangkat dari fenomena kejahatan seksual terhadap remaja utrid yang bermula dari interaksi mereka di Facebook. Level analisisnya yaitu, studi teks, studi tindakan utri, studi konteks utrid l (network ecology narrative, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian, yaitu: (1 level mikro, korban cenderung membagi informasi pribadinya secara terbuka di Facebook. Pelaku (Ilham cenderung memanipulasi data diri di akun Facebook (2 level

  9. Mini review : Pengolahan kerupuk “Rambak” kulit di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedes Amertaningtyas

    2011-12-01

    Full Text Available ABSTRACT: Hide a waste product of animal slaughter house is still can be utilized as food in the form of cracker. Cattle, buffalo, rabbit, chicken shank and fish skin can be used of raw materials for cracker production. This process include hide selection, washing, immersing, liming, deliming, boiling, cutting, immersing in sauce, drying and frying. In Indonesia, the skin cracker industriesare consentralised in certain area of west, central and east java provinces where Sumatra skin cracker are popular knows as “ kerupuk jangek”. Although skin cracker have a high protein content, however its quality are low comparedto other meat processed products. The most dominant amino acid in this product is glycine. Some important issues such as it is not recommended for people suffering uric acid, addition of harmfull additives i.e. formalin and borax, containg chrome which originated from hide prosessing industry and unreligion system of slaughtering (is not halal. Key words: waste product, skin animal, rambak cracker.

  10. Reformasi Pendidikan di Indonesia Menghadapi Tantangan Abad 21

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Venonica L. Diptoadi

    2016-02-01

    Full Text Available Twenty-first century which is just around the corner, will bring a lot of changes in several fields, including education. To find out what kind of changes should be done, it is necessary for us to retrace the history of education in Indonesia starting from the Dutch Colonial time to the present day. As a result we might be able to detect the problems in our educational sistem from pre-school to university level. Besides, this article is going to focus on what kind of educational system and human resources are needed in the next century. Based on that knowledge, some alternatives are given to solve the problems in our educational system to "produce" excellent human resources for the future.

  11. Pengaruh Wacana Gender Dalam Pembangunan Hukum Keluarga di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Syarifuddin Hidayat

    2016-04-01

    Full Text Available The Effect of Gender Discourse in the Development Family Law in Indonesia. One of the social movements that emerged and gained its strength in the second half of the 20th century is feminism movement that encourages a structural change in the patriarchal structure society and equality between men and women. The movement also includes Muslim countries. The struggle of feminism or gender equality gained its momentum when the practice of discrimination towards women prevail in the Muslim community that is supported by treasury classical Islamic law (fiqh. It is on that particular context, the process of family law reform in Muslim countries at the end of the century-20s became an important arena of women's advocacy groups of their rights, as well as incorporate aspects of family law reform.  DOI: 10.15408/jch.v1i1.2985

  12. Dampak Modal Sosial terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Perdesaan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmadriswan Nasution

    2014-12-01

    Full Text Available This paper investigates the impact of instrumented aggregate social capital on welfare (proxy with per capita household expenditure among rural households in Indonesia. The research has found three instrumental variable, including participation of household in religious activity, participation of household in  sport activity,  and the number of social organizations in rural areas to solve the endogeneity problem. Using a model two stage least squares (2SLS, the study focus on the issue whether ownership of the aggregate social capital help household to increase per capita expenditure. The result indicates that aggregate social capital affects the welfare status positively and significantly. Further, the results show that the estimate of the instrumented aggregate social capital from the 2SLS model is higher than OLS model. To enhance social capital and increase welfare, we suggest government agencies should facilitate the participation of households in community activities and increase the number and activities of social organizations in rural areas.

  13. Rejuvinasi Sistem Checks and Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Rahmatullah

    2016-04-01

    Full Text Available Rejuvenation of Check and Balance System in Statehood System in Indonesia. Instead of delegated to only a person or an Institution, State Sovereignty shall be divided into some Institutions (separation of power.  The concept of Separation of power is difficult to be implemented because the each State Institution cannot share their power, therefore the concept of distribution of power has been introduced as alternative. This concept recognise Check and balances system. However, It will not guarantee harmony between State Institution. It exist the tension between State Institutions because They feel having the same authority, as seen in some cases such as between Parliament and president on Bill of  head of regional election, Police Department and Commission of Eradication Corruption and the latest is the conflict between Supreme Court and Judicial Commission. DOI: 10.15408/jch.v1i2.2992

  14. Pengaruh Struktur Pasar Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Yuhanah

    2016-05-01

    Full Text Available The Impact of Market Structure to Profitability in The Indonesian Islamic Banking IndustryThe aim at the study to analyze the impact of market structure to the profitability of Islamic banking industry in Indonesia. The method of this research is panel regression with random effect. Data shown that Indonesian Islamic banking industry is highly concentrated, we can see the concentration ratio above 45%. The estimation result shown that the market structure –that proxied by market share- don’t have an impact on profitability in Indonesian Islamic banking industry. The control variables shown that only BOPO and NPF ratio that have an impact on profitability, otherwise the CAR and GDP growth don’t have an impact on profitability. This result shown that the SCP hypothesis didn’t happened at Indonesian Islamic banking industryDOI: 10.15408/ess.v6i1.3138

  15. PENGARUH BOOK-TAX DIFFERENCES TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vinna Christina

    2010-12-01

    Full Text Available This research is aimed to analyze the influence of book-tax differences on bond ratings in Indonesia for six years of observation period (2003-2008 using the ordinal logit regression method. Variables used to proxy book-tax differences are deferred tax expenses and tax-to-book ratios. As apposed to Crabtree and Maher (2009 who found book-tax differences have a negative and significant influence on bond ratings. This research shows that large positive deferred taxes have no significant influence whereas large negative book-tax differences have a positive and significant influence on bond ratings, which means the larger negative book-tax differences from the company will increase the bond rating of that company.

  16. Politik Klientelisme Baru dan Dilema Demokratisasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasrul Hanif

    2009-03-01

    Full Text Available Political clientelism remains political dilemma in South East Asian Politics, including Indonesian. Thus, democratization agendas in Indonesia Post Soeharto definitely should lead to transform political clientelism into more democratic political practices that based on citizenship. However, the experience of Prosperous Justice Party in enhancing party-based philanthropy activities in Yogyakarta shows that political clientelism did not fade away, but have been transformed into new type of clientelism which is more plural. The clients has grown into more autonomous but segmented. 771% paper concludes that the pattern of clientelism in contemporay Indonesinn politics has been changed from dependent and dominant relations into asymmetrical and reciprocal political transaction between more plural patrons and relatively autonomous clients.

  17. Masalah Kusta dan Diskriminasi Serta Stigmatisasinya di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuah Perdamenta Tarigan

    2013-04-01

    Full Text Available By developing an understanding on leprosy issues in social-community perspective, we will be more understanding to leprosy and many others. This is still a paramount in developing and building character especially in leadership context in modern Indonesia society. Good Interpersonal relationship always starts from self awareness, and then it could be developing among the men and women especially marginalized people in our society. Finally we could eliminate stigma and discrimination for people affected by leprosy promptly. The writer used the qualitiative method, with the aim of this research focuses on how to develop Nation Character Building based on our Founding Fathers Vision and make it down to earth to be our daily habits, appreciating and fair enough for every people and avoiding stigma and discrimination to anyone including people with disability and people affected by leprosy. 

  18. INDIKATOR MAKROEKONOMI DAN RETURN SAHAM SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Baroroh

    2016-02-01

    Full Text Available The objectives of this study are to examine empirical test the long term equilibrium and simulteneous relationship between macroeconomics variables to stock return in Indonesia and to observe stock return response because shock/innovation of inflation, SBI discount rate and exchange rate Rupiah to US dollar. The data sample used in this study are monthly time series data from 2003.1 – 2010.6. Those data are SBI discount rate, inflation (CPI, exchange rate Rupiah to US dollar, money supply and stock return (IHSG. A method of analysis in this study are Granger Causality Test and Cointegration test. The empirical results shows that SBI discount rate, inflation (CPI, and exchange rate Rupiah to US dollar have causality relationship to stock return.. The cointegration test indicates that among research variables there is long term equilibrium and simultaneous relationshipDOI: 10.15408/sjie.v2i2.2421

  19. Tanggung Jawab Negara dalam Melindungi Hak Nelayan Tradisional Indonesia di Perairan Australia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawati Irawati

    2011-06-01

    Full Text Available The 1982 United Nations Convention on the Law of the Sea provides the rights of states on marine exploitation. The law imposed every state to accomodate other country’s rights and interests, including the right of traditional fishing. However, in reality, some problems occured, such as problems among Indonesian fishermen of North Nusa Tenggara sailed in Australia territorial waters. To overcome the problem, both Australia and Indonesia administration must reach agreement based on common interpretation over the law implementation. This writing suggests each party to use forum to discuss the matter based on law or diplomatic channel or law, before submit it to International Supreme Court. Konvensi Hukum Laut 1982 memberikan hak  negara-negara pantai di laut, sekaligus membebankan kewajiban untuk mengakomodasikan kepentingan dan hak-hak negara lain yang sah, di antaranya hak penangkapan ikan tradisional. Namun, dalam pelaksanaannya, sering ditemukan berbagai masalah. Nelayan Indonesia di Perairan Wilayah Selatan Nusa Tenggara Timur menghadapi permasalahan semacam ini di Perairan Australia. Tulisan ini mengkaji penerapan prinsip tanggungjawab negara terhadap perlindungan hak penangkapan ikan tradisional menurut Konvensi Hukum Laut 1982, melalui pendekatan yuridis normatif.

  20. ANALISIS BIAYA PROJEK KONSTRUKSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sedayu

    2012-03-01

    Full Text Available The monetary circulation in construction projects is very important to be analyse and evaluated from the perspective of islamic law. This is so because most construction companies were indicated practicing some methods which have no basis in Islam. Some of them are even legally done some practice which considered as forbidden in Islam, such as dishonesty, manipulations, and injustice acts. Moreover, in Indonesia most of construction companies are using a foreign method from the former collonial government. The methods are found to be generating conflicts between persons in the project, and therefore could damage the social relationship of human being. BOW Analysis, and SNI which developed from BOW are still used in Indonesia. Those methods are not able yet to stand for some essential human rights, especially for the projects’ labor. The same condition happens too in the modern-world analysis which have coeffecients in determining worker fee, such as Weibull Analysis. This very sophisticated analysis is unable to answer the economic problems of society. All these methods were developed under the capitalistic framework which only intended to obtain more individual benefit, without considering the loss resulted to other people’s lives. Labor’s payment is very low in this capitalistic construction analysis. They are assumed similar to machines and equipments which has a range of productivity. If they became unproductive after some period of time, they can be thrown easily without considering their lives needs. On the other side, economic system in Islamic law is provided with some solutions to answer all social and economical problems in the society. Shariah economic and management system which is applied in a construction corporation’s system analysis and accountancy will bring great advantages, whether for its labor and company, or for society in general. Within the shariah construction management, all parties will reach Allah’s blessing

  1. PERDEBATAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA: Suatu Kajian Perbandingan Hukum Islam dengan Hukum Pidana Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hatta

    2012-12-01

    Full Text Available The Debate of Capital Punishment in Indonesia: A Comparative Study between Islamic and Indonesian Criminal Law. Strictly speaking, the Islamic and Indonesian criminal law provide for capital punishment. However, the existence of the death penalty in Indonesia is still debatable. It is assumed that the death penalty is against human rights, but others consider it as to protect the public interest. In order to discuss the contravening views, this paper is an attempt to critically analyzed the issu by using a normative juridical approach. It is concluded in its implementation of capital punishment both the in Islamic and Indonesian criminal law is carefully applied and with the limits prescribed by law. Such restrictions are expected to balance the views between the pro and against capital punishment in Indonesia. The death penalty in Islamic criminal law is to protect religion, life, property, intellect and descendant. The five basic human rights is given by the Almighty God that should be protected, the violator of which is liable for capital punishment.

  2. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    studi ilmu yang mapan – maka Mukti Ali merupakan sedikit – bila bukan satusatunya – di antara tokoh ilmuwan yang berkutat menekuni disiplin secara saintifik Perbaga di zaman modern. Maka di sinilah nilai penting dari tulisan ini.

  3. Pendidikan Islam Inklusif Pesantren ( Kajian Historis - Sosiologis di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Huda Rohmadi

    2017-07-01

    Full Text Available Transformasi pesantren ke arah modernitas untuk menyongsong pengaruh dari luar peranan pada kyai sebagai figur pemimpin. Ada pesantren yang tetap mempertahankan misi pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin, akan tetapi ada juga pesantren yang didesain sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial ekonomi keagamaan di samping pengkajian kitab-kitab klasik sebagai ciri khas pesantren. Inklusif adalah keterbukaan sikap dalam menerima keberbedaan dengan tetap berinteraksi dalam kehidupan, sehingga dalam konteks kultur yang beraneka ragam. Perlunya pesantren lembaga pendidikan melihat proses transformasi sosial dan yang kedua pengembangan pesantren tidak tercerabut dari akar tradisinya Kata Kunci : Islam Inklusif, Pesantren  The transformation of pesantren toward modernity to meet the influence from outside role on kyai as leader figure. There is a boarding school that still maintains the mission of pesantren as a tafaqquh fiddin institution, but there are also pesantren designed as an institution engaged in the field of religious social economy in addition to the study of the classic books as a characteristic of pesantren.Inclusive is the openness of attitudes in accepting diversity by staying interacting in life, so in the context of diverse cultures. The need for pesantren educational institutions to see the process of social transformation and the second development of pesantren not tercerabut from the roots of tradition. Keywords: Inclusive Islam, Boarding School.

  4. Dampak Sosial Ekonomi dan Peran Pemerintah Daerah dalam Perkembangan Teknologi Pitalebar di Indonesia [Social Economy Impact and Local Government Initiative relating to Broadband Technology Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirianto Pradono

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesia memiliki aset yang berperan penting bagi pembangunan nasional termasuk sosial dan ekonomi antara lain sumber daya manusia dan industri dalam negeri. TIK khususnya internet pitalebar merupakan salah satu kunci dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu negara. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat serta mengidentifikasi apakah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan internet pitalebar telah dilakukan secara optimal. Data yang diperoleh melalui penelitian dianalisis menggunakan metode Matthew B Miles dan A Michael Huberman, (2007. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan internet pitalebar di Indonesia meningkat dengan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Namun demikian pemanfaatan internet pitalebar tersebut belum dilakukan secara optimal terutama untuk tujuan yang bersifat produktif. Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia seperti penggelaran ducting untuk kabel serat optik, pelatihan bidang TIK, penyediaan akses internet WiFi di fasilitas publik. Namun, langkah yang dilakukan pemerintah daerah perlu lebih diintensifkan guna memperluas penetrasi internet pitalebar untuk peningkatan dan pemerataan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.*****Indonesia has invaluable assets which are important to the national development. Those assets need to be managed properly in order to deliver significant contribution to the national development, especially in social and economy aspects. Nowadays, Information and Communication Technology (ICT, especially broadband internet, is one of some key points in social economy development in a country. Both qualitative and quantitative methods are used in this study to capture broadband internet utilization in Indonesia and identify

  5. HUBUNGAN FAKTOR DETERMINAN DENGAN KEJADIAN TIFOID DI INDONESIA TAHUN 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Holly Herawati

    2012-09-01

    Full Text Available Typhoid is an abdominal infectious diseases caused by Salmonella typhii. The Typhus more popular name called Typhus Abdominalis, Typhoid fever or Enteric fever. The Profile of disease control and healthy environment in 2006 reported that typhoid was to be publich health's problem. The cases of morbidity and mortality rate from typhoid was 500 per 100.000 people, and fatality rate was 65%. The objective of this study is to find prevalence of typhoid and the relatied with several determinants in Indonesia. This study used cross-sectional design with descriptive analysis on relation of determinant factors to typhoid prevalence in Indonesia in 2007. The research sample is all sample who answered quesioner about Typhus. Collected data with direct quesioner. Determinant factor in analisis are individual karacteristic, demografi status, economy status, and environment. The result shown prevalency of clinical Typhoid about 1,5%, with range prevalence (0,4% - 2,6%. Dominant factor in Typhoid morbidity has 13 variable, which are sex variable with OR = 1,142 on male group, in age group The highest OR higher was on 1-14 years that was 1,449 (1,164-1,804. The education variable who unfinishes from elementary school have OR =1,746 , responden who have child under five 5 years more than five child in their home have OR = 3,368, variable area according to island in Indonesia, NTT and NTB were OR = 1,052, Variable area according to administration area have OR = 1,283 (1,169-1,410 on rural side. The length of time to acces proffesional health service have OR = 1,420 on group who have time to acces was long, and the length of time to acces community health service have OR =1,226 for time long to acces, and water sufficienty OR= 1,273 for responden have not water sufficient, variable of the soil source around drinking water resource OR = 1,097, and the variable of the water quality bad have OR = 1,401, variable of having a garbage place have OR= 1,180 on responden

  6. KEBIJAKAN PERIKLANAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudibyo Supardi

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Advertising control of medicine and traditional medicine was based on the Decree of the Minister of Healthof Indonesia Number 386/Menkes/SK/IV/ 1994 about advertising guidelines medicine, traditional medicine, cosmetics, medical devices and foods. The purpose of the study are (1 to identify regulations related to the advertising of medicine and traditional medicine, (2 to identify the institutional related to the advertising of medicine and traditional medicine, and (3 to identify the implementation of regulations related to the advertising of medicines and traditional medicine. The study design was cross sectional with a descriptive approach. Methods: The research locations are in Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Medan and Yogyakarta in 2009. The samples were institutions related to the advertising of medicines and traditional medicines in central, provincial and district levels, i.e: Dinas Kesehatan Provinsi (Provincial Health Office, Dinas Kesehatan Kota (District Health Office, Badan POM (The National Agency of Drug and Food Control, GP Farmasi (The Indonesian Pharmaceutical Association, PPPI (The Association of Indonesian Advertising Entrepreneur, KPID (Provincia/Indonesian Broadcasting Commission, Dewan Pers (The Press Council, and YLKI (lndonesian Consumers Organization. The primary data were collected by using indepth interviews and focus group discussions. The secondary data were collected by copying of documents conjuction with the advertising of medicine and traditional medicine in 2009. Preliminary results enhanced by round table discussions in Jakarta. The data were analyzed by descriptive method. Results: Based on the results and discussion, a conclusion the research as follows: 1 The regulations related to the advertising are still based on Decree of the Minister of Health of Indonesia Number 386/Menkes/SK /IV/1994 that has been inadequate. Another regulation in the central, provincial and district associated with the

  7. POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anny Ratnawati

    2011-08-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} At the present, Indonesia operate dual banking system that are conventional banking system with its interest rate runs side by side with the Islamic banking with the profit-sharing/non-interest system of its own.  The development of Islamic banking should be based on market driven by driving the community demand that always considering the banking prudential principle.  The development of Islamic bank will encourage the development of real sector as well because the basis of profit-sharing system is the activities of real sector, not from investment of other sector (non real sector, case in point the rate of obligation and/or the rate of Certificate of Central Bank.  In general, community’ s respond toward Islamic bank is good relatively that shown by the trend of Third Parties Funding and Financing to Deposit Ratio with low level of Non Performing Loan. This study assess the consumer’s preference toward both conventional and Islamic Banking, in related with analysis of potency and development strategy of Islamic banking in Indonesia. The analysis of data by using qualitatively (descriptive analysis, cross tabulation and logistic regression model.  In general, community’s attitude toward interest rate system still ambiguous, that are interest rate is contrary to ‘syariah of Islam‘, meanwhile in banking transaction they still use conventional system.  The reasons that motivate consumer to adopt Islamic banking related to professionalism of bank, security and

  8. SISTEM MANAJEMEN DAN PERSEDIAAN VAKSIN DI DUA PROVINSI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Leny Susyanty

    2014-10-01

    biologi yang dapat meningkatkan kekebalan pada beberapa penyakit. Imunisasi dapat mencegah terjadinya penyakit jika vaksin terdistribusi secara merata dan mutu vaksin terjaga dengan baik.Beberapa pertanyaan perlu dijawab dengan ketersediaan data yang akurat, diantaranya adalah bagaimana sistem manajemen dan persediaan vaksin di daerah? Hal ini mengingat masa edar  vaksin  yang  terbatas  dan  vaksin  membutuhkan  perlakuan  khusus. Apakah  kualitas  vaksin cukup baik dan apakah Cold chain memadai? Serta bagaimana peran instansi pemerintah pusat dan  daerah  terkait  dengan  pengelolaan  vaksin? Penelitian  ini  dilakukan  secara  potong  lintang di  2  Provinsi  yang  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  akses dan kualitas vaksin di Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, penelusuran data sekunder dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan vaksin yang sesuai pedoman penyelenggaraan imunisasi hanya ditemukan di Dinkes Provinsi, sementara di Dinkes Kab/Kota dan Puskesmas masih banyak kekurangan. Tiga dari enam Dinkes Kab/Kota dan 8 dari 18 Puskesmas yang di observasi tidak memiliki freeze tag.Sepuluh dari delapan belas Puskesmas tidak memiliki genset, padahal empat Puskesmas diantaranya tidak memiliki pasokan listrik 24 jam dari PLN. Distribusi vaksin juga masih bermasalah, hal ini terlihat dari persediaan yang tidak merata dalam satu Provinsi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperlukan sistem informasi yang mengakomodasi sistem pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian dan memperbaiki rantai vaksin terutama di Dinkes Kab/Kota dan puskesmas dengan melakukan pengawasan terhadap laporan persediaan vaksin secara intensif, sehingga stok vaksin dapat terjaga dengan baik dan mencegah resiko terjadinya kadaluwarsa.Kata Kunci: vaksin, manajemen, distribusi, persediaan, rantai vaksin

  9. MENIMBANG KONVENSI INTERNASIONAL NO. 11806 UNTUK PENGELOLAAN SUMBERDAYA BUDAYA DI INDONESIA Considering International Convention No. 11806 for Cultural Resource Management in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjiyanto Sarjiyanto

    2016-07-01

    Abstrak Tulisan ini didasarkan pada rasa keprihatinan akan berlangsungnya berbagai kasus hilangnya benda cagar budaya baik yang ada di situs maupun yang tersimpan di museum yang ada di Indonesia. Banyak pihak yang meyakini bahwa benda-benda warisan leluhur tersebut banyak berpindah tangan ke wilayah luar Indonesia baik di Asia maupun Eropa. Undang-undang tentang perlindungan cagar budaya yang ada sepertinya tidak mampu mencegah atau menangani bahkan mengembalikan benda-benda yang sudah dibawa ke luar negeri, yang berujung pada penyalahan atas minimnya anggaran, peralatan, sumber daya manusia dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu dikaji aspek perundangan lain seperti konvensi internasional, yang mungkin dapat diadopsi pasal-pasalnya untuk memperkuat perundangan yang ada di Indonesia. Perlu juga diperhatikan perundangan lain yang terkait termasuk mendorong masuknya pasal tentang pelanggaran BCB dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang pernah diwacanakan untuk diamandemen. Penjabaran secara lebih detail dari pasal yang ada dalam Undang-Undang Tentang Cagar Budaya melalui peraturan di tingkat bawahnya menyesuaikan dengan situasi terkini juga perlu diselesaikan segera.   Kata Kunci: konvensi internasional, cagar budaya, produk perundang-undangan, situasi nasional dan internasional

  10. Tingkat Efisiensi dan Produktivitas Lembaga Zakat di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salman Al Parisi

    2017-02-01

    Full Text Available Efficiency and Productivity Rate of Zakah Institution in IndonesiaThis study aimed to measure the efficiency and productivity of five zakah institutions. Calculation of efficiency level in this study are relative, not absolute. This Study consists of two methods: Data Envelopment Analysis (DEA, and Malmquist Productivity Index (MPI. There are 5 research objects, namely DD, BAZNAS, PKPU, YBM BRI and RZI with annual data 2005 to 2014. Furthermore, the lowest relative efficiencies level is DD (2010 amounted to 9.63%. In addition, approximately 80% of five OPZs increased the productivity. In the general, the main factor of inefficient of five zakat institutions from 2005 to 2014 was caused by distribution of zakah to ashnaf which still not optimal, then it cannot solve the poverty rate. Furthermore, it needs to increase collection and distribution of zakah fund amounted to 31.53% and 47.87%. Besides that it needs to decrease cost of socialization and operational cost amounted to 11.81% and 8.79%.DOI:  10.15408/ess.v7i1.3687 

  11. PREVALENSI GIZI LEBIH DAN OBESITAS PENDUDUK DEWASA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandjaja .

    2014-09-01

    Full Text Available There is a trend that the prevalence of overweight and obesity is increasing in Indonesia in the last decade. Overweight and obesity has been shown to increase risk of several degenerative diseases. Using data from household health survey (SKRT, data analysis of 20.137 adults was done, comprised of 9.390 men and 10.747 women from urban and rural areas. Overweight and obesity was defined for body mass index (BMI > 25.0 – 27.0, while obesity was defined for BMI > 27.0. The study found that the prevalence of overweight was 7.2% among men and 10.4% among women. The prevalence of overweight was higher in urban areas (10.8% than in rural areas (7.5%. The prevalence of obesity among women was more than twice (13.3% than among men (5.3%, higher in urban areas (12.8% than rural areas (7.1%. The peak of overweight and obesity was found at the age range of 45 – 49 years old. In conclusion, the prevalence of overweight and obesity was higher in both aspects, among women than men and in urban areas than in rural areas. The higher prevalence was found at the age of 45-49 years old. Keywords: overweight, obesity, body mass index

  12. Penggabungan, Peleburan Dan Pengambilalihan pada Industri Telekomunikasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Arum Maharani

    2015-09-01

                   Studies on merger, consolidation and acquisition of mobile telecommunications providers(operators in Indonesia is to be carried out to further create a healthy climate, and build the national economy, which would not be detrimental to the players and consumers in the sector. The evaluation of merger, consolidation, and acquisitions were carried out by each of the relevant agencies in accordance with the authority granted by the Act. The coordination of the procedure / merger procedure, consolidation or acquisition between the relevant agencies is to be implemented. Based on this study Kemkominfo / BRTI is recommended to assess the pre-merger and supervision of post-merger through the company's value and feasibility assessment (pre-merger in terms of strategic and business due diligence (except in the law concerning competitive issues; technological and integration issues; financial & commercial due diligence (except for the company's legal issues; and public interest. The post-merger includes: periodic reports on the achievement of commitments, periodical reports on the performance and supervision of interconnection obligations.

  13. Manajemen Laba Pada Saat Pergantian CEO (Dirut Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priskila Adiasih

    2011-09-01

    Full Text Available This study investigates earnings management of CEO changes in Indonesia. CEO change is classified either as routine or non-routine based on RUPS (General Shareholders Meeting and RUPSLB (Extraordinary General Shareholders Meeting information. The samples are listed company undergoing CEO changes in the Indonesian Stock Market observed from 2000 to 2009. To identify the earnings management practice, modified Jones model of discretionary accruals and Rowchordory’ of real earnings management are employed. The study provides evidence of non-routine incoming CEO undertaking earnings management by minimizing the earnings in the year of CEO change. The evidence shows that reporting minimum earnings is consistent with the notion of new CEO’s engagement in an ‘earnings bath’. However, this study does not support the theory of management compensation contracts during routine CEO changes. In addition, the incumbent CEO in the non-routine changes does not practice earnings management in the final year before the change. Therefore, manipulating earnings is not the argument to a non routine change of CEO.

  14. PERKIRAAN BESAR MASALAH KRETIN DAN HAMBATAN MENTAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Kartono

    2017-10-01

    Full Text Available Goitre, that’s enlargement of thyroid gland, and cretins had been known inIndonesia for long time, especially in areas around active vulcanoes. In areaswhere goitre is prevalence, cretinism is also common. This paper studied goitreprevalence to estimate the magnitude of cretinism and developmental deficit dueto iodine deficiency. Data set from National Mapping Survey 1996/1998 were usedfor analyses. Data set from Evaluation on Intensified Iodine Deficiency ControlProject 2003 were also used for comparison in the changes of goitre and urinaryiodine concentration. Epidemiological modelling was construct to estimate cretinand developmental deficit due to iodine deficiency. Prevalence of goitre in areaswith endemic goitre were not changes after five years intensive control program.Median urinary iodine concentration changed quite significantly. Around 0.33% ofpeople living in endemic goitre area (TGR> 5.0% were estimated to suffer fromcretin and 0.9% were suffering from milder developmental deficit. Around 0.33%of baby born in areas with endemic goitre were cretin and 0.099% were bornwith milder developmental deficit. The higher the goitre prevalence the more thenumber of cretin and milder development deficit de to iodine deficiency.

  15. PERLINDUNGAN DAN PENEGAKAN HUKUM HAK CIPTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2015-02-01

    Full Text Available The Indonesian legislature has enacted the Copyright Act No. 19 in 2002, which covers wide range of protection on creations including several new areas in related rights. Legal protection and its enforcement are facing a number of problems for example lacking of understanding of intellectual property system especially copyright protection and poorly aware atmosphere in society particularly in acknowledging other peoples’ creation and expression of ideas. In addition, the implementation of this system is still in process with several challenging circumstances, which are social and economic factors. This paper will discuss the protection and its enforcement of copyright system in Indonesia, with a specific topic on creation of literary works especially books. It gives information of copyright system, provides several practices in books industry, and discusses some issues within copyright, including role of publishing company and argumentation by a counter-copyright movement. In the end, it concludes that motivation and participation of stakeholders in area of literary works shall be improved so that copyright system may benefit authors and other parties in its use operation.

  16. Transformasi Media Massa Menuju Era Masyarakat Informasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wira Respati

    2014-04-01

    Full Text Available Indonesia is now on the transition toward the Age of Information Society. In this period, the pattern of gathering as well as distributing information change. This situation is in accordance with the change of human lifestyle as the concequences of Information Communication Technology (ICT adoption. Their tools in communicating offer more opportunies and interactive characteristics. Moreover, the use of social media applications, which one of them is blog based on web 2.0, opens possibilities for the audience to give more active roles in gathering and distributing news, just like what professional journalists do. The question now is about how the practioners of mainstream news face this phenomenon, what they should do to maintain their existence in media industry. They should not ignore the growth of virtual community as well as citizen journalism. They cannot also pretend that there is no change on their audience behavior in consuming media. On the contrary, they do need to give space to their audiences who are in transtition toward the age of information society, to participate creatively in gathering and producing information. 

  17. Wakaf Tunai, Implementasinya dalam Sistem Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Noer Maulidi

    2017-12-01

    Full Text Available The potential of Waqaf that comes from the donation of the Community, or so-called Waqaf of money. This type of Waqaf opens great opportunities for investment business creation, whose results can be exploited in the fields of religion, education, and social services. Waqaf cash in Indonesia has not been fully socialized and has not been handled professionally. The synergy of Waqaf and sharia banking is still less united, because when sharia and waqaf banking work together it will produce a remarkable multiplier effect. From the above context, the issues studied are formulated as follows; First, what is the role of cash waqaf in Sharia Banking? Second, how is cash waqaf effect on investment? Third, how is the strategy of developing cash waqaf in Sharia Banking? The research method used is descriptive qualitative method, while the data collection procedure using bibliography, Documentation Method, Observation Method. The researcher concludes that the implementation of cash waqaf in the Islamic Banking system is still not optimal because the regulation on cash waqaf indicates that the Sharia Banking still cannot manage the cash waqaf fund is only limited to the institution in receiving Waqaf fund. While the cash waqaf securities in Investments, indicate that cash waqaf can affect the development of Investment if the cash waqaf is invested in the right field so as to increase the expected profit level. Due to the huge potentials, it is necessary to formulate several strategies to improve the development of cash waqaf especially in Sharia Banking.

  18. Local Wisdom dan Penetapan Hukum Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sagaf Pettalongi

    2012-11-01

    Full Text Available Local wisdom or in terms of fiqhi is called  al-urfis something that is a customs and traditions of a society in the form of words or deeds or things leave something .Local wisdom or tradition,which does not contradict the basic principles of the teaching of Islam may be regarded as confir med as the shari’a law. The priests madhahib many legal opinion based on the consideration of local wisdom (al-‘urf. In Indonesia there are three theories that are commonly used to keep the customary law and Islamic law ,namely:Receptio in complex theory ,Receptie theory and Receptio a contrario theory .Local wisdom has played an important role towards the establishment of Islamic law in both the establishment and enforcement of Islamic law .Some scholars deter mined requirements to make the local wisdom  (‘urf as a source of Islamic law (1 local wisdom apply in the majority of cases occuring amongs the people and its implementation embraced by the majority community ,(2  ‘urf existed before the emergence of cases which would set the law ,(3 local wisdom is not contrary to clearly expressed in a contract, (4 local wisdom does not conflict with nash.

  19. Persebaran Penduduk yang Tidak Memiliki Dokumen Kependudukan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irdam Ahmad

    2011-12-01

    Full Text Available There are two main problems of population administration system in Indonesia. Firstly, population data is not well managed and overlapped among many government institutions. Secondly, many people do not possess population documents because they did not report any vital events that have been occurred in their family, such as birth, death, move in and move out. These problems then cause list of election voters (DPT in 2009 general election (Pemilu are not valid. This study would like to know geographic maps of people that do not possess population documents by province. In addition, this study also search factors affecting people that do not possess paper official identities, using logistic regression. The results show that out of six independent variables used in this study; age and education of head of household, distance to village office, village status (urban/rural, household income and number of household members, only distance to village office which is significant in influence people do not possess population documents.

  20. Identifikasi Sistim Peternakan di Manokwari, Papua Barat-Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. A. Iyai

    2015-06-01

    Full Text Available Pembangunan peternakan yang moderen membutuhkan kejelasan dan ketegasan batasan, corak dan dinamika produksinya. Penelitian eksploratif dengan metode survei melalui pendekatan Participative Rural Appraisal selama satu bulan dilakukan untuk mencatat sumberdaya yang dimiliki oleh para peternak berdasarkan kawasan agro-ekologi di Manokwari, yang meliputi Manokwari Utara, Manokwari Selatan, Warmare, Prafi, Masni, Oransbari, Ransiki, Anggi dan Minyambouw. Karakteristik agroekologi dibuat dengan software Microsoft Office VISIO. Matriks sederhana digunakan untuk pengelompokan kriteria komoditi ternak, komoditi pertanian, dan komoditi perikanan dan indikator BioFisik. Sistim peternakan terpadu yang dapat diidentifikasi pada wilayah agroekologi pesisir adalah sistim peternakan sapi berbasis tanaman kelapa (cocobeef dan tanaman pertanian (crops livestock farming system serta backyard poultry farming system. Pada daerah dataran rendah sistim yang dikembangkan adalah cattle-palm farming system, pig palm farming system, goat faming system, poultry farming system dan Crops livestock farming system. Pada kawasan Agroekologi Dataran Tinggi, Crop Pig Farming System, Poultry Farming System dan Backyard Cattle farming system sudah dikembangkan.

  1. PENENTU JUMLAH INTERNAL CONTROL COMPLIANCE COMMENT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoshia Christian

    2015-11-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan di Indonesia. Penelitian mengembangkan suatu model statistik untuk melaporkan komentar dalam sistem pengendalian internal dan kepatuhan (ICCC yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI berdasarkan audit pemerintah daerah di Indonesia dan menggunakan 454 sampel pemerintah daerah tahun 2011. Penelitian ini menggunakan data softcopy laporan keuangan pemerintah daerah yang diperoleh dari BPK dan media publikasi lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan binary logistic regression untuk menguji pengaruh antara jumlah ICCC dengan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini wajar tanpa pengecualian, peringkat kinerja pemerintah daerah, dan latarbelakang pendidikan auditor berpengaruh terhadap jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah sementara ukuran pemerintah daerah, kapabilitas APIP dan sertifikasi profesi auditor tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah berpengaruh negatif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu melaksanakan rekomendasi auditor dengan baik.

  2. PENERAPAN HUKUMAN PIDANA MATI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Rizal

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: The existence of death penalty is still believed to be adeterrent effect to the perpetrators Overview of Islamic lawagainst the practice of the death penalty in Indonesia is alongthe death sentence is in line with the five objectives of Islamiclaw which is to establish and maintain religious, soul, mind,honor and lineage, especially highly relevant references verdictbased on the Al - Quran and al - Hadith in setting jarimah or acrime and punishment, the death penalty in Indonesia relevantto Islamic law, the mechanisms are not necessarily the same inthe context of the textual and practical in Islam..ملخص: لا یزال یعتقد وجود عقوبة الإعدام أن یكون الأثر الرادع ل مرتكبي لمحة عامة عنالشریعة الإسلامیة ضد ممارسة عقوبة الإعدام في إندونیسیا على طول حكم الإعدام تماشیا معالأھداف الخمسة للشریعة الإسلامیة التي ھي لإنشاء وصیانة الدیني، والروح، والعقل،والشرف و النسب، الحكم المراجع وخاصة ذات الصلة للغایة على أساس آل القرآن و آلالحدیث في وضع العقوبات أو جریمة جنائیة، و عقوبة، وعقوبة الإعدام في إندونیسیا ذاتالصلة للشریعة الإسلامیة، و الآلیات لیست بالضرورة ھي نفسھا في سیاق النصوص وعمليفي الإسلام.Kata Kunci: hukuman mati, hukum islam

  3. IMPLEMENTASI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nirwansyah Nirwansyah

    2015-07-01

    Full Text Available Ensure legal certainty in the community, is to publish or assign relevant laws. Law is a rule in the form of norms and sanctions, created with the purpose of regulating human behavior, maintain order, justice, and prevent chaos. Each masyarat, is entitled to obtain a defense before the law. Law can be interpreted as a statute or statutes / regulations written or unwritten to regulate people's lives and provide sanctions for violating it. Man, born in any parts of the world, legally own rights to live. Enforcement of Human Rights (HAM, irrespective of economic status, education, gender, race and other. The concept of human rights, which spearheaded UN Human Rights Commission of Human Rights gave birth to seventeen points stated in the declaration. The declaration or agreement "Universal Declaration of Human Rights" has been ratified by the Indonesian government through Law No. 39 of 1999 on Human Rights. The spirit of this law, is to exalt the dignity, the dignity of the nation in the hope away from the offense. Because the real human rights will not be traded, and can not mebatasi others outside corridor applicable law. Human rights perspective in the community, is still far from the expected. Legal product is considered to have many loopholes that affect law enforcement is not working as it should. Increased commitment of the Indonesian government in realizing human rights enforcement in the future, is expected to be more serious As social beings, should be able defend themselves and fight for their rights. Furthermore, it should be able to respect and preserve the rights of others. The government has time to open your eyes wide to be cases of human rights violations in Indonesia, or Indonesian citizens abroad.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i4.10

  4. DAMPAK STATUS IMUNISASI ANAK BALITA DI INDONESIA TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C.S. Whinie Lestari

    2012-07-01

    Full Text Available Immunization protects its immunized and related or concomitant diseases. Though Indonesia was reported has reached the target of Universal Child Immunization (UCI in 1990, in reality still be reported measles outbreaks. Hence it was needed more data to explain this issue. The 2007-2008 Baseline Health Research collected immunization data from the community. We extend analysing immunization data to identify and determine factors influence the immunization program and immunization impact, using complex samples by SPSS 15. Of the 258,466 households in Baseline Health Research, there is recorded 61,843 children under 5 years old. The result extend analysis coverage of completed basic immunization in children 12-59 months is reported only 41.4% (28,644 of 69,189. In contrary, a high coverage is recorded in measles immunization (81.3%, 50,278 of 61,843 . There is also significant higher proportion (5.3% of measles reported in children who did not get measles immunization compare to children with measles immunization (3.5%. The risk of suffering measles with pneumonia, and measles with pneumonia and diarrhea are 2.4 times and 2.7 times (p<0.01 in children who did not get completed basic immunization compare to children with completed basic immunization. Conclusion of extend analysis shows that measles immunization is not a good predictor for having completed basic immunization status in children. Measles immunization is still effective to prevent measles and its complications. Nutritional status of children 12-59 months is also associated with the status of completed immunization. The most influenced factors to the status of completed basic immunization are the education of headfamily and utility of health services.   Key words : Children 12-59 Months, Immunization, Measles, Pneumonia, Diarrhea, Nutritional Status

  5. GAMBARAN KEBIJAKAN KETENAGAAN KESEHATAN DI INDONESIA: STUDI DESKRIPTIF TAHUN 1993

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Hartono

    2012-09-01

    Full Text Available A descriptive study entitled "Health Manpower Policy in Indonesia" had been conducted from April 1993 to March 1994. The study was focused on analyzing health manpower policy documents such as National Acts, Presidential Decrees, Ministerial Decrees, etc. There were 273 documents which had been analyzed. The results of the study are the followings. Most of the policy documents (52% contain operational policies, while the rest 22% contain technical policies, 20% contain general policies, and 6% contain national policies.Most of the operational policies (79% were made by Minister of Health, 4% made jointly by Minister of Health and other, and 17% by others. Technical policies which are supposed to be made by Echelon I or II officials, mostly (68% were made by Minister of Health. It reveals that delegation of authority in policy formulation in the Ministry of Health is not effective yet.There are 10% of technical policies which were derived from other technical policies, and 55% of operational policies which were derived from other operational policies. Around 54% of the operational policies had no technical policies.Health manpower policy is highly concentrated on utilization (75%. There are only 19.5% policies on education, 1% on planning, 1.5% on information system, and 0.5% on research. It means that health manpower planning, including its research and information system supports are still neglected.There are 59% policies on medical and nursing education and only 24% on public health workers education. From utilization side, there are 58% policies on the utilization of medical and nursing professionals and only 12% policies on public health workers utilization. It reveals that policies on planning, education, as well as utilization of public health workers still need to be improved to reach a balance between public health services and medical services.

  6. PETA PERKEMBANGAN BIDANG ENERGI BERDASARKAN LITERATUR KELABU DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartinah

    2012-07-01

    Full Text Available The Objective of this study is to analyze the subject research in order to construct a map of energy research conducted by R & D Institutions and university student in Indonesia. The method of the study uses Bibliometrics by collecting the data from 1998-2008. The data analyze throughout document mapping in co-word. The data result in energy sector that carried out by the R & D Institutions and the university is: 328 titles of thesis and 345 titles of research reports. Based on the collected data, there is a significant increasing in the research development from 1998 until 2008, except in 1999 which decrease from 1998 and 2004 decrease from 2003. The title numbers of university thesis from the highest are ITB, ITS, UGM, UNIBRAW, UI, UNSRI, USU, and another collections from other university are from PDII-LIPI. The title numbers of research institute are: Department of ESDM, LIPI, BATAN, KRT, and LAPAN. The research are focused on: biofuel, electricity energy, solar energy, coals, fuel energy, nuclear energy, wind energy, petroleum and natural gas, geothermal energy, bio mass and biogas, sea current and sea wave, steam energy, and hydrogen/fuel cell, whereas under the 10 research titles there are a lot of kinds of energy such as gas, earth gas, steam, and alternative energies, and others focuses. This study concludes that there are 46 topics which conducted research by university as well as R & D Institutions. The output of this study is database, containing of 960 records of energy research. The result shows the differences of mapping for energy research. This research recommends the need of documentation system policy on grey literature especially on energy research.

  7. HYPERTENSI DAN FAKTOR-FAKTOR RISIKONYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Susilowati

    2012-11-01

    Full Text Available Background: This study describes the hypertension rate in Indonesia in 2007 and its related factors. The data was obtained from RISKESDAS (Riset Kesehatan Dasar/Basic Health Research 2007 which included questions of individual, social and physical health of respondents aged 15 years and more during the data collection. Methods: Statistical method used was cross tabulation and un-pair t-test. Results: The result showed that totally 36.3% males and 35 8% females suffered from hypertension. High hypertension rates were found at Gorontalo, East Java, Central Java, Bangka Belitung and West Java provinces. Hypertension began at early aged, those aged 15-18 years, 6. 5% boys and 12.8% girls suffered from hypertension. Being head of the family, low education and not working was related to a higher rate for hypertension. Those with no education have the highest hypertension rate, i.e.: 61.4% among females and 49.0% among males. Pregnant women have lower hypertension rate as compared to non-pregnant women. Those who were unemployed had the high estrate for hypertension (42.4%. Hypertension rate among farmers was higher as compare to fisher-men (42.3% vs 21 8%. Those that suffer from heart disease, Diabetes Mellitus and stroke had a significantly higher hypertension rate than those who were not. Those that smoked or chew tobacco in the past one month has a higher hypertension rate than those who were not smoking or tobacco chewing. The majority of the smokers were heavy smokers. Key words: hypertension, age, sex, marital status, education level, occupation, tobacco, physical activity

  8. IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI PT BANK MUAMALAT INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Muchlis

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Implementasi Maqashid Syariah dalam Corporate Social Responsibility di PT. Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini bertujuan memahami implementasi konsep maqashid syariah atas Corporate Social Responsibility PT Bank Muamalat Indonesia. Melalui Focus Group Discussion (FGD dalam proses pengumpulan data, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep menjaga agama terletak pada kepatuhan terhadap syariah, yaitu kewajiban menggunakan jilbab bagi wanita. Konsep menjaga jiwa dipahami sebagai kewajiban mengeluarkan zakat 2,5% dari total penghasilan perbulan. Konsep menjaga akal dijalankan dengan mendirikan lembaga pendidikan bagi karyawan. Konsep menjaga keturunan diwujudkan dalam peningkatan kesejahteraan karyawan melalui Ittifaq muamalat yang mengatur semua jenis kebutuhan karyawan. Akhirnya, konsep menjaga harta menekankan pada kesejahteraan stakeholder dan nasabah. Abstract: Implementation of Maqashid Sharia in Corporate Social Responsibility in PT. Bank Muamalat Indonesia. This study aims to understand the implementation of the concept of maqashid sharia in the Corporate Social Responsibility of PT Bank Muamalat Indonesia. This study employed Focus Group Discussion (FGD in the data collection process. The results is that the concept of religion keeping lies in adherence to sharia, namely the obligation to wear veil for women. Soul keeping comprises the obligation of zakat issued at 2.5% out of income. Sense keeping is reflected by establishing educational institutions. Descendants keeping is conducted by improving the welfare of employees through Ittifaq Muamalat. Finally, asset keeping is established by placing the emphasis on the welfare of treasure stakeholders and customers.

  9. FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA WANITA HAMIL DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyawati

    2016-03-01

    Full Text Available Pendahuluan : Hipertensi (termasuk preeklampsi pada wanita hamil terjadi pada sekitar 10% dari kehamilan di seluruh dunia dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi yang dilahirkannya. Diperkirakan 13 persen angka kematian ibu disebabkan oleh hipertensi pada kehamilan. Tujuan : mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada wanita hamil di Indonesia Metode : Penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan desain cross sectional study, menggunakan data Riskesdas 2013. Hasil :Hipertensi pada wanita hamil di Indonesia 2013 sebesar 6,3%. Determinan hipertensi pada wanita hamil adalah riwayat pernah didiagnosis hipertensi (OR : 5,1, status gizi yang digambarkan oleh lingkar lengan atas (LILA> 30 cm (OR : 2,9, umur diatas 35 tahun (OR : 1,8, kebiasaan makan makanan asin tiap hari (OR : 1,6, pendidikan kurang dari SMP (OR : 1,6, dan kawasanbukan Jawa-Bali (OR : 1,3, kesemuanya signifikan secara statistik (p<0,05. Kesimpulan : hipertensi pada wanita hamil utamanya dikarenakan riwayat hipertensi sebelumnya, usia > 30 tahun, status gizi lebih (LILA > 30 cm, kebiasaan makan makanan asin tiap hari, dan pendidikan rendah (< SMP. Saran :dalam upaya promotif-preventif hipertensi, penyuluhan diutamakan pada kelompok berisiko.

  10. Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG Pemetaan Pemancar Televisi Digital Terestrial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isna Nur Mahmud

    2015-03-01

    Full Text Available Perubahan dari sistem televisi analog menjadi sistem televisi digital terestrial di Indonesia tinggal menunggu waktu. Namun masih banyak infrastruktur yang masih perlu dibangun untuk menunjang sistem televisi digital terestrial agar dapat beroperasi dengan baik. Belum meratanya sistem pemancar televisi digital terestrial yang keberadaannya masih terbenturnya undang – undang yang berlaku di negara ini menjadi salah satu permasalahannya. Salah satu solusinya adalah memetakannya dalam sebuah SIG. Pemetaan pemancar tv digital terestrial ini dibuat untuk mempermudah KPI  dalam melakukan identifikasi letak pemancar televisi digital terestrial serta memberikan informasi yang berkaitan dengan daya pemancar, spesifikasi pemancar televisi digital terestrial di Indonesia dalam kondisi offline. Dari pengujian didapatkan hasil antara lain, untuk pengujian black-box, didapatkan hasil yang sesuai dengan fungsionalitas sistem. Untuk nilai MOS, kemudahan menu aplikasi 3.9, kemudahan dlm navigasi aplikasi 4.1, kemudahan dlm menggunakan tools 4.05, penilaian tampilan interface 3.952, penilaian keseluruhan aplikasi SIG 4.hasil SUS yang dilakukan didapatkan nilai 65.71

  11. Praktek Window Dressing pada Reksa Dana Saham di Indonesia Selama Periode 2001-2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Patrick Kapugu

    2008-01-01

    Full Text Available During maintaining their assets, there is an indication those days surrounding every reporting date, which is the date at each year end; fund manager behaves differently from any other dates. Some researchers and analysts conclude this behavior as what-so-called window dressing, which is a practice to present the report in favor of the investors’ expectation. This study is intended to examine the existence of such behavior in Indonesia. Some of the signals that aid in proving the existence of window dressing are the turn-of-year factor, lagged returns, and fund’s objectives. The result of this study exhibits indications of turn-of-year factor and lagged return inclined to window dressing. This study fails to verify the indications of fund’s objective inclined to window dressing because of the changing objectives during the portfolio management. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidakwajaran yang terjadi di sekitar tanggal pelaporan dibandingkan dengan periode lainnya atau yang disebut praktek window dressing yang terjadi di Indonesia. Melalui penelitian ini investor lebih mengetahui dampak-dampak penempatan dananya, khususnya pada instrumen investasi reksa dana. Beberapa peneliti menyimpulkan ada praktek window dressing untuk membuat laporan keuangan tampak menjanjikan bagi investor. Dari hasil penelitian diperoleh tanda bahwa terdapat praktek window dressing di sekitar tanggal pelaporan berdasarkan residual aktual dan pengaruh lagged return Kata kunci: window dressing, lagged return, reksa dana

  12. Kecenderungan Pemberitaan tentang Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II di SKH Jawa Pos dan SKH Kompas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Josep J. Darmawan

    2013-11-01

    Full Text Available bstract: It is President’s right to reshuffle the cabinet in order to maximise the government’s performance. However, the society views this process as politic matter, which they learn from the media. This research observes the news tendency about the reshuffle of Kabinet Indonesia Bersatu II in Kompas and Jawa Pos daily newspaper. Content analysis is used to the news accounts during September-October 2011 with Westerstahl‘s objectivity as conceptual preference. The result shows that both newspapers, technically, have given good coverage about the issue yet still less objective. Psychology fact, interview, not neutral, partiality, non primary knowledge is the factors that trigger it. Abstrak: Perombakan kabinet merupakan hak presiden untuk memperbaiki kinerja kabinet. Namun proses pembelajaran di masyarakat mengarahkan perombakan kabinet sebagai persoalan politik. Media massa merupakan agen sentral dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini melihat bagaimana kecenderungan pemberitaan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II di harian Kompas dan Jawa Pos. Metode analisis isi digunakan terhadap berita-berita dalam periode September-Oktober 2011 dengan obyektivitas Westersthal sebagai preferensi konseptualnya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa berita di kedua harian secara teknis sudah baik, tetapi pemberitaan terkesan kurang obyektif. Fakta psikologis, wawancara, tak netral, tak multi sisi, pengetahuan non- primer adalah faktor yang memicu kecenderungan tersebut.

  13. PROBLEM LEMBAGA PEMASYARAKATAN DI INDONESIA DAN REORIENTASI TUJUAN PEMIDANAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Rumadan

    2013-07-01

    Full Text Available Berbagai persoalan kriminal yang terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan menunjukan bahwa tujuan mulia dibentuknya lembaga pemasyarakatan yang digagas oleh Sahardjo sejak awal pembentukannya sebagai lembaga Pembinaan, etika dan kehormatan. Bahwa orang yang tersesat harus diayomi dengan memberikan kepadanya bekal hidup sebagai warga negara yang baik dan berguna dalam masyarakat menjadi hal yang sulit untuk diwujudkan. Kondisi ini menggugah kita untuk kembali mengkaji ulang (reorientasi model pemidanaan yang dugunakan dalam penegakan hukum pidana. Orientasi penegakan hukum pidana tidak semistinya berakhir pada penjatuhan sanksi pidana berupa penjara terhadap terdakwa, namun penjatuhan sanksi berupa sanksi sosial terhadap terdakwa dengan skala tindak pidana yang rekatif ringan perlu untuk dikedepankan atau diutamakan melalui pendekatan restoratif justice. Many criminal problems that occurred in the prison showed that noble goal penitentiary establishment initiated by Sahardjo since its inception as a coaching institute, ethics and honor. That the person who lost had to give him stock diayomi live as good citizens and useful in society to be a difficult thing to achieve. This condition inspires us to re-review the (re-orientation models that are used in a criminal prosecution of criminal law enforcement. Criminal law enforcement orientation semistinya not end at the prison in the form of criminal sanctions against the defendant, but the imposition of sanctions in the form of social sanction against the defendant with the crime scale reactive light need to be prioritized or preferably through a restorative justice approach.

  14. Kontroversi Asuransi di Indonesia: Telaah Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husni Mubarrak

    2016-05-01

    Full Text Available This study aims to discuss on The Fatwa of The Council of Indonesian Ulama (MUI on Health Insurance (BPJS in 2015 which has arousing various different opinions either among elite or civilians in Indonesia. As the adviser for the Government of Indonesia in terms of religious issues, MUI questioned about the validity and appropriateness of the BPJS practice in concordance with the Islamic sharia law. At least, there are three issues which underlie the formulation and the publication of the fatwa: ranging from conformity concepts and practices of BPJS with legislation and sharia principles; what alternative solutions that can replace the presence of BPJS if it proved not qualified of sharia compliant; as well as the determination of 2% motive penalty for late payment of participant contributions, would it not contravene the sharia law? This fatwa, however, is in line with previous fatwa which issued by MUI in year 2001 on Guideline for Islamic Insurance. In MUI’s view, the operational system of BPJS still shackled within the framework of conventional insurance. By using ‘aqd mu’âwadah and presenting a pattern of relations “insurer-insured” in the management of handling BPJS insurance, not guarantee it is free from gambling, uncertainty, usury elements, which is strongly opposed to Islamic sharia law, and therefore, the concept of takâful within sharia framework as referred in the fatwa of MUI in 2001 on Guidelines for Islamic Insurance, is offered as an alternative solution formula in justice and welfare insurance for all citizens, especially for Muslims.

  15. PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM-SAHAM PADA PERIODE BULLISH DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suramaya Suci Kewal

    2013-04-01

    Full Text Available Abstrak: Pembentukan Portofolio Optimal Saham-Saham Pada Periode Bullish Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusun portofolio optimal saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan model indeks tunggal pada periode Bullish. Periode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2009-2011. Hasilnya adalah tersusunnya sebuah portofolio saham yang terdiri dari empat saham, yaitu ASRI (48,72%, INDF (28,24%, BBNI (16,32%, dan BKSL (6.71%. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam return saham dari portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam risiko saham yang termasuk dalam portofolio candidate dibandingkan dengan portofolio noncandidate. Kata kunci: portofolio optimal, model single-index   Abstract: Establishment of Optimal Portfolio Shares On Bullish Period In Indonesia Stock Exchange. This study was conducted in order to establish an optimal portfolio of stocks listed on the Indonesia Stock Exchange using a single index model on Bullish conditions. Period of research used in this study is 2009-2011. The result is the formation of a stock portfolio consisting of four stocks, namely ASRI (48.72%, INDF (28.24%, BBNI (16.32%, and BKSL (6.71%. The test results of the first hypothesis suggests that there are differences in stock returns a stock portfolio of candidates as compared to the noncandidate portfolio. The results of testing the second hypothesis suggests that there is no difference in the risk of stocks included in candidate portfolios as compared to the noncandidate portfolio. Keywords: optimal portfolios, single-index models

  16. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA MENYUSUI BAYI DAN ANAK USIA 6-23 BULAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yekti Widodo

    2015-09-01

    bermanfaat. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan pola menyusui guna mendukung program menyusui di Indonesia. Data merupakan subsampel penelitian SEANUTS Indonesia yaitu anak 6-23 bulan berjumlah 2391. SEANUTS merupakan multi-centered study yang dilakukan di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam pada tahun 2011. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan diuji statistik dengan ANCOVA dan multiple logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan proporsi anak yang tidak pernah mendapat ASI adalah 4,5 persen. Hasil analisis menunjukkan faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak menyusui yaitu tidak tinggal dengan ibu (OR = 5,0, pendidikan ibu SMP ke bawah (OR = 2,7, tidak diasuh oleh ibu kandung (OR = 3,27. Persalinan di klinik bidan atau di rumah bersifat protektif terhadap perilaku tidak menyusui (OR = 0,37. Proporsi anak usia 6-23 bulan yang masih disusui adalah 73,3 persen. Faktor yang berhubungan dengan disapih lebih awal adalah (OR = 1,13, ibu bekerja (OR = 2,0, pengasuh bukan ibu (OR = 1,62, dan anak tidak tinggal dengan ibu (OR = 9,35. Faktor yang berhubungan dengan durasi menyusui lebih lama adalah tinggal di perdesaan (OR = 0,69, umur ibu 30-39 tahun (OR = 0,67, persalinan di rumah (OR = 0,45, di klinik bidan (OR = 0,65. Penelitian ini menunjukkan tidak semua bayi mendapat ASI secara optimal. Target program promosi kesehatan untuk meningkatkan pemberian ASI sampai usia 2 tahun adalah petugas kesehatan di rumah sakit, orang tua bayi berpendidikan SMP ke bawah, ibu usia muda, dan di daerah perkotaan.

  17. Hipertensi pada Pekerja Perusahaan Migas X di Kalimantan Timur, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yessy Nur Handayani

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah (sistolik atau diastolik di dalam arteri melebihi batas normal yaitu >140/90 mm Hg. Hipertensi merupakan faktor risiko primer penyakit jantung dan stroke. Jenis penyakit ini dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko yaitu perilaku dan gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi pada pekerja migas on shoredi perusahaan migas X Kalimantan Timur tahun 2008. Desain penelitian adalah studi cross sectional. Sebagai sampel adalah seluruh pekerja migas laki-laki berusia usia 35-55 tahun, yang eligible dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan (n = 294. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada pekerja sebesar 18,9%. Variabel umur dan indeks massa tubuh (IMT memiliki hubungan signifikan dengan hipertensi (p 140/90 mm/Hg. Hypertension is a primary risk factor for heart disease and stroke. The purpose of this study was to identify risk factors of hypertension in the workers on-shore oil and gas company in East Kalimantan, 2008. Study design was a cross sectional study. The subject of this research was employees of on shore of oil and gas company (maleaged 35-55 years of age in East Kalimantan were eligible for inclusion and exclusion criteria (n = 294. The results showed that the prevalence of hypertension in the on-shore workers was 18.9%. Age and body mass index were associated with hypertension(p < 0.05. The most dominant factor associated with hypertension was age (OR = 4,2;95%CI : 1.224-14.340. The high prevalence of hypertension in the oil and gas company need more serious attention from the company (especially the medical unit through theefforts of health promotion activities are carried out regularly and continuosly; how to change a life style suchas body weight management including balancing diet, and check the blood pressure regularly.

  18. PROBLEMATIKA PENERAPAN PIDANA MATI DALAM KONTEKS PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Tri Wahyudi

    2012-07-01

    Full Text Available Penegakan hukum yang tanpa arah dan tidak didasarkan pada tiga pilar hukum yakni keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat dapat melanggar hukum bahkan pula melanggar hak asasi manusia. Adapun salah satu kebijakan dari Pemerintah yang dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai keadilan dan meresahkan bagi masyarakat, yakni kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam penerapan pidana mati. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder yang dianalisis dengan menggunakan metode analisis yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa di dalam penerapan pidana mati terdapat permasalahan hukum yang serius, hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam eksekusi pidana mati merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28 UUD 1945.   Law enforcement without direction and not based on the three pillars of the justice of the law, legal certainty and the benefits to society can break the law anyway even violate human rights. As one of the policies of the government that do not represent the values of justice and disturbing for the people, the government policy that acts of omission or delay in the application of the death penalty. This research is a normative legal normative juridical approach. The data collected is secondary data were analyzed using qualitative methods juridical analysis. Based on these results it can be concluded that in the application of the death penalty there are serious legal issues, this is due to government policies that commit omission or delay in the execution of the death penalty is a violation of human rights as stipulated in Article 28 of the 1945 Constitution.

  19. PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasbi Hasan

    2013-07-01

    Full Text Available Salah satu perubahan paling signifikan yang terdapat dalam UU No. 11 Tahun 2012 adalah diakomodirnya prinsip keadilan restoratif dan asas diversi dalam sistem peradilan pidana anak. Kendati demikian, penerapan prinsip keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana anak yang diatur dalam dalam UU No. 11 Tahun 2012 cenderung bersifat parsial dan tidak komprehensif. Hal tersebut disebabkan oleh adanya miskonsepsi umum dalam memahami keadilan restoratif sebagai suatu usaha untuk mencari penyelesaian konflik secara damai di luar pengadilan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keadilan restoratif pada dasarnya bersifat melengkapi dan bukan menggantikan sistem peradilan pidana. Oleh karena itu, program keadilan restoratif dapat diintegrasikan ke dalam seluruh rangkaian proses peradilan pidana anak tanpa mengorbankan prinsip dasar dan tujuan utama keadilan restoratif, dan pada saat bersamaan, tidak pula mengecilkan peranan sistem peradilan pidana anak yang didasarkan pada ketentuan hukum formil. One of the most significant changes contained in the UU No. 11 Tahun 2012 One of the most significant changes contained in the UU No. 11 Tahun 2012 is to accomodate principles of restorative justice and the principle of diversion in the juvenile justice system . Nevertheless, the application of the principles of restorative justice in the juvenile justice system are set out in the UU No. 11 Tahun 2012, tend to be partial and non-exhaustive . This is caused by the presence of common misconceptions in the understanding of restorative justice as an attempt to seek a peaceful settlement of the conflict out of court . This study shows that restorative justice is essentially complement rather than replace the criminal justice system . Therefore , restorative justice programs can be integrated into the whole process of juvenile justice withoutcompromising the basic principles and main objectives of restorative justice , andat the same time , did not downplay the role

  20. PERANCANGAN COMPUTER AIDED SYSTEM DALAM MENGANALISA HUMAN ERROR DI PERKERETAAPIAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Budiawan

    2013-06-01

    Full Text Available Kecelakaan kereta api (KA yang terjadi secara beruntun di Indonesia sudah berada pada tingkat kritis. Berdasarkan data dari Direktorat Jendral Perkeretaapian, dalam kurun 5 tahun terakhir (2005-2009 total terdapat 611 kecelakaan KA.  Banyak faktor yang berkontribusi menyebabkan terjadinya kecelakaan, antara lain: sarana, prasarana, SDM operator (human error, eksternal, dan alam.  Kegagalan manusia (Human error merupakan salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan KA dan dinyatakan sebagai faktor utama penyebab terjadinya suatu kecelakaan kereta api di Indonesia. Namun, tidak jelas bagaimana teknik analisis ini dilakukan. Kajian human error yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT masih relatif terbatas, tidak dilengkapi dengan metode yang sistematis. Terdapat beberapa metode yang telah dikembangkan saat ini, tetapi untuk moda transportasi kereta api masih belum banyak dikembangkan. Human Factors Analysis and Classification System (HFACS merupakan metode analisis human error yang dikembangkan dan disesuaikan dengan sistem perkeretaapian Indonesia. Guna meningkatkan keandalan dalam analisis human error, HFACS kemudian dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis web yang dapat diakses di komputer maupun smartphone. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh KNKT sebagai metode analisis kecelakaan kereta api khususnya terkait dengan human error. Kata kunci : human error, HFACS, CAS, kereta api   Abstract Train wreck (KA which occurred in quick succession in Indonesia already at a critical level. Based on data from the Directorate General of Railways, during the last 5 years (2005-2009 there were a total of 611 railway accidents. Many factors contribute to cause accidents, such as: facilities, infrastructure, human operator (human error, external, and natural. Human failure (Human error is one of the factors that could potentially cause a train accident and expressed as the main factors causing

  1. KECENDRUNGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PENELITIANNYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Salan

    2012-09-01

    Full Text Available Like other developing countries in the South East Asian region Indonesia is undergoing an epidemiological transition. Communicable diseases tend to decrease, while non-communicable diseases and accidents tend to increase. This epidemiologic transition is strongly influenced by demographic and "life style" factors. Risk factors as smoking high calorie and fat diet, mental stress and a sedentary life style will have an important impact on the increase of non-communicable diseases like cancer, heart disease, stroke and diabetes. Cardiovascular diseases are rare before 1960, but started to increase since the 1970's. According to the health household surveys the prevalence of cardiovascular diseases increases from 1.1 per 1000 in 1972 to 5.9 per 1000 in 1980. A 5 year study (1976-1980 of hospital patients in Bali analyzed 1.339 in patients (12% of all inpatients and found the following distribution : ischemic h.d. 32%, rheumatic h.d. 40%, pulmonic h.d. 18% hypertensive h.d. 4%, congenital h.d. 1% and other h.d. 5%. Community surveys of diabetes, found a prevalence of around 1.5% in adults. The most frequent complications of diabetes were : ischemic heart disease (20-25%, gangrene (2,4%, pulmonary tb (10-13% and diabetic ketoacidosis (2.5-5%. Cancer incidence is estimated at 100 per 100.000 per year. A pathology based registry in 1988 recorded the following localisations : cervix (25.57%, breast (15.83%, lymphoid (12.52%, skin (11,46%, nasopharynx (7.8%, ovary (6,60%. Rectum (6.04%, connective tissue (5.82%, thyroid (4.43%, colon (3.9%. A study of cancer in 17 hospitals in Jakarta found the following cancers in men : lung liver, nasopharynx, lymphoma, rectum, leukemia, stomach, colon, larynx and pancreas in descending order of frequency. The most frequent cancers in women were located in the cervix, breast, ovary, lung, liver, nasopharynx, rectum, leukemia, lymphglands and colon. Hospital data showed that 60-80% of patients treated in mental hospitals

  2. ESTIMASI RISIKO PENYEBAB KEMATIAN NEONATAL DI INDONESIA TAHUN 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Dwi Astuti

    2012-12-01

    Full Text Available Background: in Indonesia, the infant mortality is still high, if comparing to other Asean countries, thah is 4.6 times higher than in Malaysia, 1.3 times higher than in Philippines, and 1,8 times higher than in Thailand. The aims of this research was to determine the association of the neonatus mortality causes and age of mothers at the time delivering and birth assitant. Methods: data analyzed were data od Basic Health Research year 2007-2008 on RKD-07. Block AV1. The total samples were 257 infants. Analyze data with univariat, bivariat, and than logistic regresi binary. Results: result showed the neonatus mortality caused is the complication of temperature regulation 39.8%; the complication of pregnant and delivering mother is 23.4%; and also the causes of respiration and cardiovascular 23.1%. In the village, the neonatus mortality age is more than, and the neonatus mortality happened to be < 24 hours after delivering. Amount of mother with risk age ( > 20 years old and ≥36 year old is more enough. The proportion of complication of mother with risk age is 24.3%, it is more high while the mother without risk age is 16.6%. Mother with risk age when delivering have risk 1,6 times to happen temperature regulation disorder in baby. In Village, the proportion of unsave deliverying midwive more high while save delivering midwive. The delivering with non medical provider have more enough risk 1,2 times to happen complication when delivering baby, have more enough risk 1,2 times to happen respiration and cardivascular disorder in neonatus, and have more high risk 1,6 times to happen temperature regulation disorder in neonatus. Mother with unsave deliverying midwive (non medical provider have more high risk 3,7 times to happen hypertension or eclamsia while mother thaht helping by medical provider when deliverying baby, have more enough risk 2,7 time to happen long phase of delivering (long partus and have more enough risk 1,02 times to happen

  3. DAYA SAING EKSPOR TUNA KALENG INDONESIA DI UNI EROPA TAHUN 2003-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umar Wahono

    2017-06-01

    Full Text Available Perbedaan tarif yang diberikan antara Indonesia yang lebih tinggi sebesar 20.5% dibandingkan dengan negara pesaing utamanya yang tergabung dalang Africa, Caribbean, Pasific (ACP Countries dengan pelayanan tarif impor hingga 0% ke pasar Uni Eropa (UE. Keadaan ini mampu menyebabkan menghilangnya distorsi perbedaan harga sesungguhnya yang seharusnya menjadi keuntungan lebih atas keunggulan komparatif yang dimiliki. Hal ini mampu melemahkan daya saing komoditi ekspor akibat dampak kenaikan harga terhadap tarif. Penelitian ini bertujuan untuk gambaran daya saing komoditas tuna kaleng Indonesia terhadap negara pesaingnya dipasar UE pada periode 2003-2013. Metode yang digunakan dalam penelitin ini adalah metode Revealed Comparative Advantage (RCA yang kemudian nilai RCA dikomparasikan tiap-tiap negara pengekspor utama tuna kaleng di pasar UE untuk melihat posisi daya saing relatifnya. Sedangkan untuk mendekomposisikan determinan pertumbuhan ekspor tuna kaleng Indonesia ke UE digunankan metode Constant Market Share (CMS. Hasil perhitungan nilai RCA tuna kaleng Indonesia periode 2003-2013 di pasar UE memiliki daya saing dengan rata-rata nilai RCA 4.27. Namun masih dibawah rata-rata nilai RCA negara ACP Countries. Perbedaan pelayanan tarif impor oleh UE untuk komoditas tuna kaleng Indonesia tidak berdampak terhadap penurunan daya saing. The difference between the rates given Indonesia which is higher by 20.5% compared to its main competitor countries that joined the mastermind Africa, Caribbean, Pacific (ACP Countries with service import tariffs to 0% to the European Union (EU. This situation is capable of causing the disappearance of the distortion of the true price difference should be more advantages over comparative advantage. It is capable of undermining the competitiveness of export commodities due to the impact of price increases on tariffs. This study aims to illustrate the competitiveness of commodities Indonesian canned tuna to the EU market of

  4. Artikel Kehormatan: Langkah Menuju Konglomerasi Koperasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richard Candra Adam

    2015-08-01

    Full Text Available Dalam kelembagaan, koperasi rakyat ditempatkan sebagai subjek (people based sekaligus pusat kegiatan ekonomi (people centered. Koperasi menjadi lembaga yang mengatur perekonomian berdasarkan semangat kekeluargaan dan gotong royong. Hal ini tertera dalam penjelasan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai saka guru perekonomian nasional serta bagian integral tata perekonomian nasional. Koperasi merupakan lembaga ekonomi strategis yang mampu menjadi penarik dan pendorong seluruh kegiatan ekonomi. Melalui koperasi, masyarakat secara kolektif dan nyata dapat menciptakan dan memperoleh nilai tambah, keuntungan dan kesempatan usaha yang lebih besar. Apabila koperasi masih bertahan dengan pola kelembagaan dan pengelolaan manajemen seperti 20 tahun lalu, maka koperasi tidak akan mampu bersaing. Secara statistik, kondisi koperasi tetap berkembang dari tahun ke tahun, namun kontribusi terhadap perekonomian nasional tidak signifikan. Mengadopsi sistem ekonomi konglomerasi dengan dibentuknya konglomerasi koperasi, berarti mengadopsi model koperasi dengan usaha-usaha besar dan beragam sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Mewujudkan konglomerasi koperasi dapat melindungi kepentingan masyarakat lokal di tengah arus globalisasi dan kapitalisme, karena koperasi menjadi organisasi yang modalnya dimiliki oleh anggotanya. Kepemilikan ini yang menyebabkan koperasi mampu bertahan pada berbagai kondisi sulit, yaitu dengan mengandalkan loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk bersama-sama koperasi menghadapi kesulitan tersebut. Abstract As an institution, Cooperatives occupies the position as a subject (people-based organization and also object of economic activities (people-centered. Article 33 of Indonesian Constitution places Cooperatives as an integral part of the national economy. Cooperatives is a strategic economic institution that serves as either stimulant or booster factor in the economic

  5. Diversitas Genetik Anopheles balabacensis, Baisas di Berbagai Daerah Indonesia Berdasarkan Sekuen Gen ITS 2 DNA Ribosom

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiarti Widiarti

    2016-05-01

    dilaporkan sebagai spesies kompleks di berbagai negara, akan tetapi belum banyak dilaporkan di Indonesia. Penanggulangan malaria agar lebih efektif perlu adanya perbaikan dan pendekatan strategi dalam pengendalian vektor, termasuk sangat diperlukan adanya pemahaman terhadap spesies dan bioekologinya. Tujuan penelitian adalah untuk : a. Mengidentifikasi secara molekuler nyamuk An. balabacensis yang dicurigai sebagai spesies kompleks berdasarkan sekuen ITS2 DNA ribosom, b. Mengetahui diversitas genetik nyamuk An. balabacensis dari daerah endemis dan non endemis dengan jarak geografis yang berbeda, c. Mengetahui kekerabatan genetik (jarak taksonomi nyamuk An. balabacensis dari berbagai daerah di Indonesia dengan merekonstruksi pohon filogenetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa An. balabacensis di Indonesia merupakan spesies kompleks simpatrik dan allopatrik. Ada perbedaan kekerabatan genetikyang cukup jauh diantara populasi An. balabacensis di Pusuk Lestari, wilayah Puskesmas Meninting, Lombok Barat, NTB yang merupakan simpatrik kompleks. Berdasarkan hubungankekerabatan An. leucosphyrus group, An. balabacensis dari Berjoko, Kabupaten Nunukan menunjukkan kecenderungan terpisah cukup jauh dibandingkan dengan An. balabacensiskompleks lainnya yang berasal dari Jawa Tengah dan Lombok, NTB.Kata kunci : An. balabacensis, variasi genetik, ITS2 DNA ribosom

  6. PENANGGULANGAN PENANGKAPAN IKAN SECARA TIDAK SAH (ILLEGAL FISHING OLEH KAPAL IKAN ASING DI ZONA EKONOMI EKSKLUSIF INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Aida

    2014-03-01

    Full Text Available Penangkapan ikan secara tidak sah ( illegal fishing oleh kapal ikan asing di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia ( ZEEI semakin tahun semakin meningkat. Seiring dengan kondisi tersebut negara menderita kerugian yang besar dari tindakan ini. Ada anggapan bahwa terjadinya hal tersebut karena kewenangan penegakan hukum oleh negara pantai  ( Indonesia yang terbatas disebabkan  ketentuan yang ada di dalam Konvensi Hukum Laut 1982 ( KHL 1982 . Kemudian jika  dilihat dari segi penegakan hukum oleh pemerintah, penanganan illegal fishing nampaknya masih memprihatinkan. Tulisan ini ingin mengkaji bagaimana kewenangan Indonesia dalam menanggulangi illegal fishing di wilayah ZEEI berdasar KHL 1982. Selain itu dalam tulisan ini juga ingin dikaji bagaimana penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap tindak illegal fishing ini. Data dalam tulisan ini dicari dengan cara melakukan studi kepustakaan, artinya dengan cara mempelajari buku-buku, naskah-naskah yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Data yang didapat kemudian dikumpulkan lalu disistematisasi.  Data yang sudah disistematisasi itu kemudian  dijelaskan untuk dapat menjawab permasalahan yang diajukan. Hasil yang didapat dari pembahasan dalam tulisan ini adalah: Indonesia berdasar KHL 1982 mempunyai kewenangan yang tegas dalam menindak pelaku illegal fishing, namun dalam pelaksanaan penanggulangan illegal fishing di wilayah ZEE masih mengalami beberapa hambatan.

  7. Faktor Dominan pada Indeks Inklusi Perbankan Syariah Sektor Pertanian di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Fajar Cahyono

    2017-10-01

    Full Text Available The importance of financial inclusion in Islamic Bank is not only affordable for business level, but also agricultural sector. Indonesian Islamic banking as one of the providers of financial services continued to grow, but its market share is still small compared with conventional banking. Therefore financial inclusion Islamic banking, especially in reaching out to the agriculture sector, need to be improved. This study aims to measure the value of financial inclusion Islamic banks in Indonesia province in reaching the agricultural sector, both provincial and district or city. Indexing method factor analysis (Principal Component Analysis using 14 indicators that have been adapted to the concept of Financial Inclusion Index (FII. Data correlated with Islamic Financial Institution availability can be divided into two factors which are of Islamic banking (including Islamic windows of the conventional bank and Islamic Rural Bank. The result of the analysis is indicating that the most dominant factor provided by Islamic banking (including Islamic windows of conventional Bank. The result also present the highest index score reached by West Java Province and East Java, while the lowest index score reached by East Nusa Tenggara and West Papua Province. Keuangan inklusi bagi bank syariah sangatlah penting, bukan hanya memberikan pembiayaan pada sektor bisnis namun juga untuk sektor pertanian. Bank syariah di Indonesia sebagai salah satu lembaga keuangan yang terus berkembang memiliki potensi untuk mengembangkan keuangan inklusi walaupun pangsa pasar dari bank syariah masih lebih kecil dibandingkan konvensional. Keberadaan keuangan inklusi di bank syariah khususnya pada sektor pertanian masih perlu ditingkatkan Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai keuangan inklusi di bank syariah pada sektor pertanian di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, baik pada level provinsi, kabupaten dan kota. Penelitian ini menggunakan metode index faktor analisis

  8. Pendekatan Adaptive Neuro Fuzzy Sebagai Alternatif Bagi Bank Indonesia Dalam Menentukan Tingkat Inflasi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaini Akhirson

    2016-10-01

    Full Text Available In uncertain economic like today, research and modeling the inflation rate is considered necessary to provide estimates and predictions of inflation rates in the future. Adaptive Neuro Fuzzy approach is a combination of  Neural Network and Fuzzy Logic. This study aims to describe the movement ofinflation(output variable  so it can beestimated by observing four Indonesia's macroeconomic data, namely the exchange rate, money supply, interbank interest rates, and the output gap (input variable. Observation period started from the data in 20011 to 20113. After the learning process is complete, fuzzy systems generate 45 fuzzy rules that can define the input-output behavior. The results of this study indicate a fairly high degree of accuracy with an average error rate is 0.5315.

  9. PROBLEMATIKA GURU DAN DOSEN DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahur Rohman

    2016-06-01

    Full Text Available This paper highlights educator problem in education system in Indonesia. The discussion focuses on general education and religious education. Educators of non-religious education are product of education and institute of teacher training and education (IKIP which teach general science, meanwhile educators of religious education are product of Islamic Higher Education (PTKI which teach religious knowledge. This study aims to analyze books, rules, researches, and news about teacher. To sum up, the educator problems include: poor quality teacher and low teacher salaries that are caused by some factors, government policy that is not implemented well, teacher training institution (LPTK that are not able to produce a professional teacher حاولت هذه المقالة دراسة مشاكل المربّين في ضوء النظام التربوي الإندونيسي. ورُكّزت الدراسة في التربية العامة والتربية الدينية. كان المعلّم في التربية العامة خرّيج المعهد العالي للمعلّمين والعلوم التربوية  IKIP  ثمّ تغيّر كثير منها إلى الجامعات التي تدرّس العلوم التجريبية والكونية . أما معلموا العلوم الدينية فخِرّيجوا الجامعات الإسلامية التي تدرّس العلوم الإسلامية. كُتبت هذه الدراسة عن طريق تحليل الكتب، والقوانين، والبحوث العلمية، والأخبار عن المعلّمين. استخلصت الدراسة النتائج التالية : نوعية المدرسين ورفاهية حياتهم ضعيفتان. وهذه نتيجة من أن قرارات الحكومة التي لم تطبّق جيدا، والمؤسسات التربوية العالية  LPTK لم تكن فعّالة في انتاج المعلّمين

  10. Perspektif Hukum Feminis Terhadap Aturan Fleksibilitas Pasar Tenaga Kerja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Pratiwi

    2017-08-01

    Full Text Available Studi ini menggambarkan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja yang menjadi nafas dalam hukum perburuhan Indonesia memiliki dampak kebijakan terhadap konstruksi gender. Sebaliknya konstruksi gender juga menentukan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja dipraktikkan oleh pemerintah. Desk study terhadap teks-teks lama tentang feminis, hukum feminis, dan perburuhan penting untuk memahami kesinambungan antara fenomena perburuhan di masa lalu dan fenomena perburuhan yang menjadi trend saat ini. Dengan perspektif feminis, arus utama analisis perburuhan yang meyakini bahwa kebijakan fleksibilitas baru terjadi di era Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menjadi tidak relevan. Perspektif feminis melihat bahwa fleksibilitas bagi perempuan sudah terjadi sejak gelombang feminisasi manufaktur di era Hubungan Industrial Pancasila di masa Orde Baru, yang mana berpengaruh pada skema-skema fleksibilitas saat ini. Temuan-temuan melalui desk study ini diverifikasi melalui organic feminist inquiry, yang para kolaborator studi ini turut menganalisis temuan-temuan tersebut. Pada akhirnya, studi ini sangat relevan untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakan perburuhan maupun kebijakan-kebijakan pemberdayaan perempuan yang justru kontra-produktif dengan upaya pengarusutamaan gender.

  11. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA INFEKSI H5N1 DI BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noer Endah Pracoyo

    2012-08-01

    Full Text Available Abstract. Avian Influenza A H5N1 is an acute respiratory disease caused by a virus. In Indonesia known as "Flu Burung". This virus is very dangerous that can cause death, and it is most infectious. This disease had spread all over the world as well as in Indonesia. The spread of Avian Influenza virus started when an out break occurred in poultry in August 2003. The first case human were occurred in July 2005 in Tangerang municipality and then followed by another 8 provinces. Until December 2008 the cases amount up to 139 people with 113 people of them were die. The purpose of this research was to understand risk factors connected with Avian Influenza A H5N1 occurrence in Indonesia. The research was take place in Referral Hospitals and in about 100 m radius around the place of cases. The study design is case control method with 60 respondents of cases and 120 respondents of controls and then their age were matched into group with ages <12 year and > 12 year. Measuring instruments was used questionares and the result was rechecked with the result of laboratory tests with Elissa test and RT- PCR. All respondents must fill a questionares which contains questions which deal with the occurrence of Avian Influenza A H5N1. Statistically, the result shows that is environments variables are not significantly different occurrence of cases, the risk factors P Value 0.057 and the Odd ratio 2.357. While respondents on contacts with sudden death of poultry had significant different with their risk factors to the occurrence of cases, P value < 0.001 and Odd Ratio 72.61. From this research can assumed contact with sudden death poultry have risk factors of occurrence of Avian influenza A H5N1 72.61 times, compared to the controls. This research result was expected to give on input to the Health Program in making policy to execute control of Avian Influenza disease A H5N1 in Indonesia. Furthermore, for medical workers they are can be use to take quick anticipation

  12. PENULISAN INKLUSIF DI PRANCIS: TANTANGANNYA BAGI POLITIK LINGUISTIK DAN TRANSMISI BAHASA PRANCIS DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Andriani, Merry

    2017-01-01

    French society recently sparked a debate on the gender inclusive way of writing suggested by the Haut Conseil d’Egalité. Within the polemic of this new politic of linguistic, this article aims to describe the nature of the inclusive writing in French and why it is becoming the challenge to the politic of linguistic of French in Indonesia and its transmission in general. In order to expose these purposes, the sociolinguistic in critical approach is chosen to analyse the politic linguistic disc...

  13. PERSAMAAN PERLAKUAN PARA PIHAK DALAM BERACARA DI KPPU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ACARA PERADILAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sari

    2016-07-01

    Full Text Available The title of this research is: “The Equal Trearment of Parties in the Proceedings of the Business Competition Dupervisory Commission in the Perspective of Indonesia Procedural Law Courts. The Right to equal treatment also contains in the principle of hearing the opinions or arguments of other parties before the judge handed down the verdict; it must be carried out in the litigation. The unequal position of the parties in the hearing of the Business Competition Supervisory Commission will cause problems in seeking justice. What is the position of decision of the Business Competition Supervisory Commission in terms of the legal system of justice in Indonesia ?; and What is the legal protection against the reported party, when he/she is not getting the right to equality of treatment in the proceedings in the KPPU?. The research was a normative legal research that consisted of research on the systeamtics of law, the synchronization of law, legal history. Which resulted from the confict of law governing the legal status of the KPPU decision; and the void of law in the way of the litingants in the litigation procedure of KPPU. The results of this research showed that (1 The Legal position of Business Competition Supervisory Commission’s decision in the law of court procedure is that the decision of KPPU as a quasi judicial decision of which the law procedure is made on its own that is called Case Handing Procedures at the KPPU; in addition to the Law of Civil Procedure Code. (2 The from of legal protection for businesses as the reported party could be sacrificed because of the absence of clear rules regarding the from of the formulation of legal protection in the proceedings of the on the unequality of treatment of the reported party. Judul penelitian ini adalah: “Persamaan Perlakuan Para Pihak Dalam Beracara Di KPPU Dalam Perspektif Hukum Acara Peradilan Indonesia. Hak atas perlakuan yang sama  mengandung prinsip mendengarkan juga pendapat

  14. 7. Efektivitas Ecpat Indonesia Dalam Menangani Kejahatan Child Sex Tourism Di Indonesia: Studi Kasus Child Sex Tourism Di Bali Tahun 2012 -2014

    OpenAIRE

    Rizky Irawan, Noor Fathia; Susiatiningsih, Hermini; Paramasatya, Satwika

    2016-01-01

    The crime of child sex tourism in Bali making Indonesia was rated as the country's firstworld sex tourism, it is triggered by a lack of knowledge and lack of strong laws inIndonesia for the offender. Child sex tourism is a threat to children, since the perpetratorsare mostly foreign pedophiles who come on holiday to Indonesia. To overcome thisproblem ECPAT Indonesia undertaking various efforts to assist Indonesia in dealing withchild sex tourism crimes in particular areas of Bali. ECPAT Inter...

  15. PEMBONCENGAN REPUTASI (PASSING OFF TERHADAP PEMILIK MEREK TERDAFTAR DI INDONESIA DITINJAU DARI SEGI PERLINDUNGAN HUKUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aurora Quintina

    2017-08-01

    Full Text Available Pada era globalisasi seperti saat ini, setiap individu pastinya tidak luput dari penggunaan merek.  Sejauh ini, banyak sekali definisi mengenai merek, tergantung pada pola pikir dan latar belakang pendidikan pendefinisi merek tersebut. Definisi sederhana mengenai merek, bahwa merek dihubungkan dengan identifikasi sebuah produk dan yang membedakan merek tersebut adalah bentuk pemakaiannya, logo spesifik, desain khusus, tanda, dan simbol visual lainnya.  Derfinisi.  Di Indonesia, definisi merek dapat kita lihat dari Undang-Undang Merek Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, yang mengatakan bahwa “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya beda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa”. Selain telah memproduk Undang-Undang yang berkaitan dengan merek, Indonesiajuga sadar akan perlindungan atas Merek secara khusus dan Hak Kekayaan Intelektual secara umum.  Kesadaran ini dilihat dari partisipasi Indonesiadalam meratifikasi beberapa konvensi internasional mengenai Hak Kekayaan Intelektual, antara lain Paris Convention, WTO dengan TRIPs nya dan Trade Mark Law Treaty. Namun walau telah aktif berpartisipasi dalam beberapa konvensi internasional dalam Hak Kekayaan Intelektual dan sudah beberapa kali memperbaharui Undang-Undang yang berkaitan dengan merek, masih saja banyak terjadi pelanggaran Merek di Indonesia.

  16. Perlindungan Hukum Bagi Investor Terhadap Praktik Kejahatan Insider Trading Pada Pasar Modal di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadilah Haidar

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Legal Protection for Investors Against Crime Practice Insider Trading In Stock Market in Indonesia. Legal protection for investors is a matter that is crucial to the survival of the business and investing world, a form of legal protection itself in the form of legal structure and legal substance both of which synergize in providing certainty and legal protection. In the absence of legal protection for investors against the crime of insider trading in the stock market it will create unfair market, the emergence of illicit profit, and untrustable adverse market investors.   Abstrak: Perlindungan Hukum Bagi Investor Terhadap Praktik Kejahatan Insider Trading Pada Pasar Modal di Indonesia. Perlindungan hukum bagi investor merupakan suatu hal yang krusial dalam kelangsungan dunia bisnis dan investasi, wujud dari perlindungan hukum itu sendiri berupa legal structure dan legal substance dimana keduanya saling bersinergi dalam memberi kepastian dan perlindungan hukum. Dengan tidak adanya perlindungan hukum bagi investor terhadap kejahatan insider trading di pasar modal maka akan tercipta unfair market, timbulnya illicit profit, dan untrustable market yang merugikan investor.  DOI: 10.15408/jch.v2i1.2311

  17. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Di Perbankan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sholikha Oktavi Khalifaturofi'ah

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital adequacy ratio (CAR, Non performing loan/financing (NPL/NPF, Efisiensi Operasi (BOPO, dan Loan/financing to deposit ratio (LDR/FDR terhadap  Return on asset (ROA sebagai proksi dari kinerja keuangan bank umum konvensional dan syariah yang tercatat di Direktorat Perbankan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Statistik Perbankan Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Data yang diambil adalah data bulanan yang disusun secara dokumentasi dari tahun 2011-2015 dari bank umum konvensional dan bank umum syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bank umum konvensional variabel CAR, NPL, dan LDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dan BOPO berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Sementara pada bank umum syariah, variable NPF dan BOPO berpengaruh negative dan signifikan terhadap ROA sedangkan CAR dan LDR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Pada bank umum konvensional mengelola asset dan modal secara efisien akan meningkatkan kinerja keuangan. Pada bank umum syariah, menekan laju pembiayaan tidak lancar dan biaya operasional akan meningkatkan kinerja keuangan. Kinerja keuangan yang baik akan menciptakan perbankan yang sehat dan stabil dalam keuangan.

  18. PENYELESAIAN KASUS KEKERASAN TERHADAP TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DI MALAYSIA MELALUI IMPLEMENTASI KONVENSI CEDAW PBB 1979

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Qodarsari

    2016-03-01

    Full Text Available Diskriminasi terhadap perempuan umumnya disebabkan budaya patriarki. Kekhawatiran tentang kondisi perempuan muncul dan diwujudkan melalui gerakan perempuan yang kemudian melahirkan konvensi internasional perlindungan hukum bagi perempuan.Salah satu konvensi tersebut adalah Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW. CEDAW mewajibkan negara-negara yang meratifikasi untuk mengutuk segalabentuk diskriminasi dan menerapkan kebijakan yangmenghapus diskriminasi terhadap perempuan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh pekerja Indonesia di Malaysia. Bagaimanapun,artikel ini menemukan bahwa efektivitas CEDAW yangdilihat dari tiga aspek, yaitu kewajiban, presisi, dan delegasi masih relatif rendah. Hal ini memungkinkanpelanggaran isi konvensi, Indonesia dan Malaysia masih belum mampu menyelesaikan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan secara efektif. Kata kunci: Diskriminasi, CEDAW, Efektifitas Perjanjian Internasional The discrimination of women generally due to thepatriarchal culture. Concerns about the condition ofwomen is arised and presented through the women’smovement that comes with international conventionsto establish a legal protection for women. One of theseconventions is the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW.CEDAW obliges ratifying countries to condemn allforms of discrimination and implement policies thateliminate discrimination against women. This articleaimed to know the problems faced by the Indonesianworkers in Malaysia. However, this article finds thatthe effectiveness of CEDAW which is seen from threeaspects, namely obligation, precision, and delegation isrelatively low. This allows the violation of the contentsof the convention, Indonesia and Malaysia are still notable to resolve the cases of violence against women effectively. Keyword: Discrimination, CEDAW, Effectiveness of International Agreement

  19. GOOD GOVERNANCE DAN PEMBARUAN HUKUM DI INDONESIA: REFLEKSI DALAM PENELITIAN SOSIO-LEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlambang P. Wiratraman

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam dekade terakhir pasca Soeharto, Good Governance (GG telah sering mendengar seperti 'mantra' GG tampaknya mudah diucapkan banyak bicara, formal, dan tumbuh menjadi cita-cita politik yang dominan serta konstitusional dan publik wacana administrasi besar yang telah berakar dalam hukum, kebijakan, dan pendidikan tinggi. Seperti ayam yang berkokok di pagi hari, is terns berbicara di pagi hari, lebar kotak bibit 'governance', seperti 'tata kelola kehutanan yang baik', 'tata kelola keuangan yang baik', 'good university governance', dan banyak lainnya. GG, dalam konteks itu, tampaknya seperti nutrisi yang tepat untuk mengatasi kelemahan sistem hukum Indonesia, birokrasi yang korup, dan kepemimpinan politik predatoric. Dalam hal ini, harus dilihat lebih dekat, apa yang sebenarnya keunggulan yang dimiliki saat GG adalah berbicara? Jelas, hukum adalah salah satu alat untuk memastikan pengoperasian mantra dalam pelaksanaannya, dan didasarkan pada penelitian utama yang dilakukan pada tahun 2005-2006, dengan fokus pada isu Reformasi Hukum dengan menerapkan pendekatan sosio-legal. Akibatnya, penelitian ini memberikan fakta yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan cita-cita bangunan politik atau diformalkan atau terwujud hukum dan kebijakan. Sebagai contoh, satu studi menunjukkan bahwa GG dalam konteks reformasi hukum di Indonesia sebenarnya sangat menakutkan dan melemahnya jaminan hak asasi manusia. Hukum, khususnya produk legislasi dan lembaga, serta transmisi mesin yang dominan dalam mengadvokasi pasar bebas (pasar reformasi hukum ramah gratis. Mungkin, kesimpulan tidak populer di tengah-tengah pidato ejaan bising GG dan proyekproyeknya. Namun demikian, Indonesia saat ini menunjukkan kelanjutan dari korupsi besar-besaran, pelanggaran HAM, impunitas dan semua situasi non-perlindungan dalam sistem hukum Indonesia.   In the last decade post Soeharto, Good Governance (GG has been often heard like a `mantra'. GG seems easily uttered talkative

  20. Imunogenisitas dan Keamanan vaksin Tetanus Difteri (Td) pada Remaja sebagai salah satu upaya mencegah Reemerging Disease di Indonesia

    OpenAIRE

    Eddy Fadlyana; Kusnandi Rusmil; Herry Garna; Iwin Sumarman; Soenarjati Soedigo Adi; Novilia Sjafri Bachtiar

    2016-01-01

    Latar belakang. Di Indonesia berpotensi terjadi reemerging disease difteri akibat belum ada program imunisasi ulang yang berkesinambungan pada remaja. Tujuan. Menilai imunogenisitas dan keamanan vaksin tetanus difteri (Td) yang diberikan sebagai imunisasi ulang pada remaja. Metode. Uji klinis randomized double-blind controlled dilakukan terhadap 296 pelajar remaja sehat di kota Bandung, usia 10–18 tahun, pada September 2007–September 2008. Didapatkan 296 remaja sebagai subjek penelitian...

  1. PENGARUH REGULASI ECO LABELLING DI UNI EROPA TERHADAP REGULASI EKSPOR PRODUK KAYU DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masitha Tismananda Kumala

    2017-01-01

    Full Text Available The European Union issued an Eco Labelling regulations related to all the goods and services in the EU market, including timber products. The regulation is applicable to timber products in state member of the European Union and timber product which are imported by state member of the European Union. Eco Label system was first introduced in the EU by Council Regulation (EEC No. 880 of 1992. The regulation set regarding Eco Label Award to a variety of products, including timber products. With the existence of these regulations, inevitably make states who export their products to the EU must pay attention to these provisions, including with Indonesia. Many Indonesian producers that export timber products to the state member of EU. So it is needed setting regulation about Eco Label in Indonesia. In addition, it is requirement to establish the institution that issued the Eco Label certificate so that Indonesian timber products can get into the EU market. This is due to the many Indonesian producers were exporting timber products in state member of the European Union. Indonesia’s requirement for regulations and institutions associated with Eco Label are caused by the globalization of international trade. In the end we realize it or not, with the globalization, a rule of law in one country will affect the rule of law in another country.

  2. Pengaruh Dimensi E – Servqual, Satisfaction dan Trust terhadap Loyalitas Pengguna Layanan E-Commerce Indonesia (Studi Kasus : Pengguna Layanan E-commerce di Pulau Jawa)

    OpenAIRE

    Hasanudin, Mochammad; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto

    2017-01-01

    Besarnya peluang dalam dunia e-commerce di Indonesia harus disikapi dengan bijak oleh para pengelola e-commerce yang ada. Menurut data penelitian APJII, tingkat penggunaan layanan e-commerce di Indonesia masih rendah. Rendahnya tingkat pengguna layanan e-commerce ini di indikasikan karena adanya ketidakpuasan pengguna dan adanya persepsi akan buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola e-commerce selain itu juga adanya ketakutan pengguna akan tingginya angka kriminal mengenai tr...

  3. Praktek Demokrasi Lokal di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Lampung Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridho Al-Hamdi

    2011-08-01

    Full Text Available This study will explain on local democracy experiences in the district level as real evidence to current Indonesian democracy. It can be shown with several cases of public services in Central Lampung, i.e. the case of corruption on school operational subsidy, the damage of the public street, corruption in making ID card, the lacking of water compliance and other problems. This study uses two methods in data gathering, namely in depth interview and participant observation. The result of this study shows that local bureaucrats not able to maintain and manage public services as a societal basic compliance. Therefore, Central, Lampung can be categorized as a weak state. In short, democratically behavior that carried out by local elits can not to implement the people prosperity in Indonesia.

  4. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN DI POSYANDU/POSKESDES DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Dwilaksono

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Indonesia has an important progress in community health status improvement. i.e infant mortality rate maternal mortality rate, and life expectancy. However, amongs the ASEAN country these indicator were worse within the member. Since monetary crisis in 1997, difficulty of family economic decreased nutrition status of child. This situation shows Indonesia still have many problems about mother and children health. In other side, posyandu/poskesdes have played an important role to delivery primary health care for mother and child. The availability of services without optimalization of utility will be nothing in effort to increase health status of mother and child. Based on these background, this research aims to determine factors that have relationship with posyandu/poskesdes utilization. Methods: This research design was cross sectional survey. Raw data of Riskesdas 2007 was used in this research. Data was analyzed by binary logistic regression to determine posyandu/poskesdes utilization. Results: These study has shown that the majority of respondents 73,5% of 238.463 family never visit Posyandu/Poskesdes in three month last. This research fainded significant relationship between posyandu/poskesdes utilization with geographic location, family head characteristics, the number of children and reproductive woman household, and level of economic. The study recommended that in improving posyandu/poskesdes government has to consider predictor variabels of posyandu/poskesdes utilization as result of this research to guarantee of sustainability. To increase research focused, questionnaires of Riskesdas in the future must be divide questions about posyandu and poskesdes utilization. Key words: utilization, posyandu, poskesdes, riskesdas

  5. Kritik Sosial terhadap Sistem Pendidikan Formal di Indonesia: Kajian Sosiologis Atas Novel Catatan Seorang Novelis Karya Maia Rosyida

    OpenAIRE

    PURARIYANI, ELOK DEWI

    2013-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kaitan antarunsur struktur danmengungkapkan mendeskripsikan unsur-unsur struktur novel CSN dan mengungkapkanbagaimana penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam sistem dan penyelenggaraanpendidikan di Indonesia. Untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan dalam sistempendidikan dalam novel Catatan Seorang Novelis makan penulis menggunakan teorisosiologi sastra. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Metode inidigunakan un...

  6. BIOAKUMULASI MERKURI DAN STRUKTUR HEPATOPANKREAS PADA TEREBRALIA SULCATA DAN NERITA ARGUS (MOLUSKA: GASTROPODA DI KAWASAN BEKAS PENGGELONDONGAN EMAS, MUARA SUNGAI LAMPON, BANYUWANGI, JAWA TIMUR(Bioaccumulation of mercury and the hepatopancreas structure

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susintowati Susintowati

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Amalgamasi pada proses penggelondongan emas tradisional di muara sungai Lampon menggunakan Merkuri (Hg. Limbah dibuang langsung ke muara dan lingkungan sekitar. Walaupun aktivitas penggelondongan emas telah dihentikan, efek cemar Merkuri terhadap lingkungan termasuk biota terus berlangsung. Bioakumulasi Merkuri dapat ditelusuri menggunakan bioindikator anggota Gastropoda. Penelusuran bioakumulasi Merkuri menggunakan spesimen Terebralia sulcata yang hidup di hutan mangrove sekitar lokasi penggelondongan, dan Nerita argus yang hidup di muara pantai. Analisis Merkuri berdasar metode SNI 06-6992.2-2004 menggunakan perangkat Mercury Analyzer. Hepatopankreas sebagai organ detoksifikasi Merkuri digunakan sebagai parameter patologis. Hepatopankreas masing-masing spesimen dipreparasi dengan metode parafin, diwarnai dengan Hematoksilin Ehrlich’s-Eosin untuk pengamatan struktur mikroskopis. Bioakumulasi Merkuri dalam tubuh T. sulcata hingga 3,10 ppm, sedangkan dalam tubuh N. argus hingga 3,03 ppm. Tampak banyak vesikula residu diduga berisi inklusi pemadatan elektron dan metalotionin sebagai dampak detoksifikasi ion logam Merkuri dalam hepatopankreas. Tubulus hepatopankreas N. argus mengalami disintegrasi dan atropi cukup parah. Walaupun tambang emas di Lampon berskala kecil dan telah ditutup, efek patologis pencemaran Merkuri terhadap biota terutama Gastropoda sangat signifikan.   ABSTRACT Traditional gold mining at Lampon Banyuwangi district was used mercury amalgamation. Tailings are discharged to waters, that caused mercury pollution. Mercury accumulation can be trace in sediments and benthic organisms such as Gastropods. Although the gold mining has been ceased, the impact of mercury pollution can be traced. The purposes of this study are to know the mercury accumulation in sediments, to know mercury bioaccumulation in the soft body of Gastropod bioindicators, to know mercury pathological effect in hepatopancreas. Terebralia sulcata and

  7. Profil Keamanan setelah Pemberian Dosis Primer Vaksin Pentabio® pada Bayi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julitasari Sundoro

    2017-06-01

    Full Text Available Vaksin Hib mulai digunakan pada Pogram Imunisasi Nasional sejak tahun 2013 secara bertahap dan di seluruh Indonesia mulai tahun 2014 dalam bentuk vaksin kombinasi DTP/HB/Hib (Pentabio®, yang memberikan  kekebalan terhadap difteria, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Haemophilus influenzae tipe b. Studi ini menilai reaksi sitemik, reaksi lokal, dan reaksi yang serius pascaimunisasi dengan Pentabio®. Sebanyak 4.000 bayi penerima vaksin Pentabio®bergabung dalam studi ini. Reaksi yang timbul dicatat pada kartu harian oleh petugas yang sudah dilatih. Vaksin Pentabio®yang diamati pada PMS ini menggunakan vaksin rutin dari Program Imunisasi Nasional dalam waktu pengamatan 28 hari di empat propinsi, yaitu Nusa Tenggara Barat, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Barat pada periode Mei–Desember 2014. Sebanyak 3.978 data dapat dianalisis karena 22 di antaranya tidak memberikan informasi yang valid. Reaksi sistemik yang paling banyak timbul adalah demam 0,85% pada 30 menit pertama, dan meningkat menjadi 14,03% pada satu hari pascaimunisasi, kemudian sembuh pada hari berikutnya. Reaksi lokal yang paling sering timbul adalah nyeri pada tempat suntikan pada 67,6% subjek pada 30 menit setelah imunisasi, dan meningkat menjadi 87,23% pada 1 hari pascaimunisasi namun sembuh pada hari berikutnya. Mayoritas nyeri yang timbul adalah kategori ringan. Tidak ditemukan kejadian ikutan pascaimunisasi serius selama pengamatan. Simpulan, reaksi lokal dan sistemik pascaimunisasi dengan Pentabio® dapat ditoleransi pada bayi.

  8. CO-INTEGRATION DAN CONTAGION EFFECT ANTARA PASAR SAHAM SYARIAH DI INDONESIA, MALAYSIA, EROPA, DAN AMERIKA SAAT TERJADINYA KRISIS YUNANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tara Ninta Ikrima

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis di Yunani terhadap pergerakan harga saham syariah di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis co-integrasi dan efek penularan (contagion effect yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini dilakukan karena ada perbedaan antara hasil penelitian tentang US Subprime Mortgage periode krisis tentang dampak pasar saham syariah. Penelitian ini menggunakan VAR (Vector Auto Regressive dan VECM (Vector Error Correction Model untuk menguji hipotesis dengan EViews 6 digunakan sebagai alat analisis statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harga saham penutupan mingguan yang diambil dari perwakilan pasar saham syariah masing-masing negara, JII untuk Indonesia, DJIMY untuk Malaysia, DJIM US, dan MSCI untuk Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa Krisis Yunani tidak memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga saham Islam di AS, Malaysia, Indonesia, dan Eropa. Namun ada co-integrasi dan penularan berpengaruh terhadap harga saham Islam di empat wilayah saat krisis Yunani itu terjadi. The objective of the study was to analyze the Greece’s crisis impacts toward the movement of Islamic stock prices in Indonesia, Malaysia, USA, and Europe. Moreover, this study also analyzed co-integration and contagion effect which occurred during the period. VAR (Vector Auto Regressive and VECM (Vector Error Correction Model with eviews 6 were used to test the hypothesis as the statistical analysis tools. The data of this study were the weekly closing stock price indices taken from the representatives of Islamic stock markets of each country; JII in Indonesia, DJIMY in Malaysia, DJIM in USA, and MSCI in Europe. The result showed that the Greece’s crisis did not give any influence toward the movement of Islamic stock prices in USA, Malaysia, Indonesia, and Europe. However; there were co-integration and contagion effect which influenced on Islamic

  9. Penerapan Prinsip Non Discrimination Dalam World Trade Organization Terhadap Kebijakan Tenaga Kerja Asing Di Indonesia (Studi Kasus : Tenaga Kerja Asing Tiongkok Di Indonesia)

    OpenAIRE

    -, VERA NURUL HAYATI

    2016-01-01

    2016 Vera Nurul Hayati (B 111 12 117),The Application of Non Discrimination Principle of World Trade Organization Against Foreign Workers in Indonesia (Case Study : China Foreign Workers in Indonesia), led by Muhammad Ashri dan Laode Abdul Gani. Writing aims to determine 1) Implementation of Non Discrimination principle on policy regulation against Foreign labor in Indonesia. 2) Enforcement of non discrimination principle against Tiongkok foreign labor in Indonesia. ...

  10. Penerapan Asas Lex Specialis Derogat Legi Generalis dan Penyelesaian Sengketa Ekonomi dalam Undang-Undang Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri La Hafi

    2017-08-01

    Full Text Available Tulisan ini mengkaji Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Bank Indonesia, yang berlaku umum. Sedangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, berlaku khusus. Penerapan asas lex specialis derogat legi generali menegaskan bahwa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 memiliki kedudukan lebih kuat dibandingkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 yang berlaku umum. Keberlakuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 mengokohkan eksistensi perbankan syariah untuk leluasa menjalankan aktivitas dan produk-produknya. Di samping itu, apabila merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1999, maka penyelesaian sengketa perbankan syariah dapat ditempuh melalui dua cara yaitu, pengadilan negeri dan badan arbitrase. Namun setelah berlakunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Pasal 55, dengan jelas disebutkan bahwa pengadilan yang berwenang melaksanakan putusan Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas dan menyelesaikan sengketa perbankan syariah adalah pengadilan agama.(This paper reviews the Act of the Republic of Indonesia Number 23/2004 regarding Amendment to the Act Number 10/1998 concerning Indonesia Bank, which is in effect generally. On the other hand, the Act number 21/2008 regarding sharia banking applies more specifically. The application of lex specialis derogat legi generali principle confirms that the Law of the Republic of Indonesia Number 21/2008 has a stronger position than the Law Number 23/2004, which is generally in effect. The enforcement of the Law of the Republic of Indonesia Number 21/2008 affirms the existence of sharia banking to freely run its activities and products. In addition, when referring to the Law of the Republic of Indonesia Number 30/1999, the resolution of Islamic banking disputes can be done through

  11. RISIKO TERJADINYA DISABILITAS FISIK AKIBAT PENYAKIT DEGENERATIF DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Dwi Astuti

    2012-11-01

    Full Text Available A physical disability is an individual disability or individual decline of doing daily activities which could be caused by physical obstacles. The study aimed to determine the risk of physical disability caused by degeneratitve desease in Indonesia. It used secunder data of Susenas morbidity study year 2004 and SKRT year 2004 based on ICD 10, focus on physical disability analysis. The samples were 6973 people. The analysis is done by using cross tabulation and double logistic regression. Results showed that in urban heart attack, pivot joint or rheumatism and asthma were factors that influenced physical disabilities. While in rural areas there were just rheumatic and asthma. In urban areas an individual had heart attack OR = 1.863. Rheumatics had possibility of having physical disabilities 2.7 more than those who did not have rheumatic. In rural areas, the rheumatic had the risk of physical disabilities of 4.2 higher than those who had no rheumatic (OR= 4.274 and people who suffered asthma would have the risk of the disability about 1.9 higher than had no asthma (OR = 1.903. The individual who suffered asthma had risk about 1.7 more than those had no asthma (OR = 1 737. It concluded that heart attack is an influence factor in urban areas, but it is not in the rural areas. Key words: Physical disability, degenerative diseases, cities and villages

  12. Ukuran Lingkar Pinggang Optimal untuk Identifikasi Sindrom Metabolik pada Populasi Perkotaan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisnawaty Bantas

    2013-01-01

    Full Text Available Sindrom metabolik (SM adalah suatu kombinasi gangguan medis yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskuler. Salah satu kriteria sindrom metabolik adalah obesitas sentralis. Beberapa sumber mendefinisikan sindrom metabolik menggunakan ukuran lingkar pinggang yang berbeda yang belum tentu sesuai apabila diterapkan untuk populasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat nilai titik potong lingkar pinggang yang optimal sebagai salah satu kriteria SM yang sesuai dengan antropometri populasi Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data sekunder yang berasal Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas Indonesia 2007. Sampel terdiri dari 13.262 orang berusia diatas 15 tahun pria dan wanita tidak hamil. Sebagai variabel dependen adalah S, dan variabel independen adalah ukuran lingkar pinggang. Analisis statistik yang digunakan adalah Receiver operating characteristic (ROC curve dengan software analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai titik potong optimal dari ukuran lingkar pinggang untuk mengidentifikasi subjek-subjek dengan faktor risiko multiple (ganda dari SM di Indonesia adalah 85 cm untuk pria dan 83,5 cm untuk wanita. Disimpulkan bahwa penentuan kriteria ukuran lingkar pinggang sebagai salah satu komponen penentu SM harus disesuaikan untuk setiap komunitas. Metabolic syndrome (MS is a combination of several medical conditions which increase the risk of type 2 diabetes and cardiovascular disease. One of the criteria of MS is central obesity. There are some resources which provide the definition of MS that used difference waist circumference, which was not always necessarelly in accordance with the Indonesian population. The aimed of this study was to determine the optimal cut-off point of waist circumference as a component of MS which appropiate to the anthopometric of Indonesia population. This was a descriptive study, and used a secondary data from Riskesdas 2007. Sample was consisted of 13

  13. PERAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEJADIAN BALITA PENDEK DI INDONESIA (THE CONTEXTUAL ROLE OF OCCURRENCE STUNTED ON CHILDREN UNDER FIVE IN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sihadi Suhadi

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar Belakang: Prevalensi anak balita pendek di Indonesia sebesar 36,8 persen. Anak yang balita pendek yang berat mempunyai IQ 11 point lebih rendah dibandingkan anak balita yang tidak pendek. Analisis ini mencari faktor penyebab anak balita pendek dari level individu, rumah tangga, dan provinsi terhadap terjadinya balita pendek. Tujuan: Diketahui faktor penyebab dari level individu, rumah tangga, dan provinsi terhadap kejadian balita pendek. Metodologi: Data yang digunakan bersumber data sekunder dari data Riskesdas 2010, data tersier dari BPS, IPKM, dan IPM. Jumlah sampel yang dianalisis sebesar 9 897 anak balita. Analisis statistik dengan menggunakan multilevel statistical model binary logistic regression.  Hasil:            Level provinsi mempunyai kontribusi 51,9 persen, individu 34,9 persen, dan rumah tangga 13,2 persen terhadap terjadinya anak balita pendek. Proporsi balita pendek 44,5 persen dapat diturunkan menjadi 42,5 persen bila konsumsi energi balita diperbaiki, menjadi 40,8 persen bila konsumsi energi rumah tangga diperbaiki, menjadi 43,2 persen bila ekonomi rumah tangga diperbaiki, menjadi 32,6 persen bila pola asuh diperbaiki, menjadi 35,8 persen bila ibu tidak pendek, menjadi 39,4 persen bila pendidikan ibu diperbaiki, dan menjadi 41,4 persen bila kemiskinan di tingkat provinsi diperbaiki. Simak Baca secara fonetik Kamus - Lihat kamus yang lebih detail Terjemahkan situs web mana pun NouvelObs-PrancisLa Información-SpanyolZamalek Fans-ArabSueddeutsche.de-JermanNews.de-JermanFocus Online-JermanNord-Cinema-PrancisTelegraph.co.uk-InggrisOneIndia-HindiMachu Picchu-SpanyolGuardian.co.uk-InggrisEl Confidencial-Spanyol Lakukan banyak hal dengan Google Terjemahan Cari resep sushi terbaik di dunia, tentunya dalam bahasa Jepang! Bebaskan kekuatan Penelusuran yang Diterjemahkan Google.Tetap berhubungan dengan sahabat pena Anda di Paris. Aktifkan terjemahan otomatis untuk email dan ngobrol di Gmail.Apa sih artinya

  14. Pendampingan Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Indonesia: Lesson Learned dari KKN-PPM UGM di Kawasan Perbatasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaka Marwasta

    2016-04-01

    Full Text Available The State of Republic of Indonesia is an archipelagic Country which has 17,508 islands (large and small, and has a very long perimeter border adjacently to neighboring countries, either in the land and sea. One of Municipality which is directly adjacent to the mainland of other countries is Merauke at Papua province. As a border region, Merauke has several functions, namely legal functions, control functions, and fiscal functions. At that time, these three functions are not going well in Merauke, even face many obstacles andto be an isolated regions. Some problems occurred in Merauke, among others: (1 has abundant natural resources (wet tropical forests, mineral wealth of gold, and abundant water resources, but has poor public accessibility; (2 socio-economic conditions are still low, particularly in accessing the basic needs (education, health; (3 unstable security of peoples; and (4 development policy (local, regional, national were not in favor of local communities. This article is a summary of the several previous activities has be done, i.e. action research and the implementation of the KKN PPM UGM programs. The method used in these activities are observation and field surveys, focus group discussions, and the implementation of the KKN. Based on the several activities as mention before, the results that have been carried out are the general profile of border region and the typology of border region problems. To overcome these problems, it may take a very serious political will from the central and local governments, due torealized Merauke not just a backyard of the Indoensian Country.

  15. Analisis Kematangan Implementasi Internet Protocol versi 6 (IPv6 di Indonesia dengan Interim Maturity Level (IML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-12-01

    Full Text Available Cepat atau lambat, IPv6 akan menggantikan IPv4 dalam penomoran internet. Hal ini dikarenakan IANA telah mengalokasikan blok IPv4 terakhirnya pada Januari 2011 lalu. Pesatnya permintaan terhadap IP ini dikarenakan boomingnya .com sejak tahun 2000. Dengan habisnya IPv4, terdapat beberapa metode untuk melakukan migrasi ke peenomoran baru IPv6. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini mencoba mengukur tingkat kematangan beberapa penyelenggara jasa internet di Indonesia dalam hal implementasi IPv6 dengan menggunakan konsep Capability Maturity Model for IPv6 Implementation. Metode assesmen yang dilakukan dengan Interim Maturity Level, yaitu dengan memberikan seperangkat pertanyaan yang diisi sendiri oleh penyelenggara jasa internet. Hasil yang didapat adalah, sebagian besar penyelenggara internet masih berada pada Level 2 – Savvy.

  16. PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERKEMBANGAN E–COMMERCE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarif Hidayat

    2017-11-01

    Full Text Available Media sosial memang bukanlah hal yang baru dalam dunia modern sekarang ini, dimulai dari facebook, twitter, Path, Instagram dan masih banyak lagi. Peran media sosial memang dirasa sangat membantu bagi mereka yang ingin mencari teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Selain fungsi “sosial”  media sosial saat ini bertransformasi menjadi sebuah media untuk menciptakan sebuah fenomena baru dalam dunia ekonomi, diantaranya sebagai media promosi hingga transaksi jual beli, hal ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam dunia ekonomi dimana kita bisa memangkas biaya pemasaran dengan tidak mengurangi pemasukan bahkan pemasaran bisa lebih efektif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar fungsi media sosial khususnya facebook dalam perkembangan e-commerce di Indonesia.

  17. PERBAIKAN WORKSTATION DI PT. YUSHIRO INDONESIA UNTUK MENGURANGI RESIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dene Herwanto

    2016-07-01

    Full Text Available Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan secara manual di PT. Yushiro Indonesia adalah penuangan bahan baku berupa cairan kimia pada saat proses pencampuran bahan. Pada saat penuangan cairan kimia tersebut, operator banyak melakukan aktivitas manual material handling yang tidak tepat dan tidak alami, sehingga timbul beberapa keluhan muskuloskeletal, seperti sakit pinggang, sakit punggung, sakit leher, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RWL dan LI yang terjadi dalam proses penuangan cairan kimia selama ini secara berturut-turut adalah 9,7 dan 1,7 yang berarti bahwa pekerjaa yang dilakukan mengandung resiko terjadinya keluhan. Untuk mengatasi hal itu, selanjutnya dilakukan modifikasi pada alat bantu, yang sebelumnya menggunakan trolley diganti dengan table lifter yang dapat disetel ketinggiannya. Selain itu juga dengan mengubah jarak beban ke pusat tubuh. Hasil modifikasi menunjukkan nilai RWL dan LI berturut-turut sebesar 13,1 dan 0,96. Dengan demikian, modifikasi ini berhasil menurunkan resiko terjadinya muskuloskeletal.

  18. ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI LABA YANG AKAN DATANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyo Sulistyo

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas (Net Profit Margin (NPM, Return on Investment (ROI dan Return on Equity (ROE, dan rasio penilaian (Price Earning Ratio (PER terhadap prediksi laba yang akan datang. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria (1 Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2005-2009, (2 Perusahaan manufaktur yang menghasilkan laba setelah pajak selama periode penelitian dan (3 Perusahaan manufaktur yang mengeluarkan NPM, ROI, ROE dan PER bernilai positif selama periode penelitian. Hasil analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi sebesar 5% menunjukkan bahwa variabel PER secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Sedangkan variabel NPM, ROI, dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel NPM, ROI, ROE dan PER berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang 

  19. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prasetya

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to determine the development of third-party funds of Islamic Banking in Indonesia. This study uses time series data Q1 2008 to Q4 2012. The analysis tool used is multiple regression. Based on the survey results revealed that conventional banking interest rate (r, the equivalent rate (ER, Economic Growth (PE and Growth Outlet (PO are jointly very significant effect on Islamic Banking Deposits While partially known that  conventional banking interest rate (r significantly affects deposits, equivalent rate (ER was not statistically significant effect, Economic Growth (PE no statistically significant effect and Growth Outlet (PO statistically significant effect on Deposits Islamic Banking. Keywords:interest rate, outlet, equivalent rate Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK Perbankan Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data time series triwulan 1 tahun 2008 sampai dengan triwulan 4 tahun 2012. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa Suku Bunga perbankan konvensional (r, Equivalen rate (ER, Pertumbuhan Ekonomi (PE dan Pertumbuhan Outlet (POsecara bersama-sama berpengaruh sangat nyata terhadap DPK Perbankan Syariah. Sementara secara parsial diketahui bahwa Suku bunga Perbankan konvensional (r berpengaruh signifikan terhadap DPK, Equivalen rate (ER tidak berpengaruh signifikan secara statistik, Pertumbuhan Ekonomi (PE tidak berpengaruh signifikan secara statistik dan Pertumbuhan Outlet (PO berpengaruh signifikan secara statistik terhadap DPK Perbankan Syariah. Kata Kunci: tingkat bunga, outlet, equivalent rate

  20. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI SEBAGAI SUATU INOVASI PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN DASAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didit T Chandra

    2015-01-01

    Full Text Available Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan di hampir semua aspek kehidupan manusia dimana berbagai permasalahan hanya dapat dipecahkan kecuali dengan upaya penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk itu perlu terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang menguasai Iptek. Dengan demikian peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kenyataan yang harus dilakukan secara terencana, terarah, intensif, efektif dan efisien kalau tidak ingin bangsa Indonesia menjadi obyek bangsa lain. Salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia yang terstruktur, sistimatis, dan terukur adalah melalui pendidikan dan memperkenalkan teknologi sedini mungkin. Permasalahannya sampai dengan saat ini dalam kurikulum inti Pendidikan Dasar, baik SD maupun SMP belum ada substansi pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam bidang teknologi dalam pembelajarannya. Pendidikan Teknologi Dasar (PTD merupakan salah satu alternatif dalam memperkenalkan teknologi secara dini kepada anak Indonesia, dalam program tersebut para siswa diperkenankan untuk terlibat aktif berinteraksi dengan teknologi sehingga memberikan stimulasi pengembangan kemampuan problem solving, kreativitas, dan inovasi dalam bidang teknologi, dengan demikian pendidikan teknologi yang diberikan secara proporsional mengembangkan keterampilan berpikir teknologi dan keterampilan vokasional sebagai akumalasi dari proses berpikir teknologi. Kata kunci: Pendidikan Teknologi Dasar (PTD, Life skills, dan Domain PTD.

  1. Mengukur Kesiapan Implementasi Customer Relationship Management (CRM Model Application Service Provider (ASP pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rianto

    2017-04-01

    Full Text Available UMKM menjadi penyumbang utama pendapatan nasional untuk suatu Negara, khususnya Negara berkembang. UMKM tumbuh dan menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi roda perekonomian utama. Indonesia menjadi salah satu dari banyak negara, dimana UMKM memberikan banyak kontribusi pendapatan nasional dan penyerapan tenaga kerja. Dalam bisnis, perubahan diperlukan agar tetap hidup dan berkembang, dalam hal ini perubahan bisnis yang bersifat konvensional ke e-bisnis. Salah satunya adalah CRM, CRM telah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mengembangkan bisnis mereka. Implementasi CRM membutuhkan modal yang besar, khususnya aplikasi CRM model tradisional. Dibandingkan dengan Model ASP, CRM model ini sangat sesuai untuk UMKM khususnya di Indonesia karena dari segi keuangan dapat dijangkau oleh UMKM di Indonesia. Pada penelitian ini sebanyak 30 UMKM tingkat menengah digunakan sebagai koresponden dan digunakan untuk mengukur kesiapan UMKM di Indonesia menggunakan teknologi CRM dengan model ASP. Dimana pada hasil penelitian mengenai kegiatan yang berhubungan dengan CRM dilihat dari dimensi intelektual, sosial dan teknologi masih terlihat sangat rendah.

  2. Tantangan Kebijakan Otonomi Daerah di Indonesia dalam Perspektif Komunalisme di India

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    As Martadani Noor

    2015-12-01

    Full Text Available The act of Region autonomy has implemented by Indonesian government since four years ago, which is purpose to give authorities more large for doing self regulation and self determination of local government as well as local society. All those have to be done by principles of democratization, social participation, even distribution, justice, local potential, and region pluralist. Following policies of region autonomy implementation in Indonesia is colored by social conflict of ethnic and religion for long time. The emergence ethnocentrism, movement of local elite and institutionalism of religion, in which all those can encourage communalism movement. In the other word that policies of region autonomy should be can a trigger communalism movement. In the context discuss of communalism movement, which is India has experience regarding to communalism movement that is influence Indians' democratization. This article is to discuss how far the communalism pluralist is influential in realities of politic in India? What kind of learning realities of political in India? And what is challenging of region autonomy policy related with potential of Indonesian communalism? A learning of communalism pluralist and its influential in realities of politic in India, at least there is five challenge ofregion autonomy policy related with potential of Indonesian communalism namely: (1 To avoid a trigger ofsocial economic imbalance between communal, the government should be making a regulation ofsocial economic for any communal to protect "market intervention", which can be damaging economic communal. Beside, should be there a government facilities special for any economic communal that can be solving its weakness any aspect. (2 To make a regulation for conducting "cross cultural membership" on local government, industrial, social organization (non religion and for conducting a "multiparty system" as well as "multidimensional party system " on politic parties especially

  3. ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN DAN TANTANGAN YANG DIHADAPI PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA MENURUT RISET KESEHATAN DASAR 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarimawar Djaja

    2013-05-01

    Full Text Available Latar Belakang: Penduduk lansia di Indonesia terus bertambah kira-kira 3 jutaan setiap 10 tahun, pada tahun 2010 tercatat18 juta, merupakan 7,59 persen dari total penduduk. Analisis penyebab kematian pada lansia dari Riset Kesehatan Dasar2007 diharapkan memberi gambaran penyebab kematian usia 55 tahun ke atas dan tantangan yang dihadapi di Indonesia.Metode: Riskesdas 2007 menggunakan metode potong lintang untuk peristiwa kematian dalam kurun waktu satu tahun dirumah tangga terpilih. Sampel berasal dari sampel Kor dan Modul yang mencakup 258.366 RT, diperoleh secara ProbabilityProportional to Size (PPS. Data penyebab kematian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan teknik autopsi verbal dan diklasifi kasi berdasarkan ICD-10. Hasil: Penyebab kematian tertinggi adalah penyakit sistem sirkulasi, diikuti dengan infeksi, sistem pernapasan, pencernaan, otot rangka, endokrin, neoplasma, kecelakaan/cedera. Kematian akibat penyakit sistem sirkulasi dan endokrin di perkotaan lebih besar dibandingkan di pedesaan, sedangkan kematian akibat penyakit infeksi, sistem pernapasan, pencernaan lebih besar di pedesaan dibandingkan di perkotaan. Jenis penyakit infeksi adalah TB, diare, hepatitis virus, malaria. Jenis penyakit sistem sirkulasi adalah stroke, hipertensive heart disease dan ischaemic heart diseases. Neoplasma yang tercatat adalah kanker payudara, pencernaan, lymphoid, pharynx, paru-paru, otak, tiroid, sistem saraf. Proporsi terbesar penyakit sistem pernapasan adalah bronkhitis, asma, emfi sema. Saran: Kementerian Kesehatan harus melaksanakan segala upaya untuk meningkatkan status kesehatan semua umur, pemeliharaan kesehatan serta kesejahteraan lansia denganmewujudkan jaminan sosial bagi lansia.

  4. Pengaruh Komitmen, Persepsi dan Penerapan Pilar Dasar Total Quality Management terhadap Kinerja Manajerial (Survei pada BUMN Manufaktur di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hiras Pasaribu

    2009-01-01

    Full Text Available This research means to discover the influence of the  commitment of top management, the perception of division manager about total quality management (TQM, and practices of fundamental base of it, toward the managerial performance at manufacture based BUMN (state’s company in Indonesia. Survey Populate method is implemented to 28 manufactures in Indonesia. The using data consist of primary which taken by questionnaire and the secondary data which support this research. Then, the hypothesis tested by Path Analysis. Based on the result discovered that: (1 there are eny correlations between the commitment of top management, the perception of division manager, and the practices of fundamental base of TQM at manufacture based BUMN; (2 simultaneously and partially, the commitment of top management, the perception of division manager, and the practices of fundamental base of TQM, they have influence toward the managerial performance. Abstract in Bahasa IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh komitmen pimpinan puncak dan persepsi manajer divisi mengenai TQM serta penerapan pilar dasar total quality management (TQM terhadap kinerja manajerial pada BUMN manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode populasi survei terhadap 28 BUMN manufaktur di Indonesia. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder yang mendukung penelitian ini. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Path Analysis. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: (1 Terdapat korelasi antara komitmen pimpinan puncak, persepsi manajer divisi mengenai TQM, dan penerapan pilar dasar TQM pada BUMN manufaktur di Indonesia; (2 Secara simultan dan parsial komitmen pimpinan puncak, persepsi manajer divisi mengenai TQM, dan penerapan pilar dasar TQM berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Kata kunci:  Komitmen, persepsi, TQM dan kinerja.

  5. PETA GERAKAN LITERASI DIGITAL DI INDONESIA: STUDI TENTANG PELAKU, RAGAM KEGIATAN, KELOMPOK SASARAN DAN MITRA YANG DILAKUKAN OLEH JAPELIDI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Kurnia

    2017-12-01

    implemented in various levels: family, schools, and the state. Beragam persoalan seperti informasi hoaks, pelanggaran privacy, cyberbullying, konten kekerasan dan pornografi, dan adiksi media digital dianggap sebagai persoalan masyarakat digital terkini. Pertanyaannya, apakah problem tersebut muncul karena rendahnya literasi digital di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi melakukan pemetaan gerakan literasi digital di Indonesia. Dengan metode desk study dan case study, penelitian melibatkan 56 peneliti dari 28 prodi yang berasal dari 26 universitas. Kajian mencakup 342 kegiatan literasi digital di 9 kota di Indonesia memetakan setidaknya 342 kegiatan. Temuan utama penelitian ini antara lain: perguruan tinggi adalah pelaku utama atau motor dalam gerakan literasi digital, sosialisasi adalah kegiatan yang paling sering dilakukan, kaum muda merupakan kelompok sasaran yang paling dominan, dan mitra yang paling adalah sekolah. Penelitian merekomendasikan perlunya lebih banyak pelaku kegiatan yang bukan berasal dari perguruan tinggi, pentingnya mengeksplorasi ragam literasi digital yang bersifat kreatif dan ‘empowerment’, perlunya memperluas target sasaran literasi digital supaya tidak hanya tertuju pada kaum muda saja, dan pentingnya kemitraan dengan berbagai pihak diperluas dan diperkuat, khususnya dengan pemerintah, media dan korporasi. Selain itu, peneliti merekomendasikan bahwa literasi digital harus diberikan dalam level keluarga, sekolah, dan negara.

  6. Kaliabu dan Salaman, Ketika Internet Telah Menjamahmu: Cerita Tentang Desainer Kampung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Cahaya Rina

    2016-08-01

    Full Text Available Kaliabu and Salaman, When the Internet Touches You: The Story of Indonesia’s Village Designers Kaliabu is a remote village in the district of Salaman, far from the center of the developing Indonesian economy, that has been making appearances in Indonesian media. The region has hundreds of graphic designers who work online to create logos, picked up through design contests organized by the online design agency 99designs. While there is no doubt that learning design skills can be one way to improve socio-economic conditions in remote communities, there are many questions about the way this platform is changing the nature of the design industry.  Kaliabu, sebuah desa terpencil di Kecamatan Salaman menjadi terkenal dengan sebutan Kampung setelah diliput media. Disebut demikian, karena wilayah ini memiliki ratusan desainer grafis yang bekerja secara online untuk membuat desain logo melalui kontes-kontes desain yang diselenggarakan oleh 99Designs. Hal serupa juga terjadi di Kota Kecamatan Salaman. Namun, setelah usai liputan media, tidak semua desainer melihat cara ini sebagai satu-satunya jalan untuk memperbaiki hidup. Namun tidak dipungkiri bahwa desain menjadi salah satu cara yang dapat memperbaiki sosial ekonomi masyarakat terpencil yang jauh dari pusat perekonomian Indonesia.

  7. Teologi AhmAdiyAh dulu, SekArAng, dAn AkAn dATAng di indoneSiA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan A. malik

    2013-03-01

    Abstrak Di Indonesia, eksistensi Ahmadiyah mendapat kecaman anarkis dari sebagian kalangan, walaupun masih ada sebagian kecil golongan melakukan pembelaan. Kalangan yang kontra terhadap Ahmadiyah, yang dikedepankan adalah alasan bahwa Ahmadiyah termasuk aliran sesat karena telah melanggar prinsip ajaran Islam. Adapun kalangan yang pro terhadap Ahmadiyah lebih cenderung melihat pada sisi kemanusiaan, yaitu “manusia” Ahmadiyah berhak menghirup udara kebebasan di Indonesia. Dalam catatan sejarah, Ahmadiyah memiliki dua kubu, yaitu kubu Lahore yang masih berada dalam jalur prinsip Islam dan kubu Qadyan yang berada di luar prinsip ajaran Islam. Di Indonesia, belum jelas teridentifikasi atau terinventaris mana yang termasuk kubu Lahore dan mana yang termasuk kubu Qadyan. Sikap dan penelitian inilah yang mesti digalakkan dalam rangka menuju proses penilaian yang lebih objektif terhadap aliran Ahmadiyah. kata kunci: Ahmadiyah, Lahore, Qodyan, Indonesia.

  8. KETIKA KEBIJAKAN ORDE LAMA MEMASUKI DOMAIN PENDIDIKAN: PENYIAPAN DAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umasih Umasih

    2014-01-01

    Full Text Available This article reveals how the educational policy in Indonesia during The Old Order. The domination of government (Soekarno as expressed in the domination theory by Antonio Gramsci which a politic is a commander and it can dominate whole Indonesia society life including an educational aspect. Furthermore, Soekarno as an individual manivesto has given a space for PKI because of their closeness. When the Minister, Prijono, issued a decision concerning about Pancawardhana Educational System, The Institution of National Education which is affiliated by PKI giving a formulation of Pancacinta. An education in the political manifesto obliges teachers enter into a practical politics life, teachers have to be revolutionary . It means that the learning practice is given toward students through indoctrination.  No less than 2000 teachers in the East java and the Cental Java finally became PKI members, then about  580 teachers of elementary school from the West Java. Even PKI has succeeded to divide the organization of teacher’s membership into The Cental Vak PGRI and  non Vak Central PGRI. Keywords : The Old Order, The Pacawardhana Educational System, the performance of elementary teachers.  Artikel ini mengungkapkan bagaimana kebijakan pendidikan Indonesia pada masa Orde Lama. Dominasi pemerintah (Soekarno seperti diungkapkan dalam teori  dominasi oleh ntonio Gramsci di mana politik adalah panglima dan dapat mendominasi segala kehidupan masyarakat Indonesia termasuk dalam bidang pendidikan. Tidak hanya itu, Presiden Soekarno sebagai manivesto perseorangan  juga  telah  memberi ruang gerak pada PKI karena kedekatan hubungannya dengan Presiden Soekarno.  Ketika Menteri Prijono mengeluarkan keputusan tentang Sistem Pendidikan Pancawardhana, Lembaga Pendidikan Nasional yang berafiliasi dengan PKI memberi rumusan tentang Pancacinta. Pendidikan dalam alam manipol mengharuskan guru terjun dalam kehidupan politik praktis, guru harus revolusioner yang

  9. Kajian Produksi Bersih Proses Elektroplating Emas pada Perhiasan Imitasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surti Indriastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Proses electroplating emas pada barang perhiasan imitasi adalah proses melpisi permukaan perhiasan imitasi yang berupa gelang tembaga dengan bahan pelapis emas, dengan bantuan arus litrik. Proses ini menggunakan media pelapisan larutan elaktrolit emas Kau(CN2. Tahapan proses electroplating meliputi: pencucian gelang tembaga, pembilasan awal, proses electroplating, pembilasan akhir, pengeringan.Kajian Produksi Bersih (PB yang dilakukan pada proses tersebut yaitu dengan mengganti  bahan masukan, memperpanjang umur larutan elektrolit emas dilakukan minimasi drag out, pengaturan proses dan peralatan. Mengganti bahan masukan meliputi: air alam diganti aquades, emas berkadar di bawah 24 karat diganti dengan emas berkadar 24 karat (murni, bahan pencuci HCl/H2SO4 diganti dengan asam jawa/lerak. Memperpanjang larutan elektrolit emas dengan jalan: penyaringan, penambahan unsur kimia, pengurangan drag in. Minimasi drag out dengan jalan: menampung drag out. Pengaturan proses dan peralatan meliputi penataan layout peralatan, pemisahan proses basah dan kering, pembuangan limbah langsung ke saluran pembuangan.Hasil kajian memberikan simpulan bahwa penerapan prouksi bersih pada proses electroplating barang perhiasan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, mengurangi kuantitas dan meningkatkan kualitas limbah, menurunkan produk rejek dari 10% menjdai 5%. Kata kunci: electroplating, produksi bersih

  10. ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN METODE VERTIKAL-HORIZONTAL PADA PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Periode 2010-2014)

    OpenAIRE

    AINUN, ANDI TENRI

    2016-01-01

    2016 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan pada perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014 untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, Indikator diukur menggunakan metode vertikal-horizontal. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Hasil penelitian berdasarkan analisis vertikal pada laporan n...

  11. KETERSEDIAAN DAN PERESEPAN OBAT GENERIK DAN OBAT ESENSIAL DI FASILITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI 10 KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Sasanti Handayani

    2012-12-01

    Full Text Available Background: The Ministry of Health has a special guidance for increasing the utilization of generic drugs in governmental health facilities. Beside, The Ministry of Health also has regulation for writing a generic drugs prescription at governmental hospital (permenkes RI No. 085/Menkes/Per/I/1989. This regulation push the doctors in governmental hospital to write prescription on generic and essential drugs, for the patient treatment. The objective of this research was getting information about the availability of generic and essential drugs in governmental health facilities as well as private health facilities upon same district and cities in Indonesia. Methods: This research has been conducted in July to December 2006, using the cross sectional research design. Location selected consist of three areas, there were archipelagoes, wide continent and development area. A purposive sample has been selected, there were 10 distributor unit, 10 govermental hospitals, 20 primary health centers (puskesmas, and 20 dispensaries, as well as 10 drugstores. The method of data collection were interviewed using structure question instrument, prescription observation in hospital, primary health centers, and dispensaries, private dispensaries in hospital, drugstore as well. Results: A descriptive analyzed has been done to get some tables presenting as result. The results show that the range of availability of generic drugs in primary health centers 84.89–100% (x¯ = 95.4%, in governmental hospital 11.29–95.65% (x¯ = 51.44% and in dispensaries 1.97–66.6% (x¯ = 18.73%. Generic medicine prescription in primary health centers 91.60–100% (x¯ = 98.82% while the essential medicine prescription in primary health centers 92.83–100% (x¯ = 97.22%. The range of generic medicine prescription in governmental hospital is 14.58–100% (x¯ = 55.38%, and essential medicine prescription in governmental hospital 52.30–91.75% (x¯ = 69.93%. In dispensaries generic

  12. EKSISTENSI HUKUM PIDANA ADAT DI INDONESIA : Pengkajian Asas, Norma, Teori, Praktik dan Prosedurnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Mulyadi

    2013-07-01

    Full Text Available Eksistensi hukum pidana adat Indonesia dikaji dari perspektif normatif (ius constitutum diatur Pasal 18 B UUD 1945 hasil Amandemen, Pasal 1, Pasal 5 ayat (3 sub b UU Nomor 1 Drt tahun 1951, Pasal 5 ayat (1, Pasal 10 ayat (1 dan Pasal 50 ayat (1 UU Nomor 48 Tahun 2009. Kemudian secara parsial dalam daerah tertentu seperti Aceh Nangroe Darussalam diatur dalam UU Nomor 44 Tahun 1999, UU Nomor 11 Tahun 2006, berikutnya diimplementasikan dalam bentuk Qanunbaik tingkat Propinsi dan Kabupaten. Berikutnya di Bali diatur dan diimplementasikan dalam bentuk Awig-AwigDesa Adat (Pakraman serta dari perspektif ius constituendumdiatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1, (2 RUU KUHP Tahun 2012. Kemudian tataran asas diatur Kitab Ciwasasanaatau Kitab Purwadhigama, Kitab Gajahmada, Kitab Simbur Cahaya, Kitab Kuntara Raja Niti, Kitab Lontara ‘ade’dan awig-awig. Selain itu, dikaji dari perspektif teori, praktik dan prosedurnya ditemukan dalam bentuk yurispudensi Mahkamah Agung RI seperti Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 42 K/Kr/1966 tanggal 8 Januari 1966, Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 275 K/Pid/1983 tanggal 29 Desember 1983 serta penjatuhan sanksi adat (obat adat hakikatnya bersifat untuk pemulihan keseimbangan alam magis, pemulihan alam kosmos guna mengembalikan pada keseimbangan yang terganggu agar bersifat religio magis kembali. Kemudian dalam kajian hukum pidana maka eksistensi hukum pidana adat Indonesia berada pada tataran dogmatik hukum, teori hukum dan filsafat hukum. Oleh karena itu hukum pidana adat secara holistik menjiwai seluruh lapisan ilmu hukum dalam praktek hukum sehingga eksistensi dari dimensi ilmu hukum maka hakikatnya hukum pidana adat tidak diragukan kapabilitasnya sebagai karakteristik praktek hukum di Indonesia. Existence of indigenous Indonesian criminal law examined from the perspective of normative (ius constitutum set forth in Article 18 B of the 1945 Amendment, Article 1, Article 5 paragraph (3 sub B Drt Law No. 1 of 1951, Article 5

  13. Analisis Pengaruh Efektivitas Operasional Terhadap Return On Investment Pada Perusahaan Properti Dan Real Estat Di Bursa Efek Indonesia

    OpenAIRE

    Rahmawati

    2011-01-01

    Analisis Pengaruh Efektivitas Operasional Terhadap Return on Investment pada Perusahaan Properti dan Real Estat di Bursa Efek Indonesia. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME. selaku pembimbing dan Ketua Departmen Manajemen, Dr. Endang Sulistya Rini, S.E., M.Si. selaku Ketua Program Studi Manajemen Dra Lisa Marlina, Msi (Penguji I) dan Dr. KHaira Amalia F. MBA, AK. (Penguji II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh fixed asset turnover, inventory turnover, receivable t...

  14. Perancangan Meja Adjustable Dengan Memperhatikan Postur Kerja Pekerja Manual Material Handling (Studi Kasus Di PT. Coca – Cola Bottling Indonesia)

    OpenAIRE

    Saptadi, Singgih; Wijanarko, Dwi

    2008-01-01

    PT Coca Cola Bottling Indonesia adalah salah satu Perusahaan yang bergerak dalam bidang minuman ringan baik berupa carbonated soft drink (coca-cola, fanta, sprite) maupun non-carbonated soft drink (frestea, ades). Penanganan material pada pabrik ini masih dilakukan secara manual (Manual Material Handling/MMH). Pekerjaan ini dimulai dengan pengangkatan kontainer dari atas conveyor kemudian dipindahkan dan disusun di atas pallet (proses palletizing).Rapid Entire Body Assessment (REBA) adalah sa...

  15. PERANCANGAN MEJA ADJUSTABLE DENGAN MEMPERHATIKAN POSTUR KERJA PEKERJA MANUAL MATERIAL HANDLING (Studi Kasus di PT. Coca – Cola Bottling Indonesia)

    OpenAIRE

    Singgih Saptadi; Dwi Wijanarko

    2012-01-01

    PT Coca Cola Bottling Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang minuman ringan baik berupa carbonated soft drink (coca-cola, fanta, sprite) maupun non-carbonated soft drink (frestea, ades). Penanganan material pada pabrik ini masih dilakukan secara manual (Manual Material Handling/MMH). Pekerjaan ini dimulai dengan pengangkatan kontainer dari atas conveyor kemudian dipindahkan dan disusun di atas pallet (proses palletizing).Rapid Entire Body Assessment (REBA) adalah sa...

  16. Analisa Eco-friendly Attitudes Dan Eco-friendly Behavior Terhadap Eco-friendly Intention Green Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Silvia, Lanny; Rudijanto, Diana Gabriela; Kristanti, Monika

    2017-01-01

    Kesadaran masyarakat akan lingkungan yang semakin meningkat membuat masyarakat gencar mencari hotel yang ramah lingkungan dibandingkan dengan hotel konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan eco-friendly attitude, eco- friendly behavior, dan eco-friendly intention konsumen generasi x dan generasi y terhadap green hotel di Indonesia dan apakah eco-friendly attitudes dan eco-friendly behavior berpengaruh signifikan terhadap eco-friendly intention. Total responden dalam pe...

  17. Problematika Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Indonesia dalam Rangka Menciptakan Kepastian Hukum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rai Mantili

    2016-04-01

    Full Text Available Komisi Pengawas Persaingan Usaha adalah suatu lembaga khusus yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat untuk menegakkan hukum persaingan usaha. Tidak berkedudukan sebagai 'lembaga penegak hukum' yang sesungguhnya menyebabkan KPPU tidak memiliki daya paksa dalam hal pemanggilan para pihak maupun dalam pelaksanaan eksekusi. Selain itu, banyaknya putusan KPPU yang dibatalkan dalam proses upaya huku (yang disebut sebagai keberatan yang diajukan pihak pelanggar pada akhirnya menyebabkan tidak terciptanya kepastian hukum bagi para pihak. Tulisan ini berupaya memperlihatkan gambaran pelaksanaan putusan persaingan usaha dalam praktik dalam tinjauan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta mengindentifikasi kendala-kendala dan upaya dalam penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia agar tercipta kepastian hukum. Abtract The Commission for the Supervision of Business Competition (Komisi Persaingan Usaha is a special institution established by Law Number 5 of 1999 concerning the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Competition for enforcing competition law. Not functioning as a 'law enforcement agency' has led to KPPU to have no power to either forcibly summon the parties or execute its decisions. Moreover, a lot of KPPU's decisions are cancelled due to further legal action filed by the offender and thus undermining the legal centainty for the parties. The purpose of this article is to seek and analyze the enforcement of KPPU's decision in disputes regarding monopolistic practices and unfair competition as regulated in Law Number 5 of 1999. Furthermore, this article also aims to determine the obstacles in setting enforcement of competition law in order to not only establish legal certainty but also to achieve a healthy business climate in Indonesia.

  18. DETERMINAN KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA TAHUN 2011-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damaris Simanjuntak

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh investasi, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan profitabilitas secara simultan dan parsial terhadap kebijakan dividen. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013 berjumlah 138 perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga menghasilkan 17 perusahaan dengan 51 unit analisis. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan alat analisis IBM SPSS Stastistik 21. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel investasi, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan profitabilitas berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel investasi dan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Variabel kepemilikan institusional dan kebijakan hutang berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen. Serta, variabel profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Penelitian selanjutnya sebaiknya mengindentifikasi variabel lain yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan dividen, misalnya risiko dan ukuran perusahaan.The aim of this study to find out the effect of investment, managerial ownership, institutional ownership, debt policy, and profitability simultaneously and partially on dividend policy. The population of this research is manufacturing companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2011-2013 amount to 138 companies. The sampling technique used a purposive sampling so that it produced 17 companies with 51 data in term of financial reports. Method of data analysis using multiple linear regression analysis using IBM SPSS Statistics 21. The result of simultan testing shows that investment, managerial ownership, institutional ownership, debt policy, and

  19. DETERMINAN PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wiwik Anggiyani

    2017-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris pengaruh tipe industri, independensi komite audit, ukuran perusahaan, rasio leverage (DER, rasio profitabilitas (ROA terhadap pengungkapan sustaianbility report. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI tahun 2009-2013. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan 26 dari tahun 2009 – 2013. Alat analisis untuk menguji hipotesis adalah path analysis dengan software AMOS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tipe industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ukuran perusahaan, selanjutnya tipe industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio leverage, kemudian ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio leverage. Rasio leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dan rasio leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. Juga ukuran perusahaan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. The aim of this study was to obtain empirical evidence of the impact of the type of industry, the independency audit committee, company size, leverage ratio (DER, profitability ratio (ROA to the sustainability report. The population on this research is all the company that registered in Indonesia Stock Exchange (IDX on 2009-2013. The sampling technique was conducted using purposive sampling method. Base on this method, obtained the sample of 26 companies since 2009-2013. This research used path analysis software with AMOS version 21 as the instrument to test the hypothese. The result of this research shows that the type of the industry negatively affect and significant to the company size. Next, the type of the industry negatively affect and significant to leverage ratio, then company’s standard positively affect and significant to

  20. ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI INFORMAL “ADIDAS TEAM” DI PT. DAMCO INDONESIA JAKARTA PUSAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FITRIANI FITRIANI

    2016-11-01

    Full Text Available Informal communication has grown in line with formal communication. Informal communication is communication between people in an organization, but not planned or not specified in the organizational structure. Problems penelitin how the role and model of informal communication network in PT. Damco Indonesia Jakarta.. This research type is descriptive research with quantitative approach with method of communication network analysis. Primary data were collected from the questionnaire and the data obtained will be analyzed by sociometric technique. The results of this study found the existence of individual roles in communication networks consisting of Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. In this informal communication network there are also 5 clicks with 4 clicks that make up the circle model and one click that make up the Wheel model. Roles found: Opinion Leader 4 people, Liason 2 people, Bridge as many as 5 people, Cosmopolite 2 people, Gate keeper 1 person, Neglectee 2 people and 1 Star. Komunikasi informal turut berkembang sejalan dengan komunikasi formal. komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Permasalahan penelitin bagaimana peran dan model jaringan komunikasi informal di PT. Damco Indonesia Jakarta. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan komunikasi. Data primer dikumpulkan dari kuesioner dan data yang diperoleh akan dianalisis dengan teknik sosiometri. Hasil penelitian ini menemukan adanya peran-peran individu dalam jaringan komunikasi yang terdiri dari Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. Pada jaringan komunikasi informal ini juga terdapat 5 klik dengan 4 klik yang membentuk model circle dan satu klik yang membentuk model Wheel. Peran- peran yang ditemukan : Opinion Leader 4 orang, Liason 2 orang

  1. OPTIMASI PEMILIHAN LOKASI FASILITAS PENGOLAHAN LIMBAH ELEKTRONIK (E-WASTE DI INDONESIA DENGAN MODEL ELECTRE III

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pertiwi Andarani

    2015-01-01

    Full Text Available Limbah elektronik adalah masalah yang muncul di Indonesia karena mengandung bahan yang berpotensi berbahaya. Dalam rangka menciptakan manajemen yang ramah lingkungan dari limbah elektronik, fasilitas yang memadai diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih lokasi yang optimal untuk mengembangkan fasilitas pengolahan limbah elektronik (FLPE. Pemilihan lokasi yang optimal dilakukan dengan menggunakan metode model ELECTRE III. ELECTRE adalah keluarga metode analisis keputusan multi-kriteria yang berasal di Eropa. Kriteria yang dipilih untuk analisis ini adalah penduduk setempat, penduduk yang dilayani, persentase belanja bulanan, harga rata-rata rumah tangga per unit, populasi pengangguran, status finansial dari penduduk lokal, jarak dari fasilitas yang telah ada, dan jarak dari pelabuhan terdekat. ELECTRE III membutuhkan penentuan tiga ambang batas, yaitu ambang kelalaian (q, ambang batas preferensi (p, dan ambang veto (v dalam upaya untuk lebih beradaptasi dengan ketidakpastian. Bobot masing-masing kriteria yang ditentukan sesuai dengan kepentingan relatif terhadap kriteria lain. Lokasi optimal untuk FPLE adalah Provinsi Banten berdasarkan model ELECTRE III.   Kata Kunci: limbah elektronik, fasilitas, optimasi, ELECTRE Abstract E-waste is an emerging issue in Indonesia due to its potentially hazardous content and some precious metal. In order to create an environmentally sound management of e-waste, a facility is necessary. The objectives of this study are to to select the optimal location of e-waste dismantling and sorting facility (DSF/FLPE.  The optimal location selection was conducted using the method of ELECTRE III model. ELECTRE is a family of multi-criteria decision analysis methods that originated in Europe. The criteria chosen for this analysis are local population, population served, the percentage of monthly expenditure, average household price per unit, unemployed population, financial status of the local population

  2. PERLINDUNGAN ‘HAK SPIRITUAL’ DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH: PRAKTIK DI MALAYSIA DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ro’fah Setyowati

    2016-12-01

    permasalahannya, pasca putusan MK tersebut, masih terdapat ‘hak spiritual’. Kajian ini menggunakan dua jenis penelitian gabungan, yang disebut dengan socio-legal research. Beberapa metode pendekatan dilakukan, antara lain: filosofis, historis, analitis kritis, dan komparatif. Namun yang paling menonjol digunakan ialah metode komparatif. Penggunaan metode ini dikaitkan dengan tujuan kajian ini untuk mengambil pengalaman dari Malaysia yang lebih lama dengan berbagai problematika hukum yang ada, untuk manjadi acuan guna mendapatkan pola perlindungan ‘hak spiritual’ yang lebih efektif. Hasil analisis ini menujukkan bahwa efektifitas perlindungan ‘hak spiritual’ dalam penyelesaian sengketa perbankan syariah sangat dipengaruhi oleh kebijakan lembaga pemegang otoritas pembinaan, pengawasan dan pengaturan perbankan syariah. Dalam konteks ini, di Malaysia ialah BNM, sementara di Indonesia ialah OJK.

  3. PENENTUAN KOEFISIEN DISPERSI ATMOSFERIK UNTUK ANALISIS KECELAKAAN REAKTOR PWR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Atmosfer merupakan pathway penting pada perpindahan radionuklida yang lepas dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN ke lingkungan dan manusia. Penerimaan dosis pada lingkungan dan manusia dipengaruhi oleh sourceterm dan kondisi tapak PLTN. Untuk mengetahui penerimaan dosis lingkungan untuk PLTN di Indonesia, maka diperlukan nilai koefisien dispersi untuk tapak potensial yang dipilih. Model perhitungan dalam penelitian ini menggunakan model yang diterapkan pada paket program pada modul ATMOS dan CONCERN dari PC-Cosyma yaitu model perhitungan segmented plume model. Perhitungan dilakukan untuk PLTN tipe PWR kapasitas 1000 MWe berbahan bakar UO2, postulasi kejadian untuk kecelakaan DBA, kondisi tapak kasar, untuk 6 tapak contoh tapak Semenanjung Muria, Pesisir Banten, dan tapak yang didominasi oleh stabilitas cuaca C,D,E, dan F. Koefisien dispersi dihitung untuk 8 kelompok nuklida produk fisi yang lepas dari PLTN yaitu: kelompok gas mulia, lantanida, logam mulia, halogen, logam alkali, tellurium, cerium, dan kelompok stronsium & barium. Perhitungan input menggunakan paket program ORIGEN-2 dan Arc View untuk penyiapan input perhitungan. Hasil pemetaan untuk parameter dispersi maksimum rerata diperoleh pada jarak radius 800 m dari sumber lepasan untuk nuklida dari kelompok logam mulia, logam alkali dan kelompok nuklida cerium. Parameter dispersi untuk Tapak Muria maksimum 1,53E-04 s/m3, Tapak Serang adalah 1,40E-03 s/m3, tapak dengan stabilitas C: 1,72E-04 s/m3, stabilitas D: 1,40E-04 s/m3, Stabilitas E: 1,07E-04 s/m3, dan tapak dengan stabilitas F : 2,14E-05 s/m3. Kata kunci: koefisien dispersi, atmosferik, PWR, kecelakaan, Indonesia   The atmosphere is an important pathway in the migration of radionuclides transport from the Nuclear Power Plant (NPP to the environment and humans. The dose accepted in the environment and humans is influenced by the sourceterm and NPP siting condition. Distribution of radionuclides in the atmosphere is determined

  4. SERO SURVEI DAN ANALISA PENGETAHUAN SIKAP PENJAMAH UNGGAS TERHADAP PENYAKIT FLU BURUNG DI INDONESIA TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noer Endah Pracoyo

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract The bird flu in Indonesia actually is Avian Influenza Virus H5N1 type. Is known bird flu virus in Humans occur if direct contact with infected poultry or through contact with environmental enclosure, and the carcasses of infected poultry products. The absence of the data if the handlers of poultry in the cases of bird flu virus has been exposed to the research conducted sero survey of bird flu antibody titers in handlers poultry  attitudes and knowledge of poultry against bird flu incident. The research objective measure antibodies against respondents tirer AI H5N1 virus, assess knowledge and attitudes against bird flu handlers through the interview. The study design was cross sectional. Handlers of poultry population in the region is ever going Extraordinary Cases of bird flu. Samples were responders/poultry handlers venous blood taken for H5N1 antibody titer by Ellisa, H5N1 conducted interviews using a questionnaire. The study used the respondents informed consent agreement. Research time in February to November 2007 in the island of Java. The number of samples of 80 samples of respondents. The results obtained are not found of H5N1 avian influenza antibody titer in responders. The results of the interview most of the handlers to wash Their hands after doing Their job (82.1%. A total of 52.9% residential handlers is more than a mile from where the management of poultry, (69% lived outside market handlers/Abattoir of poultry.Handler to act entered correctly (53.3%% and almost all handlers (97% would bring the patient/patient ill with signs of bird flu infection to health facilities. Keywords: poultry handlers, bird flu virus, knowledge and attitudes of poultry handlers Abstrak Yang dimaksud Flu burung di Indonesia sebetulnya adalah Virus Avian Influenza dengan tipe H5N1. Selama ini diketahui penularan virus flu burung pada manusia terjadi jika kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi atau melalui kontak dengan lingkungan kandang

  5. JENIS-JENIS MAMALIA YANG MENGUNJUNGI KUBANGAN BABI HUTAN DI KAWASAN HUTAN KONSERVASI PT TIDAR KERINCI AGUNG DAN PT KENCANA SAWIT INDONESIA, SOLOK SELATAN, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Insani

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian mengenai jenis-jenis mamalia yang mengunjungi kubangan babi hutan di hutan konservasi PT Tidar Kerinci Agung dan PT Kencana Sawit Indonesia, Solok Selatan, Sumatera Barat telah dilaksanakan dari 15 Juni sampai dengan 8 Desember 2015. Penelitian dilakukan dengan pemasangan tujuh buah perangkap kamera di sekitar kubangan babi hutan. Selama penelitian didapatkan 18 jenis hewan mamalia dari 12 famili dan 5 ordo. Hewan mamalia yang sering mengunjungi kubangan babi hutan yaitu Sus scrofa (481 foto, Macaca nemestrina (476 foto, Sus barbatus (269 foto, Macaca fascicularis (38 foto dan Muntiacus muntjak (33 foto. Penelitian ini menunjukkan bahwa kubangan babi hutan menarik bermacam-macam jenis mamalia dengan frekuensi kunjungan yang berbeda-beda.

  6. Identitas Keindonesiaan dalam Drama Indonesia di Era Pujangga Baru (1930—1942

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Susanto

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengeskplorasi konstruksi manusia Indonesia yang ideal menurut subjek terjajah dan mengeskplorasi dampaknya secara politis dan ideologis atas konstruksi identitas yang ditawarkan dalam drama di era Pujangga Baru. Penelitian ini menggunakan sudut pandang kajian pascakolonial, terutama mengenai konsep identitas dalam masyarakat kolonial atau subjek terjajah dan bagaimana mereka mengartikulasikan identitas mereka. Data yang digunakan dalam penelitian adalah struktur drama (isi teks, latar sosial, dan gagasan di era drama itu. Sumber data penelitian ini adalah drama Sandhyakala ning Majapahit (yang terbit pertama kali tahun 1932 karya Sanusi Pane, Lukisan Masa (yang terbit pertama kali tahun 1937 karya Armijn Pane, dan Gadis Modern (yang terbit pertama kali tahun 1941 karya Adlin Affandi serta berbagai pustaka yang relevan dengan topik penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi identitas keindonesiaan dibangun atas dasar tradisi yang diadaptasikan dengan perubahan zaman. Subjek terjajah melakukan resistensi yang bersifat ambivalen sekaligus menunjukkan gagasan mimikri. Kata-Kata Kunci: identitas subjek terjajah, drama Pujangga Baru, kolonialisme Abstract: This research aims to explore the identity construction of ideal Indonesian, as well as colonial subject. In addition, the research also aims to explore the political and ideological implications of the identity construction. The identity construction is played by the Pujangga Baru’s plays. This research uses postcolonialism criticism especially the identity concept in the colonial society and how the colonial subject represents his/her identity. The research uses text structures, the ideas and concepts in those eras and the discourse of thinking as data. The data source is Sandhyakala ning Majapahit (1932 by Sanusi Pane, Lukisan Masa (1937 by Armijn Pane, and Gadis Modern (1941 by Adlin Affandi and other books relevant to this topic. The result of

  7. STUDI BESARNYA EROSI PADA AREAL REKLAMASI TAMBANG BATUBARA DI PT ARUTMIN INDONESIA KABUPATEN KOTABARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Yamani

    2016-08-01

    Full Text Available PT Arutmin Indonesia sebagai perusahaan batu bara yang besar, telah berusaha melaksanakan kaidah pertambangan yang berwawasan lingkungan, yakni dengan melaksanakan kegiatan reklamasi pasca penambangan batu baranya. Erosi yang terjadi pada lahan yang sudah direklamasi merupakan masalah utama yang dihadapi, khususnya dalam upaya konservasi dan rehabilitasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya erosi dan besarnya tingkat bahaya erosi (TBE pada berbagai tipe unit lahan yang sudah direklamasi di PT. Arutmin Tambang Senakin. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan reklamasi lahan dan upaya kegiatan konservasi tanah dan air, khususnya pada areal bekas tambang batubara. Metode yang digunakan adalah metode USLE oleh Wischmeler dan Smith. Hasil penelitian menunjukkan erosi yang terjadi pada Unit Lahan I sebesar 39,11 ton/ha/tahun merupakan erosi yang tertinggi dibandingkan dengan Unit Lahan lainnya, sedangkan Unit Lahan V dengan nilai IBE 34,41 ton/ha/tahun termasuk dalam TBE ekstrim. Kata kunci : Tambang batu bara, Reklamasi, Erosi

  8. Analisa Arc Flash Pada Sistem Kelistrikan Di PT. Wilmar Nabati Indonesia, Gresik – Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Aji Nugroho

    2017-03-01

    Full Text Available Studi untuk mengetahui besar busur api yang dihasilkan pada masing-masing switchgear perlu dilakukan untuk mengklasifikasikan kategori energi busur api yang terjadi serta kaitannya dengan PPE (Personal Protective Equipment yang harus dikenakan pekerja sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari jatuhnya korban jiwa. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan insiden energi arc flash sesuai standar IEEE 1584-2002 serta pengklasifikasian kategori dan alat perlindungan diri yang tepat agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja sehingga dapat bekerja secara optimal. Studi ini akan coba diterapkan pada sistem kelistrikan di PT. Wilmar Nabati Indonesia, Gresik – Jawa Timur mengingat pentingnya perusahaan tersebut mengamankan peralatan serta pekerjanya dari insiden energy arc flash. Hasil yang didapat pada tugas akhir ini adalah pada tipikal 1 nilai insiden energinya mengalami peningkatan yaitu dari 1.988 cal/cm2 menjadi 8.66 cal/cm2, pada tipikal 2 nilai insiden energi tertinggi 19.596 cal/cm2 turun menjadi 6.00 cal/cm2, pada tipikal 3 nilai insiden energi nya mengalami peningkatan yaitu dari 19.596 cal/cm2 menjadi 36.52 cal/cm2 kenaikan ini disebabkan karena terjadi kesalahan koordinasi rele.

  9. Citraan Perlawanan Simbolis Terhadap Hegemoni Patriarki Melalui Pendidikan dan Peran Perempuan di Arena Publik dalam Novel-Novel Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiyatmi Wiyatmi

    2010-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengungkap gambaran perlawanan simbolis terhadap hegemoni patriarki melalui pendidikan dan peran perempuan di arena publik dalam novel-novel Indonesia dengan kritik sastra feminis. Untuk mencapai tujuan tersebut, secara purposif dipilih sejumlah novel periode 1920 sampai 1980-an yang secara intens mengangkat isu pendidikan bagi perempuan dan peran perempuan di ranah publik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perlawanan terhadap hegemoni patriarki dalam bentuk perjuangan para perempuan untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan yang masih digunakan untuk mempersiapkan tugas-tugas domestiknya, sebagai ibu rumah tangga (Azab dan Sengsara dan Sitti Nurbaya, pendidikan bagi perempuan yang mempersiapkan dirinya ke dalam pekerjaan di sektor publik, terutama sebagai guru (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, dan Manusia Bebas, yang dilanjutkan dengan masuknya perempuan terpelajar tersebut dalam organisasi perempuan untuk memperjuangan emansipasi perempuan dan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia (Layar Terkembang, Manusia Bebas, dan Burung-burung Manyar. Abstract: This study is aimed at exposing the depiction of symbolic resistance of patriarchal domination through education and the role of women in public domain and in the novels of Indonesia by feminist literary criticism. To achieve these objectives, a number of novel from 1920 until 1980s that raised the issue of intensive education for women and the role of women in the public domain were purposively selected. The result shows the resistance to the hegemony of patriarchy in the form of women’s struggle to get a chance to still use their education to prepare for domestic tasks, as housewives (Kehilangan Mestika and Sitti Nurbaya, education for women who are preparing themselves to work in a public sector, primarily as a teacher (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, and Manusia Bebas, continuing with the entry of women educated in women

  10. PENERAPAN DATAMINING PADA POPULASI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA BERDASARKAN PROVINSI MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mhd Gading Sadewo

    2017-09-01

    Full Text Available Ayam bukanlah makanan yang asing bagi penduduk Indonesia. Makanan tersebut sangat mudah dijumpai dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun tingkat konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan Negara tetangga. Penelitian ini membahas tentang Penerapan Datamining Pada Populasi Daging Ayam Ras Pedaging di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan K-Means Clustering. Sumber data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan dokumen-dokumen keterangan populasi daging ayam yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik Nasional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari tahun 2009-2016 yang terdiri dari 34 provinsi. Variable yang digunakan (1 jumlah populasi dari tahun 2009-2016. Data akan diolah dengan melakukan clushtering dalam 3 clushter yaitu clusther tingkat populasi tinggi, clusther tingkat populasi sedang dan rendah. Centroid data untuk cluster tingkat populasi tinggi 4711403141, Centroid data untuk cluster tingkat populasi sedang 304240647, dan Centroid data untuk cluster tingkat populasi rendah 554200. Sehingga diperoleh penilaian berdasarkan indeks populasi daging ayam dengan 1 provinsi tingkat populasi tinggi yaitu Jawa Barat, 6 provinsi tingkat populasi sedang yaitu Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dan 27 provinsi lainnya termasuk tingkat populasi rendah. Hal ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah, provinsi yang menjadi perhatian lebih pada populasi daging ayam berdasarkan cluster yang telah dilakukan

  11. Teori Pecking Order dan Trade-Off dalam Analisis Struktur Modal di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Agus Harjito

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThis study aims to test the pecking order theory and trade-off theory of capital structure in the analysis of the Indonesia Stock Exchange. Pecking order theory is represented by the variable profitability and growth, while the variables volatility of earnings, tangibility of assets and the size represents a trade-off theory. The company's goal is prosperity of shareholder value. To achieve these objectives the company needs funds from internal sources and external sources. Internal sources in the form of retained earnings, while the external sources of debt and shareholders' approval in the pecking order theory. This study uses the data of financial ratios of the firms during the period 2000-2010. To analyze the data, this study uses a multiple regression with the dependent variable is the debt ratio, while profitability, growth, volatility of earnings, tangibility of assets and size as independent variables. The results show that asset structure and company size has a positive and significant impact on capital structure, while profitability has a negative effect on debt ratios. But company's growth rate has not relationship with the debt ratio or capital structure. Simultaneously, the all independent variables affect capital structure significantly.Keywords: pecking order, trade-off, capital structure, debt rasioAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji teori pecking order dan teori trade-off dalam analisis struktur modal di Bursa Efek Indonesia. Teori pecking order diwakili oleh variabel profitability dan growth, sementara variabel-variabel volatility of earnings, tangibility of assets dan size mewakili teori trade-off. Tujuan perusahaan adalah memakmurkan nilai pemegang saham. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan membutuhkan dana yang diperoleh dari sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal berupa laba ditahan, sedangkan sumber eksternal berupa hutang dan saham sebagaimana dijelaskan dalam teori pecking order

  12. Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Laki-Laki dan Perempuan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparmi Suparmi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractAdolescents are at high risk for a number of negative health consequences associated with early and unsafe sexual activity. This study is aimed at analyzing the roles of peer group on adolescent premarital sexual behaviour on male and female in Indonesia. This study was used secondary data of Indonesian Reproductive and Health Survey 2012 with cross sectional design. Sample used for the analysis were 19,766 adolescents aged 15–24 years (10884 males and 8882 females. Logistic regressions were used for analysis with significance level 5% and convidence interval 95%. The result shows that male had 9.3 fold higher risk of premarital sexual behavior males compared to female adolescents. Male adolescents who had friends experiencing to premarital sex had 11–fold higher risk of premarital sexual behavior. While female adolescents who had friends experiencing to premarital sex had 4–fold higher risk of premarital sexual behavior. Policy implication of these findings is the importance of health workers to collaborate with peer group, particularly for male adolescents to provide positive model in order to reduce premarital sex behavior.Keywords : premarital sexual behaviour, peers, adolescents, gender.AbstrakRemaja sangat rentan terhadap perilaku seksual berisiko yang akan berakibat negatif terhadap status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja laki–laki dan perempuan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesa (SKRRI tahun 2012 dengan desain penelitian potong lintang. Besar sampel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah 19766 remaja usia 15–24 tahun (10884 laki-laki dan 8882 perempuan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 5% dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko perilaku seksual pranikah pada remaja laki–laki 9.3 kali lebih

  13. PRAKTEK PENGUNGKAPAN SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN DI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI PT BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2016

    OpenAIRE

    Era Delena

    2018-01-01

    This paper is mainly to get the new perspective on those Indonesian go public companies, which listed in Indonesia Stock Exchange, that presently practice the social disclosure on their annual report and at the same time also aims to find out the type of the industries, size of the companies and the ownership of the companies which effect on the practice of social disclosure in those companies that listed in Indonesia Stock Exchange. Social disclosure practice is divided into 6 categories, am...

  14. TINJAUAN YURIDIS LETTER OF INTENT INDONESIA DAN NORWEGIA MENGENAI COOPERATION ON REDUCING GREENHOUSE GAS EMISSIONS FROM DEFORESTATION AND FOREST DEGRADATION (REDD+) TERHADAP HUKUM PERJANJIAN INTERNASIONAL DAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Birkah Latief

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Letter of Intent (LoI) Indonesia dan Norwegia tentang Cooperation on Reducing Greenhouse Gas Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) dalam Hukum Perjanjian Internasional dan pengaruhnya terhadap kebijakan pengelolaan hutan alam dan gambut di Indonesia. Secara umum didapati fakta-fakta bahwa eksploitasi hutan secara besar-besaran dengan menebang pohon-pohon dan penggundulan hutan menyebabkan timbulnya pemanasan global (...

  15. HUBUNGAN KEKERABATAN BEBERAPA POPULASI KERANG HIJAU (Perna viridis DI INDONESIA BERDASARKAN SEKUEN CYTROCROME B mtDNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Sudradjat

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kekerabatan stok kerang hijau (Perna viridis di beberapa perairan Indonesia sebagai informasi dasar bagi program pemuliaan. Sampel kerang hijau yang berasal dari populasi alam perairan Tanjung Kait, Kamal, Panimbang, Cirebon, Pasuruan, Kenjeran, dan Pangkep diambil secara acak. Amplifikasi PCR dan sekuensing mitokondria daerah cytochrome B adalah HCO (F: 5’-TAA ACT TCA GGG TGA CCA AAA AAT CA-3’ (26 bp dan LCO (R: 5’-GGT CAA CAA ATC ATA AAG ATA TTG G-3’ (25 bp. Sekuen DNA yang diperoleh digunakan untuk analisis homologi, analisis genetic distance dan analisis kekerabatan. Hasil analisis homologi susunan nukleotida berdasarkan BLAST-N terhadap sekuen mtDNA Perna viridis yang tersimpan di Genebank menunjukkan similaritas 97%. Hasil analisis didapatkan jarak genetik yang terdekat adalah populasi Tanjung Kait dengan Kenjeran sedangkan jarak genetik terjauh adalah populasi Cirebon dengan Kamal. Hubungan kekerabatan yang ditunjukkan dengan dendrogram diperoleh 2 kelompok yaitu 6 populasi membentuk satu kelompok dan populasi Cirebon membentuk kluster tersendiri. Sekuens tersebut mungkin dapat digunakan sebagai penanda dalam program breeding kerang hijau di Indonesia

  16. SUMBER DAYA ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN PENDUDUK LOKAL: Studi Analisis Dampak Pertambangan Batu Bara Di Empat Kecamatan Area Kalimantan Timur, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Budi Suharto

    2015-11-01

    Full Text Available This study aims to provethe famous, so called: resource curse hypothesis is really exist in Indonesia. In contrast to empirical studies typically use an econometric methods, we choose alternative, to use a field survey approach to interview and photograph the factual conditions that occur. We chose coal mining in Kalimantan corridor with four sample sub-district (kabupaten and cities in the province of East Kalimantan (Kutai regency and the city of Samarinda as an object of research. More specifically, the purpose of this study is to answer the question: whether the coal mining activities affect (positive or negative for the population in the surrounding area. Primarily concerned with the social and economic dimensions such as environmental quality, livelihoods and the shift pattern, cost of living, income, employment opportunities and openness sought. The results show facts from field, the implications and provide insight to the truth of the resource curse hypothesis debate. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hipotesis kutukan sumber daya alam (natural resource curse hypothesis berlaku di Indonesia. Berbeda dengan penelitian empiris yang biasanya menggunakan pendekatan ekonometrik, kami memilih menggunakan pendekatan survei lapangan dengan wawancara dan memotret langsung kondisi faktual yang terjadi. Kami memilih pertambangan batu bara di koridor Kalimantan dengan empat sampel  wilayah kecamatan kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda sebagai obyek penelitian. Lebih spesifik, tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan: apakah kegiatan pertambangan batu bara memberi dampak perubahan (positif atau negatif bagi penduduk lokal di sekitar area terdampak. Terutama berkaitan dengan dimensi sosial dan ekonomi di antaranya seperti kualitas lingkungan, mata pencaharian dan pola pergeserannya, biaya hidup, penghasilan, kesempatan kerja dan keterbukaan berusaha. Hasil penelitian

  17. Hubungan Antara Akses Informasi Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku berisiko Napza pada Remaja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanto Kusworo

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Ketidakmatangan emosi cara berpikir dan bertindak sangat berpengaruh pada perilaku remaja dalam penyesuaian diri ke dalam lingkungan barunya.Banyak remaja tidak menyadari bahwa perilaku yang mereka lakukan merupakan perilaku berisiko dan menyimpang.Kurangnya informasi kesehatan reproduksi mendorong seorang remaja berperilaku berisiko terhadap kesehatan reproduksi. salah satunya adalah perilaku berisiko NAPZA. Tujuan Penelitianuntuk mengetahui hubungan antara akses informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku berisiko NAPZA remaja menurut karakteristik sosiodemografis. mengetahui pengaruh akses sumber informasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku berisiko NAPZA remaja di Indonesia setelah dikontrol dengan karakteristik sosiodemografis. Penelitian menggunakan data SDKI 2012 dengan responden remaja berusia 15-24 tahun. belum kawin. terdiri dari 19.414 responden. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Variabel karakteristik sosiodemografis digunakan sebagai variabel luar. yakni variabel yang diduga mempunyai hubungan dengan variabel tergantung. Teknik pengujian menggunakan regresi logistik biner melalui prosedur regresi hierarki. yakni mengeluarkan variabel yang mempunyai p>0.05 untuk mendapatkan model akhir prediktor di antara variabel karakteristik sosiodemografis remaja. Kecenderungan tiap variabel prediktor dilihat dari nilai Odds Ratio (OR pada tingkat kemaknaan p≤0.05.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara akses sumber informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku berisiko NAPZA remaja. terdapatnya hubungan signifikan antara karakteristik sosiodemografis remaja (umur. jenis kelamin. daerah tempat tinggal. tingkat pendidikan dengan perilaku NAPZA remaja. serta akses sumber informasi kesehatan reproduksi berpengaruh signifikan terhadap perilaku NAPZA remaja setelah dikontrol dengan variabel karakteristik sosiodemografis yaitu daerah tempat tinggal dan tingkat

  18. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnes Utari Widyaningdyah

    2001-01-01

    Full Text Available Earnings management is a management act in financial statement preparing process in order to obtain whether his personality welfare or his company's value. This research is a replication from Dechow et.al (1996 who had tested causes and consequences of earnings manipulation in firms subject to AAER (Accounting and Auditing Enforcement Release by SEC (Securities Exchange Commission. Purpose of this research is to give empirically evidence the influence of auditor reputation, board of directors, leverage, and public offering stock percentage at IPO time to the earnings management in initial public offering's firms which was listed in Jakarta Stock Exchange at 1994 until 1997.Statistical analysis method used is multiple regression. This research's result shows that leverage has significant influence to earnings management. It is mean that earnings management has a relation with external financing, especially debt. Abstract in Bahasa Indonesia : Earnings management merupakan tindakan manajemen yang berupa campur tangan dalam proses penyusunan laporan keuangan dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraannya secara personel maupun untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini merupakan hasil replikasi dari penelitian Dechow et.al (1996 yang menguji sebab dan konsekuensi earnings management pada perusahaan yang menjadi subjek diberlakukannya AAER(Accounting and Auditing Enforcement Release oleh SEC (Securities Exchange Commision. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh reputasi auditor, jumlah dewan direksi, leverage, dan persentase saham yang ditawarkan kepada publik saat IPO terhadap earnings management pada perusahaan yang melakukan IPO (Initial Public Offerring di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1994 sampai dengan 1997. Metode analisis statistik yang digunakan adalah multiple regression. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya faktor leverage yang berpengaruh signifikan terhadap earnings management. Hal ini

  19. PENGARUH GLOBALISASI EKONOMI DAN HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL DALAM PEMBANGUNAN HUKUM EKONOMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. SHIDQON PRABOWO

    2016-01-01

    Full Text Available A developed country typically signed by transformation from manufacturing society to service society and it will influenced the role of law. Many problem will be faced in the third world such as education, cultural, welfare and law enforcement. Meanwhile, economic development depends on essensial items  such as predictability, procedural ability, codification against goals, balance of akomodation dan definition status. Indonesian economic development in new orde era that impressed an increasing level of prosperity continously makes lowfare society hopes a lot. But in the long term prospect, it will make an economic suffer in a sistemic way. This can be seen as a moneteric crisis in the 1998. Economic development in a country will never be happened without law policy whether in the domestic and foreign country as well as from rapid influence globalisation era. Through the progressive approach, law economic development analisis will be deeply studied for furthermore. Keyword : Economic development; Progressive   ABSTRAK Tipikal negara berkembang ditandai dengan adanya transformasi dari masyarakat buruh menjadi masyarakat madani dan hal ini berpengaruh pada peran hukum itu sendiri. Berbagai masalah akan timbul pada negara dunia ketiga seperti pendidikan, budaya, kesejahteraan dan hukum. Sementara itu, perkembangan ekonomi bergantung pada hal-hal esensial seperti prediktabilitas, kemampuan prosedural, codification against goals, keseimbangan akomodasi dan definisi status. Perjalanan pembangunan ekonomi Indonesia pada era Orde Baru yang mengesankan terjadinya peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan dan bertahap, telah menjadikan harapan bagi masyarakat menengah ke bawah. Akan tetapi, pada prospek jangka panjang justru menyisakan tangisan dan penderitaan ekonomi secara sistemik. Hal ini dapat dilihat dari krisis moneter yang bergejolak pada tahun 1998. Perkembangan Ekonomi di suatu negara tidak terlepas dari kebijakan hukum baik dalam negeri

  20. Analisis Hubungan Dinamis Antara Foreign Capital Inflows dan Pasar Saham di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Rasyidin

    2015-06-01

    Full Text Available We conduct an analysis of the impact of foreign capital inflows on the stock market development in Indonesia. This study hypothesizes that there is long-term cointegration relationship between foreign capital inflows and stock market development in Indonesia. The empirical analysis was presented by time series model. The time period of analysis is quarter time series data from 1999:q1 to 2010:q4 in Indonesia. This paper examines the impact of foreign capital inflows on stock market development in Indonesia. In VAR model, the integration and Cointergration analysis suggested that there is a long run relationship among the factors. The results indicate that foreign capital inflows significantly influence the development of stock market in Indonesia. We found that there is a long-run relationship between foreign capital inflows and stock market development in Indonesia. The error correction term is statistically significantly at 10 percent level.

  1. URGENSI REGULASI KOMPREHENSIF E-COMMERCE DI INDONESIA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

    OpenAIRE

    Suparman Suparman

    2017-01-01

    Perkembangan e-commerce telah menjadi perhatian dalam masyarakat dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Dari sisi politik internasional, Indonesia telah menandatangani Bali Concord sebagai penanda persetujuan ASEAN Community yang salah satu pilarnya adalah pilar ekonomi atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Namun, regulasi yang komprehensif belum dibentuk Indonesia untuk mengakomodir hal-hal terkait e-commerce agar masyarakat memiliki payung hukum yang jelas agar dapat berkem...

  2. Analisis Sistem Antrean Pelayanan Di PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos II Semarang

    OpenAIRE

    Kusumawardani, Anggraini Susanti; Sugito, Sugito; Rahmawati, Rita

    2014-01-01

    PT Pos Indonesia (Ltd.) is one of state-owned enterprise engaged the field of service. Along with the development of communication device which more sophisticated and modern, PT Pos Indonesia (Ltd.) has to restructure, reform, and transform. Hence, that mail and delivery service through post remains used and preferred by community. There are many things to do by the customers, this is the reason why PT Pos Indonesia (Ltd.) Kantor Pos II Semarang is always crowded by customers. Therefore, it's...

  3. Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia di Pasar Internasional

    OpenAIRE

    ', Hagi; Hadi, Syaiful; Tety, Ermi

    2012-01-01

    The purpose of this research is to analyze dynamics export competitiveness ofIndonesia's and Malaysia's palm oil in International market. And to analyze exportperformance of Indonesia's and Malaysia's palm oil in International market. The dataused in the study was time series of 1995 - 2009 obtained from various sourcessuch as FAO, MPOB, BPS, Dirjenbun Deptan, and Oil World. The result of thisresearch are, dynamic export competitiveness of Indonesia's palm oil haveimprovement in exporting mar...

  4. Urgensi Regulasi Komprehensif E-commerce Di Indonesia Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (Mea)

    OpenAIRE

    Suparman, Suparman

    2015-01-01

    Perkembangan e-commerce telah menjadi perhatian dalam masyarakat dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Dari sisi politik Internasional, Indonesia telah menandatangani Bali Concord sebagai penanda persetujuan ASEAN Community yang salah satu pilarnya adalah pilar ekonomi atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Namun, regulasi yang komprehensif belum dibentuk Indonesia untuk mengakomodir hal-hal terkait e-commerce agar masyarakat memiliki payung hukum yang jelas agar dapat berkem...

  5. KEBIJAKAN REHABILITASI TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM PERATURAN PERUNDANG -UNDANGAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    GAHO, ONESIUS

    2016-01-01

    This research's tittle is the rehabilitation policy for criminal act terrorism in law rules of indonesia.This research is to know and analysis the rehabilitation policy in law rules of indonesia and to know the obstacles faced by witness protection agency and victims in applying the rehabilitation victim of criminal act in Indonesia. The method in this research is normative law research that focused on positive law such as legislation rules( primer law material) as the first mater...

  6. Peran Unesco Dalam Pemberantasan Buta Aksara Di Indonesia Tahun 2007-2012

    OpenAIRE

    ", Pazli; Sahputra, Ade

    2014-01-01

    This research describes the role of UNESCO in eradication of illiteracy in Indonesia, 2007-2012 (Case Study: Papua) Illiteracy is a problem that occurs in almost every country in the world. Illiteracy is also strongly related to poverty, backwardness and helplessness. In 2005, the illiterate population in Indonesia is still around 18.4 million people, which means a state with the 8th largest illiterate population in the world. The high level of illiteracy in Indonesia are caused by five main ...

  7. Kontribusi agen dan faktor penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia: kajian sistematis

    OpenAIRE

    Arisanti, Risalia Reni; Indriani, Citra; Wilopo, Siswanto Agus

    2018-01-01

    Contribution of agents and factors causing foodborne outbreak in Indonesia: a systematic review PurposeThe purpose of this study is to understand burden of foodborne outbreak in Indonesia during 2000 -2015. MethodSystematic review conducted based on publish and unpublished (grey literature) data during 2000 -2015. Publish data from search engine such as Google scholar, open access, repository online university in Indonesia. Grey literature collected from investigation report from selected uni...

  8. Prinsip Liberalisasi Perdagangan World Trade Organization (WTO dalam Pembaharuan Hukum Investasi di Indonesia ( Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    cep Rohendi

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UUPM merupakan peraturan mengenai investasi di Indonesia yang menggantikan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang Investasi Asing dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1968 tentang Investasi Domestik. Undang-undang ini tidak lagi membedakan antara investasi asing dan domestik. Pembentukan undang-undang ini merupakan komitmen Indonesia atas diratifikasinya Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO Agreement Pasal XVI, Ayat 4 dari Agreement tersebut mewajibkan negara anggota untuk menyesuaikan aturan-aturan atau hukum perdagangan mereka dengan aturan-aturan yang terdapat dalam Annex di WTO Agreement. Prinsip-prinsip WTO yang telah diimplementasikan pada UUPM, yaitu: 1 Prinsip (Most-Favoured-Nation dalam Pasal 1 ayat (1, Pasal 3 ayat (1, Pasal 4 ayat (2, dan Pasal 6 ayat (1; 2 Prinsip National Treatment dalam Pasal 6 ayat (1; 3 Prinsip Larangan Restriksi (pembatasan Kuantitatif dapat ditemukan dalam Pasal 8; 4 Prinsip Perlindungan melalui Tarif yang ditemukan secara tersirat pada asas efisiensi berkeadilan dalam Pasal 3 ayat (1 dan Pasal 14; 5 Prinsip Resiprositas dapat ditemukan dalam Pasal 7 dan Pasal 32; 6 Prinsip Perlakuan Khusus bagi Negara Berkembang diatur dalam Pasal 13. Indonesia telah mengimplementasi prinsip-prinsip tersebut sebagaimana diwajibkan bagi negara-negara anggota WTO. Abstract Law Number 25 Year 2007 is the investment law of Indonesia which replaces Law Number 1 year 1967 on Foreign Investment and Law Number 5 year 1968 on Domestic Investment. This new law no longer distinguishes foreign and domestic investment. The formation of law Number 25 Year 2007 is the commitment of Indonesia upon ratification of the (WTO Agreement. Article XVI paragraph 4 of the Agreement Establishing the WTO requires state parties to adjust their rules or which law of trade with the rules contained in the WTO Agreement Annex. WTO principles which have been implemented in the

  9. Framing Persoalan Indonesia Melalui Film Dokumenter Model Direct Cinema (Studi Pada Film-film Dokumenter Terbaik, Program Eagle Award Competitions Di Metro TV)

    OpenAIRE

    Styo Wibowo, Novin Farid

    2013-01-01

    FRAMING PERSOALAN INDONESIA MELALUI FILM DOKUMENTER MODELDIRECT CINEMA(STUDI PADA FILM-FILM DOKUMENTER TERBAIK, PROGRAM EAGLEAWARD COMPETITIONS DI METRO TV)Frames Indonesia Issues Through Direct Cinema DocumentaryFilm On Television (Framing Analysis of the 3 Best Documentary Film, Eagle AwardCompetitions Program at Metro TV)Novin Farid Styo WibowoJurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Muhammadiyah MalangEmail : TThe research disc...

  10. OPTIMALISASI PENGADILAN PERIKANAN DALAM PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERIKANAN DI PERAIRAN INDONESIA / THE OPTIMIZATION OF FISHERY COURT AS FISHERY CRIMES LAW ENFORCEMENT IN INDONESIA TERRITORIAL SEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afrianto Sagita

    2017-08-01

    Full Text Available Indonesia memiliki laut yang luas mengandung sumber daya perikanan yang potensial untuk menunjang perekonomian negara. Namun potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena terjadinya tindak pidana perikanan dan belum maksimalnya penegakan hukum di bidang perikanan. Hal itu menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka menunjang pembangunan perikanan secara terkendali dan sesuai dengan asas pengelolaan perikanan. Sehingga pembangunan perikanan dapat berjalan secara berkelanjutan. Pelaksanaan penegakan hukum di bidang perikanan masih terdapat kelemahan dikarenakan kompleksnya permasalahan tindak pidana perikanan, dan juga masalah mekanisme koordinasi antar instansi penegak hukum dan pembentukan pengadilan perikanan yang belum merata di seluruh wilayah pengadilan negeri. Dalam menyelesaikan problematika tersebut, reformasi dalam penegakan hukum menjadi kunci utama yang terfokus kepada substansi hukum dan sumber daya manusia yang mendukung dalam penegakan hukum di bidang perikanan sehingga pembangunan perikanan dapat berjalan secara berkelanjutan. Indonesia’s has control over vast seas potential to support the country's economy. However, the potential was not optimal because of fishery crime and the lacking of law enforcement in the field of fisheries. This matter becomes very important and strategic in order to support the fishery development in a controlled manner and in accordance with the principles of sustainable fishery management. However, in practice, law enforcement in fisheries shows weaknesses. It is evident from the very complex problems of criminal offenses fisheries, interagency coordination mechanism problems and the establishment of a fishery court to enforce the law that is not evenly distributed throughout the territory of the district court. In resolving these problems, reforms in law enforcement is the key factor that is focused on the legal and human resources. With this support of fishery law enforcement

  11. Eksistensi dan Tanggung Jawab Majelis Ulama Indonesia dalam Penerapan Sertifikasi dan Labelisasi Halal Produk Pangan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Supriyatni

    2015-11-01

    Full Text Available Halal certification is done to assure halal status of a product. Hence, it can pacify consumers who consume it. The issue of food for Muslims in not only should be healthy, but also must be halal, and appropriate with the guidance of Sharia. Therefore, it takes a special institutions of reviewing and overseeing halal products to be consumed by Muslims, including the Indonesian Ulama Council (MUI. The MUI existence and responsibility is needed, especially in terms of the application and certification of halal labeling of food products in IndonesiaDOI: 10.15408/aiq.v3i2.2140

  12. Pengembangan Layanan Jasa Pengiriman PT. Pos Indonesia Untuk Kebutuhan Masyarakat di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Wahyuningsih

    2013-09-01

    ABSTRACT The no. 38 / 2009 on the post bring change for the post in indonesia with competition among the services competitive implementer perposan. PT. Pos indonesia as one state enterprises ( soes the postal service esp. letters and packages, delivery service this moment must have the concept of development to improve services to customers and market oriented segments. This will require PT. Pos Indonesia (persero to undertake development on the performance of quality, postal service quick at a cost that is actually achievable. Based on the quantitative, with a method of surveying research described a aimed at data and information service in pt konprehensif on the development. Post indonesia to fulfill the communities will delivery of letters and packages. The results showed, the development of delivery services at PT. Pos Indonesia in Bandung based on the Law of the heading. 38/2009 and committed to the main principles of Good Corporate Governance (GCG to improve the performance of services in accordance with the needs of the customers. Based on the analysis  servqual (Service Quality, people generally consider customer service both to the development of shipping services organized PT. Pos Indonesia in Bandung. Where the conditions of service in the PT. Pos Indonesia, especially in Bandung today has met the requirements based on service quality standards are assessed either by public customers. In addition to meeting the quality standards of service, commitment PT. Pos Indonesia continues to maintain and enhance the development efforts in partnership with other postal providers.

  13. DAYA SAING UDANG SEGAR DAN UDANG BEKU INDONESIA DI NEGARA TUJUAN EKSPOR UTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulfira Ashari

    2016-06-01

    Full Text Available Fishery is one of the sub-sectors holding role in the national economy. Fresh and frozen shrimps are the superior fishery export commodities contributing to Indonesia as the shrimp exporting country. Nevertheless, the volume of shrimp exports in Indonesia is still relatively low compared to that of other exporting countries. This is due to low productivity of shrimp farming in Indonesia. This study aimed to analyze the competitiveness of Indonesian fresh and frozen shrimps in the main export destination countries as well as to analyze the factors influencing the competitiveness in those countries. The data used in this study were series of timeline for 120 months, from January 2005 to December 2014. Thus, the analysis of the competitiveness of Indonesian shrimps was conducted by using Revealed Comparative Advantage (RCA, while the analysis of the factors influencing competitiveness of Indonesia shrimps was performed by using the Error Correction Model (ECM. The results showed that the competitiveness of fresh shrimps of Indonesia in its export destination countries is still low compared that of frozen shrimps. One of the factors affecting the competitiveness of fresh shrimp exports from Indonesia to Malaysia in the short term is its total production. The competitiveness of Indonesia frozen shrimps in the United States is influenced by the level of competitiveness of the frozen shrimp exports to America on the previous period, export prices of Vietnamese frozen shrimps, and frozen shrimp production in Indonesia.Keywords: competitiveness, fresh shrimps, frozen shrimps, RCA

  14. Pengaruh Variabel Makroekonomi terhadap Indeks Saham Syariah di Indonesia: Model ECM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhistira Ardana

    2016-05-01

    Full Text Available The Impact of Macroeconomics Variables to Islamic Stock Index in IndonesiaThis research aim is to analyze the impact of macroeconomics variable to Islamic stock’s index in Indonesia. The macroeconomic variables are BI-rate, inflation, foreign exchange, sharia Bank of Indonesia certificate and oil world price. The methods that used in this research is error correction model to analyze the short-run and long-run impact of macroeconomics variables to Islamic stock’s index. The result shown that the foreign exchange rate and sharia Bank of Indonesia certificate influence the to Islamic stock’s index in short-run. Otherwise the interest rate, shariah Bank of  Indonesia certificate, and oil world price influence the to Islamic stock’s index in long-runDOI: 10.15408/ess.v6i1.3118

  15. PRAKTEK PENGUNGKAPAN SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN DI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI PT BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Era Delena

    2018-02-01

    Full Text Available This paper is mainly to get the new perspective on those Indonesian go public companies, which listed in Indonesia Stock Exchange, that presently practice the social disclosure on their annual report and at the same time also aims to find out the type of the industries, size of the companies and the ownership of the companies which effect on the practice of social disclosure in those companies that listed in Indonesia Stock Exchange. Social disclosure practice is divided into 6 categories, among others : environment, energy, employee, product/consumer, society and share holders. Industrial type is divided into: sensitive and non-sensitive industrial. Company ownership is divided into two types: domestic ownership and foreign ownership. While the size of the company is measured based on the  total  asset belongs to the company. These researched data is obtained from 45 public listed companies in Indonesia Stock Exchange by using simple random sampling with multiply regression data analysis method. Based on the regression test with Anova Table, it is known that F 7.362 with p-value 0,000 < alpha 0,05 hence Ho is refused, which means the type, size and ownership of the companies altogether will effect the social disclosure on the annual report on those listed companies at Indonesia Stock Exchange in 2016.

  16. ANALISA PERGERAKAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA SETELAH DITERAPKANNYA KEBIJAKAN SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG BEBAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    2002-01-01

    Full Text Available Since free-floating exchange rate system has been applied in Indonesia on August 1998, the accumulation of depreciation of rupiah against the US dollar has been about 48,7% until December 2001. This condition brings many argumentations about the reasons behind the exchange rate instability faced by Indonesia among many experts whether it is caused by economic factors or by non-economic factors. By recognizing the causes, it will be easier for the experts and government of Indonesia to formulate the solution. This research is intended to analyze the influence of economic variables, i.e. inflation, interest rate, money supply, national income in both Indonesia and The United State of America, as well as the position of the balance of international payment of Indonesia to the exchange rate movement in order to give contributions to solve the problem. Based on the result money supply becomes the only variable which has a significant influence on the exchange rate movement, instead of the other variables. Coefficient of determination of the research model is 32.5%, means that other factors, not accommodated in this research, give 67.5% influence to the exchange rate movement. These other factors can be catagorized as other economic factors or non-economic factors. Finally, it can be concluded that except the variable of money supply, most of the exchange rate movement is influenced by the other factors, which are economic factors or non economic factors. Abstract in Bahasa Indonesia : Sejak diterapkannya sistem nilai tukar mengambang bebas di Indonesia yang dimulai pada bulan Agustus 1998 nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika secara akumulatif telah terdepresiasi sebesar 48,7% sampai dengan Desember 2001. Kenyataan ini telah mengakibatkan perdebatan banyak ahli tentang sumber ketidakstabilan nilai tukar tersebut, apakah disebabkan oleh faktor ekonomi ataukah faktor non ekonomi. Dengan mengetahui sumber penyebabnya, maka akan lebih mudah bagi para

  17. ANALISIS KRITIS TERHADAP METODE KRITIK SEJARAH BERBASIS GENDER DALAM STUDI ISLAM DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henri Shalahuddin dan Mohd. Fauzi bin Hamat

    2015-12-01

    Full Text Available Perspektif gender sebagai pendekatan akademis dalam studi Islam seperti yang dipraktikkan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Indonesia, merupakan fenomena baru dan masih kontroversial di kalangan para akademisi hingga kini. Makalah ini bertujuan untuk meneliti metode kritik sejarah berbasis gender di UIN Sunan Kalijaga, dan disertai dengan analisis kritis terhadapnya. Dalam kajian yang bersifat kepustakaan ini, penulis menggunakan metode analisis kandungan (content analysis tehadap buku-buku, jurnal, dan karya ilmiah mahasiswa akhir di UIN Sunan Kalijaga. Kajian menemukan bahwa metode kritik sejarah terhadap studi Islam yang dijalankan di UIN Sunan Kalijaga pada umum mempunyai banyak kesamaan dengan metode kritik sejarah yang dihasilkan oleh pemikir modernis Muslim seperti Nasr Hamid Abu Zayd. Selain itu, metode ini juga telah dipraktikkan oleh sarjana Kristen untuk meneliti kembali validitas teks-teks Bibel dan untuk mendapatkan pemahaman yang objektif. Dekonstruksi tafsir yang dihasilkan metode ini cenderung bertentangan dengan makna hakiki yang terkandung dalam teks yang jelas, dan metode seperti ini tidak dikenal dalam khazanah intelektual Islam.

  18. SISTEM IMPLEMENTASI RENCANA AKSI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR KELAPA SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syekh Farhan Robbani

    2015-07-01

    Full Text Available Palm oil industry is one of the important industries in Indonesia, but the development only focuses on upstream industry. The government establishes downstream palm oil industry is once of the priorities development industry and will be mainstay industry in future by issues Regulation of Minister Industry No 13/2010 to support it. The aims of this study are to analyze the action plan’s implementation of downstream palm oil industry’s policy and the priority of action plan’s policy implementation based on Regulation of Minister Industry No. 13/2010. This study uses literature review, in-depth interview and questionnaire method to gather opinions from the experts and practitioners, and then analyzed using Analytical Network Process (ANP. The results of this study show that the implementing of action plan the policy of downstream palm oil industry should use priority in improving infrastructure and investment process. Especially availability public facilities such as highway, electricity generator, treatment water installation and support in pro-investment policy. The most important stakeholder is a role of central government be at the facilitators for developing downstream palm oil industry, especially on policy and support system The main recommendation of action plan implementation is improving support system on building public infrastructure process and investment like land clearance policy, investment tax policy, funding scheme and cooperation on development between state-owned corporation and private corporation.Keywords: Analytical Network Process (ANP, downstream palm oil, implementation policy  analysisABSTRAKIndustri kelapa sawit merupakan industri penting di Indonesia, namun pengembangannya masih berfokus kepada industri hulu. Pemerintah menetapkan industri hilir kelapa sawit sebagai salah satu industri prioritas yang akan dikembangkan dan menjadi industri andalan masa depan dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian No 13

  19. IDENTIFIKASI MANAJEMEN ASET DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PASAR PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santy Mayda Batubara

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh manajemen aset dan kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai pasar pada perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rancangan penelitian ini menggunakan data sekunder, dengan teknik purposive sampling, yaitu perusahaan sektor properti, dengan sub sektor properti dan real estate dan konstruksi bangunan, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 72 pengamatan. Operasional variabel penelitian ini adalah Manajemen Aset diukur berdasarkan Fixed Asset Turnover (FAT dan Inventory Turnover (IT; dan Kinerja Keuangan diukur berdasarkan Return On Asset (ROA dan Return on Equity (ROE terhadap Nilai Pasar yang diukur berdasarkan Harga Saham Penutupan (HSP. Analisis penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini yaitu (1 Manajemen Aset dan Kinerja Keuangan berdasarkan uji Simultan menyatakan bahwa secara bersama-sama atau serempak berpengaruh positif dan signifikan terdapat Nilai Pasar, (2 Namun berdasarkan uji parsial menyatakan bahwa yang berpengaruh positif dan signifikan adalah IT, sementara FAT, ROA dan ROE tidak berpengaruh positif dan signifikan, (3 Berdasarkan koefisien Determinasi menyatakan bahwa Manajemen Keuangan dan Kinerja Keuangan memiliki hubungan yang cukup erat terhadap Nilai Pasar dan memiliki peningkatan sebesar 11,4%.

  20. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM (Kasus Perusahaan Jasa Perhotelan yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Subiyantoro

    2003-01-01

    Full Text Available The study of testing the impact of several factors on stock price of hotel industry listed in Indonesia stock exchange is based on an approach to the constant growth of dividend discount model. By using regression analysis, this study provides evidence that stock price is influenced by book value equity per share and return on equity. The other factors of the research model such as return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk and return on the market index have no impact to the stock price. In general, it's discovered that all of the factors have weak influence in explaining stock price variation which means that mostly it is determined by other various things. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian terhadap pengaruh beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham perusahaan jasa perhotelan yang terdaftar di pasar modal Indonesia didasarkan atas suatu pendekatan terhadap pertumbuhan tetap dari devidend discount model. Dengan menggunakan analisa regresi maka diketahui bahwa harga saham dipengaruhi oleh book value equity per share dan return on equity. Faktor-faktor lain seperti return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk dan return on the market index ternyata tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara umum, dapat dikatakan bahwa faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh yang relatif lemah terhadap variasi harga saham. Ini berarti bahwa variasi harga saham ditentukan oleh faktor-faktor lainnya. Kata kunci: harga saham, equity, return on asset (ROA

  1. Studi Numerik Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas Pada Heat Recovery Steam Generator di PT Gresik Gases and Power Indonesia (Linde Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhika Suryananda

    2012-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi, sehingga menuntut peningkatan efisiensi dari power plant sebagai salah satu produsen energi. Pada saat ini power plant yang memiliki efisiensi paling tinggi adalah combined cycle power plant. Pada sistem combined cycle tersebut terdapat komponen Heat Recovery Steam Generator (HRSG yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dari power plant dengan  cara menggunakan sisa panas dari gas buang  (exhaust gas turbine dan digunakan untuk memproduksi uap (steam untuk proses selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode numerik (CFD dengan software FLUENT 6.3.26. Pemodelan yang dilakukan pada penelitian ini adalah 3 dimensi, aliran steady, turbulence model yang dipakai Relizable k-ε model dengan reaksi pembakarannya menggunakan spesies transport. Mixture materials yang digunakan merupakan methane-air. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data yang di ambil di PT. GRESIK GASES and POWER INDONESIA.. Hasil yang didapatkan pada simulasi ini adalah bentuk bodi seperti enlargement, contraction, dan elbow memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap distribusi temperatur, terkanan, dan kecepatan pada HRSG. Error dari hasil simulasi numerik dan referensi CCR sebagai berikut pada secondary superheater sebesar 8 %, pada primary superheater sebesar 6%, pada evaporator sebesar 0.00008% dan yang terakhir pada economizer sebesar 92 % . Penyebab perbedaan antara numerik dengan data CCR  adalah kurang akuratnya proses simulasi dan simplifikasi dari jajaran heat exchanger terutama pada bagian economizer.

  2. PENGHAPUSAN DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN DALAM BIDANG PERKAWINAN MENURUT HAM DAN HUKUM PERKAWINAN ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhasanah Nurhasanah

    2012-01-01

    Full Text Available As a participating member of the United Nations approved the Universal Declaration, Indonesia  also ratified the provisions of the Declaration of Human Rights and the Convention On The Elimination Off All Forms of Discrimination Against Women with the enactment of Law No. 7 of 1984. One of the conditions set forth in it is the elimination of discrimination against women in the field of marriage. Furthermore, the Indonesian government also has an obligation to implement the contents of the declaration in its laws and regulations. This means that Indonesia implement the provisions of legislation in the field of marriage law in Indonesia that are relevant to the content of the convention. One positive effect of marriage law in Indonesia is an Islamic marriage laws apply to Muslims in Indonesia who are the majority of Indonesia's population. Keywords : Human Rights, Elimination of Discrimination Against Women, Islamic Law in IndonesiaCopyright © 2012 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v2i1.50

  3. GAMBARAN KEAMANAN CEMARAN MIKROBA E. Sakazakii PADA SUSU FORMULA BAYI YANG BEREDAR DI INDONESIA TAHUN 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ondri Dwi Sampurno

    2013-02-01

    patogen yang secara epidemiologis menjadi sumber dan pembawa infeksi pada bayi.E.sakazakii (Cronobacter sppadalah salah satu patogen yang menjadi indikator keamanan susu formula bayi. Metode. Survei menggunakan desain potong lintang dan tujuan surveibukan untuk menyimpulkan lot acceptance (safety assurance to a level of standardatau quality control yang dilakukan oleh produsen, tetapi bertujuan untuk menjamin keamanan pangan.Sehingga jumlah sampel yang diambil cukup satu sampel (n=1 per item produk yang beredar, namun dalam survei ini menggunakan lebih dari 1 per item (n=2. Metode deteksi E. Sakazakii pada sampel formula bayi dilakukan sesuai ISO/TS 22964 : 2006disertai validasi metode pengujian. Sampel diperoleh dari wilayah Indonesia yang mewakili 7 region Bappenas dengan jumlah 88 sampel terdiri dari 41 sampel ( 2 nomor bets dan 6 sampel ( 1 nomor bets . Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.00.06.1.52.4011 berlandaskanCodex Alimentarius Commission (CAC pada Juli 2008 menetapkan E.sakazakii pada formula bayi negatif dalam 10 gram. Data di atas dilengkapi dengan  data sekunder tentang penerapan GMP dan HACCP di industri yang memproduksi/melakukan impor susu formula. Hasil. Semua formula bayi negatif E.sakazakii dalam 10 g sampel.Disamping itu semua produsen telah memenuhi persyaratan GMP dan telah menerapkan sistem HACCP dalam proses produksi.Produk formula bayi impor wajib melampirkan sertifikat analisis yang menyatakan produk tersebut negatif E.sakazakii/10 gram Kata Kunci : E.sakazakii, susu formula, Cronobacter sp

  4. PENGATURAN KETENAGAKERJAAN TERHADAP TENAGA KERJA ASING DALAM PELAKSANAAN MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Suhandi

    2016-01-01

    Facing the era of AEC specialized in the field of employment i.e. with the influx of foreign labor to Indonesia, it is inevitable and must be faced with labor Indonesia’s readiness to compete in all areas, and the most fundamental thing is the implementation of regulatory labor laws that should be completely applied to the use of foreign labor. Supervising the implementation of the Indonesia Manpower Minister Decree as the implementation of Indonesia Law No. 13 of 2003 about Labor, is a prote...

  5. Pengaruh krisis keuangan global dan karakteristik perusahaan terhadap cash holding perusahaan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sutrisno

    2016-12-01

    Full Text Available The aim of this study is to examine the effect of the global financial crisis and firm characteristics on corporate cash holdings in Indonesia. A total of 101 manufacturing firms listed in the Indonesia Stock Exchange from 2005 to 2014 are examined. This study employs panel regression with fixed effect model. The results show that Indonesia firms hold more cash during the global financial crisis than in the normal times. Investment opportunities set and divident payment have positive effect on cash holding, meanwhile firm size, capital expenditure, liquid assets substitutes, and leverage have negative effect on cash holding. 

  6. Pengaruh Variabel Makroekonomi terhadap Indeks Saham Syariah di Indonesia: Model ECM

    OpenAIRE

    Yudhistira Ardana

    2016-01-01

    The Impact of Macroeconomics Variables to Islamic Stock Index in IndonesiaThis research aim is to analyze the impact of macroeconomics variable to Islamic stock’s index in Indonesia. The macroeconomic variables are BI-rate, inflation, foreign exchange, sharia Bank of Indonesia certificate and oil world price. The methods that used in this research is error correction model to analyze the short-run and long-run impact of macroeconomics variables to Islamic stock’s index. The result shown that ...

  7. Fenomena Haters Sebagai Dampak Negatif Perkembangan Media Sosial Di Indonesia [The Phenomena of Haters and the Negative Impact of Social Media Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adek Zico Sitorus

    2017-08-01

    Full Text Available The evolution of technology has made communication much easier. The existence of recent sophisticated platforms, operating systems, and apps has changed the way people communicate. This is supported by McLuhan’s statement about the determinism theory of technology which in his 1962 book ‘The Guttenberg Galaxy: The Making of Thypographic Man’ declared that technology affects the way people communicate  (Straubhaar, Larose, & Davenport, 2010. In this modern era, the evolution of technology has brought the communication amongs celebrities, fans, and haters to the next level. Through social media programs such as Instagram, a celebrity just need post a picture or a video to give an update about their activities for the followers. However, their followers are not just their lovers or fans but their haters as well. Instagram as a social media platform offers a cyber space which enables cyber societies to interact freely. However, this cyber space also allows haters to exist on social media. BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Kemajuan teknologi mempermudah komunikasi antar manusia. Dapat dikatakan dengan semakin canggihnya platform, sistem operasi dan aplikasi yang merupakan bagian dari teknologi mempengaruhi cara komunikasi masyarakat sebagaimana yang dikatakan McLuhan pada teori determinasi teknologi di tahun 1962 tertulis dalam bukunya yang berjudul The Guttenberg Galaxy: The Making of Thypographic Man (Straubhaar, Larose, & Davenport, 2010 yaitu bahwa teknologi mempengaruhi cara berkomunikasi manusia satu dengan lainnya. Pada era modern ini kemajuan teknologi mempermudah komunikasi antar selebriti dan fans melalui media sosial, khususnya Instagram. Dimana melalui Instagram seorang idola atau selebriti cukup memposting sebuah foto atau video di Instagram untuk bertegur sapa dengan para penggemarnya. Namun pada kenyataanya tidak hanya komentar positif yang didapat oleh seorang idola namun juga kritikan pedas dari para haters. Dengan mudahnya akses

  8. Pengaruh Sistem Senioritas Atau Nenkojoretsu Terhadap Perkembangan Karir Karyawan Lokal Berpendidikan S1 Di Perusahaan Jepang Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Carolina Marion

    2012-11-01

    Full Text Available Seniority system in Japan known as nenkojoretsu is a culture that influences the management system of Japanese companies operating in Indonesia, including the promotion system for career development of the employees. This study aims to find out more about the seniority system which runs on Japanese companies in Indonesia. This research can also broaden the knowledge of Japanese language students who seek a career in Japan corporates. We use a questionnaire as data collection technique. The result is then analyzed using descriptive analysis. This study finds that there is a position change for respondents who occupy staf positions for more than fifteen years of work since entering work. Though, some of them have not changed position yet.

  9. ESTIMASI KERUGIAN EKONOMI AKIBAT STATUS GIZI BURUK DAN BIAYA PENANGGULANGANNYA PADA BALITA DI BERBAGAI PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Aries

    2012-02-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} The study was aimed to estimate  GDP lost due to Protein Energy Malnutrition (PEM among under five children at various provinces in Indonesia. It was a descriptive study used secondary data.  Data analysis was conducted in Bogor, from January to March 2006. The data uses are prevalence of PEM among under five children in various provinces in 2003, Gross Regional Domestic Product (GRDP of provinces in Indonesia by industrial origin 2000 - 2004, population by province, sex and age group 2003, composite Consumers Price Index (CPI of 45 cities (2002 = 100. The study showed that the economic lost due to malnutrition (PEM among under five children in Indonesia was ranged from 0.27% to 1.21% GDP. Keyword: economic lost, Protein Energy Malnutrition, cost of food supplementation.

  10. FILOGENETIK POPULASI UDANG JERBUNG (Fenneropenaeus merguiensis de Man DI INDONESIA BERDASARKAN SEKUENS 16S-rRNA DNA MITOKONDRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Kusrini

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kekerabatan stok udang jerbung Indonesia sebagai informasi dasar bagi program pemuliaan. Udang jerbung uji berasal dari Pantai Bengkulu, Selat Sunda (Banten, Pantai Cilacap (Jawa Tengah, Selat Lombok (NTB, dan Pontianak (Kalimantan Barat. Amplifikasi PCR dan sekuensing daerah 16S-rRNA DNA mitokondria dilakukan menggunakan primer 5’-CGCCTGTTTAAC-AAAAACAT-3’ dan 5’-CCGGTCTGAACTCAGATCATGT-3’. Hasil analisis homologi susunan nukleotida 16S-rRNA DNA mitokondria menunjukkan bahwa udang jerbung yang digunakan dalam penelitian merupakan Fenneropenaeus merguiensis. Hasil analisis kekerabatan menunjukkan bahwa 5 populasi udang jerbung uji dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kelompok Kalimantan Barat dan kelompok Bengkulu-Banten-Jawa Tengah-NTB. Populasi udang jerbung Kalimantan dan Bengkulu masing-masing memiliki sekuens spesifik, yaitu ACTGACT dan C-GAC di terminal 5. Sekuens tersebut mungkin dapat digunakan sebagai penanda dalam program pemuliaan udang jerbung Indonesia. The experiment was conducted to understand the family relationship of banana prawn in Indonesia and to provide basic information for breeding program. Prawns were obtained from Bengkulu Coast, Sunda Strait (Banten, Cilacap Coast (Central Java, Lombok Strait (West Nusa Tenggara, Pontianak Coast (West Kalimantan. PCR amplification and sequencing of 16S-rRNA mitochondrial DNA region were performed using 5’-CGCCTGTTTAAC-AAAAACAT-3’ and 5’-CCGGTCTGAACTCAGATCATGT-3’. Analysis of homology sequences of 16S-rRNA mtDNA showed that banana prawn used in this study was Fenneropenaeus merguiensis. Result of family relationship analysis indicated that five populations of banana prawn can be divided into two groups, i.e. West Kalimantan and Bengkulu-Banten-Central Java-NTB groups. Banana prawns from West Kalimantan and Bengkulu have specific sequences at 5’ terminal, ACTGACT and C-GAC, respectively. Those sequences can

  11. FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI, KEBIJAKAN INDUSTRI, DAN MASALAH PENGANGGURAN: STUDI EMPIRIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsudin Syamsudin

    2008-06-01

    Full Text Available Unemployment has become one of the major problems in Indonesia in the last eight years. SBY administration decides many economic policies in order to overcome the problem, but it seems not enough. However, the rate of foreign direct investment in Indonesia is increasing in the last three years. Macroeconomic indicators show that everything in its right track. This research analyzes the effects of FDI rate to employment rate in Indonesia. This research uses empirical data from ADB from 1983-2004. This research uses error correction model as a tool of analyses. The result shows that FDI rate does not have effect to employment rate. It means that FDI does not open job opportunity for many unemployer in Indonesia. In the end, this paper discusses the possibility of industrial policy in order to provide direction for government to develop Indonesia’s industry.

  12. KEBIJAKAN RUMPONISASI PERIKANAN PUKAT CINCIN INDONESIA YANG BEROPERASI DI PERAIRAN LAUT LEPAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duto Nugroho

    2013-11-01

    Indonesia would always be rely on social dimension. Nevertheles, reorientation on fishers understanding on controllable number of fishing vessels and its technological creeps should strongly be implemented to avoid collapse their existing fisheries.

  13. LIFE CYCLE COSTING DAN EKSTERNALITAS BIODIESEL DARI MINYAK SAWIT DAN MINYAK ALGA DI INDONESIA (Life Cycle Costing and Externities of Palm and Algal Biodiesel in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Dwi Santoso

    2014-10-01

    perannya dalam mitigasi GRK yang turut memperbesar peluang sebagai bahan utama biodiesel di masa depan.   ABSTRACT The high cost of biodiesel production was to be an obstacle conversion to biodiesel fuel including Indonesia due to anticipate the energy crisis. The high cost of production due to the variable cost of production has not fully comparable reflect the overall potential contained in biodiesel. Potential biodiesel belonging to the commodity nature of the environment such as renewable biomass, low in land use, and environmentally friendly should be included in the calculation in order to obtain an objective comparison of the calculations.This study aimed to evaluate the effect of adding commodities to the structure of the production cost of biodiesel between palm oil and algal oil. Estimated value of the commodity by the method of benefit transfer method shows the value used is the approach gains willingness to pay (WTP. Environmental commodity values referenced from the calculation software Environmental Priority Strategy (EPS version 2000. For the case of Indonesia, the commodity value of the elasticity was infered EPS basis of comparison of income per capita of Sweden and Indonesia.The results stated that the analysis of life cycle costing (LCC applied by adding variable externalities can provide detailed information about the composition of biodiesel production costs and can be used as a method to get a total picture of the most competitive production costs from several sources. The analysis also concluded that the externality variables also affect the total cost of biodiesel production by up to 14%. Profitability analysis stated that the algal biomass for biodiesel production more secure and sustainable than palm biomass due to technical and non-technical constraints on the production of algal biomass more easier to treat but it also advantages role in GHG mitigation that helped widen the opportunities as the main ingredient of biodiesel in the futur

  14. Pelaksanaan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    OpenAIRE

    Halim, Azimu; Efendi, Erdianto; Indra, Mexsasai

    2015-01-01

    Corruption is a serious problem that is being faced in Indonesia, particularlythe province of Riau. In law enforcement is not only necessary enforcement action butalso preventive measures. Therefore, corruption must be addressed in a rational way.One rational business is to do prevention. The purpose of this study, for to know theimplementation of prevention of corruption by the Corruption EradicationCommission in Indonesia, to know the constraints prevention of corruption by theCorruption Er...

  15. Analisis Framing Pemberitaan Konflik Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Di Harian Media Indonesia Dan Koran Sindo

    OpenAIRE

    R. Surbakti, Leonarda Johanes

    2013-01-01

    Mundurnya Hary Tanoesoedibjo beserta sejumlah kader Partai NasDem mengundang banyak perhatian media. Untuk menganalisis hal tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian analisis framing yang dikembangkan dengan menggunakan model analisis Pan dan Kosicki dengan tujuan untuk melihat bagaimana bingkai pemberitaan Harian Media Indonesia dan Koran SINDO terkait kemunduran Hary Tanoesoedibjo beserta sejumlah kader Partai NasDem.Temuan peneliti dari hasil penelitian ini, Harian Media Indonesia d...

  16. Motivasi Australia Memberikan Bantuan Pendidikan Kepada Madrasah di Indonesia melalui Program Ausaid Tahun 2011-2014

    OpenAIRE

    Tjarsono, Idjang; Risasta, Bella

    2015-01-01

    This paper aims to explain the motivation of Australia in providing foreign aid, especially aid to Indonesia in Islamic education sub-sector. Australia provides assistance to Indonesia through the International donor agencies namely Australia Agency for International Development (AusAID), which is currently under arrangements Ministry Foreign Affairs and Trade of Australia. Through AusAID, Australia has provided assistance to the sub-sectors of madrasa education in the form of block grants an...

  17. Strategi Ekonomi Politik Samsung Group Company dalam Menguasai Pasar Seluler Smartphone di Indonesia

    OpenAIRE

    ", Afrizal; Purba, Try Suzana

    2015-01-01

    This research explain about South Korea Multinational Corporationbusiness in Indonesia, Samsung Group Company. At this time Samsung Companyhas become the leader and risen to be number one market smartphone inIndonesia. Samsung€™s smartphone could defeat product of Apple Inc, Research inMotion (RIM) Coorperation, and the other phone€™s Companies. This research wasconducted using library research methods where the data and information areobtained from sources that are relevant to this problem o...

  18. Pendekatan Catching-Up Product Cycle untuk Industri Elektronika di Indonesia

    OpenAIRE

    Wiratmo, Masykur

    2002-01-01

    Catching-up product cycle (CPC) is still as powerful framework to analyze industrial performance, especially for foot-loose industry such as electronics in Indonesia although the CPC approach is established in Japan having different culture, social-politics and economic environment. The CPC can explain well the development of industry.Indonesian electronic industry has grown since Indonesia industrialized its economy. However, almost 20 years electronic Industry grew slowly as the CPC framewo...

  19. Pendekatan Catching-Up Product Cycle Untuk Industri Elektronika Di Indonesia

    OpenAIRE

    Wiratmo, Masykur

    2009-01-01

    Catching-up product cycle (CPC) is still as powerful framework to analyze industrial performance, especially for foot-loose industry such as electronics in Indonesia although the CPC approach is established in Japan having different culture, social-politics and economic environment. The CPC can explain well the development of industry.Indonesian electronic industry has grown since Indonesia industrialized its economy. However, almost 20 years electronic Industry grew slowly as the CPC framewo...

  20. Customer Relationship Management Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Di PT. Holcim Indonesia, Tbk.

    OpenAIRE

    Caroline, Julia; Suratmo, L.Y. Joko

    2012-01-01

    Customer Relationship Management is a strategy designed to create, maintain and to develop good realtions with potencialcustomers so as to change them become Customer Loyalty. This research is designed to acquire knowledge about the CustomerRelationship Management Strategic of PT Holcim Indonesia Tbk in maintaining good relationship with its distributors. This researchapplied a qualitative approach using case study model. The key informen are the Regional Sales Managers of PT Holcim Indonesia...

  1. Pengaruh Perceived Stress Terhadap Perceived of Enjoyment Dan Dampaknya Terhadap Intention for Gaming Pada Perilaku Gamer Dalam Bermain Game Online Dota 2 Di Indonesia

    OpenAIRE

    Setiawan, William

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Perceived Stress terhadap Perceived of Enjoyment dan dampaknya terhadap Intention for Gaming. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dengan software PLS. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 150 sampel yang tersebar pada beberapa kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan Makassar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perceived Stress berpeng...

  2. PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PRAKTIK MINIATUR TANDON AIR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA MANNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Ramelan Setia Budi

    2013-09-01

    Full Text Available Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah: (1 Untuk mengetahui perbedaan efektivitas pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan parallel, (2 Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air terhadap peningkatan mutu pembelajaran matematika yang ditengarai dengan adanya perbedaan hasil belajar siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen.Ukuran keberhasilan penelitian ini adalah adanya perbedaan hasil belajar antara siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen pada pelajaran matematika  yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar secara individual dan klasikal serta nilai rata-rata kelas. Hasil belajar matematika siswa di kelas kontrol menunjukkan: ketuntasan belajar individual 20 orang, ketuntasan belajar klasikal 62,5 % dan rata-rata kelas 64,8 sedangkan hasil belajar matematika di kelas eksperimen menunjukkan: ketuntasan belajar individual 28 orang, ketuntasan belajar klasikal 87,5% dan rata-rata kelas 75,3. Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia melalui penggunaan alat peraga praktik miniatur tandon air terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika bila dibandingkan dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan paralel. Kata Kunci:     Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Alat Peraga Peraga Praktik Miniatur Tandon Air

  3. ANALISIS PENGARUH EVA DAN MVA TERHADAP RETURN SAHAM PADA INDUSTRI PROPERTI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2007-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ryan Pahlawan

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1 pengaruh Economic Value Added (EVA terhadap return saham (2 pengaruh Market Value Added (MVA terhadap return saham (3 pengaruh Economic Value Added (EVA dan Market Value Added (MVA terhadap return saham antara variabel kinerja keuangan industri properti di Bursa Efek Indonesia pada periode 2007-2012. Kegunaan teoritis adalah untuk memberikan kontribusi tentang pengetahuan manajemen keuangan, yang dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian berikutnya kinerja keuangan terutama tentang industri properti di Bursa Efek Indonesia. Kegunaan praktis adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat Economic Value Added (EVA dan Market Value Added (MVA terhadap kinerja keuangan untuk kontribusi memberi kepada manajemen properti umum dalam mengelola variabel kinerja industri properti Bursa Efek Indonesia.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari data Bursa Efek Indonesia, dan Departemen Riset menurut sifat laporan keuangan pada periode 2007-2012. Sampel adalah 54 variabel dan dianalisis dengan regresi berganda metode statistik linier. Total nilai determinasi adalah 0,368, artinya ini adalah 36,8% informasi dalam data dapat dijelaskan oleh model dan 63,2% di bawah variabel lain dan error. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 Variabel Economic Value Added (EVA berpengaruh positif terhadap return saham; (2 Variabel Market Value Added (MVA memiliki pengaruh negatif terhadap Return Saham; Mengacu pada kesimpulan penelitian diatas maka disarankan adalah: (1 Dioptimalkan Economic Value Added (EVA untuk mencapai pendapatan dan keuntungan dari return saham (2 Mengelola Variabel Market Value Added (MVA pada kondisi baik untuk menjaga stabilitas keuangan dan mendapatkan dipercaya dari investor Bursa Efek Indonesia (3 Fokus ke Manajemen Risiko, Jasa, perusahaan Visi & Misi, dan Active keterampilan dan pengetahuan karyawan perusahaan yang lebih tinggi untuk

  4. Manajemen Organisasi, Pelatihan, Dan Struktur Musik Di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Medan Plaza Medan

    OpenAIRE

    Sihombing, Gugun P.

    2010-01-01

    Pada saat sekarang ini, budaya musik semakin berkembang dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Perkembangan ini, selaras dengan perkembangan kebudayaan manusia. Selain itu, perkembangan musik sangat didukung oleh penemuan teknologi-teknologi baru, di samping juga derasnya arus informasi dan komunikasi antar kelompok manusia di dunia ini. Semua kebudayaan di dunia, sekarang ini, saling memberikan pengaruh. Misalnya jika sebahagian manusia dilanda budaya bela diri kung fu, tai chi, capoeira...

  5. KEWENANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN PENGADILAN MILITER PERTEMPURAN DI INDONESIA (STUDI DI MAHKAMAH AGUNG RI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raditya F. Rifandhana

    2016-03-01

    Pembahasan dan Hasil Kewenangan Mahkamah Agung tertera pada Pasal 24 Ayat 2 Kewenangan tersebut dapat menjadi Pelaksanaan Kewenangan Mahkamah Dalam Pembentukan Dan Pemb