WorldWideScience

Sample records for dinamika kristallicheskoj reshetki

  1. Lattice Dynamics of Magnesium; Dynamique de Reseau du Magnesium; Dinamika reshetki magniya; Dinamica Reticular del Magnesio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Iyengar, P. K.; Venkataraman, G.; Vuayaraghavan, P. R.; Roy, A. P. [Atomic Energy Establishment Trombay, Bombay (India)

    1965-04-15

    A group theoretical analysis of modes of vibrations in hexagonal close-packed lattices has been made. The results have been used to classify the phonons at some special points in the Brillouin zone and factorized the secular determinant. Dispersion relations for phonons in magnesium along the two symmetry directions [0001] and [0110] have been measured (at room temperature) more accurately than reported earlier. The measurements have been made using a triple-axis spectrometer and a ''window filter'' spectrometer, both operated in the ''constant-Q'' mode. The results are compared with calculations based on three- and four-neighbour axially symmetric models. It is observed that the four-neighbour model gives a reasonably good description of the data. Even better agreement is obtained with a four-neighbour tensor force model. The force constants derived from the experiment have been used to compute the frequency distribution. (author) [French] Les auteurs ont procede a une analyse theorique par groupe des niodes de vibration dans les reseaux a structure hexagonale compacte. Ils ont utilise les resultats pour classer les phonons en des points particuliers de la zone de Brillouin et analyser mathematiquement le determinant seculaire. Afin d'etablir les relations de dispersion pour les phonons du magnesium dans les deux directions de symetrie [0001] et [0110] (a la temperature ambiante), ils ont fait des mesures plus precises que celles qui ont ete signalees jusqu'a present. A cet effet, ils ont utilise un spectrometre triaxial et un spectrometre avec 'filtre a fenetre', l'un et l'autre dans le mode de 'Q constant'. Ils ont compare les resultats aux calculs fondes sur des modeles a symetrie axiale faisant intervenir les troisieme et quatrieme voisins. Ils ont constate que le deuxieme de ces modeles fournit une assez bonne description des donnees. Un modele de forces tensorielles englobant le quatrieme voisin assure une concordance encore meilleure. Les auteurs ont utilise les constantes de force deduites de l'experience pour calculer la distribution de frequence. (author) [Spanish] Los modos de vibracion de las redes hexagonales compactas se han analizado sobre la base de la teoria de los grupos. Los resultados se han utilizado para clasificar los fonones de algunos puntos especiales de la zona de Brillouin y para factorizar el determinante secular. Se han medido, con mayor precision que la alcanzada hasta el presente, las relaciones de dispersion de los fonones en el magnesio en dos direcciones de simetria [0001] y [0110], a la temperatura ambiente. Las mediciones se han efectuado utilizando un espectrometro triaxial y un espectrometro con 'filtro de ventana', funcionando ambos segun el modo de 'Q constante'. Los resultados se comparan con calculos basados en modelos axialmente simetricos que abarcan hasta el tercer o el cuarto atomo vecino. Se ha comprobado que este ultimo modelo se ajusta adecuadamente a los datos obtenidos. Con un modelo de fuerzas tensoriales que alcanzan hasta el cuarto atomo, se obtiene una concordancia aun mas satisfactoria. Para calcular la distribucion de frecuencias se han utilizado las constantes de fuerza deducidas del experimento. (author) [Russian] Byl proizveden gruppovoj teoreticheskij analiz vidov kolebanij v geksagonal'noj reshetke s plotnoj upakovkoj. Rezul'taty byli ispol'zovany dlja klassifikacii fononov v nekotoryh special'nyh tochkah zony Brillouina i razlozhenija vekovogo determinanta. Dispersionnye sootnoshenija dlja fononov v magnii v dvuh simmetrichnyh napralenijah [0001] i [0110] byli izmereny (pri komnatnoj temperature) bolee tochno, chem soobshhalos' ranee. Izmerenija byli proizvedeny s pomoshh'ju trehosnogo spektrometra i spektrometra s ''okonnym fil'trom''. Oba jeti spektrometra rabotali pri kolebanii s ''postojannym''. Rezul'taty izmerenij sopostavljajutsja s rezul'tatami raschetov, osnovannyh na treh- i chetyrehchlennyh aksial'no simmetrichnyh modeljah. Ustanovleno, chto chetyrehchlennaja model' daet dovol'no horoshee opisanie jetih dannyh. Eshhe bolee horoshee soglasie polucheno s chetyrehchlennoj model'ju tenzornoj sily. Konstanty sily, poluchennye v rezul'tate jeksperimentov, byli ispol'zovany dlja vychislenija raspredelenija chastot. (author)

  2. DINAMIKA MASYARAKAT LOKAL DI PERBATASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaenuddin Hudi Prasojo

    2012-12-01

    Masyarakat perbatasan yang ada di Indonesia cenderung masuk dalam kelompok masyarakat yang tertinggal dari berbagai aspek pembangunan. Kajian mengenai masyarakat lokal di wilayah-wilayah perbatasan di Indonesia belum terlalu meng­gembirakan baik dari segi jumlah maupun dari segi dampak hasil kajian yang berupa aksi kebijakan pasca kajian. Nanga Badau yang terletak di daerah per­batasan Kalimantan Barat (Indonesia dan Serawak (Malaysia merupakan salah satu wilayah perbatasan yang tertinggal. Tulisan ini memoret isu-isu dinamika dan eksistensi tradisi lokal dalam kerangka globalisasi. Tampak bahwa sikap ramah dan menghormati pendatang merupakan salah satu bentuk nyata bahwa mereka sangat terbuka dengan adanya arus global dan lokal. Mereka juga me­miliki kesadaran diri akan posisi mereka sebagai bagian dari penduduk dunia. Adanya ruang interaksi bagi dunia luar, seperti mudahnya akses keluar masuk ke negara lain mengakibatkan pola interaksi, informasi dan komunikasi etnis Iban menjadi berkembang. Hal tersebut dapat dilihat pada aktivitas masyarakat Iban sehari-hari yang telah memanfaatkan dan menggunakan perangkat handphone, televisi dan teknologi modern lainnya.

  3. Dinamika Teater Modern Di Bandung 1958 - 2002

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatang Abdulah

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji dinamika perkembangan teater modern di Bandung dari tahun 1958 sampai dengan 2002. Objek Sampel penelitian ini adalah ‘Studiklub Teater Bandung’ (STB. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sejarah dengan tujuan untuk mengetahui metode dan ideology karya-karya Suyatna Anirun.  Dari penelusuran melalui dokumen dan wawancara dengan berbagai pihak akhirnya ditemukan kesimpulan bahwa STB di bawah penyutradaraan Suyatna Anirun selalu bertitik tolak dari naskah Barat yang dianggap berat. Untuk mengakrabkan antara tontonan dengan penonton, naskah sebagai titik tolak garapan seringkali disadur terlebih dulu. Setiap pertunjukan STB selalu menonjolkan posisi actor, artinya deol slalu menjadi titik pusat petunjukan. Dalam pengelompokan gaya, STB dianggap sebagai salah satu kelompok teater yang konsisten membawakan gaya teater realis. Pola metode dan deology berkarya Suyatna Anirun sangat mempengaruhi kelompok-kelompok teater modern lainnya yang tumbuh dan berkembang di kota Bandung. Kata kunci: Metode,  Penyutradaraan, Pertunjukan Teater.

  4. Corak Etnik dan Dinamika Batik Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfa'ina Rohana Salma

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKBatik Pekalongan mempunyai ciri khas atau karakter yang berbeda dengan batik dari daerah pesisir lainnya. Corak yang berbeda ini karena adanya pengaruh budaya dari etnis-etnis pembuat batik yang berdomisili di Pekalongan, yaitu etnis Jawa, etnis Cina dan etnis Belanda. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan tinjauan dan mengkritisi lebih dalam ciri khas atau karakter corak dari batik yang dihasilkan para pembatik dari etnis yang berbeda di Pekalongan. Metode pendekatan yang dipakai yaitu studi kepustakaan dan eksplorasi di lapangan. Beberapa sampel motif dari ketiga etnis pembatik dianalisis untuk mengetahui keunikan dan kekhasannya masing-masing, serta dengan tinjauan aspek-aspek lain yang melingkupi dinamika industri batik di Pekalongan. Hasilnya menunjukkan bahwa latar belakang budaya yang berbeda menghasilkan corak batik baru yang kemudian menjadi ciri khas batik Pekalongan secara umum. Ada tiga corak batik Pekalongan yaitu: Batik Pekalongan bergaya Jawa, Batik Pekalongan bergaya Cina, dan Batik Pekalongan bergaya Belanda, yang mempunyai keunikan sendiri-sendiri yang membedakan corak batik di antara mereka. Kajian ini dapat menjadi inspirasi pembinaan seni dan industri kreatif di daerah lain yang multietnis.Kata-kata kunci: batik, corak, etnisABSTRACTPekalongan batik has a specific or a different characteristic from other batik of coastal areas. Thestyle is differently from other because of the cultural influences of ethnic batik maker who lives in Pekalongan, namely Javanese, Chinese and Dutch. This paper aims to conduct a review and criticize the deeper characteristics or specific pattern of the Pekalongan batik results from the different ethnics. Approximation method used is library research and exploration in the field. Several samples of the three ethnic batik motifs were analyzed to determine the uniqueness and each characteristic, as well as the review of other aspects surrounding the dynamics of the industry in Pekalongan batik

  5. Dinamika Gerakan Pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Mandau-Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ashsubli

    2016-04-01

    Full Text Available The purpose of this study was to identify and analyze the dynamics of the movement forming a new autonomous region in the district of Mandau. The method used in this research is qualitative descriptive analysis. Sources of data in this study are primary data the authors obtained from interviews with informants and secondary data obtained from the nature of the documents, archives, and other results are available. The results found that the dynamics of the social movements of tangible movement collectivity of people in it to carry or resist change. All that could happen due to the nature of the people themselves who want change it is marked on the organizing societies Mandau and Pinggir were struggling collectively to realize combustion Mandau regency or Duri City. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa dinamika gerakan pembentukan daerah otonomi baru di Kabupaten Mandau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis Deskriptif Kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang penulis peroleh dari hasil wawancara dengan informan serta data sekunder yang didapat dari dokumen-dokemen, arsip-arsip, dan hasil lain yang tersedia. Hasil penelitian menemukan adanya dinamika gerakan sosial yang berwujud gerakan kolektifitas orang-orang di dalamnya untuk membawa atau menentang perubahan. Semua itu bisa terjadi disebabkan sifat masyarakat itu sendiri yang menginginkan perubahan hal ini ditandai dari pengorganisasian masyarakat-masyarakat Mandau dan Pinggir yang berjuang secara kolektif untuk mewujudkan pemekaran daerah Kabupaten Mandau atau Kota Duri.

  6. Dinamika Budaya Material pada Desain Furnitur Kayu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arianti Ayu Puspita Ayu Puspita

    2016-09-01

    ABSTRAK   Perubahan kondisi ekonomi hingga abad ke-21, dan meningkatnya kebutuhan furnitur baik dari luar maupun dalam negeri, kemudian perkembangan ilmu desain di Indone sia, secara tidak langsung berhubungan de ngan permasalahan ekologi. Ketersediaan sumber daya alam seperti kayu, semakin berkurang sehingga mendorong industri furnitur di Indonesia untuk menggunakan alternatif berbagai macam kayu solid, kayu olahan hingga kayu limbah. Dari waktu ke waktu, perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan gaya hidup, turut berperan pada kemunculan bentuk-bentuk furnitur baru di Indonesia. Pada penelitian ini, transformasi   kebutuhan material kayu pada furnitur akan dikaitkan dengan dinamika sosial budaya yang terjadi dari abad ke-18 hingga abad ke-21 di Indonesia. Tansformasi  akan dilihat berdasarkan perubahan teori Material Cultural Studies, yang kemudian akan menghasilkan kesimpulan bahwa konsep ekologi berperan penting dalam perkembangan desain furnitur kayu di Indonesia.   Kata kunci: transformasi budaya, furnitur, kayu, Indonesia, ekologi

  7. Dinamika Pertunjukan Topeng pada Budaya Ngarot di Lelea Indramayu1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Sulaeman

    2014-12-01

    ABSTRAK   Berdasarkan riset yang telah dilakukan beberapa tahun yang lalu, tentang dinamika per- tunjukan Topeng dalam upacara adat Ngarot, yaitu sebuah kegiatan atau praktik kultural ten- tang upacara adat bagi masyarakat Indramayu untuk mencapai pertemuan transedental. Ke- berangkatan penelitian ini mendorong  keingintahuan atas fenomena yang terjadi pada objek yang akan diteliti, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah yang akan dijadikan dasar untuk mengetahui lebih jauh tentang fenomena tersebut yaitu ada perubahan nilai-nilai filoso- fis, fungsi dan peran pertunjukan topeng dalam budaya Ngarot, yang jadi problematikanya adalah bagaimana wujud transformasi tari topeng dalam Ngarot dari masa ke masa? Masalah utama yang akan diungkapkan dalam penelitian ini adalah perubahan dilihat dari asfek nilai- nilai filosofis, fungsi dan peran.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,  karena ma- salah-masalah penelitian ini ada dalam wilayah ruang seni yang sempit, variabel sederhana namun rumit dalam tataran konten, mempersoalkan makna, dan mempertanyakan fenomena. Sedangkan pendekatan yang diterapkan adalah multidisiplin dengan menggunakan pendeka- tan seni, pendekatan budaya, dan pendekatan sosiologi. Target luaran yang ingin dicapai dari penelitian ini menghasilkan konsep pendalaman makna, dan atau menginovasikan tari Topeng untuk masyarakat. Konsep yang dihasilkan dapat dijadikan salah satu panduan juga untuk berkreasi/berkarya dalam upaya merevitalisasi dan menginovasi tari Topeng lainnya.   Kata kunci: Pertunjukan Topeng, ngarot, transformasi, perubahan

  8. Eksistensi Gula Gending di dalam Dinamika Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Triyanuartha

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi gula gending di dalam dinamika budaya yang terjadi di Lombok. Gula gending merupakan sebuah pertunjukan musik yang dimainkan ketika pedagang harum manis mepromosikan barang dagangannya untuk menarik perhatian calon pembeli. Seiring dengan perjalanan waktu, pertunjukan musik ini menjadi langka dan jarang ditemukan di dalam masyarakat. Kini gula gending muncul kembali dengan beberapa perkembangan yang menyertainya. Analisis dilakukan terhadap fakta musikal yang meliputi dimensi sonorik, dimensi visual dan dimensi kinestetik. Untuk membahas mengenai penyebab dan hasil dari perkembangan akan digunakan konsep music and cutural dynamic.   This research aims to gasp the exsistence of gula gending in cultural dynamic which occurs in Lombok. Gula gending was a music performance played when the arbanat seller was promoting their goods to attract the customers’ attention. As the time goes by, this music performance becomes rare, so we seldom find its existence in society. In spite of the fact, nowdays gula gending reappears along with few following developments. An analysis has been done to the musical facts which may include among athers are sonoric dimention, visual dimention, and kinesthetic dimention. To gain the explanation about the causes and results of the development, music and cultural dynamic concepts are conducted.

  9. SURVEI DINAMIKA PENULARAN MALARIA DI DESA BANJARETNO, KECAMATAN KAJORAN, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristiyanto Ristiyanto

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam rangka menurunkan angka endemisilas malaria di Kabupaten Magelang telah dilakukan studi dinamika penularan. Tujuan survei dinamika penularan ini adalah mengetahui proses terjadinya penularan malaria dan faktor-faktor risiko kejadian malaria. Lokasi survei di Desa Banjaretno, Kecamatan Kajorun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Juni 2004. Metode survei adalah metode survei dinamika penularan yang telah distandardkan dalam pelatihan ICDC. Hasil survei parasit malaria menunjukkan bahwa 5 orang (5,10% dari 98 orang mengandung parasit Plasmodium falciparum. Hasil survei entomologi di liga rumah kasus malaria diperoleh angka man baiting rate (MBR nyamuk Anopheles aconitus di dalam rumah 0,5/jam/orang dan di luar rumah 1,08/jam/orang. Parity rate nyamuk tersebut 0%. Tempat perindukan di sekitar rumah kasus malaria adalah sawah, kolam, dan saluran irigasi. Penanaman padi tidak serempak, sehingga, tempat perindukan An. aconitus tersedia sepanjang tahun. Kepadatan larva nyamuk An. aconitus berkisar antara 0,3-2,1 perciduk. Hasil survei perilaku pada 31 responden (5 kasus malaria dan 26 orang tetangga kasus malaria diketahui bahwa pengetahuan, dan sikap responden mendukung untuk melakukan pencegahan penularan malaria (80% dari 31 responden, tetapi tidak diikuti dengan tindakan mencegah malaria (39,76% dari 31 responden. Semua rumah kasus malaria berdinding kayu atau bambu, belum menggunakan langit-langit, jendela dan ventilasi belum rapat nyamuk (100% rumah kasus malaria. Kebiasaan pada malam hari (5 kasus malaria yang mendukung penularan malaria adalah kebiasaan menonton TV bersama-sama pada malam hari dengan keadaan pintu dan jendela terbuka. Pelayanan kesehatan oleh Puskesmas tidak melakukan kunjungan rutin ke daerah endemis malaria karena tidak ada JMD. Hasil survei dinamika penularan ini memperlihatkan bahwa penularan malaria di Desa Banjaretno. Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terjadi pada musim kemarau, di dalam rumah pada

  10. DINAMIKA PENANAMAN NILAI-NILAI BELA NEGARA KADET MAGUWO DALAM PERSPEKTIF HISTORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianto Hadi

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengetahui, memahami, dan menemukan: 1 formulasi nilai-nilai bela negara yang terkandung dalam peristiwa Serangan Fajar dan jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA pada tanggal 29 Juli 1947; 2 dinamika interpretasi tokoh  dan pejabat TNI AU terhadap bela negara; 3 rumusan dinamika proses penanaman nilai-nilai bela negara di Sekbang; 4 faktor-faktor yang berpengaruh terhadap dinamika penanaman nilai-nilai bela negara di Sekbang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan kombinasi dari berbagai pendekatan dan metode penelitian. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1 core value bela negara Kadet Maguwo yang masih relevan; sesuai dengan landasan historis dan landasan filosofis pendidikan meliputi nilai-nilai kesetiaan dan kecintaan terhadap negara Indonesia dengan tetap didasari nilai-nilai ketuhanan, ketulusan, kekuatan tekad, kesatria, moralitas, keteladanan, integritas, profesionalitas, dan kedisiplinan; 2 bela negara awalnya bersifat filosofis, dan diperkuat secara ideologis untuk mengembangkan eksistensinya yang mengutamakan keberanian dengan integritas dan profesionalitas; 3 penanaman nilai diawali secara sederhana dengan landasan filosofis yang penuh makna, berlanjut dengan intensitas yang tinggi untuk pemantapan ideologis, dan psikologis, kemudian mengarah ke sosiologis yang intensitasnya menuru; 4 dinamika penanaman nilai-nilai bela negara dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, zaman, dan budaya yang berada pada empat tingkatan, yaitu nasional/internasional, departemen, unit pelaksana, dan individu siswa. Proses penanaman nilai-nilai bela negara yang berpola behavioristik dan melibatkan kesadaran siswa untuk turut aktif dalam proses pendidikan akan berdampak sangat dalam, merasuk kedalam jiwa dan menjadi sikap hidup sepanjang hayat siswa, karena telah mencapai pada tataran titik kesadaran integral. Kata kunci: penanaman nilai, nilai bela negara

  11. Miskonsepsi Buku Ajar Fisika SMA Kelas X Pada Pokok Bahasan Dinamika Gerak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachmi Nurdiansyah

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA kelas X. Adapun buku ajar yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: (1 Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan RA dan SI yang diterbitkan tahun 2012 oleh penerbit IP, (2 Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan TPM yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit VP, dan (3 Fisika Peminatan untuk SMA/MA Kelas X karangan SN dan SZ yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit YW. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah data berupa aspek penjelasan konsep, penulisan rumus, penulisan simbol, penulisan satuan, dan penyajian gambar pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data dalam buku ajar fisika SMA yang dibandingkan dengan buku teks fisika universitas. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak terdapat dalam buku ajar fisika SMA. Buku ajar IP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 57,14%, penulisan simbol dengan persentase 46,15%, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Buku ajar VP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 79,62%, dan penyajian gambar dengan persentase 80%. Buku ajar YW mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 69,23, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Pada aspek penulisan satuan, tidak terdapat miskonsepsi dalam buku ajar IP, VP, dan YW.

  12. PERSEPSI DAN SIKAP PEREMPUAN TIONGHOA TERHADAP DINAMIKA POLITIK MASA REFORMASI DI KABUPATEN NGAWI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khoirul Huda

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan sikap kaum perempuan Tionghoa terhadap dinamika politik masa reformasi di Kabupaten Ngawi pada pelaksanaan pemilu Tahun 2014. Metode penelitian ini adalah kualitatif  dengansumber data primer diperoleh melalui wawancara informan dan data sekunder berupa foto atau arsip/dokumen diperoleh ketika observasi masyarakat perempuanTionghoa Kabupaten Ngawi.Analisis data menggunakan analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang bergerak pada tiga tahap yaitu reduksi, sajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi dan sikap perempuan pada masyarakat Tionghoa dalam dinamika politik masa Reformasi kurang memiliki pengaruh yang signifikan. Kemudian mereka menganggap bahwa masa reformasi pasca tahun 1998 masih mempunyai sikap nasionalisme yang tinggi, akan tetapiseiring berjalannya waktu nasionalisme tersebut berubah pada bentuk tidak nasionalis, sebab banyak kasus korupsi oleh petinggi negara. Di dalam hal ini perempuan pada masyarakat Tionghoa tidak berpihak terhadap kepemimpinan mana yang layak dan baik, karena semua pemimpin dengan segala kebijakannya terdapat unsur positif dan negatif.Masyarakat Tionghoa khususnya perempuan kurang mempunyai andil dalam dimensi politik.Hal tersebut disebabkan karena mereka mimiliki jiwa dagang (bisnis yang tinggi dan sikap mereka dalamhal berpolitik dapat dilihat tatkala menggunakan hak suara dalam pemilihan umum yang dilakukan sejak masa reformasi hingga sekarang.

  13. Keterkaitan Dinamika Penduduk dan Kinerja Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiani Hardiani

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak. The study aimed to analyze: (1 The dynamics of population in districts/cities in Jambi province that include population condition and growth as well as the quality of population; (2 The relationship between dynamics of population and economic development performance. The data were analyzed in descriptive quantitative and qualitative methods using demographic indicators. Furthermore, to analyze the relationship between dynamics of population and economic development performance, correlation analysis was used. Results indicated that: 1 The total population in Jambi province is relatively small in number with low population density but with high inequality of population distribution among districts/cities; 2 Jambi province is one of the areas in Indonesia with a relatively rapid population growth; 3 Population’s age structure in Jambi province is no longer belong in the young age structure, but doesn’t meet the category of old age structure; 4 Compared to other provinces in Indonesia, education and health conditions in Jambi province has been relatively adequate; 5 Poverty level in Jambi province is relatively low compared with national poverty level, with declines that also is faster in comparative; 7 There is a positive correlation between quantity of population and economic growth but no correlation between quality of population and economic growth in Jambi province. Keywords: Education, Health, Poverty Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1 Dinamika penduduk pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang mencakup kondisi dan perkembangan kuantitas penduduk serta kualitas penduduk (2 Keterkaitan dinamika penduduk dan kinerja pembangunan ekonomi pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan memanfaatkan indikator-indikator kependudukan. Selanjutnya untuk menganalisis keterkaitan dinamika penduduk dan kinerja pembangunan ekonomi digunakan analisis korelasi.

  14. DINAMIKA SISTEM KOTA-KOTA DAN PEMILIHAN ALTERNATIF PUSAT PERTUMBUHAN BARU DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sriyanto Prakoso

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menganalisa dinamika dan variasi perkembangan sistem kota-kota dan karakter kekotaan, guna memilih atau menentukan alternatif pengembangan pusat pusat baru di Propinsi sehingga pembangunan lebih merata. Penelitian menggunakan metode deskriptifianalitis dengan analisis data sekunder. Lingkup daerah penelitian meliputi seluruh desa di Propinsi DIY, sejumlah 438 desa yang tersebar di lima Kabupaten. Variabel yang digunakan meliputi variabel demografis untuk menganalisa sistem dan hirarki kota-kota dan variabel karakter kekotaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Index primacy, Analisis Faktor, Crosstab dan Korelasi, Pembuatan Tipologi Wilayah. Sedangkan analisis spasial atau pemetaan dengan program Arc View. Hasil penelitian menunjukkan, dinamika sistem kota-kota di Propinsi DIY sepanjang tahun 1960-2002 memperlihatkan gejala primacy atau pemusatan perkembangan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya (pinggiran. Hal tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan perkembangan wilayah dan beban kota semakin meningkat. Semakin tinggi peringkat wilayah, semakin dinamis perubahan yang terjadi, sena semakin tinggi karakter kekotaan yang dimilikinya. Fenomena pemusatan perkembangan yang tedadi di kota Yogyakarta dan sekitarnya merupakan bukti empiris pemusatan sistem perkotaan. Berdasarkan analisis yang komprehensif, ditetapkan kluster pusat pertumbuhan baru di lima Kabupaten Kota, yaitu Kluster Sentolo (Kabupaten Kulonprogo, Kluster Srandakan-Galur (Kabupaten Bantul, Kluster Playen-Patuk (Kabupaten Gunung Kidul, Kluster Tempel-Sleman (Kabupaten Sleman, dan Kluster Giwangan (Kota Yogyakarta. Penelitian merekomendasikan redistribusi hasil-hasil pembangunan melalui pengembangan dan penguatan pusat pertumbuhan baru, pembentukan tata ruang perwilayahan dan sistem perkotaan yang fungsional. Pusat pertumbuhan baru harus `mandiri. dan diintegrasikan dengan wilayah belakangnya (hinterland, sehingga tercipta keterkaitan fisik

  15. Dinamika Kerukunan Intern Umat Islam Dalam Relasi Etnisitas Dan Agama Di Kalteng

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Tri Haryanto

    2013-06-01

    Full Text Available AbstrakAgama Islam dianut oleh sebagian besar penduduk Kalimantan Tengah yang terdiri dari berbagai etnis seperti Dayak, Banjar, Jawa, Madura, dan lainnya. Penelitian ini mengkaji dinamika hubungan intern umat Islam dalam konteks relasi etnisitas dan agama di Kalimantan Tengah. Permasalahannya adalah bagaimana dinamika hubungan inten umat Islam, faktor pendukung kerukunan, dan strategi adaptasi membangun harmoni di Kalimanta Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, Focus Group Discussion (FGD, dan telaah dokumen. Hubungan intern umat Islam di Kalimantan Tengah diwarnai dengan tanggapan terhadap konflik etnistahun 2001 antara Etnis Dayak dan Madura. Faktor yang mendukung kerukunan yang tercapai saat ini antara lain adanya daya tawar budaya, simbiosisme ekonomi, peran tokoh masyarakat, dan peran pemerintah. Adapun strategi adaptasi yang dilakukan untuk memelihara harmoni dilakukan secara kultural dengan revitalisasidan akulturasi budaya dan nilai-nilai lokal, serta secara struktural dengan politik uniformitas baik yang dilakukan oleh pranata Adat Dayak maupun pemerintah Kalimantan Tengah.Kata kunci: Kerukunan, Budaya Dominan, Politik Uniformitas, Strategi Adaptasi AbstractIslam is professed by the majority of people in Central Kalimantan who consists of various ethnic groups such as the Dayak, Banjar, Javanese, Madurese, and others. This study discusses about the dynamics of internal relationship among Muslim in the context of the relationship of ethnicity and religion in Central Kalimantan. The problems are how the dynamics of the internal relationship amongst Muslims in CentralKalimantan and what factors are supporting to the reconciliation and adaptation strategies to build harmony amongst them. This research was carried out with the qualitative approach in which data were collected through interviews, observation, Focus Group

  16. EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM DINAMIKA KELOMPOK DENGAN METODE OUTBOUND PADA DIKLAT FUNGSIONAL AUDITOR DI PUSDIKLATWAS BPKP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniar Palupi

    2017-01-01

    Full Text Available The objective of this research is to analyze the implementation effectiveness of the group dynamic program using outbound method.  The training is organized by Pusdklatwas BPKP and attended by all the government internal auditors in Indonesia.  The research uses Structural Equation Modeling (SEM with Partial Least Square approach.  The effectiveness of the program is scored using Kirkpatrick’s Four Level Training Evaluation model by measuring the participant’s perception on the implemented training, the learning process, and the benefit that can be obtained from the training.  The result shows that as an output, the training influences the participants learning process positively and significantly (trust, openness, responsibility, interdependency, self confidence, & stress management.  In addition, as a short term result the training also gives a positive and significant impact to the learning condition and for the medium term result is the adaptive performance of the participants.Keywords: audit, employee, performance, psychology, SEM AbstrakTujuan dari penelian ini adalah menganalisis efektivitas pelaksanaan program dinamika kelompok dengan metode outbound yang diselenggarakan oleh Pusdiklatwas BPKP untuk seluruh auditor internal pemerintah dari seluruh Indonesia.  Penelitian ini dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM dengan pendekatan Partial Least Square (PLS. Efektivitas program dinilai dengan menggunakan teori evaluasi pelatihan empat level yang dikemukakan oleh Kirkpatrick, dengan mengukur persespi peserta program tentang pelaksanaan program, serta pembelajaran dan manfaat yang dirasakan oleh peserta program.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program efektif pada setiap tahapan evaluasi.  Hasil menunjukkan bahwa program ini secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap pembelajaran peserta (trust, openness, responsibility, interdependency, self confidence, & stress management sebagai output

  17. Kaindea: Dinamika Pengelolaan Hutan Adat di Pulau Kecil (Studi Kasus: Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Arafah

    2011-01-01

    Full Text Available Indonesia adalah Negara Kepulauan yang mempunyai keragaman ekologi dan budaya dalam pengelolaan sumberdaya alam. Termasuk dalam pengelolaan hutan, masyarakat pulau-pulau kecil mempunyai system pengelolaan hutan adat yang terpelihara secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika pengalolaan hutan adat berdasarkan kearifan masyarakat Pulau Wangi-Wangi. Penelitian ini kualitatif dengan metode studi kasus dalam perspektif emik, yaitu pandangan masyarakat Mandati di Pulau Wangi-Wangi terhadap pengelolaan hutan adat. Data dianalisis dengan pendekatan sejarah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Mandati di Pulau Wangi-Wangi masih mempunyai pengelolaan hutan adat berbasis masyarakat yaitu Kaindea. Kaindea dikelola berdasarkan aturan adat yang berfungsi konservasi, ekonomi dan sosial budaya. Kelestarian pengelolaan hutan adat secara turun-temurun berkaitan dengan eksistensi hubungan antara “Kaindea-Koranga” (hutan-kebun dengan masyarakat. Disarankan agar transformasi kelembagaan pengelolaan hutan adat sebagai pilihan kebijakan berdasarkan kearifan dan kondisi ekologi local. Kata kunci: Kaindea, hutan adat, pulau-pulau kecil, kearifan lokal. Kaindea: Dynamic Management of Indigenous Forest in Small Island (Study Case: Wangi-wangi Island, Wakatoby Regency Abstract Indonesia as the archipelago country has diverse ecological and natural resources. Similarly, the type of forest management and its conditions also vary widely, so it requires an appropriate management system adapted to the local conditions. The objective of this study is to find out local wisdom in the Kaindea management system and ecological, economic and social-cultural fungction on Wangi-Wangi Island. This study is qualitative research with a case study method in emics perspective. Data is then analyzed descriptively by historical approach. The result of the study showed that Mandati community in Wangi- Wangi Island has a unique forest

  18. Simulasi Dinamika untuk Menentukan Stabilitas Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Thyristor Controlled Braking Resistor pada Sistem IEEE 34 Node Test Feeder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Taufiq

    2012-09-01

    Full Text Available Terdapat berbagai macam metode untuk meningkatkan stabilitas sistem  tenaga listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pengereman dinamis (dynamic braking. Generator sinkron sebagai distributed generator yang digerakkan oleh mesin diesel. Pada saat terjadi gangguan pada sistem, digunakan sebuah Thyristor Controlled Braking Resistor (TCBR untuk meredam osilasi yang terjadi. Sistem yang hendak dianalisis dinamika dan stabilitasnnya adalah IEEE 34 node test feeder. Dengan sistem ini diilustrasikan karakteristik dan keefektifan TCBR untuk meredam osilasi frekuensi rendah dan mencegah terjadinya ketidakstabilan transien sistem. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dengan adanya penambahan TCBR (Thyristor Controlled Braking Resistor maka respon transien sistem akan menjadi lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan overshoot dan settling timenya. Dengan demikian sistem akan menuju kondisi stabil dengan lebih cepat setelah terjadi gangguan.

  19. The Nature of the Phonon Spectrum and the Analysis of Lattice Thermal Conductivity; Nature du Spectre des Phonons et Analyse de la Conductibilite Thermique du Reseau; Kharakter fononnogo spektra i analiz teploprovodnosti reshetki; Naturaleza del Espectro Fononico y Analisis de la Conductividad Termica Reticular

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Joshi, S. K.; Sharma, K. C. [Physics Department, Allahabad University, Allahabad (India)

    1965-04-15

    , se obtiene tambien una concordancia satisfactoria con los datos experimentales. Se llega, pues, a la conclusion de que, segun los criterios actuales, la naturaleza del espectro fononico no ejerce inferencia acusada en el analisis de los datos relativos a la conductividad termica reticular, y de que las sutilezas propias del espectro fononico se pierden con el ajuste de los diversos parametros que intervienen. A juicio de los autores, en lugar de preocuparse demasiado por determinar las laboriosas integrales correspondientes a modelos de dinamica reticular mas realistas, es preferible investigar la validez de las diferentes hipotesis referentes al tiempo de relajacion que intervienen al formular dichas integrales. (author) [Russian] Daetsja analiz teploprovodnosti reshetki, v kotorom ispol'zuetsja bolee realistichnyj fonon- nyj spektr, chem obychnyj debaevskij fononnyj spektr, sostojashhij iz odnoj srednej akusticheskoj vetvi. Vpervye ispol'zovana dispersionnaja model' anizotropnogo sploshnogo spektra v reschete zavisimosti teploprovodnosti reshetki germanija ot temperatury. Primenennyj put' reshenija v jetom raschete predstavljaet soboj izmenennyj variant vyrazhenija Kollujejja. Dlja ocenki dovol'no znachitel'nyh integralov vyshe chastot reshetki ispol'zuetsja procedura integracii shesti i treh chlenov uravnenija Haustona. Primenjajutsja naibolee podhodjashhie rasprostranennye vyrazhenija dlja vremeni relaksacii dlja rassejanija na granice i na primesi, a takzhe dlja treh fononnyh normal'nyh processov i processa Umklappa. Pri pravil'nom podbore chetyreh postojannyh, imejushhihsja v integralah, poluchaetsja horoshee sootvetstvie s jeksperimental'nymi dannymi Hollanda, Slaka i Glassbrennera dlja germanija ot 20 do 1000 Degree-Sign K. Blagodarja nadezhnym dannym nejtronnoj spektroskopii my znaem, chto germanij imeet ochen' razbrosannye poperechnye vetvi, i dispersionnaja model' anizotropnogo sploshnogo spektra takzhe daet o nih plohoe predstavlenie. Pojetomu my schitaem

  20. Dinamika Penyesuaian Diri Penyandang Disabilitas di Tempat Magang Kerja: Studi Deskriptif di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Nur Sayyidah

    2015-06-01

    Hasil penelitian ini menunjukkan proses pelaksanaan magang kerja selama 25 hari dengan tahapan pelaksanaan bimbingan vokasional, orientasi dan konsultasi, penempatan klien di tempat magang kerja, pelaksanaan bimbingan kerja, penarikan klien dari tempat magang, evaluasi dan monitoring. Penyandang disabilitas rungu wicara ditempatkan di perusahaan yang bergerak dibidang distributor alat-alat rumah tangga, penyandang disabilitas netra ditempatkan di panti pijat dan penyandang disabilitas daksa ditempatkan di perusahaan yang bergerak dibidang percetakan dan sablon. Dinamika penyesuaian diri dari ketiga informan tersebut yang memiliki penyesuaian yang lebih sehat yaitu penyandang disabilitas rungu wicara karena mampu memenuhi 3 dari 4 aspek dalam penyesuaian diri yang sehat. Aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan sosial, aspek kematangan intelektual, aspek kematangan tanggung jawab personal dan aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional. Penyandang disabilitas netramampu memenuhi 2 aspek penyesuaian diri dan 2 aspek kurang dapat terpenuhi. Aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan sosial dan aspek kematangan tanggung jawab personal, aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional dan intelektual. Sedangkan penyandang disabilitas daksa terdapat tiga aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional, sosial dan tanggung jawab personal, hanya 1 aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan intelektual

  1. Determination of D{sub 2}O-2% Enriched Uranium Lattice Parameters by Means of a Critical System; Determination des Parametres d'un Reseau Uranium Enrichi a 2%-Eau Lourde au Moyen d'un Ensemble Critique; Opredelenie s pomoshch'yu kriticheskoj sistemy parametrov reshetki s 2%-nym obog ashcheniem Urana i s zamedlitelem D{sub 2}O; Determinacion, Mediante un Conjunto Critico, de los Parametros de un Reticulado de D{sub 2}O y Uranio Enriquecido al 2%

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Raisic, N.; Takac, S.; Markovic, H.; Bosevski, T. [Boris Kidric Institute of Nuclear Sciences, Belgrade, Yugoslavia (Serbia)

    1964-02-15

    las tecnicas utilizadas en las mediciones. Los datos experimentales sirvieron a continuacion para deducir los parametros del reticulado, dennidos por la formula de cuatro factores y el estudio matematico del cuerpo del reactor con arreglo a la teoria de difusion de dos grupos. Los resultados obtenidos se comparan con los valores corrientemente asignados a los mismos parametros para configuraciones de reticulados medidos. Se presentan las desviaciones halladas en el valor de n y en la integral de resonancia para el {sup 238}U. En conclusion, se analiza la utilidad y precision de los datos obtenidos con los experimentos criticos para la construccion y explotacion de un reactor de investigacion de D{sub 2}O y uranio enriquecido. (author) [Russian] Daetsja opisanie serii opytov, vypolnennyh s cel'ju opredelenija osnovnyh parametrov reshetki s 2%-nym obogashheniem urana i s zamedlitelem v vide D{sub 2}O. Toplivnye jelementy predstavljali soboj polye cilindry, pokrytye aljuminiem i smochennye kak snaruzhi, tak i iznutri vodoj. Opyty provodilis' na kriticheskoj sborke RB Instituta jadernyh nauk im. Boris Kidric v Belgrade. Udobooptekaemaja geometricheskaja forma jetoj sistemy daet vozmozhnost' sravnitel'no prosto teoreticheski ob'jasnit' rezul'taty opytov i provesti neposredstvennoe gotovoe sravnenie s raschetami dvuhgruppovoj teorii diffuzii. Izmerenija, vypolnennye dlja desjati razlichnyh konfiguracij reshetki, vkljuchali opredelenie laplasiana, kojefficienta reaktivnosti urovnja vody i blok-jeffekta dlja potoka teplovyh i nadteplovyh nejtronov vnutri kamery reaktora. Opisyvaetsja metodika ctih izmerenij. Dannye opytov ispol'zujutsja dlja vyvedenija parametrov reshetki, opredeljaemyh po formule chetyreh somnozhitelej i pri primenenii k aktivnoj zone reaktora dvuhgruppovoj teorii diffuzii. Rezul'taty sravnivajutsja so standartnymi raschetami teh zhe parametrov dlja izmerjaemyh konfiguracij reshetki. Otmechajutsja otklonenija v velichine p i rezonansnogo integrala U-238. V

  2. Dinamika Kurikulum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Asri

    2017-09-01

    Full Text Available Education does not have a standard reference, which covers access for revision by the authorities. Because education continues to grow along with the rolling times. Therefore, all matters relating to education also do not have a standard reference, including educational curriculum. The curriculum is one of the important elements that has a role to advance education in Indonesia, in accordance with the ideals of the constitution. Curriculum changes are not taboo for education in developed countries of the world (such as Japan, Finlandia,  USA, etc.. Basically the dynamics of curriculum in Indonesia aims to make education in Indonesia able to compete with the developed countries in the world.

  3. Dinamika Elit Lokal Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Zamroni

    2012-01-01

    Full Text Available The priyayi played a vital role in leading the Indonesian community during the colonial era. The same applies to Madura society. During the colonial era, power wielded by the priyayi was constricted on the basis of Madura culture and was strengthened by the bureaucratic power structure at both the village and district/ city level. This was manifested in such ways as serving as a klébun or bupati. However, the pattern of priyayi power, which was underpinned by feudalism waned, being replaced by Islamic religious leaders known as kiai. During the New Order regime, kiai in Madura played a very dominant role which was not only limited to the realm of religion, but also all aspects of life ranging from social, politics, economic, to culture. Nevertheless, with the dawn of the reformation era, economic elites have catapulted themselves to prominence, and there are growing signs that they are replacing the role which religious leaders used to play in Madura society in general and in the political domain in particular through forming shadow state as a tool used to exert control over Madura Political dynamics. This concise paper presents as discussion of ‘political fights’ among cultural, religious, bureaucratic, and economic elites in Madura.

  4. Kopūstinės kandies (Plutella xylostella L.) (Lepidoptera: Plutelidae) skraidymo ir kenkimo intensyvumo dinamika vasarinių rapsų ir gūžinių kopūstų pasėliuose

    OpenAIRE

    Vyšniauskaitė, Sigrida

    2013-01-01

    Magistrantūros studijų baigiamajame darbe pateikiami kopūstinės kandies skraidymo bei kenkimo dinamikos vasarinių rapsų ir gūžinių kopūstų pasėliuose tyrimų rezultatai. Darbo objektas – kopūstinė kandis (Plutella xylostella L.) Darbo metodai – kopūstinės kandies skraidymo dinamika tirta naudojant feromonines “delta” tipo gaudykles, 2012 m. gegužės – rugpjūčio mėnesiais, vasarinių rapsų ir ankstyvųjų bei vėlyvųjų baltagūžių kopūstų pasėliuose. Vasarinių rapsų pasėlyje buvo įrengta 12 ga...

  5. Dinamika Usaha Pengrajin Reog Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naning Kristiyana

    2017-06-01

    Full Text Available The prospect of Reog handicrafts is increasingly encouraging because Reog is now one of the mainstays of national and even international tourism of Ponorogo. This study aims to know the business conditions of Reog Ponorogo’s craftsmen and the problems faced by them. Respondents of this study are Reog Craftsmen in Ponorogo. This research uses quantitative descriptive research method. The sample in this study is the population because the population is less than 100 that is 31 craftsmen. The data were collected by questionnaire. Data analysis in the field using descriptive and quantitative descriptive explorative format. The result of the research shows that the business of reog craft is mostly done downhill. Craftsmen have pioneered the business since about 10-20 years ago. Making reog craft does not require higher education. This is proved by the largest number of artisans have minimum education of elementary school. The total workforce of each craftsman <20 workers. The level of education of the largest number of labor is junior high school. Productions made monthly can achieve sales targets because most of the production based on orders from retailers. The market share of handicrafts reog to foreign countries such as Malaysia, Korea, America, and others. The main problem of the craftsmen is the difficulty in obtaining raw materials such as peacock, tiger skin, cow skin, cow's tail, ponytail and high price of raw materials, capital problem.

  6. DINAMIKA USAHA PENGRAJIN REOG PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naning Kristiyana

    2017-05-01

    Full Text Available The prospect of Reog's handicrafts is more exciting because Reog's art is now one of the mainstays of Ponorogo tourism in national and even international scale. This study aims: Knowing the business conditions of craftsmen Reog Ponorogo, and Know the problems faced by the craftsmen Reog Ponorogo. Respondents of this study are Reog Craftsmen in Ponorogo. This research uses Quantitative Descriptive research method. The sample in this study population because the population is less than 100 ie 31 craftsmen. The data were collected by questionnaire. Data analysis in the field using descriptive and quantitative descriptive explorative format. The result of the research is known that the business of reog craft is mostly done downhill. Craftsmen have pioneered the business since about 10-20 years ago. Making a reog craft does not require higher education proved the largest number of artisans have a minimum of elementary education. The total workforce of each craftsman <20 workers. The highest level of labor education is SMP.Productions made monthly can reach the sales target because most of the production is based on orders from retailers. The market share of craft reog to foreign countries such as Malaysia, Korea, America, and others. The main problem of craftsmen is the difficulty in obtaining raw materials such as peacock, tiger skin, cow leather, cow tail, horse tail and high price of raw materials, capital problem.

  7. DINAMIKA DEPRESI PADA PENDERITA AIDS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imadduddin Parhani

    2016-12-01

    Full Text Available Depression is a major mental health problem today. This is very important because people with depression productivity will decrease and this is very bad for a society and a country that is building. There are at least four chronic diseases that allow the depression sufferer, one of which is HIV and AIDS. Given the uncertainty over the fate of people living with HIV and AIDS had the potential to give rise to feelings of anxiety and depression. Someone who is infected with HIV and AIDS will be overcome by a feeling of dying, guilt about the behavior that makes infection, and taste sequestered by others.The cause of depression in people with HIV and AIDS by cognitive approach that is the mindset of people who deviate from the pattern of the logical interpretation or misinterprets an event or events, focusing on the negative situations that happened to him, and hope that pessimistic and negative about the future. Symptoms are raised is their depressed mood, decreased interest or pleasure in absolute terms, average of worthlessness or excessive guilt, thoughts of death. Response or reaction that occurs is refused, angry, and depressed when he learned he was infected with HIV and AIDS, and eventually be able to accept his situation. Efforts are being made to reduce depression are manifold. One is through social support to colleagues who also have HIV and AIDS.

  8. Dinamika Perjuangan Muslim di Palestina

    OpenAIRE

    Rosyid, Moh

    2015-01-01

    Upaya negara Palestina untuk mewujudkan kedaulatannya sebagai negara mendapat tantangan oleh arogansi Israel yang ingin menganeksasinya dengan dalih 'ajaran' dan keyakinannya. Usaha optimal Israel mencaplok wilayah negara Israel dirancang dengan langkah yang rapi, yakni sejak munculnya protokol zionis hingga eksisnya negara Israel. Sejak itu, konflik yang diderita negara Palestina membuat negaranya makin miskin karena energinya tersedot untuk memperjuangkan kedaulatan, di tengah upaya yang ha...

  9. DINAMIKA STUDI ISLAM DI BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Rusydi

    2016-04-01

    Full Text Available The following writing shows the historicity of Islamic studies in the West. It is important to reflect, at least as a comparison for our Islamic studies in Indonesia. Initially, Islamic studies in the West were looked unfairly. Islam was considered a fragment of Jews and Christian tradition. Thus, Islamic studies were positioned as a subunit of Christian studies. At this condition, Islamic studies tended to be colonized by West scholars’ ideology. However, in 1980, Islamic studies began to be looked fairly in the West. Funded by National Endowment for the Humanities, University of Arizona for the first time held an international symposium on Islam and Religious Studies. In this symposium, Islam was considered equally with Christian. Therefore, the research on it was not only about Islam as religion but also as civilization. It was indicated by various approaches to Islam such as philology, social and humanities approaches. Today, Islamic studies develop intensively with the contemporary approaches called post-orientalism which is based on post-colonialism, post-structuralism, multiculturalism, and critical theory.

  10. Strain Dependence of the Frequencies and the Thermal Expansion of the Hexagonal Close-Packed Lattice; Variations, en Fonction de la Deformation, des Frequences et de la Dilatation Thermique du Reseau a Structure Hexagonale Compacte; Zavisimost' chastot i teplovogo rasshireniya geksagonal'noj reshetki s plotnoj upakovkoj ot napryazheniya; Variacion de las Frecuencias y de la Dilatacion Termica de la Red Hexagonal Compacta en Funcion de la Deformacion

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Srinivasan, R.; Ramji Rao, R. [Physics Department, Indian Institute of Technology, Madras (India)

    1965-04-15

    {gamma}'' Para tres pares de valores de m y n. Se ha comprobado que {gamma}' = {gamma}'' y que el limite superior de temperatura {gamma}{sub {infinity}} mayor en 0,3, aproximadamente, que el limite inferior de temperatura{sup .} Esta diferencia cuya magnitud parece ser independiente de los valores de m y n, disminuira probablemente al tener en cuenta la interaccion de atomos vecinos mas alejados. Los datos teoricos se comparan con los resultados experimentales obtenidos en el caso del magnesio. (author) [Russian] Nedavno bylo izmereno anizotropnoe teplo voe rasshirenie nekotoryh geksagonal'nyh metallov. Dlja razrabotki teorii anizotropnogo teplovogo rasshirenija geksagonal'noj reshetki s plotnoj upakovkoj neobhodimo issledovat' zavisimost' chastot geksagonal'noj reshetki s plotnoj upakovkoj ot naprjazhenija. Rassmatrivalas' geksagonal'naja reshetka s plotnoj upakovkoj s central'nym vzaimodejstviem s bli- a b zhajshim sosednim atomom v vide Empty-Set = -a/{gamma}{sup m} + b/{gamma}{sup n} Ispol'zuemymi naprjazhenijami javljajutsja 1) prodol'noe rasshirenie #Greek Lunate Epsilon Symbol#' vdol' osi z; i 2) ravnomernoe vozdushnoe rasshirenie {zeta} vdol' osnovnoj ploskosti. Oni javljajutsja sootvetstvujushhimi naprjazhenijami v teorii teplovogo rasshirenija,i ih preimushhestvom javljaetsja to, chto oni ne vyzyvajut smeshhenij mezhdu reshetkami. Byli razrabotany parametry Grjunajzena {gamma}'{sub i} = - Partial-Differential log{omega}{sub i}/ Partial-Differential #Greek Lunate Epsilon Symbol#' and {gamma}'{sub i}' = - Partial-Differential log{omega}{sub i}/ Partial-Differential {zeta} Dlja volnovyh vekto- J rov, idushhih vdol' opredelennyh simmetrichnyh napravlenij. Bylo ustanovleno, chto jeti parametry dlja akusticheskih vetvej sil'no zavisjat ot napravlenija i sil'no kolebljutsja. Odna iz poperechnyh akusticheskih vetvej v osnovnoj ploskosti imeet otricatel'noe znachenie {gamma}' dlja ljubyh znachenij ship. Byla opredelena zavisimost' momentov {mu}{sub 2}, {mu}{sub 4} i {mu

  11. Dinamika Akad dalam Transaksi Ekonomi Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmawati Rahmawati

    2016-02-01

    Full Text Available Transaction is one of law products (sharia and jurisprudence that has a lot of development in accordance to human dynamics of the classical period to the present day. In the future, it will always envolve to follow the dynamics of economic system by maintaining the substance in the middle of economical global contentions. Transaction becomes one of Islamic and sharia (revelation product law to ensure human welfare. As a norm, transactions in Islamic finance or Islamic economics can be fused into the world economic system. This can be a filtering and balancing for the economical system that runs stable towards the benefit of all parties.DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2207

  12. Menalar Dinamika Konflik Wisata Goa Pindul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laode Machdani Afala

    2017-09-01

    Full Text Available This paper intends to provide an overview of how the drama of the conflict took place in the tourist area of Goa Pindul, Gunungkidul egency. Through the contentious politics approach, this paper oncludes that the dynamics of conflict that occurred in the cinde tour of Pindul have increased escalation of conflict along with the development of Goa Pindul tourism that increasingly famous and bring huge profits. This happens because of the conflictual relationship between the actors, namely the government, Pokdarwis, and local communities in the management of Goa Pindul tourist attraction. The conflict was mainly triggered by the presence of an open opportunity structure of economic structure and land ownership that emerged along with the presence of Goa Pindul tourist attraction. The conflict then expanded and involved many actors through the emergence of claims in their bid for rights over the management of the tourist area.

  13. DINAMIKA RESILIENSI ORANG TUA ANAK AUTIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mumun Muniroh

    2012-10-01

    Full Text Available This research is meant to know the dynamic of resiliency of the parents who have autism child in Pekalongan City by using phenomenology theory. To collect data it was used in-depth interview and observation. The respondents are the parents who have autism child that goes to extraordinary school for disable persons YRI of Pekalongan City. The result of this research shows that the forming of the parents’ resiliency is influenced by internal and external factors. Cognitively, at the beginning of diagnose, the parents feel worry, stress, and even think to blame on themselves. Affectively, worry, confuse and sad feeling are experienced by them. After adaptation and meaning process, cognitive and affective conditions of them begin to change. They view the problems more positive, and have been able to accept and broad minded the problems faced by them, so that they are motivated to find the solution for their children

  14. DINAMIKA HUKUM DAN ETIKA DALAM PROFESI KEDOKTERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ashadi L. Diab

    2017-05-01

    Full Text Available This article reviews the correlation of law and ethics of the medical in performing its duties to provide relief, comfort to patients who want healing. Theory of existence that reinforces the existence of Islamic law in regulating and seeing all the things and phenomena that occur in society and realize the benefit to mankind without knowing the boundaries of time and place. Theory of justice, law as a social order that can be declared fair if it can regulate human actions in a satisfactory way to find happiness, accommodate the general value, but still the fulfillment of a sense of justice and happiness for every individual. In medical action should be done intact. Although from the law is very varied and dynamic in seeing the phenomenon that occurs whether it is civil law, criminal and administrative. Law is actually a means to regulate, discipline, and resolve various problems in the midst of society. The functioning of the law depends a lot and is influenced by other socio-cultural system. In attitudes, behavior, rights, duties. it must be well done in synergy with ethics that is more likely to be meaningful or known by al-adab is mean the proper way, good and corr.

  15. DINAMIKA AKAD DALAM TRANSAKSI EKONOMI SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmawati Rahmawati

    2016-02-01

    Full Text Available Transaction is one of law product (sharia and jurisprudence that has a lot of development in accordance to human dynamics of the classical period to the present day. In the future, it will always envolve to follow the dynamics of economic system by maintaining the substance in the middle of economical global contentions. Transaction becomes one of Islamic and sharias (revelation product law to ensure human walfare. As a norm, transactions in Islamic finance or Islamic economics can be fused into the world economic system. This can be a filtering and balancing for the economical system that runs stable towards the benefit of all parties.DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2494

  16. DINAMIKA PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN REMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kismartini Kismartini

    2016-02-01

    Full Text Available Coastal zone management is complex, from the results of the research showed that many stakeholders involved in coastal management. Among them are from government agencies (Department of Marine and Fisheries, Bappeda, Department of Culture, Tourism and Sport, Department of Transportation, Office of Environment, DPRD, Private and Public sector. The key role is in the Department of Marine and Fisheries, while BAPPEDA have a very important role in the coordination between stakeholders. Efforts can be made to involve stakeholders better is through understanding the role of each stakeholder, and then optimize the role of coastal zone management in order to obtain effective and efficient.

  17. Dinamika Pelaksanaan Desentralisasi Birokrasi Pelayanan Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ambar Widaningrum

    2007-03-01

    Full Text Available Decentralization represents a good opportunity to improve health services. Specifically, decentralization and related steps can lead to conditions in which district institutions have many discretionary authorities and choices to offer high quality services, and people have the information, financial means, and bargaining power required to elicit appropriate responses. Howeaer, the overall impacts of decentralization on health service depends on its design and institutional arrangements. These need to be supported by appropriate policy instruments and mechanisms.

  18. Partai Islam dalam Dinamika Demokrasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gonda Yumitro

    2014-05-01

    Full Text Available Some surveys showed that though Islamic parties had significant supports in 1999 and 2004 elections and their existences are in the largest Muslim population in the world, the current development indicates the decline supports of people on them. This paper will analyze various factors which cause such phenomena and predict the Islamic parties position on 2014 election. The result found that Islamic parties will face tough position on next election because of democracy, Indonesian Islamic characteristics and history, the competence of Islamic parties, and other external factors. The democracy causes a lot of problems, like the conflict among Islamic groups in Indonesia, which had dark history as the consequence of the politization of Islam by the elites. Moreover, the involvement of Islamic parties in Indonesian politics has not able to solve the real problems within the society, such as poverty, unemployment, corruption, etc. Unfortunately, the public opinion and education characters in Indonesia also don’t support the Islamic political parties position.

  19. Corak Etnik dan Dinamika Batik Pekalongan

    OpenAIRE

    Irfa'ina Rohana Salma

    2016-01-01

    ABSTRAKBatik Pekalongan mempunyai ciri khas atau karakter yang berbeda dengan batik dari daerah pesisir lainnya. Corak yang berbeda ini karena adanya pengaruh budaya dari etnis-etnis pembuat batik yang berdomisili di Pekalongan, yaitu etnis Jawa, etnis Cina dan etnis Belanda. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan tinjauan dan mengkritisi lebih dalam ciri khas atau karakter corak dari batik yang dihasilkan para pembatik dari etnis yang berbeda di Pekalongan. Metode pendekatan yang dipakai yait...

  20. ANALISIS DINAMIKA EKSPOR MINYAK NILAM INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT

    OpenAIRE

    Sari, Pinjung Nawang; Hartono, Slamet

    2016-01-01

    This study to analyze the Indonesin patchouli oil export to the world main market (USA), beteen 1989-2009 oeriod by analyzing : (1) the export oerformance, (2) the export competitiveness, and (3) the factors influenced to Indonesian patchouly oil export demand to USA. The export performance was measured  by trend of export, Trae Specialization Index (ISP), and Market Penetration Index  (IPP); while the export competitives was measured by Revealed Comparative Advantage (RCA) and Acceleration R...

  1. Dinamika Hubungan Antar Etnis Dan Integrasi Imigran Di Inggris

    OpenAIRE

    Rama, Pundan; Utomo, Tri Cahyo; Windiani, Reni

    2013-01-01

    This paper attempts to describe the dynamics of inter-ethnic relationships, theintegration of ethnic groups in Britain, and how the UK government react to it. Researchdesign that used in this paper is qualitative with descriptive method. The data used in thispaper in the form of secondary data obtained from various sources.Britain as a multicultural country is faced with the challenge of managing inter-ethnicrelations in order to maintain peaceful society. Inter-ethnic relations in the UK exp...

  2. Diskursus Etika Bisnis Islam dalam Dinamika Bisnis Kontemporer

    OpenAIRE

    Ardi, Mulia

    2015-01-01

    Islamic business ethics are universal ideas that are relevant to the business world. The value that is contained in the Islamic business ethics in line with the needs of the conventional business value. Various problems faced by the contemporary business is basically caused by the lack of understanding of human identity. This ignorance leads to negative behavior of businesses in running a business. The essence of business is essentially the fulfllment of human needs. Duties and responsibiliti...

  3. DINAMIKA BISNIS TRAVEL UMROH SE KOTA PASURUAN DI ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Masitah

    2015-12-01

    Full Text Available This research aims to know how the Ethics and responsibility of  PT TRAVEL Umrah conducts its travel business?. This background research of Various motivations variety PT TRAVEL Umrah in implementing its travel business. Is that motivation is not only a business commodity, so causing a few problems related to that Travel, among others, the cheapness of travel so that the number of Umrah pilgrims displaced and not so depart with many reasons such as the visa is not out or travel unclear. This research is a qualitative research of Phenomenology. The research data obtained through technique of observation, in-depth interviews (in-depth interview, Focus Group Discussion (FGD and documentation with data analysis using a model of Miles and Huberman, which includes three lines of analysis, namely data reduction (data reduction, a data display (presentation data, and conclusion drawing / verification (conclusion. This Research uses the perspective of Petter Beyyer related to a religious commodity for the sake of a capitalist. Business in the name of religion is a commodity.

  4. Dinamika Penanaman Modal Asing (PMA Bidang Pertambangan Umum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ukar Wijaya Soelistijo

    2011-06-01

    Full Text Available During 1967 – 1988, seven generations of Contract of Work (COW were in lieu with foreign  capital  investment in the area of non-coal general mining,  followed by three generations of Coal Contract (CCOW in Indonesia.  An analysis toward details of COW showed that the contract requirements were transformed from time to time. At the first phase, tax holiday was offered. Meanwhile, the later generations reduced such facilities as complained by mining companies.  This research suggests the importance of regulation to manage  Indonesia’s income resulted from windfall profit of oil prices increase. Sepanjang periode 1967 – 1988, Indonesia telah menghasilkan  tujuh generasi Kontrak Kerja dalam investasi modal asing untuk bidang pertambangan umum non batubara, diikuti oleh tiga generasi Kontrak Batubara. Analisis terhadap rincian Kontrak Kerja tersebut memperlihatkan perubahan  persyaratan kontrak  dari waktu ke waktu. Pada fase pertama, Kontrak Kerja menawarkan fasilitas bebas pajak (tax holiday. Hal ini tidak berlaku lagi pada Kontrak Kerja selanjutnya, sebagaimana dikeluhkan perusahaan-perusahaan tambang. Riset ini merekomendasikan pentingnya regulasi untuk mengelola pendapatan Indonesia yang bisa diperoleh dari keuntungan tambahan (windfall profit akibat kenaikan harga minyak.

  5. Dinamika Politik Kaum Muda Indonesia: Dialektika Politik Nasional dan Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifuddin Jurdi

    2016-08-01

    Full Text Available The Crusade taking place during two centuries (1095-1291 AD was the beginning oflarge-scale confrontation between Islam and Western Christianity. Although the Crusades ended eight centuries ago, but it still lingers in the mind of Western Christians and some Muslims. The subsequent conflicts between both sides have been always linked to the Crusades. For example, colonialism and imprealism of Western to the East during the 18th, 19th, and20thcentury is considered as acontinuation of the Crusades. In addition, the war against terrorism that the United States campaigned for the post September 11, 2001 propagated as the 2ndCrusades. Similarly, the invasion of the United States and its allies against Iraq and Afghanistan is refering the arrogances of West against Islam. These facts indicate that a huge trauma caused by the Crusades still entrenched in the minds of most of the psycho-historical Western and Muslim. Therefore, to promote a harmonious relationship between the West and Islam, the perceptions and negative images of Islam in the eyes of the West and vice versa, should be neutralized. The history has proven that when peace and truce conducted during the period of the Crusades, both parties could work together in trade and economy. In the current global context, the cooperation must be expanded. Through good cooperation and mutual benefit, suspicion and prejudice to each other will eventually fade.

  6. Dinamika Bisnis Travel Umroh Se Kota Pasuruan Di Era Globalisasi

    OpenAIRE

    Masitah, Dewi

    2015-01-01

    This research aims to know how the Ethics and responsibility of PT TRAVEL Umrah conducts its travel business?. This background research of Various motivations variety PT TRAVEL Umrah in implementing its travel business. Is that motivation is not only a business commodity, so causing a few problems related to that Travel, among others, the cheapness of travel so that the number of Umrah pilgrims displaced and not so depart with many reasons such as the visa is not out or travel unclear. This ...

  7. DINAMIKA BISNIS TRAVEL UMROH SE KOTA PASURUAN DI ERA GLOBALISASI

    OpenAIRE

    Dewi Masitah

    2015-01-01

    This research aims to know how the Ethics and responsibility of  PT TRAVEL Umrah conducts its travel business?. This background research of Various motivations variety PT TRAVEL Umrah in implementing its travel business. Is that motivation is not only a business commodity, so causing a few problems related to that Travel, among others, the cheapness of travel so that the number of Umrah pilgrims displaced and not so depart with many reasons such as the visa is not out or travel unclear. This ...

  8. Dinamika Peran Negara dalam Proses Liberalisasi dan Privatisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Ma'arif

    2015-12-01

    Full Text Available Liberalization and privatization are often associated with global demands for termination of state interference in business. The policy often result in dispute between neoliberalism and socialism. Neoliberalism perceives state interference in economic area as bad, damaging, an inefficient to economic life. State, which conduct the operation in political power logic, is perceived less or even not give the place for the expanding of healthy market structure and competitive. While socialism perceived state as central figure of economic with the centralized planning instrument and the ownership be on the hand of state. As economic system, socialism can be understood as an economic system in which the means of production, distribution, and exchange are publicly owned and operate. Since socialism assumes state as the most representative organization, so the meaning of owned and operated by public means the power of ownership and the mode of operation be on the hand of state. As political ideology, in its connection wit the economic control, socialism believe that the state should develop the economic planning and control on market operation. This paper prove that neoliberalism and the philosophy demands for termination of state role, in the reality, suffer a kind of paradox. On one hand, it trust market excellence so much over state. But on the other hand, it requires the active role of state to return the free market idea.

  9. Dinamika Dan Tantangan Masyarakat Islam Di Era Modernisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Makhmudah

    2015-09-01

    Full Text Available As believed by many experts, that this world without exception is experiencing the grand process of modernization. According to Islamic teachings, the change is part of the laws and is one of human nature and the universe as a whole. Then an ordinary, if human, community groups and environmental changes. Considering the various problems-problems islam over both intetern and externally we can understand and learn, so that we can respond and seek bagaiamana way we tackle the problem of islam is to be free of things that are not desirable towards the creation of propaganda Islamiyah is good and right that blessed by Allah.These modern times to give an intellectual basis for reform in various fields, including in the field of religion. In Arabic, the update is known by the name Tajdid. As in the term, Tajdid formulated as efforts and activities to transform the lives of the people of the state of ongoing islamdari to the state to be embodied for the sake of welfare efforts, both globally and in the hereafter , at desired by Islam. Said renewal of Islam has the meaning of "modernization", ie the teachings of Islam that is relative and open to change and update.

  10. ULAMA DAN PESANTREN DALAM DINAMIKA POLITIK DAN KULTUR NAHDLATUL ULAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasisto Raharjo Jati

    2013-09-01

    Full Text Available The article endeavors to trace power relationship between muslim religious leaders (ulama and islamic boarding school (pesantren in the political dynamics of Nahdlatul Ulama (NU. Both entity are not only an essential element needed to pressure political and cultural for NU, but also the National Awakening Party (PKB as a political party for nahdliyyin. The existence of organizational conflicts that occurred in the PKB also influence the dynamics of the NU that resulted fragmentation among ulama and pesantren. The implication is there a divergence of politics and culture among ulama and pesantren in the base region of Central Java and East Java.

  11. DINAMIKA PENGANGGURAN TERDIDIK: TANTANGAN MENUJU BONUS DEMOGRAFI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Maryati

    2015-07-01

    Full Text Available According to the United Nations demographic transition that occurred in recent decades in Indonesia would be an opportunity for Indonesia to reach a demographic dividend in the period 2020-2030 . By the time the productive age population amounted to twice that of the non - productive population . These opportunities should be best utilized as it will only happen once and it can happen if the population of working age have a job and sufficient income . thus this demographic bonus can actually stimulate the economy of Indonesia in the future . But on the other hand, Indonesia is currently facing serious problems of labor that is still large numbers of educated unemployment . The number of unemployed educated annually feared will continue to grow as the number of college graduates also continue to grow , but not all college graduates can be accommodated in the workplace , consequently leads to an increase in the number of educated unemployed . The main purpose of this study is to analyze the dynamics of educated unemployment in Indonesia and the steps that need to be done by the government and people of Indonesia in order to face the era of demographic bonus, so it does not become a wave of mass unemployment, particularly educated unemployment in Indonesia.

  12. Feminisme dalam Sastra Jawa Sebuah Gambaran Dinamika Sosial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Widati

    2009-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan membahas feminisme dalam sastra Jawa, salah satu sastra etnis di Indonesia yang masih eksis sampai saat ini. Sebelum kemunculan pengarang perempuan, perempuan dalam sastra Jawa ditulis oleh pengarang laki-laki sehingga mereka dideskripsikan sebagai makhluk tak berdaya dan setia pada pria, bukan sebagai sosok atau figur yang kuat. Baru tahun 1917-an, dengan munculnya pengarang perempuan muda dari Yogya dan Surabaya, persepsi feminisme dalam sastra Jawa berubah. Dalam karya-karyanya, mereka mendemonstrasikan solidaritas terhadap perempuan yang menjadi korban ketidaksetaraan gender. Saat ini, sastra Jawa feminis ditulis baik oleh pengarang perempuan maupun laki-laki. Pengarang perempuan menyuguhkan sebuah konsep feminisme yang mengarah pada kesetaraan gender, sementara pengarang laki- laki berusaha untuk membela perempuan tertindas dengan cara laki-laki Abstract: This article is aimed to discuss feminism in Javanese literature, one of the ethnical literatures in Indonesia which still exist up till now. Prior to the emergence of female authors, women in the Javanese literature had been written by male authors so that they had been described as being submissive and loyal to men instead of an image or figure of strong ones. Not until 1917s, by the emergence of young female authors from Yogya and Surabaya, did the perception of feminism in Javanese literature change. In the works, they have demonstrated solidarity to women who became the victims of gender inequality. At the present time, feminist Javanese literatures are written by either female or male author. Female authors present a feminism concept which leads to gender equality, whereas male authors make an effort to defend oppressed women by manly methods. Keywords: feminist, Javanese literature, gender equality, female authors

  13. Dinamika Kelompok Penerima CSR PLN Tarahan Lampung Selatan

    OpenAIRE

    Kusnani, Dedeh Kurniasih; Muljono, Pudji; Saleh, Amiruddin

    2015-01-01

    The study aims to: (1) analyze the level of group dynamics; (2) analyze relation between internal and external characteristics of members and group dynamics. The research uses survey method and was conducted in South Lampung. Numbers of samples are 50 respondents. Descriptive and correlational analysis was used to explain this research. The results of the research show that: (1) the level of group dynamics was low because the group goals are not specific, the structure is not clear, group rol...

  14. Dinamika Kekuasaan dalam Komunitas Jazz Yogyakarta 2002-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oki Rahadianto Sutopo

    2010-07-01

    Full Text Available Previous studies about jazz in Indonesia tend to generalize and hold a bias against narration from the mainstream, they do not see the different narration from micro scope. Using Yogyakarta jazz community as an entry point, this study shows that jazz community is not a single entity, rather, it involved various identities including educational as well as social background. This paper also indicates contestation among different jazz community in Yogyakarta wich eventually shape the colour of jazz music in the city.

  15. Dinamika Baru Pemilihan Lokasi Bagi Perusahaan Ritel Sistem Franchise

    OpenAIRE

    Sujadi, Sujadi

    2010-01-01

    For retail companies for expansion of the franchise system is a must to be done. For that companies need an appropriate strategy to support the opening of new outlets. Strategies that can be done in addition to site selection strategy is qualitati1'ely Flexible manufacturing system (FMS, Just-In-Time (JIT) and total quality management ( TQM). Kata Kunci : Perusahaan Ritel, Sistem Franchise, FMS, JIT, TQM

  16. Dinamika Otonomi Tubuh Perempuan: Antara Kuasa dan Negosiasi atas Tubuh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gabriela Devi Benedicta

    2011-07-01

    Full Text Available This paper discusses about sexuality and autonomy of woman’s body through a study of sexy dancers in entertainment industry in Malang, East Java. Entertainment industry, including night club industry is capital manifestation and contest arena of any kind of ideology like capitalism and patriarchy. However, woman still can show her autonomy of her body instead of being a commodity object. She can make her body as a subject. In this case, she, herself, becomes a doer of commodity of her body. The dynamic of woman’s authority of her body is influenced by a certain setting and context. It can be seen in social relation done by sexy dancers with other actors. She can have high bargaining position and negotiation of her body when she relates to a certain actor, but on the other side she may not have an autonomy of her body when she relates to another actor. The autonomy of her body is multi dimension and not absolute.

  17. PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG DINAMIKA HUBUNGAN INDUSTRIAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismed Batubara

    2013-12-01

    Full Text Available Islamic Law Perspective of the Dynamic of Industrial Relation in Indonesia. The dynamic of industrial relation in Indonesia has undergone very long history since Colonial period to the Reformation era. This essay tries to elucidate relation pattern of labor ideology which seem to be influenced by Liberalism and Communism followed by two extreme economic ideologies vis-à-vis Islamic system. The author asserts that although regulations pertaining to labor have been made available, disputes and disharmony between workers and company or employer still occur repeatedly. Substantially, the regulations encompass delicate problems which are evident form the fact that the government is incapable of handling labor problem efficiently. The author concludes that Islamic concept should become an alternative in dealing with industrial relation which emphasizing equality and just principles and thus it is free from authoritarianism and expoloistation of Capitalistic models as well as from dictatorship of Communism ideology.

  18. Dinamika populasi wereng punggung putih, sogatella furcifera Stål (Hemiptera: Delphacidae di jawa tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Widiarta

    2017-02-01

    Full Text Available A field study was conducted at paddy fields in Petarukan and Pekalongan regencies of Central Java province during wet season crop 1989/90 and 1990/91 to elucidate population dynamic of whitebacked planthopper, Sogatella furcifera Stål. Seven and three observation fields were set up in 1989/90 and the 1990/91, respectively. Cisadane rice cultivar was transplanted following the usual farmer’s parctices except that no pesticide was applied. The population of the whitebacked planthopper and the brown planthopper, (Nilaparvata lugens Stål were sampled by using an insect suction catcher, a farmcop. Identification of generation was based on thermal constant required by the whitebacked planthopper to complete one generation and mean population density was calculated by graphical method. Two distinct seasonal population growth patterns were identified. The population with short population growth pattern completed four generations in one crop season in which their population density increased consecutively in two generations since immigrant generation, and thereafter decreased. The population with long population growth completed five generations in one crop season in which their population density increased consecutively in three generations, and thereafter decreased. The density of brachiptera adults determined 90% of the total population density. The proportion of brachiptera adults were not correlated with large nymphal density in both vegetative and generative stages of rice. The proportion of brachiptera adults showed significant negative linear regression with population density of the brown planthopper. Therefore, interspesific competition determined the proportion of wingform and population dynamics of the whitebacked planthopper.

  19. DINAMIKA KOALISI PARTAI-PARTAI POLITIK DI INDONESIA MENJELANG DAN SETELAH PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Widya Sumadinata

    2016-10-01

    Full Text Available This paper examines the dynamics of a coalition of political parties in Indonesia, especially in the presidential election of 2014 through a Fuzzy approach. The results of this study indicate that the ideology of political parties cannot be used as coalition preferences in absolute terms. The formation of the coalition is heavily based on seeking office interest. In other words, political parties in Indonesia have not been able to gain funding independently but still rely on state resources that obtained through its members in the executive and legislative offices. However, fuzzy logic modeling to the coalition as conducted in this writing is still very simple and need to test rigor of mathematical models that can describe the real condition of the behavior of political parties to form a coalition.

  20. Identifikasi Dinamika Spasial Sumberdaya Mangrove di Wilayah Pesisir Kabupaten Demak Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septiana Faturrohmah

    2017-04-01

    Full Text Available Sebagai salah satu sumberdaya pesisir, hutan mangrove memiliki fungsi sosial ekonomi, fungsi ekologis, dan fungsi fisik. Namun demikian, sebagian hutan mangrove di pesisir Kabupaten Demak berada pada kondisi rusak. Menurut data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak, pada tahun 2011 luas ekosistem mangrove di Kabupaten Demak sekitar 8 % dalam kondisi rusak. Sebagai salah satu upaya perlindungan wilayah pesisir di Kabupaten Demak, maka diperlukan revitalisasi hutan mangrove melalui kegiatan konservasi. Kegiatan konservasi dapat berjalan lebih efektif apabila diawali dengan proses perencanaan berdasarkan data-data, inventarisasi, dan pemantauan. Maksud penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi terkait arahan spasial perencanaan konservasi mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Demak melalui identifikasi distribusi dan luas tutupan hutan mangrove serta dinamikanya dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan bantuan data citra penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2010-2015, distribusi spasial dan luasan hutan mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Demak secara umum tidak mengalami perubahan yang besar, yaitu hanya mengalami penurunan seluas 68,17 Ha. Akan tetapi, dalam pengamatan yang lebih detail pada lingkup kecamatan dan desa, perubahan distribusi dan luasan terlihat lebih variatif.   As the one of coastal resource, mangrove has socio-economic, and physical functions. Unfortunately, certain extent of the mangrove forests in coastal area of Demak Regency has been degraded over time. Department of Marine and Fisheries of Demak Regency has been informed that at 2011, about 8 % of mangrove area in Demak Regency is in damaged condition. In order to protect the coastal area of Demak Regency, it necessary to revitalize mangrove forest by conservation programme. Conservation can be effective if started by data inventaritation and monitoring-based planning. The aim of this study is to give a contribution on spatial planning of mangrove conservation in coastal area of Demak Regency through mangrove distribution, area, and its dynamics identifications. The dynamics of the mangrove area will be identified for the last five years. The analysis method used in this study is based on qualitative assessment aided by support of remote sensing data and Geographic Information System. The study results show that in the last five years (2010-2015, mangrove forests in Demak Regency didn’t change drastically, instead it is only decreased around 68,17 Hectars. However, observation and analysis on more detailed scale (sub district and village level shows that the dynamics of mangrove area and its distribution varies significantly.

  1. DINAMIKA POPULASI Anopheles Aconitus KAITANYA DENGAN PREVALENSI MALARIA DI KECAMATAN CINEAM, TASIKMALAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrul Munif

    2012-10-01

    Full Text Available A study on the correlation of population dynamik An. aconitus with malaria prevalence was conducted in Cineam sub-district, Tasikmalaya district, West Java from August 1998 to March 2000. In 1996, outbreaks of malaria did not only occur in the coastal areas but was also spread throughout the more remote areas. Malaria transmission can be detected by the presence of infectious gametocyte dan non-immune individuals, as well as by looking at environmental factors (rainfall and also the density of vector population. The intensity of malaria transmission and the degree of malaria prevalence are affected greatly by the last factor.   The intensity is also determined by the degree of contact between the person and the vector. An. aconitus have been suspected as malaria vector in Cineam sub-district, Tasikmalaya district. The observation of the bionomics wich one component of mosquitoes and its relationship with malaria prevalence as well as the determination of Anopheles spp. as malaria vectors in endemic areas should be given attention as an effort in preventing malaria outbreaks. The high density of vector mosquitoes is partly caused by their high diversity. Determination of the prevalence value is based on the Slide positifrate (SPR that was obtained from analyzing blood samples of the  population. There was an examination on passive case detection (PCD, active case detection  (ACD, and mass blood survey (MBS of the population beforehand. Methods used in surveying dan catching the vector mosquitoes include using humans as bait both inside and outside the house, using light trap, by resting, and also spraying. The longitudinal survey methods were used. Each catched mosquito was identified by looking at its morphological features.The transmission of malaria was found to occur all year round with the highest peak found in August 1998 (SPR= 4.9%, but then declined drastically in May (SPR=2.46% and July 1999 (SPR= 2.4% The occurrence of human biting by An. aconitus was the highest in January with a man biting rate (MBR index of 2.3, while that of An. barbirostris was the highest in October with a MBR index of 6.75.  There is no significant difference between biting occurrence inside dan outside the house (P< 0.05. In contrast, the population density of An. aconitus was not found all year round, especially in August, September, October, dan December 1998, as well as in February and September 1999, but managed to show the highest parity in June 1999 (33. On the other hand, as the malaria prevalence increased, the population of An. aconitus also increased. This relationship shows is not significant correlation with regression equation Y= -0.0042 X+ 1,51, R = 0.044, p>0.05.

  2. Dinamika Migrasi Desa Kota di Indonesia: Karakteristik dan Kehidupan Migran Baru di Tangerang, Propinsi Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fina Itriyati

    2016-09-01

    Full Text Available This paper attempts to examine the dynamics of recent migration in Tangerang city, the major industrial city on the outskirts of Jakarta. In this paper we fist deal with migration patterns associated with economic and social change in Indonesia, both historically and in more recent times especially in Tangerang city. The fild research conducted both in Tangerang city and Tangerang district in 2008 and as part of collaborative research on rural urban migration in Indonesia. Using data gathered from household urban survey, this focuses on the general fiures, characteristics of recent migrants (those moving to the city in the past fie years, compare to lifetime migrants (those living in the city for fie years or more and non migrants in Tangerang. The paper also provide overview how recent migrants make adjusments on urban environments and also how recent migration has strong relationship with adolescents’ life, youth migration and empowerment.

  3. DINAMIKA PLIVAČKIH REZULTATA U CRNOJ GORI U PERIODU 1997-2004 GODINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Branislav Radulović

    2005-04-01

    Full Text Available Social environment imposes parameters, later excepted as strict criteria, in swimming. These parameters are expresses in specific time for a specific swimming discipline. It means that the success in swimming is measured with time results. Proper measure for comparison of different swimming results is based on the best world results comparative tables. The most used tables today are LEN (at European level and FINA (at world level. These are applied at official competitions of highest rang. However, having in mind nature of his work, the author decided to use British point tables. British point tables, full of additional parameters, give more objective and more precise differences between achieved results. The author’s work comprises the best swimming achievements for each year with regard to different age groups. Each result was placed into a specially designed program and ascribed to corresponding age, sex and discipline. Consequently, he got the graphic chart showing the dynamics of the best results` development in Montenegro. They were compared according to set criteria as well as to global trends. The outcomes of the research are following conclusions: the results are getting worse with time, there are huge oscillations within the same age groups and, according to the global analyses, the best results are products of few swimmers. All this leads to the conclusion that it is absolutely necessary to work toward enlargement of the swimming potential.

  4. DINAMIKA ISLAM KULTURAL: Studi atas Dialektika Islam dan Budaya Lokal Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paisun Paisun

    2010-08-01

    Full Text Available Throughout the history, it is well-known that the ingress and the progress of Islam in Indonesia, especially in Java and Madura, were held almost without any tension and conflict. Even in the societies with some former belief systems such as Animism and Buddhism, Islam was easily accepted as a religion that brings peace within its teachings. During periods, Islam and local cultures perform a dialectical relationship and give rise to local variances of Islam, such as Javanese Islam, Madurese Islam, Sasak Islam, Sundanese Islam, etc. Those variances of Islam are the result of an acculturation process between Islam with the local cultures. In other word, this process is also called as “inculturation”. These local variances of Islam, further termed as the “cultural Islam” in this paper, have become a characteristics of Indonesian Islamic societies phenomenon which are different from Middle-East’s Islamic society and European Islamic society. This paper discusses about the Madurese Islam, one of these cultural Islam’s variances. Dialectical process between Islam and the local culture of Madura in turn generates a unique Madurese Islam, which is distinctive and esoteric. In its further developments, Islam and Madurese tradition are seen as unity and inseparatable, though people can still distinguish one another. This study seeks to uncover and expose the Islamic cultural dynamics that exist and grow in Madura: how big is the change that occurred, in which part, and what factors underlie these changes. This study provides benefit in enriching our scientific study about Indonesian cultural heritage, especially about the dialectical relationship between Islam and Madurese local culture.

  5. UPAYA MENINGKATKAN EMPATI DALAM BERINTERAKSI SOSIAL MELALUI DINAMIKA KELOMPOK PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septi Wulandari

    2012-12-01

    Full Text Available This study was conducted based on the phenomenon that is in junior high school of state 9 Semarang which shows that the students who have empathy in social interactions is low. The purpose of this study to determine the efforts and success in increasing empathy in the social interaction of students through experiential learning approach to group dynamics. This research is action research guidance and counseling. Subjects were 10 students who had low empathy in social interaction. Data collection methods used were psychological scales and observation. Wilcoxon test results obtained thitung 55.0 > 8.0 TTable or imply Ha accepted and Ho rejected. These results demonstrate empathy in students' social interaction can be improved after getting the group dynamic experiential learning approach. Empathy in the social interaction of students before gaining experiential learning group dynamics approach to the low category 51.19%. After obtaining the dynamics of group experiential learning approach with 81.96% higher category. After the I cyclus increased empathy in social interactions by 14.93% from the initial conditions. After the II cyclus of empathy in social interactions increased by 15.84% of cyclus I. In addition, students progressing better behavior seen from the increasing indicators sensitive to others, trust, understanding, awareness of others, openness, social contacts, and social communication.

  6. Upaya Meningkatkan Empati Dalam Berinteraksi Sosial Melalui Dinamika Kelompok Pendekatan Experiential Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septi Wulandari

    2012-12-01

    Full Text Available This study was conducted based on the phenomenon that is in junior high school of state 9 Semarang which shows that the students who have empathy in social interactions is low. The purpose of this study to determine the efforts and success in increasing empathy in the social interaction of students through experiential learning approach to group dynamics. This research is action research guidance and counseling. Subjects were 10 students who had low empathy in social interaction. Data collection methods used were psychological scales and observation. Wilcoxon test results obtained thitung 55.0 > 8.0 TTable or imply Ha accepted and Ho rejected. These results demonstrate empathy in students' social interaction can be improved after getting the group dynamic experiential learning approach. Empathy in the social interaction of students before gaining experiential learning group dynamics approach to the low category 51.19%. After obtaining the dynamics of group experiential learning approach with 81.96% higher category. After the I cyclus increased empathy in social interactions by 14.93% from the initial conditions. After the II cyclus of empathy in social interactions increased by 15.84% of cyclus I. In addition, students progressing better behavior seen from the increasing indicators sensitive to others, trust, understanding, awareness of others, openness, social contacts, and social communication.

  7. Dinamika Pendidikan Masyarakat Nelayan Di Desa Pandangan Wetan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Saiful Fatwa

    2017-03-01

    Full Text Available Public of education level affects the mindset and perceptions about the important role of education for their children. The purpose of this study was to determine the social conditions of fishermen, Fishermen's commitment to education and family know the child's behavior in the  Fishermen families Desa Kragan Pandangan wetanRembang. The method used is qualitative, and data collection techniques is using interviews, observation and document study. The data analysis technique used in this study is an interactive model with step data collection , data reduction , data presentation and conclusion. The validity of the data is done by means of triangulation of methods and sources.Results showed (1 in general and most of the views of parents/fishing Pandega to education is low, (2 Fishermen Family Commitment to education children affected fishermen families where parenting in general and most of the families of fishermen inthe village of view Wetan District of Kragan is authoritarian parenting and permissive parenting, because many parents in the Desa Kragan Pandangan Wetan Rembang is overbearing in certain fields such as educatio, (3 in general, and most forms of social behavior of children, including good. Any violation by the respondent is still in reasonable category. Based on the observations by researchers in the environment where he lives, the children of fishermen Pandega majority being nice , hardworking and obedient to his parents .

  8. ANALISIS DINAMIKA SEBARAN SPASIAL SEDIMENTASI MUARA SUNGAI CANTUNG MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT MULTITEMPORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulaiha Zulaiha

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRACT: Given the pivotal role played by the Cantung River for the supervision and management of the public good becomes important. Incoming sediment load can damage the uncontrolled flow conditions of the Cantung river and estuary. Observations of suspended sediment can take advantage of multitemporal Landsat imagery. This study uses Landsat satellite image data corrected 5TM March 5, 1992 data acquisition path/row 117/62, Landsat data acquisition 5TM 22 May 1997 path/row 117/62, Landsat data acquisition 5TM March 27, 2000 the path/row 117/62. Several stages in processing the image, that is the conversion of DN to reflectance values, cropping, water-not water secession, and the class divide sediment concentration by density slicing technique. Spatial distribution of suspended sediment in the estuary of the Cantung River Landsat image processing results 5TM March 5, 1992, Landsat 5TM May 22, 1997, and March 27, 2000 Landsat 5TM show distribution patterns of suspended sediment from the River Cantung the same direction, that is northeast. Sediment concentrations were detected in the Landsat image processing 5TM March 5, 1992 the largest-value 27,564096 mg/l and the smallest 14,886048 mg/l. Sediment concentrations were detected in the Landsat image processing 5TM May 22, 1997 the largest-value 121,476776 mg/l and the smallest 12,647415 mg/l. Sediment concentrations were detected in the Landsat image processing 5TM March 27, 2000 most valuable 159,256704 mg/l and the smallest 10,584161 mg/l. Getting away from the effect Cantung River estuary sediment concentration of river flow Cantung tends to get smaller. Changes in the distribution area of the sediments of March 5, 1992 until March 27, 2000 amounted to 450 m2/year.   Keywords: Remote Sensing, Sedimentation, Landsat, Cantung River

  9. Penerapan Dinamika Fluida dalam Perhitungan Kecepatan Aliran dan Perolehan Minyak di Reservoir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Listriana Kusumastuti

    2014-12-01

    Full Text Available Water, oil and gas inside the earth are stored in the pores of the reservoir rock. In the world of petroleum industry, calculation of volume of the oil that can be recovered from the reservoir is something important to do. This calculation involves the calculation of the velocity of fluid flow by utilizing the principles and formulas provided by the Fluid Dynamics. The formula is usually applied to the fluid flow passing through a well defined control volume, for example: cylinder, curved pipe, straight pipes with different diameters at the input and output, and so forth. However, because of reservoir rock, as the fluid flow medium, has a wide variety of possible forms of the control volumes, hence, calculation of the velocity of the fluid flow is becoming difficult as it would involve calculations of fluid flow velocity for each control volume. This difficulties is mainly caused by the fact that these control volumes, that existed in the rock, cannot be well defined. This paper will describe a method for calculating this fluid flow velocity of the control volume, which consists of a combination of laboratory measurements and the use of some theories in the Fluid Dynamics. This method has been proofed can be used for calculating fluid flow velocity as well as oil recovery in reservoir rocks, with fairly good accuration.

  10. DINAMIKA POPULASI MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS DI HUTAN WISATA ALAS KEDATON TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Soma

    2012-11-01

    Full Text Available Overall population dynamic were observed in identified individuals between August andOctober 2008, in large group of long failed macaques in the AlasKedaton, Bali. Totalpopulation was 364 monkeys consisted of 54 (14,8% adult males, 104 (28,6% adultfemales, 164 (45,1% juvenile and 42 (11,5% infant. They were divided into 4 differentsmall social groups i.e., Parking area group, North area group, Centre area group and Southarea group. Ratio of adult male and adult female was 1: 2.Population densitiesof Macaca fascicularisin Alas Kedaton were 30 monkeys / Ha andpopulation natalities were 11, 5%.

  11. DINAMIKA EKOLOGI LAUT SULAWESI (WPP 716 SEBAGAI DAYA DUKUNG TERHADAP PERIKANAN MALALUGIS (Decapterus macarellus Cuvier, 1833

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Rahmadi

    2015-06-01

    Full Text Available Ikan Malalugis adalah ikan pelagis kecil yang merupakan hasil tangkapan utama nelayan di perairan Laut Sulawesi. Pada tahun 2012 dilaporkan bahwa perikanan pelagis kecil menjadi salah satu hasil perikanan yang penting, dan hasil tangkapan yang dominan dari perikanan pelagis kecil tersebut adalah ikan malalugis biru (Decapterus macarellus. Jenis ikan malalugis memiliki sifat bermigrasi dan membentuk gerombolan kecil yang mana sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya. Tipe arus pasut di Teluk Manado (Laut Sulawesi merupakan arus pasut bolak balik (reversing current. Banyaknya arus yang begitu aktif merupakan salah satu faktor yang mendukung habitat ikan malalugis. Diduga kekhasan sifat distribusi arus di daerah laut Sulawesi ini yang membuat kelimpahan ikan malalugis relatif tinggi di perairan Sulawesi Utara dibandingkan dengan daerah perairan lainnya di Indonesia. Kelimpahan ikan malalugis yang tinggi mendorong ikan ini menjadi komoditas penting dalam sektor perikanan di Laut Sulawesi. Meski demikian pada tahun 2012 dilaporkan bahwa tingkat produksi ikan malalugis mengalami penurunan. Hal ini diduga karena terlalu tingginya tingkat eksploitasi atau diakibatkan oleh adanya perubahan dalam kondisi ekosistem ikan tersebut di Laut Sulawesi. Oleh karena itu studi ini dilakukan untuk mengkaji tingkat daya dukung lingkungan terhadap keberlangsungan sumberdaya perikanan malalugis di wilayah perairan Laut Sulawesi. Malalugis fish is a small pelagic fish that constitute the main catch of fishermen in the waters of North Celebes Sea. In 2012 it was reported that small pelagic fishery became one of the important fishery products and it was dominated by the species of Malalugis (Decapterus macarellus. This species has a typical behavior which was highly mobility and forming fish schooling and strongly influenced by environmental conditions. The type of tidal current in North Sulawesi coast is reversing current. This kind of current could make a very active current in the water which is suitable for the habitat of Malalugis. This distinctiveness of current was considered as a trigger for relatively high abundance of Malalugis in this area compared to its abundance in other water body of Indonesian territory. In 2012, total catch of this species has been reported to be decreased; thismay caused by either high level of exploitation nor changing on its habitat or even both. This study was conducted to investigate the capability of ecosystem and habitat of Malalugis to support its sustainability.

  12. Dinamika Hubungan Islam dan Agama Lokal di Indonesia: Pengalaman Towani Tolotang di Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasse J

    2016-08-01

    Full Text Available This study focuses on the relation between Islam and local religion in Indonesia. The common relation pattern occurred in each encounter between Islam and local religion; is that fulfilled by the compromise and the conflict at the same time. In the case at South Sulawesi, the cultural accommodation of Towani Tolotang was able to perform it   on a good situation that brought them to be accepted by the Muslims majority without relinquishing their former believes. In certain condition, despite the underlying differences between the two, both Islam and Towani Tolotang can hardly be socially separated from one another. Although the state admitted six religions only, but practically we found various types of religions others. Their adherents strive doing any efforts to keep their existence and continuity for their future. The result of this study shows that Towani Tolotang in its encounter with Islam emerged some types of conflicts and compromises on its dynamics.  

  13. Dinamika Tata Kelola Kebijakan Industri Penyiaran dan Telekomunikasi Indonesia Menuju Konvergensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vience Mutiara Rumata

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak Konvergensi antara penyiaran dan telekomunikasi di Indonesia tidak terhindarkan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK serta ketatnya persaingan dalam industri keduanya. Kedua industri telah mengintegrasi TIK sebagai nilai tambah dari layanan ataupun produk yang ditawarkannya. Meski demikian, tata kelola kedua industri ini masih terpisah yakni melalui UU Penyiaran tahun 2002 dan UU Telekomunikasi tahun 1999. Di saat RUU konvergensi telematika belum menemukan titik terang, regulator berupaya merevisi kedua UU tersebut. Studi ini bertujuan untuk memahami relasi kekuasaan serta pandangan para pemangku kebijakan dalam mengatur industri penyiaran dan telekomunikasi di era konvergensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada narasumber yang dipilih secara purposif yakni Kemkominfo, KPI, BRTI, dan DPR, selama Januari-Februari 2015. Setiap institusi memiliki path dependence yang berbeda antar satu dengan yang lain, sehingga membentuk pola distribusi kekuasan berbeda dalam prosedur pembuatan kebijakan. Proposal revisi UU baik dari Kemkominfo dan KPI tidak mengatur hal-hal yang berkaitan dengan konvergensi. Akan tetapi, perebutan otoritas antar kedua institusi tersebut justru menjadi fokus dalam proposal tersebut. Kemkominfo, sebagai inisiator UU Telekomunikasi, berencana untuk mengubah revisi UU tersebut menjadi UU konvergensi.     Abstract The convergence between broadcasting and telecommunication in Indonesia is inevitable as the growing information and communication technology and competition within both industries. Nevertheless, the policy governance of these industries remains distinctively separated under the 2002 Broadcasting Law and the 1999 Telecommunication Law. Whilst the regulators failed to enact the convergence bill, the only way is to synergize the revision of both laws.. This study aims to understand the point of views as well as power relation among regulators in regulating the broadcasting and telecommunication towards convergence. The primary data tool is in-depth interview with respondents who are officials of four institutions: the Kemkominfo, KPI, BRTI, and DPR, within January-February 2015. The path dependence of these institutions is differ one to another which determine the power contribution in the policy processes. The emerging proposals of the Broadcasting Law revision are not regulating convergence in detail. Instead, the KPI and Kemkominfo dispute over the authority of broadcasting industry. Kemkominfo is planning to turn the revision of the Telecommunication law into convergence law.

  14. DINAMIKA AGROFORESTRY TEGALAN DI PERBUKITAN MENOREH, KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Hani

    2014-09-01

    Full Text Available Land management in agroforestry systems requires species selection and proper silviculture. Selection of species and silvicultural treatments aimed at maintaining competition in obtaining a light, water and nutrients. Farmers choose the species based on the economical factor. This study aims to determine the composition of plant species in dry land agroforestry in Menoreh Hill, Kulon Progo District. Research done by survey method. Plot observation was divided into three level of light intensity: : a early agroforestry (light intensity >50%, b middle agroforestry, (light intensity 30-50%, c further agroforestry (light intensity <30%. Four planting plots were made as repetition, so that there were 12 plots observation. Observations and measurements of vegetation are done with census (100%. The Result show five important value index in early Agroforestry,: sengon (77.84, coconut (50.04, and cacao (25.47, tree density was 482 trees/hectare and basal area 5.48 m2/ha, in middle agroforestry were: sengon (88.15, mahogany (49.51, and clove (45.03, with tree density was 595 trees/ha, and basal area was 6.70 m2/ha, further agroforestry were: clove (72.37%, sengon (50.61, and coconut (37.02, tree density was 650 trees/ha, basal area was 6.78 m2/ha.Keywords: Composition of plant species, dry land agroforestry, Menoreh Hill

  15. Dinamika Islam Politik Pasca Orde baru: Kajian Psikoanalisi Lacanian atas Hubungan KAMMI dan PKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Rizky Mardhatillah Umar

    2014-07-01

    Full Text Available This article aims at analyzing the relations between student movement andpolitical party in post-reform era of Indonesia. KAMMI, a prominent Islamiststudent movement in Indonesia, often associated with PKS (Prosperous JusticeParty in terms of identity and political practices. It has created ‘independencedilemma’ for KAMMI because since its first Congress in 1998, this studentorganization has declared ‘independent from all political forces’. This article,using Lacanian psychoanalytical tradition, exposes the forms of KAMMI’ssubjectivity and PKS interpellation that enable this political party to dominateKAMMI’s articulatory practices. The interpellation process is supported withthe projection of fantacy, emotion, and mirror in the development of KAMMIsince 1998 until present. It leads to PKS creating the KAMMI identity andthus made KAMMI’s articulatory practices identical with this party. However,there were several attempts to dislocate the hegemony through several internalreform movements. These attempts, although made contribution to internaldynamics within KAMMI, were unable to create alternative discourse dueto several limits of those movements. The case of KAMMI can be a model toexplain how other student movements develop and relate to political parties inIndonesian post-reform.

  16. Dinamika Seroprevalensi Virus Avian Influenza H5 pada Itik di Pasar Unggas Beringkit dan Galiran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ngurah Narendra Putra

    2013-11-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Live Bird Market (LBM has a high potential for spreading Avian Influenza Virus (AIV between fowls or from fowl to human. Up to now, a dinamic of avian flue incidents at many LBMs in Bali has not been reported. This research aimed to reveal a dynamic of seroprevalences of avian influenza in ducks at Beringkit (Badung and Galiran (Kelungkung LBMs. A total of 35 duck blood samples was collected from each of LBMs. Sampling was conducted monthly from March to August, 2012 . AIV antibody of duck serum was measured using Rapid Hemagglutination Inhibition (Rapid HI test. Seroprevalence differences were analyzes with Chi-square (?2 Nonparametric statistical test. The results showed that seroprevalences of AIV H5 in ducks at Beringkit and Galiran LBMs were very high, ranged from 68.6% to 100% and 65.7% to 97.1% respectively. A Dynamic of AIV H5 seroprevalences in ducks at Beringkit and Galiran LBM had a similar pattern, except in July 2012. This indicates that VAI H5 has been circulating for a long time and has been to be an endemic virus infection in ducks at LBMs in Bali. It can be suggested that an Avian Influenza Virus monitoring should be done continuously over a long period. /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

  17. Kurikulum Pendidikan Islam dan Tantangan Dinamika Peradaban Global (Sebuah Pendekatan Paradigmatik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Mawardi

    2017-01-01

    Full Text Available Curriculum of Islamic education is the prominent alternative in addressing the various issues arising along with the dynamic change of global civilization. This is due to the common ground of the problem of Islamic education and the needs in facing civilization challenge, in which each concept will evolve to adjust global logic that tends to be pragmatic. Through Islamic education curriculum, in depth study about how the scientific structure should be reconstructed and well developed can be done to meet the needs of the community. The first, the role of curriculum in the clash between the ideas and the pragmatic needs can be divided into three roles are integrated, the conservative role, the role of the creative, and critical roles/ evaluative. Second, the meaning of universal values and disciplines of Islamic education is required to play its role in a dynamic and proactive through the process of transformation of moral values in the access to fortify themselves from the negative globalization. Third, the paradigm of Islamic education curriculum in addressing the problems and future-oriented global civilization, namely the rebuilding spirit curriculum with the basic values of Islam, either in the form of a written curriculum and of the hidden curriculum. Therefore, it is necessary to pay attention to the major issues in designing the curriculum, namely how to set a strong foundation of curriculum (religious, philosophical, psychological, sosio-cultural, and development of science and technology; how to formulate the objectives; how to define the instructional procedure based on the learning materials studied with the appropriate methods and media; how to implement the curriculum in teaching and learning process; and how the curriculum evaluation be done comprehensively.

  18. Krisis Kapitalisme 2008 Dan Bangkitnya Gerakan Kiri Studi Dinamika Gerakan Partai Syriza Di Yunani

    OpenAIRE

    Novianto, Arif; Kurniawan, Lukman; Wibawa, Samodra

    2016-01-01

    The economic crisis which hit Greece was in 2008 helped to flow into a political crisis. The old political oligarchy that since 1974 up to 2010 alternately dominate the Greece that is PASOK party and the New Democracy party suffered shocks that lead to new political dynamics. Austerity policies and neoliberal reforms under the moderation of the troika (Europaen Central Bank, European Union, and International Monetary Fund) have created a decrease in the level of welfare and the economic crisi...

  19. PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA KONSEP DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Permana Suwarna

    2016-02-01

    Full Text Available Abstract: This research aims to determine the effect of learning media based on Augmented Reality to learning outcome of students 10th grade on the concept particle dynamics. This research was done in 10th grade science class: 2 and 4 in SMA 67 Jakarta. The research was done in October-November 2013. The research method is a quasi experimental with a noneqiuvalent control group design and the sampling technique is purposive. Instruments of the research are test (multiple choices and non test(questionnaire. Data were analyzed quantitatively using the t test, questionare analyzed qualitatively. The conclution : there is the influence of augmented reality-based instructional media on learning outcome of students grade 10th on the concept particle dynamics. Average learning outcome experiment group is higher than control group. The experimental group superior on cognitive level (C1-C4. Carrying capacity of the media Augmented Reality on the learning process had teacher done is excellent category (83.24 %. DOI: 10.15408/tjems.v1i1.1111

  20. DINAMIKA KOMUNIKASI ORGANISASI MASYARAKAT MARJINAL (Studi Pada Komunitas Perempuan Pekerja Seks Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ERWIN RASYID

    2018-03-01

    Full Text Available ABSTRACTProstitution is sexual service for gaining cash. For someone who works in sexual service named as aprostitute or in Bahasa called as Pekerja Seks Komersial (PSK.  Nowaday PSK term constructed bypeople to discriminate the sex labor. Sometimes Perempuan pekerja seks (PPS obtain the negativestreotype from society, because they know as a moral offender in social culture. The term commercialsex worker or “PSK” in Indonesia is one example of a form of community discrimination born of discourse formed by the mass media to women who work as a sex worker. In Special Region of Yogyakarta (DIY there are some areas that are often the place where sex workers peddle. Namely PasarKembang area or better known as sarkem, the Tugu railway station (Ngebong and in the GiwangansTerminal. In the three areas there are three communities that become a forum for organizing PPS,among others Bunga Seroja community in Sarkem, Arum Dalu Sehat community in Ngebong and SurtiBerdaya community in Giwangan. The three communities are under the umbrella of an organizationcalled Perhimpunan Perempuan Pekerja Seks Yogyakarta (P3SY in Indonesia. This paper aims toanalyze what kind of development communication system that attempted to be constructed by female sexworkers in Yogyakarta. The method used is descriptive qualitative. Keywords: Dynamics, Organization Communication and Female Sex Worker

  1. Analisis Segmentasi, Targeting Dan Positioning Pembiayaan Mobil Pada PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk Cabang Manado

    OpenAIRE

    Soegoto, Agus Supandi; Mananeke, Lisbeth; Kembuan, Precylia Cyndi

    2014-01-01

    Persaingan yang semakin ketat saat ini, menuntut adanya keunggulan bersaing yang harus dimiliki oleh setiap Perusahaan, dan membutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Jumlah pesaing yang semakin banyak membuat konsumen memiliki alternatif pilihan yang banyak untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan harapannya. Untuk memenangkan persaingan tidak hanya sebatas menyusun bauran pemasaran sebagai taktik namun lebih dari itu juga untuk menyusun strategi segmenting, targeting marketing, dan posit...

  2. DINAMIKA KEMISKINAN DI JAWA-MADURA MENURUT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2002-2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Ermasari

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pada variasi dan pengembangan kemiskinan (angka kemiskinan di Jawa-Madura berbasis pada kabupaten / kota tahun 2002 hingga 2007, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menjelaskan perubahan kemiskinan. Penelitian ini makro, dengan skala analisis adalah pulau Jawa-Madura secara keseluruhan.  Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder. Sumber data utama diambil dari Data Dan Informasi Kemiskinan, Tahun 2002 2005/2006, dan 2007  Buku 2: Kabupaten / Kota diterbitkan oleh BPS. Analisis data dalam penelitian ini adalah berbagai seperti tabulasi silang, Chi Square, grafik, peta, dan analisis regresi linier ganda disediakan oleh analisis kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kabupaten / kota di Jawa-Madura dari tahun 2002 hingga 2007 tingkat kemiskinan berfluktuasi terutama di pusat dan timur Jawa. Selain itu, ada perbedaan nyata antara tingkat kemiskinan di kabupaten dan kotamadya. Kabupaten cenderung dominan dalam kemiskinan kelas menengah dan kotamadya yang dominan dalam kemiskinan kelas rendah. Walaupun PDRB per kapita secara signifikan faktor berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Jawa-Madura khususnya di kabupaten tahun 2002-2007, mempengaruhi relatif tidak signifikan (R2 selalu di bawah 20 persen. Faktor yang paling berpengaruh adalah persentase orang yang bekerja di sektor informal dengan nilai R2 yang selalu di atas 40 persen pada tahun 2002-2007. Untuk alasan bahwa tingkat pengangguran masalah di Jawa-Madura cukup tinggi, faktor tenaga kerja lebih berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Jawa-Madura pada tahun 2002-2007 (R2 selalu di atas 35 persen dibandingkan faktor-faktor sosio-ekonomi lainnya , terutama di kabupaten. Sementara itu di kota, faktor ekonomi secara signifikan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan pada tahun 2007 saja dan memiliki pengaruh yang paling dalam periode 2005 sampai dengan 2007 (nilai R2 adalah sebesar 7,5 Dan 11,6 persen.  Implikasi kebijakan yang dapat diambil adalah memiliki program program penanganan kemiskinan di Jawa-Madura yang lebih dari tenaga kerja dan bidang ekonomi, terutama dalam mengatasi masalah pengangguran. Selain itu, juga perlu ada peningkatan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja karena persentase pengeluaran pembangunan di tiga bidang ini masih tidak signifikan.    ABSTRACT The research is aimed at obtaining a description on the variation and the development of poverty (the poverty rate in Java-Madura based on regencies/municipalities year 2002 to 2007, and to find out the factors that may explain the change of the poverty. The research is macro, with the analysis scale is the entire Java-Madura island. The research method used is secondary data analysis. The main data source is taken from Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2002, 2005/2006, and 2007 Buku 2: Kabupaten/Kota published by BPS. The data analysis in the research is various such as cross tabulations, Chi Square, graphics, maps, linier and double regression analysis provided by quadrant analysis. The result of the research shows that the majority of regencies/municipalities in Java-Madura from year 2002 to 2007 has the fluctuated poverty rate especially in the central and the east of Java. Besides, there is a tangible difference between the poverty rate in regencies and in municipalities. Regencies tend to be dominant in the middle class poverty and municipalities are dominant in the low class poverty. Although GDRP per capita is significantly the influential factor to the poverty rate in Java-Madura especially in regencies year 2002-2007, the influence is relatively insignificant (R2  is always below 20 percent. The most influential factor is the percentage of people working in the informal sector with the R2  value is always above 40 percent in year 2002-2007. For the reason that the unemployment rate problem in Java-Madura is quite high, the manpower factor is more influential to the poverty rate in Java-Madura in year 2002-2007 (R2 is always above 35 percent than the other socio-economic factors, especially in regencies. Meanwhile in municipalities, the economic factor significantly influences to the poverty rate in 2007 only and has the most influence in the period of 2005 to 2007 (R2 value are 7.5 dan 11.6 percent. The  implication  of  the  policy  that  can  be  taken  is  having  programs  on poverty handling in Java-Madura which is more of manpower and economic field, especially  in  coping  with  unemployment  problem.  Aside  from  that,  it  is also necessary to have the budget increase on education, health, and manpower because the percentage on developmental expenditure in the three fields is still insignificant.

  3. DINAMIKA ARAH KEPASTIAN HUKUM DI TENGAH TRANSFORMASI SOSIAL-BUDAYA DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN MAZHAB SOCIOLOGICAL JURISPRUDENCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Wibowo Suliantoro

    2017-03-01

    Full Text Available The simultaneous process of social-culture transformation emerges a complex problematic in the sector of law; especially it is related with the law certainty. The clash of values occurred intensively and extensively fixes a polemic whether the law must be stable or is always in changing. The law that is always in changing will leave a certainty as an essential character of law. On the contrary, the law that stable in its nature will turn up a problem, it will not accommodate the internal dynamic. The sect of Sociological Jurisprudence, in its effort tries to formulate a harmonious synthesis by positing the significant meaning of customary law and the written constitution as a tool of social live arrangement in order to manage it better. The certainty of law will be achieved throughout continuous dialog process between rationality and experience, between fact that happen in the social life and the ideal normative of juridical values those are formulated in constitution. The certainty of law can be approached properly if it is supported by professional lawyer apparatus that has high moral integrity. The task of judge is not only to be speaker of constitution but also to enforce the justice. Therefore, the law enforcer should has sensitive feeling in understanding the phenomena of social justice that is desired by society, formulating the social justice in the constitution, and implementing the constitution wisely.

  4. Analisis Teori Offense-Defense Pada Reformasi Kebijakan Pertahanan Jepang Dalam Dinamika Keamanan Di Asia Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadhil Alghifari

    2016-05-01

    Full Text Available This paper will seek to demonstrate how the use of Offense-Defense Theory can best explain the Japan’s new defense reform legislation that enables the country to play a more comprehensive global security role commensurate with its capabilities, resources, national interests, and international responsibilities. Through this offense-defense lens, it will be argued that Japan’s new defense reform legislation is a response to the growing dominance of ‘offensive’ behaviour by the neighbouring countries in East Asia. This paper will then elaborate more about the elements that are used in the offense-defense theory to analyze the ‘offense’ dominance that prompts East Asian states behave aggressively and defensively including Japan. Furthermore, this paper will explain why Japan is currently playing the ‘defensive’ role to counter the growing dominance of ‘offense’ in East Asia through the four variables of offense-defense balance; military doctrine and technology, geographical considerations, social and political order, and diplomatic arrangements. Thus, we will see that Japan holds the key to the offense-defense and security balance in the increasingly hostile environment in East Asia.

  5. DINAMIKA PEMAHAMAN ULAMA TENTANG HADIS DAJJAL (Dari Interpretasi Tekstual Ke Interpretasi Kontekstual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pipin Armita

    2017-12-01

    Full Text Available Artikel ini bermaksud menggambarkan figur Dajjal yang disebutkan di beberapa hadis dalam kutub al-sittah dan menjelaskan bagaimana interpretasi tekstual dan kontekstual tentang hadis-hadis yang berbicara tentang masa lalu. Dalam beberapa hadis, Dajjal itu digambarkan sebagai fitnah besar yang Allah datang pada akhir masa, tetapi dia juga merupakan simbol dari wahyu yang akan datang. Dengan demikian manusia mengetahui bagaimana ciri-ciri akhir zaman, dan mengetahui tanda-tanda kedatangannya adalah suatu hal yang penting. Pada artikel ini penulis akan menjelaskan dan melakukan pelacakan terhadap hadis yang membahas secara spesifik tentang figur Dajjal secara tematik dengan metode deskriptif-analitis; dengan melakukan pelacakan tentang tradisi, takhrij al-hadis, analisis sanad, analisis muru’ah, syarah hadis secara tekstual dan kontekstual sebagai objek dari analisis yang dilakukan oleh penulis. Berdasarkan analisa penulis ada beberapa periwayat dari jalur Bukhari, terdapat wahyu dari Allah yang mengatakan Dajjal adalah seseorang yang gemuk bertubuh kemerahan, rambut keriting, salah satu matanya buta dan matanya seperti buah anggur yang matang (tidak bercahaya. Pemahaman secara tekstual tentang figur Dajjal itu adalah sesuai dengan apa yang digambarkan oleh hadis. Secara kontekstual, para ulama memahami kharakteristik seperti mata yang disebut dalam hadis merupakan sebuah simbol/metafora untuk menjelaskan kontrol terhadap apa yang terjadi hari ini, dan sebagai sebuah konspirasi untuk menguasai dunia, dan sebagai sebuah yang terkait dengan budaya Barat dan Yahudi yang penuh tipu daya, pemimpin yang salah, dan pemikiran yang cenderung duniawi

  6. Dinamika Tata Kelola Kebijakan Industri Penyiaran dan Telekomunikasi Indonesia Menuju Konvergensi: Sebuah Studi Paradigma Interpretatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vience Mutiara Rumata

    2017-03-01

    Konvergensi antara penyiaran dan telekomunikasi di Indonesia tidak terhindarkan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK serta ketatnya persaingan dalam industri keduanya. Kedua industri telah mengintegrasi TIK sebagai nilai tambah dari layanan ataupun produk yang ditawarkannya. Meski demikian, tata kelola kedua industri ini masih terpisah yakni melalui UU Penyiaran tahun 2002 dan UU Telekomunikasi tahun 1999. Di saat RUU konvergensi telematika belum menemukan titik terang, regulator berupaya merevisi kedua UU tersebut. Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan kerangka paradigma interpretatif dengan berlandaskan teori neo-institusionalisme, yakni historical institutionalism. Studi ini bertujuan untuk memahami relasi kekuasaan serta pandangan para pemangku kebijakan dalam mengatur industri penyiaran dan telekomunikasi di era konvergensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada narasumber yang dipilih secara purposif yakni Kemkominfo, KPI, BRTI, dan DPR, selama Januari-Februari 2015. Setiap institusi memiliki path dependence yang berbeda antar satu dengan yang lain, sehingga membentuk pola distribusi kekuasan berbeda dalam prosedur pembuatan kebijakan. Proposal revisi UU baik dari Kemkominfo dan KPI tidak mengatur hal-hal yang berkaitan dengan konvergensi. Akan tetapi, perebutan otoritas antar kedua institusi tersebut justru menjadi fokus dalam proposal tersebut. Kemkominfo, sebagai inisiator UU Telekomunikasi, berencana untuk mengubah revisi UU tersebut menjadi UU konvergensi. Fokus utama revisi tersebut adalah upaya untuk memfasilitasi interkoneksi dan internetworking dalam infrastruktur digital sebagai fondasi ekosistem konvergensi.     Abstract The convergence between broadcasting and telecommunication in Indonesia is envitable as the growing information and communication technology and the growing competition in both industries. These industries have integrated ICT as part of their value added services in their business. Nevertheless, the policy governance of these industries is remains distinctively separated under two main laws: the 2002 Broadcasting Law and the 1999 Telecommunication Law. Whilst the regulators failed to meet the agreement to enact the convergence bill, the only way is to synergize the revision of both laws to regulate the convergence. This study is descriptive-qualitative study with interpretative paradigm and base on New Institutionalism theoretical framework. This study aims to understand the power relation as well as point of views of the regulators in regulating the broadcasting and telecommunication in convergent era. The primary data tool is in depth interview to purposively sampled respondents who are from four institutions: the Kemkominfo, KPI, BRTI, and DPR, within January-february 2015. The path dependence of these institutions is differ one to another which determine the power contribution in shaping the policy outcome. The emerging proposals of the Broadcasting Law revision are not regulating convergence in detail. Instead, the dispute of authoritical power between KPI and Kemkominfo was reflected in the proposals. Kemkominfo, which was the initiator of the Telecommunication Law, is planning to turn the revision of the law into convergence law. The main focus is to facilitate the interconnection and internetworking of digital infrastructure between telecommunication and internet.

  7. DINAMIKA HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DI NEGARA-NEGARA MUSLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hafiz

    2013-10-01

    Full Text Available Muslim countries often stuck in a dilemmatic situation between be exclusively with retaining the Islamic principles of human rights through Islamic law or follow the principles of human rights which is regulated internationally through Universal Declaration of Human Rights (UDHR. The existence of Independent Permanent Commission of Human Rights (IPHRC as one of the core institutions of organization of the Islamic Cooperation (OIC intended to be a mediator for the occurrence of constructive dialogue between human rights discourse on one side with Islamic law on the other side. This is the way to reduce dichotomous view that impact on gaps and conflict. The equivalent dialogue continuously between two entities, Islamic law and human rights must always be attempts to open opportunities in more widely shared understanding and in turn will facilitate the achievement of progress and the protection of human rights in Muslim countries. This dialogue also important to remove the negative stigma against Islamic law that is often accused of violating human rights. and also to open space of interpretation to Islamic law that relevance with contemporary life.

  8. KRITIK BERBASIS TEORI DINAMIKA SPIRAL ATAS TIPOLOGI KONSEP SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Kahar

    2014-04-01

    Full Text Available Abstract: Spiral Dynamics Theory-Based Criticism Typology Management Control Systems Concepts. This study aims to construct a typology model of management control systems. Post-positivism paradigm was used to find the meaning of management control system on PT Hadji Kalla (HK. The result shows the adaptation, internalization, and convergence between HK’s and Toyota’s values in the practices. The values of local Bugis-Makassar wisdom such as sipakatau, Getteng, mappakalabbi', assamaturu, sipatuo-sipatokkong can be found in the HK’s values, while the Japanese’s wisdom like: kaizen, jidoka, heijunka, hoshin, genchi gembutsi can be identified as Toyota’s. Internalizing the values of siri na pesse wisdom into the management control system concept become a holistic management control system construction.

  9. DINAMIKA POPULASI IKAN GABUS (Channa striata DI RAWA DANAU PANGGANG, KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Sofarini

    2018-04-01

    Full Text Available The province of South Kalimantan has the largest peat swamp that is named Danau Panggang Swamp with an area of 5,390.7 Ha. This swamp has ecological, economic and potential functions of a large fishery resource. The purposes of this study are to evaluate the exploitation rate of Snake Head Fish (Channa striata in Danau Panggang Swamp, by population dynamic analysis using FISAT program of Von Bertalanffy method.  The results showed that the growth pattern of Snake Head Fish (Channa striata has the tendency to grow negative allometric with 63.4 cm of long infifer (L¥, growth rate (k 0.15 per year, theoretical age at the time of the fish is equal to 0 (t0 is -1.48257 years. While the natural mortality rate (M was 0.43, the mortality rate due to catch (F of 0.69/year and the total mortality rate  (Z of 1.12/year, and the rate of exploitation value E = 0.62.  These results indicated that the exploitation rate of Head Snake Fish (Channa striata in Danau Panggang swamp has a tendency to overfishing.

  10. DINAMIKA SPASIAL PEMANFAATAN LAHAN OLEH MASYARAKAT DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS KREO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Liesnoor Setyowati

    2011-12-01

    Full Text Available Landuse dynamics of Kreo watershed from the result of interpretation of satellite image landsat (the year 1994 and image SPOT-5 (the year 2006 in the form of degradation of open farm wide of 67,07%, coppice 9,61%, forest 6,69%, and rice feld 4,64%; improvement of plantation wide 24,42%, setlement 21,68%, and mixture garden with a width of 1,05%. Forest wide and plantation of DAS Kreo only with a width of 17,19% had not pursuant to ideal wide of minimum forest of 30% at one particular in watershed (PP number 33  the year 1970. Wide area of setlement  in Kreo watershed with a width of 12,21%  is including category has exceeded ideal boundary of setlement area at one particular in watershed, maximum boundary (threshold in the form of area of waterproof equal to 6%-10% in  watershed.Keywords: Landuse spatial dynamic, landuse trend.

  11. Eksistensi dan Dinamika Kosa Kata Bahasa Jawa Kuna pada Masyarakat Bali Masa Kini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Ratna Erawati

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract Historically, Bali had experienced two processes, namely“Javanisation” on the one side and “Balinisation” on theother side. The melting process of them can implicate for thedevelopment of culture and Balinese language. Acculturationand language may not be inevitable. The phenomenon canbe proven through a number of Old Javanese linguisticdata used by Balinese people. Based on the data obtainedturned out to use the vocabulary Old Javanese still existby following system or Balinese rules. It can be seen in thewritten realm and verbal realm. In the written realm, the useof Old Javanese often found in literary works, inscriptions(chronicle, awig-awig (traditional law, the person’s name,the name of the area or place, and name of organization orsocial group. In the verbal realm, the Old Javanese usage canbe encountered in activities, such as performing arts, customsand religious ceremonies, mabebasan (textual singing,advice, Balinese language speech contest or in seminars. Theuses of Old Javanese vocabulary in the realm of languagegive the impression of authority, more archaic, and moreaesthetically pleasing.

  12. Dinamika haji Indonesia sejak era kolonial dan problematika calon haji ilegal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Rosyid

    2017-12-01

    Full Text Available The number of Indonesian pilgrims every year is increasing. On the other hand, the allocation of the number of pilgrims to be dispatched is limited by the quota. This triggers the waiting list and the share of various hajj efforts despite the violation of the law. However, not pilgrims know that pilgrimage using other country’s passport is a violation of Law No. 12 of 2006 on Citizenship and possible losing of one's nationality. From historical perspective, Muslims’ pilgrim dated back from the 16th century. At that time, there was strong suspicion that upon returning from pilgrimage, Muslims tend to be “rebellious” and initiated movement against the Dutch colonial government. Thus, the Dutch made a strict regulation concerning the Hajj and scrutinized Muslims before pilgrimage, while staying in Mecca and after their return. Among the movement against the Dutch led by Muslim upon returning the Hajj was the Padri movement. Nowadays, the number of Muslims who intend to go Hajj is rising significantly, and the waiting list goes for 15 to 20 years. The long list caused some people to find a way to go for Hajj including manipulation of citizenship documents, such as using passport of other countries. In respond to this situation, the government tries to negotiate with the Saudi government to increase the Hajj quota for Indonesians. Another effort is borrowing the remaining quota of neighboring countries. There is also suggestion to close the Hajj registration for some time and the need to revise the Hajj Law.

  13. Dinamika populasi Collembola pada tanaman kelapa sawit di perkebunan Cikasungka Kabupaten Bogor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwinda Erwinda

    2017-03-01

    Full Text Available Collembola is one of the dominant microarthopods in almost all soils types. They have important function in food webs soil ecosystem. This research was done at Cikasungka oil palm plantation for six months (April until September 2014. The aim of the research was to collect the information of diversity abundance and population fluctuations of Collembola, and their linkages between environmental factors. Collembolans were collected based on four points of soil sample from five trees of oil palm which has similar criteria. Distance of 0, 120, 240 cm from the trees, and compost lane were used to collect the samples. Results showed 37 species from 10.438 individuals with a density of 544 individu/m2. The species belongs to  4 orders and 13 families. Result also showed that are fluctuations in the abundance at the sample sites. The highest abundance of Collembolans was found in base tree zone (920 individu/m2 and compost lane (763 individu/m2. During six months, total populations of Isotomid sp. 5 (Isotomidae was higher than the others species of Collembolans. Based on the correlation analysis, various species of Collembolans are positively correlated with rainfall and soil pH.

  14. Die dinamika van die beperkte drie-deeltjie-probleem in sterrekunde

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Keegan D. Anderson

    2011-09-01

    Full Text Available Die beperkte drie-deeltjie-probleem is een van die oudste probleme in klassieke fisika en is alvir ongeveer die afgelope honderd jaar bestudeer. Die probleem is nie oplosbaar op ‘n geslote analitiese wyse nie, alhoewel ’n oneindige reeks oplossing bestaan.

  15. Film Animasi sebagai Medium Dokumentasi Kekayaan Alam, Intelektual, Budaya, dan Dinamika Sosial Politik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiyansah Ardiyansah

    2012-10-01

    Full Text Available Animation is a medium that has the ability to represent a visual phenomenon as a whole. Animation is not just a work of image-driven, but the work depicted motion, as expressed by Norman McLaren, Canadian animator Academy Award winner. As the interpretation of the motion, the animation is not subject to the laws of nature, so there is no limitation including movements that cannot be done in the real world or recorded in the live-action movie. So is the characterization or characterizations in the animation can be so free and open more opportunities for exploration. This advantage makes the animation a favorite medium to draw the attention of the audience, especially in the growing era of digital animation technology. Animation is now not only used for entertainment purposes, but has penetrated other fields such as education, tourism, health care, and so on. As a cultural product, animation, as well as films and works of art of human culture in general, is a historical marker that describes the spirit of an era that functions inherent in the animated film documentation of socio-political dynamics of a nation in a given period. This paper describes the process of documentation of natural, intellectual, cultural and socio-political dynamics in countries that intensively utilize the medium of animation.  

  16. Dinamika i perspektivy torgovo-jekonomicheskogo i investicionnogo sotrudnichestva Rossii i Jestonii v uslovijah krizisa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nevskaya A.

    2015-05-01

    Full Text Available The article deals with the development in Russian-Estonian relations during the crises of 2007 and 2014, taking into consideration the balance between political and economic factors in the decision-making by Estonian government. A number of special aspects, trends and problems in trade and investment ties are detected. The aim of the study is to uncover key motivation behind the actions of both Russia and Estonia, to identify the drivers for economic and political development in the region, and to work out recommendations to adjust them. The questions put forward by the authors of this article could not be more topical at the time, when Russian economic situation is obviously getting worse and capital flight (to the neighboring EU Member States is likely to increase. The method of the study is comparative analysis of the impact on economic ties made by Russian-Estonian crisis of 2007 and the current international tension around Ukraine. The regional fossil fuel market and the possibilities of Gazprom involvement in its development are also analyzed. It is concluded that political motives are still important for Estonian decisionmaking, though they are balanced out by measures of business support (despite some of these measures being taken by the EU bodies. The role of political factor for the Russian side is increasing. It is acknowledged that there is a growing number of missed economic opportunities in the Russian Northwest.

  17. ANATOMI GERAKAN SOSIAL DI RIAU: Refleksi Atas Dinamika Perlawanan Masyarakat Riau terhadap Negara 1998 – 2001

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasanudin Hasanudin

    2016-08-01

    Full Text Available A social movement is a collective opposing way established by plenty of communitiesl which have the same goals and aspirations in terms with a continuity interaction with the state. A social movement is a way considered effective in gaining the goal by mobilizing the supports and the resources, both economic or political resources. The success of a social movement is supported by a leadership factor in that movement and movement organisation by determining effective ways to get the collective goals. A social movement in a society is a manifestation from unsatisfaction toward the central goverment and natural resources exploitation or the economy of Riau people without taking notice of the existention and the continuity of Riau local people

  18. Dinamika Perkembangan Pariwisata Pusaka: Tinjauan dari Sisi Penawaran dan Permintaan di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Amor Patria

    2015-08-01

    Full Text Available Tourism is one of the largest industries in the world today, and heritage tourism is one tourism segment that has shown a rapid growth. Heritage tourism in Indonesia only began to grow in the beginning of this millennium, marked by emergence of heritage tourism organizations in a number of major cities. In the city of Bandung, heritage tourism activities were initially organized in 2003 following the birth of Bandung Trails. The organization has been active in organizing heritage tours annually. Identification of heritage tourism development, both from demand and supply side, is the goal of a research that became the basis for this paper. The type of the research is qualitatiive and the population taken was the participants of tours organized by the Bandung Trails between 2003 and 2007. Samples were chosen randomly involving around 750 respondents who were given questionnaires from which primary data of profiles and demand patterns were generated. Aside from that, secondary data from literatures were used to identify the conditions of heritage tourism products at the supply side. Heritage tourism is a new phenomenon in Bandung that began to develop in the early millennium and pioneered by grassroots communities in heritage conservation. Findings of this research include, from the supply side, some challenges in the development of heritage tourism in Bandung, such as weak law enforcement, limited economic condition of local communities, and lack of attachment between the communities and heritage objects. From the demand side, heritage tourists in Bandung was domnated by young people aged 19-30 (78% and it is assumed that there is a connection between level of education and interest in heritage tourism.

  19. DAMPAK TRANSFORMASI PERAN WANITA DALAM PEMBANGUNAN TERHADAP DINAMIKA SISTEM KEPENDUDUKAN INDONESIA

    OpenAIRE

    Ahmad Basuki

    2002-01-01

    The change of social pattern from traditional agrarian into modern industry has impact in woman transformation role. The previously woman role in the ‘back side’ or ‘under the man shadow’ begins to start into questions. Egalitarianism motto becomes familiar together with the extension of woman role. Anyhow, such change should be responded with a clear and specific policy. Accordingly, law as a tool of social engineering should be able to accommodate them, as well as gives the guarantee for th...

  20. DAMPAK TRANSFORMASI PERAN WANITA DALAM PEMBANGUNAN TERHADAP DINAMIKA SISTEM KEPENDUDUKAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Basuki

    2002-01-01

    Full Text Available The change of social pattern from traditional agrarian into modern industry has impact in woman transformation role. The previously woman role in the ‘back side’ or ‘under the man shadow’ begins to start into questions. Egalitarianism motto becomes familiar together with the extension of woman role. Anyhow, such change should be responded with a clear and specific policy. Accordingly, law as a tool of social engineering should be able to accommodate them, as well as gives the guarantee for the extension of woman role that has been once pushed in a corner by feudalism tradition.

  1. PENGARUH E-SCAFFOLDING DALAM THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fauzul Albab

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to examine the effect of e-learning based Think Pair Share cooperative learning model toward higher order thinking skills of students. This study was conducted at SMAN 1 Jember for X grade students and used factorial design. Two experimental groups (TPS with E-Scaffolding and TPS with scaffolding were compared with a control group (TPS. This research was carried out to 180 students. The results showed that there is a difference in high-order thinking skills among groups of students who take the e-scaffolding in the TPS, scaffolding in TPS, and TPS learning; there is a difference in high-order thinking skills among groups of students with different prior knowledge levels; and there is no interactional effect among e-scaffolding in TPS, scaffolding in TPS and TPS strategy and the student’s prior knowledge on high order thinking skills. Key words: e-scaffolding, think pair share, high order thinking, prior knowledge.                                                                                     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbasis e-learning yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS dalam bentuk E-Scaffolding terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jember untuk siswa kelas X ini dengan menggunakan rancangan faktorial. Dua kelompok eksperimen (TPS dengan E-Scaffolding dan TPS dengan Scaffolding dibandingkan dengan sebuah kelompok kontrol (TPS. Penelitian dilaksanakan terhadap sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih secara acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran e-scaffolding dalam TPS dengan pembelajaran scaffolding dalam TPS maupun siswa dengan pembelajaran TPS; terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mempunyai tingkat kemampuan awal berbeda; dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara strategi e-scaffolding dalam TPS, scaffolding dalam TPS, dan TPS dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kata kunci: e-scaffolding, think pair share, kemampuan berpikir tingkat tinggi, kemampuan awal.

  2. Dinamika Populasi Diaphorina citri Kuwayama (Homoptera: Psyllidae dan Deteksi CVPD dengan Teknik PCR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I NYOMAN WIJAYA

    2015-09-01

    Full Text Available The research was conducted in the field of Taro village Gianyar regency and Katung village Bangli regency and at the Laboratory of Biotechnology Faculty of Agricultural Udayana University. The purpose of the research were to investigate population dynamic of Diaphorina citri Kuwayama and other insects that were assosiated with citrus cv. siam; and molecular detection of CVPD patogen in its vector, other phytophagous insects on citrus cv.siam and kemuning [Murraya paniculata (L. Jack.] The result of this study showed that in six month period there was one peak of D. citri population which was associated with the flushing period of citrus at Taro as well Katung villages. The peak of D. citri population of Taro village was higher than that of Katung village. Two species of parasitoids and four spesies of predators were found in the field and may contribute in the suppression of D. citri population. The parasitoids identified were Tamarixia radiata Wat. and Diaphorencyrtus alligharensi Shaffe, whereas the predators were Curinus coeruleus Mulsant, Phiddipus sp., Menochilus sexmaculatus Fabricius and Oxyopes javanus Thorell. T. radiata has been proven to be an effective nymph parasitoid that could suppress the population development of D. citri in citrus orchads. The research revealed that kemuning could serve as a source of infection because it is also a host of CVPD disease as well as of D. citri. Toxoptera citricidus Kirkaldy and Maleuterpes dentipes Hell. were not proven to contain CVPD disease.

  3. APLIKASI DATA CITRA SATELIT LANDSAT UNTUK PEMANTAUAN DINAMIKA PESISIR MUARA DAS BARITO DAN SEKITARNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdur Rahman

    2016-06-01

    Full Text Available Telah terjadi terjadi kerusakan habitat lingkungan mangrove, abrasi dan akresi yang menyebabkan semakin tingginya muka air  di sepanjang DAS Sungai Barito (DAS Martapura, DAS Alalak dan DAS Kuin, sebab erjadinya proses abrasi dan akresi  yang terjadi di sepanjang garis pantai, terutama DAS Martapura, DAS Alalak dan DAS Kuin. Klasifikasi pemanfaatan lahan dan konversinya serta perubahan pesisir berupa akresi dan abrasi di sepanjang pantai area penelitian di analisis dengan memanfaatkan informasi dari data citra satelit Landsat multi temporal yang di peroleh pada tanggal 29 Juni tahun 1985, dan 03 September 2006. Dominasi pemanfaatan lahan berupa HPH, pertambangan dan pemukiman dengan konversi lahan pada hutan untuk pemanfaatan lain memberikan dampak erosi yang cukup besar dengan ditunjukannya wilayah pesisir yang mengalami peningkatan akresi terutama pada bagian muara sungai (delta. Tren perubahan yang terlihat pada kawasan pesisir di area penelitian selama 21 tahun adalah abrasi sebesar 294,55 m2 di daerah Muara S. Martapura, 75,53 m2 di sekitar muara S. Alalak. Dan perubahan Abrasi sebesar 177,42 m2 , dan akresi sebesar 610,86 m2 di sekitar Muara S. Barito/Kuin. Have happened happened damage of environmental habitat of mangrove, and abrasi of akresi causing its excelsior of face irrigate alongside DAS River of Barito (DAS Martapura, DAS Alalak and of DAS Kuin, because the happening of process of abrasi and of akresi that happened alongside coastline, especially DAS Martapura, DAS Alalak and  DAS Kuin. Classification exploiting of farm and its conversion and also change of coastal area in the form of and akresi of abrasi alongside research area coast in analysis by exploiting information of satellite image data of Landsat temporal multi which in obtaining on 29 June year 1985, and 03 September 2006. Domination exploiting of farm in the form of HPH, settlement and mining with farm conversion at forest for other exploiting give big enough erosion impact with  regional and natural coastal area that make-up of akresi especially  part of river estuary    (delta.  Seen Change Tren at coastal area in research area during 21 year was abrasi equal to 294,55 m2 in Estuary area S. Martapura, 75,53 m2 around estuary S. Alalak. And change of Abrasi equal to 177,42 m2 , and akresi equal to 610,86 m2 around Estuary S. Barito / kuin.

  4. Dinamika Ekonomi dan Peluang Kerja Rumah Tangga Perkebunan Rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amril Amril

    2015-07-01

    Full Text Available This study aimed to analyze: (1 to analyze the economic dynamics of the household smallholder plantation  in Tanjung Jabung Barat which include changes in household assets, expenditure and consumption patterns of the household; (2 to analyze the dynamics of domestic employment opportunities household smallholder plantation  in Tanjung Jabung Barat which includes changes in working hours and employment status both of head or household members. The main data used in this study is raw data SUSENAS Year 2010 and 2014. Descriptive data were analyzed quantitatively using a single frequency tables. The research found that: 1 During the period from year 2010 to 2014, the general economic welfare of households smallholder plantations in Tanjung Jabung Barat has shown. This can be seen from the aspect of increasing ownership and quality of housing and the ownership of productive assets and other household assets. In addition, the increase in prosperity is also evident from the increase in household expenditures and changes in food consumption patterns and non-food; 2 In terms of working hours devoted a good show that a relatively large proportion of heads of households and household members who work above the normal working hours. Allocation of long working hours is one of the survival strategies of households smallholder plantations in Tanjung Jabung Barat; 3 From the job status shows most heads of households trying to temporary laborers/workers are not paid. These unpaid workers generally are members of the household

  5. Dinamika Ovarium pada Kuda Hasil Persilangan Pejantan Thoroughbred dengan Induk Lokal Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Danang Eko Yulianto

    2016-11-01

    Full Text Available The development of horse breeding industry in Indonesia was commenced through horse racing events held all over the country. It were accelerated by the development of Thoroughbred-Indonesian local Crossbred horses. There are many broodmares injured during their racing time and retired from the racetracks. They may still has a reproductive vigor to continue on producing offsprings. Very little information has been reported on the monitoring the reproductive capacity of the mares. The objective of this study was to explore ultrasonography imaging of the ovarian dynamics, correlated with the estrus behavior of the Thoroughbred-Indonesian local crossbred mares. Three Thoroughbred-Indonesian local crossbred mares with 6.25-12.5% of local genetics aged 12-20 years old were used in this study. Estrus and ovulation were synchronized by 10 mg PGF2α i.m. at luteal phase and 1,500 IU hCG i.m. injection when the dominant follicle reach ≥30 mm in diameter. Ultrasonography examination was done every morning at approximately at the same time. Estrus behavior was observed by using teaser stallions following a standard method. Results of the experiment indicated that onset of the estrus was reached 1.33±0.58 days after the hCG injection, with the average duration of 4.00±1.00 days. The ovulations were done at 5.33±1.15 days after PGF2α treatment and 66.67±10.07 hours after hCG treatment. Maximum follicle diameter was identified to reach 4.50±0.52 cm at one day before ovulation. The mares performed 25.4±3.38 days length of estrus cycle with 2-3 follicular  waves. It had been identified that the estrus duration  was  6.8±1.92  days  in mares with the age of 12-20 years. The average of maximum diameter of the largest follicle before ovulation was 4.2±1.24 cm. In conclusion, to improve the efficiency of breeding, several information are needed i.e. the optimal time of ovulation, relevan parameters related to follicular development.

  6. DINAMIKA INTERAKSI ANTARETNIK DALAM MEWUJUDKAN KESERASIAN SOSIAL DI WILAYAH PERBATASAN NEGARA INDONESIA – MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sikwan

    2017-11-01

    Full Text Available The research reveals the dynamics of interaction between the three major ethnic groups (ethnic Dayak, Malay and Chinese living in Entikong Subdistrict. These interactions are manifested in social relationships, ie relationships as relatives, as friends. Through qualitative analysis, the relationship is still strong in primordial loyalty among ethnic groups. It is characterized by a tendency to choose individuals from their own ethnic groups to serve as relatives. The results also show that there are two forms of ethnic group settlements in Entikong Subdistrict, namely: Mixed pattern, ie settlement area in which consists of various ethnic groups, in which there is more intensive inter-ethnic social contact that can encourage the realization of harmony social; Separate pattern, ie settlement area which consists of one ethnic group of the same kind, generally inhabited by Chinese ethnic groups. The change of settlement pattern indirectly caused by the expansion of subdistricts and population growth

  7. DINAMIKA WACANA FORMALISASI SYARIAT DALAM POLITIK: IKHTIAR MENEMUKAN RELEVANSI RELASI AGAMA DAN NEGARA PERSPEKTIF INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahathir Muhammad Iqbal

    2014-06-01

    Penelitian ini merupakan ikhtiar untuk menemukan relevansi hubungan agama dan negara yang ideal. Sebab Isu formalisasi syariat Islam dalam politik menjadi kajian menarik dalam wacana relasi agama dan negara. Dengan menggunakan pendekatan pustaka, artikel ini menganalisis keterlibatan negara dalam mengatur warga negara untuk mengimplementasikan syariat Islam di Indonesia. Adanya netralitas negara menjadi kunci dalam menemukan relasi keduanya. Secara teoritis, studi ini memberikan penjelasan bahwa netralitas tidak hanya dipahami sebagai pengabdian negara untuk memberikan hak-hak warga negara untuk berdoa berdasarkan iman, tetapi juga untuk membatasi warga negara. Sebab dalam pelaksanaan syariat akan dapat mapan dan berjalan dengan baik, manakala negara memiliki netralitas. Sehingga negara tidak menarik syariat Islam menjadi sebuah kebijakan resmi atau peraturan negara (formalisasi syariat. Dengan begitu seorang Muslim dapat membawa agama ke dalam lingkaran politik, tetapi hanya dalam tingkat etika politik.

  8. Dinamika Konflik Dan Integrasi Antara Etnis Dayak Dan Etnis Madura (Studi Kasus Di YOGYAKARTA Malang Dan Sampit)

    OpenAIRE

    Bashori, Khoiruddin; Majid, Abd; Tago, Mahli Zainuddin

    2012-01-01

    Indonesia is one of the most pluralistic societies in the world consisting of various social groups, ethnics, tribes, languages and religious diversities. However, the social, political, and cultural diversities among people have frequently been resulting conflicts or tensions. Using conflict and integration approach, therefore, this article observes the dynamics relation between ethnic groups, Madura and Dayak ethnic in particular, in certain plural regions in term of ethnic diversities; tho...

  9. Verification of Dinamika-5 code on experimental data of water level behaviour in PGV-440 under dynamic conditions

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Beljaev, Y.V.; Zaitsev, S.I.; Tarankov, G.A. [OKB Gidropress (Russian Federation)

    1995-12-31

    Comparison of the results of calculational analysis with experimental data on water level behaviour in horizontal steam generator (PGV-440) under the conditions with cessation of feedwater supply is presented in the report. Calculational analysis is performed using DIMANIKA-5 code, experimental data are obtained at Kola NPP-4. (orig.). 2 refs.

  10. Dinamika Politik Islam Semenanjung Arab 1800-1930 M dan Pengaruh Berdirinya Kerajaan Arab Saudi Modern terhadap Praktik Keagamaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihwan Agustono

    2016-11-01

    Full Text Available The article examines the dynamics of political Islam of the Arabian Peninsula in 1800-1930 and their influence to the foundation of the Modern Saudi Arabia Kingdom and their impact to religious practices in the Holy Land. The study is considered important due to the changing phenomenon of religious under-standing in the Holy Land. A new orthodox ideology has been able to change the well-established traditional understanding and become a dominant school until nowadays. The study concludes that: 1 Socio-political constellation of Hijaz before 19th century had been marked by the decrease of political supremacy of Hijaz along with far migration of the Islamic governmental center from Madinah; 2 One of the culminations of political dynamics of the Arabian Peninsula between 1800 and 1930 was the establishment of the Modern Saudi Arabia Kingdom; 3 Such political dynamics have subsequently resulted in the purification of Islamic sharî‘ah in accordance with the Wahabi’s doctrines, obliteration of the tradition of four maqâmât in Masjid al-H{arâm, conformation of Islamic education with the Wahabi’s dogmas, and the increase of orthodoxy and the decrease of popular Sufi’s credo.

  11. Dažu Ziemeļrietumvidzemes aizgūto leksēmu dinamika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elga Kagaine

    2011-11-01

    Full Text Available DYNAMIK EINIGER ENTLEHNTER LEXEME IN DEN MUNDARTEN NORDWESTLIVLANDSZusammenfassungIn diesem Beitrag werden einige in Nordwestlivland vorkommende entlehnte Lexeme finnougrischer Herkunft sowie ihre Semantik unter dem Aspekt des historischen Wandels behandelt. In der 2. Hälfte des 20. Jh. bietet sich durch die Erweiterung von mundartlichen Materialsammlungen die Möglichkeit, die in ME, EH und sonstigen Forschungen vorhandene Information sowohl zur Verbreitung, Stabilität und Wandel dieser Wörter als auch zu ihrer Herkunft, Semantik und den Gebrauchseigenschaften zu ergānzen.Unter dem Aspekt der Gebrauchsdynamik von Entlehnungen im Laufe des 20. Jh. lässt sich feststellen, dass ein Teil der lokalen entlehnten Lexeme zu historischen Relikten geworden ist (z.B. aķis ‘Getreidehocke’, sāris, zāris ‘Insel; Hilgel’, ķiris ‘schwarzer Ochse mit weiflem Streifen überm Rücken’; ein anderer Teil mit relativ weitem bzw. engem Gebrauch setzt sein Funktionieren vorwiegend in der gesprochenen Sprache der älteren Generation fort (z.B. kãbaka, kābaks ‘armer, ärmlicher Mensch’; ‘geiziger, habgieriger Mensch’, paîkât ‘flicken’; ein weiterer Teil hingegen kommt auch heutzutage ziemlich oft in der gesprochenen Sprache verschiedener Generationen vor (z.B. roida ‘Schutt, Kehricht, Abfālle’, peksēt ‘schlagen; prugeln’, kunna ‘Wiesenfrosch’ u.a..Nach der Erweiterung von Materialsammlungen bietet sich die Möglichkeit, die bisherigen Herkunftsdeutungen der Wörter zu ergänzen und einige Hypothesen über die Relation mehrerer dialektaler Wörter Nordwestlivlands zum Estnischen bzw. Livischen aufzustellen.ķil̂ts; der Vergleich kâ ķilts wird bei der Charakteristik eines abgemagerten Menschen oder Tieres gebraucht. Es kommt unter Ortsnamen vor (siehe Endzelīns LVV II 221; ohne Herkunftsangabe. Es wäre wohl auf das bei WiedWb 281–282 erwähnte kilt (= kild 2; kild ‘abgesprungenes, abgetheiltes Stuck, Splitter’ zu beziehen. Semantisch ist izdilis kâ ķil̃ts mit der analogen Konstruktion (tievs, izdilis kâ skals zu vergleichen.porumi, puromi; das Wort ist mit der Grundbedeutung ‘Schutt, Kehricht; Krümchen; Spreu’ aufgezeichnet worden, resp. auf etwas Kleines, Feines, Zerkleinertes u.dgl. zu beziehen. Dies lässt vermuten, dass nordwestlivländisches porumi, puromi mit estn. puru (siehe M ä g i s t e VII 2244 II puru ‘Krümchen, Staubkorn, Stäubchen’, ‘Schutt, Mull’ und puruma ‘zerbrechen, zerkleinern’ in Verbindung stehen könnte.ķilputra, kilputra ‘aus dem Brotteig gekochter Brei’; ‘Grütze aus Roggenmehl’; siehe M ä g i s t e III 824 II kile ‘saurer Haferbrei’ + putra ‘Brei’.Bei einem Teil der entlehnten Lexeme kann die Herkunft mit der Kontamination Zusammenhängen: siehe narcaka, narcaks + grabažas > narkažas, narbažas ‘alte, abgetragene Sachen, abgenutzte Gegenstände; Lappen’; porumi, puromi + -akas (lancakas, poncakas ’alte, abgetragene Kleider, Kleidungsstücke, Fetzen’ > porakas ‘Schutt, Splitter, Reisig, Kehricht’.

  12. Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi dengan Menggunakan Dinamika Sistem

    OpenAIRE

    Setijadi, Setijadi; Pramestari, Diah; Ane, Bernadetta Kwintiana

    2009-01-01

    Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena a...

  13. Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi Untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi Dengan Menggunakan Dinamika Sistem

    OpenAIRE

    Setijadi, Setijadi; Pramestari, Diah; Ane, Bernadetta Kwintiana

    2004-01-01

    Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena a...

  14. Verification of Dinamika-5 code on experimental data of water level behaviour in PGV-440 under dynamic conditions

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Beljaev, Y V; Zaitsev, S I; Tarankov, G A [OKB Gidropress (Russian Federation)

    1996-12-31

    Comparison of the results of calculational analysis with experimental data on water level behaviour in horizontal steam generator (PGV-440) under the conditions with cessation of feedwater supply is presented in the report. Calculational analysis is performed using DIMANIKA-5 code, experimental data are obtained at Kola NPP-4. (orig.). 2 refs.

  15. Dinamika klyuchevykh mediatorov insulinorezistentnosti u bol'nykh sakharnym diabetom 2 tipa pri primenenii metformina (Formin Pliva?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mikhail Ivanovich Balabolkin

    2004-12-01

    Full Text Available Цель. Изучение влияния формина (метформина не только на состояние углеводного, но и липидного обмена, динамику содержания лептина, его растворимого рецептора и альфа-фактора некроза опухолей (альфа-ФНО в сыворотке крови у больных СД 2. Материалы и методы. Обследовано 262 больных. Общий анализ крови и мочи проводили через каждый месяц наблюдения, а биохимический анализ крови, включая содержание общего ХС, ТГ, ХС ЛПНП и ЛПОНП и ХС ЛПВП, мочевины, креатинина, печеночных ферментов, проводили на 1-м и 4-м визитах. Лечение формином проводилось в течение не менее 12 нед. и изучалось при этом его влияние на состояние углеводного и липидного обмена у больных СД 2. Из общего числа обследованных у 26 больных на фоне терапии формином изучалось содержание лептина, растворимого рецептора к лептину и альфа-ФНО. Результаты. На фоне лечения формином у больных отмечалось улучшение углеводного обмена, которое сопровождалось статистически достоверным снижением гликемии натощак. Компенсация углеводного обмена у больных также сопровождалась статистически достоверным уменьшением индекса мас? сы тела с 34,02+0,33 кг/м2 до 32,73+0,33 кг/м2. У больных на фоне лечения формином наблюдается недостоверное снижение содержания лептина, растворимого рецептора к лептину и статистически достоверное снижение альфа-ФНО в сыворотке крови. Выводы. проведенные исследования показывают, что формин обладает выраженным антигипергликемическим эффектом, способствует улучшению компенсации углеводного обмена, что сопровождается статистически достоверным снижением гликемии и уровня гликозилированного гемоглобина в сыворотке крови. Наряду с этим на фоне терапии формином отмечается снижение уровня холестерина ЛПНП и повышение содержания холестерина ЛПВП, при практически неизмененных показателях содержания общего холестерина в сыворотке крови. Кроме того, лечение формином способствует статистически достоверному снижению содержания альфа-ФНО и умеренному понижению уровня лептина и его растворимого рецептора в сыворотке крови.

  16. DINAMIKA UPAYA MELAKUKAN SINERGI ANTARA HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN HUKUM LINGKUNGAN / INTERNATIONAL TRADE LAW AND ENVIRONMENTAL LAW SINERGY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endra Wijaya

    2017-11-01

    Full Text Available Dalam aktivitas perdagangan internasional, kehadiran hukum menjadi suatu hal yang penting untuk mengatur dan membuat berjalannya unsur-unsur dalam perdagangan internasional menjadi efektif, efisien, dan berkeadilan. Secara perlahan-lahan, sistem perdagangan internasional mulai memasukkan isu hukum lingkungan hidup. Masuknya isu hukum lingkungan ke dalam sistem perdagangan internasional sudah dimulai sejak adanya kesadaran perlunya lingkungan hidup dijaga kelestariannya agar dapat menunjang pembangunan secara keseluruhan. Saat ini, isu hukum lingkungan tersebut memang sudah menjadi syarat penting bagi setiap hubungan perdagangan yang akan atau sedang dilakukan oleh para subjek hukum dalam perdagangan internasional. Fokus pembahasan makalah ini tertuju kepada persoalan bagaimana masuknya dan bersinerginya isu hukum lingkungan ke dalam sistem perdagangan internasional. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan pembahasan ialah metode kajian normatif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui penelusuran kepustakaan. In international trade activity, the law exists and becomes one of the important components to ensure the trading activity runs effectively, efficiently, and fair. Gradually, international trade system has started to embed environmental law issue to become its part of the system, and this process has begun since people realized that environment should be protected in order to support the sustainable development process. Currently, environmental law issue becomes an important condition for most of the international trade relations which are being done or will be done by subjects of the international trade. This paper focuses on how environmental law is being synergized within international trade system. The library research method will be used to explore that topic.

  17. DINAMIKA RESISTENSI PETANI TERHADAP EKSPANSI KAPITALISME DI JAWA (Studi atas Perlawanan Petani Terhadap Pertambangan Pasir Besi di Karangwuni Kulon Progo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suliadi Suliadi

    2016-09-01

    Full Text Available This thesis is aimed to analyze the peasant resistance against the iron sand mining that occurred in Kulon Progo. As its starting point, this study is based on the change in political attitude of peasants, who were initially against it turned into approving to the iron sand mining. Through an approach of James C. Scott’s “moral economy of peasant” and Samuel L. Popkin’s “political economy”, this research is reviewed in descriptive analysis of how the change in political attitude of peasants eventually happen. With that analysis, this study shows that the changes in political attitudes of peasants in response to the expansion of mining capitalism is nothing more than a political compromise by the peasants in response to the expansion of mining capitalism. What is actually going to be refused is the ways of investors / companies and countries in expansion which is capitalist bias, which only creates a farming community becomes eliminated to access the available resources.

  18. Dinamika Proses Perumusan Kebijakan Perubahan Status Desa menjadi Kelurahan (Studi Kasus di Desa Pakkat Hauagong Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hsundutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanaya C Simamora

    2012-11-01

    Full Text Available This study examines the dynamics of the policy process in which changes the "desa" into "kelurahan". The Consequence of the government village honorably discharged from office and position. Thus, the change is not infrequently receive rejection and defiance of them. Hauagong Pakkat Village, in Subdistrict Pakkat Humbang Hasundutan, selected as locus because the village is willing to accept and initiate change. This study examines some of the issue related to the process of policy formulation "desa" to "kelurahan" status changes, particularly regarding the importance of the village government and the regional development banks, the dynamics of the policy formulation process and considerations that drive and inhibit that they are willing to accept the policy.

  19. Pendugaan Dinamika Struktur Tegakan Hutan Alam Bekas Tebangan (Estimation of Stand Structure Dynamics of Logged-over Natural Forests

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhdin .

    2011-07-01

    Full Text Available Dynamics of stand structure (DST, which could indicate the growth performance of logged-over forests, mayvary depending on various factors, e.g. stand density, initial stand structure, species composition, time afterlogging, and environmental factors (rainfall, elevation, etc..  The variations of such factors could result in thevariations of DST’s components (e.g. proportion of trees upgrowth and staying. However, this study, which used75 permanent sample plots data of lowland and dryland natural forests in Kalimantan, showed that the proportionof trees upgrowth and staying could not be predicted satisfactorily using the number of trees, stand basal area,time after logging, and elevation as independent variables in multiple linear regression models. The regressionmodels produced unrealistic projections of stand structures.  In contrast, the projection of stand structures usingthe DST’s components that were calculated using arithmetic mean was better than that of the regression models.Keywords: stand structure projection, upgrowth, natural forest, logged-over area

  20. Dinamika PMA dan PMDN di Indonesia Sebagai Dampak Dari Upah Minimum, Inflasi dan PDRB Tahun 2004-2012: Pendekatan Dynamic Panel Data Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lea Widowati Sugiharto

    2016-06-01

    Full Text Available This paper aims at investigating the behavior of foreign direct investment (FDI and domestic direct investment (DDI in Indonesia, which is expected to be explained by several explanatory variables including the setting of regional minimum wage, inflation, as well as regional domestic product. More specifically, the investigation is focused on the effect of annual increase in the minimum regional wage, provided that it is a sensitive issue for investors. Using 33 provincial level data in a period from 2004 to 2012, this paper uses a dynamic panel data which allows us to see the behavior of direct investment in the short run as well as in the long run. The result shows that an increase in the regional minimum wage setting reduces both DDI and FDI in the short run. However, in the long run, an increase in the regional minimum wage is likely to increase both DDI and FDI. This is likely indicating that in the long run an increase in wage is expected to be accompanied by higher productivity, eventhough in the short run higher wage increases cost of production which will undermine investment.

  1. DINAMIKA KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN EKOSISTEM HUTAN BAKAU SEGARA ANAKAN YANG SEDANG BERUBAH (Plankton Dynamic in the Changing Mangrove Ecosystem of Segara Anakan Central Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjut Sugandawaty Djohan

    2010-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Perairan hutan bakau Segara Anakan merupakan ekosistem yang sedang berubah karena sedimentasi yang tinggi sejak tahun 1980, dan telah mengakibatkan pendangkalan perainan dan mengganggu proses pasang surut. Perubahan ekosistem ini direspon oleh komunitas plankton. pada musim hujan tabun 2002 salinitas perairannya adalah 0 0/00' dan musim kemarau 20 – 32%. Perubahan komunitas plankton tersebut dicirikan hadimya komunitas baik phyto maupun zooplankton dominan sungai pada musim hujan, dan sebaliknya komunitas laut pada musim kemarau. Pada tahun 2004, karena pendangkalan di perairan Bondan, mudflat dan perairannya dikeruk. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon komunitas phyto dan zooplankton terhadap pernbanan ekosistem pada musim kemarau Agustus 2005 di daerah tangkapan ikan nelayan perairan Segara Anakan. Hasil menunjukkan bahwa ada peledakan kemelimpahan phytoplankton yang didommasi olehl populasi Chaetoceros di perairan Bondan dan Klaces sebanyak 206890 dan 397273 individu per 100 liter, dan populasi  Asterione/lajaponica meningkat sebanyak 69778 per 100 liter di perairan Cigatal. Peledakan kedua genus tersebut adalah merupakan respon phytoplankton terhadap meningkatnya kandungan PO4 di perairan oleh pengerukan sedimen di perairan Bondan. Kenaikan P04 di perairan berturut-berturut dari Bondan ke Cigatal sebesar 4,95 ppm, 5,88 ppm, dan 4,62 ppm. Pada musim kemarau, perairan Segara Anakan juga dicirikan dengan hadimya komunitas plankton sungai yaitu sebanyak 19 species phytoplankton, dan 9 spesies zooplankton. Peledakan populasi Chaetoceros tidak direspon oleh peledakan populasi zooplankton. Keadaan ini mencerminkan bahwa kualitas perairan Segara Anakan telah menurun.   ABSTRACT The mangrove ecosystem of Segara Anakan is in the process of changing to the freshwater-wetland due to the heavy sedimentation. This change was responded by the plankton communities. In the 2002 during the rainy season, the salinity was 0 0/00, and the freshwater plankton from the river dominated this mangrove ecosystem. In contrast at the dry season, the salinities were between 20 – 32 0/00, and the estuarine plankton dominated the ecosystem. In the 2004 the Bondan area became shallower and was dredged. In responding to the changing ecosystem, the phyto and zooplankton study was carried out during the dry season of August 2005 at the fishing ground of Segara Anakan. Results showed that there were blooms of phytoplankton. At the Bondan and Klaces waters, Chaetoceros dominated the communities with 206890 and 397273 individuals per 100 liter consecutively. However, at Cigatal Asterionella japonica with 69778 individuals per 100 liter dominated the community. The plankton bloom related to the intensive dredging of sediment at Bondan areas, which increased PO4 highly in the water of Bondan, Klaces, and Cigatal inconsecutively 4.95 ppm, 5.88, and 4.62 ppm. These communities were characterized by the present of 19 species of freshwater phytoplankton and 9 species of zooplankton. Even though the population of Chaetoceros was exploded, but the zooplankton community did not response to the phytoplankton increase. This indicated that the qualities of the mangrove ecosystem waters decreased, and the ecosystem was in the process of changing to freshwater-wetland ecosystem.

  2. Dinamika Populasi Hama dan Penyakit Utama Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt pada Lahan Basah dengan Sistem Budidaya Konvensional serta Pengaruhnya terhadap Hasil di Denpasar-Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SALBERD FERDINAN RONDO

    2016-11-01

    Full Text Available Dynamics of Pest Population and Main Diseases of Sweet Corn Plants (Zeamays saccharata Sturt at Wetland with Conventional Cultivation Systemand Their Effect on Yields in Denpasar-Bali. The study was conducted usingsurvey techniques of pests and diseases in paddy fields belonging to farmers in Denpasar-Bali, which consists of three fields. The three areas were Sidakarya, Renon and Kesiman.Plant samples in each land were taken using the sample plot diagonal method, with the areaof diagonal plot in each land was 3 m x 3 m. Plot observations on each of the specified areaof plant samples was done randomly (lottery as much as 25% of the total number of plantsper-plot, then observation was done for population growth of pests and diseases, temperature,humidity and crop yield. The observations was started from 1week old plants after planting(MST to 1 week before harvesting, with intervals of 1 week. Recording the population ofpests and diseases from week to week, the temperature condition and humidity in each areaand the condition of the field ( the existing other plants, mulching. Recorded informationabout conventional cultivation systems applied by each farmer were be explored throughinterview techniques. The data were then analyzed using correlation and regression and weredescriptively explained. The results showed that there were four main types of pests (locusts,seed flies, armyworm and caterpillars cob and three kinds of major diseases (blight, rust anddowny mildew associated with sweet corn. The results also showed that there was nosignificant between the correlation dynamics of pest population and diseases withtemperature and humidity. As for the commercial harvest, significant effect was shown by thediseases that had an impact on the decrease in yield in quantity especially downy mildew andpest impact on the quality of yields, especially caterpillar cob.

  3. Pola Aktivitas Harian dan Dinamika Populasi Lalat Buah Bactrocera Dorsalis Complex pada Pertanaman Jeruk di Dataran Tinggi Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Manurung, Binari; Prastowo, Puji; Tarigan, Emmi Ebrina

    2012-01-01

    The fruit fly Bactrocera dorsalis complex is important pest on citrus plantation at highland Karo district North Sumatera Province. The studies with the aim to find out its daily activity pattern and population dynamic on citrus plantation have been done. Fruit flies were collected by water bottle trap with methyl eugenol attractant. Sampling for daily activity pattern was done per two hours for two months (April to May 2011) from 06.00 a.m until 18.00 p.m. Meanwhile, population dynamic study...

  4. POLA AKTIVITAS HARIAN DAN DINAMIKA POPULASI LALAT BUAH BACTROCERA DORSALIS COMPLEX PADA PERTANAMAN JERUK DI DATARAN TINGGI KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA

    OpenAIRE

    Binari Manurung; Puji Prastowo; Emmi Ebrina Tarigan

    2013-01-01

    The fruit fly Bactrocera dorsalis complex is important pest on citrus plantation at highland Karo district North Sumatera Province. The studies with the aim to find out its daily activity pattern and population dynamic on citrus plantation have been done. Fruit flies were collected by water bottle trap with methyl eugenol attractant. Sampling for daily activity pattern was done per two hours for two months (April to May 2011) from 06.00 a.m until 18.00 p.m. Meanwhile, population dynamic study...

  5. POLA AKTIVITAS HARIAN DAN DINAMIKA POPULASI LALAT BUAH BACTROCERA DORSALIS COMPLEX PADA PERTANAMAN JERUK DI DATARAN TINGGI KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Binari Manurung

    2013-09-01

    Full Text Available The fruit fly Bactrocera dorsalis complex is important pest on citrus plantation at highland Karo district North Sumatera Province. The studies with the aim to find out its daily activity pattern and population dynamic on citrus plantation have been done. Fruit flies were collected by water bottle trap with methyl eugenol attractant. Sampling for daily activity pattern was done per two hours for two months (April to May 2011 from 06.00 a.m until 18.00 p.m. Meanwhile, population dynamic study was conducted on two citrus plantations per four days for nine months (March to November 2011 in the first and third week of each month. The research result showed that B.dorsalis complex was more active during morning at 10.00 to 12.00 a.m. The peak abundance of fruit fly occurred at the end of June until beginning of July. The peak population coincided with the ripening period of fruits, low number of rainy (d and rainfall (mm in June and July periods. There was a significant correlation between number of rainy day and rainfall with fruit flies caught per month (R = 0.79; Y = 289.34+14.23X1-15.93X2; R2 = 0.62; P < 0.05. The pattern of fruit fly fluctuation in two citrus plantations was similar (rs = 0.47; P < 0.05.

  6. Most tsherez Orezund : potentsialnaja regionalnaja dinamika : integratsija Gopengagena (Danija) i Malme-Linda (Shvetsija). Mezhegosudarstvennõi projekt na urovne Jevropeiskoi metropolii / Christian Wichmann Matthiesen

    Index Scriptorium Estoniae

    Wichmann Matthiesen, Christian

    2000-01-01

    Öresundi sild Rootsi ja Taani vahel. Rahvusvaheline transport. Ettekanne rahvusvahelisel konverentsil "The future of the Baltic ports". Rööptekst inglise keeles lk. 91-98. Autori elulookirjeldus lk. 87

  7. DINAMIKA PENERAPAN KEWENANGAN PEMERINTAH KABUPATEN BERAU DALAM PENGELOLAAN PERTAMBANGAN BERDASARKAN PERDA NOMOR 17 TAHUN 2011 TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATU BARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Amin, S.H. M.H

    2017-05-01

    Full Text Available One form of state ownership rights, namely in the field of mining. Definition of "Mining" based on Law Number 4 Year 2009, affirmed as part or all phases of activity in the framework of research, management and exploitation of minerals or coal covering general investigation, exploration, feasibility study, construction, mining, processing and refining, transportation And sales and post mining activities. More specifically affirming the authority of regional governments in granting coal mining permits in Berau District before and after the coming into effect of Law No. 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining. Obstacles and solutions in the granting of coal mining permits in Berau District after the enactment of Berau District Regulation No. 17 of 2011 on Mining and Coal. The research method used in this research is normative juridical and method of comparative law approach. The normative juridical approach is the approach by prioritizing the discussion on secondary data in the form of legal materials both primary, secondary and tertiary legal materials. The results of the discussion confirm that mineral and coal energy resources as assets to meet the needs of present and future generations as mandated in the Constitution of the State of the Republic of Indonesia 1945 XIV National Economic and Social Welfare Article 33 paragraph (3 and Article 33 Paragraph (4 where mining management does not entitle rights to control over natural resources, but the right to limited utilization is based on permission and is temporary with the understanding that natural resources are owned by all Indonesian people and used for the greatest prosperity of the people.

  8. POLITIK IDENTITAS DALAM KONSTUKSI IDENTITAS ETNIK MANDAR SEBAGAI UPAYA REINVENTION OF IDENTITY (STUDI KUALITATIF KOMUNITAS MANDAR DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS ETNIKNYA)

    OpenAIRE

    Sukri Tamma; Gustiana A. Kambo

    2008-01-01

    ABSTRAK EKOSOSBUDKUM 2010 Penelitian ini diarahkan untuk memahami kompleksitas dinamika politik lokal yang berlatarbelakang identitas dan etnisitas. Dinamika ini terjadi di wilayah etnik Mandar sebagai refresentasi dari Sulawesi Barat. Masalah penelitian yang dikemukakan, pertama, bagaimanakah etnik Mandar mempertahankan identitasnya yang telah dikonstruksikan? Apakah identitas tersebut dapat memperkuatmodal social etnik Mandar sebagai komunitas yang kuat? Kedua, Apakah pemaknaan dan pener...

  9. ANALISIS PERMIBILITAS KERUANGAN DAN DINAMIKA FLUIDA ANGIN DAN SUHU KAWASAN PERMUKIMAN TROPIS SUNGAI DI BANJARMASIN, INDONESIA (An Analysis on Spatial Permeability and Fluid Dynamics of Wind and Thermal in Tropical Riverside Residential Areas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prayitno

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Permukiman tepian sungai di Banjarmasin secara alami merupakan permukiman berbasis pada alam dan budaya huni sungai, saat ini mengalami degradasi kualitas kehidupan dan alamnya. Hal ini diakibatkan oleh bencana kebakaran, banjir dan tinggi resiko terjadinya urban heat island. Secara konfigurasi keruangan tidak terjadi hubungan dan keterpaduan antara ruang arsitektur dan infrastruktur kawasan yang berbasis daratan dan perairan. Fenomena yang terjadi adalah kepadatan, hubungan kawasan darat dan sungai yang lemah serta degradasi kualitas lingkungan. Selain itu kenyamanan termal kawasan pun sangat rendah, yaitu: aliran angin yang tidak lancar, kelembaban cukup tinggi dan suhu yang tidak nyaman. Penelitian ini mencoba melakukan eksperimen melalui pendekatan simulasi permibilitas ruang dan kenyamanan termal dengan menggunakan metode analisis ruang dengan program Space Syntax dan metode analisis kenyamanan termal dengan program Envimet. Penelitian ini membandingkan kondisi eksisiting dan usulan model arsitektur permukiman kampung beringkat yang berbasis arsitektur permukiman vernakular tepi sungai Banjarmasin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui pendekatan permibilitas keruangan yang mensimbiosiskan konfigurasi antara ruang darat dan air serta arsitektur kawasan dapat ditingkatkan kinerja kejelasan keruangannya tetapi secara kenyamanan termal tidak menunjukkan peningkatan kinerja secara signifikan karena morfologi kawasan yang relatif datar dan dengan proporsi ketinggian rata-rata bangunan yang rendah sehingga tidak terbentuk jalur pergerakan angin sebagai sarana ventilasi dan kenyamanan termal kawasan. ABSTRACT Riverside settlements in Banjarmasin that were initially based on their river culture and nature are currently experiencing degradation of life quality and nature. This is caused by fires, floods, and a high risk of urban heat island. In terms of spatial configuration there are no interrelation and integration between regional architecture and infrastructure, which are based on land and water. Problems occurring in these areas are density, less interconnectivity, poor accessibility, and very low intelligibility. In addition, the areas’ thermal comfort is very low – poor wind circulation, high humidity, and uncomfortable temperatures. In the study the researcher conducted an experiment based on permeability approach to solve the challenges and problems related to spatial and thermal comfort by using a spatial analysis method, space syntax, and a thermal comfort analysis method, Envimet. This study compared the existing condition with a model architecture of a city block kampung settlement, which was based on local vernacular architecture of Banjarmasin river banks. The research concluded that the intelligibility performance of spatial permeability approach could be improved. This approach resulted in a symbiosis between spatial configuration of land and water and the regional architecture. However, in terms of thermal comfort no significant improvement of performance occurred because the morphology of the area was relatively flat and the proportion of the average height of buildings was low. Consequently, wind path as ventilation was not formed and area thermal comfort was not created.

  10. Letna Dinamika Pojavljanja Vodnih Ptic Na Reki Dravi Med Mariborskim Jezerom In Jezom Melje (Sv Slovenija / Yearly dynamics of waterbirds’ occurrence on the Drava River between Lake Maribor and Melje Dam (NE Slovenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Logar Katja

    2014-11-01

    Full Text Available Between April 2007 and April 2008, 40 systematic waterbird counts were conducted on the Drava River between Lake Maribor and the Melje Dam (length 8.5 km, area 155 ha to determine the specific composition, abundance and seasonal dynamics of bird occurrence. Between October and May, counts were conducted every week, whereas between June and September they were carried out once every two weeks. In total, 26,803 individuals of 30 species were counted. The number of waterbirds and diversity of species were the highest from late December to late February, when more than 1,000 individuals were regularly present in the area. Waterbirds were distributed along the river unequally, with the highest number of birds present yearround in the city centre and in the first counting sector of Lake Maribor. The Mallard Anas platyrhynchos and Mute Swan Cygnus olor were recorded during every count, while occurrence frequency was greater than 50% in another 10 species. Dominant species in terms of percentage composition were Mallard, Black-headed Gull Chroicocephalus ridibundus, Coot Fulica atra, Mute Swan, Pochard Aythya ferina and Tufted Duck Ay. fuligula. Mute Swan and Mallard were the only breeding waterbirds in the study area. Both the total number of waterbirds and the highest daily total in the first two counting sectors were greater between October and March 1992/93 than in our study. The decline in numbers was the greatest for Mallard, Pochard and Tufted Duck, while an increase was noted in Mute Swan and Yellow-legged / Caspian Gull Larus michahellis / cachinnans. The total number of waterbirds and the number of some species in the study area were significantly higher than expected solely based on its length compared to the length of the lowland Drava in Slovenia (125.7 km. The study area is conservationally important for Pochard, Tufted Duck and Black-headed Gull

  11. Retention in Solid KIO{sub 3} Activated with Fast and Slow Neutrons; Retention dans KIO{sub 3} Solide Active par des Neutrons Rapides et des Neutrons Lents; 0423 0414 0415 0420 0416 0410 041d 0418 0415 0412 0422 0412 0415 0420 0414 041e 041c KIO{sub 3}, 0410 041a 0422 0418 0412 0418 0420 041e 0412 0410 041d 041d 041e 041c 0411 042b 0421 0422 0420 042b 041c 0418 0418 041c 0415 0414 041b 0415 041d 041d 042b 041c 0418 041d 0415 0418 0422 0420 041e 041d 0410 041c 0418 ; Retencion en KIO{sub 3} Solido Activado con Neutrones Rapidos y Lentos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Aten, A.H.W. Jr.; Lindner-Groen, M.; Lindner, L. [Instituut voor Kernphysisch Onderzoek, Amsterdam (Netherlands)

    1965-04-15

    cristal, y presentar caracteristicas identicas para los diferentes isotopos. Para comprobar estas hipotesis se ha realizado una serie de experimentos en los que se activo KIO{sub 3} solido con neutrones rapidos y termicos. En el caso de los neutrones rapidos, la retencion de {sup 128}I fue sensiblemente mayor que la de {sup 126}I, pero la retencion de {sup 128}I alcanzada con los neutrones termicos fue aun mas elevada que la obtenida con los neutrones rapidos. Este hecho indica que, aparte del esquema de desintegracion, la energia de retroceso tambien puede constituir un factor determinante de la retencion. Tambien difieren los efectos del recocido en el {sup 128}I y en el {sup 126}I (obtenidos ambos con neutrones rapidos). Por tratamiento postirradiatorio a temperaturas de hasta 100 Degree-Sign C, la retencion de ambos isotopos referida a la actividad total aumento en la misma proporcion, esto es, la diferencia de retencion permanecio constante. Por tanto, la parte de la fraccion de {sup 126}I reducida por el proceso de retroceso que excede de la fraccion de {sup 128}I reducida, resulta mucho menos afectada por el calentamiento que la fraccion reducida de ambos isotopos. Es evidente que solo un modelo bastante detallado permite explicar ese comportamiento quimico tan complicado del atomo radiactivo de retroceso. (author) [Russian] Prostaja model' vzaimodejstvij jader otdachi v tverdom tele predpolagaet, chto osnovnoe (neotozhzhennoe) uderzhanie dolzhno pokazat' izotopnye jeffekty (kotorye, verojatno, byli by svjazany so sposobom poteri jadrom produkta svoej izbytochnoj jadernoj jenergii) i chto jeto kolichestvo dolzhno byt' nechuvstvitel'nym k usloviju kristallicheskoj reshetki. S drugoj storony, otzhig v jetoj prostoj modeli dolzhen zaviset' ot uslovija (i predvaritel'noj obrabotki) kristalla, no pokazyvat' to zhe samoe povedenie dlja razlichnyh izotopov . Proverka jetih argumentov daetsja posredstvom provedenija serii opytov, v kotoryh tverdyj KJO{sub 3} aktivirovalsja

  12. Simulasi Sifat Fisis Model Molekuler Dinamik Gas Argon dengan Potensial Lennard-Jones

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wira Bahari Nurdin

    2014-01-01

    Full Text Available DOWNLOAD PDFTelah  dilakukan  pembuatan  dan  pengujian  suatu  simulasi  tentang  sifat  fisis  gasargon  dengan  menggunakan  dinamika  molekuler  menggunakan  potensial Lennard-Jonesdalam sistem terisolasi (ensemble mikrokanonik. Jumlah molekul, energi total sistem danluas  kotak  simulasi  telah  divariasikan.  Untuk  menghitung  perubahan  posisi  digunakanalgoritma Verlet. Sifat fisis yang ditentukan dalam simulasi adalah temperatur dan energitotal  sistem  untuk  menentukan  adanya  fase  transisi.  Dari  hasil  simulasi,  terdapatkesesuaian antara simulasi dengan gas argon dan tidak diperoleh adanya fase transisi.Kata kunci: Simulasi dinamika molekul, argon, potensial Lennard-Jones, ensemblemikrokanonik, algoritma Verlet

  13. LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN AIKIDO TRAINING CENTER DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    WAHYUNINGTYAS, GRAZIA SETJO

    2016-01-01

    tindak kejahatan yang terjadi di masyarakat pada masa kini. Membekali diri dengan ilmu beladiri defensif dan dapat dipelajari oleh segala usia merupakan salah satu cara untuk menanggulangi ancaman kejahatan tersebut. Aikido memperkenalkan diri sebagai beladiri yang cocok untuk dipelajari segala usia serta dapat menjadi sarana untuk berlatih dalam dinamika kehidupan. Di Yogyakarta kondisi dojo masih sangat kurang dalam mewadahi kegiatan latihan dan seminar serta belum membantu aikidoka dalam m...

  14. Warsaw Pact: The Question of Cohesion. Phase II, Volume 1. The Greater Socialist Army: Integration and Reliability,

    Science.gov (United States)

    1984-02-01

    235 CHAPTER 9 - Military Political Socialization : Themes and Effectiveness .................................... 268 CHAPTER 10 - Factors...by comprehensive political socialization efforts,6 the last two also coordinated by Moscow. An in-depth analysis of the national attitudes of all... Political Socialization ...," below. See Chapter 5, "Historical Precedents...," below. 8 See, for example, S.I. Bruk and M.I. Kabuzan, "Dinamika chislennosti

  15. Bibliography of Soviet Laser Developments, Number 48 July-August 1980.

    Science.gov (United States)

    1981-07-01

    80, 8Ye4) IV. SOURCE ABBREVIATIONS (CIRC Codens) APP (ATPLB) Acta physica polonica * BWAT (BWATA) Biuletyn Wojskowej akademji technicznej J...Ois (OPSPA) Optika i spektroskopiya OMP (OPMPA) Optlko-mekhanicheskax’a promysh lennost’ PSS (PSSAB) Physica Status Solidi (A). Applied Research PTE...Dinamika izluchayushchego gaza. no. 3, Moskva, 1980. Sb23 Acta Universitatis Palackianae Olomucensis. Facultas rerum naturalium. v. 61, Olomouc, 1979

  16. KAJIAN STRUKTUR SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN DI EKOSISTEM PESISIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Susilo

    2012-05-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan sosial masyarakat dan dinamika kapasitas ruang dan titik kritis struktur sosial dalam ekosistem pesisir. Penyebab utama perubahan struktur adalah masuknya unsur-unsur pembentuk struktur dari luar (individu, sistem, atau karena meningkatnya akses masyarakat terhadap perubahan di lingkungan lokal, maupun di lingkungan sosial luarnya. Dinamika kapasitas ruang struktur sosial di ekosistem pesisir Karanggongso selama masa pengamatan dapat dijelaskan melalui dua indikator penting, obyektif dan subyektif. Titik kritis ada yang berlaku secara umum, dan ada yang berlaku secara khusus. Penelitian ini menjelaskan bahwa teori evolusi berpeluang besar untuk disintesakan dengan teori-teori lain seperti teori konflik, ekuilibrium, dan teori timbul –tenggelam. Proses sistesa ini merupakan langkah opearasional pemetaan teori skematis yang dilakukan oleh Appelbaum. Dinamika struktur sosial sangat penting diketahui oleh pemeritah dan LSM, yang mana mereka memiliki perencanaan pembangunan dalam masyarakat nelayan. Kata kunci: struktur sosial, evolusi, kapasitas ruang, titik kritis ABSTRACT Research aim is to analyse any social changes and dynamic of space capacity and critical point of social structure in  coastal ecosystem. The main factor of  structural change is external factor of structural formation (individu , system, or increase of community access to the change of local social environment, and external social environment. Dynamics of space capacity of social structure in coastal ecosystem of Karanggongso during periode of research can be explained through the two indicators, objective and subjective. There are a general critical point and a special critical point. This results explain that a evolution theory  suggest a high possibility to be synthesized with any other theories, e.g. a conflict theory, an equilibrium theory,   and a “timbul-tenggelam” theory. The synthesis process is an

  17. Proverbs as ethnolinguistic heritage

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pejović Anđelka

    2014-01-01

    Full Text Available In this paper we have based our analysis on proverbs of Serbian and Spanish language in order to demonstrate the role of these linguistic and cultural constructions in the ethnolinguistic investigation. Relativism observed in them, often reflected as contradictions, is of a huge significance for the ethnolinguistic analysis, since it shows or it might show the ways in which certain society adjust or opposes to the changes, how it reacts, whether it changes only on the surface, or its deep and inside values change as well. [Projekat Ministarstva nauke Republike Srbije, br. 178014: Dinamika struktura savremenog srpskog jezika

  18. Factors Influencing A Customer-Service Culture In A Higher Education Environment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jacques Liebenberg

    2004-11-01

    Die hoëronderwysomgewing is besig om betekenisvol te verander, en die fokus is besig om na mededingendheid en kliëntesorg te verskuif. Die rol van organisasiekultuur en werksbevrediging in die lewering van hoëgehaltekliëntediens is in hierdie studie ondersoek. Daar is aanduidings dat daar ’n verband tussen organisasiekultuur en leerdertevredenheid is, maar dit het geblyk dat daar nie ’n betekenisvolle verband tussen werksbevrediging en leerdertevredenheid is nie. ’n Evaluering van ’n voorgestelde leerdertevredenheidsmodel het interessante dinamika wat die verhouding tussen die kerndimensies van die studie beïnvloed, aan die lig gebring.

  19. RESOLUSI KONFLIK ANTARA MASYARAKAT LOKAL DENGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN (STUDI KASUS: KECAMATAN NAGA JUANG, KABUPATEN MANDAILING NATAL, PROVINSI SUMATERA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Taufik Ramadhan

    2016-03-01

    Full Text Available Konflik antara PT. SMM, masyarakat Kecamatan Naga Juang, dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, berakar pada hubungan ekonomi yang menyangkut pengelolaan dan pemanfaatan komoditi emas. Penelitian ini berupaya melihat relasi di antara ketiga stakeholder tersebut. Melihat hal-hal yang menjadi sebab konflik, mengurai struktur dan dinamika konfik serta merumuskan strategi resolusi konflik. Hasil penelitian menunjukkan, dimensi sebab konflik disebabkan oleh dimensi ekonomi atas pengelolaan dan pemanfaatan komoditi emas, dimensi struktur dan dinamika sangat dipengaruhi oleh peran aktor yang mendorong peningkatan ketegangan dan eskalasi konfik. Resolusi konflik yang dirumuskan yaitu strategi akomodatif. Strategi akomodatif adalah strategi yang mengakomodir kepentingan dan espektasi dari dua stakeholder kunci yaitu, Pemkab Madina dan masyarakat Kecamatan Naga Juang. Conflict between PT. SMM, Naga Juang district community, and the government of Mandailing Natal Regency, rooted in economic relations that concern to the management and utilization of gold’s commodity.  This research attempt to see the relationship between the three stakeholders, see the causes of conflict, analyze the structure and dynamics of conflict, and also formulate strategies of conflict resolution. The results showed, the economic dimension of the conflict caused by the management and utilization of gold commodity, structural and dynamics dimensions are strongly influenced by the role of actors which encouraged tension escalation and conflicts. The formulation of conflict resolution is an accommodative strategic which is a strategy that accommodates the interests and expectations of two key stakeholders, namely Mandailing Natal regencial government, and Naga Juang district community.

  20. Audit Internal Universitas X: Suatu Refleksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Adechandra Ashedica Pesudo

    2017-04-01

      Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti empiris tentang dinamika beroperasinya fungsi audit internal dalam sebuah universitas swasta dengan mendeskripsikan berbagai faktor yang mempengaruhi keefektifan fungsi audit internal di sebuah universitas. Secara khusus, studi ini mendeskripsikan kondisi berbagai faktor yang mempengaruhi keefektifan fungsi audit internal dalam organisasi nirlaba yang diidentifikasi oleh Ahmad et al.., (2009 dalam suatu konteks organisasi sebuah universitas swasta. Studi ini menggunakan strategi penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis data. Wawancara mendalam dengan berbagai pihak yang memiliki pengetahuan tentang kegiatan audit internal di universitas yang menjadi studi kasus menjadi sumber utama data untuk studi ini.  Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika beroperasinya fungsi audit internal universitas swasta yang menjadi studi kasus dipengaruhi oleh berbagai faktor. Beroperasinya fungsi audit internal di organisasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang bersifat mendukung  yaitu jumlah staf audit internal, kerjasama dari auditee, kompetensi/pengetahuan tentang teknik audit, tindakan pada temuan audit dan rekomendasi oleh auditee/manajemen, dan pengalaman audit. Sementara itu, sejumlah faktor bersifat tidak mendukung  bagi beroperasinya fungsi audit internal, yaitu komitmen dari manajemen puncak, pelatihan, independensi, perubahan dalam organisasi divisi audit internal, persepsi dari auditee terhadap fungsi audit internal, dan sumber daya.

  1. PERGULATAN TEOLOGI SALAFI DALAM MAINSTREAM KEBERAGAMAAN MASYARAKAT SASAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faizah Faizah

    2012-12-01

    Full Text Available Abstract: The Salafi movement has recently spread so widely in Indonesia that it has reached rural communities. In that context, its contact with local beliefs and practices produces a dynamic and creative tension between them. This paper will explore the contact dynamics by photographing wrestle of Salafi’s theological movement and beliefs in the mainstream of theological beliefs of local Sasak society of Lombok. The authors found that local knowledge that expressed through practicing several ceremonies associated with the human life-cycle from moment of human birth to death events considered by the Salafi as unauthentic element of Islam called heretic to which the Salafi has to carry out purification. That potential conflict between the Sasak and Salafis, requiring mutual respect and tolerance among them.Abstrak: Gerakan Salafi akhir-akhir ini semakin meluas penyebarannya di Indonesia hingga mencapai wilayah-wilayah pedesaan. Dalam konteks itu persentuhannya dengan keyakinan dan praktek masyarakat lokal menciptakan dinamika dan ketegangan kreatif di antara mereka. Tulisan ini akan mengupas dinamika itu dengan memotret pergulatan paham teologi gerakan Salafi itu di tengah mainstream keyakinan keberagamaan masyarakat Sasak, Lombok. Penulis menemukan bahwa keyakinan lokal yang diekspresikan melalui penyelenggaraan beberapa upacara yang berhubungan dengan lingkaran hidup manusia dari peristiwa kelahiran hingga kematian dipandang oleh kaum Salafi sebagai unsur baru yang disebut bid’ah dan keharusan bagi Salafi untuk melakukan purifikasi. Hal itu berpotensi menimbulkan konflik antara Sasak dan Salafi, sehingga diperlukan sikap saling menghargai dan tenggang rasa di antara mereka.

  2. Metamorfosis Gerakan Sosial Keagamaan: Antara Polemik, Desiminasi, Ortodoksi, dan Penerimaan terhadap Ideologi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Limas Dodi

    2017-05-01

    Abstrak: Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII dikonotasikan sebagai penerus dari perjuangan pemikiran Islam Jamaah, sehingga muncul labeling sesat oleh pihak-pihak tertentu. Meskipun banyak indikasi yang mengarahkan persepsi demikian, namun pada hakikatnya LDII merupakan suatu organisasi bentukan pemerintah Orde Baru yang ditugaskan untuk membenahi penyelewengan ajaran Islam yang dilakukan oleh kelompok Islam Jamaah. Tulisan ini berusaha untuk mengalisa sejauh mana metamorfosis (dalam arti; melepaskan dinamika masa lalu yang dianggap menyesatkan, dan kemudian memakai paradigma baru gerakan sosial keagamaan LDII dipengaruhi oleh Islam Jamaah, antara polemik, desiminasi, ortodoksi, dan penerimaan terhadap Ideologi-nya. Keterikatan historis dan kultural LDII dengan Islam Jamaah menyebabkan kelompok keagamaan yang lain masih bersikukuh pada keputusan tentang kesesatan ajaran LDII. Gerakan sosial memberikan gambaran bahwa gerakan itu muncul dan langgeng dari berbagai macam bentuk dan pola-pola. Dalam hal ini terdapat 2 pola yang mempengaruhi: State-oriented Islamic movement dan society-oriented Islamic movement, ini muncul dalam dua pola. (1 Everyday life-based. (2 Inward-oriented contemplative movements. Dinamika dan strategi LDII dengan birokrasi pemerintahan ataupun kelompok keagamaan lainnya merupakan jalinan hubungan untuk memposisikan diri sebagai kelompok yang sejajar sebagai kelompok ortodoks.

  3. DAMPAK PROGRAM RESITASI TERHADAP PERUBAHAN KONSEPTUAL MAHASISWA PADA TOPIK HUKUM III NEWTON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Rini Jayanti

    2016-02-01

    Melalui penelitian ini telah dikembangkan program resitasi berbantuan komputer berisi 9 soal-soal konseptual dalam bentuk pilihan ganda beserta balikan langsung. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyelidiki dampak program tersebut terhadap penguasaan konsep dan perubahan konsep mahasiswa mengenai hukum III Newton. Data diambil melalui pretes berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah pembahasan topik kinematika (satu dan dua dimensi dan dinamika partikel (hukum-hukum Newton tentang gaya dan gerak dan postes diberikan setelah menggunakan program resitasi. Program digunakan mahasiswa selama seminggu secara offline. Subjek penelitian terdiri atas 35 mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang yang sedang menempuh mata kuliah Fisika Dasar I. Hasil penelitian ditemukan bahwa penguasaan konsep mahasiswa secara keseluruhan meningkat secara signifikan dengan nilai N-gain sebesar 0.31 dan perubahan konsep mahasiswa semakin baik dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang memiliki pemahaman mantap dan pemahaman sebagian, serta berkurangnya jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi dan yang tidak paham.

  4. Metode Pembelajaran Terpadu untuk Mingkatkan Kreativas Verbal Dan Figural Pada Siswa Kelas Enam di SDN 2 Kenayang Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mentari Marwa

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan adanya metode pembelajaran terpadu dapat meningkatkan kreativitas verbal dan figural pada siswa kelas VI Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Pretest-Posttest One Group Design. Metode pembelajaran terpadu yaitu suatu pembelajaran yang memadukan berbagai materi dalam satu sajian pembelajaran agar siswa memahami keterkaitan antara satu materi dengan materi lain atau antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain dan partisipasi aktif dari siswa akan membuat siswa lebih mudah untuk mengingat dan mengembangkan kognitif, dinamika afektif dan psikomotorik anak secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran terpadu untuk meningkatkan kreativitas verbal pada anak kelas VI. Metode pembelajaran terpadu ternyata mampu meningkatkan kreativitas verbal siswa, dimana semua siswa mengalami peningkatan kreativitas verbal, dengan nilai Z = -2,041 dan p 0,05

  5. Etnoarheologija – sadašnjost kao ključ za prošlost

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marko Porčić

    2016-03-01

    Full Text Available Tema ovog teksta jeste etnoarheologija kao amalgam dve discipline, etnologije i arheologije. Cilj ovog rada je da ukaže na mogućnost veze između etnologije i arheologije, predstavljajući etnoarheologiju kao metodološki put ka pronalaženju načina da se dinamika ljudske aktivnosti poveže sa statikom arheološkog zapisa. Predstavljene i razmotrene su osnovne teorijske pretpostavke koje leže u osnovi etnoarheološkog metoda, a posebna pažnja je posvećena ideji o teoriji srednjeg opsega, nastaloj u kontekstu procesne arheologije. Ključni element teorije srednjeg opsega jeste etnoarheologija kao direktna spona između etnologije i arheologije. Takođe, autor razmatra mogućnosti povezivanja srpske arheologije i etnologije kroz etnoarheološku praksu.

  6. PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Isnaini

    2017-02-01

    Full Text Available Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai proses penanaman nilai-nilai esensial pada diri anak melalui serangkaian kegiatan pembelajaran dan pendampingan sehingga para siswa sebagai individu mampu memahami, mengalami, dan mengintegrasikan nilai-nilai yang menjadi core values dalam pendidikan yang dijalaninya kedalam kepribadiannya. Dengan menempatkan pendidikan karakter dalam kerangka dinamika dan dialektika proses pembentukan individu, para insan pendidik diharapkan semakin dapat menyadari pentingnya pendidikan karakter sebagai sarana pembentuk pedoman perilaku, pembentukan akhlak, dan pengayaan nilai individu dengan cara menyediakan ruang bagi figur keteladanan dan menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif bagi proses pertumbuhan, berupa kenyamanan dan keamanan yang membantu suasana pengembangan diri satu sama lain dalam keseluruhan dimensinya (teknis, intelektual, psikologis, moral, sosial, estetis, dan religius.

  7. MELACAK AKAR IDEOLOGI PURITANISME ISLAM: SURVEI BIOGRAFI ATAS “TIGA ABDULLAH”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutohharun Jinan

    2014-12-01

    Artikel ini membahas tentang varian gerakan Islam di Surakarta dengan pen­dekat­an biografi tokoh. Tokoh yang dijadikan objek kajian adalah Abdullah Sungkar (pendiri gerakan Jamaah Islamiyah, Abdullah Marzuki (pendiri Majelis Pengajian Islam, dan Abdullah Thufail Saputro (pendiri gerakan Majelis Tafsir Al-Quran. Tiga tokoh ini dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Tiga A. Pemikiran dan lembaga mereka sangat berpengaruh dalam dinamika perkembangan dan dakwah Islam di Surakarta pada tahun 1970-an hingga sekarang. Mereka pernah bekerja sama dalam lembaga dakwah. Dengan pendekatan kualitatif dan kajian dokumen ditemukan bahwa karenas beberapa perbedaan latar belakang, pandangan, dan orientasi ideologi menjadikan mereka berpisah dan membentuk gerakan sendiri-sendiri. Abdullah Sungkar memilih jalur berseberangan dengan negara, Abdullah Marzuki memilih jalur pendidikan pesantren dan tidak berpolitik, sedangkan Abdullah Thufail Saputro memilih jalur akomodasi dan bekerjasama dengan negara.

  8. Identifikasi Sistim Peternakan di Manokwari, Papua Barat-Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. A. Iyai

    2015-06-01

    Full Text Available Pembangunan peternakan yang moderen membutuhkan kejelasan dan ketegasan batasan, corak dan dinamika produksinya. Penelitian eksploratif dengan metode survei melalui pendekatan Participative Rural Appraisal selama satu bulan dilakukan untuk mencatat sumberdaya yang dimiliki oleh para peternak berdasarkan kawasan agro-ekologi di Manokwari, yang meliputi Manokwari Utara, Manokwari Selatan, Warmare, Prafi, Masni, Oransbari, Ransiki, Anggi dan Minyambouw. Karakteristik agroekologi dibuat dengan software Microsoft Office VISIO. Matriks sederhana digunakan untuk pengelompokan kriteria komoditi ternak, komoditi pertanian, dan komoditi perikanan dan indikator BioFisik. Sistim peternakan terpadu yang dapat diidentifikasi pada wilayah agroekologi pesisir adalah sistim peternakan sapi berbasis tanaman kelapa (cocobeef dan tanaman pertanian (crops livestock farming system serta backyard poultry farming system. Pada daerah dataran rendah sistim yang dikembangkan adalah cattle-palm farming system, pig palm farming system, goat faming system, poultry farming system dan Crops livestock farming system. Pada kawasan Agroekologi Dataran Tinggi, Crop Pig Farming System, Poultry Farming System dan Backyard Cattle farming system sudah dikembangkan.

  9. Simbolisme Menurut Mircea Eliade

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ivan Th.J Weismann

    2005-04-01

    Full Text Available Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita memiliki simbol yaituPancasila; sedangkan dalam kehidupan beragama kita memiliki simbolyaitu Wahyu atau Kitab Suci. Pancasila dan Kitab Suci sebagai simbolmemberi dasar dinamika dan vitalitas dalam kehidupan berbangsa, bemegara,dan beragama; berfungsi sebagai ungkapan dan jawaban yang berdiridi tengah-tengah antara manusia Indonesia dengan Yang Kudus; tidakhanya mengundang untuk berpikir atau menjadi dasar berpikir tetapijuga mendorong dalam tindakan dan pengambilan keputusan; bahkanPancasila dan Kitab Suci sebagai simbol bagi masyarakat Indonesiayang religius menuntut untuk diperiakukan sebagai partner dialog dalammembangun manusia Indonesia yang seutuhnya. Sebagai partner dialogyang selalu hadir di samping manusia Indonesia yang religius; ia mengajar,menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik dalam kebenaran.

  10. THE POSITION OF ISLAM NUSANTARA IN GEOPOLITICAL DINAMYCS OF ISLAMIC WORLD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Chalik

    2016-12-01

    Full Text Available Peranan Islam Nusantara dalam Dinamika Geopolitik Dunia Islam. Tulisan ini berangkat dari kegelisahan terhadap lahirnya ISIS, sebuah gerakan sosial politik yang lebih ekstrim dibandingkan dengan pendahulunya, al-Qaeda. Satu sisi, organisasi ini tidak saja membuat Barat ketakutan atas segala sepak terjangnya, terutama pasca teror Paris di pertengahan Nopember 2015, pada sisi yang lain juga menciderai perasaan umat Islam karena dianggap mendompleng atas nama agama (Islam—sementara perilakunya berlawanan dengan ajaran Islam. Secara geopolitik posisi dunia Islam mengalami dilema; satu sisi harus berhadapan dengan Muslim sendiri sementara pada sisi yang lain harus bersinergi dengan kekuatan asing untuk melawan bangsa atau saudara sendiri. Berbeda dengan Islam ala ISIS atau al-Qaeda yang bercorak ekstrim dan eksklusif, Islam Nusantara berpandangan sebaliknya. Artikel ini ditulis dengan metode ekploratif deskriptif—dengan menyajikan persoalan dunia Islam saat ini dan hubungannya dengan ideologi Islam Nusantara yang sedang dibangun.

  11. THE DYNAMICS OF A DISTRIBUTION SYSTEM SIMULATED ON A SPREADSHEET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Reinecke

    2012-01-01

    Full Text Available

    ENGLISH ABSTRACT: The dynamics of a typical production-distribution system, namely from manufacturer to distributors to retailers has been simulated with the aid of Lotus 123 on a personal computer. The original simulation program DYNAr10 was run on an IBM 1620 mainframe computer but we successfully converted it to run on a personal computer using LOTUS 123.
    This paper deals with problems encountered in using the present MS-DOS limited PC machines to run application programmes written for earlier mainframe machines. It is also shown that results very comparable with those obtained on mainframe machines can be generated on a simple PC.

    AFRIKAANSE OPSOMMING: Hierdie referaat beskryf die ervaring van magisterstudente met die omskakeling van die simulasieprogram DYNAMO vir die ondersoek van die dinamika van industriele stelsels van hoofraamrekenaar na 'n persoonlike rekenaar.

  12. USING A NEW SUPPLY CHAIN PLANNING METHODOLOGY TO IMPROVE SUPPLY CHAIN EFFICIENCY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.L.V. Raubenheimer

    2012-01-01

    Full Text Available

    ENGLISH ABSTRACT: Effective supply chain planning and management has emerged as one of the most challenging opportunities for companies in the global economy during the last decade or two. This article reviews the evolution of Supply Chain Management and the traditional Supply Chain Solutions. It then introduces a new Supply Chain Planning methodology in which simulation modelling plays an important value-adding role to help organisations understand the dynamics of their Supply Chains.

    AFRIKAANSE OPSOMMING:Effektiewe voorsieningskettingbeplanning en –bestuur het gedurende die laaste twee dekades ontwikkel tot een van die mees uitdagende geleenthede vir ondernemings in die wêreldekonomie. Hierdie artikel hersien kortliks die ontwikkeling van voorsieningskettingbestuur en die tradisionele oplossings. ‘n Nuwe voorsieningskettingbeplanningsmetodologie word dan voorgestel en bespreek waarin simulasiemodellering ‘n belangrike rol speel om ondernemings te help om die dinamika van hul voorsieningskettings te begryp.

  13. Pajamų iš tiesioginių mokesčių tyrimas Lietuvoje

    OpenAIRE

    Stelmakovienė, Reda

    2012-01-01

    Bakalauro baigiamąjame darbe atskleidžiama tiesioginių mokesčių vieta Lietuvos mokesčių sistemoje, išskiriant mokesčių rūšis priskiriamas prie tiesioginių mokesčių grupės, nagrinėjami GPM, pelno mokesčio ir turto mokesčių (nekilnojamojo turto mokesčio, žemės mokesčio, paveldimo turto mokesčio) apmokestinimo instrumentarijai. Nagrinėjama nacionalinio biudžeto mokestinių pajamų struktūrą, dinamika 2006-2010 m., atskleidžiama pajamų iš tiesioginių mokesčių lyginamieji svoriai nacionalinio biudže...

  14. PROTOTIPE SISTEM KONTROL JARAK JAUH BEBERAPA ALAT PENDINGIN RUANGAN BERBASIS RASPBERRY PI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    mochamad subianto

    2016-11-01

    Full Text Available Saat ini pengendalian on/off berbagai piranti listrik kebanyakan masih dikendalikan dengan menekan tombol saklar atau remote yang penggunaannya dengan jarak yang dekat. Untuk menjawab kebutuhan masyarakat tentang sistem kontrol yang cepat dan dinamis diperlukan suatu teknologi sistem kontrol jarak jauh yang memungkinkan proses secara cepat agar dapat menghemat waktu dan tenaga khususnya pengendalian beberapa alat pendingin ruangan yang berada di beberapa ruangan. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari peneliti terdahulu dan menggunakan perangkat yang mempunyai teknolgi terbaru yaitu Raspberry Pi sebagai pengendali untuk membuat suatu sistem kontrol beberapa AC (Air Conditioning pada ruangan yang berbeda secara jarak jauh. Diharapkan dapat sebagai salah satu solusi untuk perkembangan gaya hidup dan dinamika sosial saat ini yang semakin mementingkan kepraktisan dan efisiensi. Metodologi penelitian yang akan digunakan menggunakan metodologi waterfall dengan tahap-tahapannya yaitu tinjauan pustaka, analisa kebutuhan pengguna, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi dan pengujian. Hasil akhir dari penelitian adalah prototipe pengendali jarak jauh beberapa perangkat AC Raspberry Pi.

  15. PEMODELAN TOTALLY ASYMMETRIC EXCLUSION PROCESS DUA DIMENSI UNTUK LALU LINTAS KENDARAAN PADA PERTIGAAN JALAN YANG SEARAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Septiana

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak __________________________________________________________________________________________ Penelitian ini mengkaji model dinamik yaitu Totally Asymmetric Exclusion Process (TASEP khususnya dalam dua dimensi (2D. Selain itu akan dibahas pula mengenai syarat batas dan aturan dinamika yang digunakan dalam pemodelan ini. TASEP telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, salah satunya ialah pemodelan lalu lintas kendaraan (traffic flow. Sistem dua dimensi yang akan dikaji adalah sistem yang diskrit, yakni sistem ke kisi dua dimensi. Sistem ini dimodifikasi menjadi bentuk pertigaan (junction yang searah. Lebih jauh lagi, kendaraan yang melalui pertigaan dimodelkan sebagai partikel yang melompat dari satu kisi ke ke kisi yang lain. Nilai kepadatan dan rapat arus partikel dalam sistem tersebut ditentukan secara numerik. Persamaan kontinuitas untuk menggambarkan dinamika partikel dalam TASEP diselesaikan menggunakan metode Euler. Profil kepadatan dan rapat arus partikel dipengaruhi oleh laju masukan (input rate dan laju keluaran (output rate lompatan partikel.   Abstract __________________________________________________________________________________________ The research analyzed a dynamic model of Totally Asymmetric Exclusion Process (TASEP, especially in two dimensions (2D and  also the boundary and rules dynamic conditions  used in this modeling. TASEP has been applied in various fields, one of them is the modeling of vehicle traffic. Two-dimensional system that will be studied is the discrete system of two-dimensional lattice system. The system is modified into the form of unidirectional T-junction . Furthermore, the vehicles that pass the junction are modeled as particles that jump from one lattice to another lattice. The value of the density and current density of particles in the system is determined numerically. The continuity equation to describe the dynamics of particles in TASEP is solved by using Euler's method. The profiles of

  16. The History of the Labour Movement in South Korea 1947-1997: The Role of Blue Collar and White Collar Workers

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Pamungkas

    2011-07-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas mengenai perkembangan gerakan buruh di Korea Selatan sejak awal kemerdekaan hingga kini. Menurut saya, saat gerakan buruh kuat, ia memiliki efek yang lebih kuat pula pada proses demokratisasi karena adanya akar sejarah gerakan buruh dalam melawan feodalisme dan imperialisme. Temuan lainnya adalah bahwa kehadiran rezim demokratis tidak berarti bahwa aspirasi kelompok buruh dapat terakomodasi. Tekanan kekuatan neo-liberal, baik pada level nasional maupun internasional, dapat menekan pemerintahan yang demokratis untuk mengikuti kepentingan pemilik modal besar, khususnya dalam memaksakan sistem kerja kontrak. Namun, aliansi antara gerakan buruh dengan elemen masyarakat sipil dapat melawan dan menolak kebijakan ini. Faktor lain yang penting yang memengaruhi gerakan buruh adalah demokratisasi dan globalisasi. Jika demokratisasi memperkuat gerakan buruh, maka globalisasi berusaha mengontrolnya. Namun demikian, dinamika relasi antara pemerintah dan gerakan buruh di Korea Selatan menunjukkan bahwa aliansi antara buruh, mahasiswa, dan gereja dapat mempersatukan masyarakat sipil melawan baik pemerintah maupun kekuatan neo-liberal.Tulisan ini membahas mengenai perkembangan gerakan buruh di Korea Selatan sejak awal kemerdekaan hingga kini. Menurut saya, saat gerakan buruh kuat, ia memiliki efek yang lebih kuat pula pada proses demokratisasi karena adanya akar sejarah gerakan buruh dalam melawan feodalisme dan imperialisme. Temuan lainnya adalah bahwa kehadiran rezim demokratis tidak berarti bahwa aspirasi kelompok buruh dapat terakomodasi. Tekanan kekuatan neo-liberal, baik pada level nasional maupun internasional, dapat menekan pemerintahan yang demokratis untuk mengikuti kepentingan pemilik modal besar, khususnya dalam memaksakan sistem kerja kontrak. Namun, aliansi antara gerakan buruh dengan elemen masyarakat sipil dapat melawan dan menolak kebijakan ini. Faktor lain yang penting yang memengaruhi gerakan buruh adalah demokratisasi

  17. Pulsed Source Measurements on a Uranium-Water Subcritical Assembly; Mesures Faites sur un Assemblage Sous- Critique Uranium-Eau Ordinaire a l'Aide d'une Source Pulsee; Izmereniya s pomoshch'yu istochnikov impul'snykh nejtronov na urano-vodnoi podkriticheskoi sborke; Mediciones con Fuentes Pulsantes en un Conjunto Subcritico Uranio-Agua

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Gibson, I. H.; Walker, J. [Department of Physics, University of Birmingham, Birmingham (United Kingdom)

    1964-02-15

    reticulado rectificadas con precision; en todos los casos el uranio adopta la forma de barras de 109,8 cm de largo por 3,0 cm de diametro. El combustible se monta horizontalmente, alcanzando el peso de las cargas hasta unas 6 t. Se eliminan, o eligen a voluntad, los armonicos espaciales ubicando convenientemente un pequeno detector de centelleo. Los autores presentan resultados experimentales que indican la relacion de dependencia existente entre la constante de desintegracion y el laplaciano y los comparan con los valores hallados teoricamente. (author) [Russian] Sborka na prirodnom urane i legkoj vode bez otrazhatelja ispol'zuetsja sovmestno s istochnikom impul'snyh nejtronov dlja izmerenija vremeni raspada pri razlichnyh znachenijah laplasiana. Chetyre razlichnyh shaga reshetki na otrezke 3,94 - 5,8 sm byli polucheny putem ispol'zovanija razlichnyh par horosho obrabotannyh plastinok reshetki, v kazhdom sluchae uran byl v vide sterzhnej dlinoj 109,8 i diametrom 3,0 sm. Sterzhni ustanavlivalis' gorizontal'no, ves zagruzok sostavljal priblizitel'no 6 t. Prostranstvennye kolebanija ustranjalis' ili vydeljalis' putem sootvetstvujushhego ustanovlenija nebol'shogo scintilljacionnogo detektora. Budut predstavleny i sravneny s teoreticheskimi dannymi rezul'taty opytov, pokazyvajushhie zavisimost' postojannoj raspada ot laplasiana. (author)

  18. Estetika Bawa dalam Karawitan Gaya Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timbul Haryono

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini difokuskan pada garap vokal terutama estetika båwå untuk mencapai keselarasanbåwå atau carem.  Penelitian ini menggunakan perpektif musikologis dengan menganalisis berbagaiaspek yang berkaitan dengan estetika båwå dalam karawitan meliputi (1 teknik penyuaraan,pernafasan, dinamika, laya, dan kepekaan pathet; (2 jenis-jenis suara yang mendukung capaiankeselarasan sajian båwå; dan (3 pelarasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa caremmerupakan perpaduan dari beberapa unsur musikal membentuk  satu  kesatuan yang utuh (atut, sehinggamenimbulkan keselarasan (runtut. Dengan demikian untuk mencapai båwå pada tataran carem harus memiliki unsur-unsur estetika: suara baik, larasan pleng, menguasai teknik penyuaraan, menguasai teknik pernafasan, mampu mengatur dinamika, mampu mengatur laya, memiliki kepekaan pathet,dan mampu memilih céngkok, sesuai dengan jenis suara. Pelantun båwå yang memenuhi persyaratanini dapat dipastikan telah mencapai carem.. The Aesthetics of Bawa in Karawitan Style of Surakarta. This study focuses on the vocal creation,especially on the aesthetic of båwå, to achieve the harmony of båwå, which is called carem. This study isconducted by employing the musicological perspective, by which analyzing the various aspects related to theaesthetics of båwå karawitan style of Surakarta which include the followings: (1 the techniques of voicing,breathing, dynamics, laya, and sensitivity of pathet; (2types of sounds that support the achievement of Båwå presentation; and (3 sound tunings. The results of this study show that carem is the combination ofseveral musical elements which form a whole unity (atut, so that it will create a sense of harmony (runtut.Therefore, in order to achieve carem, the singer of the båwå must at least have the aesthetics elements, suchas: 1 a good voice and accurate intonation, 2 a good command of vocal techniques, 3 a good commandof breathing techniques, 4 the ability

  19. Cosmology Design Products Wears To Pura In Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Dana

    2017-10-01

    Full Text Available Bali is one of the areas in Indonesia that still upholds the customs and arts of traditional culture and is admired by the world community. Customary products to the temple are part of the struggle to keep local wisdom. Design cosmology is a transcendental dimension that has a very complex exploration. Life is deep, also full of uncertainty. Ideas, creativity, passion, and ideals, creativity, concepts that overlap, whether intangible or not. The style in the design is a reflection of the behavior and attitude of human life at a certain time, and in line with the dynamics of life, such as social dynamics, cultural development and value. Design can be a reflection of the times in each period. Designer style can be a product trend if he is able to meet the needs and tastes of society. If the design word would be made to satisfy the needs of the community or the person who would carry out a customary and cultural activity for example, then the draft concept should begin from who and when it will be used, it should be considered as a considerate consideration by a designer, so that what they are designed to be acceptable to users of the design. Bali adalah salah satu daerah di Indonesia yang masih menjunjung budaya adat dan budaya kesenian yang masih dikagumi oleh masyarakat dunia. Produk adat tradisional ke pura merupakan bagian dari perjuangan untuk menjaga kearifan lokal. Desain kosmologi adalah dimensi transendental yang memiliki eksplorasi yang sangat kompleks. Gaya dalam desain merupakan cerminan dari perilaku dan sikap budaya manusia pada waktu tertentu, sejalan dengan dinamika kehidupan, seperti dinamika sosial, perkembangan budaya dan nilai. Desain bisa menjadi cerminan zaman di setiap periode. Gaya perancang bisa menjadi tren jika ia mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen. Anadai mengatakan, desain akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau orang yang akan melakukan kegiatan adat dan budaya, maka draf konsep harus dimulai

  20. ANALISIS PERKEMBANGAN WILAYAH, PEMUSATAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN HUTAN DAN KAITANNYA DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MERAPI (The Analysis of Area Development, Change Decentralization, Forest Use, and Their Relationship with Social

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiaji Setiaji

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Dinamika wilayah desa tercermin dari perubahan terus menerus yang berkaitan dengan berbagai faktor lingkungan hidup.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan dan dinamika perubahan penggunaan lahan, pemusatan dan pertumbuhan penggunaan lahan, serta dampak sosial budaya masyarakat petani hutan rakyat di Kecamatan Cangkringan. Metode yang digunakan analisis loqation quotient (LQ, skalogram, korelasi, observasi, dan kuisioner. Hubungan LQ dengan indeks perkembangan desa (IPD menggunakan analisis korelasi, dengan parameter nilai LQ, jumlah sarana prasarana, jumlah penduduk, serta nilai IPD. Berdasar nilai IPD, kelurahan yang mempunyai nilai IPD tertinggi adalah Argomulyo (72,952, nilai IPD sedang adalah Umbulharjo (50,971, Kepuharjo (48,781, Wukirsari (40,695 dan Glagaharjo (36,599, sedangkan kelurahan dengan nilai IPD terendah tidak ada. Berdasar hirarki wilayah dan nilai IPD tahun 2011 kelurahan di dataran bagian atas umumnya mempunyai hirarki yang lebih rendah. Hanya variabel IPD yang signifikan berpengaruh terhadap LQ pemukiman. Budaya, regulasi, dan kesepakatan masyarakat menjadi modal sosial untuk menangani perubahan. ABSTRACT The dynamics of rural areas is reflected in the continuous changes associated with various environmental factors. The purpose of this research is to identify the changes and the dynamics of land use changes, the centralization and the growth in land use, as well as the social and cultural impacts of community forest farmers in Cangkringan. The method used in the analysis stage was Loqation Quotient (LQ, schallogram, correlation, observation, and questionnaires. The relationship LQ with rural development index (IPD used correlation analysis, with parameter values LQ, the amount of infrastructure, population, and the value of IPD. Based on the IPD value, villages that had the highest IPD value was Argomulyo (72.952, the average IPD value was Umbulharjo (50.971, Kepuharjo (48.781, Wukirsari (40.695, and

  1. Instructional Materials Physics High School with Multi Representation Approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuvita Widi Astuti

    2014-06-01

    Full Text Available Bahan Ajar Fisika SMA dengan Pendekatan Multi Representasi Abstract: One effort to improve understanding of concepts and problem-solving skills in learning physics is to provide instructional materials in accordance with the characteristics of the students and help students learn. The purpose of this study are: (1 developing a high school physics teaching materials especially materials Rotation Dynamics and Equilibrium Rigid objects using multiple representations approach to improve the understanding of physics concepts, (2 test the effectiveness of instructional materials development results. This research method is the development of research using Dick & Carey model tailored to the needs of research. The research instrument used in the form of feasibility questionnaire. The type of data that is obtained is quantitative data and qualitative data. Experimental results show that the result of the development of teaching materials can be categorized as very feasible. Results of field trials showed that: (1 most of the students in the experimental class above KKM obtain test results, (2 the results of the experimental class postes greater than the control class, so that teaching materials said to be effective, but not significant to improve the understanding of physics concepts. Key Words: teaching materials, multi-representation, the rotational dynamics Abstrak: Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan memecahkan masalah dalam pembelajaran fisika adalah dengan menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa dan memudahkan siswa dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1 mengembangkan bahan ajar fisika SMA khususnya materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar menggunakan pendekatan multi representasi untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika, (2 menguji efektifitas bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Dick & Carey yang

  2. ORIENTASI GRUP VOKAL AWAN VOICE PADA IDEOLOGI PASAR MUSIK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widyaningrum

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran ciri khas musik grup vokal Awan, dinamika perkembangan komposisi dan aransemen lagu Awan Voice, serta orientasi grup Awan Voice pada ideologi pasar musik Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian analisis kualitatif dengan lokasi penelitian di Kota Semarang, adapun wujud dan sumber data terdiri dari sumber dan wujud data tertulis maupun tidak tertulis. Instrumen dan teknik pengambilan data mengunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Sedangkan teknik analisis dan pengolahan data pengumpulan, reduksi, klarifikasi dan verifikasi data. Ciri khas musik dari Awan Voice adalah musik yang berformat acapella dengan sentuhan beatbox. Selain itu dalam setiap performnya diselingi dengan guyonan sehingga menarik perhatian penikmatnya. Dinamika perkembangan komposisi dan arransemen karya Awan voice dapat dilihat dari aspek judul lagu, komposisi lagu, struktur lagu, melodi, harmonisasi, pangsa pasar dan motif lagunya. Sedangkan orientasi terhadap ideologi pasar musik Indonesia adalah musik Awan voice menerapkan melodi yang mudah diingat dan di mainkan fleksibel, lagunya mudah dinyanyikan dan diserap maknanya. Harmoni yang tidak terlalu muluk. Dapat dipadukan dengan instrumen atau jenis musik yang tidak biasa seperti classic, blues dan lain-lain. Karya mereka disesuaikan dengan waktu dan tempat atau pangsa pasar yang akan ditujunya, dan mempunyai profitabilitas.This study aims at describing vocal group Awan Voice characteristics, dynamic development of music composition, Awan Voice vocal arrangement and Awan Voice music market ideology. This study uses qualitative method in Semarang City. The data and data sources consist of written data and unwritten data. Data instruments and techniques of collecting data are observation, interview and documentation. The data validity uses triangulation. The analysis data consists of collecting

  3. PENGEMBANGAN VARIATIF RANCANGAN ANTENA PANEL MICROSTRIP TAPERED PATCH DALAM SISTEM KOMUNIKASI WI-FI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Artawan

    2013-04-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan pengembangan rancangan antena microstrip tapered patch untuk dilakukan pengukuran parameternya sebagai karakteristik dari antena Microstrip. Penelitian ini sebagai pengembangan variatif rancangan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Metode eksperiment dilakukan dalam penelitian ini. Tahap pengerjaanya yaitu membuat desain rancangan antena sesuai persamaan yang ada yang kemudian dirancang dengan metode UV Photoresist laminate. Hasil rancangan antena diukur untuk mendapatkan karakteristik sebagai parameter antena meliputi frekuensi (bandwidth, SWR, VSWR, koofesien refleksi, pola radiasi dan penguatan (gain serta nilai HPBW. Nilai-nilai tersebut mencerminkan karakter dari sebuah antena sebagai parameter antena yang layak diimplementasikan dalam sistem komunikasi internet dengan sistem wi-fi. Hasil penelitian ini meliputi: nilai lebar pita (bandwidth = 0.21 GHz, VSWR = 1,23, SWR = 1,79,  return loss = -20,00 dB, koofesien refleksi = 0,10 dan grafik pola radiasi dengan penguatan (gain = 17 dB (polarisasi vertikal, 20 dB (polarisasi horizontal. Nilai Half Power Beamwidth (HPBW 820 untuk pola radiasi vertikal dan pola radiasi horizontal. Kesalahan (error hasil pengukuran 0,12% dengan keseksamaan 99,88%. Hasil ini memberikan indikasi sebagai rancangan antena yang layak untuk sistem komunikasi wi-fi. Penelitian ini sebagai salah satu aplikasi ilmu Fisika dalam dunia teknologi informasi dan diharapkan dapat bermanfaat sebagai dinamika wahana salah satu produk penerapan ilmu Fisika dalam bidang Teknologi Informasi.

  4. KONSEP PENULISAN JURNALISTIK MASA DEPAN DAN DESAIN STORYBOARD UNTUK ONLINE NEWS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ido Priyana Hadi

    2003-01-01

    Full Text Available Entering this 21st century%2C press (on newspapers and magazines no longer count on physical printed edition to meet the readers demand on actual news. Press are required to provide online information in term of minutes or even seconds as soon as an event is occuring. Thus%2C speed has become an essential factor in journalism. News is associated to new-ness. Newspapers and magazines are competing one another to serve news fresh from the oven. Journalism has proceeds to an outstanding speed and dynamics which transforms its operation pattern%2C affiliated with the boost of information technology and communication especially the internet. Abstract in Bahasa Indonesia : Memasuki trend abad ke 21 pers cetak (koran dan majalah sekarang tidak saja mengandalkan edisi fisik cetak untuk menjumpai para pembaca setianya dengan sajian berita-berita aktualnya. Tetapi dituntut mampu memberikan sajian informasi online yang seketika%2C dalam hitungan menit atau bahkan detik atas peristiwa atau kejadian disuatu tempat. Karenanya unsur kecepatan (speed menjadi sesuatu yang esensial dalam jurnalistik. News yang berarti berita terkandung didalamnya makna kebaruan. Surat kabar dan majalah dengan sendirinya berkompetisi dalam menyampaikan kebaruan tersebut. Karenanya kehidupan jurnalistik mengalami percepatan serta dinamika yang luar biasa%2C yang pada akhirnya mengubah pola pengerjaan jurnalistik seiring dengan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya internet. Writing%2C Journalism%2C Online News%2C Storyboard Design.

  5. PCA-based ANN approach to leak classification in the main pipes of VVER-1000

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hadad, Kamal; Jabbari, Masoud; Tabadar, Z.; Hashemi-Tilehnoee, Mehdi

    2012-01-01

    This paper presents a neural network based fault diagnosing approach which allows dynamic crack and leaks fault identification. The method utilizes the Principal Component Analysis (PCA) technique to reduce the problem dimension. Such a dimension reduction approach leads to faster diagnosing and allows a better graphic presentation of the results. To show the effectiveness of the proposed approach, two methodologies are used to train the neural network (NN). At first, a training matrix composed of 14 variables is used to train a Multilayer Perceptron neural network (MLP) with Resilient Backpropagation (RBP) algorithm. Employing the proposed method, a more accurate and simpler network is designed where the input size is reduced from 14 to 6 variables for training the NN. In short, the application of PCA highly reduces the network topology and allows employing more efficient training algorithms. The accuracy, generalization ability, and reliability of the designed networks are verified using 10 simulated events data from a VVER-1000 simulation using DINAMIKA-97 code. Noise is added to the data to evaluate the robustness of the method and the method again shows to be effective and powerful. (orig.)

  6. New Trends in Islamic Political Parties in the Arab Spring Countries

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Burdah

    2014-12-01

    [Perkembangan mutakhir partai-partai politik Islam di sejumlah negara Arab “Musim Semi” menunjukkan adanya perubahan orientasi dan agenda baru, berupa penegasan kembali komitmen mereka terhadap nilai-nilai demokrasi, penguatan masyarakat sipil, dan adopsi prinsip-prinsip hak asasi manusia. Pada saat yang sama, mereka tampak kurang tertarik kepada agenda-agenda politik Islam lama seperti jihad bagi pendirian negara Islam dan pendirian pemerintahan Islam global di bawah satu khalifah yang tersentralisasi. Hal ini relevan terhadap kasus Partai Keadilan dan Pembangunan (Ḥizb al-‘Adālah wa’l-Tanmiyah di Maroko, Partai Kebebasan dan Keadilan (Ḥizb al-Ḥurriyyah wa’l-‘Adālah di Mesir, dan Partai Kebangkitan (Ḥizb al-Nahḍah di Tunisia. Artikel ini berupaya mengeksplorasi dan menjelaskan fakta baru ini. Berdasarkan kajian pustaka dan wawancara dengan sejumlah petinggi Partai Keadilan dan Pembangunan di Maroko, penulis berkesimpulan bahwa orientasi baru ini terjadi akibat dari gelombang demokratisasi dunia, “angin kencang musim semi” Arab yang begitu kuat, dan dinamika internal partai.

  7. KONSTRUKSI SOSIAL ANGGOTA GENG MOTOR DI KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwanti Hadisiwi

    2013-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna diri anggota geng motor, pengharapan anggota geng motor akan diri yang ideal, dan dinamika pembentukan makna diri geng motor yang meliputi latar belakang komunikasi dengan keluarga, sesama anggota geng motor, dan lingkungan sekitar mereka. Kejahatan geng motor selalu meresahkan masyarakat karena kebrutalannya dalam merusak dan membunuh korban tanpa alasan yang jelas. Pola kejahatannya sama, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, mereka merusak dan merampok mini market atau mengejar korban yang tidak bersalah, melukai atau bahkan membunuhnya. Melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, penelitian ini mencoba membangun realitas geng motor di Kota Bandung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum bergabung dengan geng motor, mereka melihat dirinya biasa saja, namun setelah bergabung dengan geng motor mereka merasa diri “pang aingna”. Anggota geng motor secara kognitif sebenarnya menyadari kalau diri yang ideal adalah menjadi “pemuda baik-baik” seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, interaksi dengan teman-teman dalam geng motornya membuat mereka berperilaku “ideal” versi kelompok itu. Selain itu, tidak sepenuhnya benar anggapan tentang anggota geng motor berasal dari keluarga “broken home” namun, komunikasi dalam keluarga memang sangat minim.

  8. Pertunjukan Sandhur Ttuban Refleksi Peralihan Masyarakat Agraris Menuju Budaya Urban

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rohmat -

    2017-03-01

    ABSTRAK Pertunjukan Sandhurmerefleksikan perubahan masyarakat agraris menuju budaya urban. Dalam Teks pertunjukan Sandhurterdapat kode  hermeneutik, kode proairetik/tindakan naratif dasar, kode semantik,  kode kultural, dan kode simbolik.  Teks pertunjukan dapat dimaknai sebagai tanda dan simbol meresapnya budaya urban dalam kehidupan masyarakat Tuban. Hubungan manusia, Tuhan, alam, dan kebudayaan melekat pada struktur pertunjukan Sandhur.  Kehidupan manusia menjadi bagian dari siklus kosmis yang utuh. Untuk membaca, mendeskripsikan pertunjukan Sandhurdigunakan pendekatan kualitatif, peneliti menjadi instrumen utama.  Untuk memotret  fenomena alamiah pertunjukan  mengacu pada model etnografi. Untuk memahami teks pertunjukan Sandhur peneliti mempertajam analisis  interpretatif  terhadap “sosially meaningfull action” digunakan pendekatan semiotik.             Struktur pertunjukan, medium pertunjukan, serta ekspresi pelaku pertunjukan Sandhurdapat diamati melalui refleksi simbolis yang melekat pada pola penandaan. Gejala simbolik yang terurai secara sistematik dalam dinamika pertunjukan mengungkapkan substansi perubahan budaya desa yang disebabkan oleh proses urbanisasi.  Perubahan tatanan hidup sesuai dengan kodrat alamiah dan hukum perubahan ruang dan waktu.   Kata kunci: Sandur, masyarakat agraris, pertunjukan, tradisi.

  9. PENGANTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redaksi Jurnal Filsafat

    2016-09-01

    Full Text Available Suatu realitas yang tidak terelakkan bahwa manusia itu makhluk multi-dimensi. Hubungan antara berbagai dimensi mendinamisasi eksistensi manusia, melahirkan kebudayaan dan membentuk peradaban. Watak multi-dimensi manusia tersebut juga berimplikasi terhadap adanya potensi paradoksal, yang pada gilirannya akan memunculkan persoalan-persoalan dalam kehidupan. Harmonisasi watak paradoksal manusia dan upaya penyelesaian permasalahan yang ditimbulkannya diupayakan dengan mencari metode-metode dan norma-norma sebagai acuan legitimasinya. Segala usaha dan pemikiran manusia dalam mencari metode-metode dan norma-norma ini, serta implementasinya akan membentuk kebudayaan dan peradaban. Dalam konteks Indonesia, bangsa Indonesia yang mengalami beragam pertentangan dan persoalan dalam dirinya telah dan sedang mencari berbagai metodologi dan desain untuk menghadapinya. Setiap kali bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan baru maka ia akan selalu menggali kembali sumber kebudayaannya untuk dijadikan patokan. Jurnal Filsafat Volume 21, nomor 1 April 2011 ini menampilkan artikel-artikel yang terkait dengan tema manusia dan kebudayaan, yaitu kajian tentang pemikiran Sutan Takdir Alisyahbana, Sören Kierkegaard, dan J.J. Rousseau serta dinamika masyarakat Indonesia di Halmahera Utara dan pada Suku Bugis- Makasar dalam memecahkan problem kebudayaannya. Semoga dapat menjadi bahan pemikiran kritis.

  10. MEMAKNAI KERAGAMAN: The Others dalam Konstruksi Sosial Para Elit Kelompok-kelompok Keagamaan di Kota Mataram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fawaizul Umam

    2016-12-01

    Bertolak dari urgensi pelibatan pandangan masing-masing kelompok tentang the others dalam setiap inisiasi perdamaian, studi ini mengkaji (1 konstruksi sosial para elit kelompok-kelompok keagamaan di Kota Mataram tentang the others sekaligus menentukan (2 tipologinya berdasar tiga model utama keberagamaan, yakni eksklusivisme, inklusivisme, dan pluralisme. Para elit dipilih sebagai subjek karena mereka berperan signifikan dalam kelompok masing-masing. Dalam dinamika sosial masyarakat Muslim Kota Mataram, mereka kurang-lebih adalah ulama yang berperan sebagai “makelar budaya” sekaligus kreator aktif perubahan sosial. Untuk memahami konstruksi sosial para elit tentang the others, studi ini menerapkan teori konstruksi sosial Berger. Data utama digali dari para informan yang dipilih secara purposif, yakni mereka yang secara formal maupun informal memimpin kelompok-kelompok keagamaan Islam seperti Ahmadiyah, Salafi, Jama’ah Tabligh, Syi’ah, dan juga kelompok tradisionalis (Nahdlatul Wathan dan modernis (Muhammadiyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa konstruksi sosial mereka muncul lewat tiga momen dialektik yang membentuk realitas subjektif sekaligus objektif tentang the others. Hal itu menentukan cara mereka selaku elit kelompok dalam memaknai dan menyikapi the others. Tipefikasinya menunjukkan, penyikapan mereka tentang the others cenderung eksklusif, dalam batas-batas tertentu inklusif, sementara tendensi pluralistik cenderung absen. Berdasar itu solusi berupa format ideal pengelolaan keragaman bagi penciptaan koeksistensi antarkelompok keagamaan di Kota Mataram diajukan.

  11. PAGAR UNTUK MENGURANGI INTRUSI POLUSI DEBU HALUS KE DALAM BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas J. Scanlon

    2001-01-01

    Full Text Available The effects of fence in reducing particulate matter concentration from street traffic to adjacent buildings (i.e. houses were studied by using computational fluid dynamics. A variety of fence property: porosity, height,positions relative to the house and wind direction were investigated related to a constant set of weather data of a hot-humid country (i.e. Indonesia. This investigation shows that a solid fence, which is close proximity to the building, will give a considerable particulate matter reduction carried by an oblique wind direction of up to 11%. Abstract in Bahasa Indonesia : Ide dasar bahwa penyebaran suatu zat dapat dikurangi atau dihalangi dengan sistem bloking diuji dengan menggunakan metode komputasi dinamika fluida (CFD. Keragaman kondisi fisik pembatas antara sumber zat dan penerima zat meliputi : kerapatan, besaran (tinggi dan panjang, perletakan terhadap bangunan/jalan dan arah angin diuji pengaruhnya terhadap kemampuan mengurangi penyebaran debu halus dari jalan raya ke dalam bangunan yang lokasinya berdekatan dengan jalan tersebut. Kondisi cuaca yang menyertai pengujian dikhususkan pada kondisi iklim tropis lembab. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pagar pembatas yang terbuat dari bahan dengan kerapatan 100% mampu mengurangi penyebaran debu halus di balik pagar sampai 11 %. Kata kunci: konsentrasi debu halus, pagar pembatas, kerapatan, jarak halaman, bangunan, CFD.

  12. PEMAHAMAN KEBERAGAMAAN DAN GERAKAN KELOMPOK FPI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Ma’arif

    2017-08-01

      Sikap-sikap FPI (Front Pembela Islam di Indonesia selama ini terkesan ‘frontal’ dan melawan setiap bentuk kemunkaran. Aksi mereka, sebenarnya bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk ekspresi terdalam dari sekelompok orang muslim dalam mengartikulasikan ajaran-ajaran agama yang dipeluknya, atau sebagai bentuk sikap “kesalehan” dalam memandang setiap keyakinan yang berbeda dengan keyakinan yang diyakininya. Apalagi dalam memandang persoalan yang jelas-jelas dianggap sebagai bentuk kemaksiatan, kesesatan dan penodaan agama. Maka respons dan reaksi mereka, sebagaimana hasil penelitian yang telah dilakukan penulis di Surabaya adalah dalam rangka menegakkan prinsip keimanan yang dianggap “benar” tadi. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang komprehensif tentang faktor apa saja yang melatari lahirnya kelompok-kelompok keagamaan kontemporer—terutama sekali FPI di Surabaya. Sekaligus mengetahui pemahaman keagamaan, aktifitas dan gerakan-gerakan kelompok FPI di daerah tersebut. Gambaran hasil penelitian ini pada akhirnya diharapkan mampu mengeliminasi kemungkinan kesalahpahaman informasi yang menjadi sebab timbulnya prejudice, dan stereotype yang merupakan langkah awal terjadinya konflik atau mengatasi konflik antar komunitas agama secara komprehensif. Sebab, dengan diketahui keanekaragaman kelompok-kelompok keagamaan dengan dinamika gerakannya  akan lebih memudahkan masyarakat agama untuk saling belajar satu sama lain.

  13. ISP33 standard problem on the PACTEL facility

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Purhonen, H.; Kouhia, J. [VTT Energy, Lappeenranta (Finland); Kalli, H. [Lappeenranta Univ. of Technology (Finland)

    1995-09-01

    ISP33 is the first OECD/NEA/CSNI standard problem related to VVER type of pressurized water reactors. The reference reactor of the PACTEL test facility, which was used to carry out the ISP33 experiment, is the VVER-440 reactor, two of which are located near the Finnish city of Loviisa. The objective of the ISP33 test was to study the natural circulation behaviour of VVER-440 reactors at different coolant inventories. Natural circulation was considered as a suitable phenomenon to focus on by the first VVER related ISP due to its importance in most accidents and transients. The behaviour of the natural circulation was expected to be different compared to Western type of PWRs as a result of the effect of horizontal steam generators and the hot leg loop seals. This ISP was conducted as a blind problem. The experiment was started at full coolant inventory. Single-phase natural circulation transported the energy from the core to the steam generators. The inventory was then reduced stepwise at about 900 s intervals draining 60 kg each time from the bottom of the downcomer. the core power was about 3.7% of the nominal value. The test was terminated after the cladding temperatures began to rise. ATHLET, CATHARE, RELAP5 (MODs 3, 2.5 and 2), RELAP4/MOD6, DINAMIKA and TECH-M4 codes were used in 21 pre- and 20 posttest calculations submitted for the ISP33.

  14. PEACEFUL JIHĀD DAN PENDIDIKAN DERADIKALISASI AGAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulasman Sulasman

    2015-06-01

    *** Pondok Pesantren Miftahul Huda semula identik dengan gerakan “radikal” baik karena pandangan eksklusivismenya dalam beragama, kritisisme terhadap Pemerintah, maupun karena keidentikkan beberapa personalnya dengan gerakan DI/TII dan FPI. Sejalan dengan dinamika internal dan eksternal, pondok pe­santren ini pun mereorientasi gerakannya dari jihād fisik ke jalur pendidikan dan dakwah damai atau dalam perspektif Lukens-Bull dikenal sebagai jihad damai (peaceful jihād. Proses menjinakkan diri dan gerakannya, yang dikenal dengan deradikalisasi, dilalui oleh pondok pesantren ini dengan enam cara, yakni inter­nali­sasi nilai-nilai pesantren, perluasan perspektif keislaman, adopsi sistem sekolah, pendidikan hubb al-waṭan, penggunaan local wisdom, dan pendidikan keterampilan. Upaya deradikalisasi yang dilakukan Pondok Pesantren Miftahul Huda berkisar pada tiga strategi, yakni pencegahan, pemeliharaan budaya damai, dan pemulihan bagi yang terdampak radikal. Hasilnya, para santri, alumni, dan pesantren yang tergabung dalam sistem jaringan Pondok Pesantren Miftahul Huda muncul dalam wajah damai, moderat, dan toleran.

  15. PENGANTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redaksi Jurnal Filsafat

    2016-09-01

    Full Text Available Kebudayaan itu bersifat cair dan dapat berubah. Sejarah mencatat, telah terjadi imperialisme budaya (cultural imperialism. Hegemoni budaya Barat telah “menyerbu” ke segala lapisan dunia, termasuk Indonesia. Imperialisme budaya ini dalam kurun waktu tertentu telah membuat manusia Indonesia melupakan keunggulan budaya Indonesia yang beranekaragam dan sarat dengan nilai-nilai spiritualitas. Manusia Indonesia mengalami krisis percaya diri. Dinamika manusia Indonesia telah melupakan historisitas dan karakateristik kultural Indonesia. Akibatnya, bukan kemajuan yang diperoleh, tetapi justru “tergagap-gagap” dengan budaya Barat. Terkait dengan hal di atas, Jurnal Filsafat Volume 19, nomor 1, April 2009 ini menyajikan artikel-artikel tentang dua corak budaya yang diilhami oleh nilai berbeda. Pertama, corak budaya Barat baik dalam ranah keilmuan, teknologi, dan ekspresi budaya. Representasi corak pertama ini ditampilkan dalam artikel pemikiran ekonomi Adam Smith, pengaruh kemajuan teknologi komunikasi televisi, dan artikel tentang satu bentuk ekspresi budaya Barat yakni simbol-simbol satanisme yang digandrungi generasi muda. Kedua, corak budaya khas Indonesia, yakni kearifan lokal Indonesia. Corak budaya ini direpresentasikan dalam artikel Kawruh Bimosuci yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, dan refleksi kritis atas gagasan Prof. Mubyarto tentang Filsafat Ilmu Ekonomi Pancasila. Tim penyunting berharap, dengan menampilkan artikelartikel tersebut di atas, Jurnal Filsafat ini dapat memperkaya khasanah pemikiran para pembaca dan menjadi inspirasi dalam berkehidupan, serta dapat menjadi bahan pemikiran dalam menata ulang kebudayaan Indonesia.

  16. Teori Adult Learning, Ekspriental Learning Cycle Dan Perubahan Performance Individu Dalam Pendidikan Dan Pelatihan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Dannur

    2017-07-01

    Full Text Available Teori belajar merupakan hal yang sangat penting dalam Manajmen Pendidikan dan Pelatihan apabila ingin meraih hasil yang maksimal dalam proses transformasi pengetahuan. Adult Learning dan Ekspriental Learning Cycle salah satu teori yang paling masyhur di dalamnya. Dalam upaya meraih hasil yang maksimal juga perlu adanya pengetahuan tentang motivasi dan faktor-faktor dalam pengembangan individu, perubahan performanya, serta dinamika individu kelompok. Sehingga dengan pengetahuan yang dimilikiakan dengan mudah merealisasikan yang diinginkan. Kata kunci: Adult learning, expriental learning cycle, performance.  Learning theory is very important in Management of Education and Training if you want to achieve the maximum results in the transformation process of knowledge. Adult Learning and Expriental Learning Cycle are the most famous theories within it. In the effort to achieve the maximum results also needs the knowledge about motivation, the factors in the development of individuals, the changes of performance, and the dynamics of individual groups. So with this knowledge you will easily realize the thing you desired. Keywords: Adult learning, expriental learning cycle, performance.

  17. Wacana Apec: Legitimasi Dan Signifikasi Perekonomian Bali (Kajian Wacana Kritis Parawisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hugo Warami

    2015-04-01

    Full Text Available Wacana APEC dalam kajian ini akan dieskplorasi melalui paradigma kritis untuk melakukan konstruksi refleksif terhadap pengalaman wacana-wacana pariwisata yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat pelaku pariwisata di Bali. Fokus kajian pada wacana APEC ini mencakup (1 legitimasi dan (2 signifikasi konstruksi wacana yang berdampak langsung pada perekonomian Bali melalui perspektif critical discourse analysis (CDA. Perspektif ini memberikan penekanan pada determinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, yakni segala sesuatu yang sedang, akan, dan nanti terjadi melalui wacana APEC, dan berdampak langsung pada kekuatan-kekuatan ekonomi. Legitimasi akan membantu membuat objektivasi yang sudah dilembagakan menjadi tersedia secara objektif dan masuk akal secara subjektif. Sedangkan signifikasi merupakan salah satu struktur wacana yang mengacu pada sistem, mengharuskan adanya relasi yang tidak dapat dipisahkan antara sebuah tanda dan realitas yang menjadi rujukannya serta bersifat ikonis. APEC 2013 yang diwacanakan berlangsung di Bali, akan berdampak besar pada pembangunan sektor pariwisata. Setidaknya, signifikasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional, regional dan internasional akan dikonstruksi dan didayagunakan secara bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sama pada sesama negara anggota APEC. Untuk analisis CDA, fakta bahasanya diperoleh dari media massa (surat kabar lokal Bali, yakni (1 Bali Post dan (2 Media Bali Promosi.

  18. Desain Kontrol Tracking Underactuated Autonomous Underwater Vehicle (AUV dengan Pengaruh Gangguan Arus Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilmi Rizki I

    2016-11-01

    Full Text Available Paper ini membahas masalah gerak AUV pada bidang horizontal yang dipengaruhi oleh arah sudut yaw. Arah sudut yaw merupakan ukuran utama dalam mengatur gerak horizontal pada AUV. Pengaturan gerak pada AUV berupa perubahan arah sudut yaw merupakan permasalahan kontrol tracking AUV. Kontrol tracking pada paper ini digunakan untuk kebutuhan heading control. Heading control tersebut digunakan untuk mengatur arah sudut yaw AUV agar sesuai dengan sinyal referensi yaw yang diberikan. Kompleksitas dalam mendesain heading control akibat karakteristik-karakteristik dari dinamika AUV yang high nonlinear dan uncertainty parameter yang ditentukan oleh hydrodynamic forces dan environmental forces berupa gangguan ocean current menjadi permasalahan yang tidak mudah dipecahkan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah metode untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu menggunaan metode State Dependent Riccati Equations berdasarkan Linear Quadratic Tracking (SDRE-LQT. Algoritma ini menghitung perubahan permasalahan tracking pada sudut yaw dan dapat mengatasi gangguan ocean current melalui perhitungan perubahan parameter dari AUV secara online melalui algebraic Riccati equation.sehingga sinyal kontrol yang diberikan ke plant dapat mengikuti perubahan kondisi dari plant itu sendiri, termasuk perubahan parameter akibat gangguan berupa ocean current. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode kontrol yang digunakan mampu membawa sudut yaw pada nilai yang diharapkan dan gangguan arus dapat diatasi dengan memberikan nilai sinyal kontrol yang baru secara online, sehingga AUV dapat melakukan  tracking secara otomatis pada kondisi ada atau tanpa gangguan ocean current dengan dengan nilai error steady state . Kata kunci — AUV, Tracking Control, SDRE-LQT, Ocean Current Disturbance

  19. THE RECONSTRUCTION OF ISLAMIC THEOLOGY IN THE UNITY OF SCIENCES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusriyah Yusriyah

    2015-12-01

    Sebagai hasil dari pemikiran konsep teologis teologi Islam dapat berubah sesuai dengan dinamika sosial. Dalam era kontemporer teologi dapat dikaji oleh ilmu-ilmu interdisipliner, yang akhirnya teologi merupakan sumber lahirnya beberapa ilmu sehingga ilmu yang dihasilkan oleh pemahaman tawḥīd akan menghasilkan agama damai bagi alam semesta (raḥmatan li ’l-‘ālamīn. Data yang disajikan dalam artikel ini berasal dari penelaahan terhadap literatur yang terkait dengan topik penulisan. Dengan pendekatan kualitatif artikel ini menunjukkan bahwa agama dan sains memiliki titik singgung. Ilmu membantu memfasilitasi manusia dalam kehidupan keagamaannya. Dengan iman, kegiatan ilmiah dapat memper­kuat iman dan mem­buat motivasi untuk mengekspresikan sesuatu yang dapat menambah peng­akuan terhadap Allah sebagai pusat kesatuan eksistensi (tawḥīd. Untuk me­wujudkan ketersinggungan antara iman dan ilmu maka perlu islamisasi ilmu pengetahuan dan juga dalam upaya untuk merekonstruksi teologi ke format yang dapat berdialog dengan realitas perkembangan pemikiran yang berlangsung hari ini.

  20. Team building from a psychodynamic perspective

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. v. N. Cilliers

    2000-06-01

    Full Text Available The aim of this research is to measure the impact of a psychodynamic, Tavistock stance, team building event. Its task is to provide opportunities for learning about team behaviour and dynamics. Consultants offer interpretations in the form of working hypotheses about what is happening in the here-and-now. This refers to the basic assumptions (dependency, fight/flight, pairing and its relevant dynamic concepts. Post measured, qualitative research findings, indicate an increase in knowledge about the teams unconscious behaviour, a realisation of own identity, boundaries, potential and a strong sense of empowerment to act collectively in problem solving. Opsomming Die doel van die navorsing is om die impak van'n psigodinamiese, Tavistock beskouing, spanbou gebeurtems, te meet. Die taak is om leergeleenthede beskikbaar te stel oor eie spangedrag en -dinamika. Konsultantc bicd interpretasies aan in die vorm van werkshipoteses oor die gebeure in die hier-en-nou. Dit verwys na die basiese aannames (afhanklikheid, veg/vlug, afparing en die relevante dinamiese konsepte. Post-gemete, kwalitatiewe navorsingsresultate, dui op n toename in kennis oor die span se onbewuste gedrag, n beset van eie identiteit, grense, potensiaal en 'n sterk sin van bemagtiging om op 'n kollektiewe wyse op te tree in probleemoplossing.

  1. Perancangan dan Implementasi Kontroler PID untuk Pengaturan Heading dan Pengaturan Arah pada Fixed-Wing Unmanned Aerial Vehicle (UAV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery setyo widodo

    2012-09-01

    Full Text Available UAV (Unmanned Aerial Vehicle merupakan kendaraan udara tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh oleh atau tanpa seorang pilot (Autopilot. Kontrol pesawat UAV ada dua variasi utama, variasi pertama yaitu dikontrol melalui pengendali jarak jauh dan variasi kedua adalah pesawat yang terbang secara mandiri berdasarkan program yang dimasukan. Sebuah fixed-winng UAV harus mampu mempertahankan posisinya pada lintasan yang sudah ditentukan selama melakukan tracking lintasan. Keakuratan dalam tracking arah dan heading pesawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan misi penerbangan pesawat UAV dalam memperthankan lintasannya untuk mencapai target. Oleh karena itu pada Tugas Akhir ini dirancang sistem pengaturan dengan menggunakan metode kontrol PID untuk mengatasi kesalahan dalam menjaga lintasan pesawat. Pengaturan arah dan heading pesawat UAV dilakukan dengan memanfaatkan dinamika gerak lateral yang meliputi gerak roll dan yaw dan input dari GPS (Global Positioning System. Dari simulasi diperoleh proses tracking dapat mengikuti rancangan gerak yang diinginkan Pergeseran lintasan pesawat pada saat implementasi kontroler PID disebabkan akurasi GPS yang masih rendah yaitu 3 meter.

  2. Kaum Muda, Meme, dan Demokrasi Digital di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandy Allifiansyah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstract: Internet appears as a new medium for youth generation to shape and to articulate discourses in a unique ways known as internet meme. In Indonesia, internet meme is not an expression of youth jokes, but also their reflection through everday lives issues, like democracy, social, and politics. The discourse battleground in particular internet memes expands the democracy itself. This research examines the dynamics of discourse in two biggest Indonesian political controversy in 2014 by using Anthony Giddens’ structuration. Abstrak: Internet menjadi medium baru kaum muda untuk membentuk wacana dan mengartikulasikannya ke dalam sebuah bentuk yang unik, yakni internet meme. Di Indonesia, meme digunakan sebagai ekspresi lelucon sekaligus refleksi kaum muda terhadap kehidupan sehari-hari menyangkut aspek-aspek demokrasi, sosial, dan politik. Adu wacana antar kaum muda via meme yang tersebar di internet mengenai isu-isu sosial politik, memperluas spektrum demokrasi. Riset ini melihat dinamika wacana dalam internet meme mengenai dua isu politik besar di Indonesia pada tahun 2014 dengan menggunakan pendekatan stukturasi milik Anthony Giddens.

  3. Intensitas Budaya dalam Dunia Kepenarian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Chaya

    2014-09-01

    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan budaya yang terbangun dalam suatu fenomena ketika seseorang larut dalam petualangan dirinya dalam dunia kepenarian. Permasalahannya menyangkut proses kehidupan manusia yang menjelma ke dalam ber- bagai aktivitas yang dilampauinya sepanjang ia menekuni profesinya sebagai seniman tari (penari. Hal yang menjadi pertanyaan adalah sejauh mana konsistensi petualangan dunia kepenarian tersebut dapat memberikan kontribusi bagi nilai-nilai kehidupan membudaya, khususnya nilai-nilai yang melekat pada kehidupan pribadi manusia dalam rangka mem- bangun kesadaran atas jati dirinya sebagai seorang penari. Untuk memecahkan permasa- lahan tersebut digunakan pendekatan budaya dengan mengaplikasikan teori ideologi de- ngan perolehan data yang kemudian dicermati melalui analisis terhadap proses kehidupan penari pada umumnya serta didukung dengan pengalaman pribadi penulis yang sampai saat ini aktif berkecimpung selaku penari.  Melalui suatu kajian  terhadap aktivitas dalam kepenarian serta kesadaran terhadap dinamika kehidupan yang dialami, dipahami, dan dihayati oleh seorang penari maka terungkap suatu pemaknaan yang mengindikasikan munculnya intensitas budaya. Intensitas budaya tersebut terpatri menjadi sebuah potensi atau kekuatan yang melekat pada pribadi manusia (penari. Hal ini memberikan arti pada kehadiran suatu nilai yang dapat diidentifikasi sebagai eksistensi diri manusia.   Kata kunci: intensitas budaya, dunia kepenarian, eksistensi diri

  4. Validation of the high performance leadership competencies as measured by an assessment centre in-basket

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. H. Spangenberg

    2003-10-01

    Full Text Available The purpose of this study was to validate Schroder’s High Performance Leadership Competencies (HPLCs, measured by a specially designed In-basket, against multiple criteria. These consisted of six measures of managerial success, representing managerial advancement and salary progress criteria, and a newly developed comprehensive measure of work unit performance, the Performance Index. An environmental dynamism and complexity questionnaire served as moderator variable. Results indicated disappointing predictive validity quotients for the HPLCs as measured by an In-basket, in contrast to satisfactory predictive and construct validity obtained in previous studies by means of a full assessment centre. The implications of the findings are discussed and suggestions are made for improving the validity of the In-basket. Opsomming Die doel van hierdie studie was die validering van Schroder se Hoëvlak Leierskapsbevoegdhede, gemeet deur ‘n spesiaal ontwerpte Posmandjie, teen veelvoudige kriteria. Dit behels ses metings van bestuursukses wat bestuursbevorderings- en salarisvorderingskriteria insluit, sowel as ‘n nuutontwikkelde, omvattende meting van werkeenheidsprestasie, die Prestasie indeks. ‘n Vraelys wat die dinamika en kompleksiteit van die omgewing meet, het as moderator veranderlike gedien. Resultate dui op teleurstellende geldigheidskwosiënte vir die Hoëvlak Leierskapsbevoegdhede soos gemeet deur ‘n posmandjie, in teenstelling met bevredigende voorspellings- en konstrukgeldigheid wat in vorige studies deur middel van ‘n volle takseersentrum verkry is. Die bevindinge word bespreek en voorstelle word gemaak om die geldigheidskwosiënte te verbeter.

  5. Analisis Kebijakan Distribusi Bahan Baku Rotan Dengan Pendekatan Dinamik Sistem Studi Kasus Rotan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlaela Kumala Dewi

    2015-09-01

    Full Text Available Penghentian ekspor bahan baku rotan, ternyata belum membuat industri mebel di Tanah Air mendapat pasokan bahan baku yang memadai. Sejumlah pengrajin di daerah asal bahan baku rotan seperti Cirebon, Semarang, Surabaya, Jakarta dan daerah industri pengolah bahan baku rotan tetap mengeluh kekurangan bahan baku. Kalau pun ada, harganya sudah naik sampai 30%. Beberapa penelitian tentang cara pendistribusian bahan baku rotan sampai saat ini belum ada yang membahas tentang bagaimana cara mendistribusikan bahan baku dari upstream (hutan, asal bahan baku rotan ke downstream (industri pengolahan baha baku rotan menjadi mebel rotan sehingga masalah ini menjadi menarik dan seperti kita ketahui bahwa bahan baku rotan merupakan komoditi yang dimiliki oleh Indonesia sebagai penghasil rotan nomer satu dunia. Tujuan penelitian ini adalah membangun suatu model dinamika yang dapat menerangkan keterkaitan antar faktor di dalam jalur distribusi bahan baku rotan dalam upaya memahami interaksi dari sektor transportasi, logistic dan kebijakan pemerintah dalam mendukung industri rotan nasional. Dengan mengacu pada kebijakan yang telah ada maka dalam penelitian ini ingin dikaji apakah kebijakan pemerintah tersebut saat ini dapat meningkatkan kondisi bahan baku rotan tetap stabil dan meningkatkan perekonomian di daerah asal bahan baku rotan. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah simulasi dinamika sistem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang ada saat ini ternyata belum berpengaruh dalam menstabilkan kondisi pasokan bahan baku rotan dan meningkatkan perekonomian daerah penghasil rotan yang ada di Indonesia. Untuk itu disusunlah beberapa skenario yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan pasokan bahan baku rotan ke industri rotan nasiona. Adapun skenario itu adalah sebagai berikut : meningkatkan pendapatan petani dan pengepul dengan menitik beratkan pada investasi  dan skenario meningkatkan tingkat pendapatan daerah dengan tetap menjaga

  6. Protein digestibility and ammonia excretion in catfish Clarias gariepinus culture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Gunadi

    2014-01-01

    Full Text Available ABSTRACT A series of experiments was performed to analyze protein digestibility, ammonia excretion, and also heterothropic bacteria and phytoplankton dynamics in the catfish Clarias gariepinus culture. In the digestibility experiment, catfish with an individual initial size of 43.67±0.83 g were stocked into 120 L conical fiberglass tanks at a density of 20 fish per tank. Fish were fed on with commercial diet supplemented with Cr2O3 indicator at a concentration of 1%. In the ammonia excretion experiment, catfish with an individual size of 111.6±9.5 and 40.6±3.4 g, respectively,  were placed into a 10 L chamber filled with 8 L of water. Total ammonia nitrogen (TAN in the chambers were monitored every hour for six consecutive hours. In the bacteria and phytoplankton dynamics experiment, catfish were stocked in the 25 m2 concrete tanks which was divided into two compartments (catfish 10 m2, and heterotrof compartments 15 m2. Catfish with individual size of 42,5±0 g were stocked into the tanks at a density of 100 fish per tank. Water was recirculated from catfish compartments to heterotrophic compartments. Fish were fed with floating feed. Molasses as carbon source for heterotrophic bacteria was applied daily. The experiment was conducted for six weeks. The results showed that the protein digestibility was 61.97±7.24%. Larger fish (size of 111.6 g excreted ammonia at a rate of 0.008±0.003 mg TAN/g fish-weight/hour, which was lower than that of the smaller catfish (size of 40.6 g, i.e. 0.012±0.004 mg TAN/g fish-weight/hour. Keywords: protein digestibility, ammonia excretion, catfish  ABSTRAK Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk menganalisis ketercernaan pakan dan protein, ekskresi amonia, serta dinamika bakteri dan fitoplankton pada budidaya ikan lele (Clarias gariepinus. Pada penelitian ketercernaan pakan, ikan lele berukuran 43,67±0,83 g/ekor dipelihara dalam bak fiberglas berbentuk corong berukuran 120 L dengan kepadatan 20

  7. Void Reactivity Effects in the Second Charge of the Halden Boiling Water Reactor; Effets Cavitaires dans la Deuxieme Charge du Reacteur a Eau Lourde Bouillante de Halden (HBWR); Ehffekty pustotnoj reaktivnosti vo vtoroj zag HBWR; Effectos de Cavitacion en la Segunda Carga del Reactor de Agua Pesada Hirviente de Halden (HBWR)

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lunde, J. E. [OECD Halden Reactor Project (Norway)

    1964-02-15

    temperaturas elevadas. La concordancia es menos satisfactoria para valores intermedios del volumen relativo de los vacios. El efecto de reactividad se calcula macroscopicamente mediante una teoria de las perturbaciones. (author) [Russian] Jeffekt reaktivnosti pustot, vyzvannyh kipeniem v kanalah dlja teplonositelja vo vtoroj zagruzke Haldejskogo kipjashhego tjazhelovodnogo reaktora (HBWR) byl izmeren kak v jeksperimentah nulevoj moshhnosti s imitaciej pustot, tak i v uslovijah fakticheskoj moshhnosti. Jeksperimenty s imitirovannymi pustotami sostojali v izmerenii jeffekta reaktivnosti pustotnyh kolonn, vvodimyh v tonkostennye trubki na razlichnuju glubinu. Trubki byli ustanovleny v raznyh polozhenijah mezhdu prodol'nymi rebrami v odinochnoj sborke, sostojashhej iz semi sterzhnej, prakticheski identichnoj normal'nym toplivnym jelementam vtoroj zagruzki. Jetot jeksperiment pozvolil izuchit' zavisimost' reaktivnosti ot pustogo ob{sup e}ma, a takzhe zavisimost' reaktivnosti ot polozhenija puzyr'kov para v kanale dlja teplonositelja. Jeksperiment byl vypolnen na norvezhskoj ustanovke nulevoj moshhnosti NORA s aktivnoj zonoj iz 36 jelementov vtoroj zagruzki i s geometriej reshetki, analogichnoj geometrii reshetki reaktora HBWR. Temperaturnaja zavisimost' pustotnogo jeffekta byla izuchena na jeksperimental'noj ustanovke nulevoj moshhnosti, imevshej aktivnuju zonu Iz 100 toplivnyh jelementov reaktora HBWR. V odinochnom toplivnom jelemente uroven' vody v kanale dlja teplonositelja snizhalsja do razlichnyh glubin i vlijanie na reaktivnost' jetogo otklonenija ot normal'nyh uslovij izmerjalos' pri razlichnyh temperaturah a intervale temperatur 50 -220eS. Vlijanie pustotnoj reaktivnosti na moshhnost' bylo izmereno na reaktore HBWR kak funkcija jadernoj jenergii pri razlichnyh temperaturah zamedlitelja v diapazone 150 -230e S pri moshhnostjah do 16mgvt (pri samoj vysokoj temperature). Kojefficient pustotnoj reaktivnosti na moshhnosti javljaetsja vazhnym pokazatelem pri opredelenij

  8. Comparison Of The Worth Of Critical And Exponential Measurements For Heavy-Water-Moderated Reactors; Valeur Relative des Mesures Critiques et Exponentielles pour l'Etude des Reacteurs Ralentis a l'Eau Lourde; Sravnenie tsennosti kriticheskikh i ehksponentsial'nykh izmerenij dlya reaktorov s tyazhelovodnym zamedlitelem; Valor Relativo de las Mediciones Criticas y Exponenciales para los Reactores Moderados por Agua Pesada

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Graves, W. E.; Hennelly, E. J. [Savannah River Laboratory, E.I. Du Pont De Nemours and Co., Aiken, SC (United States)

    1964-02-15

    izmerenijah tipa PCTR. V jeksponencial'nyh izmerenijah trudnosti, po-vidimomu, zakljuchajutsja edinstvenno v opredelenii radial'nogo laplasiana. Pri udachnom vypolnenii jeksponencial'nye izmerenija mogut uspeshno konkurirovat' s kriticheskimi. Naibol'shee kolichestvo materiala trebuetsja dlja odnozonnyh kriticheskih izmerenij, primerno odinakovoe kolichestvo-dlja podstanovochnokriticheskih i jeksponencial'nyh izmerenij i menee vsego-dlja izmerenij tipa PCTR. 2) Anizotropnyj i pustotnyj jeffekty Sravnenija jeksperimentov laboratorii s kriticheskimi i kriticheski-jeksponencial'nymi privodjatsja v dannoj rabote, a bolee podrobno oni izlagajutsja v rabote, kotoraja soprovozhdaet dannuju. 3) Ocenka sistem upravlenija Okazalos, chto horosho proanalizirovannye jeksponencial'nye jeksperimenty dajut horoshie rezul'taty dlja izmerenij obshhej znachimosti. Odnako dlja nadlezhashhego izuchenija formirovan- nija obshhego potoka, uglov naklona potoka i t.d. neobhodima polnomasshtabnaja kriticheskaja ustanovka napodobie PDP. 4) Temperaturnye kojefficienty Jeksponencial'nye jeksperimenty javljajutsja prevoshodnym metodom opredelenija temperaturnogo kojefficienta laplasiana dlja nagrevanija odnorodnoj reshetki. Imejushhajasja v laboratorii special'naja ustanovka PSE pozvoljaet proizvodit' takie izmerenija vplot' do temperatury 215 Degree-Sign S. Dlja nagrevanija neodnorodnyh reshetok predpovtenie, kak pravilo, otdavalos' kriticheskim jeksperimentam. 5) Smeshannye reshetki Dlja nastojashhih reaktorov redko primenjajutsja prostye odnorodnye reshetki, dlja kotoryh ispol'zujutsja v osnovnom jeksponencial'nye izmerenija. Kriticheskie jeksperimenty so smeshannymi zagruzkami ispol'zujutsja kak dlja izmerenija prjamyh jeffektov v maketah, tak i dlja ispytanija raschetov geterogennoj i dvuhrazmernoj diffuzii. 6) Issledovanija kritichnosti topliva, ispol'zuemogo v tjazhelovodnyh reshetkah, v obychnoj vode vode Jeksponencial'nye izmerenija okazalis' osobenno cennymi dlja issledovanija kritichnosti s cel

  9. Določitev območij poselitve v Sloveniji po vodnogospodarskih vidikih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leon Gosar

    2004-01-01

    Full Text Available Uveljavitev pravnega reda Evropske unije prinaša obsežno strokovno delo tudi v vodno gospodarstvo. Na vodilno, Okvirno direktivo o vodah (WFD se navezujejo številne druge. Izpolnjevanje določil Direktive o ravnanju z odpadnimi komunalnimi vodami (UWWTD in Direktive o celovitem preprečevanju in omejevanju onesnaževanja (IPPCD bo tudi v Sloveniji zahtevalo znatne investicije. Področje komunalnih voda na operativni ravni ureja občina, država pa mora izpolnjevati prevzete državne obveznosti do EU. Pravočasno doseganje ciljev zahteva koordinacijo aktivnosti, temelječo na strokovnih podlagah. V UWWTD je eden osnovnih parametrov aglomeracija kot zaokroženo območje tako zgoščene poselitve, da zanj veljajo posebna določila in dinamika iz direktive. Merilo zgoščenosti je število prebivalcev na hektar. Za Slovenijo so bili izdelani najprimernejša mreža eno-hektarskih kvadratnih celic in trije tipi celic poselitve. Območje posamezne aglomeracije sestavljajo celice dveh najgostejših tipov poselitve, ki se stikajo. Površina aglomeracij je mnogo manjša od površine naselij iz RPE, zato so skupne slovenske obveznosti iz direktiv manjše, kar pokaže tudi strokovna podlaga za nacionalni program zbiranja in čiščenja odpadnih komunalnih in padavinskih voda. Izdelane aglomeracije so osnovni element načrtovanja in ukrepanja tudi za druga vodnogospodarska načrtovanja (npr. proti poplavni ukrepi, lahko pa si bi jih uporabilo tudi za programe komunalnega opremljanja in druga razvojna načrtovanja v prostoru.

  10. CATHOLICS, MUSLIMS, AND GLOBAL POLITICS IN SOUTHEAST ASIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumanto Al Qurtuby

    2012-07-01

    dari kesamaan dan perbedaan antara keduanya, agama -baik Katolik maupun Islam- memainkan peran penting, baik negatif maupun positif, dalam politik global dan budaya publik. Ini menandai kuatnya peran agama di kedua negara itu. Artikel ini menggunakan analisis perbandingan, utamanya terhadap dinamika sejarah hubungan antara agama, masyarakat sipil, dan aktifisme politik.

  11. SINTESA KAJIAN STOK IKAN PELAGIS KECIL DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sadhotomo

    2016-05-01

    Full Text Available Sintesa status dan tren perikanan pukat cincin pelagis kecil di perairan Jawa Laut dan sekitarnya yang dilakukan berdasarkan kumpulan sejumlah hasil penelitian yang tersedia. Beberapa kajian dinamika populasi pada ikan pelagis kecil menunjukkan bahwa spesies ikan mempunyai laju pertumbuhan cepat dan mortalitas alami tinggi.  Dari analisis kohor diperoleh estimasi total biomassa yang cenderung lebih rendah dari hasil tangkapan yang dihasilkan oleh aktivitas perikanan pukat cincin, dan memberikan indikasi tidak adanya hubungan langsung antara struktur biomassa dan kelimpahan hasil tangkapan pada perikanan pelagis kecil. Perkiraan besarnya biomassa yang lebih rendah dari hasil tangkapan menunjukkan hasil yang tidak realistis, terutama pada kelompok ukuran ikan yang telah memasuki perikanan (recruitment.  Sementara, perhitungan surplus produksi dapat dilakukan setelah produksi mencapai kestabilan jangka panjang, dimana tren penurunan CPUE dibarengi oleh penurunan produksi secara bertahap dan terjadinya lebih tangkap atau telah melebihi tingkat MSY serta telah berlangsung selama beberapa tahun. Pendekatan interaksi upaya penangkapan dengan biomassa menunjukkan selama periode pemulihan stok ikan, banyak nelayan telah keluar dari perikanan tersebut.   A synthesis on small pelagic purse seine fisheries in the Java Sea and its adjacent waters based on several previous research results has been conducted.  Study on population dynamics of small pelagic fish species indicated that the small pelagic species has a rapid growth and high natural mortality rates.  Cohort analysis indicated that  estimation on total biomass tend to indicate a lower value than the landing data of small pelagic fishery, with no indication on clear  relationship between the structure of biomass and abundance in catches.  The abundance estimation based on surplus production applied when production has reached a long-term stability, and downward trend in CPUE followed by a

  12. Madrasah Unggulan Berbasis Pesantren

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract: In the context of rapid social changes, can be considered alternative and outstanding Indonesian Islamic education institution. This article is aimed at analyzing opportunities and threats faced in the development of the madrasah, especially, those are located in pesantren, and so called pesantren-based madrasah. It is recommended that the development of pesantren-based madrasah have to fit the criteria of alternative education. It must be directed toward the creation of excellent and competitive Islamic school that will produce qualified human resources, who master not only religion but also science and technology inspired by Islamic values. Pesantren has become a center of excellence for human resources development that emphasizes morality for society development. Thus, the idea to realize a high-ranking madrasa in the boarding school is directed toward the integration of excellent intellectualism and skill with the excellent religious knowledge, including the excellence of personality, faith and piety.Abstrak: Madrasah dapat dipandang sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam alternative dan unggul dalam konteks dinamika perubahan sosial. Tulisan ini bertujuan menelisik peluang dan tantangan pengembangan madrasah itu, khususnya yang berbasis di pesantren. Upaya pengembangan madrasah di pesantren harus bisa mewujudkan madrasah unggulan yang akan melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kapabiltas dalam penguasaan pengetahuan dan teknologi yang dijiwai oleh nilai-nilai luhur keagamaan. Pesantren telah menjadi center of excellence bagi pengembangan SDM yang memiliki basis moralitas dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, gagasan mewujudkan madrasah unggulan di pesantren diarahkan pada pemaduan antara keunggulan dalam bidang intelektual dan keterampilan dengan keunggulan dalam bidang pengetahuan keagamaan termasuk di dalamnya keunggulan dalam bidang kepribadian, keimanan dan ketakwaan.

  13. Pelapisan Sosial dan Pernikahan Ideal dalam Mitos Sangkuriang: Telaah Struktural Antropologi Lévi-Strauss

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Yudha Wirajaya

    2010-06-01

    Full Text Available Mitos Sangkuriang merupakan mitos yang pesan kearifan tradisinya “gagal” dicerna oleh masyarakat pemiliknya. Mitos ini pada akhirnya hanya mampu menceritakan asal mula ”kelahiran” sebuah gunung dan cekungan Bandung, dan tidak ada hubungannya dengan kehidupan manusia kecuali tentang perjalanan kehidupan seorang anak manusia yang durhaka pada orang tuanya. Tampak bahwa, pesan-pesan mitos ini sedemikian naifnya jika dibandingkan dengan dinamika perjalanan kehidupan yang dijalani oleh manusia Sangkuriang. Karena itulah perlu cara pandang, pemahaman dan penafsiran yang tidak hanya menangkap berbagai fenomena atas peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga untuk melihat ‘batin sosial’ suatu masyarakat bahkan melihat ke dalam ‘struktur dalam’ (deep structure suatu masyarakat. Dengan demikian mitos sebagai sebuah ”proses komunikasi” lintas generasi dalam tataran simbolis mampu hadir dan bermakna dalam tatanan yang apik dan rapih sebagai alternatif solusi mengatasi atau memecahkan berbagai kontradiksi empiris yang selama ini tidak terpahami oleh nalar manusia. Abstract: Sangkuriang myth represents myth whose message of its tradition wisdom is "fail" to be digested by its owner society. This myth in the end only can narrate provenance "birth" a Bandung hollow and mount, and there no relation with human life except about life journey a disaffected human being child at its old fellow. See that, messages of this myth is naive in such a way in comparison with life journey dynamics experienced by Sangkuriang human being. Therefore, it needs a way of approach, interpretation and understanding which do not only catch various phenomenon to the event that happened in everyday life, but also to see 'social mind' society, even see into 'structure in' (structure deep society. Thereby myth as a "communications process" passed by quickly generation in symbolic devices can attend and have a meaning of in nice structure and good

  14. AUTOMATICTECTURE : OTOMATISASI PENUH DALAM ARSITEKTUR MASA DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Galieh Gunagama

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK. Teknologi memudahkan umat manusia dalam hidup, akan tetapi, perkembangan yang terjadi juga membawa dampak negatif berupa terancamnya sejumlah profesi dengan adanya otomatisasi. Proses otomatisasi telah menggantikan porsi pekerjaan manusia dengan mesin berkecerdasan, dan tren tersebut akan semakin membesar seiring berjalannya waktu. Dalam hubungannya dengan studi eksperimental dan prediksi masa depan, dunia rancang bangun juga memiliki kemungkinan untuk diotomatisasikan dengan adanya perkembangan dalam bidang arsitektur digital, robotika, dan kecerdasan buatan. Di tengah kondisi global yang serba cepat dan penuh dinamika, dunia arsitektur perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan tersebut jika tidak ingin segera digantikan. Diskusi dalam paper ini mencoba untuk mengeksplorasi lebih dalam dan memprediksikan profesi arsitek pada masa depan dalam skenario terbaik dan terburuk terkait perkembangan proses otomatisasi yang semakin tidak terhindarkan.   Kata kunci: Arsitektur Eksperimental, Arsitektur Digital, Teknologi, Masa Depan ABSTRACT. Technology facilitates mankind in life, however, developments that occurred also had a negative impact in the form of threats to a number of professions with automatization. Automation process has replaced the portion of human work with the intelligent machine, and the trend will be growing over time. In conjunction with experimental studies and future predictions, the design and construction field also have the possibility to be automated with the development in the field of digital architecture, robotics, and artificial intelligence. Amid the global fast-paced and dynamic environment, architecture needs to be prepared in facing such developments if do not want to immediately replaced. The discussion in this paper attempts to explore deeper and predict the future of the profession in the best and worst case scenario related to the development of automation process which is increasingly

  15. Pernyaian Dalam Masyarakat Tionghoa: Refleksi Dalam Sastra Peranakan Tionghoa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Susanto

    2012-06-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan melihat dinamika pemikiran atau pandangan pengarang peranakan Tionghoa tentang pernyaian. Pernyaian telah menjadi kebiasaan atau budaya pada masa kolo­nial di Indonesia. Baik golongan Eropa maupun Tionghoa menerima praktik budaya ini. Para intelektual peranakan Tionghoa memiliki perbedaan pandangan dan pemikiran terhadap praktik ini. Mereka menulis banyak buku seperti karya sastra dalam menghadapi realitas ini. Menurut pandangan Dilthey, karya sastra adalah pemikiran yang diobjektifkan. Pandangan pragmatisme mengatakan bahwa karya sastra adalah hasil tindakan berpikir para pengarangnya. Pernyaian dalam masyarakat Tionghoa mengalami perubahan makna dari praktik yang “dilegalkan” menja­ di praktik yang “tidak bermoral” karena terjadi perubahan dalam memandang hubungan dalam keluarga dan nilai­nilai sosial yang baru. Abstract: This paper aims to see the dynamics of mind or worldview of Indonesian Chinese author on concubinage. The concubinage had become a habit or culture in the Indonesia colonial era. Both European and Indonesian Chinese people considered accepting this practices. Many Indonesian Chinese intellectual had different impression or opinion about this immoral practices. They wrote many books, e.g. literary works, about this corrupt attitude. Their ideas had given evidence about their intellectual history which based on mind. According to Dilthey, literary works can be considered as the objective mind. Based on pragmatic tradition, literary works result from the author’s action of thinking. Concubinage exercised by Indonesian Chinese had developed into a new worldview. It is influenced by the new paradigm which considers the family relationship and creating new social value. Key Words: literary works, objective mind, concubinage.

  16. INFORMASI SEPUTAR EVALUASI RUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiharto Sugiharto

    2012-06-01

    Full Text Available Riset Unggulan Terpadu (RUT merupakan kegiatan riset yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan Sistem Iptek Nasional, dengan memadukan dan mendayagunakan sumberdaya manusia, dana, prasarana dan sarana yang tersedia, serta untuk meningkatkan mutu hasil riset dalam rangka pelaksanaan kegiatan riset unggulan dengan pendanaan yang wajar untuk memecahkan masaiah prioritas pembangunan sesuai dengan PUSNAS RISTEK. Riset Unggulan Terpadu telah berlangsung selama 7 kali, dan Tahun Anggaran 1999/2000 ini memasuki RUT ke VIII. RUT sudah bejalan sejak tahun 1993 dengan pengelola Kantor Menteri Riset dan Teknologi/BPP Teknologi. Mulai tahun 1996, melalui S.K. Menteri Negara Riset dan Teknologi NO. 18/M/Kp/XII/1996 tanggal 25 Desember 1996, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI ditugasi sebagai pengelola pelaksanaan Riset Unggulan Terpadu (RUT. Selama tujuh tahun pelaksanaan RUT telah terjaring sebanyak 920 topik riset unggulan dan telah memasyarakatkan kebijakan satu pintu Kantor Menteri Negara Riset dan teknologi (KMNRT dalam memanfaatkan dana APBN sektor 16. Pelaksanaan Program ini dapat diikuti oleh para peneliti dari Lembaga Pemerintah Non Departemen, Badan Penelitian dan pengembangan Departemen dan dari Universitas. Berbagai aturan yang berlaku bagi para peneliti yang mengajukan usulan riset telah diikuti dengan baik, sehingga terdapat keseragaman. Penyempumaan dalam menangani usulan riset masih terus dilakukan mengingat dinamika permasalahan baru selalu timbul, antara lain krisis moneter yang belum kunjung berhenti. Kesulitan memperoleh bahan baku industri, lemahnya daya beli masyarakat terhadap produksi yang dihasilkannya, serta ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan yang merupakan kebutuhan dasar manusia menjadi sesuatu hal yang selalu dipertanyakan masyarakat. Kelangkaan bahan baku produksi dan tingginya harga kedua bahan serta kesediaannya dipasar menjadi fokus utama program riset saat ini. Oleh karena itu, bidang/topik RUT saat ini

  17. PEMBENTUKAN JIWA MANUSIA MELALUI PESAN TAUHIDULLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enung Asmaya

    2017-01-01

    Full Text Available Human being consists of two integrated elements, the spirit and the body. Both elements need supplies to achieve a condition of being “taqwa”, that is the willing to obey all the rules of God and avoid His prohibition. Through the spirit, a human being can generate either good or bad deeds. In order to have a spirit that always drives and guides human being to perform good deeds, it should be managed with tauhidullah da’wa message, which means admitting the Allah as the one and only God, either in the concept of creation (rabb, possession (malik, or de pendency (ilah of human being towards Him. Applying the principles will form healthy, sincere, and optimistic human spirit in facing the dynamics of life as well as being positive and happy in accepting one’s destiny. For that reason, tauhidullah message will form human spirit of good morality.   Manusia terintegrasi dari unsur jiwa dan raga. Kedua unsur tersebut membutuhkan makanan dan asupan agar terlahir manusia-manusia yang bertakwa. Melalui jiwa, manusia dapat menggerakkan perilakunya pada hal yang baik dan buruk. Agar jiwa senantiasa bergerak dan membimbing pada perilaku yang baik maka ia harus dikelola dengan pesan dakwah tauhidullah. Tauhidullah adalah meng-Esa-kan Allah SWT, baik dalam konsep penciptaan (rabb, pemilikan (malik dan kebergantungan (ilah manusia kepada-Nya. Dari ketiganya akan membentuk jiwa-jiwa manusia yang sehat, ikhlas, optimis dalam menghadapi dinamika kehidupan. Senantiasa positif dan bahagia dalam menerima sunatullah yang telah menjadi ketetapan-Nya. Oleh karena itu, pesan tauhidullah menjadi pesan pembentuk jiwa manusia agar menjadi orang-orang yang berakhlak mulia.

  18. Being Woman in the Land of Shari‘a: Politics of the Female Body, Piety, and Resistance in Langsa, Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ansor

    2015-04-01

    Full Text Available This study investigates the dynamic of institutionalization of Shari’a in Aceh, which focuses on analysis of the patterns of Langsa women’s resistance against religious leaders and state interpretations of the dress standards in the public space. This matter emerged because the implementation of Shari’a has been supported by local people, but the standard of Islamic dress that should be applied is still debatable among various groups in Aceh that have varied understandings and different religious visions. The regulation of dress code has been an issue for religious leaders, intellectuals, and Moslem activists. The resistance of Langsa women against the politics of body discipline could be open and secret. To analyze the forms of women’s resistance, the researcher applied James C. Scott’s hidden transcripts theory. Inspired by this theoretical framework, the researcher found that Langsa women, intellectuals, and religious leaders expressed their resistance over how women should dress in public space. In collecting the data, the researcher used observation, in-depth interviews, and focus group discussions. Accordingly, the research shows how Langsa women express their resistance towards religious hegemony and state interpretation of Islam.[Tulisan ini membahas dinamika pelembagaan syariat Islam di Aceh dengan fokus resistensi tersembunyi perempuan Langsa terhadap penafsiran elite agama dan pemerintah perihal pembakuan standar pakaian di ruang publik. Meskipun implementasi syariat Islam Aceh mendapat dukungan masyarakat setempat, tetapi ketika sebuah tafsir tertentu tentang pakaian Islami dibakukan dalam regulasi (Qanun, muncul perdebatan dari sebagian muslim yang berpola pemikiran dan visi keagamaan berbeda. Bukan hanya perdebatan di kalangan elite agama, intelektual, maupun aktivis, perempuan di berbagai daerah di Aceh pun mengekspresikan resistensi, baik secara terbuka maupun tersembunyi. Peneliti menggunakan teori hidden transcripts

  19. APLIKASI MODEL QUAL2Kw UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR SUNGAI GAJAHWONG YANG DISEBABKAN OLEH BAHAN ORGANIK (Aplication of Qual2Kw Model to Determine the Strategy in Solving Gajahwong River Water Pollution Caused by Organic Matter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnes Dyah Novitasari Lestari

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Telah dilakukan pemodelan kualitas air terhadap Sungai Gajahwong menggunakan model QUAL2Kw untuk parameter DO-BOD. Diselidiki dinamika DO-BOD sungai tersebut pada kondisi eksisting tahun 2011. Oleh karena beban pencemar pada kondisi hujan dan tanpa hujan berbeda, maka prediksi dilakukan pada kedua kondisi tersebut. Hasil pemodelan QUAL2Kw untuk kondisi eksisting Sungai Gajahwong tahun 2011 menunjukkan bahwa pada kondisi hujan dan tanpa hujan, konsentrasi BOD sungai telah melebihi bakumutu air kelas II. Hasil simulasi menunjukkan bahwa (1 Pembangunan perumahan yang membuang limbah cairnya ke Sungai Gajahwong pada debit total 0,1 m3/s dengan konsentrasi BOD 10 mg/L dapat meningkatkan BOD serta menurunkan DO Sungai Gajahwong, dan (2 Pengelolaan kualitas air dan penanggulangan pencemaran air oleh bahan organik pada Sungai Gajahwong dapat dilakukan dengan strategi pembuatan IPAL komunal di setiap kabupaten dengan penurunan konsentrasi BOD hulu hingga 2 mg/L.   ABSTRACT Water quality modelling of Gajahwong River has been done using QUAL2Kw model for DO-BOD parameters. The dynamics of DO-BOD of the river on the existing conditions in 2011 has been investigated. Because of  the load of pollutants in the rainy condition and no rain condition was different, then the predictions made on both conditions. QUAL2Kw modelling results for Gajahwong River in year 2011 showed that the BOD concentration of the river on both conditions has exceeded water quality standards class II. The simulation results showed that: (1 Housing construction that discharge its liquid waste into Gajahwong River on total discharge 0,1 m3/s with concentration of BOD 10 mg/L, increased the BOD and decreased the DO of Gajahwong River, and (2 Water quality management and organic pollution control of Gajahwong River can be done by a strategy of making communal WWTP in each district with reduction of the upstream BOD concentration to 2 mg /L.

  20. PEREBUTAN MODALITAS SOSIAL DAN MODEL INTEGRASI DESA BERLEGITIMASI RELIGIUS PADA MASYARAKAT PANTAI UTARA DI PROVINSI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Artanayasa

    2014-05-01

    Full Text Available Target utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan dinamika konflik yang terjadi dalam masyarakat tradisional kawasan pantai utara Bali, sebagai potret salah satu masyarakat Bali Kuno berkaitan dengan adanya upaya terprogram untuk memodernisasi agama demi kepentingan industri kepariwisataan berdasarkan tingkat dan jenis konflik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat desa adat, serta mengembangkan model penanganan konflik berbasis kearifan nilai-nilai lokal masyarakat desa adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research & Development. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan dari Plomp (1997. Prosedur  pengembangan model, meliputi fase-fase: (1 analisis kebutuhan, (2 pengembangan model, (3 integrasi model, (4 validasi preliminary model, (5 penerapan model. Pada penelitian ini, analisis data dilakukan secara deskriptip-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 masyarakat desa adat Bali Utara memandang bahwa konflik adat yang terjadi merupakan imbas dari “ketidaknyamanan” sekelompok orang dalam mengelola diri dan lingkungannya. (2 konflik adat yang terjadi pada desa adat Bali Utarasebagai dampak dari pengembangan industri pariwisata dan diperkuat lagi oleh sengketa masalah konservasi dan kepemilikan tanah adat terpola menjadi dua, yaitu konflik yang bersifat horizontal dan konflik yang bersifat vertikal. (3 pengembangan industri pariwisata di desa adat Bali Utara telah membawa dampak yang sangat tajam pada aspek sosial-ekonomi masyarakat. (4 sistim dan bentuk tata pemerintahan desa adat diantara desa adat Bali Utaramemiliki persamaan yang sangat banyak, karena kedua desa tersebut tergolong ke dalam desa adat kuno yang merupakan desa yang dibangun oleh para pelarian Majapahit gelombang pertama. (5 faktor dominan yang memicu timbulnya konflik adat di kalangan masyarakat desa Bali Utara, yaitu: pengembangan desa adat sebagai kawasan wisata budaya

  1. TASAWUF DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusno Abdullah Otta

    2010-12-01

    Full Text Available Abstract: Sufism in the eras of globalization and information often faces considerable challenges. The function and role of religion in modern life have in some aspects diminished, including sufism because it is claimed to have played no or less role in resolving problems nor stimulating social change. As one of Islamic traditions, sufism makes ihsan as its essential teaching. By this concept, sufism encourages humans to pray to God wholeheartedly. Sufism is now required to show its own existence and function by making fundamental contribution for modern life, an era which differ socio-culturally from the one when sufism firstly emerged. Sufism thus needs to adapt itself to the changes in the era of information and globalization so that it will remain relevant and suitable for human progress. Sufism needs to release itself from its exclusivism and to avoid being trapped in its own logic, namely speculative-trancendentalism Abstrak: Tasawuf di era globalisasi dan informasi seperti saat ini tengah menghadapi tantangan yang sangat berat. Kehidupan modern sudah sampai pada taraf tidak lagi mempercayai fungsi dan peran agama, termasuk di dalamnya tasawuf, sebagai ‘sesuatu’ yang dapat memberikan solusi bagi perubahan sosial. Sebagai manifestasi paripurna dari ajaran Islam, tasawuf berintikan pada konsep Ihsān yang mengajarkan untuk beribadah kepada Sang Pencipta secara ikhlas. Untuk menunjukkan eksistensinya, tasawuf dituntut peran aktifnya secara konstruktif-solutif terhadap berbagai kebutuhan manusia modern yang amat berbeda dengan setting maupun struktur masyarakat pada saat tasawuf “dilahirkan” pada zamannya. Tasawuf dituntut untuk memerlukan “baju” baru di era informasi yang kerap berubah ini, agar tetap realible dan suitable dengan kemajuan zaman. Hal itu dapat dilakukan dengan berusaha “keluar” dari eksklusifismenya dengan meminjam tradisi filsafat analitik pasca positivisme dan tradisi eksistensialis serta dinamika filsafat

  2. Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Amalia

    2010-12-01

    Full Text Available Abstrak: Bagi remaja yang memiliki ibu TKW, dinamika psikologis yang terjadi dalam  proses  perkembangan  ini  menjadi  hal  yang  menarik  karena ketidakhadiran  ibu  sebagai  salah  satu  tokoh  sentral  yang  biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang anak. Hasil dari riset ini adalah: pertama,keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sang ibu pada awalnya (saat masih anak-anak, namun berangsurangsur tiga subjek (H, P, dan D bisa beradaptasi, hingga saat remaja dapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A yang sampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya, hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachment pengganti sang ibu dari keluarga. Kedua, tiga subjek (A, H, dan Pmemiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW (pekerjaan mulia, halal,  sumber  keuangan,  pahlawan  keluarga,  dan  pahlawan  devisa sedangkan satu subjek (D menilai sebenarnya pekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalah pekerjaan yang halal. Ketiga, tiga subjek (H, P, dan D menemukan figur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga. Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment pengganti ibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dari luar keluarga (sahabat A beserta keluarganya. (d  Self  esteem dipengaruhi  kuat  oleh  keharmonisan  keluarga.  Dari 4 subjek, hanya satu (P yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibu bekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidak harmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positif sehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluarga pada subjek A, H, dan D adalah negatif.

  3. PERGESERAN NILAI ESTETIS PADA DESAIN KARYA CETAK INDONESIA DI ABAD KE 20

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sachari

    2005-01-01

    Full Text Available Through historical study%2C design works of advertising and book covers can be viewed as important variables in detecting synergic relationship between aesthetic values. This study is of design works with aspects that become keyelements in modernization process%2C such as thought pattern change%2C lifestyle%2C social dynamics%2C economic policy%2C and technological development in 20th century Indonesia. The cultural synthesis process%2C as part of cultural transformation fragmentation%2C essentially happens as a whole. It happens in the form ofaesthetic works that become important signs in modern design discourse%2C as well as conceptual thoughts that base various limited design activities. Based on observation of design style shift in advertising and book covers in the 20th century%2C aesthetic value shifts can be viewed as a determinative model for a strategy in developing aesthetic values in Indonesia s future design works. Abstract in Bahasa Indonesia : Melalui kajian historis%2C karya desain iklan dan kulit buku dapat dijadikan variabel penting untuk menditeksi hubungan sinergis antara nilai-nilai estetis pada karya desain dengan aspek yang menjadi unsur-unsur kunci proses modernisasi berlangsung; seperti perubahan pola pikir%2C gaya hidup%2C dinamika sosial%2C kebijakan ekonomi dan perkembangan teknologi yang terjadi di Indonesia di abad ke-20. Proses terjadinya sintesis budaya yang menjadi bagian dari fragmentasi transformasi budaya hakikatnya terjadi secara keseluruhan%2C baik dalam bentuk karya estetis yang menjadi tanda penting dalam wacana desain modern%2C maupun pemikiran konseptual yang melandasi pelbagai kegiatan desain secara terbatas. Berdasar pengamatan terhadap pergeseran gaya desain iklan dan kulit muka buku di abad ke-20%2C pergeseran nilai estetis dapat dijadikan model diterminatif bagi strategi pengembangan nilai-nilai estetis pada karya desain di Indonesia untuk masa yang akan datang. aesthetic values%2C advertising and

  4. STUDI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAUD BERBASIS TEMATIK SEBUAH STUDI KASUS DI PAUD SEATAP MARGALUYU KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kosim Sirodjuddin

    2018-01-01

    Full Text Available Sesuai dengan amanat UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 26 ayat 3 dinyatakan bahwa pendidikan non-formal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Sebagai salah satu lembaga PAUD yang dibangun di lingkungan SDN Margaluyu Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, PAUD Seatap Margaluyu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nuansa pendidikan di sekolah tersebut terkait dengan persiapan peserta didik menuju pendidikan dasar. Pengembangan pola pembelajaran berbasis tematik yang dibahas dalam kajian ini adalah sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan pembelajaran PAUD Seatap Margaluyu yang selama ini cenderung menggunakan pola pembelajaran konvensional, di mana peserta didik lebih berperan sebagai objek pembelajaran ketimbang subjek pembelajaran. Pembelajaran tematik pada dasarnya adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. (Depdiknas, 2006: 5. Sementara Trianto memaknai Pembelajaran Tematik sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Dalam pembahasannya tema itu ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Pembelajaran Tematik menyediakan keluasan dan kedalaman implementasi kurikulum, menawarkan kesempatan yang sangat banyak pada siswa/ peserta didik untuk memunculkan dinamika dalam pendidikan. Unit yang tematik adalah epitome dari seluruh bahasa pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk secara produktif menjawab pertanyaan yang dimunculkan sendiri dan memuaskan rasa ingin tahu dengan penghayatan secara alamiah tentang dunia di sekitar mereka. (2009: 78. Untuk itulah dapat kami simpulkan bahwa studi kasus tentang penggunaan pola pembelajaran tematik

  5. BIMBINGAN SHALAT SEBAGAI MEDIA PERUBAHAN PRILAKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astuti Astuti

    2016-01-01

    Full Text Available Shalat merupakan salah satu media komunikasi vertikal kepada Allah swt. Yang dapat membangkitkan kesadaran manusia akan jati diri dan hakekat kehidupannya. Artinya shalat dapat menjadi alternatif solusi dalam berbagai persoalan hidup, karena spirit shalat adalah membangunkan  kesadaran diri yang paling dalam atas apa saja yang terjadi dan dialami oleh manusia.  Di saat manusia merasakan kegalauan diri karena dinamika kehidupan zaman yang cenderung mengalami pergeseran nilai agama dan budaya sehingga dapat berpengaruh terhadap perubahan perilaku yang ada maka sesungguhnya manusia akan mencari-cari penawar hati dari segala keresahan dan kegalauan tersebut. Di sinilah mulai bersemi kembali nilai-nilai spiritualitas yang ingin direguk untuk membasahi dahaga keringnya moralitas yang selama ini dirasakan. Kembali kepada ajaran agama yang begitu banyak menawarkan tentang arti dari kepribadian  yang berakhlak  mulia, jauh dari kerusakan dan penyimpangan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. THE   GUIDANCE  OF   PRAYER AS   MEDIA  CHANGES PRIORITISING Shalat  is one  vertical communication media  to Allah. Can raise awareness of human  identity and the essence of life. That means the prayer can be an alternative solution to the various problems of life, because the spirit of prayer was awaken consciousness deepest on what happened and experienced by humans. The current turmoil in humans  feel themselves as the dynamics of contemporary life that tend to experience a shift in religious and cultural values that can influence the behavior change that is the real man will seek out bidders hearts of all the unrest and turmoil.  This is where budding returned values of spirituality who want direguk to moisten the dry thirst morality that had been perceived. Back to the religious teachings are so many offers on the meaning of the noble personality, far from the damage and irregularities that can harm themselves and others.

  6. PERAN KEPEMIMPINAN KONTAK TANI DALAM PROSES DIFUSI INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN DAN SUMBERDAYA TERPADU PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pepi Rospina Pertiwi

    2013-03-01

    Full Text Available Farmers group is lead by a farmer leader that was expected to improve a dynamic of group activities. The farmer leader has significant role in ensuring the relationship between farmers in relation to the information sharing of the agricultural innovation. This study was aimed to examine the leadership role of the farmer leaders in the process of technology diffusion namely PTT Paddy, an innovation that was currently being introduced. An explanatory research design was chosen to describe the phenomenon of the leadership role of farmer leaders that was evaluated by other farmers. The research was conducted in the subdistrict Carenang, Serang, Banten. Forty participants in successfull farmer groups were selected to evaluate farmer leadership characteristics. The results showed that the farmer leaders have been helping the group to achieve goals, improving communication, increasing the motivation of the farmers, facilitating the farming infrastructure, and solving problems. The role of the farmer leaders as bridging agent in communication is categorized satisfactory. This role is effectively used in the process of the innovation dissemination of PTT Paddy to the farmers. Kelompok tani dipimpin oleh seorang kontak tani yang diharapkan dapat meningkatkan dinamika kegiatan kelompok. Kontak tani memiliki peran penting dalam memastikan hubungan antara petani dengan berbagi informasi mengenai inovasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran kontak tani dalam proses difusi teknologi yaitu Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT Padi, sebuah inovasi yang saat ini sedang diperkenalkan. Desain penelitian adalah eksplanatory research dipilih untuk menggambarkan fenomena peran kontak tani yang dievaluasi oleh petani lain. Penelitian dilakukan di Kecamatan Carenang, Serang, Banten. Empat puluh peserta dalam kelompok tani terpilih untuk mengevaluasi karakteristik kontak tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontak tani telah membantu

  7. Pemikiran Suksesi Dalam Politik Islam Masa Pra Modern

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mazro'atus Sa'adah

    2016-12-01

    Abstrak: Pemikiran politik Islam muncul setelah Islam melalui Nabi Muhammad SAW berhasil membentuk sebuah ummat baru, dari peralihan kekuasaan kerajaan/kesukuan kepada Nabi yang kemudian kepada umat. Nabi Muhammad dinilai berhasil dalam mengatur komunitas barunya yang dikendalikan oleh ajarannya dalam seluruh lini kehidupan. Persoalan muncul kemudian setelah beliau wafat, yang akhirnya memunculkan pemikiran tentang suksesi. Artikel ini akan membahas tentang mengapa terjadi suksesi setelah Nabi Muhammad SAW wafat, bagaimana pemikiran para tokoh politik Islam masa pra modern terkait dengan suksesi, dan apa kontribusi pemikiran suksesi ini terhadap politik Islam di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan sejarah, ditemukan bahwa Nabi Muhammad tidak menetapkan siapa yang akan menggantikannya, dan ketika beliau wafat (632 M, para sahabat memilih seorang pemimpin (imam/khalifah. Masa pemerintahan Abu Bakar, Umar dan Usman banyak terjadi perselisihan yang awalnya terkait kepentingan agama namun berkembang menjadi kepentingan politik. Ketika Ali bin Abi Talib diangkat sebagai khalifah, konflik politik berkepanjangan berkaitan dengan pembunuhan Usman, menjadikan timbulnya perang jamal antara Aisyah dan Ali. Pada masa ini perbedaan kepentingan aqidah dipolitisir lebih jauh menjadi sebuah kepentingan politik. Dinamika politik ini kemudian melahirkan mazhab politik Islam klasik yang terbagi dalam tiga mazhab besar yaitu Sunni, Syi'ah dan Khawarij, yang darinya muncul istilah-istilah khilafah, imamah, ahlul halli wal aqdi, bay’ah, walayah dan lain-lain. Dari ketiga mazhab politik ini, kemudian muncul ide pemikiran politik Islam yang sangat kompleks dan berkepanjangan dari para tokoh politik Islam pra modern yang banyak dipengaruhi oleh filosof Yunani. Di Indonesia, pemikiran suksesi dalam politik Islam masa pra modern ini pernah diwacanakan. Namun untuk pemilihan kepala Negara belum terealisasi mengingat Indonesia bukan Negara Islam.

  8. ’n Prinsipiële diskoers oor die epistemologiese fundering van die Pastorale Teologie: ’n Oproep tot reformasie

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johan Janse van Rensburg

    2015-03-01

    Full Text Available Hierdie artikel is as ’n huldeblyk aan prof. George Lotter by sy aftrede geskryf en uit erkenning vir sy bydrae tot die wetenskapsbeoefening van die Praktiese Teologie. Die artikel ondersoek die huidige konteks van die pastorale teologie. Aangesien epistemologiese keuses die metodiek en uitkoms van die pastoraat bepaal, is daar ’n dringende noodsaak om die epistemologiese invloede op die pastorale teologie te evalueer. Die artikel fokus op die epistemologiese dinamika wat die pastoraat verander het van ’n skriftuurlike fundering na ’n kommunikatiewe handelingsteoretiese en postmoderne narratiewe strategie. Die navorsingsvraag is: Is ’n reformatoriese terugkeer na ’n bybels-gefundeerde pastoraat teen die agtergrond van die epistemologiese invloede nog moontlik? As a tribute to Prof. George Lotter on the occasion of his retirement and to his contribution to practical theology, this article focuses on the current situation of pastoral theology worldwide but mostly in South Africa. Since epistemological choices determine the method and content of research on pastoral theology, as well as the practical implementation thereof, there is an urgent need to evaluate the influences on pastoral theology and the results of these influences. The article focuses on the epistemological dynamics that have changed pastoral theology from a scriptural approach to a discipline of communicative acts and a postmodern strategy of narrative pastoral counselling. The research question is: Is it still possible to have a reformed pastoral theology and pastoral counselling against the backdrop of these epistemological changes?

  9. ANALISIS SENSITIVITAS TURBULENSI ALIRAN PADA KANAL BAHAN BAKAR PWR BERBASIS CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endiah Puji Hastuti

    2015-04-01

    Full Text Available Turbulensi aliran pendingin pada proses perpindahan panas berfungsi untuk meningkatkan nilai koefisien perpindahan panas, tidak terkecuali aliran dalam kanal bahan bakar. Program CFD (CFD=computational fluid dynamics, FLUENT adalah program komputasi berbasis elemen hingga (finite element yang mampu memprediksi dan menganalisis fenomena dinamika aliran fluida secara teliti. Program perhitungan CFD dipilih dalam penelitian ini karena selain akurat juga dapat memberikan visualisasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristika perpindahan panas, massa dan momentum dari dinding rod bahan bakar ke pendingin secara visual, pada medan temperatur, medan tekanan, dan medan energi kinetika pendingin, sebagai fungsi dinamika aliran di dalam kanal, pada kondisi tunak dan transien. Analisis dinamika aliran pada kanal bahan bakar PWR berbasis CFD dilakukan dengan menggunakan sampel data reaktor PWR dengan daya 1000 MWe dengan susunan bahan bakar 17x17. Untuk menguji sensitivitas persamaan aliran yang sesuai dengan model aliran turbulen pada kanal bahan bakar dilakukan pemodelan dengan menggunakan persamaan k-omega (Ƙ-ω, k-epsilon (Ƙ-ε, dan Reynold stress model (RSM. Pada analisis sensitivitas aliran turbulen di dalam kanal digunakan model mesh hexahedral dengan memilih tiga geometri sel yang masing masing berukuran 0,5 mm; 0,2 mm dan 0,15 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada analisis kondisi tunak (steady state, terdapat hasil yang mirip pada model turbulen Ƙ-ε standard dan Ƙ-ω standard. Pengujian terhadap kriteria Dittus Boelter untuk bilangan Nusselt menunjukkan bahwa model Reynold stress model (RSM direkomendasikan. Analisis sensitivitas terhadap geometri mesh antara sel yang berukuran 0,5 mm, 0,2 mm dan 0,15 mm, menunjukkan bahwa geometri sel sebesar 0,5 mm telah mencukupi. Aliran turbulen berkembang penuh telah tercapai pada model LES dan DES, meskipun hanya dalam waktu singkat (3 s, model LES memerlukan waktu komputasi

  10. Application of radioisotopes to studies of crystal imperfections; Application des radioisotopes a l'etude des imperfections des cristaux; Primenenie radioizotopov dlya izucheniya defektov v kristallakh; Aplicaciones de los radioisotopos al estudio de las imperfecciones cristalinas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sproull, R L; Slack, G A; Moss, M; Pohl, R O; Krumhansl, J A [Laboratory of Atomic and Solid State Physics, Cornell University, Ithaca, NY (United States)

    1962-01-15

    indicadores anadidos. La segunda aplicacion consiste en introducir en los haluros alcalinos pequenas cantidades de iones-impureza a fin de poder estudiar la dispersion de fonones causada por dichas impurezas, o por los huecos que crean en la red cristalina; los autores efectuan las mediciones correspondientes a temperaturas muy bajas, ya que en tales condiciones las imperfecciones de la red imponen limitaciones al libre recorrido medio de los fonones. En estos trabajos han empleado generalmente el radioisotopo {sup 45}Ca. Los autores pasan revista a los resultados de su labor, citan algunas aplicaciones actuales de los radioisotopos en este campo y formulan observaciones sobre sus posibles aplicaciones en lo futuro. (author) [Russian] Radioizotopy byli ispol'zovany v dvukh vazhnykh napravleniyakh dlya izucheniya defektov v shchelochnykh galoidnykh kristallakh. Zonal'noe rafinirovanie soedinenij proveryalos' izotopnymi indikatorami, a koehffitsienty izolyatsii opredelyalis' iz poluchennykh dannykh. Drugoe primenenie zaklyuchalos' v vvedenii nebol'shikh kontsentratsij primesej ionov v shchelochnye galoidy s tem, chtoby izuchit' rasseyanie fononov takimi defektami ili vakansiyami, imi vyzyvaemymi; ehti izmereniya proizvodyatsya pri ochen' nizkikh temperaturakh, pri kotorykh srednyaya velichina svobodnogo probega fonona ogranichivaetsya defektami reshetki. Radioizotopom, poluchivshim naibolee shirokoe primenenie, yavlyaetsya kal'tsij-45. (author)

  11. Construction, Cost and Use of an Enriched Uranium, Light-Water Subcritical Assembly; Assemblage Sous-Critique a Uranium Enrichi et Eau Legere; Realisation, Cout et Application; Realizatsiya i stoimost' podkriticheskoj sborki na obogashchennom urane i legkoj vode; Construccion, Coste y Aplicacion de un Conjunto Subcritico de Uranio Enriquecido

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vittoz, B.; Berthet, P.; Gavin, P.; Mandrin, C.; Robert, P.; Thurnheer, J. [Ecole Polytechnique de l' Universite de Lausanne (Switzerland)

    1964-02-15

    ecuaciones de dispersion en teoria de dos grupos. Basta conocer las caracteristicas de un solo plano de barras para prever el flujo neutronico debido a los n planos. Estas caracteristicas se determinan experimentalmente teniendo en cuenta la variacion vertical del flujo neutronico. El estudio se prosigue por evaluacion de la influencia de la distancia entre las banas pertenecientes a un mismo plano. (author) [Russian] Prednaznachennaja dlja jeksperimental'nogo izuchenija reshetok umnozhitelja podkriticheskaja sborka ispol'zuetsja takzhe dlja celej obuchenija. Ustanovka obladaet bol'shimi vozmozhnostjami ispol'zovanija. Izlagajutsja prichiny, po kotorym laboratorija jadernoj tehniki Politehnicheskoj shkoly Lozannskogo universiteta reshila realizovat', naskol'ko jeto vozmozhno, podkriticheskuju sborku svoimi sobstvennymi sredstvami i izbrat' reshetku slaboobogashennyj uran-legkaja voda. Daetsja opisanie principa i realizacii ustrojstv, kotorye pozvoljajut udobno i bystro izmenjat' parametry reshetki i nejtronnogo pitanija: 1. Uranovye sterzhni podveshivajutsja vertikal'no, i kazhdaja tochka podveski imeet dva gradusa svobodnogo hoda bez ogranichenija samogo processa. Jetot princip pozvoljaet, naprimer, var'irovat' posledovatel'no shag reshetki. 2. Nejtronnoe pitanie obespechivaetsja pjat'ju istochnikami, kotorye pomeshajutsja v grafitovom cokole. Rasstojanie jetih istochnikov mozhet takzhe regulirovat'sja posledovatel'nym obrazom. Rassmatrivajutsja problemy bezopasnosti, kotorye sozdaet ustanovka, tem. chto reaktivnost' mozhet sil'no izmenjat'sja ot odnoj konfiguracii k drugoj. Nakonec, privodjatsja rashody po stroitel'stvu i jekspluatacii jetoj podkriticheskoj sborki. S pomoshh'ju podkriticheskoj sborki izuchalas' neperiodicheskaja reshetka, kogda byla predprinjata popytka poluchit' odnorodnyj potok. S jetoj cel'ju ispol'zovana geterogennaja teorija Fajnberga i Horninga. Vnachale rassmatrivaetsja reshetka sterzhnej, raspolozhennyh odinakovym obrazom v n-parallel'nyh planah na

  12. Recent Methods in Crystal Spectrometry; Methodes Recentes de Spectrometrie a Cristal; 041d 041e 0412 042b 0415 041c 0415 0422 041e 0414 042b 041a 0420 0418 0421 0422 0410 041b 041b 0418 0427 0415 0421 041a 041e 0419 0421 041f 0415 041a 0422 0420 041e 041c 0415 0422 0420 0418 0418 ; Metodos Recientes de Espectrometria Cristalina

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Iyengar, P. K. [Atomic Energy Establishment Trombay, Bombay (India)

    1965-06-15

    raspolozhenija spektrometra. Dlja provedenija rabot po neuprugomu rassejaniju shiroko primenjalsja trehosnyj spektrometr. On sostojal iz kristallicheskogo monohromatora i kristallicheskogo analizatora. Geometricheskoe raspolozhenie i dispersija v rezul'tate nelinejnogo izmenenija ugla s izmeneniem dliny volny privodjat k jeffektam fokusirovki. Jetot vopros rassmatrivaetsja dlja razlichnyh sluchaev, naprimer uprugoj difrakcii i nejtronnyh grupp, svjazannyh s vzaimodejstvijami odinochnogo fonona. V kachestve analizatora ochen' jeffektivno ispol'zovalsja polikristallicheskij fil'tr, ob{sup e}dinennyj s detektorom, chto privodit k uvelicheniju intensivnosti pri izmerenii neuprugogo rassejanija. Edinstvennoj trudnost'ju ego primenenija dlja izmerenija kogerentno rasseivajushhih obrazcov javljaetsja neopredelennost' s peredachej impul'sa. V poslednee vremja dlja provedenija rabot po neuprugomu rassejaniju primenjaetsja kombinacija, sostojashhaja iz dvuh fil'trov s razlichnymi porogami i odnogo schetchika dlja izmerenija obratnogo rassejanija nejtronov ot vtorogo fil'tra, obrazujushhego okno. Jeto obespechivaet luchshuju razreshajushhuju sposobnost' po jenergii i pozvoljaet opredeljat' peredachu impul'sa. Izlagajutsja nekotorye rezul'taty izmerenij harakteristik fil'trov jetogo tipa. Blagodarja opredeleniju volnovyh vektorov obnaruzhennyh nejtronov, okoshechnyj fil'tr s uspehom primenjalsja dlja opredelenija krivyh dispersii fononov v kristallicheskih reshetkah. Vozmozhnost' ispol'zovanija dvuhosnogo pribora vmesto trehosnogo privedet k uproshheniju jetogo spektrometra. Pri primenenii jetogo ustrojstva ispol'zovalsja metod ''postojannoj Q''. Budut opisany tipichnye izmerenija. Osnovnym nedostatkom metoda kristallicheskoj spektrometrii javljaetsja to, chto odnovremenno ispol'zuetsja tol'ko odin ugol rassejanija. Jetot nedostatok mozhno ustranit' putem primenenija mnogoplechevogo spektrometra. Pokazany konstrukcija i ispol'zovanie mnogoplechevogo spektrometra dlja izmerenija

  13. Some Non-Destructive Testing Methods Applicable to Sintered Materials; Quelques Methodes d'Essais Non Destructifs Applicables aux Materiaux Frittes; Nekotorye metody nedestruktivnykh ispytanii, primenimye k spechennym materialam; Algunos Metodos de Ensayo No Destructivo Aplicables a los Materiales Sinterizados

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Labusca, Elena; Mirion, I.; Andreescu, N.; Alecu, M.; Biscoveanu, I. [Institut de Physique Atomique, Bucarest (Romania)

    1965-10-15

    y orientacion de los granos, la presencia de defectos diversos (inclusiones, poros), y tambien la evolucion misma del proceso de sinterizacion, incluyendo la formacion de los cristales, el crecimiento granular, etc. En algunos casos, el examen microscopico se puede combinar con ensayos de microdureza. Este examen de la estructura micro- cristalina representa uno de los principales metodos de control cualitativo de los materiales sinterizados, y ningun otro medio de investigacion puede reemplazarlo. 2. El grado de consolidacion, factor esencial que determina la calidad de los materiales sinterizados, se verifica tambien midiendo algunas propiedades, por ejemplo la conductividad electrica y termica, en funcion de la densidad, teniendo presente que en el caso de los materiales sinterizados, la conductividad es directamente proporcional al grado de sinterizacion. Tambien se ha ensayado un metodo adecuado para verificar la porosidad, obteniendose datos experimentales interesantes, sobre todo desde el punto de vista de la porosidad libre, que es afectada por las inclusiones gaseosas. La memoria contiene datos experimentales sobre la aplicacion de estos metodos de control a algunos materiales sinterizados, de interes para la tecnologia nuclear. (author) [Russian] S uchetom specifichnoj zernistoj struktury spechennyh materialov, razrabotannyh na osnove poroshkov, dlja kotoryh process uplotnenija zavisit ot spekanija, ispol'zovalis' metody kontrolja za stepen'ju spekanija i za nekotorymi svojstvami. Ispol'zovalis' sledujushhie metody bez razrushenija: 1. Izuchenie kristallicheskoj struktury spechennyh tverdyh tel s pomoshh'ju metallo- grafik i jelektronnoj mikroskopii. Jeti metody pozvoljajut obnaruzhit' odnorodnost' struktury, razmery i orientaciju zeren, nalichie razlichnyh defektov (vkraplenija, pustoty), a takzhe razvitie processa spekanija, vkljuchaja obrazovanie kristallov, uvelichenie zeren i pr. V nekotoryh sluchajah mozhno sovmeshhat' mikroskopicheskoe issledovanie

  14. Regularities in the Changes of Absorber Material Properties as a Function of Absorber Concentration; Regularite des Variations des Proprietes des Substances Absorbantes en Fonction de la Concentration de l'Absorbant; Zakonomernosti izmeneniya svojstv poglashchayushchikh materialov v zavisimosti ot kontsentratsii poglotitelya; Leyes de Variacion de las Propiedades de los Materiales Absorbentes en Funcion de la Concentracion del Absorbente

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Portnoj, K. I.

    1964-06-15

    raboty v re akto r ah na teplovyh i promezhutochnyh nejtronah. Pogloshhajushhte materialy, soderzhashhie bor, naprimer boridy,obladajut nizkimi mehanicheskimi svojstvami, chto svjazano s osobennostjami ih kristallicheskoj struktury. M a terialy, soderzhashhie okisly redkozemel'nyh jelementov (samarij, evropij, gadolinij, disprozij idr.), dispergirovannye v matrice iz splava tipa nimonik ili v nerzhavejushhej stali znachitel'no izmenjajut mehanicheskie svojstva v zavisimosti ot koncentracii poglotitelja. Avtory vyskazali gipotezu ob obrazovanii maksimumo pogloshhajushhej sposobnosti pri vzaimnom legirovanii poglotitelej. Jeta gipoteza poluchila dal'nejshee podtverzhdenie opy tami s mnogimi metallicheskimi i nemetallicheskimi pogloshhajushhimi sistemami v reaktorah na teplovyh i promezhutochnyh nejtronah. (author)

  15. Avaliação da resposta clínica da estabilização pedicular, sem fusão, em pacientes com lombalgia Evaluación de la respuesta clínica de la estabilización pedicular, sin fusión, en pacientes con lumbalgia Clinical outcomes with non-fusion stabilization in low back pain

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fabrício Guedes Machado

    2011-01-01

    Full Text Available OBJETIVO: Avaliar o resultado clínico do tratamento cirúrgico da doença discal degenerativa (DDD com o uso de sistemas de estabilização pedicular sem fusão em 22 pacientes na cidade de Aracaju/Sergipe. MÉTODOS: Foram utilizadas escala visual analógica da dor (EVA e qualidade de vida ( questionários Oswestry e Roland Moris no pré-operatório e seis meses após o tratamento cirúrgico instituído. De acordo com as queixas clínicas e as alterações morfofisiológicas encontradas nos exames complementares de imagem, grau de acometimento articular (artrose facetária, doença discal em níveis adjacentes, microdiscectomias prévias, optou-se pela utilização de implantes que permitem graus de mobilidade variáveis. RESULTADOS: Dos 22 pacientes incluídos no estudo, 16 eram do sexo masculino e seis do sexo feminino, com média de idade de 41,77 ± 11,6 anos. Foi estabilizado um total de 43 níveis, sendo a instrumentação de L4 a S1 a mais frequente (12 e o sistema mais utilizado foi a placa Dinamika® (GMReis para dois níveis (08, com fusão do nível inferior (estabilização híbrida. Houve melhora importante da sintomatologia quando observamos a diminuição da EVA no pré-operatório (8,59±1,1 e 6 meses no pós-operatório (2,41±1,8, com melhora na qualidade de vida nas escalas de Oswestry e Roland Moris (ODI pré: 55,18 ± 15,5 e ODI pós: 13,91 ± 13,1 ; RM pré: 27,23 ± 4,9 e RM pós: 41,68 ± 4,8 respectivamente. CONCLUSÃO: Apesar de todos os pacientes incluídos no estudo terem obtido melhora expressiva tanto na qualidade de vida como na diminuição da sintomatologia, novos estudos biomecânicos devem ser realizados a fim de se padronizar uma abordagem eficiente no tratamento dessa patologia.OBJETIVO: Evaluar el resultado clínico del tratamiento quirúrgico de la enfermedad del disco degenerativa (EDD con la utilización de los sistemas de estabilización pedicular sin fusión en 22 enfermos en la ciudad de Aracaj

  16. PERDA SYARI’AH DAN KONFLIK SOSIAL (Implikasi penerapan Perda No. 4 tahun 2005 tentang Larangan Kegiatan pada Bulan Ramadlan terhadap Hubungan antar Agama di Kota Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Tarawiyah Siti Tarawiyah

    2013-08-01

    Full Text Available Abstrak: Tulisan ini sebagai refleksi kreatif penulis dalam memotret dinamika sosial di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan terkait lahirnya Perda No. 4 tahun 2005 tentang Perubahan atas  Peraturan Daerah No. 13 tahun 2003 tentang Larangan Kegiatan pada Bulan Ramadlan terhadap Hubungan antar Agama. Sebagai implikasi politik diberlakukannya otonomi daerah, maka pemerintah daerah mempunyai ‘kewenangan’ untuk membuat peraturan daerah (perda termasuk Perda Syari’ah. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan kerangka teori konflik Karl Marx dan Ralf Dahrendorf. Temuan menarik dari tulisan ini adalah munculnya perda syar’iah (Perda Ramadlan tersebut menimbulkan pro-kontra, karena cenderung dijadikan alat memperkuat kekuasaan, politisasi agama, dan diskriminasi etnis minoritas, sehingga sangat berpotensi mengundang konflik, yakni konflik vertikal (antara masyarakat versus aparat dan konflik horizontal (masyarakat mayoritas versus minoritas dan yang lebih tragis lagi berdampak negatif pada hubungan antar agama. Secara prinsip Perda Ramadlan secara substantif tidak memberikan dampak yang signifikan dalam hubungan antar agama di Banjarmasin, terbatasnya akses ekonomi kalangan pedagang. Meski demikian, masyarakat Banjarmasin dalam mensikapi Perda Ramadlan tersebut tidak anarkhis artinya masih mensikapi secara arif dan damai.   Abstract: This article is creative reflection of social dynamic in Banjarmasin city, South Kalimantan relating the release of Perda (local official regulation No. 4. Tahun 2005 of alteration on the previous Perda No. 13 Tahun 2003 of activities prohibition during Ramadlan (fasting month toward inter-religion relations. As the political implication of local-government autonomy, local government has “authority” to establish Perda including syari’ah Perda. This is a field study that apply a qualitative approach using theoretical framework of Karl Marx and Ralf Dahrendorf. The

  17. Keterbukaan Keuangan Partai Politik Terhadap Praktik Pencucian Uang Dari Hasil Tindak Pidana Korupsi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurensius Arliman S

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: Elections means implementation of the sovereignty of the people held in directly, general, free, confidential, honest, and fair in the Republic of Indonesia under Pancasila and the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. The implementation of the election has a lot of dynamics, among others political boat fees are expensive, expensive campaign funds to political imagery, the cost of consultations and surveys are expensive as well as winning money politics. Financial disclosure is very important political party in an election, because a lot of the flow of the corruption that is used in the election. As a result, people do not believe in political parties, or some communities in Indonesia began to no longer sympathetic to the political party. The idea of political party financial disclosure regulations should be initiated carefully in Indonesian election codification plan. Forward Indonesia must have arrangements campaign funds or political funds transparent, accountable, and has strict sanctions and binding on the parties involved, so that people come back believing again to political parties, and assured political parties place to channel their aspirations in granting the right in elections  Abtrak: Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara lansung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pelaksanaan pemilu memiliki banyak dinamika, antara lain biaya perahu politik yang mahal, dana kampanye yang mahal untuk politik pencitraan, ongkos konsultasi dan survei pemenangan yang mahal serta politik uang. Keterbukaan keuangan partai politik sangat penting didalam pelaksanaan pemilu, karena banyak aliran hasil korupsi yang dipakai dalam pemilu. Akibatnya masyarakat tidak percaya kepada partai politik, atau sebagaian masyarakat Indonesia mulai tidak lagi simpatik pada

  18. Seni Sastra, Teater, dan Film dalam Konteks Perkotaan: Industrialisasi dan Urbanisme (Studi Kasus Serial Sinetron Film ”Intan”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soediro Satoto

    2010-06-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan memaparkan korelasi antara produksi seni sastra, seni teate, dan film serta menjelaskan keterkaitan yang erat antara urbanisasi, industrialisasi, dan urbanisme dengan perkembangan iptek dan seni, termasuk seni sastra, seni drama/teater, dan seni film/sinetron. Seirama dengan dinamika proses globalisasi di segala bidang, termasuk budaya dan seni, fenomena tersebut akan berdampak pada proses akulturasi lintas/silang budaya, perge- seran dan atau perubahan tata nilai dan identitas budaya bangsa. Akankah muncul identitas bu- daya ’baru’ (sebut yang khas ’urban’ dengan cara mengesampingkan atau membuang jauh-jauh identitas budaya ’lama’ (sebut tradisional yang dianggap sudah ketinggalan zaman? Bagaimana sepantasnya ’masyarakat sastra, teater, dan film’ menyikapi fenomena-fenomena tersebut secara kritis, realistis, dinamis, dan arif? Serial Sinetron Film “Intan” dalam makalah ini diambil seba- gai studi kasus karena rating-nya yang relatif konstan tertinggi jika dibandingkan dengan serial sinetron film lainnya di media yang sama dalam kurun waktu yang sama. Abstract: This paper is aimed to describe correlation between literary, theater, and film art production and explain the strong interrelatedness between urbanization, industrialization, and urbanism by the development of science technology and art, including literary art, drama/theater art, and film/sinetron art. Along with the dynamic of globalization process in all aspects, including culture and art (literary, theater, and film art in this case, the phenomena will have influences to cross/inter-cultural acculturation process, shift and/or change in a nation’s cultural identity and values. Will a ‘new’ (call it urban cultural identity emerge by putting aside or getting rid of the ‘old’ cultural identity (call it traditional which is regarded as old fashion? How should a ‘literary, theater, and film community’ behave critically, realistically

  19. ADAPTASI PERIKANAN PUKAT CINCIN DI LAUT JAWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGELOLAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherman Banon Atmaja

    2014-11-01

    Full Text Available Usaha perikanan akan mengalami fluktuasi terkait dengan dinamika faktor alam, sedangkan nelayan mempunyai kemampuan yang lentur dan adaptif dalam kelangsungan usahanya. Tujuan utama makalah ini adalah membahas tentang kemampuan adaptasi perikanan purse seine untuk bertahan dari usaha perikanan tangkap. Pemetaan rekaman data sistem pemantauan kapal (VMS purse seine pelagis kecil tahun 2012 dilakukan berdasarkan kriteria kecepatan kapal nol adalah waktu melakukan aktifitas penangkapan. Daerah penangkapan perikanan pukat cincin pada saat ini telah menyebar semakin luas, tidak terbatas di wilayah teritorial dan perairan nusantara, tetapi sudah sampai ke wilayah Samudera (ZEEI. Jumlah hari laut pada perikanan cantrang kurang dari sebulan memperoleh rata – rata pendapatan nelayan ABK hampir dua kali lipat dari pada ABK pukat cincin yang beroperasi lebih dari sebulan. Rotasi penggunaan alat tangkap di Laut Jawa adalah suatu kondisi yang muncul ke permukaan sebagai sinyal pergeseran populasi ikan dari karakteristik sumber daya yang multi-spesies. Fenomena hasil tangkapan yang tidak tercatat dan dilaporkan menyebabkan pendugaan stok ikan dengan akurat yang rendah akan menimbulkan ketidakpastian dalam penyusunan rekomendasi. Tersedianya sistem pemantauan kapal perlu didukung oleh kegiatan validasi hasil tangkapan yang didaratkan, untuk itu sangat perlu meningkatkan keterlibatkan enumerator dan observer di atas kapal serta penguatan sistem log-book yang sedang berjalan.   The fishing business will fluctuate as a result of high connectivity with the dynamic and nature of environmental factors, in the other side, experience fishers have flexible and adaptive capabilities in order to sustain their business. The objective of this paper is to describe the purse seine fishery adaptability to survive from long term fishing. Plotting data on recorded vessel monitoring system (VMS of small pelagic purse seine in 2012 were applied based on the criteria of the

  20. Developing Entrepreneurship Skills Management of Students at SMK 2 Palangka Raya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Nurbudiyani

    2016-06-01

    belajar mengajar di kelas juga melalui praktek langsung beresentuhan dengan dunia usaha melalui sejumlah saluran yang berbeda seperti praktek di unit produksi, kerjasama dengan telekomunikasi, apotik, sekolah tinggi ilmu manajemen dan komunikasi,  pasar murah, dan bentuk kerjasama lain seperti gra pari dan salon. Dalam prakteknya, diseminasi ketrampilan berwirausaha masih diperhadapkan dengan berbagai tantangan seperti sumber daya manusia yang memiliki semangat berkemajuan untuk mengajar sesuai dengan dinamika isu-isu business kontemporer, kurangnya profesionalisme guru, Perubahan kurikulum, kurangnya fasilitas dan infrasktuktur sekolah, keterabatasan waktu dalam mempraktekkan teori-teori kewirausahaan. How to Cite : Nurbudiyani, I. Said, M. (2015. Developing Entrepreneurship Skills Management of Students  at SMK 2 Palangka Raya. TARBIYA: Journal Of Education In Muslim Society, 2(2, 131-145. doi:10.15408/tjems .v2i2.3182. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/tjems.v2i2.3182

  1. DISTRIBUSI NITRAT, OKSIGEN TERLARUT, DAN SUHU DI PERAIRAN SOCAH-KAMAL KABUPATEN BANGKALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewy Septiyanti Yolanda

    2016-11-01

    Full Text Available Kondisi dan dinamika perairan laut sangat dipengaruhi oleh beberapa parameter, diantaranya adalah parameter fisika, kimia, biologi, dan lain sebagainya. Diantara parameter penting tersebut adalah nitrat, oksigen terlarut, dan suhu. Ketiga parameter ini penting karena berpengaruh terhadap kondisi dan kualitas perairan, khususnya di perairan Socah, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan distribusi nitrat, oksigen terlarut, dan suhu di perairan Socah-Kamal Kabupaten Bangkalan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2014 dengan 10 titik sampling. Analisa nitrat dianalisa dengan menggunakan spektrofotometri dengan panjang gelombang 410 nm dilakukan di Laboratorium Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura. Hasil analisa menunjukkan konsentrasi nitrat berkisar 0.002-0.022 mg/l, oksigen terlarut berkisar 6,01-9,04 mg/l, dan suhu permukaan berkisar 29.0-32,7˚C. Hasil analisa menunjukkan kondisi baik dan cocok untuk kehidupan biota laut sesuai standar baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KMNLH.Kata Kunci : Nitrat, Oksigen Terlarut, Suhu, Perairan Socah-KamalDISTRIBUTION OF NITRATE, DISSOLVED OXYGEN AND TEMPERATURE IN SOCAH WATERS, DISTRICT OF KAMAL, BANGKALANThe conditions and the dynamics of ocean waters is influenced by several parameters, including the parameters of physics, chemistry, biology, and others. Among the important parameters are nitrates, dissolved oxygen, and temperature. Those parameters are important because it affects the quality and condition of the waters, particularly in Socah waters, District of Kamal, Bangkalan. The purpose of this study was to determine the characteristics and distribution of nitrate, dissolved oxygen, and temperature in the Socah waters, Kamal, Bangkalan. The study was conducted in October 2014 with 10 sampling points. Nitrate was analyzed using spectrophotometry with a wavelength of 410 nm performed at the

  2. A theological model for pastoral anthropology within the dynamics of interculturality: Cura animarum and the quest for wholeness in a colo-spirituality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniël J. Louw

    2012-11-01

    Full Text Available Healing is embedded in relational and systemic networks. In order to heal life (cura vitae human relationships as determined by paradigms (patterns of thinking and conceptualisation emanating from cultural settings, should be healed. In order to apply a holistic approach to healing in pastoral therapy, a systemic, relational and qualitative interpretation of soul in cura animarum [cure and care of human souls] was proposed. The notion of a colo-spirituality [spiritual culture] was developed in order to link interculturality to the trans-cultural notion of grace (the eschatological paradigm. The latter is the prerequisite for an intimate space of unconditional love in order to heal the quality of our human identity and attitude or habitus [being functions] within the existential realities of life (i.e. anxiety, guilt or shame, despair, helplessness or vulnerability, anger. ’n Teologiese model vir ’n pastorale antropologie binne die dinamika van interkulturaliteit: Colo-spiritualiteit as integrale pastorale terapie binne cura animarum. Die konsep van heling is ingebed binne relasionele en sistemiese netwerke. Ten einde die lewe self te genees (cura vitae moet menslike verhoudinge soos wat dit bepaal word deur paradigmas (patrone van rasionele denkkonstrukte en kulturele kontekste genees word. Ten einde ’n omvattende en integrale benadering tot pastoral terapie te volg, word ’n sistemiese, relasionele en kwalitatiewe verstaan van die menslike siel in ’n pastorale model vir cura animarum voorgestel. Ten einde ’n interkulturele benadering in pastorale terapie te volg en heling te verbind met die trans-kulturele konsep van genade (die eskatologiese paradigma word die konsep van ’n colo-spiritualiteit ontwikkel. Die verstaan van genade as ’n transkulturele konsep is nodig met die oog op die vestiging van ’n ruimte van onvoorwaardelike liefde wat die kwaliteit van menswees en houdinge (habitus binne verskillende eksistensi

  3. MIGRASI DAN INVOLUSI DI KOTA SEMARANG (Migration and Involution in Semarang City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saratri Wilonoyudho

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Migrasi masuk ke Kota Semarang telah membawa akibat samping berupa terjadinya  involusi perkotaan yakni ketidakseimbangan antara migrasi masuk para pekerja tidak terampil dan pertumbuhan ekonomi kotanya. Penelitian ini bertujuan untuk  menjelaskan dan mempelajari dinamika migrasi masuk dan involusi perkotaan di Kota Semarang,  menjelaskan dan mengidentifikasi determinan dan kaitan migrasi masuk dan involusi perkotaan, dan menjelaskan dan mengidentifikasi kaitan migrasi dan dampaknya. Metode penelitian ini adalah menggunakan data dari BPS (Biro Pusat Statistik, wawancara,  Focus Group Discussion dan observasi lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa di kota Semarang mengalami peningkatan yang pesat jumlah sektor informal dan pekerja tidak terampil lainnya. Di wilayah sekitar Kota Semarang telah terjadi kecenderungan urbanisasi dengan pola menyebar yang ditandai pertumbuhan penduduk perkotaan yang tinggi. Determinan utama migrasi masuk ke Kota Semarang adalah gabungan simultan antara tekanan perdesaan dan daya tarik kota yang dipandang selalu dapat menyediakan lapangan kerja. Dampak migrasi di Kota Semarang adalah involusi perkotaan dan degradasi lingkungan. Saran yang disampaikan adalah daerah di sekitar Kota Semarang perlu mengusahakan keterkaitan antara lokalitas dengan sistem produksi dan ekonomi global di wilayah tersebut untuk menyejahterakan penduduk dan mencegah arus migrasi ke Semarang dan kota-kota besar.   ABSTRACT The migration to Semarang City has resulted in the bad impact of city involution, that is, the imbalance between the migration of underemployment/unskilled labor and the city economic growth. The objectives of this research are to explain and to examine the dynamics of migration and city involution process in Semarang City, to identify and explain determinants of migration and city involution in Semarang City, and  to identify and explain migration and its impact. The data of the research were collected from the

  4. PENGARUH TIME LAG SML SEBAGAI PREDIKTOR DALAM MODEL SISTEM PREDIKSI ENSEMBLE PEMBOBOT PRAKIRAAN HUJAN BULANAN DI KABUPATEN INDRAMAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunus Subagyo Swarinoto

    2014-08-01

    Full Text Available Data Suhu Muka Laut (SML dari Japan Meteorological Agency (JMA dengan resolusi 1° diregresikan dengan prediksi  hujan bulanan di wilayah Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat. Proses ini dimaksudkan untuk memperbaiki luaran model Sistem Prediksi Ensemble dengan nilai pembobot (SPEP dalam melakukan prediksi unsur iklim  hujan bulanan di wilayah Kabupaten Indramayu dengan memasukkan dinamika fluktuasi SML di sekitar daerah penelitian. Teknik yang digunakan dalam mengkaitkan data SML-JMA dengan nilai prediksi  hujan bulanan dimaksud adalah teknik Partial Least Square Regression (PLSR. Model yang diaplikasikan selanjutnya disebut sebagai SPEP-PLSR. Data SML-JMA diolah dengan memperhatikan time lag 1 dan 2 bulan sebelumnya karena efek SML terhadap atmosfer tidak berlangsung secara cepat. Luaran model SPEP-PLSR menunjukkan  hasil yang lebih baik secara signifikan terhadap luaran model SPEP untuk time lag 2 bulan. Kondisi ini ditunjukkan oleh nilai yang lebih baik untuk koefisien korelasi Pearson (r minimum, nilai r rerata, nilai Root Mean Square Erros (RMSE maksimum, dan nilai RMSE rerata daripada luaran yang dihasilkan oleh SPEP.   The Sea Surface Temperature of Japan Meteorological Agency (SML-JMA with 1° resolution had been regressed with monthly rainfall  prediction in Indramayu District of West Java Province. This method was used to improve the quality of the Ensemble Prediction System using Weighting Factor (SPEP model output to provide the monthly rainfall  prediction by inserting the fluctuation of Sea Surface Temperature dynamics. Processing technique done between SML-JMA and monthly rainfall  prediction was Partial Least Square Regression method. This model was then called as SPEP-PLSR. Those SML-JMA data were computed based on preceded time lag of 1 and 2 months because the efect of SML did not occur directly into the atmosphere. Results of SPEP-PLSR model outputs showed significantly better in quality compared to the SPEP model

  5. PARAMETER ESTIMATION IN BREAD BAKING MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadiyanto Hadiyanto

    2012-05-01

    paramater untuk kualitas produk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa model cukup untuk menggambarkan phenomena pada proses baking roti. Lebih lanjut, pada penelitian ini juga ditunjukkan bahwa mikrowave sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk bagian dalam. Model dengan parameter yang telah diperoleh dapat digunakan untuk menggambarkan operasi proses secara dinamik.  Meskipun kalibrasi ini menggunakan temperatur tetap, akan tetapi mampu memperkirakan dinamika operasi konveksi dan komibasi konveksi dengan mikrowave. Model dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggunakan variasi temperature dan level dari mikrowave.

  6. PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN FISIKA UMUM I

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Nurdin

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang bagaimana  nilai pemberian tugas  dan hasil belajar serta aktivitas  mahasiswa selama perkuliahan  Fisika Umum I melalu pemanfaatan sumber belajar berbasis CTL. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas, sampel penelitian adalah mahasiswa pendidikan fisika kelas C angkatan 2010/2011 sebanyak 36 orang yang mengikuti matakuliah Fisika Umum I. Instrumen yang digunakan selama penelitian adalah; (1 tes hasil belajar, (2 lembar aktivitas.(3 tugas- tugas yang diambil dari buku-buku pada  perpustakan dan tugas yang ada  pada bahan ajar, (4 membuat riset mini di laboratorium. Dalam penelitian ini digunakan dua siklus yakni siklus I meliputi materi vektor dan kinematika partikel, sedangkan pada siklus kedua meliputi materi dinamika partikel.Hasil penelitian diperoleh aktivititas belajar mahasiswa Fisika Umum I, termasuk katagori  baik (81,59, sedangkan hasil belajar yang dicapai pada siklus I cenderung berada pada tingkat katagori cukup baik (71,94, dan hasil belajar pada siklus II cenderung berada pada tingkat katagori baik (82,13. Melalui inovasi pembelajaran dengan model pembelajaran melalui  pengoptimalan pemanfatan penggunaan sumber belajar berbasis CTL cukup baik untuk mengefektifkan dan memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar perkuliahan Fisika Umum I. This study describes the marks of assignment, student learning outcomes and activities for General Physics I course through the use of CTL-based learning resources. This classroom action research used sample of 36 students of physics education-class C, academic year 2010/2011taking  the course of General Physics I. The instruments used for the study were: (1 achievement test, (2 the activity sheet, (3 assignments that were taken from books in the library and there was the assignment of teaching materials, and (4a mini research in the laboratory. This study used two cycles: the first

  7. On facing the God-question in a pastoral theology of compassion: From imperialistic omni-categories to theopaschitic pathos-categories

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel J. Louw

    2015-12-01

    Full Text Available Many scholars in the 20th century warned against static, ontological and metaphysicalschemata of interpretation, stemming from Hellenistic thinking with its impact on God images in Christian reflection. Against the background of new spiritual and philosophica lphenomena like apatheism and anatheism, the question regarding the appropriateness o fexisting categories for God within the framework of pastoral theology surfaces. A paradigm shift from omni-categories to pathos-categories is proposed in order to deal with issues like human suffering, dignity and justice. In this regard, theopaschitic theology can play adecisive role in the reframing of existing static God-images stemming predominantly from the Roman-Greco world. The notion of a ‘sustainable God’ is introduced in order to reframe God’s compassionate presence (ta splanchna in terms of a continuum of infinitive interventions (infiniscience and the pneumatology of to-be-with. Die dinamika van die God-vraagstuk in ’n pastorale teologie van medelye en omgee: Vanafimperialistiese omni-kategorieë na teopasgitiese patos-kategorieë. Navorsers het telkemale in die twintigste eeu teen die impak van statiese, ontologiese en metafisiese skemas van interpretasie gewaarsku. Teïstiese denke is grootliks deur Hellenistiese denkkategorieë bepaal. Teen die agtergrond van nuwe filosofiese verskynsels soos apateïsme en anateïsme en die invloed daarvan op die verskillende vorms van spiritualiteitsdenke, duik die vraag op na die toepaslikheid en relevansie van bestaande, geykte denkkategorië vir die Christelike verstaan van God. Die vraagstuk van lyding, menswaardigheid en geregtigheid stel nuwe eise aan ’n pastorale teologie wat met kontekstuele lewensvraagstukke erns maak. In die lig hiervan word ’n paradigmaskuif in teologisering, vanaf omni-kategorieë na patos-kategorieë voorgestel. Dit word beredeneer dat ’n teopasgitiese teologie ’n belangrike bydrae kan lewer om statiese

  8. REVITALISASI DIMENSI BUDAYA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI MADURA MELALUI PERAN KIAI DAN PESANTREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Fajar Shodiq Ramadlan

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak: Sebagai sebuah entitas yang terus berkembang dengan sistem sosial budaya yang khas, unik dan partikular, diskursus pembangunan ekonomi dan masyarakat di Madura mendapat perhatian khusus, terutama sejak bergulirnya wacana industrialisasi dan berdirinya jembatan Surabaya-Madura (Suramadu. Dalam dinamika gagasan pem-bangunan ekonomi dan masyarakat, pembangunan berkelanjutan merupakan konsep yang memiliki orientasi ke masa depan. Gagasan paling kontemporer mengenai pembangunan berkelanjutan menem-patkan dimensi budaya sebagai pilar sentral dalam pembangunan ekonomi dan masyarakat. Dalam konteks budaya, Islam, dan pembangunan ekonomi di Madura, menempatkan dimensi kebudayaan dalam paradigma pembangunan berkelanjutan tentu menjadi penting di tengah tantangan industrialisasi. Apalagi, di samping upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi, aspek budaya, nilai-nilai keislaman, dan struktur sosial yang telah terbangun, juga diharapkan tetap terjaga. Cara yang bisa ditempuh untuk mencapainya adalah melalui keterlibatan peran kiai dan pesantren di Madura, yang dapat berfungsi sebagai agen dan lembaga yang mempunyai akar di masyarakat Madura.   Abstract: As an evolving entity with a distinctive, unique and particular socio-cultural system, economic and public development discourse on Madura get special attention, especially since the passing of the discourse of industrialization and the establishment of Surabaya-Madura bridge (Suramadu. In the dynamics of economic and community development ideas, sustainable development is a concept that has a future orientation. The most contemporary ideas about the cultural dimensions of sustainable development put culture as a central pillar in the economic and community develop-ment. In the context of culture, Islam and economic development in Madura, placing dimensions of culture in sustainable development paradigm is certainly important in the challenge of industria-lization. Moreover, in addition to efforts to

  9. Mlipir: The Genesis within Relations of Production between Industrial Sector and Rural Society

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahardhika Arista Utama

    2013-01-01

    Full Text Available This paper examines how the interactions between industrial development actors in ruralsetting reflect the internal dynamics of Third World countries that maintain dependenceon developed countries. The diverse discussion on the impact of industrializationwhich mostly emphasized on particular issues is difficult to depict the comprehensivesituation on the impacted society. Further analysis which recognized the existence ofthe mutual relations among state, market, and society is necessary to best describe theinvisible but essential impact of industrialization. Thus, this paper argues that inequalityis the essential impact of industrialization which has been emerged in various formof social system as the consequences of the relation of production between local elitesand market economy actors in all level of development. Through analyzing the case ofparticular system of production called mlipir system which emerged and perpetuatedwithin relations of production in the plywood industrial development area, the studyfound that the interactions of national actors and local actors who have aligned interestswith the global imperialism have perpetuated particular group of people who remain in poverty despite actively conduct production activities.Tulisan ini menjelaskan bagaimana interaksi antara aktor-aktor pembangunan industri dalam latar pedesaan merefleksikan dinamika internal masyarakat di negara dunia ketiga yang mempertahankan ketergantungannya kepada negara-negara maju. Beragam diskusi mengenai dampak industrialisasi yang pada umumnya menonjolkan pembahasan pada isu-isu yang sangat khusus sulit dipakai sebagai pijakan untuk menggambarkan situasi yang dialami oleh masyarakat terdampak secara komprehensif. Analisis lebih lanjut yang melibatkan diskusi mengenai keberadaan relasi yang saling menguntungkan antara negara, pasar, dan masyarakat diperlukan untuk menjelaskan dampak penting dari industrialisasi. Oleh sebab itu tulisan ini menegaskan bahwa

  10. IDENTITAS ORGANISASI: EKSPLORASI TERHADAP DIMENSI DAN MAKNANYA BAGI PERUBAHAN ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Himam

    2014-07-01

    Full Text Available AbstractThis phenomenological study was aimed to understand and to explore how organization identity emerged when it faces with change and development. Based on this understanding, the dynamics and meaning of the new emerging identity was examined, especially in term of how the organization identity functions in dealing with changing environments. Five organizations that experienced and dealt with changing situations were involved within this study. The organizations involved in this study were ranged from educational institutions that developed new core businesses, mining factories that did rightsizing of their organization structures, and hotel businesses that developed their services quality, from two-star to four-star hotel. In-depth interviews were applied to organizations’ decision makers who experienced the processs of developing strategies to deal with change of each organization. The results showed that new identity, the mechanism within the self of the organization, that led to new respect and dignity emerged. New themes were reconstructed and they led to new-emerging organization identity: (1 be more discipline with tighter rules and regulations; (2 be integrated and interconnected to all possible resources; (3 be more flexible, learning hard; and (4 self dignity and respect by developing quality assurance.Keywords: phenomenological study, organization identity, organization change and development, in-depth interviewAbstrakPenelitian dengan menggunakan perspektif fenomenologis ini ditujukan untuk memahami bagaimana dimensi dan makna identitas organisasi yang sedang mengalami perubahan. Melalui pem berkecimpung di bidang perhotelan yang tengah mengembangkan kualitas layanannya; dari bintang dua menuju ke kualitas layanan hotel bintang empat. In-depth interview digunakan pada para pengambil keputusan dalam organisasi yang mengalami langsung proses pengembangan strateahaman ini digali secara lebih mendalam bagaimana dinamika organisasi

  11. Investigation of primary-to-secondary leakage accident on the PSB-VVER integral test facility

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lipatov, I.A.; Dremin, G.I.; Galtchanskaya, S.A.; Chmal, I.I.; Moloshnikov, A.S.; Gorbunov, Y.S.; Antonova, A.I.; Elkin, I.V.

    2001-01-01

    The full text follows. The paper presents the main results from the test on primary-to-secondary leakage of 100 mm in equivalent diameter. The test was performed on the PSB-VVER integral test facility. PSB-VVER is a 4-loops scaled down model of primary system of NPP with VVER-1000 Russian type reactor. Volume - power scale is about 1/300 while elevation scale is 1/1. All components of the primary system of the reference NPP are modeled on PSB-VVER. Both passive (accumulators) and active (high and low pressure) ECCSs, pressurizer spray and relief circuits, feed water system and atmospheric dumping system (ADS) as well as the primary circuit gas remove emergency system are also simulated. The primary-to-secondary leakage was simulated using an external break line which connects the upper part of the hot header to SG water volume. The break line included a break nozzle (a cylindrical channel d = 5.8 mm, l/d = 10 with sharp inlet edge), quick-acting valve and two-phase mass flow rate measurement system. In addition loss of off-site power at the moment when a scram-signal is generated was assumed in the experiment. Thus the accident is to be considered as a beyond-design-basic one. The loss of off-site power results in the following: -main circulation pump shutdown; -pressurizer heaters switching off; -HPIS water cooling flow rate and number of points of water injection are reduced The study focuses on the adequacy of the associated accident management (AM) procedure developed by EDO ''GIDROPRESS'' as a General Designer of VVER-type reactors. The AM-procedure was adopted to the PSB-VVER test facility conditions using CATHARE (France) and DINAMIKA (Russia) codes analysis. The AM-procedure in PSB-VVER is as follows: after about 30 min of the onset of the accident, when the accident type and the localization of the SG affected become evident for the operator, he closes all the main steam isolation valves, inhibits the ADS actuation in the affected SG and begins to remove

  12. Investigation of primary-to-secondary leakage accident on the PSB-VVER integral test facility

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lipatov, I.A.; Dremin, G.I.; Galtchanskaya, S.A.; Chmal, I.I.; Moloshnikov, A.S.; Gorbunov, Y.S.; Antonova, A.I. [Electrogorsk Research and Engineering Center, EREC, Moscow (Russian Federation); Elkin, I.V. [RRC ' ' Kurchatov Institute, Moscow (Russian Federation)

    2001-07-01

    The full text follows. The paper presents the main results from the test on primary-to-secondary leakage of 100 mm in equivalent diameter. The test was performed on the PSB-VVER integral test facility. PSB-VVER is a 4-loops scaled down model of primary system of NPP with VVER-1000 Russian type reactor. Volume - power scale is about 1/300 while elevation scale is 1/1. All components of the primary system of the reference NPP are modeled on PSB-VVER. Both passive (accumulators) and active (high and low pressure) ECCSs, pressurizer spray and relief circuits, feed water system and atmospheric dumping system (ADS) as well as the primary circuit gas remove emergency system are also simulated. The primary-to-secondary leakage was simulated using an external break line which connects the upper part of the hot header to SG water volume. The break line included a break nozzle (a cylindrical channel d = 5.8 mm, l/d = 10 with sharp inlet edge), quick-acting valve and two-phase mass flow rate measurement system. In addition loss of off-site power at the moment when a scram-signal is generated was assumed in the experiment. Thus the accident is to be considered as a beyond-design-basic one. The loss of off-site power results in the following: -main circulation pump shutdown; -pressurizer heaters switching off; -HPIS water cooling flow rate and number of points of water injection are reduced The study focuses on the adequacy of the associated accident management (AM) procedure developed by EDO ''GIDROPRESS'' as a General Designer of VVER-type reactors. The AM-procedure was adopted to the PSB-VVER test facility conditions using CATHARE (France) and DINAMIKA (Russia) codes analysis. The AM-procedure in PSB-VVER is as follows: after about 30 min of the onset of the accident, when the accident type and the localization of the SG affected become evident for the operator, he closes all the main steam isolation valves, inhibits the ADS actuation in the affected SG

  13. Pemanfaatan TKKS Sebagai Pengisi Komposit Epoxy Untuk Struktur Bergerak Mesin CNC Perkayuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farkhan

    2017-04-01

    , namun mesin CNC perkayuan umumnya dibangun dengan struktur logam yang berat, baik untuk struktur penopang maupun struktur bergeraknya. Kenyataannya, bahan baku kayunya sendiri jauh lebih ringan ketimbang struktur yang menggerakkannya. Dinamika gerakan pada struktur bergerak yang berat ini menyebabkan pemborosan daya dan getaran berlebih yang mempengaruhi ketelitian, keawetan pahat potong, dan produktivitas. Penelitian ini mengembangkan bahan komposit ringan baru dengan memanfaatkan sumber terbarukan dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS sebagai bahan pengisinya dengan matriks polimer epoxy untuk dibangun sebagai struktur bergerak mesin CNC perkayuan metode permesinan cepat 3 dimensi, untuk meningkatkan unjuk kerja dinamiknya. Analisa perbandingan menunjukkan bahan ini memiliki unjuk kerja dinamik lebih baik pada proses permesinan cepat ketimbang menggunakan besi tuang sebagai bahan tradisionalnya.

  14. PERAN KECERDASAN SPIRITUAL DALAM PENCAPAIAN KEBERMAKNAAN HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatma Laili Khoirun Nida

    2014-08-01

    Full Text Available Kehendak untuk maksud kehidupan adalah motivasi fundamental hadir dalam setiap individu. Pemenuhan kebutuhan ini berpunca dari tiga nilai-nilai  which termasuk: nilai- nilai  kreatif,  nilai- nilai experiental, dan nilai-nilai sikap. Sumber makna nilai-nilai hidup akan actualized dengan bantuan peran kualitas spiritual yang berpotensi hadir dalam setiap individu sebagai quetion shape spiritual. Dengan mengadopsi  logoanalisis dasar teoretis dikembangkan oleh Victor E.  Frankl  dalam metode terapis meaningfulness  kehidupan, di  mana  Frankl  percaya bahwa semua aspek-aspek  arti hidup menyimpan.  Arti hidup untuk dapat dicapai akan diwujudkan dengan bantuan quetion rohani yang melekat pada setiap individu. Justru itu, quetion rohani berkontribusi terhadap pencapaian meaningfulness  kehidupan, dalam peran yang dia dapat menjadi media, control dan petunjuk bagi individu dalam dinamika kehidupan, sehingga masing- masing dalam keadaan apa pun dengan tetap menjaga kualitas keberadaan manusia sebagai intelektual, emosi dan rohani agar ia dapat mencapai maksud kehidupan.   Kata Kunci: Peran, Kecerdasan Spiritual, Kebermaknaan  Hidup THE ROLE OF THE SPIRITUAL INTELLIGENCE IN THE ACHIEVEMENT OF MEANINGFULLNESS. The will to meaning of life is the fundamental  motivation  present in every individual. The fulfillment of these need system from the three valueswhich include: the creative values, experiental values, and attitudinal  values. The source of the meaning of life values that will be actualized with the help of the role of spiritual qualities that are potentially present in every individual as a shaper of spiritual quetion. By adopting the theoretical basic logo analysis developed by Victor E. Franklin therapeutic methods meaning fulness of life, where Frankl  believes that all aspects of the meaning of life saving. Meaning of life to be achieved will be realized with the help of spiritual quetion inherent in each individual. Thus

  15. PERJANJIAN CARTER KAPAL NIAGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERJANJIAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Djaja

    2017-03-01

    Full Text Available Law no 17 year 2008 about voyage applies a sabotage principle. This principle is significantly proven that itincreases the use of ship with Indonesian flag on it in all activities in voyage sector in Indonesian law territory,so it reduces �the dependence� to the ships with foreign flags. This principle does not influence so much to thedynamics of the commerce transportation company need to rent the ships either foreign ships or Indonesianones through the mechanism of the chartering of vessels or charter party, except if the policy of �sea toll� isreally implemented. Generally there are three kinds of charter party namely voyage charter, time charter andbareboat charter. The contract content of this vessel charter fully obeys the freedom of parties. However,practically in commerce voyage, there are various kinds of charter contracts forming standard charter party(approved documents that arrange like essential clauses or additional clause that must be understood well bythe parties. This understanding is important because it has an impact for not only the parties tied to charterparty but also their responsibility on the loss of transportation users.�Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menerapkan asas cabotage.Asas ini secara signifikanterbukti meningkatkan penggunaan kapal berbendera Indonesia dalam seluruh aktivitas kegiatan usaha sektorpelayaran di wilayah hukum Indonesia, sehingga mengurangi �ketergantungan� terhadap kapal berbenderaasing.Asas tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap dinamika kebutuhan perusahaan angkutan niagauntuk menyewa kapal, baik asing maupun sesama kapal niaga Indonesia melalui mekanisme the chartering ofvessels atau charter party, kecuali apabila kebijakan �Tol Laut� pemerintah sekarang ini betul-betuldiimplementasikan.Secara umum terdapat tiga jenis charter party yaitu voyage charter, time charter danbareboat charter. Isi perjanjian carter kapal ini sepenuhnya tunduk pada kebebasan

  16. Effect of Sucrose as Carbon Source and Probiotic Administrations on Bacterial Population Dinamic and Water Quality in White Shrimp, Litopenaeus vannamei Culture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Sukenda

    2007-07-01

    Full Text Available Disinfection and nutrient enrichment prior stocking of  post larvae in the pond will be affected on the growth and composition of microbe.  Attention should be taken to some factors related to deterministic and stochastic factors of aquaculture environment  in order to develop microbe community.  This study was performed to determine effect of sucrose and probiotic supplementation to shrimp culture pond on water quality profile and population dynamic on shrimp culture media.  The treatments were supplementation of sucrose as carbon source, probiotic, and sucrose + probiotic into 25 L culture medium containing white shrimp, Litopenaeus vannamei.  Shrimp were fed commercial diet containing 30% protein by 5% body weight every day.  The result of study showed that bacterial population was increased by increasing time of shrimp rearing.  Increased of bacterial population was contrary to DO value.   Bacteria grew was heterotrop and vibrio that its intensity varied during experiment.  Supplementation of sucrose supported proliferation of bacteria including heterotrop, probiotik and vibrio groups.  Specifically, interaction between probiotic bacteria and vibrio was also found.  The presence of probiotic bacteria showed a negative impact on vibrio population.  Further, development of bacteria in general was also implicated to fluctuation of ammonia concentration in pond. Keywords: carbon, sucrose, probiotic, white shrimp, Litopenaeus vannamei   ABSTRAK Kegiatan disinfeksi dan pengkayaan nutrien sebelum penebaran PL akan mempengaruhi pola pertumbuhan dan komposisi mikroba di tambak. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan komunitas mikroba adalah faktor-faktor deterministic dan sthocastic masing-masing lingkungan budidaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan berkarbon (sukrosa dan probiotik di tambak terhadap profil kualitas air serta dinamika populasi pada perairan budidaya. Pada penelitian ini

  17. FASILITAS PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INSENERASI DI MAMMINASATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaldi Suradin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Persampahan di Indonesia merupakan permasalahan umum sebagai bagian dinamika kehidupan manusia. Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018, total volume dan produksi sampah yang dihasilkan Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar di perkirakan tingkat timbulan sampah sebanyak 9.076,949 m3/orang/hari. Tujuan Laporan perancangan ini adalah untuk memberikan sebuah Fasilitas pengolahan sampah untuk mewadahi aktivitas utama yaitu proses pengolahan sampah dan aktivitas penunjang seperti: tempat pendidikan dan penelitian mengenai sampah, serta aktivitas pengelolaan administrasi fasilitas pengolahan sampah. Hasilnya Laporan ini akan di Tata lansekap terinspirasi dari analisis pengamatan pola garis citra satelit kawasan perencanaan yang kemudian dijadikan sebagai pola site bangunan. Pertimbangan orientasi bangunan maka dilakukan analisa angin dan jalur matahari melalui software autodesk project Vasari. Tapak didesain dengan sistem sirkulasi terpisah antara kepentingan fasilitas pengolahan sampah dengan aktivitas kunjungan oleh masyarakat untuk meminimalkan croos sehingga memberikan kenyamanan kepada pengguna bangunan. Massa bangunan didesain dengan system rangkaian yang tidak terpisahkan, dimulai dari bangunan utama diletakkan di arah utara, kemudian dihubungkan oleh sebuah area visitor center yang memanjang menyusuri area pengolah sampah hingga ke area residu di selatan kawasan. Kata kunci: pengolahan, sampah, insenerasi, energi. Abstract- Waste in Indonesia is a common problem as part of the dynamics of human life. Based on data from the Medium Term Development Plan (RPJMD South Sulawesi province Years 2013-2018, the total volume of waste generated and the production of Makassar, Maros, Gowa, and Takalar estimated rate of waste generation as much as 9076.949 m3 / person / day. Reports purpose of this design is to provide a waste processing facility

  18. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    kebijakan sangat lemah. Temuan lain menunjukkan bahwa efek pelipatgandaan (multiplier effect tenaga kerja dari sektor basis di Desa Trimurti dan Sumurarum mampu mencapai 2 kali lipat, sedangkan di Banyuraden hanya 1 kali lipat. Aktivitas ekonomi basis yang dominan di Desa Trimurti adalah pengolahan bahan baku kedelai terutama tahu (LQ 1,76 dan di Sumurarum pengolahan bahan baki ketela menjadi slondok (LQ 1,69. Pengolahan bahan baku kedelai menjadi tahu di Desa Banyuraden, bukan merupakan sektor ekonomi basis karena nilai LQ 0,95 termasuk rendah. Faktor utama penyumbang dinamika IHP perdesaan di ketiga desa kasus DAS Progo adalah pendidikan, pengalaman usaha, dan permodalan usaha.

  19. Identitas Moral: Rekonstruksi Identitas Keindonesiaan pada Era Globalisasi Budaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leonardus Pandu Hapsoro

    2016-06-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas mengenai proses rekonstruksi identitas keindonesiaan para aktor dalam komunitas Kultura Indonesia Star Society (KISS pada era globalisasi budaya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan kerangka pemikiran Zygmunt Bauman antara modernitas cair dan agensi moral, tulisan ini menunjukkan bagaimana proses rekonstruksi identitas moral berawal dari keresahan aktor terhadap kondisi budaya tradisional pada era globalisasi. Penulis berpendapat bahwa ekspresi dari identitas aktor melalui gerakan sosial ini akan berperan menciptakan keberagaman budaya pada era globalisasi dan modernitas cair. Penulis ingin bergerak menjauh dari pandangan agentless dalam proses globalisasi dengan melihat dinamika agensi. Melalui agen dan bentuk agensi moral, penulis berpendapat bahwa di dalam proses dan dampak globalisasi, manusia tidak tertahan pada kondisi "adalah" atau tekanan struktural, melainkan terdapat optimisme untuk melihat suatu harapan atas kondisi yang "seharusnya" atau lebih baik melalui kesadaran identitas dan moral.This study discusses about the process of identity construction of actor  in the KISS community in an era of cultural globalization. This study will explain how the construction process of moral identity actor is formed in the era of cultural globalization. Moral identity construction of the actor in the era of globalization will be the anchor for agents to act and preserve the traditional culture with motivation, passion, and hope. This study used a qualitative approach by using the framework of Zygmunt Bauman concept of liquid modernity and moral agency. Through the framework of moral agency, this study shows how the construction of moral identity process begins with the actor disquite over the state of traditional culture in globalization era. Moral identity of the actor is capable of forming social practices agent in a daily life. First, by forming a community KISS. Second, as the cornerstone of actors to act

  20. Reactor Physics Development for Advanced Gas-Cooled Reactors; Recherches en Physique des Reacteurs, pour des Reacteurs Perfectionnes Refroidis par un Gaz; Razrabotka metodov v oblasti reaktornoj fiziki dlya usovershenstvovannogo reaktora s gazovym okhlazhdeniem; Progresos de la Fisica de los Reactores de Tipo Avanzado Refrigerados por Gas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Moore, J. [United Kingdom Atomic Energy Authority (United Kingdom)

    1964-04-15

    reshetki dlja reaktora AGR i proverki teoreticheskih metodov, razrabotannyh dlja geterogennyh aktivnyh zon reaktorov, ispol'zovalis' kriticheskaja ustanovka APEX i reaktor nulevoj moshhnosti HERO s obychnymi raspolozhenijami reshetok , i kombinacijami izmenjajushhih rabotu reaktora jelementov, naprimer regulirujushhih sterzhnej. Teoreticheskie metody, razrabotannye i primenjavshiesja do nastojashhego vremeni, izvestny kak ''getrekontrol'' i FTD2. Jeksperimenty imeli cel'ju podrobno proverit' osobennosti jetih metodov, i dlja opredelenija soglasovannogo mezhdu soboj rjada konstant reshetki, sootvetstvujushhih rezul'tatam jeksperimentov, byli proanalizirovany rezul'taty izmerenij, vypolnennyh na rjade ''reaktornyh'' aktivnyh zon razlichnogo razmera v ustanovkah APEX i HERO. Jeti chisto jempiricheskie konstanty byli zatem ispol'zovany v metodah getrekontrol' i FTD2 dlja uspeshnogo planirovanija vvoda v jekspluataciju i vybora vida nagruzki dlja Uindskejlskogo AGR. Daetsja ssylka na jeksperimental'nye metody, kotorye byli provereny ilj special'no razrabotany dlja reshenija vstretivshihsja problem. Osobyj interes predstavljajut metody, ispol'zovavshiesja dlja izmerenija jeffektov reaktivnosti v reaktorah APEX, HERO i AGR i dlja opredelenija dannyh tonkoj struktury i raspredelenija jenergij v slozhnyh toplivnyh sborkah. Osushhestvljaemye v nastojashhee vremja teoreticheskie raboty skoncentrirovany, glavnym obrazom, na razrabotke al'ternativnogo metoda v otnoshenii ''getrekontrolja'' i FTD2 dlja rascheta aktivnyh zon reaktora posle znachitel'nogo vygoranija topliva. Na jetom zhe budut skoncentrirovany raboty i v budushhem. Zadachej programmy jeksperimentov na ustanovke HERO javljaetsja ispytanie jetih metodov na slozhnyh aktivnyh zonah, vkljuchaja aktivnye zony s toplivom, proizvodjashhim plutonij. Dopolnitel'nye dannye o vlijanii plutonija bydut polucheny blagodarja jekspluatacii reaktora AGR i fizicheskim izmerenijam obluchennogo topliva. (author)

  1. Temporal species turnover and plant community changes across different habitats in the Lake Engure Nature Park, Latvia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rūsiņa Solvita

    2014-04-01

    Full Text Available Veģetācijas dinamikas izpētē reti ir gadījumi, kad monitoringu vienlaicīgi veic vairākās atšķirīgās ekosistēmās. Tomēr šāda veida pētījumi ļauj padziļināti izprast veģetācijas struktūras un pazīmju izmaiņu mehānismus. Šajā pētījumā aplūkotas lakstaugu stāva izmaiņas, sugu aprite un sugu skaita-laika attiecība dažādu biotopu griezumā 12 gadu periodā ILTER monitoringa stacijā Engures ezera dabas parkā. Sugu aprite laikā definēta kā atšķirība sugu sastāvā starp diviem laika periodiem. Sugu skaita-laika attiecība tika novērtēta, izmantojot slīdošo logu pieeju. Detrendētā korespondentanalīze izmantota, lai noskaidrotu ikgadējās izmaiņas sugu sastāvā. Sugu skaits un kumulatīvais skaits, kā arī daudzveidība izteiktāk mainījās sugām bagātākajos nemeža biotopos, bet mazāk - meža biotopos. Sugu aprite stipri atšķīrās starp biotopiem, un tā nebija saistīta ar biotopu stabilitāti, kā tas konstatēts citos līdzīgos pētījumos. Sugu skaita-laika attiecība sešos biotopos bija stipri zemāka, nekā minēts līdz šim publicētos pētījumos. Tas varētu būt skaidrojams ar kopējo platuma grādu sugu daudzveidības gradientu, jo līdzšinējie pētījumi veikti galvenokārt zemajos platuma grādos, bet šajā pētījumā apskatītie biotopi reprezentē boreālo zonu. Augstajos platuma grādos gan sugu daudzveidība, gan aprite ir zemāka nekā zemajos platuma grādos. Veģetācijas dinamika nabadzīgā zālājā skābā augsnē, starpkāpu ieplakā, zāļu purvā un kāpu mežā interpretējama kā fluktuācijas. Sausā un mitrā mežā un piejūras zālājā bija novērojamas veģetācijas virzītas izmaiņas jeb sukcesija (attiecīgi - kserofitizācija, sugu sastāva nomaiņa un aizaugšana. Pludmales veģetācijas izmaiņās konstatētas gan dabiskas sukcesijas pazīmes (veģetācijas saslēgšanās, gan antropogēni izraisītu fluktuāciju pazīmes.

  2. The determination of the thermodynamic activity of antimony in alpha-iron; Determination de l'activite thermodynamique de l'antimoine dans le fer alpha; Opredelenie termodinamicheskoj aktivnosti sur'my v al'fa-zheleze; Determinacion de la actividad termodinamica del antimonio en el hierro alfa

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Tomilin, I A

    1962-01-15

    solubilidad del antimonio en el hierro alfa. Como habian obtenido las aleaciones de antimonio y hierro saturandolas por difusion y no por enfriamiento a partir del estado liquido, no observaron fusion alguna. Esta circunstancia les permitio determinar con exactitud la constante de la red cristalina de las aleaciones y la medida en que esa constante depende de la concentracion de antimonio. El limite de solubilidad determinado por datos roentgenograficos concuerda con el hallado utilizando el {sup 124}Sb. (author) [Russian] V rabote predlozhen metod opredeleniya termodinamicheskoj aktivnosti sur'my, rastvorennoj v al'fa-zheleze, osnovannyj na izuchenii ee raspredeleniya mezhdu dvumya fazami - zhidkim svintsom i tverdym zhelezom. EHtim metodom bylo najdeno, chto tverdye rastvory sur'my v al'fa-zheleze otlichayutsya polozhitel'nymi otkloneniyami ot ideal'nosti. V dovol'no shirokoj oblasti kontsentratsij sur'my ee rastvory v zheleze podchinyayutsya zakonu Genri. Byli provedeny spetsial'nye opyty po izucheniyu raspredeleniya sur'my mezhdu svintsom i zhidkim zhelezom, kotorye pokazali, chto i v zhidkom sostoyanii sistema zhelezo-sur'ma, pri nebol'shikh kontsentratsiyakh poslednej, kharakterizuetsya polozhitel'nymi otkloneniyami ot ideal'nosti. Po temperaturnoj zavisimosti aktivnosti sur'my v al'fa-zheleze vychisleny teplota ee rastvoreniya i izbytochnaya partsial'naya molyarnaya ehntropiya. Poluchennye rezul'taty ispol'zovany dlya utochneniya polozheniya linii, ukazyvayushchej predel rastvorimosti sur'my v al'fa-zheleze. Blagodarya tomu, chto splavy sur'my s zhelezom byli polucheny putem diffuzionnogo nasyshcheniya, a ne okhlazhdeniya iz zhidkogo sostoyaniya, v nikh otsutstvovala likvatsiya. EHto obstoyatel'stvo pozvolilo nadezhno opredelit' postoyannuyu reshetki splavov i zavisimost' ee ot kontsentratsii sur'my. Opredelenie predela rastvorimosti po rentgenograficheskim dannym soglasuetsya s poluchennym pri ispol'zovanii Sb{sup 124}. (author)

  3. Research Applications of Beta-Particle Techniques: Back-Scattering and X-Ray Excitation; Applications de l'irradiation beta dans la recherche: retrodiffusion et excitation de rayons X; Primenenie metodov beta-chastits v issledovatel'skoj rabote: obratnoe rasseyanie i vozbuzhdenie rentgenovskikh luchej; Aplicacion de la irradiacion beta en la investigacion: retrodispersion y excitacion de rayos X

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mueller, R H [Los Alamos Scientific Laboratory, University of California, Los Alamos, NM (United States)

    1962-01-15

    vyvedeny tochnye uravneniya dlya vsekh ehtikh yavlenij; nekotorye iz nikh ehmpiricheskim putem, a nekotorye sushchestvenno na teoreticheskoj osnove. Interesno otmetit', chto ehti uravneniya pravil'no predusmatrivayut optimal'nye parametry istochnika, soglasno opredeleniyam drugikh issledovatelej, kak v SSHA, tak i zagranitsej. Nuzhno dumat', chto ehti metody ukreplyayut mnenie, chto radioaktivnym izotopam suzhdena gromadnaya nauchnaya i tekhnicheskaya budushchnost'. CHto zhe kasaetsya istochnikov rentgenovskikh luchej, nuzhno skazat', chto vse v tekhnologii rentgenovskikh luchej, za isklyucheniem vyyavleniya kristallicheskoj struktury, mozhet byt' bolee legko dostignuto ehtimi sposobami. Pri nalichii istochnikov moshchnost'yu v neskol'ko kyuri, veroyatno, mozhno budet razreshit' dazhe i ehtu poslednyuyu zadachu. (author)

  4. PERKEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI PROVINSI LAMPUNG (Progress of Community Forest in Lampung Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sanudin Sanudin

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan Kemasyarakatan (HKm di Provinsi Lampung sudah berjalan sejak 14 tahun yang lalu dengan segala dinamika dalam implementasinya. Penelitian terhadap perkembangan HKm sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan HKm di Provinsi Lampung yang dibatasi pada sebaran, permasalahan dan kondisi yang diharapkan. Penelitian dilakukan pada bulan September–Desember 2014. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka dan semi struktur menggunakan kuesioner dan pengamatan langsung. Informasi penyebaran HKm diperoleh melalui kegiatan survai dan identifikasi terhadap semua kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. Permasalahan yang dihadapi dalam implementasi HKm dan kondisi yang diharapkan dikumpulkan melalui wawancara dengan kelompok tani dan pertemuan/sosialisasi tentang HKm yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten/Provinsi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan diagram tulang ikan (Fishbone Diagram dan diuraikan secara deskriprif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HKm di Provinsi Lampung merupakan solusi terhadap permasalahan konflik pengelolaan hutan dengan tingginya tingkat ketergantungan masyarakat terhadap hutan yang telah mendorong kegiatan penggarapan kawasan hutan. HKm di Provinsi Lampung tersebar di 9 kabupaten dari 15 kabupaten/kota yang ada baik yang sudah mendapatkan Izin Usaha Pemanfaatan HKm (IUPHKm, mendapatkan Penetapan Areal Kerja (PAK, maupun sedang mengusulkan PAK. Permasalahan utama dalam implementasi HKm adalah dukungan anggaran yang kurang memadai akibat HKm belum menjadi program prioritas sehingga pembinaan dan pendampingan yang dilakukan kurang maksimal. Pengembangan kelembagaan kelompok tani, lahan, dan kewirausahaan merupakan tiga kunci penting untuk mencapai tujuan HKm yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan.    ABSTRACT Community Forest (HKm in Lampung Province has to be 14 years of age with its dynamics on implementation. Studies on

  5. Kognisi Sosial Melalui Situs Jejaring Youtube Pada Komunitas Online (Studi Kasus pada Komunitas Online LinkPictureID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitria Ayuningtyas

    2017-12-01

    dinamika yang terjadi.

  6. DAYA SAING PRODUK TURUNAN SUSU INDONESIA DI PASAR DUNIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Yanti

    2012-06-01

    Indonesia di pasar internasional berdasarkan keunggulan komparatif yang dimiliki, (2 menganalisis dinamika dari susu Indonesia dan menganalisis posisi daya saing komoditas tersebut di pasar internasional melalui performa produk ekspor dinamisnya, (3 menganalisis faktor-faktor dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekspor susu Indonesia berdasarkan analisis pangsa pasar konstan. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur daya saing Indonesia adalah revealed comparative advantage analysis, Export product dynamic analysis (EPD, dan constant market share analysis. Hasil dari RCA menunjukkan bahwa produk turunan susu Indonesia untuk Milk not concentrated nor sweetened 1–6%  fat (HS 040120, Milk and cream, concentrated or sweetened (HS 0402 and Buttermilk, curdled milk, cream, kephir, etc (HS 040390 tidak memiliki keunggulan komparatif tetapi untuk Milk and cream powder unsweetened > 1,5% fat (HS 040221, Milk and cream nes sweetened or concentrated (HS 040299 dan Cereal, flour, starch, milk preparations and products (HS19 memiliki keunggulan komparatif. Analisis EPD menemukan bahwa seluruh produk turunan susu Indonesia masuk dalam posisi rising star. Hasil analisis CMS menyimpulkan bahwa sebagain besar faktor yang signifikan memengaruhi pertumbuhan ekspor HS 040390 dan HS 0402 adalah efek pertumbuhan impor, HS 19 didominasi oleh efek komposisi komoditas dan sisanya disebabkan karena efek daya saing. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan upaya untuk meningkatkan daya saing produk turunan susu Indonesia.Kata kunci: susu, daya saing, revealed comparative advantage (RCA, export product dynamic (EPD, constant market share analysis (CMSA

  7. Pendidikan Islam Di Era Globalisasi: Menggapai Peluang, Menuai Tantangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suriana Suriana

    2014-12-01

    Full Text Available Advances in science and technology is the result of human cultivation must be coordinated in order to comply with national identity, noble values, traditions, culture, and religion. Global phenomenon can not be avoided, processes, dynamics and its influence has been successfully castrated traditions and noble values of religious Muslims today. Educational values of Islam today is getting late in the tumult of various changes that are the result of the influence of globalization. Globalization has become a historical necessity that many challenges (threat also opportunities (opportunity in education that will shake up the order of the culture, customs, and values of the noble teachings of Islam. Therefore reformatting the theory and practice of education should be carried out and balanced, so that Islamic education is not passive as a spectator instead of a player, as consumers rather than producers. Islamic education also must perform and portray themselves as agents of change while strengthening Islamic identity. For the creation of a Muslim who is not only a knowledge of general (or vice versa, but also excels in the science of religion, so that it can perform with good mobility and orderly life. The position of Islamic education is compulsory maintain selective, critical, and open to the emergence of globalization. In addition, it should also remain consistent with the main source of religion, namely the Qur'an and Hadith while expanding the knowledge and understanding of the progress of time, modernity, the findings of science and technology. Abstrak Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hasil dari budi daya manusia yang harus dikoordinir agar sejalan dengan identitas bangsa, nilai-nilai luhur, tradisi, kebudayaan, dan agama. Fenomena global memang tidak dapat dihindari, proses, dinamika dan pengaruhnya telah berhasil mengebiri tradisi dan nilai-nilai luhur keagamaan umat Islam dewasa ini. Nilai-nilai pendidikan Islam hari ini

  8. DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI Acacia crassicarpa DI LAHAN GAMBUT TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN DAN LAJU PENURUNAN PERMUKAAN TANAH (The Impact of Development of Industrial Plantation Forest Acacia crassicarpa in Peatland Towards the Maturity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Lisnawati

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembangunan hutan tanaman di lahan gambut tidak terlepas dari sorotan isu negatif lingkungan terkait dengan penurunan kedalaman muka air tanah, sehingga terjadi perubahan ekosistem asli. Kegiatan reklamasi lahan untuk HTI Acacia crassicarpa dalam jangka panjang disinyalir akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik tanah gambutnya seperti tingkat kematangan dan laju penurunan permukaan tanah gambut (subsiden. Kajian mengenai dampak pembangunan HTI di lahan gambut terhadap tingkat kematangan dan laju subsiden perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi exsisting daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan gambut baik secara vertikal (berdasarkan kedalaman gambut maupun secara horizontal (berdasarkan jarak dari bibir kanal dan mengetahui laju subsiden sebagai dampak dari reklamasi lahan gambut menjadi HTI A. crassicarpa. Penelitian dilakukan di PT AA, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau. Plot penelitian ditempatkan dalam satu transek sepanjang 100 m yang dibuat tegak lurus dengan kanal tersier, terdapat 12 plot dan dalam satu transek terdapat 3 titik pengamatan sehingga total titik pengamatan adalah 36 titik. Parameter yang diamati adalah dinamika kedalaman muka air tanah, nilai kadar serat tanah gambut dan laju subsiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan kedalaman muka air tanah gambut di lokasi penelitian hanya mempengaruhi tingkat kematangan gambut pada kedalaman kurang dari 2 m, sedangkan jarak kanal tersier sebesar 125 m tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kematangan gambut. Pada kedalaman kurang dari 2 m tingkat kematangan gambut lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Pembangunan HTI A. crassicarpa di lokasi penelitian menyebabkan laju subsiden sebesar rata-rata 5,5 cm/tahun.  ABSTRACT The establishment of forest on peat areas is insepatable from the glare of the negative environmental issues associated

  9. Colonization of Coral Communities in the Krakatau Islands Strict Marine Nature Reserve, Indonesia (Kolonisasi Komunitas Karang di Kepulanan Krakatau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Singgih Afifa Putra

    2014-06-01

    Full Text Available Pulau-pulau Krakatau memiliki dinamika secara geomorfologi, dan berbagai perubahan fisik yang berlangsung memberikan dampak terhadap biota, termasuk pada proses dan tingkat pergantian suksesi komunitasnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kondisi terkini dan proses kolonisasi komunitas karang, termasuk status kerusakan komunitas karang dan disturbansi lingkungan yang mempengaruhinya. Line intercept transect dilakukan di enam stasiun pada dua kedalaman yang berbeda yakni 5 dan 10m. Sedangkan observasi terhadap komunitas koral dilakukan dengan perekaman video. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suksesi atau perkembangan komunitas (i.e. kolonisasi karang yang dijumpai di Pulau Anak Krakatau masih mengindikasikan tahap awal kolonisasi, berbeda dengan komunitas karang yang dijumpai di Pulau Rakata dan Panjang. Diversifikasi komunitas karang di kedua pulau tersebut, menunjukkan dominansi spesies oportunis dan pioner (i.e. Pocillopora dan Seriatopora yang umum dijumpai di Anak Krakatau sudah tergantikan. Dominansi dari beberapa spesies karang telah mengindikasikan terjadinya proses eksklusi kompetitif di antara komunitas karang. Tiga tipe komunitas karang yang dijumpai dapat dibedakan menurut karakteristik masing-masing kawasan, yaitu komunitas kawasan terpapar, semi terpapar/terlindung, dan terlindung. Kerusakan komunitas karang di Krakatau berdasarkan kriteria indeks kerusakan karang (CDI sudah termasuk kedalam kategori wilayah “hot spot”, dimana sangat memerlukan perhatian, pengawasan, pengamatan atau restorasi komunitas karang. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa terjadinya kolonisasi dan tingkat kerusakan komunitas karang perlu menjadi acuan dalam pengelolaan kawasan terumbu karang di Cagar Alam Laut Krakatau. Kata kunci: kolonisasi, suksesi; komunitas karang; pengelolaan; Krakatau Krakatau Islands diversity is geomorphologically dynamic, and these physical changes influence on organisms including community successional

  10. Wave Transformation for International Hub Port Planning (Transformasi Gelombang untuk Perencanaan Pelabuhan Hub Internasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denny Nugroho Sugianto

    2015-02-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia sehingga peran pelabuhan sangat vital dalam pembangunan ekonomi. Pelabuhan bukan hanya sekedar sebagai pelengkap infrastruktur, melainkan harus direncanakan dan dikelola dengan baik serta memperhatikan fenomena dinamika perairan laut seperti pola gelombang laut. Data gelombang laut menjadi faktor penting dalam perencanaan tata letak dan tipe bangunan pantai karena dipengaruhi oleh tinggi gelombang signifikan, tunggang pasang surut dan transformasi gelombang. Penelitian ini mengalisis karaketristrik dan bentuk transformasi gelombang untuk perencanaan Pelabuhan Hub Internasional, sebagai studi kasus adalah pelabuhan di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara. Pelabuhan di Kuala Tanjung merupakan salah satu dari 2 pelabuhan hub internasional yang direncanakan akan dibangun oleh pemerintah Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan perhitungan statistik dan pemodelan matematik dengan modul hydrodinamic dan spectral wave untuk mengetahui arah penjalaran dan transformasi gelombang. Hasil dari data ECMWF selama 1999–Juni 2014, diketahui tinggi gelombang signifikan (Hs maksimum mencapai 1,69 m dan periode maksimum 8 detik. Karakteristik gelombang termasuk klasifikasi gelombang laut transisi dengan nilai d.L-1 berkisar anrata 0,27–0,48 dan berdasarkan periodenya diklasifikasikan sebagai gelombang gravitasi.Transformasi gelombang terjadi akibat pendangkalan dengan koefesian pendangkalan Ks 0,93–0,98 dan proses refraksi gelombang dengan koefesien Kr 0,97–0,99. Tinggi gelombang pecah Hb sebesar 1,24 meter dengan kedalaman gelombang pecah db sebesar 1,82 meter. Efektifitas desain bangunan terminal di Pelabuhan Kuala Tanjung secara keseluruhan untuk sepanjang musim sebesar 79,8% atau dapat dikatakan cukup efektif dalam meredam gelombang. Kata kunci: transformasi gelombang, tinggi dan periode gelombang, pelabuhan Indonesia is one of the largest

  11. EVALUASI POTENSI IKAN LAYANG (Decapterus spp. DI WPP 712– LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setya Triharyuni

    2016-03-01

    Full Text Available Dalam rangka menjaga pelestarian sumberdaya ikan di kawasan perairan tertentu, maka tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan tersebut harus seimbang dengan potensi produksinya. Ikan layang (Decapterus spp. merupakan hasil tangkapan dominan mencapai 60% dari total tangkapan perikanan pukat cincin yang beroperasi di Laut Jawa. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian beberapa model produksi surplus pada dinamika perikanan layang di Laut Jawa (WPP-712 dengan menggunakan pendekatan lima model produksi, yaitu model Schaefer, Fox, Walter & Hilborn, Clarke Yoshimoto Pooley (CYP dan Schnute. Model produksi yang sesuai digunakan untuk estimasi tangkapan maksimum lestari (MSY dan upaya optimum (Fopt serta parameter pertumbuhan stok ikan layang. Data yang digunakan adalah data hasil tangkapan ikan layang dan jumlah trip penangkapan kapal pukat cincin yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Tegal, Pekalongan, Juana dan Rembang yang beroperasi di Laut Jawa selama periode 2004-2012. Ketepatan model dianalisis dengan membandingkan tanda regresi, uji F, uji t dan nilai konstanta determinasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan model Fox merupakan model yang paling tepat dengan estimasi MSY sebesar 24.447 ton dan upaya penangkapan sebesar 5.784 trip/tahun setara pukat cincin. Berdasarkan model Fox juga diperoleh nilai parameter pertumbuhan stok ikan layang, yaitu nilai pertumbuhan intrinsik (r sebesar 0,7172, koefisien penangkapan (q sebesar 5,075 x 10-5 dan daya dukung lingkungan perairan (K sebesar 48.072 ton. Perikanan layang di Laut Jawa telah berada pada kondisi lebih tangkap sehingga intervensi pengelolaan, yaitu pengurangan intensitas upaya penangkapan ke titik optimal atau pengaturan hasil tangkapan di bawah tangkapan lestari untuk menjamin keberlanjutannya perlu dilakukan.   The general principle to sustain fish resources in a certain area is the exploitation level should not exceed its carrying capacity. Round scads (Depcaterus spp. are

  12. PERAN MIKROBA STARTER DALAM DEKOMPOSISI KOTORAN TERNAK DAN PERBAIKAN KUALITAS PUPUK KANDANG (The Role of Microbial Starter in Animal Dung Decomposition and Manure Quality Improvement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyono Agus

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pupuk organik perlu didekomposisi oleh mikroba dan memerlukan lingkungan yang sesuai agar cepat matang sempurna dan tidak memberikan dampak negatif pada aspek sosial, estetika maupun kesehatan pada makluk hidup dan lingkungan. Dekomposisi bahan pupuk organik dilakukan dengan menggunakan kotoran sapi, dengan 2 perlakuan mikroba (tanpa dan dengan mikroba starter dan 3 variasi waktu, yaitu 0, 6 dan 24 jam setelah diberi mikroba starter. Analisis meliputi  uji fisik bahan pupuk yang meliputi pH, warna, aroma, lengas, dan DHL,  uji mikroba patogen (Eschericia. coli dan Salmonella pada pupuk, pengujian kandungan hara pupuk total (C, N, P, K, Ca, Mg, Na, S, Cd, Cr, B, Fe, Cu, Zn  dan Ntersedia (NH4 dan NO3,  serta analisis emisi gas amonia (NH3, oksigen (O2, karbon monoksida (CO, karbon dioksida (CO2, metana (CH4, NOx, NO, dan SO2. Mikroba starter mengandung mikrobia dan unsur hara yang sangat diperlukan dalam proses dekomposisi bahan organik. Pupuk kandang sapi setelah aplikasi  mikroba starter masih mengandung E. coli dan Salmonella sp. yang cenderung menurun seiring dengan lama waktu inkubasi. Terjadi dinamika kandungan unsur-unsur hara seperti P, K, Mg, Fe dan Cu serta logam berat Cr selama proses inkubasi baik pada pupuk kandang ayam maupun sapi. Dengan perlakuan mikroba starter, bagian senyawa sulfur dari bahan organik banyak yang terombak menjadi gas SO2 yang relatif tidak berbau, dan sebaliknya H2S serta senyawa reduktif sulfida lainnya menjadi terhambat pembentukannya. Perombakan dengan  mikroba starter sebaiknya diupayakan dalam suasana aerobik atau dengan suasana lembab tetapi tidak sampai anaerobik sehingga kehadiran senyawa H2S dan senyawa sulfur reduktif lainnya dapat dikurangi atau tidak terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkkan pentingnya penggunaan mikroba starter optimal dan benar untuk memperbaiki kandungan nutrisi dan kualitas pupuk kandang.   ABSTRACT Process of decomposition of organic fertilizer relies on the

  13. Sketsa Arkeologi Islam di Maluku: Tema dan Implementasi Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian arkeologi Islam di Maluku, merupakan ranah penelitian yang memiliki beragam lingkup dan cakupan kajiannya, karena memiliki dimensi yang luas, antara lain sosial, ekonomi, politik, selain tentu saja religi dan ideologi. Namun luasnya cakupan dalam perspektif horizontal, belum diimbangi oleh penggarapan penelitian yang mendalam (vertikal, sehingga penelitian arkeologi Islam, masih merupakan kepingan atau serpihanserpihan dalam sebuah mozaik hasil penelitian. Implementasi penelitian yang sudah berjalan, baru terbatas menggarap isu-isu pada tataran permukaan, sehingga berbagai hasil kesimpulan tentang peradaban Islam di Maluku., sementara ini baru menampilkan perwajahan Islam yang general. Interpretasi dan kesimpulan yang selama ini dihasilkan, lebih banyak bersandar oleh dukungan data dari lintas batas disiplin ilmu, yang bagaimanapun merupakan kekuatan dari pendekatan arkeologi sejarah. Dari penelitian arkeologi Islam yang sudah dilakukan, pendekatan lintas displin ilmu yakni sejarah dan etnografi, merupakan yang paling umum dilakukan, sementara pendekatan arkeologi sendiri sifatnya masih sangat deskriptif dan belum digunakannya perangkat keras arkeologi, misalnya memanfaatkan data eksavasi dan dating absolute untuk memastikan kapan masyarakat mengkonversi Islam di Maluku. Dalam kurun beberapa tahun, meskipun masih berupa serpihan, namun tampak upaya penelitian arkelogi Islam untuk menjangkau banyak dimensi dari data arkeologi Islam, misalnya yang berhubungan dengan tema Islamisasi dan perdagangan, ekspansi Islam dalam konteks politik dan kultural serta dinamika relasional Islam dan budaya lokal Maluku, serta perkembangan internal Islam itu sendiri dari awal hadirnya hingga persentuhannya dengan kolonialisme.   Islamic archaeological research in Maluku, is the realm of research that have diverse scope and coverage of studies, because it has large dimensions, including social, economic, political, besides of course, religion and

  14. ANALISIS JULAT PASANG SURUT (TIDAL RANGE DAN PENGARUHNYA TERHADAP SEBARAN TOTAL SEDIMEN TERSUSPENSI (TSS DI PERAIRAN TELUK PARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulung Jantama Wisha

    2016-03-01

    Full Text Available ANALYSIS OF TIDAL RANGE AND ITS EFFECT ON DISTRIBUTION OF TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS IN THE PARE BAY WATERSPare Bay conditions is closely related to the mechanism of circulation in Makasar Strait. One of the problems that occur in Pare Bay waters is increased turbidity and low dynamics of transport inside the bay, which caused silting in some parts of the bay. The aim of this study was to determine tidal range characteristics and the influence of suspended sediment distribution as analysis of the sedimentation process and siltation at Pare bay. Descriptive quantitative method was used and the survey location was based on purposive sampling method. Tidal type in Pare Bay water was mix mainly semidiurnal tides with Formzahl Value was 0.895. The value of the water level below the lowest tide (Z0 was 1036.44 cm. Mean sea level (MSL value was 1107.97 cm. The vertical datum of MHHWS and MLLWS were 1143.47 cm and 1072.47 cm. Tidal range cycle in spring condition was 102-129,56 cm bigger than cycle in neap condition ranged from 55.53-82.47 cm. TSS concentrations ranged from 0-7.0 mg/L in the surface and ranged from 0- 10.0 mg/L in 5 meters depth. At high tide down, sediment was settling and at the time of high tide, sediment mixed back.Keywords: Pare Bay, suspended solid, tidal range, tide.ABSTRAKKondisi perairan di Teluk Pare sangat berkaitan dengan mekanisme sirkulasi di Selat Makasar, Permasalahan yang terjadi di Teluk Pare salah satunya adalah tingginya tingkat kekeruhan dan rendahnya dinamika transport didalam teluk yang menyebabkan pendangkalan di beberapa bagian teluk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik julat pasang surut dan pengaruhnya terhadap sebaran sedimen tersuspensi sebagai analisis proses sedimentasi dan pendangkalan di perairan Teluk Pare. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, metode penentuan lokasi titik pengambilan sampel air yaitu metode purposive sampling. Tipe pasang surut Teluk

  15. Etnobotani Upacara Kasada Masyarakat Tengger, di Desa Ngadas, Kecamatan Malang, Poncokusumo, Kabupaten Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nindya Helvy Pramita

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi masyarakat, mengetahui  jenis-jenis  tanaman  yang  digunakan  untuk upacara  Kasada serta  mengetahui  peran  serta  masyarakat  Tengger  di Desa    Ngadas dalam mengkonservasi  tanaman  yang  digunakan upacara  Kasada.  Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  metode survei,  observasi  dan wawancara semi  terstruktur  dengan menggunakan  50  responden.  Analisis penggunaan tumbuhan  dengan menggunakan  rumus  indeks  konsensus / fidelity  level. Hasil  penelitian ini  menunjukkan  persepsi  masyarakat sangat tinggi terhadap pelaksanaan  upacara  Kasada  serta  penyerahan  hasil  bumi. Tanaman yang  digunakan  untuk  upacara  Kasada  meliputi  16  jenis tanaman. Nilai  penggunaan  tanaman  tertinggi  adalah  edelweis (Anaphalis longifolia 96%,  padi  (Oryza  sativa  94%,  kentang (Solanum tuberosum 90%,  bawang  prei  (Allium  fistulosum  86%, putihan(Buddleja asiatica  84%, kubis  (Brassica  oleraceae  80%, antinganting  (Fuchsia magellanica  78%, pisang  raja  (Musa  paradisiaca 74%,  telotok  (Curculigo latifolia  70%, kenikir/gumitir  (Cosmos caudatus  68%,  pinang  (Areca catechu  dan beringin  (Ficus benjamina    46%,  danglu  (Engelhardia spicata  40%,  janur daun kelapa  (Cocos  nucifera  30%,  sirih  (Piper  betle 28%,  dan  jagung(Zea mays  24%.  Upaya  konservasi  keanekaragaman hayati  yang dilakukan  oleh masyarakat  Tengger  telah  berkembang  sejak lama, khususnya  pada masyarakat  yang  memiliki  pengetahuan lokal. Konservasi  dilakukan dengan menanam  flora  tersebut  di ladang, pekarangan  dan  jalan-jalan sekitar desa. Konsep pengelolaannya mengacu  pada  pemanfaatan  berkelanjutan  untuk memperoleh dinamika  ekosistem  yang  selaras  dan  seimbang  bagi kehidupan masyarakat Tengger.Kata  kunci: Desa  Ngadas,  indek

  16. KONSEP, IMPLEMENTASI, DAN FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN PROGRAM KONSOLIDASI USAHATANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wahyuni

    2015-03-01

    mengemukakan: 1 konsep konsolidasi usaha tani; 2 menganalisis implementasi program berbasis konsolidasi usaha tani dan 3 Menganalisis faktor-faktor berpengaruh terhadap keberhasilan program. Metode yang digunakan adalah melakukan penelusuran referensi  terhadap: 1 Konsep konsolidasi agar diperoleh konsep yang relevan untuk menganalisis program konsolidasi usaha tani serta dinamika yang ada. 2 Program-program pemerintah  yang berbasis konsolidasi untuk dicermati dan dianalisis implementasinya. 3 Menganalisis program yang telah diimplementasi untuk dikaji kemudian diintisarikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan program. Hasil penelusuran dan analisa yang dilakukan terhadap 40 pustaka disimpulkan bahwa konsolidasi lahan adalah program penggabungan individu yang terlibat dalam usaha tani dalam memfokuskan aset dan manajemen yang dimiliki ke dalam kelompok yang lebih besar untuk mencapai margin dan kesejahteraan lebih tinggi.  Fokus aset manajemen ditujukan dalam delapan hal, yaitu 1 lahan sebagai basis konsolidasi; 2 komoditas; 3 menegemen on-farm/hulu; 4 manajemen off-farm/hilir; 5 manajemen vertikal; 6 manajemen horizontal;7 manajemen lingkungan dan 8 manajemen terpusat.  Faktor yang memengaruhi keberhasilan program adalah aspek manajemen yang mencapai enam dari delapan aspek yang menunjukkan pentingnya manajemen atau tatalaksana dalam program konsolidasi.  Implikasinya, program konsolidasi memerlukan tindakan nyata dalam pelaksanaan atau operasional menyangkut kejelasan apa yang dilakukan dan siapa mengerjakan apa untuk mencapai tujuan yang telah disepakati yang harus dilengkapi dengan pedoman umum, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Kata kunci:  konsep, konsolidasi, usaha tani, kesejahteraan petani

  17. Indonesian Muslim killings: revisiting the forgotten Talang Sari tragedy (1989 and its impact in post authoritarian regime

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi Akmaliah

    2016-06-01

    representasi penindasan masyarakat Muslim Indonesia selama rejim otoriter berkuasa, peristiwa itu jarang diketahui oleh publik Indonesia. Pengabaian kebanyakan Muslim Indo- nesia yang tidak mendukung upaya penyelesaian kasus tersebut adalah salah satu buktinya. Bahkan, mereka tidak membicarakan dan mengangkat kasus Talang Sari di ruang publik. Artikel ini bermaksud melihat kembali peristiwa Talang Sari sebagai salah satu kasus pelanggaran yang belum diselesaikan. Selain mengeksplorasi kasus, menjelaskan konteks kekerasan, artikel ini juga menelusuri dinamika kasus tersebut sebelum dan pasca rejim Orde Baru, khususnya seiring dengan kemunculan Islah sebagai Impunitas Kultural untuk melupakan masa lalu oleh sebagaian korban. Pertanyaannya yang diajukan dalam artikel ini adalah: kondisi-kondisi semacam apa yang membuat kasus Talang Sari terjadi di Lampung Timur pada tahun 1989, Sumatera Selatan saat presiden Suharto berkuasa? Bagaimana rejim Suharto mengontrol wacana peristiwa tersebut yang membuat kebanyakan masyarakat Islam Indonesia tidak menanggapi peristiwa tersebut? Meskipun pasca rejim Orde Baru memberikan kesempatan untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan mendesak untuk mengajukan keadilan kepada pemerintah Indonesia, mengapa peristiwa Talang Sari tidak atau belum diselesaikan hingga sekarang?. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, saya membagi penjelasan ini kepada tiga bagian. Pertama, memahami kasus Talang Sari dengan mendiskusikan konteks kebijakan rejim Orde Baru dalam menghadapi umat Islam dan ideologi politiknya. Kedua, membaca lebih dalam media cetak dalam membuat wacana peristiwa tersebut melalui liputan yang dibuat. Asumsi ini diajukan karena liputan media tersebut menjadi salah satu penyebab mengapa kebanyakan umat Islam tidak merespon peristiwa tersebut. Ketiga, menganalisis persetujuan Islah, rekonsiliasi dalam perspektif Islam sebagai faktor utama yang memberikan kontribusi terhadap impunitas kultural untuk membawa keadilan ke jalan yang lebih

  18. DISTRIBUSI SEDIMEN DASAR SEBAGAI IDENTIFIKASI EROSI PANTAI DI KECAMATAN BREBES MENGGUNAKAN ANALISIS GRANULOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisnu Arya Gemilang

    2017-05-01

    Full Text Available Dinamika kawasan pesisir Kecamatan Brebes berupa bencana abrasi dan akresi yang terjadi memiliki dampak besar terhadap kerusakan kawasan mangrove dan pesisir. Fenomena abrasi dan akresi yang terjadi dipengaruhi oleh parameter oseanografi yang dapat mempengaruhi sebaran sedimen di pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pembangkit fenomena abrasi dan akresi di pesisir Kecamatan Brebes serta bentuk mitigasi yang tepat untuk mengurangi bencana abrasi. Metode yang digunakan adalah descriptive kuantitatif dan analisis yang dilakukan adalah pengukuran arus, pengukuran pasang surut, pemetaan batimetri, analisis ukuran butir sedimen dan pemodelan hidrodinamika 2 dimensi. Sedimen berupa pasir, lanau, dan pasir lanauan dengan nilai rerata ukuran butir 5.00 phi – 8.00 phi. Kecepatan arus sepanjang pantai hasil model pada kondisi purnama berkisar 0-0,12 m.s-1 dan pada saat perbani berkisar antara 0-0,08 m.s-1, dengan dominasi arah arus menuju ke Timur dan Timur laut. Perlu dilakukan penataan ulang terhadap kawasan mangrove dan bangunan pelindung pantai serta melakukan pencodetan terhadap sungai – sungai utama yang merupakan sumber pembawa material sedimen sehingga dapat memberikan suplay endapan sedimen di bagian pesisir.Kata Kunci: Brebes, erosi, arus sepanjang pantai, mitigasi, sedimenBED SEDIMENT DISTRIBUTION FOR IDENTIFICATION OF THE COASTAL EROSION IN BREBES SUBDISTRICT USING GRANULOMETRI ANALYSISThe dynamics of erosion and accretion in the coastal area of Brebes Subdistrict have many impacts on mangrove destruction and coastal region. The erosion and accretion are influenced by oceanography parameters that can affect the distribution of coastal sediments. The aims of this research were to determine the characteristics of the phenomenon of erosion and accretion in coastal Brebes Subdistrict and shape appropriate mitigation to reduce the erosion. This research is done with the bed sediment sampling using grab sampler for 26

  19. IDENTIFIKASI PROFIL DASAR LAUT MENGGUNAKAN INSTRUMEN SIDE SCAN SONAR DENGAN METODE BEAM PATTERN DISCRETE-EQUI-SPACED UNSHADED LINE ARRAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zainuddin Lubis

    2017-05-01

    Full Text Available Laut Punggur merupakan laut yang terletak di Batam, Kepulauan Riau yang mempunyai beragam habitat objek,dan bentuk struktur bawah laut yang memiliki dinamika laut yang sangat tinggi. Side scan sonar (SSS merupakan instrumen pengembangan sistem sonar yang mampu menunjukkan dalam gambar dua dimensional permukaan dasar laut dengan kondisi kontur, topografi, dan target secara bersamaan. Metode Beam Pattern Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array digunakan untuk menghitung beam pattern dua dimensi yang tergantung pada sudut dari gelombang suara yang masuk dari sumbu array yang diterima tergantung pada sudut di mana sinar suara pada array. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2016 di laut Punggur,Batam, Kepulauan Riau-Indonesia, dengan koordinat 104 ° 08,7102 E dan 1° 03,2448 N sampai 1 ° 03.3977 N dan 104 ° 08,8133 E, menggunakan instrumen Side Scan Sonar C-Max CM2 Tow fish dengan frekuensi 325 kHz. Hasil yang diperoleh dari perekaman terdapat 7 target, dan Beam pattern dari metode Beam Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array target 4 memiliki nilai tertinggi pada directivity Pattern yaitu 21.08 dB. Hasil model beam pattern ini memiliki nilai pusat pada incidence angle (o terhadap Directivity pattern (dB tidak berada di nilai 0 ataupun pada pusat beam pattern yang dihasilkan pada target 6 dengan nilai incident angle -1.5 o dan 1.5o mengalami penurunan hingga -40 dB. Karakteristik sedimen dasar perairan di laut punggur ditemukan lebih banyak pasir. Hasil metode Beam Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array ditemukan bangkai kapal tenggelam.Kata Kunci: Side Scan Sonar, Beam Pattern Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array, Incidence angle, Directivity pattern IDENTIFICATION OF SEABED PROFILE USING SIDE SCAN SONAR INSTRUMENT WITH PATTERN DISCRETE-EQUI-SPACED UNSHADED LINE ARRAY METHODRiau Islands is an island that has a variety of habitat objects, and forms of submarine structures that have a very high ocean dynamics, Punggur Sea is the sea

  20. Tekanan Metarhizium anisopliae dan Feromon terhadap Populasi dan Tingkat Kerusakan oleh Oryctes rhinoceros

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wtjaksono Witjaksono

    2015-12-01

    memikat kumbang Oryctes jantan maupun betina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gabungan feromon dan Metarhizium anisopliae terhadap dinamika populasi O. rhinoceros dan intensitas kerusakan pada tanaman kelapa. Penelitian ini dilaksanakan di kebun kelapa rakyat di Desa Bojong, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, dari bulan Juni 2009 sampai dengan Januari 2010. Parameter yang diamati adalah intensitas kerusakan sebelum dan setelah perlakuan, jumlah imago yang terperangkap oleh feromon, dan jumlah larva yang berada di breeding site. Analisis data menggunakan analisis varian dan dilanjutkan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beda nyata pada intensitas serangan, jumlah imago dan jumlah larva pada semua perlakuan. Intensitas serangan baru, yakni serangan yang terjadi setelah dilakukan pengendalian, secara berurut dari yang tertinggi adalah perlakuan kontrol, perlakuan perangkap berferomon, dan perlakuan gabungan yakni sebesar 4,73%; 1,08%; dan 0,65%. Jumlah imago yang terperangkap sebesar 101 ekor pada perlakuan ferotrap dan 52 ekor pada perlakuan gabungan. Larva yang terinfeksi M.anisopliae sebanyak 265 ekor dari total 281 ekor.

  1. Studies of the Solid and Liquid Phases of HF, HCl and HBr by Slow-Neutron Inelastic Scattering; Etude des Phases Solide et Liquide de HF, HCl Et HBr par la Diffusion Inelastique des Neutrons Lents; 0418 0417 0423 0427 0415 041d 0418 0415 0422 0412 0415 0420 0414 042b 0425 0418 0416 0418 0414 041a 0418 0425 0424 0410 0417 HF, HCl I HBr 0421 041f 041e 041c 041e 0429 042c 042e 041d 0415 0423 041f 0420 0423 0413 041e 0413 041e 0420 0410 0421 0421 0415 042f 041d 0418 042f 041c 0415 0414 041b 0415 041d 041d 042b 0425 041d 0415 0419 0422 0420 041e 041d 041e 0412 ; Estudio de las Fases Solida y Liquida del HF, HCl Y HBr por Dispersion Inelastica de Neutrones Lentos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Boutin, H. [Picatinny Arsenal, Dover, NJ (United States); Brookhaven National Laboratory, Upton, NY (United States); Safford, G. J. [Brookhaven National Laboratory, Upton, NY (United States)

    1965-06-15

    ). Jeti izmerenija proizvodilis' s cel'ju sistematicheskogo izuchenija vlijanija uvelichenija otricatel'nogo jelektricheskogo zarjada i razmerov anionov na nizkochastotnye molekuljarnye dvizhenija kak v tverdoj, tak i v zhidkoj fazah. HF issledovalsja pervym, t.k. dannye difrakcii rentgenovskih luchej pokazyvali, chto v tverdom sostojanii on obrazuet dlinnye zigzagoobraznye cepi s vodorodnoj svjaz'ju. Spektry nejaronov, neuprugo rassejannyh ot zhidkoj i tverdoj faz HF, jasno pokazali vysokuju stepen' associacii, sushhestvujushhuju vo vsej zhidkoj faze blagodarja vodorodnoj svjazi. S cel'ju interpretacii dannye po HF byli sopostavleny s dannymi analogichnogo rassejanija ionov HF i H{sub 2}F{sub 3}{sup -}, kotorye imejut struktury, analogichnye tem sostavnym chastjam v HF, kotorye vkljuchajut zigzagoobraznye cepi s vodorodnoj svjaz'ju. Jeti dannye byli takzhe sopostavleny s rezul'tatami izmerenij s pomoshh'ju infrakrasnyh luchej i izmerenij po metodu Ramana na ionah HF Pound-Sign . Jeti sopostavlenija pozvolili otlichit' chastotnuju harakteristiku otdel'noj sostavnoj chasti ot chastotnoj harakteristiki vsej cepi i ot nizkochastotnyh kolebanij reshetki. Linija, nabljudavshajasja pri 0,067 jev, byla associirovana s chastotoj deformacii v{sub 2} gruppy F-N...F v tverdom HF, i byla ustanovlena ee svjaz' s analogichnymi chastotami v ionah H{sub 2}F{sub 3}{sup -} i HF{sub 2}{sup -} kak frakcii rasstojanija F-F. Krome togo, shirokij pik, otmechennyj pri 0,007 jev, byl pripisan vrashhatel'nomu dvizheniju sostavnoj chasti F -F vokrug svjazi F -F. Spektr zhidkogo HF takzhe budet rassmatrivat'sja s tochki zrenija jetih dvizhenij. Spektry zhidkogo NS1 (180 Degree-Sign K), faz I i III tverdogo NS1 (143 i 85 Degree-Sign K sootvetstvenno), zhidkogo NVg (193 Degree-Sign K) i faz I i II tverdogo NVg (153 i 103 Degree-Sign K sootvetstvenno) byli sopostavleny s vysheukazannymi dannymi dlja HF. Jeti spektry pokazyvajut eshhe bol'shuju slozhnost', chem u HF. Jeto mozhet byt' ob{sup j

  2. The Preparation and Thermodynamics of Europium Dicarbide; Preparation et Thermodynamique du Bicarbure d'Europium; Poluchenie i termodinamicheskie svojstva dikarbida evropiya; Preparacion y Termodinamica del Dicarburo de Europio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Gebelt, R. E. [Oklahoma State University, Stillwater, OK (United States); Eick, H. A. [Michigan State University, East Lansing, MI (United States)

    1966-01-15

    evropija i grafita v bombe iz nerzhavejushhej stali. Dannye himicheskogo analiza ukazyvajut, chto srednij sostav produkta sostavljaet EuC{sub 1.87{+-}0.07}. Rezul'taty analiza rentgenogramm tipa Debaja-IIl errera svidetel'stvujut o nalichii ob{sup e}mno-centrirovannoj tetragonal'noj simmetrii v strukture soedinenija i prostranstvennoj gruppy D{sup 17}{sub 4}n-14/mm s parametrami reshetki: a{sub 0} = 4.045 A; c{sub 0} = 6.645 A. Dannye hromatograficheskogo analiza fazy para ukazyvajut na to, chto devjanosto vosem' procentov gazoobraznogo produkta kislotnogo gidroliza dikarbida evropija sostavljaet uglevodorod, acetilen. Jeti dannye analiza vmeste s parametrami reshetki svidetel'stvujut o tom, chto dikarbid evropija pohozh na dikarbidy shhelochnyh zemel' bol'she, chem na drugie dikarbidy lantanonov. Process vyparivanija dikarbida evropija v diapazone temperatur 1130 Degree-Sign - 1 600 Degree-Sign K izuchalsja metodom jeffuzii Knudsena. Jeffuzat libo sobiralsja i analizirovalsja himicheskim putem, libo izuchalsja s pomoshh'ju mass-spektrometra po vremeni proleta. Predstavlennye zdes' dannye osnovany glavnym obrazom na rezul'tatah nabljudenij s pomoshh'ju mass-spektrometra, poskol'ku jeti rezul'taty priveli k oblucheniju bolee vosproizvodimyh dannyh, chem pri metode sbora. V jeffuzate obnaruzheny gazoobraznye dikarbid evropija i evropij v koncentracijah sootvetstvenno 1 i 99%. Vozmozhnosti priborov ne pozvolili opredelit' koncentraciju gazoobraznogo dikarbida kak funkciju temperatury. Kalibrovanie mass-spektrometra serebrom dalo vozmozhnost' rasschitat' davlenija, sootvetstvujushhie otmechennoj intensivnosti ionov. Jempiricheskoe uravnenie sootvetstvovalo dannym po evropiju, poluchennym metodom naimen'shih kvadratov . Na osnovanii vtorogo zakona termodinamiki EuC{sub 2} Rightwards-Harpoon-Over-Leftwards-Harpoon Eu(g) + 2C (graphite) byli vychisleny sledujushhie dannye: {Delta}H{sup 0}{sub 298} = 51.09{+-}1.42kcal/mole; {Delta}H{sup 0}{sub 298} = 18.43 {+-} 1.75 e

  3. Transmutation doping and recoil effects in semiconductors exposed to thermal neutrons; Transmutations provoquees et effets de recul dans les semi-conducteurs exposes aux neutrons thermiques; Prisadka i sdacha v rezul'tate prevrashcheniya poluprovodnikov pod dejstviem teplovykh nejtronov; Impurificacion por transmutacion y efectos de retroceso en los semiconductores expuestos a neutrones termicos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Crawford, Jr, J H; Cleland, J W [Solid State Division, Oak Ridge National Laboratory, Oak Ridge, TN (United States)

    1962-01-15

    ,2, 39 chasov. Poehtomu okolo 3 aktseptorov (Ca{sup 71}) vvodyatsya na kazhdyj donor (As{sup 75} i Se{sup 77}), i putem vybora prodolzhitel'nosti oblucheniya mozhno sokratit' kontsentratsiyu ehlektronov Se tipa ''n'' do ves'ma malykh znachenij ili prevratit' Se tipa ''n'' v tip ''p''. Period poluraspada, vedushchij k obrazovaniyu Ga71, dostatochno prodolzhitelen, tak chto podrobnaya ''radioaktivnaya titratsiya'' mozhet soprovozhdat'sya opredeleniem koehffitsienta KHolla i ehlektroprovodnosti. Opyty pokazyvayut takzhe, chto priblizitel'no odin ehlektron na kazhdyj zakhvat nejtrona udalyaetsya defektom reshetki, sozdannym otdachej yadra pri zakhvate ispuskaemykh gamma-luchej. EHti vytesnennye atomy mogut byt' vozvrashcheny obratno na svoe mesto v normal'noj reshetke putem otzhiga pri 450 Degree-Sign C. Byli proizvedeny takzhe nablyudeniya nad dejstviem otdachi v kremnie, prichem bylo ustanovleno, chto na kazhdyj zakhvat ustranyaetsya priblizitel'no 2 nositelya zaryada. Posledstviya ehtikh rezul'tatov, a takzhe rezul'taty v otnoshenii germaniya obsuzhdayutsya v funktsii ot zakhvata spektra gamma-luchej. V sur'myanistom indii zakhvat gamma-luchej iz In{sup 115} nedostatochen dlya togo, chtoby vytesnit' bol'shoe chislo yader, tak chto glavnym vozdejstviem yavlyaetsya obrazovanie Sn{sup 116}, kotoryj stanovitsya donorom pri zamene mesta v reshetke indiya. YAdernaya prisadka predstavlyaetsya perspektivnoj dlya izucheniya mnogochislennykh slozhnykh poluprovodnikov, vvedenie v kotorye primesej khimicheskim sposobom predstavlyaetsya zatrudnitel'nym. (author)

  4. A Study of the Recoil Reactions of Three Isotopes of Ruthenium in Ruthenocene; Etude des Reactions d'Atomes de Recul de Trois Isotopes du Ruthenium dans le Ruthenocen; 0418 0417 0423 0427 0415 041d 0418 0415 0420 0415 0410 041a 0426 0418 0419 041e 0422 0414 0410 0427 0418 0422 0420 0415 0425 0418 0417 041e 0422 041e 041f 041e 0412 0420 0423 0422 0415 041d 0418 042f 0412 0420 0423 0422 0415 041d 041e 0421 0415 041d 0415 ; Estudio de las Reacciones de Retroceso de Tres Isotopos del Rutenio en el Rutenoceno

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Harbottle, G.; Zahn, U. [Brookhaven National Laboratory, Upton, NY (United States)

    1965-04-15

    on daval eshhe odno (neizvestnoe) letuchee organicheskoe soedinenie so sledami rutenija, kotoroe mozhno otdelit' ot rutenosena mnogokratnoj sublimaciej. Kogda bombardirovalis' dvuhprocentnye rastvory rutenosena, nabljudavshiesja stepeni uderzhanija sostavljali 0,61 {+-}0,03, 1,04{+-}0,02 i 0,98{+-}0,02% sootvetstvenno. Jeti velichiny ne izmenjalis' v znachitel'noj stepeni, kogda bombardirovalsja rastvor, razbavlennyj v desjat' raz do 0,2% . Dlja togo, chtoby izuchit' vozmozhnyj jeffekt vjazkosti sredy, issledovalis' takzhe dvuhprocentnye rastvory rutenosena v benzine, soderzhashhie 2,10 i 20% poli- stirena. Zdes' takzhe rezul'taty byli vpolne analogichnymi rezul'tatam dlja chistogo benzola . Zamorozhennye rastvory benzola (2 i 0,2% rutenosena) izuchalis' takzhe, i zdes' velichiny uderzhanija priblizhalis' k velichinam uderzhanija kristallov rutenosena pri toj zhe temperature . Esli my opredelim 'izotopnyj jeffekt'kak(1-(uderzhanieRu{sup 97}/ uderzhanie Ru{sup 103})J *100 (v procentah), togda rastvory rutenosena imejut izotopnye jeffekty, sostavljajushhie v srednem 42% po sravneniju s bolee nizkimi ciframi 10 - 15% dlja kristallov i zamorozhennyh rastvorov. Vozmozhnym ob{sup j}asneniem bolee vysokogo uderzhanija i bolee nizkogo izotopnogo jeffekta javljaetsja bolee jeffektivnoe udalenie momenta otdachi kristallicheskoj reshetkoj po sravneniju s zhidkoj i dazhe s letuchej. No drugie faktory, naprimer relaksacija zarjazhennogo sostojanija razlichnyh izotopov rutenija vsled za snjatiem vozbuzhdenija jadernogo sostojanija soedinenija, dolzhny takzhe prinimat'sja vo vnimanie. Budut obsuzhdat'sja neskol'ko al'ternativnyh ob{sup j}asnenij jetih rezul'tatov. (author)

  5. Szilard-Chalmers Processes in Ammonium Dihydrogen Phosphate as Studied by Electrophoresis and Electron Spin Resonance Techniques; Processus Szilard-Chalmers dans le Phosphate d'Ammonium Biacide Etudies par ELectro- Phorese et Resonance de Spin Electronique; 0418 0417 0423 0427 0414 ; Procesos Szilard-Chalmers en el Fosfato Monoamonico Estudiados por Electroforesis y Resonancia del Spin Electronico

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fenger, J.; Nielsen, S. O. [Danish AEC Research Establishment, Riso (Denmark)

    1965-04-15

    pomoshh'ju jelektronno-spinovogo rezonansa (JeSR), my soobshhaem o rezul'tatah izuchenija s pomoshh'ju metodov jelektroforeza i jelektronno-spinovogo rezonansa otdel'nyh kristallov pervichnogo kislogo fosfata ammonija posle obluchenija nejtronami v teplovoj kolonke pri temperaturah mezhdu - 196 Degree-Sign i 40 Degree-Sign C. Spektry jelektronno-spinovogo rezonansa registrirovalis' pri ispol'zovanii otdel'nyh kristallov ND{sub 4}D{sub 2}PO{sub 4}, obluchennyh nejtronami. Byli najdeny chetyre sistemy linij. Tri iz nih, sostavljajushhie vneshnjuju chast' spektra, vosstanavlivajutsja v dublety v nekotoryh orientacijah kristalla, chto govorit o sverhtonkoj svjazi s fosforom-31. Central'naja chast' spektra mogla takzhe byt' poluchena pri chistom {gamma}-obluchenii. Odna iz sistem linij vo vneshnej chasti spektra byla proslezhena dlja gorjachih atomov otdachi v rezul'tate processa N{sup 14}(n, p)C{sup 14} i opredelena dlja radikalov fosfita, kotorye orientirovany v 8 razlichnyh napravlenijah v kristallicheskoj reshetke. Kratko obsuzhdajutsja rezul'taty teplovogo i radiacionnogo otzhiga, izuchennogo s primeneniem metodov jelektroforeza. Naibolee vazhnyj vyvod sostojal v tom, chto ND{sub 4}D{sub 2}PO{sub 4} i NH{sub 4}H{sub 2}PO{sub 4} posle nejtronnogo obluchenija pri temperature 4 Degree-Sign C, -78 Degree-Sign C i -196 Degree-Sign C otlichalis' po svoim uderzhanijam, kotorye priblizitel'no na 50% bol'she v ND{sub 4}D{sub 2}PO{sub 4} pri vseh treh temperaturah. Tri iz nih vosstanavlivajutsja v dublety v nekotoryh orientacijah kristalla, chto govorit o sverhtonkoj svjazi s fosforom-31. Do sih por ne najdeny dokazatel'stva v otnoshenii svjazi s fosforom-32. Mozhno takzhe poluchit' sil'nejshuju sistemu linij s pomoshh'ju chistogo gamma-obluchenija. Odna sistema linij proslezhena dlja gorjachih atomov otdachi i opredelena dlja fosfit-radikala. (author)

  6. Radiation Polymerization in the Solid Phase; Polymerisation radiochimique en phase solide; Radiatsionnaya polimerizatsiya v tverdoj faze; Radiopolimerizacion en fase solida

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Barkalov, I. M.; Gol' danskij, V. I.; Enikolopov, N. S.; Terekhova, S. F.; Trofimova, G. M.

    1963-11-15

    energfa de activacion, a diferencia de la postpolimerizacion lenta, que exige la misma energia de activacion que el proceso en fase liquida. (author) [Russian] Radiatsionnoj polimerizatsii tverdykh i zamorozhennykh monomerov za poslednee vremya udelyaetsya bol'shoe vnimanie. EHtot vopros predstavlyaet bol'shoj interes kak s prakticheskoj tochki zreniya, tak i s tochki zreniya novykh teorij khimicheskoj kinetikich radiatsionnoj khimii. Kak izvestno, strogaya prostranstvennaya uporyadochennost' monomernykh edinits v polimere obuslavlivaet rezkoe uluchshenie fiziko-mekhanicheskikh svojstv bez izmeneniya khimicheskogo sostava. Dlya sinteza stereoregulyarnykh polimerov ispol'zuetsya printsip matritsy, t.e. monomernaya edinitsa strogo orientiruetsya v prostranstve putem obrazovaniya kompleksa s katalizatorom ili kakim-libo drugim veshchestvom. Naprimer, pri radiatsionnoj polimerizatsii ryada monomerov, orientirovannykh v klatratnykh kompleksakh mocheviny i tiomocheviny, polucheny kristallicheskie stereopegulyarnye polimery. Odnako naibolee prostym variantom yavlyaetsya orientatsiya monomera v sobstvennoj kristallicheskoj reshetke. Khotya mnogie teoreticheskie voprosy v ehtoj oblasti ostayutsya neyasnymi, prakticheskoe ispol'zovanie ehtogo sposoba ves'ma zamanchivo. Tak, pri radiatsionnoj polimerizatsii kristallicheskogo trioksana uzhe poluchen vysokokristallicheskij polioksimetilen. Trebuetsya, odnako, dal'nejshaya teoreticheskaya razrabotka ehtogo metoda. Neobkhodimo dlya kazhdogo otdel'nogo monomera vyyasnit' vklad razlichnykh vidov reaktsij, proiskhodyashchikh pri obluchenii i posleduptsem plavlenii tverdykh monomerov (spetsificheskaya radiatsionnaya reaktsiya, postpolimerizatsiya i polimerizatsiya v tochkakh fazovykh perekhodov) v obshchuyu kartinu protsessa. Vypolnennoe v poslednee vremya v Institute khimicheskoj fiziki podrobnoe issledovanie kinetiki radiatsionnoj tverdofaznoj polimerizatsii ryada monomerov s primeneniem kalorimetricheskogo metoda i s nablyudeniem signala

  7. Pendidikan Tinggi Islam Dan Peradaban Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasbi Indra

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: Indonesia’s Islamic higher education has a strategic position in developing the future of Indonesian civilization. The institution which was established in the era of independence has been as a part of Indonesia education system following the policies and regulations made by the government. Pendidikan tinggi Islam mengalami dinamika dan pengembangan antara lain dari STAIN/IAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri/Institut Agama Islam Negeri menjadi UIN (Universitas Islam Negeri.  The Islamic High Education has been experiencing dynamical changes and developments which started from Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri/ Institute Agama Islam Negeri (STAIN/IAIN which are then changed into Universitas Agama Islam Negeri (UIN. In addition, private Islamic high school and private Islamic university have also developed. And their existence continues to develop up to this era of globalization. The globalization era is indicated by the massive development of sciences and technology creating a borderless world where people can communicate each other easily in a distance places.  . This globalization era is also marked by an open economy with its system of capitalism that has brought human being to easily fulfill their sexual libido. Now days, Islamic high education also exists amid international trades, including bilateral trade among Asian countries that should be responded in order to produce qualified graduates. Although the role of Islamic High Education has not given an optimal contribution to the nation, this research attempts to describe its existence and history since its birth in independence. With all of its potentials it has, Islamic High Education provides human resources in all aspects of life. It is not impossible for Islamic high education, as a part of nation, to bring Indonesia to reach its civilization peak. Like the civilization that had happened several decades ago, that is, in the era of the Umayyad and the Abbasid, was a

  8. Experimental Study of the Process of Neutron Thermalization in Time in Aqueous Moderators; Etude Experimentale du Processus de Thermalisation des Neutrons en Fonction du Temps dans les Ralentisseurs Contenant de l'Eau; Ehksperimental'noe izuchenie protsessa termalizatsii nejtronov vo vremeni v vodorodosoderzhashchikh zamedlitelyakh; Estudio Experimental del Proceso de Termalizacion de Neutrones en Funcion del Tiempo en Moderadores Acuosos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ishmaev, S. N.; Mostovoj, V. I.; Sadikov, I. P.; Chernyshov, A. A. [Gosudarstvennyj Komitet po Ispol' zovaniju Atomnoj Ehnergii SSSR, Institut Atomnoj Ehnergii Im. I.V.Kurchatova, Moskva, SSSR (Russian Federation)

    1965-08-15

    Z gN bol'shogo razmera (V{sup 2} = 3,8 * 10{sup -2} sm{sup 2}), otnosjatsja k oblasti vremen zamedlenija (t > 30 mksek), gde srednjaja energija nejtronov nizhe 0,13 jev i obmen energiej mezhdu nejtronnym gazom i sredoj proishodit, v osnovnom, za schet vozbuzhdenija akusticheskih kolebanij reshetki. V jetoj oblasti process termalizacii idet sravnitel'no medlenno i vremja, neobhodimoe dlja ustanovlenija ravnovesnogo spektra nejtronov, okazyvaetsja porjadka 400 mksek. V sborke iz ZrH malogo razmera (V{sup 2} Asymptotically-Equal-To 20 * 10{sup -2} sm{sup 2}) projavljaetsja sil'nyj jeffekt diffuzionnogo ohlazhdenija. Spektry, izmerennye pri bol'shih vremenah zamedlenija, sil'no otlichajutsja ot maksvellovskogo raspredelenija s temperaturoj sredy. Vremja, neobhodimoe dlja ustanovlenija ravnovesnogo energeticheskogo raspredelenija, vozrastaet s umen'sheniem razmerov sistemy. energeticheskie spektry nejtronov v vode (V{sup 2} = 2,56 * 10{sup -2} sm{sup -2}) predstavleny dlja vremen zamedlenija bol'shih 13 mksek, gde iskazhenija za schet razreshenija neznachitel'ny. Forma spektra polnost'ju sovpadaet s raspredeleniem Maksvella pri komnatnoj temperature lish' spustja Tilde-Operator 100 mksek posle vspyshki bystryh nejtronov. Nabljudaemoe v jeksperimente vremja ustanovlenija ravnovesnogo spektra nejtronov v 3 - 4 raza bol'she, chem dajut raschety, vypolnennye razlichnymi avtorami. Obsuzhdajutsja vozmozhnye prichiny rashozhdenij. (author)

  9. Neutron Spectra in H{sub 2}O, D{sub 2}O, BeO and CH{sub 2}; Spectres de Neutrons dans H{sub 2}O, D{sub 2}O, BeO et CH{sub 2}; Spektry nejtronov v H{sub 2}O, D{sub 2}O, BeO i CH{sub 2}; Espectros Neutronicos en H{sub 2}O, D{sub 2}O, BeO y CH{sub 2}

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Neill, J. M.; Young, J. C.; Trimble, G. D.; Beyster, J. R. [General Atomic Division of General Dynamics Corporation, John Jay Hopkins Laboratory for Pure and Applied Science, San Diego, CA (United States)

    1965-08-15

    de los modelos teoricos de dispersion correspondientes al H{sub 2}O, D{sub 2}O y BeO. En la memoria se presentan los espectros dependientes del angulo y de la posicion medidos en H{sub 2}O y en D{sub 2}O envenenados con boro o con cadmio, espectros que muestran una mayor concordancia con los valores teoricos. Parece que el modelo de Nelkin para el H{sub 2}O constituye una primera descripcion razonable de la dispersion en ese moderador. Asimismo, el modelo de Honeck para el D{sub 2}O, ampliacion del modelo incoherente de Nelkin para el H{sub 2}O, constituye una descripcion apropiada para ciertas aplicaciones. Ello es un tanto sorprendente porque el deuterio, al contrario que el hidrogeno, suele ser un dispersor coherente, pero confirma recientes estudios de Koppel, que demostro que los terminos de dispersion por interferencia intra e intermolecular en el D{sub 2}O tienden a anularse. Tambien se presentan espectros neutronicos dependientes del angulo, medidos en BeO envenenado con acero inoxidable borado. En general, la concordancia de los valores medidos con los datos calculados ha mejorado considerablemente. El nucleo teorico de dispersion se basa en un espectro de frecuencias de Debye con una frecu'ncia de corte adaptada a las mediciones del calor especifico del BeO. En las mediciones se observa que la retencion de Bragg afecta a una cantidad considerable de neutrones de baja energia. (author) [Russian] V obshhestve ''Dzheneral atomik'' proizvodjatsja izmerenija spektrov teplovyh nejtronov v zamedliteljah, predstavljajushhih interes dlja tehnologii reaktorov. Cel' izmerenij -obespechit' polnuju proverku udovletvoritel'nosti predlagaemyh modelej rassejanija dlja jetih zamedlitelej. V nastojashhee vremja jadra rassejanija poluchajutsja ili putem neposredstvennogo izmerenija sechenij dvojnogo differencial'nogo rassejanija, ili posredstvom vyvedenija ih iz izuchenija kolebatel'nyh vrashhatel'nyh dvizhenij molekul v zhidkosti ili kolebatel'nogo spektra reshetki v tverdom

  10. Thermal Vibrations of Beta-Brass and the Order-Disorder Transition; Vibrations Thermiques dans le Laiton Beta et Transformation Ordre-Desordre; Teplovye kolebaniya beta-latuni i perekhod iz uporyadochennogo sostoyaniya v razuporyadochennoe; Vibraciones Termicas del Laton Beta y Transicion Orden-Desorden

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dolling, G.; Gilat, G. [Chalk River Nuclear Laboratories, Chalk River, ON (Canada)

    1965-04-15

    reciproco, que presentan acusados aumentos de la anchura energetica a la temperatura de transicion. Estos efectos no se han podido explicar aun de manera logica. (author) [Russian] Nabljudenija za obychnymi formami kolebanija uporjadochennogo splava medi i cinka ({beta}-latun') pri 296 Degree-Sign K provodilis' s pomoshh'ju kogerentnogo odno fononnogo rassejanija medlennyh nejtronov na monokristallicheskih obrazcah. Dlja izmerenija chastot kolebanij, rasprostranjajushhihsja vdol' vysokosimmetrichnyh napravlenij [00{zeta}], [{zeta}{zeta}0], [{zeta}{zeta}{zeta}{zeta}] i [ Vulgar-Fraction-One-Half Vulgar-Fraction-One-Half {zeta}] ispol'zovalsja trehosnyj kristallicheskij spektrometr na reaktore NRU. Krivye dispersii napominajut krivye dispersii prostogo ob{sup e}mno-centrirovannogo kubicheskogo kristalla, naprimer Na, za iskljucheniem togo, chto pojavljajutsja nekotorye vyrozhdenija, v osnovnom vvidu razlichija mezhdu vtorym blizhajshim sosedom Si-Si i silami Zn-Zn. Naprimer, my nahodim dve razlichnye formy volnovogo vektora (0.5, 0.5, 0.5) (v obratnyh edinicah reshetki), chastoty kotoryh sootvetstvenno sostavljajut (4,21 {+-}0,06) i (4,93 10) * 10{sup 12} gerc. Kratko upominajutsja modeli mezhatomnyh sil, kotorye predstavljajut udovletvoritel'noe opisanie rezul'tatov, poluchennyh pri 296 Degree-Sign K. Nekotorye normal'nye formy kolebanij izucheny pri povyshennyh temperaturah, osobenno v oblasti perehoda iz uporjadochennogo sostojanija v neuporjadochennoe pri temperature priblizitel'no 727 Degree-Sign K. V obshhej strukture krivyh dispersij ne otmechaetsja znachitel'nyh izmenenij v rezul'tate ischeznovenija porjadka dal'nego rasstojanija pri jetoj temperature, hotja razlichnye ''rasshheplenija'', nabljudaemye pri 296 Degree-Sign K, rasplyvajutsja v bolee ili menee postojannye ''polosy'' chastot. Pri povyshenii temperatury chastoty v celom umen'shajutsja, a jenergeticheskie shiriny uvelichivajutsja. Jeti izmenenija proishodjat plavno, za iskljucheniem dvuh prodol

  11. Neutron Investigation of Magnon Spectrum in Haematite; Etude du Spectre de Magnons dans l'Hematite, au Moyen des Neutrons; Nejtronnoe issledovanie spektra magnona v gematite; Estudio, por Metodos Neutronicos, del Espectro de Magnones en la Hematita

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dimitrijevic, Z.; Rzany, H.; Todorovic, J.; Wanic, A. [Institute for Nuclear Physics Cracow (Poland)

    1965-04-15

    -Sign y 126 Degree-Sign , respectivamente. Un acuerdo satisfactorio entre la teoria y los datos experimentales disponibles se tiene cuando SJ{sub 1} = SJ{sub 2} = 5,1 meV. Ademas de la rama magnonica acustica, los calculos han revelado la existencia de una rama optica, pero el estudio de esta no pudo llevarse a cabo por el metodo de difraccion neutronica. (author) [Russian] byli provedeny v Vincha na reaktore RA s ispol'zovaniem kristallicheskogo nejtronnogo spektrometra. Rassejanie monohromaticheskih nejtronov ({lambda} = 1.314A) proizvodilos' na krupnom monokristalle gematita ({alpha}-Fe{sub 2}O{sub 3}). Issledovalis' uglovye raspredelenija neuprugo rassejannyh nejtronov. Dlja rjada razlichnyh nepravil'nyh uglov kristalla AO byla izmerena shirina G puchka rassejannyh nejtronov (tak nazyvaemogo konusa rassejanija). Jetot konus rassejanija byl pripisan javleniju poverhnostnogo rassejanija magnona vokrug tochki obratnoj reshetki [1,1,1] . Dlja rjada skorostej magnona byla rasschitana i sravnena s jeksperimental'nymi tochkami zavisimost' G ot nepravil'nogo ugla. Ustanovleno, chto velichina skorosti v napravlenii [111] ravna 25,5 11,0 km/sek. Byla obnaruzhena strukturnaja anizotropija dispersionnogo sootnoshenija magnona. Bylo najdeno, chto skorost' javljaetsja bolee vysokoj v napravlenijah rasprostranenija parallel'nyh osi [111] i chto kachestvenno ona horosho soglasuetsja s bolee rannimi izmerenijami (Riste i dr.) dajushhimi v = 38km/sek. Obnaruzhit' v akusticheskoj oblasti jenergii magnona sushhestvovanie razryva jenergeticheskoj krivoj Eg ne udalos'. Bylo rasschitano, chto velichina E dolzhna byt' nizhe 1 Mjev. Pri pomoshhi formalizma Uollase byli rasschitany dispersionnye sootnoshenija magnona v gematite. Pri jetom ishodili ije predpolozhenija, chto sushhestvujut dva ne stremjashhihsja k nulju integrala obmena J{sub 1} i J{sub 2}. J{sub 1} i J{sub 2} oznachajut svjaz' sverhobmennoj jenergii mezhdu spinami sosednih ionov zheleza, svjazannyh ionom kisloroda. Ugly svjazi

  12. Comparative Studies of Chemical Effects following Nuclear Reactions and Transformations on Metal Organic Phenyl Compounds; Etudes Comparatives des Effets Chimiques Induits par les Reactions et les Transformations Nucleaires sur des Composes Phenylmetalliques; 0421 0420 0410 0414 ; Estudios Comparativos de los Efectos Quimicos de las Reacciones y Transformaciones Nucleares en Compuestos Fenil-Organometalicos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Merz, E.; Riedel, H. J. [Kernforschungsanlage, Juelich, Federal Republic of Germany (Germany)

    1965-04-15

    samyh himicheskih soedinenij kak te, kotorye nabljudalis' v jadernyh reakcijah. Odnako dlja{beta}{sup -}-perehoda tipichno znachitel'noe uvelichenie doli mechenyh ishodnyh molekul (uderzhanija). Jeti rezul'taty obsuzhdajutsja na osnovanii teoreticheskih soobrazhenij otnositel'no kolichestva kineticheskoj jenergii, soobshhennoj jadernoj otdachej uchastvujushhim v reakcii molekulam, i otnositel'no vyzyvaemogo vozbuzhdenija. Vydvigaetsja predpolozhenie, chto vid i kolichestvo nekotoryh novyh radioaktivnyh raznovidnostej, obrazujushhihsja v svjazi s jadernymi prevrashhenijami, zavisjat v men'shej mere ot haraktera i koncentracii pervichnyh oskolkov otdachi, chem ot ionov, radikalov i defektov reshetki, vyzvannyh v obluchennom materiale vtorichnymi vozdejstvijami otdachi (uprugimi i neuprugimi vzaimodejstvijami), a takzhe ot osobogo vlijanija kisloroda. (author)

  13. Kajian Status Trofik Sebagai Dasar Strategi Penataan Lingkungan di Telaga Merdada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Kusumawati

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Telaga Merdada adalah sebuah danau kaldera di dataran tinggi Dieng. Jumlah besar vegetasi antara tanah dan air dihilangkan untuk ekspansi pertanian, terutama untuk pertanian kentang. Aplikasi pupuk di pertanian kentang di telah intensif digunakan. Kegiatan yang berlebihan ini mengekspos ekosistem air tawar di Danau Merdada, yang mengakibatkan eutrofikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi lingkungan dari Merdada Lake, menentukan negara tropik, dan mengusulkan strategi pengelolaan lingkungan di wilayah Merdada Lake untuk mengontrol negara tropik. Sampel dikumpulkan pada tanggal 1 Agustus 2009. -3rd Lima titik sampling dalam Merdada Lake dikumpulkan di berbagai kedalaman. Pada setiap titik pengambilan sampel, transparansi air, Clorophyll-a, DO, pH, suhu, diukur. Lebih lebih, dinamika hara air dan sedimen yang diamati. Negara tropik ditentukan dengan menggunakan indeks Carlson dan OECD. Parameter kualitas tanah sekitarnya Merdada Lake diamati, termasuk topografi, permeabilitas, tekstur, struktur, dan kedalaman kolom tanah. Negara trofik dari Merdada Lake menurut konsentrasi nutrisi dan air transparansi menunjukkan bahwa Merdada Lake telah di tingkat hipertrofi, namun sehubungan dengan konsentrasi Clorophyll-dalam badan air, Merdada Lake masih dalam tingkat oligotrophic. Hasil ini menunjukkan bahwa Merdada Lake berada dalam kondisi tidak sehat. Konsentrasi tinggi nutrisi di Merdada Lake dapat menyebabkan ganggang mekar sehubungan dengan peningkatan transparansi air. Strategi yang diusulkan untuk mengurangi nutrisi di Merdada Lake adalah dengan aerasi dan penghapusan sedimen harus dipertimbangkan. Strategi yang diusulkan pengelolaan lingkungan untuk mengontrol eutrofikasi di jangka panjang adalah untuk mengelola wilayah cekungan luar dan danau riparian dengan pendekatan abiotik, biotik dan budaya. Lebih lebih, perencanaan penggunaan lahan, seperti penggunaan lahan zonasi, sehubungan dengan danau daya dukung dan

  14. KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI FISIK (BATIMETRI, PASANG SURUT, GELOMBANG SIGNIFIKAN DAN ARUS LAUT PERAIRAN TELUK BUNGUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Try Al Tanto

    2016-11-01

    Full Text Available Perairan Teluk Bungus berlangsung cukup banyak aktivitas, namun belum ada data-data valid berkaitan dengan parameter oseanografi perairannya. Perlu dilakukan kajian dinamika pesisir, terutama berupa kajian oseanografi fisik, tujuannya adalah diperoleh informasi dasar parameter oseanografi fisik yang berguna untuk kelancaran aktifitas di sekitar perairan. Data batimetri diperoleh dari peta yang dikeluarkan oleh Dishidros, dianalisis berupa tampilan peta 2D dan 3D. Data pasang surut air laut terukur dari alat ukur ADCP yang memiliki sensor tekanan, merupakan alat ukur utama untuk arus laut. Sedangkan data gelombang diperoleh dari ECMWF berupa tinggi gelombang signifikan. Kedalaman laut Teluk Bungus tergolong dangkal, yaitu mencapai 30 m. Bentuk relief dasar lautnya tidak terlihat dampak signifikan dari pengaruh samudera, karena perairan cukup terlindungi oleh bentuk teluk. Pasang surut yang terjadi adalah tipe campuran dominan ganda, tunggang pasut sebesar 139.30 cm (Oktober - November 2014. Gelombang signifikan perairan Teluk Bungus dan sekitarnya (Januari - Oktober 2013 adalah 0.42-1.7 m. Tinggi gelombang cukup besar terjadi terutama tanggal 9 Oktober 2013 hingga 11 Oktober 2013 yaitu 1.5-1.7 m. Arus laut perairan Teluk Bungus umumnya didominasi oleh pengaruh arus zonal, baik arus kedalaman 10.5 m maupun arus pada kedalaman 18.5 m. Kecepatan rata-rata arus kedalaman 10.5 m sebesar 0.0477 m/s, namun terjadi arus cukup besar 0.5240 m/s tanggal 11 November 2013 pukul 14.50 WIB dengan arah Tenggara-Selatan. Pada kedalaman 18.5 m, kecepatan arus rata-rata 0.3799 m/s dan arus maksimum 0.9320 m/s tanggal 14 November 2013 pukul 22.00 WIB dengan arah Barat Daya. CHARACTERISTICS OF PHYSICAL OCEANOGRAPHY (BATHYMETRY, TIDE, WAVE SIGNIFICANT HEIGHT AND SEA CURRRENT IN BUNGUS BAYBungus bay waters have a lot of activity, but there is no reliable data related to their oceanographic parameters. It is necessary to study their physical oceanography, to acquire

  15. MODEL PENELITIAN HUBUNGAN POLA PERMUKIMAN DAN KONFLIK ANTAR ETNIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emilya Kalsum

    2015-01-01

    Universitas Indonesia. 6-8 Mei 1999. Susanto, Astrid S. 1979. Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Bandung: Bina Cipta. Watkins, J.W.N. 1974. The Unity of Popper’s Thought, dalam P.A. Schilpp (Ed., The Philosopy of Karl Popper. The Library of Living Philosophers, vol. XIX. Illinois: Open Court. Yusuf, Yusman. 1989. Dinamika Kelompo. Bandung: CV. Armico.

  16. Thermal Neutron Spectral and Spatial Distributions in Light-Water-Moderated Uranium Lattices; Distributions Spectrale et Spatiale des Neutrons Thermiques dans des Reseaux a Uranium et a Eau Leger; Spektral'noe i prostranstvennoe raspredelenie teplovykh nejtronov v uranovykh reshetkakh s vodnym zamedlitelem; Distribuciones Espectral y Espacial de los Neutrones Termicos en los Reticulados de Uranio Moderados por Agua Ligera

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hardy, J.; Volpe, J. J.; Klein, D.; Schmidt, E.; Gelbard, E. [Bettis Atomic Power Laboratory, Pittsburgh, PA (United States)

    1964-02-15

    razlichnymi priblizhenijami k teorii perenosa i integral'nomu jadru rassejanija terlovyh nejtronov. Pervaja serija opytov zakljuchaetsja v izmerenii blok-jeffektov teplovyh nejtronov v raz- nyh jachejkah reshetki sborki TRH, reaktora s vodnym zamedlitelem na slegka obogashhennom urane s cilindricheskimi toplivnymi jelementami, raspolozhennymi po geksagonal'noj sisteme. Sravnivalis' dannye ob ispol'zovanii teplovyh nejtronov s dannymi, poluchennymi v Monte Karlo. Primenjalis' funkcii Radkovskogo i Nelkina. Funkcija vlijanija Radkovskogo daet priblizhenie pervogo porjadka, shiroko ispol'zuemoe pri proektirovanii reaktorov. Funk- cija vlijanija Nelkina predstavljaet soboj bolee novoe i bolee podrobnoe opisanie integral'- nogo jadra rassejanija. Poskol'ku raschetnye znachenija pogloshhenija teplovyh nejtronov zavisjat ot vybora in- tegral'nogo jadra rassejanija, v osobennosti esli jeto ne maksvellovskij spektr potokov nej- tronov, drugaja serija opytov po izmereniju aktivacii na sborke TRH prednaznachalas' dlja bolee neposredstvennogo opredelenija integral'nogo jadra rassejanija. Opyty provodilis' v uslovijah, pri kotoryh iskazhenie spektra v osnovnom vyzyvalos' ravnomernym otravleniem. Izmerenija provodilis' v zapolnennoj vodoj trubke diametrom 10sm v reshetke TRX. Stenka trubki byla napolnena poroshkom B{sup 10}, jeffektivno razryvaja svjaz' mezhdu vnutrennej poverh- nost'ju trubki i reshetkoj reaktora pri jenergii nizhe 10 kjev. Otnositel'nye znachenija aktivacii teplovymi nejtronami i radial'nye konfiguracii chuvstvitel'nyh v otnoshenii spektrov detektorov izmerjalis' v dvuh sluchajah s polucheniem sootvetstvenno pochti maksvellovskogo spektra (dlja chistoj vody) i spektra, sil'no iskazhen- nogo v rezul'tate otravlenija kadmiem. Dlja jetogo opyta raschety s kazhdoj funkciej provodilis' v gruppe jenergii 12 s pribli- zheniem P{sub 3} . V rezul'tate rascheta sobstvennyh znachenij prostranstvennyh form, jeksponen- cial'no raspadajushhihsja v letargii, kotorye podderzhivajutsja v

  17. Molecular Dynamics Investigated by Neutron Scattering; Etude de la Dynamique Moleculaire au Moyen de la Diffusion des Neutrons; 0418 0421 0421 041b 0415 0414 041e 0412 0410 041d 0418 0415 041c 041e 041b 0415 041a 0423 041b 042f 0420 041d 041e 0419 0414 0418 041d 0410 041c 0418 041a 0418 0421 041f 041e 041c 041e 0429 042c 042e 0420 0410 0421 0421 0415 042f 041d 0418 042f 041d 0415 0419 0422 0420 041e 041d 041e 0412 ; Estudio de la Dinamica Molecular por Dispersion Neutronica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Janik, J. A. [Institute for Nuclear Physics, Cracow (Poland)

    1965-06-15

    spektroskopii i izmerenij udel'noj teploemkosti. Rassmatrivaetsja takzhe vopros o predele vozmozhnosti ocenki vrashhenija na osnovanii rezul'tatov izmerenija obshhih nejtronnyh sechenij. Krome togo proizvoditsja sravnenie vrashhatel'noj dinamiki grupp NH{sub 4} v NH{sub 4}CIO{sub 4} i grupp H{sub 3}O v H{sub 3}OCIO{sub 4} na osnove rezul'tatov jeksperimentov po neuprugomu rassejaniju nejtronov. Svobodnoe vrashhenie gruppy NH4 v hlornokislom ammonii bylo polucheno dazhe pri takih nizkih temperaturah, kak temperatura zhidkogo azota. Dlja H{sub 3}OCIO{sub 4} bylo obnaruzheno krutil'noe kolebanie gruppy N3O s chastotoj 497 sm{sup 1} . Takim obrazom, nesmotrja na identichnost' kristallicheskih reshetok NH{sub 4}CIO{sub 4} i H{sub 3}OCIO{sub 4}, dinamika grupp NH{sub 4} i H{sub 3}O javljaetsja razlichnoj. Jeti rezul'taty sravnivajutsja s rezul'tatami, poluchennymi s pomoshh'ju spektroskopii Ramana i jadernogo magnitnogo rezonansa. I, nakonec, rjad drugih veshhestv rassmatrivaetsja s tochki zrenija molekuljarnoj dinamiki. (author)

  18. Relasi Islam dan Politik dalam Sejarah Politik Aceh Abad 16-17

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaruzzaman Kamaruzzaman

    2016-10-01

    ؤون الدولة وأمور الدين. ولكن مع الأسف الشديد، انتهى هذا الاندماج بعد ظهور الاستعمار الأوروبي ويعرّف علي أبناء المستعمرين نظام دولة وألقى من خلاله جذور حملة فصل الدين عن الدولة.   Abstrak: Artikel ini berusaha menjelaskan tentang hubungan Islam dan politik di Aceh pada abad ke 16-17 M. Pada masa tersebut, Aceh mencapai masa kejayaaan tidak hanya dalam bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam bidang politik. Karena itu, kajian ini ingin melihat aspek apa saja yang menyebabkan hubungan Islam dan negara dapat menyatu pada masa tersebut. Sejarah historis, ada beberapa perubahan dinamika politik di dalam sejarah Aceh. Melalui pendekatan sosial-sejarah, pengkaji menelaah fase-safe di dalam sejarah politik di Aceh. Dapat dikatakan bahwa ada beberapa bukti sejarah tentang pengalaman Aceh ketika memposisikan Islam dalam kancah politik. Hal ini dibuktikan bukan hanya dari sisi sejarah kerajaan Aceh Darussalam, tetapi juga dari beberapa kitab yang dihasilkan oleh para ‘ulama Aceh yang menjelaskan tentang sistem pemerintahan. Kajian ini menjadi salah satu bukti kuat bagaimana praktik Islam dan negara di Asia Tenggara, yaitu tidak ada ada pemisahan antara urusan negara dan agama. Kenyataan sejarah ini berakhir ketika para penjajah dari Eropaa datang memperkenalkan sistem negara-bangsa.

  19. Tritiated Thymidine as Tracer in DNA Metabolism and Cell Dynamics of Experimental Myeloid Leukaemia; Emploi de la Thymidine Tritiee comme Indicateur pour l'Etude du Metabolisme de l'ADN et de la Dynamique des Cellules dans la Leucemie Myeloide Experimentale; 0422 0440 0438 0442 0414 ; Empleo de la Timidina Tritiada como Indicador para Estudiar el Metabolismo del Acido Desoxirribonucleico y la Dinamica Celular en la Leucemia Mieloide Experimental

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zajicek, G.; Rosin, A.; Gross, J. [Department of Experimental Medicine and Cancer Research, Hebrew University, Hadassah Medical School, Jerusalem (Israel)

    1962-02-15

    proizvedena ocen- ka skorosti pojavlenija mechenyh kletok v periferijnoj krovi, a takzhe v ascit- noj opuholi zhivotnogo. Pri drugih jeksperimentah delalas' ocenka skorosti raz- bavlenija jetogo metjashhego veshhestva v jadrah, chto pozvolilo takim obrazom opredelit' vremja udvoenija kletok v mielocitnoj populjacii. Izuchalas' dinamika lejkemichnyh kletok posle perelivanija krovi putem vvedenija mechenogo mielocita v shejnuju venu obychnyh i stradajushhih lejkemiej krys. Byla izmerena skorost' ih ischeznovenija iz krovi. Byli izucheny razlichnye organy dlja mechenyh kletok, prichem najdeno, chto vskore posle vvedenija jetih kletok oni sosredotachivalis' glavnym obrazom v legkih, a pozdnee v selezenke i v ves'ma neznachitel'nom kolichestve v pecheni. Spustja 24 chasa ni v odnom organe ne bylo obnaruzheno nikakih mechenyh kletok. Takim obrazom byli polucheny svedenija o sud'be lejkemichnogo mielocita v razlichnyh organah normal'nyh i zarazhennyh lejkemiej zhivotnyh. Pri provedenii laboratornyh jeksperimentov TN{sup 3} dobavljalsja v suspenziju kletok v koncentracii 1 mkkmri/ml. V processe mechenija v la'oratornyh chslo- vijah bylo otmecheno, chto chislo mechenyh kletok bylo v 40 raz bol'she chisla mitozov. (To zhe samoe bylo obnaruzheno pri vvedenii TN{sup 3} v la'oratornyh uslovijah. 1 Byla ustanovlena skorost' vvedenija TN{sup 3}. Byli ispytany koncentracii ot 0,0036 mkmolbh 10{sup -3} do 1,8 mkmolbh Ju{sup -3} . Bylo ustanovleno, chto procent kletok, usvaivajushhih jeto metjashhee veshhestvo, javljaetsja postojannym dlja razlichnyh kon- centracij timidina. Chislo zeren na jadro uvelichivalos' po mere vozrastanija vvodimoj koncentracii TN{sup 3}. Posle okonchanija skrytogo perioda, prodolzhav- shegosja 120 minut, ne bylo obnaruzheno nikakih mechenyh mitozov. Dalee metod vvedenija metjashhego veshhestva.byl odinakovym kak pri dobavlenii ego v nachale skrytogo perioda, tak i posle 160 minut. Dobavlenie TN{sup 3} k toj zhe suspenzii' pri razlichnyh intervalah ne izmenilo procena

  20. Radioisotopes and Radiation in Animal and Plant Insect Pest Control; Emploi des radioisotopes et des rayonnements dans la lutte contre les insectes nuisibles aux plantes et aux animaux; Ispol'zovanie radioizotopov i radiashchi v bor'be s nasekomymi-vreditelyami rastenij i zhivotnykh; Utilizacion de los radioisotopos y de las radiaciones en la lucha contra los insectos nocivos para las plantas y los animales

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Andreev, S. V.; Martens, B. K.; Samojlova, V. A.; Molchanova, Z. I. [Vsesoyuznyj Institut Zashchity Rastenij, Leningrad, SSSR (Russian Federation)

    1963-09-15

    plagas de insectos. La accion esterilizadora y letal de las radiaciones ionizantes puede ser muy eficaz en la lucha contra las plagas de insectos. Utilizando rayos gamma se han establecido las dosis esterilizadoras para toda una serie de insectos nocivos para los productos agricolas almacenados (Calandra granaria L., Acanthoscelides Obtectus Say, Pectinophora Malvella Hb., Leptinotarsa decemlineota Say, Chloridea obsoleta F.) y los cultivos. Los datos obtenidos con esas investigaciones serviran de base para elaborar y perfeccionar los metodos de lucha contra los insectos daninos para la agricultura. (author) [Russian] Problema bor'by s vreditelyami sel'skokhozyajstvennykh kul'tur imeet krupnoe narodnokhozyajstvennoe znachenie. Pri razreshenii ehtoj problemy osoboe znachenie priobretaet ispol'zovanie poslednikh dostizhenij nauki. V tselyakh ratsionalizatsii i povysheniya ehffektivnosti sushchestvuyushchikh metodov bor'by s vrednymi nasekomymi byli ispol'zovany radioaktivnye izotopy i izlucheniya. Ispol'zovanie radioaktivnykh izotopov i izluchenij yavlyaetsya moguchim sredstvom ratsionalizatsii i'povysheniya ehffektivnosti sushchestvuyushchikh metodov bor'by s vrednymi nasekomymi. Razrabotka ehtikh metodov vyzyvaet neobkhodimost' detal'nogo izucheniya voprosov bioehkologii, toksikologii i t.d. V oblasti bioehkologii ves'ma perspektivnym yavlyaetsya metod radiomarkirovki nasekomykh. Primenenie radioizotopov dlya markirovki nasekomykh vreditelej zernovykh kul'tur (Eurygaster integriceps Put, Hadena sordida Skh.) i ikh parazitov (Meniscus agriatus Crow, Psendogonia cinerascens Rond.) pozvolilo ustanovit' razmery migratsij ikh, opredelit' mesta rezervatsij, chislennost' populyatsij i izuchit' voprosy pitaniya ukazannykh parazitov vrednykh nasekomykh. Ehtim khe metodom byla ustanovlena dinamika rasprostraneniya karantinnogo ob{sup e}kta kartofel'nogo khuka (Leptinotarsa decemlineota Say), chto pozvolilo poluchit' neobkhodimye dannye dlya provedeniya istrebitel'nykh meropriyatij